Skip to main content

Edisi 8 juni 2018 | Balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 275 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila Pembibitan, Pembinaan, Fasilitas, Infrastruktur, Prestasi, dan Kesejahteraan Atlet

Strategi Koster-Ace Majukan Dunia Olahraga di Bali

PASLON GUBERNUR - Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace) saat bertemu dengan anggota Komunitas Olahragawan Bali. SEKITAR 650 penggiat raga menjadi tanggung jawab mun setelah pensiun nasibnya olahraga di Bali yang ter- pemerintah termasuk daerah, ditelantarkan. “Contohnya gabung dalam Komunitas sehingga nasibnya sangat Ellyas Pical, legenda tinju InOlahragawan Bali, Rabu (6/6), tergantung dari pemimpin donesia. Mantan juara dunia di Desa Budaya Kertalangu, yang terpilih. “Kita harus jeli tinju yang mengharumkan Denpasar, menggelar kebu- menyikapi pemilihan kepala nama bangsa. Ketika berjaya latan tekad untuk mendu- daerah (pilkada). Karena jika dielu-elukan, tapi sesudah kung Pasangan Calon (Paslon) salah memilih gubernur, maka pensiun? Saya prihatin setelah Gubernur-Wakil Gubernur nasib dunia olahraga akan melihat dia, kini di masa Bali Nomor Urut 1, Wayan suram. Mau berlatih, peralatan tuanya hanya menjadi OB Koster-Tjok Oka Arta Ardana tidak ada. Terus terpaksa (Office Boy) di KONI Pusat,” Sukawati (Koster-Ace), pada mengemis-ngemis minta fasili- tuturnya. Pemilihan Gubernur (Pilgub) tas ke mana-mana,” jelasnya Selanjutnya, dia mengungBali 2018 ini. Anggota Komu- menegaskan. kapkan alasan Komunitas nitas Olahragawan Bali adalah Kemudian yang lebih mem- Olahragawan Bali mendumereka yang berasal dari ka- prihatinkan lagi adalah soal kung Koster-Ace. Koster langan atlet, mantan atlet, nasib para atlet itu sendiri. menurut dia, selama duduk pelatih dan pengorganisir dari Selama ini, para atlet hanya sebagai anggota Komisi X berbagai cabang olahraga yang diperhatikan pemerintah jika DPR RI yang salah satunya ada di Pulau Dewata. Kegiatan memiliki prestasi, itu pun membidangi olahraga telah kebulatan tekad tersebut lang- hanya dalam bentuk peng- terbukti memperjuangkan sung dihadiri Wayan Koster hargaan. “Namun bagaimana kemajuan dunia olahraga bersama Tjok Oka Arta Ardana setelah itu? Jika sakit ti- nasional termasuk Bali. “Kita Sukawati didampingi sejumlah dak punya biaya pengobatan. semua sudah tahu. Beliau tokoh olahraga di Bali. Terus banyak atlet muda ber- adalah salah satu anggota Menurut Ketua Komunitas prestasi yang mau kuliah tapi DPR yang paling getol memOlahragawan Bali Nyoman sekali lagi tidak ada biaya,” perjuangkan kemajuan dunia Budi Adnyana, dunia olahraga serunya. Padahal lanjut dia, olahraga kita. Termasuk saat sangat mempunyai kepentin- para atlet melalui perjuangan duduk sebagai anggota Badan gan terhadap pemilihan kepala keras telah mengharumkan Anggaran,” sebutnya. daerah termasuk pemilihan serta membuat kebanggaan Hal. 15 Gubernur Bali. Karena olah- daerah maupun bangsa. Na- Tingkat Nasional

Ketua Bawaslu Bali Tidak Pernah Sebut Bantuan ke Desa Pakraman Rp 500 Juta “Money Politics” KETUA Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali Ketut Rudia akhirnya buka suara soal adanya laporan terhadap pasangan calon (paslon) Gubernur Bali nomor urut 2 yakni Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) tentang program bantuan kepada desa pakraman sebesar Rp 500 juta per tahun. Mantra-Kerta dilaporkan oleh masyarakat dan didampingi oleh Ketua Bali Corruption Watch (BCW) Putu Wirata Dwikora, bahwa bantuan itu tidak ada dalam visi misi paslon Mantra-Kerta sehingga dianggap sebagai money politics (politik uang). Dalam siaran pers tim Mantra-Kerta yang diterima Bali Post, semalam, menyebutkan, bahwa Rudia sangat menyesalkan, jika pernyataan

yang dikutip oleh beberapa media beberapa waktu lalu dan memberikan penafsiran seolah-olah dirinya sudah menjustifikasi jika program itu adalah bentuk dari politik uang. “Saya tidak pernah menjustifikasi bahwa bantuan Rp 500 juta ke desa pakraman per tahun itu sebagai money politics. Konteksnya saat itu adalah saya ditanya apakah program bantuan itu money politics atau tidak,” tegas Rudia Kamis (7/6) kemarin. Ketika ditanya begitu, Rudia mengaku menjelaskan pasal-pasal, baik pasal dalam UU maupun Peraturan Bawaslu, bahwa seorang calon, tim sukses, tim kampanye dilarang memberikan uang dan atau materi lainnya, atau menjanjikan sesuatu. Hal. 15 Disalahartikan

Ketut Rudia

Pulau Reklamasi Teluk Jakarta Disegel

Bali Post/ant

SEGEL - Spanduk penyegelan terpasang pada salah satu bangunan ruko di Pulau D reklamasi Teluk Jakarta, Jakarta, Kamis (7/6) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Sikap tegas Pemda DKI terhadap pulau reklamasi Teluk Jakarta akhirnya terbukti. Kamis kemarin, 900 bangunan yang ada di Pulau D disegel. Demikian pula areal Pulau B yang masih dalam tahap pengerasan juga disegel. Penyegelan ini langsung dipantau Gubernur DKI Anies Baswedan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan melakukan pengawasan di pulau reklamasi di Pulau D dan B pasca-penyegelan dan penutupan lokasi. “Setelah ini ditutup nanti petugas dari Satpol PP akan mengawasi lokasi ini, sehingga tidak ada kegiatan di tempat ini,” kata Anies. Dia meminta kepada semuanya di dalam melakukan kegiatan pembangunan ikuti peraturan ikuti ketentuan. “Jangan dibalik, jangan membangun dahulu baru mengurus izin, tetapi pastikan ada izin dulu baru semua sesuai dengan tata kelola yang ada,” ucap Anies. (ant)

Pembangunan Pariwisata yang Tak Terkendali akan Hancurkan Bali “Pariwisata itu seperti api, kecil bisa untuk memasak. Namun jika membesar dan tak terkendali, api dapat membakar habis rumahmu”. Demikian ungkapan terkenal tertulis dalam junral-jurnal ilmiah mengkritisi menggilanya industri pariwisata. Bali sebagai “rumah” yang diperuntukkan menjadi locus industrialis kapitalis pariwisata, tentunya rentan “terbakar hangus” oleh api pariwisata. Krisis air di Bali yang diprediksi terjadi 2025 nanti adalah asap penanda awal kebakaran. Sayangnya tak banyak pihak yang menyadari hal ini dan bergegas melakukan penanggulangan. DOSEN senior di Geography and Environmental Management University of The West of England Dr. Stroma Cole seperti dikutip mongabay.co.id, sekitar dua tahun lalu telah melakukan riset tentang dampak pariwisata terhadap krisis air di Bali. Hasilnya diungkap dengan kalimat yang singkat; “Tourism in Bali is killing people”. Tahun 2020-2025, jika tidak segera dilakukan upaya serius menangani masalah air, Bali diperkirakan akan menghadapi kekeringan. Pariwisata yang menghebat disebut Dr. Cole menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya ketersediaan air terutama di kawasan Bali Selatan. Selaras dengan Dr. Cole, penelitian yang dilakukan Sudiadjeng dkk (2015) menunjukkan terjadinya penurunan muka air tanah di Bali mencapai 70 hingga 200 mbmt. Sementara intrusi air laut sudah semakin parah. Wilayah Denpasar bagian selatan disebutkan hampir seluruhnya telah mengalami intrusi air laut. Menurut Manajer Water Bali Protection Komang Arya Ganaris, intrusi air laut adalah fakta tak terbantahkan besarnya potensi krisis air di Bali pada masa depan. “Fakta yang menunjukkan ancaman krisis air di Bali adalah intrusi air laut yang sudah semakin jauh masuk ke daratan 1 hingga 3 kilometer,” kata Arya Ganaris. Penyebabnya, kata pria yang akrab dipanggil Bobi ini, adalah masifnya pengambilan air bawah tanah

oleh industri pariwisata dan rumah tangga. Ketidakmampuan perusahaan daerah air minum menyediakan air kebutuhan dengan bahan baku air permukaan, mendorong pengambilan air bawah tanah secara masif. Bobi menyatakan hingga kini tidak ada kajian mendalam dan komprehensif yang dilakukan pemerintah mengenai ketersediaan air dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat maupun industri atau yang diistilahkan dengan neraca air. Adapun data neraca air selama ini yang dapat dipergunakan sebagai acuan berasal dari penelitian Setyawan Purnama dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Berdasarkan data tersebut, ketersediaan air di Pulau Bali mencapai 2.604.483.300 m3/tahun, yang terdiri atas air tanah sebesar 693.296.200 m3/tahun, air sungai 1.903.678.000 m3 /tahun dan mata air 7.509.600 m3/ tahun. Sementara kebutuhan air di Pulau Bali mencapai 1.213.625.300 m3/tahun, yang terdiri atas kebutuhan domestik sebesar 121.276.260 m3/tahun, industri dan hotel 20.038.068 m3/tahun, ternak 31.272.435 m3/ tahun, perikanan 125.305.574 m3/tahun dan irigasi 915.733.000 m3/tahun. Berdasarkan kebutuhan dan ketersediaan air tersebut, rasio neraca air di Pulau Bali adalah 47%, atau hampir mendekati titik kritis. Hal. 15 Banyak Konflik

Kasus Narkoba

Jro Jangol dan Istrinya Sama-sama Divonis 12 Tahun

Bali Post/eka

GENDONG BAYI - Luh Ratna Dewi menggendong bayi sebelum sidang, Kamis kemarin.

Denpasar (Bali Post) Mantan Wakil Ketua DPRD Bali, Jro Gede Komang Swastika alias Jro Jangol, Kamis (7/6) kemarin, divonis pidana penjara selama 12 tahun. Tidak hanya itu, terdakwa Jro Jangol oleh majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, juga dipidana denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan. Pada sidang terpisah, istri Jro Jangol, Luh Ratna Dewi, juga divonis 12 tahun. Majelis hakim pimpinan Gusti Ngurah Parta Bhargawa didampingi anggota majelis hakim Made

Pasek dan Ketut Suarta, Ratna Dewi juga didenda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan. Atas putusan tersebut, Jro Jangol langsung menyatakan menerima. “Saya menerima yang mulia,” ucap Jro Jangol tanpa konsultasi dengan penihat hukumnya. Majelis hakim sejatinya sudah memberikan kesempatan konsultasi dengam kuasa hukumnya. Namun, Jro Jangol memilih menjawab sendiri dan menyatakan menerima dihukum 12 tahun penjara. Begitu juga dengan JPU

Dewa Narapati dan Dewa Lanang Arya menyatakan menerima putusan itu. Vonis itu sejatinya lebih rendah tiga tahun dari tuntutan jaksa. JPU dari Kejari Denpasar sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum selama 15 tahun penjara. Namun, baik jaksa maupun terdakwa menerima putusan 12 tahun tersebut. Berbeda dengan Jro Jangol, Ratna Dewi yang didampingi kuasa hukumnya Puguh, menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan pihak kejaksaan. Hal. 15 Anak Tahanan

Jro Gede Komang Swastika

Bali Post/eka


denpasar

2

Jumat Wage, 8 Juni 2018

figur Perlu Pendampingan Orangtua MENENTUKAN pilihan sekolah adalah menentukan masa depan. Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018, Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengingatkan para orangtua siswa untuk memberi pendampingan bagi anaknya dalam pemilihan sekolah studi lanjut. Alasannya, pemilihan sekolah yang tepat akan menentukan masa depan anak. Diperlukan pertimbangan menyangkut aspek lingkungan sekolah tersebut, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter, aspek proses pendidikan berkualitas dan keseimbangan kognitif, sikap dan keterampilan serta tetap mengedepankan aspek SDM guru di sekolah yang dituju. Apalagi bagi lulusan SD dan SMP yang terbilang masih labil, diperlukan pendampingan orangtua agar sekolah yang dipilih sesuai dengan harapan anak dan keluarga. “Betapapun sibuknya orangtua, ajak anak bersama menentukan pilihan. Pilihan sekolah yang tepat adalah menjamin masa depan,” tegasnya Kamis (7/6) kemarin. Menurut Kepala SMK PGRI 3 Denpasar ini, saat ini kualitas sekolah negeri dan swasta relatif sama. Jika ingin cepat bekerja dan sambil kuliah, pilihan tepat adalah SMK. Namun, dia menyarankan untuk memilih sekolah negeri dulu. Jika gagal, sekolah PGRI di Denpasar terbuka bagi calon siswa baru, mulai SD, SMP, SMA dan SMK. (sue)

Terminal Ubung Optimalkan Bus Sarbagita Denpasar (Bali Post) – Turunnya status Terminal Ubung juga berdampak pada angkutan Lebaran tahun ini. Karena statusnya C, maka bus AKAP tidak lagi bisa menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal itu. Namun, untuk mengangkut penumpang yang hendak mudik Lebaran, Terminal Ubung sudah menyiagakan delapan unit Bus Sarbagita yang akan melayani calon penumpang ke Terminal Mengwi. Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar Wayan Lemesnawa didampingi Kepala UPT Terminal Ubung A.A. Eka Putra, mengatakan hal itu di sela-sela apel siaga arus mudik, Kamis (7/6) kemarin. Pada H-7 Lebaran, Pemkot Denpasar melalui Dishub menggelar apel siaga yang melibatkan unsur jajaran TNIPolri, Organda, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar. Apel siaga tersebut dipimpin Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Sekda Rai Iswara mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Kepu-

tusan Presiden Nomor 3 Tahun 2004 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu. Di samping itu, juga sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 643 Tahun 2018 tentang Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran terpadu Tahun 2018, di mana setiap kabupaten/kota wajib membentuk Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu. Rai Iswara menambahkan, pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini menitikberatkan pada keselamatan transportasi dengan berfokus pada pengurangan tingkat kecelakaan sekecil mungkin, sehingga diperlukan langkah antisipatif dari berbagai indikator seperti SDM, armada, dan sarana prasaran lalu lintas lainnya. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar selaku penanggung jawab kegiatan mengambil langkah dengan menyusun rencana dan program kerja dalam rangka meningkatkan kelancaran, ketertiban, keamanan dan keselamatan lalu lintas serta mempersiapkan kebutuhan

Wanita Paruh Baya Dibunuh di Kebun Jagung berada di arah utara. Di sebelah korban terdapat kain berwarna kuning, rok warna merah motif hitam, celana dalam,” kata sumber. Sedangkan suami siri korban, Jainuri (44) mengatakan, pada Selasa (5/6) pukul 19.53 Wita korban sempat miscall, namun ketika ditelepon balik tidak diangkatnya. Selanjutnya dia langsung mencari istrinya ke kost tapi tidak ada. Akhirnya Jainuri diberitahu warga kalau istrinya ditemukan tewas di TKP. Jainuri kawin siri dengan korban sejak Mei 2018. Sebelumnya, antara dia dengan korban tidak pernah terjadi pertengkaran. Kapolsek Dentim Kompol Adnan Panibu juga enggan komentar. Dia hanya menjelaskan, dilakukan olah TKP bersama Forensik untuk mencocokkan hasil pemeriksaan masing-masing. “Ada perbedaan (hasil pemeriksaan), dan ini akan diperdalam lagi. Mungkin proses penyelidikan harus dilakukan jauh sebelum korban ditemukan,”

Paslon Dilarang Kerahkan Massa

Bali Post/rah

OLAH TKP - Tim gabungan Polresta Denpasar, Polsek Dentim dan Forensik RSUP Sanglah melakukan olah TKP.

ungkapnya. Sedangkan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan yang turut hadir dalam olah TKP itu, enggan berkomentar terkait kasus tersebut. “Sabar ya, masih penyelidikan,” tegasnya. Luka Memar dan Terbuka Sementara itu, tim dokter Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah sudah melakukan otopsi terhadap mayat perempuan yang ditemukan di Jalan Sedap Malam tersebut. Menurut Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., SH., pada korban ditemukan beberapa luka memar pada daerah kepala, hidung, bibir dan dada. Juga ditemukan luka terbuka pada daerah alis bagian kiri. Diduga luka tersebut akibat kekerasan benda tumpul. “Mungkin pukulan atau yang lain, belum bisa kita pastikan. Makanya kita cross check ke TKP,” ujarnya usai melakukan otopsi sekitar pukul 12.00 Wita, Kamis kemarin. Waktu kematian, kata Dudut Rustyadi belum bisa di sampaikan lantaran dikhawatirkan dijadikan alibi oleh pelaku. Dari hasil pemeriksaan dalam (otopsi), ia menyimpulkan penyebab kematian wanita paruh baya itu adalah kekerasan benda tumpul pada hidung dan mulut. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan telanjang, ia mencurigai adanya persetubuhan. Tapi hasil pastinya masih menunggu hasil laboratorium. “Kami sudah ambil bahan, memang dugaannya begitu (adanya persetubuhan-red). Namun, kepastiannya belum. Masih menunggu hasil lab,” ujarnya. (kmb36/kmb42)

Diduga Memeras

Anggota Ormas Ditangkap TIM Opsnal Satreskrim Polres Badung menangkap anggota ormas, Gunarto Titis Pamungkas (47). Pasalnya, Gunarto diduga terlibat pemerasan di Apotek K-24 Dalung Permai, Kuta Utara, Senin (4/6) pukul 15.00 Wita. “Pelaku sedang diproses hukum sesuai aturan berlaku. Kami tidak akan mentolerir premanisme,” kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Kamis (7/6) kemarin. Yudith Satriya mengungkapkan, penangkapan tersebut dipimpin Kanit I Satreskrim Ipda Ferlanda Oktora. Awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat di Apotek K-24 Dalung Permai ada oknum anggota ormas melakukan pemerasan. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan benar pelaku ada di TKP. Pelaku langsung ditangkap dengan barang

bukti kwitansi penyerahan uang Rp 110 ribu. “Pelaku beraksi sejak tahun 2012 sampai ditangkap. Tiap bulan pelaku minta uang hingga Rp 300 ribu,” tegasnya. Selain itu, pada Senin (4/6) pukul 20.00 Wita diamankan pemasok arak ke wilayah Banjar Langon, Mengwi, I Kadek Nata (28) asal Karangasem. Polisi mengamankan mobil Toyota Avanza yang mengangkut 10 jerigen besar berisi arak. Masing-masing jerigen isinya 30 liter arak. Rencananya arak itu diserahkan kepada pemilik warung seharga Rp 6,5 juta dan pelaku mengaku sebagai pengantar saja dengan upah Rp 150 ribu. “Kami juga mengungkap kasus perampokan di Indomaret, pencurian, curanmor dan togel. Bahkan ada beberapa pelaku kami beri tindakan tegas yaitu dengan menembak kakinya,” kata AKBP Yudith. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Segera Disusun, ”Masterplan” Penanganan Masalah Danau Batur Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

minal Ubung. Sedangkan untuk pos pantau kemacetan arus lalu lintas ada empat yang dibangun, selain pos rutin mulai dari Pos Uma Anyar sebagai pintu keluar masuknya kendaraan yang mengarah ke Kota Denpasar. Pihaknya juga sudah menyiagakan anggotanya pada titik-titik rawan kemacetan, serta mengimbau kepada para pengendara kendaraan agar menyiapkan terlebih dahulu surat-surat kendaraannya, kesiapan kendaraan hingga kesiapan diri dalam berlalu lintas. Sementara itu, Kepala BNN Kota Denpasar AKBP I Wayan Gede Suwahyu mengimbau kepada para pengendara, terutama para sopir yang notabenenya mereka membawa penumpang, selalu menjaga kesehatan serta tidak mengkonsumsi barang terlarang seperti narkoba. Pihaknya juga sudah menyediakan tes urine bagi para sopir yang hendak berkendara, sopir yang membawa banyak orang dan keselamatan orang harus betul-betul diutamakan. (kmb12)

Pembukaan PKB dan Penutupan Kampanye Bersamaan

Pemeriksaan Orang Dekat Diperdalam

Denpasar (Bali Post)Kasus pembunuhan terjadi di kebun jagung di Jalan Sedap Malam Gang Tunjung Biru IV, Denpasar Timur (Dentim). Mayat korban Lailatil Nadiroh (44) ditemukan warga, Rabu (6/6) lalu. Tim dari Polresta Denpasar, Polsek Denpasar Timur dan Forensik RSUP Sanglah, Kamis (7/6) kemarin kembali melakukan olah TKP. Selain itu, polisi juga sedang mendalami pemeriksaan orang dekat korban. Sesuai keterangan Gede Arsana (35), korban pertama kali ditemukan sekira pukul 17.30 Wita. Waktu itu dia sedang menyabit rumput di dekat TKP. Awalnya Arsana melihat pantat korban, kemudian saksi memanggil korban namun tidak menyahut. Karena takut, Arsana langsung memberitahu warga. “Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan tidur tengkurap, telanjang setengah badan, posisi kepala berada di arah selatan, dan posisi kaki

angkutan yang diperlukan. Sehingga dipandang perlu membentuk posko terpadu dengan melibatkan unsur TNI/ Polri, BNN, dan instansi terkait lainnya. Rai Iswara menegaskan, kondisi arus mudik dari Terminal Ubung yang merupakan terminal penghubung ke terminal lainnya, sehingga diperlukan kendaraan angkutan kota dalam provinsi untuk mengoptimalkan angkutan Sarbagita guna menghindari terjadinya penumpukan penumpang dan kemacetan. “Kami mengharapkan pelaksanaan posko terpadu ini dapat berjalan dengan optimal, sehingga pelayanan akan jasa transportasi darat khususnya dapat ditingkatkan sehingga para pemudik bisa nyaman. Untuk semua tim terpadu saya ucapkan selamat bertugas,” katanya. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail mengatakan, pos-pos pelayan yang dibangun dalam rangka menyambut Hari Raya Lebaran berjumlah delapan pos, ada tiga pos terpadu yang dibangun yakni di Pelabuhan Benoa, Bandara, dan Ter-

Denpasar (Bali Post)

Pelepasan pawai dan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 Sabtu (23/6), bersamaan dengan penutupan masa kampanye Pilkada 2018. KPU Bali telah merencanakan acara doa bersama untuk menutup masa kampanye yang dimulai sejak 15 Februari 2018. Lantaran ada agenda rutin PKB, pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dilarang untuk mengerahkan massa. “Kami sudah berkoordinasi dan mendapatkan informasi dari pemerintah daerah maupun pihak kepolisian bahwa memang jadwal ini harus kita sesuaikan. Karena itu, bersamaan dengan pembukaan PKB kami akan selenggarakan pagi. Tentu imbauannya kepada tim kampanye maupun paslon untuk menghormati proses ini dengan tidak mengerahkan massa,” ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Kamis (7/6) kemarin. Menurut Wiarsa Raka Sandi, penutupan kampanye dalam bentuk doa atau persembahyangan bersama akan digelar di Kantor KPU Bali. Seperti diberitakan, pelepasan pawai PKB berlokasi cukup dekat dengan Kantor KPU Bali yakni di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala, Denpasar. Kendati penutupan kampanye nantinya dilaksanakan dalam suasana sederhana, namun diharapkan

tetap berjalan khidmat, serta tidak mengurangi nilai-nilai filosofis dan substansi dari acara itu sendiri. “Tentu ini akan segera kita tindaklanjuti dalam bentuk rapat koordinasi dengan ketua tim kampanye mengenai jamnya. Kemudian mengenai teknis penyelenggaraan acara, siapasiapa saja yang diundang, dan siapa-siapa saja yang akan hadir, berapa jumlahnya,” jelasnya. Wiarsa Raka Sandi meyakini paslon yang bertarung dalam Pilgub Bali 2018 sudah sangat memahami bila PKB bukanlah ranah untuk kampanye. Agenda rutin setiap tahun yang digelar Pemprov ini merupakan ajang untuk seni budaya dan menyangkut semua elemen masyarakat Bali. “Harapan saya, semua bisa menjaga dan menghormati proses ini, sehingga ketertiban dan kenyamanan masa kampanye maupun menjelang hari H pemungutan

suara tetap terjaga,” tegasnya. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha mengatakan, gelaran PKB dalam suasana Pilkada tahun ini bukanlah yang pertama kali. Kehadiran PKB saat masa kampanye berakhir menuju pencoblosan justru sangat bagus untuk menghilangkan ketegangan. Dengan catatan, para kandidat tidak berkampanye dalam PKB karena ajang ini bersih dari unsur-unsur yang bersifat politik. Di sisi lain, jadwal pementasan pada saat hari H pemungutan suara, 27 Juni 2018 juga disesuaikan agar masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya. “Tanggal 27 Juni nanti (hari pencoblosanred), acara di Art Center mulai pagi sampai siang itu kosong. Pementasan baru dimulai sore hari pukul 17.00 Wita,” katanya dan menambahkan, PKB ke-40 mengangkat tema “Teja Dharmaning Kauripan (Api Spirit Penciptaan)”. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bupati Giri Prasta Serahkan SK PNS kepada 43 Bidan PTT

Minta Kerja Keras, Ikhlas, Cerdas, dan Tuntas untuk Masyarakat Badung BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan 43 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari bidan PTT menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Badung. Penyerahan dilakukan di Ruang Nayaka Gosana I, Kamis (7/6) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Gede Wijaya, serta pihak Dinas Kesehatan. Kepala BKPSDM I Gede Wijaya dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk menyerahkan SK Bupati Badung tentang Pengangkatan CPNS Daerah menjadi PNS Daerah Kabupaten Badung. Keputusan ditujukan kepada CPNS yang telah memenuhi syarat, sebagaimana ditentukan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2002 junto Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan CPNS.

Isinya menyatakan pengangkatan CPNS menjadi PNS ditetapkan apabila telah memenuhi syarat, yakni pertama, menjalani masa percobaan/prajabatan selama satu tahun, yang dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan terintegrasi. Kedua, lulus pendidikan dan pelatihan, dan ketiga telah memenuhi syarat kesehatan jasmani dan rohani untuk diangkat menjadi PNS. Lebih lanjut dikatakan, CPNS yang telah memenuhi persyaratan tersebut diangkat menjadi PNS oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) ke dalam jabatan dan pangkat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “CPNS yang hari ini akan menerima Keputusan Bupati Badung tentang Pengangkatan CPNS Daerah menjadi PNS Daerah Kabupaten Badung adalah bidan PTT yang telah diangkat sebagai CPNS, terhitung mulai tanggal 1 Mei 2017,” katanya Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, melalui acara tersebut pihaknya telah menyerahkan SK 100 persen kepada bidan PTT yang dulunya menjadi CPNS dan sudah mengikuti prajabatan. “Sekarang astungkara sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Badung. Ini telah dilakukan

MENYERAHKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa menyerahkan SK pengangkatan 43 orang CPNS dari bidan PTT menjadi PNS Kabupaten Badung di Puspem Badung, Kamis (7/6) kemarin. sepenuhnya oleh Bapak Sekda Kabupaten Badung dan Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Badung,” ungkapnya. Bupati Giri Prasta menambahkan, pihaknya merasa bangga karena proses pengangkatan tersebut telah berlangsung dengan baik, tanpa ada yang tercecer. Pihaknya juga menyampaikan agar UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)

agar dilakukan dengan baik. “Kami minta agar pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai abdi negara dalam wujud pelayanan kemasyarakatan. Demikian pula para bidan ini sebagai pegawai negeri agar siap bekerja keras, bekerja ikhlas, dan bekerja cerdas, dan bekerja tuntas, bertalian dengan pelayanan kesehatan di Kabupaten Badung,” tandasnya. (ad0342)


BADUNG

Jumat Wage, 8 Juni 2018

3

Puncak Arus Mudik Diprediksi pada H-4 Idul Fitri

Mangupura (Bali Post) –

Arus mudik perayaan Idul Fitri 1439 Hijriyah di Terminal Mengwi mendapat perhatian dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali. Bahkan, Kepala Dishub Bali IGA Sudarsana langsung turun ke lapangan melakukan pemantauan arus mudik serta posko pelayanan dari Polres Badung dan posko kesehatan, Kamis (7/6) kemarin. Pada kesempatan itu, Sudarsana mengatakan libur Lebaran tahun ini cukup panjang, sehingga masyarakat yang akan melakukan perjalan mudik dapat mempersiapkan segala halnya, termasuk memilih waktu mudik. “Kesiapan mulai dari terminal dan armada, mudik tahun ini kami harapkan berjalan lancar. Apalagi secara umum sudah siap. Tentu kita semua berdoa agar dalam perjalan mudik dapat tiba di tempat tujuan dengan selamat,” ujarnya. Sudarsana juga berharap tidak terjadi cuaca ekstrem yang dapat menganggu penyeberangan di Gilimanuk menuju Ketapang, Banyuwangi. “Mari kita berdoa bersama-sama agar gelombang yang menghubungkan Bali dengan Ketapang tidak terjadi gelombang ekstrem,” ujaranya. Sementara itu, Koordinator Terminal Tipe A Mengwi Cok Agung Suarmaya menegaskan, pihaknya telah mempersiapkan Terminal

Mengwi untuk menyambut arus mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri. Untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pemudik yang membutuhkan, pihaknya juga telah menyiapkan posko kesehatan. “Ruangan untuk posko kesehatan kami sudah siapkan. Untuk memberikan pelayanan, tentu kami bekerja sama. Jadi, kesiapan posko kesehatan tergantung pada tim kesehatan. Kami hanya menyiapkan tempat,” katanya dan menambahkan, sesuai hasil rapat dengan instansi terkait posko akan aktif H-7 hingga H+7 lebaran. Agung Suarmaya memprediksi, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-4 dan puncak harus balik terjadi pada H+4. Jika hari biasa, rata-rata keberangkatan penumpang dari Terminal Mengwi per hari mencapai rata-rata 500 orang penumpang. “Dengan jumlah armada berkisar 40-50 bus yang standby selama 24 jam, kami rasa tidak akan kewalahan,” katanya. (kmb27)

Cuti Bersama, Pelayanan Publik di Badung Tetap Buka

Kepala Bapenda Badung Made Sutama dan Kepala DPMPTSP Kabupaten Badung Made Agus Aryawan. SURAT Keputusan Bersama (SKB) yang telah ditandatangani tiga menteri telah memutuskan cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriyah selama tujuh hari. Tanggal libur cuti bersama ditetapkan pada 11 hingga 14 dan 18 hingga 20 Juni 2018 mendatang. Namun, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Sedahan Agung Kabupaten Badung Made Sutama mengaku memilih melayani masyarakat. Pihaknya akan membuka pelayanan adminitrasi perpajakan mulai pukul 07.30 Wita hingga pukul 12.00 Wita. “Kami akan berlakukan sistem piket, sehingga pelayanan adminitrasi saat cuti bersama tetap bisa dilakukan,” ujar Made Sutama, Kamis (7/6) kemarin.

Menurut Sutama, pihaknya akan membuka pelayanan pelaporan pajak daerah (SPTPD) yang dilakukan secara manual, SPTPD juga dapat dilakukan secara online. Sedangkan pajak yang jatuh tempo bertepatan hari libur dan cuti bersama, maka jatuh tempo pembayaran pajak dapat dibayarkan pada tanggal 21 Juni 2018. “Kami berikan toleransi untuk pembayaran pajak yang jatuh tempo pada 20 Juni, seperti PHR, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan serta pajak parkir yang jatuh tempo pada 15 Juni dapat dibayarkan hari kerja pertama,” ungkapnya. Lebih jauh diterangkan, pembayaran pajak dapat dilakukan di Bank Pemban-

BANK Mandiri berkomitmen untuk terus membangun negeri melalui aktivitas bisnis dan sosial. Terkait hal itu, Bank Mandiri Group memberikan bingkisan Ramadhan kepada lebih dari 21.000 anak yatim piatu serta anak difabel dan kebutuhan khusus di seluruh Indonesia sebagai bentuk empati dan wahana berbagi kebahagiaan dengan mereka. Dalam penyaluran ini, Bank Mandiri berkolaborasi dengan Mandiri Amal Insani (MAI), Badan Pengelola Zakat Infaq dan Sadaqah Bank Mandiri (Bapekis) serta anak perusahaan untuk menyerahkan bingkisan Ramadhan senilai Rp 8,5 miliar, berupa peralatan sekolah, dan uang saku. Adapun penyaluran bingkisan Ramadhan di wilayah dilakukan oleh kanwil-kanwil Bank Mandiri secara bertahap pada periode mulai dari pekan ke-3 hingga pekan terakhir Bulan Ramadhan 1439 H.

Di Bank Mandiri Regional XI Denpasar yang membawahi wilayah Bali dan Nusa Tenggara, bingkisan Ramadhan diberikan kepada 500 anak yatim/ piatu senilai sekitar Rp 137.500.000,00 yang merupakan hasil sumbangan antara Bank Mandiri dengan Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sebagai bentuk sinergi Mandiri Group. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Bank Mandiri Group kepada generasi masa depan Bangsa, sekaligus apresiasi kami yang dalam kepada masyarakat yang telah mendukung perseroan selama ini. Semoga aktivitas sosial ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” ungkap Regional CEO Bank Mandiri Regional XI–Bali Nusra Rully Setiawan dan Sekretaris Perusahaan Bank Mantap Bambang T. Pramusinto dalam simbolisasi penyerahan santunan yang d i l a k u k a n d i S wis s- B e l l

gunan Daerah (BPD) Bali, yakni pada kantor cabang dan kantor cabang pembantu pada tanggal 11, 12, 19, 20 Juni 2018. “Kantor pelayanan yang ada di kantor kami tidak beroperasional selama libur dan cuti bersama, jadi masyarakat yang akan melakukan pembayaran di Kancab dan Capem,” pungkasnya. Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung Made Agus Aryawan. Menurutnya, dalam upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik di bidang perizinan dan non-perizinan, pada saat cuti bersama Hari Raya Idul Fitri Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung tetap membuka pelayanan. “Pelayanan dibuka pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19 dan 20 Juni 2018 Mulai pukul 08.00-12.00 Wita,” ungkap Agus Aryawan. Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat dapat datang langsung ke Kantor DPMPTSP Badung dan akan dilayani untuk semua jenis perizinan, termasuk konsultasi teknis. “Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan waktu tersebut sehingga tidak terjadi penumpukan dan antrean panjang pada hari kerja setelah cuti bersama,” terangnya. (ad0340)

Bank Mandiri Santuni 21.000 Anak Yatim Piatu dan Difabel

Buka puasa bersama sekaligus pembagian santunan.

Hotel Rainforest Kuta, Kamis (7/6) kemarin. Menurut Rully, seluruh anak yatim piatu ini berasal dari yayasan panti asuhan dan pondok pesantren yang ada di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. “Ratarata para penerima santunan nanti baru berusia 6-15 tahun dan merupakan murid SD dan SMP atau yang sederajat,” jelasnya. Sekretaris Perusahaan Bank Mantap Bambang T. Pramusinto menambahkan, pada bulan Ramadhan 1439 H, Bank Mantap juga telah menyalurkan bingkisan Ramadhan kepada 14.400 pensiunan PNS dan TNI/Polri sebagai bentuk empati dan berbagi kebahagian dengan mereka. Dalam kesempatan itu, perseroan menyerahkan bingkisan Ramadhan dengan total nilai Rp 1 miliar yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun penyaluran bingkisan Ramadhan di wilayah lainnya dilakukan oleh Kantor Wilayah 1 sampai dengan 4 Bank Mantap secara bertahap, pada periode mulai pekan ke-2 hingga pekan ke-3 Bulan Ramadhan. “Sebagai anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara, Bank Mantap ingin berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan sesama melalui program Mantap Aktif yaitu penyelenggaraan buka bersama dan pembagian sembako menjelang Idul Fitri yang bertujuan membantu masyarakat menambah kebutuhan pokok menjelang hari raya,” tutup Ito. (ad0349)

Bali Post/eka

Air Mancur Menari akan Meriahkan ”Nusa Dua Light Festival” Mangupura (Bali Post)Untuk mengisi libur tengah tahun, kawasan pariwisata terpadu The Nusa Dua untuk ketiga kalinya menggelar Nusa Dua Light Festival (NDLF) festival lampion terbesar dan satusatunya di Bali. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 11 Juni hingga 15 Juli 2018 di Pulau Peninsula The Nusa Dua. NDLF kali ini mengangkat tema “Underwater Light” dengan tagline “Water, Fire & Dance”. Managing Director The Nusa Dua – ITDC I Wayan Karioka mengatakan,

dengan berbagai macam atraksi tersebut, Nusa Dua Light Festival akan menambah variasi atraksi wisata di Bali yang sangat cocok bagi keluarga untuk mengisi libur tengah tahun. Kali ini merupakan perpaduan libur bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri dan libur sekolah. “Event ini diharapkan dapat menjadi suatu atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang menginap dan berkunjung ke The Nusa Dua khususnya dan Bali umumnya. Ini salah satu upaya kami dalam menggairahkan

pariwisata,” ujarnya. PT Pengembangan Pariwisata Indonesa (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) akan bekerja sama dengan Taman Pelangi. Agung Riyadi selaku Director Taman Pelangi menambahkan, akan ada banyak hal yang ditampilkan dalam gelaran NDLF 2018. Mulai dari rangkaian lampion bernuansa bawah laut, hingga wahana spektakuler berupa Dancing Fountain. “NDLF akan dibuka untuk pengunjung mulai dari pukul 16.00 Wita hingga 22.00 Wita,” katanya.

Selain ribuan lampion, kata Agung Riyadi atraksi utama NDLF 2018 adalah Spectacular Dancing Fountain, atraksi air mancur menari berdimensi 20x20 meter yang diiringi lagulagu. Dibandingkan dengan dancing fountain umumnya, atraksi dancing fountain di NDLF 2018 akan memadukan tarian api di tengah-tengah tarian air mancur. “NDLF 2018 juga akan dilengkapi dengan berbagai hiburan berupa musik serta stanstan makanan yang dapat dinikmati pengunjung,” tambahnya. (kmb23)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Pansus Pencabutan Perda No.29/2013

DPRD Badung Gelar Rapat Perdana PANITIA Khusus (Pansus) Pencabutan Perda nomor 29 tahun 2013 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) DPRD Badung, Kamis (7/6) kemarin, menggelar rapat perdana. Rapat dipimpin Ketua Pansus Ida Bagus Made Sunartha. Walau begitu, rapat yang dihadiri sejumlah anggota pansus tersebut belum bisa masuk ke substansi karena masih harus menunggu matrik atau substansi Perda Provinsi Bali No.13 tahun 2017. “Kami masih harus menunggu matrik Perda Bali No.13 tahun 2017 untuk bisa masuk kepada substansi,” tegas Made Sunartha yang juga anggota Komisi IV DPRD Badung. Setelah matrik tersebut turun, tegas politisi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal tersebut, barulah pansus akan melakukan rapat dengan stakeholder seperti desa adat, pengurus LPD, BKS LPD Badung dan sejumlah pihak lainnya. “Meski begitu, diharapkan ranperda pencabutan ini bisa diselesaikan pada akhir Juni,” tegasnya. Saat ditanya materi atau substansi apa yang berubah sehingga perda harus dicabut, Sunartha menjelaskan, dipastikan soal desa pakraman dan desa adat. “Perda Bali menggunakan istilah desa pakraman, sedangkan Badung masih menggunakan desa adat,” kata Made Sunartha. Menurutnya, tak menutup kemungkinan ada revisi soal dana pembinaan yang selama ini diambil dari 5 persen keuntungan LPD. “Ini berpeluang

PIMPIN - Ketua Pansus I.B. Made Sunartha memimpin Pencabutan Perda No.29 tahun 2013 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) DPRD Badung, Kamis (7/6) kemarin. berubah, namun kami tetap masih menunggu,” tambahnya. Menurut draf dalam penjelasan ranperda yang diperoleh, Pemkab Badung berkewajiban memberikan kepastian hukum terhadap LPD di Kabupaten Badung. Perda Provinsi Bali No.8 tahun 2002 tentang LPD sebagaimana telah beberapa kali diubah dan terakhir dengan Perda No.4 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perda Provinsi Bali No.8 tahun 2002 tentang LPD sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan

kebutuhan masyarakat serta sudah dicabut dengan Perda Provinsi Bali No.3 tahun 2017 tentang LPD. Dengan dicabutnya Perda Provinsi Bali No.8 tahun 2002 tentang LPD sebagaimana telah beberapa kali diubah dan terakhir dengan dengan Perda No.4 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perda No.8 tahun 2002 tentang LPD, maka dipandang perlu diadakan pencabutan Perda Kabupaten Badung No.29 tahun 2013 tentang Lembaga Perkreditan Desa. (ad0343)

Pastika Ingatkan ASN Jangan Tumbuhkan Budaya Kasak-kusuk

GUBERNUR Bali, Made Mangku Pastika, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bali agar jangan menumbuhkan budaya kasak-kusuk dan menempuh langkah-langkah melanggar aturan dalam memperoleh jabatan. Penegasan itu disampaikannya saat melantik 33 orang Pejabat Administrator (setingkat Eselon III) dan 89 orang Pejabat Pengawas (setingkat Eselon IV) di Ruang Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (7/6) kemarin. Menurut Pastika, mutasi pejabat struktural adalah hal yang biasa terjadi dalam tubuh birokrasi, sehingga tidak mesti membuat gaduh atau meresahkan ASN. Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas kali ini telah melewati proses panjang. Sesuai ketentuan yang berlaku, setelah melalui pembahasan Baperjakat, pelantikan juga harus memperoleh persetujuan dari Menteri Dalam Negeri. “Mutasi jabatan struktural ini jangan dipandang sebagai perombakan, tetapi lebih sebagai proses konsolidasi birokrasi sesuai amanat undang-undang dan tuntutan pembangunan sekaligus penambahan wawasan serta peningkatan pengalaman jabatan bagi ASN,” ujarnya. Selanjutnya, ia kembali mengingatkan bahwa jabatan pada haki-

Senator Semangati Ratusan Mahasiswa IKIP PGRI Denpasar

Kuatkan Mental, Wedakarna Minta Mahasiswa Bali Mulai Kerja Sebelum Sarjana SENATOR DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga anggota Komite III Bidang Pendidikan Tinggi dan Kesra, hadir pada acara seminar nasional yang digelar oleh BEM IKIP PGRI Bali di Denpasar. Pembicara lainnya yakni Nyoman Gede Antaguna, S.H., M.H. (Ketua KNPI Bali) dan Dr. Didin Wahidin, M.Pd. (Direktur Kemahasiswaan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI). Dalam paparannya, Senator Arya Wedakarna (AWK) meminta mahasiswa di Bali untuk dapat mengambil peluang kerja sembari menuntut ilmu. Dengan kata lain, tidak harus menunggu tamat kuliah atau sarjana untuk dapat memasuki dunia kerja. Hal ini agar mental calon pekerja khususnya angkatan intelektual dapat bersaing dengan SDM luar Bali. “Dulu saat saya menjadi rektor, saya selalu meminta mahasiswa Bali agar tidak hanya kuliah di kampus, tapi sejak semester I bisa menyambi bekerja. Ini penting agar mental mahasiswa sebagai calon pekerja lebih kuat. Intinya kerja apa pun, di mana pun dan jangan orientasi uang. Segera mulai sejak umur 18 tahun atau semester I. Nanti kalian akan lihat hasilnya sangat berbeda daripada kaum sarjana yang kuliah tanpa mau bekerja,’’ ungkapnya. Gusti Wedakarna merasa perlu menyampaikan hal itu karena selama ini banyak ditemukan kasus bahwa para sarjana yang baru lulus wisuda dinilai tidak mampu menghadapi dunia kerja. “Ada satu kelemahan ketika ada anak yang baru tamat S-1 dan diwisuda saat usia 22 tahun baru mulai bekerja. Mereka

ACARA BEM - Senator DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) di acara BEM IKIP PGRI Denpasar. akan kalah pada sesi wawancara, kurang menguasai medan kerja dan yang pasti mentalnya lemah. Maka dari itu, saya ingin semakin banyak mahasiswa Bali bisa mengatur waktu bekerja dan kuliah agar waktu studi 4 tahun tidak sia sia. Banyak contoh mahasiswa Bali di luar daerah sukses bekerja sambil kuliah. Bagi saya cara berkarier dengan cepat bukan urusan besarnya nilai IPK, tapi terkait jaringan dan networking. Itu kunci sukses sebenarnya di zaman globalisasi ini,’’ ujar mantan Rektor Universitas Mahendradatta ini. Ia juga berharap agar mahasiswa di Bali apa pun jurusannya termasuk lulusan IKIP PGRI Bali yang akan menjadi calon-calon guru dan pendidik bisa mengambil peluang wirausaha. “Lulusan sarjana seharusnya tidak merebut pangsa pasar lulusan SMA/SMK. Sarjana yang berhasil adalah ketika menguasai manajerial se-

buah perusahaan atau lembaga. Satu-satunya cara untuk menjadi orang yang sukses di finansial adalah dengan menjadi seorang wirausaha. Jangan khawatir, lulusan IKIP PGRI akan bisa menjadi wirausaha. Ini hanya bisa dicapai jika sudah biasa magang atau bekerja sejak usia muda. Pengalaman dan skill adalah dua hal yang sangat dibutuhkan oleh sarjana agar siap menguasai dunia profesi,’’ papar Gusti Wedakarna. AWK juga mengapresiasi langkah IKIP PGRI Denpasar untuk bisa menjadi yang terbaik khususnya di kalangan PT swasta. “Saya dukung IKIP PGRI untuk memiliki program S-2, kenaikan status IKIP PGRI menjadi universitas serta peningkatan kualitas agar bisa bersaing dengan lembaga sejenis dari luar Bali. Tiang selaku Komite III DPD RI Bidang Dikti akan memberikan support terus,’’ imbuh Shri Arya Wedakarna. (ad0344)

TAUZIA Bali Hotels Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim Sebagai Komitmen Kepedulian terhadap Sesama

LANTIK – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kiri) melantik pejabat administrator dan pejabat pengawas di Ruang Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubenur Bali. katnya bukanlah hak, tetapi meru- sebelumnya menjadi pijakan untuk pakan kepercayaan yang diberikan menjalankan tugas dan tanggung oleh pimpinan kepada aparatur jawab dalam jenjang jabatan yang yang dinilai mampu dan memenuhi lebih tinggi. Sementara mereka syarat dalam melaksanakan tu- yang dimutasi secara horizontal gas dan tanggung jawab jabatan. diminta agar meneruskan keber“Saya melakukan evaluasi secara hasilan yang dicapai dalam jabatan berkelanjutan terhadap pelaksa- sebelumnya. naan tugas para pejabat struktural, Masih dalam sambutannya, Passerta secara konsisten memberikan tika juga menyatakan bahwa masa reward dan punishment. Saya ber- tugasnya sebagai gubernur tinggal harap hal ini menjadi motivasi bagi beberapa bulan lagi. Dia berharap seluruh ASN untuk melaksanakan jajaran birokrasi Pemprov Bali tak tugas dengan sebaik-baiknya,” mengendurkan semangat kerja urainya. karena dimanika pembangunan Kepada pejabat yang mendapat terus bergerak. “Saudara-saudara promosi, Pastika menyampaikan harus tetap fokus dan manfaatkan selamat bertugas dan berharap waktu dengan efektif,” ujarnya. agar pengalaman dalam jabatan (ad0351)

Astra Holiday Campaign 2018

Siapkan 1.932 Teknisi di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi MENEMANI dan melayani pemudik menyambut Idul Fitri 1439 H, Grup Astra menghadirkan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya. Ini dibuktikan dengan kembali menghadirkan Astra Holiday Campaign (AHC) 2018. Pada program yang menjadi agenda tahunan Grup Astra ini disiapkan 10 Pos Siaga, 103 Bengkel Siaga, 27 Garda Siaga ERA, serta 55 Emergency Roadside Assistance. Grup Astra juga menyiapkan 600 teknisi yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Mengangkat tema, “Dari Ujung ke Ujung, Astra Menemani Mudik Anda” layanan ini akan dibuka oleh Grup Astra pada 9-16 Juni 2018. Dalam peluncuran AHC pada Kamis (7/6) kemarin, sekaligus diadakan pelepasan armada Posko Siaga Mudik yang bertugas selama AHC di Kantor Astra Motor Bali. “Sudah menjadi komitmen Astra untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, termasuk saat mereka melakukan perjalanan mudik Lebaran. Kami berharap pelanggan merasa aman dan nyaman dengan kehadiran layanan mudik Astra. Setiap tahun, perbaikan terus dilakukan demi memenuhi kebutuhan pelanggan dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” ungkap Haris Prasetya, Ketua Korwil Astra Group Bali. Salah satu perbaikannya adalah dengan aplikasi ANAVIGO yang sudah dirilis. Ini kini dapat menjadi teman perjalanan mudik yang lebih informatif karena menghadirkan lokasi Pos Siaga dan Bengkel Siaga Astra dalam aplikasi serta microsite yang memuat Peta Mudik AHC 2018 (digital maps). Program AHC ini juga dapat berjalan berkat dedikasi 600 tek-

Jumat Wage, 8 Juni 2018

AHC - Suasana peluncuran AHC sekaligus pelepasan armada Posko Siaga Mudik yang bertugas selama AHC di Kantor Astra Motor Bali. nisi mobil dan 1.332 mekanik motor yang melayani pemudik di Pos dan Bengkel Siaga, Bale Santai Honda, serta membantu di lokasi pemudik melalui layanan ERA AstraWorld, Garda Siaga dan mobil servis. Semua fasilitas yang diberikan bagi pemudik terlaksana berkat kolaborasi dan sinergi dari divisi bisnis otomotif Grup Astra, yaitu Astra Daihatsu, Toyota, AUTO2000, Astra Isuzu, Astra BMW, Peugeot, UD Trucks, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Financial Services, Garda Oto, Astra Otoparts, Astra Honda Motor, Honda Sales Operation, FIF Group, Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, Astra Infra Toll Road Jombang-Mojokerto dan AstraWorld. AHC tahun ini Astra menyediakan 10 Pos Siaga di sepanjang perjalanan mudik di Jawa hingga Bali. Untuk Bali lokasinya di SPBU 54 821 11 Selabih, Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan. Di Pos Siaga Astra, pemudik dapat singgah untuk melakukan

pemeriksaan kendaraan berupa servis ringan. Sambil menunggu kendaraan diperiksa dan diperbaiki oleh mekanik Astra, pemudik dipersilakan beristirahat sejenak sambil menikmati fasilitas-fasilitas yang tersedia di pos rehat. Fasilitas yang disediakan di antaranya ruang tunggu yang nyaman dengan AC, televisi serta makanan dan minuman dari para sponsor AHC 2018. Tersedia pula fasilitas untuk cek kesehatan gratis bagi pemudik. Untuk mempermudah pemudik yang membutuhan bantuan darurat atau sekadar memperoleh informasi mengenai kegiatan AHC 2018, Astra menyediakan nomor contact center yang beroperasi 24 jam, 7 hari seminggu. Nomor-nomor tersebut adalah Call AstraWorld 1500-898, Call Garda Akses 1500-112 atau Honda Customer Care Center 1500-989. Pengguna juga bisa menggunakan aplikasi ANAVIGO dan memanfaatkan fitur Car Emergency untuk meminta layanan emergency Astra. (bns1)

TAUZIA Bali Hotels yang meliputi 13 properti di Bali, antara lain Preference Hotels, HARRIS Hotels, FOX HARRIS Hotels, dan POP! Hotels menggelar TAUZIA Ramadan yang dirangkai dengan acara Buka Puasa Bersama di Sunset Garden Convention Center, HARRIS Hotel & Residences Sunset Road Bali, Jalan Pura Mertasari Sunset Road, Badung, Senin (4/6) lalu. Buka puasa ini dilakukan bersama anak-anak yatim beserta travel agents, media partner dan bisnis partner yang sudah bekerja sama dan mendukung TAUZIA Bali Hotels selama ini. Anak yatim yang diundang berasal dari Yayasan Panti Asuhan Yappa Putri, Yayasan Panti Asuhan Yappa Putra, dan Yayasan Al Ittihad Rasyid Wa Habib. Buka puasa yang dihadiri 300 orang ini dipimpin oleh Ustad Ariful Akmal. Cluster GM TAUZIA Bali Hotels, Nyoman Wirayasa, mengatakan, acara buka puasa bersama yang digelar merupakan brand activations sekaligus berbagi kepedulian kepada sesama yang rutin dilakukan oleh TAUZIA Bali Hotels beberapa bulan sekali dalam setahun. “Semoga acara buka puasa bersama ini dapat mempererat tali silaturahmi dan bisa membawa manfaat bagi kita semua. Selamat menyambut hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah,” ujarnya di sela-sela acara buka puasa bersama. Selain menggelar buka puasa bersama, TAUZIA Bali Hotels juga sering melakukan acara sejenis yang peduli terhadap sesama dan lingkungan. Tidak hanya di bulan suci Ramadan,

BUKA PUASA - Cluster GM TAUZIA Bali Hotels, Nyoman Wirayasa, bersama manajemen TAUZIA Bali Hotels dan anakanak yatim pada acara buka puasa bersama di Sunset Garden Convention Center, HARRIS Hotel & Residences Sunset Road Bali, Jalan Pura Mertasari Sunset Road, Badung. namun juga pada momen-momen tertentu mengundang anak yatim dan mengunjungi panti asuhan dari berbagai lintas agama yang ada di Bali. “Panti asuhan yang kami kunjungi terakhir itu ada di Karangasem dan Klungkung. Malah pada bulan September nanti kami akan mengunjungi panti yang ada di Singaraja. Jembrana juga sudah kami kunjungi,” tandasnya. Sementara itu, kepedulian terhadap lingkungan seperti menanam pohon mangrove dan pelepasan tukik juga sering dilakukan setiap tahunnya. Bahkan, acara tersebut melibatkan pemerintah terkait. Acara bakti sosial berupa donor darah yang

melibatkan seluruh karyawan TAUZIA Bali Hotels juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang membutuhkan darah di rumah sakit. “Kami menjalankan bisnis hotel ini tidak semata-mata untuk mengejar profit. Sisi sosial juga harus kami lakukan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap komunitas dan lingkungan,” tukas Nyoman Wirayasa. Ke depan, pihaknya akan terus secara rutin menggelar dan terlibat langsung pada acara bakti sosial dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan bakti sosial sebagai langkah nyata untuk mencurahkan rasa empati terhadap sesama. (ad0341)

Pawai PKB Ke-40 Diikuti 16 Peserta

Tahun Ini, LO sebagai ”Penyanggra” PELEPASAN pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 pada 23 Juni nanti ditandai pembentangan anak panah disusul keluarnya simbolis api. Ini disesuaikan dengan tema PKB “Teja Dharmaning Kauripan: Api Spirit Penciptaan”. Seperti sebelumnya, pawai diawali tari Ciwa Nata Raja dan gamelan Ketug Gumi dari ISI Denpasar diikuti barisan 16 peserta. Diawali barisan kontingen Pemprov Bali, Kota Denpasar, Kabupaten Bangli, Buleleng, Badung, Karangasem, Jembrana, Gianyar, Klungkung, Tabanan, marching band Universitas Udayana, ISBI Papua, Sanggar Basundari Jepang, Forum Sunda Kecil, Konsulat Jepang, dan marching band Universitas Warmadewa. Pelepasan pawai akan digelar di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, mulai pukul 14.00 wita.

“Merujuk pada konsep, sekarang kan api temanya. Tidak hanya diartikan denotatif, api juga mengandung arti semangat,” ujar Koordinator Pawai PKB ke-40 A.A. Gede Raka usai mengikuti rapat di Dinas Kebudayaan Bali, Rabu (6/6) lalu. Mulai tahun ini, ada LO (Liaison Officer) yang ditugaskan membantu kelancaran pawai. LO utamanya berkomunikasi dengan peserta pawai dan menunjukkan di mana posisi mereka sesuai urutannya. LO juga memastikan setiap peserta tampil sesuai waktu yang ditentukan, termasuk bekerja sama dengan aparat keamanan dalam mengatur pengunjung agar tidak merangsek ke tempat-tempat steril. “LO itu pula membantu manyanggra peserta pawai, baik dari kabupaten/kota maupun partisipan dari luar,” jelasnya. Raka meminta setiap peserta pawai agar menghormati waktu

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pawai yakni 10 menit dari start hingga selesai. Sebab, pawai yang dijadwalkan selesai pukul 17.15 wita akan dilanjutkan dengan pembukaan PKB di Ardha Candra pukul 20.00 wita. Mobil hias diharapkan sudah bersiap menuju tempat yang disediakan pukul 10.00 wita. Kurator PKB ke-40 I Nyoman Astita menyatakan, seluruh mobil hias ditempatkan di Jalan Raya Puputan dan diurut sesuai urutan penampilan. Sementara kontingen diposisikan di Jalan Ir. Juanda (depan Kantor Dinas Kebudayaan Bali). Pengaturan ini untuk menghindari kekroditan di Jalan Ir. Juanda yang dulu dijadikan tempat mobil hias dan kontingen sekaligus. ‘’Tahun lalu di depan Kantor Disbud sangat krodit dan urutannya tidak diatur. Nanti ada tanda yang diberikan untuk masing-masing peserta,” ungkapnya. (kmb32)


daerah

Jumat Wage, 8 Juni 2018

5

Anggota Ormas Pukul Polisi di Kuta Mangupura (Bali Post) Kericuhan terjadi di tempat dugem di Jalan Legian, Kuta, Badung, Kamis (7/6) dini hari kemarin. Anggota Ditsabhara Polda Bali Bripda I Wayan Krisna Darmaja (22) dipukul anggota ormas. Bahkan, anggota ormas tersebut mengaku tidak takut dan menantang korban memanggil teman-temannya satu kompi. Terkait kasus itu, Tim Opsnal Polsek Kuta mengamankan empat orang berinisial Gn, Ng, KS, dan DA.

Bali Post/ist

DONOR DARAH - Kepala BNNP Bali, Drs. I Putu Gede Suastawa, mendonorkan darahnya.

Sambut HANI

Informasi yang diperoleh di lapangan, kejadiannya sekitar pukul 03.00 wita. Korban bersama lima temannya berada di dance floor. Tiba-tiba pelaku menyenggol korban. Karena sebelumnya tidak ada masalah, selanjutnya korban bertanya kepada pelaku maksudnya menyenggol tersebut. Bukannya minta maaf, pelaku malah memukul muka korban mengenai pipi kiri hingga bengkak. Setelah dipukul, korban hendak mendekati pelaku, tapi langsung dihalangi tiga orang berbadan kekar. “Waktu itu korban bilang dirinya polisi. Tapi pelaku langsung bilang tidak takut dengan anggota. Bahkan, pelaku menyebut nama

dan ormasnya. Satpam tempat dugem itu langsung melerai percekcokan. Pelaku dan teman-temannya langsung pergi,” tegas sumber yang enggan disebut identitasnya. Korban dan teman-temannya mengikuti pelaku, sambil menelepon Polsek Kuta. Selanjutnya, pelaku bersama rombongannya berhenti di salah satu minimarket di Jalan Dewi Sri, Kuta. Saat itulah, korban menghampiri pelaku. “Pelaku langsung ngomong tidak takut sama anggota. Dia juga bilang punya pasukan, tapi korban tidak menghiraukannya,” ujarnya. Waktu itu, korban bilang sudah menelepon Polsek Kuta, namun KS mengaku

tidak takut sama Polsek. KS bahkan menyuruh membawa pasukan satu kompi serta mengaku biasa menusuk orang di Lombok dan tidak takut mati. Sementara Ng menelepon seseorang dan menyuruh membawa pasukan ke Jalan Dewi Sri tanpa senjata. Selanjutnya, Ng menyuruh teman-temannnya mengambil bambu dan besi stigger yang tidak jauh dari minimarket tersebut. Sebelum terjadi adu fisik, anggota Polsek Kuta datang dan mengamankan pelaku. Saat tim dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budiartama hendak membawa pelaku ke Mapolsek Kuta, KS menghalangi polisi. Bahkan, dia langsung pasang kuda-kuda (posisi berkelahi -red) dan polisi langsung meringkusnya. Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya membenarkan terjadinya kasus itu. Pihaknya langsung bertindak cepat dan mengamankan pelaku. “Sudah kami amankan mereka dan sekarang masih proses pemeriksaan,” tegasnya. (kmb36)

Unud Tak Buka Seleksi Jalur Nonreguler

BNN Bali Gelar Donor Darah Ingin Kuliah Sore, Bisa Ikut Seleksi Jalur Mandiri Denpasar (Bali Post) Menyambut peringatan HANI (Hari Anti-Narkoba Internasional) 2018 pada 26 Juni nanti, BNNP Bali menggelar acara donor darah di Kantor BNNP, Jalan Kamboja No.8, Denpasar Timur, Kamis (7/6) kemarin. Kegiatan ini diadakan mengingat darah yang dibutuhkan masyarakat cukup banyak, sedangkan persediaannya tidak seimbang. Setetes darah dapat menyelamatkan nyawa seseorang sehingga darah merupakan komoditas yang sangat berharga bagi

kehidupan manusia. Kepala BNNP Bali Drs. I Putu Gede Suastawa usai mendonorkan darahnya mengatakan, hatinya tergerak untuk menyelamatkan nyawa seseorang dengan melakukan donor darat. Ia mengerahkan semua personelnya dan mengajak masyarakat umum serta komponen masyarakat (yayasan) untuk mendonorkan darahnya sebagai wujud kepedulian terhadap sesama manusia. “Kegiatan ini kami laksanakan bekerja sama dengan Unit Transfusi Da-

rah PMI Provinsi Bali. Ada 81 orang yang ikut. Kegiatan donor darah ini sebagai sarana menumbuhkembangkan jiwa kemanusiaan dan kepedulian sosial,” tegasnya. Menurutnya, mendonorkan darah sangat penting dilakukan karena jika telah berpartisipasi berarti ikut dalam upaya menyelamatkan nyawa seseorang. Di samping itu, manfaat bagi pendonor salah satunya adalah meningkatkan produksi sel darah merah yang baru dan menjaga sistem peredaran darah. (kmb36)

BBPOM Sita 56 Produk Kosmetik

Denpasar (Bali Post) Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar melakukan penggerebekan dan penyitaan kosmetik di salah satu toko kosmetik di Denpasar, Rabu (6/6) lalu. Hasilnya, BBPOM menyita 434 pcs kosmetik tidak memenuhi ketentuan (TMK). Yang lebih mencengangkan lagi, sebagian besar produk tersebut merupakan produk Tiongkok dengan ciri khas keterangan pada kemasan menggunakan bahasa dan tulisan Cina. Kepala BBPOM di Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt., Kamis (7/6) kemarin, membeberkan, ada 56 item produk kosmetik yang disita dengan total jumlah 434 pcs. Produk kosmetik ini diperkirakan bernilai Rp 32.315.000. ‘’Produk itu hanya ditemukan pada satu toko. Kami menduga masih banyak kosmetik TIE (tanpa izin edar) yang beredar,’’ ujarnya. Saat digerebek, kosmetik tersebut ditempatkan di lokasi yang tersembunyi. Kosmetik

itu diduga akan dibeli oleh pelanggan tertentu dan dijual secara online. Kosmetik dimaksud disita lantaran TIE. Ini terlihat pada kemasannya yang tanpa keterangan nomor registrasi BPOM dan nomor batch. Beberapa di antaranya bermerek terkenal. Menurutnya, biasanya produk kosmetik mengandung rhodamin B dan merkuri. Dari hasil sitaan BBPOM itu, item yang lebih banyak ditemukan adalah eyeshadow dan lipstik masing-masing 15 item dan 13 item. Eyeshadow dan lipstik notabene pilihan warnanya lebih banyak sehingga rentan mengandung rhodamin B. Selain itu, produk kosmetik rentan mengandung hidroquinon dan merkuri. Berdasarkan keterangan pemilik toko, kosmetik tersebut didapat dari Jakarta. Aryapatni menduga pendistribusian dari Jakarta ke Bali dilakukan lewat darat. Toko kosmetik ini merupakan toko pertama yang digerebek BBPOM. Tahun sebelumnya, BBPOM menggerebek dua sarana penjualan. (kmb42)

Pilkada Bali Minim Pelanggaran Denpasar (Bali Post) Pencoblosan Pilkada Bali tinggal 20 hari lagi serta semua tahapan berjalan aman dan lancar. Hingga saat ini, minim ditemukan pelanggaran berkat komitmen pasangan calon, tim sukses, dan masyarakat bersama-sama menjaga keamanan Pulau Dewata. Hal itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, saat menggelar doa bersama lintas agama di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Kamis (7/6) kemarin. Doa bersama dihadiri pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Ketua KPU Bali I Dewa Wiarsa Raka Sandi, Ketua Bawaslu Ketut Rudia, petinggi Kodam IX/ Udayana bersama jajarannya, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, tokoh lintas agama, komponen masyarakat dan pecalang. Irjen Golose dalam sambutannya mengatakan, doa bersama lintas agama dilaksanakan dalam rangka memohon supaya pelaksanaan pilkada di Bali berjalan aman dan kondusif. Kegiatan ini juga bertujuan me-

nyatukan pikiran serta menjalin komunikasi sekaligus silaturahmi yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat dan segenap stakeholder. Mantan petinggi BNPT itu menegaskan, setiap tahapan memungkinkan terjadi kerawanan kamtibmas karena masing-masing daerah punya karakterisik berbeda sesuai adat istiadat. Kondisi ini memungkinkan menyebabkan konflik baik horizontal maupun vertikal. Oleh karena itu, perlu upaya maksimal dalam mengidentifikasi permasalahan yang ada, salah satunya melalui doa bersama mengajak pasangan calon dan pendukungnya. Ia berharap masyarakat bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi kondusif demi terselenggaranya pesta demokrasi serentak yang aman dan damai. Dengan demikian mampu melahirkan pemimpin yang menjadi teladan sesuai harapan masyarakat demi masa depan Bali yang lebih baik. “Polri bersama TNI sebagai leading sector keamanan serta menjaga kelanggengan demokrasi untuk masa depan anak cucu,” tegas Golose. (kmb36)

Pelaku Kekerasan Seksual Tak Ajukan Keberatan Tabanan (Bali Post) Pelaku kekerasan seksual hingga menyebabkan pelajar SMP tewas, Gung De Wiradana (25), menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tabanan, Kamis (7/6) kemarin. Sidang yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut mengagendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadek Ayu Diah Utami Dewi. Sidang yang dimulai pukul 14.30 wita berjalan tertutup karena terkait kasus kesusilaan. Wiradana yang didakwa pasal perlindungan anak dan dipidana hukuman mati, tidak mengajukan eksepsi. Terdakwa didampingi kuasa hukumnya I Made Mertayasa dan keluarganya. JPU Kadek Ayu Diah Utami Dewi mengatakan, sidang berlangsung tertutup karena terkait kasus kesusilaan. Meski terda-

kwa tidak di bawah umur, sesuai peraturan perundang-undangan kasus tentang kesusilaan harus tertutup. “Sidang selanjutnya akan dilaksanakan tanggal 26 Juni,” tegasnya. Sementara itu, kuasa hukum Gung De Wiradana, I Made Mertayasa, menyatakan terdakwa menerima dakwaan yang dibacakan oleh JPU. Tidak melakukan eksepsi atau penolakan dan keberatan. Pihaknya akan mengikuti sidang hingga sidang putusan pada 7 Agustus 2018. Seperti diberitakan sebelumnya, pelajar SMP berinisial LGDS (14) tewas usai berhubungan badan dengan terdakwa yang juga merupakan pacar korban. Korban tewas akibat perdarahan dan diduga kekurangan oksigen karena saat rekonstruksi kasus terungkap, LGDS sempat dibekap oleh terdakwa. (kmb28)

Mangupura (Bali Post) Tahun 2018 ini, Universitas Udayana (Unud) tidak lagi menerima seleksi mahasiswa baru jalur nonreguler atau ekstensi seperti sebelumnya. Hal itu mengingat Peraturan Menteri Ristekdikti No.45 tahun 2015 yang menyatakan bahwa penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia hanya melalui tiga jalur, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan seleksi melalui jalur mandiri. Dengan demikian, tidak memungkinkan lagi untuk melakukan seleksi nonreguler. Hal ini disampaikan supaya masyarakat tidak menunggu seleksi jalur nonreguler. “Walaupun seleksi jalur nonreguler ditiadakan, Unud tetap membuka kuliah untuk sore. Karena tidak ada seleksi, penerimaan seleksi nonreguler digabung dengan seleksi jalur mandiri,” kata Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., Kamis (7/6) kemarin.

Koramil Dentim Bantu Jamban Denpasar (Bali Post) Masih adanya warga kurang mampu yang belum memiliki jamban membuat Koramil 1611-01/Denpasar Timur (Dentim) turun tangan. Empat warga kurang mampu diberikan bantuan program jambanisasi di Banjar Jaya Giri, Desa Dangri Kelod, Dentim, Rabu (6/6) lalu. Empat warga kurang mampu yang mendapat bantuan program jambanisasi yaitu I Wayan Mudra (50), Sukondro Sri H.(51), Komang Oka (46), dan Mangku Ketut Karya (65). “Kami mencoba menggugah kesadaran masyarakat agar hidup sehat dan lingkungan bersih. Dengan jamban ini, tidak ada yang buang kotoran sembarang tempat, apalagi di sungai,” kata Danramil 1611-01/Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra. Pihaknya akan berupaya terus merealisasikan program ini sebagai bentuk bantuan kepada Pemkot Denpasar. “Jamban yang kami berikan sesuai standar kesehatan. Sekali lagi, kami mengimbau masyarakat supaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Sudah semestinya warga peduli kebersihan lingkungan dan melakukan MKC pada tempatnya,’’ ujarnya. (kmb36)

Unud sudah melakukan penerimaan melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Untuk SNMPTN lulus 1.400 calon mahasiswa baru, namun yang memenuhi persyaratan dan diterima hanya 1.135 orang. Sementara seleksi SBMPTN akan menerima kurang lebih 2.000 mahasiwa yang akan dimumumkan pada 3 Juli 2018. Dengan demikian, totalnya baru sekitar 3.000 mahasiswa, sedangkan daya tampung Unud tahun 2018 ini kurang lebih 6.000 orang. Jadi, kuota tersisa masih 3.000 mahasiswa. Dari 3.000 itu, 1.500 adalah mahasiswa yang akan diseleksi pada jalur mandiri untuk nonreguler. “Kami informasikan, mulai tahun 2018 ini kami tidak melakukan penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi nonreguler. Sebagai gantinya kami harapkan melalui jalur mandiri,” tegasnya. Pendaftaran jalur mandiri dibuka mulai 22 Mei lalu dan akan ditutup 10 Juli 2018. Setelah penutupan, akan dilakukan seleksi pada 15 Juli dan pengumuman 24 Juli 2018. “Mudah-mudahan ini bisa memberikan informasi kepada

masyarakat,” ujar Gde Antara. Walaupun tidak melakukan seleksi melalui jalur nonreguler, Unud tetap memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa baru yang tidak memungkinkan kuliah pagi hari. Ini untuk fakultas yang sebelumnya menyelenggarakan program nonreguler, seperti Fakultas Hukum, Teknik, Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Budaya. Untuk jalur mandiri dibuka program D-III Akuntansi, D-III Perpajakan, D-III Perpustakaan, dan D-IV Pariwisata. Jika sebelumnya jalur nonreguler tidak ada pembatasan, tahun ini dibatasi untuk lulusan SMA/SMK/MA tahun 2016, 2017, dan 2018. Pendaftaran secara online mulai dibuka 22 Mei sampai 10 Juli 2018. Pendaftaran bisa dilakukan melalui website https://e-registrasi.unud.ac.id. “Yang dinyatakan lulus melalui jalur mandiri adalah yang tidak lulus di jalur SMNPTN dan SBMPTN. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat lain yang ingin kuliah di Unud,” tutur Gde Antara. (kmb23)


OPINI

6

Jumat Wage, 8 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengoptimalkan Peran Keluarga Perangi Radikalisme RADIKALISME menjadi ancaman serius negeri ini. Toleransi dan keramah- tamahan bisa saja tergerus jika radikalisme tak segera diperangi. Budaya komunikasi dan literasi serta mengoptimalkan peran keluarga dalam konteks ini, tentu bisa lebih efektif dipolakan. Ini haruslah menjadi program strategis menyusul berbiaknya paham radikalisme dan doktrinnya di kalangan keluarga, termasuk menjamah anak usia sekolah hingga perguruan tinggi. Faktanya, radikalisme masuk kampus. Ironisnya, ada oknum dosen yang juga menjadi motivator bangkitnya radikalisme. Ini sangat mengkhawatirkan. Kita tentu sepakat bahwa makin maraknya radikalisme di masyarakat perlu mendapatkan perhatian serius dari semua kalangan. Kita tentu sangat mendukung jika negeri ini melakukan evaluasi dan mencari format yang jelas untuk memerangi radikalisme. Melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat dalam konteks ini tentu mendesak dioptimalkan. Hal yang tak bisa diabaikan adalah peran keluarga dalam membangun karakter nasionalis dan penguatan paham toleransi. Dalam mencegah terorisme, keluarga merupakan media terdekat. Dikatakan media terdekat, karena keluarga sesungguhnya dapat mengetahui potensi radikal yang ada di dalam diri anak. Keluarga pada dasarnya juga memiliki tradisi yang khas dan berbeda satu sama lain. Melalui tradisi yang khas tersebut, keluarga dapat lebih dini menangkal upaya penyusupan paham terorisme. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama, di mana anak berinteraksi sebagai lembaga pendidikan yang tertua, artinya disinilah dimulai suatu proses pendidikan. Sehingga keluarga, dalam hal ini orangtua berperan sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama, karena sebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga. Sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga. Maka dari itu, mengoptimalkan peran keluarga dalam upaya menangkal radikalisme sangatlah penting. Hal ini dikarenakan dalam keluarga khususnya orangtua sangat berperan dalam pembentukan kepribadian yang baik untuk anaknya. Merekalah orang yang pertama yang memberikan nilai-nilai dan norma yang baik serta dasar bagi pergaulan hidup yang benar sebelum terjun ke masyarakat. Dalam proses pertumbuhan, seorang anak pun mencari jati dirinya di dalam keluarga. Jika dalam fase ini tumbuh kembang anak tak terkontrol dan tak termediasi secara baik, lingkungan sekitarnya akan mewarnai pribadinya. Anak akan mencari tempat yang dapat menerima dan membesarkan hatinya. Kondisi ini tentu akan menjadi fatal jika ia masiuk lingkungan yang tak sejalan dengan kepentingan negeri ini. Ketika anak mencari jati dirinya di luar keluarga, maka peluang ia tumbuh menjadi pribadi yang asing bagi keluarganya sangat terbuka. Pada fase ini juga paham radikal bisa menyusupi si anak. Maka dalam konteks ini keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam mencegah dan mengurangi tindakan radikalisme. Pada dasarnya radikalisme itu tidak bisa dideteksi, karena itu adalah ideologi. Namun demikian, kalau setiap orang waspada, maka radikalisme bisa diidentifikasi. Maka sudah sepantasnya kita menguatkan kewaspadaan kita. Kewaspadaan bisa dibangun dari internal keluarga, sekolah, lingkungan terdekat dan kelompok-kelompok sosial yang tumbuh di masyarakat. Yang pasti, ke depan kita harus punya obsesi dan target untuk menghapuskan pelibatan anak-anak yang tidak tahu apa-apa dalam paham radikalisme. Prosesnya tentu bisa dengan pendekatan yang lebih halus, humanis, ramah dan toleran. Jangan sampai anak-anak kita terus menjadi korban karena luputnya orangtua dan sekolah. Pemilihan sekolah dan organisasi yang diikuti harus diperhatikan agar mereka tak salah mendapat asupan gizi keagamaan. Di sini peran santral selain sekolah adalah kelurga.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Menuju Bali Baru, Berdoa dan Bekerja Pemilihan Gubernur Bali 2018 dan wakilnya tinggal menghitung hari. Hal yang sama juga akan dilakukan untuk memilih bupati dan wakilnya di Kabupaten Gianyar dan Klungkung. Para kandidat hampir enam bulan sibuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dan sibuk melayani permohonan simakrama masyarakat. Tentu ini membutuhkan fisik yang kuat dan sehat serta modal operasional yang memadai. Jika dalam fase enam bulan terakhir bisa dilalui kandidat dengan damai dan tenang, saya juga optimis masyarakat Bali akan menggunakan hak pilihnya untuk menuju Bali baru pasca-2018. Saya tetap optimis Bali akan tumbuh kearah yang lebih baik, seiring dengan dilakukannya berbagai langkah nyata untuk membangun kekuatan ekonomi dan penguatan budaya di Bali. Bali baru yang kita harapkan adalah Bali yang bisa menjadi tempat hidup yang aman dan nyaman bagi penduduknya. Dan tentunya tetap lestarinya tradisi dan budaya Bali. Untuk itulah kepentingan Pilkada Bali 27 Juni saya tetap berharap para kandidat tetap melakukan perjuangannya dengan tetap menjadi figur yang bijak. Dengarkan masyarakat, datangi dan carikan solusi atas masalahnya. Kandidat saya harapkan tetap berdoa agar selamat hingga bisa bekerja menjalankan tugas–tugas pemerintahan jika terpilih nanti. I Ketut Sudarya Denpasar-Bali

Penguatan Literasi Feminisme dalam Keluarga Indonesia harus bebes dari terorisme. Penguatan literasi feminisme menjadi alternatif jangka panjang untuk membendung bahaya terorisme. Apalagi kini anak-anak, remaja, pemuda kita tak sekadar terpapar faham radikalisme. Namun beberapa di antaranya telah bergerak kepada faham terorisme yang berujung pada aksi merusak bahkan mengebom.

M

Oleh Dian Marta Wijayanti

ereka yang telah terpapar faham radikalisme dipengaruhi banyak hal. Salah satunya jiwa kesatria, karakter premanisme bahkan doktrin jihad yang keliru. Keluarga sebagai tri sentra pendidikan harus menjadi surga bagi anak-anak yang mendamaikan. Rumah sebagai “surga bagi anakanak” harus benar-benar menjadi keselamatan anak. Pelibatan anak-anak dalam aksi bom bunuh diri seperti di Surabaya baru-baru ini, membuktikan terorisme tak hanya menyebar di sekolah dan kampus. Pelibatan anak-anak yang tidak tahu apa-apa haruslah diputus dengan pendekatan yang lebih halus, humanis, ramah dan toleran. Jangan sampai anakanak kita terus menjadi korban karena luputnya orangtua dan sekolah. Pemilihan sekolah dan organisasi yang diikuti harus diperhatikan agar mereka tak salah mendapat asupan gizi keagamaan. Di sini peran santral selain sekolah adalah kelurga. Peran Ibu dan Keluarga Ibu merupakan guru literasi

feminisme bagi anak-anaknya. Dalam peran domestik, ibu tak sekadar memasak, menyapu, dan mencuci piring. Peran utama justru mengawal perkembangan anak agar terbebas faham, dan gerakan radikalisme melalui smartphone (ponsel pintar) yang dikonsumsi anak. Ibu zaman now harus bisa menerapkan ponsel pintar itu untuk mencerdaskan, bukan sebaliknya. Saat ini banyak anak-anak berjiwa terlalu maskulin. Maskulin bagus, namun jika berlebihan sampai berbahasa kasar, kekerasan psikis/fisik, berwatak preman, bahkan radikal justru berbahaya. Tumbuhnya terorisme tak lain dari hal-hal sederhana itu. Contohkan saja murid-murid saya di SD yang kebanyakan terpengaruh gaya hidup kota. Anak kelas V SD saja sudah berkata-kata buruk seperti preman. Potensi ini jika tak dibendung dari keluarga tentu berbahaya. Pasalnya, kekerasan sekecil apapun akan menjadi akar radikalisme bahkan terorisme. Sekolah yang hanya berlangsung enam jam pelajaran belum maksimal membangun generasi ramah. Padahal benih radikalisme ma-

kin tumbuh karena pengaruh alat-alat modern dan pergaulan mereka. Thomas Lickona (2011) berpendapat ada 10 tanda-tanda kehancuran bangsa. Di antaranya meningkatnya kekerasan remaja, penggunaan kata-kata buruk, pengaruh tindak kekerasan peer group (rekan kelompok), dan lainnya. Selain pengaruh smartphone, akar kekerasan pada anak-anak SD/MI juga pengaruh temanteman sekelompok. Di sini model penanaman literasi feminisme harus dikuatkan dalam keluarga sebagai salah satu jalan membendung radikalisme. Literasi Feminisme Literasi feminisme merupakan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual berbasis karakter kelembutan. Doktrin feminisme harus diajarkan pada anak agar terbangun jiwa lembut, baik pikiran, perkataan, dan perbuatan. Jika karakter feminisme kuat, baik itu pada anak laki-laki atau perempuan, otomatis bisa membentengi potensi radikalisme. Model literasi ini tak ribet seperti di sekolah formal. Ibu-

ibu di rumah meski tak pernah sekolah, bisa mengarahkan anak-anaknya untuk membaca buku-buku sejarah perjuangan pahlawan perempuan Indonesia. Selain Kartini, anak-anak bisa dikenalkan Cut Nyak Dhien dan Cut Nyak Meutia pahlawan Nasional dari Aceh. Kemudian Martha Christina Tiahalu pejuang wanita asal Maluku, Maria Walanda Maramis aktivis pergerakan Sulawesi Utara, Siti Walidah istri Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah). Lalu Nyai Nafiqoh dan Nyai Masruroh istri Hasyim Asyari (pendiri Nahdlatul Ulama), juga Raden Ageng Kustiah Retno Edi pejuang asal Serang. Berbagai perempuan hebat di dunia yang bisa menjadi kiblat karakter feminisme bagi perkembangan anak-anak juga harus dikenalkan. Literasi feminisme tak harus dilakukan ibu, namun juga ayah. Penekanan feminisme bukan pada jenis kelamin, melainkan karakter dan nilainilainya. Meski ibu rumah tangga tak bersekolah tinggi, mereka bisa menguatkan literasi feminisme melalui pola pergaulan. Anak-anak harus diajarkan bahasa halus, pola interaksi sopan, sampai nilainilai keperempuaannya yang lebih lembut dan penuh kasih sayang. Di era uber ini, ibu sangat strategis mengedukasi anakanak untuk berjiwa feminim dan lembut. Selama ini literasi hanya dipahami semua usaha mendapatkan informasi dan

Lagu Nyaring Intoleransi PENANAMAN pengajaran nilai-nilai keberagaman dan sikap saling menghargai kepada anak sejak dini, merupakan kunci untuk membuang jauh benih-benih intoleransi dari hati sanubari setiap warga negeri ini. Meskipun Indonesia merupakan negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, sejatinya Indonesia adalah negara heterogen, di mana keberagaman menjadi identitas utama negeri ini. Secara, pluralisme menjadi sebuah keniscayaan. Tantangan bagi Indonesia hari ini dan di masa depan adalah bagaimana menjaga pluralisme yang dimilikinya sehingga konsep Bhineka Tunggal Ika yang menjadi semboyan resmi negara kita tetap terjaga. Harus kita akui intoleransi keagamaan masih erat menghantui republik kita hingga hari ini. Aksi-aksi kekerasan terhadap mereka yang memiliki keyakinan yang berbeda bukanlah hal yang mengada-ada. Apa pun dalih dan alasannya, aksi kekerasan terhadap mereka yang berbeda keyakinan sangat bertentangan dengan nilai-nilai fundamental kemanusiaan. Di samping itu, hal tersebut juga dapat menciderai kerukunan antarumat beragama yang seharusnya bisa terjalin dengan harmonis. Apabila hal-hal tersebut terus saja kita biarkan, maka bukan saja akan semakin menyubur-

Oleh Djoko Subinarto kan praktik-praktik intoleransi, tetapi juga bakal berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan di negeri ini sehingga dapat membenamkan bangsa dan negara ini ke dasar jurang kehancuran. Akar intoleransi antara lain adalah ketidakmampuan untuk menerima keberagaman serta sikap superioritas berlebihan dan sekaligus selalu memandang mereka yang berbeda sebagai ancaman/musuh. Padahal perbedaan dan keberagaman itu sendiri adalah rahmat. Hidup bakal jauh lebih indah tatkala ada banyak perbedaan di sekeliling kita. Bisa kita bayangkan, misalnya akan betapa monotonnya kehidupan yang kita lakoni apabila segenap manusia di muka bumi ini memiliki warna kulit yang sama, berpakaian yang sama dan memiliki pikiran dan keyakinan yang sama, serta berbicara dengan bahasa maupun gestur yang sama pula. Tuhan menciptakan kita berbeda-beda suku, keyakinan dan warna kulit bukan agar kita saling memusuhi dan memusnahkan satu sama lain, melainkan agar kita saling mengenal,

saling memahami dan menjalin persaudaraan, karena kita sejatinya satu saudara. Kita semua berasal dari leluhur sama, Adam dan Hawa. Tidak Parokial Masih sering munculnya praktik intoleransi keagamaan di negara kita, menggarisbawahi ihwal kian lunturnya sikap saling menghargai dari sebagian elemen bangsa ini. Padahal, dalam masyarakat yang sangat majemuk seperti di negara kita, sikap saling menghargai menjadi hal mutlak yang kita butuhkan. Sikap ini yang mencangkup toleran terhadap perbedaan, santun dalam berbahasa maupun bertindak, mampu memahami perasaan orang lain, tidak menjadi ancaman atau melukai pihak lain, dan mampu mengelola amarah dan pertentangan dengan baik, wajib senantiasa dimiliki oleh seluruh elemen bangsa ini, tanpa terkecuali. Keluarga dan sekolah sesungguhnya menjadi institusi yang mengemban tugas krusial dalam mendidik dan mencetak individu-individu yang mampu mengembangkan sikap untuk saling menghargai. Para orang-

tua dan guru memiliki kewajiban untuk bisa menanamkan sikap mulia ini kepada anak-anak kita sejak dini. Pada saat bersamaan, mereka wajib pula mengajarkan nilai-nilai keberagaman. Dengan demikian, anak-anak kita sejak dini bukan hanya memiliki pandangan dan wawasan yang tidak parokial dan tidak gampang memonopoli kebenaran, tetapi juga mampu senantiasa bersikap toleran terhadap setiap perbedaan yang mereka jumpai di sekeliling mereka. Yang juga tidak kalah penting adalah peran dari para pemuka/ pemimpin agama. Sama halnya seperti para orangtua dan guru, para pemuka/pemimpin agama dituntut pula untuk mampu menanamkan sikap untuk saling menghargai antarumat serta mengajarkan nilai-nilai keberagaman kepada para pengikutnya. Apabila para orangtua, guru dan pemuka/pemimpin agama kita mampu menanamkan sikap saling menghargai dan mengajarkan nilai-nilai keberagaman dengan baik kepada anak-anak kita sejak dini, ditambah lagi dengan negara yang senantiasa hadir secara nyata dalam melindungi segenap rakyatnya, yakinlah benih-benih intoleransi tidak akan pernah mendapatkan lahan subur untuk tumbuh di negeri ini.

pengetahuan saja. Padahal literasi feminisme berbeda karena selain melek pengetahuan tentang perempuan, pola ini juga bisa menjadi benteng dari tumbuhnya radikalisme. Rumah hakikatnya “taman surga” bagi anak, bukan sekadar bangunan fisik. Istilah “rumahku surgaku” harus melekat agar rumah benarbenar menjadi surga. Semua itu bisa dilakukan dengan menguatkan literasi feminisme yang berorientasi menciptakan atmosfer “rumahku surgaku” yang indah dan aman dari gangguan. Karakter feminim menjadi penting untuk memberantas potensi radikalisme dalam keluarga. Literasi feminisme menjadi kunci membangun generasi santun. Kesantunan itu dalam jangka panjang akan memajukan Indonesia. Apalagi Indonesia dikenal sebagai negara ramah dan santun. Semua kaum ibu harusnya memahami literasi feminisme sebagai alternatif membangun generasi santun dan usaha membendung potensi masuknya radikalisme. Jiwa feminim harus dimiliki anak laki-laki maupun perempuan sebagai paru-paru yang menghidupkan jiwa penyayang. Semua itu kuncinya ada pada ibu dengan menguatkan literasi feminisme dalam keluarga. Penulis, PNS pada Dinas Pendidikan Kota Semarang, Asesor Early Grade Reading Assessment (EGRA) USAID Prioritas 2013-2014

POJOK Pemprov DKI Jakarta segel bangunan dan pulau reklamasi. -Pelajaran bagi proreklamasi. *** Pembangunan pariwisata yang tak terkendali akan hancurkan Bali. -Investor pasti kabur. *** Pencairan anggaran pembuatan TPS Pilkada belum jelas. -Sabar

Penulis, Kolumnis dan Esais.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Jumat Wage, 8 Juni 2018

Gagal Tender, Renovasi Gedung Kantor Setda Diundur Tabanan (Bali Post) -

Pengerjaan kegiatan rehabilitasi gedung kantor Setda Tabanan (kantor induk, red) awalnya dirancang pada triwulan kedua. Namun, karena gagal tender kegiatan yang dipasang dengan nilai pagu Rp 2 miliar tersebut diundur hingga Juli.

Bali Post/kmb28

BOCOR - Plafon gedung setda Tabanan banyak berlubang dan kerap bocor saat musim hujan.

Pasar Murah

Elpiji 3 Kg Habis Terjual

Tabanan (Bali Post) Mengantisipasi kelangkaan sekaligus memenuhi kebutuhan elpiji 3 kilogram selama libur Lebaran, Pem-kab menggelar pasar murah di tujuh kecamatan. Per kecamatan mendapatkan jatah elpiji sebanyak 200 tabung, sehingga total elpiji yang dijual mencapai 1.400 tabung. Dalam pasar murah yang berlangsung serentak Kamis (7/6) kemarin, seluruh elpiji tersebut ludes terjual. Kepala Bagian Ekonomi Setda Tabanan I Gusti Putu Ekayana, mengatakan seluruh kuota elpiji 3 kilogram yang diperoleh Tabanan untuk pasar murah habis terjual. Pada pasar murah tersebut tidak hanya dijual elpiji 3 kilogram, tetapi juga elpiji dalam kemasan tabung 5,5 kg dan tabung 12 kilogram dengan harga HET yaitu Rp 65.000 untuk ukuran 5,5 kilogram dan Rp 139.000 untuk ukuran 12 kilogram. Selain kuota elpiji 3 kilogram habis terjual, elpiji tabung 5,5 kg dan 12 kg juga

Bali Post/kmb24

PASAR MURAH - Pasar murah dilangsungkan di Desa Dauh Peken, Kamis (7/6) kemarin. terjual seperti pasar murah di Kecamatan Marga. Begitu juga pasar murah di Kecamatan Kediri menjual dua tabung bright gas ukuran 12 kilogram. Salah satu warga Desa Dauh Peken, Gusti Ayu Putu Pariati mengatakan untuk bisa membeli elpiji 3 kilogram ia mendapatkan satu kupon untuk bisa ditukarkan elpiji 3

kilogram seharga Rp 14.500. Harga ini jauh lebih murah dari membeli eceran. Pembeli lain, Made Ratmini mendapatkan dua kupon untuk bisa membeli elpiji sebanyak dua tabung. ‘’Saya punya dua tabung. Jadi dapat dua kupon. Kalau beli eceran belinya Rp 19.000,’’ ujarnya. (kmb24)

Bali Post/kmb28

PELATIHAN - Suasana pelatihan SDM pariwisata di Kecamatan Marga.

SDM Pariwisata Dilatih Pengelolaan ”Homestay”

Bali Post/kmb28

I Made Yasa

Tabanan (Bali Post) Upaya peningkatan kualitas sektor pariwisata terus dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan. Pasalnya, banyak potensi wisata yang

masih bisa dikembangkan di daerah lumbung beras ini. Namun perkembangan pariwisata harus didukung kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata. Karena itu, sebanyak 55 orang SDM diberikan pelatihan di Marga, Tabanan, Kamis (7/6). Pelatihan itu dibuka Kadis Pariwisata Bali. Pelatihan kali ini didanai dari dekon Dinas Pariwisata Bali. “Tujuannya memberikan pengetahuan, keterampilan dan sharing pengalaman pengelolaan homestay dengan mengedepankan peran masyarakat lokal untuk membangun pariwisata berbasis masyarakat atau comunnity based tourism,” ujar Kadis Pariwisata Tabanan, I Made Yasa. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan demi

memajukan sektor pariwisata dengan SDM yang andal. Sekaligus juga bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepekaan terhadap kepariwisataan di daerah masingmasing. Pelatihan ini juga memberikan pengetahuan dasar kepariwisataan dalam pengembangan pariwisata. “Selain itu juga menciptakan kader-kader pariwisata untuk berpatisipasi aktif dalam mengembangkan pariwisata,” ucapnya. Bagi mantan Kepala BKD Tabanan ini, pariwisata selalu berkembang. Jadi kualitas juga harus ditingkatkan. Peran SDM dalam pengembangan pariwisata menjadi faktor yang paling penting karena menentukan kenyamanan dan kepuasan para wisatawan. (kmb28)

“Saat ini masih proses lelang ulang. Kemungkinan minggu kedua bulan Juli baru mulai,” ujar Kepala Dinas PUPRKP Tabanan I Gede Made Yudiana, Kamis (7/6) kemarin. Gagal tender, lanjut Yudiana, karena peserta lelang tidak memenuhi syarat yang ditetapkan panitia, sehingga dianggap gugur. Meski demikian, sejum-

lah layanan administrasi yang biasanya berkutat di gedung induk kantor Bupati Tabanan, seperti Bagian Hukum, Bagian Ortal, dan Kesra sudah mulai pindah. Bagian Hukum sementara bertempat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan, begitu pula Bagian Ortal dan Kesra yang mulai menempati gedung ruang rapat Kantor Bupati Tabanan. Ba-

gian Ortal dan Kesra sengaja ditempatkan masih di areal Pemkab, mengingat layanan ini banyak dimanfaatkan masyarakat, khususnya penyaluran bantuan sosial. “Renovasi kita lakukan bertahap, mulai dari sebelah timur kantor, barulah menyusul di sebelah barat,” ucapnya. Sesuai RAB, rehabilitasi dilakukan tanpa membongkar gedung melainkan per-

baikan atap, kap, dan plafon, serta perbaikan ruang rapat Wakil Bupati Tabanan dan ruang kerja di lantai II. Seperti diketahui, keterbatasan anggaran dan prioritas pada pembangunan infrastruktur jalan membuat penataan kantor pemerintah belum bisa dilakukan secara optimal. Terbukti banyak gedung perangkat daerah yang kondisinya memperihatinkan. Bahkan ada yang sampai menyewa tempat karena keterbatasan tempat. Belum lagi gedung utama kantor bupati yang banyak bocor. (kmb28)

Mantapkan Nikosake, Pemkab Gelar FGD Tahap II Tabanan (Bali Post)Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggelar Focus Group Discussion (FGD) II untuk memantapkan penerapan program Nikosake (nira, kopi, salak dan kelapa). Dalam FGD tersebut dihadiri 50 ahli serta perwakilan dari lima desa di kawasan Nikosake. Kepala Bappelitbang Tabanan IB Wiratmaja mengatakan FGD II ini bertujuan untuk memantapkan diskusi pada FGD I pada Kamis (17/5) bulan lalu, tentang Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata di kawasan Nikosake. Mengingat Nikosake ini akan dijadikan Peraturan Daerah (Perda), maka diperlukan uji materi, perincian dan perencanaan yang matang. Wiratmaja menjelaskan, dalam menjalankan program Nikosake yang nantinya sebagai ikon pariwisata baru,

lebih ditekankan pada activity tourism. ‘’Jadi, nanti yang dikembangkan tidak hanya objek wisata saja tetapi juga menekankan kepada aktivitas masyarakat berbasis kearifan local,” ucapnya. Dijelaskan juga bahwa, agribisnis terintegrasi ini mempunyai tujuan utama mengembangkan perekonomian masyarakat di bidang pertanian. Hal utama adalah menggerakkan ekonomi masyarakat terlebih dahulu, karena setelah ekonomi di masyarakat berjalan, maka otomotis pariwisata ikut bergerak. “Jangan sampai pariwisata nantinya merajai sedangkan ekonomi tidak berjalan. Kita jalankan ekonomi masyarakat terlebih dahulu. Setelah ekonomi berjalan otomotis agribisnis berbasis kearifan lokal dan pariwisata bisa terwujud,’’ jelas Wiratmaja. Dirinya berharap agar seluruh ahli yang hadir serius mengikuti FGD II ini. Karena Nikosake ini akan menjadi

Bali Post/kmb24

FGD - FGD tahap II digelar Kamis (7/6), untuk memantapkan program Nikosake di Tabanan. Peraturan Bupati (Perbup) dan bulan depan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Ditekankan juga, selain serius harus hati-hati dalam merencanakan apa nantinya yang akan dituangkan dalam dokumen Nikosake.

Sementara itu, kawasan Nikosake di Tabanan meliputi Desa Belimbing, Desa Sanda dan Desa Munduktemu di Kecamatan Pupuan dan Desa Wanagiri dan Lumbung Kauh di Kecamatan Selemadeg Barat. (kmb24)


KARANGASEM

8

Jumat Wage, 8 Juni 2018

BUS TERGULING - Bus yang terguling menjadi tontonan warga, setelah para korban di dalam berhasil dievakuasi.

Bus Terguling Menuju Pura Bhur Bwah Swah Satu Luka Berat, 25 Luka-luka

Amlapura (Bali Post) Bus Adi Jaya DK 9041 UP yang mengangkut 26 orang penumpang terguling saat menuju Pura Bhur Bwah Swah, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem, Kamis (7/6) siang. Bus itu tidak kuat melaju di jalan menanjak utamanya pada titik sekitar satu kilometer dari lokasi pura, tepatnya di Banjar Peninggaran. Akibatnya, seluruh penumpang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke IGD RSUD Karangasem. Satu luka berat dan harus dirujuk ke RSUP Sanglah, dan 25 lainnya mengalami luka-luka lebih ringan. Rombongan tirtayatra itu berasal dari Kabupaten Buleleng, khususnya dari Desa Pemuteran dan Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Salah satu korban selamat, Wayan Ginastra, asal Desa Sumberkima, mengaku shock dengan kejadian ini. Dia mengaku hendak sembahyang serangkaian hari raya Galungan dan Kuningan. Tidak ada firasat apapun saat berangkat dari rumah hingga sebelum tiba di lokasi pura. Dia sempat curiga, karena laju bus kian pelan, ketika mendekati lokasi pura. Saat bus jalan menajak relatif terjal, tiba-tiba sopir bus berteriak remnya tidak berfungsi. Sesaat kemudian bus itu tidak kuat naik dan justru mundur. Sopir sempat berusaha menepi dengan cara membanting stir ke kanan. Tetapi, justru bus itu langsung nyungsep setelah keluar jalur jalan dan berjalan mundur. Untungnya bus itu tidak sampai jatuh ke dasar jurang di sebelahnya. Setelah

bus terguling, satu per satu pamedek yang babak belur itu keluar bus melalui pintu depan dengan cara merayap. Pemangku di Pura Bhur Bwah Swah, Jero Mangku Kembar, mengatakan medan menuju Pura Bhur Bwah Swah itu memang cukup berat. ‘’Jalur ke Pura Bhur Bwah Swah ini memang terjal. Kalau belum pernah lewat ke sana pasti kaget. Jalurnya menanjak selain sempit dan sedikit rusak. Sebelumnya, sudah tiga kali ada kejadian begini,” kata Jro Mangku Kembar, saat ditemui di RSUD Karangasem memastikan kondisi para korban.

Compang–camping Pantauan di RSUD Karangasem, satu per satu korban berdatangan. Mereka diangkut mobil ambulans sekitar pukul 10.30 wita dari TKP. Pakaian adat yang dikenakan nampak compang-camping bahkan berdarah-darah. Mayoritas korban mengalami luka serius pada bagian kepala, tangan selain kaki. Situasi demikian membuat seluruh pegawai di IGD RSUD Karangasem menjadi panik. Korban yang sudah berada di RSUD Karangasem, mendapat perawatan serius dari petu-

”Jalur ke pura Bhur Bwah Swah ini memang terjal. Kalau belum pernah lewat ke sana pasti kaget. Jalurnya menanjak, selain sempit dan sedikit rusak. Sebelumnya, sudah tiga kali ada kejadian begini.” Jero Mangku Gede Pura Bhur Bwah Swah Jero Mangku Kembar

gas medis RSUD Karangasem. Hasilnya, ada satu korban yang harus dirujuk ke RSUP Sanglah, bernama I Ketut Candra (50 tahun) alamat Banjar Dinas Sendang Lapang, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Korban itu mengalami luka serius pada bagian kepala, hingga tidak sadarkan diri. “Pak Candra ini, sempat turun mengganjal ban bus dengan batu. Tapi, saat bus jalan mundur, sepertinya dia tertindih,” kata salah satu pamedek lainnya yang selamat. Empat korban sempat mendapat perawatan di Puskesmas Karangasem II di Desa Seraya Tengah. Tetapi, belakangan para korban ini juga dirujuk ke IGD RSUD Karangasem. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem Gusti Bagus Putra Partama, mengatakan dua korban lainnya dipastikan selamat. Keduanya dikatakan masih ada di TKP untuk mengurus kendaraannya. Kadis Kesehatan memastikan semua korban sudah tertangani dengan baik. Direktur RSUD Karangasem dr. Wayan Suardana menegaskan, setelah mendapat perawatan di IGD, dipastikan 11 korban dirawat inap. 12 korban lainnya sudah diperbolehkan pulang. (kmb31)

Nama 26 Korban Kecelakaan Bus Adi Jaya, rombongan tirtayatra dari Desa Pemuteran dan Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, mengakibatkan 26 orang mengalami luka-luka. Mayoritas berprofesi sebagai sopir. Setelah dilakukan observasi oleh petugas medis, dipastikan hanya satu orang

korban mengalami luka berat, hingga harus dirujuk ke RSUP Sanglah. Satu korban luka berat ini adalah I Ketut Candra (50 tahun) alamat Banjar Dinas Sendang Lapang, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Selain Candra, berikut nama 25 orang korban lainnya yang mengalami luka-luka.

1. Komang Adnyana (43) 2. Luh Gunasih (52) 3. Ketut Yuda Bagiastra (10) 4. Bagas Weda (15) 5. Putu Arnawa (40) 6. Kadek Suarsini (50) 7. Made Yismawan (43) 8. Luh Sutarmi (45) 9. Gusti Ayu Ketut Darmawati (43) 10. Made Suartika (48) 11. Putu Sulitri (38) 12. Luh Supariani (35) 13. Wayan Ginastra, (49)

14. Kadek Wijana (52) 15. Nyoman Suartika (46) 16. Kadek Srinadi (38) 17. Nyoman Asri (38) 18. Komang Agung Wide (17) 19. Wayan Hermawan (46) (sopir) 20. Gede Artawan (46) 21. Komang Bagas Stepa (15) 22. Ketut Mustika (38) 23. Made Mariadi (38) 24. Komang Ari Budiana (38) 25. Ni Wayan Sari (39)

Tradisi ”Maayunan” Serangkaian ”Aci Usaba Sambah” Daha dan Penonton Sama Tegangnya

SERU dan menegangkan. Dua kata ini cukup untuk menggambarkan tradisi maayunan di Desa Tenganan Pegringsingan. Tegang, bukan hanya bagi daha yang langsung aktif maayunan. Ratusan pengunjung yang melihat langsung di lokasi, juga tak kalah tegang. Soalnya, ayunan dari rakitan kayu itu berputar-putar sangat kencang. Apalagi, saat ada bagian rakitan kayu yang tiba-tiba copot. Sontak hal itu membuat daha yang melihatnya teriak-teriak ingin sesegera mungkin mengakhiri putaran ayunan itu. Apa sesungguhnya makna substantif maayunan itu diapresiasi masyarakat Tenganan Pegringsingan itu? Pemandangan seperti ini hanya dapat dilihat setiap tahun sekali. Setelah pelaksanaan tradisi makare-kare, para pengunjung tak akan bergegas pulang, Kamis (7/6) kemarin. Sebab, di pinggir ayunan itu dalam jumlah belasan ada daha cantik berpenampilan klasik khas Tenganan Pegringsingan. Maayunan memang dilaksanakan setelah pelaksanaan tradisi makare-kare, atau Perang Pandan. Belasan daha berbusana nyaput rangrang ini memang sangat menyita perhatian. Pengunjung dibuat larut dalam suasana desa tua itu. Penampilan klasik daha itu dengan diiringi alat musik selonding di dekatnya. Momen seperti itu selalu menjadi buruan puluhan fotografer dari berbagai belahan dunia. Setiap gerakgerik daha itu selalu jadi momen mahal untuk diabadikan. Jangankan bergerak, lirikan matanya pun jadi fokus lensa para fotografer profesional ini. Itu karena kekhasan daha Tenganan Pegringsingan, tidak akan pernah ditemukan di sudut desa manapun di Bali. Proses maayunan itu sesungguhnya sangat menegangkan. Satu ayunan diisi delapan orang daha. Ayunan itu diputar kencang oleh dua hingga empat orang truna di bagian kiri dan kanan. Ekspresi daha beragam. Ada yang santai

karena sudah terbiasa maayunan. Di lain pihak ada yang begitu ceria. Namun, ada pula yang tegang hingga ketakutan. Pasalnya, mereka baru pertama kalinya ikut maayunan karena itu mereka degdegan lantaran khawatir rakitan kayu ayunannya itu sudah tua. “Degdegan sih awalnya. Tapi hal itu berlangsung pada awal–awalnya saja. Setelah itu, bisa dinikmati dengan baik,” ujar salah satu daha, Dwika Mahayani. Daha lainnya, seperti Triana Darmayanti, mengaku kerap degdegan, karena putaran ayunannya terlalu keras. “Awalnya degdegan, kemudian ketegangan hilang setelah ayunannya dipegang erat-erat, melakukan pasrah diri total. Selain itu harus yakin tidak akan terjadi apa-apa,” katanya. Total ada lima ayunan berjejer dari selatan ke utara di palemaham utama Desa Tenganan Pegringsingan itu. Tetapi, dalam pelaksanaannya, usai makare-kare, Kamis kemarin, hanya tiga ayunan yang dimanfaatkan. “Kalau sekarang daha mengenakan saput rangrang. Sedangkan dalam kehidupannya sehari-hari mereka biasanya pakai kamben gantih. Kadang juga pakai kain gringsing. Tergantung upacaranya apa. Jadi, riasannya juga berbeda,” imbuh Dwika Mahayani, saat ditanya mengenai busananya yang

LUKA BERAT - Korban luka berat saat sedang dalam perawatan di IGD RSUD Karangasem.

Silaturahmi dengan Umat Muslim

Ketua DPRD Karangasem Gelar Acara Buka Bersama

MAAYUNAN - Salah satu daha Tenganan Pegringsingan saat maayunan, Kamis kemarin. berwarna kuning, lengkap dengan kain gringsing yang sangat menarik itu. Maayunan ini bukan sekadar bermain. Maayunan itu menjadi bagian pelaksanaan aci Usaba Sambah di Desa Tenganan Pegringsingan. Tradisi ini termasuk sakral, sehingga selalu harus dilaksanakan. Salah satu tokoh masyarakat, Putu Yudiana, mengungkapkan maayunan ini mengandung makna kehidupan itu seperti bumi berputar. Demikianlah sesungguhnya hidup manusia itu. Kadang di atas, kadang di bawah. Sehingga, melalui pelaksanaan tradisi ini, desa menanamkan filsafat itu, agar senantiasa mengedukasi daha, bahwa kehidupan itu selalu berputar. “Diputarnya ayunan ini merupakan simbol bahwa kehidupan ini senantiasa

terus berputar. Kadang kita berada di bawah, kadang di atas,” ujar Perbekel Desa Tenganan Pegringsingan, Putu Yudiana, saat ditemui di sela-sela pasangkepan adat di Bale Agung. Setiap tahun, makarekare dilaksanakan dua kali. Tetapi, pelaksanaan yang kedua selalu terlihat lebih menarik, karena tempat Perang Pandan itu dilengkapi stage. Selain itu, mak a re- k a re d i ha ri ke d ua merupakan hari puncak Usaba Sambah itu sendiri, sehingga pasti akan lebih ramai oleh pengunjung. Aura dan vibrasi magisnya kental terlihat. Setelah dilaksanakan kemarin, rencananya makare-kare di hari kedua atau puncak Usaba Sambah itu akan digelar hari ini, sekitar pukul 13.30 wita. (gik)

UNTUK menjalin dan mempererat silaturahmi antarumat beragama di Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Karangasem menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama (Bukber), Rabu (6/6) sore. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi secara khusus mengundang sejumlah tokoh masyarakat muslim dari kampung-kampung muslim yang ada di Karangasem. Acara yang berlangsung di Wantilan Gedung DPRD Karangasem ini pun penuh dengan keakraban. Sekretaris DPRD Karangasem, yang juga ketua pelaksana acara buka puasa bersama itu mengatakan, kegiatan Bukber ini bertujuan mempererat silaturahmi anggota DPRD Karangasem dengan masyarakat dan umat Islam di Karangasem. “Ini merupakan bentuk silaturahmi, bukan hanya tren saja. Selain silaturahmi juga sebagai sarana untuk mempererat toleransi dan rasa persaudaraan antarumat beragama,” tegasnya. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada umat muslim di Karangasem, yang selama ini berupaya terus dalam menjaga toleransi dan rasa persaudaraan yang kuat dengan umat lainnya. “Ini patut diapresiasi, di Karangasem rasa persaudaraan dan toleransi antarumat beragama terjalin cukup erat. Itu sangat bagus karena itu tradisi man-

TATAP MUKA - Umat Muslim saat bertatap muka dengan Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi dan anggota DPRD Karangasem lainnya. yamabraya ini harus terus dilestarikan,” ujarnya. Buka puasa bersama ini diinisiasi Ketua DPRD Karangasem, dalam rangka mempererat hubungan lembaga dewan dengan masyarakat, khususnya umat Muslim Karangasem. “Selaku pimpinan dewan, saya sangat mengapresiasi kegiatan yang bersifat uhkuwah dalam rangka melestarikan tradisi dan kerukunan antarumat beragama di Karangasem ini,” tandasnya. Pihaknya mendoakan agar umat Muslim di Karangasem tetap diberikan kesehatan dan kesabaran, sehingga bisa menjalankan ibadah puasa hingga berakhirnya bulan Ramadhan nanti. Selain itu, dalam waktu dekat ini juga akan diselenggarakan HUT ke-378 Kota Amlapura pada 22 Juni 2018. “Semoga peringatan HUT Kota

Amlapura ini bisa menambah kecintaan kita kepada bangsa dan negara demi tegaknya NKRI,” ucapnya. Selanjutnya atas nama pimpinan, anggota dan staf serta jajaran DPRD Karangasem mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa dan Selamat Hari Raya Idul Fitri. “Kami atas nama lembaga DPRD Karangasem, memohon maaf lahir dan batin apabila selama menjalankan tugas melayani masyarakat kami banyak kesalahan,” tutupnya. Dalam acara bukber ini, turut hadir Bupati Karangasem Periode 2010-2015, I Wayan Geredeg dan Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Putu Yuli Artini, serta sejumlah tokoh masyarakat Muslim Karangasem dan ratusan umat Muslim Karangasem lainnya. (ad0348)


GIANYAR

Jumat Wage, 8 Juni 2018

9 Gedung Eks Diskes dan Dispenda Dibongkar

Bali Post/ist

EKS DISPENDA - Kawasan eks kantor Dispenda Gianyar yang kini sudah rata dengan tanah.

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar melakukan pembongkaran dua gedung eks kantor Dinas Pendapatan (Dispenda) dan eks kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Gianyar. Pembongkaran yang dilakukan sejak pertengahan Mei tersebut kini sudah tuntas dikerjakan. Dua bangunan itu pun sudah rata dengan tanah dan siap dialihfungsikan. Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, Kamis (7/6) kemarin, mengatakan berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar, ada dua bangunan yang dibongkar pada areal eks kantor Dispenda. Sementara di eks kantor Diskes hanya 1 bangunan. Pembongkaran dilakukan oleh pihak pemenang lelang. Total keseluruhan hasil penjualan material bangunan senilai Rp 35 juta. Dijelaskannya, pembongkaran terhadap bangunan eks Dispenda yang berada tepat di belakang kantor Bupati Gianyar itu dilakukan karena bangunan itu sudah lama tidak digunakan. Bangunan yang berlokasi di Jalan Manik, Gianyar tersebut juga sudah cukup lama terbengkalai sehingga dinilai membahayakan lingkungan sekitar. Selanjutnya kawasan seluas 300 meter persegi akan difungsikan sebagai taman bunga. ‘’Agar menambah lingkungan yang asri dan indah,’’ ujar Wisnu Wijaya. Sementara, eks Diskes seluas 375 meter persegi yang berada di Jalan Ciung Wanara, akan dimanfaatkan sebagai kawasan parkir RSUD Sanjiwani Gianyar. ‘’Pemanfaatan sebagai areal parkir juga didasarkan kebutuhan dari RSUD Sanjiwani. Selain itu, untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Kita juga menimbang RSUD Sanjiwani yang kini memiliki gedung baru,’’ imbuhnya. Dikatakannya lebih lanjut, Pemkab juga berencana membangun gedung Diskes yang baru. Pembangunan diupayakan di Desa Buruan. (kmb35)

Dewan Tolak Rencana Kenaikan Tarif Air PDAM Gianyar (Bali Post) – Kalangan DPRD Gianyar kembali dikejutkan dengan rencana PDAM Gianyar menaikkan tarif air. Anggota dewan dari Komisi III, I Wayan Budiana, Kamis (7/6) kemarin menyatakan, rencana kenaikan tarif tersebut tidaklah tepat di tengah pelayanan PDAM yang belum maksimal.

Made Gede Wisnu Wijaya

Bali Post/nik

Libur Panjang, Sejumlah Instansi Tetap Buka Layanan Gianyar (Bali Post) Aparatur Sipil Negara (ASN) akan melewati libur panjang mulai pekan depan. Namun, Pemkab Gianyar memastikan sejumlah instansi yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat akan tetap buka. ‘’Ini untuk pelayanan kepada masyarakat, maka dari itu sejumlah OPD akan tetap buka selama libur ini,’’ Ucap Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, Kamis (7/6) kemarin. Dijelaskannya, selama libur dan cuti bersama yang berlangsung 11 - 20 Juni, ada enam instansi yang akan tetap bertugas seperti RSUD Sanjiwani dan seluruh puskesmas di Kabupaten Gianyar. ‘’Pelayanan kesehatan ini kan penting, jadi akan tetap bertugas selama libur ini,’’ tegasnya. Selain itu ada pula Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar yang akan tetap buka selama setengah hari selama libur panjang. ‘’Mereka akan buka hingga jam 12 siang. Untuk pelayanan, misal ada yang mau mengurus izin atau membuat KTP, ini jangan sampai tersendat,’’ terangnya. Pemkab Gianyar juga menyiagakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal ini penting untuk gerak cepat menangani bencana yang tidak terduga. Selain itu ada beberapa petugas Satpol PP yang disiagakan. (kmb35)

Budiana menegaskan, Komisi III menolak rencana kenaikan tarif PDAM. Menurutnya, masyarakat selama ini banyak yang mengeluhkan layanan PDAM Gianyar. Jika PDAM menaikkan tarif air, justru akan makin membuat masyarakat kecewa. Dia mencontohkan, dari 13 banjar di Desa Tampaksiring, 8 di antaranya sudah memanfaatkan air swadaya dari mata air terdekat. Hanya 5 banjar yang mengandalkan PDAM Gianyar. Namun, di 5 banjar tersebut, layanan PDAM masih kerap terganggu. ‘’Padahal dengan kondisi ini seharusnya aliran air dari pipa PDAM semakin besar,’’ katanya. Pihaknya sempat menduga adanya penyaluran pipa PDAM

itu, tujuannya untuk mengedukasi. Tapi jangan karena sekali terlambat warga langsung didenda begitu besar,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, PDAM Gianyar akan memberlakukan kenaikan tarif air dalam waktu dekat. Direktur Utama PDAM Gianyar Made Sastra Kencana menyampaikan, kenaikan tarif yakni dari Rp 1.700 per meter kubik menjadi Rp 3.000 per meter kubik. Kebijakan ini sesuai Permendagri 71 tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dan telah mengantongi surat keputusan Bupati Gianyar. Dijelaskannya, PDAM Gianyar sudah sekitar 9 tahun tidak menaikkan tarif air. Sementara, dari sisi operasional,

Tangkal Radikalisme, Pemkab Bentuk FPK

FPK - Fasilitasi FPK Kabupaten Gianyar yang dilangsungkan belum lama ini.

Satpol PP Ancam Bongkar Tower Monopole di Tampaksiring Gianyar (Bali Post) Satpol PP Gianyar melayangkan surat peringatan (SP)-1 dan mengancam akan menyegel proyek tower monopole tak berizin di Banjar Tarukan Desa Pejeng Kaja Kecamatan Tampaksiring. Hal ini lantaran pemilik tower membandel dengan tidak datang ke kantor Satpol PP pascadijatuhkannya SP-1 sebulan lalu. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gede Agusnawa mengatakan, pihaknya telah menerjunkan belasan petugas Satpol PP ke lokasi pembangunan tower. Namun, ketika itu, tidak ditemukan ada pekerja di lokasi. ‘’Sempat petugas mengecek lagi, tapi tidak ada

ke luar kawasan Desa Tampaksiring sehingga layanan di desa tersebut tak maksimal. Namun, dari penjelasan PDAM, dugaan tersebut dinyatakan tidak benar. ‘’Katanya tidak ada disalurkan ke luar desa, tapi kenapa airnya semakin kecil belum diketahui. Lalu dengan kondisi seperti ini mau naik tarif? Ya kami tidak setuju,’’ tegasnya. Beda halnya dengan kenaikan denda. Dia mengaku setuju hal tersebut diberlakukan, dengan catatan diberlakukan untuk pelanggan yang sudah melakukan keterlambatan pembayaran dua rekening. Pihaknya juga mengaku memahami, selama ini keterlambatan pembayaran rekening PDAM memicu pengendapan dana. ‘’Kami paham

tarif saat ini sudah tidak mampu menutupi biaya operasional terutama infrastruktur yang sangat besar. Pendapatan PDAM Gianyar per bulannya ratarata Rp 4,5 miliar. Biaya operasional lebih besar dari itu. Perhitungan kenaikan tarif, kata Sastra Kencana, sudah mempertimbangkan beberapa variabel termasuk kepentingan pelanggan. ‘’Laporan per April, kita sudah minus. Padahal idealnya, ada selisih antara pendapatan dan biaya operasional sekitar 55 persen. Defisit ini yang membuat kita kesulitan melakukan terobosan,’’ ujarnya. (kmb35)

orang dan kami tetapkan itu kena SP-2,’’ tegasnya saat dihubungi, Kamis (7/6) kemarin. Dijelaskannya, dalam sidak pertama, petugas Satpol PP Gianyar mengamankan alatalat berupa besi tower monopole. Sementara dalam sidak kemarin, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi proyek berupa cangkul, sekop dan gergaji. Dia menegaskan, bila pemanggilan SP-2 tidak digubris penanggung jawab tower, akan dilanjutkan dengan SP-3. Peringatan terakhir itu pun akan diiringi dengan penyegelan terhadap tower yang tingginya sekitar 20 meter itu. (kmb35)

Bali Post/nik

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar membentuk Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Organisasi ini menjadi salah satu wadah untuk proses penguatan integrasi masyarakat dari berbagai ras, suku, dan etnis melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan, dan perekonomian. Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gianyar Tjokorda Gede Putra Darmayuda pada Fasilitasi FPK Kabupaten Gianyar belum lama ini mengungkapkan, FPK berfungsi sebagai tempat untuk berkomunikasi, bertukar informasi hingga edukasi berbagai elemen masyarakat. Pembentukan forum ini penting mengingat masalah keamanan, khususnya terorisme terjadi di beberapa wilayah di Indonesia

belakangan ini. Persoalan ini pun telah mengusik kekhawatiran banyak pihak. Ditegaskannya, saat ini, Pancasila sebagai sebuah ideologi bangsa, tidak lagi dijadikan dasar dalam mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Persoalan ini pun sangat disayangkan, terlebih saat ini isu terorisme tengah marak. Terorisme berkembang melalui suatu proses yaitu pemikiran yang intoleran. Jika dibiarkan, akan berkembang menjadi radikalisme hingga munculnya pelaku teror. ‘’Terorisme yang berkembang di Indonesia, tidak hidup pada ruang hampa, akan tetapi terus tumbuh ketika agama belum mampu memperkuat visi politik, penegakan hukum dan ekonomi yang berkeadilan,’’ ungkapnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Jumat Wage, 8 Juni 2018

Puluhan Penyu Akhirnya Dilepasliarkan di Pantai Perancak Negara (Bali Post) – Puluhan penyu hijau (Chelonia mydas) selundupan yang sempat diamankan Polres Jembrana, akhirnya dilepasliarkan di Pantai Perancak, Kamis (7/6) kemarin. Dari 27 penyu, sebanyak 21 dilepas dan disaksikan masyarakat sekitar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), LSM dan pihak-pihak terkait. Kasubbag Tata Usaha BKSDA Bali Ketut Catur Marbawa mengungkapkan masih ada 6 ekor penyu yang belum dilepas. Dua ekor masih disimpan sebagai barang bukti dan 4 ekor dalam perawatan karena mengidap tumor. “Pelepasliaran ini memenuhi beberapa sisi. Dari sisi konservasi harus dilepaskan secepatnya. Namun, dari segi hukum harus dengan persetujuan kejaksaan karena merupakan barang bukti dari sebuah tindak kejahatan. Setelah berkoordinasi diputuskan dilepaskan hari ini,” terangnya. Ia berharap dengan banyak disaksikan pihak-pihak terkait, peristiwa ini tidak terulang kembali. Sebab, penyu hijau merupakan salah satu hewan yang dilindungi. Catur juga menegaskan petugas memberikan alat penanda (tagging) di bagian flipper penyu yang dilepasliarkan itu

guna memudahkan penandaan. Hal ini juga untuk memudahkan pemantauan ketika penyu tersebut muncul lagi untuk bertelur di pesisir pantai. Bupati Jembrana I Putu Artha yang turun langsung dalam pelepasliaran itu berharap aksi penyelundupan penyu ini merupakan terakhir di wilayah Jembrana. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Jembrana atas kerja kerasnya mengungkap kasus jual beli penyu ilegal. Kami sangat menyayangkan hal ini, mengingat penyu merupakan hewan langka yang dilindungi. Bahkan ada sejumlah penyu yang diperkirakan berumur sudah 40 tahunan. Saya berharap hal ini terjadi terakhir kalinya,” terang Bupati Artha. Dari puluhan penyu tersebut, terdapat 4 ekor penyu yang mengalami tumor. Salah satu volunteer konservasi penyu asal Belgia, Tom, mengaku senang bisa ikut menyaksikan pelepasliaran penyu tersebut. Diberitakan sebelumnya, jajaran Polres Jembrana berhasil mengungkap perdagangan penyu di Kabupaten Jembrana pada Senin (5/6) malam. Polisi mengamankan 27 ekor penyu jenis penyu hijau di rumah MU (63) di Banjar Pangkung Dedari, Desa. (kmb26)

TUTUP - SMK Marga Ginawe yang banyak mencetak lulusan ahli pembangunan dan kini terancam tutup.

Minim Siswa, SMK Marga Ginawe Negara Tutup

Negara (Bali Post)-

Sekolah swasta di Jembrana yang tutup kemungkinan akan bertambah. Akibat kekurangan siswa dan masalah keuangan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Marga Ginawe Negara, terpaksa tidak membuka lagi pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2018 ini alias tutup. Saat ini siswa yang masih duduk di kelas X dan XI, menjadi siswa terakhir hingga lulus.

Bali Post/olo

DILEPAS – Penyu hijau yang sebelumnya diamankan di petugas Polres Jembrana, Kamis (7/6) kemarin akhirnya dilepasliarkan di Pantai Perancak.

Parkir Kargo Gilimanuk

Selain Menampung Kendaraan, Juga sebagai ”Buffer Zone” Negara (Bali Post) – Jelang arus mudik, segala sesuatunya telah dipersiapkan dengan matang guna kelancaran arus lalu lintas, terutama di wilayah Gilimanuk. Pemanfaatan parkir kargo di Lingkungan Penginuman merupakan salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan. Sebab, areal parkir kargo itu bisa menampung ratusan kendaraan pribadi. Selain untuk parkir juga akan dimanfaatkan sebagai buffer zone. Artinya, para pemudik bisa langsung membeli tiket di sana sebelum masuk ke Pelabuhan Gilimanuk. Dari pengamatan Kamis (7/6) kemarin, areal parkir kargo itu mulai dibenahi. Sejumlah bangunan yang sebelumnya belum digunakan, dipoles dan difungsikan untuk rest area. Selain itu di pagar pembatas yang mengarah masuk ke gang-gang di Gilimanuk mulai dibongkar. Pembongkaran pagar tersebut tujuannya untuk pintu keluar kendaraan yang sebelumnya tertampung di areal parkir kargo. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko mengatakan sesuai skenario pengaturan lalu lintas menuju pelabuhan, parkir kargo itu akan dimanfaatkan untuk menampung kendaraan sebelum masuk ke Pelabuhan Gilimanuk. “Nanti untuk menampung mobil pribadi, sebelum masuk ke gang-gang ketika situasi padat,” terangnya. Untuk pintu keluarnya hanya satu. Petugas juga akan ditempatkan di sana guna mengatur arus lalin sebelum masuk ke gang-gang di Gilimanuk. Ia menerangkan dibandingkan tahun lalu, ada sedikit perubahan dengan yang sekarang. Salah satunya kendaraan pribadi harus masuk ke parkir kargo tersebut. Harapannya, antrean mobil tidak sampai mengular di jalur DenpasarGilimanuk. “Parkir kargo ini memiliki luas tiga hektar. Diperkirakan, bisa menampung ratusan kendaraan,” katanya. Manajer Operasional Pelabuhan Gilimanuk Heru Wahyono juga membenarkan di lokasi tersebut akan menampung kendaraan kecil atau mobil pribadi. Areal parkir kargo itu akan dimanfaatkan sebagai buffer zone sebelum masuk ke pelabuhan. Dengan demikian, para pemudik bisa membeli tiket di areal tersebut. “Kita manfaatkan sebagai buffer zone. Jadi hanya satu di Gilimanuk saja,” terangnya. Di tahun sebelumnya saat arus mudik, ASDP mendirikan sebanyak tiga buffer zone di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Fungsinya selain untuk rest area juga bisa membeli tiket yang nantinya ditukarkan di pelabuhan. Fungsinya untuk mempercepat transaksi pembelian tiket. Sementara itu di Gilimanuk juga dilakukan persiapan. Sejumlah pembatas jalan menggunakan water barrier terpasang di sepanjang jalan menuju loket pelabuhan. Fungsi pembatas jalan itu untuk mengatur kendaraan terutama roda dua dan truk serta bus. Sejumlah tenda penutup untuk pemudik bermotor juga telah terpasang. Begitu halnya pos-pos pantai yang tersebar di beberapa titik perempatan di gang-gang Gilimanuk juga sudah mulai dibangun. (kmb26)

Bali Post/olo

BONGKAR - Pagar pembatas di parkir kargo Gilimanuk mulai dibongkar untuk pintu keluar. Lokasi ini juga akan difungsikan sebagai buffer zone.

Bali Post/olo

Dari informasi, Kamis (7/6) kemarin tutupnya sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Insan Mandiri ini karena minimnya siswa yang masuk dan juga masalah keuangan. Permasalahan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, namun puncaknya tahun ajaran 2018 ini sehingga yayasan memutuskan untuk menutup sekolah. Kepala SMK Marga Ginawe Negara Yohanes Budi Nurseto membenarkan kalau sekolahnya sudah tidak menerima siswa baru lagi untuk tahun ajaran 2018 ini. Sementara siswa yang saat ini masih menempuh pendidikan tetap melanjutkan belajar mengajar seperti biasa sampai lulus. Dikatakan, penyebab ditutupnya sekolah tersebut karena banyak faktor. Animo masuk sekolah dengan jurusan pembangunan dan otomotif tersebut rendah.

Biaya pembatasan pendidikan untuk sekolah swasta juga sangat tinggi. Aturan tentang pembatasan rombongan belajar (rombel) untuk SMK minimal 15 siswa setiap kelas. Sedangkan jumlah siswa yang masuk setiap tahun ajaran baru kurang dari 15 siswa. Selain permasalahan tersebut, kata Nurseto, karena masalah keuangan di sekolah. Hal ini berkaitan dengan jumlah siswa sedikit dengan biaya sekolah setiap bulan Rp 250 ribu. Ini belum mencukupi untuk membayar biaya kegiatan belajar mengajar, terutama gaji tenaga pengajar. Selama ini, pengelolaan keuangan menggunakan sistem subsidi silang dengan dibantu siswa yang mampu di sekolah. Demikian juga dana bos tidak cukup karena jumlah siswa sedikit. Selama ini dari segi keuangan selalu

kekurangan, bahkan setiap tahun untuk biaya kegiatan belajar mengajar minus hampir Rp 1 miliar. Karena sistem penggajian seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena sekolah sudah tidak membuka pendaftaran lagi, sehingga tenaga pengajar diserahkan pada yayasan. Dijelaskannya, seluruh siswa di SMK Marga Ginawe Negara, total siswa yang sudah lulus tahun ajaran ini sebanyak 81 siswa. Di mana lulusan 2018 sebanyak 27 siswa dengan jurusan bangunan 20 siswa dan otomotif 7 siswa. Sedangkan siswa kelas X dan XI yang tetap melanjutkan sekolah sampai lulus, kelas X untuk jurusan otomotif 12 siswa dan jurusan pembangunan 19 siswa. Selanjutnya, kelas XI jurusan pembangunan 16 siswa dan jurusan otomotif 7 siswa. Sementara jumlah gedung, ada 10 bangunan dengan jumlah gedung bertingkat dua buah dan aula. Sekolah yang berdiri tahun 1987 ini minim siswa dan tidak membuka pendaftaran lagi, sehingga banyak gedung sekolah yang tidak dimanfaatkan. “Ya tahun ini tidak menerima siswa baru. Entah jika tahun depan,” tandasnya. (kmb26)

Pemkab Kucurkan Rp 19,5 Miliar Lebih untuk THR

Komponen Tambahan Penghasilan Juga Dicairkan PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Jembrana mengucurkan dana sebesar Rp 19.557.825.000 untuk Tunjangan Hari Raya (THR). THR itu bagi 3.504 Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari komponen tersebut, Rp 15.597.155.000 untuk pembayaran gaji dan tunjangan yang sudah dibayarkan ke rekening masing-masing pegawai pada 5 Juni 2018. Sedangkan untuk tunjangan tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja sebesar Rp 3.960.670.000 dicairkan, Kamis (7/6). “Komponen tunjangan tambahan ini tergantung dari kecepatan masingmasing OPD menyetorkan Surat Perintah Membayar (SPM) sebagai dasar BPKAD membuat Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Tapi sebagian besar sudah bisa cair hari ini (Kemarinred),” ujar I Dewa Gd Kusuma Antara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Jembrana.

Selain THR, rencananya juga akan menyusul pembayaran gaji ke-13 yang akan dibayarkan pada awal Juli 2018. Jumlahnya mencapai Rp 19.529.299.950. Dikatakan pencairan dana THR beserta gaji ke-13 sudah sesuai dengan PP nomor 18 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PP 19 tahun 2016 tentang pemberian gaji, pensiun atau tunjangan ke-13 kepada PNS serta pensiunan, PP No. 19 tahun 2018 tentang pemberian THR tahun anggaran 2018 kepada PNS, TNI/Polri serta penerima pensiun dan tunjangan serta surat Mendagri nomor 903/3387/ SJ tanggal 30 Mei 2018, perihal pemberian THR dan gaji ketiga belas tahun 2018 yang bersumber dari APBD. “Memperhatikan hal tersebut, setelah dilakukan penghitungan, maka Kabupaten Jembrana mampu membayar komponen THR dan gaji ke-13 beserta tambahan penghasilan

berdasarkan beban kerja dengan melakukan pergeseran anggaran pada belanja pegawai (gaji dan tunjangan),“ tambahnya. Sementara Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan pembayaran THR ini sudah merupakan ketentuan pemerintah pusat sehingga wajib diikuti. Meskipun PAD Jembrana tergolong kecil di Bali, tapi Pemkab Jembrana berusaha untuk memenuhi kewajiban pembayaran THR itu. “THR kita berikan sebagai upaya memberikan motivasi bagi pegawai untuk bekerja lebih maksimal dalam memberikan pelayanan masyrakat. Kita juga berharap THR itu dapat digunakan pegawai bersama keluarganya untuk memenuhi kebutuhan hari raya. Mengingat saat ini hari Raya Galungan Kuningan serta Idul Fitri jatuhnya berdekatan. Semoga bermanfaat bagi pegawai,” sebut Artha. (ad0347)

I Putu Artha

Bali Post/ist

Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Gilimanuk Diresmikan SEBAGAI wujud pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat yang melakukan tradisi mudik Lebaran, BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Posko Mudik BPJS Kesehatan Tahun 2018. Kegiatan tersebut digelar secara serentak mulai 9 sampai 14 Juni 2018 di delapan titik padat pemudik. Kedelapan titik tersebut meliputi Terminal Pulo Gebang Jakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Tirtonadi Surakarta, Stasiun Yogyakarta, rest area Cikampek KM 57, Pelabuhan Merak Banten, Pelabuhan Gilimanuk Bali dan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar. Khusus di Pelabuhan Gilimanuk posko mudik ini dibuka mulai 7 Juni 2018. “Berkaca dari antusias pemudik terhadap kehadiran posko mudik BPJS Kesehatan tahun-tahun sebelumnya, kita selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di titik padat objek tersebut. Seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini bisa diperoleh secara gratis. Sehingga pemudik tidak perlu sungkan memanfaatkan keberadaannya,” kata Deputi Direksi Wilayah Bali NTT dan NTB, BPJS Kesehatan Army A. di sela-sela meninjau salah satu titik posko Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Bali, Kamis (7/6) kemarin. Dalam kegiatan tersebut,

terdapat dokter, paramedis, ambulans dan petugas BPJS Kesehatan yang siap memberikan pelayanan bagi para pemudik yang membutuhkan konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi atau istirahat, pemeriksaan kesehatan sederhana, obatobatan, tindakan sederhana yang bersifat emergency dan pemberian rujukan bilamana sangat diperlukan serta sosialisasi kepada masyarakat. Posko mudik BPJS Kesehatan beroperasi selama 24 jam, di mana di dalamnya terdapat dua tim yang bertugas secara bergantian. Masing-masing tim tersebut terdiri dari satu petugas BPJS kesehatan serta 1 dokter dan 2 paramedis yang berasal dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Sejumlah ambulans juga disediakan untuk berjaga-jaga apabila ada pemudik yang mengalami kondisi emergency dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Peresmian Posko Mudik BPJS Kesehatan di dalam areal Pelabuhan Gilimanuk ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Army A didampingi Asisten III Setda Jembrana I Nengah Ledang dan Wakapolres Jembrana Kompol Komang Budiarta. Dijelaskan lebih lanjut, Peserta jaminan kesehatan nasional kartu Indonesia sehat (JKN-KIS) tidak perlu

khawatir saat libur Lebaran tahun 2018 tepatnya H-8 sampai H+8 atau tanggal 7-23 Juni 2018, peserta JKN-KIS tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan selama hari libur Idul Fitri dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk peserta JKN-KIS yang menjalani mudik, apabila membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP itu. Kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur Lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktik Perorangan) yang membuka praktik pelayanan kesehatan. Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur Lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar. Oleh karenanya, para peserta JKNKIS yang sedang mudik diimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS. “Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS

dengan status kepesertaan aktif. Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif,” jelasnya. Untuk memastikan kelancaran peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat di-download secara gratis di Google Play Store untuk perangkat android. Aplikasi tersebut menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi-lokasi penting, serta media sosial BPJS Kesehatan.

Di samping itu, selama libur Lebaran 2018, masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 yang beroperasi 24 jam termasuk hari minggu dan libur, untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBIAPBN serta mengetahui perhitungan denda pelayanan. Kantor Cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetap beroperasi pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018 dari pukul 08.00 12.00. (ad0350)

Bali Post/ist

RESMIKAN - Posko Mudik BPJS Kesehatan di Gilimanuk diresmikan, Kamis (7/6) kemarin. Jajaran BPJS Wilayah Bali NTT dan NTB, BPJS Kesehatan berfoto bersama dengan instansi terkait seusai pembukaan kemarin.


BULELENG

Jumat Wage, 8 Juni 2018

11

Irigasi Tersumbat Sampah, Halaman Rumah Warga Tergenang Air

Bali Post/kmb38

TERGENANG – Irigasi Subak Uma Desa di Dusun Jero Agung Desa Lokapaksa tersumbat sampah. Air tergenang hingga meluber dan menggenangi pekarangan rumah warga.

Irigasi Rusak, Petani di Banjar Asem Kesulitan Tanam Padi

Singaraja (Bali Post) — Krama subak di Desa Banjar Asem, Kecamatan Seririt belakangan ini kesulitan menanam padi. Ini karena irigasi BS-V (saluran pembagian air-red) sepanjang 400 meter rusak akibat tanah longsor sejak beberapa tahun yang lalu. Akibatnya, dari 100 hektar lahan sawah di desa ini sampai sekarang hanya bisa ditanami padi sekitar 25 hektar. Sebagian besar sawah ini kekeringan. Petani terpaksa menanam kacang jongkok, kacang ijo, komak, dan jagung. Irigasi yang dibangun pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) BaliPenida ini mengairi sawah di empat subak mulai dari Desa Banjar Asem meliputi Subak Pangkung Kunyit, Subak Tegallenga, Subak Buluh, Subak Lebah, Desa Tukad Sumaga, Subak Tinga-tinga, dan subak di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak. Sekitar empat tahun silam, irigasi BS-V yang dibangun di Desa Lokapaksa tersebut tertimbun tanah longsor. Sejak itu irigasi ini masih bisa berfungsi. Hanya pasokan airnya jauh berkurang, sehingga mengaki-

batkan petani kesulitan air irigasi sampai sekarang. Klian Subak Pangkung Kunyit Made Darmawan Kamis (7/6) kemarin mengatakan, sejak irigasi BS-V rusak, BWS pernah melakukan perbaikan. Hanya waktu itu perbaikannya belum maksimal, sehingga pasokan airnya masih sangat kurang. Tidak ingin kesulitan irigasi bertambah parah, krama dari empat subak di Buleleng Barat sempat urunan untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur pertanian tersebut. Saat itu terkumpul dana sekitar Rp 45 juta untuk digunakan memperbaiki

kerusakan yang belum ditangani. Karena dana terbatas, perbaikan tak membuahkan hasil yang diharapkan. “Dulu pernah ada bantuan untuk perbaikan, tapi belum selesai seratus persen. Airnya juga tidak maksimal dan petani sempat swadaya memperbaiki juga tidak membuahkan hasil dan sekarang salurannya masih rusak sampai kami kesulitan air untuk menanam padi,” katanya. Menurut Darmawan, sejak pasokan air tidak optimal banyak petani di daerahnya tidak bisa menanam padi. Subak lain yang biasa menanam sampai

tiga kali setahun, namun di daerahnya satu kali pun tidak bisa menanam padi. Dari sekitar 100 hektar sawah yang ada, yang masih bisa ditanami padi sekitar 35 hektar saja. Sedangkan sisanya kekeringan. Sementara itu, Camat Seririt Riang Pustaka mengatakan sejak terjadi kerusakan pihaknya telah memfasilitasi subak bersama aparat desa untuk memohon perbaikan. Ini karena irigasi itu satu-satunya andalan untuk pertanian di wilayahnya. Dirinya juga was-was kalau kerusakan infrastruktur pertanian tidak diperioritaskan, bisa saja sawah di wilayahnya akan beralih fungsi. Sekarang saja petani yang tidak mampu terpaksa hanya menanam palawija dan kalau yang memiliki modal lebih masih bisa mengairi sawah dengan menggunakan mesin pompa untuk mengalirkan air sumur untuk mengairi

sawah mereka. “Selain rusak karena tertimbun tanah longsor, salurannya juga dangkal karena sedimentasi. Kami sudah usulkan, tapi mungkin masih ada program yang lebih penting sehingga ini belum ditangani. Kami tetap memfasilitasi agar secepatnya itu diperbaiki karena infrastruktur vital untuk pertanian di daerah kami,” jelasnya. Sementara itu, informasi lain menyebut setelah menunggu cukup lama kerusakan irigasi di terowongan BS-V tersebut dipastikan diperbaiki tahun ini. Untuk itu, pihaknya bersama aparat pemerintah Desa Banjar Asem, Pemerintah Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, dan Pemkab Buleleng sekarang ini terus mengawal agar janji BWS untuk memperbaiki kerusakan irigasi itu direalisasikan dalam waktu dekat ini. (kmb38)

Kembangkan Padi Organik

Desa Umejero Kerja Sama dengan PT Diamond Interest

PENGEMBANGAN budidaya padi organik di Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu terus digenjot. Tidak saja mengandalkan pembinaan teknis dari Dinas Pertanian (Distan) Buleleng, petani di desa ini bekerja sama dengan pihak perusahaan pupuk cair organik PT Diamond Interest. Perusahaan yang memproduksi pupuk organik cair Digrow ini bersama petani melakukan uji coba penerapan pupuk cair DIGROW. Hasilnya, produksi gabah padi organik di atas lahan sawah 25 are yang menjadi demplot untuk padi organik tersebut meningkat dan gabahnya memenuhi standar sebagai padi organik. Untuk menunjukkan hasil ujicoba tersebut, perusahaan melakukan panen perdana pada Senin (4/6) lalu. Panen perdana padi organik ini dihadiri oleh Agribusinnes Development Manager PT Diamond Interest Suhendro Atmaja, Perbekel Desa Umejero Wayan Adis, dan PPL Distan Buleleng Wayan Swandiyasa. Suhendro mengatakan, kerja sama dengan petani di Desa Umejero ini baru dilakukan pada masa tanam tahun ini. Dari koordinasi awal, pemerintah desa sedang merintis budi daya padi organik. Dari sini pihaknya kemudian memperkenalkan produk pupuk cair organik DIGROW. Pupuk ini diprod-

ORGANIK - PT Diamond Interest bersama petani di Subak Dauh Pangkung Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu, melakukan uji coba pemakaian pupuk cair organik DIGROW. uksi di Malaysia dan di kalangan petani Bali sudah cukup dikenal dan untuk Desa Umejero sendiri banyak yang menggunakan pupuk ini untuk tanaman keras seperti cengkeh dan sekarang sedang diujicobakan pemakaiannya pada padi. Mengawali kerja sama itu, perusahaan bersama petani difasilitasi pemerintah desa kemudian membuat demplot uji coba penerapan pupuk organik cair DIGROW. Uji coba ini dilakukan mulai dari persiapan lahan sawah yang menggunakan pupuk dasar cocopeat (sabut kelapa-red) dan kotoran kambing yang

telah menjadi kompos matang, sehingga sangat baik untuk memperbaiki kondisi kesuburan sawah, persiapan pembenihan, penyemaian, hingga pemeliharaan pada masa fegetativ dan generatif padi. Dari uji coba ini, dirinya bersama petani menemukan hasil positif. Bukan saja dari produktivitas Gabah Kering Panen (GKP), namun hasil yang lebih penting lagi adalah padi yang menggunakan pupuk cair DIGROW memenuhi standar kualitas sebagai padi organik. Dari hasil ini, petani sendiri dipastikan akan mendapat keuntungan dari penjualan gabah padi

organik yang lebih mahal. Penambahan kompos sebagai pupuk dasar pada awal pengolahan sawah juga sangat berperan penting dalam perbaikan peningkatan produktivitas tanah yang dapat berpengaruh langsung pada pertumbuhan padi, sehingga menghasilkan panen yang memuaskan untuk petani. “Kami berkerja sama dengan desa dan petani, karena di sini (Desa Umejero-red) akan mengembangkan padi organik. Kami bersama petani sudah melakukan uji coba pertama dan hasilnya sangat positif ” katanya. Penggunaan kompos sebagai pupuk dasar pada awal pengolahan sawah diperlukan karena dapat memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah, dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah, aktivitas mikroba yang bermanfaat bagi tanaman, juga akan meningkat. Sehingga selain pemberian pupuk organik DIGROW sebagai makanan untuk tanaman secara langsung, pemberian kompos melalui tanah pada saat pengolahan tanah juga penting untuk dilakukan oleh petani. Menurut Suhendro, dalam uji coba terdahulu petani sudah bisa menerapkan pemupukan dengan cara menyemprotkan pupuk cair

Digrow. Pemupukan dengan menggunakan pupuk DIGROW diawali pada persiapan benih, di mana benih direndam dengan cairan pupuk dengan dosis yang sudah diatur. Setelah penyemaian, dilakukan sekali penyemprotan di tempat persemaian. Setelah padi dipindahkan ke lahan, tetap pemeliharaan dilakukan dari tanaman pada masa vegetatif sampai masa tanaman generatif. Salah seorang petani Putu Witaya mengaku, setelah mengikuti uji coba dan menemukan hasilnya, dirinya tertarik menggunakan pupuk organik DIGROW. Apalagi program pemerintah desa yang merintis pertanian padi organik, sehingga pemakaian pupuk ramah lingkungan dan dapat menyuburkan tanaman sangat membantu petani. Dari uji coba ini petani menggunakan pupuk dasar kompos yang diberikan pada saat pengolahan tanah dan tentu saja pupuk organik DIGROW. Dari uji coba ini rata-rata produksi Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 5,20 ton per hektar, dari jenis padi beras merah dengan varietas Impari 24. Pria yang pernah menjabat sebagai Perbekel Desa Umejero ini mengaku kualitas tanaman yang menggunakan pupuk organik cair Digrow memang memberikan hasil yang memuaskan untuk petani. (ad0345)

Singaraja (Bali Post) – Saluran irigasi Subak Uma Desa di Dusun Jero Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, sejak sembilan bulan tersumbat sampah sehingga aliran air terhalang. Ketika volume bertambah, air irigasi tersebut menggenangi pakarangan rumah warga setempat, Gusti Bagus Susila (45). Selain mengganggu halaman rumahnya, air irigasi ini juga merembes ke sumur yang sehari-hari digunakan untuk memasak dan air minum. Gusti Bagus Susila ditemui di rumahnya Kamis (7/6) kemarin mengatakan, air irigasi di sebelah rumahnya itu telah lama meluber ke pakarangan rumahnya. Bahkan sumbatan itu nyaris mematikan aliran irigasi sampai di petak sawah milik warga. Karena volume genangan terus bertambah, air kemudian perlahan masuk ke pakarangan rumahnya. Selain itu, ketika genangan air terus bertambah, air irigasi itu merembes ke sumurnya. Kondisi ini membuatnya khawatir kalau air sumur yang tadinya layak konsumsi menjadi bercampur dengan air irigasi yang bisa menyebarkan bibit penyakit. Dia dan anggota keluarganya terpaksa meminta air untuk memasak ke rumah kerabatnya. Sedangkan untuk mandi atau mencuci pakaian, tetap menggunakan air sumur tersebut. “Setiap hari seperti ini dan kalau air irigasi di sebelah rumah saya bertambah tinggi, airnya juga menggenangi pakarangan, sampai masuk ke sumur. Kalau sudah air masuk ke sumur saya minta air di keluarga. Pernah ibu saya mandi dengan air sumur badannya gatal-gatal mungkin karena air yang masuk ke sumur itu ada bibit penyakit,” katanya. Susila mengatakan, dirinya sudah berkali-kali melaporkan hal itu, baik secara lisan atau bersurat ke pemerintah desa. Bahkan, dia juga pernah melaporkan kondisi itu kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Namun, instansi terkait belum juga memperbaiki saluran itu.

Aliran air itu tidak lancer, selain tersumbat sampah, permukaan saluran irigasi sudah menyempit karena aktivitas pembangunan rumah penduduk di sepanjang saluran irigasi. Di samping itu, kedalaman saluran yang awalnya sekitar 2,5 meter, sekarang hanya selutut orang dewasa. “Ini sudah ada sembilan bulan seperti ini dan sudah sering kami laporkan ke instansi terkait, berkoordinasi dengan subak termasuk ke Bupati juga sudah. Tapi laporan kami tidak ditanggapi dan kalau kami sendiri yang memperbaiki jelas tidak mampu, apalagi ini sarana irigasi dan sudah menyempit tidak pernah ada perhatian,” jelasnya. Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Ketut Suprta Wijaya bersama Camat Seririt Riang Pustaka, dan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruki Pasca-Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Wayan Kasi melihat kondisi ke lapangan. Dari pengecekan itu, sebagian dari panjang saluran ini sengaja ditutup menggunakan dak beton untuk kepentingan pembangunan. Selain itu, pendangkalan dan permukaan saluran tersumbat sampah. Suparta Wijaya mengatakan, saluran irigasi yang tersumbat itu merupakan aset dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida sebagai perpanjangan pemerintah pusat. Itu artinya, kewenangan untuk memperbaiki adalah BWS. Meskipun demikian, pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Seririt dan Pemerintah Desa Lokapaksa akan melaporkan kondisi itu ke BWS agar ada upaya perbaikan, agar irigasi berfungsi dengan baik. Sebelum itu dilakukan, mulai Senin (11/6) pekan depan, PUPR, BPBD, Kecamatan Seririt, Pemerintah Desa Lokapaksa, subak, dan warga melaksanakan gotong royong membersihkan sampah yang menyumbat irigasi. Selain itu, normalisasi untuk memperdalam irigasi juga akan dilakukan. (kmb38)

Bali Post/ist

EVAKUASI – Petugas PMI bersama aparat kepolisian mengevakuasi mayat tanpa identitas di kawasan wisata Pantai Penimbangan, Kamis (7/6) kemarin.

Mayat Tanpa Identitas di Dalam Mobil Gegerkan Warga Singaraja (Bali Post) – Warga di kawasan wisata Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kamis (7/6) kemarin, geger. Mayat laki-laki tanpa identitas (Mr. X) ditemukan di dalam mobil DK 1092 UK. Mobil ini parkir tepat di barat Pura Segara Penimbangan Dusun Galiran Desa Baktiseraga. Penemuan mayat tersebut berawal ketika saksi Kadek Sudarini (42), warga Dusun Galiran bersembahyang ke Pura Segara Penimbangan sekitar pukul 10.10 Wita. Saat melewati jalan di sebelah barat Pura, wanita yang sehari-hari berjualan di Pantai Penimbangan itu mencium bau busuk yang menyengat. Setelah didekati sumber bau tersebut berasal dari dalam mobil yang parkir, diperkirakan sejak Kamis (6/6) lalu. Dari balik kaca mobil, wanita yang akrab dipanggil Dek Pit itu terkejut melihat tubuh manusia di dalam mobil berwarna putih tersebut dengan posisi tertelungkup di selasela jok belakang. Menemukan hal yang ganjil, Sudarini kemudian melapor ke aparat Desa Baktiseraga. Aparat Desa Baktiseraga selanjutnya melaporkan penemuan itu ke Mapolsek Kota Singaraja. Pemeriksaan di lokasi kejadian menyebutkan mayat laki-laki itu mengenakan kaos abu-abu dengan celana jeans pendek dan ikat pinggang bertuliskan SMP Negeri 4 Sukasada. Diperkirakan tinggi tubuhnya sekitar 167 centimeter. Kondisi mayat telah lebam dan kulit membiru. Tanda-tanda kematian korban dengan cara tidak wajar mencuat. Ini dikuatkan dengan ditemukan sejumlah batu di dalam mobil. Bahkan ceceran darah masih menempel di beberapa bagian mobil. Wakapolres Buleleng Kompol Ronny Riantoko didampingi Kapolsek Kota Singaraja AKP A.A. Wiranata Kusuma mengatakan, penemuan mayat itu hingga sekarang masih diselidiki lebih dalam. Upaya awal dilakukan dengan menelusuri kepemilikan mobil DK 1092 UK yang diketahui dimiliki oleh warga asal Busungbiu. “Kami masih menyelidiki identitas dan penyebab kematian korban. Untuk sementara kita mengumpulkan keterangan dan menyelidiki siapa pemilik mobil itu,” katanya. Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi membawa mayat tersebut ke RS Sanglah Denpasar untuk diotopsi. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Jumat Wage, 8 Juni 2018

Transaksi Dihantui Kesulitan Jaringan

Penyaluran BPNT Terancam Molor Semarapura (Bali Post)Pemerintah pusat menggulirkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pengganti bansos rastra untuk masyarakat kurang mampu. Program nasional ini ditargetkan sudah tersalurkan pada Juli mendatang. Namun, di Kabupaten Klungkung terancam molor. Pasalnya, kesulitan jaringan untuk transaksi secara elektronik masih menghantui sejumlah wilayah.

Wellem Supriyono Ayal

Bali Post/sos

Tak Terpasang pada APBD

Pencairan TPP Rp 14,4 Miliar Tertunda Semarapura (Bali Post) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klungkung mendapatkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ke-13 dan 14. Namun, pencairan yang seharusnya bersamaan dengan Tunjangan Hari Raya (THR) belum bisa terealisasi. Pasalnya, itu belum terpasang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang dijabarkan melalui Peraturan Bupati. Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra menjelaskan THR untuk ASN yang jumlahnya sekitar 4.400 orang sudah dicairkan secara serempak pada 5 Juni lalu. Di dalamnya termasuk gaji pokok, tunjangan anak dan jabatan. Demikian juga halnya dengan gaji ke-13. Secara keseluruhan jumlahnya sekitar Rp 18,2 miliar. Sesuai peraturan terbaru, ASN juga mendapatkan tambahan dua Bali Post/sos kali TPP dari tahun sebelI Gede Putu Winastra umnya. “Sekarang ada TPP ke-13 dan 14. Jumlahnya untuk keseluruhan ASN sekitar Rp 14,4 miliar,” jelasnya, Kamis (7/6) kemarin. Dikatakan, belum cairnya tunjangan yang tergolong besar itu karena dalam APBD belum terpasang. Namun demikian, sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri, itu bisa dipenuhi melalui pergeseran anggaran lain, seperti anggaran tak terduga, anggaran kegiatan yang tak masuk skala prioritas maupun sisa anggaran dari kegiatan yang sudah lolos tender. “Ini akan dirapatkan dulu dengan tim anggaran. Seluruh OPD juga sudah diberitahu saat rapat kemarin. Kalau menggeser TPP November atau Desember sebenarnya bisa. Nanti itu dianggarkan di perubahan. Tetapi akan dicoba dulu dari pengumpulan sisa lelang kegiatan. Itu yang akan digeser. Ini juga untuk meminimalisasi Silpa,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, jika anggaran itu sudah tersedia, pencairannya akan didukung regulasi. Diupayakan seluruhnya bisa segera tuntas. Mengingat tunjangan tersebut cukup dibutuhkan ASN. Ditegaskan juga, tambahan tersebut secara otomatis menuntut ASN untuk bisa bekerja lebih baik. Perencanaan kegiatan harus dilakukan lebih cermat dan mendapatkan hasil lebih maksimal. Yang tak kalah penting, bisa mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan. “Tentu ini harus diimbangi kinerja yang semakin baik. Baik dari perencanaan, pelaksanaan maupun pelaporan kegiatan,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

TRAKTOR - I Wayan Artana memperlihatkan alat traktor yang didapat dari mencuri.

Upah Tak Ada Kepastian

Artana Nekat Gasak Alat Traktor

Semarapura (Bali Post)Kelompok subak harus berhati-hati menaruh alat mesin pertanian. Hal tersebut untuk mengantisipasi kehilangan. Jangan sampai seperti yang dialami Dewa Made Nurjana (52), warga Dusun Satra Kawan, Desa Satra, Kecamatan/ Kabupaten Klungkung. Alat-alat traktornya yang digunakan membajak sawah di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan digasak maling. Berdasarkan informasi, pencurian tersebut berlangsung tiga kali, diawali pada 22 Februari. Merasa geram, 1 Juni lalu Nurjana melaporkan kasusnya ke Polres Klungkung. Hal tersebut langsung ditindaklanjuti Satreskrim dengan penyelidikan. Akhirnya pelaku yang merupakan Warga Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan I Wayan Artana (36) berhasil ditangkap di salah satu warung di Desa Satra, Minggu (3/6). “Dari hasil intrograsi, pelaku mengakui perbuatannya. Yang diambil singkal dan rantek,” jelasnya. Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Putu Gede Ardana didampingi Kasat Reskrim AKP I Made Agus Dwi Wirawan saat rilis, Kamis (7/6) kemarin. Menurut pengakuannya juga, aksi tersebut dilakukan bersama temannya, Udin, asal Jawa. Namun Udin masih dikejar. Polisi sudah sempat menelusuri ke kosnya di Desa Takmung. Tetapi hasilnya nihil. “Itu masih dilakukan pengejaran,” sebutnya. Aksi itu dilakukan malam hari. Khusus untuk singkal, sebelumnya sempat dibuang ke parit karena takut tepergok warga. “Alat-alat itu sudah dijual,” katanya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sementara itu, Artana mengaku Made Nurjana tak lain sebagai bosnya. Ia nekat menggasak peralatan itu karena kesal tidak diberi kepastian soal upah yang didapatkan sebagai sopir traktor. “Karena kesal. Tidak diberi apa,” tandasnya. (kmb45)

Kabid Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, Wellem Supriyono Ayal menjelaskan penyaluran bantuan ini bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN). Kabutuhan pokok berupa telor dan beras senilai Rp 110 ribu per bulan dapat diambil penerima dengan Elektronik Warung Gotong Royong (E-

Warong). Akan tetapi, beberapa kendala diprediksi terjadi di lapangan. Itu tak hanya sebatas nihilnya BTN di Kabupaten Klungkung, tetapi juga sulitnya jaringan, terutama sejumlah desa di Nusa Penida untuk mendukung transaksi. “Kami sudah sempat komunikasi dengan BTN. Katanya soal pengadaan E-Warong bisa. Tetapi di Nusa Penida, yang sulit adalah jaringan

di beberapa desa. Ini yang membuat kami pesimis bantuan bisa tersalurkan sesuai target,” ungkapnya, Rabu (7/6) kemarin. Menyikapi hal itu, dalam waktu dekat, setelah Lebaran pihaknya bersama bank akan turun untuk survei. Ini pun dikhawatirkan tak bisa mendapatkan hasil cepat. Sebab, diselingi beberapa kali libur. “Survei rencananya setelah lebaran. Kalau mencari ideal, setiap desa ada E-Warong. Nanti penerima mengambil barang tinggal gesek kartu keluarga sejahtera. Tetapi kalau ada yang tidak memiliki E-Warong, transaksi bisa pada layanan terdekat,”

sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, penyaluran bantuan ini juga diprediksi terkendala data. Pasalnya, masih ada warga yang sudah tergolong mampu, masih tercatat sebagai penerima. Bahkan, beberapa pengaduan sudah diterima dinas. “Data ini mengacu pada basis data terpadu yang dari pusat,” terang Ayal. Perubahan data tidak serta-merta bisa dilakukan begitu saja oleh pemkab. Tetapi harus melalui musyawarah desa maupun kelurahan. Nantinya, hasil terbaru akan ditandatangani bupati, untuk kembali diusulkan ke pusat. “Yang belum Musdes dan Muskel tinggal di Kecamatan

Nusa Penida saja. Kalau Banjarangkan, Dawan dan Klungkung, sudah,” katanya. Ditegaskan, pemkab berupaya secepat mungkin menuntaskan persoalan yang ada di lapangan. Termasuk soal data terbaru dari desa, akan dilakukan jemput bola. “Waktu tinggal beberapa hari lagi. Belum lagi ada libur. Kami tetap lakukan percepatan supaya penyaluran bantuan bisa sesuai jadwal,” ucapnya. Sesuai data terakhir, kuota penerima BPNT mencapai 8.260 KK. Mereka yang sudah terverifikasi masuk kategori berpenghasilan rendah. “Juga telah masuk basis data terpadu,” pungkas Ayal. (kmb45)

PANEN KANGKUNG - Petani di Subak Batuaya, Desa Gelgel tengah panen kangkung. Sayuran itu cukup prospektif.

Bali Post/sos

Cerita Petani di Desa Gelgel

Dongkrak Penghasilan, Harus Memutar Otak PRODUKSI padi di Kabupaten Klungkung belum sepenuhnya mampu menjadi handalan penyambung hidup petani. Mereka pun memutar otak, mencari cara untuk mendongkrak penghasilan. Apakah itu? Pagi itu, petani di Subak Batuaya, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung mulai sibuk beraktivitas. Ada yang menyiangi padi yang baru beberapa minggu. Ada pula yang sebatas menengok, memastikan aliran air. Berharap tidak tersendat. Padi menjadi komoditas yang paling banyak ditanam. Tersebar dari hulu hingga hilir. Tumbuhnya seragam dan nampak hijau. Pertanda subur. Saat ditelusuri, di sawah paling hilir nampak pemandangan berbeda. Justru dipenuhi dengan kangkung darat. Sangat hijau dan subur. Setiap petak pertumbuhannya berbeda. Menandakan waktu tanamnya berbeda pula. Di sana juga terlihat petani yang

tengah sibuk panen. Usianya sudah uzur. Di atas 70 tahun. Rambutnya sudah putih, tertutupi topi berbahan slepan (daun kelapa yang sudah tua). Pelan tapi pasti, tangannya yang sudah berbalut kulit mengkriput mencabut satu per satu kangkung itu. Dialah I Wayan Sregeg. Petani asli Desa Gelgel. Sembari beristirahat, meregangkan otot yang kaku karena terlalu lama membungkuk, tak sungkan menceritakan nasibnya yang telah puluhan tahun menjadi petani. Semakin tercekik. Hasil dan pengeluarannya semakin tak sebanding. Bahkan, saat cuaca buruk, gagal panen kerap menghantui. “Apalagi lahan sedikit. Hasilnya tidak seberapa,” ucapnya, baru-baru ini. Usianya yang semakin senja bukan berarti kebutuhan hidupnya berkurang. Masih memiliki tanggung jawab untuk menghidupi keluarga. Di tengah hal itu,

ia pun memutar otak untuk bisa mendongkrak penghasilan dari sektor agraris. Budi daya kangkung darat menjadi jawabannya. “Mulai tanam ini sejak dua tahun. Hasilnya lebih menjanjikan daripada padi,” katanya. Modal yang dibutuhkan untuk penanaman tak besar. Lahan sekitar 1 are sekitar Rp 75 ribu. Untuk pembelian bibit, obat-obatan dan pupuk. Panennya juga sangat singkat. Hanya tiga minggu. Jauh berbeda dengan padi yang sampai tiga bulan. Pemeliharaannya juga lebih sulit. “Satu petak bisa dapat jual Rp 300 ribu. Di sini ada empat petak. Lumayan hasilnya. Kalau padi, paling hanya dapat jual Rp 1 juta tiap musim. Lebih sedikit,” ungkap petani yang hanya mengenyam pendidikan Sekolah Dasar ini. Hasil yang menggiurkan membuatnya enggan untuk konsen lagi menanam padi. “Kangkung penjualannya

juga cukup lancar. Serangan hama kecil,” imbuhnya. Petani di Desa Tojan, Klungkung juga turut berhitung. Banyak yang mendongkrak pendapatan dengan menanam jagung. Bukan yang biasa. Tetapi manis. Hasil panennya juga relatif baik. Nyaris tak ada gagal panen. “Kalau mengandalkan hasil padi, sedikit. Jadi beberapa bulan diisi jagung. Untuk nambah hasil,” kata petani Putu Swidharma. Pemeliharaannya juga

lebih mudah. Setelah benih tumbuh, hanya disusul dengan pemupukan. Tidak lagi ada menggemburkan tanah. Apalagi menyiangi. “Memang dari kebutuhan pupuk, ini lebih banyak dari jagung biasa. Tetapi harga jualnya tetap lebih tinggi,” terangnya. Ketika panen tiba, tengkulak dari berbagai daerah pun datang untuk membeli. Per are bisa sampai Rp 150 ribu hingga 300 ribu. “Kalau panen banyak, harga lebih murah,” tandasnya. (sos)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Wage, 8 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

LOWONGAN Dcr,Sales,Teknisi SMK Gj+ Bns+Kms+BPJS.Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7, Dps

B.BP.821.06.18.0000215

G.02

Urgent Staff Notaris, Laki2 S1 Hukum,Team Work,Disiplin.Kirim CV ke: hrdbali2018@gmail.com

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

Staf Produksi,Pglmn,Llsan SMK /D3/S1 Listrik/Mesin/Farmasi/ Kimia.Lmrn ke:info@tsbali.com

G.03

B.BP.001.06.18.0000287

Dcr Tng Pria/Wnt Hub Jaya Nata Laundry,Krobokan/081239036432

B.BP.001.06.18.0000198

B.BP.031.06.18.0000330

Dcr Office Boy Jln Tkd Badung XIX No.7 Renon H.085100454671

Bella Vista Coffee and Juice Bar looking for waiter, Waitress DW. Send CV direct to Padma Utara 2 Legian

B.BP.004.06.18.0000283

Dcr Krywn Pria,Bsa Bhs.Ing Utk Artshop Lukisan H:081999434118

B.BP.154.06.18.0000289

B.BP.001.06.18.0000270

Dcr K.Wati Akunting,Kasir, Auditor Syrt:Ijzah Akuntansi/Miyob jujur,Karya Prima 081338344155

TheShampooLoungeMembutuhkan Spa Terapis:Berpengalaman & bisa Shellac Manicure & Waxing Admin: Berpengalaman & bisa Mengoperasikan Excel & Basic Accounting.CV Lengkap ke tsl.seminyak@gmail.com

B.BP.001.06.18.0000234

Dcr Krywn Ltr Belakang Elektronika akan Dilatih dr Awal.Lam: UD.Sinar Mulia Jln.Kartini 112 Dps.Telp:0361-226815-236895

B.BP.004.06.18.0000081

B.BP.001.06.18.0000149

Yamaha Bisma Dicari:1.Sopir 2.Kepala Cabang (S1 Ek) Hubungi:Teuku Umar 142 Dps

B.BP.001.06.18.0000193

Dibutuhkan Junior Accounting dan Junior Operation u/Travel Agent(Pengalaman Diutamakan) CV Kirim ke: eam@indonesiaholidaysdmc.com

B.BP.004.06.18.0000324

Dcr Sopir & Operation Pariwisata B.Inggris.Merrys 0361238041 B.BP.001.06.18.0000335

Dicr Receptionst English Spkng dan Therapist utk Salon & Spa Sanur.Hubungi:081238438863 B.BP.001.06.18.0000205

Dcr Sopir Bus Pariwisata Hub. Jl.Gunung Agung No.69(Dpn SMP4) B.BP.001.06.18.0000333

DIJUAL MOBIL

FOTO COPY

SERVICE

B.BP.001.06.18.0000195

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Cleaning Service Kantor, Seminggu 3x, 4Jam per hari, 08123816794

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rumah Baru Puri Gading Jl.Medan Blok D5/27 Depan GWK Hub.081357457678

B.BP.166.06.18.0000337

Dcr Sopir Pribadi Bujangan Pengalaman 2Th H.081238708515

B.BP.001.06.18.0000306

B.BP.001.06.18.0000336

Dkont Rmh di Wsma Ns Permai Ns Dua.4Kmr(AC),Grsi,081316265769

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.06.18.0000326

HONDA

DISEWAKAN TANAH

Jl Jazz Matic’2011 Putih,Istmw P.Biak II/10X Dps,081999391402

Dikontrakan Tnh 27Are Banjarangkan, Klungkung.Lokasi Jln.Raya Strategis, Hub:081219181828

B.BP.001.06.18.0000322

ISUZU

B.BP.001.06.18.0000272

BUC Panther 2001 LS Matic Trwt 92Jt,082144117899/08123682727

DIJUAL VILLA Dijual vila Ubud Lodtunduh. LT 2are.TB 90m. 3KM,3KT, SHM, kolam rnang.Hub.081514885969

B.BP.001.06.18.0000317

KIA

Picanto All New 2013 putih tgn I manual, Hub.087862270180

B.BP.031.06.18.0000281

B.BP.001.06.18.0000338

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172/085337370228

Dijual Murah Rumah/Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Besar,Parkir 3 Mobil.Rp2,5 M.HP:08128888867

B.BP.001.06.18.0000095

Jual Kursi Foodmassage 3 Set, Bhn Kayu,Hub.08127770446

B.BP.031.06.18.0000267

Dijual Rmh-HM 2Lt, Sahadewa 2 Blk D2-2 Pecatu LT/LB 160/175 Hub .Alex 081806088880

B.BP.001.06.18.0000310

DIJUAL TANAH

Finance/Accountan,Experienced, Capable Computer & English Apply to : info@tsbali.com

Dcr Urg Hskp/Butler utk Sminyk/ Umalas Hub.Agung 082146584344 or agung@balimanagement.villas

Jual Tanah 400m2 di Jl.Tukad Ayung,Renon(300m2 Selatan Mon. Bajrasandi) H:087745432250

B.BP.031.06.18.0000331

B.BP.821.06.18.0000339

B.BP.033.06.18.0000235

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

Dicari Therapist Berpglman Sebanyak2nya u/ditempatkan dibeberapa Cabang Kaya SPA,Fasilitas,Gj Pokok,Uang Mkn,Insentif dll,Hubungi:082339107995 Atau Email:hrd.kayaspa@gmail.com

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.004.06.18.0000218

KEHILANGAN DIJUAL TANAH Tnh Kav Mrh Daerah Densel, Hrg Hny400Jtan Cek Lok.0811399161

B.BP.153.06.18.0000242

Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809

B.BP.001.06.18.0000214

Buku Keur Mobil Truk Hino DK 9487AF An.Djody Prayitno Tepal B.BP.001.06.18.0000304

BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155 B.BP.001.06.18.0000230


BANGLI

14

Jumat Wage, 8 Juni 2018

Pasar Murah Elpiji Tiga Kilogram Diserbu Warga

PASAR MURAH - Pasar murah elpiji 3 kg yang digelar Disperindag.

Bali Post/nan

Segera Disusun, ”Masterplan” Penanganan Masalah Danau Batur Bangli (Bali Post) –

ditampung di danau buatan. Danau buatan akan dibangun di wilayah Desa Suter sehingga airnya bisa dialirkan ke Landih, dan wilayah selatan lainnya yang selama ini mengalami krisis air. Pemkab akan membuat bendungan di wilayah hulu. Bendungan sebagai tempat penampungan banjir sekaligus mencegah masuknya lumpur yang memperparah sedimentasi Danau Batur. Dalam penyelamatan Danau

Batur, Pemkab Bangli juga akan melakukan penataan sempadan danau, lahan pertanian yang tidak ramah lingkungan termasuk penanganan sampah yang mencemari kawasan Danau Batur. ‘’Ada beberapa langkah yang akan kami lakukan untuk penanganan masalah Danau Batur selama lima tahun mendatang. Dan kami harapkan ini bisa dibantu didanai pemerintah pusat,’’ kata Giri Putra. Lebih lanjut dikatakan Giri Putra, sebagaimana yang disampaikan kementerian terkait, rencananya pada Agustus mendatang Pemkab Bangli akan dipanggil untuk memaparkan masterplan

termasuk kondisi terkini Danau Batur. Hasil pemaparan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam musrenbang nasional. ‘’Kami harapkan bisa ada rencana aksi di 2019,’’ jelasnya. Giri Putra mengakui, selama ini penanangan Danau Batur masih sebatas wacana. Namun, mulai tahun mendatang, pihaknya berharap Danau Batur mulai bisa mendapat penanganan, terlebih danau terbesar di Bali tersebut masuk salah satu danau prioritas nasional untuk dipulihkan. ‘’Langkah penanganan ini, akan menjadi succes story revalidasi Geopark pada tahun 2020 mendatang,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kabar duka menyelimuti DPRD Bangli. Anggota dewan dari Fraksi PDI-P, I Made Bawa, meninggal dunia, Kamis (7/6) kemarin. Politisi asal Desa Siakin Kecamatan Kintamani tersebut dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya di rumahnya karena sakit diabetes yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir. Made Bawa yang sejak setahun lalu menjabat Ketua Komisi I meninggal di usia 54 tahun sekitar pukul 02.00 dini hari. Kabar meninggalnya Made Bawa terbilang cukup mengejutkan terutama di kalangan dewan. Sebab beberapa hari sebelum meninggal, pria yang akrab disapa Jero Bawa tersebut masih melakukan aktivitas seperti biasa di gedung dewan maupun kantor partainya dengan kondisi yang cukup sehat. Anggota DPRD Bangli Wayan Wirya menuturkan, sebelum meninggal dunia, Made Bawa sempat bercengkerama bersama keluarganya di rumahnya sepulang dari kantor DPC PDI-P hingga pukul 21.00 wita. Selanjutnya Made Bawa berbincang bersama Perbekel Siakin yang saat itu bertamu ke rumahnya hingga sekitar pukul 23.00 wita. Setelah itu

dia beristirahat di kamarnya. Sekitar pukul 01.00 dini hari, dia sempat meminta istrinya untuk mengambilkan minum. ‘’Setelah minum, tiba-tiba rebah,’’ tutur Wirya. Istri Made Bawa yang panik kemudian mencari pertolongan ke bidan desa. Saat dicek oleh bidan, Made Bawa dinyatakan sudah meninggal. Wirya mengaku terakhir kali bertemu Made Bawa pada Senin (4/6) lalu di kantor DPC PDI-P dalam kegiatan pelatihan tes pencalonan. Sebelum meninggal, Wirya juga mengaku sempat berkomunikasi via telepon pada Kamis untuk membicarakan soal saksi untuk Pilgub. ‘’Beliau selama ini cukup terbuka dengan saya. Beliau mengaku punya sakit diabetes sejak lima tahun lalu. Beliau bilang sering lesu. Itu saja keluhannya,’’ kata Wirya. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles mengatakan, sebagaimana informasi yang diterimanya kemarin, Made Bawa tutup usia karena sakit komplikasi kencing manis. Meninggalnya Made Bawa diakui Carles cukup mengejutkan karena kondisi mendiang yang terlihat cukup sehat dan tidak pernah mengeluhkan sakit. Di mata Carles, mendiang merupakan sosok anggota de-

wan yang kalem dan kinerjanya bagus. Sebagai Ketua Komisi I, Made Bawa mampu mengemban tugas dengan baik. Bawa yang juga pemangku di Pura Puseh di Desa Siakin ini juga cukup rajin turun ke masyarakat. Tidak saja di wilayah daerah pemilihannya (dapil), namun juga di luar dapilnya. ‘’Kami merasa sangat kehilangan. Beliau sosok yang baik,’’ kata Carles. Kehilangan juga sangat dirasakan Ketua DPC PDI-P Bangli yang juga Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Dikatakan, Made Bawa merupakan salah satu kader senior PDI-P Bangli. Sosok Made Bawa cukup pendiam, sabar dan disiplin. Semua tugas yang diberikan partai mampu diselesaikan dengan baik. Sedana Arta mengaku sempat bertemu Made Bawa di kantor DPC saat pelatihan pendaftaran calon. ‘’Saat itu saya lihat beliau sangat sehat sekali. Tidak ada keluhan. Bahkan intens mendiskusikan calon dari Kintamani timur,’’ tuturnya. (kmb40)

Pemkab Bangli mulai serius menangani berbagai masalah yang mendera Danau Batur. Hal ini dibuktikan dengan telah dibentuknya kelompok kerja (pokja) khusus penanganan Danau Batur. Tak hanya itu, Pemkab juga segera menyusun masterplan penanganan permasalahan Danau Batur untuk selanjutnya dipaparkan di kementerian terkait pada Agustus mendatang. Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra, Kamis (7/6) kemarin mengatakan, dalam pertemuan yang dilaksanakan Pemkab Bangli bersama Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, BKSDA, P3E, akademisi dan Ketua DPRD Bangli belum lama ini, Pemkab Bangli diperintahkan pusat membentuk pokja untuk menangani masalah Danau Batur. Pokja telah terbentuk dan diketuai langsung Sekda. Selain mem-

bentuk pokja, Pemkab Bangli juga diminta untuk menyiapkan semacam masterplan serta dokumen-dokumen lebih lanjut dalam rangka penanganan masalah Danau Batur. Dijelaskan Giri Putra, pada masterplan akan dicantumkan beberapa kegiatan untuk mengatasi permasalahan Danau Batur. Guna mengatasi dampak meluapnya air danau misalnya, Pemkab berencana melakukan pengangkatan air danau untuk selanjutnya

Bedah Rumah Ditargetkan Tuntas Agustus Bangli (Bali Post) Bedah rumah untuk warga miskin mulai dilaksanakan Dinas Sosial Kabupaten Bangli. Untuk tahun ini, Pemkab membangun 68 unit rumah. Peletakan batu pertama dilakukan, Rabu (6/6) lalu, bersamaan dengan tahapan sosialisasi bagi calon penerima bantuan. Kepala Dinas Sosial Bangli I Nengah Sukarta, Kamis (7/6) kemarin, mengungkapkan, sebelum sosialisasi ke calon penerima bantuan, pada November 2017 pihaknya telah melakukan verifikasi. Setelah itu, pada Januari, calon penerima ditetapkan. Pada Maret, dilaksanakan pengumuman warga yang menerima bantuan bedah rumah. Menurutnya, proses pembangunan sudah mulai dilakukan. Peletakan batu pertama untuk mengawali pembangunan dilaksanakan desa terkait. ‘’Dalam pembangunan kita gunakan sistem swakelola. Untuk anggaran pembangunan, per satu unit bangunan digelontorkan sebesar Rp 32 juta. Dan pencairan uang termin pertama sebesar 30 persen sudah dilakukan. Pengamprahan dana dilakukan tiga tahap, yakni pertama 30 persen, kedua 60 persen dan terakhir 10 persen,’’ ungkapnya. Pihaknya menargetkan pembangunan tuntas pada Agustus mendatang dan siap diserahkan ke penerima bantuan. Pihaknya pun memastikan akan melakukan monitoring guna memastikan kelayakan bangunan. ‘’Setelah itu akan dilaksanakan upacara pamlaspasan pada bangunan rumah. Untuk biaya pamlaspas, semuanya ditanggung oleh masing-masing penerima,’’ tegas Sukarta. (kmb41)

Ketua Komisi I Tutup Usia

Bangli (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli menggelar pasar murah elpiji 3 kg di enam lokasi yang berbeda pada Kamis (7/6) kemarin. Pasar murah yang digelar dalam rangka hari raya Kuningan itupun diserbu masyarakat. Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia didampingi Kabid Perdagangan I Gede Putu Wahyuda di selasela pasar murah di Pasar Kidul mengungkapkan, selain pasar murah elpiji 3 kg di Pasar Kidul, pasar murah digelar di Desa Sekardadi, Desa Penglumbaran, kantor Camat Kintamani, Desa Pengotan dan Desa Susut. Pasar murah dimaksud-

kan agar masyarakat bisa mendapatkan elpiji 3 kg sesuai HET yakni Rp 14.500. ‘’Kalau harga eceran di pasaran harganya mencapai Rp 20 ribu,’’ ucapnya. Dia menjelaskan, meskipun hanya menjual elpiji 3 kg, masyarakat cukup antusias. Itu bisa dilihat dari banyaknya warga yang memanfaatkan pasar murah. Sementara itu, salah seorang warga, Agung Giri, mengungkapkan, dengan adanya pasar murah ini, pihaknya sangat terbantu karena mendapatkan harga yang terjangkau. ‘’Saya membeli dua tabung gas. Di sini dapat dengan harga murah. Kalau beli di warung-warung harganya lebih mahal,’’ katanya. (kmb41)

Banyak Pegawai Pulang Lebih Awal Bangli (Bali Post) – Kamis (7/6) kemarin menjadi hari terakhir para pegawai di lingkungan Pemkab Bangli ngantor, sebelum menjalani libur panjang serangkaian hari raya Idul Fitri. Meski demikian, hal itu tidak lantas dimanfaatkan para pegawai untuk bekerja menyelesaikan tugasnya. Seperti yang terlihat siang kemarin, sejumlah pegawai di Sekretariat Daerah justru meninggalkan kantor lebih awal, sebelum jam kerja berakhir. Sejumlah pegawai meninggalkan kantor sekitar pukul 11.00 wita. Semakin siang, jumlah pegawai yang berada di kantor makin sedikit. Bahkan di salah satu kantor bagian, ada yang pegawainya sudah pulang semua dan pintunya terlihat

sudah tutup sejak pukul 14.00 wita. Padahal sesuai jam kantor, pegawai Pemkab baru boleh pulang pada pukul 15.30 wita. Rata-rata dari mereka izin ke pasar untuk membeli sarana upacara. Dikonfirmasi terkait hal itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra mengatakan, banyaknya pegawai yang pulang lebih awal kemungkinan disebabkan pengaruh suasana hari raya. Namun demikian pihaknya tidak pernah membenarkan pegawai yang pulang lebih awal sebelum jam kantor berakhir. Apalagi kemarin adalah hari efektif untuk pegawai ngantor. Hal senada dikatakan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Diungkapkannya, seluruh pegawai harus bekerja sesuai jam kerja. (kmb40)


15

Jumat Wage, 8 Juni 2018

Disalahartikan “Namun, saya melihat ada berita bahwa saya menyimpulkan, menjustifikasi, bahwa bantuan ke desa pakraman itu politik uang,” sesalnya. Menurut Rudia, pernyataan yang disalahartikan itu ternyata dijadikan referensi laporan oleh masyarakat terhadap Mantra-Kerta, bahwa Bawaslu sudah menyimpulkan bantuan itu money politics. “Kalimat dalam berita itu dijadikan referensi. Lalu katanya karena tidak ada tindak lanjut dari Bawaslu, maka warga masyarakat meminta agar Bawaslu menindaklanjuti itu, dan akhirnya dibuatkan dalam bentuk laporan,” ujarnya. Rudia mengaku, untuk menentukan bahwa sebuah perkataan atau perbuataan dianggap sebagai money politics itu bukan perkara mudah. Perlu melewati proses panjang, pemeriksaan yang mendalam, bukti-bukti harus kuat. “Bagaimana mungkin, Bawaslu tidak pernah mendalami, mengkaji, tidak pernah ada laporan masuk, tetapi tiba-tiba mengumumkan di media bahwa bantuan

Rp 500 juta itu sebagai money politics,” ujarnya. Rudia memaparkan, kasus tersebut berawal dari kedatangan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang secara proaktif mendatangi Bawaslu Bali untuk mengklarifikasi pemberitaan bahwa gubernur mengomentari dan mengkritisi visi misi paslon. Saat itu, Pastika bertanya apakah dirinya bisa memberikan penjelasan atau tidak bila ditanya masyarakat tentang visi-misi yang dianggap tidak masuk akal. Bawaslu menjelaskan bahwa sebagai gubernur tidak boleh memberikan pernyataan yang merugikan salah satu paslon dan menguntungkan paslon lainnya. “Kemudian ada pertanyaan bertubi-tubi apakah janji Rp 500 juta yang di luar visi-misi itu money politics atau tidak. Saya menjelaskan pasal-pasal, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Lalu pertanyaan dalam beberapa hari berikutnya, apakah Bawaslu sudah menindaklanjuti dugaan money politics atau belum. Mana yang kami mau tindak lanjuti, laporan tidak, temuan juga tidak ada. Itulah sebabnya, Ba-

waslu dianggap tidak bekerja, dan kemudian datang warga melaporkan kasus itu sebagai money politics,” ujarnya. Namun, menurutnya, sebagai sebuah laporan, Bawaslu tetap memprosesnya, dan direncanakan akan memanggil Paslon nomor urut 2 untuk dimintai klarifikasi. Desa Pakraman Secara terpisah, Ketua DPW Partai NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa mengakui kampanye tentang bantuan dana desa pakraman Rp 500 juta yang dicanangkan pasangan Mantra-Kerta membuat sejumlah pihak gerah. Berbagai cara pun dilakukan untuk menggiring opini publik bahwa komitmen Mantra-Kerta itu termasuk money politics. Namun, upaya ini bisa saja malah menjadi blunder dan memusuhi desa pakraman. Sebab bantuan dana desa pakraman Rp 500 juta yang diusung Mantra-Kerta lahir dari aspirasi krama desa pakraman di Bali. Gus Oka mengingatkan pihak-pihak yang ingin menghambat dana bantuan desa pakraman jangan sampai membuat krama desa pak-

raman terbangkitkan rasa jengahnya dan melakukan “perlawanan”. Berhadapan dengan desa pakraman tentu akan sangat kontraproduktif dengan upaya menjaga eksistensi desa pakraman di tengah gempuran globalisasi. Angka Rp 500 juta itu, menurutnya, juga merupakan aspirasi masyarakat dari akar rumput. “Saat kami turun kampanye, sosialisasi, di bebagai kesempatan, aspirasinya memang Rp 500 juta. Kemudian kami menjemput aspirasi itu, mengkajinya apakah realistis atau tidak, apakah bisa ter-cover APBD atau tidak. Dan hasilnya, ternyata bisa. Lalu kita rumuskan bahwa pemerintah sanggup memberi bantuan Rp 500 juta bila Mantra-Kerta terpilih,” terangnya. Jika ada pihak yang mengatakan bahwa janji tersebut tidak ada dalam visi misi maka pihaknya meminta agar menelaah secara saksama visi, misi dan program pasangan calon. Ia mengakui, memang secara tersurat angka uang dalam visi misi tidak disebutkan, tetapi dalam misi poin 1, 5, 7 sudah disebutkan soal komitmen pembangunan desa pakraman di Bali. (r)

Tingkat Nasional

Sementara itu, Wayan Koster menegaskan bahwa dirinya merupakan salah satu anggota DPR RI yang ikut memperjuangkan lahirnya Undang-undang tentang Sistem Olahraga Nasional. “Hampir 15 tahun di Komisi X (DPR RI), jadi saya paham betul soal permasalahan dunia olahraga dari tingkat nasional sampai di daerah. Mulai dari pembibitan, pembinaan, fasilitas, infrastruktur, prestasi, dan kesejahteraan atlet,” ujarnya. Sejatinya, Koster sudah sejak lama mengagendakan bertemu dengan Komunitas Olahragawan Bali. Ia memaparkan, selama menjabat anggota Komisi X DPR RI yang salah satu bidangnya adalah keolahragaan, ada banyak hal yang telah dilakukannya. Salah satunya yakni ikut membidani lahirnya UU Sistem Keolahragaan Nasional. Dalam undang-undang tersebut, Koster melanjutkan, se-

cara keseluruhan mengenai keolahragaan telah diatur dengan baik. Dalam hal anggaran, pemerintah pusat maupun provinsi dan kabupaten wajib menganggarkan melalui APBN dan APBD. “Juga diatur detail mengenai pendidikan, pembinaan, pengembangan, prestasi sampai penghargaan kepada atlet dan pelatih,” kata Koster. Bagi dia, soal keolahragaan akan menjadi prioritas pembangunan kelak ketika ia memimpin Bali. Untuk itu, ada lima hal strategi untuk membangun sistem keolahragaan di Bali. Hal utama ia akan memulainya dari penganggaran. “Saya berkomitmen untuk hal ini. Untuk penganggaran kita duduk bersama, kira rancang bersama,” kata dia. Kedua, Koster akan menggenjot secara serius prestasi atlet Bali. Sebab, p r e s t a s i tak dimungkiri menjadi prestise bagi daerah, dalam hal ini Provinsi Bali. “Tapi tampilan di permukaan prestasinya belum

menunjukkan apa yang seharusnya bisa kita capai. Dengan kondisi ini, saya sudah rencanakan memajukan anggaran sesuai potensi yang kita miliki di Bali,” ucapnya. Ketiga yakni pengembangan sumber daya manusia (SDM) m ula i d a ri a t let , pelatih, maupun para pihak yang terkait dengan olahraga. Dalam hal ini, soal pendidikan, pembinaan, dan pengembangan atlet dan pelatih termasuk di dalamnya. Keempat, sarana dan prasarana atau segala peralatan yang diperlukan bagi pengembangan SDM atlet dan pelatih. Kelima, berkaitan dengan sistem pembinaan, keteraturan sampai pada pola yang harus dijalankan dan dikembangkan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas. Keenam adalah soal penghargaan bagi atlet, mantan atlet, pelatih dan mantan pelatih serta semua pihak yang berkontribusi memajukan keolahragaan Bali. “Olahraga ini membangun jiwa orang, membangun

karakter, jati diri, prestasi, dan image daerah. Maka harus dipikirkan serius. Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah prestasi di bidang olahraga. Saya berkomitmen memajuan dunia olahraga kita di Bali,” tegasnya. Dalam hal apresiasi atau penghargaan kepada atlet, mantan atlet, pelatih dan mantan pelatih nantinya ia akan menyiapkan skema semacam ‘menu’ yang bisa dipilih oleh mereka. Hak itu di luar bonus yang disiapkan oleh Pemprov Bali. “Kalau dia (atlet) kuliah, bebas penuh biaya pendidikan. Saya biayai penuh dari APBD sampai selesai S-1. Kalau sudah tua (mantan atlet) berprestasi, pilih menunya, saya berikan menu untuk anaknya atau cucu sekolah dari SD sampai perguruan tinggi dibiayai APBD. Ada juga kesehatan gratis untuk sakit apa pun. Silakan pilih, punya jatah dia. Atau menu yang ketiga rumah layak huni. Itu kirakira menu penghargaannya. Penghargaan itu harus layak,” tutupnya. (kmb)

Ambil Boneka Berisi Narkoba, Janda Muda Dibui 10 Tahun Denpasar (Bali Post) Apes menimpa wanita asal Gianyar, Ni Luh Putu Mega Kharisma. Karena mau diperalat dan mengambil boneka yang di dalamnya berisi narkoba, janda muda berusia 25 tahun itu, Kamis (7/6) kemarin, dibui selama 10 tahun penjara. Tak hanya itu, majelis hakim pimpinan I Ketut Suarta juga menghukum terdakwa untuk membayar denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan. Mendengar putusan itu, Luh Putu menyatakan pikir-pikir. Vonis itu masih lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU dari Kejati Bali, Alit Suastika, sebelumnya menuntut supaya Ni Luh Putu Mega Kharisma dihukum 13 tahun, denda Rp 2 miliar subsider 4 bulan penjara. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan

Ada yang menarik sebelum digelar sidang Ratna dewi. Saat tiba dari LP Kerobokan, Ratna Dewi yang

yang melakuman pengawalan, itu bukanlah anak Dewi. Namun anak tahanan lain yang ada di Lapas Kerobokan. “Itu anak tahanan lain. Tapi Bu Ratna Dewi yang mengasuhnya. Bayi

Jumat, 8 Juni 2018 05:00 05:52 05:54 05:56 06:00 06:05

06:35 07:05 07:35 08:00 09:00 09:30

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Meningkatkan Srada Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (6) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Aranyaka Parwa (3) Bali Channel Tourist TV Agrobisnis Bercocok Tanam Sawo di Halaman Rumah Inovator

10:05 10:30 11:05 11:30 12:00 12:05

12:30 13:00 13:30 14:00 14:30 15:30

Ista Dewata Pura Botoh - Panjer Ajeg Bali Barong Kokokan Bali Channel Tourist TV Mahadewi Yoga Untuk Kesehatan Puja Trisandya Dharma Wacana Meningkatkan Srada Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (7) Berita Siang Klip Bali Bali Channel Tourist TV Klip Bali Tembang Bali Bali Channel Tourist TV

16:05 17:05 17:30 18:00 18:05 19:00 19:30 20:00 21:00 22:00 22:05 23:00 23:30

Lila Cita Sanggar Sekar Dewata (1) Folk Song Githa Santhi Sari Amerta - Gianyar(2) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Bali Now Bondres Ngakak Bondres Pekak Dayuh & Pekak Bondol Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Bahula Duta Poh Manis (4) Berita dan Bincang Terkini Folk Song

itu dirawat Ratna Dewi sekarang,” tandas polisi tadi. Sebelumnya, terdakwa dituntut hukuman penjara selama 15 tahun denda Rp 1 miliar subsider enam bulan. (kmb37)

tar pukul 14.00 wita, terdakwa kembali dihubungi Deni dan meminta terdakwa untuk mengambil barangbarang milik Olla di kamar kos nomor 20 tepatnya di Jalan Majapahit, Banjar Pelasa, Kuta, Badung. Dengan polos terdakwa mengiyakan dan langsung mendatangi tempat sesuai perintah Deni. Setiba di kamar kosnya Olla, terdakwa membereskan barang-barang berupa baju, boneka dan selimut, lalu dibungkus di dalam selembar seprei warna oranye. Ketika terdakwa membawa barang tersebut, terdakwa dicegat polisi yang sebelumnya sudah mendapat informasi dari masyarakat akan ada pengirim barang berupa narkotika. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 6 paket plastik klip sabu-sabu yang disembunyikan di dalam boneka monyet. (kmb37)

WARUNG GLOBAL

Keamanan Bali Harus Dijaga REKLAMASI perluasan bandara sudah mulai dikerjakan dan ditarget selesai sebelum pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting oktober mendatang. Mendengar kata reklamasi, warga Bali sepertinya trauma. Mengingat reklamasi Teluk Benoa menuai kontroversi bertahun-tahun di Bali tanpa ada kejelasan. Namun, mengenai perluasan bandara yang dilakukan dengan cara reklamasi dinilai tak masalah. Selain tidak luas, juga untuk kepentingan publik. Namun, para pengopini dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM ini menyarankan agar keamanan tetap dijaga meskipun tidak ada event berskala internasional di Bali. Febri di Denpasar tidak masalah dengan reklamasi perluasan bandara ini untuk kepentingan bersama jelang pertemuan bank dunia ini. Asalkan sesuai prosedur, studi kelayakan, izin, amdal dan lainnya. Sementara Budiada di Tabanan tetap mengharapkan agar bandara menampung SDM lokal. Artinya, pembangunan di Bali, mesti memberi keuntungan bagi warga Bali juga. Bukan hanya bandara, pembangunan akomodasi pendukung pariwisata Bali mestinya memberikan keadilan bagi warga Bali.

Selaku masyarakat Bali, Fera di Tabanan setuju dengan perluasan bandara. Yang terpenting adalah keamanan tetap dijaga. Jangan hanya karena ada pertemuan berskala dunia. Nyoman Mastra di Gianyar menyampaikan bahwa Bali sering jadi tempat pertemuan, perluasan bandara sangat setuju, pemeliharaan alam Bali juga harus dilakukan. Karena Bali populer karena budayanya, tetap menarik karena konsep ajeg Balinya. ‘’Jika memang diperlukan, silakan saja,’’ demikian

Suardana di Tabanan. Yang terpenting adalah manfaat yang didapatkan untuk masyarakat Bali dari pertemuan itu, gunakan sebaikbaiknya untuk masyarakat. Sebagai masyarakat yang bergerak di sektor pariwisata, Putu Artha di Padangsambian menilai selain keamanan, kenyamanan, keramahtamahan serta fasilitas pendukung juga cukup memadai, secara tidak langsung ada multiflier effect. soal reklamasi, satu sisi ada yang menolak, ada yang setuju, tapi karena kondisi “terpaksa” mau tak mau harus dikerjakan. (sikha)

Banyak Konflik

Anak Tahanan

berada di deretan tahanan wanita tampak berjalan paling depan. Dia tampak beda. Ya, saat berjalan tangannya tidak diborgol karena menggendong seorang bayi. Menurut petugas kepolisian

tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau memyediakan narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman. Adapun beratnya melebihi 5 gram sebagaimana dakwaan alternatif kedua pasal 112 ayat (2) Undang-undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kasus ini berawal saat terdakwa butuh pekerjaan. Dia kemudian bertemu dengan Deni (DPO) yang dikenalnya via ponsel. Deni kemudian menghubungi terdakwa dan memintanya untuk mengambil barang-barang berupa baju dan boneka milik Olla yang diakuinya sebagai pacar. Terdakwa dijanjikan uang bensin dan boleh mengambil boneka yang besar untuk diberikan kepada anak terdakwa. Deni juga meminta terdakwa menunggu kabar selanjutnya. Pada 4 Januari 2014 seki-

Selain ancaman kekeringan, krisis air akan memunculkan banyak konflik perebutan air. Munculnya konflik perebu-

tan air seperti yang terjadi antara Subak Gede Pegubungan dengan pengelola Bendungan Benel di Kabupaten Jembrana seperti diberitakan Bali Post (Rabu, 6/5) merupakan indikator Bali menuju krisis air. Para petani di subak

tersebut menolak keras rencana pipanisasi Bendungan Benel karena takut air tidak akan mengalir ke sawah mereka. Saat ini saja, tanpa ada pipanisasi, sawah petani sering mengalami kekeringan. (ata)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jumat Wage, 8 Juni 2018

Warriors Selangkah Lagi Juara Cleveland – Golden State Warriors semakin menunjukkan tajinya di Final NBA 2017-2018 usai berhasil menaklukkan Cleveland Cavaliers di final ketiga yang berlangsung di Quicken Loans Arena, Kamis (7/6) kemarin. Dengan skor akhir 110-102 sudah cukup membuat Warriors untuk meraih kemenangan ketiga beruntunnya di final NBA musim ini.

Bali post/afp

Berharap Balapan Basah

AJANG F1 2018 akan memainkan seri GP Kanada akhir pekan ini. Pebalap tim McLaren, Fernando Alonso, mengharapkan balapan basah dan penuh drama di seri itu. Alonso gagal finis untuk pertama kalinya musim ini saat membalap di GP Monako. Dia tak mau berlama-lama meratapi kegagalan itu. GP Kanada sudah menunggu untuk digelar Minggu (10/6) nanti. Alonso ingin menjadikannya sebagai momen kebangkitan. Sebuah kenangan manis pernah dicatatkan oleh Alonso saat membalap di Circuit Gilles Villeneuve, Montreal. Pada tahu 2006, dia menjadi pemenang saat masih membela Renault. Oleh karena itu, Alonso mengharap hasil yang bagus di Kanada, dengan berharap bantuan drama dan cuaca yang tak menentu di sana. “Saya sudah menikmati beberapa balapan hebat di Kanada dan saya menang di sana tahun 2006, jadi itu menjadi tempat spesial buat saya. Terlebih lagi pada akhir pekan ini, saat merayakan balapan Grand Prix yang ke-300,” kata Alonso. “Ini jelas akan menjadi sirkuit yang sulit buat kami, tapi kami sudah menunjukkan perkembangan dengan paket mobil kami dari balapan ke balapan. Sedikit drama atau perubahan cuaca yang sudah sering kita lihat di Kanada sebelum-sebelumnya, bisa memberi kami beberapa peluang, bergantung pada kami untuk memanfaatkan keuntungan dari setiap kemungkinan,” tambahnya. (kmb33/afp)

Cokorda Raka Satrya Wibawa

Bali Minim Lapangan Basket

MANTAN pebasket profesional asal Bali Cokorda Raka Satrya Wibawa mengaku prihatin dengan minimnya lapangan basket di Bali, padahal Bali sangat potensial melahirkan pebasket nasional. ‘’Saya kira Bali cukup banyak bibit pebasket Bali yang berbakat dan bertalenta. Buktinya, pebasket putri Bali masuk skuad timnas Asian Games (AG),’’ cetus pelatih basket yang akrab disapa Cok Wiwin ini. Cok Wiwin selama berkarier di klub tercatat pernah membela klub Aspac, Satria Muda, Citra Satria Garuda, dan Indonesia Warrior. Sedangkan karier kepelatihannya pernah mengarsiteki tim Indonesia Warrior dan Satria Muda. Cok Wiwin saat pulang kampung yang sebelumnya berdinas di Kemenpora Jakarta, kini telah mutasi ke Dispora Bali, sejak 1 Juni lalu. ‘’Saya diterima menjadi PNS sejak 2010 silam, juga berkat basket,’’ ujar pelatih bertinggi 205 cm ini. Cok Wiwin ikut andil dua kali mengantarkan Timnas Merah Putih meraih perak, pada SEA Games 2001 dan 2007, dan di final dikalahkan Filipina. Ia pulang kampung karena peduli terhadap perkembangan basket di Pulau Dewata, bahkan rencananya berniat mendirikan akademi basket, namun terganjal minimnya sarana lapangan. ‘’Saya akui lapangan basket yang memenuhi standar sangat kurang di Bali,’’ ujar pria kelahiran Denpasar, Mei 1977 ini. Kepiawaian Cok Wiwin bermain basket dipantau saat memperkuat Bali, pada Kejurnas Junior 1994, dan PON 1996. ‘’Saya yakin jika basket Bali digarap serius, bakal muncul pebakset andal,’’ tutur suami A.A. Aditiya Yogiswari yang dikarunia empat anak ini. (nel)

Balipost/afp

Kevin Durant

Padahal, Kevin Durant dan kawankawan sempat tertinggal terlebih dahulu di kuarter pertama dan saat di kuarter kedua. Walaupun di paruh pertama game Cavs –julukan Cavaliers– memang unggul, namun jarak poin antara kedua tim sangat tipis. Yakni Cavaliers 58, sementara Warriors 52. Tak ingin kekalahannya berlanjut, Warriors pun mulai bangkit di kuarter ketiga. Durant yang selaku pebasket andalan tim asal California itu pun membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pemain terbaik NBA saat ini. Poin demi poin ia sumbangkan kepada Warriors di kuarter ketiga tersebut sehingga tim asuhan Steve Kerr pun akhirnya unggul dari Cavaliers dengan peroleh poin 83-81. Di kuarter keempat, tensi permainan kian tinggi. Kedua tim kejar-kejaran poin dan terus berusaha untuk mendapatkan poin yang lebih banyak. Akan tetapi, beberapa menit sebelum game usai, Warriors langsung tancap gas dan memperlebar jarak sehingga pertandingan pun berakhir dengan poin 110-102. LeBron James sebagai bintang Cavs tidak mampu berbuat banyak untuk membantu kemenangan timnya. King James sendiri menyadari ini menjadi

Lorenzo Rela Potong Gaji demi Gabung Honda London – Pembalap tiga kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, membuat perpindahan dramatis mulai musim 2019. Pembalap Ducati ini juga rela gajinya turun banyak demi bergabung dengan Tim Repsol Honda dan Marc Marquez. Ini merupakan keputusan mengejutkan yang dibuat X-Fuera. Justru saat dia dan motornya mampu menunjukkan kebangkitan dan menjadi juara di seri MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, akhir pekan lalu. Lorenzo akan menggantikan posisi Dani Pedrosa yang sudah 13 tahun berada di Repsol Honda. Kabarnya, Lorenzo rela dibayar murah saat hijrah ke Honda. Di Ducati, pembalap 31 tahun ini dibayar 15 juta dolar AS per tahun. Sedangkan di Honda, Lorenzo hanya dapat 5 juta dolar AS setahun. Artinya, Lorenzo rela gajinya turun 10 juta dolar AS alias Rp 138 miliar lebih per tahun. Lorenzo diikat kontrak 2 tahun oleh Honda. Bonus penampilan atau mungkin juara seri tampaknya menjadi kompensasi bagi pembalap Spanyol ini di Honda. Bagi Honda, masuknya Lorenzo tak melunturkan kepercayaan kepada pembalap Negeri Matador. Sebaliknya, bagi Lorenzo, ini merupakan usaha untuk mengembalikan reputasi sejak pindah ke Ducati pada 2017. CEO Ducati Claudio Domenicali menyampaikan rasa terima kasih atas usahanya di Ducati. Ini disampaikan

malam tersulit sepanjang kariernya. Pasalnya, bila kalah pada game keempat, dia akan kalah untuk ketiga kalinya dari Warriors dalam empat musim final NBA. “Pasti kehilangan berat. Malam ini akan sulit dari biasanya. Saya tidak yakin bisa tidur. Besok saya akan memutar ulang beberapa drama dan momen dan hal-hal yang bersifat alami,” katanya. “Ketika saya bangun pada Jumat pagi, saya hanya fokus dalam rencana permainan apa yang perlu dilakukan untuk membantu tim kami menang,” ujar pria berusia 33 tahun tersebut. Namun, James tak mau patah arang. Dia menyatakan siap untuk tampil di game keempat. James mengharapkan dukungan penuh fans Cavaliers. “Tapi Jumat pagi ketika saya bangun, saya akan siap untuk game keempat,” ucap James menegaskan. Sebaliknya, permainan apik Durant di final ketiga NBA 2017-2018 harus diberikan apresiasi yang tinggi. Berkat kemampuannya, Warriors yang terlebih dahulu tertinggal dapat membalikkan keadaan. Dengan keunggulan tiga kemenangan itu, tentu saja Warriors akan lebih percaya diri untuk melakoni final keempat NBA 2017-2018 pada Sabtu (9/6) besok di markas Cavaliers. (kmb33/afp)

usai konfirmasi kepindahan Lorenzo ke Honda. Meski begitu, Domenicali masih kecewa akan hasil Lorenzo di Ducati yang jauh dari harapan. Mereka mendatangkan dengan nilai kontrak yang besar, karena ingin mengamankan gelar dunia, sejak Casey Stoner menjuarainya pada 2007 silam. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jorge Lorenzo, atas semua upaya dan komitmen yang telah dirinya lakukan selama menjadi pebalap Ducati. Khususnya buat kemenangannya yang luar biasa di Mugello,” kata Domenicali Kamis (7/6) kemarin . “Ini akan menjadi sejarah sebagai salah satu prestasi balap legendaris perusahaan kami,” ucap Domenicali. Lorenzo merupakan juara dunia MotoGP 2010, 2012, dan 2015, ditambah kelas 250cc pada 2006 dan 2007. Komposisi pembalap Honda di MotoGP musim 2019 semakin menakutkan karena memiliki duet pembalap dengan koleksi 7 kali juara dunia, ditambah Marquez (2013, 2014, 2016 & 2017, serta Moto2 2012 dan 125 pada 2010). (kmb33/afp) Jorge Lorenzo

Balipost/afp

Porjar Bali 2019, Badung Incar Juara Umum Denpasar (Bali Post) Kontingen Badung selama ini, langganan juara umum Porprov Bali, namun untuk juara umum Porjar Bali, Denpasar belum tergoyahkan. Akan tetapi, pada Porjar Bali 2019 mendatang, Badung bertekad merebut gelar juara umum, apalagi selisih perolehan medali emas hanya terpaut 8 keping emas. Kadisdikpora Badung, Ketut Widia Astika, usai penutupan Porjar Bali 2018, di Disdikpora Bali, Rabu (6/6) lalu, menegaskan, sebenarnya secara diam-diam pihaknya sudah mematok target juara umum, pada Porjar Bali tahun ini. ‘’Namun, kami akui perolehan medali emas kami cukup fantastis, mengingat Porjar Bali 2017 lalu, perolehan medali emas Badung dibandingkan Denpasar,

selisih 30 emas lebih, dan tahun ini, jaraknya makin mepet sehingga kami bisa menguntit Denpasar,’’ sebut Widia Astika. Ia mengakui, ganjalan Badung belum bisa mewujudkan impian juara umum Porjar, karena beberapa kendala, seperti jebloknya prestasi karate. ‘’Namun, kami akan mengevaluasi, dan tahun depan kami mematok target juara umum,’’ jelasnya. Di sisi lain, Kadisdikpora Kota Denpasar Wayan Gunawan mengemukakan, prestasi kurang menggembirakan bagi Denpasar terjadi pada cabor atletik dan renang. Untuk itu, pihaknya berniat menggelar rapat evaluasi terkait merosotnya prestasi kedua cabor. ‘’Kami akan mengevaluasi seluruh cabor, termasuk rencana penyusunan program menyongsong Porjar

Bali, tahun depan,’’ ucapnya. Terpilih sebagai atlet terbaik Porjar Bali 2018, untuk SD Kadek Angga Pradita (karate/Klungkung), dan Gusti Ayu Saniani Dewi (senam/Denpasar). Tingkat SMP Putu

Luhur Apngal Kusuma (catur/Buleleng) dan Jersey Kartika Beales (renang/Badung). Tingkat SMA/SMK Made Adhi Putra Suardana (judo/Bangli), dan Ni Kadek Galuh Dwi Pertiwi (voli pasir/Jembrana). (022)

Perolehan Medali Akhir

Cokorda Raka Satrya Wibawa

Bali Post/nel

Denpasar Badung Buleleng Gianyar Bangli Jembrana Karangasem Klungkung Tabanan

140 132 61 39 33 28 21 19 10

123 104 53 46 34 39 20 39 28

125 132 69 114 72 59 65 58 79

TERBAIK - Atlet terbaik Porjar Bali 2018.

Bali Post/022


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 8 juni 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu