Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 168 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis wage, 8 februari 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Gempa Guncang Taiwan

Sejumlah Hotel Ambruk Taiwan Gempa berkekuatan 6,4 SR dengan kedalaman satu kilometer mengguncang kota pesisir Taiwan, Hualien, meruntuhkan sejumlah gedung, Selasa (6/2) malam waktu setempat. Dua orang tewas, ratusan orang dinyatakan hilang karena terjebak di antara reruntuhan gedung-gedung yang ambruk. Sekitar 16 orang terjebak di bawah gedung permukiman di Hualien,

wilayah pariwisata populer di pesisir timur Taiwan. Lembaga Survei Geologi AS (USGS) mengatakan gempa mengguncang tepat menjelang tengah malam waktu setempat. Pusat gempa terletak 22 km timur laut Hualien dengan kedalaman sangat dangkal yakni 1 km. Pemerintah Taiwan mengatakan 214 orang luka-luka dari penduduk Hualien sekitar 100 ribu orang. Hal. 19 Jalan Rusak

MIRING - Sebuah bangunan bertingkat terlihat miring akibat runtuhnya struktur bagian bawah bangunan itu pascagempa 6,4 SR di Hualien.

Bali Post/rtr

KORUPSI

Firman Bersiap Lawan SBY Jakarta (Bali Post) Pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, tak mau menyerah begitu saja setelah dilaporkan dugaan mencemarkan nama baik oleh kubu SBY. Firman bersiap melawan SBY dengan menunjuk pengacara mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, Boyamin Saiman, sebagai kuasa hukum untuk menghadapi laporan yang dilayangkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. ‘’Saya ditunjuk untuk menjadi koordinator kuasa hukum Firman dalam menghadapi pelaporan SBY ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik,’’ kata Boyamin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/2) kemarin. Boyamin pun menerangkan, alasan menerima penunjukan ini karena yakin Firman tidak bersalah dalam menjalankan tugas profesi sebagai advokat. Hal. 19 Membela Klien

Firman Wijaya

Setelah Beras dan Garam

Kini Pemerintah Impor Jagung Jakarta (Bali Post) Musim penghujan banyak membawa dampak dalam ketersediaan pangan. Setelah impor beras tak bisa dielakkan, lanjut pada impor garam. Bahkan kini Indonesia yang dikenal negara agraris dan maritim akan mengimpor jagung. Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengumumkan izin impor 171.660 ton jagung untuk kebutuhan industri. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan yang bakal menyerap jagung ini merupakan industri berorientasi ekspor. Jika mereka kekurangan bahan baku jagung, dikhawatirkan justru akan mengganggu ekspor. Sementara pemerintah ingin ekspor meningkat, seperti yang ditargetkan Kemendag tahun ini sebesar 11 persen. ‘’Untuk industri

yang KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor), tujuan ekspor ya, itu otomatis harus saya keluarkan (izin impor jagung untuk industri),’’ kata Enggar kepada wartawan di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu (7/2) kemarin. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan juga menegaskan kalau impor jagung ini untuk mendukung ekspor. Ketika ditanya apakah pemerintah akan menambah jumlah jagung yang diimpor, dia memilih untuk

melihat kebutuhan industri berorientasi ekspor terhadap bahan baku tersebut. ‘’Kalau mereka ekspornya, terus kurang bahan baku gimana? jangan (impor) ya? Hayo kamu yang ngelarang (impor),’’ ujarnya pada wartawan. ‘’Selama tugas saya kan meningkatkan ekspor. Kalau bahan baku enggak ada, mau didiemin?’’ tambahnya. Enggar juga mengatakan bahwa jagung yang diimpor tidak ditanam di Indonesia. Dengan kata lain tidak

akan mengganggu usaha petani jagung. ‘’Jenis jagungnya berbeda. Saya tidak akan mengeluarkan izin impor jagung yang diproduksi di dalam negeri. Clear itu ya,’’ ujarnya. ‘’Tidak ada impor jagung pakan yang diproduksi di Indonesia. Tidak ada. Itu dari tahun-tahun lalu, bertahun-tahun, impor jagung untuk kebutuhan industri yang tidak ada diproduksi di Indonesia,’’ jelasnya. Hal. 19 Presiden Berjanji

Alasan Kemendag Hanya Jenis Gigi Kuda

Jakarta (Bali Post) Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyetujui impor jagung industri sebanyak 171.660 Ton. Impor tersebut dilakukan untuk lima perusahaan. Menurut Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan, pada dasarnya jenis jagung yang diimpor merupakan jenis dent corn atau lebih dikenal sebagai jagung gigi kuda. Jenis jagung tersebut biasa digunakan untuk kebutuhan industry, sehingga jagung tersebut berbeda dengan jenis yang biasa digunakan untuk pakan. ‘’Kan itu untuk kebutuhan industri bukan untuk pakan. Jenisnya juga beda katanya jenisnya dent corn yaitu lebih besar dia lebih tinggi kandungannya dan sebagainya. Memang tidak ada di kita,’’ tuturnya kepada wartawan. Lebih lanjut, Oke mengatakan bahwa jenis jagung dent corn tersebut biasanya tidak banyak diproduksi di Indonesia, sehingga pihaknya mengizinkan perusahaan untuk mengimpor jagung. ‘’Nggak, tapi mungkin tidak banyak diproduksi di Indonesia,’’ imbuhnya. Sementara itu, untuk melakukan impor tersebut pemerintah menetapkan syarat perusahaan harus pemilik Angka Pengenal Importir Produsen (API-P). Selain itu, komoditas yang diimpor tidak boleh diperjual-belikan. (kmb)

Bali Post/dok

PETANI JAGUNG - Petani jagung Bali saat memanen hasil pertanian di lahan yang sempit.

Daging Sapi Bali Gagal Masuk Hotel

Kalah dalam DPRD Beda Pendapat dengan IHGMA Tekstur Daging Kualitas daging sapi lokal memang jauh berbeda jika dibandingkan dengan kualitas daging sapi impor. Hal inilah yang menyebabkan pihak hotel, restoran dan katering di Bali lebih memilih menggunakan daging sapi impor ketimbang memanfaatkan daging sapi lokal. Upaya untuk meningkatkan kualitas daging sapi agar setara dengan daging sapi impor masih bisa dilakukan. Sehingga peluang pasar lokal dan pemberdayaan sumber daya lokal dapat dimanfaatkan oleh sektor pariwisata. Guru Besar Fakultas Pertanian Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M.P. mengatakan, berdasarkan pengalamannya pascapanen

ternak sapi, meningkatkan kualitas daging sapi lokal dapat dilakukan dengan cara memperbaiki tekstur daging sapi secara enzimatis dari tumbuhan yang mengandung enzim papain dan bromelin. Enzim papain biasanya didapatkan dari getah pepaya yang diambil dari buah muda dan daunnya. Hal. 19 Enzim Buatan

Bali Post/eka

DAGING SAPI - Pedagang daging sapi tengah melayani pembeli di Pasar Badung, Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Daging sapi Bali belum banyak diserap hotel, restoran dan katering yang ada di Bali.

Denpasar (Bali Post) Daging sapi gagal masuk hotel, padahal Perda tentang Pengelolaan Sapi Bali sudah diketok palu. Salah satunya mewajibkan hotel dan restoran untuk menyerap daging sapi Bali. Namun, data yang ditunjukkan DPRD Bali berbeda dengan IHGMA. DPRD Bali khususnya Komisi IV masih belum melihat adanya peningkatan yang signifikan terkait penggunaan daging sapi Bali di hotel dan restoran. Sementara itu, pihak hotel yang tergabung dalam Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) menyatakan hampir 80 persen hotel menggunakan produk lokal. ‘’Untuk hotel dan restoran belum ada peningkatan penggunaan daging sapi Bali, masih seperti dulu hanya 15 persen,’’ ungkap Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta dikonfirmasi, Rabu (7/2) kemarin. Parta mengaku akan mengundang kembali para pelaku hotel dan restoran

untuk membahas hal ini. Pasalnya, sudah ada program penelitian untuk membuat daging sapi Bali bertekstur lebih lembut. Begitu juga penelitian tentang pakan sapi, serta program pengukuran sapi. ‘’Di Bali mengirim sapi potong itu 50.000 ekor. Jadi, kalau mau diambil 30 persennya saja oleh pihak hotel dan restoran, sesungguhnya tidak ada persoalan,’’ imbuh mantan Ketua Pansus Ranperda tentang Pengelolaan Sapi Bali itu. Di sisi lain, peraturan gubernur yang menjabarkan perda secara lebih detail juga masih belum rampung. Plt. Karo Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali I Dewa Putu Sunartha mengatakan, pergub saat ini masih dalam tahap harmonisasi. Setelah itu baru dilanjutkan dengan permohonan tanda tangan gubernur. ‘’Proses harmonisasi ini agar pergub tidak bertentangan dengan aturan di atasnya,’’ ujarnya. Hal. 19 Tak Keberatan


2

denpasar Dewan Minta Penataan Bantaran Sungai Berlanjut

Kamis Wage, 8 Februari 2018

figur

Perlu Jembatan Penghubung

PROYEK pembangunan Pasar Badung pascaterbakar sudah rampung untuk tahap I. Merampungkan secara menyeluruh, Pemkot Denpasar kembali akan menggarap proyek tersebut pada tahun ini. Kini, mengemuka usulan agar gedung Pasar Badung dengan Pasar Kumbasari agar sama-sama bisa berkembang. Untuk itu, diharapkan ada jembatan antargedung yang bisa memudahkan pengunjung masuk ke Pasar Kumbasari maupun Pasar Badung. Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi mengatakan hal itu, Rabu (7/2) kemarin. Menurut politisi PDI-P ini, pihaknya menilai perlu ada jalan penghubung antargedung untuk bisa menghidupkan aktivitas di Pasar Kumbasari. Pasalnya, Pasar Kumbasari yang berada di sebelah barat Pasar Badung tersebut tidak memiliki areal parkir yang memadai. ‘’Ini perlu dipikirkan untuk membuat jembatan yang bisa memudahkan pengunjung menyeberang,’’ ujarnya. Ia menambahkan, jembatan yang ada di bawah saat ini tidak cukup karena terlalu jauh. Pihaknya berharap jembatan penghubung tersebut bisa dibuat di lantai dua Pasar Badung dan menghubungkan dengan lantai lainnya di Pasar Kumbasari. ‘’Bila itu dibuat, saya kira Pasar Kumbasari bisa lebih ramai. Sekarang kasihan pedagang di pasar itu tidak terlalu ramai, karena pengunjung kesulitan parkir kendaraan. Kita berharap pada proyek berikutnya bisa terealisasi,’’ katanya. (ara)

Rayakan HUT XXXIX

SMPN 3 Denpasar Gelar ’’ Gebyar Pentas Seni’’

Denpasar (Bali Post) – Dalam rangka perayaan HUT XXXIX yang jatuh pada 1 April 2018 mendatang, SMPN 3 Denpasar akan menggelar Gebyar Pentas Seni di Lapangan Puputan Badung, Sabtu (14/4) mendatang. Berbagai pentas seni seperti tari Bali tunggal, ngerindik, magender wayang, makendang tunggal, tari Jauk Keras, paduan suara, pop solo dan bidang akademis akan ditampilkan. Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. mengatakan, pementasan seni ini melibatkan seluruh potensi anak didiknya dan para juara pemenang lomba. Sebab, serangkaian perayaan HUT XXXIX ini, SMPN 3 Denpasar juga mengadakan berbagai jenis perlombaan sains dan seni tingkat SD. Para pemenang lomba akan diberikan kesempatan untuk tampil pada puncak acara pementasan seni tersebut. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang kreativitas kepada anak didiknya maupun para pemenang lomba agar terbiasa dan termotivasi untuk tampil di depan orang banyak. Apalagi, anak-anak didiknya mempunyai potensi yang luar biasa, baik di bidang akademis maupun bidang seni. ‘’Potensi anak-anak kami, baik secara akademis maupun seni, sangat luar biasa. Maka dari itu, saya mencoba mencari tempat yang leluasa untuk bisa mereka mengembangkan potensi diri mereka masing-masing,’’ ujar Murdana, Rabu (7/2) kemarin. Dengan pementasan seni ini, kata Murdana, diharapkan anak-anak didiknya mampu merefleksikan apa yang didapatkan di sekolah dan bisa mengembangkan potensi yang dimiliki. Sehingga anak-anak terbiasa tampil di hadapan masyarakat umum. Di samping untuk melatih mental mereka, ajang ini juga sebagai bentuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di SMPN 3 Denpasar. Sebab, pendidikan tidak hanya belajar di dalam kelas, melainkan kreativitas di luar akademis juga sangat penting ditunjukkan di luar sekolah. Apalagi, ke depan sikap dan mental harus bisa ditunjukkan anak-anak di dalam persaingan tingkat sekolah. (win)

BERKUNJUNG - Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. (tengah) didampingi Wakasek Kesiswaan, Waka Sapras, Waka Kesiswaan dan dua guru beserta empat siswanya berfoto bersama saat berkunjung ke Warung 63 Denpasar, Rabu (7/2) kemarin.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pemkab Bangun Belasan TK Bernuansa Hindu Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) – Penataan bantaran sungai yang dilakukan Pemkot Denpasar mendapat respons positif dari jajaran dewan. Bahkan, setelah melihat dampak yang ditimbulkan dari penataan bantaran sungai tersebut, para wakil rakyat ini meminta pemerintah kembali melakukan penataan di tempat lain. Salah satu dampak yang dirasakan, yakni berkurangnya masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Hal ini ditegaskan sejumlah anggota DPRD Denpasar, di antaranya A.A. Ngurah Gede Widiada, Umar Dani dan H. Moh. Nuh di kantornya, Rabu (7/2) kemarin. Para wakil rakyat ini menilai penataan yang dilakukan Pemkot Denpasar melalui instansi terkait telah memberikan dampak yang positif terhadap kebersihan aliran daerah sungai (DAS). ‘’Kita sekarang bisa melihat sejumlah tempat yang sudah ditata, seperti aliran Tukad Badung di Taman Pancing, Pemogan. Kondisi yang sebelumnya terkesan kumuh, kini sudah nyaman, bersih dan menarik sebagai tempat rekreasi,’’ ujar Widiada. Moh. Nuh dan Umar Dani menambahkan, penataan seperti itu harus berlanjut di tempat lain. Pasalnya, masih banyak bantaran sungai yang perlu mendapat penataan untuk mewujudkan kota yang bersih. ‘’Paling tidak, dengan penataan ini, masyarakat sekitarnya tidak lagi menggunakan sungai sebagai tempat membuang sampah,’’ katanya. Terkait dengan usulan ini, Kepala Bidang Tata Kelola Air

Bali Post/eka

TUKAD BADUNG - Beberapa warga berfoto di bantaran Tukad Badung yang telah tertata di antara Pasar Kumasari dan Badung, Denpasar. Kalangan wakil rakyat di DPRD Kota Denpasar meminta proses penataan alur Tukad Badung dilanjutkan. Dinas PUPR Denpasar I Gusti Ngurah Putra Sanjaya, S.T. mengungkapkan, penataan bantaran sungai masih akan berlanjut pada tahun ini. Seperti yang akan dilakukan pada bantaran Tukad Badung. ‘’Proyek penataan di Tukad Badung akan kami lanjutkan dari Pasar Badung ke jembatan Jalan Hasanudin,’’ katanya. Penataan tersebut sudah

disiapkan anggaran sebanyak Rp 3,1 miliar. Melalui penataan ini, pihaknya berharap bisa mengubah perilaku masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Tujuan lainnya, yakni dengan tertatanya bantaran sungai, masyarakat bisa memanfaatkan untuk kegiatan yang positif. Misalnya, melakukan rekreasi di pinggir sungai serta kegiatan interaksi

lainnya seperi mancing, jogging serta tempat ber-selfie-ria yang kini menjadi tren di kalangan anak muda. ‘’Syukur bisa menjadi ikon baru bagi generasi muda untuk bisa kumpul-kumpul di bantaran sungai bersama teman-temannya,’’ ujar Putra Sanjaya. Menurut Putra Sanjaya, pada 2016 lalu bantaran sungai yang telah ditata meliputi Tukad Lo-

loan, Tukad Tagtag, serta Tukad Badung (di bawah jembatan Jalan Gajah Mada bagian utara). Sedangkan penataan lainnya juga dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Perumahan (kini Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman). Bantaran yang ditata oleh DTRP, yakni bantaran Tukad Bindu. Sementara untuk bantaran Tukad Punggawa ditata oleh Desa Sidakarya. (kmb12)

Penculikan Warga Bulgaria Bermotif Balas Dendam Diotaki Korlap Ormas

Denpasar (Bali Post) -

Polda Bali merilis pengungkapan kasus penculikan George Jordanov (47), warga negara Bulgaria, Rabu (7/2) kemarin. Terkait kasus tersebut, enam orang ditetapkan sebagai tersangka dan 10 orang sebagai saksi. Kasus ini juga melibatkan korlap dan anggota salah satu ormas di Bali. Hasil penyidikan, motif kasus tersebut ternyata balas dendam. Pada Oktober 2017 lalu, korban bersama teman-temannya pernah menganiaya salah satu pelaku. Terkait kasus penculikan dan penyekapan Jordanov, petugas menahan enam pelaku yang terlibat langsung dalam kasus tersebut. Yakni, Yusuf Efraim Kiuk alias Ken (29), Tihomir Asenov Danailov (35) warga negara Bulgaria, Kemal Kapuci (30) warga negara Turki, Yusten J. Kapitan (29), Deti, Kahraman Midis alias Hiro warga negara Turki. Selain itu diamankan 10 teman pelaku karena berpose bersama pelaku setelah penculikan. Mereka berinisial KS (38), BAZ (31), OKN (26), EB (34), GW (24), PAY (34), SA, DLM, DDF dan Kd. “Kami sayangkan karena dalam kasus ini melibatkan ormas. Bahkan yang punya ide penculikan ini adalah korlap ormas tersebut. Sementara video pelaku setelah penculikan dikirim ke teman korban via WA, termasuk minta tebusan. Selanjutnya, video tersebut dikirim ke Dubes Bulgaria,” kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya didampingi Kaur Kemitraan Bid. Humas Kompol Ismi Rahayu. Kombes Mahendra Jaya mengungkapkan, setelah

menerima laporan tersebut, Senin (5/2) lalu, ia langsung memerintahkan Tim Resmob melakukan penyelidikan. Selanjutnya, polisi menelusuri keberadaan korban. Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh serta profiling terhadap salah satu pelaku, yaitu Ken yang merupakan anggota salah satu ormas di Bali dan dilihat sedang makan di Restoran Kebab Turki di Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung. Setelah makan, Ken langsung meninggalkan restoran tersebut. Selanjutnya, polisi melakukan surveilance terhadap Ken yang menggunakan mobil Toyota Innova memasuki areal pangkalan TNI-AU di seputaran Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung. “Anggota kami langsung berkoordinasi dengan anggota Pom TNI-AU Tuban,” tegasnya. Tersangka Ken ditangkap dan ternyata di dalam mobil ada dua warga negara Turki, tersangka Tihomir dan Kemal. Selanjutnya, ketiga tersangka diajak ke lokasi korban disekap, yakni rumah kos di Jalan Kampus Unud Gang Dispen I, Jimbaran, Kuta Selatan, seki-

tar pukul 22.30 Wita. “Saat ditemukan anggota kami, korban dalam posisi tangan diborgol. Selain itu, ada satu orang menjaga selama penyekapan tersebut,” ungkapnya. Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, lanjut Direktur Reskrimum, pada Sabtu (3/2) pukul 21.30 Wita, korban berjalan menuju minimarket di Jalan Sunset Road, Kuta. Saat melintas di depan restoran Kebab milik tersangka Midis, korban bertemu dengan Ken. Waktu itu, Ken sempat bertanya kepada korban sedang apa di sana? Selanjutnya, Ken memukul korban diikuti temannya yang lain. Korban lalu dibawa ke salah satu ruangan di belakang restoran tersebut. Saat bersamaan datang Midis bersama seorang wanita. Saat itu, Midis bertanya kepada korban sedang apa di sana. Korban lalu menjawab membeli rokok di minimarket. Setelah itu, korban dimasukkan ke mobil dan matanya ditutup baju. Sekitar 10 menit perjalanan, mobil berhenti dan ikatan mata korban dibuka. Korban melihat situasi seperti di hutan. Selanjutnya, korban disekap di rumah kos. “Kasus

ini diungkap dua jam setelah dilaporkan. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan pemeriksaan hingga kemarin (Selasa - red),” tegasnya. Hasil pengembangan kasus tersebut, perbuatan tersangka Ken bersama teman-temannya murni balas dendam. Pada 25 Oktober 2017 pukul 11.00 Wita, Midis alias Hiro asal Turki dihadang oleh Jordanov (korban penculikan) bersama beberapa temannya di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta. Saat itu, Midis dipaksa masuk ke dalam mobil dan diminta uang 20 ribu euro. Karena tidak punya uang sebanyak itu, Midis dipukul di bagian wajah hingga memar. Selain itu, dompetnya yang berisi kartu identitas, kartu kredit, handphone dan uang Rp 4 juta, diambil. Selain itu, Midis kembali dimintai 10 ribu euro, tapi dia tidak punya. Mendengar hal itu, Midis dikeroyok dan diturunkan di tengah hutan wilayah Tabanan. Pada 13 Desember 2017, Midis dan Ken menemukan pelaku yang mengeroyoknya yaitu V. Iliyanov dan Jordanov di homestay wilayah Legian, Kuta. Sedangkan teman Jordanov lainnya, T. Adzic, tinggal di vila di Jalan Dewi Sri dan ditemukan senjata tajam dalam jok sepeda motornya. Selanjutnya, mereka membawa ketiganya beserta senjata tajam itu ke balai desa untuk diserahkan ke polisi dibantu

Sambut HUT Kota Denpasar, Hadirkan Rhenald Kasali

prajuru adat agar diproses di Polsek Kuta. Atas kejadian itu, Midis melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polda Bali tanggal 6 Februari lalu, Nomor : LP/48/ II/2018/SPKT. “Tentu kami masih mengembangkan kasus ini, termasuk penyelidikan laporan tersebut,” ungkapnya. Di sisi lain, pengacara para tersangka, Yanuar Nahak, juga menyampaikan kasus tersebut murni balas dendam. Namun, ia menyayangkan caranya seperti itu. “Sebetulnya kalau bicara secara hukum, balas dendam dengan cara mereka mengeksekusi seperti itu salah, tidak dibenarkan oleh aturan hukum. Saya sebagai kuasa hukumnya tidak membenarkan itu,” tegasnya. Yanuar mengatakan, kejadian tersebut bukan karena gerakan ormas atau dibayar, tapi spontanitas balas dendam. Dikatakan, kejadian tersebut tidak ada hubungan dengan video perayaan ulang tahun salah satu pelaku yang sempat viral tersebut. “Sebetulnya pelaku ini (Ken) dulu anggota ormas, tapi sudah keluar dan rencananya membentuk korlap ormas sendiri. Hanya saja, dia belum melapor ke pimpinan ormas tersebut,” ujar Yanuar. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Rai Mantra Ajak Pertahankan Budaya dalam Kemajuan Teknologi

SERANGKAIAN HUT ke230 Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar menggelar seminar bertajuk ‘’ASN dan Kita di Era Disruption’’ di Gedung Cita Kelangen ISI Denpasar, Rabu (7/2) kemarin. Seminar sehari ini menghadirkan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. sebagai pembicara yang juga merupakan founder Rumah Perubahan. Acara ini dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, DPRD Kota Denpasar dan seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Sesuai dengan tema yang diambil, yaitu ‘’Akselerasi Implementasi Padmaksara Berbasis Tri Hita Karana Mewujudkan Kebahagiaan Masyarakat Kota Denpasar’’, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, Bali merupakan salah satu destinasi pariwisata budaya yang sangat kuat yang memberikan dampak positif terhadap pembangunan. Lebih lanjut disampaikan, posisi dalam dunia global

seperti sekarang ini harus ditentukan, apakah ingin di posisi yang dipengaruhi atau memengaruhi atau justru bisa berjalan seiringan. Wali Kota Rai Mantra juga menegaskan agar seluruh OPD menerapkan prinsip ‘’Kerjakan dan Kembangkan’’. Artinya, segala bentuk tugas dan fungsi harus disertai dengan inovasi serta sifatnya berkelanjutan. Sementara itu, Rhenald Kasali mengatakan, dalam melakukan perubahan memang dipenuhi dengan dilema. Dalam segala sektor baik dalam sektor pertanian ataupun sektor industri dilema selalu ada dan itulah yang menyebabkan kadang kebijakan yang bijaksana itu sulit diambil. ‘’Mengubah generasi rapuh menjadi generasi tangguh menjadi hal yang wajib dilakukan dan itu ada di tangan generasi muda. Anak pintar itu bukan berdasarkan nilai raport dan IPK, tapi anak pintar adalah anak-anak yang bisa membuat keputusan. Wawasan global harus dimiliki setiap pemuda Indonesia. Anak-

anak kita berhak keluar dari perangkap yang bisa membuat mereka rapuh,’’ tegasnya. Fokus pada terbentuknya inovasi yang berkelanjutan, dikatakan bahwa melayani publik jangan dengan cara lama. Pelayanan publik sekarang erat dengan teknologi, karena zaman sudah berubah dan masyarakat harus dimudahkan. Pelayanan publik yang terpusat menjadi wujud inovasi yang memanfaatkan teknologi dengan bijak. ‘’Saya sempat diajak berkeliling di Gedung Sewaka Dharma dan pelayanan di sana itu sangat luar biasa, harus diapresiasi,’’ ungkapnya. (ad408) SEMINAR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama narasumber Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. saat pelaksanaan seminar bertajuk ‘’ASN dan Kita di Era Disruption’’ di Gedung Cita Kelangen ISI Denpasar, Rabu (7/2) kemarin.


BADUNG

Kamis Wage, 8 Februari 2018

3

Musrenbang RKPD Tahun 2019 Kecamatan Mengwi

Wabup Suiasa Minta Tingkatkan Investasi dan Daya Saing Masyarakat

MUSRENBANG - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa bersama Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya membuka Musrenbang Kecamatan di Kantor Camat Mengwi, Rabu (7/2) kemarin.

PELAKSANAAN Musrenbang RKPD Kabupaten Badung Tahun 2019 terus bergulir. Rabu (7/2) kemarin, giliran Kecamatan Mengwi yang menggelar Musrenbang Kecamatan di Kantor Camat Mengwi. Musrenbang Kecamatan Mengwi dibuka Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya dan dihadiri Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa serta perbekel/lurah, BPD, Ketua Forum Pekaseh, Ketua Listibiya Kecamatan Mengwi, Ketua Karang Taruna dan Kepala Puskesmas. Musrenbang Mengwi mengangkat tema pembangunan Badung 2019 yaitu peningkatan investasi dan kualitas SDM serta pemantapan infrastruktur un-

tuk percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra melaporkan, Musrenbang RKPD mempergunakan sistem informasi perencanaan pembangunan daerah (E-Musrenbang) yang menghasilkan data yang mudah dan cepat. Musrenbang bertujuan untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan di desa/kelurahan yang akan menjadi prioritas pembangunan di wilayah kecamatan. Agenda prioritas kegiatan di Kecamatan Mengwi tahun 2019 adalah kelompok ekonomi dan sumberdaya jumlah usulan 19 dengan biaya Rp 103,7

miliar, kelompok sarana dan prasarana wilayah jumlah usulan 343 dengan biaya Rp 3.443 triliun, kelompok sosial budaya jumlah usulan 32 dengan biaya Rp 9,8 miliar, kelompok pengembangan sumber daya manusia jumlah usulan 181 dengan biaya Rp 83,2 miliar. Total usulan 575 buah dengan total biaya Rp 3,6 triliun lebih. Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya mengatakan, penyelenggaraan Musrenbang RKPD merupakan salah satu tahapan perencanaan pembangunan tahunan daerah yang diamanatkan oleh Peraturan Mendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian

dan Evaluasi Pembangunan Daerah. ‘’Melalui pelaksanaan musrenbang RKPD Kabupaten Badung di kecamatan ini, kami membuka ruang komunikasi antar-stakeholder pembangunan dalam rangka menyusun RKPD Kabupaten Badung tahun 2019 dengan tujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan di desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di kecamatan,’’ jelasnya. Sementara itu, Wabup Suiasa menyampaikan tema yang dicanangkan di tahun 2019, yaitu peningkatan investasi dan kualitas SDM serta pemantapan infrastruktur dalam

rangka lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat berkualitas. Dari tema tersebut, ada tiga substansi pokok yang perlu dilakukan. Pertama, peningkatan investasi. Kedua, peningkatan sumber daya manusia. Ketiga, pemantapan infrastruktur. Muaranya petumbuhan ekonomi berkualitas. Untuk dapat melaksanakan tema tersebut, desa/kelurahan mampu melakukan inovasi dengan mengembangkan potensi wilayah yang dimiliki. Dengan inovasi ini, diharapkan akan mampu mendongkrak pendapatan desa. Pengembangan investasi ini juga diharapkan dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran. (ad407)

Korupsi Pengadaan Kapal Ikan

Pemborong Sempat Diberi SP3

PERKARA dugaan korupsi pembuatan kapal ikan Inkamina 30 GT dengan terdakwa Fuad Bachtir Bau Agiel dan Suyadi, Rabu (7/2) kemarin, kembali dilanjutkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. JPU I Made Subawa di hadapan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila menghadirkan sejumlah saksi yang juga menjadi terdakwa dalam perkara ini. Mereka adalah Sudarsoyo selaku konsultan pengawas dan ada juga I Gusti Ngurah Made Sumantri (PPK). Saksi Sudarsoyo sebagai konsultan pengawas dikontrak pihak Kelautan dan Perikanan Rp 200 juta lebih untuk mengawasi proyek pengadaan kapal yang dananya bersumber dari pemerintah. Saat ditanya majelis hakim apa saja yang diawasi hingga kontrak kerjanya Rp 200 juta lebih, saksi awalnya tidak paham hingga hakim menegaskan kembali SOP saksi selaku pengawas. Hingga akhirnya terucap bahwa yang diawasi adalah pembangunan kapal Inkamina. Dari sanalah terungkap saat majelis hakim dan jaksa menanyakan soal progres pengerjaan kapal. “Apakah pengerjaan kapal yang diawasi selesai 100 persen?” tanya hakim. Saksi mengatakan tidak. Namun hanya 57,74 persen. Terkait lambatnya pengerjaan kapal yang tidak sesuai itu, saksi selaku konsultan pengawas mengaku sudah merekomendasikan hingga penggarap proyek diberikan surat peringatan (SP)1, SP2 dan bahkan terakhir SP3 hingga terjadi wanprestasi. Pasalnya tidak sesuai dengan perjanjian pengerjaan dan hanya selesai 57,74 persen. Akhirnya, pihak Pemprov Bali melalui Dinas Perikanan dan Kelautan kembali mengajukan permohonan ke Kementerian KKP lewat Dirjen Tangkap guna melanjutkan proyek kapal itu. Namun, majelis hakim menilai bahwa dalam perkara ini terjadi lemahnya pengawasan. “Jangan hanya simbol saja sebagai direktur. Sekarang zamannya sudah beda. Sebagai direktur, ya harus mengawasi sehingga betul-betul proses pengerjaan sesuai yang ditentukan,” saran anggota majelis hakim Made Sukereni. Jaksa juga menanyakan pada saksi Sudaryoso (terdakwa dalam berkas terpisah-red) soal bayaran yang diterima saksi mengingat pengerjaan proyek kapal baru selesai 57,74 persen. Saksi mengatakan dirinya sudah dibayar selaku pengawas Rp 100 jutaan, dari kontrak Rp 200 juta lebih. Hakim juga membongkar soal kapasitas dan keahlian saksi dalam perkara ini. Di mana, saksi yang mendapatkan kontrak justru bukan ahli perkapalan, sehingga merekrut lagi pihak lain sebagai tenaga ahli. (asa)

Bali Post/wan

PROYEK - Sejumlah pekerja proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Tuban sedang memindahkan beton dengan menggunakan alat berat, Rabu (7/2) kemarin.

Pemkab Bangun Belasan TK Bernuansa Hindu

Mangupura (Bali Post) –

Pemerintah Kabupaten Badung terus mengembangkan sekolah Taman Kanak-kanak (TK) bernuansa Hindu. Belasan TK berbasis agama Hindu, seni dan budaya itu tersebar di enam kecamatan di Badung. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, pihaknya telah membangun 12 TK bernuansa Hindu di Badung. Sekolah ini dibangun bertahap mulai 2016 hingga 2017. ‘’Tahun 2018 ini, kami kembali merencanakan pengembangan enam TK lagi. Untuk 12 TK (bernuansa Hindu – red)

yang sudah ada itu, kita tempatkan masing-masing dua di tiap kecamatan. Dengan adanya tambahan tahun ini, maka akan ada tiga di masing-masing kecamatan,’’ ujar Widia Astika, Rabu (7/2) kemarin. Menurut Widia Astika, antusiasme masyarakat menyekolahkan putra-putrinya di TK bernuansa Hindu cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya berencana memper-

Konkernas PGRI Desak Cabut Moratorium Rekrutmen Guru PNS

Ini kabar baik bagi calon guru. Kemendikbud segera mencabut moratorium rekrutmen guru PNS. Hal ini terungkap pada Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI di Batam, belum lama ini. Saat itu, Konkernas PGRI mendesak agar pemerintah segera mengangkat guru PNS dan mencabut moratorium pengangkatan guru PNS. Termasuk, mengangkat pegawai administrasi di sekolah. Ketua PGRI Bali Dr. Drs. Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. mengungkapkan hal itu setelah datang dari Konkernas PGRI di Batam, Rabu (7/2) kemarin. Menurut Wenten Aryasuda, Mendikbud saat ini sedang membuat regulasi untuk pengangkatan guru baru. Dikatakan, pada Konkernas PGRI lalu, Bali mengirim 78 guru dan pengurusnya. Konkernas V ini adalah forum organisasi setingkat di bawah kongres. Konkernas bertugas menilai pelaksanaan program kerja PGRI selama setahun, menyusun program berikutnya dan membahas isu aktual menyangkut guru dan pendidikan. Salah satu isu penting yang menjadi rekomendasi PGRI adalah soal pengangkatan guru PNS dan pegawai tata usaha di sekolah. Bahkan, PGRI Bali mendesak segera diadakan rekrutmen guru PNS baru mengingat adanya pensiun massal guru di daerah. Keluh-kesah anggota PGRI di Konkernas ini, kata Wenten Aryasuda, akhirnya direspons positif oleh Mendikbud Muhadjir Feffendy. Mendikbud mengakui kekurangan guru secara masif. Tahun 2018 ini saja, katanya, 70 persen guru akan pensiun. Kondisi ini membuat

Kemendikbud segera membuat rancangan regulasi pengangkatan guru dengan rumus mengangkat sejumlah guru yang pensiun plus 50 persen. Hanya, dilakukan secara bertahap. Tiap tahun akan diangkat 100-150 ribu guru. Misalnya, jika tahun ini jumlah guru yang pensiun 100 orang, maka yang diangkat adalah 150 orang guna mengisi kekosongan tahun lalu. Ketua PGRI Bali Gede Wenten Aryasuda merespons positif kebijakan ini. Bahkan, PGRI Bali setiap tahun menyuarakan aspirasi ini. Apalagi, di Bali kini kekurangan banyak guru di semua jenjang pendidikan. Sedangkan pengangkatan tenaga administrasi pendidikan baru dilakukan oleh Pemkot Denpasar. ‘’Usulan PGRI ini sudah lama, sekarang baru direspons dengan membuat regulasinya,’’ ujarnya. Wenten Aryasuda menyadari untuk mengimplementasikan pengangkatan guru PNS alias mencabut moratorium rekrutmen guru memerlukan waktu dan regulasi. Namun, Konkernas PGRI tetap mendesak agar pengangkatan guru baru sudah bisa dilakukan mulai 2018. Jika ini bisa dijalankan, kata dia, salah satu masalah penting pendidikan sudah mampu diatasi. Wenten Aryasuda menambahkan, PGRI Bali merespons positif Kemendikbud merivisi aturan bahwa guru wajib mengajar dengan tatap muka 24 jam/minggu. Kini, Mendikbud memgakui dan mengkonversikan tugas guru di luar mengajar. Misalnya, sebagai wali kelas dan pembina ekstra. Dikatakan, Mendikbud menegaskan kewajiban guru mengajar 24 jam per minggu bukan hanya

Bali Post/025

Gede Wenten Aryasuda

tatap muka, juga dikonversi dengan kegiatan guru lainnya pada sekolah yang kekurangan jam. Full day school akan menutupi kekurangan jam bagi guru. Dengan demikian, tugas guru bukan hanya mengajar, tetapi mendidik dan mengevaluasi. Regulasi baru yang akan diturunkan Kemendikbud, kata Aryasuda, kepala sekolah dan pengawas sekolah akan ditarik menjadi pegawai pusat. Namun, regulasi ini masih memerlukan kajian panjang dengan tujuan agar kepala sekolah dan pengawas fokus menjalankan fungsi manajerialnya. Rekomendasi konkernas PGRI lainnya adalah perlunya perhatian serius terhadap pendidikan karakter dan keprihatinan atas kasus meninggalnya guru di Madura yang dianiaya siswanya. Soal advokasi terhadap guru, PGRI sudah memiliki acuan UU Nomor 14 Tahun 2005, di mana guru boleh menghukum siswanya dalam koridor mendidik. Kasus ini, kata Wenten Aryasuda, jangan sampai terjadi di Bali. Di sinilah diperlukan adanya kerja sama dalam program sekolah sebagai mitra keluarga. (sue)

banyak pembentukan TK yang berbasis agama Hindu, seni dan budaya tersebut. ‘’Masyarakat merasakan manfaatnya, karena TK Hindu berbasis budaya dan agama, termasuk budi pekerti. Kami akan lakukan secara bertahap, sehingga kualitasnya tetap baik. Jika tidak ada halangan, maka tahun ini akan ditambahkan enam TK lagi,’’ ujarnya.

Widia Astika menambahkan, pihaknya akan memberdayakan para guru yang sudah ada. Hanya saja, diberikan pembekalan lebih mendalam. ‘’Guru yang sudah ada akan diberikan pelatihanpelatihan lagi semacam penataran dan workshop,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, belasan TK bernuansa Hindu yang telah dibangun, yakni TK Hindu Darma Sastra, TK Prawidia Dharma Kumara, TK Budhi Kumara, TK Pradnyandari III, TK Karang Kemanisan dan TK Tri Eka Dharma Loka. Selanjutnya,

ada TK Kumara Ngurah Rai I, PAUD Werdi Kumara I, TK Widya Kumara I, TK Dharma Kumara I Tibubeneng, TK Dharma Putra Kedonganan serta PAUD Widya Kumara Desa Adat Kutuh. ‘’TK yang sudah terbentuk ada guru PNS dan non-PNS karena merupakan yayasan desa. Jadi, guru yang ada di sana kami berdayakan karena guru PAUD berstatus PNS di Badung cukup banyak,’’ katanya seraya menambahkan, jumlah guru pengajar yang ditempatkan di setiap sekolah bervariasi tergantung jumlah siswa. (kmb27)

Tinggi, Kasus Kebakaran di Badung

Mangupura (Bali Post) – Sepanjang 2017 lalu, kasus kebakaran di Kabupaten Badung cukup tinggi. Dinas Kebakaran dan Penyelamatan mencatat, kasus kebakaran tahun lalu mencampai 177 kasus, sedangkan tahun 2016 mencapai 104 kasus. Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung I Wayan Wirya, jumlah kasus kebakaran pada tahun 2017 lalu meningkat. Guna menekan kasus kebakaran, pihaknya gencar melakukan kegiatan pengenalan dan pencegahan kebakaran. ‘’Sasarannya adalah kalangan pelajar dan anak usia dini. Tujuannya, supaya mereka paham bagaimana cara pencegahannya bila terjadi kebakaran,’’ ujar Wirya, Rabu (7/2) kemarin. Menurut Wirya, kasus kebakaran selalu menimbulkan kerugian yang tak sedikit nilainya. Salah satunya, kasus kebakaran gudang springbed

di Jalan Muding Indah, Banjar Muding Kaja, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara. Kerugiannya mencapai miliaran rupiah. ‘’Untuk menekan kasus serupa, kami kini gencar melakukan pengenalan dan pencegahan kebakaran kepada kalangan pelajar. Seperti dilakukan di SMPK Thomas Aquino Jalan Padang Tawang Canggu, Kuta Utara,’’ katanya. Menurut mantan Camat Kuta Selatan ini, selain di SMPK Thomas Aquino, kegiatan pengenalan dan pencegahan kebakaran juga dilakukan kepada anak-anak PAUD dan TK Lychee Francais de Bali, Kerobokan, Kuta Utara. ‘’Kami mengenalkan bagaimana caranya memadamkan api kepada anak-anak. Baik menggunakan alat pemadam api ringan (fire extinguisher) yang biasanya disebut dengan APAR atau dengan karung goni basah,’’ katanya.

Tak hanya mengenalkan bagaimana cara memadamkan api, kata Wirya, yang paling ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah pencegahan sebelum kebakaran terjadi. Misalnya, sebelum keluar rumah alat elektronik dipastikan dalam keadaan mati. ‘’Kami juga melakukan pengecekan rutin setiap titik-titik alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, smoke detector, sprinkler dan alat pemadam api lainnya,’’ ujarnya. Wirya menambahkan, pemeriksaan dan uji alat pemadam merupakan kegiatan berkala yang diagendakan setahun sekali. Langkah ini untuk meminimalisasi terjadinya gangguan alat saat digunakan. ‘’Kami akan membuat resume jika ada kerusakan dan memerlukan penanganan. Catatan ini nantinya diserahkan ke manajemen,’’ katanya. Selain mengecek kesiapan alat-alat pemadam, kata Wirya, pihaknya juga melakukan so-

sialisasi tentang pencegahan kebakaran. Informasi ini diberikan kepada siswa-siswi dan masyarakat umum. ‘’Para kepala pasar juga kami kumpulkan untuk menyosialisasikan program tersebut,’’ terangnya. Menurut Wirya, kasus kebakaran di Kabupaten Badung rata-rata cukup tinggi. Kejadian ini dominan dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting. Berdasarkan data yang ada, setiap bulannya rata-rata terjadi 12 kasus kebakaran. ‘’Korsleting listrik menjadi penyebab dominan. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk menganti instalasi listrik yang lama, sehingga lebih aman,’’ tegasnya. Wirya mengaku menyiagakan 26 unit kendaraan pemadam yang ditempatkan menyebar di delapan pos. Yakni Pos Petang, Abiansemal, Terminal Mengwi, Puspem Badung, Kebo Iwa, Kunti, Majapahit dan Bali Pecatu Graha. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E

Ketua SPB-STPBI Lepas Mahasiswa Ikuti Program Internship Hotel di AS

PIAGAM - Penyerahan secara simbolis piagam prestasi yang didapat akhir tahun 2017 di Kampus PNB, Rabu (7/2) kemarin.

Tingkatkan Prestasi Penelitian dan Publikasi di PNB

Ratusan Judul Diharapkan Terpublikasi Internasional Tahun 2018

DARI tahun ke tahun kinerja Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali (PNB) terus meningkat. Ke depannya kinerja ini diharapkan bisa semakin baik lagi, mengingat banyak dosen dan peneliti mulai ketagihan untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. Tahun 2017, dari aspek penelitian dan publikasi peringkat PNB yang sebelumnya 156 naik menjadi ranking 9 Politeknik Indonesia. Peringkat ini diharapkan bisa ditingkatkan lagi tahun 2018. Menurut Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T., kegiatan penelitian merupakan salah satu fokus di PNB untuk meningkatkan kinerja institusi. Untuk itu diharapkan semua dosen di PNB paham betul apa yang dicanangkan tahun 2018 terutama skema penelitian. Ini juga sebagai langkah memberikan dorongan kepada para dosen untuk melakukan penelitian. Tahun 2017 jumlah artikel ilmiah yang sudah dipublikasikan pada jurnal internasional sebanyak 106. Sementara pada 2018 ini, dengan jumlah 145 judul penelitian, diharapkan bisa terpublikasi secara interna-

sional melebihi tahun sebelumnya. ‘’Diharapkan semua dosen sudah meneliti, sehingga tahun-tahun berikutnya minimal masing-masing dosen melakukan satu penelitian. Selain itu, semua dosen wajib berkonferensi baik di nasional maupun internasional,’’ kata Made Mudhina di sela sosialisasi penelitian pengabdian dan publikasi ilmiah di kampus setempat, Rabu (7/2) kemarin. Sementara itu, Kepala P3M PNB Lilik Sudiajeng mengatakan, terkait penelitian prioritas program PNB tahun 2018 salah satunya meningkatkan jumlah dan menguatkan kualitas riset serta pengabdian masyarakat. Selain itu, meningkatkan jumlah publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional bereputasi, inovasi iptek terapan dan paten. ‘’Program rutin P3M meningkatkan kualitas SDM, penelitian, pengabdian serta penguatan sistem tata kelola dan sapras,’’ ujarnya. Pada tahun 2017 terdapat dua jurnal baru yang sudah go international yaitu International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events (IJASTE) dan Journal of Applied Studies in Language (JASL).

B R A N D I N G D I S I N I

Sementara jumlah publikasi/sitasi yang rutin melalui jurnal PNB sebanyak 90-150 per tahun. Dijelaskannya, jumlah judul penelitian tahun 2017 yang didanai baik melalui Dipa maupun DRPM sebanyak 131. Sementara tahun 2018 judul penelitian terus meningkat menjadi 145. Dari jumlah ini sebanyak 90 judul dibiayai Dipa dan 55 dibiayai DRPM melalui hibah kompetitif nasional. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis piagam prestasi yang didapat selama akhir tahun 2017 di antaranya penghargaan sebagai pemakalah terbaik pada seminar nasional hasil penelitian DRPM Dikti, pemakalah terbaik pada International Joint Conference oN Science and Technology 2017, unit kerja yang melampirkan berkas pensiun terlengkap, sertifikat sebagai tempat uji kompetensi TUK terbaik tahun 2017 serta penghargaan sebagai tingkat tiga kategori media sosial. Berbagai prestasi tersebut mengantarkan PNB ke peringkat PT yang lebih tinggi yaitu dari 182 tahun 2016 naik signifikan menjadi posisi 16 tahun 2017. (ad409)

Beli Honda BeAT, Dapatkan Promo Spesial untuk PNS, Pengajar dan BUMN

C E R I T A S U K S E S

Kamis Wage, 8 Februari 2018

DISKON - Astra Motor bersama dealer resmi penjualan sepeda motor wilayah Bali memberikan diskon pembelian dan jaket BeAT Sporty. SEBAGAI bentuk apresiasi kepada kalangan PNS, pengajar dan BUMN, Astra Motor bersama dealer resmi penjualan sepeda motor wilayah Bali memberikan penawaran spesial khusus untuk setiap pembelian Honda BeAT Sporty Series. Penawaran istimewa ini berlaku 1-28 Februari 2018 untuk pembelian secara cash dan kredit. Promo spesial yang diberikan berupa diskon pembelian dan jaket BeAT Sporty. Adapun syarat dan ketentuan untuk mendapatkan promo ini adalah masih

aktif sebagai PNS, pengajar dan BUMN selama periode program. ‘’Penawaran menarik ini kami berikan sebagai ucapan terima kasih kepada konsumen karena Honda BeAT menjadi pilihan terpercaya bagi konsumen di wilayah Bali khususnya kepada aparat dan pihak yang berkontribusi pada masyarakat. Sepanjang 2017 penjualan Honda BeAT mencapai 30.000 unit,’’ ungkap Yehezkiel Felix, Marketing Supervisor Area Astra Motor Bali. Honda BeAT didukung mesin 110 eSP yang mampu memak-

simalkan pembakaran secara efisien dan mengurangi gesekan untuk memperkecil risiko bahan bakar terbuang percuma, serta mengoptimalkan energi yang keluar. Model ini dibekali teknologi terdepan untuk sensasi menghidupkan motor tanpa suara dengan ACG Starter. Secara konsisten AHM menyematkan Combi Brake System (CBS) yang membantu menyeimbangkan pengereman roda belakang dan depan secara optimal. Hal ini bermanfaat membantu pengendara terutama bagi pemula dalam pengereman yang optimal. Model ini tetap dilengkapi fitur-fitur canggih lain yaitu standar samping otomatis (Side Stand Switch). Mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun, serta Parking Brake Lock yang lebih mudah dioperasikan untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan atau motor tetap dalam kondisi diam saat berhenti di tanjakan. Fitur ISS (membuat mesin mati otomatis ketika dalam keadaan berhenti lebih dari 3 detik dan tinggal gas saja mesin langsung menyala) membantu kita menghemat bahan bakar serta ramah lingkungan. Honda BeAT Sporty series hadir dengan tiga varian yaitu ISS (Idling Stop System), CBS (Combi Brake System) dan CW (Cast Wheel) dengan berbagai varian warna menarik khas anak muda. Untuk informasi lebih detail, konsumen bisa mengunjungi dealer resmi sepeda motor Honda wilayah Bali terdekat. (bns1)

KETUA Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) sekaligus merangkap Direktur Sekolah Perhotelan Bali (SPB) Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. melepas mahasiswa untuk melaksanakan program internship di hotel-hotel mewah di Amerika Serikat. Sebagai permulaan, pada awal tahun 2018 STPBI memberangkatkan empat orang mahasiswa ke The Hyatt Regency Tamaya di New Mexico. Hyatt Regency Tamaya yang berlokasi di New Mexico, AS, merupakan resort yang mengombinasikan fasilitas mewah, budaya, sejarah dan pemandangan yang menakjubkan, sehingga mampu menciptakan sebuah pengalaman di resort dan spa. Menurut Made Sudjana, salah satu fasilitas yang disediakan adalah lounge yang berada di samping salah satu dari tiga kolam air panas. Selain itu, para tamu bisa memainkan golf di lapangan Golf Twin Warriors, merasakan pengalaman menaiki kuda di tepi Sungai Rio Grande serta menikmati pemandangan matahari terbenam sambil bersantap masakan daerah khas yang segar. Para tamu yang ingin melakukan kegiatan bisnis seperti meeting atau conference, Hyatt Tamaya menyediakan fasilitas ruang pertemuan outdoor dan indoor yang

sangat canggih. Sebagai gelombang pertama yang diberangkatkan tahun 2018, keempat mahasiswa ini sudah melakukan perjanjian nota riil dengan sekolah di hadapan notaris dan disaksikan oleh kedua orangtua mahasiswa. Belajar dari musibah yang barubaru ini menimpa salah satu mahasiswi STPBI yang sedang berada di AS, setiap mahasiswa yang berangkat mengikuti program internship di sana harus tunduk dan taat pada aturan yang disepakati dan diketahui oleh orangtuanya. Made Sudjana lebih lanjut mengatakan, lulusan mahasiswa SPB-STPBI sangat siap menghadapi MEA. Hal ini tentu sangat beralasan karena kurikulum yang digunakan di sekolah ini sangat sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan di dalam dan di luar negeri. Hal ini juga didukung fasilitas pembelajaran, baik teori maupun praktik bertaraf hotel bintang 5. Alumni mahasiswa/i SPBSTPBI sebelum tamat akan diakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Profesi Pemerintah Indonesia dan Lembaga Profesi Internasional seperti AHLEI (American Hotel & Lodging Educational Institute) yang berlokasi di AS. Selain itu, Kampus SPB-STPBI

merupakan Global Akademik Partner (GAP) dari AHLEI. Dengan melaksanakan program internship selama 12 bulan di AS tentu ini menambah pengalaman dan kompetensi yang dimiliki dan diakui oleh internasional. Jadi, tidak ada keragu-raguan bagi lulusannya untuk bersaing khususnya pada saat diberlakukannya MEA. Kesempatan melaksanakan program internship di luar negeri seperti di AS adalah sangat penting untuk memberikan pengalaman internasional kepada para mahasiswa sebagai bekal mereka ketika terjun langsung bekerja di dunia industri. Selanjutnya beberapa hotel akan melakukan perekrutan salah satunya adalah St.Regis Bal Harbour Miami Beach FL pada 26 Februari 2018. Lokasi perekrutan di Kampus SPB-STPBI Denpasar yang beralamat di Jalan Kecak No.12 Gatot Subroto Timur, Denpasar. Bagi para mahasiswa yang berminat silakan datang langsung ke Kantor PT Bali Duta Mandiri (Gedung II Kampus SPBSTPBI). Untuk segala jenis informasi mengenai internship keluar negeri mohon follow Instagram PT BDM di @balidutamadiriatau Line ID @balidutamandiri. Bisa juga menghubungi kami di nomor telepon 036 142 6724. (ad410)

DI AS – Mahasiswa STPBI yang mengikuti program internship hotel di Amerika Serikat (kiri) dan The Hyatt Regency Tamaya di New Mexico.

Piodalan di Pura Dalem Kahyangan Legian

Upacara ’’Nyenuk’’ Dirangkaikan dengan ’’Rsi Bhojana’’ dan ’’Nyineb’’ SERANGKAIAN Karya Agung Mamungkah dan Padudusan Agung di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Legian, Rabu (7/2) kemarin dilaksanakan upacara Nyenuk yang dirangkaikan dengan rsi bhojana dan nyineb. Sejak pagi ribuan krama Desa Adat Legian mengikuti prosesi dari Pura Dalem Kahyangan menuju Pura Bale Agung. Krama berjalan iring-iringan melintasi jalan kawasan Legian. Prosesi di Pura Bale Agung tidak berlangsung lama dan iring-iringan Ida Batara kembali ke Pura Dalem Kahyangan, lokasi dilangsungkannya acara utama. Menurut Ketua Panitia Karya Made Merta, prosesi nyenuk diawali ngiring Ida Batara ke tiga Bale Agung yaitu Bale Agung Seminyak, Kuta dan Legian. Adapun makna dari nyenuk ini adalah sebagai ungkapan terima kasih atas telah berjalannya yadnya yang dilakukan. ‘’Prosesinya setelah dilakukan di Bale Agung, iring-iringan kembali dan prosesi dipusatkan di Pura Dalem Kahyangan,’’ katanya. Upacara di-puput oleh dua sulinggih yaitu Siwa dan Buda. Dalam prosesi nyenuk yang dilakukan adalah mempersembahkan hasil bumi. Ada semacam utusan para dewata yang nyenuk ke Pura Dalem. ‘’Pesertanya 33 orang sesuai pangider buana. Mereka datang membawa persembahan hasil bumi,’’ tambah Made Merta.

Bali Post/kmb23

NYENUK - Prosesi Nyenuk yang dilaksanakan serangkaian Karya Agung Mamungkah dan Padudusan Agung di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Legian, Rabu (7/2) kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, semua itu sebagai simbol utusan dewata yang nyenuk kepada Ida Batara sane katuran yadnya. Yang menarik dan unik, warga yang berperan sebagai utusan dalam nyenuk ini sudah bersiap sejak di Pura Bale Agung. Mereka tampil dengan busana yang mencolok seperti serba merah, serba putih dan lainnya sesuai warna berdasarkan mata angin. Beberapa tokoh masyarakat ikut andil dalam upacara nyenuk ini. Mereka sudah menyiapkan

berbagai bahan hasil bumi yang dipersembahkan dengan dialogdialog. Hal ini menjadi tontonan dan hiburan tersendiri bagi masyarakat yang tumpah ruah mengikuti prosesi. Pada malam harinya, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan maecan-ecan, magoakgoakan, pralina pering, mabiasa dan nyambleh kucit butuan. Pada kesempatan tersebut, Made Merta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan karya tersebut. (kmb23/k200)

Senator RI Puji Kunjungan Jokowi ke ASEAN-India Summit 2018

Shri Wedakarna Turunkan Rekomendasi Dukung Bangun ICCR di Atas Lahan Provinsi

KERJA sama mutual antara Bali dan India sesungguhnya dimulai sejak zaman kemerdekaan saat Bung Karno mengundang Perdana Menteri India Pandit Jawaharlal Nehru ke Tampaksiring, Gianyar. Sampai kapan pun kita tidak bisa melupakan jasa India yang merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI hingga dukungan India pada Konfrensi Asia Afrika, KTT Nonblok dan GANEFO. Sejak zaman keluhuran hubungan Nusantara dan India (Bharat) sudah sangat erat terutama saat penyebaran agama Hindu pada abad IV hingga Bali kini sebagai basis agama Hindu di Indonesia. Pesan Bung Karno yakni Jas Merah ingin diteladani oleh Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III saat berbicara tentang pentingnya hubungan Indonesia dan India di masa kini dan masa depan. Ia menganggap hubungan

India dan Bali harusnya menjadi prioritas dalam perjuangan diplomatik Indonesia. Ini disampaikannya saat menerima Mr. Manohar Puri (Direktur ICCR) di Istana Mancawarna Tampaksiring. ‘’Hubungan Indonesia dan India menjadi skala paling prioritas dalam perjuangan saya sebagai Senator RI. Saya tidak ingin tulah pada leluhur, dan ingin meneladani Bung Karno saat membangun bangsa ini. Kenapa Bung Karno justru menggandeng India, Cina, Asia dan Afrika saat memproklamasikan NKRI? Itu karena ada kesamaan nasib, kesamaaan karma dan kesamaan tujuan untuk memperkuat Asia Afrika. Maka dari itu, apa pun yang bisa saya bantu untuk India termasuk warganya di Indonesia dan di Bali akan saya perjuangkan. Setiap pemimpin yang punya visi dan misi jelas mendukung hubungan bilateral yang lebih erat antara Indonesia

dan India khususnya Parliament to Parliament (P To P) dan People to People (P To P),’’ ungkap Shri Gusti Wedakarna. Terhadap keinginan India untuk membangun sebuah pusat kultur dan kebudayaan di Bali pun mendapat persetujuan dari pihaknya sebagai bagian dari Komite III Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Utusan Bali. ‘’Saya sudah keluarkan surat rekomendasi resmi untuk mendirikan Pusat ICCR di atas lahan Pemerintah Provinsi Bali. Gubernur Bali dan lembaga Hindu di Bali sangat mendukung, kini DPD Bali juga mendukung. Sekarang tinggal menunggu respons dari Menteri Luar Negeri dan saya harap segera direspons dengan baik. Ini kan mempertaruhkan nama baik Presiden RI Joko Widodo yang berkali-kali menyatakan mendukung hubungan lebih erat antara India dan Indonesia, apalagi Presiden baru saja menghadiri ASEAN–India

Summit 2018 di New Delhi. Kita dukung penuh,’’ papar Shri Gusti Wedakarna yang juga warga kehormatan ‘’Arjuna’’ dari Karnataka Bangalore, India. Selanjutnya Kantor DPD-RI menyiapkan program sinergi dengan ICCR di bidang pendidikan tinggi, bahasa Sansekerta, pariwisata, teknologi dan hubungan agama Hindu. ‘’India adalah negara sekuler dengan jumlah penduduk Hindu sekitar 1 miliar jiwa. Saya ingin membawa Bali lebih dekat dengan India termasuk mendorong wisatawan Hindu India lebih banyak berkunjung ke Bali bersama wisatawan Cina. Kita butuh wisatawan Siwa Buddha, Bali butuh wisatawan yang menghormati budaya Bali yang dijiwai oleh nilai-nilai Siwa Buddha, termasuk dukungan saya untuk pendirian Mandir Siwa Sakti di Bali,’’ ujar Shri Arya Wedakarna yang juga President World Hindu Youth Organization (WHYO). (ad413)

TERIMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kiri) saat menerima Direktur ICCR di Istana Mancawarna Tampaksiring.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Wage, 8 Februari 2018

daerah

5

Mabes Bantu Polda NTB Tangani Kasus TPPO Turki Mataram (Bali Post) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri membantu Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait penanganan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Turki yang telah menetapkan dua tersangka. Bareskrim Mabes Polri memberikan bantuan setelah Polda NTB berkoordinasi terkait kasus yang masuk dalam kategori kejahatan transnasional ini. Direktur Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol. Kristiaji di Mataram, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan pihaknya akan turun bersama-sama dengan Bareskrim. Setiap perkembangan dari Polda NTB akan dilaporkan ke Bareskrim. Langkah ini untuk mengungkap jaringan dari dua tersangka yang telah ditangkap dan ditahan oleh penyidik Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB pekan lalu. Dua orang perempuan yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial SU dan UA. Keduanya berperan sebagai perekrut enam korban yang dijanjikan bekerja di Turki dengan gaji besar tanpa potongan. Dalam berkas penyidikan, SU diduga berperan sebagai perekrut lapangan di Kabupaten Dompu yang bekerja untuk UA, perempuan asal Bima yang berdomisili di Jakarta. Peran keduanya terungkap setelah enam perempuan Dompu yang dikirim kedua tersangka sebagai TKI di Turki, berhasil kabur dari majikannya dan menyelamatkan diri ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Turki. Dari keterangan enam korban yang dua di antaranya lulusan perguruan tinggi kesehatan, mereka bersama warga Indonesia lainnya kerap mendapat perlakuan kasar selama berada di lokasi penampungan agen penyalur TKI di Turki. Kristiaji mengungkapkan, penyidik yang sebelumnya telah berangkat ke Turki bersama tim jaksa dari Kejati NTB sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Terkait tindak lanjut penanganan untuk mengungkap jaringan UA dan SU serta keberadaan enam korban yang masih ada di lokasi penampungan agen penyalur TKI di Turki, pihaknya angkat tangan. ‘’Kalau masalah penyelidikan di sana (Turki), kita tidak mungkin menjangkaunya langsung, asal main tangkaptangkap, karena itu kan otoritasnya Turki, hukum acaranya berbeda. Pastinya itu menjadi urusan Kementerian Luar Negeri,’’ ucapnya. (ant)

Maumere Darurat Narkoba Kupang (Bali Post) Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah terindikasi darurat narkoba, karena kota kecil seluas sekitar 1.731,9 km2 ini sudah menjadi target pemasaran barang haram tersebut. “Di awal tahun ini, sudah beberapa kasus narkoba yang kami tangani, sehingga indikasi Maumere sebagai kawasan darurat narkoba sudah tak terelakkan lagi,” kata Kepala Bagian Pengawasan dan Penyidikan Ditresnarkoba Polda NTT AKBP Albert Neno di Kupang, Selasa (6/2). Pada awal 2018, Direktorat Narkoba Polda NTT sudah beberapa kali mengamankan tersangka pelaku narkoba yang kedapatan menerima paket barang haram itu dari Jawa dan Sulawesi Selatan. “Kami juga baru menangkap sepasang kekasih asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang membawa narkoba jenis sabu-sabu saat polisi melakukan operasi di Pelabuhan Laurens Say Maumere,” ujarnya. Ditresnarkoba Polda NTT tahun ini sudah berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kota Maumere. Paket barang haram ini masuk ke Kota Maumere melalui jalur transportasi laut dari Makassar dan Surabaya (Jawa Timur) lewat jasa pengiriman. Pada 25 Januari 2018, Ditresnarkoba Polda NTT menangkap LR (41) dan AR (40), tersangka pemakai narkoba jenis sabu-sabu di salah satu tempat karaoke di Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka di Pulau Flores. Kemudian pada 31 Januari 2018 kembali menangkap seorang wanita berinisial D (26) dan DN (31) di tempat hiburan malam dalam kasus yang sama. Kasus terakhir adalah ditangkapnya sepasang kekasih dari Makassar yang diduga hendak mengedarkan sabu di Maumere, saat KM Lambelu merapat di Pelabuhan Laurens Say Maumere. “Pengungkapan kasus narkoba di Maumere bukan hanya tahun 2018, tetapi juga pada 2017 dalam jumlah yang lumayan,” ujarnya. (ant)

Tinggi, Penderita Gizi Buruk di Kupang

Kupang (Bali Post) – Sebanyak 240 anak penderita gizi buruk di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah tertangani secara baik melalui pelayanan kesehatan di pos pelayanan terpadu (posyandu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tahun 2017. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Arie Wijana melalui Kepala Seksi Gizi Marianah di Kupang, Selasa (6/2). “Penderita gizi buruk di Kota Kupang cukup tinggi. Meskipun demikian, para penderita telah tertangani secara baik melalui pendampingan dan pemberian makanan tambahan bergizi dilakukan petugas kesehatan di daerah ini,” jelasnya. Petugas kesehatan dan kader posyandu di daerah ini selama tahun 2017 menemukan 240 anak berusia 1-5 tahun mengalami gizi buruk dengan indikator berat badan tidak sesuai dengan tinggi badan. ‘’Kami temukan data ini pada saat pemeriksaan medis di puskesmas dan posyandu yang rutin memberikan pelayanan kesehatan terhadap anak balita setiap bulan,” tegas Mariana. Penanganan penderita gizi buruk di ibu kota Provinsi NTT itu melalui pemberian asupan vitamin, suplemen makanan serta obat-oabatan yang bertujuan sebagai penganti metabolisme tubuh anak agar segera pulih. Petugas kesehatan Kota Kupang juga memberikan asupan makanan tambahan seperti susu dan makanan bergizi sesuai dengan tingatan umur penderita guna mempercepat pemulihan metabolisme tubuh anak. Penanganan para penderita gizi buruk dilakukan melalui tahapan penanganan di posyandu, puskesmas hingga dirujuk ke rumah sakit umum jika penderita memiliki penyakit ikutan. Jumlah penderita gizi buruk di Kota Kupang tahun 2017 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 dengan jumlah penderita gizi buruk mencapai 270 orang. (ant)

Belasan Siswa Terjaring Razia Mataram (Bali Post) – Belasan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA dan SMK) di Kota Mataram terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat jam sekolah sedang berlangsung. Para siswa ini dijaring dalam penyisiran di sejumkah tempat permainan playstation, warung makan dan warung internet. Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP NTB Abdul Wahab di Mataram, Rabu (7/2) kemarin, mengungkapkan sebanyak 18 pelajar dari sejumlah SMA dan SMK di Mataram yang terjaring dalam razia yang dilakukan pihaknya. Kegiatan rutin ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB. ‘’Razia ini dilaksanakan untuk menertibkan sejumlah pelajar yang kerap membolos di saat jam sekolah,’’ terangnya. Menurutnya, razia juga dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan terhadap siswa sejak pelimpahan SMA dan SMK menjadi wewenang Provinsi NTB. Pembinaan ini telah dilakukan sejak akhir 2017. Siswa kebanyakan ditemukan di tempat bermain playstation, warung makan dan warnet, dengan beragam alasan. (ant)

Bali Post/ant

PANEN PEPAYA - Petani binaan PT Pupuk Kujang Indonesia memanen pepaya jenis California di Kampung Sinarjaya, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (7/2) kemarin. Petani di kawasan tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar 50 ton dengan luas lahan 45 hektar, sedangkan permintaan pasar 120 ton pepaya per minggu.

Jelang Pilkada 2018

Kodim Pantau Situasi Wilayah Denpasar (Bali Post) Beberapa tahapan Pilgub Bali serta Pilbup Gianyar dan Klungkung 2018 sudah dilaksanakan. Sampai saat ini situasi wilayah Bali dan kabupaten yang akan melaksanakan pilkada masih kondusif. Meski demikian, Kodim 1611/Badung terus memantau perkembangan situasi wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Dandim 1611/Badung Letnan Kolonel Inf. Handoko Yudho Wibowo, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan terkait pilkada sesuai arahan pimpinan TNI-AD yang menekankan bahwa TNI netral yaitu tidak memihak salah satu partai atau pasangan salon (paslon). “Jadi, netralitas prajurit TNI harus dipegang teguh. Selama pilkada tidak boleh terlibat politik praktis. Ini harus dipatuhi seluruh prajurit,” tegasnya saat acara tatap muka dengan awak media di Niti Mandala Renon, Denpasar Timur.

Untuk di wilayah, pihaknya membantu pemerintah daerah dalam rangka menyukseskan pilkada di Bali. Caranya, bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait termasuk media massa. “Mari kita bersama-sama menciptakan rasa aman di wilayah Bali, khususnya Denpasar dan Badung,” ungkapnya. Ditanya soal pemetaan daerah rawan, mantan Danyon 900/Satia Bakti Wirotama (SBW) itu menegaskan, Kodim Badung memiliki delapan Koramil di wilayah Denpasar dan Badung. Tiap Danramil secara rutin

Buruh Cabuli Anak di Bawah Umur Semarapura (Bali Post) Seorang buruh asal Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, I Wayan Regik (55), diringkus polisi menyusul perbuatannya mencabuli anak di bawah umur berinisial LS (13) yang satu desa dengannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun Rabu (7/2) kemarin, kejadian tersebut berawal saat korban bermain-main pada 25 Januari sekitar pukul 15.00 Wita, namun hingga keesokan harinya tak kunjung pulang. Hal tersebut membuat ibunya, Ni Wayan Retis (45), panik. Tak ingin terjadi sesuatu, keberadaannya ditelusuri dengan menanyakan kepada tetangganya, tetapi tak mendapatkan kabar. Sekitar pukul 21.00, Retis bertemu dengan pelaku dan kembali menanyakan soal anaknya. Pelaku bertanya hadiah apa yang akan diterimanya jika menemukan anak tersebut. Retis menyatakan akan membagikan jagung yang dimilikinya. Satu jam setelah itu, korban kembali ke rumah sendirian dan langsung tidur. Keesokan harinya ia mengeluh sakit pada alat kelaminnya. Retis kemudian mengajak anaknya ke puskesmas untuk men-

jalani pemeriksaan. Saat ditanya apa penyebabnya, korban mengaku telah disetubuhi. Tak pelak jawaban itu membuat sang ibu terkejut. Senin (5/2) lalu, kasus ini dilaporkan ke Polsek Nusa Penida dan selanjutnya dilimpahkan ke Polres Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan membenarkan kasus tersebut. Pelaku pun sudah diamankan. Sesuai hasil pemeriksaan, kronologinya pada 25 Januari, korban menonton wisatawan mandi di kolam salah satu vila dekat rumahnya. Saat bersamaan pelaku datang dan langsung mengajak ke bangunan kosong bekas gudang batako yang berjarak sekitar dua kilometer dari vila tersebut. Di tempat itu, korban disuruh duduk dan langsung ditinggalkan dalam keadaan pintu tertutup. Malamnya sekitar pukul 19.00, pelaku menyetubuhinya. Setelah melakukan aksi bejatnya itu, pelaku kembali pergi. ‘’Setelah berhubungan, pelaku meninggalkan korban. Saat itu keluarga korban mencarinya. Pelaku pun ikut berpura-pura mencari. Keesokan harinya, korban diajak pulang oleh pelaku yang mengaku menemukannya,’’ jelas AKP Dwi Wirawan. (kmb45)

melaporkan perkembangan situasi di wilayahnya masing-masing. “Dari laporan yang saya terima, sampai saat ini masih kondusif. Tidak ada masalah. Mudah-mudahan situasi ini bisa dibertahankan seterusnya,” kata Handoko. Apakah Kodim siap mengamankan pelaksanaan pilkada? “Kalau dibutuhan, kami sangat siap melaksanakan pengamanan dan menyukseskan pilkada. Tentu saja tetap berkoordinasi dengan satuan di atas, seperti Korem 163/Wira Satya dan Kodam IX/Udayana,” jelasnya. Dandim 1611/Badung berharap insan pers turut andil dalam menjaga keamanan, kerukunan dan kondusivitas wilayah. Apalagi ia menilai peran media massa sangat penting dalam rangka menjaga situasi yang aman dan kondusif. (kmb36)

Bali Post/kmb36

Handoko Yudho Wibowo

Hendak Perkosa Turis

Oknum Sopir Grab Diadili Denpasar (Bali Post) Kelakuan tak terpuji yang ditunjukkan oknum sopir transportasi online (Grab) berinisial ELB (23) tidak patut ditiru. Ketika ada kesempatan, dia mencoba memperkosa mahasiswi asal Turki berinisial GB. Dalam sidang di PN Denpasar, Selasa (6/2), terungkap bahwa peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Uluwatu II seberang Gang Buana Sari, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Jaksa penuntut umum (JPU) I Gusti Ngurah Wirayoga dalam dakwaannya mengatakan peristiwa bermula ketika korban yang tinggal di Jimbaran, memesan ojek Grab dari Mall Bali Geleria Kuta sekitar pukul 16.30 Wita. Tujuannya ke Bali Buda Sanur. Sesampainya di Bali Buda Sanur sekitar pukul 17.30, korban kembali memesan ojek Grab dengan tujuan kosnya di Jimbaran. Di tengah perjalanan, terdakwa ELB membelokkan sepeda motornya ke kanan, sedangkan korban meminta diantar ke kos. Sesampainya di semak-semak dekat hotel, korban diturunkan dan hendak diperkosa. Korban melakukan perlawanan dan

sempat menggigit lidah terdakwa hingga hampir putus. ‘’Korban luka pada bagian kepala dan jari–jari akibat dibenturkan ke tanah oleh terdakwa,’’ tandas jaksa. Atas peristiwa itu, korban berusaha kabur dan lari meninggalkan terdakwa ELB, hingga korban bertemu Petrus yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian. Korban diantar ke Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan untuk mendapatkan perawatan. Korban ditemani saksi melaporkan kejadian percobaan pemerkosaan itu ke Babinkamtibmas Kedonganan dan selanjutnya diteruskan ke petugas SPKT Polsek Kuta Selatan, Senin (13/11/2017) sekitar pukul 21.30. Dari penyelidikan, polisi menangkap terdakwa di RSUP Sanglah Denpasar saat sedang menjalani perawatan. Terdakwa cepat tertangkap karena lidahnya nyaris putus digigit korban. Jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 285 KUHP jo Pasal 53 ayat (1) KUHP dalam dakwaan kesatu dan Pasal 351 ayat (1) KUHP dakwaan kedua. (kmb37)

Pencuri Sembilan Mesin Molen Ditangkap Mangupura (Bali Post) Tim Ospnal Reskrim Polres Badung menggerebek gudang di Jalan Pulau Bawean, Kediri, Tabanan, Selasa (6/2) lalu. Di gudang tersebut ditangkap tersanga Mistar (34) asal Jember, Jawa Timur, sedangkan temannya berinisial Ris lolos dari sergapan petugas. Selain itu, diamankan sembilan mesin molen hasil curian di wilayah Kabupaten Badung dan Tabanan. Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Made Pramasetia, Rabu (7/2) kemarin mengatakan, Bagus Manik Ary Saputra melapor kehilangan mesin molen di gudangnya di wilayah Banjar Dajan Peken, Mengwitani, Badung, Selasa lalu. Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan mengarah ke wilayah Kediri, Tabanan. ‘’Ternyata benar pelaku berada di gudangnya dan langsung

kami tangkap,’’ ujarnya. Pada Minggu (4/2) pukul 19.00 Wita, pelaku bersama temannya, Ris (DPO) asal Blitar, Jawa Tengah, berangkat dari gudangnya naik mobil pick-up menuju TKP. Mereka tiba di lokasi kejadian pukul 19.30. Selanjutnya kedua pelaku mengambil dua mesin molen dan besi BRC milik korban. Meski hanya berdua, pelaku mampu menaikkan mesin molen tersebut ke mobil. Selanjutnya mereka langsung balik ke gudangnya di Kediri. ‘’Pelaku mengaku mencuri tiga mesin molen di Gerokgak, dua mesin molen di Bubug dan dua mesin molen di Meliling, Tabanan. Terakhir mereka beraksi di wilayah Mengwitani. Kasus ini masih kami dalami untuk mengungkap TKP lainnya. Rencananya mesin molen curian itu dijual,’’ tegas AKP Pramasetia. (kmb36)

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Mesin molen curian diamankan oleh tim Ospnal Reskrim Polres Badung sebagai barang bukti.


OPINI

6

Kamis Wage, 8 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Cermat Menunjuk Plt. Gubernur KALAU bicara potensi, semua pihak punya potensi. Ada kelebihan serta kekurangannya. Meningkatkan potensi, tentu merupakan tugas individu, kelompok, kesatuan, komunitas, masyarakat dan sebagainya. Untuk memilih yang terbaik, menghasilkan yang terbaik, tentu memilih potensi dari beberapa potensi yang tersedia dan siap untuk digunakan. Penunjukan perwira aktif dari kepolisin sebagai plt. gubernur oleh Mendagri beberapa waktu lalu memang mengundang polemik. Ada yang pro dan ada yang kontra. Biasalah, untuk mencari yang terbaik, tentu ada proses yang semuanya dikalkulasi sebelum menjatuhkan pilihan. Soal plt. ini sebenarnya sebuah frame kecil dari sebuah scene layar lebar pertunjukan politik Indonesia saat ini, mendatang, dan seterusnya. Karena ini sebuah proses pencarian maka akan tidak pernah selesai. Selesainya, hanya untuk sementara, adalah manakala proses pencarian itu menghasilkan atau menemukan sebuah figur yang dirasa pas, dipandang tepat serta cocok dan mumpuni di bidangnya. Inilah yang kita namakan potensi. Potensi itu tidak serta merta kita bicara soal kualitas, bisa saja kuantitas. Dalam konteks perhelatan politik, potensi seringkali dihubungkan dengan kuantitas. Apakah itu berbanding lurus atau bahkan terbalik dengan kualitas, akan ada proses waktu yang mengujinya. Waktu bisa dipandang sebagai termin masa jabatan. Biasanya lima tahun. Apakah akan selama itu kita menanti sebuah potensi yang berkualitas. Sebaiknya tidaklah demikian. Sejatinya tidak perlu menunggu selama itu sepanjang proses perekrutan politik itu berjalan baik dan benar. Tidak ada hal-hal yang berjalan di luar rel kelaziman secara hukum maupun normatif. Akan tetapi, saat ini sering kali kita melihat serta merasakan ada gerakan-gerakan yang secara sistematis menghalalkan segala cara untuk tampil sebagai yang terbaik. Proses dilakukan dalam bentuk kamuflase yang sering kali membuat masyarakat keliru dalam menentukan pilihan. Mengaburkan sebuah sosok menjadi sosok yang lain merupakan hal biasa. Menutupi sesuatu sehingga kelihatan lebih menarik juga menjadi hal yang lumrah. Maka, ibaratnya sekarang masyarakat mesti pandaipandai memilih. Seperti pergi ke pasar, banyak dagangan yang dijual. Banyak promo yang disebar. Tetapi kita juga sudah punya cara untuk memilih dan memilah. Sudah cukup latar belakang pengetahuan untuk menentukan pilihan dari berbagai alternatif yang tersedia. Potensi yang kita cari sudah ada di saku. Kriterianya juga sudah lengkap. Kemampuan serta track record juga sudah ada dalam benak. Tinggal menggelarnya saja dan sodorkan langsung kepada yang bersangkutan. Kita sudah punya filter. Kalau sekarang menentukan pilihan tentu tidaklah sulit. Tetapi lain soal kalau muncul kemudian faktor ‘’X’’ yang menjadi variabel sampingan dan bahkan penentu. Sudah lain cerita. Kembali ke masalah plt. dari unsur polisi aktif, Mendagri sudah punya pertimbangan lain selain potensi tersebut. Juga unsur legalitasnya. Meskipun masih tetap  menjadi polemik, tentu untuk diskresi sepertinya sah-sah saja untuk mencari pontensi. Asal jangan menimbulkan kegaduhan berkepanjangan seperti yang sering kali tampak di pemerintahan kita. Kita memang senang berpolemik tanpa isi. Sehingga banyak menguras energi. Masyarakat Indonesia juga harus mampu membuka dirinya terhadap alternatif yang ada. Dalam arti, bersedia memberikan kesempatan kepada Polri atau TNI untuk memegang jabatan plt. gubernur, berarti bersedia membuka diri terhadap kelemahan yang ada, atau mengakui terhadap kelemahan yang ada. Mesti diakui bahwa sipil memang banyak lemahnya di Indonesia. Indikasi itu misalnya terjadi di lembaga legislatif. Mohon maaf, banyak para anggota legislatif yang berperilaku mirip preman, yang cenderung lebih mengandalkan kegalakan dan kekauannya menjadi anggota legislatif. Galak dan kaku bisa jadi bahkan lebih buruk dibanding dengan kakunya gaya militer dalam menerapkan kebijakan.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Ogoh-ogoh Saat Nyepi Apakah ogoh-ogoh harus dibakar? Kasihan saudaraku I Kadek Dwijanegara, Denpasar, Bali. Paling maidehan matakon, bingung bertanya tidak mendapat jawaban yang jelas dan tegas dari yang sepatutnya memberikan pencerahan kepada umat Hindu Dharma, masalah ogoh-ogoh. Apapun bentuk, tema, judul dari ogoh-ogoh yang dibuat adalah karya kreatif generasi muda semata, tak terkait dengan rangkaian perayaan Nyepi. Ogoh-ogoh sebagai bentuk kreativitas seni budaya, selamanya tidak akan bisa untuk diluruskan, dirujukkan sehingga nantinya rangkaian hari suci agama Hindu tidak ternoda oleh keberadaan ogohogoh. Karena dari mulai munculnya ogoh-ogoh tahun 1966 sampai dengan 2018, ada berbagai kepentingan dari berbagai pihak. Pelaksanaan pawai ogoh-ogoh tahun 2018 ini akan paling meriah, semarak karena: 1. Rutin setiap tahun, menjadi proyek di tingkat provinsi, kota/kabupaten, bahkan masuk dalam APBDes. 2. Ditambah unsur politik terselubung, agar mendapat dukungan para calon berlomba-lomba menyumbang, memberikan dukungan dana yang cukup lumayan besar kepada kelompok/sekaa ogoh-ogoh. (Hanya imbauan agar tidak membuat ogoh-ogoh berbau politis, kalau diselipkan tidak masalah). 3. Sumbangan masyarakat paksa rela tidak bisa dihindari/berkelit (karena takut). 4. Situasi ekonomi masyarakat Bali sampai saat ini sedang kaya raya (mumpung sugih). 5. Dan lain-lain kepentingan bisnis dengan dalih kemajuan, promosi pariwisata Bali dan lain-lainnya. 6. Yang diuntungkan akan mendukung sepenuhnya keberadaan ogoh-ogoh dengan berbagai bentuk, kreasi, tidak terbatas ogoh-ogoh bhuta kala saja. Bagi warga yang dirugikan hanya dapat mengeluh, ke mana harus protes tidak tahu. Titiang lahir, masa kanak-kanak, remaja, dewasa, sampai sekarang seng kauh, tua (umur 66 tahun), setiap perayaan hari raya ogoh-ogoh selalu berada di pusat Kota Denpasar (sebelum dan sesudah pemekaran Kota Denpasar). Sedikit saran saya mengenai hal tersebut, ogoh-ogoh jangan digusur, tetapi digeser waktunya. I Bagus Putu Sudarmaya Jl. Sentanu No.20A Banjar Ben Biyu, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara

Melihat Alternatif Lain Menjalankan Pemerintahan Beberapa waktu lalu muncul wacana untuk mendudukkan perwira Polri sebagai penjabat (plt.) gubernur. Daerah yang hendak disasar adalah Jawa Barat dan Jawa Timur. Menurut penilaian pemerintah, dua daerah ini dinilai rawan konflik karena persaingan untuk merebut posisi nomor satu di daerah itu ketat. Akan tetapi, berbarengan dengan adanya usulan demikian, banyak juga yang menentang.

Oleh I Nengah Darsana tas nama demokrasi, penunjukan tersebut dikatakan tidak pantas dan melanggar demokrasi. Menteri Dalam Negeri nadanya mengatakan tidak ada kelirunya jika melakukan pengangkatan seperti itu. Paling akhir, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan kurang lebih menilai tidak ada salahnya melakukan pengangkatan tersebut karena undang-undang membolehkan. Bahkan juga disebut-sebut perwira TNI juga dimungkinkan menduduki posisi demikian jika memang diperlukan. Demokrasi memang mantra paling ampuh untuk menggagalkan setiap usulan yang mulai menyoroti hal-hal mirip dengan Orde Baru. Tetapi haruslah secara adil juga dikatakan bahwa praktik demokrasi yang dijalankan di Indonesia sering kali, bahkan sangat sering tidak lancar dan tidak tepat. Bahkan tidak mampu memberikan hasil memuaskan, baik di bidang pemerintahan, hukum, apalagi ekonomi. Menyuap pemilih untuk memilih kandidat tertentu, jelas menyalahi, melukai dan membikin malu demokrasi. Pekerjaan menyuap itu sudah merupakan campur tangan yang salah di dalam asas

demokrasi karena asas ini menginginkan kemurnian, tidak ada pengaruh dan campur tangan apa pun dalam pemilihan. Yang ada hanyalah adu kecerdasan dan adu argumentasi dalam pemilihan. Yang berargumentasi adalah calon pemimpin, yang bertambah cerdas adalah pemilih. Mereka murni mendengar dan membuat keputusan, bukan dipaksa-paksa untuk memilih kandidat. Apalagi ada unsur kebulatan tekad dan sejenisnya. Demokrasi model apa ini? Maka, ketika kemudian melarang perwira tinggi Polri atau TNI menjadi penjabat kepala pemerintah daerah dengan alasan demokrasi, ini adalah alasan hipokrit. Perbaikilah dulu cara kita berdemokrasi dengan cara yang paling sederhana: jangan mencampuri sikap memilih rakyat dan terima kekalahan dengan lapang dada. Manakala sikap-sikap tersebut tidak mampu diperbaiki, maka pendapat atas nama demokrasi tersebut sebaiknya direm saja. Memilih perwira Polri atau TNI untuk memegang jabatan sementara (sampai terpilihnya yang baru karena pejabat sebelumnya cuti), pasti ada alasannya. Yang paling sering diungkapkan adalah alasan keamanan di daerah yang bersangkutan. Maka, dalam upaya

untuk memulihkan keamanan, sebaiknya pemilihan ini dibolehkan saja. Hitung-hitung sebagai percobaan. Jika pilihan itu ternyata pantas dan memberikan hasil positif, mengapa tidak dilakukan. Dengan disiplin dan kebiasaannya, perwira TNI atau Polri itu dapat saja menjaga keamanan agar kondisi politik tidak tegang. Bukankah tujuan kita berpolitik adalah untuk mencapai kenyamanan dalam kehidupan sosial, demikian juga alasan diterapkannya demokrasi. Untuk apa kemudian berpolitik kalau kemudian membikin pusing masyarakat, membikin bising lingkungan dan membikin kumuh pemandangan oleh berbagai baliho yang berderet. Seolah tidak mempunyai rasa seni, baliho demikian gentayangan di mana-mana, padahal tenggat kampanye pun belum mulai. Sebagian besar memang pejabat sipil mampu mengendalikan pemerintahan. Namun, itu terjadi di daerah-daerah yang sudah aman, tidak terjadi persaingan politik yang tinggi. Atau wilayah politiknya memang dikendalikan oleh kekuatan politik yang mayoritas. Akan tetapi, jika wilayahwilayah itu rawan konflik dan berpengaruh dalam politik nasional, maka ini berbahaya bagi kehidupan negara. Soal membaca tingkat kerawanan konflik, pihak Polri

dan TNI mempunyai kelebihan dibanding sipil. Mereka mempunyai peralatan intelijen untuk mengetahui kondisi kerawanan sosial di tingkat masyarakat. Pemahaman kerawanan ini, dengan instrumen intelijen tersebut, bahkan menyusup sampai pada lapisan yang paling bawah. Jadi, sampai aktor pembuat onar pun akan diketahui oleh mereka. Dengan demikian, perlu juga mempertimbangkan aparatur Polri atau TNI untuk memegang tapuk pimpinan sementara sebelum pemilihan gubernur berhasil diselenggarakan. Kesediaan untuk menempatkan perwira Polri atau TNI untuk menduduki jabatan plt. gubernur merupakan upaya untuk melihat bagaimana peran aparat ini ketika melaksanakan pemerintahan. Pada masa lalu memang ada kekhawatiran kalau jabatan itu dipegang oleh aparat Polri atau TNI, akan menerapkan modelmodel pemerintahan ala militer yang tidak cocok dengan cara sipil. Tetapi perubahan sosial yang terjadi setelah reformasi, merupakan hal lain yang harus dilihat. Perubahan sosial pada bidang politik yang sudah terjadi belasan tahun, pastilah juga ikut memengaruhi pola pikir dan kebijakan aparat kepolisian dan militer dalam menjalankan kebijakan. Apalagi kemudian ditugaskan untuk menjalankan tugas pemerintahan (sipil). Apalagi juga sebelumnya Susilo Bambang Yudoyono yang berasal dari TNI, telah memberikan contoh sebagai presiden yang mampu menerapkan kebijakan yang tidak militeristis. Model ini bukan tidak mungkin telah dapat dicontoh oleh Polri atau TNI yang kelak menjadi penjabat gubernur. Selanjutnya, masyarakat Indonesia juga harus mampu mem-

buka dirinya terhadap alternatif yang ada. Dalam arti, bersedia memberikan kesempatan kepada Polri atau TNI untuk memegang jabatan plt. gubernur, berarti bersedia membuka diri terhadap kelemahan yang ada, atau mengakui terhadap kelemahan yang ada. Mesti diakui bahwa sipil memang banyak lemahnya di Indonesia. Indikasi itu misalnya terjadi di lembaga legislatif. Mohon maaf, banyak para anggota legislatif yang berperilaku mirip preman, yang cenderung lebih mengandalkan kegalakan dan kekauannya menjadi anggota legislatif. Galak dan kaku bisa jadi bahkan lebih buruk dibanding dengan kakunya gaya militer dalam menerapkan kebijakan. Mesti dilihat juga, demokrasi yang berlaku di Indonesia sekarang banyak yang mengakui tidak berhasil mencapai cita-cita reformasi. Sudah lebih dari 20 tahun reformasi itu terjadi, sebuah usia yang melampaui satu generasi, praktik politik Indonesia tidak terlalu jauh berbeda dengan praktik pada masa lalu. Kita masih menjumpai adanya korupsi, masih menjumpai pengerahan massa di mana-mana untuk tujuan politik, masih juga dilakukan kebulatan tekad, juga terlihat adanya penumpukan masalah sosial. Barangkali secara kultural, Indonesia tidak cocok sebagai negara tempat menerapkan sistem demokrasi dan sampai kini masih mencobacoba untuk mencari model yang tepat dalam menjalankan pemerintahan negara. Siapa tahu, jika memberi kesempatan kepada Polri atau TNI untuk memegang jabatan sementara di pemerintahan, justru mampu memberi alternatif dan inspirasi untuk menjalankan pemerintahan.

Politik Rumah Vertikal: Pembodohan atau Pencerahan POJOK

Sepertinya istilah rumah susun (rusun) mau dikaburkaburkan oleh politik kepemimpinan orang nomor 1 di DKI pasca-Ahok-Jarot, dengan menggadang-gadang rumah vertikal (RV). Seakan-akan RV itu inovasi baru rumah tinggal bagi warga perkotaan, dan menilainya lebih unggul dibandingkan rusun. Padahal sejak zaman old, semua rumah pasti dibangun vertikal, tegak lurus di atas permukaan bumi; baik bangunan satu lantai, bertingkat, maupun apartemen atau flat atau rusun. Tanpa harus melihat secara fisik dan atau tanpa harus mendengar penjelasan dari orang lain, orang sudah bisa membayangkan tentang flat atau rusun dimaksud. Terlebih ketentuan pengertiannya memang sudah ada di dalam UU No. 21 tahun 2011 tentang Rusun, dan pengertian itu senada dengan pengertian flat dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Dalam konteks ilmu ukur sudut dan ilmu ukur ruang, yang namanya bangunan rumah pasti dalam posisi vertikal, yang proses pengerjaannya menggunakan alat ukur yang disebut penyiku dan pelurus (waterpass). Oleh karena itu tak tersanggahkan, bahwa setiap rumah tempat tinggal pasti vertikal, tapi RV belum tentu rusun/flat dan rusun/flat sudah pasti vertikal, jika ada pemimpin rakyat yang mau mengaburngaburkan rusun dengan RV

Oleh I Wayan Sariasa karena sedang berkuasa, itu namanya politik pembodohan. Walau demikian, sepertinya politik RV dari orang No. 1 di DKI tersebut akan diadopsi oleh REI Bali (Bali Post 30 Januari 2018). Bagi orang Bali tentu mafhum mengenai tempat berdirinya bangunan sebuah rumah tinggal yang disebut tegak rumah terikat dalam satu kesatuan tegak sanggah sebagai perwujudan ajaran Tri Hita Karana (THK) dalam satu area pekarangan rumah tinggal. Jika RV ala orang nomor 1 di DKI tersebut mau diwujudnyatakan oleh REI Bali, mungkin yang dimaksudkan adalah rusun/ flat. Hal ini mengingat perkembangan penduduk Bali yang tidak hanya dihuni oleh orang Bali (penganut religi Bali) saja tapi juga duktang yang terus meningkat sebagai dampak dari bertumbuhnya industri pariwisata Bali, maka ada dua kemungkinan rancangan rusun/ flat dimaksud. Kemungkinan pertama, membangun rusun dengan mengabaikan keajegan Bali agar bisa mengakomodir kebutuhan pokok papan bagi rumah tinggal duktang. Kemungkinan kedua, membangun rusun dalam konteks ajeg Bali, yakni karang tegak rumah yang terikat dengan ajaran THK. Sep-

erti diketahui dan sebagaimana juga dikemukakan oleh Tjok. Istri Putra Astiti (dosen FH Unud) dalam Desertasi Gelar Doktor pada Pasca-Sarjana IPB tahun 1994; bahwa, dalam kekerabatan ajeg Bali, ada 5 tingkatan perkembangan rumah tinggal dalam suatu karang rumah yaktu: (i) kuren; di mana satu pekarangan rumah, terikat satu rumah tangga, satu dapur, satu sanggah; atau disebut sebagai keluarga inti (nuclear family). Kuren (nuclear family) dimaksud tak terhindarkan akan terus bertumbuh berkembang meluas karena kodratnya memang demikian, disebut sebagai extended family dengan konsekuensi logis penggunaan lahan pekarangan rumah semakin meningkat/meluas. Pada awalnya, extended family masih kecil (sekitar 2 keluarga termasuk keluarga inti), sehingga bisa diatasi dengan (ii) ngerob, yakni satu pekarangan rumah terdapat lebih dari satu rumah tangga, namun terikat dalam satu dapur dan satu sanggah. Perkembangan selanjutnya, setelah lebih dari tiga keluarga termasuk keluarga inti, dan karena lahan pekarangan keluarga inti masih memungkinkan, lalu diatasi dengan (iii) lingseh. Dalam satu area pekaran-

gan rumah terdapat lebih dari satu rumah tangga dengan dapurnya masing-masing, tapi terikat dalam satu sanggah. Ketika sistem lingseh sudah tidak memungkinkan lagi dalam perkembangannya, hingga harus ngarangin; membangun karang rumah di luar karang inti seperti kuren. Walau tinggal di luar karang inti, tetapi tetap dalam satu ikatan pesidikaraan (saling sumbah, saling parid, saling tegen). Keluarga di luar karang inti terus berkembang hingga menjadi satu kesatuan (iv) sanggah gede; dan terus berkembang meluas menjadi beberapa kasatuan sanggah gede, hingga disebut (v) tunggalan dadia, di mana ikatan pesidikaraan tidak lagi menjadi perhatian utama seperti pada tingkatan sanggah gede. Dari 5 tingkatan sistem kekeraban tersebut, rusun ajeg Bali idealnya dirancang hingga pada tingkat kekerabatan lingseh dimaksud di atas. Rancangannya bukan seperti membangun rusun non-ajeg Bali tapi dikonsep mantap sejak dari keluarga inti hingga dalam satu kesatuan sanggah gede di karang keluarga inti. Hal ini tentu membutuhkan campur tangan kebijakan pemerintah Bali sebagai pencerahan politik kepemimpinannya yang mencerahkan untuk Bali tetap ajeg adanya.

Pemerintah akhirnya impor jagung. - Pikirkan juga nasib petani. *** Pemkab Badung bangun TK bernuansa Hindu. - Nah, itu namanya pendidikan karakter. *** Daging sapi Bali gagal masuk hotel. - Bisa jadi kalah saing berikan fee.

Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MANCING Sejumlah warga memancing ikan di Tukad Badung, dekat jembatan di Jalan Gunung Kerinci - Jalan Pulau Buru, Desa Dauh Puri, Denpasar Barat, Rabu (7/2) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Kamis Wage, 8 Februari 2018

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Capaian BBNKB Belum Memuaskan

Figur

Tidak Anti Bangunan Tinggi BERGELUT dengan berbagai teori di bangku kuliah di dua universitas di Eropa yakni Erasmus University Rotterdam Belanda dan Oxford Brookes University Inggris tidak membuat Nyoman Gede Maha Putra, S.T., M.Sc., Ph.D. kehilangan identitas dirinya sebagai orang Bali. Bahkan, Bali Post/ist pemahamannya yang mendalam mengenai teori-teori arsitektur modern membuatnya justru memandang bahwa bangunan fisik sebenarnya adalah wujud identitas manusia. Manusia masih memiliki identitas jati dirinya yang unik ketika bangunan fisik tempat mereka bermukim juga memiliki arsitektur khas. Karena itulah, ketika menanggapi wacana menyangkut perubahan perda ketinggian bangunan di Bali lebih dari 15 meter, ayah satu putri dan satu putra ini menyatakan wacana tersebut harus benar-benar dikaji secara mendalam. Namun, buru-buru Ketua Warmadewa Research Centre ini mengatakan dirinya tidaklah anti bangunan vertikal yang menjulang tinggi. Hanya, apakah benar Bali sudah membutuhkan adanya bangunan vertikal tinggi hingga kini belum ada kajian mendalam. Setiap manusia, kata mantan aktivis organisasi kemahasiswaa di Fakultas Teknik Unud ini selalu memiliki keinginan feeling at home. Hal ini dimungkinkan jika lingkungan tempat tinggalnya adalah apa yang dibayangkan sejak dia lahir dan melewati masa-masa kecilnya. Identitas jati diri sebagai manusia Bali akan hilang jika suatu saat nanti misalnya, manusia Bali ketika bangun pagi melihat ke jendela hanya mendapati hamparan langit karena mereka tinggal di lantai atas sebuah apartemen. Selain itu, keterikatan yang sangat lekat dengan budayanya dan lingkungan sosialnya akan membuat manusia Bali tidak mudah dibujuk tinggal di bangunan vertikal menjulang. Akibatnya, jika pun di Bali dibangun hunian berlantai tinggi, maka yang akan menempati, kata pria 39 tahun ini, bukanlah orang Bali. Yang akan menempati adalah orang-orang luar Bali yang ingin memiliki properti di Bali. (winlika)

Dewan Tunggu Kajian untuk Peninjauan Kembali Denpasar (Bali Post) -

Pendapatan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) khususnya BBNKB 1 masih belum bisa dikatakan memuaskan. Sempat ada usulan untuk meninjau kembali kebijakan BBNKB di Bali yang dipatok 15 persen. Akan tetapi, peninjauan kembali berupa revisi Perda No.8 Tahun 2016 masih menunggu adanya kajian yang lebih detail. “Sudah kami bahas dan menunggu kajian yang lebih detail terkait hal tersebut. Utamanya, komposisi perbandingan keberatan masyarakat (kepemilikan pribadi) dengan perusahaan yang membeli kendaraan baru dalam jumlah besar,” ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana saat dikonfirmasi, Rabu (7/2) kemarin. Menurut Adhi Ardhana, besaran BBNKB 15 persen hampir tidak dirasakan pada pembelian kendaraan baru dalam hitungan satuan. Itu pun lebih banyak ditanggung oleh diler dan finance. Berbeda jika pembelian kendaraan baru dilakukan dalam jumlah besar oleh perusahaan. “Setelah analisanya jelas, seberapa besar potensi yang hilang, baru akan kita mulai melakukan peninjauan perda pajak daerah itu. Kita bisa saja revisi perda itu, tapi juga harus dengan kajian yang benar,” jelas politisi PDI-P ini. Adhi Ardhana menambahkan, ada banyak potensi yang sebetulnya masih belum tergali dengan baik. Sebagai contoh Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pihaknya memprediksi ada sekitar 500 hingga 600 ribu kendaraan yang tidak membayar pajak. Maka dari itu, perlu ada analisis ulang di forum pendapatan daerah. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali I Made Santha mengatakan, BBNKB belum bisa terealisasi seratus

persen sejak 2015 lalu. Terakhir saat menutup tahun 2017, hanya terealisasi 84 persen. “Kondisi ini tentu banyak faktor yang memengaruhi, yang pertama jelas faktor ekonomi. Baik makro ekonomi, maupun mikro regional Bali,” ujarnya. Faktor kedua, lanjut Santha, mulai ada pergeseran konsumsi masyarakat yang lebih mengarah pada kebutuhan makan dan minum atau noninvestasi. Pihaknya melansir masyarakat saat ini sudah mulai terpenuhi alat transportasinya, sehingga ada penurunan minat untuk membeli kendaraan baru. “BBNKB 1 kan dari kendaraan baru, itu terutama yang tidak tercapai. Kalau kendaraan baru ini lebih besar proporsinya di kepemilikan pribadi,” imbuhnya. Santha mengaku sudah mengeluarkan jurus untuk menggenjot pendapatan selain dari BBNKB yang kini lesu. Kendati, sebelumnya juga telah mengusulkan agar kebijakan BBNKB ditinjau kembali. Mengingat, BBNKB yang diberlakukan di Bali sebesar 15 persen terbilang tinggi bila dibandingkan di provinsi lain di kisaran 10 sampai 12 persen saja. “Satu-satunya jurus inovasi yang saya lakukan adalah mencari pajak reguler. Kita kan tidak bisa memaksakan orang harus membeli kendaraan baru untuk mendapatkan BBNKB 1,” jelasnya. Untuk menggenjot pajak reguler, Santha menjalin kemitraan

Komplotan Spesialis Pembobol Toko Ditangkap Mangupura (Bali Post) Polsek Kuta Utara menangkap komplotan spesialis pembobol toko wilayah Badung dan Denpasar. Pelakunya yaitu Putu Galang Ramahdhani Ferdinanda (18), I Wayan Brata alias Kuncir (18), dan Muhamad Rafiq Febriyono (18). Mereka ditangkap di TKP dan wilayah Denpasar, Kamis (1/2) lalu. Sedangkan satu pelaku berinisial Cl masih buron. Ternyata kasus ini diotaki tersangka Galang dan dia merupakan anggota salah satu ormas di Bali. Saat kasus ini dirilis oleh Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Rabu (7/2) kemarin, tangan dan kaki Galang diborgol. Saat beraksi pelaku menggunakan sarung tangan. Tujuannya agar tidak meninggalkan sidik jari di TKP. Kapolres Badung AKBP Yudith mengatakan, awalnya Polsek Kuta Utara menerima laporan kasus pencurian di toko SMS Mart di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Korban, I Kadek Cristian Angga (22), melaporkan kasus tersebut 30 Januari lalu. Kasus ini terungkap berawal dari adanya informasi masyarakat empat orang tidak dikenal masuk ke dalam toko milik korban dengan cara mencongkel pintu, pukul 02.30 wita. Menerima laporan itu, tim

Bali Post/wan

Bali Post/rah

KOMPLOTAN MALING - Kapolres Badung AKBP Yudith merilis penangkapan komplotan maling di Polsek Kuta Utara. Opsnal Reskrim dipimpin Kanit Iptu Putu Ika Prabawa langsung ke TKP dan menangkap tersangka Galang dan Brata. Sedangkan Rafiq dan Cl berhasil kabur. Selain menangkap kedua pelaku, petugas mengamankan uang diambil di dalam laci kasir serta beberapa slop rokok. Selanjutnya, polisi memburu pelaku lainnya. Dari pengakuan Galang dan Brata, giliran Rafiq dibekuk di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, 1 Februari lalu. Hasil penyidikan, tersangka Galang dan Cl berperan sebagai pemetik (congkel pintu dan mengambil barang). Sedangkan Rafiq dan Brata berperan sebagai joki dan melakukan pengawasan di tempat ke-

jadian. Aksnya di Kuta Utara berupa tabung dan rokok dijual di warung wilayah Denpasar. Uang hasil curian dan hasil penjualan barang kejahatan tersebut dibagi rata dan dipergunakan untuk foya-foya. Saat beraksi, pelaku menggunakan 1 obeng, 1 tang, 2 gunting, dan beberapa sarung tangan. Obeng dan tang digunakan untuk mencongkel pintu. Kalau sarung tangan digunakan agar tidak meninggalkan jejak sidik jari. Dari kasus ini, diamankan barang bukti uang tunai Rp 5.820.000, 9 slop rokok berbagai merek, 3 kotak snack, obeng, tang, 1 kotak sarung tangan, zebo, 1 pasang plat nopol sepeda motor dan Honda Vario. (kmb36)

dengan BUMDes dan desa pakraman, menerapkan e-samsat, meningkatkan razia gabungan, serta mencari wajib pajak secara door to door. Itu pun tanpa mengenal hari Sabtu dan Minggu, bahkan di saat hari raya seperti Siwaratri, Pagerwesi, dan Saraswati. “Ini salah satu cara untuk memotivasi masyarakat wajib pajak reguler tahunan supaya membayar pajaknya yang tentu akan mengurangi piutang pajak. Piutang pajak berkurang, pendapatan daerah naik dari pajak reguler tentu akan menutupi kekurangan dari BBNKB 1,” paparnya. Di sisi lain, Ketua Organda Bali Ketut Eddy Dharmaputra juga mengusulkan adanya revisi besaran BBNKB 15 persen. Sebab di provinsi lain seperti Jawa hanya dipatok 10 persen. Imbasnya, tak sedikit pengusaha Bali yang akhirnya membeli kendaraan baru di luar Bali. “Memang hitung-hitungannya bila 10 persen dengan 15 persen tentunya lebih banyak 15 persen. Tapi dalam kenyataan terjadi penurunan (pendapatan dari BBNKB - red), karena banyak pengusaha Bali yang BBNKB-nya ke Jawa,” ujarnya. Eddy berharap, besaran BBNKB 1 antara Jawa dan Bali bisa disamakan sebesar 10 persen. Dengan demikian, para pengusaha tidak lagi lari ke luar Bali untuk membeli kendaraan baru dan mengurus BBNKB 1 di sana. (kmb32)

7

TPS dan KPPS Perlu Anggaran Rp 46,7 Miliar

Denpasar (Bali Post) KPU Provinsi Bali merancang Tempat Pemungutan Suara (TPS) sejumlah 6.735 di seluruh Bali. TPS tersebut tentunya juga harus dilengkapi dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Memerlukan anggaran Rp 46,7 miliar untuk membangun seluruh TPS dan membayar honor KPPS. Namun, dikhawatirkan tidak bisa terwujud jika anggaran untuk KPU tetap dipaksakan sebesar Rp 155 miliar. “Kalau dipaksakan Rp 155 miliar, KPU tidak bisa membangun TPS dan juga menyediakan honor KPPS,” ujar Ketua KPU Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, yang dikonfirmasi Rabu (7/2) kemarin. Menurut Raka Sandi, masing-masing TPS perlu dilengkapi dengan 7 anggota KPPS ditambah 2 orang Linmas. Honor untuk Ketua KPPS sebesar Rp 550 ribu, sedangkan anggotanya Rp 500 ribu per orang. Untuk Linmas diberi honor Rp 450 ribu per orang. Sebagai bentuk efisiensi, KPPS nantinya tidak diberikan kostum. Jatah makannya pun dikurangi dari 3 kali menjadi 2 kali sehari. Secara keseluruhan, pembuatan TPS dianggarkan Rp 5,078 miliar dan honor KPPS seluruh Bali Rp 29,453 miliar. Khusus untuk konsumsi setelah dikurangi menjadi Rp 6,398 miliar dari rancangan awal Rp 11,151 miliar. Kemudian biaya bimtek KPPS dari semula Rp 8,203 miliar dikurangi menjadi Rp 5,421 miliar. Sementara pembentukan KPPS membutuhkan anggaran Rp 354,42 juta, dari rancangan semula Rp 631,51 juta. Raka Sandi juga mengaku sudah melakukan efisiensi dengan mengurangi dan meniadakan sejumlah kegiatan lain. Di antaranya, menggunakan surat suara lebih kecil sehingga harga lebih murah, efisiensi pada cetak formulir C1 dan lampiran C1, hingga melaksanakan launching tahapan Pilgub di Bajra Sandhi dari rencana semula di Art Center. Sekalipun tidak ada pasangan calon perseorangan dan pasangan calon yang dirancang sudah dikurangi dari 6 menjadi 2 pasang, namun efisiensi yang dilakukan sudah mentok di angka Rp 188,64 miliar. “Kalau kurang dari angka itu jelas akan mengganggu tahapan. Penyelenggaraan Pilgub tidak akan sesuai dengan standar UU dan PKPU,” jelasnya. (kmb32)

BNNP Waspadai Penjualan Hasil TAT Mangupura (Bali Post) Undang-undang terkait narkotika menganut double track sistem pemidanaan terhadap pecandu. Artinya, orang yang menggunakan atau menyalahgunakan narkotika dan dalam keadaan ketergantungan baik secara fisik maupun psikis, dapat dijatuhi hukuman pidana penjara atau pidana rehabilitasi. Di sisi lain, tugas hakim, jaksa sebagai penuntut umum dan penyidik mempunyai peran yang sangat penting dalam rangka mendekriminalisasikan pengguna narkoba dengan menjatuhkan hukuman rehabilitasi. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber dalam rapat koordinasi tingkat kabupaten dengan dinas terkait dalam rangka koordinasi

antarpemangku kepentingan tahun 2018. Tema yang diusung yakni optimalisasi dan sinkronisasi program rehabilitasi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Badung, Rabu (7/2) kemarin di Hotel Harris, Kuta, dihadiri penyidik, jaksa, perwakilan rumah sakit, yayasan rehabilitasi dan pihak yang terkait dalam pelaksanaan rehabilitasi di Kabupaten Badung. “Beberapa hal yang perlu diwaspadai dalam pelaksanaan TAT (Tim Assesmen Terpadu) yaitu kadang-kadang hasil TAT dijual orang luar. Hal ini dilakukan oleh sindikat yang berusaha menjatuhkan kredibilitas aparat serta mencari kelemahan dalam aspek hukum,” ujar Brigjen Suastawa didampingi Kabid Rehabilitasi AKBP Nyoman Artana dan Kepala BNNK

Bali Post/ist

RAKOR - Rapat koordinasi (rakor) dengan dinas terkait dalam rangka koordinasi antarpemangku kepentingan 2018. Badung AKBP Ni Ketut Masmini. Sementara pembentukan TAT merupakan amanat Undang-undang nomor 35 tahun 2009 yang diatur lebih lanjut dalam Peraturan Bersama Ketua Mahkamah Agung, Menkumham, Menkes, Mensos, Jaksa Agung, Kapolri dan Kepala BNN tahun 2014 tentang Penan-

ganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi. Tim Asesmen Terpadu ini adalah tim yang ditetapkan oleh pimpinan satuan kerja setempat berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Narkotika Nasional dan Badan Narkotika Nasional Provinsi. (kmb36)


8

BANGLI Diduga Memalak Sopir Truk, Enam Pria Diamankan

Kamis Wage, 8 Februari 2018

13 Parpol Lolos Verifikasi Faktual Bangli (Bali Post) – 13 partai politik (parpol) di Kabupaten Bangli yang telah melalui verifikasi faktual oleh KPU, dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti pemilu legislatif (pileg) tahun 2019. Hasil verifikasi factual, ke-13 parpol tersebut disampaikan KPU Bangli dalam rapat pleno terbuka yang dilaksanakan di wantilan Sekretariat Tirta Arum LC Uma Bukal, Bangli, Rabu (7/2) kemarin. Parpol di Bangli yang dinyatakan lolos verifikasi faktual yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Garuda. Parpol-parpol tersebut lolos verifikasi faktual karena telah memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya syarat kepengurusan, pemenuhan anggota, keterwakilan perempuan dan domisili kantor sekretariat. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan menyampaikan, parpol baru diharapkan dapat meramaikan pesta demokrasi 2019 mendatang. Dia juga berharap seluruh parpol yang telah dinyatakan lolos verifikasi faktual di Bangli dan akan ditetapkan di pusat bisa menjaga kondusivitas di Bangli dalam rangka berdemokrasi. ‘’Saya harapkan ke depan Bangli tetap bisa menjadi barometer demokrasi di Bali dan Indonesia,’’ katanya. Terkait pemilihan gubernur (pilgub) tahun ini, Lidartawan menyampaikan imbauannya terkait pemasangan atribut alat peraga kampanye (APK) saat masa kampanye yang akan mulai berlangsung 15 Februari mendatang. Dia meminta tim kampanye masing-masing calon untuk tidak memasang APK di tempat-tempat pribadi di luar zona yang telah ditetapkan KPU. ‘’Saya harapkan tidak ada lagi yang memasang atribut di tempat-tempat pribadi. Teman-teman partai politik juga sudah membuat kesepakatan bahwa mereka tidak memperbolehkan konsituennya untuk memasang atribut kampanye yang sudah ditetapkan KPU di zona-zonanya. Jadi, tidak ada lagi alasan memasang di rumah pribadi karena alasan konstituennya yang masang. Ini akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi beberapa peserta pemilu,’’ jelasnya. Lidartawan juga mengimbau agar atribut seperti spanduk maupun baliho bakal calon yang selama ini telah terpasang di jalan-jalan segera diturunkan oleh pendukung masingmasing, sebelum masa kampanye dimulai. Jika hingga dalam masa kampanye nanti masih ditemukan atribut tersebut, maka akan diturunkan paksa oleh petugas Satpol PP atas rekomendasi Panwaslu. ‘’Dan semua alat peraga itu nantinya akan disimpan di kantor Pol PP,’’ tegasnya. (kmb40)

Bali Post/ina

BARANG BUKTI - Barang bukti berupa uang dan catatan yang diamankan polisi dari enam pria yang diduga pelaku pemalakan sopir truk di jalur Culali, Kintamani.

Menindaklanjuti hasil rapat gabungan Komisi-Komisi DPRD Bangli dengan Tim Penyusun TPP Berbasis Kinerja akhir pekan lalu, DPRD Bangli bersurat ke Bupati Bangli I Made Gianyar. Dalam surat yang ditandatangani Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata tersebut, dewan pada prinsipnya setuju dengan kebijakan pemberian TPP Berbasis Kinerja untuk semua ASN. Hanya pelaksanaanya diharapkan mengacu pada analisis jabatan dan beban kerja yang jelas.

Bali Post/ina

Dishub Ditarget Retribusi Rp 835 Juta Bangli (Bali Post) Tahun 2017, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli tidak mampu memenuhi target retribusi yang dibebankan. Atas kondisi itu, tahun ini target retribusi menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Sekretaris Dishub Bangli I G.N. Alit Miasa seizin Kadishub I Gede Arta, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan tahun 2017 pihaknya mendapatkan target retribusi sebesar Rp 936.866.175. Sementara realisasinya hanya Rp 835.578.511. Untuk tahun ini, pihaknya mendapatkan target retribusi sebesar Rp 864.678.425. ‘’Tahun ini target memang menurun dari sebelumnya. Untuk memenuhi target tersebut, berbagai upaya telah kita lakukan. Mulai dari peningkatan SDM serta penambahan sarana-prasarana termasuk meningkatkan pelayanan,’’ ujar mantan Camat Tembuku ini. Menurut Miasa, ada beberapa kendala yang dihadapi sehingga target tidak terpenuhi. Di sektor parkir, pihaknya menghadapi tantangan dengan adanya pembangunan pasar. Saat ada pembangunan pasar, pihaknya tidak bisa memungut retribusi parkir lantaran lahan parkir ditempati sementara oleh pedagang. Pemasukan dari terminal kasusnya juga sama. Saat ada pembangunan pasar, terminal tidak bisa difungsikan. ‘’Untuk penyeberangan danau, pemasukan sangat berpengaruh pada kunjungan wisatawan,’’ katanya. Dijelaskannya, sumber pendapatan daerah yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan adalah parkir, retribusi Izin Trayek, retribusi pemeriksaan atau pengujian kendaraan bermotor dan retribusi penyeberangan di Dermaga Kedisan. Tahun ini, di sektor parkir ditargetkan Rp 366.426.225, retribusi penyeberangan Rp 42.248.700, Izin Pelayanan Pemeriksaan (Pengujian) Kendaraan Bermotor ditargetkan Rp 428.450.000 dan terminal Rp 5 juta. ‘’Kita harap pembangunan pasar tuntas tahun ini. Dengan begitu kita bisa melakukan pungutan di terminal,’’ tegasnya. (kmb41)

Bali Post/nan

DERMAGA KEDISAN - Wisatawan saat menyeberang di Dermaga Kedisan. Salah satu sumber pendapatan daerah yang ditangani Dinas Perhubungan adalah retribusi penyeberangan di dermaga ini.

melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 08.00 Wita, polisi berhasil mengamankan enam pria tersebut saat sedang memungut uang dari para sopir yang melintas di TKP. ‘’Karena mereka memungut uang dari para sopir tanpa dasar aturan sehingga pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polsek Kintamani untuk dimintai keterangan,’’ terangnya. Kepada polisi, beberapa dari mereka yang diamankan mengaku melakukan pungutan uang dari para sopir truk untuk memperbaiki jalan Culali menuju Batur yang kini dalam keadaan rusak. Pelaku mengaku memungut uang Rp 200 ribu per kendaraan. Sementara dari hasil pemeriksaan beberapa sopir yang menjadi saksi, diakui bahwa memang benar terjadi pungli terhadap sopir truk saat melintas di jalur Culali. Terkait keterangan tersebut, polisi melakukan penyelidikan terhadap para sopir yang dimintai uang perbaikan jalan untuk mengungkap adanya unsur paksaan, kekerasan atau ancaman kekerasan saat dimintai uang. Polisi juga masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan bukti dan mencari para sopir yang diduga dimintai uang saat melintas di TKP untuk dimintai keterangan. ‘’Saat ini keenam orang yang diduga sebagai pelaku pemerasan masih berstatus saksi,’’ kata Sulhadi. (kmb40)

inta rancangan pemberian TPP dikaji kembali terutama masalah nominal. Pihaknya juga meminta Bupati untuk mengkonsultasikan ke pusat agar TPP Berbasis Kinerja bisa diberikan untuk semua ASN termasuk guru. ‘’Jangan sampai setelah rancangan pemberian TPP ditetapkan muncul kekisruhan di kalangan pegawai,’’ harapnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, saat ini tim penyusun TPP Berbasis Kinerja masih mematangkan hasil kerjanya. Hasil itu akan disampaikan tim kepada dirinya untuk diambil keputusan. ‘’Bupati pada saat mengambil keputusan akan menimbang, termasuk surat DPRD dijadikan dasar pertimbangan

dalam mengambil keputusan. Keputusan itu paling tidak harus mencerminkan pertama, kepastian hukum, kedua kemanfaatan dan ketiga, keadilan,’’ terangnya. Disampaikannya, pemberlakuan TPP Berbasis Kinerja nantinya akan melalui uji publik selama 3 hingga 6 bulan. Uji publik adalah untuk memenuhi azas transparansi dan akuntabilitas. ‘’Kalau ada pihak yang berkepentingan, bisa memberi masukan terhadap hasil tim yang kurang. Selanjutnya masukan itu akan dikaji. Tim akan memberi penjelasan kepada para pihak yang masih belum paham dari pelaksanaan TPP Berbasis Kinerja. Kalau hasil tim keliru, maka pada masa uji publik ini adalah waktu untuk memperbaiki,’’ tegasnya. (kmb40)

Acuan Pemberian TPP Berbasis Kinerja Harus Jelas

Bangli (Bali Post) –

RAPAT PLENO - Rapat pleno terbuka penyampaian hasil verifikasi faktual parpol peserta pemilu tahun 2019 di wantilan Sekretariat Tirta Arum LC Uma Bukal, Bangli, Rabu (7/2) kemarin.

Bangli (Bali Post) Banyaknya keluhan dari sopir truk pengangkut pasir terkait aksi pemalakan yang kerap dialami saat mengangkut pasir di jalur Culali, Kintamani, ditindaklanjuti Polsek Kintamani. Pada Selasa (6/2) lalu, aparat Polsek Kintamani berhasil mengamankan enam pria yang diduga pelaku pemalakan atau pemerasan terhadap sopir truk. Beberapa dari mereka yang diamankan berdalih, pungli terhadap sopir truk dilakukan untuk memperbaiki jalan Culali menuju Batur yang kini dalam keadaan rusak. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Rabu (7/2) kemarin menjelaskan, enam pria yang diamankan masing-masing berinisial MKA, JKA, JY, JGA, JPJ, dan JKC. Mereka diamankan di pertigaan Jalan Raya Culali, wilayah Desa Batur Selatan, Kintamani. Selain mengamankan enam pria tersebut, polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa catatan tulisan tangan yang berisikan nomor pelat truk yang dipalak dengan jumlah 103 truk serta uang tunai Rp 1,8 juta. Sulhadi menerangkan, penangkapan terhadap enam pria tersebut dilakukan polisi setelah menerima informasi dari sopir truk yang mengaku dipalak saat mengangkut pasir di jalur Culali. Berdasarkan informasi itu, gabungan personel dari Reskrim Polsek Kintamani dan Buser Polres Bangli langsung mendatangi lokasi dan

Dalam surat tertanggal 5 Februari 2018 itu, dewan menyatakan, TPP Berbasis Kinerja merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan pengabdian para ASN dalam membangun daerah. Namun, diharapkan TPP Berbasis Kinerja diberikan tetap berdasarkan analisa jabatan dan beban kerja yang jelas. Mengenai pemberian TPP Berbasis Kinerja bagi guru, dewan meminta Bupati untuk mengkonsultasikan dan mengkoordinasikannya den-

gan pemerintah di atasnya. Koordinasi menyangkut pemberian TPP di luar tunjangan profesi guru yang telah diatur dalam Permendikbud No. 12 tahun 2012. Hal itu dimaksudkan agar lebih menjamin pemerataan penghasilan. Opsi lain, guru diberikan memilih antara tunjangan profesi guru dengan TPP. Dalam poin keempat surat tersebut, dewan menyatakan, demi kesetaraan sesuai Pasal 148 ayat 1 dan 2 dan Pasal 177 UU No. 23 Tahun 2014

tentang Pemerintah Daerah, Bupati diharapkan dapat memberikan TPP Berbasis Kinerja kepada ASN yang mendapatkan tugas tambahan unuk pimpinan DPRD seperti halnya yang diberikan ke ASN yang bertugas untuk Bupati dan Wakil Bupati. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Rabu (7/2) kemarin, berharap surat tersebut segera ditindaklanjuti demi keadilan dan pemerataan penghasilan ASN di Bangli. Pihaknya mem-

Bupati Made Gianyar Pimpin Studi Tiru Perbekel ke Jawa Barat SEBAGAI upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam tata kelola keuangan desa, perbekel se-Bangli melaksanakan studi tiru ke Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/2). Kegiatan yang dikoordinatori Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bangli I Dewa Agung Riana Putra itu dipimpin langsung Bupati Bangli I Made Gianyar. Dalam kunjungan itu, rombongan diterima Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, S.H. di dam pi ngi Kepal a DPMD Kabupaten Bekasi Dra. Hj. AAT Barhaty K, M.M., Camat Cingkareng Sopian Hadi dan Kepala Desa Pasirsari H. Lamjah Hertansyah. Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, kunjungan ini merupakan kegiatan rutin tahunan antara pemerintah desa dengan Pemkab Bangli. Mengenai Desa Pasirsari,

pihaknya selama ini hanya mendengar kemajuan desa ini termasuk kemampuan desa ini dalam meraih juara nasional. Dengan datang langsung mengajak para kepala desa ke Desa Pasirsari, mereka akan menggali sendiri bagaimana dan apa yang telah dilakukan pemerintah desa setempat serta kiat-kiat untuk itu. Bupati Made Gianyar meyakini, banyak hal yang dapat dipetik atau diadopsi perbekel di Bangli dari kemajuan Desa Pasirsari. ‘’Kita harap dari hasil kunjungan ini bisa mendapatkan poinpoin untuk diadopsi oleh kepala desa. Pada intinya apa yang kita dapatkan di sini, bisa kita kembangkan di Bangli,’’ kata Gianyar. Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangli I Dewa Agung Riana Putra mengatakan, kegiatan merupakan lanjutan dari bimtek kepala desa dan perangkat desa. Teoriteori yang didapat selama mengikuti bimtek beberapa

hari lalu, diharapkan bisa diaplikasikan dalam pengelolaan desa ke depan. Lewat kunjungan ini, pihaknya ingin mencari perbandingan tata kelola desa di Bangli dengan di Desa Pasirsari. ‘’Dengan turunnya PP dan UU Nomor 6, bagaimana penerapannya di daerah ini, apakah ada kendala? Kalau ada kendala, bagaimana desa ini memecahkannya? Jadi, hal semacam inilah yang ingin kita adopsi. Selain itu kita juga mencari terobosan dan inovasi-inovasi yang ada di daerah lain yang mungkin bisa kita kembangkan di daerah Bangli,’’ ucapnya. Sementara itu, Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengapresiasi dipilihnya Kabupaten Bekasi khususnya Desa Pasirsari sebagai lokasi kunjungan studi tiru perbekel se-Bangli. Khusus Desa Pasirsari, daerah ini sudah sering kali mendapat penghargaan juara nasional dengan

STUDI TIRU - Bupati Bangli I Made Gianyar bersama perbekel se-Bangli melaksanakan studi tiru ke Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. potensi di bidang industri. Kesempatan ini merupakan momen yang sangat positif untuk bisa saling bertukar pengalaman dan saling mengisi satu sama lain untuk

terus meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tata kelola keuangan desa untuk kemajuan desa dan peningkatan perekonomian masyarakat. (ad414)

Disiapkan 12.960 Vial Vaksin

Vaksinasi JE Dilaksanakan Mulai Maret

Bangli (Bali Post) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bangli menyediakan 12.960 vial vaksin untuk mengantisipasi virus Japanese Encephalitis (JE). Vaksinasi JE rencananya dilaksanakan mulai Maret dan April mendatang. Kadiskes Bangli I Nengah Nadi didampingi Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit Ni Luh Made Eka Sasiani dan Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi I Made Sandiadnyana, Rabu (7/2) kemarin, mengungkapkan pihaknya mengamprah vaksin ke

provinsi sebanyak 12.960 vial. Jatah yang diberikan, sesuai dengan kebutuhan di Bangli. ‘’Tadi (kemarin-red), petugas sudah berangkat untuk mengambil vaksin ke provinsi. Setelah sampai di Bangli, selanjutnya vaksin akan didistribusikan ke masing-masing puskesmas,’’ ungkapnya. Nadi menjelaskan, sasaran vaksinasi JE sebanyak 5.184 orang mulai dari umur 9 bulan sampai 15 tahun. Sebelum melakukan vaksinasi ini, pihaknya melaksanakan sosialisasi

ke masyarakat, puskesmaspuskesmas dan ke sekolahsekolah. ‘’Untuk vaksinasinya akan kita dilaksanakan Maret dan April. Untuk Maret, sasaran kita adalah anak-anak yang sudah bersekolah mulai dari TK sampai SMP. Sedangkan untuk April menyasar anak-anak yang belum sekolah atau di bawah 5 tahun,’’ katanya. Menurutnya, vaksin ini sangat penting diberikan kepada anak-anak di bawah 15 tahun. Pasalnya, anak umur di bawah 15 tahun sangat rentan terjangkit virus ini.

Namun pada umumnya, semua kelompok umur bisa terkena virus ini. Dijelaskannya, virus JE di manusia disebarkan nyamuk yang menggigit ternak yang terinfeksi JE. ‘’Gejala awal terkena virus JE ini di antaranya mengalami demam dan penurunan kesadaran. Jadi untuk mencegah virus ini salah satunya yang paling efektif adalah melakukan vaksinasi JE,’’ kata Nadi. Luh Made Eka Sasiani menambahkan, secara umum pihaknya sudah siap melaksanakan vaksinasi

JE. Maka dari itu, pihaknya mendorong masyarakat yang mempunyai anak kecil supaya mengikuti vaksinasi ini. Peran Kadus, Perbekel, Camat dan TP-PKK juga sangat sentral terutama dalam mengajak warganya mengikuti vaksinasi. ‘’Kita harap masyarakat tidak ada menolak untuk melakukan vaksinasi ini. Karena sampai saat ini belum ada obatnya jika terjangkit virus JE ini,’’ terang Eka Sasiani sembari menyatakan, setelah Mei, vaksinasi JE akan menjadi vaksinasi rutin. (kmb41)


Kamis Wage, 8 Februari 2018

Jalan Penghubung Dua Desa Ambles

Gianyar (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gianyar, Selasa (6/2) lalu, menyebabkan amblesnya ruas jalan Desa Bukian, Payangan menuju Desa Tagtag, Tegallalang. Amblesnya jalan dipicu jebolnya senderan jalan setempat. Dari pantauan di lokasi kejadian, Rabu (7/2) kemarin, warga memasang karung berisi pasir di sekitar jalan yang ambles untuk mengantisipasi longsor susulan. Warga khawatir, akses lalu lintas setempat terputus jika longsor susulan terjadi. ‘’Jika ada hujan deras lagi, kami khawatir jalur terdekat penghubung dua desa bertetangga ini putus,’’ ujar salah seorang warga setempat, I Wayan Jadeg. Ia mengakui, di sekitar lokasi kejadian, masuk daerah rawan longsor. Hal ini lantaran kondisi tanah setempat yang labil. ‘’Karena takut melintas, terpaksa sejumlah pengguna jalan harus memutar jauh,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut. ‘’Belum ada laporan ke kami. Tapi kalau jalan yang longsor itu ranahnya Dinas PU. Meskipun demikian, kami siap jika diperlukan bantuan tenaga,’’ ucapnya. Untuk bencana alam di kabupaten Gianyar, lanjut Oka Digjaya, selama Januari lalu didominasi tanah longsor. Dari data BPBD Gianyar, tanah longsor terjadi di tiga kecamatan yakni Tegalallang, Payangan dan Tampaksiring. Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan tetap berhati-hati saat cuaca yang kurang bersahabat. (kmb28)

GIANYAR

Pedagang Berharap Pasar Seni Sukawati Segera Direvitalisasi Gianyar (Bali Post) -

Hujan disertai angin kencang yang kerap terjadi belakangan ini membuat sejumlah pedagang di Pasar Sukawati waswas. Meski dari luar bangunan terlihat kokoh, namun jika diperhatikan secara saksama, banyak bagian atap mengelupas dan bocor. Tak jarang saat hujan deras, sejumlah blok pasar kemasukan air. Tidak banyak yang bisa pedagang lakukan saat air hujan masuk ke dalam pasar. Mereka hanya mampu menjauhkan barang dagangan dari atap yang bocor dan menempatkan ember kecil untuk sekadar menampung air. Terkait persoalan ini, pedagang pun berharap pemerintah bisa segera merealisasikan rencana revitalisasi pasar tersebut. Seperti disampaikan pedagang setempat, Ni Nyoman (55). Pedagang asal Sukawati ini mengaku sejak berjualan baju selama puluhan tahun di Pasar Sukawati, ia tidak pernah melihat adanya perbaikan gedung. ‘’Sudah cukup lama gedungnya. Masih kokoh, cuma atapnya banyak yang rusak,’’ terangnya, Rabu (7/2) kemarin. Hal senada disampaikan pedagang lainnya. Mereka berharap, perbaikan gedung juga mengembalikan nilai seni yang ada. ‘’Jangan seperti saat ini, terkesan amburadul dari segi penataan. Ada pedagang sampai trotoar,’’ ucapnya. Sejumlah pedagang pun menyampaikan, jika anggaran untuk perbaikan kecil, minimal perbaikan difokuskan pada bagian atap gePasar Seni Sukawati

Kodim Gelar Latihan Uji Terampil Perorangan Gianyar (Bali Post) Ratusan prajurit Kodim 1616/Gianyar mengikuti Uji Terampil Perorangan yang diselenggarakan di areal Hutan Bukit Jati Samplangan, Gianyar, Rabu (7/2) kemarin. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan setiap prajurit Kodim 1616/Gianyar. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, S.E. yang turun langsung meninjau kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan. Pengujian secara objektif kepada seluruh prajurit sesuai program latihan yang telah ditetapkan oleh institusi TNI. Kegiatan ini juga dalam rangka membentuk postur

9

prajurit yang memadai serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam setiap pelaksanaan tugas. Terlebih lagi, prajurit TNI ke depannya dihadapkan pada tuntutan tugas dan tanggung jawab yang semakin kompleks. Dalam uji terampil tersebut, seluruh prajurit tampak bersemangat mengikuti kegiatan. Mereka menggunakan alat perlengkapan perorangan sesuai kemampuan dasar yang dimiliki. Menurut Dandim, prajurit Kodim 1616/Gianyar harus profesional dan memiliki dedikasi tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas pokoknya dengan tuntutan menjadi prajurit yang sanggup melaksanakan tugas

demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Dia juga menyampaikan, dengan profesionalitas yang tinggi, diharapkan setiap prajurit dalam melaksanakan tugas sehari-hari tidak terpengaruh pada situasi lingkungan tugas yang mengarah pada penyimpangan maupun pelanggaranpelanggaran yang berkaitan dengan disiplin prajurit, apalagi berkaitan dengan perhelatan pilkada di Kabupaten Gianyar. ‘’Netralitas TNI tetap dipedomani oleh setiap prajurit sehingga kemampuan dalam melaksanakan pengamanan pilkada nantinya dapat fokus dan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku,’’ tegasnya. (kmb28)

Bali Post/bit

UJI TERAMPIL - Ratusan prajurit Kodim 1616/Gianyar mengikuti uji terampil perorangan.

dung. Namun jika anggaran yang dialokasikan besar dan dilakukan perbaikan total, para pedagang hanya berharap ke depan bisa tetap berjualan dengan nyaman dan aman. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gianyar, Wayan Suamba, mengatakan, rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati masih dalam proses perjuangan ke pusat. ‘’Sedang dimohonkan anggaran oleh Kemendag ke Kemenkeu lewat mata anggaran B 99 2018. Semoga bisa di tahun 2018,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Gianyar melalui Disperindag berencana melakukan revitalisasi Pasar Seni Sukawati untuk memperbaiki fasilitas serta mempertahankan eksistensinya dalam menghadapi persaingan toko modern yang menjamur di Bali. Rencananya, revitalisasi pasar yang terkenal dengan berbagai kerajinan asal Bali ini akan dirombak menggunakan dana APBN senilai Rp 60 miliar serta dana pendampingan dari APBD Gianyar. Nantinya, bangunan fisik Pasar Seni Sukawati akan disesusikan dengan Standar Nasional Indonesia dan tetap menonjolkan disain bergaya arsitektur Bali. (kmb28)

Peserta Kejar Paket B dan C Dipersiapkan Ikuti UNBK Gianyar (Bali Post) Sebanyak 258 peserta program Pendidikan Kesetaraan Kelompok Belajar (Kejar) Paket C setingkat SMA dan 61 peserta Kejar Paket B mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Rabu (7/2) kemarin, di SMPN 1 Gianyar. Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar melalui Bidang Pendidikan Kesetaraan Masyarakat dan Forum komunikasi PKBM se-Kabupaten Gianyar ini bertujuan membiasakan warga belajar menggunakan dan mengoperasikan komputer untuk menjawab soal-soal ujian. ‘’Ini simulasi tahap II khusus untuk pendidikan kesetaraan. Tujuannya agar mereka siap dalam UNBK sesungguhnya di bulan Mei untuk paket B dan bulan April untuk paket C,’’ ucap Kabid Pendidikan Luar Sekolah dan Masyarakat Dinas Pendidikan Gianyar I Gusti Ngurah Rakawija didampingi Ketua PKBM Widya Asrama Kecamatan Gianyar Gede Adistana Wira Saputra. Dikatakan Rakawija, para peserta program Kejar Paket C berasal dari beragam umur. Mulai dari usia termuda 18 tahun hingga yang tertua 48 tahun. Mereka tampak tak mau kalah dengan peserta pendidikan formal lainnya. Mereka tampak bersemangat mengikuti semua instruksi dan petunjuk yang disampaikan tutor. Peserta simulasi UNBK, Sang Ayu Nyoman Puspa (38), mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Menurut

SIMULASI UNBK - Suasana simulasi UNBK untuk peserta Kejar Paket C. warga Banjar/Desa Kedewatan Kecamatan Ubud ini, ia tidak canggung meski menggunakan kursi roda saat mengikuti simulasi UNBK. Ia hanya memiliki tekad agar bisa lulus dalam ujian mendatang untuk bisa mendapatkan ijazah. ‘’Saya dulu sekolah sampai kelas IV SD. Namun saat itu sering jatuh dan memutuskan berhenti sekolah. Sekarang, saya mau melanjutkan pendidikan lagi biar dapat ijazah,’’ terangnya. Hal senada disampaikan peserta lainnya, I Made Sindo Harta (22). Warga Banjar Belahtanah Desa Batuan Kaler Ke-

camatan Sukawati ini mengaku pernah mengenyam bangku pendidikan formal sampai kelas II SMA. Sayangnya, karena sempat memiliki permasalahan dengan guru, ia dikeluarkan dari sekolah dan kini memilih melanjutkan pendidikan nonformal. Terkait pendidikan kesetaraan atau kejar paket di Kabupaten Gianyar, Ketua PKBM Widya Asrama Kecamatan Gianyar Adistana Wira Saputra mengatakan, jumlahnya selalu mengalami peningkatan. Ini didasari adanya keinginan kuat dari masyarakat yang putus sekolah untuk kembali melan-

Bali Post/bit

jutkan pendidikan. Tidak hanya itu, kebanyakan warga belajar juga sudah memiliki pekerjaan yang tentunya ijazah sangat diperlukan untuk melengkapi persyaratan kerja. Menurut Adistana, putus sekolah selama ini disebabkan sejumlah faktor seperti ekonomi, usia senja, drop out, dan menikah usia muda. ‘’Tapi kebanyakan dari mereka ini sudah bekerja dan tuntutan ijazah,’’ terangnya. Dia berharap simulasi UNBK ini bisa menjaga integritas dan mutu lulusan. Pasalnya, dalam simulasi ini dipastikan tidak ada kecurangan. (kmb28)


JEMBRANA

10

Kamis Wage, 8 Februari 2018

Dikeluhkan, Lahan Parkir di Pasar Negara Becek Negara (Bali Post) Kondisi parkir di belakang Pasar Umum Negara dikeluhkan pengunjung. Pasalnya, parkir yang biasanya digunakan untuk mobil barang itu kondisinya becek. Tak hanya itu, sampah juga berserakan dan mengeluarkan bau tak sedap. Kondisi seperti itu disebut-sebut sudah berlangsung sejak bertahun-tahun, terutama ketika musim hujan. Seperti halnya yang terlihat pada Rabu (7/2) kemarin. Lokasi parkir di utara pintu air bendung tersebut begitu becek. Dengan kondisi seperti itu, sejatinya pengendara enggan parkir di sana karena khawatir ban mobilnya selip. Namun, beberapa mobil khususnya kendaraan barang tetap parkir di lokasi tersebut. Selain tanah yang becek, di areal parkir itu juga banyak ditemui sampah. Sebab, lokasi parkir itu juga berada dekat dengan tempat pembuangan sampah sementara. Menurut sejumlah warga, kondisi ini sudah berlangsung sejak bertahun-tahun. Awalnya ada bangunan terbuka (hanya atap dari genteng), yang juga digunakan untuk parkir kendaraan roda dua. Namun sekarang bangunan itu sudah dibongkar sehingga lahan parkir itu digunakan untuk kendaraan roda empat atau barang. Ida Bagus Arianto, salah satu warga, mengaku sangat menyayangkan kondisi lahan parkir yang dibiarkan becek seperti itu. Lahan tersebut sudah sangat tidak layak untuk tempat parkir, baik untuk roda dua maupun roda empat. Dengan kondisi seperti itu, pria berambut putih ini pun berharap agar pihak terkait segera memperbaikinya, sehingga kondisinya lebih bagus dan nyaman dikunjungi masyarakat. “Kalau hujan turun, kondisinya semakin becek. Ini sudah cukup lama, kenapa tidak diperbaiki,” tanya Arianto. Kondisi parkir seperti itu membuat pasar tradisional ini terkesan jorok. Sementara dari informasi, perbaikan ini menunggu bersamaan dengan renovasi pasar terbesar di Jembrana. Rencananya seluruh parkir pasar akan disentralkan di Terminal Umum Negara yang bersebelahan dengan pasar. Sementara terminal akan dipindah ke pinggir kota yang saat ini sudah tahap pengerasan. Rencananya, tahun 2019 nanti, terminal umum yang berada di Baluk itu sudah bisa digunakan. Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Jembrana Made Gede Budhiarta saat dimintai keterangannya mengakui kondisi parkir memang becek dan sering digunakan untuk parkir kendaraan barang. Namun, pihaknya telah mengimbau agar parkir dipindah sementara waktu. “Yang pasti akan segera kita tangani,” ujarnya. Ia menjelaskan, lahan parkir tersebut melibatkan sejumlah komponen. Selain tempat parkir, di lokasi tersebut juga terdapat tempat pembuangan sampah sementara. (kmb26)

Bali Post/kmb

RILIS - Pengungkapan kasus perampokan dirilis Kapolres Jembrana, Rabu (7/2) kemarin. Tersangka dan barang buktinya kini diamankan di Polsek Kota Negara.

Perampok Karyawan Minimarket Juga Dijerat UU Darurat

Negara (Bali Post) Penyidik Reskrim Polsek Kota Negara terus mengembangkan kasus pengungkapan perampokan di minimarket SWT Mart dengan tersangka Muhamad Ibnu Hamzah (23). Hasil pemeriksaan sementara, tersangka diketahui sebagai residivis yang sempat divonis lima bulan penjara. Tak hanya itu, selain pasal 365 ayat 1

KUHP, tersangka juga dijerat dengan pasal 2 UU Darurat No. 12 Tahun 1995. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan penyidik masih mendalami kasus tersebut. Tersangka sudah ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif. “Saat melakukan aksi perampokan, tersangka terekam CCTV di minimarket

tersebut,” kata Kapolres Priyanto didampingi Komandan Bataliyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara Letkol Inf. Rudy Simangunsong, dan Kapolsek Kota Negara AKP Ketut Maret. Ia menjelaskan kejadian itu bermula ketika karyawan SWT Mart, Budi Cahyono (24), dan dua rekan kerjanya, Qomarudin dan Ketut Juli Adnyana, ber-

tugas menjaga minimarket yang lokasinya di Jalan Udayana, Negara. Tibatiba, pelaku datang sambil menodongkan pisau dan menyuruh korban untuk mengambilkan uang. Karena korban ketakutan akhirnya lari ke Polsek Negara untuk meminta bantuan. Setelah itu pelaku mengambil uang dan langsung kabur ke arah timur.

Kemudian dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian dan anggota jaga dari Yonif 741/GN. Setelah berhasil ditangkap pelaku diamankan di Polsek Negara. Polisi mengamankan barang bukti uang Rp 1,8 juta dan pisau yang dipakai menodong. Dari keterangannya, tersangka mengaku melakukan perbuatan itu karena tidak punya uang. (kmb)

Tersandung Kasus Korupsi

Kadis Kominfo Diberhentikan Sementara

Negara (Bali Post) -

Bali Post/olo

BECEK - Kondisi parkir di belakang Pasar Umum Negara yang becek dan jorok. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat.

Ungkap Kasus Perampokan

Tiga Prajurit Yonif 741 Diberikan Penghargaan Negara (Bali Post) Upaya menggagalkan aksi perampokan di Toko SWT oleh tiga prajurit dari Batalyon Mekanis 741/Garuda Nusantara berbuah penghargaan. Tiga anggota jaga yakni Sersan Hengky, Sersan Zulkifli dan Prada Arif Rahman Wahid diganjar piagam penghargaan dan sejumlah uang dari Komandan Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong, Selasa (6/2) lalu. Tindakan para prajurit ini mendapatkan apresiasi lantaran peka terhadap kondisi keamanan sekitar Markas Batalyon. Lokasi minimarket ini tepat di seberang Markas Yonif Mekanis 741/GN. Letkol Rudy mengapresiasi tindakan tiga prajuritnya dengan piagam dan uang sebagai bentuk penghargaan yang tidak seberapa. Yang penting, agar tindakan ini dicontoh oleh prajurit-prajurit lainnya. Hal itulah yang mendasari penyerahan penghargaan ini dilakukan di depan ratusan prajurit. Tindakan ini tidak hanya berlaku pada tentara saja, melainkan juga siapa pun yang sama dan perlu ditunjukkan pada orang lain. Ini merupakan contoh yang baik, sehingga keberadaan Yonif juga dirasakan manfaatnya bagi lingkungan sekitar. “Perbuatan kecil itu bisa dikerjakan pada saat tepat dan tidak bisa diskenariokan. Kalau tidak merasa bertanggung jawab pada lingkungan, tidak mungkin membantu masyarakat,” terangnya. Rudy juga menjelaskan fungsi satuan ini. Tugas yang dilakukan di antaranya berlatih tidak ada kaitan langsung dengan masyarakat. Tetapi meski tidak berkaitan dengan tugas pokok, interaksi dengan masyarakat dampaknya terasa. ”Saya punya kekuatan 700 orang prajurit. Bisa untuk membantu,” tegasnya. (kmb26)

Dua tersangka kasus dugaan korupsi retribusi Terminal Manuver Gilimanuk, I Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi (Kadis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jembrana) dan I Nengah Darna (Koordinator Terminal Manuver Gilimanuk), telah ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Seiring berjalannya masa penahanan mereka, pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jembrana tengah sibuk melakukan proses pemberhentian sementara kedua Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jembrana I Made Budiasa, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan pemberhentian sementara untuk kedua tersangka sudah pasti dilakukan. Sebab, status mereka saat ini sudah menjadi tahanan. “Pemberhentian sementara untuk kedua PNS ini masih dalam proses karena surat penahanan terhadap keduanya baru di-

terima kemarin. Keputusan pemberhentian sementara ini, nantinya akan ditandatangani bupati. Kalau sudah keluar suratnya, pasti kami sampaikan,” kata Budiasa. Menurutnya, apabila sudah diberhentikan sementara, maka mereka nantinya hanya mendapat 50 persen dari gaji pokok setiap bulannya. Jika nanti keduanya tidak terbukti bersalah berdasarkan putusan tetap pen-

gadilan, maka selisih gajinya akan dibayarkan oleh pemerintah. “Tapi, kalau bersalah berdasarkan putusan tetap pengadilan, maka gaji 50 persen yang terlanjur dibayarkan tidak akan dituntut kembali,” terangnya. Pegawai pemerintah, lanjut dia, bisa langsung diberhentikan sementara jika berstatus tersangka dan menjalani penahanan dalam kasus tindak pidana. Hal ini

Bali Post/ist

nan dan Keuangan. Sedangkan tersangka Darna yang sebelumnya menjadi Koordinator Terminal Manuver Gilimanuk sejak ditetapkan sebagai tersangka dipindah menjadi staf di Kantor Camat Negara. Seperti berita sebelumnya, Kejari Jembrana menahan dua tersangka dugaan kasus korupsi retribusi Terminal Manuver Gilimanuk, Bagus Putra Riyadi dan Darna. Keduanya ditahan di Rutan Kelas II B Negara, Senin (5/2) lalu. Dua tersangka yang berstatus PNS ini menjadi tersangka dalam kasus dugaan pengelolaan retribusi parkir yang merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. (kmb26)

Kembangkan Program Budi Daya Ikan

RAPAT - Suasana rapat terbuka KPU Jembrana terkait verifikasi parpol calon peserta pemilu 2019, Rabu (7/2) kemarin.

15 Parpol Penuhi Syarat Verifikasi Faktual

PENGHARGAAN - Tiga prajurit Yonif Mekanis 741 saat diberikan penghargaan oleh komandannya atas tindakan membantu menangkap perampok.

tercantum dalam Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah resmi diundangkan sejak 15 Januari 2014 dan menjadi UU Nomor 5 Tahun 2014. Aturan tersebut tertuang dalam pasal 88 ayat 1 poin c UU ASN yang berbunyi, PNS diberhentikan sementara apabila ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana. Tersangka Bagus Putra Riyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Jembrana kini posisinya digantikan Made Aryana sebagai pelaksana tugas (plt.). Aryana sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangu-

Negara (Bali Post) Rapat pleno terbuka hasil verifikasi partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019 di Jembrana digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana, Rabu (7/2) kemarin. Dari 15 parpol, dua di antaranya tidak hadir dalam rapat yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno tersebut. Namun, dari verifikasi ini, 15 parpol tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan. Rapat juga dihadiri Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Dandim 1617/ Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made

Ady Muliawan serta Kesbangpol Jembrana itu. Ketua KPU Jembrana Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan dari 15 parpol yang diverifikasi faktual itu semuanya dinyatakan memenuhi persyaratan. Ia mengatakan, ada 4 item yang diverifikasi faktual. Di antaranya terkait kepengurusan, kantor, keanggotaan dan keterwakilan 30 persen perempuan. Untuk item yang disebutkan terakhir itu memang ada beberapa parpol yang tidak memenuhi keterwakilan hingga 30 persen perempuan. Parpol tersebut, yakni Partai Hanura 28 persen dan PKB 27

persen. Tetapi secara umum hal itu tidak berpengaruh karena di kabupaten sifatnya hanya memperhatikan. Lain halnya bila di tingkat parpol pusat. Item itu harus dipenuhi. “Kalau di provinsi dan kabupaten hanya memperhatikan,” ujarnya. Pihaknya mengakui dari 15 parpol yang diundang untuk rapat terbuka ini, ada dua parpol yang tidak hadir PPP dan PKB. KPU selaku penyelenggara juga tidak mengetahui sebabnya karena tidak ada konfirmasi. Padahal sejatinya KPU sudah melayangkan undangan rapat terbuka hasil verifikasi tersebut. (kmb26)

Negara (Bali Post) Hampir dua tahun belakangan, nelayan di Kabupaten Jembrana mengalami paceklik hasil tangkap yang berpengaruh terhadap kondisi perekomomian nelayan. Untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, banyak nelayan yang sementara mencari pekerjaan kasar seperti buruh bangunan, pembuat bata merah dan lain-lain. Hal ini membuat Pemkab Jembrana membuat terobosan untuk membantu nelayan. Salah satunya ingin mengembangkan program budi daya ikan. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan Dan Perhubungan Jembrana Made Dwi Maharimbawa, di Negara, Selasa (6/2), mengatakan pemerintah bisa saja memberikan bantuan lewat program budi daya ikan, tapi sering terkendala komitmen nelayan untuk kontinu memelihara ikan yang dibudidaya tersebut. Dikatakan program budi daya di kalangan nelayan beberapa kali tidak berjalan sesuai harapan, bahkan gagal. Sebab, ditinggalkan begitu saja saat tangkapan ikan melimpah. Menurutnya, dengan latar belakang pekerjaannya sebagai nelayan sangat potensial untuk membuka usaha budi daya ikan, sehingga saat paceklik masih ada sumber penda-

patan bagi ekonomi mereka. Ketika ada tangkapan ikan, hendaknya budi daya ikan di kolam masih dijaga dan dijalankan, sehingga bisa menambah kesejahteraan mereka. “Kalau paceklik bisa menjadi penyangga alternatif ekonomi nelayan,” katanya. Hingga saat ini, baru segelintir nelayan yang serius melakukan budi daya ikan yang hasilnya sangat dirasakan mampu menjadi penghasilan utama saat musim paceklik hasil tangkap laut. Menurut Maharimbawa, agar program ini bisa berjalan, harus muncul kesadaran nelayan sendiri untuk tidak hanya mengandalkan penghasilan dari hasil tangkap laut yang saat ini tidak menentu, tapi juga merintis usaha alternatif. Dari pemerintah, katanya, banyak memberikan bantuan kepada nelayan seperti alat tangkap dan lain-lain. Namun bantuan itu, saat paceklik ikan tidak banyak bisa membantu nelayan, harus ada usaha di darat untuk menopang ekonomi mereka salah satunya lewat budi daya ikan. Selain budi daya di darat, program bantuan keramba apung yang sudah mulai didistribusikan juga merupakan penghasilan alternatif, namun tetap dibutuhkan keseriusan untuk memeliharanya. (kmb)


Kamis Wage, 8 Februari 2018

BULELENG

11

Dinkes Belum Terima Kepastian Informasi Pengangkatan PTT Jadi CPNS Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan rencana pengangkatan pegawai tidak tetap (PTT) bidang kesehatan menjadi CPNS 2018? Terkait rencana itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng belum melakukan persiapan untuk memfasilitasi rencana tersebut. Alasannya, Dinkes belum menerima kepastian informasi itu. Kadinkes Buleleng dr. IGN Mahapramana, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan secara pasti pihaknya belum mendapat informasi terkait rencana PTT bidang kesehatan akan diangkat menjadi CPNS. Karena kabar tersebut tidak jelas, dia belum mempersiapkan untuk memfasilitasi PTT untuk bisa mengikuti tahapan pengangkatan ini. ‘’Belum tahu saya, siapa bilang ada PTT diangkat menjadi CPNS,’’ katanya. Menurut Mahapramana, beberapa tahun sebelumnya PTT bidang kesehatan sudah pernah diangkat menjadi CPNS. Sekarang masih ada sisa PTT yang belum diangkat. Sebab, dalam pengangkatan sebelumnya mereka tidak memenuhi syarat. PTT ini mulai dari bidan, perawat kesehatan, dan dokter. Mereka itu pun menyebar di puskesmas dan pustu di sejumlah desa di Buleleng. ‘’Kita masih memiliki PTT yang belum diangkat dan menyebar di puskesmas dan pustu dan apakah ini yang akan diangkat menjadi CPNS saya belum tahu,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini pemerintah pusat membuka kembali moratorium rekrutmen CPNS untuk tiga instansi spesifikasi khusus. Ketiganya itu yakni guru, infrastruktur, dan bidang kesehatan. Rencana rekrutmen CPNS di tiga instansi khusus itu dibenarkan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Khusus untuk bidang kesehatan, Buleleng akan mengusulkan pengangkatan PTT menjadi CPNS. Berdasasrkan analisis beban kerja (ABK) dan analisis jabatan (anjab), Buleleng memiliki pegawai di bidang kesehatan sebanyak 465 orang. Sementara kebutuhannya mencapai 965 orang, sehingga tenaga kesehatan di daerahnya masih kurang lagi 500 orang. Sedangkan untuk guru, Buleleng mengusulkan tambahan sebanyak 1.403 orang. Sesuai anjab tambahan guru diperlukan lagi 2.995 orang. Saat ini guru PNS yang aktif mengajar tercatat 1.590 orang. Sementara untuk bidang infrastruktur kebutuhan 18 orang. Pegawai yang sudah ada sebanyak 8 orang, sehingga diusulkan tambahan pegawai baru lagi 8 untuk kualifikasi teknik sipil, pengairan dan elektro. (kmb38)

Jalur Singaraja-Gilimanuk Terendam Banjir Singaraja (Bali Post) – Ruas jalan nasional Singaraja–Gilimanuk di wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak terendam banjir, Rabu (8/2) kemarin sekitar pukul 16.30 Wita. Sekitar 200 meter jalan mulai dari Dusun Banyuedang ke arah barat tergenang banjir setinggi satu meter. Ini membuat arus lalu lintas dari kedua arah mengalami kemacetan parah. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, banjir merendam jalan ini merupakan yang kesekian kalinya. Banjir ini disebabkan gorong-gorong di pinggir jalan itu tidak berfungsi akibat pendangkalan yang tidak pernah dikeruk. Selain itu, permukaan saluran juga tersumbat, sehingga aliran air dari sungai daerah perbukitan meluap dan menggenangi ruas jalan pantura (pantai utara - red) tersebut. Perbekel Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak Nyoman Astawa membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, kendaraan banyak yang berhenti karena tidak berani menerobos air yang deras dan kedalamannya mencapai satu meter. Namun demikian, pengendara sepeda motor mencari jalan alternatif, sehingga bisa melanjutkan perjalananya. Ruas jalan yang tergenang banjir itu mulai dari wilayah Dusun Banyuedang ke arah barat hingga sekitar 200 meter. selain itu, air juga menggenangi lahan warga yang berada di sepanjang jalan dengan ketinggian bervariasi antara antara 20 sentimeter hingga 50 sentimeter. Beruntung, banjir belum sampai merendam rumah-rumah penduduk. Namun demikian, dia khawatir kalau hujannya deras dan berlangsung lama, banjir ini bisa saja akan menggenangi rumah warganya. Menurut Astawa, solusi penanganan banjir di daerahnya itu sebenarnya sudah pernah disusulkan ke pemerintah kabupaten, provinsi, hingga ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Namun, permohonan bantuan menangani banjir langganan itu tidak kunjung terealsiasi. Satu-satunya solusi mengatasi banjir adalah membangun sodetan ke arah utara hingga tembus ke pantai. Cara ini membtuhkan pembebasan lahan milik warga sekitar 20 are. (kmb38)

Bali Post/kmb38

BANJIR – Jalur Pantura Singaraja – Gilimanuk tepatnya di Desa Pejarakan, tergenang banjir hingga satu meter.

Bali Post/kmb38

DIPERBAIKI – Pascajebolnya tanggul penahan tanah di hilir Waduk Titab-Ularan, BWS Bali–Penida melakukan perbaikan konstruksi dinding tanggul tersebut.

Soal Tanggul Waduk Titab-Ularan Longsor

Dipastikan Tak Ada Kerusakan Bangunan Inti

Singaraja (Bali Post) –

Demikian diungkapkan Kepala BWS Bali-Penida, Ketut Jayada, saat memantau kerusakan tanggul penahan tanah di hilir waduk, Rabu (7/2) kemarin. Dia didampingi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Bendungan Putu Sudana dan sejumlah tim dari Komisi Keamanan Bandungan (KKB). Lebih jauh, Jayada mengatakan, di lokasi tanggul tersebut memang banyak terdapat sumber mata air (kelebutan). Sumber mata air itu pun sempat dihitung debit airnya yang mencapai sekitar 30 liter per detik. Kebetulan sebelum kejadian, intensitas hujan tinggi dan diikuti peningakatan volume air di areal genangan. Air yang volumenya meningkat itu kemudian memicu tekanan hingga

fondasi tanggul tersebut tak kuat menyangga dan akhirnya ambruk. Tekanan air buangan itu tidak terelakkan karena saluran drainase di bawah tanggul seperti kurang berfungsi dengan baik. “Saya bersama KKB sengaja datang untuk memberikan penjelasan terkait jebolnya tanggul penahan tanah pada kolam olak spillway ini karena tekanan air buangan yang besar dan ditambah saluran drainase di bawah tanggul kurang berfungsi dengan baik. Di sini juga ada sumber air yang sebelum kejadian ada penambahan volume air hingga tanggul ini jebol,” katanya. Jayada memastikan tidak ada kerusakan pada bangunan inti waduk. Ini

karena tanggul tersebut di luar bangunan inti. Selain itu, dari pengamatan atau pembacaan sejumlah alat instrumen di bahu waduk tidak ada menunjukkan tanda-tanda kalau terjadi kerusakan pada inti bangunan waduk. Instrumen tersebut merupakan alat pendeteksi canggih yang dapat membaca kalau ada pergerakan tekanan air, kebocoran, hingga tanda-tanda membahayakan lain. “Kami jamin waduk masih aman dan tidak ada dampak kerusakan akibat jebolnya tanggul penahan tanah ini. Ini wajib kami sampaikan agar masyarakat tidak termakan isu yang tidak benar seperti yang banyak beredar di media sosial (medsos -red),” katanya. Di sisi lain, Jayada men-

gatakan, penanganan kerusakan tanggul penahan tanah itu mulai kemarin telah diperbaiki. Perbaikan ini pun dilakukan oleh pihak kontraktor yang saat ini masih bertangung jawab untuk memelihara konstruksi waduk. Selain membangun ulang dinding tanggul dengan permanen, BWS memerintahkan kontraktor untuk menyempurnakan kembali konstruksi drainase di bawah saluran pembuangan. Dengan demikian, kemungkinan akan longsor susulan bisa dicegah dan kepentingan lebih luas adalah tetap memberikan kenyamanan kepada warga di hilir waduk seperti sebelumnya. “Mulai hari ini (Rabu 7/2 -red), kami bekerja dan nanti akan ada pengawasan lagi oleh KKB untuk menjamin bahwa perbaikan tanggul ini benar-benar memberikan rasa aman bagi warga di hilir waduk. Untuk sementara nanti konstruksinya akan dibuat lubang-lubang biar air bisa dialirkan dan tidak tertahan, sehingga kemungkinan jebol susulan bisa dice-

CURAH hujan tinggi menimbulkan sederatan bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Buleleng. Pada cuaca ekstrem pada awal tahun ini, wilayah Kecamatan Seririt dan sekitarnya terhindar dari ancaman banjir bandang yang terjadi akibat volume air yang mengalir dari Sungai (Tukad) Saba yang dikenal memiliki aliran deras. Fakta ini tidak lepas dari berfungsinya Waduk Titab-Ularan yang dibangun pemerintah pusat dengan menghabiskan anggaran mencapai Rp 493 miliar lebih. Selain mengendalikan banjir, waduk seluas 131 hektar ini juga mulai dimanfaatkan untuk penyedian air

baku Kecamatan Banjar, Seririt, Gerokgak, hingga Gilimanuk (Jembrana). Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, Ketut Jayada, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan, saat curah hujan tinggi, air yang tertahan di areal genangan waduk mencapai empat kubik per detik. Tingginya volume air yang ditampung itu dengan sendirinya mencegah terjadinya banjir yang kerap kali terjadi di sepanjang DAS Saba hingga muaranya di Kecamatan Seririt. Dengan kenyataan ini, pihaknya memastikan bahwa pengendalian banjir sudah berfungsi dengan baik dari waduk yang dibangun pemerintah pusat

di Buleleng. “Coba kalau airnya tidak tertahan di waduk itu, banjir di manamana akan terjadi di sepanjang DAS Saba ini. Memang pada curah hujan tinggi airnya tertahan dan bisa mencegah bahaya banjir di daerah hilir,” katanya. Di sisi lain, Jayada mengatakan, selain mengendalikan banjir fungsi waduk untuk penyediaan air baku akan diwujudkan mulai tahun ini. Sesuai perencanaan, BWS akan membangun pipa transmisi untuk mendistribusikan air baku mulai 2018 ini. Air baku dari genangan waduk akan dialirkan ke reservoar yang sudah dibangun di Desa Ularan dan Desa Lokapak-

sa, Kecamatan Seririt. Dari sana air didistribusikan untuk memenuhi pasokan air bersih sebagian untuk Kecamatan Banjar, Seririt, Gerokgak hingga sebagian wilayah di Gilimanuk. Aliran air baku dari waduk itu setelah dihitung mencapai 350 liter per detik. “BWS akan membangun pipa transmisi dan terintegrasi dengan Cita Karya, serta pemerintah daerah, sehingga fungsi untuk penyedian air baku ini akan terealisasi setelah waduk berfungsi dan dijadwalkan serah terima di akhir tahun ini,” jelasnya. Sementara untuk kepentingan irigasi, Jayada memastikan untuk musim hujan

Penyebab longsornya dinding tanggul penahan tanah di hilir Waduk Titab– Ularan, diselidiki jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Hasil sementara, penyebab dinding tanggul sepanjang 33,5 meter dan tinggi 14 meter itu longsor karena naiknya permukaan air pada drainase di bawah dinding tanggul. BWS memastikan longsornya tanggul itu tidak berdampak terhadap kerusakan bangunan inti waduk terbesar di Pulau Bali tersebut. BWS juga memastikan kondisi ini tidak mengancam keselamatan warga yang tinggal di hilir waduk.

gah,” jelasnya. Sementara itu, salah seorang warga Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt di sekitar waduk, Ketut Budiana, mengatakan, jebolnya tanggul penahan tanah di hilir waduk sebenarnya tidak membuat warga waswas. Hal ini karena tanggul yang jebol itu bukan bangunan inti waduk, tetapi di hilir waduk itu sendiri. “Mungkin karena airnya besar mengalir dan dindingnya itu tergerus di bawah itu dan kalau saya tidak khawatir dengan kejadian ini,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, tanggul penahan tanah di hilir Waduk TitabUlaran jebol yang diduga karena tingginya curah hujan di Buleleng akhir-akhir ini. Tanggul jebol pada Selasa (6/2) lalu pukul 14.45 Wita. Jebolnya tanggul itu sempat membuat warga waswas. Apalagi, genangan air di waduk sudah hampir penuh dengan debit sebanyak 12 juta kubik. Kejadian ini dengan cepat beredar di jejaring media sosial. (kmb38)

seperti sekarang volume air memang besar yang dialirkan ke hilir. Namun sebagian besar air sudah “ditabung” di areal genangan dan ini akan dialirkan untuk menyediakan pasokan irigasi pertanian pada musim kemarau mendatang. “Di hilir waduk ada 1.700 hektar lahan pertanian dan sekarang bendungnya berfungsi dengan baik. Nanti memasuki musim kemarau air yag sudah kita ‘tabung’ di musim hujan ini akan kita alirkan, sehingga ribuan sawah itu tetap teraliri air. Bukan seperti banyak beredar di medsos bahwa fungsi waduk untuk irigasi tidak berjalan, tapi nanti pas kemarau akan dirasakan fungsi waduk ini,” jelasnya. (mud)

Penyedia Air Baku dan Pengendali Banjir

Kuatkan Karakter Bangsa Lewat Permainan Tradisional PERMAINAN tradisional makin tersisih dan bahkan banyak yang telah ditinggalkan di tengah perkembangan zaman modern. Salah satu penyebabnya, karena sifatnya tradisional membuat anak-anak enggan memainkannya. Anak-anak pada zaman sekarang gengsi dan menganggap kuno atau ketinggalan zaman kalau memainkan permainan tradisional. Padahal, permainan tradisional memupuk kebersamaan dan membangun karakter lewat pemahaman nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Sementara, dampak kemajuan dan perkembangan zaman berpengaruh terhadap pola pikir dan aktivitas masyarakat.

Demikian terungkap dalam Dialog Budaya “Permainan Tradisional Sebagai Media Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa” di Puri Sasana Budaya, Rabu (7/2) kemarin, yang digelar Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali dan Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng. Dialog menghadirkan tiga narasumber yakni Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Putu Tastra Wijaya, M.M., bu-

dayawan I Nyoman Arcana, S.ST., M.Si. dan Perwakilan Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali I Wayan Suca Sumadi, S.H. Narasumber I Wayan Suca Sumadi yang juga Kasubag TU Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali mengatakan, saat ini permainan tradisional mulai tergerus oleh kemajuan teknologi. Hal ini diakuinya tidak bisa dianggap remeh, karena kemajuan zaman juga

memberikan dampak negatif. Untuk itu, budaya permainan tradisional perlu dibangkitkan kembali sebagai wadah penguatan karakter bangsa. Dengan melibatkan pelajar, dapat mendekatkan dan mengenalkan kembali permainan tradisional di kalangan generasi muda. Setelah dibangkitkan, pihaknya mengusulkan permainan tradisional dimasukkan dalam silabus sebagai bantuan bahan ajar untuk guru. “Permainan tradisional banyak mengandung nilai. Salah satunya nilai kebersamaan. Saya melihat saat ini kebersamaan orang-orang sangat kurang. Langkah awal kita diskusikan dulu untuk membangun komunikasi dan ini akan ditindaklanjuti dengan upaya lanjutan dan salah satunya dengan memasukkan dalam bahan ajar di sekolah,” katanya.

Budayawan yang juga dosen I Nyoman Arcana, S.ST., M.Si. mengatakan permainan merupakan unsur budaya yang mempunyai eksistensi fungsional. Dari sudut pendidikan, dunia bermain hanya terdapat pada anak-anak untuk melatih perkembangan motorik halus dan kasar, menghilangkan kejenuhan, dan penyaluran kelebihan energi. Berkenaan dengan hal itu, dalam pendidikan dianjurkan guru mendidik dengan semboyan belajar sambil bermain. Saat ini sekitar 40 jenis permainan tradisi dan nontradisi yang telah terdata dan penerapannya hanya sebagian kecil. Dia mencontohkan, permainan “Goak-goakan’’. Permainan asli Buleleng yang masih belum diketahui dengan baik oleh generasi muda itu sendiri. Padahal, permainan yang diciptakan oleh Raja

Buleleng Ki Barak Panji Sakti sarat makna dan memiliki sejarah perjuangan. “Permainan tradisional ini mengandung banyak nilai histori yang tentu sangat bagus untuk diketahui oleh anak-anak. Permainan yang hanya dilakukan sehabis hari raya Nyepi sekarang dapat ditransformasikan ke seni pertunjukan,” katanya. Di sisi lain, Kepala Disbud Putu Tastra Wijaya mengatakan, permainan tradisional sebagai salah satu daya tarik wisata dapat dipentaskan untuk mendukung pengembangan industri pariwisata. Untuk menumbuhkembangkan pariwisata budaya perlu ada langkah-langkah pengaturan yang mampu mewujudkan keterpaduan antara pariwisata dengan kebudayaan, sehingga bermanfaat terhadap berbagai aspek kehidupan. (mud)

Bali Post/kmb38

DIALOG BUDAYA - Dialog Budaya bertema “Permainan Tradisional Sebagai Media Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa” berlangsung di Puri Sasana Budaya, Rabu (7/2) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Kamis Wage, 8 Februari 2018

Wujudkan Swasembada Pangan, Revitalisasi Blok A Pasar Petani Diganjar Upsus Semarapura Disosialisasikan Wabup Kasta Turut Panen Padi

PENINGKATAN produksi komoditas pangan terus digenjot pemerintah pusat. Hal tersebut sebagai salah satu cara untuk mewujudkan swasembada. Program nasional ini pun diterapkan di Kabupaten Klungkung, tepatnya di Tempek Bias, Subak Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan melalui upaya khusus (Upsus). Panennya oleh Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama Penanggung Jawab Upsus Provinsi Bali Kresno Suharto berlangsung Rabu (7/2) kemarin. Di sela-sela itu, Wabup Kasta menyatakan untuk menyukseskan Upsus, sistem pengairan sawah harus benar-benar mendapat perhatian dari petani dan subak. Hal ini akan mampu menghasilkan padi berkualitas dan produksinya mengalami peningkatan. Proses pemupukan juga harus dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). “Sektor pertanian menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat. Peningkatan produksi sangat penting dilakukan,” sebutnya. Menggeliatkan sektor agraris ini, peran Dinas Pertanian sangat diperlukan. Itu ditunjukkan dengan peninjauan ke lapangan secara rutin sekaligus mensosialisasikan programprogram yang digulirkan pemerintah. Wabup asal Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini menyatakan program Upsus tersebut, oleh pemkab sudah disinergikan dengan program beli mahal jual murah. Maksudnya, gabah petani dibeli KUD dengan harga di

Bali Post/ist

PANEN PADI - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta (dua dari kanan) panen padi di Tempek Bias, Subak Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (7/2) kemarin. atas pasaran dan berasnya dijual lebih murah. “Nantinya, petani yang akan panen tidak akan bingung lagi dalam menjual gabahnya,” ujarnya. Kresno Suharto menjelaskan Upsus tersebut menyasar padi, jagung dan kedelai. Melalui itu, Indonesia mampu sebagai lumbung pangan dunia. Hal ini perlu didukung perubahan etos dan semangat kerja, peningkatan luas lahan garapan maupun

pengetahuan tentang bercocok tanam. “Pada program ini, petani akan dibantu benih padi dan pupuk. Untuk keseluruhan proses dari penanaman, saat panen, sampai pengolahan akan didata dan dikirim ke pusat,” ungkapnya. Khusus di Tempek Bias, Subak Lepang, padi yang dipanen seluas 16 hektar dan jenis padinya Ciherang. Keunggulannya dapat dipanen mulai umur 100-105 hari. (ad412)

PASAR Semarapura sangat strategis untuk mendukung perputaran perekonomian masyarakat Kabupaten Klungkung. Sejalan dengan itu, tahun ini pemkab merencanakan revitalisasi pada blok A dengan anggaran belasan miliar rupiah. Hanya, di kalangan pedagang, beredar isu, bangunan tersebut akan diperkecil. Bahkan hal ini dikabarkan menuai keresahan. Menanggapi hal itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Ardiasa dan Kepala UPT Pasar Kabupaten Klungkung Komang Widyasa Putra menyatakan ukuran bangunan masih tetap mengacu sebelumnya dan perencanaannya tengah dalam proses. “Tidak ada perubahan ukuran. Masih tetap seperti sebelumnya,” tegasnya saat sosialisasi langsung kepada pedagang, Rabu (7/2) kemarin. Orang nomor satu di Kabupaten Klungkung ini meminta dukungan kepada pedagang supaya proses revitalisasi berjalan lancar. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan kesiapan untuk dipindahkan ke Tempat Pedagang Sementara. Selain itu, tidak menyimpan barang berharga saat pasar sudah tutup dan tidak menempati lokasi yang dilarang oleh petugas. “Kami harapkan semua tertib. Supaya pembangunan ini berjalan sesuai rencana,” katanya. Pada kesempatan tersebut, pedagang juga diminta untuk tetap menjaga kebersihan pada lorong-lorong penghubung antarblok supaya memberikan kenyamanan kepada

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyosialisasikan terkait revitalisasi Blok A Pasar Semarapura kepada pedagang, Rabu (7/2) kemarin. pembeli dan penjual. “Kebersihan itu sangat penting diterapkan. Buat suasana pasar nyaman,” ungkapnya. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Ardiasa menyampaikan sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan informasi pasti mengenai rencana pemkab dalam melakukan revitalisasi. Serta melaporkan bahwa dalam revitalisasi, dilakukan pembangunan Tempat Pedagang Sementara. Sesuai data, pedagang pada blok tersebut mencapai 212 orang, ditambah yang berada di antara Blok A dan Blok 22 orang. “Sekarang DED–nya sudah proses. Maret ditargetkan pembangunan Tempat Pedagang Sementara. Itu

ada di sekitar blok C dan Pura Melanting. Paling lambat Mei, sudah pembongkaran,” jelasnya. Pembangunan itu, menurut pejabat asal Jembrana ini dipersiapkan anggaran Rp 11 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2018. Tahun ini juga dilakukan revitalisasi pada pasar Desa Gunaksa Kecamatan Dawan, Desa Kamasan Kecamatan Klungkung, Desa Nyalian dan Tusan Kecamatan Banjarangkan dan Desa Batu Kandik, Kecamatan Nusa Penida. Anggaran seluruhnya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai Rp 5,4 miliar. “Itu sudah berjalan. Nanti kami akan presentasi juga ke pusat,” pungkasnya. (ad411)

Diterjang Gelombang, Pelabuhan Gunaksa Makin Hancur Semarapura (Bali Post) Pelabuhan Gunaksa, Kecamatan Dawan yang pembangunannya menelan anggaran ratusan miliaran rupiah semakin hancur. Terjangan gelombang laut yang cukup kuat dan derasnya aliran air Tukad Unda menjadi salah satu penyebabnya. Di tengah hal itu, pemerintah pusat yang memiliki kewenangan pengelolaan belum merencanakan adanya penanganan. Berdasarkan pantauan, Rabu (7/2) kemarin, senderan pelabuhan di sisi timur yang panjangnya mencapai ratusan meter telah habis tergerus. Tak hanya itu, bangunan Padmasana yang terbuat dari batu hitam sudah hilang sampai ke pondasinya. Demikian pula bangunan tempat gardu listrik yang berada di sisi utara,

pondasinya juga tergerus dan nyaris roboh. Kondisi ini lebih parah dar pantauan Oktober 2017. Saat itu, senderan yang tergerus tidak banyak dan bangunan Padmasana hanya jebol pada panyengker. Menurut keterangan seorang warga, Jero Mangku Dharma, kerusakan itu disebabkan hantaman gelombang laut yang sangat kuat. Hal tersebut diperparah dengan terjangan air Tukad Unda yang debitnya meningkat signifikan seiring dengan meningkatnya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung maupun kawasan hulu. “Kalau ombaknya besar, pasti menghantam itu. Ini terjadi setiap tahun,” tuturnya. Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Suci-

L.0001252-BLS-2

tra menjelaskan kewenangan pengelolaan pelabuhan yang pembangunannya mulai tahun 2006 itu sudah ada di pemerintah pusat. Di tengah kondisi yang semakin memprihatinkan, belum ada informasi upaya penanganan. “Sekarang bolanya (kewenangan-red) ada di pusat. Informasi penanganan juga belum ada. Kami juga belum menyampaikan kondisi terakhir,” sebutnya. Mantan Kasatpol PP Klungkung ini menyebutkan jalan eksisting menuju pelabuhan juga sudah putus sehingga mengakibatkan tidak bisa dilalui dengan kendaraan. “Sekarang posisi pelabuhan sudah seperti Tanah Lot. Jalannya sudah putus,” ungkapnya. Sementara itu, terkait dengan kerusakan gardu listrik, penanganannya

sudah dikoordinasikan dengan PLN. Saat ini, campur tangan pemerintah kabupaten untuk pelabuhan seluas 12,33 hektar itu hanya pada penyertifikatan jalan eksisting sepanjang 1,77 kilometer dan lebar 30 meter. “Itu sudah proses. Sekarang tinggal menunggu persetujuan dua warga. Itu tinggal di luar Bali,” terangnya. Pelabuhan itu, pembangunannya menelan anggaran sekitar Rp 230 miliar. Uji coba pengoperasian sudah sempat dilakukan tiga kali. Namun, seluruhnya gagal. Kondisinya yang terkatung-atung, juga sempat menjadi sorotan kalangan Legeslatif. Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara mendesak pemerintah pusat untuk memberikan kejelasan akan nasibnya.

“Kalau memang pusat belum bisa melakukan penanganan, ya bisa disampaikan ke Pemda. Biar bisa mencari solusi. Jangan sampai bangunan ini terkatung-katung. Penanganan harus sinergi. Bukan terkotakkotak,” tegasnya. Pelabuhan itu, menurutnya memiliki fungsi yang sangat penting untuk memperlancar transportasi laut. Ini pun tak terbatas pada wilayah Klungkung, tetapi juga antarkabupaten dan provinsi. “Ini bukan kepentingan Klungkung saja, tapi provinsi. Padangbai sudah overload, tidak bisa pengembangan. Kalau menangani Bali Timur, Klungkung bisa mewakili. Kunjungan wisatawan ke Nusa Penida juga meningkat. Pelabuhan ini mendukung,” pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PELABUHAN GUNAKSA - Kondisi Pelabuhan Gunaksa, Kecamatan Dawan terlihat semakin memprihatinkan. Senderan dan sejumlah bangunannya tergerus gelombang laut dan air Tukad Unda.


Kamis Wage, 8 Februari 2018

KARANGASEM

13

Didakwa Mencuri Sebatang Pohon, Tebo Dituntut Lima Bulan Penjara Amlapura (Bali Post) Kasus dugaan pencurian sebatang pohon milik Desa Pakraman Subagan dengan terdakwa I Ketut Suardana alias Tebo, akhirnya sampai pada tahap tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Pengusaha tanah kapling di Karangasem itu dituntut pidana penjara lima bulan. Tuntutan itu disampaikan JPU I Made Santiawan pada sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU di hadapan majelis hakim pengadilan Negeri Amlapura, Rabu (7/2) kemarin. Atas tuntutan JPU itu di depan majelis hakim PN Amlapura dan disaksikan puluhan krama dan prajuru Desa Subagan, Tebo kembali menegaskan dirinya mengakui bersalah. Tebo menyatakan menyesali perbuatannya. Dan ke depan akan menjadikannya sebagai pembelajaran sangat berharga. Meski demikian, dia tetap memohon keringanan hukuman. Alasannya, dia memiliki anak masih kecil. Selain itu, dia sebagai tulang punggung keluarga. Atas saran ketua majelis hakim Ketut Kimiarsa, S.H., Tebo kembali di depan persidangan menyatakan mohon maaf kepada seluruh prajuru yang lama maupun prajuru yang baru serta kepada seluruh krama Desa Subagan. Terkait permintaannya agar diberikan keringanan hukuman, sikap dan hal-hal meringankan lainnya tentu akan menjadi pertimbangan dalam memberikan putusan. JPU Made Santiawan dalam putusannya menyatakan terdakwa Tebo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Tindakan terdakwa, disebutkan memenuhi unsur-unsur yang didakwakan. Tebo dijerat Pasal 262 KUHP. Kejadiannya Februari 2017 lalu, Tebo didakwa setelah menyuruh orang meratakan lahan untuk dikapling di tepi Sungai Jangga, tepatnya di belakang kawasan Perumnas Paya, Karangasem. Saat orang yang disuruh itu meratakan lahan di sana menggunakan alat berat membuat selokan air. Dampaknya, sejumlah pohon di lahan pelaba Pura Puseh Subagan itu akhirnya tumbang. Salah satu pohon besar yakni pohon suli dipotong. Dan kayu besar itu dibelah kemudian dibawa Tebo ke gudangnya di Lingkungan Kertasari. Celakanya, pengambilan kayu itu dilakukan tanpa seizin prajuru Desa Subagan. Ini kemudian dipersoalkan warga dan prajuru yang selanjutnya Tebo dilaporkan ke Polsek Kota Karangasem, karena dikategorikan melakukan pencurian. Pihak Desa Subagan mengaku menderita kerugian Rp 2,7 juta dalam peristiwa itu. Usai sidang pembacaan tuntutan oleh JPU itu selanjutnya sidang pembacaan putusan majelis hakim kembali akan dibuka untuk umum, Rabu (14/2) pekan depan. Sidang pembacaan tuntutan ini sedianya dilakukan Rabu (31/1) pekan lalu. Tetapi, waktu itu JPU tak siap dengan tuntutannya. Sehingga sidang pembacaan tuntutan dengan majelis hakim yang diketuai I Ketut Kimiarsa, S.H. serta dua hakim anggota I Gusti Ayu Kharina Yuli Astiti, S.H. dan Lia Puji Astuti, S.H. waktu itu terpaksa ditunda. Kasus ini menyita perhatian masyarakat Karangasem, karena banyak pihak yang menyayangkan seorang pengusaha developer justru harus berurusan dengan hukum. Lucunya, hanya gara-gara menebang sebatang pohon. Jika persoalan ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan, sebagaimana nilai-nilai kemasyarakatan yang tumbuh di dalam desa pakraman, mungkin Tebo tidak harus menjadi terdakwa dan menjadi pesakitan di meja sidang. (kmb31)

Seharian Tenang

Gunung Agung Kembali Keluarkan Embusan Amlapura (Bali Post) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis aktivitas vulkanik Gunung Agung itu menurun secara signifikan. Sepanjang Selasa (6/2), alat pemantau bahkan tak merekam adanya aktivitas apa pun, baik gempa maupun tremor menerus seperti yang biasa terjadi. Namun, aktivitas gunung setinggi 3.142 meter itu mengalami sedikit peningkatan, Rabu (7/2) kemarin. Itu ditandai terjadinya tiga kali embusan. Embusan pertama terekam pada rentang waktu pukul 00.00 sampai 06.00, dengan amplitude 13 mm durasi 40 detik. Pada rentang waktu itu juga tercatat tiga kali gempa vulkanik dangkal, empat gempa vulkanik dalam dan satu gempa tektonik jauh. Embusan kedua tercatat pada rentang waktu pukul 06.00 sampai 12.00. Dalam rentang waktu tersebut juga tercatat dua kali gempa vulkanik dangkal, dengan amplitude 12-15 mm berdurasi 20-25 detik. Embusan ketiga terekam pada rentang waktu pukul 12.00-18.00, dengan amplitude 16 mm durasi 65 detik. Meski aktivitas vulkanik menurun, Gunung Agung masih berstatus Awas dengan radius perkiraan bahaya 6 km dari puncak gunung. Periode munculnya kembali embusan itu mulai terjadi Senin (5/2) lalu setelah selama beberapa hari sebelumnya tidak terekam adanya aktivitas vulkanik. Seismograf di Pos Pengamatan Desa/Kecamatan Rendang hari itu mencatat terjadi beberapa kali embusan dan kegempaan. Kabid Vulkanologi dan Mitigasi Bencana PVMBG I Gede Suantika mengakui aktivitas vulkanik Gunung Agung itu sudah jauh menurun. Dari segi kegempaan, aktivitas vulkanik Gunung Agung itu bahkan menurun drastis jika dibandingkan periode Desember 2017. Kembalinya terekam gempa, menurut Suantika, merupakan hal wajar mengingat saat ini status Gunung Agung itu masih level IV (Awas). ‘’Selama ini gempa tektonik dan gempa mikro berpusat di Batulompeh, Kecamatan Kubu. Pada akhir Januari lalu jumlah kegempaan sangat menurun, dalam beberapa hari. Bahkan tidak ada gempa yang terekem oleh alat pemantau,’’ jelasnya. Jika disimak terus terjadi penurunan kegempaan sangat drastis, Suantika mengakui ada kemungkinan status Gunung Agung itu diturunkan. Menurutnya, tingkat kegempaan memang menjadi salah satu parameter, penentuan penurunan status gunung api itu. Suantika juga mengatakan kemungkinan Gunung Agung kembali normal sangat besar. Potensi itu mengacu data lainnya. Seperti dari alat pengukur deformasi itu diketahui tidak ada lagi penggelembungan pada tubuh Gunung Agung. Tubuh Gunung Agung bahkan cenderung mengalami pengempisan. Demikian pula gas emisi vulkanik, persentasenya mulai menurun. Perkembangan kondisi Gunung Agung akan dievaluasi dalam waktu dekat ini. Menurunnya aktivitas vulkanik itu juga berdampak terhadap kondisi vegetasi tumbuhan di lereng Gunung Agung. Sekretaris Pasebaya Gunung Agung I Wayan Suara Arsana mengatakan, saat ini vegetasi tumbuhan yang sempat meranggas oleh abu vulkanik itu sudah mulai tumbuh. ‘’Di seputaran Pura Pasar Agung, Sebudi, pepohonan sudah mulai ada daun hijaunya,’’ ungkapnya. (kmb)

MULAI MENGHIJAU - Relawan Pasebaya naik ke kawasan hutan Pura Pasar Agung, Sebudi. Vegetasi tanaman di kawasan hutan tersebut kini mulai menghijau lagi.

Bali Post/kmb

TAK MELAUT - Dalam kondisi cuaca seperti sekarang ini, sebagian besar nelayan di Pantai Ujung, Karangasem, memilih tidak melaut.

Cuaca Ekstrem Ganggu Aktivitas Nelayan Amlapura (Bali Post) Kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini tak hanya menimbulkan sejumlah kerusakan, bahkan korban manusia. Cuaca ekstrem juga mengganggu aktivitas nelayan sehingga sebagian besar dari mereka memilih tidak melaut untuk sementara waktu. ‘’Di tengah gelombang laut yang tidak menentu, kadang kala mendadak datang angin kencang disusul seketika gelombong tinggi,’’ ucap Mustafa (40), salah seorang nelayan di Pantai Ujung, Karangasem, Rabu (7/2) kemarin. Nelayan yang biasa dis-

apa Pak Mus itu mengatakan, nelayan Pantai Ujung itu biasanya mencari ikan hingga ke perairan Lombok Utara. Target utamanya ikan tongkol. Menurutnya, saat ini, kondisi perairan Lombok itu juga tidak menentu, sehingga sangat berisiko jika nekat berlayar sampai ke sana. Kalaupun ada nelayan Ujung yang melaut, saat ini tidak sampai ke perairan Lombok. Targetnya juga bukan ikan tongkol, tapi jenis ikan dasar. Selain cuaca kurang bersahabat, keengganan nelayan Ujung belayar sampai jauh karena saat ini sedang

tidak musim tongkol. Sedangkan nelayan Ujung lebih bergantung pada jenis ikan yang juga sering disebut ikan awan tersebut. Ikan tongkol itu, kata Mustafa, biasanya baru ramai dalam empat bulan ke depan. Semantara belum bisa melaut, nelayan Ujung itu memilih mengisi waktu dengan cara memperbaiki jukung mereka, jaring ataupun perlengkapan melaut lainnya. Sebagian ada yang tetap melaut. Namun, jaraknya tidak sampai jauh. Tetapi, sebagian lainnya memilih pekerjaan sampingan sebagai petani. Pada musim paceklik

seperti sekarang ini, nelayan Ujung itu tidak punya pekerjaan sampingan. Mereka biasanya hanya pasrah menunggu cuaca baik bisa melaut. Agar bisa bertahan hidup, mereka umumnya mengandalkan pinjaman dari pengepul ikan. Utang baru akan dibayar ketika sudah memasuki musim ikan. Mustafa yang merupakan anggota Kelompok Nelayan Beringin Jaya, Ujung itu termasuk nelayan yang nekat. Dia tetap melaut kendati hasil tangkapan tak sebanding dengan jerih payahnya. ‘’Sekarang ikan dasar juga sulit. Masih untung umpan disambar gurita,’’ ungkap-

nya. Kondisi serupa juga dialami nelayan di sepanjang perairan Kecamatan Kubu dan juga Abang. Cuaca yang tidak menentu itu membuat nelayan prihatin. Mereka memilih tak melaut, bukan hanya khawatir akan keselamatannya, tetapi karena ikan sulit didapat. Pantai Yeh Malet di Kecamatan Manggis itu biasanya ramai aktivitas nelayan dan pemancing. Namun kemarin, berubah lengang. ‘’Yang mancing sepi, soalnya ombak berubah besar,’’ ungkap salah seorang ibu pemilik warung bakso di pantai tersebut. (kmb)

Pasebaya Tolak Solusi Transmigrasi Amlapura (Bali Post) -

Setelah berbulan-bulan mengungsi, kini muncul ide ramai-ramai menjadi transmigran. Ide itu mencuat lagi setelah aktivitas Gunung Agung yang tidak menentu dengan level IV atau Awas. Tidak ada kepastian, apakah gunung tertinggi di Bali itu semakin tenang atau sebaliknya. Ketua Pasebaya Gunung Agung I Gede Pawana mengatakan, Rabu (7/2) kemarin, menjadi transmigran itu bukanlah solusi yang bijak melihat situasi saat ini. Menurutnya, sebaiknya solusi yang lebih tepat adalah membuatkan rumah singgah di areal yang aman. Dengan situasi saat ini, menjadi transmigran, kata Gede Pawana, bukan jalan yang tepat. Apalagi, kalau ide ini muncul dari pemerintah daerah. Ini hanya ide instan, yang tidak bijak. Sebagaimana yang terjadi di daerah lain yang memiliki gunung api. Sebetulnya, solusi yang lebih tepat, sebaiknya membuat rumah singgah di tanah-tanah milik pemerintah di daerah aman. Contohnya di Kecamatan Manggis, di Merapi, rumah singgah ini dibuatkan semipermanen. Kemudian dibedol satu desa ke lokasi tersebut, yang anggarannya bersumber dari pusat. “Kenapa tidak ini dilakukan. Anggaran ada di BNPB. Kalau menurut kami, transmigrasi itu solusi terakhir,” katanya. Informasi yang berkembang, Rabu (7/2) kemarin, ada pengungsi 10 kepala keluarga dari Banjar Sogra, Desa Sebudi, Selat, yang sudah mendaftarkan dirinya menjadi transmigran. Meski daftar tunggu transmigran

Gede Pawana, Ketua Pasebaya Gunung Agung.

setiap tahunnya terus bertambah, pemerintah daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan masih membuka pendaftaran. Ini membuat Pasebaya cukup heran dengan strategi penanganan pengungsi di lapangan. Seolah-olah mengarahkan pengungsi itu ikut program transmigrasi. “Kalau Gunung Agung meletus, kan tidak warga Sogra saja yang pindah, tetapi semuanya yang ada di radius berbahaya itu pindah. Kalau begini, apa semua warga nanti mau transimigrasi. Kan hal itu tidak mungkin,” kata Pawana yang juga Perbekel Duda Timur ini. Buat Rumah Singgah Menurutnya, dengan membuat rumah singgah itu kerja sama dengan BNPB ini akan lebih memberdayakan pengungsi. Ketimbang cara instan memasukkan pengungsi ke dalam program transmigrasi. Warga Banjar Sogra mengungsi terpencar di sekitar Desa Duda dan Desa Duda Timur, Selat, sehingga lebih mudah bolak-balik menengok ternak dan rumahnya. Jarak Banjar Sogra dengan tempat mengungsi sekitar 10 kilometer. Tercatat sudah 10 KK warga setempat mendaftar program transmigrasi. Hanya, lokasi transmigrasi yang dituju belum jelas dari

Pemkab Karangasem. Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Karangasem I Nyoman Suradnya pernah mengungkapkan salah satu opsi warga terdampak erupsi itu adalah menjadi transmigran. Bahkan, pihaknya memohon kepada Gubernur Bali kuota transmigran Bali tahun ini seluruhnya buat Karangasem. Sesuai informasi awal pemerintah pusat, program transmigrasi tahun depan, untuk Bali hanya dijatah 15 kepala keluarga. Jumlahnya sangat kecil dibandingkan kebutuhan, karena daftar tunggu untuk wilayah Karangasem saja sudah mencapai ratusan kepala keluarga. Pihaknya berharap agar jatah tahun depan bagi Bali tetap ditambah. Sementara dampak di sektor pariwisata, pekerja di sektor pariwisata akan difasilitasi bekerja ke kapal pesiar oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali. Total ada sekitar 3.500 pekerja pariwisata mengalami dampak erupsi di Karangasem. Bila pengungsi itu sudah tertangani, maka sektor non-KRB yang terdampak itu juga harus tertangani dengan baik. Dia berharap bekerja di kapal pesiar itu merupakan opsi menarik, agar pekerja pariwisata itu bisa tetap bekerja. (kmb31)

Periode Tahun 2017

Kunjungan Wisman ke Besakih Naik 53 Persen Kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Besakih, Kecamatan Rendang selama tahun 2017 menunjukkan peningkatan dari capaian tahun sebelumnya. Meski situasi erupsi Gunung Agung, kunjungan ke kawasan Besakih itu selama tahun 2017 tercatat 157.599 orang. Jumlah ini naik 53 persen dari tahun sebelumnya, hanya 102.920 orang. Bagaimanakah sebetulnya kinerja Badan Pengelola itu? DATA itu disampaikan Pelaksana Tugas Manajer Badan Pengelola Kawasan Pariwisata Besakih Jero Mangku Wayan Ngawit menjawab tudingan pihak dewan yang menyebutkan sumbangan pariwisaa Besakih ke PAD Pemkab Karangasem menurun setelah dikendalikan Badan Pengelola. Menurut Jero Mangku Ngawit yang dihubungi Rabu (7/2) kemarin, adanya Badan Pengelola,

kunjungan wisatawan itu sebenarnya sudah jauh lebih banyak dari sebelumnya. “Seandainya tak ada erupsi September 2017 lalu, mungkin catatan kunjungan wisatawan asing kami jauh lebih banyak,” katanya. Selain kunjungan wisatawan asing, kunjungan wisatawan lokal atau nusantara juga jauh meningkat. Selama tahun 2017, kunjungan wisatawan lokal sudah ter-

catat 23.708 orang. Jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 6.545 orang. Kunjungan wisatawan lokal naik ini 262 persen. Bagi yang meragukan kinerja Badan Pengelola itu, kata Jero Mangku Ngawit, dipersilakan turun langsung ke Besakih. Tidak hanya mengamati dari jauh, tetapi melihat realita di lapangan. “Maka akan terlihat jelas bagaimana perbedaan sistem kerja kami sekarang dengan yang dulu,” katanya. Setelah aktivitas Gunung Agung terus menunjukkan penurunan, kunjungan wisatawan ke kawasan Besakih juga mulai kerangkak naik. Humas Badan Pengelola Kawasan Besakih Gusti Mangku Kariawan menambahkan, tiap harinya kunjungan wisatawan

lokal dan mancanegara ratarata mencapai 200 orang sampai 300 orang. Dia berharap tren ini terus membaik, seiring semakin tenangnya Gunung Agung. Pemangku Pura Goa Raja Besakih ini menilai terkesan tidak bijak kalau manfaat Badan Pengelola Kawasan Besakih ini hanya dilihat dari berapa besar bisa memberikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) ke Pemkab Karangasem. Padahal, sudah jelas kesepakatannya, 50 persen dari pendapatan itu dibagi untuk pura, 25 persen Pemkab Karangasem dan 25 persen untuk Desa Pakraman Besakih. Artinya, dengan pengelolaan sekarang, menurutnya jelas lebih bertanggung jawab dari sisi pemasukan pendapatan. Pengelolaan secara utuh

juga lebih meningkat. Badan Pengelola itu dibentuk Provinsi Bali, dengan pzyung hukum pergub. Pembentukan Badan Pengelola itu, untuk mengatasi banyaknya keluhan terhadap pengelolaan kawasan Besakih kala itu yang sepenuhnya dikendalikan Pemkab Karangasem. Dia meminta berhenti mengeluarkan ide murahan yang justru membawa Besakih ke masa lalu, penuh dengan persoalan. “Wacana ini terkesan murahan. Diskursus itu juga tidak mencermati kondisi di bawah. Pemkab orientasinya hanya mengejar target pendapatan. Kalau mau tahu bagaimana kondisi Besakih, tolong turun ke sini. Jangan ngomong dari jauh,” tegas Kariawan. (gik)


14 SOSOK

TABANAN

Kamis Wage, 8 Februari 2018

Pemeliharaan Sapi Perah di Ashram Murni Pemenuhan Ritual

Tabanan (Bali Post) Kebijakan Pemerintah Provinsi Bali sangat ketat menjaga kemurnian sapi Bali, sehinggga sapi luar jenis perah pun kemudian tidak diizinkan masuk ashram. Hal kontraproduktif itu tidak pelak menjadi polemik tersendiri di masyarakat, utamanya di ashram-ashram di Bali, yang memelihara jenis sapi perah itu. Sesungguhnya, tujuan pemeliharaan sapi perah itu selain menjadi taksu ashram itu sendiri, juga sebagai pemenuhan keperluan ritual utama keagamaan di sana.

Taman Serasi Perlu Dikloning MENGURUS surat-surat kepentingan administrasi maupun izin, memang sulit dilakukan para pekerja swasta utamanya saat hari kerja. Masalah menjadi bertambah sulit, ketika mereka libur. Artinya, ada waktu luang untuk mengurusnya, pada Sabtu dan Minggu, giliran instansi terkait tutup. Melihat problematika seperti itu, Kecamatan Kerambitan melahirkan inovasi yang bersifat memudahkan masyarakat mengakses pelayanan publik. Inovasi itu disebut ‘’Taman Serasi’’. Taman Serasi ini berwujud sistem operasional yang terintegrasi dengan sejumlah pelayanan publik. Sistem itu bisa diakses melalui anjungan maupun handphone. Karena itu bukan saja bisa melayani saat hari kerja, termasuk juga saat hari libur. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat meresmikan Taman Serasi, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan Taman Serasi ini embrionya berawal dari Lomba Intan atau Inovasi Kecamatan beberapa tahun lalu. Kebetulan lomba yang digagas Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Tabanan itu dimenangkan Kecamatan Kerambitan. Dengan inovasi Taman Serasi itu, Kerambitan menjadi pemenangnya. Melalui aplikasi Taman Serasi itu, masyarakat sangat dimudahkan mengakses beberapa layanan publik. Baik yang bersifat perizinan maupun nonperizinan. Pemanfaatan layanan online ini tinggal diakses melalui anjungan. Bahkan nantinya bisa melalui ponsel berbasis android. ‘’Prinsip kerjanya hampir sama seperti ATM. Kalau belum serta merta bisa mengakses lewat ponsel sudah barang tentu aplikasinya harus diinstal dulu. Jadi, ini luar biasa sangat memudahkan,” kata Bupati Eka. Melihat asas manfaatnya untuk masyarakat ditambah anggarannya yang tidak terlalu besar, Bupati Eka meminta agar hal serupa diterapkan di kecamatan lainnya. ‘’Secara keseluruhan aplikasi Taman Serasi ini menghabiskan Rp 500 juta. Layanan publik bisa sangat dimudahkan. Oleh karena itu, kami harapkan aplikasi ini bisa dikloning di Kecamatan lain. Setidaknya untuk Kecamatan Tabanan dan Kediri lebih dulu,’’ ujar Bupati perempuran pertama Tabanan itu. (san)

Apalagi dalam ajaran Weda, sapi adalah binatang yang sangat disucikan. Sebab, sapi yang merupakan kamadenu itu salah satu dari tujuh ibu itu sendiri. Faktanya, sapi itu juga memelihara manusia dari susu yang dihasilkan. Sayangnya karena peraturan, pemurnian sapi Bali, kemudian sapi perah yang ada di ashram itu terancam ditarik dan tidak boleh dipelihara di sana. Sekretaris Pesraman Pan-

dita Raja Widya PHDI Pusat Brahmana Guna Avatara Dasa yang ditemui di Tabanan, Rabu (7/2) kemarin, menyayangkan kebijaksanaan itu. Sebab, pihak ashram yang memelihara sapi perah itu tidak ada tujuan mengganggu keaslian sapi Bali, apalagi dengan cara melakukan perkawinan silang. Keberadaan sapi perah di ashram itu, kata Avatara Dasa, adalah untuk memenuhi keperluan ritual dari susu yang dihasilkan.

“Produk sapi perah mulai susu dan olahannya seperti yogurt. Malah tahi sapi juga dipergunakan upacara homa, selain kencingnya. Semua itu ada dalam Weda. Produk sapi itu diperlukan untuk kepentingan ritual keagamaan,” ujarnya. Terlebih sapi perah itu berasal dari Gurukula di Bangli. Saat ini, pemenuhan suplai makanan untuk manusia sudah menyimpang dari ajaran Weda. Mengonsumsi dagingnya teru-

tama sapi sangat bertentangan dengan ajaran Weda yang menekankan ahimsa. Dalam Weda disebutkan makanan yang baik adalah makanan yang dipersembahkan kepada Yang Mahakuasa, terlebih dahulu dan tidak termasuk sapi. Bentuk persembahannya cukup air, buah, bunga, dan daun. Tidak disebutkan adanya persembahan daging. “Dalam Weda membunuh ciptaannya terutama sapi adalah perbuatan dosa paling besar,” ujarnya. Karenanya, ia berharap kepada pemerintah maupun warga Bali yang mayoritas Hindu, untuk bisa mempertimbangkan ajaran Weda ini menjadi bagian aturan kehidupan mereka. Terkait rencana penarikan

sapi perah yang berada di ashram itu, Brahmana Guna Avatara Dasa menegaskan, pemeliharaan sapi perah di ashram itu semata untuk kepentingan kerohanian Weda. Bukan untuk dikawinkan, apalagi disilangkan. Sapisapi itu memang tidak untuk dikonsumsi. Karena itu, ia berharap pemerintah memaklumi hal ini dan mengizinkan pemeliharaan sapi perah khususnya di ashram. “Selain susu murni, produk sapi itu untuk memenuhi keperluan ritual pemujaan. Selain itu, sapi perah itu juga sebagai taksu dari ashram itu. Tidak ada kepentingan komersial, apalagi tujuan sapi itu dikawinsilangkan,” ujarnya. (kmb24)

Agenda Musrenbang Kecamatan Tabanan

Dibuat Program Inovatif Berbasis Pemberdayaan Warga Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kecamatan Tabanan tahun 2019 dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Rabu (7/2) kemarin. Musrenbang mengambil tema ‘‘Meningkatkan Kesejahteraan Petani Melalui Progresif Sektor Hulu dan Profitable Sektor Hilir”. Lalu, bagaimanakah titik fokus program Musrenbang Kecamatan Tabanan itu?

CAMAT Tabanan Putu Arya Suta menjelaskan, sesuai tema RKPD tahun 2019, akan dibahas usulan kegiatan terkait Pemberian Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) pada Musrenbang itu. Agendanya difokuskan pada peningkatan pengolahan dan pengelolaan sektor pertanian dalam arti luas. Selain itu, juga dibedah usulan perbaikan infrastruktur dan usulan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ia melanjutkan kegiatan yang akan diusulkan itu harus memenuhi beberapa hal, yaitu selaras dengan RPJMD Semesta Berencana periode 2016-2021, yang merupakan kewenangan kabupaten berkontribusi pada pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Tabanan. Hal itu tidak bisa ditangani APBDes sebab berdampak pada seluruh masyarakat desa utamanya terkait penanggulangan kemiskinan. Usulan-usulan itu dirumuskan, kemudian dibahas tuntas pada Musrenbang. Sebelumnya, pihaknya bersama perbekel dan OPD terkait telah melaksanakan pra-Musrenbang. Pada pra-Musrembang itu dirumuskan usulan termasuk Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) dan prioritas usulan-usulan dari 12 desa, khususnya yang ada di Kecamatan Tabanan. Program dan kegiatan itu nantinya menjadi program dan

kegiatan kabupaten yang dilaksanakan oleh OPD terkait di tingkat kabupaten. Arya Suta juga memaparkan bagaimana kondisi Tabanan dari segi geografis dan juga administratif. Melihat kondisi riil yang ada, potensi yang berkembang di Tabanan adalah sektor jasa, perdagangan, dan perindustrian. Meski secara geografis, Kecamatan Tabanan ini berada di pusat kota, namun potensi pertaniannya juga perlu dikembangkan. Dari data yang dihimpun tampak potensi unggulan sektor pertanian di Kecamatan Tabanan itu didominasi pertanian padi dan juga perkebunan. “Luas lahan pertanian padinya mencapai 3.421 hektar. Kemudian di bidang perkebunan didominasi perkebunan kelapa, dengan luas tanam 535 hektar. Dengan luas segitu, menghasilkan 4.614 kuintal kelapa per tahun,” imbuhnya. Di sisi lain, disampaikan juga beberapa permasalahan yang ada di Kecamatan Tabanan yang dijadikan isu utama dan materi pembahasan di Musrenbang, yaitu di bidang kependudukan. Sejauh ini memang masih ada KK miskin 7,25% atau 1.765 KK. Di bidang infrastruktur masih juga ada infrastruktur yang rusak. Untuk mengatasi hal itu,

pemerintah bersama masyarakat telah melakukan terobosan-terobosan, yakni membuat programprogram inovatif berbasis pemberdayaan masyarakat. ‘’Melihat permasalahan yang ada di Kecamatan Tabanan saat ini khususnya yang diusulkan di bidang infrastruktur itu masih belum ada kepastian alokasi pen-

danaannya. Diharapkan, peserta yang hadir pada hari ini dapat mengawal dan merealisasikan kegiatan menjadi usulan masyarakat Kecamatan Tabanan. Sehingga apa yang kita hasilkan dalam Musrenbang tidak hanya bersifat administratif, tanpa ada kepastian terkait pendanaan,’’ ujar Arya Suta. (san)

Bali Post/san

MUSRENBANG - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Tabanan tahun 2019 untuk Kecamatan Tabanan dilaksanakan Rabu (7/2) kemarin di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan.


15

Kamis Wage, 8 Februari 2018 Hasil Pertandingan --------------- FA Cup ------------------------------------------------FA Cup Putaran IV Birmingham City Rochdale Swansea City

vs Huddersfield Town 1-4 vs Millwall 1-0 vs Notts County 8-1

--------------- DFB Pokal -------------------------------------------Perempatfinal Paderborn Bayer Leverkusen

vs Bayern München vs Werder Bremen

0-6 4-2

--------------- Coupe de France ----------------------------------Bourg-en-Bresse Auxerre Sochaux

vs Olympique Marseille 0-9 vs Les Herbiers 0-3 vs PSG 1-4

Bayern Munich Tak Terbendung ke Semifinal Berlin -

Bayern Munich tak terbendung untuk meraih tiket ke babak semifinal turnamen Piala Jerman (DFB Pokal), Rabu (7/2) kemarin. Tim asuhan Jupp Heynckes merebut kemenangan 6-0 atas tuan rumah tim divisi ketiga Paderborn. Paderborn merupakan tim yang menelan degradasi secara beruntun setelah bermain di Bundesliga tiga tahun silam. Tuan rumah memulai pertandingan dengan brilian namun segera dipecundangi tamunya Bayern, yang telah menjuarai kompetisi ini sebanyak 18 kali. Kingsley Coman membawa Bayern memimpin pada menit ke-19, menyambar bola dari jarak dekat setelah Arjen Robben gagal melepaskan sepakan. Penyerang asal Prancis Robben kemudian memberi umpan kepada Robert Lewandowski untuk menjadi gol kedua. Bayern efektif menghentikan kegigihan Paderborn empat menit sebelum turun minum. Bola umpan jarak jauh dari Mats Hummels tertuju kepada Joshua Kimmich yang kemudian diteruskan ke tiang dekat dengan tenang. Bayern memberikan hantaman berikutnya pada menit kesepuluh babak kedua, ketika Corentin Tolisso menanduk bola dari tendangan sudut. Robben melepaskan sepakan melengkung dari tepi kotak penalti dan kemudian menyambar bola dari jarak dekat untuk melengkapi kemenangan meyakinkan ini. Bayer Leverkusen juga mencapai empat besar setelah bangkit dari ketinggalan 0-2 untuk menang 4-2 atas Werder Bremen setelah masa perpanjangan waktu. Max Kruse dan Aron Johannsson membawa Bremen memimpin dua gol dalam rentang waktu tujuh menit. Namun Julian Brandt mencetak gol pada masing-masing babak untuk membawa Leverkusen menyamakan kedudukan. Karim Bellarabi dan Kai Havertz kemudian mencetak gol pada masa perpanjangan waktu untuk melengkapi kebangkitan timnya. Jajaran peserta semifinal akan lengkap ketika runnerup tahun lalu Eintracht Frankfurt menjamu Mainz 05 dan VfL Wolfsburg mengunjungi markas Schalke 04 pada laga semifinal lainnya, Kamis dini hari. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

DIKAWAL - Pemain sayap Bayern Munich Arjen Robben (kanan) menggiring bola dengan dikawal Felix Herzenbruch dari Paderborne pada pertandingan Piala Jerman (DFB Pokal), Rabu (7/2) kemarin.

Swansea Cetak Kemenangan Besar

Bali Post/afp

FAVORIT - Mantan pelatih Barcelona Luis Enrique difavoritkan menggantikan Antonio Conte sebagai manajer Chelsea. Media Spanyol, Rabu (7/2) kemarin melaporkan jika Enrique terpilih maka penyerang Barcelona Luis Suarez akan menjadi bidikan pertamanya untuk memperkuat lini depan. Namun menurut media Goal, Enrique hanya ingin kembali melatih pada akhir musim kompetisi.

Nadal Ingin Ulangi Kesuksesan di Queen’s Club

London Petenis peringkat satu dunia Rafa Nadal akan ambil bagian pada turnamen Queen’s Club pada 18 sampai 24 Juni mendatang. Dia ingin mengulang kesuksesan 10 tahun lalu, termasuk dengan menjuarai Grand Slam Wimbledon. Nadal mengikuti turnamen ini pada 2008 setelah meraih gelar Prancis Terbuka untuk keempatnya. Ia menaklukkan petenis Serbia Novak Djokovic pada pertandingan final di London Barat. Ia kemudian menaklukkan rival utama sekaligus juara bertahan Roger Federer dalam pertarungan lima set di Wimbledon. ‘’Ini akan menjadi perayaan kesepuluh dari kemenangan saya di sini pada 2008, itu merupakan kenangan indah, menang di sini dan tiga pekan kemudian menjuarai Wimbledon,’’ kata petenis Spanyol Nadal dalam video yang diunggah di akun Twitter resmi turnamen ini, Rabu (7/2) kemarin. ‘’Itu adalah tahun yang tidak dapat dilupakan. Saya senang untuk kembali dan bermain lagi di Queen’s. Saya tidak sabar untuk berada di sana.’’ Nadal terakhir kali memainkan ajang pemanasan Wimbledon pada 2015 dan kalah dari Alexandr Dolgopolov pada putaran pembukaan. Ia kemudian mengundurkan diri dari ajang ini pada dua tahun terakhir karena cedera. Petenis 31 tahun ini juga mengundurkan diri karena cedera pada set kelima pada pertandingan perempatfinal Australia Terbuka melawan Marin Cilic asal Kroasia bulan lalu. Juara Grand Slam tiga kali Andy Murray, yang menjalani operasi pinggang pada bulan lalu, menargetkan kembali tampil di ajang yang telah ia menangi sebanyak lima kali, kata panitia penyelenggara. (rtr/ant)

London Swansea City menghancurkan tim divisi keempat Notts County dengan skor 8-1 pada pertandingan ulangan putaran kelima Piala FA, Rabu (7/2) kemarin. Ini menjadi kemenangan terbesar Swansea sepanjang sejarah di kompetisi ini. Tammy Abraham, yang dipinjam dari Chelsea, dan Nathan Dyer masing-masing mengemas dua gol ketika Swansea, yang membaik penampilannya di bawah manajer baru Carlos Carvalhal sejak akhir Desember, membukukan empat gol pada tiap-tiap babak saat melawan County. Kyle Naughton, Wayne Routledge, Tom Carroll, dan Daniel James juga menyumbang gol untuk ‘’The Swans’’, yang bermain imbang 1-1 di

Meadow Lane pada pertandingan pertama. Kini mereka akan berhadapan dengan mantan klub Carvalhal, tim divisi kedua Sheffield Wednesday yang ditinggalkan pria Portugal itu pada Malam Natal. Rekan Swansea sesama tim Liga Inggris Huddersfield Town bangkit dari ketertinggalan saat melawan tim divisi kedua Birmingham City untuk melaju dengan kemenangan 4-1. Selanjutnya mereka akan menjamu Manchester United. Birmingham membuka keunggulan melalui Charly Adams pada awal babak kedua, namun Huddersfield mampu menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Marc Roberts setelah tembakan Tom Ince ditepis sang kiper.

Town memastikan kemenangannya menjelang pertandingan usai. Steve Mounie menanduk bola untuk membawa tim tamu memimpin, sebelum Rajiv van La Parra menyambar bola pantul dan Ince menambahi gol keempat melalui sepakannya. Tim divisi ketiga Rochdale menyingkirkan klub Championship Millwall dengan skor 1-0 berkat gol Ian Henderson di menit ke-53, untuk menyiapkan pertemuan dengan Tottenham Hotspur atau Newport County. Spurs akan memainkan pertandingan ulangan putaran keempat melawan tim divisi keempat Newport County di Wembley pada Kamis dini hari setelah sebelumnya bermain imbang 1-1. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

PIALA FA - Pemain Swansea City Tammy Abraham (kanan) menyundul bola bersama Shaun Brisley dari Notts County pada pertandingan ulangan Piala FA, Rabu (7/2) kemarin.

Bali Post/rtr

TIGA - Penyerang Paris Saint Germain Angel Di Maria melakukan selebrasi setelah mencetak tiga gol ke gawang Sochaux pada turnamen Piala Prancis (Coupe de France), Rabu (7/2) kemarin.

Tiga Gol Di Maria Antar PSG ke Perempatfinal Paris Penyerang Paris Saint Germain (PSG) Angel Di Maria mengemas tiga gol ketika klub juara bertahan itu menang 4-1 di markas tim divisi kedua Sochaux, untuk mencapai perempatfinal Piala Prancis (Coupe de France), Rabu (7/2) kemarin. Di Maria membuka gol dengan sundulan kepala di menit pertama untuk sang pemuncak klasemen Liga Prancis yang mengincar kesuksesan di Piala Prancis untuk keempat kalinya secara beruntun. Pemain Sochaux Florian Martin dengan cepat menyamakan kedudukan dengan penyelesaian kaki kiri pada menit ke-13. Tetapi penyerang PSG asal Uruguay Edinson Cavani mengonversi umpan silang Layvin Kurzawa untuk merestorasi keunggulan tim tamu pada menit ke-27. Di Maria memasti-

kan kemenangan timnya setelah turun minum. Pemain internasional Argentina itu mengecoh kiper Sochaux Lawrence Ati-Zigi di tiang dekatnya dengan penyelesaian kaki kiri yang akurat pada menit ke-59. Ia kemudian mencetak gol melalui bola pantul setelah upaya Cavani ditepis ke jalur pergerakannya tiga menit kemudian. Pada laga lainnya Olympique de Marseille menghancurkan tim Ligue 2 Bourg-en-Bresse dengan skor 9-0 untuk mencapai delapan besar. Penyerang asal Yunani Konstantinos Mitroglou dan pemain sayap asal Argentina Lucas Ocampos mengemas tigAa gol. Auxerre di luar dugaan ditundukkan tamunya Les Herbiers 0-3. Ketiga gol tim tamu dihasilkan Rocheteau di akhir babak pertama serta A. Gboho dan S. Flochon di babak kedua. (kmb39/rtr/ant)

Van Dijk Persiapkan Diri Hadapi Sambutan di St Mary’s

Petenis Spanyol Rafael Nadal.

Bali Post/rtr

London Pemain bertahan Liverpool Virgil van Dijk bersiap untuk mendapat sambutan panas saat ia kembali bermain di markas Southampton, Minggu (11/2) nanti. Pemain asal Belanda itu hanya fokus pada kemenangan atas bekas klubnya itu. Liverpool menjadikan pemain Belanda Van Dijk sebagai pemain belakang termahal di dunia dengan memecahkan rekor transfer sebesar 75 juta pound pada bursa transfer Januari. Kesepakatan itu tecapai setelah kedua belah pihak gagal mendapatkan titik temu pada pada musim panas lalu. Van Dijk, yang penampilannya naik-turun di An-

field, kembali ke St Mary’s Stadium untuk pertama kali sejak kepindahannya ke Liverpool. Ia menyadari benar apa yang dapat diberikan para penggemar tim taun rumah kepada dirinya. ‘’Mungkin mereka dapat mengejek sepanjang pertandingan. Anda tidak dapat melakukan apa pun tentang hal itu,’’ kata Van Dijk. ‘’Tentu saja akan menyenangkan untuk melihat para pemain dan teman yang saya miliki di sana namun, bagi saya, ini hanya mengenai satu hal dan itu adalah memenangi pertandingan.’’ Van Dijk mencetak gol penentu kemenangan saat

melakukan debutnya untuk Liverpool ketika mengalahkan rival sekota Everton dengan skor 2-1 pada pertandingan putaran ketiga Piala FA bulan lalu. Namun, ia cedera saat timnya menang 4-3 atas pemuncak klasemen Manchster City. Liverpool telah menang satu kali dengan Van Dijk berada di tim, kalah 2-3 dari West Bromwich Albion dan bermain imbang 2-2 dengan Tottenham Hotspur pada akhir pekan lalu. Dijk membuat timnya dihukum penalti pada fase akhir pertandingan. Tendangan dari titik putih dikonversi dengan baik Harry Kane untuk menyamakan kedudukan. (kmb39/rtr/ant)

Bek Liverpool Virgil van Dijk.

Bali Post/rtr


olah raga

16

Kamis Wage, 8 Februari 2018

BULU TANGKIS - Tunggal pertama Indonesia Jonatan Christie tak menemui kesulitan saat mengalahkan Ros Leonard Pedrosa (Filipina) 21-15, 21-13 pada penyisihan Grup D Kejuaraan Bulutangkis Asia di Alor Setah, Malaysia, Rabu (7/2) kemarin.

Julio Bria

Bali Post/ist

Julio Bria Ikuti ’’Test Event’’ AG Denpasar (Bali Post) Petinju Kota Denpasar Julio Bria yang biasa turun di kelas bantam (56 kg), dipanggil masuk pelatnas guna mengikuti test event Asian Games (AG). Julio menghuni pelatnas dengan status lapis 2, sedangkan petinju inti di kelas bantam adalah Sunan (Maluku Utara). Ditemui di Denpasar, Rabu (7/2) kemarin, Julio menerangkan dirinya baru saja menyabet emas kelas bantam Kejurnas Piala Kapolda Metro Jaya, pekan lalu. Dikisahkan, saat memasuki babak delapan besar, dirinya diminta masuk pelatnas, dan harus bergabung pada Jumat (9/2) besok. ‘’Saya dipanggil karena memang lowong petinju di kelas bantam, dan hanya dihuni Sunan,’’ katanya. Julio sendiri menceritakan, dirinya pernah bertemu Sunan dan hasilnya pernah menang dan kalah. ‘’Jadi, saya di pelatnas sparring-partner atau latih tanding saya pasti Sunan,’’ ucapnya. Ia sendiri tak mau menyia-nyiakan peluang emas ini. ‘’Saya dan Sunan dipastikan turun bersama pada test event AG, yang melibatkan sepuluh negara,’’ katanya. Sementara pelatih tinju Denpasar Yulianus Leo Bunga menyatakan petinju asuhannya Valentinus Nahak menghuni pelatnas AG dan berebut masuk skuad timnas bersama Jacky Rejeki (Riau), disusul Julio Bria, bahkan semestinya Kornelis Kwangu Langu yang baru saja dinobatkan sebagai petinju terbaik pada Kejurnas Piala Kapolda Metro Jaya setelah merebut emas di kelas layang (49 kg) juga ikut. ‘’Kornelis masih petinju terbaik di Indonesia pada kelas layang. Dia tidak dipanggil masuk pelatnas, hanya garagara absen karena istrinya hamil pada Kejurnas Tinju di Bangka Belitung pada 2017 lalu,’’ katanya. Ia yakin jika diseleksi antara Kornelis melawan petinju pelatnas Ingatan Ilahi (Riau), Kornelis pasti unggul sebab memiliki jam terbang lebih, dan sering naik ring di luar negeri. Di sisi lain, Ketua Umum Pengkot Pertina Denpasar Made Muliawan Arya berniat menerjunkan petinjunya pada event internasional, termasuk mengikuti Kejurnas Tinju Piala Wali Kota Tomohon, Sulut, Maret nanti. (022)

CLS Minus Brian Williams dan Keith Jensen

Nanhai – Tim bola basket Indonesia CLS Knights mendapat ujian sesungguhnya jelang menghadapi tuan rumah, Chong Son Kung Fu, dalam lanjutan laga tandang ASEAN Basketball League (ABL), Kamis (8/2) ini di Nanhai Gymnasium. Pasalnya tim asuhan Koko Heru Setyo Nugroho itu tidak akan diperkuat Brian Williams dan Charles Keith Jensen. Brian, yang memiliki peran vital sebagai benteng pertahanan CLS Knights, mendapatkan hukuman 1 game karena sudah lima kali mendapatan technical fouls. Sementara Keith Jensen yang dipertandingan perdana kemarin tampil gemilang, tidak mendapatkan visa Tiongkok. Kehilangan dua pemain tersebut, jelas membuat CLS Knights tidak berada dalam posisi yang menguntungkan. Namun tim kebanggaan warga Surabaya ini tetap akan fight untuk meladeni perlawanan tuan rumah yang saat ini berada di posisi dua klasemen ‘’Jelas ini akan berpengaruh besar. Tapi bagi saya, kita ambil positifnya. Absennya Brian (suspendend), Saroni (injured), Kaleb (masuk timnas), maka Firman akan mendapatkan peran utama dan juga minute play bermain yang banyak, semoga ini menambah motivasi dan pelajaran berharga bagi Firman yang notabene juga aset Timnas Indonesia,’’ kata Managing Partner CLS Knights Indonesia Christopher Tanuwidjaja. ‘’Tanpa Keith, peran para pemain lokal lainnya juga akan bertambah, semoga ini juga memotivasi mereka untuk step up,’’ tambahnya. Pada pertemuan pertama di GOR Kertajaya lalu, CLS Knights harus mengakui ketangguhan Chong Song Kung Fu dengan skor yang cukup ketat 83-86. Namun pada pertandingan itu, CLS Knights belum diperkuat oleh pemain asingnya yakni Shane Edwards yang dalam dua pertandingan terakhir ini tampil spartan membawa kemenangan timnya dan juga pemain berdarah Filipina, Charles Keith Jensen. (kmb39/net)

Tim Putra Indonesia Siap Hadapi Laga Penentuan Lawan India

Bali Post/net

Alor Setar -

Ihsan Maulana Mustofa menyempurnakan kemenangan tim putra Indonesia di babak penyisihan Grup D kejuaraan Badminton Asia Championships 2018, Rabu (7/2) kemarin. Kemenangan mudah diraih Ihsan atas Lanz Ralf Zafra, dengan skor 21-8, 21-12 yang membuat Indonesia unggul telak 5-0. Kini tim Merah Putih bersiap menghadapi pertandingan terakhir melawan India sekaligus penentuan juara grup. Tim putra Indonesia memang masih belum bertemu lawan dengan kekuatan seimbang dalam dua laga pertama di penyisihan. Di hari pertama, Indonesia bertemu dengan Maladewa dan menang sempurna 5-0. ‘’Penampilan tim putra cukup bagus, meskipun secara adaptasi masih ada yang kurang. Pindah lapangan, beda lagi kondisi angin dan sebagainya. Tetapi secara keseluruhan, hasil yang didapat sesuai dengan prediksi dan harapan kami,’’ jelas Kepala

Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti tentang penampilan tim putra melawan Filipina. Partai penyisihan terakhir di fase Grup D melawan India diperkirakan menjadi laga seru, terutama di nomor tunggal putra. Sedangkan di ganda putra, Indonesia berpeluang besar untuk mengamankan poin. ‘’India kuat di tunggal, kami kuat di ganda. Baik di tim putra maupun putri, sektor ganda mau tak mau harus mencuri dua poin. Tetapi kepada atlet

sih kami tekankan kalau semua punya tanggung jawab yang sama. Kalau bisa ambil poin ya ambil,’’ kata Susy. ‘’Buat saya yang penting menang dulu, berapa pun skornya. Tim putra sudah dipastikan lolos ke putaran final, jadi seandainya kalah, tidak ada pengaruh ke putaran final. Tapi namanya tanding, pasti kan maunya menang. Selain itu, turnamen adalah uji coba ke Piala Thomas, para atlet

juga bisa menambah pengalaman di pertandingan beregu,’’ pungkasnya. Laga tim putra Indonesia melawan India akan menjadi penentu jawara di Grup D. Status juara grup tentunya ingin diamankan tim Indonesia agar bisa terhindar dari para juara grup di babak perempatfinal. Lawan di perempatfinal akan diundi lagi setelah semua pertandingan penyisihan selesai dimainkan. (kmb39/net)

Hasil Penyisihan Grup D antara Indonesia melawan Filipina (5-0) : 1. Jonatan Christie vs Ros Leonard Pedrosa 2. Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro vs Carlos Antonie Cayanan/Philip Joper Escueta 3. Anthony Sinisuka Ginting vs Arthur Samuel Salvado 4. Hendra Setiawan/Angga Pratama vs Peter Gabriel Magnaye/Alvin Morada 5. Ihsan Maulana Mustofa vs Lanz Ralf Zafra

21-15, 21-13 21-16, 21-11 21-14, 21-9 21-17, 21-16 21-8, 21-12

Roring Pentingkan Kerja Sama Tim Basket Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket putra Indonesia berbenah diri menjelang menghadapi Timor Leste di laga perdana turnamen uji coba jelang Asian Games 2018 di Hall Basket Senayan, Jakarta, 8-12 Februari 2018. Menurut pelatih timnas bola basket putra Indonesia Fictor Roring, ikatan antarpemain dan kerja sama tim menjadi sektor penting yang menjadi perhatiannya. ‘’Di test event ini, lawan dan hasil itu nomor sekian. Yang penting bagaimana tim bekerja sama dan terikat satu sama lain,’’ ujar pelatih yang akrab disapa Ito tersebut usai mendampingi timnya berlatih di Hall Basket Senayan, Jakarta, Rabu (7/2) kemarin. Waktu penyelenggaraan Asian Games 2018 yang semakin dekat juga menjadi salah satu alasan mengapa membina kekompakan pemain menjadi soal utama. Jika hubungan antar-punggawa ‘’klop’’, pelatih Ito berharap strategi yang diusung bisa berjalan dengan baik di atas lapangan. Tim nasional bola basket putra Indonesia akan memulai turnamen uji coba jelang Asian Games 2018 dengan

melawan Timor Leste pada Kamis (8/2) di Hall Basket Senayan mulai pukul 16.30 WIB. Berikutnya, Jumat (9/2), timnas Indonesia berhadapan dengan India mulai pukul 19.30 WIB dan terakhir, Sabtu (10/2) bertanding kontra Thailand juga mulai pukul 19.30 WIB. Latihan perdana timnas bola basket putra Indonesia untuk kompetisi itu berlangsung hari ini, Rabu (7/2), pukul 16.00 WIB-17.00 WIB. Para punggawa timnas Indonesia untuk test event itu yakni Andakara Prastawa, Arki Dikania Wisnu, Christian Ronaldo Sitepu, Adhi Pratama, Kevin Yonas Sitorus, Daniel Wenas, Avan Seputra, Xaverius Prawiro, Respati Ragil Pamungkas, Valentino Wuwungan, Kaleb Ramot Gemilang dan pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson hadir dalam latihan tersebut. ‘’Hari ini kami masih pengenalan antarpemain, sistem dan pola permainan. Belum membahas strategi khusus untuk menghadapi lawan,’’ kata guard timnas Xaverius Prawiro setelah berlatih. (ant)

Denpasar (Bali Post) Tercatat tiga pebiliar Pelatda Bali yakni Irwan Limardi, Made Marsel Tirta, dan Oei Kim Han, dijadwalkan terjun pada turnamen internasional bola-10, bertajuk ‘’Ten Balls Open International Tournament’’ di Rama Billiard, Yogyakarta, 3-11 Maret mendatang. Wakil Ketua Umum Pengprov POBSI Bali Willy Soedarno, di Denpasar, Rabu (7/2) kemarin menjelaskan, hanya tiga pebilar yang masuk program Pelatda, yang sebelum-

nya bernama Primada. Mereka mengikuti kejuaraan bola-10 dan turun di nomor tunggal. ‘’Kami harapkan mereka bisa mengukir prestasi terbaiknya,’’ kata Willy. Dijelaskannya, kejuaraan dipastikan diikuti pebiliar kelas dunia, seperti dari Taiwan dan Filipina, termasuk negara tetangga Singapura dan Malaysia. ‘’Kejuaraan ini bersifat terbuka, dan pebiliar internasional bisa turun,’’ katanya. Menurut Willy, dirinya bersama Putu Pasek Swastawa menjadi pelatih bagi ketiga

atlet Bali itu. ‘’Kami biasa berlatih di Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kuta,’’ ucapnya. Willy menegaskan, pebiliar Bali lainnya di luar atlet Pelatda juga dipersilakan jika mau berpartisipasi atas biaya sendiri. Diakuinya, kejuaraan ini cukup bergengsi mengingat total hadiahnya menapai 34 ribu dolar AS. ‘’Kejuaraan ini sebaga ajang try-out bagi pebiliar Pelatda Bali, sekaligus untuk menambah pengalaman meladeni pebiliar kelas dunia,’’ tuturnya. (022)

Semarang (Bali Post) PSIS Semarang batal menggunakan Stadion Moch Soebroto, Magelang sebagai kandang saat menjalani kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 dan memindahkannya ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. ‘’Stadion

Moch Soebroto tidak lolos verifikasi sebagai stadion untuk menggelar pertandingan Liga 1,’’ kata Direktur Umum PSIS Semarang Kairul Anwar di Semarang, Rabu (7/2) kemarin. Menurutnya, Stadion Maguwoharjo secara administra-

tif sudah memenuhi syarat untuk menggelar Liga 1. Dia menuturkan dengan kapasitas yang lebih besar tentu penonton akan lebih nyaman. Ia mengungkapkan manajemen tidak mengalami kendala dalam pemindahan homebase ini meskipun lebih

jauh secara jarak dari Kota Semarang. ‘’Karena stadion ini satu-satunya yang memungkinkan,’’ tambahnya. Sebelumnya, PSIS berencana menggunakan Stasion Moch Soebroto Magelang sebagai markas selama menjalani Liga 1 2018. Di

Magelang, PSIS sempat menjalani satu pertandingan saat menjamu Arema Malang dalam pertandingan uji coba. Pemindahan kandang PSIS ini dilakukan mengingat pembangunan Stadion Jatidiri Semarang sebagai homebase belum selesai. (ant)

Bali Post/ist

Oei kim Han

Pebiliar Pelatda Terjun di Turnamen Internasional

PSIS Pindah ’’Homebase’’ ke Stadion Maguwoharjo Sleman

Jamal dan Aiman Diandalkan di Nomor IRR

Bali Post/net

Pemain andalan CLS Knights Brian Williams (kiri).

Jakarta (Bali Post) Pembalap sepeda Jamal Hibatulloh dan Aiman Cahyadi menjadi andalan Indonesia untuk nomor individual road race (IRR) dalam kejuaraan Asian Road Cycling Championship di Nay Pyi Taw, Myamnar, 8-12 Februari. Manajer timnas Indonesia Budi Saputra di Jakarta, Rabu (7/2) kemarin, mengatakan selain Jamal Hibatulloh dan Aiman Cahyadi, ada satu lagi pembalap yang diturunkan yaitu Robin Manullang untuk nomor Individual Time Trial (ITT). ‘’Untuk road race mengirimkan tiga pembalap saja. Dua turun di IRR dan satu turun di ITT. Hari ini mereka berangkat bersama ke

Myanmar,’’ katanya. Menurutnya, ketiga pembalap yang dikirim ke Myanmar dinilai mumpuni untuk bersaing dengan pembalap Asia lainnya meski sebelum menentukan siapa yang dikirim banyak masukan dan pembalap Indonesia lain yang mempunyai peluang yang sama. Jamal Hibatulloh merupakan pembalap Indonesia terbaik pada Tour de Singkarak 2017. Namun, pembalap ini tidak turun di Tour de Indonesia 2018 karena adanya hubungan kurang harmonis dengan timnya yaitu KFC Cycling Team. Padahal pembalap ini cukup potensial. Dengan absen di Tour de Indonesia

2018 yang memiliki level 2.1, dikhawatirkan naluri kompetisinya menurun mengingat kejuaraan garapan PB ISSI adalah pembuka musim ini. Banyak pembalap Asia turun termasuk sang juara yaitu Ariya Phounsavath dari Laos yang saat itu memperkuat Thailand Continental Cycling Team. Jika Jamal belum turun di kejuaraan musim ini, kondisi berbeda terjadi pada Aiman Cahyadi. Pembalap asal Bandung ini memiliki bekal yang cukup bagus karena mampu menjadi pembalap Indonesia terbaik pada Tour de Indonesia 2018 bersama Team Sapura Cycling Malaysia. Begitu juga dengan Robin Manul-

lang. Meski tidak segemilang Aiman, pembalap asal Kalimantan Timur ini mempunyai pengalaman yang cukup di ITT. Prestasi terbaiknya adalah meraih emas ITT SEA Games 2015 Singapura. Selain tiga pembalap tersebut, PB ISSI juga memberangkat dua pembalap yang berasal dari komunitas. Kedua pembalap tersebut adalah Roy Aldrie dan Frederick M yang bakal turun di kelas master 39-44 tahun. ‘’Untuk dari komunitas ini adalah yang pertama kali dikirimkan. Kami berharap mereka juga mampu bersaing dengan pembalap Asia yang lain,’’ kata Budi Saputra menambahkan. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 8 Februari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Bth PRT Tinggal dlm,Gj.1,3 bersih Hub.081 805 506 564 B.BP.164.02.18.0000393

Bth HRD,Spa Therapist, Waiter, Enggineering,Gardener.CV: aom@bhuwanaubudhotel.com

B.BP.004.02.18.0000284

Dcr Surveyor Property Gaji + Insentif+Konsumsi+Transport Hub:081238135522

B.BP.001.02.18.0000378

Dcr PRT Gaji Menarik Hub. 085238421320-081999009178

Dicari Karyawati Mini Market Tidur Dalam Hub.081239364588

Dcr Spv,Surveyor,Sopir,Adm,Lam ke Jl.By Pass Ngr Rai 38 Tohpati. Email:admin@nrcbali.com

PT.Srimasari Arta Prima Membutuhkan Secepatnya 4 Org Karya Wan/wati wlyah Kuta & Jimbaran Hub:0361-417190/0811386998

B.BP.004.02.18.0000396

B.BP.001.02.18.0000380

Dibutuhkan Supir SIM B1 utk di Munggu Hub: 082146841125

B.BP.167.02.18.0000275

Dicari Adm & Marketing.Hub:BPR Raga Jayatama,Bt.Bulan/298277

B.BP.001.02.18.0000373

B.BP.141.02.18.0000399

B.BP.001.02.18.0000228

Dibutuhkan Segera Teknik Sipil Syarat-Syarat: 1.Pria/Wanita Min Tamatan SMK 2.Usia Max 30 Tahun 3.Menguasai Microsoft Office 4.Menguasai Pembuatan RAB 5.Menguasai AutoCAD Lamaran/CV Kirimkan ke Kopkar Karya Makmur,Jl .By Pass IGst Ngr Rai 535 Pesanggaran

SUZUKI

Djl Suzuki Swift GT2,Sports’08 Wrn Silvr Met.Hub:081246564825

B.BP.001.02.18.0000345

Splash GL’11 slv asDK mls,Trwt Hrg 92jt,085101978746 Bs Krd B.BP.001.02.18.0000386 TOYOTA

Avanza G 1300 Htm’15 KM Rendah (22.000)Jrg Pakai,Hrg 170Jt Ng Hub.087761701846/085935092009 B.BP.001.02.18.0000287

B.BP.001.02.18.0000295

Dcr 2 Staff Web Design, 2 Staff Admin,1 Office Girl/CS,1 Kurir (Pny Mtr Sndri).Syrt:Wnt 18-30 Th,Ulet,Rajin,Jujur.Krm CV ke: worldofbatik@indo.net.id/ Jl.Ida Bagus Mantra No.99 Dps

B.BP.001.02.18.0000353

BIRO JASA

B.BP.001.02.18.0000394

Dicari 2 Tng Wanita Untuk Jaga Kantin.Hubungi:082236277948

B.BP.001.02.18.0000335 DAIHATSU

Terios TX Adventure’2010 Hub.08123673854 B.BP.001.02.18.0000406

B.BP.001.02.18.0000352

Dicari Terapist berpengalaman/ tdk pnglm,bisa treatment salon gaji menarik Hub.085739088323

HONDA

Dijual Honda/CRV,2004 Abu-Abu Tua Metalic.Hub:08123986306

B.BP.001.02.18.0000400

B.BP.001.02.18.0000332

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

HONDA PROMO MOBILIO DP JAZZ RS DP HR-V DP new CR-V DP New

BRIO DP. 28JT

30JT 33JT 50JT 67JT

Hub : INDRA

B.BP.141.02.18.0000397

Toko Lok Tkd Yeh Aye Rnn,5x15m parkiran luas, 085100584428

B.BP.001.02.18.0000387

Inova G’2012 Silver AsliBali Cokroaminoto377 H.085100462764

B.BP.001.02.18.0000302

Avanza G’2009 silver mulus terawat, 105jt 085100584428 Bs Krd

B.BP.001.02.18.0000383

Avanza’2015 E Matic Hitam 135jt Hub.087860856999 Pribadi

B.BP.141.02.18.0000395

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.001.02.18.0000405

SERVICE

BENGKEL LAS

UNIT READY

087861965007 081337281539

DIJUAL RUMAH TOUR K.B.A TUR BALI TOUR JOIN 2018

* BKK HUAHIN 4D3N Rp. 5.799.000 (2.5 Mar, 9-12 Mar, 23-26 Mar) * JPN TOKYO KAWAGUCHI Rp. 17.975.000 (1-5 Apr 2018) * KOREA SEOUL NAMI ISLAND 5D4N RP. 13.975.000 (11-15 Apr 2018) Hubungi : 0361-8495858 Jl. Gatot Subroto Tengah No. 46 Blok E Dps C.0001149-TOUR

BALI LESTARI JASA KURAS

WC

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ

B.BP.001.02.18.0000234

DISEWAKAN TOKO

C.0001380-MBL

DIJUAL RUMAH

B.BP.004.02.18.0000235

B.BP.001.02.18.0000232

Hlg Sertifikat Hak Milik No.172 /Kerobokan An. I Wajan Kenderi

B.BP.141.02.18.0000398

- Kost/kontrak Bisa Dibantu, Pasti OK..!! - Bisa Tukar Tambah Semua Merk

C.0000241-BRJ

DICARI TANAH Cr.Tnh disewakan 1-2A.Umalas/ Cggu/Brawa/Krbkn.08113922102

B.BP.001.02.18.0000316

Hlg Sertifikat Hak Milik No.173 /Kerobokan A.n I Nengah Togor

Dikontrakan Rmh Lt2 di Sdkarya adaKolamRenangH081239364588

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.02.18.0000377

B.BP.154.02.18.0000402

Dikont.2unt Rmh Lt2&1 Ruko Lt2 Jl.Dewata Sdkarya,081239364588

B.BP.001.02.18.0000333

Cr Supir,Staf Gudang Gaji Tinggi H.081558096445/4745296

B.BP.164.02.18.0000391

Rmh T’40/75 Bypass IB.Mantra 495jt/Ng 081338350306 cpt BU

Dikon Tnh3A,min 50th lks Jl.Pantai Nyanyi Tbnn, 082237090055

B.BP.001.02.18.0000388

B.BP.001.02.18.0000392

BMW 323i 98 Body,Mesin Ok V’18 Pribadi 70jt Nego, 081337866811

B.BP.001.02.18.0000317

Hanya dg 695 sdhDpt Rmh S.huni Jl.SekarSari III,081558041018

B.BP.001.02.18.0000385

DISEWAKAN TANAH

KEHILANGAN BPKB Mbl Hnda Jazz’2005Nosin:L 15A42010225DK1434XOan.Nyoman Ayu Yustri Widyasari M.SI.Hlg Pada hari Sabtu, 09-12-2017

DISEWAKAN RUMAH

Dicari Therapist SPA & Salon Pengalaman.Hub:081236123000

BMW

B.BP.004.02.18.0000081

Dijual Rumah Lt2,Ls1,5Are.Hub: 081237544219 (Tanpa Perantara)

Tnh Kvl di Tiying Tutul Canggu aspekperumSHM,H.081337141817

B.BP.001.02.18.0000336

B.BP.001.02.18.0000268

Dicari segera pembantu dan tukang Kolam yang sdh pengalaman Kerja sama orang asing gaji Bulanan Bukan Kerja Paru Waktu SMS saja +62 87 86000 7276

Dijual Rmh di Ciung Wanara Tbn DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:082236881191/081805374433

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Rmh T.Balian Rnn,SHM,5KT,5KM, Grs,AC,LT2,5A,2lt,085101783994

Dibutuhkan Tukang Jahit untuk bulanan di daerah Kerobokan secepatnya Tlp/SMS 08124666267

Cari Pembantu Cwek utk Villa Pribadi tingl dlm 081946555765

DIJUAL RUMAH

Informasi pasang iklan Telepon

FOTO COY

DIJUAL TANAH Djl Tanah 1are 300jt Lok.Celuk Sukawati Hub.081999244952

B.BP.154.02.18.0000404

Djl Tnh 2,2are Jl.Pulau Buton Bisa Ambil 1are.H:087860156001

B.BP.001.02.18.0000355

Tnh 1,3Are di Munggu,aspek perum SHM, H.081337141817 B.BP.001.02.18.0000382

Tnh Kvl Jln.Kebo Iwa aspek perum H.081337141817 B.BP.001.02.18.0000384

SERVICE

RUPA-RUPA Djl Box ELF 4 rd Alm tg 187 Cm Hub:081353099090 B.BP.001.02.18.0000376

KEHILANGAN BPKBNo:J06063361-ODK3445FAI. an.Ni Luh Eka Budi Utami,S.Pd B.BP.001.02.18.0000337

Hlg BPKB No.8702010-J DK542AP An CV SWB Transportasi. B.BP.001.02.18.0000346

SERVICE

KEHILANGAN SINGARAJA

Hlg BPKB No.1-08059615-0, DK 2348 UAA,Lk Prema Rani Br. Dns Tengah Gobleg Banjar Buleleng B.BP.009.02.18.0000372

BIRO JASA Pjak SPT Tahunan/Bln Byarkan & Laporkn Pjk Mrh H.082146447060 B.BP.001.01.18.0001408

SERVICE


EKONOMI

18

Kamis Wage, 8 Februari 2018

IMF Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 6,5 Persen Jakarta (Bali Post) Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) optimis ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh hingga 6,5 persen (tahun ke tahun) dalam jangka menengah (tahun 2022). Hal ini bisa terjadi dengan reformasi struktural yang akan meningkatkan produktivitas dan menarik investasi untuk pembiayaan pembangunan. ‘’Reformasi di fiskal dan reformasi struktural lainnya menunjukan potensi pertumbuhan ekonomi dapat mencapai

6,5 persen di jangka menengah,’’ kata IMF dalam Laporan Konsultasi Artikel IV untuk Indonesia 2017 yang telah disimpulkan dalam pertemuan Dewan Direktur IMF, Rabu (7/2) kemarin. IMF mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menyambut baik fokus bauran kebijakan jangka pendek antara otoritas untuk mendorong pertumbuhan. Dalam laporannya, IMF juga menyoroti belanja pemerintah yang dialokasikan ke sektor-sektor prioritas, serta pertumbu-

han investasi yang banyak meningkatkan sumber pendanaan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia. IMF menekankan segala proses reformasi fiskal dan reformasi struktural lainnya harus menjadi prioritas agar pada akhirnya dapat meningkatkan penerimaan negara untuk mendukung pembiayaan pembangunan. Dewan Direktur IMF menyimpulkan prospek perekonomian Indonesia positif, namun menyarankan pemerintah tetap mewaspadai berbagai risiko.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menyambut baik hasil penilaian IMF. Dia menyebut penilaian IMF sesuai dengan kajian Bank Sentral, yang meyakini ketahanan perekonomian Indonesia semakin kuat. Indikatornya, selama 2017 inflasi berada di level rendah 3,61 persen (tahun ke tahun). ‘’Inflasi yang terjaga pada level yang rendah dan stabil tersebut memberikan suasana yang kondusif bagi upaya penguatan momentum pemulihan ekonomi domestik,’’ katanya.

Pertumbuhan ekonomi 2017 yang mencapai 5,07 persen ditopang oleh perbaikan investasi infrastruktur pemerintah dan peran investasi swasta. Selain itu, membaiknya ketahanan yang ditandai dengan neraca transaksi berjalan yang sehat dan aliran masuk modal asing yang tinggi, serta nilai tukar rupiah stabil. ‘’Bank sentral memandang bahwa terdapat peluang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih kuat dan berkelanjutan melalui penguatan implementasi reformasi struktural,’’ kata Agus. (ant)


19

Kamis Wage, 8 Februari 2018

DPR Hidupkan Kembali Pasal Penghinaan Presiden

Jakarta (Bali Post) DPR-RI mempertimbangkan menghidupkan kembali pasal penghinaan presiden. Pasal tersebut diharapkan dapat masuk dalam pembahasan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan saat ini Panitia Kerja (Panja) RKUHP sedang membahas pasal penghinaan kepala negara. Panja RUU KUHP akan mencari formulasi terbaik. ‘’Pasal yang menjadi polemik masih menjadi pembahasan di Panja RUU KUHP. Ketentuan penghinaan presiden yang jadi polemik terutama Pasal 238 dan Pasal 239 ayat (2) Rancangan KUHP,’’ tegas Bamsoet di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (7/2) kemarin. Menurut politisi Golkar ini, ayat 1 berbunyi setiap orang yang di depan umum menghina presiden atau wakil presiden dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori I pejabat. Sedangkan ayat ke-2 berbunyi tidak merupakan penghinaan jika perbuatan sebagaimana dimaksud ayat (1) jelas dilakukan untuk kepentingan umum atau pembelaan diri. Adapun pasal 239 juga memuat dua ayat. Pada ayat pertama berbunyi setiap orang yang di muka umum menghina presiden atau wakil presiden dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV. Sedangkan ayat ke-2 berbunyi tidak merupakan penghinaan jika perbuatan sebagaimana dimaksud ayat (1) jelas dilakukan untuk kepentingan umum atau pembelaan diri.

Karena itu, Bamsoet mendorong Panja RUU KUHP dan pemerintah bisa segera menemukan formulasi terbaik. ‘’Kami harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa dicapai rumusan yang baik yang disepakati antara pemerintah dan DPR tanpa mengesampingkan kepentingan rakyat, bangsa dan negara,’’ tegasnya. Sementara itu, anggota Panitia Kerja (Panja) RKUHP Taufiqulhadi meyakini pasal mengenai penghinaan presiden disetujui sepuluh fraksi yang ada di DPR. Anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem ini mengakui masingmasing fraksi belum mengeluarkan sikap resminya terhadap usulan pasal penghinaan presiden. ‘’Tetapi anggota fraksi yang hadir di timus (tim perumus - red), semua setuju masalah itu. Tidak ada perbedaan pendapat,’’ katanya. Taufiqulhadi membantah kabar yang menyebut hanya PDI Perjuangan dan Partai NasDem yang setuju menghidupkan kembali pasal penghinaan presiden, untuk tujuan membungkam pihak-pihak yang berupaya merusak citra Presiden Joko Widodo. ‘’Jangan sekali-sekali berpikir bahwa kalau kami setuju, saya setuju, misalnya untuk melindungi presiden yang sekarang. Kalau presiden sekarang itu terpilih lagi, kalau tidak, kan ini kan baru efektif dua tahun setelah disahkan,’’ jelas anggota Komisi III DPR ini. Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) pernah mengeluarkan putusan terkait pasal penghinaan presiden pada Desember 2016 lalu. MK memutuskan bahwa pasal penghinaan presiden inkonstitusional karena bertentangan dengan UUD 1945. (kmb4)

Presiden Berjanji Dari Hal. 1

Pada 2017 Presiden berjanji tak akan mengimpor jagung karena akan membuat harga jagung petani murah. Tanpa impor justru harga jagung di petani makin mahal. Hal ini bisa disimpulkan dari rekaman pembicaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berdialog dengan seorang petani jagung bernama Basuki saat kunjungan kerja di Madiun, Jawa Timur. Jokowi bertanya berapa harga jagung yang dijual Basuki. ‘’Berapa jual per kilo?’’ kata Jokowi. ‘’Rp 4.000 Pak,’’ jawab Basuki. Jokowi menjelaskan, telah menetapkan harga jual jagung di tingkat pet-

ani minimal Rp 2.700/kilogram (kg). Kebijakan itu berdampak positif bagi harga jual jagung petani, termasuk di Madiun. Bahkan, setelah pemerintah menyetop impor jagung, petani bisa menikmati kenaikan harga jual. Saat menjadi presiden pada 2014 lalu, kata Jokowi, impor jagung sudah sebanyak 3,6 juta ton. Karena impor itulah, harga jagung di petani murah. ‘’Sampai saat ini enggak ada impor. Sudah bisa disuplai produksi di dalam negeri oleh para petani,’’ kata Jokowi. Ia juga bercerita dimarahi petani jagung saat berkunjung ke Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2015 lalu. Petani di sana marah

Membela Klien Dari Hal. 1

Ia pun meyakini, dalam menjalankan tugas profesi untuk menggali semua fakta yang terkait dengan kasus korupsi pengadaan e-KTP dan dalam rangka membela klien, Firman dilindungi oleh Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. ‘’Saya yakin Firman Wijaya tidak bersalah dalam menjalankan tugas pro fesinya,’’ ujar Boyamin seperti dilansir CNN Indonesia. Menurutnya, pihaknya akan menghimpun dan menambah advokat lain yang peduli dengan Firman, termasuk advokat dari Kantor Firman Wijaya. Pihaknya akan menggunakan semua opsi yang diberikan jalur hukum dalam memberikan advokasi kepada Firman. Firman Wijaya dilaporkan SBY ke Bareskrim Polri,

Selasa (6/2) petang. Pengaduan SBY itu resmi diterima SPKT Bareskrim dengan nomor laporan LP/187/II/2018/ Bareskrim. SBY menyatakan langkah hukum ditempuh terkait dugaan tindak pidana fitnah yang dilayangkan Firman seputar kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto pada beberapa waktu silam. Kuasa hukum SBY, Ferdinand Hutahaean, mengatakan kliennya memperm a s a l a hkan pernyataan Firman di luar persidangan. Menurutnya, Firman telah mengembangkan pernyataan mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Mirwan Amir saat bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa korupsi proyek pengadaan e-KTP Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta,

karena harga jual jagung murah. ‘’Dulu waktu saya ke Dompu di NTB, 2015, banyak yang marah-marah karena jagung (harganya) Rp1.500-Rp1.600,’’ kata Jokowi. Karena itulah dia mengeluarkan kebijakan harga jual jagung minimal Rp Rp 2.700/kg tersebut. Meski begitu, lanjut Jokowi, harga jual untuk jagung tetap harus dijaga. Kalau terlalu tinggi bisa berpengaruh pada kebutuhan pakan ternak, karena jagung menjadi bahan baku utamanya. ‘’Kita patok dulu (harga jagung), justru bisa di atas itu bagus. Tapi jangan harga tinggi nanti pakan ternak ngamukngamuk ke saya,’’ kata Jokowi. (kmb/ant)

Kamis (25/1). P e r n y a t a a n y a n g d i sampaikan Firman kepada wartawan dengan menyebut ada intervensi tokoh besar dalam kasus e-KTP kemudian mengaitkan dengan pemenang Pemilu 2009, tidak sesuai dengan pernyataan Mirwan saat bersaksi dalam persidangan. ‘’Ketika beliau (Firman) diwawancarai media di luar persidangan, mengembangkan sendiri keterangan Mirwan Amir. Mirwan Amir kami dengar tidak pernah menyebut tokoh besar, orang besar, intervensi. Tidak ada Mirwan Amir menyebut kesaksian itu di persidangan,’’ kata Ferdinand. Selain dilaporkan ke Bareskrim Polri, kubu SBY juga melaporkan Firman ke Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) terkait pelanggaran kode etik. (kmb)

Tak Keberatan Dari Hal. 1

Sementara itu, pihak hotel tidak keberatan memakai produk lokal. Bahkan sangat mendukung pemakaian produk lokal. Namun beberapa kendala kerap dialami sehingga penggunaan produk impor menjadi pilihan. Ketua IHGMA Bali Nyoman Astama mengatakan, keberadaan pariwisata memang sudah semestinya memberi manfaat langsung pada masyarakat setempat dan lokal. Termasuk dalam penyediaan bahan baku makanan untuk para tamu di perhotelan. ‘’Sudah semestinya produk lokal bisa lebih banyak dipasok ke hotel-hotel,’’ katanya, Rabu (7/2) kemarin. Dikatakannya, dalam menyediakan pelayanan makanan bagi para tamu, hotel juga harus memenuhi standar higienis dan sanitasi yang telah ditetapkan oleh instansi terkait. ‘’Karena kita mengikuti uji dan tes tiap enam bulan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan,’’ ungkapnya. Ia tidak mau mengambil risiko bila terjadi masalah higienis dan sanitasi. Karena akan berdampak buruk bagi citra pariwisata Bali dan bahkan Indonesia. Selain terpenuhinya stan-

dar kesehatan, pemenuhan bahan baku untuk hotel juga mesti memenuhi kriteria. Kualitas bahan sesuai yang ditetapkan, harga yang bersaing atau bahkan lebih rendah jika dilakukan pengalihan ke supplier baru, kelangsungan pasokan bahan secara berkelanjutan. ‘’Sering kriteria 1 dan 2 dipenuhi, namun ketersediaan bahan tidak kontinu. Ini yang juga menjadi masalah,’’ ungkapnya. Dalam memenuhi standar yang ditetapkan dan berkualitas baik, para suplier semestinya berkonsultasi dengan instansi pemerintah mengenai standar nasional Indonesia yang harus dijadikan acuan. Pihak pemegang kebijakan juga harus mengadakan pendampingan dan memberikan pelatihan secara rutin, sehingga para suplier bisa meningkatkan kualitas bahannya. Dengan adanya kemajuan teknologi, para suplier juga dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai standar bahan yang mesti dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini hotel yang menjadi anggota IHGMA di Bali, 75-80 persen sudah memakai produk lokal termasuk daging sapi. Kecuali produknya tidak ada. (kmb32/kmb42)

Jalan Rusak Dari Hal. 1

Gempa juga menyebabkan jalan rusak. Presiden meminta kabinet dan kementerian terkait mengaktifkan mekanisme bencana dan pemulihan bencana dilakukan secepat mungkin, kata pemerintah Taiwan seperti dilansir Reuters, Rabu (7/2) kemarin. Sejumlah gedung yang ambruk akibat gempa adalah Hotel Marshal di Hualien. Sementara 116 orang berhasil dievakuasi dari Hotel Marshal. Lantai dasar hingga ketiga hotel sebelas lantai itu hancur. Empat gedung lain, termasuk dua hotel dan sebuah rumah sakit militer miring akibat gempa. Pemerintah daerah Hualien melaporkan enam gedung, tiga hotel, sebuah restoran, dua bangunan permukiman ambruk atau hancur, rumah sakit militer miring. Jembatan Hualien yang menghubungkan Kota Hualien dengan jalan raya di pesisir pantai rusak parah.

PROMO MURAH DAIHATSU BALI

DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an

DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN

HUB : 0817356452/ 085101456084 C.0000246-MBL

Pemerintah daerah mengumumkan sekolah-sekolah dan kantor diliburkan. (rtr)

Enzim Buatan Dari Hal. 1

Sedangkan bromelin bisa didapatkan dari buah nanas. ‘’Ini sudah biasa dilakukan. Juga ada yang menggunakan enzim papain buatan,’’ ujar Prof. Sucipta, Rabu (7/2) kemarin. Sucipta menuturkan, mengapa daging sapi impor lebih baik dibandingkan dengan daging sapi lokal. Selain daging sapi impor sudah di-treatment dengan enzim, daging sapi impor juga dipotong pada umur muda. Hal ini karena hewan yang dipotong lebih muda, tekstur dagingnya jauh lebih baik daripada daging sapi yang berumur potong lebih tua. Sementara itu kebiasaan petani di Bali menjual sapinya pada umur yang optimum dengan berat yang optimum pula. Hal ini terjadi karena pertambahan berat badan sapi Bali lebih lambat dibandingkan sapi pedaging impor. ‘’Lambatnya pertambahan berat badan sapi Bali karena sistem beternak petani di Bali hanya secara sambilan, juga makanan sapi kurang bergizi karena kurang menggunakan makanan dari konsentrat,’’ tandasnya. Sementara itu, pemerhati pertanian Djaya Wirata mengatakan, meningkatkan kualitas daging sapi lokal tidaklah sulit. Apalagi, Bali mempunyai perguruan tinggi yang bergerak di

bidang peternakan, seperti Fakultas Peternakan Unud. Tentu para ahli tentang peternakan pasti ada, meskipun teknologinya belum memadai. ‘’Pemerintah bisa kirim ahli atau ilmuwan peternakan belajar ke luar negeri untuk mempelajarinya (cara meningkatkan kualitas daging sapi). Meskipun penerapannya tidaklah mudah, karena iklimnya kita tidak mendukung. Makanya pemerintah harus melibatkan praktisi atau ahli atau orangorang berpengalaman untuk mencapai hasil maksimal,’’ ujarnya. Selain itu, sinergisitas dengan berbagai pihak terkait juga harus dilakukan secara terintegrasi, sehingga apa yang menjadi program bisa terwujud secara maksimal. ‘’Intinya apa pun yang kita kerjakan harus terintegrasi, tidak boleh sepotong-sepotong dan pragmatis. Kita sering lemah membangun networking, sehingga pihak luar lebih cepat menguasai peluangpeluang yang kita miliki. Dalam hal ini pemerintah sangat menentukan dalam hal menciptakan iklim untuk semuanya itu bisa berjalan sesuai dengan harapan. Terlebih Bali sangat kaya dengan berbagai sumber daya, tinggal sekarang political will para pemimpin politiknya bagaimana memanfaatkannya,’’ pungkasnya. (win)


16 Pages

47 Number 10th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

, February Thursday

8, 2018

e a injured after city of of people tourist Taiwan earthquak and hundreds popular Taiwanese were killed people near the At least four earthquake struck 6.4 Tuesday. magnitude before midnight on Hualien just

CHINA Pu Putian

ther’ ‘Black Panrhero gets supe tion recep tics cri m fro Thursday,

February 8,

Taiwan Taoyuan Airport International

2018

Strait Taiwan Taiwan

Strait

Taichung

Very strong

Kaohsiung

Strong Moderate

EPICENTER GMT Time: 1550 6.4 Magnitude: Depth: 10.6km

Ocean Pacific Pacific

Ocean

50 miles

Light

50 km

Weak

Geological Sources: U.S.

Survey (USGS);

Reuters

At least five killed, 60 missing after quake rocks Taiwan tourist area

J. Wu, 07/02/2018

and of color that prompted B. JorAnzuoni Ryan Coogler ite campaign REUTERS/Mario increase Directed by cast including Michael “Black filmmakers Pictures to #OscarsSoWh black the movie Bassett, while, male dominantly Nyong‘o and Angela Beast as “a love the Academy of Motion while promoting Picture a portrait January 30, 2018. dan, Lupita hailed by the Daily correction for the in its predominantly “a poses for diversity U.S., from review Panther” was black person” and Lupita Nyong’oHills, California, membership. 100 percent rating and analysts Rolling Stone. member letter to every neglect” by worldwide es.com It got a rare the Cast Panther” in Beverly the years of diversity movie, opening RottenTomato $150 million at “Black 30, 2018. some aggregator The Disney the story of T‘Challa, techno- expect it to bring in office on its opening taken January tells fictional, box next week, king of the nation Wakanda, North American newly crowned African within his weekend. (rtr) advanced logically from factions who is challenged own country. of the road. the car. the safety said about didn’t force her into she trusted “I on Monday, there it because because site Deadline.com She got into - Director Thurman’s car crashedin the road. me,” he said. said he and Thurman curve crash LOS ANGELES said a car Tarantino was an unseenher fight for the wheel. and had talked Thurman years ago was “Watching Quentin Tarantino me hammering reconciled Times story injured Uma of that seriously “Kill Bill” was onebut ... rememberingsafe and she coulda since the New York of was on the set regrets of his life,” to about how it about the that it was published. in turmoil ... road. ... the “the biggest he forced the actress “Uma was me this weekend. do it. Emphasizing road, a straight me, and I against denied that roll over onto three straight curve uprising meant this to that she believed carry it out. who appeared in this little S a top,” She never Deadline. York fact Thurman, like told the New felt literally watched director also me,” he told it spins her on Tarantino movies, article that she the pop up. And The Oscar-winning when he spat a said. kill her in Times in a Saturday that incidents her with Tarantino heartbreaking. Beyond had tried to my said and choked process “It was Tarantino which crushed her knees regrets of out regrets Thurman part of the filming of the biggest 2003 crash, with a concussion. chain were of one it is one of the biggest and were carried and left her also released video career, for “Kill Bill” make the scenes Thurman the set of the martial of my life,” he added.ignoring Thur- with her consent to denied Tarantino the crash from driving but realistic. (rtr) to harsh criticism Photo about leading mainDuvignau/File man’s anxiety had been mistaken REUTERS/Regis pose arts movie, on social and responding acknowledged he Uma Thurman “Sils of Tarantino Tarantino, webof the film stream media. (L) and actress Hollywood No. 106 Dps Tarantino for the screening the 67th Cannes in an interview with Quentin Jl. Raya Puputan No 148 Director carpet they arrive in competition at Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti No. 148 on the red Sanur 28 of Sils Maria) 23, 2014. Manan Mandala Niti Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Yamin No.18 Maria” (Cloudsin Cannes May Jl. Mohamad Cafee Furama D.Tamblingan Renon Film Festival

e car man movi says Thur ts’ Tarantino g ‘biggest regre crash amon

You can

Hualien

TAIWAN Tainan City

Shake intensity

Marvel superhero standalone its adventure and the first black praising both - “Black Panther,” with critics on Tuesday LOS ANGELES years of criticism rave reviews actors and arrives after movie, won of a majestic Africa. The movie representation of including preunder its portrayal featuring a in Hollywood, about the

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta the Coffe Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Taipei

onal Bali

find Internati

19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Jl. No.88 Sanur 30 Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

by a damaged are seen hit Hualien, workers Rescue earthquake after an building 7, 2018. Taiwan February

r missing afte a killed, 60 At least five ks Taiwan tourist are quake roc restaurant

near a dam-

from the no impact ments indicated that earthquake. self-ruled island

a terrigrabbed Taiwan, a part of its two hospital. “I we ran as operates and aged military China considers junction of to on Wednesday, people,” tory, lies near the buildings at least five near my wife and children is prone to rescue of collapsed with killed plates and which hit out and tried the rubble An earthquakenearby large tectonic 6.4 quake, and he said. a strong earthquake combed through video showed and earthquakes. of 6.1 struck 243 people The magnitude missing after police - Rescuers A Reuters also injured road, while to help a magnitude HUALIEN for about 60 people of Hualien overnight. were on Tuesday, tried cracks in the on Sunday. 100 people Taitourist city (1600 GMT) streets. they searched around 1,700 emergency services More than Taiwanese before midnight in southern roaming the restored to as in a quake power was the popular in rubble Taiwanese city just anxious people a magsubmerged through the killedin 2016, and some magnitude officials said. near the coastal A car sat rshocks withrock the households. by a 7.6 four buildings, Presi- wan workers combed could collapsed

island nationals.Afte 5.0 rescue building. remain scarred the PANIC across the Kun-chi of at least DAMAGE, workers surrounded ruins of a nearby went to the scene quake that was feltthan 2,000 people Mayor Fu missing nitude in the next two weeks, resitremors Hualien Ing-wen Wednesday to more Emergency of people 12-storey an island said. Smaller throughon and killed of dent Tsai said the number to 60, although As government (rtr) a badly damageda major focushad of the quake early operations. residents close rescue the in 1999. was now rattled nervous also be heard dential building, Windows was not provided. help direct has asked News can at Global exact figure were initially feared out the day. waited and watched the rescue effort. building, which “The president ministries to in “Bali Image” from 9.30 96.5 Residents emergency workers collapsed and the old, was wedged cabinet and related the ‘disaster many as 150 of the missing were Radio FM am. Listen to inside as orange and is around 17 yearsat a roughly 40- immediately launch work at the missing. Many anxiously until 10.00 FM at http:// be still trapped and to helmets into the ground m worked believed to some of which were dressed in fluorescent work,” Global Radio wearing Rescuers in ten2myradio.co the mechanism’ disaster relief buildings, after the quake red suits andresidents trapped at http:// degree angle. and through on fastest rate onsaid in a statement. globalfmbali.lis streaming for http:// is home miles) northway around tilting precariously, looked office r Manuor live video li.com and li. 22 km (14 Taiwan’s east searched blocks. HualienIts streets their while residents roads. Tsai’s hit about radioglobalfmbanel/global-fm-ba on people. Taiwan Semiconducto world’s largest Hotel, apartment of the building ustream.tv/chan behind cordoned-off when the facturing Co, the east of Hualien to about 100,000 the force and major city’s Marshal homes from spoke of the panic buckled by chipmakerinitial assesscoast. At the to free two trapped but were with around 40,000around Others struck. it hap- contract one alive, rescuers trying supplier, said water and pulled out dead, quake, still open when who Apple sup- earthquake Taiwanese “We were left without power. Water was declared Ching-wen, without the other person said. nearly 5,000 pened,” said Lin main- 1,900had returned to while the government ply injured were (0400 GMT), Among the Czech, Japanese, homes by noon land Chinese,and South Korean Singaporean

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Wage, 8 Februari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

D’go

Tim Jurnalistik Sarasgra

Tidak puas berada di belakang layar, membuat D’go ingin memunculkan diri kembali di belantika musik Bali. Pria yang sempat nge-band bersama Reload dan Awatara lebih dari 10 tahun ini, selama 7 tahun belakangan berperan pencipta lagu. Tidak hanya itu, makin maraknya penyanyi baru dengan ciri khas masing-masing, membuat pria asal Kintamani ini tergugah untuk bersolo karier. Menggaet wanita cantik Tika Dewi, D’go luncurkan single solo perdananya yang berjudul “Tresna Kanti Mati”. “Lagu ini saya sudah buat tahun lalu dan sempat dibawakan sama band Bali sahabat saya sendiri, RPSG band. Namun karena menurut temen-teman, saya lebih pantas membawakan lagu ini, akhirnya saya rilis ulang,” ujar D’go, Senin (5/2). D’go mengatakan, lagu “Tresna Kanti Mati” ini pada saat baru mulai recording sudah banyak yang meng-cover version. Semangat inilah yang menjadi salah satu pemicu D’go terjun di belantika musik Bali “Yang membuat saya turun untuk bernyanyi lagi adalah meredupnya penyanyi-penyanyi yang bertalenta di Bali. Meskipun banyak pendatang baru yang bermunculan,” tandasnya. Untuk lagu “Tresna Kanti Mati” sendiri, D’go mengaku mencoba mengikuti selera pasar yang masih menggandrungi lagu bertema cinta yang easy listening dan mudah untuk dinyanyikan bersama. “Yang saya kejar bukan popularitas. Saya hanya ingin berkarya sesuai hati nurani, karakter saya sendiri, dan mencoba menyuguhkan musik yang berkualitas. Bukan semata karena ikut-ikutan suka,” imbuh D’go. Selain meluncurkan “Tresna Kanti Mati”, D’go juga sudah menyiapkan satu lagu lainnya, yaitu “Tusing Gelah Adi”. Kedua single ini menjadi semacam ‘pemanasan’ baginya, sebelum mulai serius menggarap satu album yang direncanakan rampung dan bisa beredar November tahun ini. (win)

Tim Jurnalistik Saraswati Grisda (Sarasgra) SMP PGRI 2 Denpasar dikenal sebagai tim paling muda di ajang Bali Post Goes to School. Maklum ekstra ini baru terbentuk enam bulan lalu dan untuk kali pertama terjun di kompetisi berat. Menariknya, tim Sarasgra sukses meraih juara Harapan I lomba majalah dinding tingkat SMP di Bali Post Goes to School. Selain itu anggotanya juga meraih juara fotografi dan meraih nominasi 10 terbaik. Tim Sarasgra SMP PGRI 2 Denpasar dibina oleh Made Ariana, S.Pd. dengan Ketua I Gusti Ayu Regina Vi beranggotakan 54 siswa. Sekretaris dipercayakan kepada Luh De Ayu Widyarini, Bendahara Indah Kristina. Koordinator laporan utama oleh Natasia Putri, laporan khusus oleh Chellsy Saharani, opini dipercayakan kepada Nia, profile oleh Cintya Dian, fotografi oleh Dersya Virtisari. Sementara urusan fiksi dipegang oleh Padma Chandani dan medsos oleh Hendri Andayani. “Bali Post goes to school adalah ajang pertama bagi tim kami, namun sudah meraih juara,” ujar Gusti Ayu Regina Vi, Rabu (7/2) kemarin. Dalam organisasi Sarasgra, mereka biasa membiayai kegiatan secara mandiri yang diperoleh lewat dana iuran wajib anggota Rp 5.000 per bulan. Dana ini dipakai untuk membuat dua majalah dinding di sekolah. Pihak sekolah menyediakan dua lokasi untuk majalah dinding yang materinya diganti setiap bulan dan jika ada event penting, seperti hari besar nasional. Kini, tim ini juga dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang lomba di Bali. “Saya cukup puas dapat juara harapan I, namun target kami meraih juara I,” ujar Gusti Ayu Regina. Guru Pembina Ariana mengungkapkan setiap Jumat tim ini dipoles dengan berbagai keterampilan selama dua jam. Mereka dibina sehabis pulang sekolah agar tak mengganggu kegiatan akademik. Yang menarik, semua kru Sarasgra ini dibina dari nol sehingga menjadi tantangan besar untuk membuat tim yang solid. Untungnya, kata Ariana, tim ini kuat visi dan semangatnya tak mau kalah dengan tim dari sekolah negeri. Ekstra jurnalistik di Grisda ini memiliki manajemen yang sederhana dengan tujuan agar semua siswa terpacu menulis dan membaca. Buktinya, majalah dinding yang dibuat esktra ini banyak diminati anak-anak Grisda. Bahkan, kata Gusti Ayu Regina, pihaknya memprioritaskan pengisian mading oleh anak-anak di luar tim Sarasgra. (sue)

Tak Puas di Belakang Layar

D’go dan Tika Dewi

Bali Post/ist

Baru Terbentuk, Langsung Juara

Bali Post/rtr

EVAKUASI - Aparat sedang mengevakuasi korban gempa dari reruntuhan bangunan pascagempa 6,4 SR di Hualien, Taiwan, Rabu (7/2) kemarin. (Beritanya di halaman 1)

Bali Menjadi Contoh Peraturan RUU Hak Atas Tanah Adat

Jakarta (Bali Post) Draf Rancangan Undang-undang (RUU) inisiatif DPD-RI tentang Hak Atas Tanah Adat (HATA) dibahas Panitia Perancang Undang-undang (PPUU) bersama akademisi di Ruang PPUU, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (7/2) kemarin. Dua akademisi dihadirkan dalam rapat dengar pendapat umum dengan agenda pembahasan RUU HATA. Dua narasumber itu adalah Prof. Dr. Maria S.W Sumardjono, S.H., MCL., MPA. dan Prof. Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H. Pada paparannya, Kepala Lembaga Penelitian Universitas Warmadewa Prof. Dr. I Made Suwitra mengingatkan konsep yang perlu dikembangkan dalam RUU HATA adalah konsep koeksistensi antara hukum negara dengan hukum adat. Artinya, hukum negara dengan hukum adat harus bersama-sama berjalan. ‘’Tidak saling menafikan, sehingga nantinya hukum negara itu betulbetul bisa mengakui dan melindungi hak-hak masyarakat hukum adat. Kemudian masyarakat hukum adat juga mampu, eksis berkaitan dengan dirinya tanpa melanggar hukum negara,’’ terang Suwitra. Konsep koeksistensi itu dinilainya penting di tengah arus zaman yang terus menggerus masyarakat adat.

Sebab, dari situlah bisa ditentukan apakah masih eksis atau tidak masyarakat hukum adat yang ada di Indonesia ini, sehingga pihak pengambil kebijakan dapat menentukan apa yang perlu dilakukan. ‘’Masyarakat hukum adat mana saja yang masih eksis sesuai ketentuan yang ada di dalam UUD 45 dan UU organik lainnya. Sehingga ketika masyarakat hukum adat sudah jelas keberadaannya kemudian diidentifikasi yang berkaitan dengan tanah-tanah adatnya dengan wilayah ulayatnya,’’ imbuh Suwitra. Dalam pandangan Suwitra, masyarakat hukum adat di satu tempat secara pasti mampu memberikan batasan wilayah, sehingga rumusan UU yang akan dibuat dalam konteks

itu berkaitan dengan tanah-tanah yang dimanfaatkan. Pada beberapa kasus, sebenarnya konflik mengenai sengketa lahan selama ini bukan pada masalah pemberlakuan hukumnya, tetapi pada struktur hukum yang menerapkan antara hukum negara dengan hukum adat tersebut. Terkait masalah ini, Suwitra menekankan, salah satu yang jelas disebutkan adalah tanah-tanah adat yang sudah ditundukkan pada hukum negara dalam bentuk UU Pokok Agraria maka tidak bisa lagi ditundukkan lagi pada hukum adat. Misalnya tanah yang sudah disertifikatkan menjadi tanah individu yang dulunya tanah komunal kemudian dikuasai individu. (kmb4)

Om Swasti Astu, Salam hangat dari Bali Kepundung Hotel, peristirahatan yang nyaman di tengah keramaian. Berada di pusat keramaian, tapi tetap bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan pelayanan yang penuh rasa kekeluargaan tapi tetap professional. Bali Kepundung hotel, yang berlokasi di Jalan Kepundung no. 62 Denpasar, adalah hotel Melati yang menjanjikan kenyamanan seperti di hotel berbintang. Berlokasi di tengah kota, sangat memudahkan untuk mencapai tempat2 seperti Pusat Pemerintahan, GOR dan Pusat pembelanjaan.

fasilitas lengkap ruang meeting Untuk reservasi, silahkan hubungi kami di :

Bali Kepundung Hotel Jalan Kepundung No. 62 Denpasar 80232 Telp. 0361 – 222976, Fax 0361 – 242666 Email : rsv_balikepundung@yahoo.com Website : www.balikepundunghotel.com L.0000116-BLS

Bali Post/sue

SARASGRA - Tim jurnalistik Sarasgra, meski baru terbentu namun sudah mampu meraih prestasi.

Edisi Kamis, 8 Februari 2018 | balipost.com  

Headline : Gempa Guncang Taiwan Sejumlah Hotel Ambruk

Edisi Kamis, 8 Februari 2018 | balipost.com  

Headline : Gempa Guncang Taiwan Sejumlah Hotel Ambruk

Advertisement