Skip to main content

Edisi 08 Februari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 169 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu wage, 8 februari 2017

’’Disparda mulai

Gianyar Susun Zona Pengembangan Pariwisata KETIMPANGAN pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang tidak merata. Perbandingan pembangunan nampak mencolok antara Gianyar Barat dan Timur. Untuk mengatasi ketimpangan pembangunan tersebut, Pemkab Gianyar melalui Dinas Pariwisata Daerah (Dis-

agrowisata lantaran kawasan ini yang berkembang adalah pertanian, perkebunan dan kehutanan. Sementara daerah selatan diprioritaskan sebagai kawasan pendukung kepariwisataan. ‘’Misal menawarkan seni ukir, lukis dengan Pasar Seni Sukawati, itu ada di daerah selatan. Sementara kawasan tengah dikembangkan kultur heritage karena mengembangkan destinasi berupa warisan budaya hingga artefak,’’ katanya. Khusus daerah timur, pihaknya

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Atasi Ketimpangan parda) pun mulai melakukan penataan dan pengendalian melalui penyusunan zona pengembangan pariwisata. Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta kepada Indonesia Network, Bali TV dan Bali Post mengatakan, zona pengembangan menyesuaikan potensi dan kondisi masing-masing wilayah. Potensi yang mampu dijadikan daya tarik wisata akan dipetakan sesuai karakteristiknya. Dia menjelaskan, untuk daerah utara dominan dikembangkan sebagai

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

melakukan penataan dan pengendalian melalui penyusunan zona pengembangan pariwisata.’’

sudah berupaya mengembangkan sejumlah potensi yang ada seperti Blangsinga dengan daya tarik monkey forest dan air terjun. Daya tarik itu ditambah pula keberadaan Puri Blahbatuh yang kini mulai dijadikan tempat wisata. ‘’Sekarang sudah mulai kita kembangkan kawasan timur untuk mengimbangi pariwisata Ubud yang saat ini sudah over cappacity,’’ katanya. Hal. 19 Wisata Kuliner

A.A. Bagus Ari Brahmanta Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Rabu, 8 Februari 2017

Banjir, Jalur Singaraja-Bedugul Macet

Singaraja (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda kawasan Pancasari, Selasa (7/2) kemarin sejak pukul 16.00 Wita kembali mengakibatkan ruas jalan BedugulSingaraja kebanjiran. Hal tersebut memicu terjadinya kemacetan arus lalu lintas cukup panjang. Berdasarkan pantauan, genangan air terjadi dari Bali Handara sampai Pasar Pancasari, tepatnya di Dusun Peken. Titik terparah berada di depan Hotel Pancasari-In. Salah seorang warga, Ketut Bentir, mengungkapkan banjir itu berlangsung sejak pukul 16.00 Wita saat terjadinya hujan lebat. Ketinggian air mencapai 45 cm. Hal itu memicu terjadinya kemacetan parah. Tak sedikit kendaraan yang mogok akibat nekat menerobos banjir. ‘’Sumber air dari hutan perbatasan Tabanan dan Buleleng. Air mengalir di saluran yang mengarah ke jalan raya. Volume air cukup besar dan akhirnya meluap ke jalan,’’ ujarnya. Air, katanya, juga menggenangi halaman sejumlah rumah dan perkebunan warga. Supaya tak terus berlanjut, instansi terkait diharapkan segera melakukan penanganan. ‘’Ini sudah sering terjadi. Bikin macet. Kalau bisa segera lakukan penanganan jangka panjang,’’ pintanya. Hal senada disampaikan seorang warga, Agus. Banjir ini merupakan yang kedua kalinya sejak Desember lalu. Pemicunya, karena terjadinya pendangkalan pada drainase. Hal. 19 Saluran Air BANJIR - Ruas Jalan Bedugul-Singaraja kembali kebanjiran, Selasa (7/2) kemarin, setelah diguyur hujan lebat. Bali Post/kmb45

Polda Larang Aksi 112

Rizieq Shihab Mangkir Jakarta (Bali Post) Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab tidak hadir alias mangkir dari panggilan polisi dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Proklamator Soekarno. Rencananya pada pemeriksaan perdananya, Rizieq akan diwakili tim kuasa hukum. Dari agenda pemeriksaan yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB, tim kuasa hukum belum tampak hadir di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat. ‘’Rencananya dari jam sembilan, tetapi belum datang juga. Isunya, katanya mau datang,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Markas Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (7/2) kemarin. Hal. 19 Karena Sakit

Wiranto Ancam Tindak Tegas Jakarta (Bali Post) Aksi unjuk rasa untuk menyamai rekor aksi anti-Ahok belum lama ini akan digelar 11 Februari mendatang. Aksi ini dikenal dengan ‘’Aksi 112’’. Namun secara cepat Polda Metro Jaya melarang massa untuk turun ke jalan berunjuk rasa tanggal 11 Februari nanti. Salah satu alasannya karena sudah berdekatan dengan hari pencoblosan Pilkada DKI. ‘’Tanggal 11 Februari itu tidak boleh turun ke jalan, dilarang melakukan aksi,’’ tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom di ruangannya, Jakarta, Selasa (7/2) kemarin. Argo menyampaikan salah satu alasan mengapa aksi dilarang karena akan menghadapi masa tenang. Sehingga diharapkan memasuki masamasa tenang ini situasi lebih kondusif. ‘’Jadi kami harapkan masa tenang ini benar-benar aman, tidak ada aksi-aksi,’’

Dinilai Lecehkan Pecalang

Munarman

Bali Post/dok

pada Rabu, 15 Februari 2017. Polisi tak ingin aksi tersebut nantinya justru memicu kericuhan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada DKI. Argo menyatakan jika memang aksi yang sedianya akan dilakukan dengan jalan santai dari Monas ke Bunderan HI tetap berlangsung, kepolisian tak segan-segan membubarkannya. ‘’Kalau masih ada massa turun aksi, akan kita bubarkan,’’ katanya. Hal. 19 Direspons Wiranto

FPI Tuding FUI Dalangnya

Munarman Jadi Tersangka

Denpasar (Bali Post) Laporan sejumlah ormas di Bali atas kasus dugaan penghinaan terhadap pecalang yang diduga dilakukan mantan jubir FPI Munarman, sudah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan. Munarman ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali, sehingga penyidik juga menyampaikan SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) ke Kejati Bali. Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Selasa (7/2) kemarin membenarkan adanya SPDP atas terlapor Munarman. Pihak kejaksaan telah menunjuk jaksa peneliti yakni jaksa senior yang semuanya beragama Islam. Hal. 19 Siapkan Jaksa

imbuh Argo. Apabila massa memaksakan untuk turun ke jalan, Argo menegaskan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. Polisi juga tidak akan mengeluarkan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) kepada massa yang akan melakukan aksi. ‘’Akan kita bubarkan kalau ada massa yang turun,’’ tegas Argo. Pada hari itu, wilayah Jakarta sedang dimulai masa tenang jelang pelaksanaan pencoblosan yang jatuh

Wiranto

Jakarta (Bali Post) Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Ma’arif menuding aksi 112 mendatang berada di bawah komando Forum Umat Islam (FUI). Dia meminta pihak kepolisian bertemu Sekjen FUI Muhammad Al-Khathath sebelum aksi diadakan. Dalam unjuk rasa bernama aksi 112 itu, kata Slamet, FPI hanya memenuhi undangan FUI. Pihaknya tidak mempersoalkan imbauan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan yang berharap tak ada gelaran

aksi pada masa tenang pilkada, 11-14 Februari. ‘’Dia (Kapolda) memang begitu, mengimbau-mengimbau. Kapolda panggil saja FUI, panggil Kiai Al-Khathath, bicara baik-baik, musyawarahkan bagaimana jalan keluarnya, kami namanya umat diundang ulama ya… ikut,’’ kata Slamet, Selasa kemarin. Slamet mengklaim massa FPI yang akan hadir dalam aksi tersebut sebanyak 5.000 orang. Menurutnya, unjuk rasa itu akan diikuti oleh 99 organisasi kemasyarakatan yang notabene umat muslim. Dia menjelaskan, unjuk rasa itu

nantinya berupa aksi jalan sehat yang dikemas dalam bentuk pawai. Massa aksi tetap membawa spanduk dan bendera. Beberapa orasi juga akan disampaikan para pemimpin organisasi di tengah jalannya aksi. Aksi tersebut akan dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman dan Harmoni, Jakarta Pusat. Mereka akan berkumpul di Monas setelah long march. Slamet menyampaikan, izin pelaksanaan aksi sudah diproses oleh pihak kepolisian. Hal. 19 Jalan Sehat

Penggunaan Dana Transfer Daerah Tak Tepat Sasaran Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menengarai penggunaan anggaran dana transfer daerah tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, ia meminta dukungan anggota Dewan Perwakian Daerah (DPD) sebagai wakil rakyat dari daerah ikut mengawasi penggunaan anggaran dana transfer daerah secara efektif. Permintaan tersebut disampaikan Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komite Komite IV DPD-RI dan Tim Anggaran Komite I, II dan

III DPD di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/2) kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua Komite IV DPD Ajiep Padindang membahas tentang evaluasi pelaksanaan APBN Perubahan 2016. Sri Mulyani mencontohkan salah satu indikasi tidak tepat sasaran dana transfer daerah bisa dilihat dari alokasi anggaran pendidikan sepuluh tahun lalu yang hanya Rp 110 triliun, kemudian membengkak pada tahun anggaran 2016 hingga mencapai Rp 400 triliun. Tetapi meski anggaran

alokasi anggaran membengkak, namun kualitas dan sistem pendidikan di daerah masih rendah. Selain itu, sejumlah kendala mengenai penggunaan dana alokasi khusus (DAK). Ia mengungkapkan dari laporan yang diterima, DAK untuk pembangunan fisik ada yang tidak tersalur sesuai rencana program yang besarnya mencapai 16% atau senilai Rp 14,6 triliun dari keseluruhan dana Rp 89,8 triliun yang dialokasikan dalam APBN. Hal. 19 Tidak Lengkap

Bali Post/ant

DISKUSI - Menkeu Sri Mulyani sedang berdiskusi dengan Menaker Hanif Dhakiri saat rapat terbatas di Jakarta.


denpasar

2

Rabu Wage, 8 Februari 2017

figur Laksanakan Tiga Ujian SEBELUM melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN), siswa SMA/ SMK juga mengikuti Ujian Sekolah (US). Materi US sepenuhnya dibuat oleh pihak sekolah. Dinas Pendidikan Provinsi Bali memberikan rentang waktu pelaksanaan US antara tanggal 6 Maret hingga 18 Maret Bali Post/dok mendatang. “Jadwal US sepenuhnya kami serahkan ke sekolah, karena ada sekolah yang melaksanakan US berbasis komputer yang perlu tiga shift. Jadi kami beri tenggang waktu dari tanggal 6 Maret. Kalau US berbasis kertas dalam sehari bisa 2-3 mata pelajaran, lebih banyak yang mulai tanggal 13 Maret,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Wayan Serinah, Selasa (7/2) kemarin. Serinah menambahkan, US awalnya direncanakan setelah USBN yang dijadwalkan pada 20-23 Maret untuk SMA dan 20-22 Maret untuk SMK. Namun setelah jadwal USBN itu rupanya ada Hari Raya Nyepi, sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan US setelah USBN. Kendati demikian, persentase ketercapaian teori dipastikan sudah tuntas minimal 95 persen sebelum ujian berlangsung. “Sekolah-sekolah yang mungkin belum mencapai akan melakukan pembelajaran, ada yang pemantapan dan lain-lain, sehingga materi tuntas,” imbuhnya. Terkait USBN, lanjut Serinah, 20-25 persen materi soal akan dibuat oleh pusat, sedangkan 75-80 persen dibuat oleh MGMP Provinsi. Setelah menjadi master soal lalu diserahkan ke sekolah melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Barulah kemudian digandakan oleh sekolah. Anggaran penyusunan soal disepakati dari dana APBD Provinsi. Begitu juga dana penggandaan soal setelah master sampai di sekolah, diambil dari APBD dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Pembiayaan penyusunan soal memang ada di Pemprov, tapi pelatihannya dilakukan oleh pusat. Untuk penyusunan soal tidak ada masalah karena kisi-kisinya sudah turun,” jelasnya. Serinah menambahkan, setelah US dan USBN selesai digelar, siswa SMA/SMK bersiap lagi mengikuti UN. Baik itu UN Berbasis Komputer (UNBK) maupun UN Pensil dan Kertas (UNPK). Jadwal UN SMK yang sedianya berlangsung 3-6 April, mundur menjadi 10-13 April atau bersamaan dengan UN SMA lantaran bersamaan dengan Hari Raya Galungan. Walaupun mundur, pihaknya memastikan tidak ada kebocoran soal. “Soal di Provinsi Bali akan berbeda dengan provinsi lain yang melaksanakan UN SMK tanggal 3-6 April,” terangnya. Data Dinas Pendidikan Provinsi Bali, ujian nasional akan diikuti 27.854 siswa SMA negeri dan swasta serta 26.840 siswa SMK negeri dan swasta. Dari 198 SMA, sebanyak 73 sekolah melaksanakan UNBK (36,87 persen). Sedangkan dari 169 SMK sebanyak 110 sekolah melaksanakan UNBK (65,09 persen). (rin)

Blangko E-KTP Kosong

Denpasar (Bali Post) Warga Denpasar yang mencari e-KTP masih cukup banyak. Terutama pemilik KTP manual yang telah habis masa berlakunya. Sayangnya hingga kini blangko e-KTP belum datang dari pusat. Artinya, stok blangkonya masih kosong. Dihubungi Selasa (7/2) kemarin, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar I Nyoman Gede Narendra mengatakan blangko e-KTP masih kosong. Pihaknya belum mengetahui kapan akan dikirim dari pusat. “Kami sifatnya menunggu saja, karena sudah disampaikan kekurangannya ke pusat,” katanya. Kosongnya blangko e-KTP ini sudah terjadi sejak adanya gagal tender pengadaan blangko e-KTP di pusat, karena pengadaan blangko e-KTP masih terpusat. Daerah hanya mendapat kiriman sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Hanya sering kali jumlah yang diberikan masih jauh dari keperluan yang ada di daerah. Dari pantauan kemarin di Unit Pelayanan KTP di Gedung Sewaka Dharma, antrean untuk perekaman e-KPT masih banyak. Sedangkan untuk pencetakan, belum ada sehingga digunakan surat keterangan. Warga yang sudah melakukan perekaman belum bisa memiliki e-KTP. Mereka hanya diberikan surat keterangan telah melakukan perekaman atau KTP sementara, sambil menunggu e-KTP aslinya keluar. Sebelumnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Denpasar telah memberikan pemahaman kepada masyarakat dan sudah melayangkan surat kepada empat camat di Denpasar. Selain itu, pihaknya juga akan memasang spanduk permakluman yang di pasang di tempat-tempat umum. Bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman, untuk sementara waktu diberikan surat keterangan. Hanya pihaknya tak bisa memberikan waktu pasti untuk pengambilan e-KTP yang asli. “Kami tak bisa bilang tanggal berapa. Soalnya stok blangko sudah habis. Sedangkan dari pusat tidak bisa diprediksi kapan akan ada blangko,” tegas Narendra. (kmb12)

Bali Post/eka

PARKIR - Beberapa kendaraan roda dua parkir di trotoar Jalan Gajah Mada, Denpasar. Kondisi tersebut sering terjadi karena kurang disiplinnya pengendara dalam memarkir kendaraannya.

Cegah Penyusup ISIS, Awasi Jalur Rawan

Denpasar (Bali Post) -

Aparat keamanan yang ada di Bali terus mengawasi pintu-pintu masuk agar tidak bisa dimanfaatkan jaringan ISIS. Pemetaan dan pengawasan titik rawan semakin gencar dilakukan dan diperkuat dengan dibentuknya tim khusus Transnational Crime dan Organized Crime Squad. Menurut Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Bali AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi saat jadi narasumber Halo Kamtibmas di Bali TV, Selasa (7/2) kemarin, tim khusus itu bertugas menindak kejahatan bersifat transnasional, seperti narkotika, terorisme, trafficking in person, money laundering dan kejahatan dunia maya atau cyber crime. “Menanggulangi masuknya jaringan serta paham ISIS dan radikalisme, Bapak Kapolda Bali sudah melakukan berbagai upaya. Salah satunya membentuk tim

khusus itu,” katanya. Kusumadewi menambahkan, kasuskasus tersebut termasuk intensitasnya tinggi. Oleh karena itu, Kapolda Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose membentuk tim khusus yang personelnya diambil dari semua fungsi dan sudah dilakukan pelatihan-pelatihan. Mengantisipasi masuknya ISIS dan radikalisme, lanjutnya, Polda melakukan upaya premitif yaitu melakukan deteksi dini seperti penyelidikan, pengamanan dan penggalangan, serta melakukan pemetaan

Pascaperubahan OPD

Pengelolaan Aset akan Disesuaikan Denpasar (Bali Post) Penataan kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah dilakukan oleh Pemkot Denpasar. Bahkan pengukuhannya telah dilaksanakan Desember 2016 lalu. Dengan dikukuhkannya OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, ada beberapa OPD yang mengalami pemisahan atau penggabungan. Persoalan berikutnya, yakni masalah penataan aset yang dilakukan di masing-masing OPD. Kepala Badan Litbang Kota Denpasar A.A. Bagus Sudarsana dalam rapat pengarahan dengan Sekda Kota Denpasar, Selasa (7/2) kemarin, sempat mempertanyakan soal pengelolaan aset yang OPD-nya telah dipisah. Karena saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) digabung dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Asisten III Setda Kota Denpasar Edy Mulya mengungkapkan, pengelolaan aset disesuaikan dengan waktu pelaksanaan. Artinya ketika sebelum per 31 Desember 2016, pencatatan masih dilakukan OPD lama. Sedangkan setelah 3 Januari 2017, menggunakan OPD baru. Sementara itu, Sekda Kota Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara meminta perso-

alan aset jangan sampai mengganggu kinerja masing-masing OPD. Terlebih kondisi seperti ini bukan saja dialami Denpasar. Semua daerah di Indonesia mengalami persoalan sama karena perubahan OPD. “Jangan sampai masalah aset ini mengganggu kinerja, apalagi pelayanan kepada masyarakat,” kata Rai Iswara. Sebelumnya, akibat perubahan OPD ini juga mempengaruhi pelayanan publik. Akibatnya banyak yang belum mengetahui adanya perubahan OPD, terutama untuk bidang-bidang yang ditangani. Dalam rapat kerja antara Komisi III DPRD Denpasar dengan beberapa SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar, belum lama ini juga tercetus pertanyaan terkait dengan perubahan SKPD yang menangani bidang tertentu. Salah satunya, yakni penanganan LPJU yang sebelumnya di Dinas Kebersihan dan Pertamanan, kini menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan. “Kami jadi bingung, kok bisa pindah seperti itu. Ini harus segera kita koordinasikan kembali, sehingga ketika hendak rapat kerja tidak salah undang,” ujar anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

PEMULIHAN EKOSISTEM DANAU BATUR Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

BALIHO - Sebuah baliho berukuran besar terpampang di depan Kantor KPU dalam rangka menyambut pelaksanaan pilkada serentak 2018.

terhadap kelompok-kelompok diduga ISIS. Selain itu melakuan penyuluhan, pembinaan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas kepada aparat desa, tokoh adat, agama dan masyarakat. Sementara upaya preventif yakni pemeriksaan di jalur-jalur yang diprediksi rawan dijadikan pintu masuk, di antaranya Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Padangbai, Celukan Bawang dan pelabuhan-pelabuhan tradisional, serta pelabuhan “tikus”. “Upaya ini hasilnya akan maksimal bila masyarakat dan instansi terkait ikut andil. Kepolisian sudah melakukan pemberdayaan pemolisian masyarakat, pendataan dan pemeriksaan penduduk pendatang, mengaktifkan PAM swakarsa dan siskamling. Jika ditemukan,

maka dilakukan upaya represif atau penegakan hukum,” tegasnya. Kusumadewi juga menyampaikan masifnya berita hoax, padahal sangat merugikan dan bertujuan menimbulkan keresahan. Untuk itu Polda menyikapinya dengan membentuk tim Cyber Crime untuk menyelidiki dan mengungkap kasus kejahatan dunia maya. “Bapak Kapolda juga fokus masalah narkoba. Untuk itu kami sudah gencar melakukan penyuluhan, memberi pemahaman dan menyadarkan masyarakat bahwa narkoba sangat berbahaya. Sasaran penyuluhan ke sekolah-sekolah, karang taruna dan komunitas lainnya. Kami mengimbau agar masyarakat Bali sadar akan bahaya narkoba dan jangan cobacoba,” katanya mengingatkan. (kmb36)

Polisi Harus Mampu Putus Jaringan Narkoba

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Benny Arjanto, S.IK. saat sosialisasi bahaya narkoba. Denpasar (Bali Post) Polri menjadi salah satu aparat yang terdepan memerangi narkoba. Untuk itu anggota Polri jangan sampai terlibat dalam sindikat peredaran gelap narkoba. Justru polisi harus mampu memutus mata rantai peredaran narkoba di Bali. Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja menegaskan hal itu,

Selasa (7/2) kemarin. Kombes Hengky Widjaja mengingatkan, narkoba dampaknya sangat buruk, menjerumuskan anak bangsa dan melemahkan generasi bangsa. “Di sinilah peran polisi sebagai penyelamat bangsa,” tegasnya. Untuk mengantisipasi penyusupan narkoba di lingkungan Polda, Senin (6/2) lalu dilaksanakan sosialisasi

pencegahan penyalahgunaan narkoba di Mapolda Bali. Hadir sebagai narasumber Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Benny Arjanto, S.IK. didampingi perwira menengah Direktorat Reserse Narkoba. Peserta yang hadir dalam kegiatan itu adalah anggota Polri dan PNS Polri berjumlah seratus orang. Tujuan kegiatan itu agar para peserta memahami pengaruh buruk narkoba dan cara mengantisipasinya. Seperti diketahui, pengungkapan kasus narkoba tahun 2016 lalu ditangkap tersangka laki-laki sebanyak 769 orang dan wanita 88 orang. Rinciannya, tersangka terdiri dari lakilaki (WNI) 784 orang, wanita (WNI) 88 orang dan laki-laki (WNA) sebanyak 12 orang. Dilihat dari profesi, PNS/DPRD sebanyak dua orang, Polri/ TNI dua orang, swasta 565 orang, wiraswasta 190 orang, petani 21 orang, mahasiswa enam orang, pelajar delapan orang, buruh 13 orang, napi dua orang dan pengangguran 73 orang. (kmb36)

13 SMP Lolos Verifikasi UNBK

Denpasar (Bali Post) – Ujian Nasional (UN) di tingkat SMP dengan berbasis komputer belum sepenuhnya bisa diterapkan sekolah. Kondisi ini juga dialami Denpasar. Dari 67 SMP di Kota Denpasar, baru 13 sekolah yang memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Kemendikbud untuk bisa melakukan UN berbasis komputer (UNBK). Dihubungi Selasa (7/2) kemarin, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar Drs. I Wayan Supartha, M.Pd. mengatakan sekolah yang lulus verifikasi UNBK adalah sekolah yang bisa memenuhi persyaratan. Salah satunya ketersediaan komputer setengah dari jumlah siswanya. Verifikasi itu dilakukan oleh pusat, salah satunya pada kelengkapan komputer yang akan digunakan minimal 3 : 1. Artinya, dalam satu sekolah yang memiliki 300 siswa yang akan ujian, sekolah tersebut harus memiliki seratus

komputer untuk tiga kali pemakaian. “Jika tidak, maka sekolah tersebut tidak akan bisa melakukan UNBK,” katanya. Jika sekolah tidak memenuhi persyaratan itu, kata Supartha, maka harus kembali ke Ujian Nasional dengan menggunakan paper test seperti yang dilakukan sebelumnya. Untuk saat ini baru 13 SMP negeri/swasta yang lulus verifikasi atau memenuhi standar UNBK. Sekolah tersebut meliputi SMPN 1 Denpasar, SMPN 3 Denpasar, SMPN 7 Denpasar, SMP Kristen 1 Harapan Denpasar, SMP Taman Rama Denpasar, SMP Chis Denpasar, SMP Doremi Excellent School Denpasar, SMP Dyatmika Denpasar, SMP Bali Island School Denpasar, SMP Gandhi Memorial Indonesia School Denpasar, SMP Tunas Daud Denpasar, SMP Pelita Bangsa dan SMP Sanur Independent School. “Jadi baru 13 SMP itu yang lulus verifikasi. UNBK SMP akan dilaksanakan tanggal 3, 4, dan 8 Mei 2017,” katanya. (kmb12)


BADUNG

Rabu Wage, 8 Februari 2017

3 Sidang Pembunuhan Polantas

Sara Hadirkan Saksi Meringankan SIDANG kasus pembunuhan oknum anggota polantas Polsek Kuta Wayan Sudarsa dengan terdakwa Sara Connor, Selasa (7/2) kemarin menghadirkan saksi meringankan atau saksi a de charge di PN Denpasar. Kedua saksi yang dihadirkan adalah turis asal Australia, Coleen Bowman dan Kim Watson yang menginap di Hotel Pulman. Kim Watson di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek mengatakan bahwa dirinya mendengar korban meninggal setelah dia berada di Australia dan menerima SMS dari anaknya saat dia berwisata di Nusa Lembongan. Erwin Siregar selaku kuasa hukum terdakwa kemudian menanyakan, apakah benar saksi tinggal di Pulman. Saksi kemudian menunjukkan buktinya. Saksi Kim mengaku mendengar jeritan seseorang. “Saya mendengar jeritan suara perempuan,” ujar saksi yang diterjemahkan oleh Wayan Ana. Kala itu, kata saksi, dia sedang tidur dan mendengar ada jeritan dan dia langsung terjaga atas jeritan itu. Saksi juga mendengar jeritan seorang lelaki. Sempatkah melihat ke arah saksi mendengar jeritan? Saksi mengatakan tidak, dan dia hanya mengintip dari

Bali Post/kmb27

BERAKHIR - Masa kerja Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Made Subargayasa (tengah) akan berakhir. Bupati Badung melalui Pansel mulai mencari pengganti jajaran direksi yang akan berakhir Maret mendatang.

Bupati Cari Pengganti Direksi PDAM

Mangupura (Bali Post) – Berakhirnya masa kerja Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Badung, mulai ditindaklanjuti Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Lewat Panitia Seleksi (Pansel), politisi asal Desa Plaga, Petang ini mulai mencari pengganti gerbong di bawah kepemimpinan Made Subargayasa yang akan mengakhiri masa tugas per Maret mendatang. Asisten II Dewa Apramana yang ditunjuk sebagai Ketua Pansel Direksi PDAM mengaku mulai menerima berkas pendaftaran calon direksi sejak, Selasa (7/2) hingga Kamis (9/2) mendatang. “Sesuai petunjuk pimpinan (Bupati - red), pemilihan direksi merujuk Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM. Bupati memiliki kewenangan penuh menentukan direksi,” kata Apramana, Selasa (7/2) kemarin. Menurut Apramana, persyaratan umum menjadi calon direksi adalah usia maksimal 50 tahun untuk calon dari luar PDAM dan maksimal 55 tahun dari dalam PDAM. Calon dari luar PDAM minimal S-1 dan memiliki sertifikat dari Perpamsi. “Akan ada tiga direksi yang akan dipilih, yaitu Direktur Utama, Direktur Umum, Direktur Tehnik. Kami perkirakan per 1 Maret mendatang sudah diputuskan siapa direksi PDAM yang baru,” ujarnya. Selain dirinya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terpilih sebagai Wakil Ketua, Sekretaris Kabag Ekonomi dengan anggota Kabag Hukum, Kabag Keuangan dan dua orang dari profesional yaitu I Gusti Ngurah Diatmika dan Gusti Ngurah Putra. Sejumlah nama yang dikabarkan akan menjadi calon direksi pengganti Dirut Made Subargayasa, Dirum Ida Bagus Wardana dan Dirtek Ida Bagus Wimbardi adalah Ketua Dewan Pengawas PDAM, Wayan Suyasa, anggota Dewan Pengawas PDAM Ida Ayu Eka Dewi Wijaya, tenaga ahli DPRD Badung, Ketut Golak dan sejumlah kepala bagian di PDAM Tirta Mangutama. Sebelumnya Ketua Komisi III DPRD Badung Nyoman Satria mengakui telah menerima tembusan surat pengunduran diri ketiga direksi PDAM Tirta Mangutama. Surat tersebut diterima awal Desember lalu. “Kami sudah terima tembusan surat itu. Kami melakukan kunjungan kerja ke Depok untuk melakukan studi komparasi mengenai pembentukkan pansel perekrutan direksi ini,” ujarnya. Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama Wayan Suyasa juga membenarkan jika para direski PDAM Tirta Mangutama telah melayangkan surat yang ditujukan kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan dewan pengawas. Surat yang dilayangkan menjelang akhir 2016 itu bertujuan mengingatkan bahwa masa jabatan mereka sudah selesai pada Maret mendatang. “Sesuai dengan Perda Nomor 6 Tahun 2005 tentang Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Badung, tepatnya Pasal 23 memang menyebutkan seperti itu. Mereka harus melayangkan surat pengunduran diri sebelum tiga bulan mengakhiri masa jabatan,” katanya. Menurut Suyasa, keputusan mengenai penganti direksi akan ditentukan Bupati Badung melalui panitia seleksi. Panitia ini nantinya akan berperan dalam perekrutan direksi yang baru. (kmb27)

Kasus 726 Butir Ekstasi

Dituntut 20 Tahun, Terdakwa Minta Bebas

BUDI Laksana, terdakwa kasus kepemilikan 726 butir ekstasi, diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan atas tuntutan 20 tahun penjara. Ditemui Selasa (7/2) kemarin, kuasa hukum terdakwa, Benny Hariyono, mengatakan dalam pledoinya dia minta dibebaskan. Benny mengatakan, ratusan ekstasi itu bukanlah milik Budi. Namun, dia mengaku diperalat seseorang bernama Firman yang berada di dalam Lapas Kerobokan. Kata Benny, ekstasi sebanyak 726 butir itu milik Firman. Hanya saja Budi mengakui bahwa dia mau mengambil karena terdesak kebutuhan uang atas pinjaman uang Rp 4 juta dari Firman. Dikatakan, dalam persidangan juga tidak pernah terungkap bahwa Budi pemilik ekstasi. Di sisi lain jaksa tidak pernah menghadirkan Firman dalam persidangan. “Kami menilai perkara ini dipenuhi kejanggalan dan terkesan dipaksakan. JPU tidak konsisten dan tidak pernah menghadirkan saksi Firman dalam persidangan,” tandas Benny. Dijelaskannya, JPU dalam dakwaannya menyebut Firman masuk DPO. Padahal Firman berada dalam Lapas Kerobokan? Benny mengaku keberatan dengan dakwaan primer Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35/2009. Pasal tersebut dinilai tidak tepat dengan fakta di persidangan. Bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki menguasai ekstasi sebagaimana dakwaan jaksa. Atas dasar itu Benny meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dari segala dakwaan. Dalam kasus ini JPU I.G. Ngurah Suparta menuntut terdakwa dengan pidana penjara 20 tahun dan denda Rp 1 miliar. Apabila terdakwa tidak bisa membayar denda, maka diganti selama enam bulan kurungan. (kmb37)

jendela. Jeritan itu, kata saksi, seperti ada orang berkelahi antara lelaki dan perempuan. Setelah mendengar jeritan yang lelaki, saksi kembali melanjutkan tidurnya. Paginya setelah bangun, saksi Kim melihat ada banyak polisi dan police line di sekitar suara jeritan yang didengarnya malam itu. Saksi sempat menanyakan ke satpam apa yang terjadi. Namun satpam bilang tidak mengetahui. Sementara Coleen Bowman mengatakan dia tidak kenal dengan terdakwa Sara. Dia juga mengaku mendengar jeritan pada pukul 01.30 Wita, saat kejadian waktu itu. Jeritan itu suara lelaki dan perempuan. “Saya terbangun pukul 01.30 Wita, karena jeritan yang keras dari seorang perempuan,” katanya. Saat terbangun dia mengintip dari jendela dan suara jeritan itu no..., no..., no…. Saksi mengatakan bahwa jeritan itu berdialek orang asing, seperti warga Australia. Teriakannya seperti orang ketakutan. “Dari mana asal teriakan itu,” tanya Erwin. Saksi Coleen mengatakan teriakan itu berasal dari seberang jalan di Pantai Kuta. Selain dua saksi itu, ada lagi tiga saksi yang dihadirkan untuk memberikan keterangan dengan terdakwa Sara. (kmb37)

Bali Post/kmb23

PENYU HIJAU - Sejumlah petugas memindahkan penyu hijau sebelum dilepasliarkan di Pantai Kuta, Selasa (7/2) kemarin.

Penyu Tangkapan Korban Pohon Tumbang Dilepasliarkan Dibantu Sembako di Pantai Kuta

Bali Post/eka

TANGGAPAN - Terdakwa Sara Connor (putih) menanggapi keterangan saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (7/2) kemarin.

Mangupura (Bali Post) –

Melalui program “LIBAS (Bali Bebas) Perdagangan Penyu” yang dicanangkan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Bali berhasil menggagalkan tiga kali aksi penyelundupan penyu dalam dua bulan terakhir, yakni sejak Desember 2016 hingga Januari 2017. Total sebanyak sebelas ekor penyu jenis penyu hijau berhasil diamankan. Dari sebelas ekor penyu tersebut, tujuh ekor di antaranya dilepasliarkan di Pantai Kuta, Selasa (7/2) kemarin. Menurut Direktur Polair Polda Bali Kombes Pol. Ir. Sukandar, M.M., sejak dicanangkannya program “LIBAS Perdagangan Penyu” akhir November 2016 lalu, Ditpolair Polda Bali berhasil menggagalkan tiga aksi penyelundupan. Tentunya kasus seperti ini menjadi perhatian khusus. Dikatakannya, penyu merupakan satwa dilindungi baik nasional maupun internasional. Secara nasional penyu dilindungi melalui Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sum-

ber Daya Hayati dan Ekositem (KSDHAE) dan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. “Karena itu kami dari Ditpolair Polda Bali berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan penyu melalui penegakan hukum yang optimal dan mengembangkan program LIBAS Perdagangan Penyu,” ujarnya. Menurut Kombes Pol. Ir. Sukandar, M.M., langkah itu tentunya tak mudah dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Apalagi modus operandi perdagangan penyu di

Bali terus berubah-ubah akibat nilai ekonominya yang tinggi dan akses masuknya penyu ke wilayah Bali cukup banyak. Ini disebabkan karena adanya permintaan konsumen yang tinggi, sehingga penyu menjadi salah satu satwa primadona untuk diperdagangkan, khususnya tujuan komsumsi atau kuliner khas Bali yaitu sate dan lawar penyu. “Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi penegak hukum, baik kepolisian maupun pemerintah sebagai pemegang otoritas,” tegasnya. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Selasa (7/2) kemarin meberikan bantuan kepada korban pohon tumbang di Sangeh, Abiansemal. Bantuan diberikan kepada dua pemilik warung, I Wayan Merta dan I Wayan Raniasih yang menjadi korban pohon tumbang, Jumat (3/2) lalu. Kepala Pelaksana BPBD Badung I Nyoman Wijaya mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penanganan darurat dengan memberikan bantuan berupa sembako. “Kami memberikan bantuan berupa sembako sehingga bisa meringankan beban para korban. Ini merupakan kebutuhan primer,” ujarnya. Selain memberikan batuan primer, Nyoman Wijaya mengaku tengah berupaya untuk membangun kembali warung yang tertimpa pohon tumbang. “Kami tidak bisa bantu dalam bentuk uang,

tapi dalam bentuk kegiatan. Kami akan rehab biar bisa difungsikan kembali untuk berjualan, karena itu mata pencahariannya,” katanya. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik dr. Ermy Setiari mengatakan, masih dilakukan penghitungan terkait kerugian akibat bencana tersebut. “Sementara bantuan hidup dasar berupa pangan dan sesuai kerugian bangunan masih dihitung,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pohon jenis pala di kawasan hutan objek wisata Sangeh bertumbangan dan menimpa dua buah warung yang terletak di timur jalan. Selain menghancurkan warung, pohon yang tiga diantaranya berukuran lebih besar dari pinggang orang dewasa tersebut menimpa kabel PLN hingga putus dan sempat membuat arus lalu lintas macet sekitar dua jam. (kmb27)

Bupati Badung Tinjau Lalin Kuta

Simpang Temacun akan Diperlebar

MENYIKAPI keluhan yang berkembang pasca-uji coba pengalihan lalu lintas (lalin) di Kuta, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. turun langsung ke Kuta, Selasa (7/2) kemarin. Didampingi Wadir Lantas Polda Bali AKBP Sangkan Bonaparte Silalahi, S.IK., Bupati Badung meninjau Simpang Temacun dan persimpangan Pasar Kuta. Turut mendampingi Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung Wayan Weda Dharmaja, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ida Bagus Surya Suamba dan Camat Kuta Gede Rai Wijaya. Setelah mendengarkan penjelasan dari Wadirlantas Polda Bali, Bupati Badung mengatakan akan melakukan beberapa terobosan untuk mengatasi kemacetan. Pertama, membebaskan lahan di kawasan Simpang

Temacun untuk melakukan pelebaran. Kedua, pihaknya akan melanjutkan rancana pembuatan shortcut, yaitu jalan di atas Tukad Mati. Pembangunan jalan tersebut dipastikan sangat bermanfaat dalam mendukung program pelancaran arus lalin di wilayah Kuta. Konstruksinya rencananya menggunakan sistem tiang pancang. ‘’Kami ingin berikan penataan yang baik, sehingga destinasi ini betul-betul aman dan nyaman. Dengan demikian ke depan tidak ada lagi wisatawan yang mengatakan Kuta adalah daerah macet,’’ ungkap Giri Prasta. Pihaknya juga akan mengoptimalkan kembali fungsi sentral parkir dan menata parkir yang berada di badan jalan. ‘’Kami akan mengoptimalkan kembali sentral parkir. Jadi, bus besar yang hendak masuk Kuta akan

kami arahkan ke sentral parkir. Di sana para tamu akan didrop, lalu diantarkan dengan armada transportasi yang lebih kecil menuju hotel dan lain sebagainya,’’ jelasnya. Bupati Badung tidak ingin itu seperti tempat wisata di Pataya, Thailand, ketika di kawasan tersebut terjadi kemacetan, sehingga akan ditinggalkan oleh wisatawan. ‘’Itu menjadi sebuah referensi kami bagaimana melakukan ini serta tetap memperhatikan masyarakat Kuta yang harus menjadi tuan di rumahnya sendiri,’’ ucapnya. Keberadaan Pasar Seni Kuta juga direncanakan dipermak dan dibuatkan bangunan permanen. Lantai dasar dipakai parkir sepeda motor, lantai satu tempat pasar seni, lantai dua food court, serta lantai 3, 4 dan 5 dipakai parkir mobil. ‘’Ketika

MENINJAU - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta (tengah) mendengar penjelasan dari Wadir Lantas Polda Bali saat meninjau lalin di Kuta, Selasa (7/2) kemarin. itu sudah dikaji, maka tidak ada keragu-raguan lagi bagi saya untuk merealisasikannya. Urusan Kuta adalah skala prioritas bagi kami. Kuta ibaratnya jan-

tungnya Badung. Karena itulah kami harus betul-betul proteksi, termasuk urusan keterjagaan keasrian serta keindahannya,’’ ungkap Giri Prasta. (ad631)


info seremoniAL

4

A K T I V I T PEMBUATAN AKTA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa (tiga dari kanan) di sela pelayanan pembuatan akta kelahiran dan akta perkawinan di Kantor A Perbekel Kutuh, Kuta Selatan, Selasa (7/2) kemarin. S Jadikan 2017 sebagai Tahun Pelayanan Publik di Badung S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wabup Suiasa Serahkan Akta Kelahiran dan Perkawinan kepada Masyarakat Kutuh

TAHUN 2017 dijadikan momentum untuk pelayanan publik di Kabupaten Badung. Untuk mewujudkan hal tersebut, dinas terkait di lingkungan Pemerintahan Kabupatan Badung siap dan harus melakukan kiatkiat yang dapat mempermudah masyarakat dalam pengurusan yang berkaitan dengan akta-akta perizinan dan lain-lain. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di sela pelayanan jemput bola pembuatan akta kelahiran dan akta perkawinan di Kantor Perbekel Kutuh, Kuta Selatan, Selasa (7/2) kemarin. Hadir pada kesempatan tersebut Kadis Dukcapil Nyoman Soka, Kapolsek Kuta Selatan I Wayan Latra, Camat Kuta Selatan Wayan Wirya,

Perbekel Kutuh Wayan Purja serta petugas keamanan Desa Adat Kutuh. Suiasa lebih lanjut menyatakan, seluruh dinas di Pemerintahan Kabupaten Badung yang melakukan pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan yang terbaik secara cepat, tepat dan bekerja dengan sepenuh hati serta hati-hati, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. ‘’Untuk mewujudkan pelayanan yang riil kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya, seperti pelayanan jemput bola yang dilakukan Disdukcapil yang merupakan langkah nyata pelayanan terbaik kepada masayarakat yang sangat membu-

tuhkan,’’ jelasnya. Sementara itu, Kadis Dukcapil Kabupaten Badung I Nyoman Soka melaporkan, kegiatan pelayanan berupa jemput bola ini dilaksanakan dua kali seminggu, yaitu setiap Selasa dan Kamis mulai dari Badung Selatan sampai Badung Utara sepanjang tahun 2017. Pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan Disdukcapil Badung ini diharapkan dapat memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat. ‘’Masyarakat yang seharusnya mengurus akta ke Dinas Dukcapil di Puspem Badung, tidak perlu lagi datang ke puspem. Cukup melakukan pengurusan akta di tempat terdekat yang ditentukan Disdukcapil,’’ ujarnya. (ad629)

Poltek Bali Sosialisasikan Program P3M 2017 UNTUK mengembangkan kualitas SDM, terutama di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, Politeknik Negeri Bali atau Poltek Bali menggelar sosialisasi semua program kegiatan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) tahun 2017, Selasa (7/2) kemarin. Bertempat di Gedung Widya Guna kampus setempat, acara ini diikuti ratusan dosen di lingkungan Poltek Bali. Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. menyampaikan kegiatan di perguruan tinggi yang paling umum adalah Tri Dharma. Dua dharma yang sangat penting adalah penelitian dan pengabdian masyarakat dalam mendukung dharma pengajaran. ‘’Dua dharma ini sangat vital dilakukan di perguruan tinggi. Saat ini sedang dilaksanakan sosialisasi program yang berhubungan dengan kegiatan penelitian dan pengabdian di politeknik,’’ katanya. Menurutnya, ini sejalan dengan kebijakan kementerian untuk menjadikan perguruan tinggi unggul berdaya saing

tinggi. Oleh karena itu, harus ada produk-produk ilmiah yang dihasilkan serta dipublikasikan dalam jurnal nasional dan internasional. ‘’Politeknik Bali menyikapi hal tersebut dengan meningkatkan kegiatan penelitian dan pengabdian,’’ ucapnya. Bentuk riil yang dilakukan adalah melipatgandakan anggaran u n tuk mencapai jum lah judul penelitan dan publikasi serta kegiatan seminar internasional, sehingga mampu bersaing dengan perguruan tinggi besar. ‘’Kami tidak ingin tertingal terlalu jauh. Poltek Bali ingin tampil sebagai perguruan tinggi yang memiliki daya saing tinggi,’’ ujarnya. Publikasi ilmiah di Indonesia, menurutnya, masih tertinggal jauh dibandingkan dengan perguruan tinggi di ASEAN. Untuk mengejar ketertinggalan itu, harus ada kebijakan dari pemerintah guna memperbanyak jumlah publikasi ilmiah yang harus dibarengi dengan peningkatan kualitas. ‘’Dalam arti level publikasi harus dinaikkan tidak hanya lokal atau nasional, namun harus bisa menembus internasional,’’ jelasnya.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltek Bali Dr. Ir. Lilik Sudiajeng, M.Erg. menambahkan, saat ini penelitian dan pengabdian menjadi fokus perhatian, baik oleh Kemenristekdikti maupun perguruan tinggi, termasuk Poltek Bali. Banyak harapan yang ditumpukan kepada lembaga penelitian dan pengabdian dalam meningkatkan daya saing bangsa melalui kegiatan penelitian. Menjadi kewajiban Poltek Bali untuk menyambut tantangan ini. ‘’Kami berharap peningkatan kualitas ini akan membawa kita semua khususnya para dosen memiliki daya saing global,’’ paparnya. Poltek Bali sudah berhasil memenangkan 49 judul penelitian dan delapan pengabdian yang kompetitif nasional. Alokasi dana tahun ini meningkat dari 36 menjadi 80 judul. ‘’Melalui sosialisasi ini kami berharap informasi tentang peluang-peluang penelitian dan pengabdian diketahui oleh semua akademika Poltek Bali. Dosen bisa memberikan kontribusi yang maksimal melaui kegiatan pengabdian,’’ tandasnya. (ad630)

SOSIALISASI - Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. (kiri) didampingi Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltek Bali Dr. Ir. Lilik Sudiajeng, M.Erg. saat sosialisasi program P3M.

Usai Apel, Personel Polres Dites Urine

Banyuwangi (Bali Post) Apel yang digelar jajaran Polres Banyuwangi, Senin (6/2) lalu, terasa beda. Usai apel, seluruh anggota dilarang langsung bubar. Mereka diminta berkumpul di areal parkir dekat Masjid Polres untuk menjalani tes urine. Padahal, sebulan sebelumnya tes urine juga digelar di internal Polres. ‘’Ini untuk membuktikan kami ingin pastikan seluruh personel Polres bebas narkoba,’’ kata Kasubag Humas Polres Banyuwangi AKP Bakin. Tes urine kali ini juga

diikuti kalangan perwira dan PNS Polres. Ditambahkannya, pemeriksaan urine secara berkala di kalangan internal kepolisian merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri. Isinya, seluruh anggota polisi tidak boleh terlibat narkoba. Jika terbukti, sanksi pemecatan akan diberikan. ‘’Memakai saja tidak, apalagi menjadi pengedar atau bandar. Jelas itu melanggar dan patut diberi sanksi. Itu mencoreng institusi kepolisian,’’ tegas Bakin. Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak peng-

gunanya. Lingkungan di sekitar juga resah dan turut menjadi korban. ‘’Polisi adalah penegak hukum dan menjadi contoh di masyarakat, khususnya di bidang tertib aturan. Kalau orang yang dicontoh menyimpang, terus warga meniru siapa?’’ kilahnya. Oleh karena itu pihaknya secara intensif melakukan tes urine internal. Hasilnya akan menjadi acuan bagi penegakan disiplin. ‘’Tes ini melibatkan satuan medis. Hasilnya akan kami serahkan ke pimpinan,’’ ungkap Bakin. (kmb30)

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Tim Relawan 41 Deklarasikan AWK Cagub Independen di Renon

Arya Wedakarna Sampaikan Terima Kasih

TOKOH PNI Bali yang juga Senator RI mendapat dukungan dari sejumlah kelompok di Bali untuk menjadi calon gubernur dari jalur independen. Sejak deklarasi dilakukan oleh Relawan 41 pada 31 Januari lalu di Renon, tiap hari dukungan demi dukungan mampir ke Posko Pemenangan Arya Wedakarna (AWK) yang terletak di Bundaran Renon. Harapan agar AWK segera mendeklarasikan diri sangat diharapkan oleh masyarakat, khususnya kalangan muda. Sebagaimana disampaikan Rudi Warmasada, dukungan yang diberikan adalah murni tanpa muatan embel-embel apa pun. ‘’Dari semua calon yang ada saat ini, hanya AWK yang merupakan figur baru dan bersih. AWK tidak memiliki beban dosa politik karena tokoh muda yang jujur dan idealis. Selain itu, AWK adalah tokoh muda yang diperlukan Bali di masa depan karena tugas gubernur membutuhkan stamina yang kuat dan k e s e r i u s a n . T i n g k a t k ecerdasan yang dimilikinya juga di atas rata-rata. Saya berani taruhan kalau ada debat cagub maka AWK akan jadi pemenangnya. Beliau berkarisma dan pintar. Kami dari Tim Relawan tanpa dibayar pun mendo-

rong agar beliau maju di Pilgub 2018. Suara di bawah sangat menginginkan perubahan,’’ ungkap Korlap Tim 41 itu. Hal senada dikatakan Ricky, aktivis hukum yang juga bagian dari Tim Relawan. Ia menyatakan rakyat membutuhkan pemimpin jujur ke depannya. ‘’Sikap sebagian kandidat lain masih abu-abu terkait reklamasi Teluk Benoa dan itu yang menjadikan kami ingin ketegasan. AWK jelas figur bersih. Keberaniannya m e n y u a r a ka n d e s a a d a t dan penolakan reklamasi serta menolak desa syariah di Bali adalah tiga faktor utama kenapa kami mendukung AWK. Masih banyak lagi prestasi AWK,’’ jelas Ricky. Sejauh ini AWK memiliki basis dukungan jelas di antaranya desa adat, umat Hindu konservatif, kaum perempuan, pelajar dan mahasiswa serta kalangan intelektual. ‘’AWK adalah figur yang mudah untuk diperkenalkan. AWK dikenal merata di seluruh Bali. AWK juga pemenang saat Pemilu 2014 di tiga kabupaten/kota gemuk, yakni Badung, Denpasar dan Gianyar. Modal suara sebagai pemenang pemilu lalu adalah angka riil. Kami perkirakan dengan kinerja memuaskan selama

BEREDAR - Flyer dan baliho Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (AWK) yang sudah mulai beredar di seluruh Bali. dua tahun jadi DPD beliau menerima simpati yang luar biasa. Berbeda dengan sejumlah kandidat yang mungkin hanya dikenal di Denpasar atau Badung. Kami tidak meremehkan kekuatan dan peta suara AWK. Apalagi zaman sekarang lembaga survei tidak laku. Masyarakat sekarang justru langsung polling di media sosial dan AWK m era ja i sem ua ha silnya di Bali. Ini yang membuat kami semangat,’’ ujar Rudi. Terkait hal itu, AWK yang ditemui terpisah mengatakan mengapresiasi dukungan masyarakat dan

mempersilakan mereka membangun posko-posko di seluruh Bali asal sesuai aturan yang berlaku. ‘’Sementara ini tiang fokus pada swadharma di DPDRI. Tiang menantang para relawan, jika serius mendorong tiang jadi gubernur, harus mengumpulkan KTP 250 ribu. Jika itu tercapai, tiang akan pertimbangkan. Tiang tidak mau mengecewakan pendukung. Suatu saat kami akan bertemu resmi dengan relawan sembari menunggu aturan KPU,’’ papar AWK yang baru kembali dari kunjungan resmi di Korea Selatan. (ad634)

Hasil Panen Meningkat

Petani Subak Abianbase Gunakan Pupuk DI Grow

TIMBANG - Petani di Subak Abianbase menimbang hasil panen padi menggunakan produk DI Grow. PENGGUNAAN pupuk anorganik (kimiawi) di Indonesia sejak 1969 melalui program intensifikasi massal dalam jangka pendek memberikan hasil yang spektakuler terhadap peningkatan produksi pertanian. Karenanya Indonesia pernah mendapat penghargaan dari Badan Pangan Dunia PBB (FAO) karena mampu swasembada beras pada tahun 1986.

Akan tetapi kini semuanya tinggal kenangan, sebab impor beras terjadi setiap tahun. Pemakaian pupuk anorganik (kimia) dalam jangka panjang ternyata menyebabkan tanah menjadi rusak, keras (perakaran terganggu), tanah jenuh dengan pupuk kimia/ residu (pemberian pupuk kimia berapa pun tidak meningkatkan produktivitas, karena tanah tidak respons

terhadap pemupukan). Kehilangan unsur hara pada siklus lahan pertanian dipenuhi melalui teknologi pupuk buatan dan pupuk organik. Oleh karena itu pupuk organik DI Grow diciptakan untuk mangantisipasi hal tersebut. Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan DI Grow dalam rangka menjadikan Bali sebagai pulau organik. ‘’Penggunaan pupuk organik yang baik akan menghasilkan hasil panen yang meningkat dan bebas dari pestisida. DI Grow sudah membuktikannya dengan digunakan hampir di seluruh kabupaten di Bali,’’ ujarnya. Untuk itu, Kadin Bali bekerja sama dalam menyosialisasikan dan memanfaatkan pupuk organik dengan DI Grow oleh masyarakat dan pemerintah daerah melalui dinas terkait. Sejak setahun yang lalu, Ketut Mastra, Pekaseh Subak Abianbase, memakai pupuk DI Grow. Pada waktu itu ia masih dalam tahap mencoba-coba. Enam bulan

yang lalu dirinya memakai lagi pupuk DI Grow untuk tanaman padinya. Hasilnya, meski dalam cuaca ekstrem, hasil panen padinya mencapai 9,46 ton per hektar. Bandingkan saat menggunakan pupuk biasa yang hasil panen padinya hanya 6,73 ton per hektar. Petak sawah yang tidak menggunakan pupuk DI Grow namun berada di sebelah petak sawah yang memakai DI Grow, hasilnya juga cukup baik, yaitu 7 ton per hektar. Ditemui di Subak Abianbase, Mengwi, Badung, Selasa (7/2) kemarin, Mastra menuturkan sebelum menanam padi, terlebih dulu merendam bibit padi tersebut dalam cairan DI Grow. Bibit tersebut kemudian ditanam dan air hasil campuran DI Grow disiramkan pada lahan yang ditanami padi. Padi juga disemprot dengan pupuk DI Grow. Menurutnya, saat cuaca tidak bersahabat seperti sekarang, hasil panennya turun menjadi 6,73 ton per hektar. Padahal pada hari-hari biasa, cuaca bagus, arah angin dari timur dan tenang, mendapat sinar matahari yang cukup, hasil panen padi bisa mencapai 11 ton per hektar. (ad633)

Upacara ’’Mendem Dasar Palinggih’’ Pura Kawitan Arya Kenceng Lombok ANTUK asung kerta wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Batara Hyang Karihinan Sira Arya Kenceng, Pratisentana Arya Kenceng-Lombok dengan tekad bulat bersama-sama berpartisipasi membangun peradaban Leluhur Batara Sira Arya Kenceng di Lombok, mengingat perjala nan panjang sejarah keleluhuran Arya Kenceng turut serta mewarnai peradaban Gumi Lombok. Sampai saat ini pratisentana Arya Kenceng tersebar di seluruh penjuru Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok. Pura Kawitan sebagai tempat memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Batara Hyang Karihinan Sira Arya Kenceng menjadi sangat penting dan strategis dalam upaya menyatukan persaudaraan seluruh Pratisentana Batara Sira Arya Kenceng di Lombok yang tercatat sejak 17 Juni 2007 menjadi tonggak awal perjalanan meniti kebersamaan. Saat ini di atas lahan seluas kurang lebih 22,53 m 2 yang terletak di Dusun Karang Majeti, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, NTB, sedang dibangun Palinggih Pura Kawitan Arya Kenceng. Pada Purnamaning sasih Kaulu, Saniscara Paing Ukir, Sabtu (11/2) nanti pukul 12.30-13.30 Wita akan

diselenggarakan upacara Mendem Dasar Palinggih Pura Kawitan Arya Kenceng yang di-puput Ida Pedanda Gede Arimbawa dari Geria Sari Tegal Badung, Ida Pedanda Gede Ketut Keniten dari Geria Dawan, Klungkung, dan Ida Pedanda Gede Dwija Putra dari Geria Suranadi, Lombok. Bantuan, dukungan, dan doa restu seluruh Pratisentana Arya Kenceng di mana pun berada adalah investasi penting untuk memban gun peradaban keleluhuran Batara Hyang Karihinan Sira Arya Kenceng. I Gusti Agung Adisuarsana atas nama Pasemetonan Pratisentana Arya Kenceng Lombok mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang tidak dapat disebutkan satu per satu. ‘’Pada kesempatan ini, kami sekaligus mengharapkan kehadirannya pada upacara tersebut di atas atau pada kesempatan lainnya,’’ katanya. Di bawah koordinasi Anak Agung Bagus Ketut Arimbawa, pelaksanaan pembangunan Pura Kawitan Arya Kenceng di Lombok hari demi hari menunjukkan perubahan ke arah perbaikan, baik dari segi struktur bangunan maupun penataan ruang dan lingkungan. Hal ini memberikan dorongan dan semangat baru bagi seluruh semeton

di Lombok. Saran, petunjuk dan langkah nyata yang dilakukannya membuka wawasan baru bagi pengurus pasemetonan serta semeton lainya. Seperti tidak pernah merasa lelah, ia selalu hadir bersama semeton Arya Kenceng di Lombok di tengah kesibukan sebagai pangrajeg pembangunan Pura Penataran Agung Gunung Rinjani, Kebaloan. Dukungan dan restu seluruh Pratisentana Arya Kenceng di mana pun berada sangat diharapkan.

Pengurus dan panitia pembangunan Pura Kawitan Arya Kenceng membuka jalan yadnya melalui dana punia seluruh Pratisentana Arya Kenceng yang dapat disalurkan lewat Ketua Panitia Pembangunan atas nama I Gusti Agung Adisuarsana di Rekening BCA No.2320334350, Rekening BRI No.1062-01-006751-501, telepon 081805737050, serta mengunjungi Accunt Facebook atas nama Pasemetonan AryaKenceng Ntb. (ad632)

PERSIAPAN – Persiapan upacara mendem dasar palinggih Pura Kawitan Arya Kenceng Lombok yang akan dilaksanakan 11 Februari nanti.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Puluhan Pejabat Struktural di RSUD Buleleng Plt.

Singaraja (Bali Post) RSUD Buleleng hingga sekarang masih dipimpin pelaksana tugas (plt. - red). Tercatat 31 orang pejabat struktural di rumah sakit pelat merah itu tercecer pada saat pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baru-baru ini. Rencana pengisiannya telah diusulkan ke Kemendagri. Namun hingga Selasa (7/2) kemarin, belum disetujui. Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja membenarkan Kemendagri belum menyetujui usulan pengisian jabatan struktural RSUD. Dia mengatakan, setelah jabatan struktural di-plt-kan, pihaknya telah berkoordinasi kepada pemerintah pusat. Dari situ diketahui bahwa rumah sakit akan diubah statusnya menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT), berada di bawah Dinas Kesehatan. Perubahan status itu sebenarnya sudah diatur dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 Tahun 2016. Hanya, Permenkes hingga kini belum diterbitkan. Bahkan, beredar kabar bahwa regulasi turunan dari PP terbit dalam waktu lama, sehingga rumah sakit tetap masuk dalam OPD yang baru. Pada waktu itu, pemkab disarankan mengusulkan pengisian jabatan struktural RSUD. Setelah diusulkan, pemerintah pusat malah belum menyetujuinya. “Kita sudah menanyakan dan diminta mengusulkan karena memang jabatan struktural di rumah sakit itu kita plt-kan. Tapi kami belum tahu mengapa belum disetujui, sehingga sampai sekarang pejabat di sana masih berstatus plt,” katanya. Hal senada diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buleleng Ni Made Rousmini. Dia sendiri juga bingung lantaran usulan pengukuhan puluhan orang pejabat struktural di RSUD itu belum disetujui. Kalau sampai lama persetujuan itu tak kunjung terbit, pihaknya khawatir akan berdampak terhadap kinerja rumah sakit dalam melaksanakan fungsinya sebagai pelayan publik. Di RSUD, 31 orang pejabat struktural yang kini berstatus plt. adalah direktur utama (dirut), wakil direktur, kepala bagian, dan sejumah pejabat eselon empat. “Kami sudah usulkan untuk pengukuhan dan berkas sudah lengkap karena staf kami bekerja ekstra. Kabarnya sudah berada di meja Dirjen, namun sampai sekarang tidak ada kabar,” katanya. Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. mengaku belum menerima surat pemberitahuan dan surat undangan untuk pengukuhan pejabat definitif. Dia juga masih menunggu sampai ada keputusan dari pemerintah pusat. Terkait pelayanan sejak ditunjuk menjadi Plt, Wiartana menyebut tidak ada hambatan pelayanan. Ini karena Plt. diberikan kewenangan yang sama seperti dengan pejabat definitif. Hanya, selama memangku jebatan plt, pihaknya tidak mendapatkan tunjangan atau insentif seperti pejabat yang sudah definitif. (kmb38)

Digagalkan, Pengiriman Sabu Dalam Bakso ke Lapas Banyuwangi (Bali Post) Aksi wanita yang satu ini benar-benar nekat. Demi sang suami, Shinta Purnamasari (30) berani menyelundupkan sabu-sabu ke dalam bakso. Serbuk haram itu sedianya diberikan ke suaminya, Samsul Rohim, napi kasus narkoba yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Beruntung aksi ini berhasil digagalkan. Akibat perbuatannya, warga Perum Sobo, Kelurahan Sobo, Banyuwangi ini harus meringkuk di Polres Banyuwangi. ‘’Kejadiannya Senin (6/2) sore. Pelaku kita sergap ketika mengirimkan bakso berisi sabu-sabu ke salah satu tahanan yang sidang di PN,’’ kata Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi, Selasa (7/2) kemarin. Dalam bakso tersebut, polisi menemukan dua paket sabusabu beratnya 1,42 gram. Menurut Agung, bakso itu sedianya dititipkan ke salah satu terdakwa yang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. ‘’Saat kita periksa bakso yang dititipkan pelaku, ternyata berisi sabu-sabu terbungkus plastik,’’ jelas Agung. Selain sabu-sabu, ditemukan juga sebuah sedotan dan HP. Kepada polisi, Shinta mengaku mendapatkan sabusabu dari dari seseorang di depan Lapas Banyuwangi. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini, terutama memburu pemasok barang ke tangan Shinta. Penyidik akan menjerat ibu rumah tangga ini dengan Pasal 114 subsider 112 UU No. 35/2009 tentang Narkotika. ‘’Pelaku masih terus menjalani pemeriksaan intensif di Polres,’’ jelasnya. Saat bersamaan polisi menyergap Saeful Bachri (28), warga Puri Mendut, Kelurahan Taman Baru, Banyuwangi. Pria ini kedapatan menyimpan 6 paket sabu-sabu total 1,24 gram. Selain sabu-sabu, diamankan barang bukti lain. Di antaranya 11 potongan sedotan, 2 pipet kaca, 1 skrop dan sebuah HP. ‘’Pengakuan pelaku, sabu didapat dari seseorang di Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi,’’ imbuh Agung. Transaksi digelar di kediaman pelaku. Kasus ini menambah panjang rentetan pengedar narkoba yang diungkap Polres Banyuwangi. Sebelumnya, 9 pengecer sabu dan 3 pengedar pil koplo dibekuk tim siluman Narkoba Polres selama tiga hari. (kmb30)

Lintas Daerah Nenek Ditemukan Tewas SEBULAN menghilang dari rumah, Wijiati (67), warga Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, ditemukan tewas. Tubuh nenek pikun ini ditemukan tinggal tulang di Perkebunan Kalitlepak, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Senin (6/2). Korban pertama kali ditemukan seorang pencari rumput. Warga ini kaget ketika membabat rumput di dekat perkebunan tebu. Matanya melihat tulang manusia yang sangat rapi. Temuan ini langsung dilaporkan ke Polsek Glenmore. Warga yang mendengar juga berhamburan mendekat. Tim medis didatangkan ke lokasi. Setelah olah TKP, jenazah korban dievakuasi. Menurut Kapolsek Glenmore AKP Mujiono, awalnya petugas kesulitan mengenali identitas korban. Ketika proses evakuasi, salah satu warga mengaku keluarga korban. Mereka menyakini dari bekas pakaian. Korban diduga tersesat. Lantaran tidak tertolong, korban akhirnya meninggal. Kebetulan lokasi perkebunan jauh dari perkampungan, sehingga jazad korban tidak tercium warga. Usai olah TKP, jenazan korban diserahkan ke pihak keluarga yang menolak proses autopsi. (kmb30)

Pengedar SS Dibekuk PETUALANGAN Kasiyo (56) menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS) berakhir di eks lokalisasi Turian, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pria asal Dusun Sidodadi, Desa Karetan ini dibekuk Satnarkoba Polres Banyuwangi di salah satu warung. Dari tangannya ditemukan barang bukti 15 paket SS siap edar 5,41 gram. Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi, Senin (6/2), mengatakan pelaku ditangkap 2 Februari lalu. Pria ini sudah lama menjadi target. Pihaknya mengamankan sebuah HP dan uang tunai Rp 320.000 dari tangan pelaku. Penangkapan Kasiyo membuka tabir jaringan pengendar SS lainnya. Dari pengakuan Kasiyo, tim siluman narkoba berhasil menangkap delapan pengedar lain. Total 7,48 gram sabu berhasil disita. Dari sekian pelaku, satu di antaranya ditangkap dengan sebuah mobil taksi bernopol P 1128 UV. Dia adalah Encep Ahmad Rifai, sopir taksi asal Kampung Mandar, Banyuwangi. Satnarkoba juga mengamankan tiga pengedar obat daftar G tanpa izin. Ketiganya disergap di kawasan Dusun Jenisari, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Barang bukti yang diamankan 520 butir pil koplo jenis trihexypenidil. (kmb30)

5

Baliho Tolak Reklamasi Bangkit Lagi Mangupura (Bali Post) –

Penurunan dan perusakan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa di beberapa wilayah tak membuat perjuangan menolak reklamasi surut. Kini pendirian baliho tolak reklamasi kembali bangkit sebagai bentuk perlawanan dari desa adat yang telah menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa. Adalah Desa Adat Bualu yang Selasa (7/2) kemarin kembali mendirikan balihobaliho penolakan reklamasi Teluk Benoa. Desa Adat Bualu merupakan salah satu desa adat yang berhadapan langsung dengan Teluk Benoa dan berada di sisi selatan Teluk Benoa. Mereka mendirikan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa berukuran 4x6 meter di dua tempat yakni di pertigaan pintu Tol Bali Mandara di Nusa Dua dan di perempatan catus pata Desa Adat Bualu, tepatnya di depan pintu masuk kawasan ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation). Sekretaris Bendesa Adat Bualu Nyoman Sueta mengatakan, selain sebagai bentuk perlawanan terhadap pemberangusan baliho di daerah lain, baliho-baliho tolak reklamasi yang dipasang oleh Desa Adat Bualu bertujuan

untuk menggantikan baliho yang sudah mulai pudar. Hal tersebut merupakan keteguhan sikap Desa Adat Bualu dalam menolak reklamasi Teluk Benoa. ‘’Kami melawan cara-cara yang dilakukan oleh aparat dan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menurunkan paksa baliho-baliho tolak reklamasi Teluk Benoa di daerah lain,’’ ujarnya pada saat pemasangan baliho sedang berlangsung di depan ITDC. Ia juga menjelaskan bahwa Desa Adat Bualu tidak akan mundur sekalipun marak upaya pembungkaman terhadap aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa. Sebaliknya, perusakan baliho-baliho tersebut justru harus dilawan. ‘’Kami punya prinsip di desa adat di Bali hilang satu tumbuh seribu, semakin ditekan akan semakin melawan,’’ pungkas Nyoman Sueta. (r)

PASANG BALIHO - Krama Desa Adat Bualu memasang baliho tolak reklamasi Teluk Benoa.

Banyuwangi (Bali Post) Kerja keras tim Buser Polsek Kalibaru dan Polres Banyuwangi mengungkap kasus pembunuhan sopir rent car di Perkebunan Jatirono, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi,

membuahkan hasil. Pelaku utama berhasil dibekuk. Karena melawan dan ingin kabur, polisi terpaksa menembak kakinya. Pelakunya Dedik Sukoco (27), warga Dusun Sawahan Desa Genteng Kulon Ke-

camatan Genteng. Pria ini ternyata teman baik korban, termasuk yang mengajak korban menyewa mobil Toyota Avanza silver bernopol DK 706 KL. ‘’Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Sempolan, Jember, Senin

Bali Post/ist

Kabur, Pembunuh Sopir ’’Rent Car’’ Ditembak

Bali Post/udi

DIAMANKAN - Pelaku pembunuhan sopir rent car diamankan di Polres Banyuwangi bersama penadah mobil, Selasa (7/2) kemarin.

Peternak di Bali Diminta Aktif

Sikapi Larangan Jual Telur ke Nusa Tenggara Denpasar (Bali Post) – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Putu Sumantra mengakui ada larangan membawa telur dari Bali ke Nusa Tenggara (NTB dan NTT). Ada dua hal yang melandasi, yakni kekhawatiran pemerintah di Nusa Tenggara terhadap flu burung dan menjaga telur produksi peternak lokal di sana tidak terganggu. ‘’Jelas setiap daerah sangat waspada terhadap penyakit. Bali walaupun sekarang flu burung tertekan tapi kan masih ada, itu salah satu alasan mereka. Kedua, supaya produk di dalam daerahnya tidak terganggu. Itu yang saya lihat,’’ ujarnya di Denpasar, Senin (6/2) lalu. Terkait flu burung, Sumantra mengatakan sudah meminta Laboratorium Kesehatan Hewan untuk melakukan pengujian. Setelah itu memberikan laporan bahwa produk telur dan ayam Bali sudah bebas dari flu burung. Sementara untuk produksi peternak lokal, pihaknya menyarankan agar peternak di Bali bergerak lebih aktif mempelajari kondisi pasar. ‘’Datang ke sana (NTB/NTT) minta dipertemukan di situ dengan pemasok. Peternak Bali harus aktif, masa semuanya mau difasilitasi (pemerintah). Cari dulu pasar itu, promosi dulu di sana, nanti ajak orangorang di sana bertemu dengan dinas,’’ jelasnya. Menurutnya, peternak di sana yang bisa mengomunikasikan kepada dinas setempat agar bisa memasukkan telur dari peternak di Bali. Tentu saja melihat suplai dan kesepakatan harga agar tidak merugikan peternak lokal di sana, seperti yang dilakukan pihaknya terhadap ayam ras pedaging. (kmb32)

(6/2) malam,’’ kata Kasat Rekrim Polres Banyuwangi AKP Dewa Putu Primayogantara Parsana, Selasa (7/2) kemarin. Suami artis sinetron Kadek Devi itu menjelaskan, pelaku dibekuk usai menjual mobil rent car yang disewa korban. Mobil dijual seharga Rp 27 juta. ‘’Jadi, pembunuhan ini sudah direncanakan sehari sebelum kejadian. Motifnya, ingin menguasai harta korban. Saat menjalankan aksinya, pelaku dibantu dua temannya, W dan B. Keduanya masih buron,’’ ujarnya. Menurutnya, pembunuhan ini sangat sadis. Awalnya korban menjemput pelaku Dedi Sukoco. Pelaku lalu mengajak korban menjemput W. Tiba di lokasi pembunuhan, korban yang menyetir mobil diminta berhenti. Dedi turun dengan alasan buang air. W meminta korban ikut turun. Pelaku B sudah menunggu dengan membawa golok. Begitu korban turun, pelaku beraksi. B membacok korban, W memukul korban dengan bongkahan batu. Untuk memastikan korban tewas, tubuhnya dilindas menggunakan mobil sewaan. ‘’Untuk menghilangkan jejak, korban dibuat

seolah-olah tabrak lari,’’ katanya. Tubuh korban akhirnya ditinggal di lokasi. Ketiga pelaku kabur ke Jember. Mobil sewaan ditawarkan ke Jefri An Hanur alias Jupri (50), warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Mobil selanjutnya dijual ke M. Asrori (42) asal Desa Tunjung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, Jatim. Kedua penadah ini ikut diamankan ke Polres bersama barang bukti. Dari hasil penjualan mobil, Dedi mendapatkan bagian Rp 7 juta. Akibat perbuatannya, penyidik menjerat pelaku pembunuhan sadis ini dengan Pasal 340 subsider 338 subsider 365 subsider 170 KUHP. Ancamannya hukuman mati. Selain mobil, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya sebongkah batu, sebuah HP dan uang tunai Rp 500.000 sisa hasil penjualan mobil. Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat ditemukan di Perkebunan Afdeling Jatirono, Dusun Kacangan, Desa Kajarharjo, Sabtu (28/1) lalu. Sempat dinyatakan Mr. X, identitas korban akhirnya diketahui. (kmb30)


OPINI

6

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kenyamanan Sosial Jelang Hajatan Politik MENCIPTAKAN situasi sosial yang tenang dan nyaman, merupakan pekerjaan yang harus diusahakan oleh berbagai pihak sekarang. Apa boleh buat, demokrasi yang kita praktikkan sekarang terlalu membikin suasana gaduh. Secara jujur harus diakui, ini kesalahan kita semua dalam menerapkaan demokrasi sehingga setiap hajatan politik selalu berkaitan dengan kegaduhan. Kita di Bali akan mengadakan pilkada untuk Kabupaten Buleleng. Sempat ada sedikit berbagai diskusi soal pencalonan. Untungnya pentahapan pilkada ini sudah berlangsung dengan baik dan sampai saat ini tidak ada hal mengkhawatirkan yang kelihatan. Namun di Jakarta pilkada gubernur tidak henti-hentinya mebikin suasana gaduh. Situasi sosial sepertinya tidak membikin suasana nyaman bagi warganya sendiri. Orang banyak menginginkan agar pilkada ini segera berlalu. Namun, kalaupun berlalu belum tentu juga kegaduhan akan berhenti karena aktor intelektualnya masih bisa bikin ulah. Dalam hubungan dengan kegaduhan ini, di samping karakter para politisi yang selalu mencoba mengedepankan egonya, juga ada faktor perantara yang tidak dapat dikesampingkan. Teknologi komunikasi yang kini berkembang demikian pesatnya ikut memengaruhi bagaimana kegaduhan itu terjadi. Menebarkan berita bohong di media sosial mempunyai akibat lanjutan yang tidak bagus karena bisa memojokkan pihak lain. Akibatnya muncul saling tuduh dan saling klaim kebenaran atau pengingkaran. Inilah yang menambah suasana gaduh, baik di media sosial maupun di dalam kehidupan sosial yang nyata. Politik biasanya mudah sekali dipengaruhi oleh hal-hal yang berbau bohong seperti ini, karena mempunyai tujuan meraup pengaruh dan menjatuhkan lawan. Ini kita lihat secara nyata pada pilkada di DKI. Bayangkan, mantan presiden saja sampai ikut-ikutan terseret masalah politik yang mewujud pada soal tuduhan penyadapan seperti yang kita lihat bersama. Apabila dihitung dari pemilihan umum presiden tahun 2014, di mana saat itu mulai ada saling tekan antarcalon, maka kegaduhan di republik ini sudah berlangsung lama. Ini menjadi kewajiban kita semua untuk mengakhiri. Rakyat sudah bosan dengan suasana seperti itu, karena di samping ruang-ruang publik yang dihiasi dengan kegaduhan, seperti misalnya unjuk rasa, juga media publik. Ketika misalnya kita menonton televisi, yang terlihat atau yang diberitakan juga masalah kegaduhan. Sekali lagi, ini bukanlah situasi nyaman bagi masyarakat. Apabila para politisi tidak mampu menghentikan kegaduhan itu, sebaiknya kita masyarakat umum harus mampu menghentikannya dengan kesadaran. Caranya demikian mudah. Mari kita konsentrasi bekerja sesuai dengan keterampilan yang kita miliki, tidak mudah terhasut oleh ajakan macam-macam, termasuk juga tidak terpancing dengan iming-iming uang. Kita harus percaya bahwa cara kita bekerja dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang dimiliki akan mampu menghasilkan biaya hidup. Tergiur dengan imingiming uang untuk unjuk rasa, misalnya, justru akan membawa kebiasaan dan secara tidak langsung hal inilah akan menambah kegaduhan yang terjadi. Demonstrasi merupakan salah satu kegiatan yang dapat membikin kegaduhan secara ganda, baik di media sosial maupun di ruang publik. Di Bali dengan berbagai kearifan lokal yang dimiliki, kita harapkan kegaduhan tidak akan terjadi. Mari kita pakai kearifan itu untuk memperbaiki cara kita bertindak dan berprilaku. Konsepsi manyama braya memberikan kesempatan kepada kita untuk menjalin persahabatan dengan siapa pun secara damai. Juga menang tanpa ngalinyokin, artinya menang secara sportif tanpa membikin malu lawan yang kalah. Wujudnya adalah salaman dan saling kunjung untuk menekan pemusuhan. Tentu juga kita tidak ada pernah lupa dengan kearifan phalakarma, yang memang sering kali bisa kita buktikan kenyataannya. Maka marilah kita ciptakan ketertiban dan kenyamanan sosial dalam menghadapi hajatan politik.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pengamanan Pilkada

Pilkada tetap menjadi kegiatan politik yang mendapat perhatian serius. Anggaran pengamanan pilkada pun khusus, karena mengantisipasi berbagai prediksi ancaman. Sebagai warga Buleleng yang tinggal di rantau, saya berharap Pilkada Buleleng berjalan aman dan lancar. Aman bukan saja dari ancaman stabilitas tetapi juga dari perilaku politik yang sesat. Artinya, politisi atau tim sukses jangan sampai menggunakan beragam cara di luar etika politik untuk menang. Jadilah bagian dari pemilik pilkada ini, sehingga bisa melahirkan pemimpin yang ideal. Mohon untuk kepentingan itu pula pengamanan pilkada jangan sebatas mengantisipasi kerusuhan, tetapi juga mengantisipasi politik uang. Gede Suarka Buleleng, Bali

Dukung Desa Wisata

Belakangan ini desa wisata menjadi salah satu pilihan untuk membangun desa. Program ini tentu sangat bagus dan realistik. Tetapi ke depan dukungan untuk pembangunan desa wisata oleh kabupaten/kota bahkan pemerintah provinsi harus jelas. Ini baik dari segi modal, keterampilan dan pemasaran. Selain itu, pembangunan desa wisata juga harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai. Wilayah desa yang menjadi objek pengembangan desa wisata harus disiapkan dari sisi jalan, air bersih, termasuk ketersediaan toilet umum. Indikator desa wisata juga harus jelas. Putu Santana Ubud, Bali

Tenang Menjelang Datangnya Hari Pencoblosan Sudah menjadi kebiasaan bahwa menjelang hari pencoblosan dalam hajatan pemilihan umum, suhu politik naik. Itulah yang membuat panitia menciptakan massa yang mampu memotong ketegangan menjelang hari pencoblosan yang disebut dengan minggu tenang. Tujuannya adalah menciptakan keteduhan dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memikirkan pilihannya terhadap kandidat yang akan dipilih.

Oleh I Nengah Sudarma ada masa Orde Baru, minggu tenang itu benar-benar dimanfaatkan untuk mengembalikan kondisi mental, baik masyarakat maupun kontestan politik. Tidak seperti sekarang, kampanye pada saat itu lebih banyak mengerahkan massa yang harus bergerak berjejalan sampai puluhan kimlometer, untuk mengikuti pidato tokoh politik yang diunggulkan. Jadi, minggu tenang bermanfaat untuk mengembalikan ketenangan pikiran, fisik, dan mengembalikan pikiran rasional. Hanya mereka yang mempunyai telepon memungkinkan bagi mereka untuk saling kontak-kontakan menambah kampanye di masa minggu tenang, meskipun sesungguhnya ini melanggar. Tidak ada yang dapat melakukan tambahan kampanye itu selain yang memiliki telepon yang pada waktu itu jumlahnya sangat sedikit. Potensi konflik pun dapat diredam dengan baik pada waktu itu. Bagaimana halnya dengan peran minggu tenang di zaman kampanye sekarang? Dalam hal tinjauan kemasyarakatan, minggu tenang merupakan kebutuhan karena

P

mempunyai berbagaiu macam manfaat. Yang pertama, seperti yang telah diungkapkan di atas adalah fungsi keseimbangan. Ia mampu memberikan kondisi masyarakat sedia pulih mendekati sediakala sebelum diselenggarakannya kampanye. Dalam minggu inilah ada kesempatan untuk kembali hidup normal lagi setelah sebelumnya saling berbeda pendapat bagi pemihak kontestan yang berbeda. Tidak jarang di dalam satu kampung atau desa ada beberapa pihak yang bergabung dengan partai yang berbeda. Minggu tenang inilah yang dipakai untuk mengembalikan kondisi semula. Pola gotong royong yang ada di desa memungkinkan terjadinya pemulihan tersebut. Tentu juga yang dimaksudkan dengan upaya pemulihan kembali adalah kondisi fisik yang lelah akibat diforsis untuk berkampanye. Fungsi kedua berada pada ranah kognitif dan rasionalitas. Pada hakikatnya, kampanye merupakan ungkapan komunikatif dan janji-janji yang ditebarkan oleh para kontestan. Terutama di zaman sekarang, banyak sekali janji para kontestan yang dapat dibungkus dengan berbagai ilustrasi gambar rekayasa maupun kata-kata mutiara,

sehingga dalam kurun waktu singkat mampu membuai para pemirsa dan peserta kampanye. Padahal di zaman seperti sekarang segala sesuatu yang dibungkus dengan cara yang rapi harus ditelisik keaslian dan kebenarannya. Minggu tenang diperlukan untuk melakukan olah pikiran tersebut, menggabungkan dan memikirkan berbagai informasi yang telah didengar untuk selanjutnya setelah mendapat pertimbangan otak, barulah dipakai sebagai keputusan untuk memilih. Secara teoretis, menggabungkan berbagai informasi tersebut tidak mudah dan memerlukan waktu serta pikiran yang jernih untuk membuat keputusan. Maka minggu tenang sangatlah diperlukan untuk membuat keputusan yang rasional tersebut. Ketiga, minggu tenang berfungsi reflektif-kontemplatif. Fungsi ini terutama ditujukan kepada para kontestan dan politisi yang berkompetisi dalam hajatan pemilu. Politisi Indonesia di masa lalu dan sekarang sangat berbeda karakter. Di zaman sebelum Orde Baru, kompetisi politik itu dapat dijiwai secara fair. Artinya, kekalahan dapat diterima tanpa melakukan tindakan kekerasan. Di masa Orde

Baru, sebagian besar politisi itu menang karena politik hanya berlangsung satu panggung, yaitu Golkar. Kalaupun ada partai lain sifatnya hanya partisipan, sehingga telah mengetahui kekalahannya. Jadi, kekalahan tidak menimbulkan kejengkelan. Setelah Orde Baru, justru kompetisi politik berlangsung sengit karena kekalahan sering kali dipakai sebagai pembalasan dan kekecewaan. Hal ini tidak lepas dari biaya ekonomi politik yang dikeluarkan dan masa lalu dari kehidupan partai di Indonesia. Karena itulah kemudian minggu tenang ini dapat dipakai sebagai sarana merenung, mencoba membandingkan dengan kemampuan diri pada saat kampanye. Hal ini mengacu kepada upaya persiapan untuk menang maupun kalah dalam pencoblosan nanti. Apabila misalnya dalam melakukan kampanye banyak salah bicara atau tidak mampu mengutarakan gagasan secara baik-baik, maka potensi untuk kslah itu besar. Jika kemudian akhirnya menerima kekalahan dalam pemilihan, ini harus disikapi dengan jiwa besar dan tidak boleh melakukan perlawanan secara membabi buta. Paling tidak upaya perlawanan dilakukan dengan cara menempuh jalur hukum, bukan pada pasukan pribadi. Minggu tenang bukan sekadar kondisi rehat, istirahat atau mencoba memberikan kesan bahwa pemilu itu sudah dekat. Tetapi mempunyai fungsi jauh melampaui itu dan lebih-lebih lagi mengembalikan masyarakat kepada kondisi normal dan pendewasaan pada bidang politik. Tidak boleh kemudian minggu tenang itu dipakai sebagai

Tantangan Desa Pakraman Setelah Samuan Tiga 1.000 Tahun Seribu tahun lebih bukan waktu yang singkat, namun demikian Keputusan Pesamuan Agung yang lebih dikenal dengan Keputusan Samuan Tiga itu akan terus hidup selama desa pakraman masih ada. Seiring berjalannya waktu, apakah seluruh desa pakraman masih ingat dan punya perhatian dengan pura kawitannya? Nampaknya akan semakin saru, manakala generasi kini tidak tahu pasti apa isi Keputusan Samuan Tiga itu? Tanpa ada aliran informasi dari leluhur terdahulu pada keturunannya, tentu Samuan Tiga hanya dikenal sebagai sebuah pura yang terletak di Desa Bedulu, Gianyar. Saya yakin tidak semua bendesa mengetahui Keputusan Samuan Tiga itu dengan baik. Bahwa desa pakraman itu terbentuk dari Keputusan Samuan Tiga. Bila demikian halnya, adakah para bendesa masih tersentuh untuk membawa desanya dalam aliran hakti pada pura kawitan-nya di Samuan Tiga? Ini adalah salah satu tantangan mendasar bagi desa pakraman bila masih menginginkan desa pakraman menjadi benteng terakhir untuk mengajegan Bali. Ada yang menarik dari Keputusan Samuan Tiga yang digagas oleh Mpu Kuturan, seorang brahmana Buddha Mahayana pada tahun 10001. Gagasan yang merupakan tawaran dari Mpu Kuturan itu dapat diterima secara bulat oleh masyarakat Bali, sehingga masyarakat Bali harus menata desanya dengan acuan seperti berikut : (1) Tri Murti menjadi dasar keagamaan di Bali yang mencakup seluruh paham dan sekte agama. (2) Dibentuk organisasi masyarakat dengan nama desa pakraman, dan tiap desa diharuskan mendirikan Pura Kahyangan Tiga, Pura Desa (Pura Bale Agung), Pura Puseh (Pura Segara), dan Pura Dalem Ulun Setra. (3) Keluarga yang ada di desa pakraman diberikan secutak tanah untuk pakarangan rumah, dan keharusan mendirikan tempat suci palinggih dengan rong tiga yang dikenal dengan kemulan. (4) Tanah pakarangan dan seluruh tanah yang berada di desa pakraman dengan Pura Kahyangan Tiga adalah milik desa pakraman, karena itu tanah-tanah tersebut tidak boleh diperjualbelikan. (5) Nama agama kemudian bernama agama Siwa Buddha dengan paham

Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan,S.T., S.Ag., M.M.

Tri Murti. Keputusan ini kemudian menjadi warisan terbesar yang dilahirkan dari Pesamuan Agung yang melibatkan tiga kelompok (Buddha, Siwa dan Baliaga) yang kemudian dikenal dengan istilah Samuan Tiga. Keberhasilan Samuan Tiga inilah juga sebagai cikal bakalnya pendirian Pura Samuan Tiga, sehingga akhirnya kita juga mewarisi adanya Pura Samuan Tiga di Desa Bedulu, Gianyar yang merupakan pura kawitan desa pakraman di Bali. Pura Kawitan Samuan Tiga ini tentu tidak boleh dilupakan oleh masyarakat, karena melupakan kawitan berarti melupakan karunia. Dengan berjalannya waktu, tentu kini desa pakraman dihadapkan pada banyak persoalan dalam mengajegan Keputusan Samuan Tiga. Adakah desa pakraman dapat memelihara bahwa seluruh tanah yang ada di desa pakraman adalah milik desa pakraman dan tidak dapat diperjualbelikan? Adakah cutak-cutak tanah yang dibagikan pada masyarakat di desa pakraman masih terdata secara administrasi dengan baik? Adakah masyarakat atau bendesa di tiap desa pakraman masih menjaga aliran bakti masyarakatnya dengan Pura Kawitan Samuan Tiga? Semakin lama sepertinya akan nampak semakin saru, dan sepertinya dunia ini diciptakan untuk terus berubah dan tidak ada yang kekal. Mungkin itulah sebabnya Keputusan Samuan Tiga yang memberlakukan semua tanah yang ada di desa pakraman tidak boleh diperjualbelikan. Nampaknya sudah banyak yang dilanggar oleh para pemimpin yang terlibat mengeluarkan izin. Ini salah siapa, dosa siapa? Kini tanah Bali yang sudah telanjur dikuasai pihak asing, sepertinya masyarakat Bali baru ngeh dan adakah penolakan reklamasi Teluk Benoa merupakan reaksi kekhawatiran bagi desa pakraman akan pelanggaran alih lahan sebagaimana Keputusan Samuan Tiga? Inilah dinamika dan perubahan itu memang sulit dibendung. Kalau dulu menjadi raja itu sangat

dihormati dan begitu berwibawa, tetapi kini walaupun raja-raja banyak bermunculan tetapi jauh dari wibawa. Begitu juga dengan kebutuhan masyarakat Bali akan pekerjaan, adakah reklamasi Teluk Benoa akan membantu mengurangi pengangguran bagi masyakat Bali, atau sebaliknya menarik jumlah penduduk baru dari luar? Tidak ada yang tahu rencana Tuhan di tengah daya tarik para wisatawan mengunjungi keindahan Bali. Siapa yang menyangka di balik daya tarik keindahan Bali ternyata tidak hanya menghadirkan wisatawan berduit dan sopan, tetapi ternyata Bali menarik juga “investor bom Bali I dan II“, perampok, pemeras, pengedar narkoba hingga menularkan HIV dan Aids. Tidak bisa dibendung daya tarik wisatawan juga meningkatkan perkembangan lahan-lahan di pakarangan rumah seperti teba, tegalan, dan tebing-tebing yang telah beralih menjadi tempat hunian karena dorongan laju pertambahan penduduk yang tidak terbendung kebutuhannya, dan kadang melanggar etika kesucian pura dan merusak pemandangan alam. Bagaimana mungkin mengajegkan Bali tanpa harus mengatasi tantangan yang muncul. Ketika dahulu Bali diguncang oleh Sad Paksa seperti sekte Khala, Brahma, Wisnu, Bhayu dan Iswara, solusi yang ditawarkan Mpu Kuturan adalah melebur sekte-sekte itu menjadi pemujaan dengan paham Tri Murti. Dahulu masyarakat kita kesulitan transportasi bepergian untuk maturan ke tempat-tempat suci yang jaraknya jauh, dengan solusi membuat banyak palinggih penyawangan. Tentu kini sebaliknya masyarakat kita kebanjiran alat transportasi sehingga di mana-mana macet. Desa pakraman juga harus melakukan upaya untuk mendorong pemimpin Bali agar mengatasi kemacetan yang semakin parah. Jika ini tidak diantisipasi lebih awal, tentu Bali akan mirip tong yang menyimpan sampah busuk yang hanya dapat menarik cacing, kutu, kecoak, dan mikroba lainnya, sehingga tempat itu akan menjadi sarang penyakit dan diminati oleh makhluk-makhluk astral rendahan.

masa yang sekadar bermakna menunggu pemilu. Keberhasilan dalam memaknai dan menjalankan minggu tenang inilah yang akan sangat menentukan bagaimana kualitas keberlangsung pemilihan umum tersebut. Bagaimana tantangannya di zaman sekarang? Yang paling mengkhawatirkan sekarang adalah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Secara teoretik, tidak boleh ada kegiatan politik apapun di masa minggu tenang ini. Akan tetapi, dengan kemajuan teknologi komunikasi seperti sekarang, para politisi akan secara mudah kehilangan kontrolnya untuk menaati secara normatif minggu tenang tersebut. Dengan teknologi telepon genggam yang ada sekarang, tidak saja aktor politisi yang secara mudah melepaskan kalimat ajakan kepada pihak lain untuk bergabung dengan posisi politisnya. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai macam cara yang tersedia di media sosial. Jika ini terjadi, dapat dipastikan kualitas pemilu pasti buruk. Ini disebabakan karena tiga fungsi seperti yang disebutkan di atas tadi tidak mampu berjalan secara maksimal. Orang dapat saja menjatuhkan pilihan berdasarkan informasi data palsu yang disebarkan melalui media sosial. Hoax dan sejenisnya akan berseliweran di media sosial. Untuk menghindari masalah ini, menjelang akhir masa kampanye tidak saja dalam pelaksanaan pilkada DKI, tetapi seluruh Indonesia harus menegakkan hukum dan menindak para pelanggar minggu tenang ini, terutama di media sosial.

POJOK Blangko e-KTP masih kosong. - Sudah menjadi budaya. *** Polda deklarasikan anti-‘’hoax’’ dan premanisme. - Yang penting aksinya, bukan deklarasinya. *** Polda larang aksi 112. - Tunggu ketegasan aparat.

Penulis, dosen Kopertis Jl. Gutiswa, No. 39 Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

ABADIKAN MOMEN Seorang wisatawan dibantu temannya mengambil gambar dan mengabadikan momen liburannya di Bali saat datang ke kawasan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, belum lama ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Wage, 8 Februari 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Kapal KM Jaya Bali 05 Kembali Terbakar

Bali Post/ist

TERBAKAR - Bangkai kapal KM Jaya Bali 05 sedang ditambatkan di Dermaga Barat bagian utara Pelabuhan Benoa, Denpasar, kembali terbakar kemarin.

FIGUR

Konsep Harus Jelas RAKYAT Bali harus cermat dan pintar memilih pemimpin Bali ke depan. Salah satu syarat yang harus dimiliki pemimpin adalah memiliki kompetensi yang mumpuni, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan (pengalaman di birokrasi, memimpin orang Bali Post/win banyak) dan yang paling penting mempunyai attitude yang baik. “Secara khusus dia harus mampu mengatasi permasalahan yang kita miliki di Bali sekarang ini, seperti masalah sampah, kemacetan atau transportasi, pengangguran, gempuran migran, kemiskinan, pendidikan, dan keamanan,” ujar Ketua Yayasan Widya Dharma Ulangun, Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA., Selasa (7/2) kemarin. Oleh karena itu, pemimpin Bali ke depan harus mampu mengatasi masalah-masalh tersebut. Paling tidak mempunyai konsep yang jelas untuk mengatasi masalah tersebut. Yang paling terpenting adalah keberpihakan terhadap pertanian di Bali dengan mampu mencarikan link dari luar negeri untuk kemajuan pertanian. (win)

kepada satpam dan diteruskan ke Polsek dan Pelindo III. Melihat kobaran si jago merah tambah besar dan khawatir menjalar ke kapal sebelahnya, warga dan anak buah kapal (ABK) yang ada di sana berjuang menjinakkan api. “Kobaran api cukup besar sehingga upaya pemadamkan secara manual tidak berhasil,” tandasnya. Pukul 11.00 wita, mobil pemadam dari Pelindo III Benoa tiba di TKP. Dengan sigap petugas berusaha memadamkan api dan api berhasil dijinakkan dalam waktu singkat. “Tidak ada korban luka dan kerugiannya masih didata,” ujar mantan Wakapolsek Kuta ini. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus kebakaran kapal ikan kembali terjadi di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (25/1) pukul 01.50 wita. Tiga kapal yaitu KM Jaya Bali 05, KM Nusantara Jaya 36, dan kapal yang belum diketahui namanya sedang nyandar di Dermaga Barat, dilalap api. Hingga saat ini, penyebab kebakaran dan jumlah kerugian masih diselidiki serta didata. (kmb36)

Satpol PP Bali Tak Masalahkan Baliho Aspirasi Denpasar (Bali Post) -

Penurunan sejumlah baliho aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa oleh aparat kepolisian belakangan terjadi di beberapa daerah. Sementara Satpol PP Provinsi Bali menegaskan baliho aspirasi sebetulnya tidak masalah untuk dipasang masyarakat. Sepanjang bukan suatu ajakan, serta mengantongi izin dari aparat terkait. “Kalau itu aspirasi, tidak mengajak. Tidak masalah,” ujar Kepala Satpol PP Provinsi Bali I Made Sukadana di Denpasar, Selasa (7/2) kemarin. Menurut Sukadana, pihaknya tidak ada menginstruksikan penurunan baliho aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa yang dipasang masyarakat atau desa adat. Kendati demikian, pemasangan baliho tetap harus mengacu pada Perda Keten-

teraman dan Ketertiban (Trantib) masing-masing kabupaten/ kota. Sebab, pemasangan yang tidak sesuai ketentuan dapat mengganggu keindahan masingmasing daerah. “Provinsi belum memiliki Perda itu, maka yang kita berdayakan adalah Perda Trantib masing-masing kabupaten,” jelasnya. Terkait penegakan Perda, lanjut Sukadana, pelaksanaan-

nya dilakukan oleh Satpol PP kabupaten/kota dan provinsi. Sementara jadwal penindakannya dikondisikan oleh Satpol PP kabupaten/kota. Dalam Perda umumnya diatur di lokasi mana saja yang boleh atau tidak boleh dipasangi baliho. “Ada izin apa tidak, ada pemberitahuan sama Satpol PP kabupaten/kota apa tidak, kemudian di mana boleh dan tidak boleh dipasang, itu semua

diatur dalam Perda Trantib,” tandasnya. Data Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI), penurunan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa oleh aparat terjadi di beberapa daerah. Seperti baliho milik STT Dharma Bakti di Melaya karena dikualifikasikan sebagai ormas, baliho di wilayah Desa Adat Denpasar milik Gabungan Anak Imam Bonjol (GAIB) diturunkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab serta raibnya baliho milik Desa Adat Legian. Baliho-baliho tolak reklamasi tersebut diturunkan dan raib pascakeluarnya instruksi dari

Polda Bali untuk membersihkan baliho-baliho ormas. Namun, desa-desa adat/pakraman di Bali kembali melakukan pemasangan baliho secara serentak dalam satu hari pada Minggu, 5 Februari lalu. Dimulai sejak pagi hari, sekitar pukul 10.00 pagi di Desa Pakraman Kesiman dan puncaknya berakhir sore hari di Desa Pakraman Intaran, Sanur. Sedikitnya ada 8 Desa Pakraman yang tersebar di 3 kabupaten/kota di Bali yakni Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan Kabupaten Karangasem secara serentak mendirikan baliho Tolak Reklamasi Teluk Benoa. (kmb32)

Polda Deklarasi Anti-’’hoax’’ dan Antipremanisme

Kasus TKI di AS

Minta Jaminan 15 Ribu Dolar Singaraja (Bali Post) Kasus hukum yang dialami TKI asal Desa Girimas, Kecamatan Sawan, Gede St, di Amerika, tampaknya akan berbuntut panjang. Pihak keluarga telah mendapat kabar terkait proses hukum Gede St. Selain diduga melakukan pelanggaran hukum, dia dituntut membayar uang jaminan (semacam denda) sebesar 15 ribu dolar Amerika. Nilai uang sebesar itu membuat keluarga pasrah. Keluarga Gede St memilih menyerahkan kepada pemerintah dan perusahaan yang mempekerjakan agar bisa membantu Gede St menghadapi proses hukum yang menjeratnya. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Made Dwi Priyanti Koriawan, Selasa (7/2) kemarin, mengatakan, sejauh ini kronologis termasuk proses hukum oleh polisi di Amerika telah diketahui dengan pasti. Ini setelah pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amerika bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan pihak agen melakukan negosiasi terkait penyelesaian kasus dugaan pelecehan seksual oleh Gede St. Dari pendekatan itu, kasus yang menjerat Gede St masih berproses dan yang bersangkutan masih ditahan polisi Amerika. Selain disangkakan melakukan pelecehan anak di bawah umur, Gede St wajib membayar uang denda 15 ribu dolar Amerika. “Kami dapat kabar kalau pihak kedutaan bersama PNP2TKI dan agen sudah melakukan negosiasi dan dari surat tembusan dari BP3TKI di Denpasar wajib membayar uang jaminan sebesar itu,” katanya. Menurut Dwi, menyusul pemberitahuan pihak Amerika itu, pemerintah pusat bersama agen masih mengupayakan jalan keluarnya. Dia berharap, uang jaminan yang diminta dapat segera dipenuhi, sehingga Gede St bisa bebas dan kembali pulang dengan selamat ke Buleleng. Harapan besar agar dibantu oleh pemerintah dan pihak agen karena pihak keluarga sendiri telah menyampaikan tidak mampu melunasi permintaan uang jaminan sebesar itu. Satu-satunya harapan adalah menunggu perlindungan pemerintah atas nasib Gede St yang kini ditahan Polisi Amerika. (kmb38)

Denpasar (Bali Post) Bangkai Kapal KM Jaya Bali 05 yang sedang ditambatkan di Dermaga Barat bagian utara Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Selasa (7/2) kemarin, kembali terbakar. Padahal kapal tersebut sudah terbakar, Rabu (25/1) lalu. Api kembali berkobar pukul pukul 10.30 wita. Menurut Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra, seizin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, sebelum kejadian, Heri Kuswanto, Warsito, Warko, Diki, dan Antoni sedang membersihkan puing-puing bekas kebakaran mesin kapal. Keterangan Heri, selain membersihkan kapal, mereka juga memperbaiki mesin yang rusak. “Mereka bongkar mesin kapal menggunakan kunci ring, kunci pas, dan linggis. Kobaran api tiba-tiba muncul di sebelah kanan kamar mesin,” ujarnya. Heri berusaha memadamkan api, dibantu temantemanya dengan peralatan seadanya. Tapi kobaran api justru makin besar. Selanjutnya, Heri melapor

Bali Post/rah

BHABINKAMTIBMAS - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose foto bersama dengan Bhabinkamtibmas berprestasi.

Denpasar (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Selasa (7/2) kemarin, mengumpulkan 725 Bhabinkamtibmas di Lembah Pujian, Denpasar Utara. Kegiatan itu merupakan program rutin Direktorat Binmas. Kapolda mem-briefing Babinkamtibmas soal anti-hoax, antipremanisme, dan narkoba. “Dalam kegiatan hari ini (kemarin -red), kami mendeklarasikan Bhabinkamtibmas, para Kapolsek dan Kapolres antihoax karena bisa mengganggu stabilitas keamanan. Kita juga antipremanisme,” tegasnya. Kapolda juga menjelaskan program-program lingkungan atau kondisi strategis yang ada dan mesti dihadapi bersama yaitu masalah intol-

eransi. Selain itu, masalah narkotika jadi concern jenderal bintang dua ini. Bahkan, mantan petinggi Densus ini sudah membentuk tim khusus untuk memberantas narkotika. “Siapa pun yang berada atau mencoba-coba membekingi narkoba, akan berhadapan dengan saya dan jajaran,” tegas Golose. Untuk mengintensifkan programnya itu, Golose melakukan perombakan dan memilih personel masih muda untuk mengawaki tim Cyber Crime. Pasalnya ke depan kejahatan bukan hanya konvensional, tapi paling banyak bersifat borderless (tidak terbatas), termasuk menghadapi kejahatan cyber yang dimanfaatkan teroris. “Saya ingin lebih mendeka-

tkan diri dengan Bhabinkamtibmas yang dibilang posisinya paling bawah, tapi paling mulia fungsinya. Karena itu, saya mencanangkan desa aman, negara aman. Membuat desa aman, Bhabinkamtibmas harus dikedepankan,” tandasnya. Usai memberi arahan, Kapolda menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Bhabimkamtibmas. Juara 1 mendapat hadiah uang Rp 10 juta, juara 2 Rp 7 juta, dan juara 3 Rp 2,5 juta. Selain itu, para pemenang akan dikirim ke Jepang. “Hadiah ini sudah dianggarkan. Tujuannya untuk memotivasi Bhabinkamtibmas supaya lebih semangat dalam melaksanakan tugas,” tegas Irjen Golose. (kmb36)

Dana Desa Tahap Pertama Diharapkan Cair Maret Denpasar (Bali Post) Dana desa tahap pertama yang dialokasikan tahun 2017 diharapkan cair Maret mendatang. Tahun ini, Bali mendapat jatah Rp 537.258.505.000 untuk 636 desa yang dicairkan dalam dua tahap. Masing-masing desa rata-rata akan mendapatkan Rp 844.746.000. “Alokasinya kan sudah. Peraturan bupati/wali kota tentang pengalokasian juga sudah. Nanti syaratnya masing-masing kabupaten/kota akan mengajukan ke Menteri Keuangan,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana, di Denpasar, Selasa (7/2) kemarin. Menurut Lihadnyana, syarat pencairan dana desa harus ada Rencana Kerja Pemerintah (RKP)

desa serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Saat ini masih dalam proses penyusunan APBDes memakai aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). “Terkait dengan masalah pencairan ini mudah-mudahan Maret ini sudah bisa cair semua karena ini kan APBD-nya sedang disusun karena sekarang pakai Siskeudes. Di Karangasem belum selesai Siskeudes-nya,” jelasnya. Lihadnyana menambahkan, ada empat hal dalam siskeudes yakni perencanaan anggaran, penatausahaan, evaluasi, dan pelaporan. Dengan aplikasi siskeudes, keinginan di luar sistem tidak akan bisa masuk. Misalnya, ada keinginan kepala desa menggunakan dana desa untuk membeli mobil operasional, tidak akan

masuk dalam siskeudes. “Kalau dulu kan manual, sehingga bisa ada perubahan. Kalau sekarang sudah pakai sistem, yang boleh masuk adalah sesuai dengan Permendagri No.113 dan 114 tahun 2014. Di luar itu tidak bisa masuk,” tegasnya. Lihadnyana melanjutkan, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pakraman dan subak/ subak abian juga langsung masuk ke siskeudes. Dengan demikian, desa tidak perlu lagi membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) karena perencanaan sudah tersistem. Pihaknya berharap, dana desa yang tiap tahun terus meningkat digunakan untuk kegiatan produktif agar desa bisa lebih cepat maju. Mengingat, pembangunan desa bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan

dan meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan kualitas hidup. “Tapi yang paling penting dari semua itu, APBDes harus transparan. Makanya di Denpasar sekarang ini sudah terpampang balihonya APBDes sekian, diharapkan desa-desa di kabupaten lain juga demikian,” imbuhnya. Data Dinas PMD, dana desa di Bali terbanyak dialokasikan untuk desa-desa di kabupaten Tabanan yakni 133 desa, disusul kabupaten Buleleng sebanyak 129 desa. Besarannya Rp 106.417.874.000 untuk Tabanan dan Rp 105.860.971.000 untuk Buleleng. Sedangkan kabupaten/kota lain masing-masing dialokasikan Rp 36.475.565.000 untuk Jembrana, Rp 40.315.619.000 untuk Badung,

Rp 55.753.828.000 untuk Gianyar, Rp 55.783.753.000 untuk Bangli, Rp 44.540.097.000 untuk Klungkung, Rp 63.682.742.000 untuk Karangasem, dan Rp 28.428.056.000 untuk Denpasar. (kmb32) Dana Desa untuk Kabupaten/Kota di Bali n Tabanan Rp 106.417.874.000 n Buleleng Rp 105.860.971.000 n Jembrana Rp 36.475.565.000 n Badung Rp 40.315.619.000 n Gianyar Rp 55.753.828.000 n Bangli Rp 55.783.753.000 n Klungkung Rp 44.540.097.000 n Karangasem Rp 63.682.742.000 n Denpasar Rp 28.428.056.000


BANGLI

8

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Pemulihan Ekosistem Danau Batur Harus Jadi Prioritas Bangli (Bali Post) -

Bali Post/ina

DIRAWAT - Pelajar SMP yang tertimpa dahan pohon saat dirawat di UGD RSU Bangli.

Tertimpa Dahan Pohon, Pelajar SMP Luka Berat Bangli (Bali Post) Seorang pelajar SMP di Kecamatan Susut menderita luka cukup serius akibat tertimpa dahan pohon yang patah saat melintas di Jalan Raya Susut tepatnya di Desa Lumbuan, Selasa (7/2) kemarin. Pelajar yang diketahui bernama Ketut Ananda (15) tersebut langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Bangli untuk mendapatkan penanganan medis. Informasi yang dihimpun siang kemarin, peristiwa itu sekitar pukul 10.30 wita. Saat kejadian, sejumlah wilayah di Bangli diterjang angin kencang. Korban yang merupakan pelajar kelas IX SMP 1 Susut, ketika itu melintas di lokasi membonceng temannya, Gede Harry Sastrawan (15), menggunakan sepeda motor. Kedua pelajar tersebut datang dari arah utara menuju ke selatan, hendak belajar kelompok. Namun malang, saat tiba di lokasi kedua pelajar yang tak mengenakan helm tersebut tertimpa dahan pohon mahoni yang patah tersapu angin. Ketut Ananda mengalami luka yang cukup serius. Oleh warga dia langsung dilarikan ke UGD RSU Bangli. Sementara temannya, Harry Sastrawan, hanya mengalami luka ringan. Selain melukai kedua pelajar tersebut, dahan pohon yang patah tersebut juga merusak kendaraan korban pada bagian depan. Sejumlah anggota Polsek Susut yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan penanganan turut mengantar korban ke RSU Bangli. Berdasarkan hasil pemeriksaan di RSU Bangli, korban Ananda mengalami pendarahan serius hingga mengalami penurunan kesadaran. Dari hasil CT scan dia mengalami pendarahan otak dan retak tulang tengkorak. Oleh RSU Bangli korban akan dirujuk ke RSUP Sanglah. Kasat Lantas Polres Bangli AKP Gusti Ayu Agung Udayani membenarkan adanya kejadian tersebut. Mengingat cuaca ekstrem saat ini, pihaknya pun kembali mengimbau seluruh pengendara untuk lebih waspada dan selalu memperhatikan kelengkapan berkendara. (kmb40)

Bali Post/ina

ROBOH - Bale pesandekan Pura Puseh Banjar Penyebeh yang roboh akibat diterjang angin kencang.

Diterjang Angin Kencang

”Bale Pesandekan” Pura Puseh Penyebeh Roboh Bangli (Bali Post) Angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli, Selasa (7/2) kemarin. Akibatnya, bale pesandekan Pura Puseh di Banjar Penyebeh Desa Pengotan Kecamatan Bangli roboh. Tak hanya terjangan angin sejak pagi hingga siang itu juga menyebabkan bencana pohon tumbang di sejumlah titik. Kepala Dusun Penyebeh Nyoman Wardana saat ditemui di Pura Puseh setempat mengungkapkan, bale pesandekan yang berada di sisi timur pura roboh sekitar pukul 08.45 wita. Sebelum musibah terjadi, awalnya angin yang berembus di wilayah Banjar Penyebeh tergolong normal. Namun lama kelamaan, sekitar pukul 08.00 wita embusan angin semakin kencang hingga membuat bangunan bale pesandekan yang dibangun sekitar tahun 2014 terangkat dan roboh melewati panyengker pura yang ada di sampingnya. Selain merusak bale pesandekan, beberapa tiang bale saka enem yang berada di sisi barat pura bergeser dari posisi semula. ‘’Tidak ada warga yang menjadi korban. Namun, kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini kami perkirakan mencapai Rp 300-an juta,’’ terangnya. Sejumlah warga di Banjar Penyebeh berdatangan ke pura setempat. Untuk mencegah robohnya bale saka enem yang beberapa tiangnya bergeser, warga setempat dibantu beberapa petugas kepolisian dan TNI memasang bambu untuk menunjang atap bangunan tersebut. Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa mengatakan, sejak pagi angin yang berembus di Bangli memang sangat kencang. Bahkan dia menyatakan embusan angin di atas normal. Terjangan angin menyebabkan bencana di beberapa kawasan. Sebagaimana laporan yang diterimanya hingga siang kemarin, bencana pohon tumbang terjadi di wilayah Penulisan, Sekardadi, Belancan dan Landih. ‘’Yang di Belancan, pohon tumbang disertai longsor. Sementara di Landih, pohon tumbang menyebabkan tiang listrik roboh,’’ jelasnya. Agus Sutapa mengatakan, sesuai perkiraan BMKG cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga Maret mendatang. Untuk itu pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. Guna mengantisipasi bencana, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, misalnya dengan memangkas pohon-pohon yang ada di sekitar pekarangan rumah dan pemukiman. ‘’Untuk memulihkan pascabencana ini kami akan mengawal bantuan pascabencana baik di kabupaten maupun provinsi,’’ jelasnya. (kmb40)

Danau Batur telah mengalami degradasi fungsi akibat aktivitas manusia di perairan, sempadan dan daerah tangkapan ikan di danau setempat. Tingkat pencemaran makin tinggi sehingga air danau tak bisa dikonsumsi masyarakat. Untuk itu, pemulihan ekosistem danau menjadi salah satu prioritas. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan penyelamatan pemulihan ekosistem Danau Batur yang digelar di Gedung BMB Bangli, Selasa (7/2) kemarin. Pertemuan dihadiri Bupati Bangli Made Gianyar, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Direktur PKPD Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Harmono Sigit, Kapus P3E Bali-Nusra Rijaluzzaman, Kasdim Bangli serta para pejabat di lingkungan Pemprov Bali dan Bangli. Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan BLH Provinsi Bali Ida Bagus Badraka mengatakan, gerakan penyelamatan Danau Batur harus segera dilakukan. Pasalnya, danau ini telah mengalami kerusakan dan pencemaran yang cukup parah. Perlu segera dilakukan upaya-upaya untuk melestarikan fungsi Danau Batur. Dikatakannya, penanganan harus dilakukan untuk mencegah meningkatnya pencemaran. ‘’Kami sudah setiap tahun melakukan upaya untuk terus melakukan pemantauan kualitas air di Danau Batur. Ternya-

ta memang terjadi peningkatan pencemaran air danau. Dan sekarang ini penyelamatan perlu segera dilakukan untuk memulihkan ekosistem di Danau Batur. Jika itu tidak segera ditindaklanjuti maka pencemaran dan kerusakan ekosistem di Danau Batur akan semakin parah,’’ ungkapnya. Bupati Bangli Made Gianyar mengungkapkan, pemulihan Danau Batur harus menjadi prioritas semua pihak. Dia pun menyatakan perlunya dibentuk kelompok kerja atau tim percepatan yang terdiri dari Pemkab, Pemprov, pemerintah pusat, swasta dan masyarakat. Tim ini nantinya akan mengkoordinasikan seluruh kegiatan untuk pemulihan ekosistem di Danau Batur. ‘’Nantinya semua kegiatan yang dilakukan di kawasan konservasi yakni TWA Danau Batur Bukit Payang harus berkoordinasi dengan BKSDA Bali dan kemudian dituangkan

Bali Post/nan

PERTEMUAN - Suasana prtemuan penyelamatan pemulihan ekosistem Danau Batur yang digelar di Gedung BMB Bangli, Selasa (7/2) kemarin. dalam perjanjian kerja sama sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Sementara semua kegiatan yang dilakukan di kawasan Geopark Batur harus berkoordiansi dengan Kabupaten Bangli,’’ ujar Made Gianyar. Soal air danau yang tercemar, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles menjelaskan, air danau yang sudah tercemar akan sangat berdampak bagi seluruh masyarakat Bangli dan Bali. Untuk itu, harus dilakukan langkah-langkah nyata untuk mengembalikan kemurnian air danau. Pihaknya di dewan akan terus berkontribusi

untuk meminimalisir pencemaran. Salah satunya dengan menggelar sidak terkait pengelolaan limbah usaha di sekitar danau. Tak hanya itu, masih banyak permasalahan yang ada di Danau Batur mulai dari erosi, pendangkalan, alih fungsi lahan, perambahan hutan dan pemanfaatan air yang berlebihan. Pihaknya berharap dengan pertemuan ini, masalah tersebut bisa diatasi bersama. Sementara itu, Direktur PKPD Harmono Sigit mengatakan, kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dilaksanakan

tahun 2016 yakni rehabilitasi DTA Danau Batur dengan penanaman pohon seluas 40 ha, pemberdayaan masyarakat sekitar danau, pengukuran kualitas air danau, pembelian perahu pembersih eceng gondok, pembelian alat pencacah dan mesin pengolah eceng gondok dan beberapa program lainnya. Untuk rencana aksi penyelamatan Danau Batur ada tiga program prioritas yakni penataan dan penegakan penerapan RTRW dan RDTR, sosialisasi dan promosi kawasan daya tarik wisata alam (KDTA) di kawasan danau dan pemeliharaan warisan budaya dunia dan geopark. (kmb41)

Tebar Bau Busuk

Bangkai Ikan Dibuang ke TPA Bangli (Bali Post) Ribuan bangkai ikan yang mati akibat semburan belerang di Danau Batur, Kintamani mulai menebar bau busuk. Agar tak mencemari danau, bangkai ikan diangkat dari permukaan danau dan dibuang ke TPA Landih. Sementara itu, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli yang turut membantu kegiatan pembersihan, Selasa (7/2) kemarin, mengaku bakal segera melakukan kajian dan pengadaan alat untuk mengukur kualitas air danau. Berdasarkan pantauan, kegiatan pembersihan bangkai ikan dari Danau Batur dilakukan puluhan petani ikan bersama pegawai Dinas PKP dan petugas Polair. Kegiatan dilakukan mulai pukul 07.00 wita. Oleh petani, bangkai ikan yang diambil dari dalam keramba

ditampung dalam kantong plastik. Bangkai ikan tersebut kemudian dikumpulkan di mobil milik Dinas PKP untuk selanjutnya diangkut ke TPA. Pemilik keramba yang juga Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangli Made Antara mengatakan, semburan belerang yang terjadi di Danau Batur berdampak kerugian pada petani. Sebab, akibat kejadian itu ribuan ikan milik petani yang sudah siap panen mati karena kekurangan oksigen. Untuk meminimalisir kerugian akibat fenomena tahunan ini Made Antara meminta Pemkab Bangli agar melakukan kajian. Dia mengharapkan ke depannya semburan belerang bisa dideteksi lebih awal. Dirinya menegaskan ikan yang terkena semburan belerang masih aman untuk dikonsumsi.

‘’Ikan yang terkena belerang sebenarnya tidak apa-apa untuk dikonsumsi. Karena ikan yang mati terkena belerang bukan kena racun, tapi ikan itu mati karena pasokan oksigen di air itu terbatas,’’ jelasnya. Sementara itu, Kabid Perikanan Dinas PKP Bangli Nyoman menjelaskan, kegiatan pembersihan bangkai ikan kemarin dilakukan mulai ujung barat hingga timur Desa Buahan. Bangkai ikan yang berhasil diangkut mencapai kurang lebih tiga ton. Widiada menambahkan, pihaknya bakal segera melakukan kajian. Pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan Universitas Udayana terkait rencana tersebut. Selain itu pihaknya pada tahun ini bakal melakukan pengadaan alat kompakto potometer untuk mendeteksi adanya kandungan belerang sejak dini di Danau Batur. (kmb40)

Bali Post/ina

BANGKAI IKAN - Bangkai ikan yang diangkat dari danau dimasukkan dalam kantung plastik untuk selanjutnya dibuang ke TPA Landih

Bali Post/nan

KURANGI STOK - Pedagang mengurangi stok cabai yang akan mereka jual. Hal ini lantaran mereka takut barang dagangannya tidak laku lantaran harga cabai melambung.

Harga Cabai Rp 140 Ribu Per Kg

Takut Tak Laku, Pedagang Kurangi Stok Bangli (Bali Post) Harga cabai di pasar tradisional melambung. Hal itu disebabkan minimnya pasokan. Di Pasar Kidul, harga cabai tembus Rp 140 per kg. Dengan kondisi itu, para pedagang memilih mengurangi stok cabai karena takut cabainya rusak dan tidak laku dijual. Seperti yang diutarakan salah seorang pedagang di Pasar Kidul Bangli, I Dewa Ayu Kusuma, harga cabai rawit terus mengalami peningkatan. Jika sebelumnya harganya Rp 100 per kg, kini sudah Rp 140 ribu per kg. ‘’Hampir setiap hari harganya naik turun. Ini terjadi sejak beberapa hari lalu,’’ ungkapnya. Dewa Ayu mengatakan, dia membeli cabai di pengepul dengan harga Rp 135 ribu per kg dan menjualnya Rp 140 ribu. Dari penjualan tersebut, dirinya hanya mengambil keuntungan Rp 5.000. Lantaran harga yang melambung, sekarang dia terpaksa mengurangi stok cabai yang akan dijual. ‘’Karena mahal, takut tidak laku. Terpaksa kurangi stok,’’ ujarnya. Dengan mahalnya harga cabai, pedagang cabai di Pasar Kidul semakin sedikit. Selain minim pasokan, pedagang juga takut jika cabai yang dijualnya tidak laku. Kalau tidak laku, dipastikan cabai akan rusak dan membusuk. ‘’Jika sudah begitu pedagang kan merugi. Makanya sekarang pedagang cabai semakin berkurang. Karena itu mungkin yang ditakutkan,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, tidak hanya cabai yang mengalami kenaikan. Harga bawang putih, wortel, kol dan kentang juga mengalami kenaikan. ‘’Kalau bawang merah harganya tetap dan tidak naik. Sementara untuk sayur kol dari sebelumnya harganya Rp 5 ribu menjadi Rp 8 ribu per kilo, wortel dari Rp 14 ribu menjadi Rp 16 ribu, kentang dari Rp 13 ribu naik menjadi Rp 14 ribu. Harga wortel naik sejak empat hari lalu. Sedangkan sayuran lain baru kemarin (Minggu-red),’’ katanya. Hal senada dilontarkan pedagang cabai asal Sulahan, Ni Nyoman Jabreg. Dia menyebut, akibat mahalnya cabai dan tidak adanya pasokan membuat dirinya mengurangi stok. ‘’Saya hanya menyediakan tiga kilo cabai saja untuk dijual. Menjual tiga kilo saja ini cabainya masih banyak dan belum laku terjual. Sebelumya saya sempat menyetok 4 sampai 5 kilogram cabai, tetapi semuanya rusak. Itu makanya saya takut mengambil cabai banyak-banyak,’’ ujar Jabreg. (kmb41)


GIANYAR

Rabu Wage, 8 Februari 2017

9

Kisruh Perumahan Pering River

Akses Jalan Ditutup Permanen

Gianyar (Bali Post) Polemik kasus Perumahan Pering River, Desa Pering, Blahbatuh, terus belanjut. Setelah pagar kayu, pemilik lahan kini melakukan pemasangan pagar beton dan kawat berduri, Selasa (7/2) kemarin. Hal ini dilakukan lantaran pihak pengembang hingga kini tak kunjung memberi kepastian terkait sisa pembayaran kawasan tersebut. Berdasarkan pantauan, pemasangan pagar permanen setinggi 3 meter ini dilakukan dua orang buruh bangunan. Pemasangan pagar yang dilakukan kemarin sekitar pukul 16.00 wita itu disaksikan sejumlah warga. Setelah pengerjaan tiga pagar beton, dilanjutkan dengan pemasangan kawat berduri mengelilingi pagar tersebut. Pemilik tanah, I.B. Arnawa, mengatakan pemasangan pagar permanen ini dilakukan karena pihak pengembang hingga kini tidak kunjung memberi jawaban terkait sisa pembayaran. ‘’Hingga kini, kami tidak mendapat kejelasan. Yang bersangkutan juga kami tidak tahu keberadannya di mana. Karena itu, pagar kayu yang sebelumnya terpasang sekarang kami ganti dengan pagar permanen,’’ ucapnya. Atas kondisi ini, pihaknya juga kembali meminta permakluman kepada warga setempat. Arnawa mengatakan, sejumlah warga yang menempati kawasan tersebut juga sudah memaklumi kondisi ini dan turut berupaya mempertanyakan kondisi ini kepada pihak pengembang. ‘’Saya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada warga melalui proses mediasi dan mereka memaklumi,’’ ujarnya. Ditegaskan pula, bila kondisi ini terus belanjut pihaknya akan mengajukan gugatan ke pengadilan terkait kepemilikan dan sisa pemabyaran atas lahan di kawasan Perumahan Pering River. ‘’Sejumlah berkas sudah saya siapkan. Dalam waktu dekat saya akan ajukan gugatan,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PEMULUNG - Pemulung sedang mengais sampah di depan alat berat yang sedang tidak beroperasi di TPA Temesi.

Alat Berat di TPA Temesi Kerap Rusak Gianyar (Bali Post) -

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar berencana mengajukan usulan penambahan alat berat berupa eksavator untuk mengoptimalkan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi. Hal ini dipandang perlu mengingat sejumlah alat berat yang ada sekarang kerap mengalami kerusakan karena termakan usia. Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) DLH Gianyar Made Suwastika, Selasa (7/2) kemarin, mengatakan saat

Bali Post/nik

PASANG KAWAT BERDURI - Buruh bangunan memasang kawat berduri untuk menutup akses jalan menuju Perumahan Pering River.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

PMI Gianyar - 8958414

DPRD - 943144

KONI Gianyar - 947261

BPBD - 7844717/7844718

BNN Kab. Gyr. - 946122

PMK - 943113

PLN - 947166

Kantor Satpol PP - 944436

Kodim 1616 Gyr - 943069

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Gianyar - 942289

PDAM - 944225/943233

Koramil Blahbatuh - 941167

KPA Gianyar - 942184

Koramil Tegallalang - 974792

ini pihaknya di TPA Temesi hanya memiliki empat alat berat yakni dua eksavator, satu buldoser dan satu wilder. ‘’Hanya empat alat itu yang beroperasi. Beberapa

alat berat ini sudah tahun lama,’’ katanya. Diakuinya, beberapa alat berat ini pun sempat ada yang mengalami kerusakan. Akibatnya, terjadi peningkatan volume sampah di TPA Temesi yang cukup signifikan. ‘’Kemarin yang rusak itu hanya satu eksavator dan buldoser sehingga sampah tidak bisa dipindahkan,’’ ucapnya. Dijelaskannya lebih lanjut, kerusakan ini karena kebocoran selang pada alat

berat tersebut. Untungnya saat itu juga sudah bisa diperbaiki. Diakui pula kerusakan ini bukan kali pertama terjadi. ‘’Mesin eksavator ini sudah tua sehingga sekarang sudah mulai rusak. Misal pada eksavator terdapat 28 selang, nah selang inilah yang satu per satu rusak dan harus kami perbaiki,’’ katanya. Ditambahkannya, bila perbaikan berlangsung lama, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PU Gianyar

untuk peminjaman alat berat. Namun agar pengelolaan sampah tak sampai tersendat ke depannya, pihaknya pun berencana mengajukan permohonan pengadaan alat berat tahun depan. Harga alat berat per satu unitnya cukup mahal yakni sekitar Rp 1,7 miliar. ‘’Kalau di perubahan tahun ini sepertinya tidak mungkin. Jadi, kemungkinan baru bisa kami ajukan untuk APBD induk 2018,’’ ucapnya. (kmb35)

Lokasi RPH Temesi Dinilai Tak Strategis Perlu Akses Menuju By-pass I.B. Mantra

Gianyar (Bali Post) Sekian tahun Rumah Potong Hewan (RPH) Desa Temesi terbengkalai. Sejumlah investor pun disebutsebut sudah mengelola RPH tersebut dengan menggunakan dana miliaran rupiah tersebut. Namun, mereka akhirnya gulung tikar lantaran lokasinya yang kurang strategis dan tidak didukung akses jalan memadai. Perbekel Temesi I Nyoman Gede Suparta yang ditemui di kantornya, Selasa (7/2) kemarin, mengakui

bahwa selama ia menjabat, sudah ada beberapa investor yang mengelola RPH Temesi. ‘’Seingat saya, terakhir yang mengelola itu 2014. Namun yang ini juga angkat tangan. Setelah itu tidak ada lagi yang melanjutkan,’’ ujarnya. Diduga salah satunya penyebab utamanya ialah lokasi yang terlalu di pelosok dan akses jalan yang terlalu sempit sehingga yang bisa masuk hanya sekelas mobil boks. ‘’Dengan kondisi ini, yang dibawa ke sana untuk

dipotong hanya dalam jumlah kecil yang dibawa mobil boks,’’ katanya. Melihat kondisi ini, ia pun menilai dengan besarnya biaya kerja sama dan oprasional, mestinya yang digarap oleh RPH Temesi dalam jumlah besar. ‘’Kalau bisa kan supaya kontainer bisa masuk. Kalau sekarang tidak mungkin karena jalan sempit dan berliku masuk ke desa,’’ jelasnya. Ditambahkan, sebelumnya ada rencana untuk membangun akses jalan dari

lokasi RPH menuju By Pass I.B. Mantra yang jaraknya sekitar 1,8 km. Namun pembuatan jalan ini masih terkendala pembebasan lahan untuk akses jalan. ‘’Yang sudah dibebaskan itu baru 800 meter saja. Kalau dibuatkan akses menuju By-pass I.B. Mantra, saya kira akan lebih bagus,’’ jelasnya. Bagaimana jika pihak desa yang mengurus RPH tersebut? Suparta mengaku enggan untuk melakukan hal tersebut. Apalagi sebe-

lumnya ada kasus hukum terkait RPH. ‘’Katanya anggaran dari pusat, lalu tanah dari pemda dan juga ada anggaran dari provinsi, jadi kami tidak berani,’’ ucapnya. Untuk mendongkrak keberadaan RPH, di desa Temesi sudah ada empat kelompok ternak sapi. Sapi hasil kelompok peternak itu rencananya dikirim ke RPH. ‘’Jika cocok harga, peternak kami dulu biasa jual sapi ke RPH itu,’’ tandasnya. (kmb35)

Perajin Layang-layang di Batuan

Bertahan di Tengah Gempuran Produk Tiongkok BERBAGAI bentuk dan ukuran layang-layang yang menarik dipajang di dinding serta langit-langit art shop milik Kadek Rai Nama Rupa Arta di Banjar Panida Desa Batuan Kecamatan Sukawati. Selain untuk diterbangkan, layang-layang dengan berbagai varian tersebut banyak diminati untuk pajangan. Kadek Rai sudah cukup lama bergelut di kerajinan ini. Dia pernah menikmati masa jaya di era 90-an. Sekarang, dia harus berjuang keras menghadapi persaingan dengan produk luar negeri dan dominasi pasar oleh-oleh.

Bali Post/nik

LAYANG-LAYANG - Kadek Rai menunjukkan layang-layang hasil karyanya.

JENIS layang-layang yang dibuat Kadek Rai sangatlah beragam, mulai dari bentuk kupu-kupu, ayam, naga, merpati, kelelawar, monyet, bahkan perahu. Ukuran dari kecil, hingga lebar lima meter. Salah satu ciri khas dari layangan kreasi buatannya adalah berbahan parasut dan memiliki ekor yang panjang namun bobotnya tetap ringan. ‘’Layangan kreasi ini dibentuk sedemikian rupa biar menarik khususnya pada bentuk kepala ini dibuat dari styrofoam sehingga bisa menyerupai hewan asli,’’ ucap Kadek Rai saat ditemui, Selasa (7/2) kemarin. Terkait pewarnaan, dia sudah menggunakan cat yang aman dan tidak mudah luntur. Kain parasut yang digunakan pun kualitas nomor satu. ‘’Kami tidak menggunakan mesin pencetak. Jadi semua ini memang benar-benar kerajinan tangan. Bisa dilihat setiap layangan gambarnya berbeda meski dibuat menyerupai,’’

katanya. Ia mengakui pembuatan layang-layang ini mengikuti langkah pencetusnya yakni almarhum Made Budiasa asal Desa Lodtunduh, Ubud. ‘’Dulu, saya bekerja pada almarhum dan saat itu saya banyak diberi ilmu membuat layang-layang ini hingga belajar mempromosikan,’’ katanya. Harga layangan yang ia jual bervariasi. Untuk pembeli lokal dari Rp 30.000 untuk layangan ukuran kecil hingga Rp 500.000 ukuran besar seperti layangan perahu. ‘’Dominan layang-layang ini untuk pajangan. Tapi juga bisa diterbangkan karena sudah diukur keseimbangannya,’’ ujarnya. Penjualan produknya merambah pasar dalam dan luar negeri. Untuk luar negeri, ia mengaku menerima pesanan dari Eropa. ‘’Kalau yang dari luar biasanya memberikan disain. Jadi di sini kami tinggal membentuk, seperti layang-layang

naga ini,’’ katanya sembari mengambil salah satu layang-layang. Di tengah kelesuan ekonomi global, diakui hasil yang ia peroleh dari penjualan layang-layang tidak seberapa. Bila dulu sekitar tahun 90-an pesanan yang ia terima hingga ribuan layangan setiap bulannya. Namun saat ini paling banyak hanya 400. Dijelaskannya, selain dampak lesunya perekonomoian, merosotnya penjualan juga terjadi akibat sejumlah faktor. Di antaranya ketatnya persaingan dengan produk Tiongkok dan dominasi pasar oleh-oleh. ‘’Di pasar oleh-oleh, barang kami mau diambil dengan harga yang sangat murah. Di samping itu pembayaran baru diberikan setelah dua bulan atau lebih. Selain itu bila ada barang kami yang rusak selama mereka menjual, itu dikembalikan,’’ keluhnya. (nik)


KLUNGKUNG

10

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Terjerat Kabel Listrik, Siswi SMP Dilarikan ke RSUD Semarapura (Bali Post)Nasib naas menimpa Putu Wulandari (14), siswa kelas 2 SMP Negeri 1 Semarapura, Klungkung, Selasa (7/2) kemarin. Ketika berangkat ke sekolah diantar ayaknya, Gde Arnika, dengan mengendarai sepeda motor, ia terkena musibah. Lehernya terjerat kabel listrik yang melintang rendah di jalan raya seputaran Gunaksa. Korban pun dilarikan ke RSUD Klungkung guna mendapatkan perawatan medis. Menurut ayah korban yang tinggal di Banjar Kanginan Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung saat ditemui di UGD RSUD Klungkung menyebutkan kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Ketika itu, ia mengantarkan anaknya ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor. Begitu melintas di TKP, tanpa diduga terdapat kabel melintang rendah di jalan. Sontak, Gde Arnika kaget dan berusaha menghindari kabel tersebut. Laju kendaraan pun jadi oleng. Sang anak (korban-red) yang berboncengan justru ketiban sial. Pasalnya, leher korban terjerat kabel listrik tersebut. Tak pelak, korban pun terpental ke aspal. Petugas kepolisian Bripka Wayan Budiarta yang kebetulan melihat kejadian tersebut langsung membantu korban dan langsung dilarikan ke RSUD Klungkung. Pascakecelakaan tersebut, petugas PLN yang turun ke lokasi langsung memperbaiki kabel listrik yang melintang ke jalan. Saat dikonfirmasi, Manager PLN Rayon Klungkung Wayan Eka Susana mengaku telah menerima informasi tersebut dan langsung menerjunkan anak buahnya ke lapangan untuk melakukan investigasi. Atas kejadian itu, menurut Eka Susana, pihaknya masih mengecek penyebab terjadinya kabel melintang di jalan tersebut. Jika kabel yang melintang itu disebabkan oleh pengerjaan yang sedang dilakukan, maka hal itu menjadi tanggung jawab rekanan. Sementara, jika kejadian (kabel melintang) tersebut disebabkan faktor cuaca dan bencana, maka dari pihak PLN tidak memberikan ganti rugi. Meski begitu Wayan Eka berjanji akan membantu korban sebisanya. “Memang untuk yang bersifat bencana seperti pohon tumbang dan lainnya tidak ada ganti rugi dari PLN. Tapi secara pribadi saya akan membantu meringankan beban keluarga korban,” pungkasnya. (dwa)

Bali Post/dwa

JEMBATAN KUNING - Sejumlah pekerja terlihat sedang melakukan pemasangan lantai jembatan Kuning, Selasa (7/2) kemarin. Diharapkan dalam waktu 10 hari ke depan, jembatan ini sudah bisa difungsikan kembali.

Jembatan Kuning Segera Difungsikan

Semarapura (Bali Post) -

Pengerjaan proyek jembatan Kuning yang beberapa waktu lalu roboh dan menyebabkan sejumlah korban meninggal dan luka-luka hingga kini belum rampung. Proses pengerjaan jembatan yang menghubungkan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan ini masih dalam tahap pemasangan lantai, railing dan pengecatan. Diperkirakan, jembatan ini baru bisa difungsikan kembali dalam waktu 10 hari ke depan, sehingga pengerjaannya terus dikebut. Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Klungkung I Gusti Nyoman Supartana, Selasa (7/2) kemarin, mengatakan meski pengerjaan sudah masuk ke tahap pemasangan lantai, jembatan tersebut belum bisa dilalui masyarakat. Pasalnya pemasangan lantai jembatan ini baru kelar setengah. Untuk itu, selama pengerjaan belum

selesai, jembatan ini tidak bisa digunakan. “Pengerjaannya tinggal mengecet, pemasangan lantai dan railing,” katanya di sela-sela mendampingi anggota DPD-RI Kadek Arimbawa saat melihat secara langsung pengerjaan jembatan itu kemarin. Supartana menjelaskan pengerjaan sudah dilakukan di atas jembatan

sehingga tidak berpengaruh dengan pasang surut ombak. Hanya saja, bila cuaca buruk seperti hujan deras, petugas terpaksa menghentikan kegiatannya. Dalam pengerjaan jembatan itu, jumlah pekerja yang dilibatkan sebanyak 40 orang. Mereka pekerja dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah VIII, Kemen-

terian PU dan Perumahan Rakyat. Untuk mempercepat supaya jembatan itu segera rampung, maka pekerja mengerjakannya hingga malam hari. “Yang saya dengar pengerjaannya hanya membutuhkan waktu 10 hari lagi,” terang Supartana. Sementara, Kadek Arimbawa yang secara langsung meninjau pengerjaan jembatan kuning mengaku proyek ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang tercepat dibandingkan dengan proyek lainnya. Pihaknya berharap dengan difungsikannya jembatan ini nantinya dapat segera

memulihkan pariwisata dan perekonomian di Nusa Penida. Selain itu pihaknya juga meminta kepada Pemkab Klungkung untuk menggenjot pemulihan perekonomian masyarakat Nusa Ceningan, salah satunya dengan membuat master plan. Perlu diketahui, pembanguan jembatan kuning ini menelan biaya hingga Rp 3,4 miliar. Jembatan baru ini dibangun dengan ukuran panjang 140 meter, lebar 1,6 meter dan hanya diperuntukan bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki saja. (dwa)

Razia Gabungan

Bali Post/dwa

RAWAT - Putu Wulandari, siswa SMP yang lehernya terjerat kabel listrik menjalani perawatan medis di RSUD Klungkung.

Musrenbangcam, Bahas Kegiatan Prioritas Pembangunan di Kecamatan Semarapura (Bali Post)Wakil Bupati (Wabup) Klungkung Made Kasta memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di Kecamatan Banjarangkan, Selasa (7/2) Kemarin. Musrenbangcam ini bertujuan untuk mencari bahan penyusunan RKPD Tahun 2018 dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) RAPBD 2018. Pada kegiatan tersebut Wabup Kasta didampingi Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda dan tim Musrenbang Kecamatan Banjarangkan. Wabup Kasta menyampaikan Musrenbangcam ini diselenggarakan untuk membahas dan menyepakati hasil Musrenbang dari tingkat desa yang akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan. Pada Musrenbang ini juga akan ditentukan kegiatan prioritas pembangunan di tingkat kecamatan yang belum tercakup. “Ini merupakan wadah untuk melakukan klasifikasi atas kegiatan prioritas pembangunan kecamatan sesuai dengan fungsi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten,” tutur Wabu Kasta. Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda mengatakan setelah melaksanakan Musrenbangdes yang dilakukan di seluruh desa se-Kecamatan Banjarangkan, akhirnya diperoleh 57 usulan. Usulan tersebut didapat dengan melihat beberapa sektor, antara lain di bidang infrastruktur, sosial budaya serta sarana dan prasarana. Usulan tersebut akan dilaksanakan oleh 9 OPD. Di antaranya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman berupa penataan ruang dan pemukiman sebanyak 34 usulan, Dinas Kesehatan 11 usulan dan Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian masing-masing sebanyak 3 usulan. Kemudian, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan sebanyak 2 usulan, dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Dinas Perhubungan, Bagian Perlengkapan, Aset Daerah, Pembangunan masing-masing 1 usulan. Mas Ananda mengharapkan dari usulan yang sudah disampaikan itu agar bisa terealisasikan. Kepada masingmansing desa untuk usulan ke depan agar tidak hanya mengusulkan kegiatan bersifat fisik atau infrastruktur saja. Melainkan bisa memberikan usulan di bidang sosial budaya maupun bidang perekonomian. Dana Aloksi Desa (DAD) juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan bersinergi mendukung program pemerintah Klungkung. (dwa)

Lintas Klungkung Tak Mencalonkan Diri ALMARHUM I Komang AG Wira Saputra (40) yang ditemukan bunuh diri dengan cara gantung diri, Kamis (2/2) lalu, rupanya tidak pernah mencalonkan diri lagi sebagai Perbekel Desa Pikat. Justru yang bersangkutan tidak mau dicalonkan kembali dengan alasan memberikan kesempatan kepada warga lain yang mau memimpin desanya. Penjelasan ini disampaikan pihak keluarga korban. Sebelumnya, korban tewas gantung diri di rumahnya di Banjar Intaran, Desa Pikat, Kecamatan Dawan. Tidak diketahui pasti apa yang melatarbelakangi korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. (dwa)

Belasan Kendaraan Belum Balik Nama pun Diproses Semarapura (Bali Post) Satuan Lantas (Satlantas) Polres Klungkung bersama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Klungkung, Selasa (7/2) kemarin menggelar razia kendaraan bermotor (ranmor). Razia ini digelar di depan Kantor Dispenda, Jalan Rama, Klungkung. Hasilnya, selain menilang sejumlah pengendara tanpa SIM, STNK dan pelanggaran lainnya, petugas gabungan ini juga menyasar kendaraan yang belum melakukan bea balik nama (BBN). Belasan kendaraan yang belum melakukan BBN ini diproses pihak Dispenda. Razia gabungan ini berlangsung selama satu jam, mulai pukul 06.30 wita hingga 07.30 wita. Razia dipimpin Kasat lantas AKP I Wayan Mudiasa, S.H. AKP Mudiasa mengatakan razia ini merupakan kegiatan rutin yang digelar guna meminimalisir terjadinya pelanggaran lalu lintas di wilayah Polres Klungkung. Dalam kegiatan ini, petugas gabungan memeriksa seluruh kendaraan yang melewati jalan tersebut. Baik pengendara roda dua maupun roda empat, diperiksa satu per satu. Petugas mengecek kelengkapan administrasi dan surat-surat kendaraannya. Untuk pelanggaran tanpa kelengkapan surat-surat, Satlantas Polres Klungkung menilang 9 pengendara. Barang

bukti yang diamankan berupa satu unit kendaraan roda dua, 2 SIM dan 6 STNK. Sedangkan pihak Dispenda menjaring 17 kendaraan yang belum melakukan BBN. Wayan Mudiasa menambahkan pihaknya meminta kepada pelanggar untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Klungkung jika ingin mengambil SIM, STNK maupun kendaraannya. Sementara, bagi 17 kendaraan yang belum melakukan BBN, pihak Dispenda meminta agar pengendara segera melakukan BBN. Bila hal itu tidak dilakukan, pemilik kendaraan tidak bisa lagi membayar pajak karena datanya akan diblokir. Setelah pelaksanaan razia ini, barang buktinya selanjutnya dibawa ke Mapolres Klungkung untuk diamankan. “Barang bukti baru bisa diambil bila yang bersangkutan telah menunjukkan dokumen yang sah seperti STNK dan BPKB. Kendaraanya bisa diambil di Satlantas Polres Klungkung,” terangnya. Lebih lanjut dikatakan AKP Mudiasa, khusus pengendara roda dua yang mengenakan pakaian adat diimbau untuk tetap menggunakan helm. Mengingat kecelakaan tidak memandang jauh atau dekatnya perjalanan. “Di samping itu, helm merupakan hal yang sangat penting sebagai pelindung kepala jika terjadi benturan,” imbuhnya. (dwa)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/dwa

RAZIA - Petugas gabungan dari Satuan Lantas Polres Klungkung dan Dispenda Kabupaten Klungkung saat menggelar razia ranmor di depan Kantor Dispenda, Jalan Rama, Klungkung, Selasa (7/2) kemarin.


JEMBRANA

Rabu Wage, 8 februari 2017

11

SOSOK Kesadaran Masyarakat SELAMA perubahan musim tahun lalu, jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jembrana meningkat drastis. Wilayah endemi nyamuk yang menularkan kini juga sulit diprediksi seperti tahun-tahun sebelumnya. Salah satu pemicunya, mobilitas penduduk yang tinggi. Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, I Putu Suasta, mengatakan untuk mengantisipasi itu, maka koordinasi antarinstansi termasuk laporan dari desa perlu ditingkatkan. “Kalau dulu masih bisa ditetapkan. Endemi DBD karena sering terjadi di wilayah itu. Sekarang sudah berpindah-pindah, sulit diprediksi” terang Suasta. Pihaknya juga membentuk tim tanggap cepat yang akan turun ketika ada laporan kasus DBD. Selain dilakukan penyemprotan atau fogging, tim yang terbentuk di masing-masing puskesmas juga akan turun melakukan sosialisasi dan tindakan pencegahan. Sulit diprediksinya wilayah endemi DBD ini dikarenakan mobilitas penduduk yang semakin tinggi. Belum tentu pasien yang tinggal di desa A, digigit nyamuk di desa tersebut. Yang paling efektif adalah adanya tindakan pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Namun, hal itu tidak akan berhasil tanpa kesadaran dari masyarakat. Dari data yang dihimpun awal tahun ini, menurutnya ada tren penurunan dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari 2017 dilaporkan ada 20 kasus DBD. Dibandingkan dua tahun sebelumnya cenderung turun, di mana Januari tahun 2015, 68 pasien dan 2016 terdapat 54 pasien. Menurutnya, di beberapa wilayah yang dulu merupakan endemi DBD saat ini sudah mulai sadar menjaga lingkungan. Bahkan di wilayah tersebut kasus DBD berkurang drastis, bahkan nihil. (olo)

TINJAU – Anggota Komisi III DPRD Bali saat meninjau bantaran Sungai Samblong yang terkena erosi.

Erosi Makin Parah

Dewan Desak Pihak Balai Segera Bertindak

Negara (Bali Post) Erosi yang terjadi di Sungai Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana diminta segera ditangani. Apalagi beberapa rumah warga di bantaran sungai itu sudah ambruk dan belasan rumah lainnya terancam mengalami hal serupa. Untuk itu, pihak terkait mesti memperhatikan kondisi ini dan mengambil langkah antisipasi.

Bali Post/kmb

MENGATUR - Beberapa petugas Patroli Keamanan Sekolah (PKS) bersama anggota Polantas Polres Jembrana sedang mengatur lalu lintas di depan SMPN 1 Negara, Selasa (7/2) kemarin.

Atur Lalin di Depan Sekolah, Polantas Libatkan Anggota PKS Negara (Bali Post) Guna meningkatkan keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas, Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Jembrana menggandeng petugas Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dalam mengatur lalu lintas. Anggota PKS ini merupakan siswasiswi dari SMP dan SMA di Jembrana. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana, Selasa (7/2) kemarin, mengatakan pihaknya hampir setiap hari melibatkan petugas PKS dalam mengatur arus lalu lintas, khususnya di depan sekolah ketika siswa pulang sekolah. Seperti di depan SMPN 1 Negara yang merupakan Zona Selamat Sekolah

(Zoss), pihaknya melibatkan 3 orang PKS. Dua orang di antaranya berada di atas drum dan di tengah-tengah. Dikatakan, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk pengendalian arus lalu lintas pada jam masuk dan pulang sekolah. Selain mengatur arus lalin, mereka juga membantu menyeberangkan siswasiswi. Dalam zona tersebut juga sudah dilengkapi dengan sarana prasaran lalu lintas. Dengan adanya pengaturan arus lalin dari anggota PKS ini, diharapkan pengguna jalan maupun siswa-siswi memahami dan mentaati aturan berlalu lintas, khususnya di wilayah hukum Jembrana. (kmb)

Anggota Komisi III DPRD Bali Diah Werdhi Srikandi WS di sela-sela sidak ke Sungai Samblong akhir pekan lalu mengaku miris melihat kondisi permukiman warga terkena dampak erosi. Bahkan ada yang bangunan merajan-nya hanya

tersisa kurang satu meter dari bibir sungai. “Kami sudah sampaikan ini berulang kali ke Balai Wilayah Sungai Bali Penida, namun responsnya lambat. Padahal ini harus menjadi perhatian, apalagi kondisi bangunan warga nyaris am-

Kangin. Bahkan jalan di pinggir sungai nyaris putus akibat digempur arus sungai. Kondisi ini sudah berlangsung hampir dua tahun. Semakin hari, tanah yang tergerus semakin meluas. Bila jalan tersebut putus, maka puluhan warga akan terisolir. Di kedua sungai tersebut, menurutnya, perlu dibangun senderan untuk melindungi permukiman warga dari dampak erosi. (kmb26)

Polisi Gagalkan Penyelundupan Susu Beku dan Ikan Koi Negara (Bali Post) – Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk kembali berhasil mengungkap penyelundupan barang ilegal, Selasa (7/2) kemarin. Kali ini, pengiriman susu beku dan sejumlah ikan koi tanpa dokumen digagalkan polisi. Modus penyelundupan ini sama seperti biasanya yakni dengan menitipkan barang ilegal itu kepada kru bus. Informasi yang berhasil dihimpun kemarin menyebutkan keberhasilan mengungkap aksi penyelundupan ini berkat pemeriksaan ketat di pos II Pelabuhan Gilimanuk (pintu keluar masuk Bali). Petugas setempat memeriksa satu per satu kendaraan yang keluarmasuk Bali. Pukul 05.30 Wita, bus Tiara Mas yang dikemudikan Imam Syafii (44) asal Banyuwangi, tu-

run dari kapal. Sesuai prosedur, bus bernopol AE 7282 A dengan tujuan Mataram itu menjalani pemeriksaan, baik identitas penumpang dan barang yang dibawa di pos II. Petugas pun menemukan adanya kardus yang mencurigakan di bus tersebut. Kecurigaan itu ditindaklanjuti dengan membuka kardus tersebut. Setelah diperiksa, ternyata di dalam bagasi bus terdapat boks sterofoam berisi susu beku dibungkus plastik. Petugas kemudian meminta dokumen pengiriman dari karantina. Akan tetapi, pihak kru bus tidak dapat menunjukannya. Tak hanya susu beku yang ditemukan, tetapi juga dua kardus berisi ikan koi. Pengiriman ikan ini juga tanpa dilengkapi surat dari karantina. Dari pemeriksaan sementara,

Gubuk Pasangan Lansia Nyaris Roboh

Bali Post/kmb

bruk,” kata Diah Srikandi. Ia meminta pihak Balai harus segera menindaklanjuti ini dengan respons yang cepat. Sementara itu, Lurah Sangkaragung Gede Nyoman Suardana, membenarkan kondisi sungai Samblong yang sudah mulai

tergerus erosi. “Di kanan dan kiri sungai, semuanya kena dampak. Panjangnya hingga satu kilometer,” jelas Suardana. Menurutnya banyak tanah warga yang telah hilang akibat erosi ini. Pihaknya juga beberapa kali telah membuat proposal agar bencana erosi itu segera mendapat penanganan. Tercatat, ada puluhan rumah yang telah terkena dampak erosi. Selain di Sungai Samblong, kondisi serupa juga terjadi di Desa Yehembang

Di Pelabuhan Gilimanuk

Tidak Terdaftar KK Miskin

DISANGGA KAYU - Rumah pasangan lansia Made Suangga dan Nyoman Narsih di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, terlihat disangga kayu supaya tidak roboh.

Bali Post/olo

Negara (Bali Post) Kondisi rumah pasangan suami istri (pasutri) Made Suangga (70) dan Nyoman Narsih (60), warga Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, rumah pasutri ini nyaris roboh karena sudah lapuk dan termakan usia. Untuk menghindari ambruknya gubuk tersebut, Suangga terpaksa memberi penyangga kayu di beberapa sudut. Saat ditemui di rumahnya, Selasa (7/2) kemarin Narsih mengakui bahwa gubuknya itu sudah nyaris roboh sejak setahun belakangan. “Gubuk kami memang sudah sangat lama dan sudah lapuk. Kami tidak mampu memperbaikinya,” katanya. Pasangan lansia ini mengasuh dua cucu. Cucunya bersama mereka karena orangtuanya bekerja jadi buruh di Denpasar. Selama ini, ia bekerja sebagai buruh serabutan seperti jahit tamas, mencari kayu bakar dan mengupas kelapa. Sedangkan, suaminya tidak bekerja karena kondisinya sakit-sakitan. “Suami saya tidak berani kerja berat karena kencing batu. Perutnya juga sering sakit,” aku

Narsih. Bekerja sebagai buruh serabutan, dia hanya memperoleh penghasilan Rp 30 ribu. Jika dibandingkan dengan kondisinya mengasuh dua cucu dan merawat suaminya yang sedang sakit, uang penghasilannya itu tentu tidak cukup untuk membiayai kehidupannya seharihari. “Kami mencoba bertahan, semoga saja tidak semakin roboh. Entahlah, jika roboh di mana kami tinggal bersama cucu,” ucapnya. Ia berharap mendapatkan bantuan bedah rumah. “Katanya kami tidak masuk daftar buku merah/ KK miskin dan baru didata. Kami diminta bersabar. Ya, kami tidak bisa bicara banyak dan memang harus bersabar dengan kondisi seperti ini,” terang Narsih. Selain rumah gubuknya nyaris roboh, keluarga ini juga tidak memiliki kamar mandi/jamban. Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan saat dikonfirmasi terkait kondisi warganya yang tinggal di rumah nyaris roboh dan tidak masuk dalam daftar KK miskin mengaku akan melakukan pengecekan. (kmb)

rencananya susu beku itu akan dikirim ke Mataram. Sementara ikan Koi dikirim ke Denpasar. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka, seizin Kapolres Jembrana membenarkan pihaknya menggagalkan pengiriman barang ilegal tersebut. Atas kasus itu, pihaknya mengamankan barang buktinya dan langsung diserahkan ke karantina untuk penanganan lebih lanjut. Penanggung jawab Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk, Nyoman Budiarta, menerangkan adanya susu beku itu bukan komoditas yang dilarang masuk. Tetapi dalam pengiriman antarpulau memang harus dilengkapi dengan dokumen karantina. Pihak kru bus mengaku barang tersebut dititip dari Malang, Jatim. (kmb26)

Bali Post/olo

DIAMANKAN - Sejumlah kardus berisi susu beku dan ikan koi diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk karena tidak dilengkapi dengan surat dari karantina saat akan dikirim ke Mataram dan Denpasar.


BULELENG

12 Tak Miliki Lahan, RTM Sulit Dapat Bedah Rumah Singaraja (Bali Post) Program bedah rumah rutin digelontor pemerintah setiap tahun kepada masyarakat yang tergolong rumah tangga miskin (RTM). Namun, dalam penerapannya, selalu ada calon penerima yang belum mampu menikmati karena mereka tak memiliki lahan. Kepala Dinas Sosial Buleleng, Gede Komang, mengatakan penggelontoran program bedah rumah masih menjadi salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan di bumi Den Bukit, di samping bantuan lain, seperti tunjangan kesehatan dan program keluarga harapan. Progran ini tak hanya datang dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten, tetapi juga dari pihak swasta melalui CSR. “Bantuan ini rutin digelontorkan setiap tahun. Anggaran ada dari pusat sampai kabupaten,” ujarnya di sela-sela memberikan bantuan kepada salah seorang warga di Banjar Delod Margi, Desa Sari Mekar, Selasa (7/2) kemarin. Namun, diakui, penerapan program tersebut belum sepenuhnya mulus. Masyarakat yang tergolong RTM masih ada yang belum menikmati. Persoalannya bukan karena tidak terdata, namun yang bersangkutan tak memiliki lahan. Hal ini selalu ditemukan setiap tahun. “Sampai sekarang masih ada warga yang layak menerima tetapi tak punya tanah. Mereka hanya menempati lahan milik orang lain. Itu persoalan yang paling sulit ditangani,” terangnya. (kmb45)

Mobil Angkut Wisatawan Masuk Jurang

Singaraja (Bali Post) Kecelakaan tunggal mobil Daihatsu Xenia DK 1796 AZ terjadi di Jalur Singaraja-Denpasar, tepatnya di wilayah Dusun Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, terjadi Selasa (7/2) pagi kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan mobil yang dikemudikan Bagus Efirilianto (20) terjadi sekitar pukul 06.00 wita. Mobil tersebut ditumpangi dua orang wisatawan asal India, Prashuk Jain (25) dan Payal Jain. Pasutri ini rencananya berlibur ke kawasan Lovina. Kapolsek Sukasada Kompol I Gde Arya Wibawa seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya menjelaskan, saat sampai di lokasi, mobil itu tiba-tiba mengalami slip. Akibatnya, pengemudi tak mampu menguasai keadaan ditambah jalan yang licin akibat hujan, kendaraan langsung terbanting ke kanan menabrak satu palinggih dan langsung terperosok ke jurang sedalam tujuh meter. Akibat kejadian itu, pengendara mengalami luka robek pada punggung tangan kiri. Sementara Prasuk Jain mengalami lecet pipi kiri, dan pusing. Sementara Payal Jain mengalami sakit pada punggung dan pusing. Ketiganya langsung dilarikan ke RS Parama Sidhi Singaraja guna mendapat perawatan. “Kerusakan kendaraan bagian depan, samping kanan dan kiri. Kerugian sekitar Rp 30 juta. Kejadian ditangani Satlantas Polres Buleleng,” terangnya. (kmb45)

Pascalongsor Sekumpul

Pipa Belum Tersambung, Warga Sudaji Krisis Air Bersih Singaraja (Bali Post) Penyambungan pipa di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Buleleng yang putus diterjang longsor, belum selesai dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dan masyarakat yang terdampak. Selain medan sulit, hal tersebut dipicu belum adanya pipa. Kondisi demikian menyebabkan ratusan kepala keluarga di Dusun Desa, Desa Sudaji krisis air bersih. Klian Banjar Dinas Desa, Nengah Widiyadnya, Selasa (7/2) kemarin, mengungkapkan pascadit erjang longsor, Minggu (29/1) lalu, pipa di Desa Sekumpul yang putus belum selesai diperbaiki. Hal tersebut tak hanya diakibatkan medan yang berat, tetapi juga keterbatasan peralatan. Di beberapa bagian, perbaikan harus menggunakan las. “Pascaput us, perbaikan langsung dilakukan. Tetapi sampai sekarang belum selesai,” terangnya. Atas kondisi itu, 390 KK di wilayahnya masih mengalami krisis air dan itu semakin hari semakin parah. Guna memenuhi kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK), warga

terpaksa memanfaatkan air kali. Sementara untuk minum, beberapa warga ada yang membeli. “Karena seperti itu, BPBD dan PDAM membantu suplai air. Tapi itu masih saja kekurangan,” ungkapnya. Selain di dusunnya, lanjut Widiyadnya krisis air juga melanda warga di Banjar Dinas Rangrang dan Kubukili. “Kalau warga di sana masih bisa nyari air di sumber-sumber air,” katanya. Salah seorang warga, Ketut Saputra, mengatakan, krisis air ini cukup membuatnya kelimpungan dan harus menambah pengeluarannya beberapa hari belakangan ini. “Kalau air minum pasti beli. Itu lumayan menguras pengeluaran,” tuturnya

seraya berharap pipa bisa segera diperbaiki. Kasubid Logistik BPBD Buleleng, Cening Sukadana, mengatakan guna meringankan beban masyarakat, suplai air terus dilakukan. Sehari, jumlahnya mencapai empat tangki. “Ini juga dibantu PDAM,” jelasnya. Khusus untuk Desa Menyali, Bebetin, dan Sawan yang turut terdampak pipa putus itu, sebutnya, pemenuhan kebutuhan air sudah tertangani dengan sumber-sumber yang ada di sekitarnya. “Sudaji cukup darurat. Ini kami utamakan dulu mendapat pelayanan,” terangnya. Terkait dengan perbaikan jaringan, diupayakan bisa tuntas paling lambat dua hari mendatang. (kmb45)

PASS Berswasembada Pangan, Surya Prioritaskan Pertanian

Bali Post/eka

DEBAT - Pasangan cabup dan cawabup Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya dengan Agus Suradnyana - Nyoman Sutjidra dalam Debat Publik Pilkada Buleleng 2017, Selasa (7/2) malam.

Bali Post/kmb45

ANTRE - Sejumlah warga di Desa Sudaji sedang antre mendapatkan air bersih dari BPBD Buleleng, Selasa (7/2) kemarin.

Harga Cabai Sentuh Rp 130 Ribu Per Kilogram

Dari Debat Cabup dan Cawabup Buleleng

PASANGAN calon bupati dan wakil bupati Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan - I Gede Dharma Wijaya (Surya) dan Putu Agus Suradnyana - I Nyoman Sutjidra (PASS), saling melempar pertanyaan dalam Debat Publik di Inna Grand Bali Beach Sanur, Selasa (7/2) kemarin. PASS yang mendapat kesempatan pertama menanyakan tentang kiat Paket Surya untuk membiayai sektorsektor selain pendidikan dan kesehatan. Mengingat, bidang pendidikan dan kesehatan kini sudah gratis khususnya untuk rumah tangga sangat miskin yang menerima Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. ‘’Kami melihat bahwa APBD di Buleleng untuk pendidikan 35%, kami akan tingkatkan menjadi 40%. Anggaran ini kami dapat dari efisiensi anggaran APBD. Kedua, kita akan membuka online pajak, kalau ini bisa dilakukan 20% sampai 30% akan bisa meningkat. Ketiga, skala prioritas pembangunan,’’ jawab Dewa Nyoman Sukrawan, cabup Paket Surya. Sementara Sukrawan sendiri menanyakan tentang kiat-kiat yang sudah dilakukan paket PASS sebagai incumbent untuk petani dan sudah dirasakan langsung oleh para petani tersebut. Cabup paket PASS Putu Agus Suradnyana menyebut ada dua persoalan pertanian yakni pangan dan hortikultura. Pada persoalan pangan, pihaknya mengklaim sudah bisa melakukan peningkatan produktivitas dari 7,6 ton per hektar menjadi 9,4 ton per hektar melalui teknologi menanam jajar padi legowo. Buleleng bahkan sudah berswasembada, bahkan sudah bisa menjual pangan ke daerah lain. Sementara itu, Sukrawan berpendapat ketika bicara pertanian harus fokus pada pembibitan. Bibit tanaman harus bersertifikasi dan harus berani melakukan penelitian. Pemerintah sendiri harus memberikan bantuan kepada UKM agar tidak mandek. ‘’Pertanian ini merupakan hal yang sangat penting dan Buleleng mempunyai 60% kehidupan masyarakatnya dari pertanian. Cuma sayangnya pertanian ini tidak bisa kita kembangkan dengan maksimal karena biasanya pascapanen kita bermasalah,’’ ujarnya. Sukrawan menawarkan solusi agar pascapanen dilakukan dengan membuat industri-industri kecil di masyarakat, sehingga buah atau hasil pertanian bisa dikelola sendiri. Selain itu, akan dibangun pasar buah untuk mendrop seluruh buah dan pemerintah memasarkannya ke daerah lain. Dengan demikian, ada penetapan harga dan tidak membuat panik petani. Di sisi lain, Agus uradnyana mengatakan pertanian menyumbang 22,86% PDRB Buleleng. Namun dihadapkan pada kondisi petani yang lemah secara struktural, petani yang miskin, bergantung pada musim, petani yang memiliki hasil besar tetapi tidak memiliki nilai jual, bargaining position-nya rendah, memiliki lahan terbatas, dan banyak yang sudah tua. Menurut Agus Suradnyana, pertanian perlu ditingkatkan dari hulu, tengah dan hilir. Kemudian level kedua di sektor tersier yakni jasa pariwisata yang menempati 17,82% PDRB. Pariwisata yang cocok dikembangkan di Buleleng adalah community based tourism, atau menjadikan pedesaan sebagai pusat-pusat pariwisata. Namun, pariwisata jangan sampai menggeser pertanian. (kmb32)

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Bali Post/kmb45

CABAI – Harga cabai rawit mengalami kenaikan akibat pasokan dari petani seret. Dalam foto tampak pedagang cabai di Pasar Anyar Buleleng.

Singaraja (Bali Post) – Pasokan yang seret mengakibatkan harga cabai rawit di Buleleng terus meroket sejak dua pekan terakhir. Pada Selasa (7/2) kemarin, harga cabai rawit telah menyentuh Rp 130 ribu per kilogram. Salah seorang pedagang di Pasar Anyar, Buleleng, Ketut Sulastri, kemarin mengungkapkan, kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap. Sebelum Hari Raya Pagerwesi harganya Rp 100 ribu per kilogram. Pascahari raya itu menjadi Rp 130 ribu per kilogram. “Harganya semakin naik. Itu terjadi sejak dua minggu,” ujarnya. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai besar. Awalnya berkisar Rp 15 ribu menjadi 45 ribu per kilogram. Bawang merah yang sebelumnya Rp 28 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram. Sementara harga wortel yang sebelumnya Rp 8 ribu menjadi 15 ribu per kilogram dan kol dari Rp 5 ribu menjadi Rp 8 ribu per kilogram. “Sayuran juga naik. Itu dari sepekan lalu,” katanya. Kondisi demikian, kata perempuan paruh

baya ini, akibat pasokan yang seret dari petani. “Sekarang itu hanya datang dari daerah Jawa. Kenaikan harga juga mengakibatkan pembeli sepi,” imbuhnya. Sementara itu, salah satu konsumen, Desak Suardini, mengatakan kenaikan sejumlah komoditas itu menyebabkan kelimpungan lantaran pengeluarannya semakin membengkak. “Karena harga mahal, penggunaan cabai terpaksa dikurangi. Ini benar-benar membebani,” keluhnya. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Buleleng, Ketut Suparto, mengakui harga cabai di pasaran mengalami lonjakan sejak beberapa hari lalu. Sesuai pantauannya, harga terakhir kisaran Rp 120 ribu per kilogram. Kenaikan itu disebabkan adanya penurunan produksi dari petani sebagai imbas cuaca buruk. Kondisi tersebut diprediksi hanya terjadi sampai akhir bulan ini. “Pasokan cabai selama ini berasal dari berbagai daerah, seperti Bangli, Klungkung, bahkan dari Jawa. Nah, itu sekarang produksinya turun” jelasnya. (kmb45)


Rabu Wage, 8 Februari 2017

KARANGASEM Alih Fungsi Lahan Mengancam

Kerap Buat Onar

Turis Finlandia Digiring ke Imigrasi Singaraja Amlapura (Bali Post) Aparat Polsek Abang, Karangasem, terpaksa melakukan tindakan represif terhadap seorang turis asal Finlandia karena aktivitasnya meresahkan pengelola dan wisatawan di wilayah Amed. Tiia Johanna Kivinen (30) yang diduga mengalami depresi, digiring ke Kantor Imigrasi Singaraja untuk proses deportasi. Wanita yang tak mampu menunjukkan paspor dan visa asli itu sering membuat onar. Agar tidak mengganggu, turis wanita itu diamankan kemudian digiring ke Singarja, Senin (6/2) lalu. Tindakan represif aparat tersebut merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pada akhir Januari lalu, Tiia Johanna juga sudah sempat digelandang ke Mapolsek Abang. Dia diamankan atas laporan warga dan pengelola akomodasi wisata di wilayah Amed. Wanita yang dalam paspornya disebutkan berprofesi sebagai perawat itu dituding kerap berbuat onar. ‘’Tindak tanduknya tidak terkontrol. Pindah dari hotel satu ke hotel lain, tanpa membayar,’’ ungkap Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso, Selasa (7/2) kemarin. Aksi nyeleneh turis wanita itu tak hanya mengganggu kenyamanan di objek-objek wisata di wilayah Abang. Kapolsek Sugita Yasa mengatakan Johanna Kivinen juga ugal-ugalan di jalan raya hingga dikhawatirkan dapat mencelakai orang lain. Terakhir, dia mengalami kecelakaan sepeda motor tunggal, hingga mengakibatkan paha kanan, betis, dan tangan kananya luka-luka. Parahnya, dia tak mau ambil pusing terhadap kerusakan motor yang disewa dari sebuah jasa rent car di wilayah Bunutan, Abang. Saat diamankan untuk pertama kalinya, Polsek Abang sempat mencoba membawa turis asing itu ke RSJ Bangli. Namun, rencana itu gagal karena dia bersikeras tidak mau. Demi keselamatn yang bersangkutan, polisi juga sudah sempat berkoordinasi dengan Konsulat Finlandia di Denpasar dan Kedubesnya di Jakarta, namun sampai saat ini tidak ada tanggapan. Keputusan melakukan deportasi, selain karena peringainya yang nyeleneh itu, juga karena masa tinggalnya di Bali berakhir kemarin. ‘’Serah terima dengan pihak Imigrasi berlangsung di Polsek, pukul 15.00. Kabid Lalin dan Tuskin Imigrasi Kelas II Singaraja yang langsung menjemput,’’ terang Kapolsek. (kmb)

Pelayan Rumah Makan Lapor Dibegal Amlapura (Bali Post) – Aski begal tak hanya terjadi di kota-kota besar. Di daerah pinggiran seperti Karangasem juga tidak luput dari kejahatan tersebut. Terakhir, aksi begal itu dialami Ni Ketut Sisi Ayuni (18). Bedanya sang begal tidak merampas sepeda motor gadis asal Banjar Pejongan, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem itu. ‘’Pelaku hanya menjarah tas selempang korban yang berisi dua buah HP, uang Rp 70 ribu, dan STNK sepeda motor,’’ ungkap Kapolsek Karangasem Kompol Gede Wali, Selasa (7/2) kemarin. Aksi begal terjadi di jalur sepi di tikungan jalan umum Seraya tepatnya di Bajar Gerobog, Desa Seraya Barat, Minggu (5/2) lalu, sekitar pukul 22.30 wita. Saat itu, korban sedang dalam perjalanan pulang usai bekerja sebagai pelayan di sebuah rumah makan di bilangan Jalan A. Yani, Amlapura. Pelaku beraksi dengan cara menabrak sepeda motor korban dari belakang hingga korban terjatuh. Setelah itu, pelaku yang mengendarai sepeda motor bebek itu merampas tas selempang korban lalu dengan cepat kabur. Korban mengaku sudah dibuntuti sejak memasuki wilayah Seraya Barat. Khawatir pelaku berbuat jahat, gadis manis itu pun berusaha tambah kencang memacu sepeda motor Honda Scoopy putih DK 5076 SS miliknya. Benar saja, setiba di lokasi kejadian bencana datang. ‘’Setelah saya jatuh, dia coba memeluk saya. Saya disuruh diam, tetapi saya saat itu teriak sangat keras,’’ kenangnya. Di tengah gelap malam itu dengan cepat pelaku berhasil kabur ke arah permukiman penduduk. Saat mencoba kabur itulah, pelaku berhasil mejambret tas selempangnya. Selain itu, saat korban berusaha melawan, pelaku sempat melepaskan dua kali pukulan ke kepala korban. Untungnya saat itu korban masih mengenakan helm, sehingga pukulan pelaku tak menimbulkan luka. Korban hanya mengalami luka akibat jatuh dari motor, lecet di lutut kanan, punggung kaki kanan, dan telapak tangan kiri. Korban mengaku tak sempat mengenali wajah pelaku karena pelaku mengenakan topi. Dia hanya ingat pelaku mengendarai sepeda motor bebek Honda Grand atau Supra. Perawakannya sedang dengan tinggi sekitar 160 cm dan umur 35 tahunan. Pelaku memakai celana panjang. Polisi belum bisa memastikan benar tidaknya telah terjadi aksi begal itu. Saat ini, pihak Polsek Karangasem masih mendalami kasus tersebut. ‘’Masih dalam penyelidikan. Kita masih perlu meminta keterangan saksi-saksi,’’ jelas Kapolsek. (kmb)

13

Kodim Kumpulkan PPL dan Klian Subak Amlapura (Bali Post) -

Alih fungsi lahan dan perubahan saluran irigasi menjadi saluran sekunder menjadi topik bahasan dalam rapat koordinasi program pertanian di Makodim 1623/Karangasem, Selasa (7/2) kemarin. Selain unsur Dinas Pertanian, rapat dalam rangka menyukseskan program swasembada pangan nasional itu juga melibatkan personel Babinsa, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), dan klian subak se-Kabupaten Karangasem. Dalam rapat terungkap lahan pertanian di Bumi Tanah Aron ini terus mengalami penyusutan. Tidak saja lahan banyak tergerus, juga terjadi alih fungsi lahan masif, yang disebabkan pertambahan penduduk. Alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan permukinan juga kemudian berdampak terhadap saluran-saluran irigasi yang ada. Asisten III Setda Karangasem I Wayan Supandi yang memimpin rombongan Dinas Pertanian mengatakan, alih fungsi lahan itu tak hanya mengakibatkan penyusutan lahan pertanian kering – tegalan, tetapi termasuk lahan pertanian basah. Telah banyak saluran irigasi berubah menjadi saluran pembuangan limbah rumah tangga yang diyakini berpengaruh terhadap produktivitas pertanian di sekelilingnya. ‘’Alih fungsi lahan juga berdampak pada alih fungsi saluran irigasi,

menjadi saluran sekunder,’’ katanya. Pihaknya mengajak para klian subak ikut mencermati fenomena tersebut, sehingga lahan pertanian basah yang sudah sedikit tidak semakin berkurang. Jika menemukan kendala dalam pengembangan sektor pertanian, disarankan segera berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk personel Babinsa di wilayahnya. F enomena alih f ungsi lahan, ini diakui KUPT Dinas Pertanian Kecamatan Karangasem, I Nyoman Sudiarsa. Menurut dia, alih fungsi lahan di wilayah kerjanya terjadi sepanjang tahun. ‘’Data terakhir tahun 2016 luas lahan pertanian di Kecamatan Karangasem 1.400 hektar,’’ katanya. Dandim Karangasem, Letkol Inf. Fierman Sjafiral Agustus menekankan hal yang sama. Pihaknya menegaskan jajaran Kodim

Bali Post/kmb

RAPAT KOORDINASI PERTANIAN - Rapat koordinasi pertanian di Makodim 1623/ Karangasem, Selasa (7/2) kemarin. Karangasem siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Selain padi, Karangasem dinilai punya potensi besar untuk

mengembangkan produk pangan pengganti beras, seperti jagung dan umbiumbian. ‘’Sekarang impor jagung sudah menurun 60 persen. Kita di Karangasem bisa memberi sumbangsih

Antisipasi Teroris

Sat Polair Patroli di Pintu Masuk Bali Timur Amlapura (Bali Post) Jajaran kepolisian Sat Polair Polres Karangasem mempertebal pengamanan di pintu masuk Bali Timur. Upaya ini sebagai tindak lanjut informasi yang diterima dari kepolisian di Lombok, terkait tertangkapnya terduga teroris di Lombok. Sat Polair terus melakukan patroli di pintu masuk Bali Timur di sekitar perairan Padangbai dan daerah jalur-jalur “pelabuhan tikus” di Karangasem, Selasa (7/2) kemarin. Hasilnya, beberapa kapal diperiksa, tetapi tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama mengatakan patroli Sat Polair ini menyertakan belasan personel patroli secara bergiliran sejak pagi. Proses pengamanan di kawasan laut ini, mesti diperketat. Upaya ini sebagai antisipasi tindakan terorisme yang bisa masuk ke Bali melalui Pelabuhan Padangbai maupun garis pantai di Karangasem. Sebab, cukup banyak

garis pantai di Karangasem bisa dimanfaatkan untuk “pelabuhan tikus”. “Beberapa hari lalu, ada informasi penangkapan teroris di Lombok. Karangasem sebagai wilayah terdekat harus melakukan antisipasi di wilayah laut, agar tidak kecolongan terduga teroris lainnya masuk Bali,” katanya. Dalam patroli laut itu, ada beberapa kapal yang diperiksa langsung petugas. Salah satunya, Kapal Rajawali yang dinakhodai Budhi asal Semarang, Jawa Tengah. Tetapi, hasil pemeriksaan kapal tersebut, tidak ada hal yang mencurigakan. Baik dari barang bawaannya, ABK -- Anak Buah Kapal-- maupun administrasi kelaikan kapal tersebut. “Sejauh ini, situasi di perairan Karangasem masih aman. Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan untuk memberikan rasa aman,” tegasnya. Selain antisipasi gerakan radikal terorisme, juga sekaligus meningkatkan aktivitas

patroli di tengah laut. Upaya ini untuk antisipasi gerakan massa terkait rencana aksi ormas Islam 11 Februari nanti. Pihaknya mengagendakan beberapa hari digelar patroli. Dikatakan, situasi pintu masuk Bali Timur, dari aktivitas seperti itu belum terlalu terlihat menonjol. Aktivitas di perairan Karangasem ini mayoritas dipergunakan untuk kegiatan penyeberangan Padangbai-Lembar, PadangbaiGili Trawangan dan Padangbai-Nusa Penida. “Selain itu, kami juga memantau situasi di tengah laut, apakah aman untuk nelayan mencari ikan. Kalau memang aman, kami bisa informasikan langsung pada nelayan,” tegasnya. Wartama menegaskan, sebagaimana petunjuk Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, maka patroli ini akan terus dilakukan secara rutin. Tujuannya menjaga dan memastikan situasi dan kondisi keamanan di tengah laut wilayah Karangasem aman. (kmb31)

Pansus Perekrutan

Pansus perekrutan tenaga kontrak guru kelas akhirnya memanggil jajaran terkait Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, Senin (6/2) lalu. Pansus ini mempertanyakan banyak hal, mulai dari informasi miring di tengah masyarakat hingga teknis pelaksanaan tes wawancara nanti. Anggota dewan di dalam pansus itu meminta tim yang dibentuk Disdikpora untuk mengadakan seleksi tes wawancara, yang objektif dalam melaksanakan tugasnya. Bagaimanakah mekanisme tes wawancana itu yang dilakukan tim perekrutan agar dapat mengawal kriteria tes berlangsung objektif? Legislator yang lain, Gede Dauh Suprapta, menambahkan, tim wawancara ini harus mempersiapkan diri, agar peserta tes bisa nyaman saat menunggu atau sedang dalam pelaksanaan. Jangan sampai peserta tes kemudian gugur karena masalah teknis. Misalnya saat dipanggil tidak datang meski sudah hadir atau persoalan lainnya. Bahkan, dia menegaskan bagi yang dinyatakan lulus nanti, agar ditempatkan bertugas sesuai wilayah asalnya. Jika tidak, nanti malah akan timbul masalah baru. Sebab, dari proses tes yang panjang ini yang diharapkan adalah output-nya bagi kemajuan pendidikan Karangasem. Anggota pansus lainnya, Seperti Nyoman Supartha, menegaskan dalam hal penempatan nanti, agar Disdikpora benar-benar memerhatikan aspek sertifikasi guru

Bali Post/gik

PANGGIL PEJABAT DISDIKPORA – Tim Pansus Rekrutmen Tenaga Kontrak Guru Kelas saat memanggil pejabat Disdikpora. lainnya. Jangan sampai penempatan guru baru tanpa kajian jelas. Justru hal itu bisa mengganggu sertifikasi guru yang lainnya, karena rebutan jam mengajar. Setelah hasilnya diumumkan, maka peserta tes yang lulus harus segera melakukan penempatan. Agar tidak lama-lama menunda proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Wayan Sutrisna mengatakan pihaknya bersama tim wawancara sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk pelaksanaan tes wawancara ini.

Nanti tim wawancara ini ada enam orang. Kabid Bina SMP Ketut Sudana, menambahkan kalau tim ini dijamin objektif. Sebab, dari enam orang itu, dibagi ke dalam tiga kelompok, sehingga satu kelompok akan ada dua orang yang bertugas melakukan wawancara. “Dengan adanya dua orang petugas wawancara di dalam satu kelompok, ini akan membuat keduanya bisa saling mengawasi. Sehingga, tidak ada anggapan kalau seorang pelamar tak lulus karena si A atau si B,” katanya. (gik)

Bali Post/kmb31

PERIKSA KAPAL - Kasat Polair Polres Karangasem saat memimpin personelnya melakukan pemeriksaan terhadap salah satu kapal saat patroli laut, Selasa kemarin.

Minta Tes Wawancara Guru Kontrak Objektif

ANGGOTA pansus, Wayan Sunarta, mengingatkan hal itu kepada Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Karangasem, I Wayan Sutrisna di ruang rapat DPRD Karangasem. Tim wawancara yang dibentuk panitia perekrutan ini pinta Sunarta, tidak boleh tebang pilih. Artinya, tim wawancara ini harus memiliki standar pelaksanaan jelas. Hal itu penting untuk mencegah adanya perlakuan subjektif dari petugas wawancara kepada peserta tes. Sunarta me n e g ask a n , u n t u k m e mastikan proses tes ini berlangsung sesuai harapan masyarakat, maka pansus ini akan terus melakukan pengawasan secara mendalam. “Tes wawancara ini harus berlangsung transparan, untuk meredam polemik yang terjadi pada awal pelaksanaan proses seleksi,” kata politisi PDI-P ini.

dalam upaya swasembadanya. Mari sama-sama sukseskan program menjadikan negeri ini lumbung pangan dunia di tahun 2045,’’ serunya di hadapan sekitar 150 peserta rapat. (kmb)


TABANAN

14 Diajukan Rp 7 Miliar

Dinas Perizinan Perlu Gedung Permanen Tabanan (Bali Post) Sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sangat vital, Dinas Perizinan sebagai salah satu layanan publik di Tabanan sampai saat ini masih terkendala ketersediaan gedung layanan permanen. Terbukti hingga tahun 2017 ini, setidaknya dinas perizinan telah berpindah lokasi sebanyak tiga kali. Awalnya berlokasi di lingkungan Pemkab Tabanan yang saat ini dimanfaatkan sebagai gedung ULP, kemudian pindah ke gedung Museum Subak Sanggulan dan akhirnya tahun 2014 lagi lagi pindah, mengontrak gedung yang awalnya dimanfaatkan sebagai dealer mobil di Jalan Gatot Subroto. Dan hingga saat ini sudah dua kali perpanjangan sewa kontrak. “Ya bagaimana lagi, karena jika pindah tentu akan mengganggu proses layanan ke masyarakat. Karena bongkar pasang kabel sistem layanan kami perlu proses cukup lama,” jelas Kepala Dinas Perizinan Tabanan Gusti Nyoman Arya Wardana, Selasa (7/2) kemarin. Ditengah keterbatasan gedung yang dimiliki, diakui mantan Kasubag Hukum Setda Tabanan ini sudah mendesain penampilan layanan untuk meminimalisir interaksi pemohon dengan petugas. “Kalau berkaca dari Kota Denpasar yang punya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), saya sudah punya gambaran tersendiri. Ada front office dan layanan terpadu diruang terpisah untuk menghindari interaksi. Sementara saat ini kami sudah coba memanfaatkan gedung seadanya,” ucapnya. Meski sudah terpadu, dikatakan masih ada beberapa izin yang masih di OPD lain. Karena dari 88 izin termasuk non perizinan yang sudah diserahkan, realisasi yang dikelola saat ini Dinas Perizinan hanya 12 izin dan dua non perizinan. Terkait keinginan memiliki gedung permanen, sebenarnya di tahun 2014 silam pihaknya sudah mengajukan DED dengan anggaran yang diusulkan saat itu sebesar Rp 7 miliar. Rencananya gedung layanan perizinan itu akan dibangun lantai tiga di lapangan tenis dekat Dinas Pariwisata. Bahkan terkait usulan ini juga sudah sempat dibahas di eksekutif dan legislatif. Tidak hanya itu saja, tempat penyimpanan arsip juga masih sangat minim. Dimana selama ini arsip dibawah tahun 2015 disimpan di rumah dinas Wanasara, Tabanan. Sedangkan arsip tahun 2015 - 2016 diletakkan di kantor. “Ini untuk memudahkan jika ada pemeriksaan dari BPK,” ucapnya. (kmb28)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110

Kedaluwarsa

Ratusan Izin Praktik Dokter dan Bidan Tabanan (Bali Post) Setidaknya ratusan izin praktik dokter dan bidan, serta fasilitas kesehatan di Tabanan banyak sudah mati (belum diperpanjang-red). Kondisi sudah kedaluwarsa ini membuat Tim Yustisi Pemkab Tabanan sepanjang tahun 2017 ini berencana melakukan operasi penertiban. Salah satunya menyasar pelanggaran terhadap perda no. 9 tahun 2014 yang mengatur izin tentang tenaga teknis kesehatan. Bidang teknis menyangkut fasilitas kesehatan maupun tenaga kesehatan. Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, data yang disodorkan dinas kesehatan dalam rapat Tim Yustisi awal tahun, sekaligus dirangkai evaluasi kinerja tahun 2016, Senin (6/2) tersebut akan segera ditindaklanjuti. “Karena ini menyangkut jiwa jangan sampai menimbulkan mall praktik,” ucap Sarba. Bahkan dikatakannya sejumlah klinik kesehatan juga izinnya banyak yang sudah kedaluwarsa. “Harapan kita dengan adanya data seperti ini saya minta sebelum Tim Yustisi turun, pengusaha klinik, dokter ataupun bidan yang masa izin prakteiknya sudah mati, izinnya harus segera diurus atau diperpanjang,” sarannya. Mantan Kasubag Humas Pemkab Tabanan ini juga menerangkan dari data yang diserahkan Dinas Kesehatan, diantaranya dokter gigi sebanyak 83, spesialis 30, fisioterapi sebelas, perawat gigi sembilan, dokter umum 144 dan bidan 60. Terkait kondisi tersebut, Ketua IDI Tabanan dr. Nyoman Wisma Brata mengatakan pihaknya berharap agar para tenaga kesehatan yang memang izin praktiknya kedaluwarsa agar segera memperbarui izinnya. Baik itu izin praktik pribadi, izin praktik tempat kerja dan izin praktik di rumah sakit swasta. “Ini merupakan asas legalitas untuk kelengkapan pelayanan,” jelasnya. Dijelaskannya, selama ini IDI memang bertugas memberikan rekomendasi untuk bahan perlengkapan. Itu sebagai syarat di dinas kesehatan selaku instansi yang mengeluarkan izin praktik. “Saat ini IDI sudah memiliki sekretariat yang nantinya ke depan memiliki data keanggotaan yang lengkap, termasuk kapan izin praktik mati dan sebagainya,” jelasnya. (kmb28)

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Akibat Endapan Tanah Urugan

Ketinggian Irigasi Subak Seronggo Berkurang

Tabanan (Bali Post) -

Petani di subak Seronggo, Desa Pangkung Karung Kerambitan mengeluhkan ketinggian saluran irigasinya. Berkurangnya ketiggian irigasinya itu disebabkan endapan tanah urugan dari proyek pembangunan di dekat sumber air. Akibatnya, petani di subak tersebut dipaksa setiap hari turun ke saluran irigasi pada musim hujan agar air bisa mengalir lancar hingga ke hilir, sehingga air tidak terbuang percuma akibat meluap. Pekaseh Subak Seronggo Wayan Sumada (67), Selasa (7/2) kemarin memaparkan akibat urugan tanah yang hanyut saat musim hujan, ketinggian saluran irigasi dari 175 centimeter menjadi berkurang. Akibatnya, air yang biasanya mengalir di bawah pembatas meluap dan terbuang percuma. Petani kemudian bekerja secara gotong royong mengeruk tanah endapan tersebut. Namun kejadian yang sama terus menerus muncul, sehingga petani setiap hari melakukan pekerjaan yang sama. “Pada November lalu selama sebulan penuh kita terus mengeruk tanah urugan agar air bisa deras mengalir ke hilir,” ujarnya. Endapan tanah urugan itu selalu terjadi pada musim hujan. Akibatnya petani bekerja ekstra. Selain sibuk menyiapkan lahan untuk menanam, juga sibuk melancarkan saluran irigasi yang tentu tidak mudah dilakukan. Tanah urugan itu, kata Sumada berasal dari proyek pembangunan

pengembang yang berlokasi dekat sumber air irigasi. Karena urugan tanah itu masih gembur dan tidak padat, akhirnya hanyut terbawa air saat musim hujan. Setahu Sumada, proyek pengembang untuk pembangunan rumah dan juga usaha mebel. Pihak subak sudah berulang kali melaporkan masalah ini, baik kepada pemerintah maupun pengembang. Setelah pihaknya mengeluh, kata Sumada memang ada bantuan dari pihak pengembang memindahkan endapan tanah itu. Namun bantuan itu tidak secara kontinyu. Akhirnya tetap saja petani yang lebih banyak mengerjakan. “Setiap mengeluh baru turun membantu. Padahal tanah endapan itu datangnya tiap hari,” ujarnya. Dalam masalah ini Sumada berharap baik pengembang maupun pihaknya sebagai petani agar tidak saling merugikan dan menjaga lingkungan. Setiap permasalahan dipecahkan dan diatasi bersama-sama. Terlebih

Bali Post/kmb24

ENDAPAN - Endapan: Saluran irigasi subak Seronggo, Pangkung Karung, Tabanan, ketinggiannya berkurang akibat endapan dari tanah urug. endapan yang terjadi hampir sepanjang dua kilometer di saluran irigasi ini. Jadi cukup berat bagi petani jika dikerjakan sendirian. Saat dipantau ke lapangan, tumpukan endapan tanah yang berhasil dipindahkan hampir mencapai setengah meter. Bahkan untuk mencegah tanah kembali turun petani menyangganya dengan karung. Total 300 sack karung terpasang di beberapa titik saluran irigasi.

Subak Seronggo luasnya 110 hektare. Dengan jumlah anggota 320 orang. Subak ini termasuk kaya dengan air. Karena stok air memadai, subak ini bisa menanam padi sebanyak tiga kali setahun. Pemerintah sendiri menurut Sumada memberi dana perbaikan irigasi sebesar Rp 50 juta. Dana itu untuk pembentonan saluran irigasi tahun 2016. Jika kondisi endapan tanah ini terus menerus terjadi, maka

dikawatirkan mempengaruhi aliran air ke sawah, terutama saat musim kemarau. Camat Kerambitan I Gede Sukanada mengakui telah mengecek laporan mengenai permasalahan ini. Dan pihaknya telah berkoordinasi dengan perbekel setempat. “Saat ini belum ada laporan masuk mengenai hal ini. Tetapi setelah Musrenbang akan kita coba duduk bersama mencari solusi,’’ harapnya. (kmb24)

Sidak Komisi IV ke RS Nyitdah

Dewan Desak Segera Lengkapi Fasilitas

Tabanan (Bali Post)Setelah memiliki manajemen dan izin sendiri, Rumah Sakit Nyitdah, Kediri dalam pelayanan rupanya belum bisa berjalan optimal. Itu terjadi karena minimnya alat-alat medis dan tenaga kesehatan. Meski bangunan sudah berdiri cukup megah di areal lahan seluas tujuh hektare itu, rumah sakit yang sebelumnya merupakan UPT Dinas Kesehatan ini rupanya belum mampu memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. Atas kondisi itu, jajaran Komisi IV DPRD Tabanan yang turun langsung dengan dipimpin langsung Ketuanya I Made Dirga, Selasa (7/2) meminta segera menambah fasilitas agar bisa melakukan pelayanan optimal meringankan lonjakan jumlah pasien di BRSUD Tabanan. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Dirut RS Nyitdah dr. Nyoman Wisma Brata, di depan jajaran legislatif Tabanan memaparkan, meski sudah berdiri dengan manajemen sendiri per tanggal 1 Januari 2017, diakuinya sarana prasarana dan SDM me-

mang belum lengkap. Sejauh ini pihaknya juga terus melakukan penataan. Begitu pula bangunan yang rencananya akan dibangun delapan gedung, itu belum lengkap berdiri. “Saat ini baru ada dua gedung, yakni gedung UGD dan gedung lantai tiga yang disebelah utara,” jelasnya. Dirut yang juga menjabat Ketua IDI Tabanan itu juga mengatakan memang benar tuntutan masyarakat akan layanan kesehatan cukup tinggi. Pihaknya akan segera melengkapi sarana prasarana, seperti alat medis di tahun anggaran induk 2017 ini. Ini penting agar pelayanan bisa berjalan. “Fasilitas laboratorium masih belum kita miliki. Tetapi sudah ada informasi dari bagian keuangan dinas kesehatan, jika di triwulan satu ini sudah bisa start untuk belanja peralatan,” ucapnya. Disampaikannya anggaran yang digelontorkan untuk melengkapi layanan di RS Nyitdah senilai Rp 10 miliar. Dana itu bersumber dari anggaran induk 2017. Dari

total tersebut tentu saja tidak hanya diarahkan untuk melengkapi alat-alat medis, melainkan juga untuk pemeliharaan gedung, ambulans dan kendaraan operasional. Sedangkan sisanya akan di back-up anggaran perubahan. Hal ini sudah dikoordinaskan dengan Bappeda. “Kami juga masih memerlukan fasilitas alatalat laboratorium, rontgen, bed dan mesin anastesi, agar kamar operasi yang tersedia bisa segera beroperasi,” imbuhnya. Terkait paparan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Made Dirga mengatakan, sebagai dewan ia hanya berharap agar layanan rumah sakit ini menjalankan fungsinya dengan baik. Karena itu segera menambah fasilitas, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Ia mendesak pihak rumah sakit maupun pihak terkait lainnya agar bangunan yang megah ini bisa berfungsi maksimal. “Kita ketahui saat ini Rumah Sakit Tabanan sangat kewalahan akibat membeludaknya

Bali Post/kmb28

TINJAU RS NYITDAH - Jajaran komisi IV melakukan penijauan ke lapangan, sejauh mana operasional rumah sakit Nyitdah, Kediri. pasien. Bahkan sampai kekurangan bed. Kenyataan ini tentu sangat tidak baik ke depan. Saya harap gedung ini bisa segera bermanfaat dengan cepat,” ucapnya. Politisi asal Kerambitan ini pun mendesak agar alat-alat medis bisa segera dilengkapi, apalagi

sudah ada anggarannya. “Jangan ditunda, bagaimana rumah sakit bekerja kalau tidak ada faslitas. Selama ini fasilitas yang ada masih milik rumah sakit Tabanan. Kami harapkan target 2020 sudah bisa benar–benar beroperasi maksimal,” pungkasnya. (kmb28)

Warung Global

Cegah Abrasi, Penanam Bakau Perlu Digiatkan

PENANAMAN bakau perlu digiatkan kembali. Berbagai elemen masyarakat penting bersatu padu melakukan aksi penghijauan menanam bakau di pesisir agar pengikisan di Pantai Selatan atau abrasi tidak terjadi terlalu parah akibat deburan ombak tak terkendali. Selain abrasi yang mengancam juga penanganan sampah plastik harus lebih baik. Manusia harus bisa menyeimbangkan hidupnya dengan cara harmonis menjaga alamnya. Saat ada kerakusan dan eksploitasi alam sudah tak terkendali. Kenyataan itu sudah pasti berimplikasi buruk bagi lingkungan. Saatnya menjaga alam yang indah ini agar tetap asri dan indah. Demikian mengemuka pada acara Warung Global yang membedah topik “ Abrasi Ancam Pesisir Pantai Selatan,’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Selasa (7/2) kemarin.

Sebagai warga Bali, Gusti di Tabanan menyampaikan pentingnya ditingkatkan kesadaran mencintai lingkungan. Tata ruang Bali perlu dicek lagi karena peta bisa berubah. Dikatakan, penanaman pohon bakau sebagai penahan ombak perlu digalakkan. Ini mendesak agar tidak terjadi pengikisan atau abrasi terlalu parah. Sementara Nyoman Bukit dan Jimmy di Denpasar mengatakan abrasi di pantai selatan sangat parah. Selain itu, sampah kiriman relatif menganggu keindahan alam pantai itu. Ia berharap penanganan sampah dan abrasi pantai ini dilakukan dengan cara mengerahkan seluruh elemen warga yang ada. Datu mempersoalkan mental masyarakat. Dikatakan banyak warga masih be-

lum sadar menjaga kebersihan dengan baik. Sehingga sampah-sampah tetap saja masih berserakan. Nyoman Mastra di Gianyar menambahkan, abrasi mencerminkan manusia tidak lagi menjaga alamnya dengan baik. Dikatakan telah terjadi disharmonisasi antara manusia dengan alam. Untuk itu manusia jangan rakus dan mengeksploitasi alam. Saatnya menjaga alam dengan asri dan indah. Menurutnya banyak negaranegara lain telah mampu mengatasi abrasi. Mestinya harus banyak belajar dari sana. Saran Arya di Denpasar, seperti pesisir pantai Sanur atau Padanggalak saat ini yang dipasangi semacam tembok penahan ombak, sehingga abrasi bisa dikurangi. Werdha di Gianyar juga mengusulkan seperti

itu. Bukan hanya dikawasa pesisir pantai Selatan, seluruh pantai di Bali berpotensi abrasi. Ia juga sepakat apa yang disampaikan sebelumnya, manusia memang sepatutnya menjaga alamnya dengan baik. Sugik di Mambal mengajak agar semua introspeksi diri dari kejadian alam ini. Ugi di Tabanan menyampaikan agar pesisir pantai selalu dijaga dengan baik. Atas fenomena alam ini, Suluh di Tabanan mengajak masyarakat segera sadar. Ia mengingatkan pentingnya menjaga alam ini. Terjadinya abrasi di sejumlah pantai kata Beratayasa di Sangeh pastinya ada beberapa faktor berpengaruh. Faktor alam dan juga manusianya. Sebaiknya serahkan saja ke ahlinya, bagaimana cara elegan menanganinya. (sikha)


OLAHRAGA

16

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Maret, Daud Yordan Hadapi Petinju Filipina Jakarta (Bali Post) -

Petinju andalan Indonesia Daud Yordan dijadwalkan kembali naik ring untuk menghadapi petinju asal Filipina di Singapura pada 25 Maret. ‘’Ini pertandingan antara. Rencananya lawan memang dari Filipina. Untuk namanya belum bisa kami umumkan saat ini,’’ kata sang promotor pertandingan Raja Sapta Oktohari itu di Jakarta, Selasa (7/2) kemarin.

Petinju Indonesia Daud Yordan.

Bali Post/ant

Menurut pria yang akrab dipanggi Okto, pada pertandingan antara ini Daud Yordan tidak akan bertanding dalam 12 ronde seperti yang selama ini dilakukan, namun hanya delapan ronde saja. Hal tersebut terjadi karena petinju yang akrab dipanggil Cino itu lama tidak bertanding. Cino yang juga juara tinju kelas ringan (61,2 kg) WBO Asia Pacifik ini terakhir naik ring saat menghadapi petinju

asal Argentina, Cristian Rafael Coria di Uruguay, 4 Juni 2016 yang lalu dalam perebutan gelar WBA Internasional kelas ringan. ‘’Proses saat ini sedang berjalan termasuk komunikasi dengan pihak televisi yang bakal menyiapkan secara langsung pertandingannya nanti,’’ kata promotor dari Mahkota Promotion itu. Dengan mampu merebut gelar WBA internasional,

Sekolah Wajib Gulirkan Ekstrakurikuler Sepak Bola Singaraja (Bali Post) Sekolah dari jenjang SD hingga SMA/SMK wajib melaksanakan ekstrakurikuler olehraga sepak bola. Hal ini menyusul kebijakan Presiden Joko Widodo yang menggalakkan dengan masif olahraga sepak bola di Tanah Air. Menyusul kebijakan ini, sekolah sekarang harus mampu menyediakan lapangan sepak bola yang memadai, sehingga mendukung kegiatan ekstrakurikuler. Demikian diungkapkan Ketua Pengkab PSSI Buleleng yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. di sela-sela Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) Pengkab PSSI Kabupaten Buleleng, Selasa (7/2) kemarin. Muskablub ini selain memilih pengurus baru, juga menetapkan status kepengurusan dari sebutan Pengkab PSSI menjadi Asosiasi PSSI Kabupaten Buleleng sesuai kebijakan Statuta FIFA. Lebih jauh Suyasa mengatakan, kebijakan pemerintah pusat dalam mengharuskan sekolah menggulirkan ekstrakurikuler sepak bola itu sudah dituangkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud). Itu artinya, pemerintah daerah dan warga sekolah harus mempersiapkan dan melaksanakan kebijakan pemerintah pusat tersebut. Hanya, hampir sebagian besar sekolah di daerah ini belum memiliki lapangan sepak bola yang memadai. Atas kondisi ini, dia khawatir setelah kebijakan Presiden dijalankan, anak-anak seolah tidak bisa berlatih saat mengikuti ekstrakurikuler sepak bola karena tidak ada lapangan yang mendukung. Untuk itu, Suyasa berharap pengambil kebijakan di daerah menindaklanjuti instruksi pusat tersebut dengan menyiapkan dukungan fasilitas lapangan bola di sekolah yang ada. ‘’Kalau regulasinya sudah ada melalui Permendikbud. Tapi kami tidak tahu di mana anak-anak nanti bermain bola karena sebagian besar sekolah tidak memiliki lapangan bola itu sendiri,’’ jelasnya. Di sisi lain, Suaysa mengatakan selama memimpin PSSI Buleleng, program kerja kompetisi sepak bola di Buleleng belum berjalan optimal karena waktunya bersamaan dengan berbagai perhelatan politik. Hal ini karena pertandingan bola di daerahnya rentan memunculkan gangguan kondisi keamanan, apalagi bersamaaan dengan hajatan pesta demokrasi. Tak heran waktu itu, PSSI dilarang menggelar pertandingan oleh pihak keamanan. Meski demikian, program PSSI bidang lain tetap berjalan seperti penyelenggaraan pertandingan futsal dan mencetak wasit yang bersertifikat C-2. Selama dia memimpin sebanyak 50 wasit berlisensi itu berhasil dicetak dan sekarang telah ditugaskan memimpin pertandingan di luar Buleleng. ‘’Saya mengakui kalau dalam empat tahun memimpin PSSI pelaksanaan pertandingan kompetisi yang bisa diikuti klub ini tidak jalan karena memang bersamaan dengan hajatan demokrasi di daerah kita. Tapi program kami pelatihan wasit dan turnamen futsal berjalan dengan sesuai perencanaan,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali Putra Wirasana mengatakan, program PSSI Buleleng telah berjalan meski pengaruh situasi nasional hingga sanksi pembekuan oleh pemerintah dan FIFA. Bahkan, program pelatihan wasit berlisensi itu sangat positif dan dijadikan percontohan bagi Asosiasi PSSI di daerah lain. Hal ini karena wasit tidak saja menguasai teknik, namun juga harus diimbangi dengan kualifikasi pendidikan di bidangnya. ‘’PSSI Buleleng telah melakukan program kerja dengan baik salah satunya pencetakan wasit dengan berpendidikan sarjana. Ini sangat baik dan bagus dijadikan model bagi pengurus PSSI di kabupaten lain,’’ jelasnya. Muskablub Asosiasi PSSI Kabupaten Buleleng kemarin menetapkan Drs. Gede Suyasa, M.Pd. kembali menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng untuk masa bakti empat tahun mendatang. Suyasa terpilih secara aklamasi setelah 45 perwakilan klub sepak bola di Buleleng sepakat mempercayai Suyasa mengendalikan PSSI Buleleng. (kmb38)

Pencak Silat Indonesia Uji Coba di Belgia Terbuka Jakarta (Bali Post) Atlet-atlet pelatnas Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) akan mengikuti kejuaraan pencak silat internasional Belgia Terbuka 2017, sebagai ajang uji coba sebelum mengikuti SEA Games di Malaysia. ‘’Kami akan uji coba di Belgia pada 6-7 Mei. Kejuaraan itu hanya untuk nomor tanding saja dan tidak menggelar nomor seni,’’ kata pelatih pelatnas IPSI Rony Safullah, Selasa (7/2) kemarin. Tim Indonesia, lanjut Rony, membidik juara umum dalam kejuaraan yang menyelenggarakan 14 nomor tanding itu, meskipun tetap mengharapkan atlet tidak mengalami cedera demi mengikuti SEA Games 2017 pada Agustus. ‘’Tujuan kami, kejuaraan di Belgia menjadi ajang evaluasi kami setelah menjadi juara umum dalam Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Bali pada 2016 lalu. Ajang di Belgia itu sekaligus untuk menambah kematangan para atlet dalam bertanding,’’ ujarnya. Rony mengatakan tim-tim kuat dari negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam akan tampil maksimal dalam Kejuaraan Belgia Terbuka 2017. ‘’Tim-tim dari ASEAN itu tentunya punya tujuan yang sama sebagaimana tim Indonesia yaitu uji coba sebelum SEA Games. Kami ingin atlet kami bertanding optimal tanpa cedera,’’ tegasnya. Pelatnas IPSI akan mengevaluasi kondisi fisik atlet sebelum berangkat ke Belgia guna mencegah kemungkinan cedera ketika bertanding. ‘’Kami tentu meningkatkan persiapan fisik dan otot atlet-atlet. Kami juga menjaga penampilan atletatlet yang sudah meraih juara dalam Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2016 lalu dan meningkatkan penampilan atlet yang belum meraih gelar,’’ ujar Rony. Selain di Belgia, atlet-atlet pelatnas juga akan menggelar sejumlah uji coba di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, serta praSEA Games di Malaysia. (ant)

Daud Yordan memang berpeluang untuk menantang juara dunia karena berada diperingkat pertama. Bahkan ada informasi juara dunia kelas ringan WBO Terry Flanagan juga mengajukan tantangan. ‘’Memang benar tawaran itu ada. Tapi waktunya sangat pendek. Jadi harus ada persiapan. Ini kejuaraan dunia lho!’’ kata pria yang juga menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda

Sport Indonesia (PB ISSI) itu. Okto mengaku setelah melakukan pertandingan antara, pihaknya juga sudah menyiapkan jadwal selanjutnya atau yang disebut dengan pertandingan sesungguhnya untuk Daud Yordan. ‘’Tiga bulan setelah Maret. Itu pertandingan sesungguhnya,’’ kata pria yang gemar bersepeda ini. Pada pertandingan sesungguhnya itu, bisa saja petinju andalan Indonesia menantang Anthony Crolla, juara dunia kelas ringan WBC, Jorge Linares serta berpeluang naik ke kelas super ringan untuk menantang juara dunia WBA, Ricky Burns. (ant)

Taekwondoin Mancanegara Marakkan Mangupura Cup

Bali Post/ant

FUTSAL - Presiden Joko Widodo (tengah) berusaha mengontrol bola saat bermain futsal di Lapangan Futsal Time, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (7/2) kemarin. Tim Kepresidenan, tim Pasukan Pengamanan Presiden, dan tim wartawan mengikuti pertandingan futsal yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Wartawan tersebut.

Piala Davis

Hadapi Kuwait, Christo Potensial Diturunkan Jakarta (Bali Post) Pemain andalan Indonesia Christopher Rungkat kemungkinan akan diturunkan di pertarungan relegated play off Piala Davis melawan Kuwait pada April 2017. ‘’Di pertarungan relegated play off yang harus dijalani Indonesia nanti, kemungkinan Christo yang kini sedang mengikuti Chalange di Amerika Serikat akan bergabung dalam tim untuk memberikan tambahan kekuatan pada laga penentuan nasib Indonesia di Davis itu,’’ kata Pelatih Kepala Tim Indonesia Suharyadi di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (7/2) kemarin. Laga play off tersebut harus dijalankan tim Merah Putih setelah dikalahkan Filipina 1-4 di pertandingan putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania dan harus dimenangkan jika tidak ingin turun ke Grup III. Indonesia harus menghadapi Kuwait yang sama-sama menelan

kekalahan di putaran I. Menghadapi Kuwait yang dikalahkan Thailand pada putaran pertama, Suharyadi menilai anak-anak asuhnya bisa mendapatkan hasil maksimal, pasalnya tim Merah Putih bukan kali pertama menghadapi Kuwait yang secara kualitas berada di bawah Filipina. ‘’Lawan Kuwait nanti anakanak secara garis besar sudah tahu cara bermain mereka, dan kami harus antisipasi semuanya dan kita harus berusaha di sana terlebih dalam head to head kita masih lebih unggul,’’ kata Suharyadi. Terkait dengan hasil kurang baik Indonesia dalam pertandingan putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia yang digelar di lapangan tenis tanah liat indoor Philippine Columbian Association Manila, Filipina, Suharyadi menilai masih banyak pekerjaan rumah bagi anak asuhnya. ‘’Masih banyak yang harus

ditingkatkan lagi, Filipina memang dominan, kita baru bisa mengimbangi saja servis dan permainan relinya mereka, tapi belum bisa mengungguli,’’ ujarnya. Kendati demikian, dia memuji mental bertanding anak asuhnya yang memiliki keinginan untuk berjuang sampai akhir dalam ajang supremasi tenis beregu putra tertinggi di dunia itu. ‘’Mental dan permainan kita sesungguhnya sudah bagus, hal itu juga terlihat dari pemain unggulan kita di sana David Agung Susanto yang sudah punya jiwa pemimpin, mental bagus dan tanggung jawab, kemarin terlihat dia sangat berusaha, namun memang nasib berkata lain,’’ tuturnya. ‘’Karenanya dengan adanya turnamen Combiphar Tennis Open diharapkan anak-anak berubah mainnya dan lebih bagus lagi,’’ tutur dia menambahkan. (ant)

Jakarta (Bali Post) Indonesia mencetak sejarah dengan untuk pertama kalinya mengirimkan atlet paracycling ke Kejuaraan Asian Cycling Championship (ACC) 2017 di Bahrain, 22 Februari mendatang. PB IPSI mengirim Muhammad Fadli ke ajang tersebut. Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Selasa (7/2) kemarin, mengatakan pihaknya akan mendukung penuh kiprah pembalap yang sebelumnya merupakan pembalap motor nasional itu turun pada kejuaraan bergengsi di level Asia ini. ‘’Ini adalah sejarah karena Indonesia mengirimkan atlet paracycling ke sana (kejuaraan Asia). Semoga dengan mengirimkan atlet ke kejuaraan internasional akan menjadi motivasi atlet paracycling Indonesia lain muncul,’’ katanya di sela pengukuran sepeda. Muhammad Fadly terbilang beruntung. Selain mendapatkan dukungan penuh PB ISSI, pembalap yang kehilangan kaki kirinya saat turun di balapan motor ini juga mendapatkan dukungan dari donatur dengan memberikan satu set sepeda dengan merek Look yang cukup dikenal itu. Sepeda khusus time trial yang diberikan oleh Technobike ini kondisinya baru sehingga harus dilakukan penyesuaian

oleh Muhammad Fadly. Proses pengukuran sendiri dengan menggunakan sistem komputerisasi sehingga sepeda yang bakal digunakan sesuai dengan karakter pembalap. Pengukuran sendiri meliputi panjang jenjang kaki, rentang tangan hingga panjang punggung atlet. Hal ini dilakukan karena sepeda yang digunakan pada nomor individual time trial ini berbeda dengan sepeda balap pada umumnya. Sepeda yang diberikan tertipis di kelasnya dan memiliki aerodinamis yang bagus. ‘’Kenapa kami mendukung Fadly, karena dia punya potensi. Saya sudah kenal cukup lama dengan dia, saat dia masih turun di balap motor. Semoga dengan dukungan ini Fadly bisa meraih hasil yang terbaik,’’ kata pemilik Technobile, Micky Kusuma Chandra.

Sesuai dengan rencana, pembalap berusia 32 tahun ini akan turun di kelas C4 atau kategori cacat kaki di bawah lutut. Saat ini Fadly terus digenjot latihan di bawah asuhan Ketua Komisi Paracycling PB ISSI Puspita Mustika Adya. Fokus latihan saat ini adalah meningkatkan ketahanan dari pembalap. ‘’Saya ketemu Fadly baru dua bulan. Memang belum lama. Tapi saya optimis dengan kemampuan dan semangat dia untuk meraih prestasi. Saat ini kecepatan rata-ratanya juga terus mengalami peningkatan (37-38 km/jam),’’ katanya saat dikonfirmasi. Sementara itu, Muhammad Fadly mengaku bangga mendapatkan kesempatan untuk turun pada kejuaraan internasional. Apalagi pada kejuaraan ini hanya dirinya yang menjadi wakil Indonesia. (ant)

Muhammad Fadli Ikuti Asian Cycling Championship di Bahrain

Mangupura (Bali Post) Tercatat atlet dari tiga negara ikut menyemarakkan kejuaraan taekwondo memperebutkan Mangupura Cup di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, 10-12 Februari nanti. Ketiga negara yang mengirimkan tim taekwondoin terbaiknya adalah Komoro (Afrika Timur), Malaysia, dan Timor Leste. Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Badung Thjin Yohannes, di Badung, Selasa (7/2) kemarin, menerangkan total pesertanya mencapai 1.200 atlet. ‘’Jadi, event ini levelnya sudah internasional, karena melibatkan atlet luar negeri,’’ sebut Yohannes. Dijelaskannya, pihaknya sampai menolak beberapa peserta misalnya Maluku Utara (40 atlet), Sumsel, Sulut, dan beberapa provinsi lainnya mencapai 100 lebih. ‘’Kami terpaksa menolak keikutsertaan mereka, sebab kami tak mau ambil risiko mengingat waktunya terbatas, dan pesertanya membludak,’’ ucapnya. Diakuinya, hajatan ini bergengsi sebab diikuti 15 Pengprov TI se-Indonesia, dan hampir seluruh provinsi menerjunkan taekwondoin

terbaiknya yang turun di PON lalu, seperti Kalimantan Utara (Kaltara), dan Kaltim. Selain itu, DKI, Jateng, dan Jabar mengirimkan taekwondoin yang turun di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). ‘’Kategori yang dipertandingkan mulai pemula, pra kadet, kadet, junior, dan senior,’’ terang Yohannes. Sementara bagi taekwondoin tuan rumah Badung, katanya, dipakai ajang seleksi perdana dalam pembentukan tim Porprov. ‘’Seluruh kabupaten dan kota di Denpasar, juga menurunkan atletnya, sebagai ajang pemanasan sebelum berlaga di ajang Porprov,’’ ungkapnya. Pengkot TI Denpasar juga mengirimkan atletnya, tentunya dojang yang bernaung di bawah naungan TI yang dipimpin Komarudin Bukhori. ‘’Alasannya, dalam pengiriman atlet guna mengikuti sebuah event harus mendapatkan rekomendasi dari Pengkab atau Pengkot TI, berikut Pengprov,’’ terangnya. Menurutnya, Denpasar menerjunkan sekitar 200 taekwondoin dari beberapa dojang seperti Waringin, Spartan, Kosaidon, Garda, serta Sportif. (022)

Pengkab dan Pengkot Percasi Desak Gelar Musprovlub Mangupura (Bali Post) Jabatan ketua umum Pengprov Percasi Bali kini lowong, pascameninggalnya Komang Gede Sutrisna. Karena itu, seluruh pengkab dan pengkot Percasi se-Bali sepakat mendesak supaya secepatnya digelar musprovlub guna mengisi kekosongan ketua umum cabang olahraga asah otak ini. Ketua Pengkab Percasi Badung Wayan Suanda, di Badung, Selasa (7/2) kemarin menjelaskan, pihaknya telah tujuh kali rapat bersama pengkab dan pengkot Percasi se-Bali guna membahas musprovlub. Intinya, Percasi se-Bali sepakat menyelenggarakan musprov, agar jabatan ketua umum Percasi Bali segera terisi. ‘’Tiap kami menggelar rapat dilengkapi, notulen berisi apa saja pembahasan dan hasil rapat tersebut,’’ katanya. Karena itu, pihaknya berkoordinasi kepada KONI Bali. Pasalnya, akibat lowong-

nya jabatan Ketua Umum Percasi, kini telah diambil alih dan diserahkan kepada pengurus KONI Bali IGN Oka Darmawan. ‘’Sebelum mengadakan musprovlub, kami harus berkoordinasi dan mohon petunjuk KONI Bali,’’ tuturnya. Suanda mengakui hasil pertemuan dengan pengurus Percasi se-Bali juga menyepakati kandidat ketua umum Sang Putu Subaya. ‘’Kami tinggal menghadap ke KONI Bali, setelah itu diadakan musorprovlub, dan Ketua Umum Percasi Bali sudah terisi,’’ tuturnya. Suanda bersama pengurus Percasi lainnya sangat berkepentingan adanya sosok ketua umum, mengingat agenda ke depan supaya bisa berkoordinasi dengan induk organisasi. ‘’Sebelum dihelat event penting Porprov, seyogyanya Bali harus memiliki sosok Ketua Umum Pengprov Percasi,’’ jelas Suanda. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 8 Februari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti Pny Niat Krj Tggi,Tnp Hrs Pglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg, 16 Adm,Kasir,9 Staff,Acc,SPV, Gj Ttp 3-7Jt/Bln Fas:Mes,THR, Hub HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X (Sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 Plmr Pertama Lgs krj Tetap!

B.BP.001.02.17.0000562

Urgently Req.Acc & Adm Staff.Pls Send CV to info@nusatrans.com Jl.By Pass Ngr Rai No66 Kesiman.Ph.462484

B.BP.001.02.17.0000473

Privat Villa Mertha Agung 69, Depan Warung Jepang Looking for Female Housekeping 18-30age, Must Speak English Call:0852-3725-6305 (No SMS Acepted)Bring CV at 9am-5pm

Dicari (1).Mgr Prduksi bs Menangani 200 Krywan ke atas (2).Tng Harian.Hub CV.Bali Treasures.T.(0361)978637

!!Karyawati Toko Valentine Jln Dcari Segera Tukang Kayu PengaDcr Kryawati Laundry yg Serius Diponegoro No.81, 081338501888 laman Rumah Knock Down Gazebo Hub:Ibu Wira HP:081353686301 B.BP.001.02.17.0000330 B.BP.001.02.17.0000529 Kayu Kelapa dan bambu Hub.Bpk !Urgently Needed Female Staffs Wahyu 08123995608 0361943432 for Reservation,English Speaking B.BP.004.01.17.0002710 B.BP.001.02.17.0000549 and Written is a must.Please Dicari Karyawati untuk Dcari Sopir berpnglmn logistik Call 081805330011 or Email to Rumah Makan Hub:081239994244 proyek,Gj.2-2,5jt,087861548333 B.BP.001.02.17.0000556 B.BP.001.02.17.0000606 denny@sukhavatibali.com SPG for Jewelry Shop.Kuta: Dcr Adm,Gr.Fis,Mat,Kim, Bio, for Furtger Information 0811 3866 371,Sanur/Ubud: B.Ing,IPS H.081999085313 B.BP.166.02.17.0000627 B.BP.001.02.17.0000596 0811 3866 372 *Jepang Proses 3minggu Macau & Dcr Admin bisa Komputer,wanita B.BP.821.02.17.0000318 Australi H:Badung 081999906893 single. Jl.Tukad Badung XVIII Urg Req Eng Rsv & Ops Agent Tabanan-Surabrata 082231577240 No.30 Hub:081338782921 Tourism Schl D2,081236859655 B.BP.166.02.17.0000626 B.BP.001.02.17.0000434 Email:info@lpmholidays.com 1Mrktg+1Adm Wnt Comp Min.SMA Dcr Admin min SMA bs Komp. B.BP.001.02.17.0000597 Tj Mnarik Gj+bns+dll,T.8443805 Buluh Indah 40 H:081353223388 Dcr:Manager,FrontOffice,House primekonsep@gmail.com B.BP.001.02.17.0000223 keeping,Driver,Engineering,BelB.BP.001.02.17.0000567 Dcr Admin,Supir, tenaga Boy,Security,PRT&Bag.Hukum utk Anda S1 Jepang SMS: IP School Tk Bangunan Hub: 085253988660 Hotel Hub.PO BOX 2005 KutaBali 082144899132 B.BP.164.02.17.0000614

Dibthkn Sgr Admin Wanita SMK/ SMA Info Lbh Ljt:081917906221

B.BP.001.02.17.0000425

B.BP.120.02.17.0000586

B.BP.001.02.17.0000531

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

B.BP.821.02.17.0000317

� � � �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dcr Sgr Sales Marketing English Hub.PT.QRG Resort, 8480379/82

B.BP.001.02.17.0000383

Dcr Staff Wnt u. Mebel di Sanur B.Inggris Komputer,08123872326

B.BP.004.02.17.0000466

Dcr Sopir&Tng Srabutan Tinggal Dlm&U.Makan+Gaji 087862163222

B.BP.001.02.17.0000561

Dcr Org Gudang bs Nyetir, Sim A & Bag Penagihan Sim C Lamaran Kirim ke Jl.P.Moyo Perum Kadi Pesona 28 Dps Tlp.0361720715

B.BP.004.02.17.0000583

Dcr Sgr Room Boy Peng.Min.1Th Umur Max.22Th CV ke Sinar Bali Hotel Ph.751404 B.BP.001.02.17.0000578

Dcr Spa Therapist dan Spa Receptionist Pglm.Ari Putri Hotel.Jl.Cemara Br.Semawang Sanur.08976778714 B.BP.004.02.17.0000422

Dcr Waitress(diutamakan Llusan SMK Pariwisata)&Purchasing (Max 27Th),Lmr Lsg di Maya Sayang Villa&Resto,Jl.Mertasari No.1 Br.Taman Kerobokan,0361732230 B.BP.001.02.17.0000540

Dcr:Waiter/ss, u/Rmh M di Legian Dpt Gaji Tip,Hub:081236109808

B.BP.001.02.17.0000427

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

B.BP.004.02.17.0000275

Bth Sopir+Serabutan meuble, Dcr Cook & Waiter/s Hub:087761 Jl.Pertulaka-Cekomaria,Dps.Hub: 392726,E:warungradha@gmail.com B.BP.001.02.17.0000618 463727/463926/082236620703 B.BP.141.02.17.0000469 B.BP.001.02.17.0000542 Dicari Segera Karyawati Salon Dicari Staff bisa Bahasa B.BP.001.02.17.0000449 Dcr Desain Grafis utk Garmen Pengalaman/tidak,Umur 18-30Thn Cari Kary Basic Sekretaris, Jepang Hub.081999700234 0361729107/106-08155870603 B.BP.154.02.17.0000485 Hub.Ruko Citraland CC10 Cargo S1 Ekonomi Manj/Aktn,Good English badassbali@gmail.com Dicari Therapist Amy Spa Hp.081 339 307747 Berdedikasi Hub.081339628338 / B.BP.001.02.17.0000450 Canggu Hub:081246553238 Segera B.BP.001.02.17.0000467 8475828 hrd@house-of-ioco.com Dcr Teknisi,Sales Gaji+Bonus B.BP.101.02.17.0000472 Cari Waiter dan Waitress ResB.BP.001.02.17.0000205 +Komisi+BPJS Lam PT.PMA, Receptionist Dcr Bypass Sanur taurant Minami Hub.0361970013 Cr Receptionist u/SOS Gatot Kaca Bedahulu XVII/7 Dps Hub:0361-289700/085851993169 Jln. Raya Sanggingan Ubud SMK/SMA Sdrjat/085101421022 B.BP.153.02.17.0000624

: : : :

Dcr Tng kirim ikan lele (pake spd motor) H.082237094056

B.BP.001.02.17.0000534

Dcr waiter/waitress pglmn. Ari Putri Hotel.Jl.Cemara Banjar Semawang,Sanur.08976778714 B.BP.004.02.17.0000421

Dibthkan Segera Waitress & Ass Cook,Pengalaman Tdk Penting Hub:0361-287263/081236854028

B.BP.001.02.17.0000426

Dibutuhkan Chef Restoran Kirim CV ke pradanajaya24@gmail.com Hub.082146521674/Ngurah

B.BP.001.02.17.0000575

Low: Sales,mkt Event,IT,Eng,PR Peng Hospitality email:dic@vci.co.id /081236239988 B.BP.001.02.17.0000494

PT.BPR Pedungan membutuhkan Karyawan Kolektor Tabungan,Hub Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran

Dicari SPG utk Stark Beer Gaji B.BP.001.02.17.0000249 Memuaskan Hub:Hp.087887621998 PT.Dapur Inspirasi membutuhkan Eml:salesbali@stark-beer.co.id Marketing,Teknisi,min:SMA/SMK B.BP.001.02.17.0000488 Email:dintara.kitchen@gmail.com Dicari Sales & Marketing Min. Hp.085101371298 Ijazah:SMA/SMK Sederajat, Hub: B.BP.001.02.17.0000340 BPR.Raga Jayatama Batubulan, Telp.0361-298277/HP:0811385510 Reception wnt max 25th bs bhs. B.BP.001.02.17.0000533 Inggris ada ijazah SMA gj 1,8-2,8Jt Dicari Sgr Tukang masak wanita lgs dtg Cozy Spa Sunset pengalaman utk villa pribadi. sebelah RS Siloam stp hari bs Lamaran ke PT.Real Estate Bali B.BP.001.02.17.0000382 Sunset Road Barat 107 T:735590 Sales Acc HP,Gaji+Komisi+dll B.BP.001.02.17.0000541

Dicari Tukang Masak,Therapist, Barista Hub:081916323571 Utk di Jln. Monkey Forest Ubud.

B.BP.001.02.17.0000019

Dicari sgr, 1 org Prt dan 2 org karyawan Restoran Korea Hub.081238503154

(± 5Jt) Hub:PT.Vivan Bali 081237763718 B.BP.001.02.17.0000559

The Care Day Spa,Dcr Therapist Pglmn 2Th, Niat Kerja T:8476859 B.BP.001.02.17.0000322

Waitress Wanted must have Exp& B.BP.004.02.17.0000288 Speak Englsh Apply Galaxy Sports Dicr Tenaga L/P Kantin Syarat Bar Jl.Dyana Pura 9A Seminyak Punya SIM+S.Motor,081933118084 B.BP.001.02.17.0000528

B.BP.001.02.17.0000617

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post B.BP.001.02.17.0000530

DICARI MOBIL *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd Anda Telp Km Dtng,082146321008

B.BP.141.02.17.0000588

Dcr Alphard,Over Kredit,untuk pribadi,serius Hb.081999394000

DAIHATSU

New Sirion 1.3 th 2012 putih Tgn 1, Hub.087862270180. BUC

B.BP.164.02.17.0000610

Xenia R Sporty15AT+Yaris S11AT March’14+Arena’08/087860856999

B.BP.005.02.17.0000581

HYUNDAI

DICARI MOTOR “08123667168 Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk

Hyundai Excel Thn’2002 Harga 20Jt Hub.087861234584

B.BP.001.02.17.0000595

B.BP.001.02.17.0000584

JEEP

#Mini Cooper Putih’2014Pmk #Rubicon Hitam 2Pintu’2011 #Rubicon Putih 4Pintu’2010 All New Avanza 2016 Putih Manual #Mercy SLK Sport’2011 Putih Tk.Barito 17X Panjer TT/Krd ByPass Tohpati 14/087853223812 B.BP.001.02.17.0000563 B.BP.001.02.17.0000622

SUZUKI

R3’2015 Putih Asli Bali Gatsu I/3 No.41X T.0811395010

B.BP.141.02.17.0000589

Avanza G Th’2012 Silver, Cokroaminoto 377,085100462764 Ubung

B.BP.164.02.17.0000612

B.BP.164.02.17.0000613

B.BP.001.02.17.0000140

Rmh 2,5Are Penamparan Pemilik bs TT/Mobil/Rumah,087860856999

B.BP.141.02.17.0000587

Jual Taxi Wahana Limo Lmbg 235 Br Mnmls Lt2 T138/114,4KT,4KM, RT,Dpr,Ubung Kaja,081999713120 Hub.081337722499 B.BP.001.02.17.0000558

TOYOTA

Djl Camry 2.4 V Hitam Th’2010 Hub.0811510588 - 081805531078

DIJUAL RUMAH Rumah Dikota Denpasar Harga mulai 825Jt Hub.0811399361

Yaris S Lmtd’12 Putih Matic Hrg 147jt Bs Ng,082339103169

B.BP.001.02.17.0000601

DIJUAL MOTOR

SALON

AC

ALUMINIUM

B.BP.164.02.17.0000611

Djl Rmh Jl.T.Badung Utama No.92 LT.3Are/3KT+2KM H:081805520388 B.BP.001.02.17.0000547

KONTRAKTOR

Djl Rmh Daerah Elite Renon Bth Pembeli Serius Owner Pindah KluarDaerah HrgNg,081339357512

B.BP.141.02.17.0000590

Rmh Br 2Lt 3KT,2KM, Takuban Perahu Pdg Asri IV/14 T.80/60 810JtNego Pemilik 081999341824

B.BP.001.02.17.0000545

Rmh Lt2 di Sesetan Perum Uma Dukuh Sari G/33 :08123983100

B.BP.001.02.17.0000551

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A Bs Kredit 087862450004 B.BP.001.02.17.0000461

Tnh 1Are(7,5x13,5) LC T.Badung XIII Renon Jl.10m 08123636269

B.BP.135.02.17.0000628

B.BP.001.02.17.0000444

B.BP.001.02.17.0000550

DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko Pusat Denpasar cck Kantoran Hub.0811399361 B.BP.001.02.17.0000139

BUC Tanah 112m2 Sibang Jl 5m Aspal Serius H.087861933001 B.BP.001.02.17.0000552

Jl Tnh 1,5A Canggu Kayu Tulang Cocok utk Villa 085103709148 B.BP.001.02.17.0000147

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

Tnh 2Are Lok.Ciung Wanara II/ Renon LB8 P.25m Hb:08123635089 B.BP.001.02.17.0000539

SERVICE

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SERVICE

FOTOCOPY

BENGKEL LAS

BENGKEL LAS

DIJUAL RUKO Dijual Ruko di Tukad Barito 23 Luas 1,5Are 08123804473 B.BP.001.02.17.0000564

RUPA-RUPA Anda bth Guru:TK,SD,SMP dtg ke Rmh,smua plajaran, 087860318077 B.BP.001.02.17.0000619

B.BP.001.02.17.0000593

Sertifikat AN:Dinarsiati L:275 m2 Jl.L.winda25 DanginPuri Dps

B.BP.001.02.17.0000423

Terima Pesanan Nasi Dus (min 10 KONTRAKTOR PELUANG USAHA Dus) Densel/T.Umar, Diantar Tnh Swh 15A Jl.Paping 100Jt/A Kresna Adi Utama Mngerjkn Rmh Bth Usaha Tambahan/Part Time? Hub:Ibu Ria 085233837377 Angebaya Ptih Dps,087765491169 TgglVila Ruko Pool081337099764 Hub:081999415846/087861965576 B.BP.001.02.17.0000591

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA

B.BP.001.02.17.0000535

Hlg BPKB No.E1983855-O DK1454FU AN.I Wayan Bina,081238700363

B.BP.001.02.17.0000585

AC

DIJUAL MOBIL

BPKB:D 2670319-O DK9746EL AN: Simon Daud,KutaPermai VII No.11

B.BP.001.02.17.0000412

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

B.BP.001.02.17.0000536

B.BP.005.02.17.0000397

Djl Tanah 1Are&1,5Are diPuspem Tnh 3,25Are 475Jt/Are Mbl Msuk diBinoh Ubung Kaja,08123667168 Badung Hub.08123932319 B.BP.001.02.17.0000532

B.BP.001.01.17.0002302

KEHILANGAN BPKB No.K-01201978-O DK 5444AP an.IB.G Krisna CP.081238338899

B.BP.135.02.17.0000616

Rmh 1,74A LT2A, 3KT,3KM, Panjer, *Tnh 1,25A,370,Abianbase Dlung pool+gazebo, F.furnish,082217009999 Hub:081237666809, 081238920022

B.BP.001.02.17.0000623

B.BP.001.02.17.0000609

Pjak Tax Amnesti SIUP,NPWP,SPT Thn,sy bntu Murah 081999121505

Tnh 15A cck Kav @235jt nego Latusari,Badung 082217009999 Tnh 1A Lok Keboiwa Utara Dps, S.Bgn H400JtNg,085109848888 BUC

B.BP.001.02.17.0000553

B.BP.001.02.17.0000333

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

B.BP.001.02.17.0000594

2Are Jl.Sekar Jepun 3,30Are Tk.Balian Selatan Rmh Mnmls 1A Jl.Tk Badung Hub.082145270447 SHM+IMB 950Jt Nego,08123922938

DISEWAKAN RUMAH Rmh Jl.K.Petasikan IV/4 4KT 2KM Dpr Grs H.20Jt/Th,085237028181

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

Jual Kav Belayu Cas/Kredit 110Jt/Are KOST Hub.081246818841 Kubu Abian Kos Lengkap Harian/ B.BP.169.02.17.0000592 Bulanan Jl.Nusantara No.8 Tuban Mrh Jual Rugi 1-2A Timur Puspem Hp:081805601669,087861254087 B.BP.001.02.17.0000570 Bdg Jl.Pav5m 350Jt081337332121

B.BP.166.02.17.0000625

RUPA-RUPA

B.BP.001.02.17.0000438

RUPA-RUPA

B.BP.001.02.17.0000604

RUPA-RUPA


EKONOMI

18

Rabu Wage, 8 Februari 2017 KERAJINAN Pekerja menjemur hasil kerajinan pelepah pisang di Dusun Glondong, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (7/2) kemarin. Kerajinan dengan bahan dasar pelepah pisang kering tersebut dijual seharga Rp 180.000 hingga Rp 250.000 dipasarkan ke sejumlah negara seperti Australia, Amerika sampai Spanyol.

Bali Post/ant

Menlu Undang Pengusaha Afrika Berinvestasi di Indonesia Jakarta (Bali Post) -

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam kunjungan kerjanya ke Cape Town, Afrika Selatan mempromosikan potensi ekonomi Indonesia kepada para pengusaha Afrika Selatan. Hal itu dilakukan Menlu Retno saat memberikan sambutan di Forum Bisnis Indonesia-Afrika Selatan, seperti disampaikan Retno Marsudi, Selasa (7/2) kemarin.

Retno Marsudi

Bali Post/dok

Pada kesempatan itu, Menlu Retno menyampaikan kepada para pengusaha Afrika Selatan mengenai reformasi ekonomi yang sedang dilakukan pemerintah Indonesia. Untuk itu, Menlu Retno mengundang pengusaha Afrika Selatan untuk datang, berdagang dan berinvestasi di Indonesia. Sebelumnya, Direktur Afrika Direktorat Jenderal Asia Pasifik Afrika Kementerian Luar Negeri RI Daniel Tumpal Simanjuntak mengatakan bahwa pemerintah Indonesia pada 2017 akan memprioritaskan kerja sama dengan negara-negara di kawasan Afrika. ‘’Afrika akan jadi prioritas Indonesia pada 2017. Kita akan meningkatkan hubungan kita dengan Afrika,’’ kata Daniel. Dalam rangka meningkatkan kerja sama Indonesia dengan Afrika, Menteri Luar

Kemenkop Kampanyekan Program Satu Jiwa Satu Buku

Jakarta (Bali Post) Pada zaman global sekarang, pendidikan merupakan sesuatu yang penting. Karena pendidikan merupakan akar dari peradaban sebuah bangsa. Pendidikan sekarang telah menjadi kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang agar bisa menjawab tantangan kehidupan. Untuk memperoleh pendidikan, banyak cara yang dapat kita capai, di antaranya melalui perpustakaan. Karena di perpustakaan berbagai sumber informasi bisa kita peroleh. Selain itu banyak juga manfaat lain yang dapat kita peroleh melalui perpustakaan. Menyadari hal itu, Bagian Humas dan Advokasi Hukum Kementerian Koperasi dan UKM membuat suatu inovasi untuk menarik minat kunjungan pegawainya ke perpustaan yang mereka kelola. Mengampanyekan program satu jiwa satu buku. Di mana setiap pegawai maupun pejabat diminta menyumbangkan buku untuk menambah koleksi perpustakaan. ‘’Kita tidak menargetkan seberapa banyak tapi seberapa ikhlas staf dan pegawai Kemenkop UKM ini untuk ikut berbagi. Dengan satu buku berarti juga sudah ikut membuka jendela dunia ini,’’ ujar Kabag Humas dan Advokasi Hukum Darmono usai menin-

jau perpustakaan Kemenkop UKM di Jakarta, Selasa (7/2) kemarin. Sejauh ini minat kunjungan pegawai ke perpustakaan ini masih cukup rendah, hal ini dikarenakan belum dikembangkan inovasi baru oleh pihak pengelola. Maka dengan program satu jiwa satu buku ini diharapkan dapat menarik minat pegawai untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di perpustakaan, termasuk membaca buku, baik tentang Perkoperasian-UKM maupun buku pengetahuan umum. Program satu jiwa satu buku yang digagas oleh Darmono ini, berangkat dari kecilnya anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan perpustakaan. Darmono ingin menguji mental bawahannya agar bagaimana dengan anggaran yang kecil itu dapat dijadikan sebagai peluang untuk berinovasi dan berkreasi. ‘’Dengan anggaran kecil kita jangan menjadi jiwa pengeluh tetapi bagaimana kekurangan itu kita jadikan peluang untuk kita berkreasi, sehingga muncullah ide untuk bagaimana kalau kita mengetuk hati teman-teman di kementerian ini untuk menyumbang satu orang itu satu buku, tercetuslah ide satu jiwa satu buku,’’ katanya. Darmono juga mengajak partisipasi pegawai

Kemenkop UKM maupun masyarakat umum untuk menyumbangkan karya ilmiah yang pernah dibuat ke perpustakaan. Semakin banyak buku dan hasil karya ilmiah yang dihimpun, Darmono ingin menjadikan perpustakaan Kemenkop UKM sebagai tempat penelitian. ‘’Semakin banyak yang meneliti berarti semakin tersosialisasi Kemenkop UKM kepada masyarakat itu semakin lengkap. Kementerian juga semakin dikenal masyarakat, bukan hanya dikenal lembaganya juga tapi program-programnya dirasakan masyarakat,’’ tegasnya. Tak ketinggalan, perpustakaan Kemenkop UKM ke depan akan ditata lebih baik dengan meng-update buku pengetahuan umum maupun khusus yang terkait dengan Koperasi UKM. Konsep penataan perpustakaan juga akan berbasis teknologi digital atau mendapat bantuan komputer dalam seluruh aktivitas di perpustakaan secara menyeluruh. ‘’Untuk mencari buku-buku yang lebih cepat kita juga sudah mendigitalisasi judul-judul buku itu dan kita sudah bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional untuk membantu perpustakaan menata buku-buku itu sehingga terlihat menarik dan gampang untuk mencari buku apa yang dicari,’’ ucap Darmono. (010)

Negeri Retno LP Marsudi berkunjung ke Cape Town, Afrika Selatan pada 6-7 Februari dan bertemu dengan menteri luar negeri dan Presiden Afrika Selatan. Menlu Retno juga melanjutkan kunjungan bilateral ke Mozambik pada 7-8 Februari. ‘’Kunjungan bilateral Menlu Retno yang pertama 2017 fokus ke Afrika mengingat bahwa tahun ini akan meningkatkan hubungan dengan

Afrika di luar hubungan sejarah,’’ ujar Daniel. Dia menyebutkan bahwa ada berbagai peluang terbuka untuk kerja sama ekonomi antara Indonesia dan negaranegara Afrika. Menlu Retno berkunjung ke Afrika Selatan dengan membawa perwakilan dari beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia serta perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. (ant)

2018, Pertemuan Tahunan IMF dan WB akan Digelar di Bali Mangupura (Bali Post) Pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) pada 2018 akan digelar di Bali. Pelaksanaan acara yang dihadiri petinggi dari kedua lembaga dunia ini rencananya akan dilakukan selama tiga hari di bulan Oktober. Menurut Direktur Komunikasi Bank Indonesia Peter Jacob, Selasa (7/2) kemarin, nantinya akan ada banyak isu yang dibicarakan. Dari agenda rutin hingga tren perekonomian global menjelang pertemuan akan dibahas. Ia menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah dalam perhelatan tahunan ini. Bali dipilih sebagai lokasi pertemuan karena dianggap memenuhi syarat untuk menggelar kegiatan yang berskala internasional itu. ‘’Ini merupakan kehormatan bagi Indonesia dan Bali karena bisa menjadi tuan rumah dari pertemuan berskala internasional,’’ ujarnya. Diperkirakan akan ada 15.000 orang hadir dalam pertemuan dua lembaga dunia ini. Peter juga mengatakan dalam pertemuan ini akan dibahas persoalan ekonomi dunia, termasuk kebijakan ekonomi makro, maupun isu-isu khusus yang

Bali Post/eka

Peter Jacobs

menjadi pembicaraan dari negara-negara anggota. Saat ini terdapat 189 negara yang menjadi anggota IMF dan World Bank. ‘’Acara tahunan ini rutin digelar di luar Amerika Serikat setiap tiga tahun sekali. Nantinya, peserta pertemuan akan membahas segala hal yang menyangkut kebijakan ekonomi, terutama menyangkut kebijakan ekonomi makro,’’ jelasnya. Sebagai tuan rumah, lanjutnya, Indonesia mempunyai kesempatan mengangkat sejumlah isu untuk dijadikan topik dalam kegiatan tiga hari tersebut. Namun, ia masih belum bisa memaparkan isu apa yang akan menjadi pembicaraan dalam kegiatan yang digelar tahun depan itu. (kmb18)

Koperasi Serap 10 Tahun Terakhir, 26.000 Tenaga Kerja

IHSG Tumbuh 355,58 Persen

Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data yang diambil dari Bloomberg, pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Indonesia cukup tinggi yaitu 15,32 persen year to date (ytd) 2016. ‘’Dan Inggris masih jauh pertumbuhannya dibandingkan dengan indeks harga saham di Indonesia. Jadi mereka di bawah Indonesia yang pertumbuhannya 15,32 persen (ytd) 2016,’’ kata Agung Alit Nityaryana, Head of IDX Representative Office Denpasar, Selasa (7/2) kemarin. Sementara selama 10 tahun terakhir, pertumbuhan IHSG paling tinggi dibandingkan negara-negara lainnya. ‘’Kita bisa lihat Indonesia dalam 10 tahun itu pertumbuhannya 355,58 persen, jadi rata-rata pertumbuhan harga saham di Indonesia itu ada sekitar 35 persen per tahun. Tahun kemarin 2016, memang pertumbuhan kita 15,32 persen,’’ ungkapnya. Ia menjelaskan, IHSG pertumbuhannya relatif cukup menarik, rata-rata pergerakan harga saham yang diperjualbelikan di bursa efek Indonesia. Alit menjabarkan, selama tahun 2016, transaksi Indonesia meningkat luar biasa, dengan transaksi ratarata harian meningkat cukup lumayan. Selain itu juga, jumlah investor bertambah ratarata 100.000 investor baru dalam setahun. ‘’Itu pertama

kali kita bisa mencapai angka penambahan jumlah investor 100.000, biasanya di bawah 100.000. Artinya pertumbuhan pasar modal kita tumbuhnya luar biasa selama tahun 2016, baik dari investasi, baik dari keaktifan, jumlah investornya,’’ bebernya. Pergerakan harga saham ditentukan tiga kondisi yaitu kondisi global, nasional dan internal perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu, saat ini dikatakan para investor masih wait and see untuk berinvestasi karena masih melihat kebijakan apa yang akan diambil Donald Trump, Presiden AS. ‘’Kalau kita amati, ibaratnya Trump mengeluarkan kebijakan yang menarik. Di satu sisi dia mencoba untuk membuat penurunan pajak hingga 60 persen, di satu sisi dia seperti seolah mengusir imigran, dan segala macam. Kita lihat apakah ini dijalankan atau tidak,’’ ujarnya. Ia menilai Trump ingin melakukan penghematan namun meningkatkan kinerja. ‘’Seharusnya sih kita fine-fine saja. Selama ekspor mereka cukup bagus dari kita, seharusnya pertumbuhan kita enggak ada masalah. Karena kubu Trump terkenalnya dengan wallstreet, terkenalnya ke pasar modal, mudah-mudahan pengaruhnya di pasar modal di Indonesia, di dunia, dan Amerika cukup bagus sih,’’ pungkasnya. (kmb42)

Denpasar (Bali Post) Memang belum ada penelitian terkait dampak koperasi terhadap kesejahteraan masyarakat. Namun dengan adanya koperasi di Bali, perlahan tetapi pasti perekonomian Bali menggeliat. Dilihat dari sisi ketenagakerjaan, 26.000 tenaga telah terserap oleh koperasi, baik menjadi karyawan maupun manajer. ‘’Kita pikirkan kalau orang pengangguran dari sisi kesejahteraan sudah tidak ada, tapi ketika mereka sudah bekerja, berarti kesejahteraan mulai meningkat,’’ kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Dewa Nyoman Patra, belum lama ini. Dikatakan, data 26.000 tenaga yang terserap di koperasi telah memiliki data yang jelas, by name, by address.

Bali Post/dok

I Dewa Nyoman Patra

‘’Baik karyawan maupun manajer, sudah terdaftar itu semua,’’ tandasnya. Namun, diakui, setiap tahun selalu ada peningkatan penyerapan tenaga kerja oleh koperasi. Beberapa orang beranggapan bahwa jika orang belum bekerja di kantoran, dianggap belum bekerja, padahal sudah bekerja. Menurutnya, harus lebih banyak lembaga melakukan penelitian terhadap kontribusi koperasi terhadap kesejahteraan masyarakat, berapa koperasi memberikan PDRB, sejauh mana koperasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Mengingat tujuan berkoperasi adalah menyejahterakan anggotanya, koperasi diharapkan terlebih dahulu menyejahterakan karyawan dan manajernya. ‘’Oleh karena itu koperasi harus sehat, harus dikelola oleh orang-orang yang betul-betul profesional dan memiliki integritas,’’ harapnya. Koperasi di Bali asetnya rata-rata Rp 2 miliar. Per koperasi di Bali memiliki aset Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar. ‘’Range aset antarkoperasi di Bali tidak terlalu tinggi,’’ imbuhnya. Dengan aset demikian, koperasi diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi. Dalam upaya meningkatkan SDM itu, bimtek-bimtek (bimbingan teknis) telah dilakukan untuk penguatan SDM-nya dan ada anggaran yang disediakan di UPT. ‘’Tapi berapa sih peningkatan jumlah tenaga kerjanya kembali ke koperasi itu,’’ ujarnya. (kmb42)


19

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Saluran Air

Dari Hal. 1

‘’Saluran air juga tergolong kecil. Tak sebanding dengan debit air,’’ terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng I

Made Subur membenarkan adanya banjir tersebut. Pihaknya pun menyebutkan itu akibat fungsi drainase yang kurang maksimal. ‘’Ya, itu karena saluran yang tak sebanding dengan volume air,’’ pungkasnya. (kmb38/kmb45)

Jalan Sehat Dari Hal. 1

‘’Panitianya FUI. Yang jelas kami imbau umat Islam untuk aksi jalan sehat bersama pada 11 Februari nanti,’’ katanya. Slamet menuturkan, aksi

112 itu juga mengusung pesan agar umat Islam tidak memilih pemimpin kepala daerah yang beragama nonmuslim. Sebab, menurutnya, hal itu telah dijelaskan dalam Alquran. (kmb)

Wisata Kuliner Dari Hal. 1

Pria yang akrab disapa Gung Ari ini menambahkan, wisata Gianyar Timur yang saat ini bisa menjadi primadona ialah wisata kuliner yang ada di seputaran Pantai Lebih dan Pasar Kuliner di Kota Gianyar. ‘’Kuliner ini kita kembangkan sebagai pendukung potensi yang ada. Selain itu kini sudah ada taman rekreasi untuk pengembangan wisata Gianyar Timur,’’ ujarnya. Guna memastikan pertumbuhan pariwisata bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, Disparda Gianyar juga mengatensi khusus kawasan yang bisa dibina sebagai desa wisata. Dalam pengembangan desa wisata, masyarakat akan berperan langsung sebagai pelaku, bukan sekadar jadi penonton. ‘’Jadi selain benar-benar menyentuh masyarakat, upaya ini juga bisa dijadikan sebagai bentuk pelestarian budaya, apalagi Gianyar yang terkenal dengan art and culture,’’ tuturnya. Lebih lanjut dia menjelas-

kan, saat ini terdapat 25 desa wisata di Gianyar. Tujuh di antaranya sedang dalam proses pengembangan dan lima baru dimasukkan dalam rencana pengembangan sebagai desa wisata. Lima ini tambahan yang kita rencanakan sebagai desa wisata, tetapi akan dikaji lagi potensinya, seperti Banjar Negari, Desa Siangapadu Tengah, Sukawati, Desa Singapadu Kaler, Banjar Kedisan dan Banjar Kendran Manuaba, Tegallalang serta Banjar Marga, Payangan. Ada 13 desa wisata yang sudah berkembang yang berada di Ubud. Meski dipastikan sebagai desa wisata yang sudah berkembang, Gung Ari mengakui kawasan ini masih membutuhkan perhatian pemerintah khususnya dalam pembenahan infrastruktur. ‘’Ini yang sudah berkembang, artinya kita tinggal meningkatkan kualitas seperti infrastruktur jalan dan trotoar rusak, ini sudah kami koordinasikan dengan Dinas PU kabupaten dan provinsi,’’ tandasnya. (nik)

Karena Sakit Dari Hal. 1

Yusri menjelaskan, perihal ketidakhadiran Rizieq karena sakit, diharapkan pengacara menyertakan surat resmi keterangan dari dokter. ‘’Jangan seperti dulu alasan sakit, tetapi ada di mana. Nanti bawa surat keterangan sakitnya saja,’’ ujar Yusri. Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri, putri Soekarno, kepada Mabes Polri dengan tuduhan penghinaan kepada Pancasila. Mabes Polri lalu melimpahkan kasus itu kepada Polda Jabar pada No-

vember 2016. Dasar pelaporan adalah video yang menayangkan ceramah Rizieq di hadapan anggota FPI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung pada 2011. Rizieq ditetapkan sebagai tersangka pada Senin, 30 Januari 2017. Status tersangka itu ditetapkan, setelah gelar perkara dengan pemeriksaan 18 saksi. Perbuatan Rizieq dianggap telah memenuhi Pasal 154 A tentang Penodaan pada Lambang Negara dan Pasal 320 tentang Pencemaran Nama Baik pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana. (kmb)

Tidak Lengkap

Dari Hal. 1

Menurutnya, ada banyak kemungkinan penyebab pelanggaran tersebut antara lain karena laporan yang diberikan daerah tidak lengkap. ‘’Beberapa daerah juga tidak menyampaikan laporan realisasi penyerapan dana dan capaian output. Ada juga yang menyampaikan laporan namun melampaui batas waktu pelaporan,’’ urainya. Pada kesempatan itu, Sri Mulyani menekankan tentang hal yang penting untuk diperhatikan dalam pelaksanaan APBN 2016. Yaitu pengelolaan APBN harus terus dijaga agar menjadi instrumen pembangunan yang kredibel, efektif dan efisien. ‘’Nah, hal ini penting karena besarnya anggaran tidak menjamin akan sukses dalam penggunaannya,’’ katanya. Sri Mulayani menyambut baik masukan anggota DPD terutama dalam mengevaluasi berbagai proyek APBN di daerah. Menurutnya, masalah ini akan menjadi perhatian serius pemerintah karena tidak mau uang negara dihabiskan oleh kegiatan yang tidak jelas pengeluarannya. ‘’Kami akan terus berusaha menekan agar proyek-proyek

titipan dapat dikurangi. Hal itu supaya proyek yang dibangun tidak mubazir tetapi memang dibutuhkan masyarakat,’’ tegas Sri Mulyani. Sementara itu, Adrianus Garu, senator dari daerah pemilihan NTT, meminta pemerintah pusat mengevaluasi semua proyek yang didanai APBN di daerah-daerah. Pasalnya, ada banyak sekali proyek di daerah yang mubazir atau tidak digunakan. Padahal dana yang dikeluarkan sangat besar. ‘’Kami minta dievaluasi dulu sebelum ada rencana pembangunan baru. Kalau tidak, nanti akan mubazir juga,’’ kata Adrianus. Ia mencontohkan sejumlah proyek di dapilnya yang setelah dibangun tetapi tidak lama kemudian mangkrak. Misalnya, katanya, banyak dermaga dibangun, bahkan tiap tahun masih ada pembangunan dermaga baru di beberapa kabupaten, tetapi setelah dibangun tidak pernah ada kapal yang sandar. Sampai dermaga rusak pun, kapal tidak pernah ada yang sandar atau merapat. ‘’Yang terjadi bukan dermaga kapal, tetapi dermaga ikan. Karena yang nempel bukan kapal tetapi ikan,’’ sindirnya. Contoh lainnya adalah pembangunan pasar dan terminal

yang didanai APBN. Ada banyak pasar dan terminal yang dibangun. Tetapi sama saja dengan proyek-proyek lain, bangunan yang ada tidak digunakan. ‘’Tidak ada aktivitas jual-beli dari masyarakat di pasar. Malah pasar yang ada dijadikan kandang kambing. Demikian pula pembangunan teriminal bus. Terminal sama sekali tidak dimanfaatkan. Hanya dijadikan tempat maksiat di daerah-daerah,’’ ungkapnya. Padahakl, proyek-proyek mubazir itu telah menghabiskan anggaran dari APBN yang tidak sedikit. Rata-rata asas manfaat dari proyek-proyek itu hanya 20 persen. Kesemua proyek itu muncul karena tidak melalui mekanisme pembangunan yaitu lewat forum Musrenbang. Proyekproyek yang dibangun lebih banyak titipan dari elite partai atau oknum pejabat, baik di daerah maupun di pusat. ‘’akta yang kami peroleh, proyek-proyek itu dibangun karena adanya lobi oknum-oknum tertentu. Proyek-proyek itu dibangun bukan atas kebutuhan daerah, tetapi lebih sebagi bagi-bagi proyek. Motif utamanya untuk mendapatkan fee dari proyek tersebut untuk kepentingan pribadi atau kelompok,’’ jelasnya. (kmb4)

Direspons Wiranto Dari Hal. 1

Menko Polhukam Wiranto juga melarang adanya unjuk rasa yang rencananya akan berlangsung pada 11 Februari mendatang. Menurutnya, aksi yang berlangsung saat masa tenang jelang hari pencoblosan Pilkada DKI itu menyalahi aturan. ‘’Yang pasti bahwa minggu tenang itu tidak ada lagi diizinkan lagi pengerahan massa di tempat umum,’’ ujar Wiranto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/2) kemarim. Wiranto mengaku, apabila masyarakat akan tetap melakukan unjuk rasa, aparat

akan melakukan penindakan. ‘’Jadi jangan disalahkan aparat keamanan, yang kita salahkan adalah siapa yang melanggar hukum,’’ pungkasnya. Sebelumnya beredar informasi, adanya ajakan melakukan unjuk rasa yang dinamai dengan Aksi Bela Ulama. Rencana aksi tersebut akan dilakukan 11, 12 dan 15 Februari. Adapun 39 organiasi kemasyarakatan (ormas) berserta Front Pembela Islam (FPI) akan melakukan unjuk rasa. Sementara tema unjuk rasa itu adalah ‘’Umat Muslim Wajib Memilih Pemimpin Muslim dan Umat Muslim Haram Memilih Pemimpin Nonmus-

Siapkan Jaksa Dari Hal. 1

‘’Dengan adanya SPDP, maka kami di kejaksaan siapsiap membuat tim jaksa peneliti untuk menangani perkara tersebut,’’ ucap Ashari. Setidaknya ada delapan jaksa yang dilibatkan. Mereka adalah Fithrah, Khunaifi Al Humaini, Irwan Setiawan, Sobeng Suradal, Bagus Wisnu, Hari Wibowo dan Suhadi. Ditunjuknya jaksa ber-

gama Islam karena dalam delik kasus ini, awalnya juga menyinggung soal umat muslim yakni dugaan fitnah yang dilakukan tersangka atas pecalang di Bali. Sehingga jaksa yang ditunjuk juga jaksa senior agar bisa profesional dan independen. Kepolisian Daerah (Polda) Bali menetapkan Juru Bicara Front Pembela Islam atau FPI Munarman sebagai tersangka. Penetapan

lim (Haram)’’. Sekjen Majelis Syuro DPD FPI DKI Novel Bamukmin memastikan aksi 112 akan berjalan superdamai. Dia mengatakan pada Sabtu (11/2) mendatang hanya merupakan silaturahmi dari dua aksi sebelumnya. ‘’Ini momennya jalan santai, artinya ajang silaturahmi yang betul-betul kita aksi super super super damai,’’ kata Novel di Gedung MUI. Novel mengatakan aksi yang akan digelar itu nantinya hanya berisi orasi biasa. Namun massa yang akan hadir diperkirakan tidak akan sebanyak aksi 212 lalu. (kmb)

tersangka itu disampaikan oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose. Kapolda menegaskan akan kembali memanggil Munarman untuk menjalani pemeriksaan setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka. ‘’Tanggal 10 Februari ini kami panggil. Soal bagaimana prosedurnya, itu urusan kami dari pihak tim penyidik,’’ ujarnya. (kmb37)

Pertempuran Sengit Itu Bertujuan Mendapatkan Surga

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Empat Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETIAP prajurit tidur di sana dengan binatang yang dia kendarai. Demikian juga kudakuda, gajah-gajah. Para ksatria itu, oh banteng keturunan Bharata, ada yang sangat keras berjuang. Tidak sedikit yang memilih tidur. Bahkan absen dari pertempuran. Kelompok yang tertidur itu kehilangan kesadaran dan tenggelam dalam tidur. Saat itu kelihatan seperti sebuah lukisan, yang dilukis di atas kanvas oleh seniman ahli. Para ksatria itu dihiasi anting-anting dan dilengkapi usia muda. Dengan anggota badan terkoyak-koyak oleh panah-panah, mereka akhirnya terlelap dalam tidur setelah membaringkan diri mereka di bundaran yang melingkar dari gajah-gajah. Kelihatan seolaholah mereka berbaring di dada wanita-wanita cantik. Kemudian bulan, penghibur mata dan penguasa bunga-bunga lily yang corak warnanya putih itu seperti pipi seorang wanita cantik. Muncul menghiasi arah yang dipimpin Indra. Sungguh, seperti seekor singa dari bukit-bukit Udaya. Dengan sinar-sinar yang mem-

buat punuknya jadi kuning terang. Dia keluar dari guanya di timur, merobek-robek menjadi berkeping-keping. Malam dalam kondisi gelap sangat tebal itu menyerupai sebuah kawanan besar gajah-gajah. Pencinta dari semua kumpulan bungabunga lily di dunia itu bersinar terang. Bersinar seperti badan lembu yang sangat baik milik Mahadeva. Sinar itu penuh lengkungan-lengkungan sinar terang seperti busur miliknya Karna. Hal itu sangat menyenangkan dan memesonakan seperti bibirbibir dari seorang pengantin perempuan. Mereka malumalu, mengembang di angkasa. Segera, penguasa yang memiliki kelinci sebagai tandanya itu menunjukkan dirinya sendiri memancarkan sinar-sinar lebih terang di sekitarnya. Sungguh kelihatan secara perlahan mengeluarkan sebuah lingkaran cahaya terang. Cahaya itu jauh dari jangkauannya. Cahaya itu menyerupai kemegahan emas. Kemudian sinar-sinar dari badan yang bersinar itu dapat menghilangkan kegelapan. Kemudian menjadi penuh semarak. Secara pelan-pelan diri mereka

sendiri menyebar ke seluruh arah mata angin, langit, dan bumi. Karena itu, segera dunia ini menjadi disinari. Kegelapan yang sangat buruk itu telah menyembunyikan segala sesuatu. Ketika bumi telah diterangi hampir seperti siang hari oleh bulan-bulan. Di antara makhluk-makhluk berkelana di malam hari, beberapa melanjutkan berkeliling di sekitarnya dan beberapa absen. Kelompok itu, oh raja, seperti dibangunkan sinar-sinar matahari. Sungguh, lautan pasukan-pasukan itu dibangunkan sinar-sinar bulan, yang memancar dalam kehidupan. Seperti sekumpulan bunga lotus yang mengembang oleh sinar-sinar matahari. Sungguh, pasukan-pasukan laut itu dibangunkan oleh bulan terbit. Seperti lautan digoyang oleh guncangan ombak atas terbitnya badan bersinar itu. Kemudian, oh raja, pertempuran itu sekali lagi dimulai di bumi untuk kehancuran penduduk bumi, antara manusia yang ingin mendapatkan surga. Sanjaya berkata, ‘’Pada waktu ini, Duryodhanadi bawah pengaruh kemarahannya. Putra su-

lung Dhristhrarartha itu segera menghampiri Guru Drona, setelah menyapa dan mengucapkan kata-kata, untuk mengingatkan kembali tentang pekerjaan, dan memancing kemarahannya.’’ Duryodhana kemudian berkata, ‘’Tak ada belas kasihan yang seharusnya ditunjukkan kepada musuh-musuh kita. Ketika mereka putus asa, dan sabar dengan usaha keras, khususnya ketika mereka semuanya menjadi bidikan pasti. Dengan keinginan

melakukan yang menyenangkan paduka, kami menunjukkan kepada mereka kebaikan. Biarkan mereka sendirian melakukannya. Pihak Pandava yang kelelahan, setelah istirahat, telah menjadi bertambah kuat. Mengenai diri kami sendiri, kami siap dalam setiap hal kendati harus kehilangan energi dan kekuatan. Para Pandava, yang dilindungi paduka, tetap akan mendapatkan kemakmuran. (bersambung)

Sloka 12.5 Kleso ‘dhikataras tesam avyaktasakta-cetasam avyajta hi gatir dukham dehavadbhir avapyate Mereka yang pikirannya terpusat kepada Yang Maha Esa – yang tidak berbentuk – berusaha secara susah payah untuk mencapainya, karena jalan Yang Maha Esa ini sukar bagi mereka yang memiliki raga.


16 Pages

29 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

ay, February

Wednesd

y, February Wednesda

Magistrate orders French ex-president Sarkozy to stand trial

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo online: http://www.inte

L O N A A T I E R N I N T

8, 2017

8, 2017

REUTERS/Adrees

the New LI between Super Bowl 5, 2017. show at U.S., February halftime during thein Houston, Texas, Gaga performs Falcons Singer Lady and the Atlanta land Patriots

Latif

Eng-

announces Lady Gaga an, eric North Am tour European

swung Lady Gaga On Sunday, of Houston’s

Bowl down from the roof a set of her to launch e at the Super announced NRG stadium during the National ip her performanc hits Monday greatest League championsh - Fresh off Gaga on England NEW YORKin Houston, Lady tour. Football the New Falcons. show between and European halftime States, Germany, and game and the Atlanta in the UnitedItaly, England Patriots a North American Vancou- Switzerland, cities through (rtr) starting in the The tour, 1, will promote other European album, Dec. 14. ver on Aug. Post latest studio dates singer ’s She will also play ional Bali “Joanne.” find Internat

at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

Gaillard

REUTERS/Eric Marine Le Hollande, s for Francois during preparation President Alliot-Marie (L-R) French and Michele politicians of French Melenchon figures Jean-Luc to giant Sarkozy, Nicolas final touches Macron, 26, 2017. puts the A worker Juppe, EmmanuelFrance, January Pen, Alain parade in Nice, the carnival

French extrial te orders Magistra Sarkozy to stand t presiden

and children. his wife l canfunds to presidentiais also Far-right Le Pen predeMarine and May. by the European conservative con- didate magistrates money paid Sarkozy’s Chirac wasretire- being pursued to refund of the two signed the and another only one cessor Jacques Parliament after his the case in 2011, funds to to her bodyguard president in charge of t be- victed of misusing public phantom former French fund- trial order. disagreemen in ment, allies in convic- person.(rtr) es in the has ordered also be heard political “The clear first magistrates News can at Global A magistrate trial over irregulariti source said on rare keep That was the state the two 9.30 is such a PARIS in “Bali Image” head of jobs. to stand 96.5 from the matter bid, a judicial France for five tween Marshal underlin- tion of a French Radio FM charge of am. Listen is worth Nicolas Sarkozy 2012 re-election who led until 10.00Radio FM at Nazi collaborator the inanity e politician event that it failed 1945. Sarkozy, Filillustrates said in a since adio. Petain in to Global ing of his e charge against old conservativ he ing, as it Philippe e Francois bali.listen2myr at http:// the 62-year Tuesday.Th Conservativ rivals including http://globalfm of the decision,” video streaming 2007, exposes if convicted. at a beat and http:// com or live ali.com years from prison sentence bali. statement. lon, who become the centreorder comes radioglobalfmbnnel/global-fmspeaking his accountants. The trial French politicians Sarkozy to in this year’sa who was to a one-year is Her- from ustream.tv/cha over their right’s candidateengulfed by The source,of anonymity as time when lawyer Thierry as of public when ini- face growing scrutiny finances race, has been condition Sarkozy’s the trial order payments are and political lodge on the case in France to this year’s scandal over zog described nts of trials also personal said he would two often in April would “inane” andagainst it. One of or- tial announceme in the build-up election 13 others an appeal handling the casethat made, saidover the affair. Lawyer presidential the fact that magistratestrial on the charge he face trial more than dered the Herzog highlighted spent way warnings Sarkozy to, despite was entitled

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Wage, 8 Februari 2017

Jajal Musik Pop Bali

Gus Surya Hadirkan ”Pelih Memitre” Perkembangan musik pop Bali saat ini terus mendapat apreasi dan dukungan para generasi muda. Tak terkecuali Gus Surya, penyanyi pop Bali pendatang baru asal Kabupaten Jembrana ini hadir dengan single perdananya yang berjudul “Pelih Memitre” yang akan tergabung dalam album kompilasi produksi 45 Pro yang menurut rencana dirilis tahun ini. Bagi Gus Surya yang mengawali karier musiknya lewat ajang lomba-lomba, keikutsertaannya membuat dirinya memiliki modal dan semangat dalam berkarya. Tidak pernah meraih gelar juara, tidak lantas membuatnya patah semangat. Justru kegagalan tersebut yang menjadikannya seperti saat ini. “Astungkara kini saya bisa mengeluarkan single perdana. Yang awalnya saya cuma bisa ikut lomba-lomba dan selalu gagal menjadi juara, kini memiliki lagu sendiri menjadi kenyataan bagi saya. Sesuatu yang mendasari ialah kegagalan itu yang saya ubah menjadi penyemangat untuk bisa berkarya secara profesional,” ungkap Gus Surya pria kelahiran Jembrana 7 Agustus 1984 ini, Selasa (7/2) kemarin. Single “Pelih Memitre” merupakan langkah awal Gus Surya di belantika musik pop Bali. Ke depan ia pun telah mempersiapkan single keduanya yang ia ciptakan sendiri. “Saat ini masih fokus untuk promo single ‘Pelih Memitre” dulu. Untuk single berikutnya sudah ada, itu saya ciptakan sendiri. Mudah-mudahan tahun ini juga sudah bisa dirilis,” ujarnya. Ke depan, pria yang kini masih aktif menjadi penyiar di salah satu stasiun radio swasta di Jembrana ini berharap musik Bali bisa bersaing di tengah gempuran teknologi saat ini. selain itu, ia pun berharap karyanya bisa diterima semua lapisan masyarakat. (win)

Gus Surya

Bali Post/ist

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Ratusan Perusahaan IT Gugat Inpres Trump

Lebih dari 100 perusahaan, termasuk nama-nama besar perusahaan IT, bareng-bareng mengajukan gugatan terhadap larangan masuk warga tujuh negara muslim ke AS karena menurut mereka larangan itu bakal mendorong perusahaan-perusahaan memindahkan basis operasinya ke luar AS.

Bali Post/ist

Kantor Pusat Google

The Error Project Luncurkan ”Dunia Dalam Harapan” waktu lalu. Bukan hanya mengkritisi keadaan sosial, para personel TEP juga tak sungkan berbagi motivasi kepada pendengarnya. Ini terbukti dari single kedua yang berjudul “Optimisme Positif” yang dikemas secara luas bahwa setiap perjuangan akan memperoleh hasil akhir yang indah. “Lagu ini kami dedikasikan untuk orang-orang yang selalu berjuang dalam keadaan apapun tanpa mengenal lelah,” ujar sang vokalis. Hal senada juga disampaikan oleh Krisnantara selaku manajer band. Ia mengatakan bahwa penyakit AIDS tidak akan menular melalui berbicara maupun interaksi sosial. Justru ketika ODHA dikucilkan akan membawa beban psikis yang tentunya membuat sakitnya semakin parah. “Dari lagu itu (Dunia Dalam Harapan-red), mudah-mudahan orang tidak lagi mengucilkan orang yang terjangkit penyakit itu,” im-

The Error Project buhnya. Ditambahkan Krisnantara dalam waktu dekat TEP akan menggarap video klip kedua dari lagu kedua mereka. Diharapkan lagu-lagu TEP dapat diterima di berbagai kalangan tidak hanya sebagai sebuah karya seni melainkan juga sebagai media untuk menyampaikan pesan moral. Band asal Desa Tamblang yang terbentuk Maret 2015

Bali Post/ist

lalu ini juga lebih suka menciptakan lagu-lagu dengan mengambil tema sosial dan kehidupan yang riil. Rencananya, TEP akan menggarap album pertama yang terdiri atas 10 lagu. Baru lima lagi yang sudah selesai digarap, dan lima lagu lagi masih dalam tahap penggarapan. Diperkirakan semuanya rampung pada Juli mandatang. (win)

Paramount dan Skydance telah mengundur “World War Z 2” dari tanggal peluncuran. Film, dengan Brad Pitt sebagai bintang utama tersebut, sebelumnya dijadwalkan menghentak bioskop pada 9 Juni, namun proyek itu tertunda ketika sutradaranya, J.A. Bayona, memutuskan hengkang dari proyek film tersebut tahun lalu. Dikutip dari The Hollywood Reporter, orang dalam mengatakan bahwa Paramount saat ini berharap “World War Z 2” siap diluncurkan pada 2018 atau 2019. Sudah biasa bagi studio Hollywood untuk menentukan tanggal peluncuran bahkan jauh sebelum syuting dimulai. “World War Z” menggebrak pasar pada saat musim panas 2013 dengan menghasilkan 540 juta dolar AS secara global. Dalam pengumuman yang

Sinergi Lestarikan Lingkungan Bali DI mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Peribahasa ini yang dianut oleh PT Tirta Investama (Aqua-Mambal). Perusahaan air kemasan ini tidak hanya berinvestasi di Bali, namun juga turut bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan alam dan lingkungan Pulau Dewata. Hal tersebut tercermin dalam setiap program-program yang dikembangkan dalam menjaga bumi beserta linkungannya. Seperti pelestarian sumber daya air, menjaga resapan air, menjaga populsi pohon, menjaga kualitas tanah dan air, pertanian sehat ramah lingkungan, penanaman pohon, penangkaran burung curik Bali, dan penyediaan air bersih. Kepedulian PT Tirta Investama (Aqua-Mambal) tidak hanya diterapkan pada lingkungan sekitar, namun juga di beberapa kabupaten lainnya, seperti di Desa Tianyar Karangasem. Senior Plant Manager AQUA Bali Forcy Tjahyana Tjandra didampingi Stakeholder Relation Manager AQUA Mambal Nyoman Arsana dan CSR Co-

ordinator Aqua Mambal Ida Ayu Eka Pertiwi Sari menyatakan sangat concern terhadap kelestarian yang diwujudkan sejumlah program Corporate Social Responsibility (CSR). “Air adalah core business kami, karena itu kami harus turut menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya memanfaatkannya saja. Kepedulian ini kami wujudkan dengan penanaman 47,759 pohon, 2,266 biopori, 15 sumur resapan, 70 rorak. Memberikan insentif pohon kepada 17 KK dengan jumlah pohon 656 untuk menjaga populasi pohon,” ungkap Forcy Tjahyana saat ditemui, Selasa (7/2) kemarin. Selain menjaga lingkungan, program CSR juga dimanfaatkan membantu masyarakat sekitar. Di antaranya, membangun 15 biogas, pertanian sayuran sehat seluas 20 are, pengembangan usaha lebah madu oleh Kelompok Lebah Madu Mekar Bhuana, akses air bersih dengan teknologi hidram kepada 133 KK Br. Bukian dan 191 KK di Br. Semanik di Kabupaten Badung. “Kami juga membantu petani di Subak Mambal, yang

TERIMA - Senior Plant Manager AQUA Bali, Forcy Tjahyana Tjandra, saat memberikan penjelasan pada jajaran Kelompok Media Bali Post, Selasa (7/2) kemarin. sering mengalami gagal panen dikarenakan serangan hama dengan memperbanyak agensia hayati yang dilakukan di Lab Pertanian Organik. Dengan program ini petani sudah mampu menghasilkan 7 ton/ha dari sebelumnya hanya 3-4 ton/ ha,” terangnya. Tak hanya itu, hasil produk-

si petani juga akan dipasarkan hasil produksi lewat Koperasi Mambal Lestari. “Jadi petani tidak kapok, karena hasil produksinya juga kami bantu memasarkan,” ungkapnya. Pihaknya berharap program pelestarian lingkungan mendapat dukungan dari para pemangku kepentingan, baik

berinvestasi di luar negeri. Pada akhirnya para pekerja dan ekonomi Amerikalah yang bakal menderita.” Perusahaan-perusahaan yang pertama kali memprakarsai gugatan ini adalah Facebook Inc., Twitter Inc., Intel Corp, eBay Inc., Netflix Inc. dan Uber Technologies Inc. serta dua perusahaan non IT, yakni Levi Strauss & Co dan Chobani Llc. Dalam gugutan itu, ratusan perusahaan ini menekankan kontribusi para imigran terhadap perekonomian Amerika. Mereka menyebutkan para imigran atau anak cucu mereka telah mendirikan lebih dari 200 perusahaan top yang masuk daftar 500 perusahaan besar dunia versi Fortune 500. Agenda kebijakan Trump menyangkut imigrasi, perdagangan, keamanan siber, reformasi pajak dan masalahmasalah lain malah sangat merugikan industri IT Amerika. Sebelum inpres larangan imigran itu, perusahaan-perusahaan mengungkapkan kesediaan mereka untuk bekerja dengan presiden demi menghindari konfrontasi langsung. Namun, larangan imigran itu telah memicu reaksi keras dari Lembah Silikon (konsentrasi untuk perusahaanperusahaan IT) di mana warga negara asing seluruh dunia menjadi bagian integral dari ekonomi digital. Bahkan ada demonstrasi damai di kantor Google dan Facebook, sedangkan Uber menjadi target boikot. Perusahaan-perusahaan besar IT Amerika menjadi kekecualian dari kebanyakan perusahaan AS yang enggan menentang langsung kebijakan Trump. Hanya sebagian kecil perusahaan non IT Amerika yang turut mengajukan gugatan, demikian Reuters. (ant)

Diundur, Peluncuran ”World War Z 2”

Peduli ODHA

Diskriminasi terhadap ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) akan terus-menerus marak jika tidak diimbangi dengan informasi dan pengetahuan yang memadai. Stigma negatif yang lekat di ODHA membuat mereka dikucilkan masyarakat. Hal ini agaknya juga yang menjadi perhatian bagi para personel The Error Project (TEP). Melalui single pertamanya “Dunia Dalam Harapan”, mereka ingin mengedukasi para pendengar bahwa ODHA bukan untuk dikucilkan atau diasingkan. Band yang didukung penuh oleh Ari KCX di Vokal dan Gitar, Gus Yana di Bass, Krisnha di Lead Gitar, dan Iwak Qyong di Drum mengaku bahwa seseorang yang mengidap virus mematikan tersebut masih tetap memiliki hak yang sama dengan orang pada umumnya. “Mereka bukan pelaku mereka hanyalah korban dan hak mereka masih sama,” ujar Ari KCX, beberapa

Perusahaan-perusahaan termasuk Apple Inc., Google Inc. dan Microsoft Corp. bersama-sama mengajukan gugatan ke pengadilan San Francisco. Mereka beralasan instruksi presiden menyangkut larangan masuk sementara warga tujuh negara muslim dan para pengungsi ke AS itu sangat merugikan bisnis Amerika. Tesla Inc. milik pengusaha Elon Musk dan SpaceX juga ikut mengajukan gugatan Senin waktu AS itu sehingga menambah jumlah penandatanganan gugatan menjadi 127 perusahaan. Musk adalah di antara eksekutif perusahaan IT yang menjadi anggota dewan penasihat ekonomi Trump. Dia berusaha dipertahankan mati-matian dalam dewan ini, terutama setelah Kepala Eksekutif Uber Technologies Inc Travis Kalanick keluar dari dewan itu akibat inpres kontroversial anti imigran itu. Perusahaan-perusahaan ini beralasan bahwa inpres Trump itu telah membuat perusahaan-perusahaan tidak menentu, padahal mereka tergantung kepada bakat-bakat dari luar Amerika dan perjalanan bisnis global demi inovasi dan menciptakan lapangan kerja di AS. “Imigran berkeahlian tinggi akan lebih tertarik bekerja di luar negeri, di tempat-tempat di mana mereka dan kolega-koleganya bisa bebas bepergian dan dengan jaminan bahwa status imigrasi mereka tidak tiba-tiba dicabut,” tulis perusahaan-perusahaan itu dalam berkas gugatan mereka kepada Trump. “Perusahaan-perusahaan multinasional akan memiliki insentif besar jika memiliki basis operasi di luar Amerika Serikat atau memindahkan atau mempekerjakan karyawan dan

pemerintah daerah maupun pengusaha swasta. “Selama ini Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung program-program kami. Kami berharap ada pihak swasta yang memiliki visi misi serupa, sehingga dapat bersinergi dalam melestarian lingkungan,” pungkasnya. (par)

bersamaan, Paramount mengatakan bahwa film besutan Darren Aronofsky “mother!” yang dibintangi Jennifer Lawrence, dijadwalkan tayang di bioskop pada 13 Oktober. Film drama tersebut juga dibintangi Javier Bardem, Michelle Pfeiffer, Domhnall Gleeson dan Ed Harris. “World War Z 2” bukan satu-satunya film Paramount yang kehilangan slot. “Friday the 13th”, yang sebelumnya ditetapkan untuk menghentak bioskop pada 13 Oktober juga telah dihapus dari jadwal. (ant) Brad Pitt


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 08 Februari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu