Skip to main content

Edisi 07 Oktober 2017 |Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu kliwon, 7 oktober 2017

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Yayasan Pembangunan Desa Kuta (YPDK) [TK Indra Prasta, SMP Sunari Loka, SMA Kuta Pura, Koperasi Kuta Jaya] Rp 6.863.000 Keluarga Besar OSIS dan Siswa Siswi SMP Sunari Loka Kuta Rp 5.000.000 Yayasan Bintang Persada (Bu Santi) Rp 5.000.000 Siswa Siswi SD, SMP & Guru Bintang Persada Rp 4.536.000 TK Widya Kumara Sari, Jl. Tukad Banyupoh Panjer Rp 1.000.000 Sudarmi Rp 500.000 CV BK Tour Rp 500.000 CV Bulan Karya Rp 500.000 Ni Made Yulistiari Rp 500.000 Hal. 19 Jumlah diterima kemarin Rp 25.199.000

Bakti Gunung Agung

20 HALAMAN

NOMOR 49 TAHUN KE 70

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Tukang Cukur ’’Beraksi’’ di Pengungsian

Bakso dan Pecel Lele Jadi Menu Utama

SUASANA pos pengungsian di GOR Mandara Giri, Kubu, Bangli, Jumat (6/10) kemarin, terkesan ‘’meriah’’. Ada dua bupati hadir di jam yang sama. Mereka adalah Bupati Bangli Made Gianyar dan Bupati Karangasem Mas Sumatri. Hadir pula Wakil Bupati Bangli Sedana Arta. Ada pula Kajati Bali bersama jajarannya. Di tengah ‘’bertaburnya’’ para pejabat yang peduli akan nasib pengungsi tersebut, ada pula tukang cukur dan ‘’dagang’’ bakso dan pecel lele. Kehadiran tukang cukur dan sajian bakso serta pecel lele, melengkapi penyerahan sumbangan pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV. Sumbangan tersebut langsung diterima Bupati Bangli Made Gianyar.

Kehadiran tukang cukur asli Bali itu, rupanya menyedot animo para pengungsi utamanya anak-anak. Mereka pun antre untuk dapat pelayanan cukur gratis. Tak ketinggalan pula para pemudanya. Mereka dengan sabar menunggu giliran dan memberikan kesempatan pada anak-anak terlebih dahulu. Hal. 19 Tak Kalah

Bali Post/dir

ANTRE CUKUR – Sejumlah anak antre ‘’mencukur’’ di pos pengungsian di GOR Mandara Giri, Kubu, Bangli. Tukang cukur asli Bali ini diajak serta KKB, Bali TV dan Bali Post untuk melayani pengungsi. Selain ‘’cukur gratis’’, KKB juga membagikan bakso dan pecel lele kepada pengungsi. Ketika itu ikut sebagai ‘’penyaji’’ Bupati Karangasem Mas Sumatri yang juga hadir menyapa warganya di pengungsian.

Bocor, Pos Pengungsian di GOR Mandara Giri

TK Indra Prasta, SMP Sunari Loka, SMA Kuta Pura, dan Koperasi Kuta Jaya yang bernaung di bawah Yayasan Pembangunan Desa Kuta (YPDK) menyerahkan sumbangan Rp 6.863.000 ke Bali Post. Sumbangan bakti Gunung Agung kepada pengungsi ini terkumpul saat HUT ke-43 YPDK secara sukarela dari dewan guru, staf, dan pegawai YPDK. Keluarga besar Osis dan siswa-siswi SMP Sunari Loka Kuta juga menyerahkan uang tunai Rp 5.000.000. Sumbangan diserahkan Wakasek SMP Sunari Loka I Made Yudana, S.Pd.H., Panitia HUT YPDK Drs. I Made Raka dan perwakilan siswa SMP Sunari Loka.

Bali Post/nan

SUMBANGAN BALI POST - Sumbangan pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV, Jumat (6/10) kemarin diserahkan ke Posko Pengungsian di Bangli. Sumbangan yang di-serahkan Pemred Bali Post Wirata diterima Bupati Bangli Made Gianyar. Sebelumnya, sumbangan pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV diserahkan di sejumlah tempat di antaranya di Karangasem, Klungkung, Gianyar, dan Tabanan. Minggu besok sumbangan akan dibawa langsung ke Buleleng untuk diserahkan di pos pengungsian di Tajakula.

JUMLAH pengungsi di Bangli kini tersebar di sejumlah titik. Salah satunya di GOR Mandara Giri, Kelurahan Kubu, Bangli. Namun rupanya tempat ini belum sepenuhnya siap untuk menampung ratusan pengungsi. Selain terbatasnya MCK, atap gedung juga ada yang bocor. Bupati Bangli I Made Gianyar mengakui hal tersebut. Karena itu, Pemkab Bangli segera melakukan perbaikan. Bahkan, ia telah memprogramkan perbaikan fasiltas posko pengungsian secara bertahap. Ia menyatakan dengan jumlah pengungsi yang begitu membeludak, toilet yang ada sekarang ini terasa masih kurang. Sebab, GOR ini tidak diperuntukkan menampung banyak orang dalam waktu berhari-hari. Sehingga atas kekurangan itu,

pihaknya bakal melakukan perbaikan secara bertahap. ‘’Penyediaan toilet akan kita lakukan bertahap. Nanti juga akan ada bantuan toilet mobile,’’ ungkap Made Gianyar. Made Gianyar menambahkan, saat ini warga pengungsi di Bangli sekitar 7.000 jiwa. Mereka tersebar di empat kecamatan yang da di Bangli. Kata dia, pihaknya bekerja sama dengan Bupati Karangsem, pemerintah provinsi untuk melayani warga pengungsi dengan baik. ‘’Kita berusaha segala kebutuhan pengungsi bisa dipenuhi. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan kebutuhan logostiknya. Mereka juga harus terhibur, sehingga mereka bisa menerima kaadaan ini dengan ikhlas,’’ katanya. Hal. 19 Petugas Kesehatan

Bupati Kukar Ditahan

Kasus E-KTP

KPK Telusuri Info Jam Tangan Rp 1,8 M Jakarta (Bali Post) – KPK akan menelusuri info yang menyebutkan bahwa Johannes Marliem memberikan sebuah jam tangan seharga Rp 1,8 miliar kepada seorang pejabat di Indonesia. ‘’Jam tangan itu infonya ada tiga yang dua untuk Johannes Marliem sendiri yang satu diberikan kepada seseorang. Itu yang masih kami teliti,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/10) kemarin. Orang yang dia bicarakan itu seorang pebisnis muda Indonesia di Amerika Serikat. Dia ditemukan tewas di rumahnya di Los Angeles, Agustus lalu. Lebih lanjut, Rahardjo menyatakan KPK juga meneliti info dari Amerika Serikat yang menyebutkan aliran dana kepada pejabat di Indonesia terkait kasus korupsi pengadaan KTP elektronik. ‘’Ditailnya masih kami teliti karena selain dari berita Koran,kami juga ada informasi langsung yang diberikan kepada KPK,’’ katanya. KPK telah bekerja sama dengan FBI untuk pengumpulan bukti-bukti di Amerika Serikat terkait kasus KTP elektronik. ‘’Kami kerja samanya sudah lama. Kemudian Anda tahu dari berita yang dari sana, ada temuan-temuan yang arahnya ke Indonesia. Jadi kami segera mengajukan jadi pihak ketiga. Dengan jadi pihak ketiga, kalau nanti misalkan ada hal-hal yang didapatkan FBI, apakah itu barang atau uang bisa diserahkan ke Indonesia,’’ katanya. Marliem adalah Direktur Biomorf Lone LCC, Amerika Serikat, perusahaan penyedia layanan teknologi biometrik. Hal. 19 Punya Rekaman

Jakarta (Bali Post) – Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Rita Widyasari menghuni Rumah Tahanan KPK yang baru di Gedung Merah Putih seusai diperiksa sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kutai Kertanegara. ‘’Terkait dengan penerimaan gratifikasi dan peningkatan kekayaan di LHKPN RIW selama menjabat, RIW ditahan untuk 20 hari ke depan di Cabang Rutan KPK Gedung Merah Putih,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (6/10) kemarin. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara total harta kekayaan Rita pada pelaporan 29 Juni 2015 adalah senilai Rp 236,75 miliar dan 138.412 dolar AS. Hartanya terdiri atas harta tidak bergerak senilai Rp 12,05 miliar yaitu berupa tanah dan bangunan di 52 lokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, satu lokasi di Kota Bandung dan satu lokasi di Jakarta Pusat. Hal. 19 Logam Mulya

Bali Post/ant

DITAHAN - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari (tengah) dikawal petugas seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/10) kemarin. KPK resmi menahan Rita atas kasus dugaan menerima suap dan gratifikasi sebesar enam miliar rupiah.

’’E-Commerce’’ Kena Pajak

Agus Rahardjo

Jakarta (Bali Post) – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sedang menyiapkan aturan pajak yang akan diterapkan kepada pelaku bisnis elektronik atau e-commerce yang rencananya akan dikeluarkan dalam waktu dekat ini. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi, Jumat (6/10) kemarin, mengatakan bahwa aturan pajak mengenai e-commerce itu akan mengatur cara pembayaran hingga objek yang akan dipungut. ‘’Minggu depan pajak e-commerce,’’ ucapnya. Ia memaparkan, salah satu

mekanisme pemungutan pajak itu diberlakukan kepada pelaku e-commerce yang memiliki aplikasi, dan ini bukan merupakan objek pajak baru karena hanya cara transaksinya yang berubah dari konvensional ke elektronik. ‘’Ingat ya, transaksi online bukan berarti objek pajak baru, objek pajak lama yang belum terpajaki karena online,’’ katanya. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai pemerintah harus hati-hati mengatur pajak atas e-commerce agar tidak berpengaruh negatif baik bagi industri e-commerce itu send-

iri maupun para pelakunya. ‘’Mengingat e-commerce adalah sektor yang baru tumbuh, maka akan lebih baik pemerintah lebih hati-hati agar kebijakan yang diambil tidak men-discourage para pelaku,’’ ujarnya. Menurut Yustinus, perlu identifikasi dan klasifikasi yang jelas terkait model bisnis dan skala bisnis yang ada. Pelaku bisnis rintisan (start up) seyogianya mendapat perlakuan berbeda alias insentif, agar dapat tumbuh kembang dengan baik, difasilitasi, dan terus dijaga agar kelak dapat berkontribusi maksimal bagi negara. (ant)

Ken Dwijugiasteadi


denpasar

2

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

figur

Bali Post/eka

Jangan Sampai Molor

PROYEK pembangunan Pasar Badung kini sedang dalam proses pengerjaan. Proyek ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Bahkan Presiden RI Joko Widodo juga berharap agar pembangunan pasar yang menjadi pusat ekonomi rakyat di Denpasar ini tidak boleh terlambat. Oleh karena itu, Mendag meminta penuntasan pengerjaan proyek ini tak boleh sampai molor. Hal ini diungkapkan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita saat meninjau proyek pembangunan Pasar Badung, Jumat (6/10) kemarin. Mendag Enggartiasto mengatakan, pasar tradisional ini menjadi denyut nadi perekonomian di Denpasar. Oleh karena itu, pihaknya menyempatkan datang agar melihat secara langsung proses pengerjaannya. Terlebih pembangunan pasar ini juga menjadi atensi Presiden RI agar pembangunan pasar tetap berjalan. “Jangan sampai terlambat,” harap Mendag di hadapan para pejabat di lingkungan Pemkot Denpasar dan rekanan yang mengerjakan proyek senilai Rp 75 miliar tersebut. (ara)

Pria NTT Ditebas di Klinik

Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di rumah kos di Jalan Tukad Badung X, Denpasar Selatan. Seorang pria asal NTT Daniel Billi Lede (34) ribut dengan temannya dan mengganggu penghuni kos lainnya, Bud (38). Setelah sempat cekcok, Bud langsung mengambil pedang dan menebas punggung, kepala serta tangan korban saat dirawat di klinik. Menurut sumber, kasus penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Dari keterangan saksi, FA (24) asal Blitar, Jawa Tengah pada Kamis (5/10) pukul 23.00 Wita, dia menjemput pacarnya, Yo, di tempat kerjanya dan diantar ke TKP. Beberapa saat kemudian datang korban dan langsung menemui Yo. Selanjutnya Yo asal Sumba, NTT ini memanggil pelaku. “Sebenarnya korban mau mencari temannya yang menginap di kamar Yo. Tapi dia malah ribut dengan Yo. Pelaku menanyakan kenapa ribut-ribut di sini (TKP - red). Korban malah ribut dengan pelaku,” ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya. Situasi semakin memanas, korban dan pelaku saling adu jotos. Pukulan pelaku mengenai pelipis korban dan membuatnya semakin emosi. Korban langsung melempari kos-kosan itu menggunakan batu. Karena luka di wajahnya, korban dibawa teman-temannya ke klinik di Jalan Tukad Batanghari, Denpasar. Beberapa menit kemudian pelaku menyusul sambil membawa pedang dan boton police stick. Setelah bertemu dengan korban, pelaku langsung menebas punggung, kepala dan tangan pria asal NTT tersebut. “Karena lukanya parah, korban langsung dirujuk ke RSUP Sanglah,” tegasnya. Terkait kejadian tersebut, Tim Opsnal Polsek Densel melakukan penyelidikkan dan mengamankan pelaku. Selain itu, petugas mengamankan barang bukti yang digunakan untuk menganiaya korban. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya saat dikonfirmasi membenarkan menangani kasus tersebut. Ditegaskan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. (kmb36)

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Polisi mengamankan barang bukti pedang yang terkait dengan kasus penganiayaan.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PULUHAN MOBIL DEWAN DIPLOT UNTUK PELAYANAN PUBLIK Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

PASAR BADUNG - Para pekerja tengah mengerjakan lantai dasar Pasar Badung, Jumat (6/10) kemarin. Pembangunan pasar tradisional terbesar di Bali ini diharapkan segera rampung agar dapat menggerakkan kembali sektor perekonomian masyarakat.

PAW Anggota Dewan Digodok di Tingkat Partai Denpasar (Bali Post) –

Pengunduran diri anggota DPRD Denpasar I.B. Kompyang Wiranata sudah disetujui Gubernur Bali. Bahkan suratnya sudah diterima DPRD Denpasar. Kini proses Pergantian Antar-Waktu (PAW) untuk yang bersangkutan masih digodok di tingkat partai, yakni PDI-P Denpasar. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede saat ditemui di sela-sela kunjungan Menteri Perdagangan ke Pasar Nyanggelan, Panjer, Jumat (6/10) kemarin. Ngurah Gede mengatakan, saat ini proses PAW masih berlangsung dan sedang dibahas di tingkat partai politik. Pasalnya, surat persetujuan tentang pengunduran diri anggota DPRD Denpasar atas nama I.B. Kompyang Wiranata sudah

turun. “Oleh karena itu, kami tindaklanjuti dengan mengirim surat ke partai,” katanya. Ngurah Gede menegaskan, proses ini masih panjang, karena harus ada persetujuan Gubernur lagi untuk penetapan PAW-nya. Jadi, setelah proses di partai se-

lesai akan dikirim ke dewan. Kemudian dewan akan mengajukan ke Gubernur untuk rekomendasi. Bila surat dari Gubernur itu turun, baru bisa dilakukan pelantikkan. “Mungkin akhir tahun ini baru bisa dilakukan pelantikkan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi PDI Perjuangan I.B. Kompyang Wiranata secara resmi telah mengajukan surat pengunduran diri per 7 Juli 2017 lalu. Kompyang Wiranata yang saat itu juga menjabat Ketua Komisi II mengundurkan diri lantaran dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Denpasar. Acara

serah terima jabatan pun sudah dilaksanakan, Selasa (11/7) lalu. Sementera itu, Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, tahapan Pergantian Antar-Waktu (PAW) prosesnya harus diawali dari partai. Artinya, partai menyampaikan adanya pergantian kadernya di legislatif kepada pimpinan dewan. Kemudian pimpinan dewan mengajukan permohonan tersebut untuk mendapatkan persetujuan dari gubernur. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bali Post/kmb12

I Gusti Ngurah Gede

Thai Airways Gelar Tur Edukasi Agen Perjalanan 2017

(Bali Post/iah)

MELEPAS - GM Thai Airways Denpasar Narongrat Sitthi (kanan) saat melepas keberangkatan peserta tur edukasi agen perjalanan ke Bangkok dan Chiang Mai, Jumat (6/10) kemarin.

THAI Airways menggelar Agent Educational Tour Program 2017 selama empat hari ke Chiang Mai, Thailand. Kegiatan yang mulai digelar Jumat (6/10) ini akan berakhir pada Selasa (10/10) mendatang. Menurut GM Thai Airways Denpasar Narongrat Sitthi saat pelepasan peserta tur edukasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (6/10) sore, kegiatan ini rutin digelar untuk mengenalkan tujuan wisata di Thailand. Dipilihnya Chiang Mai sebagai lokasi tujuan kali ini, karena kota kedua terbesar setelah Bangkok ini merupakan destinasi wisata yang cukup diminati. Ia mengutarakan, di Chiang Mai akan ada banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Para peserta tur yang terdiri dari enam perwakilan agen perjalanan, dua wartawan dan satu perwakilan Thai Airways Denpasar akan diajak ke sejumlah destinasi wisata yang

menarik. ‘’Kami percaya program ini akan memberikan pengetahuan lebih tentang destinasi Chiang Mai yang menjadi favorit selain Bangkok untuk area pemasaran di Bali dan Jawa Timur. Ini merupakan program musim dingin yang berlaku mulai 29 Oktober 2017 hingga 24 Maret 2018,’’ jelasnya. Thai Airways menerbangi rute Denpasar-Bangkok secara harian tanpa henti dengan pesawat B777300. Dari Bangkok Thai terbang ke 63 destinasi di 32 negara di seluruh dunia dan empat destinasi di Thailand, yakni Chiang Mai, Phuket, Krabi dan Samui. Dalam daftar destinasi yang akan dikunjungi peserta tur edukasi ini tercantum sejumlah destinasi wisata terkenal di Chiang Mai, yakni Wat Chedi Luang Temple, Doi Suthep Temple, Royal Park Rajapruek, Baantong Luang Hill, Tiger Kingdom dan Chiang Mai Night Bazaar. (kmb18)

Mendag Siap Kawal Pembangunan Pasar Badung

Apresiasi Program Rai Mantra Merevitalisasi Pasar Tradisional

PROYEK pembangunan fisik Pasar Badung di Kota Denpasar mendapatkan kunjungan dari Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita, Jumat (6/10) kemarin. Kunjungan Mendag disambut langsung Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Kehadiran Mendag Enggartiasto Lukita juga meninjau program revitalisasi Pasar Nyanggelan Panjer yang dibangun pada tahun 2013 lewat dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Kementerian Perdagangan dan APBD Pemkot Denpasar. Mandatangi Pasar Badung, Mendag RI Enggartiasto Lukita meninjau langsung progres pembangunan fisik pasar terbesar di Bali yang saat ini telah mencapai 19 persen. Mendag Enggartiasto Lukita siap mengawal pembangunan fisik Pasar Badung, serta memberikan apresiasi program revitalisasi pasar tradisional yang dilakukan Wali Kota Rai Mantra. ‘’Dari pembahasan dengan Bapak Wali Kota Rai Mantra,

akan saya ikuti terus perkembangan revitalisasi pasar tradisional di Kota Denpasar. Masyarakat bersyukur mempunyai Wali Kota seperti Rai Mantra yang peduli dengan rakyatnya, karena tidak banyak karakter pemimpin peduli dengan ekonomi kerakyatan,’’ ujar Enggartiasto Lukita. Lebih lanjut, Mendag Enggartiasto Lukita mengatakan, Denpasar merupakan denyut nadi pusat perekonomian dengan pembangunan Pasar Badung sebagai pasar rakyat menjadi perhatian khusus Presiden RI Joko Widodo. Mengingat kehadiran ritel modern di Indonesia lebih dari 32 ribu outlet, membuat persaingan yang tidak sehat dengan warung dan pasar tradisional. Hal ini menjadikan perhatian khusus kepada prasar tradisional baik fisik maupun nonfisik, seperti yang telah dilakukan Wali Kota Rai Mantra yang merevitalisasi pasar tradisional. ‘’Pasar tradisional di Kota Denpasar kita jadikan percontohan di tingkat nasional, dengan program dan perhatian Wali Kota Rai Mantra yang tak terlepas dari pasar rakyat sebagai ekonomi kerakyatan,’’

ujarnya sembari mengatakan akan mengawal program revitalisasi pasar di Denpasar yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra mengatakan pembangunan Pasar Nyanggelan Panjer mendapat dana TP APBN Kementerian Perdagangan sebesar Rp 5 miliar yang saat ini terus mengalami kenaikan omzet mencapai Rp 6 miliar lebih. Sementara itu, Pasar Badung mengalamai kebakaran pada 27 Februari 2016 lalu dengan kerugian mencapai Rp 66 miliar. Pasar rakyat yang beroperasi selama 24 jam ini merupakan jantung ekonomi masyarakat dengan jumlah pedagang sebanyak 1.698 pedagang terdiri dari 311 kios pedagang, 1.387 los pedagang. Capaian omzet Pasar Badung pagi sebelum terbakar mencapai Rp 7 miliar lebih per harinya, sedangkan Pasar Badung malam mencapai Rp 1 miliar lebih per hari. Saat ini pembangunan Pasar Badung tahap I dimulai pada 26 Juli sampai dengan 22 Desember, dengan bantuan TP APBN Kementerian Perdagangan sebesar Rp 75 miliar dan

PROYEK - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita didampingi Wali Kota Denpasar Rai Mantra saat mengunjungi proyek pembangunan fisik Pasar Badung, Jumat (6/10) kemarin. dana pendampingan dari APBD Denpasar sebesar Rp 15 miliar lebih. Untuk pembangunan tahap kedua akan dilanjutkan tahun 2018 melalui APBD Denpasar dengan proses lelang pada Nopember 2017. ‘’Kali ini yang menjadi kendala terkait dengan proses hibah memakan

waktu cukup lama, maka proses pembangunan selanjutnya akan terhambat. Apabila Bapak Menteri berkenan untuk melanjutkan pembangunan tahap II melalui dana TP tahun 2018, sehingga pembangunan dapat langsung dilaksankan,’’ ujar Rai Mantra. (ad436)


BADUNG

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

3

Bupati Badung Hadiri Piodalan di Pura Antagana Desa Adat Tegal Darmasaba

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri piodalan di Pura Antagana, Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kamis (5/10). Kehadiran orang nomor satu di Gumi Keris ini disambut krama Adat Tegal, Desa Darmasaba dengan dimeriahkan gong beleganjur disertai pengalungan bunga. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya beserta Muspika Kecamatan Abiansemal, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung Bagus Alit Sucipta, Perbekel Desa Darmasaba I Made Taram serta tokoh masyarakat setempat. Bupati Giri Prasta memberi

apresiasi setinggi-tingginya kepada krama adat Tegal Desa Darmasaba yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Badung. “Saat ini Pemerintah Kabupaten Badung telah meluncurkan program-program menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti dari lahir dengan program persalinan gratis serta akte kelahiran gratis, hidup dengan program pelayanan kesehatan gratis dan meninggal dengan santunan kematian, akta kematian dan perubahan KK. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga akan membantu memberikan santunan kepada penunggu pasien di kelas III,” ujarnya. Lebih lanjut, Giri Prasta mengaku siap membantu sekaa

teruna di masing-masing banjar yang membutuhkan gong. “Gong memiliki banyak manfaat untuk para generasi muda agar mempunyai kesibukan untuk melakukan latihan tabuh yang nantinya akan dipakai di adat. Apalagi, jika akan menjadi desa wisata dan secara otomatis dapat menghindari hal-hal negatif seperti mabukmabukan, geng motor dan penyalahgunaan narkoba yang dapat mengganggu ketertiban umum,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan bantuan dana kegiatan sebesar Rp. 500.000.000 kepada Desa Adat Tegal Desa Darmasaba sebagai wujud konsep Tri Hita Karana. “Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen Pemer-

intah Kabupaten Badung untuk mendukung pembangunan di desa, sehingga masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya untuk pembangunan. Kami mengambil kebijakan untuk menuntaskan seluruh pembangunan Pura Kahyangan Tiga desa adat se-Badung dan mulai tahun 2018 nanti, juga mengambil kebijakan untuk memberikan gaji kepada pemangku Pura Kahyangan Tiga se-Badung,” tegasnya. Bendesa Adat Desa Adat Tegal I Made Lipur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Badung yang telah memperhatikan krama adat di Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba dan selanjutnya mengatakan krama adat siap mengawal dan mendukung program Pemerintah

MENGHADIRI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri piodalan di Pura Antagana, Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kamis (5/10). Kabupaten Badung ke depan. Dijelaskan, Pura Antagana diempon oleh delapan banjar, di antaranya Banjar Gulingan, Banjar

Tengah, Banjar Baler Pasar, Banjar Bucu, Banjar Telanga, Banjar Taman, Banjar Bersih dan Banjar Umahanyar. (ad433)

Dukung Perhelatan IMF World Bank

Juli 2018, Patung GWK Ditargetkan Rampung

Mangupura (Bali Post) Pembangunam Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) terus dikebut. Bahkan patung setinggi 120 meter dari atas tanah atau 145 meter dari permukaan laut itu ditargetkan rampung per Juli 2018 mendatang. “Jika bagian kepala rampung paling telat November ini, maka step selanjutnya pemasangan sayap dan badan. Kami berharap Juli 2018 nanti Patung GWK sudah bisa dinikmati oleh pengunjung,” kata Direktur PT Garuda Adhimatra Indonesia (Gain) Seno Andhikawanto selaku pengelola dari GWK Cultural Park, belum lama ini. Menurut Seno Andhikawanto, pihaknya tidak mengalami kendala berarti dalam step pemasangan modul, sebab tim teknis maupun pihak Nyoman Nuarta selaku penggagas dan kontraktor terus membahas metode kerja, baik kecepatan maupun peralatan yang disiapkan. “Kami optimis tahun depan Patung GWK yang menjadi ikon baru bagi Bali dan Indonesia ini bisa terwujud,” ujarnya. Seno Andhikawanto mengakui, penyele-

Bali Post/kmb23

Dewan Minta Mekanisme Santunan Penunggu Pasien Dipermudah Mangupura (Bali Post) -

Wakil rakyat di DPRD Badung mengapresiasi cairnya santunan bagi penunggu pasien. Namun mereka berharap mekanisme, persyaratan dan teknis pemberian santunan tersebut diharapkan dipermudah. Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa menegaskan hal itu, Jumat (6/10) kemarin. Politisi asal Desa Penarungan, Mengwi ini meminta agar teknis pengurusan dan pencairan santunan ini dipermudah. “Bila perlu ada petugas atau loket khusus di RSUD Mangusada yang mengurusi masalah santunan penunggu pasien ini,” ujarnya. Dengan begitu, kata Suyasa masyarakat penunggu pasien tidak perlu ribet. Apalagi sampai bolak-balik ke Puspem Badung hanya untuk urusan administrasi. “Kasian mereka (masyarakat - red) sudah mengurus anggota keluarganya yang sakit, kini harus disibukkan lagi mengurus santunan ke Pemkab,” katanya. Suyasa berharap pencairan santunan itu cukup diselesaikan di RSUD atau puskesmas. Oleh karena itu, petugas harus ada stand by di lokasi tersebut. “Ke depan, besaran santunan penunggu pasien ini juga perlu ditingkatkan, seiring bertambahnya APBD Badung,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, santunan penunggu

pasien diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Badung Nomor 45 Tahun 2017, yang mulai diberlakukan per 18 Agustus lalu. “Dalam beberapa kesempatan, Bapak Bupati sudah menyampaikan santunan penunggu pasien ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Badung yang sakit,” ungkap Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Ia menambahkan, bantuan sosial (bansos) penunggu pasien diberikan dalam bentuk uang kepada penunggu pasien. Namun sifatnya tidak terus-menerus dan selektif. “Penunggu yang dimaksud adalah pihak keluarga dan lainnya yang menunggu rawat inap pasien. Ia adalah warga Badung yang ditunjuk oleh pasien yang dirawat di kamar kelas III di pusat pelayanan kesehatan masyarakat, dalam hal ini Puskesmas, RSUD Mangusda, RSUP Sanglah, termasuk rumah sakit rujukan. Jadi, diutamakan suami pasien, istrinya, anak, orangtua

Marak, Pelanggaran Parkir di Jalan Siligita

Mangupura (Bali Post) Sempat bersih dari parkir di badan jalan dan trotoar, kawasan Jalan Siligita di depan RS Surya Husada kini kembali dipenuhi parkir. Sebelumnya jajaran Satpol PP Badung dan Tramtib Kecamatan Kuta Selatan terus melakukan pembersihan terhadap pelanggaran parkir di kawasan tersebut. Kondisi itu ternyata tidak berlangsung lama, pelanggaran parkir kembali marak. Menyikapi kondisi itu, Danru Satpol PP Badung Pos Kuta Selatan Wayan Suharyana mengaku sangat menyayangkan rendahnya kesadaran para pengendara untuk mematuhi larangan parkir tersebut. Mereka hanya mau tertib ketika ada sidak atau saat petugas turun ke lokasi. “Mereka selalu kucing-kucingan dengan petugas. Saat kami turun, mereka mau pindah bahkan meminta maaf. Namun, ternyata malah muncul lagi,” keluhnya. Suharyana menegaskan, pihaknya tidak mau menyerah untuk menumbuhkan kesadaran warga melalui pembinaan agar nantinya tidak ada lagi yang parkir di badan jalan dan di atas trorotar. “Saat ini masih dalam tahap pembinaan. Namun setelah selesai pembinaan, kami akan bertindak tegas. Para pelanggar parkir akan diseret sidang tindak pidana ringan,” tegasnya. (kmb23)

atau bisa juga pihak lain yg dikuasakan,” kata Thomas Yuniarta. Mengenai jumlah bansos, kata Thomas Yuniarta, besarannya paling banyak Rp 5 juta dan hanya diberikan sekali selama setahun. Rinciannya berupa uang makan Rp 50 ribu per hari, uang transport Rp 50 ribu per hari dan uang saku Rp 100 ribu per hari. Dikatakan, besaran tersebut berdasarkan Perbup Badung Nomor 64 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Bansos. “Jadi, jumlah per harinya Rp 200 ribu,” jelasnya. Mantan Camat Abiansemal tersebut menambahkan, berkas permohonan diaju-

kan kepada Bupati Badung. Adapun yang perlu dilampirkan adalah e-KTP, Kartu Keluarga (KK) Badung, Kartu Badung Sehat (KBS) dan Surat Keterangan Rawat Inap. Jika penunggu tidak masuk dalam KK pasien, maka dilampirkan surat kuasa yang ditanda tangani pasien. “Jika penunggu masih di bawah umur dan belum memiliki KTP, bisa digantikan dengan surat keterangan domisili dari perbekel setempat. Setelah diajukan, berkas tersebut akan diverifikasi Bupati dan pejabat yang ditunjuk, dalam hal ini Dinas Sosial,” kata Thomas Yuniarta memaparkan. (kmb27)

DIKEBUT - Proses pembangunan Patung Garuda Wisnu Kencana terus dikebut. Patung ini ditargetkan rampung per Juli 2018 mendatang.

saian pembangunan Patung GWK memang berkaitan dengan perhelatan IMF World Bank yang akan digelar di Nusa Dua, Oktober 2018 mendatang. Jika patung tersebut selesai dibangun, pihaknya meyakini akan ada peningkatan kunjungan wisatawan hingga tiga kali lipat dibanding saat ini. “Kunjungan per hari wisatawan ke GWK saat ini berkisar dari dua hingga tiga ribu orang. Ini sesuai dengan target kunjungan wisatawan ke Bali pada tahun 2017 mencapai enam juta dan pada tahun berikutnya tentu akan meningkat lagi. Kami yakin kunjungan akan meningkat lima ribu sampai enam ribu kunjungan per hari, jika patung sudah rampung,” tegasnya. Mengingat semakin banyaknya wisatawan yang datang ke Bali, Seno Andhikawanto berharap agar akses menuju objek wisata GWK dan objek wisata lainnya di Badung Selatan bisa terus diperbaiki. Pasalnya, kawasan tersebut masih menjadi primadona untuk dikunjungi wisatawan. Ia juga berharap pembangunan underpass dan jalan lingkar Kuta Selatan bisa direalisasikan demi kelancaran arus lalu lintas di Badung Selatan. “Jika jalan lingkar di Kuta Selatan terealisasi, secara otomatis arus lalu lintas dapat dipecah. Kemacetan juga tidak berpindah ke destinasi lainnya,” ujarnya. (kmb23)

Puluhan Mobil Dewan Diplot untuk Pelayanan Publik

Mangupura (Bali Post) – Puluhan mobil dinas (mobdin) jajaran anggota DPRD Badung yang dikembalikan pascapenerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017, akan dimanfaatkan untuk pelayanan publik. Setidaknya 37 anggota dewan telah mengembalikan kendaraan dinas, kecuali Ketua DPRD dan kedua wakilnya. Menurut Kepala Bagian Perlengkapan dan Perawatan (Perwat) Setda Badung Wayan Puja, pendistribusian kendaraan wakil rakyat ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membutuhkan masih menunggu keputusan pimpinan. “Masih menunggu keputusan pimpinan. Yang jelas untuk pelayana publik,” ujar Puja saat dikonfirmasi, Jumat (6/10) kemarin. Sejumlah OPD, kata Puja, telah mengajukan permohonan terkait kebutuhan kendaraan. Pendistribusian mobil itu berdasarkan pen-

gajuan dari OPD. “Sudah ada OPD yang mengajukan, seperti Dinas Catatan Sipil dan Dinas Kesehatan. Kalau camat belum ada, kan waktu ini sudah dapat (mobil – red),” ujarnya. Mantan Camat Kuta Selatan ini mengakui jika secara ideal kendaraan pelat merah yang tersedia belum memenuhi kebutuhan. “Kalau dihitung secara benar, memang kurang. Tapi untuk saat ini, bagaimana kita memanfaatkan mobil yang ada,” katanya. Lantas bagaimana nasib puluhan tenaga kontrak yang selama ini dimanfaatkan sebagai sopir para anggota dewan? Puja menegaskan, pihaknya akan mengikuti kebutuhan kendaraan yang diajukan OPD. “Sopir otomatis ikut, tidak ada PHK. Mobil tidak bisa bergerak

tanpa sopir. Jadi, kemana nanti dipakai ke sana ikut sopirnya,” jelasnya. Sebelumnya, Sekretaris Dewan (Sekwan) Badung I Nyoman Predangga berharap seluruh tenaga sopir tetap diberdayakan, sehingga tidak menimbulkan pengangguran. Terlebih mereka telah bekerja selama bertahun-tahun dalam melayani para legislator. “Kalau bisa, mereka (sopir – red) masih dipakai. Kasihan mereka sudah lama juga kita ajak,” harapnya. Mengenai jumlah dana transportasi yang akan diperoleh, Nyoman Predangga mengatakan pihaknya masih menunggu peraturan bupati (perbup). Berdasarkan informasi yang beredar, para anggota dewan akan menerima uang tunjangan transportasi sebesar Rp 32 juta per orang. (kmb27)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

FKIP Undwi Lepas 174 Guru Profesional

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

STIBA Saraswati Denpasar Wisuda 129 Sarjana

Jadilah Guru yang Mengajar dengan Hati Masa Tunggu Alumni Kurang dari Enam Bulan

TERBAIK - Dekan FKIP Undwi I Made Sila dan Wakil Dekan A.A. Mas Darwati bersama lulusan terbaik pada acara yudisium sarjana. DEKAN FKIP Universitas Dwijendra (Undwi) Drs. I Made Sila, M.Pd., Jumat (6/10) kemarin melepas 174 sarjana. Dari jumlah itu, 77 sarjana PPKn serta 97 sarjana dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Daerah. Hingga acara yudisium kemarin, FKIP Undwi sudah menamatkan 2.692 sarjana. Made Sila didampingi Wakil Dekan Dra. A.A. Mas Darwati, M.Si. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik PPKn yang diraih Ratna Dewi (IPK 3,77), Yuliana Nggiduk (3,65) dan Teobaldus Sumardi (3,63) serta lulusan terbaik Prodi Bahasa Indonesia dan Sastra Daerah yang dicapai Meinardus Fridolin Jantur (3,84), Inne Meryanty (3,80) dan Ketut Soka Intan Sari Utami (3,77). Ia menekankan lulusannya sudah dibekali kemampuan menjalankan Kurikulum 2013 (K-13). Lulusan FKIP Undwi akan menjadi guru profesional, kompetitif dan berwawasan budaya. Mer-

eka juga dibekali kemampuan berkomunikasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan, disiplin, etos kerja dan jujur. Menurutnya, guru harus selalu meningkatkan kemampuan melalui pendidikan dan latihan, berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran dan melakukan penelitan serta publikasi ilmiah. Untuk itu, lulusan FKIP Undwi mesti meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja. Bagi yang memilih profesi sebagai guru jangan lupa mengikuti sertifikasi baik melalui sertifikasi guru dalam jabatan melalui online, jalur PLPG atau melalui pendidikan profesi guru (PPG). Sebab, tuntutan profesi guru ke depan harus memiliki kualifikasi akademik sarjana dan mempunyai sertifikat profesi. ‘’Jadilah guru di hati murid dan mendidik berdasarkan hati supaya melekat di hati siswa,’’ tegas Made Sila. Dalam acara yang dihadiri

Wakil Ketua Yayasan Ir. I Wayan Abdinegara, M.Si. dan Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Dekan FKIP Undwi menegaskan, guru sebagai instrumen input yang sangat penting. Namun, guru bukan lagi subjek pembelajaran melainkan sebagai fasilitator dalam membantu siswa membagun ilmu untuk menemukan jati dirinya sendiri. Cintailah profesi guru dengan ketulusan, karena cinta dan ketulusan dapat mengubah segalanya. Ini sesuai visi FKIP Undwi ‘’Kompeten, Kompetitif dan Berbudaya’’. Untuk itu, pihaknya terus melakukan inovasi. Di antaranya menerapkan kurikulum yang terintegrasi dengan KKNI, berinovasi pembelajaran berbasis karakter dan menentukan kepakaran dosen. Guru yang dicetak FKIP Undwi berkompenten dan profesional. Kompeten itu mencakup kompetensi profesional, pedagodik, kepribadian dan sosial. Dengan kurikulum berbasis KKNI, FKIP Undwi mencetak guru menjadi peneliti, penyuluh, praktisi pariwisata dan entrepreneurship. Dengan demikian lulusannya tak menjadi sarjana yang menganggur karena selalu berinovasi menciptakan lapangan kerja baru. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. menilai FKIP Undwi kini makin laris setelah memiliki Prodi PGSD dan Bahasa Inggris. FKIP Undwi bisa dijadikan pusat kajian dan literasi Weda, belajar lontar serta pelestarian bahasa Bali. Hal ini didukung Program Bali Simbar dan perpustakaan lontar milik Yayasan Dwijendra. Ia menyebut FKIP Undwi sebagai pelopor inovasi pembelajaran berbasis karakter. (ad431)

Selamatkan Penyalah Guna Narkotika

Pihak Terkait Harus Koordinasi Intensif

SOSIALISASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa (kiri) sosialisasi program rehabilitasi dan pascarehabilitasi. UPAYA menyelamatkan penyalah guna narkotika harus didukung semua pihak, terutama melalui koordinasi yang tiada henti antara lembaga yang menaungi rehabilitasi yaitu BNN dan yayasan, lembaga, bahkan institusi pemerintah yang menangani rehabilitasi di masyarakat. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kabid Rehabilitasi AKBP I Nyoman Artana menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi program rehabilitasi dan pascarehabilitasi tahun 2017 bertempat di Kantor BNNP Bali, Jalan Kamboja, Kereneng, Denpasar, Jumat (6/10) kemarin. Kegiatan itu diikuti 20 peserta

yang terdiri atas dokter rumah sakit pemerintah serta yayasan yang berkecimpung di bidang rehabilitasi. Narasumber lain yang hadir adalah dr. Alit Aryani, Sp.KJ. dari RSUP Sanglah dan dr. Gusti Rai Putra, Sp.KJ. dari RSUD Wangaya. Saat membuka acara, Kepala BNNP Bali menyampaikan, rehabilitasi memiliki arti yang sangat penting dalam memulihkan korban penyalahgunaan narkotika. Selain itu, merupakan upaya pemerintah dalam menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh buruk narkotika. ‘’Saya berharap peserta dapat menjadi perpanjangan tangan BNNP Bali, terutama dalam hal menyampaikan kepada lingkungan terdekat bagi pecandu dan penyalah guna narkoba un-

tuk datang ke BNNP Bali dan institusi penerima wajib lapor agar dapat mengikuti program rehabilitasi dan pascarehabilitasi,’’ tegas Brigjen Suastawa. Peserta rehabilitasi di BNNP Bali jajaran selama 2017 sebanyak 682 orang, baik voluntary maupun compulsary. Hal ini didukung hasil sweeping BNNP dan jajaran tahun 2017 di tempat hiburan malam (THM). Dari 49 tempat hiburan malam yang dirazia terjaring 101 orang penyalah guna dan langsung diproses direhabilitasi. Penangkapan yang dilakukan oleh tim Pemberantasan BNNP Bali sebanyak 42 kasus dan 45 orang tersangka yang juga menjalani proses hukum serta diassesmen untuk menjalani rehabilitasi. ‘’Peran rumah sakit atau puskesmas dalam rehabilitasi yaitu menyiapkan SDM dan sarana dan prasarana, memahami bahwa pecandu adalah orang sakit, membantu menyosialisasikan. Pecandu lebih baik direhabilitasi, sehingga diharapkan RSUP dapat menyiapkan fasilitas rawat inap untuk pecandu narkotika,’’ ungkap Brigjen Suastawa. Adapun tujuan digelarnya kegiatan itu untuk mengoptimalisasikan program rehabilitasi dan pascarehabilitasi yang diselenggarakan oleh IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) di Bali. IPWL memberikan informasi kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan secara optimal layanan IPWL dalam rangka memulihkan korban penyalah guna atau pecandu narkoba. (bns1)

LG Kuasai AC Inverter di Indonesia

USAHA PT LG Electronics Indonesia untuk lebih berfokus pada AC Inverter tahun ini membuahkan hasil. Data GfK (Growth from Knowledge) sebagai lembaga riset independen menunjukkan, pabrikan asal Korea Selatan ini duduk sebagai peringkat pertama kategori AC Inverter di Indonesia. Lembaga riset rujukan industri elektronik itu menunjukkan penguasaan LG pada 54% sebaran total AC Inverter di Indonesia. Persentase ini naik pesat dari tahun lalu yang jumlahnya mencapai 11%. ‘’Lebih dari sekadar menjadi pemimpin pasar. Di lain sisi, keberhasilan ini sekaligus menjadi kesuksesan kami dalam turut mendorong pertumbuhan penggunaan AC Inverter di Indonesia,’’ ujar Arief Sasono Aji, Head of Product Marketing RAC

LG Electronics Indonesia. Pernyataan ini merujuk pada pertumbuhan total pasar AC Inverter di Indonesia yang mencapai kisaran dua kali lipat pada tahun 2017. Bila tahun sebelumnya jumlah sebaran total AC Inverter di Indonesia hanya 36.000 unit, pada 2017 ini terhitung hingga Agustus jumlahnya telah mencapai 71.000. Dalam teknologi AC hemat listrik, inverter bukanlah teknologi pertama yang diterapkan untuk membuat AC hemat listrik. LG menghadirkan produk andalannya AC LG Inverter Dual Cool untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Resmi diperkenalkan pada kuartal pertama tahun ini, AC Inverter terbaru LG ini membawa berbagai inovasi yang mendobrak pasar AC Inverter di

KUASAI - LG kuasai AC Inverter di Indonesia berdasarkan data GfK.

Indonesia. ‘’Dengan pilihan luas, lebih besar peluang masyarakat mengadopsi AC berteknologi inverter. Inilah hal yang salah satunya mendorong pertumbuhan pengguna AC Inverter di Indonesia,’’ kata Arief Sasono Aji. Di samping itu, LG tak sekadar menawarkan teknologi AC Inverter. LG melengkapi AC Inverter-nya tahun ini dengan dua fitur utama yang dianggap sesuai dengan karakter pengguna di Indonesia, yaitu Jet Cool dan Active Energy Saving. Ini sesuai dengan karakter Indonesia karena berada pada belahan iklim tropis. Masyarakat Indonesia mengalami perubahan suhu nyata sepanjang harinya. ‘’Inovasi yang mengoptimalkan hemat listrik dengan meletakkan kendali di tangan pengguna tanpa mengorbankan kenyamanannya inilah yang menjadikan AC LG Dual Cool Series sebagai terobosan dalam kategori AC inverter,’’ jelasnya. Terkait pencapaian ini, LG akan semakin memantapkan posisinya menjadi pemimpin pasar AC Inverter di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan memberikan berbagai aktivitas yang lebih memberi banyak manfaat bagi masyarakat untuk memilih AC Inverter. ‘’Dunia sedang beralih ke teknologi yang lebih baik dan ramah lingkungan. LG berperan aktif dalam perubahan ini melalui penyediaan AC berteknologi Inverter yang dapat memenuhi kebutuhan lebih banyak orang,’’ ungkap Arief Sasono Aji. (bns2)

KETUA Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Saraswati Denpasar I Komang Sulatra, S.S., M.Hum., Jumat (6/10) kemarin mewisuda 129 sarjana masing-masing S-1 Sastra Inggris 98 orang dan S-1 Sastra Jepang 31 orang. Yang membuat Komang Sulatra bangga karena 69% dari mereka telah bekerja dan 31% lagi masih pada tahap melamar pekerjaan. Tujuh wisudawan Sastra Inggris lulus dengan predikat cumlaude, 87 sangat memuaskan, sedangkan empat wisudawan Sastra Jepang lulus dengan cumlaude dan sisanya sangat memuaskan. Komang Sulatra didampingi Wakil Ketua I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini, S.S., M.Hum. menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik Ni Putu Sri Wahyuni (IPK 3,92) dari Sastra Inggris dan Maulida Purwanti (IPK 3,86) dari Sastra Jepang. Acara wisuda dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-23 STIBA Saraswati dihadiri Konjen Jepang Hirohisa Chiba, Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., Ketua Pengawas I G.B. Yudhara dan Dewa Sukanada serta Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa. Ketua STIBA Saraswati menambahkan, dari pelacakan alumni ditemukan bahwa 91 persen alumninya telah mengabdikan ilmunya di dunia kerja pada sektor pariwisata, pendidikan dan membuka usaha sendiri. Sementara 9 persen melanjutkan ke pendidikan magister. Data ini menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris dan Jepang merupakan salah satu syarat utama dalam merebut peluang kerja. STIBA Saraswati tahun 2017 ini mendapatkan hibah tracer

WISUDA - Ketua STIBA Saraswati Komang Sulatra (kiri) saat mewisuda 129 sarjana. study dari Kemenristek Dikti. Dari tracer study alumni masa tunggu mereka untuk bekerja kurang dari enam bulan dari waktu lulus. Ini pas dengan visi STIBA Saraswati Denpasar ‘’Menjadi Sekolah Tinggi Bahasa Asing Berkualitas untuk Menghasikan SDM yang Kompeten dan Siap Bersaing di Era Global’’. Menurut Komang Sulatra, dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT), STIBA Saraswati menjalankan kurikulum KKNI dilengkapi silabus dan capaian pembelajaran. Di bidang kemahasiswaan, STIBA Saraswati meraih hibah program kewirausahaan PBBT (Program Belajar dan Bekerja Terpadu). Kini STIBA Saraswati memiliki dosen berkualifikasi doktor atas nama Dr. I Wayan Nurita, S.S., S.H., M.Si. dan empat sedang studi S-3. Saat ini sedang diusulkan pembukaan Prodi D-3 Bahasa Mandarin. Sementara kerja sama internasional dilakukan dengan British Council,

Fukushima University, Seisen University Jepang dan lain-lain. Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji mengungkapkan, pada usia yang ke-23 tahun, STIBA Saraswati Denpasar harus fokus pada kualitas dosen. Ia mendukung STIBA Saraswati Denpasar kini memiliki SDM dosen berkualifikasi S-3. Ke depan diharapkan semua dosen harus S-3 karena lulusannya mesti menjadi pemenang di era global. Sementara itu, Koordinator Kopertis VIII Nengah Dasi Astawa menekankan usai wisuda lulusan STIBA Saraswati harus terus bergerak dan berubah sesuai tuntutan zaman yang serba cepat. Jangan menjadi pengangguran, melainkan menjadi pencipta lapangan kerja baru. Dewasa ini tak hanya pencari kerja yang berhadapan dengan persaingan, tetapi juga PT. Makanya PT harus meningkatkan mutu pendidikan secara sistematik dan berkelanjutan serta tidak bisa bekerja tanpa data dan regulasi. (ad435)

Antisipasi Erupsi Gunung Agung

Telkomsel Bersama Telkom Group Siagakan Layanan Komunikasi

SIAGA – Telkomsel bersama Telkom Group melakukan pengamanan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Bali khususnya di lokasi terdekat dengan Gunung Agung. PASCA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menaikkan status Gunung Agung menjadi level IV (Awas), Telkomsel sebagai bagian dari Telkom Group yang merupakan satu-satunya operator seluler milik Indonesia telah melakukan beberapa langkah antisipasi. Langkah antisipasi ini baik terhadap pengamanan alat-alat produksi, sumber daya manusia internal maupun penyiapan bantuan tanggap darurat untuk warga yang terdampak bencana.

GM ICT Operation Telkomsel Regional Bali Nusra Danny A. Triawan mengungkapkan, pihaknya selalu berupaya memberikan prioritas utama terhadap pengamanan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Bali, khususnya di lokasi terdekat dengan Gunung Agung. ‘’Hal tersebut demi menjamin terselenggaranya layanan telekomunikasi terbaik dan berkualitas, terutama dalam mendukung kelancaran komunikasi, informasi dan koordinasi baik antarpetugas penanggulangan bencana maupun antarwarga dan

masyarakat yang berada di lokasi pengungsian serta di sekitar wilayah Karangasem,’’ ujarnya. Berbagai upaya preventif dan kuratif yang diperlukan untuk menjamin terselenggaranya layanan komunikasi telah diambil. Begitu pula terhadap pengamanan infrastruktur telekomunikasi, Telkomsel bersama Telkom Group menyiapkan beberapa alternatif pemulihan supaya layanan kepada pelanggan tetap terjaga. Hingga saat ini kenyamanan pelanggan Telkomsel di wilayah Kabupaten Karangasem dalam berkomunikasi dan menikmati layanan data, didukung lebih dari 200 BTS yang sebagian merupakan BTS broadband (3G dan 4G). Adapun layanan 4G LTE disokong jaringan andal dengan penggelaran lebih dari 30 Node B. GM Sales Telkomsel Regional Bali Nusra Anandoz Bangsawan menambahkan, selain telah menyiapkan BTS Combat Telkomsel dalam mendukung penanggulangan bencana di beberapa lokasi posko untuk membantu petugas serta para pengungsi, Telkomsel juga menyediakan ‘’Posko Bantuan Telepon Gratis’’ di beberapa titik lokasi pengungsian di wilayah Karangasem. ‘’Masyarakat selalu dapat melakukan komunikasi dengan cepat, mudah dan nyaman,’’ katanya. (ad434)

Raih Piala Presiden

Perisai Diri Unwar Gelar Syukuran SYUKURAN atas Kemenangan Unitas Perisai Diri (PD) Universitas Warmadewa (Unwar) dalam Kejuaraan Nasional XXVI Tahun 2017 Silat Perisai Diri Antar-Perguruan Tinggi memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI di Roff Top Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa Mandapa, Denpasar, Jumat (6/10) kemarin. Acara dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Rektor, WR I, WR III, Pembina Unitas PD, para Kepala Biro, Kabag dan staf Kemahasiswaan, serta seluruh Tim Perisai Diri Unwar. PD Unwar menjadi juara umum, berhasil memperebutkan Piala Bergilir Presiden, memperoleh medali emas, perak, perunggu serta menyabet piala pesilat terbaik putri. Pertandingan berlangsung 26 September - 2 Oktober 2017 di Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya. Kejurnas ini diselenggarakan dua tahun sekali. Pembina Unitas PD Unwar I Ketut Selamet, S.E., M.Si. mengatakan perjalanan atletnya tidak terlepas dari doa dan peran serta jajaran yayasan dan universitas yang menjadi bekal utama bagi atlet dalam menjalankan tugas demi nama baik Unwar. PD Unwar memberangkatkan 17 orang atlet yang turun di 21 nomor dari 24 nomor yang dipertandingkan. Nomor yang dipertandingkan di antaranya tunggal bebas tanpa batas, laga beregu (menampilkan teknikteknik berpasangan baik bersenjata maupun tangan kosong) dan bebas versi PD (tanpa pelindung). Banyak atlet PD Unwar mengalami cedera, namun tetap menunjukkan ketangguhan fisik dan mental di lapangan. Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T. menyatakan

PIALA – Tim Perisai Diri Unwar (duduk) menyabet dua piala dalam Kejurnas PD XXVI/2017 memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI. pihaknya dan pimpinan Unwar sangat mendukung kegiatan yang bersifat kompetisi, tidak hanya di bidang olahraga (bakat dan minat), tetapi juga bidang ilmiah, seni dan teknologi. ‘’Kami bangga mahasiswa Unwar khususnya Perisai Diri mampu menunjukkan prestasinya di kejuaraan nasional. Ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan akreditasi lembaga,’’ tegasnya. Sumber dana yang digunakan dari Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali, Rektorat Unwar, para donatur, alumni, beberapa bank dan perusahaan. Semua kegiatan kemahasiswaan di seluruh perguruan tinggi di Indonesia direkam langsung oleh Kemenristek Dikti sebagai acuan peningkatan akreditasi lembaga perguruan tinggi. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. sangat terkesan dan mengatakan bahwa PD Unwar adalah kelompok yang unbelievable. Ia tidak percaya mereka

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

bisa mencapai hal yang sangat besar dan membanggakan. Perjuangan mereka luar biasa, sehingga dirinya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Ia dengan senang hati mendukung PD Unwar menjadi tuan rumah event ini tahun 2019 mendatang. Sebagai rasa bangga, Unwar memberikan sedikit uang pembinaan kepada tim PD. Pemberian ini sebagai ucapan terima kasih atas perjuangan tim PD Unwar yang mampu membawa Piala Bergilir Presiden ke kampus tercinta. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Dr. Drs. A. A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap kerja keras tim PD Unwar. Ketika audiensi ke yayasan sebelum mengikuti pertandingan, ia memberikan target juara umum dan siap menjadi tuan rumah tahun 2019. Pihaknya mendukung karena janji harus ditepati. (ad388)


seremonial

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

SMP Nasional dan SMK Teknas Dipimpin Perempuan

5

DPRD Bali Terima Audiensi Bawaslu

Sentuhan Baru untuk Pendidikan Dukung Permohonan Aset Pemprov Karakter Lewat ’’Good, Trust, Smart’’ untuk Gedung Sidang Sengketa

KEPALA SMP Nasional Denpasar dan SMK Teknologi Nasional Denpasar beserta jajarannya periode 2017-2021 resmi dilantik di Aula SMK Teknologi Nasional, Jumat (6/10) siang kemarin. Kedua sekolah yang bernaung di bawah Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas Denpasar) tersebut kini dipimpin oleh perempuan. Pelantikan yang diawali upacara majaya-jaya ini dilakukan oleh Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. ‘’Saya ingin SMP Nasional khususnya mampu menjawab semua program pemerintah, terutama Kementerian Pemberdayaan Perempuan melalui program kabupaten/ kota layak anak, yang salah satu indikatornya adalah ada sekolah layak anak. PR ini mungkin bisa dijawab kalau pemimpinnya perempuan,’’ ujar Tini Gorda. SMP Nasional telah mendapatkan beberapa penghargaan nasional, di antaranya sekolah keluarga, menerapkan full day school dan predikat sekolah aman. Kepala SMP Nasional yang baru, Ni Putu Supadmi, S.Pd., diharapkan mampu mengubah paradigma terkait kepemimpinan perempuan. Itu sebabnya acara pelantikan mengangkat tema ‘’Mewujudkan Kepemimpinan yang Good, Trust, Smart’’. ‘’Kami mencoba mengubah paradigma bahwa pemimpin perempuan itu juga bisa mempercepat tujuan Perdiknas, baik itu dari kepemimpinannya yang good, trust, smart yang pada ujungnya akan bisa melahirkan lulusan yang good, trust, smart,’’ jelasnya. Harapan yang sama ditujukan kepada Kepala SMK Teknologi Nasional (Teknas) yang baru, Ni Nyoman Sulasmini, S.Pd. Kendati pihaknya tidak ingin mendikotomikan antara perempuan dan laki-laki, pemimpin perempuan diyakini mampu memberikan sentuhan baru untuk pendidikan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi. ‘’Melalui

BERSAMA - Ketua Perdiknas Denpasar AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda (lima dari kanan) dan Pendiri Perdiknas Denpasar A.A. Ngurah Oka Suryadinata Gorda (tujuh dari kanan) bersama kasek dan jajaran baru periode 2017-2021. sentuhan tangan pemimpin perempuan diharapkan teknologi yang dikembangkan dalam kurikulum SMK Teknas dapat mengedukasi siswa-siswi akan pentingnya memanfaatkan teknologi secara good, trust, smart, sehingga manfaat positif yang lebih dirasakan,’’ terangnya. Pihaknya berharap tahun 2019, Perdiknas Denpasar bisa menghidupkan kembali SMA Nasional tepat di usia 50 tahun lembaga ini berdiri. Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMP Nasional yang lama, Drs. I Nyoman Sudana, dan Kepala SMK Teknologi Nasional yang lama, I Made Mudarta, S.E., M.M. ‘’Keduanya telah menyelesaikan tugas dengan baik dan mampu mengantarkan kedua sekolah mendapat kepercayaan pemerintah dengan akreditasi A sekaligus kepercayaan masyarakat karena telah mempercayakan putraputrinya sekolah di lembaga kami,’’ tandas Tini Gorda.

Sementara itu, Pendiri Perdiknas Denpasar Dr. A.A. Ngurah Oka Suryadinata Gorda, S.E., M.M. mengatakan, kasek dalam tataran formal harus bisa mempertahankan akreditasi, mengikuti standar-standar pendidikan dari segi kualitas guru dan sarana-prasarana, serta memiliki inovasi dalam penerimaan siswa baru. Kasek juga harus bisa melihat pendidikan dari sisi yang lain. ‘’Pendidikan itu bukan soal ukuran, tetapi value. Bagaimana setelah tamat siswa bisa menjadi manusia yang lebih berguna, lebih tangguh menghadapi masalah, dan lebih siap,’’ ujarnya. Ditambahkannya, persaingan antarsekolah terkadang menimbulkan sesuatu atau efek yang harus disiasati. Oleh karena itu, kasek baru diharapkan bisa melihat kondisi yang tidak menentu ini sebagai peluang untuk mengelola manajemen sekolah melebihi harapan para pendiri, namun tanpa melakukan tindakan di luar koridor pendidikan. (ad438)

Lv8 Resort Hotel Bali

Wujudkan Impian Berlibur Tak Terlupakan Lv8 Resort Hotel Bali menawarkan pemandangan pesisir Pantai Berawa dan pengalaman berselancar bagi yang gemar menantang ombak. Selain itu, menyediakan kamar-kamar yang elegan, luas dan keramahan staf yang siap membantu Anda menikmati liburan yang tak terlupakan. Lv8 Resort Hotel juga memberikan Anda kesempatan menikmati pemandangan sunset terbaik sambil berenang di kolam renang atau sekadar bersantai menikmati pelayanan terbaik lainnya dari Vue Beach Club. Terletak di Canggu, Kuta Utara, Badung, Anda dapat mengakses beberapa spot pilihan di sekitar hotel dengan mudah seperti Seminyak, Pantai Kuta dan pilihan berbagai wisata kuliner di sekitar Canggu. Segera lakukan pemesanan sekarang juga dan wujudkan impian Anda berlibur di Tanah Dewata yang tak terlupakan. Nikmati kemewahan memanjakan diri Anda dengan produk dan paket spa yang menarik dari Lv8 Resort Hotel Bali. Lv8 Resort Hotel Bali menawarkan berbagai pilihan spa tradisional hingga modern

SUNSET – Wisatawan menikmati pemandangan sunset sambil berenang yang disediakan Lv8 Resort Hotel Bali di Canggu, Kuta Utara. dengan kualitas spa terbaik oleh pijat kaki yang menyenangkan. staf yang ahli di bidangnya. Terse- Lv8 menggunakan bahan-bahan dia perawatan dari ujung kepala alami dan buah-buahan yang dapat seperti creambath dan blow, spa membuat badan dan pikiran Anda massage mulai dari Balinesse mas- rileks dan menjadikan sensasi spa sage, body scrub hingga perawatan Anda tak terlupakan. (bns3)

Belasan Anak Diduga Keracunan Makanan Semarapura (Bali Post) Dua belas anak Panti Asuhan Semaraputra, Klungkung, dilarikan ke RSUD Klungkung, Jumat (6/10) malam kemarin. Mereka mengalami muntah diduga keracunan setelah menyantap nasi bungkus bantuan dari salah satu universitas saat pelaksanaan bakti sosial (baksos). Berdasarkan informasi yang terhimpun, anakanak itu mulai masuk UGD sekitar pukul 17.00 Wita dengan keluhan mual dan muntah-muntah. Mereka langsung menjalani ob-

servasi sekitar dua jam. Sebagian besar kondisinya sudah membaik dan diperkenankan pulang. Salah satu anak, Kadek Ari Arimbawa, menuturkan sebelum mendapat penanganan medis, mereka mengonsumsi nasi bungkus sekitar pukul 13.30. Nasi itu berisi sambal, tahu dan tempe. Pada pukul 18.00 anak-anak itu mulai mual dan muntah. Kabid Pelayanan Medis RSUD Klungkung dr. Ida Ayu Megawati mengatakan, sebelum masuk UGD, anakanak itu sempat ditangani di panti asuhan, namun

tak kunjung membaik. ‘’Akhirnya dibawa ke sini. Datangnya tidak barengan. Kondisinya sudah membaik, sudah ada yang pulang,’’ tandasnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memantau langsung ke RS menyatakan guna nengantisipasi kejadian serupa, konsumsi yang disuguhkan saat acara perlu diperiksa secara teliti. Ini bisa dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan. Sementara itu, pengelola panti asuhan masih dimintai keterangan di Polres Klungkung. (kmb45)

Bali Post/kmb45

UGD – Salah seorang anak Panti Asuhan Semaraputra dirawat di UGD RSUD Klungkung setelah mengalami muntah-muntah.

DPRD Bali menerima audiensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Gedung Dewan, Jumat (6/10) kemarin. Ketua Bawaslu yang didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu serta beberapa pejabat dan staf diterima langsung oleh Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry, Ketua Komisi I Ketut Tama Tenaya dan anggota Komisi I Nyoman Adnyana. Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD Bali selama ini. Utamanya dalam merealisasikan anggaran Bawaslu sebesar Rp 62 miliar lebih untuk pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018. Pihaknya juga menyampaikan kesiapan pelaksanaan tugas dalam menghadapi Pilkada 2018, serta Pileg dan Pilpres 2019. ‘’Secara kelembagaan dan kesiapan, petugas sudah siap. Panwaslu Kabupaten/Kota sudah terbentuk bahkan telah mulai bekerja, melakukan pengawasan dalam setiap tahapan yang ada,’’ ujarnya. Khusus dalam persiapan Pileg 2019, lanjut Rudia, dalam waktu dekat dilakukan verifikasi dan pendaftaran parpol termasuk caloncalonnya. Beberapa kendala yang dihadapi di antaranya yang paling urgen terkait sarana-prasarana gedung (ruang rapat) untuk pelaksanaan sidang jika ada sengketa. Sementara itu, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama memberi apresiasi atas kinerja Bawaslu yang sudah bagus. Terkait saranaprasarana gedung untuk sengketa yang masih belum ada, Bawaslu diminta mengajukan surat per-

TERIMA - DPRD Bali menerima audiensi Bawaslu Bali terkait kesiapan menjelang Pilkada serentak 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019. mohonan kepada Gubernur Bali. Dalam hal ini, untuk memanfaatkan aset gedung milik Pemprov Bali yang tidak terpakai. ‘’Dewan akan memberikan rekomendasi dan dukungan atas permohonan tersebut,’’ tegas politisi PDI Perjuangan ini. Diwawancarai terpisah, Ketua Komisi I Ketut Tama Tenaya mengatakan, kesiapan Bawaslu yang sudah 100 persen tidak hanya untuk Pilgub Bali, tetapi juga Pilkada Klungkung dan Gianyar tahun 2018. Anggaran yang telah diplot cukup untuk melaksanakan semua tugas itu. ‘’Jadi, termasuk nanti Gianyar dan Klungkung sudah dikoordinasikan. Bahkan, panwas di kabupaten/kota sudah

dibentuk dan mulai bintek. Berarti Bawaslu sudah siap melakukan pengawasan,’’ ungkapnya. Mengenai permintaan gedung untuk sengketa pilkada, Tama sepakat harus sudah diusulkan ke Gubernur Bali sejak awal. Sebab, kalau menunggu sampai ada sengketa, bakal kelabakan. Sejalan dengan itu, Bawaslu juga harus melakukan survei aset-aset Pemprov Bali yang dirasa representatif untuk sidang sengketa, meskipun hanya dipakai pada saat pilkada. ‘’Kalau sampai ada sidang sengketa pilkada, biasanya ada pengerahan massa. Bisa pinjam sementara atau bagaimana, DPRD Bali siap memberikan rekomendasi,’’ tandas politisi PDI Perjuangan ini. (ad439)

Astra Motor Teuku Umar

Berikan Kejutan pada HUT TNI ASTRA Motor Teuku Umar, salah satu dealer resmi sepeda motor Honda wilayah Bali, berkunjung sekaligus ikut merayakan HUT ke-72 TNI pada 5 Oktober 2017. Dalam kunjungan ke Korem 163/ Wira Satya di Jalan Sudirman, Denpasar, empat orang perwakilan Astra Teuku Umar diterima dengan hangat oleh I Gusti Bagus Wisastra, kepala seksi teritorial. Selain sebagai bentuk silaturahmi, Astra Motor juga memberikan birth day surprise berupa pemberian kue ulang tahun sekaligus sebagai ucapan HUT ke-72 TNI. Pada kesempatan itu pula dibagikan 50 voucher service kepada seluruh anggota TNI yang bertugas dan memiliki sepeda motor Honda. Kejutan lainnya yang diberikan Astra Motor berupa diskon 50% jasa servis dan diskon 17% sparepart dengan melakukan perawatan berkala di AHASS Astra Teuku Umar yang berlaku sampai 31 Oktober 2017. ‘’Momen HUT ke-72 TNI tahun ini, kami ingin selalu dekat dengan konsumen Honda baik perorangan maupun institusi. Harapan kami dengan kejutan yang diberikan kepada anggota TNI, dapat dimanfaatkan untuk selalu menjaga kondisi kendaraannya,’’ ungkap Ferri Andi Cahyadi selaku Head Astra Motor

HUT TNI – Perwakilan Astra Motor Teuku Umar menyampaikan ucapan selamat HUT ke-72 TNI di Korem 163/Wira Satya, Denpasar. Teuku Umar. Sebagai salah satu dealer terpercaya, Astra Motor Teuku Umar terus membangun dan mengembangkan diri, untuk menjadi dealer terbaik pilihan konsumen dan selalu memberikan layanan spesial melalui program-program yang bermanfaat untuk konsumen. Selain itu, kenyamanan saat konsumen bertransaksi di dealer menjadi perhatian utama, dengan menyiapkan ruang tunggu yang nyaman saat

menunggu servis. Yang hanya ingin melihat-lihat produk terbaru dari Honda, dilayani oleh Front Line People yang siap membantu mewujudkan mimpi konsumen untuk memiliki motor baru,’’ tambahnya. Untuk informasi lebih detail dan akurat, silakan mengunjungi dealer yang berlokasi di Jalan Teuku Umar atau nomor telepon 0361-242 002 melayani setiap hari pukul 07.0020.00 Wita. Minggu dan hari libur buka pukul 07.00-15.00. (bns4)

Perda No. 7 Tahun 2016 tentang Bendega

Komitmen Mengawal Keberadaan Bendega di Bali Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudi daya ikan dan petambak garam telah ditetapkan oleh DPRD Bali pada 11 September 2017. Salah satu poin dalam perda tersebut adalah untuk melindungi kearifan lokal. Sehingga komitmen untuk mengawal keberadaan bendega di Bali harus dilakukan sebagai tiga komponen kekuatan yang ada di Bali, di samping subak dan desa adat. Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Provinsi Bali I Nengah Manumudhita dalam dialog interaktif di Bali TV, Jumat (6/10) kemarin, menjelaskan nelayan dan bendega mempunyai pengertian yang berbeda, meskipun pelakunya sama. Sebab, berbicara pada nelayan mengacu pada undang-undang, yaitu nelayan adalah orang yang mata pencahariannya menangkap ikan, sementara bendega adalah kelompok masyarakat atau lembaga yang ada di pesisir pantai yang bersifat ekonomi, sosial budaya, religius dengan konsep Tri Hita Karana yang bernapaskan agama Hindu. Latar belakang diperjuangkannya Perda No. 7 Tahun 2017, melihat perkembangan pembangunan pariwisata pada tahun 1996 lalu, khususnya di Kabupaten Badung cukup pesat. Sehingga nelayan dan bendega yang ada di pesisir pantai pada saat ini terpinggirkan. Bahkan, mereka (nelayan dan bendega) tidak mempunyai tempat yang tetap untuk menaruh jukung-jukung mereka. Selain itu, di pesisir pantai juga terdapat kearifan lokal yang bersifat ekonomi, sosial budaya, dan religius dengan falsafah Tri Hita Karana yang bernapaskan agama Hindu, sehingga kearifan lokal ini harus dijaga sebagai warisan leluhur. ‘’Saya pada waktu itu menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Badung muncul ide untuk mensinergikan dua kekuatan ini (antara pariwisata dan masyarakatnya) menjadi satu-kesatuan untuk meningkatkan pari-

wisata. Inilah yang melatarbelakngi perda ini, sehingga para nelayan dan bendega mempunyai tempat yang tetap untuk memarkir jukung-jukungnya, sementara pariwisata pesisir tetap jalan,’’ tandasnya. Apalagi, katanya, bendega sangat identik dengan subak dan desa adat yang mempunyai konsep Tri Hita Karana, yaitu pawongan (bendega), palemahan (pesisir pantai), dan parahyangan (pura segara). Meskipun tempat dan kegiatannya berbeda, namun mempunyai nilai kearifan lokal yang sama. ‘’Inilah yang harus kita lestarikan. Ke depan nilai-nilai budaya ini harus kita gali sebagai kekuatan pariwisata di Bali, sehingga kehidupan masyarakat Bali meningkat,’’ ujar mantan Kadis Peri-

kanan Kabupaten Badung ini. Selain bermanfaat bagi peningkatan perekonomian dan menjaga kearifan lokal, dengan adanya Perda No. 7 Tahun 2016 ini juga semakin memantapkan kepastian hukum untuk menempatkan, melaksanakan kegiatan dan menjaga Pura-pura yang ada di pesisir pantai, serta mendapatkan keadilan untuk meningkatkan pendapatan yang seharusnya didapatkan. Diharapkan dengan perda ini para nelayan dan bendega tetap komitmen menjaga kearifan lokal yang ada di pesisir pantai. Sehingga tiga kekuatan yang ada di Bali (subak, desa adat dan bendega) tetap ajeg untuk kelestarian budaya Bali untuk kemajuan pariwisata ke depannya. (win/k150)

Ir. I Nengah Manumudhita, M.M.

Bali Post/kmb


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memperbaiki Perilaku Politisi Indonesia SUHU politik di Indonesia telah mulai meningkat dengan semakin dekatnya pemilu tahun 2018 dan pilkada tahun 2017. Salah satu menteri kabinet Indonesia diperkirakan akan mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Timur yang diduga ikut memanaskan suasana politik. Presiden sampai perlu mengeluarkan pernyataan agar kegaduhan ini dihentikan, dan tidak membuang-buang waktu untuk itu. Yang cukup mencengangkan adalah kemenangan Setya Novanto di pengadilan. Ia dikabulkan permohonan praperadilannya oleh Pengadilan Jakarta Selatan. Dengan dikabulkannya ini berarti status tersangka korupsi e-KTP oleh KPK menjadi gugur. Akan tetapi, kemenangan itu tetap tidak diikuti oleh adanya perbaikan komposisi elektabilitas Partai Golkar yang sebelumnya demikian terpuruk. Partai ini pun kemudian seolah kelimpungan dan tetap berencana untuk melakukan upaya pergantian kepemimpinan di lingkungannya. Soal kegaduhan politik seperti ini, tampaknya boleh dikatakan biasa menjelang perhelatan politik, dalam hal ini adalah pemilihan umum dan pilkada di Indonesia. Akan tetapi, haruslah kita ketahui, kegaduhan politik yang memakan demikian banyak waktu, harus dipahami tidak wajar, dan seperti yang dipesankan oleh presiden, itu adalah membuangbuang waktu. Kita tegaskan lagi, membuang-buang waktu untuk mengurusi rakyat. Waktu untuk setahun untuk mengurusi kepentingan rakyat sungguh signifikan untuk membuat keputusan. Apabila itu dipakai untuk berurusan dengan politik, pasti akan percuma karena politik itu mengurusi kelompok sendiri. Membuat keputusan dalam rentang waktu setahun, akan memberikan banyak manfaat. DPR akan mampu membuat sekian perundangan apabila waktu setahun dimanfaatkan secara maksimal. Mungkin perlu diingatkan sekali lagi bahwa politik tersebut merupakan peristiwa melekat di dalam perilaku. Karena itulah kemudian di perguruan tinggi dipelajari soal perilaku-perilaku politik ini. Bahkan, ada mata kuliah khusus tentang perilaku politik. Di dalamnya menyangkut bahasan tentang bagaimana perilaku, sikap dan tindakan yang dilakukan oleh politisi akan berpengaruh kepada sikap masyarakat terhadap sang politisi tersebut. Konkretnya, apabila politisi itu berperilaku kurang menyenangkan atau tidak memberi respek kepada masyarakat, maka mereka akan tidak respek juga kepada mereka. Dalam hal partai politik, elektabilitas partai ini akan menurun. Mungkin itulah yang terjadi pada Partai Golkar sekarang. Partai ini telah sukses mempertahankan diri dari guncangan reformasi. Tetapi bukan tidak mungkin penurunan elektabilitas signifikan yang dialaminya sekarang, disebabkan oleh perilaku politik partai itu atau politisinya yang tidak memberikan respons positif kepada masyarakat. Pelajaran penting yang harus disimak dari sini adalah bahwa politisi sekarang harus hati-hati berperilaku, apalagi di zaman keterbukaan seperti sekarang. Apabila kita coba bandingkan dengan negaranegara maju, maka boleh dikatakan mereka memanfaatkan waktu sebaik mungkin ketika mengelola negara. Pemanfaatan waktu oleh para politisi tersebut termasuk juga dalam penilaian berperilaku. Tentu juga kita sering mendengar adanya politisi yang berani secara jujur mengundurkan diri apabila perilakunya ketahuan buruk. Cara seperti ini, bukan saja mampu memberikan nilai positif kepada politisi tersebut, tetapi juga kepada partainya bahkan kepada ideologi yang mereka anut. Jadi, kepercayaan kepada rakyat tersebut benar-benar terpelihara akibat dari perilaku sang politisi. Maka, di tengah berbagai kegaduhan politik yang ada di Indonesia, maka para politisi harus mampu melihat perilaku dirinya sendiri, dan tidak memaksakan diri untuk membuat upaya pencitraan. Kini, masyarakat sudah tahu bagaimana harus menilai sendiri para politisi yang kerap disuarakan di media massa. Tidaklah mungkin mengubah citra negatif itu seperti membalikkan telapak tangan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Semoga Alam Bersahabat dengan Kita

Masih tingginya jumlah pengungsi akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung, membuat krama Bali, penduduk Bali dan komponennya terus bahu-membahu melakukan pertolongan. Bagi warga Karangasem yang kini tinggal di pengungsian, tentu sangat merasakan betapa aliran bantuan datang tidak mengenal batas wilayah. Kepedulian terbangun di mana-mana. Sebagai rakyat Bali, saya menyaksikan betul betapa birokrat di Bali, Gubernur para bupati, dan jajarannya menyayangi warga Karangasem yang kini menyebar. Mereka menyiapkan tempat, memberikan layanan kesehatan, bahkan melakukan kunjungan sosial ke kantong-kantong pengungsi. Hal ini juga dilakukan birokrat dan lembaga-lembaga tinggi di Bali. Bahkan, tingginya kepedulian pemerintah pusat terhadap bencana di Bali, saya yakin membuat kita bisa tabah. Hal yang membuat saya salut dan bersyukur atas masih tingginya keyakinan umat Hindu bahwa Gunung Agung sebagai lambang kesucian dan kehidupan bagi rakyat Bali. Ini ditandai dengan keberanian umat Hindu tetap tangkil di Pura Besakih dan melakukan persembahyangan. Ini membuktikan rakyat Bali begitu dekat dengan alamnya. Semoga ketulusan ini membuat kita di Bali dilindungi oleh alam Bali. Mari kita terus berdoa, agar Bali diberikan yang terbaik oleh Ida Hyang Widhi Wasa. Mudah-mudahan alam bersahabat dengan kita. Mudah-mudahan kita bersama dalam lindungan-Nya. Dewa Gede Sujana Klungkung, Bali

Menunggu Terobosan Besar Partai Golkar Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dikabulkan permohonan praperadilannya oleh hakim tunggal Jakarta Selatan, Cepi Iskandar, beberapa waktu lalu. Dengan keputusan tersebut, status tersangka korupsi e-KTP yang melekat padanya di Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi gugur. Terhadap keputusan ini, nilai rasa keadilan rakyat kembali ternoda. Banyak yang kecewa dengan keputusan tersebut. Akan tetapi, sebagian masyarakat terasa acuh-acuh saja karena sudah menduga keputusan seperti itu terjadi

Oleh GPB Suka Arjawa ereka yang acuh itu, sesungguhnya bukan tidak peduli tetapi bisa jadi mempersiapkan diri “melakukan perlawanan politik” secara pribadi. Pada pihak lain, Setya Novanto yang sering dikatakan “sakti” itu terbaring di rumah sakit. Akan tetapi, terbaringnya pemimpin Partai Golkar ini banyak yang dicurigai palsu karena ada beberapa keanehan dalam peralatan penopangnya di rumah sakit. Tentang keanehan itu, masyarakat pengguna gawai sudah mengetahuinya. Lelucon politik pun menjadi hiasan di mana-mana dan menjadi perbincangan di mana-mana. Meski Setya Novanto memenangkan perkara ini, tetapi justru di tubuh Partai Golkar terjadi keributan. Setidaknya ada wacana untuk menggusur Setya Novanto dari kepemimpinan partai karena dengan peristiwa yang melekat pada pimpinannya itu, elektabilitas partai ini menurun. Peristiwa ini cukup menarik dikaji karena sebelumnya pemimpin ramai-ramai berupaya bebas dari jeratan hukum, demi mendapatkan citra politik yang lebih baik. Tentu tujuan-

M

nya adalah untuk mendapatkan kekuasaan dan pengaruh yang lebih besar. Elektabilitas tergantung dari citra yang bersih dari politisi. Tetapi dengan kemenangan yang diraih oleh Setya Novanto di pengadilan Jakarta Selatan baru-baru ini, apabila penurunan itu tetap terjadi, maka citra baik bukanlah barang mewah lagi bagi politisi untuk berkiprah di bidang politik. Semakin jelas bagaimana masyarakat mampu menilai politisi berdasarkan sikap dan perilakunya. Jadi, ada variabel lain yang dipakai masyarakat untuk menilai politisi, yaitu variabel perilaku. Di sini yang dimaksudkan adalah perilaku politisi tersebut. Jika memang berperilaku positif, maka tidak akan mungkin disisihkan oleh masyarakat. Jika negatif, maka ia akan dibuang. Citra positif pada satu sisi mampu memberikan dukungan kepada perilaku. Tetapi jika ada rekayasa pencitraan, justru ini akan dipandang negatif oleh masyarakat. Pada konteks demikian, bisa jadi kemenangan yang didapatkan oleh Setya Novanto tersebut, dinilai sebagai sebuah rekayasa pencitraan. Masyarakat penggemar Partai Golkar sebelumnya pasti sudah tahu bagaimana Setya Novanto dengan berbagai berita

kontroversialnya seperti salah satunya yang sering dikaitkan dengan kasus Papa minta saham tersebut. Kasus Setya Novanto ini menjadi pelajaran besar bagi politisi Indonesia lainnya, tidak saja di pusat tetapi juga di daerah-daerah, apalagi bagi mereka yang ikut dalam pemilihan kepala daerah tahun depan. Termasuk juga politisi yang hendak merebut kursi DPR (D) tahun 2019. Dalam kasus Partai Golkar, fenomena ini harus benar-benar diperhatikan. Mungkin Setya Novanto mempunyai peran besar kepada partai dan juga kader-kader partai. Akan tetapi, kasus kemenangan pengadilan berlapis sakit tetapi berbuntut belum terangkatnya elektabilitas Partai Golkar itu, merupakan sebuah fenomena yang harus dipelajari partai ini. Dengan demikian, wacana-wacana penggantian kepemimpinan yang berkembang di partai ini dalam beberapa hari terakhir mempunyai beberapa nilai. Yang pertama, penggantian akan mempunyai nilai positif dengan tujuan untuk membersihkan partai ini dari berbagai kecurigaan para pendukung atas pimpinan yang memegang kekuasaan. Elektabilitas biasanya hanya tertuju kepada barisan pendukung partai. Apabila elek-

tabilitasnya belum terangkat (menurun) di tengah kemenangan pengadilan, berarti massa pendukung Partai Golkar telah cerdas. Jangan sia-siakan pendukung seperti ini dan jangan kecewakan mereka. Penurunan elektabilitas ini kemungkinan besar merupakan isyarat untuk mengganti kepemimpinan, yang dalam hal ini mungkin yang dimaksud adalah Setya Novanto. Jika hal itu dilakukan Partai Golkar, bisa jadi elektabilitasnya akan naik. Jadi, di sini yang memegang peranan penting adalah ketepatan waktu untuk menggantinya. Lambat dalam memberikan respons, akan membuat simpatisan partai ini marah, dan bukan tidak mungkin akan pindah partai. Kedua, penggantian akan juga bisa berdampak tidak baik. Ini dapat saja terjadi apabila memang Setya Novanto benarbenar menjadi figur sentral dalam partai ini. Figur sentral yang dimaksudkan adalah jika misalnya ia mempunyai banyak anak buah yang militan, mendukung keuangan partai dan juga mendukung cabang-cabang partai. Apabila ini yang terjadi, penggantian kepemimpinan partai justru akan memecah belah partai tersebut, dan ini pasti akan membuat “pesta” partaipartai lain karena berkeyakinan mampu menggaet pendukung Partai Golkar. Pada kondisi seperti ini juga harus dilihat bagaimana kondisi partai di daerah, termasuk para pendukung Setya Novanto di daerah. Konflik partai yang terjadi hanya setahun menjelang pemilihan umum kepala daerah atau hanya kurang dari dua tahun dari pemilihan presiden, sangat berbahaya bagi keberadaan partai tersebut. Hal negatif ini akan bertambah parah lagi kalau

Manajemen Mitigasi Bencana Berkelanjutan

Indonesia terletak di kawasan cincin api (ring of fire) dengan dua jalur gempa yaitu cincin api Pasifik (pacific ring of fire) dan juga sabuk Alpide (alpide belt). Hal itu membuat negeri ini berlangganan bencana, seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, angin puting beliung, dan banjir. Tengok saja, di sepanjang 2015, Badan Penanggulangan Bencana mencatat setidaknya 1.582 bencana terjadi di Indonesia serta memakan korban yang tidak sedikit. Memiliki relief bumi atau topografi yang ekstrem merupakan sesuatu yang mestinya menjadi pertimbangan untuk menangani bencana secara serius agar korban dan kerugian dapat ditekan seminimal mungkin. Penanggulangan bencana yang sifatnya responsif seperti yang selama ini kerap dilakukan tampaknya perlu direkonstruksi ulang. Sebab, bencana yang terjadi bukan lagi kejadian luar biasa, akan tetapi biasa rutin terjadi setiap tahunnya. Paradigma (mindset) keliru tentang bencana perlu diluruskan agar semua masyarakat siap siaga mengahadapi bencana jika saatnya tiba. Begitu pun paham bagaimana cara mengantisipasinya. Mengingat sangat mengancamnya bencana alam di negeri ini, maka sudah seharusnya masyarakat selalu waspada, karena bencana bisa saja datang tiba-tiba. Pandangan keliru tentang bencana perlu diluruskan. Selama ini, masyarakat cenderung tanggap ketika bencana datang. Akibatnya, kita menjadi gagap serta tergesa-gesa dalam penanganan bencana. Hasilnya pun menjadi kurang optimal. Sementara, ketika tak terjadi bencana, kita seolah leha-leha. Seharusnya, upaya pencegahan atau antisipatif juga perlu diperhatikan secara serius

Oleh Suwanto dan matang. Maraknya pembuangan sampah sembarangan, illegal logging, pembalakan liar atau pembakaran hutan merupakan segelintir contoh kebiasaan buruk manusia yang tak peduli dengan lingkungan. Belum lagi tata kelola lingkungan perkotaan yang sedemikian menyalahi koridor Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Kini, banyak kota baik besar maupun kecil terlihat gersang dan hanya dipadati gedung-gedung pencakar langit. Tata kota seperti ini jika dibiarkan terus-menerus, akan sangat berbahaya, sehingga dapat mengundang bencana tiba. Bencana yang melanda di beberapa daerah di Indonesia telah menelan puluhan korban jiwa serta kerugian baik moril maupun materiil membuat kita kembali bertanya bagaimana kesiapan bangsa ini dalam menghadapi bencana. Peristiwa itu membuka mata kita betapa buruknya manajemen mitigasi bencana negara ini. Padahal, bencana tersebut datang secara reguler dan rutin. Seharusnya, kita bisa belajar pada pengalaman sebelumnya, untuk merancang strategi dalam menjinakkan berbagai bencana yang kerap terjadi di negeri ini. Manajemen mitigasi bencana alam yang buruk membuat kita tak siap bergerak melakukan langkah baik preventif maupun kuratif. Masyarakat hanya sibuk menyalahkan pemerintah ketika semua terjadi ataupun sibuk mencari bantuan ketika bencana datang. Tanpa berpikir bersama bagaimanakah langkah strat-

egis mengantisipasi dan mengatasi bencana itu. Jika dipikirkan kembali apa yang dilakukan semua itu bersifat instan. Sudah saatnya bencana harus kita respons dengan manajemen mitigasi bencana yang sistematis dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan manajemen mitigasi bencana alam yang baik tentunya memerlukan kerja sama pemerintah, masyarakat, pelaku bisnis, dan sektor swasta. Selain itu, kesadaran terhadap lingkungan perlu ditingkatkan. Aktivitas negatif pemicu bencana seperti membuang sampah tidak pada tempatnya serta berbagai tindakan eksploitasi alam harus kita hindari. Sebagai manusia bijak memanfaatkan potensi alam sewajarnya saja dengan diimbangi upaya pelestariannya. Kebersihan lingkungan serta kegiatan reboisasi mulai dari level lingkungan rumah sampai kawasan perkotaan perlu dibudayakan dan kita digalakkan. Mengingat bencana alam sering terjadi, sudah seharusnya sebagai bangsa yang besar mampu mengantisipasi dan menanganinya secara efektif dan efisien. Janganlah kita habiskan waktu untuk sibuk meminta bantuan ketika bencana alam datang tanpa adanya pembelajaran untuk lebih baik meredam bencana alam. Kita harus sadar bahwa simpul terpenting dalam penanganan masalah bencana ada di dalam diri kita sendiri, sebagai masyarakat yang sadar akan lingkungan. Artinya, lingkungan boleh dimanfaatkan asalkan dengan bijak. Dan hal yang terpenting ialah bagaimana kita turut andil dalam menjaga dan melestarikannya, agar alam raya ini pun ramah terhadap kita, sehingga bencana alam pun dapat ditekan.

partai masih tidak mempunyai pemimpin baru yang telah siap mengambil alih kekuasaan. Ketiga, penggantian akan merangsang munculnya pemimpin baru. Ini merupakan konsekuensi logis dari adanya pergantian kepemimpinan. Bagi Partai Golkar, ini mungkin merupakan jalan terbaik secara rasional. Sebagai partai yang telah berpengalaman selama lebih dari 40 tahun berkiprah di dunia politik, partai ini pasti mempunyai stok pemimpn yang berkualifikasi muda. Pemimpin muda diperlukan untuk memberikan inspirasi kepada generasi muda lainnya untuk berkiprah di bidang politik. Gerakangerakan di dalam tubuh Partai Golkar memperlihatkan adanya keinginan generasi muda untuk menjadi pemimpin. Jika Golkar berani melakukan hal seperti ini, merupakan terobosan besar bagi partai tersebut untuk maju pada kiprah politik lanjutan di Indonesia. Kelemahan partai-partai politik di Indonesia saat ini adalah terlalu banyak yang mengandalkan figur. Partai yang mengandalkan figur hanya menunggu waktu kebangkrutannya dan boleh jadi juga menunggu waktu perpecahannya. Setelah terkena imbas reformasi dan tetap berhasil menduduki posisi kedua pada tahun 1999, kemudian ditinggalkan oleh pembinanya Soeharto, Partai Golkar ternyata tetap mampu eksis meski tanpa figur. Maka mencari pemimpin baru kiranya bukan masalah bagi partai ini karena telah mempunyai pengalaman sebagai partai rasional untuk meraih suara. Penulis adalah staf pengajar FISIP, Universitas Udayana

POJOK Mendag minta ritel pasar modern bantu pedagang tradisional. - Kalau tidak sanksinya apa? *** Kasus e-KTP, KPK telusuri info hadiah jam tangan Rp 1,8 miliar. - Hadiah di bawah tangan. *** Pemerintah diharapkan hati-hati kenakan pajak untuk sektor e-commerce. - Artinya jangan membabi-buta.

Penulis, peneliti di Pascasarjana UNY

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PASANG KERAMIK - Seorang pekerja proyek memasang keramik pada dinding daerah aliran sungai Tukad Badung,

www.iklanbalipost.com

belum lama ini.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

sabtu kliwon, 7 oktober 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur Pantau Perkembangan Situasi

POLDA Bali membuat Posko Utama Operasi Aman Nusa II Tahun 2017 di Desa Yeh Malet, Manggis, Karangasem. Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, Rabu (4/10) lalu, mengecek kesiapan posko tersebut. Operasi ini digelar dalam rangka menghadapi kontijensi bencana alam Gunung Agung yang saat ini masih ditetapkan pada level awas. Kombes Sudana meminta anggota piket posko agar terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Termasuk kondisi para pengungsi Bali Post/rah yang berada di posko pengungsian. ‘’Segera laporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan agar lebih cepat mendapat solusi jika ada permasalahan,’’ ujarnya. Mantan Kapolresta Denpasar ini menyempatkan diri mengunjungi pengungsi di GOR Swecapura Klungkung. Ia pun menanyakan keluhan yang dihadapi para pengungsi. ‘’Sesuai arahan Bapak Kapolda Bali, kami diminta memerhatikan seluruh pengungsi yang ada di wilayah, baik yang masuk kawasan KRB atau tidak. Mereka harus mendapat perhatian khusus,’’ ujar mantan Kabid Humas Polda Bali ini. (rah)

Bali Post/kmb23

KEBAKARAN - Barang-barang terlihat berserakan pascakebakaran Dapur 7 Resto di Jalan By-pass Ngurah Rai, Jumat (6/10) kemarin.

Diduga Tabung Gas Bocor

Dapur 7 Resto Terbakar Mangupura (Bali Post) Restoran Dapur 7 Resto di Jalan By-pass Ngurah Rai terbakat, Jumat (6/10) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian material diperkirakan sebesar Rp 300 juta. Saat proses pemadaman api, lalu lintas di sepanjang By-pass Ngurah Rai menuju Nusa Dua sempat tersendat. Salah seorang saksi, Ayu Suastini, mengatakan awal-

nya dirinya mendengar suara seperti kabel terbakar di lantai dua bangunan tersebut. Saat akan naik ke atas untuk mengecek, Ayu sudah melihat ada asap mengepul. ‘’Saya panik, dan langsung mengambil berkas-berkas untuk dibawa keluar. Saya langsung menghubungi pemadam kebakaran ITDC dan pemadam Kabupaten Badung,” tuturnya. Sementara saksi lain, Asep,

yang saat itu tinggal di mes sebelah restoran mengatakan, sejak pagi di restoran bagian bawah tersebut memang sudah ada kegiatan memasak. Dikatakannya, ada sebanyak 9 orang karyawan sudah mulai bekerja. Meski sudah ada aktivitas di lantai bawah, pada saat kejadian di lantai atas memang tidak ada orang. Setelah mengetahui ada asap mengepul di lantai dua, Asep langsung berusaha me-

matikan api dengan air dan gas pemadam kebakaran. Namun karena api semakin membesar, pihaknya meminta bantuan untuk menghubungi pemadam kebakaran. ‘’Sekitar 10 menit datang pemadam kebakaran dari ITDC kemudian menyusul dari Kabupaten Badung,’’ ujarnya. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan untuk memadamkan

api, pihaknya menurunkan sebanyak 5 unit kendaraan dan dibantu dengan 1 unit dari ITDC. Karena akses ke lokasi tidak terlalu sulit, proses pemadaman pun tidak mengalami kesulitan. Pihaknya memperkirakan kebakaran ini dipicu oleh kebocoran tabung gas di lantai dua restoran tersebut. ‘’Total waktu penanganan selama 1 jam 20 menit sampai proses pendinginan,’’ ujarnya. (kmb23)

Sejumlah Proyek Potensial Tak Selesai Tepat Waktu

Bali Post/ist

NARKOBA - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Arta Ariawan menunjukkan barang bukti narkoba.

Sindikat Pengedar Ganja Ditangkap Transaksi Lewat Medsos

Denpasar (Bali Post) Media sosial (medsos) juga dimanfaatkan sindikat narkoba untuk menawarkan atau memesan barang terlarang tersebut. Kasus ini diungkap Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar dan menangkap sindikat pengedar ganja yaitu, Wahyu Abadi (23), Alvian Irawan (24), dan Jerico Merekava (26). Mereka ditangkap di wilayah Kuta dan Kuta Utara, Senin (2/10) lalu. Barang bukti yang diamankan yakni 315,83 gram. ‘’Tersangka AI (Alvian Irawan - red) dan JM (Jerico Merekava - red) mengaku memesan ganja itu lewat medsos atau online. Maka dari itu, beberapa medsos kami pantau karena dimanfaatkan juga oleh sindikat narkoba,’’ ujar Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Jumat (6/10) kemarin. Terungkapnya kasus ini, lanjut Kompol Arta, berawal dari ditangkapnya Wahyu Abadi di Jalan Dewi Sri II, Kuta, Senin pukul 22.00 Wita. Petugas menemukan satu paket ganja dengan berat bersih 8,12 gram. Pelaku mengaku membeli ganja dari Alvian seharga Rp 400 ribu ditransfer. Polisi langsung mengembangkan kasus itu dan memburu Alvian. Akhirnya, tersangka Alvian terlacak di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara. Saat itu, dia bersama Jerico. Petugas langsung menangkap kedua pengedar ganja tersebut. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar kos kedua pelaku di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Denpasar Barat. Di kamar Alvian, diamankan 3 paket ganja dengan berat bersih gram 166,2 gram. Sedangkan di tempat tinggal Jerico disita 7 paket ganja dengan berat keseluruhan 141,51 gram. ‘’Kedua pelaku ini mengaku membeli ganja dengan cara patungan seharga Rp 3 juta. Setelah uang ditransfer, ganja tersebut dikirim lewat ekspedisi ke tempat tinggalnya,’’ ungkap Arta. Polisi juga meringkus pengedar sabu-sabu (SS), M. Jalaludin (34) asal Lombok Barat di Jalan Darmawangsa, Kuta Selatan, Kamis (28/9) lalu. Sopir freelance ini awalnya ditangkap di depan Indomaret di Jalan Darmawangsa dan disita dua paket SS. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar kosnya di Perum Kampial Indah Jalan Darmawangasa dan diamankan 16 paket sabu SS. Jumlah barang bukti yang diamankan dari tersangka sebanyak 18 paket SS seberat 19,89 gram. Pelaku mengaku mendapat SS dari seseorang berinisial BB yang berada di LP Kerobokan. Ia berdalih sebatas jadi kurir dengan imbalan Rp 50 ribu per satu kali tempel. Petugas juga menangkap satpam Wayan Tamiarta (35) di Jalan Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Tamiarta dibekuk saat pesta SS bersama Made Adi Candra Wibawa (24) di salah satu rumahnya Jalan Uluwatu, Badung, Rabu (4/10) lalu. Di kamar tersebut, polisi mengamankan satu bong berisi SS berat bersih 0,05 gram. Saat diinterogasi, kedua tersangka tersebut mengaku mendapat barang terlarang itu dari Made Parwata (32). Pasukan Kompol Arta langsung mengembangkan kasus itu dan menangkap Parwata di Jalan Uluwatu, Kuta Selatan. Dari tangan tersangka disita 3 paket SS seberat 0,19 gram. Tempat tinggal vendor event organizer, Maulid (29) di Jalan Pulau Bungin, Denpasar, Rabu (4/10) lalu, digeledah petugas. Awalnya, Maulid ditangkap di Jalan Pulau Singkep Gang 9X, Denpasar dengan barang bukti dua paket SS. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar pelaku di Jalan Pulau Bungin dan ditemukan 9 paket SS. ‘’Dari pelaku disita 11 paket sabu-sabu seberat 62,54 gram. Mengakunya sih dapat dari dalam lapas tapi masih kami dalami. Mudah-mudahan upaya penangkapan yang terus kami lakukan ini bisa menekan peredaran narkoba di Bali,’’ ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. (kmb36)

Kontraktor Tawarkan ’’Cut Off’’ atau Ekskalasi

Denpasar (Bali Post) -

Pengusaha kontraktor di Bali saat ini tengah kalang kabut. Pasalnya, sejumlah proyek pemerintah yang tengah dikerjakan potensial tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Ini terkait tidak adanya stok material lantaran ada penutupan pada galian C di radius berbahaya Gunung Agung. ‘’Jawabannya sederhana sekali. Satu kata, bingung. Teman-teman kontraktor sekarang ini kan kalang kabut. Di satu sisi kita sebenarnya korban. Di sisi lain, pemerintah sekarang ini lagi memikirkan masalah pengungsian,’’ ujar Ketua Umum BPD Gapensi Bali I Wayan Adnyana dikonfirmasi, Jumat (6/10) kemarin. Adnyana mengaku akan menunggu kondisi lebih stabil sebelum berbicara dengan pemerintah. Sebab, pelayanan bagi para pengungsi siaga darurat Gunung Agung saat ini yang lebih penting. Kendati, penyelesaian proyek pemerintah juga tidak bisa dikesampingkan karena sudah memasuki akhir

tahun. Itu sebabnya, pihaknya sudah memikirkan sejumlah solusi yang akan ditawarkan bagi pemerintah. ‘’Nanti kita akan sampaikan kepada pemerintah, supaya mengambil suatu kebijakan. Kebijakan yang mungkin diambil yaitu cut off proyek, ditutup proyeknya itu sekarang. Berapa total nilai proyeknya itu dibayarkan, kemudian sisanya ditunda. Itu alternatif yang pertama,’’ imbuh anggota Komisi III DPRD Bali ini. Menurut Adnyana, kalau proyek tetap dilanjutkan sama saja dengan membawa kontraktor ke alam kubur karena pasti akan merugi. Belum lagi bila ada denda keterlambatan.

Pihaknya sudah berupaya melakukan terobosan dengan mencari sumber material baru di luar Bali. Akan tetapi, masih belum ada kesepakatan terkait harga lantaran dipatok sangat tinggi. Sebelum ada masalah kelangkaan material, kontraktor juga dihadapkan pada naiknya harga besi beton. ‘’Makanya solusi yang pertama untuk menghindari kerugian yang lebih besar, cut off proyek itu. Cuma risiko pelayanan akan terlambat. Proyek-proyek yang ditargetkan untuk bisa cepat bermanfaat untuk masyarakat akhirnya tidak bisa bermanfaat. Jadi kami juga menawarkan solusi kedua yakni ekskalasi,’’

imbuhnya. Adnyana menambahkan, ekskalasi bisa dengan penambahan harga atau penyelesaian volume. Dalam hal ini, kontraktor tidak menyelesaikan target 100 persen dengan anggaran yang ada sesuai dengan harga yang baru. Terutama setelah ada kesepakatan harga material yang baru. Solusi kedua ini tentu harus dibarengi dengan kebijakan perpanjangan waktu. ‘’Perpanjangan waktu itu sudah pasti. Tidak mungkin ada teman-teman yang bisa menyelesaikan tepat waktu karena stagnan cukup lama. Barang itu tidak ada, harga sekarang sudah hampir dua kali lipat. Pasir dulu Rp 1,2 juta satu truk, sekarang itu sudah Rp 2,5 juta empat hari lalu. Kalau sudah tidak ada barangnya, pasti naik terus,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Di-

nas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi mengaku tidak berani melanggar radius berbahaya Gunung Agung untuk pasokan material bangunan. Kontraktor mestinya mencari alternatif di daerah lain. Termasuk berbicara dengan instansi pemerintah yang proyeknya masih belum rampung. Bila berbicara anggaran, untuk saat ini dikatakan sudah tidak bisa direvisi lagi. ‘’Sekarang kontraktornya menyampaikan kepada OPD (organsiasi perangkat daerah), karena ini masalah alam biar tidak kontraktornya disalahkan. Kalau kita di sini hanya mengeluarkan perizinan untuk galian C. Untuk yang di zona merah, ini kan pemerintah yang mengeluarkan aturan tidak boleh masuk ke sana. Kita tidak berani melanggar,’’ jelasnya. (kmb32)


BANGLI

8

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Kasus Kanker Serviks Tergolong Cukup Tinggi Bangli (Bali Post) Kasus kanker serviks di Kabupaten Bangli tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bangli, hingga Jumat (6/10) kemarin, tercatat 71 kasus kanker serviks. Dari jumlah tersebut, satu kasus diderita anak berumur 4,5 tahun. Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit (P3) Dinas Kesehatan Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani mengungkapkan, 71 kasus tersebut tersebar di empat kecamatan di Bangli. Penderita Bali Post/nan kanker serviks mulai Ni Luh Made Eka Sasiani dari balita berumur 4,5 tahun sampai lanjut usia. ‘’Anak umur 4,5 tahun yang terkena kanker serviks ini melalui kanker darah atau leukimia,’’ ungkap Sasiani. Dia menjelaskan, diyakini masih banyak kasus kanker serviks di Bangli yang belum terdata. Pasalnya, 71 kasus ini baru berdasarkan laporan dari tiga puskesmas dari 12 puskesmas yang ada di Bangli. Tiga puskesmas yang sudah menyampaikan data kasus kanker serviks yakni Puskesmas Tembuku I, Puskesmas Susut II dan Puskesmas Susut I. ‘’Jika laporan dari puskesmas lain masuk, pasti ada penambahan kasus. Kita masih tetap menunggu laporan dari puskesmas lainnya,’’ katanya. Melihat banyaknya warga yang menderita kanker serviks, pihaknya meminta masyarakat khususnya kaum hawa mulai dari anak-anak hingga lanjut usia supaya mau memeriksakan dirinya untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini. Karena semakin dini penyakit ini ditemukan, maka penanganannya akan lebih maksimal untuk menuju ke arah kesembuhan. Dia mengakui, selama ini kesadaran masyarakat masih sangat rendah untuk memeriksakan diri. Padahal di masing-masing puskesmas sudah menyediakan IVA test. ‘’Nanti jika ada warga yang hendak memeriksakan dirinya, tinggal datang ke puskesmas. Nanti di sana akan dijadwalkan untuk IVA test-nya oleh petugas puskesmas. Sementara untuk pap smear, warga yang sudah masuk BPJS bisa melakukan pengecekan ke rumah sakit BMC secara gratis,’’ terangnya. Ditambahkannya, banyak faktor yang dapat menyebabkan munculnya kanker serviks. Untuk itu, pihaknya mengimbau supaya faktor-faktor penyebab bisa dihindari. Pemerintah, kata dia, juga sudah rutin melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke masyarakat maupun perorangan. Sementara untuk di kalangan pelajar, pihaknya juga sudah melaksanakan lomba-lomba yang materinya menyangkut kanker serviks. Dia berharap dengan upaya yang telah dilakukan mampu menekan kasus kanker serviks. ‘’Kegiatan sudah rutin kita lakukan, kini tinggal butuh kesadaran masyarakat untuk mau memeriksakan dirinya,’’ paparnya sembari menyampaikan, sampai saat ini Bangli belum bisa memberikan vaksin kanker serviks lantaran keterbatasan anggaran. (kmb41)

Di GOR Mandara Giri Kubu

Kajati Bali Serahkan Bantuan Logistik untuk Pengungsi Bangli (Bali Post) Guna meringankan beban pengungsi bencana Gunung Agung, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Jaya Kesuma beserta jajarannya menyerahkan bantuan logistik ke pengungsi yang berada di GOR Mandara Giri, Kelurahan Kubu, Bangli, Jumat (6/10) kemarin. Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi para pengungsi. Jaya Kesuma mengatakan, bantuan yang diberikan pihaknya belum seberapa ketimbang kebutuhan pengungsi. Dia pun meminta apra pengungsi tidak melihat besarannya, melainkan niat tulus pihaknya untuk membantu warga selama di pengungsian. ‘’Melihat warga Karangasem, saat ini kita merasa terpanggil untuk memberikan bantuan ini. Kita tidak ingin mereka melihat apa yang kita berikan. Yang terpenting lihat kedatangan kita ke sini untuk men-support mereka,’’ ungkapnya. Pihaknya juga berharap kedatangannya dapat memberikan suasana baru bagi pengungsi. Pasalnya selama mengungsi, sangat mungkin warga merasa jenuh atau pun penat. ‘’Ini adalah masalah mental. Karena mental-mental mereka sempat drop dengan keadaan ini. Apalagi biasanya untuk orang tua, biasanya melakukan aktivitas, dan anak-anak bisa bermain, tapi di sini mereka hanya bisa melakukan kegiatan di tempat yang sempit. Inilah yang membuat mereka tak betah dan bosan. Jadi kita harap dengan kedatangan ini minimal kita membantu menenangkan mereka dan mengurangi beban dengan situasi dan kondisi sekarang ini,’’ katanya. (kmb41)

Bali Post/nan

SAMPAH - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bangli kembali mengakibatkan banjir di Jalan Ngurah Rai, tepatnya di sebelah selatan SMAN 1 Bangli. Untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli dibantu sejumlah anggota TNI melakukan pengangkutan sampah, Jumat (6/10) kemarin.

Bertahap, Perbaikan Fasilitas Posko Pengungsian Bangli (Bali Post) -

Sejumlah fasilitas di posko pengungsian, masih belum memadai. Salah satu contoh, Posko GOR Mandara Giri, Kelurahan Kubu, Bangli, yang atap gedungnya bocor dan jumlah toilet yang sangat minim. Terkait persoalan ini, Pemkab Bangli akan melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas secara bertahap.

TOILET - Toilet di GOR Mandara Giri, Kubu. Dari sisi jumlah maupun kondisinya, fasilitas tersebut jauh dari memadai. Untuk itu, penambahan dan perbaikan fasilitas di pengungsian akan dilakukan secara bertahap.

Bupati Bangli, I Made Gianyar, Jumat (6/10) kemarin, mengakui adanya kekurangan fasilitas di pengungsian. Di GOR tersebut misalnya, jumlah toiletnya tidak sebanding dengan jumlah pengungsi karena memang didesain tidak untuk banyak orang. Atas kekurangan itu, dia menyatakan bakal melakukan penambahan sarana secara bertahap. ‘’Penyediaan toilet akan kita lakukan bertahap. Nanti

BUPATI Bangli I Made Gianyar menandatangani naskah kerja sama dengan BKSDA Bali tentang penguatan fungsi Taman Wisata Alam Penelokan dan Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang di Gedung BMB, Kamis (5/10) lalu. Acara itu di antaranya dihadiri Direktur PIKA Ir. Listya Wardani, M.Sc. dan Kepala BKSDA Bali Suharyono, S.H., M.Si., M.Hum. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutannya mengatakan, kerja sama ini sudah direncanakan sejak dulu. Perjanjian kerja sama ini pada dasarnya adalah sebagai upaya untuk menguatkan fungsi penyelenggaraan konservasi kawasan. Sebab, saat ini penyelenggaraan konservasi dituntut memiliki kompetensi yang

Sementara itu, Dirjen KSDA yang diwakili Direktur PIKA Ir. Listya Wardani, M.Sc. mengatakan, perjanjian kerja sama ini merupakan perpanjangan dari perjanjianperjanjian kerja sama sebelumnya antara BKSDA Bali dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli. Namun, ruang lingkup perjanjian kerja sama tidak hanya melingkupi satu dinas, melainkan mengakomodir semua program SKPD untuk wilayah TWA Penelokan dan TWA Gunung Batur Bukit Payang. Kerja sama juga dalam rangka memudahkan pengorganisasian dan sinkronisasi kegiatan. ‘’Maka dari itu, perjanjian kerja sama ini ditingkatkan statusnya dari perjanjian kerja sama antara BKSDA Bali dengan Bupati Bangli.

Bali Post/nan

baik meliputi pengetahuan, pengalaman, dan integritas sehingga dapat menangani masalah konservasi yang sering muncul di lapangan. ‘’Prinsip kerja sama harus dipedomani yaitu pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dirjen BKSDA ditempatkan sebagai pihak pertama yang memiliki kewenangan dalam pengaturan kerja sama di dalam kawasan yang dikelolanya. Jadi, kerja sama harus disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan kawasan dan sejalan dengan program-program prioritas nasional,’’ ungkap Made Gianyar. Pihaknya tetap komit menjadikan Bangli sebagai daerah penyangga. Bangli, katanya, diharapkan tetap sebagai daerah daerah konservasi pertanian dan hutan.

Telepon Penting Bangli Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

KERJA SAMA - Bupati Bangli I Made Gianyar menandatangani naskah kerja sama dengan BKSDA Bali, Kamis (5/10). Perjanjian ini bertujuan untuk mewujudkan penguatan tata kelola pengelolaan kawasan TWA Penelokan dan

TWA Gunung Batur Bukit Payang serta konservasi keanekaragaman hayati,’’ jelasnya. (ad)

Bupati Karangasem Ajak Warganya Pulang

Bali Post/nan

: 0366-91521/91002

ada masalah. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan kebutuhan logostiknya. Mereka juga harus terhibur. Sehingga mereka bisa menerima keadaan ini dengan ikhlas,’’ tegasnya. Diungkapkannya lebih lanjut, di Bangli, posko pengungsian akan dipusatkan di empat titik yakni di GOR Mandara Giri, GOR Kintamani, SKB dan GOR di Taman Bali. (kmb41)

Bupati Made Gianyar Teken Kerja Sama dengan BKSDA Bali

SERAHKAN BANTUAN - Kajati Bali saat menyerahkan bantuan logistik kepada pengungsi di GOR Mandara Giri, Kelurahan Kubu, Jumat (6/10) kemarin.

RSU Bangli

juga akan ada bantuan toilet mobile dari CSR,’’ ungkap Gianyar. Gianyar menambahkan, saat ini para pengungsi tersebar di empat kecamatan di Bangli. Pihaknya bekerja sama dengan Bupati Karangsem dan Pemprov Bali akan berupaya memenuhi kebutuhan para pengungsi dengan baik. ‘’Kalau bisa, segala yang dibutuhkan pengungsi tidak

Bali Post/kmb

LALAPAN - Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri turut serta mempersiapkan makanan berupa lalapan dan bakso bagi para pengungsi di GOR Mandara Giri, Kelurahan Kubu, Bangli, Jumat (6/10) kemarin.

Bangli (Bali Post) Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri mengimbau warganya di luar 28 desa zona merah bencana Gunung Agung kembali pulang. Warga diharapkan kembali beraktivitas seperti biasa sembari tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Imbauan tersebut disampaikan Mas Sumatri saat mengunjungi posko pengungsian GOR Kubu, Bangli, Jumat (6/10) kemarin. Di hadapan Bupati Bangli I Made Gianyar, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, pejabat OPD Bangli dan Karangasem serta para pengungsi, Mas Sumatri mengungkapkan Pemkab Karangasem bertanggung jawab penuh terhadap kondisi warganya yang tengah mengungsi. Untuk itu telah disiapkan 250 banjar di 50 desa di Karangasem yang tidak masuk kawasan rawan bencana yang bisa ditempati warga yang masih mengungsi ke luar Karangasem. ‘’Mari kita selamatkan diri masing-masing di desa kita. Bagi warga di luar 28 desa yang telah ditetapkan, kita imbau untuk segera bisa kembali pulang ke kampung halaman di Karangasem. Dan jangan berkeliaran di daerah lain. Karena kita tidak ingin terjadi

hal-hal yang tidak diinginkan kepada pengungsi. Jadi, kalau sudah jenuh, silakan pulang,’’ ungkap Mas Sumatri. Selain banjar, pemkab juga telah menyiapkan sekolahsekolah untuk menampung siswa pengungsi. Diharapkan fasilitas ini digunakan semaksimal mungkin demi menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak Karangasem. Bahkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemkab Karangasem kepada warganya yang terdampak, perjalanan dinas di Karangsem dinolkan. Dana tersebut akan dialihkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Begitu juga dengan proyek-proyek fisik yang boleh dialokasikan ke pemberdayaan masyarakat. Di sisi lain, Mas Sumatri menegaskan, Presiden telah menginstruksikan kementerian untuk memprioritaskan program-programnya demi membangun Karangasem. Program dimaksud mulai dari pemberdayaan UMKM hingga pariwisata. Dengan komitmen dan wujud tanggung jawab pemerintah tersebut, Mas Sumatri berharap masyarakat bisa kembali termotivasi dan bangkit dari keterpurukan. (kmb25/kmb41)


Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

GIANYAR

9

Diduga Bermasalah

Pemkab Diminta Telusuri Penerbitan E-KTP Dua Atlet Balap Sepeda Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

DIGENDONG - Komang Ayu Martini digendong ibunya, Ni Nyoman Wage.

Bayi 7 Bulan di Pengungsian

Derita Kelainan Kulit, Sensitif terhadap Sinar Matahari

NASIB malang dialami Ni Komang Ayu Martini, bayi tujuh bulan yang tinggal di pengungsian di rumah kos milik Mangku Gidiran di Banjar Kembengan Desa Tulikup, Gianyar. Putri ketiga pasangan suami istri I Nyoman Suita dengan Ni Nyoman Wage ini menderita kelainan kulit. Kulitnya sensitif terhadap sinar matahari dan hawa panas. Di rumah kos tersebut, keluarga Komang Ayu tinggal sebagai pengungsi mandiri bersama lima KK atau sekitar 30 jiwa lainnya asal Banjar Batudawa Kelod, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem. Menurut Ni Nyoman Wage, saat lahir secara caesar putrinya nampak normal seperti bayi lainnya. Namun menginjak usia enam hari mulai menunjukkan tanda-tanda kelainan. Komang Ayu selalu panik saat siang hari, terutama mulai pukul 10.00 Wita hingga sekitar pukul 14.00 Wita, saat sinar matahari begitu terik. Kedua matanya tak bisa melihat sempurna saat itu. ‘’Matanya silau, makanya kedip-kedip ke bawah kalau pas ada matahari,’’ jelasnya. Parahnya lagi, Komang Ayu sama sekali tidak boleh terpapar sinar matahari langsung. Sebab, kulit di sekujur tubuhnya bisa secara tiba-tiba memerah. ‘’Kena hawa panas saja dia sudah gelisah. Apalagi kena sinar langsung. Makanya kalau pagi dan siang selalu di kamar. Dulu pernah kulitnya persis seperti kulit be guling,’’ kata Nyoman Suita. Komang Ayu sekeluarga mulai menetap di Tulikup sejak dua pekan lalu. Selama itu pula pengobatan terhadap Komang Ayu dilakukan di Gianyar. ‘’Sampai di sini sudah ada yang ngecek kesehatan. Kalau berobat ke puskesmas juga dikasih gratis. Senin nanti rencana kontrol ke rumah sakit,’’ terangnya. Keseharian Suita di Karangasem hampir sama dengan pengungsi lain, yakni bertani dan beternak. Namun kini untuk menyambung hidup, dia bersama pengungsi lainnya mendapat pekerjaan sebagai buruh proyek pemasangan paving di Pantai Purnama, Sukawati. ‘’Sementara di sini kerja serabutan saja. Belum tahu juga sampai kapan akan seperti ini. Kalau kembali, di kampung sepi. Semua sudah ngungsi,’’ ungkapnya. (nik)

Kurang Hati-hati Saat ”Selfie” di Ceking

Wisatawan Terperosok ke Sawah hingga Patah Tulang

Gianyar (Bali Post) Seorang wisatawan berkebangsaan Spanyol, Jana, harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh di Objek Wisata Ceking, Desa Tegallalang, Jumat (6/10) kemarin. Insiden ini terjadi lantaran Jana tidak berhati-hati saat selfie di kawasan tersebut. Perempuan 20 tahun ini mengalami patah tulang. Informasi dihimpun, korban bersama empat wisatawan lainnya menginap di Vila Sereniti Junjungan, Desa Petulu, Ubud. Dari vila tersebut rombongan berangkat sekitar pukul 06.30 Wita bersama tour guide, I Wayan Maja, menuju Ceking untuk trekking. Setiba di lokasi, mereka pun menikmati panorama pagi di kawasan sawah berundak itu. Korban lantas mengarah ke persawahan sebelah timur Objek Wisata Ceking yang masuk wilayah Banjar Kebon Kedisan. Di lokesi itu Jana melakukan foto selfie bersama rombongannya. Diduga karena kurang hati-hati, saat hendak selfie ia terperosok ke pematang sawah sedalam lebih dari satu meter. Selanjutnya I Wayan Maja bersama sejumlah wisatawan memberikan pertolongan kepada Jana. Mereka lantas membopong Jana melewati pematang sawah Ceking, lantas menuju Puskesmas Tegallalang I. Karena kekurangan alat, korban lantas dibawa ke RS Ari Canti, Mas, Ubud. Hasil rontgen di rumah sakit tersebut diketahui Jana mengalami patah tulang belakang. Kapolsek Tegallalang AKP Nyoman Merta Kariana membenarkan adanya insiden tersebut. Dikatakannya, kejadian itu murni akibat kurang hati-hatinya Jana saat foto selfie. ‘’Wisatawan itu sudah diantar ke rumah sakit karena dia mengeluhkan ada rasa sakit di punggungnya,’’ ucapnya. Dia pun mengimbau agar wisatawan lebih berhati-hati saat berkunjung ke Objek Wisata Cekingk. ‘’Objek ini sesungguhnya aman, hanya wisatawan yang kurang fokus. Jadi kami imbau untuk berhati-hati,’’ ungkapnya. (kmb35)

Bali Pos/ina

PERAWATAN - Wisatawan asal Spanyol, Jana, saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

BNN Kab. Gyr. - 946122

DPRD - 943144

PLN - 947166

BPBD - 7844717/7844718

Kodim 1616 Gyr - 943069

PMK - 943113

Koramil Gianyar - 942289

Kantor Satpol PP - 944436

Koramil Blahbatuh - 941167

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Tegallalang - 974792

PDAM - 944225/943233

Koramil Tampaksiring - 901601

KPA Gianyar - 942184

Koramil Sukawati - 297564

PMI Gianyar - 8958414

Koramil Ubud - 975314

KONI Gianyar - 947261

Koramil Payangan - 974793

Kalangan DPRD Gianyar menyoroti keterlibatan dua atlet balap sepeda yang mewakili Gianyar pada ajang Porprov 2017. Pasalnya, kedua atlet tersebut belum mengantongi pengajuan pindah dari tempat asalnya, yakni Pengandaran, Jawa Barat. Tidak hanya itu, Dewan meminta instansi terkait menelusuri terbitnya e-KTP untuk dua atlet tersebut. Anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Jumat (6/10) kemarin menjelaskan, dua atlet dimaksud yakni Chandy Septyan dan Chelly Aristya. Dia mengaku menyayangkan bila keterlibatan atlet luar Gianyar tanpa secara ilegal justru menimpa Gianyar selaku tuan rumah ajang Porprov. ‘’Sebetulnya, kalau masing-masing berpegang teguh pada sportivitas, kejadian yang memalukan ini tidak perlu terjadi,’’ katanya. Mestinya, katanya, diupayakan pembinaan maksimal terhadap atlet lokal Gianyar. Dengan begitu, Pemkab tidak lagi harus dipusingkan jika harus mencari atlet dan bukan malah menghalalkan berb-

agai cara untuk mencapai prestasi instan. ‘’Sebenarnya sah-sah saja menggunakan atlet di luar binaan cabor yang bersangkutan, tetapi harus memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan,’’ katanya. Sementara terhadap persoalan yang sudah telanjur terjadi ini, menurutnya, sudah merugikan keuangan daerah. Politisi Gerindra ini juga menegaskan, insiden ini bahkan bisa diseret ke ranah hukum. ‘’Ini persoalan serius yang bisa dibawa ke ranah hukum,’’ tegasnya. Gus Rai juga menyoroti penerbitan e-KTP untuk dua atlet tersebut, yang dipandang tidak prosedural.

‘’Ini jelas menyimpang, dapat juga dipidanakan pelakunya atau yang membantu melakukan pemalsuan e-KTP tersebut. Contoh, kasus Abraham Samad terkait KK dan penggunaan dokumen palsu,’’ ungkapnya. Selain itu, Ketua Komisi II DPRD Gianyar ini meminta adanya tindak tegas dari eksekutif untuk jajarannya yang menjadi penanggung jawab dari persoalan ini. ‘’Harus ada tindakan yang tegas dari Bupati kepada bawahannya yang lalai,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dua atlet balap sepeda asal Pengandaran, Jabar, Chandy Septyan dan Chelly Aristya sama sekali belum pernah mengajukan surat pindah, baik dari ISSI Pengandaran, Koni Pengandaran, Pengprov ISSI Jabar sampai Koni Jabar. ‘’Untuk lolosnya atlet yang tampil di Porprov, pasti berawal dari rekomendasi Pengprov ISSI, hingga mereka bisa mendapatkan KTA Koni Card.

I.B. Nyoman Rai

Bali Post/nik

Bahkan Disdukcapil Gianyar sampai berani menerbitkan e-KTP,’’ u c a p K e t u a U m u m K o ni B a l i Ketut Suwandi. (kmb35)

Celuk Jewellery Festival Kembali Digelar

CJF - Suasana konferensi pers Celuk Jewellery Festival (CJF) tahun 2017. CELUK Jewellery Festival (CJF) akan kembali digelar tahun ini. Event tahunan yang memasuki tahun keduanya ini, dikemas dengan berbagai rangkaian acara. Event ini ditargetkan mampu menyedot dua ribu pengunjung. Jumlah ini lebih besar dari pelaksanaan CJF pertama. Selain itu, pada saat pembukaan CJF yang akan dibuka Menteri Koperasi dan UKM A.A. Gede Ngurah Puspayoga, Jumat (13/10) mendatang, sejumlah tokoh nasional pun direncanakan turut hadir, seperti Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri serta Rieke Diah Pitaloka. Ketua Panitia CJF Ketut

Widi Putra pada konferensi pers di Ruang Rapat LPD Desa Celuk, Jumat (6/10) kemarin mengatakan, CJF tahun ini mengusung tema ‘’Mahakarya Mustika Nusantara’’, dengan mengangkat karya-karya terbaik dari perajin perhiasan Indonesia. Event diselenggarakan 13 sampai 15 Oktober mendatang di Wantilan Pura Dalem Celuk dan diikuti oleh sekitar 24 UKM perhiasan, 24 warung kuliner serta 20 peserta pameran aneka produk. Event ini juga dikemas dengan berbagai acara, di antaranya pameran perhiasan, pameran aneka produk, lom-

ba, seminar, workshop, pagelaran seni budaya, jewellery making class, bazar kuliner, fashion show, live music, river hash run serta kegiatan lainnya. ‘’Event ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Celuk. Sebagai ajang promosi dan penjualan karya dan kreativitas dalam bentuk seni kerajinan perak, produk kuliner, produk fashion dan sebagainya,’’ terang Widi Putra. Widi Putra menambahkan, pada event ini juga akan dilaksanakan seminar kewirausahaan dengan pembicara Panudiana Khun (Ketua Apindo Bali) dan Dr. Windu Segara Senet (Founder Mangsi Coffee). Seminar desa wisata dengan narasumber Jero Mangku Kandya (praktisi pariwisata), Cokorda Gde Putra Sukawati (panglingsir Puri Ubud), A.A. Rai Arma (Founder Museum Arma) dan Gusti Ngurah Wisnu Wardhana (Yayasan Tri Hita Karana). Seminar strategi pemasaran online untuk UKM dengan pembicara Rieke Diah Pitaloka (anggota DPR-RI), seminar pembuatan website yang didukung oleh relawan TIK Bali. Selain itu, juga diadakan beberapa workshop antara lain, workshop pembuatan perhiasan tradisional celuk, 3D desain,

serta photography perhiasan. ‘’Acara nanti juga akan dimeriahkan dengan pagelaran tabuh dan tari serta live music yang didukung oleh artis-artis lokal Bali seperti Rai Peny dan Celekontong Mas,’’ imbuh Widi Putra. Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengapresiasi pelaksanaan CJF tahun 2017. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan apa yang selama ini menjadi program Dekranasda Kabupaten Gianyar, di mana sebelumnya juga untuk pertama kalinya telah sukses melaksanakan Busana Festival beberapa waktu lalu dengan melibatkan desainer lokal Gianyar. Event-event seperti inilah diharapkan mampu mendorong peningkatan perkembangan perajin lokal serta pelaku UKM di Kabupaten Gianyar. Apresiasi dilaksanakannya CJF 2017 juga datang dari Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, yang pada kesempatan itu turut

hadir. Event ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin mengukuhkan Desa Celuk sebagi pusat industri kerajinan perak dan emas di Bali, sekaligus sebagai salah satu destinasi wisata. CJF dinilainya langkah cerdas dan tepat untuk menyikapi era persaingan global dan keterbukaan informasi yang berkembang dengan pesat dewasa ini. Untuk itu, dituntut kreativitas, inovasi dan keunggulan agar mampu menyikapi peluang dan tantangan yang ada. Mewujudkan hal tersebut, upaya untuk terus menggali dan memberdayakan potensi yang dimiliki menjadi sebuah keharusan di samping pemanfaatan teknologi informasi pada era digital. ‘’Pusat-pusat kesenian di Gianyar saya imbau supaya seperti Celuk. Seperti Batuan, saya ingin melakukan event serupa, di sana ada lukisan khas Bali yang tidak ada di seluruh dunia. Pemerintah pasti mendukung,’’ tegas Agung Bharata. (ad430)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Diundur,’’Launching’’ Pengolahan Sampah Plastik Jadi Briket Semarapura (Bali Post) Status Gunung Agung yang masih berada di level awas tak hanya mengharuskan warga Karangasem mengungsi. Namun, uji coba pengolahan sampah plastik menjadi briket sebagai penghasil listrik oleh Pemkab Klungkung bekerja sama dengan PT PLN Pesero di Desa Gunaksa, Dawan juga diundur. Alasannya, karena lokasinya rawan diterjang lahar dingin jika gunung terbesar di Bali itu erupsi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Anak Bali Post/sos Agung Kirana menjelaskan, sesuai rencana awal Anak Agung Kirana uji coba program inovatif itu direncanakan di-launching awal bulan ini. Mendukung itu, tempat pun telah dipersiapkan oleh Desa Gunaksa seluas dua are. ‘’Tetapi karena Gunung Agung seperti ini, launching diundur. Pengalaman 1963, lahar dingin menerjang lokasi yang jadi tempat pengolahan sampah sekarang ini. Kami khawatir itu kembali terjadi kalau terjadi erupsi,’’ jelasnya, Jumat (6/10) kemarin. Pelaksanaannya, sambungnya direncanakan berlangsung pada minggu kedua bulan ini. ‘’Kami berharap situasi segera kondusif,’’ ucap mantan Sekwan Klungkung ini. Pada percontohan, ditargetkan satu ton sampah yang dapat diolah menjadi briket per hari. Ini akan mampu menghasilkan listrik 15 watt. Jika program perdana ini membuahkan hasil positif, maka akan dilanjutkan pada desa lain. ‘’Apalagi sekarang kita sudah darurat sampah. Program seperti ini harus bisa diterapkan,’’ tandasnya. (kmb45)

LONGSOR - Rumah I Komang Budiana yang kondisinya rusak karena diterjang longsor, Jumat (6/10) dini hari kemarin.

Bali Post/sos

Diguyur Hujan Lebat

Longsor, Rumah Warga di Banjar Takedan Rusak Semarapura (Bali Post) -

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Klungkung mengakibatkan longsor di Banjar Takedan, Desa Selat, Jumat (6/10) dini hari. Kejadian ini menimpa rumah I Komang Budiana (45) hingga rusak. Beruntung tak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Berdasarkan pantauan, longsor itu terjadi pada pondasi rumah yang baru dibangun sejak sebulan lalu. Itu memiliki panjang sekitar enam meter dan tinggi 3,5 meter. Material-

nya berupa tanah urukan dan batu menghantam tembok rumah Budiana yang tepat berada di bawahnya hingga hancur. Atapnya pun sebagain rusak. Istri Budiana, Ni Wayan

Srinteg (43), menuturkan kejadian ini berlangsung sekitar pukul 01.00 Wita, bertepatan dengan hujan lebat. Saat itu ia belum tidur karena teringat dengan situasi Gunung Agung

yang belum kondusif. ‘’Saat itu hujan sangat lebat. Saya belum tidur. Tiba-tiba ada suara gemuruh dan seperti ledakan. Saya kira Gunung Agung meletus. Ternyata pondasi rumah ipar longsor,’’ tuturnya. Kerusakan bangunan terjadi pada kamar tidur dan dapurnya. Langkah perbaikannya belum terpikirkan. Sebab ia tak memiliki biaya. ‘’Perbaikan perlu biaya lumayan,’’

imbuhnya. Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang memantau langsung ke lokasi menyatakan penanganan kerusakan masih dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). ‘’Kalau memang masuk kategori bencana, kami upayakan bisa memberi bantuan rehab. Hal ini juga akan dsampaikan ke Dinas Sosial,’’ tandasnya. (kmb45)

Puluhan Warga Duda Timur Balik ke Pengungsian

Pemerintah Dinilai Tak Konsisten Keluarkan Keputusan Bali Post/sos

PADAMKAN API - Sejumlah petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api dengan menyemprotkan air ke titik api yang membakar Restoran Telaga Waja Rafting, Jumat (6/10) kemarin.

Restoran Telaga Waja Rafting Terbakar Semarapura (Bali Post) Musibah kebakaran melanda Restoran Telaga Waja Rafting di Banjar Apet, Desa Selat, Klungkung, Jumat (6/10) pagi kemarin. Kejadian ini bermula adanya sambaran api dari kompor ke tabung elpiji. Akibat kebakaran ini, seluruh aktivitas terhenti. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini dan pemilik restoran diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Berdasarkan pantauan di lokasi, kebakaran tersebut terjadi pada dapur. Si jago merah nyaris melalap seluruh bangunan dan isinya. Kepulan asap pekat pun membumbung tinggi dari atap. Kejadian itu menyebabkan pihak pengelola panik. Ia berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, sebelum mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. Karyawan restoran Ketut Widarma menuturkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 10.00 Wita, bertepatan saat dirinya memasak untuk makan siang pengunjung yang tengah menikmati rafting. Awalnya, ketika menyalakan kompor tiba-tiba api menyambar tabung elpiji ukuran 3 kg yang jaraknya sekitar dua meter. ‘’Api langsung membesar. Saya panik dan langsung memanggil teman. Sebelumnya saya tidak mencium adanya bau gas,’’ tuturnya. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Selain itu, aktivitasnya juga harus ditutup. ‘’Padahal ini baru buka lagi. Sudah dua minggu tutup karena situasi Gunung Agung. Kemungkinan saat itu selang gas elpiji bocor,’’ terangnya. Api berhasil dipadamkan sekitar sepuluh menit kemudian oleh petugas dengan mengerahkan dua mobil damkar dan satu mobil tanki. ‘’Setelah ada laporan, kami langsung menuju lokasi. Syukur bisa segera dipadamkan,’’ ungkap Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta. (kmb45)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/sos

KEMBALI NGUNGSI - Warga Desa Duda Timur yang sempat pulang, kini kembali mengungsi ke Posko Lapangan Tembak, Desa Paksebali, Dawan.

Semarapura (Bali Post) Puluhan warga Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem yang sebelumnya sudah pulang harus kembali mengungsi ke Lapangan Tembak di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan. Hal tersebut menyusul adanya informasi wilayah tempat tinggalnya yang sebelumnya dinyatakan masuk zona aman jika Gunung Agung erupsi, berubah menjadi Kawasan Rawan Bencana (KRB). Hal ini pun memantik kekecewaan terhadap sikap pemerintah yang terkesan tak konsisten dalam mengeluarkan keputusan. Sesuai informasi yang terhimpun, Jumat (6/10) kemarin, warga yang kembali mengungsi sebanyak 33 jiwa berasal dari Banjar Wates Tengah. Kedatangannya berlangsung secara bergelombang. Mereka pun seluruhnya tertampung pada tempat yang disediakan sebelumnya dan tetap mendapat penanganan dari Pemkab Klungkung. Warga Dusun Wates Kangin

Ni Ketut Sri menuturkan, langkahnya untuk kembali mengungsi karena ada imbauan dari perbekel yang menyatakan sesuai informasi terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tempat tinggalnya masuk kawasan rawan bencana jika Gunung Agung yang kini berstatus awas erupsi. ‘’Sebelumnya dibilang masuk daerah aman. Kami semua pulang. Baru sehari di rumah, belum sempat mengambil pekerjaan apa-apa. Diimbau balik lagi (mengungsi - red). Katanya masuk rawan bencana,’’ paparnya. Keharusannya untuk kembali mengungsi memang dirasa sangat berat. Di balik itu, ia menyatakan ada rasa kecewa terhadap pemerintah yang memberikan informasi berubah-ubah. ‘’Ya… merasa kecewa. Informasinya seperti ini,’’ keluhnya. Keputusan terbaru ini juga menyebabkan anaknya, Kadek Redana Putra (12), harus kembali pindah sekolah dari SDN 1 Duda Timur ke SDN 3 Pak-

sebali. ‘’Senin depan dia juga harus kembali ke sekolahnya di sana (Duda Timur - red) untuk ikut ulangan,’’ kata Sari. Warga lain, Ni Nyoman Sari, menuturkan saat kepulangan sebelumnya suasana di desanya sudah cukup tenang. Gempa yang sebelumnya berlangsung berkali-sekali dirasakan semakin sedikit. ‘’Tapi karena diimbau mengungsi, ya… kembali ke sini. Sebenarnya jauh lebih senang di rumah,’’ tuturnya. Sementara itu, Perbekel Paksebali Putu Ariadi mengungkapkan sesuai data terbaru pengungsi yang tertampung di Lapangan Tembak mencapai 130 jiwa dan 90 jiwa tersebar di sejumlah rumah penduduk. Angka ini diprediksi akan mengalami peningkatan. ‘’Tadi saya sempat kontak Perbekel Duda Timur, katanya akan ada warga dari lima banjar juga akan mengungsi, termasuk yang sudah pulang waktu ini. Untuk jumlahnya belum tahu. Tetapi kemungkinan untuk ke sini ada,’’ terangnya. (kmb45)

Warga Benekasa Tinggalkan Pengungsian

Diwarnai Kesedihan, Kembali Buka Lembaran Hidup Baru

RATUSAN warga Dusun Benekasa, Desa Muncan, Karangasem yang mengungsi di Lingkungan Gunung Hyang, Kelurahan Semarapura Klod Kangin akhirnya bisa pulang, Jumat (6/10) kemarin. Hal ini diwarnai rasa sedih karena harus berpisah dengan warga yang telah menganggapnya sebagai saudara. Setelah menapaki kampung halaman, mereka kembali membuka lembaran hidup baru, melakukan aktivitas yang telah dua pekan ditinggalkan. Menginjak matahari terbit, suasana di Wantilan Gunung Hyang nampak berbeda. Ratusan pengungsi terlihat memadati halaman. Mereka membawa berbagai macam perlengkapan. Mulai dari alas tidur hingga pakaian. Di tengah pemandangan itu, nampak sejumlah anakanak tengah berbaur. Ada pula yang bercanda. Beberapa menunjukkan wajah sedih. Menunjukkan tak sanggup berpisah dengan warga setempat. Saat kendaraan menghampiri, mereka bergegas naik. Melambaikan tangan saat hendak berangkat, sebagai salam perpisahan. Sesekali juga menoleh dari kaca bus yang terbuka. Memperlihatkan pandangan sayu. Setibanya di kampung halaman

dengan diantar Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, mereka pun disambut haru oleh keluarga yang terlebih dulu kembali. Ada yang berpelukan. Ada yang tersenyum lebar menyatakan kebahagiaan. Mereka pun kembali merasakan udara lepas, udara pegunungan yang masih sangat segar. Seorang warga, Wayan Sukawati (40), mengaku sangat senang bisa kembali ke rumah setelah dua pekan mengungsi. Namun, ia juga tak memungkiri masih terbelit rasa waswas akan terjadinya erupsi Gunung Agung. ‘’Pulang pasti senang, tapi masih waswas juga,’’ tuturnya. Lembaran hidupnya yang baru akan dimanfaatkan untuk melakukan berbagai aktivitas, salah satunya bertani. ‘’Sudah lama tidak kerja, sekarang harus kerja,’’ imbuhnya. Klian Banjar Adat Benekasa I Ketut Ari Wijaya yang juga ikut mengungsi, mengungkapkan keputusannya untuk pulang tak lepas adanya imbauan perbekel yang menyatakan daerahnya masuk zona aman. ‘’Yang pulang ada 36 KK dari pengungsian Gunung Hyang dan 13 KK dari pengungsian di Banjar Peken Desa Kamasan,’’ tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

TINGGALKAN PENGUNGSIAN - Warga Dusun Benekasa, Desa Muncan, Karangasem ketika meninggalkan tempat pengungsian, Jumat (6/10) kemarin.


Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

BULELENG

11

Ratusan Pengungsi di Posko Desa Les Direlokasi

Bali Post/kmb38

TEMPAT BARU - Pengungsi mengaku senang setelah dipindahkan ke tempat yang baru. Tampak mereka memasang plangkiran,

Senang di Tempat yang Baru

SEJUMLAH pengungsi dari Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem mulai Jumat (6/10) kemarin menempati tempat pengungsian yang baru. Salah satu tempat itu adalah di Dusun Tubuh, Desa Les. Lahan terbuka dan sebagian berisi bangunan milik warga telah dipinjamkan untuk menampung pengungsi. Kendati sebagian lahan ini sudah dibangun untuk tempat pembuatan batako, namun pengungsi senang menempati tempat baru itu karena lebih nyaman dibandingkan di tenda di Desa Les. Tidak saja membawa perlengkapan sehari-hari, pengungsi ini juga membawa hewan peliharaan mereka seperti ayam jago dan beberapa ternak lain. Tidak ketinggalan, pengungsi juga membawa pelangkiran (tempat menghaturkan sesajen - red) untuk memohon keselamatan dan ngayat Ida Batara Sesuhunan yang mereka sungsung di kampung halaman. Salah satu pengungsi Komang Ariyani (26), warga Dusun Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem menuturkan, 16 hari tinggal di bawah tenda pengungsi di Desa Les dirinya sering kepanasan dan udara bercampur debu tebal. Kendati demikian, tempat itu dianggap sudah bagus dan pemerintah mengurusnya dengan baik. Akan tetapi, dibandingkan dengan tempat yang baru di Dusun Tubuh, Desa Les, perempuan yang sehari-hari menjadi tukang petik jambu mete ini mengaku lingkungan di tempat baru jauh lebih nyaman. Bahkan, sebagian lahan ini sudah ada bangunan, sehingga tidak lagi harus kepanasan beristirahat di bawah tenda seperti saat di posko pengungsi Desa Les. ‘’Di sini udaranya tidak terlalu panas seperti di tenda (Posko Desa Les - red), sehingga saya mau pindah bersama keluarga dan nyaman untuk anak-anak,’’ katanya. Ditanya soal aktivitas selama mengungsi, Ariyani mengaku hanya bisa duduk dan mengurus keperluan anak dan suaminya. Situasi ini terpaksa dijalani karena dia sendiri bingung ke mana mencari pekerjaan dan tidak tahu harus mengerjakan apa. Meski demikian, dirinya berharap selama mengungsi kemudian ada yang bersedia memberikannya pekerjaan, maka dia dan perempuan lain siap untuk bekerja, sehingga mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. ‘’Hanya diam dan memandikan anak atau buat kopi suami. Ingin bekerja, tapi ke mana dan pekerjaan apa yang bisa kami kerjakan selama mengungsi kami juga tidak tahu. Mudah-mudahan kalau ada yang memberi pekerjaan, sehingga ada tambahan selain kami mengandalkan bantuan pemerintah,’’ jelasnya. (mud)

Pengungsi Meninggal di Rumah Kerabat

Singaraja (Bali Post) – Seorang pengungsi lanjut usia (lansia) Nyoman Mara (90) asal Dusun Cucut, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem meninggal saat mengungsi di rumah kerabatnya di Dusun Gretek, Desa Sambirenteng, Tejakula, Selasa (3/10) lalu, karena sakit. Ketut Partiana, salah seorang anggota keluarga almarhum, Jumat (6/10) kemarin, mengatakan, jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah kerabatnya, tempatnya mengungsi. Almarhum dan keluarganya mengungsi ke Gretek sejak 19 September 2017 lalu. Saat dievakuasi oleh petugas, almarhum sudah dalam kondisi sakit karena faktor usia. Selama mengungsi, almarhum tetap dirawat dengan baik. Menunggu hari baik upacara penguburan di desa asalnya, 8 Oktober 2017 ini, keluarga mulai mempersiapkan keperluan upacara. Termasuk ambulans untuk mengantar jenazah almarhum saat hari penguburan nanti. Selain itu, dia berharap ada personel dari posko bencana ikut mengantar saat penguburan. Ini untuk mengantisipasi jika saat penguburan terjadi hal-hal yang tidak dinginkan, maka keluarganya dapat dievakuasi kembali ke lokasi pengungsian. “Selain persiapan upacara, kami sudah minta bantuan ambulans kepada petugas di pos pengungsi di Desa Les sehingga penguburan bisa dilakukan sesuai hari baik,” katanya. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Made Subur mengatakan, permohonan bantuan ambulans sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Buleleng. Permohonan itu akan dipenuhi, karena BPBD bersama Basarnas dan pihak terkait sudah mempersiapkan untuk angkutan jenazah. “Ambulans untuk pengangkutan jenazah sudah disiapkan. Saat penguburan jenazah akan bisa diantar ke desa asal pengungsi bersangkutan,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

SARANA UPAKARA – Keluarga dan kerabat almarhum tampak mempersiapkan sarana upakara penguburan yang dilaksanakan Minggu (8/10).

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 450 jiwa pengungsi dari Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem yang menempati tenda di posko pengungsian di Desa Les Kecamatan Tejakula mulai Jumat (6/10) kemarin direlokasi ke tempat penampungan yang baru. Ratusan pengungsi itu menempati beberapa fasilitas umum (fasum) di Desa Les dan juga lahan yang dipinjamkan olah warga setempat. Pemindahan ini langkah awal untuk mengosongkan tenda pengungsi di Desa Les yang selanjutnya difungsikan sebagai tenda darurat jika Gunung Agung mengalami erupsi. Sebelum merelokasi, aparat dari Desa Les dengan Desa Ban difasilitasi Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Daerah Buleleng, Kamis (5/10) malam menggelar rapat bersama masing-masing koordinator pengungsi. Dari rapat itu, dari 1.750 jiwa pengungsi di Posko Desa Les, yang menyatakan siap direlokasi ke tempat penampungan baru sebanyak 450 jiwa. Sebagian besar belum bersedia pindah dengan alasan di tempat penampungan baru tidak dilengkapi fasilitas untuk mandi cuci dan kakus (MCK), dan dapur untuk memasak. Pengungsi khawatir di tepat penampungan baru tidak disediakan tempat untuk mengandangkan sapi, kambing maupun babi peliharaan mereka. Jika ternak tersebut kembali dipindah, dikhawatirkan ternak mereka mengalami cacat karena patah tulang saat diangkut dengan kendaraan. Kasatgas Penanggulangan Bencana Daerah Made Arya Sukerta didampingi Kepala

Bali Post/kmb38

RELOKASI – Ratusan pengungsi direlokasi dari posko di Desa Les ke tempat penampungan baru. Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Made Subur mengatakan, pemindahan ini dilakukan bertahap hingga satu pekan ke depan. Dari keputusan rapat, untuk tahap awal 450 jiwa yang sudah bersedia dipindah atau direlokasi ke tempat yang baru. Tempat ini berupa balai dusun, gedung olahraga (GOR) dan lahan kosong yang dipinjamkan oleh warga Desa Les. Dalam satu minggu ke depan, secara bertahap seluruh pengungsi di Posko Desa Les terus direlokasi ke tempat yang sudah disiapkan

seperti di Desa Penuktukan, Tejakula, Bondalem, Julah dan Desa Pacung. Untuk memenuhi tuntutan pengungsi, pihaknya secara bertahap melengkapi tempat penampungan yang baru tersebut dengan fasilitas MCK dan dapur. Selain itu, pihaknya juga menambah dengan membuat fasilitas MCK darurat, sehingga tuntutan pengungsi terhadap fasilitas MCK itu dapat dipenuhi. Menurut Sukerta, Posko Desa Les harus dikosongkan dan kemudian difungsikan untuk tenda darurat jika Gunung

Agung mengalami erupsi. Dari skema yang sudah disepakati, jika erupsi maka tenda darurat di Desa Les menampung pengungsi yang dievakuasi ketika erupsi. ‘’Posko ini harus kosong karena kita gunakan untuk tenda darurat manakala terjadi erupsi. Kita perlu antisipasi karena siapa tahu warga yang belum mengungsi dan ketika erupsi maka tempat ini bisa menampung mereka,’’ tegasnya. Sementara itu, Perbekel Desa Ban Kecamatan Kubu Wayan Pontag mengakui jika warganya masih banyak yang

Sempat Dirawat di RSUD

tidak bersedia direlokasi ke tempat pengungsian yang baru. Alasannya karena warga menganggap sudah mendapat tempat pengungsi yang baik dan dilengkapi tempat fasum. Selain itu, alasan menolak pindah karena di tempat yang baru tidak dilengkapi dengan lokasi menitipkan ternak. Meski agak sulit memberikan pemahaman kepada warga, pihaknya berjanji untuk terus memberikan pemahaman agar bersedia mengungsi ke tempat yang sudah disiapkan Pemkab Buleleng bersama jajarannya. (kmb38)

Pasien ’’Suspect’’ Rabies Meninggal

Singaraja (Bali Post) – Diduga tertular virus rabies, Ketut RT (32), warga Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, meninggal setelah dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng, Jumat (6/10) kemarin. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sekitar lima bulan yang lalu pasien pernah digigit anjing. Namun yang bersangkutan diduga mengabaikan luka gigitan anjing tersebut. Setelah kejadian itu, kondisi kesehatan pasien masih normal. Tetapi keluarganya mulai panik ketika pasien mengalami sesak napas sejak Kamis (5/10) lalu. Pasien juga menunjukkan ciri-ciri yang mirip menderita virus rabies. Pihak keluarganya kemudian mengantar pasien ke IGD RSUD. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter IGD langsung memberikan suntikan Vaksin Anti-Rabies (VAR). Saat itu, pasien masih menunjukkan sesak dan ciri-ciri pasien tertular penyakit rabies. Bertahan sekitar 31 jam sejak masuk rumah sakit, penyakit yang diderita

semakin bertambah parah hingga kondisi pasien dinyatakan kritis. Sekitar pukul 07.30 wita kemarin, pasien dinyatakan meninggal. Dirut R SUD d r. Ged e Wiartana, M.Kes. membenarkan pihaknya merawat pasian suspect rabies. Wiartana mengatakan, berdasarkan SOP di RSUD, petugas di IGD dan dokter yang menangani sudah melakukan perawatan mengacu SOP yang ada. Untuk sementara, pasien belum bisa dipastikan positif tertular virus rabies. Namun, dari keterangan keluarga menyebutkan bahwa sekitar lima bulan lalu, pasien pernah digigit anjing. Saat itu, pasien mengabaikan luka gigitan anjing tersebut. Pasien tidak mencari suntikan VAR kepada petugas terdekat. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, dokter telah

memberikan suntikan VAR. “Jadi benar kita menangani pasien dengan status suspect karena saat dirawat 31 jam, pasien sudah meninggal dunia. Dari riwayatnya, sempat digigit anjing, tapi ada kemungkinan dianggap sepele. Ketika ditanya sama dokter di mana luka gigitannya tidak bisa ditunjukkan. Yang jelas pasien saat dirawat sesak napas dan kondisinya kritis dan meninggal,” katanya. Di tempat terpisah, Perbekel Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Ketut Laksana, ketika dimintai konfirmasi membenarkan warganya meninggal dunia karena suspect rabies. Laksana mengatakan, pasien sudah dua kali tergigit anjing. Gigitan yang pertama sekitar lima bulan lalu dan lukanya diabaikan begitu saja. Sementara itu pada Selasa (3/10) yang

lalu, pasien kembali tergigit anjing peliharaannya sendiri. Setelah kejadian itu, kesehatannya semakin memburuk. Selain mengalami sesak napas, pasien sesekali juga mengamuk dan kejang-kejang. Ketika dirawat di rumah sakit, pasien pun sempat diikat untuk memudahkan dokter melakukan perawatan. “Benar, ada kasus gigitan anjing di desa kami dan yang bersangkutan sudah dua kali tergigit. Cuma gigitan yang kedua ini warga kami itu menunjukkan ciri-ciri penderita rabies seperti mengamuk,” katanya. Atas kejadian itu, keluarganya kemudian melaporkan kasus gigitan anjing kepada pemerintah desa. Laporan itu diteruskan kepada Dinas Pertanian (Distan). Petugas Distan telah menelusuri kasus ini. Enam ekor anjing termasuk anjing milik pasien sudah dieliminasi. Petugas juga sudah mengambil sampel otak anjing untuk diteliti lebih

Bali Post/kmb38

dr. Gede Wiartana, M.Kes.

lanjut. “Petugas mencurigai kalau anjingnya positif rabies, sehingga setelah kami laporkan anjing yang menggigit pasien sudah dibunuh dan sampel otaknya masih diuji lebih lanjut. Saya kira penanganan Distan sudah baik, cuma ini pengalaman buat warga kami bahwa gigitan anjing jangan dianggap enteng karena virus rabies sangat berbahaya jika tidak ditangani sejak dini,” jelasnya. (kmb38)

KKB dan ’’Singaraja FM’’ Serahkan Bantuan Singaraja (Bali Post) – Koperasi Krama Bali (KKB) dan Radio Singaraja FM menyerahkan bantuan untuk pengungsi Gunung Agung di Posko Pengungsian di Desa Les, Kecamatan Tejakula Jumat (6/10) kemarin. Bantuan yang diserahkan itu berupa sembako, mi, beras, gula, snack, pakaian layak pakai, air mineral, dan sampo. Bantuan ini merupakan donasi dari pendengar Singaraja FM dan bantuan dari nasabah KKB Unit Pelayanan Singaraja. Staf Bidang Kedaruratan

dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Gede Mahendara mengatakan, bantuan untuk sementara ditampung di Posko Logistik Desa Les. Sebelum disalurkan kepada pengungsi, bantuan dipilah di Posko Logistik di kantor BPP Tejakula. “Kami mengucapkan terima kasih donasi dari KKB dan Singaraja FM. Bantuan ini kita kumpulkan di Posko Logistik dan nanti kami distribusikan kepada pengungsi yang membutuhkan,” katanya. (kmb38)

BANTUAN – KKB dan Singaraja FM Jumat (6/10) kemarin, menyerahkan bantuan untuk pengungsi di Posko Desa Les, Kecamatan Tejakula.


JEMBRANA

12

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

SOSOK Kembangkan Ternak Kambing

KABUPATEN Jembrana cukup potensial menjadi sentra pengembangan ternak, khususnya kambing. Hal ini cukup beralasan karena didukung dengan ketersediaan lahan yang masih cukup luas. Begitu juga masyarakatnya yang selama ini cukup familiar dalam beternak. Beternak kambing juga sudah lama ditekuni masyarakat Jembrana. Adanya potensi itu, pemerintah daerah merespons dengan membina kelompok ternak untuk mendongkrak populasi kambing. Salah satunya dengan memberikan bantuan ternak kambing tiap kelompok. “Bantuan ini kita harapkan bisa mendongkrak populasi kambing di Jembrana. Data terkini, populasi kambing di Bumi Mekepung mencapai tujuh ribu ekor dan diharapkan jumlah itu terus meningkat,” kata Bupati Jembrana I Putu Artha. Menurut Bupati Artha, peternakan kambing merupakan komoditi ternak yang sangat potensial untuk dikembangkan di Jembrana. “Lahan di Jembrana masih cukup luas untuk kandang. Pakan juga saya rasa tidak sulit dicari,” tambahnya. Selain itu, masyarakat juga sudah biasa dalam beternak kambing meskipun masih di tataran rumah tangga. hanya saja memang perlu pendampingan. Baik itu informasi dari sisi keilmuan maupun pengalaman mereka yang sudah berhasil. Per kelompok nantinya akan diberikan kambing sebanyak 44 ekor. (olo)

Terkait Status Awas Gunung Agung

Ratusan Warga Ikuti Doa Bersama di Pura Jagatnatha

Negara (Bali Post) Kondisi Gunung Agung yang sampai saat ini masih berstatus awas mengundang keprihatinan masyarakat Jembrana. Kendati berada jauh dari kawasan yang terdampak erupsi, sebagai warga Bali juga merasakan kekhawatiran dan mengharapkan bencana tidak terjadi. Ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Pawirasa (Peduli) Masyarakat Jembrana menggelar doa bersama di Utama Mandala Pura Jagatnatha, Kamis (5/10). Doa bersama yang dituntun koordinator Pemangku Pura Jagatnatha I Wayan Suarda ini juga diisi dengan meditasi. Diikuti ratusan masyarakat dari kalangan siswa. Meditasi juga melibatkan Majelis Madya Kabupaten Jembrana, Kementerian Agama, PHDI, Camat serta para Bendesa Pakraman se-Kecamatan Jembrana, termasuk Sekda I Made Sudiada. Ketua Pawirasa Kabupaten Jembrana I Nengah Mendres mengatakan doa bersama yang dilakukan ini merupakan upaya spontanitas krama Jembrana. ‘’Komunitas Pawirasa ini murni spontanitas dari masyarakat sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama yang ditimpa musibah. Kita juga sangat prihatin dan sangat waswas dengan keberadaan status Gunung Agung yang masih dalam level awas,’’ ujar mantan Bendesa Dauhwaru ini. Usai melakukan persembahyangan, Bupati Jembrana I Putu Artha yang juga mengikuti persembahyangan merasa sebagai umat beragama sangat prihatin. Melalui doa bersama ini ia berharap Gunung Agung yang sangat kramat dan tertinggi di Bali menghentikan aktivitasnya sehingga masyarakat, khususnya yang tinggal di Karangasem dan sekitarnya dapat kembali ke rumah masing-masing. (kmb26)

Bali Post/kmb

BANJIR - Banjir melanda dua banjar di Desa Air Kuning, Jembrana. Warga terlihat mengecek sawahnya yang terendam banjir, Kamis (5/10) lalu.

Banjir Terjang Desa Air Kuning

Puluhan Rumah Terendam, Satu Hektar Sawah Terancam Gagal Panen Negara (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur Desa Air Kuning, Jembrana, dan sekitarnya pada Kamis (5/10) sore mengakibatkan banjir bandang. Puluhan rumah warga di dua banjar yakni di Banjar Tengah dan Banjar Anyar terendam banjir. Tak hanya itu, satu hektar sawah juga terancam gagal panen. Hujan deras yang turun beberapa jam ini pun sempat membuat warga panik, dan tidak bisa tidur semalaman. Informasi yang diperoleh, ketinggian air itu disebutsebut mencapai setengah badan orang dewasa. “Banjir terjadi sore hingga malam hari. Saat tengah malam, airnya mulai surut,” kata Made Joni dan Gede Singarta, Jumat (6/10). Mereka yang merupakan warga Banjar Tengah, Desa Air Kuning ini menjelaskan sedikitnya ada 9 KK yang rumahnya terendam banjir di banjarnya. Hal berbeda dikatakan Wayan Rusti. Menurutnya, setiap terjadi hujan lebat

air sungai selalu meluap dan wilayahnya pasti terkena banjir. Sebab, sejak tanggul jebol air sungai kerap meluap merendam rumah milik warga di bantaran sungai. “Rumah warga pasti terendam. Sapi milik warga dan simantri diikat dengan kuat. Kalau tidak bisa hanyut. Saat banjir semua warga siaga. Air baru surut menjelang tengah malam,” jelasnya. Ia menerangkan saking lebatnya hujan turun, air sampai masuk ke dalam kamar. Padahal pondasi rumah

warga sudah tinggi, sekitar 50 meter. Dari pengamatan Jumat (6/10) pagi banjir tidak hanya membuat rumah warga di dua banjar terendam. Tetapi sekitar satu hektar sawah siap panen di Subak Mangket Air Kuning juga terancam gagal panen. Demikian juga kebun-kebun milik warga mengalami hal serupa. Perbekel Air Kuning, Jembrana Samanhuri didampingi Ketua BPD, Supardi dan Ketua LPM, Suhadi saat dikonfirmasi mengatakan bencana banjir kerap

menjadi langganan di dua banjar, khususnya di pinggir sungai. Hal ini terjadi akibat dua tanggul yang jebol sejak tahun 2007 belum ada perbaikan hingga sekarang. “Kami sudah usulkan sejak 2007, bahkan hingga ke Balai Penida. Sudah pernah ditinjau Ketua Dewan, Camat, namun hanya ditinjau. Sedangkan penanganan atau perbaikan hingga kini masih nihil. Apa harus menunggu korban jiwa dulu baru ada penanganan? Tidak cukupkah korban material saja,” ucap Samanhuri dengan nada kecewa. Pihaknya berharap agar ada perhatian pemerintah daerah dan provinsi untuk penanganan masalah ini. Dengan demikian, warga tidak waswas karena terus menjadi korban. Samanhuri

mengaku tidak berharap adanya bantuan sembako, tetapi mesti ada penanganan tanggul supaya hidup warga lebih tenang, supaya tidak memikirkan banjir ketika hujan turun. “Di Banjar Tengah ada 7 KK dan Banjar Anyar ada 10 KK yang terendam banjir. Sapi miliknya juga ikut terendam,” katanya. Sementara itu, selain di Desa Air Kuning, banjir juga terjadi di sejumlah wilayah di Jembrana. “Ini juga akibat hutan yang semakin gundul. Bahkan hutan juga kini makin marak diawen dan dibabat,” kata Wayan Jelantik, salah seorang warga yang prihatin dengan kondisi hutan di Jembrana belakangan ini. Ia berharap hal ini harus segera ditangani dengan serius. (kmb)

Tinjau Pasar Showroom Bersama

Wabup Kembang Dorong Perluasan Usaha

Bali Post/olo

DOA - Doa bersama yang digelar di Pura Jagatnatha, Kamis (5/10) malam.

Pengurangan Pasokan Elpiji 3 Kg Timbulkan Masalah SE Bupati Tak Digubris PNS

Negara (Bali Post) Adanya pengurangan pasokan elpiji ukuran 3 kg rupanya menimbulkan masalah. Warga terlihat belum terbiasa menggunakan gas non subsidi, sehingga permintaan masih tinggi. Kendati bupati sejak awal September lalu telah mengeluarkan surat edaran (SE) bagi kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tidak menggunakan gas bersubsidi, namun hal itu rupanya tak digubris. Faktanya, masih banyak PNS yang menggunakan gas melon tersebut. Permintaan tinggi ini terlihat daru sejumlah pangkalan. Warga rela mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan elpiji 3 kg. Terbatasnya pasokan juga memicu harga jual gas naik di tingkat pengecer. Dari biasanya Rp 14.500 menjadi Rp 20 ribu, tergantung jarak lokasi warung yang menjual. Antrean membeli gas ini terjadi di sejumlah pangkalan. Dari informasi pengelola pangkalan, saat ini memang ada pembatasan dibanding sebelumnya. I Ketut Tamba, salah seorang pengecer mengungkapkan setiap hari dijatah maksimal empat tabung gas. Dampak sulitnya mendapatkan gas melon ini, tentu harga jualnya juga naik. Para pengguna elpiji 3 kg ini terkesan belum terbiasa menggunakan ukuran 5,5 kg. Selain itu harganya juga lebih mahal. Sementara pengelola pangkalan mengungkapkan adanya kelangkaan elpiji 3 kg karena pengurangan jatah dari pusat. Untuk masing-masing rumah tangga dialokasikan jatah elpiji 3 kg sebanyak satu sampai dua tabung saja. Sedangkan untuk para pengecer jatahnya lebih banyak, yakni maksimal empat tabung per hari. Sebelumnya terkait elpiji 3 kg ini, Bupati Jembrana telah mengeluarkan SE yang ditujukan bagi PNS di lingkup Pemkab Jembrana. Para PNS ini disarankan untuk menggunakan elpiji 5,5 kg atau 12 kg. Sebab gas melon ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu. (kmb26)

WAKil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Kepala Dinas Perindagkop I Made Budiarta, mengunjungi lokasi Pasar Showroom Bersama yang terletak di Jalan Udayana, Kecamatan Negara, Jumat (6/10) kemarin. Didampingi pula pengurus Pasar Showroom Bersama I Putu Arya Wahyu Widiantara, Wabup Kembang melihat dan memantau langsung kondisi pasar yang dibentuk dari hasil kerja sama Pemkab Jembrana dengan pihak Koperasi AJBM (Asosiasi Jual Beli Mobil) di Jembrana. Pasar Showroom Bersama ini merupakan wadah bagi para perantara (makelar) seKabupaten Jembrana yang diinisiasi Pemkab Jembrana dengan pihak koperasi AJBM . Pasar ini telah beroperasi sejak 17 Agustus 2017 lalu, dan saat ini sudah memiliki anggota sebanyak 63 orang. Tepat di belakang Showroom Bersama, dilengkapi dengan areal PKL (Pedagang Kaki Lima) menjual makanan minuman yang sudah tertata dengan baik untuk kenyamanan pengunjung saat berbelanja. Saat kunjungan, Wabup Kembang memberikan apresiasi atas dioperasikannya Pasar Showroom Bersama ini, guna memfasilitasi para pedagang dan perantara otomotif. Menurutnya, dengan tempat yang lebih tertata, tidak tersebar di jalanan seperti dulu, cukup banyak manfaat yang bisa diambil. ‘’Pasar Showroom Bersama ini bisa memfasilitasi para

pedagang dan makelar otomotif, sehingga mereka bisa berinteraksi dan berkomunikasi antar makelar, serta kuat dari segi modal karena bernaung di bawah koperasi,’’ kata Kembang. Ke depannya ia juga berharap Koperasi AJBM ini bisa membuat usaha-usaha lain, tidak hanya jual mobil bekas. ‘’Usaha seperti cuci mobil, salon mobil dan lainnya. Saya rasa sangat relevan dibuka di tempat ini sebagai nilai tambah sekaligus perluasan usaha. Ke depan hal ini perlu dipikirkan,’’ ucapnya. Wabup menambahkan, diera milenial sekarang ini, kesuksesan suatu usaha tidak hanya didukung dengan tempat berjualan yang representatif, tapi perlu didukung promosi lewat media sosial. ‘’Karena sekarang eranya digital, gunakan media sosial untuk mengembangkan usaha. Sarana ini juga tidak mahal tapi efektif,’’ ujarnya. Di sisi lain, Ketua Pengurus Showroom Bersama Putu Arya Wahyu Widiantara mengatakan, dibangunnya showroom bersama ini

merupakan wadah bersama bagi para makelar dan pemain di bidang otomotif seJembrana. ‘’Showroom ini dibangun dengan maksud membuat satu wadah bagi

semua makelar dan pemain, serta pada bidang transaksi positif lainnya di bidang permobilan,’’ terang Arya. Selain itu, Arya juga berharap dengan adanya

showroom ini bisa menambah persatuan serta jalinan kekeluargaan di antara para makelar, dengan saling bertukar informasi di antara mereka. (ad432)

Bali Post/ist

TINJAU - Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau Pasar Showroom Bersama di Jalan Udayana, Jumat (6/10) kemarin. Wabup Kembang mendorong perluasan usaha di Jembrana.


Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Aktivitas Pemerintahan Berangsur Normal Amlapura (Bali Post) Sempat dilanda kepanikan hebat hingga memicu gelombang pengungsian termasuk kalangan PNS, saat ini kota Amlapura mulai hidup lagi. Aktivitas pemerintahan juga berangsur-angsur normal termasuk perkantoran yang berada di zona rawan banjir lahar dingin. Namun karena ada aktivitas penanganan pengungsi, tidak semua pegawai ngantor ke kantor asal. ‘’Karyawan dibagi. Sebagian di sini sebagian di Tanah Ampo. Biar semua jalan, kegiatan rutin biar ada yang meng-handle,’’ ujar Ni Made Dewi, salah seorang pegawai di Dinas Kesehatan Karangasem, Jumat (6/10) kemarin. Aktivitas di kompleks Kantor Bupati Karangasem juga sudah berjalan hampir seperti biasanya. Tapi sama dengan Dinas Kesehatan, tidak semua pegawainya ngantor di sana. Sebagian masuk dalam tim penanggulangan bencana ngantor di Posko Induk Penanganan Aktivitas Vulkanik Gunung Agung di Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis. Dinas Pendidikan di Jalan Veteran, Padangkerta bahkan tidak pernah buka termasuk ketika terjadi gelombang pengungsian pascaterbitnya status awas Gunung Agung, Jumat (22/9) lalu. Namun kemarin, seluruh pegawai ngantor seperti biasa, meskipun sebagian berstatus pengungsi karena kampung halamannya masuk zona awas. Kantor Disdikpora Karangasem berada di zona aman meskipun masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) I. Kondisi serupa juga berlaku di Kantor DPRD Jalan Ngurah Rai Amlapura. Sejak awal kantor di Jalan Ngurah Rai Amlapura itu buka seperti biasa. Bahkan, dua hari lalu di sana digelar rapat kerja Komisi III dan IV dengan jajaran Disdikpora. Anggota dewan memang belum semua ngantor, tapi dari yang sudah ngantor banyak yang berasal dari zona KRB II dan III. Salah satunya Ketua Komisi IV Nyoman Musna Antara yang asal Desa Ban, Kecamatan Kubu. ‘’Saya sehari-hari lebih banyak bersama warga di tempat pengungsian,’’ ujarnya. Warga Ban dan sebagian besar warga Kecamatan Kubu ngungsi ke Kecamatan Tejakula, Buleleng. Sebagian ada yang ngungsi di tempat-tempat pengungsian di Kecamatan Abang. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri usai rapat koordinasi terbatas dengan BNPN dan Dandim Karangasem di Posko Induk Tanah Ampo, Kamis (5/10) lalu, mengakui terbitnya status awas juga sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pegawai pemerintah. Namun pihaknya membantah aktivitas perkantoran sempat lumpuh. ‘’Kalau kurang maksimal iya, sekarang sudah normal kembali. Sekarang kita sedang mempersiapkan pembahasan APBD Perubahan,’’ ujarnya. (kmb)

KARANGASEM

BNPB Revisi Desa Rawan Bencana

Amlapura (Bali Post) –

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) merevisi desa-desa yang masuk kawasan zona rawan dampak erupsi Gunung Agung. Jumlah desa yang penduduknya wajib diungsikan tetap sama yakni 28 desa, namun ada penambahan dan pengurangan sesuai peta potensi bencana yang telah diterbitkan sejak awal. Revisi desa-desa terdampak tersebut disampaikan Kepala BNPB Wiliam Rapangilei usai menggelar rapat dengan Kasatgas Penanganan Erupsi Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus dan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di Posko Induk Tanah Ampo, Kamis (5/10) sore. Dalam data revisi tersebut, tiga desa di Selat yang sebelumnya tidak dikategorikan zona awas masuk menjadi zona awas yaitu Desa Selat, Desa Duda dan Desa Duda Timur. Di Bebandem, Desa Macang dan Desa Sibetan masuk desa awas. Sedangkan Desa Bungaya Kangin yang sebelumnya dinyatakan desa awas dicoret. Tiga kelurahan di Kecamatan Karangasem yakni Kelurahan Karangasem, Padangkerta dan Subagan juga dikeluarkan sehingga desa zona awas tetap sebanyak 28 desa. Meski Desa Bungaya Kangin dan tiga kelurahan di Karangasem tidak lagi dikategorikan zona awas namun warganya harus tetap waspada dan siaga mengingat keempatnya masuk KRB I. Daerah itu ditandai warna kuning. Mengacu pengalaman

letusan tahun 1963, desa dan ketiga kelurahan itu berpotensi diterjang lahar dingin. Pengungsian wajib dilakukan jika sudah terjadi erupsi apalagi erupsi disertai hujan. ‘’Untuk saat ini, penduduk di wilayah itu belum seharusnya mengungsi,’’ tegas Willem Rapangilei. Meski begitu, menurut dia, semua penduduk yang berada di zona awas harus menjaga kewaspadaan. Waspada menjadi hal wajib sebab meletus atau tidaknya Gunung Agung tetap tidak bisa dipastikan. Meskipun aktivitas vulkanik tinggi, belum dapat dipastikan erupsi ataupun sebaliknya. ’’Saat ini, kita menghadapi ketidakpastian. Tapi kita harus siap dengan kemungkinan terburuk,’’ ucapnya. Dengan adanya perubahan data desa zona awas, jum-

lah penduduk yang sudah harus diungsikan tetap di angka 70 ribu jiwa. Namun menurut Willem, jumlah penduduk yang mengungsi justru membengkak. Data terakhir sampai siang kemarin, pengungsi mencapai 150.109 jiwa tersebar di 427 titik pengungsian. Pembengkakan itu diduga terjadi karena psikologis masyarakat yang ketakutan. BNPB bersama Satgas dan pemerintah daerah, kata Willem, masih terus melakukan sosialisasi sehingga warga yang berada di luar zona awas paham langkah yang harus dilakukan jika terjadi erupsi. ‘’Badan Vulkanologi sudah menetapkan radius awas 9 kilometer dan radius sektoral 12 kilometer. Ini berpotensi terkena bahaya material, di luar itu bahaya abu vulkanik,’’ jelasnya. Bupati IGA Mas Sumatri

Amlapura (Bali Post) Mobil pemadam kebakaran Dinas Damkar Karangasem melaju dengan kecepatan tinggi menuju Kecamatan Kubu, Jumat (6/10) kemarin. Ternyata peristiwa kebakaran lahan di Desa Tianyar – tepat di depan Kantor Perbekel Desa Tianyar – itu membuat warga panik dan segera melapor ke Dinas Damkar. Titik api cukup besar. Hal itu memaksa Dinas Damkar turun ke TKP dengan kekuatan penuh.

Kepala Dinas Damkar Karangasem I Nyoman Sutirtayasa mengatakan pihaknya mendapat informasi dari I Ketut Wija Perbekel Tianyar, bahwa ada kebakaran lahan di depan kantornya. Takut kobaran api makin membesar dan membahayakan lingkungan sekitar, dia meminta bantuan armada Damkar menjinakkan api tersebut. “Laporan kami diterima pukul 11.47 wita. Tim pemadam langsung ke TKP dengan kekuatan penuh,” kata

Amlapura (Bali Post) Berbagai upaya terus dilakukan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk erupsi Gunung Agung. Salah satu yang cukup vital adalan jalur-jalur evakuasi. Utamanya jalur kemungkinan terputus dan butuh evakuasi. Polisi mulai mempersiapkan jalur evakuasi melalui laut, Jumat (6/10) kemarin, bekerja sama dengan para pemilik fast boat, sehingga proses evakuasi itu nantinya berjalan cepat dan lancar. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama, Jumat (6/10) kemarin, mengatakan jalur laut yang digu-

nakan sebagai titik evakuasi, yakni wilayah Pantai Belubuh Desa Seraya Tengah dan Pantai Amed/Jemeluk Abang. Ini dipersiapkan, untuk antisipasi, apabila terjadi erupsi dan memutus jalur darat di Perasi dan Bugbug. Kasat Polair sebagai Kasbubsatgas II SAR Polair menemui satu per satu nakhoda fast boat di Pelabuhan Rakyat Padangbai. “Kami mengajak mereka agar bersama-sama memiliki misi kemanusiaan, mau membantu evakuasi melalui jalur laut dalam rangka antisipasi situasi darurat bencana erupsi Gunung Agung,” kata Wartama. Evakuasi melalui jalur laut,

Bali Post/kmb

Perlu Jamban Semipermanen Amlapura (Bali Post) – Pemkab Karangasem berencana memulangkan warganya yang masih pengungsi ke desa-desa zona aman di Karangasem. Seiring rencana tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem telah mengajukan usulan pengadaan jamban semipermanen di desa-desa yang akan menjadi tempat pengungsian. Kepala Dinas PUPR Karangasem I Ketut Sedana Merta, Jumat (6/10) kemarin, mengatakan memang perlu jamban semipermanen. Jamban itu nantinya dibangun di areal balai banjar yang akan menjadi tempat penampungan pengungsi. Saat ini, fasilitas MCK seperti itu masih belum mamadai, meskipun sudah ada bantuan pengadaan dari sejumlah pihak swasta. ‘’Usulan pengadaan jamban itu menindaklanjuti rencana kita mengembalikan warga mengungsi ke Karangasem. Jamban merupakan fasilitas paling vital. Sejauh ini, jumlahnya terbatas,’’ jelasnya. Banjar yang balai banjarnya menjadi tempat pengungsian, kata Ketut Sedana Merta, masih banyak yang belum memiliki sarana MCK. Kalaupun ada, jumlahnya tidak sebanding dengan pengungsi yang ada. Penggunaan jamban portable sejauh ini kapasitasnya terbatas. ‘’Yang portable cocoknya di tempat luas. Seperti pengungsian di lapangan umum. Lagi pula cepat penuh karena tidak ada peresapan,’’ terangnya. Dinas PUPR Karangasem saat ini masih menghintung kebutuhan jamban yang disesuaikan dengan rencana jumlah titik pengungsian. Selanjutnya akan diverifikasi. Nantinya disesuaikan dengan lokasi secara riil. Sudah pasti akan menyesuaikan dengan tempat yang ada. Selain ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera), usulan juga disampaikan ke Dinas PUPR Provinsi Bali. Pihak swasta yang ingin menyisihkan CSR-nya untuk penanggulangan ancaman erupsi Gunung Agung, diharapkan juga mengalokasikan dananya untuk pengadaan fasilitas seperti itu. Pembangunan jamban semipermanan dinilai lebih bermanfaat karena nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan oleh banjar bersangkutan. Jika situasi sudah normal, warga banjar dipersilakan mempercantik fasilitas MCK itu. ‘’Selain jamban, kita juga membutuhkan hydrant umum dan tandon-tandon air,’’ ungkap Sedana Merta. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri usai menggelar rapat terbatas dengan Kepala BNPB Willem Rampangilei dan Kasatgas Posko Induk Tanah Ampo, Kamis (5/10), mengakui pemerintah berkeinginan memulangkan warga yang mengungsi yang masih ada di luar kabupaten. Warga yang mengungsi itu rencananya ditempatkan di balai balai-balai banjar, di desa-desa kategori zona aman. ‘’Mudah-mudahan secepatnya bisa kembali. Saat ini pengungsi menyebar di banyak titik, itu menyulitkan saya menjenguknya,’’ ujarnya. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Bali Post/kmb

POSKO INDUK - Keterangan pers dari BNPB, Bupati Karangasem dan Kasatgas Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Agung di Posko Induk Tanah Ampo. mengatakan saat ini pihaknya bersama instansi terkait masih memusatkan perhatian pada pemenuhan logistik dan kesehatan pengungsi. Untuk hal-hal lain seperti kegiatan pemberdayaan masih dikoordinasikan. Untuk penangan-

an pengungsi serta dampak lain yang ditimbulkan dari naiknya aktivitas Gunung Agung, pihaknya berharap seluruh kementerian dan OPD Pemprov Bali dapat memusatkan perhatian untuk Karangasem. (kmb)

Sutirtayasa. Lokasi kebakaran lahan itu rupanya persis di depan kantor perbekel setempat. Lahan kosong seluas sekitar 40 are itu milik warga I Nyoman Kalih. Tak diketahui, kenapa lahan kosong itu bisa terbakar hingga menimbulkan kepulan asap pekat. Tiga regu beranggotakan 12 orang personel yang tiba di lokasi, langsung mengerahkan armada 1 unit mobil pemadam Hino, 1 unit mobil pemadam Jepang dan 2 unit mobil tangki

penyuplai air. “Kami hanya sisakan satu orang petugas di kantor untuk jaga posko,” tegasnya. Tempat yang lapang itu membuat proses penanganan cukup mudah. Tak lebih dari satu jam, api sudah dapat dipadamkan sekaligus pendinginan. Penanganan di lapangan baru selesai sekitar pukul 14.00 wita. Sutirtayasa menegaskan, belum bisa dipastikan penyebab kebakaran itu. Apakah karena

faktor cuaca lantaran lama tak turun hujan atau ada faktor kesengajaan. Setelah api dijinakkan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dinas Damkar meminta warga setempat berhati-hati dan juga meningkatkan kewaspadaan. Lakukan penanganan sesegera mungkin bila menemukan kebakaran. Atau segera lapor ke Dinas Damkar, agar penanganannya lebih cepat. (kmb31)

menjadi titik langkah paling akhir untuk membantu evaluasi warga, khususnya yang terisolasi jika terjadi erupsi Gunung Agung yang tidak bisa melewati jalur darat. Salah satu nakhoda fast boat Blue Water Express I Made Suta (47), rupanya menyambut baik rencana melibatkan para fast boat ini. Dia sendiri menegaskan, sanggup membantu bila mana diperlukan. Itu merupakan tugas kemanusiaan pihaknya member apresiasi. ‘’Jika nanti Gunung Agung erupsi dan tidak bisa melakukan evakuasi melaui jalur darat. Boat saya bisa dikerahkan,” kata Suta diikuti pemilik fast boat lainnya. (kmb31)

EVAKUASI LAUT - Sat. Polair Polres Karangasem saat mengecek jalur evakuasi melalui laut sekaligus melakukan pendekatan terhadap para pemilik fast boat di sekitar perairan Padangbai.

Lahan Kosong Terbakar, Warga Panik

Disiapkan, Jalur Evakuasi Laut

JAMBAN - Posko pengungsian seperti di Banjar Tenganan Pegringsingan ini diproyeksikan dapat dibantu pengadaan jamban semipermanen.

13

Pasokan Daging Segar Nyaris Tidak Ada

Pengungsi Hanya Makan Telur Warga di seluruh Bali terus saja berdatangan memberikan bantuan. Tidak heran logistik memenuhi Posko Darurat Bencana Gunung Agung di Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo. Namun sejauh ini nyaris belum ada bantuan berupa daging segar. Padahal, daging segar itu sangat dibutuhkan dalam upaya pemenuhan gizi para pengungsi. Sejauh ini, apa saja pasokan protein yang didapatkan para pengungsi itu? BELUM adanya donasi daging di satu sisi disyukuri para petugas dan relawan gudang logistik. Pasalnya saat di Posko Induk belum memiliki fasilitas penyimpanan representatif. ‘’Kita belum punya freezer. Kalau ada kiriman daging segar pasti kami juga bingung,’’ ungkap I Komang Cenik, PNS Pemkab Karangasem yang sehari-harinya bertugas di gudang logistik tersebut, Jumat (6/10) kemarin. Komang Cenik mengakui alat penyimpan daging segar memang selayaknya ada di Posko Induk. Alasannya tidak menutup kemungkinan bantuan protein daging segar itu. Saat ini, katanya, hanya ada beberapa posko pengungsi yang memiliki fasilitas seperti itu. Itu pun kapasitasnya kecil. ‘’Kalau tidak salah baru dua posko pengungsian yang ada freezer-nya. Freezer itu bantuan dari hotel di daerah Candidasa,’’ katanya. Meski senang, belum ada bantuan daging segar, Cenik juga merasa sedih. Pasalnya selama ini, para pengungsi itu nyaris tak tersentuh makanan mengandung protein. Kalaupun ada, hanya telur ayam. Jatah telur ayam untuk pengungsi 1,5

butir per orang per hari. ‘’Sempat ada yang membantu sarden. Tetapi bantuan itu tidak sebanding dengan jumlah pengungsi. Untungnya pasokan telur selalu ada,’’ ungkapnya. Untuk membantu penyediaan sumber protein pengungsi di tengah minimnya saranaprasarana yang ada, Cenik berharap masyarakat yang ingin berbagi dengan pengungsi dapat menyumbangkan daging olahan kering. Semisal ikan asin dan ikan dendeng yang cukup awet sampai berhari-hari. Untuk sayur-sayuran, disebutkan jumlahnya sangat mencukupi. Bahkan kadang terasa berlebih. Agar tidak menumpuk dan akhirnya busuk, Cenik berharap bantuan sayur-sayuran itu disalurkan langsung ke posko-posko pengungsian. ‘’Silakan langsung, tapi tetap berkoordinasi dengan Posko Induk. Bukan apa-apa, hanya agar tidak sampai ada bantuan menumpuk di satu posko saja,’’ terangnya. Untuk distribusi bantuan logistik yang masuk ke Posko Induk Tanah Ampo, relatif sudah tertangani dengan baik. Di awal-awal memang sempat terkesan karut-marut, tapi sejak sepekan terakhir manajemen penanangannya sudah mulai rapi. Pendistribusian logistik sudah menggunakan sistem FIFO (Firs In Firs Out). Barang yang pertama masuk didistribusikan paling awal. Makanan ataupun bahan manakan dalam kemasan, petugas mengecek batas kedaluwarsanya. Kendala hanya ada di proses pendistribusian oleh faktor armada pengangkutan yang terbatas. Posko Induk Tanah Ampo melayani posko pengungsi di seluruh Bali. Sejak dua hari lalu, pendistribusian logistik diperketat. Posko yang mengajukan usulan barang diwajibkan menyertakan daftar stok

barang yang tersisa. ‘’Untuk beras, setiap pengungsi diestimasikan perlu 0,26 gram per hari. Jika pengungsinya 100 orang, tinggal dikalikan. Untuk stok beras masih mencukupi, beras CPP (cadangan pangan pemerintah) juga belum terpakai. Cadangannya sekitar 1.900 ton. Baru terpakai hingga

Bali Post/kmb31

100 ton. Saat ini, kita masih pakai beras sumbangan pihak ketiga,’’ beber Cenik. Cenik mengakui sistem logistik di Posko Induk belum sempurna. Untuk logistik nonbahan pangan, pakaian bekas layak pakai misalnya. Bantuan masih cukup banyak. Bahkan menumpuk di gudang. Bantuan masih terus berdatangan. Untuk menampung bantuan yang terus berdatangan, itu operasional Posko Induk dibantu tujuh Posko Bantu yang ada di kecamatan-kecamatan kecuali Kecamatan

Selat. Secara periodik Posko Induk itu mendistribusikan logistik. Keperluan logistik itu dihitung berdasarkan rasio kebutuhan per pengungsi. Meski demikian, kata Cenik, di lapangan tetap saja muncul kendalakendala. ‘’Pernah ada rencana pengiriman bantuan telur ke posko pengungsi, tetapi lama tak diambil sehingga telur itu pecah-pecah. Malah mengeluarkan bau busuk. Ternyata posko yang ngusul dipasok telur sudah mendapat pasokan langsung dari donatur,’’ ungkapnya. (kmb)


TABANAN

14

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Bali Post/kmb24

MeLASPAS - Usai pamelaspasan, Wabup Sanjaya nunas tirta bersama umat lainnya.

’’Pamelaspasan’’ Pura Puseh dan Pura Pajahan

Tabanan (Bali Post) Prosesi macaru, melaspas sekaligus pujawali dilangsungkan di Pura Puseh dan Pura Pajahan, Pupuan, Kamis (5/10) . Prosesi itu dihadiri Wabup Sanjaya yang disambut Tarian Memetik Kopi di Desa Pakraman Pajahan, Pupuan. Wabup Sanjaya pada kesempatan itu memberikan apresiasi atas semangat kerja keras dan gotong royong umat di Pupuan, khususnya di Desa Pakraman Pajahan. “Saya memberikan apresiasi kepada umat di Pupuan ini. Kami harap terus semangat persatuan itu dipupuk. Dengan bersatu akan kuat. Dan pemerintah akan bisa berkomunikasi, memberi apresiasi dan juga kontribusi dengan baik,” ungkapnya. Ketua Panitia Jero Mangku Gede Suardika mengatakan pura itu direhab total yang diselesaikan selama dua tahun. Sumber dana didapatkan dari iuran per kepala keluarga (KK) dan juga dana bantuan dari donatur. Diharapkan 2020 pembangunan pura selesai seluruhnya. Jumlah pangempon pura 628 KK. Masing-masing dikenakan biaya 600 ribu rupiah. (kmb24) Bli post/kmb28

MELAUT - Nelayan pesisir Tabanan saat melaut untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Apalagi saat ini sudah memasuki musim panen ikan layur.

Nelayan Pasrah

Bali Post/kmb28

PASAR TRADISIONAL - Suasana pasar tradisional di Tabanan.

”Launcing” E-Retribusi Tunggu Studi Banding

Tabanan (Bali Post) Memaksimalkan pendapatan PAD pasar, Pemkab Tabanan berencana menerapkan e-retrubusi. Hal itu akan diterapkan kepada para pedagang di Pasar Kediri dan akan diluncurkan Oktober ini oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Untuk memaksimalkannya, dalam waktu dekat ini dilaksanakan studi banding ke Surakarta, Jawa Tengah. “Supaya tahu permasalahannya, kira-kira apa yang bisa dibangun, sebelum resmi di-launching. Apalagi ini pertama kali di Tabanan. Upaya ini merupakan komitmen Bupati Eka yang ditindaklanjuti,” beber Kadisperindag Tabanan I Gusti Nyoman Arya Wardana didampingi Kabid Perdagangan I Gusti Putu Bagus Sudika, belum lama ini. Dipilihnya Surakarta sebagai lokasi studi banding sebelum penerapan e-retribusi, itu disebabkan karena Kota Surakarta sudah sejak sembilan tahun menerapkan sistem ini. Namun sebelum launcing. Kabupaten Tabanan telah melakukan uji coba kepada sepuluh pedagang yang ada di Pasar Kediri. “Hasilnya relatif baik. Para pedagang ratarata setuju menggunakan e-retribusi,” tutur Wardana. Dengan e-retribusi, para pedagang di Pasar Kediri nantinya membayar retribusi tanpa menggunakan sistem manual lagi. Mereka membayar lewat mesin sejenis ATM. Nanti akan dibuatkan kartu sejenis ATM. “Kami bekerja sama dengan Bank BPD Bali,” ucapnya. Penerapan e-retribusi baru akan dilakukan di Pasar Kediri saja. Alasannya, Pasar Kediri termasuk penyumbang PAD terbesar di Tabanan. Untuk 2017 dari awal bulan Agustus pemasukannya mencapai Rp 800 juta. Jika nanti di Pasar Kediri sudah berjalan bagus, baru direncanakan di Pasar lainnya. “Target penerapan e-retribusi ini dalam upaya meningkatkan PAD di Tabanan,’’ jelasnya. Launcing-nya akan diselenggarakan Oktober nanti. Diterapkan hanya kepada 30 pedagang terlebih dahulu. Mereka diberikan kartu sejenis ATM yang dinamakan e-money. “Pedagang di Kediri sudah didata keseluruhan sekitar 600 orang,” tandas Wardana. Kabid Perdagangan I Gusti Putu Bagus Sudika menjelaskan, program ini dalam usaha mewujudkan peningkatan efektivitas dan efisiensi para petugas pasar melaksanakan tugasnya, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan sarana prasarana dan menumbuh kembangkan kedisplinan stakeholder pedagang. (kmb28)

Terhibur dengan Musim Panen Layur

Tabanan (Bali Post) -

Nelayan saat ini masih pasrah atas gamangnya SK menteri terkait penangkapan lobster. Untung saja nelayan di pesisir selatan Tabanan ini belakangan mulai sumringah. Pasalnya, musim hujan saat ini merupakan bulan panen ikan layur. Tentunya hal itu relatif menjanjikan kehidupan mereka. Rata-rata hasil tangkapan jika cuaca mendukung menembus 40 kilogram. Nantinya ikan layur itu diserahkan ke pengepul, baik diolah ataupun juga dipasarkan. “Mulai September hingga Desember ini memang musim panen ikan layur dan juga lobster. Lobster yang tertangkap tidak bisa dijual, karena terbentur aturan Permen KP, nelayan cenderung hanya menangkap ikan layur saja,” beber Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan I Ketut

‘Sadam’ Arsana Yasa, Jumat (6/10) kemarin. Meski memasuki musim hujan, kata Sadam, ketinggian gelombang laut masih normal. Sehingga para nelayan tidak terganggu kondisi cuaca tersebut. Mereka masih bisa berlayar pada ketinggian gelombang maksimal dua meter. Musim hujan,

katanya, membuat ikan kecil menepi ke pantai. Kondisi seperti itulah memicu datangnya ikan pemangsa. Salah satunya ikan layur. Nelayan bisa menangkap jenis ikan layur ini dengan peralatan jaring insang. Alat ini tidak merusak kondisi tubuh ikan. Jenis ikan ini cukup favorit. Bahkan bisa

Tabanan (Bali Post) Tiga hari terakhir ini tercatat 22 pengungsi asal Karangasem mengungsi ke Kerambitan. Mereka memilih pindah ke Kerambitan. Bahkan tidak sedikit pulang kembali ke rumahnya di Karangasem. Dari catatan Rabu (4/10) lalu, sebanyak sembilan warga memilih pulang atau pindah. Rinciannya lima warga kembali dari Banjar Jasri Kaler Subagan Karangasem. Seorang pulang ke Banjar Pipid Kanginan, Abang, Karangasem. Sedangkan dua orang pulang ke Bebandem Karangasem dan satu warga memilih hijrah ke Denpasar. Kamis (5/10) tercatat enam warga kembali pulang ke daerah asal yaitu Banjar Pipid, Abang. Untuk Jumat (6/10) tercatat tujuh warga dari Desa Abian Tiying, Selat memutuskan pindah atau

pulang. “Enam warga terakhir ini masih didata. Apakah mereka kembali pulang atau pindah ke daerah lainnya,” ujar Camat Kerambitan I Gede Sukanada, Jumat kemarin. Ia melanjutkan, 22 warga yang tercatat pulang ataupun pindah ini semuanya merupakan pengungsi mandiri. Mereka selama ini tinggal di rumah keluarganya yang ada di Tabanan. “Jadi ada yang pindah ke rumah saudara lainnya. Ada juga kembali ke rumahnya di Karangasem,” ujarnya. Untuk pengungsi di Posko Samsam Kerambitan belum ada yang pulang atau pindah ke tempat lainnya. Jumlah pengungsi di posko itu tercatat 74 orang. Total pengungsi Karangasem baik yang berada di posko maupun pengungsi mandiri di wilayah Kerambitan 276 orang. Para pengungsi selain diberikan pelatihan membuat kue, pihak kecamatan juga membuat lomba mewarnai buat anak-anak. Juga diberi-

kan senam yoga asana. Yoga asanas ini diprakarsai Ketua Tim Penggerak PKK Desa bersama Bisma. “Rencananya hal itu rutin dilakukan. Giat sore harinya, bertujuan mengisi waktu mereka sehingga ada kegiatan positif,” ujar Sukanada. Di posko pengungsian Marga, dilakukan kegiatan pelatihan pengelolaan ikan. Pelatihan itu diberikan pemkab yang dimotori Dinas Perikanan dan Kelautan dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tabanan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Made Subagia mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan life skill kepada para pengungsi Tabanan, sesuai arahan Bupati. Ketua DWP Tabanan yang juga instruktur pelatihan Ny. Putriningsih Wirna menjelaskan bahan yang dipakai pelatihan itu adalah ikan, khususnya lele. Di Tabanan banyak diproduksi ikan jenis ini. “Bisa juga daging ayam atau babi. Jika me-

Buat Jembatan ”Shortcut” untuk Urai Kemacetan

KEMACETAN itu sudah menjadi pemandangan jamak di Bali. Diperlukan solusi permanen mengatasi problem kemacetan itu. Kalau membangun jalan shortcut sifatnya hanya sementara. Perlu juga dibuatkan transportasi umum yang lancar, selain mobil yang terlalu tua tidak diberikan izin beroperasi. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Warga Desak Shortcut Mertasari Segera Direalisasikan’’. Acara ini disiarkan di Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (6/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. transportasi itu harus dibangun terintegrasi. Semoga jalan shortcut itu segera terealisasi, guna mencegah kemacetan. Febri mengharapkan pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan shortcut di Jalan Mertasari itu. Hadirnya shortcut itu diharapkan bisa mengatasi kemacetan yang biasa terjadi di sana. Setiap hari muncul kemacetan. Salah satunya karena jalan terlalu sempit. Bu Ayu menambahkan, jalan shortcut itu sangat diperlukan. Situasinya memang mendesak. Dengan terbangunnya shortcut itu, nantinya bukan hanya jarak tempuhnya bisa dipersingkat. Selain itu,

dengar keluhan nelayan di daerah. Kebijakannya membuat sengsara nelayan tradisional,” jelasnya. Meski sudah ada keputusan Menko Maritim, untuk melaksanakan resume dari hasil rapat kerja penyerapan aspirasi di daerah untuk bisa merevisi keputusan aturan tangkapan 100 gram ke atas. Namun hasil rapat kerja itu tidak mendapat apresiasi positif Kementrian Kelautan dan Perikanan. “Saya dapat informasi dari teman-teman. Banyak nelayan berjuang di pusat terkait revisi Permen KP itu,” pungkasnya. (kmb28)

Warga Pengungsi di Kerambitan Ada Pindah dan Pulang Kampung

Warung Global

Arya mengatakan dalam mengurai kemacetan lebih baik membuat jembatan shortcut. Alasannya, selain pengerjaannya lebih cepat, juga biayanya lebih hemat. Perbaikan infrastruktur itu memang sangat mendesak. Itu harus segera direalisasikan. Memang sangat krusial dalam upaya mengurai kemacetan. Torek menegaskan, bila membuat jembatan shortcut, itu justru menghabiskan biaya lebih banyak dari jalan shortcut. Sebab, perlu perencanaan sangat matang. Akibat ketinggian shortcut bisa jadi mengganggu lalu lintas pendaratan pesawat di Ngurah Rai. Sistem

dipasarkan ke luar negeri. “Ini baru mulai memasuki musim panen raya. Biasanya memang bersamaan datangnya hujan,” tegas pria asal Pasut, Kerambitan ini. Terkait penangkapan lobster, sesuai aturan Kementrian Kelautan dan Perikanan, lobster itu dilarang diperjualbelikan di bawah ukuran 210 gram. Hasil tangkapan lobster di pesisir Tabanan itu sejak zaman lama memang hanya di ukuran 100 gram ke atas tidak bisa lebih dari 210 gram. “Kami tetap menyayangkan sikap Ibu Menteri Susi, yang terkesan tidak mau

dipercaya mampu mengurangi kemacetan. Ia mengatakan jalan pintas itu akan berdampak besar terhadap lalu lintas. Alasannya, selama ini jalan di wilayah itu rawan kecelakaan lalu lintas. Hemat Dewa Rindi, kemacetan itu sudah menjadi pemandangan jamak di Bali. Diperlukan solusi permanen mengatasi permasalahan kemacetan itu. Kalau membangun jalan shortcut sifatnya hanya sementara. Karena itu pemerintah mesti membuat transportasi umum yang lancer, selain menerapkan aturan mobil terlalu tua tidak diizinkan beroperasi di jalan raya. (dika)

Bali Post/kmb24

BAKSO - Warga pengungsi di Posko Marga mendapatkan pelatihan membuat bakso ikan lele, Jumat (6/10) kemarin. mungkinkan ada pelatihan membuat krupuk berbahan baku lele,” ujarnya. Salah satu warga pengungsi di Posko Marga, Ayu Suci (25), mengaku sangat senang adanya pelatihan

ini. Ia sangat senang karena mendapat pengetahuan dan keterampilan baru. Kelak pulang ke Karangasem bisa diterapkan. “Siapa tahu saya nanti bisa buka usaha bakso,” ujarnya. (kmb24)


15

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017 Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa Minggu (8/10) dini hari --------------- Grup A ------------------------------------------------Swedia vs Luksemburg Belarus vs Belanda Bulgaria vs Prancis --------------- Grup B ------------------------------------------------Kep. Faroe vs Latvia Andora vs Portugal Swiss vs Hungaria --------------- Grup H ------------------------------------------------Bosnia vs Belgia Gibraltar vs Estonia Siprus vs Yunani HASIL Zona Eropa --------------- Grup C ------------------------------------------------Azerbaijan vs Rep. Ceko 1-2 Irlandia Utr. vs Jerman 1-3 San Marino vs Norwegia 0-8 1. Jerman 2. Irlandia Utr. 3. Rep. Ceko 4. Norwegia 5. Azerbaijan 6. San Marino

9 9 9 9 9 9

9 6 3 3 3 0

0 1 3 1 1 0

0 2 3 5 5 9

38-3 27 * 17-5 19 12-10 12 16-16 10 9-14 10 2-46 0

--------------- Grup E ------------------------------------------------Armenia vs Polandia 1-6 Montenegro vs Denmark 0-1 Romania vs Kazakhstan 3-1 1. Polandia 2. Denmark 3. Montenegro 4. Rumania 5. Armenia 6. Kazakhstan

9 9 9 9 9 9

7 6 5 3 2 0

1 1 1 3 0 2

1 2 3 3 7 7

24-12 19-7 18-8 11-9 9-25 5-25

22 19 16 12 6 2

--------------- Grup F ------------------------------------------------Inggris vs Slovenia 1-0 Malta vs Lithuania 1-1 Skotlandia vs Slovakia 1-0 1. Inggris 2. Skotlandia 3. Slovakia 4. Slovenia 5. Lithuania 6. Malta

9 9 9 9 9 9

7 5 5 4 1 0

2 2 0 2 3 1

0 2 4 3 5 8

17-3 23 * 15-10 17 14-7 15 10-5 14 7-19 6 3-22 1

Zona Amerika Selatan Bolivia Venezuela Chile Colombia Argentina

vs vs vs vs vs

Brazil Uruguay Ekuador Paraguay Peru

0-0 0-0 2-1 1-2 0-0

1. Brazil 17 11 5 1 38-11 38 * 2. Uruguay 17 8 4 5 28-18 28 3. Chile 17 8 2 7 26-24 26 4. Kolombia 17 7 5 5 20-18 26 5. Peru 17 7 4 6 26-25 25 6. Argentina 17 6 7 4 16-15 25 7. Paraguay 17 7 3 7 19-24 24 8. Ekuador 17 6 2 9 25-26 20 9. Bolivia 17 4 2 11 14-34 14 10.Venezuela 17 1 6 10 18-35 9 ----------------------------------------------------------------------------Ket. * = lolos ke putaran final. ----------------------------------------------------------------------------Tim yang telah lolos ke putaran final : Rusia (tuan rumah), Jerman, Inggris, Belgia, Iran, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Meksiko, Brazil.

Bali Post/rtr

KELUAR - Gelandang Argentina Fernando Gago (kanan) dibantu rekan setimnya keluar lapangan pada pertandingan melawan Peru di Stadion La Bombonera, Buenos Aires, Jumat (6/10) kemarin.

Gago Cedera, Argentina Terancam Gagal ke Puataran Final

Buenos Aires Gelandang Fernando Gago mengalami cedera lutut serius saat Argentina ditahan imbang tamunya Peru 0-0 pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, Jumat (6/10) kemarin. Tambahan satu poin menempatkan Argentina dalam ancaman kegagalan menuju putaran final di Rusia tahun depan. Gago menggantikan Ever Banega pada menit ke-60, namun harus ditarik keluar lapangan setelah tampil selama sepuluh menit. Lututnya terkilir dan harus digantikan Enzo Perez. Tim belakangan mengatakan melalui akun Twitter resminya bahwa pemain berpengalaman itu mengalami cedera ligamen pada lutut kanannya. Pemain 31 tahun itu mencatatkan penampilan internasional perdananya sejak menderita cedera tendon Achilles pada 2015. Ia dipanggil timnas untuk menyokong serangan yang digalang Lionel Messi. Hasil imbang kemarin, membuat langkah Argentina semakin berat. Messi dkk. berada di posisi ke-6 dengan raihan 25 poin sama seperti Peru yang berada satu tingkat di atasnya. Zona Amerika Selatan hanya meloloskan secara otomatis empat tim. Tim peringkat kelima akan memainkan playoff melawan juara zona Oseania. Nasib tim asuhan Jorge Sampaoli akan ditentukan pekan depan pada laga tandang di Quito melawan Ekuador yang telah tersisih. Tidak hanya hasil di Quito yang menentukan nasib Argentina. Tim peringkat kedua Uruguay yang mengoleksi 28 poin, Chile (26), Kolombia (26) dan Peru pun beradu nasib di laga pamungkas. Uruguay memiliki peluang lolos karena menjamu tim yang telah tereliminasi Bolivia. Peru akan memainkan laga hidup-mati di depan pendukungnya saat menjamu Kolombia. Sementara Chile akan melawat ke Brazil dengan harapan bisa mencuri poin. (kmb39/rtr/ant)

Inggris Lolos, Southgate Tak Puas London -

Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate tidak puas saat timnya meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2018, dengan mengalahkan Slovenia 1-0, Jumat (6/10) kemarin di Stadion Wembley, London. Tiket ke Rusia tahun depan itu didapat setelah Harry Kane mencetak gol di injury time babak kedua. ‘’Apakah ini penampilan atau malam yang kita kehendaki? Jawabannya jelas tidak,’’ ujar Southgate setelah Kane memastikan kemenangan pada menit ke-94. Kekhawatirannya cukup beralasan mengingat permainan timnya masih jauh dari sempurna dan yang diinginkan. Bila berkompetisi dengan tim-tim lain, Inggris tak akan bisa mengimbangi dengan mengandalkan pemain-pemain yang belum mencapai level permainan Piala Dunia. ‘’Akankah kami seperti tim Spanyol dalam delapan bulan ke depan? Tidak mungkin. Mereka memiliki skuad yang penuh dengan pemain yang memenangkan Liga Champions dan liga-liga lainnya. Kami tidak memiliki pemain yang bisa membuktikan dirinya mampu tampil pada level itu,’’ tambahnya seusai pertandingan. Stadion tak dipenuhi penonton saat Kane membelokkan umpan Kyle Walker sesaat sebelum wasit meniup peluit akhir pertandingan. Kiper Slovenia Jan Oblak sempat menyentuh bola namun gagal menghentikan lajunya masuk ke dalam gawang. Ini menjadi gol Kane ke-14 sepanjang musim ini di semua kompetisi dan ke-11 di timnas. Tambahan tiga poin ini menempatkan Inggris yang tak terkalahkan dalam 38 laga kualifikasi, tak terkejar lagi memimpin

Grup F dengan 23 poin. Laga melawan Lithuania, Senin mendatang tak menentukan lagi nasib pasukan Southgate. Penonton menghibur diri dengan membuat pesawat terbang dari kertas dan melemparkannya ke udara. Setiap kali pesawat tersebut mencapai lapangan, terdengar sorak-sorai penonton. Pemandangan tersebut sebagai reaksi atas buruknya penampilan pasukan Southgate dalam menyajikan permainan yang atraktif. Kendati demikian, penyerang Manchester United Marcus Rashford mampu sedikit merepotkan barisan belakang Slovenia lewat pergerakan dan umpan-umpan matangnya. Peluang awal Kane datang setelah tembakannya dari jarak 25 meter berhasil diamankan Oblak. Slovenia menuntut penalti setelah Josip Ilicic dijatuhkan kiper Joe Hart di kotak penalti. Namun wasit tetap meminta pertandingan dilanjutkan. Oblak kemudian menyelamatkan gawangnya dari tembakan Jordan Henderson, Raheem Sterling dan Rashford sebelum turun minum. Di babak kedua pemain-pemain Inggris masih belum bisa memaksimalkan umpan-umpannya. Saat penonton mulai beranjak pulang, lemparan jarak jauh Oblak berhasil direbut Walker. Bola digiring menuju sudut sebelum diarahkan ke depan

Belfast Jerman memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 ketika gol-gol dari Sebastian Rudy dan Sandro Wagner di awal pertandingan membuka jalan meraih kemenangan 3-1 di Irlandia Utara, Jumat (6/10) kemarin. Pasukan Joachim Loew mempertahankan rekor sempurnanya sekaligus memimpin di Grup C. Rudy melepaskan tembakan dari jarak jauh melewati Michael McGovern pada menit kedua dan Wagner mengemas gol pada menit ke-21,

ketika sang juara dunia mengunci kemenangan beruntun kesembilan mereka untuk mengoleksi 27 poin. Joshua Kimmich menambahi gol ketiga pada menit ke-86 ketika laju lima kemenangan beruntun tuan rumah terhenti ditangan pasukan Die Mannschaft. Josh Maggenis mengemas gol hiburan menjelang pertandingan usai. Irlandia Utara mengumpulkan 19 poin dari sembilan pertandingan dan telah memastikan finis di dua besar sebelum pertandingan. Namun mer-

Bali Post/rtr

FINAL - Penyerang timnas Inggris Harry Kane (kiri) dipeluk rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Slovenia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia, Jumat (6/10) kemarin. Inggris menang 1-0 dan meraih tiket ke purtaran final. gawang yang kemudian disepak Kane dan membuahkan gol. Di Hampden Park, Skotlandia membuka harapan menuju putaran final dengan menyodok ke posisi kedua usai mengalahkan Slovakia 1-0. Bek Slovakia Martin Skrtel mencetak gol bunuh diri menit ke-89 yang memberi tiga poin bagi tim tuan rumah. Tim asuhan Gordon Strachan

hampir frustrasi setelah dua kali peluangnya membentur tiang gawang dan kiper Slovakia Martin Dubravka melakukan empat penyelamatan. Di saat genting mantan bek Liverpool Martin Skrtel membelokkan bola umpan silang dari Ikechi Anya dan bola melewati Dubravka untuk menjadi gol kemenangan Skotlandia. (kmb39/rtr/ant)

eka belum pasti finis sebagai salah satu dari delapan runner up terbaik dari sembilan grup Eropa. ‘’Saya puas. Kami mencetak gol awal dan kemudian mengendalikan permainan, seperti yang kami inginkan,’’ kata Loew yang timnya mengoleksi 38 gol dan kemasukan tiga gol sepanjang kualifikasi. ‘’Ini merupakan pertandingan bonus bagi kami, ini semestinya menjadi 4-0 atau 5-0 namun kami mempertahankan selisih gol dalam bentuk yang sehat,’’ kata pelatih Irlandia Utara

Michael O’Neill. Pada laga lain Norwegia mencukur tim lemah San Marino 8-0. Mohamed Elyounoussi mengemas tiga gol, Joshua King (2) dan Markus Henriksen, Ole Selnaes serta Martin Linnes masing-masing satu gol. Tim peringkat ketiga Rep. Ceko menaklukkan tuan rumah Azerbaijan 2-1. Antonin Barak menjadi pahlawan kemenangan Ceko lewat golnya menit ke-56 setelah pemain tuan rumah Afran Ismailov menyamakan gol Jan Kopic. (kmb39/rtr/ant)

Jerman Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan

Brazil Tak Berkutik di La Paz

La Paz Neymar dkk. tak berkutik menghadapi laga di dataran tinggi saat Brazil ditahan imbang 0-0 oleh Bolivia di Stadion Hernando Siles, La Paz, Jumat (6/10) kemarin, pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan. Selain itu kiper tuan rumah Carlos Lampe membuat sejumlah penyelamatan yang menggagalkan peluang tamunya yang lima kali menjadi juara dunia. Brazil telah mengantongi tiket ke putaran final tahun depan di Rusia. Sedangkan Bolivia yang menempati peringkat kedua dari bawah, sudah pasti tereliminasi. Tuan rumah memaksimalkan kondisi pertandingan yang dimainkan di dataran tinggi dan cuaca panas di lapangan,

untuk meredam serangan Neymar dkk. Lampe melakukan beberapa penyelamatan bagus, khususnya pada babak pertama ketika ia dua kali menggagalkan peluang Neymar dari jarak dekat dan kemudian menahan tembakan Gabriel Jesus. Sang kiper kembali menggagalkan peluang kedua pemain pada babak kedua, setelah sepakan jarak jauh pemain Bolivia Diego Bejarano Ibanez membentur mistar gawang pada fase akhir babak pertama. ‘’Kami menciptakan banyak peluang namun sang kiper menjalani malam yang menyenangkan, dia layak mendapatkan selamat dari kami,’’ kata kapten Brazil Casemiro seusai pertand-

Bali Post/rtr

DIHENTIKAN - Penyerang Brazil Neymar melepaskan tembakan yang berhasil dihentikan kiper Bolivia Carlos Lampe (kiri).

ingan. Brazil kehilangan Thiago Silva yang cedera pada menit ke-28 namun tetap tak terancam kekalahan sejak Tite mengambil alih kursi pelatih pada Juni tahun lalu. Satu poin ini memperpanjang lajunya di kualifikasi menjadi 11 pertandingan tanpa kekalahan. Brazil memuncaki klasemen Amerika Selatan dengan 38 poin dari 17 pertandingan, sedangkan Bolivia memiliki 14 poin. Brazil merupakan satu-satunya tim yang selalu bermain di Piala Dunia sejak turnamen

ini pertama kali dilangsungkan di Uruguay pada 1930. Pada laga lain, peringkat kedua Uruguay gagal mematahkan pertahanan Venezuela saat bermain imbang 0-0. Chile diselamatkan oleh penampilan gemilang Alexis Sanches saat meraih kemenangan tipis 2-1 atas Ekuador. Setelah gol Eduardo Vargas pada menit ke-22 disamakan Romario Ibarra pada menit ke-82, Sanchez mencetak gol penentu kemenangan tiga menit kemudian. Penyerang Arsenal itu memanfaatkan

bola yang ditepis kiper Maximo Banguera dengan sebuah sepakan akurat. Peringkat ke-4 Kolombia di luar dugaan dipermalukan Paraguay 1-2 akibat terlalu percaya diri. Tuan rumah merasa akan meraih tiga poin penuh setelah Radamel Falcao mencetak gol menit ke-78. Ironinya, tim tamu membalas lewat dua gol beruntun dari Oscar Cardozo dan Antonio Sanabria jelang akhir pertandingan yang memberi mereka kemenangan langka. (kmb39/rtr/ant)


olah raga

16 Puri Satria Gelar Catur Puputan Badung Cup Denpasar (Bali Post)Keluarga Besar Puri Satria Denpasar bekerja sama dengan Komunitas Catur Puputan, yang biasa mangkal di Lapangan Puputan Badung, menggelar turnamen Puputan Badung Cup I/2017 di Lapangan Puputan Badung, Minggu (8/10) besok. Event ini dipimpin Ketua Panitia yakni anggota DPD Tjok Rat dan Sekretarisnya Handoko Budi Samekto serta Ketua Panpel Nyoman Keju. Handoko yang ditemui di Lapangan Puputan Badung, Jumat (6/10) kemarin menerangkan, kejuaraan olahraga asah otak ini dihelat berkaitan dengan peringatan Puputan Badung ke-111. ‘’Kejuaraan catur ini tergolong open turnamen se-Bali,’’ sebut Handoko. Ia menjelaskan, kejuaraan melombakan catur cepat 25 menit tujuh babak, dengan peserta nonmaster atau master di bawah usia 19 tahun. Dia mengakui pihaknya mematok sampai 100 peserta, namun terus membengkak terbukti pesertanya mencapai 150 pecatur. ‘’Kalau kami tidak membatasi, pesertanya bisa membeludak mencapai 200 pecatur,’’ terang Handoko. Ke depan, pihaknya berharap event yang melibatkan pecatur dari kabupaten dan kota se-Bali, bisa menjadi agenda rutin tahunan. Sementara itu, Ketua Panpel Nyoman Keju mengemukakan, dirinya tak menduga antusias peserta terhadap kejuaraan yang baru digelar ini. Hal ini menandakan banyaknya insan catur di Pulau Dewata yang ingin unjuk kebolehan, meskipun penyelenggaraan turnamen ini dengan dana cekak. (022)

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Hujan Jadi Tantangan Tersendiri di Suzuka

Bali Post/afp

TERCEPAT - Pembalap Ferrarti Sebastian Vettel menyelesaikan sesi latihan pertama Grand Prix Formula 1 di Sirkuit Suzuka, Jumat (6/10) kemarin. Vettel membukukan waktu tercepat setelah sesi kedua diwarnai hujan deras.

Suzuka -

Hujan akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap pada Grand Prix Formula 1 Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu besok. Pada sesi latihan Jumat (6/10) kemarin, pembalap Ferrari Sebastian Vettel mencatat waktu tercepat sebelum sesi sore kacau akibat hujan deras.

Bali Post/ist

MANGKAL - Adu kemampuan pecatur yang biasa mangkal di Lapangan Puputan Badung. Komunitas catur ini diwadahi dalam turnamen terbuka Puputan Badung Cup I/2017, di Lapangan Puputan Badung, Minggu (8/10) besok.

Atlet Berprestasi Bisa Dipromosikan Jadi Pegawai BUMN

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan atlet-atlet nasional yang berprestasi meraih medali dalam kejuaraan multicabang olahraga internasional dapat dipromosikan menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). ‘’Presiden Joko Widodo ketika menyambut atletatlet Indonesia dalam ASEAN Paragames telah menyampaikan atlet-atlet yang tidak lulus sebagai PNS dapat dipromosikan menjadi pegawai di BUMN,’’ kata Menpora dalam jumpa pers selepas kegiatan penghitungan mundur Asian Para Games 2018 di Jakarta Internal Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (6/10) kemarin. Kemenpora, lanjut Menpora, masih menyeleksi atlet-atlet berprestasi yang tidak masuk kriteria untuk dipromosikan sebagai PNS dan akan memberikan data atlet-atlet itu kepada Menteri BUMN. ‘’Kami memang sudah mengajukan data atlet-atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu Olimpiade dan Asian Games, serta atlet peraih medali emas SEA Games dan ASEAN Para Games kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,’’ kata Menpora. Nahrawi mengatakan tidak semua atlet peraih medali dalam kejuaraan-kejuaraan multicabang internasional itu dapat langsung menjadi pegawai negeri sipil menyusul sejumlah kriteria sebagaimana tertuang dalam Undangundang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). ‘’Tidak semua atlet punya ijazah dan berusia maksimal 35 tahun sebagaimana syarat dalam UU ASN. Kami telah menyerahkan kepada Menteri PAN-RB untuk seleksi administrasi PNS jalur khusus ini,’’ ujar Menpora. Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kegiatan penghitungan mundur Asian Paragames 2018 menyerahkan secara simbolis bonus kepada atlet-atlet peraih medali dalam SEA Games dan ASEAN Para Games 2017. Wapres menyerahkan bonus sebesar Rp 200 juta untuk peraih medali emas, Rp 100 juta untuk peraih medali perak, dan Rp 60 juta peraih medali perunggu kepada enam perwakilan atlet. Enam atlet SEA Games dan ASEAN Paragames itu adalah Rifda Irfana Lutfie peraih medali emas cabang senam, Pipit Camelia peraih medali perak cabang pencak silat, dan Febrianto Kadir peraih medali perunggu cabang ski air. Sementara untuk peraih medali ASEAN Para Games 2017, bonus diberikan secara simbolis kepada David Jacob peraih medali emas cabang tenis meja, Komet Akbar peraih medali perak cabang tenis meja, dan Rohayati peraih medali perunggu cabang boling. (ant)

Lewis Hamilton (Mercedes) ganti memimpin di sesi kedua sebelum hujan megguyur dengan deras Sirkuit Suzuka itu. Sesi latihan terpaksa ditunda hingga 50 menit saat mobilmobil mulai keluar dari pit untuk melanjutkan latihan. Trek basah dengan genangan air di sejumlah tempat membuat latihan

tidak berjalan maksimal. Hamilton mencatatkan waktu satu menit 48,719 detik dan mengamankan posisi teratas. Vettel memulai memasuki trek saat mobil Toro Rosso Carlos Sainz melintir keluar dan menghajar pagar pembatas. Insiden itu tidak mengurangi minat pembalap untuk

memacu mobilnya sekencang-kencangnya. Terbukti Vettel mampu meraih waktu 20 detik lebih cepat dari Hamilton dengan waktu 1 menit 29,166 detik. Tidak hanya Hamilton yang disingkirkan, Daniel Ricciardo (Red Bull) pun tak mampu menandingi kecepatan Vettel. ‘’Hasil ini bukanlah yang terbaik,’’ jelas Vettel yang menempati posisi keempat di GP Malaysia setelah memulai balapan dari posisi akhir. ‘’Saya yakin pada balapan besok, kami mampu menunjukkan yang terbaik,’’ lanjut pembalap Jerman yang terpaut 34 poin dari sang pemuncak

Hari Ini, Pembagian Grup Putaran Nasional Kompetisi U-15

Denpasar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar U-15 merupakan juara rayon Bali dan berhak mewakili Bali ke putaran nasional di Yogyakarta pada 14-28 Oktober. Rencananya, pengundian (drawing) dan pembagian grup dilakukan di Jakarta pada Sabtu (7/10) ini. Pelatih Perseden U-15 Komang Mariawan saat melatih asuhannya di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (6/10) kemarin menjelaskan, delegasi Tim Laskar C a t ur Muka y a ng ha d ir pada pertemuan teknik di Jakarta yakni Manajer Tim Made Diatmika dan sisten Manajer Kadek Eka Parwita.

‘’Kompetisi U-15 putaran nasional, melibatkan 32 provinsi,’’ jelas Mariawan. Dikemukakan, dalam bagan pertandingan, ke-32 tim kontestan bakal dibagi dalam delapan grup, dan tiap pul dihuni empat tim. Selanjutnya, juara dan runner-up grup melaju ke babak 16 besar dan mulai diberlakukan sistem gugur. Menurut Mariawan, Riswanda dan kawan-kawan pascamenjuarai Kompetisi U-15 Rayon Bali sempat istirahat latihan, mengingat para pemain membela klubnya masing-masing pada Piala Menpora U-16. ‘’Anak-anak juga beberapa kali melakukan

latih-tanding,’’ ungkapnya. Uji coba terakhir dilakukan Perseden U-15 melawan akademi Paris Saint Germain (PSG) di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (5/10) lalu. ‘’Hasilnya, Perseden unggul 1-0 berkat gol tunggal Patrick,’’ katanya. Diakuinya, persiapan timnya sudah siap tempur, mulai fisik, teknik, taktik dan strategi. ‘’Anak-anak saya tekankan meladeni tim mana pun baik Jawa maupun Papua, tak boleh keder duluan, sebab permainan sepak bola ini sama-sama menggunakan dua kaki. Mental bertanding anak-anak harus dibangkitkan,’’ papar Mariawan. (022)

Bali Post/022

PUTARAN NASIONAL — Tim Perseden U-15 mewakili Bali ke putaran nasional yang digulirkan di Yogyakarta, 14-28 Oktober. Rencananya, pembagian grup dikakukan di Jakarta, Sabtu (7/10) ini.

Hamilton di klasemen pembalap dengan sisa lima seri musim ini. Tak banyak pembalap lain berhasil mencatatkan waktu di sesi latihan kedua setelah Lance Stroll nyaris celaka. Pembalap Kanada itu keluar dari Tikungan 1 dan mobil Williams terkena cipratan air. Beruntung ia mampu mengendalikan mobilnya hingga tidak menghajar pembatas. Tercatat hanya empat pembalap yang mampu menyelesaikan sesi latihan termasuk Esteban Ocon (Force India) dengan waktu 1:49,518 atau mendekati catatan waktu Hamilton. (kmb39/afp)

Petenis Spanyol Rafael Nadal.

Bali Post/afp

Nadal Ditantang Dimitrov di Semifinal

Beijing Rafael Nadal meraih tiket semifinal turnamen tenis Tiongkok Terbuka, Jumat (6/10) kemarin dengan menyingkirkan John Isner. Grigor Dimitrov telah menunggunya untuk memperebutkan tiket ke final. Nadal yang matanya sempat kemasukan bulu bola, melumpuhkan Isner yang dikenal memiliki servis keras dengan kemenangan dua set langsung 6-4, 7-6 (7/0). Sementara Dimitrov bertarung ketat melawan petenis Spanyol Roberto Bautista Agut sebelum meraih kemenangan 7-6 (7/5), 4-6, 6-2 di lapangan keras di Beijing itu. Semifinal lainnya mempertemukan dua petenis muda Nick Kyrgios vs Alexander Zverev of Germany. Nadal yang mengoleksi 16 trofi Grand Slam, terganggu penglihatannya saat menjalani tie break pada set kedua. ‘’Ada sesuatu yang masuk ke dalam mata saya. Mungkin bulu atau sesuatu. Bulu dari bola tenis. Itu mengganggu saya untuk beberapa waktu,’’ ujar petenis berusia 31 tahun

itu yang menyiramkan air pada wajahnya untuk menghilangkan bulu itu. Petenis Australia Kyrgios meraih tiket keempat besar dengan mudah. Setelah unggul 6-0 di set pertama petenis berusia 22 tahun itu mendapati lawannya dari Belgia Steve Darcis mengundurkan diri pada kedudukan 3-0. Sementara Zverez yang sama seperti Nadal memburu gelar keenam musim ini, tak mendapat kesulitan berarti saat menyingkirkan Andrey Rublev dari Rusia 6-2, 6-3. Di tunggal putri, petenis Rumania Simona Halep potensial menjadi petenis nomor satu dunia bila mampu mencapai final turnamen ini. Halep menuju babak semifinal dengan menyingkirkan Daria Kasatkina 6-2, 6-1. Selanjutnya unggulan kedua itu akan menghadapi Jelena Ostapenko (Latvia) untuk meperebutkan tiket final. Bila mampu mencapai partai puncak, Halep akan menggusur Garbine Muguruza dari puncak daftar petenis dunia (WTA). (kmb39/afp)

INAPGOC Berencana Datangkan Neymar

Bali Post/ant

FINAL - Sejumlah pembalap berfoto bersama usai konferensi pers Kejuaraan Internasional Supermoto Putaran Final di depan Candi Singosari, Malang, Jawa Timur, Jumat (6/10) kemarin. Kejuaraan Internasional Supermoto Putaran Final yang akan digelar pada 7-8 Oktober 2017 tersebut diikuti puluhan pembalap dari berbagai negara untuk memperebutkan gelar juara dan poin.

Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Paragames 2018 (INAPGOC) mewacanakan mendatangkan bintang sepak bola Brazil Neymar da Silva Santos Junior untuk meramaikan Asian Paragames 2018 di Jakarta. ‘’Ya, kita maunya begitu, karena momennya pas. Neymar adalah duta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk olahraga disabilitas,’’ kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dalam acara hitungan mundur (count down) Asian Paragames 2018, di Jakarta, Jumat (6/10) kemarin. Okto sendiri mengatakan INAPGOC belum membahas terkait biaya untuk mendatangkan Neymar dan se-

gala kemungkinan masih terbuka. ‘’Bisa jadi kedatangan dia akan didanai sponsor terpisah,’’ ujarnya. Ia juga menilai jika berhasil didatangkan nanti, pemain berusia 24 tahun itu akan menjadi magnet pemikat massa yang luar biasa bagi Asian Paragames 2018 yang selama ini, dilihatnya masih kurang diminati penonton. ‘’Tujuan utamanya jelas bahwa dengan Asian Paragames 2018 ini, memperlihatkan Indonesia ramah pada difabel,’’ tutur Okto. Terkait dengan keinginan mendatangkan Neymar, saat ini pihak ketiga yang mewakili INAPGOC, Mahkota Promotion, tengah mematangkan

rencana dengan melakukan pembahasan bersama klub sang pemain, Paris Saint Germain (PSG). ‘’Nanti kami juga akan terbang ke Brazil untuk membahas hal ini. Yang pasti kemungkinan Neymar datang itu tetap ada dan saat ini persentasenya sudah di atas 50 persen,’’ ucap Managing Director Mahkota Promotion Urgyen Rinchen Sim di lokasi yang sama. Diketahui, Asian Paragames 2018 di Jakarta akan digelar pada bulan Oktober. Penyelenggaraannya dilakukan dua bulan setelah kejuaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. (ant)

Penyerang timnas Brazil Neymar.

Bali Post/afp


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari Admin & Bagian Umum Pria, Min SMU Bisa Komputer Berpengalaman Lam Jl.Mahendradata 97B Dps

B.BP.141.10.17.0000306

Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30,Must Speak English,Call:085237256305 / 081246378545 No SMS

B.BP.141.10.17.0000410

Dcr Cook Khusus Masakan Indonesia(No Msg),Bhs Inggris Hub:Komang 081916148665

B.BP.166.10.17.0000428

Htl in Sanur Looking for Receptionist & Security Staff, Min 1year Exp.Send CV to: ayu@mentarisanur.com B.BP.001.10.17.0000413

Dcr Staff Reservation Crew Boat&Sopir bs Bhs Inggris Hub: Jl.Tirtaening No.1 Sanur 288829

Dbthkan Technical sales max 30 th lulusan D3/S1 teknik,penglm 2th,CV krm ke: johannes.ceo@ suryajawaragroup.com

B.BP.153.10.17.0000177

Dcr Segera Salesman/Girl.Gaji, Fasilitas Bagus.Hub:PT.Asia Sejahtera.Jl.Tunjung Kuning No.1 Dps Ph.0361-467518/466447

Dicari Baby sister, Pembantu B.BP.001.10.17.0000358 B.BP.001.10.17.0000400 Umur 25Thn ada Spd Motor,bisa Dbtuhkan Acc u/Kontraktor,Hub: Dcr Sopir A&B1, Customer Masak,Daerah Seminyak 8Jam/ 223371/utami.acc.wak@gmail.com Service Telp:0361-485849 B.BP.001.10.17.0000427 Hari 2,750Jt Hub.081805550680 E : cvasri@dps.centrin.net.id Dcr 2org sales,1org admin,1org B.BP.153.10.17.0000425 B.BP.001.10.17.0000361 supir SIM A Hub:CV mgs Jl.Imam Dicari SPG Min.SMU Max.27Th Dcr Spa Therapist&Front Office Bonjol 386 Imbo Residen Kav17. Penampilan Menarik,Jujur&Rajin Wanita u/ Villa di Jl.Tirta Penempatan Kuta&Nusa Dua,Gj1,8 0361-8495675/081332279718 Akasa No.28 Sanur.Gaji UMK B.BP.001.10.17.0000360 Hub.Lusi 082144355655 + Insentif.270260-081936268622 Dcr Adm 1 org bs comp,Sales B.BP.001.10.17.0000249 B.BP.001.10.17.0000254 Dicari Tukang Potong Rambut Horeca 4org P/W SMK/SMA U/Prsh Distribusi. Lam Jl.Gn .Himalaya Pria Segera Hub.087761600352 B.BP.001.10.17.0000418 Slt 6 Dps,T-418531,08124646409 Dcr Receptionist Pglmn Ex Spa B.BP.001.10.17.0000384 Bhs Inggris,Komp,Excel,Gaji Dcr Admin,Supir,Tenaga Mnrik,Lok.Krbokan,087862162255 Tk Bangunan,hub:085100572156 B.BP.153.10.17.0000424

Dcr Therapist/Reception Hb.Jl. Petitenget 88D T.081248788391

B.BP.164.10.17.0000173

!!!Segera Butuh 10 Therapist pria & wanita Canggu Dan Dps Gj menarik+Bnus Lembur,THR Hub.0811239621123

B.BP.001.10.17.0000387

Dibthkan S1 Keperawatan py STR u/ klinik Estetik di Seminyak. Gj negotiable, WA 081916261133

B.BP.001.10.17.0000132

Dicri Sales/AdminTelemktg/ sopir/helper Hub:081338181785

B.BP.001.10.17.0000218

Lowongan Therapis Spa Hub NuMi Clinic 081999050607 Sunset Rd B.BP.004.10.17.0000429

B.BP.004.10.17.0000112

Dcr Akunting utk Prshaan Farmasi&Alkes Syarat Min D3, Single CV Kirim ke Jl.Gatsu II No.11 Dps Hub:081805608197 SRI

B.BP.001.10.17.0000380

B.BP.001.09.17.0001420

“Dicari Marketing P/W usia max 35th punya kendaraan sendiri. UMR,datang langsung ke Jalan Angsoka Cargo Permai 1 No. 11"

Dcr FO yg bs Bhs Jepang & Driver u/Spa di Jimbaran Hub.0361-704664 / 085100638867

AquaMarineDivingBali is hiring Indonesian Senior Office Admin with Excellent English.Highly Organized.Attention to detail Can-do Attitude Essential . Mature.Self-starter.MSOffice user.5.5days/wk,8hrs/day,min 12mths.Cover letter (English) CV & exp.Salary & Start Date to:HRD@AquaMarineDiving.com

B.BP.001.10.17.0000391

Pratama Developer mengundang anda yang mau sukses sebagai pengawas/pelaksana lapangan dan akunting, jujur, loyal, bertanggungjawab. kirim lamaran lengkap ke email: junimaryatiss@yahoo.com

B.BP.001.10.17.0000379

Dcr PRT KTP Bali, Tk. kebun & jaga mlm Hub: 0811398825

B.BP.004.10.17.0000371

Dcr PRT cewek u/Bersih2 Rmh di Sanur tingal dlm H.08123877799

B.BP.001.10.17.0000377

B.BP.004.10.17.0000374

Butler for Estate at Saba Beac Send cv to: handi.wijaya@jeevasba.com

B.BP.004.10.17.0000386

B.BP.004.10.17.0000147

Cafe Bali Rest.in Seminyak Urgently needed waiter/s, steward.exp.Please send CV to: cafe.bali@yahoo.co.id.or 0361-735147/081936066759

Dcr Satpam/Waker,TNG Produksi &Adm Pie Susu,Krm CV ke Jln.Ry Celuk 6X Hub:081916211405(Agus)

B.BP.001.10.17.0000365

Dicari Sgr Arsitek,Drafter Berpengalaman Bs CAD 2D,3D Email Lmran ke:info.ho.hrd@gmail.com

B.BP.004.10.17.0000354

Dcr Sopir B1,Sales & Helper Hub:081246640234/081237726794 B.BP.001.10.17.0000378

Dcr Waitress&FO,Pend.D3 Pariwisata,B.Inggris,Mak.30th Lam ke Hotel Karthi Kuta T.754810

B.BP.001.10.17.0000163

Dcr kennel boy u/klinik hewan Jl.Sehati No.9 Hub 0361-723777

B.BP.001.10.17.0000395

B.BP.145.10.17.0000390 B.BP.001.10.17.0000385 DcrsgrTherapist,GP+UM+Kms+Bns Dicari Tk.jarit berpengalaman Cr Admin,Cust.service,Prmniaga Home Basis Spa Jl.Camplung TanTlp.087852459519/085738559532 u/Garmen Sanur Hub.0811389822 duk 103 Seminyak,082188689710 B.BP.001.10.17.0000376

B.BP.001.10.17.0000367

ALUMINIUM

Dibthkan Sgra Staf Kebun utk Villa Plawa Asri Seminyak. Hub:731586;081237460548 B.BP.004.10.17.0000279

Dibthkan u/G’house di Keramas Gianyar.FO&Therapis L/P min 2 th pengalaman.Hub.0361 4791211 Email:nirmalakeramas@gmail.com

B.BP.001.10.17.0000231

Urgently Required: English Speaking Driver for Travel Agent H:085737764044 E:info@goldenholidaysbali.com

B.BP.001.10.17.0000408

B.BP.154.10.17.0000407

DIJUAL RUMAH

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Djl Tanah 5Are ByPass Sanur LD DISEWAKAN RUMAH 16m2 Hub;081239716198 TP Dswkn rmh 2lt,3kmr,1dpr,2WC& BMW B.BP.001.10.17.0000281 garasi Prm.Graha Liva-Biaung B.BP.004.10.17.0000116 Dijual BMW X5 V8 4.4 Thn 2001 Djl Tnh Dewi Madri I Renon Dps Telp.085738559532/085738288715 Hrg Nego L 5,8a H.081239964448 Dicari Pegawai Salon daerah Warna Silver Kondisi Sgt Prima B.BP.001.10.17.0000232 B.BP.001.10.17.0000138 Renon Hub:081337783649 Plat B (Jkt) Hub.081555888999 B.BP.001.10.17.0000357 B.BP.001.10.17.0000228 Tanah SHM 9.125 ha,1.000 dpl DIJUAL RUMAH Dicari cook,waitress,waiter. View Singaraja.Cocok utk tnm KIA Jual Cpt Rmh Tkd.Btghr 2Lt bergabunglah bersama Fun team kopi,Sengon,dll.Lokasi Desa BU KIA Travelo Mini Bus 10seat 204/320 3M. 081805530420 TP kami.kirimlamaranke:Jl.Raya B.BP.004.10.17.0000412 Lemukih,BedugulTP:087888868325 Putih Bgs 48JtNgo 081999103895 B.BP.004.10.17.0000219 Semat 18A Canggu. Ph 081236653 B.BP.141.10.17.0000409 Rmh 110/75 di Batanghari XVII Tnh 1A Jl.5m link.elit Onegate 165 Email:info@sproutbali.com Panjer Hg.1,3M Hub.08123621083 MAZDA B.BP.001.10.17.0000211 B.BP.001.10.17.0000113 Multi Permai Hub:087861118998 Mazda 2 ‘2010 asli Bali Butuh Dicari staff IT,tech sppt, Jual Rmh Lt 1,5are Sesetan B.BP.001.10.17.0000351 uang cepat Hp.08113619331 bisa hadware & software, No.Telp : 081236788598 B.BP.154.10.17.0000426 DISEWAKAN KANTOR photoshop&coreldraw,send cv: B.BP.001.10.17.0000201 MERCEDEZ Disewakan utk Ktr/Cafe rikalestariputri53@gmail.com Dijual Mobil Mercy Plat DK DISEWAKAN RUKO dipinggir jalan Bypass Ngurah B.BP.001.10.17.0000370 Seri B Clas170 th’07 Abu MeRuko 3lt LB389 LT287 Jl.Pantai Dicr waitress,admin&marketing Rai 1,2M utk 10 thn talik kndsi msh bgs&semua Ori, permpuanmax-27th,brpengalaman Brawa Hp:081805611109 Tel.08123851500 Pajak br di byr bln Agustus B.BP.004.10.17.0000399 B.BP.001.10.17.0000393 Telp.081802104927 CV ke Hrg 145 jt ngo,info lbh veloungeandcafe.bali@gmail.com lanjut H.Siska:081337710881 B.BP.001.10.17.0000149 B.BP.004.10.17.0000299 Maintenance MGR FT Bambu Indah Dijual Mercedez benz E250 Ubud,S1 or Elektro.Min 4yrs elegance th’2011, boleh tukar Exp.English Imperative.CV to tambah dgn mobil lain cash/ Email:( maintanancemanagerjob@ kredit Hp: 08113809949 bambuindah.com ) Mandiri Utama Finance,Open Rec wil.Dps & Gyr,Max.32th,Min D3; Jl.Gatsu Timur 32DPS/T.4713318

Dcr Marketing (L) utk Pershaan Farmasi&Alkes Syarat SIM A/C CV Kirim ke Jl.Gatsu II No.11 Dps Hub:081805608197 (SRI)

Dcr SPG Wnt Max27thn,Min SMU, Tinggi Min160cm,berpengalaman, jujur dan bertanggung jawab di tempatkan di Sogo Discov Mall Lamr ke hr@esye.co.id Hub:081230627388

Dibutuhkan Arsitek & Lansekap Arsitek Min.S1 Email Lamaran & CV Ke info@shl.asia

B.BP.031.10.17.0000404

B.BP.101.10.17.0000416

B.BP.004.10.17.0000206

RUPA-RUPA

Dcr:Waiter(cowo/cewe)& Asisten Accounting utk Resto/Cafe di Sanur Hub:Bu Wini 087761524497

Informasi pasang iklan Telepon

Receptionist Required for Aroma Spa-Sanur English Essential some Computer Skills but Full Training Given Send CV to; reception@aromasparetreat.com

B.BP.001.10.17.0000375

Revolver Espresso,membutuhkan: Storekeeper & Runner. Min.2-3yr experiences. to:fia@revolverespresso.com

B.BP.004.10.17.0000392

Rumah Pintar Seminyak Bth Guru Wanita Single bisa Matematika Lulusan D1/S1 Hub.087862344407

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.10.17.0000381

SUZUKI

Djl Mobil R3 Th’15 Hub:081338572216

B.BP.001.10.17.0000362

Jual Suzuki Splash matic 2013 silver Hp: 081390225731

B.BP.001.10.17.0000288

TOYOTA

Agya putih S TRD th 2013,matic 105jt Hub 0817438989 B.BP.001.10.17.0000373

Avanza G 12 DK Htm TV3 Istmw 0818-0561-3699 Ng 136 B.BP.001.10.17.0000419

Avanza VVti 2006 Silver Matic Asli Bali Terawat T.0811398331 B.BP.001.10.17.0000359

Djl Kijang Super Th’95 Hrg 57Ng Dw.Madri II No.1, 082158447770 B.BP.001.10.17.0000204

Jual:Fortuner 2013 hitam/AT Rp.319jt Hp:087758888899

B.BP.001.10.17.0000283

DISEWAKAN TOKO Disewakan Toko Jl.Astasura 24B Peguyangan Hub:08113898983

DISEWAKAN TANAH Diktrkn Tnh 4A Penamparan min 5Th H:08179722824/488528 Nego

DISEWAKAN GUDANG Diswkn Gudang 6,5Are By Pas Ida Bgs Mantra Ktwel Hub.08113994567

DIJUAL RUKO Jual Cpt Ruko 2Lt Tkd Bilok 67/90 2M. 081805530420 TP

DIJUAL TANAH BU Tanah 1 Are Jl.Utma Sulatri Gatsu Timur 081237148880

RUPA-RUPA Kredit Multiguna 1,6% jangka waktu sampai 15th BPR Adiartha Hub.085738555185/081805325359

B.BP.001.10.17.0000396

B.BP.001.10.17.0000369

B.BP.004.10.17.0000411

B.BP.004.10.17.0000406

B.BP.001.10.17.0000042

BUC Tanah+Rmh 221m2 Rp. 1M Jln Keboiwa Utara H.081999528628

B.BP.001.10.17.0000118 DISEWAKAN RUMAH KEHILANGAN B.BP.001.10.17.0000273 B.BP.153.10.17.0000423 Dswkan Rmh Ls bng 250m2,ls/lhn 400m2 Komplek Burung Tuban Batubulan 325Jt Ng Jl.Mobil Viw BPKB No.E 3890024-0,DK 7794 FF Dicari Therapis Spa pengalaman Jln.Beo 4 Hub.081916539106 Ketwl 200ng+230ng 087761245398 a/n I Putu Sugatra,Sempidi-Bdg Pria/Wanita. Hub.081236777162 B.BP.001.10.17.0000046

B.BP.001.10.17.0000213

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0000991

SERVICE

B.BP.001.10.17.0000356

SERVICE SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

BIRO JASA RUPA-RUPA

SALON

DIJUAL MOBIL

GESEK TUNAI & PELUNASAN BENGKEL LAS

H. 08-1234567-113 C.0001169-RPA

RUPA-RUPA

DIJUAL MOTOR

KONTRAKTOR

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

SURYA JAYA

motor

HONDA PROMO SPECIAL AT BESAR

QUALITY IS FIRST

Cash & Credit

JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps

DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN AH TERIMA TUKAR TAMB

Mobilio

READY STOCK All new CRV

Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit C.0001088-rpa

HR-V

*Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl

Telp. 085100493221 C.0001350-SRV


EKONOMI

18

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Atasi Tiga Kelemahan Pasar Tradisional

Pasar Modern Wajib Sediakan Gerai Grosir

Denpasar (Bali Post) Di tengah gempuran pasar modern, pasar tradisional tetap mendapatkan perhatian secara fisik dan nonfisik dari pemerintah. Toko dan ritel modern adalah keniscayaan yang tidak bisa dihentikan. Saat ini saja terdapat 32.000 outlet toko modern di Indonesia. Dengan 32.000 outlet tersebut tidak dimungkiri dapat menyerap tenaga kerja yang besar. Jika satu outlet menyerap 10 tenaga kerja, maka dengan 32.000 outlet toko modern akan mampu menyerap 320.000 tenaga kerja.

Di samping mampu menyerap tenaga kerja yang banyak, pasar modern menjadi pesaing pasar tradisional. Persaingan pun menjadi tidak sehat antara pedagang ritel tradisional dengan modern. Sementara pemerintah menginginkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Jumat (6/10) kemarin saat meninjau pembangunan Pasar Badung. Dalam mengatasi persoalan ini, kehadiran pemerintah dibutuhkan oleh pedagang tradisional. Menurut Lukita, ada tiga sumber persoalan dari persaingan tidak sehat itu. Pedagang pasar tradisional dan warung saat membeli barang harganya lebih mahal. ‘’Seperti tadi saya ke Pasar Nyanggelan, harga gula Rp 14.000, padahal dia beli Rp 13.500. Dia ambil margin Rp 500 jadi dia jual gula Rp 14.000,’’ bebernya. Sedangkan ritel modern membeli barang dalam jumlah yang besar dengan sistem kontrak jangka panjang sehingga harganya lebih murah. Dari akses pendanaan, pedagang tradisional harus membayar secara tunai. Karena kalau tidak, pedagang tradisional akan dikenakan bunga 5 persen per 12 jam. Sedangkan di pasar ritel modern, akses pendanaan bisa dibayar sebulan atau dalam jangka waktu tiga bulan. Pasar tradisional secara fisik juga kumuh, sedangkan pasar modern lebih nyaman dan berpendingin. Padahal pasar tradisional menunjukkan karakter kekhasan daerah. Selain itu warung atau ritel tradisional mempunyai hubungan emosional dengan konsumen. Maka atas dasar tiga persoalan tersebut, dalam bulan Oktober ini pihaknya akan mengeluarkan ketentuan kepada pasar ritel modern wajib membuka ulakan atau grosir sebagai opsi. ‘’Jadi yang wajib, yang modern. Yang tradisional pilihan. Mereka wajib menyediakan barang dengan harga yang sama dengan gerai yang kecil-kecil seperti Alfamart, Indomart untuk mengambil barang. Jadi Alfamart harus bikin alfagrosirnya dan Indomart harus bikin indogrosirnya. Dalam radius tertentu, mereka wajib melayani dengan membership. Dengan demikian sumber barang diambil dengan yang sama,’’ jelasnya. Sumber yang kedua adalah para distributor. Pihaknya akan mengundang distributor agar mereka menjual barang dengan harga yang sama ke pedagang tradisional, sama seperti menjual ke kulakan atau grosir. ‘’Saya tidak terlalu berharap pada distributor besar. Kalau dia jual ke distriutor 1, distributor 2 pasti ada margin lagi. Kalau dia berani menjual lebih mahal, maka izinnya akan dicabut,’’ tegasnya. Pihaknya tidak meminta para distributor itu untuk melakukan pekerjaan yang rugi karena volume barang yang dijual akan bertambah. ‘’Ini opsi bagi pedagang tradisional,’ imbuhnya. Mengenai pendanaan, pihaknya telah bertemu dengan Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri agar memberikan kredit berdasarkan bunga rekening koran. Peminjaman kredit dalam waktu sehari, maka bunga pinjaman harus diturunkan berdasarkan outstanding area. Dengan pinjaman kredit Rp 10 juta - Rp 15 juta, pihaknya meminta kepada bank untuk tidak mengambil jaminan rumah atau menyurvei rumah pedagang tradisional. Karena, menurutnya, pedagang tradisional yang notabene pedagang kecil lebih takut jika lapaknya diambil. Maka lapak bisa dijadikan jaminan. Namun kredit tersebut hanya diperuntukkan untuk membeli barang atau modal kerja. Mekanismenya dengan membership. Hal ini diakui sedang dirumuskan bersama Aprindo, para pelaku usaha, dan asosiasi pedagang pasar tradisional. Hal tersebut akan dilakukan secara bertahap. Sementara secara fisik, pihaknya telah melakukan revitalisasi pada beberapa pasar. Salah satunya adalah Pasar Nyanggelan dan Pasar Badung. Pihaknya berharap setelah direvitalisasi, pasar dapat dipelihara dengan baik. (kmb42)

TINJAU PASAR - Menteri Perdagangan dan Wali Kota Denpasar meninjau Pasar Nyanggelan yang direvitalisasi empat tahun lalu.

Finalisasi Elektronikasi Pembayaran Tol Jakarta (Bali Post) – Pemerintah dan Bank Indonesia, Jumat (6/10) kemarin mengadakan pertemuan untuk memfinalisasi rencana elektronifikasi pembayaran menggunakan uang elektronik di seluruh ruas tol di Indonesia pada 31 Oktober 2017. ‘’Hari ini rapat koordinasi saja. Sejauh ini tidak ada yang berubah mengenai rencana tersebut,’’ kata Direktur Eksekutif Program Pusat Transformasi Bank Indonesia (BI) Aribowo di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/10) kemarin. Hadir dalam pertemuan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution tersebut adalah Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Tirta Segara, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Harry Tz, dan direksi perbankan. Aribowo enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai pertemuan tersebut. Pertemuan tersebut dimulai pukul 14.00 WIB dan dijadwalkan selesai pada pukul 16.00 WIB. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni Panggabean sebelum pertemuan mengatakan, pertemuan dengan Menko Perekonomian akan membahas perkembangan mengenai kemajuan proses elektronikasi sistem pembayaran di jalan tol.

‘’Pertemuan ini untuk finalisasi rencana,’’ ujarnya. Sebelum penerapan penuh elektronikasi pada 31 Oktober 2017, pemerintah memang merencanakan untuk menerapkan sistem pembayaran nontunai di beberapa daerah. Di akhir September 2017, BPJT merencanakan 60 persen dari total pembayaran jasa tol nasional sudah menggunakan nontunai. Kemudian, baru pada akhir Oktober 2017, 100 persen pembayaran di tol ditargetkan sudah menggunakan nontunai. Namun, rencana elektronikasi ini tidak mulus berjalan. Ombudsman RI menerima aduan dari dua unsur masyarakat mengenai rencana 100 persen elektronifikasi pembayaran tol. Anggota Ombudsman Dadan S. sebelumnya mengusulkan agar tidak seluruh pintu ruas tol melayani hanya pembayaran nontunai. Dia memberi gambaran setidaknya dalam setiap gerbang tol, terdapat minimal satu pintu tol yang masih menerima pembayaran tunai. ‘’Peraturan membayar nontunai jangan sampai terkesan memaksa,’’ kata Dadan, beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta setiap perusahaan perniagaan daring (e-commerce) untuk mematuhi kewajiban perizinan dari Bank Indonesia, sehingga memperoleh legalitas untuk menerbitkan uang elektronik sebagai alat pembayaran.

Pernyataan Rudiantara tersebut menanggapi dihentikannya secara sementara fasilitas tambah saldo (top up) uang elektronik beberapa e-commerce hingga mendapat izin dari BI selaku otoritas pembayaran. ‘’Kalau belum ada izin, harus memiliki izin dan harus dipatuhi,’’ kata Rudiantara di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Jumat kemarin. Sesuai Surat Edaran BI Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang Penyelenggaraan Uang Elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari bank sentral jika floating fund atau dana mengendap di uang elektronik tersebut mencapai Rp 1 miliar. Ketentuan tersebut wajib diikuti semua perusahaan yang menerbitkan uang elektronik, dan uang elektronik tersebut digunakan untuk transaksi terhadap pihak selain penerbit. Tercatat beberapa layanan tambah saldo uang elektronik e-commerce sudah dihentikan karena sedang menyelesaikan perizinan dari BI. Produk uang elektronik itu, antara lain TokoCash milik Tokopedia, ShoopePay milik Shoope, dan BukaDompet milik BukaLapak. Namun yang dihentikan hanya layanan tambah saldo. Pengguna uang elektronik masih dapat menggunakan saldonnya maupun mencairkan saldonya. (ant)

Naik, Cadangan Devisa Indonesia

Jakarta (Bali Post) – Jumlah cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2017 terkumpul sebanyak 129,4 miliar dolar AS. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman, di Jakarta, Jumat (6/10) kemarin, mengatakan posisi cadangan devisa pada akhir

September cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. ‘’Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Agustus

sebesar 128,8 miliar dolar AS. Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa,’’ katanya melalui pernyataan tertulis. Devisa tersebut berasal dari penerimaan pajak dan devisa hasil ekspor migas bagian pemerintah, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta hasil le-

lang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. Lebih lanjut dia mengatakan, penerimaan devisa itu juga melampaui kebutuhan devisa terutama untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung

ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. (ant)

Daya Beli Masyarakat Tidak Turun Denpasar (Bali Post) Daya beli masyarakat tidak menjadi permasalahan. Masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhannya. Berdasarkan laporan keuangan pada ritel modern (yoy) tahun 2016-2017, transaksi penerimaannya lebih tinggi tahun 2017. ‘’Data ini tidak mungkin bohong. Itu perusahaan go public semua. Matahari, Hero,’’ pungkas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat meninjau Pasar Nyanggelan, Jumat (6/10) kemarin. Dikatakan, ritel modern tersebut mengalami kenaikan laba bersih. Kecuali ada toko dengan kenaikan laba bersih, tetapi penerimaannya turun. Hal itu karena ada toko yang tutup namun buka baru di tempat lain. ‘’Tutup satu, bukanya dua. Jadi tidak ada penutupan karena tidak laku,’’ pungkasnya. Tak hanya di pasar ritel modern, di pasar tradisional pun demikian. Belum lagi pembelian secara online. Sebelumnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, indeks tendensi konsumen (ITK), masyarakat Bali merasa nyaman dalam memenuhi kebutuhan konsumsinya. Kenyamanan itu ditandai dengan ITK di atas rata-rata yaitu 110,81. ‘’ITK Bali 110,81 ini menandakan ada peningkatan rasa nyaman dibandingkan triwulan sebelumnya. Triwulan I masyarakat Bali sudah merasa nyaman, triwulan II lebih nyaman lagi,’’ kata Adi Nugroho, Kepala BPS Provinsi Bali, belum lama ini. Kenyamanan masyarakat tersebut jika dilihat dari sisi konsumsi yaitu dalam memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumsi juga merasa ada peningkatan kenyamanan. ‘’Nyaman, nyaman kok. Lebih nyaman dari kemarin sekalipun lebihnya tipis 103,91 menjadi 110,81,’’ selorohnya. (kmb42)


19

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017

Petugas Kesehatan Dari Hal. 1

Benar apa yang dikatakan Made Gianyar. Setiap hari pos pengungsi didatangi petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada pengungsi. Jumat ke-

marin, petugas kesehatan langsung memberikan pelayanan kesehatan di GOR Mandiri Giri. Walaupun lesehan, para petugas dengan tekun melayani keluhan pengungsi terutama anakanak. (kmb41)

Logam Mulya Dari Hal. 1

Bali Post/rtr

BRUNEI - Presiden Indonesia Joko Widodo, Ibu Iriana dan putra Kaesang Pangarep tiba untuk perjamuan kerajaan Sultan Hassanal Bolkiah di Istana Nurul Iman di Bandar Seri Begawan, Brunei, Jumat (6/10) kemarin.

Tak Kalah

Dari Hal. 1

Menjelang siang hari giliran stan bakso KKB melayani para pengungsi. Tak kalah sigap Ibu Bupati Mas -- sebutan Bupati Karangasem Mas Sumatri -- ikut menyiapkan menu santap siang. Sebelumnya, pada sambutannya, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengimbau kepada warga yang berada di luar 28 desa yang terdampak bencana Gunung Agung agar kembali pulang ke rumah masingmasing. Termasuk warga pengungsi yang berada di Kabupaten Bangli. Ia akan bertanggung jawab penuh terhadap kondisi warga Karangasem. Bagi warga yang berada di luar dari 28 desa rawan bencana agar segera pulang ke kampung halaman untuk tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Bahkan untuk menampung warganya kalau pulang ke Karangasem,

pihaknya sudah menyiapkan ratusan balai banjar di 50 desa untuk menampung warganya yang belum berani pulang ke rumah. ‘’Mari kita berkumpul di Karangasem. Saya bertanggung jawab penuh dalam penanganan pengungsi, termasuk dalam penciptaan lapangan kerja bagi mereka,’’ jelasnya. Bahkan sebagai bentuk kepedualian dan tanggung jawab dari pemerintah Karangasem, kata Mas Sumatri, untuk perjalanan dinas telah dinolkan. Karena dana tersebut akan dipakai memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak. Begitu juga dengan proyek-proyek yang ada telah dialokasikan ke pemberdayaan masyarakat. ‘’Presiden telah memberi pesan untuk memprioritaskan program-program untuk membangun Karangasem. Program yang diprioritaskan itu mulai dari perdagangan,

permodalan koperasi, industri kreatif,’’ jelasnya. Untuk pendidikan pihaknya juga telah menyediakan sekolah-sekolah untuk menampung siswa pengungsi. Sekolah yang disediakan berada di luar zona bahaya. Dengan begitu, anak-anak dapat bersekolah untuk menempuh pendidikan. Sementara itu, pengungsi dari Besakih Kawan I Nengah Mangku Badra menjelaskan, kalau warganya sudah datang ke pengungsin di GOR Mandara Giri, Kubu, Bangli pada 28 September lalu. Sebelum ke Bangli, dirinya mengungsi di Banjar Segah, Nongan, Rendang. ‘’Saya sudah jenuh berada di tempat pengungsian. Kalau diizinkan saya dan warga Besakih Kawan lainnya bakal kembali ke kampung halaman. Kalau desa saya di luar zona merah, dan diizinkan saya akan pulang,’’ pinta Mangku Badra. (nan)

Selanjutnya alat transportasi dan mesin lainnya senilai Rp 2,837 miliar yang terdiri atas tujuh unit mobil dan tiga unit sepeda motor. Kemudian ada perkebunan kelapa sawit senilai Rp 9,5 miliar serta pertambangan senilai Rp 200 juta. Rita juga masih tercatat memiliki logam mulia dan batu mulia senilai Rp 5,6 miliar ditambah giro dan setara kas lain sejumah Rp 6,703 miliar dan 138.412 dolar AS. Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dan dua orang lainnya sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kutai Kertanegara. Rita dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin diduga bersama-sama menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan Rita dan peningkatan kekayaan di LHKPN sebesar 775 ribu dolar AS atau setara Rp6,975 miliar terkait sejumlah proyek di Kutai Kartanegara selama jabatan tersangka. Penerima Suap KPK juga menahan komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin yang merupakan rekan penerima suap Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari. ‘’KHR (Khairudin) ditahan di rutan Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari pertama,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat kemarin. Khairudin tidak berkomentar apa pun mengenai penahanannya tersebut. Khairudin bersama Rita adala h tersangka kasus dugaan suap di Kabupaten Kutai Kertanegara yang berasal dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima (SGP) Hery Susanto Gun dan

dugaan penerimaan gratifikasi. Hari Susanto Gun diduga memberikan uang sejumlah Rp 6 miliar kepada Rita terkait pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman kepada PT SGP. Suap itu diduga diterima sekitar bulan Juli-Agustus tahun 2010. KPK menyatakan Rita dan Khairudin juga diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan tugas dan kewajibannya. (ant)

Jumlah diterima kemarin Rp 25.199.000 Dari Hal. 1

IN Pujawan AA Gede Darmayadnya, Denpasar Ketut Berka Seputra (Denpasar) Ida Bagus Made Arjana, S.T. Ida Bagus Ketut Santikayana Ida Ayu Putu Budaharini, S.Pd. Ida Bagus Putu Adnyana Ida Ayu Made Padmi, Am.Pd. Ida Bagus Made Yuliana, S.E. Siswa-Siswi SD, SMP serta Guru Bintang Persada PT BPR Dewangga Bali Artha, Jl. Dewi Sri 18U Jumlah diterima kemarin Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

300.000 200.000 100.000 50.000 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000

1 dus alat mandi 1 dus makanan 1 dus alat tulis 1 dus pakaian layak pakai 2 tas kopi dan beras 1 dus selimut Rp 25.199.000 Rp 324.025.398 Rp 349.224.398

Punya Rekaman Pengumpulan bukti diduga terkait Johannes Marliem yang diduga mempunyai rekaman proses pembahasan

proyek KTP elektronik, termasuk dengan Ketua DPR Setya Novanto, yang saat itu menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar yang totalnya ratusan Gigabyte. (ant)

Bali Post/ant

BENTROK - Seorang pegawai Rektorat Universitas Riau melintasi pos keamanan yang rusak parah akibat bentrokan di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Riau, di Kota Pekanbaru, Jumat (6/10) kemarin. Bentrokan pecah antarsesama mahasiswa dari Fakultas Teknik dengan FISIP Universitas Riau usai upacara wisuda mahasiswa pada Kamis (5/10) malam, mengakibatkan kerusakan di kampus dan sedikitnya enam mahasiswa terluka.

Sabtu, 7 Oktoberber 2017

05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana

Tri Hita Karana (6) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.30 Belajar Menggambar

Seni Melipat Kupu-kupu 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Homeshopping 12.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya lan Atma Wedana (1)

12.30 Wawacara Eksklusif Tanggap Bencana 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Homeshopping 14.30 Yowana Magz Ayu Bintang Rena Sanjiwani

15.05 Parameter 15.30 Education On Bali TV 16.00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Dialog Interaktif Kemendiknas 17.05 Lila Cita Suara Kanti Gianyar (5)

18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Calonarang Br. Tainsiat (1) 22.00 Berita dan Bincang Terkini

22.05 Lila Cita Penyalonarangan Poh Gading (5) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.00 Lila Cita Calonarang Plasa Kuta 2015 (1)

Pangeran Satyaki Kemudian Tewaskan Kaikaya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduapuluh Empat)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KEDUANYA, baik Pangeran Satyaki maupun Pangeran Kaikaya, baku serang sangat sengit. Keduanya dilengkapi lengan-lengan kekar. Masing-masing kelihatan sangat gemerlapan di medan perang yang luas itu. Setelah mengambil sebuah tameng yang dihiasi seratus gambar bulan dan bersenjatakan sebuah pedang sangat baik. Tampak mereka seperti Jambha dan Sakra. Keduanya juga dilengkapi kekuatan besar seperti dewa-dewa dan para asura zaman dahulu. Pada pertempuran hebat itu mereka mulai berkeliling dalam sebuah lingkaran. Dengan cepat saling bertarung satu dengan lainnya. Pertarungan itu berlangsung dalam jarak dekat. Serangan demi serangan menggunakan pedang, pukulan dan tendangan dilakukan kedua belah pihak dengan usaha keras demi kehancuran yang lainnya. Satwata itu memotong menjadi dua bagian tameng milik Kaikeya. Sebaliknya Kakeya tidak mau kalah juga memotong menjadi dua bagian tameng milik Satyaki. Setelah memotong tameng musuhnya yang dipenuhi ratusan gambar bintang, Kaikaya itu mulai berkeliling lingkaran sambil maju dan mundur pada saatnya. Kemudian cucu Sini yang dileng-

kapi gerakan hebat itu memotong bagian sisi pangeran dari keluarga Kaikaya itu saat ia melanglang buana di arena yang luas bersenjatakan pedang sangat baik. Dibungkus baju zirah, pemanah hebat, Pangeran Kaikeya itu, oh raja, terpotong menjadi dua bagian. Akibatnya, Kaikaya itu pun tumbang seperti sebuah bukit terbelah oleh petir. Setelah yang utama dari para ksatria itu dibantai oleh penghangus musuh-musuh Satyaki. Kemudian cucu Sini yang pemberani itu dengan cepat menaiki kereta Yudhamanyu. Selanjutnya menaiki kereta lain yang betul-betul diperlengkapi segala sesuatunya untuk pertempuran. Satyaki mulai membantai ksatria-ksatria menggunakan panah-panahnya untuk menyerang bala tentara sangat besar Kaikeya. Demikian pemimpinnya terbantai selanjutnya banyak anak buah Kaikaya itu meninggalkan musuh mereka, lalu melarikan diri ke segala sisi. Sanjaya berkata, Srutakarman saat itu, oh raja, dipenuhi kemarahannya. Kemudian dengan cepat menyerang penguasa Bumi Citrasena dengan 50 batang panah. Sebagai balasannya, Penguasa Abhisar itu menyerang Srutakarman, oh raj,a menggunakan 9 batang

anak panah lurus. Serangan itu melukai sais keretanya Srutakarman. Akibatnya dipenuhi dengan kemarahan. Secepat kilat lalu memberikan serangan balasan, Citrasena di depan pasukannya. Serangan itu menggunakan sebuah anak panah tajam yang ditujukan pada bagian vital lawanya. Dilukai sangat parah, oh baginda, dengan anak panah itu oleh pangeran berbudi luhur itu, Citrasena yang gagah perkasa itu merasakan kesakitan dan selanjutnya menjadi pingsan. Selama jarak waktu itu Srutakarman yang sangat terkenal menutupi penguasa Bumi lainnya dengan 90 batang anak panah. Prajurit kereta perkasa Citrasena itu lalu mendapatkan kembali kesadarannya. Dengan cepat memotong busur lawannya memakai anak panah berkepala lebar yang saat itu musuhnya melepaskan 7 batang anak panah. Setelah mengambil busur lain yang dihiasi emas. Dan memukul sangat keras, Srutakarman kemudian meningkatkan gelombang-gelombang anak panahnya. Tekanan serangan itu membuat Citrasena berubah menjadi sebuah penampilan menakjubkan. Dihiasi anakanak panah, raja yang masih muda memakai kalung bunga indah itu

kelihatan seperti seorang pemuda dihiasi di tengah-tengah sebuah pertemuan. Dengan cepat menyerang Srutakarman dengan sebuah anak panah yang diarahkan pada bagian pusat dada. Dia berkata kepadanya, ‘’Tunggu, Tunggu!’’ Srutakarman yang mendapat serangan anak panah pada pertempuran itu mulai meneteskan darah. Seperti sebuah gunung sedang meneteskan aliran kapur merah berwarna cair. Srutakarman, bermadikan darah dan pahlawan itu tercelup bersamaan dengan itu. Tetapi nampak bersinar seperti sebuah pohon Kinsuka sedang berbunga. Srutakarman, oh raja, di-

penuhi kemarahannya. Selanjutnya memotong menjadi dua bagian busur Citrasena. Demikian busurnya dipotong oleh Srutakarman, oh raja, kemudian menyerangnya dengan 300 batang anak panah. Anak anak panah itu dilengkapi sayap-sayap yang lumayan. Serangan itu benarbenar dapat menutupinya disana. Dengan anak panah lain berkepala lebar pada sisinya dan ujungnya tajam. Selanjutnya memotong kepala yang dihiasi hiasan kepala musuh nya yang berjiwa luhur itu. Kepala berkobar Citrasena itu pun jatuh ke tanah. Seperti bulan terlepas dari angkasa ke Bumi atas kehendaknya. (besambung)

Sloka 15.10 Utkramantam sthitam vapi bhunjanam va gunanvitam vimudha nanupasyanti pasyanti jnana-caksusah Orang bodoh tidak dapat mengerti bagaimana makhluk hidup dapat meninggalkan badannya, dan mereka tidak dapat mengerti jenis badan mana yang dinikmatinya di bawah pesona sifat-sifat alam. Tetapi orang yang matanya sudah terlatih dalam pengetahuan dapat melihat segala hal tersebut.


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu kliwon, 7 Oktober 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Kazuo Ishiguro Raih Nobel Kesusastraan

NOVELIS “Remains of the Day” Kazuo Ishiguro meraih hadiah Nobel bidang kesusatraan, demikian Akademi Swedia pada Kamis (5/10), menghormatinya dengan sebutan “novelis yang luar biasa’’, setahun setelah memberikan penghargaan yang sama kepada penyanyi-penulis lagu Bob Dylan. Lahir di Jepang dan dibesarkan di Inggris, Ishiguro (62) dulu memenangi Man Booker Prize untuk novel terbitan 1989 tersebut yang dibuat menjadi film nominasi Oscar, serta dibintangi Anthony Hopkins sebagai pelayan yang tertipu dan tertindas di Inggris pascaperang. “Dia adalah seorang novelis yang luar biasa, saya akan mengatakan jika Anda mencampur Jane Austin dan Franz Kafka, Anda akan mendapatkan Ishiguro secara singkat,” ujar sekretaris permanen Akademi Swedia Sara Danius. Penghargaan berhadiah 9 juta krona Swedia atau 1,1 juta dolar tersebut menandai kembalinya interpretasi literatur ke jalur utamanya setelah hadiah tersebut diberikan kepada Bob Dylan, yang dianggap para kritikus melecehkan para penulis yang seharusnya lebih pantas dihormati.

Prilly Latuconsina

Bali Post/ist

Prilly Latuconsina

Fokus ke Layar Lebar

AKTRIS muda Prilly Latuconsina yang biasanya warawiri di sinetron kini mulai berganti fokus ke layar lebar. Kesibukan kuliah di jurusan Entrepreneur Business Communication di London School of Public Relations (LSPR) membuat dia tidak bisa mengambil tawaran bermain sinetron. “Sekarang lagi fokus film sama mini series saja, hanya 21 episode,” kata Prilly pada malam pengumuman nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (5/10) malam. Dunia kampus terasa menyenangkan bagi Prilly, sampai setiap pulang ke rumah dia tak buru-buru tidur karena sibuk membaca buku dan menyiapkan padanan baju untuk kuliah. Dan dunia itu memberinya banyak hal baru. “Terlatih sama deadline dan tanggung jawab, dapat link baru dan wawasan baru,” imbuh Prilly. (ant)

Gus Teja

Bali Post/kmb

Gus Teja

Suara Suling yang ”Sundara” BAGI pencinta musik, pasti mengenal alunan suling Gus Teja. Pria bernama lengkap Agus Teja Sentosa ini berhasil membawa alat musik tiup ini naik ke level tinggi. Bersama Gus Teja World Music, mereka sudah melanglang buana memperdengarkan alunan suling yang dipadukan dengan alat musik modern dan tradisional. Gus Teja juga aktif mengeluarkan album. Album “Rhythm of Paradise” dirilis tahun 2009, disusul “Flutes for Love” tahun 2011, dan “Ulah Egar” tahun 2015. Kini, album “Sundara” siap menghibur penikmat musik. Album ini diluncurkan Kamis (5/10) di Kumulilir, Tegallalang, Gianyar. “Sundara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya cantik, indah. Melalui album ini, saya mendefinisikan Sundara sebagai suara suling yang indah yang membawa kedamaian dan ketenangan bagi jiwa. Selain itu, Sundara ini saya persembahkan untuk istri saya Agung Endang Yuliati yang selalu mendukung saya,” ujar Gus Teja dalam acara yang dipandu Ayu Saraswati dan Mark Harrison ini. Album Sundara terdiri dari 10 lagu, Awan Putih, Sandikala, Danu Suci, Kidung Giri, Sundara, Journey, Janger, Nagaraja, Saraswati, dan Langit Biru. “Satu hal yang membedakan album Sundara dengan album terdahulu adalah, album solo ini untuk merakit memori jadi koleksi pribadi. Cara komposisinya beda dengan tiga album sebelumnya. Album terdahulu dibantu gamelan. Sekarang hanya suling dan dibantu gitar. Suling harus bisa tunjukkan jati dirinya sendiri, tanpa dibantu gamelan lain,” tegas putra dari I Nyoman Kadjil dan Ni Wayan Darpini ini. Ia menambahkan dalam berkarya selalu mencari tantangan dan mencoba sesuatu yang baru. Album pertama, ia hanya memakai suling Bali. Album kedua menggunakan alat tiup berbagai negara. Album ketiga musik up beat. Album keempat hadir dengan suling spesial yang panjangnya satu meter. Nanti di album kelima yang sedang dipersiapkan, Gus Teja kembali bersama Gus Teja World Musik dan tampil full band. “Semoga lagu-lagu di album Sundara ini bisa ikut memberi sumbangsih dalam menyebarkan energi positif. Kepada para pengungsi Gunung Agung, semoga semua pengungsi tegar dan kita semua berharap cobaan ini cepat berlalu,” katanya. (kmb)

Akademi Swedia memuji kemampuan Ishiguro yang mengungkapkan jurang di bawah ilusi hubungan manusia dengan dunia dalam novelnovel berkekuatan emosional yang hebat, menyentuh ingatan, waktu serta khayalan pada diri. Selain menjadi penulis, Ishiguro juga telah terjun ke dunia politik, menyerukan akan peningkatan permusuhan terhadap imigran setelah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa sebagai “pertarungan atas jiwa Inggris”. Novel terbaru Ishiguro,

“The Buried Giant”, di mana sepasang orang tua melakukan perjalanan melalui sebuah Arthurian England yang dihuni oleh raksasa dan naga, dianggap mengeksplorasi tentang bagaimana kenangan berhubungan dengan pelupaan, sejarah hingga saat ini, dan fantasi terhadap kenyataan, menurut Akademi Swiss. Ishiguro bersanding di sisi Alexander Solzhenitsyn, Doris Lessing dan Ernest Hemingway sebagai pemenang penghargaan sastra paling bergengsi di dunia tersebut. (ant)

Blibli.com Umumkan 20 Finalis TBS 2017

THE Big Start Indonesia (TBS) 2017 yang diprakarsai oleh Blibli.com mengumumkan 20 finalis yang akan berkompetisi di final. Menurut I Gusti Ayu Fadjar selaku Senior Vice President of Marketing Blibli.com, para finalis ini sudah disaring dari 20 ribu creativepreneur. Proses penyeleksian pun segera dilakukan dan terpilihlah 20 finalis dari top 100 yang berhasil melewati babak kurasi dari para kurator antara lain Lisa Fitria selaku National General Secretary Indonesian Fashion Chamber, Stephen Lucas selaku Cofounder Voyej dan tim kurasi Blibli.com. Para finalis akan melewati babak karantina di Jakarta mulai 5 hingga 19 Oktober 2017 dan kemudian akan dipilih 3 terbaik yang berhak memenangkan hadiah total sebesar Rp 1 miliar. “Kompetisi seperti ini kami nilai sangat penting sebagai upaya membuka kesempatan lebih luas dan menumbuhkan rasa optimisme pelaku industri kreatif lokal bahwa produk mereka juga bisa menjadi produk yang bersaing secara nasional dan pada akhirnya mereka dapat menjadi inspirasi bagi sekelilingnya,” terangnya. Kusumo Martanto selaku CEO Blibli.com menyatakan Blibli.com sebagai e-commerce asli Indonesia sangat peduli dengan kemajuan UMKM di Indonesia. Terlebih, UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia yang mengalami pertumbuhan sangat pesat dan melakukan transformasi dengan menjual produknya melalui channel online. Ditambahkan Kusumo sejak tahun lalu, blibli.com sudah melakukan program The Big Start Indonesia. Melihat begitu besarnya antusias peserta, dapat disimpulkan masih banyak UMKM di Indonesia yang haus akan pembekalan pengetahuan dan pelatihan tentang ilmu pemasaran digital hingga akses pasar yang lebih luas. “Melalui program ini, kami sudah siapkan pelatihan-pelatihan, hingga ruang usaha bagi produk mereka di Blibli.com bagi mereka yang masuk di Top 100 dan bagi para finalis akan diberikan pelatihanpelatihan kewirausahaan dan dijamin bahwa produk mereka akan terdaftar di HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual). Kami juga ingin kegiatan ini dapat mewadahi para UMKM ini bisa tumbuh dari kecil ke menengah, dari menengah menjadi besar.” Sementara itu, Daniel Mananta selaku creativepreneurs muda Indonesia sekaligus Founder & CEO DAMN! I Love Indonesia hadir kembali sebagai juri di The Big Start Indonesia tahun ini. “Sama seperti usaha saya mendirikan DAMN! I Love Indonesia, semua dimulai dari inovasi dan orisinalitas. Tapi biasanya para creativepreneurs hanya fokus pada ‘dagang’ dan kurang mengetahui efisiensi penjualan melalui platform e-commerce, bagaimana memaksimalkan fungsi media sosial, pengelolaan keuangan, hingga pengetahuan perhitungan pajak, hukum/peraturan dan lain-lain. Di The Big Start Indonesia, semua itu yang akan dibekali kepada para finalis. Selain itu, di sini bukan hanya dinilai punya

Bali Post/ist

BERKOMPETISI - The Big Start Indonesia (TBS) 2017 yang diprakarsai oleh Blibli.com mengumumkan 20 finalis yang akan berkompetisi di final. modal produk bagus, tapi juga uniqueness, innovation, creativity, originality, marketability serta jiwa creativeppreneur sejati juga akan teruji,” ujar Daniel. Jajaran juri lainnya akan ada Renitasari Adrian selaku Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation,

Stephanie Yoe selaku Venture Partner of Fenox VC & Corporate Strategy & Business Development of JAPFA Group dan juri baru di tahun ini, Leonard Theosabrata selaku founder Indoestri, co-founder The Goods Dept, co-founder Brightspot Market. (bns)

Kazuo Ishiguro

Bali Post/afp

Iko Uwais

Kembali Bintangi Film Hollywood AKTOR nasional Iko Uwais kembali membintangi film layar lebar produksi Hollywood bergenre laga sain fiksi berjudul “Beyond Skyline”. Iko menyatakan, dalam film yang mengisahkan serangan aliens di bumi tersebut dirinya berperan sebagai seorang tentara bawah tanah asal Laos, bernama Sua. “Ini sebagai pengalaman baru saya dalam bermain film. Saya tidak hanya belajar bahasa Inggris, namun juga bahasa Laos,” ujar pemilik nama asli Uwais Qorny tersebut, Kamis (5/10). Selain Iko Uwais, film yang juga mengambil lokasi pengambilan gambar di Candi Prambanan, Yogyakarta serta Batam itu, juga menampilkan aktor laga nasional Yayan Ruhiyan serta artis Hollywood lain seperti Frank Grillo, aktor film Zero Dark Thirty dan The Purge: Anarchy, serta Bojana Novakovic, aktris Edge of Darkness. Dalam Beyond Skyline, Iko tak hanya menjadi salah satu pemain di film tersebut, namun juga diserahi menangani koreografi laga oleh sutradara Liam ODonn. Suami penyanyi Audy itu menceritakan keterlibatannya dalam Beyond Skyline, karena ketertarikan sutradara Liam ODonn setelah melihat film The Raid yang dibintanginya. Selain The Raid (2011) beberapa film yang telah dibintangi Iko Uwais yakni Triple Treath, Merantau (2009), Man of Tai Chi (2013), The Raid 2: Berandal (2014) dan Head Shot (2016). Iko dan Yayan juga pernah muncul dalam film produksi Hollywood Star Wars: Episode VII - The Force Awakens. Sedangkan Beyond Skyline yang sebenarnya telah diproduksi pada tiga tahun lalu rencananya baru akan ditayangkan akhir Oktober secara internasional, sedangkan di Tanah Air awal November 2017.Beyond Skyline yang berbujet 14 juta dolar AS itu, merupakan sekuel dari Skyline, yang rilis pada 2010. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 07 Oktober 2017 |Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu