Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 189 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa kliwon, 6 maret 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Revolusi 4.0 Timbulkan Kesenjangan Sosial

Jakarta (Bali Post) Revolusi industri 4.0 sudah menjadi wacana global. Indonesia pun telah bersiap masuk era yang berbasis tekonologi tersebut. Namun di balik kesiapan itu, ada kekhawatiran bahwa revolusi industri 4.0 akan menimbulkan kesenjangan sosial yang semakin hebat.

KAMPANYE - Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, saat berkampanye di Pasar Kidul Bangli, Senin (5/3) kemarin.

Blusukan di Pasar Kidul

Rai Mantra Siap Revitalisasi Pasar Tradisional di Bali CALON gubernur (cagub) Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, memanfaatkan waktu kampanyenya Senin (5/3) kemarin dengan blusukan ke Pasar Kidul Bangli. Dalam kampanyenya kemarin, cagub yang berpaketan Cawagub Bali Ketut Sudikerta itu menegaskan bahwa masalah ekonomi kerakyatan menjadi skala prioritas dalam visi-misinya membangun Bali ke depan. Blusukan Rai Mantra ke Pasar Kidul pagi kemarin didampingi istri Ny. Selly Mantra serta tim pemenangan dan relawan. Di Pasar Kidul, Rai Mantra berkeliling ke tengah Pasar Kidul untuk menyapa dan berdialog langsung dengan para pedagang dan pengunjung. Di selasela blusukan-nya, putra dari mantan Gubernur Bali Prof. Ida Bagus Mantra ini juga menyempatkan diri untuk sarapan bubur dan mencicipi loloh cemcem khas Bangli. Ditemui usai blusukan di Pasar Kidul, Rai Mantra men-

jelaskan bahwa alasan dirinya memilih Pasar Kidul sebagai salah satu tempat kampanyenya di Bangli karena sesuai visi dan misinya, ekonomi kerakyatan menjadi skala prioritas dalam membangun Bali ke depan. Dia juga ingin meninjau langsung kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi dari para pedagang. ‘’Jadi ada beberapa hal di sini mungkin masalah kebersihan, permodalan, perlu untuk penajamanpenajaman kembali, sehingga mereka ke depannya bisa lebih berdaya saing,’’ katanya. Dipaparkan Rai Mantra, selama dirinya menjabat Wali Kota Denpasar sudah banyak pasar rakyat/tradisional di Denpasar yang direvitalisasi. Begitu juga dengan fasilitasi bantuan permodalan. Program revitalisasi pasar yang selama ini diterapkannya di Denpasar diklaim Rai Mantra telah berhasil menjadikan pasar tradisional lebih kuat, maju dan berkembang. Hal. 19 Berdaya Saing

Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo pada Pidato Pembukaan Masa Sidang IV Tahun 2017-2018 di Gedung Nusantara II, Senin (5/3) kemarin, menyatakan kehadiran revolusi industri keempat tidak dapat dielakkan. Pemerintah dan masyarakat Indonesia harus siap ketika menghadapi persoalan digantikannya tenaga kerja manusia dengan perangkat teknologi. Dampaknya, akan terjadi kesenjangan sosial sangat besar karena banyak tenaga kerja yang kemudian digantikan oleh robot dan tenaga berbasis mekanisme mesin. ‘’Dinamakan revolusi, karena kemungkinan memberi dampak sangat besar bagi peradaban manusia. Revolusi industri ini akan berjalan sangat cepat, dengan menekankan pada kemampuan artificial intelligence (kecerdasan buatan),’’ katanya. Kata Soesatyo, akan terdapat isu kesenjangan sosial yang semakin meningkat di sebagian masyarakat Indonesia. Hal. 19 Bertahan Hidup

’’Jangankan untuk siap menghadapi revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi, sementara untuk bertahan hidup dalam persaingan antartenaga kerja sesama manusia saja sudah sulit.’’ Bambang Soesatyo Ketua DPR-RI

Partai Idaman Gagal Ikuti PBB

PREMIUM TAK NAIK

Bawaslu Tolak Gugatan Tiga Partai Jakarta (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI kembali menggelar sidang putusan ajudikasi yang diajukan Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), Partai Rakyat, dan Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo), Senin (5/3) kemarin. Dalam putusannya, Bawaslu menolak gugatan tiga partai tersebut. Bawaslu menolak gugatan Partai Idaman yang didirikan Raja Dangdut Rhoma Irama, Partai Rakyat dan Parsindo untuk menjadi parpol peserta Pemilu 2019. ‘’Menyatakan memutuskan dalam eksepsi termohon dalam pokok perkara untuk

Di Jakarta

Berpotensi Gempa 8,7 SR

KESEHATAN

JE Bisa Sebabkan Gangguan Fisik Jakarta (Bali Post) – Penyakit Japanese Encephalitis (JE) atau radang otak yang ditularkan oleh nyamuk bisa menyebabkan kematian atau gangguan fisik bila penderitanya dapat bertahan hidup. Dalam keterangan pers yang dikutip di laman resmi Kementerian Kesehatan di Jakarta, Senin (5/3) kemarin, disebutkan JE bisa menyebabkan kematian. Angkanya berkisar antara 5 sampai 30 persen di Indonesia. Angka kematian ini lebih tinggi pada anak, terutama anak berusia kurang dari 10 tahun. Bilapun bertahan hidup, biasanya penderita seringkali mengalami gejala sisa. Gejala sisa tersebut antara lain gangguan sistem motorik

seperti motorik halus, kelumpuhan, gerakan abnormal; gangguan perilaku seperti agresif, emosi tak terkontrol, gangguan perhatian, depresi; gangguan intelektual; atau gangguan fungsi neurologi lain seperti gangguan ingatan atau memori, epilepsi, serta kebutaan. Tanda dan gejala Ensefalitis biasanya muncul antara 4 sampai 14 hari setelah gigitan nyamuk atau istilahnya dalam masa inkubasi. Gejala utama berupa demam tinggi yang mendadak, perubahan status mental, sakit kepala, disertai perubahan gradual gangguan bicara dan berjalan, ataupun disfungsi motorik lainnya. Hal. 19 Sakit Kepala

menolak permohonan pemohon seluruhnya,’’ kata Ketua Bawaslu RI Abhan selaku pimpinan sidang. Nasib ketiga partai tersebut berbeda dengan Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin ketua umumnya, Yusril Ihza Mahendra. Sehari sebelumnya, Minggu (4/3), Bawaslu mengabulkan gugatan PBB yang mengesahkan partai tersebut sebagai peserta Pemilu 2019. Abhan menjelaskan penolakan Bawaslu atas gugatan ketiga partai itu karena telah melakukan gugatan dengan permohonan yang sama. Hal. 19 Gugatan Partai

BERI KETERANGAN - Menteri ESDM Ignasius Jonan memberikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Kementerian ESDM memutuskan untuk menyederhanakan 90 regulasi terkait pengelolaan energi serta menahan harga listrik serta BBM jenis premium dan solar bersubsidi hingga tahun 2019. Namun kini di sejumlah wilayah terjadi kelangkaan premimum. Seperti di Pekanbaru, mahasiswa menggelar demo mendorong motor akibat dari langkanya BBM jenis premium.

Jakarta (Bali Post) – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dwikorita Karnawati mengatakan potensi terjadinya megagempa 8,7 skala Richter (SR) di Jakarta sebagaimana disebut sejumlah ahli berpeluang kecil terjadi. Kendati begitu, Rita tidak menampik itu bisa terjadi sebagaimana diperkirakan para ahli. Akan tetapi, terdapat ahli lain yang menyebut kejadian itu berpeluang kecil terjadi. ‘’Ini masih dalam kajian, ada beberapa peneliti mengatakan itu akan terjadi, tapi ada peneliti lain bahwa potensi itu akan sangat kecil sekali,’’ kata Rita, di Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Ia mengatakan, BMKG belum memperoleh bukti lengkap yang mendukung argumen kemungkinan megagempa di Jakarta. Sejauh ini,

katanya, potensi terjadinya gempa besar tersebut masih dalam kajian mendalam dan belum ada kesimpulan. Kendati demikian, ia mendorong masyarakat agar tetap waspada terhadap segala bencana alam, terutama gempa bumi. Sebab, Indonesia terletak di zona pertemuan lempeng tektonik aktif, sehingga rawan terjadi gempa bumi. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap bencana alam karena tidak pernah bisa diperkirakan datangnya. ‘’Mitigasi bencana sangat penting untuk meningkatkan asistensi diri sendiri menghadapi bencana. Pasalnya, kepastian tidak ada. Karena memang bukti dan data belum cukup lengkap untuk pastikan itu akan terjadi,’’ kata Dwikorita. Hal. 19 Gempa Kobe

Ditolak Tahanan Rumah

Ba’asyir Segera Pindah Lapas Jakarta (Bali Post) – Ada wacana terpidana terorisme Abu Bakar Ba’asyir akan dikenakan tahanan rumah. Alasannya, Ba’asyir dalam kondisi sakit sehingga perlu dekat dengan keluarga. Namun, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan peraturan perundangan tidak memungkinkan tahanan rumah untuk terpidana terorisme Abu Bakar Ba-asyir. ‘’Dari pengadilan kan jenis hukumannya bukan tahanan rumah, bagaimana bisa tahanan rumah. Kan UU-nya tidak demikian,’’ kata Yasonna ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Namun, menurutnya, selama di lembaga pemasyarakatan, pemerintah memberikan fasilitas yang baik setiap saat. ‘’Kalau perlu berobat kita

kasih, beliau juga ada pendamping yang mendampingi beliau. Kita dampingi dengan baik,’’ kata Yasonna. Ia menyebutkan, Abu Bakar Ba’asyir hingga saat ini tidak mengajukan grasi untuk mengurangi atau meringankan beban hukumannya. ‘’Beliau tidak mengajukan grasi, jadi bagaimana kita mau respons. Kalau grasi kan dimintakan oleh yang bersangkutan, nanti diproses di Kemenkum HAM, kita mintakan pertimbangan Mahkamah Agung, lalu presiden memberikan keputusan,’’ katanya. Ia menyebutkan, negara tidak mungkin memberikan pemotongan hukuman jika yang bersangkutan tidak mengajukan grasi. ‘’Tidak bisa diberi pengampunan tanpa ada permohonan dari yang bersangkutan.

Kalau dia mengajukan grasi, beliau mengaku salah. Itu persoalan sendiri,’’ kata Laoly. Dalam kesempatan itu, Yasonna juga menjelaskan bahwa status tahanan rumah diberikan kepada tahanan yang belum memiliki kekuatan hukum tetap. ‘’Tetapi ini kan sudah jelas jenis hukumannya, grasi dari yang bersangkutan juga belum pernah ada,’’ katanya. Sebelumnya, Abu Bakar Ba’asyir mengalami sakit kelainan pembuluh darah vena berkelanjutan atau chronic venous insufficiency bilateral. Ba’asyir disarankan agar mendapat perawatan di luar lapas. Dengan alasan kemanusiaan di mana usia sudah tua dan sakit-sakitan, juga muncul usulan agar Ba’asyir dijadikan tahanan rumah.

Segera Dipindahkan Pemerintah segera memindahkan tempat penahanan Abu Bakar Ba’ayir dari Lapas Gunung Sindur di Bogor ke lapas di Jawa Tengah dengan alasan kemanusiaan, karena yang bersangkutan sudah tua dan sakit-sakitan. ‘’Sudah disetujui rencana pemindahannya, nanti koordinasi dengan Kemenkum HAM,’’ kata Menko Polhukam Wiranto. Ia menyebutkan, keputusan pemindahan lapas itu merupakan putusan rapat yang dilakukan di Kantor Menko Polhukam pada Senin kemarin. ‘’Tadi di kantor saya dibincangkan mengenai perlakuan terhadap Abu Bakar Ba’asyir, sudah muncul isu, Menhan sudah beri komentar, Presiden juga sudah beri arahan,’’ ujarnya. Hal. 19 Sudah Sepuh

Yasonna Laoly


denpasar

2

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

figur Areal Khusus Perokok

GENCARNYA penertiban terhadap para pelanggar Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), diapresiasi anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar. Penertiban terhadap pelanggar Perda KTR dinilai positif, guna mencegah dampak negatif yang ditimbulkannya. Namun di sisi lain, semua ruang publik yang telah ditetapkan sebagai KTR mestinya dilengkapi sarana pendukung berupa areal khusus untuk para perokok. ‘’Semua masyarakat tahu merokok itu berbahaya bagi kesehatan. Bukan hanya membahayakan para perokok, tapi juga masyarakat yang tidak merokok. Karenanya, sudah semestinya Perda KTR ditegakkan. Namun perlu dipahami merokok merupakan pilihan bagi sebagian masyarakat, sehingga setiap kawasan tanpa rokok mesti disiapkan sarana dan prasarana bagi perokok. Seperti di bandara tak boleh merokok, tapi tetap disiapkan tempat bagi masyarakat yang merokok,’’ kata anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar AAN Gede Widiada, Senin (5/3) kemarin. Panglingsir Puri Peguyangan, Denpasar ini menegaskan, perlu ada areal khusus perokok karena hingga kini merokok masih dilegalkan atau diperbolehkan. Dengan adanya tempat khusus perokok, masyarakat dapat melaksanakan pilihannya tanpa mengganggu masyarakat lainnya. ‘’Ke depan kami harapkan semua KTR dilengkapi areal khusus perokok. Di Denpasar beberapa areal publik telah ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok, seperti Taman Kota Lumintang, Lapangan Puputan Badung, rumah sakit, sekolah dan instansi pemerintah. Termasuk Gedung DPRD juga perlu dibuatkan ruangan khusus, sehingga teman-teman yang merokok tetap bisa menikmati haknya,’’ ujarnya. Legislator dari Partai NasDem ini menambahkan, peraturan tak semata-mata sebagai bentuk penegakan hukum, tapi juga harus dilandasi kesadaran pemerintah untuk menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan. Oleh karena itu, ruang publik yang memang ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok perlu dilengkapi areal khusus perokok. ‘’Kami berharap pemerintah segera merepresentasikan hal ini. Setidaknya pada anggaran perubahan nanti, kelengkapan sarana dan prasarana ini bisa terealisasi,’’ ujarnya. (ara)

Penanganan DBD Tak Cukup dengan Memberantas Nyamuk

Denpasar (Bali Post) Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak cukup hanya dengan memberantas nyamuk. Ada tiga komponen yang juga harus diperhatikan, yaitu host (manusia), agen (nyamuk) dan lingkungan. Peneliti sekaligus dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Udayana Sang Gede Purnama, S.KM., M.Sc. menjelaskan, manusia jika ingin dikontrol bisa dengan vaksin jika vaksinnya memang sudah ada. ‘’Dengan vaksin, imunitas tubuh menjadi bagus. Karena sampai sekarang obat untuk DB belum ada, hanya anjuran minum yang banyak,’’ kata Purnama, Senin (5/3) kemarin. Komponen kedua adalah lingkungan. Menurut Purnama, WHO menyarakan dua hal untuk mengontrol lingkungan dari DB, yaitu modifikasi dan manipulasi lingkungan. Artinya, mengurangi titik-titik kontainer air dan tempat bersarangnya nyamuk. Misalnya, mengganti bak dengan ember atau tempat penampungan air yeng tertutup. Bisa juga dengan memakai shower sehingga tidak ada genangan air. Yang ketiga harus diatasi adalah agennya, yaitu nyamuk. ‘’Belum lama ini penelitian tentang nyamuk Aedes aegypti dilakukan di Yogyakarta. Bakteri Wolbachia digunakan untuk menurunkan kemampuan nyamuk menularkan virus dengue. Caranya dengan menyuntikkan bakteri Wolbachia ke tubuh nyamuk Aedes aegypti. Memang caranya alamiah karena tidak membunuh nyamuk. Namun, nyamuk itu tetap menggigit manusia dan tetap ada, hanya kemampuan menularkan yang menjadi rendah,’’ paparnya. Secara teoretis, katanya, jika semua nyamuk terinfeksi bakteri ini, maka kemungkinan besar penularan virus dengue bisa berkurang. Pasalnya, nyamuk yang telah terinfeksi bakteri dapat berkembang biak dengan kemampuan menularkan virus dengue yang rendah pula. Tapi kemungkinan nyamuk pembawa virus masih tetap ada. ‘’Jadi, targetnya adalah kasus atau menurunkan kasus. Namun harus banyak menyuntikkan bakteri dan harus terus dilakukan,’’ tegasnya. Menurut Purnama, dirinya sudah melakukan beberapa penelitian terkait nyamuk. Salah satunya dengan bakteri Bacillus thurinigiensis yang dimasukkan ke tempat-tempat penampungan air. Hasilnya, tidak ada jentik namun kasusnya tidak berkurang karena mobilitas penduduk tinggi. Sehingga seseorang bisa menderita DBD, meskipun di rumahnya bersih dari jentik nyamuk. Namun karena mobilitasnya tinggi, kemungkinan bisa terinfeksi di tempat lain yang masih ada jentik. Purnama mengakui, populasi nyamuk di Denpasar kini mulai berkurang dengan adanya jumantik. Namun virus denguenya masih tinggi dibandingkan tempat lain. Terutama virus dengue 2 dan 3 yang banyak ditemukan di Denpasar. Sedangkan di Gianyar banyak nyamuk. Namun dulu virus denguenya sedikit. Begitu virus dengue pindah atau terbawa oleh orang dengan mobilitas yang tinggi, maka meledaklah kasus DB di Gianyar. (kmb42)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik :Rendah, Minat Pelaku UKM Urus Hak Cipta Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

DAGING AYAM - Seorang pedagang tengah menyiapkan daging ayam di parkiran Pasar Kumbasari, Denpasar. Kota Denpasar tercatat mengalami inflasi 0,65 persen pada Februari 2018, di mana kenaikan tersebut paling besar pada pengeluaran kelompok bahan makanan, diikuti makanan jadi, minuman dan lainnya.

Terekam CCTV

Penyelundup Sabu-sabu Dituntut 17 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) -

Terdakwa Iwan Kurniawan Pramitha (31), Senin (5/3) kemarin dituntut hukuman pidana penjara selama 17 tahun. Pria asal Banyuwangi ini diduga menyelundupkan sabu-sabu dan aksinya terekam CCTV. Di hadapan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, JPU Edy Artha Wijaya juga menuntut supaya terdakwa membayar denda Rp 1,5 miliar, subsider enam bulan kurungan. Dalam sidang di PN Denpasar, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan percobaan atau permufakatan jahat melakukan tindak pidana narkoba. Dalam perkara ini, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dalam dakwaan primer, yakni Iwan Kurniawan terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelum pada proses kesimpulan dalam surat tuntutan tersebut, JPU terlebih dahulu mempertimbangkan sejumlah hal. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah, dapat merusak nama Bali sebagai daerah tujuan wisata, berbelit-belit dalam memberikan keterangan di muka persidangan dan tidak mengakui perbuatannya walau aksinya terekam CCTV. Sedangkan pertimbangan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan. Atas tuntutan itu terdakwa melalui kuasa hukumnya akan mengaju-

kan pledoi atau pembelaan dalam sidang berikutnya. Sebelumnya JPU mendakwa Iwan atas dugaan penyelundupan narkotika seberat 284 gram bruto atau 282,53 gram neto. Awalnya polisi menangkap Samsuri (penuntutan terpisah - red) di Terminal Mengwi, Badung. Samsuri ditangkap sesaat setelah turun dari Bus Bali Trans rute Jawa-Bali. Saat itu petugas dari Polda Bali menggeledah tas punggung yang dibawa Samsuri. Ternyata di dalamnya terdapat plastik berisi kristal bening jenis sabu-sabu seberat 284 gram bruto atau 282,53 gram neto, dibungkus dengan kertas koran. Ketika diinterogasi, Samsuri mengaku barang sabu tersebut didapatnya dari seseorang bernama Alex yang ada di Surabaya. Rencananya barang terlarang tersebut akan diserahkan kepada seseorang yang ada di Denpasar. Samsuri diberi upah Rp 5.000.000 plus ongkos jalan sebesar Rp 500.000. Dari pengakuan Samsuri, petugas bergegas melakukan pegem-

bangan dan membongkar jaringan penyelundupan narkotika itu. Melalui sistem controlle delivery, didapat bahwa Samsuri menghubungi terdakwa Iwan dan mereka sepakat bertemu di Indomart Ubung, Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Tak lama kemudian terdakwa Iwan Pramitha tiba dan langsung masuk ke toko Indomart. Keduanya bertemu dan langsung melakukan transaksi. Saat itu Iwan Kurniawan Pramitha menyerahkan uang pecahan Rp 100.000 dengan total jumlah Rp 5.000.000 kepada Samsuri. Sedangkan Samsuri menyerahkan barang berupa tas punggung warna merah-hitam merek Earlan yang berisi narkotika jenis sabusabu seberat 284 gram bruto atau 282,53 gram neto. Polisi kemudian menangkapnya. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bali Post/kmb37

PERSIDANGAN - Terdakwa Iwan Kurniawan Pramitha saat menjalani persidangan di PN Denpasar. Oleh JPU, pria asal Banyuwangi ini dituntut 17 tahun penjara.

Sempat Kabur dari Lapas

Turis Amerika Divonis Separuh dari Tuntutan Jaksa MESKIPUN divonis separuh atau setengah dari tuntutan jaksa, Christian Beasley asal Amerika tak kuasa membendung air matanya. Entah menangis haru atau masih merasa berat, pria yang sempat kabur dari Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan tersebut seakan merasakan hal yang berat. Setelah ditelisik, ternyata permohonan utamanya sampai saat ini belum terkabulkan. Yakni bebas dari sel tikus atau sel yang membuatnya hidup seperti di neraka. Christian pun meminta segera dilayar atau dipindahkan dari Lapas Kerobokan. Dia sebelumnya mengaku teraniaya. Namun, permintaan turis yang sekarang tubuhnya kurus kerempeng itu belum dikabulkan majelis hakim pimpiman Ida Ayu Adnya Dewi. “Kalau sudah vonis dan inkracht, itu kewenangan bukan ada pada kami. Tetapi status terdakwa sudah menjadi terpidana dan tanggung jawab di Kalapas,” jelas hakim. Christian pun akhirnya berkonsultasi dengan kuasa hukumnya menyikapi putusan atau hukuman yang diberikan majelis hakim. Majelis hakim pimpiman Ida Ayu Adnya Dewi memutus dengan menghukum terdakwa selama lima tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan. Vonis itu sejatinya lebih rendah atau separuh dari tuntutan jaksa. JPU I Wayan Sutarta sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum selama 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Kendati demikian, terdakwa yang selalu ditemani ibunya menangis menyatakan kesempatan pikir-pikir dalam menyikapi putusan majelis hakim. Dalam perkara ini, pria asal Amerika itu dijerat Pasal 113 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Salah satu yang memberatkan hukuman terdakwa adalah melarikan diri sehingga kesulitan dalam menjalani persidangan. Namun yang meringankan terdakwa menyampaikan permintaan maaf dan juga mengalami depresi. Sebelumnya, Christian Beasley dalam pemeriksaan sebagai terdakwa menyatakan membeli hasish tersebut via online pada sebuah perusahaan di Belanda. Saat ditanya soal harga, melalui penerjemahnya saat pemeriksaan terdakwa mengatakan sekitar lima gram hasish harganya mencapai 50 dolar atau sekitar Rp 750 ribu. Jaksa kemudian menanyakan kenapa pemesanan via online tidak langsung ke alamat rumah di Bali, melainkan ke kantor pos? Terdakwa mengatakan tidak punya alamat sehingga dia memilih kantor pos. Namun rupanya terdakwa terjebak di sana. Barang yang dipesan via online terbongkar. Saat hasish diambil di kantor pos, begitu keluar terdakwa langsung ditangkap polisi. Jaksa menanyakan selain hasish, apa saja yang dipesan di Belanda. Terdakwa mengatakan ini baru dilakukan pertama kali. Sementara kuasa hukumnya menanyakan soal mengapa dia mengonsumsi hasish. Alasannya, terdakwa memakai hasish untuk mengatasi depresi karena masalah keluarga. Awalnya dia mengonsumsi ganja di usia 15 tahun. Dia berusaha berobat selama di Amerika dan mendapatkan perawatan dari psikolog. (kmb37)

Apel Disiplin ASN Pemkot Tekankan Implementasi Padmaksara APEL rutin bulanan di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Denpasar yang diadakan setiap minggu pertama di awal bulan dilaksanakan di Lapangan Lumintang, Denpasar, Senin (5/3) kemarin. Apel yang berlangsung mulai pukul 7.30 Wita itu diikuti para pejabat di lingkungan Sekretariat dan OPD Pemkot Denpasar serta seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar dan dipimpin langsung Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Dalam arahannya, Sekda Kota Denpasar mewakili Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menjelaskan, saat ini Kota Denpasar telah memasuki usia yang ke-230. Adapun tema dari peringatan HUT tersebut yakni ‘’Akselerasi dan

Implementasi Padmaksara Berlandaskan Tri Hita Karana Mewujudkan Kebahagian Masyarakat’’. Hal inilah yang menjadi suatu pedoman sekaligus tujuan bagi ASN di lingkungan Pemkot Denpasar dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan. ‘’Inilah yang menjadi tugas kita bersama, yakni mewujudkan apa yang menjadi tema HUT ke-230 Kota Denpasar tahun 2018 yang berlandaskan pada upaya mewujudkan Padmaksara,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, di usia yang ke-230 ini Kota Denpasar telah mampu mendulang berbagai prestasi. Walaupun demikian, tentu semua jajaran ASN di lingkungan Pemkot Denpasar wajib melaksanakan evaluasi dalam upaya penuntasan pelaksanaan program kegiatan sesuai dengan Padmak-

sara. ‘’Seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar untuk memahami rencana kegiatan yang telah ditetapkan sehingga apa yang menjadi tema HUT ke-230 itu dapat terwujud,’’ ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar mewakili Pemkot Denpasar menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran di Pemkot Denpasar, swasta dan masyarakat Kota Denpasar yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar yang telah berlangsung sukses. ‘’Kami atas nama Pemkot Denpasar menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan HUT ke-230 Kota Denpasar dan beragam capaian prestasi hingga saat ini,’’ pungkasnya. (ad231)

APEL - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat memimpin apel disiplin bulanan di lingkungan Pemkot Denpasar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Senin (5/3) kemarin.


Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

BADUNG

3

Disambut Meriah, Ribuan Warga Kelurahan Ubung Satu Jalur Menangkan Koster-Ace DUKUNGAN suara untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KosterAce), terus mengalir di Kota Denpasar. Deklarasi kebulatan tekad untuk mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang, digelar di Banjar Sedana Mertha, Desa Pakraman Ubung, Kota Denpasar, Minggu (4/3) malam. Ribuan masyarakat hadir memenuhi lapangan voli Banjar Sedana Mertha tempat dipusatkannya acara. Hadir pada kesempatan itu Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali IGN Jaya Negara, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace

Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar dan sejumlah tokoh lainnya. Tokoh pemuda sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Putu Yudi menjelaskan, deklarasi kebulatan tekad ini merupakan aspirasi masyarakat di Kelurahan Ubung, PKK, Sekaa Teruna Teruni dan sejumlah pihak lainnya. “Ada lima banjar di Kelurahan Ubung ini. Dukungan datang juga dari Yayasan Al-Ikhlas, Yayasan Al-Hidayah, Yayasan AlKaromah dan Yayasan Nurul Huda,” paparnya. Menurut Putu Yudi, setelah melalui proses diskusi yang panjang, maka warga di Kelurahan Ubung sepakat untuk menjatuhkan pilihan

Penyidik Kebut Berkas Oknum Perbekel Mangupura (Bali Post)Penyidikan kasus Perbekel Desa Pelaga I Gusti Lanang Umbara (39) yang terlibat kasus penganiayaan terus dikebut. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta menargetkan sebelum masa penahanannya habis, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejari Denpasar. Oleh karena itu, penyidik sesegera mungkin merampungkan berkas berita acara pemeriksaannya. Menurut Yudith Satriya Hananta, saat ini penyidik sedang melengkapi pemberkasan. Selain itu, pihaknya intensif melakukan koordinasi dengan kejaksaan. “Semoga segera bisa P-21 (lengkap - red) sehingga kasus ini secepatnya dilimpahkan,” tegasnya, Senin (5/3) kemarin. Yudith Satriya Hananta mengaku tidak khawatir terkait masa penahanan pelaku. Pasalnya, pelaku baru seminggu ditahan, sedangkan pihaknya diberi kewenangan melakukan

penahanan selama 30 hari. Meski demikian, ia memerintahkan anggotanya yang menangani kasus ini dalam waktu dekat bisa dilimpahkan ke kejaksaan. “Secepatnya dirampungkan pemberkasannya. Mudah-mudahan pekan ini bisa dilimpahkan,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Perbekel Desa Pelaga I Gusti Lanang Umbara (39) sampai saat ini masih meringkuk di sel Polres Badung. Ia ditahan atas kasus penganiayaan terhadap dr. Grace Juniaty dan dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 335 dan 351 KHUP. Terkait penanganan kasus itu sesuai prosedur, Polres Badung panen dukungan dan apresiasi dari masyarakat yang disampaikan lewat karangan bunga. Penanganan kasus tersebut sesuai prosedur atau aturan yang berlaku. Apalagi penyidik sudah mengantongi alat bukti yang cukup, sehingga berani melakukan penahanan. (kmb36)

pada Koster-Ace pada pilkada serentak mendatang. “Kami ingin adanya satu-kesatuan pembangunan dari pusat hingga ke desa. Kami berharap adanya perubahan di segala bidang di Bali, Kota Denpasar dan khususnya Kelurahan Ubung,” harapnya. Tokoh masyarakat Kelurahan Ubung Dewa Putu Mayun mengatakan, jika hubungan sosial di Kelurahan Ubung terjalin dengan baik. Kerukunan antarumat beragama juga terjalin dengan apik. Hanya yang diharapkan tentu saja peningkatan kualitas sumber daya masyarakat (SDM) di Kelurahan Ubung. Alih-alih meningkatkan taraf SDM, dana untuk pasraman justru semakin dikurangi. “Awalnya Rp 20 juta, tapi tahun ini malah dikurangi,” ujarnya. Menurutnya, selain pem-

bangunan fisik, peningkatan SDM juga merupakan yang utama. Di sisi lain, Dewa Mayun memaparkan fakta yang cukup miris. “Pembangunan Pura Desa, Pura Puseh dan Bale Agung yang masuk dalam Kahyangan Tiga dibangun dengan swadaya masyarakat,” paparnya. Mendapat dukungan meriah dan solid, Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh warga Kelurahan Ubung. “Astugkara semangat dari kader, tokoh masyarakat tetap semangat untuk menyelenggarakan acara deklarasi. Saya ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya,” katanya. Koster optimistis meraih kemenangan di Kota Denpasar. Ia memulai kampanye perdana di Kota Denpasar di Ubung Kaja lalu di Tag-Tag.

“Atmosfernya di Ubung Kaja dan Tag-Tag kita menang. Melihat situasi di sini (Kelurahan Ubung), kita juga akan menang di sini,” tegasnya. Ia kemudian memaparkan programnya yang dikemas dalam konsep “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Dalam ksempatan itu Koster optimistis memenangkan suara di Kota Denpasar dengan perolehan minimum 60 persen. “Saya sudah hitung, apalagi atmosfernya semakin banyak dukungan. Saya optimistis menang di Kota Denpasar,” tutup Koster. Sebelumnya, Koster-Ace juga mendapatkan kebulatan tekad tiga banjar di Desa Pakraman Peguyangan. Ketiga banjar tersebut yakni Banjar Tag-Tag Tengah, Banjar TagTag Kelod dan Banjar Tag-Tag Kaja. Tokoh masyarakat Banjar Tag-Tag Tengah Wayan Murka

DEKLARASI - Suasana deklarasi kebulatan tekad untuk mendukung, memenangkan dan memilih KosterAce pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang di Banjar Sedana Mertha, Desa Pakraman Ubung, Kota Denpasar, Minggu (4/3) malam. menjelaskan, di wilayahnya terdapat 10 ribu warga yang memiliki hak pilih pada pilkada serentak mendatang. “Warga di sini sudah menyatakan komitmen untuk mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada Pemilihan Gubernur 27 Juni 2018. Tekad kami sudah bulat satu jalur

Koster-Ace,” katanya. Di sisi lain, Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan warga. Ia percaya ketulusan warga untuk mendukungnya. “Tadi saya lihat semua tulus, ceria, bahagia, suasananya sepenuh hati bakal dukung saya,” kata Koster. (kmb)

UNBK SMP Negeri Belum Didukung Program ”Free Wifi” Mangupura (Bali Post) –

Program pemasangan jaringan internet gratis di Kabupaten Badung belum dapat dimanfaatkan dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP negeri se-Kabupaten Badung. Pasalnya, program free wifi atau wifi gratis yang digadang-gadang pemerintah setempat baru memasuki tahap lelang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Badung Wayan Weda Darmaja mengatakan, pemenang lelang baru dapat ditentukan April 2018 mendatang. Sedangkan proses pemasangan akan membutuhkan waktu enam bulan. “Jadi, untuk pemasangan jaringan wifi belum bisa ditargetkan tuntas Maret 2018 ini. Untuk pemasangan jaringan membutuhkan waktu yang lumayan lama

yakni sekitar enam bulan,” ujar Weda Darmaja, Senin (5/3) kemarin. Birokrat asal Sembung, Mengwi ini menambahkan, pihaknya harus membangun ulang jaringan di daerah Badung bagian utara. Kendati demikian, pihaknya menargetkan pemasangan wifi gratis dapat terealisasi tahun ini. “Kalau untuk UNBK tahun ini sudah pasti jaringan yang dipasang belum bisa dipakai. Tapi, setiap sekolah negeri juga

sudah memiliki jaringan wifi,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung I Made Mandi menegaskan, pihaknya telah mempersiapkan jaringan internet untuk penyelenggaraan UNBK. “Untuk persiapan wifi di semua sekolah yang menyelenggarakan UNBK sudah siap,” tegasnya. Selain akses internet, katanya, persiapan lainnya seperti sarana dan

prasarana seperti ruangan dan unit komputer, teknisi, server komputer hingga pelaksanaan simulasi UNBK dilakukan sebanyak tiga kali. “Semua sudah siap, karena sesuai dengan hasil koordinasi dengan semua sekolah. Semua persiapan sudah kami lakukan di Badung,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pemasangan jaringan wifi tahun ini ada sekitar 986 jaringan wifi. Pemasangan jaringan ini menyasar Kantor Pemkab Badung, kantor perbekel, kantor kepala desa, balai banjar se-Badung, semua sekolah, puskesmas dan sejumlah tempat strategis lainnya. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

Senator Mediasi Atlet Kricket Putra di Istana Mancawarna

Wedakarna Minta KONI dan Cabor Siapkan Pakta Integritas dan Wawasan Mekanisme Anggaran ke Atlet

SINERGI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Kepala Dinas Pemuda Olahraga Gianyar, KONI Gianyar, pelatih kritket, tim atlet di Kantor Bupati Gianyar. RIBUT-RIBUT masalah terlambatnya dana kompensasi (bonus) yang disampaikan oleh sejumlah atlet kricket Gianyar pascapelaksanaan Porprov 2017 akhirnya dibahas oleh anggota Komite III DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Sejumlah pertemuan pun digelar baik di Kantor Bupati Gianyar maupun di Istana Mancawarna Tampaksiring. Awalnya aksi protes sejumlah atlet khususnya putra ini mengemuka saat ada aksi pemasangan spanduk di salah satu sudut kota Gianyar yang mempertanyakan tentang dana bonus atlet kricket yang akhirnya menjadi viral karena sudah terekam dalam sejumlah akun media sosial. Mengingat masalah tersebut sudah dilaporkan ke Kantor DPD-RI Bali oleh masyarakat, maka sesuai amanat UU MD3, seorang anggota parlemen wajib menindaklanjuti aspirasi dengan mekanisme sidak, inspeksi atau rapat dengar pendapat (public hearing). ‘’Hari ini saya kumpulkan seluruh pihak yang berkepentingan terhadap masalah bonus atlet kricket. Saya kecewa bahwa masalah bonus ini sebenarnya bisa diselesaikan secara diplomasi, tidak

harus pasang spanduk. Ini akan mencederai nama baik Gianyar yang sudah banyak berkorban untuk menjadi tuan rumah Porprov 2017. Pihak atlet saya sesalkan karena tindakan emosional yang tidak pada tempatnya, seharusnya atlet putra tahu bahwa ada mekanisme pencairan dana hibah sesuai aturan, karena dana memakai uang rakyat APBD, belum lagi ada pengajuan perubahan anggaran karena jumlah medali emas Gianyar dari target 45 medali menjadi 53 medali. Logikanya wajar ada pengajuan di anggaran perubahan. Jadi atlet putra saya rasa tidak sabar,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Selain itu, ia juga mendapatkan temuan bahwa adanya dugaan pelanggaran aturan. ‘’Saya sudah mendapat penjelasan dari atlet putri dan pelatih bahwa apa yang diklaim oleh atlet putra tidak sepenuhnya benar dan juga ada dugaan penyebaran informasi bohong dan dugaan pencemaran nama baik pemerintah yang sah serta pelanggaraan UU ITE. Ini semua bisa dimasalahkan secara hukum. Dan saya minta agar atlet di Bali, dari cabor apa pun agar memahami wawasan hukum dan tata keuan-

gan daerah dengan baik,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun meminta KONI, pelatih dan pimpinan cabor agar berusaha menunjukkan kinerja yang transparan dan menjalin komunikasi yang baik. ‘’Saya kira masalah ini hanya komunikasi yang tersumbat. Ini harus segera diperbaiki, dan saya harap pelatih dan cabor lebih banyak mendengarkan masalah dari atlet dan menjadi jembatan. Misalkan masalah terlambatnya bonus, kan bisa dijelaskan sesuai dengan mekanisme yang ada. Dan pertanggungjawabkan dana bonus, pembagian merata harus dibicarakan apa adanya, tidak bisa hanya pengurus saja. Ini anak–anak muda di Bali sudah cerdas-cerdas dan kritis semua. Intinya semua mulat sarira,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang anggota Komite III DPD-RI Bali Bidang Pemuda dan Olahraga. Usai bertemu di Kantor Bupati Gianyar, Senator Wedakarna kembali menerima audiensi pengurus cabor, pelatih, atlet putra kricket Gianyar di Istana Mancawarna Tampaksiring dan melakukan mediasi terakhir, sehingga masalah yang muncul bisa diredam. Dalam pertemuan di Tampaksiring akhirnya dapat diketahui akar permasalahan yang ada, termasuk arahan Senator terkait dengan perbaikan pelaksanaan porprov ke depan. ‘’Saya akan usulkan ke KONI dan cabor di Bali, agar sebelum pelatih dan atlet ditasbihkan mewakili daerah, agar mereka menandatangani pakta integritas yang isinya dapat menjaga nama baik penyelenggara, pemerintah, masyarakat dan tentunya kesatuan cabor itu sendiri. Perlu ada pasal tentang dampak hukum pidana dan UU ITE terhadap para atlet yang dinilai melakukan tindakan yang tidak patut, namun di satu sisi saya minta pemerintah, KONI untuk urusan kesejahteraan atlet dan hak bonus atlet juga dimasukkan ke pakta integritas agar sama-sama terikat. Dalam hal ini saya memahami perasaan atlet yang kecewa dan semoga diperbaiki,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad229)

D I S I N I

Pacto Luncurkan Logo Baru pada ’’Pacto Award Night & Pacto Billionaire Club 2018’’

TAHUN ini, Pacto Ltd. Indonesia kembali memberikan penghargaan kepada hotel-hotel yang telah melakukan kerja sama selama tahun 2017 sekaligus launching katalog tahunan Indonesia’s Finest Villas & Resorts 2018 di Harris Hotel & Residence Sunset Road, Kuta, 28 Februari lalu. Pemberian penghargaan dikemas dalam acara bertajuk ‘’Pacto Award Night & Pacto Billionaire Club’’ yang menjadi salah satu momen mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik antara Pacto dengan kalangan hotel. Ada dua jenis penghargaan yang diberikan yaitu Certificate of Billionaire Club Membership dan Top Seller 2017. Penghargaan Billionaire Club Membership kategori Silver diberikan kepada lima hotel yaitu Villa Jerami, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay, Alaya Ubud, Mercure Resort Sanur dan Melia Bali. Billionaire Club Membership kategori Gold juga diberikan kepada lima hotel yaitu Holiday Inn Resort Baruna Bali, Bali Dynasty Resort, Adi Dharma Hotel and Cottages Legian Bali, The Jayakarta Bali Beach Resort Residence & Spa, dan Hotel Vila Ombak. Sedangkan Billionaire Club Membership kategori Platinum diberikan kepada dua hotel yaitu Uppala Seminyak, dan Grand Mirage Resort & Thalasso Bali. Sementara penghargaan Top Seller 2017, posisi pertama diraih oleh Prama Sanur Beach, posisi kedua diraih oleh The Bali Dream Villa Seminyak dan posisi ketiga diraih The Anvaya Bali. Pada momen ini, Pacto Ltd. Indonesia juga mempresentasikan logo baru yang menarik dan penuh arti,

PENGHARGAAN - Pacto Ltd. Indonesia kembali memberikan penghargaan kepada hotel-hotel yang telah melakukan kerja sama selama tahun 2017 di Kuta, belum lama ini. seragam baru yang stylish, dan desain situs web baru untuk melanjutkan visi perusahaan 50 tahun ke depan. Menyusul pertumbuhan dan tingkat kesuksesan perusahaan yang sangat besar, logo baru ini mencerminkan betapa dinamis, fleksibel dan berkembangnya teknologi perusahaan. Oleh karena itu, tampilan dan nuansa brand baru tersebut tidak hanya sebagai perayaan 50 tahun bisnis perusahaan, namun juga sebagai langkah maju dalam menyesuaikan kebutuhan pasar baru. Umberto Cadamuro selaku Chief Operating Officer Pacto Ltd. Indonesia menjelaskan logo baru ini mencerminkan tidak hanya sejauh mana perusahaan telah berjalan, tetapi ke mana arahnya. ‘’Degradasi warna yang indah memberi kesan dinamisme sebuah perusahaan yang terus menjadi lebih muda bahkan setelah zaman keemasan. Kami

ROMBONGAN anggota DPRD Kota Gorontalo, Senin (5/3) kemarin berkunjung ke DPRD Badung. Dalam kunjungan tersebut, wakil rakyat Kota Gorontalo secara khusus ‘’berguru’’ masalah Peraturan Daerah (Perda) tentang Kerja Sama Daerah dari Dewan Badung. Kunjungan diterima langsung anggota Komisi II DPRD Badung I Nyoman Mesir. Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut hadir di antaranya dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (BPMPSP) Badung dan Bagian Hukum Setda Badung. Sementara rombongan Dewan Kota Gorontalo dipimpin oleh Ketua DPRD

Fedriyanto Koni dan Ketua Panitia Khusus (Pansus) H. Darmawan Duming. Dalam kesempatan tersebut, Fedriyanto Koni menjelaskan bahwa DPRD Kota Gorontalo saat ini tengah membahas pembentukan Perda tentang Kerja Sama Antar-Daerah. Nah, terkait pembuatan perda ini pihaknya belajar ke Badung. Sebab, Badung saat ini sudah memiliki perda tersebut. ‘’Saat ini kami sedang membentuk Perda Kerja Sama Antar-Daerah. Jadi pada kunjungan ini pada intinya kami ingin belajar masalah pembentukan perda itu,’’ ujar Fedriyanto Koni. Sementara itu, Nyoman Mesir menyampaikan terima kasih dan

apresiasi karena anggota DPRD Kota Gorontalo sudah memilih DPRD Badung sebagai objek kunjungan. ‘’Kami sampaikan selamat datang di Badung. Dan kami sangat berterima kasih bapak-bapak dan ibu-ibu sudah memilih DPRD Badung sebagai lokasi kunjungan,’’ ujarnya. Politisi Golkar asal Desa Kutuh ini pun mengaku siap berbagi ilmu dan pengalaman dengan dewan yang ada di Pulau Sulawesi tersebut. Mengenai Perda tentang Kerja Sama Daerah, ia menyebut Badung sudah punya. ‘’Soal Perda Kerja Sama AntarDaerah, kebetulan Badung sudah punya. Kami siap berbagi informasi dengan Dewan Kota Gorontalo,’’ tukasnya. (ad235)

juga melihat ke depan untuk tetap menjadi pemimpin pasar dengan membuka jalan 50 tahun ke depan,’’ katanya. Di usia Pacto yang ke-51 tahun ini, pihaknya ingin tetap fokus membantu pada bidang pendidikan. Seperti perayaan HUT ke-50, Pacto sudah menyalurkan bantuan untuk renovasi dan membantu sekolah yang kurang mampu yang berlokasi di setiap kantor cabang Pacto seluruh Indonesia dengan dana bantuan CSR yang dibuat lebih besar, sebagai bentuk peduli Pacto kepada masyarakat sekitar. ‘’Tahun ini kami masih fokus di dunia pendidikan. Dan saat ini kami juga sedang mengumpulkan buku-buku untuk dikirim ke sekolah-sekolah di daerah terpencil. Generasi muda tanpa pendidikan tentu tidak akan ada masa depan,’’ ujarnya. (ad227)

Unud Gelar Sosialisasi Program ’’World Class Professor’’

Peneliti Berkesempatan Berinteraksi dengan Profesor Kelas Dunia

Dewan Kota Gorontalo ’’Berguru’’ ke Dewan Badung

SOSIALISASI - Prof. Mudasir, M.Eng., Ph.D. (kanan) didampingi Prof. Dr. Ir. Dewa Ngurah Suprapta, M.Sc. saat menyosialisasikan Program World Class Professor di hadapan para dosen peneliti dan profesor Unud, Senin (5/3) kemarin. Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor I Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Antara, M.Eng.

luar biasa bagi Unud dalam hal peningkatan jumlah publikasi yang berstandar internasional, karena dikunjungi oleh profesor luar negeri yang andal dan bermutu. Di samping itu, program WCP juga memberi kesempatan para profesorprofesor Unud untuk mengunjungi universitas-universitas yang maju di luar negeri, sehingga kerja sama jangka panjang akan terjalin, terutama dalam bidang penelitian dan publikasi. ‘’Target kita dengan melakukan sosialisasi ini, minimal kita paham dulu apa itu program World Class Professor. Dari memahami kita akan membuat usulan-usulan dan proposal-proposal untuk kita kirim ke Kemenristek-Dikti. Dengan harapan ada beberapa proposal yang memenuhi syarat dan berhasil kita menangkan. Sehingga itu akan menjadi sangat luar biasa bagi kita di Universitas Udayana dalam mencapai kredibilitas institusi yang jauh lebih baik dari saat ini yang sudah baik,’’ tandas Prof. Antara, Senin (5/3) kemarin. Prof. Mudasir, M.Eng., Ph.D. menjelaskan Program WCP ini dibagi menjadi dua skema, yaitu skema A dengan h-indeks lebih besar atau sama dengan 20 dan skema B dengan h-indeks lebih besar atau sama dengan 10. Tujuan dari Program WCP ini, dikatakannya, untuk memberikan kesempatan kepada PT berinteraksi dengan institusi dan profesor berkelas dunia, meningkatkan kinerja atau produktivitas riset akademisi PT dan meningkatkan peringkat PT dalam atau menuju QS WUR 500 terbaik dunia. Di samping juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah publikasi internasional pada jurnal bereputasi bertaraf Q1 SJR-Scimago, meningkatkan kompetensi SDM dalam meneliti dan menulis publikasi di jurnal berkelas dunia, serta menggali potensi dosen dan sumber daya Indonesia untuk kontribusi pengembangan iptek Indonesia dan global. (ad230)

ROMBONGAN - Anggota Komisi II DPRD Badung I Nyoman Mesir bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerag (OPD) seperti Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (BPMPSP) Badung dan Bagian Hukum Setda Badung menerima rombongan Dewan Kota Gorontalo dipimpin oleh Ketua DPRD Fedriyanto Koni dan Ketua Panitia Khusus (Pansus) H. Darmawan Duming.

DALAM rangka meningkatkan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam hal penelitian, Universitas Udayana (Unud) menggelar sosialisasi Program World Class Professor (WCP) di Gedung Pascasarjana Unud, Denpasar, Senin (5/3) kemarin. Sosialisasi ini diikuti para dosen peneliti di lingkungan Unud dengan menghadirkan dua narasumber penggagas Program WCP yaitu Prof. Mudasir, M.Eng., Ph.D. (UGM) dan Prof. Dr. Ir. Dewa Ngurah Suprapta, M.Sc. (Unud). Program WCP yang ditawarkan Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi Kemenristek-Dikti ini merupakan program mengundang profesor kelas dunia dari berbagai perguruan tinggi (PT) ternama dalam negeri maupun luar negeri sebagai visiting professor untuk ditempatkan di berbagai PT maupun Lembaga Pemerintah NonKementerian (LPNK) di Indonesia. Tujuannya, agar dosen atau peneliti bisa berinteraksi dengan profesor

ternama dan unggul dunia, sehingga bisa meningkatkan kehidupan akademis, kompetensi, kualitas dan kontribusinya bagi pengembangan iptek dan penguatan sistem Inovasi Nasional dalam upaya pemanfaatan seoptimal mungkin keberagaman dan kekayaan SDA Indonesia untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Wakil Rektor I Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Antara, M.Eng. mengatakan kredibilitas perguruan tinggi sangat ditentukan banyaknya publikasi hasil-hasil riset yang dilakukan, baik skala nasional maupun internasional. Oleh karena itu, berbagai program kegiatan nasional maupun internasional harus sering dilakukan, seperti seminar nasional dan internasional, kerja sama di bidang penelitian maupun visiting professor. Terkait program WCP, pihaknya menyambut baik dan akan dipahami bersama para dosen peneliti dan profesor di lingkungan Unud. Sebab, menurutnya, program WCP akan berdampak

BERBAGAI prestasi di bidang akademik maupun nonakademik sudah diraih oleh SMAN 1 Kuta Utara. Per tahun 2018 sudah mengumpulkan sebanyak 81 prestasi di berbagai bidang. Bahkan untuk tahun ini, ada dua siswa yang akan turun mengikuti kejuaraan renang Singapore National Age Group (SNAG) pada pertengahan Maret ini. Untuk itu, serangkaian dengan upacara bendera di sekolah setempat, Senin (5/3) kemarin digelar prosesi pelepasan atlet serta penyerahan secara simbolis sejumlah prestasi yang sudah didapat perwakilan sekolah selama sepekan. Ditemui usai pelaksanaan upacara bendera, Kepala SMAN 1 Kuta Utara Drs. I Made Murdia mengungkapkan, pada momen ini pihak sekolah menyampaikan sebanyak 25 siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi ini tidak hanya didapat pada ajang tingkat kabupaten, provinsi, namun juga pada tingkat nasional. ‘’Hari ini sebanyak 25 prestasi kita umumkan, seperti karate, taekwondo, bulu tangkis maupun prestasi

gapore National Age Group (SNAG). Ditemui di sekolah setempat, Muhammad Fauzan Athaya Martzah mengatakan untuk mengikuti kejuaraan di Singapura, dirinya terus melakukan berbagai persiapan. Meski jadwal untuk latihan sangat padat, dirinya mengaku tetap fokus untuk pelajaran di sekolah. ‘’Di Singapura, saya optimis bisa meraih hasil yang terbaik. Dalam pertandingan ini, saya akan turun dalam empat nomor, yaitu 50 m, 100 m, 200 m gaya kupu-kupu dan 50 bebas,’’ ujarnya. Sementara Intan Putri Adhika Fenafi, rekannya yang juga akan ikut kejuaraan di Singapura, mengaku optimis. Selama mengikuti kejuaraan, tentu akan meninggalkan pelajaran di sekolah. Untuk itu pihaknya tetap menyelesaikan tugas di sekolah. ‘’Selama ini memang belum ada kendala antara pelajaran di sekolah dengan kegiatan lomba. Namun demikian, pihak sekolah sangat mendukung. Prestasi yang paling tinggi pernah saya raih yaitu di tingkat nasional mendapat medali emas,’’ ucapnya. (ad228)

SISWA - Kepala SMAN 1 Kuta Utara Drs. I Made Murdia (kiri) berpose bersama dua siswa yang akan berlaga pada kejuaraan renang Singapore National Age Group (SNAG) pada pertengahan Maret ini.

S U K S E S B R A N D I N G

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

SMAN 1 Kuta Utara Lepas Siswa yang akan Berlaga di Singapura akademik lainnya. Hari ini kami juga melepas siswa yang akan berlomba di Singapura,’’ ujarnya. Dengan prestasi yang sudah didapat selama ini, pihaknya berharap ke depan, siswa-siswi yang memang memiliki bakat minat agar betulbetul disalurkan melalui kegiatan yang positif untuk meraih prestasi. Tetapi dengan syarat agar tidak melepaskan tugas dan tanggung jawab sebagai siswa. Bagi siswa-siswi yang berprestasi didukung penuh oleh sekolah dan akan diberikan peluang. Baik untuk latihan maupun untuk pendampingan dengan pelatih, pendampingan dengan klub supaya dapat berjalan lancar. Selain itu, komunikasi antarpelatih yang membina siswa di luar sekolah agar tetap dilakukan dengan pihak sekolah, agar tidak dilepas begitu saja. Dari tahun ke tahun, prestasi akademik dan nonakademik yang sudah diraih sekolahnya memang terus mengalami peningkatan. Peningkatan yang paling mencolok memang diraih saat porprov. Dari data yang dihimpun pihak sekolah,

untuk tahun 2017 total penghargaan yang diraih sebanyak 167 di berbagai bidang. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya mendapat 90 penghargaan dari berbagai bidang. Sementara untuk tahun 2018 hingga awal Maret ini, pihak sekolah sudah mendapat sebanyak 81 penghargaan. ‘’Untuk tahun ini, kami harap bisa terus meningkat capaian penghargaannya. Ke depan target kami adalah bisa mepertahankan juara umum Porjar Badung,’’ pungkasnya. Akibat padatnya aktivitas dalam mendukung kegiatan di luar sekolah, terkait kegiatan pembelajaran bagi siswa berprestasi, biasanya mereka sudah mempunyai trik agar tidak tertinggal. Banyak dari mereka mengikuti bimbingan belajar maupun melakukan komunikasi dengan guru pengajar terkait materi yang tertinggal. ‘’Meski mereka berprestasi, namun bukan berarti mereka melupakan tugas pokok di sekolah,’’ tegasnya. Pada pertengahan Maret ini, dua siswa SMAN 1 Kuta Utara akan mengikuti kejuaraan renang Sin-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

daerah

5

Terseret Arus, Jasad Pemuda Mengambang Mangupura (Bali Post) Kasus orang tenggelam terjadi di Pantai Lima, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. David Wahyudi (21) terseret arus dan tenggelam, Minggu (4/3) lalu. Jasad David baru ditemukan Senin (5/3) pagi kemarin oleh petugas gabungan yaitu Ditpolair Polda Bali, Satpolair Polres Badung, Basarnas, Balawista dan BPBD Badung serta unsur terkait. Informasi di lapangan, awalnya pada Minggu sekitar pukul 18.00 Wita korban bersama teman-temannya yakni Komang Sudiasa (22), Wayan Mudita (25) dan Komang Triantana (17) dari tempat kos di Banjar Sualang, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan menuju ke Pantai Lima, Perenan dengan tujuan untuk mandi. Sesampainya di TKP, korban bersama teman-temannya langsung berenang. Korban berenang agak jauh ke dalam dan teman-temannya sudah diperingatkan agar tidak terlalu jauh berenang ke tengah. Namun korban tidak menghiraukan peringatan itu dan akhirnya dia terseret arus lalu tenggelam. Kejadian itu langsung dilaporkan ke kepolisian. Tim gabungan langsung melakukan pencarian. Namun hari sudah gelap pencarian dihentikan. Senin pagi pencarian kembali dilakukan. Sekitar pukul 08.00 Wita mayat korban ditemukan mengambang sekitar 1 mil dari TKP. Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke Pantai Seseh, Mengwi. Selanjutnya mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar dengan menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi. (kmb36)

”Try Out’’ USBN SD Diikuti 14.375 Siswa

Denpasar (Bali Post) Ujian pemantapan atau try out Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD yang difasilitasi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar berlangsung mulai Senin (5/3) kemarin. Tercatat 14.375 siswa SD/MI se-Kota Denpasar mengikuti try out, yang hari pertama kemarin mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Bali Post/ist

Bali Post/kmb

TRY OUT – Suasana try out SD di SDN 22 Dauh Puri, Senin (5/3) kemarin.

Selama dua jam mulai pukul 08.0010.00, siswa kelas VI SD menghadapi soal-soal try out Bahasa Indonesia. Pelaksanaan try out USBN berjalan lancar. Naskah soal-soal tidak ada yang rusak. Anak-anak tampaknya tidak mengalami kesulitan mengerjakan soal-soal. ‘’Soal-soal try out dan LJK tidak ada yang rusak, semua kondisinya bagus,’’ kata Kepala SDN 22 Dauh Puri

Drs. Nyoman Repun. Dari 110 siswa kelas VI yang terdaftar sebagai peserta try out USBN, semuanya hadir. Mereka tersebar dalam enam ruangan ujian. Pelaksanaan try out dikondisikan sama dengan USBN. Tiap ruangan ujian diawasi dua guru pengawas, menggunakan pengawas sistem silang dari sekolah lain dalam satu gugus. Di SDN 22 Dauh

Puri, misalnya, para pengawasnya berasal dari SDN 9 Dauh Puri, SDN 33 Dangin Puri dan SDN 20 Dangin Puri. Pelaksanaan hari pertama try out USBN di SDN 22 Dauh Puri, dipantau khusus Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan. Saat itu Kadisdikpora Wayan Gunawan didampingi Kabid Pembinaan Pendidikan SD Drs. Ketut Sudana, Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Denpasar Drs. Ketut Sundia, Kasi Kurikulum dan Penilaian Dra. Ni luh Putu Adi Santini dan pengawas sekolah Ayu Suarthini. Pelaksanaan try out ini dinilai penting oleh Kadisdikpora Kota Denpasar

MAYAT - Petugas mengevakuasi mayat korban tenggelam.

Kuta Utara Siapkan Tenaga Antar Surat

Lomba Ogoh-ogoh

Hari Ini Tim Lakukan Penilaian

Denpasar (Bali Post) Lomba ogoh-ogoh di Kota Denpasar yang dilakukan Dinas Kebudayaan, hari ini mulai dilakukan penilaian. Tim yang terdiri dari para pakar di bidangnya itu hari pertama akan menyasar Kecamatan Denpasar Utara. Baru keesokan harinya Kecamatan Denbar, Kecamatan Densel dan Dentim. Demikian dikatakan Ketua Tim Juri Lomba Ogoh-ogoh Komang Astita saat ditemui di sela-sela persiapan penilaian, Senin (5/3) kemarin. Menurut Komang Astita, persaingan tampilan ogoh-ogoh hasil karya para STT di masing-masing banjar dipastikan akan semakin ketat. Hal ini dikarenakan teknik maupun kemampuan masing-masing peserta terus mengalami peningkatan. Terutama menyangkut bentuk maupun rancang bangun. Dari sisi bentuk walaupun bahannya ulat-ulatan, setiap tahun makin terlihat sempurna. Artinya, peserta sudah faham betul tentang teknik-teknik menganyam termasuk teknik dalam mengatur komposisi, seperti perbandingan antara besar muka, badan maupun kaki biar seimbang atau sesuai dengan yang diharapkan. Dari sisi rancang bangun, peserta juga terlihat makin kreatif di mana ogoh-ogoh yang dibuat sudah mampu digerakkan dengan sistem android seperti robot. ‘’Ini merupakan upaya kreativitas yang sangat tinggi dari peserta,’’ terangnya. Ditambahkan pula, dari empat kecamatan yang dinilai, Kecamatan Dentim untuk saat ini masih pegang rekor menjadi peserta pengirim terbanyak yakni 58 peserta. Menurut Astita, dari 182 ogoh-ogoh yang dinilai akan dipilih 32 nominasi di mana masing-masing kecamatan mendapat jatah sebanyak 8 nominasi. Pada hari pertama tim mengawali penilaian di Banjar Tega, Tonja milik STT Werdhi Sesana, Denut dengan ogoh-ogoh berjudul ‘’Bhuta Kala Maya’’. Baru disusul ogoh-ogoh Banjar Batan Ancak Tonja dengan ogoh-ogoh ‘’Pralayaning Tenung Aji Saraswati’’. (kmb12)

Bali Post/ist

PARADE - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menerima Panitia Parade Ogoh-ogoh Kesiman, Senin (5/3) kemarin.

Lagi, Kesiman akan Gelar Parade Ogoh-ogoh

Bali Post/ist

STT - Salah satu ogoh-ogoh karya STT di Denpasar.

Wayan Gunawan untuk mengukur kemampuan anak didik mengikuti USBN nanti. USBN akan digelar Mei mendatang. Dari pelaksanaan try out USBN ini, pihak sekolah dapat gambaran tentang kemampuan anak didik, untuk selanjutnya dilakukan pengayaan sehingga anak-anak lebih siap menghadapi USBN. Pelaksanaan try out USBN, sambung Wayan Gunawan, di samping bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa, secara psikologis try out ini sangat strategis untuk melatih mental anak menghadapi USBN. Dari hasil try out ini, kata Wayan Gunawan, akan dapat dilakukan pengkajian lebih lanjut. (kmb)

Denpasar (Bali Post) Serangkaian hari raya Nyepi mendatang, Kesiman akan kembali menggelar parade ogohogoh. Sedikitnya 29 sekaa teruna-teruni (STT) siap mengikuti parade ini yang akan dipusatkan di Simpang Empat (Catus Pata) Tohpati, Kesiman, 16 Maret 2018 mendatang. ‘’Kegiatan ini dalam rangka menyambut Tahun Baru Çaka 1940 dan hari raya Nyepi pada tanggal 17 Maret 2018,’’ ujar I Made Suena didampingi Ketua Panitia Parada Ogoh-ogoh Made Semaraputra saat masimakrama dengan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Senin (5/3) kemarin. Suena mengatakan, parade ogoh-ogoh di simpang empat Tohpati rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah kreativitas Sekaa Teruna-Teruni Kesiman. Untuk tahun ini pelaksana parade ini dilaksanakan oleh Desa Kesiman Kertalangu. Meskipun demikian, parade ini masih tetap diikuti tiga desa dinas yakni Desa Kesiman Kertalangu, Desa Kesiman Petilan dan Kelurahan Kesiman. Ketua Panitia Parada Ogoh-ogoh Made Semaraputra mengatakan, kreativitas ogoh-ogoh ini akan diikuti 29 ogoh-ogoh dari tiga desa dinas. Untuk penilaian ada dua kategori yakni penilaian di tempat dilaksanakan pada tanggal 10 dan 11 Maret mendatang serta penilain antraksi di Catus Pata Tohpati. Dalam parade ini para peserta akan merebutkan juara I hingga III dan harapan I hingga VI. ‘’Parade ogoh-ogoh ini sedikit berbeda, karena pihaknya akan berusaha menyingkat acara, sehingga parade ini tidak terlalu lama seperti tahun sebelumnya,’’ ujarnya. Sementara itu, Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengapresiasi parade ogoh-ogoh yang dilaksanakan Desa Kesiman Kertalangu. Menurutnya, parade ini sangat bagus sebagai wadah kreativitas anak muda di Kota Denpasar umumnya dan Kesiman pada khususnya. Dalam parade ini, Jaya Negara berharap agar para peserta menjaga kenyamanan dan keamanan pelaksanaan parade ogoh-ogoh saat berlangsung. ‘’Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diingginkan,’’ harapnya. Dalam kesempatan itu, Jaya Negara juga berharap agar anak-anak muda tidak mengomsumsi minuman-minuman beralkohol. Dengan demikian semua umat Hindu dapat melaksanakan perayaan Hari Suci Nyepi berjalan nyaman, aman dan tenang. (kmb12)

Mangupura (Bali Post) – Masyarakat Kuta Utara kini dimudahkan dalam bidang administrasi kependudukan. Pasalnya, pihak kecamatan setempat telah menyediakan petugas pengantar administrasi kependudukan ke rumah-rumah warga. Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa mengatakan ide membuat inovasi pelayanan publik yang dijuluki Go-Bang itu berawal dari melihat kesibukan masyarakat. Seperti diketahui, masyarakat Kuta Utara kebanyakan berprofesi di bidang jasa pariwisata, sehingga waktu untuk melakukan kepengurusan administrasi kependudukan sangat singkat. ‘’Masyarakat kami kebanyakan sebagai pekerja pariwisata, jadi dengan program Go-Bang ini bisa membantu masyarakat dalam mempermudah kepengurasan administrasi kependudukan maupun administrasi lainnya di Kecamatan Kuta Utara,’’ ujar A.A. Arimbawa didampingi Sekcam Kuta Utara Putu Eka Premana, Senin (5/3) kemarin. Menurutnya, layanan antar surat administrasi kependudukan diberlakukan oleh petugas kecamatan. Inovasi ini hanya berlaku bagi masyarakat di Kuta Utara. ‘’Jika sudah selesai dikerjakan oleh petugas ke setiap rumah masyarakat yang ada di Kuta Utara, seperti KTP atau hal lainnya,’’ ungkapnya. Diterangkan, Go-Bang merupakan gabungan dari kata Go dan Ngabaang yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti membawakan. ‘’Jadi jika diberikan arti program ini adalah mengantarkan dan memberikan surat ke masyarakat. Dengan inovasi ini masyarakat kami tidak perlu lagi ke kantor camat untuk mengambil surat-surat yang sudah selesai atau sudah rampung ditandatangani Camat,’’ jelasnya. Dikatakan, pihak Kecamatan Kuta Utara juga melaksanakan program Kopi Kantibman, yakni program koordinasi dengan pihak keamanan di Kuta Utara terkait pembahasan keamanan menjelang Nyepi dan hal lainnya. ‘’Go-Bang merupakan pertama kali dilakukan di Kabupaten Badung. Selain memberikan layanan pembukaan pelayanan administrasi hingga malam hari,’’ pungkasnya. (kmb27)


OPINI

6

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Perlu Komitmen Membangun Budaya Literasi GERAKAN literasi telah lama digulirkan. Bukti nyata dari gerakan membangun minat baca ini hingga kini belum optimal. Selama ini, gerakan ini digulirkan di lembaga formal. Asumsinya, melalui pendidikanlah gerakan ini ingin dibudayakan. Yang pasti, gerakan membangun minat baca adalah gerakan dasar untuk menuju penguatan sumber daya manusia. Yang pasti, gerakan literasi tidak bisa dipisahkan dengan dunia pendidikan. Tentunya gerakan literasi tak bisa sebatas program. Untuk menjadikan gerakan literasi sebagai budaya, maka semua komponen harus mendukungnya. Dukungan tentu harus sesuai fungsi dan berkelanjutan. Yang pasti, gerakan ini perlu waktu dan harus ada edukasi yang berkelanjutan. Tanpa itu, literasi hanyalah program yang tujuan akhirnya belum jelas bisa dicapai. Dalam kaitannya membangun daya saing SDM, kita meyakini bahwa literasi informasi harus menjadi bagian integral dalam pendidikan. Penguasaan literasi berkontribusi penting dalam pencapaian tujuan pembangunan milenium. Terlebih kini tantangan untuk membudayakan gerakan literasi makin menguat. Generasi muda lebih condong melakukan langkah praktis untuk mengetahui sesuatu. Bahkan, kecenderungan ini juga dikondisikan pembelajaran yang lebih berorinetasi pada teknologi. Kondisi ini tentu akan menjauhkan generasi muda dari bahan bacaan berupa buku. Secara umum, saat ini peneliana kita terhadap gerakan dan budaya baca di negeri ini tergolong rendah. Data yang dilansir menunjukkan minat baca anak Indonesia sungguh mengkhawatirkan. Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara. Padahal, kecakapan literasi sangat dibutuhkan oleh siswa. Literasi merupakan keterampilan untuk mengelola informasi. Kecakapan literasi membantu siswa dalam mengidentifikasi, menemukan, mengevaluasi, mengatur, menggunakan suatu informasi. Kecakapan literasi juga memungkinkan siswa mengomunikasikan informasi untuk mengatasi masalah. Literasi yang paling dasar sesungguhnya tidak jauh dari kehidupan kita, misalnya kemampuan untuk membaca, menulis, menghitung, berbicara, mendengar, memprediksi, menggambarkan, dan mempersepsikan. Kini, pada era abad ke-21, informasi adalah hal strategis. Keterbukaan informasi yang nyaris tanpa batas menjadikan siswa mesti berkecakapan literasi. Ragam mata pelajaran mengharuskan siswa mampu membaca dengan baik. Untuk itulah, kecakapan literasi menjadi penting. Literasi membantu siswa memahami pesan lisan, tulisan, audio, maupun gambar atau visual. Dengan demikian, semakin baik literasi siswa, semakin baik pula prestasi belajarnya. Dalam proses pembelajaran, literasi bukan untuk dikuasai oleh siswa semata. Peran guru dalam pembelajaran dan membangun gerakan membaca haruslah lebih optimal. Daya kreasi harus dibangun. Guru sebagai pengelola gerakan ini harus mampu menjadi teladan. Jika guru memiliki kecakapan ini dan mampu memfisualisasikan gerakan ini secara menarik di hadapan siswa, maka besar kemungkinan siswanya juga baik. Guru yang update adalah guru yang literat. Literat maksudnya mampu mengakses informasi, memahami, dan bisa menggunakan informasi tersebut untuk hal-hal yang berguna, misalnya dalam proses pembelajaran.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Sosialisasi UU Lalu Lintas

Sekarang, polemik tentang UU Lalu Lintas lagi hangat dibicarakan. Saya tak tahu persis UU berapa yang dirujuk. Yang saya ingin tahu, apa yang akan dilakukan polisi jika ada pengendara melakukan aktivitas komunikasi dengan handphone? Lalu apa yang akan dilakukan polisi lalu lintas jika menemukan pengendara merokok? Yang lebih aneh, apa yang akan dilakukan jika pengemudi atau pengendara mendengarkan musik? Yang jelas, saya berharap polisi lalu lintas melakukan langkah yang lebih berpihak kepada masyarakat terkait UU Lalu Lintas. Ini penting ada kesepahaman terkait dengan UU Lalu Lintas. I Putu Sudira Gianyar, Bali

Kasus Narkoba di Bali

Peredaran narkoba di Bali belakangan ini sangat marak. Bahkan, terakhir ada pramugari yang terlibat jaringan narkoba jenis kokain. Tentu hal ini harus mendapat penyikapan lebih serius dari jajaran Kepolisian dan Badan Narkoba Nasional (BNN). Saya juga manaruh apresiasi terhadap jajaran Polsek Kuta yang telah menangkap pengedar atau jaringan narkoba jenis kokain di wilayah hukumnya. Kepekaan polisi atau aparat BNN semacam ini perlu dikembangkan jika ingin membuat Bali benar-benar bebas dari jaringan narkoba. I Putu Andrenatha Gianyar, Bali

Literasi sebagai Strategi Pemberdayaan SDM Keberhasilan pembangunan suatu wilayah ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Pendidikan merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas SDM tersebut. Literasi merupakan bagian penting dari pendidikan yang memiliki peran menentukan maju tidaknya suatu daerah. Jika dikaitkan sambutan Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artadipa, S.H., M.H. pada kegiatan Bali Post Goes To School, Sabtu (24/2) di SMA Negeri 1 Rendang, ada hal yang kontradiktif antara prestasi SDM dari Kabupaten Karangasem di berbagai wilayah di Bali maupun secara nasional dengan realita perkembangan SDM masyarakat Karangasem. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) maupun angka partisipasi pendidikan penduduk Karangasem terendah di Bali.

Oleh I Wayan Kerti al itu menandakan bahwa dunia pendidikan dan geliat literasi di Kabupaten Karangasem juga sangat rendah. Tentu hal ini menjadi keprihatinan kita bersama. Solusinya adalah peningkatan mutu pendidikan harus terus diupayakan, dimulai dengan membuka kesempatan seluasluasnya kepada penduduk untuk mengenyam pendidikan, peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan, serta yang sedang digalakkan oleh pemerintah adalah gerakan literasi. Untuk membudayakan literasi, tentu tidak cukup hanya dengan mengandalkan peran pemerintah tanpa partisipasi aktif masyarakat, para pengusaha, pegiat literasi, serta bantuan dari pemerintah daerah kabupaten lain di Bali. Namun, sebesar apa pun bantuan maupun gerakan membangkitkan literasi dilakukan akan kurang bermakna manakala masyarakat Karangasem itu sendiri tidak memiliki kesadaran yang tinggi untuk menekuni dunia literasi demi kemajuan dirinya maupun wilayahnya. Karena pada

H

hakikatnya, literasi itu haruslah dibudayakan. Sebagai sebuah budaya, literasi bermula dari kemampuan yang terdapat pada tiap individu dalam suatu komunitas, seperti seorang siswa dalam suatu sekolah. Siswa yang literat akan memiliki kesenangan atau kegemaran terhadap aktivitas baca-tulis, sehingga dalam pertumbuhan dan perkembangan melalui pembiasaan, pengembangan, ataupun pembelajaran, kemampuan tersebut akan menjadi kebiasaan yang memola (membentuk suatu pola). Kemampuan literasi antara satu individu dan individu lain berkembang, sehingga bukan lagi sekadar kemampuan tunggal, melainkan kemampuan masyarakat, komunitas, atau warga sekolah. Oleh karena itu, budaya literasi adalah sesuatu yang lebih luas dan yang lebih penting daripada sekadar keterampilan teknis membaca dan menulis yang bersifat individual. Budaya literasi mencakupi kemampuan, minat, kegemaran, kebiasaan, kebutuhan seluruh individu dalam berliterasi yang memola dan yang mengakar kuat dalam keluarga, komunitas sekolah, atau lingkungan masyarakat. Sekolah sebagai pusat kebudayaan merepresentasikan

sebuah miniatur masyarakat. Hal ini berarti bahwa sebuah sekolah akan memiliki nilainilai, norma-norma, kebiasaankebiasaan, sikap atau tindakan yang ditunjukkan oleh seluruh warga sekolah, sehingga membentuk sebuah sistem sekolah. Sifat-sifat atau karakteristik itu merupakan akumulasi pengalaman, pengamatan, dan penghayatan seluruh warga sekolah sejak sekolah tersebut berdiri. Namun, secara umum, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa literasi belum menjadi budaya dalam kehidupan keluarga, di sekolah, apalagi bagi masyarakat secara luas. Jika ingin IPM dan tingkat partisipasi pendidikan Kabupaten Karangasem meningkat, maka gerakan literasi mesti digencarkan sosialisasi, dukungan sarana-prasarana dari pemerintah maupun partisipasi pihak-pihak lain yang peduli dengan gerakan ini secara tersetruktur dan berkesinambungan kepada sekolah-sekolah, para orangtua wali, masyarakat umum. Dan yang tak kalah pentingnya adalah adanya pembinaan tata pelaksanaan, sehingga terjadi kebiasaan berliterasi dari lingkungan keluarga, lalu mengembangkan ke sekolah, dan pembelajaran

di masyarakat. Terakhir, perlu adanya pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut. Gerakan literasi di keluarga, misalnya menjadikan toko buku sebagai salah satu “destinasi” wisata keluarga. Wisata atau mengisi hari libur tak harus bepergian ke tempat wisata, seperti: pantai, alam, taman dan sebagainya. Orangtua juga perlu sesekali mengajak anggota keluarganya untuk pergi berwisata ke toko buku. Kedengarannya memang aneh wisata kok ke toko buku. Akan tetapi, hobi dan minat itu tidak bisa dengan sendirinya muncul tanpa pengenalan terlebih dahulu. Menumbuhkembangkan dan mengenalkan buku memang harus dimulai dari rumah, dari kita untuk keluarga dan orang-orang tercinta. Gerakan literasi di sekolah, seperti amanat Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 23 tahun 2015, yaitu kegiatan membaca buku nonpelajaran selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Hasil kegiatan membaca dituliskan ke dalam jurnal membaca, yang dapat berupa ringkasan ataupun hal-hal penting bacaan. Untuk memastikan tahap ini berlangsung dengan baik, guru dan siswa harus menjalani peran: 1) Pada jam pelajaran pertama, semua guru juga diwajibkan memastikan para siswa untuk melaksanakan kegiatan membaca selama 15 menit buku nonpelajaran, lalu memberikan pengesahan pada buku jurnal membaca siswa dengan cara menandatangani/memarafnya. 2) Tahap Pengembangan adalah kegiatan menanggapi buku pengayaan dengan: menanggapi buku yang telah selesai dibaca, yang dapat berbentuk komentar/ulasan ataupun menulis resensi, menulis esai, menulis

Koalisi dan Ekspektasi Akar Rumput

Ajang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Juni mendatang -- yang berlangsung di 171 daerah, mencakup 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten -- jangan sampai membuat galau dan mengecewakan rakyat hanya gara-gara cenderung lebih menonjolkan kepentingan kalangan elite. Boleh jadi, sebagian besar kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada yang digelar pertengahan tahun ini sejatinya merupakan hasil dari tarik ulur dan tawar-menawar alot partai-partai politik yang bersepakat untuk menjalin koalisi yang saling menguntungkan. Koalisi sejauh ini tampaknya memang jalan terbaik yang mesti dilakoni partai-partai politik kita untuk melahirkan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengemban mandat untuk mengabdi bagi daerah mereka masingmasing paling tidak selama lima tahun ke depan. Kendatipun demikian, pada akhirnya bagi kalangan rakyat jelata (grassroot) kebanya-

Oleh Djoko Subinarto kan, sesungguhnya partaipartai mana saja yang sepakat berkoalisi dan sepakat untuk mengusung masing-masing jago mereka untuk tampil di kontestasi pilkada Juni tahun ini bukanlah hal paling krusial. Yang terpenting dan genting sebenarnya bagi rakyat adalah bagaimana kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terpilih nanti bakal benar-benar mampu mewujudkan ekspektasi besar mereka selama ini, yaitu mewujudkan pemerintahan yang benar-benar bersih serta mewujudkan sebuah masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Salah satu indikator pemerintahan yang bersih adalah minimnya angka kasus tindak korupsi. Sayang, hasil pilkada selama ini masih banyak yang membikin rakyat kecewa berat karena mereka yang terpilih dalam pilkada ternyata tidak

amanah. Rentetan aksi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap banyak kepala daerah nyatanyata mengonfirmasi ihwal figur-figur pemimpin terpilih hasil pilkada yang ternyata justru tidak amanah. Kekecewaan masyarakat terkait mereka yang terpilih lewat pilkada namun akhirnya tidak amanah itu tidak boleh dibiarkan dan dipandang remeh karena ujungnya bakal ikut mendorong meningkatnya golongan putih alias golput, yakni mereka yang tidak mau berpartisipasi dalam pemilu. Tiga Tantangan Terdapat tiga tantangan besar yang mesti dihadapi oleh para kepala daerah terpilih hasil dari pilkada serentak Juni nanti. Pertama, mampukah mereka membawa semangat dan perubahan baru bagi

daerah mereka masing-masing, sehingga menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang lebih besar terhadap keberadaan mesin birokrasi yang mereka pimmpin. Kedua, mampukah mereka menjadi mesin penggerak terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik serta terciptanya keadilan sosial dan keadilan ekonomi yang selama ini rakyat idam-idamkan namun belum kunjung mewujud? Ketiga, mampukah mereka menjadi negarawan yang hanya fokus memikirkan bagaimana memajukan daerah yang mereka pimpin serta menyejahterakan rakyatnya secara merata dan seadil-adilnya? Jujur saja, publik saat ini sudah demikian jemu dengan basa-basi, pencitraan, retorika, maupun janji-janji politik. Masyarakat mendambakan solusi nyata bagi berbagai persoalan yang mereka rasakan di sekeliling mereka.

artikel, dan hal-hal lain yang sejenis. 3) Tahap Pembelajaran dilakukan dengan kerja sama semua guru mata pelajaran. Dalam hal ini, guru mata pelajaran harus mampu memahami istilah “teks”, yang dapat dimaknai sebagai sesuatu yang bersifat dinamis. Untuk itu, istilah “teks” dapat berbentuk cetak, audio, visual, audio visual, digital, grafik/diagram/ flowchart, kinestetik, dan lainlain. Berkaitan dengan itu, setiap guru mata pelajaran dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) h a r us m e m p e r t i m b a n g ka n strategi literasi, yaitu strategi pemahaman wacana/teks dan kompetensi representasi multimedia. Pemantauan dapat dilakukan setiap saat, namun disarankan dilaksanakan tiap bulan sekali. Sementara itu, evaluasi dapat dilaksanakan tiap satu semester ataupun satu tahun pelajaran. Berdasarkan pemantauan dan evaluasi yang dilakukan secara terprogram, permasalahan implementasi GLS dapat diketahui kekurangan dan keunggulan gerakan tersebut. Hal ini akan memudahkan untuk melakukan rencana tindak lanjut pada tahun pelajaran berikutnya ataupun pada rencana strategis jangka menengah berikutnya. Lalu bagaimana caranya mengerakkan literasi di kalangan masyarakat? Gerakan literasi kepada seluruh lapisan masyarakat merupakan hak setiap orang untuk belajar sepanjang hayat. Dengan meningkatkan kemampuan literasi masing-masing individu diharapkan dapat memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup baik itu secara individu, keluarga maupun dalam masyarakat. Penulis, guru SMP Negeri 1 Abang

POJOK Menteri ESDM jamin harga premium tak naik hingga 2019. - Tak naik tapi langka. *** Revolusi Industri 4.0 akan menimbulkan kesenjangan sosial. - Berikutnya kerawanan sosial. *** Ditelusuri, delapan kontainer bawang putih impor ilegal. - Yang lolos lebih banyak.

Penulis adalah kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Masuk Musim Panen Raya

Harga Beras Medium Tetap di Atas HET

Tabanan (Bali Post) -

Tabanan saat ini memasuki panen raya yang diprediksi puncaknya terjadi pada bulan April. Meski sudah memasuki panen raya, ternyata harga beras medium di tingkat pengecer masih tinggi. Rata-rata terjual di atas HET, bahkan ada yang menjual Rp 12.000 per kilogram. Masih tingginya beras medium di tingkat pengecer ini membuat Pemkab Tabanan menggelar pasar murah dan pasar rakyat serta menjadwalkan ulang Operasi Pasar (OP).

Bali Post/ist

I Made Yudiana

Hemat Biaya Listrik LPJU

Gunakan Meterisasi dan Lampu LED Tabanan (Bali Post) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) Kabupaten Tabanan tahun 2018 melanjutkan program meterisasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), pemeliharaan dan peningkatan jaringan dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Di tahun 2018, untuk peningkatan jaringan akan ditangani 15 unit jaringan. Dikatakan Kepala Dinas PUPRKP Tabanan I Made Yudiana, Senin (5/3) kemarin, sebagai upaya penghematan energi listrik pihaknya telah memasang lampu hemat listrik (LED) di sejumlah titik di Tabanan. Upaya ini akan terus bergulir hingga menjangkau seluruh wilayah. Tak hanya itu, untuk menekan pembayaran LPJU berkaitan 24 jam, PU Tabanan juga sudah melakukan tindakan meterisasi bertahap. “Kami masih melakukan meterisasi bertahap. Ini juga sesuai anggaran yang ada,” katanya. Ditambahkan Yudiana, meterisasi tersebut memang sangat penting untuk efisiensi pemakaian khususnya sistem pembayaran penggunaan listrik ke PLN. Jika dibandingkan sebelum pemasangan meteran, Pemkab Tabanan setidaknya harus menyiapkan anggaran untuk penggunaan selama 24 jam. Padahal kenyataan tidak semua LPJU dinyalakan selama 24 jam. “Akan lebih efisiensi dan pembayaran tentunya disesuaikan dengan pemakaian,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin kemarin. Menurutnya, meterisasi ini sebenarnya sudah dilakukan secara bertahap setiap tahun, sejak tahun 2012. Di mana sampai tahun 2017 yang sudah dimeterisasi sebanyak 290 unit jaringan, dari target meterisasi jaringan LPJU sebanyak 683 unit jaringan. “Tahun 2018 ini kita tangani 15 unit jaringan, sehingga sisanya lagi 378 unit jaringan,” terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, terobosan meterisasi ini muncul ditahun 2012, di mana saat itu untuk pembayaran LPJU Pemkab Tabanan harus membayar cukup mahal diakibatkan lampu penerangan jalan umum banyak yang tidak menggunakan meteran dan tidak memakai stop kontak otomatis (LDR). Akibatnya, lampu penerangan jalan umum tersebut menyala selama 24 jam non-stop. (kmb28)

Rendah, Minat Pelaku UKM Urus Hak Cipta Tabanan (Bali Post) Mendaftarkan hak cipta untuk jenis usaha UKM (Usaha Kecil Menengah) saat ini sedang digalakkan pemerintah, selain pendaftaran merek maupun labelisasi halal. Kepemilikan hak cipta ini akan menjadi brand UKM, sehingga tidak gampang dijiplak serta diakui oleh orang lain. Dengan adanya hak cipta, juga meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dan meningkatkan harga jualnya. Sayangnya minat pelaku UKM di Tabanan mengurus hak cipta masih rendah. Dalam periode tiga tahun, yaitu 2016-2018 baru satu UKM yang mengantongi hak cipta. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Senin (5/3) kemarin mengatakan, selama ini dinas terus mendorong kalangan UKM di Kabupaten Tabanan untuk mengurus hak merk dan hak cipta. ‘’Padahal pengurusan hak cipta maupun hak merk ini penting untuk memberikan perlindungan produk usaha agar tidak dijiplak. Tetapi untuk hak cipta masih minim diurus UKM,’’ ujarnya Berdasarkan data, untuk hak merek yang telah diusulkan pada 2016-2018 mencapai 82 merek, dan yang terbit baru 39 merek, sedangkan sisanya 43 merek belum terbit. Periode yang sama untuk hak cipta dari sembilan yang telah diusulkan, saat ini yang terbit baru satu hak cipta sementara untuk hak halal telah diajukan 14 produk, namun hingga kini dari pengajuan tersebut belum ada yang terbit. Jelas Dalem, minimnya minat UKM di Tabanan ini mengurus hak cipta karena orientasi pasar masih tertuju pada pemasaran di dalam negeri. Hal ini menyebabkan para pelaku UKM enggan untuk mengurus perlindungan atas hasil karyanya. ‘’Jika pangsa pasarnya sudah ke ekspor, biasanya akan antusias mengurus hak cipta maupun hak merek,’’ ujarnya. Ia melanjutkan, untuk UKM yang mengurus hak merek didominasi oleh UKM yang bergerak di sektor pakaian jadi, kerajinan besi dan kerajinan keramik. Sementara untuk pengajuan hak cipta dominan diajukan oleh UKM yang bergerak disektor kerajinan keramik dalam bentuk patung. “Khusus untuk pengajuan hak halal dominan diajukan oleh pelaku usaha atau UKM yang bergerak di sektor olahan ikan, seperti ikan tuna, lele, belut dan tongkol,” tegasnya. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan

0361-812519

Polsek Kediri

0361-812280

Polsek Marga

0361-8946155

Polsek Kerambitan

0361-8943991

Polsek Selemadeg

0361-8943669

Polsek Pupuan

0362-71110

Polsek Penebel

0361-819194

Polsek Baturiti

Polsek SelTim Damkar

0368-21110

0361-8509985 0361-812113

Ketua Pelaksana Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) I Gusti Putu Ekayana, Senin (5/3) kemarin, mengatakan harga beras medium ditingkat pengecer rata-rata memang masih ada dikisaran harga Rp 11.500 atau masih di atas HET. Bahkan ada yang menyentuh Rp 12.000 per kilogram. Dari data Disperindag Tabanan, beras premium saat ini bertengger di harga Rp 13.000 per kilogram. Untuk beras jenis C4 I ada di harga Rp 12.500 per kilogram, untuk jenis C4 II

diharga Rp 12.000 per kilogram. Sementara untuk beras IR ada di kisaran harga Rp 11.500 per kilogram. Masih tingginya harga beras di tingkat pengecer ini, dijelaskan Ekayana, karena pedagang membeli beras saat harga masih tinggi. Sehingga mereka pun menjualnya dengan harga yang sesuai dengan harga beli. ‘’Jadi stok beras yang dibeli dengan harga di atas HET masih ada. Sehingga untuk beras ini harganya masih dijual di atas HET juga oleh pedagang,’’ ujarnya.

Meski demikian, untuk mencegah kenaikan semakin tinggi, TPID Tabanan bersama instansi terkait mengambil beberapa langkah. Pertama adalah membagikan beras program bantuan pangan nontunai untuk 17.308 KPM (Kuota Penerima Manfaat). ’’Beras dari program BPNT ini diturunkan awal bulan Maret. Hingga saat ini BPNT masih berupa beras sebanyak 10 kilogram per KMP. Dan pengambilannya tidak lagi pakai biaya tebus, tetapi digratiskan untuk KPM,’’ jelas Ekayana.

Langkah lain adalah menggelar pasar rakyat yang rutin diselenggarakan di PDDS (Perusahaan Daerah Dharma Santhika) Tabanan, serta beberapa desa yang ada di Tabanan. Pasar murah akan digelar di taman Kota pada Jumat (9/3), sekaligus untuk menyambut hari raya Nyepi. Untuk Operasi Pasar akan kembali digelar dan saat ini sedang dalam proses koordinasi dengan Bulog serta Perpadi Tabanan mengenai tanggal pelaksanaannya. Di samping langkah ini, dengan adanya panen raya yang puncaknya terjadi pada bulan April mendatang, diharapkan bisa menurunkan harga beras medium di tingkat masyarakat. Kepala Bidang Pengembangan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian

PELAYANAN - Suasana pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan.

Tabanan I Wayan Suandra mengatakan panen raya di Tabanan sudah mulai sejak awal Maret dan puncaknya di bulan April. Diprediksikan akan ada panen seluas 5.887 hektar. Jika dirata-ratakan satu hektar menghasilkan 5-6 ton gabah, maka pada panen raya ini jika dihitung terjadi rendemen 50 persen maka akan dihasilkan beras sebanyak 16.189 ton. Mengenai harga beras yang naik, menurut Suandra, mungkin terjadi di tingkat pengecer. Sebab untuk harga gabah di tingkat petani tidak mengalami peningkatan, tetapi tetap berada di angka Rp 5.000 per kilogram. Dengan adanya panen raya ini, nanti diharapkan bisa menurunkan h a r g a beras medium di tingkat masyarakat. (kmb24)

Bali Post/bit

Disdukcapil Sikapi Temuan KPU Soal Pemilih Tanpa E-KTP Tabanan (Bali Post) Dari release KPU Tabanan terkait hasil coklit data pemilih sementara, ditemukan ada 3.473 pemilih yang ternyata tidak memiliki e-KTP. Hasil ini disampaikan langsung KPU, khususnya bagian data kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Menanggapi temuan tersebut, Disdukcapil langsung melakukan pengecekan. Bahkan mereka siap turun ke lapangan, jika memang benar dari jumlah tersebut belum melakukan perekaman.

“Data sebagian kecamatan sudah saya terima, dan salah satu kabid juga sudah saya perintahkan ke KPU koordinasi terkait data tersebut,” ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil IGA Rai Dwipayana didampingi Sekdis I Made Kristiadi, Senin (5/3) kemarin. Diterangkannya, dari data 3.473 pemilih non e-KTP hasil coklit KPU ini nantinya akan dilakukan sanding data. Karena saat petugas PPDP melakukan pencoklitan bersamaan dengan gencarnya Disdukcapil melakukan jadwal perekaman dengan

sistem jemput bola. “Dari hasil sanding data ini nantinya bisa kita lihat, apakah yang bersangkutan sudah melakukan perekaman atau belum. Jika sudah akan langsung diberi surat keterangan, namun distribusinya koordinasi dengan KPU,” terangnya. Jika memang belum melakukan perekaman, dari Capil menyatakan siap kembali melakukan penjadwalan perekaman, sebelum KPU memutuskan DPT. “Prinsip punya waktu 1,5 bulan jelang penetapan DPT akan melakukan perekaman keliling sesuai hasil data sand-

ing, jika jumlahnya banyak tentunya kami juga akan minta kerja sama dengan pihak kecamatan dan desa,” ucapnya. Selain temuan pemilih yang belum terekam, banyak juga yang tidak punya identitas berupa NIK, sehingga sulit untuk melacak data kependudukannya. Dan ini yang harus dicari bekerja sama dengan aparat setempat, berikut menyertakan fotokopi KK. “Ini dilakukan untuk meminimalisir persoalan dibelakang,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tahapan pemutakhiran data pemilih melalui pelaksa-

naan pencocokan dan penelitian (coklit) di Kabupaten Tabanan yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) selama sebulan mencatat 30.952 pemilih dalam data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dan sebanyak 20.635 pemilih baru dari total jumlah pemilih awal (DP4) sebanyak 371.778 pemilih. Sementara pemilih cocok sebanyak 333.081 jiwa, pemilih yang berubah data berjumlah 2.940 jiwa, dan pemilih non e-KTP jumlahnya 3.473. (kmb28)

Studi Banding Pemkab ke Batam

Bali Post/ist

DIBEKUK - Kedua pelajar yang terlibat kasus pencurian dibekuk pihak kepolisian.

Curi HP, Dua Pelajar Dibekuk Polisi Tabanan (Bali Post) Jajaran Opsnal Reskrim Polres Tabanan menciduk JM (13) dan De, pelajar yang beralamat di Malkangin, Dajan Peken, Tabanan, Senin (5/3) kemarin. Keduanya ditangkap karena telah mencuri HP milik I Gusti Putu Bagus Satria Wibawa (14) saat bermain basket di Lapangan Alit Saputra Dangin Tarik, Tabanan beberapa waktu lalu. Informasi yang berhasil dihimpun, korban bermain basket bersama temannya di lapangan basket Dangin Carik sekitar pukul 15.00 Wita. Korban menaruh tas di barat lapangan yang di dalamnya berisi HP. Sekitar pukul 18.00

Wita, korban beristirahat kemudian mengambil tas dan HP-nya. Selanjutnya tas kembali ditaruh di timur lapangan yang dekat dengan jalan raya. Korban kemudian kembali bermain basket dan tidak memperhatikan kalau tasnya sudah menjadi incaran maling. Sekitar pukul 19.00 Wita saat korban hendak mengambil tasnya ternyata sudah tidak ada di tempatnya lagi. Begitu juga dengan HP yang merupakan HP merek terkenal. Korban bersama dua rekannya Mario dan Arifin berusaha mencari, namun tidak ketemu. Akibatnya korban mengalami kerugian

sekitar Rp 4,5 juta. Dan melaporkan kasus itu ke Polres Tabanan, Jumat (2/3) lalu. Berdasarkan laporan tersebut, tim Opsnal Reskrim Polres Tabanan melakukan penyelidikan di lapangan dan akhirnya mengetahui pelakunya JM dan De. Keduanya kemudian berhasil diamankan berikut barang bukti HP yang dicuri dan dibawa ke Polres Tabanan. Dari pemeriksaan, keduanya dengan mudah mengambil tas korban dari pinggir jalan tanpa ada yang curiga. “Petugas masih memeriksa kedua pelaku,” ungkap Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tabanan Senin (5/3) kemarin menggelar studi banding ke Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau untuk mengetahui strategi apa yang diterapkan dalam menghadapi dan mencegah ATHG. Studi banding ini melibatkan Tim Pengamanan dan Pengendali Daerah yang meliputi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dipimpin langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Dalam pengantar di awal studi banding, Bupati Eka menyatakan bahwa dinamika pembangunan di Tabanan terus berkembang dari waktu ke waktu akibat dipengaruhi berbagai faktor. Perkembangan tersebut tidak lepas dari posisi Tabanan yang telah beralih menjadi kawasan penyangga sekaligus daerah pariwisata yang tiap saat berkembang. Selain di masa awalnya, Tabanan merupakan kawasan agraris yang menyuplai kebutuhan pangan di tingkat provinsi. Menurutnya, dinamika pembangunan hampir setiap wilayah merasakan dampaknya. Dan Batam dipilih sebagai tempat studi banding karena melihat sejarahnya yang cukup panjang dan posisinya yang

hampir sama dengan Tabanan sebagai daerah penyangga. “Selama ini Tabanan sudah dikenal sebagai daerah pertanian. Tapi di sisi lain, Tabanan sekarang ini sudah menjadi kawasan penyangga juga. Selain itu, beberapa titik pariwisata juga ada di Tabanan, seperti Tanah Lot, Bedugul, dan yang terbaru kawasan warisan budaya dunia Jatiluwih,” bebernya. Dengan posisinya seperti itu, tantangan yang dihadapi Tabanan sejatinya tidak ringan. Dari sisi stabilitas keamanan, Tabanan berada di jalur lalu lintas nasional yang menjadi jalan utama migrasi penduduk dan barang. Menjawab pertanyaan utama dari Bupati Eka tersebut, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad secara sepintas mengawalinya dengan sejarah eksistensi wilayah yang secara administratif tergabung dalam Provinsi Kepuluan Riau ini. Dalam paparannya tersebut, Batam telah didesain sejak lima dasawarsa lalu. Hal lainnya yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah menjaga keharmonisan dan kerukunan antarwarga Batam yang berasal dari berbagai suku, agama dan ras. “Kami punya tim terpadu yang melibatkan FKPD dalam hal ini. Kami membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” tandasnya. (kmb28)


KARANGASEM

8 Getaran dan Gempa Bumi Kembali Terasa

KONDISI alam di Kabupaten Karangasem dalam kurun waktu sepekan menunjukkan tanda yang sedikit membangkitkan rasa kekhawatiran pascaturunnya status Gunung Agung dari Awas menjadi Siaga. Pertama pada Kamis (1/3) warga Desa Dukuh dan Desa Ban di kaki Gunung Agung merasakan getaran yang cukup keras hingga membuat station relay radio (SSR) alat seismograf bersuara nyaring. Getaran tidak hanya dirasakan sekali melainkan tiga kali, bahkan sempat berlangsung selama 15 detik. Dengan kondisi Gunung Agung yang sempat menunjukkan gejala kuat akan erupsi, getaran keras meski dalam status siaga tetap membuat khawatir. Rasa tenang warga terutama di sekitar Gunung Agung pun sedikit terusik. Meski demikian, warga yang telah terbiasa dengan munculnya tanda-tanda alami Gunung Agung yang aktif dapat bersikap lebih tenang. Peristiwa kedua terjadi Sabtu (3/3) lalu, di mana sebuah gempa tektonik dengan kekuatan 4,2 SR berpusat di wilayah Kabupaten Karangasem tepatnya di 13 kilometer barat laut Karangasem dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa dirasakan di Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar. Dengan berpusat di Karangasem, tentu saja ada kekhawatiran, gempa akan memicu aktifnya kembali Gunung Agung. Meski demikian, menurut Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika, Gunung Agung masih tetap status Siaga. Tidak ada peningkatan berarti, bahkan terus menunjukkan penurunan. Kalaupun ada pengaruhnya, tentu tidak serta merta akan membuat Gunung Agung naik status. Dipastikan ada proses yang cukup panjang dengan menunjukkan gejala-gejala lainnya. Peristiwa ketiga berupa gempa bumi berpusat di Karangasem menurut catatan dari BMKG Wilayah III Denpasar terjadi Senin (5/3) kemarin sekitar pukul 15.58 Wita dengan kekuatan 2,5 SR berpusat pada 16 kilometer arah barat laut Karangasem pada kedalaman 2 kilometer. Sekali lagi, karena gempa berpusat di wilayah Karangasem, pikiran bahwa ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Agung tidak terelakkan. Tetapi tentu masih sangat dini memastikan bahwa gempa tersebut akan menjadi pemicu aktifnya kembali Gunung Agung. Gunung Agung memang merupakan gunung berapi yang masih aktif. Artinya sebagai gunung yang aktif, kemungkinan erupsi bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Meski demikian, sebuah gunung untuk erupsi akan memberikan tanda-tanda atau gejala-gejala yang dalam kurun waktu tertentu. Selama tanda-tanda yang ditunjukkan masih belum pada level awas, kondisi masih relatif aman. Yang paling utama dari penyikapan atas kondisi Gunung Agung adalah kewaspadaan yang tetap dijaga. (winayaka)

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Dugaan Korupsi Pengadaan Buku

Kejari Amlapura Masih Lakukan Pendalaman Amlapura (Bali Post) -

Kasus dugaan korupsi pengadaan buku menjadi antensi serius Kejari Amlapura. Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan, Senin (5/3) kemarin, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mengetahui lebih detail persoalannya, apakah terjadi kerugian negara atau tidak. Sebab, sebagaimana informasi awal ada yang sudah menerima bukunya, ada juga yang belum menerimanya.

I Nyoman Sucitrawan

Bali Post/kmb31

Setelah memanggil seluruh kepala sekolah di tingkat SMP pihak kejaksaan belum lama ini juga sudah memanggil pihak eksekutif, seperti Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem maupun kepala bidang yang terkait. Selain itu, pihak rekanan juga dimintai keterangan. Akan tetapi, seperti apa hasil klarifikasi kejaksaan terhadap pejabat terkait, enggan dibeberkan Sucitrawan. “Kami baru klarifikasi saja, belum mengarah ke manamana (menentukan tersangka -red) masih jauh. Hanya memastikan, setiap kepala sekolah apa sudah menerima bukunya apa belum, jumlah berapa. Bukunya, buku apa. Makanya kami minta bawa bukunya ke kantor,” kata Sucitrawan. Tetapi, dari hasil klarifikasi dengan para kepala sekolah, diakui memang ada yang belum menerima buku. Padahal, pengadaan buku ini sudah tahun anggaran 2017 lalu. Bukunya didistribusikan dari pihak rekanan langsung ke setiap

sekolah. Hasil klarifikasi itu, kata dia, ada beberapa kepala sekolah yang belum menerima buku ini, karena terkendala erupsi Gunung Agung. Setelah status aktivitas Gunung Agung turun dan radius kawasan radius berbahaya juga dipersempit, barulah sisanya didistribusikan. Pihak rekanan yang dimintai keterangan juga menyatakan hal serupa. Hasil klarifikasi sejauh ini, Sucitrawan menegaskan belum bisa memastikan apakah ada kerugian negara dalam permasalahan ini. Pihaknya masih mendalami kasusnya lebih jauh. Sebelumnya, kejaksaan memanggil seluruh Kepala SMP se-Karangasem, 14 Februari lalu. Mereka dipanggil menghadap ke kantor Kejari Amlapura untuk dimintai keterangan, sambil membawa serta seluruh buku hasil pengadaan tersebut. Pemanggilan Kepala SMP se-Karangasem ini, memang ada kaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan buku untuk perpustakaan SMP. Ini terlihat

dari isi surat Jaksa Bekti Wicaksono dan Andri Winanto kepada para Kepala SMP, dengan nomor B-54/P.1.14/ Fd.1/02/2018 yang meminta Kepala SMP hadir untuk keperluan di atas. Surat panggilan ini dilayangkan kepada Kepala SMP, setelah adanya Surat Perintah Penyelidikan Kejari Amlapura dengan nomor PRINT - 02/ P.1.14/Fd.1/02/2018 tertanggal 1 Februari 2018. Dari dokumen serah terima barang salah satu sekolah, didapat bahwa pengadaan buku ini dilakukan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem bekerja sama dengan pihak Kontraktor dan Perdagangan Karya Prima Lestari, yang beralamat di Banjar Penida Kelod, Tembuku, Bangli. Pengadaan itu dilakukan melalui Belanja Modal Aset Tetap Lainnya-Pengadaan Buku Ilmu Pengetahuan Umum. Berita acara serah terima barang ini, diteken langsung Direktur CV Karya Prima Lestari, bernama I Putu Hendiarta. (kmb31)

Karangasem Resmi Canangkan Kampanye Imunisasi JE

Bali Post/kmb

TERTIBKAN APK - Stiker di kaca mobil yang menyerupai alat peraga kampanye (APK) ditertibkan personel gabungan KPU, Panwaslu, dan Satpol PP dalam razia kendaraan di Jalan A. Yani, Amlapura.

Panwaslu dan KPU Tertibkan APK Pilgub di Kaca Mobil Amlapura (Bali Post) Berdasarkan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), alat peraga kampanye (APK) pemilihan kepala daerah hanya diperbolehkan yang dibuat oleh KPU. Jika terdapat APK di luar ketentuan seperti pemasangan di kaca mobil, maka hal tersebut merupakan pelanggaran. Dalam razia kendaraan yang digelar Sat. Lantas Polres Karangasem di Jalan A. Yani Amlapura, Senin (5/3) kemarin, personel KPU dan Panwaslu Karangasem yang ikut terlibat mempereteli banner ataupun stiker bernuansa alat peraga kampanye yang ditempel di kaca mobil. ‘’Ya, kita hadir dalam rangka itu. Sesuai Peraturan KPU No. Tahun 2017, alat peraga kampanye dibuat oleh KPU. Ini yang ditempel di kaca-kaca mobil kategori melanggar,’’ ujar anggota KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana. Untuk aksi penertiban tersebut, KPU dan Panwaslu juga menggandeng personel Satpol PP Pemkab Karangasem selaku eksekutor. Dalam razia yang berlangsung sekitar satu jam mulai pukul 09.00, tim gabungan menjaring dua kendaran angkutan umum yang kaca belakangnya ditempeli banner salah satu pasangan calon Pilgub Bali. Sempat mencoba beradu argumen, kedua sopir akhirnya merelakan banner-nya dilepas paksa. Adi Widana didampingi Ketua Panwaslu Komang Tri Arta mengatakan, penertiban alat peraga kampanye tersebut sejalan dengan upaya kepolisian meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Menurutnya, hasil koordinasi dengan Satuan Lantas Polres Karangasem, menempel stiker pada kaca mobil merupakan pelanggaran lalu lintas karena dapat menghalangi pandangan. ‘’Sampai hari H pencoblosan, penertiban APK akan terus kita lakukan. Selama Operasi Keselamatan Agung 2108, kita akan bergerak bersama Sat. Lantas Polres,’’ katanya. Sementara itu, Kasat Lantas AKP Fudin Ismail mengatakan, Operasi Keselamatan Agung 2018 akan berlangsung sampai 26 Maret mendatang. Tujuannya lebih pada upaya preventif, mengurangi angka lakalantas melalui peningkatan kesadaran tertib berlalu lintas. ‘’Sasaran operasi di antaranya aksi melawan arus, berkendara tanpa sabuk pengaman dan helm, pengendara anak di bawah umur, berkendara dalam kondisi mabuk, pelanggaran batas kecepatan dan mengoperasikan HP saat berkendara,’’ jelasnya. Dalam razia yang diisi pembagian helm gratis itu, polisi menindak 15 pelanggar terdiri dari 3 tanpa helm, 5 pengendara di bawah umur, 3 pengendara tanpa sabuk pengaman, dan 4 pelanggaran lampu siang. Karena lebih bersifat ke upaya preventif, pelanggar hanya diberi surat teguran. Bersamaan dengan razia, polisi juga melaksanakan sosialisasi melalui mobil keliling menggunakan pengeras suara. Salah satu yang ditekankan menyangkut kecepatan berkendara di dalam kota maksimal 40 km per jam. (kmb)

PENCANANGAN Kampanye imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di Kabupaten Karangasem resmi dibuka di Gedung UKM Center Amlapura, Senin (5/3) kemarin. Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi. Dihadiri Kepala OPD terkait, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karangasem dan para siswa SD dan SMP di Kabupaten Karangasem. Kepala Dinas Kesehatan, Ida Bagus Putra Pertama, menyampaikan latar belakang kegiatan ini dikarenakan Bali termasuk daerah endemis penyakit JE. Di Indonesia tercatat kasus positif JE, di antaranya 17 kasus dilaporkan terdapat di Bali. Hingga kini belum ada obat untuk radang virus JE. Tingkat kematian dan kecelakaan akibat virus JE cukup tinggi. Pencegahan yang paling efektif untuk virus JE adalah imunisasi. Pertama mengatakan, tujuan kampanye imunisasi JE adalah untuk memutus rantai penularan penyakit JE di Provinsi Bali pada umumnya, di Kabupaten Karangasem pada khusunya. Sasaran pelaksanaan kampanye Imunisasi JE diberikan pada umur 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun, karena 89 persen kasus JE di Indonesia terdapat pada kelompok

umur kurang dari 15 tahun. Jumlah sasaran kampanye Imunisasi JE di Kabupaten Karangasem sebanyak 105.174 orang. Ia menyampaikan, secara teknis pelaksanaan kampanye JE di antaranya imunisasi diberikan dengan cara penyuntikan dengan dosis pemberian adalah 0,5 ml vaksin JE kepada sasaran yang sehat saat pelaksanaan oleh petugas kesehatan. Jadwal pelaksanaan disusun oleh puskesmas berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Kepala Lingkungan. Pelaporan akan dilakukan setiap hari secara berjenjang dari puskesmas ke kabupaten dan dari kabupaten ke provinsi dan dari provinsi ke pusat. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan akan dilaksanakan oleh Tim Pokja Kampanye JE Kabupaten, Provinsi dan Pusat serta dari WHO dan target cakupan imunisasi JE minimal 95 persen. Sementara itu, Bupati Karangasem Mas Sumatri dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, menegaskan keberhasilan suatu negara untuk bersaing di dunia internasional sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, salah satu yang penting adalah SDM harus sehat, bermutu, produktif,

dan berdaya-saing. Untuk itu, upaya ini harus dimulai dengan menjaga kesehatan sejak bayi dalam ka nd ung a n, d ila njut ka n setelah bayi lahir, masa kanak-kanak, hingga masa dewasa. Salah satu cara efektif dalam mencegah penyakit adalah dengan memberikan imunisasi pada masa bayi, kanak-kanak, dan dewasa. Penyakit JE merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Provinsi Bali termasuk daerah endemis JE, di mana 43 kasus yang dilaporkan positif JE di Indonesia, 17 kasus terdapat di Bali di antaranya ada yang berasal dari Kabupaten Karangasem. Dari Kasus yang terlaporkan 85 persen kasus JE terdapat pada kelompok umur kurang dari 15 tahun. Penyakit JE dapat menimbulkan kematian, gejala sisa berat termasuk kelumpuhan dan keterbelakangan mental. Sampai saat ini, belum ada obat untuk infeksi virus JE, dan imunisasi adalah satu-satunya cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit JE pada manusia. Oleh karena itu, diperlukan upaya sungguh-sungguh untuk menyukseskan kampanye imunisasi JE ini. Kampanye imunisasi JE akan dilaksanakan di seluruh Provinsi Bali termasuk di Kabupaten Karangasem

APEL Disipilin Pegawai yang dilaksanakan Senin (5/3) kemarin, di Lapangan Tanah Aron Amlapura, Karangasem sedikit berbeda. Selain diikuti oleh karyawan dan karyawati SKPD di Lingkungan Setda Kabupaten Karangasem, apel juga diikuti oleh dua kompi pasukan Damkar. Hal ini dalam rangka Apel Disiplin Pegawai yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pemadam Kebakaran (Damkar) Nasional ke-99 yang dipimpin oleh Komandan Upacara I Ketut Mertadina selaku Sekretaris Pemadam Kebakaran Kabupaten

Karangasem. Hadir dalam apel HUT Damkar yang bertema “Optimalisasi Peran Pemadam Kebakaran dalam Menghadirkan Perlindungan Masyarakat Menyongsong Pilkada Serentak tahun 2018” ini, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, anggota Forkopimda, Camat dan seluruh Kepala OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Karangasem. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri selaku Inspektur Upacara mengatakan peran penting pemadam kebakaran tercermin dari tugas dan tanggung jawabnya. Tugas pemadam kebakaran di kabupaten/kota adalah melakukan pencegahan, pengendalian, penyelamatan, dan penanganan bahan berbahaya beracun kebakaran, melakukan inspeksi dan investigasi kejadian kebakaran, serta pemberdayaan masyarakat. Sedangkan di provinsi adalah penyelenggaraan pemetaan rawan kebakaran, dan pendampingan terhadap kabupaten/ kota dalam penyelenggaraan urusan kebakaran. Ditambahkan, selain tugas pokok dan fungsi yang ditetapkan dalam undangundang, aparatur pemadam kebakaran saat ini juga dituntut untuk melayani masyarakat pada operasi penyelamatan nonkebakaran. “Melalui berbagai media, kita saksikan bahwa pemadam kebakaran misalnya senantiasa hadir dalam upaya penanganan kecelakaan, banjir, bahkan terlibat sampai pada upaya pengamanan masyarakat. Hal yang ingin saya tegaskan di sini adalah bahwa dari sudut pandang undang-undang dan kondisi aktual di masyarakat, pemadam kebakaran sangat dibu-

kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

mulai bulan Maret sampai dengan April 2018. Bila kampanye sukses dan mencapai cakupan di atas 95 persen, maka kasus radang otak karena virus JE dapat menurun. Agar cakupan kampanye imunisasi JE dapat mencapai di atas 95 persen seperti yang ditargetkan, perlu ada upaya dan dukungan dari berbagai pihak. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan kampanye imunisasi JE ini. “Pada kesempatan ini, sesuai arahan Bupati, saya minta kepada

seluruh jajaran pemerintah daerah, dapat menggerakkan masyarakat agar semua anak di Kabupaten Karangadem datang ke Pos Pelayanan Imunisasi terdekat untuk memperoleh imunisasi JE, “ tegasnya. Kampanye imunisasi JE ini merupakan bagian dari perjuangan besar para ahli di bidang kesehatan dan pemerintah untuk mengendalikan penyakit JE. Dengan imunisasi JE, kita menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas yang bebas dari sakit maupun cacat tubuh karena penyakit JE. (ad232)

tuhkan oleh masyarakat,” imbuhnya. Selain itu, Mas Sumatri juga menyampaikan bahwa memasuki tahun 2018, Indonesia mempunyai agenda nasional yang akan sangat menentukan kualitas demokrasi lndonesia. Sebuah perhelatan akbar demokrasi yang akan turut mewarnai proses pembangunan bangsa pada masa yang akan datang. Sebanyak 171 daerah, terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak. Seluruh aparatur pemerintahan dan komponen bangsa lainnya mempunyai kewajiban untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak yang berkualitas. Sehingga kepala daerah yang terpilih nantinya merupakan sosok pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi daerah dan masyarakat. Tetapi harus digarisbawahi bahwa keterlibatan aparatur pemerintahan dalam mengawal proses demokrasi ini harus memegang teguh netralitas birokrasi dan pemerintahan. Untuk itu, ia menegaskan, peran pemadam kebakaran sebagai bagian dari aparatur pemerintahan juga memiliki kewajiban yang sama dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini. Pemadam Keba-

karan bahkan memiliki tugas tambahan menghadirkan perlindungan masyarakat, mewujudkan suasana teduh dalam masyarakat, serta tetap siaga melindungi dan mengamankan satu objek vital pemerintahan dan masyarakat. Sementara itu, Kepala Dinas Pemadan Kebakaran I Nyoman Sutirtayasa dalam kesempatannya memaparkan sejarah pemadam kebakaran. Dikatakan, sebagai bentuk penghormatan terhadap petugas pemadan kebakaran, masyarakat Betawi pada masa silam tepatnya 1 maret 1929 memberikan plakat tanda penghargaan kepada Brandweer Betawi. Di dalam plakat tersebut tertulis hari ulang tahun ke-10. Atas dasar plakat tanda penghargaan tersebut selanjutnya setiap tanggal 1 maret masyarakat Indonesia memperingati hari pemadam kebakaran di indonesia. Hal ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan pengorbanan petugas pemadam kebakaran sepanjang hari dan sigap merespons tanggap darurat. Setelah berakhirnya kegiatan upacara diadakan acara tambahan yaitu acara simulasi penanganan kebakaran yang diperagakan oleh anggota Damkar Karangasem. (ad226)

Apel Disiplin Pegawai Diisi Peringatan HUT Ke-99 Damkar

Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

DIVAKSIN - Seorang siswa saat divaksin untuk menangkal penyakit JE yang rentan menyerang anak-anak.

HUT DAMKAR - Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) foto bersama usai menggelar apel HUT ke-99 Damkar di Lapangan Tanah Aron, Amlapura.


Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

GIANYAR

9

Rochineng Siap Penuhi Panggilan Panwaslu Gianyar (Bali Post) -

Panwaslu Kabupaten Gianyar mengagendakan pemanggilan terhadap Penjabat (Pj.) Bupati Gianyar I Ketut Rochineng pada Selasa (6/3) hari ini. Agenda tersebut guna mengonfirmasi beredarnya foto Rochineng yang sedang memperagakan simbol terkait salah satu paslon Gubernur Bali.

I Ketut Rochineng

Bali Post/nik

Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan, Senin (5/3) kemarin, membenarkan adanya surat panggilan untuk Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng. Pemanggilan tersebut berkenaan dengan foto saat prosesi palebon di Puri Ubud, 2 Maret lalu. Pada foto tersebut Rochineng yang berfoto bersama beberapa pejabat memperagakan simbol salah satu paslon dengan jarinya. Foto tersebut sampai ke Panwaslu Gianyar. Panwas-

lu pun langsung mengeluarkan surat panggilan karena terkait status Rochineng sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). ‘’Ini kan berkenaan dengan status Beliau yang masih ASN, makanya Panwaslu mengundang yang bersangkutan untuk hadir besok (hari ini - red) di kantor pukul 10.00 Wita,’’ katanya. Menurutnya, Panwaslu akan mengonfirmasi maksud dan tujuan Rochineng dengan bahasa tubuh beru-

pa mengangkat telunjuk kanan bersama sejumlah politisi saat palebon di Puri Ubud itu. Setelah mendapat penjelasan, Panwaslu akan mengkajinya guna memastikan ada pelanggaran atau tidak, termasuk sanksi jika ada ketentuan yang dilanggar. ‘’Sanksi itu tergantung penjelasan ASN. Kalau mengacu pada PP 53, itu ada sanksi berat hingga pemecatan. Ini tergantung tindakan yang dilakukan.

Kalau misal sampai ikut kampanye, ini lain lagi,’’ tegasnya. Ditambahkannya, bila mengacu pada PP No. 42 Tahun 2004, ada kode etik dan perilaku yang harus ditaati ASN. ‘’Kalau yang kemarin belum berani kita simpulkan. Ya... tunggu hasil klarifikasi nanti,’’ katanya. Secara terpisah, Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng mengaku sudah menerima surat panggilan dari Panwaslu Gianyar. Surat tersebut berupa undangan agar dirinya memberikan klarifikasi. ‘’Surat undangannya untuk memberikan keterangan apa yang menjadi maksud dan tujuan itu.

Saya kira saya harus datang saja,’’ katanya. Dia menyebutkan, saat palebon di Puri Ubud ia memang sedang duduk bersama sejumlah pejabat. Sesekali mereka juga berfoto bersama. Saat berfoto inilah, karena semua rekan di sampingnya berpose dengan mengangkat jari telunjuk, ia pun secara spontan mengikutinya. ‘’Ya, itu spontanitas. Itu tidak disangka dan tidak sengaja. Karena satu ruangan itu foto-foto, saya lihat kanan kiri semua nunjuk (mengangkat telunjuk) dan saya tidak sengaja ikut. Jadi, tidak sengaja. Tidak ada maksud apa,’’ jelasnya. (kmb35)

Diduga Serangan Jantung

TKI Asal Bedulu Meninggal di Kuwait Gianyar (Bali Post) Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Gianyar, Made Gede Gunawan (37), ditemukan pingsan di apartemennya di Kuwait. Setelah dilakukan pengecekan dokter, pria yang beralamat di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh ini dinyatakan meninggal akibat serangan jantung pada 28 Februari 2018 lalu. Jenazah Gunawan sudah dibawa ke Bali dan rencananya diserahkan ke rumah duka, Selasa (6/3) hari ini. Paman almarhum, Putu Sumantra, Senin (5/3) kemarin menuturkan, keponakannya ini sudah cukup lama bekerja sebagai terapis di Hotel Crown Plaza, Kuwait. Awalnya, kabar meninggalnya Gunawan dikiranya hanya lelucon. Hal ini mengingat pada Desember 2017 Gunawan terlihat sehat dan tidak mengeluhkan sakit tertentu. Mendapat informasi awal tersebut, istri almarhum, Kadek Sri Astuti, menghubungi perusahaan tempat suaminya bekerja. Barulah kemudian mereka percaya bahwa Gunawan yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga telah meninggal. ‘’Ya, terkejut sekali mendapat kabar ini,’’ kata Sri Astuti. Menurutnya, terakhir kali berkomunikasi Gunawan mengaku sedang batuk. Namun, Sri Astuti tidak menyangka bahwa penyakit suaminya separah itu. Lebih lanjut dia menjelaskan, yang saat ini menjadi beban pikirannya adalah masa depan putra semata wayang mereka, I Putu Suyasa yang baru berusia lima tahun. Dijelaskannya, dulu ia sempat bekerja sebagai terapis di hotel yang sama dengan suaminya. Namun, dia berhenti setelah menikah. Dia fokus mengurus keluarga kecilnya sehingga suaminyalah tulang punggung keluarga. Ditambahkannya, upacara ngaben almarhum rencananya dilaksanakan 14 Maret. Sementara itu, Penjabat Bupati Gianyar Ketut Rochineng saat melayat ke rumah duka mengungkapkan, Pemkab Gianyar melalui Dinas Tenaga Kerja sudah membantu proses pemulangan jenazah Gunawan. ‘’Untuk biaya pemulangan memang ditanggung perusahaan tempatnya bekerja. Tetapi untuk prosesnya sudah dibantu pemerintah,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

TERIMA KUNJUNGAN - Kadek Sri Astuti, istri dari TKI yang meninggal di Kuwait, saat menerima kunjungan dari Pemkab Gianyar, Senin (5/3) kemarin.

Tepergok Saat Hendak Mencuri Baju

Gianyar (Bali Post) Seorang wanita muda berinisial S harus diamankan polisi, Senin (5/3) kemarin. Wanita yang belum diketahui identitas lengkapnya ini diringkus lantaran telah melakukan percobaan pencurian di toko baju milik Natalia di Desa Batuan, Sukawati. Sempat berupaya kabur, dia berhasil diringkus warga setempat sebelum akhirnya diserahkan ke polisi. Kasus tersebut diketahui pemilik toko, Natalia sekitar pukul 12.00 Wita. Menurut Natalia, wanita tersebut hampir dua kali mengambil baju di tokonya. Aksi pertama sempat terekam CCTV pada 24 Februari lalu. ‘’Saat itu dia ambil tiga baju. Sekarang dia datang lagi. Belum sempat mengambil baju, keburu tepergok,’’ jelasnya. Natalia berhasil memergoki wanita itu karena menyimpan hasil rekaman CCTV saat pencurian beberapa waktu lalu. Wanita itu melakukan pencurian dengan modus purapura memilih baju. ‘’Dia keliling cukup lama. Sesekali datang ke kasir nanya ukuran baju. Nah ketika pegawai sibuk mencari ukuran baju yang dimaksud, ia mengambil baju lain,’’ jelasnya. Dia memastikan bahwa wanita tersebutlah yang melakukan pencurian di tokonya. Natalia mengaku membuat dokumentasi mengenai aksi pencurian yang pertama dan sudah mengenali ciri-cirinya. ‘’Setelah saya pastikan itu orang yang mencuri, saya dekati. Awalnya malah saya tanya baikbaik, apakah pernah mengambil baju waktu lalu,’’ jelasnya. Setelah terpojok itulah, wanita tersebut sempat ribut dengan Natalia. Wanita itu sempat berteriak histeris mengaku mau bunuh diri. Natalia yang merasa takut, akhirnya membiarkannya pergi meninggalkan toko. Namun diduga karena panik, wanita itu lantas lari ke arah utara dengan meninggalkan sepeda motornya yang diparkir di depan toko tersebut. Keributan itu membuat warga sekitar berusaha mengejar wanita tersebut yang sempat menyelinap lewat rumah-rumah warga dan masuk gang-gang kecil. Salah seorang warga, Made Lila mengaku mengejar wanita tersebut saat melewat artshopnya. ‘’Dengar ada yang meneriaki maling, spontans saya langsung tangkap pas lewat depan mata,’’ ujarnya. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana membenarkan pihaknya mengamankan seorang wanita yang disebut telah melakukan aksi pencurian. Namun ia mengatakan, masih menyelidiki kasus ini. Pihaknya juga menelusuri dugaan yang bersangkutan beraksi dengan modus sama di TKP lain. (kmb35)

Bali Post/ded

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan menikmati keindahan Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Senin (5/3) kemarin. Pura Tirta Empul merupakan objek wisata yang dikelola pemerintah dengan jumlah kunjungan wisatawan tertinggi di Gianyar.

Pj. Bupati Rochineng Buka Porjar Kabupaten Gianyar 2018 SEBANYAK 17 cabang olahraga serta lima cabang eksebisi dipertandingkan di Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Gianyar Tahun 2018. Porjar akan digelar selama enam hari dengan menyasar atlet-atlet dari semua jenjang atau tingkat pendidikan, yaitu siswa SD, SMP dan SMA/ SMK baik negeri maupun swasta. Demikian terungkap pada acara pembukaan Porjar Kabupaten Gianyar Tahun 2018 di Lapangan Astina Raya, Gianyar, Senin (5/3) kemarin. Porjar dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj.) Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gianyar yang juga Ketua Panitia Porjar Kabupaten Gianyar Tahun 2018 Drs. Anak Agung Gede Agung, M.Ap. mengatakan, Porjar tahun ini mengambil tema ‘’Melalui Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten Gianyar 2018 Kita Tingkatkan Soliditas dalam Meraih Prestasi Puncak Olahraga Menuju Gianyar Bagus’’. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk evaluasi

dalam rangka meningkatkan prestasi di sekolah. Selain itu, juga memberikan kesempatan kepada olahragawan dan olahragawati di kalangan pelajar untuk berpacu dalam kreativitas dan prestasi pada arena Porjar Kabupaten Gianyar, memotivasi para siswa di sekolah untuk lebih meningkatkan aktivitas dan kreativitasnya di bidang olahraga di dalam mencetak siswa berprestasi Kabupaten Gianyar. ‘’Event ini juga untuk menjaring atlet berprestasi di cabang olahraga yang akan dipersiapkan ke tingkat nasional,’’ ujarnya. Gede Agung menambahkan, meski merupakan dinas yang terbilang baru, pihaknya menargetkan peringkat III pada Porjar di tingkat provinsi nanti. Target ini melebihi raihan Kabupaten Gianyar pada Porjar Provinsi Bali Tahun 2017, yang hanya berada di peringkat IV. Dalam upaya pencapaian target tersebut, Dispora telah melaksanakan pembinaanpembinaan di masing-masing cabang olahraga. ‘’Dari pembinaan-pembinaan yang kita lakukan sejak beberapa

bulan lalu, kita optimis raih peringkat III Porjar Provinsi tahun ini,’’ tegasnya. Sementara itu, Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng mengatakan, Porjar adalah ajang pembinaan prestasi olahraga yag sekaligus gambaran hasil pembinaan tiaptiap sekolah selain untuk meningkatkan prestasi di ajang yang lebih tinggi. Menurutnya, prestasi tak dapat diraih dengan cara instan, melainkan harus dibarengi dengan usaha yang keras. Hal ini harus ditanamkan kepada para atlet sejak dini. ‘’Kepada guru olahraga saya ucapkan terima kasih, karena telah membina anakanak kita. Saya harap pembinaan lebih ditingkatkan lagi. Selain untuk meningkatkan prestasi, juga untuk membangun mental dan karakter anak-anak didik,’’ tegas Rochineng. Rochineng menambahkan, Porjar juga merupakan sarana tepat untuk membangun jiwa pelajar dan pemuda menjadi sosok pekerja keras, pantang menyerah, jujur dan sportif. Oleh karena itu Porjar bukanlah semata mengutamakan raihan medali, na-

PEMBUKAAN PORJAR - Pembukaan Porjar Kabupaten Gianyar Tahun 2018 di Lapangan Astina Raya, Gianyar, Senin (5/3) kemarin. mun harus bisa membangun karakter pelajar. Untuk itu diharapkan Porjar memberi wadah selebar-lebarnya kepada atlet untuk mengerahkan kemapuan terbaiknya. Terkait hilangnya bidang seni dalam Porjar, dia menyebutkan bidang tersebut akan mendapat penanganan atau pembinaan secara khusus yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan. Pembinaan akan dilakukan secara formal dan informal. Secara

perspektif

formal, melalui koordinasi antara Dinas Kebudayaan dan Dinas Pendidikan dengan memberikan pemahamanpemahaman kepada guru seni untuk tetap melestarikan dan pembinaan seni kepada anak didik melalui kegiatan kurikulum muatan lokal. Sedangkan secara informal, dengan menjalin kerja sama dengan sanggar-sanggar seni yang ada di Kabupaten Gianyar untuk melakukan pembinaan sekaligus evaluasi. (ad224)

Topik : INSENTIF PINANDITA

Insentif untuk Pemangku Pura Dadia AKTIVITAS keagamaan di Kabupaten Gianyar tergolong tinggi. Pemerintah pun memberikan insentif kepada pinandita Pura Tri Kahyangan. Namun sayangnya, pinandita untuk Pura Dadia dan Panti yang jumlahnya sampai ratusan belum pernah tersentuh dana insentif itu. Kondisi ini pun mendapat perhatian calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthyasa alias Cok Ibah. Cok Ibah mengatakan, kesejahteraan untuk pinandita dan pandita sudah sepatutnya diperjuangkan. Tidak hanya melalui dana insentif, namun juga berbentuk asuransi kesehatan. ‘’Saat ini insentif untuk pinandita untuk pura Tri Kahyangan sudah terayomi,’’ katanya.

Menurut Cok Ibah, insentif ini seharusnya bisa merata untuk seluruh pinandita tidak hanya di pura kahyangan tiga namun juga untuk pinandita di pura dadia dan panti seluruh Gianyar. ‘’Pura panti dan dadia ini tidak kalah penting dalam menjaga kesucian upacara, sebab desa pakraman itu juga terdiri dari kumpulan panti-panti,’’ katanya. Cok Ibah juga mengaku perlu dilakukan peningkatan insentif untuk tingkat pandita dan pinandita. Namun berapa peningkatan yang bisa diberikan, Cok ibah mengaku masih melakukan pengecekan PAD. ‘’Tentunya kita cek dulu besaran PAD. Saya juga tidak mau memberi peningkatan, tapi membebani keuangan pemerintah,’’ tegasnya. (kmb35)

Naikkan Insentif Pinandita

CALON Bupati Gianyar nomor urut 2, Made Mahayastra, mengaku sudah meningkatkan insentif untuk pinandita di Pura Tri Kahyangan, termasuk insentif untuk Bendesa Pakraman sebesar Rp 200 ribu. ‘’Saat menjadi Wakil Bupati, saya acc peningkatan itu,’’ ucap politisi yang akrab disapa Agus Mahayastra ini. Jika terpilih sebagai Bupati, dia berjanji akan kembali meningkat-

kan dana insentif tersebut. ‘’Saat revitalisasi pakraman, mudahmudahan bisa signifikan naiknya,’ katanya. Diakuinya, saat ini yang memperoleh insentif hanya Pandita, Pinandita dan Bendesa Pakraman. Sementara terkait pura dadia dan panti, juga akan dijadikan pertimbangan ke depan. ‘’Walau sekarang pura panti dan dadia ini belum dapat, tentu ke depan mereka

akan kita data dulu satu persatu pemangkunya,’’ ucapnya. Berapa dana insentif yang bisa diberikan untuk pinandita di pura dadia dan panti, dia mengaku akan melakukan penghitungan, disesuaikan dengan kondisi PAD. ‘’Nanti akan disesuaikan dengan keuangan daerah. Pastinya kita akan bantu pemangku di pura panti dan dadia,’’ ujarnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Sidak Mikol, Tiga Toko Jual Mikol Tanpa Izin Negara (Bali Post) Sejumlah toko dan warung di wilayah Kecamatan Negara, Senin (5/3) kemarin disidak Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Jembrana. Sidak ini dilakukan lantaran toko dan warung tersebut menjual minuman beralkohol (mikol) tanpa izin. Temuan itu diketahui setelah tim dari Dinas Perindagkop melakukan pengawasan hingga ke pelosok desa. Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan mikol jelang perayaan hari raya Nyepi. Dari penyisiran di desa dan kelurahan yang dilakukan sejak pagi hingga siang, tim menyasar lebih dari sepuluh toko dan warung. Tim juga sempat melakukan pemantauan di salah satu distributor mikol di Jembrana. Di distibrutor ini, tim mencari tahu di mana saja pendistribusian mikol tersebut. Dari puluhan yang disasar, petugas mendapati tiga toko menjual mikol. Ketika diperiksa kelengkapan izinnya, terutama Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUPMB), pemilik toko maupun warung tidak bisa menunjukkan. Jumlah botol mikol yang dijual tiap toko dan warung beragam. Salah satu toko di Desa Kaliakah menjual hingga tiga krak, satu krak botol ukuran kecil dan dua krak ukuran besar. Sementara dua lainnya didapati petugas di warung kecil dan di minimarket di seputaran Negara. Di warung dan minimarket ini juga tidak mengantongi SIUP-MB, namun tetap menjual bir tujuh hingga lima botol. Petugas lantas memberikan tindakan dengan melayangkan teguran kepada para pedagang. Mereka diminta tidak lagi menjual mikol tersebut. Kepala Diskoperindag Jembrana Made Gede Budhiarta mengatakan,teguran ini merupakan tindakan awal. Bila nanti mendekati Nyepi, kembali ada informasi toko atau warung menjual mikol tanpa izin, maka akan dilakukan tindakan tegas. Sidak akan dilakukan melibatkan tim terpadu yang terdiri dari unsur kepolisian, Satpol PP dan dinas terkait. Petugas akan melakukan penyitaan bila memang ada ditemukan penjualan tanpa izin. Budhiarta berharap dari pengawasan yang dilakukan pada pedagang ini bisa mengurangi serta mengendalikan peredaran mikol. Selain menemukan pedagang menjual mikol tanpa izin, tim pengawasan juga menemukan kosmetik berbahaya, di antaranya berupa krim pemutih kulit wajah. Padahal krim tersebut dilarang beredar karena mengandung bahan berbahaya. (kmb26)

Bali Post/olo

SIDAK – Petugas Diskoperindag Jembrana menunjukkan sejumlah mikol yang dijual tanpa izin. Dari belasan toko dan warung yang disasar, petugas memberikan teguran untuk tiga warung dan toko.

Terpuruk, Dewan Dorong Perusda Mandiri Negara (Bali Post) Komisi B DPRD Jembrana, Senin (5/3) kemarin menggelar rapat kerja (raker) dengan Perushaaan Daerah (Perusda) Jembrana. Perusda yang pascapelimpahan sejumlah unit usaha mengalami krisis ini, didorong agar bangkit dan mandiri. Semestinya, sejak sebelum peralihan kewenangan, Perusda sudah ancang-ancang menggeluti unit usaha yang lain. Raker yang digelar di lantai dua gedung DPRD Jembrana tersebut dipimpin Ketua Komisi B I Nyoman S. Kusumayasa, dihadiri sejumlah anggota dan pihak Perusda. Dalam pemaparannya, Direktur Perusda Jembrana I Gusti Kade Kusuma Wijaya didampingi sejumlah karyawan menyampaikan kondisi perusahaan pelat merah itu saat ini dalam kondisi krisis keuangan. Hal tersebut dipicu minimnya sumber pedapatan yang masuk pascapelimpahan kewenangan unit retribusi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Saat ini Perusda hanya mengandalkan unit usaha sedot WC dan percetakan karcis. Lantaran sumber keuangan yang masih minim tersebut, sekurangnya 22 karyawan tidak mendapat gaji selama tiga bulan terakhir. Unit usaha yang sebelumnya menyuplai yakni retribusi parkir diambil alih Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan. Selain itu, retribusi pasar juga diambil alih Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana. Namun, pascapelimpahan ini, pihaknya telah melirik sejumlah unit usaha yang dinilai menjanjikan. Salah satunya layanan jaringan internet dan perbaikan elektronik. Dalam raker kemarin, Perusda memberikan menjabarkan dalam presentasi di hadapan Komisi B. Sementara itu, Ketua Komisi B DRPD Jembrana I Nyoman Sutengsu Kusuma Yasa mengungkapkan semestinya Perusda sudah mulai menyiapkan langkah strategis sejak munculnya rencana pengambilalihan sejumlah usaha kepada OPD terkait. Langkah itu dilakukan untuk mempertahankan kondisi perusahaan tetap berjalan. Namun, dari pengamatan Komisi B, hingga saat ini pascapelimpahan tidak ada usaha. Masih dalam proses untuk membuat usaha baru. Namun,DPRD, menurutnya, akan mendorong perusahaan daerah ini agar bisa mandiri. Rencana usaha yang akan dijalankan ini menurutnya akan didukung. Tetapi, bila nanti dalam pelaksanaan usaha yang dirintis tak berjalan semestinya dan tidak menguntungkan, maka dewan akan mengevaluasi. Bila ingin Perusda Jembrana tetap beroperasi, semestinya harus ada usaha yang bisa menguntungkan. Baik untuk perusahaan maupun untuk pemerintah. Perusda ini dibentuk dengan dasar peraturan daerah (perda) yang ditetapkan bersama ekseskutif dan legislatif. Sehingga ketika Perusda sedang terpuruk ini, menjadi kewajiban eksekutif dan legislatif untuk ikut memperbaiki. (kmb26)

Bali Post/olo

RAKER - Perusda Jembrana melakukan rapat kerja (raker) dengan Komisi B DPRD Jembrana terkait kondisi perusahaan yang saat ini terpuruk. Dewan menyokong usaha Perusda untuk mandiri.

Bali Post/olo

TANDA TANGAN – Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana bersama Kepala SMAN 2 Mendoyo seusai menandatangani kerja sama pengawasan gawai yang wajib dibawa siswa.

Antisipasi Konten Negatif

Polisi Ikut Awasi Penggunaan Gawai Siswa Negara (Bali Post) – Jajaran Polsek Mendoyo akan ikut melakukan pengawasan terhadap penggunaan gawai dalam lingkup siswa SMA. Apalagi saat ini para siswa SMA dan SMK, sejak kewenangan diambil alih provinsi diperbolehkan membawa gawai untuk menunjang e-learning. Khawatir akan penggunaan atau dampak negatif gawai pada siswa, sejumlah sekolah bekerja sama dengan kepolisian untuk meminimalisir hal ini. Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana, Senin (5/3) kemarin, mengatakan kerja sama untuk pengawasan ini di-

lakukan atas kekhawatiran sekolah akan kewajiban penggunaan gawai pada siswa. Khususnya akses terhadap konten-konten yang negatif, baik pornografi, ajaran kebencian dan lainlain. “Gawai ini banyak sisi baiknya, tetapi banyak juga sisi negatif. Sisi negatif ini yang kita tekan,” ujar Kapolsek asal Pohsanten ini. Pengawasan yang dilakukan di antaranya dengan mendampingi pihak sekolah saat sidak dalam pengecekan gawai para siswa. Pengecekan itu nantinya akan dilakukan periodik dan mendadak. Dengan demikian, ketika gawai berisi konten yang negatif, maka

akan dihapus dan diberikan pembinaan. “Paling tidak seminggu sekali (sidak) dan akan dilakukan secara mendadak, sehingga dengan kehadiran polisi ada shock therapy,” tambahnya. Dalam pengecekan ini nantinya juga akan berkoordinasi dengan sekolah. Menurutnya, SMA Negeri 2 Mendoyo yang mengawali atau memprakarsai kerja sama ini. Selain terkait pengawasan gawai para siswa, sekolah dan polisi bekerja sama terkait hal-hal yang lainnya seperti kamtibmas dan disiplin berlalu-lintas. Sementara itu, Kepala SMA 2 Mendoyo I Komang Winata mengatakan saat

ini siswa SMA menerapkan e-learning, sistem pembelajaran berbasis IT. Untuk itu, mereka wajib membawa gawai, notebook ataupun laptop. Dengan alat itu, mereka bisa mengakses materi belajar. Siswa dituntut untuk kreatif dalam mengunggah tugas dan modul. Dari pembelajaran menggunakan daring inilah ada kekhawatiran dari sekolah penyalahgunaan alat-alat atau gawai yang digunakan. “Kita tangkal persuasif bersama polisi, agar para siswa tidak terjerumus dalam konten negatif,” terangnya. Sekolah, menurutnya, juga akan membentuk tim

khusus dalam pengawasan tersebut. Selain bekerja sama dengan polisi juga pembinaan, baik dalam kamtimbas dan etika bermedsos. Saat ini masih anak-anak kelas XII. Tujuannya jelang Ujian Nasional, di mana seluruh SMA/SMK menerapkan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Sekadar diketahui, sebelum dilimpahkan ke provinsi, para siswa selama di dalam lingkup pembelajaran sekolah dari SD hingga SMA tidak diperbolehkan membawa gawai. Namun kini setelah dilimpahkan, para siswa harus membawa gawai untuk menunjang pembelajaran. (kmb26)

Tahun Ini, Pembangunan Terminal Negara Dianggarkan Rp 7 Miliar

Negara (Bali Post) -

Pembangunan Terminal Umum Negara di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk tahun 2018 ini akan dilanjutkan. Anggaran untuk kelanjutan pembangunan tahun ini dipasang Rp 7 miliar dan diharapkan sudah bisa dioperasikan tahun depan. Namun, pembangunan masih terganjal pengurusan analisis bampak lingkungan (amdal). Lahan terminal yang berada di Desa Baluk itu kini sudah tahap pengurukan dan pemadatan. Tinggal menunggu finishing yang ditargetkan tahun ini. Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Perhubungan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa, Senin (5/3) kemarin, mengatakan untuk kelanjutan pembangunan Terminal Negara tahun ini sementara masih menunggu amdal. Tetapi untuk yang lainnya, seperti Detail Engineering Design (DED) dan Feseably Study (FS) sudah siap. Karena itulah pembangunan ini belum ditenderkan, menunggu semua kelengkapannya. Ditargetkan pembangunan terminal di pinggir kota ini ditargetkan rampung Desember 2018. Untuk itu, pada tahun 2019, terminal sudah bisa dioperasikan.

Lokasi Terminal Negara yang baru ini, menurutnya, lebih strategis karena berada di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk. Hal ini juga mendapatkan tanggapan yang positif dari kalangan sopir angkutan umum. Berbeda dengan lokasi Terminal Negara di Jalan Pahlawan yang berada di dalam kota dan jalan satu arah. Pemindahan nantinya akan dilakukan bila terminal sudah bisa dioperasikan. Hal ini juga nantinya berkaitan dengan penataan areal parkir Pasar Umum Negara. Untuk itu, Terminal Negara saat ini, akan digunakan untuk sentral parkir. (kmb26)

Bali Post/olo

LAHAN TERMINAL – Lahan Terminal Negara yang berada di Baluk belum mulai dikerjakan lantaran masih dalam pengurusan amdal.

Sejak 2015, PPID Bupati Artha: Prioritaskan Proyek Padat Karya Sepi Permintaan Data Program Kunker Pemkab ke Desa

KUNJUNGAN kerja (kunker) Pemkab Jembrana ke desa-desa se-Jembrana dimulai Senin (5/3) kemarin. Program kunker tersebut merupakan program rutin tahunan yang bertujuan menyerap aspirasi dan sekaligus mensosialisasikan program Pemkab. Pada kunjungan kerja hari ini, diadakan di dua desa yaitu Manistutu dan Tuwed, yang keduanya digelar di masing-masing kantor desa. Kunker tersebut dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana, perangkat desa dan masyarakat umum. Dalam arahannya, Bupati Artha meminta agar kepala desa menggunakan dana desa sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. Artha berharap agar prestasi Jembrana sebagai pengelola dana desa terbaik kedua di Indonesia dapat terus dipertahankan, bahkan lebih baik. “Libatkan masyarakat dalam penyusunan RAPBDes, seluruh elemen di desa harus tahu untuk apa saja uang itu,” ujar Bupati Artha. Selain itu, Bupati Artha juga meminta agar proyek-proyek yang padat karya lebih diprioritaskan. Kepala desa dalam membuat proyek harus melibatkan masyarakat. “Jika sebuah

Bali Post/ist

KUNKER - Bupati Jembrana I Putu Artha ketika melakukan kunker ke desa-desa, dengan diawali di Desa Manistutu dan Tuwed. Kunker tersebut merupakan program rutin tahunan yang bertujuan menyerap aspirasi dan sekaligus mensosialisasikan program pemkab. proyek bisa memanfaatkan tenaga masyarakat akan lebih baik mereka dilibatkan. Tentunya hal tersebut dapat mengurangi pengangguran. Semasih bisa dikerjakan masyarakat desa, gunakan tenaga merek. Dengan begitu perekonomian di desa akan berjalan dengan baik. Terkecuali jika memang harus menggunakan tenaga luar desa, barulah hal itu dilakukan,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Artha juga kembali mengingatkan kepada aparat di desa agar aktif mensosialisasikan pro-

gram-program unggulan Pemkab Jembrana. Program tersebut antara lain pembangunan sejumlah sarana pendidikan seperti Akademi Komunitas (AK) dan Poltek Kelautan dan Perikanan (PKP), dana santunan kematian, dana penunggu pasien, hingga program bedah rumah. “Khusus untuk bedah rumah, anggaran per unitnya naik dari Rp 20 juta menjadi Rp 25 juta. Saya berharap program tersebut betul-betul dimanfaatkan untuk masyarakat yang membutuhkan,” imbuh Artha. (ad233)

Negara (Bali Post) Awal dibentuknya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Daerah (PPID) Kabupaten Jembrana, peminat untuk memperoleh data cukup banyak. Namun, sejak 2015, permintaan data, baik dari individu, kelompok maupun lembaga seperti LSM, sangat sepi. Hal ini pun dibenarkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Jembrana Made Ariana, Senin (5/3) kemarin. Dikatakan, meskipun sepi dengan permintaan data seperti peraturan daerah, anggaran daerah maupun dokumen peraturan-peraturan lainnya, pihaknya tetap mengelola PPID sebaik mungkin. “Jika ada masyarakat, baik individu maupun kelompok yang ingin mendapatkan dokumen sesuai undangundang Keterbukaan Informasi Publik, kami persilakan datang sesuai mekanisme,” katanya. Menurutnya mekanismenya sederhana. Masyarakat bersurat saja, data atau dokumen apa yang dibutuhkan. Pihaknya akan persiapkan, karena seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

otomatis menjadi bagian dari PPID. Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Informasi, Dinas Komunikasi dan Informasi Jembrana Ni Komang Ayu Hardiastuti menduga masyarakat yang enggan datang langsung ke PPID untuk minta data dan dokumen disebabkan karena seluruh informasi itu sudah terpampang di website Pemkab Jembrana. “Dulu waktu awal-awal dibentuk cukup banyak yang minta data langsung ke PPID. Sekarang mungkin karena di website sudah lengkap, mereka langsung mengakses dan mengambil dokumen dari sana,” tambahnya. Semenatar untuk informasi dan dokumen terbaru di website, menurutnya, PPID yang terdiri dari seluruh OPD itu rutin berkoordinasi. Ayu Hardiastuti menerangkan meskipun PPID terkesan sepi dengan masyarakat yang datang langsung, selama dua tahun berturut-turut pengelolaan PPID Kabupaten Jembrana menempati peringkat kedua di Provinsi Bali. “Kami masih mengelola PPID dengan baik,” imbuhnya. (kmb)


BALI DWIPA

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

11

Figur Perkuat Budaya RENCANA beroperasinya perguruan tinggi (PT) asing di Indonesia tidak menjadi permasalahan yang signifikan bagi PT dalam negeri. Sebab, masuknya PT luar negeri tersebut akan memberikan dampak positif terutama dalam hal peningkatan kualitas institusi dalam berkompetisi. Meskipun juga akan berdampak negatif dalam hal perebutan calon mahasiswa. “Calon mahasiswa akan menentukan pilihannya terhadap perguruan tinggi yang berkualitas, dengan pertimbangan bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus setelah lulus nanti. Inilah yang harus disiasati oleh perguruan tinggi dalam negeri agar bisa bersaing dari segi peningkatan kualitas perguruan tingginya, sehingga calon mahasiswa tetap memilih perguruan tinggi dalam negeri,” ujar Wakil Rektor I Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., Senin (5/3) kemarin. Apalagi PT dalam negeri, terutama di Bali mempunyai pola pokok ilmiah kebudayaan yang tidak dimiliki oleh PT asing. Kebudayaan yang di dalamnya terdapat seni, agama Hindu, adat istiadat dan tradisi itulah yang harus diperkuat pengimplementasiannya dan dipertahankan di dalam proses pembelajaran di kampus. “Masuknya perguruan tinggi asing ke Bali tidak menjadi masalah, karena kita sudah mempunyai pola pokok ilmiah kebudayaan yang menjadi ciri khas dalam perguruan tinggi di Bali,” tandasnya. Selain itu, saat ini peran PT tidak hanya mendidik dan meluluskan mahasiswa, tetapi harus mampu dan bisa mengantarkan lulusannya untuk mendapatkan pekerjaan, bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Tentu hal ini harus dilakukan dengan memberikan pelatihan entrepreneur atau kewirausahaan kepada anak didiknya selama mengikuti proses pembelajaran di kampus masing-masing. Sehingga kualitas lulusan bisa berkompetisi di dalam merebut peluang kerja. (win)

I Nengah Tamba

Bali Post/rin

Adi Wiryatama

Dewan Tak Setuju Rencana Pengolahan Limbah B3 di Jembrana

Denpasar (Bali Post) Rencana pembangunan pabrik pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Jembrana mendapat respons kalangan dewan di DPRD Bali. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama bahkan menolak dengan tegas. Pasalnya, limbah B3 yang juga termasuk di dalamnya limbah medis sangat berbahaya bagi lingkungan. “Kalau bisa cari investor lain saja, perusahaan-perusahaan lain di Bali. Jangan bawa yang mencemari lingkungan. Lebih-lebih itu ada di dalam kawasan sawah, nanti semua tercemar,” ujarnya di Denpasar, Senin (5/3) kemarin. Menurut Wiryatama, Bali sebagai daerah pariwisata juga menjadi alasan dirinya menentang keberadaan proyek tersebut. “Jangan ada proyek-proyek kayak begitu, bahaya, benda-benda berbahaya diolah di sini. Bagaimanapun tidak akan bisa hilang itu,” tegas politisi PDI-P ini. Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba tak menampik bila persoalan limbah merupakan sesuatu yang sifatnya sensitif. Perlu dilihat apakah lokasi pabrik yang akan dibangun dekat dengan permukiman penduduk atau tidak. Apakah sebaiknya dibangun pada lahan yang tidak produktif atau seperti apa untuk meminimalkan dampak negatif dari pengolahan limbah B3. “Itu harus kita cek dulu ke lapangan dan kita juga perlu waktu untuk sharing dengan mereka (pemrakarsa - red). Apa pun ceritanya, ini limbah yang sangat sensitif sekali kita dengar,” ujar politisi Demokrat asal Jembrana ini. Tamba menambahkan, jaminan yang diberikan pemrakarsa bagi masyarakat juga harus ada hitam di atas putih. Termasuk pada penyusunan amdalnya. “Amdalnya harus diperketat, diperdalam. Jangan sampai ada kesan membodohi masyarakat,” tandasnya. Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Gede Suarjana mengatakan, Bali belum memiliki pengolahan limbah B3 atau yang lebih spesifik limbah medis. Selama ini limbah medis diangkut ke Jawa untuk diolah di sana sehingga perlu biaya mahal. Kalau bisa dibangun di Bali, khususnya Jembrana yang dikenal sebagai daerah industri tentu akan menekan biaya menjadi lebih murah. “Asal limbah yang dibuang ke media lingkungan itu memenuhi baku mutu. Kemudian yang kedua, emisi yang dibuang itu adalah zero atau sesuai dengan baku mutu lingkungan, tidak menganggu masyarakat dan tidak mengakibatkan terjadinya perubahan kesehatan masyarakat,” ujarnya. Suarjana tak menampik bila hasil pengolahan limbah yang tidak dikelola dengan baik memang dapat mencemari lingkungan. Termasuk mengganggu sawah, apabila pengolahan memakai sistem basah. Selain limbah medis, ada ribuan jenis limbah B3. Di antaranya, baterai, aki, bekas TV, catridge, serta penyemprotan pestisida dan fungisida. Sebelumnya diberitakan, pada 14 Februari lalu, telah digelar konsultasi publik untuk penyusunan amdal terkait rencana pembangunan pengolahan limbah B3 di Kantor Desa Tegalbadeng Barat, Jembrana. Sejumlah warga memberikan masukan, salah satunya mengenai jaminan kualitas air untuk irigasi lahan pertanian yang berada di sekitar pabrik. Sementara dari pemrakarsa melalui konsultannya menjamin air yang keluar dari pabrik tidak akan mengganggu pertanian. (kmb32)

Bali Post/kmb23

LANCAR - Pascadioperasikannya jembatan sisi selatan underpass, lalu lintas dari arah Jimbaran menuju bundaran mulai lancar, Senin (5/3) kemarin.

Jembatan Sisi Selatan Kembali Dioperasikan

Pengerjaan ’’Underpass’’ Fokus pada Lengan Selatan Mangupura (Bali Post) Jembatan sisi selatan proyek underpass simpang Tugu Ngurah Rai sudah mulai dioperasikan sejak Jumat (2/3) lalu. Pascadioperasikan jembatan tersebut, lalu lintas dari arah Jimbaran menuju bundaran sudah mulai lancar. Setelah jembatan sisi selatan rampung, pengerjaan mulai difokuskan pada lengan sisi selatan. Pengerjaan di sisi

selatan itu hanya bisa dilakukan pada malam hari. Sebab, lokasi itu merupakan kawasan keselamatan operasional penerbangan (KKOP). “Sejauh ini, progres pengerjaan underpass secara keseluruhan sudah mencapai 38 persen. Jembatan sisi selatan sudah mulai difungsikan. Untuk pelaksanaan berikutnya, kami masih fokus pengeboran pada lengan sisi selatan,” kata Pejabat Pem-

buat Komitmen (PPK) 11 Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar I Nyoman Yasmara saat dikonfirmasi, Senin (5/3) kemarin. Dijelaskan Yasmara, pada lengan selatan itu nanti akan dilakukan pengeboran 230 titik. Hingga saat ini, pengerjaan sudah mencapai 62 titik. Sementara untuk frontage di bahu timurnya, pihaknya masih menunggu pemindahan

pipa PDAM selesai. “Hingga saat ini, pemindahan itu masih dalam proses. Kalau itu nanti sudah selesai kami sudah mulai mengerjakan frontage pada sisi timur,” jelasnya. Sementara di lengan utara masih dalam proses pengeboran. Nantinya di lengan utara akan ada 329 titik. “Saat ini sudah dibor sebanyak 78 titik. Sedangkan frontage di sisi barat segera dilanjutkan

sambil menanti penyelesaian pemindahan utilitas PLN. Sementara yang di sisi timur masih dikerjakan juga sambil menunggu relokasi pipa PDAM,” tambahnya. Di dalam bundaran, kata Yasmara, pengerjaan sudah semuanya selesai. Saat ini, di dalam bundaran, hanya digunakan untuk produksi pembesian. Setelah itu baru akan ditata landscape-nya. (kmb23)

Tak Lebih dari 30 Persen

Pengusaha Tambang Batuan Setor Jaminan Denpasar (Bali Post) -

Setiap pengusaha yang mengantongi izin usaha pertambangan (IUP) batuan atau galian C, wajib menyetorkan jaminan reklamasi dan pascatambang. Namun, dari 76 pengusaha berizin, baru 18 yang melakukan hal itu atau tidak lebih dari 30 persen. Padahal, pelanggaran terhadap ketentuan dalam perda maupun pergub tentang pertambangan mineral bukan logam dan batuan tersebut dapat berujung pada pencabutan IUP. “Sisanya itu kita sudah tegur. Bulan Maret 2017, kita beri teguran pertama. Teguran kedua juga sudah kita layangkan, kemudian terjadilah status Awas Gunung Agung sehingga kita tidak bisa lagi mem-follow up dengan teguran ketiga,” ungkap Kepala Seksi Pertambangan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali I Nyoman Wiratmo Juniartha di ruang kerjanya, Senin (5/3) kemarin. Menurut Wiratmo, pengusaha yang belum menyetor jaminan reklamasi dan pascatambang sementara ini memang masih diberi toleransi. Pihaknya menunggu sampai usaha mereka kembali berjalan normal sebelum melayangkan teguran lagi. Jika tetap membandel, secara administrasi bisa dilakukan pencabutan izin. “Sekitar 58 pengusaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan yang belum menyediakan jaminan reklamasi dan pascatambang. Kebanyakan di Karangasem, ada juga di Buleleng tapi sedikit,” imbuhnya. Wiratmo menambahkan,

besaran jaminan disesuaikan dengan lokasi tambang berupa deposito berjangka pada bank pemerintah. Uang jaminan bisa diambil kembali setelah pengusaha melakukan kegiatan reklamasi dan pascatambang sesuai rencana yang telah disepakati di awal. Kewajiban itu dilakukan pada saat pengusaha akan menutup atau mengakhiri usaha pertambangannya. “Kalau sudah melakukan itu (reklamasi), begitu penutupan tambang nanti kita tinjau ke lapangan. Kita bikin berita acara sudah dilaksanakan, uang jaminannya silakan diambil di bank dengan bunganya,” jelasnya. Kalau yang terjadi sebaliknya, lanjut Wiratmo, pengusaha akan diberi surat untuk melaksanakan kegiatan reklamasi dan pascatambang. Bila tidak dipenuhi juga, maka pemerintah bisa menunjuk pihak ketiga untuk melakukan reklamasi menggunakan uang jaminan di bank. Selain menunjuk pihak ketiga, pemerintah juga bisa melakukan swakelola. “Kalau (besaran jaminan - red) kurang karena

nilai uang sudah jauh berubah, pengusaha berkewajiban untuk menutupi kekurangannya. Itu bisa diburu sesuai ketentuan dalam undang-undang,” tambahnya. Wiratmo mengatakan, kegiatan reklamasi dan pascatambang erat kaitannya dengan keberlangsungan lingkungan setelah dilakukan aktivitas pertambangan. Itu sebabnya, pemerintah kabupaten seperti Karangasem dan Badung masih tetap ikut melakukan pengawasan. Kendati, pengawasan itu terbatas pada aspek lingkungan saja karena pertambangan kini sudah menjadi kewenangan provinsi. Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali I.B. Gede Udiyana mengatakan, terpenting memang harus ada kepekaan terhadap masalah lingkungan bila menyangkut galian C. Oleh karena itu, Perda No.4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan harus dikawal dengan baik. “Jika ada indikasi-indikasi pelanggaran agar ditindak tegas,” ujarnya. (kmb32)

Bali Post/ist

BAHAYA NARKOBA - Dharma Pertiwi Daerah J menggelar ceramah bahaya narkoba.

Ancam Tatanan Kehidupan

Narkoba Musuh Besar Bangsa Denpasar (Bali Post) Pemerintah dengan tegas menyatakan perang terhadap narkoba. Pasalnya, narkoba merupakan salah satu dari tiga musuh besar bangsa ini selain korupsi dan radikalisme yang mengancam tatanan kehidupan, termasuk mengubah fungsi sosial dan jati diri ke arah yang buruk. Program pemerintah memerangi narkoba didukung Dharma Pertiwi Daerah J (Kodam IX/Udayana) di bawah pimpinan Ketua Riza Benny Susianto. Salah satu upaya yang dilakukan Dharma Pertiwi Daerah J yaitu penyuluhan, pembinaan dan pengenalan bahaya narkoba di Makodam, Denpasar, Senin (5/3) kemarin. “Kegiatan ini diselenggarakan juga terkait peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Dharma Pertiwi yang jatuh pada tanggal 6 Maret 2018. Ceramah diikuti oleh anggota Dharma Pertiwi, kurang lebih berjumlah 500 orang perwakilan jajaran Dharma Pertiwi Daerah J dari unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri dan Via Ardya Garini dengan narasumber dari BNNP Bali,” kata Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean. Saat itu, Ketua Dharma Pertiwi Daerah J dalam sambutannya menyampaikan bahwa narkoba merupakan ancaman senyap dan nyata yang sebenarnya lebih berbahaya dari semua kejahatan jika dilihat dari segi dampaknya. Sedangkan penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini sangat marak, khususnya di kalangan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Tujuan kegiatan tersebut agar paham bahaya penyalahgunaan narkoba dan cara menghindarinya. “Ibu Ketua juga berharap informasi yang diperoleh tersebut supaya diteruskan atau disampaikan kepada anggota lainnya maupun keluarga masing-masing,” ungkapnya. Menurut Kapendam, peserta ceramah serius menyimak materi yang disampaikan Kabag Umum BNNP Bali AKBP Sang Gede Sukawiyasa. Selain itu, mereka antusias mengajukan pertanyaan. (kmb36)

Operasi Sikat Agung

Sasar 4 C, Lima Ditangkap

KASUS PENCURIAN - Polsek Denbar merilis pengungkapan kasus pencurian.

Bali Post/ist

Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Barat (Denbar) melaksanakan Operasi Sikat Agung menyasar 4C (curat, cusa, curas, dan curanmor). Hasilnya, empat pelaku ditangkap. Pencuri yang ditangkap tersebut Wahyu Kristian Pamungkas (32), Ni Putu Ayu Candra Apriyani (18), Kadek Sri Harianti (40), Zariandi Putra (29), dan Ilwandi Saputra (23). Mereka dibekuk seminggu terakhir. Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, Senin (5/3) kemarin, mengatakan tersangka Wahyu ditangkap di depan kuburan di Jalan Ahmad Yani Selatan, Denpasar. “Pelaku ini merupakan TO kami. Kami melakukan pengungkapan ini sebagai imbangan pelaksanaan Operasi Sikat,” tegasnya. Iptu Aan mengatakan, TKP-nya di Hotel Neo di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Pelaku membobol kamar yang ditempati pelanggan hotel tersebut dan mengambil tiga HP, dompet berisi uang Rp 225.000, dan jam tangan. Sedangkan Ayu Candra bekerja sebagai SPG di pertokoan Level 21 di Jalan Teuku Umar, Denpasar, dibekuk di Jalan Pakisaji, Denpasar Timur. Awalnya, Fancy Susy Hardini belanja di TKP. Saat mau menelepon ternyata HP-nya

hilang dan melapor ke Polsek Denbar. Pada Selasa (27/2), Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeyana bersama anggotanya melalukan penyelidikan. Hasilnya pelaku terlacak di tempat kosnya dan langsung ditangkap. “HP korban ketinggalan dan langsung diambil pelaku,” ungkapnya. Sementara tersangka Sri Harianti dibekuk di Jalan Cendrawasih, Desa Gebang, Jember, Jawa Timur, Kamis (1/3). Pelaku mencuri laptop milik Komang Ayu Trisnawati (37) di Jalan Gunung Guntur Gang VIII, Denpasar Barat. “Laptop tersebut dicuri saat korban lengah. Selanjutnya, pelaku langsung kabur dan menjual laptop tersebut,” kata Aan. Tim Polsek Denbar menggerebek gudang mebel di Jalan I.B. Mantra, Ketewel, Gianyar, Selasa (26/2). Di tempat tersebut petugas meringkus maling motor, Zariandi dan Ilwandi. Mereka mencuri motor Honda Vario di Jalan Legian, Kuta, sekitar delapan bulan lalu. “Rencananya, kasus ini kami limpahkan ke Polsek Kuta. Tersangka Ilwandi sebagai pemetik, sedangkan Zariandi sebagai joki,” ungkap mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)


KLUNGKUNG

12

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Bertemu Pjs. Bupati

Tujuh Karateka Wakili Bali di Ajang Kejurnas Piala Mendagri FEDERASI Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Klungkung kembali mengirim tujuh atlet untuk adu ketangkasan di kancah nasional merebut piala Menteri Dalam Negeri (Mendagri) 2018. Hal ini telah diawali audiensi dengan Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada di ruang kerjanya, Senin (5/3) kemarin. Tujuh atlet itu terpilih mewakili Bali yakni Kadek Bagus Permana Putra dari SMAN 1 Semarapura, Komang Bagas Permana Putra dari SMAN

1 Semarapura, Putu Agus Krisna Arisena dari SMPN 1 Semarapura, Komang Nova Dian Saputra dari SMPN 1 Semarapura, Gd. Wira dari SMP 3 Dawan, Sopia Dewi dari SDN 2 Semarapura kangin dan Kadek Angga Pradita dari SDN 2 Semarapura Kangin. Perhelatan bertaraf nasional tersebut akan diselenggarakan di Sulawesi Tengah dari 23 sampai 25 Maret 2018. Official FORKI Klungkung Ni Kadek Mei Wijayanti mengatakan ajang kejuaraan ini ru-

tin digelar setiap tahun. Tahun ini akan mempertandingkan 37 kelas dan diikuti 34 Pengda Forki seluruh Indonesia termasuk Forki Klungkung serta 25 Pengurus Besar/Pengurus Pusat Perguruan karate yang ada di Indonesia. “Mudah-mudahan mereka bisa membawa nama baik Klungkung dan tentunya meraih prestasi yang terbaik,” harapnya. Untuk memantapkan persiapan fisik seluruh atlet terus digenjot melalui latihan fisik rutin. “Kalau hanya sebatas fisik, saya rasa tidak ada persoalan,” imbuhnya. Sementara itu Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada mengapresiasi semangat para pelatih dan atlet yang akan bertanding. Menurutnya, Klungkung selama ini telah banyak menorehkan prestasi. Baik di bidang akademik maupun non akademik. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh atlet-atlet yang telah berprestasi membawa nama Klungkung,” ujarnya. Atlet ini diharapkan bisa berjuang semaksimal mungkin, sehingga bisa mendulang prestasi. “Tetaplah berjuang demi nama Klungkung,” harapnya. (ad225)

Bali Post/sos

AIR MANCUR - Sejumlah warga mengajak anaknya melihat air mancur menari di Monumen Puputan Klungkung, Minggu (4/3) malam. Pemandangan menarik dengan berbagai warna ini juga sering dijadikan background berswafoto, terutama oleh anak muda. Rutin ada setiap Sabtu dan Minggu.

Diduga Tak Netral

Tiga ASN Diseret SMA Pariwisata PGRI Dawan ke Majelis Kode Etik Cetak Lulusan Berdaya Saing Bali Post/ist

AUDENSI - Atlet karateka Klungkung audiensi dengan Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada, Senin (5/3) kemarin. Mereka akan bertanding merebut Piala Mendagri mewakili Bali.

Ujian Praktik Kepariwisataan

PENINGKATAN kualitas lulusan terus digenjot SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung. Tak hanya bidang akademis, namun juga dari segi keterampilan. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan pelaksanaan ujian praktik kepariwisataan, Senin (5/3) kemarin. Program yang menginjak ke-16 ini diikuti ratusan peserta dari Kelas XII yang terbagi pada sejumlah pengembangan diri. Kepala SMA Pariwsata PGRI Dawan, Klungkung Drs. Ida Bagus Gede Parwita, M.Pd. menjelaskan, ujian yang berlangsung sampai Selasa (6/3) hari ini diikuti 228 siswa, terdiri dari Food and Baverage (FB) Produk 111 orang, FB Service 59 orang, House Keeping 39 orang, Front Office 5 orang, dan Spa 14 orang. Keseharian siswa yang berasal dari berbagai daerah ini tetap mengikuti pembelajaran terbagi dalam jurusan IPA, IPS dan IPB. “Pengembangan diri yang diberikan ini adalah pendidikan plus. Itu sudah diajarkan sejak baru masuk,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, pengajaran sejumlah keterampilan itu tak hanya untuk memberikan kesibukan pada siswa untuk menghindari kegiatan negatif. Namun juga memberi bekal hidup (life skill), terutama yang tak melanjutkan ke perguruan tinggi. Program ini juga linier dengan arahan Direktorat Jenderal Pembinaan SMA, yang menyatakan sekolah harus punya daya jual untuk masyarakat. “Ujian sekarang ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada orang

Semarapura (Bali Post) Dugaan keterlibatan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Klungkung dalam hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) masih dikaji. Guna menguak fakta sesungguhnya, mereka akan diseret ke Majelis Kode Etik yang dibentuk pemkab. Sementara untuk seorang guru SMA yang juga diduga terlibat hal serupa, penanganannya diserahkan ke Pemrov Bali selaku pemegang kewenangan.

Bali Post/ist

UJIAN PRAKTIK - SMA Pariwisata PGRI Dawan melaksanakan ujian praktik kepariwisataan, Selasa (5/3) dan Rabu (6/3) hari ini. Itu sebagai media memberikan keterampilan untuk lulusan supaya berdaya saing. tua siswa. Bahwa kami benar memberikan keterampilan untuk siswa,” tegasnya. Kasek asal Desa Tihingan Kecamatan Banjarangkan ini menyebutkan, sejak bergulir, program ini telah memunculkan dampak positif. Para lulusan dapat terserap dalam dunia kerja dan mampu bersaing dengan lulusan sekolah lain. Bahkan, menariknya ini tak hanya berlaku di Bali. Beberapa juga telah bisa bekerja di luar negeri maupun kapal pesiar. “Berarti dengan ini, kami tidak keliru membuat program pengembangan diri. Kami memang sejak awal komitmen untuk mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing,” katanya. Tak hanya itu, keterampilan ini juga sebagai persiapan untuk menghadapi program Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah berjalan. Para lulusan dituntut menjadi tuan rumah di negara sendiri. Bukan menjadi tamu. “Pada program ini, tenaga kerja luar mudah

masuk ke Indonesia. Kita harus bisa jadi tuan rumah. Bukan tamu,” sebutnya. Di luar program itu, sekolah yang berlokasi di Jalan Flamboyan, Semarapura ini tetap memperhatikan prestasi akademik. Ini penting untuk mendukung persaingan dengan sekolah lain. Kepala UPT SMA/K Provinsi Bali Kabupaten Klungkung Nyoman Ratmaja sangat mengapresiasi terobosan sekolah ini. Menurutnya sangat penting diaplikasikan di tengah semakin ketatnya persaingan dunia kerja. “Kami sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan sekolah dalam upaya peningkatan kualitas lulusan,” ucapnya. Sementara itu, seorang peserta bidang Spa, Ni Putu Ari Anjani, menyatakan ujian ini sebagai media untuk mengukur kemampuan diri. “Kalau untuk program sekolah, sangat bagus. Saya juga tertarik untuk belajar Spa. Dari ujian ini bisa tahu kemampuan diri,” pungkasnya. (ad223)

Pilkada, Pjs. Bupati Kembali Minta ASN Netral

MEMASUKI hajatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali diminta menjaga netralitas, tidak ikut dalam politik praktis. Selain itu, juga harus mampu menjalankan tugas dan fungsi sesuai masing-masing unit kerja supaya nantinya roda pemerintahan bisa berjalan baik. Hal tersebut disampaikan Penjabat Sementara Bupati Klungkung I Wayan Sugiada saat memimpin Apel Paripurna,

Senin (5/3) kemarin. Birokrat asal Tabanan ini mengapresiasi pelaksanaan apel yang sudah berjalan baik. Namun demikian, ke depannya seluruh ASN diharapkan tetap menjaga kedisplinan. “Selalu jaga kedisplinan dalam menjalankan tugas,” ucapnya. Tahun ini menjadi tahun politik. Seluruh ASN, maupun tenaga Kontrak kembali diminta selalu menjaga netralitas. “Jangan sekali-kali terlibat dalam dukung-mendukung

Bali Post/ist

SERAHKAN PENGHARGAAN - Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiana menyerahkan penghargaan kepada sejumlah anggota Korpri yang menjalani masa pensiun usai apel paripurna di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (5/3) kemarin. Saat itu juga kembali ditegaskan seluruh ASN harus netral dalam Pilkada 2018.

salah satu calon dan jangan juga terlibat dalam kegiatan kampanye termasuk memfasilitasi dan pengarahan massa,” tegasnya. Pada hajatan politik lima tahunan ini, seluruh elemen masyarakat juga diharapkan bisa bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, mengantisipasi gesekan-gesekan yang berpotensi memecah belah krama adat, tidak minum-minuman keras serta selalu jaga paiketan pasemetonan desa pakraman. “Selalu jaga keamanan dan ketertiban serta paiketan pasemetonan desa pakraman dengan sebaik-baiknya,” harapnya. Pada kesempatan itu, Sugiada berpesan kepada seluruh ASN di Pemkab Klungkung dalam bertugas, sikap tulus ikhlas harus tetap menjadi dasar untuk dipegang, supaya nantinya pembangunan bisa berjalan dengan maksimal sesuai ketentuan yang berlaku. “Bekerjalah dengan tulus ikhlas,” ucapnya. Apel yang digelar di Lapangan Puputan Klungkung ini diisi penyerahan penghargaan kepada anggota Korpri yang menjalani masa pensiun yakni I Gusti Ngr. Bagus Putra, Dr. Gede Ngurah Parwata, I Made Mudiana dan Ni Wayan Resti. (ad234)

pertemuan lainnya. “Saya harapkan tidak ada lagi seperti itu. Untuk sanksi yang diberikan atas kuasa undangundang. Bukan karena saya,” tegasnya. Seperti berita sebelumnya, Kadishub Klungkung I Nyoman Sucitra bersama saudaranya “terciduk” Panwaslu saat bertamu di kediaman Cabup I Nyoman Suwirta di Banjar Siku, Desa Kamasan. Alasannya hanya untuk berkoordinasi terkait tagline Gema Santi di angkutan siswa. Sementara untuk guru olahraga SD Batukandik Wayan Tageg, Kepala SDN 3 Klumpu Wayan Sadra dan Perbekel Ped I Ketut Karya dilaporkan atas dugaan keterlibatam pada deklarasi Teman Suwirta di Nusa Penida. Sebelum perbuatannya itu dibahas pemkab, telah dilakukan klarifikasi ke Panwaslu. (kmb45)

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada menjelaskan, pembentukan Majelis Kode Etik masih dalam proses. Di dalamnya terdiri dari Sekda, Asisten I, Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kesbangpollinmas dan staf ahli. Ini akan “mengadili” berdasarkan rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung. Hasilnya akan disampaikan ke Pjs. Bupati. “Sebelumnya belum ada majelis ini. Sekarang dibentuk, akan berlaku terus,” ungkapnya saat ditemui langsung di

ruang kerjanya, Senin (5/3) kemarin. ASN yang terseret ke majelis itu hanya tiga orang, yakni Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, Guru Olahraga SD Batukandik, Nusa Penida, Wayan Tageg dan Kepala SDN 3 Klumpu, Nusa Penida, Wayan Sadra. Sementara untuk saudara Sucitra yang berprofesi sebagai guru SMAN 1 Banjarangkan, penanganannya diserahkan ke Pemerintah Provinsi Bali selaku pemegang kewenangan dan Perbekel Ped, Nusa Penida, I Ketut Karya diserahkan ke Dinas

Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung. Jika sanksi untuk tiga ASN tersebut sudah ditentukan, berdasarkan PP 24/2004, bisa diumumkan secara tertutup maupun terbuka. “Saya akan tempuh secara terbuka di depan apel,” tegasnya. Hal tersebut untuk memberikan pelajaran. Tak hanya untuk ASN bersangkutan, namun juga lainnya. Jangan sampai ada yang terlibat dalam politik praktis. Arahan ini sejatinya sudah sering ditegaskan saat apel maupun

Semarapura (Bali Post) Masyarakat harus berhatihati menyimpan barang berharga. Hal itu untuk menghindari aksi pencurian. Seperti yang dialami warga Banjar Dukuh, Desa Gelgel, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, I Nyoman Tariti (36). Belasan gram perhiasannya yang ditaruh di lemari digasak maling, Senin (5/3) dini hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 01.30 Wita. Sebelumnya, dirasakan ada orang tidak dikenal masuk kamar tidurnya dengan memakai baju hitam. Saat diperiksa, lemarinya sudah terbuka. Barang perhiasan berupa 5 gram gelang emas, kalung emas

4 gram, cincin emas 4 gram dan uang tunai Rp 500 ribu telah raib. Hal tersebut membuatnya terkejut dan langsung melapor ke polisi. Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sarjana menjelaskan saat kejadian, lampu kamar korban dalam keadaan gelap sehingga wajah pelaku tidak terlihat jelas. “Saat itu korban tidur di kamar tempat perhiasan itu tersimpan,” ungkapnya. Kasus tersebut, sambungnya masih diselidiki berbekal keterangan sejumlah saksi. Keterlibatan orang dekat rumah pun belum bisa dipastikan. “Kami masih melakukan penyelidikan. Kami berharap masyarakat lebih waspada,” katanya. (kmb45)

OLAH TKP - Polisi tengah melakukan olah TKP di rumah warga Banjar Dukuh, Desa Gelgel, Kecamatan/ Kabupaten Klungkung, I Nyoman Tariti (36) yang kehilangan perhiasan, Senin (5/3) dini hari kemarin.

Tidur, Perhiasan Digasak Maling

Topik : bangun seni, adat dan budaya

Bali Post/ist

SOLUSI

Berikan Subsidi Gelontorkan BKK

SENI, adat dan budaya tidak bisa dilepaskan dari masyarakat Bali. Seluruhnya menyatu dalam kehidupan. Menjadi sebuah tatanan. Di tengah perkembangan zaman, eksistensinya harus tetap terjaga. Tak sampai tergerus dengan pengaruh globalisasi. Pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam Pilkada pun telah mempersiapkan strategi untuk itu. Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka, mengungkapkan untuk mempertahankan kesenian, bersama Cawabup I Ketut Mandia mencanangkan setiap anak bisa menari dan magambel. Ini akan disinergikan dengan banjar-banjar yang memiliki peralatan pendukung. “Kita berikan subsidi untuk banjar. Itu dipakai pemeli-

haraan peralatan atau lainnya,” ungkapnya, Senin (5/3) kemarin. Bidang adat dan budaya, ia bersama Cawabup I Ketut Mandia telah mempersiapkan program subsidi untuk pelaksanaan upacara, khususnya ngaben. Sebab, belakangan ini biaya yang dikeluarkan masyarakat dinilai tergolong besar, sehingga sangat membebani. “Sekarang kan berat. Pemerintah harus memikirkan ini. Harus jadi katalisator. Kami akan mencanangkan subsidi. Kalau ngaben gratis kan menyalahi ajaran agama. Karena keluarga akan tetap berhutang. Pemerintah akan meringankan. Tetapi upacara tetap ada roh untuk berkorban,” jelasnya. Khusus untuk tokoh adat, yakni pemangku, ia juga akan memberikan insentif. Demikian juga dengan bendesa maupun klian adat yang turut bergerak dalam pembangunan. “Ini lihat regulasinya. Kalau tidak memungkinkan, kita usulkan revisi,” pungkasnya. (sos)

CABUP nomor urut 2, I Nyoman Suwirta, menyebutkan dalam pelestarian kesenian, ia akan tetap memberikan ruang untuk anak-anak, desa pakraman maupun kelompok seni untuk berekspresi melalui “Klungkung Menari”. Ini akan membawa karya yang dimiliki mendapat tempat di hati masyarakat umum, sehingga menggugah keinginan untuk tetap menekuni. “Klungkung menari tetap menjadi solusi,” jelasnya. Ia pun menilai belakangan ini Desa Pakraman sering mengeluh karena banyak urunan untuk pelaksanaan upacara manusa yadnya. Belum lagi balai Banjar dan pura belum selesai terbangun. Pemerintah dalam hal ini harus hadir. Jika terpilih bersama Cawabup I Made Kasta memimpin Klungkung, maka itu didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) layaknya yang diterapkan Pemrov Bali. Ini akan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah yang ditarget naik seratus persen dalam lima ta-

hun dari capaian terakhir. “Harapan kita ke mana-mana, bisa meningkatkan kesejahteraan jero mangku, jero bendesa, pecalang, dan sekaa truna,” katanya. Terkait meringankan beban pelaksanaan upacara manusa yadnya, ia juga menjadikan program subsidi sebagai unggulan. “Sekarang kan yang terjadi setelah upacara bukan senang. Tetapi justeru tersiksa karena harus bayar hutang. Karena ini, kami akan bantu. Tinggal diajukan setahun sebelumnya, biar bisa masuk ke APBD. Nanti masyarakat bisa mapunia. Agar kewajiban mereka jangan sampai kita potong untuk membayar hutang kepada para leluhur, saudara maupun sanak saudara,” tandasnya. (sos)


Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Pemerintah Mesti Benahi Basis Data Perpajakan Jakarta (Bali Post) – Pemerintah perlu membenahi basis data perpajakan sebagai upaya untuk meningkatkan rasio pajak nasional, sehingga dapat bermanfaat bagi keseluruhan pembangunan negara. ‘’Pemerintah semestinya lebih berkonsentrasi pada perbaikan database perpajakan nasional, termasuk rasio pajak,’’ kata anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Menurut Heri, target yang ditetapkan pemerintah adalah tidak realistis sehingga dapat menjadi indikasi terhadap lemahnya sistem basis data perpajakan nasional yang dimiliki pemerintah. Politisi Gerindra itu mengingatkan rasio pajak nasional ada di sekitar angka 11 persen, padahal negara yang termasuk kategori berpendapatan menengah-bawah idealnya 17 persen. Ia berpendapat bahwa lemahnya basis data perpajakan juga mengakibatkan menurunnya tingkat rasio pajak nasional. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan realisasi penerimaan pajak pada Januari 2018 telah mencapai Rp 78,94 triliun atau tumbuh 11,17 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. ‘’Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dan melanjutkan tren positif sejak 2015,’’ kata Sri Mulyani dalam jumpa pers, di Jakarta, Selasa (20/2) lalu. Sri Mulyani mengatakan realisasi penerimaan ini berasal dari pendapatan PPh nonmigas sebesar Rp 41,7 triliun, PPN dan PPnBM sebesar Rp 32,3 triliun, PPh Migas sebesar Rp 4,54 triliun dan pajak lainnya Rp 480 miliar. Sebagaimana diwartakan, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengharapkan lebih banyak lagi konsultan pajak di Indonesia karena jumlahnya dinilai masih relatif sedikit saat ini. ‘’Jumlah konsultan pajak di Indonesia sekitar 3.500. Ini tergolong rendah dibandingkan Jepang. Mestinya lebih banyak lagi untuk membantu tax payer,’’ ujar Robert saat penandatanganan nota kesepahaman dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) di Jakarta, Rabu (28/2). Menurut Robert, keberadaan konsultan pajak akan semakin dibutuhkan terutama bagi WP yang memiliki tingkat kesibukan tinggi. Ditjen Pajak juga akan terus membantu konsultan pajak melalui reformasi kebijakan, melakukan komunikasi, dan juga memberikan pedoman bagi perkembangan perpajakan itu sendiri. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2017 dan memuji kemudahan pelaporan yang dilakukan. ‘’Caranya mudah, tidak perlu ke kantor pajak, bisa di mana saja, kapan saja. Enggak pagi, enggak siang, enggak malam, bisa semuanya,’’ kata Presiden usai menyerahkan SPT PPh secara elektronik di Istana Merdeka, Jakarta (26/2). Sistem digital itu, ujar Presiden, memberi kemudahan bagi para pembayar pajak untuk melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya. (ant)

Taiwan Sasar Wisatawan Muslim Indonesia

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah Taiwan menyatakan komitmennya untuk menyasar pertumbuhan pendapatan dari sektor pariwisata halal dan kunjungan wisatawan muslim, khususnya dari Indonesia. ‘’Dalam 40 tahun pengalaman saya di bidang pariwisata, perkembangan sektor pariwisata dengan Indonesia menunjukkan hasil yang positif,’’ tutur Ketua Delegasi Promosi Pariwisata Taiwan Jerry Chen di Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Mengingat sekitar 85 persen penduduk Indonesia merupakan muslim, oleh karenanya Taiwan ingin menangkap peluang tersebut dengan menggarap sektor pariwisata halal secara lebih baik. Ditambah dengan adanya New Southbond Policy atau kebijakan baru ke arah selatan yang digulirkan Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen pada tahun 2016 diharap akan memudahkan rencana tersebut. ‘’Sampai sekarang kami masih mendorong wisata halal yang berkualitas dan ramah bagi muslim, termasuk tersedianya hotel, restoran, dan panganan halal di Taiwan,’’ pungkas Jerry menerangkan. Saat ditemui dalam agenda

Lokakarya Pariwisata Taiwan 2028 di Jakarta, ia memaparkan bahwa pada tahun 2017 jumlah wisatawan asal Indonesia yang mengunjungi Taiwan mencapai lebih dari 188 ribu orang. Untuk tahun ini ia berharap angka tersebut akan meningkat dan bisa menembus 200 ribu orang. Secara umum, meski penduduk yang beragam Islam di Taiwan hanya sekitar 300 ribu jiwa, namun Taiwan menjadi salah satu negara yang memiliki lingkungan yang ramah bagi umat muslim. Bahkan pada tahun 2017, berdasarkan data dari Crescent Rating dan Global Muslim Travel Index (GMTI), Taiwan menempati posisi ke-7 tujuan wisatawan muslim pada negara non-muslim. Berdasarkan data tersebut, ia pun mengatakan bahwa wisatawan muslim dapat dengan nyaman dan tidak perlu takut dengan masalah akomodasi dan makanan saat berwisata di Taiwan. Mendukung penggiatan dan promosi pariwisata Taiwan di Indonesia, Biro Pariwisata Taiwan pun mengajak sejumlah pelaku industri di sektor tersebut untuk ambil bagian dalam Astindo Fair 2018, 2-4 Maret di Jakarta. (ant)

EKONOMI

13

Rupiah dan IHSG Melemah

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (5/3) sore, melemah lima poin menjadi 13.756 dibanding posisi sebelumnya 13.751 per dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah terpengaruh sentimen dari eskternal, terutama dari The Fed. ‘’Pada Maret ini, The Fed diperkirakan menaikkan suku bunganya, selanjutnya pasar menantikan sinyal seberapa banyak The Fed akan menaikkan suku bunganya pada 2018 ini,’’ katanya.

Ia menambahkan, proyeksi kenaikan suku bunga The Fed sejauh ini telah direspons pasar, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat mengalami kenaikan. Kendati demikian, fluktuasi rupiah relatif masih stabil. Apalagi, Bank Indonesia juga melakukan intervensi agar fluktuasinya tidak terlalu bergejolak. Research Analyst FXTM Lukman Otunuga menambahkan, sentimen mengenai pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang tarif sebesar 25 persen untuk impor baja dan 10 persen untuk aluminium, membatasi apresiasi dolar AS. ‘’Spekulasi kenaikan suku bunga AS menopang dolar AS, namun kekhawatiran tentang perang perdagangan akibat kebijakan itu dapat menekan dolar AS,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (5/3) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.740 dibandingkan posisi sebelumnya 13.746 per dolar AS. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin ditutup melemah 31,72 poin seiring dengan minimnya sentimen positif yang beredar.

Bali Post/ant

KELANGKAAN BBM - Gabungan mahasiswa Provinsi Riau mendorong kendaraan bermotor mereka ketika melakukan unjuk rasa ke Gedung DPRD Riau, di Pekanbaru, Riau, Senin (5/3) kemarin. Dalam orasinya mereka memprotes mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) pertalite serta BBM jenis premium yang sulit didapatkan (langka) di Provinsi Riau.

IHSG Melemah IHSG BEI ditutup melemah 31,72 poin atau 0,48 persen menjadi 6.550,59, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 8,36 poin (0,76 persen) menjadi 1.089,77. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan

pergerakan sejumlah indeks global yang kembali melemah dibarengi dengan kembali terdepresiasinya nilai tukar rupiah menahan laju IHSG. ‘’Masih minimnya sentimen positif membuat laju IHSG kembali mengalami pelemahan,’’ katanya. Ia menambahkan, masih adanya aksi jual asing turur memicu tekanan bagi IHSG. Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp 1,41 triliun pada awal pekan ini (Senin, 5/3). Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan bahwa IHSG bergerak dalam rentang konsolidasi wajar sebelum melanjutkan proses kenaikan. ‘’Pergerakan IHSG selanjutnya akan diwarnai oleh rilis ekonomi dari dalam negeri mengenai data kepercayaan konsumen Indonesia yang disinyalir akan ada peningkatan sehingga dapat memberikan sentimen positif bagi IHSG,’’ katanya. Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 361.342 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,122 miliar lembar saham senilai Rp 7,259 triliun. Sebanyak 156 saham naik, 206 saham menurun, dan 118 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan. Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 139,55 poin (0,66 persen) ke 21.042,09, indeks Hang Seng melemah 697,05 poin (2,28 persen) ke 29.886,39 dan Straits Times melemah 40,59 poin (1,17 persen) ke posisi 3.438,61. (ant)

Kuatkan Jejaring UKM IKM Nusantara

Bali Post/wan

FOTO BERSAMA - Ketua Umum Usaha Kecil Menengah (UKM) IKM Nusantara Hj. Chanda Manggih Rahayu (nomor 5 dari kiri) foto bersama dengan dewan antarlembaga, Koordinator UKM IKM Nusantara Bali, dan sejumlah pengusaha muda Bali.

Denpasar (Bali Post) Organisasi Usaha Kecil Menengah IKM Nusantara kini hadir di Bali. Tujuannya untuk mengakomodir pelaku usaha di Bali agar bisa bangkit dan berkembang. Ini juga sekaligus sebagai upaya menguatkan pelaku usaha di Bali agar bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Caranya dengan menghasilkan produk yang berkualitas dan berkelanjutan. Demikian dikatakan Ketua Umum Usaha Kecil Menengah (UKM) IKM Nusantara Hajah Chanda Manggih Rahayu di sela-sela pertemuan IKM Nusantara di Bali, Senin (5/3) kemarin. Menurut Hj. Chanda Manggih, organisasi ini tidak membedakan gender, tidak membedakan suku dan agama, semua pelaku usaha boleh bergabung dalam organisasi UKM IKM Nusantara ini. Ia juga menyatakan UKM IKM Nusantara ini didirikan untuk membangun kebersamaan dalam menghadapi

era global. ‘’Saya berharap semua UKM bergabung dengan satu semangat, IKM maju, Nusantara bersatu,’’ ujar Hj. Chanda Manggih yang juga pendidi UKM IKM Nusantara. Lebih Lanjut dikatakannya, setelah DKI Jakarta, Jakarta Selatan dan Bandung, tidak menutup kemungkinan 24 provinsi menyusul data base selanjutnya. Organisasi ini hadir tidak ada kaitan dengan partai politik manapun. Organisasi ini dibentuk dan didedikasikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu programnya adalah meningkatkan produksi, pemasaran, permodalan. Caranya bekerja sama dengan beberapa kementerian di antaranya Kementerian Perindustrian, Koperasi dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Terget yang ingin tercapai adalah munculnya entrepreneur muda. Selain itu bisa menguatkan jejaring para pelaku UKM menjadi lebih baik lagi. (wan)

UMKM Harus Manfaatkan Teknologi

Denpasar (Bali Post) Teknologi seperti pisau bermata dua. Bermanfaat karena dengan teknologi bisa menekan cost sehingga lebih efisien dan cepat. Namun teknologi juga membawa dampak negatif. Seperti perdagangan online. Bisa tanpa batas masuk ke suatu negara, sehingga bisa mengancam usaha yang masih konvesional. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangangan Provinsi Bali I Putu Astawa menuturkan, mendatangkan barang dari luar harus mengantongi

izin sebagai importer, yaitu harus memilik Angka Pengenal Impor (API). Juga ada Permendag tata cara impor barang. ‘’Ada prosesnya, mengisi form, masuknya misalnya melalui Tiki, dan menerima barang dari luar juga harus melaporkan barang ini boleh masuk atau tidak,’’ bebernya. Karena itu dengan adanya perdagangan online, barang dari luar negeri bisa bebas masuk. Sehingga dengan adanya zaman online ini, semua barang dari luar negeri bisa dengan mudah

masuk. Karena perdagangan online dipastikan lolos dari pajak. Selain potensi kehilangan pajak, barang-barang yang mengancam kesehatan juga bisa masuk dan mengancam perdagangan di Indonesia. ‘’Ini ancaman yang perlu disikapi secara cepat,’’ ujarnya. Dengan online menjadi lebih cepat. Namun di sisi lain karena saking cepatnya, pemerintah tidak siap dengan peraturanperaturan yang mendukung, sehingga terjadilah benturan-benturan. ‘’Namun peraturan tentang perdagangan online

telah dipikirkan oleh Menteri Keuangan,’’ tandasnya. Di sisi lain, pelaku usaha Indonesia khususnya UMKM masih mengalami beberapa kendala, yaitu belum fasih menerapkan teknologi. ‘‘Zaman digitalisasi sekarang masih banyak yang gaptek (gagap teknologi),’’ ujarnya. Selain itu, jejaring mitra kerja untuk menjalin hubungan dagang juga belum kuat. Desain produk Bali khususnya, juga kalah saing. ‘’Desain harus dinamis dan harus diakselerasi,’’ pungkasnya. (kmb42)

Menkeu Tetapkan Besaran Dana Operasional BPJS

Bali Post/ant

PENYEKAT RUANG - Pekerja membuat kerajinan ukiran untuk mebel ‘’gebyok’’ atau penyekat ruang berbahan baku kayu jati di salah satu industri rumahan di Desa Bango, Demak, Jawa Tengah, Senin (5/3) kemarin. Berbagai macam bentuk motif ukir penyekat ruang rumah joglo khas Jawa tersebut dipasarkan ke sejumlah wilayah di Indonesia hingga diekspor ke Malaysia dengan harga Rp 3,5 juta - Rp 215 juta per unit, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan pembuatannya.

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan (Menkeu) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 209/PMK.02/2017 menetapkan besaran persentase dana operasional BPJS Kesehatan tahun 2018 yang berasal dari dana jaminan sosial kesehatan. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (5/3) kemarin, menyebutkan besaran persentase dana operasional BPJS Kesehatan tersebut adalah 4,8 persen dengan nominal sebesar Rp

3,7 triliun. Penetapan besaran dana operasional itu dilakukan berdasarkan penelahaan atas rancangan rencana kerja dan anggaran tahunan BPJS Kesehatan dengan memperhatikan asas kelayakan dan kepatutan. Dana operasional tersebut merupakan alokasi dana setiap tahun yang dikhususkan untuk pembiayaan operasional BPJS Kesehatan dan bukan merupakan pembiayaan untuk manfaat jaminan sosial. ‘’Bukan untuk membiayai pembayaran manfaat jaminan sosial kepada fasilitas kesehatan, baik fasilitas

kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas kesehatan tingkat lanjutan,’’ ujar Frans. Dengan penetapan PMK ini, maka diharapkan operasional BPJS Kesehatan tercukupi, sehingga dapat menjalankan fungsi sebagai penyelenggaraan jaminan kesehatan sosial. Selain menetapkan besaran persentase dan nominal dana operasional, PMK ini juga memberikan arahan mengenai monitoring penggunaan dana operasional dan pencapaian target kinerja serta mekanisme prosedur perubahan dana operasional kesehatan. (ant)

Bali Post/ant

KERANGKA EKONOMI - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bersiap mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Sidang kabinet tersebut membahas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2019 serta kapasitas fiskal 2019.


BULELENG

14

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Stok Vaksin Terbatas

Imunisasi JE di Beberapa Sekolah Ditunda

Singaraja (Bali Post) – Imunisasi untuk mencegah penularan virus Japanese Encephalitis (JE) yang dijadwalkan di beberapa Sekolah Dasar di Buleleng terpaksa tertunda. Hal itu karena puskesmas terlambat mendapatkan distribusi vaksin dari Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali. Data di lapangan Senin (5/3) kemarin menyebutkan, jadwal imunisasi seharusnya dilakukan di SDN 1, SDN 2, SDN 4, dan SDN 5 Penarukan Kecamatan Buleleng. Siswa di empat sekolah itu dijadwalkan mendapat imunisasi JE, Selasa (6/3) ini. Namun karena stok vaksin di Puskesmas Buleleng III Penarukan terbatas, imunisasi itu terpaksa ditunda. Puskesmas Buleleng III memiliki persedian vaksin sebanyak 55 vial untuk jadwal imunisasi sampai Senin (5/3) kemarin. Pada hari itu, sebanyak 37 vial vaksin sudah digunakan untuk imunisasi anak-anak SDN 3 Banyuning dan siswa Yayasan Dana Punia

Bali Post/kmb38

dr. IGN Mahapramana

Singaraja. Sisanya 18 vial untuk imunisasi bagi siswa SMPN 5 Singaraja. Salah seorang petugas di bagian Imunisasi Puskesmas Buleleng III Komang Sumartini mengatakan, sejak stok vaksin JE menipis pihaknya sudah melapor secara resmi ke Diskes Buleleng. Selain melaporkan jumlah persedian, dia juga mengajukan permohonan agar segera diberikan tambahan stok vaksin. Hanya, sampai siang kemarin, distribusi tambahan stok vaksin belum juga diterima. “Stok vaksin sedikit kami sampaikan ke sekolah, untuk imunisasi besok (Selasa, 6/3 - red)

ditunda dulu. Informasinya dari provinsi juga belum ada kiriman vaksin,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Disnkes) Buleleng dr. IGN Nyoman Mahaprama mengatakan, stok vaksin tersedia cukup di Dinskes Provinsi Bali. Hanya, sejak imunisasi digulirkan pada 1 Maret 2018 lalu terjadi keterlambatan pendistribusian vaksin JE ke Puskesmas Buleleng III Kelurahan Penarukan. Distribusi vaksin dilakukan Jumat (2/3) lalu, dan tiba di Buleleng pada sore harinya. Sementara waktu kantor sudah tutup, sehingga vaksinnya belum bisa dikirim ke puskesmas, dan menunggu jam kerja puskesmas buka. Saat ini, vaksin untuk Puskesmas Buleleng III sudah didrop, sehingga jadwal imunisasi tidak tertunda lama. “Karena kemarin (Jumat, 2/3 - red) kiriman sampai sore, karena hari pendek belum bisa dibawa ke puskesmas. Sekarang vaksin sudah ada dan jumlahnya ribuan vial,” tegasnya. (kmb38) Bali Post/kmb38

SOSIALISASI – Kepala SMA, SMK, SLB, dan bendahara dana BOS mengikuti sosialisasi sekaligus praktik terkait transaksi nontunai lewat aplikasi internet banking bisnis, Senin kemarin.

Pengelolaan Dana APBD Provinsi Bali

Kepala Sekolah Diajarkan Aplikasi Internet Banking Bisnis BAHASA – Ratusan mahasiswa dan dosen di lingkungan Undiksha Singaraja mengikuti peningkatan penguasaan bahasa asing di kampus setempat, Senin (5/3) kemarin.

Mahasiswa dan Dosen Undiksha Tingkatkan Penguasaan Bahasa Asing

UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja terus meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) di semua lini civitas akademika. Salah satu peningkatan SDM itu yaitu penguasaan berbahasa asing dan penguasaan teknologi informasi (TI). Kerja keras ini dilakukan selain karena Undiksha mulai menggulirkan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan pertukaran mahasiswa ke luar negeri, juga mempersiapkan lulusan dan kemampuan para dosennya bersaing dalam era MEA. Untuk meningkatkan kemampuan menguasai bahasa asing itu, sebanyak 350 orang mahasiswa dari berbagai program studi (prodi) dan dosen Senin (5/3) kemarin mengikuti Launching of Conversation Class Batch II and Speaking Class Batch I Partnership Between Universitas Pendidikan Ganesha and ICEE di kampus setempat. Kegiatan ini dibuka Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. Rektor Nyoman Jampel mengatakan, penguasaan bahasa asing dan TI baik mahasiswa dan dosen sekarang sudah menjadi tuntutan yang harus dikuasai. Apalagi, belakangan ini lembaga yang

dipimpinnya ini melaksanakan beberapa program ke luar negeri. Dia mencontohkan, kegiatan itu seperti PKL dan pertukaran mahasiswa dengan beberapa negara asing. Agar program di luar negeri tersebut berjalan, maka tuntutannya adalah mahasiswa dan dosen meningkatkan penguasaan bahasa asing mereka dan melek TI. ‘’Sekarang mahasiswa tidak cukup menguasai kompetensi keahlianya saja, tapi perbendaharaan bahasa asing ini wajib ditingkatkan termasuk menguasai TI. Ini tidak untuk mendukung perkuliahan seperti PKL dan pertukaran mahasiswa saja, tapi juga untuk mempersiapkan diri menyongsong era MEA,’’ katanya. Menurut Jampel, khusus untuk menyongsong era MEA, penguasaan bahasa asing dan TI perannya begitu sentral. Hal ini karena peluang bekerja bagi lulusan termasuk peluang calon dosen sendiri harus berkompetisi dengan lulusan atau calon dosen dari luar negeri. Untuk itu, kalau kondisi ini tidak ditangani dengan baik, bisa saja peluang tersebut diborong habis jebolan mahasiswa asing atau calon dosen asing. ‘’Kalau kualitas lulusna dan dosen kita di dalam negeri sudah tidak kalah, tapi

persaingan dengan pengajar atau lulusan asing ini perlu dipersiapkan dengan penambahan penguasaan bahasa asing, sehingga kalau ini bisa dilakukan dengan baik, saya yakin di era MEA kita akan bisa bersaing,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Panitia Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung antara 12 hingga 16 kali pertemuan. Tutor yang dilibatkan semuanya berasal dari Amerika. Peserta akan dikelompokkan berdasarkan tingkatan kemampuan berbahasa asing setiap peserta. Materi kegiatan diawali dengan pertemuan kelompok besar dan kemudian dilakukan pengelompokan peserta yang lebih kecil. Selain mengasah kemampuan berbahasa asing secara umum, peserta akan dilatih terkait proses perkuliahan di mana membahas salah satu topik dan materinya dibawakan dengan pengantar bahasa asing itu. ‘’Karena ini melibatkan tutor asing, maka kami yakin peserta akan meningkatkan penguasaan bahasa asingnya dan kalau ini terus berlanjut, maka mahasiswa atau dosen akan siap mengikuti program pendidikan di luar negeri atau bersaing dalam pasar kerja di era MEA itu sendiri,’’ tegasnya. (ad238)

Singaraja (Bali Post) – PLN Rayon Singaraja telah mengerjakan proyek perluasan jaringan listrik desa (lisdes -red) Pegadungan, Kecamatan Sukasada sejak 2017 lalu. Jaringan tersebut sekarang sudah selesai dipasang. Itu artinya, warga yang memohon sambungan baru sejak 2016 ini dipastikan mendapat sambungan listrik. Demikian diungkapkan Manajer PLN Rayon Singaraja Ketut Doni Dermawan didampingi Asisten Manajer Pelayanan Administrasi I Gede Suwaryo Kini di kantornya, Senin (5/3) kemarin. Lebih jauh Doni mengatakan, anggaran perluasan jaringan lewat lisdes menggunakan sistem kuota yang sudah ditentukan oleh ketersediaan dukungan anggaran. Lisdes Pegadungan merupakan daerah yang memiliki potensi 12 calon pelanggan. Sementara, dari proyek perluasna jaringan yang sudah dilakukan dana investasinya mencapai Rp 53 juta. Dana ini untuk pemasangan 30 tiang listrik, penarikan 50 meter kabel, dan pekerjaan teknis lain. “Jaringan sudah kita bangun dan memang dibandingkan

investasi yang sudah kita bangun dengan calon pelanggan memang kecil, tapi sejalan dengan komitmen pemerintah semua desa harus dapat listrik. Dengan demikian, wilayah Pegadungan sudah siap menerima permohonan pasang baru,” katanya. Menurut Doni, dalam pelaksanaan lisdes tersebut terjadi beberapa kendala yang memerlukan waktu lama. Kendala itu, seperti sulitnya mendapatkan izin menancapkan tiang listrik di lahan warga. Di samping itu, izin menebang tanaman produktif yang dilintasi bentangan kabel juga sulit didapat. Meski demikian, dengan pendekatan, puluhan tiang listrik termasuk kabel sekarang sudah terpasang. “Kendala seperti itu yang sempat kita alami. Akan tetapi, dengan pendekatan itu bisa diatasi dan perluasan jaringan di sana bisa dituntaskan untuk menjawab kebutuhan listrik warga di desa itu,” jelasnya. Doni menambahkan, menyusul terbangunnya jaringan lisdes itu, maka lima warga termasuk pangempon salah satu pura di Desa Pegadungan

dipastikan akan bisa mendapatkan sambungan listrik baru dengan daya 900 hingga 1.300 VA. Untuk itu, pihaknya menyarankan agar kelima calon pelanggan yang sudah mengajukan permohonan sejak 2016 lalu bisa melengkapi administrasi keuangan yang sudah ditentukan PLN. Selain itu, calon pelanggan wajib untuk memasang instalasi oleh rekanan yang sudah bermitra dengan PLN. Dengan penambahan jaringan listrik ini, pihaknya mengingatkan agar masyarakat Desa Pegadungan tidak lagi melakukan overspaning (nyantol listrik - red) yang membahayakan keselamatan masyarakat. “Silakan syaratnya dipenuhi dan kalau itu sudah, kami survei dan listrik akan kita sambung,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Desa Pegadungan mengeluh karena permohonan pemasangan listrik belum ditanggapi oleh PLN Rayon Singaraja. Warga dan kelompok pangempon salah satu pura di desa itu mengajukan permohonan pasangan listrik baru sejak 2016 lalu. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Kepala SMA, SMK, SLB dan bendahara dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mengikuti sosialisasi dan pelatihan tentang transkasi nontunai pengelolaan dana APBD Provinsi Bali, Senin (5/3) kemarin, di ruang rapat SMAN 1 Singaraja. Kegiatan ini digagas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali di Kabupaten Buleleng. Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Kepala PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Singaraja Made Lestara bersama BPD Bali Cabang Seririt. Dalam sosialisasi ini, mereka diajarkan praktik langsung mengoperasikan aplikasi internet banking bisnis yang sudah diterapkan BPBD Bali dalam segala bentuk transkasi keuangan. Kepala PT BPD Bali Cabang Singaraja Made Lestara mengatakan, mulai tahun ini pengelolaan dana APBD Provinsi Bali ke daerah seluruhnya menggunakan aplikasi internet banking bisnis. Aplikasi ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan transaksi tunai. Nasabah atau bendahara sekolah tidak harus bertransaksi ke bank. Melainkan cukup menggunakan perangkat komputer atau lewat ponsel pintar yang sudah di-instal aplikasi internet banking bisnis, maka transaksi pengelolaan dana APBD Provinsi Bali bisa dilakukan. Selain itu,

penerapan aplikasi ini lebih aman dibandingkan dengan transkasi tunai, serta mengurangi peredaran uang yang dilakukan lewat transaksi nontunai. “Sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah mulai tahun ini transaksi nontunai ini harus diikuti, sehingga kami terus mengajarkan dan menyebarkan aplikasi ini untuk memudahkan nasabah bertransaksi. Cukup dengan laptop atau ponsel pintar, dana pemerintah itu dibayarkan dengan memindahbukukan ke rekening rekanan atau bendahara sekolah, dananya sudah bisa cair dan ini akan lebih mudah, aman, dan tidak perlu antre di bank

berjam-jam,” katanya. Sementara itu, Kepala UPT Disdikpora Bali di Kabupaten Buleleng Ketut Suarja mengatakan, walaupun transaksi nontunai ini banyak memiliki kemudahan, dirinya mengakui Kepala SMA, SMK, SLB dan bendahara BOS belum mengerti terkait cara mengoperasikan aplikasi internet banking bisnis. Untuk itu, pihaknya meminta kepada BPD Bali agar mensosialisasikan sekaligus mengajarkan terkait teknik mengoperasikan aplikasi transkasi nontunai itu sendiri. “Kita yang minta karena tahun ini pengelolaan dana dari APBD Provinsi Bali kepada sekolah

dan BOS itu lewat transkasi nontunai. Biar tidak ada kesalahan, teman-teman kepala sekolah dan bendahara BOS, kami minta untuk diajarkan mengoperasikan aplikasi ini,” jelasnya. Di sisi lain, Suarja menyebut, transaksi nontunai itu sangat menguntungkan sekolah dan bendahara. Ini karena sekolah tidak harus mencairkan secara manual dana pemerintah lalu membayarkan kepada rekanan. Pola ini diakuinya selain membutuhkan banyak waktu, juga terkesan rawan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Berbeda jika transaksinya dengan nontunai, sekolah atau bendahara BOS cukup trasaksi lewat internet, dana sudah bisa dibayarkan dan prosesnya jauh lebih cepat. Selain itu, dia juga memastikan kalau dengan pola transaksi nontunai, pengguna dana pemerintah akan lebih mudah diawasi, sehingga menghindari kesalahan administrasi keuangan. (kmb38)

Sejumlah Warga Pegadungan Dipastikan Terima Listrik

Bali Post/kmb38

LOMBA Desa – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. membuka penilaian lomba desa tingkat kabupaten di Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Senin (5/3) kemarin.

Desa Mayong Dinilai

Singaraja (Bali Post) – Desa Mayong mewakili Kecamatan Seririt dalam lomba desa tingkat kabupaten 2018. Desa ini dinilai oleh tim penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Buleleng, Senin (5/3) kemarin. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. hadir dalam penilaian tersebut. Sutjidra mengakui setelah beberapa kali datang ke Desa Mayong dirinya me-

lihat banyak perkembangan di desa ini. Desa ini telah berkembang, salah satunya terbangunnya jalan kabupaten dari Desa Mayong menuju Desa Banjar, Kecamatan Banjar. Pembangunan dengan dana APBD 2017 itu membantu kelancaran lalu lintas dan jalur perekonomian masyarakat. Keberhasilan lain adalah pemberdayaan para lanjut usia (lansia) juga sukses dilakukan jajaran pemerin-

tahan desa setempat. Selain itu, jajaran pemerintah Desa Mayong menggulirkan program Bina Keluarga Balita (BKB). Program ini diikuti anak-anak yang masuk pada masa golden age atau golden period yaitu umur nol sampai lima tahun. Anak-anak usia ini tidak perlu mendapatkan pelajaran yang berlebihan. ‘’Beberapa kali datang ke sini dan banyak perkembangan yang saya lihat,’’ katanya.

Meski banyak memuji program di Desa Mayong, Sutjidra tetap memberikan catatan agar bisa dikembangkan jajaran pemerintah desa ke depannya. Catatan itu terkait Bina Keluarga Remaja (BKR). Remaja juga harus diberdayakan dengan baik, sehingga dapat mencegah terjadinya perilaku hidup yang tidak semestinya, seperti pernikahan dini atau perilaku negatif lain. (kmb38)


15

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Champions ----------------------------------Babak 16 besar, Pertandingan II Rabu (7/3) dini hari Liverpool vs Porto PSG vs Real Madrid Kamis (8/3) dini hari Manchester City vs Basel Tottenham vs Juventus Hasil

PSG Andalkan Dukungan Penonton Paris -

--------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Levante vs Espanyol 1-1 Barcelona vs Atletico Madrid 1 -0 Real Sociedad vs Deportivo Alaves 2-1 Valencia vs Real Betis 2-0

Tanpa penyerang Neymar, Paris Saint Germain (PSG) akan menghadapi Real Madrid dengan kepercayaan diri yang penuh. Dukungan penonton di Parc des Princes, Rabu (7/3) dini hari diharapkan akan membantu membalikkan defisit 1-3 menjadi kesuksesan bagi klub ibu kota Prancis itu.

--------------- Liga Inggris ----------------------------------------Brighton & Hove Albion vs Arsenal 2-1 Manchester City vs Chelsea 1-0 1. Man City 29 25 3 1 83-20 78 2. Liverpool 29 17 9 3 67-32 60 3. Man Utd 28 18 5 5 53-20 59 4. Tottenham 29 17 7 5 55-24 58 5. Chelsea 29 16 5 8 50-26 53 6. Arsenal 29 13 6 10 52-41 45 7. Burnley 29 10 10 9 24-26 40 8. Leicester 29 9 10 10 41-42 37 9. Watford 29 10 6 13 39-47 36 10. Brighton 29 8 10 11 28-38 34 11. Everton 29 9 7 13 33-49 34 12. Bournemouth 29 8 9 12 34-44 33 13. Swansea 29 8 6 15 25-42 30 14. West Ham 29 7 9 13 36-54 30 15. Huddersfield 29 8 6 15 25-50 30 16. Newcastle 29 7 8 14 27-40 29 17. Southampton 29 5 13 11 29-41 28 18. Crystal Palace 28 6 9 13 25-43 27 19. Stoke 29 6 9 14 28-54 27 20. West Bromwich 29 3 11 15 22-43 20 Pencetak gol : 24 - H. Kane (Tottenham), Mohamed Salah (Liverpool)

PSG dipastikan tidak diperkuat penyerang Brazil Neymar yang baru saja menjalani operasi kaki di kampung halamannya. Tim asuhan Unai Emery meyakini peran fans PSG akan memberi kontribusi pada laga kedua babak 16 besar itu. ‘’Anda memainkan pertandingan dengan kepala dan hati. Besok faktor hati akan menjadi persoalan terpenting,’’ jelas Emery dakan konferensi pers, Senin (5/3) kemarin. ‘’Kami akan bermain dengan 12 orang besok. Karena kami akan memiliki dukungan penuh dari penonton,’’ tambahnya. PSG menelan lima kekalahan di laga kedua kompetisi Liga Champions. Musim lalu, kemenangan 4-0 di Paris dibalas dengan kekalahan mengenaskan 1-6 di Nou Camp saat langkah Edinson Cavani dkk. dihentikan Barcelona di babak 16 besar turnamen ini.

--------------- Liga Jerman ----------------------------------------Koln vs Stuttgart 2-3 Freiburg vs Bayern Munich 0-4 --------------- Liga Prancis ----------------------------------------Caen vs Strasbourg 2-0 Montpellier vs Olympique Lyon 1-1 Olympique Marseille vs Nantes 1-1

Messi Kuasai Seni Tendangan Bebas

Barcelona Tendangan bebas Lionel Messi dari jarak 23 meter menaklukkan pagar pemain Atletico Madrid dan kiper Jan Oblak, Senin (5/3) kemarin. Barcelona pun meraih kemenangan tipis 1-0 atas pesaing mereka untuk merebut gelar Liga Spanyol. Kemenangan di Nou Camp itu membuat tim Katalan yang belum terkalahkan tersebut unggul delapan poin di puncak klasemen. Tangan Oblak sebenarnya mampu mengenai bola sepakan Messi namun kekuatan tendangannya membuat bola tersebut mustahil ditahan. Ini merupakan gol ke-600 sepanjang karier pemain Argentina itu untuk klub dan negaranya. Ini juga merupakan pertandingan ketiga secara beruntun di mana Messi mencetak gol melalui tendangan bebas, yang ditorehkan dengan tiga gaya yang berbeda. Saat melawan Girona pada 24 Februari, pemain 30 tahun itu melepaskan sepakan mendatar di bawah pagar pemain, mengejutkan rival derby Barcelona itu ketika timnya menang dengan skor 6-1. Pada pertengahan pekan, ketika bermain imbang 1-1 di markas Las Palmas, Messi melepaskan tendangan dari tepi kotak penalti menuju sudut gawang, melewati pagar pemain dan sama sekali tidak memberi kesempatan kepada kiper Leandro Chichizola. Gol terkininya saat melawan Atletico merupakan gol tendangan bebas kelimanya pada 2018, dan tidak ada pemain lain di Eropa yang mencetak gol dengan jumlah sama pada musim ini. Penyerang bernomor punggung sepuluh itu sebelumnya mencetak empat gol tendangan bebas pada pada 2012. Pada Februari tahun lalu saat melawan Athletic Bilbao, Messi memecahkan rekor Ronald Koeman di klub dengan catatan 26 gol tendangan bebas. Sang penyerang kini telah mengukir 33 gol tendangan bebas untuk Barcelona, 24 di antaranya dibukukan di Liga Spanyol, dan enam gol lain bersama Argentina. Messi mencetak gol dari tendangan bebas pada setiap tahun sejak 2008 dan menurut mantan pelatih kebugaran Argentina Fernando Signorini pada 2009 pelatih timnas saat itu Diego Maradona memberinya beberapa masukan yang mengubah gaya eksekusinya. Pada wawancara dengan stasiun televisi Spanyol La Sexta, Signorini mengatakan Maradona melihat Messi frustrasi setelah tiga kali gagal memasukkan bola tendangan bebas saat latihan dan mulai berjalan meninggalkan lapangan. ‘’Maradona memeluk dia dan berkata, ‘Anda tidak dapat mengatakan kepada saya bahwa Anda, dalam perjalanan menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah, akan kembali ke ruang ganti karena kegagalan ini’?’’ ‘’Maradona berkata kepada dia, ‘Dengarkan saya, ketika Anda menendang bola jangan menggerakan kaki terlalu cepat karena jika Anda melakukannya, kaki tidak tahu apa yang Anda inginkan. Anda harus mengajari dia apa yang Anda inginkan dan kemudian dia akan mengerti’,’’ kata Signorini. Hampir satu dekade kemudian, Messi kelihatannya telah menguasai sepenuhnya seni tendangan bebas. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

TEMBAKAN BEBAS - Ujung tombak Barcelona Lionel Messi melepaskan tembakan bebas ke gawang Atletico Madrid pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (5/3) kemarin.

PSG memiliki pilihan yakni bertahan dan menyesali nasib atau menyerang dan bertarung. ‘’Tim kami, meski tanpa Neymar, mampu mengalahkan tim terbaik, Real Madrid. Dengan Neymar tim kami menjadi lebih kuat. Tanpa Neymar, tim kami tetap kuat,’’ tambah pemain belakang Dani Alves. Bila ingin mengalakan Real, maka PSG harus lebih fokus dibandingkan di pertandingan pertama. Karena kala itu lini belakang PSG kebobolan dua gol di 10 menit jelang pertandingan berakhir. ‘’Di laga pertama, kami mampu bermain lebih baik, mempunyai banyak peluang bagus. Tapi kali ini kami memerlukan hal serupa lagi selama 90 menit, tidak 80 menit saja,’’ tambah pemain asal Brazil itu. Sementara itu, Real menuju Paris dengan membawa kekuatan penuh. Gelandang

Bali Post/rtr

LAGA KEDUA - Bek Paris Saint Germain Dani Alves menghadiri konferesi pers pertandingan babak 16 besar Liga Champion, Senin (5/3) kemarin. PSG akan menjamu Real Madrid di Parc des Princes di laga kedua fase knockout itu. Toni Kroos dan Luca Modric telah bugar kembali hingga bisa dimanfaatkan tenaganya oleh pelatih Zinedine Zidane. Casemiro, Isco dan Marco Asensio juga dibawa Zidane ke Paris.

Trio BBC (Gareth Bale, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo) akan memimpin barisan depan Real bersama Lucas Vasquez dan Borja Mayoral. ‘’Kini kami pergi ke Par-

is dengan keseriusan yang sama (seperti pertandingan pertama). Kami tahu kami akan menghadapi masalah yang rumit. Tapi itulah target kami,’’ ujar bek Sergio Ramos. (kmb39/rtr)

Porto Diyakini akan Hantam Balik

London Kemenangan 5-0 yang didapat Liverpool di markas Porto pada bulan lalu dapat jadi jaminan bagi the Reds mendapatkan satu tiket ke perempatfinal Liga Champions. Namun manajer Juergen Klopp mengatakan ia akan menurunkan tim yang kuat untuk pertandingan kedua, Rabu (7/3) dini hari di Anfield, meski Liverpool memiliki jadwal akan berhadapan dengan Manchester United pada akhir pekan ini. ‘’Ini bukan mengenai istirahat. Porto memenangi seluruh pertand-

ingan mereka sejak kami bermain melawan mereka,’’ kata Klopp. ‘’Mereka akan menghantam balik, itulah yang mereka inginkan. Mereka adalah orang Portugal dan bangga dan akan memberikan perlawanan. Mereka ingin menghantam balik.’’ ‘’Jika seseorang berpikir mereka datang kemari dan menyerah, meninggalkan para pemain bintang mereka atau apa pun, mereka keliru. Ini adalah Liga Champions dan seluruh dunia menyaksikan. Apa yang Anda pikirkan?’’ Liverpool akan menghadapi MU

di Old Trafford di Liga Inggris empat hari kemudian. Laga ini sekaligus pertarungan untuk memperebutkan peringkat kedua di bawah pemuncak klasemen Manchester City. ‘’Saya tidak berpikir sedetik pun mengenai mengistirahatkan siapa pun. Saya tahu (kami akan bermain melawan) Manchester United setelahnya namun kami tidak dapat mengubahnya,’’ tambahnya. Liverpool mencatatkan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Newcastle United pada pekan lalu dan memperpanjang laju tidak terkalahkan

mereka di kompetisi menjadi lima pertandingan. Tambahan tiga poin itu membawa mereka naik ke peringkat kedua. ‘’Mentalitas selalu merupakan bagian kepribadian di mana Anda dapat mengembangkannya seluas-luasnya,’’ kata Klopp. ‘’Anda tidak dapat memenangi perlombaan apa pun di dunia tanpa menjadi agresif. Itulah yang terjadi. Maka pada situasi kami sekarang, sudah jelas kami tidak akan memenangi Liga Inggris namun ini sangat positif.’’ (rtr/ant)

Dituduh Anti-football, Conte Bela Diri

Bali Post/rtr

GOL - Penyerang Manchester City Bernardo Silva (tengah) merayakan gol bersama Leroy Sane dan Sergio Aguero pada pertandingan melawan Chelsea, Senin (5/3) kemarin.

City Perlu Empat Kemenangan Lagi Manchester Manchester City memerlukan empat kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara Liga Utama Inggris. Kemenangan atas juara bertahan Chelsea 1-0, Senin (5/2) kemarin, melicinkan jalan manajer Pep Guardiola merengkuh gelar pertama liga. Kemenangan di Etihad Stadium kemarin, membuat City unggul 18 poin atas peringkat kedua Liverpool. City mengemas 14 kemenangan kandang berturut-turut. Jadi City tinggal perlu empat kemenangan dari sembilan laga tersisa untuk memastikan gelar juara. Guardiola juga tidak menyangka jika klubnya bisa tampil solid dan dominan musim ini. Di setiap pertandingan pemain tampil penuh hasrat meraih kemenangan seperti pada laga kemarin. ‘’Berjarak 25 poin dari Chelsea, 33 poin dari Arsenal. Tottenham, Liverpool dan Manchester United juga meraih hasil yang bagus dan terus mengejar. Penampilan kami juga bagus,’’ jelas manajer City Pep Guardiola. ‘’Ini sebagai konsekuensi dari permainan kita. Apa yang kami mainkan hari ini tak berbeda dengan apa yang telah kita lakukan sepanjang musim.’’ Dengan sisa sembilan pertandingan, City yang kini mengoleksi 78 poin, potensial bisa mengakhiri kompetisi dengan menembus rekor 100 poin. Jika itu terwujud, maka klub itu akan menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola Inggris mencapai rekor tersebut. Tetapi Guardiola menyatakan bahwa fokusnya bukanlah rekor itu tapi mengamankan gelar juara kompetisi. ‘’Kami tidak akan bermain demi sebuah rekor. Rekor selalu sebagai konsekuensi dari apoa yang telah anda lakukan. Rekor bukanlah yang utama,’’ tegasnya.

‘’Yang utama dalah gelar juara,’’ kata Guardiola. Manajer Chelsea Antonio Conte membangkucadangkan dua penyerang Alvaro Morata dan Olivier Giroud, dan memilih untuk memainkan pemain sayap Eden Hazard sebagai penyerang tunggal. Tim London itu bermain bertahan dan dengan absennya N’Golo Kante mereka hanya memperlihatkan sedikit kemauan untuk menekan di lapangan tengah. Sebagai hasilnya babak pertama didominasi City dengan sedikit peluang. City sedikit kurang tajam di lapangan tengah meski mereka nyaris mengemas gol pembukaan ketika umpan silang dari Kevin De Bruyne dapat dikuasai Leroy Sane, namun tembakan pemain Jerman itu dapat disapu keluar garis gawang oleh Cesar Azpilicueta. Nicolas Otamendi mencetak gol untuk City, setelah Sergio Aguero meneruskan tendangan bebas cepat namun gol itu dianulir karena offside, dan kedua tim memasuki turun minum dengan skor imbang yang mengecewakan. Bagaimanapun, diperlukan waktu 33 detik di babak kedua untuk mengubah hal itu, Aguero mengirimkan bola ke David Silva di sisi kiri dan pemain Spanyol itu mengirimkan umpan silang mendatar untuk diteruskan ke dalam gawang oleh Bernardo Silva. Giroud dimasukkan pada menit ke78 untuk menggantikan Willian untuk meningkatkan serangan sekaligus gol balasan. Namun baik penyerang Prancis itu maupun Morata, yang dimasukkan pada menit terakhir, tidak dapat memberikan dampak di mana hanya peluang optimistis dari Marcos Alonso pada fase akhir pertandingan yang melebar yang merepotkan pertahanan City. (kmb39/ rtr/ant)

Manchester Manajer Chelsea Antonio Conte mempertahankan ‘’pendekatan negatifnya’’ saat menelan kekalahan 0-1 oleh Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris, Senin (5/3) kemarin. Jika bermain dengan sepak bola terbuka melawan tim asuhan Pep Guardiola tersebut, itu memiliki risiko kekalahan besar. Mantan manajer Juventus dan Italia tersebut mencontohkan bahwa kekalahan dua kali Arsenal dengan skor 0-3 atas City pekan lalu di final Piala Liga dan pertandingan Liga Utama Inggris di Emirates, dapat menunjukkan apa yang bisa terjadi jika sebuah tim bermain terlalu terbuka melawan City. ‘’Saya tidak begitu bodoh untuk bermain melawan Manchester City dengan terbuka dan akhirnya kalah 3-0 atau 4-0,’’ kata Conte membela diri. ‘’Saya ingat dengan baik, dua hari lalu, Arsenal bermain dua kali melawan mereka dan kemudian media mengritik banyak Wenger karena timnya kebobolan tiga gol hanya dalam 30 menit,’’ ujar Conte. Dalam pertandingan kemarin, Chelsea memainkan pemain sayap Eden Hazard sebagai penyerang tunggal dan mengoperasikan gelandang tengah di depan lini belakang mereka, yang menunjukkan sedikit ambisi atau mencoba menekan atau melawan banyak serangan lawan. Pengamat televisi Sky, Jamie Redknapp, yang juga merupakan mantan gelandang Liverpool dan Inggris, dengan pedas dalam memberikan penilaian untuk taktik

yang digunakan Conte. ‘’Permainan hari ini merupakan yang sulit untuk diamati, ini adalah anti-football. Yang mereka lakukan hari ini adalah kejahatan melawan sepak bola, saya merasakan itu dengan sangat kuat,’’ ucap Redknapp. Conte pun membalas komentar Redknapp tersebut. ‘’Pengamat harus menggunakan kepala untuk mengerti saat berbicara tentang taktik karena saya pikir anda harus memiliki pengetahuan untuk berbicara tentang taktik dan tidak hanya berbicara dengan cara yang bodoh,’’ kata Conte. Pria Italia tersebut mengindikasikan jika dirinya menggunakan pendekatan lainnya, dapat menyebabkan kekalahan besar. ‘’Ketika anda bermain melawan tim yang telah terbukti lebih kuat dari anda selama musim ini -- karena 25 poin adalah perbedaan besar -- anda harus berpikir dengan otak dan kepala anda karena jika tidak, anda akan menyelesaikannya dengan kerugian yang buruk dan itu tidak bagus untuk para pemain,’’ tambah Conte. ‘’Tidak mudah bermain melawan Man City, mereka memiliki intensitas yang tinggi dalam setiap momen permainan,’’ kata Conte. ‘’Kami mencoba melakukan ini dan bertahan dengan baik, tapi kami kebobolan satu gol setelah 30 detik pada babak kedua dan sangat sulit untuk kembali dari itu. Tapi jangan lupa kami kehilangan N’Golo Kante yang merupakan pemain penting bagi kami,’’ ujar Conte menambahkan. (rtr/ant)

Manager Chelsea Antonio Conte.

Bali Post/rtr


olah raga

16

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Timnas Kabaddi dalam Proses Perampingan

Denpasar (Bali Post) Tim Kabaddi Indonesia bertekad menyumbangkan medali pada Asian Games mendatang setelah menempati posisi runner-up pada test event November lalu. Timnas kini dalam proses perampingan skuad sebelum menjalani uji coba ke luar negeri. Timnas kabaddi putra hingga kini masih dihuni 17 pemain, terdiri atas pemain Bali (15) dan Kaltim (2). Mereka berhasil merebut posisi runner-up pada test event kabaddi indoor Asian Games (AG) di Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah Bali Post/022 (TMII), Jakarta pada NovemGede Feri Setiawan ber 2017 lalu. Sementara tim juaranya Malaysia dan juara III bersama Vietnam dan Thailand. Sedangkan satu kontestan lagi yakni Singapura menduduki posisi juru kunci. Kapten timnas kabaddi putra Gede Feri Setiawan di Denpasar, Senin (5/3) kemarin menjelaskan, pada test event hanya melibatkan lima negara, mengingat jadwalnya berbenturan dengan Kejuaraan Dunia di India. Sedangkan pada event resmi AG, bisa melibatkan puluhan negara, termasuk tiga negara tangguh di dunia yakni India, Pakistan, dan Iran. ‘’Namun, kami selaku tuan rumah tetap bertekad menyumbangkan medali,’’ sebut Feri. Diakuinya, 17 skuad timnas kabaddi bakal dirampingkan menjadi 12 pemain. Saat ini pemain Bali yang masuk skuad seperti Juniar, Ki Aldino, Diki, Dek Putra, Gus Tut, Sudita, Arya, Wahyu, Tos Pasek, Dandi, serta dua dari Kaltim adalah Yoga dan Faisal. ‘’Kami berlatih kabaddi indoor di GOR Lila Bhuana, dan penggenjotan fisik di Stadion Ngurah Rai,’’ terang Feri. Menurutnya, jika sudah terbentuk skuad timnas 12 pemain, bakal memprogramkan try-out ke Malaysia dan India. ‘’Kami ingin melihat dari dekat program latihan kabaddi dari tim yang sering keluar sebagai juara dunia,’’ ujarnya. Timnas sendiri ditangani kuartet pelatih seperti Maryoto Subekti merangkap manajer tim, ditambah pelatih Rizky, Ngurah Adi Sandika dan Yogi Parta. (022)

Bali Post/wan

RENOVASI - Stadion Ngurah Rai Denpasar akan direnovasi dan dilengkapi tribun di keliling lapangan. Sementara tribun barat rencananya digeser sebab Lintasan atletik akan ditambah dua jalur lagi.

Stadion Ngurah Rai Bakal Direnovasi

Denpasar (Bali Post) Stadion tertua di Bali yakni Stadion Ngurah Rai bakal direnovasi menyongsong pengajuan Bali selaku tuan rumah PON XI/2024 mendatang. Rencananya stadion ini juga akan dilengkapi tribun penonton yang dibangun mengelilingi arena itu. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi yang saat dikontak sedang berada di Surabaya, Jatim, Senin (5/3) kemarin menjelaskan, tribun akan dibangun mengelilingi stadion. Sementara tribun di bagian barat bakal digeser, mengingat lintasan atletik akan ditambah dua jalur lagi. ‘’Proyek pembangunannya ditangani Dinas Pekerjaan Umum, karena Stadion Ngurah Rai merupakan aset daerah. Jadi, kami di KONI tidak ikut campur tangan,’’ katanya. Suwandi menyambut bangga rencana rehab Stadion Ngurah Rai, sebab selaku kandidat tuan rumah hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia, memang dituntut harus berbenah diri utamanya menyangkut pembangunan sarana dan fasilitas olahraga. ‘’Apalagi, jika pembangunan stadion bertaraf internasional di Kampus Unud, Bukit, Jimbaran terwujud, tentu Bali makin komplet pembangunan infrastrukturnya,’’ kata Suwandi. Suwandi bersama jajaran pengurus KONI Bali berkunjung ke Jatim dalam rangka mencari dukungan menjadi tuan rumah PON. ‘’Kami bersyukur Jatim antusiasi mendukung Bali menjadi tuan rumah PON,’’ tuturnya. Diakuinya, pembinaan olahraga berikut fasilitasnya, Jatim masih di atas Bali, bahkan pernah menjadi tuan rumah PON XV/2000 silam. Dikemukakan, hasil verifikasi tim bidding terhadap tiga calon tuan rumah yakni Sumut/Aceh, Bali/NTB, dan Kaltim, akan dipakai perankingan berdasarkan hasil survei pada April, dan keputusan tuan rumah PON pada Agustus nanti. (022)

Bhayangkara FC Genjot Latihan Fisik

Jakarta (Bali Post) Juara kompetisi Liga 1 2017, Bhayangkara FC, mengenjot latihan fisik pemainnya setelah ada kepastian dari PT Liga Indonesia Baru selaku operator jika kompetisi tertinggi di Tanah Air musim 2018 mundur dari jadwal yang ditetapkan. Latihan fisik sendiri dilaksanakan di Lapangan ABC kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/3) kemarin dan diikuti hampir seluruh pemain yang dimiliki oleh tim yang berjuluk The Guardians itu. ‘’Dari hasil, saya cukup puas, tapi memang problemnya psikis. Jadi kondisi itu mengakibatkan momentum yang sudah ada kemudian hilang lagi gara-gara jadwal mundur,’’ kata asisten pelatih Bhayangkara FC Agus Sugeng Rianto di Jakarta, Senin kemarin. Liga 1 2018 sesuai dengan jadwal awal akan digulirkan 24 Februari. Namun, PT Liga Indonesia Baru sebagai operator melakukan penjadwalan ulang. Semula akan digulirkan 3 Maret, namun kembali diundur menjadi 10 Maret. Namun, kondisi tersebut berubah antara 18 hingga 25 Maret. Mundurnya Liga memang berdampak pada persiapan tim, namun Agus Sugeng Rianto menjelaskan jika persiapan untuk menghadapi Liga 1 harus terus berjalan. Apalagi Bhayangkara FC tampil sebagai juara bertahan. ‘’Ke depan kami hanya menekankan pada maintenant saja dan mental. Selama ini banyak pemain yang terlalu percaya diri setelah menjadi juara liga,’’ ucap Agus Sugeng Rianto menambahkan. Untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2018, tim yang diasuh oleh Simon McMenemy ini ditinggal beberapa pemain kunci seperti Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn yang hengkang ke Selangor FA Malaysia. Begitu juga dengan sang bomber Ilija Spasojevic yang hengkang ke Bali United. Namun, tim yang dimiliki oleh Kepolisian Republik Indonesia itu sudah mendatangkan Muhammad Hargianto dari Persija Jakarta. Selain melakukan tes fisik, Bhayangkara FC juga dijadwalkan akan mengikuti turnamen Jakajaya 2018 di Stadion Surajaya, Lamongan dan Stadion Gelora Putra Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, 8-14 Maret yang juga diikuti Barito Putera, Persela dan Persipura Jayapura. (ant)

Bali Post/ant

RAMPUNG MEI - Pekerja menyelesaikan pembangunan arena balap sepeda atau velodrome di Rawamangun, Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Pembangunan arena yang akan digunakan untuk ajang olahraga Asian Games 2018 tersebut kini telah mencapai 87 persen dan dijadwalkan rampung pada bulan Mei mendatang.

Asprov Bali Gelar Piala Soeratin U-13

Denpasar (Bali Post) -

Turnamen Piala Soeratin selama ini mempertandingkan katagori U-15 dan U-17. Akan tetapi, memasuki musim kompetisi 2018 ini, Asprov PSSI Bali mulai menggulirkan turnamen Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17 Rayon Bali. Itu dilontarkan Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha usai menggelar acara workshop di KONI Bali, Senin (5/3) kemarin. Menurut Anom Prenatha, agenda kompetisi U-13 mulai dihelat 8 April, kemudian U-15 digulirkan 22 April, dan U-17 digelar 6 Mei, serta kompetisi Liga 3 pada 7 Juli. Ia optimis, meskipun baru dipertandingkan U-13, namun animonya dipastikan membeludak, mengingat banyak SSB di Bali, memiliki kategori usia di bawah 13 tahun. Hanya, katanya, pihaknya menerima pendaftaran dari

SSB yang terdaftar, dan bernaung di bawah Askab atau Askot PSSI Bali, termasuk di Asprov PSSI Bali. ‘’Jadi, klub yang ikut harus menjadi anggota klub Asprov PSSI Bali, walaupun statusnya masih calon anggota, tetap diperkenankan ikut kompetisi,’’ ungkapnya. Dia mencontohkan, klub Putra Tresna sudah terdaftar di Asprov PSSI Bali, bahkan mempunyai SSB sendiri, hingga memiliki stok pemain kelompok umur. ‘’Pendaftaran secara online, dan seorang harus mengikuti salah satu kelompok umur, tidak boleh

turun pada dua kelompok umur. Kami tak menerima peserta dari SSB yang tak terdaftar, serta manajemen dan aktivitasnya tak jelas,’’ paparya. Tim Juara U-13 Rayon Bali bakal melakoni babak regional (Bali, NTB, NTT) Agustus nanti, dan juara regional akan melenggang ke putaran nasional pada September mendatang. Selain itu, Asprov PSSI Bali juga menyelenggarakan turnamen sepak bola putri dan tim juara Bali, berhak mewakili Bali ke turnamen nasional Pertiwi Cup. (022)

TURNAMEN U-13 - Tingginya minat anak-anak dan remaja menekuni sepak bola terbukti dengan banyaknya berdiri Sekolah Sepak Bola (SSB). Untuk mewadahinya, Asprov Bali akan menggelar turnamen Piala Soeratin U-13 untuk melengkapi kompetisi serupa di U-15 dan U-17 Rayon Bali.

Gianyar (Bali Post) Sebanyak 70 petarung meramaikan kejuaran Pekan Olahraga Pelajar (Pojar) Tarung Derajat yang diselenggarakan 3-4 Maret di GOR Peliatan, Ubud. Porjar Tarung Derajat diikuti petarung putra dan putri dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK seKabupaten Gianyar. Ketua Panitia Porjar Tarung Derajat A.A. Gede Partama mengatakan, dari 70 petarung yang ikut, untuk tingkat SD sebanyak 7 petarung, SMP 21 dan SMA 42. Porjar Tarung Derajat dibuka Sekdis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar. Ketua Umum Tarung Derajat Gianyar A.A. Gede Oka Digjaya mengatakan, melalui kegiatan Porjar bisa muncul bibit-bibit petarung yang potensial di Gianyar. ‘’Ke depan, sebagaimana disampaikan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, kami berharap Dinas Pendidikan memberikan wadah selebar-lebarnya bagi para pelajar, terutama menjadikan tarung derajat sebagai salah satu ekstrakurikuler di sekolah,’’ katanya. Sementara itu, hasil akhir kejuaraan Porjar Tarung Derajat 2018, untuk tingkat SD, di kelas 34,1 -37 kg, juara I diraih Nicolas Wisnu Hruby (SD Balihati School), juara II Putu Andrean Lesmana Yudista (SD Siladharma) dan juara III I Gede Satrya Wiguna (SD Sarin Rare). Di kelas 37,1-40 kg, juara I diraih I Komang Ariana (SDN 1 Peliatan), juara II I Gusti Ngurah Widya Kesuma (SDN 3 Saba) dan Juara III I Kadek Mardiawan (SDN 1 Celuk). Tingkat SMP Putra, kelas 43,1-46 kg, juara I di-

raih I Wayan Agus Saputra (SMPN 1 Blahbatuh), juara II Fajar Wibisana Gandra Putra (SMPN 1 Gianyar), juara III I Made Dwi Kusepradnya Tasua (SMPN 2 Ubud). Di kelas 46,1 - 49 kg, juara I diraih I Nyoman Adnya Putra (SMPN 1 Tegallalang), juara II I Putu Gede Ambara (SMPN 1 Ubud), juara III I Kadek Sedana Yoga (SMP PGRI 4 Gianyar). Di kelas 49,1 – 52 kg, juara I diraih I Putu Yudi Maha Putra (SMPN 1 Sukawati), juara II I Made Widiantara (SMPN 3 Ubud), juara III I Kadek Edi Aristya Putra (SMP PGRI 5 Ubud). Di kelas 52,1 – 55 kg, juara I diraih I Putu Siladarsana (SMPN 1 Sukawati), juara II I Gede Weda Gama (SMP PGRI 4 Gianyar), juara III I Putu Wardana (SMPN 1 Tampaksiring). Untuk Putri SMP, di kelas

43,1 -46 kg, juara I diraih Ni Luh Putu Putriku Rahayu (SMPN 1 Tegallalang), juara II Ni Kadek Isabella Aldina (SMPN 1 Ubud), juara III Rischa Wahyuni Putri (SMPN 3 Sukawati). Sedangkan di tingkat SMA Putra, di kelas 49,1-52 kg juara I diraih I Wayan Trisna (SMAN 1 Tampaksiring), disusul Kadek Andi Wahyudi (SMAN 1 Sukawati) dan I Gusti Agung Surya Pranata (SMAN 1 Tegallalang). Di kelas 52,1-55 kg, juara I diraih I Wayan Mahadi Putra (SMAN 1 Sukawati), juara II I Putu Gde Ardika Winaanda Oka Putra (SMAN 1 Blahbatuh), juara III I Putu Anjas Sasmita (SMA Pariwisata Blahbatuh). Di kelas 55,1-58 kg, juara I diraih I Made Adi Pratama (SMAN 1 Gianyar), juara II I Kadek Vale Febriana (SMAN

Bali Post/wan

70 Petarung Ramaikan Porjar Tarung Derajat

Persija Tak Terlena dengan Kemenangan Besar

Jakarta (Bali Post) Kesebelasan Persija Jakarta tak ingin terlena dalam lawatannya ke markas tim Song Lam Nghe An dalam pertandingan ketiga Grup H Piala AFC di Vinh Stadium, Vietnam, Selasa (6/3) ini setelah di pertandingan sebelumnya mampu menang besar. ‘’Kami sangat fokus melakukan persiapan untuk menghadapi Song Lam. Pemain sudah siap untuk bekerja keras di pertandingan nanti,’’ kata pelatih Persija Stefano Cugurra, Senin (5/3) kemarin. Pelatih yang akrab dipanggil Teco itu bahkan tidak membahas dengan detail kemampuan calon lawan meski tim asal Vietnam itu saat ini berada di puncak klasemen Grup H dengan raihan enam poin dari dua laga yang telah dijalani yaitu melawan Tampines dan Johor. Meski lawan lagi berada di atas angin, tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu dipastikan tidak patah semangat mengingat mereka datang dengan rasa optimistis yang tinggi setelah menang atas Tampines Rovers asal Singapura dengan skor 4-1. Tim asal ibu kota Indonesia ini datang ke Vientiane dengan tiga pemain asing yang sedang naik daun yaitu Addison Alves, Rohit Chand dan bomber asal Kroasia yang saat ini menjadi top skor sementara Piala AFC, Marko Simic.

‘’Simic mengaku sudah tidak sabar bermain karena dia pernah bermain di sini. Jadi sedikit banyak dia mengetahui sepak bola Vietnam. Itu bagus bagi kita untuk membantu dalam penerapan strategi,’’ kata pelatih asal Brazil itu. Keinginan meraih hasil terbaik dicanangkan oleh salah satu pemain Persija, Sandi Sute. Pemain dengan posisi gelandang itu mengaku akan bekerja keras karena lawan yang dihadapi bukanlah tim ringan. Apalagi Song Lam bertanding di kandang sendiri. ‘’Kami akan bekerja keras untuk meraih hasil maksimal. Jadi kami akan berjuang hingga menit terakhir. Rekan-rekan juga sudah siap untuk pertandingan besok,’’ katanya. Sementara itu, pelatih Song Lam Nguyen Duc Thang mengaku mewaspadai Persija mengingat tim asal Jakarta ini mempunyai semangat yang luar biasa. Pihaknya menginstruksikan kepada pemainnya untuk waspada selama pertandingan berlangsung. ‘’Salah satu tim di Indonesia yang mempunyai semangat tinggi dalam bermain. Saya melihat pertandingan mereka melalui internet ketika menang melawan Bali United di Piala Presiden. Juga ketika Persija menang melawan Tampines. Jadi nanti akan menjadi pertandingan yang menarik,’’ katanya. (ant)

1 Blahbatuh), juara III Putu Adi Pratama Putra (SMAN 1 Tegallalang). Di kelas 61,1-63 kg, juara I diraih Putu tresna Wijaya (SMAN 1 Sukawati), juara II Kadek Adi Wira Gunawan (SMAN 1 Gianyar), juara III I Kadek Edo Setiawan (SMAN 1 Tampaksiring). Di kelas 63,1-66 kg, juara I Kadek Okta Purnama (SMAN 1 Sukawati), juara II AA Baladika Pratama (SMAN 1 Gianyar), juara III AA Gede Cahya Ditya Yuniarsa (SMAN 1 Blahbatuh). Sementara untuk tingkat SMA Putri, di kelas 51,155 kg, juara I diraih Putu Ira Tresna Yanti (SMAN 1 Gianyar), juara II AA Istri Kinanti Virgantari (SMAN 1 Tampaksiring), juara III I Dewa Ayu Diah Anjani (SMAN 1 Tampaksiring). (kmb)

Peselancar Tiongkok Pesaing Utama Indonesia

Jakarta (Bali Post) Indonesia mewaspadai tim Tiongkok sebagai pesaing utama dalam Kejuaraan Layar Asia yang akan berlangsung di Pantai Festival Ancol, Jakarta Utara, pada 24-30 Juni menjelang perlombaan Asian Games 2018. ‘’Kejuaraan Asia ke-17 itu menjadi ajang evaluasi tim kami sekaligus menjadi uji coba Asian Games 2018 terutama kondisi lokasi perlombaan,’’ kata Manajer Tim Layar Indonesia Basri, Senin (5/3) kemarin. Basri optimistis negara-negara yang mempunyai tim layar unggulan di Asia seperti Tiongkok, Hongkong, Jepang, ataupun Korea Selatan akan mengikutsertakan atlet-atlet utama mereka dalam Kejuaraan Layar Asia itu. Kejuaraan Layar Asia 2018 melombakan 12 nomor perlombaan yaitu optmist putra, optimist putri, laser standard putra, laser radial putri, international 49er putra, international 49er FX putri, international 470 putra, international 470 putri, RS X putra, RS X Putri, RS One tim campuran, dan laser 4.7 terbuka. ‘’Negara-negara Asia Timur itu menjadi pesaing utama kami pada nomor perlombaan windsurfing dan laser pada Asian Games mendatang,’’ ujar Basri. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi), menurut Basri, telah mendatangkan pelatih asing yang fokus untuk melatih atlet-atlet nomor windsurfing demi meraih target medali emas. Indonesia membidik dua medali emas dalam perlombaan cabang layar Asian Games 2018 di Jakarta yaitu pada nomor windsurfing dan laser. ‘’Negara-negara Asia Timur itu unggul karena mereka sering mengikuti kejuaraan-kejuaraan di Eropa. Tapi, kami lebih memilih untuk

mempelajari lokasi perlombaan Asian Games mendatang,’’ ujar Basri. PB Porlasi telah menerima anggaran pelatnas Asian Games 2018 sebesar Rp 6,2 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sedangkan anggaran yang diajukan PB Porlasi untuk pelatnas Asian Games sebesar Rp 15 miliar. ‘’Kami dibantu pengurus-pengurus provinsi untuk mendukung pelatnas Asian Games terutama pemesanan peralatan karena anggaran yang cair kurang dari 50 persen dari pengajuan kami,’’ kata Sekretaris Jenderal PB Porlasi Othniel Mamahit.

Degradasi PB Porlasi mendegradasi 21 atlet pemusatan pelatihan nasional menjadi 15 atlet guna membidik target dua medali emas dalam Asian Games 2018. ‘’Atlet-atlet kami telah berlatih sejak Desember 2017. Kami sudah menyesuaikan jumlah atlet dengan nomor-nomor perlombaan Asian Games ke-18 mendatang,’’ kata Sekjen PB Porlasi Othniel Mamahit. Atlet-atlet pelatnas Porlasi, menurut Othniel, juga telah mengikuti kejuaraan uji coba nomor windsurfing di Singapura pada Februari. ‘’Kami mendapatkan satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu dalam kejuaraan nomor tunggal tingkat Asia itu,’’ ujarnya. Othniel mengatakan PB Porlasi juga telah menggelar tes fisik dan kesehatan bagi 15 atletnya guna memenuhi program pelatnas Asian Games 2018. Selain kejuaraan uji coba nomor windsurfing, PB Porlasi juga mengagendakan latihan luar negeri di Korea Selatan pada April. Program lainnya adalah pelatihan atlet untuk perkenalan nomor baru perlombaan cabang layar Asian Games yaitu 49er di India pada April. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Cr Sopir Kanvas SMA/Baru Lulus H.087860886822 Tdk SMSniat Krj

Dcr Tenaga utk Klinik Hewan di Canggu/DalungHub.089507049972

Dibutuhkan Segera PRT Cewek u/ RumahdiSanur.SMS:08123877799

Cri Salesman Jual Juice ke Cafe Restaurant.Gaji Bagus, TeamFun.Area:Canggu/Seminyak Hub.Marc:087862389148

Dcr Tng Bersih2&Setrika,WntKTP Bali, G.1,6-1,8Jt. 081237917050

Dicari 2 Org Karyawati Salon Berpengalaman.Hub:08124626437

Dcr Tng Wanita unt Warung Lgs Krj Tdur Dlam H.082144536053

Dicari Pelaksana Teknik Sipil & Administrasi Penglmn.min.1th Hub.081236258886-08123899965

B.BP.001.03.18.0000196

B.BP.004.03.18.0000206

Daily Worker u/FO/Rsrvasi min. SMK/Sdrjat krm ke accounting@k ubuanyarhotel.com 082145057150

B.BP.154.03.18.0000154

B.BP.001.03.18.0000200

B.BP.001.03.18.0000190

B.BP.001.03.18.0000214

Kerja di luar negeri, semua usia pasutri 081375409869 B.BP.004.03.18.0000090

Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP,SimC utk Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK, Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke CV Gong Dewata Tlp.0361-722709/728443

B.BP.001.03.18.0000184

Dcr PRT, Jln.Sehati No.9A Hub.08123979598

B.BP.001.03.18.0000132

LOWONGAN *Dicari Sgr Therapist GP+UM+ Bns+Kms Jl.Camplung Tanduk Seminyak Hub.081916299046 B.BP.001.03.18.0000219

FOTO COPY

Dicari Segera Tenaga Administrasi bs Komputer,082341002060

B.BP.001.03.18.0000212

Cr Karyn/ti Kasir&Adm bs Kompt Hub.081236648152,082144684133 B.BP.001.03.18.0000215

SERVICE

B.BP.001.03.18.0000187

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.03.18.0000201

BUC.Dijual Rumah Perum Dalung III. Hubungi:081936264166

B.BP.001.03.18.0000197

Dicari Sales,Wanita max 40thn Min tmtn SMA, lebih baik bisa Bhs Mandarin,Penmpln mnrik, rjn,jjr,Gj 4/jt brtggjwb, pnmptn Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Lusi 0361-769780

B.BP.001.03.18.0000191

Dijual Rumah Bale Bali Bongan Kauh Kediri Hub:081237144111

B.BP.001.03.18.0000193

Dibth Sgr Pramuniaga unt Surya Mas Mart Jln.Legian Kaja 478/ 0361 4754789/087862979641

B.BP.154.03.18.0000222

Dibutuhkan Adm Toko Bangunan Wanita Baru Tamat SMK Sederajat.SMS ke 081337201601

B.BP.004.03.18.0000188

Dibutuhkan Hairdresser,Therapist Berpglman Gaji Bagus,di Kerobokan Hub:081 293 799 814

PRT-Jomblo!!,Tidur Dalam,Masak Nasi, Mengerti Sedikit Inggris, 1.8Jt+? Sanur HP:081246929138

B.BP.001.02.18.0001072

B.BP.001.03.18.0000180

B.BP.031.03.18.0000128

ALUMINIUM

DIJUAL MOBIL HONDA

Jual Mbl H.Accord Th’14,Putih, Istmwa,KM 9.300 Hrg 340Jt Nego Hub:081934308340/082236588420

Hanya Dg595 sdh dpt rmh S.huni Jl.Siulan Penatih, 081558041018

B.BP.164.03.18.0000218

Jual Rumah Areal Sesetan Hub.0895331313520 B.BP.001.03.18.0000133

B.BP.001.03.18.0000204 TOYOTA

Avanza G07 Silver Pjk Baru Istw 99Jt Nego 081246554758 Pribadi B.BP.001.03.18.0000213

DISEWAKAN TEMPAT

Disewakan ruangan di Gedung PT.Pelni Jl.Raya Kuta 299 Hub.Ibu Umi 081233739951

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakkan Rumah Tk.Saba 29 Panjer 2LT,6Kt, 5Km, RT,RK Hub:081936590174/081337219946

B.BP.001.03.18.0000195

DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit, 087862450004

BALI WANGI

B.BP.154.03.18.0000221

WC

DIJUAL RUMAH

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

C.0000620-brj

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.03.18.0000185

RUPA-RUPA Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak SPT Tahunan 082146461910 B.BP.001.03.18.0000005

B.BP.031.03.18.0000210

0877 6129 5235 081 238 450 210

BENGKEL LAS

B.BP.001.02.18.0001020

Tanah 26 Are Sunset Road Utama Seminyak.Hubungi:085100867168

B.BP.001.03.18.0000211

Dcr Therapist,P,Min SMU(2,5jt+ 15000/jam),Hairdresser,L/P,Min SMU(3jt+15000/jam+10%coloring) Brpngalaman Min 1 Thn.Lam ke Bodyworks Spa, Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget/Telp:0361-735058

TOUR

Dijl Ruko Kertawijaya Blok A1/ Buluh Indah 26C Dps 085100867168

Djl Tnh 24Are, Baturiti Tbn Hrg 20Jt Nego,H:08123665040 BU.TP

Operator Penyulingan Minyak, Pglmn. Hub:Dewi 081236222509

B.BP.001.03.18.0000209

Dicari Karyawan/wat u CO Money Changer u/Area Kuta/Jimbaran Hub.0361417190/08123811561/ 0811386998

DIJUAL RUKO

B.BP.001.02.18.0001458

B.BP.001.03.18.0000199

B.BP.001.03.18.0000208

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari Sgr Marketing&SPB/G Wil Dps Pend Min.SMU,Gaji UMK + Bonus Rp500Rb-Puluhan Jt Rp Lamaran Krm ke PT.PBSS Jl.Seruni No.18 Dps,Interview Tgl .7-10 Mar 2018

Dcr Mrktng Digital Print,SIM C Design Grphs,Wanita Bs AI Crel pshop,Clng Srvc H.081237201410

Dcr Sopir bs Bhs Inggris Menguasai Area Nusa Dua,Kuta & Seminyak.Umur Max.35Th Lmr: Frangipani Spa Mumbul Nusa Dua Hub.081239292892

B.BP.001.03.18.0000192

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.03.18.0000015

KEHILANGAN BPKB No.N 02880376 O,DK 6992 GAB An.Anak Agung Putri Andani B.BP.001.03.18.0000189

Buku KIR PU Wrn Silver Met’13 DK 8572 DS a.n.Kurniaddin B.BP.001.03.18.0000186

Hilang BPKB a/n I Wayan Madan OJ05509841-OHub:082147919099 B.BP.004.03.18.0000202

BIRO JASA Sda PRT Siap Kerja Hub.081 805 506 564 B.BP.164.03.18.0000217


BANGLI

18

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Pemkab Kaji Sanksi Buang Sampah Sembarangan

SOSOK Siap Amankan Nyepi JAJARAN Kodim 1626/Bangli siap turut serta mengamankan perayaan hari raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu (17/3) mendatang. Hanya, Kodim masih harus berkoordinasi lebih lanjut dengan Polres terkait teknis pengamanan. Hal itu diungkapkan Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto, Senin (5/3) kemarin. Menurutnya, mengingat pengamanan Nyepi bersifat khusus, pihaknya tidak bisa serta merta Bali Post/nan melakukan pengamanan di lapangan. Ada ketentuan yang mesti diikuti khususnya menyangkut adat dan tradisi di Bali. Karena di masyarakat ada petugas keamanan berupa pecalang, maka pihaknya bakal melakukan koordinasi khususnya dengan Polres mengenai perlu tidaknya anggota TNI dikerahkan untuk pengamanan Nyepi. ‘’Kita di Kodim siap ikut mengamankan hari raya Nyepi. Berapapun dibutuhkan personel, kita akan menyiapkan pasukan untuk pengamanan,’’ tegasnya. (nan)

KPU Gelar Sosialisasi Tahapan Kampanye di Kodim

Bangli (Bali Post) KPU Bangli menggelar sosialisasi tahapan kampanye Pilgub Bali di Kodim/1626 Bangli, Senin (5/3) kemarin. Sosialisasi diberikan kepada keluarga TNI dan ASN di lingkungan Kodim Bangli. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan mengatakan, sebelummya pihaknya juga sudah melaksanakan kegiatan sosialisasi tahapan kampanye di Susut. Kegiatan ini akan terus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali anggota TNI beserta keluar dan PNS di Kodim. ‘’Karena keluarga dan PNS memiliki hak pilih, maka kita wajib mensosialisasikan bagaimana tata cara pemilihannya nanti. Sedangkan bagi anggota TNI, khususnya Babinsa yang bertugas di lapangan, agar mengetahui tahapan-tahapan Pilgub seperti apa. Dengan begitu, tidak ada hal yang tumpang-tindih sehingga kita dan TNI bisa bersinergi untuk mensukseskan pelaksanaan Pilgub,’’ ucap Lidartawan. Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto menyambut positif sosialisasi KPU. Sebab dengan adanya sosialisasi, anggota, keluarga TNI dan PNS di lingkungan Kodim dapat memahami tahapan Pilgub. Di samping itu, kegiatan ini juga dipakai sebagai pembinaan netralitas personel TNI. ‘’Dengan kegiatan ini, kita harap semua anggota bisa memahami apa yang boleh dilakukan dan yang tidak di lapangan. Agar tidak ada anggota TNI yang melanggar netralitas yang dapat mengotori pelaknaaan demokrasi di wilayah Bangli,’’ tegasnya. (kmb41)

Bali Post/nan

BERSIHKAN SAMPAH - Petugas kebersihan saat membersihkan sampah di saluran drainase di kawasan kota Bangli.

Bangli (Bali Post) Drainase sepanjang kota Bangli telah diperbaiki dengan anggaran Rp 6 miliar lebih. Namun, perbaikan infrastruktur tersebut tidak dibarengi peningkatan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Sampai sekarang masih banyak warga yang membuang sampah ke saluran drainase. Alhasil, kota Bangli masih belum bebas banjir. Terbukti, saat hujan deras melanda Bangli pada Minggu (4/30) lalu, banjir kembali terjadi khususnya di depan kantor bupati. Terkait persoalan tersebut, Pemkab Bangli kini tengah mengkaji sanksi bagi pembuang sampah sembarangan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha, Senin (5/3) kemarin, mengatakan kota Bangli kembali dilanda banjir akibat got di sebelah timur kantor BNI atau di utara Lapangan Kapten Mudita kembali meluap. Meluapnya air dipicu besi penyaring ditutupi sampah. ‘’Air meluap akibat sampah numplek di sana. Karena air tidak bisa lewat, akhirnya air dan sampah meluber ke jalan raya,’’ ucapnya. Menurut Yudi Sutha, untuk

membersihkan sampah yang berjubel di saluran drainase maupun yang berserakan di jalan raya, pihaknya menerjunkan sejumlah petugas dan armada. ‘’Memang banyak sampah yang diangkut petugas,’’ katanya. Menurutnya, kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan adalah pemicu utama banjir. Pihaknya sudah sering kali mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, namun masih banyak yang tidak menghiraukan. ‘’Agar hal ini tidak terus berlanjut ke depannya, kita akan melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum terkait pemberian sanksi kepada masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Karena kalau tidak diberikan sanksi, masyarakat tak mau sadar dan tetap membuang sampah sembarangan,’’ tegas Yudi Sutha. Sementara itu, anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa menyayangkan kota Bangli kembali dilanda banjir. Padahal, menurutnya, pemerintah sudah membangun drainase yang bertujuan mengantisipasi banjir. Dia pun berharap persoalan ini tidak kembali terulang. (kmb41)

Bupati Sebut Mutasi Digelar Akhir Maret

Bangli (Bali Post) –

Mutasi dan pengisian jabatan lowong di lingkungan Pemkab Bangli yang selama ini terus tertunda, direncanakan berlangsung akhir Maret mendatang. Rencana itu disampaikan langsung Bupati Bangli I Made Gianyar saat menghadiri rapat dengar pendapat di DPRD Bangli, Senin (5/3) kemarin. Rapat dengar pendapat dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata bersama Wakil Ketua DPRD Komang Carles. Di kegiatan tersebut, ada sejumlah hal yang dibahas. Salah satunya soal banyaknya jabatan lowong di sejumlah OPD. Dewan kembali mempertanyakan rencana Bupati Made Gianyar untuk melakukan pengisian jabatan lowong. Menurut dewan, lowongnya sejumlah posisi jabatan menjadi penyebab tidak maksimalnya serapan APBD. ‘’Kami minta kepastian Bupati kapan akan dilakukan pengisian OPD,’’ kata Kutha Parwata. Anggota dewan Ketut

Suastika meminta Bupati segera melakukan mutasi sekaligus pengisian jabatan kosong. Hal ini mengingat jabatan yang masih kosong cukup banyak. Dia mencontohkan, di satu OPD ada Kabid yang tidak memiliki Kasi. Jelas hal ini sangat mengganggu jalannya program pemerintah. Desakan yang sama disampaikan anggota DPRD Ketut Mastrem dan Made Sudiasa. Sudiasa mengaku kecewa dengan eksekutif soal pelaksanaan APBD 2018. Dia mengatakan, meski APBD sudah disepakati dan ditetapkan 30 Novemver 2017, hingga sekarang belum ada buku APBD yang diserahkan ke dewan.

Bangli (Bali Post) – Pemprov Bali diharapkan menyerahkan sepenuhnya kewenangan pengelolaan sampah di TPA Regional Bangli yang berlokasi di perbatasan Desa Landih dan Kayubihi, ke tangan Pemkab Bangli. Hal itu dimaksudkan agar pengelolaan sampah bisa lebih maksimal. Harapan itu disampaikan Perbekel Kayubihi Ketut Widiana, Senin (5/3) kemarin. Dijelaskan Widiana, selama ini pengelolaan sampah di TPA Regional Bangli dilaku-

kan Pemkab Bangli bersama Pemprov. Namun, karena belum sinkronnya kewenangan pengelolaan sampah antara Pemkab dan Pemprov, pengelolaan sampah belum maksimal. ‘’Sampah yang di bawah (TPA - red) menumpuk, tidak ada penyelesaian. Kabupaten tidak berani bertindak karena masih ada campur tangan provinsi,’’ jelasnya. Akibat kondisi itu, yang selama ini menjadi korban adalah masyarakat sekitar TPA. Terlebih saat hujan,

RAPAT - Rapat dengar pendapat di DPRD Bangli, Senin (5/3) kemarin.

Bali Post/ina

Bahkan dalam perjalanannya, APBD yang telah disepakati diam-diam berubah tanpa ada koordinasi ke dewan. Menanggapi yang disampaikan dewan, Bupati Made Gianyar mengatakan, mu-

tasi dan pengisian jabatan segera dilakukan. Hanya, dia tidak menyebut tanggal pastinya. Gianyar hanya menyebut, mutasi dan pengisian jabatan dilangsungkan akhir Maret.

Gianyar menegaskan, selama ini pihaknya terus menunda pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan karena ada beberapa hal yang masih dipertimbangkan. (kmb40)

air rembesan sampah, meluber. Pihaknya khawatir, lama kelamaan limbah tersebut mencemari sumber mata air di sekitarnya. Terkait hal itu, Widiana berharap Pemprov Bali dapat segera melimpahkan kewenangan pengelolaan sampah di TPA ke Pemkab Bangli sehingga Pemkab bisa fokus mengelola sampah TPA. ‘’Yang kami harapkan, kalau memang sudah diminta kabupaten, karena 75 persen asetnya sudah jadi milik kabupaten, ya bisa

diserahkan untuk kewenangan mengurusnya. Sehingga tidak ada masalah untuk pengelolaannya. Karena yang jadi korban jelas masyarakat,’’ jelasnya. Widiana menambahkan, pihaknya bersama Pemerintah Desa Landih sempat menyampaikan surat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli terkait penolakan atas rencana dimanfaatkannya TPA Regional Bangli oleh beberapa kabupaten lainnya. Penolakan sudah berdasar-

kan hasil musyawarah bersama masyarakat. Akan tetapi, hingga saat ini belum juga mendapat tindak lanjut. Sementara itu, Kepala DLH Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengaku masih membahas dengan tim dan masyarakat yang terdampak. Dia menyebutkan, selama ini TPA Regional Bangli pengelolaannya tidak dilakukan sendiri oleh pemkab. ‘’Operasionalnya dibantu oleh pemprov. Sedangkan asetnya milik kabupaten,’’ katanya. (kmb40)

Pemkab Diharapkan Kelola Penuh TPA

Bali Post/nan

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi tahapan pilgub di aula Makodim Bangli, Senin (5/3) kemarin.


19

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

Auditor Utama BPK Dihukum Tujuh Tahun Jakarta (Bali Post) – Auditor Utama Keuangan Negara III BPK Rochmadi Saptogiri divonis tujuh tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider empat bulan kurungan karena terbukti menerima suap dan tindak pidana pencucian uang pasif. ‘’Mengadili, menyatakan terdakwa Rochmadi Saptogiri tidak terbukti sah dan meyakinkan dalam penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang sebagaimana dakwaan kumulatif kedua dan ketiga membebaskan kumlatif kedua dan ketiga. Menyatakan terdakwa Rochmadi Saptogiri terbukti bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama dalam dakwaan kesatu pertama dan tindak pidana pencucian uang dalam dakwaan kumulatif ke-4,’’ kata ketua majelis hakim Ibnu Basuki Wibowo dalam sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Vonis yang dijatuhkan oleh hakim Ibnu Basuki Widodo, Siti Basariah, Sigit Hendra Binaji, Sofialdi dan Hastopo itu jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menuntut agar Rochmadi divonis 15 tahun penjara ditambah denda Rpv300 juta subsider enam bulan kurungan dan kewajiban membayar uang pengganti Rp 200 juta. ‘’Dipidana penjara selama tujuh tahun dan denda Rp 300 juta, bila tidak dibayar di-

ganti kurungan empat bulan,’’ tambah hakim Ibnu. Dalam dakwaan pertama, Rochmadi dinilai terbukti menerima suap Rp 240 juta dari Inspektur Jenderal Kemendes PDTT Sugito dengan perantaraan Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan pada Itjen Kemendes PDTT Jarot Budi Prabowo agar Kemendes PDTT mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kemendes

PDTT tahun anggaran 2016. Uang suap berasal dari para Sesditjen, Sesbadan, Sesitjen serta Karo Keuangan dan BMN. Sugito meminta adanya ‘’atensi atau perhatian’’ dari seluruh Unit Kerja Eselon I (UKE 1) kepada Tim Pemeriksa BPK berupa pemberian uang dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 200 juta - Rp 300 juta. ‘’Apa pun bentuk dan tujuan pemberian uang itu bertentangan dengan tugas dan kewajiban terdakwa untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme,’’ tambah anggota majelis hakim Hastopo. Uang diserahkan dalam dua tahap yaitu sebesar Rp 200 juta pada 10 Mei 2017 oleh Jarot melalui Ali Sadli. Sedangkan pemberian selanjutnya pada 26 Mei 2017 sebesar Rp 40 juta melalui Jarot yang juga menyampaikannya kepada Ali Sadli. Perbuatan lain Rochmadi yang terbukti adalah dakwaan keempat yaitu dari pasal 5 UU 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

mengenai menerima atau menguasai harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana. Harta tersebut adalah 1 unit mobil Honda Odyssey warna white orchid pearl tersebut adalah berasal dari perolehan yang tidak dapat dipertanggungajwabkan secara sah yaitu dari hasil tindak pidana korupsi yang dilakukan Ali Sadli yang menyimpang dari profil penghasilan Ali sejak 2014 sampai 2017. ‘’SIM disamarkan dengan KTP Andika Ariyanto yang fotonya mirip dengan wajah terdakwa menambah praduga penyamaran identitas terdakwa. Tidak logis karena mobil sudah berhari-hari di rumah terdakwa dan pengembalian mobil bertepatan dengan OTT terdakwa, dan mobil bukan dikembalikan ke Ali Sadli tapi ke show room padahal mobil dari Ali Sadli yang diperoleh tidak secara sah,’’ kata anggota majelis hakim Sigit Herman Binaji. Mobil tersebut pun oleh majelis hakim diperintahkan dirampas oleh negara. (ant)

Hibah Bibit Sapi, Diawasi agar Tak Menyimpang Denpasar (Bali Post) – Hibah yang digelontorkan pemerintah untuk bibit sapi, selama ini memang selalu dibelanjakan untuk keperluan itu oleh kelompok penerima. Namun demikian, ada pula kelompok ‘’nakal’’ yang membeli bibit dengan spesifikasi tidak sesuai. Meskipun sebelumnya, kelompok-kelompok itu telah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menerima hibah. ‘’Setelah uang (hibah) ditransfer ke rekening penerima, kita ada pengawasan ke bawah untuk mengecek LPJ-nya dengan kondisi ternak yang dibeli. Sudah benar tidak jumlahnya, besar-kecilnya kan ada harga, sudah sesuai tidak dengan spek yang kita berikan, kita juga cek siapa yang menerima ada berapa orang,’’ ujar Kepala Seksi Perbibitan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Putu Arya Manubawa di ruang kerjanya, Senin (5/3) kemarin. Menurut Arya, pengawasan dilakukan pada penerima hibah yang mengajukan langsung ke Dinas Peternakan maupun hibah yang difasilitasi dewan. Mengingat, penerima hibah yang difasilitasi dewan juga harus melalui rekomendasi dinas. Sejauh ini memang masih ditemukan adanya penyimpangan terkait spesifikasi ternak yang dibeli. Namun, jumlahnya terbilang kecil lantaran pihaknya sudah melakukan pembinaan sejak awal. ‘’Kalau belanja, dia pasti belanja cuma spesifikasinya kadang-kadang tidak sesuai.

Kalau ditemukan seperti itu, kita langsung suruh ganti dengan yang sesuai,’’ jelasnya. Arya menambahkan, pengawasan tidak hanya sebatas mengecek kondisi ternak yang dibeli. Selanjutnya, ada tim dari Seksi Ruminansia yang melakukan pembinaan kelompok khusus ternak sapi. Pembinaan yang diberikan terkait manajemen pemeliharaan dan membantu memberikan solusi atas persoalan yang muncul di kelompok. ‘’Kalau sapi sementara kan kebanyakan di pakan. Pas musim kemarau susah pakannya karena sebagian besar petani kita tidak mempunyai lahan untuk pakan, dia mengambil dari pematang orang. Kalau penyakit masih ada, tapi kecil dan bisa diatasi,’’ jelasnya. Untuk masalah pakan, lanjut Arya, ditawarkan solusi berupa teknologi pengolahan pakan agar pakan yang melimpah di musim hujan bisa diawetkan untuk stok di musim kemarau. Teknologi ini juga untuk membantu agar ternak bisa tumbuh dengan baik. Untuk masalah lain seperti kesehatan atau sulit bunting, diberikan pelayanan kesehatan dan pelayanan supaya sapi bisa bunting. Sebab, sapi-sapi juga didata untuk keperluan program Upsus Siwab (Upaya khusus sapi indukan wajib bunting). Dikonfirmasi terpisah, anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, bantuan bibit sapi sebetulnya lebih baik bila digelon-

Bertahan Hidup Dari Hal. 1

‘’Jangankan untuk siap menghadapi revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi, sementara untuk bertahan hidup dalam persaingan antartenaga kerja sesama manusia saja sudah sulit,’’ ingatnya. Kesenjangan sosial, dinilainya menjadi isu dari tahun ke tahun, juga dengan bergantinya pemerintahan dari waktu ke waktu. Pilihan kebijakan yang dimiliki pemerintah adalah mengubah subsidi yang bersifat umum, secara bertahap menjadi bantuan sosial yang mengarah pada sasaran dengan lebih spesifik. Kunci keberhasilan dari strategi ini adalah basis data yang akurat. Sebab, dengan itu maka bantuan pemerintah anggarannya lebih efisien, dan tepat sasaran kepada ma-

syarakat yang memang layak menerima. ‘’Basis dari revolusi industri 4.0 adalah digitalisasi, ilmu komputer dan analisis big data,’’ imbuhnya. Kendati demikian, DPR menyambut baik sejumlah lembaga dan kementerian yang mulai gencar menghadapi persoalan ini seperti yang dilakukan Kementerian Perindustrian dengan membuka dialog tentang revolusi industri 4.0 dengan dunia usaha dan dunia pendidikan. Begitu juga inisiatif Kementerian Keuangan dalam menginisiasi Program Perlindungan Sosial. Langkah yang diambil Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran adalah upaya solutif menyelesaikan permasalahan krusial pada masa kini dan masa datang tentang kesenjangan sosial. (kmb4)

Sudah Sepuh Dari Hal. 1

Ia mengakui benar memang pemerintah dengan pendekatan kemanusiaan, dengan usia yang sudah sepuh, dengan kindisi fisik dan kesehatan yang mulai menurun, maka pemerintah memberikan kebijakan yang manusiawi tanpa melanggar hukum, sehingga keputusannya adalah pemindahan dari Gunung Sindur. ‘’Akan dipindahkan ke Jawa Tengah yang dekat dengan keluarganya, sanak familinya, sehingga mudah ditengok tanpa kita mengabaikan masalah keamanan,’’ tuturnya. Ia menyebutkan, Ba’asyir akan dipindahkan ke Jawa Tengah bisa di Klaten bisa juga di Solo. ‘’Itu tetap di lapas bukan tahanan rumah, bukan di rumah sakit. Itu secara psikologis kalau dekat dengan keluarga, sanak famili, akan

lebih tenang, lebih gampang dibezuk, dihubungi. Anda kalau di kampung sendiri rasanya juga nyaman, kan begitu,’’ katanya. Ia menyebutkan, pemindahan itu sudah mempertimbangkan kemungkinan masalah gangguan keamanan dan pengaruh ketokohannya. ‘’Semua sudah diantisipasi, tetap dijaga agar tidak ke mana-mana. Dari sisi kemanusiaan, dari sisi usia, sakit-sakitan maka kita pindahkan,’’ ucap Wiranto menjelaskan. Abu Bakar Ba’asyir divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011. Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng itu terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme. (ant)

torkan dalam bentuk program. Dengan demikian, kelompok penerima langsung menerima bantuan dalam bentuk bibit atau bukan hibah uang. Selanjutnya, pengawasan bisa dilakukan dalam bentuk skema program oleh dinas terkait. ‘’Misalnya saat teman-teman turun ke lapangan, terus ada aspirasi, ini disampaikan lalu diparipurnakan menjadi dasar untuk membuat program. Itu yang paling baik. Kalau dalam bentuk hibah, bisa saja. Tapi mestinya bukan bibit,’’ ujar politisi PDI-P ini. Menurut Adhi Ardhana, hibah mestinya dalam bentuk penguatan kelompok. Misalnya dengan melakukan perbaikan kandang, atau pengadaan biogas sebagai terusan dari produknya. Data Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Bali tahun 2017 ada 262 proposal hibah yang diverifikasi. Tidak hanya untuk bibit sapi, tetapi juga bibit babi, kambing, bahkan perbaikan kandang. Tahun 2018, sudah ada 179 proposal yang masuk untuk APBD Induk. Dari jumlah itu, 45 sampai 46 proposal tidak direkomendasi oleh dinas dan sudah disarankan untuk mengusulkan kembali di APBD Perubahan 2018. Proposal yang tidak direkomendasi lantaran ada bapak dan anak menjadi pengurus dalam kelompok, ada anggota kelompok merupakan PNS atau TNI/Polri yang masih aktif, serta ada proposal yang tidak ditandatangani. (kmb32)

Sakit Kepala Dari Hal. 1

Pada anak, gejala awal biasanya berupa demam, iritasi, muntah, diare, dan kejang. Kejadian kejang terjadi pada 75 persen kasus anak. Sedangkan pada penderita dewasa, keluhan yang paling sering muncul adalah sakit kepala. Sampai saat ini belum ada

obat khusus untuk menyembuhkan penyakit JE, tetapi hanya dapat mengurangi gejala yang berfungsi mencegah perburukan kasus. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyakit JE sangat penting dengan pemberian imunisasi dan menghindari gigitan nyamuk culex yang menjadi vektor penular virus. (ant)

Gempa Kobe

Dari Hal. 1

Pentingnya mitigasi bencana, katanya, terbukti dalam kondisi yang terjadi dalam bencana gempa di Kobe, Jepang pada 1995. Saat itu tercatat, jumlah penduduk yang selamat sebanyak 95 persen usai bencana terjadi. Tingginya angka selamat dari masyarakat terdampak bencana, katanya, karena kesadaran pertolongan terhadap diri sendiri dari bencana. Secara angka, sebanyak 35 persen penduduk

yang selamat dari gempa di Kobe, Jepang itu dipicu pertolongan diri sendiri, 34 karena ditolong keluarga dan 24 persen karena ditolong tetangga,’’ katanya. BMKG mencatat secara data riil tahun terjadi setidaknya 6.000 kali gempa bumi di banyak tempat. Tetapi banyak gempa itu tidak dapat dirasakan kecuali diketahui lewat pendeteksi gempa. Umumnya gempa yang banyak terjadi itu berkekuatan kurang dari lima skala Richter, sehingga tidak dapat dirasakan masyarakat awam. (ant)

Berdaya Saing Dari Hal. 1

‘’Contoh Pasar Agung. Sebelum direvitalisasi omzetnya Rp 3 miliar, setelah direvitalisasi Rp 13 miliar. Artinya apa? Kemampuan kita untuk memberdayakan mereka berdaya saing dengan pasar-pasar modern,’’ jelasnya. Tak hanya itu, Rai Mantra juga menyebutkan bahwa dari program revitalisasi pasar yang dilaksanakannya, telah mampu menjadikan salah satu pasar yakni Pasar Sindu di Sanur menjadi pasar terbaik di Asia Tenggara versi Trip Advisor. ‘’Jadi realitanya seperti itu. Kita akan terapkan hal itu ke daerah-daerah lain. Sehingga pedagang harus diberikan kesempatan untuk maju, berkembang dan

mandiri,’’ imbuhnya. Usai blusukan ke Pasar Kidul, Rai Mantra bersama rombongan tim kampanye melanjutkan kampanye dengan melakukan anjangsana ke Puri Denpasar di Bangli, temu wirasa ke perajin perak di Banjar Pande, menengok produksi loloh cemcem sekaligus ziarah ke makam pahlawan di Banjar Penglipuran. Di Desa Jehem Tembuku, Rai Mantra melakukan temu wirasa dengan perajin, sembahyang bersama di Pura Penataran Agung Banjar Sidembunut dan Pura Kehen, ramah tamah dan temu tokoh di Rumah Aspirasi II di Jalan Nusantara, simakrama di Desa Bangbang Tembuku, dan simakrama di Banjar Serokadan, Kecamatan Susut. (kmb40)

Ditelusuri, Delapan Kontainer Bawang Putih Impor Ilegal

Jakarta (Bali Post) – Petugas Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga (Ditjen PTKN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menyelidiki delapan kontainer bawang putih impor yang diduga ilegal atau menyalahi aturan administrasi. ‘’Ditemukan adanya dugaan pelanggaran administrasi,’’ kata Pelaksana Tugas Direktur Tertib Niaga Ditjen PTKN Kemendag RI Veri Anggrijono, di Jakarta, Senin (5/3) kemarin. Veri menjelaskan, awalnya petugas Ditjen PTKN Kemendag RI mengawasi satu importir yang diduga melanggar aturan pengiriman bawang putih di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur pada Jumat (2/3). Selanjutnya, petugas memeriksa Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang tercantum pengiriman bibit bawang putih namun importir itu memasukkan bawang putih. Veri menyebutkan, petugas mengamankan 250 karung bawang putih di Pasar Induk Kramatjati dari jumlah total pengiriman sebanyak delapan kontainer atau 13.000 karung. Veri masih menelusuri sisa barang bukti bawang putih tersebut lantaran telah tersebar pada sejumlah daerah seperti Medan, Sumatera Utara dan Malang, Jawa Timur. ‘’Kita upayakan penarikan semuanya

agar tidak mengganggu masyarakat,’’ ujar Veri. Saat ini, Veri menegaskan, Kemendag tidak mengatur impor benih dan belum mengeluarkan izin impor bawang putih, namun petugas menemukan pola pengiriman bawang putih dengan modus izin bibit. Veri menilai pengiriman bawang putih melalui bibit sebagai modus oknum importir agar meraup keuntungan. ‘’Saat ini, kita sudah temukan salah satu importirnya,’’ ujar Veri. Importir itu, menurut Veri, berupaya mengelabui petugas dengan cara mencantumkan bibit pada PIB, namun kenyataannya mengirimkan bawang putih kemudian menjual ke pasaran. Dugaan pelanggaran impor itu disinyalir akibat semakin tinggi harga bawang putih di pasaran sejak pekan kedua Februari 2018. Pada Senin (5/3) kemarin, harga bawang putih di Jakarta menjadi yang tertinggi mencapai Rp 45.750 per kilogram, harga tertinggi kedua di wilayah Yogyakarta menembus Rp 40.250 per kilogram. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan luas lahan pertanian bawang putih mencapai 2.407 hektar pada 2016 atau menurun sebesar 6,09 persen dibanding 2015 yang seluas 2.563 hektar. (ant)

Tempati Tanah Negara

Dua Rumah Warga Dikosongkan Paksa Singaraja (Bali Post) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama kepolisian dan aparat Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Senin (5/3) kemarin memindahkan tiga rumah warga yang menempati tanah negara (TN) di desa setempat. Pengosongan ini karena pemerintah daerah memberikan Izin Hak Pinjam Pakai atas TN tersebut kepada desa untuk dijadikan pasar tradisional dan fasilitas umum (fasum) desa. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, ketiga warga yang bertahan menempati TN Giri Emas masing-masing Ketut Wida, Made Ariasa, dan Ketut Sumada Yasa. Sebelum pengosongan itu, aparat desa termasuk kecamatan dan kabupaten membujuk agar mereka bersedia dipindah dari lokasi TN yang ditempati sekarang ini. Pemerintah sudah menyiapkan lahan untuk dibangun rumah yang juga di atas TN masing-masing seluas dua are. Warga juga dijanjikan mendapat bantuan bedah rumah yang bersumber dari APBD Buleleng. Tidak itu saja, mereka dijanjikan akan diberikan menempati los pasar untuk berjualan setelah pasar desa dibangun. Dari upaya itu hanya Ketut Sumada Yasa bersedia pindah. Sedangkan dua warga lain masingmaing Wida dan Ariasa bertahan menempati tanah tersebut. Adapun alasan kedua warga ini menolak dipindah ke lokasi lain karena dari sejak lama sudah menempati TN di posisi yang sama. Saat pemkab membangun Rumah Sakit Pratama, tanah di sebelah yang ditempati warga ini dianggap tidak termasuk areal rumah sakit, sehingga dianggap bisa ditempati untuk tempat tinggal. Karena pendekatan tidak diindahkan dan pemerintah daerah berkepentingan segera memanfaatkan tanah itu, Satpol-PP bersama aparat desa, tokoh masyarakat dan kepolisian akhirnya memindahkan ketiga warga tersebut. Semua perlengkapan rumah tangga milik warga dititipkan di kantor desa. Sementara dua warga bersama keluarganya tinggal sementara di rumah keluarganya yang masih di Desa Giri Emas. Satu orang yang sudah ditinggal suaminya, kembali ke rumah orangtuanya

di daerah Kubutambahan. Perbekel Desa Giri Emas Kecamatan Sawan Wayan Sunarsa membenarkan telah merelokasi tiga warga tersebut. Dia mengatakan, keputusan pemindahan ini karena pemerintah daerah menganggarkan proyek pembangunan pasar tradisional. Bahkan, instansi yang membidangi khawatir tidak bisa melaksanakan program pembangunan pasar tradisional itu apabila lahannya masih bermasalah. Atas kondisi itu dan demi kepentingan untuk masyarakat luas, sehingga tiga rumah warga tersebut dikosongkan dengan paksa. Selain itu, TN yang sudah diserahkan oleh pemkab kepada desa dengan Izin Hak Pinjam Pakai akan difungsikan untuk lokasi fasum desa. Fasum ini sendiri akan langsung digunakan untuk upacara ngaben massal yang akan digelar dalam waktu dekat ini. ‘’Kami sudah mengadakan pendekatan dan hanya satu yang mau dipindah ke belakang. Dua orang itu ngotot ingin di depan. Sementara pemerintah daerah akan segera membangun pasar dan juga untuk loaksi ngaben, sehingga kita kosongkan paksa bersama Satpol PP dan instansi terkait,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Buleleng memohon penguasaan TN di Giri Emas Kecamatan Sawan. Dulunya TN tersebut difungsikan untuk latihan olahraga menembak. Di sekitar lapangan menembak itu ditempati oleh sejumlah warga di antaranya ketiga KK yang direlokasi paksa. Setelah TN itu dialihkan kepada pemkab kemudian sebagian dibangun Rumah Sakit Pratama (Rumah Sakit Tanpa Kelas - red). Sisanya diserahkan ke desa untuk lokasi pasar desa dan fasum. Sebelum dimanfaatkan, pemerintah mengizinkan untuk warga tinggal sementara dengan syarat kalau dimanfaatkan untuk keperluan yang lebih luas, maka warga akan direlokasi ke lokasi yang masih berada di areal TN tersebut, namun lokasi persinya beda di belakang lokasi yang akan dibangun pasar dan fasum desa. Tahun 2018 ini pemerintah akan membangun pasar desa sekaligus fasum, sehingga warga yang menempati tanah itu harus direlokasi. (kmb38)

Gugatan Partai Dari Hal. 1

Pihaknya telah mengeluarkan putusan yang sama yang menolak gugatan partai tersebut. Sesuai ketentuan Undangundang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, ketiga partai tersebut masih memiliki upaya hukum dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negata (PTUN). Sementara itu, anggota KPU RI Ilham Saputra mengatakan, KPU RI masih mempelajari keputusan Bawaslu yang memenangkan gugatan Partai Bulan Bintang (PBB). Pokok dari gugatan ini terkait di salah satu kepengurusan partai tersebut yaitu di Manokwari Selatan, Papua. Ketika itu, KPU tidak meloloskan PBB karena setelah dilakukan verifikasi faktual

ditemukan fakta bahwa tidak terdapat kader di sana yang menyatakan masuk ke dalam anggota PBB. Ilham menegaskan, KPU memiliki data valid sebelum memutuskan sesuatu. Terkait kekalahan ini, Ilham mengatakan sedang mengumpulkan data di daerah mana saja yang berhasil perkara gugatan yang dimenangkan dan dikalahkan. ‘’Ada, sedang kita data. Kita masih menunggu sampai semua sengketa selesai,’’ imbuhnya. Terkait keputusan yang diambil dalam persoalan ini, Ilham memastikan KPU RI bersikap netral dan tidak berpihak kepada kepentingan politik tertentu. ‘’Kami dipercaya sebagai penyelenggara pemilu yang bisa netral dan nonpartisan,’’ tegasnya. Ketua Fraksi Partai Per-

satuan Pembangunan (PPP) di DPR Reni Marlinawati meminta kekalahan KPU dalam sidang ajudikasi Bawaslu yang memenangkan PBB tidak dipolitisasi. Sebab, sejak awal DPR dan pemerintah melalui undang-undang telah mendesain lembaga penyelenggara pemilu itu sebagai lembaga yang independen, profesional, serta kredibel. ‘’Kalau kemudian sekarang ada gugatan dan KPU kalah, itu bukan berati tidak kredibel. Kekalahan KPU yang dimenangkan oleh PBB menjadi parpol, itu tidak mereduksi profesionalitas KPU,’’ kata Reni. Reni menegaskan, KPU bukanlah lembaga politik sebab tugasnya hanya menjalankan undang-undang. ‘’Jadi jangan terlalu dipolitisasi. Biasa saja,’’ tandasnya. (kmb4)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Kliwon, 6 Maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

BALI NOW

Medsos Jadi Ajang Kreasi Film Pendek

Alit dan Ayunda

Pemenang Utama Oscar 2018 n Film Terbaik “The Shape of Water” n Pemeran Utama Pria Terbaik Gary Oldman -“Darkest Hour” n Pemeran Utama Wanita Terbaik Frances McDormand -“Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” n Sutradara Terbaik Guillermo del Toro -“The Shape of Water” n Pemeran Pendukung Pria Terbaik Sam Rockwell -“Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” n Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Allison Janney -“I, Tonya” n Skenario Asli Terbaik “Get Out” n Skenario Adaptasi Terbaik “Call Me By Your Name” n Film Animasi Terbaik “Coco” n Film Dokumenter Terbaik “Icarus” n Film Non Bahasa Inggris Terbaik “A Fantastic Woman” - Chile n Lagu Asli Terbaik “Remember Me” - Coco

Bali Post/ist

Belakangan di media sosial (medsos) banyak beredar film-film pendek. Film pendek padat makna tersebut justru diperankan oleh masyarakat umum. Bukan dari kalangan artis atau yang memiliki background akting. Pemeran film pendek ini kerap disebut selebgram. Alit dan Ayunda contohnya. Pemeran film pendek instagram ini menuturkan, film pendek berdurasi 2-3 menit dibuat karena melihat beragamnya dialek bahasa Bali. Kata-kata barong, lepeh, kola, merupakan dialek Nusa Penida yang sempat ia perankan. Dialek tersebut yang membuat film pendek tersebut viral. Berangkat dari itu, ia membuat film pendek dengan aneka dialek Bali. Dengan tema-tema seperti ini, Alit mengaku bisa sekaligus melestarikan bahasa dan budaya Bali. Alit bukanlah seorang pemeran film. Alit kini menekuni jurusan desain dan video di sebuah perguruan tinggi swasta di Bali. Sementara Ayunda seorang mahasiswi dari jurusan perawat yang tidak memiliki basic akting. Namun, penawaran Alit untuk berduet langsung diterimanya. “Karena sesuatu yang berhasil itu kadang yang tidak direncanakan. Apalagi ini (film pendek - red) terkonsep, pasti ini berhasil,” ujarnya. Setelah viral di media sosial, Ayunda pun banyak mendapat endorse dan income dari berbagai sponsor. Begitu juga Alit. Aktris sekaligus pemain teater, Heny Shanti, mengatakan dunia film/sinertron zaman dulu berbeda dengan sekarang. “Kalau dulu orang harus punya basic akting yang bagus, baru bisa masuk ke

film atau sinetron. Sedangkan sekarang dengan modal cantik, ganteng atau blasteran sudah bisa. Dulu zamannya Teguh Karya, kualitas yang utama,” tuturnya. Hal ini pula yang membuat film-film pendek di instagram bertebaran. Film pendek di instagram justru bisa lebih viral dibandingkan dengan film maupun sinteron. Ia sendiri merasakan perubahan kondisi dunia hiburan itu. Heny Shanti yang memulai karier dari FTV pada 2007 betul-betul merasakan harus kerja keras untuk bisa tampil di layar TV. Sebelumnya pada 2001 ia juga ikut menjadi pemeran dalam film “Memedi” yang diproduksi Bali TV. Ia merupakan pemain teater yang sudah teruji kemampuan perannya, sehingga diajak ikut bermain dalam film “Memedi”. Melihat karya-karya anakanak muda Bali ini, ia yakin Bali pun bisa membuat film berkualitas. “Kualitas lokal rasa nasional,” katanya. Cuma ia menilai orang Bali belum berani untuk membuat film. “Kita kalah di mental sebenarnya. Padahal kita punya banyak talenta di Bali. Tembang Jawa saja bisa menjadi tren untuk film-film horor. Kenapa tembang Bali tidak?” bebernya. Bahkan, menurutnya, anak-anak di Bali sejak kecil sudah diajarkan tari Bali, itu merupakan modal untuk bergerak di dunia hiburan. (may)

”Shape of Water” Raih Film Terbaik Oscar Los Angeles (Bali Post) -

Film “Shape of Water” meraih penghargaan paling bergengsi di industri perfilman, Academy Awards, Minggu (4/3) malam. Film yang sudah memenangkan banyak penghargaan ini berhasil membawa pulang Oscar untuk kategori Film Terbaik.

Gus Delano

Cinta Sederhana

Gus Delano, penyanyi pop Bali asal Desa Busungbiu, Buleleng tahun ini kembali merilis single terbarunya. Single yang bertemakan cinta tersebut diberi judul “Cinta Sederhana”. Rilis lagu ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 21 Februari lalu. Single yang ceritanya masih berkaitan dengan cerita single terdahulunya, yaitu “Penjaga Cinta” dan “De Ragu” ini masih menggandeng Komang Adinata sebagai pencipta lagu, serta dibalut dengan musik hasil garapan Dek Artha Hartapro. Gus Delano mengatakan penggarapan singlenya ini terbilang sangat spesial. Pasalnya, dalam penggarapan video klip single “Cinta Sederhana” ini, ia sekaligus mempersiapkan video pre-wedding. “Ya memang benar saya sudah lakukan syuting video klip. Nah untuk konsepnya itu casual prewed yang diarahkan juga oleh Yasa Sega. Video klip ini juga nanti sebagai video prewed saya bersama Nirmala Ratih yang saya kemas dalam bentuk video klip lagu Bali,” kata Gus Delano, belum lama ini. Untuk lokasi penggarapan video klip, ia memilih areal persawahan di Desa Busungbiu, Bendungan Titab Ularan dan juga kawasan Pantai Brongbong. Selain didukung tempat yang bagus, dalam penggarapan video klip, ia juga dibantu para model cantik, seperti Gunk Rhey yang juga seorang penyanyi, Ariska Yulianto, Teressa, Enthy, Desak Ira, Dinda, Kelvin, Andreano, Sukarta, Tu Agus, Yuda Ambara dan Bayu Raditya. Ia berharap single-nya kali ini bisa kembali diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Lagu ini juga akan menjadi kenangan, sekaligus motivasi dirinya dalam mengarungi kehidupan rumah tangganya nanti. (win)

Bali Post/ist

Bali Post/rtr

OSCAR - Para peraih Academy Awards, Sam Rockwell, Frances McDormand, Allison Janney and Gary Oldman (kiri ke kanan) berpose dengan piala Oscar masing-masing.

Sutradara asal Meksiko, Guillermo del Toro yang menyutradarai film ini juga meraih penghargaan Sutradara Terbaik pada acara yang digelar di Los Angeles itu. Film tentang perempuan bisu yang bekerja sebagai pembersih di sebuah laboratorium dan jatuh cinta dengan seorang makhluk sungai ini dinominasikan dalam 13 kategori Oscar. Pada pengumuman penghargaan itu, film ini berhasil meraih 4 penghargaan. Seperti yang telah diduga, Gary Oldman meraih penghargaan Aktor Terbaik lewat perannya sebagai Winston Churchill di film produksi Warner Bros “Darkest Hour”. Sementara itu, Frances McDormand yang berperan dalam film bergenre komedi gelap “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” diganjar penghargaan Artis Terbaik. Pembawa acara Oscar, Jimmy Kimmel mengangkat isu pelecehan seksual dengan candaan-candaan khasnya.

Dalam penghargaan kali ini, isu-isu seperti Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), penembakan massal di sekolah, hingga rasisme mendapatkan porsi perhatian yang cukup besar. Kisah percintaan gay “Call Me by Your Name” berhasil memenangkan penghargaan Skenario Adaptasi Terbaik. Sementara satir rasial “Get Out” memenangkan Skenario Asli Terbaik. “A Fantastic Woman,” yang mengisahkan tentang seorang perempuan transgender di Chili dibintangi artis transgender, Daniela Vega, berhasil meraih penghargaan Film Berbahasa Asing Terbaik. Sementara “Coco” meraih penghargaan Film Animasi Terbaik. Sam Rockwell dan Allison Janney membawa pulang Oscar pertama mereka sebagai artis pendamping terbaik, masing-masing secara berurutan untuk peran mereka di “Three Billboards” dan “I, Tonya”. (iah/rtr)

Wisatawan Belajar Budaya di Pakudui

Kepedulian terhadap seni tradisi dan budaya umat Hindu tak hanya dilakoni umatnya. Wisatawan pun antusias mempelajari budaya Bali. Seperti yang dilakukan belasan wisatawan yang secara khusus datang ke Museum Ada Guna di Banjar Pakudui, Tegallalang, Gianyar untuk belajar seni tradisi. Tak hanya belajar mematung, sebagian wisatawan juga asyik belajar majejahitan (membuat sarana upakara) dan memasak. “Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian untuk mengembangkan wisata pedesaan di Desa Pakudui, Tegalllalng. Kegiatan ini diikuti belasan wisatawan dari berbagai negara,” ujar pemilik Museum Ada Guna, Made Ada, Senin (5/3) kemarin. Ia mengatakan kegiatan wisata sambil melakukan kegiatan budaya dan seni patung ini telah dikembangkan sejak tahun 2005 di museumnya. Dijelaskan, Museum Ada Guna miliknya telah membuka carving class (kelas mematung) dari 2005, kelas menari (dancing class) sejak 2013, dan kelas memasak (cooking class) sejak 2018. Made Ada berharap kegiatan ini bisa menginspirasi semua kalangan untuk turut menyebarkan seni tradisi Bali ke mancanegara. Untuk itu, katanya, travel dan pramuwisata bisa bekerja sama. “Ini murni untuk penggalian, pengembangan, dan pada akhirnya pelestarian dari tradisi dan budaya yang rohnya adalah agama Hindu,” ujarnya. Ia mengatakan, sesuai pengamatan, selama ini wisatawan datang ke Bali, karena ketertarikan untuk menikmati tradisi, budaya dan seni. (kmb)

MAJEJAHITAN - Wisatawan belajar majejahitan di Museum Ada Guna, Tegallalang.

Bali Post/kmb

Edisi 06 Maret 2018 | Balipost.com  

Headline : Revolusi 4.0 Timbulkan Kesenjangan Sosial

Edisi 06 Maret 2018 | Balipost.com  

Headline : Revolusi 4.0 Timbulkan Kesenjangan Sosial

Advertisement