20 HALAMAN
NOMOR 338 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost
jumat paing, 5 agustus 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Jokowi Soroti Pemda yang ’’Parkir’’ Dana di Bank
Jakarta (Bali Post) –
Simpan Sabu-sabu 30 Kg
BNN Tangkap Dua WN Malaysia
Jakarta (Bali Post) – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dua warga negara Malaysia yang menyimpan narkoba jenis sabu-sabu di Hotel Orchardz kamar 809 di Jakarta Pusat, Kamis (4/8) malam kemarin. ‘’Dua warga negara Malaysia yang ditangkap bernama Steven dan Michael dengan barang bukti sebanyak 30 kilogram sabu-sabu yang disimpan di plafon kamar mandi hotel,’’ kata Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso di lokasi kejadian yang didampingi Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol. Arman Depari. Hal. 19 270 Kg
Presiden Jokowi kembali menyoroti masalah serapan APBD. Dalam pemaparan di Rakornas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Jokowi mengatakan banyak pemerintah daerah (pemda) yang belum melakukan penyerapan APBD dengan baik, sehingga ‘’uang rakyat’’ tersebut masih tertahan di bank. Selain soal APBD yang masih tertahan di bank, Presiden Jokowi juga menyinggung agar pemerintah daerah menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan menekan laju inflasi. Selain itu, keberadaan kartel juga masih banyak ditemukan di daerah. Dia menilai perlu ada undang-undang yang mengatur tentang tata niaga. Hal. 19 Perlu Ditata RAPAT - Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah menteri memimpin Rapat Koordinasi Nasional VII Tim Pengendali Inflasi Daerah 2016 di Jakarta, Kamis (4/8) kemarin. Rakornas dihadiri kepala daerah tingkat provinsi serta kabupaten/kota.
Bali Post/ant
19 Tersangka, Provokator Diburu
Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan terus mencari provokator yang memicu terjadinya kerusuhan berbau SARA di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. ‘’Kami sudah menangkap yang ada di Jakarta, saat ini kami sedang mencari siapa yang pertama kali mengajak melakukan pembakaran,’’ kata Tito usai bertemu dengan tokoh-tokoh lintas agama, Kamis (4/8) kemarin. Dia melanjutkan, polisi berjanji akan menangkap siapa saja yang terlibat dalam kerusuhan yang mengakibatkan beberapa vihara, klenteng, bangunan yayasan sosial dan mobil terbakar tersebut. Sampai saat ini, polisi menetapkan 19 orang tersangka dalam kasus kerusuhan bernuansa SARA di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara pada Jumat (29/7) malam. Sementara itu, warga yang protes kepada salah satu rumah ibadah, yang diduga menjadi pemicu kerusuhan, tidak ditahan. ‘’Dia hanya melakukan protes, tidak memprovokasi apaapa,’’ ujar Kapolri. Tito pun kembali menegaskan bahwa kejadian di Tanjungbalai sejatinya berlatar belakang kehidupan bertetangga, bukan agama. ‘’Kami mohon pihak-pihak di media sosial jangan memprovokasi orang lain. Tolong jangan memanaskan suasana, biarkan peristiwa Tanjungbalai tetap di Tanjungbalai,’’ tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Din Syamsuddin menambahkan, masyarakat Indonesia sudah sepatutnya jangan mengotak-ngotakkan diri. Sebab, kemajemukan di Indonesia adalah anugerah Ilahi. ‘’Kemajemukan itu membawa ujian di dalamnya, yaitu apakah kita bisa hidup berdampingan dalam damai atau tidak,’’ tutur Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut. (ant)
Dua Bulan Ini Ujian Berat bagi Bali
DATA INVESTASI DI BALI
SIDANG Kabinet Paripurna (BP, 4/8) memutuskan akan merevisi kembali APBN 2016. Salah satunya dikarenakan melambatnya penerimaan pajak. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, dalam dua tahun terakhir realisasi penerimaan perpajakan mengalami tekanan berat dengan jatuhnya harga komoditas migas, batu bara, kelapa sawit dan lainnya ‘’Sektor perdagangan dan konstruksi pada 2016 juga tertekan. Ini terlihat dari volume yang hanya tumbuh separuh dari tahun sebelumnya,’’ katanya. Hal. 19 Potensi Pajak
BARANG BUKTI - Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso (kiri) menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang akan dimusnahkan di kantor BNN, Jakarta, Kamis (4/8) kemarin.
Kasus Tanjungbalai
Bali Post/ant
Pemotongan Anggaran Harus Cermat
Dikhawatirkan Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
’’…jumlah usulan pemotongan belanja sebesar Rp 133,8 triliun bukanlah penyesuaian postur fiskal yang sederhana. Berkaca pada pembahasan Rancangan APBN-P 2016 yang disahkan Juni 2016 lalu, usulan pemerintah untuk mengurangi anggaran sebesar Rp 50 triliun saat itu tidak berjalan mulus.’’ Agus Martowardojo Gubernur BI
Jakarta (Bali Post) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai usulan Menteri Keuangan untuk mengurangi kembali belanja negara bisa saja menjadi langkah bijaksana. Namun, harus dilakukan secara cermat dan sinergis agar tidak memperlambat realisasi program prioritas pemerintah yang pada akhirnya dikhawatirkan dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi. ‘’Di awal pandangan saya, kalau pemerintah melakukan pemotongan anggaran adalah keputusan yang bijaksana. Namun tentu tantangannya adalah penurunan anggaran, yang jika benar, sebesar Rp 133 triliun itu tidak sederhana,’’ kata Agus, Rabu (3/8) malam. Dalam sidang kabinet (BP, 4/8) Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan pemotongan belanja kementerian/lembaga sebesar Rp 65 triliun, dan belanja transfer ke daerah Rp 68,8 triliun. Dengan begitu, pemerintah mengusulkan untuk kembali mengajukan revisi APBN-Perubahan 2016. Agus mengatakan, jumlah usulan pemotongan belanja sebesar Rp 133,8 triliun bukanlah penyesuaian postur fiskal yang sederhana. Berkaca pada pembahasan Rancangan APBN-P 2016 yang disahkan Juni 2016 lalu, usulan pemerintah untuk mengurangi anggaran sebesar Rp 50 triliun saat itu tidak berjalan mulus. ‘’Realisasi (pemotongan) anggarannya kan jadinya tidak Rp 50 triliun, jadi perlu koordinasi yang baik,’’ katanya. Mantan Menteri Keuangan ini juga mengatakan agar pemotongan belanja, harus ditindaklanjuti dengan kerja sama yang baik dalam perencanaan program dan anggaran belanja. Hal. 19 Jadi Prioritas
Sri Mulyani
Bali Post/ant
Soal ’’Cerita Busuk dari Seorang Bandit’’
Gatot Nurmantyo Berterima Kasih kepada Haris Azhar
Bali Post/ade
TOLAK REKLAMASI - Demonstran yang tergabung dalam Forum Kerukunan Masyarakat Nelayan Muara Angke melakukan aksi ‘’happening art’’ saat berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim), Kamis (4/8) kemarin. Dalam aksinya, mereka menuntut Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan untuk menghentikan proyek reklamasi seperti apa yang telah dilakukan oleh Rizal Ramli.
BERAGAM reaksi dari pejabat di negeri ini terkait testimoni Freddy Budiman yang ditulis Haris Azhar. Salah satunya dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Ia menyatakan terima kasih kepada Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar atas informasi dugaan keterlibatan aparat TNI dalam bisnis narkoba berdasarkan kesaksian terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman. ‘’Saya ucapkan terima kasih kepada Saudara Haris Azhar atas informasi yang disampaikan bahwa ada oknum bintang dua TNI (yang terlibat),’’ kata Gatot saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam di Jakarta, Kamis (4/8) sore kemarin. Dalam tulisan Haris Azhar yang berjudul ‘’Cerita Busuk dari seorang Bandit: Kesaksian Bertemu Freddy Budiman di
Lapas Nusa Kambangan (2014)’’, Freddy mengatakan bahwa ia memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnis haramnya di Tanah Air. Menanggapi tulisan Haris Azhar yang telah tersebar ke publik, Panglima segera membentuk tim internal untuk menyelidiki kebenaran informasi keterlibatan perwira tinggi TNI yang dalam testimoni Freddy membantu menyalurkan narkoba dari Medan menuju Jakarta. ‘’(Prajurit) bintang dua berarti kan pangdam. Jelas kalau pangdam ambil narkoba lewat (jalur) darat dari Medan ke Jakarta pasti dikawal voorijder, apalagi dia meninggalkan wilayahnya,’’ kata Gatot. Hal. 19 Serma Supriyadi
’’Kejahatan ilegal ini pasti akan merapat pada aparat hukum, aparat pemerintah, termasuk TNI. Itu saya sadari betul makanya kita lakukan pembersihan (internal).’’ Gatot Nurmantyo Panglima TNI
denpasar
2 Figur Paham Wawasan Kebangsaan FORUM Kerukunan Umat Beragama (FKUB) selalu bekerja untuk merukunkan bangsa, terutama kerukunan antaragama. Sebab, isu konflik antaragama yang paling sensitif menimbulkan perpecahan. Untuk merukunkan itu, FKUB selalu dan harus menyampaikan pembelajaran dan filsafat bela negara, wawasan kebangsaan, Pancasila, patriotisme, nasionalisme kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang merupakan aset bangsa. ‘’Ini selalu kami gaungkan dan menjadi suatu objek dalam Bali Post/win diskusi untuk dibumikan. Karena, kerukunan dasarnya adalah wawasan kebangsaan, Pancasila, patriotisme dan nasionalisme. Oleh karena itu, FKUB harus paham benar dengan permasalahan itu,’’ ungkap Ketua Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Kamis (4/8) kemarin. Selain kepada generasi muda, pihaknya juga sering memberikan pemahaman kepada para pemimpin dan orang tua untuk paham dengan wawasan kebangsaan, Pancasila, patriotisme dan nasionalisme. Sebab, saat ini banyak para pemimpin dan orang tua tidak paham benar dengan konsep bela negara. Bahkan, konsep kerukunan pun masih sering diabaikan. Sehingga dibutuhkan suatu pemahaman yang lebih serius untuk menangani hal tersebut. ‘’Peranan para pemimpin dan orang tua sangat dibutuhkan dan harus menjadi contoh bagi para generasi muda untuk membangkitkan dan mematri wawasan kebangsaan, jiwa nasionalisme, patriotisme dalam bela negara. Kalau bukan orang tua yang memberikan contoh, siap lagi,’’ ujarnya. Kendati demikian, pihaknya mengakui kerukunan umat beragama di Bali sangat baik, bahkan nomor satu di Indonesia. Meskipun ada konflikkonflik kecil yang muncul di masyarakat, itu tidak menjadi konflik yang berskala besar yang melibatkan antaragama, suku dan ras. ‘’Bali syukur paling baik kerukanan agamanya, sehingga momen inilah yang harus digunakan oleh para pemimpin kita untuk membangkitkan jiwa bela negara generasi muda. Sebab, generasi muda adalah harapan yang bisa dijadikan tumpuan untuk mempersatuakan bangsa dan negara. Begitu juga bangsa dan negara harus bisa menjadi tempat berlindung bagi generasi muda melaui pemimpinpemimpinnya,’’ pungkasnya. (win)
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
PU Ingatkan Rekanan
Pengerjaan Proyek Jangan Molor
Denpasar (Bali Post) Dalam tahun anggaran 2016 ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar telah melakukan pengerjaan fisik di sejumlah tempat. Meski sempat terhambat libur Lebaran, PU tidak mau
pengerjaan proyeknya molor dari jadwal yang ditentukan. Karena itu, PU Denpasar mengingatkan kepada rekanan agar memperhatikan waktu penyelesaian dan kualitas yang tetap terjaga.
Kepala Dinas PU Denpasar I Ketut Winarta didampingi Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Denpasar I Wayan Dirgayasa, Kamis (4/8) kemarin mengatakan, pengerjaan proyek penataan drainase serta trotoarisasi pada tahun anggaran 2016 ini dilakukan di beberapa
tempat. Di antaranya di kawasan Jalan Tukad Yeh Aya, menggarap sejumlah penataan drainase dan trotoar di bilangan Jalan Gunung Soputan, Jalan Seroja, Jalan Kemuda, serta Jalan Bukit Tunggal. Sedangkan proyek pemeliharaan serta peningkatan kualitas jalan (pengas-
palan) menyasar sejumlah titik, seperti Jalan Danau Tempe, Jalan Kalimutu, Jalan LC Pemecutan Kaja, Jalan Bung Tomo. Meski sempat menemui hambatan saat libur hari raya Idul Fitri akibat para pekerjanya mudik ke kampung halaman, katanya, hambatan tersebut tidak sampai berdampak besar terhadap pengerjaan proyek-proyek di Kota Denpasar, terutama yang ditangani Dinas PU. ‘’Jauh hari sebelum hari raya kita sudah mewanti-wanti rekanan agar mengantisipasi masalah tersebut. Syukur, tidak sampai mengganggu
Denpasar (Bali Post) Maraknya penyalahgunaan lambang atau simbol Palang Merah Indonesia (PMI), membuat PMI gencar menuntut agar Rancangan Undang-undang (RUU) Kepalangmerahan segera disahkan. ‘’Salah satu provinsi yang paling aktif dalam rangka menuntut RUU Kepalangmerahan ini adalah Provinsi Bali,’’ kata Wakil Ketua III Bidang Relawan dan Bencana PMI Bali Gede Sudiartha, S.Sos., M.Si., belum lama ini. Penyalahgunaan simbol PMI tersebut berdampak pada kualitas pelayanan dan pertanggungjawaban terhadap masyarakat. ‘’Kalau semua orang menggunakan lambang PMI, nanti repot, yang bertanggung jawab adalah kami sendiri,’’ tandasnya. Kedua, tentang legitimasi. Relawan PMI perlu perlindungan ketika bertugas. ‘’Perlindungan itu adalah lambang palang merah yang sesuai dengan diakui di konferensi Jenewa. Siapa pun yang menggunakan lambang palang merah di medan tugas dan medan konflik tidak boleh diganggu, tidak boleh ditembak, dan lain sebagainya,’’ tegasnya. Banyak kasus penyalahgunaan simbol PMI, namun pihaknya tidak menyalahkan si penyalah guna karena ketidaktahuan bahwa yang boleh mempergunakan lambang itu adalah PMI. ‘’Banyak penyalahgunaan itu. Banyak orang menggunakan lambang palang merah, saya tidak bisa menegur karena tidak ada larangan untuk itu. Tetapi kalau kita punya larangan, punya UU, jadi ada yang mengatur. Nah kalau ada UU-nya berarti dia (penyalah guna) akan tahu dan itu ada sanksinya kalau mempergunakan lambang. Jadi, saya tidak bisa menyalahkan,’’ tandasnya. Penyalahgunaan lambang PMI yang hingga menyebabkan kerugian masyarakat atau mendapat gugatan dari masyarakat, memang belum ada. Namun dalam sebuah organisasi, organisasi menjadi kuat apabila mempunyai dasar atau payung hukum yang kuat. Sedangkan PMI, dasar hukumnya baru sampai di keppres. ‘’Bukan berarti tidak kuat, tetapi kalau tata peraturan perundang-perundangan di negara kita yang paling atas itu kan ada UU. PMI harus setara peraturannya diatur dalam UU. Kita inginnya seperti itu, kita ingin lebih kuat lagi,’’ tegasnya. Pihaknya berharap Ketua DPRD Bali langsung menghadap Ketua DPR-RI untuk membawa aspirasi masyarakat Bali karena menurutnya RUU Kepalangmerahan bukan lagi aspirasi PMI Bali lagi, tetapi masyarakat Bali. Saat ini tuntutan tersebut telah berada di tingkat program legislasi nasional (prolegnas) di urutan ke-10. Ia pun optimis, sebelum berakhirnya masa tugas DPR, RUU Kepalangmerahan segera disahkan. ‘’Kami sudah menggodok, naskahnya sudah ada, tinggal jika ada kesempatan untuk memperbaiki-memperbaiki,’’ imbuhnya. (kmb42)
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : jokowi minta polisi monitor gudang sembako Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon (0361) 7400391
Polresta dan Polres Badung Bersaing
Pencuri Kamera Wartawan Diadili
Marak, Penyalahgunaan Lambang PMI
kita di DKP yang menebangnya. Selanjutnya, pohon ini akan dipindah ke sisi lain yang masih dalam satu jalur di sebelah lokasi saat ini,’’ ungkap Winarta. Penebangan pohon itu, karena menyulitkan dalam pemasangan box curlvert. Selain itu, pohon tersebut juga menghalangi keberadaan traffic light. (kmb12)
Buru Sindikat Narkoba
denpasar & sekitarnya DIDUGA mencuri kamera dan ponsel milik salah seorang wartawan media cetak di Denpasar Rizal Fanany, terdakwa M. Yusuf Hidayat pada Kamis (4/8) kemarin mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Antara korban dan terdakwa saling kenal karena sebelumnya sempat satu kos. Tetapi itu sudah lama. Korban pun pindah kos ke Jalan Tukad Citarum, Panjer. Terdakwa pernah berkunjung ke kamar kos korban. Saat itu korban tidak menaruh curiga. Namun tak lama berselang, kamera DSLR dan HP korban raib. Saat itu korban tertidur di dalam kamar. ‘’Saya lihat pintu terbuka. Saya lihat tas saya kosong. Kamera dan HP saya tidak ada,’’ kata saksi korban, kemarin. Saat ditanya jaksa Ika Lusiana soal apakah kunci pintu ada yang rusak, korban menjawab tidak ada. Kunci pintu juga masih tergantung di posisinya. Namun, jendela tidak terkunci karena engselnya rusak. Kondisi itu rupanya yang dimanfaatkan terdakwa melakukan pencurian. ‘’Kalau kerugian sekitar Rp 27 juta. Itu adalah kamera kantor,’’ ucap korban. (asa)
pengerjaan proyek. Oktober kita targetkan semua proyek sudah tuntas,’’ tambah Dirgayasa. Sementara itu, di Jalan Tukad Yeh Aya, PU harus menebang pohon perindang yang cukup besar karena berada di tengah saluran drainase. Di jalur ini sedang ditata drainase (got) serta trotoarisasi sepajang 2,13 km. Ketut Winarta membenarkan, pihaknya telah melakukan penebangan pohon yang tepat di tengah got yang akan ditata. ‘’Kita sudah koordinasikan dengan pihak DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan). Bahkan, rekan
Bali Post/wan
CITY TOUR – Foto diambil Kamis (4/8) kemarin. Sejumlah wisatawan mengisi waktu liburan mereka di Bali dengan menikmati suasana pusat Kota Denpasar. Pemkot Denpasar sendiri telah mengembangkan paket City Tour bagi wisatawan untuk berjalan-jalan di seputar pusat Kota Denpasar.
Kasus Bentrok Ormas
Tujuh Terdakwa Dituntut 2 Tahun hingga 5 Tahun Denpasar (Bali Post) Sejumlah terdakwa kasus bentrok ormas yang sempat menggemparkan warga Jalan Teuku Umar Denpasar sudah divonis bersalah. Sedangkan tujuh terdakwa lainnya, Kamis (4/8) kemarin kembali menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan. Dari tujuh terdakwa, mereka dituntut hukuman berbeda. Mulai hukuman dua tahun penjara hingga lima tahun penjara. Pantauan Bali Post, sidang dilakukan secara terpisah untuk masing-masing terdakwa. Puluhan petugas kepolisian juga melakukan penjagaan dan mengamati jalannya sidang tuntutan. Pertama yang didudukkan di kursi pesakitan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Bela P. Atmaja dan I Kadek Wahyudi adalah terdakwa I Dewa Kadek Dedy Kotha Widiatmika alias Dewa Jebir, Gusti Putu Eka Krisna Arianto alias Ngurah Krisna, I Wayan Ginarta alias Egi dan I Nyoman Suwanda alias Wanda. Di hadapan majelis hakim pimpinan Gede Ginarsa, keempat terdakwa tadi oleh jaksa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara terbuka dan bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka berat dan meninggal dunia. Untuk empat terdakwa itu, jaksa menjerat mereka dengan Pasal 170 ayat (2) ke-2 dan ke-3 KUHP dalam dakwaan alternatif kedua. Atas pertimbangan tersebut, jaksa menuntut supaya majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama lima tahun dan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan. Sebelum pada kesimpulan dalam penuntutan, jaksa terlebih dahulu mempertimbangkan sejumlah
hal. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa mengakibatkan orang lain meninggal dunia serta meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, menyesali perbuatannya dan sangat merasa bersalah dan terdakwa juga menyerahkan diri ke polisi. Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa akan mengajukan pembelaan dalam sidang berikutnya. Sementara di ruangan paling utara, juga terdapat sidang kasus bentrok di Jalan Teuku Umar, Denpasar. JPU Wiraguna Wiradarma membacakan surat tuntutannya untuk tiga terdakwa, yaitu Didik Eko Purwanto alias Didik, I Gusti Agung Gede Agung alias Gung Panca dan I Gusti Agung Adi Sastra alias Gung Adi (ketiganya dalam berkas terpisah). Jaksa di depan majelis hakim menyatakan ketiga terdakwa terbukti bersalah. Oleh karenanya, Didik dan Gung Panca dihukum pidana penjara selama empat tahun. Sedangkan terdakwa Gung Adi dituntut pidana penjara selama dua tahun. Jaksa menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pengeroyokan dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka berat. Untuk I Gusti Agung Adi Sastra alias Gung Adi, dinyatakan terbukti atas kepemilikan senjata pemukul dan atau senjata tajam. Dia dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951. Jaksa menuntut agar majelis hakim yang memeriksa dan memutuskan perkara ini menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan tetap ditahan. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Polresta Denpasar dan Polres Badung seakan-akan bersaing dalam pengungkapan sindikat narkoba. Belum lama ini Sat. Resnarkoba Polres Badung berhasil mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti lumayan besar. Teranyar, ditangkap tersangka Bg (31) saat mengambil sabu-sabu (SS) seberat 10,22 gram di kantor travel agent di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat (Denbar), Minggu (31/7) lalu. ‘’Tersangka tinggal di Jalan Pulau Saelus, Denpasar Selatan, menerima kiriman sabu-sabu dari bandar besar asal Surabaya, Jawa Timur,’’ kata Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi seizin Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, Kamis (4/8) kemarin. Mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini mengungkapkan, saat digerebek di TKP, tersangka membawa SS dengan berat 10,22 gram senilai Rp 12 juta. Tersangka mengaku memesan langsung barang haram tersebut dari seorang badar di Surabaya. Untuk menyamarkan aksinya sebagai pengedar, tersangka bekerja di toko di kawasan Pedungan, Denpasar Selatan. ‘’Pengakuan tersangka, dia jadi pengedar narkoba sejak sebulan lalu. Peredarannya di wilayah Denpasar Selatan,’’ ujar Djoko. Selain itu, ditangkap En (24) di Jalan Nangka Utara, Denpasar Barat (Denbar) karena memiliki 2 butir ekstasi yang disembunyikan di dalam rokok elektrik. Seakan tak mau kalah, Polresta Denpasar menangkap sopir freelance, AZ (36). Tersangka terjaring razia kendaraan oleh tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Kuta di depan Pura Dalem di Jalan Patih Jelantik, Kuta, Badung, Senin (1/8) lalu. Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnrkoba Kompol Gede Genefo, waktu itu tersangka mengendarai mobil Daihatsu Xenia bersama empat penumpang. Anggota Resnarkoba Bripka Ni Made Novi curiga saat melihat gelagat tersangka karena kelihatan sibuk memindahkan barang. Ketika disuruh menunjukkan surat-surat mobil, tersangka memindahkan sesuatu dari bawah tempat duduknya ke bawah tempat duduk sebelah kirinya. Saat dilakukan penggeledahan, di saku kanan depan celana ditemukan bungkus rokok yang di dalamnya berisi dua paket SS. Selanjutnya di tas tersangka ditemukan satu bong. Penggeledahan dilanjutkan di dalam mobil dan di kotak PMI ditemukan 11 paket SS, dua butir ineks merah biru, satu timbangan elektrik dan dua bendel plastik klip. ‘’Tersangka mengaku mendapatkan sabu-sabu itu dari napi Lapas Kerobokan berinisial W. Dia disuruh menempel paket itu dengan upah Rp 500 ribu per 5 gram. Dia sudah menempel paket itu di wilayah Tuban sebanyak 5 gram,’’ ujar Ganefo. Setelah dicek idenitasinya, ternyata tersangka pernah dihukum di Bojonegoro dalam kasus judi dan divonis 3 bulan. Tersangka tinggal di Bali sejak tahun 2011. (kmb36)
Bali Post/ist
BARANG BUKTI - Tersangka Bg dan En menunjukkan barang bukti SS saat diinterogasi Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi (paling kiri).
Wakili Bali di Tingkat Nasional
Tim Kadarkum Denpasar Raih Juara I dan Terbaik Nasional DENPASAR kembali meraih prestasi tingkat nasional setelah sebelumnya meraih Anugerah Adipura dan Trofi Pakarta Utama I Bidang Lingkungan Bersih dan Sehat. Kini, Tim Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Banjar Karang Suwung, Pedungan, Denpasar Selatan yang mewakili Bali mengikuti Lomba Kadarkum Tingkat Nasional di Jakarta dari tanggal 1 hingga 4 Agustus 2016, berhasil meraih juara I dan gelar terbaik tingkat Nasional. Selain juaran I Kadarkum, juga meraih yelyel terbaik tingkat nasional. Peserta Lomba Kadarkum Tingkat Nasional 2016 merupakan perwakilan dari 34 provinsi dan satu kontingen tingkat pusat. Keberhasilan Tim Kadarkum Denpasar meraih juara I setelah pada babak final mengalahkan tim Kadarkum dari Provinsi Banten. Juara III diraih perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Penampilan Tim Kadarkum Kota Denpasar yang sejak awal dipercaya mengisi acara, ber-
hasil memukau undangan saat upacara pembukaan di Hall Candi Bentar Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta melalui tari Penyambutan, Kecak, Janger dan Sendratari ‘’Rahwana Sadar Hukum’’.
Dari babak penyisihan hingga babak final, Tim Kadarkum Kota Denpasar berhasil mengalahkan perwakilan dari provinsi lain dengan penampilan dan raihan poin yang sangat meyakinkan. Penampilan yang
KADARKUM - Wali Kota Rai Mantra foto bersama dan memberikan support kepada Tim Kadarkum Kota Denpasar yang diwakili Banjar Karang Suwung, Pedungan, Denpasar Selatan dan berhasil meraih juara I dalam Lomba Kadarkum Tingkat Nasional di Jakarta, Kamis (4/8) kemarin.
begitu apik dan semangat tidak terlepas dari support langsung yang diberikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra dan Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara yang hadir langsung di tempat acara. Kabag Hukum Pemkot Denpasar Made Toya menuturkan, kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota menambah semangat tim Kadarkum Kota Denpasar yang diwakili Banjar Karang Suwung, Pedungan. ‘’Kami sudah menyiapkan tim ini sejak sebulan lalu, dan syukur kami berhasil meraih juara I tingkat Nasional,’’ kata Toya. Wali Kota Rai Mantra yang menyaksikan langsung perjuangan Tim Kadarkum Kota Denpasar menyampaikan rasa bangganya terhadap tim Kadarkum Kota Denpasar. Rai Mantra mengapresiasi apa yang telah diraih oleh tim Kadarkum Kota Denpasar di tingkat Nasional. ‘’Saya apresiasi melihat prestasi yang telah ditorehkan tim Kadarkum Banjar Karang
Suwung. Lomba Kadarkum sejatinya merupakan sarana penyiapan kader pemberdayaan hukum, khususnya bagi Kota Denpasar di masa yang akan dating,’’ ujar Rai Mantra. Lomba Kadarkum 2016 yang bertema ‘’Melalui Lomba Kadarkum Tingkat Nasional Kita Tingkatkan Pemahaman Hukum Masyaraat Demi Terwujudnya Kesadaran Hukum Masyarakat’’ ini, dibuka Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly. Yasonna dalam sambutannya mengatakan, arah pembangunan hukum harus diperjelas dengan membangun budaya hukum. ‘’Pembinaan hukum bukan hanya mengenai aturan, diperlukan juga pembangunan moral yang memberi sumbangsih terhadap pembangunan budaya hukum. Saya berharap lomba Kadarkum ini dapat menjadikan budaya sadar hukum sebagai internalisasi nilai dalam kehidupan masyarakat,’’ ujar Yassona. (ad183)
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Badung
3
Gelombang Naik Disebabkan Dua Fenomena
NAIKNYA air laut di beberapa pesisir pantai di Bali seperti di Kuta, Sanur, Gianyar, Klungkung dan Karangasem, Kamis (4/8) kemarin, disebabkan oleh dua fenomena. Berdasarkan data prediksi pasang-surut Balai Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, pukul 10.00 Wita hingga 13.00 Wita telah terjadi pasang maks berkisar 1,9 – 2,5 meter dan tinggi gelombang di perairan selatan Bali diprediksi lebih dari 2 meter. ‘’Penyebab pertama, karena pada tanggal 3 Agustus 2016 terjadi fase bulan mati, yaitu posisi bumi, bulan dan matahari segaris sehingga terjadi pasang maks. Penyebab kedua, adanya swell dari Samudera Hindia selatan Bali,’’ jelas Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya saat dimintai konfirmasi, Kamis kemarin. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai kondisi gelombang laut yang mencapai 3 meter di laut Selat Bali, perairan Badung, Selat Bali dan NTB. Terutama, yang beraktivitas di laut seperti nelayan dan wisata bahari, agar selalu meng-update informasi dari BMKG. (win)
Profil
Terus Lakukan Pembenahan
SETELAH menjabat sebagai General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai menggantikan Trikora Harjo, Yanus Suprayogi mengaku akan terus melakukan pembenahan di lingkungan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Misalnya, masalah calo tiket maskapai. Menurutnya, permasalahan ini bukanlah cerita baru yang terjadi di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Hal tersebut seolah begitu sulit untuk dituntaskan. Di mana, adanya Bali Post/edi permintaan dan peluang menjadi faktor yang berpengaruh terhadap keberadaan calo beroperasi di bandara kebanggaan masyarakat Bali tersebut. ‘’Calo di mana-mana ada dan itu tidak bisa dihilangkan. Tapi itu akan kita terus upayakan untuk diminimalisir. Para calo ini memang mencari rezeki di bandara dan mustahil dihilangkan, karena akan selalu tumbuh mengikuti pasar serta masih dibutuhkan calon panumpang,’’ ungkapnya. Dari pengalamannya menjabat sebagai GM Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Juanda Surabaya, menurutnya, penanganan bandara di Bali harus beda dengan bandara yang lain di Indonesia. Sebab, Bandara Ngurah Rai merupakan salah satu bandara terbaik di dunia. Pihaknya akan senantiasa mengawal perkembangan Bandara Ngurah Rai untuk mengikuti perkembangan pasar dan perkembangan wisatawan yang rata-rata ingin ke Bali. Jika benar-benar ingin menghilangkan keberadaan calo di bandara, katanya, diperlukan komitmen dan kesamaan persepsi masyarakat untuk bekerja sama dengan petugas yang bertugas di bandara untuk menghilangkan calo. Dengan demikian, barulah keberadaan calo di bandara bisa dihilangkan. Pihaknya pun akan selalu menegakkan aturan sebagaimana mestinya di bandara untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa bandara. Jika ada pegawai internal bandara yang diketahui merangkap menjadi calo, maka hal tersebut akan diberikan sanksi yang tegas sesuai aturan yang berlaku. (edi)
Atasi Akomodasi Bodong
Dewan Pertanyakan ’’Action’’ Pemkab Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung mempertanyakan tindakan nyata (action) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menertibkan akomodasi pariwisata tak berizin alias bodong. Terutama, dalam rangka mendapatkan data yang valid dan tertib perizinan, yang diatur dalam Instruksi Bupati Badung No. 1 Tahun 2016 tentang Pendataan Sarana Pariwisata di Kabupaten Badung. ‘’Kami apresiasi langkah Bupati menertibkan akomodasi pariwisata yang ada. Tetapi kami mempertanyakan tindak lanjut dari pendataan itu nanti,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa didampingi anggotanya, Made Ponda Wirawan, Kamis (4/8) kemarin. Komisi yang membidangi perizinan ini meminta kejelasan tindak lanjut dari pendataan tersebut. Sebab, disinyalir banyak akomodasi bodong atau tak berizin telanjur beroperasi di Badung. ‘’Harus ada tindak lanjut dan solusi yang jelas bagi akomodasi-akomodasi bermasalah ini,’’ katanya. Pihaknya menduga cukup banyak akomodasi mulai dari hotel, vila dan pondok wisata bermasalah di Badung. ‘’Kami harap tindak lanjutnya jelas, terutama solusi bagi yang bermasalah,’’ ujarnya. Dia menilai akomodasi bodong paling banyak berada di wilayah pariwisata Badung Selatan seperti Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan. ‘’Yang banyak itu (bermasalah red) vila-vila di kawasan pemukiman dan lahan basah. Dia beroperasi dipunguti pajak, tapi tidak punya izin,’’ beber Sekretaris DPD II Partai Golkar Badung itu. Suyasa berharap Pemkab Badung mencarikan solusi terbaik guna menengahi maraknya akomodasi pariwisata tak berizin sehingga sama-sama diuntungkan. ‘’Menurut kami, daripada terus-terusan bodong, lebih baik disesuaikan dan berikan izin. Dengan catatan, dia harus memenuhi segala kewajibannya. Ini juga untuk mencegah terjadinya lose pajak,’’ sebutnya. Anggota Komisi I, Made Ponda Wirawan, menambahkan pemerintah sudah seharusnya memiliki data valid mengenai jumlah akomodasi wisata. Namun, yang masih menjadi sorotan adalah masalah private house di kawasan pariwisata. ‘’Ini langkah cerdas dari Pak Bupati. Pendataan ini juga bagian dari upaya peningkatan PAD Badung,’’ sebutnya. Dia berpendapat, private house atau model kos-kosan ini sudah selayaknya dijerat pajak yang sama dengan vila. Pasalnya, dia kebanyakan memakai sistem kos namun menyiapkan fasilitas hotel. Private house juga disewakan untuk wisatawan dengan hitungan kamar. ‘’Kos-kosan yang disewakan ke turis asing kami harapkan pajaknya ditingkatkan. Vila yang difungsikan sebagai private house juga didata ulang, karena dia kan biasanya disewakan per kamar yang membuat pendapatan Badung hilang,’’ ungkapnya. Dalam instruksi bupati, lurah dan perbekel wajib melakukan pendataan jumlah hotel bintang dan nonbintang, kondotel, rumah sewa, vila, pondok wisata, restoran, bar, rumah makan, spa, hiburan malam (karaoke, live music/ diskotik), baik yang berizin maupun tak berizin yang berada di wilayah desa dan kelurahan masing-masing. Selanjutnya, melaporkan hasil pendataan sebagai data dasar mulai tanggal 3 hingga 10 Oktober 2016. Hingga pertengahan tahun 2016, ada total 1.049 hotel yang terdiri dari 155 hotel bintang, 849 Hotel nonbintang, 45 kondotel. Kemudian untuk pondok wisata 1.127 buah dan rumah sewa berjumlah 43 buah. (kmb27)
Bali Post/kmb23
PASANG - Meskipun Kamis (4/8) kemarin air laut sedang pasang, sejumlah wisatawan tetap asyik menikmati suasana Pantai Kuta. Anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pantai Kuta memasang sejumlah rambu larangan berenang di kawasan tersebut karena tinggi gelombang di perairan selatan Bali yang mencapai 3,5 meter.
Pengelolaan SMA/SMK Tak Jelas, Disdikpora Cemas
Mangupura (Bali Post) – Rencana pengambilalihan pengelolaan SMA/SMK oleh pemerintah provinsi, hingga kini belum jelas alias gabeng. Kondisi ini membuat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung cemas. Pasalnya, pemerintah setempat tidak lagi menganggarkan dana, sementara informasi yang beredar terdapat penundaan atas kebijakan tersebut. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widya Astika mengatakan, terdapat dualisme informasi yang menyebutkan adanya penundaan pengambilalihan kewenangan oleh Pemprov. Namun di sisi lain, belum ada aturan penundaan dan pembatalan. ‘’Jelas kami cemas dengan kondisi ini. Alapagi, sampai saat ini belum ada kepastian, apakah diambil alih atau ditunda,’’ ujar Widya Astika saat dimintai konfirmasi,
Kamis (4/8) kemarin. Menurutnya, pada KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) tahun 2017, Disdikpora Badung tidak lagi memasang anggaran untuk SMA/SMK, baik negeri maupun swasta. Pasalnya, Undangundang 23 maupun PP masih tetap menyatakan kewenangan pengeolaan SMA/SMK ditarik dari pemerintah kabupaten/
kota ke pemerintah provinsi. Belum ada perubahan sehingga pihaknya belum bisa bergerak. ‘’Tahun 2016 anggaran untuk SMA/SMK sudah dipasang hinga Desember. Sedangkan KUA dan PPAS tahun 2017, anggaran untuk 8 SMA negeri, 19 SMA swasta, dan 2 SMK negeri, 11 SMK swasta yang ada di Badung memang belum dipasang,’’ ungkapnya. Dikatakannya, pengambialihan kewenangan adalah Oktober 2016 ini. Akan tetapi menurut informasi yang diperolehnya dari Disdikpora Bali, akan dilakukan penundaan. Demikian pula dengan pemberitaan media, menyebutkan adanya permohonan judicial review dari Wali Kota Surabaya ke Mahkamah Konstitusi (MK)
yang meminta pembatalan pengambilalihan kewenangan tersebut. ‘’UU 23 maupun PP masih tetap menyatakan kewenangan pengelolaan SMA/ SMK ditarik dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi, belum ada perubahan, sehingga pihak kami belum bisa bergerak,’’ ucapnya lagi. Untungnya, lanjut pejabat asal Kerobokan ini, tahun 2016 anggaran untuk SMA/SMK sudah dipasang hinga Desember. Sedangkan tahun 2017, pihaknya tidak memasang anggaran. ‘’Tetapi RKA (Rencana Kerja Anggaran) sudah tetap disiapkan, namun Bappeda belum berani membahas atau memasang sebelum ada dasar hukumnya,’’ terangnya. Hal senada dikatakan Ketua
Komisi IV DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Nadi Putra. Dia berharap agar segera ada regulasi yang jelas supaya tidak binggung menindaklanjuti. ‘’Secepat mungkin jauh lebih baik. Sebab, bila ada perubahan regulasi sementara APBD Badung telah disahkan, maka pemerintah daerah bisa kelimpungan,’’ sebutnya. Dana APBD Badung yang dikucurkan tiap tahunnya untuk SMA/SMK cukup besar, mencapai puluhan miliar rupiah. Di antaranya untuk dana penyelenggaraan belajar mengajar (BOS APBD) SMA/SMK negeri per tahunnya sekitar Rp 10,4 miliar, sedangkan swasta Rp 19 miliar. Ditambah lagi, tambahan penghasilan dan honorarium untuk guru Rp 8,2 miliar. (kmb27)
Puncak Peringatan HAN
Wujudkan Tunas Bangsa yang Berkualitas PEMERINTAH berkomitmen menjadikan Kabupaten Badung sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Untuk mencapai hal tersebut maka semua pihak diminta terlibat untuk memberikan kebutuhan dan hak-hak dasar anak, misalnya mendapatkan pendidikan yang baik. Tugas seluruh lapisan masyarakat juga memberikan pengayoman kepada anak dan mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak. Hal tersebut diungkapkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Kamis (4/8) kemarin. Turut hadir anggota DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Badung I.A. Yutri Indahgustari dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Badung. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta
HAN - Bupati Giri Prasta menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Kamis (4/8) kemarin. menekankan bahwa Peringatan Hari Anak Nasional kali ini merupakan momentum yang sangat penting dan strategis guna melakukan introspeksi dan refleksi diri terhadap apa yang telah, sedang dan akan terus dilakukan dalam menjadikan upaya perlindungan, pengayo-
man dan penciptaan atmosfer bagi anak secara sehat dan dinamis. ‘’Hal ini sangat penting, mengingat anak merupakan awal mata rantai yang sangat menentukan wujud dan kehidupan suatu bangsa di masa yang akan datang,’’ katanya. Pada kesempatan tersebut,
Bupati Giri Prasta juga menyampaikan terkait dengan dunia pendidikan bagi anakanak. Diimbau kepada tenaga pendidik, khususnya tingkat PAUD dan TK, agar tidak terlalu menekan anak-anak. ‘’Biarkan pertumbuhan anak-anak pada masa tersebut tumbuh secara murni dan alami. Dan para guru juga diharapkan untuk membuat anak-anak merasa senang dan nyaman, sehingga nantinya akan merasa menjadi suatu keluarga di sekolah, sehingga bisa mewujudkan tunas bangsa yang berkualitas ke depannya,’’ pesannya. Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Badung I.A. Yutri Indahgustari selaku
Ketua Panitia menyampaikan, tujuan peringatan HAN ini untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran dan peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat, dunia usaha, pemerintah dan negara dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk mengakhiri kekerasan pada anak. Dalam peringatan HAN kali ini, juga diselingi tanya jawab antara Bupati dan anak anak, dipentaskannya seni tari dan senam anak-anak PAUD dan TK. Acara ditutup dengan dolanan anak-anak dari Sanggar Samirata dan Sanggar Lingga Suara yang mengambil tema ‘’Akhiri Kekerasan terhadap Anak’’. (ad182)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Pameran Felice Jewellery
Cincin Black Diamond dan Cincin Solitaire Rp 1,999 Juta BAKTI SOSIAL – Civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai saat mengadakan kegiatan bakti sosial dan penghijauan di areal Pura Pucak Candri Manik, Dusun Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut Kabupaten Bangli.
Bakti Sosial Fakultas Teknik UNR Tahun 2016
SABTU (30/7) lalu, Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai (FT UNR) mengadakan kegiatan bakti sosial dan penghijauan yang mengambil tempat di areal Pura Pucak Candri Manik, Dusun Serokadan, Desa Abuan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli. Acara tersebut diikuti mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur serta dihadiri pula oleh seluruh dosen dan pegawai di lingkungan FT UNR dengan total peserta sebanyak 171 orang. Dalam sambutannya, Dekan FT UNR Ir. I Gusti Made Sudika, M.T. menyatakan kegiatan bakti sosial dan penghijauan ini dimaksudkan untuk mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat. Untuk kali ini dilakukan dalam bentuk kepedulian lingkungan hidup yakni melaksanakan penanaman pohon upakara
dan kebersihan di areal pura. Dengan adanya kegiatan ini, para civitas akademika FT UNR diharapkan mampu meningkatkan kepekaan sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya sekaligus semakin mendekatkan eksistensi FT UNR kepada masyarakat. Pada kegiatan bakti sosial tersebut, seluruh dosen dan mahasiswa FT UNR berbaur dengan seluruh elemen masyarakat seperti kepala desa, Babinsa, tokoh Bimas, tokoh masyarakat dan warga Serokadan bersamasama melaksanakan pembersihan serta penanaman pohon upakara seperti majegau, cempaka, ancak, nagasari dan lainlain di areal Pura Pucak Candri Manik. Bendesa Adat Serokadan selaku wakil masyarakat sangat bangga dengan dipilihnya Pura Pucak Candri Manik sebagai lokasi baksos. Dikatakan, Pura Pucak Candri Manik merupa-
kan salah satu pura yang menjadi cagar budaya di Kabupaten Bangli dan berharap kegiatan bakti sosial ini bisa berlanjut secara rutin ke depannya. FT UNR yang memiliki dua program studi (Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur) yang telah terakreditasi B oleh BAN-PT mengajak para generasi muda untuk turut bergabung menjadi bagian dari FT UNR guna dapat turut serta membangun Bali ke depannya. Pada tahun akademik 2016/2017, FT UNR kembali menerima mahasiswa baru untuk dididik menjadi generasi cerdas dan memiliki kompetensi di bidang konstruksi. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat FT UNR di Kampus Universitas Ngurah Rai, Jalan Padma, Penatih, Denpasar Timur di nomor (0361) 467533 atau bisa dibuka di laman website http:// www.ft.unr.ac.id. (ad353)
BEACHWALK Shopping Center selalu menghadirkan pengalaman menarik untuk pengunjung dan pembelanja di Beachwalk. Hadirnya berbagai program di Beachwalk memberikan daya tarik lebih bagi Kuta dan mengukuhkan tagline Beachwalk Shopping Center, ‘’Bali Starts Here’’. Beachwalk Shopping Center mengangkat tema patriotisme ‘’National Pride’’ untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di bulan Agustus 2016. Tentunya, Beachwalk Shopping Center mengadakan berbagai macam kegiatan dan promo menarik yang tidak dapat dilewatkan oleh pengunjung. Beachwalk bersama Theevent 81 mengadakan Indonesian Heritage pada tanggal 1 – 9 Agustus 2016. Pada acara ini, pengunjung dapat menyaksikan keragaman tarian nusantara seperti tari Batak, tari Jawa, tari kontemporer dan masih banyak lagi menyangkut Indonesia. Pengunjung juga dapat mengenal batik lebih mendalam melalui melukis batik bersama Museum Kain. Semua kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Fountain Stage, Beachwalk level 1. Pada bulan Agustus, Fashion TV Indonesia mengadakan berbagai acara, exhibition dan seni dengan judul ‘’F Showcase by FashionTV Indonesia’’. Acara tersebut akan diadakan pada
tanggal 26 - 28 Agustus 2016 di Fountain Stage Level 1. F Showcase merupakan event tahunan dari Fashion TV Indonesia dengan menggabungkan fashion, musik dan karya seni menjadi satu. Dengan memperkenalkan tema ‘’Fashion Starts Here’’ di mana Beachwalk Shopping Center sebagai destinasi pertama untuk fashion, baik international brand maupun local brand Bali. Turis dari mancanegara dan domestik dapat melihat serta mempelajari secara langsung budaya Bali melalui ‘’Badung Cultural Festival’’. Acara ini diadakan pada 10 – 17 Agustus 2016 di Fountain Stage, Beachwalk level 1. Pada ‘’Badung Cultural Festival’’, pengunjung dapat menikmati berbagai macam acara menarik seperti pertunjukan tari Bali, musik dan kesenian Bali lainnya. Pengunjung juga dapat menikmati ekshibisi dengan berbagai macam produk kreatif khas Bali yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh. Setiap Kamis, pengunjung dari mancanegara dan domestik dapat menikmati Bali Cultural Experience. Pengunjung dapat secara langsung mempelajari kesenian Bali melalui tarian tradisional, membuat canang dan belajar musik instrumental khas Bali. Beachwalk mengadakan program Lucky Seven bagi para pengunjung yang memiliki KTP
Bali dan KITAS. Setiap kali pengunjung ber-KTP Bali dan KITAS, berbelanja minimal Rp 100.000 dalam sehari dapat mengunjungi Customer Service di level 1 dan menukarkan nota belanja, maka akan mendapatkan stempel dan hadiah langsung berupa voucher restoran atau parkir gratis di Beachwalk. Apabila sudah terkumpul stempel sebanyak empat kali di hari kerja dan tiga kali di hari libur atau weekend dalam sebulan akan mendapatkan persembahan spesial dari Beachwalk. Pengunjung Beachwalk juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai macam hadiah atau voucher program Shop & Win bulan Agustus. Para pengunjung dapat mengunjungi Customer Service di level 1 dan langsung menukarkan nota belanja mereka senilai minimal IDR 500.000 (1 nota belanja) dengan mendapatkan hadiah langsung seperti voucher makan atau voucher parkir gratis dari Beachwalk. Bagi para pengunjung yang berbelanja minimal IDR 2.000.000 dengan memperlihatkan nota belanja (maksimal 2 nota belanja) akan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah spesial beserta voucher belanja, voucher restoran dan berkesempatan memenangkan lucky draw 1 tiket pulang-pergi dari Bluewater Express dari Bali ke Gili Trawangan menggunakan fast boat. (bns1)
’’National Pride 2016’’
FELICE Jewellery masih menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai hari ini, Jumat (5/8) hingga minggu (7/8) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Hadiah istimewa berupa handphone android masih diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin black diamond 1 carat dan cincin solitaire. ‘’Untuk cincin black diamond 1 carat dan cincin solitaire, kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery Ahmad Bazari saat dikonfirmasi, Kamis (4/8) kemarin.
Menurut Ahmad, cincin black diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin black diamond 1 carat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk berlian fashion Rp 9,999 juta dan man’s ring Rp 15 juta,’’ imbuhnya. Ahmad menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, kemudian gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau lim-
ited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br186)
Perhiasan emas dan berlian.
Agustus Seru di Secret Garden Village Bedugul SEJAK dibuka untuk umum pada tanggal 1 Mei 2016, Secret Garden Village Bedugul sudah mulai menjadi wisata destinasi baru yang jadi favorit pilihan, baik turis lokal Bali, domestik maupun mancanegara. Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2016 mendatang, selama bulan Agustus pihak management Secret Garden Village membuat promo gencar bertajuk ‘’Agustus Seru di Secret Garden Village’’. ‘’Berbagai promo dihadirkan dalam rangka menyambut hari besar seluruh rakyat Indonesia ini. Hal tersebut dilakukan selain mendedikasikan untuk Republik tercinta juga agar lebih dekat lagi dengan para pengunjung dan pencinta Secret
Garden Village,’’ ujar Darren Firmansyah selaku Marketing Manager dari SGV. Adapun promo dan event yang akan berlangsung selama bulan Agustus adalah sebagai berikut: Oemah Herborist Promo. 1. Setiap pembelian produk herborist senilai IDR 350K, free Herborist Natural Body Lotion. 2. Setiap pembelian produk Secret Garden senilai 500K, free scented candle 60 gr. 3. Setiap pembelian semua produk di Oemah Herborist senilai IDR 500K, akan mendapatkan diskon 17% berlaku 1 hari pada tangga 17 Agustus 2016. 4. Setiap pembelian produk Scented Candle all variant, akan mendapatkan diskon 15%. 5. Setiap pembelian 6 paket lulur Herborist (daun/pasir), free 1 paket lulur Her-
borist (daun/pasir). Black Eye Coffee Store. 1. Setiap belanja senilai IDR 750K di Black Eye Coffee Store, free t-shirt seharga IDR 65K. Selain promo seru, pada 20 Agustus 2016, Secret Garden Village yang terletak di Jalan Raya Bedugul-Denpasar Km 36, Baturiti, Tabanan akan menyelenggarakan event photography rally, dengan biaya pendaftaran 100K di mana setiap pemenang akan mendapatkan hadiah yang menarik dan piala. Untuk informasi lebih lanjut tentang event photography rally bisa menghubungi website atau social media instagram dan facebook Secret Garden Village. Ayo kita ramai-ramai datang ke sini, di Agustus seru. Info Humas: Darren Firmansyah (0822 1882 0409). (bns2)
Apresiasi untuk Komunitas Honda Made Urip Alirkan Bantuan Pertanian Rp 2,033 Miliar Melalui Ketupat Futsal 2016
BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. menyerahkan secara simbolis salah satu bantuan Alsintan dan UPPO tahun 2016 di Kabupaten Badung.
ASTRA Motor Bali kembali menggelar turnamen futsal antarkomunitas bertajuk ‘’Ketupat Futsal Community Cup’’. Acara yang digelar di Metro Futsal Renon akhir Juli lalu, mengikutsertakan delapan tim, di mana peserta ini adalah dari club-club sepeda motor Honda yang tergabung dalam Honda Community Bali. Tim yang bertanding di antaranya HCRC, CB RWT, HSFCI Bali, BMTC, VIBER, HVIC dan K45BAC. Masing-masing klub mengikutkan lima orang anggotanya untuk bertanding di kompetisi futsal ini. Antusias peserta sangat terlihat pada turnamen yang tahun ini memasuki tahun kelima sejak digulirkannya di tahun 2012. Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ajang halalbihalal dan silaturahmi antarkomu-
nitas Honda. Dalam kegiatan tersebut memperebutkan piala bergilir dan hadiah uang pembinaan. ‘’Kami ingin menumbuhkan jiwa sportif dan sebagai ajang apresiasi untuk anggota komunitas yang gemar dengan olahraga futsal ini,’’ ungkap Ngurah Iswahyudi selaku Ketua Panitia Futsal. Hasil dari kompetisi futsal ini adalah juara pertama dari Bali Motor Tiger Club (BMTC), juara kedua diraih Honda Versa Indonesia Club (HVIC) dan juara ketiga diraih CB RWT. ‘’Selain kegiatan Ketupat Futsal Community Cup, Astra Motor Bali juga mengadakan Honda New Sonic 150R Modification Contest untuk mengapresiasi Komunitas Honda Sonic 150R yang sudah memodifikasi unit motornya,’’ terang Iswahyudi dan menambahkan, kontes
modifikasi ini merupakan proses kreatif peserta dalam penambahan aksesoris pada motornya. Sebanyak 16 motor yang mengikuti modifikasi dalam event ini dan mengikuti seleksi ketat yang meloloskan enam motor untuk dikompetisikan untuk mencari juaranya. Hasil dari kontes kategori standar modifikasi ini, juara pertama diraih oleh Nandra Widjaja, juara kedua Kho Tjiauw Tiam dan juara ketiga diraih Nehimiah Agus Djaja. Event yang berlangsung seharian ini membuat para peserta terkesan dengan kekompakan para peserta dan tim. Pada kesempatan itu pula, semua peserta diberikan keistimewaan dan prioritas bagi member Komunitas untuk melakukan product experience melalui riding test unit New Sonic 150R. (bns3)
FUTSAL - Turnamen futsal antarkomunitas bertajuk Ketupat Futsal Community Cup yang digelar Astra Motor Bali, belum lama ini.
Sinergikan Program Aspirasi dengan Kabupaten
WAKIL rakyat pusat dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kali ini menggelar kegiatan reses dengan ratusan krama subak di Kabupaten Badung. Selain bertatap muka langsung, Ketua DPP PDI-P ini juga mengalirkan bantuan Program Pertanian di Bale Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Abiansemal, Badung, Kamis (4/8) kemarin. Tatap muka serta penyerahan secara simbolis bantuan Program Pertanian senilai total Rp 2,033 miliar yang diperjuangkan oleh Made Urip, berupa Alsintan dan Kelompok UPPO tahun 2016 juga disaksikan Dinas Pertanian dan Perkebunan Badung, Dinas Peternakan dan Perikanan Badung, Perbekel Desa Sedang, Pekaseh bersama ratusan petani dan krama subak. Bantuan tersebut di antaranya Program Alsintan sebesar Rp 933 juta, berupa 12 unit handtraktor senilai total Rp 325 juta, 18 unit mesin pompa air dengan total Rp 270 juta, power thresher 2 unit sebesar Rp 38 juta, combine harvester 2 unit nilai total Rp 300 juta. Selain itu diserahkan bantuan 4 Kelompok UPPO Rp 1,1 miliar masing-masing-masing Rp 275 juta. Saat bertatap muka, Ketua Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Ganti) Provinsi Bali Komang Suardita mengakui petani dan krama subak sepenuhnya sudah di-support Made Urip yang sangat concern membantu petani. Selain itu, Pekaseh Subak Tanah Yeng I Made Subur juga mengaku sangat bangga dengan perjuangan
Made Urip yang selalu turun ke masyarakat. Krama subak juga selalu menjadi perhatian utama setiap reses Made Urip. Hal senada juga disampaikan Kabid Produksi Disnak Badung Ir. Gusti Nyoman Essen Hawer yang tahu persis bagaimana sepak terjang Made Urip membantu petani. Selain itu, tidak saja membantu sektor pertanian, namun sangat banyak yang dibantu oleh Made Urip, baik kegiatan adat maupun sosial. ‘’Ternyata tidak saja di Tabanan, namun Pak Urip juga membantu di seluruh Bali, termasuk di Badung. Atas perjuangan beliau, kita tidak rugi mempercayakan Pak Urip agar terpilih kembali menjadi anggota DPR,’’ sebutnya. Mendapat respons luar biasa krama subak yang menyambutnya, Made Urip malah bersikap merendah. Katanya, hanya kebetulan baru empat periode duduk di Komisi IV DPR yang membidangi pertanian, kehutanan, perkebunan, perikanan dan Bulog, sehingga bisa ikut mengurus perut rakyat. ‘’Kebutulan saya reses jadinya menyerap aspirasi para petani di Dapil Bali yang kali ini dilaksanakan di Badung, yang sehari sebelumnya bertemu petani di Subak Sengempel Bongkasa,’’ kenangnya. Kehadiran Made Urip tentu ingin mendapat masukan krama subak di Badung menyangkut sektor pertanian dari hulu sampai hilir, termasuk infrastruktur pertanian yang diperjuangkan di pusat. Apalagi Program Aspirasi bisa disinergikan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
dengan kabupaten sebagai energi baru bagi peningkatan produksi pertanian. ‘’Misalnya untuk bantuan yang diposkan di DAK bisa diplotkan di sektor pertanian. Banyak yang dapat diakses di pusat. Banyak juga perbaikan ke depan yang bisa dilakukan,’’ ujarnya. Made Urip menegaskan, Program Nawacita Presiden Jokowi sudah menjadikan prioritas di sektor pertanian. Karena itu banyak diberikan subsidi, seperti pupuk juga diberikan subsidi, termasuk perbaikan distribusi pupuk agar bisa mudah diakses oleh petani, sehingga harganya sesuai HET. ‘’Memang ada kelangkaan pupuk yang terjadi di lapangan karena ada masalah distribusi, sehingga terjadi kelangkaan pupuk. Maka, diatur dalam bentuk RDKK sesuai kebutuhan masing-masing subak dan akan ditambah subsidinya. Saya berharap petani pakai pupuk organik karena hasil produksinya menjadi tren dan digandrungi masyarakat sekaligus melestarikan subak,’’ jelasnya. Made Urip juga menekankan, penerapan konsep Tri Hita Karana di setiap subak juga harus diperhatikan. Menurutnya, masih ada kelemahan di pertanian soal administrasi, padahal bantuan harus disupervisi dan diaudit. ‘’Kita berharap bantuan bisa berjalan dan digunakan dengan baik. Karena ini sebuah kebanggaan bagi anggota DPR, meskipun tidak dikasi apa-apa. Kalau ada kelompok lain lagi supaya kita bisa perjuangkan agar mendapat bantuan dari APBN mendatang,’’ tegasnya. (ad184)
DAERAH
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Main Judi Ceki
PNS dan Empat Warga Dihukum Percobaan Amlapura (Bali Post) – Gara-gara berjudi ceki, seorang PNS I Wayan Kerti Yasa, S.Sos., M.Si. dan empat warga dijatuhi hukuman percobaan pada sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Amlapura, Rabu (3/8) lalu. Kelima terdakwa itu samasama dihukum selama lima bulan dengan masa percobaan selama delapan bulan. Empat terdakwa lainnya yang dihukum percobaan karena main judi ceki itu, selain Kerti Yasa, juga rekan mainnya I Nyoman Suandi alias Mang Malen, Kadek Harta Wardana alias Gentong, Ketut Juliarta alias Julik dan I Nengah Sudiana alias Jentik
alias Lengur. Atas hukuman ringan itu, kelima terdakwa langsung menyatakan menerima. Di lain pihak, JPU Ni Wayan Sri Astini menyatakan masih pikir-pikir. Majelis hakim diketuai Dzulkarnain, S.H., M.H. menjelaskan, selama delapan bulan kelima terdakwa mesti berhati-hati dan tidak melakukan tindak pidana. Jika sebelum delapan bulan masa percobaan hukuman sudah kena pidana lagi, terdakwa langsung masuk penjara lima bulan, di samping tindak pidana baru yang dikenakan. Sebelumnya, kelima terdakwa dipergoki polisi dari
Polres Karangasem tengah asyik main judi ceki di sebuah bangunan di Padangbai. Selain menggelandang kelima tersangka saat itu ke Mapolres Karangasem, juga disita barang bukti uang tunai untuk transaksi main judi ceki Rp 430 ribu, empat set kartu ceki baru dan satu set yang sudah dipakai, satu meja tempat main ceki dan lima buah kursi plastik. Kelima terdakwa dihukum ringan karena terus terang mengakui perbuatannya, menyatakan menyesal dan berjanji tidak mengulangi main judi, belum pernah dihukum dan masih menanggung keluarga. (013)
GPM Titipkan Punia ke Bendesa Kediri
5
Warga Binaan Keluhkan Pungli di Lapas Banyuwangi Supaya Tidak Dilayar, Bayar Rp 3 Juta
Banyuwangi (Bali Post) -
Nilai dugaan pungli ini beragam. Ada yang ditarik Rp 3 juta, bahkan lebih. Jika mau membayar, seorang napi dipastikan bebas dari kebijakan dilayar. ‘’Jadi, modusnya, oknum petugas lapas menakut-nakuti napi akan dilayar. Namun, jika mau membayar Rp 3 juta, akan bebas dari layar atau pindah,’’ kata IR, salah satu warga binaan Lapas Banyuwangi, Kamis (4/8) kemarin. Parahnya lagi, kata IR, oknum petugas lapas ada yang
mencatut nama pejabat di Dirjen Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI. Untuk itu, banyak warga binaan takut. Lalu, menuruti tarikan pungli yang diminta. IR menambahkan, ada beberapa rekannya yang sempat membayar. Akhirnya, lolos dari daftar pindah lapas. ‘’Jadi, kalau bayar, lolos dilayar. Kalau tidak, ya... pasti dilayar ke lapas yang jauh,” keluhnya. Biasanya, kata IR, oknum
petugas pengaman lapas itu memanfaatkan isu overkapasitas lapas untuk memberikan daftar napi yang dilayar. Dugaan pungli warga binaan ini diamini Koordinator LSM Korban Banyuwangi, Sudiono Abas. Pria yang akrab dipanggil Cak No mengaku kerap mendapatkan keluhan para warga binaan terkait dugaan praktik pungli. Dia meminta Kepala Lapas Banyuwangi segera bertindak tegas. Jika tidak, dia mengancam
akan menggelar aksi demo, termasuk melayangkan surat keberatan ke Kemenkum ham. ‘’Kepala lapas harus tegas. Jangan sampai praktik pungli ini terus merajalela,’’ tegasnya. Menurutnya, praktik pungli di lapas kian menyusahkan warga binaan lapas. Sementara itu, Kepala Lapas Banyuwangi Arimin belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan pungli ini. Pesan singkat yang dikirim Bali Post belum ada jawaban. Sedangkan Kepala Pengamanan Lapas Banyuwangi Wahyu mengaku pihaknya hanya menjalankan kebijakan pusat terkait pemindahan para napi. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Upacara entas-entas atau ngaben massal ala Jawa digelar ratusan umat Hindu di Desa Kumendung, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Kamis (4/8) kemarin. Ritual ini pertama kalinya dilakukan di Banyuwangi. Prosesinya sederhana. Bebantenan atau sesaji yang digunakan juga sederhana, seluruhnya menggunakan budaya Jawa. Ritual dilaksanakan di pemakaman umum Hindu, Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar. Sedikitnya 130 sawa (leluhur) dari 35 KK yang diberikan upacara ini. Ritual dipimpin oleh tiga pandita Hindu Jawa. Masing-masing Romo Ageng Wijoyo Buntoro (Sidoarjo), Romo Rsi Hasto Dharmo (Sidoarjo) dan Romo Rsi Rahmadi Dharma Catur Telaba (Batu, Malang). Prosesi diawali dengan upacara penyucian sesaji. Ada beberapa saji yang digunakan. Di antaranya nasi tumpeng buceng, tumpeng golong, tumpeng pengentas, tumpeng brok, polo pendem (ketela dan sejenisnya), polo gemantung (buah-buahan), dan sesaji pisang serta kelapa. Buah kelapa ini simbol kehidupan.
Prosesi dilanjutkan dengan ritual entas-entas. Alunan mantra berbahasa Jawa dan gending Jawa mengiringi prosesi ini. Puncaknya, seluruh sawa yang disimbolkan dengan kendil berisi bunga dibungkus kain putih. Lalu, setiap ahli waris membawa kendil masing-masing. Upacara diakhiri dengan persembahyangan bersama. Kemudian, seluruh sawa diarak menuju Candi Moksa Jati di Desa Kumendung, sekitar 1,5 kilometer dari setra (makam). Alunan gamelan baleganjur mengiringi arak-arakan. Tiba di candi, seluruh umat melakukan murwa daksina (keliling) candi. Lalu, seluruh sawa distanakan di dalam candi. ‘’Ini sebagai simbol leluhur kita sudah menjalani upacara entas-entas. Artinya, kita angkat ke planet yang lebih tinggi, bahkan moksa,’’ kata Oentoeng Margiyanto, sesepuh umat Hindu Muncar, usai upacara. Menurutnya, meski pertama kali, upacara ini banyak diikuti umat. Namun, karena keterbatasan tenaga, hanya 35 KK yang bisa ikut. Masing-masing KK hanya dibebankan iuran Rp 300.000. Meski satu KK memiliki
lebih dari satu sawa, biaya tetap sama. ‘’Jadi, ini gotong royong. Biayanya sangat murah,’’ jelasnya. Sebab, bebantenan yang digunakan sangat sederhana. Meski begitu, kata Oentoeng, tak mengurangi makna upacara pitra yadnya atau penghormatan ke keluhur. Rencananya, upacara ini akan digelar rutin. Salah satu umat, Diah, mengaku cukup terbantu dengan upacara entasentas. Sebab, biayanya sangat terjangkau. Bahkan, prosesnya sederhana. Sehari selesai.
‘’Ini sangat membantu umat Hindu Jawa. Biaya murah dan prosesnya tak ribet. Tetapi maknanya sama seperti ngaben di Bali,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua PHDI Banyuwangi Suminto mengatakan upacara entas-entas sebagai bagian penyempurnaan ajaran agama Hindu di Jawa. Pihaknya berharap kegiatan ini akan jadi inspirasi umat Hindu Jawa lain untuk menggelar upacara serupa. Sebab, biayanya sangat terjangkau dan prosesnya sederhana. (kmb30)
Praktik pungli mendadak dikeluhkan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Sejumlah warga binaan, khususnya kasus narkoba, mengaku menjadi korban pungli. Modusnya, dengan ditekan akan dilayar atau pindah ke lapas luar pulau.
Pertama Kali Minta Senator Wedakarna Bujuk Pemkab Tabanan Umat Hindu di Muncar Gelar Ngaben Massal agar Bangun Kembali Patung Wisnu Murti
GERAKAN Pemuda Marhaen (GPM) menyampaikan pertanggungjawaban terkait pengumpulan koin untuk Wisnu Murti yang digalang sejak 2014 hingga batas waktu Hari Pancasila, 1 Juni 2016 silam. Dari receh demi receh, akhirnya terkumpul dana yang cukup lumayan. ‘’Kami sudah menyerahkan bantuan pengumpulan koin untuk pembangunan Wisnu Murti sebesar Rp 10.710.400 kepada Bapak A.A. Ngurah Gede Panji Wisnu (Bendesa Adat Kediri) untuk patung Wisnu Murti, sudah termasuk sumbangan anggota DPD-RI Gusti Wedakarna juga ikut memberi sumbangan sebesar Rp 5.000.000. Kami berharap dana tersebut berguna dan silakan dipergunakan oleh desa adat. Tetapi, penggalangan moral untuk patung Wisnu Murti akan tetap kami lakukan. Kami sudah matur piuning di Tanah Lot sebelum menghadap ke Jero Bendesa, astungkara responsnya sudah cukup baik. Kami titipkan dana ini untuk dimanfaatkan desa adat. Gerakan kami adalah gerakan sederhana yang dilakukan mahasiswa, sekaa teruna dan aktivis Hindu. Walau jumlahnya tidak seberapa, tetapi kami harap ini berguna,’’ kata Ketua GPM Putu Warmasada. GPM yang didukung Aliansi Hindu Muda Indonesia (AHMI) dan Ikatan Suka Duka Pekerja Hindu Indonesia (ISPHI) pun
memuji sikap dari Pemkab Tabanan yang sudah membangun Candi Hindu di Trowulan Jatim dan membangun patung di Seltim. ‘’Kami paham pembangunan patung Wisnu Murti terbentur alasan nomenklatur anggaran APBD yang lalu. Mudah–mudahan Pemkab Tabanan mempertimbangkan aspirasi dari kami, agar suatu saat patung Wisnu Murti dibangun lagi. Kami juga meminta anggota DPD-RI kebanggaan kami Gusti Wedakarna bisa membujuk pemkab agar dibangun patung Wisnu Murti kembali. Yang penting semangatnya dan api tetap hidup,’’ jelas Putu Warmasada asal Bangli ini. Terkait dengan permintaan dari AHMI ini, Senator DPDRI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III merespons dengan baik. ‘’Secara pribadi saya ingin patung Wisnu Murti dibangun di tempat semula. Saya juga ingin patung Bung Karno di Kediri bisa ditempatkan di tempat yang lebih bagus. Nanti kita cari cara yang baik. DPD-RI akan bersinergi dengan Pemkab Tabanan, kita komunikasikan. Yang penting jangan gaduh. Seperti kata Bung Karno, bahwa yang tidak bisa diubah di negara ini adalah Pancasila. Yang lainnya bisa-bisa saja diubah atau diganti sesuai kehendak zaman, asal Pancasila tetap utuh. Yang penting bersatu dan jangan percaya provokasi apalagi le-
AKSI SIMPATIK - Aksi simpatik generasi muda untuk dukungan pengumpulan koin pembangunan patung Wisnu Murti di Denpasar.
wat medsos. Semua ada mekanismenya,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sinergi antara komponen aktivis dengan DPD-RI terkait pembangunan patung-patung Hindu di setiap wilayah di Bali terus digalang. ‘’Saya mengapresiasi pemerintah Jembrana yang sudah membangun patung Siwa Mahadewa di Gilimanuk. Saya berharap seluruh pelabuhan di Bali bisa membangun patung-patung dewata sebagai penolak bala dari pengaruh negatif luar Bali serta fungsi menjaga vibrasi dengan baik. Saya dorong pembangunan patung dewata di Benoa, Padangbai dan pelabuhan lainnya. Selain alasan estetika juga alasan kebanggaan pada indetitas budaya Hindu Bali,’’ terang Gusti Wedakarna. Selain itu beberapa waktu lalu DPD-RI juga telah memberikan bantuan punia terhadap pembangunan patung Catur Dewi di Selemadeg Timur. ‘’Jika saja di tiap ibu kota kecamatan terdapat patung-patung pemawangan atau Mahabharata tentu ini akan semakin menegaskan Bali. DPD-RI akan dorong kecamatan untuk bisa mengajukan anggaran seperti yang telah dilakukan dengan hebat di Selemadeg Timur. Saya juga dengar Pemkab Badung akan menganggarkan banyak patung di tahun 2017. Lainnya seperti di Denpasar sudah berdiri patung Titi Banda di By-pass Mantra yang sangat ikonik. Kita juga mendukung rencana pendirian patung Dewi Danu di Songan, Bangli serta patung Mangku Pucangan di Batur Kintamani,’’ ujar Gusti Wedakarna. Saat ini GPM dan AHMI sedang melakukan penggalangan dana lewat koin di sejumlah titik di Denpasar untuk solidaritas pembakaran Wihara Tanjung Balai Medan. ‘’Kita sudah memohon izin dari DPD-RI agar bisa menyalurkan bantuan ke Medan. Target kami Rp 100 juta dana dari Bali akan bisa disalurkan. Seluruh hasil dari donasi akan disampaikan kepublik lewat media. Mohon doanya,’’ imbuh Putu Warmasada. (ad185)
Sebulan, 24 Pengedar SS Dibekuk Banyuwangi (Bali Post) Peredaran narkoba di Banyuwangi makin mengkhawatirkan. Hanya hitungan sebulan, sebanyak 24 pengedar narkoba dibekuk satuan narkoba Polres Banyuwangi. Parahnya, dari sekian pelaku, kebanyakan pemain lama. Bahkan, ada yang masuk kategori bandar. Dua di antaranya perempuan. Ka p o lres B a ny uwa ng i AKBP Budi Mulyanto mengatakan, para pelaku yang ditangkap jumlahnya 27 orang. Ini hasil perburuan periode Juni-Juli 2016. Dari sekian pelaku, katanya, hanya 3 orang yang terbilang pemain baru. ‘’Jadi, mayoritas pemain lama. Statusnya pengedar,’’ kata Kapolres di sela membeber puluhan pelaku narkoba
di Mapolres, Kamis (4/8) kemarin. Dua pelaku perempuan, kata Kapolres, juga bermodus unik. Untuk mengelabuhi petugas, pelaku menyimpan sabu-sabu (SS) di dalam pembalut. Keduanya, Nur Undawati (37) asal Kampung Melayu, Banyuwangi dan Nurhayati (44) asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Menurut Kapolres, ciri para pelaku adalah pengedar, saat digerebek ditemukan plastik kecil yang cukup banyak, lalu timbangan elektrik. ‘’Plastik kecil untuk membagi sabu dan dijual lagi. Timbangan untuk mengukur sabu yang dijual,’’ jelasnya. Yang miris lagi, katanya, peredaran narkoba di Banyuwangi sudah
Bali Post/udi
DIBEBER - Tangkapan puluhan pelaku narkoba dibeber di Polres Banyuwangi.
Bali Post/udi
ENTAS-ENTAS - Umat Hindu Jawa di Desa Kumendung, Kecamatan Muncar menggelar ritual entas-entas di Candi Moksa Jati di desa setempat, Kamis (4/8) kemarin.
bergeser dari tempat hiburan ke pasar bebas. Bahkan, pelanggannya dari kalangan pekerja swasta. Mulai nelayan, sopir. Bahkan, ada yang masuk ke pondok pesantren. Meski banyak pengedar yang dicokok, Kapolres menolak Banyuwangi disebut lahan empuk peredaran narkoba. Alasannya, justru pihaknya makin gencar melakukan penangkapan untuk menekan peredaran narkoba. ‘’Daerah yang sepi tangkapan narkoba belum tentu bebas narkoba,’’ jelasnya. Selama ini, imbuh Kapolres, barang bukti yang disita hasil kiriman dari luar daerah. Terakhir, 43 paket sabu dikirim dari Madura. Barang haram ini rencananya akan diedarkan di kalangan nelayan. ‘’Memang hasil penyelidikan, narkoba ini identik untuk ketahanan tubuh. Sehingga banyak pasarnya,’’ tegasnya. Terkait hal ini, pihaknya terus mempersempit ruang gerak pengedar sabu. Termasuk, melakukan tes urine mendadak kepada sejumlah pekerja, termasuk anggota Polres. Dari tangkapan selama sebulan ini, Polres mengamankan 80 paket SS dengan berat total 41,32 gram dan sejumlah barang bukti lain. Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika. (kmb30)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Tantangan Membentuk Partai Mandiri MENJADIKAN sebuah partai politik yang unggul dan mandiri dalam kompetisi politik, merupakan kewajiban dari elite partai bersangkutan. Tentu yang dimaksudkan adalah berhasil memenangkan pemilihan umum. Akan tetapi lebih mantap lagi, unggul itu adalah kemampuan mendistribusikan sumber-sumber kekuatan kepada masyarakat. Ketika memegang kekuasaan, partai politik melalui elite-elitenya itu mampu mendistribusikan kesejahteraan secara adil, dan mampu menjelaskan kebijakan itu kepada masyarakat. Daerah yang kering di suatu wilayah sudah seharusnya mendapatkan bantuan dari daerah yang makmur. Misalnya di Badung, Bali, daerah bagian utara disokong pembangunannya karena keberhasilan Badung bagian selatan di bidang ekonomi. Dengan cara itulah maka keunggulan benar-benar dapat diterjemahkan dengan baik. Tantangan partai politik sekarang adalah kemandirian. Kata ‘’mandiri’’ menjadi penantang yang paling utama, sebab sampai sekarang partai politik kebingungan mencari biaya. Ini juga yang dipakai alasan untuk mencari mereka-mereka yang bermodal direkrut menjadi anggota. Ada unsur kurang teruji secara politik manakala pemodal itu masuk menjadi anggota. Akibatnya luar biasa karena berpotensi memunculkan para koruptor. Pemodal yang berasal dari pebisnis berpotensi membisniskan politik. Mungkin itulah yang menjadi fenomena sekarang, di mana banyak anggota DPR yang terlibat korupsi. Anggota DPR adalah anggota partai politik. Dengan demikian, mandiri ini betul-betul menjadi tantangan bagi partai politik di masa mendatang. Hanya partai yang mandirilah yang akan mampu eksis di masa mendatang. Sebab, seperti yang telah terbukti di Jakarta. Partai politik tidak lagi menjadi aktor yang menentukan siapa yang menduduki posisi jabatan politik tertinggi, tetapi justru individu yang berkualifikasi. Kita semua tahu, orang itu adalah Ahok, gubernur sekarang. Partai politik justru merapat kepadanya, padahal dia sudah sukses mengumpulkan lebih dari satu juta tanda tangan untuk pencalonan dari jalur independen. Upaya-upaya yang mandiri tersebut bukannya tidak dilakukan oleh partai politik. Setidaknya proses untuk itu telah dilakukan. Kita misalnya melihat ada sekolah politik yang sengaja didirikan oleh partai politik. Pembangunan sekolah ini tentu bertujuan untuk menambah kualitas intelektual dari anggota partai. Bahkan kita juga melihat sekolah itu diikuti oleh umum, sehingga mampu ikut mencerdaskan masyarakat. Dengan kecerdasan inilah kelak para kader partai itu akan mampu bergerak secara mandiri untuk membesarkan partai, baik dari segi modal maupun pengikut. Kita juga melihat adanya pembekalan yang dilakukan oleh partai politik kepada anggota legislatif, baik DPRD maupun DPR. Pembekalan ini penting bagi peningkatan pengetahuan mereka dalam melakukan perdebatan ketika bertugas. Artinya lebih pintar dalam membuat keputusan dan memilih kebijakan. Pembekalan ini sudah mulai populer sekarang dan tidak hanya dilakukan oleh satu partai tetapi lebih dari satu di berbagai daerah. Akan lebih bagus lagi misalnya, apabila pembekalan itu dilakukan secara bersama-sama oleh partai politik, sehingga bisa meningkatkan kerja sama. Ini penting karena kerja sama akan menambah keakraban, menambah pengetahuan tentang masing-masing pihak, sehingga mampu menekan konflik antarpartai politik. Bali yang mempunyai sejarah konflik partai tinggi, harusnya memikirkan cara kerja sama pembekalan ini.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pembangunan Pura Sarimulya Raung Dalam rangka meningkatkan sradha dan bhakti umat Hindu yang ada di kawasan Raung, khususnya Pura Sarimulya Raung, Dusun Kampung Baru, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi berniat melakukan pembangunan pura. Warga kami memiliki umat 12 KK dan 45 jiwa serta satu tempat suci yang belum sempurna dalam artian ada satu Padmasana dan satu Candi Bentar. Untuk itu kami selaku sesepuh atau pangemong Pura Sarimulya diketahui Parisada Hindu Indonesia Kecamatan Glenmoresta Seluruh dan umat penyungsung pura ini, memohon dana punia dari umat. Mengingat hal tersebut di atas maka kami berharap dengan sangat agar umat berkenan untuk memberikan dana punia. Atas kepedulian Bapak/Ibu dan sumbangsihnya, kami umat penyungsung Pura Sarimulya Raung mengucapkan terima kasih. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa selalu memberikan tuntunan dan sinar Suci-Nya untuk menegakkan dharma bagi kita semua. Legimin Ketua Panitia Pembangunan Pura NB: No. Kontak 085234823439/08123959680 Rekening: Bank BRI An. Legimin No. Rekening 6138-01-000009-50-6
Gerakan Merah Putih Gerakan Merah Putih mulai digaungkan di Bali. Saya senang mendengar cerita anak ketika hal ini katanya mulai dilakukan sekolah-sekolah. Gagasan ini saya harapkan bisa membuat rasa nasionalisme bangkit kembali. Untuk itu, saya juga berharap gerakan ini menjadi kesadaran bagi warga negara agar memasang bendera Merah Putih dalam menyambut Kemerdekan RI ke-71. Untuk itu, gerakan ini harus terus digulirkan di sekolah dan Dinas Pendidikan harus dilibatkan. Selain itu, saya juga mengusulkan agar perayaan HUT kali ini benar-benar memberikan dampak positif bagi warga negara, baik dalam hal hiburan rakyat. Saya harapkan bupati menginstruksikan para camat menggelar kegiatan hiburan rakyat. Drs. I Gusti Ngurah Wiraguna Denpasar, Bali
Meruntuhkan Sikap Hegemonik Partai Politik Merapatnya Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Hanura kepada Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), dalam segi tertentu memberikan sumbangan pembaruan terhadap perilaku partai politik di Indonesia. Setidak-tidaknya ini menjadi sumbangan pemikiran. Sebelumnya, pada zaman orde baru dan orde reformasi kebanyakan politisilah yang merapat kepada partai politik, sehingga partai menjadi hegemoni dalam kancah politik Indonesia.
Oleh GPB Suka Arjawa erapatnya partai-partai politik menuju Ahok dalam pemilihan kepala daerah DKI tahun depan adalah fenomena kebalikan. Dalam hal ini, sepertinya Ahok yang hegemonik. Ia mampu memengaruhi dan malah menurutnya justru membayar makan siang yang mereka lakukan. Sudah dibaca oleh banyak orang, bahwa Ahok tetap dicacah unggul dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta melalui berbagai survei yang dilakukan. Keputusan awalnya untuk masuk melalui jalur independen tetap mendapat dukungan lebih dari satu juta warga (sebagai syarat), sehingga tetap berhak untuk maju menuju pemilihan gubernur. Bahwa kemudian Ahok bersedia kembali memakai jalur partai politik, itu merupakan keputusan politis yang mempunyai landasan budaya Indonesia. Kalau sudah bersedia merapat, mengapa tidak disambut, jika sudah bersedia damai, mengapa harus bermusuhan. Itulah kira-kira yang dilakukan Ahok, terlepas dari perhitungan dan berbagai langkah politis sebelumnya. Salah satu sifat partai politik memang hegemonik. Kekuasaan yang dimilikinya membuat partai itu mampu memengaruhi anggotanya untuk bertindak sesuai dengan keinginan partai. Pemaksaan untuk memilih bahkan ancaman untuk memilih figur tertentu merupakan kekuatan hegemonik yang dimiliki oleh partai politik. Lebih hebat lagi kekuatan tersebut, jika partai bersangkutan mempunyai kekuasaan di suatu wilayah atau daerah. Katakanlah di zaman orde baru. Bahkan sampai warna pun memengaruhi sikap, pendapat dan citra. Rumah yang bercat kuning akan diasosiasikan dengan pemilik Golkar. Itu pula yang terjadi sampai sekarang, manakala orang memakai
M
warna merah, kuning, biru atau putih. Warna yang seharusnya netral tiba-tiba menjadi berpihak atau direkayasa menjadi keberpihakan. Politik dan kebijakan termask keputusan-keputusan hukum yang dihasilkan oleh lembaga yang sifatnya hegemonik sangatlah kaku. Pertama, disebabkan oleh tidak adanya iklim demokrasi yang sesungguhnya, yaitu tidak adanya sharing pendapat dari berbagai pihak. Kedua karena masalah ego anggota. Egoisme selalu menekankan kepada kehendak pribadi dan cara pandang pribadi tokoh yang terpandang. Padahal dari sisi sosial, orang yang berada di dalam organisasi seharusnya sangat adaptif dengan pendapat pihak lain. Dengan sharing itulah kemudian akan muncul pembaruanpembaruan. Golkar di masa lalu kemungkinan mundur diakibatkan oleh kekuatan hegemonik ini. Bahkan mungkin juga hal demikian terjadi pada PDI Perjuangan sekarang. Secara tersembunyi, bisa jadi hal seperti ini menggerogoti secara perlahan partai-partai besar yang berpengaruh secara nasional. Ketika sekarang Partai Golkar merapat kepada Ahok, ini merupakan satu langkah lain yang memang berbeda dengan hal-hal sebelumnya. Betapapun hal tersebut memberikan citra kendur kepada partai ini, tetapi diharapkan akan mampu memberi sumbangan
kepada perilaku partai di masa depan. Di luar kekuatan Ahok sebagai politisi secara pribadi, ada beberapa alasan mengapa banyak partai yang demikian bersedia merapat dalam pencalonannya sebagai gubernur. Yang pertama adalah rasionalitas masyarakat DKI Jakarta. Baik penelitian, survei maupun pendapat masyarakat, menyebutkan bahwa di antara masyarakat Indonesia, mereka yang tinggal di wilayah DKI dan sekitarnya merupakan masyarakat yang paling rasional dalam berpolitik (mungkin juga di bidang lain). Meskipun rasional itu mempunyai tingkat kelemahan juga, akan tetapi rasional yang dimaksudkan ini adalah memilih sesuai dengan perhitungan hati nuraninya dan berdasarkan diskusi dengan rekan lain yang kemudian dikaitkan dengan kepentingannya sendiri. Jakarta adalah kota dengan berbagai permasalahan yang menghimpit penduduknya. Jika kemudian orang yang ‘’bermasalah’’ kembali memimpin kota ini, maka penderitaan rakyat akan bertambah besar. Tentu yang dimaksudkan ‘’masalah’’ bukan koruptor, tetapi juga orang yang terlalu diseret oleh partai politik atau orang yang lemah ketika menghadapi berbagai mafia ibu kota yang ada. Kedua adalah rasionalitas partaipartai politik bersangkutan, yaitu Golkar,
Dalam konteks merapatnya partai-partai kepada Ahok, mungkin indikasi sebuah kelemahan tetapi ekspektasi terhadap keberhasilan dukungan itu tinggi. Keberhasilan inilah merupakan tabungan awal untuk melihat perkembangan politik ke depan, khususnya di Jakarta.
Suara Mahasiswa Memahami Pembentukan ’’Raksasa’’ Awan KONDISI cuaca buruk merupakan suatu hal yang menakutkan bagi semua pihak, baik masyarakat biasa maupun dalam sektor transportasi terutama penerbangan dan pelayaran. Dalam kehidupan masyarakat, cuaca buruk dapat memicu terjadinya bencana alam seperti angin puting beliung, banjir, dan tanah longsor. Sedangkan dalam dunia penerbangan dan pelayaran, cuaca buruk dapat mengganggu kenyamanan dan bahkan dapat mengancam keselamatan penumpang. Gangguan dalam sektor transportasi yang dimaksud antara lain karena adanya angin kencang, turbulensi, badai guntur, dan gelombang tinggi. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan cuaca buruk adalah awan cumulonimbus. Awan sendiri mempunyai pengertian kumpulan butiran air dan kristal es yang sangat kecil atau campuran keduanya dengan konsentrasi ber-orde 100 per sentimeter kubik dan mempunyai radius sekitar 10 mikrometer (Tjasyono, 2007). Awan cumulonimbus merupakan salah satu jenis dari awan konvektif atau awan dengan pertumbuhan vertikal. Dalam meteorologi, awan cumulonimbus sering disebut dengan awan Cb. Dalam proses pembentukannya, terdapat aliran udara yang turun atau downdraft dan aliran udara yang naik atau updraft yang dapat menyebabkan turbulensi pada pesawat yang melewatinya. Awan cumulonimbus kebanyakan terbentuk di lautan karena wilayah lautan
Oleh Khoirul Insan mengalami proses penguapan yang lebih besar daripada di daratan. Pada siang hari, lautan menyerap sinar matahari dan menyimpannya sampai kedalaman ratusan kilometer. Sedangkan di daratan dapat menyimpan panas matahari hanya beberapa kilometer saja. Walaupun banyak terjadi di lautan, awan raksasa ini dapat bergerak menuju daratan dan mengakibatkan hujan deras di daratan karena pengaruh tiupan angin. Awan ini sering terbentuk ketika siang hari yang panas. Karena pada siang hari suhu udara relatif tinggi, sehingga menghasilkan penguapan yang tinggi pula. Penguapan tinggi inilah yang menjadi faktor utama terbentuknya awan cumulonimbus. Selain itu, labilitas atmosfer dan tersedianya inti kondensasi awan juga sangat penting dalam pembentukan awan ini karena ketika atmosfer dalam keadaan labil maka uap air dapat terus naik sampai ketinggian tertentu. Selanjutnya, uap air yang berjumlah sangat banyak ini akan mengalami kondensasi dan saling bertumbukan atau bergabung satu sama lain. Proses tumbukan dan penggabungan ini terus berlangsung sehingga membentuk gumpalan-gumpalan awan yang besar dan tinggi. Bahkan jika atmosfer dalam keadaan sangat labil, awan
dapat tumbuh sampai batas tropopause atau ketinggian sekitar 15 km dari permukaan laut. Pada keadaan inilah awan Cb menjadi sangat ganas dan berbahaya. Secara lebih rinci, proses pembentukan awan cumulonimbus dapat dijelaskan dalam tiga fase pembentukan yaitu fase tumbuh/fase cumulus, fase matang/mature, dan fase disipasi/punah. Fase tumbuh merupakan fase awal pembentukan awan cumulonimbus. Pada fase ini terdapat banyak uap air yang naik hasil dari penguapan oleh pemanasan sinar matahari. Uap air yang banyak ini akan mengalami kondensasi dengan bantuan inti kondensasi yang terdapat pada atmosfer dan membentuk tetes-tetes awan. Fase yang selanjutnya yaitu fase matang. Pada fase ini, awan menjadi sangat bengis dan berbahaya dan ditandai dengan peristiwa hujan lebat, turbulensi kuat, kilat dan guntur, serta kemungkinan terjadi hujan es. Dalam proses ini, awan cumulunimbus sudah memiliki landasan yang datar. Fase yang terakhir yaitu fase disipasi. Awan dikatakan dalam fase disipasi/punah apabila lebih dari setengahnya terdiri atas arus ke bawah, dan berangsur-angsur aktivitas awan mereda. Kecepatan arus udara ke bawah berangsurangsur menjadi lemah, sehingga turbulensi menjadi lemah dan hujan berkurang sampai menjadi gerimis yang akhirnya awan cumulonimbus mati atau lenyap. Penulis, Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
NasDem dan Hanura. Keberhasilan ‘’Teman Ahok’’ mengumpulkan satu juta tanda tangan tidak dapat dielakkan, merupakan sebuah kemenangan awal dari calon gubernur patahana ini. Kalau tanda tangan itu dikumpulkan berdasarkan kesukarelaan (datang ke setiap posko), maka bisa dibayangkan dukungan itu yang berada di pelosok, yang notabene kelak saat pemilihan hanya datang sekitar setengah kilometer bahkan seratus meter ke tempat pemungutan suara. Dikompilasi dengan berbagai hasil survei yang telah dilakukan, maka dukungan terhadap Ahok itu memang signifikan. Tidak bisa lain, harus bersikap rasional menghadapi fenomena ini. Partai politik pun menyikapi dengan cara merapat karena partai juga memerlukan sebuah ‘’kemenangan’’. Yang dimaksudkan di sini adalah, bahwa apabila tokoh yang diusungnya tersebut berhasil menduduki jabatan, sudah pasti prestise partai akan ikut naik. Ini perlu bagi partai politik, sebab politik memerlukan prestise untuk mendapatkan kekuasaan. Mengakui kelemahan bukan merupakan kesalahan dalam politik. Hanya proporsinya harus jelas. Dalam konteks merapatnya partai-partai kepada Ahok, mungkin indikasi sebuah kelemahan tetapi ekspektasi terhadap keberhasilan dukungan itu tinggi. Keberhasilan inilah merupakan tabungan awal untuk melihat perkembangan politik ke depan, khususnya di Jakarta. Ahok telah berhasil membalik fenomena politik di Indonesia dari calon yang mesti ‘’membayar’’ makan siang yang dilakukan, menjadi partai yang ‘’membayar’’ makan siang calon. Bagaimanapun ini penting dan seharusnya memberikan inspirasi kepada calon-calon lain yang hendak maju ke dalam pilkada. Calon seharusnya menggunakan bukti kinerja dan kemampuannya dalam mengelola kebijakan. Meskipun DPR telah memperberat syarat calon perseorangan, tetapi demi membuktikan popularitas di masyarakat, setiap calon harus mempunyai tekad untuk memenuhi tuntutan persyaratan tersebut. Dengan cara itulah akan dapat diruntuhkan sifat dan sikap hegemonik dari partai politik. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK Anggaran daerah dipangkas, dua bulan ini ujian berat bagi Bali. - Bali mesti bisa bangkit. *** Presiden Jokowi soroti pemda yang simpan dana di bank. - Biar gampang, tinggal hitung bunga. *** Atasi gejolak harga, polisi dan kejaksaan diminta monitor gudang sembako. - Siapa tahu ada yang ‘’bermain’’.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
PAVING – Arus kendaraan ke arah Jalan Durian Denpasar untuk sementara waktu distop karena ada pengerjaan pemasangan paving. Foto diambil Kamis (4/8) kemarin. Bali Post/wan
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Fraksi Demokrat Singgung Galian C
7
Komisi III Minta Kelonggaran Sampai Akhir 2016
Denpasar (Bali Post) Masalah galian C mengemuka dalam pandangan umum Fraksi Demokrat DPRD Bali terhadap Ranperda Perubahan Perda Retribusi Jasa Usaha pada Rapat Paripurna di gedung dewan, Kamis (4/8) kemarin. Fraksi Demokrat menilai penertiban galian C tidak berizin berdampak pada sejumlah hal. Mulai dari kelangkaan material bangunan, hingga kemiskinan. “Terjadi kemiskinan akibat hilangnya kesempatan kerja bagi kurang lebih 9.000 masyarakat yang bergerak di bidang galian C. Berpengaruh juga terhadap kegiatan ekonomi lainnya, seperti angkutan, perbankan, dan lainlain,” ujar anggota Fraksi Demokrat, Utami Dwi Suryadi, saat membacakan pandangan umum fraksi. Utami menambahkan, kelangkaan material seperti pasir, batu, dan koral berdampak pula pada kenaikan harga material hingga 60% dan berpotensi menghambat pembangunan khususnya proyek-proyek pemerintah. Sementara galian C yang ditutup seperti di Karangasem, memang tidak memiliki Surat Izin Penambangan Daerah (SIPD) lantaran melanggar Perda RTRW kabupaten setempat. “Khususnya yang mengatur tentang batas ketinggian galian, tidak boleh di atas 500 meter dari permukaan laut walaupun terjadi pembiaran dan bahkan dipungut retribusi,” jelasnya. Di hari yang sama, Komisi III juga menggelar rapat membahas penertiban galian C ilegal di bumi lahar tersebut. Mengingat dari hasil pantauan di lapangan, Senin (1/8) lalu, memang ditemukan adanya kelangkaan dan kenaikan harga material sebagai imbas penertiban. Begitu juga dampak lain seperti yang dipaparkan Fraksi Demokrat. “Pengusaha kecil dan menengah juga akan mengalami kebangkrutan, karena mereka baru mencicil alat-alat tambang. Itu memang bagian dari risiko bisnis pengusaha, cuma kita sebagai anggota dewan tidak bisa memberikan pendapat seperti itu. Harus ada solusi,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bali, Nengah Tamba. Menurut Tamba, hasil rapat komisi memutuskan kegiatan galian C agar berjalan paralel sampai tahun anggaran 2016 habis. Namun yang ditoleransi, hanya galian C illegal yang lokasi kegiatannya memenuhi peraturan Pemda Karangasem. Itu pun harus dibarengi dengan pengurusan izin, walau tahun ini hanya mendapat surat pendaftaran pengurusan izin. Keputusan rapat tersebut juga sudah disampaikan kepada pimpinan dewan agar selanjutnya menjadi sikap DPRD Bali. “Pimpinan mungkin ketemu pak Gubernur nanti dalam Rapat Muspida, ketemu Kajati, Kapolda akan membicarakan khusus masalah ini. Apakah bisa diberikan kelonggaran sampai akhir tahun ini,” imbuhnya. Tamba menambahkan, kelonggaran diminta agar kelangkaan bahan bangunan tidak menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan pembangunan yang sudah direncanakan. Kalau dibiarkan tetap seperti ini, sistem anggaran yang berlaku sekarang tidak akan bisa dipakai pada tahun anggaran 2017 karena harga material sudah naik. “Tidak bisa lagi mengatakan membangun sebuah gedung itu cukup Rp 1 miliar. Bisa saja ini angkanya menjadi Rp 1,2 atau Rp 1,5 miliar, jadi ada pembengkakan anggaran karena harga bahan sudah dua kali lipat. Ini mesti kita cermati, tidak bisa kita gegabah dalam menafsirkan anggaran ke depan,” paparnya. Tamba melanjutkan, kalau tahun ini banyak proyek pemerintah yang mangkrak akibat kelangkaan material, tentu tidak mungkin lagi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait galian C. Hal ini menyusul adanya alih kewenangan galian C dari kabupaten ke provinsi pascaterbit Undangundang No.23 Tahun 2014. Kendati kewenangan mengeluarkan izin sudah ada di provinsi, pihaknya mengaku tetap taat dengan Perda RTRW Kabupaten Karangasem. “Tidak mungkin provinsi sembarangan juga mengeluarkan izin itu, harus sesuai juga dengan aturan yang ada karena ada dasarnya,” ujarnya. Dari yang didengar Pastika, pemilik galian C tidak berizin juga membayar retribusi ke Pemkab Karangasem. Pihaknya akan mengecek ke Karangasem, untuk melihat apa dasar hukum dan berapa besar nominal pungutan itu. (kmb32)
Bali Post/wan
MELUBER - Seorang warga melintas di dekat sampah yang meluber dari tempat penampungan sementara di Jalan Debes, Denpasar. Foto diambil Kamis (4/8) kemarin.
Dewan Minta Tarif Retribusi Tak Beratkan Masyarakat Denpasar (Bali Post) -
“Kami berharap nilai atau angka yang sudah ditetapkan didasarkan atas kajian mendalam secara komprehensif sehingga dapat dinyatakan wajar dan cenderung masih dalam kategori terjangkau,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi, saat membacakan pandangan umum fraksi partainya terkait Ranperda dimaksud di Gedung Dewan, Kamis (4/8) kemarin. Anggota Fraksi Golkar, Ni Putu Yuli Artini, salah satunya menyinggung perubahan pasal 29 mengenai struktur dan
besarnya tarif retribusi penjualan produksi usaha daerah. Lantaran menyangkut usaha di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, dan pekerjaan umum, pihaknya mendorong pemerintah daerah memberikan kemudahan dan keringanan bagi para petani dalam pengenaan tarif retribusi. “Hal ini dimaksudkan untuk menggairahkan kembali sektor pertanian dalam arti luas untuk terciptanya swasembada pangan,” ujarnya. Sementara itu, anggota Fraksi Panca Bayu Made Arini mengatakan,
masyarakat perlu mengetahui nominal retribusi pada objek aset milik pemerintah. Begitu juga kejelasan peruntukan acara yang boleh dilakukan pada aset tersebut. “Salah satunya di Bajra Sandhi yang sering digunakan oleh masyarakat. Harus dijelaskan secara lebih terinci apakah unsur lembaga parpol boleh mengadakan acara di tempat tersebut dan juga tema acara apa saja yang dapat dilakukan. Jika memang mendapat izin, harus dijelaskan besaran biaya pemakaiannya,” terangnya.
Anggota Fraksi Demokrat Utami Dwi Suryadi mengatakan, pungutan retribusi jasa usaha menganut prinsip-prinsip komersial. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan agar pelayanan kepada wajib retribusi perlu disesuaikan dengan prinsip bahwa mereka adalah raja. “Untuk itu pelayanan yang diberikan harus maksimal dan mampu memuaskan wajib retribusi, sehingga wajib retribusi dengan senang hati untuk membayar kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya. Anggota Fraksi Gerindra Gede Ketut Nugrahita Pendit mengatakan, selama ini retribusi dipandang sebelah mata oleh sebagian pengambil kebijakan. Padahal di beberapa daerah, justru retribusi menjadi penyumbang
BALI darurat narkoba. Jika tidak cepat ditangani dikhawatirkan akan hancur. Karena itu, BNNP Bali prioritas mendapat bantuan dari BNN. Selain anggarannya ditambah, BNNP akan diberikan peralatan canggih deteksi narkoba. Saat ini penyelundupan paling banyak lewat pantai Bali Utara. “Bali urutan sebelas peredaran narkoba di Indonesia. Oleh karena itu, Bali dapat prioritas bantuan. BNNP measesemen 20 orang per hari,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat jadi narasumber Diskusi Publik Sosialisasi UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Denpasar, Kamis (4/8) kemarin. Menurut Suastawa, penyelundupan narkoba lewat pantai Bali Utara terutama melalui jalur-jalur tikus. Sementara pantai Bali Selatan juga ada tapi jumlahnya sedikit. “Pengamanan di Airpot Ngurah
Rai saat ini sangat ketat. Namun di daerah-daerah belum maksimal sehingga banyak lubang tikus,” tegasnya. Guna menekan penyelundupan barang terlarang tersebut, lanjut Suastawa, permintaannya harus ditekan terus. Oleh karena itu, jumlah penggunanya terus dicegah dan dikurangi dengan rehabilitasi. Selain itu, BNNP Bali bersama Dinas Pendidikan berupaya melakukan pencegahan di hulu yaitu dengan menerapkan Kurikulum Terintegrasi yang memuat bahaya narkoba. “Golongan usia paling banyak kena narkoba yaitu 21 sampai 40 tahun. Pengguna narkoba itu akan jadi orang miskin dan impoten permanen. Laki-laki mengonsumsi sabu-sabu selama tiga bulan pasti mengalami impoten permen. Oleh karena itu, jangan coba-coba pakai narkoba,” ujarnya. Saat ini peredaran SS di Bali nomor satu karena halusinasinya
cepat dirasakan. Oleh karena itu, untuk memeranginya semua komponen masyarakat harus bergerak. Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta mengatakan, masalah narkoba tidak hanya jadi ancaman nasional tapi dunia. “Kalau kita tidak cepat tangani maka negara akan hancur. Sehingga ada kebijakan pemerintah terutama Bapak Presiden memerintahkan kepada jajaran kepolisian dan BNN untuk melakukan pemberantasan narkoba secara konsisten dan tegas,” tegasnya. Lanjut Wakapolda asal Singaraja ini, Bali sebagai daerah wisata, pasti ada ekses yang harus ditanggung, salah satunya narkoba dan terorisme. Polda Bali dalam rangka pelaksaan tugas antispasi gangguan kamtibmas, utamanya terorisme dan narkoba, melakukan upaya preemtif, preventif dan penegakan hukum. Pengungkapan narkoba selama
ini murni hasil kerja polisi bekerja sama dengan BNNP Bali. “Usia paling banyak atau mayoritas pengguna narkoba 30 tahun ke atas. Masalah narkoba itu ibarat gunung es. Yang kelihatan yaitu diungkap polisi. Mungkin lebih besar di bawah permukaan atau yang belum diungkap,” tegas Suryasta. Menurut jenderal bintang satu di pundak ini, antisipasi narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga dan harus banyak tahu kondisi keluarganya. Peran Babinkamtibmas dan Babinsa sangat penting untuk mengimbau dan mengajak perangi narkoba. “Dari pemantauan wilayah, dari laut banyak pelabuhan tikus yang tidak bisa dijangkau. Tahun ini ditangkap nelayan dari Madura bawa sabu-sabu di perairan Buleleng. Oleh karena itu perlu andil masyarakat dalam rangka mengantisipasi peredaran narkoba di wilayahnya masingmasing,” ucapnya. (rah)
Revisi Perda Provinsi Bali No.3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha diharapkan tidak memberatkan masyarakat. Dalam hal ini terkait pengenaan tarif retribusi jasa usaha yang baru. Kendati, salah satu yang melatarbelakangi pembentukan Ranperda tentang Perubahan Perda Retribusi Jasa Usaha adalah tuntutan pembiayaan yang setiap tahunnya meningkat untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
terbesar pendapatan daerah tersebut. Ketersediaan regulasi di tingkat daerah, merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam memaksimalkan retribusi daerah. “Hal ini menjadi penting karena untuk dapat melakukan pungutan retribusi terhadap suatu objek retribusi harus didasarkan pada Perda, sehingga daerah juga tidak dapat secara serta merta melakukan pungutan retribusi terhadap suatu objek yang dianggap menguntungkan,” ujarnya. Pendit menambahkan, retribusi dan juga pajak daerah harus dapat berperan mengatur perekonomian masyarakat agar dapat bertumbuh kembang. Pada gilirannya, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. (kmb32)
”Bali urutan sebelas peredaran narkoba di Indonesia. Oleh karena itu, Bali dapat prioritas bantuan. BNNP measesemen 20 orang per hari.”
Penyelundupan Narkoba Dominan Lewat Pantai Bali Utara
Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa ”Usia paling banyak atau mayoritas pengguna narkoba 30 tahun ke atas. Masalah narkoba itu ibarat gunung es. Yang kelihatan yaitu diungkap polisi. Mungkin lebih besar di bawah permukaan atau yang belum diungkap.” Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta
Gara-gara Kenal Wanita di Medsos
Turis Depresi, Rusak Motor
Mangupura (Bali Post) Gara-gara ingin bertemu wanita berinisial Ci yang dikenal lewat media sosial (medsos), Robert Den Hartog (28) asal Belanda rela datang ke Bali, Kamis (28/7) lalu. Padahal kondisi kedua kakinya cacat permanen dan belum pernah ke Bali. Setelah bertemu di hotel di Kuta, ternyata Ci langsung meninggalkannya. Diduga Robert depresi. Ia langsung menabrak lima motor sedang parkir di Hotel Svarna di Jalan Nakula Barat, Seminyak, menggunakan mobil Honda HRV sewaan, Senin (1/8) lalu. Menurut Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wimoko, seizin Kapolsek Kompol Wayan Sumara, Kamis (4/8) kemarin, berawal
adanya laporan kasus tersebut ke Polsek Kuta oleh I Ketut Wiastra (52). Pukul 01.12 wita, tiba-tiba datang pelaku mengendarai mobil HRV dan langsung menabrakkan mobilnya ke arah lima sepeda motor yang parkir di TKP. Dengan adanya laporan tersebut, anggota Buser langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku. Selanjutnya Robert dibawa ke Polsek, berikut mobil sewaannya. Mengingat kondisi pelaku cacat yakni tidak bisa berjalan, petugas memberikan fasilitas untuk istirahat dan menghubungi Konsulat Belanda. Selain itu, dicarikan pengacara dan diantar ke rumah sakit. “Pelaku membawa banyak obat tapi bukan obat-obatan terlarang.
Itu obat ada resep dokternya. Kami serahkan kepada lawyer dan Konsulatnya untuk memediasi dengan korban. Tujuannya supaya pelaku mau ganti rugi,” tegasnya. Iptu Ario mengatakan sempat memeriksa pelaku. Namun tindak lanjutnya diserahkan kepada konsulatnya. Pengacara Robert, Anna Indahwati, mengungkapkan, hingga saat ini pelaku belum bisa diajak bicara normal. Bahkan sikap temperamentalnya muncul. “Dia ini seperti anak kecil dan harus diajak bicara lembut. Mungkin dia depresi setelah ditinggal wanita yang dikenal lewat medsos itu. Walau kakinya cacat permanen, pelaku bisa nyetir mobil,”
tegasnya. Terkait kasus itu, pihaknya berupaya untuk mediasi dengan korban. Kerugian material yang ditimbulkan, lanjut Anna, sekitar Rp 20-30 juta. “Hanya asisten saya yang bisa mengajak pelaku bicara. Dia sengaja datang ke Bali untuk menemui cewek itu,” ujar Anna. Sementara menurut petugas Polsek Kuta, selama diamankan di Mapolsek, pelaku sering mengamuk. Dia banting kursi hingga rusak. Bahkan buang air kecil dan besar di dalam ruangan. Akibat ulahnya itu, pelaku diserahkan kepada Konsulat Belanda dan diinapkan di hotel di Kuta. (kmb36)
Bali Post/rah
DIAMANKAN - Robert Den Hartog asal Belanda saat berada di Mapolsek Kuta.
BANGLI
8
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Trotoar Rusak Kerap Makan Korban
Pemerintah Diminta Segera Lakukan Perbaikan Bangli (Bali Post) -
Kondisi trotoar di Kintamani, tepatnya dari sepanjang jalan simpang empat Batur hingga Pasar Tenten banyak yang jebol dan rusak. Selain menambah kesan kumuh, kerusakan trotoar yang terjadi karena bekas galian kabel tersebut juga kerap memakan korban. Terkait kondisi itu, pemerintah diminta segera turun tangan memperbaiki kerusakan trotoar. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles mengatakan, sebagaimana pantauannya selama ini, lebih dari sepuluh titik trotoar di Kintamani mengalami kerusakan. Kerusakan trotoar banyak terjadi pada bagian tutup drainase yang jebol dan menyisakan lubang menganga. ‘’Dari simpang empat selatan Pura Ulundanu Batur, sampai ke Pasar Tenten trotoarnya banyak yang jebol. Terutama trotoar di bagian barat jalan,’’ terangnya, Kamis (4/8) kemarin. Carles mengatakan, penyebab utama kerusakan trotoar adalah pemasangan kabel
Bali Post/sos
TOWER - Petugas Satpol PP Bangli menghentikan sementara proyek pembangunan tower di Lingkungan Tegal.
Pembangunan Tower di Tegal Dihentikan Sementara
Bangli (Bali Post) Proyek pembangunan menara telekomunikasi atau tower seluler di Lingkungan Tegal, Kelurahan Bebalang yang tak mengantongi izin dihentikan sementara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangli, Kamis (4/8) kemarin. Pembangunan tower yang juga dikeluhkan warga itu diizinkan berlanjut jika sudah memenuhi seluruh persyaratan. Kepala Satpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma menjelaskan, berdasarkan hasil pantauannya ke lokasi, pembangunan tersebut baru dinyatakan mendapat rekomendasi kelayakan dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dan UKLUPL dari Badan Lingkungan Hidup (BLH). Sementara untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum dikantongi. Oleh sebab itu, pembangunannya dihentikan sementara sesuai Perda No. 28 Tahun 2011, tentang Retribusi Pendirian Bangunan. ‘’Itu memang benar tak ada izinnya. Makanya kami hentikan dulu (pembangunan-red),’’ katanya. Terkait keberatan sejumlah warga terhadap pembangunan tersebut, dia menyebutkan sudah meminta investor untuk kembali melakukan sosialisasi. Hal itu pun sudah disepakati. Sayangnya permasalahan yang ada belum berhasil diselesaikan. ‘’Informasi yang kami dapatkan, investor itu sudah sosialisasi lagi. Tapi katanya masih ada warga yang keberatan,’’ terangnya. Proses penghentian pembangunan, kata Suryadarma tak mendapat perlawanan, sebab investor sudah menyadari pembangunan itu memang belum memenuhi seluruh persyaratan. Pembangunan akan diperkenankan berlanjut jika seluruh persoalan sudah berhasil dipecahkan, baik dalam hal perizinan maupun kesepakatan dengan masyarakat. ‘’Bukan maksud kami menutup peluang investasi. Tapi kan ada ketentuannya. Apalagi ini ada warga yang keberatan. Harus seluruhnya dulu tuntas, baru bisa lanjut pembangunannya,’’ tegasnya. (kmb45)
matinya lampu penerangan jalan selama bertahun-tahun terakhir,’’ jelasnya. Pihaknya pun meminta instansi terkait segera turun tangan. Mengingat kerusakan disebabkan oleh galian kabel operator telepon seluler, maka pemerintah diminta melakukan koordinasi dengan pihak tersebut untuk perbaikan. Atau jika tidak, pemerintah diharapkan segera melakukan perbaikan dengan menggunakan anggaran pemeliharaan. ‘’Jangan lagi tunggu ada warga yang jadi korban trotoar rusak,’’ imbuhnya. (kmb40)
Dana Pembayaran Kredit Tak Disetor ke Bank
Ketua Gapoktan Dilaporkan ke Polisi Bangli (Bali Post) Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Catur Satya Guna Lestari, Banjar Tingas, Desa Yangapi, Tembuku, Wayan Sudiarsa (39) dilaporkan ke polisi oleh anggotanya. Masalahnya karena uang untuk pembayaran kredit yang dikumpulkan sejumlah anggota melalui Ketua Gapoktan ternyata tak pernah dibayarkan oleh terlapor ke pihak bank. Kapolsek Tembuku AKP Made Adi Suryawan dikonfirmasi, Kamis (4/8) kemarin, mengatakan anggota Gapoktan yang melapor kasus tersebut yakni Wayan War (46). Kasus tersebut
dilaporkan ke Polsek Tembuku pada Rabu (3/8). Sebagaimana laporan yang diterimanya, kasus itu berawal saat kelompok II dan III Gapoktan Catur Satya Guna Lestari meminjam uang ke BRI pada 2013 lalu. Total Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) yang digelontor BRI Cabang Bangli mencapai Rp 1,5 miliar. Dalam proses pembayaran kredit tersebut, antara anggota dan Ketua Gapoktan ada kesepakatan bahwa cicilan anggota dikumpulkan melalui Ketua Kelompok Wayan Sudiarsa. Setelah terkumpul, uang cicilan para anggota tersebut selanjutnya dibayarkan oleh
Ketua Gapoktan ke bank. Akan tetapi, sejak tiga bulan terakhir uang yang terkumpul itu rupanya tidak pernah dibayarkan ke bank. Para anggota gapoktan pun mengetahui ada sesuatu yang tidak beres setelah mendapat teguran dari pihak bank. ‘’Dari sana akhirnya diketahui ada dugaan uang yang terkumpul tidak pernah dibayarkan,’’ terang AKP Suryawan. Total anggota Gapoktan yang menjadi korban dugaan penipuan terlapor yakni sekitar 98 orang. ‘’Terlapor sudah kami periksa dan dia mengakui menggunakan uang tersebut,’’ ujarnya. (kmb40)
Hindari Perda Mubazir
Dewan Desak Eksekutif Terbitkan Perbup Bali Post/ina
RUSAK - Salah satu titik trotoar di Kintamani yang mengalami kerusakan.
Akar Bambu Disulap Jadi Miniatur ”Landscape”
Bali Post/sos
LANDSCAPE - Seorang pengunjung melihat Kerajinan miniatur landscape yang dipamerkan Kadek Sudanco di Desa Wisata Penglipuran beberapa waktu lalu. AKAR bambu yang banyak ditemui di sejumlah daerah di Bangli tak hanya digunakan sebagai bahan kerajinan berupa topeng maupun asbak saja. Bahan bertekstur keras ini juga disulap perajin asal Banjar Penida Kelod, Kecamatan Tembuku, Bangli, I Kadek Sudanco menjadi produk bernilai jual tinggi. Potensi bambu di Kabupaten Bangli cukup be-
bawah tanah yang sempat dilakukan oleh perusahaan operator telepon seluler. Usai dilakukan pemasangan kabel, trotoar yang sempat dibongkar tidak semuanya diperbaiki seperti kondisi semula. Wakil rakyat asal Kintamani ini mengatakan, kerusakan trotoar yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini sudah banyak memakan korban. Banyak warga yang terperosok ke dalam got, karena kondisi trotoar yang berlubang. ‘’Terutama pada malam hari. Banyak warga yang terperosok sampai mengalami luka. Kondisi ini diperparah dengan
sar. Tumbuhan berbuku ini berkembang di seluruh kecamatan. Jenisnya beraneka ragam, mulai dari bambu tali, petung, hingga bambu hitam. Jumlahnya yang berlimpah membuatnya tak hanya difungsikan sebagai pelengkap sarana upacara saja, tetapi juga untuk bahan aneka kerajinan. Bambu selama ini lebih banyak dimanfaatkan bagian batangnya saja. Se-
mentara akarnya lebih banyak dibuang. Berbekal bakat seni, akar bambu disulap I Kadek Sudanco menjadi produk kerajinan bernilai tinggi, seperti topeng, patung dan juga asbak. Bentuknya yang unik dan bernilai seni tinggi membuat kerajinan ini tak hanya diminati pasar dalam negeri saja, namun sudah merambah pasar ekspor. Di tangan Sudanco, limbah bambu sisa kerajinan topeng itu kembali diolah menjadi kerajinan landscape berupa miniatur sejumlah objek wisata seperti Air Terjun Cepung, atau yang juga dikenal dengan air terjun turun dari langit. ‘’Sebelum membuat miniatur ini saya harus melihat air terjun itu dulu. Pemandangannya bagaimana, aliran airnya bagaimana, itu harus mampu digambarkan,’’ ujar Sudanco, belum lama ini. Untuk membuat miniatur sebuah objek, pria berambut panjang ini menghabiskan waktu tak sedikit, yakni sekitar dua bulan. Itu sebanding dengan tingkat kerumitannya. Di samping
berupa aliran sungai, kerajinannya itu juga dilengkapi dengan miniatur berbagai jenis pepohonan. Sementara untuk mengalirkan airnya, menggunakan mesin akuarium berukuran kecil. Miniatur itu juga mendapat sentuhan lampu warna-warni. ‘’Sebisa mungkin miniatur ini saya buat seperti aslinya,’’ katanya. Miniatur objek wisata yang pernah dibuat, kata dia tak hanya air terjun Cepung saja. Gunung dan Danau Batur serta Pura Tanah Lot juga pernah dibuatkan miniaturnya. Karya itu pun sudah terjual dengan harga jutaan rupiah. ‘’Saya tak masalah kalau tidak ada yang membeli. Tapi saya puas bisa membuat kerajinan seperti itu,’’ tegasnya. Ditambahkan pula, menciptakan miniatur itu tak hanya untuk mendatangkan pundi-pundi rupiah. Namun juga mampu memberikan sekilas gambaran sejumlah objek wisata yang ada di Bali. ‘’Masih banyak objek wisata di Bangli yang ingin saya buatkan miniatur,’’ tandasnya. (sos)
Bangli (Bali Post) Sejumlah perda telah diketok palu tahun ini. Namun dalam penerapannya perda-perda itu belum sepenuhnya didukung peraturan bupati (perbup). Hal ini menjadi sorotan kalangan legislatif. Supaya perda tak mubazir, eksekutif pun didesak untuk segera menerbitkan perpub yang notabene lebih banyak mengatur hal teknis. Anggota DPRD Bangli I Nengah Darsana, Kamis (4/8) kemarin menjelaskan, perda yang telah ditetapkan tahun ini yakni tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, Perlindungan dan Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Publik Kabupaten Bangli (RPKB), Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bangli Nomor 31 Tahun 2011 tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Pencabutan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bangli Nomor 5 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembentukkan dan Pengelolaan Badan Usaha
Milik Desa dan Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Bangli Nomor 12 Tahun 1996 tentang Sumbangan Pihak Ketiga. Dari sekian perda tersebut, dia menyebut hampir sebagian besar belum didukung dengan perbup. ‘’Yang mengatur hal teknis lebih banyak ada dalam perbup. Nah, itu (perbup - red) yang masih banyak belum ada,’’ katanya saat ditemui di ruang kerjanya. Jika perbup belum ada, langkah pemkab untuk menerapkan perda akan ngambang. Demikian juga dengan penindakan pelanggaran yang ada menjadi kurang maksimal. Menurutnya, perda yang perlu segera didukung perbup, yakni Perlindungan dan Penataan Pasar tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern serta Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. ‘’Sekarang pembangunan pasar modern dan menara mulai muncul. Ini harus diatur pada perbup itu. Supaya ke depannya berjalan baik dan tidak ada pelanggaran. Kami desak eksekutif supaya itu segera ada,’’ tegasnya. Politisi Golkar ini menjelaskan, batas waktu penerbitan
Bali Post/sos
I Nengah Darsana
perbup sejak perda ditetapkan memang tidak diatur. Meski demikian, eksekutif perlu memiliki target kapan itu harus tuntas supaya jangan sampai perda yang telah dibahas dengan susah payah dan memerlukan proses panjang menjadi mubazir. ‘’Kan tidak ada salahnya melakukan hal lebih cepat. Dari pada perda itu mubazir,’’ tandasnya. (kmb45)
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
GIANYAR
9
Satpol PP Segera Tertibkan Toko Modern Bodong Gianyar (Bali Post) -
Maraknya keberadaan toko modern berjaringan yang tak berizin alias bodong di Kabupaten Gianyar berdampak pada tidak maksimalnya pendapatan asli daerah (PAD). Terkait kondisi ini, Satpol PP Gianyar pun akan segera melakukan penertiban.
Bali Post/nik
PELAKU - Pelaku pembobolan vila Yoni Prasetyo.
Polsek Tampaksiring Ringkus Pembobol Vila
Gianyar (Bali Post) Aparat Reskrim Polsek Tampaksiring meringkus seorang pelaku pembobolan vila bernama Yoni Prasetyo. Pria berusia 31 tahun itu diketahui sudah mencuri di Villa Bali Sawah Indah, Banjar Eha Desa Tampaksiring. Kini, pelaku yang asal Jember tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tampaksiring. Kapolsek Tampaksiring AKP I Gede Sudyatmaja, Kamis (4/8) kemarin, mengatakan penangkapan terhadap pelaku bermula dari adanya laporan aksi pencurian di Villa Bali Sawah Indah yang terjadi Kamis (28/7) lalu. Pelaku berambut gondrong ini masuk ke areal vila sekitar pukul 22.30 wita. ‘’Di areal vila, pelaku langsung mengecek sejumlah kamar. Saat itu, pelaku hanya menemukan satu HP Samsung. Aksi ini baru diketahui penghuni vila keesokan paginya,’’ ucapnya. Mantan Kanit Reskrim Polsek Sukawati ini menerangkan, polisi yang menerima laporan ini langsung melakukan olah TKP. Dari rekaman CCTV di vila tersebut, polisi pun mendapati ciri-ciri pelaku yang saat itu mengenakan baju putih. ‘’Mendapati ciri-ciri pelaku, polisi langsung melakukan penelusuran di seputaran Desa Tampaksiring,’’ katanya. Hingga akhirnya, Yoni yang kesehariannya juga berkerja sebagai buruh bangunan ini ditangkap di rumah bedeng milik Pande Putu Ardika di Banjar Tegalsuci Desa Tampaksiring. ‘’Pelaku ditangkap Rabu sore sekitar pukul 15.30 wita dengan barang bukti HP curian di vila tersebut. Hal ini diperkuat dengan temuan foto korban di HP tersebut,’’ bebernya. Cepatnya penangkapan terhadap pelaku didukung giat sidak penduduk pendatang (duktang) yang rutin dilaksanakan jajaran Polsek Tampaksiring. Sehingga saat ada aksi pencurian seperti ini ciri-ciri pelaku cepat terdeteksi. ‘’Ya untuk sidak duktang memang rutin dilaksanakan jajaran Polsek bersama aparat desa setiap malamnya,’’ tandasnya. (kmb35)
Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika mengatakan, usai pengamanan rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan RI, jajarannya akan mulai bergerak melakukan penertiban terhadap toko modern ilegal. ‘’Ancang-ancang kami setelah 17 Agustus ini mulai bergerak melakukan penertiban,’’ tegas Suartika saat ditemui, Kamis (4/8) kemarin. Dikatakan, setiap usaha yang diketahui tidak memiliki izin akan didatangi petugas untuk diberikan pembinaan serta surat peringatan. Sasaran pertama penertiban akan diawali dari kawasan Kota Gianyar kemudian dilanjutkan ke enam kecamatan lain yang dinilai banyak terdapat tempat usaha tanpa izin. ‘’Tentunya kami akan berkoordinasi dulu dengan instansi terkait menyangkut penindakan terhadap toko modern yang tidak berizin, kemudian secara bersama memberikan pembinaan,’’ katanya. Ia pun menyatakan akan serius melakukan penertiban. Bila sampai peringatan ketiga pihak pemilik atau
penanggung jawab usaha tak kunjung mengurus izin, maka pemkab akan melakukan penyegelan atau penutupan usaha. Bahkan Satpol PP Gianyar sudah mendapat surat dari Inspektorat yang intinya meminta dilakukannya penertiban terhadap usaha yang beroperasi tanpa izin. ‘’Data yang saya dapat, ada 154 toko modern berjaringan. Sedangkan untuk data jumlah usaha yang ilegal tersebut belum tervalidasi,’’ bebernya. Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Gianyar I Kadek Era Sukadana menyebut langkah eksekutif menertibkan usaha ilegal ini agak terlambat. Apalagi jumlah toko modern berjaringan sudah menjamur dan sebagian besar bodong. ‘’Ini jelas terlambat. Namun sebaiknya Satpol PP mulai gerak cepat,’’ harapnya. Bahkan dikatakannya ketika pembangunan saja diketahui tanpa IMB mestinya sudah ditegur dan diberikan peringatan oleh pemerintah. Di sisi lain diharapkannya Pemkab Gianyar berani membatasi toko-toko modern. ‘’Jangan
hanya melihat income, PAD, pikirkan juga pedagangpedagang kecil. Toko modern mesti dibatasi,’’ ujarnya. Sebelumnya, Plt. Kepala BPPT Gianyar Wayan Sudamia menjelaskan, pemkab telah membuat kajian dengan Unud terkait toko modern. Hasilnya, jumlah ideal toko modern di Gianyar hanya 98 buah. Merujuk data tersebut, pihaknya pun mengakui jumlah toko modern saat ini sudah melewati batas ideal. Terkait tingginya jumlah toko modern tak berizin, Sudamia menegaskan, secara prinsip pemkab tengah melaksanakan moratorium sebagaimana rekomendasi legislatif. Artinya, pihaknya tidak akan mengeluarkan izin baru untuk toko modern. Apalagi Bupati Agung Bharata menginginkan jumlah toko modern berjaringan di Gianyar bisa di bawah 98 buah. Tak hanya menghentikan sementara pengeluaran izin, pemkab juga tengah berupaya mengurangi jumlah toko modern. Sudamia mengatakan, salah satu cara yaitu dengan tidak memperpanjang izin. (kmb35)
Kepala Satpol PP Dewa Gede Suartika
Bali Post/nik
Pendaftaran Lelang Jabatan Kepala BPPT Ditutup Gianyar (Bali Post) Jumat (5/8) ini merupakan hari terakhir pendaftaran untuk seleksi Kepala BPPT Kabupaten Gianyar. Namun hingga Kamis (4/8) kemarin, lelang jabatan yang tergolong strategis ini masih sepi peminat. Hingga sore, baru tiga orang yang mendaftar. Sampai sore kemarin, ada sebelas pejabat eselon II dan
IIIa yang mengambil formulir pendaftaran di Kantor BKD Gianyar. Dari jumlah tersebut, hanya tiga orang yang mengirimkan berkas pendaftaran. Mereka adalah Ketut Mudana (Kabag Perwat Setda Gianyar), Ngakan Ketut Jati Ambarsika (Kabag Kesra Setda Gianyar), dan Ida Ayu Putu Sri Utari (Inspektorat Gianyar). ‘’Ya sementara memang
baru tiga, namun masih ada besok (hari ini -red) yang akan menjadi penentu jumlah pendaftar terakhir yang mengajukan berkas mengikuti seleksi ini,’’ ucap kepala BKD Gianyar Ketut Artawa saat dihubungi Kamis (4/8) kemarin. Dikatakan, usai proses pendaftaran, tahap selanjutnya berupa seleksi administrasi pada 8 Agustus,
dilanjutkan tes wawancara pada 11 dan 12 Agustus. Hasil final akan diajukan ke Bupati melalui Sekda selaku pejabat berwenang dijadwalkan 23 Agustus. Seleksi ini akan melibatkan lima anggota tim Pansel yakni Wayan Sudamia (ketua), Gede Widarma Suharta (Sekretaris) serta anggota A.A. Gde Raka, Prof. Dr. I.B. Wiasa Putra dan Drs.
Supriadi. Ketut Artawa kembali menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi pengisian Kepala BPPT Gianyar kali ini akan berjalan sesuai ketentuan Undang-undang Aparatur Sipil Negara. ‘’Seleksi ini undangan terbuka se-Bali. Kami tidak mungkin berani main-main. Prosesnya yang berjalan semua sudah sesuai ketentuan,’’ ucapnya. (kmb35)
Sidak Duktang Bali Post/ist
PELATIHAN - Para siswa mengikuti pelatihan kewirausahaan belum lama ini. Pemerintah berharap generasi muda ke depan tidak hanya sebagai pencari kerja melainkan mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri.
Pemkab Dorong Bangkitnya Wirausahawan Muda Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar terus mendorong bangkitnya jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Upaya yang dilakukan salah satunya dengan melaksanakan program pelatihan kepada siswa SMA/SMK. Program ini dilakukan secara bertahap. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar I Wayan Suamba. Menurut Suamba, pada kegiatan pelatihan kewirausahaan, pihaknya melibatkan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Hal ini bertujuan agar para siswa termotivasi untuk terjun menjadi wirausahawan. ‘’Kami libatkan unsur pengusaha hingga dari perbankan. Diharapkan nantinya muncul semangat untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan tidak hanya sebagai pencari kerja,” kata Suamba belum lama ini. Dijelaskannya, tahun ini pelatihan kewirausahaan digelar di 15 SMA/SMK yang tersebar di tujuh kecamatan. Ini adalah lanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya, yang setiap tahunnya disasar 15 sekolah dari 43 SMA/SMK di Gianyar. ‘’Kita berharap angka minimal dua persen dari jumlah penduduk menjadi wirausahawan. Sebab suatu daerah dikatakan makmur jika persentase minimal itu bisa dipenuhi atau dilampaui. Kalau Indonesia secara keseluruhan baru sekitar 0,18 persen penduduknya yang jadi wirausahawan,’’ katanya. (kmb25)
Polsek Payangan Sasar Kafe Remang-remang Gianyar (Bali Post) Inpeksi mendadak (sidak) penduduk pendatang (duktang) kini rutin digelar jajaran Polsek Payangan. Tidak hanya menyasar koskosan, polisi juga menjaring tempat hiburan malam. Seperti Rabu (3/8) malam, polisi bersama aparat desa melakukan sidak di Cafe Ceming di Desa Bresela, Payangan. Sidak dilakukan sekitar pukul 22.00 wita. Belasan petugas Polsek Payangan bersama pihak desa dan pecalang menyasar kafe remang-remang itu. Di tempat hiburan malam tersebut, polisi mendata enam waitress asal Jawa. Namun, semua sudah mengantongi identitas kependudukan seperti Kipem. ‘’Sementara semua memiliki kelengkapan identitas. Begitu pula dengan kafe yang di ada di Desa Payangan juga sama. Jadi sementara hasilnya nihil,’’ ucap Kanit Reskrim Polsek Payangan, Iptu I Ketut Merta, Kamis (4/8) kemarin. Selain melakukan sidak kelengkapan administrasi
kependudukan, pihaknya juga melakukan penelusuran penyalahgunaan narkoba. Sebab, ada informasi seorang pemain lama kembali beraksi di wilayah Payangan. ‘’Ada informasi demikian, makanya kami langsung sidak dua kafe yang ada di Payangan, tapi sementara hasilnya nihil. Selain itu untuk temuan senjata tajam juga nihil. Sementara untuk minuman yang dijual hanya bir, tidak ada tuak atau arak,’’ jelasnya seizin Kapolsek Payangan AKP Lodwyk Tapilaha. Iptu Merta menambahkan, selain sidak kafe remang-remang jajarannya yang berkoordinasi dengan aparat desa juga rutin melakukan sidak duktang menyasar kos-kosan. ‘’Sidak terus digencarkan untuk mendata pendatang yang berasal dari luar Bali. Di samping itu untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya kelompok radikal ISIS atau terorisme masuk ke wilayah Payangan,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/nik
SIDAK - Jajaran Polsek Payangan saat melakukan sidak duktang di salah satu kafe remang-remang.
KLUNGKUNG
10
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Warga Masih Buang Sampah Sembarangan
DKP Godok Perbup Sanksi Semarapura (Bali Post) – Setelah melakukan sosialisasi jam pembuangan sampah, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung mempersiapkan peraturan Bupati (perbup) untuk masyarakat yang masih melanggar. Perbup ini akan menjadi dasar hukum penerapan sanksi terhadap pelanggar aturan pembuangan sampah.
Bali Post/dok
TAHUN LALU - Festival Layang-layang yang berlangsung di Klungkung tahun lalu.
Arena Layang-layang Tergenang Air
Panitia Janji Atasi Sebelum Lomba Semarapura (Bali Post) –
Menjelang Klungkung Kite’s Festival (Festival Layang-layang) 2016 yang akan diselenggarakan di Pantai Lepang dan Sidayu, terjadi ombak besar sejak Selasa lalu yang membuat lima hektar lahan persawahan tergenang air. Aparat desa setempat berupaya mengatasi masalah itu agar tidak mengganggu jalannya festival, mengingat peserta yang mendaftar sudah mencapai 280 dari seluruh Bali. Tergenangnya lahan persawahan di Subak Lepang tersebut diakibatkan naiknya pasir akibat gelombang tinggi yang terjadi sejak, Selasa (2/8) lalu. Kondisi ini membuat aliran subak tersumbat, sehingga menggenangi lahan pertanian. Perbekel Desa Takmung Nyoman Mudita akan memohon kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk kembali melancarkan aliran subak yang tersumbat. ‘’Rencananya 15 hari sebelum lomba layang-layang akan dilakukan pengerukan sehingga genangan air bisa diatasi,” tuturnya, Kamis (4/8) kemarin. Menurutnya ombak besar yang mengh a n t a m P a n t a i L e p a n g t e r j a d i k arena mendekati bulan mati (tilem). Ombak besar ini diperkirakan berlangsung selama lima hari. Untuk itu pihaknya terus mematangnya pelaksanaan Festival Layang-layang dengan melakukan koordinasi dengan masyarakat, anggota subak, dan instansi terkait. Festival layang-layang ini dilaksanakan di Pantai Lepang dan Sidayu, memanfaatkan lahan pertanian Tempek Babakan, Subak Sidayu, seluas 12 hektar. Sementara itu, parkir kendaraan diarahkan ke jalan. Selain uang pendaftaran Rp 100 ribu untuk layangan dewasa dan Rp 60 ribu untuk layangan remaja, kontribusi pada pagelaran ini akan didapat dari karcis parkir yang dipungut sekaa teruna setempat. Pedagang diprioritaskan warga local, untuk meningkatkan gairah perekonomian di Desa Takmung. Peserta yang mendaftar telah mencapai 280. Sebanyak 250 peserta mendaftar di Posko Denpasar dan 30 peserta di Posko LPD Lepang. Paniati tidak membatasi peserta yang mengikuti perhelatan ini. “Kalau jumlah peserta banyak, jadwal perlombaan akan diperpanjang. Kami menampung peserta sebanyak-banyaknya,” ungkapnya. (dwa)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung Polsek Klungkung Polsek Dawan Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung RSU Bintang PMI Klungkung Damkar Klungkung PDAM Klungkung PLN Klungkung
(0366) 21115 (0366) 21090 (0366) 23181 (0366) 23180 (0366) 5382838 (0366) 21172 (0366) 25241 (0366) 21442 (0366) 22655 (0366) 21336 (0366) 25599
DKP Klungkung menetapkan jadwal pembuangan sampah sebelum pukul 07.00Wita dan setelah pukul 15.00 Wita. Hanya sampai saat ini masih saja ada masyarakat yang melanggar aturan tersebut dengan membuang sampah tidak pada waktunya. Selain itu, masih banyak warga yang membuang sampah di tempat yang tidak seharusnya, seperti di Jalan dr. Soetomo, Semarapura. Untuk itu, DKP menggodok perbup yang nantinya menjadi dasar hukum pemberian sanksi. “Perbup ini penjabaran dari Perda Kabupaten Klungkung Nomor 7 Tahun 2014, tentang pengelolaan sampah. Sekarang perbup sudah ada di bagian hukum untuk dikaji,” sebut Kepala DKP Klungkung Anak Agung Ngurah Kirana, Kamis (4/8) kemarin. Dalam perbup itu akan ada mekanisme dalam pemberian sanksi dengan melibatkan tim khusus yang menentukan besaran hukuman yang dikenakan. Pemberian sanksi sangat diperlukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar jadwal dan tempat pembuangan sampah. ‘’Semoga perbup tersebut dapat diselesaikan Agustus ini, sehingga bisa secepatnya disosialisasikan ke masyarakat,’’ katanya.
Bali Post/dwa
Kapal Roro Sulit Bersandar
Dermaga Gunaksa Perlu ’’Redesign’’
Semarapura (Bali Post) –
Rencana me-redesign Dermaga Gunaksa terus didengungkan Pemkab Klungkung, mengingat proyek yang telah menghabiskan anggaran Rp 158,41 miliar tersebut belum bisa dioperasikan. Padahal sesuai design dari Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung, seharusnya dermaga itu sudah bisa digunaka. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dihubungi, Kamis (4/8) kemarin, menyatakan perlu di-redesign (desain ulang) agar Dermaga Gunaksa bisa segera dimanfaatkan untuk bersandarnya Kapal Roro. Keputusan ini diambil
Polres Bidik Calon Tersangka Polres Klungkung terus menyelidiki kasus jatuhnya penumpang boat Caspla III Bali bernama Ni Ayu Sukseni di perairan Nusa Penida. Meskipun masih kesulitan mencari bukti kematian korban, Polres mensinyalir ada unsur kelalaian dalam kejadian tersebut. Menurut Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi, pihaknya masih mencari bukti bukti tambahan untuk menguatkan kasus tersebut. Sejauh ini Polres telah mengantongi calon tersangka, namun tidak dibeberkan identitasnya. “Kami mensinyalir ada kelalaian, jadi tetap proses kasusnya. Kami tidak bisa sertamerta mengekspos status tersangka ke media, tetapi benar-benar mengikuti alat bukti,” katanya, Kamis (4/8) kemarin. Kapolres mengatakan sudah memeriksa beberapa saksi ahli. Di antaranya saksi ahli dari syahbandar yang dinilai mengetahui kelayakan dan navigasi kapal boat. Akan tetapi hasilnya belum mau dibeberkannya. “Kami mau memastikan kondisi
Bali Post/dwa
DITUTUP - TPA Sente di Desa Pikat, Dawan yang sudah overload direncanakan ditutup tahun 2017.
SULIT - Pintu masuk Dermaga Gunaksa yang sempit menyulitkan operator menyandarkan kapal saat uji coba lalu.
Kasus Jatuhnya Penumpang Boat Caspla III Semarapura (Bali Post)-
Di sisi lain, TPA Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, sudah tidak bisa dioperasikan lagi. Pasalnya, TPA yang memiliki luas kurang dari satu hektar tersebut sudah mengalami overload, sehingga perlu segera ditutup. “Tahun 2017 harus ditutup, karena sudah tidak ada tempat lagi di sana untuk membuang sampah,” tuturnya. Kirana minta setiap desa untuk mengolah sampah secara mandiri dengan membuat TPST. Dengan cara ini pengolahan sampah bisa langsung dilakukan di masing-masing desa. Pihaknya siap menyalurkan sampah anorganik yang telah dipilah di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) desa ke pengepul, sedangkan sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk. Sementara itu, setelah pertemuan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dengan Bupati Bangli Made Gianyar beberapa waktu lalu, Pemprov Bali tengah mengkaji MoU kerja sama terkait pembuangan sampah di TPA Regional Bangli. Dalam MoU itu nantinya ada perjanjian biaya retribusi yang dikenakan untuk pembuangan sampah. Kirana berharap bulan ini ada jawaban soal bolehnya Klungkung membuang sampah di Bangli. (dwa)
nakhoda, dan akan lakukan gelar perkara lagi di internal,’’ ujarnya. Soal kesulitan polisi dalam mencari bukti kematian korban, Arendra itu itu ranahnya di pengadilan negeri. Pengadilan nantinya yang menentukan status orang dari hilang menjadi meninggal. “Kalau orang lahir atau meninggal legalisasinya di pengadilan. Pihak keluarga pasti membutuhkannya untuk dipakai hal-hal tertentu,” jelasnya. Di bagian lain, Kapolres membatah telah mengembalikann kapal kepada pemiliknyat. Boat Caspla III hanya dititip sementara kepada pemiliknya karena khawatir petugas tidak bisa merawatnya. Sementara barang bukti yang penting untuk penyelidikan diamankan seperti radio dan alat GPS. Setelah dua bulan berlalu, kasus penumpang boat jatuh ke laut yang ditangani Polres Klungkung kini belum jelas. Pihak Polres yang telah membentuk tim ternyata masih kesulitan menyelidiki kasus tersebut dengan alasan masih belum cukup bukti. Akana tetapi pihak Polres sudah memeriksa banyak saksi. (kmb)
setelah operator Kapal Roro, yakni PT Pal Marine Service (Palmars) mengalami sejumlah kendala saat pelaksanaan uji coba sandar 1 Juni lalu. Selain itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melihat langsung pantulan ombak yang amat keras di kolam dermaga saat melakukan pengecekan setiap minggu. Sebelumnya Konsultan Perencana dari LAPI ITB Sri Raharjo memastikan Dermaga Gunaksa sudah bisa dioperasikan setelah pengerjaannya selesai tahun 2015. Terkait kapal tidak bisa menurunkan rampdoor dalam uji coba, hal itu menurutnya dikarenakan faktor alam. “Akhir-akhir ini
gelombang air laut cukup tinggi di seluruh belahan dunia,’’ jelasnya. Operator PT Palmars menyebut ada sejumlah kendala pada Dermaga Gunaksa, sehingga Kapal Roro tidak bisa bergerak bebas. Diantaranya posisi mobile bridge yang tepat di depan pintu masuk kolam dermaga dan jarak yang terlalu dekat atau kurang dari 100 meter membuat efek gelombang dan ombak pantai terus mengguncang kapal. Selanjutnya draft yang rendah
sekitar 1,6 meter membuat kapal terombang- ambing pada saat bersandar. Terakhir, pintu masuk pelabuhan terlalu sempit sehingga menyulitkan olah gerak kapal dan kolam untuk manuver kapal mengalami pendangkalan. Hal itu diakui Kabid Pengkajian dan Pengembangan Dishub Provinsi Bali Sandly Juwono Edwi Suwandhi. Menurutnya, perlu pemindahan dan penambahan break water untuk mengatasi ombak yang masuk ke
kolam dermaga. Pasalnya, pintu kolam yang berhadapan langsung ke laut membuat ombak dengan leluasa menabrak mobile bridge. Bila ini dibiarkan akan membuat kapal terombangambing saat melakukan bongkar muat. “Kami dapati gelombang langsung masuk di mulut pintu masuk. Kami akan lakukan penambahan atau pergeseran agar tidak langsung berhadapan dengan mobile bridge. Penganggarannya diupayakan tahun 2017,” tuturnya. (dwa)
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
BULELENG
11
DPRD Buleleng Minta Kepastian Kucuran Dana Pusat
Singaraja (Bali Post) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) setempat telah beberapa kali melakukan pembahasan materi KUA-PPAS. Dari pembahasan awal itu, rupanya masih ada materi yang bersifat asumsi dan belum jelas. Salah satunya terkait kucuran dana dari pemerintah pusat untuk tahun 2017 yang masih bersifat prediksi.
Dewa Nyoman Sukrawan
Bali Post/kmb34
Sukrawan Kumpulkan KTP Melebihi Syarat KPU Singaraja (Bali Post) Optimisme diutarakan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya dalam paket SURYA. Tahapan verifikasi dukungan calon perseorangan di KPU Buleleng, dipastikan terlewati. Rampungnya pengumpulan minimal 40.283 KTP menjadi modal awal Sukrawan menuju tahap selanjutnya. “Kami siap memenuhi berbagai aturan. Ditentukan KTP karena dari awal memilih jalur perseorangan. Verifikasi calon perseorangan juga kami akan ikuti secara profesional dan transparan,” ujar Dewa Sukrawan yang dikonfirmasi, Kamis (4/8) kemarin. Menurut Sukrawan, KTP yang dikumpulkan sudah lebih dari jumlah yang disyaratkan KPU. Pihaknya terus memantapkan kinerja tim SURYA yang sudah lama berada di desa terpencil di Buleleng. Bahkan sahabat Sukrawan siap mendampingi Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui verifikasi faktual ke seluruh desa di Buleleng. “Penyerahan dukungan KTP kemungkinan saya lakukan di antara tanggal 8-10 Agustus ini. Semua kelengkapan dukungan sudah rampung dilengkapi tim SURYA, dengan jadwal penyerahan dukungan KTP jalur perseorangan antara tanggal 6-10 Agustus,” ujar Bendahara DPD PDI-P Bali ini.
Disinggung mengenai PDI-P, NasDem, Hanura sepakat mengusung incumbent, Sukrawan tidak mau ambil pusing. Termasuk dengan adanya isu bahwa KBM (gabungan Parpol Golkar, Demokrat, Gerindra, PKB, PPP, PAN, PKS) akan mendukung SURYA. Kendati, ia membuka peluang terhadap partai yang mau mendukung bukan mengusung. “Pilihan maju dari jalur independen sudah saya pikirkan matang. Saya tidak mempermasalahkan bila rekomendasi diberikan PDI-P kepada incumbent. Justru saya mengucapkan terima kasih kepada PDI-P yang sudah membesarkan saya. Sahabat Sukrawan ini didominasi anak muda dan menginginkan perubahan. Tim disusun siap mendampingi KPU ketika memverifikasi dukungan di lapangan,” tandasnya. Sejumlah syarat minimal dukungan jumlah KTP ditetapkan KPU minimal 7,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Buleleng. Total DPT di Buleleng ketika Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu mencapai sekitar 570.103 orang, sehingga bakal calon perseorangan harus memenuhi sekitar 40.283 orang pendukung. Sesuai aturan KPU, bakal paslon indepeden yang sudah menyerahkan berkas ke KPU, tidak berhak mendaftar ke parpol, meski itu lolos verifikasi atau tidak. (kmb34)
“Jika ini tidak dikoordinasikan dan tetap dimasukkan dalam bentuk asumsi, kami khawatir akan menimbulkan persoalan ketika KUA-PPAS dan APBD tahun 2017 disahkan,” ujar Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna yang ditemui, Kamis (4/8) kemarin. Supriatna menyebut kepastian kucuran alokasi dana pusat itu sangat mendesak agar pemerintah daerah bisa menyusun dokumen KUA-PPAS dan APBD tahun 2017 dengan materi yang jelas. Termasuk menghindari adanya asumsi-asumsi yang belum jelas. Untuk mendapatkan kepastian itu, dewan pun melakukan konsultasi ke Kementerian Keuangan (Ke-
menkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri) RI Jakarta. “Kita ingin mencari informasi kejelasan saja, sehingga materi KUA-PPAS dan APBD nanti tersaji dengan baik dan tidak memunculkan persoalan pelik,” jelasnya. Selain menyangkut kucuran dana pusat, lanjut Supriatna, dewan juga mencari tahu terkait regulasi yang mendasari pembahasan dokumen APBD tahun 2017. Ini tidak kalah pentingnya karena pembahasan awal KUA-PPAS yang dilakukan mengacu regulasi yang lama. Regulasi ini bisa saja berubah, sehingga akan berdampak terhadap pembahasan dokumen KUA-PPAS
dan APBD yang sudah dilakukan Banggar dan TAPD. Selain itu, pemerintah pusat juga dikabarkan akan mengeluarkan regulasi terkait kenaikan gaji dan tunjangan bagi pejabat daerah. Kalau kebijakan pusat itu benar, maka daerah harus mulai memikirkan dukungan anggarannya. “Menyangkut regulasi yang dipakai juga kami cari kejelasannya apakah ada perubahan atau tidak. Sebab takutnya kalau dalam perjalanan akan terjadi perubahan regulasi tentu ini akan berdampak pada pembahasan yang sedang kita lakukan dengan mengacu regulasi untuk APBD tahun 2016,” tandasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Serangan penyakit jamur akar putih (JAP) pada tanaman cengkeh belakangan ini masih saja ditemukan. Upaya pengendalian yang sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir hanya mampu menurunkan intensitas serangan penyakit ini sebesar 30 persen. Sejak tahun 2013 lalu, penyakit JAP ditemukan menyerang pada areal kebun cengkeh seluas 1.342 hektar. Tanaman yang sudah terserang intensitasnya mulai dari ringan hingga berat. “Sekarang ini areal kebun cengkeh yang masih ditemukan ada serangan JAP seluas 940 hektar. Itu berarti terjadi penurunan serangan sebesar 38 persen. Rinciannya, 465 hektar dengan intensitas serangan ringan dan 475 hektar intensitas serangan berat,”
ujar Kabid Perkebunan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Buleleng, Nyoman Partayasa di sela-sela menghadiri pelatihan pengendalian penyakit JAP di Desa Cempaga, Kamis (4/8) kemarin. Meski intensitas serangan penyakit JAP berhasil ditekan, pihaknya tetap menggalakkan pelatihan untuk mengajari petani mengenal dan mengetahui cara mengendalikan serangan penyakit JAP. Dengan sokongan dana APBD, tahun ini Dishutbun membina petani di empat kelompok subak. Dari empat kelompok yang disasar, baru dua kelompok masing-masing di Desa Cempaga Kecamatan Banjar dan Desa Gitgit Kecamatan Sukasada yang disasar dalam pelatihan ini. Selain diberikan informasi terkait penyakit penting pada cengkeh dan teknik pengendaliannya, petani juga mempraktikkan langsung cara men-
gendalikan penyakit JAP yang tepat. “Instruktur yang khusus menguasai teknik pengendalian penyakit JAP mengajari agar petani bisa mengendalikan penyakit ganas tersebut. Materi itu seperti teknik membuat pestisida nabati, pengendalian hama dan penyakit menggunakan musuh alami, dan teknik pemupukan berimbang,” jelas Partayasa. Lebih lanjut dikatakan, pemkab juga mengeluarkan kebijakan melarang pengambilan daun cengkeh kering untuk memenuhi kebutuhan pabrik penyulingan minyak cengkeh. Larangan ini dilakukan karena hasil penelitian menyebutkan bahwa pengambilan daun cengkeh kering dengan besar-besaran ini mengakibatkan JAP mudah menyerang lantaran racun alami dari daun cengkeh yang membusuk mulai berkurang dan bahkan hilang sama sekali. (kmb38)
Serangan Penyakit JAP Masih Ditemukan
’’Ngelawar’’ Dilombakan dalam Bulfest
Singaraja (Bali Post) Ngelawar tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Bali. Seni olahan lawar dapat memakai bahan baku daging babi, bisa pula dolong atau daging bebek. Campuran lawar dipadu bumbu lengkap atau base genep. Sebagian besar masyarakat Bali, menggemari lawar sebagai makanan pelengkap dalam hajatan upacara keagamaan. Agar tradisi ini terus bertahan dan semakin dikenal generasi muda, momentum Buleleng Festival (Bulfest) ke-4 juga diisi dengan lomba ngelawar. Kategori lomba terbagi antardesa dan SMA/ SMK se-Buleleng. “Seluruh peserta terlibat kami ajak melestarikan lawar khas Bali, lewat lomba ngelawar diharapkan bisa terus lestari di masyarakat. Bisa lebih berkembang menjadi makanan favorit dengan memakai olahan daging ayam atau bebek,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M., Kamis (4/8) kemarin. Lomba ngelawar antarSMA/SMK melibatkan 16 sekolah. Bahan dasar digunakan berbeda dari lomba antardesa. Peserta tingkat SMA/SMK memakai dolong atau bebek. Panitia pelaksana lomba ngelawar
antar-SMA/SMK, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., menjelaskan, tradisi lomba ngelawar diajarkan kepada generasi muda. “Ngelawar adalah tradisi masyarakat Bali, jadi kita harus memperkenalkannya sejak muda sehingga tradisi ini bisa kita pertahankan,” imbuhnya. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T., mengungkapkan, lomba ngelawar bagian dari tradisi masyarakat Bali, sudah turun-temurun. “Saya harap anak muda di Buleleng ikut menjaga tradisi ini dan bisa mencintai kekhasan masakan yang kita miliki,” ungkapnya. Juara kategori lomba ngelawar antardesa pakraman, masing-masing juara I diraih Kecamatan Sukasada diwakili Desa Pakraman Batu. Juara II Kecamatan Tejakula melalui Desa Pakraman Sembiran dan Kecamatan Sawan keluar sebagai juara III diwakili Desa Pakraman Giri Emas. Kategori lomba ngelawar antar-SMA/SMK se-Kabupaten Buleleng, juara I SMK N 1 Seririt, juara II diraih SMK Triatmajaya Singaraja, dan juara ketiga SMK N 1 Singaraja. Juara harapan I SMK N 2 Singaraja, harapan II diraih SMK Nusa Dua Gerokgak, dan harapan III SMA N 4 Singaraja. (kmb34)
Bali Post/kmb34
NGELAWAR - Pelestarian tradisi lomba ngelawar dilakukan serangkaian hari ketiga pelaksanaan Bulfest ke-4, Kamis (4/8) kemarin.
Bali Post/kmb38
CENGKEH - Sejumlah petani mengikuti pelatihan tentang teknik pengendalian penyakit JAP pada tanaman cengkeh.
Bulfest 2016
Sanggar Sunari Bajra Tampilkan Tari Goak Panji
Singaraja (Bali Post) Penampilan parade gong kebyar mempertemukan Sanggar Dwi Mekar dengan Sanggar Sunari Bajra disambut antusias penonton di Buleleng Festival tahun 2016. Kedua sanggar yang memiliki ciri khas masingmasing ini mampu memikat kekaguman penonton yang menikmati acara di Wantilan Sasana Budaya Singaraja pada Rabu (3/8) malam. Salah satu tarian yang mampu menarik perhatian penonton ialah tari Goak Panji yang dibawakan Sanggar Sunari Bajra. Tari Goak Panji diangkat dari permainan goakgoakan. Salah satu permainan khas Desa Panji itu sering dimainkan pada saat hari raya Nyepi. Selain itu, permainan goak-goakan merupakan warisan dari Raja Buleleng yaitu Ki Barak Panji Sakti. Salah satu anggota Sanggar Sunari Bajra mengatakan, diangkatnya permainan goak-goakan ke dalam seni tari untuk melestarikan budaya lokal dan juga keberadaan permainan goak-goakan itu sendiri. “Kita hanya mencoba mengangkat tradisi lokal untuk ikut serta dalam menjaga keberadaan-
nya. Ini juga sebagai rasa memiliki kita terhadap kebudayaan yang ada di Buleleng,” jelasnya. Salah seorang pengunjung, Made Merta, yang menyaksikan tari Goak Panji dari Sanggar Sunari Bajra menilai sangat bagus dan patut menjadi teladan bagi sanggar–sanggar di Buleleng untuk lebih banyak mengangkat tradisi lokal yang ada. “Saya rasa ini patut menjadi contoh bagi sanggarsanggar lainnya. Agar lebih banyak mengangkat tradisi lokal. Seperti halnya tari Goak
Panji ini kan ceritanya ada dan masyarakat jadi lebih tahu seperti apa permaian goak-goakan itu,” ujar Made Merta. Pengunjung lain yang kebetulan berasal dari Desa Panji, Ketut Tirta, juga merasakan hal yang sama yaitu bangga permainan tradisional Panji yaitu magoak-goakan dapat diangkat kedalam seni tari. “Saya sebagai masyarakat asli Panji merasa bangga dan berterima kasih kepada Sunari Bajra yang sudah mau mengangkat permainan ini ke dalam sebuah tari,” ungkapnya. (kmb34)
Bali post/kmb34
GOAK PANJI - Tari Goak Panji dibawakan Sanggar Sunari Bajra di Buleleng Festival, Rabu (3/8) malam, dengan mengambil tempat Wantilan Sasana Budaya.
Bali Post/kmb34
INTENSIF - TKP di rumah almarhum Ketut Narinten (60) akan diperiksa intensif oleh aparat Polres Buleleng.
Polres Buleleng Ambil Alih Kasus Narinten
Singaraja (Bali Post) Polres Buleleng mengambil alih penanganan kasus kematian Ni Ketut Narinten (60) yang sebelumnya ditangani jajaran Polsek Kota Singaraja. Pasalnya, misteri terbunuhnya istri pertama dari Ketut Nurata (60) ini masih belum terkuak. Eksekusi Narinten dinilai sangat rapi, sehingga polisi sulit mengungkap pelaku yang terlibat. “Kasat Reskim akan menangani penuh pengungkapan di lapangan. Bukti bercak darah di bantal (milik Narinten -red) tadinya akan diungkap lewat DNA. Tapi, darah kering di Labfor Denpasar, rusak dan tidak dapat terbaca,” ujar Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. saat dikonfirmasi, Kamis (4/8) kemarin. Sukawijaya mengakui adanya keterlambatan pengungkapan kasus pembunuhan Narinten oleh Polsek Kota Singaraja. Hal ini tidak lepas dari faktor minimnya bukti di TKP. Namun, pihaknya memastikan jajaran Polres Buleleng akan melanjutkan pemeriksaan pembunuhan Narinten. “Kami pastikan kasus ini masih berproses. Kasus pembunuhan jarang terjadi di Buleleng, dan ini satu-satunya kasus yang menjadi perhatian. Polisi tidak mau berutang kasus dan kami pun didesak
Polda untuk mengungkap kasusnya,” tegasnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Teuku Ricky Fadliansyah mengatakan, ada hal-hal baru yang harus dikembangkan di TKP. Oleh karena itu, akan dilakukan pemeriksaan ulang di TKP sekaligus mengumpulkan bukti yang bisa menjadi titik terang pembunuh Narinten. “Kami kumpulkan ulang barang bukti yang masih minim. Apalagi hasil DNA rusak. Kita kumpulkan kembali informasi. Data dikumpulkan dari nol dan dikembangkan lagi barang bukti yang sudah ada,” tandasnya. Sebelumnya, masyarakat Anturan sangat berharap pelaku pembunuhan Narinten menyerahkan diri ke polisi. Perbekel Anturan Made Budi Arsana dan Klian Desa Pakraman Anturan Ketut Mangku mengaku prihatian atas ketidakjelasan kasus dan cenderung banyak muncul spekulasi dan berkembang di masyarakat. Seperti diberitakan, jasad Narinten ditemukan di sebuah tegalan Banjar Dinas Pasar Desa Anturan, Buleleng, 3 Mei lalu. Ada beberapa kejanggalan yang ditemukan saat petugas melakukan olah TKP. Satu di antaranya adalah lokasi ditemukannya jasad itu masih bersih. (kmb34)
Vaksinasi Massal Rabies Berakhir
64.215 Anjing Liar Sudah Divaksin
Singaraja (Bali Post) – Vaksinasi rabies secara massal yang digulirkan sejak April 2016 resmi berakhir. Hasilnya, 64.215 ekor anjing liar di Kabupaten Buleleng berhasil divaksin oleh petugas vaksin yang diterjunkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Buleleng. Jumlah itu lebih rendah dari estimasi populasi anjing liar di daerah ini sebanyak 85.293 ekor. Dengan kata lain, masih ada 21.078 ekor yang belum berhasil divaksin. “Petugas kesulitan menangkap anjing yang diliarkan oleh pemiliknya. Jangankan petugas, pemiliknya kerap kesulitan menangkap anjing miliknya karena anjingnya diliarkan. Terpaksa anjing seperti itu tidak divaksin,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distana) Kabupaten Buleleng Nyoman Swatantra didampingi Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Drh. Wayan Susila, Kamis (4/8) kemarin. Sejak vaksinasi massal digulirkan, lanjut Swatantra, petugas yang diturunkan ke seluruh desa di Buleleng bekerja keras agar anjing liar yang berpotensi terjangkit rabies dapat divaksin. Namun ada saja kendala
yang dihadapi. Selain anjing yang diliarkan, petugas juga kesulitan menjangkau medan berat terutama di daerah perbukitan. Dari sembilan kecamatan paling banyak anjing liar yang berhasil divaksin ada di Kecamatan Buleleng sebanyak 10.789 ekor. Disusul di Kecamatan Sukasada 9.503 ekor, Kecamatan Banjar 8.378 ekor, Kecamatan Sawan 7.945 ekor, Kecamatan Kubutambahan 6.837 ekor, Kecamatan Busungbiu sebanyak 5.930 ekor, Kecamatan Tejakula sebanyak 5.056 ekor, Kecamatan Gerokgak 5.000 ekor, dan Kecamatan Seririt paling sedikit yakni 4.777 ekor. Lantaran vaksinasi baru tercapai 78,28%, pihaknya akan kembali melakukan vaksinasi susulan pada September mendatang. Langkah ini ditempuh untuk menekan kemungkinan anjing yang belum tervaksin ini akan terjangkit atau menularkan rabies. “Kita akan lakukan penyisiran mulai September dan stok vaksin juga masih mencukupi. Dengan demikian, kemungkinan anjing yang belum divaksin ini terjangkit atau menularkan rabies bisa kita cegah,” tegas Swatantra sembari diiyakan Susila. (kmb38)
JEMBRANA
12
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Bupati Arta Sepakat Anggarkan Bantuan Bencana Negara (Bali Post) Rapat Paripurna III DPRD Jembrana digelar di ruang sidang, Kamis (4/8) kemarin. Rapat ini mengagendakan jawaban bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi. Terkait saran DPRD Jembrana supaya menganggarkan bantuan bencana, Bupati Artha mengaku sepakat. Bupati Artha juga memberi apresiasi, karena fraksi di DPRD Jembrana tidak hanya menyoroti berbagai kelemahan dan kekurangan yang ada, tapi juga keberhasilan yang diraih pihak eksekutif. Untuk anggaran bencana, khusunya abrasi di sepanjang pantai Jembrana menyangkut pemenuhan kebutuhan hidup minimum yang terkena bencana. Karena itu, Bupati Artha akan menganggarkan pengadaan paket sembako untuk korban bencana. Selain itu, pihaknya juga telah memiliki buferstock yang berisi bantuan kedaruratan. Bupati berpendapat, opini WTP yang diraih Pemkab Jembrana telah mencerminkan ketaatan, kepatuhan serta kesesuaian dalam pengelolaan keuangan yang diyakini akan membuahkan hasil positif bagi kesejahteraan masyarakat Jembrana. Hal itu untuk menjawab pertanyaan Dewan, apakah opini WTP dari BPK sudah menjamin kesejahteraan masyarakat. Menanggapi pertanyaan DPRD Jembrana mengenai proyeksi PAD dalam APBD perubahan yang sedikit lebih besar dari realisasi tahun 2015, Artha menjelaskan ada peningkatan realisasi penerimaan dari pendapatan BLU RSU dan puskesmas sebesar Rp 11 miliar. Sementara target pendapatan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) RSU Negara dan BLUD Puskesmas se-Jem-
brana diestimasi berdasarkan jumlah kunjungan pasien. Bupati Artha juga sependapat dengan saran anggota Dewan yang terhormat agar belanja pegawai dihitung dengan cermat, sehingga tidak terjadi Silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) yang sangat besar. Dirinya juga akan meminta jajaran SKPD terkait, agar dana yang dimiliki bisa dipakai untuk kegiatan yang produktif. Bupati Artha menambahkan, silpa yang ada pada beberapa anggaran tersebut selain efisiensi juga karena ada kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan. Misalnya, kegiatan DAK Sanitasi. Kegiatan ini tidak terlaksana karena tak sesuai dengan juknis serta besarnya penerimaan dana TPG dari pemerintah pusat. Pada kesempatan itu, Artha juga menanggapi saran Dewan untuk menetapkan atraksi Makepung sebagai branding Jembrana. Ia mengaku sependapat, karena Makepung selain sebagai tradisi asli Jembrana, juga penuh dengan nilai filosofis. Oleh karena itu, Makepung sebenarnya telah dijadikan branding serta spirit dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan Jembrana. Pada sidang paripurna sebelumnya, seluruh fraksi DPRD Kabupaten Jembrana menyampaikan pemandangan umum terhadap enam ranperda. Bupati Artha meyakini pemandangan umum itu telah dirumuskan secara obyektif sehingga dapat menggambarkan dua sisi, rwa binedha, baik maupun buruk. Atas jawaban Bupati Jembrana tersebut, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa mempersilakan masing-masing fraksi untuk membahasnya sekaligus mengambil keputusan melalui mekanisme rapat-rapat kerja. (kmb26)
Bali Post/olo
SIDANG - Suasana sidang Paripurna DPRD Jembrana dengan agenda jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi.
Kantongi SS, Karyawan Kafe Dibekuk
Negara (Bali Post) – Satuan Reskrim Narkoba (Reskoba) Polres Jembrana kembali mengamankan satu pelaku narkoba berinisial GNB (25), Selasa (2/8) lalu. Pelaku yang merupakan karyawan salah satu kafe di Sanur ini ditangkap di Baler Bale Agung, Negara, lantaran terbukti mengantongi narkoba jenis sabu- sabu (SS). Informasi di Mapolres, Kamis (4/8) kemarin penangkapan ini berawal ketika polisi menerima pengaduan bahwa ada orang yang membawa sabu dari Denpasar menuju Negara. Polisi lantas melakukan penyelidikan dan menyanggongi orang tersebut. “Dari informasi, pelaku disebutkan mengenakan celana jeans biru, helm abu-abu dan sweater warna hitam,” kata salah satu petugas kepolisian kemarin. Sekitar pukul 01.00 Wita, petugas melihat pelaku melintas menuju rumahnya. Pelaku yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor sempat membuang barang bukti ketika polisi melakukan
penyergapan. Namun polisi akhirnya berhasil menemukan barang bukti tersebut. Plastik klip berisi serbuk kristal bening yang diduga SS langsung diamankan. Begitu ditemukan, pelaku tak mengelak dan mengakui barang haram itu miliknya. Sementara itu, Kasat Reskoba Polres Jembrana AKP I Gusti Komang Muliadnyana membenarkan penangkapan pelaku tersebut. Selain pelaku, pihaknya juga mengamankan HP dan sepeda motor Suzuki Smash DK 4705 WW. Sementara, isi plastik klip itu dipastikan paket sabu-sabu yang beratnya 0,15 gram. Dari pengakuan pelaku, barang itu dibeli dari seseorang di Denpasar seharga Rp 500 ribu. Modus penjualan, setelah transaksi dilakukan pelaku mengambil barang tersebut di bawah pot bunga di sekitar Denpasar. Pelaku juga sempat menggunakan sebagian sabu itu di tempat kos. Dari hasil tes urine, pelaku juga diketahui positif mengonsumsi narkoba. (kmb26)
MEDIASI - Suasana mediasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Yehembang Kauh terkait kisruh galian C.
Bali Post/kmb
Kisruh Galian C di Yehembang Kauh
Camat Minta Pengusaha Ikuti Aturan
Negara (Bali Post) Kisruh terkait adanya aktivitas galian C di Munduk Anggrek dan Sekar Kejula Kauh, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, kini memasuki tahap mediasi. Mediasi yang dilaksanakan di wantilan Kantor Desa Yehembang Kauh, Kamis (4/8) kemarin muncul berbagai pandangan. Namun intinya, Camat Mendoyo Komang Adinatha meminta pihak pengusaha lebih terbuka dan mengikuti aturan yang ada. Selain masalah izin, truktruk yang beroperasi di lokasi galian C itu harus diuji KIRnya. Truk pengangkut galian itu juga harus ditutup terpal ketika melintas di jalan. Tak hanya itu, pihaknya juga berharap jalan yang selama ini di protes karena rusak akibat dilalui truk-truk pengangkut galian agar diperbaiki lebih dulu. “Sebelum diperbaiki, jan-
gan beroperasi dulu. Yang rusak harus diperbaiki,” kata Komang Adinatha. Tonase juga harus disesuaikan dengan kelas jalan. “Wajar orang mencari untung, tapi harus memperhatikan lingkungan,” tandasnya sembari menambahkan pengawasan ke depannya ditingkatkan dan lingkungan harus diutamakan. Sementara itu, anggota DPRD Jembrana Wayan Su-
ardika mengingatkan agar pengusaha jangan egois. Pengusaha juga harus menjaga hubungan dengan masyarakat. Jangan sampai nanti bekas galian C tersebut berdampak pada lingkungan. “Jadi, pengusaha jangan memonopoli,” ungkapnya. Salah satu tokoh masyarakat Yehembang Kauh, Made Werken, mengatakan galian C tersebut bukan
lagi penataan lahan, tetapi dinilai merupakan kavlingan. Untuk itu ia meminta pihak pengusaha dan pemilik galian melakukan koordinasi lebih jauh lagi. Jangan sampai menimbulkan dampak, apalagi hingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Berbeda dengan Made Werken, Ketut Sukadana, warga Pangkung Telepus, meminta agar aktivitas galian itu distop dulu. Sebab masih bermasalah dan jalan tersebut juga sering dilalui anak-anak. “Bisa saja proyek jalan terus, namun jangan sampai merusak jalan. Bagaimana solusinya, tolong diselesaikan,” jelasnya.
Warga sangat berharap jalan di wilayahnya dihotmix. Namun, justru ada pihak luar yang datang dan merusak jalan. “Apakah ini tidak pernah ada pengkajian dan bagaimana amdalnya. Kenapa malah setelah ada galian dan ribut-ribut baru dilakukan pembahasan dan koordinasi,” tanyanya. Di pihak lain, para pengusaha yakni Ketut Artawan dan Gede Putra Wibawa mengaku siap mengikuti aturan yang ada. Artawan menjelaskan, ia memiliki lahan galian 46 are di Banjar Sekar Kejula Kelod, Yehembang Kauh. Sementara 60 are milik Putra Wibawa berada di Banjar Munduk Anggrek. (kmb)
Siagakan Polantas di Titik Rawan Kecelakaan
Negara (Bali Post) – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jembrana menempatkan personel di titik rawan laka. Sebab, rata-rata pemicu kecelakaan yakni ketika pengendara kendaraan menyalip meski ada marka larangan. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo, Rabu (3/8) lalu, mengatakan dari pemetaan yang dilakukan ada sejumlah titik rawan laka lantas, mulai dari Gilimanuk hingga Pekutatan. “Pelanggaran marka jalan menjadi atensi kami. Pelanggaran ini yang paling banyak menyebabkan laka lantas. Ini yang menjadi fokus kami,” terangnya. Dengan demikian, pihaknya pun menggelar pelatihan selama tiga hari. Selain itu juga diberikan materi penindakan pelanggaran marka jalan. Masing-masing instruktur membekali materi tentang penanganan laka lantas, kode etik, pengetahuan turjawali, teknik pemeriksaan ranmor dan teknik pengawalan. Pihaknya menekankan penindakan (tilang) pada pelanggaran marka, khususnya di titik-titik rawan laka lantas jalan Denpasar-Gilimanuk. Seperti di wilayah Melaya, diantaranya di depan Pura Dalem Gilimanuk, Persil Melaya, Tuwed dan Tukadaya. Selanjutnya di wilayah Negara, di SPBU Kaliakah, Simpang Sudirman dan Simpang Adipura. Di Mendoyo, depan SPBU Mendoyo, petigaan Tugu Pohsanten, Simpang Tegalcangkring dan perbatasan Yeh Sumbul-Medewi. Untuk mengintensifkan penindakan, personel Polantas akan ditempatkan di titik-titik rawan lakalantas tersebut secara bergilir, baik pagi, siang dan sore. (kmb26)
Bali Post/olo
PELATIHAN - Sejumlah personel Satlantas Polres Jembrana mempraktekkan materi pelatihan tilang. Di titik-titik rawan laka lantas akan ditempatkan personel untuk penindakan pelanggaran marka jalan.
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
KARANGASEM
13
Desa Tua Masuk ’’Cluster’’ Ripparda Amlapura (Bali Post) Desa tua mendapat perhatian khusus dalam penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda). Desa-desa tua di Karangasem masuk cluster sendiri bersama cluster pesisir (segara) dan cluster gunung. Ketiga cluster kawasan kewilayahan inilah yang akan menjadi kerangka dalam merencanakan dan mengembangkan kepariwisataan Karangasem. Hal ini mengemuka dalam lokakarya penyusunan Ripparda Karangasem di Wantilan Pemkab Karangasem, Kamis (4/8) kemarin. Lokakarya ini menyampaikan hasil kajian penelitian yang dilakukan Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Conservation Internasional Indonesia (CII) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem. Salah seorang tim peneliti dari Unud Dr. Nyoman Sukma Arida mengatakan, kontekstualisasi antara sebaran potensi dengan perspektif lokal “nyegara gunung” membawa proses penyusunan Ripparda ini pada cluster kewilayahan. “Penelitian kami lakukan selama tujuh bulan, masing-masing cluster memiliki daya tarik wisata dan problematika sendiri,” katanya. Salah satunya adalah cluster desa-desa tua, di mana segala aktivitas wisatanya dilakukan dengan menyaksikan kehidupan sosial budaya di desa-desa tua. Cluster desa tua menjadi unik karena hampir semua kecenderungan aktivitas wisatawannya adalah aktivitas yang soft, seperti berinteraksi mempelajari sisi budaya masyarakat desa, belajar memasak, menonton seni tarian, melihat pembuatan kerajinan dan daya tarik lainnya. Pihaknya baru mengelompokkan cluster desadesa tua ini, meliputi 16 desa di empat kecamatan di seluruh Karangasem. Rinciannya, Kecamatan Sidemen meliputi Desa Adat Iseh, Tebola, Telun Wayah, Kebung, Delod Yeh, Lebu, dan Toh Jiwa. Kecamatan Karangasem meliputi Desa Adat Bugbug, Perasi, Timbrah, Asak, dan Jasri. Kecamatan Bebandem Desa Adat Bungaya dan Budakeling. Sedangkan Kecamatan Manggis meliputi Desa Adat Tenganan Pagringsingan, Tenganan Dauh Tukad, dan Desa Ngis. Seluruh desa tua ini memiliki objek wisata seni tradisi, ritual adat dan tradisi wisata desa, agrowisata, persawahan, panorama perbukitan, laut dan Gunung Agung. Cluster desadesa tua ini bisa menjadi andalan pariwisata Karangasem. Sebab, di kabupaten/kota lain sudah jarang ditemukan potensi seperti ini. Namun persoalannya, apakah desa-desa tua ini sudah siap dengan dunia pariwisata, tentu tidak semuanya siap. Sebab, untuk bisa siap 100 persen, diperlukan waktu yang panjang untuk mempersiapkan berbagai sarana pendukungnya, SDM dan lainnya. Ini kendala paling serius yang harus segera ditangani, kalau serius menggarap cluster desa-desa tua. Cluster desa-desa tua ini disambut baik berbagai pihak yang ikut dalam lokakarya. Namun, cluster desa-desa ini juga dipertanyakan. Salah satu wakil dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karangasem Putu Arnawa mempertanyakan dasar dipilihnya desa-desa tua ini masuk sebagai cluster desa-desa tua, harus jelas. Menurutnya, penentuan desa-desa tua harus berdasarkan tiga indikator, seperti sosial teologis, sosial sosiologis, dan sosial kultural. Ini mencakup bentuk bangunan puranya hingga adat tradisi budayanya. Bahkan, dia meminta fokus pariwisata tidak hanya pada desa-desa tua, tapi juga desa-desa lain agar sejalan dengan RPJMD Kabupaten Karangasem. “Dalam RPJMD kabupaten, pembangunan pariwisata adalah berbasis desa. Selama ini, kita terlalu sibuk berbicara atraksi-atraksi. Ingat, seluruh desa butuh dampak positif pariwisata,” tegasnya. Sukma Arida menegaskan, cluster desa-desa tua ini kemungkinan masih bisa berubah. Sehingga, pihaknya membutuhkan masukan dari berbagai pihak untuk menyempurnakannya. Tidak hanya cluster desa-desa tua, tapi juga cluster pesisir dan pegunungan. Sebab, pariwisata Karangasem akan unggul dan kompetitif bila mengedepankan prinsip keberlanjutan, konservasi, partisipatif dan spritualitas. Inilah bentuk perencanaan yang paling dibutuhkan dalam pengembangan pariwisata Karangasem ke depan. (kmb31)
Buka Galian C Tanpa Izin
Dua Pengusaha Terancam Dipenjara 10 Tahun
Bali Post/kmb31
TERBAKAR - Petugas Damkar Karangasem saat menyemprotkan air ke arah mobil pick-up yang hangus terbakar.
Mobil ’’Pick-up’’ Ludes Terbakar Amlapura (Bali Post) Sebuah mobil pick-up milik I Wayan Sudiarta (30) ludes terbakar di pinggir jalan Banjar Kuta Bali Desa Sibetan Kecamatan Bebandem, Kamis (4/8) kemarin. Mobil tiba-tiba mengeluarkan asap dari mesin. Beruntung, Sudiarta dan penumpang lainnya, I Wayan Berata selamat dalam peristiwa itu. Sebelum kejadian, Berata mengaku tidak ada masalah dengan mobilnya. Namun, setelah dikemudikan dan tiba di salah satu tempat penyosohan padi sekitar pukul 13.00 wita, dia mulai menemukan masalah pada mobilnya. Mesin mobilnya terus mengeluarkan kepulan asap tebal. Dia mulai curiga dan bergegas menyelamatkan diri. ”Saya begitu panik dan segera melompat dari mobil,” kata Wayan Sudiarta. Begitu juga dengan Berata, dia juga bergegas keluar dari mobil. Tidak lama berselang,
dari asap itu kemudian memicu api dan terus membesar hingga melalap seluruh bodi mobil. Hanya dalam hitungan menit, mobil tinggal kerangkanya saja, teronggok di pinggir saluran air di pinggir jalan Kuta Bali. Sudiarta dan Berata masih sempat menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem. Petugas sempat menyemprotkan air ke bodi mobil untuk mendinginkannya agar tidak sampai meledak. Mobil pick-up itu akhirnya dapat ditangani dalam hitungan menit. Namun, mobil pick-up yang dipergunakan untuk bekerja sehari-hari oleh Sudiarta tidak bisa diselamatkan. Kondisinya hangus dan tinggal kerangka bodinya saja. Begitu juga benda-benda berharga di dalamnya. Melihat titik keluarnya asap, kemudian disusul api, dia memperkirakan kebakaran mobilnya diduga karena terjadi korsleting pada elemen mesin mobil. (kmb31/031)
Amlapura (Bali Post) – Gara-gara membuka dan mengoperasikan galian C tanpa izin, dua pengusaha galian C terancam dihukum pidana penjara selama 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar. Kedua terdakwa itu yakni Ketut Ngurah Subrata dan rekannya I Wayan Buda. Ancaman hukuman itu disampaikan ahli dari Dinas PU Pemprov Bali Ir. Putu Agus Budiana, M.Si. saat keterangannya dibacakan JPU dari Kejari Amlapura, saat menyidangkan kedua terdakwa di Pengadilan Negeri Amlapura, Rabu (3/8) lalu. Kedua terdakwa tidak ditahan dan tidak didampingi penasihat hukum. Kedua terdakwa asal Desa Buana Giri, Karangasem itu, usaha galian C miliknya yang berlokasi di lereng timur Gunung Agung itu beberapa kali diselidiki tim dari Ditreskrimsus Polda Bali. Diketahui, kedua terdakwa secara bersama-sama membuka usaha galian C tanpa mengantongi Izin Usaha Penggalian (IUP) mineral batuan dan melanggar UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Bukan Logam khususnya pasal 37. Agus Budiana yang lulusan ITB itu mengatakan, IUP sete-
lah diundangkannya UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan yang mengeluarkannya yakni Gubernur. Selain wajib memiliki IUP, usaha galian C skala besar milik kedua terdakwa di antaranya wajib mengantongi UK/UPL serta gambar rencana penambangan dan pengusaha wajib menaruh uang jaminan untuk reklamasi atau penataan lokasi pascatambang. Namun, terdakwa hanya memiliki izin pertambangan rakyat yang seharusnya hanya menggali dengan alat manual, bukan menggunakan sejumlah mesin penggali (eksavator) seperti yang dioperasikan kedua terdakwa di tempat usaha galiannya. JPU Made Eddy Setiawan menyampaikan di depan majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih, ahli Agus Budiana sudah dipanggil secara patut, tapi tak bisa hadir. Pada saat bersamaan, ahli bersangkutan juga tengah didengar keterangannya di depan sidang kasus serupa di PN Negara. Para terdakwa tak keberatan ahli tak hadir dan keterangannya di depan penyidik Reskrimsus Polda Bali di bawah sumpah dibacakan di depan sidang. (013)
Alam Bawah Laut Terancam
Mendesak, Pembentukan KKP Amlapura (Bali Post) -
Kehidupan alam bawah laut belum mendapat perhatian serius. Biota laut seperti terumbu karang dan ikan-ikan langka dan lingkungannya terus terancam dari rutinitas pariwisata dan proses penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Situasi ini membuat Conservation International Indonesia (CCI) menilai Kawasan Konservasi Perairan (KKP) perlu segera dibentuk di Karangasem. Dihubungi Kamis (4/8) kemarin, Manajer CII Program Bali I Made Iwan Dewantama mengatakan, Karangasem sudah menjadi bagian jejaring KKP Bali seluas sekitar 70 ribu hektar. Ada tiga blok besar kawasan konservasi yang harus segera ditetapkan agar mendapat perlindungan serius. Mulai dari wilayah Tulamben, Bunutan, Seraya, Candidasa, dan Padangbai. Sepanjang perairan ini, ada terumbu karang yang harus dilindungi. Sebarannya antara lain di wilayah Tianyar dan Kubu seluas 114,2 hektar, Tulamben, Datah dan Labasari seluas 51,5 hektar, Jemeluk dan Bunutan 86 hektar, Seraya seluas 125,5 hektar, Ujung seluas 25,5 hektar, Desa Bugbug 105,5 hektar, Candidasa seluas 162,2 hektar, dan Padangbai 50 hektar. Total keseluruhan
mencapai 720,4 hektar. Perkembangan pariwisata Karangasem cukup pesat, khususnya untuk wisata bahari karena potensi alam bawah lautnya yang memesona. Ada 16 lokasi penyelaman yang tersebar di sepanjang wilayah Karangasem. Dengan begitu, sasaran pencadangan KKP ini jelas yakni wilayah pesisir dan laut Kabupaten Karangasem yang nantinya dikelola secara efektif guna menjamin keberlangsungan nilai ekologi, sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Untuk diketahui, inisiasi pencadangan KKP Karangasem, total luasnya mencapai 5.880,19 hektar, berada di Kecamatan Kubu, Abang, Karangasem, dan Manggis. Rinciannya, Kubu 1.335,8 hektar, Amed 2.294,13 hektar, Candidasa 2.077,74 hektar, Labuanamuk 150,02
hektar, dan Padangbai 22,47 hektar. Hasil penelitian CII terhadap wisatawan untuk mendukung konservasi di Bali, menunjukkan wisatawan bersedia membayar Rp 50.000 untuk pendanaan konservasi di Bali. Lima puluh persen dananya dikelola oleh konsorsium, masyarakat lokal atau LSM. Khusus di Karangasem, kesehatan terumbu karang, seperti yang ada di Amed menjadi penting karena merupakan tujuan wisata utama. Demikian juga di Desa Tulamben ada kapal karam USAT Liberty yang menjadi sumber ekonomi masyarakat. Wisatawan sudah berani membayar sebanyak itu, tentu destinasi wisatanya sendiri juga harus berbenah menjadi kualitas wisata bahari yang terus berkembang.
Selain itu, melihat potensi lautnya, separuh Kecamatan di wilayah Karangasem dibatasi oleh laut, maka perikanan laut turut menopang perekonomian Karangasem. Besarnya produksi perikanan laut dalam data terakhir CII mencapai 20.594,31 ton setara dengan Rp 224,8 miliar. Sedangkan, nelayan yang berada di wilayah Karangasem mencapai 6,348 orang. “Melihat potensi ini, bagaimana kita mengelola potensi alam dan budaya Karangasem ini? Salah satunya, kita harus dorong KKP,” tegasnya. Penetapan KKP oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI ini akan menjadi bagian dari Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K). Selain menetapkan KKP, Karangasem juga harus segera menyusun naskah akademik Ripparda Karangasem hingga menjadi perda, kemudian menyiapkan SDM yang handal untuk menggarapnya. Ketua PHRI Karangasem Wayan Tama juga sepakat KKP ini perlu didorong lebih
cepat agar pengelolaan potensi laut menjadi lebih baik. Sehingga, jelas mana kawasan pariwisata dan mana kawasan koservasi yang tidak boleh diutak-atik. Sebagai contoh, Tama khawatir dengan aktivitas pariwisata dan kapal-kapal yang beraktivitas di wilayah Candidasa, terhadap adanya temuan karang langka yang diberi nama karang jepun atau Euphyllia Baliensis. Pembentukan KKP bisa menjadi salah satu jawaban untuk mencegah kekhawatiran lebih besar terjadi lagi. Karang jepun adalah salah satu jenis karang endemik yang berada di kedalaman cukup jauh. Sehingga, sangat sulit ditemukan para penyelam biasa. Karang ini termasuk langka dan rentan rusak karena dari aktivitas menyelam di seluruh laut Bali, karang jepun ini hanya ditemukan di Candidasa. “Karang ini harus segera mendapat proteksi, kalau tidak dia akan habis karena dirusak,” kata Tama. (kmb31)
’’Wisuda Bumi’’ di Pura Dalem Setra Culik Bali Post/kmb31
MENJELASKAN - Salah satu peneliti dari Unud (dua dari kiri) saat menjelaskan hasil kajiannya terhadap Ripparda Karangasem.
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Amlapura (Bali Post) – Upacara Taur Tabuh Gentuh dan Wisuda Bumi digelar di Pura Dalem Setra, Desa Pakraman Culik, Karangasem, Rabu (3/8). Saat itu, ribuan krama desa melakukan persembahyangan. Menurut Klian Desa Culik Ketut Pasek Pujawan, upacara itu digelar terkait karya Ngubung Daging dan Ngenteg Linggih di pura setempat yang puncaknya digelar Kamis (1/9) mendatang. Karya itu serangkaian tuntasnya pemugaran pura dengan seluruh palinggih, panyengker dan candi–candi yang kini sudah megah. Total anggaran yang diserap dalam pemugaran pura itu, kata Ketua Panitia Pembangunan Nyoman Tulus, sekitar Rp 3 miliar. Pada Taur Tabuh Gentuh dan Wisuda Bumi, tiga sulinggih muput yakni Ida Pedanda
Gde Ketut Dwija Nugraha dari Geria Budakeling, Ida Pedanda Gde Ketut Pinatih Pasuruan dari Geria Jungutan, dan Ida Gde Made Demung Sogata dari Geria Kangkahang. Klian Desa Culik Ketut Pasek menyampaikan, Taur Tabuh Gentuh dan Wisuda Bumi tujuannya mengharmoniskan dan menyucikan alam semesta, khususnya di wilayah Desa Pakraman Culik. Penyucian dan pengharmonisan buana alit dan buana agung, dalam rangka nantinya puncak karya Ngubung Daging dan Ngenteg Linggih. Klian Desa Ketut Pasek dan Ketua Prawartaka Karya Ketut Sukarta yang mantan perbekel desa itu menyampaikan rasa syukur atas bakti krama Desa Culik atas ketulusikhlasannya ngaturang ayah-ayah. Krama laki-laki dan perempuan se-
jak bulan lalu sudah rutin ngaturang ayah di antaranya dalam mempersiapkan bebantenan. Karena tingginya rasa bakti dan kegotongroyongan, krama tak banyak kena iuran karena dari punia dan aturan sudah mencukupi. Ketut Pasek mengatakan, perbaikan jalan ke pura itu sudah mulai dikerjakan dari APBD Karangasem. Sementara pihak desa kini sedang memasang lampu penerangan jalan terkait puncak karya yang sudah makin dekat. Dikatakan, terkait karya itu, melasti atau prosesi ngiring pratima Ida Batara makekobok ke segara dilaksanakan Senin (29/8) mendatang. Pihak desa juga sudah membeli perangkat gong seharga Rp 213 juta lebih, melengkapi seperangkat baleganjur yang sudah dimiliki sebelumnya. (013/k50)
SEMBAHYANG - Ribuan krama Desa Culik sembahyang saat Wisuda Bumi di Pura Dalem Setra, Desa Culik, Karangasem.
TABANAN
14
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Balita Asal Selemadeg
Yatim Piatu dan Sakit-sakitan
HAMPIR setahun sudah Elina Muliana (3,5) yatim piatu. Kedua orangtuanya, Siti Jumiati (25) dan Agus Muliadi (30) meninggal tahun lalu. Kini warga Banjar Sari, Desa Bajera, Selemadeg ini tinggal bersama kakek dan neneknya. Ia pun sakit-sakitan dan hanya dirawat di rumah karena kakek dan neneknya tidak mempunyai biaya untuk berobat. Ditemui di rumahnya beberapa hari lalu, Elina tampak lemah. Seharusnya sedang senangsenangnya bermain dan belajar. Ia justru hanya berbaring setelah sakit sejak pertengahan 2016. Tubuhnya terus mengurus dan tidak bernafsu makan. Pada tubuhnya keluar bintik-bintik kecil yang makin membesar. Jika terkena garuk, bintik yang muncul 10 hari lalu mengeluarkan darah. Mulutnya juga kering dan pecah-pecah. Neneknya Sapurah (50) dan kakeknya Ali Munah (60) tidak bisa mengajak sang cucu berobat ke rumah sakit, karena tidak memiliki penghasilan tetap. ‘’Saya dan suami kerja serabutan. Penghasilan kami tak menentu,” ujar Sapurah. Elina sebelumnya dirawat oleh ibu dan ayahnya di Denpasar. Oleh karena kedua orangtuanya sakit, Jumiati yang merupakan anak kandung Sapurah pulang ke Bajera. Tidak disangka, Jumiati yang sakit kalenjar getah bening meninggal April 2015. Malangnya, Muliadi menyusul istrinya pergi untuk selama-lamanya November lalu menyusul keluhan sakit perut. Saat sakit panas pertengahan Juni lalu, Sapurah mengajak cucunya berobat ke Puskesmas Selemadeg I. Sejak itu ia tidak mau makan. Oleh karena tidak kunjung sembuh, Elina lalu diajak ke BRSUD dan dirawat inap selama delapan hari. Menurut dokter, Elina kekurangan darah dan alergi ikan. Ia kemudian diperbolehkan pulang dan diharuskan rawat jalan. Kendala ekonomi membuat Sapurah hanya mengobati cucunya seadanya. Akibatnya, kondisi Elina makin memburuk belakangan ini. Mulutnya pecah-pecah hingga bagian dalam dan berjamur. Tiap hari ia minta digendong dan tidur harus di pangkuan sang nenek. Menurut Klian Dinas Banjar Sari, I Nengah Sukarsa, Sapurah dan Ali Munah sudah masuk warga miskin dan mendapatkan program pemerintah seperti raskin, kartu KIS, dan JKBM. Elina baru dimasukkan KK pada 18 Mei lalu dan sudah diusulkan mendapat program pemerintah bagi warga miskin. (san)
Bali Post/kmb28
BELUM BEROPERASI - Tiga unit bus bantuan pusat sampai kini belum beroperasi karena masih dalam proses lelang terkait biaya pembelian layanan.
Tiga Bus Masuk Proses Lelang
Biaya Pembelian Layanan Rp 320 Juta
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan I Made Agus Hartawiguna menjelaskan, proses lelang sudah diumumkan minggu lalu dan saat ini sedang dalam tahap memasukkan dokumen penawaran yang dibuka hingga Senin depan. “Kelengkapan surat dan segala administrasi tiga bus bantuan pusat sudah selesai. Sekarang dalam proses lelang
untuk operator yang akan mengoperasikannya,” ujarnya, Kamis (4/8) kemarin. Ketiga unit bus itu akan mendukung angkutan siswa trans serasi yang sudah beroperasi selama ini. Dua bus membantu memberikan layanan moda transportasi kepada siswa dengan trayek MelilingPenebel menuju Kota Tabanan, dan satu lagi mendukung layanan
angkutan trans serasi. Setiap bus berisi 27 tempat duduk dan dilengkapi fasilitas AC. “Dengan perluasan jangkauan wilayah, nantinya bus bisa mengangkut siswa ke SMP 2 Kerambitan, SMAN 2 Tabanan, dan SMKN 1 Tabanan,” jelas mantan Camat Selbar itu. Pemkab Tabanan melarang anak-anak menggunakan kendaraan roda dua ke sekolah. Sebagai gantinya, dikerahkan sekitar 70 angkutan umum untuk melayani 12 trayek dari dan menuju sekolah. Angkutan ini bertugas mengantar anak-anak ke sekolah dan pulang. Namun, terbatasnya armada menjadi salah satu kendala di lapangan. Direktorat Jenderal Perhubun-
Tabanan (Bali Post) Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melepas 11 atlet, Kamis (4/8) kemarin. Atlet ini akan berlaga membela kontingen Bali pada PON 2016 di Bandung, Jawa Barat, 17-29 September mendatang. Wabup Sanjaya berpesan kepada atlet Kabupaten Tabanan agar percaya diri dan bermental juara di PON 2016, sehingga dapat meraih prestasi untuk mengharumkan nama Bali. Untuk itu, terus pupuk rasa kebersamaan sebagai sesama anak bangsa. ‘’Dalam setiap pertandingan atlet harus menjunjung tinggi sportivitas, penuh percaya diri, tidak emosional, dan sungguh-sungguh. Bertandinglah dengan semangat juang tinggi dan raihlah prestasi terbaik untuk Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan,” ujarnya. Menurut Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan, atlet Tabanan yang mewakili Bali di PON 2016, akan bertanding da-
lam tujuh cabang olahraga, yaitu biliar, judo, bola voli, angkat besi, sepak bola, boling, dan catur. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengatakan sebanyak 365 atlet Pulau
Dewata akan dikirim ke PON 2016. Jumlah ini naik 100 persen dibanding sebelumnya. Mereka merupakan atlet terbaik asal delapan kabupaten dan kota di seluruh Bali. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) -
Setelah sempat tertunda karena terhambatnya proses BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) dan PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) akibat terbentur anggaran, kini tiga unit bus bantuan pusat (Kementerian Perhubungan RI) untuk angkutan siswa mulai masuk proses lelang. Biaya pembelian layanan bus dipasang Rp 320 juta lebih untuk empat bulan.
Atlet PON Diminta Junjung Sportivitas
Bali Post/san
GENDONG - Elina Muliana digendong neneknya.
Rencana Pembangunan ’’Shortcut’’ Belum Disosialisasikan
Tabanan (Bali Post) – Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, merupakan wilayah Kabupaten Tabanan yang akan menjadi salah satu lokasi pembangunan jalan short cut jurusan Denpasar-Singaraja. Pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional Regional VIII berencana membangun empat shortcut, dua diantaranya berada di Desa Candikuning. Namun informasi ini belum sampai ke Desa Candikuning, karena belum ada sosialisasi. Bendesa Pakraman Candikuning, I Made Susila Putra mengaku tidak tahu apa-apa soal rencana pembuatan shortcut itu. Informasi yang didapatkannya berasal dari awak media dan belum membaca koran. Oleh karenanya, dirinya belum berani berkomentar banyak. Apalagi lahan yang dipakai sebagian besar areal hutan milik Negara. ‘’Hingga saat ini belum pernah ada sosialisasi terkait proyek tersebut. Biasanya setiap ada proyek atau program dari atas selalu diawali dengan sosialisasi dulu kepada tokoh setempat, yang kemudian disampaikan ke masyarakat,’’ katanya, Rabu (3/8). Hal senada disampaikan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi. Ia mengaku tidak mengetahui soal proyek tersebut. Meski demikian dirinya yakin pasti ada sosialisasi ke bawah, termasuk ke Pemkab Tabanan dan masyarakat di lokasi proyek. Shortcut akan dibangun di daerah Candikuning I dan Candikuning II. Di Candikuning II berlokasi di selatan Patung Jagung tembus ke pinggir Danau Beratan sepanjang 385 meter, rencananya dikerjakan tahun 2017. Sementara di Candikuning I akan dibangun shortcut sepanjang 700 meter lebih. (kmb24)
Bali Post/kmb24
LEPAS - Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya melepas 11 atlet PON 2016, Kamis (4/8) kemarin.
gan Darat Kementerian Perhubungan melalui Program Rute Aman Selamat Sekolah, kemudian memberikan bantuan bus tiga buah untuk Kabupaten Tabanan yang menjadi proyek percontohan
program ini. Pemerintah menyiapkan Rp 2,3 miliar untuk alokasi sarana fisik yang akan digunakan membuat 12 halte, trotoar di Jalan Diponegoro, dan lima titik Zona Selamat Sekolah. (kmb28)
Rumah Dinas Pemkab Boleh Ditempati Staf
Tabanan (Bali Post) Perumahan dinas milik Pemkab Tabanan di Banjar Wanasara, Desa Bongan, terlihat sepi dan tidak terurus. Fasilitas bagi pejabat Tabanan ini hanya beberapa yang difungsikan. Sisanya dibiarkan menjadi rumah kosong tidak berpenghuni. Sebagian kepala dinas dan kabag mengaku tidak menempati rumah dinas karena rumah yang mereka tinggali masih dekat dengan lokasi kerja. Namun, ada juga yang menyerahkan rumah dinas untuk dihuni oleh stafnya. Kepala Bagian Perlengkapan Setda Tabanan I Dewa Ayu Sri Budiarti mengatakan, rumah dinas yang diperuntunkkan sekelas kepala dinas dan kabag seharusnya memang ditempati oleh pihak yang bersangkutan. Namun, sah-sah saja jika yang menempati bukan dari staf pemerintahan, asalkan ada kepercayaan dari yang bersangkutan dan dengan persyaratan setiap orang harus menjaga kebersihan dan merawatnya. “Daripada tidak ada yang menempati dan yang merawat, kan lebih baik ada yang merawat,” jelasnya, Rabu (3/8). Rumah dinas yang berjumlah 35 unit memang jarang ditempati, pasalnya rumah-rumah asli yang bersangkutan dekat dan ada pula yang harus tinggal di banjarnya karena ada urusan adat. Namun, di balik itu diharapkan yang menempati adalah salah satu staf dari masing-masing SKPD yang diutus. “Apalagi dari sekian staf ada yang mau, dari pada dia kos,” tambahnya. Sementara terkait adanya rumah dinas yang rusak parah, Pemkab Tabanan belum mempunyai anggaran untuk memperbaiki. Hanya, jika ada kerusakan kecil yang bertanggung jawab adalah yang menempati. “Intinya harus ada yang memelihara agar semua jadi baik,” ujar Budiarti. Hasil pantauan di lapangan, banyak sekali rumah dinas yang tanpa penghuni dan tidak terawat. Padahal sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang kekayaan aset daerah, rumah dinas dikenakan biaya retribusi tiap bulan Rp 30.000. (kmb28)
Warung Global
Daerah Mesti Pangkas Biaya Aparatur Sipil Negara
GUSTI Sumardayasa di Denpasar sangat setuju anggaran ke daerah dipangkas. Apalagi pos-pos belanja pemerintah, terutama belanja pegawai dan perjalanan dinas ke luar daerah yang tidak memberikan ekses langsung kepada rakyat. Ini diungkapkannya dalam acara Warung Global mengangkat topik ‘’Anggaran ke Daerah Dipangkas 68 Triliun’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Kamis (4/8) kemarin.
Ia sepakat dengan pernyataan Presiden Jokowi, bahwa yang perlu mendapat prioritas adalah pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan kemiskinan. Febri di Denpasar berharap pemangkasan anggaran daerah
tidak menjadi penghambat jalannya pembangunan. Ia juga minta penerimaan di daerah tidak disetor ke pusat seluruhnya. Jika anggaran dari pusat dipangkasm setidaknya daerah masih mempunyai modal yang cukup untuk membangun daerahnya sendiri.
Anggaran paling besar menurut Made Torek di Denpasar, terutama untuk membiayai pegawai dan belanja pegawai. Ini harus dievaluasi lagi. Terlebih ribet dan panjangnya birokrasi di negeri ini membuat biaya keluar sangat banyak. Aparatur sipil negara harus diefektifkan dan dioptimalkan. Jangan sampai ada PNS yang berkeliaran saat jam kerja, menerima gaji tetapi tidak melaksanakan tugas, dan sebagainya. Apa pun yang bertujuan untuk kebaikan, Gede Biasa di Denpasar dan Wayan Agus di Nusa Dua sangat setuju. Belanja pegawai membebani anggaran daerah dan anggaran negara. Daerah sangat banyak mer-
ekrut tenaga kontrak, padahal belum tentu diperlukan. Pendapat serupa disampaikan Arya di Denpasar. Bisa jadi tenaga kontrak adalah orang “titipan” pejabat, padahal untuk membayar mereka pengeluaran daerah jadi banyak. Pembangunan infrastruktur memang pantas menjadi prioritas, disusul peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan penanggulan-
gan kemiskinan. Ibarat mengelola keluarga kecil, Ugi di Tabanan menyebut jika ingin kaya atau sukses terpenting adalah harus hidup sederhana, bersyukur, dan tidak boros. Kalau tidak begitu atau hidup bermewahmewah di awal, besok tidak bisa makan lagi. Hidup sederhana perlu karena ada hal lain yang lebih prioritas yang harus diwujudkan. (sikha)
15
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Hasil Pertandingan
DIGANGGU Gelandang Chelsea Oscar (kanan) diganggu pemain AC Milan Niccolo Zanellato (kiri) pada pertandingan International Champions Cup di US Bank Stadium, Minneapolis, Kamis (4/8).
Liga Champions Putaran III, Pertandingan II FC Copenhagen vs FC Astra (FC Copenhagen unggul keseluruhan 4-1)
3-0
Steaua Bucharest vs Sparta Prague (Steaua menang 3-1)
2-0
Hapoel Beer-Sheva vs Olympiakos (Hapoel Beer-Sheva menang 1-0)
1-0
Young Boys vs Shakhtar Donetsk 2-0 (Imbang 2-2. Young Boys menang adu penalti 4-2) PAOK vs Ajax (Ajax menang 3-2)
1-2
Salzburg vs Partizani (Salzburg menang 3-0)
2-0
Anderlecht vs Rostov (Rostov menang 4-2)
0-2
Celtic vs Astana (Celtic menang 3-2)
2-1
Legia Warsaw vs Trencin (Legia Warsaw menang 1-0)
0-0
Monaco vs Fenerbahce (Monaco menang 4-3)
3-1
Bali Post
International Champions Cup Barcelona vs Leicester City Real Madrid vs Bayern Munich Chelsea vs AC Milan
4-2 1-0 3-1
Pertandingan Pra Musim Montreal Impact vs AS Roma Manchester United vs Everton
0-2 0-0
Oscar Sumbang Dua Gol Kemenangan Chelsea Los Angeles -
Chelsea menutup penampilannya di turnaman International Champions Cup dengan meraih kemenangan, sebaliknya juara Liga Jerman Bayern Munich menelan kekalahan, Kamis (4/8) kemarin. The Blues menggulung AC Milan 3-1 lewat dua gol gelandang Brazil Oscar. Bayern gagal menundukkan juara Liga Champions setelah kebobolan oleh gol tunggal Danilo di babak kedua. Pada pertandingan di US Bank Stadium, Minneapolis, Oscar dua kali menjebol gawang Milan dalam waktu kurang dari 20 menit di akhir babak kedua. Kemenangan ini mengobati kekalahan 2-3 atas
Real Madrid pada pertandingan sebelumnya. Gol pertama Oscar dihasilkan dari titik penalti pada menit ke-70. 17 menit kemudian dia dengan tenang melepaskan tembakan menyusur tanah yang menembus gawang kiper muda Milan Gianluigi Donnarumma. Gol pembuka the Blues lahir dari sundulan Bertrand Taore pada menit ke-24. Laga yang ditonton 64 ribu orang
itu menghasilkan tontonan menari saat Milan mampu menyamakan skor menit ke-38 lewat tembakan bebas yang dilepaskan oleh Giancomo Bonaventura. Pelatih Chelsea Antonio Conte menurunkan pemain barunya N’Golo Kante pada babak kedua. Kante didatangkan dari juara Liga Inggris Leicester City dengan nilai transfer 42,5 juta dolar AS. Di East Rutherford, New
Jersey, pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti bertemu dengan klub lamanya, Real Madrid. Sayangnya pertemuan ini menghasilkan kekalahan 0-1. Pemain pengganti Danilo melakukan serangan solo pada menit ke-79 yang memupuskan ambisi Bayern meraih kemenangan atas klub top Spanyol itu. Danilo menyerang dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras kaki kiri yang merobek jala gawang Sven Ulreich. Meski pasukan Ancelotti menguasai jalannya pertandingan namun pemain-pemain
Real cukup rapat merapatkan pertahanan hingga gol penyama skor itu tak ternah terwujud. Pada pertandingan ini Bayern tak menurunkan Robert Lewandowski, Thomas Mueller dan Douglas Costa. Sedangkan tim asuhan Real Zinedine Zidane belum diperkuat Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Pepe dan Toni Kroos. Zidane selanjutnya menyiapkan laga Piala Super UEFA menghadapi juara Liga Eropa Sevilla di Trondheim, Norwegia, Rabu pekan depan. (kmb39/afp)
Barca Gulung the Foxes
TEMBAKAN - Striker Barcelona Luisi Suarez (kanan) melepaskan tembakan di antara pemain-pemain Leicester City pada pertandingan International Champions Cup di Friends Arena, Stockholm, Swedia, Kamis (4/8).
Solna Juara La Liga dan Liga Premiere bertemu di Stadion Friends Arena, Stockholm, Swedia, Kamis (4/8) kemarin. Barcelona memanfaatkan dominasi di babak pertama untuk menggulung Leicester City 4-2. Tim asuhan Luis Enrique itu dengan begitu mudah mengeksploitasi lemahnya pertahanan the Foxes untuk unggul tiga gol tanpa balas di babak pertama. Juara La Liga itu menunjukkan keunggulan pengalaman dan kualitas pemain atas pasukan Claudio Ranieri yang diperkuat pemain
kuncinya Jamie Vardy dan Riyad Mahrez. Pemain Terbaik dunia Lionel Messi memberikan dua assist terciptanya dua gol Munir El Haddadi pada menit ke-26 dan 45. Satu gol lainnya dihasilkan Luis Suarez pada menit ke-34. Ranieri diselamatkan oleh rekrutan baru Ahmed Musa. Pemain Nigeria yang dibeli dari CSKA Moskow itu menunjukkan kehebatannya dengan melepaskan tembakan keras saat babak kedua baru berjalan beberapa menit usai melakukan serangan solo. Ia kemudian diberi tugas
mengekskusi penalti menit ke66 yang diselesaikan dengan sempurna. Namun upaya the Foxes menyamakan kedudukan di turnamen International Champions Cup ini kandas sertelah Rafa Mujica menaklukkan kiper City Ron-Robert Zieler. Leicester membuat kejutan musim lalu dengan menjuarai kompetisi Liga Utama Inggris. Namun selanjutnya pasukan Ranieri dalam persoalan besar saat memainkan laga di luar Inggris. Saat menghadapi juara Liga Prancis Paris Saint-Germain, the Foxes dibantai 0-4 di turnamen ini. (kmb39/afp)
sepak bola Belgia, KBVB, dalam pernyataannya. Keputusan untuk menunjuk Martinez, yang dikait-kaitkan dengan manajer yang lowong di klub Liga Inggris Hull City sudah bulat, kata KBVB. Pria 43 tahun itu diperkenalkan secara resmi, Kamis kemarin. Ujian sejati bagi Martinez adalah mengeluarkan kemampuan terbaik generasi emas Belgia meski dirinya tidak memiliki pengalaman menangani timnas. 15 tahun terakhir kariernya dihabiskan untuk melatih di Inggris. Belgia memasuki Piala Ero-
pa 2016 sebagai tim peringkat kedua FIFA dan sempat menjadi favorit untuk turnamen empat tahunan itu. Namun dengan tim yang dihuni sejumlah bintang Liga Inggris seperti Eden Hazard, Kevin De Bruyne, Thibaut Courtois, dan Romelu Lukaku, Wilmots gagal menjadi penantang serius. Bahkan kegagalan the Red Devils mencapai semifinal terlihat sebagai kegagalan besar. Martinez menganggur sejak dipecat Everton pada Mei setelah menuntaskan musim dengan hasil mengecewakan. Everton finis di peringkat ke11 di Liga Inggris dan gagal
tampil di kompetisi Eropa. Pada saat bersamaan muncul rasa tidak puas para penggemar di Goodison Park. Tiga tahun sebelumnya ia menjadi sosok yang populer saat ditunjuk mengarsiteki Everton. Ia membawa klub lamanya, Wigan Athletic, ke gelar Piala FA pada 2013, kejutan terbesar sepanjang sejarah turnamen itu. Martinez juga pernah melatih Swansea City. Pertandingan pertamanya sebagai arsitek tim Belgia adalah pertandingan persahabatan melawan Spanyol di Brussel pada 1 September. (afp/ant)
Pelatih baru timnas Belgia Roberto Martinez.
Bali Post/ap
MEMBENDUNG - Pemain Montreal Impact Kyle Fisher (kiri) berusaha membendung tembakan penyerang AS Roma Stephan El Shaarawy pada pertandingan di Montreal, Kamis (4/8) kemarin.
AS Roma Menang Lagi
Montreal Lawatan pramusim AS Roma ke Benua Amerika menghasilkan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Montreal Impact, Kamis (4/8) kemarin. Edin Dzeko dan Radja Nainggolan menghasilkan kedua gol kemenangan klub Serie A itu. Roma diuntungkan oleh kecerobohan bek Impact Kyle Fisher saat hendak menghalau bola pada menit ke-6. Bola malah mengarah ke pemain Roma Diego Perotti yang kemudian disodorkan ke Dzeko yang tanpa pengawalan di depan gawang. Berselang 15 menit, Roma menggandakan kedudukan. Kali ini, Mohamed Salah menemukan celah di antara pemain bertahan Impact Victor Cabrera dan Donny Toia dan membawa Nainggolan dengan mudah menundukkan kiper Eric Kronberg. Kemenangan ini melengkapi sukses tim asuhan Luciano Spaletti itu setelah menundukkan Liverpool 2-1 di laga sebelumnya di St. Louis. (kmb39/ap)
Menez Jalani Operasi Telinga
Paris Penyerang Girondins de Bordeaux Jeremy Menez menjalani operasi setelah kehilangan sebagian dari telinga kanannya pada pertandingan persahabatan pramusim melawan FC Lorient, Kamis (4/8) kemarin. Pengalaman menyakitkan itu datang tiga hari setelah dirinya didatangkan klub Prancis itu dari AC Milan. Pemain 29 tahun itu kehilangan sebagian telinga kanannya akibat terinjak sepatu gelandang Lorient Didier Ndong 15 menit sebelum pertandingan usai. ‘’Jeremy dioperasi pada Rabu malam (Kamis) untuk dijahit telinganya,’’ demikian pernyataan klub Bordeaux. ‘’Lamanya waktu pemulihan untuk Jeremy akan tergantung pada proses penyembuhannya. Kami mendoakan cepat pulih untuk pemain kami dan kami berharap dapat melihat dia kembali secepatnya.’’ Bordeaux, yang finis di peringkat ke-11 di Liga Prancis musim lalu, akan memulai musim baru ketika mereka menjamu St Etienne pada 13 Agustus. (afp/ant)
Bali Post/afp
Penyerang Bordeaux Jeremy Menez mengalami luka pada daun telinganya.
Bali Post/rtr
Martinez Gantikan Wilmots di Red Devils
Brussel Roberto Martinez, Kamis (4/8) kemarin, ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Belgia. Mantan manajer Everton itu menggantikan Marc Wilmots, yang dipecat setelah Belgia kalah dari Wales pada perempatfinal Piala Eropa 2016. ‘’KBVB memutuskan pada hari ini untuk menunjuk pelatih asal Spanyol Roberto Martinez. Federasi Sepak Bola Belgia senang dan bangga telah menemukan, dalam waktu singkat, pelatih, sekaliber dirinya untuk tim nasional kami,’’ demikian diumumkan federasi
Bali Post/ap
Olimpiade 2016 Rio de janeiro
16
5 - 21 Agustus 2016
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Nicolas Albinus Sila
PEMBUKAAN Peselancar Brazil Rico de Souza beraksi sambil membawa obor Olimpiade 2016 di Pantai Macumba, Rio de Janeiro. Obor ini akan digunakan untuk menyalakan kauldron yang menandai dimulainya Olimpiade pada upacara pembukaan, Sabtu (6/8) dini hari.
Fokus Maraton
PELARI jarak jauh Nicolas Albinus Sila merebut medali perunggu di nomor 5.000 dan 10.000 meter serta perak pada maraton (42,195 km) di ajang PON ke-18 di Riau 2012 silam. Kini, atlet pelatnas ini fokus turun di maraton pada PON ke-19 di Jabar, September nanti. ‘’Saya tahu diri tak mau turun tiga nomor, tetapi fokus di maraton saja,’’ ujar pelari kelahiran SoE, NTT, 27 November 1978 ini. Sadar usianya gaek, Nico menjadikan PON ini terakhir bagi dirinya. ‘’PON di Papua 2020 mendatang, saya ingin jadi pelatih saja,’’ ungkap pelari yang lolos PON berkat meraih emas 10.000 meter pada Jatim Open ini. Saat menghuni pelatnas, Nico mengetahui Agus Prayogo diproyeksikan turun di maraton. Sejauh ini belum diketahui rivalrival di PON nanti selain Hamdan Sayuti (Sumbar). Apalagi, mutasi Agus dari Jateng ke Jabar sempat tarik-ulur. ‘’Saya juga belum tahu apakah Jabar menurunkan Agus di maraton,’’ ungkap anggota TNI-AD yang berdinas di Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan ini. Nico baru saja melepas masa lajangnya, dengan mempersunting gadis pujaannya, Nita Kurnia. ‘’Puji Tuhan, upacara pemberkatan pernikahan telah dilangsungkan di Gereja PNIEL Noemuke, Amanuban Selatan, Soe, NTT, pada 3 Juli lalu. Istri juga menjadi motivator saya untuk menyumbang medali,’’ tuturnya. (nel)
Nicolas Albinus Sila
BP/nel
Bali Post/rtr
Kirab Obor Olimpiade Diganggu Unjuk Rasa Rio de Janeiro Polisi antihuru-hara Brazil dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan kirap obor Olimpiade yang memasuki kota Rio de Janeiro, Kamis (4/8) kemarin. Keamanan juga diperketat di kota itu menyusul aksi unjuk rasa dan gangguan terhadap atlet pembawa obor tersebut. Obor yang apinya akan dipakai untuk menyalakan kauldron pada upacara pembukaan pada Sabtu (6/8) dini hari, dibawa melintasi Teluk Guanabara. Kedatangan obor Olimpiade di kota Rio de Janeiro itu memasuki fase akhir kirap setelah menempuh rute sejauh 20 ribu km dan melintasi 300 kota di negeri yang penuh keanekaragaman budaya itu. Obor tiba pukul 09.15 waktu setempat atau Kamis malam waktu Indonesia. Tak jauh dari tempat itu, 450 polisi bersenjata lengkap melakukan penangkapan di wilayah kumuh Alemao, dekat bandara dan dekat jalan utama menuju lokasi Olimpiade. Brazil juga menerjunkan pasukan militernya untuk menjaga jalan tol dan pusat-pusat keramaian terutama di pinggir pantai dalam operasi pengamanan terbesar sepanjang sejarah.
Total, 85 ribu personel polisi dan tentara dilibatkan dalam operasi pengamanan ini, atau dua kali dari jumlah aparat keamanan di Olimpiade London 2012. Aksi unjuk rasa antipemerintah di Duque de Caixas, utara kota Rio, berakhir ricuh setelah petugas dihujani lemparan batu. Mereka juga dalam tujuan menghentikan kirap obor Olimpiade. Polisi menggunakan semprotan dan peluru karet untuk membubarkan aksi ini. Video yang beredar secara viral memicu kritik karena polisi dinilai berlebihan dan Olimpiade tidak menguntungkan bagi warga miskin. Tiga orang terluka dalam unjuk rasa itu terkena peluru karet, termasuk seorang bocah perempuan. Obor Olimpiade masih terus dikirap Jumat ini hingga dibawa ke Stadion Maracana untuk upac-
ara pembukaan pada Sabtu dini hari. Stadion terbesar ini sebelumnya dipakai untuk pertandingan final Piala Dunia 2014. Nama pembawa akhir obor masih rahasiakan karena dia pula yang akan menyalakan kauldron yang menandai pembukaan pesta olahraga musim panas ini. Legenda sepak bola Pele mengaku dirinya diundang untuk penyalaan kauldron. Undangan Hanya 28 kepala negara dan pemerintah yang telah mengonfirmasi kehadirannya di Olimpiade Rio de Janeiro, jauh dari yang ditargetkan yaitu 50 pada pekan lalu. Di antara negaranegara sesama Amerika Latin, hanya Presiden Argentina dan Paraguay yang telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Tiongkok mengirimkan wakil perdana
menteri walaupun mempunyai hubungan perdagangan yang erat dengan Brazil. Presiden Prancis Francois Hollande yang menawarkan negaranya sebagai tuan rumah Omlimpiade 2024 di Paris, akan hadir, begitu juga Portugal dan Jerman. Delegasi Amerika Serikat akan dipimpin Menteri Luar Negeri John Kerry, yang juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan mitranya Brazil, Jose Serra. Sepak Bola Brazil memulai pertandingan cabang sepak bola Olimpiade di kandang sendiri dengan kemenangan ketika tim putri menang 3-0 atas Tiongkok di Rio de Janeiro. Meski upacara pembukaan berlangsung pada Sabtu, kompetisi sepak bola telah dimulai dengan enam pertandingan kategori putrid pada Kamis dan delapan pertandingan kategori putra pada Jumat. Brazil tampil gemilang di hadapan para penggemarnya
di Stadion Olympic di Rio de Janeiro. Bek Monica menanduk bola untuk menjadi gol pertama sepuluh menit sebelum turun minum, dan Andressa Alves mengukir gol kedua dengan sepakan voli dari jarak dekat pada menit ke-59. Pemain lain yang tampil cemerlang Cristiane mengemas gol ketiga dengan sundulan kepala pada menit terakhir pertandingan. Hasil ini membuat mereka memuncaki Grup E dengan mengungguli Swedia, yang menang 1-0 atas Afrika Selatan (Afsel). Nilla Fischer mencetak gol penentu kemenangan Swedia pada menit ke-74. Pada pertandingan kedua di Grup F, Kanada menang 2-0 atas Australia meski memainkan sebagian besar pertandingan dengan sepuluh pemain. Jerman menghancurkan Zimbabwe dengan skor 6-1. AS menang 2-0. Pada pertandingan terakhir malam ini, Prancis menghancurkan Kolombia dengan skor 4-0 di Belo Horizonte. (kmb39/afp/ant)
Pacquiao Hadapi Vargas Kertha Wisesa Diikuti 32 Tim Terbaik November Mendatang Gelar Kejuaraan dari Tiga Kabupaten Porbaja Cup 3
Kependekaran
Denpasar (Bali Post) PPS Kertha Wisesa Pusat menggelar Kejuaraan Kependekaran VI/2016 di GOR Dharma Praja Dalung, 19-21 Agustus mendatang. Kejuaraan bakal melibatkan pesilat dari Bali, Jatim, NTB, NTT, dan Sulteng. Dewan Guru Pusat Kertha Wisesa I Made Arka di Denpasar, Kamis (4/8) kemarin menerangkan, kategori usia dini (SD) mempertandingkan putra dan putri kelas A (24-26 kg), B (26-28 kg), C (28-30 kg), D (30-32 kg), E (32-34 kg), F (34-36 kg). Selanjutnya, prapemula (SMP) A sampai dengan F, putra dan putri yakni kelas A (34-37 kg), B (37-40 kg), C (4043 kg), D (43-46 kg), E (46-49 kg), F (49 - 52 kg). Selain itu, untuk kategori dewasa (SMA dan dewasa) kelas A sampai dengan F, A (45-50 kg), B (50-55 kg), C (55-60 kg), D (60-65 kg), E (65-70 kg), serta F (70-75 kg). Made Arka menjelaskan, melalui kejuaraan kependekaran sebagai agenda rutin tahunan ini, merupakan tolok ukur bagi para pendekar Kertha Wisesa, guna menguji kemampuan setelah setahun ditempa latihan. Di samping itu, event ini bertujuan untuk mengetahui kemajuan Kertha Wisesa di luar Bali. Panpel bakal menobatkan pesilat terbaik putra dan putri, serta wasit juri terbaik. (022)
Mangupura (Bali Post) Membeludaknya peserta membuat penyelenggaraan turnamen bola voli Porbaja Cup 3 dilangsungkan sebulan lebih yakni 3 Agustus hingga 8 September. Turnamen ini diikuti 32 tim terbaik dari Badung, Denpasar dan Tabanan. Di mana masing-masing tim dapat menggunakan pemain dari luar maksimal 4 orang. Tim-tim terbaik tersebut nantinya memperebutkan hadiah pertama Rp 8.000.000. Selain mencari juara I hingga IV, untuk tim yang masuk dalam enam dan delapan besar juga mendapatkan uang pembinaan. Menurut Ketua Panitia Porbaja Cup 3 Ketut Gunawan, penyelenggaraan turnamen ini bertujuan untuk lebih mengajak masyarakat dan generasi muda mengembangkan bola voli. Dengan diadakannya kejuaraan tersebut diharapkan generasi muda lebih semangat berlatih dan menyadari arti pentingnya berolahraga. Porbaja Cup 3 dibuka Ketua DPRD Badung I Putu Parwata di lapangan bola voli Banjar Tegal Jaya, Dalung, Rabu (3/8) malam. Kegiatan ini juga dihadiri Camat Kuta Utara A.A. Putu Yuyun Hanura Eny, Perbekel Desa Dalung, Ketua LPM Desa Dalung, Bendesa Adat Padang Luwih dan undangan lainnya. Ketua DPRD Badung memberikan apresiasi tinggi dengan terselenggaranya Porbaja Cup. Ini menandakan sinergi antara pemuda, tokohtokoh masyarakat dan seluruh komponen yang ada di Banjar Tegal Jaya. Parwata menekankan bahwa dalam turnamen ini spiritnya adalah membangun sumber daya manusia. Salah satu indikatornya yakni sehat jasmani dan rohani. Untuk membangun kualitas sumber daya manusia yang tinggi, akhlak harus diperbaiki. Denagn membentuk karakter tinggi dan mental yang kuat, itu nantinya akan membentuk generasi muda yang betul-betul memiliki kualitas. (eka)
Washington Petinju Filipina Manny Pacquiao kembali naik ring dan akan berhadapan dengan juara kelas welter WBO Jessie Vargas asal AS pada 5 November, menurut manajer petinju Filipina itu Michael Koncz. ‘’Pensiun tidak cocok dengan Manny saat ini,’’ kata manajer petinju Filipina itu Michael Koncz kepada koran Los Angeles Times, Kamis (4/8) kemarin. ‘’Tinju ada dalam darahnya. Ketika ia berlatih, itu seperti katup pelepas tekanan. Anda dapat melihat perbedaan dramatis dalam perasaannya. Dia gembira. Mengagumkan apa yang dilakukan latihan dan pertarungan terhadap dirinya,’’ ucapnya mengenai mantan juara dunia delapan kelas itu. Pacquiao (58-6-2) mengumumkan pensiunnya setelah mengalahkan Timothy Bradley pada April lalu dan terpilih sebagai senat Filipina pada
Mei. Promotornya Bob Arum mengumumkan pada bulan lalu bahwa ia akan kembali bertanding pada November. Arum mengungkapkan pada awal pekan ini bahwa ia akan bepergian ke Filipina untuk menghadiri pertemuan pada 10 Agustus, untuk mendiskusikan kembalinya petinju kidal berusia 37 tahun itu. Koncz, yang juga akan menghadiri pertemuan itu, mengatakan ketiganya bukan mendiskusikan lawan yang potensial, namun apakah tempat berlangsungnya pertandingan itu adalah di Los Angeles atau Dubai. ‘’Itulah inti pertemuan. Bukan memilih lawan. Hal itu telah dilakukan,’’ tambah Koncz. Kemenangan mutlak Pacquiao atas Bradley merupakan pertandingan pertamanya dalam rentang waktu hampir setahun setelah kalah dari Floyd Mayweather. Ia mengatakan dirinya telah menutup karier tinjunya untuk fokus pada politik dan keluarganya. Vargas (27-1) mengalahkan sesama petinju AS Sadam Ali pada Maret untuk mengklaim mahkota kelas welter WBO. Ia memenangi sepuluh dari pertarungan-pertarungannya dengan KO dan satusatunya kekalahannya adalah saat ia kalah angka dari Bradley pada Juni 2015. (afp/ant)
Petinju dan politisi Filipina Manny Pacquiao
Pengurus PTMSI Pengkab Tabanan Dilantik
Tabanan (Bali Post) Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten ( P e ng ka b ) T a b a na n d ilantik secara resmi oleh Bintang Puspayoga selaku Ketua PTMSI Pengprov Bali. Pelantikan tersebut berlangsung Kamis (4/8) kemarin di Gedung Bahagia Family, Desa Tunjuk, Tabanan. Hadir pula dalam acara pelantikan PTMSI Pengkab Tabanan untuk periode 2016-2020 ini Sekretaris PTMSI Bali, Ketua KONI Tabanan dan para pengurus cabang olahraga (cabor) di Tabanan serta
Bali Post/kmb
PTMSI - Bintang Puspayoga saat melantik pengurus PTMSI Pengkab Tabanan.
para tokoh olahraga di Tabanan dan Bali serta puluhan atlet tenis meja dari beberapa klub di Tabanan. Dalam sambutannya, Bintang Puspayoga mengucapkan selamat kepada pengurus PTMSI Pengkab Tabanan yang baru saja dilantik. Menurutnya, pengurus yang baru dilantik ini tengah mengemban kepercayaan besar untuk turut berperan serta memajukan dunia olahraga, khususnya tenis meja. Bintang Puspayoga juga menyebutkan bahwa dalam ajang Porprov Bali lalu, Tabanan absen pada cabor tenis meja. Tekait dengan hal tersebut, pengurus yang baru dilantik ini juga diberikan tanggung jawab agar pada perhelatan Porprov Bali yang
akan datang Tabanan bisa mengirimkan atlet-atlet tenis meja. ‘’Saya berharap melalui pengurus yang baru dilantik ini, Tabanan tidak lagi absen dalam cabor tenis meja di ajang Porprov Bali,’’ harapnya. Tenis meja, imbuh Bintang Puspayoga, merupakan olahraga yang spesifik. Tidak hanya bermuara pada pencapaian prestasi. Lebih itu, tenis meja juga merupakan media yang sangat positif dalam mempersatukan masyarakat. Ini dibuktikan, tenis meja begitu merakyat di banjarbanjar pakraman. Senada dengan Bintang Puspayoga, Ketua KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan menyebutkan bahwa tenis meja memang olahraga yang sangat mer-
akyat. Pada 2015, KONI Tabanan sendiri telah memfasilitasi setidaknya 25 meja untuk disalurkan kepada desa-desa yang membutuhkan. Ketua PTMSI Pengkab Tabanan yang baru saja dilantik I Gusti Agung Rai Dwipayana, S.Sos., M.H. mengatakan bahwa bersama seluruh jajaran pengurusnya akan berusaha semaksimal untuk mengabdikan diri bagi kemajuan tenis meja Tabanan. Dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar turnamen tenis meja Tabanan Serasi. ‘’Turnamen tersebut akan kami gelar pada tanggal 12 Agustus yang kami gelar sekaligus dalam tujuan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71,’’ sebutnya. (kmb)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Dicari Perawat & Dokter Part Time Hub.081999555821
A.BP.153.08.16.0000337
Open position in Ini Vie Hospitality for Luxury private Villa for Front Office Ecommerce+Reservation,Engeneering, Sales&Marketing Manager Email to:hr@inivie.com drop CV.The Vie Spa Nakula 168 Legian 082143136632
*Ast Mgr Sales&Spv Peng:Hospitality/DayTour/Travel Hub:0856 55513323 Email:dic@vci.co.id
A.BP.001.08.16.0000245
Adm/Krywan/ti Min SMA Speedy Mart Kartika Plaza Dpn Centro
B.BP.154.08.16.0000071
Bth Guru Private Full Time. Home Schooling Ank TK Gj 2Jt/Bln.Panjer 085792224440
B.BP.004.08.16.0000154
A.BP.001.08.16.0000307
Dibthkan Segera Waitress & Kitchen.Gurita Seafood Restaurant 0361-765131
Bth Sgr Supir&Tk Msak Catering Hub.081999980545 bsa Tgal dlm
A.BP.001.08.16.0000315
B.BP.154.08.16.0000116
Dicari Sopir SIM A/B1 Hub:081339344105-085100896931
B.BP.164.08.16.0000173
Turtle Bar in Popis 2 Kuta Looking for Bartender&Waitres Call:081338702266/081246326814
Bth Sopir SIM B1 Pglmn Hub.Jl Gn.Catur No37 Dps (Utr Mitra10)
A.BP.001.08.16.0000292
Cook ke Sidoi Resto Jalan Benesari Kuta T.0361-756522
A.BP.001.08.16.0000284
Cr FO Pria&Security Max 25 Th CV Send The Yani Hotel 721555
A.BP.001.08.16.0000136
B.BP.154.08.16.0000165
Cr Lk2 Rmh Makan minSD Dpt Mes Mkn,Gaji,Bns Kuta 085737647417
B.BP.166.08.16.0000179
Cr Sgr Mgr.Produksi,Tkg Jahit utk Garmen Tlp. 081805503545, Email: gingersnapbali@gmail.com
!Dcr Sgr SPG utk EYE’AM Shop Jl.DrupadiKuta No.2 bsB.Inggris
****Looking for Guest Relation Officer,Must be Expert Computer & Good English Both in Written & Oral, Salary Starting From 3,5Million Tel.0361-4490319/9381372
A.BP.153.08.16.0000339
B.BP.004.08.16.0000118
Cr Sopir Pengl Manual/Matic Jl.Pucuk 14 Ketapian Dps
A.BP.001.08.16.0000312
A.BP.001.08.16.0000031
Cr Staf Notaris Cewek u/Kantor Notaris di Kuta Hub:0361758761
B.BP.154.08.16.0000166
Dbt Laki2 u.Plat Percetakan Tgl Dlm H.Diponegoro 51/228872
A.BP.001.08.16.0000270
Dbthkan karyawan u/Penjualan Syrt2:1.Penddkan Min.SMA, 2.Bisa Mengemudi,3.Punya SIM A/B,4.Bisa kerja Dlm Team. Lmran ke PT.Gunung Slamat, Jl.Kusuma Bangsa 18X,T.410188
B.BP.001.08.16.0000004
Dbthkn Sgr KAsir u/Rest di Seminyak Bs B.Inggris Hub.732963
A.BP.001.08.16.0000280
Dcr Adm(Wnt),Design Grafis(P) Hub:484042, 087861340445
Dcr Sgr Admin Pajak(D3),SPG HP Mrktng HP(SimA)Tknisi AC Pglmn Lmr Bw ke T.Umar 180Dps-254950
B.BP.001.08.16.0000162
A.BP.001.08.16.0000308
Dcr HRD Supervisor,Acct-Pajak Min 25Th,S1.hrd@baligolive.com 4741799
Dcr Sgr Krywn u/Gdng 1org Laki & 1 Sopir u/Handycraft.8475290
HK,FO,Reservations,Gardener, GSA,Engineering,PuriYuma Hotel 723808/085106570052(sari)
A.BP.001.08.16.0000132
Ymh Bisma Dicr:1.S1 Ek/SMA/D1 2.Supir(matic)3.Mekanik(2th) Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.08.16.0000212
Dcr Headchef min2th,Sacred Ground Jl.Double Six Legian Tlp.0361 730961 Email: info@sacredgroundbali.com
A.BP.001.08.16.0000187
Dcr Kary/i Arsitek,Acc,Mrkting u. Properti Jln Kargo Permai No. 99 G Dps,4714417,081999918546
A.BP.001.08.16.0000328
Dcr Sopir Pribadi,Sopan&Jujur, Dom Dps,Hub.081-1392-1130
B.BP.004.08.16.0000155
A.BP.001.08.16.0000333
Dcr Staff Acct Wnt,Max.25thn Min.SMK Akutansi,bs Excel,Word, Perpajakan,Prgm:Accurate/Sjns Bs Bhs.Ing(Pasif),diutmkan Bru Lls/Pglmn.CV:info@dia-bali.com
Dcr:Staf Admn,Excel,0818346548 bynicoleandsam@gmail.com
A.BP.001.08.16.0000229
Dibthkan Pelaksana Proyek Lam CV.Jatama,8444241/081547123386
A.BP.001.08.16.0000165
B.BP.135.08.16.0000176
Dcr Karyati Artshop bs Inggris U 18-30Th Lok Ubud Monkey Forest Gj 2Jt+Bonus H.971154
Dcr Karyawan Pria Untuk Percetakan Hub.085737844678
A.BP.001.08.16.0000302
Dcr Kryti SMK/D3 u/Admin By E:dewatajayapaper@gmail.com Telp.085100589707 A.BP.001.08.16.0000210
Dcr Sales,Sopir Dpt Gj Pokok, u.makan,insentif,bonus,mess. lam bw lgs ke Raditya Jl.Gng Sanghyang 17 Tl.0361430461 Dps A.BP.001.08.16.0000299
A.BP.001.08.16.0000049
Dcr Waiter,Waitres,Bartender, Cook,Sopir utk Restoran di Petitenget T:4739659
Dcr Waiter/ss,bw cv lgsg Bali Beach Shack Jl. Sahadewa,Padma Legian Langsung interview B.BP.154.08.16.0000168
A.BP.001.08.16.0000281
Dcr Waitrs,Chef Bpnglmn,Acct. Min.S1&Sales Min S1 Bpnglm,OB. Hub.Dith 082145690803
Dicari sgr 2 org Waitress max 24th exp English Lam ke Gosha Rest Seminyak Ph.738701 (jam 04.00 sore)
A.BP.001.08.16.0000205
B.BP.154.08.16.0000175
A.BP.001.08.16.0000030
Looking for a Maid can Cook House in Umalas English is Required Reference from Job Before if Required Only SMS will Be Consider 08113938889
A.BP.001.08.16.0000084
PT.FIF Group Cabang Denpasar 2 Perusahaan yg brgerak dibidang pembiayaan Member of Astra bth A.BP.001.08.16.0000142 Dicari Admin&Sekretaris Wanita sgr krywn dg kriteria sbb:Pria Min.D3/S1.Lmrn dibawa ke PT.GiMax.27Th,suka tantangan & siap rimurti/PT.TCB Tlp.0361-264298 Bkrja dibwah tekanan,Pendddkan Email:girimurthiarch@gmail.com Min.SMA/D3/S1,Punya motor&SIM B.BP.801.08.16.0000150 C yg msh brlaku.Lmrn krm ke: Dicari Sopir,Helper.MD,SPG Jl.Raya Sesetan No.476 Hub:0361-426276/081239433698 Telp:0361-4723237/08123944045 A.BP.001.08.16.0000269 B.BP.001.08.16.0000049 Dicari krywn/ti u/BPR Picu MaPrivate Villa in Seminyak Looknunggal Sejahtera, Jl.Prof.IB ing Gardener with Experience & Mantra No.88X Dps.467745,468399 Also a Little Understand
Dcr Staff Admin Wnt,Max.25thn Min.SMA,bs Excel&Word, Prgm Accurate/sjnis,B.Inggris(Pasif)CV Lngkp Krm :info@dia-bali.com
Looking for Driver for Travel agent.Pls Send CV to Calvin Tour Ph 751 444.or Email dayu_trisna2010@yahoo.com
A.BP.001.07.16.0001598
Looking for Reservation Staff Must be Expert Computer & Good English Both in Written & Oral, Good Salary Tel.03614490319/9381372
Dibutuhkan Supervisor Consumer Goods Hub.087861219689
B.BP.004.08.16.0000051
B.BP.135.08.16.0000177
Karyawati min.SMA 081338251999 SPG for jewelry shop,Kuta:0811 SMA,Max.25,Penampilan Menarik 3866371;Sanur/Ubud 08113866372
A.BP.001.08.16.0000317
A.BP.001.08.16.0000051
Dcr Karyati Artshop bs Inggris U 18-30Th Lok Snur D.Tamblingn Gj 2Jt+Bnus 082144423777 NoSMS
A.BP.001.08.16.0000319
Dicr Supir Freeland KTP Bali Hub.085106003557
Dcr:Sales Oli SHELL,1 org,peng di Pelumas,Lk,Max 30Th Srt Bw: PT.Banoli, Jl.Buluh Indah 75Dps
A.BP.001.08.16.0000272
B.BP.001.08.16.0000093
Dicr Peg Toko Gaji 1Jt,Akasia Dps Hub:08123861909
A.BP.001.08.16.0000348
Dicari Accounting Kirim CV ke Echo beach Club Canggu Email: salim@salimkho.com
A.BP.001.08.16.0000134
Dicari Sgr Waitress Berpeng.Bw CV ke Arena Pub&Rest Jl.By Pas Ngr Rai 115 Sanur 0361-287255
A.BP.001.08.16.0000278
PRT Tgl dlm,Max 35Th Pglman Msak,bs Nk Mtor. Dps Gj 2Jt/Bln.081222108858
Swimming Pool No First Job, Call or SMS Lmran 081339313528 / 081337264152 or 087861429491
A.BP.001.08.16.0000330
Villa in Sanur Looking for House Keeping Staff,Speak English,High Motifation & Hard Work Tel.0361-4490319/9381372 A.BP.001.08.16.0000029
B.BP.004.08.16.0000153
B.BP.804.08.16.0000005
Sopir & Tng Srabutan Utk Toko Bangunan @Ketewel 082147026666
A.BP.001.08.16.0000043
Staff Admin Gudang,Prsh Garmen Ekspor,Laki,minSMU/SMK,Computer,Bhs Inggris,Email ke: ayu. wirawati@poupettesbarth.com
A.BP.001.08.16.0000349
Toyota Kuta Main Dealer:Butuh Sales executive(P/W),Collector (P)minSMA/SMK,kompensasi:gaji Pokok,tunjangan(makan,operasional),askes,insentif,THR,bonus jalan jalan ke luar Negeri lamaran dikirim ke PT.Agung Automall Jl.Sunset Road Barat, Seminyak-Kuta,Badung UP:Bag. HRD No.Telp:(0361)8947099
A.BP.005.08.16.0000327
Tri Surya Internusa Bth:Mrktng, Sales Project.Krm:Jl.Himalaya No.9,Dps/087861454652 A.BP.001.08.16.0000131
Villa in Kerobokan Looking for House Keeping Staff,Speak English,High Motifation & Hard Work Tel.0361-4490319/9381372 A.BP.001.08.16.0000028
Western People in Petitenget Looking for Female Housekeeping for Private Villa,Good Experience in Laundry and Ironing,Phone:08113856101 B.BP.004.08.16.0000152
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Ertiga GL’14+X-Over’09 AsBali Avanza08 Tipe S Silver AT AsDK Dijl Sgr Perum Tedung Sari, DAIHATSU DISEWAKAN RUKO DamaiAbian Base-Gianyar Xenia Xi’07AquaBlue AsDK 87Ng Istw,081999456633-085102832128 Istimewa112Jt BUC 085339332534 Dikontrakkan Ruko Jl.Cargo Utk A.BP.001.08.16.0000287 A.BP.001.08.16.0000273 LT.6,5Are,LB.350m2 Tlp:(0361) P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Klinik Kecantikan & Bimbel Uk Suzuki R3 GX’2014 Pmk Tukad AvanzaG’10Slvr AsDK LoKM 124Ng A.BP.001.08.16.0000343 466840, 081934310335, 12,80x17.00mtr H:085333468877 Banyusari Gg.11/8 085100059212 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Taft GT’93 4x4 Aktif Brg Simpa081338791301 A.BP.001.08.16.0000303 A.BP.001.08.16.0000324 A.BP.001.08.16.0000341 A.BP.001.07.16.0001893 nan Istw Ori Hp.085100426403 Over Kontrak Ruko 2 Lantai, Jl. Suzuki X Over AT’11 AsliDK Htm BU Fortuner’09 Diesel Hitam A.BP.001.08.16.0000293 Jl Rmh Vila DiSanur L.1,5A Lt2 (135Jt)T.085100433703 TT/Krd Manual 232Jt. 081338221973 3Km+Gazebo+Pool dan Luas 2Are Gn.Karang Dps,Hub:081236347077 Xenia 1.3 2011 Silver KM.50rb A.BP.001.08.16.0000268 A.BP.001.08.16.0000325 A.BP.001.08.16.0000301 terawat 110Jt Ng,085264506304 + Gazebo+Pool Hub:081236855640 Suzuki X-Over’08 AsliBali Tg 1 Fortuner VntTRD Matic’13 Akhir B.BP.004.08.16.0000124 KOST A.BP.001.08.16.0000296 Abu Met Ori 111Jt 081339628063 Hitam Istimewa 081353342105 Rmh LT.200 LB.190,4KT,2KM HONDA Kos Putri Fasilitas AC,Tmp A.BP.001.08.16.0000331 A.BP.001.08.16.0000295 Dlm Perumahan Jl.Pulau Moyo CRV 2.4’09+11+13 Prestige+For- X Over Januari’10 Abu Metalik Tidur,Lemari,Water Heater, Hardtop’73 Original Istimewa tuner’09+12+13TRD,085737180911 Tgn 1 AsDK Hub:081337801973 Hub.081239911918 Dapur Hub.081936203319 Simpanan Hub.081339538123
Dijl Tnh Puri Gading L.39.48m2 Tnh 2.80Are Pinggir Jln.Induk SINGARAJA Buduk 500Jt/Are,082147454248 Tlp:(0361)466842,081934310335, ***1,75A Penarukan.3,5A Grogak B.BP.164.08.16.0000170 081337283254 H.85JtNego Hb:081915697110 BUC ***61m2 Murah @ 158Jt Gg.Jepun A.BP.001.07.16.0001896
BatuyangBatubulan,085238155529 A.BP.001.08.16.0000335
1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP
A.BP.001.07.16.0001005
Dijual Tanah + Rumah L.Tanah 295m2 Lok.Jl.Sekuta Gg.Orchid No.3 Sanur Hub:08123664435
A.BP.001.08.16.0000201
A.BP.001.08.16.0000334
DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh 8,5Ar Jl.Cargo Dps Bks Gudang Hub.082145355252
A.BP.001.08.16.0000112 Dijual Tnh Kav Tanpa Uang Muka 10A @ByPas Ketewel 750Jt/A & 15-20Thn Lok.Dalung Juwet KONTRAKTOR 9A @Ry Cekomaria 082147026666 A.BP.001.08.16.0000042 Sari Pemogan Hub:081239891555 Swimming Pool Specialist ConA.BP.001.08.16.0000186 BUC 2,63Are 350jt/Are Taman tractor,Pny Mslh.082144464070 Djl Tnh 5,70A Blongkeker Puri A.BP.001.08.16.0000286 Sakura Jimbaran 08123829054 B.BP.164.08.16.0000172 B.BP.004.08.16.0000053 A.BP.001.08.16.0000297 A.BP.001.08.16.0000332 A.BP.001.08.16.0000310 A.BP.001.07.16.0001265 Gading @385Jt Nego SHM PerumaARSITEKTUR Honda Freed PSD’13 Silver Rmh Luas Tnh 107m2 Nangka Super Elite Bule Sanur S.Pool, Innova V’05Slvr AsDK Ori 110Ng BUC 50Are Lok Sebatu Gianyar han 081239995572.Tnh 3,64A @385 TOYOTA H.206Jt Hub:0818391204 *Arsitek bangun/Renov,Rmh,Ruko utara, Jl.Dewi Supraba Gang V Lengkap 3Jt UP:087762566220 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 65Jt/Are Nego 081999333989 TP Jt Bali Cliff Pandawa Ungasan A.BP.001.08.16.0000282 Avanza G’12+Fortuner G Lux’08 A.BP.001.08.16.0000161 A.BP.001.08.16.0000342 19 Dps H.720JtNg,087862201110 A.BP.014.08.16.0000148 A.BP.001.08.16.0000316 villa,dak @1,5jt/m081237909096 Honda Mobilio AT 2014 Silver AsDK 085738724188-085102832128 B.BP.154.08.16.0000167 A.BP.165.08.16.0000314 BUC,tanah 129m2,325Jt/are,SHM DIJUAL TANAH A.BP.001.08.16.0000289 Tanah Jl By Pass Ngr Rai Utama AsBali 165Jt H.081237370337 Trima Gambar IMB Rumah Vila Br.Cepaka,Munggu dekat futsall DIJUAL RUMAH DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.08.16.0000298 Avanza G’2012 Hitam Jl.CokroTnh Kavling di Abianbase P.Galak Dps 31Are H:400Jt/Are Kost Gbr 3D Hub.081338804602 Call:Sumer 085100840123 aminoto 377/085100462764 Ubung !Djl Rmh Lt1 T55/75 & Lt2 T80/ RmhDpsLT1A,2KT,1KM,Grs,PDAM+ & Canggu Hub:081337141817 B.BP.135.08.16.0000174 ISUZU Ruko 3Lt Kediri Kuta Tnh A.BP.001.08.16.0000126 A.BP.001.08.16.0000346 B.BP.164.08.16.0000169 75 Dalung Permai H081238900262 Bor.21Jt/Th Hub.081236339305 Panther Grand Touring’12 As DK 145m2 Bgn 240m2 H:5M Nego B.BP.166.08.16.0000180 BUC 180m2 Pemogan Jl.6mtr Dijual Tanah Hak Milik A.BP.001.08.16.0000305 Hitam Terawat,081236009045/TT Vellfire Z’12 Htm+Range Rover RUPA-RUPA H.081999195888/081239119977 !Tkd Balian Renon Lt2 5KT4KM 2 525Jt/Are Nego T:087855999992 A.BP.001.08.16.0000329 Evoque’12 Pth+Wrangler’12Putih 50 Are Daerah Baturiti Rumah dekat Kampus Unud A.BP.001.07.16.0001901 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat A.BP.001.08.16.0000347 Are H2,7M Jl8mPvg,081999020033 Hubungi Bu Wayan 081999325057 Tnh Kav & Rumah Jl.KenArok Dps NISSAN Grd.Cherokee12Htm,082116788880 Jimbaran 2KT,RT,Dpr,KM T.08123985172 / 412815 B.BP.166.08.16.0000178 Dijl Tnh Luwus,Baturiti-Tbn A.BP.001.07.16.0001881 B.BP.164.08.16.0000171 A.BP.001.07.16.0001972 Juke RX’12 Putih AsBali Mulus Hub:081338286787/08123981531 BUC Jual Rumah/Tanah 3 Are Hub.0811399361,083119366667 L.200m2 Tlp:(0361)466840, Djl Tnh 2A Jl.Umalas Kerobokan Agya TRD’14 Putih asBali Full Dcari Property macet di Bank/ Hub.085102832128-081999456633 A.BP.001.08.16.0000233 A.BP.001.08.16.0000064 Gunung Sanghyang Pdgsambian A.BP.001.08.16.0000288 081934310335,081338791301 1,3M/A Ng Pmlk Lgs087862392722 Audio TV 115Jt,082144123789 Kena Rentenir Sms 087760451006 087861816677 TABANAN A.BP.001.07.16.0001895 KLUNGKUNG A.BP.001.07.16.0001984 A.BP.153.08.16.0000338
SUZUKI
Arena GX’2010Silver Asli Bali SmstBr 107Jt 081239600292Prbdi
Avanza’12 Dp 25Jt sisa Teken Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart
A.BP.001.08.16.0000321
A.BP.001.08.16.0000344
PROPERTY
BENGKEL LAS
B.BP.004.08.16.0000181
Djl Rmh 1Are Jl.Cekomaria Gg. Padi II No.8 Hub.082146939582
A.BP.001.08.16.0000033
TOUR
Rmh Security 24Jam Prm Griya Loka Brt Hardys 081337801973
A.BP.001.08.16.0000336
DIJUAL MOBIL
Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 110Jt/A Bs Kredit 087862450004 A.BP.001.08.16.0000182
DIJUAL MOBIL
Tanah Ungasan SHM 4 Are View Laut T.087783852121 A.BP.001.08.16.0000277
SPA
A.BP.001.08.16.0000160
Kavling Tanah 1,4Are Strategis Saya Siap Bantu Bayarkan&Lapor Dekat Fas.Umum H:081248788363 Pajak Bl/Th Murah 081338344155 A.BP.001.08.16.0000309
A.BP.001.07.16.0000933
BIRO JASA
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491 RUPA-RUPA
KOMPUTER
INTERIOR
DIJUAL RUMAH
DIJUAL MOBIL
SPA
PINJAMAN
ALUMINIUM
FOTOCOPY
SPA
SERVICE
SERVICE
AC ALUMINIUM
SPA
Panen Tiap Hari Kepiting Soka Harga Tambak,Dicari Distributor u/Bali Contact 081999111342
B.BP.154.08.16.0000164
KEHILANGAN 1 BPKB No:F0304660-O DK7824I AN:I Nym Jarwita Noka:MH1JF121 68K354713 Nosin:JF12E1359164
A.BP.001.08.16.0000120
Tlh Hlg BPKB Mtr Beat A/N Debora Pellondou yg menemukan tlg Hub.085338099215 Jimbaran
B.BP.101.08.16.0000067
PELUANG BISNIS Hutang Lunas dgn 125rb saja SMS 08179783392 Baru Launching A.BP.001.08.16.0000350
Kami Perusahaan Advertising Berkembang Perlu Partner Kerja sama Gedung Lantai III di Teuku Umar Seharga 3,160M Mesi Pendukung Rp.2.350M Inventaris Rp.75Jt Omset per Bln 70-125Jt Dijual Rp.1,450M,081338221973 A.BP.001.08.16.0000300
HEWAN Chihuahua Stambum 4Bl Cewek/ Cwok Murah 2Jt-083115111073 B.BP.154.08.16.0000114
SERVICE
EKONOMI
18
Jumat Paing, 5 agustus 2016
Tujuh WP di Bali Daftar TA
Denpasar (Bali Post) Sejak diberlakukannya Tax Amnesty (TA) per tanggal 1 Juli 2016, kini di Bali setidaknya ada tujuh wajib pajak (WP) atau pengusaha yang telah mendaftar untuk mendapat TA. Dari tujuh WP tersebut telah menyetor dana tebusan sekitar Rp 1 miliar, dengan aset deklarasi mencapai Rp 50 miliar. Data tersebut akan terus berkembang karena dinamis.
Bali Post/ant
PANEN - Petani memanen bunga krisan untuk dijual sebagai dekorasi pernikahan di Sidomulyo, Batu, Jawa Timur, Kamis (4/8) kemarin. Petani bunga di kawasan tersebut mengaku kewalahan memenuhi permintaan bunga krisan untuk dekorasi pernikahan yang meningkat hingga dua kali lipat sejak sebulan terakhir yakni dari 100 potong menjadi 200 potong per hari.
Industri Manufaktur Tumbuh Positif Denpasar (Bali Post) Produksi industri manufaktur Provinsi Bali pada triwulan II tahun 2016 mengalami pertumbuhan positif. Utamanya yang dihasilkan perusahaan/usaha Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) Bali, tumbuh sebesar 2,39 persen secara triwulanan (quarter to quarter/qtq) jika dibandingkan triwulan I tahun 2016. Capaian pertumbuban IMK Bali ini berada di bawah pertumbuhan nasional sebesar 5,74 persen pada periode yang sama. Jika dilihat secara periode tahunan (year on year/ yoy), IMK Bali pada triwulan II tahun 2016 tumbuh positif sebesar 8,99 persen dibandingkan triwulan yang sama tahun 2015 lalu. Bahkan angka pertumbuhan IMK Bali pada triwulan ini jauh lebih tinggi dari angka nasional yang mencapai 6,56 persen. Sementara itu, produksi yang dihasilkan perusahaa/ usaha IBS Bali pada triwulan II tahun 2016 (qtq) tumbuh negatif sebesar minus -0,22 persen atau berada di bawah pertumbuhan secara nasional yang tumbuh positif sebesar minus 3,54 persen pada periode yang sama. Jika dilihat secara tahunan (yoy), produksi yang dihasilkan usaha/perusahaan IBS Bali pada triwulan II tahun 2016 tercatat minus 5,89 persen, namun masih berada di bawah level nasional yang tumbuh sebesar 5,54 persen. ‘’Harus diakui bahwa peranan IMK dalam memacu dan mempercepat pembangunan daerah pada era otonomi dewasa ini semakin nyata dan strategis. Oleh karena itu, komponen masyarakat dan pelaku usaha IMK di Bali khusus-
nya, akan dihadapkan pada sejumlah tantangan yang ada, baik dari lingkungan internal maupun eksternal,’’ terang Adi Nugroho, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, belum lama ini. Dalam memajukan IMK di daerah, misalnya, pemecahan masalah tidak dapat dilakukan dengan kebijakan sama yang berlaku umum di tingkat pusat. Kebijakan dan strategi yang dikembangkan haruslah mengakomodir dan sesuai dengan spesifikasi atau kondisi yang dibutuhkan oleh daerah bersangkutan. ‘’Oleh karena itu, permasalahan daerah memerlukan solusi kedaerahan,’’ tandasnya. Wewenang yang selama ini dipegang pemerintah pusat harus diberikan kepada pemerintah daerah untuk menangani masalah di daerahnya. Dalam kaitan ini, strategi pembangunan daerah haruslah dilakukan secara bersinergi antara berbagai unsur terkait dengan masyarakat di daerah. Kebijakan dan strategi yang dikembangkan harus menggunakan sumber daya lokal yang efisien, termasuk sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya. Lintas pelaku di masyarakat harus bekerja sama untuk meningkatkan nilai sumber daya setempat. Untuk itu, perlu menjadi perhatian bahwa peran IMK strategis untuk menciptakan lapangan kerja, kesejahteraan, dan peningkatan standar hidup masyarakat setempat. Pertumbuhan IMK tergantung dari kondisi lingkungan bisnis yang dibuat sebagai usaha bersama antara usaha/perusahaan IMK, pemerintah dan masyarakat setempat. (kmb42)
‘’Kalau berkaitan dengan potensi Bali memang secara nominal, saya tidak bisa menyebutkan. Tetapi yang kita punya informasi, para WP yang ada di Bali punya harta yang belum dilaporkan di SPT tahun lalu,’’ ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali Nader Sitorus, belum lama ini. Sementara jumlah nominalnya, Nader mengaku tidak tahu, namun data tersebut dikatakan ada. ‘’Tetapi bukan di saya, di administrasi Direktorat Jenderal Pajak,’’ tukasnya. WP tersebut, dikatakannya, datang dari warga lokal dan warga asing yang memiliki aset di Bali. ‘’Karena kan kita tahu banyak orang asing yang punya vila dan hotel di Bali, maka mereka juga perlu mendeklarasikan harta yang ada di sini,’’ imbuhnya. Na d er m ena m b a hka n, untuk mendapatkan informasi orang Indonesia yang menyimpan uang di luar negeri, pemerintah RI sudah ikut menandatangani kesepakatan pertukaran informasi antarnegara, sehingga semua transaksi keuangan secara internasional akan secara otomotis masuk ke sistem informasi keuangan di Republik ini, termasuk ke Direktorat Jenderal Pajak. ‘’Jadi tahun-tahun ke depan, tidak ada yang tersembunyi karena transaksinya akan dilaporkan di dalam sistem,’’ tandasnya. Sementara itu, target penerimaan pajak DJP Bali sendiri tidak bisa ia sebutkan, namun secara nasional targetnya Rp 165 triliun. Sebelum adanya TA, lanjut Nader, dana pengusaha
yang ada di Bali banyak disimpan di Singapura, Eropa, Australia. Alasannya, investasi di luar negeri lebih aman, lebih untung, dan lebih tinggi nilainya, serta lebih mudah berinvestasi. Optimisme masyarakat Bali pun, menurutnya, cukup tinggi dengan TA tersebut dilihat dari banyaknya masyarakat yang mengikuti sosialisasi dan meminta informasi tentang TA. Nyoman Ayuningsih, Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Bali, menjelaskan TA merupakan kebijakan nasional dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengingat kondisi ekonomi dunia sedang melemah, sehingga diharapkan sebuah negara memberikan kebijakan yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. ‘’Indonesia, salah satu strateginya melakukan pertumbuhan ekonomi adalah dengan menerapkan tax amnesty,’’ katanya. UU No.11 Tahun 2016 yang sudah disetujui oleh DPR, dan sudah ditandatangani Presiden tanggal 1 Juli tahun 2016 akan diterapkan dalam rangka tujuan program-program untuk mendukung pembangunan Indonesia. Lebih lanjut dikatakan, esensi diberlakukannya TA adalah adanya repatriasi. Repatriasi adalah aset-aset orang Indonesia yang ada di luar negeri agar dibawa kembali ke Indonesia untuk diinvestasikan. Yang kedua, dalam rangka meningkatkan data base perpajakan. ‘’Jadi kalau kita sudah tahu wajib pajak mana yang sudah punya NPWP atau tidak punya NPWP, yang memiliki harta
banyak, baik dalam negeri maupun luar negeri, nanti kita akan masukkan dalam basis data perpajakan. Jadi kita akan punya lebih banyak lagi, sehingga kita bisa menghitung penerimaan pajaknya berapa,’’ jelasnya. Esensi ketiga adalah penerimaan pajak, diharapkan dengan tax amnesty sekarang, penerimaan pajak sejak saat ini dan ke depannya akan menjadi lebih baik. Nantinya ada banyak gateway atau sarana investasi yang bisa dijadikan referensi menyimpan dana TA di Indonesia, seperti obligasi BUMN, investasi keuangan pada bank persepsi, obligasi perusahaan swasta atau lembaga milik pemerintah, investasi infrastruktur, investasi sektor riil, dan pasar saham atau reksadana. Pemilik Bounty Cruise, Gde Wiratha, mengapresiasi adanya TA ini. ‘’Bagi saya membayar pajak adalah kewajiban warga negara yang telah bekerja dan memiliki penghasilan. Secara pribadi saya sangat takut membayar pajak, karena pemahaman saya minim sekali tentang pajak, tetapi setelah memahami, saya tahu TA ini memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk mendeklarasikan dirinya,’’ katanya. Ia juga mengajak rekan– rekan pengusaha, khususnya yang tergabung di Kadin, agar memanfaatkan TA ini. ‘’Sekarang kan diberikan kesempatan dengan tebusan 2 persen, 3 persen, hingga 4 persen. Jadi kesempatan yang sangat langka, apalagi kita sebagai pengusaha seharusnya memanfaatkan momentum ini,’’ katanya. (kmb42)
Singaraja (Bali Post) Kualitas endek Buleleng sudah tidak diragukan lagi. Selain berjaya di pasar lokal, endek Buleleng juga telah merambah pasar mancanegara. “Buleleng bahkan bisa menjadi pusat penghasil endek atau endek centre city di Bali dan Nasional,” ujar Kepala Bappeda Buleleng Gede Dharmaja di sela-sela persiapan Buleleng Endek Carnaval (BEC), Kamis (4/8) kemarin. Dharmaja menambahkan, bahan dasar endek bisa dikembangkan dalam berbagai motif busana. Daya tarik ini kemudian ditampilkan kepada seluruh masyarakat melalui BEC. Kalangan seniman, budayawan dan perajin dilibatkan dalam event tersebut. “BEC sebagai media promosi, hiburan dan edukasi terhadap pecinta endek di Bali. Selain itu, inspirasi perpaduan unsur modern dan tradisional tergali maksimal menghasilkan karya endek berkualitas unggul,” jelasnya. Menurut Dharmaja, peserta BEC yang rata-rata berusia muda sekaligus diberi pelatihan dan pembekalan. Selain mengenai pengetahuan merancang busana karnaval, juga tentang rias dan make up. Peserta diharapkan menggali potensi dan pengembangan kreativitas melalui kompetisi dan kecin-
taan produk endek lokal. Event BEC sendiri, lanjut Dharmaja, sudah memasuki tahun ketiga dengan mengusung tema “Metamorfosis Endek Denbukit”. Karnaval tahunan ini melibatkan 34 peserta dengan mencapai 800 personel. Karnaval busana melibatkan masing-masing kecamatan dan komunitas. “BEC dimulai Jumat ini (hari ini - red) dan sudah terselenggara sejak tahun
2014 lalu, berupa karnaval busana berbahan dasar endek khas Buleleng,” jelas Ketua Panitia BEC ini. Menurut Dharmaja, BEC hampir setiap tahun dinanti masyarakat. Terbukti dengan membeludaknya penonton memadati ruas jalan protokol Singaraja yang biasa digunakan panitia untuk parade. Tak hanya penonton lokal, juga diramaikan wisatawan luar negeri. (kmb34)
Buleleng Bisa Jadi Pusat Penghasil Endek
Nader Sitorus
Bali Post/kmb42
TPID Bali Terbaik di Kawasan Timur Indonesia
TIM Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali dinobatkan sebagai TPID Terbaik Kawasan Timur Indonesia. Penghargaan atas kinerja TPID Bali yang berhasil menekan laju inflasi dalam beberapa tahun terakhir, diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Tepatnya pada Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional TPID VII Tahun 2016 di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Kamis (4/8) kemarin. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud apresiasi pemerintah pusat terhadap kinerja TPID. Semangat jajaran TPID Bali diharapkan semakin terpacu dalam mengendalikan laju inflasi. Pasalnya, laju inflasi berkaitan erat dengan daya beli masyarakat dan memberi gambaran tentang tingkat perekonomian masyarakat di suatu wilayah. ‘’TPID Bali akan konsisten dalam melaksanakan program inovatif yang bertalian dengan pengendalian laju inflasi,’’ ujarnya. Upaya tersebut, lanjut Sudikerta, antara lain menjaga ketersediaan bahan pangan melalui pelaksanaan pasar murah, operasi pasar, pemantauan lapangan hingga memacu peningkatan produksi komoditi bahan makanan yang berpengaruh pada laju inflasi. Sejalan dengan itu, TPID Bali juga akan mendorong peningkatan peran serta pemerintah kabupaten/kota dalam penyediaan data harga (produksi dan konsumen). Validasi data akan menjadi pijakan bagi TPID dalam
menentukan langkah kebijakan berikutnya. Gubernur BI Agus DW Martowardojo yang juga berkedudukan sebagai Ketua Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) TPID mengapresiasi prestasi TPID Bali ini. Salah satu langkah inovatif TPID Bali yang mencuri perhatian tim penilai adalah upaya peningkatan kualitas infrastruktur, khususnya jalan-jalan produksi. Dia berharap kinerja TPID Bali dapat menjadi rujukan bagi provinsi lain dalam upaya pengendalian laju inflasi di daerah masing-masing. Hingga saat ini, TPID telah terbentuk di 34 provinsi dan 455 kabupaten/kota. ‘’K oordinasi antar- TPID juga sudah berjalan dengan sangat baik,’’ ujarnya. S ementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan dua hal penting yang harus menjadi perhatian dalam penguatan sektor ekonomi. ‘’Dua hal itu adalah laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Tak ada gunanya kalau pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi inflasinya juga tinggi,’’ tandasnya. Mengingat pentingnya upaya pengendalian inflasi, Presiden meminta daerah yang belum punya TPID segera membentuk lembaga tersebut. Dia pun mengapresiasi langkah inovatif yang telah dilaksanakan sejumlah TPID, sehingga layak diberi penghargaan. Selain Bali, Penghargaan TPID Terbaik juga diraih Jawa Tengah dan Sumatera Utara. (kmb)
Bali Post/ant
Gede Dharmaja
Bali ost/kmb34
PETIK - Petani memetik kopi di Tanggamus, Lampung, Kamis (4/8) kemarin. Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) memprediksi produksi kopi pada 2016 menurun menjadi 600 ribu ton dari 620 ribu ton di tahun 2015, yang disebabkan efek La Nina sehingga menimbulkan hujan berkepanjangan dan bunga tanaman kopi menjadi rontok.
19
Jumat Paing, 5 Agustus 2016
Bali Post/ant
MERAH-PUTIH - Sejumlah warga perwakilan dari berbagai agama dan kepercayaan mengikuti Kirab Merah Putih Nusantara di kompleks Candi Dwarawati kawasan dataran Tinggi Dieng, Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Kamis (4/8) kemarin. Ritual yang diikuti ratusan masyarakat lintas agama dan kepercayaan dari berbagai daerah tersebut sebagai perwujudan kehidupan toleransi antarumat beragama serta mendoakan untuk persatuan dan kejayaan bangsa Indonesia.
Pemberian Amnesti Din Minimi
Menginspirasi Kelompok Bersenjata Lain
Jakarta (Bali post) Deputi II bidang Dalam Negeri Badan Intelijen Negara (BIN) Mayjen TNI Thamrin Marzuki mengatakan, pemberian amnesti (pengampunan) untuk kelompok bersenjata Nurdin Ismail alias Din Minimi beberapa waktu lalu telah berdampak positif. Menurutnya, adanya amnesti bagi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut telah menginspirasi kelompok bersenjata lainnya seperti di Papua dan di Poso mau menyerahkan diri. ‘’Ini berdampak pada kelompok besenjata lain. Di Papua, banyak yang kini mau membujuk Goliath Tabuni, pimpinan kelompok bersenjata terkuat di Papua, untuk turun gunung. Begitu juga di Poso, tiga anak buah Santoso mau menyerahkan diri,’’ kata Thamrin Marzuki dalam diskusi bertema ‘’Amnesti Din Minimi Langkah Tepat Rekonsiliasi Jokowi’’ di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/8) kemarin. Thamrin menuturkan, sepuluh anggota kelompok bersenjata di Papua pimpinan Goliat Tabuni menyerahkan diri setelah kelompok Din Minimi dikabarkan bakal menerima amnesti. Goliat Tabuni, disebut Thamrin, sebagai kelompok terkuat di Puncak Jaya, Papua juga mau menerima amnesti. ‘’Kita juga berharap Goliat Tabuni menyerahkan diri,’’ imbuhnya. Thamrin menjelaskan, dipilihnya Din Minimi, karena dalam pengejaran kelompok ini banyak memakan korban. Namun, dengan sikap persuasif kelompok yang dikenal ganas ini akhirnya luluh dan mau menyerahkan diri. ‘’Kalau dilakukan terus langkah represif, berapa anggaran yang harus dihabiskan? Bagaimana dengan anggarannya, belum lagi korbannya juga,’’ kata Thamrin. Pakar hukum tata negara Margarito Kamis mengatakan sesuai amanat konstitusi presiden berhak memberikan amnesti. ‘’Amnesti, abolisi adalah hak prerogatif presiden. Pelak-
sanaannya memang minta pertimbangan pada DPR. Tetapi ketika DPR tidak setuju maka presiden bisa langsung memberikan amnesti,’’ kata Margarito. Pemberian amnesty, menurutnya, bukanlah barang baru dalam sejarah berdirinya negara Indonesia. Tokoh-tokoh dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI/Permesta) pada tahun 1958 diberikan amnesti oleh Presiden Soekarno. Bahkan di dunia juga ada pemberian amnesti terhadap Korea Selatan oleh Amerika Serikat. ‘’Makanya tepat apa yang dilakukan Kepala BIN Sutiyoso kepada Din Minimi. Makanya setuju atau tidak setuju asal sudah ada pertimbangan DPR maka Presiden bisa mengambil tindakan (amnesti) itu sah,’’ tegasnya. Margarito mengatakan tidak ada yang salah atas langkah Kepala BIN Sutiyoso yang bertaruh nyawa menemui Din Minimi agar bisa turun gunung dan tidak memberontak lagi terhadap pemerintah Indonesia. ‘’Semoga ini bisa dilakukan di Papua dan Poso. Saya senang masalah ini tanpa tembak-menembak. Saya senang pemberontak dari Papua mengikuti langkah ini,’’ katanya berharap. Sementara itu, anggota Komisi I DPR dari PDI-P Effendi Simbolon mengatakan keberanian Sutiyoso menemui Din Minimi memang bonek (bondo nekat) sehingga perlu diapresiasi. ‘’Hanya kenapa Jokowi terlihat ragu, kenapa tidak langsung memberikan amnesti pada bulan Januari,’’ kata politisi dari PDI Perjuangan ini. Effendi menilai lambannya pemberian amnesti karena konsekuensi Din Minimi mengakui bersalah walaupun tidak melalui proses hukum. Oleh karena itu, apakah DPR setuju atau tidak maka tinggal menghitung tingkat kejahatannya. Apakah pantas ketika dia melakukan perang dengan sangat keji harus diberikan amnesti maka dari itu harus diganjar hukum,’’ jelasnya. (kmb4)
Jadi Prioritas
Dari Hal. 1
Dia mengatakan jangan sampai pemotongan belanja menurunkan manfaat dari program pemerintah yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan. Disinggung apakah BI akan turut menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 yang sebesar 5-5,4 persen, Agus enggan menjawab spesifik. Dia hanya mengatakan kinerja fiskal memang harus menjadi prioritas perbaikan. Namun, di sisa tahun 2016, potensi dana repatriasi dari
kebijakan amnesti pajak akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai target pemerintah. ‘’Namun, dengan catatan repatriasi itu banyak dialihkan ke sektor riil,’’ ujarnya sembari menambahkan bahwa BI memperkirakan dana repatriasi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 560 triliun. Di sisi lain, menurut Agus, pemerintah memang dihadapkan pilihan sulit untuk menyesuaikan realisasi APBN dengan kondisi ekonomi global saat ini. Berkurangnya potensi pendapatan negara, membuat pemerintah perlu
melakukan langkah bijaksana untuk menurunkan belanja negara. Hal itu juga karena dalam Undang-undang Keuangan Negara, defisit APBN tidak boleh melebihi 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto. ‘’Dalam kondisi dunia yang agak lemah seperti sekarang, saya rasa keputusan memotong belanja adalah yang bijaksana. Kalau memang misalnya dilakukan, karena memotong belanja itu akan membuat tekanan terhadap pemerintah untuk mengejar pendapatan negara akan berkurang,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
JADWAL PENERBANGAN - Sejumlah penumpang tujuan Ternate menanti kepastian jadwal penerbangan di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (4/8) kemarin. Tidak kurang dari enam jadwal penerbangan tujuan Ternate telah dibatalkan sejak Rabu (3/8) karena penutupan sementara Bandara Sultan Babullah, Ternate, akibat erupsi Gunung Gamalama.
Perlu Ditata Dari Hal. 1
‘’Pemicu inflasi salah satunya adalah sarana dan prasarana. Yang perlu ditata di pusat adalah bagaimana untuk kartel-kartel ini bisa untuk dihilangkan. Karena proses untuk distribusi ini sangat menentukan. Harga melonjak juga include dari berbagai aspek, baik biaya transportasi, aspek proses bongkar-muat hasil produk, inilah salah satu pemicu. Untuk itu saya berpikir perlu adanya undang-undang tata niaga,’’ katanya. Presiden pun mengingatkan Kapolres, kejaksaan, dan pemerintah daerah untuk melakukan monitor paling tidak dua minggu atau sebulan sekali terhadap tempat gudang penyimpanan sembako. ‘’Apa mereka menumpuk terlalu banyak, berarti mau main-main harga. Apa mereka tidak punya stok. Itu harus kita ketahui,’’ kata Presiden, Kamis (4/8) kemarin. Presiden mengatakan jika stok menipis, berarti harus ada sebuah tindakan untuk memperbesarnya, dan jika menumpuk langsung diperintahkan untuk mengeluarkannya, sehingga harga di daerah bisa stabil lagi. Presiden juga meminta pimpinan daerah memperhatikan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, agar dipelihara, sehingga tidak menimbulkan biaya mahal. ‘’Transportasi, apa jalan rusak, jembatan rusak. Kalau kabupaten/kota bisa melakukan perbaikan silakan dilakukan. Kalau tidak, sampaikan ke pemerintah pusat agar kita yang melakukan,’’ kata Presiden. Presiden Jokowi mengatakan jika infrastruktur rusak, maka harga transportasi biayanya pasti tinggi karena biaya bahan bakar minyak (BBM) yang bertambah. Presiden juga mengingatkan kepala daerah untuk memperhatikan ketersediaan distribusi pasokan barang agar
tidak menimbulkan lonjakan harga. Presiden Jokowi pun mencontohkan harga bawang merah di Brebes, Jawa Tengah, Rp 12.000 yang ternyata di Jakarta mencapai Rp 40.000/kg. Ini bukan hanya masalah transportasi, juga masalah penyimpanan bongkar muat (loading & unloading) barang. ‘’Di-loading dan unloading, bongkar muat, bimbing petani sehingga bawang yang dikirim 100 kilogram harusnya sampai sini 100 kilogram. Tapi, kenyataannya rusaknya banyak sekali. Bongkar muat, dari yang dikirim 100 kilogram, bisa rusak 15 hingga 20 persen, sehingga dari 100 kilogram, 20 persen berarti kehilangan 20 kilogram. Ini sudah menaikkan harga,’’ kata Presiden. Oleh karena itu, Presiden mengimbau agar pimpinan daerah memperhatikan hal-hal yang kecil dan detail serta urusan mikro, sehingga tidak menimbulkan gejolak harga. Presiden mengingatkan dalam mengelola pemerintahnya perlu memperhatikan dua hal, yakni pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terkendali. Selain itu, Presiden mengingatkan pula bahwa negara-negara maju memiliki tingkat inflasi yang rendah, seperti Malaysia pada 2015 sebesar 2,1 persen, Amerika Serikat (AS) 0,12 persen, Eropa 0,04 persen, yang hal ini menunjukkan kestabilan harga. Prediden Jokowi meminta para kepala daerah menjaga tingkat inflasi sehingga target plus-minus 3,5 persen pada tahun ini tercapai dan diharapkan turun hingga di bawah dua persen. ‘’Kalau Bapak, Ibu Gubernur, Bupati, Wali Kota bisa melakukan ini, rampung kita. Katakan bisa ditekan di bawah dua persen, terus pertumbuhan ekonomi di atas lima persen, artinya rakyat punya uang dan belanja mudah. Inilah pekerjaan besar yang harus kita lakukan,’’ tegasnya. (ant)
Jumat, 5 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.00 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Home Shopping 10.00 Agrobisnis 10.30 Taksu 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Inovator 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.00 Klip Bali 14.30 Tembang Bali
270 Kg
Potensi Pajak Dari Hal. 1
Selain itu, melemahnya kondisi perdagangan global menyebabkan ekonomi Indonesia juga mengalami kontraksi dari 2015 hingga 2016. ‘’Dengan kondisi itu, Kemenkeu melaporkan penurunan potensi pajak tahun 2016 yang cukup besar karena basis penghitungan tahun 2016 masih tinggi,’’ katanya. Ia menyebutkan pada 2014 realisasi penerimaan pajak sekitar Rp 100 triliun di bawah target, tahun 2015 Rp 249 triliun lebih kecil dari rencana. ‘’Kami laporkan bahwa kami perlu penyesuaian sehingga APBN kita menjadi kredibel, confidence dan trust, yang mencerminkan kondisi ekonomi kita,’’ katanya. Ia menyebutkan dengan kurangnya penerimaan pajak maka pihaknya mengusulkan penghematan belanja kementerian/lembaga sekitar Rp 65 triliun dan belanja ke daerah sekitar Rp 68 triliun. ‘’Kami dengan Kemenko Perekonomian dan Bappenas akan menyisir belanja yang bisa dikurangi tanpa ganggu belanja prioritas,’’ katanya. Keputusan untuk penghematan belanja daerah hingga Rp 68 triliun, tentu akan semakin dirasakan dampaknya. Apalagi penghematan yang dilakukan sebelumnya telah menimbulkan keterpurukan di beberapa sektor. Properti salah satunya. Demikian pula sektor pariwisata. Kunjungan yang meningkat, tak diikuti dengan peningkatan
pengeluaran wisatawan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H. sebelumnya telah mengingatkan bahwa telah terjadi pelambatan ekonomi dan penurunan kualitas pariwisata Bali. Keduanya saling memengaruhi, sehingga terjadi krisis yang berdampak pada kemampuan dan daya beli masyarakat. Kalau tidak cepat ditangani, dikhawatirkan ekonomi Bali akan makin terpuruk. Untuk itu, ia mengingatkan Bali harus segera mengambil langkah strategis untuk keluar dari kondisi saat ini. Kalau tidak, keterpurukan akan makin dalam. ‘’Jika masih melempem, Bali yang 70% mengandalkan pariwisata, tentu harus bersiapsiap menerim dampaknya. Misalnya, pelaku atau pengusaha pariwisata akan merumahkan karyawannya. Terus terang, Agustus sampai September akan menjadi ujian yang sangat berat,’’ jelasnya. Menyikapi hambatan ekonomi dan penurunan kualitas pariwisata Bali, ia berpendapat, itu harus disikapi bersama. Pemerintah daerah dan pemerintah pusat haruslah segera menggulirkan proyek infrastruktur, sehingga daya serap anggaran makin bertumbuh. Dia mencontohkan penyerapan anggaran untuk belanja infrastruktur masih sedikit. Hingga bulan Juli lalu, penyerapan anggaran maksimal
15.30 Bali Channel Tourist TV 16.00 Lila Cita Janger Sukawati Paguyuban Shanti Gita Umbara (1) 17.00 Berita & Bincang Terkini 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina Badung (3) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Calonarang Batuyang (1) 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wirasa 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Bondres Inovatif : Sugih Nagih (4) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 23.30 Bali Channel 24.00 Closing
25%. ‘’Bahkan ada yang masih di bawah 20%, terutama dalam sektor infrastruktur. Anggaran yang begitu besar, namun terserap baru 15%. Ini sangat rendah,’’ sebut Alit Wiraputra. Karena itu, dia mengkhawatirkan dalam waktu lima bulan ini, apakah pemerintah pusat mampu mengawal kondisi seperti ini. ‘’Saya pikir ini menjadi pertanyaan kita bersama-sama. Sehingga apabila ini tidak dilakukan, maka ekonomi akan terus mengalami pelambatan,’’ paparnya. Tak hanya di bidang pariwisata, pertanian Bali juga mengalami kendala. Salah satunya dikarenakan belum terlaksananya proyek yang dibiayai APBD maupun APBN. Di balik pelambatan ekonomi itu, ternyata daya beli petani Bali juga mengalami penurunan. Kondisi ini tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali pada April 2015 mengalami penurunan sebesar 0,35 persen dibandingkan Maret 2015, yaitu dari 103,41 menjadi 103,05. Turunnya daya beli petani, kata Prof. Dr. Nyoman Suparta, akibat belum adanya proteksi pemerintah terhadap petani, sehingga mudah dipermainkan oleh pedagang besar. ‘’Pemerintah hanya memproteksi produksi petani dengan teknologi, pupuk, dan manajemen, tetapi pemerintah tidak jelas memproteksi petani dari segi NTP,’’ ungkap Prof. Suparta, beberapa waktu lalu. (Tim BP)
Dari Hal. 1
Sementarta tiga orang lainnya berasal dari Indonesia asal Aceh. ‘’Mereka sudah ada di hotel ini sejak tanggal 1 Agustus 2016. Saat ini kita masih mengembangkan asal-usul sabu-sabu itu,’’ kata Budi Waseso yang akrab dengan panggilan Buwas. Kata Buwas, Jakarta merupakan kota yang rawan narkoba. Dalam tiga bulan ini sudah ada 270 kilogram sabu-sabu yang disita. ‘’Kita sudah mengintai tiga bulan yang lalu, dan dari pengungkapan ini kita menyelamatkan 150 ribu orang dari penyalahgunaan narkoba,’’ kata Buwas. (ant)
Serma Supriyadi Dari Hal. 1
Proses penyelidikan dan pencarian fakta oleh tim internal TNI, menurut Panglima, akan melibatkan berbagai sumber termasuk keterangan dari Serma Supriyadi, mantan anggota TNIAU yang pada 2013 dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara atas dakwaan membantu meloloskan impor 1,4 juta butir ekstasi milik Freddy Budiman. Penyelidikan atas tulisan Haris Azhar sekaligus menjadi momentum pembenahan dan introspeksi bagi internal TNI. ‘’Kejahatan ilegal ini pasti akan merapat pada aparat hukum, aparat pemerintah, termasuk TNI. Itu saya sadari betul makanya kita lakukan pembersihan (internal),’’ ujarnya. (ant)
16 Pages
148 Number 8th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
Friday, August
ntastic Second ‘Fa vie Beasts’ moNov 2018 coming in Friday, August
5, 2016
of some a mention “There is we know and love that we only characters movies, but Yates from previous them fleetingly,” talk about we’ll told Reuters. movie, part two, “In the next of them in a significant one he used get to meet younger than way. He’s muchbe coming back.” to be, but he’llYates said Rowling In June, ideas for the third and said he already had Beasts” film new “Fantastic having to adapt the relished not books. stories fromwe adapted the books, out “When have to leave out bewe’d always hated leaving the things you didn’t quite work in the cause they the storytelling for structure of said. a movie,” he returned with “Pottermania” weeks, with in recent stage vengeance for the London rave reviews Potter and the Cursed play Bros play “Harry publication of the Jaap Buitendijk/Warnerleft, and and British shows, from Dan Child,”in book form. U.S. is already Pictures and script Bros. the book Alison Sudol to Find booksellers say by Warner title in a decade. Where released Redmayne, This imageWaterston, Eddie the best-sellingtheme park attractions Beasts and Harry Potter in Florida and Cali18, 2016. Katherine a scene from “Fantastic on Nov. running Japan. 2016. are up and for release Folger in as in Osaka, giving on Nov. 18, be released plays Newt Scamander, fornia, as well without Them,” scheduled will New Bros, more Redmayne ’ who arrives in Warner J.K. Rowling “there is much movie British author a case of magical details, hinted for the second David a ‘magizoologist from Rowling’s and in 1926 with wreak havoc write the script the horizon” for the first four York that escape, non-magical on World. of the as she did directed the last Wizarding 450 million copies from the direct, creatures books have Yates, who More than and face threatscity. films, will in the Comic- seven original Harry Potter statement. languages. a “Harry Potter” in humans 79 Diego’s in said of San Ahead of month, Yates teased been sold worldwidehas grossed more Warner Bros yet to be titled, is part The movie, on Rowling’s Con event last character from the The movie franchise (rtr) to deal based a familiar stories will return than $7 billion worldwide. a three-movie Beasts and Where best- that book “Fantastica prequel to her first “Harry Potter” Beasts.” Find Them,” Potter” books. The will in “Fantastic selling “Harry Eddie Redmayne, Post at: onal Bali Jl. D.Tamblingan movie, starring
5, 2016
killed, Woman in five hurt central London knife attack Page 6
ationalbalipost.c
beats US women 2-0 New Zealand soccer in Olympicnt tourname
Legong e Tombol danc saved from extinction
spin-off Harry Potter 2018, Holmovie in the - The second released in November promising be LOS ANGELES Beasts” will Bros said on Wednesday, franchise. series “Fantastic studio Warner from the boy-wizard lywood movieon the horizon” “much more
find Internati
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
not to Pentagon $300 pay Pakistan military million in ements reimburs Page 13
AP Photo/Nick
Wagner
Garcia, Salvador rodeo arena Juan Manuel captain a Mexican and team staging area at cowboy to a d by Mexican wheel themselves photo, accompanie Martinez 10, 2016 Graciela Sanchez wife In this July and his Mexico. Espinoza Izcalli, in Cuautitlán
A - Legong SINGARAJ is ogled by Tombol dance through the government General of the Directorate Ministry of Culture, Cultural Afand Education of the 50 fairs. Appearance dancers on Singa Legong Tombol next to the the main stage sedated the crowd monument or Bulfest. Ambara Raja Buleleng Festival is an at the fourth y, the Legong Tombol been and has not Understandabl reconstructed public. art newly to general been enwidely known legong dance has because It happens Lately this in Buleleng.remaining to survive dangered living dancer grandmother The there is only 80-year old namely an village, Banjar, Buleleng. knows the at Banyuatis Tourism Agency from Culture and based on information Institute of legong dance at the Indonesia academician Denpasar. the Arts (ISI) Legong... on page 2 Continued
Mexico’s physically challenged ‘charro’ cowboys test limits
d
ge ly challen physical its Mexico’s wboys test lim co ‘charro’
a team association, seven from paracharreria 26 members in comprising give themselves.” was founded states in Mexico. mounting The associationMexican Federaneeds help Espinoza doesn’t rely on the 2010 as part of the with the stated also be heard News can to the at Global spends his the horse and of Charreria, discriminain “Bali Image” from 9.30 Espinoza he’s tion combating him traditional stirrups attached 96.5 horseback, — Salvador injury that left mission of people with disabilities Radio FM am. Listen to But once on and a fearless horse cord AN IZCALLI until 10.00 FM at http:// tion against integrate them through mounts his in the saddle. due to a spinal CUAUTITL Global Radio a skilled equestrian When he en2myand helping sport. upright wheelchair at globalfmbali.list days in a from the waist down.helps him keep cowboy. competitor. where I have learned the national no other organization streaming that or live video and http:// “This is in wheelchairs have “There is this before us,” saida paralyzed the back brace charro, or Mexican radio.com mbali.com overcomwho lost athletes has done Patino Marquez, into a http://radioglobalf el/global-fm-bali. and tightens it also meansas amputa- thatlimits,” said Espinoza,ago when that transforms ustream.tv/chann Therapy, no such Norma Angelica in sports medisaddle, he 16 years Mexican sport ing conditionsblindness, deafness use of his legs four-story building doctor specializingpresident of the a version in the partial is also In the traditional fell from air conditioners. cine who this country’s be tions, while competing more he installing the one people of charreria, say you have to or paralysis events as theirhorse- while they limit is daredevil of rodeo, and brave. “The only peers: lassoing, mem- same agile, tough and other able-bodied and others. bull-riding For Espinoza Association Mexican Equestrian reining, the of bers and of Paracharreria
balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Jumat Paing, 5 Agustus 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Food Truck Festival
Warung Dapoer Ngeritik Angkat Nilai Kuliner Tradisional KULINER tradisional dengan menu nasi sela, menjadi ikon Warung Dapoer Ngeritik. Di warung ini, nasi sela dikemas sangat apik. Nasi sela dipadukan dengan pepesan clengis, urab jukut paku, kacang, gerang (teri), sambal tuwung (terong), sambal matah dan telur pindang. Sayur urab dan pepesan clengis wajib ada dalam menu nasi sela-nya. Warung Dapoer Ngeritik, salah satu pengisi stan Food Truck Festival (FTF) 2016 yang digelar Kelompok Media Bali Post (KMB) pada 29-31 Juli lalu. Pemilik Warung Dapur Ngeritik, Dewa Made Merta Kota, belum lama ini menyampaikan sehari-hari ia berjualan di daerah Kesiman, Denpasar. Dikatakan, food truck dikategorikan sebagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Peran UMKM sangat besar dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, perhatian terhadap pelaku usaha food truck penting. ‘’Food
Bali Post/pik
Film ’’Tiga Dara’’ Siap Tayang
FILM ‘’Tiga Dara’’ karya sutradara Usmar Ismail pernah berjaya pada era 50-an. Film yang dibintangi Chitra Dewi, Mieke Wijaya, dan Indriati Iskak ini bahkan sangat populer di kalangan anak muda pada masa tersebut. Kini, setelah 60 tahun berlaku sejak perilisan awal, masyarakat Indonesia dapat kembali menyaksikan film ‘’Tiga Dara’’ hasil restorasi 4K. Adalah SA Films yang melakukan proses restorasi film bergenre drama musikal. Pemilihan merestorasi film ‘’Tiga Dara’’ dikarenakan rekomendasi dari banyak pihak. Film produksi Perfini ini juga dinilai memiliki kelengkapan cerita yang masih relevan dengan kehidupan pada masa sekarang. ‘’Waktu itu kami sudah pernah restorasi film ‘Lewat Djam Malam’. Kita terpikirkan, kenapa orang Indonesia belum memikirkan penyelematan aset film negeri sendiri. Dipilih beberapa film dan memang yang paling menuai respons adalah film ‘Tiga Dara’ karena film ini lengkap ceritanya,’’ ucap Yoki P. Soufyan dari SA Films saat berbincang usai pemutaran film ‘’Tiga Dara’’ di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (3/8). ‘’Film ‘Tiga Dara’ adalah tentang kita, tentang sejarah kita, tentang musikalitas kita, tentang budaya kita. Maka merestorasi kembali film ini kepada bangsa Indonesia adalah sebuah tugas yang sangat penting,’’ tambah Yoki. (pik)
MENJELANG pementasan ‘’Bunga Penutup Abad’’ pada 25-27 Agustus mendatang, Reza Rahadian merasa gugup. ‘’Saya deg-degan sebetulnya,’’ kata Reza saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (4/8) kemarin. Pasalnya, dalam penampilan secara langsung kali ini, ia mendapat porsi dialog yang banyak karena perannya sebagai Minke. ‘’Aduh,
Anggun C. Sasmi
Latihan Teater
Bali Post/kmb42
Reza Rahadian
Deg-degan Main Teater mau botak deh pokoknya hahaha…,’’ canda Reza. Sang aktor mengaku dirinya sempat ragu untuk melanjutkan peran tersebut dan berkonsultasi dengan teman sesama pemain, Happy Salma (yang juga produser) serta sutradara Wawan Sofwan. Happy menguatkan Reza untuk tetap lanjut dan berpendapat keraguan
Ukir Sejarah Chelsea Gigit Penghapus di ’’Twitter’’ Prancis
PENYANYI Anggun C. Sasmi mengukuhkan popularitasnya di negara-negara berbahasa Prancis di Eropa dengan secara resmi menjadi tokoh paling berpengaruh ke-2 di Twitter Prancis selama Juli 2016. ‘’Sejujurnya saya sangat terkejut melihat bahwa saya adalah pribadi paling berpengaruh ke-2 di Twitter di Prancis bulan Juli lalu. Saya bertemu dengan ribuan orang selama tur saya ini dan saya sangat senang berbagi beberapa bagian dari momen-momen unik tersebut dengan mereka melalui foto dan video. Keterikatan dengan fans saya di Prancis menjadi sangat kuat beberapa minggu ini, menyusul dengan kesuksesan lagu saya ‘Nos Vies Parallèles’ (kehidupan paralel kami) yang sangat sering didengarkan di radio,’’ tutur Anggun dalam siaran pers, Rabu (3/8). Saat ini Anggun tengah menjalani tur di Prancis dengan jumlah penonton sebanyak 8.000 hingga 10.000 orang. Anggun akan beristirahat sejenak untuk melakukan perjalanan ke Bangkok dalam rangka memperlihatkan patung lilin dirinya di Museum Madame Tussauds pada 1 September mendatang. ‘’Saya sangat tersanjung untuk bergabung dengan begitu banyak selebriti bergengsi. Rupanya patung lilin saya akan diletakkan di sebelah Oprah Winfrey di Museum Madame Tussauds di Bangkok. Saya sangat bersemangat untuk melihat patung lilin saya yang telah dibentuk secara rahasia selama 8 bulan terakhir di London.’’ Saat ini, Anggun juga tengah mengerjakan dua proyek besar berskala internasional yang masih dirahasiakan sampai hari ini. ‘’Salah satunya akan hadir sebelum akhir tahun. Tampaknya saya akan sangat sibuk. Saya masih mengatur bagaimana saya dapat menjalani semuanya. Saya tidak sabar untuk berbagi mengenai hal ini dengan fans saya.’’ Ia juga tengah merampungkan album berbahasa Inggris yang akan diluncurkan tahun depan. (ant)
Bali Post/ant
CHELSEA ISLAN punya pengalaman menarik saat latihan untuk pementasan teater ‘’Bunga Penutup Abad’’, yaitu menggigit penghapus. ‘’Kemarin, aku berdialog sambil gigit penghapus,’’ kata Chelsea kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (4/8) kemarin. Di bawah arahan sutradara Wawan Sofwan, Chelsea diajarkan artikulasi karena pementasan nanti ia tidak memakai pengeras suara. ‘’Biar suara kencang juga karena enggak pake mike,’’ katanya. Sang aktris berperan sebagai Annelies dalam lakon yang diadaptasi dari novel Pramoedya Ananta Toer ini. Setiap hari, ia berlatih di pagi hari selama tiga jam sebelum melanjutkan aktivitas lainnya. Ia pun harus bangun pagi untuk latihan fisik, seperti lari karena pementasan teater menuntut stamina yang kuat. Chelsea beranggapan latihan teater yang sudah ia jalani selama tiga bulan belakangan juga berguna untuk aktingnya di film, seperti suara yang lantang. (ant)
Dapoer Ngeritik - Pemilik Warung Dapoer Ngeritik Dewa Made Merta Kota bersama istrinya, Made Suantari, ketika mengikuti Food Truck Festival yang digelar KMB.
truck ini kan usaha menengah ke bawah. Dengan adanya event food truck festival (FTF) rasanya seperti ada yang memperhatikan sehingga jadi lebih semangat,’’ kata Dewa Made Merta Kota. Dikatakan, menu kuliner tradisional akan kalah saing dengan menu kuliner modern ala western jika tidak dibungkus dengan kreativitas seperti food truck tersebut. Maka dari itu dengan konsep food truck ini diharapkan dapat mengangkat nilai menu tradisional yang sebetulnya tidak kalah dengan menu modern. FTF yang digelar Kelompok Media Bali Post (KMB) sebagai ide yang sangat bagus. Pedagang food truck ini diharapkan bisa diberikan izin atau ruang berjualan. ‘’Diharapkan Pak Wali bisa mengizinkan di mana, tapi tetap komunitas harus ada untuk memperhatikan kreativitas, karena kita tidak boleh asyik berjualan saja,’’ imbuhnya. Meskipun sehari-hari ia memiliki warung di daerah Kesiman, namun food truck merupakan konsep segar yang patut mendapat perhatian. ‘’Karena anak-anak muda kan tidak bisa kita tarik untuk datang, senangnya angkringan seperti ini (FTF),’’ tandasnya. (kmb42)
tersebut menunjukkan bahwa ia tidak sombong. ‘’Terlalu percaya diri saat di panggung tidak bagus,’’ kata Happy yang duduk di samping Reza. Reza sudah bermain teater sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama namun belum benar-benar menyukai seni peran kala itu. Ia hanya bermain karena keharusan tampil di acara sekolah. Beberapa tahun lalu, ia sempat terlibat pertunjukan teater salah satunya dengan Happy Salma. ‘’Baru berani lagi setelah dipaksa Teteh (Happy),’’ candanya. (ant)
Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti Terima ’’Pro Bali Award’’ SOSOK Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti -- salah satu penulis buku terbitan Pustaka Bali Post -- menerima Pro Bali Award 2016 sebagai Tokoh Rohaniwan Pembaharu. Anugerah diberikan Yayasan Dana Abadi Bali (YDAB), Minggu (31/7), di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Art Centre Denpasar. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta. Penghargaan ini diberikan kepada beliau atas kiprahnya dalam memberikan pencerahan dan meluruskan upacara keagamaan mulai dari pelaksanaan, upakara (sarana-prasarana), arti, fungsi maupun makna berdasarkan sastra agama sebagai petunjuknya, bukan berdasarkan konsep atau tradisi mula keto. Sehingga upacara menjadi murah, meriah, tepat sesuai dengan intinya tanpa meninggalkan budaya, karena sesuai dengan sastra agama. Intinya sesuai dengan kemampuan sang madue karya. ‘’Masih banyak pelaksanaan yadnya mengutamakan kuantitas daripada kualitas, padahal Tuhan tidak pernah menyampaikan tinggi-rendahnya yadnya berdasarkan kuantitas (besar-kecilnya) upacara. Tetapi dengan jelas disebutkan dalam Weda bahwa berkualitasnya
suatu yadnya tergantung dengan ketulusan hati. Sehingga istilah nista, madya, utama hanyalah ungkapan manusia yang menilai yadnya dari segi materi bukan dari spritualnya,’’ ungkap Ida Rsi. Sulinggih yang saat welaka-nya bernama Drs. I Gde Sara Sastra, M.Si. dari Geria Bhuana Dharma Shanti Sesetan ini masih aktif sebagai dosen Unhi dan sering membantu umat Hindu kurang mampu melaksanakan berbagai upacara bekerja sama dengan beberapa yayasan, seperti Yayasan Jaringan Hindu Nusantara (YJHN). Selain menjalankan swadharma seorang sulinggih dan dosen, beliau juga
aktif menuangkan gagasan berupa buku-buku yang diterbitkan oleh Pustaka Bali Post, antara lain ‘’Reformasi Ritual, Mentradisikan Agama Bukan Mengagamakan Tradisi’’, sebagai buku induk meluruskan upacara keagamaan berdasarkan sastra bukan atas asas mula keto. ‘’Pedoman Praktis Upacara Piodalan di Sanggah/Mrajan - Seri 1 Mentradisikan Agama Bukan Mengamakan Tradisi’’. ‘’Pedoman Praktis Upacara Ngaben Pranawa Seri 2 Mentradisikan Agama Bukan Mengagamakan Tradisi’’. ‘’Tuntunan Praktis Nyiramang Layon’’. Buku ‘’Fungsi Tirta Pangentas Dalam Upacara Ngaben’’. ‘’Ngajum Sekah dan Ngangget Don Bingin’’. ‘’Pedoman Tata Upacara Ngajum Kajang dan Pemerasan Upacara Ngaben’’. ‘’’Fungsi dan Makna Upacara Mapulang Lingga’’. ‘’Renungan (Sebuah Pelajaran Budhi Pekerti’’. ‘’Bhujangga Waisnawa dan Sang Trini, Bagian dari Konsep Siwa Sidhanta Indonesia’’. Award ini merupakan yang kedua kalinya diterima Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Shri Satya Jyoti, karena pada tahun 2012 beliau juga telah menerima HBRC Award, kategori Penulis Buku Agama Hindu terbaik tahun 2012 yang dianugerahkan oleh Hindu Books & Readers Community. (kmb)
Rare Bali Festival
Bangun Karakter Melalui Seni Budaya
MEMPERINGATI Hari Anak Nasional 2016, Pemkot Denpasar yang dimotori Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) didukung Yayasan Penggak Men Mersi akan menggelar Rare Bali Festival (RBF) ke-2 pada 6-7 Agustus di Taman Kota Lumintang. Mengusung tema ‘’Taman’’, kegiatan yang melibatkan ribuan anak dari PAUD hingga SMA ini bertujuan untuk menunjang program Kota Denpasar menuju kota layak anak. Selebihnya, memberikan ruang bagi anakanak untuk berinteraksi serta mengenali berbagai jenis permainan tradisional, seni, serta aktivitas budaya tradisi lainnya. ‘’Selain itu, juga untuk membangun karakter anak-anak Kota Denpasar yang ceria, jujur, disip-
lin, cerdas, memiliki budi pakerti luhur serta peka terhadap kebersihan lingkungan. Sebab, saat ini anak-anak telah dipengaruhi oleh permainan di gadget saja,’’ ujar Kadek Wahyudita, Ketua Panitia RBF 2016, Kamis (4/8) kemarin. Lebih lanjut Wahyu mengatakan, RBF sangat penting dilaksanakan untuk menjadi salah satu ruang alternatif bagi anakanak bermain, belajar bergaul, sehingga karakter anak-anak bisa dibentuk sejak dini. Sebab, selama ini bangsa Indonesia dikatakan sedang menghadapi berbagai kasus kekerasan pada anak. Oleh karena itu, upaya untuk melawan dan menekan kekerasan tersebut, pada kegiatan RBF ini juga diisi denan agenda menyuarakan antikekerasan lewat ‘’Pendeklarasian
Tunas Muda Denpasar AntiKekerasan’’ yang akan dihadiri langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Denpasar mewakili Kepala Badan KBPP Kota Denpasar IGA Sri Witrawati menambahkan, kegiatan RBF kali ini sangat strategis dalam upaya meningkatkan kemampuan tumbuh kembang anak. Pihaknya pun berharap dengan kegiatan RBF dapat meningkatkan pelayanan terhadap anak-anak Kota Denpasar menuju Kota Layak Anak. ‘’Sehingga masyarakat Kota Denpasar sangat peduli terhadap permasalahan anak dan mempunyai cita-cita yang sangat besar guna ke depannya Kota Denpasar akan menjadi kota layak anak,’’ harapnya. (win)
Bali Post/win