Skip to main content

Edisi 04 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu wage, 4 januari 2017

A WAWANCAR N DENGA itan andja P Luhut

NOMOR 135 TAHUN KE 69

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

World Bank dan Unud Kaji Ulang Reklamasi Teluk Benoa RENCANA reklamasi Teluk Benoa kembali ke titik nol. Pemerintah lewat Menko Kemaritiman akan melakukan kajian ulang. Semua kajian yang terdahulu yang dijadikan ‘’senjata’’ untuk memohon izin reklamasi dikesampingkan. Pemerintah mempercayakan kepada World Bank bersama Universitas Udayana (Unud) untuk melakukan kajian ulang ini. Kajian ini diharapkan bisa menjadi landasan pemerintah untuk menyikapi pro-kontra rencana reklamasi Teluk Benoa, Bali.

Bali Post/edi

WAWANCARA EKSKLUSIF - Satria Naradha berbincang-bincang dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat wawancara eksklusif 2017, di Denpasar, Selasa (3/1) kemarin.

‘’Rencana reklamasi Teluk Benoa akan dilakukan kajian ulang. Pemerintah melibatkan World Bank dan Unud untuk hal ini. Kajian diharapkan dilakukan secara ilmiah dan independen, termasuk memperhatikan aspek lingkungan dan budaya Bali,’’ tegas Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat wawancara eksklusif dengan Bali Post - Bali TV, di Denpasar, Selasa (3/1) kemarin. Ia mengatakan, dalam minggu ini pemerintah segera memfasilitasi pertemuan kedua lembaga ini di Jakarta. ‘’Secepatnya World Bank dan Unud kami fasilitasi bertemu di Jakarta untuk melakukan kajian terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Tak hanya itu, kajian juga menyangkut infrastruktur Bali, termasuk jalan lingkar Bali,’’ tegasnya. Ia belum memastikan kapan batas akhir kajian ini harus kelar. Pihaknya juga mengaku telah bertemu dengan Rektor Unud terkait hal ini. ‘’Kami ingin yang terbaik dari rencana tata kelola kawasan

pesisir ini. Kajian independen ini kami harapkan bisa mengakhiri polemik yang ada,’’ tegasnya. Ditegaskannya, apa pun nanti hasil kajian kedua lembaga ini tentu akan tetap disosialisasikan kepada publik. ‘’Layak atau tidak itu tergantung kajian dari World Bank - Unud. Hal itu tentu akan disikapi bersama setelah kajian keluar,’’ ujarnya. Luhut Binsar Pandjaitan secara khusus juga mengingatkan agar investasi di Bali memperhatikan aspek-aspek budaya dan lingkungan. ‘’Bali memiliki karakteristik yang khusus. Bali memerlukan pengawalan yang jelas dari sisi keberpihakan terhadap budayanya yang selama ini menjadi inspirasi pengembangan pariwisatanya,’’ ujarnya. Ia menegaskan, kajian ulang ini ditempuh karena sangat menghormati Bali dan menyayangi Bali. Hal. 19 Kekuatan Indonesia

’’Kami ingin yang terbaik dari rencana tata kelola kawasan pesisir ini. Kajian independen ini kami harapkan bisa mengakhiri polemik yang ada.’’ Luhut Binsar Pandjaitan Menko Kemaritiman

Bali Harus Jadi Model ’’BALI merupakan simbol kebersamaan yang harus dipelihara. Bali itu unik ke mana pun kita berjalan akan memberikan rasa kedamaian, dan ini harus kita jaga.’’ Demikian dilontarkan Luhut Binsar Pandjaitan kepada wartawan Bali Post dan Bali TV, Selasa (3/1) kemarin. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini mengatakan, kerukunan yang tercipta di Pulau Dewata ini harus ditiru oleh provinsi lain, termasuk ibu kota Jakarta. ‘’Bali ini harus jadi model kok

bisa rukun, Jakarta pun kita bikin rukun. Jangan kita buat cerita yang jadi masalah. Kalaupun bermasalah ya... kita hukum. Jangan proses hukum dipolitisasi, itu berbahaya,’’ tegasnya. Ia yang mantan Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ini menyatakan saat ini Indonesia menghadapi tantangan domestik, sehingga mengganggu kondusivitas dan berdampak pada ekonomi nasional. ‘’Habis tenaga kita berbicara agama, politik dan lainnya. Masalah

MACET - Pusat bisnis di kawasan Teuku Umar, Denpasar hampir setiap hari mengalami kemacetan. Pemerintah berencana membangun jalan lingkar Bali untuk memeratakan pembangunan. Tujuannya agar kegiatan ekonomi tidak terkonsentrasi di Denpasar saja.

ini jangan sampai mengganggu perjalanan bangsa ini. Kita harus betulbetul bisa jernih menilai hal itu, jadi tokoh-tokoh intelektual harus bisa menahan diri,’’ harapnya. Pria kelahiran Sumatera Utara ini mengingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara kepulauan dengan beragam suku dan ras, sehingga tidak sertamerta dapat dibandingkan satu pulau dengan pulau yang lainnya. Hal. 19 Jangan Berlebihan Bali Post/dok

Bentrok Eksekusi Tanah di Kampung Bugis

Polisi Kena Panah, Sejumlah Warga Terluka

Bali Post/eka

HISTERIS - Dua wanita dipapah polisi saat eksekusi tanah di Serangan. Keduanya histeris saat menyaksikan rumahnya dirobohkan alat berat.

Denpasar (Bali Post) Pascadua kali gagal melakukan eksekusi terhadap tanah seluas 9.400 meter persegi (m2) di Jalan Tukad Bulan, Kampung Bugis, Serangan, Densel, PN Denpasar pada Selasa (3/1) kemarin akhirnya kembali melakukan eksekusi. Eksekusi dikawal 1.200 lebih anggota polisi, dibantu dengan petugas TNI dan 200 orang tenaga angkut. Eksekusi kemarin sempat mendapatkan perlawanan warga Kampung Bugis, sebelum akhirnya Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo memerintahkan para kasat dan anggotanya menyingkirkan warga yang menghalangi proses eksekusi ini. Perlawanan warga cukup membuat polisi repot, sehingga terpaksa melepaskan tembakan dan juga melepas gas air mata. Kendati demikian, warga

tetap bertahan hingga akhirnya tembakan gas air mata dan peluru karet diletuskan, hingga warga akhirnya berhasil dievakuasi ke areal lapangan. Akibat kisruh tersebut, seorang polisi terluka terkena anak panah di paha kiri. Dia adalah Iptu Wayan Suartika, Kanit Opsnal Intel Polda Bali. Oleh rekan-rekannya dia langsung dilarikan ke RS Pirma Medika, untuk selanjutnya menjalani operasi. Hal. 19 Palang Merah ROBOHKAN RUMAH - Sebuah alat berat merobohkan rumah saat pelaksanaan eksekusi di Kelurahan Serangan, Denpasar, Rabu (3/1) kemarin. Bali Post/eka

Tertusuk Sedalam 15 Cm Denpasar (Bali Post) Eksekusi lahan sengketa di Kampung Bugis, Serangan, Denpasar Selatan, berlangsung ricuh. Salah satu perwira Brimob Polda Bali, Kanit Opsnal Intelmob Iptu Wayan Suartika, terkena anak panah pada paha kiri. Ia langsung dilarikan menggunakan mobil polisi ke RS Prima Medika, Jalan Pulau Serangan Nomor 9X, Denpasar sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu pula langsung menjalani operasi. Berdasarkan keterangan dokter, korban mengalami luka robek 1 cm dan luka tusuk anak panah sedalam antara 15 - 20 cm mengenai lapisan tulang. Hal. 19 Anak Panah

Bali Post/eka

BENTROK - Polisi bentrok dengan warga saat eksekusi tanah di Kelurahan Serangan, Denpasar, Selasa (3/1) kemarin. Bentrok tersebut menyebabkan sejumlah warga dan seorang polisi terluka serta sepuluh warga ditangkap karena melawan petugas.

Pelapor Ahok Akui Pendukung Agus-Sylvi

Bali Post/ant

BERJAGA - Polisi berjaga saat berlangsungnya sidang lanjutan kasus Ahok di depan Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/1) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Gus Joy Setiawan, saksi pelapor yang didatangkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang perkara penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengakui sempat berafiliasi dengan salah satu cagub-cawagub DKI Jakarta. ‘’Karena saya fokus dengan kasus ini (penistaan agama atas terdakwa Ahok), jadi saya tutup komunikasi tersebut,’’ kata Gus Joy, Selasa (3/1) kemarin. Dalam persidangan, tim kuasa hukum Ahok menyatakan bahwa sesuai dengan video dari Youtube yang dipublikasikan pada 30 September 2016, diketahui saksi Gus Joy mendeklarasikan dukungan kepada Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Saksi Gus Joy kemudian diketahui sebagai Koordinator Koalisi Advokat Rakyat yang mendukung pasangan tersebut. Selanjutnya diketahui bahwa Gus Joy melaporkan Ahok ke

Bareskrim Polri atas kasus dugaan penistaan agama pada 7 Oktober 2016. Atas dasar itu, tim kuasa hukum Ahok merasa pesimis Gus Joy bisa memberikan kesaksiannya secara objektif. Atas keraguan itu, Gus Joy pun mengatakan, (Saya) yakin masih bisa objektif dan sangat objektif karena ini menyangkut agama yang saya anut. Dalam sidang lanjutan Ahok hari ini beragendakan pemeriksaan enam saksi dari pihak JPU antara lain Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muh Burhanuddin, Muchsin alias Habib Muchsin Alatas, Syamsu Hilal, dan Nandi Naksabandi. Namun, dua orang batal hadir dalam persidangan kali ini, Muh Burhanuddin berhalangan hadir dikarenakan sakit, sementara Nandi Naksabandi dikabarkan sudah meninggal dunia pada 7 Desember 2016. Hal. 19 Nyaris Bentrok

Bali Post/ant

SIDANG - Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat sidang lanjutan, Selasa (3/1) kemarin. Ahok menjalani sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi.


DENPASAR

2

Rabu Wage, 4 Januari 2017

FIGUR Terapkan ’’Pararem’’ UNTUK memberikan ruang bagi peran LPD di masyarakat adat, baik visi, misi, asas dan juga tata kelola, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kedonganan mulai menerapkan pararem. Ini sebagai jawaban UU No. 1 Tahun 2013 ayat 3, di mana LPD dikecualikan dari lembaga keuangan. Bahkan, LPD Kedonganan juga mengembangkan konsep bagi hasil bagi krama yang ingin atau berniat membuka usaha, baik yang memiliki modal maupun tidak. ‘’Ini suatu konsep pengembangan ke depan. Apalagi, potensi desa sangat strategis untuk dikembangkan, baik agraris maupun perikanan dan dalam pararem diberikan ruang khusus,’’ ucap Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra. Jika sebelumnya LPD Kedonganan melayani simpan-pinjam, namun dengan pararem, LPD bisa mengelola aset desa lainnya. Selain itu, juga meningkatkan usaha krama adat dan usaha yang dimiliki desa adat. Dia mengatakan, Pararem LPD Kedonganan sudah disosialisasikan kepada masyarakat dan diharapkan pararem tersebut mampu menjaga eksistensi LPD. Dari sisi kelembagaan, LPD juga memberikan peran kepada masyarakat adat sebagai pemilik LPD dan prajuru adat untuk mengangkat pengurus, badan pengawas dan pembina LPD. Tentunya, semua ini tertuang dalam Pararem LPD yang menjadi tanggung jawab desa adat, dan dari sisi hukumnya menggunakan hukum adat, sehingga ada tanggung jawab dan sanksi. ‘’Keempat unsur tersebut harus bersinergi. LPD bisa dijaga eksistensi serta pengelolaannya sehingga mampu mengoptimalkan potensi yang ada di desa adat,’’ katanya. (edi)

DENPASAR

& SEKITARNYA

Bali Post/wan

PISANG - Seorang pedagang pisang sedang melayani pembeli di Pasar Anyar, Batu Kandik, Ubung Kaja, Senin (2/1). Pasar Anyar ini merupakan pasar grosir buah-buahan terbesar di Denpasar. Pasar ini paling ramai menjelang hari raya umat Hindu seperti Galungan, Kuningan, Nyepi dan sejenisnya. Termasuk hari ini yang merupakan Buda Cemeng Klawu, di mana umat Hindu di Bali umumnya melakukan persembahyangan di pura keluarga maupun pura lainnya di lingkungan masing-masing.

Akan Dijadikan Destinasi Baru

Pemkot Normalisasi Tukad Rangda Denpasar (Bali Post) –

Pemkot Denpasar terus melakukan penataan daerah aliran sungai (DAS) yang ada di wilayah ini. Setelah Tukad Badung dan Tukad Bindu, kini giliran Tukad Rangda di wilayah Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar Selatan dinormalisasi. Pemkot akan menjadikan kawasan Tukad Rangda ini sebagai destinasi baru selain destinasi yang telah ada sebelumnya.

Bali Post/kmb23

BERLUBANG - Sejumlah pengendara motor melintas di dekat jalan berlubang di kawasan Jalan Mahendradata menuju Terminal Cargo, Denpasar. Kondisi ini cukup membahayakan, terlebih saat musim hujan seperti sekarang ini.

Ditusuk Istri, Suami Kritis Denpasar (Bali Post) Cekcok suami-istri terjadi pada Selasa (3/1) kemarin di Jalan Pulau Moyo No. 10, Pedungan, Denpasar. Pertengkaran pasangan suami-istri (pasutri) itu berujung pada penusukan yang dilakukan sang istri, Emi Subiatini (39), terhadap suaminya, Dewa Ngakan Made Ari Setya Laksai (40). Akibat insiden tersebut, korban kritis serta tak sadarkan diri dan dilarikan ke IGD RSUP Sanglah. Selanjutnya, pelaku Emi Subiatini memotong urat nadi tangan kirinya. Saat ditemui di unit bedah IGD, tim medis sedang bekerja keras melakukan tindakan pada korban karena mengalami tusukan pada paha kanannya. Istrinya juga berbaring di ruangan yang sama karena luka pada pergelangan tangan kirinya itu. Bajunya tampak dipenuhi darah, namun masih dalam kondisi sadar. Paman Emi Subiatini menuturkan, ia tidak tahu-menahu tentang masalah yang dialami keponakannya tersebut. ‘’Mungkin masalah rumah tangga karena sebelumnya cekcok mulut,’’ ujarnya. Saat kejadian, dikatakannya, di rumah pasutri itu ada pembantu dan anaknya yang perempuan. ‘’Anaknya cewek, mungkin tidak berani melerai. Anaknya yang cowok kuliah di Brawijaya,’’ imbuhnya. Pasutri tersebut memiliki empat orang anak, satu masih kuliah di Brawijaya, satu duduk di bangku SMA, satu masih SMP, dan satunya lagi SD. Sebelumnya, suami-istri tersebut terlibat adu mulut lewat telepon genggam. Saat korban turun dari taksi, diduga pulang dari bekerja, pertengkaran terus berlanjut hingga berujung pada penusukan. Korban yang terluka parah sempat berlari meminta pertolongan pada tetangganya. Sedangkan anak korban berlari sambil menangis meminta pertolongan ambulans. Roby, keluarga korban yang lain, mengatakan baru mengetahui insiden itu dari anak korban setelah ditelepon. Ia mengaku tidak tahu terkait permasalahan yang dialami keluarga tersebut. (kmb42)

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : REKLAMASI TELUK BENOA DIKAJI ULANG Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

‘’Kami ingin mengetahui dari dekat kondisi sungai ini dan ingin mengembangkan potensi lokal yang ada sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar bantaran sungai,’’ kata Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat meninjau kebersihan sungai di sepanjang aliran Tukad Rangda yang bermuara di Laut Pulau Serangan, Selasa (3/1) kemarin. Menurut rencana, kawasan ini akan ditata menjadi sebuah kawasan wisata baru bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Di kawasan ini, banyak terdapat spot atau titik-titik untuk digunakan menjadi sebuah destinasi baru wisata di Denpasar Selatan karena dikelilingi hutan mangrove. Di samping sebagai tempat menambatkan perahu bagi nelayan, sungai di kawasan ini juga sering dipakai sebagai tempat pamelisan dan tempat untuk panganyutan (membuang abu sisa pembakaran jenazah saat ngaben). Rai Mantra menyebutkan, tempat ini sangat bagus un-

tuk dikembangkan menjadi tempat wisata baru sehingga tidak akan menjadi tempat kumuh. Pihaknya akan segera melakukan komunikasi maupun koordinasi dengan pemerintah pusat melaui BWS Bali-Penida, sehingga pada tahun 2018 mendatang bisa segera dikerjakan dan ditata. ‘’Kami akan menjadikan daerah yang pada mulanya kumuh menjadi daerah yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yang mana bermuara pada kesejahteraan masyarakat itu sendiri,’’ ujar Rai Mantra. Wilayah ini, lanjut orang nomor satu di Pemkot Denpasar itu, mempunyai spot dan view bagus untuk dikembangkan menjadi tempat ataupun rekreasi baru. Secara otomatis, ketika dibuka akan menyerap lapangan pekerjaan baru. ‘’Sarana transportasi akan jalan, spot wisata jalan, rekreasi air juga jalan, jogging track juga ada, serta kegiatan keagamaan di wilayah ini tentunya juga akan jalan,’’ ucap Rai Mantra. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar

I Ketut Winarta didampingi Kabid Pengairan Ngurah Putra Sanjaya menyatakan, penataan aliran muara Tukad Rangda sangat bagus dan strategis. Untuk pembiayaan, pihaknya sudah menyiapkan gambar penataan dan selanjutnya akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. Pertemuan-pertemuan sudah be-

berapa kali dilakukan, dan pada tahun 2018 mendatang diharapkan pekerjaan fisiknya sudah bisa dilakukan. Nantinya tempat ini akan dijadikan tempat atau rekreasi baru untuk masyarakat yang juga dilengkapi sarana jogging track. Terkait anggaran normalisasi yang diajukan ke pusat,

lanjut Winarta, diperkirakan senilai Rp 200 miliar. Pada awal pengerjaaanya akan dilakukan pengerukan terlebih dahulu di sekitar muara Tukad Rangda, setelah itu baru dilakukan penyenderan pada bibir muara tukad. Selanjutnya dilakukan pavingisasi untuk jogging track dan tempat parkir. (kmb)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/kmb

NORMALISASI – Wali Kota Rai Mantra meninjau Tukad Rangda yang akan dinormalisasi untuk dijadikan destinasi baru, Selasa (3/1) kemarin.

Ada Buaya Liar, Warga Diminta Hati-hati DI BALIK rencana penataan Tukad Randa di wilayah Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar Selatan, tersiar kabar adanya seekor buaya liar yang berkeliaran di sepanjang aliran tersebut, beberapa hari lalu. Hal ini tentu cukup meresahkan warga sekitar. Kondisi ini juga mendapat perhatian

dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Untuk mengecek hal itu, Selasa (3/1) kemarin orang nomor satu di Kota Denpasar ini meninjau langsung lokasi yang disebutkan menjadi tempat munculnya buaya di sekitar Sungai Rangda. Rai M a n t r a m e l a ku ka n p e n i n -

jauan bersama petugas dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali didampingi Kadis PU Kota Kota Denpasar Ketut Winarta serta sejumlah SKPD terkait di Pemkot Denpasar. Dalam kesempatan itu, Rai Mantra mengharapkan warga sekitar tetap tenang dan berhati-hati

melakukan aktivitas di sekitar sungai. Rai Mantra menyebutkan, permasalahan buaya liar yang meresahkan warga ini akan segera diatasi pihak berwenang dari BKSDA Bali. ‘’Saya minta agar masyarakat tetap waspada dan lebih berhati-hati melaksanakan kegiatan

di pinggiran sungai, seperti memancing atau menangkap ikan,’’ kata Rai Mantra. Seorang nelayan yang sering menangkap ikan di sekitar perairan Serangan menyatakan buaya yang muncul ke daratan diperkirakan lebih dari satu. Ada berukuran dua meter dan satu meter. (kmb)

Soal PT Banyak Sumbang Pengangguran

Akibat Tamatan Terjebak Zona Nyaman PENGANGGURAN yang didominasi lulusan perguruan tinggi (PT), mengundang keprihatinan. Komisi IV DPRD Bali bahkan segera menjadwalkan pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja dan perguruan tinggi seBali untuk membahas masalah ini. Mengingat, kampus semestinya melahirkan diploma dan sarjana inovatif. ‘’Ada beberapa penyebabnya. Pertama karena kurikulum perguruan tinggi yang memang sangat rigid, penuh teori, dan tidak akomodatif terhadap pasar kerja. Terutama kampus umum,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta di Denpasar, Selasa (3/1) kemarin. Parta melanjutkan, perguruan tinggi harus berbenah dan menjadi kawah candradimuka untuk melahirkan diploma dan sarjana inovatif. Sesungguhnya, mereka beruntung karena Bali menjadi destinasi wisata dunia. Industri pariwisata sangat tergantung

dengan indusri kreatif, sehingga inovasi menjadi sangat penting. ‘’Tapi, tamatan perguruan tinggi banyak pula yang terjebak dengan zona nyaman. Mereka tidak mau berpeluh, dan justru lebih banyak berebut menjadi tenaga kontrak,’’ imbuh politisi PDI-P ini. Menurut Parta, kampus seharusnya dijadikan ajang berlatih untuk siap menghadapi persaingan dalam dunia kerja nyata. Namun, bukan berarti hanya mencetak mahasiswa yang siap bekerja saja. Perguruan tinggi mestinya mencetak mahasiswa yang siap untuk berwirausaha. ‘’Jadi, jika tidak ada perusahaan yang mencari tenaga maka mereka otomatis menjadi pengangguran. Lain halnya jika perguruan tinggi mencetak mahasiswa siap berwirausaha, mereka tidak akan tergantung kepada perusahaan karena mereka sudah bisa menciptakan lapangan pekerjaan,’’

paparnya. Pemerintah sendiri, lanjut Parta, agak lambat dalam melakukan intervensi kebijakan. Khususnya, memperbanyak pendidikan vokasi, yang terampil dan relevan dengan pasar kerja. Diwawancara terpisah, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.KEMD. berpendapat, lulusan diploma mestinya tidak boleh menganggur. Mereka umumnya sudah siap diambil oleh lapangan kerja. Namun dari data Dinas Tenaga Kerja, lulusan diploma justru tercatat yang paling banyak menganggur. ‘’Mungkin mereka belum mampu meng-create pekerjaan sendiri,’’ ujarnya. Sementara untuk sarjana yang menganggur, Suastika melihat dari segi keterampilan memang masih lemah dan belum memadai. Misalnya sarjana pertanian, peternakan, hukum, atau ekonomi (non-akuntansi). Berbeda dengan sarjana yang sudah menempuh pendidikan

profesi seperti dokter, apoteker, dan perawat. ‘’Memang lulusan universitas sebagian masih belum mempunyai keterampilan sesuai dengan profesi yang dituntut oleh masyarakat. Perlu ada tambahan pendidikan lagi satu tahun misalnya untuk menjadi tenaga profesi. Jadi, tidak mengandalkan mencari pekerjaan, dia bisa menciptakan kerja sendiri,’’ jelasnya. Menurut Suastika, tambahan pendidikan profesi saat ini memang sedang mau digarap. Diharapkan, lulusan perguruan tinggi nantinya tidak lagi ‘’tanggung’’ yang membuat mereka sulit diterima pasar kerja. Begitu juga dapat mengubah mindset mereka agar tidak lagi berebut menjadi tenaga kontrak ataupun PNS. Sebelumnya diberitakan, angka pengangguran di Bali sampai bulan Agustus 2016 didominasi lulusan perguruan tinggi. Yakni lulusan diploma

Nyoman Parta sebanyak 206.389 orang dan sarjana 202.205 orang. Lulusan perguruan tinggi banyak menganggur, utamanya akibat kompetensi mereka yang tidak sesuai dengan pasar kerja. ‘’Saya kira perguruan tinggi perlu melakukan suatu revitalisasi atau penyesuaian untuk membuka jurusan-jurusan yang memang dibutuhkan oleh lapangan kerja. Jangan membuka jurusan yang tidak terserap,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali, I Ketut Wija. (rin)


Badung

Rabu Wage, 4 Januari 2017

3

Badung Resmi Hengkang dari JKBM Mangupura (Bali Post) – Kabupaten Badung resmi hengkang dari program kesehatan Pemprov Bali, JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara). Langkah ini ditempuh sejalan dengan berlakunya program jaminan kesehatan Krama Badung Sehat (KBS) yang berlaku mulai 1 Januari 2017. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung dr. Gede Putra Suteja membenarkan jika Badung telah resmi keluar dari layanana JKBM. ‘’Kami Pemkab Badung ingin mengoptimalkan program layanan kesehatan KBS,’’ ucap Putra Suteja, Selasa (3/1) kemarin. Menurutnya, program KBS ini merupakan program pendukung dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sehingga tidak terjadi tumpang tindih dengan program JKN melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

(BPJS). ‘’Karena warga juga akan mendapatkan kartu JKN KIS di mana BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara. Tapi untuk layanan KBS bagi warga Badung, sudah dianggarkan Rp 63 miliar dalam setahun yang diambil dari APBD Badung,’’ terangnya. Pejabat asal Mengwitani itu mengatakan, kartu KBS akan melengkapi pelayanan yang tidak ditanggung JKN KIS. ‘’Jadi, KBS ini melengkapi pelayanan dari JKN KIS ini. Yang terpenting, masyarkat Badung harus terlayani,’’ tegasnya.

S e j a k d i b e r l a ku ka n 1 Januari 2017, Putra Suteja mengaku terus melakukan evaluasi. Hingga kini belum ditemukan masalah yang krusial. Hanya, ada masalah dalam pendataan nama dan pencetakan nama. ‘’Karena program KBS ini kan baru berjalan tiga hari pada tahun 2017, tentu kami terus mengevaluasi. Masalah salah nama dan pendataan orang yang sudah meninggal dapat kartu KBS, kami tarik itu dan dilakukan pendataan lagi,’’ tegasnya. Pemkab Badung cukup banyak menyetor ke Pemprov Bali untuk cost sharing JKBM. Tahun 2015 Badung menyetor sebesar Rp 25.508.645.744 dan tahun 2016 sebesar Rp 30.010.171.464. Namun, kini kabupaten terkaya di Bali

ini beralih pada jaminan kesehatan yang dikelola mandiri oleh Pemkab Badung melalui program Krama Badung Sehat (KBS). Pagu anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp 63.410.346.400. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjamin manfaat maupun jenis layanan yang selama ini dirasakan melalui program JKBM maupun JKKB Manguwaras tidak akan dikurangi. Justru dan jenis cakupannya diperluas sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sedangkan terkait JKN yang merupakan program nasional yang dikelola oleh BPJS, pada saatnya nanti Pemkab Badung akan mengintegrasikannya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (kmb27)

Sekolah Gratis Harus Berpayung Perbup Mangupura (Bali Post) – Kalangan wakil rakyat di DPRD Badung mendukung semangat eksekutif menggratiskan biaya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri. Hanya, dewan meminta Pemerintah Kabupaten Badung membuat payung hukumnya berupa peraturan bupati (perbup). ‘’Kami sepenuhnya mendukung program itu, tapi kami harapkan ada regulasi untuk mengaturnya. Agar tidak dikatakan sebagai wacana politis, wajib ditindaklanjuti dengan surat edaran dan perbup sebagai pedoman dalam menjalankan program pemerintah itu,’’ ungkap Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Selasa (3/1) kemarin. Pihaknya sangat mendukung langkah-langkah bupati untuk menyejahterakan masyarakat. Hanya, agar program pemerintah ini berjalan dan benar-benar dilaksanakan oleh pihak sekolah di Kabupaten Badung, bupati harus membuat perbup atau paling tidak surat edaran Bali Post/kmb23

FLYBOARD - Seorang wisatawan berusaha menjaga keseimbangan saat mencoba permainan flyboard saat berlibur di kawasan Pantai Tanjung Benoa. Permainan air itu dimainkan di atas papan khusus dengan sepasang sepatu yang sudah melekat, kemudian akan didorong oleh air bertekanan tinggi sehingga akan membuat terbang di atas permukaan air. Permainan ekstrem flyboard ini menjadi salah satu atraksi baru yang paling menantang di kawasan Tanjung Benoa.

Kasus Pembunuhan Polantas di Kuta

Sepuluh Saksi Tak Hadir, Sidang Ditunda SIDANG lanjutan kasus pembunuhan anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa dengan terdakwa Sara, Selasa (3/1) kemarin tidak bisa dianjutkan. Pasalnya, para saksi yang berjumlah sekitar sepuluh orang yang dipanggil pihak jaksa, kompak tidak ada yang hadir. Tak pelak, sidang pun terpaksa ditunda. Menurut jaksa penuntut umum (JPU) Kadek Wahyudi, sepuluh orang saksi yang harusnya dihadirkan di persidangan tidak ada yang datang. Mereka diduga berada di luar Bali. Jaksa mengatakan, panggilan melalui surat sudah dikirim, namun tidak ada saksi yang hadir. ‘’Kami mohon maaf yang mulia. Kami sudah berusaha panggil satu demi satu, tapi tidak ada yang hadir,’’ ucap jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek. Alasan tersebut tidak bisa diterima majelis

hakim. Hakim meminta agar jaksa menunjukkan risalah pemanggilan. Hakim juga tetap meminta agar semua saksi dihadirkan di persidangan. Atas permintaan hakim itu, JPU Wahyudi meminta waktu sepekan untuk menghadirkan saksi. Hakim pun kemudian memberi waktu sepekan kepada jaksa utuk menghadirkan saksi. Sementara terkait kesaksian saksi mahkota (terdakwa) David James Taylor, hakim meminta kepada jaksa agar disidangkan sendiri. Hakim menilai, pemeriksaan David membutuhkan waktu panjang karena keterangan David sebagai saksi mahkota sangat penting. ‘’Kami perintahkan jaksa menyidangkan David sendiri. Waktunya dicari yang tepat, karena butuh waktu lama,’’ perintah hakim Pasek. (asa)

Dugaan ’’Mark-Up’’ Bantuan Kapal Ikan

Penyidik Belum Tetapkan Tersangka Mangupura (Bali Post) Hingga saat ini, penyidik belum menetapkan tersangka atas kasus dugaan mark-up pengadaan kapal ikan untuk nelayan di Buleleng. Dalilnya bahwa pihak penyidik belum melakukan ekspos atas perkara ini. ‘’Belum ada tersangka. Pekan depan kami dan tim Pidsus baru melakukan ekspos dengan melibatkan BPKP Perwakilan Bali,’’ tandas Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Selasa (3/1) kemarin. Dijelaskannya, setelah ekspos nanti pihak penyidik akan melakukan langkah selanjutnya, yakni apakah ada kerugian negara dalam perkara ini atau ada indikasi lain. Meski demikian, dari pemeriksaan ahli, memang diakui ditemukan adanya penyimpangan. Sebagaimana diakui tim penyidik Wayan Suardi beberapa waktu lalu, Pidsus Kejati Bali ikut mendampingi dan memantau secara langsung saat ahli BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) Jakarta mengecek kondisi kapal di Pegametan, Sumberkima, Gerokgak, Buleleng. Wayan Suardi menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan di lokasi, memang ada indikasi kuat adanya penyimpangan dalam pengadaan kapal ini, khususnya

soal speks dan gross ton (GT). Atas pemeriksaan dari BKI itu, pihak penyidik kejaksaan saat ini juga sedang menunggu jasa bandar. Apa tujuannya? Penyidik mengatakan bahwa pemeriksaan itu untuk mengetahui kelas kapalnya, berapa GT. ‘’Nanti dari sana akan bisa terkuak,’’ jelasnya. Pihak kejaksaan menyebutkan, hasil jasa bandar itu akan menjadi rekomendasi berapa GT dan kemudian diajukan penghitungan kerugian keuangan negara. ‘’Dari sanalah kita akan tahu, berapa KN (kerugian negara - red)-nya,’’ jelas jaksa yang sudah tidak asing dengan perkara korupsi itu. Sebelumnya diberitakan, dua orang ahli dari BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) Jakarta, Jumat (11/11/2016) lalu sudah mulai melakukan pemeriksaan fisik kapal. Ahli yang datang langsung dari Jakarta itu ditemani salah seorang penyidik Pidsus Kejati Bali Wayan Suardi. ‘’Ya, saat ini kami sedang di atas kapal. Tim ahli mengecek fisik serta spek bahan kapal ini,’’ jelas Wayan Suardi kala itu. Kapal tersebut saat itu sedang berjejer di wilayah Pegametan, Sumberkima, Gerokgak, Buleleng. Ada tujuh kapal yang sedang proses pemeriksaan dari

ahli. Pemeriksaan untuk satu unit kapal bisa berlangsung satu jam. Sehingga untuk menuntaskan pemeriksaan 7 unit kapal, bisa memakan waktu cukup lama. Apalagi, kapal diperiksa begitu mendetail dari ujung belakang sampai depan, lengkap dengan perangkat serta bahan kapalnya. Pemeriksaan 7 unit kapal bantuan Pemprov Bali yang kemudian dilanjutkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu, berkaitan dengan dugaan mark-up pemberian bantuan kapal ikan ke nelayan. Pagu anggaran dalam pengadaan ini nilainya Rp 10 miliar lebih. Didatangkannya BKI ini, setelah penyidik kejaksaan gagal mendatangkan ahli dari ITS (Institut Tekhnologi Sepuluh November Surabaya). Sebelumnya, Kasipenkum Humas Ashari Kurniawan mengatakan bahwa pemeriksaan ahli ini juga dijadikan sebagai acuan untuk melakukan ekspos. Setelah ekspos bersama pimpinan, baru dilakukan langkah selanjutnya. Untuk pemeriksaan tingkat lokal, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali dirasa sudah cukup karena semua elemen yang terlibat dalam pengadaan kapal ikan ini sudah dilakukan BAP. (kmb37)

untuk mempertegas statemen bupati tersebut. ‘’Kajian yuridis harus dilakukan agar bisa diterapkan oleh sekolahsekolah negeri di Kabupaten Badung,’’ tegasnya. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung Ketut Widia Astika yang dihubungi terpisah, juga sepakat jika program tersebut dibuatkan regulasi. ‘’Idealnya memang harus ada perbup, itu lebih bagus. Kami akan lakukan kajian terhadap hal itu. Tapi untuk sementara saat ini, kita telah melakukan pengarahan ke seluruh kepala sekolah negeri di Kabupaten Badung dan semua kepala sekolah sudah tahu kebijakan itu,’’ jelasnya. Di sisi lain, wacana sekolah gratis akan terbentur regulasi yang dikelurkan pemerintah pusat. Sebab, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Mujahir Effendy berencana merombak aturan yang melarang sekolah menarik pungutan. Bahkan, upaya tersebut telah dituangkan dalam peraturan

menteri (permen) terkait pungutan di tiap-tiap sekolah, di mana nantinya pungutan tersebut akan bersifat resmi sesuai yang tertuang dalam permen. Namun, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tetap optimis program tersebut dapat terlaksana dengan baik. Seperti diberitakan, Pemkab Badung bakal merancang pembangunan dan rehabilitasi sarana-prasarana pendidikan sejumlah 103 unit gedung sekolah (SD dan SMP), pengadaan 17.632 unit laptop untuk siswa kelas V dan VI SD dengan total anggaran Rp 114.764.000.000. Selain itu, akan mendesain program pendidikan anak usia dini dengan berbagai bentuk kegiatan. Total alokasi dana urusan pendidikan sebesar Rp 1.002.486.919.919 atau sebesar 20,21 persen dari total belanja daerah yang dirancang pada KUA/ PPAS (Kebijakan Umum Anggaran/ Prioritas Plafon Anggaran Sementara) tahun anggaran 2017 sebesar Rp 4.960.523.583.567,29. (kmb27)

Perusahaan Diminta Segera Terapkan UMK 2017

Mangupura (Bali Post) Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung tahun 2017 telah ditetapkan Rp 2.299.311 atau naik 8 persen lebih dibandingkan UMK tahun 2016. Untuk itu, seluruh perusahaan di Kabupaten Badung diminta segera melaksanakan aturan UMK tersebut. ‘’Kami mengingatkan kembali kepada seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Badung agar melaksanakan aturan UMK. Yang mana, UMK Badung tahun 2017 naik menjadi Rp 2.299.31,’’ ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung I.B. Oka Dirga, Selasa (3/1) kemarin. Oka Dirga juga meminta agar perusahaan tidak menawar-nawar gaji karyawannya di bawah UMK. ‘’Ini sudah aturan. Kami harap ini dilasanakan oleh seluruh perusahaan yang ada di Ba-

dung,’’ tegasnya. Apabila ada perusahaan yang tidak sanggup membayar gaji karyawan sebesar UMK, Oka Dirga menyatakan masih ada ruang bagi perusahaan untuk memohon penundaan. Hanya, penundaan pelaksanaan UMK ini harus sesuai aturan. ‘’Kalau benarbenar tidak sanggup, aturan memberikan toleransi. Yaitu dengan cara mengajukan permohonan penangguhan (pelaksanaan UMK - red),’’ kata Oka Dirga. Bagi perusahaan yang ingin mengajukan penangguhan, pihaknya mengaku masih memberikan batas waktu sampai Januari ini. Bila sampai lewat Januari tidak ada permohonan penangguhan, maka perusahaan dianggap sanggup melaksanakan aturan UMK. Ia juga mempersilakan kepada karyawan yang tidak digaji sesuai UMK untuk melapor-

lkan permasalahannya ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. ‘’Kami sudah sosialisasikan. Bagi yang ingin mengajukan penangguhan (pelaksanaan UMK - red) kami berikan waktu sampai Januari ini, karena UMK sudah berlaku per Januari ini,’’ tegas mantan Kabag Umum Setda Badung ini. Sejauh ini, katanya, belum ada perusahaan yang mengajukan penangguhan pelaksanaan UMK ke instansinya. ‘’Sampai saat ini belum ada. Tapi kami masih tunggu sampai akhir Januari ini. Kalau tidak ada, berarti semua taat UMK,’’ jelasnya. Ditanya mengenai penerapan UMK tahun-tahun sebelumnya, Oka Dirga menyatakan tidak ada perusahaan yang mohon penangguhan pelaksanaan UMK. Meski demikian, pihaknya mengaku pernah ada pengaduan karyawan tidak di-

gaji sesuai UMK. Akan tetapi, setelah pihaknya turun dan memberikan teguran, perusahaan tersebut langsung memberikan gaji sesuai UMK. ‘’Kalau tahun kemarin semua taat. Cuma ada satu dua laporan, kita sudah tindak lanjuti dan mereka langsung melaksanakan UMK,’’ pungkasnya. Sementara itu, perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Badung I Wayan Sandra juga mengimbau seluruh perusahaan yang ada di Gumi Keris agar melaksanakan aturan UMK ini. Ia pun berharap tidak ada perusahaan yang sampai menggaji karyawan di bawah UMK. ‘’Kami juga mengimbau seluruh perusahaan taat akan aturan UMK ini. Tapi kalau betul tidak sanggup, segera ajukan penangguhan,’’ kata Sandra yang anggota DPRD Badung tersebut. (kmb)

Bali Post/wan

NAIK BOAT - Sejumlah turis menuju ke sebuah kapal boat di kawasan Pantai Sanur yang akan mengangkut mereka berangkat menikmati liburan di Nusa Lembongan. Selain wisatawan, warga lokal juga banyak memanfaatkan pelabuhan tradisional ini untuk ke Nusa Penida. Apalagi hari ini bertepatan dengan Buda Cemeng Klawu yang merupakan piodalan di Pura Penataran Dalem Ped, Nusa Penida.


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Kawasan Batur, Kintamani ”Dibanjiri” Umat Hindu Se-Bali

Perguruan Siwa Murti Bali Gelar Upacara ”Sapuh Leger” Massal MENUTUP tahun 2016, Perguruan Siwa Murti Bali yang bernaung di bawah Yayasan Siwa Agung Jagadhita Provinsi Bali, pada tanggal 30 Desember 2016 kembali melaksanakan upacara Sapuh Leger dan Mabayuh Oton massal secara gratis. Yayasan ini terbentuk dengan izin Keputusan Menteri Kehakiman Nomor : AHU-4139.AH.01.02 Tahun 2008 dengan tujuan meningkatkan sradha bhakti masyarakat, umat Hindu pada khususnya dan Bali pada umumnya. Lima program pokok kerja yaitu Bali Sehat, Bali Yadnya, Bali Asri, Bali Cerdas dan Bali Sejahtera yang menjadi dasar pijakan guna mewujudkan Bali tenteram dan damai. Pelaksanaan upacara Sapuh Leger kali ini dilaksanakan di Kawasan Pura Batur, Kintamani, Bangli dan diikuti seluruh Umat Hindu Bali. Kesuksesan acara tersebut tampak dari antusias masyarakat dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 Wita memadati areal Pura Batur yang terkenal daerah hujan, tapi ketika prosesi upacara berlangsung sedikit pun tidak terjadi hujan. Tercatat 5.021 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Upacara Sapuh Leger dirangkaiakan dengan pelaksanaan Mabayuh Oton. Tampak Areal Pura Batur Kintamani “dibanjiri” umat Hindu yang datang untuk mengikuti upacara tersebut. Masyarakat rela mengantre untuk malukat wayang Sapuh Leger. Prosesi upacara di-puput oleh tiga Sulinggih dan turut hadir Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Bali Dr. Jro Mangku Made Subagia S.H., M.Fil.H yang menjadi Mpu Dalang. “Saya merasa sangat senang sekali diberi kesempatan ngayah di ajeng Pura Batur. Puji syukur anugerah Ida Batara sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan damai. Makna dari kegiatan Sapuh Leger ini, yaitu sapuh yang artinya pembersihan dan leger yang maknanya sifat kotor. Jadi, pembersihan sifatsifat kotor dalam diri manusia sehingga terhindar dari musibah guna mewujudkan kehidupan

yang damai. Pelaksanaan Sapuh Leger ini terkait dengan mitos dalam Agama Hindu yang menyebutkan ketika Wuku Wayang, Bhatara Kala, Putra Dewa Siwa yang hendak memangsa Sang Hyang Rare Kumara tidak mampu menemukan Rare Kumara yang bersembunyi di bungbung gender wayang. Dari sinilah anugerah dari dalang tersebut dipercaya akan menghilangkan sifat-sifat kotor manusia yang dibawa sejak lahir seperti anak yang lahir di Wuku Wayang diwajibkan mabayuh Sapuh Leger, kembar buncing, telaga apit pancoran, sanan mpeg, panca pandawa, anak tunggal dan lain-lain, diwajibkan guna mendapat anugerah tirta Wayang Sapuh Leger. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kintamani dan sisya Siwa Murti Bali yang dengan gigih ngayah kepada umat. Kami tidak akan henti-hentinya mengabdikan diri kepada umat guna mengajegkan Bali,” ungkap Jro Mangku Subagia, penekun spiritual asal Desa Padang Sambian. Turut Hadir juga Dewan Penasihat Perguruan Siwa Murti Bali Ni Putu Eka Wiryastuti,

S.Sos. Eka Wiryastuti yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tabanan juga memberikan bantuan asuransi jiwa dan kecelakaan kepada masyarakat senilai Rp 30.000.000 serta pemberian bingkisan sembako disaksikan langsung oleh Jro Gede Batur yang dianggap tetua adat masyarakat Batur. Puji Syukur dan rasa terima kasih dihaturkan masyarakat Batur Kintamani, Bangli atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Perguruan Siwa Murti Bali yang telah melaksanakan kegiatan ini hingga berjalan dengan lancar. Ini bentuk kepedulian kepada umat bahwa upacara Hindu di Bali juga bisa dilaksanakan dalam bentuk kelompok dan tidak dipungut biaya. Masyarakat Hindu ternyata banyak sekali yang tersentuh kegiatan ini. Harapan saya, semoga ke depannya terus diadakan kegiatan seperti ini sehingga sradha dan bhakti kita dalam berkarma akan dianugerahi kedamaian dalam hati dan jiwa. Masyarakat Batur sangat berterima kasih dan sangat dibantu sekali,” ungkap Jro Gede Batur. (ad235)

Telkomsel Sukses Kawal Pergantian Tahun TELKOMSEL Regional Bali dan Nusa Tenggara sukses mengawal dan melayani kebutuhan komunikasi pelanggan selama malam pergantian tahun baru 2016-2017 hingga awal tahun 2017. Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya, trafik layanan data dan SMS mengalami kenaikan paling signifikan secara regional dibandingkan hari normal di tahun 2016. Adapun kenaikan trafik Telkomsel Bali Nusra di momen malam pergantian tahun baru 2016-2017, yakni layanan data mencatat kenaikan sebesar 33 persen secara Regional BalNus menjadi sekitar 242 Tera Byte, dibandingkan hari normal di tahun 2016. Sementara layanan SMS mencatat kenaikan lebih

dari 4 persen menjadi sekitar 45 juta SMS, dibandingkan hari normal di tahun 2016 dan layanan suara mencatat kenaikan sebesar 5,5 persen menjadi sekitar 115 juta menit, dibandingkan hari normal di tahun 2016. EVP Telkomsel Area Jawa Bali Ririn Widaryani mengatakan, pihaknya sangat bersyukur malam pergantian tahun dapat dilalui dengan baik meskipun terjadi lonjakan trafik komunikasi yang cukup tinggi pada jaringan secara regional. “Bagi kami kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi di momenmomen spesial seperti tahun baru sangatlah penting. Oleh karena itu, sejak awal tim kami telah melakukan persiapan yang matang agar kualitas terbaik

dalam berkomunikasi dan dalam memanfaatkan layanan data tetap terjaga dan dapat selalu dinikmati oleh pelanggan, demi terwujudnya excellent customer experience secara berkesinambungan,” ujarnya. Di sisi lain, lanjutnya, pihaknya juga telah menyediakan lebih dari 2.900 BTS Telkomsel yang tersebar di wilayah Bali. “Lebih dari 1.900 BTS Telkomsel tersebar di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan lebih dari 2.100 BTS yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan berfungsi dengan baik untuk melayani pelanggan dalam melakukan aktivitas komunikasi dan internet hingga ke pelosok negeri,” ujar Ririn menambahkan. (ad207)

GP Ansor Sampaikan Klarifikasi Terkait Sholawat di Jembrana

Gusti Wedakarna Siap Gandeng Nahdlatul Ulama Lawan Radikalisme di Pulau Bali SAPUH LEGER - Rangkaian upacara Sapuh Leger dan Mabayuh Oton massal secara gratis yang digelar Perguruan Siwa Murti Bali di Kawasan Pura Batur, Kintamani, Bangli.

Salurkan KIP, Kemendikbud Gunakan Dapodik Jakarta (Bali Post) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pihaknya akan menggunakan data pokok pendidikan atau Dapodik sebagai basis penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP). “Tahun depan, kami tidak lagi menggunakan data yang berasal dari Kementerian Sosial, namun menggunakan Dapodik,” ujar Muhadjir di Jakarta, belum lama ini. Sebelumnya, Kemdikbud menggunakan data dari Kemensos sebagai basis data yang berdasarkan data kemiskinan di masyarakat yang berisi anak tidak mampu dan tidak sekolah. Penggunaan basis data yang tak sesuai tersebut, yang menyebabkan terjadinya keterlambatan penyaluran kartu. “Sehingga penyaluran kartunya nanti lebih sederhana, karena sudah ada di sekolah masing-masing,” ujarnya. Kemdikbud menargetkan penerima KIP pada 2017 sebanyak 16,48 juta anak. KIP tersebut akan berjejaring secara data dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Sedangkan untuk KIP Plus, Kemdikbud akan mengujicobakan di 44 kabupaten/kota di Tanah Air. KIP Plus memiliki perbedaan dengan KIP karena bisa digunakan sebagai alat pembayaran transaksi jual beli di beberapa toko yang telah bekerja sama dengan pemerintah. Pemegang KIP Plus juga bisa langsung mendapatkan dan menggunakan dana tanpa harus difasilitasi pihak sekolah. Jumlah penerima Program Indonesia Pintar (PIP) pada 2017 lebih rendah jika dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya, 17,9 juta penerima

manfaat maka pada tahun ini diturunkan menjadi 16,4 juta penerima manfaat, yang terdiri dari 9,5 juta untuk siswa SD, empat juta untuk siswa SMP, 1,2 juta untuk siswa SMA dan 1,6 juta untuk siswa SMK. Kemdikbud juga mengalokasikansasaran anak tidak sekolah menjadi 1,4 juta calon peserta didik. (ant)

Muhadjir Effendy

Bali Post/ant

Sebagian Besar Anak Indonesia Enggan Manfaatkan Layanan Kesehatan Jakarta (Bali Post) – Sebagian besar atau sekitar 62,76 persen anak Indonesia yang berusia 0 hingga 17 tahun enggan memanfaatkan layanan umum

TELKOMSEL SIAGA - Manajemen Telkomsel Bali Nusra saat melakukan koordinasi Telkomsel Siaga untuk mengawal dan melayani kebutuhan komunikasi pelanggan selama malam pergantian tahun baru 2016-2017 hingga awal tahun 2017.

kesehatan ketika mereka mengeluhkan kesehatannya. Mereka justru memilih untuk melakukan pengobatan diri sendiri saat mengeluhkan kesehatannya. Hal

Bali Post/ant

LAYANAN - Situasi ruang tunggu layanan kesehatan anak di sebuah rumah sakit di Jakarta Timur.

itu dikatakan Kepala Biro Perencanaan dan Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Titi Eo Rahayu saat dihubungi di Jakarta, Senin (1/1) lalu. Menurut dia, dari 30 persen anak yang memiliki keluhan kesehatan, sekitar 38,65 persennya yang tidak berobat jalan. Ada dua alasan tertinggi mengapa anak tidak berobat jalan saat mengeluhkan kesehatannya, yaitu mengobati sendiri dan merasa tidak perlu berobat jalan (29,78 persen). Titi menyebutkan, ada satu hal yang perlu mendapat perhatian, di mana sebagian anak di pedesaan tidak berobat jalan karena tidak memiliki biaya sekitar 4,83 persen. Angka itu relatif lebih tinggi daripada di perkotaan sekitar 2,02 persen. Beberapa alasan lain yang disampaikan anak yang tidak berobat jalan, di antaranya tidak ada biaya transportasi sekitar 0,40 persen, tidak ada sarana transportasi 0,12 persen, waktu tunggu pelayanan lama 0,11 persen. Selanjutnya, alasan tidak ada yang mendampingi sekitar 0,15 persen dan alasan-alasan lainnya sekitar 3,28 persen. (ant)

SENATOR DPD-RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi pengurus DPP Gerakan Pemuda Ansor dan jajarannya di The Sukarno Center Tampaksiring. Dalam kunjungan awal tahun 2017 ini, rombongan dipimpin oleh Senator RI asal Sulawesi Utara Benny Ramdhani (Wakil Ketua Umum DPP GP Ansor), Amron Sudarmanto (Ketua GP Ansor Bali), Suraji (Banser NU) dan lainnya. Dalam kunjungan tersebut, disampaikan sejumlah pemikiran kebangsaan di antaranya harapan agar NU sebagai organisasi keumatan (Islam) terbesar di Indonesia dapat bekerja sama dengan umat Hindu di Bali dalam melawan radikalisme yang mengatasnamakan Islam. Apresiasi terhadap pandangan itu disampaikan oleh Senator Gusti Arya Wedakarna. “Kami orang Bali sudah percaya dengan Nahdlatul Ulama (NU) dari zaman perjuangan kemerdekaan sampai pemberantasan komunis di zaman PKI. Saya tidak meragukan komitmen dari saudara NU. Terima kasih sudah melibatkan Bali dalam urusan melawan radikalisme ini. Dan Bali akan terus berkepentingan karena Bali pernah menjadi korban Bom Bali I dan II serta sejumlah percobaan bom dan teror. Saya bersama umat Hindu Bali siap bersinergi dengan NU untuk membentengi Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dari rongrongan ideologi jahat yang ingin mendirikan negara agama di Nusantara,” ungkap Senator Gusti Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center of Indonesia ini. Selain itu, ke depan kerja sama Hindu dan NU juga harus dipererat terutama di kalangan

MENERIMA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima rombongan GP Ansor dan Banser NU di The Sukarno Center Tampaksiring. pemuda–pemuda yang lahir pas- hari ini, pihak GP Ansor juga catahun 1990 hingga kini. “Saya sudah memberikan klarifikasi merasa komunikasi antara Hindu dan informasi tambahan tentang dan NU akhir-akhir ini kurang maksud acara dan tokoh-tokoh maksimal. Peran sejumlah forum yang akan hadir. “Saya ucapkan lintas agama dan forum perda- terima kasih pada panitia umat maian hanya sebatas elitis, tidak muslim di Jembrana yang sudah membahas pluralism menjadi the mengganti judul Bali Bersholawat way of life dan masalah di akar dan menghilangkan logo Pulau rumput. Maka dari itu, mari kita Bali yang berisikan kaligrafi. galang kerja sama antara Hindu, Prinsipnya, umat Hindu tidak ada Bali dengan NU serta organisasi menolak acara, cuma perlu dijaga lainnya seperti Muhammadyah simbol orang Bali sesuai sesana. atau Sarekat Islam. Saya meyaki- Dan besok jika buat acara, jangan ni bahwa Bali harus memerankan ada kata jilid 1, jilid 2 atau jilid 3. peran strategis. Tentu dalam kori- Kesannya seperti aksi di Jakarta dor toleransi dua arah dan meng- kemarin. TNI dan Polri juga harus hormati akar budaya masyarakat diberi masukan agar tetap merBali yang sudah menjadi pakem eka netral. Saya pesankan juga adat. Saya yakin, selama prinsip di materi-materi dakwah agar sejuk mana bumi dipijak, di sana langit mengingat Bali adalah mayoritas dijunjung dijalankan, tidak akan umat Hindu. Apalagi belum hilang ada permasalahan yang serius. trauma orang Bali dari sejumlah Sudah saatnya Bali berada sejajar teror ISIS di Singaraja, pelaku dalam urusan kebangsaan dan bom di Solo dan ditemukannya saya akan buktikan Hindu mampu bom di Ubud. Astungkara, nanti memainkan peran itu,” ungkap saya akan turun ke Jembrana putra dari Shri Wedastera Suy- untuk memantau dan memeriksa asa, salah satu pendiri Parisadha bersama NU. Ini pelajaran agar Hindu pada tahun 1959 itu. memahami simbol-simbol orang Terkait dengan rencana pro- Bali,” ungkap Gusti Wedakarna gram bersholawat di Jembrana yang juga Duta Besar Perdamaian yang akan digelar Rabu (4/1) UPF–PBB ini. (ad236)

Pemerintah Ancam Evaluasi Tunjangan Profesor yang Tak Produktif Semarang (Bali Post) – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menegaskan, tunjangan profesor yang tidak produktif menerbitkan dan membuat publikasi internasional bakal dievaluasi. “Semua guru besar di 2017 setelah menikmati tunjangan sertifikasi, tunjangan kehormatan, harus melakukan publikasi (karya ilmiah internasional),” kata Mohamad Nasir seusai peluncuran Universitas Diponegoro sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Gedung Prof. Soedarto Undip, Tembalang, Semarang, Selasa (3/1) kemarin. Menurut Nasir, profesor yang tidak membuat publikasi internasional dalam setahun akan dievaluasi dan dipertimbangkan kelayakannya untuk menerima tunjangan kehormatan. “Kami akan melakukan betul (evaluasi tunjangan guru besar). Publikasi ilmiah tingkat internasional merupakan instrumen penting, apalagi untuk perguruan tinggi yang jadi PTN-BH,” katanya. Kemenristek Dikti, kata dia, belum lama ini mengundang profesor Diaspora, yakni profesor di perguruan tinggi seluruh dunia,

Bali Post/ant

Mohamad Nasir seperti AS, Inggris, Jerman, Prancis, dan Jepang yang berasal dari Indonesia. “Saya tanya salah satu profesor, ternyata bisa 30 publikasi setahun. Di Indonesia, ada profesor yang setiap tahun bisa 4-6 publikasi per tahun, namun ada yang selama empat tahun tidak publikasi,” kata Nasir. Dia terus mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk menggenjot publikasi internasional, setidaknya setiap fakultas harus ditarget membuat 20-30 karya ilmiah internasional. “Ada

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

hitungannya. Pada 2014, publikasi ilmiah kita di angka 4.000 karya, pada 2015 menjadi 5.450 karya dan pada 2016 ditargetkan mampu menghasilkan publikasi sebanyak 6.300 karya,” katanya. Berdasarkan data per 22 Desember 2016, kata dia, publikasi ilmiah yang dihasilkan ternyata meningkat menjadi 9.475. Namun, ternyata masih kalah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Malaysia misalnya, mampu mempublikasi sekitar 24 ribu karya per tahun, disusul Singapura sekitar 17 ribu karya per tahun, kemudian Thailand 12 ribuan karya. “Sementara publikasi di Indonesia hanya di kisaran 9.500 karya. Padahal, Indonesia ini punya 6.000-an guru besar dan sekitar 31 ribu lektor kepala (jabatan akademik),” kata Nasir. Jika seluruh guru besar diwajibkan mempublikasikan minimal satu karya ilmiahnya dalam setahun, berarti akan dihasilkan 6.000 karya. “Belum lagi publikasi dari kalangan lektor kepala 50 persennya saja, kami catat ada di angka 18.500 karya. Ini ditambah dengan 9.500 karya sehingga bisa dihasilkan 28 ribu karya,” kata Nasir. (ant)


DAERAH

Rabu Wage, 4 Januari 2017

5

Cegah Kebakaran Kapal, UPP Ketapang ’’Briefing’’ ABK Banyuwangi (Bali Post) -

Tragedi kebakaran kapal wisata di Kepulauan Seribu, Jakarta membuat otoritas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk siaga. Tak ingin insiden serupa terjadi, Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Ketapang memberikan briefing ke seluruh ABK di Selat Bali. Mereka diminta memperketat standar keselamatan, terutama alat pemadam dan kondisi mesin kapal.

Bali Post/udi

CEK KESIAPAN - Petugas mengecek kesiapan peralatan kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, baru-baru ini.

Kepaa UPP Kelas III Ketapang Ispriyanto menegaskan, keselamatan kapal memang menjadi tanggung jawab Syahbandar. Namun, seluruh awak kapal tetap memperhatikan keselamatan masing-masing, terutama standar dalam pelayaran. ‘’Kami kembali berikan seruan ke seluruh ABK. Mereka wajib mengecek peralatan masing-masing sebelum berlayar. Seluruhnya harus dipastikan aman,’’ kata Ispriyanto, Selasa (3/1) kemarin.

Disdikpora Bangli Berencana Tambah Sekolah Terapkan UNBK Bangli (Bali Post) Sampai sekarang baru tiga sekolah di Kabupaten Bangli yang sudah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Melihat kondisi itu, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli pun berencana menambah sekolah yang memakai sistem tersebut. Kepala Disdikpora Bangli I Nyoman Suteja, Selasa (3/1) kemarin, mengatakan tiga sekolah yang sudah melaksanakan UNBK yakni SMAN 1 Bangli, SMKN 1 Bangli dan SMPN 1 Bangli. ‘’Sementara dari segi aturan memang baru tiga sekolah tersebut yang memenuhi persyaratan bisa melaksanakan dengan memakai sistem UNBK. Karena aturan sekolah yang bisa menggunakan UNBK yakni minimal 30 persen harus mempunyai alat komputer dan semuanya itu harus berfungsi secara normal. Jika belum 30 persen, maka sekolah itu belum bisa menggunakan sistem UNBK,’’ ungkap Suteja. Mengingat masih sedikitnya sekolah yang bisa melaksanakan UNBK, pihaknya berencana menambah sekolah di Bangli yang belum me-

makai sistem tersebut. Hanya hal tersebut harus dilakukan secara bertahap. ‘’Kami sudah upayakan untuk penambahan sekolah agar nantinya bisa memakai sistem UNBK. Namun kami belum bisa menyampaikan berapa anggaran yang akan dialokasikan nanti untuk itu. Yang jelas kami sudah lakukan langkahlangkah untuk itu,’’ ujarnya. Lebih lanjut Nyoman Suteja menyatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan UN pada Mei mendatang meski sebelumnya sempat diwacanakan penghapusan UN. Menurutnya, mengingat itu sudah menjadi arahan pemerintah pusat, maka pihaknya hanya bisa mengikuti dan melaksanakannya dengan baik. Untuk mempersiapkan UN, mulai sekarang sudah dilakukan peningkatan kualitas siswa. ‘’Kami akan memanggil Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di dalam peningkatan kualitas para siswa,’’ ungkapnya sembari menambahkan pendataan awal peserta UN juga segera dilakukan. (kmb41)

Nyoman Suteja

Negara (Bali Post) – Penanaman pohon perindang di pinggir trotoar menjadi sorotan anggota DPRD Jembrana. Pasalnya, proyek trotoar baru saja rampung, namun langsung ditanami pohon perindang. Hal ini dikhawatirkan akan merusak jalan dan trotoar itu sendiri ketika pohon tersebut nantinya tumbuh besar. Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Gatot Subroto dan Jalan Yos Sudarso, Banjar Tengah, Se-

lasa (3/1) kemarin. Puluhan bibit pohon perindang ditanam setelah proyek pembangunan trotoar rampung. Namun, pohon itu ditanam di bahu jalan, antara trotor dan aspal. Anggota DPRD Jembrana I Made Yudha Baskara pun mempertanyakan hal itu. Ia menilai pohon perindang itu nantinya akan merusak jalan dan trotoar ketika pohon tumbuh besar. Di samping itu juga ditakutkan membahayakan bagi

para pengguna jalan. Ranting pohon secara otomatis akan menjalar ke arah jalan dan mengganggu lalu lintas. Untuk itu, pihaknya menyarankan agar pohon perindang tersebut lebih baik tidak ditanam di sana. “Itu kajiannya bagaimana, kenapa harus di luar trotoar ditanam,” tanyanya. Kalau memang tidak memungkinkan, lebih baik pohon perindang itu jangan dipaksakan untuk ditanam di sana. (kmb26)

Jalan Licin, Mobil Tergelincir Singaraja (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) akibat out of control (OC) terjadi di lintasan Jalan Singaraja-Kintamani tepatnya wilayah Desa Bila Kecamatan Kubutambahan Senin (2/1) malam lalu. Mobil DK 1922 VC terguling hingga menabrak pohon mangga di pinggir jalan. Akibatnya, bagian depan mobil ringsek karena benturan keras. Pengendaranya selamat. Kasubag Humas AKP Gede Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya, Selasa (3/1) kemarin, menga-

takan kejadian ini murni karena OC. Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, pengendara datang dari selatan menuju ke arah kota Singaraja. Cuaca saat kejadian gerimis hingga jalanan licin. Sekitar pukul 23.00 Wita, pengendara tidak melihat jalan berair dan karena licin tiba-tiba menginjak rem. Kontan saja ban slip hingga mobil tergelincir. Pengemudi berusaha mengendalikan kendaraan. Namun nahas, mobil terperosok ke pinggir jalan dan menabrak pohon mangga di sisi jalan. Mobil sempat tertahan batang pohon mangga, sehingga

tidak sampai masuk ke kolam ikan milik warga. Pengemudi bersama keluarganya selamat dan hanya mengaku trauma dengam kejadian itu. Sementara pascakejadian mobil diderek oleh pemiliknya dan mengundang perhatian warga di sekitar kejadian. Bahkan, pengguna jalan banyak yang berhenti menyaksikan evakuasi mobil dari lokasi kejadian. “Benar ada lakalantas OC itu karena jalan licin dan pengemudi terkejut dan menginjak rem hingga mobil tergelinir. Pengemudi selamat dan mobil sudah diderek,” tegasnya. (kmb38)

Imigrasi Sita 12 Paspor Warga Tiongkok

Bali Post/kmb41

Bali Post/olo

POHON PERINDANG – Sejumlah pohon perindang ditanam di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Penanaman pohon ini menjadi sorotan anggota DPRD Jembrana.

Kurang Data Antemortem

Polisi Kesulitan Identifikasi Korban KM Zahro Express Jati, Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. Sejak awal, pihaknya telah menginformasikan bahwa jenazah dalam kondisi terbakar 100 persen. Arthur mengimbau kepada keluarga korban agar membawa data rekam medis kesehatan gigi saat melapor ke Posko Antemortem RS Polri. ‘’Kami mengharapkan yang belum teridentifikasi supaya memberikan informasi, utamanya soal rekam gigi karena kita banyak terbantu dengan foto panorama gigi dan catatan perawatan gigi. Bisa dicocokkan dengan data yang kami dapatkan,’’ katanya. Sementara Selasa (3/1) kemarin polisi telah berhasil mengindenti-

sekitar mesin. Tak hanya ABK, Syahbandar asal Surabaya, Jawa Timur ini mengimbau penumpang ikut menjaga keamanan kapal selama berlayar. Salah satunya, saat berlayar, penumpang naik ke ruang penumpang. ‘’Biasanya, ada saja yang membandel tetap di dalam mobil. Lalu, mesin kendaraan harus dimatikan selama berlayar,’’ tegasnya. Penumpang, imbuhnya, dilarang membuang puntung rokok sembarangan di dalam kapal. Sebab, rawan memicu api dan berimbas kebakaran. ‘’Intinya, meski jalur penyeberangan selat Bali cukup pendek, kewaspadaan tetap dijaga. Ini tugas seluruh ABK,’’ pungkasnya. (kmb30)

Hanya Kantongi Izin Tinggal Dahsuskim

Pohon Ditanam di Pinggir Trotoar Dipertanyakan

Jakarta (Bali Post) Untuk mengidentifikasi jenazah para korban terbakarnya KM Zahro Express, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri mengaku mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan karena kurangnya data antemortem dari keluarga korban. ‘’Kami berupaya semaksimal mungkin mengindetifikasi karena kami mengalami kesulitan data antemortem-nya yang masih sangat kurang,’’ kata Kepala Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Arthur Tampi di Instalasi Kedokteran Forensik Pusdokkes Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS Polri), Kramat

Menurut Ispriyanto, pihaknya secara rutin melakukan uji petik kapal. Yakni memastikan kelengkapan seluruh peralatan kapal dalam kondisi lengkap, normal. Mulai tabung pemadam kebakaran, water pam, selang pemadam hingga jaket pelampung. Uji petik digelar sebelum Natal dan akhir tahun 2016. Sebanyak 42 kapal di selat Bali diperiksa ketat. ‘’Seluruh peralatan ini tak hanya disiapkan, tapi harus

berfungsi,’’ tegasnya. Karena itu, katanya, seluruh ABK kita minta mengecek peralatan masing-masing setiap hari. Sehingga jika terjadi insiden bisa bergerak cepat, lalu alatnya benar-benar berfungsi. Ispriyanto juga meminta para ABK memerika sirkuliasi air di kapal. Seperti air radiator di dalam mesin. Tujuannya, mesin kapal tetap dingin. Apalagi, jika terus berlayar selama 24 jam. ‘’Mesin kapal itu tidak boleh mati selama berlayar. Jadi sirkulasi airnya harus dijaga, jangan sampai mesin panas, sehingga rawan korsleting,’’ imbaunya. Ruang mesin, katanya, juga harus dijaga ketat oleh ABK. Sebab, kebakaran kapal bisa dipicu korslet kabel di

fikasi lima jenazah korban KM Zahro Express. Kelima jenazah tersebut mengalami luka bakar 100 persen. Mereka adalah M. Nurdin (40) asal Depok, Nazwa Sarla (11) asal Depok, Moh. Bunyamin (43) asal Cilandak. Kemudian, Yeti Herawati (43) asal Bogor dan Otih Sugiarti (69) asal Bandung. Kelimanya telah diserahkan kepada keluarganya untuk segera dimakamkan. Sebelum itu, polisi juga telah mengindentifikasi enam lainnya dari 23 jenazah dan keenamnya telah diserahkan kepada keluarga pada Minggu (1/1) dan Senin (2/1). (ant)

Mataram (Bali Post) Pihak Imigrasi Mataram, Nusa Tenggara Barat, melakukan tindakan tegas terhadap 12 pekerja asal Tiongkok. Pasalnya, para pekerja ini hanya mengantongi izin tinggal kemudahan khusus keimigrasian (Dahsuskim) dengan izin tinggal batas perairan. Faktanya, mereka bekerja pada proyek pengeruk pasir di Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Untuk itu, pihak imigrasi pun menyita paspor ke-12 warga tersebut. ‘’Paspornya kita amankan,’’ kata Kepala Kantor Imigrasi Mataram Romi Yudianto, Selasa (3/1) kemarin. Ia mengatakan, ke12 warga Tiongkok hanya mengantongi izin tinggal dahsuskim. Mereka antara lain berinisial ZZ, ZX, LQ, DX, ZY, LP, XQ, LW, YQ, LZ, JL, dan LQG.

Romi menjelaskan, izin tinggal Dahsuskim yang berada di batas perairan memang diperbolehkan untuk para pekerja dari luar negeri. Namun hal itu dikatakannya ada batasan. ‘’Hanya boleh di wilayah perairan saja, atau berada di atas kapal,’’ ujarnya. Namun, dalam persoalan ini, ke-12 paspor milik WNA asal Tiongkok tersebut harus diamankan. Karena indikasinya di lapangan, mereka ikut serta dalam proyek di Labuhan Haji tersebut. ‘’Laporannya, mereka ikut bekerja dalam proyek pemasangan pipa di daratan,’’ ucapnya. Hal itu pun terbukti saat petugas Kantor Imigrasi Mataram mengecek ke lokasi dengan mendatangi kapal asal Tiongkok yang bernama Cai Jun I tersebut. ‘’Karena dokumen-dokumennya tidak lengkap, maka kita amankan dulu

paspor mereka,’’ kata Romi. Lebih lanjut, proses menahan paspor milik 12 pekerja asal Tiongkok ini akan berlanjut hingga pihak perusahaannya mampu menunjukkan dokumen terkait. Jika tidak mampu menunjukkan dokumen tersebut, maka pihak imigrasi tidak segan untuk memberikan sanksi. Bahkan jika terbukti menyalahgunakan izin tinggalnya, mereka maupun pihak perusahaan bisa dipidanakan. ‘’Bisa juga dideportasi,’’ terangnya. Sementara menunggu kelengkapan dokumen 12 pekerja asal Tiongkok ini, pihak imigrasi tidak melakukan penahanan. Melainkan hanya paspornya yang diamankan, sedangkan para pekerjanya hanya diperbolehkan untuk berada di atas kapal sesuai dengan izin tinggal Dahsuskim yang dimilikinya. (ant)

Tak Ikuti Aturan

Satu Kontraktor Di-’’blacklist’’, Tujuh Didenda Banyuwangi (Bali Post) Ketatnya pengawasan proyek di Banyuwangi, tak membuat seluruh kontraktor di kabupaten ini mengikuti aturan. Masih ada saja oknum kontraktor yang nakal. Bahkan, nekat membawa kabur uang muka proyek. Di tahun 2016, sebanyak 7 kontraktor mendapat sanksi. Satu di antaranya terpaksa di-blacklist. Sisanya disanksi denda. Dari sekian pelanggaran, kebanyakan oknum kontraktor melanggar keterlambatan pengerjaan proyek. ‘’Tahun 2016, ada satu kontraktor kita blacklist. Pelanggarannya sangat fatal. Uang muka proyek dibawa kabur dan empat proyeknya mangkrak,’’ kata Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Banyuwangi Mujiono, Selasa (3/1) kemarin. Sayangnya, pejabat ini tak merinci nama perusahaan kontraktor nakal tersebut. Menurutnya, sanksi tegas terpaksa diberikan

lantaran pelanggarannya sangat fatal. Dari jatah waktu pengerjaan 4-6 bulan, tetap tak bisa dikerjakan. Sebelum diberikan sanksi, pihaknya sudah melayangkan teguran hingga pemanggilan. Namun, tetap saja membandel. ‘’Biasanya, kontraktor nakal ini menyepelekan waktu. Saat sudah dekat, baru kebingungan,’’ jelasnya. Kontraktor yang di-blacklist, katanya, dilarang mengikuti lelang di mana pun hingga dua tahun. Sedangkan sanksi denda, nilainya beragam. Padahal, para kontraktor ini sudah diberikan waktu tambahan kerja hingga 50 hari ditambah denda keterlambatan. Tahun ini, kata Mujiono, pihaknya akan memperketat proses administrasi bagi para kontraktor pemenang lelang. ‘’Kita akan evaluasi uang muka proyek, termasuk asuransi. Sebab, klaimnya juga ribet. Lalu, harga barang akan kita pantau ketat,’’ jelasnya. Lalu, tenaga

yang dipakai akan direkomendasikan oleh dinas, sehingga tak ada salah sasaran dalam pengerjaan proyek. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Salimi meminta dinas terkait benar-benar tegas memberikan sanksi bagi kontraktor nakal. ‘’Kalau memang blakclist harus tegas. Jangan sampai hanya di atas kertas,’’ tegas politisi PDI-P ini. Pihaknya juga meminta panitia lelang sangat ketat melihat penawaran dalam proses lelang. Artinya, tak semata-mata hanya mengacu harga penawaran terendah. Tetapi, benar-benar dilihat kualitas perusahaan penawarnya. ‘’Jangan sampai gara-gara penawaran rendah, lalu menang. Ternyata, perusahaannya tak punya alat lengkap,’’ kritiknya. Dia juga meminta pengerjaan proyek bisa dipercepat mulai awal tahun. Sehingga bisa berjalan sepanjang tahun. (kmb30)

PROYEK - Salah satu proyek perbaikan jalan di Banyuwangi, belum lama ini.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/udi


OPINI

6

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Membentuk Kesadaran dan Mental yang Kuat MEMASUKI Tahun Baru 2017 ini, harus kita pahami bahwa ke depan perjalanan bermasyarakat dan bernegara akan lebih menghadapi tantangan. Kita tentu saja terkejut manakala mendengar berita saat tahun baru ada kebakaran kapal yang terjadi di Laut Jawa. Ini hanya salah satu keterkejutan kita, sekaligus menjadi tantangan bersama. Satu hal ini saja menandakan bahwa kita sebagai manusia tidak pernah mempersiapkan diri dengan baik, pada hari-hari yang penting. Tahun baru tentu penting karena itu segala infrastruktur penunjang tahun baru harus dipersiapkan dengan baik. Tempat wisata, angkutan wisata, termasuk kapal laut, haruslah kita perhatikan dengan baik. Kenyataannya, tetap ada kecelakaan yang memilukan hati. Kapal terbakar hanya puluhan menit setelah berlayar dan menimbulkan puluhan korban tewas. Di Bali ada beberapa korban mercon yang jemari tangannya sampai putus. Padahal, sudah ada pengalaman tentang kecelakaan seperti ini. Kalau kita coba renungkan masalahnya, sesungguhnya ada pada kekurangwaspadaan kita. Dalam hal ini, harus ada penyadaran. Kewaspadaan itu memerlukan penyadaran karena dengan penyadaran itulah kita akan mampu ingat dengan segala yang harus dipersiapkan. Penyadaran pada akhirnya memerlukan pengalaman pendidikan. Inilah poin penting yang harus diperhatikan. Pendidikan sering kali disalahartikan karena disamakan dengan pengajaran, sehingga hanya ruang kelas yang dipakai sebagai pikiran pendidikan. Dua hal itu sesungguhnya mempunyai hal yang jauh berbeda. Mendidik langsung membentuk karakter dan penyadaran tetapi mengajar lebih pada memberi pengetahuan dan keterampilan saja. Pendidikan tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi di mana-mana, berlangsung secara multidisiplin, multiruang dan multipersonal. Ada perenungan dan pencampuran pemikiran dan kemudian mengambil intisari dari semua itu. Hasil dari pendidikan adalah manusia berkarakter dan berbudaya, tidak mudah mengeluh berani menghadapi tantangan. Dalam konteks belajar dan pengajaran, kita mempunyai banyak sarjana dan tamatan SMK atau tamatan SMA. Akan tetapi, hasil yang diperoleh dari tamatan-tamatan tersebut tidak demikian signifikan bagi kemajuan negara. Mengapa kita katakan demikian? Dengan banyaknya sarjana seharusnya Indonesia tidak perlu mengimpor beras dari Vietnam. Juga tidak harus membeli air kemasan dari luar negeri, atau bahkan tidak mengimpor minyak. Sarjana kita akan mampu memberikan contoh bagaimana memanfaatkan padi dengan plasmatutfah dari kita. Para tamatan SMK kita akan mampu mengolah langsung limbah kotoran menjadi gas, di mana-mana bukan sekadar di satu tempat saja. Inilah barangkali proses pengajaran kita tidak mampu membuat penyadaran. Kita harus memberikan suntikan baru kepada para sarjana kita untuk berani menerima tantangan. Tidak manja hanya memilih pekerjaan tertentu saja. Kita sering dikeluhkan dengan adanya banyak pengangguran intelektual. Orangtua juga merasa terbebani karena setelah sarjana justru tetap menjadi tanggungan orangtua. Malah, masyarakat juga mengalami hal yang sama. Frustrasi tidak mendapat pekerjaan, pengangguran intelektual ini membikin gara-gara. Jika sudah ada seperti ini, pendidikan pasti tidak merasuk ke dalam jiwa sarjana tersebut. Itulah kiranya yang menjadi tugas kita ke depan, memberikan perhatian lebih kepada sektor pendidikan kita. Tujuannya adalah membentuk kesadaran agar kita mampu mempersiapkan segala kebutuhan negara. Para sarjana harus mampu menyadari dirinya bahwa bukan waktunya untuk mencari-cari pekerjaan atau mengemis pekerjaaan dengan bersedia menyuap seseorang. Sarjana tugasnya adalah mengkreasi pekerjaan. Malu jadi sarjana kalau kemudian menjadi preman.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pendataan Calon Pemilih Pilkada Bali dan sejumlah pilkada di kabupaten di Bali akan bergulir 2018. Tahapan pilkada ini tentu akan menjadi perhatian publik mengingat akan memilih pemimpin Bali. Untuk itu saya berharap pendataan pemilih dilakukan secara lebih valid dengan merujuk data yang akurat dari kepala lingkungan atau kepala dusun. Jangan sampai ada pemilih yang mestinya mendapat hak pilih tercecer. Di lain pihak ada pemilih yang telah meninggal malah masuk daftar pemilih. Untuk itu saya mohon kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pendataan pemilih dengan cermat. Rujukan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil harus diuji. Ini perlu dilakukan terlebih kini banyak warga yang belum bisa mengantongi eKTP. Mohon dilakukan langkah-langkah yang jelas dalam melakukan pendataan pemilih. Putu Subagia Gianyar, Bali

Munculnya Calon Gubernur Belakangan ini banyak calon Gubernur Bali mulai muncul ke permukaan. Ini tentu menggembirakan bahwa kita banyak punya pilihan. Namun, sebagai krama Bali, bukan jumlah calon yang kami lihat. Kami justru berharap partai politik cerdas memilih calonnya agar selaras dengan aspirasi masyarakat. Jangan lagi memaksakan pilihan politik kepada masyarakat tanpa melakukan proses yang jelas dengan calon pemilih. Kandidat yang diajukan partai politik haruslah bisa mewadahi aspirasi krama Bali agar sejalan dengan kepentingan menjaga Bali ke depan. Wayan Kerta Subamia Denpasar, Bali

Sarjana Tidak Siap Menjadi Karyawan Tidak hanya di Indonesia, di Bali juga jumlah pengangguran sarjana tinggi. Bukan hanya sarjana S-1 tetapi juga mereka yang tamat pascasarjana, S-2. Sudah ada tanda-tanda kalau mereka yang tamat S-3 juga menjadi pengangguran. Dalam skala psikologis, sesungguhnya hal ini adalah hal memalukan karena secara teoretik, sarjana itu tidak boleh menganggur. Sistem dan proses pendidikan di perguruan tinggi dibuat sedemikian rupa agar lulusannya tidak menganggur.

Oleh I Ketut Sudastra itambah dengan umur yang bertambah dewasa, sesungguhnya tidak ada alasan kalau sarjana itu (S-1, S-2, S-3) menganggur. Politeknik dan pendidikan vokasi, apalagi, hukumnya tidak boleh menganggur karena lulusan pendidikan vokasional ini telah dibekali dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk kehidupan sosial. Akan tetapi, mengapa kemudian para sarjana dan tamatan perguruan tinggi itu, dominan menjadi pengangguran yang justru membebani masyarakat? Yang pertama adalah kesalahan cara pandang masyarakat Indonesia. Cara pandang yang keliru memandang pendidikan tinggi sebagai sebuah adu gengsi. Bahkan gengsi itu sudah mulai terlihat sejak masuk taman kanak-kanak! Dapat dilihat misalnya, bagaimana orangtua (dan anaknya sendiri), demikian membanggakan tempat sekolah atau kuliah anaknya. Mereka secara bangga menyebutkan lokasi, gedung, fakultas dan perguruan tinggi dimana anak yang bersangkutan kuliah. Kesalahan ini mendasar karena sekolah sama sekali bukan menjadi ajang gengsi, tetapi menjadi peletak dasar bagi mental, pencarian identitas, dan landasan keterampilan bagi anak-anak. Itu berlangsung secara sistematis sejak anak-anak. Itulah yang membuat sekolah seharusnya mengkondisikan sampai kelas III sekolah dasar, harus pola belajarnya bermain. Tetapi, justru sejak kelas 1 sudah diajar bahasa Inggris dan membikin

D

PR matematika, lalu membuka kelas les sore. Ini adalah gengsi bagi orangtua yang mampu membayar les untuk anakanaknya, padahal mereka tidak sadar waktu bermain anak-anak hilang. Di SMA, sudah ada penjurusan, masingmasing IPA, IPS dan Bahasa. Tujuannya setelah mengikuti perkembangan dari SD sampai SMP, maka setelah di SMA anak-anak akan tahu di mana posisi keterampilan dan kesukaannya belajar. Tetapi, anak-anak memaksakan diri atau dipaksa orang tua untuk ikut IPA. Ini sekali lagi demi gengsi. Sekolah lanjutan juga menyediakan SMK. Jika telah sesuai sistem dan proses sampai SMA, dari sinilah kemudian menjadi patokan dasar lagi untuk melanjutkan pilihan ke perguruan tinggi. Tidak semua siswa cocok, pantas dan (seharusnya) berkeinginan untuk masuk universitas karena tidak semua orang mempunyai kemampuan analisis. Pasti ada siswa yang ingin melanjutkan keterampilan ke vokasi atau politeknik. Akan tetapi, demi gengsi, semua masuk ke perguruan tinggi umum skala kesarjanaan dan kalau bisa ke fakultas kedokteran. Padahal, sekali lagi, tidak semua mempunyai keterampilan untuk menganalisis. Kekeliruan kedua adalah cara pandang bahwa sarjana itu adalah produk yang siap untuk menjadi karyawan. Ini sangat fatal. Sarjana bukan siap menjadi karyawan, tetapi ia adalah siap menganalisis, apalagi sarjana strata 2 (S-2) dan lebih-lebih lagi strata 3 (S-3). Dorongan gengsi untuk mendapat gelar dan kekeliruan cara pandang inilah yang

kemudian merembet ke mana-mana. Sistem pembelajaran pendidikan kesarjanaan, ujung-ujungnya adalah memilih masalah, mensistematika penyebabnya, lalu menganalisis melalui teori, terus membuat kesimpulan dan memberikan saran-saran. Lebih ketat lagi untuk S-2 dan S-3. Proses pembelajaran kesajanaan ini bukan untuk bekerja sebagai karyawan bung! Mereka yang lulusan sarjana itu siap melakukan penelitian, menganalisis dan membuat kesimpulan secara teoritik. Paling cocok mereka menjadi peneliti. Jika kemudian coba dikembangkan, maka sarjana itu adalah siap membuka lapangan kerja. Kemampuannya untuk menganalisis, dan proses sistematika sejak awal, memungkinkan para sarjana ini membuka lapangan kerja, meski tidak sesuai dengan fakultas dimana mereka kuliah dulu. Proses dan sistematika perkuliahan itu memungkinkan mereka untuk berkiprah pada bidang yang lebih luas. Jadi, kalau ada sarjana yang mencari pekerjaan di zaman sekarang ini, mereka membuangbuang waktu. Hubungan antara gaji, jenis pekerjaan, dan status sebagai sarjana, terkadang membahayakan. Merasa menjadi sarjana, dari perguruan tinggi yang ternama (mungkin) akan membuat jumlah gaji yang diterima tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki. Faktor ini sering membuat banyak sarjana yang keluar dari pekerjaan dan kemudian menganggur. Faktor ketiga yang keliru adalah cara berpikir yang masih berorientasi ke masa lalu. Hal ini mempunyai kemiripan dengan faktor kedua tadi. Baik orang tua

maupun para sarjana sekarang, masih saja berorientasi kepada kondisi dekade tujuh puluhan, di mana pada waktu itu seluruh sarjana langsung dapat kerja dan mempunyai posisi tinggi. Padahal, kondisi itu disebabkan oleh usia republik Indonesia yang baru 20-an tahun, perguruan tinggi yang masih sedikit dan banyak korban G-30-S. Itulah yang membuat mereka yang tamat sarjana langsung mendapat posisi tinggi dan tamatan SMP saja sudah bekerja. Sekarang kondisinya amat berbeda. Posisi sudah penuh di berbagai birokrasi, perguruan tinggi jumlahnya sudah ribuan, dan jutaan ada sarjana. Jadi, jangan samakan apa yang terjadi dekade tujuh puluhan dengan tahun 2017 ini. Tolong sadari ini para orangtua dan para sarjana! Faktor keempat yang membuat banyaknya sarjana menganggur adalah lulusan yang kurang matang. Ini bisa jadi disebabkan proses perkembangan mental anak-anak sekarang berbeda dengan di masa lalu. Banyaknya permainan digital, jenis makanan, diprediksi menjadi penghambat matangnya mental sarjana. Akan tetapi, yang mengkhawatirkan ini juga disebabkan oleh faktor institusi (pemerintah). Kini mahasiswa dengan berbagai sistem yang ada di kampus, “dipaksa” untuk cepat kuliah. Misalnya, mereka yang dapat predikat unggul (cumlaude) maksimal kuliah empat tahun. Mahasiswa akan didrop out jika lebih dari tujuh tahun. Ada ungkapan semakin cepat kuliah, semakin baik. Kondisi-kondisi seperti ini mau tidak mau membuat mahasiswa cepat tamat, padahal pematangan justru perlu di perguruan tinggi. Dengan latar intelektualah, pematangan itu bisa dilakukan, misalnya kuliah samabil ikut organisasi. Faktor kelima adalah sarjana yang “sembunyi”. Artinya karena takut dibilang menganggur, terpaksa kuliah lanjutan tanpa pertimbangan matang. Akibatnya kuliah lanjutan itu asal-asalan yang membuat ketika mereka lulus S-2, sama saja tidak mendapat pengangguran. Maka, para sarjana, haruslah merani menciptakan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan.

Pakan Alami Copepoda dalam Pembenihan Ikan Laut Berbicara mengenai kesejahteraan rakyat, bidang kelautan dan perikanan merupakan bagian penting dalam pembangunan nasional. Budi daya ikan laut sebagai salah satu sektornya berperan dalam terwujudnya kesejahteraan. Hal tersebut merupakan tanggung jawab setiap pemangku kepentingan baik itu pemerintah, masyarakat, maupun pengusaha sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan penerimaan negara. Fakta yang sangat dapat dipahami, bahwa Indonesia beriklim tropis dan terletak di kawasan ekonomi Asean yang strategis secara ekonomi. Sumber daya alam yang melimpah jumlah dan keragamannya memerlukan kemandirian dalam pemanfaatan, pengelolaan dan pengembangannya. Sumber daya tersebut dapat dikembangkan salah satunya melalui budi daya perikanan laut. Data dari Investasi Kelautan dan Perikanan, Direktorat Pengembangan Investasi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, bahwa Potensi menunjukan budi daya perikanan laut di Indonesia seluas 24.000.000 ha dan baru dimanfaatkan seluas 178.435 ha (0,74%). Artinya peluang terbuka untuk pengembangan masih ada seluas 23.821.565 ha. Untuk itu, potensi perikanan di Indonesia masih harus dioptimalkan. Dan pada tahun 2017, produksi perikanan budi daya ditargetkan sebesar 22,79 juta ton. Sentra produksi budi daya laut di Bali berada di sepanjang pantai di Kabupaten Buleleng-Bali. Dan telah dikenal baik nasional dan internasional sebagai sentra produksi nener ikan bandeng (Chanos chanos). Pada saat ini komoditas yang dikembangkan di sentra tersebut tak hanya sebatas nener namun telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, terlihat dari adanya variasi jenis ikan budi daya seperti kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus), kerapu sunu (Plectropomus leopardus) dan kerapu hybrid Cantang dan Cantik, kakap putih (Lates calcarifer) dan Ikan Hias. Target

Oleh Rina Puji Astuti produksi perikanan budi daya yang meningkat setiap tahun, menggambarkan adanya kesempatan yang masih luas dan hendaknya dapat dimanfaatkan. Ini adalah kesempatan, khususnya bagi masyarakat pembudi daya di Bali untuk dapat menggenjot produksi ikan laut hasil budi daya. Mengapa begitu karena secara geografis Bali sejalur dengan Jawa Timur dan Lombok dimana juga memiliki kawasan kawasan kegiatan budi daya laut, sehingga memiliki peluang yang luas sebagai pemasok benih ikan. Sedangkan secara transportasi di Bali juga telah didukung oleh kemudahan fasilitas pengiriman lewat jalur udara ke seluruh penjuru indonesia bahkan internasional. Budi daya ikan laut menjadi bisnis yang menjanjikan keuntungan besar. Pengetahuan tentang pakan ikan dan lingkungan menjadi kunci sukses dalam berbudi daya. Adapun permasalahan yang kerap ditemui dalam budi daya adalah pakan, penyakit, dan lingkungan. Sehingga disiplin dalam menjaga nilai nutrisi dan kesehatan ikan, serta menyediakan media budi daya yang memadai merupakan hal yang harus dikerjakan. Kali ini penulis menyoroti tentang pakan alami yang diperlukan pada pembenihan ikan laut. Pakan alami merupakan jasad hidup, dapat berupa fitoplankton atau zooplankton. Pakan ini digunakan sebagai pakan awal untuk tetasan telur ikan laut (larva). Artemia, Rotifer, Copepoda merupakan macam dari pakan alami. Pada umumnya pembudi daya menggunakan Rotifer danArtemia sebagai pakan awal. Kedua pakan alami tersebut rendah nilai nutrisinya, sehingga harus dilakukan pengkayaan terlebih dahulu sebelum diberikan ke larva ikan laut. Copepoda lebih unggul dibandingkan dengan kedua jenis pakan alami tersebut karena memiliki nilai nutrisi yang lebih bagus, yaitu

tinggi kandungan asam lemak esensial dan kandungan carotenoidnya yang bagus.Copepoda ini juga merupakan pakan alami yang paling sesuai dengan larva ikan laut. Asam lemak esensial sangat penting keberadaannya bagi pertumbuhan larva ikan laut. Carotenoid berperan dalam menaikkan kualitas warna ikan. Senyawa-senyawa tersebut tidak dapat dibuat oleh larva dengan sendirinya, melainkan harus didapatkan dari luar tubuhnya. Terdapat tiga kelompok Copepoda yaitu Calanoid, Cyclopoid dan Harpacticoid. Calanoid seringkali digunakan sebagai sumber pakan alami dalam budidaya, oleh karena kandungan nutrisi dan gerakannya yang lebih lambat dari pada kelompok lainnya, juga karena potensinya untuk dikembangbiakan. Penggunaannya mampu menaikkan kualitas dan kuantitas larva ikan laut, daripada hanya menggunakan Rotifer dan Artemia. Banyak keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan Copepoda ini, di antaranya dapat mempercepat pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup tinggi dan kualitas warna ikan yang lebih baik. Copepoda ini melimpah di lautan, estuari, maupun di pesisir pantai. Sayangnya jumlah yang melimpah tersebut belum dimanfaatkan oleh pembudi daya, padahal selain dapat dibudidayakan, juga dapat dijadikan peluang bisnis sebagai produsen pakan alami. Karena berbagai kelebihannya dan merupakan pakan alami yang paling sesuai dengan kebutuhan larva ikan laut, sehingga tak heran jika kehadirannya sangat ditunggu oleh pembudi daya. Selain itu karena ukurannya yang bervariasi mulai dari nauplii sampai dengan induk maka mikroorganisme ini dapat dijadikan sebagai pakan awal maupun sebagai pakan bagi juvenil ikan. Celah-celah tersebut dapat dikembangkan untuk mendorong keberhasilan budidaya.

POJOK Pemerintah pusat berencana bangun jalan lingkar di Bali. - Pejabat daerah pilih jalan-jalan. *** Kata Menko Kemaritiman, reklamasi Teluk Benoa dikaji ulang. - Ada yang ngotot minta dilanjutkan. *** Bali harus menjadi model kerukunan di Indonesia. - Modalnya hanya toleransi.

Penulis, mahasiswa Program Doktor Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SAMPAN Salah seorang warga mengayuh sampan di Danau Tamblingan, Desa Munduk Kecamatan Banjar. Terlihat pula seorang warga yang hendak turun dari sampan dan disaksikan pengunjung yang tengah berlibur. Foto diambil, baru-baru ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Bali Post/kmb45

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Bali Post/wan

PADI - Sejumlah petani melakukan panen padi di persawahan di kawasan Jalan Batuyang Batubulan, Gianyar, Selasa (3/1) kemarin. Di tengah derasnya alih fungsi lahan untuk permukiman, petani tetap berupaya melestarikan pertanian.

Figur

Berantas Korupsi OPERASI tangkap tangan (OTT) dilakukan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Klaten, Jawa Tengah (Jateng) yaitu Sri Hartati, beberapa waktu lalu. Kejadian ini sangat disayangkan oleh sebagian kalangan, tidak terkecuali Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Sebab, sebelumnya Bupati Klaten telah menandatangani pakta integritas di KPK untuk ikut serta memberantas korupsi yang ada di republik ini. “Kinerja KPK perlu diapresiasi dalam memberantas korupsi di Indonesia. Tentu kejadian ini membuat pakta integritas para pimpinan daerah yang dituangkan dalam bentuk tanda tangan merupakan komitmen yang semu dan tidak bersungguhsungguh menggalakkan jiwa antikorupsi,” ujar praktisi hukum Dewa Gede Sudika Mangku, S.H.,LL.M., Selasa (3/1) kemarin. Tahun 2017 ini akan dilaksanakannya pemilukada secara serentak tahap kedua. Tentu momen ini harus diingatkan para calon kepala daerah arti penting tentang komitmen pakta intergritas untuk memberantas korupsi jangan malah sebaliknya. “Pemberantasan korupsi harus terus digaungkan, sebab korupsi dapat melemahkan sendisendi di dalam kehidupan. Seharusnya, fokus seorang pemimpin dan kepala daerah ialah untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakatnya,” sarannya. (win)

Hadapi Tenaga Kerja Asing, Pemerintah Tak Boleh Diam Denpasar (Bali Post) -

Pemerintah diingatkan tidak tinggal diam dan hanya duduk manis di belakang meja. Namun, turut bergerak dan mampu membaca situasi terkini. Utamanya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan era globalisasi saat ini yang sudah menunjukkan adanya serbuan pemodal, barang dan jasa, dan tenaga kerja dari luar negeri. “Dulu kita bicara itu, semua bilang siap termasuk pemerintah. Ternyata sekarang terasa dampaknya ada terjangan pemodal maupun tenaga kerja asing, semua barang dan jasa juga masuk, baru diributkan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba di Denpasar, Selasa (3/1) kemarin. Tamba menambahkan, tenaga asing tidak akan bisa disetop. Terlebih dengan adanya kebijakan bebas visa. Mereka akan dengan sangat mudah bisa terbang dari negaranya ke Indonesia, khususnya Bali. Oleh karena

itu, SDM Bali mesti memperkaya diri dengan pengetahuan, teknologi, dan juga modal. “Tidak cukup begitu saja, kita juga harus bersinergi dengan pemerintah. Pemerintah daerah ini juga harus membantu pengusaha-pengusaha lokal. Kalau mereka tidak dikasi kemudahan modal atau perizinan, kita repot. Pemerintah jangan tinggal diam, bisa jadi biang kerok nanti,” jelasnya. Tamba menegaskan, filter terakhir saat ini memang ada di pemerintah. Pengusaha-pengusaha dari luar perlu diberi saran

oleh pemerintah agar mau berpartner dengan pengusaha lokal. Di sisi lain, pengusaha lokal dan seluruh komponen masyarakat Bali lainnya diingatkan untuk tidak hanya mengeluh dan menjadi penonton. “Kalau sudah begitu, kita duduk manis mengeluh, melihat, menonton saja. Jangan salahkan, tidak bisa ini MEA sudah dibuka, globalisasi sudah jalan,” tegasnya. Sejalan dengan itu, Tamba mengkhawatirkan pula masuknya tenaga kerja asing ilegal. Keberadaan merekalah yang akan paling susah dibend-

ung. Sekarang saja sudah bermunculan guide ilegal dari Cina memandu wisatawan, lengkap dengan sopir yang juga warga asing. “Susah memang menjaring yang ilegal ini. Kan harus dibuktikan ada slip gajinya. Kalau dia sekarang jalan-jalan misalnya, dia bisa saja bilang sebagai turis. Dia bisa check in di Bali tapi bekerja ke Sumatera, atau check in di Jakarta tapi kerja di Bali. Ini kan susah juga dilacak, tidak selalu check in di Bali bekerja di Bali, ini dia otaknya juga sudah pintar. Kecuali mereka terjerat kriminal,” paparnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali, I Ketut Wija, mengaku belum menemukan adanya tenaga kerja asing ilegal. Kendati sudah ada

banyak keluhan, utamanya dari sektor pariwisata menyangkut guide ilegal. Namun, pengawasan tetap dilakukan oleh tim yang terdiri atas Dinas Tenaga Kerja, Kepolisian, Kejaksaan, dan Imigrasi. “Kalau kami di Disnaker, kami memiliki 24 pengawas tenaga kerja. Baik mengawasi tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing. Tapi namanya saja ilegal memang sangat sulit untuk dilakukan penangkapan. Kalau memang masyarakat menemukan ada gejala-gejala tenaga kerja asing yang ilegal silakan laporkan baik ke Imigrasi maupun ke Disnaker. Nanti kami melakukan penelusuran, mereka bisa dipulangkan ke negara asalnya,” ujarnya. (kmb32)

Capaian PJMD Diminta Dievaluasi

Bali Post/wan

SEDAN - Sebuah kendaraan jenis sedan sejak lama nangkring di Jalan Arjuna Denpasar. Cat mobil tersebut tampak terkelupas dan mengkarat. Foto diambil belum lama ini.

Denpasar (Bali Post) Para pejabat eselon I dan II di lingkungan Pemprov Bali secara khusus dikumpulkan di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (3/1) kemarin. Mereka diminta untuk mengevaluasi kembali capaiancapaian program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013 – 2018 yang belum tercapai. “Waktu efektif untuk mencapai target tersebut ada di tahun 2017 ini saja karena tahun 2018 sudah akan disibukkan dengan pilkada. Maka saya tekankan untuk bergerak lebih cepat, efektifkan waktu sebaik mungkin,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Pastika menyebut ada beberapa prioritas yang mesti dikerjakan tahun ini. Seperti merampungkan proses peralihan kewenangan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi, integrasi JKBM ke JKN yang perlu pengawalan serius, perbaikan infrastruktur, serta pembangunan infrastruktur baru seperti yang telah dimasukkan dalam RPJMD. “Target lain yang belum selesai, misalnya menuntaskan kemiskinan. Meskipun secara nasional sudah baik, tetapi kita harus lebih baik lagi,” imbuhnya. Sebelumnya, Pemprov Bali memang telah menetapkan sepuluh program prioritas pembangunan. Di antaranya, penanggulangan

kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan, pemantapan ketahanan pangan dan peningkatan pengelolaan pelestarian budaya, kreativitas dan inovasi teknologi. Kemudian, peningkatan daya saing pertanian, industri kecil, pariwisata, UMKM dan koperasi, peningkatan pengelolaan lingkungan hidup dan pengelolaan bencana, peningkatan ketenteraman dan ketertiban, pengelolaan bencana serta pengamanan terpadu berstandar internasional, peningkatan pembangunan infrastruktur wilayah, serta reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan. (kmb32)

Blangko Kosong, Disdukcapil Keluarkan 37 Ribu Surat Keterangan Pengganti E-KTP Singaraja (Bali Post) Memasuki tahun baru, blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatatn Sipil (Disdukcapil) Buleleng masih tetap kosong. Informasi pengadaan dari pemerintah pusat juga belum ada. Menyikapi hal tersebut, Disdukcapil mengeluarkan 37 ribu surat keterangan pengganti e-KTP. Kadisdukcapil Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, mengatakan ketidaktersediaan blangko e-KTP sudah berlangsung sejak awal Oktober 2016. Upaya pengadaannya

sudah dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri, namun belum mendatangkan hasil lantaran terjadi gagal tender dengan rekanan. “Sampai hari ini (kemarin -red), blangko masih kosong. Kami belum menerima infomasi terkait kapan tersedia,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (3/1) kemarin. Supaya masyarakat bisa mengurus administrasi lain, fisik e-KTP untuk sementara kembali digantikan dengan surat keterangan yang menyatakan sudah

melakukan perekaman. Hal ini pun menjadi kebijakan nasional. Data yang tertuang dalam surat tersebut sama dengan data yang nantinya ada pada e-KTP dan masing-masing dilengkapi barcord. “Karena belum ada, jadinya surat keterangan tetap sebagai pengganti. Itu memang kebijakan dari pusat,” ungkap mantan Camat Banjar ini. Sejak awal Oktober sampai akhir Desember 2016, jumlah surat keterangan yang dikeluarkan telah mencapai 37.622 lembar.

Jumlah ini baru sebagian dari jumlah wajib cetak yang mencapai 67.430 orang. Kebijakan yang diterapkan itu diakui memunculkan keluhan dari sejumlah masyarakat. Akan tetapi bisa terselesaikan saat diberikan penjelasan mengenai persoalan yang ada. “Keluhan pasti ada. Tapi kami sudah menjelaskan persoalannya bagaimana. Ini tidak hanya terjadi di Buleleng saja. Masyarakat lebih senang kalau sudah memegang e-KTP yang sudah cetak dari pada surat

keterangan,” ucapnya. Supaya persoalan itu telah berlanjut, usulan permohonan kebutuhan blangko ke pemerintah pusat sudah dilakukan. Diharapkan itu mendapatkan tindak lanjut dalam waktu cepat. “Jumlah yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan. Tapi berapa bisa terpenuhi, itu kebijakan pusat. Kami berharap biar ada saja dulu. Kalau sudah selesai cetak, pusat biasanya bersurat,” ujar pejabat dari Desa Pedawa Kecamatan Banjar ini. (kmb45)

Bali Post/kmb38

Putu Ayu Reika Nurhaeni


BANGLI

8

Dr. I Nengah Nadi

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Post/kmb41

Tekan Kasus HIV/AIDS

Diskes Maksimalkan Program PPIA Bangli (Bali Post) Guna mengantisipasi kasus HIV/AIDS, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bangli akan memaksimalkan program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Selain itu, sosialisasi juga terus gencar dilaksanakan mengingat kasus ini ibarat gunung es. Berdasarkan data Diskes Bangli, pada tahun 2012 tercatat sebanyak 31 kasus HIV/AIDS, 2013 (32 kasus), 2014 (36 kasus) dan 2015 (28 kasus). Di tahun 2016, hingga November tercatat 25 kasus. ‘’Untuk bulan Desember 2016 belum ada laporan yang masuk. Jadi, per Desember 2016 kami masih menunggu data tersebut,’’ ungkap Kadiskes Bangli Dr. I Nengah Nadi, Selasa (3/1) kemarin. Nengah Nadi mengatakan, untuk mencegah kasus HIV/AIDS semakin tinggi, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat termasuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui kegiatan KSPAN. ‘’Kami memang terus gencar turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi supaya masyarakat bisa lebih waspada terhadap penyakit ini. Jadi butuh kesadaran yang tinggi dari masyarakat itu sendiri untuk menekan kasus HIV agar tidak semakin banyak,’’ ungkapnya. Pria asal Rendang itu menambahkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi Kader Desa Peduli AIDS (KDPA). Hanya saja, program itu mandek, lantaran dari provinsi tidak ada donatur untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Tahun 2013-2014 kegiatan itu memang sudah berjalan. Akan tetapi, mengingat tidak ada dana dari provinsi untuk melaksankan kegiatan itu, jadi sekarang program itu tidak berjalan lagi. ‘’Sosialisasi itu terakhir dilaksanakan di Cempaga sama Lurah Kawan. Setelah itu program itu tidak pernah dilanjutkan lagi,’’ katanya. Untuk sekarang, Diskes Bangli menerapkan program PPIA yang telah diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan. Jadi, setiap anak remaja dan ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya. Mereka disarankan untuk melakukan cek darah guna memastikan apakah menghidap HIV/AIDS atau tidak. ‘’Jadi masyarakat akan ditawarkan oleh petugas puskesmas untuk mengecek darah agar kami bisa mengetahui apakah yang bersangkutan positif atau negatif menghidap HIV. Jika mereka tidak mau, kami tidak bisa memaksanya. Karena kami juga ingin menjaga perasaan pasien mengingat itu butuh kesadaran dari orang bersangkutan. Tapi bagi yang berkenan, jika nantinya diketahui HIV, mereka akan ditangani lebih lanjut untuk diberikan penyuluhan atau pengobatan lebih efektif,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, Januari 2017 ini ada satu pasien pengidap HIV yang akan melakukan persalinan. Hanya saja pasien nantinya tidak bisa ditangani di RS Bangli, mengingat belum adanya layanan Care, Support and Treatment atau CST. (kmb41)

Belasan Tahun Mati Suri

Listibya Dibangkitkan Kembali

Bangli (Bali Post) Setelah sempat mati suri selama belasan tahun, Lembaga Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibya) Kabupaten Bangli akhirnya dihidupkan kembali. Orang-orang yang dipercaya duduk dalam kepengurusan Listibya saat ini terdiri dari seniman dan budayawan yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bangli. Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli Nyoman Wiradana belum lama ini mengatakan keberadaan Listibya Bangli sudah cukup lama vakum, kurang lebih sejak tahun 2000an. Selama vakum, Listibya Bangli tidak pernah membuat kegiatan sama sekali. Berbekal semangat serta dukungan para seniman dan budayawan dari seluruh Bangli, di pengujung tahun 2016 akhirnya Listibya Bangli berhasil dibentuk kembali berdasarkan Keputusan Bupati Bangli Nomor 431/342/2016 tertanggal 2 Juni 2016. Mereka yang dipercaya menempati struktur kepengurusan, yakni seniman serta budayawan dari empat kecamatan di Bangli. Struktur kepengurusan mencakup satu ketua umum, empat ketua, dua sekretaris, dua bendahara dan sembilan ketua komite yakni tari, karawitan, pedalangan, sastra, teater, film, seni rupa, arsitektur, dan musik diatonik. ‘’Yang terpilih sebagai Ketua Umum Listibya Bangli masa bakti 2016-2021 adalah I Nyoman Pudja,’’ kata Wiradana. Dikatakan Wiradana keberadaan Listibya sangat dibutuhkan sebagai mitra kerja Pemkab. Sebagaimana tugas dan perannya, Listibya diharapkan dapat memberikan pertimbangan-pertimbangan kepada pemerintah terkait masalah-masalah kebudayaan dan kesenian dalam arti luas. ‘’Sekretariat sementara masih di Kantor Disbudpar. Masih diusahakan untuk membuat sekretariat representatif,’’ imbuhnya. (kmb40)

AMBROL - Kondisi senderan di sisi timur Pura Puseh dan Bale Agung Desa Pakraman Selat, Susut yang ambrol akibat diguyur hujan.

Bali Post/ina

Senderan Pura Puseh dan Bale Agung Selat Ambrol Bangli (Bali Post) Senderan Pura Puseh-Bale Agung Desa Pakraman Selat Kecamatan Susut, ambrol, Selasa (3/1) kemarin. Ambrolnya senderan yang dibangun sekitar tiga tahun lalu itu diduga terjadi akibat rekatan semen senderan tak kuat menahan beban tanah saat hujan mengguyur wilayah Susut, Senin (2/1) sore. Berdasarkan pantauan ke-

marin, senderan yang ambrol berada di sisi timur. Tinggi senderan kurang lebih 8 meter dengan panjang sekitar 15 meter. Senderan itu ambrol ke arah sungai yang ada di sebelahnya hingga menyebabkan bebatuan dan tanah berserakan. Akibat ambrolnya senderan, beberapa dasar bangunan yang ada di areal pura kini rawan tergerus longsor. Penyarikan Desa Gede Selat

I Ketut Pradnya saat dihubungi kemarin menyebutkan, ambrolnya senderan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 wita. Sebelum longsor, wilayah Selat dan sekitarnya sempat diguyur hujan selama beberapa jam. Dijelaskan Pradnya, senderan tersebut dibangun sekitar tahun 2013. Hanya saja dirinya mengaku tidak tahu persis berapa dan dari mana sumber dana pembangunan. Sebab saat pem-

bangunan berlangsung dia belum menjabat penyarikan. ‘’Informasinya itu bantuan pemerintah kabupaten,’’ terangnya. Pradnya mengatakan, sesuai rencana krama desa, di atas senderan itu rencananya bakal dibangun wantilan, WC dan bangunan penunjang lainnya. Akan tetapi, sebelum pembangunan dilakukan, senderan yang ada di sekitarnya sudah keburu jebol. Diung-

kapkannya, ambrolnya senderan itu menambah beban warga. Pasalnya, selain harus melakukan perbaikan, warga juga harus melakukan upacara atas musibah itu. Pihaknya pun berharap musibah ini mendapat perhatian pemerintah. ‘’Kalau aturan memperbolehkan, kita harap pemerintah membantu warga kami sehingga beban bisa lebih ringan,’’ harapnya. (kmb40)

Pengukuhan 570 ASN

Bupati Beri Arahan, Sejumlah Pegawai Duduk dan Main HP Bangli (Bali Post) -

Sikap tidak disiplin ditunjukkan sejumlah oknum pejabat di lingkungan Pemkab Bangli saat acara pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon III, IV dan V yang digelar di tribun Lapangan Kapten Mudita, Selasa (3/1) kemarin. Saat Bupati Bangli I Made Gianyar memberikan arahan, sejumlah pejabat yang baru saja diambil sumpah dan janjinya malah asyik duduk-duduk lesehan sambil ngobrol. Tak hanya itu, beberapa dari mereka juga ada yang merokok dan memainkan handphone (HP)-nya tanpa menghiraukan arahan yang disampaikan Bupati. Berdasarkan pantauan kemarin, acara pengukuhan dan pelantikan dimulai pukul 16.00 wita. Di acara itu, peserta dibagi menjadi dua barisan. Baris pertama menghadap ke selatan sementara barisan lainnya menghadap ke utara. Saat SK pengukuhan dibacakan, sejumlah pegawai di barisan selatan terlihat dudukduduk santai di lantai. Hingga

kemudian salah seorang staf BKD datang menegur mereka dan meminta untuk kembali berbaris. Tidak sampai di situ, sikap tidak disiplin kembali ditunjukkan sejumlah pejabat yang berbaris di barisan utara. Saat Bupati memberikan arahannya usai pengambilan sumpah dan janji, beberapa pegawai terlihat ke luar barisan dan dudukduduk sambil mengobrol sesama

temannya. Bahkan beberapa dari mereka juga merokok dan memainkan ponsel. Ditemui usai acara, Bupati Bangli I Made Gianyar mengaku tidak tahu soal adanya sejumlah pejabat yang duduk-duduk sambil ngobrol saat acara pengukuhan berlangsung. Made Gianyar mengakui dirinya sempat sedikit terganggu oleh suara ponsel ketika acara berlangsung sehingga

dirinya meminta seluruh pejabat untuk menonaktifkan handphone. ‘’Kalau tahu gitu saya tadi sudah batalkan pengukuhan mereka,’’ ucapnya geram. Made Gianyar yang didampingi Wabup Sang Nyoman Sedana Arta pun langsung meminta Kepala BKD Putu Koesalireni untuk menelusuri dan memecat pejabat yang terbukti tidak disiplin tersebut. ‘’Harus kejam kalau kita ingin maju,’’ tegasnya. Sementara itu terkait pengukuhan dan pelantikan pejabat III, IV dan V kemarin, Bupati menyebutkan saat ini ada sejumlah jabatan eselon III dan IV yang masih kosong. Untuk mengisi kekosongan tersebut, pihaknya akan melakukan

seleksi. Pejabat yang ingin promosi diperkenankan mengajukan lamaran baru sehingga bisa ikut mutasi promosi yang direncanakan 12 Januari mendatang. ‘’Untuk yang ingin promosi nanti harus melalui proses pendaftaran. Paling lambat Rabu mendatang, panitia seleksi (pansel) harus sudah terbentuk,’’ ujarnya. Lanjut dikatakan Bupati, pihaknya kini sudah mengantongi pimpinan SKPD yang memiliki rapor merah. Dari penilaian bupati, sedikitnya ada lima kepala SKPD yang dinilainya memiliki kinerja buruk. Hanya saja, dia enggan membeberkan nama-nama pejabat yang dimaksud. (kmb40)

Anggaran Promosi Pariwisata Menurun

SAMPAH - Sampah dari saluran drainase yang berserakan di jalan.

Bali Post/nan

Hujan Lebat

Sampah dari Saluran Drainase Meluber ke Jalan

Bangli (Bali Post) Hujan deras yang sempat mengguyur Kabupaten Bangli selama beberapa jam, Selasa (3/1) kemarin, mengakibatkan jalan Brigjen Ngurah Rai, tepatnya di dekat SMAN 1 Bangli dipenuhi sampah. Sampahsampah tersebut berasal dari saluran drainase. Air berwarna cokelat dan sampah meluber ke jalan dikarenakan selama ini saluran drai-

nase tersumbat sampah. Sampah berserakan di tengah jalan hingga di depan Lembaga Pendidikan Hindu Widya Dharma 45 dan TK Pembina Bangli. Terkait persoalan ini, Bupati Bangli I Made Gianyar menjelaskan, untuk penataan saluran drainase sudah dianggarkan oleh pemkab. Namun, pihaknya berharap masyarakat jangan melihat berapa anggaran yang akan disediakan

untuk perbaikan tersebut. Yang terpenting justru keterlibatan semua komponen. ‘’Uang tidak menjadi jaminan untuk mengerjakan semua itu. Semua bisa diselesaikan jika semua pihak mau bekerja dengan sungguh-sungguh. Tidak ada pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan karena kami ingin memajukan Bangli dan melestarikan Bangli ke depannya,’’ tegas Made Gianyar (kmb41)

Bangli (Bali Post) Anggaran yang dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli tahun 2017 untuk mempromosikan pariwisata mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Tahun ini Disparbud Bangli hanya mendapat anggaran promosi Rp 300 juta. Kepala Disparbud Kabupaten Bangli Wayan Adnyana menjelaskan, tahun 2016 anggaran yang dijatah untuk promosi pariwisata sebesar Rp 384 juta. Namun, di tahun ini nilainya berkurang menjadi Rp 300 juta. Adnyana mengaku tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi pertimbangan turunnya jatah anggaran promosi ini. Meski turun, Adnyana mengaku dengan anggaran yang ada pihaknya akan tetap melakukan promosi secara maksimal. Sesuai rencana, dari anggaran promosi yang diberikan, sekitar Rp 200 juta akan digunakan untuk promosi dalam sebuah kegiatan di Nusa Dua. Dimana dalam kegiatan tersebut nantinya akan ada pertemuan dengan para buyer untuk bisa membawa wisatawan terutama wisatawan asing datang ke Bangli. Sementara untuk mendatangkan wisatawan domestik lebih banyak dari tahun sebelumnya, pihaknya mengaku akan melakukan promosi ke wilayah Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Fokus objek yang akan dijual yakni kawasan geopark, Penglipuran dan Pura Kehen. ‘’Destinasi berkelas dunia seperti geopark akan fokus dijual,’’ ujarnya. Dia menargetkan tahun 2017 jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bangli bisa mencapai 1,2 juta wisatawan. Ditanya soal jumlah kunjungan tahun 2016, Adnyana mengklaim mencapai lebih dari 1,5 juta wisatawan. Menurut Adnyana, selama ini penghitungan jumlah wisatawan hanya dilakukan untuk wisatawan yang datang ke objek-objek yang dikenakan retribusi. Sedangkan ke objek lainnya yang tidak dipunguti retribusi, tidak ikut dihitung. Hal itulah yang menyebabkan jumlah kunjungan selalu nampak tidak terpenuhi. ‘’Kalau objek-objek wisata yang belum dikenakan retribusi ikut dihitung, jumlahnya terpenuhi,’’ katanya. (kmb40)


GIANYAR

Rabu Wage, 4 Januari 2017

9

Bupati Kukuhkan Pejabat Disdukcapil Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar akhirnya melakukan pengukuhan dan pelantikan para pejabat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar. Pengukuhan dilaksanakan di Ruang Sidang I Kantor Bupati Gianyar, Selasa (3/1) kemarin. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menjelaskan, keterlambatan pengukuhan ini dikarenakan pihaknya menunggu surat keputusan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). ‘’Ini (Disdukcapil -red) kewenangan pusat. Seluruh Indonesia saya kira seperti ini, karena khusus Disdukcapil itu kewenangan menteri. Tugas saya hanya melantik,’’ ucap Agung Bharata. Dia menjelaskan, pelantikan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Gianyar memang sudah dilakukan 28 Desember lalu, sementara SK dari Mendagri baru turun pada Jumat (30/12), sehingga pengukuhan dan pelantikan seluruh pejabat di Disdukcapil Gianyar baru bisa dilakukan kemarin. Selain itu, tokoh Puri Agung Gianyar ini mengakui keterlambatan pengukuhan juga terjadi untuk pejabat di lingkungan RS Sanjiwani Gianyar. Sampai sekarang pengukuhan belum

dilakukan. ‘’Kalau rumah sakit juga menunggu keputusan dari pusat,’’ katanya. Sembari menunggu surat dari pemerintah pusat, Agung Bharata mengatakan, untuk pelaksanaan tugas di RS Sanjiwani Gianyar masih dijalankan para pejabat sebelumnya. ‘’Untuk rumah sakit, sebelum ada yang baru yang lama masih (bertugas -red), dan hak-hak mereka juga masih tetap. Tapi saya tidak bisa sampaikan detailnya,’’ ujarnya. Sementara untuk dua kepala SKPD yang masih kosong, Bupati mengaku sudah menunjuk Plt. (Pelaksana Tugas) seperti Made Widarma Suharta sebagai Plt. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB dan Kepala Dinas Pendidikan Gianyar Made Suradnya ditunjuk sebagai Plt. Dinas Pemuda dan Olahraga. ‘’Surat Plt.-nya juga sudah kita keluarkan per 28 Desember kemarin,’’ ungkapnya. Meski demikian, untuk pengisian dua jabatan ini secara definitif, pihaknya tetap akan menugaskan panita seleksi (pansel). Proses seleksi akan dilakukan dalam waktu dekat. ‘’Nanti pansel yang bekerja untuk ini. Kita tinggal carikan waktu yang baik saja,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PENGUKUHAN - Bupati Gianyar Agung Bharata saat melakukan pengukuhan para pejabat Disdukcapil Gianyar, Selasa (3/1) kemarin.

Sarana dan Prasarana Belum Siap

SOSOK

SKPD Baru Kelimpungan Gianyar (Bali Post) Hari pertama kerja di tahun 2017 sekaligus pelaksanaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, Selasa (3/1) kemarin, tidak bisa berjalan optimal khususnya untuk sejumlah SKPD yang baru terbentuk. Sejumlah permasalahan menjadi kendala seperti belum tersedianya kantor serta sarana dan prasarana yang layak. Kondisi ini diakui sejumlah pejabat di Pemkab Gianyar. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Wayan Arthana mengatakan, kinerja jajarannya belum berjalan dengan baik. Kemarin, pihaknya baru sebatas melakukan persiapan internal khususnya untuk sarana dan prasarana di kantor yang beralamat di Jalan Merpati, Gianyar yang jadi satu dengan kantor Organda tersebut. ‘’Tadi (kemarin -red), saya sudah masuk kantor, tapi ruangannya memang masih dalam proses persiapan,’’ katanya.

Kembangkan Desa Wisata TAHUN ini, Disparda Gianyar akan mengembangkan desa wisata. Desa-desa wisata yang ada akan diberdayakan dengan strategi melibatkan pihak swasta dan pelibatan masyarakat setempat. Kadisparda Gianyar A.A. Ari Brahmanta, Selasa (3/1) kemarin, mengatakan desa wisata di Gianyar sejatinya memiliki potensi yang cukup tinggi. Namun, memang masih terdapat sejumlah kendala dalam mengangkat potensi tersebut. ‘’Jadi, selain peningkatan daya tarik objek wisata yang sudah ada baik dikelola swasta, pemerintah dan masyarakat, desa wisata ini yang akan fokus kita garap agar minimal kita bisa pertahankan,’’ ujarnya. Untuk meningkatkan daya tarik desa wisata, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan stakeholder di antaranya desa pakraman, kelompok-kelompok masyarakat, pihak swasta termasuk dengan akademisi. Potensi desa baik alam maupun budayanya akan dikemas sedemikian rupa termasuk dipromosikan dengan lebih gencar dengan melibatkan elemenelemen masyarakat tersebut. ‘’Desa wisata dikembangkan sesuai karakteristiknya. Lewat forum-forum di masyarakat, kita akan terus lakukan pembinaan. Intinya semua berkaitan agar ke depan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Ari Brahmanta. (ded)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

- 943056

DPRD

BPBD

- 943144 - 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar PMI Gianyar

Hal senada disampaikan I.B. Sudewa yang memimpin SKPD baru terbentuk yakni Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Gianyar. Kemarin, ia mengaku masih ngantor di Kantor Bagian Pertanahan yang lama di Jalan Manik, Gianyar. ‘’Nanti katanya dicarikan kantor yang lebih besar karena sekarang ini Dinas tipe A dengan empat kepala bidang. Kalau kantor yang ada saat

ini tentu kurang, karena dulu hanya satu kepala bagian dan diisi beberapa kasubag,’’ jelasnya. Atas kondisi ini, Sudewa pun memperkirakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Gianyar baru bisa bertugas secara optimal mulai bulan depan. Hal ini mengingat saat ini pihaknya tengah bekerja ekstra melakukan persiapan internal. ‘’Di sini kita jajaki dulu, seperti apa struktur dan tupoksi.

Temui Bupati Agung Bharata

Gus Gaga Bantah Bahas Gugatan ke PTUN Gianyar (Bali Post) I.B. Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga bertemu Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata di kantor Bupati Gianyar, Selasa (3/1) kemarin. Pertemuan itu untuk wajib lapor setelah Gus Gaga melakukan cuti beberapa hari pada akhir tahun 2016. Gus Gaga membantah pertemuan itu membahas rencananya menggugat keputusan bupati ke PTUN. ‘’Hari ini saya menghadap Bapak Bupati dan diizinkan. Hanya untuk melaporkan bahwa saya kembali bekerja setelah beberapa hari cuti akhir tahun kemarin,’’ ucap Gus Gaga yang mengenakan pakaian adat madya. Gus Gaga pun mengaku selama cuti ia lebih banyak menenangkan diri mengingat begitu banyaknya persoalan yang dihadapi sepanjang 2016 lalu. ‘’Selama cuti kemarin, yang pasti saya menenangkan diri bersama cucu di rumah,’’ ujarnya sembari tersenyum. Ditanya apakah pertemuan tersebut terkait rencana pihaknya menggugat keputusan bupati ke PTUN, Gus Gaga membantahnya. Ia menegaskan, dalam pertemuan kemarin, tidak ada membahas terkait PTUN. ‘’Perkembangan ke PTUN, ada saatnya saya akan bicara lagi nanti. Karena itu butuh pemikiran matang dan harus saya bicarakan dulu dengan keluarga,’’ ucapnya. Hanya, Gus Gaga menegaskan, dari apa yang ia alami hingga akhirnya dibebastugaskan oleh Bupati Gianyar, ia akan tetap melakukan perlawanan. Dia menyebut hal itu karena ia memiliki tanggung jawab moral selaku alumni pamong praja. ‘’Jangan sampai pejabat lain mengalami hal seperti ini, tidak hanya di Gianyar atau Bali bahkan di Indonesia. Karena itu, nanti langkah apa pun yang saya lahkukan, semata-mata demi menegakkan aturan,’’ tandasnya. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengaku tidak memper-

masalahkan prosedur hukum yang akan dilewati Gus Gaga. Namun saat disinggung terkait Pemprov Bali yang menyebut SK Bupati No. 821.2/1728/BKD menyalahi ketentuan, Bupati Bharata enggan mengomentarinya. ‘’Saya tidak enak berdiskusi ya. Saya juga ada aturan. Silakan itu di PTUN atau apa. Gubernur itu atasan saya, saya tidak enak berpolemik,’’ katanya. Untuk diketahui, Gus Gaga belum lama ini menyatakan akan mengajukan gugatan ke PTUN dengan dua materi isi gugatan, yakni keputusan Bupati Gianyar terkait pembebastugasannya sebagai Sekda Gianyar melalui SK Bupati No. 821.2/1728/ BKD dan pelanggaran terhadap PP No. 18 lantaran tidak dikukuhkan sampai akhir Desember 2016. ‘’Jika memang tidak ada solusi, maka PTUN adalah pilihan terbaik untuk mendapatkan kepastian hukum, agar tidak jadi preseden buruk bagi pejabat yang lain nantinya,’’ ucap Gus Gaga kala itu. (kmb35)

Hanya, saya lihat disiplin ilmu, ya hampir sama. Apalagi terkait perumahan dan permukiman saya kira hampir mirip dengan PU,’’ ucap mantan Kepala Dinas PU Gianyar ini. Sementara, Made Suradnya yang ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengatakan, untuk dinas yang baru ini pihaknya masih melakukan persiapan kantor yang direncanakan di GOR Kebo Iwa. ‘’Kantor rencananya di seputaran GOR. Tadi Bapak Bupati juga sudah melakukan pengecekan untuk kantor yang baru ini,’’ ucapnya. Bila memang belum memungkinkan bertugas di kantor yang baru, Suradnya sudah

menawarkan agar struktur di Dispora menjalankan tugas sementara waktu di Kantor Dinas Pendidikan Gianyar. ‘’Tadi ini saya tawarkan, karena selama persiapan ini kan harus rapat internal dulu. Makanya saya persilakan menggunakan beberapa ruangan di Dinas Pendidikan,’’ ujar mantan Kepala Disdikpora Gianyar ini. Menurut Suradnya, Dispora Gianyar tinggal menjalankan anggaran, karena semua kegiatan sudah disusun. Anggaran yang akan dikelola sekitar Rp 6 miliar. ‘’Kemarin ini kan masih menjadi satu dinas, jadi sudah saya bantu membuatkan anggaran. Setelah persiapan internal, seharusnya ini sudah bisa jalan,’’ tandasnya. (kmb35)

Gantung Diri, Ibu Muda Tinggalkan Bayi Tiga Bulan Gianyar (Bali Post) Seorang ibu muda, Ni Kadek Sasih, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi di rumahnya di Banjar Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Selasa (3/1) kemarin. Belum dipastikan penyebab ibu satu anak ini melakukan hal tersebut. Dugaan sementara penyebabnya adalah masalah ekonomi keluarga. Peristiwa ini pertama kali diketahui kakak kandung korban, I Wayan Weta, kemarin sekitar pukul 08.00 wita. Saat baru bangun, pria 33 tahun ini langsung menuju kamar mandi. Namun saat itu kamar mandi dalam kondisi tertutup. Ia pun sempat menanyakan keberadaan korban kepada istrinya yang kemudian dijawab bahwa adik perempuanya tersebut sedang berada di kamar mandi. Made Weta pun kembali menggedor pintu kamar mandi, namun tetap tidak ada jawaban. Selang 30 menit, ia akhirnya mendobrak pintu tersebut bersama suami korban, Wayan Eka Januarta. Saat itulah, korban didapati sudah tergantung tidak bernyawa menghadap ke utara. Mereka pun sempat berteriak histeris. Kemudian bersama sejumlah warga, korban diturunkan dari jeratan selendang yang digunakan untuk gantung diri. Kapolsek Tegallalang AKP Putu Gede Ardana mengatakan, jajarannya sudah mendatangi TKP. Dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Tegallalang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. ‘’Tidak ada tanda kekerasan, hanya penyebab korban melakukan aksi ini masih coba kami dalami,’’ jelasnya. Dari keterangan sejumlah kerabat korban, kuat dugaan Ni Kadek Sasih nekat gantung diri karena tersandung masalah ekonomi. Kini, ibu 24 tahun ini meninggalkan seorang putri yang baru berumur tiga bulan. (kmb35)

- 942184 - 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh

- 941167

Koramil Tegallalang

- 974792

Koramil Tampaksiring

- 901601

Koramil Sukawati

- 297564

Koramil Ubud

- 975314

Koramil Payangan

- 974793

Siaga Lantas/TMC Gianyar

- 945820

Polsek Gianyar

- 944510

FPB Minta Kabel Semrawut di Taman Blahbatuh Ditata

Bali Post/nik

SEMRAWUT - Taman Perjuangan Blahbatuh yang tampak semrawut akibat kurangnya penataan kabel.

Gianyar (Bali Post) Forum Peduli Blahbatuh (FPB) turut menyoroti semrawutnya kabel-kabel di kawasan Taman Perjuangan Blahbatuh. Lokasi tersebut diminta agar ditata sedemikian rupa agar sesuai sebutannya sebagai taman perjuangan. ‘’Kami hargai Pemkab Gianyar yang sudah menata taman ini melalui DKP Gianyar. Hanya kami sayangkan kabel PLN yang masih dibiarkan semrawut,’’ ucap Ketua

FPB Made Sudiangga, Selasa (3/1) kemarin. Menurutnya, kabel-kabel yang banyak melintang tersebut justru mengganggu estetika taman perjuangan yang baru ditata kembali awal tahun lalu. Ia pun berharap kabel-kabel itu minimal dirapikan. ‘’Kami harap kabel ini ditata kembali sehingga warga sekitar pun lebih berkeinginan menikmati taman perjuangan tersebut,’’ katanya.

Dikatakannya, penataan kabel tersebut seharusnya bisa dilakukan dengan mengatur sedemikian rupa jarak pemasangan kabel. Atau dilakukan penanaman kabel, sehingga tidak menggangu estetika taman. ‘’Yang jelas kami serahkan pada PLN untuk penataan. Agar dihargai kalau di sana itu Taman Perjuangan Blahbatuh. Ini juga agar tercermin penghormatan kita pada pahlawan,’’ tandasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10 Polisi Harus Bertugas Sesuai SOP Semarapura (Bali Post) – Hari pertama masuk kantor pada tahun 2017, Selasa (3/1) kemarin, Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi langsung memimpin apel pagi dan memberikan pembekalan kepada personelnya terkait kemampuan dasar kepolisian. Ia minta anggotanya melaksanakan tugas selalu mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menghindari hal-hal yang tidak inginkan bersama. Kapolres juga mendikte satu per satu personelnya soal wewenang kepolisian sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 5 KUHAP Nomor 8 Tahun 1981 yang berbunyi menerima laporan atau pengaduan dari seseorang tentang adanya tindak pidana, mencari keterangan dan barang bukti, menyuruh berhenti seseorang yang dicurigai dan menanyakan serta memeriksa tanda pengenal diri serta mengadakan tindakan lain menurut hukum yang bertanggung jawab. Tidak satu pun anggota yang bisa menjawab dengan lengkap. Untuk memanaskan tubuh dan membuka sel-sel yang ada dalam otak, Kapolres Arendra mengajak seluruh anggotanya bersama-sama melakukan push-up 20 kali. Arendra kemudian mengambil sikap push-up yang diikuti seluruh peserta apel pagi. ‘’Apa yang harus dilakukan apabila rekan-rekan menemui situasi darurat di lapangan. Paling tidak harus menguasai kemampuan dasar kepolisian dan bertindak harus sesuai dengan SOP,’’ tuturnya. Kapolres mengajak seluruh personelnya terus berlatih untuk menjadi polisi yang profesional. Pihaknya sudah berulang kali menggembleng anggotanya dengan berbagai latihan yang terkait kemampuan dasar kepolisian. Hal ini dilakukan agar personel Polres Klungkung tidak ragu-ragu menangani suatu permasalahan yang terjadi di masyarakat. Arendra juga mengajak seluruh peserta apel pagi untuk selalu menghargai dan menerima siapa saja yang berbicara di depan. Apa pun materi yang dibicarakan suatu saat pasti berguna. Apel pagi dikuti Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta, para kabag, kasat dan seluruh personel Polres. (dwa)

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Kembali Buka

Satpol PP Tutup Toko Berjaringan di Banjarangkan Semarapura (Bali Post) –

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dengan tegas menolak keberadaan toko berjaringan di wilayahnya. Meski begitu, cabang Indomaret di Dusun Koripan Tengah Desa Banjarangkan Kecamatan Banjarangkan ternyata dibuka lagi. Beroperasinya kembali usaha itu membuat Kasatpol PP Klungkung turun tangan menyetopnya. Pantauan Bali Post, Selasa (3/1) kemarin, usaha yang sempat ditutup langsung Bupati Suwirta itu kembali beroperasi. Menurut penuturan warga sekitar, usaha tersebut mulai beroperasi menjelang tahun baru lalu. Petugas Satpol PP yang dipimpin I Nyoman Sucitra datang menggunakan dua unit mobil dan langsung mengumpulkan karyawan tempat usaha setempat untuk menggali informasi. Para karyawan mengatakan minimarket tersebut masih dalam proses perizinan. Mereka berdalih tempat usaha ini bukan toko modern berjaringan milik Indomaret, namun sudah menjadi usaha pribadi. Petugas tidak langsung percaya dan meminta izin usahanya, tetapi karyawan minimarket itu tidak bisa membuktikan ucapannya. Tidak mau membuang wak-

tu, petugas meminta agar usaha tersebut ditutup kembali. Pasalnya, hingga saat ini belum ada niat baik dari pemilik usaha untuk mengurus izin usahanya. Bahkan, pemilik kembali membuka usahanya tanpa memiliki izin. Sucitra menyayangkan tindakan pemilik usaha. Apalagi sebelumnya tempat usaha ini sempat mengelabui petugas dengan menutup stiker bertuliskan Indomaret. Ia menegaskan komitmen pemkab untuk menyetop berjamurnya toko berjaringan di Klungkung. Hal ini dilakukan guna memberikan kesempatan pengusaha lokal berkembang, mengingat keberadaan toko modern berjaringan sangat dirasakan dampaknya oleh toko klontong di sekitarnya. Apalagi di Kecamatan Banjarangkan ada tiga toko berjaringan yang beroperasi. (dwa)

Bali Post/dwa

PERIKSA - Petugas Satpol PP Klungkung memeriksa perizinan toko berjaringan di Banjarangkan.

1.765 Warga Miskin Tak Punya NIK Sebagian Besar di Nusa Penida

Bali Post/dwa

PUSH-UP – Personel Polres Klungkung melakukan push-up untuk memanaskan tubuh pada apel pagi.

’’Piodalan’’ di Pura Dalem Ped

’’Pamedek’’ Dilarang Pakai ’’Saput Poleng’’ UMAT Hindu di Bali dipastikan berduyun-duyun tangkil ngaturang bhakti di palinggih Ratu Gede Mas Mecaling, Pura Dalem Ped, Nusa Penida. Piodalan di pura ini berlangsung mulai Rabu (4/1) ini hingga Senin (9/1) mendatang. Pamedek diwajibkan memakai pakaian adat yang sopan. Selain itu, dilarang menggunakan saput poleng mengingat warna hitam putih menyamai busana Ida Batara Ratu Mas Mecaling. Sekretaris Panitia Piodalan Nyoman Maja, Selasa (3/1) kemarin, menyampaikan rangkaian upacara dimulai sejak 25 Desember 2016 lalu. Piodalan dilaksanakan tiga desa, yakni Desa Batu Kandik, Desa Batu Madeg dan Desa Bunga Mekar. Ke-27 banjar di dalamnya melaksanakan tugas secara bergiliran dengan pembagian yang sudah ditentukan. Dijelaskannya, peraturan pelarangan pamedek menggunakan busana poleng sudah masuk dalam pararem atau peraturan pura dan telah ada dalam Purana Pura Dalem Ped serta pengumumannya dipasang di depan pura. ‘’Tujuannya untuk tidak memada-mada atau menyamai Ida Batara Pura Dalem Ped, Ida Batara Ratu Mas Mecaling, yang identik dengan busana warna poleng,’’ terangnya. Lima lokasi pura yang bersatu pada areal Pura Penataran Agung Ped. Pura Segara sebagai tempat berstananya Batara Baruna terletak pada bagian paling utara dekat dengan bibir pantai lautan Selat Nusa. Beberapa meter mengarah ke selatan ada Pura Taman dengan kolam mengitari palinggih yang ada di dalamnya. Pura ini berfungsi sebagai tempat penyucian. Mengarah ke baratnya lagi, ada pura utama yakni Penataran Ratu Gede Mecaling sebagai simbol kesaktian penguasa Nusa pada zamannya. Di sebelah timurnya ada Palebaan Ratu Mas. Terakhir di jaba tengah ada Bale Agung yang merupakan linggih Batara-batara pada waktu ngusaba. Masing-masing pura dilengkapi palinggih, bale perantenan dan bangunan-bangunan lain sesuai fungsi pura masing-masing. Selain itu, di posisi jaba ada wantilan berbentuk bangunan balai banjar model Kabupaten Badung yang biasa dipergunakan untuk pertunjukan kesenian. Seluruh bangunan yang ada di Pura Penataran Agung Ped sudah mengalami perbaikan atau pemugaran, kecuali bendabenda yang dikeramatkan seperti dua arca, yakni Arca Ratu Gede Mecaling yang ada di Pura Ratu Gede dan Arca Ratu Mas di Palebaan Ratu Mas. Kedua arca ini tidak ada yang berani menyentuh. Begitu juga bangunan-bangunan keramat lainnya. Kalaupun ada upaya untuk memperbaiki, hal itu dilakukan dengan membuat bangunan serupa di sebelah bangunan yang dikeramatkan tersebut. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Tidak sedikit warga miskin di Kabupaten Klungkung yang sebelumnya mendapat layanan JKBM kini tidak memperoleh fasilitas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit karena tidak memiliki KIS. Ini akibat dihapusnya layanan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dan diganti dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS). Waga miskin itu sampai datang ke Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Wanita Klungkung yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Semarapura, untuk mempertanyakan hal tersebut. ‘’Sehari ada sampai 10 warga yang datang ke sini sambil membawa surat keterangan miskin untuk menanyakan hal itu,’’ kata Kabid Pemberdayaan Sosial Wayan Wirata, Selasa (3/1) kemarin. Kuota yang diperoleh Klungkung untuk penerima bantuan iuran dari daerah (APBD Provinsi dan APBD kabupaten) hanya 19.907 orang. Dari jumlah ini tidak semua mendapat KIS. Dinas Sosial baru mengeluarkan KIS kepada 11.741 warga. Sisanya sebanyak 8.166 orang dinilai masih bermasalah karena ada yang memiliki kartu jaminan kesehatan dobel, sudah meninggal, dan tidak mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK). ‘’Sebagian besar karena tidak punya NIK. Jumlahnya bahkan mencapai 1.765 orang dan kebanyakan berada di wilayah Nusa Penida,’’ jelasnya. Ia mengaku tidak mengetahui persis kenapa sampai penerima bantuan iuran dari daerah sampai tidak memiliki NIK. Yang jelas pendataan penerima bantuan iuran tersebut datangnya dari Badan Pusat Statistik. Un-

MENGAWALI tahun 2017, Dawan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Klungkung resmi memiliki kantor sekretariat sendiri. Gedung baru yang terletak di Jalan Subali, Semarapura Klod Kangin ini telah selesai pengerjaannya dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kepada Ketua Dekopinda Ngakan Made Nata, Selasa (3/1) kemarin. Ngakan Made Nata mengatakan, baru pertama kalinya Dekopinda Klungkung memiliki gedung resmi. Sebelumnya sejak enam tahun lalu, Dekopinda menggunakan lantai dua Gedung Koperasi Pasar Srinadi sebagai sekretariat. Gedung Dekopinda yang dibangun dengan dana Rp 419.616.000 berdiri di atas lahan seluas 190 meter persegi milik Pemkab Klungkung. Proyek di areal yang sebelumnya merupakan rumah dinas ini mulai dikerjakan 12 Juli 2016 bertepatan dengan Hari Bali Post/kmb

tuk penerima bantuan iuran dari daerah, pihaknya akan memprioritaskan warga yang tidak memiliki NIK karena sudah pasti dari keluarga miskin. ‘’Kami sudah minta aparat desa untuk melakukan pendataan kepada warganya paling lambat 20 Januari agar sudah masuk ke BPJS, sehingga kartunya bisa keluar Februari,’’ ujarnya. Guna memastikan penerima bantuan iuran dari daerah tepat sasaran, pihaknya akan mengundang perbekel untuk membahas persoalan tersebut, Jumat (6/1) nanti. Apalagi berdasarkan Basis Data Terpadu Tahun 2015,

jumlah rumah tangga miskin (RTM) di Klungkung mencapai 11.192 KK. Sementara warga miskin yang menerima KIS dari pusat hanya 52.550 orang. Sisanya ditanggung daerah (provinsi dan APBD Kabupaten) sebanyak 19.907 orang. Jumlah anggaran yang disiapkan pemerintah daerah untuk layanan Jaminan Kesehatan Nasional sekitar Rp 270 juta per bulan dengan asumsi 87 persen ditanggung pihak Provinsi Bali dan 13 persen dari Pemkab Klungkung. Anggarannya bisa berubah dan bisa bertambah. (kmb)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

DISERAHKAN – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan gedung baru Dekopinda kepada Ketua Dekopinda Klungkung Ngakan Made Nata, Selasa (3/1) kemarin.

Pegawai Diminta Jaga Kebersihan dan Kerapian Ruangan

kLUNGKUNG (0366)

Koperasi. Dekopinda akan resmi berpindah ke gedung baru pada 12 Februari mendatang. Bupati Suwirta mengatakan berdirinya gedung Dekopinda Kabupaten Klungkung bagaikan sebuah mimpi. ‘’Sudah sejak lama ketika saya masih memimpin Dekopinda, bermimpi punya gedung tersendiri, namun baru kali ini terwujud. Sudah menjadi kewajiban pemerintah memfasilitasi koperasi sesuai amanat UU pasal 33,’’ ujarnya. Ditambakannya, dengan terwujudnya gedung baru koperasi di Kabupaten Klungkung akan semakin maju dan berkembang serta ikut aktif dalam membangun daerah melalui proyekproyek pemerintah. Dalam acara serah terima tersebut, Bupati Suwirta menyempatkan berkeliling mengamati beberapa sudut gedung didampingi Ketua Dekopinda Ngakan Made Nata. (ad238)

TUNJUKKAN KIS - Kabid Pemberdayaan Sosial Klungkung Wayan Wirata menunjukkan KIS yang akan diberikan kepada warga.

Telepon Penting Polres Klungkung

Dekopinda Klungkung Wujudkan Mimpi Miliki Gedung

Bali Post/kmb

PANTAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kiri) memantau kebersihan dan kerapian ruangan salah satu instansi.

Semarapura (Bali Post) – Memantau sejumlah instansi. Ini dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada awal tahun 2017. Pejabat nomor satu di Kabupaten Klungkung ini sangat serius memperhatikan kebersihan dan kerapian ruangan, terutama di kantor yang baru selesai dikerjakan. Bupati Suwirta didampingi Asisten II Ketut Suayadnya memantau Kantor Sekretariat Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klungkung yang berlokasi di sisi sebelah barat Wantilan Pura Jagatnatha, Selasa (3/1) kemarin. Ia mengingatkan kepada seluruh pegawai agar selalu menjaga kebersihan, kerapian dan kenyamanan di kantor supaya nyaman bekerja. Selain memperhatikan kebersihan dan kenyamanan kantor, pegawai juga diminta membuatkan papan pemberitahuan sekretariat

bersama. Saat memantau lantai dasar gedung Sekretariat MMDP, KPA dan PHDI yang digunakan sebagai Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Bupati Klungkung mengharapkan pegawai koperasi menata pelayanan. Selanjutnya Suwirta mendatangi Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung yang kini menempati eks gedung Rumah Dinas Ketua DPRD yang sebelumnya dijadikan Sekretariat MMDP, KPA dan PHDI. Bupati Suwirta juga memantau Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung. Ia menekankan soal pentingnya pegawai menjaga kebersihan dan kenyamanan. Jangan sampai ada sampah yang berserakan di ruangan dan di halaman kantor. ‘’Mari mulai dari diri sendiri selalu tanamkan jiwa menjaga kebersihan dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah bermalas-malasan,’’ ujarnya. (kmb)


Rabu Wage, 4 Januari 2017

BULELENG

11

DPRD Targetkan 17 Perda Singaraja (Bali Post) DPRD Buleleng tahun 2017 ini menargetkan akan mengesahkan 17 peraturan daerah (perda). Lima di antara perda tersebut adalah perda hak inisiatif DPRD. Selain itu, tiga perda lagi merupakan produk hukum rutin yang dituntaskan oleh lembaga dewan di Buleleng dalam tahun ini. Data yang dikumpulkan di gedung DPRD Buleleng Selasa (3/1) kemarin, 17 perda yang akan dibahas itu sudah menjadi keputusan dalam pembahasan oleh Badan Legislasi (Baleg). Khusus untuk perda hak inisiatif dewan itu masing-masing tentang Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (CSR), parkir berlangganan, perlindungan sumber mata air, pengembangan perumahan, dan permukiman, serta perda tentang kedudukan keuangan pimpinan dan anggota DPRD. Sementara tiga perda rutin menyangkut perubahan APBD 2017, APBD induk 2018, dan perda pertangungjawaban pelaksanaan APBD 2016. Alasan mendasar mengapa lembaga dewan menetapkan perda hak inisiatif itu sesungguhnya tidak lepas dari potensi dan permasalahan yang selama ini terjadi di daerah. Seperti masalah parkir berlangganan menjadi wacana sejak lama, namun pembentukan regulasi

khusus mengatur parkir tidak kunjung terealisasi. Sementara, dewan dan eksekutif sepaham bahwa di tengah peningkatan kendaraan bermotor sangat potensial meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD -red). Sementara menyangkut dukungan pihak perusahaan untuk menyumbangkan dana corporate social responsibility (CSR) belakangan ini belum didasari oleh regulasi yang permanen. Investasi yang mulai berkembang ini mulai ditangkap oleh dewan agar pemerintah bisa mengoptimalkan kontribusi perusahaan melalui CSR untuk mendukung penuntasan pembangunan di Bali Utara. Sekretaris Dewan Gede Wisnawa di ruang kerjanya mengatakan, seluruh usulan perda tersebut nantinya akan dibahas kembali oleh dewan bersama eksekutif. Pembahasan ini untuk menentukan skala prioritas perda yang akan dibahas dalam masa sidang pertama, kedua, dan ketiga tahun 2017. Itu artinya, bisa saja tidak seluruh perda yang ditargetkan itu dapat disahkan menjadi produk hukum daerah di tahun ini. “Memang sudah menjadi keputusan lembaga dewan dan eksekutif, tapi ini akan dibahas kembali untuk menentukan skala prioritas perda mana saja yang akan ditetapkan dalam setahun ini,” katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb45

DITATA - Kawasan Danau Buyan akan ditata secara besar-besaran tahun 2017 ini.

Penataan Danau Buyan Jangan Sekadar Wacana Singaraja (Bali Post) Penataan Danau Buyan oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Buleleng yang direncanakan bergulir tahun ini mendapat respons positif anggota DPRD asal Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Wayan Indrawan. Demikian juga pemerintah desa setempat. Hanya, rencana tersebut diharapkan tak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu direalisasikan. Penataan dinilai sangat penting dalam rangka menciptakan objek wisata baru yang berkelanjutan. Dikatakan Indrawan, Selasa (3/1) kemarin, keindahan alam yang dimiliki Danau Buyan luar biasa. Keberadaannya juga didukung dengan kondisi lingkungan yang masih tergolong baik. Penataan danau yang menyandang status sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) ini sudah dilakukan pemerintah kabupaten. Hanya, itu dinilai belum berjalan secara maksimal. Program yang digelontorkan baru terbatas pada pembersihan eceng gondok. “Sekarang baru ada pembersihan eceng gondok

saja. Sementara penataan yang lain belum kelihatan,” ujarnya. Bergulirnya rencana penataan pada tahun ini, menurutnya itu hal yang sangat baik. Namun diharapkan itu tak berhenti pada tataran wacana. Jangkauannya pun harus lebih luas daripada sebelumnya, dalam artian tidak hanya terfokus pada gulma, tetapi juga mengarah pada infrastruktur lain, salah satunya jalan. “Kalau ada rencana seperti itu, kami sangat mendukung. Tapi jangan sekadar wacana. Kami berharap itu direalisasikan,”

tegasnya. Politisi PDI-P ini juga menyebutkan penataan yang dilakukan nantinya tidak hanya untuk mendukung program pemkab berupa festival Danau Buyan. Lebih mendasar dari itu, langkah tersebut harus mampu menciptakan objek pariwisata yang berkelanjutan yang akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. “Belakangan ini, penataan dilakukan dekat-dekat festival. Jadinya pariwisata di sana sifatnya musiman. Penataan nanti harus bisa memberikan dampak jangka panjang un-

tuk masyarakat. Danau itu harus bisa jadi objek wisata berkelanjutan,” katanya. Di sisi lain, ia menambahkan guna menjaga daya tarik danau itu, pembangunan ke depannya juga harus tetap mendapat pengawasan dari pemerintah pusat. Hal itu harus mengacu pada RTRW yang ada. “Pembangunan semakin pesat, itu harus diawasi secara ketat,” imbuhnya. Rencana penataan itu juga direspons positif Perbekel Pancasari, I Wayan Darsana. Menurutnya, jika danau tersebut telah memiliki tampilan indah, keinginan wisatawan untuk berkunjung akan semakin besar dan sifatnya tidak musiman. Kondisi yang demikian akan berdampak pada sektor lain di sekitarnya, salah satunya pertanian. “Potensi pertanian juga bisa terangkat.

Petani bisa berjualan buah atau sayur. Kami berhadap rencana itu bisa berjalan,” tuturnya. Sebelumnya, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Buleleng, drh. Nyoman Surya Temaja, mengatakan penataan kawasan danau akan dilakukan secara besar-besaran tahun ini. Fokusnya tak hanya pada penanganan gulma maupun sampah saja. Tetapi juga infrastruktur lain, salah satunya tanggul dan trotoar. Rancangan kerja sama pelaksanaan program ini antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat sudah dipersiapkan. Penandatanganannya akan difasilitasi Pusat Pengendalian Pembangunan (P3E) Ekoregion Bali-Nusra. “Tahun 2017 direncanakan untuk melakukan pembersihan secara besar-besaran, harus tuntas,” tegasnya. (kmb45)

’’Deadline’’ Penetapan APBDes Gede Wisnawa

Bali Post/kmb38

Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye

Panwaslih Klarifikasi Dua Saksi

Singaraja (Bali Post) Dugaan pelanggaran kampanye oleh Perbekel Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak Mohamad Asahri terus diselidiki jajaran Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). Selasa (3/1) kemarin, panwaslih mengundang dua orang saksi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran tersebut. Dua saksi yang diklarifikasi itu masing-masing Hendra Gunawan selaku panitia jalan santai, dan seorang warga Hasan Basri. Kedua saksi ini dimintai klarifikasi terkait dengan kegiatan jalan santai yang diduga berkaitan dengan kampanye pasangan calon nomor urut dua Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (Paket PASS). Klarifikasi ini berlangsung tertutup dari pantauan media masa. Ketua Panwaslih Ketut Ariyani mengatakan, pihaknya masih pengumpulkan data dan bukti pendukung terkait dugaan pelanggaran kampanye tersebut. Mencermati dugaan ini bisa saja oknum Perbekel Celukan Bawang melanggar UU No. 10 Tahun 2016 tentang pemilihan Kepala Daerah, pasal 71 ayat 1 yang berbunyi pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri, dan kepala desa atau sebutan lain/lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Apabila bukti sudah cukup,

dugaan pelanggaran itu akan diputuskan sebagai temuan untuk diproses lebih lanjut. Proses pendalaman lebih lanjut akan dilakukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Sesuai ketentuan, Gakumdu memiliki waktu tiga dan bisa diperpanjang dua hari untuk memproses dugaan pelanggaran tersebut. “Yang kami klarifikasi adalah adanya dugaan oknum Perbekel Celukan Bawang membuat keputusan menguntungkan salah satu pasangan calon. Seluruh hasil pendalaman yang kami lakukan akan menentukan apakah dugaan ini memenuhi unsur pelangagran administrasi, atau mengarah ke pidana,” katanya. Atas dugaan itu, oknum Perbekel Desa Celukan Bawang Mohamad Asahari menegaskan tidak pernah mengundang pasangan calon PASS dalam jalan sehat tersebut. Kegiatan itu serangkaian perayaan tahun baru 2017 yang digelar panitia dari desa. Kehadirannya karena menghormati undangan panitia dalam kegiatan tersebut. Kegiatan jalan sehat itu sepenuhnya disponsori perusahaan di wilayah Desa Celukan Bawang. “Waktu itu saya hadir dalam kapasitas perbekel desa dan Pak Camat juga hadir. Yang mengundang pasangan calon PASS itu adalah panitia. Saat saya di lokasi kegiatan, apakah saya harus menjauh begitu ada paslon hadir,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KLARIFIKASI - Panwaslih mengundang dua saksi untuk diklarifikasi terkait dugaan pelanggaran kampanye oleh Perbekel Desa Celukan Bawang, Selasa (3/1) kemarin.

Desa Fokus Susun Pertanggungjawaban Anggaran 2016 Singaraja (Bali Post) Molornya penetapan dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) dipicu karena desa-desa di Buleleng masih berkutat menyusun pertanggungjawaban anggaran tahun 2016. Apalagi, desa di daerah ini rata-rata mengelola dana desa besar dan melaksanakan program yang beragam. Situasi ini ditambah dengan adanya perbekel atau perangkat desa yang baru, belum menguasai menyusun dokumen keuangan, sehingga hingga batas waktu pengesahan APBDes 31 Desember 2016 lalu ratusan desa belum mengesahkan APBDes 2017. Ketua Forum Komunikasi Perbekel (Forkomdes) Kabupaten Buleleng Made Suteja

saat dihubungi Selasa (3/1) kemarin, tidak menampik banyaknya desa yang belum menetapkan APBDes sebelum batas waktu berakhir. Dia mengatakan, kondisi yang terjadi sekarang ini bukan karena faktor kesengajaan. Namun karena desa masih fokus menuntaskan pertanggungjawaban program dan anggaran tahun 2016 yang menyita waktu banyak. Apalagi, kebijakan pemerintah yang mengalokasikan dana desa lumayan besar kepada desa, sehingga pertanggungjawaban keuangannya membutuhkan waktu panjang. Selain itu, dari pertanggungjawaban program setahun lalu itu akan dijadikan bahan untuk menyusun APBDes tahun ini. Data itu menyangkut

perhitungan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa-red). “Sekarang kawan-kawan perbekel masih menyusun pertanggungjawaban anggaran yang besar dan programnya juga ada yang baru selesai di bulan Desemebr lalu. Jadi, ini seharusnya bisa dimaklumi kalau perbekel tidak bisa menetapkan APBDes sebelum batas waktu yang ditentukan pemerintah,” katanya. Atas kondisi ini, pria yang juga menjabat Perbekel Desa Dencarik, Kecamatan Banjar ini menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan perbekel melalui forkom kecamatan. Upaya ini untuk berkoordinasi sekaligus mencari masukan dari kecamatan atau kabupaten untuk memfasilitasi desa, sehingga

dalam pertengahan bulan ini bisa mentapkan APBDes. Selain itu, koordinasi dengan forkom kecamatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terkait kemungkinan realisasi kucuran dana desa akan terlabat. “Selama ini pendampingan sudah ada, namun karena kondisi yang sekarang masih kebanyakan yang belum menetapkan APBDes, kami akan menyamakan persepsi dulu agar kecamatan atau kabupaten lebih fokus juga membantu perbekel agar APBDes bisa disahkan dalam bulan ini,” tegasnya. Untuk diketahui, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) memberikan batas waktu 31 Desember 2016 desa sudah menetapkan APBDes

2017. Hingga batas waktu itu berakhir, sebagian besar desa-desa di Buleleng belum menetapan APBDes. BPMPD mencatat baru desa yang ada di Kecamatan Gerokgak dan Banjar yang menuntaskan APBDes-nya sebelum deadline berakhir. Menyusul situasi ini, BPM-PD turun tangan untuk memberikan penampingan bersama kecamatan untuk memfasilitasi percepatan penyusunan APBDes tersebut. Hal ini dilakukan karena keterlambatan penetapan APBDes akan berdampak pada molornya realisasi jatah dana desa dari pemerintah. Tak hanya itu, program yang sudah ditetapkan terancam tidak bisa direalsiasikan tepat waktu. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Sejumlah pengusaha jasa pariwisata di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak menuntut pemerintah serius mengangani permasalahan banjir yang terjadi setiap musim hujan. Maklum, desa di ujung Buleleng Barat ini belakangan menjadi destinasi pariwisata yang mulai dilirik wisatawan mancanegara (wisman). Situasi ini seolah membuat kalangan pengusaha dan warga lokal gerah lantaran pemerintah tidak serius mengatasi permasalahan tersebut. Demikian terungkap ketika kalangan pengusaha mengundang kandidat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan kandidat Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra untuk mendiskusikan penanganan banjir Selasa (3/1) kemarin. Selain dihadiri Paket PASS di Hati, pertemuan juga dihadiri tokoh masyarakat yang duduk di DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya dan Nyoman Mertiasa. Diskusi ini secara khusus digelar di kediaman tokoh pengusaha sukses di Pemuteran Komang Sumantri. Dalam diskusi itu, salah seorang pengusaha jasa wisata Ketut Wawan memaparkan banjir menjadi masalah krusial dan berdampak terhadap kenyamanan wisatawan yang

berkunjung ke Pemuteran. Bahkan, dari beberapa kali banjir melanda, banyak wisatawan yang mengeluh dan kecewa dengan lingkungan tidak nyaman tersebut. Hal ini ditakutkan akan semakin menjadi-jadi, jika tidak ada kemauan serius dari pemerintah mengatasi permasalahan banjir tersebut. “Setiap banjir kami mendapat komplain dan bahkan tamu kecewa dengan lingkungan yang tidak nyaman itu. Kalau sekarang dibiarkan kami takut pengembangan pariwisata yang menggeliat ini akan terkubur jika tidak ada penanganan serius dari pemerintah,” katanya. Sejak banjir tidak mendapat penanganan serius, Wawan dan pengusaha lainnya sudah berusaha untuk memohon bantuan kepada pemerintah agar persoalan itu tertangani. Sayang, harapan akan dibantu itu tak kunjung terselesaikan dengan dalih karena penanganan banjir itu kewenangan pemerintah pusat karena lokasi banjir berada pada ruas jalan nasional. Gerah dengan kondisi itu, pihaknya mengadukan persoalan itu langsung kepada Presiden Joko Widodo melalui surat elektronik (email). Harapannya email itu mendapat tanggapan, namun tetap saja

hasilnya nihil. “Dua kali kami mengadukan persoalan ini kepada Presiden melalui email, namun hasilnya sama saja tidak ada tanggapan, entah dibaca atau tidak kami tidak tahu,” jelasnya. Peliknya penanganan banjir ini, Wawan kembali menggantungkan harapan kepada kandidat Bupati dan Wakil Bupati Buleleng yang bertarung dalam pilkada mendatang untuk lebih serius memperjuangkan penanganan banjir di desanya. “Kalau upaya mendatangkan wisataan melalui promosi dan festival sudah sangat bagus, cuma keinginan kami kepada calon bupati dan wakil bupati serius mengatasi permasalahan banjir ini dan kami tidak ingin masalah ini terkatung-katung seperti sekarang,” jelasnya. Menanggapai desakan itu, calon bupati Putu Agus Suradnyana didampingi calon wakil bupati Nyoman Sutjidra mengatakan, penanganan banjir di Pemuteran itu menjadi kewenangan penuh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenpuPera) melalui perpanjangan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN). Untuk itu, jika nantinya terpilih, Agus menjanjikan akan memfasilitasi pengusaha dan tokoh masyarakat Pemuteran un-

tuk mengadu langsung ke Kementrianpu-Pera. Upaya ini ditempuh agar pemerintah pusat terketuk untuk menangani permasalahan banjir bisa dituntaskan dalam waktu dekat ini. Sejatinya, BPJN sudah melakukan survei untuk pola penanganan banjir. Kemungkinan pola penangananya dengan membangun beberapa lokasi bak penampungan (embung) di sebalah selatan jalan untuk menampung air ketika hujan. Selain itu juga dibangun jalan dengan konstruksi rabat beton dan di kanan kirinya akan dibuat saluran untuk mengalirkan air hujan. Dengan demikian,

volume air yang mengalir ke pinggir jalan SingarajaGilimanuk berkurang. Selain itu, pihaknya akan mendorong untuk pembuatan trotoar, sehingga ini juga akan menambah kenyamanan wisatawan. “Setelah pilkada saya janji akan datang ke Kementrian PUPera termasuk Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar didengar langsung keluhan kawankawan pengusaha. Sejatinya, ini sudah direncanakan dan daerah akan siap menyiapkan dana shering agar penanganan banjir lebih optimal,” jelas Agus sembari diiyakan Sutjidra. (kmb38)

PILKADA Pengusaha Pariwisata Tuntut Penanganan Banjir di Pemuteran

Bali Post/kmb38

DISKUSI - Calon Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) saat menghadiri diskusi dengan pengusaha wisata di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Selasa (3/1) kemarin.


JEMBRANA

12

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk

66.373 Kendaraan Keluar Bali

Negara (Bali Post) – Puncak arus balik kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk pascalibur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) terjadi pada Minggu (1/1) malam. Sempat terjadi antrean di luar pelabuhan karena dua loket tak berfungsi optimal, namun penyeberangan relatif lancar. Data yang dihimpun dari ASDP Ketapang-Gilimanuk, selama liburan Nataru sejak H-7 pada Minggu (18/12) hingga H+8 pada Senin (2/1), sedikitnya ada 66.373 unit kendaraan roda empat (R4) yang keluar Bali. Jumlah ini mengalami penurunan 3 persen dibandingkan tahun 2015 yakni 67.931 unit. Meski sempat terjadi antrean panjang, namun berkat kesigapan petugas Polres Jembrana melakukan pengaturan arus lalu lintas, maka antrean itu hanya berjalan dua jam. Saat terjadi antrean itu, Polres langsung berkoordinasi dengan pihak pelabuhan untuk membuka loket tiket khusus yang sebelumnya tutup. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka, Selasa (3/1) kemarin mengatakan kepadatan kendaraan terjadi pada Minggu malam. Namun, arus lalu lintas terbilang lancar. “Memang sempat ada antrean kendaraan di luar pelabuhan. Setelah kami koordinasi-

kan bahwa harus buka loket tiket khusus, dua jam kemudian kembali normal,” ujar Kompol Arka. Lancarnya arus kendaraan keluar Bali ini, selain kesigapan petugas di lapangan, jumlah kendaraan yang masuk ke pelabuhan juga menurun. Begitu juga ditambahnya kapal yang beroperasi, baik di dermaga Ponton, MB maupun LCM. “Kapal yang beroperasi naik tiga persen dan trip kapal juga naik 28 persen, yakni 249 trip dibandingkan tahun lalu 195 trip,” terang Humas ASDP Sandi Nugroho. Seperti berita sebelumnya, berakhirnya liburan panjang perayaan Nataru, membuat ratusan kendaraan mengalami antre di Pelabuhan Gilimanuk. Antrean sepeda motor, mobil pribadi dan bus terlihat sejak Minggu (1/1) malam. Bahkan, hingga Senin (2/1) juga masih terjadi antrean panjang. Antrean ini terjadi disebabkan dua dari lima loket (khusus mobil dan sejenisnya) tidak berfungsi secara optimal. Untuk itu, antrean mobil lebih banyak di luar pelabuhan, sementara di parkir areal pelabuhan terlihat lengang. Dari pengamatan pada Minggu malam antrean mobil pribadi terjadi hingga di Pasar Gilimanuk atau sekitar satu kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. (kmb26)

Bali Post/olo

BK - Ketua BK DPRD Jembrana I Komang Dekritasa bersama Wakil Ketua I Putu Kamawijaya dan anggota I Gede Suegardana Cita memberikan keterangan usai rapat.

BK Sikapi Kasus Oknum Dewan Terjaring Operasi Yustisi Hari Ini Datangi Polres

Negara (Bali Post) Badan Kehormatan (BK) DPRD Jembrana menyikapi kasus oknum Dewan yang terjaring operasi yustisi pada malam tahun baru. BK yang diketuai Komang Dekritasa bersama empat anggota lainnya, Selasa (3/1) kemarin menggelar rapat tertutup. Rapat tersebut dilakukan guna membahas pelanggaran tata tertib dan kode etik DPRD. Selain Dekritasa, rapat tertutup juga dihadiri Wakil Ketua Putu Kamawijaya, H. Yunus, Putu Suegardana Cita dan Ketut Suarta. Langkah itu diambil setelah BK menerima surat dari Ketua DPRD Jembrana tanggal 3 Januari 2017. Usai rapat, Dekritasa mengatakan untuk menyikapi persoalan tersebut, pihak BK mengambil sejumlah langkah. Selain melakukan verifikasi dan klarifikasi, juga akan mempertanyakan kebenarannya ke

Polres Jembrana. “Rencananya, Rabu (4/1) besok (hari ini - red) kami datang ke Polres dan menanyakan langsung terkait informasi itu. Kami sudah layangkan surat permohonan,” katanya. Ia menjelaskan, jika informasi itu memang benar, maka BK akan menindaklanjuti dengan pemanggilan saksi-saksi dan juga yang bersangkutan (oknum Dewan-red). Sesuai tatib dan kode etik, apabila terbukti melakukan pelanggaran, maka BK akan mem-

Tarif Berobat di Puskesmas akan Dievaluasi Negara (Bali Post) – Tarif berobat di puskesmas yang masih mengacu aturan lama tahun 2011 dalam waktu dekat akan dievaluasi. Tarif sekali berobat di puskesmas sebesar Rp 10 ribu dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Tarif ini dikenakan ketika pasien di luar JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang berlaku saat ini. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti program pemerintah pusat ini dan harus terbiasa untuk berobat gratis ke puskesmas pembantu, puskesmas maupun RSUD menggunakan JKN dari sebelumnya JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara). Kepala Dinas Kesehatan I Putu Suasta, Selasa (3/1) kemarin mengatakan terkait tarif di puskesmas itu akan dievaluasi dalam waktu dua hingga tiga bulan ini. Mulai Januari ini, masyarakat terkecuali masyarakat miskin yang ingin berobat gratis ke pustu, puskemas dan RSUD diharapkan mengikuti program JKN dengan

membayar premi sesuai kemampuan keluarga. Pemerintah daerah dengan adanya transisi dari JKBM ke JKN dapat menghemat anggaran hingga Rp 6 miliar per tahun. Sebelumnya, pada tahun 2016, Pemkab Jembrana mengalokasikan sharing untuk JKBM senilai Rp 10 miliar. Di tahun 2017, melalui program JKN anggaran yang diberikan hanya sekitar Rp 4 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membayar premi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi keluarga miskin (gakin). Di Jembrana, ada sekitar 22 ribu orang lebih yang masuk gakin ini sesuai data BPS. Masyarakat yang mendapat JKN gratis ini berhak memperoleh pelayanan rawat inap kamar kelas III. Di luar peserta JKN, berobat ke puskesmas maupun RSU tetap akan dikenakan biaya yang sudah ditentukan. Rencananya, tarif tersebut akan dievaluasi untuk penyesuaian. (kmb26)

saat dikonfirmasi mengaku langsung memberikan arahan ketika apel pagi yang diikuti jajarannya. Pihak RSUD juga mengaku masih belum mengetahui pasti oknum tersebut karena baru disebutkan inisial. “Kami berupaya mengecek dan menelpon satu per satu nama pegawai yang inisialnya seperti yang disebutkan. Dari lima orang yang kami hubungi, semuanya masih masuk kerja,” terangnya. Untuk lebih lanjutnya, pihak RSUD menyerahkan permasalahan tersebut ke Inspektorat Jembrana. “Kami sudah berkoordinasi dengan Inspektorat. Karena di sana yang berwenang lebih lanjut,” tambah Dwipayana. (kmb26)

Sidak OPD

Bali Post/olo

RAWAT INAP - Kondisi kamar RSUD yang digunakan untuk melayani pasien rawat inap. Penyesuain tarif berobat di puskesmas bagi pasien non-JKN akan dievaluasi.

berikan sanksi. Sanksi itu bisa berupa teguran lisan, tertulis hingga pemberhentian sebagai pimpinan atau kelengkapan Dewan. Perlu diketahui, pada Sabtu (31/12) malam, jajaran Polres Jembrana menggelar operasi yustisi dengan menyasar hotel dan penginapan. Dari hasil razia itu, polisi menjaring puluhan pasangan mesum di sejumlah hotel dan penginapan. Puluhan pasangan tak resmi itu dari berbagai umur dan profesi. Bahkan, salah satunya

merupakan oknum Dewan sekaligus pimpinan parpol berinisial IKAY. IKAY ini diketahui satu kamar dengan wanita berinisial NLPY (40), oknum pegawai kontrak RSUD Negara. Mereka kepergok berduaan di kamar Hotel D di Baler Bale Agung, Negara. Mereka dan pasangan mesum lainnya pun diangkut dan diamankan ke Polres Jembrana untuk didata lebih lanjut serta diberikan pembinaan. Rupanya, tak hanya BK DPRD Jembrana yang mengambil sikap. Pihak RSUD Negara pun melakukan hal serupa. Sebab, NLPY merupakan pegawai kontrak di RSUD Negara. Direktur RSUD Negara, I Made Dwipayana,

Bupati Artha Minta Ruangan Ditata Ulang Negara (Bali Post) Bupati Jembrana I Putu Artha melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, Selasa (3/1) kemarin. Sidak difokuskan pada sejumlah OPD yang mengalami pemekaran maupun dibentuk menjadi dinas baru.

Sejumlah kantor dinas disidak, terutama yang lokasinya di luar Kantor Bupati Jembrana. Misalnya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Selain itu juga di OPD yang baru seperti Dinas Pariwisata dan Budaya, Dinas

Pendidikan Pemuda Olahraga serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB. Dalam sidak tersebut Bupati Artha ingin memastikan perangkat OPD bersama jajaran di bawahnya itu langsung bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bupati Artha tidak mau kar-

Bali Post/olo

SIDAK – Bupati Jembrana I Putu Artha saat sidak ke sejumlah ruangan OPD, Selasa (3/1) kemarin.

ena perangkat masih baru justru menghambat kinerja. Melalui sidak itu pula, Bupati Artha ingin mengecek seluruh pegawainya bisa bekerja tepat waktu pascalibur tahun baru. Usai melihat kondisi kantor dan ruangan, Bupati menyoroti pemanfaatan ruangan. Bupati memerintahkan Kabag Perlengkapan, Made Aryana untuk menyusun kebutuhan akan ruangan yang akan digunakan para staf maupun pimpinan. Penataan ulang itu juga diperlukan guna mengetahui mana saja ruangan yang perlu ditambah dan dikurangi serta merenovasi.

“Saya inginkan perangkat yang baru ini langsung bekerja cepat, tidak berleha-leha. Struktur yang baru serta tidak adanya ruangan, jangan dijadikan alasan sehingga pekerjaan jadi terbengkalai,” tegas Artha. Bupati Artha juga menegaskan kepada para pejabat dan staf untuk komitmen harus mempertahankan WTP (wajar tanpa perkecualian). Selain bentuk akuntabilitas serta kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola kebijakan keuangan, WTP wajib diraih karena adanya reward yang diberikan pemerintah pusat. (kmb26)


KARANGASEM

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Penipuan Bermodus TI Sulit Diungkap Amlapura (Bali Post) Selama tahun 2016, Polres Karangasem berhasil mengungkap 143 kasus kejahatan dari 209 kasus kejahatan yang terjadi di wilayah bumi lahar itu. Menariknya, sebagian besar dari kasus-kasus yang tak terungkap itu adalah kasus penipuan bermodus teknologi informatika (TI). Dari 23 kasus yang dilaporkan, hanya tiga kasus penipuan berhasil ditangkap. Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso, Selasa (3/1) kemarin, mengakui pengungkapan kasus penipuan bermodus TI lebih sulit daripada penipuan modus konvensional. Umumnya, penipuan model itu menggunakan media jejaring sosial. Upaya pelacakan hampir selalu mengalami kegagalan, karena pascaberaksi, pelaku biasanya langsung menutup akun jejaring sosialnya. Penipuan yang memanfaatkan media jejaring sosial, menurut Kapolres, modusnya beragam. Karena modusmodus seperti itu cukup marak, pihaknya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. ‘’Caranya jangan mudah tergoda iming-iming yang tidak jelas juntrungannya,’’ ucapnya. Kasus curanmor juga merupakan tindak kejahatan yang relatif sulit pengungkapannya. Buktinya, dari empat belas kasus curanmor yang dilaporkan ke Polres selama tahun 2016, baru delapan kasus yang berhasil diungkap. Untuk kasus curat, selama tahun 2016 di Karangasem terjadi 24 kasus dan hanya 14 kasus yang berhasil diungkap. Sedangkan pencurian biasa ada 21 kasus dan 8 kasus sudah tuntas penanganannya. Selain kasus narkoba, kasus penipuan menjadi kasus yang persentase pengungkapannya sangat tinggi. Selama tahun 2016, Polres menerima 11 kasus penggelapan dan 10 kasus sudah berhasil dituntaskan. Jumlah kasus kriminalitas di Karangasem selama tahun 2016 meningkat dibanding tahun 2015 sebanyak 157 kasus. Selain karena kriminalitas memang tidak bisa dihindari dalam dinamika kehidupan sosial, adanya tren peningkatan seperti itu juga karena Polres mewajibkan jajarannya untuk mencatat semua kasus, baik yang berskala kecil atau besar, yang dilaporkan ataupun tidak. Meski dari sisi jumlah mengalami peningkatan, Polres boleh berbangga karena kinerja pengungkapan kasus sudah di atas standar yakni di atas 55 persen. (kmb)

Warga Rendang Gotong Royong Pasang Pipa Distribusi Mata Air Arca Amlapura (Bali Post) Masyarakat Banjar Rendang Tengah Desa Rendang yang selama ini mengalami masalah air bersih mulai bisa tersenyum, menyusul datangnya bantuan pemanfaatan Mata Air Arca yang berlokasi di wilayah Desa Rendang. Awal dari rencana pemanfaatan air baku itu ditandai gotong royong pemasangan pipa distribusi sepanjang 1,5 km, Selasa (3/1) kemarin. Semangat dan keceriaan tampak dari wajah-wajah warga di kaki Gunung Agung tersebut. Hal itu tak lepas dari hadir dan ikut sertanya Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dalam gotong royong tersebut. Didampingi sejumlah SKPD terkait termasuk personel PDAM Karangasem, Bupati Mas Sumatri berharap warga nantinya bersama-sama merawat pipa distribusi yang baru terpasang tersebut. ‘’Jika nanti pipa yang telah dipasang ini mengalami kerusakan mohon untuk diperbaiki. Kerusakan pipa merupakan tanggung jawab bersama dan khususnya menjadi tanggung jawab masyarakat sekitar Rendang,’’ ujarnya. Bupati berharap pemasangan pipa distribusi tersebut mampu menjawab persoalan air bersih yang selama ini menghantui masyarakat Rendang Tengah. Selain merawat jaringan pipa, warga juga diharapkan ikut menjaga kelestarian Mata Air Arca sebagai sumber air baku. Direktur PDAM I Gusti Made Singarsi mengatakan, pipa distribusi tersebut merupakan bantuan dari Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT). Untuk mempercepat distribusi air, pemasangannya dikoordinir PDAM dengan melibatkan warga setempat. ‘’Hari ini mengawali pemasangan pipa. Walau bersifat bantuan, nanti tanggung jawab atas pipa ini adalah bersama, utamanya masyarakat Rendang Tengah sendiri,’’ ucapnya. Singarsi menyatakan pemasangan pipa itu merupakan langkah PDAM untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Jaringan distribusi dari Mata Air Arca tersebut, menurut dia, direncanakan mampu melayani sedikitnya 90 KK di Rendang Tengah. Jika ada sisa debit, tak menutup kemungkinan jaringan akan diperluas menyasar masyarakat lainnya. ‘’Mata Air Arca itu kan memang selama ini sudah dikelola PDAM, sekarang dioptimalkan lagi untuk memenuhi kebutunan di Rendang Tengah,’’ tandasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

GOTONG ROYONG - Bupati Karangasem ikut bergotong royong memasang pipa distribusi air di Banjar Rendang Tengah Desa Rendang.

13

Longsor di Desa Bukit

Pura Diterjang Banjir Bandang, Jalan Putus Amlapura (Bali Post) -

Hujan lebat kembali menimbulkan longsor. Kali ini longsor cukup parah terjadi di Desa Bukit, tepat di sebelah barat Embung Bukit, Karangasem, Selasa (3/1) kemarin. Longsor terjadi karena bronjong penahan gundukan tanah dari pembangunan embung itu tak kuasa menahan debit air saat terjadi hujan. Akibatnya, air hujan bercampur lumpur menerjang wilayah di bawahnya. Banjir bandang, itu pun menerjang pura hingga hancur, sedangkan akses jalan Jumenang-Kalanganyar terputus akibat tertutup material lumpur. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan sebelum terjadi peristiwa mengerikan itu, turun hujan lebat sejak Senin (2/1) sore. Longsor pertama terjadi sekitar pukul 16.00 wita. Disusul longsor lebih besar sekitar pukul 16.30 wita. Satu jam kemudian terjadi longsong lebih besar lagi, hingga membuat bronjong yang dibangun setinggi sekitar 30 meter amblas bersama gundukan tanah itu. Longsor yang ketiga itu menimbulkan getaran cukup besar, hingga warga sekitar mengira ada gempa bumi. Di tengah hujan lebat, longsoran tanah bercampur air hujan itu mengalir ke bawah seperti banjir bandang. Banjir lumpur ini mengalir deras ke sungai-sungai mati di sekitarnya, hingga penuh lumpur sangat tebal. Aliran banjir bandang ini menerjang sebuah pura di bawahnya. Pura Manik Pancoran yang menjadi tempat pasucian warga Kalanganyar, hancur diterjang banjir lumpur ini. Tidak hanya itu, sebuah bale pasamuan juga rusak. Banjir lumpur ini juga menimbun bak air berukuran sekitar 3 m x 4 m. Sebuah pipa air yang menghubungkan Dusun Jumenang

dengan Dusun Kalanganyar juga terputus diterjang banjir lumpur. “Akibat banjir lumpur ini, akses jalan dari Jumenang menuju Seraya Barat juga terputus, karen akses jalannya tertutup lumpur setebal sekitar satu meter, sepanjang sekitar 20 meter,” kata Arimbawa. Mengantisipasi kemungkinan terburuk, empat KK yang terdiri dari 18 jiwa di lokasi yang rentan terdampak banjir bandang, itu diminta mengungsi ke tempat lain. Sebab, kondisi tanah di hulu masih sangat labil, sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan dan banjir bandang lebih besar lagi. Selain itu, sebagai langkah-langkah penanganan bencana, BPBD Karangasem sudah berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat, guna membersihkan lumpur dari akses jalan. Tetapi, hingga sore kemarin, alat berat yang dimaksud, kata Arimbawa, belum bisa bekerja. Alasannya, masih terjadi pergerakan tanah. Kalau dipaksakan ditangani di tengah situasi seperti itu, dikhawatirkan dampak bahayanya sangat tinggi. “Gara-gara akses jalan tertutup, proses belajar mengajar di SDN 4 Seraya tak bisa dilaksanakan. Banyak guru dari Jumenang tak bisa lewat,”

kata Arimbawa. Longsor ini sudah membuat panik warga sekitarnya sejak Senin malam. Tetapi, tim BPBD Karangasem memutuskan tak turun saat itu, karena sangat berisiko. Arimbawa menegaskan, saat itu pihaknya hanya memastikan apakah ada korban jiwa atau tidak. Karena tidak ada korban, maka penanganan baru dilakukan Selasa pagi. Pihaknya berharap tak terjadi longsor susulan. Jika itu terjadi, maka posisi embung yang hanya berjarak belasan meter dari titik longsor sebelumnya, bisa saja terdampak. Bahkan, kalau embung sampai terdampak, terjadi kebocoran dan airnya menerjang ke bawah, maka masalah ini bisa terjadi seperti kasus longsor yang menimbulkan banjir bandang, seperti kasus Situ Gintung, di Tangerang, Banten, tahun 2009 silam. “Terakhir, saya pantau dampak banjir lumpur ini baru sampai di Kalanganyar. Kita berdoa bersama-sama, semoga tidak terjadi longsor susulan,” harap Arimbawa seraya mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Bali Penida, untuk mengecek kondisi terakhir embung Bukit itu. (kmb31)

Bali Post/kmb31

BANJIR BANDANG - Lokasi longsor di dekat embung Bukit, Desa Bukit Cukup parah. Longsor itu diakibatkan banjir bandang yang mengalir melalui sungaisungai mati di bawahnya. Tampak Camat Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa, meninjau lokasi banjir bandang.

Antisipasi Longsor Susulan

Air Embung Bukit Dikurangi, Pipa Distribusi Dipotong Sumber gundukan tanah longsor akibat bronjong tak kuat menahannya. Demikianlah keadaan embung di Desa Bukit yang dibangun 2014 lalu. Untuk mengurangi beban di embung itu, solusinya gundukan tanah itu dikurangi dan dipindahkan ke tepian sungai mati itu. Proses selanjutnya, baru ditahan dengan cara dibangun bronjong. Bagaimanakah apresiasi warga dengan rencana yang didesain seperti itu?

MASYARAKAT di sekitar embung di Desa Bukit itu bukannya menjadi tenang atas rencana Bali Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida. Warga di sana justru waswas dengan kondisi embung di atasnya yang ditengarai sedang perlu perbaikan. Apalagi, warga sekitar, telah menerima informasi kalau kondisi embung, tersebut sudah sejak lama retak-retak. Kabid Sungai dan Pengairan Dinas PU Karangasem Weda Asmara mengatakan, Selasa (3/1) kemarin, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida juga sudah turun ke lokasi. Ini untuk mengambil langkah-langkah antisipasi terhadap embung bukit pascalongsor terjadi di sebelah baratnya. Hasil pemantauan di lokasi, BWS Bali Penida, kata Weda Asmara, segera mengambil

langkah-langkah. Salah satunya, debit air di dalam embung Bukit akan dikurangi, hingga tersisa sepertiga dari kapasitas semula. Air akan dikeluarkan pelan-pelan ke sebelah barat embung, persis dekat titik longsor itu. “Langkah ini tujuannya mengurangi beban air terhadap embung tersebut,” kata Weda Asmara. Selain itu, pipa distribusi yang menghubungkan embung Bukit dengan bak penjernih, juga akan dipotong. Sebab, bak reservoar itu posisinya sudah sangat berbahaya pascaterjadi longsor. Posisinya sangat dekat dengan titik longsor. Jika terjadi longsor susulan, maka ditakutkan penjernih ini juga akan ikut tergerus. Bila pipa distribusinya tidak dipotong, maka menurut BWS Bali Penida, bak penjernih itu seandainya

tergerus, akan menarik pipa distribusi tersebut, sehingga bisa mengakibatkan terjadi lubang besar pada embung itu. “Jika air embung keluar dengan cara seperti itu, ini sangat berbahaya. Karena itu, pipa distribusi ini harus segera dipotong,” kata Weda Asmara. Kapan langkah-langkah itu akan dilakukan? Weda Asmara belum berani memastikan. Langkah teknis itu jelasnya tak bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Alasannya, BPBD Karangasem masih melakukan penanganan dampak bencana, baik itu membersihkan tumpukan lumpur dari akses jalan raya maupun pura. Tetapi, Weda Asmara menegaskan, hal itu akan dilakukan secepatnya oleh BWS Bali Penida, bila situasi di lapangan sudah memungkinkan. Sebagai

tindak lanjut dari solusi itu, rencananya Kepala BWS Bali Penida, Ketut Jayada bersama konsultan dan instansi terkait lainnya akan datang kembali ke lokasi embung. Termasuk mengecek kondisi terakhir embung yang dibangun tahun 2014 lalu, melalui Kementerian PU itu. Embung menjadi solusi andalan Karangasem era Bupati Karangasem Wayan Geredeg, dalam mengatasi masalah krisis air bersih di tempat-tempat tinggi. Salah satunya ya Embung Bukit ini. Embung di ketinggian 600 M DPL ini, dibangun seluas 50 m x 55 m dengan kedalaman lima meter. Bila terisi penuh, embung ini diproyeksikan mampu menampung kapasitas air sebanyak 13.750 meter kubik. (gik)

Bursa Kerja Karangasem 2017

Sektor Pariwisata dan Kapal Pasiar Menjanjikan Amlapura (Bali Post) Bursa kerja 2017 untuk Kabupaten Karangasem, masih didominasi sektor pariwisata dan kapal pesiar. Dua sektor ini diprediksi mendominasi penyerapan tenaga kerja dari Karangasem. Hal ini melihat respons dari bursa kerja tahun lalu dan melihat bagaimana sektor ini beberapa tahun ke depan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem I Gusti Nyoman Arya Sulang, Selasa (3/1) kemarin, mengatakan sektor pariwisata memperlihatkan pertumbuhan penyerapan tenaga kerja cukup baik sepanjang tahun 2016. Tren ini meningkat seiring makin tumbuhnya pelaku usaha mandiri di sektor ini. Tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi pelaku usaha mandiri juga tumbuh pada sektor lain, baik itu kuliner dan

bentuk usaha lainnya. “PKM (Pelaku Karya Mandiri)-nya mengalami kenaikan. Ini trennya bagus bagi Karangasem,” kata Arya Sulang. Selain itu, bursa tenaga kerja ke luar negeri melalui kapal persiar juga masih terbuka lebar. Dia juga mengaku sudah mendapat informasi dari BNP2TKI dan BP3TKI bahwa peluang besar kebutuhan tenaga kerja luar negeri, juga datang dari sektor manufaktur sektor perumahan. Peluang paling besar, kebutuhan itu ada di negara Korea. Ada juga kebutuhan tenaga kerja bidang chef di Australia. Pihaknya mengaku sudah menerima satu bendel persyaratannya dari BP3TKI. “Peluangnya cukup besar, yang penting mampu berbahasa Inggris dengan baik. Triwulan I kami sudah sosialisasikan peluang kerja ini di desa-desa bersama camat,” katanya.

Setelah menerima satu bendel materi sosialisasi itu, pihaknya berencana melakukan sosialisasi ke desa-desa melalui camat dan desa-desa. Selama ini, masyarakat Karangasem banyak memanfaatkan peluang ini, setelah mendapat informasi dari Denpasar. Warga Karangasem banyak berangkat dari Denpasar. Selain di Korea, sektor manufaktur lainnya juga berpeluang di Jepang, khususnya untuk merawat orangtua. Sebab, warga Jepang butuh tenaga ini untuk merawat orangtuanya. Selain di rumah, RS setempat juga sangat membutuhkan tenaga kerja Indonesia. “Setiap tahun ada sekitar 800 sampai 1.000 tenaga kerja asal Karangasem yang berangkat keluar negeri di sektor pariwisata melalui Denpasar. Sekarang kami yang akan gencar menginformasikan ke desa-desa,” tegasnya.

Pelatihan Ketrampilan Pihaknya juga tetap melanjutkan program tahunan Disnakertrans, memberikan pelatihan keterampilan. Baik itu untuk sekretaris kantor, masih banyak bentuk keterampilan lain yang saat saat ini sedang dicari dan diberikan pelatihan. Seperti, keterampilan teknik pendinginan, instalasi listrik (engeneering), tukang las, bengkel, menjahit hingga otomotif. Masih banyak ada bentuk keterampilan lain saat ini sedang dicari. Setiap tahun ada 27 paket hingga 30 paket pelatihan. Satu paket, ada sekitar 16 orang yang mengikuti pelatihan. Berarti setiap tahun ada sekitar 480 warga yang mengikuti pelatihan keterampilan di Disnakertrans Karangasem. Untuk menggugah kesadaran para pencari kerja,

I Gusti Nyoman Arya Sulang Arya Sulang mengaku akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, khususnya ke sekolah kejuruan. Sehingga, setelah lulus sekolah, tinggal mengasah kemampuannya di BLK sebelum terjun ke dunia kerja. Terlebih di dalam era keterbukaan tenaga kerja Masyarakat Ekonomi ASEAN , masyarakat harus selalu siap bersaing dengan tenaga kerja di dalam maupun luar negeri. (kmb31)

Karangasem Punya 19 Embung, Dua Rusak Amlapura (Bali Post) Embung menjadi program andalan Pemkab Karangasem era Bupati Karangasem I Wayan Geredeg. Belasan embung dibangun selama dua periode pemerintahan Bupati Geredeg, periode 2005-2010 dan 2010-2015. Kabid Sungai dan Sumber Air, Dinas PU Karangasem, Weda Asmara, Selasa (3/1) kemarin, mengatakan saat ini di Karangasem ada 19 embung. Dari jumlah itu, mayoritas bisa dikatakan kondisinya masih bagus. Sedangkan, dua di antaranya belum berfungsi maksimal. Data Dinas PU Karangasem memperlihatkan 19 embung tersebut, antara lain embung Seraya, Nangka, Yeh Kori, Datah, Baturinggit, Batudawa, Tukad Buah, Muntig, Badeg Dukuh, Telun Buana, Datah II, Tanah Aron, dan embung Daya Desa Ban. Embung ini dibangun

melalui APBD dan APBN melalui Kementerian PU yang dikoordinir Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida. Setelah dibangunnya embung ini dan dirasakan manfaatnya terhadap masyarakat di daerah perbukitan, pemerintah kembali membangun empat embung lainnya. Antara lain Embung Yeh Kori II, Sukadana, Puragae II, dan Batudawa II. Pembangunan dua Embung lainnya, kembali dibangun di tempat lain, seperti di Embung Laga dan Dukuh II. Dari 19 embung itu, dua di antaranya, kata Weda Asmara, sedang mengalami kerusakan. Dua embung itu ada di Desa Ban dan Puragae. Embung Ban sudah tak berfungsi lagi, setelah warga sekitar punya sumber mata air baru. Hingga kini, embung itu dibiarkan begitu saja, karena sudah tak berfungsi lantaran mengalami kebocoran. Hal

serupa juga terjadi pada embung Puragae. Embung ini dikatakan masih bocor, sehingga belum bisa berfungsi maksimal. Dua embung ini dibangun melalui anggaran dari Dinas PU Provinsi Bali. Bagaimana dengan embung di Desa Bukit? Dia mengatakan kondisi embung tersebut masih bagus. Meski sempat terjadi sedikit retakretak pada embung yang dibangun tahun 2014 itu. Kerusakannya sebetulnya sudah diperbaiki. Sehingga, tak perlu ada kekhawatiran berlebihan, pascaterjadi longsor pada gundakan tanah hasil pembangunan embung itu, akibat bronjongnya amblas. Tahun ini, belum dipastikan, apakah akan dibangun kembali embung baru di Karangasem, baik bantuan dari pihak BWS Bali Penida maupun Provinsi Bali dan Pemkab Karangasem. (kmb31)

Bali Post/kmb31

EMBUNG - Air bersih yang diharapkan bisa menembus daerah-daerah kering dan berbukit di Karangasem, kenyataannya tidak kunjung terealisasi. Sebagai solusi dibuatlah embung-embung untuk menampung jumlah air yang relatif banyak untuk keperluan warga.


TABANAN

14

Rabu Wage, 4 Januari 2017

SOSOK Gali Sumber PAD Baru UPAYA Pemerintah Kabupaten Tabanan membiayai pembangunan masih sangat bergantung pusat dan provinsi. Pasalnya, pendapatan asli daerah (PAD) Tabanan masih relatif kecil. Berbagai upaya pun dilakukan untuk meningkatkan penerimaan PAD. Apalagi Bali Post/bit tahun 2017 PAD Tabanan ditargetkan naik 10 persen dari sebelumnya Rp 360 miliar. Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Selasa (3/1) kemarin, mengatakan masih mencari potensi untuk menggali sumber PAD baru. Sasaran mengarah ke objek wisata Bedugul, BUMD, BUMDes dan pengembangan PDAM. Dijelaskannya, PDAM selama ini belum ada kewajiban menyetor ke PAD karena cakupan layanan belum memenuhi standar yang ditentukan. Di satu sisi PDAM masih ‘‘disusui’’ APBD karena banyak programnya masih dibiayai DAK dan pemerintah daerah wajib menyiapkan dana pendamping. Misalnya perbaikan jaringan pipa yang masih dilakukan Dinas PU. ‘’Minimal pendapatan PDAM meningkat sehingga proyek-proyeknya tidak lagi didanai oleh pemerintah daerah,’’ ucapnya. Strategi lainnya yang coba ditempuh, yakni penerapan sistem layanan online untuk pendapatan seperti PHR, parkir, perizinan dan pembangunan PD Pasar. Di samping itu, melakukan rasionalisasi pegawai untuk mengurangi biaya tidak langsung yang selama ini jauh lebih tinggi dibandingkan biaya langsung. ‘’Harus ada hal ekstrem yang dilakukan untuk bisa melakukan inovasi penambahan PAD,’’ tegas Wiratmaja. (bit)

Raskin 2017

Data Penerima dan Pagu Belum Jelas Tabanan (Bali Post) Program beras miskin (raskin) yang kini dikenal dengan sebutan beras sejahtera dipastikan terus bergulir. Akan tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat terkait data penerima dan pagu yang akan digelontorkan. Hal ini dibenarkan Kepala Bagian Ekonomi I Gusti Putu Ekayana. Menurutnya, program raskin tahun 2016 sudah tuntas dengan menyalurkan 3.461,58 ton beras. Begitu pula pelunasan pembayaran ke pihak Perum Bulog senilai Rp 5,538 miliar lebih. ‘’Sampai saat ini kami belum menerima data penerima dan pagu dari pemerintah pusat,’’ ucapnya, Selasa (3/1) kemarin. Pusat rencananya memakai database baru hasil pemutakhiran basis data terpadu (PBDT) oleh BPS tahun 2015 untuk raskin 2017. ‘’Data ini yang belum kami terima. Kami terus lakukan koordinasi ke pusat, dan saya pastikan program raskin akan terus bergulir,’’ tegasnya. Jika nantinya data penerima dan pagu sudah diterima, pihaknya segera menyosialisasikan ke masyarakat berikut petunjuk pedoman umum pembagian raskin 2017. ‘’Tahun 2017 raskin berlanjut dan tetap menggunakan sistem konvensional. Ini untuk menjawab keraguan masyarakat terkait masih berlanjut atau tidaknya program raskin,’’ jelasnya. Disinggung tentang kemungkinan adanya RTS tercecer, Ekayana mengatakan pagu data penerima sudah ditetapkan oleh tim dari pusat. Kalau ada pergeseran sebatas pergantian personel penerima. Misalnya yang bersangkutan pindah domisili, taraf hidup mulai meningkat atau tidak mau menerima raskin. ‘’Semua itu berdasarkan nusyawarah desa. Penerima itu sudah data baku, hanya yang menerima bisa berganti sesuai indikator di atas,’’ ungkapnya. (kmb28)

Bali Post/dok

CEK BERAS – Petugas mengecek raskin sebelum dibagikan kepada rumah tangga sasaran (penerima).

Telepon Penting tabanan

Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II Puskesmas Selemadeg Puskesmas Selbar Puskesmas Pupuan I Puskesmas Pupuan II Puskesmas Penebel I Puskesmas Penebel II

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027 0361-8943636 0361-815181 0362-71233 08113856736 0361-819181 0361-7470395

Bali Post/kmb28

RAKOR - Suasana rakor menjelang pengukuhan Satgas Saber Pungli Kabupaten Tabanan, Selasa (3/1) kemarin.

Satgas Saber Pungli Segera Beraksi Gulirkan Program 100 Hari Tabanan (Bali Post) -

Sempat tertunda karena terbentur sejumlah agenda, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar atau Satgas Saber Pungli Kabupaten Tabanan akan dikukuhkan 10 Januari 2017 mendatang oleh Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti selaku Ketua Pengendali dan Penanggung Jawab Satgas Saber Pungli. Selanjutnya, satgas ini mulai menjalankan tugasnya salah satunya menggulirkan program 100 hari. Selasa (3/1) kemarin, tim itu menggelar rapat koordinasi perdana di Ruang Pertemuan Utama Kantor Bupati Tabanan. Rakor dipimpin Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu yang di Satgas Saber Pungli bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana. Hadir pula Asisten I Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi selaku Sekretaris Tim, Kepala Bappeda Ida

Bagus Wiratmaja (Tim Ahli Satgas Saber Pungli) dan Inspektur Kabupaten Tabanan I Gede Urip Gunawan (Wakil Ketua Tim). Rakor diikuti berbagai pihak, yaitu dari Sektretariat Daerah atau Setda Kabupaten Tabanan, Polres Tabanan, Kodim 1619/ Tabanan dan Kejaksaan Negeri Tabanan. Semuanya dilebur menjadi satu serta disebar dalam kelompok inti dan kelompok

Terbentur Cuti Bersama, Mutasi Staf Molor Tabanan (Bali Post) Mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan pada akhir Desember 2016 semestinya disusul dengan mutasi staf terkait. Sayangnya, akibat terbentur sejumlah agenda dan cuti bersama, proses mutasi 3.499 staf di lingkungan Pemkab Tabanan molor dan baru dilaksanakan Selasa (3/1) kemarin. Dari pantauan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para staf tetap bertugas di kantor dinas masing-masing. Akan tetapi staf yang dinasnya dilebur dengan dinas lain kelimpungan karena belum mengetahui secara pasti di mana akan ditempatkan bertugas. Seperti di Dinas Peternakan yang berada di lingkungan Dauh Pala, Tabanan. Seorang staf mengatakan belum tahu akan ditempatkan di mana meskipun dalam OPD yang baru Dinas Peternakan melebur dengan Dinas Pertanian. ‘’Kami belum tahu akan ditempatkan di mana, karena masih menunggu SK penempatan,’’ katanya. Kepala BKD I Made Yasa yang kini menjadi Kepala Dinas Pariwisata menyatakan konsep SK staf ini sebenarnya berbarengan dengan proses mutasi pejabat. Hanya, memang diperlukan evaluasi dan diatur ulang sesuai kompetensi dan jumlah kebutuhan di tiap-tiap OPD. ‘’Siang ini (Selasa kemarin) SK staf akan dibagi, sehingga besok sudah bertugas di dinas yang ditentukan SK staf per 28 Desember 2016,’’ ucapnya. Ribuan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Tabanan juga dalam proses penataan. Sembari menunggu kepastian penempatan baru, mereka akan dikembalikan ke masing-masing rumpun. ‘’Masih proses penataan untuk penempatan sesuai kebutuhan OPD. Perpindahan tenaga kontrak akan diikuti perpindahan anggaran dan ini sedang diproses oleh tim anggaran,’’ jelasnya. Menurutnya, jika dalam satu OPD ada 50 orang tenaga kontrak yang dipindah ke OPD lainnya, otomatis penganggaran gaji tenaga kontrak dialihkan ke OPD tempat berdinasnya. (kmb28)

kerja atau pokja, mulai dari Pokja Intelijen, Pokja Pecegahan, Pokja Penindakan hingga Pokja Yustisi. Di awal rakor, Leo Martin Pasaribu menjelaskan, keberadaan tim sejatinya sudah ada sejak 28 November 2016 seiring ditandatanganinya SK Bupati Nomor 180/352/02/ HK&HAM/2016 tentang Pembentukan Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Pemerintah Kabupaten Tabanan 2016. Akan tetapi kegiatan pada akhir 2016 terhitung padat ditambah jajaran pemkab, Polres dan Kodim 1619 harus bertugas melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru. ‘’Sebetulnya (pengukuhan) dijadwalkan tahun lalu. Cuma

karena kesibukan tugas masingmasing pihak, pengukuhan baru bisa dilaksanakan sesuai rencana pada 10 Januari 2017,’’ ujar Gede Urip Gunawan. Rakor yang digelar merupakan pendahuluan dengan agenda memantapkan rencana kerja serta mengerucutkannya ke dalam rencana aksi. ‘’Ada hal-hal penting yang disampaikan bupati. Salah satunya satgas harus bekerja maksimal. Bila ada aparatur yang nakal harus diberikan tindakan agar tidak menimbulkan efek negatif bagi pemerintah daerah. Tetapi diharapkan upaya saber pungli ini tidak menimbulkan kegaduhan yang berujung pada terganggunya kegiatan pemerintah daerah,’’ imbuhnya.

Menurut Urip, kegiatan pembinaan dan pengawasan telah dilaksanakan pihaknya di inspektorat. Namun, keterbatasan yang ada ditambah jangkauan pengawasan dan pembinaan yang begitu luas, upaya tersebut belum maksimal. Sementara itu, Yatnanadi mengungkapkan, langkah awal yang juga penting dilakukan adalah sosialisasi kepada seluruh pihak mulai dari aparatur pemerintah di masing-masing SKPD, kecamatan, hingga perbekel atau kepala desa serta sekolah. ‘’Sesuai petunjuk bupati, seluruh pihak yang terlibat dalam satgas ini memiliki kesamaan pandangan mengenai tanggung jawab dan wewenang selama menjalankan tugas,’’ jelasnya. (kmb)

Mutasi Pejabat Pemkab

Komisi I DPRD Nilai Belum Ideal Tabanan (Bali Post) – Mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan yang berlangsung menjelang pergantian tahun 2016, mengundang sejumlah sorotan. Seperti disampaikan Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi yang menilai proses mutasi belum ideal. Ada sejumlah pejabat yang ditempatkan di posisi yang bukan kompetensinya. Misalnya Kepala Badan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan I Nyoman Sunarta dilantik menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta I Putu Santika yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga kini menempati posisi Dinas Tenaga Kerja. ‘’Kedua pejabat itu menempati posisi yang bukan kompetensi. Pak Sunarta orang pertanian kenapa bisa jadi Kadis PU, sedangkan Pak Santika asalnya guru sekarang di Dinas Tenaga Kerja.

Kalaupun bupati mengatakan hal itu sudah final, namun saya menjadikannya catatan tersendiri. Ini kan tak ideal,’’ ucap Nurcahyadi ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/1) kemarin. Dihubungi terpisah, Kadis PU Tabanan yang baru dilantik Nyoman Sunarta mengaku belum bisa memulai tugas barunya. Pascajatuh pingsan pada acara pengukuhan dan pelantikan pejabat oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di Gedung Ketut Maria, ia harus menjalani perawatan di rumah. Meski demikian, pejabat yang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2017 mendatang ini mengaku siap bekerja. ‘’Saya siap ditugaskan atau ditempatkan di mana saja oleh pimpinan. Ini amanah seorang PNS,’’ ujarnya. Disinggung tentang posisi barunya yang jauh menyimpang dari bidang keilmuan yang dimilikinya, pejabat lulusan Fakultas Pertanian Unud itu tidak mempermasalahkan. Baginya,

seseorang harus selalu belajar menambah ilmu. ‘’Saya akan hadapi tantangan ini. Apalagi sudah ada kabid, kasi maupun staf yang akan membantu,’’ jelasnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa menyebutkan pergeseran Sunarta menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman sesuai UU ASN dan mendapatkan persetujuan dari pusat. Selain itu, Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan telah hilang di Tabanan. ‘’Ada aturan yang menyebutkan bahwa tidak boleh non-job, makanya digeser ke Dinas PU,’’ kilahnya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga I Putu Santika yang kini menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja, sudah sesuai hasil tes assessment yang dilakukan di Badan Kepegawaian Nasional. ‘’Saya kira itu tidak ada masalah,’’ tegas Ariwangsa. (kmb28)

Arus Pendek, Kamar Terbakar Tabanan (Bali Post) Satu dari enam kamar milik Dewa Ketut Suasana (48), warga Banjar Sembung Kumpi, Desa Sembung Gede, Kerambitan, ludes dilalap api, Selasa (3/1) kemarin. Kebakaran ini dipicu oleh arus pendek. Beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut juga menghanguskan uang tunai Rp 1 juta dan sejumlah barang elektronik. Kasusnya terjadi sekitar pukul 08.15 Wita. Awalnya kepulan asap dilihat oleh seorang warga yang saat itu berada di utara rumah korban. Ia langsung berteriak meminta tolong kepada warga

lainnya agar membantu memadamkan api. Saat kejadian, rumah korban sepi. Hanya sang ayah Dewa Putu Pegeg (85) tengah di kamar mandi. ‘’Saya sedang di sawah dan anak-anak sekolah. Beruntung sertifikat rumah bisa diselamatkan dari dalam lemari kayu,’’ kata Suasana. Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan alat manual sebelum datangnya tiga unit mobil Damkar Pemkab Tabanan. ‘’Warga dan petugas tidak kesulitan memadamkan api. Hanya perlu waktu 30 menit api sudah bisa dipadamkan,’’ ungkap Kapolsek Kerambitan AKP I Wayan Suana yang turun ke lokasi kejadian. Kebakaran meludeskan kamar berukuran 3x3 meter yang

biasanya dijadikan tempat tidur ayah dan anak pertamanya itu. Si jago merah juga menghanguskan televisi, radio dan kasur. Sejatinya ada enam kamar di bangunan bale daja tersebut. Namun, kamar suci, tiga kamar tidur lainnya, kamar mandi dan ruang tamu terhindar dari amukan api. Berdasarkan pengecekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kejadian ini akibat korsleting listrik. Hal itu diperkuat adanya kabel listrik yang belum diperbarui serta kabel TV dan radio tidak pernah dicabut dari cuk kontak. ‘’Kerugian diperkirakan Rp 50 juta karena pemilik rumah harus merehab total,’’ tandas Kapolsek Kerambitan. (kmb28)

Bali Post/kmb28

SUMBER ASAP – Petugas dari Polsek Kerambitan mengecek kamar yang diduga sebagai sumber kepulan asap dan kebakaran.

Warung Global

Sarjana Jangan Bermental Priyayi PEMERINTAH memiliki peran sangat penting dalam penyerapan dan pemberdayaan lulusan perguruan tinggi (PT). Meskipun bergelar sarjana, para lulusan perguruan tinggi jangan malu dan gengsi mengambil pekerjaan apa pun. Ini diungkapkan Made Kenceng di Jimbaran mengomentari topik ‘’Lulusan PT Paling Banyak Menganggur’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (3/1) kemarin. Pepatah Bali menyatakan ibarat semprong maperada, demikian Werdha di Gianyar. Di-

taruh di bawah kasihan karena bagus maperada, namun kalau diletakkan di atas hanyalah

semprong. Ia berharap semua pihak bersinergi dan berbenah termasuk pemerintah dan perguruan tinggi. Banyak tenaga kerja asing yang bekerja di Bali, kenapa lulusan perguruan tinggi kita justru menganggur? Mental juga perlu diperbaiki. Miliki mental wirausaha, bukan mental priyayi. Gung Derah di Denpasar membenarkan kondisi ini. Nyoman Mastra di Gianyar mengatakan mau bekerja atau tidak (menganggur) itu adalah pilihan mereka. Lulusan PT adalah orang cerdas, mereka tahu apa yang harusnya dilakukan. Mereka menganggur tetapi

mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Istilahnya orang intelek yang tidak suka bekerja. Jadi, sebaiknya pemerintah tak perlu merepotkan hal ini dengan menyediakan lapangan pekerjaan. Fera di Tabanan dan Ayu di Petang juga berharap lulusan perguruan tinggi ini mau bekerja di bidang apa pun setelah lulus tanpa rasa gengsi. Jangan malah menganggur. Perguruan tinggi juga mesti lebih menyesuaikan prodi dengan kebutuhan dunia kerja. Menurut Sugik di Mambal, lulusan PT paling banyak men-

ganggur lantaran jumlah lulusan dan lapangan pekerjaan porsinya tidak sebanding. Jadi, sia-sia saja gelar yang didapat. Untuk itu, jangan gengsi bekerja apa pun, meskipun bergelar sarjana. Suap-menyuap dalam mencari pekerjaan, kata Bimasena di Gianyar, bisa jadi salah satu penyebab kenapa lulusan PT dominan menganggur. Sementara Gusti Sumardayasa di Tabanan menyatakan lulusan PT pastilah orang yang berkualifikasi. Ini bisa dimanfaatkan oleh parpol dalam hal pengkaderan. Parpol bisa menjadi sarang kader intelektual. (sikha)


15

Rabu Wage, 4 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Inggris Everton Man. City Middlesbrough Sunderland West Bromwich West Ham

vs Southampton 3-0 vs Burnley 2-1 vs Leicester City 0-0 vs Liverpool 2-2 vs Hull City 3-1 vs Man. United 0-2

1. Chelsea 19 16 1 2 42-13 49 2. Liverpool 20 13 5 2 48-23 44 3. Man. City 20 13 3 4 41-22 42 4. Arsenal 19 12 4 3 41-19 40 5. Tottenham 19 11 6 2 37-14 39 6. Man. United 20 11 6 3 31-19 39 7. Everton 20 8 6 6 28-23 30 8. West Bromwich 20 8 5 7 28-24 29 9. Bournemouth 19 7 3 9 26-31 24 10. Southampton 20 6 6 8 19-25 24 11. Burnley 20 7 2 11 22-31 23 12. Watford 19 6 4 9 23-34 22 13. West Ham 20 6 4 10 23-35 22 14. Leicester City 20 5 6 9 24-31 21 15. Stoke City 19 5 6 8 22-32 21 16. Middlesbrough 20 4 7 9 17-22 19 17. Crystal Palace 19 4 4 11 29-35 16 18. Sunderland 20 4 3 13 19-37 15 19. Hull City 20 3 4 13 17-44 13 20. Swansea City 19 3 3 13 21-44 12 Pemain Burnley Joey Barton.

Pencetak gol : 14 - Diego Costa (Chelsea)

Bali Post/rtr

Barton Kembali Perkuat Burnley

Jadwal Pertandingan Kamis (5/1) dini hari Tottenham Hotspur vs Chelsea Piala Raja Spanyol Pertandingan I, Babak 16 Besar Kamis (5/1) dini hari Alcorcon(II) vs Cordoba(II) Real Sociedad vs Villarreal Real Madrid vs Sevilla

Bali Post/rtr

GOL - Gelandang Manchester United Juan Mata (kiri) merayakan gol di depan fans pada pertandingan melawan West Ham United di stadion London, Selasa (3/1) kemarin.

MU Menang Kontroversial London -

Manchester United (MU) mencatatkan kemenangan beruntun keenamnya di Liga Inggris untuk pertama kalinya sejak April 2015 dengan mengalahkan West Ham United 2-0. Namun kesuksesan di Stadion London, Selasa (3/1) kemarin, sedikit kontroversial.

Bali Post/ap

Gelandang Jerman Julian Draxler.

Julian Draxler Bergabung ke PSG

Paris Gelandang timnas Jerman dan VfL Wolfsburg Julian Draxler bergabung ke Paris St Germain (PSG) dengan kontrak berdurasi empat setengah tahun pada Selasa (3/1) kemarin. Pemain 23 tahun itu, yang memulai karier profesionalnya di Schalke 04 pada 2011 dan menjadi bagian dari timnas Jerman yang menjuarai Piala Dunia 2014. ‘’Untuk pertama kalinya dalam karier saya, saya akan menemukan negara baru, liga baru, dan saya sangat bangga untuk mengambil langkah ini di salah satu klub terbaik di Eropa,’’ kaat Draxler melalui pernyataan klub. Laporan media melaporkan bahwa ia bergabung dengan biaya transfer sebesar 36 juta euro. Draxler, yang pernah dipuji sebagai salah satu gelandang serang terbaik di generasinya namun tampil tidak konsisten selama bertahuntahun, dapat melakukan debutnya untuk PSG saat melawan Bastia pada pertandingan Piala Prancis yang dimainkan akhir pekan ini. Ia akan bersaing untuk mengisi spot di tim inti dengan pemain internasional Prancis Hatem Ben Arfa, pemain sayap asal Brazil Lucas, serta rekrutan baru asal Argentina Giovani Lo Celso, yang secara efektif didatangkan dari Rosario pada libur musim dingin. PSG memulai musim dengan tidak meyakinkan, finis di peringkat kedua di bawah Arsenal di fase grup Liga Champions, dan menghuni peringkat ketiga di klasemen Liga Prancis, tertinggal lima angka dari pemuncak klasemen pada pertengahan musim, Nice. Sementara itu mantan kapten timnas Bosnia Emir Spahic, salah satu pemain bertahan paling berpengalaman di Liga Jerman, secara mengejutkan dilepas oleh klub papan bawah Hamburg SV. Kepergian pemain 36 tahun itu setelah satu setengah musim di klub diumumkan beberapa jam setelah skuad mulai berlatih untuk paruh kedua musim. ‘’Selama beberapa pekan terakhir, kami telah memulai proses penggantian di dalam skuad,’’ kata pelatih Markus Gisdol di situs resmi klub. ‘’Di antara beberapa hal lainnya, proses ini berarti kami akan berencana tanpa Emir Spahic untuk masa yang akan datang.’’ Hamburg merekrut Spahic setelah ia dipecat oleh Bayer Leverkusen pada 2015 menyusul perkelahian dengan penjaga stadion. Spahic juga diskors tiga bulan oleh federasi sepak bola Jerman (DFB). Spahic, yang telah 94 kali memperkuat Bosnia dan menjadi kapten mereka pada debut tim di Piala Dunia pada 2014, merupakan pemain reguler musim lalu dan pada awal musim ini. Bagaimanapun, ia kesulitan untuk menembus kembali tim inti setelah menderita cedera lutut. Hamburg, satu-satunya tim yang selalu berpartisipasi di Bundesliga selama 54 tahun, berada di zona playoff degradasi dengan 13 angka dari 16 pertandingan. (kmb39/rtr/ant)

Juan Mata dan Zlatan Ibrahimovic mencetak gol pada babak kedua yang membawa MU di posisi keenam klasemen sementara dengan 39 poin. Sedangkan tuan rumah West Ham di peringkat ke-13 dengan 22 poin. Pertandingan ini dibayangbayangi oleh keputusan keras wasit Mike Dean untuk mengusir gelandang tuan rumah Sofiane Feghouli pada menit ke-15 akibat pelanggarannya terhadap Phil Jones. Sedangkan gol Ibrahimovic yang tercipta setelah gol pembukaan Juan Mata pada menit ke-63, terlihat offside. Mata menyusup ke kotak penalti untuk menyambar umpan silang Marcus Rashford dan menghasilkan gol pembuka. Sementara itu Ibrahimovic melepaskan sepakan voli meneruskan bola kiriman Ander Herrera saat pertandingan tinggal menyisakan 12 menit. Meski tuan rumah kalah jumlah pemain, mereka memiliki tiga peluang untuk meraih keunggulan namun upaya-upaya mereka dapat digagalkan kiper asal Spanyol David de Gea.

Keberuntungan juga berpihak pada klub saudara sekota MU, Manchester City. Bertindak sebagai tuan rumah City menang tipis 2-1 atas Burnley meski harus tampil dengan 10 pemain menyusul kartu merah yang diterima Fernandinho pada menit ke-32. Gol City lahir dari Gael Clichy menit ke-58 dan Sergio Aguero (62). Gol balasan Burnley dihasilkan oleh Ben Mee menit ke-70. Dengan tambahan tiga poin ini, pasukan Pep Guardiola menggeser Arsenal di posisi ke-3 klasemen dengan koleksi 42 poin. Sementara Burnley di posisi ke-11. Hasil kurang menguntungkan didapat Liverpool saat melawat ke kandang Sunderland. Meski sempat memimpin dua kali, the Reds harus puas pulang membawa satu poin setelah ditahan imbang 2-2 the Black Cats melalui dua penalti. Daniel Sturridge memberi harapan kemenangan pada pelatih Juergen Klopp lewat golnya menit ke-19. Namun enam menit kemudian Ragnar Klavan melanggar Didier Ndong dan Jermain Defoe

sukses mengekskusi penalti. Sadio Mane mengembali keunggulan the Reds menit ke-72. Lagilagi, Defoe sukses menjalankan hukuman penalti menit ke-84 setelah pemain Liverpool handball di kotak terlarang. Hasil ini membuat tim peringkat kedua Liverpool tertinggal lima angka dari pemuncak klasemen Chelsea, yang akan mengunjungi rival sekota Tottenham Hotspur, Kamis dini hari nanti, sedangkan Sunderland tetap berada di zona degradasi meski hasil imbang ini sedikit meredakan tekanan terhadap manajer David Moyes. Pada laga lainnya, West Bromwich Albion bangkit dari tertinggal satu gol untuk menang 3-1 atas Hull City. Gol-gol di babak kedua dari Chris Brunt, Gareth McAuley, dan James Morrison menambah penderitaan pasukan Mike Phelan yang berada di peringkat ke-19. (kmb39/rtr/ant)

London Burnley merekrut pemain temperamental Joey Barton yang berstatus free agent dengan kontrak jangka pendek sampai akhir musim. Kembalinya permain kontroversial itu memperkuat Burnley dilaporkan website klub tersebut (www. burnleyfootballclub.com) pada Selasa (3/1) kemarin. Gelandang berusia 34 tahun itu kembali ke Turf Moor setelah meninggalkan klub tersebut pada musim panas lalu. Ia menolak kontrak baru yang diajukan mantan klubnya, Glasgow Rangers. Kontrak Barton diputus oleh klub Skotlandia itu pada 10 November setelah ia terlibat perselisihan dengan rekan setima Andy Halliday saat latihan. Insiden itu menghasilkan skors internal tiga pekan. Barton

memainkan peran kunci saat Burnley mereguk kesuksesan meraih gelar Championship musim lalu. Ia kembali saat klub menduduki peringkat ke-11 di kompetisi tertinggi Liga Utama Inggris dengan koleksi 23 angka dari 20 pertandingan. Ia telah menjalani latihan bersama pasukan Sean Dyche sejak meninggalkan Rangers. Namun transfer permanennya ke Burnley sempat diragukan akan terwujud menyusul dakwaan pelanggaran terhadap peraturan FA. Ia berpeluang didenda dan diskors menyusul tuduhan melakukan perjudian. Sebelum bergabung dengan Burnley pada 2015, sosok yang pernah satu kali memperkuat timnas Inggris ini pernah membela Manchester City, Newcastle United, dan Quuens Park Rangers, sementara itu ia juga sempat dipinjamkan ke klub raksasa Prancis Olympique de Marseille. (rtr/ant)

Guardiola Dekati Akhir Karier London Manajer Manchester City Pep Guardiola, Selasa (3/1) kemarin mengatakan dirinya mendekati akhir karier sebagai pelatih. Kini proses untuk mengucapkan selamat tinggal pada jabatan itu telah dimulai. Manajer berusia 45 tahun itu, yang menggantikan Manuel Pellegrini pada awal musim ini, meyakini masa kerjanya di City dapat menjadi salah satu dari akhir tugas-tugas manajerialnya.

‘’Saya akan berada di Manchester untuk tiga musim mendatang, mungkin lebih,’’ kata Guardiola kepada stasiun televisi NBC. ‘’Saya tidak akan berada di bangku pemain cadangan sampai saya berusia 60 atau 65 tahun. Saya merasa proses selamat tinggal saya telah dimulai.’’ Guardiola meraih tiga gelar Liga Spanyol dan dua gelar Liga Champions dalam empat tahun di Barcelona, sebelum pindah ke

Bayern Munich pada 2013. Di Bayern, ia memenangi tiga gelar Liga Jerman secara beruntun. ‘’Saya tiba pada akhir karier kepelatihan saya, saya yakin atas hal ini,’’ tambahnya. Pria Spanyol itu kesulitan untuk memberikan dampak instan di City, yang saat ini menghuni peringkat ketiga di klasemen dan tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen Liga Inggris Chelsea. (rtr/ant)

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Al-Attiyah Rebut Etape Pembuka

Bali Post/rtr

RELI DAKAR - Pereli Qatar Nasser Al Attiyah memacu mobil Toyota Gazoo Racing SA di etape pertama Reli Dakar, Selasa (3/1) kemarin.

Asuncion Pembalap Qatar Nasser Al-Attiyah merebut etape pertama Reli Dakar 2017, Selasa (3/1) kemarin. Sayangnya mobil Toyota Gazoo Racing Sa bernomor 301 terbakar jelang finis. Juara dua kali Al-Attiyah yang ditemani navigator Matthieu Baumel membukukan waktu 25 menit menuntaskan etape pembuka. Kendati demikian mereka kemudian dipandu rekan setimnya Giniel de Villiers untuk mencapai markas tim setelah asap tebal memenuhi mobil dan perciakan api muncul di bagian mesin. Posisi kedua kategori mobil ini ditempati pembalap Ford Xavier Pons dan Ruben Garcia dari tim Dmas South Racing. Sementara pembalap

Toyota Nani Roma/Alex Haro Bravo di posisi ketiga. Carlos Sainz memimpin tim Peugeot di posisi keempat, sedangkan rekan setimnya yang juga legenda WRC Sebastien Loeb di peringkat ke 6. Juara bertahan Stephane Peterhansel di posisi ke-12. Di kategori sepeda motor Joan Pedrero Garcia memimpin disusul duet Honda Ricky Brabec dan Paulo Goncalves. Hari 318 peserta baik untuk katagori mobil, motor, ATV hingga truk akan melanjutkan etape kedua sejauh 454 km dari Asuncion menuju Resistencia di Argentina. Etape khusus sejauh 39 km harus dilalui peserta di wilayah Paraguay. (kmb39/rtr)


OLAHRAGA

16

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Pelatih Timnas Diumumkan 8 Januari Jakarta (Bali Post) Timnas Indonesia berpeluang kembali dilatih pelatih asing setelah PSSI menginformasikan bahwa dari 10 nama pelatih yang telah dikantongi induk organisasi sepak bola Indonesia itu, enam di antaranya adalah pelatih impor. Nama pelatih itu baru diumumkan pada 8 Januari saat Kongres PSSI di Bandung.

Ketut Suteja Kumara

Bali Post/022

Anggaran KONI Denpasar Rp 20,971 Miliar Denpasar (Bali Post) Anggaran KONI Kota Denpasar untuk tahun 2017 ini mencapai Rp 20,971 miliar. Bahkan, dana sebesar itu telah ketok palu antara eksekutif, dan legislatif termasuk melalui tahapan verifikasi. Itu dilontarkan Dewan Kehormatan Ketut Suteja Kumara, di Denpasar, Selasa (3/1) kemarin. Dia menjelaskan, kucuran dana KONI turun melalui Disdikpora. Suteja Kumara berharap penggunaan dana KONI seefisien mungkin, misalnya pada saat pelaksanaan Porprov Bali di Gianyar, September nanti, atlet bisa pergi-pulang Denpasar-Gianyar, mengingat jaraknya yang dekat, sehingga tak perlu lagi menyewa akomodasi. ‘’Ya… harapan kami memang bisa hemat penggunaan dananya,’’ sarannya. Ketut Suteja Kumara merupakan Ketua Pengkot PBSI Denpasar, sekaligus anggota formatur kabinet KONI bersama Ketua KONI sebelumnya Nyoman Putrawan dan Ketua KONI baru masa bakti 2017-2021 Ida Bagus Toni Astawa. Dalam susunan pengurus ini, Sekum dipegang Made Erwin Suryadarma. IB Toni menjelaskan, pihaknya segera menembuskan susunan pengurus ini kepada KONI, seraya berharap secepatnya dilantik. Gus Toni menerangkan, dalam menyusun program kerja, pihaknya bakal menggelar rakerkot. ‘’Agenda kami dalam waktu dekat kejuaraan Piala Wali Kota, Februari nanti, kemudian melakukan TC desentralisasi, yang diteruskan sentralisasi sebagai persiapan Porprov,’’ tuturnya. Disinggung petembak Klungkung Cok Istri Amrita Purnama yang mau hengkang membela Denpasar, Gus Toni mempersilakan, asalkan mutasinya sesuai dengan prosedur, termasuk taekwondoin Denpasar banyak yang hijrah ke kabupaten lain, prosedur perpindahannya harus jelas. (022)

Rencana kembali menggunakan pelatih asing ini tidak ditampik oleh Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono saat dikonfirmasi media di Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. Menurutnya, pelatih asing bakal mengendalikan dua timnas sekaligus yaitu senior dan timnas U-23. Meski cenderung menggunakan pelatih asing, pria yang juga Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta (GTS) ini tidak bersedia menjelaskan dengan detail siapa nama pelatih maupun manajemen yang akan mengendalikan timnas Merah Putih. ‘’Soal siapa nama pelatih timnas, biar ketua umum (Edy Rahmayadi) yang akan mengumumkan pada Kongres PSSI di Bandung, 8 Januari,’’ kata pria yang akrab dipanggil Djokdri ini. Namun, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI di era Djohar Arifin Husin itu juga tidak membantah bahwa dari enam pelatih impor yang masuk pertimbangan adalah pelatih timnas Indonesia di Piala

AFF 2016 yaitu Alfred Riedl dan sang asisten pelatih Wolfgang Pikal. Sebelumnya juga muncul nama mantan pelatih Arema yang saat ini menukangi PSM Makassar, Robert Rene Alberts. Bahkan pelatih yang membawa timnas Thailand menjadi kampiun Piala AFF 2016 yaitu Kiatisuk Senamuang juga menjadi pembicaraan. Sementara untuk pelatih lokal, nama Indra Sjafri juga mencuat ke permukaan. Pelatih yang membawa timnas Indonesia U-19 menjadi kampiun Piala AFF 2013 memang bisa menjadi pelatih alternatif. Selain itu ada juga nama Rudy Eka Priyambada. Begitu juga dengan pelatih berpengalaman, Rahmad Darmawan. Jika pelatih timnas senior dan U-23 cenderung menggunakan jasa pelatih asing, untuk pelatih timnas U-19 dan U-16 PSSI cenderung memilih pelatih lokal untuk menanganinya. Nama pelatih kedua timnas ini juga bakal diumumkan

pada kongres nanti. ‘’Untuk timnas senior dan U-23 memang menjadi prioritas. Yang jelas untuk pelatih senior dan U-23 kami cenderung ke pelatih asing. Untuk yang lain kami mengandalkan pelatih lokal,’’ kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu. Timnas Indonesia dalam waktu dekat dihadapkan pada SEA Games 2017 di Malaysia. Selain itu pertandingan kualifikasi Piala Asia pada pertengahan Juli juga bakal dilalui dan puncaknya adalah Asian Games 2018. (ant) LATIHAN - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia Alfred Riedl memimpin sesi latihan resmi dan uji coba lapangan di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, jelang laga semifinal AFF Suzuki Cup 2016. PSSI akan memutuskan pelatih timnas pada kongres di Bandung akhir pekan ini.

Pascakongres di Bandung

Bali Gelar Kongres AFP dan Asprov PSSI

Petenis Serbia Novak Djokovic.

Bali Post/rtr

Denpasar (Bali Post) Kongres PSSI Pusat bakal digelar di Bandung, Jabar, pada 8 Januari mendatang. Semua hasil dari kongres tersebut bakal dijabarkan di provinsi. Karena itu, Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) termasuk Asprov PSSI juga bakal mengadakan kongres di daerahnya masing-masing. Sekum AFP Bali Nasser Attamimy, di Denpasar, Selasa (3/1) kemarin mengemukakan, pihaknya mengawali rapat executive committee (exco) dulu, sebelum menggelar kongres AFP. ‘’Kami perkirakan akhir Januari, kongres AFP Bali di sekretariat KONI Bali,’’ ungkapnya. Nasser melaporkan, keg-

iatan futsal Bali 2016 antara lain Bali menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Anak AFP, Grup D, yang melibatkan Bali, Sulut, Sulteng, Kaltim, Sulbar, Maluku, dan Papua Barat. Dia menambahkan, agenda AFP Bali 2017 ini, seperti mengadakan kursus wasit level 2 (provinsi), kursus wasit level 1 (nasional), Liga Futsal AFP Bali 2017, Liga Futsal Nusantara U-23 putra, Liga Futsal Nusantara U-21 putri, Kejurnas Antar-AFP Grup D, persiapan pelaksanaan Porprov, serta pengusulan anggota baru bagi tim kontestan Liga Futsal Nasional (LFN) putra dan putri. (022)

Djokovic Raih Kemenangan Pertama di Doha

Doha Juara bertahan Novak Djokovic bangkit dari kekalahan pada empat game pembukaan untuk menaklukkan petenis Jerman JanLennard Struff di Qatar Terbuka, Doha, Selasa (3/1) kemarin. Djokovic, yang disingkirkan dari posisi petenis peringkat

satu dunia oleh Andy Murray pada akhir tahun lalu, menghentikan ritme buruknya untuk menang 7-6 (1), 6-3. Ini menjadi kemenangan pertama bagi Djokovic di musim 2017 ini. Petenis Serbia yang berpisah dengan pelatihnya Boris Becker ini selanjutnya akan melawan Florian Mayer asal Jerman atau petenis Argentina Horacio Zeballos pada putaran kedua. ‘’Ini adalah pertandingan pertama. Anda tidak pernah tahu bagaimana Anda akan memulainya,’’ kata Djokovic seperti dikutip oleh situs resmi ATP (www.atpworldtour.com)

‘’Saya sedikit merasa sakit pada bagian kaki. Namun saya tetap tenang karena saya tahu, saya percaya bahwa saya dapat menemukan irama, mulai membaca servisnya dengan lebih baik, dan itulah yang terjadi.’’ ‘’Saya tahu saya tidak dapat berada dalam kemampuan terbaik pada pertandingan pertama, namun saya percaya bahwa prosesnya tepat.’’ Murray, yang kalah pada pertandingan putaran pertama kategori ganda bersama Mariusz Fyrstenberg, akan bermain melawan Jeremy Cardy. Petenis Skotlandia ini memenangi gelar pada 2008 dan 2009. (afp/ant)

Larry, Sahlan, dan Andika Diorbitkan ke WBF Aspac Mangupura (Bali Post) Tercatat tiga petinju yang bernaung di bawah Sasana Mirah Boxing Camp (MBC) yakni Larry Siwu dan Sahlan Coral (keduanya kelas welter 63 kg), serta juara nasional kelas terbang (47 kg) Andika Sabu bakal diorbitkan untuk promosi ke badan tinju World Boxing Federation (WBF) Asian Pacific (Aspac). Promotor Agus Marmaya, di Kuta, Badung, Selasa (3/1) kemarin menjelaskan, trio petinju MBC sudah saatnya diorbitkan ke badan tinju yang lebih bergengsi. Apalagi, Larry dan Sahlan, keduanya telah memukul KO lawannya, pada laga tinju profesional di Tabanan, pada 2016 lalu.

‘’Saatnya, mereka meniti karier tinju profesionalnya bukan hanya di level nasional, tetapi menapaki ke badan tinju internasional,’’ kata Agus Marmaya. Dijelaskannya, saat ini mereka getol berlatih ditangani pelatih dari Harry’d Gym Australia Craig Cristian. Rencananya, Agus Marmaya bakal bertolak ke markas WBF Aspac di Thailand, seraya menentukan calon lawannya. ‘’Untuk Larry, Sahlan, dan Andika peringkat WBF Aspac-nya lebih dari 5,’’ ujarnya. Untuk itu, dirinya berupaya mencarikan lawan guna memperbaiki peringkat. Bahkan, kalau memang bisa langsung perebutan sabuk juara. ‘’Kalau ketiga petinju kami bisa menantang sang juara di kelasnya, kami senang dan akan kami ladeni,’’ tutur Agus Marmaya. (022)

Sahlan Coral

Bali Post/022

Bali Post/wan

GIRING - Seorang pemain futsal Bali menggiring bola pada turnamen yang dihelat di Meazza Futsal.

18 Atlet Lapis Kedua Diajukan PASI Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengajukan 18 hingga 20 nama atlet lapis kedua pemusatan pelatihan nasional kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). ‘’Pada awal 2017 ini, Prima akan kembali melakukan panggilan untuk atlet-atlet lapis kedua. Mereka adalah atlet-atlet yang masih punya potensi untuk meraih minimal medali perunggu atau diproyeksikan meraih medali dalam SEA Games 2017,’’ kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PASI Nanang Kusuma di Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. Nanang mengatakan Satlak Prima telah melakukan tes fisik dan kesehatan untuk atlet-atlet atletik yang masuk sebagai lapis pertama pelatnas PB PASI pada November 2016. ‘’Kami mengharapkan pemanggilan itu pada pekan kedua Januari 2017 karena kami baru memulai aktivitas pada pekan ini setelah libur akhir tahun,’’ katanya. PASI, lanjut Nanang, tetap membutuhkan atlet-atlet lapis kedua dalam pelatnas sebagai rekan berlatih bagi atlet-atlet lapis utama selain regenerasi atlet. ‘’Atletatlet lapis pertama pelatnas PASI sudah mulai berlatih baik di Pangalengan, Cibinong, dan Rawamangun,’’ ujar Nanang. PASI juga memprogramkan ajang uji coba bagi atletatlet lapis pertama pelatnas PASI pada Februari. ‘’Kami sudah mengajukan ajang uji coba sesuai kalender Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) kepada Prima. Kami berharap Prima menyetujui program ajang uji coba kami,’’ kata Nanang. Atlet-atlet lapis pertama pelatnas PASI yang telah menjalani latihan adalah Yaspi Boby, Iswandi, Fadlin, I Dewa Made, Agus Prayogo, Triyaningsih, Maria Natalia Londa, Emilia Nova, Budiman Hole, Eki Febriyanti, Hendro, dan Rini Budiarti. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 4 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!!Bth Sgr 3org Cekker,3org Sopir B1, Gaji Tinggi+Kos+Bonus!Murah Makmur Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 888

Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40,Kuta

B.BP.001.01.17.0000058

B.BP.141.01.17.0000210

Urgent for Villa Maintenance, info@thebuahbali.com / 8476626

A.BP.001.12.16.0001303

!!!3org Sopir B1,Gaji Tinggi+ Mess Gratis+Bonus Hub.Toko Besi Murah Jl.Teuku Umar Barat No.17 (Sebelah Warung Buleleng)

!Dbthkn Accounting,Admin T.Borongan Cetak&T.Serabutan Sbnyk2nya.PT.Indocandle Jl.Tkd Batanghari XIV/10 T.8955977-78

Dicari Tenaga Cuci Piring Serabutan dll Hub.081999044221

B.BP.001.01.17.0000048

!!Bth 3or Karyawati SIM C, Min SMA,Gaji Tinggi, Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888 Dps

Dcr Karyawati u/Wr.Babi Guling Sari Kembar Jl.Marlboro Barat 99 Gj.2Jt, 081338665134 No SMS

Bth tkg masak/serabutan. RM.Gatsu Barat,081338763278

Dcr Karyawati/wan Minimarket H.081237386522/WA 081936132009

Butuh Drafter& Pengawas STM/S1 Hub.8444241 / 081547123386

Dcr Krywti u/Rent Motor Canggu bs Bhs Inggris H.085737314210

Cr PRT Wnt u/Batubulan,Blh Tdr Luar/Dlm,Gj 1,5Jt H:0812381133

Dcr Krywti untuk di Apotek Min SMA bs Komp Hub.081236311671

Cr Sls Marketing Teknisi Lap. CSO,Gaji+Bonus,Makan 2x sehari BPJS Hub.081337440089(WA)

Dcr PRT & Sopir, Max 40Thn 085815122487

B.BP.001.01.17.0000070

B.BP.001.01.17.0000219

B.BP.004.01.17.0000237

B.BP.001.01.17.0000084

B.BP.141.01.17.0000208

!!Bth 8org Sopir B1/A,8org Tng Angkat Kuat,Gaji Min.70.000/Hr Dpt Kos+U.Makan,Makmur Abadi Bangunan Jl.T.Umar Brt 888 Dps

B.BP.001.01.17.0000164

B.BP.141.01.17.0000232

A New Restaurant at BTDC Nusa Dua Needs Staff:1Manager,2SPV, Dbthkan Sgr Karyawati Salon 2Asst SPV,8Waiter/ress,2CleaBerpnglman/bs Ptong Rmbut ning Srvice,2Cafetaria Staff, Hub.Salon Valdan Jl.Pulau Singkep 2CDP,2Asst CDP,4Cook,4Asst No.51 Pedungan Den Sel Cook,4Stewards,2Cashier,Send Hp.082147652122/087861667666 B.BP.001.01.17.0000156 CV to:awe.hausofgaga@gmail.com Restaurant in Seminyak Need B.BP.001.01.17.0000171 Bakery Staff Call 0361 732567 BPR KAS Mencari Security Pglmn B.BP.153.01.17.0000174 min 2thn,Funding Officer Pria !Dcr Tukang Masak u/Cetring, Hub:081339403582 Lamaran Jl.Danau Tempe,Perum. B.BP.001.01.17.0000144 By Pass Garden HP.081236077889 BPR SEN Mcr Krywan Bag.Acct(P) B.BP.141.01.17.0000206 AO(L) S1 Hub.Thamrin 23,425207 Cr Sopir Srabutan U.Gd.Beras B.BP.001.01.17.0000119 Jl.Cargo,Max 30th,085100866177 BPR Siaga Bth Krywn Pnddkn.S1 B.BP.141.01.17.0000202 Max.25Th.Lamaran,Alamat Jalan Cr Staf Koprasi,Lk,Min.SLTA, No Tukad Balian VI/2 Dps T.264109 SMS.081236800429-081999034543 B.BP.001.01.17.0000067 B.BP.164.01.17.0000030 Bth Guru Seni Budaya (BisaTari) Bth Marketing Manager pengala- Lngsung dibawa k SMP PGRI5 Dps man, Marketing,dpt gj pokok, B.BP.001.01.17.0000108 insentive, BPJS T.0361-777782/83 Dcr Engeneering,Sales Vila Dkt hrdmkmgroup@gmail.com GWK Krm ke purnaagus@yahoo.com B.BP.141.01.17.0000231

B.BP.004.01.17.0000185

Bth Sgr SPG Lmran Bw ke Bali Cenik Pertokoan Udayana Jl.Letda Made Putra Denpasar

B.BP.001.01.17.0000131

B.BP.001.01.17.0000218

B.BP.803.01.17.0000194

Dcr PRT L/P Gaji 1,5Jt bs Lbh Mkn+Tdr Dlm/Luar,085101854722

Cr; HK,Cook Helper,Security utk Htl diKuta 752647/081933020298

Dcr Peg.Salon Hub:081236893994 Pengalaman Tidak Diutamakan

Dbthkn Sgr Engineering utk Htl min SMK/Sdrjt Hub.087861633886

Dcr Pembantu Rumah Tangga gaji 1,5jt 081936010499

Dcr Acc min.D3 merangkap operational,office jimbaran, mail ke Fadjarlontoh1@gmail.com diutamakan pengalaman travel.

Dcr Pramuniaga,Ksir,Fresh Food & Boga,Arys Mikro Jln.Nangka Utara No.248X Denpasar Tlp.085738559532/0361-8469340

B.BP.154.01.17.0000213

B.BP.001.01.17.0000028

B.BP.004.01.17.0000191

Dcr Adm Wnt bs Compt,Sopir SIM B1,Tk.Las min SMA Hub.425082/3

B.BP.001.01.17.0000112

Dcr Karyawan Khusus Cewek untk Sales Counter dan Admin Showroom Mobil.J.P.Kawe 44A Dpn Alfamart Dps 081999036877

B.BP.001.01.17.0000188

Dcr Staf Waitres,Kitchen,Sopir Maimai Rest Lam Langsung Hub: 772406/082146338273 Nusa Dua

Dcr Tng Srabutan Pria Max.35Th Jl.Badak Agung II no.1 Renon

B.BP.001.01.17.0000110

B.BP.004.01.17.0000182

Cr:Karyawan Money Changer berizin(Pria) Hub.08123636456

B.BP.001.01.17.0000187

B.BP.001.01.17.0000189

B.BP.001.01.17.0000159

Dcr Tng Kontrak PGSD Utama Matik Hub:SDN 11 Sumerta

B.BP.001.01.17.0000140

Cr Sopir Kanvas,Srius Kerja,08 1805412118/08123666919(JamKrj)

B.BP.001.01.17.0000145

Dcr Tenaga Waiter Tgl Dlm Cafe New Asri & Staff Koperasi Tri Tama H.081246554645

B.BP.001.01.17.0000026

Dcr PRT Berpengalaman & Serius Krj Tdr Dlm/Luar Hub. 089618915995/081246640599

B.BP.001.01.17.0000177

Dcr Sopir Pribadi cpt,pglmn di Bali 5th,Bhs.Inggris, flexibel kadang2 nginep di Karangasem akhir pekan gaji bgs,6hr krj ada referensi krj,bs lsng krj,732393 divinediva_189@hotmail.com

B.BP.001.01.17.0000079

B.BP.001.01.17.0000148

B.BP.001.01.17.0000142

B.BP.001.01.17.0000183

B.BP.001.01.17.0000155

Dcr Sales/mrkting u/Travel Hub Jl.Trengguli Dps telp.4713425 B.BP.001.01.17.0000169

Dibutuhkan Segera:Karyawan/ Wati.Bag:Sales,Lulusan:SLTA Hub:085100821717 B.BP.001.01.17.0000163

B.BP.101.01.17.0000083

Dic:Staff Salon Terapist dan Capster.Hub:081999881108

B.BP.004.01.17.0000186

B.BP.001.01.17.0000225

Dibthkn Therapist, Hairdresser, Brpnglmn, Bs Bhs Inggris, Gaji Bgus.Silhkn Hub.081237893361

B.BP.031.12.16.0000807

Dcr Tng Srabutan Tinggal dalam fas Gaji Mkn Mes 087862163222

Dibutuhkan Segeras Staff Untuk Distributor Unilever Cr Admin Membersihkan Villa,Bekerja Dgn L/P SMK Sopir/Helper/Teknisi B.BP.001.01.17.0000201 Tamu,Berbahasa Inggris,Laki2/ -25th Lamar 0811394946,9075549 Dcr Waiter,Waitress,Tukang B.BP.001.01.17.0000226 Prempuan,Gaji Bagus,Daerah SemiCuci Piring,Tkng Masak,Taho, nyak081236313813,082247476605 Holycow steakhouse,dcr server, Hub:Jl.Ry Kuta Blok D104 No B.BP.001.01.17.0000143 Host,Kasir, pglman/tdk.Bw CV Tlp:087882255690 Dicari Design Grafis,Tenaga lsg ke Kuta Jl.Dewi Sri&Renon B.BP.156.01.17.0000161 Srbutan H:484042,087861340445 Pertokoan Bajra Sandhi/email Dcr karyawan salon Hairdresser B.BP.001.01.17.0000158 CV:hrd.h.bali@gmail.com Capster/Therapist,081936074041 Dicari PRT utk daerah Kuta,berA.BP.001.12.16.0001358 B.BP.154.01.17.0000081 pengalaman tinggal dalam gaji PRT Gj 2Jt-2,5Jt Pribadi Dcr kasir,Staf Dapur,Waiter/ss Rp.1.750.000 Sms 0811399739 Hub:081234567113 u/Resto di Renon,081916420095 B.BP.154.01.17.0000215 B.BP.001.01.17.0000122 B.BP.001.01.17.0000138 Dicari Resepsion utk Spa Peng. PRT Max 30th TdrDlm Gaji 1,5jt Dcr segera Graphic Design yg Min 1Th Hrs Bs Bhs Inggris dan RmhKcl.Dps 081916672172 Prbdi brpnglmn khususnya utk Silver B.BP.001.01.17.0000117 Komp Gaji Sesuai Peng.Min 2,5 Jt. Jewelry.Hub.081337868885 Pelaks.Senior&Drafter utk Pryk Seminyak Hub:081999626164 B.BP.001.01.17.0000178 B.BP.153.01.17.0000173 Lam: gekmang.utari@yahoo.co.id Dcr sgr Tukang potong + Patrun Dicari SPG Berpengalaman Butik B.BP.001.01.17.0000146 Stngah Hari Kerja, 081237390209 Desainer,Seminyak,Tahan Ijazah Pembantu Vila Suami Istri Tnpa B.BP.001.01.17.0000220 Ngjak Anak TglDlm Mtr Sndri,Gj. Asli.WA:0819-1630-4216 Dcr sopir pribadi,sopan&jujur, B.BP.031.01.17.0000167 3,8Jt berdua Krbkn,08123889173 Dom Dps,Hub.0822-3773-1818 B.BP.153.01.17.0000175 Dicari Sales Laki atau Wanita B.BP.004.01.17.0000181 Salesman max 35thn,0361-464286 max.30thn Hub: 081999054808 Dibutuhkan SPG Butik utk area B.BP.001.01.17.0000153 Jl.Tunjung Danu 3 Gatsu Timur Dps & Kerobokan.Wanita maks B.BP.001.01.17.0000126 Dicari Sgr Staf CS,Sopir,Sera32 th,jujur,disiplin,Gaji Ok Urgently Needed Seek for CS butan.Per.Meuble.Jl.Pertulaka Hub.085648802140 Dps.Hub:463727/08113990777 Women Good Perforance B.BP.803.01.17.0000197 B.BP.001.01.17.0000040 Speak English. Send CV Dibutuhkan Segera 2 orang Guru Dicari Sopir Matic,UMR.2,1Jt zandorecruitment@gmail.com (TK&Playgroup)Syarat:Lulusan UNMAR Jl.Ken Arok 10 Denpasar B.BP.001.01.17.0000109 PGTK bisa Bhs.Inggris/S1 IKIP B.BP.001.01.17.0000203 Walk in Interview.UP.Winda Distributor Semen TigaRoda Bth Bhs Inggris/S1 Sastra Inggris 0361-734708 Gardener Villa in Marketing,Security,Acc Staff Wanita Pribadi Menarik&Senang Legian.6 days p/w 7AM-3PM. Kirim CV Lkp ke Jl.gatsu Timur Anak-anak Hub:(0361)725725 Carry out effective garden B.BP.001.01.17.0000113 No.488X Dps Tlp.0361-461688 / Dicari webmaster,webdesign dan maintenance/skills,Fast Email:recruitment.pt-saa.com Staff Operation Min.SMA Kirim B.BP.001.01.17.0000166 learner, positive attitude, Trm 10 Tenaga Kerja u.Tarik Lam:Bali Eka Jaya Jl.Setiabudi Able set priorities a 18 Kuta / sm.baliekajaya.com Kabel Optik 2Jt/Bln 081999715914 demanding workload. B.BP.817.01.17.0000190

B.BP.001.01.17.0000162

B.BP.004.01.17.0000184

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

TeriosTS’09Pmk Slvr AsDK 119Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

ISUZU

Innova G’2011 Hitam,Saya Beli dr Baru KM20rb,0817356452

MERCEDEZ

Innova E’2005 Silver Asli Bali 95Ng Prbadi, 085101522889

A.BP.001.12.16.0001550

B.BP.001.01.17.0000229 MINI COOPER

TOYOTA

Dijual Truk Engkel Isuzu ELF Thn’2001 Hub:081999671321

B.BP.001.01.17.0000222

Agya Trd Manual’14 Abu2 Met As DK Bgs 100Jt 081936222166

B.BP.001.01.17.0000195

Avanza G’11 Silver AsDK+APV X10 Silver AsBali,081237682727

B.BP.164.01.17.0000198

Yaris S Lmtd’11 AT 148+Picanto Rumah 2,5Are Penamparan Pmilik 12 Pth 108 bs TT,087860856999 Bs TT Mobil/Tanah,087860856999 B.BP.141.01.17.0000204

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.141.01.17.0000205

KOST Trima Kost Murah Lgkp Jl.Ciung Wanara IV/1 Renon.085333412577

!!!Canggu 5A,10A,7A Full View Swh cck Vila Tng 081246976068

A.BP.001.12.16.0001329

BUC T2A BatuIntan PasekanBBuln H.Utr,Jl.Aspal4-5m 081236819828

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070 B.BP.001.01.17.0000036

B.BP.001.01.17.0000022

Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505 B.BP.001.01.17.0000129

SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP Pasport HP.081.338.344.155

B.BP.001.01.17.0000128 Mercy C180 Merah Manual 1996 BUC New Alphard G’12Hitam Asli Djl Tnh Kav Sempidi Tumbah Ba*MiniCooper S’15 Trb Pth KM8Rb B.BP.001.01.17.0000223 RUPA-RUPA B.BP.001.01.17.0000150 Tel.082147651007 KEHILANGAN Bali Tgn1 Istimewa,08124611999 yuh,Tiying Tutul.081237200981 B.BP.001.01.17.0000230 *Mentari Auto Bali T.464168* B.BP.001.01.17.0000172 *Vellfire ZG th’2012+11 Hitam* Simpanan Berjangka Koperasi B.BP.164.01.17.0000200 B.BP.001.01.17.0000136 Hilang Buku Kir DK.9902 BD DIJUAL TANAH B.BP.141.01.17.0000214 *Honda CR-Z’2013 2Pt KM15Rb* Dijual Avanza Thn 2009 Silver Djl Tnh Kav Tmn Pancing Dps & 200Jt Gratis NMAX 081239011111 PORSCHE a.n: Eko Santoso, Denpasar Djl Tnh 2-4 Are Dkt P.Msk GWK *Mercedes SLK 200K’2010 Hitam* HONDA DIJUAL RUMAH B.BP.001.01.17.0000221 Hub.081999661108,081338486887 Sading Badung Hub.082144020334 *Porsche Boxster’2012 KM5Rb* B.BP.001.01.17.0000151 Lok.Strategis Dkt Unud&Poltek *Alphard ASG th’2006* B.BP.001.01.17.0000165 B.BP.001.01.17.0000137 CR-V 2.4cc’08 AT AsDK Slver Low Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Dijual Rmh LT 150,Gatsu 1/16/1 Hlg BPKB No.H064337930 Spm *Mentari Auto Bali T.464168* cck u/Villa&Rmh 08113961616 TP ***Matahari Auto Gallery*** Dijual Innova G’2007 Silver Jl Tnh 10A(300/A)Nice View cck Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685 DK 4545 SC,AN:IGAA Krisnayanti KM Orsinil 168Jt, 08123804634 B.BP.141.01.17.0000216 Hrg 1,5M Nego Hub.081337263958 B.BP.001.01.17.0000130 ***Telp:081238116467*** Asli Bali Hub:081337532504 Villa,Tuka Dalung,081999121666 B.BP.001.01.17.0000211 B.BP.153.01.17.0000176 B.BP.001.01.17.0000180 B.BP.012.01.17.0000118 Tanah Lok.Strategis di Kota SUZUKI B.BP.141.01.17.0000212 B.BP.001.01.17.0000147 B.BP.164.01.17.0000196 JazzIDSi’05 Slvr Mnual Ori 95Ng Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Telah Hilang SHM No.1908 L,140 AN Avanza G’12 Slvr AsDK 144Ng Grand New Avanza G’16Pmk Putih Rmh Baru S.Huni Prmh Pegending Negara 75 Are @50Jt/Are Nego Futura Pickup 2012 Hitam Asli Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan P.Saelus2Kamboja7/085101850689 DK Singaraja 65Jt, 081353220100 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Asli Bali H.183Jt,081353156600 Dlg lnjut krd BPD,082147454248 A/N Rajiah Hub:087881321313 T.085337370228 / 412815 Hub: Mulya 081239305663 081999843755 / 08124622492 B.BP.001.01.17.0000228

B.BP.001.01.17.0000227

B.BP.001.01.17.0000193

B.BP.001.01.17.0000224

BENGKEL LAS

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

BENGKEL LAS

SERVICE

SALON

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL MOTOR

BIRO JASA

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

B.BP.164.01.17.0000199

FOTO COPY

B.BP.001.01.17.0000160

B.BP.001.01.17.0000217

B.BP.001.01.17.0000114

B.BP.159.01.17.0000141


EKONOMI

18

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Putus JPMorgan

Dipastikan Ekonomi Nasional Dikelola Profesional Bali Post/ant

TRANSAKSI - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Selasa (3/1) pagi 13.455 per dolar AS.

Rupiah Naik 10 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Selasa (3/1) pagi bergerak naik 10 poin. Rupiah menjadi 13.455 per dolar AS. ‘’Nilai tukar rupiah bergerak cukup stabil dengan kecenderungan menguat di tengah fluktuasi mayoritas kurs di kawasan Asia yang terdepresiasi terhadap dolar AS,’’ kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta. Inflasi Desember 2016 yang diperkirakan di kisaran 3,1 - 3,2 persen secara tahunan, jauh lebih rendah dari angka November, menjaga fluktuasi kurs mata uang domestik.

‘’Di tengah tren kenaikan harga minyak global, inflasi domestik yang rendah akan memberikan daya tarik lebih terhadap aset berdenominasi rupiah,’’ katanya. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, inflasi tahun 2016 yang terjaga di level rendah direspons positif oleh pelaku pasar uang di dalam negeri. ‘’Kemungkinan penilaian stabilnya angka inflasi akan membuat tingkat suku bunga acuan akan dipertahankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang akhirnya menjadi pendorong rupiah,’’ katanya. (ant)

Jakarta (Bali Post) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pengelolaan perekonomian nasional terus dilakukan secara profesional, akuntabel, dan terbuka, meskipun menghadapi berbagai tantangan dari situasi global yang belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. ‘’Tidak berarti seluruhnya sudah sempurna, tetapi kami akan terus memperbaiki secara profesional, akuntabel, terbuka, dan terus menciptakan hubungan saling menghormati,’’ kata Sri menanggapi pemutusan kemitraan pemerintah dengan JPMorgan Chase Bank, di Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. Sri memastikan segala bentuk kemitraan dengan lembaga keuangan akan dilakukan berdasarkan hubungan baik, dan saling menguntungkan. Namun dalam kondisi saat ini akan lebih baik apabila bentuk psikologis yang positif dapat tercipta. ‘’Kami tidak menutup diri dan membuka diri terhadap semua kritik dan assessment karena penting untuk memperbaiki diri. Namun lembaga yang memiliki nama besar, mempunyai tanggung jawab besar untuk menciptakan psikologi yang positif, bukan melakukan misleading,’’ kata Sri Mulyani .

Sri mengharapkan seluruh mitra pemerintah saling mengisi dalam mengelola dan menjaga fundamental perekonomian nasional, melalui kerja sama yang positif dan berkesinambungan. ‘’Kami menghormati seluruh produk yang dilakukan oleh siapa pun lembaga riset, dari sisi akurasi, kredibilitas, metodologi maupun assessment-nya. Kami ingin seluruh stakeholder mendapat pesan sama. Mari bekerja secara positif,’’ kata Sri. Sri memastikan selama ini pemerintah sudah mendengarkan pandangan dari masyarakat dan lembaga

berkredibilitas tinggi serta melakukan perbaikan secara internal seperti reformasi pajak. ‘’Kalau kami melihat APBN menjadi sumber masalah, maka kami melakukan koreksi. Kami tidak segan melakukan ini, karena kami percaya hubungan yang sifatnya profesional, kredibel, akuntabel dan bermanfaat itu sangat penting,’’ katanya. Kementerian Keuangan mengambil keputusan tegas memutuskan hubungan kemitraan dengan perusahaan perbankan asal Amerika Serikat JPMorgan Chase Bank, N.A terkait hasil riset lembaga ini yang dinilai berpotensi

60 persen (perusahaan) asing, kita membuang upaya untuk mereka,’’ katanya. ‘’Kita tidak hanya dituntun angka di sini, tapi juga bagaimana membangun ekonomi riil negara ini.’’ Karena itu, Wapres memerintahkan pemangku kepentingan, baik Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun perusahaan terdaftar di BEI, untuk mensinkronkan kinerjanya agar ekonomi rakyat tumbuh dengan baik. Salah satunya dengan debirokrasi dalam membuka usaha dan penyederhanaan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). ‘’Menyederhanakan pengajuan kredit KUR berarti mengurangi inequality (ketimpangan) ekonomi,’’ kata Kalla. (ant)

Pertamina EP Produksi Migas 264.000 BOEPD Jakarta (Bali Post) PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah SKK Migas, menargetkan tingkat produksi minyak dan gas bumi tahun 2017 sebesar 264.000 barel setara minyak per hari (BOEPD). Target tersebut didukung rencana kerja perusahaan yang masih aktif melakukan pengeboran sumur pengembangan dan mencari cadangan baru melalui sumur eksplorasi. Demikian disampaikan Vice President Legal Relation PT Pertamina EP, D Yodi Priyatna, di Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. ‘’Bila dirinci masingmasing target produksi minyak 2017 sebesar 85.000 barel minyak per hari (BOPD) dan target produksi gas sebesar 1.041 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD),’’ kata Yodi. Target produksi minyak tersebut sama dengan tahun lalu, yang juga dipatok sebesar 85.000 BOPD. Realisasi produksi Januari-November 2016 sudah 84.045 BOPD atau 99 persen dari target. Sementara untuk gas realisasi

hingga November 2016 mencapai 993 MMSCFD atau 97 persen dari target 1.020 MMSCFD. Untuk kegiatan pengeboran di 2017, lanjut Yodi, direncanakan sebanyak 61 sumur pengembangan yang tersebar di seluruh wilayah kerja Pertamina EP, untuk mencapai target produksi dan menahan laju penurunan produksi alamiah. ‘’Kami juga menargetkan sebanyak 14 sumur eksplorasi akan dibor selama 2017,’’ katanya. Jumlah sumur eksplorasi yang akan dibor tersebut lebih banyak dibandingkan tahun 2016 yakni sebanyak 11 sumur sesuai dengan target yang ditetapkan, dengan temuan resources 2C sebesar 113 MMBOE. Dan untuk sumur eksploitasi juga telah selesai 48 sumur sesuai dengan target yang ditetapkan. Selain kinerja operasi, Pertamina EP mencatat laba bersih yang cukup menjanjikan. Dari target RKAP sebesar 521 juta dolar AS, realisasi sampai dengan November 2016 mencapai 529 juta dolar atau sebesar 102 persen di atas target. (ant)

Menteri Keuangan Sri Mulyani

Bali Post/ant

Tragedi KM Zahro Express

Pasar Modal Tumbuh Bersama Ekonomi Rakyat Jakarta (Bali Post) Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengharapkan pasar modal tumbuh bersama ekonomi rakyat, untuk menciptakan kemakmuran yang adil dan merata. ‘’Saya selalu mengatakan pasar modal penting, tapi lebih penting Pasar Senen atau Tanah Abang. Tidak ada artinya jika di sini (bursa efek) naik, tapi di Tanah Abang turun,’’ kata JK di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. Pasar modal, kata JK, mungkin dapat menjadi tolok ukur masuknya investasi ke Indonesia, namun Pasar Senen, Tanah Abang, dan pasar rakyat lainnya adalah indikasi riil perekonomian negara. ‘’Kalau di sini (BEI)

menciptakan gangguan stabilitas sistem keuangan nasional. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Robert Pakpahan memastikan pemutusan kemitraan ini dilakukan karena hasil riset yang meragukan kualitas aset perusahaan Indonesia yang memiliki saham. (ant)

Muara Angke Punya Syahbandar Baru

Bali Post/ist

KUNJUNGI PIK PULOGADUNG - Menteri Puspayoga pada hari kerja pertama mengunjungi Perkampungan Industri Kecil (PIK) Pulogadung, Selasa (3/1) kemarin.

Hari Pertama Kerja

Menteri Puspayoga Kunjungi PIK Pulogadung Jakarta (Bali Post) – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mendukung penuh pembentukan Jaringan Usaha Koperasi (JUK), khususnya pemasaran hasil produk koperasi, di seluruh Indonesia. Ketua Koperasi Perkampungan Industri Kecil (Kopik) Pulogadung Ali Rasyidi meyakini bahwa bila linkage pemasaran antarkoperasi di seluruh Indonesia bisa diwujudkan akan menjadi satu kekuatan sangat besar. ‘’Bayangkan bila produk buatan koperasi, termasuk yang ada di kawasan PIK Pulogadung ini bisa masuk ke Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagainya, melalui jaringan usaha koperasi tadi. Untuk hal itu, kita bisa kerja sama pemasaran dengan banyak koperasi pasar dan koperasi karyawan di seluruh Indonesia,’’ tandas Ali. Menteri Puspayoga mengatakan potensi PIK Pulogadung sangat luar biasa. Selain untuk dikembangkan pemasarannya, juga bisa dijadikan sebagai destinasi unggulan wisata belanja.

‘’Ini yang harus kita pikirkan bersama, bagaimana menjadikan PIK Pulogadung sebagai kawasan wisata belanja unggulan,’’ tandas Puspayoga. Mitra Usaha Besar Sementara itu John Frial, Kepala Unit Pengembangan Kawasan (UPK) PIK Pulogadung, menjelaskan koperasi yang menjembati para pengusaha di PIK saat ini sudah mulai bekerja kembali. Dan koperasi juga sudah bekerja sama dengan perusahaan besar seperti Astra Honda. ‘’Jadi Koperasi kami saat ini sudah menjadi mitra perusahaan besar,’’ ujarnya. Salah satu anggota koperasi adalah PT Hang Putra Jaya yang memasok komponen sepeda motor ke PT Astra International. Menurut pemiliknya, Lutfi, pihaknya dalam sebulan memasok 50 ribu komponen ke Astra, mulai dari standard, setang maupun spion motor. Pengusaha logam lainnya di PIK Pulogadung Sayful Munir, pemilik PT Rahmat

Perdana Adimetal, menambahkan untuk bisa bersaing para pengusaha logam di PIK membutuhkan akses langsung ke produsen baja seperti PT Krakatau Steel untuk pembelian bahan baku. ‘’Dengan demikian, biaya produksi bisa lebih efisien dan industri logam di PIK Pulogadung bisa bersaing,’’ katanya. Pihaknya sendiri kini memproduksi 300 item komponen sepeda motor, yang 80 item di antaranya merupakan pesanan langsung PT Astra International. Sementara omzet per tahunnya kurang lebih mencapai Rp 50 miliar. Selain itu, Ali menjelaskan, anggota Koperasi PIK bergerak di sektor kerajinan kulit (sepatu, sandal, tas, dompet, sarung tangan), garmen (kemeja, T-shirt, busana muslim, bordir, pakaian anak-anak, dan sebagainya), sentra aneka (sablon, roti, percetakan, bakso, kopi, aksesoris), sentra logam (elektrikal, mekanikal, dan lain-lain), serta sektor mebel. (010)

Jakarta (Bali Post) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Tonny Budiono menunjuk Kapten Wahyu Prihanto sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Muara Angke mulai 3 Januari 2017. Tonny menyebut penunjukan ini menyusul terbakarnya KM Zahro Express 1 Januari lalu di selatan Pulau Bidadari, Jakarta Utara dan Menteri Perhubungan telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK.1 Tahun 2017 yang menyatakan penonaktifan Deddy Junaedi sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Muara Angke. ‘’Penunjukan sebagai pelaksana tugas tersebut ditetapkan melalui Surat Perintah Nomor KP.104/1/1/DJPL-17 tanggal 3 Januari 2017 yang berlaku sejak tanggal penetapan surat sampai dengan ditetapkannya pejabat definitif,’’ katanya. Wahyu Prihanto saat ini menjabat Kepala Seksi Kecelakaan Kapal dan Pemeriksaan Kapal, Subdirektorat Tertib Berlayar Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan. Menurut Tonny, dalam jabatan barunya, Wahyu diperintahkan untuk melaksanakan ketentuan prosedur penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) secara ketat sesuai peraturan perundangan yang berlaku. (ant)

Kenaikan Tarif Angkutan Udara Sumbang Inflasi Jakarta (Bali Post) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan inflasi Desember 2016 sebesar 0,42 persen, utamanya karena tarif angkutan udara naik selama libur Natal dan Tahun Baru. ‘’Kalau dilihat secara umum, inflasi desember 2016 ini disebabkan naiknya tarif angkutan udara karena hari libur, jelang Natal dan Tahun Baru,’’ ujar Suharyanto di Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. Tarif angkutan udara memberikan andil 0,11 persen terhadap inflasi Desember 2016. Sementara kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan, yang mencakup angkutan udara, menyumbang 0,2 persen terhadap inflasi. Kelompok bahan makanan menyumbang inflasi 0,11 persen.

Menurut Suharyanto, inflasi dari kelompok tersebut relatif terkendali. Komoditas-komoditas yang dikhawatirkan akan menyumbang inflasi justru mengalami deflasi seperti cabai merah (0,09 persen), bawang merah (0,05 persen), dan tomat sayur (0,02 persen). ‘’Beras juga sangat stabil. Keberhasilan ini patut disyukuri dan patut diapresiasi kerja keras dari beberapa kementerian seperti Kementerian Pertanian yang mensuplai bahan makanan dan Kementerian Perdagangan dan seluruh pihak lainnya. Jadi bahan makanan sangat bagus sekali,’’ ujar Suharyanto. Ia mencatat perlunya memperhatikan pengaruh komoditas cabai rawit terhadap inflasi. (ant)


19

Rabu Wage, 4 Januari 2017

Kekuatan Indonesia Dari Hal. 1 ‘’Bali harus dikelola dengan pendekatan budaya dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Saya ingin Bali tetap menjadi salah satu vibrasi kekuatan Indonesia. Bahkan saya ingin Bali menjadi miniaturnya Indonesia,’’ tegasnya. Terkait dengan jalan lingkar, ia juga mengatakan kajian World Bank dan Unud diharapkan bisa mengatasi overkapasitas di Bali Selatan. Dengan langkah ini pembangunan di Bali tak hanya bertumbuh tetapi juga merata. ‘’Pemerintah ingin mengurai masalah kemacetan di Bali Selatan termasuk penumpu-

kan investasi di Bali Selatan. Mungkin kajian terhadap jalan lingkar Bali bisa menjadi solusi,’’ ujarnya. Ia tidak membatasi apakah itu dengan moda kereta api atau jalan darat seperti sekarang. ‘’Tidak masalah yang penting baik bagi Bali dan terjadi pemerataan ekonomi bagi masyarakat,’’ tegasnya. Selain bicara soal reklamasi dan jalan lingkar Bali, ia yang mantan Menko Polhukam ini juga menyampaikan program pengembangan Pelabuhan Benoa. Ia berharap pelabuhan ini bisa menjadi salah satu kekuatan Bali dalam membangun perekonomian nasional dan masyarakat Bali. ‘’Pelabu-

han Benoa sangat strategis dikembangkan sebagai terminal cruise. Dengan segala keunggulannya pengembangan pelabuhan cruise di Bali akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Bali,’’ ujarnya. Dikatakannya, dengan perencanaan dan implementasi yang akurat, pengembangan Pelabuhan Benoa akan membuat wisatawan bisa tinggal 1-2 hari lebih lama di Bali. ‘’Selama ini potensi ini dikelola oleh Singapura. Padahal dengan keindahan alam dan daya dukung yang ada, Pelabuhan Benoa bisa menjadi pelabuhan cruise yang strategis,’’ tegasnya. (dir)

Palang Merah Dari Hal. 1

Bali Post/ant

TAHAN PENULIS - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rikwanto menunjukkan buku ‘’Jokowi Undercover’’, Selasa (3/1) kemarin. Polisi telah menahan penulis buku ‘’Jokowi Undercover’’, Bambang Tri Mulyono, karena konten buku tersebut tidak berdasarkan data primer dan sekunder.

Didalami, Kasus Buku ’’Jokowi Undercover’’ Jakarta (Bali Post) – Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri masih mendalami kasus penyebaran fitnah yang melibatkan penulis buku ‘’Jokowi Undercover’’, Bambang Tri Mulyono. ‘’Penyidik melakukan pendalaman materi di medsos,’’ kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa (3/1) kemarin. Ia menjelaskan, kasus itu terkuak dari hasil penelusuran polisi di media sosial sejak Desember 2016. Menurut hasil penyelidikan sementara, Bambang menjual buku tersebut secara langsung dengan mempromosikannya melalui akun Facebook miliknya dan selebaran. ‘’Akun Facebook Bambang Tri selama ini dijadikan sebagai media pemasaran,’’ kata Boy. Polisi telah menahan tersangka Bambang Tri Mulyono, penulis buku ‘’Jokowi Undercover’’, yang menurut dugaan polisi dibuat tanpa dukungan data primer dan sekunder yang dapat dipertanggungjawabkan. ‘’Tersangka tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagai calon presiden di KPU Pusat,’’ katanya. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Rikwanto mengatakan polisi menduga tersangka menebar kebencian menggunakan buku tersebut. Rikwanto mengatakan tuduhan dalam buku ‘’Jokowi Undercover’’ hanya berdasarkan sangkaan, persepsi dan perkiraan pribadi penulisnya. ‘’Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat,’’ katanya. Tersangka, menurutnya, telah menebarkan kebencian kepada keturunan bekas anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) yang tidak tahu-menahu tentang peristiwa G-30-S/PKI Madiun 1948 dan 1965 menggunakan bukunya. Tersangka juga menebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat yang bekerja di dunia pers terkait pernyataan Bambang Tri Mulyono di halaman 105 bukunya bahwa Jokowi-Jusuf Kalla adalah pemimpin yang muncul dari dan dengan keberhasilan media massa melakukan kebohongan kepada rakyat. ‘’Selain itu, pada halaman 140, dia menyebut Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali, adalah basis PKI terkuat se-Indonesia, padahal tahun 1966, PKI sudah dibubarkan,’’ katanya. Rikwanto menambahkan, polisi sudah memeriksa dua saksi, anggota Kepolisian Daerah Jawa Tengah, dalam penyelidikan perkara itu. Polisi juga akan meminta keterangan dari ahli teknologi informasi, ahli bahasa, ahli sejarah dan ahli sosiologi. Dalam penyelidikan perkara itu, polisi juga sudah menyita barang bukti berupa komputer, telepon genggam dan flashdisk milik tersangka; buku ‘’Jokowi Undercover’’ tulisan tersangka; dokumen data Presiden Jokowi saat pemilihan presiden dari KPU Pusat, KPUD DKI Jakarta dan KPUD Surakarta; serta hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan cyber. Polisi menjerat tersangka Bambang menggunakan Undangundang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik karena menebarkan kebohongan atau kebencian pada kelompok masyarakat tertentu serta Pasal 207 Kitab Undang-undang Hukum Pidana karena dengan sengaja di depan umum menghina penguasa atau badan umum di Indonesia. (ant)

Selain polisi, warga yakni Zainudin juga kepalanya bocor hingga darah membasahi wajahnya. Dia harus mendapatkan perawatan tim Palang Merah yang siaga di lokasi. Seorang ibu di tangannya juga terluka. Sementara kuasa hukum 36 warga, Rizal Akbar Maya Poetra, merintih kesakitan karena kelopak mata kirinya berdarah. ‘’Saya kena tembak,’’ ujar Rizal sambil memegang lukanya karena darah mengucur terus. Dia juga mendapat pertolongan tim medis, dengan cara memperban lukanya yang menganga. Pascarusuh, dan warga sudah minggir, polisi kemudian meminta petugas escavator masuk ke area Kampung Bugis dan meratakan bangunan di areal seluas 9.400 meter persegi yang menjadi sengketa. Sepuluh escavator itu hingga pukul 15.30 Wita sudah berhasil meratakan puluhan rumah warga. Rumah warga yang terkena eksekusi sekaligus menjadi termohon eksekusi adalah drg. Muh. Taha (41), Abdullah (45), Mauludin (41), Ega Probo Lestanto, Husaen, Fathullah Aruf, Naim Hadli, Moh. Tahir, Muh. Zulkifli, Jamaludin, Usman, Hidayat, M. Burhanudin, Mohadi, Moh. Garif, Zaenuddin, Moh. Ishak, Sultana, Moh. Jainuddin, H. Moh. Anwar, Moh. Ammung, Moh. Murtada, Malin, Sakban, Abdul Rahman, Mukaya, Samsul Bahri, Hanafi, Muhayat, Saleh B, Suhaimin, Moh. Nuh, Mustafa, Nur. Pia, Zakaria, Sorah. Namun sebelum dirobohkan, 200 orang tim buruh angkut yang berpakaian seragam orange bertuliskan PN mengosongkan rumah warga dengan mengeluarkan isi barangnya. Kuasa hukum termohon

Rizal Akbar Maya Poetra sempat memprotes eksekusi ini. ‘’Saya mohon baca satu menit saja pak. Sebentar pak. Putusan ini salah pak. Putusan 3081 tahun 2010, dalam penetapan tahun 2012 pak. Saya akan laporkan Pak Panitera,’’ teriak Rizal. Namun, petugas PN Denpasar yang dikomando Mustofa Djafar selaku Panitra Kepala PN Denpasar cuek dan tidak mau menanggapi persoalan itu. ‘’Bukan di sini tempatnya, jika ada keberatan atau upaya hukum lain. Jika ada upaya hukum, tempatnya di pengadilan,’’ ucap Mustofa. Pihak PN Denpasar mengatakan, segala upaya baik upaya hukum, surat-menyurat, tanggapan, baik dari kuasa termohon eksekusi maupun prinsipal pemohon eksekusi, tidak akan dilayani di lokasi eksekusi. ‘’Silakan mengajukan pengaduan ke pengadilan,’’ jelasnya. Saat itulah kemudian penetapan PN Denpasar dibacakan. ‘’Demi keadilan, berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, kami Ketua PN Denpasar membacakan penetapan eksekusi tertanggal 20 Februari 2014,’’ jelas Mustofa. Selain itu, panitera juga membacakan janji termohon untuk mengosongkan sendiri namun tidak dilakukan. Pun terkait perlawanan termohon, dan perlawanan pihak ketiga, sudah dibuktikan di pengadilan dan pemohon menang dalam perkara ini. Karena sudah ada putusan PN, PT dan MA, kata pengadilan, maka tidak ada alasan hukum untuk menunda eksekusi. Apalagi Rizal Akbar sudah sempat menunda beberapa kali dengan dalih mengajukan upaya hukum lainnya. ‘’Sehingga permintaan pemohon untuk melakukan eksekusi dapat dipenuhi kar-

ena telah memenuhi syarat dan dapat dilakukan,’’ tandas Mustofa. Sementara Rizal Akbar mengatakan bahwa ini adalah eksekusi sesat. ‘’Saya akan melakukan perlawanan,’’ tandas Rizal. Perlawanan apa? Ditanya demikian, Rizal mengatakan akan melaporkan secara pidana karena telah terjadi perusakan,’’ katanya. Siapa yang akan dilaporkan? Rizal mengatakan, paniteranya ke polisi maupun ke Mahkamah Agung. Alasannya, katanya, panitera mengeksekusi putusan yang salah. Salahnya di mana? ‘’Tidak ada putusan MA 3081 tahun 2012. Yang ada tahun 2010,’’ jelasnya. Sementara pemohon H. Maisarah melalui kuasa hukumnya, Haposan Sihombing, mengatakan bahwa pihaknya sudah bermaksud baik supaya pihak termohon mengosongkan rumahnya sendiri. Pihak termohon bahkan sudah berjanji secara sukarela untuk membongkar. Bahkan berjanji tanpa paksaan akan meninggalkan rumah, namun faktanya tidak juga dilakukan. ‘’Dalam perjanjian itu diberi waktu selama tiga bulan. Tapi tidak ditepati,’’ katanya. Saat itu, sebagai saksi adalah Cokorda Pamecutan, Zainal Tayeb, Ketut Suwandi, Made Arjaya dan I Ketut Resmiyasa. Alasan penundaan itu pula karena pemohon melakukan upaya hukum luar biasa, berupa PK terhadap putusan MA. ‘’Dalam perjanjian itu, jika PK tidak dikabulkan, mereka bersedia mengosongkan dan meninggalkan tanah yang menjadi objek sengketa. Faktanya mereka tidak mau, sehingga hari ini dilakukan eksekusi,’’ tandas Haposan Sihombing. (kmb37)

Jangan Berlebihan Dari Hal. 1 ‘’Ingat negara Indonesia adalah negara kepulauan, setiap pulau itu punya mayoritas dan minoritas. Tidak bisa sertamerta apa yang terjadi di Jakarta akan terjadi di Bali dan daerah lainnya. Ini kadang-kadang banyak intelektual kita yang lupa. Jadi jangan berlebihan, harus profesional,’’ ungkapnya. Menurutnya, Indonesia kini memasuki era baru yang tidak dapat dibanding-bandingkan dengan kondisi terdahulu. Terlebih, gejolak global saat ini berpengaruh terhadap kondisi nasional. ‘’Gejolak ekonomi global yang terjadi sakarang memang berpengaruh

terhadap Indonesia, tapi kita masih survive (bertahan). Di tengah ekonomi yang sulit Indonesia masih bisa tumbuh,’’ jelasnya. Kendati terjadi pertumbuhan di tengah gejolak ekonomi global, namun target kepemimpinan Jokowi ini lebih mengacu pada pemerataan. ‘’Ekonomi Indonesia sudah mulai turun sejak 2012, namun 2015 kita bisa tumbuh di 2016 juga, namun Pak Presiden lebih mengutamakan pemerataan ekonomi dan pembangunan,’’ katanya. Pemerataan yang terjadi dapat dilihat dari Koefisien Gini (indikator tingkat ketimpangan) Indonesia, di mana terus terjadi penurunan dari

0,41 persen, 0,39 persen, dan tahun ini diharapkan dapat mencapai 0,38 persen. ‘’Kalau kondisi ini bisa dijaga dengan baik pasti terjadi pemerataan ke depanya,’’ optimisnya. Lantas bagaimana dengan Bali? Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia ini mengatakan, Bali yang mengandalkan sektor pariwisata harus tetap mempertahankan adat dan budaya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Karenanya pembangunan harus direncanakan secara baik. ‘’Saya ingatkan hati-hati jangan sampai merusak kultur Bali, karena kultur ini yang menjadi daya tarik Bali,’’ tegasnya. (kmb27)

Nyaris Bentrok Dari Hal. 1 Pada sidang Ahok, kemarin, ada dua kelompok yang menggelar aksi. Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana turun tangan menenangkan kelompok ormas penentang Basuki Tjahaja Purnama, yang nyaris terbakar amarah karena mendengar orasi dari pihak pendukung Ahok. Suntana langsung menegur beberapa orang yang mencoba keluar dari barisan untuk mendekati barisan ormas lain yang sedang berorasi. Tidak hanya itu, dia juga memerintahkan anak buahnya terus mengamati pergerakan tiap-tiap oknum yang berpotensi menjadi provokator dalam demonstrasi di depan Gedung Kementerian Pertanian itu. ‘’Kembali ke barisan. Para pimpinannya tolong segera tertibkan. Jangan sampai niat baik saudara untuk mengawal sidang ini malah berubah jadi niat buruk,’’ kata Suntana, sambil berjalan menghalau pergerakan sejumlah oknum dari kubu penentang Ahok yang ingin mendekati tempat aksi pendukung Ahok, Selasa kemarin. Emosi kelompok penentang Ahok muncul saat kelompok

pendukung Ahok memutarkan musik menggunakan mobil berpengeras suara saat kelompok lain sedang berorasi dan mengumandangkan takbir. ‘’Itu musik enggak jelas, kalau memang mau orasi ya… orasi saja,’’ kata seorang orator kubu penolak Ahok melalui pengeras suara. Setelah itu sempat terjadi adu mulut antarkedua pihak yang sudah menggelar unjuk rasa sejak Selasa pagi. Namun tak perlu waktu lama, polisi langsung mengambil tindakan melalui pengeras suara meminta kedua kubu kembali ke barisan yang sudah ditentukan. ‘’Aksi sudah berjalan secara baik sejak pagi. Tolong jangan ada provokasi. Pendukung Ahok kalau memutar lagu jangan memilih yang provokatif,’’ kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan melalui mobil pengeras suara yang berada di tengah kedua kubu. Setelah mendengar imbauan itu, kedua kelompok massa kembali ke barisan yang berada di belakang mobil komando. Kelompok pendukung Ahok berada di sebelah kiri dan kelompok penentang berada di sisi kanan gerbang Kementerian Pertanian. (ant)

Anak Panah Dari Hal. 1 Korban yang tinggal di Banjar Sasih, Batubulan, Gianyar ini telah menjalani operasi selama kurang lebih satu jam 20 menit untuk mengeluarkan anak panah tersebut. ‘’Terkena luka di bagian paha kiri, dan sudah dioperasi. Yang mengenai itu anak panah dari besi biasa. Kami juga sudah berikan obat antitetanus untuk penanganan awal,’’ terang dr. I Nengah Kuning Atmadjaya. Akibat insiden ini, luka

pada bagian paha kiri korban Iptu Suartika harus dijahit hingga 10 cm. Pasca-operasi, kata dr. Kuning, korban juga harus menjalani rawat inap selama tiga hari untuk pemulihan. Pantauan terakhir, ruangan korban masih dijaga empat orang anggota Brimob Polda Bali. Selain korban panah, juga ada korban lain yang juga dibawa ke RSUP Sanglah. Korban perempuan tersebut mengalami luka pada lengan namun diperbolehkan pulang. (kmb42)

Rabu, 4 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku & Serati bag (2) 06.35 Seputar Bali Pagi

07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Sabha Parwa (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata

Pura Telaga Waja Kayehan Desa 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku & Serati bag (2) 12.30 Berita Siang

13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Hom Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Budaya Mekar (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Budaya Mekar (2)

17.05 Dunia Pendidikan 17.30 Taman Sari TK PAUD Bali Lingual School Bangli (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali

20.00 Lila Cita Sanggar Seni & Tabuh Taman Suci (3) 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ajeg Bali Makna Upacara Nyenuk 22.00 Berita dan Bincang Terkini

22.05 Lila Cita Drama Gong: Wijaya Kusuma (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Kautus Rarung Babakan Gianyar (3) 24.00 Closing


16 Pages

6 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

y, January

Wednesda , January 4, Wednesday

Indonesian boat captain to be prosecuted for negligence after deadly fire

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

4, 2017

rescue Cross and forces, Redbags with the remains a Security through of carry body workers after a fire ripped north to islands in Jakarof victims tourists Angke port boat carrying at Muara the capital, January 1, 2017. ta, Indonesia

2017

perMariah Carey a conforms during Square cert in Times Eve on New Year’sU.S. in New York, 31, 2016. December

e Keith

REUTERS/Stephani

r’s Eve After New Yeaiah Carey debacle, Mar re headlines’ wishes for ‘mo

said, as hear,” she hit song “We can’t 1991

from her “It is Mariah ing singer in New the music began to play. “Emotions”she said. “Let the audishow Award-winn - Grammy New Year’s Eve Sunday that what it is,” OK?” NEW YORK off a botched critics on ence sing, awkwardness persisted, fans and But the Carey shrugged say: “I want Square, telling Carey to watched have York’s Timesalways go as planned. program was of thou- prompting too. Can I not sport good dience, the life does not

a holiday, hundreds be a Carey, the in person by the who gathered in one? I’m trying to “Shit happens,” g femalea sands of people “Crossroads of here.” Belong song, “We hit, went “Have is called the the beginning world’s million-sellin The next on Twitter. ev- what to mark Carey’s 2005 her singer, wrotehealthy new year the World” Together,” Carey dropped making more of 2017. happy and to her side song, a rendi- awry as well. Here’s to Lang microphoneon playing, Carey’s opening erybody! hand-held Burns’ “Auld in 2017.” went headlines named the Grammy’s tion of Robert to go as planned. and the song she may have been was the seemed that Carey, surrounded the words. Artist in 1991, “Dick Syne,” the singer, of humanity, revealing her lips to Best New via AP, File only syncing act on ABC’s Eve But then a sea final musical Year’s Rockin’ the by dancers and and complained Pixar/Disney (rtr) Clark’s NewSeacrest,” taking appeared flustered difficulties. with Ryan at: au- of technical before midnight. stage just Bali Post to the television D.Tamblingan In addition

onal

Jl. Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

find Internati

uted to be prosec boat captain fire dly Indonesian nce after dea for neglige REUTERS/Darren

Whiteside

23 pasIsland, killing

Seribu manifest. to of a off had a fake the captain ves- sengers, conveying condolences injured While through the plans to prosecute the dead and his injuring the families of expressed - Indonesia a fire ripped over JAKARTAfor negligence after least 23 people and victims, Kurniawan at t and concern tourist boatYear’s Day, killing disappointmen law, if a the incident. manifest sel on New shipping a said on Tuesday. (passenger) Under the deaths by sailing “This false revealed durdozens, police

250 of captain causes is not seaworthy has been repeatedly is a matter carrying about The boat wasit was engulfed by ship knowing it for up to 10 years. ing shipwrecks. This shipping be jailed under the concern for the Indonesian people before after leaving Jakarta. said by phone the he can causing death by up searching flames shortly world,” Kurniawan were still for victims, Negligence code is punishable 6 Authorities the port the criminalyears in jail. in on Monday. Continued to page waters around retrieved from to five are frequent Sea accidents while bodieswere still being identialso be heard archipelago, News can a sprawlingoverloaded, head of at Global charred ship Indonesia, Sudirman, in “Bali Image” from 9.30 96.5 vessels often having too fied, said Hendraand Rescue agency. Radio FM am. Listen to had with maintained or Jakarta’s Search until 10.00 FM at http:// the captain poorly Global Radio police said. After questioning, en2myfew life jackets. a suspect, at globalfmbali.list been named detained the captain streaming or live video (DPR) and http:// “We have incident. His radio.com Regret mbali.com since the based on http://radioglobalf el/global-fm-bali. House of Representative of the boat a suspect Taufik Kurniawan pasustream.tv/chann Express status is nowfrom the crew, the deputy speaker the Zahro a spokesregretted that which caught fire information Argo Yuwono,Police, said has ship, sengers,” passenger Metro Jakarta’s for man on Tuesday.

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Wage, 4 Januari 2017

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Usaba Muhu-muhu

’’Nyomia’’ Bhuta Kala agar Warga Hidup Harmonis

DESA Adat Timbrah, Pertima, Karangasem menjadi salah satu desa tua di Bali. Setiap ritual adat dan keagamaan di desa ini, selalu menyimpan keunikan dan tujuan yang mulia untuk menjaga keutuhan dan kerukunan warganya. Seperti ritual Usaba Muhu-muhu, yang dilaksanakan dalam bentuk caru desa untuk nyomia bhuta kala menjadi bhuta hita. Sehingga warga setempat senantiasa hidup harmonis, di antara keharmonisan alam semesta. Pelaksanaan tradisi ini diawali dari ritual nyaga. Tiga hari sebelum Usaba Muhu-muhu, warga melaksanakan ritual ini untuk nyomia bhuta kala dalam tingkatan yang lebih kecil agar tidak mengganggu pekarangan warga. Saat ritual ini juga disebut dengan matuun buah. Pada saat Usaba Muhu-muhu, ritual nyomia dilakukan dalam tingkatan yang lebih tinggi oleh desa adat, dengan sarana caru seekor kerbau. Prosesi undagi saat menyembelih sapi ini sebagai sarana caru ini selalu menyedot perhatian warga sekitar. Sapi yang diikat di sebuah tiang beton, ketika disembelih undagi berlangsung menegangkan. Sapi yang meronta-ronta saat disembelih membuat warga sekitar tegang. Namun, prosesi ini lebih aman ketimbang ritual serupa di Desa Asak, di mana sapinya dilepas lantas baru dihujani pedang, golok dan sajam lainnya saat Usaba Kaulu di desa itu. Tokoh masyarakat setempat, Nengah Sukada, belum lama ini menyampaikan tradisi ini dilaksanakan setiap tahun sekali, tepatnya setiap Tilem Sasih Kapitu. Krama empat banjar pengarep dan dua banjar sesabu desa tedun ke desa melaksanakan

tugas ayah-ayahan banjar masing-masing untuk mempersiapkan sarana ritual Usaba Muhu-muhu ini. Mulai dari mebat, ngarah, ngikih hingga murak sapi. Selain krama, desa adat juga menunjuk saya dan malun saya, tukang banten, tukang base dan undagi untuk menuntaskan beberapa tugas adat guna mempersiapkan sarana ritual ini. Jadi, sebelum sapi sarana caru disembelih, juga ada ritual khusus. Mulai dari nganteb banten di Pura Dalem Tengah (matur piuning), nganteb banten di depan sapi itu, kembali ke Pura Bale Agung untuk melengkapi daging klakat, nanding banten kemulan, hingga norek sapi tepat di dahinya. ‘’Setelah seluruh ritual ini dilaksanakan, barulah sapinya katebekin (ditusuk),’’ tegasnya. Tokoh masyarakat lainnya, Nengah Supartha, menambahkan setelah prosesi ini selesai, masyarakat melaksanakan persembahyangan di Pura Dalem Tengah. Ritual di pura ini kapuput Buyut dan Dahyang. Buyut muput banten kemulan di atas tepas, sedangkan Dahyang nganteb banten kemulan di bawah tepas. Uniknya, setelah proses persembahyangan bersama, krama setempat mulai dari orang tua hingga anak-anak megibung bersama, dari olahan daging sapi sisa setelah dipakai sarana ritual. Warga duduk bersama di tempat-tempat yang sudah disediakan desa adat, seperti Bale Pauman, Bale Lantang hingga di Bale Sekaa Gong. Selain bermakna ngalungsur merta Ida Batara, magibung ini menjadi sarana untuk merekatkan tali persaudaraan di antara krama desa. Sebab, saat itu seluruh krama yang tinggal di desa maupun warga perantauan ikut

duduk bersama dalam tradisi khas Karangasem ini. ‘’Tapi, perlu diingat, tujuan utama ritual ini bukan untuk magibung, tetapi adalah caru desa untuk nyomia bhuta kala,’’ kata Supartha yang pernah menjadi Klian Desa Adat Timbrah tahun 2002 sampai 2007 ini. Dari beberapa sumber lain di desa setempat, tradisi aci Usaba Muhu-muhu ini juga dipandang sebagai penerapan dari Kitab Shiva Purana, yaitu ketika Dhurgha melawan raksasa Mahisasura berwujud sapi atau kerbau. ‘’Pada zaman terkini diperingati sebagai bentuk pengendalian diri agar manusia terhindar dari sifat hewani,’’ ujar salah satu warga setempat. Untuk tahun ini, ritual ini akan kembali digelar Jumat (27/1) mendatang. Prajuru setempat sudah menyiapkan sapi khusus untuk sarana caru ini. Sapi yang dipakai nanti tak boleh sembarangan, sehingga pemilihannya dilakukan dengan teliti ke tempat-tempat para peternak kerbau di desa setempat, hingga ke desa-desa tetangga. Salah satu yang menjadi syarat adalah sapi itu tak boleh cacat. Bhuta kala selalu dibayangkan sebagai suatu makhluk berwajah seram. Imajinasi oleh para seniman dan rohaniwan seperti itu memang dianggap wajar karena bila manusia tidak harmonis dengan bhuta kala, maka sosok maupun peristiwa menyeramkan seperti di atas bisa menjadi nyata. Namun, perlu diluruskan bahwa bhuta pada intinya dibangun dari lima elemen yang disebut Panca Maha Bhuta, yaitu tanah, air, api, udara dan ether. Kelima unsur inilah yang membangun alam semesta (bhuana agung). Bahkan, jasmani manusia juga disebut alam kecil atau

Bali Post/gik

RITUAL KHUSUS - Sebelum sapi disembelih menjadi sarana caru, desa adat setempat melakukan ritual khusus terhadap sapi tersebut. Ini prosesi yang dilakukan pada pelaksanaan Usaba Muhu-muhu sebelumnya. bhuana alit. Sehingga dalam istilah macaru untuk nyomia bhuta kala, tujuan utamanya adalah mengubah bhuta kala menjadi bersifat lembut sehingga tak mengganggu kehidu-

Bukan Sekadar Kopi Biasa

Kopi Leak Siap Bersaing

Pertanian Anggur di Desa Dencarik Dongkrak Ekonomi Warga POTENSI pertanian di Kabupaten Buleleng sampai saat ini perkembangannya masih cukup baik. Komoditi yang dikembangkan masyarakat tak hanya berupa cengkeh maupun padi, tetapi juga anggur. Seperti halnya di wilayah Kecamatan Banjar, tepatnya di Desa Dencarik. Hasil panen buah berwarna hitam ini mampu mendongkrak ekonomi masyarakat. Perbekel Dencarik Made Suteja mengungkapkan, tanaman anggur mulai dikembangkan di daerahnya sekitar 35 tahun lalu. Hal tersebut tak lepas dari kondisi lingkungannya yang mendukung. Melihat prospeknya cukup menjanjikan, sejak 20 tahun lalu, masyarakat yang membudidayakan tanaman yang panen tiga kali setahun ini semakin banyak. ‘’Awalnya, sedikit yang mengembangkan. Karena prospeknya bagus, sekarang semakin banyak,’’ ujarnya, Selasa (3/1) kemarin. Harga jual hasil panen yang masih tergolong menjanjikan, katanya, mengakibatkan perekonomian masyarakat menjadi terdongkrak. Pertanian ini juga mampu memberikan lapangan pekerjaan baru sejumlah masyarakat, salah satunya menjadi tukang petik. ‘’Ekonomi masyarakat bisa terbantu oleh pertanian ini,’’ katanya. Di tengah cuaca yang tak menentu, pertanian ini mendapat sebuah tantangan. Serangan hama yang memicu terjadinya penurunan kualitas buah semakin marak. Hal itu secara tidak langsung berpengaruh pada harga jual di pasar. ‘’Musim ini, panen agak turun. cuaca kurang mendukung,’’ kata Suteja. Sejak beberapa tahun belakangan, katanya, saat memasuki musim panen, kepungan tengkulak juga cukup marak. Fenomena itu sering mengakibatkan hasil jual anggur menjadi lebih murah. ‘’Tengkulak itu kadang membeli dengan harga yang jauh lebih murah. Itu cukup mempengaruhi pendapatan petani,’’ katanya menyesalkan. (sos)

NGOPI atau minum kopi tampaknya sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Bali secara turun-temurun. Bahkan, ada pula seseorang yang merasa harinya kurang sempurna jika belum meminum minuman berwarna hitam pekat ini. Dari beragam nama-nama kopi yang banyak beredar di masyarakat, kini di Kabupaten Tabanan tepatnya di Kecamatan Pupuan dihasilkan kopi dengan kemasan yang cukup unik dan menarik. Kopi yang dihasilkan oleh BUMDes Desa Munduktemu, Pupuan itu diberi nama Kopi Leak. Bahkan, dalam kemasannya pun terpampang gambar Rangda. Bagi masyarakat Bali, istilah Leak biasanya diperuntukkan bagi makhluk gaib yang bisa membawa malapetaka. Namun, istilah Leak yang digunakan untuk nama kopi ini memiliki arti berbeda. Perbekel Desa Munduktemu I Nyoman Wintara mengatakan, pemberian nama Leak pada kemasan kopi yang dihasilkan ini adalah merupakan singkatan dari Langsung Enak Anda Ketagihan. ‘’Leak itu singkatan. Sengaja kami kemas dengan nama itu untuk memberikan kesan berbeda pada konsumen,’’ ujarnya. Perbekel yang lahir di Desa Nyitdah itu menyebutkan, awalnya penggunaan nama Leak pada hasil produksi kopi robusta di desanya sempat menuai kontroversi karena

ada sejumlah pihak yang setuju dan ada pula yang ragu-ragu dengan nama itu. ‘’Memang sempat terjadi perdebatan. Tapi saya mencoba meyakinkan agar kopi yang dihasilkan warga Desa Munduktemu ini diberi nama yang nyeleneh tapi mudah diingat dan tetap memiliki ciri khas Bali. Akhirnya, mereka semua setuju,’’ jelasnya. Hasilnya, setelah kopi ini coba dikenalkan pada konsumen, banyak yang tertarik dan penasaran untuk mencoba menikmatinya. Diakuinya, nama yang nyeleneh memang memberikan dampak dalam pemasaran hasil kopi robusta yang disuplai dari lima kelompok petani kopi itu. Bahkan di sejumlah media sosial, banyak yang menanyakan tentang Kopi Leak ini. ‘’Bahkan, saat pesta rakyat di Kecamatan Pupuan, penjualan Kopi Leak juga lumayan banyak. Padahal, baru kami perkenalkan kepada pub-

Bali Post/bit

KOPI LEAK - Bupati Eka Wiryastuti saat melihat keberadaan Kopi Leak hasil produksi warga Desa Munduktemu.

lik,’’ jelasnya. Sementara itu, Sekretaris BUMDes Desa Munduktemu Putu Sudi mengatakan, respons masyarakat terhadap Kopi Leak memang cukup bagus. Terbukti dari tingkat penjualan yang sangat tinggi saat pesta rakyat di Kecamatan Pupuan, di mana setidaknya 75 kilogram kopi berhasil dijual. Bahkan dalam acara festival kuliner di Gedung Kesenian I Ketut Maria, pihaknya membawa 60 kilogram kopi yang juga banyak peminat. ‘’Kami kemas dalam tiga kemasan. Yakni kemasa 100 gram dengan harga Rp 5 ribu, 200 gram dengan harga Rp 10 ribu dan 500 gram dengan harga Rp 25 ribu,’’ ujarnya. Melihat tingginya animo masyarakat akan keberadaan Kopi Leak ini, ke depan BUMDes Desa Munduktemu juga akan membuat terobosan baru dengan merancang kopi citarasa jahe. Namun, kopi tersebut tetap dengan brand Leak. Sudi mengungkapkan, pihaknya berharap ada pelatihan dan pengembangan usaha kopi menuju ke kopi sachet atau siap minum. ‘’Harapan kami, ada pelatihan atau donatur untuk pengembangan kopi sachet. Dengan kopi siap minum, saya rasa konsumen akan semakin tertarik mencoba Kopi Leak,’’ jelasnya. Untuk citarasa, tidak ada yang terlalu mencolok. Sama seperti kopi robusta pada umumnya. Tetapi, dirinya menjamin Kopi Leak tidak memiliki ampas serta dalam produksi semua biji kopi dipetik merah. Selain produk olahan kopi robusta, warga Pupuan ini juga memperkenalkan produk camilan berupa pie susu kombinasi salak dan kopi. ‘’Ini juga produksi warga Munduktemu memanfaatkan potensi salak dan kopi yang ada di sana di samping makan entil,’’ ujarnya. (bit)

pan manusia. Demikian juga manusianya, untuk terus belajar mengendalikan diri dan mengembangkan perbuatan baik, sehingga terwujudlah keharmonisan. (gik)

’’One Stop Destination’’ di True Bali Experience

‘’KITA sekarang berada di True Bali Experience,’’ kata IGAA Indha Trimafo Yudha, owner PT Kasianan, yang membawahi tempat wisata True Bali Experince, membuka percakapan saat kunjungan beberapa media, belum lama ini. True Bali Experience adalah perusahaan swasta pariwisata berbasis petualangan alam, konservasi serta agrowista yang terletak di Desa Carangsari, Petang. Di dalamnya terdapat wisata arung jeram. Wisata arung jeram tersebut telah berdiri selama 16 tahun dan merupakan perusahaan lokal pertama rafting. Seiring perjalanan waktu, pihaknya mulai mengantar orang, memperkenalkan apa yang ada di desa tersebut dengan naik sepeda, ke Bedugul, masuk hutan, jalan kaki. Sampai akhirnya tiga tahun lalu melakukan pengolahan komoditas cokelat menjadi pod cokelat. Selain wisata arung jeram, wisata alam dan wisata pengolahan cokelat di tahun 2005 lalu, True Bali Experience dengan luas 16 hektar tersebut mulai memperkenalkan konsep Elephant Camp. Untuk membuka Elephant Camp tersebut, pihaknya harus bekerja sama dengan pemerintah pusat, baik Kementerian Kehutanan maupun KSDA yang kemudian menjadi partner. ‘’Kita diberikan hak untuk menjadi balai konservasi khususnya gajah dengan mengadopsi dari Riau dan Lampung,’’ tuturnya. Syarat utama sekaligus menjadi misinya adalah untuk membantu konservasi dan proses regenerasi selain juga merawat gajah-gajah tersebut. ‘’Gajah merupakan hewan langka yang dilindungi, sedangkan Bali adalah gate dan ambasador Indonesia sehingga pemerintah memberikan kesempatan untuk memperkenalkan hewan langka itu pada dunia pariwisata. Dari misi utama, kita sudah berhasil yaitu dengan berkembangbiaknya gajah, tahun ini lahir dua bayi gajah,’’ ujarnya. Gajah yang terdiri dari 13 ekor tersebut datang dalam usia yang cukup muda. Salah satu ciri gajah yang bahagia terlihat dari keberhasilan gajah tersebut berkembang biak. Beranjak ke atas dari tempat berkumpul, para awak media diajak ke tempat pengolahan cokelat. Di tempat tersebut, cokelat yang dapat diolah hanya bisa mencapai 5 ton sebulan. Ia kemudian membuka tempat pengolahan cokelat (pabrik) baru di Mengwi tahun 2016 yang bisa mengolah sembilan kali lipat yaitu 45 ton sebulan. ‘’Bisa dibayangkan kakao yang bisa kita tampung dan tenaga kerja yang ditampung. Jadi, kita tidak hanya ekspor bahan mentah tapi juga produk yang memiliki edite value,’’ terangnya. Ia memang sengaja tidak mempunyai tanaman kakao karena pihaknya mau membeli dari petani agar petani tidak mengekspor bahan mentah saja. Dulunya, kunjungan ke tempatnya berkisar 40-100 orang. Namun diakui, pihaknya harus berbagi kunjungan karena ada konsep serupa di tempat lain. ‘’Seperti sekarang ini lagi musim hujan, tamu lebih memilih kegiatan in door,’’ tandasnya. Dengan banyaknya usaha sejenis di Bali, ia berusaha untuk terus berinovasi dan berkreasi. ‘’Kita berusaha meng-create sesuatu yang one stop shopping atau dengan cara mengetahui karakter tamunya. Misalnya, tamu Eropa yang sudah terbiasa melihat sesuatu yang glamor, maka kita berikan sesuatu yang alami dan yang paling penting adalah edukasi,’’ tegasnya. (may)

Anggaran Minim

Gedong Kirtya Sulit Tambah Koleksi Lontar GEDONG Kirtya hingga kini masih dikenal sebagai tempat penyimpanan ribuan lontar. Hal itu tak hanya memunculkan ketertarikan masyarakat lokal untuk berkunjung, tetapi juga wisatawan mancanegara. Berbagai informasi berkaitan dengan lontar dapat digali di tempat itu. Akan tetapi, di balik fungsinya sebagai sumber edukasi, instansi yang telah berdiri puluhan tahun ini masih terbelit persoalan. Apakah itu?

Kabupaten Buleleng tak hanya kaya akan keindahan alamnya yang mampu memikat hati wisatawan untuk berkunjung. Setelah dicermati lebih jauh, daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi Panji Sakti ini memiliki salah satu instansi yang sangat penting keberadaannya. Itu adalah UPTD Gedong Kirtya. Saat menginjakkan kaki di Gedong Kirtya, suasana terasa sangat berbeda. Dari pintu masuk sudah terlihat bangunan tua yang dibangun sebelum zaman kemerdekaan. Tampilan luar, memang terasa sangat sepi. Sangat sedikit orang yang lalu-lalang. Namun, saat ditelusuri ke dalam, mata akan dihadapkan dengan ribuan lontar yang tersimpan dalam keropak. Jenisnya tak hanya satu, tetapi sangat beragam. Lontar yang di dalamnya berisi berbagai ilmu pengetahuan itu

belakangan semakin menjadi daya tarik masyarakat, terutama kalangan pelajar. Sejumlah wisatawan juga tertarik berkunjung ke sini. Tak hanya domestik, tetapi juga asing. Tak sedikit juga yang penasaran akan bentuk tulisannya yang dibuat dengan pengrupak. Di balik meningkatnya animo masyarakat untuk mempelajari lontar, keinginan pengelola untuk menambah koleksi pun muncul. Salah satu caranya dengan menyalin lontar yang ada di masyarakat. Namun, hal itu masih terbatas pada mimpi. Pasalnya, anggaran yang menjadi pendukung utama, jumlahnya sangat terbatas. ‘’Kami ingin menambah koleksi lontar, tetapi belum bisa. Anggaran jadi persoalan,’’ ujar Kepala UPTD Gedong Kirtya Putu Gede Wiriasa, Selasa (3/1) kemarin.

Setiap tahun, katanya, anggaran untuk instansi ini hanya kisaran Rp 350 juta sampai Rp 400 juta. Itu habis hanya untuk memenuhi kebutuhan operasional maupun pencetakan sejumlah buku yang diperlukan masyarakat. ‘’Anggaran yang ada lebih banyak untuk memenuhi keperluan masyarakat umum. Misalnya, cetak buku,’’ ungkapnya. Biaya penyalinan lontar tidaklah seperti buku yang terbilang murah. Penyalinan lontar per lembar dengan panjang 35 sentimeter memerlukan biaya sekitar Rp 25 ribu. Jika dikalikan dengan jumlah lontar secara keseluruhan, maka biaya yang dikeluarkan menjadi sangat besar. ‘’Satu cakep saja sudah banyak biayanya. Apalagi, kalau ingin menyalin seluruh lontar yang terdata di masyarakat. Pasti sangat besar,’’ katanya.

Bali Post/sos

LONTAR - Sejumlah wisatawan sedang melihat lontar koleksi UPTD Gedong Kirtya, Selasa (3/1) kemarin. Dihadapkan dengan persoalan demikian, Wiriasa mengaku program berkaitan dengan pelestarian lontar yang bisa dijalankan hanya terbatas pada pendataan di masyarakat. Jika ada peneliti yang memerlukan

referensi lontar baru, maka data itu bisa dijadikan acuan. ‘’Meski anggaran minim, kami tetap turun ke masyarakat untuk mendata. Itu salah satu upaya pelestarian,’’ tandasnya. (sos)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 04 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu