20 HALAMAN
NOMOR 216 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Pon, 3 April 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
TNI Bantah Lindungi Ahok Jakarta (Bali Post) – Pusat Penerangan TNI melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (2/4) kemarin, tegas membantah ‘’berita’’ oleh blogger yang menyatakan bahwa Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melindungi Basuki Purnama (Ahok). Tokoh yang dikaitkan dengan sosok Nurmantyo ini seorang petahana/peserta Pilkada DKI Jakarta 2017, yang tengah menghadapi persidangan atas tuntutan hukum tertentu. Adapun ‘’berita’’ yang dimaksud Pusat Penerangan TNI itu adalah http://husbuzer. blogspot.co.id/2017/03/sore-yang-cerahselepas-sholat- jumat.html?m=1 pada hari Jumat tanggal 31 Maret 2017, tentang Selepas Sholat Jumat Pernyataan Panglima TNI Atas Kebebasan Pak Ahok!!! Gatot: TNI Siap Melindungi Pak Ahok Jika Ada yang Tidak Terima Hasil Putusan Pembebasan Pak Ahok!!!,…Masyarakat Harus Terima Putusan Hakim Nyatakan Ahok Tidak Bersalah. Hal. 19 Tidak Terima
Gatot Nurmantyo
Jajak Pendapat
Melemah, Daya Tahan Ekonomi Krama Bali DAYA tahan ekonomi krama Bali diprediksi akan terus melemah seiring makin rendahnya kepemilikan investasi krama Bali. Kuat kecenderungan marginalisasi orang Bali akan makin cepat jika krama Bali tak mandiri dalam kekuatan ekonomi dan kebutuhan pangan. Pemerintah kabupaten pun didesak segera melakukan keberpihakan pada potensi pengusaha lokal dengan memberikan ruang kepada pengusaha pribumi. Penguatan etos kerja, daya saing dan memacu pertumbuhan pengusaha muda Bali juga harus dilakukan. Dalam konteks ini, pemimpin Bali hendaknya melakukan terobosan cerdas untuk mendorong tumbuhnya penguatan ekonomi krama Bali. Hal. 19 Terobosan Khusus
Bali Post/ant
LONGSOR - Warga mengamati rumah dan mobil yang rusak akibat longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (2/4) kemarin. Akibat longsor tersebut sedikitnya 34 rumah warga tertimbun.
Longsor Ponorogo
Dua Tewas, 26 Masih Tertimbun Jakarta (Bali Post) -
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, bencana longsor yang terjadi di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang memakan banyak korban karena longsor terjadi di saat banyak warga melakukan aktivitas di sekitar lokasi kejadian. Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (2/4) kemarin menjelaskan, musibah tanah longsor terjadi pada Sabtu (1/4) pukul 07.40 WIB.
Bali Post/ant
KORBAN - Proses pencarian korban hilang tertimbun longsor di Desa Banaran, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (2/4) kemarin. Tim gabungan dan Basarnas berhasil menemukan dua dari 28 korban hilang tertimbun longsor pada hari pertama pencarian (Minggu, 2/4) yang dibagi dalam tiga zona.
Beberapa saat sebelum musibah tanah longsor banyak warga sedang berada di sawah maupun di ladang di sekitar lokasi kejadian. Salah satu kegiatan yang sedang dilakukan warga adalah memanen jahe. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari puncak bukit yang disertai longsoran tanah. Longsoran tanah yang disertai air langsung menimpa puluhan rumah dan sawah serta ladang yang berada di bawahnya. Dilaporkan sekitar 28 orang tidak sempat menyelamatkan diri karena terjebak dan tertimbun tanah longsor. ‘’35 KK dari 128 jiwa terdampak, 100 jiwa selamat dan 28 jiwa tertimbun longsor,’’ beber Sutopo. Setelah mendapat laporan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo dibantu TNI, Polri, SAR dan sukarelawan serentak bergerak menuju loka-
Dikbud akan Bangun 30 SMA Berasrama Makassar (Bali Post) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana mengubah sistem Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan sistem pembelajaran berasrama. Selama ini hanya SMA-SMA tertentu yang menjalankan sistem pendidikan dengan sekaligus menyediakan akomodasi bagi siswa-siswanya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Minggu (2/4) kemarin, mengatakan perubahan SMA berasrama itu untuk memperkuat pembentukan karakter SDM Indonesia demi masa depan. Sekolah berasrama, menurutnya, sistem sekolah alternatif untuk pembentukan karakter pemuda Indonesia. ‘’Presiden sudah perintahkan untuk membangun atau
merevitalisasi sekolah yang sudah ada menjadi sekolahsekolah berbasis asrama,’’ katanya. Menurutnya, Presiden Jokowi telah menugaskan kementerian yang dia pimpin membentuk 30 SMA berasrama di seluruh Indonesia. Ini adalah hasil kunjungan dia ke beberapa SMA berasrama unggulan. Atas rencana tersebut, ia meminta masyarakat tidak menggeneralisasi kejadian tewasnya pelajar SMA Taruna Nusantara dengan beranggapan bahwa kualitas semua sekolah asrama tidak bagus. ‘’Kejadian itu tidak bisa dipakai untuk memukul rata bahwa sekolah asrama berada dalam kondisi tidak bagus,’’ kata Muhadjir. Menurutnya, kasus tersebut juga tidak bisa diang-
gap sebagai status darurat pendidikan terkait kejadian kekerasan yang terjadi di tingkat siswa. ‘’Saya kira itu cukup jauh. Karena kejadian itu baru sekali sejak sekolah itu berdiri,’’ katanya. Dia mengakui bahwa guru tidak bisa memantau dan mengawasi kegiatan anak didik selama 24 jam di asrama. Muhadjir yang juga mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut mengemukakan saat ini program sekolah berasrama, khususnya untuk tingkat SMA, sedang dipersiapkan menjadi program prioritas pemerintah di bidang pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Hal. 19 Teman Seasrama
si musibah tanah longsor untuk melakukan upaya evakuasi dan pencarian korban yang masih tertimbun tanah longsor. Tim gabungan yang berjumlah sekitar 1.650 personel dari unsur TNI, Polri, Tim SAR serta sukarelawan lainnya hingga kini masih terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap puluhan korban yang masih belum ditemukan atau diduga masih tertimbun tanah longsor. ‘’Hingga Minggu siang hari ini total 28 orang tertimbun tanah longsor, dua orang di antaranya dipastikan meninggal dunia dan sudah dievakuasi. Sisanya 26 orang lainnya masih belum ditemukan, dan diduga masih tertimbun tanah longsor,’’ ujarnya. Hal. 19 Jalan Sempit
Pemilihan Pimpinan
DPD Patuhi Putusan MA
Muhadjir Effendy
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) Rapat Panitia Musyawarah (Panmus) Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI di Gedung Nusantara III, kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (2/4) malam, memutuskan mematuhi putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Tata Tertib Nomor 1 Tahun 2016 dan 2017 tentang pemotongan masa jabatan pimpinan DPD dari 5 tahun menjadi 2,5 tahun. Sebelumnya MA telah memutuskan mengembalikan masa jabatan pimpinan DPDRI kembali menjadi 5 tahun setelah mengabulkan gugatan uji materi yang diajukan sejumlah anggota DPD-RI terkait pemotongan masa jabatan pimpinan DPD-RI. Wakil Ketua DPD-RI Farouk Muhammad mengatakan menyepakati mematuhi putusan MA yang bersifat inkracht. ‘’Yang jelas kita
tidak bisa ambil keputusan. Kalau tetap menggelar rapat paripurna untuk mengganti pimpinan DPD maka akan melanggar hukum,’’ kata Farouk usai rapat Panmus. Sedianya, DPD telah mengagendakan menggelar rapat paripurna pergantian pimpinan DPD pada hari Senin (3/4) ini. Farouk mengatakan, rapat paripurna hari ini tetap digelar tetapi agendanya bukan untuk memilih pimpinan baru DPD melainkan hanya untuk menyampaikan kepada seluruh anggota DPD bahwa ada putusan MA yang bersifat final untuk dipatuhi. ‘’Jadi agendanya ya… seperti semula. Hanya menyampaikan adanya putusan MA. Kalau ada agenda lain, bisa saja dilakukan tetap sepanjang tidak ada pelanggaran hukum,’’ tegasnya. Hal. 19 Kekuatan Hukum
denpasar LPD Harus Menjadi Generator Ekonomi Krama Bali
2
LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) di Bali merupakan salah satu kekuatan ekonomi besar bagi kemandirian ekonomi krama Bali. LPD dengan segala kekuatan dan potensinya harus tetap menjadi penyangga ekonomi krama Bali, walaupun langit runtuh. Tidak hanya itu, LPD juga harus berperan dalam menyiapkan generasi muda Bali menjadi pengusaha muda dan termasuk siap mendukung permodalan usaha bagi pelaku ekonomi warga desa pakraman. Pandangan itu dilontarkan Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta, S.H. saat wawancara ekskulisif dengan Bali TV, Indonesia Network dan Bali Post di Kantor DPRD Bali. Nyoman Parta yang juga
Ketua Pansus Ranperda LPD mengingatkan agar Bali konsisten menjaga keberadaan LPD dengan melakukan dukungan baik dari segi permodalan maupun regulasi. Dijelaskannya, LPD terbentuk tahun 1984, setelah Gubernur Bali saat itu Ida Bagus Mantra melakukan kunjungan ke Sumatera Barat. Dengan SK Gubernur Nomor: 972/1984 tertanggal 1 November 1984, dibentuklah lembaga keuangan di tingkat desa pakraman. ‘’Awalnya hanya ada delapan LPD yang dibentuk di tingkat kabupaten. LPD percontohan ini akhirnya kini telah tumbuh menjadi 1.433 LPD atau tersebar 96 persen dari total desa pakraman di Bali. Ada 55 desa pakraman yang hingga kini belum memiliki LPD,” ujar Parta. Ia juga menyebut aset LPD mencapai Rp 15,5 triliun. ‘’Harus diakui, kinerja dari total
1.433 LPD yang ada itu kinerjanya masih beragam. Ada LPD dengan kekayaan sangat besar, ada juga LPD kecil bahkan ada yang masih perlu pembinaan khusus,” jelasnya. Parta menambahkan, LPD yang telah tumbuh dan berkembang ini harus bisa menjadi generator pertumbuhan ekonomi Bali. LPD tak bisa hanya menjadi lembaga pemberi pinjaman dan menerima tabungan masyarakat, tetapi juga harus berkontribusi nyata terhadap kemandirian ekonomi krama Bali. Untuk itulah pengelolaan LPD perlu terus disempurnakan, dengan melakukan penguatan dan dukungan dari sisi regulasi. “Saya berharap LPD tetap menjadi penggerak ekonomi krama Bali. Runtuh pun langit, LPD harus tetap tegak,” tegasnya. Menyinggung tantangan atau persoalan khusus LPD, kata Parta, kalau dicermati
dengan hati dan pikiran yang jernih, sesungguhnya UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) sebenarnya anugerah bagi Bali. Ia mengatakan, UU ini menegaskan bahwa negara mengakui dan memberikan penghormatan bagi Bali sebagai kesatuan hukum adat yang diberikan otoritas mengurus rumah tangganya. Dengan dikecualikannya LPD dari lembaga keuangan lain yang tidak dikenakan pajak menunjukkan apresiasi dari negara, bahwa Bali yang kaya akan adat dan budaya membutuhkan biaya yang sangat besar untuk merawat dan melestarikannya. “Dengan tidak dikenakan pajak, sesungguhnya ada kesempatan yang luar biasa yang dimiliki oleh LPD untuk membantu desa pakraman. Ini sesuai dengan tujuan berdirinya LPD,” tegasnya. Parta menegaskan, de-
Senin Pon, 3 April 2017
ngan tidak berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berarti negara juga memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada lembaga pengawas di setiap desa pakraman dan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan secara mandiri. “Ini mengisyaratkan bahwa ke depan pengawasan yang profesional dalam pelaksanaan dan pengeloaan LPD akan lebih transparan dan modern,” jelasnya. Untuk itu, ia menegaskan ada sejumlah hal penting yang akan menjadi muatan yang akan dimasukkan dalam perubahan Peraturan Daerah Provinsi Bali tentang Perubahan Ketiga atas Perda Provinsi Bali Nomor: 8/2002. Parta mengatakan, muatan materi revisi di antaranya terkait dengan pentingnya menjadi taksu LPD yang berdasarkan hukum adat, pen-tingnya mempertegas LPD
”Saya berharap LPD tetap menjadi penggerak ekonomi krama Bali. Runtuh pun langit, LPD harus tetap tegak.” I Nyoman Parta, S.H. Seputar Bali 18.00 Wita Senin, 3 April 2017
sebagai milik desa pakraman, serta penguatan kewenangan Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/ kota selaku pembina LPD. Selain itu, katanya, juga akan diakomodasi sistem audit yang akan dilakukan setiap tahun, serta menyiapkan regenerasi terhadap kepemimpinan LPD. “Ada sejumlah hal strategis lain yang kami akan akomodasi dalam hal ini. Semua tentu arahnya pada upaya-upaya yang lebih profesional dan
adanya harmonisasi kepentingan dalam hal pengawasan dan keberadaan LPD sebagai milik desa pakraman. Intinya, LPD ke depan harus benarbenar bisa menjadi generator pertumbuhan ekonomi krama Bali di tingkat desa pakraman dan bisa membantu krama Bali menjadi generasi yang profesional dalam merebut peluang usaha dan ekonomi. Dalam konteks ini, peran LPD harus lebih jelas dan terukur,” tegas Parta. (dir)
figur Lebih Berkualitas
SABTU (1/4) lalu merupakan hari istimewa bagi Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 163/Wira Satya I Putu Sukadana. Pasalnya, saat itu ia ditunjuk menjadi perwakilan perwira saat upacara kenaikan pangkat yang dipimpin langsung Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko. Sejak saat itu pangkatnya naik satu tingkat menjadi Mayor Inf. I Putu Sukadana. “Seperti harapan Bapak Pangdam, kami semakin semangat melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Selain itu, mampu mempersembahkan kinerja dan pengabdian lebih berkualitas disertai dedikasi, loyalitas dan profesionalitas yang tinggi, selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kondisi sosial yang selalu berkembang saat ini,” tegas Mayor Sukadana, Minggu (2/4) kemarin. Sejak menjabat Kapenrem Juni 2016, perwira asal Abiansemal, Badung ini merangkul media massa dan membuat website Korem 163/Wira Satya, www.korem163/wirasatya.com. Dengan begitu, semua aktivitas Korem bisa terekspos maksimal di media massa. Apalagi Korem memiliki 700 Babinsa seluruh Bali, sehingga semua informasi bisa diserap dan diekspos dengan baik. “Pimpinan kami sering menyampaikan, saat ini media massa merupakan sarana sangat penting dan menentukan dalam keberhasilan suatu kegiatan. Dengan adanya media massa, dunia terasa kecil. Dengan padatnya kegiatan yang dilakukan satuan jajaran Korem, apabila tidak memanfaatkan media dengan baik, maka apa pun yang sudah dilakukan akan kurang bermanfaat baik bagi masyarakat maupun satuan,” ujar mantan Danramil Denpasar Timur ini. Dengan adanya website tersebut, Babinsa bisa mengirim data kegiatan yang dilakukan di wilayahnya masing-masing dan menjadi bahan berita yang menarik untuk dipublikasikan di website, serta media sosial. (rah)
Terima Pelunasan Utang Pakai Narkoba
JANUR – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, warga Denpasar yang beragama Hindu ramairamai membeli janur yang dijajakkan penjual di kawasan Jalan Sulawesi, Denpasar, Minggu (2/4) kemarin.
PDAM Khawatir Bencana Alam di Hulu Bali Post/wan
Denpasar (Bali Post) Layanan PDAM Denpasar beberapa kali mengalami gangguan akibat bencana alam, seperti tanah longsor di pinggir sungai dan banjir bandang di bagian hulu. Bencana alam ini berdampak pada sumber air baku permukaan, seperti Sungai Ayung yang dimanfaatkan PDAM. Banjir bandang menghantam Bangli beberapa waktu lalu, misalnya, mengakibatkan layanan PDAM terganggu cukup lama pada awal Februari lalu. Kasus serupa hampir terjadi lagi, karena di daerah Payangan, Gianyar terjadi banjir bandang, Jumat (31/3) malam lalu. Dikonfirmasi Minggu (2/4) kemarin, Dirut PDAM Denpasar I.B. Gede Arsana mengatakan, saat ini aliran PDAM ke pelanggan sudah kembali normal. Karena sejatinya bencana di Payangan tersebut tidak terlalu besar pengaruhnya terhadap layanan PDAM. “Kami sempat antisipasi dengan menutup saluran in-
take sehingga kasus sebelumnya tidak terulang,” katanya. Menurut Arsana, pihaknya sangat khawatir bila di bagian hulu terjadi bencana. Terlebih bagian hulu itu terkait dengan saluran Sungai Ayung. Bila terjadi bencana banjir atau tanah longsor, pasti akan berdampak pada layanan PDAM.
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : PENENGGELAMAN KAPAL PENCURI IKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Kemudian pada pukul 21.30 Wita, pasokan air bersih sudah kembali normal, di mana pada saluran intake terdapat lima pompa yang bekerja dengan lancar. Namun, untuk melakukan pasokan air bersih tersebut diperlukan waktu untuk pengisian pada bak reserpoar atau bak penampungan guna mencapai level normal. Selanjutnya pada pukul 01.00 Wita dini hari, boster dihidupkan kembali dengan empat pompa dengan plow 200 liter per detik, kemudian pada outlet diberi plow 100 liter per detik sehingga air bersih bisa kembali dijalankan dengan normal. (kmb12)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Rai Mantra dan Jaya Negara Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan
Desainer Asal Rusia Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Seorang desainer busana atau fashion designer asal Rusia Goryaynova (29) ditangkap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Jumat (24/3) lalu. Goryaynova diciduk polisi saat melintas di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung. Saat tasnya digeledah, petugas menemukan satu paket sabu-sabu (SS) dan langsung dibawa ke Mapolresta. “Informasinya, pengedar narkoba punya utang sama pelaku dan sisanya Rp 500 ribu dibayar pakai satu paket sabu-sabu,” kata salah seorang sumber, Minggu (2/4) kemarin. Sumber tersebut menambahkan, penangkapan tersebut dilakukan sekitar pukul 22.00 Wita. Terungkapnya kasus ini berawal dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi bahwa tersangka yang beralamat di Balangan Pratama Residen, Ungasan, Kuta Selatan, Badung ini, sejak lama mengkonsumsi narkoba. Saat diperiksa, tersangka mengatakan mendapat SS tersebut dari seseorang yang mengaku berada di Lapas Kerobokan. Wanita bertubuh kurus yang mengaku menguasai delapan bahasa asing ini menerangkan tinggal di Bali sejak delapan tahun dan menggunakan SS sejak satu setengah tahun yang lalu. “Tersangka berdalih menggunakan sabu-sabu agar bisa lebih fokus dan banyak inspirasi. Padahal itu hanya alasannya saja. Yang ada, narkoba itu justru merusak otak,” tegas sumber yang enggan disebut namanya ini. Saat dikonfirmasi, Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo seizin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Untuk sementara dari hasil pemeriksaan, tersangka masuk sebagai pengguna. Tapi kasus ini masih kami dalami,” tegas Kompol Ganefo. (kmb36)
“Mudah-mudahan, tidak ada lagi bencana alam seperti itu, sehingga PDAM tetap bisa memberikan layanan kepada pelanggannya,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, akibat banjir bandang di Payangan, Gianyar, berdampak hingga di aliran Sungai Ayung yang dimanfaatkan sebagai sumber air baku pada IPA Belusung oleh PDAM Kota Denpasar. Akibat bencana itu, terjadi kekeruhan air yang cukup tinggi, sehingga PDAM Kota Denpasar melakukan langkah antisipasi dengan menutup saluran intake agar tidak menggagu produksi air bersih. Arsana menjelaskan, produksi IPA Belusung stop produksi pada pukul 19.40 Wita, hal ini disebabkan adanya banjir bandang disertai dengan material kayu dan pasir kiriman dari hulu Sungai Ayung yang mengakibatkan kekeruhan air baku.
I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. HARI Suci Galungan dan Kuningan yang jatuhnya setiap Budha Kliwon Wuku Dunggulan
tahun 2017 ini jatuh pada tanggal 5 April 2017. Sementara Hari Suci Kuningan yang jatuh pada
Saniscara Kliwon Wuku Kuningan atau tanggal 14 April 2017. Umat Hindu telah melakukan berbagai persiapan dalam menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan. Begitu juga di Kota Denpasar, berbagai persiapan telah tampak dilakukan oleh masyarakat Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara di sela-sela kegiatan kemasyarakatan dan kepemerintahan menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar, khususnya yang beragama Hindu. Rai Mantra mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Suci Galungan dan Kuningan untuk meningkatkan srada bakthi kehadapan Ida
Shang Hyang Widhi Wasa dan mulat sarira, mempererat persaudaraan serta tali silaturahmi antarmasyarakat. Jadikan spirit hari suci Galungan dan Kuningan ini sebagai modal pembangunan Kota Denpasar. Melalui pijakan ini, dengan penguatan ajaran dharma masyarakat akan mampu menimbang langkah kehidupan yang baik dan buruk di tengah percepatan pembangunan Kota Denpasar di berbagai bidang. Dengan pijakan bersama dalam ajaran dharma akan mampu membawa beribu harapan masyarakat dan pemerintah mengarahkan pembangunan Denpasar untuk kemanfaatan masyarakat. Selain itu, Rai Mantra juga mengingatkan krama Denpasar dalam menjalankan dan merayakan kemenangan dharma
melawan adharma agar berjalan dengan aman, khidmat dan penuh tenggang rasa. Tingginya tenggang rasa yang selama ini ditunjukkan masyarakat sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan berbagai program yang digulirkan Pemkot Denpasar. Rai Mantra juga mengajak masyarakat Denpasar dalam kesucian makna hari suci Galungan dan Kuningan selalu berpikir, berkata dan berbuat yang baik. Untuk itu, masyarakat diajak dapat me-manage waktu sehingga tidak mengurangi produktivitas dalam bekerja dan dapat menjalankan swadharma masing-masing. Akhir kata, Rai Mantra dan Jaya Negara mengucapkan selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar. (ad111)
PLA Denpasar Peringati Hari Autis Sedunia
Ny. Selly Lepas Jalan Santai, Motivasi Anak Lebih Mandiri
HARI Autis Sedunia yang diperingati setiap tanggal 2 April menjadi momen penting untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap keberadaan anak penyandang autis. Tentu peringatan ini dilaksanakan Pusat Layanan Autis (PLA) Denpasar, melibatkan orangtua dan Autis Center yang berada di Denpasar dengan menggelar berbagai kegiatan. Melalui Tema Hari Autis Sedunia Tahun ini yakni “Inclusion and Neurodiversity”, tidak ada diskriminasi dan perbedaan adalah sesuatu yang alamiah, Minggu (2/4) kemarin digelar jalan santai yang dilepas langsung Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra di depan PLA Denpasar Jalan Mataram, Nomor 3 Denpasar. Tampak dalam kegiatan ini ratusan anak-anak PLA Denpasar dan orangtua serta siswa sekolah dasar, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini dan Kelompok Peduli Anak Autis Fajar Pagi mengikuti jalan santai. Ny. Selly yang juga selaku pembina PLA
Denpasar bersama Ny. Kerti Rai Iswara dan para peserta jalan santai, juga tampak berbaur bersama anak autis dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan “Tidak ada diskriminasi dan perbedaan adalah sesuatu yang alamiah”. Mereka mengelilingi kawasan Car Free Day Lumintang hingga finish kembali di PLA Denpasar sebagai kegiatan lanjutan yang pada Sabtu 3 April, juga menggelar kegiatan seminar dan Parenting melibatkan para orangtua siswa PLA Denpasar. “Kepada orangtua dan seluruh masyarakat, saya harapkan dapat memberikan motivasi kepada anak-anak autis untuk dapat menjalankan kehidupan sehari-hari secara mandiri,” ujar Ny. Selly usai mengikuti jalan santai. Ny. Selly menambahkan, memberikan motivasi kepada orangtua dan anak-anak menjadi langkah yang baik untuk memberikan semangat yang berdampak pada kemandirian anak-anak autis, dengan harapan nantinya PLA Denpasar mampu melayani anakanak autis secara baik. Dalam peringatan Hari Autis Sedunia
kali ini yang diisi dengan berbagai kegiatan dari seminar, berbagai perlombaan melibatkan anakanak autis dan centre autis di Denpasar, hingga kegiatan jalan santai yang dapat mensosialisasikan keberadaan anak-anak autis kepada masyarakat. “Hal ini juga tak terlepas dari harapan kita bersama dengan keberadaan PLA Denpasar yang dibangun pada Tahun 2010 lalu, mampu memberikan langkah-lahkah terapi secara baik kepada anak-anak autis,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pengurus Harian PLA Denpasar Nyoman Handika mengatakan, dalam peringatan Hari Autis Sedunia, PLA Denpasar setiap tahunnya mengisi dengan berbagi kegiatan yang melibatkan para orangtua dan anak-anak PLA Denpasar. Setelah melaksanakan jalan santai yang nantinya pada tanggal 20 April akan digelar kegiatan pentas seni budaya anak-anak autis PLA Denpasar yang bertempat di PLA Denpasar. Handika juga menjelaskan, terkait perkembangan jumlah anak yang dilayani sejak tahun 2010-2017 mengalami pen-
BERBAUR - Ny. Selly selaku pembina PLA Denpasar bersama Ny. Kerti Rai Iswara dan para peserta jalan santai tampak berbaur bersama anak autis dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Tidak ada diskriminasi dan perbedaan adalah sesuatu yang alamiah”. ingkatan. Pada tahun 2010, PLA Kota Denpasar melayani 30 anak, tahun 2011 42 anak, tahun 2012 65 anak, tahun 2013 melayani 80 orang anak hingga tahun 2017 ini telah melayani 102 orang anak. Sedangkan anak yang telah dirujuk ke sekolah inklusi untuk mendapatkan pendidikan formal setara SD sebanyak empat orang. PLA Denpasar memiliki tujuh layanan yang diberikan, meliputi
Terapi Prilaku, Terapi Okupasi, Terapi Wicara, Fisioterapi, Kelas Bina Diri, Kelas Pengembangan Diri dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, serta Pemeriksaan kesehatan diberikan oleh dokter spesialis anak dan psikiater dari Rumah Sakit Umum Wangaya Denpasar. Yang terbaru, PLA Denpasar memiliki Pol. Therapi yang berada di dalam lingkungan PLA. (ad110)
BADUNG
Senin Pon, 3 April 2017
3
SOSOK Bangun Rumah Rakyat
GUNA menunjang dan mensukseskan program sejuta rumah, Real Estate Indonesia (REI) akan terus menggenjot pembangunan di daerah. Ini dilakukan sesuai dengan komitmen REI menjadi garda terdepan membangun rumah rakyat. Untuk merealisasikan hal itu, diharapkan di daerah juga terjadi sinkronisasi karena REI tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan pemerintah daerah.Bali saat ini terus diserbu oleh pembangunan property, seperti perhotelan dan sebagainya, namun di sisi lain, kebutuhan perumahan masih kurang. Dengan semangat yang dimiliki, REI yakin bisa berkontribusi di seluruh Bali untuk pemerataan dalam pembangunan. “Kami akan terus berkontribusi untuk pemerataan, seperti di Bali utara, timur dan barat dalam membangun rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Ketua DPD REI Bali Agung Ariawan di sela-sela perayaan HUT ke-45 REI di Garuda Wisnu Kencana, Sabtu (1/4) lalu. Agung Ariawan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pembangunan dalam menunjang kebutuhan perumahan di Badung Selatan. Ini akan terus dilakukan, karena di Badung Selatan banyak pekerja di bidang pariwisata. Untuk tahun 2017 ini, pihaknya menargetkan bisa membangun sebanyak 3.000 MBR. Sementara tahun 2016 lalu, REI sudah membangun sebanyak 1.000 unit MBR. “Mudah-mudahan tahun 2017 ini bisa membangun lebih dari 3.000 unit MBR,” harapnya. (edi)
Pemkab Dukung Penenggelaman Kapal Pencuri Ikan
Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk menenggelamkan kapal-kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia, khususnya di wilayah perairan daerah setempat. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, upaya penertiban dan penegakan hukum terhadap kejahatan illegal fishing harus terus dilakukan karena merugikan negara. “Ilegal fishing ini sangat merugikan negara kita. Ribuan ton hasil kekayaan laut kita dirampas oleh pelaku illegal fishing ini. Untuk itu, saya sangat mendukung upaya penenggelaman kapal pelaku illegal fishing tersebut,” ujar Giri Prasta, Sabtu (1/4) lalu. Giri Prasta berharap penenggelaman Kapal Franciska Eks. HEN.GT.73 oleh Kapolda Bali di Waterspot Apolo Tanjung Benoa, Kuta Selatan menimbulkan efek jera bagi pelaku pencurian lainnya. Karena itu, Pemkab Badung sangat mendukung upaya penenggelaman kapal dengan cara kapal dibocorkan, sehingga kapal utuh sampai di dasar laut yang selanjutnya akan berfungsi sebagai rumpon atau rumah bagi ikan di dasar laut. “Cara ini lebih bagus ketimbang dihancurkan dengan menggunakan bom yang ujungnya akan menghasilkan banyak sampah dari serpihan kapal yang hancur,” katanya. Giri Prasta menambahkan, pihaknya siap mengeluarkan anggaran jika dibutuhkan dengan catatan kapal tidak dihancurkan melainkan ditenggelamkan. “Selain menjadi rumpon dan rumah bagi biota laut, sehingga nelayan di perairan Tanjung Benoa tidak kesulitan mencari ikan. Kapal yang ditenggelamkan itu ke depannya akan dapat menjadi tempat wisata daving sport,” ujarnya. Kapolda Bali Pol. Petrus R. Golose mengatakan, kegiatan penenggelaman kapal ini merupakan bentuk nyata dan aksi tegas terhadap pelaku illegal fishing oleh Satgas yang terdiri dari Angkatan Laut, Polri terutama Polisi Perairaan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kejaksaan dan stakeholder lainnya dalam mendukung program pemerintah dalam kaitan Illegal, Unregulated and Unreported (IUU). “Kami sudah mengusulkan untuk dimasukkan dalam Transnational Organized Crime (TOC) karena kapal-kapal yang melakukan illegal fishing ini kebanyakan direncanakan dan dilakukan di negara lain, akan tetapi mengubah bendera negara lain tersebut menjadi bendera Indonesia, sehingga seakan akan kapal ini berasal dari Indonesia dan bisa melakukan penangkapan ikan,” jepasnya. Terkait kegiatan pemusnahan sebuah kapal dengan nama Franciska Eks.HEN.GT.73 yang digunakan dalam tindak pidana perikanan di wilayah Bali sudah mendapat keputusan Pengadilan Negeri Denpasar yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). (kmb27)
Bali Post/wan
GENANGAN AIR - Sejumlah pengendara motor menerobos genangan air saat hujan deras di dekat jembatan di kawasan Pasar Taman Sari Merta Kerobokan, Jalan Raya Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (2/4) kemarin.
Pusat Ambil Alih Proyek ”Underpass” Simpang Ngurah Rai Mangupura (Bali Post) -
Pemerintah pusat akan mengambil alih pengerjaan Underpass Simpang Patung Ngurah Rai, Tuban. Proyek di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dipastikan akan mulai dikerjakan tahun 2017 ini.
Saat dikonfirmasi, Minggu (2/4) kemarin, Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba membenarkan prihal tersebut. Dia mengatakan, mulai dari pendanaan sampai pelaksanaan proyek akan diambil oleh pemerintah pusat. “Bulan ini (April - red) akan dilakukan persiapanpersiapan administrasi dan selanjutnya lima bulan ke depan akan dilanjutkan dengan kegiatan fisik,” katanya. Menurut Surya Suamba, metode pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan di simpang menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai itu adalah design and build. Metode ini digunakan lantaran pusat baru memiliki feaseability study (FS). “Artinya, desainnya dibuat dan langsung dibangun,” katanya. Surya Suamba menambahkan, proyek tersebut harus selesai sebelum pertemuan IMF di Nusa Dua pada Oktober 2018. “Dari penjelasan Bapak Menteri, sebelum IMF harus selesai. Kalau Underpass Simpang Unud akan dikaji, tetapi ada sinyal pusat juga yang akan mendanai pembangunannya,” jelasnya. Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono telah meninjau kondisi kemacetan di simpang Patung Ngurah Rai, Tuban, Sabtu (1/4) lalu. Ia melihat langsung kondisi lalu lintas yang sangat padat, dimana di lokasi merupakan pertemuan lalu lintas dari empat arah. Dari utara kendaraan
Hindari Pungli
Pemkab Terapkan SIUP dan TDP Berbasis ”Online”
Mangupura (Bali Post) Menghindari terjadinya praktik pungli atau pungutan liar, Pemkap Badung akan menerapkan pelayanan pengurusan perizinan melalui aplikasi dalam jaringan. Aplikasi pelayanan online ini juga akan mempermudah masyarakat mengurus perizinan lantaran dapat dilakukan dari rumah, seperti mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Pemkab Badung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan melaunching aplikasi pelayanan online itu, April mendatang. Menurut Kepala DPMPTSP Kabupaten Badung Made Sutama, penerapan sistem online merupakan pengejawantahan dari instruksi Bupati Badung agar seluruh perangkat daerah di Kabupaten Badung terus melakukan pembenahan serta mengimplementasikan program smart city di masing-masing wilayah kerja. “Instruksi Bapak Bupati dan Wakil Bupati untuk terus melakukan pembenahan terhadap pelayan publik terus kami lakukan. Sebelumnya kami sudah menerapkan sistem online atau dikenal dengan SPIPISE,” terang Made Sutama, Minggu (2/4) kemarin. Sutama menambahkan, penerapan sistem tersebut sesuai dengan arahan dari Badan Koordinasi Penana-
Bali Post/kmb27
Made Sutama man Modal. Yakni dengan sistem IT, pelayanan izin investasi yakni izin prinsip penanaman modal di Badung bisa terlayani secara online. Birokrat asal Desa Pecatu ini mengatakan, pihaknya akan meyiapkan pelayanan sistem online untuk Pelayanan Perizinan SIUP dan TDP. Upaya ini guna mengeleminir petugas bersentuhan langsung dengan pengurus izin. “Pelayanan ini akan kami terapkan pada pertengahan April ini. Dengan sistem tersebut, permohonan dapat diproses secara online,” jelasnya. Lebih lanjut dijelaskan, pemohon dapat mengisi formulir dan menyampaikan hasil scanning dokumen yang dipersyaratkan. Jika disetujui, maka akan diverifikasi dengan menunjukan dokumen aslinya ke Kantor DPMPTSP untuk pencetakan izin. “Selain untuk mempermudah pelayanan izin
kepada masyarakat, kami juga meyiapkan sistem aplikasi Sisumaker dalam kegiatan surat menyurat di internal. Sistem Informasi Surat Masuk dan Keluar (Sisumaker) ini bermanfaat untuk kegiatan disposisi surat menyurat, serta penandatanganan surat oleh pejabat secara elektronik,” paparnya. Made Sutama mengaku telah menerapkan pengurusan izin hotel baru dengan sistem paket. Dengan sistem ini, pengusaha bisa mengurus izin operasional atau Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), Izin Gangguan, Izin Restoran dan Mikol, tanda dafrar Perusahan (TDP) sebagai pendukung operasional hotel. “Sistem ini sudah dimulai tanggal 2 Mei 2016 dan sistem satu paket ini diperuntukkan bagi pengusaha yang mengurus izin hotel baru,” katanya. Dengan pelayanan perizinan hotel satu paket ini, kata Sutama tentunya sangat membantu masyarakat utamanya dalam efisiensi waktu kepengurusan izin tersebut. “Biasanya, satu izin diurus selama 12 hari dan saat mengurus beberapa izin bisa empat kali bolak-balik ke kantor perizinan,” ujarnya. Ditambahkan, dengan sistem paket masyarakat sekaligus mengurus izin-izin tersebut. Namun dalam pengurusan izin satu paket ini, pengusaha diminta untuk merampungkan bangunan hotelnya 100 persen. (kmb27)
dari arah Jalan Sunset Road dan By Pass Sanur, dari timur kendaraan keluar dari Tol Bali Mandara, Selatan kendaraan dari arah Nusa Dua, sedangkan dari barat kendaraan dari Bandara Ngurah Rai. Bupati Giri Prasta saat mendampingi kunjungan menteri dan rombongan, yakni Dirjen Bina Marga Arie Setiadi dan dari pihak Balai Besar Pelaksana jalan Wilayah V menjelaskan, pembangunan Underpass Simpang Patung Ngurah Rai dipastikan dilaksanakan tahun ini. “Bapak Menteri tadi memastikan pengerjaannya akan dilak-
sanakan tahun ini dan sudah rampung pertengahan tahun 2018 mendatang,” katanya. Menurut Giri Prasta, seluruh pembiayaan akan ditanggung pemerintah pusat. Sedangkan Pemkab Badung diminta bantuannya mengkoordinasikan terkait pembebasan lahan milik warga. Untuk anggaran pembebasan lahan juga sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat. Bupati Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada Menteri PUPR dan Balai Besar Pelaksana jalan Wilayah V yang telah memastikan proyek ini akan segera dilaksanakan. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A
Optimis akan Menasional
B R A N D I N G D I S I N I
Percepat Program Sejuta Rumah
Kopi Banyuatis 2 in 1 Legenda Rasa Diluncurkan REI Teken MoU dengan Perbankan, Pengembang dan Pemda KOPI Banyuatis meluncurkan produk baru yaitu Banyuatis 2 in 1 Legenda Rasa pada perayaan HUTnya yang ke-57 di Kasa Bunga, Renon, Sabtu (1/4) lalu. Pada acara peluncuran dan perayaan HUT tersebut, hadir pula Jun Bintang, penyanyi Bali sebagai brand ambassador Kopi Banyuatis 2 in 1 Legenda Rasa. Managing Director Kopi Banyuatis I Gusti Made Adnyana Kepandean mengatakan, Kopi Banyuatis 2 in 1 Legenda Rasa merupakan produk 2 in 1, kopi plus gula. Selama ini produk kopi yang beredar di Bali sebagian besar berasal dari kopi luar. ‘’Sedangkan kami tampil dengan kopi Bali, yaitu Kopi Banyuatis, yang sudah melegenda,’’ ucapnya. Rasanya berbeda dibandingkan kopi lain karena Kopi Banyuatis mengandalkan kemurnian rasa kopi. Kemurnian kopi ini membuat manfaat kopi untuk kesehatan lebih terasa. Kunci kelezatan kopinya juga pada racikan yang pas karena mempertahankan tradisi pengolahan kopi dari tahun 1960. Sebelumnya Banyuatis telah memiliki produk Kopi Banyuatis reguler. Sejak tahun 2015, pihaknya memproduksi kopi-kopi yang lebih berkualitas yang disebut produk kopi premium. ‘’Sekarang yang kami mau sasar adalah market retail. Jadi, dari kelas yang terbawah. Makanya dengan kopi sachetan ini, kami yakin bisa masuk ke market tersebut,’’ ungkapnya. Ia menargetkan menggenjot pemasaran di Bali dan NTB (Lombok dan Sumbawa) tahun ini. ‘’Setelah itu, kami yakin bahwa kopi Bali ini
FOTO BERSAMA - Keluarga besar manajemen Kopi Banyuatis berfoto bersama seusai pemotongan tumpeng sekaligus peluncuran Kopi Banyuatis 2 in 1 Legenda Rasa serangkaian perayaan HUT ke-57 Kopi Banyuatis di Renon, Sabtu (1/4). bisa meng-Indonesia,’’ tegasnya. dinikmati oleh kawula muda. Kopi Banyuatis juga telah beredar Di usia ke-57, Pusaka Harsadena di Pulau Jawa, namun diakuinya menargetkan menyasar konsumen tidak terlalu banyak. Bali secara total. Ekspedisi selanOwner CV Pusaka Bali Persada jutnya ke Lombok dengan produk Gede Pusaka Harsadena mengung- baru tersebut. ‘’Saya yakin produk kapkan kopi Banyuatis telah ada ini akan menasional. Karena ketika sejak tahun 1960 dan hingga saat orang-orang dari Surabaya diberiini masih tetap eksis. Hal itu karena kan oleh-oleh kopi kami, mereka ia tetap mempertahankan kualitas sangat senang. Dari sana kami rasa. ‘’Seperti tagline-nya Legenda tahu,’’ terangnya. Rasa, rasanya melegenda. Cita rasa Ambassador Kopi Banyuatis 2 kopi itu yang kami pertahankan in 1 Legenda Rasa, Jun Bintang, sampai saat ini. Kualitas yang mengaku penggemar kopi sejak dipertahankan dan terus berinovasi SMA. ‘’Saya pikir semua kopi itu adalah kuncinya,’’ jelasnya. sama, tapi Kopi Banyuatis adalah Ia tahu betul selera konsumen- produk lokal yang harus saya bikin nya. Untuk menyasar kalangan diketahui banyak orang,’’ tuturnya. muda yang menyukai kopi dengan Karena itulah ia mengiyakan ketika creamer atau kopi 2 in 1, pihaknya ditawari menjadi brand ambassamenciptakan inovasi kopi baru, dor selama dua tahun. ‘’Saya bangga yaitu Banyuatis 2 in 1 Legenda sebagai anak muda Bali membawa Rasa. Jadi, kopi yang identik un- brand kopi Bali untuk menasional,’’ tuk orang tua ini, kini juga dapat imbuhnya. (ad105)
PUNCAK perayaan HUT ke-45 Real Estate Indonesia (REI), Sabtu (1/4), diisi penandatanganan kerja sama (MoU) dengan berbagai pihak, di antaranya dengan perbankan yaitu Bank BRI dan Bank BNI, sejumlah pengembang dan pemerintah daerah (pemda). Acara ini dihadiri Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, Wakil Gubernur Bali serta ribuan undangan. Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata dalam sambutannya mengatakan, dalam rangkaian HUT, REI sudah melakukan kegiatan sosial seperti bedah rumah bekerja sama dengan BRI dan BNI. Sementara untuk menunjang program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pihak REI menggandeng BRI dan BNI dalam hal membantu pembiayaan. Dengan demikian, program sejuta rumah diharapkan bisa dipercepat. ‘’Kami akan konsolidasi dengan pengembang besar, agar membantu pengembang di daerah. Ini perlu dilakukan untuk mempercepat program sejuta rumah, dijalankan terus-menerus dan meningkat,’’ ujarnya. Ia meyakini 2017 ini akan menjadi tahun kebangkitan dunia properti dan kebangkitan pembangunan se-
juta rumah. ‘’Kita akan kerjakan sejuta rumah secara terus-menerus. Sebanyak 200 ribu rumah akan dicapai tahun ini. Melalui HUT ini, kita ingin membuat REI semakin berwibawa, bermanfaat buat anggota serta bisa berkiprah untuk bangsa dan negara,’’ ungkapnya. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengajak seluruh anggota REI membangun rumah vertikal atau rumah susun untuk mengurangi masalah lahan. Selain itu, bersamasama mencari solusi kreatif guna mengatasi masalah deadlock perumahan. Menurutnya, lahan sangat terbatas saat ini terutama di Jawa dan Bali akibat urbanisasi yang sangat tinggi. Tahun 2050, diperkirakan lebih dari 70 persen orang Indonesia tinggal di perkotaan. Oleh sebab itu, mulai sekarang harus dipikirkan bagaimana membangun rumah vertikal sebanyak mungkin di kota-kota. ‘’Dengan konsolidasi lahan dan insentif, mudah-mudahan rumah vertikal bisa terwujud dan lebih sedikit tanah yang dibutuhkan,’’ katanya. Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi karena REI menjadi garda terdepan dalam membangun perumahan rakyat terutama MBR. Tahun 2015 REI membangun 699 ribu MBR dan ta-
hun 2016 membuat 805 ribu MBR. Ia berharap lewat kegiatan REI ini, pembangunan rumah MBR bisa lebih banyak lagi. ‘’Kalau dari 3.000an anggota REI semua punya konsep dan peduli terhadap MBR, selesai sudah permasalahan. Saya ingin mendorong semua berdiri untuk rakyat,’’ jelasnya. Senior Executive Vice President Bank BRI Supari mengungkapkan BRI dan REI melakukan join target bersama tahun 2017 sebagai salah satu upaya sinergi. Sinergi ini dituangkan dalam MoU antara BRI dan REI yang diteken pada puncak perayaan HUT REI. ‘’Bank BRI berharap semakin memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan rumah di Indonesia yang meningkat setiap tahunnya,’’ ucapnya. REI juga menggandeng seluruh developer anggota untuk bekerja sama dengan Bank BRI dalam pemanfaatan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Bank BRI siap memberikan dukungan berupa akses pembiayaan pembangunan rumah, terutama untuk konstruksi. Dalam kesempatan yang sama, Bank BRI memberikan persembahan khusus untuk seluruh anggota REI berupa Kartu Kredit Business Card REI. (ad108)
BEM FE Unwar Gelar Sounddetector#6
Hadirkan ’’Guest Star’’ Bill Fold dan The S.I.G.I.T
BAND pop punk hardcore Bill Fold dan band rock The S.I.G.I.T, turut memeriahkan gelaran Sounddetector#6 di Parkir Barat GOR Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (1/4) malam. Kedua band asal Bandung ini tampil pamungkas dan paling ditunggu dalam pentas musik yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (BEM FE Unwar) tersebut. Sebelumnya berturut-turut unjuk kebolehan sejumlah band indie dari Bali dengan genre musik sejenis, di antaranya Lylin, Summer in Vegas, Filth of Drama, The Last Heroes, Born to Destroy, Total Vandal, Natter Jack, Scared of Bums, Rajawali Ingkar Janji dan Painful by Kisses. Soundetector#6 dibuka oleh
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Wisnumurti, M.Si. didampingi Dekan Fakultas Ekonomi Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. dan Wakil Rektor III Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T. ‘’Saya memberikan apresiasi kepada BEM Fakultas Ekonomi yang membangkitkan kembali kegiatan sounddetector yang sudah pernah dilaksanakan dan menjadi ikon di bidang seni bagi mahasiswa Ekonomi Universitas Warmadewa,’’ ujar Wisnumurti. Menurutnya, Sounddetector merupakan ajang kreativitas mahasiswa Ekonomi yang tidak hanya pintar ‘’berjualan’’. Mereka juga bisa mengemas kegiatan dalam bidang kesenian, khususnya musik. Yayasan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan
Bali Post/kmb32
S U K S E S
Senin Pon, 3 April 2017
SAMBUTAN - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Wisnumurti (kiri) memberikan sambutan dalam pembukaan Sounddetector#6, Sabtu (1/4) malam.
ini karena dinilai positif bagi mahasiswa. ‘’Untuk mengurus kegiatan sebesar ini, saya pikir perlu team work dan kerja keras. Ini juga bagian dari penerapan ilmu manajemen,’’ jelasnya. Wisnumurti menambahkan, Unwar tidak saja melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Universitas ini juga menjadi wahana bagi semua mahasiswa untuk bisa beraktivitas secara positif. Dengan catatan, apa pun yang dilakukan mahasiswa harus tetap menjaga koridor-koridor keamanan, ketertiban dan kebersamaan. Ketua Panitia Soundetector#6 I Gusti Bagus Ivan Pradnya Gunawan mengatakan kegiatan ini sempat vakum selama tiga tahun. Tahun ini dibangkitkan kembali karena BEM Fakultas Ekonomi Unwar telah memiliki tim yang solid, dengan mengangkat tema ‘’Reborn to be Brave’’. ‘’Mulai tahun ini dan tahuntahun berikutnya kami berharap Sounddetector bisa berjalan lebih lancar, lebih bagus, lebih maju dan lebih keren lagi,’’ ungkap mahasiswa Semester VI ini. Ivan mengucapkan terima kasih kepada pihak kampus dan yayasan yang mendukung penuh gelaran Sounddetector sehingga bisa berjalan lancar. (kmb32/k250)
Gubernur Pastika Harapkan REI Mampu Wujudkan Program Sejuta Rumah
PROGRAM sejuta rumah melalui kegiatan penyediaan perumahan yang merupakan program prioritas pemerintah diharapkan mampu bersinergi baik antara pemerintah maupun dengan pihak stakeholder perumahan. Oleh karena itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika sangat mengharapkan adanya sinergitas antara Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) dengan pemerintah guna mewujudkan program sejuta rumah. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Ketut Sudikerta pada perayaan HUT ke-45 Asosiasi Real Estate Indonesia yang dilaksanakan di Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Jimbaran, Badung, Sabtu (1/4) malam. ‘’Tanggung jawab dalam mewujudkan target sejuta rumah huni bagi masyarakat tidak akan dapat diselesaikan tanpa adanya sinergitas program yang solid antara pemerintah dan pemangku kepentingan perumahan termasuk peran REI,’’ tegas Pastika. Menurutnya, sinergitas sangat diperlukan mengingat pada tahun–tahun mendatang tantangan penanganan perumahan dan permukiman akan semakin berat akibat laju pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang berbanding lurus dengan kebutuhan perumahan. Oleh karena itu, selain sinergitas, peran aktif REI sebagai mitra pemerintah sangat dibutukan untuk mewujudkan program tersebut. ‘’REI bisa menjadi jembatan bagi anggotanya untuk menjadi mitra strategis pemerintah mewujudkan program ini dan menekan angka backlog nasional kepemili-
kan atau hunian rumah khususnya masyarakat berpenghasilan rendah,’’ imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut, Pastika mengajak Asosiasi REI agar lebih peduli dan bijak terhadap kondisi masyarakat yang belum mampu memiliki rumah layak. ‘’Saya menggugah REI agar lebih peduli pada masyarakat yang belum mampu memiliki rumah yang layak. Ini merupakan tugas kita semua untuk memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau,’’ ungkap Gubernur Bali. Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil dalam sambutan singkatnya menyarankan kepada ratusan pengembang anggota REI untuk membangun rumah vertikal atau rumah susun, sehingga masalah lahan bisa dikurangi ke depannya. ‘’Dengan konsolidasi lahan secara insentif, mudah-mudahan rumah ke atas bisa terwujud dan lebih sedikit tanah yang kita butuhkan. Intinya, mari kita
sama-sama mencari solusi kreatif supaya deadlock perumahan bisa dicarikan solusinya. Lahan kita sangat terbatas, terutama Jawa dan Bali karena urbanisasi sangat tinggi,’’ katanya. Selain itu, Sofyan mengajak pengembang melaporkan pungutan liar (pungli) dalam urusan pertanahan. ‘’Saya dapat komplain pelayanan BPN oleh anggota REI di Jawa Timur. Saya senang dikomplain masalah itu. Sebuah HGB diminta Rp 2 juta oleh oknum-oknum itu. Sampaikan terus, saya akan perbaiki dan tidak jadi beban bapak ibu sekalian. Reformasi membuat perumahan untuk rakyat harus lebih mudah,’’ tambahnya. Perayaan diisi acara makan malam bersama yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara mitra kerja REI. Selain itu, diserahkan bantuan 28 unit bedah rumah dari REI, BNI dan BRI yang diterima langsung Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. (ad0115)
BEDAH RUMAH – Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta (dua dari kanan) menerima bantuan bedah rumah dari REI, BNI dan BRI pada perayaan HUT ke-45 REI.
PENANDATANGANAN MOU - Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil berfoto bersama usai menyaksikan penandatanganan MoU pada HUT ke-45 REI, Sabtu (1/4).
Wedakarna Tradisikan Sumbang Babi Guling Saat Galungan Desa Adat Berhak Imbau Pengusaha Pasang Penjor
SEJAK tahun 2015, tokoh muda Hindu Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga anggota DPD-RI Utusan Provinsi Bali memulai tradisi baru di kalangan pejabat dengan menyumbangkan kurban babi atau babi guling kepada umat Hindu yang membutuhkan. Hal ini dibuktikan lewat sejumlah program acara yang digagasnya di antaranya menyerahkan babi guling untuk lembaga permasyarakatan (lapas) di sejumlah daerah dan masyarakat miskin serta mengadakan Festival Babi Guling. Tradisi itu terus digelorakan oleh Gusti Wedakarna khususnya menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Ia juga mengimbau pengusaha di Bali, baik pribumi maupun pendatang dan para ekspatriat agar memasang ornamen hari raya Galungan. Ini disampaikannya di sela-sela memantau persiapan pelaksanaan Galungan. ‘’Saya mengimbau kepada siapa pun warga yang ada di Bali, agar memasang penjor di depan tempat usaha masing–masing. Ini wujud penghormatan pada alam Bali. Galungan bukan sekadar implementasi ajaran agama Hindu, tetapi juga ujian untuk nilai toleransi yang sesungguhnya. Jika benar-benar peduli terhadap alam Bali, pengusaha seharusnya tidak keberatan memasang penjor,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia menilai tiap desa adat sebenarnya berhak memberikan edaran, teguran bahkan sanksi kepada siapa pun pendatang yang tidak menghormati dresta adat di Bali. Di Perda Desa Pakraman sudah jelas tersirat bahwa Bali memiliki kekhususan desa adat yang dijiwai oleh nilai agama Hindu. Begitu juga di UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa sudah jelas bahwa negara memberikan perlindungan pada adat istiadat di
desa. Belum lagi ada ketentuan CSR di sejumlah UU termasuk UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT). Jadi, menurutnya, tanggung jawab lingkungan dan sosial adalah tanggung jawab para pengusaha. Baik itu di Aceh, Yogya, Papua maupun di Bali, saya rasa semua pendatang harus ikut melestarikan kebudayaan masing–masing. Secara moral, adanya imbauan memasang penjor dan menyalurkan CSR membuktikan bahwa perusahaan tersebut apakah itu pabrik, hotel, toko, restoran, bank dan lain sebagainya memang benar–benar merekrut orang lokal. ‘’Jangan sampai memiliki usaha di Bali, tapi pengusaha mengabaikan tenaga kerja lokal. Ini tidak manusiawi,’’ tegas President The Hindu Center of Indonesia ini. Gusti Wedakarna minta warga adat Bali untuk senantiasa men-
jaga palemahan sebagai wujud kewibawaan desa adat di Bali. ‘’Kita harus menyadari bahwa desa adat di Bali memiliki kekuatan dan keunikan yang berbeda dari tempat lainnya di Indonesia. Bali tanpa budaya Hindu maka tidak ada artinya. Jutaan turis datang ke Bali dan para investor karena ingin melihat kebudayaan Bali. Maka dari itu mari peduli terhadap budaya Bali dan itu harus dimulai dari keberanian tokoh desa adat, sekaa teruna dan jagabaya di Bali untuk berdebat, beragumentasi dengan landasan hukum yang kuat. Kedaulatan Bali ada di ujung lidah krama adatnya. Ngiring jadikan Galungan sebagai momentum yang baik untuk melibatkan pendatang dalam menjaga palemahan,’’ papar putra dari salah satu pendiri PHDI (Swargi) Shri Wedastera Suyasa ini. (ad109)
LESTARIKAN BABI GULING - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kiri) didampingi relawan AWK, Sang Ketut Sarka, mendukung pelestarian yadnya babi guling di Kabupaten Karangasem.
Gali Potensi Pengembangan Wisata Kuliner
Pemkab Gelar Gianyar Kuliner Festival
Gianyar (Bali Post) – Menggali potensi kuliner lokal khas Gianyar, Pemkab menggelar Gianyar Kuliner Festival di arena Car Free Day, Taman Ciung Wanara, Minggu (4/2) kemarin. Kegiatan ini diikuti puluhan peserta mulai PKK hingga siswa SMA/ SMK se-Kabupaen Gianyar. Kepala Dinas Pariwisata Gianyar Anak Agung Bagus Ari Brahmanta menjelaskan, festival ini bertujuan menggali potensi kuliner khas Gianyar, sekaligus mempromosikan eksistensi dan keunggulannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan pembangunan dan perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar dengan lebih menonjolkan kuliner lokal,’’ ucapnya. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pengembangan kuliner khas Gianyar melalui kualitas, penataan, pelayanan dan penyajian kuliner yang baik, dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Hal ini sesuai dengan tema Gianyar Kuliner Festival Tahun 2017 yakni ‘’Peran Kuliner Lokal dalam Industri Pariwisata
Gianyar’’. ‘’Kota Gianyar akan menjadi salah satu daerah tujuan wisata lewat kuliner khas Gianyar sebagai daya tariknya,’’ imbuh pria yang akrab disapa Gung Ari itu. Ari Brahmanta menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sajian kuliner khas tradisional Gianyar, khususnya yang disajikan pada pasar-pasar tradisional. ‘’Kami ingin memotivasi para penyaji kuliner khas tradisional Gianyar untuk meningkatkan pelayanan. Kami juga memberikan kesempatan masyarakat aktif dalam pengembangan kuliner khas tradisional Gianyar yang sehat dan berkualitas,’’ jelasnya. Gianyar Kuliner Festival Tahun 2017 mempunyai visi ‘’Mewujudkan Kuliner Gianyar yang Sehat, Berkualitas dan Dapat Berdaya Saing Internasional’’. Menu yang dilombakan meliputi pepes ikan air tawar dan jukut ares diikuti tujuh peserta perwakilan dari PKK Kecamatan se-Kabupaten Gianyar, sedangkan fruits dan vegetable curving (lomba mengukir buah) dengan tema ‘’kokokan’’ melibatkan 17
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
peserta perwakilan SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar. Sementara itu, Asisten Administrasi Administrasi Pemerintahan dan Kesra I Wayan Suardana menyatakan Gianyar Kuliner Festival merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-246 Kota Gianyar. Seluruh kegiatan bertujuan menggali sekaligus mempromosikan pariwisata wilayah timur. Perayaan hari jadi Kota Gianyar diharapkan memberikan dampak kepada peningkatan kunjungan wisatawan. Karenanya diharapkan seluruh pemangku kepentingan dan pelaku pariwisata terlibat secara aktif, sehingga kegiatan ini dapat memberi dampak kepada kesejahteraan masyarakat. Setelah melalui tahap penjurian, lomba pepes ikan air tawar dijuarai PKK Kecamatan Gianyar, disusul PKK Kecamatan Payangan di posisi kedua dan PKK Kecamatan Sukawati di tempat ketiga. Sementara pada lomba mengukir buah, SMKN 1 Tegallalang tampil sebagai juara, diikuti SMK Werdhi Kumara dan SMK Werdhi Sila Kumara. (kmb35)
Senin Pon, 3 April 2017
daerah
5
Hindari Truk, Dua Moge Bersenggolan dan Terseret
Pengendaranya Hanya Luka Lecet Negara (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang melibatkan dua motor gede (moge) terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan Hutan Cekik, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Minggu (2/4) kemarin. Akibatnya, Kawasaki Z 1.000 cc nopol DK 2829 QK dan Kawasaki R600 cc nopol B 3876 TUO rusak berat usai bersenggolan ketika mendahului kendaraan yang ada di depannya. Informasi yang didapat di lapangan, lakalantas itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu kedua pengendara moge yakni Mario A. Mangilong (37) asal Kelurahan Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung yang mengendarai Kawasaski Z 1.000 cc dan Evan Winanto (25) dari Desa Padangsambian Kaja Kecamatan Denpasar Barat yang mengendarai moge Kawasaki R600 sama-sama datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Ketika tiba di Km 127128, dalam kecepatan tinggi keduanya kemudian mencoba
mendahului kendaraan yang ada di depannya. Evan berada di depan disusul Mario di belakangnya. Ketika berada sejajar dengan kendaraan yang didahului, muncul truk dari arah yang berlawanan atau Gilimanuk. Guna menghindari tabrakan dengan truk di depannya, Evan seketika membanting setang motornya ke kiri. Mario yang yang tak sempat menghindar menabrak roda belakang motor rekannya tersebut. Keduanya tidak bisa mengedalikan kendaraannya dan langsung terpental ke kanan jalan atau masuk jalur berlawanan.
Akibat kerasnya benturan, moge milik Mario terseret sepanjang sekitar 30 meter dan menabrak beton pembatas jalan di utara (kanan) jalan hingga akhirnya terpelanting kembali ke selatan (kiri) jalan. Sementara moge kepunyaan Evan terseret sekitar 50 meter di utara jalan dan terhenti usai menabrak sebuah pohon di hutan. Kedua pengendara moge hanya menderita luka lecet pada tangan dan kaki. Mereka kemudian dilarikan ke puskesmas guna mendapatkan perawatan. Sebaliknya, kedua moge rusak berat. Bodi Kawasaki Z ringsek dan blok mesinnya hancur, sedangkan Kawasaki R hancur pada bagian depan, bodi serta arm belakangnya. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Nyoman Sukadana ketika diminta konfirmasinya membenarkan terjadi lakalantas di wilayah hukumnya. Dikatakannya, kecelakaan tersebut diduga
akibat kedua pengendara moge kurang berhati-hati saat mencoba mendahului kendaraan yang ada di depannya. Selain itu, keduanya mengendarai moge dengan kecepatan di atas 100 km/ jam, sehingga tidak sempat menghindar saat truk datang dari arah berlawanan. Menurut anggotanya yang ke TKP, keduanya hendak ke Banyuwangi menghadiri undangan moge. Mereka mengalami kerugian di atas Rp 180 juta. Moge 1.000 cc dibeli pemiliknya seharga Rp 365 juta plus biaya modif Rp 50 juta, sedangkan moge 600 cc harganya di atas Rp 400 juta. (kmb)
Bali Post/kmb
TARIK MOGE - Petugas bersama pengendara menarik moge ke jalan setelah terlibat senggolan di Cekik, Jembrana.
Dewan Jembrana Minta Penataan Sungai Ijogading Tak Sembarangan
Bali Post/kmb41
PASAR KIDUL - Pedagang menjual bahan kebutuhan pokok di Pasar Kidul, Bangli.
Janur Didatangkan dari Banyuwangi Bangli (Bali Post) – Umat Hindu di Bali membutuhkan banyak janur untuk membuat sarana perlengkapan upacara hari raya Galungan dan Kuningan. Janur dari luar Bali menjadi salah satu alternatif karena harganya jauh lebih murah. Salah seorang pedagang janur di Pasar Kidul, Bangli, I Nengah Suarnata, Minggu (2/4) kemarin, menjelaskan distributor mendatangkan janur dari wilayah Banyuwangi, Jatim. ‘’Harga dari sana dibanderol Rp 18 ribu per ikat isian 100 buah. Setelah di pasar saya jual Rp 20 ribu per ikat. Sementara janur Bali harganya lebih mahal, yaitu Rp 50 ribu,’’ ungkapnya. Menurut pedagang asal Desa Penglumbaran, Susut ini, janur yang didatangkan dari Banyuwangi ukurannya lebih pendek dan kecil. Berbeda dengan janur Bali yang ukurannya lebih panjang dan lebar, sehingga dihargai lebih mahal. Kalau hanya mengandalkan janur Bali dipastikan tidak mencukupi, karena hari raya besar Hindu jaraknya berdekatan mulai dari Nyepi, Sugihan Jawa, Sugihan Bali, Galungan hingga Kuningan. Sementara itu, tiga hari menjelang Galungan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih relatif stabil. Menurut pedagang kebutuhan dapur, Ni Komang Murdi, harga cabai Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram. Kenaikan hanya terjadi pada bawang putih dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Harga bawang merah tetap Rp 32 ribu per kilogram. (kmb41)
Lintas Daerah ABG Dicabuli Enam Kali KASUS pencabulan di bawah umur muncul lagi di Banyuwangi. Kali ini menimpa SY (16), asal Desa Tampo, Kecamatan Cluring. Anak baru gede (ABG) ini disetubuhi pacarnya hingga hamil satu setengah bulan. Tak terima dengan kejadian ini, ayah korban, Suryono (39), melapor ke Polsek. Pelaku ditangkap dan ditahan di Polsek Cluring. Kapolsek Cluring Iptu Bejo Madreas beberapa hari lalu menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari pengakuan korban kepada ayahnya. Bak disambar petir, ayah korban langsung naik pitam melihat anaknya yang masih bau kencur sudah hamil. Pelaku adalah pacar korban, RB (16), asal Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring. Berbekal laporan ayah korban, polisi bergerak memburu pelaku. Hasilnya, pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Pelaku memilih pasrah ketika digiring ke Polsek. Kepada penyidik, pelaku mengakui semua perbuatannya. Modusnya, pelaku menghubungi korban agar datang ke rumahnya dan dipaksa menginap. Saat itulah terjadi persetubuhan yang berlanjut hingga enam kali dan terakhir 13 Januari 2017. Pelaku dijerat dengan Pasal 76 D junto pasal 81 UU RI No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Karena pelaku masih di bawah umur, penyidikan melibatkan Badan Pemasyarakatan (Bapas) Jember. (kmb30)
Negara (Bali Post) – Penataan bantaran Sungai Ijogading yang menjadi ikon kota Negara diharapkan terus berkesinambungan. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, penataan senderan tidak maksimal sehingga kini yang tersisa hanya puing dan menambah kumuh sungai. Saat ini penataan kembali dilakukan dengan pembuatan jogging track di sepanjang bantaran sungai yang membelah ibu kota Kabupaten Jembrana tersebut. Anggota Komisi C DPRD Jembrana I Putu Kamawijaya, Minggu (2/4) kemarin, mengatakan senderan berikut jogging track yang dibangun di bantaran Sungai Ijogading jangan sembarangan, melainkan harus memperhatikan kualitas. Pembangunan senderan mesti benar-benar sesuai rencana dan terus dipelihara agar tidak berujung pada kejadian yang sama di kemudian hari, yaitu hancur dan tak bisa digunakan. ‘’Asalkan tidak ada yang cawe-cawe (ikut campur), hasil proyek akan bertahan lama. Saya ingatkan agar pengerjaan sesuai spek, tidak ada pengurangan,’’
terangnya. Menurut anggota dewan asal Pergung Kecamatan Mendoyo ini, senderan hancur tergerus banjir dikarenakan ada kesalahan pengerjaan (human error). Ke depannya, baik pelaksana maupun yang mengadakan proyek harus memperhatikan. Selanjutnya setelah dibangun, dipelihara dan jogging track dimanfaatkan dengan baik sehingga berguna bagi masyarakat. Ia mengharapkan pengelolaan kebersihan dan perawatan jogging track berkelanjutan. ‘’Tidak berhenti setelah selesai dibangun, tetapi harus dijaga kebersihannya agar bermanfaat,’’ tandas Kamawijaya. Sebelum ada jogging track seperti saat ini, di sepanjang alur Sungai Ijogading pernah dibangun bangunan serupa di sisi barat dan timur sungai. Namun, lantaran pengerjaannya tidak sesuai spek, jogging track hancur tersapu banjir. Puing-puing bangunan senderan hingga saat ini masih ada serta ditumbuhi ilalang dan pohon pisang. (kmb26)
Bali Post/kmb26
JOGGING TRACK – Jogging track di bantaran Sungai Ijogading mesti dijaga kebersihannya dan dirawat agar tidak seperti sebelumnya.
Petani di Klungkung Minta Klaim Asuransi Diturunkan Semarapura (Bali Post) Program asuransi usaha tani yang digulirkan pemerintah mulai diminati petani di Kabupaten Klungkung. Hal itu terbukti dari adanya keikutsertaan sejumlah petani dalam program tersebut. Plt. Kadis Pertanian Kabupaten Klungkung Ida Kade Arga, Minggu (2/4) kemarin, mengatakan pada tahun 2017 Klungkung mendapat target asuransi 1.500 hektar. Sementara yang sudah terealisasi hingga Maret 2017 seluas 139,66 hektar antara lain di Subah Rogoh, Tohpati, Dlod Bakas, Toya Hee, Gombeng Kaler dan Subak Jero Kuta. Ia tidak mau menyatakan apakah dengan jumlah tersebut keikutsertaan petani dalam program asuransi tergolong rendah. Agra hanya menyatakan pihaknya akan melihat pencapaian target waktu tanam April-September mendatang. ‘’Sebagai pembanding, pada periode tanam April-September 2016, realisasi asuransi pertanian Kabupaten Klungkung 1.378,81 hektar. Waktu itu ada dukungan dari CSR BUMN, jadi petani tidak bayar. Kami akan lihat periode April-September 2017. Kami belum mendapat info apakah akan ada dukungan CSR atau tidak,’’ jelasnya. Untuk meningkatkan minat petani mengikuti program asuransi usaha tani, pihaknya bakal terus berupaya menggugah kesadaran petani terhadap pentingnya asuransi pertanian. Salah satu caranya melalui kegiatan sosialisasi secara lebih intensif ke subak-subak. Sebagaimana kegiatan sambang yang dilakukannya belum lama ini, sejumlah petani yang ditemuinya mengharapkan agar klaim asuransi bisa dikurangi dari 75 persen. Dalam syarat asuransi usaha tani selama ini, petani baru bisa mencairkan klaimnya jika luasan yang rusak/gagal panen mencapai 75 persen. ‘’Keluhan petani ini kami tampung dan nantinya akan dikoordinasikan kembali dengan Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali,’’ terang Kade Arga. (kmb40)
OPINI
6
Senin Pon, 3 April 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Penanganan Sampah Harus Jadi Prioritas BALI terancam sampah. Puluhan ton sampah diproduksi masyarakat setiap harinya. Sebagian besar sampah rumah tangga dan pasar. Bahkan pada hari raya, jumlahnya dua kali lipat. Ini menjadi ancaman Bali di tengah pengembangan pariwisata budaya. Terlebih dalam mewujudkan Bali Clean dan Green. Ini tentu merupakan tantangan tersendiri membersihkan Bali dari sampah dan menjaga lingkungan tetap terpelihara. Oleh karena itu, dalam rangka penyehatan lingkungan permukiman yang berkelanjutan, perlu dilakukan pengembangan sistem pengelolaan persampahan yang ramah lingkungan. Permukiman yang sehat dengan lingkungan yang bersih sangat diperlukan dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sehingga dapat menjadi lebih produktif. Dalam upaya mewujudkan situasi dan kondisi permukiman sehat, maka diperlukan rencana, program, dan pelaksanaan kegiatan yang terpadu, efisien, dan efektif. Dalam kaitan itu, pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum telah mengeluarkan peratutan No. 21/PRT/M/2006 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan. Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan itu merupakan pedoman untuk pengaturan, penyelenggaraan dan pengembangan sistem pengelolaan persampahan, baik bagi pemerintah pusat maupun daerah, dunia usaha, swasta, dan masyarakat. Hal tersebut juga dipedomani untuk pengaturan, penyelenggaraan, dan pengembangan sistem pengelolaan persampahan yang ramah lingkungan. Dalam kaitan itu, pemerintah Tk. II di Bali pun telah mengambil sejumlah kebijakan. Salah satunya setiap kabupaten/kota telah membangun depo sampah dengan sentuhan teknologi. Selain mempercepat proses pengolahan sampah, juga ada upaya (walaupun belum berhasil) untuk menjadikan sampah sebagai energi listrik. Selain itu kelompok-kelompok masyarakat peduli sampah juga dibentuk. Hampir di setiap kabupaten/kota sudah ada kelompok dengan membentuk bank sampah. Tinggal sekarang bagaimana meningkatkan peran serta masyarakat untuk ikut di dalamnya. Salah satunya dengan memilah sampah organik dan non-organik. Demikian pula pemerintah daerah harus pula memiliki truk sampah organik dan non-organik. Tidak perlu truknya berbeda. Cukup satu truk yang dibagi menjadi dua bagian. Setengah untuk sampah organik dan sebagian lagi untuk non-organik. Sebab, saat ini pemilahan hanya terjadi ketika berada di tong sampah di pinggir jalan. Tetapi para pengangkut sampat kembali ‘’memcampurnya’’ dalam satu truk. Hal itu pernah dikeluhkan sejumlah sekolah di Denpasar. Pemilahan sampah oleh siswa di sekolah, ternyata tidak diikuti pemilahan oleh pengangkut sampah. Jadi kegiatan di sekolah dinilai mubazir. Makanya kesadaran untuk penanganan persampahan juga dimiliki oleh pemerintah dan pengangkut sampah. Mereka jangan hanya berpikir seluruh sampah terangkut ke depo. Mereka juga harus berpikir untuk mendukung kegiatan masyarakat yang secara sadar telah memilih sampah plastik dan bukan plastik. Caranya dengan menyediakan truk khusus mengakut sampah organik dan non-organik. Apakah dengan cara itu Bali akan bebas sampah. Tentu tidak. Sebab, keberadaan sampah tidak dapat dilepaskan dari perkembangan manusia. Semakin banyak manusia, sampah yang dihasilkan semakin banyak dan beragam. Demikian pula kemajuan industri juga menambah kecepatan volume sampah yang dihasilkan. Jadi sampah adalah bagian kehidupan, kita tidak mungkin membersihkan atau meniadakan sampah 100 persen. Indonesia telah mencanangkan program Indonesia bebas sampah 2020. Namun pemerintah tidak akan mampu mewujudkan target itu sendiri, tanpa keterlibatan semua pihak. Program ini tentu harus didukung oleh setiap warga. Sebab, dari data yang ada, Indonesia memproduksi sampah 65 juta ton setahun. Komposisinya didominasi sampah organik 60 persen, dan sampah plastik 14 persen. Sumber utama sampah masih disumbang rumah tangga, pasar tradisional, dan perkantoran. Kondisi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Sebab, Indonesia sedang menjadikan pariwisata sebagai salah satu program prioritas, 10 destinasi wisata mayoritas meliputi pantai dan laut.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tanggapan RSUD Karangasem Sehubungan dengan berita di Bali Post 31 Maret 2017 di halaman 13, sebagaimana tertulis dalam berita berikut: ‘’Kasus Bayi Tak Ditanggung BPJS, Pihak RSUD Bantah Bebani Pasien’’ dapat kami jelaskan bahwa Bagian Humas tidak pernah mengatakan atau memberikan informasi RSUD Karangasem mau pinjam vaksin ke RS Gianyar dan tidak diberikan, yang benar adalah kami menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar atas saran Dinas Kesehatan Provinsi dan kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Gianyar untuk proses meminjam vaksin HBIG tersebut. Demikian kami sampaikan dan terima kasih. Ka. Instalasi Humas dan Pemasaran RSUD Kabupaten Karangasem Ns. I Gede Dedy Artho, S.Kep., M.Kes. NIP.198205032006041014
Penanganan Holistik Masalah Sampah Masalah sampah yang selama ini menjadi momok di Bali dikritik secara tajam oleh Menteri Priwisata RI Arief Yahya di harian ini, Rabu (22/3). Lebih khusus lagi tumpukan sampah yang menggunung di TPA Suwung, Denpasar. Pemandangan tidak elok itu tampak jelas dari pesawat yang akan mendarat di Bandara Ngurah Rai, Tuban. Hal ini tentu saja dapat memberi kesan negatif bagi wisatawan.
Oleh Drs. IG Sudarmanto, B.Sc., M.Kes. ampah bila diamati secara seksama memiliki berbagai aroma, serta berbagai dimensi. Secara fisik sampah terlihat menjijikkan. Namun, terkadang sampah bisa juga menampakkan wajahnya yang lain, ibaratnya tokoh Rahwana dalam cerita pewayangan. Di lain waktu juga sanggup menunjukkan wajah yang berbeda dengan penampakan sebelumnya, dimana sampah berganti rupa, menjelma menjadi sosok yang berbau duit. Jangan lupa, dana iuran kebersihan yang ditarik dari masyarakat, terutama di kota-kota besar bisa mencapai miliaran rupiah. Sudah barang tentu akan banyak pihak yang tertarik dengannya. Di sini sampah menampakkan dirinya tak ubahnya gadis cantik yang mengundang banyak pemuda untuk mendekatinya. Mengingat sampah dengan berbagai fenomena yang melingkupinya, dalam penanganannya kita tidak bisa melakukannya secara sepotong-sepotong. Sudah saatnya kita mencari solusi dari permasalahan sampah yang ada, di mana sampah mesti ditangani secara konseptual dan holistik atau menyeluruh. Penanganan sampah secara sepotong-sepotong hanya akan menunda permasalahan, tak ubahnya bom waktu dan cepat atau lambat permasalahan sampah akan mencekik leher kita. Pertanyaan pertama yang
S
bisa diajukan, konsep penanganan sampah seperti apa yang bisa ditawarkan? Sampah bisa digolongkan menjadi dua kelompok besar yaitu sampah organik dan sampah non-organik. Penanganan sampah sebaiknya telah dimulai dari tingkat rumah tangga. Pada setiap rumah perlu disediakan dua tong, satu untuk menampung sampah organik dan yang satu lagi untuk menampung sampah non-organik. Anggota masyarakat perlu dibekali ketrampilan membuat kompos. Apabila setiap rumah tangga melakukan pengomposan atas sampah organik yang dihasilkannya, maka permasalahan sampah bisa dikurangi, akan tersisa sampah non-organik saja. Ini merupakan kondisi ideal, dengan asumsi bahwa setiap rumah tangga melakukan pengomposan. Apabila ada di antaranya yang tidak melakukannya, perlu dipikirkan alternatif lain. Kita bisa melakukan kegiatan pengomposan di tingkat banjar, kelurahan ataupun kecamatan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menangani sampah yang masih tersisa dari lingkungan rumah tangga, sampah dari pasar dan sebagainya. Banyak keuntungan yang bisa dipetik dari usaha pengomposan. Keuntungan pertama, lingkungan tempat tinggal kita akan terbebas dari gundukan sampah. Sampah yang menggunung dikhawatirkan akan menjadi sarang lalat, tikus dan
sebagainya, yang pada gilirannya akan menjadi mata rantai dalam penularan penyakit. Dengan kata lain, melalui usaha pengomposan, lingkungan hidup kita akan lebih higienis. Di sisi lain, usaha pengomposan juga mempunyai nilai ekonomis. Pupuk kompos yang dihasilkan bisa dijual dan bisa menggantikan pupuk buatan pabrik. Sebagai langkah lanjutan, bisa diperkenalkan konsep pertanian biologis, di mana produk pertanian yang dihasilkan, diperoleh dengan memanfaatkan pupuk alami, tanpa pupuk buatan maupun pestisida. Dalam kurun waktu lama, peniadaan penggunaan pupuk buatan dan pestisida akan menjanjikan produk pertanian maupun lingkungan yang lebih sehat. Kandungan bahan-bahan kimia yang ada diproduk pertanian yang kita konsumsi, akan masih berada di bawah nilai ambang batas yang diperbolehkan. Demikian juga dengan kualitas lingkungan tempat kita tinggal, pencemarannya masih berada di bawah nilai ambang batas yang diperbolehkan. Apabila kesadaran seperti ini sudah bisa ditumbuh kembangkan di tengah masyarakat, kita boleh berharap kehidupan masyarakat kita akan makin membaik. Minimal kita bisa berharap berumur lebih panjang. Pertanyaan selanjutnya yang bisa diajukan yaitu bagaimana cara penanganan sampah nonorganik yang ada? Sebelum menjawab per-
tanyaan ini, tampaknya kita mesti mundur selangkah untuk melakukan kaji ulang, bagaimana sampah itu dihasilkan. Sampah tentu erat kaitannya dengan manusia, pabrik dan lain sebagainya, yang notabene penghasil sampah itu sendiri. Untuk penanganannya kita perlu melihat sampah secara holistik dari berbagai aspek, di antaranya aspek budaya, gaya hidup, politik, hajat hidup orang banyak, kelompok kepentingan, termasuk hak asasi manusia dari penduduk yang tinggal di sekitar tempat pembuangan akhir sampah. Untuk menangani sampah plastik sebenarnya sederhana saja. Masyarakat perlu disadarkan melalui gerakan kembali ke alam. Para pendahulu kita memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di sekitar kita, sebagai contoh untuk membungkus toge digunakan daun jati dan untuk membungkus penganan dipilih daun pisang. Melalui kegiatan ini, setidaknya bisa terbuka peluang kerja bagi masyarakat desa, dimana mereka bisa berjualan daun jati ataupun daun pisang. Para ibu rumah tangga yang berbelanja ke pasar tradisional ataupun ke pasar swalayan diimbau untuk membawa tas belanja dan diajak untuk menolak penggunaan kantong plastik untuk barang belanjaannya. Cara sederhana seperti ini setidaknya akan mengurangi jumlah sampah plastik. Barang-barang konsumsi rumah tangga seperti sampo yang kemasannya terbuat dari plastik atau botol, kaleng minuman juga akan menimbulkan permasalahan dan mesti dicarikan jalan keluar penanganannya. Tanggung jawab penanganan sampah jenis ini mesti dibebankan kepada pihak produsennya. Pihak produsen diwajibkan untuk menarik kembali setiap kemasan dari produk yang
Suara Mahasiswa Penguatan Jati Diri Pemuda Hindu SEBAGAI generasi penerus, pemuda adalah pewaris tongkat estafet keberlangsungan generasi bangsa dan negara. Nasib bangsa dan negara di masa depan sepenuhnya berada di tangan dan pundak pemuda. Jika pemudanya kuat, cerdas, pekerja keras dan bertanggung jawab, maka selamatlah bangsa dan negara itu. Sebaliknya, bila kebanyakan para pemuda tampil lemah, loyo, tidak pandai dan lepas dari tanggung jawab, apalagi larut dengan gaya hidup konsumeris bertujuan hedonis, maka jurang kehancuran bangsa dan negara sudah tampak di depan mata. Oleh karena itu, posisi, peran dan tanggung jawab pemuda itu sangatlah besar, tidak bisa dianggap remeh, karena menyangkut eksistensi keberlangsungan nasib dan masa depan sebuah bangsa atau negara. Terkait hal di atas, masyarakat Bali termasuk di dalamnya pemuda Hindu adalah masyarakat yang sosialistis religius, di mana karakteristiknya dibangun oleh keyakinan bahwa semua yang ada, segala yang dilakukan adalah atas tuntunan-Nya. Dengan demikian, dalam tataran perilaku dijamin selalu berdasar tuntunan filosofis, pedoman etis, berwatak humanis, berakhlak moralis dan berjiwa spiritualis.
Oleh
Nyoman Riyanti Namun, ketika bercermin dari tataran real, lewat teropong analisis di permukaan sosial, harus diakui kontruksi ideal di atas tidak berbanding lurus dengan stigma baru yang mucul melalui fenomena dan fakta keseharian. Misalnya saja menjelang peringatan hari suci Nyepi, realita yang terjadi di kalangan umat Hindu, terutama dimotori sebagian kalangan pemuda, makna filosofinya menjadi terdegradasi, salah satunya yakni melalui fenomena tampilan ogoh-ogoh. Pada saat pengarakan ogoh-ogoh di malam Pangerupukan, kaum muda Hindu acapkali menodai dengan kebiasaan (katanya untuk menaikan adrenalin) mengonsumsi minum-minuman keras (tuak, arak, oplosan, dll). Dalam kondisi terpengaruh miras tentu akan mudah menyulut api emosi, yang tidak jarang berakhir dengan adu nyali (perkelahihan) . Terkait hal itu, ogoh-ogoh memang hasil kreativitas (cipta/karya/ karsa), tetapi jika kreativitas idep itu dibarengi dengan perilaku yang
negatif, mabuk-mabukan/membuang sampah ogoh-ogoh sembarangan/selfie saat Nyepi tentu bukan pembersihan yang didapat, melainkan pengkotoran diri. Dalam konteks Nyepi yang dikonsepsikan sebagai media spiritual laundry, yakni pembersihan bhuwana agung (alam fisik-material), seyogianya dielaborasi ke arah penyucian bhuwana alit (diri manusia itu sendiri) baik berkenaan dengan perilaku sosial, sikap mental, komitmen moral maupun kesadaran spiritual. Jika hal ini tidak terabaikan, prosesi hari suci Nyepi tak lebih hanya diperingati sebagai ajang seremoni ritual belaka, yang begitu usai dilaksanakan, usang juga kandungan makna filosofinya, lantaran tidak berbuah manis di tataran kehidupan sosial yang semestinya diliputi suasana komunal (kebersamaan) dan kolegial (kekeluargaan). Dengan demikian, jangan sampai pemuda Hindu sebagai harapan bangsa dan negara justru menjelma menjadi para bhutakala yang lebih suka ngerebeda daripada ngarereh dharma, jnana, dan artha.
dijualnya. Di setiap swalayan di sekitar pertokoan, perlu di sediakan pos-pos tempat penampungan bekas kemasan produk yang dimaksud. Akan sangat membantu, apabila kemasan tersebut bisa digunakan kembali atau setidaknya bisa didaur ulang. Dimensi Lain Sampah juga mempunyai dimensi lain. Sebagai contoh konkret yaitu para pemulung yang hidup dari mengais rezeki di tempat penampungan sampah. Di samping itu, ada pihak-pihak yang berkepentingan dengan sampah, termasuk oknum-oknum yang suka menyelewengkan uang yang diperoleh dari pemungutan retribusi sampah, yang tidak lain adalah uang masyarakat. Dalam penanganan sampah, oknum yang bermental korup seperti itu perlu di perhatikan dengan seksama. Tidak tertutup kemungkinan mereka ini akan menghambat usaha-usaha penanganan sampah yang hendak dilakukan. Mereka mungkin berprinsip, jika masih bisa dipersulit kenapa dipermudah. Kelompok terakhir yang tidak boleh dilupakan adalah anggota masyarakat yang tinggal di sekitar tempat pembuangan akhir sampah. Sepanjang tahun mereka mesti bersabar berdampingan dengan aroma tak sedap. Di samping itu, air tanah termasuk air sumur di sekitar tempat pembuangan sampah yang tentunya sangat berarti bagi kebutuhan air penduduk, kemungkinan besar sudah tercemar. Siapa yang memikirkan nasib mereka selama ini? Atas dasar pertimbangan kemanusiaan, sistem penanganan sampah yang kita kenal sampai saat ini mesti diubah. Penulis, mantan Direktur Poltekes Denpasar, saat ini sebagai staf pengajar
POJOK Makin melemah daya saing krama Bali di Bali. - Solusi pemda, transmigrasi. *** Dikbud rencanakan bangun 30 SMA berasrama. - SMA TN jadi pelajaran. *** Ganti pimpinan DPD, Panmus taati putusan MA. - Anggota belum tentu.
Penulis, mahasiswa Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
OGOH-OGOH Kendati pihak Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Buleleng menginstruksikan agar ogoh-ogoh di-”pralina”, tetapi masih ditemukan ogoh-ogoh yang dijadikan pajangan di tempat-tempat umum di Buleleng. Bali Post/kmb38
SENIN pon, 3 april 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
PISANG - Menjelang
Figur
Agar Lebih Selektif MARAKNYA berita hoax apalagi mengandung SARA membuat masyarakat resah. Perdebatan panas di media sosial (medsos) kerap terjadi dan bisa berbuntut tindakan anarkis. Menurut praktisi hukum Edy Hartaka, ada oknum yang mengganggu kebinekaan di Indonesia dengan memanfaatkan medsos, menyebarkan berita hoax yang mengandung substansi perbedaan paham. Tujuannya supaya negara ini kacau dan mengganggu kebinekaan.“Banyak di medsos berita dengan judul spektakuler dan orang ingin mengkliknya. Padahal sumbernya tidak jelas, fotonya tidak nyambung sama isi beritanya dan sebagainya,” ujar Edy, Minggu (2/4) kemarin. Berita-berita hoax yang paling meresahkan adalah berbau SARA atau kriminalitas. Warga yang suka mengirimkan kabar bohong (hoax) atau bahkan cuma sekadar iseng mendistribusikan (forward), diminta berhati-hati. Pasalnya, ancaman hukumannya tidak main-main, dipidana penjara enam tahun atau denda Rp 1 miliar.“Sudah diatur ancaman pidananya dalam Undangundang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) Pasal 45. Dalam undang-undang tersebut, ada dua pasal yang bisa menjerat penyebar hoax yaitu Pasal 14 dan Pasal 15,” tegasnya.Oleh karena itu, ia berharap masyarakat lebih selektif dan kritis dalam menerima informasi di medsos. Sebelum informasi atau berita disebarluaskan lewat medsos, ada baiknya dicek terlebih dahulu keakuratannya. “Jika masyarakat mendapat pesan berantai yang bersifat hoax, saya harap jangan sembarangan menyebarkannya. Lebih baik dilaporkan kepada kepolisian supaya diproses secara hukum,” harap pengacara asal Solo, Jawa Tengah ini. (rah)
hari raya Galungan dan Kuningan, penjual pisang di Pasar Anyar Ubung diserbu pembeli, Minggu (2/4) kemarin. Kebutuhan umat Hindu terhadap buah-buahan, termasuk pisang, saat merayakan hari raya keagamaan, sangat tinggi.
Bergabung dengan PDI Perjuangan
Gerindra Dijatah Jabatan Alat Kelengkapan Dewan
Singaraja (Bali Post) –
Pascakemenangan Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (PASS) dalam Pilkada Buleleng 15 April 2017 lalu lalu, DPRD Buleleng mulai melakukan pergantian (rolling) jabatan alat kelengkapan dewan. Fraksi Grindra yang berkoalisi dengan PDI Perjuangan dipastikan mendapat satu jatah jabatan alat kelengkapan dewan. Hal ini membuat Fraksi PDI Perjuangan harus menarik kadernya yang duduk di alat kelengkapan dewan.
Rolling alat kelengkapan dewan mulai dibahas akhir pekan lalu. Unsur pimpinan dan fraksi mulai intens membahas rencana rolling tersebut. Sedianya, roling alat kelengkapan dewan diputuskan Minggu (2/4) kemarin, tetapi gagal dan disepakati diumumkan 7 April 2017 ini. Ini karena internal fraksi dan lintas fraksi masih melakukan komunikasi dan negosiasi terkait posisi di komisi maupun
alat kelengkapan dewan. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengatakan, dari pembahasan internal Fraksi PDI Perjuangan dipastikan harus menarik satu kadernya yang menduduki jabatan alat kelengkapan dewan. Dari pembahasan yang sudah dilakukan, dari dua jabatan alat kelengkapan dewan sekarang diduduki PDI Perjuangan adalah Badan Kehormatan (BK) dan Badan Legislasi yang di-
Pererat Toleransi, Waspadai Berita ”Hoax” Berbau SARA
KEJADIAN saling pukul antara Putu Abdullah dengan pecalang saat Nyepi masih jadi topik perbincangan masyarakat, sedangkan kasus tersebut sudah berakhir damai. Sementara publik menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait penyebar isu atau berita hoax terkait kejadian tersebut yang justru memperkeruh situasi. Apalagi toleransi dan kerukunan antarumat beragama sangat tinggi dan harus dijaga dengan baik. Menurut Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, secara umum pelaksanaan Nyepi tahun ini kondusif. Apabila masih ada ekses setelah Nyepi, seperti penyebaran berita yang bisa memprovokasi, hendaknya masyarakat mempercayakannya kepada aparat hukum untuk mengambil langkah yang diperlukan. “Jangan malah memperlebar masalah. Ibarat penyakit kanker, ya… harus dilokalisasi, kemudian angkat penyakitnya. Bukan malah memperluas penyakit yang bisa menyebabkan kematian,” tegas Dandim Leo, Minggu (2/4) kemarin. Ia berharap semua pihak harus proporsional melihat permasalahannya, mana merupakan ranah pribadi atau lembaga. Apabila ada oknum yang terlibat atas nama pribadi harus dipertanggungjawabkan secara personal, jangan malah melibatkan lembaga tempatnya mengabdi. “Kalau begitu kan lembaganya akan tercoreng, padahal itu masalah pribadi. Yang proporsional saja. Sekali lagi semua pihak harus bisa menahan diri dari keinginan-keinginan yang bersifat destruktif. Hidup damai itu indah,” ujarnya sembari berharap aparat terkait bisa mendapatkan fakta sebenarnya. Menurutnya, di lingkup nasional saja isu intoleransi sangat sedap digoreng dengan tujuan merusak keberagaman yang sudah terjalin baik. Oleh karena itu, kejadian tersebut jangan sampai dimanfaatkan orang-orang tidak bertanggung jawab untuk merusak kerukunan antarumat di Bali. Masyarakat harus sadar dan bisa lebih mengedepankan persatuan. Memang sulit mendinginkan hati yang panas, tapi harus mampu demi bangsa tercinta ini.
Bali Post/rah
Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa
“Kami dari TNI sangat terpanggil untuk ikut menyelesaikan masalah ini sesuai dengan tupoksi untuk mengawal tegaknya NKRI. Selain itu, kami akan melakukan berbagai upaya dan mengimbau masyarakat luas untuk bisa menahan diri,” tegas mantan Wadandensi Paspampres ini. Praktisi hukum Kadek Agus Mulyawan, S.H. menyatakan berita hoax di media sosial (medsos) merupakan masalah serius. Oleh karena itu, semua harus menggunakan akal sehat dalam memilih dan memilah informasi di medsos. Apalagi, lanjut Agus ada kelompok-kelompok radikal yang memanfaatkan medsos, sehingga membahayakan nilai kebangsaan dan kemanusiaan. “Jika kebohongan itu dilakukan dengan masif, lama-kelamaan akan dianggap sebagai fakta. Isu SARA sangat dominan dipakai berkenaan dengan kondisi sosio antropologis bangsa kita yang plural. Sebab akan lebih mudah memecah-belah kebinekaan kita,” tegasnya. Bangsa Indonesia dibentuk dan terbentuk karena keberagaman. Mestinya kebinekaan ini menjadi kekuatan apabila anak bangsa mempererat toleransi. Mereka memanfaatkan berita hoax dengan substansi SARA, sehingga muncul perdebatan panas sehingga akan terjadi gesekan dan mengganggu toleransi. Oleh karena itu, semua pihak jangan mudah memercayai informasi-informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. “Contoh kasus pemukulan saat Nyepi itu, jika kita lihat berita ini sengaja dimanfaatkan oleh kelompok tertentu yang ingin memecah toleransi di Bali. Padahal kasus tersebut hanya kesalahpahaman, namun dibuat sedemikian rupa menjadi isu berbau SARA,” ungkap Agus. Informasi seperti itu akan merusak citra, bukan saja di Bali tetapi di tanah air melalui dunia maya. Oleh karenanya, rakyat Indonesia harus sadar dan sama-sama menciptakan bangsa ini tetap damai, tenang dan menjunjung tinggi nilai solidaritas serta toleransi, terlebih terhadap sesama umat beragama. (rah)
Bali Post/rah
Kadek Agus Mulyawan, S.H.
ubah menjadi Badan Pembentukan Perda. Satu dari dua jabatan tersebut akan diserahkan kepada Fraksi Hanura yang telah memutuskan berkoalisi dengan PDI Perjuangan. “Fraksi maupun lintas fraksi termasuk kawan-kawan koalisi masih negosiasi soal roling alat kelengkapan dewan. Kami di Fraksi PDI Perjuangan harus menarik satu kader yang selama ini menduduki jabatan di BK atau Baleg,” tegasnya.
Ketua Fraksi Gerindra Kadek Widiana membenarkan jika partainya telah mendapat tawaran dari PDI Perjuangan untuk satu posisi jabatan alat kelengkapan dewan. Hanya, siapa kader yang akan ditunjuk, politisi asal Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar ini belum berani berkomentar dan menunggu keputusan dari induk partainya. Terkait tawaran itu, sebagai “hadiah” kontrak politik setelah bergabung dengan PDI-Perjuangan, pria yang akrab dipanggil Cawi ini tidak menampik hal tersebut. Dia mengatakan, kebijakan partai bergabung dengan PDI Perjuangan ini sebagai momentum untuk bersama mendukung dan mewujudkan pembangu-
nan yang dicanangkan pemerintah daerah sekarang ini.
Ketua Komisi IV Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Ketut Wirsana mengatakan, induk partainya sudah mengusulkan nama yang akan di-rolling. Salah satunya jabatan yang tinggalkan Ketut Wirsana yang sekarang menduduki Wakil Ketua Dewan diberikan kepada Gede Wisnaya Wisna sebagai Ketua Komisi IV. Sementara mantan Wakil Ketua Dewan Ketut Sumerdhana yang dilengserkan disebut-sebut akan menduduki jabatan Wakil Ketua Komisi III menggantikan jabatan yang ditinggalkan Wisnaya Wisna. (kmb38)
BANGLI
8
Senin Pon, 3 April 2017
Jelang Galungan, Penjualan Daging Babi Meningkat Bangli (Bali Post) Penjualan daging babi di Pasar Kidul Bangli sejak jelang Nyepi terus mengalami peningkatan meski masyarakat sempat diresahkan dengan kasus Meningitis Streptococcus suis (MMS). Namun peningkatan itu belum signifikan. Salah seorang pedagang daging babi di Pasar Kidul, Bangli, Dewa Ayu Nyoman Muliawati, mengatakan, saat kasus MSS mencuat, penjualannya menurun hingga 50 persen. Penjualan mulai berangsur normal sejak jelang Nyepi. ‘’Kondisinya kembali normal sejak Nyepi. Kalau sebelumnya penjualannya sempat jeblok akibat isu MSS,’’ ungkap perempuan asal Desa Taman Bali ini, Minggu (2/4) kemarin. Muliawati mengatakan, menjelang hari raya Galungan, penjualan daging babi terus meningkat. Namun diakuinya peningkatan itu tidak terlalu signifikan. ‘’Biasanya penjualan membeludak saat Panampahan Galungan. Mengingat saat itu warga akan membuat sate, lawar, dan lain-lain untuk dipakai saat Galungan,’’ katanya. Dijelaskannya, saat ini harga daging babi mencapai Rp 52 ribu per kg. Sedangkan kalau mengambil di peternak alias yang belum dipotong, harganya Rp 28 ribu per kg. (kmb41) Bali Post/nan
MINYAK CURAH - Distributor mengalirkan minyak goreng curah dari mobil tangki.
Peredaran Minyak Curah Masih Marak
Bali Post/nan
DAGING BABI - Pedagang daging babi di Pasar Kidul saat melayani pembeli.
Relokasi Warga Korban Bencana Manfaatkan Lahan Desa
Bangli (Bali Post) Rencana relokasi terhadap 76 kepala keluarga (KK) yang terkena bencana alam di Kintamani terus dikebut. Lahan relokasi warga Yeh Mampeh bakal memakai lahan desa setempat. Sementara untuk relokasi di Banjar Bantas tetap akan menggunakan lahan hutan milik pemerintah yang kini masih menunggu turunnya izin dari Kementerian Kehutanan. Kasi Penanggulangan Bencana dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa, Minggu (2/4) kemarin, menjelaskan warga yang akan direlokasi akibat bencana alam di Kintamani, yakni dari Banjar Bantas Desa Songan B sebanyak 26 KK dan dari Banjar Yeh Mampeh Desa Batur Selatan 50 KK. Untuk lahan relokasi warga tersebut akan memakai lahan kawasan hutan KPH Bali Timur. Hanya saja, untuk relokasi warga Yeh Mampeh yang sebelumnya direncanakan memakai kawasan hutan di Yeh Mampeh, dibatalkan. ‘’Kalau memakai lahan hutan milik pemerintah, warga harus ada tukar guling 1:1. Mengingat dari warga di Yeh Mampeh tidak mempunyai lahan pengganti, sehingga atas kesepakatan aparat desa dan Pemda, untuk warga di Yeh Mampeh batal menggunakan lahan hutan dan sepakat menggunakan tanah milik desa setempat,’’ ungkap Agus Sutapa. Dijelaskan Sutapa, tanah desa yang bakal dijadikan lahan relokasi di Yeh Mampeh nanti dibagi menjadi dua lokasi, yakni sebanyak 28 KK bakal memakai lahan di sekitar Yeh Mampeh yang jaraknya sekitar 1 km ke arah utara dari tenda pengungsian. Sementara untuk 22 KK bakal memanfaatkan tanah milik kerabatnya yang berada di sekitar Pura Ulun Danu Batur. ‘’Dengan proses tersebut kita juga tidak mau kecolongan. Karena jangan sampai lahan desa yang diajukan tetap berada di zona merah. Dan setelah kita lakukan survei ke lokasi ternyata lokasi tersebut cukup aman sehingga semua lahan yang diajukan sebanyak 50 are dari aparat desa semuanya aman dan jauh dari zona merah. Termasuk aman dari kepemilikan karena sudah dibuatkan surat berjanjian oleh aparat desa terkait lahan tersebut. Karena jangan sampai nanti bangunan yang sudah dibangun nantinya akan bermasalah. Jadi ini juga menjadi satu syarat kita untuk mendapatkan anggaran dari BNPB Pusat,’’ jelas Sutapa. Lebih lanjut dikatakannya, untuk lokasi lahan relokasi warga di Banjar Bantas, pihaknya akan segera melaporkan kepada Bupati Bangli untuk bisa mempercepat proses tersebut. Pasalnya, sampai saat ini pihaknya masih terus menunggu izin dari pihak kementerian kehutanan untuk pembebasan lahan yang bakal dipakai untuk merelokasi warga. ‘’Kita masih menunggu surat izin turun dari Kementerian Kehutanan terkait pembebasan lahan untuk warga Songan. Kita sudah terus berkomunikasi dengan pihak kehutanan. Dan kita harap izin itu paling lambat bisa turun setelah hari raya Kuningan karena kasihan juga warga mengingat curah hujan yang turun masih tinggi,’’ tegas Agus Sutapa. (kmb41)
Bali Post/nan
SURVEI LOKASI - Petugas BPBD Bangli melakukan survei lokasi lahan yang bakal dijadikan tempat relokasi warga korban bencana.
Bangli (Bali Post) -
Meski sosialisasi Permendag No. 80 Tahun 2014 tentang Kebijakan Pelarangan Minyak Goreng Curah terus dilakukan, namun peredaran minyak curah di Pasar Kidul masih marak terjadi. Melihat kondisi itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli meminta warga mengurangi pembelian minyak goreng curah dan beralih ke minyak goreng kemasan yang dari sisi kesehatan lebih terjamin. Berdasarkan pantauan Bali Post, Minggu (2/4) kemarin, peredaran minyak goreng curah masih banyak dilakukan di Pasar Kidul, Bangli. Sebuah mobil tangki terlihat mondar-mandir mendistribusikan minyak curah kepada sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar pasar untuk dijual kembali kepada konsumen. Padahal sesuai Permendag,
pelarangan peredaran minyak curah dilakukan untuk melindungi konsumen terutama dari sisi kesehatan. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli I Nengah Sudibia didampingi Kabid Perdagangan I Gede Putu Wahyuda, Minggu (2/4) kemarin, menyatakan sejauh ini pihaknya belum bisa melakukan tindakan karena masih dalam proses sosia-
lisasi. ‘’Kita memang belum bisa menindak mereka. Karena kebijakan dari yang diturunkan dari Kementerian sampai saat ini memang belum ada ketegasan sehingga kita di daerah, belum bisa melakukan tindakan,’’ tegas Sudibia. Sudibia mengatakan, hingga saat pihaknya masih sebatas melakukan sosialisasi saja ke pada ma-
Bangli (Bali Post) Setelah melewati rangkaian hari raya Nyepi Tahun Çaka 1939, SMPN 3 Bangli menggelar Dharma Santi di halaman sekolah setempat, Sabtu (1/4) lalu. Acara yang dihadiri sejumlah undangan dari pejabat, sulinggih dan pinandita serta perwakilan umat Islam dan Kristiani dilaksanakan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan baik intern umat beragama maupun antarumat beragama. Kepala SMPN 3 Bangli Drs. I Nengah Suardana dalam laporannya menyampaikan bahwa acara Dharma Santi tahun ini dilaksanakan untuk yang kelima kalinya. Dharma Santi dilaksanakan mengacu pada MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Di SMPN 3 Bangli, MBS dirumuskan ke dalam sebuah gerakan yang diberi nama Semiba Nawa Karsa, 9 gerakan pendidikan dan inovasi, di antaranya
gerakan penumbuhan budi pekerti, gerakan kejujuran dan gerakan hormati guru. ‘’Beranjak dari konsep MBS tersebut kami korelasikan dengan pengamalan konsep Rsi Rna, yaitu utang pengetahuan kepada rsi/orang suci. Sehingga setiap tahun pada pelaksanaan Dharma Santi kami katur para sulinggih atau pinandita sebagai wujud pengamalan ajaran Rsi Yadnya,’’ jelasnya. Disampaikannya, Dharma Santi adalah momen yang sangat pas untuk melaksanakan simakrama dalam upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan, baik intern umat beragama maupun antarumat beragama, khususnya walaka kepada sulinggih dan pinandita. ‘’Melalui pelaksanan Dharma Santi ini kami harapkan dapat memberikan inspirasi pada siswa dalam upaya pembentukan karakter se-
bagai implementasi Permendikbud 23 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang akhirnya akan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI dengan Bhineka Tunggal Ika-nya,’’ kata Suardana. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar yang dalam kesempatan tersebut diwakili Asisten Nyoman Puja sangat mengapresiasi acara Dharma Santi yang dilaksanakan SMPN 3 Bangli. Acara Dharma Santi yang diantar dengan tiga Bahasa, yakni; Bahasa Bali, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris ini menurut Puja, perlu ditiru dan dijadikan tauladan oleh sekolah lainnya. Puja menyampaikan selamat hari raya Nyepi kepada seluruh keluarga besar SMPN 3 Bangli serta undangan yang hadir dalam acara kemarin. Nyepi bagi Puja merupak-
syarakat. Sosialisasi dan pembinaan terus dilakukan supaya masyarakat memilih mempergunakan minyak goreng dalam kemasan karena dari sisi kesehatannya lebih terjamin. ‘’Memang belum ada tindakan. Pelarangan peredaran minyak goreng curah belum bisa dilakukan karena masih dalam pembinaan. Sanksi juga belum ada,’’ kata Sudibia. Sementara itu, Kabid Perdagangan Gede Wahyuda menambahkan, sesuai Permendag Nomor 09/M-DAG/ PER/2/2016 yang merupakan perubahan kedua Permendag Nomor 80/M-DAG/
PER/10/2014 tentang Minyak Goreng Wajib Kemasan menyebutkan, pelarangan peredaran minyak curah karena dari sisi kesehatan dinilai kurang vitamin A. Selain itu, proses panjang penyaluran minyak curah dari tangki ke drum dan jeriken untuk selanjutnya dikemas lagi dengan bungkus plastik dinilai kurang higienis. ‘’Di samping karena proses penyalurannya yang kurang higienis, kandungan vitamin A dalam minyak curah tidak ada. Untuk itu, kita mengimbau masyarakat agar lebih memilih menggunakan minyak goreng dalam kemasan,’’ tegas Wahyuda. (kmb41)
SMPN 3 Bangli Gelar ”Dharma Santi”
Bali Post/ina
DHARMA SANTI - Suasana Dharma Santi yang digelar di SMPN 3 Bangli. an momen yang baik untuk mulat sarira. Puja dalam kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih kepada sulinggih yang telah memberi ajaran agama kepada seluruh masyarakat serta selalu mendoakan keselamatan dunia. Dharma Santi di SMPN 3 Bangli diisi dengan Dharma
Wacana yang dibawakan Ida Pandita Mpu Sattwika Nanda dari Geria Gaga Tamanbali. Acara diisi juga dengan membaca sloka serta ngaturang punia kepada para sulinggih dan pemangku se-rayon SMPN 3 Tamanbali sebagai pengamalan konsep Tri Rna. (kmb40/k250)
STT Giri Buana Bantu Pemadatan Jalan di Landih Bangli (Bali Post) Program TMMD Kodim 1626/Bangli berupa pemadatan jalan sepanjang 1,335 km di Banjar Buayang Desa Landih terus dikebut. Jika sebelumnya TNI dibantu krama setempat, pada Minggu (2/4) kemarin, giliran generasi muda dari STT Giri Buana, Buayang yang ikut membantu pemasangan batu gladak tersebut. Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf. Suka Prajaka seizin Dandim Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung mengatakan,
dengan dibantu STT Giri Buana, proses penggeladakan jalan bisa lebih cepat diselesaikan. Berpartisipasinya anak muda dalam pembangunan juga menunjukkan bahwa mereka peduli dan mau membangun lingkungan. ‘’Sebagai tunas bangsa, sudah selayaknya generasi muda turut berperan aktif dalam pembangunan yang ada di wilayahnya sesuai kapasitasnya. Karena apa yang mereka lakukan akan menjadi bekal mereka ketika nanti mereka turun berma-
syarakat,’’ katanya. Sementara itu, Ketua STT Giri Buana I Wayan Misi didampingi Wakil Ketua Putu Arimbawa menyambut baik kegiatan TMMD ini. Dengan dibukanya akses jalan akan mampu memudahkan segala kegiatan yang berkaitan dengan transportasi. ‘’Kita sebagai generasi muda siap membantu TNI dalam bekerja secara all out ketika hari libur. Langkah ini kita lakukan demi kemajuan Desa Landih,’’ jelas Wayan Misi. (kmb41)
Bali Post/nan
BANTU TNI - Anggota STT Giri Buana membantu anggota TNI dalam proses pemadatan jalan di Banjar Buayang Desa Landih.
GIANYAR ”CFD Special” Awali Peringatan Hari Jadi Ke-246 Kota Gianyar
9
Senin Pon, 3 April 2017
CFD SPECIAL - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata didampingi sejumlah Asisten Setda Kabupaten Gianyar saat membuka CFD Special HUT Kota Gianyar, Minggu (2/4) kemarin. SEMARAK peringatan hari jadi ke-246 Kota Gianyar tahun 2017 kini mulai terasa. Mengawali seluruh rangkaian kegiatan, dilaksanakan Car Free Day (CFD) Special Hari Jadi Kota Gianyar, Minggu (2/4) kemarin, di Taman Kota Ciung Wanara Gianyar dan Lapangan Astina. Lautan manusia nampak memadati kegiatan CFD Spesial Hari Jadi Kota Gianyar yang dimeriahkan dengan beberapa kegiatan, seperti jalan santai sehat, Gianyar Kuliner Festival, Pasar Tani Murah serta lomba ketangkasan anjing dan pemberian vaksin gratis. Kegiatan dimulai pukul 06.00 Wita berupa jalan santai sehat dilepas langsung Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dengan melibatkan siswa-siswi SD, SMP, SMA/SMK, jajaran OPD
serta masyarakat umum. Selanjutnya, Bupati Agung Bharata meninjau pelaksanaan Pasar Tani Murah yang menjual berbagai macam hasil pertanian di Kabupaten Gianyar. Pelaksanaan Pasar Tani Murah ini mendapat respons yang positif dari masayarakat yang berkunjung ke CFD. Hal itu terlihat dari antusiasme masyarakat dalam berbelanja. ‘’Kegiatan ini untuk menggali seluruh potensi sekaligus ajang mempromosikan berbagai macam sumber daya yang dimiliki Kabupaten Gianyar,’’ tegas Agung Bharata. Untuk itu, Agung Bharata berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gianyar agar dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan serangkaian peringatan Hari Jadi ke-246 Kota Gianyar
dengan menampilkan potensi yang dimiliki. Ketua Panitia I Wayan Suardana, S.Sos., M.AP. mengatakan, CFD merupakan kegiatan pembuka dari seluruh rangkaian Perayaan Peringatan Hari Jadi ke-246 Kota Gianyar yang akan berakhir pada 29 April 2017 mendatang. Adapun tema pada peringatan tahun ini yakni ‘‘Pusaka Budaya, Alam, dan Sujana untuk Peradaban’’. Kegiatan CFD diisi dengan jalan santai sehat, Gianyar Kuliner Festival melibatkan ibu-ibu PKK kecamatan seKabupaten Gianyar yang melombakan masakan dengan bahan utama ikan tawar, lomba mengukir buah tingkat SMK se-Kabupaten Gianyar serta hiburan lawak dari Grup Celekontong Mas. Suardana menambahkan, peringatan Hari Jadi Kota Gianyar bertujuan agar masyarakat Gianyar memahami dan memaknai sejarah lahirnya Ibu Kota Gianyar sehingga generasi penerus dapat memahami sejarah masa lalu daerahnya. Semua itu diharapkan nantinya akan dapat melandasi citacita dan semangat pendiri daerah ini dalam praktik kehidupan sehari-hari. ‘’Sesuai dengan tema, setiap kegiatan yang dilaksanakan dalam peringatan Hari Jadi Kota Gianyar menampilkan potensi lokal Gianyar sekaligus ajang promosi,’’ terang Suardana. (ad112)
RSUD Sanjiwani Bantah Tolak Permintaan Pinjaman Vaksin Hepatitis B Gianyar (Bali Post) Direktur RSUD Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa membantah jika pihaknya disebut tidak memberikan pinjaman vaksin hepatitis B ke RSUD Karangasem. Upeksa menegaskan, terkait masalah pinjam-meminjam vaksin merupakan kebijakan antar-Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan pihak RSUD Sanjiwani hanya bertugas memberikan pelayanan vaksinasi kepada pasien atau bayi dari ibu hamil yang menderita Hepatitis B. Upeksa juga menyampaikan tidak benar jika RSUD Sanjiwani masih memiliki 38 ampul vaksin. RSUD Sanjiwani hanya memiliki stok 5 vial. Dari jumlah tersebut, 2 vial sudah terpakai dan sisanya yakni 3 vial diperuntukkan bagi pasien yang sudah terdaftar. Dijelaskannya, berdasarkan informasi dari Penanggung Jawab Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, program penang-
gulangan Hepatitis pada ibu hamil yang positif menderita Hepatitis B akan ditindaklanjuti dengan pemberian HBIG (Hepatitis B Imunoglobulin) pada bayi yang dilahirkan kurang dari 12 jam. Program ini merupakan kebijakan dari Kementerian Kesehatan. Untuk di Bali sebagai pelaksana kegiatan tersebut baru dikembangkan di Badung, Denpasar, Jembrana dan Gianyar. ‘’Vaksin HBIG tersebut didistribusikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali,’’ katanya. Dinas Kesehatan Gianyar, katanya, telah berkoordinasi dengan RSUD Karangasem pada 31 Maret lalu. Kemudian, Dinas Kesehatan Gianyar mendistribusikan lima vial HBIG ke RSUD Karangasem. ‘’Untuk stok vaksin HBIG di Kabupaten Gianyar sepenuhnya ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar. Kami berharap fakta ini dapat menjawab kesalahpahaman yang menyebutkan kami menolak meminjamkan vaksin hepatitis B ke RSUD Karangasem,’’ tegas dr. Upeksa. (kmb35)
Bali Post/nik
PERSIAPAN PEMBANGUNAN - Sejumlah buruh sudah mulai menata areal Lapangan Sutasoma untuk persiapan pembangunan pasar darurat yang akan ditempati pedagang selama proses revitalisasi Pasar Seni Sukawati.
Pemkab Bangun Pasar Darurat di Lapangan Sutasoma
Gianyar (Bali Post) Pemerintah pusat hingga kini belum memberikan kepastian terkait pencairan anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Sementara Pemkab Gianyar yang optimis dana itu cair tahun ini, tengah membangun pasar darurat tempat relokasi sementara pedagang di Lapangan Sutasoma. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar Wayan Suamba mengatakan, pembangunan pasar darurat di Lapangan Sutasoma yang dibuat untuk menampung pemindahan pedagang selama proses revitalisasi Pasar Seni Sukawati sudah mulai dilakukan 24 Maret lalu. ‘’Tidak ada tempat lain untuk menampung pedagang selama proses revitalisasi nanti selain di Lapangan Sutasoma. Dan ini sudah mulai dikerjakan,’’ ucapnya.
Suamba menegaskan, pembangunan pasar darurat dengan anggaran Rp 1,5 miliar dari APBD Gianyar 2017 itu hanya diprioritaskan untuk ditempati pedagang sementara waktu selama proses revitalisasi. ‘’Peruntukannya hanya sementara, jadi tidak dibuat permanen. Tetapi kami pastikan pasar darurat ini layak untuk para pedagang dengan berbagai hasil kerajinannya yang direlokasi sementara ke tempat relokasi tersebut,’’ katanya.
Sementara disinggung terkait pencairan dana revitalisasi dari pemerintah pusat, Suamba tidak menampik hingga awal April ini belum ada kepastian dari Kementerian Perdagangan RI kapan dana tersebut akan cair. ‘’Yang jelas kemarin sudah ada kepastian dari Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan bahwa anggaran untuk revitalisasi Pasar Seni Sukawati akan cair 2017 ini. Tapi kapan itu, kami masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut,’’ jelasnya. Dikatakannya, sembari menunggu proses dari pemerintah pusat, pihaknya pun sudah menuntaskan segala persiapan dan kelengkapan di daerah mulai dari Detail Engineering Design (DED) hingga tempat relokasi yang
sudah disepakati dengan para pedagang. ‘’Berkaca tahun lalu, anggaran dari pusat ini baru cair Mei 2016, sementara saat itu kita belum ada persiapan sama sekali. Tetapi sekarang semua persiapan sudah komplit. Nah ketika dana ini cair, proses selanjutnya tinggal dijalankan,’’ terangnya. Pantauan di Lapangan Sutasoma, Sukawati, Minggu (2/4) kemarin, nampak sejumlah buruh sudah membersihkan areal lapangan tersebut, meski di lokasi itu belum terpampang papan keterangan proyek. Relokasi di tempat ini pun sempat mendapat keluhan para pedagang di Pasar Seni Sukawati karena dinilai terlalu menjorok ke dalam sehingga bus yang kerap mengangkut wisatawan tidak akan muat masuk ke areal ini. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Senin Pon, 3 April 2017
Anggota Sabhara Gelar Patroli Dialogis di Pasar Galiran Semarapura (Bali Post) Guna meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polres Klungkung, belasan anggota dari Satuan Sabhara melakukan patroli dialogis di Pasar Galiran, Minggu (2/4) kemarin. Apalagi, pada Rabu (5/4) mendatang, umat Hindu di Bali akan melaksanakan hari suci Galungan. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian, penipuan dan tindak pidana lainnya. Dipimpin AKP I Putu Ardika, anggota Satuan Shabara menyambangi dan memberikan pesan-pesan kamtibmas ke sejumlah pedagang maupun masyarakat yang sedang beraktivitas di pasar. “Patroli dialogis ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Klungkung agar tetap dalam keadaan kondusif,” ujar Kasat Sabhara AKP Putu Ardika kemarin. Menurut AKP Ardika, patroli dialogis ini sangat bermanfaat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Apalagi dengan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah. “Anggota kita di Satuan Shabara Polres Klungkung terus berupaya memberikan rasa aman bagi masyarakat Klungkung dengan rutin melaksanakan patroli baik itu pagi, siang maupun malam hari,” katanya. Melalui kegiatan patroli tersebut, AKP Ardika berharap adanya kerja sama yang baik antara kepolisian dengan masyarakat untuk ikut menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing. “Kalau ada hal-hal yang mencurigakan atau lainnya, kita berharap agar warga bisa melapor ke polisi terdekat,” ujarnya. (kmb)
Bali Post/kmb
INTEROGASI - Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika saat menginterogasi nakhoda sampan, Nyoman Nata (34), yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Minggu (2/4) kemarin.
Terkait Kecelakaan Laut
Nakhoda Sampan Ditetapkan Jadi Tersangka Semarapura (Bali Post) -
Setelah melakukan penyelidikan beberapa hari, penyidik Polsek Nusa Penida, Klungkung akhirnya menetapkan satu tersangka dalam kasus kecelakaan laut (antara jukung dengan sampan - red) yang terjadi di perairan antara Pulau Lembongan dan Ceningan. Penyidik menetapkan nakhoda sampan, Nyoman Nata (34), warga Banjar Penida, Desa Sakti sebagai tersangka. Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka diduga karena lalai dalam mengoperasikan sampannya.
Bali Post/kmb
PATROLI - Anggota Satuan Shabara Polres Klungkung ketika melakukan patroli dialogis di Pasar Galiran, Minggu (2/4) kemarin.
Dua Bulan Anjlok, Harga Telur Ayam Mulai Naik Semarapura (Bali Post) Sempat anjlok selama hampir dua bulan, harga telur ayam di tingkat peternak kini mulai mengalami kenaikan. Naiknya harga telur terjadi karena pengaruh adanya hari raya besar keagamaan. Ketut Aryasa, salah seorang peternak ayam petelur di Dusun Pau, Desa Tihingan, mengakui bahwa harga telur ayam saat ini sudah mulai mengalami kenaikan Rp 1.000 per satu kerat. Kenaikan harga telur terjadi sejak sekitar seminggu terakhir. Dia menyebutkan untuk telur ayam ukuran kecil sebelumnya dijualnya dengan harga Rp 15 ribu per kerat. Sementara telur ukuran tanggung dijual Rp 19 ribu per kerat, dan ukuran besar Rp 24 ribu per kerat. Datangnya hari raya keagamaan seperti Nyepi dan Galungan diakuinya cukup berpengaruh pada naiknya harga telur saat ini. “Datangnya hari raya cukup membantu kenaikan harga telur,” ujarnya. Meski harga telur mulai mengalami kenaikan, namun Aryasa mengaku masih tetap menanggung kerugian dari usaha ternak ayam petelurnya. Kerugian disebabkan karena minimnya permintaan. Dia mengatakan dari 14 ribu ekor ayam yang dipeliharanya, 3 ribu di antaranya sudah tidak produktif. Seharusnya ayam yang sudah tidak produktif, dijual untuk mengurangi beban produksi. Namun, karena tidak laku, ayam miliknya yang sudah tidak produktif terpaksa tetap dipelihara di kandang dengan biaya pakan rata-rata Rp 700 ribu per hari. “Jadinya norok sekitar Rp 700 ribu setiap hari,” ujarnya. Tak hanya dialami dirinya, Aryasa mengatakan bahwa sulitnya menjual ayam apkiran juga dirasakan rekan sesama peternak ayam petelur lainnya yang sebagian besar ada di wilayah Bangli. “Mudah-mudahan Galungan ini ayam afkiran bisa habis terjual,” harapnya. (kmb40)
Penetapan tersangka ini diakui Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ketut Suastika, Minggu (2/4) kemarin. Ia menjelaskan Nata ditetapkan sebagai tersangka sejak, Sabtu (1/4) lalu. Penetapan Nata sebagai tersangka dilakukan setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi. Termasuk dua saksi ahli dari syahbandar. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi tersebut petugas melihat ada unsur kelalaian yang dilakukan tersangka.
“Kita lihat ada unsur kelalaian di sini. Sudah tahu ada keranjang di depan sampannya yang menghalangi pandangannya, tapi dia (Nata - red) tidak berupaya menempatkannya di tempat lain, sehingga terjadi laka,” ujar Kompol Suastika. Dikatakan, meski Nata telah ditetapkan sebagai tersangka, namun pihaknya belum melakukan penahanan. Alasannya, karena masih melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi lagi terkait kasus tersebut.
“Saat ini (tersangka - red) belum kita tahan,” terangnya. Lebih lanjut dikatakan, sejatinya kedua saksi penumpang tersebut telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Hanya saja keduanya tidak bisa hadir karena ada halangan. “Karena ada halangan kita panggil lagi. Kita sudah kirim surat panggilan untuk dimintai keterangan,” ujarnya. Yang jelas dalam kasus tersebut, lanjut Kapolsek, tersangka bakal disangka-
kan pasal 359 KUHP karena kesalahannya menyebabkan orang meninggal. Bahkan seusai pasal tersebut tersangka terancam pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. “Sejauh ini belum ada dari pihak keluarga korban yang menuntut. Tapi kita tetap memprosesnya,” ujar Kapolsek seraya mengatakan barang bukti sampan masih berada di TKP karena sudah tenggelam. Seperti berita sebelumnya, musibah kecelakaan laut tersebut terjadi pada Jumat (24/3) sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu tersangka Nyoman Nata mengangkut 13 penumpang menggunakan sampan kecil dari arah jembatan Kuning menuju
Toya Pakeh. Namun, tiba di perairan Bias Munjul antara Pulau Lembongan dan Nusa Ceningan, sampan tersangka terlibat tabrakan dengan KM Sri Merta Sari yang datang dari Kusamba menuju jembatan Kuning. Dari kejadian tersebut, sampan kecil yang dinakhodai tersangka dengan mengangkut 13 penumpang ini langsung tenggelam di laut. Semua penumpang yang di dalam kapal juga ikut tenggelam. Bahkan ada enam penumpang yang diketahui mengalami luka-luka akibat musibah tersebut. Sedangkan satu penumpang lagi bernama Ni Nengah Sarwi (55), pedagang asal Desa Kutampi Kaler meninggal dunia akibat tidak bisa berenang. (kmb)
Jembatan Kuning Dipromosikan Ulang Semarapura (Bali Post) Jembatan kuning penghubung Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan di Kecamatan Nusa Penida yang ambruk hingga menelan korban jiwa Oktober 2016 lalu kini sudah selesai direnovasi dan diresmikan pada Jumat (13/3) lalu. Tak hanya diresmikan, jembatan kuning yang dijuluki Jembatan Cinta tersebut pun di rebranding (dipromosikan ulang). Disaksikan prajuru dinas, adat serta ratusan masyarakat, rebranding Jembatan Kuning dilakukan langsung oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Rebranding Jembatan Kuning ditandai dengan dinyalakannya seluruh lampu penerangan jembatan serta lampu warna-warni yang menghiasi seluruh rangka jembatan. Acara rebranding diramaikan hiasan percikan puluhan kembang api yang diluncurkan secara bersama-sama selama sepuluh menit. Acara yang berlangsung semarak ini disaksikan oleh sejumlah wisatawan yang tengah berlibur di Nusa Penida.
Suasana haru sempat mewarnai acara tersebut lantaran pada 16 Oktober 2016 lalu jembatan Kuning ambruk dan menelan 8 orang korban jiwa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memimpin kegiatan tersebut pun ikut menitikan air mata lantaran tak kuasa mengingat musibah itu. Suwirta mengatakan meski jembatan Kuning kini sudah direnovasi tentunya duka keluarga korban tidak bisa dihapuskan begitu saja. “Saya sadari pendirian jembatan ini tidak sekaligus menghapus duka keluarga korban,” ujar Suwirta. Bupati asal Ceningan ini pun meminta masyarakat kuat dan tegar untuk membangun dan memajukan Nusa Penida dan Klungkung pada umumnya. Pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga jembatan Kuning. “Saya minta kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan jembatan ini sebaik-baiknya dan bisa diatur. Sehingga musibah yang pernah terjadi tidak terulang kembali,” pintanya. (kmb40)
Bali Post/ina
JEMBATAN KUNING - Lampu warna-warni dan puluhan kembang api mewarnai rebranding Jembatan Kuning di Nusa Penida.
Tangkapan Nelayan Minim
Pemindangan Andalkan Pasokan Ikan Beku Daerah Lain
Bali Post/ina
BERI PAKAN - Seorang peternak ayam petelur di Dusun Pau Desa Tihingan saat sedang memberi pakan untuk ayamnya.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Semarapura (Bali Post) Pengusaha ikan pindang di sentra pemindangan Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung belakangan ini kesulitan mendapatkan bahan baku ikan segar untuk diolah menjadi pindang. Mereka kini hanya bisa mengandalkan bahan baku ikan beku yang didatangkan dari luar daerah. Kondisi itu terjadi lantaran hasil tangkapan ikan dari nelayan lokal belakangan ini sangat minim. Salah seorang pemindang saat ditemui di tempat pemindangan Kusamba Nyoman Sumerti, Minggu (2/4) mengungkapkan sejak beberapa minggu terakhir hasil tangkapan ikan yang didapat nelayan lokal di Kusamba sangat minim. Bahkan sejak seminggu terakhir stok ikan lokal sudah habis. Hal ini memaksa pengusaha ikan pindang harus mendatangkan pasokan bahan baku ikan beku dari daerah luar seperti Pulau Jawa. “Sudah tidak ada stok ikan sejak upacara makiis,” ujarnya. Lantaran harga ikan beku yang dipasok lebih mahal dibanding ikan segar, harga jual pindang di pasaran pun kini mengalami kenaikan. Sumerti mengatakan jika sebelumnya satu ekor pindang bisa dijual Rp 3.500 ribu per
ekor, kini harganya bisa mencapai Rp 5.000 -7.000 ribu per ekor. Dia mengatakan dalam sehari dirinya bisa memindang ikan hingga 500 keranjang atau sekitar 4.000 ekor. Sementara itu, petugas Bangsal Sentra Pemindangan Kusamba A.A. Ngurah Brata
mengungkapkan selain didatangkan dari pulau Jawa, ikan beku yang diolah menjadi pindang juga ada yang didatangkan dari Benoa. Didatangkannya pasokan bahan baku ikan beku dari luar dikarenakan hasil tangkapan yang didapat nelayan lokal sangat terbatas.
Tak jarang nelayan melaut, dengan hasil nihil. Dia mengatakan selain karena minimnya hasil tangkapan nelayan lokal, banyaknya rainan belakangan ini menyebabkan produksi ikan pindang di Kusamba menurun. Jika hari biasanya
produksi pindang mencapai 8 ton per hari. Namun belakangan ini produksi pindang hanya 2 ton per hari. “Karena rainan, sekarang pindang hasil produksi di sini kebanyakan hanya dikirim ke pasar-pasar di sekitar Denpasar,” katanya. (kmb40)
Senin Pon, 3 april 2017
BULELENG
11 Ketersediaan Blangko E-KTP
SOSOK
Pemkab Belum Terima Data Pasti
Intensifkan Pengawasan
PROGRAM pembangunan, salah satunya bidang infrastruktur jalan rutin digulirkan pemerintah Kabupaten Buleleng setiap tahun. Hal tersebut salah satunya sebagai upaya untuk memperlancar perputaran perekonomian masyarakat.Sasarannya tak hanya perbaikan jalan protokol, tetapi juga pendukung sektor pertanian. Namun, menurut anggota Komisi II DPRD Buleleng Made Sudiarta, pelaksanaan program unggulan tersebut masih perlu dievaluasi, terutama dari sisi kualitas. Sebab, berdasarkan pengamatannya masih ditemukan sejumlah proyek yang kualitasnya kurang memuaskan. Bahkan ada yang terkesan salah perencanaan. “Setelah diamati, ada beberapa proyek jalan yang kualitasnya kurang baik. Baru selesai beberapa bulan sudah ada kerusakan,” ujarnya, Minggu (2/4) kemarin. Terjadinya hal tersebut, kata politisi Nasdem ini bukan sematamata akibat kinerja pelaksana yang kurang baik, tetapi juga kurang intensifnya pengawasan. Ia pun memandang, belakangan ini ada sejumlah tenaga pengawas kurang memahami proyek, sehingga memicu munculnya manipulasi data realisasi. “Pengawasan harus lebih intensif. Tenaganya juga harus yang benar-benar mengerti. Ini harus diperhatikan,” tegasnya.Ditambahkan, pengawasan itu harus sama dengan proses pelelangan yang cukup ketat. Jika itu benar-benar diperhatikan, proyek yang digulirkan kualitasnya akan bisa lebih baik. “Jangan proses di ULP saja yang ketat. Pengawasan saat pelaksanaan harus seperti itu juga,” tandasnya. (sos)
Dihantam Mini Bus, Pengendara Motor Tewas
Singaraja (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dusun Pegayaman, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Sabtu (1/4) sekitar pukul 20.00 Wita. Tragedi tersebut menewaskan pengendara sepeda motor Scoopy DK 8629 UJ asal Desa Cempaga, Kecamatan Banjar, Putu Agus Endra Pradita (29) setelah dihantam mini bus B 7197 IT yang dikemudikan warga Denpasar Selatan, Dewa Putu Merta Adiana (37). Kapolsek Banjar Kompol A.A. Sena, Minggu (2/4) kemarin mengungkapkan, kecelakaan tersebut berawal kedatangan mini bus dari barat menuju timur. Sampai di TKP menyalip sepeda motor yang ada di depannya. Saat itu, dari arah berlawanan muncul korban yang tidak memakai helm. Alhasil, aksi tabrakan tak terhelakkan. “Tabrakan itu menyebabkan korban terpental,” jelasnya. Akibatnya, korban mengalami luka parah pada bagian kepala yang diduga akibat terbentur pada aspal. Kondisinya yang seperti itu, korban langsung dilarikan ke RS Parama Sidhi, Singaraja oleh polisi yang datang ke TKP. “Namun, akibat luka parah pada kepala dan mengelurkan darah terlalu banyak, korban akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit,” ungkapnya. Kasus itu masih ditangani Unit Lantas Polsek Banjar dengan pemeriksaan saksi dan pengemudi mini bus. “Untuk sementara polisi menyita mini bus dan sepeda motor Scoopy milik korban,” pungkas Sena. (kmb45)
Lelang Jabatan
16 Peserta akan Ikuti Tes Wawancara Kompetensi Teknis Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 16 pejabat yang mengikuti seleksi lelang jabatan tinggi pratama tahap dua telah menjalani assessment beberapa waktu lalu. Setelah tahapan itu, peserta kembali menjalani tes wawancara tentang kompetensi teknis yang digelar panitia seleksi (pansel). Lantaran libur Galungan dan Kuningan, pansel belum menyusun jadwal wawancara kompetensi teknis tersebut. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng Ni Made Rousmini, Minggu (2/4) kemarin mengatakan, dalam tahapan assessment semua peserta mengikuti tahapan seleksi tersebut. Assessment ini memiliki bobot penilaian 60 persen. Bobot nilai tertinggi itu membuat semua peserta harus berjuang habis-habisan agar keluar sebagai yang terbaik. Hasil assessment terbit 14 hari terhitung saat assessment berakhir. Setelah menjalani assessment, peserta tinggal mengikuti tes wawancara terkait kompetensi teknis yang akan digelar oleh pansel di kabupaten. Hanya, kapan wawancara ini digelar hingga kemarin pansel belum menyusun jadwal, karena bertepatan dengan libur Galungan dan Kuningan. Menurut Rousmini, untuk tes wawancara tentang teknis kompetensi secara bobot penilaian memang lebih kecil dibandingkan bobot assessment. Wawancara terkait bidang tugas masing-masing jabatan yang dilamar, itu bobot penilaiannya ditetapkan 40 persen. Walaupun demikian, tes wawancara kompetensi bidang ini tidak bisa dianggap enteng. Menurut Rousmini, hasil tes wawancara kompetensi teknis itu selanjutnya dikirim kepada tim assessor untuk digabungkan dengan nilai assessment. Dari penggabungan nilai itu, masingmasing peserta akan mendapat nilai dan menentukan siapa peserta yang menduduki rangking pertama, dua dan tiga. Pansel kemudian mengajukan rekapitulasi nilai itu kepada Bupati Buleleng untuk dipilih tiga peserta untuk jabatan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. “Setelah nanti digabungkan, kita akan umumkan dan melaporkan kepada Pak Bupati untuk siapa peserta yang akan dipilih,” jelas Rousmini. Sebelumnya, 16 pejabat yang lolos seleksi beberapa di antaranya sudah menduduki jabatan strategis. Bahkan ada pejabat yang gagal dalam lelang sebelumnya, tahun ini kembali mencoba keberuntungannya melalui lelang jabatan tahap kedua. Untuk jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah ada enam pelamar, yakni Drs. Putu Artawan yang kini menjabat Kabag Ekbang, Drs. Komang Sumertajaya yang Camat Kubutambahan, Ketut Witrini, S.Pd., M.Pd., Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Buleleng; Drs. Ketut Arjana, M.Pd., Sekretaris Dinas Pariwisata; Gede Ngurah Omardani, S.E., M.M., Irban Wilayah I Inspektorat Daerah Buleleng; dan Ir. Made Budhi Setiawan, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Setda Kabupaten Buleleng. Jabatan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran pelamar yang dinyatakan lolos administrasi masing-masing Ir. I Gede Sukrasa Astawa, M.M., Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran; Drs. Gede Sugiartha Widiada, M.Si., Kepala Bagian Perlengkapan dan Perawatan; Gede Dody Suka Oktavia Askara, S.Sos., M.Si., Sekretaris Kecamatan Kubutambahan; Dewa Putu Susrama, S.Sos., Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi; Drs. Putu Meles, M.M., Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Buleleng; dan Anak Agung Ngurah Saka, S.Sos., M.Si., saat ini masih menjabat Fungsional Umum pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah. Sementara jabatan Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertahanan pelamar yang lolos seleksi Ni Nyoman Surattini, S.T., Sekretaris Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan; Ir. Made Aryana, Sekretaris Dinas Perhubungan; Ir. Wayan Pasek Swastika, M.Si., Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan Daerah; dan Drs. Ketut Susila, Sekretaris BPBD Buleleng. (kmb38)
Bali Post/kmb45
E-KTP - Pelayanan e-KTP di Disdukcapil Buleleng, beberapa waktu lalu.
Singaraja (Bali Post)Blangko e-KTP yang beberapa bulan belakangan dinyatakan kosong oleh pemerintah pusat, dikabarkan mulai tersedia pada awal Mei 2017 mendatang. Itu akan di-droping langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Hanya berapa jumlahnya belum bisa dipastikan. Sekretaris Disdukcapil Buleleng Dewa Ketut Mudita saat dikonfirmasi, Minggu (2/4) kemarin mengungkapkan, informasi rencana pengadaan blangko itu diterima langsung dari pemerintah pusat melalui Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal tersebut diharapkan bisa terealisasi, mengingat jumlah warga yang belum melakukan pencetakan tergolong tinggi, yakni sekitar 48 ribu jiwa yang
tersebar di seluruh kecamatan. “Info seperti itu, katanya awal Mei sudah ada. Sesuai info juga, pendistribusiannya tidak lagi dinas yang jemput ke sana (Jakarta - red). Tapi langsung pusat yang menyalurkan ke dinas,” jelasnya. Jumlah blangko yang akan diterima, sambungnya, belum diketahui secara pasti. Kekosongan blangko telah berlangsung sejak Oktober 2016 lalu. Menyikapi itu, Kemendagri mengeluarkan kebijakan, fisik e-KTP sementara waktu digantikan dengan surat keterangan, yang jelaskan sudah melakukan perekaman. Meskipun demikian, Mudita menyebutkan animo masyarakat untuk mengurus e-KTP cenderung meningkat. “Penggunaan surat keterangan tidak membuat masyarakat enggan mengurus e-KTP,” imbuhnya. (kmb45)
Jelang Galungan dan Kuningan
Distan Awasi Peredaran Daging Babi
Singaraja (Bali Post) – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng mengawasi peredaran daging babi menjelang Galungan dan Kuningan. Pengawasan ini dilakukan karena ditemukannya kasus meningitis belum lama ini, yang disebarkan melalui babi. Namun, Distan memastikan peredaran daging babi bebas dari penularan penyakit yang membahayakan. Setiap Galungan dan Kuningan, sebagian besar warga mengandalkan pasokan babi dari luar Buleleng. Hanya sebagian kecil dari peternak lokal di Bali Utara. Biasanya babi dari luar daerah ini dibeli oleh pengusaha, kemudian dipotong secara rumahan. Dari lokasi pemotongan berskala mikro itu, dagingnya baru didistribusikan ke sejumlah pedagang pengecer di pasar tradisional. Kepala Dinas Pertaian (Distan) Buleleng Nyoman Swatantra, Minggu (2/4) kemarin mengatakan, pengawasan peredaran daging babi dilakukan oleh petugas
dokter hewan di masingmasing kecamatan. Pengawasan dilakukan mulai dari kesehatan fisik babi sebelum dipotong. Dari pengawasan ini petugas akan memastikan bahwa babi yang akan dipotong itu sehat dan tidak tertular penyakit tertentu. Selain itu, pengolahan sebelum daging didistribusikan ke pedagang pengecer juga dilakukan dengan intens. Dengan demikian, daging yang akan diedarkan itu layak konsumsi. “Tidak saja karena sempat muncul temuan kasus penularan meningitis, namun karena kebutuhan daging babi dipas-
tikan meningkat di hari raya ini, sehingga kami lakukan pengawasan dengan ketat, sehingga konsumen mendapatkan daging yang layak konsumsi,” katanya. Selain itu, Distan akan melakukan revit test (tes lapangan - red) daging babi dan daging ayam yang dijual pedagang pengecer di pasar tradisional. Ini mengantisipasi kemungkinan beredarnya daging yang diawetkan dengan bahan-bahan kimia. Bahkan, uji lapangan ini untuk mengidentifikasi kemungkinan masuknya daging babi oplosan dengan daging lain untuk mendapatkan keuntungan bagi pedagang
itu sendiri. “Ini juga menjadi fokus pengawasan kita, karena tidak menutup kemungkinan adanya daging oplosan atau daging yang diawetkan dengan bahan-bahan berbahaya,” imbuhnya. Ditegaskannya, menjelang Galungan dan Kuningan persedian daging di daerahnya dipastikan cukup. Ini karena ditopang dengan masuknya babi dari luar daerah ke Buleleng. Seain itu, dari peternak di Buleleng sendiri akan menambah persedian stok babi dan daging ayam mencukupi untuk keperluan Galungan dan Kuningan mendatang. Hanya beberapa jumlah stok babi hidup, sejauh ini datanya belum masuk dan menunggu hasil pemeriksaan fisik oleh petugas dokter hewan di masing-masing kecamatan di Buleleng. (kmb38)
Bali Post/dok
Nyoman Swatantra
Galungan di Kecamatan Banjar
Warga Olah Daging Kerbau untuk ”Banten” MENJELANG hari raya Galungan, pasar Desa Banyuatis dan Kayuputih, Kecamatan Banjar, Buleleng sudah dipadati pedagang penjual daging. Menariknya, daging yang dijual tak hanya ayam maupun babi, namun juga kerbau. Daging ini akan diolah menjadi berbagai jenis makanan yang nantinya untuk sesajen atau banten. Berdasarkan pantauan, Minggu (2/4) pagi kemarin, suasana Pasar Banyuatis yang berlokasi di sudut persimpangan Seririt-Bedugul menjelang hari raya Galungan sangat berbeda dari pada hari biasanya. Lahan parkir yang sebelumnya dipadati kendaraan, sebagian berubah menjadi tempat lapak penjual daging. Terlihat sejumlah pembeli sibuk melakukan
penawaran, lengkap membawa tas jinjing. Sejumlah pedagang ada yang memanggil warga, meminta untuk berbelanja. Yang dijual pedagang tak hanya berupa daging babi atau ayam. Tetapi juga daging kerbau. Pemandangan demikian menjadi keunikan tersendiri, lantaran sangat khas dan tidak ditemukan di seluruh daerah. Keberadaannya pun hanya setiap enam
bulan sekali. Salah seorang pedagang, Ayu Inten menuturkan, daging kerbau bagi sebagian besar masyarakat Kecamatan Banjar wajib ada saat hari raya Galungan. Itu diolah menjadi sate dan tum, yang nantinya juga dipakai melengkapi sesajen, di samping untuk konsumsi. “Pakai olahan daging kerbau sudah biasa setiap Galungan,” ujarnya. Pemotongan binatang pemakan rumput itu tak hanya pada hari penampahan, Anggara Wage Wuku Dungulan. Namun sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya. Meskipun demikian, itu tak menyurutkan minat konsumen untuk membeli. “Yang dijual sekarang (kemarin - red) dipotong jam tiga pagi. Langsung dijual ke pasar,” katanya.
Pedagang asal Desa Lokapaksa, Seririt ini menyebutkan harga jual per kilonya mencapai Rp 180 ribu. Tidak ada perubahan dari enam bulan yang lalu. Sekali berjualan, daging yang dihabiskan mencapai seperempat ekor. “Sekarang cukup sepi. Harga kerbau hidup sebenarnya mahal, sekitar Rp 30 juta per ekor. Tetapi harga daging tidak meningkat. Takut tidak laku,” imbuhnya. Selain di Pasar Banyuatis, daging kerbau juga dijual di Pasar Kayuputih maupun di sejumlah bahu jalan di sekitarnya. Dikonfirmasi terpisah, Bendesa Adat Kayuputih, Nyoman Oka mengungkapkan pemotongan kerbau menjelang hari raya Galungan sudah menjadi tradisi.
KERBAU - Pedagang daging kerbau di Pasar Banyuatis, Kecamatan Banjar tengah sibuk melayani konsumen.
Hanya saja, maknanya belum ada yang mengetahui secara pasti. Berbeda halnya dengan pemotongan babi, yang salah satunya sebagai simbol menghilangkan sikap buruk pada diri. “Kalau maknanya belum diketahui sampai sekarang. Secara tertulis belum ditemukan. Potong kerbau ini sudah jadi tradisi,” ungkapnya. Meskipun demikian, ia menilai dipakainya daging kerbau untuk pelengkap sesajen kemungkinan karena sifatnya yang dianggap sebagai binatang suci oleh sebagian besar masyarakat Hindu. “Kemungkinan karena seperti itu, makanya digunakan untuk pelengkap upacara. Kalau di Buleleng, tradisi ini banyak dijalankan masyarakat Kecamatan Banjar,” pungkasnya. (sos)
Bali Post/sos
JEMBRANA
12 Permintaan Daging Babi Naik 50 Persen
Negara (Bali Post) – Menjelang hari raya Galungan, permintaan daging babi di sejumlah pasar tradisional di Jembrana meningkat. Peningkatan ini berkisar 50 persen dibarengi dengan melonjaknya harga daging babi. Para pedagang mengaku mendapat banyak permintaan dibanding hari-hari biasa. Guna mengantisipasi tidak beredarnya daging babi yang tidak layak konsumsi, Bupati Jembrana I Putu Artha melakukan pengecekan di sejumlah pasar tradisional di Jembrana. Sejumlah pedagang mengakui adanya peningkatan permintaan menjelang hari raya. Bila hari biasa, ratarata mereka memotong dua ekor babi, kini bisa lebih dari empat ekor untuk memenuhi permintaan. Komang Sarmiasih, salah satu pedagang di Pasar Umum Negara, Minggu (2/4) kemarin mengakui adanya peningkatan tersebut. Selama ini, pedagang babi mengaku tidak ada pengecekan babi maupun daging babi dari instansi terkait. Apalagi mendapatkan sertifikat layak. Mereka mengaku akan menerima apabila ada pengecekan. Mereka juga berharap dinas terkait segera melakukan pengecekan dan pengujian untuk memastikan kesehatan. Dengan demikian para pembeli juga yakin. Padahal beberapa waktu lalu, Bupati Artha meminta kepada OPD (organisasi perangkat daerah) terkait untuk selalu melakukan pengecekan babi yang akan dipotong antisipasi ada penyakit. Bila perlu dilakukan dengan menyertakan sertifikat babi yang dipotong sehat dan layak. Harga jual daging babi sejak dua hari ini juga mengalami kenaikan berkisar Rp 10 ribu per kilogram. Dari
semula Rp 60 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Sementara itu, Bupati Artha didampingi Kadis Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Made Gede Budhiarta dan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Anak Agung Ngurah Mahadikara meminta dinas terkait untuk mengingatkan para pedagang agar menjual daging yang sehat serta memantau peredaran daging babi. “Saya harap daging yang dijual sudah mendapat rekomendasi dari dinas terkait bahwa babi yang dipotong adalah babi yang sehat,” pesan Bupati Artha kepada pedagang daging babi. Menurut Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Anak Agung Ngurah Mahadikara Sadhaka, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir karena sejak tersebar isu MSS, pihaknya sudah membuat surat edaran ke tiap desa, kecamatan dan para peternak besar agar memperhatikan kebersihan kandang dan kesehatan babi yang dipelihara. Selain itu babi akan dipotong telah dipastikan bebas penyakit. “Selain lewat surat edaran, pemantauan secara langsung sudah dilaksanakan ke para peternak besar,” kata Mahadikara. Beberapa pedagang daging yang membeli dari peternak kecil mengakui belum mengetahui adanya surat edaran tersebut, namun kesadaran para pedagang yang cukup tinggi menjamin kebersihan dan kesehatan daging yang beredar. Hal ini dibuktikan dari beberapa pedagang tersebut secara sadar memantau kesehatan babi yang akan dipotong dan dijual. (kmb26)
Bali Post/olo
PANTAU – Jelang hari raya Galungan, Bupati Jembrana I Putu Artha bersama dinas terkait melakukan pemantauan di salah satu pasar tradisional di Jembrana.
Senin Pon, 3 April 2017
Alih Fungsi Perumahan Menjamur
Dewan Minta Tegakkan Perda PLP2B
Negara (Bali Post) – Maraknya alih fungsi lahan dengan tujuan untuk perumahan bersubsidi diharapkan menjadi perhatian pemerintah. Pengendalian daerah permukiman ini harus mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Dalam perda ini tertuang luas areal lahan pertanian ditetapkan untuk menjaga ketahanan pangan.
Bali Post/olo
PERUMAHAN – Salah satu pembangunan perumahan bersubsidi di Desa Yehsumbul, Mendoyo. Sebelumnya, di sekitar lahan ini merupakan lahan pertanian.
Anggota Komisi B DPRD Jembrana I Ketut Catur, Minggu (2/4) kemarin mengatakan, perkembangan permukiman tidak menggerus lahan produktif padi. Apalagi perlindungan lahan itu telah dipayungi dengan Perda sejak tahun 2015 lalu. Dengan adanya penetapan luas lahan pertanian pangan berkelanjutan, dapat mengerem alih fungsi lahan terutama untuk permukiman. Kendati saat ini Jembrana masih swasembada beras, tetapi diharapkan pemerintah tidak lengah. Optimasi
lahan pertanian juga perlu digembleng melalui upaya intensifikasi, eksentifikasi dan diversifikasi lahan pertanian pangan. Dewan asal Lelateng ini juga mengapresisasi sejumlah subak yang secara tegas menetapkan batasan lahan agar tidak tergerus alih fungsi lahan. Namun, semestinya upaya subak ini juga mendapat sokongan dari pemerintah. Jangan ada kebijakan bertentangan antara Subak dan pemerintah. Tertuang di Perda PLP2B itu luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
sesuai Rencana Tata Ruang dan Wilayah seluas 7.498,12 hektar yang tersebar di lima kecamatan. Rincian lahan inti itu, di Kecamatan Melaya seluas 1.201,56 ha, Kecamatan Negara kurang lebih 1.508,49 ha, Kecamatan Jembrana seluas 1.304,14 ha, Kecamatan Mendoyo 2.641,50 ha dan Kecamatan Pekutatan seluas 842,43 ha. Dari pengamatan di sejumlah desa dan kelurahan, banyak bermunculan perumahan bersubsidi. Di antaranya berada di atas lahan pertanian yang masih produktif. (kmb26)
Soroti Pasar Musiman Pergung
Wabup Kembang Ingin Pedagang Lebih Tertib KEBERADAAN pasar musiman di Pergung Kecamatan Mendoyo yang muncul tiap libur hari raya Galungan dan Kuningan kembali menjadi sorotan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Wabup meminta kepada pengelola agar pada pelaksanaan pasar musiman kali ini bisa berlangsung lebih tertib. Salah satunya dengan menyeleksi pedagang yang hendak berjualan lebih ketat sehingga memiliki kualitas lebih baik dari sebelumnya. Tidak perlu mengejar kuantitas atau sekadar ramai, namun kualitas dari dagangan yang mereka tawarkan perlu dijaga. Bagaimana etalase barang dagangan itu bisa di-display secara rapi, produk yang ditawarkan bervariasi dengan harga kompetitif sehingga membuat nyaman pengunjung yang hendak berbelanja. Demikian juga halnya dengan kebersihan harus menjadi pertimbangan utama, baik saat berjualan maupun pascapasar musiman ini berakhir. “Pengelola harus memastikan seluruh pedagang memiliki komitmen yang sama. Selain itu saya juga minta agar para
pedagang lokal lebih banyak diakomodir sehingga perputaran uang dominan di Jembrana,” tegasnya. Ditemui dalam suatu kesempatan, Wabup Kembang Hartawan mengaku memang berencana menghentikan aktivitas pasar musiman Pergung, namun secara bertahap. Pasalnya, keberadaan pasar itu kerap mendapat sorotan negatif dari masyarakat. Mulai dari kasus pencurian dan pencopetan, menjadi biang kemacetan jalan utama Denpasar–Gilimanuk serta aktivitas pasar ini juga menyisakan masalah terutama persoalan sampah serta kerusakan lingkungan. Tak hanya itu, kontribusi yang masuk ke desa adat dan dinas ternyata sangatlah kecil, tidak sebanding dengan dampak yang ditimbulkan. Pasar ini hanya dinikmati segelintir orang dan perputaran uang lebih banyak dinikmati orang luar Jembrana yang berdagang di sana. Hanya saja, ia tak menampik keberadaan pasar ini menjadi alternatif warga Jembrana dalam menghabiskan liburan hari raya. Namun, ia tetap berharap hal ini tidak mengganggu kepentingan umum
yang lebih luas. “Ke depan kita akan tertibkan pasar tersebut mengingat keberadaannya lebih banyak merugikan daripada manfaat yang bisa diambil. Tentunya setelah beberapa rencana Pemkab Jembrana dalam membenahi objek-objek wisata unggulan terealisasi. Sehingga warga Jembrana mempunyai banyak pilihan untuk berekreasi sekaligus menghabiskan liburan bersama keluarga,“ kata Kembang. Ditambahkan, saat ini Pemkab Jembrana tengah fokus membenahi pariwisata di Jembrana. Di antaranya dengan membangun sentra wisata baru seperti taman siswa gilimanuk, rest area di sepanjang jalur Denpasar – Gilimanuk serta Kebun Raya Jagatnatha yang proses pembangunannya sedang berjalan. Selain itu juga dioptimalkan beberapa potensi objek wisata baru semisal Air Terjun Juwuk Manis, Gelar Batuagung serta Tebing JR di Panca Seming kata Kembang. Sebelumnya, saat pelaksanaan pasar musiman enam bulan yang lalu, Wabup Kembang sempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap aktivitas pasar yang dinilainya
Made Kembang Hartawan menyisakan banyak masalah. Di antaranya menumpuknya sampah sebagai sumber penyakit, serta rusaknya sejumlah fasilitas lapangan yang membuat dirinya geram. Padahal pemerintah daerah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk mempercantik lapangan Pergung. Nilainya mencapai Rp
3 miliar yang digunakan menata taman beserta tanamannya, serta fasilitas tambahan lainnya seperti tempat berjualan dan tribun upacara. Bahkan Kembang saat itu mengancam akan menutup pasar musiman Pergung sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak pengelola. (ad106)
Senin Pon, 3 April 2017
SDN 1 Karangasem Dominasi Juara Lomba Mapel Amlapura (Bali Post) Lomba mata pelajaran (mapel) di SMPN 1 Amlapura, Jumat (2/4) lalu, akhirnya melahirkan para juara di setiap mapel. Sesaat setelah pelaksanaan lomba, hasil lomba langsung diumumkan panitia kepada siswa dan guru pendamping. Hasilnya, siswa SD yang memperoleh juara didominasi siswa dari SDN 1 Karangasem. Kepala SMPN 1 Amlapura I Komang Suweca, S.Pd.Ek., Minggu (2/4) kemarin, mengatakan dominasi SDN 1 Karangasem sudah terlihat dari hasil mapel Bahasa Indonesia. Untuk mapel Bahasa Indonesia ini keluar sebagai juara I adalah Ida Ayu Made Santi Kumara Ray, juara II Komang Dewi Komala Yogantari, dan juara III Ni Nengah Heny Santika Aristi, semuanya dari SDN 1 Karangasem. Selain itu, mapel Matematika juga mendulang prestasi. Sebagai juara I adalah I Komang Nirartha Nusaryanda (SDN 1 Karangasem), juara II I Gusti Bagus Mahendra dari SDN 4 Subagan dan juara III I Putu Widi Anugraha Y. dari SDN 4 Subagan. Hasil lainnya, untuk mapel IPA sebagai juara I adalah Kadek Ditya Mahesa Putra, juara II Ni Ketut Diah Indra Padma Swari dari SDN 1 Karangasem, juara III I Made Putrawan dari SDN 5 Subagan. Untuk mapel IPS, Nyoman Adhi Tri Indranata dari SDN 1 Karangasem menyabet juara I, juara II diraih I Gede Satria Darmajaya dari SDN 2 Karangasem dan juara III Luh Putu Prema Sutayani dari SDN 1 Karangasem. Suweca menegaskan, siswa yang menjadi juara satu sampai tiga, selain berhak menerima piala dan piagam, mereka juga mendapatkan keringanan biaya seragam, jika melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Amlapura. Juara I diberikan diskon 100 persen alias gratis, juara II diberikan keringanan 75 persen dan juara III diberikan keringanan 50 persen. Selain lomba mapel, SMPN 1 Amlapura juga menggelar lomba senam pramuka jilid II. Dari delapan regu yang mengikuti lomba, SDN 3 Karangasem menjadi juara I. Disusul SDN 7 Subagan sebagai juara II dan SDN 6 Karangasem sebagai juara III. (kmb31)
Bali Post/kmb31
HADIAH - Kepala SMPN 1 Amlapura saat menyerahkan hadiah kepada para juara, usai pengumuman di halaman sekolah.
Sambut Galungan, Hansip ’’Ngayah Mareresik’’ Amlapura (Bali Post) Desa Adat Bungaya Kecamatan Bebandem, Karangasem, punya banyak tradisi dan budaya unik. Di sana juga tumbuh budaya baru yang memberi dampak positif terhadap pembangunan desa, yakni ngayah mareresik jelang Galungan yang dilaksanakan anggota Hansip setempat. ‘’Ngayah mareresik di lingkungan desa pakraman. Seluruh anggota wajib turut serta,’’ ungkap Gede Agus Sudarsana, salah seorang anggota Hansip Desa Adat Bungaya, di sela-sela pelaksanaan kegiatan mareresik, Minggu (2/4) kemarin. Gotong royong ini diikuti 100 anggota Hansip dari dua banjar adat yaitu Banjar Desa dan Banjar Kelod. Mereka ngayah selama dua jam. Selain di lingkungan parahyangan (areal tempat suci), kegiatan itu juga menyasar pasar desa dan jalan umum di wewidangan Desa Adat Bungaya. Agus Sudarsana mengatakan kegiatan mareresik Hansip rutin dilaksanakan pada redite paing sebelum Galungan. Usai mareresik dilanjutkan dengan rapat membahas tugas-tugas Hansip selaku pengemong di bidang palemahan dan pawongan desa adat. Meski merupakan tradisi khusus untuk anggota Hansip, kegiatan mareresik kemarin juga diikuti masyarakat. Hansip di Desa Adat Bungaya, menurut Agus Sudarsana, membantu desa adat untuk urusan-urusan kedinasan dan juga pengelolaan aset desa. Salah satunya bertugas dalam mengelola hasil bumi dari tanah sawah maupun kebun desa adat. Anggota Hansip Desa Adat Bungaya juga bertugas mengurusi palemahan desa. Contoh ringannya mengawasi kondisi lampu penerangan jalan. ‘’Kalau balonnya mati, tugas Hansip menggantinya,’’ ungkap Agus Sudarsana. Ketua Kelompok Hansip Banjar Desa dan Banjar Kelod, I Nengah Wirawan, mengatakan kegiatan mareresik jelang Galungan juga bertujuan meningkatkan tali simakrama di antara anggota Hansip kedua banjar. ‘’Sudah menjadi kegiatan rutin setiap menjelang Galungan. Kita berharap budaya ini bisa lestari demi kemajuan bersama,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/kmb
MARERESIK - Hansip Desa Adat Bungaya melaksanakan kegiatan ‘’mareresik’’ yang bersifat rutin setiap menjelang Galungan.
KARANGASEM
13
Bayi Perempuan Divonis ’’Hydrocephalus’’ Amlapura (Bali Post)-
Kekhawatiran I Made Suparta Wijaya (31) tentang kondisi kesehatan janin yang dikandung istrinya, Ni Wayan Suarniasih (30), menjadi kenyataan. Sang putri yang lahir di RSUD Karangasem, 31 Maret lalu, divonis mengalami hydrocephalus. Karena kondisi itu pula bayi perempuan itu harus lahir melalui operasi cesar. ‘’Sejak awal memang terlihat ada kelainan. Perut saya bagian atas melendung,’’ ucap Ni Wayan Suarniasih (30), istri Suparta Wijaya, menceritakan kondisinya saat mengandung putri keempatnya itu, Minggu (2/4) kemarin. Suarniasih sudah boleh pulang dari rumah sakit. Namun, p utrinya masih harus menjalani perawatan intensif di inkubator di Sal Jempiring RSUD Karangasem. Kondisinya sangat lemah dengan ukuran kepala yang tidak normal. Hanya sang ayah yang menungguinya.
Suparta Wijaya mengaku pasrah atas kondisi bayinya. Pria asal Banjar Kemuning Desa Buanagiri Kacamatan Bebandem, Karangasem itu mengaku bingung dengan rencana pengobatannya. Pasalnya sang bayi tidak bisa ditanggung BPJS. ‘’Sementara ini masuk pasien umum,’’ ujarnya. Suparta Wijaya mengaku belum tahu sampai kapan bayinya harus menjalani perawatan. Yang pasti, karyawan hotel ini berharap upaya medis membuahkan hasil positif. Humas RSUD Karangasem I Gede Dedy Artho mengatakan, bayi Suparta
Wijaya lahir dengan diagnosis hydrocephalus. Bayi malang itu lahir dengan berat 3,9 kilogram panjang 54 sentimeter. Namun beratnya tidak dalam kategori normal. ‘’Menjadi berat karena kepalanya,’’ ungkapnya. Untuk kasus kelahiran seperti itu, menurut Dedy Artho, pengobatan ini memang tidak ditanggung BPJS. Untuk saat ini, bayi dari Suparta Wijaya masuk pasien umum. ‘’Jadwal persalinannya sebenarnya 16 April nanti. Tapi karena ada kelainan, dimajukan melalui operasi cesar,’’ pungkasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
HYDROCEPHALUS - Bayi perempuan yang divonis hydrocephalus masih dalam perawatan dan diinkubator di RSUD Karangasem.
Ribut Pemilihan Kadus Pertima, Keterlibatan Perbekel Dipertanyakan Amlapura (Bali Post) Sistem pemilihan baru untuk merekrut klian banjar dinas atau kepala dusun (kadus) mulai menimbulkan perdebatan. Sebab, meski sistem diubah dengan proses seleksi melalui tes tulis dan wawancara, faktanya di beberapa desa belum mampu menghapus kesan kepentingan politis dalam prosesnya. Seperti yang terjadi di Desa Pertima, Kecamatan Karangasem. Perbekel yang seharusnya menunggu hasil dari panitia pemilihan yang dibentuknya, justru ikut terjun langsung dalam proses seleksi. Keterlibatan itu sudah mulai jadi perdebatan masyarakat setempat sejak proses seleksi administrasi para calon. Bahkan, bau tak sedap mulai tercium bahwa proses pemilihan ini diduga tidak transparan. Sejumlah tokoh masyarakat di Desa Pertima mulai terlihat ada yang melobi perbekel untuk meloloskan calon tertentu. Misalnya dengan datang
langsung ke ruangannya, hingga pendekatan melalui telepon. Belasan calon kadus yang benar-benar berharap agar proses pemilihan ini sesuai komitmen awal, yakni berlangsung murni dan transparan tanpa intervensi perbekel dan tekanan politik manapun, terpaksa harus gigit jari. Sebab, dugaan keterlibatan perbekel semakin terlihat ketika memasuki tes wawancara. Perbekel setempat, I Gusti Ayu Biksuni, justru ikut menjadi ‘’panitia’’, dengan terjun langsung melakukan tes wawancara bersama tiga orang panitia lainnya. ‘’Perbekel kan sudah membentuk panitia pemilihan. Kenapa ikut lagi di dalam proses seleksi? Ada kepentingan apa perbekel di dalam proses seleksi ini? Apa untuk kepentingan nyalon perbekel periode kedua? Ini kan menimbulkan kesan, perbekel memihak calon tertentu,’’ kata salah satu calon kadus, Nengah Wiraguna, Sabtu
(1/4) lalu. Wiraguna mengaku dari awal sudah tak yakin proses pemilihan kadus ini bakal berlangsung jujur, adil, transparan sebagaimana yang digembar-gemborkan perbekel dan panitia pemilihan saat sosialisasi di hadapan seluruh calon kadus. Sebab, proses pemilihan kadus ini, katanya, sangat kental dengan kepentingan politis perbekelnya. Dihubungi terpisah, Perbekel Pertima I Gusti Ayu Biksuni mengakui ikut terjun langsung di dalam tes wawancara. Tetapi, dia membantah kalau hal itu dinilai sebagai bentuk intervensi ataupun bentuk kepentingan politis pribadinya untuk nyalon perbekel periode kedua. Sebab, ikut di dalam tes wawancara, menurutnya, memungkinkan sepanjang itu diatur di dalam Peraturan Perbekel atau SK Perbekel tentang pembentukan tim seleksi. Menurut perbekel perempuan pertama di Desa Pertima ini, ikut di dalam
Bupati dan Wakil Bupati Ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan Ajak Tingkatkan Kesucian dan Sradha Bhakti BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa mengucapkan ‘’Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan’’ untuk umat sedharma. Dalam momentum hari kemenangan dharma melawan adharma, yakni hari raya Galungan, Rabu (5/4) lusa, persisnya pada Buda Kliwon Dungulan, dan hari raya Kuningan pada Saniscara Kliwon wuku Kuningan, Sabtu 15 April mendatang, orang nomor satu dan nomor dua di Kabupaten Karangasem itu mengajak seluruh lapisan masyarakat memaknai hari raya tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kesucian dan sradha bhakti. Bupati menilai hari suci Galungan dan Kuningan mengandung makna begitu penting bagi kehidupan. Melalui momen baik ini, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem mengajak seluruh umat Hindu di manapun berada untuk dapat memaknainya dengan senantiasa meningkatkan kesucian, baik pikiran, perkataan maupun perilak serta sradha bhakti ke hadapan Ida Hyang Widhi Wasa beserta semua manifestasiNya. Dikatakan Bupati beberapa waktu yang lalu, bersatunya rohani dan pikiran yang terang inilah sesungguhnya wujud daripada dharma dalam diri. Sedangkan segala kekacauan pikiran itu (byaparaning idep) itulah yang dipercaya sebagai wujud adharma. Dari konsepsi inilah kemudian didapat kesimpulan bahwa hakikat Galungan adalah untuk merayakan kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (kejahatan). Karena itu, sudah se-
patutnya umat Hindu memaknai hari raya suci Galungan sebagai hari untuk mulai melaksanakan jalan kebaikan dan kebenaran sebagai tuntunan untuk menjalankan segala swadharmaning kehidupan di dunia ini. ‘’Mari jadikan momentum hari raya suci Galungan dan Kuningan sebagai hari raya yang benarbenar mampu mengendalikan sifat-sifat keburukan, kebinatangan dalam diri untuk menjadi sifat-sifat kebaikan atau kedewaan. Sehingga kemenangan dharma yang sesungguhnya dapat diwujudkan secara riil dalam menjalankan swadharmaning kehidupan di dunia ini dan bukan hanya sebatas melaksanakan tradisi rutin semata tanpa pemaknaan yang benar dan sungguh-sungguh. Melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama, seperti mabuk-mabukan, trek-trekan serta perilaku yang dapat merugikan dan membahayakan orang lain, itu harus kita hindari,’’ tegas Bupati Mas Sumatri didampingi Wabup Artha
Dipa. Bupati mengimbau sekaligus berharap agar hakikat kemenangan dharma atas adharma di hari raya Galungan dan Kuningan ini benar-benar dimaknai dan diimplementasikan dengan baik dan sungguh-sungguh. Sehingga betul-betul dapat tercipta ketenangan dan kemenangan bagi seluruh umat manusia. ‘’Melalui kesempatan ini, saya IGA Mas Sumatri selaku Bupati Karangasem bersama I Wayan Artha Dipa Wakil Bupati Karangasem atas nama pribadi dan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem mengucapkan selamat menyambut dan merayakan rahina suci Galungan dan Kuningan. Semoga melalui kemenangan dharma kita lebih mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dalam meningkatkan kerukunan dan kedamaian untuk mewujudkan Karangasem cerdas, bersih dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana,’’ ucap IGA Mas Sumatri bersama I Wayan Artha Dipa. (ad107)
tes wawancara, dia lakukan sebagai bentuk pertanggungjawabannya terhadap proses seleksi ini. Sebab, nanti output dari proses seleksi ini akan bekerja di bawah pimpinan perbekel. Ribut-ribut pemilihan kadus di Desa Pertima ini, juga menyita perhatian Ketua Komisi I DPRD Karangasem I Gede Bendesa Mulyawan. Dihubungi, Sabtu (1/4) lalu, dia menilai persoalan ini harus disikapi serius, karena mencederai tujuan proses pemilihan dengan membentuk panitia, yang seharusnya bisa terlepas dari kesan intervensi perbekel. Politisi Demokrat dari Dapil Kecamatan Abang ini juga mengaku heran dengan semangatnya perbekel ikut-ikutan terjun dalam proses seleksi, seolah-olah menjadi ikut di dalam panitia. Apalagi, setelah mendengar kalau dalihnya bisa ikut proses seleksi dengan berbekal SK Perbekel. ‘’Ada ya, perbekel meng-SK-kan dirinya sendiri,’’ sindirnya.
Bendesa Mulyawan akan membahas persoalan ini dengan anggotanya di Komisi I DPRD Karan gasem yang membidangi masalah pemerintahan. Ribut-ribut pemilihan kadus dengan tes tulis dan wawancara ini, diakui memang terjadi di beberapa desa. Tetapi, baru Desa Pertima yang paling kelihatan jelas persoalannya. Dia mengaku terbuka bagi para calon kadus yang merasa dirugikan, bisa mengadu langsung ke dewan. ‘’Kalau di Desa Pertima ini, saya juga tertarik dengan caranya memberi bobot nilai. Semestinya bobot nilai tes tulis dengan tes wawancara itu setidaknya sama. Bukan 50 persen untuk tes tulis dan 30 persen untuk tes wawancara. Ngapain proses seleksi administrasi juga dapat bobot nilai 20 persen? Namanya seleksi administrasi, kalau lengkap, lanjut. Kalau tidak ya… gugur, kan mestinya begitu,’’ tegas Bendesa Mulyawan. (kmb31)
’’Matatah’’ dan ’’Otonan’’ Massal
Peserta Terharu Saat Sungkem dengan Orangtua
BANJAR Adat Geriana Kangin, Desa Duda, Kecamatan Selat, untuk pertama kalinya menggelar matatah dan otonan massal. Dari 448 kepala keluarga di Banjar Adat Geriana Kangin, setidaknya ada 156 warga mengikuti prosesi tersebut, di antaranya 100 orang maotonan dan 57 orang matatah. Yang mengharukan, dalam prosesi sungkem saat prosesi matatah, adalah tangis sang anak saat menyentuh kedua kaki orangtua mereka. Sejak Minggu (2/4) pagi, ribuan warga Geriana Kangin memadati balai banjar setempat. Kegiatan perdana ini didukung enam banjar patus di Geriana Kangin, seperti Banjar Patus Darma Sila, Darma Artha, Darma Yadnya, Darma Santi dan Darma Yasa Geriana Kangin. Mengenai biaya hanya dikenakan Rp 150 ribu untuk maotonan dan Rp 200 ribu untuk matatah setiap orang. Ketua Panitia Matatah dan Otonan Massal I Nyoman Merta mengatakan, ritual massal ini untuk membantu krama banjar yang tidak mampu. Sebab, biaya untuk menggelar upacara seperti matatah dan otonan cukup besar di Bali. Bahkan, untuk matatah saja kalau dilakukan sendiri (perseorangan) bisa menelan biaya sekitar Rp 30 juta. ‘’Dengan dilakukan secara massal, akan menekan biaya yang cukup besar itu. Ini juga bisa memupuk kebersamaan antar-krama,’’ katanya. Ritual matatah dimulai pukul 03.00 Wita, diawali dengan sungkem kepada kedua orangtua untuk peserta matatah massal. Sang anak yang melakukan matatah, saat itu meminta maaf sekaligus meminta restu kepada kedua orangtuanya. Banyak anak yang matatah, khususnya perempuan, menangis terharu ketika dilakukan sungkem. Kedua orangtua juga tak kalah haru. Orangtua kemudian memberi wejangan agar selalu berbakti, khususnya kepada orangtua. Ritual ini di-puput Ida Pedanda Istri Oka Keniten dari Geria Sanur Layah Omba, Dusun Pegubungan, Duda. Untuk otonan, ritualnya diawali dengan natab peras, magogo-gogoan dan juga potong rambut. Matatah massal melibatkan empat orang sangging. Mereka antara lain IB Suyasa dari Geria Pekarangan, IB Gede Yadnya atau Gus Basur dari Geria Duda, IB Darma Putra atau Gus Mama dari Geria Taman dan Jro Mangku Mudayasa. (gik)
Bali Post/kmb31
MATATAH - Sangging saat melakukan prosesi matatah di Banjar Adat Geriana Kangin, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem.
TABANAN
14
Senin Pon, 3 April 2017
”Fogging” Dianggarkan Rp 220 Juta
Kasus DBD Menurun 50 Persen
Bali Post/kmb24
BERAS SEHAT - Saat ini distribusi beras sehat hanya di lingkungan PNS Pemkab Tabanan. Diharapkan penjualan beras sehat ke depan diperluas dan tidak hanya menyasar PNS.
Penjualan Beras Sehat Diharapkan Diperluas PDDS Masih Mengkaji
Tabanan (Bali Post) Alih fungsi lahan sawah di Tabanan dalam 15 tahun terakhir menunjukkan angka tertinggi di Bali. Untuk mengatasi ini, berbagai kebijakan telah digulirkan. Misalnya, subsidi pupuk, bantuan benih dan sarana produksi, hingga penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Namun langkah ini belum cukup, karena tetap saja nilai tukar petani (NTP) pada tanaman sawah masih rendah. Kondisi ini diperparah dengan semakin merosotnya kesuburan tanah dan ancaman hama penyakit. Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Minggu (2/4) kemarin, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tabanan sejatinya sudah berupaya mengatasi kondisi tersebut. Tahun 2013 mulai uji coba program ‘’Beras Sehat Tabanan’’. Program ini penjualannya masih menyasar PNS yang bekerja di lingkungan Pemkab Tabanan dan diharapkan target penjualannya semakin luas. “Kita berharap petani yang mengikuti program ini bertambah. Untuk itu produknya juga akan bertambah dan tentunya memerlukan pasar yang lebih luas,” tandas Wiratmaja. Dia juga mengharapkan perluasan penjualan beras sehat dan tidak hanya sebatas PNS. Berdasarkan data hingga 2016, luas lahan sawah yang digarap dengan sistem pertanian organik mencapai 600 hektar dengan melibatkan 35 subak. Pemkab Tabanan mengalokasikan tambahan dana sebesar Rp 140.000 per bulan per PNS untuk membeli beras petani. Dalam setiap bulan, beras sehat petani yang mampu diserap PNS ratarata mencapai 116 ton atau setara dengan 232 ton gabah kering panen (GKP) per bulan. Dikonfirmasi harapan Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Dirut Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan I Putu Sugi Darmawan mengatakan, dalam penjualan beras sehat pihaknya masih mengkaji. Sebab, PDDS saat ini masih dalam tahap penghidupan perusahaan. ‘’Kan baru saja aktif. Saat ini kami baru melakukan penghidupan perusahaan seperti pemantapan regulasi, pembentukan organisasi dan SDM,’’ ujarnya. Dia juga mengatakan modal belum masuk, sehingga belum bisa melakukan perekrutan begitu juga melakukan pembelian produk dari masyarakat. Meski demikian, pihaknya telah merencanakan program jangka pendek berupa pemberian produk yang dihasilkan BUMDes. ‘’Ada tiga kategori produk BUMDes yang menjadi sasaran, yaitu olahan kelapa, kopi dan camilan. Untuk beras sehat masih dalam kajian,’’ katanya. (kmb24)
Tabanan (Bali Post)Kasus Demam Berdarah Denque (DBD) di Tabanan mengalami penurunan secara signifikan, jika dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Dari data dua bulan terakhir yaitu Januari dan Februari 2017, data DBD yang tercatat di Dinas Kesehatan Tabanan masing-masing 55 kasus dan 67 kasus. Sementara di bulan yang sama tahun 2016 lalu masing-masing tercatat 104 kasus dan 166 kasus. Jadi, kasus DBD jika dikalkulasi mengalami penurunan mencapai 50 persen. Soal fogging, Pemkab Tabanan menganggarkan Rp 220 juta untuk fogging di 110 titik. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Minggu (2/4) kemarin, mengatakan penurunan ini bisa karena adanya perubahan siklus di samping juga kesadaran masyakarat Tabanan dalam melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). PSN dilakukan setiap minggu melalui
kegiatan Gertak PSN yang dicanangkan Pemkab Tabanan dengan kordinator kecamatan. “Jadi masing-masing kecamatan yang mengkoordinir daerahnya untuk melakukan PSN rutin setiap hari jumat,’’ ujarnya. Selain PSN, saat ini beberapa desa juga sudah mempunyai jumantik sendiri, dimana
Penebel akan ada tiga desa yang menggelar pilkel yakni Desa Mengesta, Desa Biaung dan Desa Sangketan. ‘’Saya harap ketiga desa terkait bisa menjalankan seluruh tahapan dengan lancar,’’ ucapnya. Mantan Camat Tabanan ini juga sangat menyayangkan jika proses pemilihan kepala desa sampai gagal, karena masyarakat yang akan terkena imbasnya. Ia meminta agar panitia pelaksana pilkel di kabupaten bisa memberikan pendampingan dan selalu memantau proses tahapan dari awal sampai
Bali Post/ ist
PEMERIKSAAN - Petugas kepolisian saat memeriksa kondisi tubuh korban. Tabanan (Bali Post) I Wayan Putra Guntara (34) asal Banjar Dinas Meliling Kawan, Desa Meliling, Kerambitan nekat meng-
akhiri hidupnya dengan cara minum racun pembasmi hama, Sabtu (1/4) lalu. Pria yang berprofesi sebagai sopir ini diduga nekat
akhir. Untuk kelancaran jalannya proses pemilihan kepala desa, tentunya disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang ada. ‘’Saya tidak ingin kejadian di tahun 2015 silam terulang lagi,’’ pintanya. Apalagi, dikatakannya, beban seorang kepala desa sangat berat, khususnya dalam mengelola dana desa dengan nilai yang cukup tinggi. Peluncuran Program Dana Desa oleh pemerintah Indonesia menjadikan desa mempunyai kewenangan untuk mengurus tata pemerintahannya sendiri serta
melaksanakan pemerataan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa. Pemerintah desa diminta untuk lebih mandiri dalam mengelola pemerintahan dan berbagai sumber daya alam yang dimiliki, termasuk di dalamnya pengelolaan keuangan dan kekayaan desa. Pemilihan perbekel tahap II akan digelar tahun ini, tepatnya di bulan Agustus. Selain di Desa Mengesta, pilkel tahap II juga akan dilakukan oleh 14 desa di delapan kecamatan. (kmb28)
Warung Global
Naikkan Tarif PDAM Harus Persetujuan Rakyat
SETELAH PLN menaikkan tarif untuk listrik bersubsidi, menyusul elpiji juga naik melampaui harga eceran tertinggi, harga air juga tak mau ketinggalan. Pihak PDAM akan menaikkan tarif harga air per kubiknya. Seperti yang sudah-sudah program subsidi yang digelontorkan pemerintah selalu berakhir seperti ini. Yakni tarif naik. Werdha di Gianyar berharap dengan kenaikan tarif air PDAM ini pelayanan juga dimaksimalkan, ketersediaan air yang memadai dan kualitas air yang baik. Demikian terungkap dalam acara Warung Global dengan topik ‘’PDAM akan Naikkan Tarif’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Sabtu (1/4) lalu. Masih menurut Werdha, beberapa waktu lalu juga termuat di media massa bahwa rencana pemerintah untuk mengangkat air di kawasan Danau Batur yang dibatalkan lantaran air di sana tak layak minum. Ini bagaimana? Intinya adalah boleh saja menaikkan tarif tetapi kenaikan ini harus tepat dalam artian pelayanan dan ketersediaan air sudah memadai. Mursi di Denpasar juga mengatakan mestinya kenaikan tarif ini dibarengi juga dengan peningkatkan pelayanan dan perbaikan kualitas. Tak menjadi persoalan kalau tarif naik, tetapi kualitas juga harus seimbang. Ironis, demikian pendapat Febri di Denpasar, yang menyampaikan bahwa kenaikan tarif air di Bangli ini tidak tepat momennya, sebab air yang merupakan kebutuhan vital ini jika dinaikkan akan menimbulkan dampak ikutan seperti kebutuhan lain juga ikut naik harganya. Ini sudah sering terjadi, bahkan dalam jangka panjang akan menimbulkan
kesenjangan yang serius di masyarakat. Contoh saja di daerah yang padat penduduknya, pasti air susah didapat, apalagi di daerah kering. Kalau tarifnya naik, sementara air susah, pasti akan berdampak buruk. Ia menyarankan agar rencana kenaikan tarif yang akan diberlakukan Mei mendatang segera dikaji ulang. Negara yang baik mestinya memiliki standar. Baik itu harga maupun kualitasnya. Menurut Budiada dan Ugi di Tabanan, jika alasan atau dasar menaikkan tarif hanya berdasarkan peraturan bupati ini sungguh tidak masuk akal. Dari kenaikan ini akan memicu kenaikan pada kebutuhan lainnya. Yang akan terjadi ujungujugnya rakyat kecil kembali dirugikan. Mestinya benahi dulu kinerja, pelayanan dan juga kualitas baru menuntut kenaikan tarif. Arya di Denpasar juga sependapat bahwa kenaikan tarif ini harus punya alasan dan dasar yang kuat. Tidak cukup hanya mengacu pada aturan saja. PDAM adalah perusahaan daerah, tentu uangnya berasal dari rakyat.
nyamuk dewasa yang terbang saat fogging dilakukan. Namun, keberadaan nyamuk bisa kembali ada, jika mereka tersembunyi saat fogging dilakukan dan jentiknya masih ada. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Ketut Nariana menambahkan selain tempat penampungan air yang perlu diperhatikan adalah sampah yang berpotensi menampung air seperti kaleng, selokan yang tersumbat serta ban bekas yang banyak ada di usaha bengkel. ‘’Kadang hal ini luput menjadi perhatian sehingga kebanyakan jentik nyamuk berkembang di sana,’’ jelasnya. (kmb24)
oleh pihak kepolisian. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana seizin Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, Minggu (2/4) kemarin, membenarkan adanya laporan peristiwa meninggal dunia dengan cara bunuh diri. Dari data yang diperolehnya, Sabtu sekitar pukul 17.00 Wita, I Wayan Darya (60), ayah korban, melihat anaknya pergi ke kandang. Satu jam kemudian ia menyusul ke kandang hendak mengecek dan memberi pakan bebek. Saat itu Darya mendengar seperti ada suara ngorok (napas ngorok) dan bau obat hama (racun foradan) yang menyengat. Saksi mencari sumber suara tersebut dan ternyata ia melihat anaknya yang tengah terguling di tanah, dekat kandang. Dari mulut korban keluar buih yang diduga buih akibat dari efek minum racun foradan. Melihat kondisi anaknya keracunan, Darya bergegas memanggil istrinya dan meminta tolong pada warga. Selanjutnya korban dilarikan ke BRSUD Tabanan. Namun sayang, nyawa putranya tak
tertolong, karena dia keburu meregang nyawa. “Ini murni bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban,” ucap Kapolsek. Dari keterangan sejumlah saksi yang masih merupakan kerabat korban, diketahui jika korban diduga mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya karena terbelit utang, sehingga merasa malu kepada orangtuanya. Menurut polisi, korban juga sempat ditanya soal mobil Carry yang digadaikan oleh korban. Maksud hati orangtuanya baik, mempertanyakan untuk apa uang hasil gadai mobil, namun korban tidak dapat menjelaskannya. Korban juga pernah meminta uang sebesar Rp 10 juta kepada ayahnya yang juga tidak dapat dijelaskan untuk apa uang tersebut. “Orangtua korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Kini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka,” ucap Kapolsek Kompol I Wayan Suana. (kmb28)
Diduga Dililit Utang, Sopir Tewas Minum Racun
Sempat Gagal, Pilkel Desa Mengesta Diharapkan Lancar
Tabanan (Bali Post) Sempat mengalami kegagalan di tahun 2015 silam, proses pemilihan kepala desa khususnya di Desa Mengesta Kecamatan Penebel tahun ini diharapkan berjalan lancar hingga terpilih warga terbaik untuk memimpin desa setempat. Namun, untuk proses pelaksanaan pilkel yang rencananya serentak digelar Agustus 2017 mendatang, Camat Penebel IGA Supartiwi belum lama ini mengatakan tidak ada atensi khusus di wilayahnya. Untuk diketahui, di Kecamatan
pembiayaannya diambil dari dana APBDes. Suratmika mengatakan faktor penyebar DBD yaitu nyamuk aedes aigypti sangat baik perkembangannya di cuaca hujan berganti panas. Kondisi tersebut terjadi beberapa bulan terahir. ‘’Kalau dilihat dari siklus harusnya peningkatan kasus DBD terjadi April sam-
pai September,’’ kata dia. Untuk itu, Suratmika berharap masyarakat tetap rutin melakukan PSN seminggu sekali. Selain PSN, pemkab juga tetap rutin melakukan fogging terjadwal, terutama pada titik-titik rawan penularan DBD. Untuk tahun ini dianggarkan Rp 220 juta untuk fogging di 110 titik. Agar diketahui unit cost satu kali fogging memakan biaya Rp 2 juta. Besaran biaya ini adalah untuk pembelian obat pestisida, solar serta tenaga fogging harian dan uang transport. Melihat biaya per sekali fogging yang tidak bisa dikatakan murah, tidak sebanding dengan efek menanggulangi DBD. Suratmika menjelaskan, jika fogging hanya membunuh
Jadi sebelum menaikkan tarif, rakyat juga harus diminta persetujuannya. Termasuk kenaikan satu rupiah pun. Banyak perusahaan daerah bahkan perusahaan
negara yang menaikkan tarif seenaknya di saat yang bersamaan, bahkan perusahaan tersebut sedang menderita kerugian atau nyaris bangkrut. (sikha)
minum racun akibat dililit utang. Dugaan itu diperkuat dengan keterangan saksi yang juga orangtua korban saat dimintai keterangan
15
Senin Pon, 3 April 2017
Hasil Pertandingan
JUARA - Pemain-pemain Paris Saint Germain merayakan kemenangan atas Monaco pada final Piala Liga, Minggu (2/4) kemarin. PSG untuk keempatkalinya menjuarai turnamen ini dengan mengalahkan Monaco 4-1.
----------- Liga Spanyol ---------------------------------------------Malaga Osasuna Real Sociedad Villarreal Espanyol
vs vs vs vs vs
Atletico Madrid Athletic Club Leganes Eibar Real Betis
0-2 1-2 1-1 2-3 2-1
1. Real Madrid 2. Barcelona 3. Atletico Madrid 4. Sevilla 5. Real Sociedad 6. Villarreal 7. Athletic Club 8. Eibar 9. Espanyol 10. Alaves
27 28 29 28 29 29 29 29 29 28
20 19 17 17 15 13 14 12 11 10
65 63 58 57 49 48 47 44 43 40
5 2 6 3 7 5 6 5 4 10 9 7 5 10 8 9 10 8 10 8
71-28 81-25 54-23 52-34 43-40 41-23 37-33 47-41 42-40 29-33
Pencetak gol : 25 - Lionel Messi (Barcelona). ----------- Liga Jerman ----------------------------------------------Bayern Munich Eintracht Frankfurt Hamburg SV RB Leipzig Freiburg Schalke Hertha Berlin
vs vs vs vs vs vs vs
1. Bayern Munich 26 2. RB Leipzig 26 3. Hoffenheim 26 4. Borussia Dortmund 26 5. Hertha Berlin 26 6. Cologne 26 7. Eintracht Frankfurt 26 8. Freiburg 26 9. Schalke 26 10. Moenchengladbach 26
FC Augsburg 6-0 Moenchengladbach 0-0 Cologne 2-1 SV Darmstadt 4-0 Werder Bremen 2-5 Borussia Dortmund 1-1 Hoffenheim 1-3 20 16 12 13 12 9 10 10 9 9
5 1 4 6 12 2 8 5 4 10 10 7 7 9 5 11 7 10 6 11
67-13 47-28 49-26 55-28 35-33 38-31 26-27 34-47 33-28 30-34
65 52 48 47 40 37 37 35 34 33
Pencetak gol : 24 - Robert Lewandowski (Bayern Munich), Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund). ----------- Liga Prancis ----------------------------------------------Marseille Bastia Guingamp
vs Dijon FCO vs Lille vs AS Nancy-Lorraine
1-1 0-1 1-0
1. Monaco 2. PSG 3. Nice 4. Lyon 5. Marseille 6. Bordeaux 7. St Etienne 8. Guingamp 9. Stade Rennes 10. Angers SCO
30 30 30 29 31 30 30 31 30 30
71 68 64 50 47 46 44 41 39 39
22 21 18 16 13 12 11 11 9 11
5 3 5 4 10 2 2 11 8 10 10 8 11 8 8 12 12 9 6 13
87-26 60-21 48-24 60-34 44-38 42-37 34-24 38-39 28-33 31-38
Pencetak gol : 27 - Edinson Cavani (Paris St Germain). ----------- Liga Inggris -----------------------------------------------Burnley Chelsea Hull City Leicester City Liverpool Manchester United Southampton Watford
vs vs vs vs vs vs vs vs
Tottenham Hotspur 1-2 Crystal Palace 1-2 West Ham United 2-1 Stoke City 2-0 Everton 3-1 West Bromwich Albion 0-0 Bournemouth 0-0 Sunderland 1-0
----------- Liga Italia -------------------------------------------------AS Roma Sassuolo
vs Empoli vs Lazio
2-0 1-2
Bali Post/ap
Gelandang Chicago Fire Bastian Schweinsteiger.
Schweinsteiger Cetak Gol di Laga Perdana
Illinois Gelandang baru Chicago Fire Bastian Schweinsteiger memainkan debutnya di kompetisi MLS dan menghasilkan satu gol, Minggu (2/4) kemarin. Chicago Fire menahan imbang Montreal Impact 2-2. Schweinsteiger yang membawa Jerman meraih gelar Piala Dunia, tersingkir dari tim utama Manchester United. Pemain tengah Jerman itu memilih untuk melanjutkan karier di kompetisi Liga AS (MLS). Pemain berusia 32 tahun itu mencetak gol saat pertandingan baru berjalan 17 menit. Memanfaatkan tendangan penjuru yang diambil David Accam, Schweinsteiger menyundul bola dan menjebol gawang Montreal. ‘’Saya tidak pernah ragu, saya terus ingin bermain sepak bola,’’ ujar Schweinsteiger yang tampil sepanjang 90 menit pada laga kemarin. Matteo Mancosu menyamakan skor menit ke-61. Upaya Chicago memetik kemenangan kian berat setelah Juninho terkena kartu merah menit ke-71. Namun Montreal juga kehilangan pemainnya, Víctor Cabrera, yang diusir wasit menit ke-80. Tim tamu Montreal merasa akan memenangkan laga saat Ballou Jean-Yves Tabla mencetak gol menit ke-90. Namun tiga menit setelah memasuki babak tambahan, Chicago mencetak gol lewat Luis Solignac yang membuat tuan rumah menyelamatkan 1 poin. ‘’Debut dengan menghasilkan gol selalu menjadi impian setiap pemain,’’ ujar pelatih Chicago Veljko Paunovic. (kmb39/ap)
PSG Masih Berkuasa di Piala Liga
Bali Post/rtr
Lyon -
Paris St Germain (PSG) memenangi Piala Liga dengan mengandaskan Monaco 4-1 di final, Minggu (2/4) kemarin di Stade de Lyon. PSG memperpanjang kekuasaannya di turnamen ini untuk keempat kalinya beruntun. Julian Draxler membawa PSG memimpin dan Thomas Lemar menyamakan kedudukan untuk Monaco. Gol dari Angel Di Maria dan dua gol sumbangan Edinson Cavani mengamankan kemenangan tim ibu kota itu. PSG, yang tertinggal tiga angka dari Monaco di klasemen Liga Prancis dengan delapan pertandingan tersisa di musim ini, kini tidak terkalahkan di Piala Liga Prancis sejak kekalahan di perempatfinal dari St Etienne pada November 2012.
Tim asuhan Unai Emery terlihat tidak seperti saat disingkirkan secara memalukan oleh Barcelona 1-6 di Liga Champions. Pada saat bersamaan bintang muda Monaco Kylian Mbappe menampilkan permainan mengecewakan. ‘’Setelah apa yang terjadi saat melawan Barca, kami harus memenangi final ini,’’ ungkap Di Maria. Gelandang PSG Adrien Rabiot mengatakan kemenangan tersebut membuktikan bahwa mereka memiliki poin untuk dibuktikan
Roma Edin Dzeko mengemas sepasang gol untuk membawa AS Roma menang 2-0 atas Empoli pada Minggu (2/4) kemarin. Tambahan dua gol itu menempatkan Dzeko sebagai pencetak gol terbanyak Seie A Liga Italia. Dzeko mencetak gol dari jarak dekat dengan menyambar umpan silang dari tendangan sudut pada menit ke-12. Ia kemudian mencatatkan penyelesaian serupa untuk mengonversi umpan tarik Mohamed Salah pada menit ke-56 untuk mengemas gol ke-23-nya musim ini. Penyerang bertubuh jangkung itu mengungguli penyerang Torino Andrea Belotti sebagai pencetak gol terbanyak Liga Italia. Dua golnya juga membuat dia telah mengoleksi 33 gol di semua kompetisi untuk musim ini, melampaui legenda Roma sekaligus rekan setimnya Francesco Totti dengan catatan 32 gol pada musim 2006/2007. Dzeko dapat disebut menggantikan posisi Totti dan mendapat sambutan hangat dari para penggemar di dalam Stadion Olimpiade Roma. Kemenangan kemarin membuat Roma menghuni peringkat kedua di klasemen dengan 68 angka, terpaut lima angka dari Juventus, yang akan mengunjungi tim peringkat ketiga Napoli pada Senin dini hari. Ini menjadi kunjungan pertama Gonzalo Higuain di Stadion San Paolo
sejak kepindahan kontroversialnya ke sang juara bertahan pada musim panas silam. Pada laga lain, Lazio memelihara harapan mereka untuk finis di peringkat ketiga setelah gol bunuh diri pada menit ke-83 dari bek Francesco Acerbi yang membawa mereka menang 2-1 di markas Sassuolo. Domenico Berardi membawa tuan rumah memimpin dari titik penalti pada menit ke-26, sebelum pemain internasional Italia Ciro Immobile membawa Lazio menyamakan kedudukan dua menit sebelum turun minum. Lazio tampil lebih baik setelah turun minum dan pelatih Simone Inzaghi menggunakan ketiga pemain penggantinya untuk meraih kemenangan. Strategi itu terbayar ketika Cristiano Lombardi melepaskan umpan silang mendatar yang mengenai Acerbi dan masuk ke gawangnya sendiri. Bagaimanapun, tim tuan rumah memiliki dua peluang untuk menyamakan kedudukan, di mana pemain sayap Lorenzo Pellegrini menanduk bola yang membentur mistar gawang dan Berardi melepaskan tembakan melebar dari dalam kotak penalti. Lazio menghuni peringkat keempat dengan 60 angka, tertinggal tiga angka dari Napoli di peringkat ketiga.
London Pimpinan klasemen Liga Utama Inggris Chelsea di luar dugaan dikalahkan Crystal Palace 1-2, Minggu (2/4) kemarin. Hasil ini membuka kembali persaingan perebutan gelar juara setelah the Blues mendominasi sejak Januari lalu. Peringkat kedua Tottenham Hotspur memangkas selisih dengan Chelsea menjadi tujuh angka setelah mereka menang 2-0 di markas Burnley. Liverpool memenangi derby Merseyside
saat melawan sang pemuncak klasemen Liga Prancis. ‘’Kami memainkan permainan hebat. Semua orang di mana-mana mengatakan bahwa Monaco merupakan tim favorit, bahwa mereka adalah yang terbaik di Prancis. Kami memperlihatkan siapa kami pada malam ini,’’ tuturnya. PSG, yang tidak diperkuat bek tengah yang cedera Marquinhos, memulai pertandingan dengan baik. Marco Verratti mengiriminya umpan terobosan kepada Di Maria di dalam kotak penalti. Pemain Argentina itu, yang menghadapi kiper Danijel Subasic, mengoperkan bola kepada Draxler yang kemudian memasukkannya ke gawang pada menit keempat.
Monaco, yang tidak diperkuat Fabinho yang diskors dan Radamel Falcao yang cedera, kesulitan untuk menciptakan peluang namun mampu menyamakan kedudukan pada akhir pergerakan bagus pada menit ke-27. Bernardo Silva mengecoh dua bek dengan mengirim operan lob untuk Sidibe, yang meneruskannya kepada Lemar di luar kotak penalti. Sang gelandang mengirimkan tembakan melengkung ke sudut atas gawang. PSG, bagaimanapun, mampu memaksimalkan kesalahan lain di pertahanan Monaco ketika Di Maria menaklukkan perangkap offside dan menaklukkan Subasic satu menit sebelum turun minum. Cavani memperbesar ke-
unggulan timnya pada menit kesembilan babak kedua melalui sepakan voli dari umpan silang sempurna Verratti dari sisi kanan. Penyerang Uruguay itu gagal mencetak gol beberapa menit kemudian, sebelum Di Maria melepaskan tembakan melengkung yang juga dapat ditepis Subasic saat PSG semakin dekat dengan gol keempat. Gol pamungkas itu akhirnya terwujud pada menit terakhir, ketika Cavani melepaskan tembakan dari jarak dekat dari umpan silang Di Maria untuk membawa PSG meraih gelar Piala Liga ketujuhnya. Ini menjadi gol ke-40-nya dari 40 pertandingan kompetitif musim ini. (kmb39/rtr/ant)
Dzeko Lampaui Pencapaian Totti Kuasai Peringkat Ketiga, Atletico Geser Sevilla
Liga Jerman Pemuncak klasemen Liga Jerman Bayern Munich menghancurkan Augsburg dengan
skor 6-0. Penyerang Robert Lewandowski mencatatkan tiga gol untuk Bayern yang unggul 13 angka atas tim peringkat kedua RB Leipzig. Tim Bavaria itu, yang akan berhadapan dengan Real Madrid di delapan besar Liga Champions, berada di jalur untuk meraih mahkota Liga Jerman kelimanya secara beruntun melalui penampilan dominan lainnya. Tiga gol Lewandowski dicetak menit ke-17,55 dan 79. Pemain Polandia itu bergabung dengan penyerang Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang di puncak daftar pencetak gol dengan koleksi 24 gol. Thomas Mueller menyumbang dua gol (36,80) dan satu gol lainnya dihasilkan Thiago (62). Leipzig menghuni peringkat kedua dengan 52 angka setelah kemenangan mereka 4-0 atas klub juru kunci Darmstadt. Naby Keita mengemas dua gol dan Emil Forsberg serta Willi Orban maisng-masing mencetak satu gol ke gawang Darmstadt. Tim tamu kehilangan Sandro Sirigu yang dikartu merah pada menit ke-72. Dortmund gagal menyamakan keunggulannya setelah ditahan imbang 1-1 di markas Schalke 04 pada derby Lembah Ruhr. Hasil tersebut membuat pasukan Thomas Tuchel turun ke peringkat keempat dengan 47 angka, tertinggal satu angka dari Hoffenheim, yang menang 3-1 di kandang Hertha Berlin. (kmb39/rtr/ant)
Barcelona Atletico Madrid yang tidak diperkuat tujuh pemain intinya masih mampu meraih kemenangan 2-0 di markas Malaga pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (2/4) kemarin. Gol-gol Koke dan Filipe Luis membawa Atletico menyodok ke peringkat ketiga klasemen sementara. Sevilla gagal menggeser Atletico setelah ditahan imbang tanpa gol tim papan bawah Sporting Gijon, Minggu malam kemarin. Sevilla tetap mengoleksi 57 poin, tertinggal 1 poin dari Atletico di posisi ketiga. Real Madrid masih memimpin klasemen dengan 65 poin diikuti Barcelona dengan 62 poin. Koke, pencetak gol kemenangan saat Atletico terakhir kali menang di markas Malaga pada 2014, memaksimalkan permainan gemilang dari Fernando Torres untuk membawa Atletico memimpin pada menit ke-26. Filipe Luis kemudian menyambar bola pada menit ke74 menyusul serangan dari Torres, untuk melambungkan bola melewati Carlos Kameni untuk menjadi gol perdananya musim ini. Stadion Rosaleda memberikan kenangan istimewa bagi manajer Atletico Diego Simeone. Di tempat itu ia menjalani pertandingan perdananya sebagai arsitek klub pada Januari 2012. Namun selanjutnya
melawan Everton dengan skor 3-1 di Anfield untuk naik ke peringkat ketiga dengan raihan 59 poin. Tim-tim pengejar Chelsea mendapat angin segar setelah kekalahan kandang perdana di liga di Stamford Bridge untuk pasukan Antonio Conte sejak September. Hasil yang tidak biasa ini, yang diakui Conte membuat persaingan perebutan gelar ‘’menjadi lebih menarik’’ bagi semua orang. Kekalahan itu masih mengamankan Chelsea yang
total mengumpulkan 69 poin. Dominasi Chelsea di Stamford Bridge pada musim ini, hal itu terlihat ketika Cesc Fabregas membawa mereka memimpin saat pertandingan baru berlangsung lima menit. Namun tercipta dua gol dari Wilfried Zaha dan Christian Benteke dalam rentang waktu tiga menit, yang mengubah pertandingan menjadi rumit bagi tim tuan rumah. Palace mampu bertahan dengan baik se-
rangan Fabregas dkk. untuk membawa pulang kemenangan langka ini. Spurs harus tampil di Turf Moor tanpa penyerang yang sedang cedera Harry Kane dan mereka kehilangan Victor Wanyama dan Harry Winks sebelum turun minum. Walau demikian Eric Dier dan Son Heung Min mampu mencetak gol pada babak kedua untuk mengamankan raihan tiga angka. ‘’Penting bagi kami untuk berada di sini jika Chelsea
timnya hanya menang satu kali dari lima pertandingan di sana. Sebelumnya laga Atletico dihantam masalah setelah Nico Gaitan dan Kevin Gameiro mendapat cedera pada tengah pekan. Kedua pemain bergabung dengan Yannick Carrasco yang diskors serta Augusto Fernandez, Tiago, Sime Vrsaljko, dan Miguel Angel Moya yang harus absen, sehingga Simeone harus memanggil dua pemain tim B untuk melengkapi skuad berisi 18 pemainnya. Bagaimanapun, Malaga sedang menjalani musim yang buruk, berganti manajer sebanyak dua kali, dan hanya menang satu kali dari 15 pertandingan terakhirnya sebelum laga ini. Pasukan Michel hanya menawarkan sedikit perlawanan. Harapan Real Sociedad untuk finis di peringkat keempat meredup setelah mereka bermain imbang 1-1 saat berhadapan dengan Lagenes, memperpanjang laju tanpa kemenangan mereka menjadi tiga pertandingan. Leganes memimpin pada menit ke-29 pada pertandingan di San Sebastian itu lewat Alexander Szymanowski. Juanmi Jimenez menyamakan kedudukan untuk Real Sociedad pada menit kedelapan babak kedua, menyambar umpan tarik dari pemain muda Alvaro Odriozola. (kmb39/rtr/ant)
Kekalahan Chelsea Buka Persaingan Liga Inggris gagal dan kami berada di sini. Kami berjuang untuk Liga Inggris,’’ kata manajer Spurs Mauricio Pochettino. Chelsea menghadapi agenda padat karena akan berhadapan dengan Manchester City yang saat ini menghuni peringkat keempat dengan 57 angka pada Kamis. Selanjutnya pasukan Conte ditantang tim tangguh Arsenal pada Minggu. Maka kekalahan the Blues telah memberikan harapan baru dalam langkah Pochettino. (kmb39/rtr/ant)
OLAH RAGA
16
Senin Pon, 3 April 2017
ITF Men’s Future
Klein Tumbangkan Christo di Final
Jakarta (Bali Post) Petenis asal Inggris Brydan Klein menumbangkan Christopher Rungkat di partai final turnamen ITF Men’s Future Indonesia berlabel Combiphar Tennis Open 2017 seri keempat untuk merebut gelar juara. Partai final yang dilangsungkan di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (2/4) kemarin, petenis Inggris kelahiran 27 tahun silam itu menyudahi perlawanan Christo (sapaan akrab Christopher Rungkat) dalam pertarungan tiga set 4-6, 6-2, 7-6(5). Kendati memenangi pertarungan itu, Klein dipaksa bermain selama 2 jam 43 menit yang menyebabkan dirinya harus mendapat perawatan tim medis selepas laga karena mengalami kelelahan bermain. ‘’Selamat kepada Christopher yang mampu mencapai final. Dia pemain yang hebat, mampu membuat pertandingan ini berlangsung ketat dan cukup berat bagi saya, saya bersyukur berhasil juara. Terima kasih juga bagi para penonton yang membuat atmosfer pertandingan meriah,’’ kata Klein selepas bertanding. Sementara itu, Christo yang sempat unggul di set pertama mengaku sempat kehilangan momentum karena cuaca panas di arena dan lawannya yang berhasil come back setelah dirinya mampu menyeimbangkan kedudukan di set ketiga. ‘’Di set pertama, momentum sebetulnya ada pada saya, mulai pertengahan set kedua saya mulai kehilangan itu. Namun, di set ketiga saya mencoba mendapatkan ritme permainan lagi seperti set pertama dan akhirnya bisa menyeimbangkan kedudukan. Namun, saya kehilangan kembali momentum yang akhirnya Klein yang lebih unggul pengalaman bisa bangkit dan menyudahi permainan,’’ kata Christo. Dengan berhasilnya menjuarai turnamen Combiphar Tennis Open 2017 seri keempat itu, Klein yang kini bercokol di peringkat ke-249 dunia, menambah koleksi juara tunggalnya menjadi 17 di ajang ITF Men’s Future. Dari statistik pertandingan, Klein berhasil menghunjamkan 17 aces, unggul jauh dari Christo yang hanya membuat dua. Petenis Inggris kelahiran Australia, 31 Desember 1989 itu hanya melakukan empat double fault, sementara Christo malah menorehkan lima kesalahan ganda saat melakukan servis. (ant)
Mitra Devata Ungguli Nusa Jaya
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata sukses menekuk lawannya Nusa Jaya Nusa Dua dengan skor 2-1 dalam uji coba di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Badung, Minggu (2/4) kemarin. Dalam laga yang dipimpim wasit Nyoman Nesa tersebut, kemenangan Mitra Devata berkat sumbangsih gol dari Nyoman Rafik Armawan dan Komang Mariawan. Koordinator Purwanto Iman Santoso menyatakan sistem pertandingan 3 x 30 menit. Pada 30 menit pertama, Nusa Jaya yang diperkuat pemain rata-rata berusia 20 tahun, memberikan perlawanan sengit terhadap Mitra Devata, bahkan terjadi saling serang. Mitra Devata unggul lebih dulu lewat gocekan Nyoman Rafik Armawan. Akan tetapi, Nusa Jaya mampu menyamakan kedudukan garagara kiper Ngurah melakukan blunder. Pada babak 30 menit kedua, Mitra memastikan keunggulan 2-1 berkat sontekan bomber jangkung Komang Mariawan, umpan matang dari Purwanto. Pada 30 menit ketiga, pertarungan makin seru, namun sama sekali tak ada tambahan gol. (022)
Pejudo Pelatnas Jalani TC di Korsel
Jakarta (Bali Post) Pejudo Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games (SEAG) 2017 di Malaysia, 19 hingga 31 Agustus, bakal menjalani training camp (TC) di Korea Selatan yang dijadwalkan selama satu bulan. Berdasarkan data dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Minggu (2/4) kemarin, pejudo Indonesia yang bakal menjalani TC di Negeri Gingseng itu sebanyak enam atlet dari delapan atlet yang saat ini menjalani pelatnas. Rencana TC di Korea juga diakui pelatih kepala tim judo Indonesia Ni Made Suyudani. Menurutnya, dipilihnya Korea sebagai lokasi TC karena hasilnya telah terbukti saat pejudo Indonesia meraih hasil terbaik pada SEA Games 2015 di Singapura. Saat itu tim judo mampu menyumbangkan empat medali emas bagi kontingen Indonesia. Prestasi ini tak lepas dari sistem pembinaan dan pelatihan yang sebelum pertandingan berlangsung dilakukan di Korea. ‘’Rencana TC sudah disetujui oleh Satlak Prima. Kami berharap para atlet bisa berangkat secepatnya. Kami berharap dengan TC di Korea target yang dibebankan bisa tercapai,’’ kata Ni Made Suyudani dalam keterangan tertulisnya. Untuk target, Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) telah menetapkan dua medali emas. Target ini terbilang turun jika dibandingkan dengan pencapaian pada SEA Games 2015 yang mampu menyumbang empat medali emas. Hal tersebut dikarenakan nomor yang dipertandingkan berkurang. ‘’Pada SEA Games 2017 hanya enam nomor yang dipertandingkan, sedangkan pada SEA Games di Singapura ada 12 nomor yang dipertandingkan,’’ kata mantan pejudo nasional itu. Saat ini, ada delapan atlet yang bakal mengejar slot untuk diberangkatkan ke Korea. Dari jumlah tersebut, hanya di kelas 81 kg putra dan 70 kg putri yang belum diperoleh nama pejudonya. Untuk kelas 66 kg putra, ada Syaiful Rahardjo dan 73 kg ada nama Ihsan Afriadi. Untuk kelas 63 kg, ada Kadek Anny Pandini dan 78 kg ada Tiara Arta. ‘’Untuk kelas 80 kg putra ada dua pejudo yang bersaing, yaitu Horas Manurung dan Jeremy Pantaw, sedangkan untuk putri kelas 70 kg akan bersaing antara Szalza dan Hevrilia. Penentuan akan kami lakukan secepatnya,’’ kata Ni Made Suyudani menjelaskan. Jika dilihat dari nama-nama pejudo yang ada, bisa katakan sebagian muka lama. Ada satu nama yang tidak muncul, yaitu Gerry Pantaw karena saat ini masih dalam penyembuhan setelah menjalani operasi kaki. (ant)
Bali Post/net
JUARA - Marcus Fernaldi Gideon (kiri) berusaha mengembalikan bola disaksikan rekan setimnya Kevin Sanjaya Sukamuljo pada pertandingan final turnamen bulu tangkis India Open Super Series 2017, Minggu (2/4) kemarin. Marcus/Kevin mengalahkan rekannya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi untuk menjuarai turnamen ini.
Marcus/Kevin Sukses Pertahankan Gelar Juara
Jakarta (Bali Post) -
Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mempertahankan gelar juara di ajang India Open Super Series 2017, Minggu (2/4) kemarin. Kemenangan diraih pasangan ranking satu dunia ini usai menundukkan rekan sepelatnas, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, dalam dua game langsung, 21-11, 21-15.
Hasil India Open Super Series 2017 Ganda Putri Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto (Jepang) vs Naoko Fukuman/Kurumi Yanao (Jepang) 16-21, 21-19, 21-10 Ganda Campuran Lu Kai/Huang Yaqiong (Tiongkok) vs Zheng Siwei/ Chen Qingchen (Tiongkok) 22-24, 21-14, 21-17 Tunggal Putra Viktor Axelsen (Denmark) vs Chou Tien Chen (Taiwan) 21-13, 21-10 Ganda Putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia) vs Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi (Indonesia) 21-11, 21-15 Tunggal Putri Pusarla V. Sindhu (India) vs Carolina Marin (Spanyol) 21-19, 21-16
Gelar ini merupakan gelar beruntun yang diraih Marcus/Kevin, dua pekan sebelumnya pasangan ini juga meraih gelar di All England 2017. Laga final ini merupakan ulangan tahun lalu, di mana Marcus/ Kevin juga naik podium juara dengan mengalahkan Angga/Ricky dengan skor 21-17, 21-13. Marcus/Kevin kian unggul dalam rekor pertemuan dengan Angga/ Ricky menjadi 4-0. ‘’Kami selalu menimati setiap pertandingan, itu kunci kemenangan kami,’’ ungkap Kevin. ‘’Soal stamina pasti terkuras karena jujur saja persiapan ke India Open bisa dibilang hampir tanpa persiapan. Saya juga kurang fit, masih batuk. Namun saya punya motivasi besar, saya ingin selalu bisa memenangkan semua pertandingan yang saya jalani. Walaupun begitu, saya tidak mau expect terlalu jauh, nikmati step by step saja,’’ tutur Kevin.
‘’Kami tidak menyangka bisa juara lagi di India, semua lawan bisa dibilang berat. Namun kami bisa lebih enjoy the game,’’ kata Marcus. Sementara itu, menurut Aryono Miranat, Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI yang mendampingi ke India, baik Marcus/Kevin maupun Angga/Ricky, semuanya sama-sama sudah mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing, karena mereka sering latihan bersama di pelatnas. ‘’Gaya permainan Marcus/ Kevin ya memang begitu, main cepat dan bisa menguasai net. Permainan bola-bola datar dan serangannya juga cepat, pertahanan Marcus/ Kevin juga cukup baik,’’ kata Aryono soal penampilan Marcus/Kevin di final. Setelah India Open, Marcus/Kevin langsung terbang ke Malaysia untuk mengikuti kejuaraan Malaysia Open Super Series Premier 2017. (kmb39/net)
Celebest FC Tundukkan PS Badung Mangupura (Bali Post) Tim tamu Celebest FC Palu, Sulteng, mempermalukan tuan rumah PS Badung dengan skor 1-0 dalam latih-tanding selama 45 menit di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Minggu (2/4) kemarin. Sebelumnya, pada babak 45 menit pertama, justru Tim Porprov Badung menahan Celebest 0-0. Gol semata wayang kemenangan Celebest hasil bidikan Ari Kiswanto ketika pertandngan yang dipimpin wasit Ali Baco baru bergulir sembilan menit. Berawal dari kesalahan pemain belakang Tim Keris yang bermaksud menyodorkan bola kepada rekannya, namun jatuh di kaki pemain Celebest Alan Martha. Selanjutnya, Alan Martha melesat sendirian ke jantung pertahanan PS Badung,
kemudian bola diberikan kepada Ari Kiswanto, yang disontekkan ke gawang, dan gagal diantisipasi kiper PS Badung Ati Wibowo. PS Badung menurunkan pemain seperti Wayan Gede Bayu Yusa, Agus Setiawan, Agus Kayun Dwipayana, Ketut Tirtanadi serta Vital Ximenez. Usai laga, pelatih PS Badung Syahrial Effendy mengakui asuhannya belum pernah latihan, bahkan baru perekrutan. ‘’Saya ingin mencoba skill para pemain di lapangan hijau,’’ katanya. Syahrial tak mempersoalkan tentang hasil akhir. Ia tetap menilai skuad Tim Keris yang mengandalkan pemain lokal layak melakoni kompetisi Liga-2. ‘’Saat ini kami memiliki materi 27-28 pemain, saya kira tak ada waktu lagi untuk bongkar pasang pemain, ya… mungkin
TSC Klungkung Juara III di Petro Cup Denpasar (Bali Post) Klub Takahide Swimming Centre (TSC) yang benaung di bawah Pengkab PRSI Klungkung keluar sebagai juara umum III dalam Kejurnas Renang Antarklub se-Indonesia Petro Cup VIII/2017 yang diikuti 48 klub di Kolam Renang Tri Dharma, Petrokimia Gresik, Jatim, 1 - 2 April. TSC berada di peringkat III di bawah tuan rumah Petro yang menurunkan 126 perenang, serta juara umum II Hiu Surabaya yang berkekuatan 42 perenang. TSC menerjunkan 14 perenang, menyabet 14 emas, 6 perak, dan 4 perunggu. Yang membanggakan, perenang Satria Andrew Tan yang turun pada kategori KU kelahiran 2004 mendulang 10 emas, antara lain di nomor 100 m (gaya dada, kupu-kupu, punggung, dan bebas), 50 m (bebas), 200 m (kupu-kupu, punggung, dan gaya ganti). Atas hasil ini, Satria Andrew Tan dinobatkan menjadi perenang terbaik di KU-2004 dan berhak menerima piala plus uang Rp 1 juta. Bahkan Satria Andrew Tan menyandang predikat best of the best menerima piala berikut uang Rp 1,5 juta. Selain itu, perenang Nadia mendulang 2 emas di nomor gaya dada 100 m, serta gaya ganti 200 m. Andi Hermawan yang turun di kelompok senior, merebut 1 emas di nomor dada 200 m. Putu Pande Lisa Primasari yang turun di KU kelahiran 2007 menyumbang 1 emas di dada 50 m. Berkat prestasi juara umum III ini, perkumpulan renang TSC Klungkung menerima uang pembinaan Rp 6 juta. TSC sendiri baru launching pada 18 Maret lalu, dan diterima Bupati Klungkung, KONI Klungkung serta Pengkab PRSI Klungkung. (022)
skuad ini yang kami pertahankan,’’ ucapnya. Sementara pelatih Celebest Rudi Eka menyatakan, meskipun unggul asuhannya tampil kurang maksimal. Terbukti, sederet peluang emas belum mampu dikonversi menjadi gol. ‘’Kami akan benahi penyelesaian akhir,’’ katanya. Tanpa Gol Pada laga 45 menit pertama, tim Porprov Badung yang diperkuat Warih Sentanu, Yusuf, Gede Yudi Antara, serta kiper Febri berhasil menahan imbang Celebest FC tanpa gol alias 0-0. Pelatih Porprov Badung Kadek Loco Ediana menyatakan, asuhannya memiliki peluang emas, tetapi belum mampu dijadikan gol. ‘’Kami akan pertajam barisan penyerang,’’ sebut Loco. (022)
Konta Juara Miami Terbuka
Bali Post/ap
JUARA - Petenis Inggris Johanna Konta menjuarai turnamen Miami Terbuka.
Miami Johanna Konta memenangi gelar terbesar dalam kariernya dengan mengalahkan Caroline Wozniacki 6-4, 6-3 pada babak final turnamen tenis Miami Terbuka, Minggu (2/4) kemarin. Unggulan ke-10 asal Inggris, Konta, tampil agresif untuk mengatasi Wozniacki, unggulan ke-12 asal Denmark, di lapangan keras Crandon Park. Konta sempat tertahan dengan taktik-taktik memukul kerasnya. Ia kemudian mampu mengunci kemenangan dengan pukulan lob sempurna untuk mendapatkan gelar keduanya pada tahun ini, setelah sebelumnya menang di Sydney pada Januari. ‘’Saya tidak dapat percaya bahwa ini sudah berakhir karena saya begitu fokus, hanya berusaha pada setiap poin,’’ kata Konta, yang melepaskan 33 pukulan winner. ‘’Mendapatkan kesempatan-kesempatan seperti ini terasa seperti semua kerja keras mendapatkan penghargaannya.’’ Wozniacki menggunakan daya tahannya untuk mengejar setiap bola tanpa kenal lelah, namun ia ditaklukkan akibat servisnya lemah. Servisnya dipatahkan enam kali dan hanya memenangi 30 persen dari servis keduanya. Konta menghuni peringkat 150 dunia pada akhir 2014, dan pada 2015 ia berada di peringkat ke-47. Petenis berusia 25 tahun itu mulai berkembang pesat tahun lalu. Hanya delapan bulan sejak ia mengunci gelar pertama sepanjang kariernya dengan mengalahkan Venus Williams di Stanford sebelum menambahi gelar Sydney International pada Januari. (rtr/ant)
Satria Andrew Tan
Bali Post/ist
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Pon, 3 April 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Adm,Teknisi,Supir,Sales **Dcr Host/PR & Krywan Spa krm Gj+Bns+komisi+BPJS.Lam.PT.PMA, CV ke:Nirvana Spa Jl.Laksmana Bedahulu XVII/7 Dps 50B Smnyk,082247006157 Mr.Neil B.BP.821.04.17.0000104
Dcr Cleaning Service & Waitress u/ Tubes Hub.753510 / 760063
B.BP.145.04.17.0000060
B.BP.001.04.17.0000098
Accounting u.Mgt Vila,Pglmn, Bs Eng,Segera 03614490319 gm.asaproperty@gmail.com
B.BP.001.03.17.0002219 Join us! PT.Fuji Home Japan Cr Bth Sgr Driver u/Vila(Tabanan) Penerjemah Bhs Jepang,Bs Baca& Syarat: Mengerti Bhs.Inggris, Mnulis Kanji Min.S1,Jjr, Dsplin 8Jam Krja,GP,UM,Transprt+Pulsa &Team Work Gj Mnarik,5Hr Kerja 4723564/info@fujihomejapan.com +BPJS,Hub:081236220330(Dwiki) B.BP.001.04.17.0000079
B.BP.001.04.17.0000028
B.BP.001.04.17.0000080
B.BP.001.03.17.0002319
Dcr 3 Security Brsertifikat u/ Htl *5 di Smyk,fas Gj UMK BPJS TK+Kes,THR,Sragm,Tsprt,Hub.Jl. Padang Griya 12 T:085100433449
B.BP.001.04.17.0000088
Dcr 5 org sales counter travel pengalaman, bs B.Inggris Hub.0361-245 145
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
Dcr Kurir,Teknisi, marketing Gaji+Bonus Menarik 4743092
B.BP.001.04.17.0000025
Dcr Pembantu utk Villa Pribadi Wanita Max35Th Hp.085100050706
B.BP.001.04.17.0000057
Cr 2Staff Cashier,2Sales,1SuperB.BP.004.04.17.0000031 Join us! PT.Fuji Home Japan Cr visor u/MiniMarket Area Sanur Dcr Cashier,Waitress,Cook Helper Peng.Proyek Usia Max.38Th,Pglm H:08124628020 &Steward 758075/081338957772 Min.3Th& Marketing Brpnampilan bisa Bhs InggrisB.BP.001.04.17.0000061 B.BP.145.04.17.0000059 Mnarik,5Hr Krja,Gj Mnarik+Bnus Dcr Adm Tahu Tentang Pajak Max Dcr Tkg Masak Wanita bs Masakan Tnjg Oprsnl,AsrnsiKshtn&Tng Krj 28Th, krm CV ke Jl.Gurita I No.20C Barat & Indonesia utk Villa 4723564/info@fujihomejapan.com Sesetan Hub:0361-710451 Pribadi Hub.085100050706
B.BP.004.04.17.0000081
Dibutuhkan CS Bhs.Inggris aktif kirim lamaran ke email: info.mbsservice@gmail.com
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
Dicari Security wanita Hub.081999220111
B.BP.001.03.17.0002375
Dicari Tkg Jahit pengalaman/ Tailor u.Butik di Renon Hub.083119980802
Spa Therapist Wnt Pglmn Max.30 Th dkntrak Pnghslan 2-3Jt My Spa Jl.Gatsu Brt 10,0811396612 B.BP.001.04.17.0000085
Toyota Kuta Main Dealer:Bth Sales Executive(P/W)Min.D1.Max30 B.BP.001.04.17.0000041 Th,Utamakan KTP Bali,Konpensasi B.BP.001.04.17.0000086 Dicari! Staf Laundry&Tkg.Kebun! Dicari Arsitek bisa Sketch Up, Ada Mes,Makan!Hub.085102077800 :Gapok,Tunj (Mkn,Operasional) B.BP.001.04.17.0000005 Askes Insentif,THR,Bns Jln2 Keluar 3D,Photoshop,Pengalaman Min.1 Tahun.Kirim CV ke info@ptjelaj Dicr Pembantu RT tinggal dalam Negeri.Lmrn Krm kePT.Agung ah.com , Telp.0361 487240 wanita Gaji 1Jt H.081216566622 Automall Jl.Sunset Road Brt, B.BP.004.03.17.0002262 B.BP.001.04.17.0000089 Seminyak-Kuta,Badung.Up:Bag. Dicari Pembantu Tidur dalam,Jl. Security u.Vila Seminyak,Pglmn HRD No.Telp:(0361)8947099 Wr.Supratman 66 H.081237651088 B.BP.005.03.17.0002359 bs Eng-Segera 03614490319 B.BP.001.04.17.0000083 gm.asaproperty@gmail.com Travel Agent cari 1 Asst opt & We Are lookingfemale therapist B.BP.001.03.17.0002220 1 Asst Opt yg bs Bhs Spanyol. for Malaysia,Turky,Abudhabi,AlSgr! Tenaga Srbutan u/ Catering Lam,CV ,Photo & peng.kerja Krm bania.Please call:081338556600 Makan/Tidur Dalam 081339216142 ke: hr@lotus-enterprises.com E:ekapuspawati23@gmail.com
B.BP.001.04.17.0000039
B.BP.001.04.17.0000009
Dibthkn Sales Manager & E-commerce(Staff),Syrt: P/W,min.25th, Pend.min.D3 Pariwisata,Pglmn dibdgny, komunikasi baik,Pny motivasi krj yg tgg&dpt bkrjsm dgn team. Hub:Hotel Bali Relaxing Resort & Spa.Jl.Pratama No.62 Tanjung Benoa(0361)778333/ E:brr@balirelaxing.com
B.BP.001.04.17.0000038
: : : :
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dcr Sgr Staff Front Office u/ Office Malam, Bs Inggris,Cwok. Dewi2 Villa T:085100048580
Dcr Security&Driver Hub.082236 182008 Krm CV:ByPas Ngr Rai 439
Dcr Admin/Accounting,Wnt,Max 30Th,Lulusan SMK, Pglm 2Th, Bw Kendaraan Sendiri,Kirim CV ke shainteriorbali@yahoo.com
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
B.BP.001.04.17.0000093
B.BP.101.04.17.0000099
B.BP.031.04.17.0000014
B.BP.001.04.17.0000036
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post HONDA
TOYOTA
Mobilio E CVT’14 Pth KM15rb VR 18,ex dokter sptbr085101783994
Avanza Th 2012,Type:G,Hitam,DK Hrg:147 Jt,Nego,085337039598
KIA
Djl Camry 2.4 V Hitam Th’2010 Hub.0811510588 / 0361499289
B.BP.001.04.17.0000091
New Picanto’15 Pmk Asli Bali 115Jt Hub.0818391204
B.BP.001.03.17.0002317
NISSAN
B.BP.001.04.17.0000055
DIJUAL RUMAH Djl Rmh Kos 8Kmr Tnh 230m2 dan Rmh Tngl LtII Tnh 1A,2Kmr Lok. Kmps Unud Jimb,GWK 08123805574
B.BP.001.04.17.0000090
Rmh Jl.Gn.Talang Utama LT1,5A 4KT,3KM Grse 1,3M,081338708444
B.BP.001.04.17.0000102
Djl Innova’2010 Hitam,Mulus 160 Nego, Hp.085920563242 Kijang LGX’2000 EFI Gold,Asli Bali Orisinil,TV, 085100584428
SUZUKI
DICARI MOTOR * 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput
B.BP.001.04.17.0000097
B.BP.001.04.17.0000096
B.BP.001.04.17.0000101
B.BP.012.03.17.0002358
Grand Livina Pmk’2015 Velg 17 istimewa Htm150Jt,081353220100 Ertiga GX Pmk’2015, 149,5jt Istimewa luar dalam 0816577397
081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
B.BP.001.04.17.0000020
B.BP.001.04.17.0000042
Rmh Lt2 3KT,3KM,Garase 1,1M Utara Rs Balimed 081338558078
DIJUAL TANAH KONTRAKTOR 1,68 Are Pnggr ByPas IB Mantra Js Perencanaan&Bangun Rmh Vila Klkng Semua 850Jt,081936666736 Ruko,G.IMB,3D Hub.081916433040
DIJUAL TANAH Tnh Kav 2,5&2,6A Lok Sngt Bgs Jl.Utama Ry Balangan,View Laut H.490Jt/A Nego.Hb.085339021818
DISEWAKAN TANAH RUPA-RUPA Dkont Tnh 825m2 Jl.Muding Mudu *Deposito Koperasi 14%/Th Net* Dpn High Scope HP.085351234567 Legal,Aman,Untung 081239011111
SERVICE
B.BP.001.04.17.0000082
B.BP.001.04.17.0000078
B.BP.001.04.17.0000001
B.BP.001.04.17.0000027
SALON
ALUMINIUM
B.BP.001.03.17.0002216
B.BP.001.04.17.0000068
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding DISEWAKAN GEDUNG Cat,Dll(Daris)085102796346 Dikontrakan Gedung+Gudang B.BP.001.04.17.0000084 Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan Dcari Property macet di Bank/ LT/LB 3500/3900m2,08123812222 Kena Rentenir Sms 087760451006
B.BP.004.03.17.0001774
Djl Tnh 4A Jl.Dewi Uma Pemogan +Kos2an Luas Tnh 2A,Suwung Batan Kendal Hub.0811152184/ 085238790777 Nego
B.BP.001.04.17.0000043
B.BP.001.04.17.0000087
SERVICE
DISEWAKAN RUMAH Disewakan Rmh 2Lt 4KT 2KM Garasi Ling Nyaman Pondok Citra Residen Pulau Galang 08170673001
B.BP.001.04.17.0000103
DIJUAL RUMAH
BENGKEL LAS
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.04.17.0000100
BIRO JASA
KEHILANGAN Hilang Sertipikat hak Milik No 23 Desa Batur Kalanganyar Luas 69000m2 An.Nang Samudera B.BP.001.03.17.0001955
Hlg 2 Sertifikat No:SHGB 201& SHGB 537 AN:PT.OAZIA Riverside B.BP.001.03.17.0002313
Hlg Buku KIR DK 9662 DT Th’ 2011 AN:CV.Wirasana B.BP.001.04.17.0000077
Hlg Buku KIR DK 9667 DT Th’ 2011 AN:CV.Wirasana B.BP.001.04.17.0000076
FURNITURE
EKONOMI BUMDes, Saatnya Membangun Ekonomi Perdesaan Galungan, BNI Siapkan Rp 50 M
18
Jakarta (Bali Post) – Direktur Lembaga Gemawan, Laili Khairnur, menilai sudah saatnya masyarakat desa bangkit secara ekonomi dan salah satu caranya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Khairnur menyatakan masyarakat desa harus lebih kreatif dalam menciptakan produk bernilai tambah. Dana Desa bisa dipakai untuk BUMDes, yang harus berperan dalam mengoptimalkan potensi ekonomi desa, terutama UMKM. Desa juga harus jeli melihat pasar yang menjanjikan, dan menjadi penyuplai keperluan pasar itu. Jika ini terwujud maka arus urbanisasi bisa ditahan. Terkait pemanfaatan Dana Desa, harus disesuaikan dengan keperluan dan potensi masing-
Senin Pon, 3 April 2017
masing desa. Hingga kini belum ada kajian dan penelitian komprehensif membahas potensi desa per desa atau wilayah. Sementara desa di Jawa Timur kini gencar mengembangkan desa wisata. Salah satu syaratnya, warga harus kreatif dalam mengembangkan potensi wisata. ‘’Untuk infrastruktur jalan atau akses menuju lokasi wisata di masing-masing desa yang memiliki potensi wisata, kepala desa dapat menggarkannya atau menggunakan alokasi dana desa maupun dana desa,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Bondowoso Harry Patriantono, di Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (2/4) kemarin. Tujuan desa juga berperan dan
harus kreatif dalam pengembangan tujuan wisata, agar dari masingmasing desa yang memiliki potensi dapat juga menjadi pendapatan asli desa. Dengan desa menganggarkan pembangunan infrastruktur jalan lewat anggaran itu, maka tidak harus tergantung pada pemerintah kabupaten. Pemerintah kabupaten lalu fokus pada pembangunan infrastruktur penunjang lain yang bersifat massal. ‘’Kalau sarana dan prasarana objek wisata terpenuhi, kami sangat yakin akan banyak wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung. Salah satunya objek wisata Kawah Ijen di Kecamatan Ijen sudah dikenal di seluruh dunia,’’ katanya. (ant)
Denpasar (Bali Post) – Pada hari raya Galungan, Rabu (5/4) mendatang, perbankan hanya tutup selama satu hari. Sementara H-1 atau penampahan Galungan pada Selasa (4/4) besok dan H+1 atau Umanis Galungan, Kamis (6/4), bank beroperasional seperti biasa. Pemimpin BNI Kantor Wilayah Denpasar Agung Dharmawan mengatakan, bank tidak beroperasional hanya satu hari, maka tidak ada persiapan khusus untuk liburan Galungan pada 2017 ini. Kebutuhan uang tunai saat hari raya tersebut masih sama dengan hari-hari biasanya dan layanan bagi nasabah bisa tercover lewat e-banking atau e-channel. Kendati demikian, pihaknya tetap menyiapkan dana untuk memenuhi permintaan masyarakat jelang Galungan. Dana yang disiapkan Rp 50 miliar per hari, naik dari transaksi hari normal yang mencapai Rp 30-
Rp 35 miliar per hari. ‘’Jelang Galungan ini kebutuhan uang tunai masih sama, karena libur cuma sehari sehingga tidak memberikan efek layaknya Lebaran,’’ katanya. Hal sama dikatakan Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Denpasar Dedi Sunardi, momen Galungan bank tidak beroperasional selama satu hari. ‘’Tidak ada persiapan khusus dana untuk Galungan ini,’’ katanya. Sebelumnya, dalam menghadapi libur hari raya Nyepi, BRI di Wilayah Bali menyiapkan kebutuhan kas ATM sebanyak Rp 100 miliar. Jumlah kas yang disiapkan tahun ini mengalami peningkatan 20 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 80 miliar. Saat libur Nyepi Tahun Çaka 1939, pelaksanaan operasional unit kerja BRI juga tidak beroperasi. Nasabah yang ingin melakukan transaksi melalui jaringan elektronic channel, baik itu mesin ATM maupun CRM (Cash Recycler Machine). (kmb42)
19
Senin Pon, 3 April 2017
Pembunuhan Siswa SMA TN
KBS Berikan Kuliah Umum di SPB dan STPBI
Paparkan Konsep Pembangunan Kepariwisataan Bali Berkelanjutan ANGGOTA Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiwa Sekolah Perhotelan Bali (SPB) dan Sekolah Tinggi Perhotelan Bali Internasional (STPBI) di Denpasar, Jumat (31/3). Koster yang kini lebih dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) memaparkan konsep penataan pembangunan kepariwisataan Bali secara komprehensif, dari hulu sampai hilir sebagai strategi pembangunan berkelanjutan. Hadir pada penyampaian kuliah umum tersebut Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dasi Astawa, Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun selaku pengelola SPB dan STPBI Drs. Nyoman Gde Astina, Ketua STPBI dan Direktur SPB I Made Sujana, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provensi Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati atau yang biasa disapa Cok Ace, mantan Rektor Unud Prof. I Made Bakta, serta dosen dan staf pengajar SPB dan STPBI. Politisi PDI Perjuangan asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini ikut andil dalam mendorong regulasi pariwisata yaitu lahirnya Undang-undang tentang Kepariwisataan, serta politik anggaran yang berpihak pada sektor pariwisata. Selama duduk di Komisi X, KBS selalu berjuang untuk meningkatkan anggaran penataan dan pembangunan destinasi maupun anggaran promosi pariwisata. Pada tahun 2017 ini anggaran promosi pariwisata mencapai Rp 2 triliun lebih. Hasilnya kunjungan wisman ke Indonesia terus meningkat dengan peningkatan rata-rata tiap tahun sebesar 2 juta orang, di mana 35% di antaranya berkunjung ke Bali. KBS mengungkapkan berdasarkan data Kementerian Pariwisata jumlah kunjungan wisman tahun 2016 sebesar 12.023.971, di atas target 12 juta kunjungan. Tingginya tingkat kunjungan wisman, menurut KBS, menjadikan sektor pariwisata memberikan kontribusi yang sangat besar kepada pendapatan nasional. Ketua DPD PDI Perjuan-
Magelang (Bali Post) – Berkas pemeriksaan kasus pembunuhan terhadap siswa SMA Taruna Nusantara (TN) Krisna Wahyu Nurachmad oleh kawannya sebarak, AMR (16), hampir rampung. Hal itu dukatakan Kapolres Magelang AKBP Hindarsono. ‘’Semoga cepat selesai, tinggal melengkapi pemberkasan. Prarekonstruksi juga telah kami lakukan,’’ katanya, di Magelang, Minggu (2/4) kemarin.
kuliah umum - Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. (tengah) memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiwa Sekolah Perhotelan Bali (SPB) dan Sekolah Tinggi Perhotelan Bali Internasional (STPBI) di Denpasar, Jumat (31/3). gan Provinsi Bali ini membeber data, pariwisata menyumbang 10% Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional dengan nominal tertinggi di ASEAN. PDB pariwisata juga tumbuh 4,8% dengan tren naik sampai 6,9%, jauh lebih tinggi dari industri agliculture, manufaktur otomotif dan pertambangan. Dalam acara tersebut, KBS juga menyampaikan bahwa dirinya siap sekala niskala untuk maju menjadi Gubernur Bali tahun 2018, yang telah menyiapkan konsep menata pembangunan kepariwisataan Bali secara komprehensif, dari hulu sampai hilir sebagai strategi pembangunan Bali berkelanjutan. Konsep pembangunan kepariwisataan Bali yang berkelanjutan, kata KBS, harus menegaskan dan menguatkan pariwisata berbasis kebudayaan melalui pembangunan adat, agama, tradisi, seni dan budaya dalam kerangka pelaksanaan konsep Tri Hita Karana. Seusai pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi dialog. Sejumlah mahasiswa langsung memberikan pertanyaan, salah satunya mengenai susahnya lulusan sekolah pariwisata untuk mendapatkan kesempatan magang di hotel-hotel, dan keberpihakan pemerintah daerah terhadap SDM lokal pariwisata. Mendapat pertanyaan seperti ini, KBS menyatakan di sinilah pentingnya posisi dan peran ak-
tif pemerintah daerah. Di mana pemerintah daerah harus memiliki regulasi yang mengatur keberpihakan terhadap SDM lokal di bidang pariwisata. ‘’Itu harus diatur dengan perda. Hotel-hotel wajib menampung SDM lokal pariwisata sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi yang dimiliki. Tak hanya SDM lokal, produk-produk lokal masyarakat Bali, baik hasil pertanian, perternakan, industri kerajinan juga wajib dimanfaatkan oleh pengusaha jasa pariwisata khususnya hotel dan restoran,’’ kata KBS. Dengan regulasi yang tepat dalam menata pembangunan kepariwisataan Bali, maka menurut KBS, sejatinya pariwisata adalah dunia yang paling nyata; karena mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), mengatasi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penyumbang devisa dan menyediakan lapangan pekerjaan secara luas. Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Drs. Nyoman Gde Astina mengatakan sengaja menghadirkan anggota Komisi X DPR-RI Wayan Koster untuk memberikan kuliah umum, agar para pengurus, staf pengajar dan dosen serta mahasiswa mengetahui dan memahami kebijakan kepariwisataan yang digariskan oleh pemerintah. (ad0114)
Kekuatan Hukum Dari Hal. 1
Wakil Ketua DPD lainnya, GKR Hemas, menambahkan seharusnya DPD tidak perlu menggelar paripurna hari ini, karena DPD hanya tinggal melaksanakan saja putusan MA. ‘’Tidak ada paripurna lagi, karena sudah menjadi putusan MA. Tidak ada kekuatan hukum lagi,’’ tegasnya. Kendati demikian, dia mengatakan karena DPD sudah mengagendakan rapat paripurna hari ini maka disepakati hanya mengagendakan penyampaian putusan MA. Oleh karena itu, kalau sebagian anggota di rapat paripurna hari ini berupaya membahas pemilihan pimpinan DPD, tidak konstitusional. ‘’Jadi saya katakan paripurna ilegal,’’ tegasnya. Polemik di internal DPD muncul setelah keluarnya putusan MA tentang pembatalan Tata Tertib DPD yang memutuskan memangkas masa jabatan pimpinan DPD dari 5 tahun menjadi 2,5
tahun. Dalam rapat Panmus sempat muncul agar DPD melakukan konsultasi lebih dulu kepada MA dan menunda rapat paripurna. Namun, pimpinan DPD dan anggota Panmus lainnya mengingatkan kepada anggota Panmus yang bersikeras tetap menggelar paripurna untuk memilih pimpinan DPD baru dengan mengabaikan putusan MA. Usulan rapat konsultasi akhirnya urung disepakati. Ketua DPD-RI Muhammad Soleh mengakui ada wacana mengabaikan putusan MA dilakukan setelah DPD mencermati banyaknya kejanggalan atas amar putusan itu. Ada beberapa substansi dalam putusan yang dianggap salah yang menurut Muhammad Soleh justru makin memperuncing persoalan. Misalnya, redaksional pada putusan MA yang alih-alih mencantumkan ‘’Dewan Perwakilan Daerah’’ malah mencantumkan ‘’Dewan Perwakilan Rakyat’’. S e l a i n itu, kesalahan pengetikan juga terjadi pada objek putusan MA yang se-
mestinya Tata Tertib Nomor 1 Tahun 2016 dan 2017 yang menetapkan masa jabatan Pimpinan DPD selama 2,5 tahun, justru ditulis Undangundang Nomor 1 Tahun 2016 dan 2017. Kesalahan yang paling dianggap fatal adalah kesalahan redaksional tentang perintah yang seharusnya ditujukan kepada lembaga DPD-RI tetapi diketik kepada DPRD. ‘’(Kesalahan) terutama memerintahkan DPRD untuk mencabut UU Nomor 1 Tahun 2016 dan UU Nomor 1 Tahun 2017 tentang tata tertib DPD. Di situ jadi persoalan bagi saya, kan tidak ada UU Nomor 1 itu di DPD. Apa yang mau dicabut?’’ kata Muhammad Soleh. Jika memang kesalahan tulis, ia meminta sebaiknya ada pihak yang meminta untuk diperbaiki. Namun, sejak putusan tersebut keluar pada Kamis (30/3) lalu, hingga hari ini, Muhammad Soleh mengaku belum menerima klarifikasi apa pun dari MA. (kmb4)
Tidak Terima Dari Hal. 1
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam pernyataan TNI yang diotentifikasi Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Infantri Bedali Harefa tidak pernah memberikan pernyataan bahwa TNI siap melindungi Pak Ahok jika ada masyarakat yang tidak terima hasil putusan pembebasan hakim. ‘’TNI bersikap netral di atas se-
Senin Ini Direkonstruksi
mua golongan. Saya tegaskan sekali lagi bahwa isu ‘berita’ itu tidak benar alias hoax,’’ kata Kepala Pusat Penerangan Mayor Jenderal TNI Wuryanto dalam pernyataan tertulis itu. Sehingga ‘’berita’’ yang seolah-olah menyampaikan bahwa Panglima TNI mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Purnama adalah tidak benar. ‘’TNI patuh terhadap hukum dan berdiri tegak di atas semua golongan,’’ kata Wuryanto.
Fakta lain yang dikemukakan dia adalah tidak benar Nurmantyo memberikan pernyataan usai sholat Jumat di Markas Komando Kopassus TNI-AD, Jakarta Timur pada Jumat (31/3) lalu. ‘’Pada hari Jumat tanggal 31 Maret 2017, Panglima TNI melaksanakan tugas dinas rutin dan melaksanakan sholat Jumat di Markas Besar TNI, Cilangkap, sehingga isu berita di blogger itu merupakan hoax,’’ katanya. (ant)
Sesuai ketentuan undang-undang tentang peradilan anak, katanya, pelaku telah ditahan di ruang tahanan anak Markas Polres Magelang untuk waktu tujuh hari. Bila penyidikan dan pemberkasan belum selesai, katanya, akan diperpanjang hingga delapan hari. Kepolisian telah merencanakan rekonstruksi kasus yang terjadi pada Jumat (31/3) itu, pada Senin (3/4) ini yang antara lain dengan mengundang pihak kejaksaan. Pada kesempatan itu, ia tidak menyebut tempat dan waktu rekonstruksi. ‘’Rekonstruksi dilakukan besok (3/4) jam kerja,’’ katanya. Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono menyatakan siswa SMA Taruna Nusantara Krisna Wahyu Nurachmad yang ditemukan meninggal di kamar pada Jumat (31/3) dibunuh oleh temannya satu graha (barak) berinisial AMR (16). Kapolda di Magelang, Sabtu lalu, mengatakan tersangka ditetapkan setelah proses penyelidikan dan penyidikan dan juga pemeriksaan terhadap 17 saksi, yakni
Polisi Harus Ungkap Dalang Makar Argo Sebut Al Khaththath Tak Kooperatif
Jakarta (Bali Post) – Sekretaris Utama Satria Bela Bangsa Banteng Muda Indonesia, Rijal Ilyas, mengatakan polisi harus menangkap dalang di balik rencana makar setelah terjadinya penangkapan beberapa orang, Jumat (31/3) dini hari lalu. ‘’Tidak mungkin mereka bergerak tanpa ada yang berani mendukung, polisi harus usut tuntas dan tangkap dalang di balik rencana makar,’’ katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/4) kemarin. Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan pernyataan ada gerakan makar di balik beberapa demonstrasi besar. Ada tokoh-tokoh yang dijadikan tersangka atas dugaan makar itu. Makar yang dimaksud adalah meng-
08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 DW TV 09.30 Dunia Kita 10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Bali Channel Tourist TV 11:30 Parameter 12:05 Dharma Wacana Filsafat Danu sebagai Hulu Desa (4) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Home Shopping
14:05 Klip Bali 14:30 Yowana Live Menyambut Hari Kemenangan 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Pabligbagan 17:05 Prita 17:30 Taman Sari TK Ana Kumara-Celuk 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda
gulingkan pemerintahan yang sah. Ilyas menjelaskan, kondisi politik di DKI Jakarta diduga ada kaitannya dengan rencana makar itu, apalagi kalau dilihat dari berita yang berkembang di berbagai media, terkait salah satu pasangan calon pemimpin DKI Jakarta yang memiliki hubungan dengan tersangka makar. Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya menangkap lima orang terkait dugaan pemufakatan jahat, Jumat (31/3) lalu itu. Mereka adalah Sekretaris Jenderal FUI Muhammad Al Khaththath, Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho, dan Marad Fachri Said alias Andre. Para tersangka dikena-
Terobosan Khusus Dari Hal. 1
Pandangan itu teruangkap saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara ini, sebagian besar krama Bali mengaku belum melihat ada terobosan khusus yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota di Bali untuk membangun ekonomi kerakyatan bagi krama Bali. Tercatat 51,39 persen responden menilai programprogram ekonomi kerakyatan dominan sebatas wacana, sehingga kebijakan yang digulirkan belum mampu membuat krama Bali mandiri dalam mengelola potensi yang ada. Pemerintah dinilai lebih fokus menggarap ekonomi berbasis investasi yang memberikan keleluasaan kepada pemodal atau investor asing untuk mengelola Bali. Pendekatan pengelolaan ekonomi Bali dengan menjual potensi Bali kepada pihak luar ini diyakini akan mempercepat kehancuran Bali dan membuat daya tahan ekonomi krama Bali makin lemah. Sementara itu, 45,03 persen responden mengaku sudah melihat ada upaya-upaya pemerintah daerah membangun perekonomian Bali berbasis adat dan budaya lokal. Pemerintah juga menggulirkan berbagai program yang memberikan ruang kepada krama Bali ikut bersaing merebut peluang yang ada. Salah satunya dengan adanya kredit tanpa agunan bagi pengusaha kecil di Bali yang ingin mandiri. Namun, responden
Senin, 3 April 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Filsafat Danu sebagai Hulu Desa (3) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Ball Krishna (2) 08:00 Education On Bali TV
13 siswa dan tiga pamong SMA Taruna Nusantara serta satu kasir toko swalayan di Magelang. Saksi kasir toko swalayan adalah tempat pelaku membeli pisau untuk melakukan pembunuhan tersebut. Selain itu, katanya, penetapan tersangka juga berdasarkan hasil autopsi yang dlakukan kedokteran kepolsian dan juga berdasarkan hasil identivikasi. ‘’Terakhir kami lakukan interogasi mengerucut sehingga pelaku mengakuinya pada Jumat pukul 21.30 WIB,’’ katanya. Kapolda menuturkan, motif pelaku melakukan pembunuhan adalah karena sakit hati pada korban. Menurutnya, pelaku beberapa kali melakukan pencurian buku tabungan temannya dan dengan buku tabungan tersebut pelaku mengambil uang. Perbuatan pelaku tersebut diketahui korban dan korban memperingatkan pelaku, sehingga pelaku merasa sakit hati. Selain itu, katanya, motif kedua adalah masalah telepon seluler pelaku dipinjam korban. Telepon seluler terse-
but disita saat ada operasi dari pamong karena siswa kelas X dilarang membawa telepon seluler. Pelaku meminta korban untuk mengurusnya supaya telepon seluler tersebut kembali, namun korban tidak mau mengurus. Ia mengatakan pisau yang digunakan untuk membunuh korban dibeli dari salah satu toko swalayan di Magelang pada Kamis (30/3). ‘’Sewaktu ditanya temannya untuk apa membeli pisau, dia jawab untuk membuat prakarya, padahal di SMA TN siswa tidak boleh membawa senjata tajam dan semua peralatan prakarya disediakan oleh sekolah,’’ katanya. Ia menyebutkan karena pelakunya masih anak-anak maka dikenakan Pasal 80 ayat 3 jo Pasal 76 C Undangundang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlndungan Anak. Pelaku juga dikenai Pasal 340 jo Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda Rp 3 miliar. Pada Minggu siang, pihak keluarga korban mendatangi makam Krisna di Pemakaman Umum Giriloyo Kota Magelang untuk berdoa. Paman korban, Brigadir Jenderal TNI Dudung Abdurahman, mengatakan keluarga meminta penegak hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada tersangka. ‘’Supaya dihukum seberatberatnya,’’ kata Abdurahman. (ant)
19.30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif : Soman 21:00 Serial Buddha 21:35 Ista Dewata Pura Pucak Padang Dawa & Pura Luhur Sri Jong 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Drama Gong Sing Taen Enduk (1) 23:00 Lila Cita Calonarang Kuta (1)
kelompok ini juga mengaku belum melihat ada terobosan yang sifatnya mendasar dalam menjadikan krama Bali mandiri dalam pengelolaan potensi ekonomi. Di lain pihak, ada 3,58 persen responden yang tak memberikan respons atas pertanyaan apakah pemerintah telah mendorong terjadinya penguatan ekonomi berbasis adat di Bali? Mereka umumnya juga mengaku belum tahu model ekonomi kerakyatan berbasis adat yang akan dirujuk. Namun, mereka mengingatkan ke depan agar ada terobosan yang efektif dalam kebijakan ekonomi, termasuk dalam pembangunan ekonomi dengan memberikan otoritas kepada desa pakraman. Kebijakan ini diharapkan bisa memosisikan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai otoritas jasa keuangan yang pengelolaannya bernapaskan budaya Bali. Penguasa Bali haruslah memberi ruang proteksi kepada penguasaha lokal untuk bisa bersaing. Proteksi bukan berarti melarang persaingan, melainkan membuat ramburambu yang memberikan peluang lebih besar kepada krama Bali memenangkan persaingan. (dir)
kan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP tentang pemufakatan makar. Sedangkan Nugraha dan Said juga dijerat Pasal 16 UU Nomor 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Sementara itu penyidik Polda Metro Jaya menyebutkan Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (Sekjen FUI) Muhammad Al Khaththath tidak kooperatif menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan upaya makar. ‘’Beliau tidak mau menandatangani surat (penahanan),’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu (1/4). Argo tidak mempermasalahkan sikap Al Khaththath yang tidak kooperatif karena penyidik kepolisian tetap akan menahan tersangka permufakatan jahat tersebut. Argo menyatakan penyidik memiliki kewenangan untuk menahan seorang
tersangka kemudian akan membuat berita acara penolakan tanda tangan surat penahanan. Pihak pengacara Al Khaththath, Achmad Michdan, menyebutkan kliennya merasa tidak bersalah, sehingga menolak menandatangani berkas berita acara pemeriksaan dan surat penahanan. Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya menangkap lima orang terkait dugaan pemufakatan jahat pada Jumat (31/3) dini hari. Kelima orang itu yakni Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath, Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho dan Marad Fachri Said alias Andre. Para tersangka dikenakan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP tentang pemufakatan makar, tersangka Veddrik dan Marad juga dijerat Pasal 16 UU Nomor 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. (ant)
Jalan Sempit Dari Hal. 1
Sutopo menjelaskan proses evakuasi dan pencarian terkendala oleh medan di lokasi. ‘’Lokasi menuju TKP musibah tanah longsor di Desa Banaran Kabupaten Ponorogo sulit dijangkau. Kendalanya adalah medan yang terjal, jalannya sempit, hanya bisa dilalui satu kendaraan besar atau mobil secara bergantian,’’ ungkapnya. Selain itu, banyaknya warga yang berdatangan ke lokasi yang sekadar melihat musibah tanah longsor membuat jalan menjadi sempit, sehingga menimbulkan kemacetan bagi kendaraan
petugas yang hilir-mudik menuju ke lokasi. Selain kendala medan, pihaknya juga terkendala masalah teknis. ‘’Tidak adanya sinyal komunikasi telepon seluler dan juga gangguan komunikasi radio, sehingga jalur komunikasi dan informasi hanya bisa dilakukan dengan menggunakan telepon satelit,’’ imbuhnya. Sutopo mengatakan, proses evakuasi dan pencarian korban dihentikan sementara. Alasannya karena di sekitar lokasi TKP tanah longsor sempat diguyur hujan deras, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan yang membahayakan keselamatan petugas. (kmb4)
Teman Seasrama Dari Hal. 1
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad juga mengatakan bahwa kasus pembunuhan teman seasrama
di SMA Taruna Nusantara Kabupaten Magelang, Jawa Tengah merupakan kasus yang khusus. ‘’Ini special case tidak bisa digeneralisasi untuk semua sekolah berasrama,’’ katanya. (ant)
4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin pon, 3 april 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Banasphati Band
Angkat Budaya Lewat ”Omong Buleleng” Berkarya di bidang seni musik tidak mesti harus selalu mengangkat tema percintaan. Banyak hal lain yang dapat dieksplor, salah satunya adalah kebudayaan dan keunikan suatu daerah tempat kita dibesarkan. Hal inilah yang dilakukan salah satu grup band asal Buleleng, Banasphati Band yang kini hadir dengan single perdana yang berjudul
“Omong Buleleng”. Single ini menggambarkan keragaman gaya berbicara yang dimiliki masing-masing desa di Kabupaten Buleleng. Banasphati Band diperkuat oleh Oenyil (vokal), Chumank (drum), Owan (bass), Pentol (rhythm), dan Anton (guitar). Banasphati Band sendiri dibentuk sejak 30 Desember 2010 silam. Para personelnya memiliki latar belakang dan
Banasphati Band
basic yang berbeda, namun memiliki visi dan misi yang sama dalam bermusik. “Kita hadir dengan single perdana ini, mencoba untuk mengenalkan jika di Buleleng itu memiliki banyak gaya bicara di masing-masing daerah. Selain itu, gaya bicara orang Buleleng memang seperti itu adanya, tetapi tidak bisa dikatakan negatif. Untuk itulah saya coba angkat lewat lagu
Bali Post/ist
‘Omong Buleleng’ ini,” ujar Oenyil. Mengusung genre pop alternatif, Banasphati Band berkeinginan untuk bermain musik serta mampu memuaskan publik lewat karya-karya yang mudah dipahami. “Dalam berkarya tentunya kita ingin bisa memuaskan publik. Karena dengan begitu, tentunya kita bisa menjadi sebuah seniman atau musisi yang mengerti apa yang diharapkan oleh publik,” tandasnya. Terkait single “Omong Buleleng”, Oenyil mengungkapkan jika single perdana Banasphati Band sudah didukung dengan video klip dan sudah diunggah ke Youtube. Sebagai grup band yang bermarkas di Jalan Pulau Bali, Gang Potlot ini, Banasphati Band berharap apapun karyakarya yang dihadirkannya mampu diterima dengan baik oleh pencinta musik Bali. “Kita harap apa yang kita kerjakan untuk seni dan budaya itu bisa mendapat dukungan oleh masyarakat. Seperti halnya kita berkarya di bidang musik tentunya kita ingin juga didukung masyarakat agar musik Bali bisa semakin eksis dan berkembang ke depannya,” pungkasnya. (win)
Temu Wirasa Bersama Koordinator Kopertis Wilayah VIII
Unhi Konsisten Jaga Mutu Akademik UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) menggelar temu wirasa dalam rangkaian hari raya Nyepi Tahun Çaka 1939. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. A.A. Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M. bersama civitas akademika Unhi mengundang Koordinator Kopertis Wilayah VII Bali dan Nusa Tenggara Prof Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. Hadir juga pada kesempatan ini Rektor Unhi Denpasar, Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. Kegiatan yang dipusatkan di kampus Unhi, Jumat (31/3) diisi dengan paparan dan diawali dengan ramah tamah sebagai wujud pasemetonan sekaligus implementasi sikap manyama braya di lingkungan Unhi. Ketua Yayasan Unhi menjelaskan tema yang diusung “Pencerahan di Bidang Akademik” sehingga saat tepat sekali mengundang Koordinator Kopertis Wilayah VIII. Pencerahaan ini membangkitkan semangat para dosen agar tetap konsisten menggeluti dengan rasa cinta tugas dan pekerjaanya di Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga apa yang telah dicapai dalam prestasi akademik terus dioptimalkan agar Unhi menjadi Universitas Unggul, disegani dan masyarakat luas sangat tepat memilih Unhi (Universitas Hindu Indonesia) sebagai Kampus pilihan untuk melanjutkan jenjang studi. Acara Temu wirasa dihadiri Pengurus Yayasan, Rektor beserta jajaran, para guru besar di lingkungan Unhi, pegawai dan perwakilan mahasiswa.
Acara diisi dengan pemaparan dari Prof Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. selama 3,5 jam nonstop. Selain memang berisi penjelasan perkembangan dunia perguruan tinggi di wilayah Kopertis VIII juga diselingi senda gurau yang memang membuat pendengar tertawa terpingkal-pingkal. Secara konsisten substansi materi disampaikan secara jelas dan gamblang. “Pemaparan tentang posisi strategis Unhi sebagai Perguruan Tinggi dengan Pola Ilmiah Pokok Agama dan Kebudayaan memiliki peluang besar untuk merebut hati masyarakat menentukan pilihan kuliah di Unhi. Selain diampu oleh para guru besar dengan latar belakang pengalaman di dunia pendidikan juga didukung dengan 30 doktor. Selain itu suasana kampus yang asri didukung fasilitas gedung, IT dan lingkungan parkir memadai dengan lokasi di tengah kota, memang sangat strategis,” ujar Sandiartha. Ia mengatakan Unhi konsisten menjaga mutu akademik melalui kegiatan merebut hibah penelitian bagi dosen serta aktifnya dosen melakukan penelitian, baik dengan biaya sendiri ataupun sumber dana lain. Keinginan ini harusnya tumbuh dari diri sendiri bukan karena paksaan. Setelah itu hasil penelitian harus diunggah di Media Sosial karena akan menjadi konsumsi publik dan juga dalam kaitan dengan Akreditasi, baik Institusi maupun prodi. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I
TEMU WIRASA - Suasana temu wirasa hari raya Nyepi Çaka 1939 bersama Koordinator Kopertis Wilayah VIII yang digelar Yayasan Pendidikan Widya Kerthi dan Civitas Akademika Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar. Nengah Dasi Astawa, M.Si. kampus yang baik, unggul, mengatakan, penguatan efektif, efisien, dan selalu kelembagaan dan penguatan mengedepankan mutu dan peakademik adalah penguatan layanan sebagai orientasi utayang paling fundamental dan ma. Ketika bicara mutu, yang sangat strategis bagi pergu- tercakup di dalamnya adalah ruan tinggi. Terutama dalam mahasiswa, dosen, infrastrukmenghadapi persaingan yang tur, manajemen, leadership, semakin ketat. Perguruan serta kreativitas daripada seTinggi Swasta (PTS) harus- luruh civitas akademika yang lah sehat, yang berarti pula memperkuat kelembagaan. inovatif, produktif, kreatif, “Sementara itu, kalau kita bidan berkualitas. “Oleh karena cara akademik, paling tidak biitu, saya mendorong terus cara fokus pada penguatan tri penguatan kelembagaan dan dharma perguruan tinggi. Bapenguatan akademik. Inilah gaimana proses pembelajaran ciri perguruan tinggi yang yang baik, bagaimana proses nanti eksis di era yang se- penelitian, publikasi yang baik, makin ketat, terutama di era bagaimana proses pengabdian globalisasi ini,” ujarnya. kepada masyarakat yang baik, Dasi menambahkan, yang karena itu adalah sinergisipaling penting dalam pen- tas yang selalu menjadikan guatan kelembagaan adalah perguruan tinggi itu menjadi bagaimana good campuss gov- tidak mudah tergoyahkan,” ernment. Jadi pengelolaan imbuhnya. (ad113)
FOTO - Salah satu foto yang dirilis Pentagon terkait peristiwa 911.
Bali Post/ap
Pentagon Rilis Foto Serangan 911
Washington (Bali Post) -
Foto-foto serangan yang menargetkan Pentagon pada 11 September 2001 atau lebih dikenal dengan peristiwa 911, dirilis FBI pada pekan ini. Dalam foto itu diperlihatkan kehancuran yang dahsyat, yang dihadapi petugas layanan darurat.
Sebanyak 27 gambar dari peristiwa itu memperlihatkan dinding hancur, kebakaran berkobar, dan kerusakan interior Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) tersebut. Pesawat American Airlines yang menabrak Pentagon adalah salah satu dari empat pesawat yang dibajak tim Al-Qaeda dan digunakan sebagai senjata dalam serangan teror paling mematikan di AS itu. Ketika Pentagon ditabrak, dua pesawat lainnya diterbang-
kan ke World Trade Center New York. Sementara itu, pesawat keempat jatuh di sebuah lapangan di Pennsylvania setelah penumpang bangkit melawan para pembajak. Pesawat American Airlines dengan nomor penerbangan 77 yang lepas landas dari Bandar Udara Internasional Dulles menabrak dinding barat Pentagon, menewaskan ke-64 orang di pesawat, termasuk lima pembajak, dan 125 orang di darat. Satu gambar menunjukkan bendera Amerika tersangkut di
reruntuhan beton yang sedang dibersihkan traktor. Satu foto lain menunjukkan tim penyelamat membungkuk saat api melalap bagian dari sisi barat bangunan tersebut. Di foto lainnya, tim penyelamat menonton saat anjing mengendus puing-puing untuk mencari penyintas dan jasad korban. Secara keseluruhan, hampir 3.000 orang tewas dalam serangan itu, kebanyakan dari mereka di World Trade Center, demikian AFP. (ant)