20 HALAMAN
NOMOR 336 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost
rabu kliwon, 3 agustus 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Bali Post/ant
WIEF - Presiden Joko Widodo bersama sejumlah kepala negara dan sejumlah utusan para kepala negara berfoto bersama pada acara pembukaan World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. WIEF ke-12 berlangsung hingga 4 Agustus 2016.
Pemerintah Segera Terbitkan Paket XIII
Sasar ’’E-Commerce’’ dan Rumah Murah Jakarta (Bali Post) – Pemerintah sedang mempersiapkan Paket Kebijakan Ekonomi XIII yang rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan hal itu, Selasa (2/8) kemarin. Teten menyebut fokus paket kebijakan tersebut menyasar ke sektor e-commerce dan pembangunan rumah murah. ‘’Baru akan diusulkan ke Presiden, ini hanya soal prioritas. Tetapi semua paket ini nantinya akan menyasar semua sektor,’’ katanya. Ia juga menyatakan percepatan dan efektivitas implementasi regulasi Paket Kebijakan Ekonomi I hingga XII sudah selesai 99 persen. ‘’Sebenarnya cukup berhasil. Semua paket deregulasi itu regulasinya apakah yang diganti atau disatukan, sudah selesai dari 203 regu-
lasi yang ditargetkan selesai Juli,’’ kata Teten ditemui usai rapat satuan tugas membahas implementasi paket kebijakan ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta. Kemenko Bidang Perekonomian menggelar rapat satuan tugas empat kelompok kerja terkait percepatan dan efektivitas pelaksanaan paket kebijakan ekonomi yang dihadiri sejumlah menteri dan pejabat terkait. Tentang hasil rapat tersebut, Teten mengatakan masih ada satu regulasi yang belum
selesai dibahas, yaitu terkait urusan gas antara Kementerian ESDM dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). ‘’Satu regulasi yang masih akan dibicarakan adalah urusan gas karena ada perbedaan antara BPH Migas dan Kementerian ESDM,’’ katanya. Teten tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai persoalan gas di sektor apa yang belum selesai dibahas. Namun, Teten menegaskan penyelesaian satu regulasi yang belum beres tersebut diperkirakan selesai dalam minggu ini. (ant)
Ekonomi Syariah Paling Tahan Gejolak Ekonomi
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kepala negara sekaligus pemerintahan berpenduduk Islam terbesar di dunia saat membuka Forum Ekonomi Islam Dunia (World Islamic Economic Forum/WIEF) ke-12 di Jakarta, Selasa (2/8) kemarin, menyampaikan pernyataan menarik bahwa masyarakat muslim dunia harus menggunakan kekuatan fundamental. Kekuatan fundamental diperlukan untuk menghadapi situasi pergolakan politik yang semakin sulit diprediksi. Terlebih, kita tidak terlalu kuat (powerful) di media, di sosial media, di teknologi, oleh karena itu kita belum memenangkan pertarungan persepsi. Presiden Jokowi tidak menjelaskan secara lebih rinci apa yang dimaksudkan dengan kekuatan fundamental tersebut, tetapi dapat dipahami bahwa yang dimaksudkan adalah kekuatan mendasar
Terkait Tudingan Freddy Budiman
BNN Bentuk Tim Khusus
Cita Citata
Soal Dugaan Penipuan
Cita Citata Mengadu ke MKD PEDANGDUT Cita Citata menyambangi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR-RI. Kehadiran Cita Citata untuk berkonsultasi dengan MKD terkait dugaan kasus penipuan yang dilakukan oknum anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra. Hal. 19 Belum Diajukan
Jakarta (Bali Post) – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Budi Waseso (Buwas) mengatakan sudah membentuk tim terkait isu pejabat BNN menyalahgunakan kewenangan. Tim tersebut dibentuk untuk penyelidikan pemberitaan terkait pesan singkat dari yang mengatasnamakan Haris Azhar dari KontraS, yang menceritakan bagaimana tereksekusi mati Freddy Budiman, dalam tulisannya yang berjudul ‘’Cerita Busuk dari Seorang Bandit’’. ‘’Kami sudah mengambil langkah-langkah dan tim penyelidikan sudah dipimpin langsung Irtama (Inspektorat Utama), saya sebenarnya berterima kasih kepada Saudara Haris dan kami berkomitmen harus bersihkan oknum-oknum itu dari BNN,’’ kata Buwas di Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. Namun, Buwas menyesalkan mengapa hal tersebut terungkap setelah terpidana mati Freddy Budiman dieksekusi pada hari Jumat (29/7) di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap. ‘’Kenapa setelah Freddy Budiman dieksekusi, karena saksi kuncinya Freddy Budiman dan kami berharap sebelumnya. Komitmen saya akan menindaklanjuti dan kalau benar saya akan beri penghargaan yang setinggitingginya kepada Saudara Haris apabila dia punya bukti,’’ kata Buwas. Buwas berharap Haris dapat bekerja sama dengan pihaknya untuk mengungkap hal yang dikatakan oleh almarhum Freddy Budiman dan bila tidak benar ada konsekuensi hukumnya. ‘’Ini institusi negara yang sudah dipublikasikan dan saya harap ada buktinya,’’ kata Kepala BNN. Hal. 19 Tembak Mati
Budi Waseso
yang dimiliki oleh umat muslim di dunia. Kekuatan ini amat berkaitan dengan nilai Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin, membawa rahmat dan kesejahteraan bagi alam semesta. Dalam bidang ekonomi, misalnya, kini menunjukkan kemajuan yang kian pesat bahwa selain di banyak negara Islam, di negaranegara sekuler dan negara-negara non-Islam yang menerapkan ekonomi syariah atau bagi hasil. Ekonomi syariah terbukti paling tahan dari berbagai gejolak ekonomi global yang menyebabkan krisis keuangan pada sistem perbankan konvensional. Ekonomi syariah mengutamakan bagi hasil yang saling menguntungkan dengan empat sifat, yakni kesatuan, keseimbangan, kebebasan, dan tanggung jawab. Hal. 19 Pengembangan Ekonomi
Hukuman Mati Tak Perlu Dievaluasi
Jakarta (Bali Post) – Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto berpendapat, kebijakan hukuman mati bagi pengedar dan bandar narkoba tidak perlu dievaluasi karena ditetapkan berdasarkan yurisdiksi hukum nasional. ‘’Semua produk hukum yang ada, termasuk pelaksanaannya, kan untuk kepentingan nasional, bukan untuk memuaskan satu atau dua orang,’’ ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (2/8) petang. Meskipun demikian, Wiranto mengaku akan bertemu dengan Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang sebelumnya mengeluarkan pernyataan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai masukan terkait pelaksanaan hukuman mati. Presiden pun, kata Pramono, telah mengetahui mekanisme termasuk menampung berbagai usulan yang timbul sebagai bahan pertimbangan bagi Kejaksaan Agung untuk memutuskan. ‘’Berbagai usulan yang timbul tentunya akan dipertimbangkan pemerintah,’’ tuturnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (29/7). Ia berpendapat, eksekusi mati untuk kasus narkoba sebenarnya bukan hal yang menggembirakan, tetapi Indonesia harus melindungi anak-cucu bangsa dari ancaman narkoba. Sementara itu, desakan agar pemerintah Indonesia mempertimbangkan pemberlakuan hukuman mati datang dari berbagai pihak antara lain Ketua Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Zeid Raad Al Hussein. ‘’Hukuman mati dilaporkan akan dilaksanakan beberapa saat lagi pada pekan ini di lembaga pemasyarakatan dengan keamanan berstandar tinggi di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah,’’ ujarnya dalam pernyataan di Jenewa, Swiss, Rabu (27/7). Dia menambahkan bahwa PBB sangat perhatian terhadap kurangnya transparansi atas proses dan sesuai dengan jaminan pengadilan yang adil, termasuk hak untuk mengajukan banding. Hal. 19 Tahap Pertama
Pembukaan Bulfest Diramaikan Joged dan Slank
Bangkitkan Kebersamaan dan Cinta Daerah BULELENG Festival (Bulfest) ke-4 dibuka dengan sangat meriah. Sebanyak 15 sekaa joged tampil sebagai hiburan rakyat. Sukacita penonton berbalut tawa menghiasi saat Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. dan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. beraksi menari bersama di antara kerumunan masyarakat. Selain joged, pembukaan Bulfest dimeriahkan 10 sekaa ngoncang, 50 penari Legong Tombol, Paduan Suara SMAN Bali Mandara dan Harmony Den Bukit. Kepadatan penonton memuncak dengan hiburan Motifora Band dan Slank. Sejumlah undangan di Bulfest 2016 antara lain Menteri Pariwisata RI diwakili Putu Ngurah, Asdep Komunikasi Pemasaran Pengembangan Pariwisata Kementerian Pariwisata RI. Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI diwakili Arie Budhiman, Staf Ahli Menteri Bidang
Pembangunan Karakter Kemendikbud. Gubernur Bali Made Mangku Pastika diwakili Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Hadir Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H., Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Kepala Kejari Buleleng Sumarjo, S.H., M.H. beserta para undangan lainnya. Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) mengucapkan syukur karena Bulfest dapat berlangsung hingga tahun keempat. Lebih dari itu, masyarakat terlihat begitu membeludak memadati event tahunan berskala Nasional di Bali Utara. ‘’Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran para undangan pada pembukaan Bulfest keempat tahun 2016 di Kota Singaraja. Bulfest digelar atas dasar pemikiran untuk menggali, mengidentifikasi, melestarikan dan mempromosikan keragaman potensi di Buleleng,’’ ujar Bupati PAS dalam sambutannya, Selasa
(2/8) kemarin. Sebagai kabupaten terluas, Buleleng memiliki kekuatan besar dalam memenangkan kompetisi antardaerah dan persaingan global. Namun kenyataannya tidak demikian. Maka pemerintah terus menggali dan mengidentifikasi potensi untuk membangkitkan kebersamaan dan cinta terhadap daerah. Kadisbudpar Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. menambahkan, gelaran Bulfest mengambil dana dari APBN 2016, APBD Kabupaten Buleleng 2016 dan bantuan sponsorship yang tidak mengikat. Ia mengapresiasi seluruh pihak terlibat menyukseskan Bulfest. Beragam stan kuliner khas Buleleng, lomba ngelawar, pameran industri kreatif, UMKM akan digelar pada acara yang akan berlangsung hingga 6 Agsutus. Hal. 19 Ajang Pelestarian
BULFEST - Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. bersama Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menghampiri sekaa joged dalam pembukaan Buleleng Festival (Bulfest) ke-4 tahun 2016, Selasa (2/8) kemarin.
DENPASAR
2
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
FIGUR Tak Harus Berperang BELA negara bukan saja mencakup tindakan siap berperang melawan musuh negara. Tetapi yang lebih penting, justru bagaimana menjadikan diri dan bangsa ini menjadi bangsa yang unggul dalam persaingan internasional global. ‘’Oleh karena itu, generasi muda perlu membuktikan nasionalisme dengan cara menjadi anak muda berprestasi, yang pada gilirannya akan memberi manfaat bagi masyarakat dan negara,’’ ungkap pengamat pendidikan Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Selasa (2/8) kemarin. Salah satu caranya, dikatakannya, adalah menjadi orang yang tanggap terhadap ancaman dan tantangan yang ada dan bisa menjadi orang cerdas yang tidak mudah dikendalikan dan dibodohi oleh hal-hal yang dapat melemahkan daya saing dalam dunia global. Tetapi, justru memanfaatkannya untuk kemajuan dan kesejahteraan lingkungan. ‘’Anak muda Indonesia harus jadi penguasa teknologi dan ilmu. Bukan sekadar jadi objek dan target pasar dari kapitalisme global,’’ ujarnya. Dikatakannya, semangat kemerdekaan adalah semangat meninggalkan zona nyaman. Merdeka dari buaian yang membuat generasi muda terlena dan terbius oleh gadget dan teknologi yang melemahkan daya saing. Selain itu, semangat kemerdekaan adalah cinta kepada Indonesia sehingga selalu ingin menjadi yang terbaik agar nama Indonesia berkibar dan diakui oleh masyarakat internasional. ‘’Merdeka dari gerogotan korupsi, merdeka dari ancaman pengaruh narkoba, merdeka dari kebodohan dan keterbelakangan, dan tentu saja sekali lagi, merdeka dari penjajahan waktu kita oleh kegiatan tidak produktif di dunia maya yang melemahkan competitiveness_kita dan akan membuat kita bisa jadi bangsa kuli dan bangsa pecundang,’’ tegasnya. (win)
Bali Post/may
JUMBARA - Ketua PMI Bali menyambut kedatangan Jumbara PMI Provinsi Bali.
Jumbara PMI Bali Terbaik Nasional
Denpasar (Bali Post) PMI Provinsi Bali mengikuti ajang Jumbara (Jumpa, Bhakti, Gembira) Nasional ke-8 di Pangkajene Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan. Dari kegiatan tersebut, Jumbara PMI Bali meraih peringkat terbaik I dalam ajang lima tahunan tersebut. Jumbara merupakan ajang pengembangan sukarelawan Palang Merah Remaja (PMR) mulai tingkat Mula (SD/sederajat), Madya (SMP/ sederajat) serta Wira (SMA/sederajat). Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra, S.H., S.Sos., M.Si. mengatakan, melalui Jumbara Nasional tersebut PMR dapat mengenal daerah lain, dapat berkomnunikasi antarsuku, agama sehingga terjalin persaudaraan yang erat. Dengan mengikuti ajang Jumbara, juga menunjukkan keberhasilan pembinaan PMI Bali, mengingat PMI bertugas untuk melakukan pembinaan kepada calon relawan khususnya kepada PMR. Ketua Kontingen Jumbara PMI Provinsi Bali Gede Sudiartha, S.Sos., M.Si. mengatakan, Jumbara merupakan program tahunan sehingga telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Namun untuk persiapan teknis, dimulai dengan seleksi, TC (training center), pemberangkatan, termasuk pemeriksaan kesehatan peserta Jumbara telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. ‘’Seleksi yang dilakukan pun sangat ketat sehingga persiapannya kurang lebih tiga bulan,’’ imbuhnya. Dengan persiapan matang, para peserta menjadi tahan terhadap alam yang sangat ekstrem. (kmb42)
Dugaan Pencabulan Siswi
Oknum Guru Bahasa Mandarin Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Penyidik Sat. Reskrim Polresta Denpasar menangkap oknum guru bahasa Mandari sekolah internasional di wilayah Denpasar Selatan berinisial La, Sabtu (30/7) lalu, di Jalan Tukad Asahan, Denpasar. Tersangka diduga terlibat kasus pencabulan siswinya yang baru berusia 5 tahun, Mei 2015 silam. Sedangkan temannya, To, oknum guru music, sudah divonis terkait kasus sama. ‘’Jadi, korban dicabuli To dan La. Hasil persidangan To dan penyelidikan, akhirnya kami mendapatkan alat bukti. Salah satunya bakteri dari penyakit kelamin korban juga ada pada alat kelamin tersangka La,’’ tegas Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, Selasa (2/8) kemarin. Hasil pemeriksaan, korban tidak masuk sekolah selama seminggu dan mulai sekolah 25 Mei 2015. Saat pulang jam sekolah, korban yang sedang menunggu les tambahan di sekolah pukul 10.00-10.30 Wita dihampiri tersangka. Korban sendirian di kelas dan tersangka pura-pura memberikan buku tugas. Selanjutnya, korban disuruh duduk dan saat itulah perbuatan tak senonoh terjadi hingga kemaluan korban berdarah. ‘’Tersangka mengambil lap dan tisu yang ada di kelas untuk membersihkan darah itu. Sepulang sekolah pukul 17.00 Wita, korban kesakitan saat buang air kecil,’’ ujarnya. Ibu korban mengeceknya dan dilihat ada luka kemerahan di kemaluan anaknya itu. Korban langsung dibawa ke RSUP Sanglah. ‘’Hasil visum, ditemukan bakteri yang menyebabkan penyakit kelamin. Saat tersangka diperiksakan urine dan darah ke lab, hasilnya dia menderita penyakit kelamin dan ditemukan jenis bakteri yang sama seperti pada korban,’’ tegas Reinhard. (kmb36)
Bali Post/eka
BURUH PANEN Seorang buruh tani sedang memanen padi di Canggu, Badung. Pendapatan dari sektor pariwisata yang lebih menjanjikan dibandingkan dengan pertanian, membuat banyak lahan pertanian di kawasan Canggu beralih fungsi menjadi akomodasi pariwisata. Sedangkan lahan pertanian yang masih tersisa, sebagian besar dikerjakan orang lain. Baik pengolahan lahan, tanam bibit hingga panen padi. Untuk panennya, para buruh tani menarik bayaran sekitar Rp 50.000 per kuintal gabah.
Hakim Ralat Putusan di Akhir Sidang
Vonis ’’Tetap Dalam Tahanan’’ Gugur Denpasar (Bali Post) -
Putusan majelis hakim dalam kasus ganja jaringan gitaris band Geisha Roby Satria yang sudah divonis rehabilitasi selama enam bulan, menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, majelis hakim yang menyidangkan perkara ini mengaku sempat meralat isi putusan sebelum sidang ditutup. Yakni soal putusan enam bulan dan terdakwa tetap dalam tahanan. Dengan adanya ralat tersebut, maka vonis tetap dalam tahanan yang disampaikan sebelumnya otomatis gugur. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (1/8) lalu, empat terdakwa yang tidak dilakukan penahanan secara fisik itu divonis hakim dengan pidana penjara selama enam bulan. Majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila dalam amar putusannya mengatakan terdakwa Via Permata Suci, Ariadnya Oktavinus, Christian Halim alias Boy dan Willy Saputra alias Koco, tetap ditahan. Dalam putusannya, majelis hakim mengatakan terdakwa terbukti memiliki dan menyalahgu-
nakan narkoba golongan I untuk keperluan sendiri, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Namun faktanya, selama proses hukum di kepolisian, kejaksaan hingga pengadilan, empat terdakwa ini tidak pernah ditahan secara fisik. Humas PN Denpasar Achmad Peten Sili, Selasa (2/8) kemarin langsung membantah adanya kejanggalan dalam putusan tersebut. Malah, ia menyebut putusan tersebut sudah diralat di akhir
sidang. Kata Peten Sili, menurutt majelis hakim sudah dilakukan ralat. ‘’Jadi, putusan memerintahkan terdakwa tetap dalam tahanan menjadi gugur atau tidak berlaku,’’ terangnya. Disinggung adanya pengurangan masa tahanan, Peten Sili mengatakan, memang dalam putusan hakim hal itu tertuang. ‘’Pengurangan masa tahanan ini berkaitan dengan keempat terdakwa yang pernah ditahan pihak kepolisian. Jadi, putusan enam bulan penjara diganti
dengan hukuman rehab yang dipotong dengan masa tahanan itu,’’ tegas Peten Sili. Di tempat terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar Ketut Maha Agung belum bersikap, apakah akan melakukan banding atau tidak terkait putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman rehab selama enam bulan. Apalagi, putusan itu jauh dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa dihukum penjara selama 10 bulan. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Bali Post/wan
Wayan Sukanila
Ganti Pohon di Jalan Teuku Umar
JKN Perlu Banyak Perbaikan DKP Libatkan Pihak Ketiga
Denpasar (Bali Post) Setelah dua tahun lebih pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, ada banyak hal yang perlu diperbaiki, baik di tingkat FKTP maupun FKTL. ‘’Tampaknya pemerintah harus lebih bersungguhsungguh lagi memperbaiki JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan,’’ kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dr. Kompyang Gautama, Sp.A., Sabtu (30/7). Pada intinya, katanya, semua dokter sepakat mendukung program JKN. Hanya, banyak hal yang perlu diperbaiki, di antaranya kuota FKTP. Kuota peserta per FKTP semestinya dijatah sesuai jumlah dokter di FKTP tersebut. Misalnya, 3.000 peserta per jumlah dokter. Sedangkan realitanya ada klinik yang mempunyai 30.000 lebih peserta, tetapi ada juga yang hanya 3.000. Selain itu, formularium nasional yang sering tidak sampai di FKTP mengakibatkan pasien komplain ke dokter karena tidak mendapat obat yang diresepkan. Menurutnya, penanganan tiap pasien berbeda-beda dengan INA CBG’s. Di mana seorang dokter harus sesuai dengan patokan INA CBG’s sehingga dinilai berpeluang menghilangkan
otonomi dokter. Premi dan subsidi pemerintah juga perlu dipikirkan. ‘’BPJS semestinya meng-update tarif BPJS Kesehatan paling sedikit dua tahun sekali,’’ imbuhnya. Pengamat kesehatan dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mengatakan, penyedia layanan kesehatan menilai perlu kepastian besaran biaya dan kepastian pembayaran dalam melayani pasien. ‘’Kita di fasilitas kesehatan menjualnya dari layanan yang di-setting kemudian dihitung unit cost, berapa biayanya, ditambah dengan berapa keuntungan yang kita inginkan, itulah yang kita keluarkan menjadi tarif,’’ jelasnya, Minggu (31/7). Sebenarnya, lanjutnya, tarif RS dibagi dua, tarif jasa sarana dan jasa pelayanan. Jasa pelayanan ada jasa medis dan ada jasa perawat dan sebagainya. Perhitungan jasa sarana tinggal menghitung unit cost. Sedangkan yang menjadi masalah di Indonesia adalah belum ada penetapan jasa dokter per kasus. Sehingga penyedia layanan harus pandai bernegosiasi dengan dokter untuk dapat memberikan pelayanan pada berbagai kasus. Mengingat JKN pola yang digunakan adalah pola paket, ada kepastian besaran biaya dan kepastian ada yang membayar, sehingga
dinilai program JKN sangat menguntungkan. ‘’Kalau masyarakat umum, tidak semua masyarakat kita punya jaminan. Dalam arti jaminan komersial, tidak semuanya siap dengan uang, sehingga dengan JKN ada kepastian yang membayar,’’ tandasnya. Permasalahannya, katanya, cara menjaga mutu pelayanan dengan biaya yang tersedia. ‘’Pemberi pelayanan harus bisa mengatur biaya pelayanannya itu sehingga biaya yang diberikan oleh penjamin itu mencukupi, mengingat Menkes mengeluarkan peraturan penerapan standar minimal pelayanan sehingga hal itulah yang dipenuhi penyedia layanan kesehatan,’’ tandasnya. Implementasinya, setiap organisasi memiliki kondisi yang berbeda-beda. SDM profesional, terampil, sistem yang efektif dan efisien, diperlukan untuk menerapkan kendali mutu, kendali biaya yang dituntut program JKN tersebut. Menurutnya, program JKN dalam jangka panjang sangat bagus dan bermanfaat. Begitu juga bagi penyedia layanan kesehatan, karena jika dilihat penanganan pasien secara total, tidak kasus per kasus. Dengan manajemen RS yang baik, maka RS (penyedia layanan) akan diuntungkan dengan program JKN tersebut. (kmb42)
Denpasar (Bali Post) – Penataan taman di Kota Denpasar terus dilakukan jajaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) setempat. Setelah melakukan penataan taman median jalan, kini DKP mulai melirik Jalan Teuku Umar dengan melakukan peremajaan pohon di pinggir jalan. Hanya, penataan kali ini melibatkan pihak ketiga. Hal ini diungkapkan Kepala DKP Kota Denpasar I Ketut Wisada didampingi Kasi Penanaman Pohon dan Pemeliharaan Ketut Aryana Astawan saat ditemui di kantor Wali Kota, Selasa (2/8) kemarin. Dikatakannya, pohon yang diganti itu meliputi kawasan di depan eks Denpasar Junction yang kini akan menjadi Mall Level 21. Sebanyak 30 pohon jenis ketapang, dadap merah dan gelodog akan diganti dengan tanaman yang lebih asri. Pohon itu akan diganti dengan pohon bismak, ketapang kencana, palem lontar, kamboja Bali dan semak kombinasi. ‘’Pengadaan pohonnya ditanggung pihak ketiga, yakni pengelola Mall Level 21,’’ tambah Ketut Aryana Astawa. Untuk semak kombinasi, akan ditanam perdu berbunga seperti asoka, ekordia dan lentana. Penebangan sekaligus penanaman kembali ini, kata Wisada, sepenuhnya dilakukan oleh pihak Mall Level 21 sebagai pemohon penebangan pohon. DKP hanya bertugas mengawasi. Wisada mengaku sudah melakukan perundingan dengan pihak Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar serta dengan Dinas Perizinan terkait IMB (Izin Mendirikan Bangunan) gedung. Sedangkan terkait sambungan kabel yang melintas di areal penataan, katanya sudah dikoordinasikan dengan pihak PLN. ‘’Sedang dikaji sama PLN dan Telkom,’’ terangnya. Pemberian izin untuk melakukan penebangan sebanyak 30 pohon, menurut Wisada, bukan tanpa alasan. ‘’Ada perwali yang mengatur tentang itu. Saya menebang pohon itu agar tidak salah sangka, agar tidak dikira membela perusahaan. Pemerintah tetap memberikan konsep, berupaya lebih baik. Perusahaan sekarang ini diharapkan bisa terlibat menata taman. Kita meminta CSR membelikan pohon dan bunga,’’ terangnya. Ditambahkan Ketut Aryana Astawa, tata cara pembuangan sampah dan penebangan pohon diatur dalam Perwali 3 Tahun 2012. Pertama, pohon bisa ditebang karena menghalangi akses pintu masuk atau pohon rapuh atau miring. Maka itu, setelah 30 pohon tersebut ditebang, selanjutnya akan diganti dengan pohon baru yang sesuai keinginan dan kebutuhan Kota Denpasar. ‘’Sudah ada 3 kali pertemuan terkait ini. Akhirnya, dipilih palem bismak dengan tinggi 5 meter,’’ jelasnya. Pohon mahal seharga Rp 8 jutaan ini akan ditanam sepanjang kawasan, bersanding dengan pohon ketapang kencana yang seharga Rp 1,5 jutaan per pohon. Jumlahnya nanti disesuaikan dengan space yang tersedia dan diatur jaraknya. (kmb12)
Kasus PRT Pembuang Bayi
Bersiap Menikahi, Pria yang Menghamili Sudah Jual Babi SELAMA ini, belum terungkap siapa gerangan yang menghamili Ni Kadek Yosi Wiriani, pembantu rumah tangga (PRT) yang tega membuang bayi yang dilahirkannya di sawah di bilangan Peguyangan, Denpasar Utara. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (1/8), terungkap bahwa pria yang menyetubuhi Yosi adalah I Gede Yoga Antara alias Ngurah Landung. Di muka persidangan, dia mengaku sudah mau bertanggung jawab dengan meminta Yosi ke dokter serta meminta izin ke orangtuanya untuk menikah. Bahkan, dia sudah menjual babi sebagai persiapan upacara pernikahannya. Pengakuan saksi itu diungkapkan di hadapan hakim Gede Ginarsa. Namun, majelis hakim sempat menuding saksi tidak bertanggung jawab karena membiarkan terdakwa menanggung aibnya sendiri. Sidang
dimulai dengan menanyakan perkenalan terdakwa dengan saksi Yoga. Terungkap bahwa mereka kenal lewat BlackBerry Messenger (BBM) tahun 2014. Yosi bekerja di Denpasar sebagai asisten rumah tangga alias PRT. Sedangkan Yoga tetap di kampungnya di Karangasem sebagai karyawan swasta. Ketika sudah akrab karena sering berkomunikasi, Yoga main ke rumah Yosi. Yoga mengenalkan diri pada orangtua Yosi. Tak lama berselang, gantian Yoga mengajak Yosi ke rumahnya. Mereka pun akhirnya melakukan adegan layak sensor. Hakim Ginarsa menanyakan, berapa kali hubungan badan dilakukan. Oleh saksi dijawab dua kali. ‘’Dua kali dalam satu hari sewaktu saya ajak main ke rumah saya,’’ kata saksi. Hubungan badan itu, kata Yoga, dilakukan atas dasar suka sama suka hingga akhirnya
terdakwa hamil. Namun saat hamil, Yoga sempat mengira bahwa kekasihnya itu bohong. Menurut Yoga, Yosi tidak mau diajak periksa. Beberapa kali dihubungi, tetapi tidak nyambung. Mendengar pengakuan Yoga, anggota majelis hakim Ni Made Purnami mulai berang. Purnami menyebut Yoga hanya mau enaknya tetapi tak mau bertanggung jawab. Yoga pun menyangkal keterangan hakim karena sudah berusaha bertanggung jawab dengan mengajak Yosi periksa ke dokter. Kata saksi, dia sudah sering disuruh pulang untuk diajak periksa. ‘’Tetapi dia tidak mau. Saya juga sudah bilang orangtua saya mau nikah dengan Yosi. Babi sudah dijual, semua sudah disiapkan. Tetapi ya… akhirnya anak saya dibuang,’’ kata saksi. Hakim Ginarsa menanyakan kepada Yoga, apakah mau
menikahi Yosi saat ini. Yoga dengan tegas mengatakan tidak mau. Dia berdalih Yosi sudah membunuh anaknya. ‘’Ya, tapi anak itu ada kan karena perbuatanmu. Kamu mau tidak nikahi nona ini?’’ tanya hakim Ginarsa. Yoga tertawa sambil menggelengkan kepala. Dia menyebut, jika mau, tetapi orangtuanya belum tentu mau. Lagi-lagi jawaban Yoga membuat hakim
jengkel. Hakim menilai Yoga telah mencampakkan Yosi begitu saja. ‘’Kalau saja Yosi ini belum berumur 18 tahun saat kejadian, kamu bisa dipenjara 15 tahun,’’ tegas hakim. Lagi-lagi Yoga menjawab santai ‘’serangan’’ majelis hakim. ‘’Ya kalau jodoh kan ketemu,’’ jawab Yoga pendek. Sontak, jawaban remaja berbadan kurus itu membuat seluruh hadirin tertawa. (asa)
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
Topik : jkn perlu banyak perbaikan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
BADUNG
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
3
Racik Narkoba di Hotel, Turis Inggris Digerebek
Denpasar (Bali Post) Lazimnya pecandu, saat mengonsumsi sabu-sabu (SS) dengan cara diisap. Namun turis asal Inggris berinisial KH alias John (56) ini punya cara sendiri, yaitu dengan meracik SS hingga cair lalu disuntikkan ke tangannya. Tersangka digerebek di sebuah hotel di Jalan Sriwijaya, Legian, Kuta, Senin (25/7) lalu. Menurut Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Selasa (2/8) kemarin, pengungkapan kasus itu berawal adanya informasi masyarakat yang sering melihat tersangka membawa alat suntik. ‘’Penyelidikan dilakukan selama seminggu. Tersangka mengguanakan visa on arrival dan diperkirakan sudah overstay selama 11 bulan,’’ ujarnya. Pada Senin lalu, tersangka dilihat petugas sedang makan di restoran di Kuta. Setelah itu, tersangka menuju hotel dan terus dibuntuti petugas. Takut kehilangan jejak, petugas
langsung mencegatnya dan dilakukan penggeledahan. Di sepeda motor tersangka ditemukan alat suntik. Saat diinterogasi, tersangka mengakui kerap mengonsumsi SS. Polisi lalu melakukan penggeledahan di kamar hotel tempat tersangka menginap. Alhasil, ditemukan empat paket SS dalam safety box, empat spait berisi SS cair, lima potong pipet, 76 spait kosong, alkohol dan isolasi. ‘’Pengakuan tersangka, dia membeli narkoba tersebut dari seorang berinisial K di Pantai Kuta seharga Rp 4 juta. Ia membeli narkoba dua hari sebelum ditangkap,’’ ucap AKBP Artana.
Incar Anak-anak Kurang Mampu
Waspadai Sindikat Paedofilia
Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan paedofilia dengan terdakwa Robert Andrew Fiddes Ellis asal Australia, Selasa (2/8) kemarin kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Agendanya masih pemeriksaan saksi-saksi. Setidaknya ada empat orang yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang yang berlangsung tertutup untuk umum tersebut. Saksi-saksi yang dihadirkan untuk didengar keterangannya oleh majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila tersebut berinisial SB dan YT (masih anak-anak) dan dua orang dewasa yakni SN dan SI. Seperti biasa, terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Beny Hariyono. Sedangkan saksi korban didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sekaligus pemerhati anak dan perempuan Luh Putu Anggraeni dan dari P2TP2A Siti Sapura yang akrab dipanggil Ipung serta sejumlah pemerhati anak lainnya. Di luar persidangan, Luh Anggraeni mengatakan bahwa anak-anak kurang mampu menjadi incaran pelaku paedofilia. Karenanya, dia meminta supaya para orangtua dan khususnya pemerintah harus memperhatikan dengan serius kasus ini. ‘’Sama seperti yang disampaikan Mbak Ipung, bahwa kemungkinan memang ada sindikat paedofilia yang masuk ke Bali,’’ ujarnya. Yang memprihatinkan, dalam kasus ini ada orangtua yang begitu ceroboh karena mau mengantar anaknya ke rumah pelaku lantaran diiming-imingi uang. ‘’Sejatinya orangtua korban tidak mengerti dan tidak tahu bahwa anaknya menjadi korban paedofilia. Dia hanya mengetahui bahwa anaknya dikasih uang banyak. Hakim pun mengatakan bahwa orangtua korban tidak cerdas, mengapa tidak bertanya anaknya dapat uang banyak,’’ ucap Anggraeni. Untuk menyadarkan orangtua dan supaya kasus ini menjadi atensi banyak pihak, dia bersama pemerhati anak dan perempuan lainnya ramairamai ke pengadilan untuk memantau kasus tersebut. ‘’Modus yang banyak dilakukan adalah dengan iming-iming duit dan pelaku menyasar kampung-kampung dan anak miskin. Pelaku memberi uang jangan anggap sebagai pahlawan, namun sebaliknya bahwa tidak sedikit turis yang melakukan aksi kejahatan di Bali dengan modus memberikan uang dalam jumlah jutaan (rupiah),’’ urainya. Oleh karena itu, peranan pemerintah sangat diharapkan, baik dalam pemantauan orang asing maupun mengampanyekan sebesarsebesarnya bahwa kasus paedofilia adalah kejahatan luar biasa. (kmb37)
Setahun lebih tersangka tinggal di Bali, rutin mengonsumsi barang terlarang tersebut. Awalnya tersangka mengaku sudah empat bulan menginap di hotel tersebut. Setelah dicek ke Kantor Imigrasi Denpasar, ternyata dia datang ke Bali pada 17 Juli 2015. Kompol Ganefo menambahkan, cara tersangka menggunakan SS memang berbeda dengan pecandu lainnya. Tersangka menghaluskan SS dengan cara ditumbuk lalu dicampur air. Selanjutnya, dimasukkan ke spait lalu disuntikkan ke tangan kanannya. ‘’Efeknya sama dengan cara diisap,’’ tegasnya. (kmb36)
Bali Post/eka
NARKOBA - Wakapolresta Denpasar menunjukkan tersangka KH dan barang bukti narkoba di Mapolresta Denpasar, Selasa (2/8) kemarin. Tersangka yang berkewarganegaraan Inggris tersebut ditangkap di wilayah Kuta terkait kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.
Badung Maksimalkan Pajak Kos-kosan
Mangupura (Bali Post) – Salah satu objek pajak yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung saat ini adalah pajak atas rumah kos. Sebab, usaha ini dianggap strategis dan dapat memberikan dampak positif terhadap penerimaan pajak daerah. Bahkan, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memerintahkan bawahannya untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor pajak kos-kosan. Karena, selama ini diduga Badung banyak kehilangan pajak, salah satunya dari rumah kos. ‘’Kami mensinyalir banyak
rumah kos dengan fasilitas seperti hotel, namun tidak membayar pajak karena tidak memiliki izin alias bodong,’’ ungkap Bupati Giri Prasta, Selasa (2/8) kemarin. Sebelumnya, Bupati Giri Prasta mengungkapkan, keberdaan rumah kos dengan fasilitas hotel sangat merugikan. Pasalnya, dengan menyewa Rp 3 juta, wisatawan dapat menginap selama sebulan. Terlebih, sebagian besar rumah kos dengan fasilitas mewah tersebut tidak memiliki izin sehingga tidak kena pajak. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Badung I
Wayan Adi Arnawa mengakui, pendapatan pajak rumah kos selama ini belum maksimal. Karena itu, pihaknya tidak dapat merinci berapa besaran pajak rumah kos yang berhasil dipungut. ‘’Pajak dari rumah kos memang harus dimaksimalkan lagi,’’ ujarnya. Menurutnya, salah satu langkah yang akan diambil adalah berkoordinasi dengan SKPD terkait, seperti Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan Satpol PP untuk mendata keberadaan rumah kos. Pajak rumah kos sendiri dikenakan 10 persen. Seperti diketahui, rumah kos di Ba-
menjelaskan, instansinya mengeluarkan perizinan rumah kos berdasarkan Perda No. 24 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Rumah Kos. ‘’Sejauh ini, sampai bulan Juli 2016 kami sudah mengeluarkan izin rumah kos sebanyak 303 izin,’’ ucapnya. Disebutkannya, persyaratan untuk izin rumah kos, pemohon harus melengkapi dengan IMB, UPL/UKL dan Izin Gangguan (HO). Pihaknya juga mengharapkan masyarakat yang memiliki rumah kos untuk segera melengkapi perizinannya. (kmb27)
Wabup Suiasa Ikut ’’Ngerastitiang’’ Karya Nyekah Massal di Banjar Juwet
NYEKAH - Wabup Ketut Suiasa menghadiri karya pitra yadnya nyekah massal di Banjar Juwet, Desa Abiansemal, Selasa (2/8) kemarin.
Bahas Pengamanan Maritim
Tiga Menhan Kumpul di Nusa Dua
Mangupura (Bali Post) Tiga menteri pertahanan (menhan) kembali mengadakan pertemuan pada forum The 3d Trilateral Defence Ministers Meeting untuk membahas langkah-langkah pengamanan wilayah maritim di Laut Sulu. Pertemuan yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 1 - 2 Agustus di Nusa Dua tersebut, dihadiri Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan Malaysia Dato’ Seri Hishammuddin Tun Hussein dan Menteri Pertahanan Filipina Delfin N. Lorenzana. Pertemuan ini sebagai kelanjutan pertemuan sebel-
dung sebenarnya telah diatur dalam Perda 24 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Rumah Kos. Disebutkan, pengelolaan rumah kos adalah kegiatan atau usaha menyediakan fasilitas rumah kos dengan jumlah kamar paling sedikit 5 kamar, paling banyak 15 kamar untuk disewakan kepada penghuni untuk jangka waktu minimal satu bulan. Dari pemantauan, banyak rumah kos di wilayah Dalung, Kerobokan, Canggu, Kuta hingga Kuta Selatan, diduga tak memiliki izin. Kepala BPPT Badung I Made Sutama secara terpisah
umnya yang telah diadakan di Laos, di sela-sela forum ASEAN Defence Minister Meeting (ADMM) bulan Mei 2016. Sedangkan pertemuan kedua dilaksanakan di Filipina pada Juni 2016. Ketiga Menteri Pertahanan itu membahas langkah-langkah selanjutnya sebagai implementasi kesepakatan yang dihasilkan pada dua pertemuan sebelumnya. Pada kesempatan tersebut, topik yang dibahas antara lain hasil pertemuan staf militer ketiga negara bidang intelijen dan operasi serta perkembangan Framework of Arrangement (FoA). FoA tersebut telah ditandatangani di Jakarta pada 14 Juli lalu
dalam forum Joint Working Group (JWG) ke-3. Selain itu, para Menteri Pertahanan itu saling bertukar pandangan tentang perkembangan situasi keamanan maritim yang menjadi perhatian bersama. Menhan Ryamizard Ryacudu pada sambutannya menyampaikan beberapa pandangannya terkait langkahlangkah yang perlu dilakukan untuk menghadapi situasi keamanan maritim yang menjadi perhatian bersama. Pihaknya menegaskan tentang pentingnya untuk segera merealisasikan implementasi kerja sama trilateral dalam bentuk kerja sama praktis di lapangan secara terkoordinasi. ‘’Kerja
Bali Post/edi
SAMBUTAN - Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu mendengarkan sambutan dari Menteri Pertahanan Filipina Delfin N. Lorenzana pada forum ‘’The 3rd Triateral Defence Ministers Meeting’’, Selasa (2/8) kemarin, di Nusa Dua.
sama ini sanggat berguna dalam menghadapi tantangan keamanan perairan perbatasan yang dewasa ini mulai marak terganggu,’’ ujarnya. Ditambahkannya, langkah-langkah yang perlu diambil di antaranya jaminan keamanan maritim terhadap ancaman seperti terorisme, kejahatan lintas negara, perdagangan manusia, pengungsi dan perdagangan narkoba. Selain itu, langkah mengenai implementasi Patroli Maritim Trilateral dengan dasar kerangka kerja sama yang telah ditandatangani, upayaupaya penyelamatan manusia dan kapal. ‘’Kita juga usulkan agar latihan bersama baik di laut maupun di darat, pembentukan posko militer bersama untuk mempermudah mekanisme koordinasi, distribusi informasi dan intelijen dan perlunya mengeluarkan deklarasi bersama bagi dimulainya implementasi kerja sama di lapangan,’’ tambah Ryamizard. Ditandatanganinya dokumen FoA yang berisi tentang standard operating procedure (SOP) Patroli Maritim Triteral, maka ketiga negara sudah dapat mengatasi masalah keamanan di wilayah maritim bersama. Diharapkan, patroli ini dapat mengatasi masalah keamanan di wilayah maritim yang menjadi perhatian bersama. Indonesia, Malaysia dan Filipina akan meningkatkan komunikasi dan pertukaran informasi dan intelijen serta patroli di wilayah masing-masing. (kmb23)
WAKIL Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. menghadiri karya pitra yadnya nyekah masal di Banjar Juwet Desa Abiansemal, Selasa (2/8) kemarin. Kehadirannya sebagai wujud dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kepada masyarakat yang melaksanakan yadnya. Hal ini juga sebagai salah satu komitmen Pemkab Badung dalam mewujudkan pembangunan yang berlandaskan budaya. Kehadiran Wabup Suiasa disambut antusias krama Banjar Juwet. Tampak hadir anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Camat Abiansemal Putu Ngr. Thomas Yuniarta, perwakilan dari Dinas Kebudayaan, Perbekel Abiansemal, Bendesa Adat Abiansemal serta tokoh masyarakat setempat. Pamucuk Karya Made Lila melaporkan, yang mengikuti nyekah massal sebanyak 19 sawa. Masingmasing sawa dikenakan biaya Rp 5 juta sehingga terkumpul Rp 95 juta. Pelaksanaan karya ini digarap oleh seluruh krama adat Banjar Juwet. Mengenai dudonan karya, telah diawali sejak 21 Juli lalu dengan upakara nuasen karya, dilanjutkan 23 Juli nyamuh alit, 24 Juli nunas ica di Khayangan Tiga
Banjar Juwet, 25 Juli nyamuh ageng, 30 Juli nunas tirta Khayangan Tiga Banjar Juwet dan Khayangan Tiga Desa Adat Abiansemal, Pura Kawitan lan Siwa masing-masing. Pada 31 Juli ngangget don bingin, 1 Agustus malam upacara ngajum dan 2 Agustus puncak karya nyekah. Besoknya 3 Agustus, maajarajar di Segara Padanggalak, Dalem Puri, Pedarman masing-masing dan Penataran Besakih. Wabup Suiasa atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terlaksananya karya pitra yadnya nyekah massal di Banjar Juwet ini. Menurutnya, karya nyekah massal ini memiliki nilai yang sangat penting. Selain mampu meningkatkan rasa manyama braya dan gotong royong, juga dapat menekan biaya upacara. ‘’Kami pemerintah daerah sangat mendukung karya ini. Kehadiran kami untuk ikut ngerastitiang, semoga yadnya ini berjalan dengan baik dan krama mendapatkan keselamatan dan kesejahteraan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa,’’ jelasnya. Di akhir acara, Wabup Suiasa bersama anggota DPRD Ponda Wirawan menyerahkan dana punia Rp 10 juta yang diterima pamucuk karya. (ad089)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Jon Pritikin Berikan Motivasi Anti-”Bullying” di SMK Rekayasa
BERFOTO - Ketua Yayasan Pendidikan Rekayasa Drs. I Made Adayana Jelantik (kiri) berfoto bersama Jon Pritikin (tengah) dari Yayasan Pengembangan Pelayanan Kota Blaze Bali (kanan) dan seluruh siswa. Y A Y A S A N P e l a y a n a n hal yang terjadi dalam hidup. Pengembangan Kota Blaze Bali Menurutnya semua anak adalah bekerja sama dengan Jon Pri- spesial. “Berikan support kepada tikin dan SMK Rekayasa men- teman-teman di mana kita begadakan ceramah dan motivasi rada, kita bisa menjadi siapapun kampanye anti-bullying bagi yang kita inginkan,” ujarnya. siswa SMK Rekayasa, Selasa Luh Gede Andani, Guru BP (2/8). Jon Pritikin adalah moti- SMK Rekayasa, mengatakan vator internasional yang sudah SMK Rekayasa merupakan mengunjungi sekolah-sekolah di salah satu sekolah yang dipiseluruh dunia dan memberikan lih Yayasan Pengembangan motivasi yang sama. Pelayanan Kota Blaze Bali Sebelum Jon Pritikin menjadi selain SMK PGRI 4, Santo orang yang sukses, sebagai pe- Yosep, SMAN 2 Denpasar untuk megang Guiness World Record, diberikan ceramah motivasi anti dulunya ia adalah anak yang bullying. “Kita juga butuh cerakerap di-bully, dikucilkan, dii- mah motivasi seperti ini, karena solir oleh teman-temannya dan melihat karakter, sikap, mental tidak dianggap. Dengan kondisi anak-anak sekarang banyak seperti itu ia menjadi termoti- sekali yang menyimpang, mevasi setelah ia menuntut ilmu di lenceng,” ujarnya. jenjang pendidikan SMTA. BahDengan pembaharuan sikap, kan gurunya juga ikut menghi- karakter, mental yang disampaina dan memakinya, bahwa dia kan, diharapkan ada perubahan bukan siapa-siapa. “Saya harus pola pikir baik dalam belajar, bangkit, saya harus maju dan bergaul dan berteman. “Sehsaya tidak mau direndahkan,” ingga nanti ada gambaran ada ujarnya dan menegaskan dari figur yang dilihat, karena tadi sanalah ia mulai bangkit. Jon Pritikin memberikan gamIa mengatakan pada siswa baran tentang dirinya kenapa SMK Rekayasa bahwa jangan dia bisa maju dan sebagainya,” pernah menyerah untuk hal- paparnya.
Dengan kedatangan Jon Pritikin dan menceritakan pengalaman hidupnya, diharapkan pihaknya dapat menggugah siswa-siswanya untuk bangkit, maju dan sukses. Kepala SMK Rekayasa Denpasar I Wayan Konol, S.Pd. mengatakan Jon Pritikin memang pada prinsipnya menceritakan tentang pengalaman terkait bullying terhadap komunitas siswa. Jon Pritikin juga memperagakan trik-trik menangkal bullying agar bullying tidak terjadi baik berupa pemerasaan, hinaan agar juga tidak terjadi di SMK Rekayasa. Motivasi antibullying tersebut menurutnya sangat penting, agar siswa dapat melihat secara langsung apa yang harus dilakukan, cara menangkis dan mencegah. SMK Rekayasa juga tengah menghadapi akreditasi dari tanggal 1-6 Agustus dari Badan Akreditasi Nasional. Ada 8 standar pendidikan yang perlu dipahami dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Standar pendidikan tersebut yaitu standar isi, pengelolaan, kelulusan, proses, sarana prasarana, penilaian, pembiayaan. SMK Rekayasa memiliki 7 kompetensi, 2 diantaranya telah terakreditasi yaitu Teknik Komputer Jaringan dan Sepeda Motor. Sedangkan saat ini kompetensi yang disertifikasi yaitu Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Audio Video, Teknik Bangunan Konstruksi Batu Beton, Teknik Multimedia dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Ketua Yayasan Pendidikan Rekayasa Drs. I Made Adayana Jelantik menambahkan, pada intinya Jon Pritikin memberikan motivasi untuk membesarkan jiwa siswa menjadi percaya diri. (ad173)
DPD-RI Bali Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Parlemen Dunia
Senator Wedakarna Diangkat Jadi Duta Besar UPF Termuda Dalam Sejarah PERJUANGAN tanpa lelah sosok Senator Termuda asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, di panggung dunia akhirnya diganjar dengan gelar Ambassador of Peace (Duta Besar Misi Perdamaian) di Nepal. Lembaga yang memberikan gelar pun tidak main-main, yakni Universal Peace Federation (UPF)-PBB yang berbasis di New York. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam konferensi Internasional Parliamentarian dari seluruh benua di dunia. Bertempat di Nepal bekas kerajaan Hindu di dunia, acara dibuka oleh HE K.P. Sharma Oli, Perdana Menteri Nepal, di Hyatt Kathmandu di ibu kota Nepal. Dalam presentasi dan pidatonya, Dr. Arya Wedakarna mengingatkan sejarah dan semangat Asia Afrika sebagai pemersatu dari dunia saat ini. “Tahun 1955 Bung Karno menggalang Konferensi Asia Afrika dengan Dasa Sila Bandung sebagai piagam pemersatu. Dan Indonesia adalah contoh baik jika dunia ingin belajar perdamaian. Karena Indonesia bukanlah negara agama, tapi negara Pancasila dan saya mengusulkan agar perjuangan melawan terorisme atau kontraterorisme menjadi agenda tetap dari UPF dan PBB. Kita tidak mentoleransi para teroris,” ungkap Wedakarna yang juga Presiden The Sukarno Center. Dari Nepal, Gusti Wedakarna menyampaikan kecamannya terhadap pembakaran vihara klenteng di Tanjungbalai. ”Saya mengutuk pembakaran tempat ibadah vihara. Apa pun alasannya, membakar tempat ibadah adalah sesuatu yang tidak ter-
puji. Saya akan galang solidaritas Hindu Buddha untuk membantu pembangunan vihara. Apalagi alasan pembakaran hanya masalah speaker TOA masjid yang dikecilkan. Padahal sudah ada arahan Wapres RI terkait speaker masjid di Indonesia. Sudah ada contoh Tolikara dan sekarang di Medan. Saya minta pemerintah pusat
buat standardisasi pengeras suara di tempat-tempat ibadah agama apa pun. Jika tidak, Pancasila akan habis hanya karena urusan speaker,” ungkap Gusti Wedakarna yang terpilih jadi duta besar di usia 35 tahun, juga founder Internastional Interfaith Youth Forum bersama Ibu Innayah Wahid (putri Gus Dur). (ad090)
PENGUKUHAN - Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Perdana Menteri Nepal HE K.P. Sharma Oli di Kathmandu jelang pengukuhan sebagai Duta Besar UPF–PBB.
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Penmaru Gelombang II Diikuti 537 Peserta
Undiknas Siapkan Dana Beasiswa Rp 3 Miliar SELEKSI Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) Undiknas University, Senin (1/8) lalu diikuti 537 peserta. Tes tulis dan wawancara langsung dilakukan selama sehari, sementara pengumumannya dilakukan, Selasa (2/8) kemarin dengan sistem online. Ketua Penmaru Undiknas Universisty yang juga Direktur Akademik dan Sumber Daya Undiknas Dr. Nyoman Sri Subawa, S.E., M.M. didampingi Sekretaris Ni Luh Yulyana Dewi, S.Ikom., M.AP. menjelaskan, pada seleksi Penmaru Gelombang I Undiknas sukses merekrut 600 lebih mahasiswa baru. Sedangkan pada seleksi Penmaru Gelombang II, dari 744 yang mendaftar, yang ikut testing 537 peserta. Mereka ini akan dijaring sesuai dengan passing grade akademik masing-masing. Ini dilakukan Undiknas untuk mendapatkan input berkualitas. Pada Penmaru Gelombang II Undiknas, dua program studi masih jadi incaran yakni Prodi Manajemen sebanyak 303 orang dan Prodi Akuntansi sebanyak 235 orang. Sisanya menyebar merata di semua program studi lainnya yakni FH, FISIP dan FT. Nyoman Sri Subawa juga menegaskan, calon mahasiswa baru Undiknas bebas dari tato dan narkoba, yang dilengkapi dengan surat keterangan diri. Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. memberi apresiasi luar biasa atas kerja keras tim promosi dan Penmaru Undiknas yang sukses menjalankan SOP dengan baik. Jumlah peserta Penmaru pun naik tajam, karena Undiknas satusatunya PTS di Bali yang memiliki prodi terakreditasi A terbanyak yakni Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi. Atas dasar itu, janjinya untuk membentuk kelas internasional tidak muluk-muluk. Buktinya tahun ini Undiknas sukses merekrut 30 (satu kelas) untuk kelas internasional. Ruang kuliahnya di Pascarsarjana dengan fasili-
PENMARU - Ketua Penmaru Undiknas Nyoman Sri Subawa dan Sekretaris Ni Luh Yulyana Dewi di sela-sela Penmaru Undiknas. tas setara S-2. Jika tamat mereka desa ini. Sedangkan Gunaksa dan mendapat gelar B.Bus. (Bachelor Sukasada karena pendiri Undiknas ada di dua desa ini. of Business). Bukan itu saja, satu anak asuh Yang menarik, setiap tahun Undiknas menyiapkan dana bea- bagi pendiri Undiknas juga diberisiswa sebesar Rp 3 miliar. Jumlah kan beasiswa penuh. Keempat, itu diperkirakan meningkat tahun putra-putri dosen dan karyawan ini, karena pendapatan Undiknas juga diberikan bebas 100 persen terus meningkat. Apa saja bentuk biaya pendidikan. Kebijakan sejak besiswanya, Rektor Undiknas Gede Gede Sri Darma menjadi rektor taSri Darma mengatakan berupa hun 2005, untuk menghargai kerja beasiswa miskin bagi anak-anak keras karyawan dan memberi escerdas dari KK miskin se-Bali. calator kehidupan yang lebih baik. Tahun ini Undiknas menyiapkan “Karyawan sejahtera, masa depan kursi untuk 15 orang, namun baru anaknya terjamin,” ujarnya. terisi lima orang. Mereka ini bebas Para mahasiswa baru Undiknas biaya pendidikan sampai tamat. juga ditanggung Asuransi Jiwa BerKedua, bagi krama ngarep empat sama Bumi Putera 1912. Ini bentuk desa yakni Desa Sidakarya, Panjer, kepedulian Undiknas menjamin Sukasada dan Gunaksa diberi- keamanan mahasiswa selama kukan keringanan 50 persen biaya liah. Sementara itu, Undiknas juga pendidikan hingga tamat. Warga terus menata gedung. Saat ini, UnSidakarya dan Panjer diberikan diknas memiliki auditorium megah, karena kampus Undiknas ada di serta Undiknas Proferty. (ad174)
Belajar ”Public Speaking”, Cara Tercepat Atasi Demam Panggung dan Berani Bicara di Depan Umum
KUALITAS komunikasi merupakan cerminan kualitas diri. Namun saat ini masih banyak orang yang mengalami kendala ketika berkomunikasi, khususnya saat berbicara di depan umum. Orang yang mengalami kondisi ini sering diistilahkan dengan demam panggung. Demam panggung dapat menyerang siapa saja ketika tampil berbicara di depan umum. Bila tidak ditangani dengan baik, demam panggung dapat mengakibatkan trauma mendalam, stress, bahkan dunia terasa kiamat. Untuk dapat mengatasi masalah ini, Daneswara Training menyelenggarakan program Public Speaking Clinic yang akan mengupas tuntas rahasia sukses melakukan persentasi atau berbicara di depan umum. Anda akan tahu cara tercepat mengatasi demam panggung dan bersahabat dengan audiens, mampu menyiapkan materi pembicaraan dengan baik sehingga tidak mudah lupa dan menikmati momen tampil bicara penuh percaya diri. Mentor program ini Kadek Eni Marhaeni telah belajar ilmu public speaking di University of Sydney, Australia dan berguru langsung dengan Tony Robbins (guru komunikasi dan motivator nomor 1 dunia). Program Public Speaking Clinic akan di selenggarakan Sabtu, 6 Agustus 2016, pukul 09.00-12.00 Wita. Biaya per orang Rp 250.000 sudah termasuk bonus 3 kali pertemuan gratis untuk konsultasi dan praktik. Alamat Daneswara Training, Jalan Diponegoro 704,
Pesanggaran, Denpasar (depan SDN 5 Pedungan). Segera daftar, ketik [nama][pagi/sore] SMS/WA ke 0821 4454 3311. Ayo take action! Diam tidak selalu emas, banyak kesempatan emas hilang karena diam. (ad175)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Maling Satroni Rumah Dinas Pemkab Tabanan
Tabanan (Bali Post) Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tabanan, Senin (1/8). Salah satu rumah dinas Pemkab Tabanan yang dihuni Ni Luh Gede Suhendra Sukmayanti (29) di Banjar Wanasara, Desa Bongan, Tabanan jadi sasaran pencuri. Sejumlah perhiasan yang disimpan dalam kotak perhiasan di almari raib dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Sedangkan emas batangan milik korban justru tidak ikut digondol. Informasi di lapangan, pencuri berhasil masuk ke rumah korban asal Banjar Batuaji Kawan, Desa Sembung Gede, Kerambitan ini dengan cara mencongkel jendela kamar. Menurut ayah korban, I Nyoman Sudanta (53), sekitar pukul 09.00 Wita seperti biasa ia mengantarkan cucunya berangkat sekolah. Karena kondisi kompleks perumahan dinas kerap sepi, kondisi inilah yang kemungkinan dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Usai mengantar ke sekolah, Sudanta balik ke rumah dan melihat jendela kamar terbuka. “Saya lihat jendela kamar cucu saya sudah terbuka. Padahal selama ini jendela kamar beserta tirainya tidak pernah terbuka,”
Protes Impor Gula
Petani Ancam Mogok Nasional Tanam Tebu Banyuwangi (Bali Post) -
Bali Post/kmb28
DICONGKEL - Penghuni rumah dinas saat menunjukkan jendela yang dicongkel pelaku. ujarnya. Meski sempat melihat kondisi jendela yang terbuka, Sudanta tidak menghiraukannya karena merasa tidak ada masalah apapun. “Saya tidak kepikiran kalau ada maling. Saya pikir biasabiasa saja, apalagi di sini jarang ada pencurian,” katanya. Saat korban pulang bersama suaminya bernama I Gede Oka Supratnyana (30), yang kesehariannya bekerja sebagai sopir dari Bupati Tabanan pulang pukul 17.00 Wita, barulah disadari ada yang tidak beres. Ketika diperiksa, ternyata sejumlah perhiasan yang disimpan dalam almari sudah raib. “Saya heran kondisi dalam keadaan rapi, tidak seperti
dicuri,” jelas Sudanta. Dalam aksinya, pencuri berhasil mengambil perhiasan berupa 4 buah cincin dengan total berat 5,5 gram, 1 buah kalung beserta liontinya dengan berat total 7 gram, 1 buah gelang bayi dengan berat 4,1 gram dengan total kerugian sebesar Rp 6 juta. Sementara itu, Kapolsek Tabanan Kompol Ida Bagus Putra, seizin Kapolres Tabanan AKBP Putu Putera Sadana membenarkan adanya laporan kasus pencurian tersebut. Perwira asal Karangasem ini mengatakan, pencuri masuk melalui jendela belakang rumah korban dengan cara mencongkel. Saat ini pihak kepolisiam masih melakukan penyelidikan. (kmb28)
Dongkrak Ekonomi
1.000 ’’Homestay’’ Segera Dikembangkan di 17 Desa
Bali Post/ist
HOMESTAY - Salah satu homestay di Banyuwangi yang akan terus dikembangkan di kabupaten ini. Banyuwangi (Bali Post) Fasilitas pariwisata di Banyuwangi kian berkembang. Yang terbaru, proyek 1.000 homestay segera dikembangkan di 17 desa. Tak sekadar menawarkan paket hunian murah, homestay ini akan diselingi atraksi wisata lokal. Harapannya, ekonomi warga pedesaan tumbuh, termasuk para seniman lokal. Proyek homestay ini bekerja sama dengan sejumlah BUMN. Banyaknya budaya di Banyuwangi diharapkan bisa tumbuh seiring geliat pariwisata di kabupaten ini. ‘’Jadi, konsep homestay tak sekadar menginap. Tapi ada aktivitas
5
warga yang bisa dijual menjadi atraksi wisata,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, beberapa waktu lalu. Dia mencontohkan, proses pembuatan kopi, mulai disangrai hingga penyeduhan bisa ditawarkan kepada wisatawan yang menginap di homestay. Menurut Anas, banyak daerah di Banyuwangi yang bisa dikembangkan homestay berbalut atraksi budaya. Seperti di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Wisatawan yang menginap bisa melihat tradisi masyarakat saat menyangrai kopi. Bisa juga melihat proses pembuatan pecel pitik, dan akitivitas seni Barong yang
menjadi khas budaya warga. Selain Kemiren, ada Desa Banjar, Kecamatan Licin. Desa ini memiliki tradisi sadap aren (gula merah/aren), sangat kental unsur budaya. Pengunjung bisa menginap sambil melihat proses menyadap aren, dan pembuatan berbagai jenis makanan dari aren. ‘’Jadi ada aktivitas masyarakat bisa dinikmati untuk wisata,’’ kata Anas. Nantinya, homestay yang akan dibangun bersama BUMN wajib berstatus lahan pribadi. Minimal lahannya 200 meter persegi. Pemilik akan mendapatkan agunan hingga Rp 116 juta. Selain pembangunan baru, warga bisa merenovasi rumah menjadi homestay dengan agunan hingga Rp 50 juta. Sedikitnya ada 17 desa dan kelurahan yang dijadikan proyek percontohan pengembangan homestay ini. Desadesa ini memiliki potensi wisata besar, termasuk kearifan lokal. Di antaranya Kelurahan Temenggungan (Kecamatan Banyuwangi), Gombengsari (Kalipuro), Desa Bakungan dan Kampunganyar (Glagah), Banjar dan Tamansari (Licin), Kandangan (Pesanggaran), Sumberasri (Purwoharjo), dan Kalipait (Tegaldlimo). Diharapkan proyek ini bisa mendongkrak ekonomi warga dari sektor pariwisata. (kmb30)
Kebijakan impor gula membuat kesabaran petani tebu yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (Apeteri) memuncak. Mereka mengancam akan menggelar mogok nasional menanam tebu. Aksi ini memprotes longgarnya impor gula yang digulirkan pemerintah.
Mereka juga menagih janji Persiden Jokowi yang akan menutup impor gula. Ancaman ini dilontarkan Ketua Dewan Pembina DPP Apeteri H. Arum Sabil di sela menghadiri giling perdana pabrik gula Glenmore, Banyuwangi, Selasa (2/8) kemarin. Pria asal Jember, Jawa Timur ini menegaskan, kondisi para petani tebu di Indonesia makin terpuruk sejak impor gula terus bertambah. Dia pun mengkritik pemerintah pusat yang berdalih Indonesia masih kekurangan pasokan gula putih. ‘’Kalau hitungan kita, negara ini bukan kekurangan gula, tetapi ‘tsunami’ gula,’’ kritiknya. Arum merinci, luas lahan tebu di Indonesia mencapai 475.000 hektar. Ada 62 pabrik gula dengan produksi sekitar 2,5 juta ton per tahun. Jika dirata-rata, kebutuhan gula mencapai 18 kilogram per kapita per tahun. Jika ditotal,
kebutuhannya sekitar 4,5 juta ton. ‘’Tapi versi pemerintah kebutuhan gula kita 5,7 juta ton per tahun,’’ imbuhnya. Sehingga memberikan izin impor gula hingg 100 ton. Yang disayangkan, katanya, ada 11 pabrik gula rafinasi. Kapasitas produksinya 5 juta ton. Lalu ada pabrik baru berkedok rafinasi, kapasitasnya sekitar 1 juta ton. Lalu izin impor instansi terkait hingga 1 juta ton. Ditambah produksi nasional 2,5 juta, total gula yang beredar 9 juta ton. ‘’Kalau kebutuhan kita diklaim 5,7 juta, berarti masih ada kelebihan yang cukup banyak. Inilah yang kita maksud ‘tsunami’ gula,’’ keluhnya. Tsunami gula ini, katanya, sudah terjadi sejak era Presiden SBY, lalu berlanjut lagi di zaman Jokowi. Dampak dari tsunami gula ini, katanya, petani tak merasakan hasil. Apalagi ketika musim panen, harga rendimen tebu selalu
murah. Tahun ini harga gula yang dibeli Bulog hanya Rp 11.500 per kilogram. Namun harga gula tetap mahal. ‘’Kalau harga gula mahal, jangan petani yang dibebankan,’’ keluhnya lagi. Pihaknya juga menyayangkan mudahnya izin pembukaan pabrik gula rafinasi. Faktanya, katanya, banyak pabrik berkedok rafinasi. Padahal mengelola gula impor untuk pasaran. Dampaknya, petani tebu tetap tak merasakan imbas mahalnya harga gula. Terkait kondisi ini, pihaknya sudah banyak menerima masukan dari seluruh anggota Apeteri di Indonesia. Rencananya Apeteri akan menyampaikan keluhan ke Menteri Perdagangan dan Perindustrian. Jika tetap buntu, tak menutup kemungkinan petani tebu menggelar mogok nasional. ‘’Aksi mogok itu beragam. Salah satunya, kita bisa mogok tak menanam tebu,’’ tegasnya. Pihaknya khawatir jika pemerintah tak melindungi nasib petani tebu, banyak pabrik gula yang akan menjadi museum. Sebab, mereka tak memiliki pasokan bahan baku tebu. Arum Sabil khawatir mahalnya harga gula
Turunkan Angka Kemiskinan
Arum Sabil
Bali Post/udi
hanya sengaja diembuskan untuk memuluskan impor. Karena itu, pihaknya menagih janji Presiden Jokowi pascamenang pilpres. Kala itu, kata Arum, Jokowi yang datang ke Tanggul, Jember berjanji akan menghentikan keran impor untuk melindungi petani tebu. ‘’Nyatanya impor gula terus berlanjut. Justru jumlahnya bertambah. Petani yang rugi,’’ pungkasnya. (kmb30)
Pemkab Diminta Perbanyak Program Pelatihan Kerja Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli diminta tidak terlalu “meninabobokkan” masyarakat miskin dengan memberikan bantuan materi seperti raskin maupun bedah rumah. Untuk mengurangi angka kemiskinan, Pemkab diharapkan membuat lebih banyak program pelatihan kerja dan keterampilan sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing desa. Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja antara Komisi II DPRD Bangli bersama tiga SKPD yakni Disoskertrans, Disperindag serta Diskop dan UMKM di kantor DPRD Bangli, Selasa (2/8) kemarin. Rapat kerja yang mengagendakan pembahasan ranperda RPJMD Semesta Berencana tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles. Sementara dari pihak eksekutif, diantaranya hadir Kadisperindag Nengah Sudibya, Kadiskop dan UMKM Dewa Suparta dan Sekretaris Disoskertrans Made Sudiarsa.
Dalam rapat tersebut anggota Komisi II Ketut Mastrem mengatakan bahwa jumlah KK miskin di Bangli hingga saat ini masih cukup banyak. Dalam mengurangi jumlah KK miskin yang ada selama ini masih terpaku dengan menggelontorkan bantuan-bantuan seperti beras miskin maupun bedah rumah. Sejatinya upaya untuk mengurangi kemiskinan tidak cukup hanya dengan menggelontorkan bantuan. Yang terpenting adalah bagaimana Pemkab Bangli bisa mengubah mindset dan perekonomian mereka dengan lebih banyak memberikan pelatihan keterampilan agar masyarakat miskin bisa mendapatkan penghasilan atau pekerjaan lebih baik. ‘’Ibarat nyari ikan, jangan ikannya yang kita kasih, tapi kailnya. Program-program pelatihan kerja harus diperbanyak,’’ terangnya. Hal serupa juga disampaikan anggota Komisi II lainnya, Wayan Jamin dan Dewa Sang Widana. Dewa Sang
meminta Pemkab Bangli dalam hal ini Disoskertrans untuk mengevaluasi pemberian raskin. Sebab sebagaimana informasi yang berkembang di masyarakat, pemberian raskin masih banyak yang tidak tepat sasaran. Tak hanya itu, Dewa Sang juga meminta Disoskertrans untuk mengevaluasi capaian warga Bangli yang menjadi transmigran. ‘’Selama ini ada informasi bahwa program transmigrasi terkesan dijadikan bisnis. Setelah berangkat, beberapa tahun kemudian tanah yang didapat dijual dan dia pulang lagi. Saat ada kesempatan lagi, dia berangkat lagi. Tolong ini diantisipasi,’’ ujarnya. Selain membahas masalah KK miskin, beberapa anggota komisi II lainya juga membahas tentang program yang akan dilakukan Disperindag mengenai pasar serta program Diskop dan UMKM mengenai keberadaan koperasi-koperasi di Bangli. Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Disoskertrans
Bangli Made Sudiarsa mengatakan, untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran pihaknya selama ini sudah melaksanakan program-program pelatihan kerja di LPK-LPK dan BLK. Untuk membuat program pelatihan lainnya, pihaknya pun meminta dukungan kepada DPRD Bangli dalam hal penganggaran. ‘’Terkait inforasi transmigran yang berangkat dua kali, kami akan cek. Kami juga akan lakukan pemantauan terhadap capaian warga yang menjadi transmigran,’’ terangnya. Kadisperindag Nengah Sudibya menambahkan, selama ini pihaknya sudah banyak menggelar kegiatan pelatihan keterampilan, diantaranya pelatihan pengolahan kayu dan perak menjadi cinderamata dan pelatihan pengolahan hortikultura menjadi makanan dan minuman yang memiliki nilai tambah. Dalam melaksanakan kegiatan pelatihan, pihaknya tak hanya mengandalkan APBD. (kmb40)
Nelayan Nyambi Edarkan SS
Bali Post/ist
Misdani Banyuwangi (Bali Post) Berdalih tangkapan ikan sepi, membuat Misdani (42) berbuat nekat. Nelayan asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi ini ditangkap satuan Narkoba Polres Banyuwangi setelah kedapatan menyimpan sabu-sabu (SS), Senin (1/8) malam. Dari tangan pelaku diamankan SS seberat 15,29 gram. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya. Selain SS, polisi mengamankan
beberapa barang bukti dari pelaku. Diantaranya, timbangan digital, dua buah HP dan tiga bendel plastik. ‘’Pelaku ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan satuan narkoba,’’ kata Kasubag Humas Polres Banyuwangi AKP Abdul Jabar, Selasa (2/8) kemarin. Menurut AKP Jabar, barang bukti SS disimpan pelaku dalam tas pinggang hitam. Serbuk haram itu dikemas menjadi 53 paket hemat. Diduga pelaku akan mengedarkan SS tersebut. Namun keburu disergap petugas. Kepada polisi, pelaku berdalih mendapatkan barang dari seseorang di Muncar. ‘’Yang ini masih dikembangkan terus,’’ kata Jabar. Muncul dugaan pelaku memiliki jaringan yang tak sedikit. Kepada penyidik pelaku mengakui perbuatannya. Dalihnya, dia nekad berjualan SS lantaran untungnya lebih menggiurkan. Apalagi hasil
tangkapan sebagai nelayan tak menentu. Dari penyidikan polisi, SS milik pelaku banyak diedarkan kepada para nelayan. Karena cukup bukti, pelaku langsung ditahan di Mapolres Banyuwangi. Dia terancam dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika. Hasil tangkapan ini terbilang besar. Sebab, barang buktinya lumayan banyak. ‘’Anggota Satuan Narkoba terus memburu jaringan pelaku. Kita tunggu saja hasilnya,’’ pungkas AKP Jabar. (kmb30)
RAPAT KERJA - Rapat kerja Komisi II bersama tiga SKPD di kantor DPRD Bangli, Selasa (2/8) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Bali Post/ina
OPINI
6
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Setiap Komponen Bangsa Mempunyai Kualifikasi KITA salut atas cepatnya langkah yang dilakukan oleh berbagai pihak di Sumatera Utara menghadapi peristiwa bentrok sosial di Tanjungbalai. Peristiwa ini kalau boleh kita katakan, sangatlah memalukan apabila dilihat dari kacamata sosial Indonesia. Sudah menjadi fakta bahwa Indonesia itu majemuk, dengan beragam budaya. Maka, siapa pun yang hidup di Indonesia haruslah bersedia berdampingan dengan kemajemukan tersebut. Yang mesti dilihat justru yang lebih inti dari kemajemukan itu, yaitu menghargai nilai-nilai kemanusiaan. Artinya kita berpikir universal, bahwa manusia itu mesti dilindungi kebebasan hakikinya, seperti beragama, bekerja, privasi dan seterusnya. Dunia kehidupan itu majemuk. Negara Indonesia itu justru mengajari dan memperlihatkan dunia kemajemukan itu. Dari konteks itulah kita mengatakan bahwa peristiwa kerusuhan di Sumatera Utara itu memalukan, tidak mengenal diri sendiri. Kita salut atas sikap petugas keamanan yang sigap, hanya dalam beberapa jam sudah berhasil mengendalikan situasi. Ada peristiwa khusus setelah peristiwa penghancuran tempat ibadah. Vihara yang rusak itu justru dibersihkan oleh orang-orang yang berlatar budaya berbeda. Ini adalah pesan tandingan terhadap para perusuh tersebut. Cara solusi sosial seperti ini penting diperlihatkan di negara-negara yang memang multikultural. Bali pernah memberikan contoh ketika terjadi ledakan bom tahun 2002. Masyarakat beda agama di Kuta (muslim) ikut bahu-membahu melakukan pertolongan ledakan bom yang demikian mengerikan. Cara itu memperlihatkan bahwa kita sebagai bangsa yang multikultur mempunyai cara tersendiri dalam memecahkan masalah yang multikultur juga. Memang, seperti juga halnya apa yang terjadi di Irak, Libanon, atau Afrika Selatan, yakni negara yang multikultur selalu mempunyai persoalan beda pendapat secara sosial. Ada perasaan lebih tinggi, lebih super dibandingkan dengan kelompok-kelompok lain. Namun kita lihat juga bagaimana bahayanya apabila perbedaan pendapat itu kemudian menimbulkan konflik. Di Libanon konflik sektarian itu berlangsung lebih dari 15 tahun (dari tahun 1975 sampai 1990), Afrika Selatan lebih lama lagi dan baru ada penyelesaian tahun 1994. Di Irak masalahnya sampai sekarang terjadi. Inilah risiko kalau masing-masing kelompok mempunyai sikap ego yang berlebihan. Akan tetapi kalau kita melihat Indonesia, contoh gamblang dalam sejarah seharusnya memberikan pelajaran sangat bagus kepada kita, bahwa sikap memberikan pengakuan kepada pihak lain akan memberikan kenyamanan sosial yang tinggi. Contoh itu ada pada bahasa Indonesia. Akar dari bahasa Indonesia ini adalah bahasa Melayu yang di Indonesia komunitas pemakainya tidak lebih banyak dari bahasa Jawa yang mayoritas. Akan tetapi, sifat egaliter dan seimbang yang diperlihatkan oleh bahasa Melayu itu justru lebih unggul dibandingkan dengan bahasa lain yang hidup di Nusantara. Itulah yang membuat bahasa ini dipakai sebagai bahasa nasional, bahkan pengakuan itu terjadi sejak tahun 1928, ketika Sumpah Pemuda dikumandangkan. Kita kemudian memahami bagaimana bahasa Indonesia mampu mempersatukan seluruh suku bangsa di Indonesia, meski ia berasal dari rumpun yang kecil. Pancasila juga mengajarkan kita berpandangan demikian. Jadi, marilah kita memandang bahwa semua pihak dan kelompok yang menjadikan Indonesia ini negara dan bangsa dipandang mempunyai kualitas yang sama. Masing-masing mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. Alangkah indahnya kemudian kalau kita memandang bahwa di tengah kekurangan itu justru kita melihat ada kelebihan yang berdiri dekat di sampingnya. Artinya, kita tidak usah jauh-jauh untuk mencari pelajaran untuk menambal kekurangan yang ada di dalam diri kita sendiri. Mari dimanfaatkan keberadaan itu untuk pertumbuhan negara Indonesia ke depan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Saran Buat Stasiun TV Saat ini boleh dikatakan sebagian besar di televisi (TV) baik nasional maupun lokal, setaip pagi, siang, sore ikut memancarkan Puja Trisandia. Di sela-sela Puja Trisandia itu segala macam gambar ditayangkan, seperti contoh ada orang sembahyang, ada orang belajar menari, ada juga peranda sedang ngeweda, ada pematung dan banyak lagi. Yang mengundang kecemburuan saya, yaitu yang selalu nampak yakni seorang pematung yang cukup terkenal. Saya sarankan sebaiknya janganlah menayangkan segala kegiatan personalnya atau orangnya dalam gambar pendukung. Sebaiknya tayangkanlah semua Pura-pura atau tempat suci yang besar di Bali maupun yang ada di luar Bali, objek-objek wisata, seperti panorama alam, termasuk pantai dan lain-lain sebagai pendukung. Apabila saran saya keliru, saya mohon maaf. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Terima Kasih Wali Kota Mencari hiburan segar, murah dan nyaman di tengah Kota Denpasar kini bukan lagi hal sulit. Keberadaan taman kota membuat kami sebagai warga Kota Denpasar masih merasa mendapat perhatian penguasa. Terlebih adanya sinergi Pemkot Denpasar dengan pelaku usaha kreatif membuat kami punya acara santai bersama keluarga dengan harga murah dan pastinya terjangkau. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Denpasar atas kebijakan dan program pembangunannya dengan tetap menyediakan ruang publik yang nyaman bagi warga kota dan sekitaranya. Ruang publik seperti di Taman Kota Lumintang sangat kami harapkan terus terjaga dan dikembangkan. Wayan Arsana Denpasar, Bali
Pesan Sejarah Dalam Mempersatukan Indonesia Peristiwa perusakan tempat ibadah di Tanjungbalai, Sumatra Utara cukup mengejutkan, meski itu adalah sebuah risiko dari masyarakat majemuk. Dalam hal Sumatera Utara, kemajemukan ini harus mendapat perhatian ekstra karena memang ciri masyarakatnya demikian. Sejarahnya tidak bisa dilepaskan dari penjajahan masa lalu dan lahan perkebunan yang membuat berbagai etnik dan agama tumbuh di sana. Mungkin akibat salah tafsir atau provokasi melalui media massa, sebuah nasihat berubah menjadi petaka manakala ditafsirkan lain. Beberapa vihara dirusak oleh masyarakat akibat dari kesalahtafsiran atau provokasi itu. Akan tetapi, begitu sehari setelah kejadian itu meletus, situasi sudah berhasil dikendalikan dan kerusakan yang terjadi pada vihara justru dibersihkan oleh masyarakat lintas agama. Cara ini merupakan langkah terbaik untuk menangkal kekerasan yang berbau SARA itu. Kekerasan yang berbagai etnik, sudah seharusnya diselesaikan dengan cara melibatkan berbagai etnik pula.
Oleh I Gusti Made Sutrisna ebagai sebuah negara yang terkomposisi dari berbagai budaya, Indonesia sesungguhnya mempunyai landasan kuat untuk menopang negara Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Motto yang usianya ratusan tahun ini memberikan gambaran bahwa kebinekaan Indonesia itu tidak hanya terjadi pada saat ini saja, tetapi juga sejak zaman Majapahit, sejak 500 tahun yang lalu sehingga seharusnya menjadi bagian dari negara Indonesia. Bahkan apabila dilihat lebih dalam, Pura Khayangan Tiga yang ada di Bali, jauh lebih lama lagi memberikan pesan kepada masyarakat bahwa kemajemukan itu benar-benar menjadi gejala serba hadir di Indonesia, menjadi darah dan daging Indonesia yang tidak terpisahkan. Karena itu, masyarakat semestinya memahami hal ini dan tidak membuat persoalan tersendiri. Munculnya konsepsi Khayangan Tiga di Bali tidak dapat dilepaskan dari banyaknya sekte di Bali pada abad ke-11, sehingga ‘’memaksa’’ Mpu Kuturan yang datang dari Jawa Timur membuat metode politis-sosiologis untuk menghindari konflik antarsekte tersebut ke dalam bentuk Tri Khayangan tersebut, yakni menyembah Brahma, Wisnu, dan Siwa sebagai manisfestasi dari Tuhan. Munculnya tiga konsepsi itu, kemungkinan besar sebagai simbolisasi dari seluruh sekte yang ada di Bali pada
S
waktu itu. Bali tidak hanya mempunyai Khayangan Tiga saja sebagai wujud persatuan yang utuh sampai sekarang, tetapi juga Pura Besakih yang dalam hal tertentu juga dapat ditafsirkan secara sosial sebagai metode ‘’merangkul’’ berbagai kelompok di Bali. Di Besakih bahkan ada tempat persembahyangan yang namanya Ratu Gde Subandar yang kental dengan nuansa Tionghoa. Subandar kemungkinan berasal dari kata Syahbandar. Baik Khayangan Tiga, Bhinneka Tunggal Ika maupun Besakih, menjadi penjaga dan bukti berabad-abad bahwa eksistensi bangsa Indonesia itu adalah multikultur, multikepercayaan dan orang Indonesia selalu mempunyai metode untuk memecahkan persoalan kemultikulturan itu. Konsepsi motto Bhinneka Tunggal Ika mempunyai makna tersendiri karena merupakan pesan lintas kelompok yang dapat dipakai oleh kultur mana pun di Indonesia. Konsepsi tersebut merupakan metode memecahkan masalah dalam bentuk kalimat yang penuh makna, sehingga bernilai cerdas melintasi zaman, waktu, dan kelompok. Apabila dilihat lebih jauh lagi, orang Indonesia mempunyai tabungan luar biasa besar dan keberuntungan yang tidak ternilai karena telah mempunyai metode akulturasi melintasi waktu itu hingga saat ini yang dapat dilihat oleh generasi ‘’Pokemon Go’’. Khayangan Tiga, Besakih, Menara Mesjid Kudus (akul-
turasi antara Islam dan Hindu), Bhinneka Tunggal Ika tidak sekadar menjadi monumen kuno, tetapi sekaligus terangkat ke zaman modern, bahkan post modern. Dengan demikian, tugas dari generasi sekarang, politisi, petugas pemerintah dan aparatur negara adalah menafsirkan dari monumen-monumen tersebut sesuai dengan konteks kekinian agar dapat dipahami oleh generasi baru. Model pembangunan dunia modern sangat mengagungkan ketergantungan, kemultikulturan. Misalnya pembangunan pesawat Boeing terbaru dari Amerika Serikat termasuk pesawat supermodern Airbus A-380 yang mempunyai badan bertingkat dan mengangkut lebih dari 500 penumpang sekali jalan, berhasil dibangun karena memanfaatkan kerja sama antarkelompok. Meski badan pesawat itu dibuat di Amerika Serikat atau di Prancis, tetapi mesinnya dibuat di Inggris, komponen lainnya di Cina, Australia, bahkan bahannya dari Afrika Selatan. Mungkin juga ada bahan dari Bandung. Pembangunan ini memanfaatkan dan mengakui keunggulan dari berbagai kelompok. Maka, apabila dibawa ke Indonesia sesungguhnya metode yang dipakai Boeing dan Airbus tersebut boleh dibilang ‘’ketinggalan zaman’’, karena Indonesia telah memberikan pengakuan itu sejak zaman Majapahit, menuliskannya dalam motto Bhinneka Tunggal Ika atau mematrikannya di Pura Besakih,
Suara Mahasiswa Pengembangan Hutan Kota SEMAKIN hari jumlah penduduk dan bangunan semakin banyak. Pertumbuhan yang banyak dan tidak terkendali menyebabkan semakin berkurangnya lahan/ruang terbuka hijau. Berkurangnya ruang terbuka hijau tentunya akan menimbulkan masalah baru, salah satunya adalah global warming atau pemanasan global. Untuk mengurangi dampak negatif yang disebabkan karena berkurangnya ruang terbuka hijau, maka dilakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan, seperti reboisasi/penghijauan. Melakukan penghijauan melalui kegiatan pembangunan hutan kota bisa dilakukan untuk menambah ruang terbuka hijau. Hutan Indonesia merupakan hutan terbesar dan terkaya di Asia, namun karena eksploitasi yang dilakukan menyebabkan kondisi hutan Indonesia sangat memprihatinkan. Setiap tahun, lebih dari dua juta hektar hutan rusak dan musnah. Keberadaan hutan kota diharapkan bisa menjadi penyeimbangan keberadaan bangunan dan ruang terbuka hijau, karena pembangunan kota selama ini cenderung timpang karena lebih mengutamakan pembangunan fisik. Hutan kota adalah suatu hamparan lahan yang bertumbuhan pohon-pohon yang kompak dan rapat di dalam wilayah perkotaan, baik pada
Oleh Ni Putu Anita Purnama Dewi tanah negara maupun tanah hak yang ditetapkan sebagai hutan kota oleh pejabat yang berwenang. Contoh hutan kota di antaranya Forest Park di Portland, Oregon, Amerika Serikat, Babakan Siliwangi di Bandung, Hutan Kota Serpong. Keberadaan hutan kota mempunyai dampak yang positif, yaitu pengurangan polusi udara. Bertambahnya jumlah kendaraan juga menyebabkan bertambahnya polusi. Dengan adanya hutan kota dengan banyak tumbuhan yang menghasilkan oksigen, sehingga bisa mengurangi polusi. Keberadaan pohon di hutan kota dapat meredam kebisingan dengan cara mengabsorsi gelombang suara oleh daun, cabang dan ranting. Efek rumah
kaca bisa dikurangi dengan banyak tanaman atau pepohonan yang menambah kenyamanan dan kesejukkan lingkungan, sehingga penggunaan pendingin ruangan bisa dikurangi. Menyerap air saat turun hujan, karena struktur akar pohon mampu menyerap kelebihan air pada saat hujan turun sehingga tidak terbuang sia-sia melainkan dapat diserap oleh tanah. Ketika musim kemarau bisa menyediakan air tanah yang disimpannya untuk warga kota sehingga membantu pelestarian air tanah dan mencegah terjadinya banjir. Menambah keindahan kota, hutan kota yang ditumbuhi oleh berbagai tanaman memberikan nilai estetika. Paduan bangunan-bangunan dan keindahan alami akan membentuk kota yang lebih estetik. Banyak kota besar di dunia menjadi lebih indah karena memiliki tamantaman hijau dan rimbun. Pelestarian plasma nutfah, keragaman tanaman dan hewan yang ada di kota sudah banyak mengalami penurunan, bahkan ada tanaman khas daerah keberadaannya sudah langka. Oleh karena itu, hutan kota dapat dijadikan areal pelestarian plasma nutfah. Hutan kota juga berperan penting dalam konservasi tanah melalui pencegahan erosi serta berfungsi menjaga kesuburan. Penulis, Taruni Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi & Geofisika
Bali. Hanya Indonesia masih belum mempunyai cara untuk memberikan pengakuan kepada kelebihan-kelebihan dari masing-masing budaya tersebut, untuk kemudian memproduksi barang baru yang benar-benar hebat seperti terlihat pada Boeing, Airbus atau Concorde. Jadi, kini perlu semacam produk budaya unggulan yang menggabungkan masing-masing budaya tersebut, baik dalam bentuk seni maupun teknologi. Karena sekarang ini teknologi memegang peran penting dalam kehidupan sosial, sudah selayaknya para pemikir teknologi mencoba mencari cara-cara penggabungan tersebut. Sesungguhnya secara sosial hal ini sudah dilakukan, akan tetapi masih berbau elite. Dalam arti, hanya dapat dinikmati oleh orang-orang elite tertentu yang mempunyai uang banyak. Motif pakaian batik yang bertebaran di berbagai budaya Indonesia itu hanya dapat dibeli oleh orang-orang berduit dan harganya mahal. Padahal batik Madura, Lombok, Flores, Ambon dan sebagainya itu harus dikenakan oleh orang-orang berkemampuan menengah dari Sunda, Banyumas, Batak, Padang, Solo dan sebagainya. Dengan demikian akan ada kepemilikan bersama. Demikian juga soal makanan. Di geraigerai makanan di kota besar, makanan daerah justru berharga sangat tinggi sehingga hanya dinikmati oleh orangorang elite saja. Sate lilit yang di Bali demikian murah dan sederhana, tibatiba harganya demikian melambung ketika hinggap di Jakarta. Belum lagi kalau berbicara masalah rumah tradisional. Harus ada upaya untuk merakyatkan produk-produk budaya seperti itu agar merakyat, agar dijangkau oleh masyarakat lebih banyak di seluruh Indonesia. Kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai adalah tindakan kuno yang tidak memahami eksistensi kebangsaan Indonesia yang tidak tahu bahwa Indonesia itu adalah sebuah keragaman, sebuah keniscayaan untuk beragam. Mari kenalkan keragaman itu kepada seluruh masyarakat dengan cara mudah dan murah.
POJOK Kata Wiranto, hukuman mati terkait narkoba tak perlu dihapus. - Pemerintah jangan dikalahkan mafia. *** BNN telah membentuk tim khusus terkait pengakuan Freddy Budiman. - Mestinya bentuk tim independen. *** Program Jaminan Kesehatan Nasional perlu banyak perbaikan. - Bukan sebatas naikkan iuran.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PEDAGANG SAYUR Pedagang sayur melayani seorang konsumen di tikungan Jl. Gunung Kawi – Jl. Gunung Raung, Denpasar, Selasa (2/8) kemarin. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Aparat Diminta Awasi Peredaran Sapi Bali Denpasar (Bali Post) Dinas Peternakan Provinsi Bali meminta aparat terkait melakukan pengawasan terhadap peredaran sapi Bali yang dikirim ke luar Pulau Dewata seperti Jawa. Utamanya Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) dan Balai Karantina. Jangan sampai, sapi yang tidak berizin justru lolos ke luar daerah. “Seharusnya, pihak-pihak yang mengawasi di pintu pengeluaran itu minta tolong dilihat juga perizinannya. Dinas Peternakan kan bukan dinas untuk menyetop di situ. Kami mengkaji berapa yang bisa keluar supaya aman, berapa berat yang aman, supaya betul-betul bisa dinikmati oleh peternak kita,” ujar Kepala Dinas Peternakan Bali I Putu Sumantra, di Denpasar, Selasa (2/8) kemarin. Sesuai aturan, lanjut Sumantra, sapi yang masih kecil (anak sapi, red) tidak boleh dikirim ke luar Bali kecuali untuk pembibitan. Itu pun sudah ada grade untuk anak sapi yang statusnya bibit. Salah satunya harus memiliki tinggi antara 95110 cm dan betina. Jumlah anak sapi yang dikirim sebagai bibit juga sudah diatur banyaknya. Kalau sampai ada anak sapi sudah dikirim ke luar tanpa izin pembibitan, pihaknya khawatir populasi sapi Bali akan habis. “Kapan kita bisa membesarkan sapi kita? Kalau habis sapi di Bali, apa kita siap, apa siap peternak kita membuat lompatan yang luar biasa?” imbuhnya. Sumantra menambahkan, saat ini tidak pernah ada pihak yang meminta izin pembibitan ke Dinas Peternakan. Permintaan izin hanya sebatas untuk sapi potong. Oleh karena itu, pihaknya mewanti-wanti aparat di pintu pengeluaran untuk benarbenar mengecek sapi Bali yang dikirim. Kalaupun sudah memiliki izin, harus dicek kembali bahwa izin itu telah sesuai dengan kondisi sapi. “Kalau sudah punya izin untuk sapi besar tetapi keluar anak sapi, itu harus dicek penjaganya di sana,” tandasnya. (kmb32)
2017, ’’Shortcut’’ Candi Kuning 2 Dibangun
Denpasar (Bali Post) Jajaran Pemprov Bali dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Denpasar bertemu untuk membahas shortcut pada ruas jalan Mengwitani-Singaraja di Kantor Gubernur Bali, Selasa (2/8) kemarin. Dari empat shortcut yang direncanakan, diputuskan untuk mulai membangun satu saja pada 2017. Shortcut yang akan dibangun pertama kali adalah shortcut Candi Kuning 2 sepanjang 385 meter. “Pertimbangannya, secara geometrik tidak terlalu sulit kita lakukan,” ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Denpasar Ir. KGS Saiful Anwar, M.T. Saiful menambahkan, kesiapan lahan untuk pembangunan shortcut Candi Kuning 2 akan kembali dibicarakan Jumat mendatang. Termasuk mengenai biaya pembebasan lahan untuk shortcut yang dibangun dari KM 49+597 sampai KM 50+469 itu. “Design-nya (DED, red) masih dibuat, apakah perlu jembatan semua, apa kombinasi jalan-jembatan. Jadi simultan, sambil ngomong DED juga sambil ngomong tanah (kesiapan lahan, red). Kalau ngomong DED dulu, baru ngomong tanah, nanti buatnya di tahun berapa? Sedangkan sudah perintah (satu shortcut) harus dibuat,” paparnya. Kepala Dinas PU Bali, I Nyoman Astawa Riadi, mengatakan, jalur shortcut Candi Kuning 2 secara umum adalah hutan. Namun belum diketahui, apakah hutan tersebut merupakan hutan konservasi atau hutan lindung. “Di sana dari penjelasan Karo Aset, itu ada lahan Pemprov juga, ada lahan masyarakat, karena melewati hutan, kita akan koordinasikan dengan Dinas Kehutanan,” ujarnya. Astawa menambahkan, survei perencanaan saat ini sudah berjalan. Setelah ditemukan titik yang telah disepakati, pihaknya akan turun untuk melihat lahan yang dimaksud. Barulah kemudian ditindaklanjuti dengan gambar konstruksi sesuai DED. “Ini sudah lanjut (perencanaan, red), tinggal Balai Jalan menganggarkan di 2017 untuk pelaksanaan,” imbuhnya. Menurut Astawa, shortcut yang direncanakan di ruas Jalan Mengwitani-Singaraja sebelumnya berjumlah sepuluh. Namun, hanya empat shortcut yang memungkinkan untuk segera dibangun. Masing-masing, shortcut Candi Kuning 1 dari dari Km 47+817 sampai Km 49+472 (749 meter), Candi Kuning 2 dari Km 49+597 sampai Km 50+469 (385 meter), Sukasada 1 dari Km 57+472 sampai Km 58+098 (378 meter), dan Sukasada 2, dari Km 58+284 sampai Km 59+072 (402 meter), Wanagiri 1 (Km 55 +250), Wanagiri 2 (Km 55 + 700), dan Gitgit 2 (Km 59 +450). Sementara kebutuhan lahan untuk seluruh shortcut mencapai 28.710 meter persegi. Rinciannya, 11.235 meter persegi untuk Candi Kuning 1, 5.775 meter persegi untuk Candi Kuning 2, 5.670 meter persegi untuk Sukasada 1, dan 6.030 meter persegi untuk Sukasada 2. Seluruh shortcut mempersingkat waktu tempuh hingga setengah dari waktu normal. (kmb32)
7
Bali Post/wan
KENDARAAN - Sejumlah kendaraan melaju lambat di Jalan Gunung Kawi, Denpasar, Selasa (2/8) kemarin. Sementara pedagang bermobil mencari tempat parkir untuk menurunkan barang dagangannya yang akan dijual di kawasan tersebut.
Turis Terindikasi Buat Laporan Palsu Motifnya untuk Klaim Asuransi Mangupura (Bali Post) -
Polsek Kuta dibuat gerah oleh turis Australia berinisial BJS (28) yang melapor dikeroyok di Jalan Popies 2 Kuta, Sabtu (30/7) lalu. Setelah dilakukan olah TKP, ternyata kejadian itu tidak ada. Hal itu juga dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi di TKP. Saat diperiksa, BJS mengaku melapor kejadian fiktif itu untuk klaim asuransi di negaranya.
“Pelapor (BJS - red) melaporkan kasus itu hari Minggu (31/7). Saat diajak ke TKP, dia tidak mau dengan alasan lelah, mengantuk dan lain-lain. Hari Senin baru mau diajak ke TKP dan setibanya di sana dia bingung saat disuruh menunjukkan tempatnya,” tegas Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno Wimoko, Selasa(2/8) kemarin. Anehnya lagi, lanjut Kapolsek, BJS mengaku dikeroyok pukul 22.00 wita, saat itu situasi dikatakan sepi dan gelap. Padahal di jalan tersebut selama 24 jam tidak pernah sepi dan terang benderang. Selain itu, setiap malam minggu ratusan polisi dan pam swakarsa dikerahkan standby di wilayah tersebut hingga Jalan Legian.
“Keterangan itu sungguh tidak masuk akal dan tidak sesuai fakta. Indikasi laporannya itu palsu semakin kuat,” tambah Iptu Ario Seno. Dari keterangan karyawan Mini Mart yang ada di TKP, Firmansyah (19), tidak melihat atau mendengar ada keributan apalagi pengeroyokan di sana. Sedangkan pengakuan Made Mantra (27), tukang ojek, pukul 20.00 wita, ia menawarkan jasa ojek kepada turis yang baru keluar dari Hotel Bounty. BJS minta diantar ke RS BIMC di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Setibanya di lobi RS, teman turis itu yang tak lain BJS minta diantar ke tempat menginap di Hotel Bounty. BJS sempat bilang akan ke kantor polisi untuk mengubah laporan supaya mendapatkan
klaim asuransi di negaranya. “Jangankan terjadi pengeroyokan, kejadian kecil saja banyak tahu dan langsung disampaikan ke pos polisi. Anehnya lagi, BJS langsung pulang ke negaranya, sementara temannya alasan jalanjalan ke Jawa,” tegasnya. Menindaklanjuti kasus itu, lanjut Sumara, pihaknya akan berkoordinasi dengan Konjen Australia. “Kalau pelapor ada niat baik datang ke Bali, pasti akan kami periksa. Jangan sampai tidak terjadi tindak pindana tapi hanya untuk dapat klaim asuransi, bikin laporan palsu dan pasti berhadapan dengan hukum,” ujar mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini, sembari menambahkan sebulan pihaknya menerima ratusan laporan untuk klaim asuransi. (kmb36)
Tangkap Perampok
Pangdam akan Berikan ”Reward” Khusus kepada Anggota Koramil Denpasar (Bali Post) Dua anggota Koramil 161108/Kuta Selatan, Pelda Mulyono dan Serda Pinto dan PNS Koramil Putu Yasa, dapat apresiasi dan reward. Selain dari Dandim Badung Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa, mereka akan diberikan penghargaan khusus oleh Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko. “Saya wajib berikan penghargaan karena atasannya langsung. Ternyata berkat kerja keras mereka, Bapak Pangdam juga akan memberikan penghargaan khusus,” tegas Dandim Letkol Leo, Senin (1/8) lalu, usai memberikan penghargaan kepada anggotanya itu. Menurut Leo, keberhasilan anggota tersebut dinilai luar biasa. “Untuk itu, saya memberi hormat kepada Kalian,” ucap Leo sambil mengambil sikap hormat kepada Pelda Mulyono, Serda Pinto, dan Putu Yasa yang berdiri di sebelahnya serta disaksikan puluhan personel Kodim. Pihaknya sudah melaporkan keberhasilan itu kepada Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa dan diteruskan kepada Pangdam. Reward tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada anggota atas pelayanan kepada masyarakat. “Kepada personel Kodim, jangan segansegan memberikan solusi bila ada kesulitan di masyarakat. Sekali lagi, saya hormat kepada mereka, bangga sama mereka,” ujarnya. Dengan prestasi tersebut, Dandim berharap semua termotivasi. “Saya saja belum tentu bisa seperti itu. Itu artinya, mereka refleks. Untuk prajurit-prajurit seperti ini harus diberikan penghormatan. Kodim mengucapkan terima kasih atas prestasi dan kinerjanya,” kata Leo.
Bali Post/kmb36
REWARD - Anggota Koramil 1611-08/Kuta Selatan, Pelda Mulyono dan Serda Pinto serta PNS Koramil Putu Yasa saat menerima “reward” dari Dandim Badung Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus perampokan terjadi di money changer (MC) PT Arta Jaya Dewata di Jalan Raya Uluwatu, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, Kamis (28/7) lalu. Pelakunya turis asal Rusia, Kriukov Pavel (38) dan berhasil ditangkap oleh anggota Koramil 1611-08/Kutsel dibantu warga. Sedangkan karyawan (MC) Ayu Agustina (21) mengaku sempat dicekik dan tangannya dipelintir hingga ibu jarinya luka. TKP-nya di depan Koramil 1611-08/Kutsel. Anggota atas nama Pelda Mulyono dan Serda Pinto mengetahui kejadian itu dan langsung ke TKP.
Ketika pelaku berada di sepeda motor Honda Vario sambil membawa uang Rp 28.700.000, Pelda Mulyono dibantu PNS Koramil Yasa berhasil merebut kunci motornya, sambil berusaha memegang pelaku. Namun, pelaku berontak dan berhasil melepaskan diri dari pegangan Mulyono. Selanjutnya, ia lari dan dikejar oleh Serda Pinto sambil diteriaki maling. Sekitar 200 meter, pelaku ditangkap oleh Pinto dibantu satpam dan warga setempat. Serda Pinto lalu melaporkan kejadian itu ke Pospol Ungasan dan pelaku langsung dibawa ke Polsek Kutsel. (kmb36)
Bali Post/kmb36
PALSU - Kapolsek Kuta Kompol Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno Wimoko menunjukkan laporan BJS asal Australia diduga buat laporan palsu.
Luas Tanam Padi di Bali Belum Capai Target Denpasar (Bali Post) Luas tanam padi di Bali hingga saat ini masih belum mencapai target. Kendati target peningkatan luas tanam, produktivitas, dan produksi sudah ditetapkan dalam dua musim tanam. Pada musim tanam pertama, bulan Oktober 2015 sampai Maret 2016 hanya tercapai 73.056 hektar (ha) dari target 79.751 ha atau 91,6% dengan tingkat produktivitas 6,2 ton gabah kering giling. Sementara pada musim tanam kedua, bulan April 2016 sampai September 2016 baru tercapai 47,05%. “Pada musim tanam April sampai dengan September 2016, luas tanam padi ditargetkan 80.374 ha. Sampai dengan 20 Juli 2016 baru tercapai 37.818 ha atau 47.05%. Jadi, Bali masih kekurangan 42.556 Ha,” ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali, Ida Bagus Wisnuardhana, di Denpasar, Selasa (2/8) kemarin. Wisnuardhana menambahkan, rata-rata luas tambah tanam padi dalam sehari harus diupayakan 655 Ha sampai dengan akhir September mendatang. Antara lain dengan percepatan pengolahan tanah, tanam, dan panen menggunakan berbagai bantuan mesin pertanian yang telah dialokasikan. Termasuk memanfaatkan pula peluang iklim La Nina saat ini yang membawa curah hujan tinggi. “Untuk mengantisipasi risiko gagal panen terutama karena serangan hama penyakit tanaman disiapkan skema Asuransi Usaha Tani Padi kerja sama dengan PT Jasindo Denpasar yang biayanya cuma Rp 36.000 per ha karena 80% premi disubsidi pemerintah,” imbuhnya. Wisnuardhana menambahkan pemenuhan target luas tanam padi berkaitan dengan pelaksanaan program upaya khusus swasembada padi, jagung dan kedelai (Upsus pajale). Itu sebabnya, langkah untuk menambah luas tanam padi juga dibarengi dengan pemberian bantuan kepada petani. Di antaranya, bantuan 411 unit peralatan dan mesin pertanian prapanen, 139 unit mesin panen/ pascapanen, serta bantuan dan subsidi benih dan pupuk untuk luasan tanam 80.063 ha. Namun, Bali masih menghadapi kendala adanya perubahan pola tanam di beberapa subak. “Ada subak yang beralih menanam komoditas nonpadi seperti sayur dan bunga. Kendala lain, adanya penutupan air sementara karena perbaikan saluran irigasi utama oleh Balai Wilayah Sungai Bali-Penida serta PU,” jelas Ketua Tim Koordinasi Upsus Provinsi Bali ini. Wisnuardhana memperkirakan luas sawah yang terkena dampak perbaikan saluran irigasi utama mencapai 18.083 ha. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar sedapat mungkin diatur tidak menutup air secara total. Dengan demikian, luas tanam lahan sawah tidak berkurang. (kmb32)
BANGLI
8
Tak Berizin
Vaksinasi Massal Berakhir
Ribuan Anjing Belum Tersentuh
Tower di Tegal Dikeluhkan Warga
Bangli (Bali Post) Pelaksanaan vaksinasi anjing massal yang digelar secara serempak di Bali sudah berakhir. Namun, untuk di Bangli, masih ada ribuan anjing yang belum tersentuh program tahunan tersebut. Oleh karenanya, pemkab kembali melakukan penyisiran. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli drh. Ni Nyoman Sri Rahayu, M.Si., Selasa (2/8) kemarin menjelaskan, estimasi anjing yang menjadi sasaran vaksinasi massal mencapai 41.066 ekor. Namun, sesuai data yang dikumpulkan, anjing yang berhasil divaksin hanya 32.828 ekor atau 79,94 persen. Hal ini menunjukkan masih ada 8.232 ekor yang belum tersentuh. ‘’Masih ada ribuan anjing yang belum tersentuh vaksinasi,’’ ujarnya. Ditegaskan, meski belum mampu menyasar seluruhnya, capaian tersebut sudah sesuai SOP yang menyatakan vaksinasi mencakup minimal 70 persen dari estimasi yang ada. ‘’Jumlah itu (anjing divaksin-red) sudah di atas target,’’ tegasnya. Vaksinasi yang cakupannya kurang, kata Rahayu berada di sejumlah daerah. Rinciannya, untuk Kecamatan Bangli terjadi di Desa Landih, Kecamatan Susut terjadi di Desa Pengingan, Susut, Penglumbaran, Tiga, Apuan dan Sulahan. Sementara untuk Kecamatan Tembuku hanya terjadi di Desa Undisan. Sedangkan untuk Kintamani masih tergolong banyak yakni Desa Mengani, Mangguh, Suter, Pinggan, Songan B, Sekardadi, Sekaan, Langgahan, Lembean, Bayung Cerik, Bunutin, Gunung Bau, Bonyoh dan Subaya. Menyikapi hal itu, alumni Kedokteran Hewan Unud ini menyebutkan akan kembali melakukan vaksinasi. Sasarannya lebih mengutamakan daerah yang cakupannya kurang. Hal ini akan kembali dikoordinasikan dengan pemerintah desa. Sementara untuk tim yang diturunkan masih sesuai dengan program vaksinasi massal, yakni terdiri dari enam orang. ‘’Mulai minggu depan vaksinasi akan dilakukan lagi. Daerah yang sebelumnya kurang maksimal kembali disisir,’’ ucapnya. Dalam vaksinasi, anjing diliarkan masih menjadi kendala terberat, terutama yang berada di wilayah perdesaan. Selain itu, kondisi medan juga menjadi tantangan untuk tim. ‘’Warga masih ada yang meliarkan anjingnya. Ini menjadi kendala terberat,’’ tandasnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) -
Proyek pembangunan menara telekomunikasi atau tower seluler di Lingkungan Tegal Kelurahan Bebalang, Bangli, dikeluhkan warga. Selain belum mengantongi izin, tower tersebut juga dinilai mengancam keselamatan. Pemkab Bangli pun diminta segera turun tangan. Salah satu warga setempat, I Kadek Deliawan, Selasa (2/8) kemarin menuturkan, pembangunan tower mulai intensif dilakukan sejak tiga minggu lalu dan kini sudah mendekati rampung. Meski demikian pihaknya mengaku keberatan atas pembangunan tersebut. Sebab, tak ada sosialisasi sebelumnya dari investor. Di sisi lain, lokasi tower tersebut berada tepat di sebelah rumahnya. Hal ini pun dinilai membahayakan keselamatan dirinya dan keluarga, terlebih saat terjadi hujan disertai petir. ‘’Pembangunan ini sepertinya belum berizin. Kami khawatir suatu saat terjadi sesuatu,” ucapnya didampingi sejumlah anggota keluarga. Deliawan juga merasa keberatan dengan namanya yang dicantumkan di berita acara lapangan. Padahal sebelumnya ia tak pernah diikutkan dalam pembahasan pembangunan tersebut. Selama ini sosialisasi hanya
Bali Post/sos
TOWER - Tower di Lingkungan Tegal Kelurahan Bebalang, Bangli yang dikeluhkan warga.
Hari Ini, Puncak ”Karya Maligia Lajur” Mantan Bupati Bangli (Bali Post) Geria Manuaba Kaler Kauh, Bangli menggelar Karya Maligia Lajur, yang puncak acaranya berlangsung hari Rabu (3/8) ini. Upacara yang dipusatkan di Tegal Sukla, bilangan LC. Uma Bukal ini sebagai lanjutan palebon tiga sulinggih, salah satunya Ida Pedanda Nyoman Putra (mantan Bupati Bangli IBGA Ladip). Manggala Karya Ida Bagus Ngurah Gede didampingi Ida Bagus Gede Giri Putra, Selasa (2/8) kemarin, menjelaskan makna dari karya ini hakikatnya hampir sama dengan upacara atma wedana. Tujuannya untuk menyatukan Atma dengan Çiwa loka atau disebut dengan amor ing Çiwa. Selain Ida Pedanda Nyoman Putra yang lebar (wafat) 10 Oktober 2010, Maligia Lajur juga dilakukan untuk Ida Pedanda Nabe Abra Sunuhun, Ida Pedanda Istri Kanya Patni dan Ida Pedanda Nabe Putra Gunung. Di puncak karya ini, dilaksanakan Ngening dan Penyetitian yang
Marak, Pembuangan Limbah Peternakan Babi ke Saluran Irigasi Bangli (Bali Post) Pembuangan limbah peternakan babi ke saluran irigasi masih marak terjadi di sejumlah daerah di Kabupaten Bangli. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas air dan mengancam ekosistem di dalamnya. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bangli I Made Alit Parwata, Selasa (2/8) kemarin, mengatakan, peternakan babi khususnya skala kecil belakangan ini cukup berkembang. Akan tetapi, hal itu belum diimbangi dengan pengelolaan limbah yang baik. Pembuangan limbah ke saluran irigasi masih marak ditemui. Pembuangan limbah sembarangan itu salah satunya terjadi saluran irigasi sepanjang jalan Banjar Demulih-Banjar Tanggahan Talangjiwa Demulih. Itu dilakukan karena belum adanya instalasi pengolahan air limbah (IPAL). ‘’Lahan tempat ternaknya juga terbatas, jadinya tak ada IPAL. Terpaksa mereka mencari lokasi di dekat saluran air,’’ terangnya. Pembuangan limbah seperti itu menyebabkan kuali-
dilakukan pada warga yang berada di timur dan selatan tower. ‘’Saya tinggal di sebelah barat tower, pembahasan proses pembangunan tidak dilibatkan. Tapi nama saya dan kelurga ada di berita acara lapangan. Surat itu ditandatangani Kaling lagi,’’ sesalnya. Sejatinya, sebelum pembangunan itu berlangsung, Deliawan mengaku pada 7 Juli lalu sudah bersurat ke pemkab untuk memohon supaya ada peninjauan lapangan. Namun, hal tersebut tak mendapatkan respons. Langkah serupa kembali dilakukan pada 15 Juli lalu, namun dirinya justru dipingpong saat menanyakan informasi. Lebih lanjut pihaknya berharap pemkab bisa segera turun tangan. ‘’Kami tak masalah ada investor, tapi pembangunan harus dikaji jelas. Nanti ini akan disampaikan lagi ke bupati,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komu-
nikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bangli I Gede Arta menjelaskan, dalam pembangunan itu, pihaknya hanya memberikan rekomendasi kelayakan saja. Sementara untuk menyikapi keluhan, terutama persoalan izin, ada pada Satpol PP. ‘’Kami hanya menyatakan di lokasi itu layak membangun tower. Kalau soal keluhan itu ditangani Pol PP,’’ tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Bangli I Dewa Agung Suryadarma membenarkan adanya keluhan tersebut. Pihaknya telah menindaklanjutinya dengan mengeluarkan surat penghentian pembangunan sementara hingga proses perizinan tuntas. Demikian juga dengan permasalahan yang ada di lapangan. ‘’Kalau memang pembangunan itu masih berjalan, kami akan turun ke lapangan dan memerintahkan investor untuk sosialisasi ulang,’’ tegasnya. (kmb45)
Warga Penglipuran Olah Bunga Teleng Jadi ”Loloh”
Dianiaya Suami, Pegawai Salon Lapor Polisi Bangli (Bali Post) Seorang pegawai salon berinisial NNS (25) yang tinggal di Banjar Tabih, Desa Buahan Kintamani terpaksa melaporkan INN (39) yang tak lain suaminya sendiri ke Polsek Kintamani. Hal itu dilakukan NNS lantaran tak terima dirinya dianiaya hingga mengalami luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuh. Informasi yang dihimpun, Selasa (2/8) kemarin menyebutkan, tindak penganiayaan yang dialami korban awalnya terjadi saat korban pulang dari bekerja di Denpasar pada Senin (1/8) petang. Sampai di rumah korban beristirahat terpisah dengan suaminya. Kemudian kemarin sekitar pukul 05.30 wita, korban pamit kepada suaminya untuk melaksanakan kerja bakti di tempat ngaben. Namun, suaminya yang cemburu tidak memberi izin hingga terjadi cekcok mulut di antara keduanya. Pelaku yang saat itu emosi lantas menganiaya korban dengan cara menjambak rambut dan menyeret korban. Tak hanya itu pelaku juga menendang perut korban dan menampar wajah korban berkali-kali. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet pada siku, kaki dan memar pada kepala. Tak terima diperlakukan seperti itu, korban pun akhirnya memutuskan melaporkan suaminya yang dinikahinya sejak Januari itu ke Polsek Kintamani. Sementara itu, Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Arbawa Manik saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan KDRT tersebut. Pihaknya mengaku sudah meminta keterangan korban dan visum. ‘’Kami sedang lakukan pencarian terhadap pelaku,’’ tandasnya. (kmb40)
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
tas air semakin buruk. Selain tidak layak untuk MCK, juga menyebabkan ekosistem air semakin terancam. Meminimalisasi hal tersebut, pembinaan kepada peternak sudah digencarkan. Namun sayang, langkah tersebut belum sepenuhnya mendapat respons positif. ‘’Pembinaan kami sudah berikan. Sekarang tergantung kesadaran mereka,’’ ucap Parwata. Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli ini juga menyatakan belum bisa melakukan tindakan penutupan usaha lantaran ada ketentuan yang harus diikuti, yakni harus didasari adanya keluhan dari warga lain. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, sesungguhnya limbah babi bisa dijadikan biogas maupun pupuk. Mengenai cara pengolahannya, pihaknya siap memberikan pembinaan. Khusus pengolahan limbah pada hotel dan restoran, pejabat asal Banjar Sala Desa Abuan, Susut ini menyebutkan, sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. ‘’Seluruhnya sudah berisi IPAL. Tak ada masalah,’’ tandasnya. (kmb45)
di-puput enam sulinggih, yakni Ida Pedanda Rai Ketewel dari Geriya Babakan, Ida pedanda Made Rai dari Geriya Losan Bukit Bangli, Ida Pedanda Wayahan Tianyar, Karangasem, Ida pedanda Telabah, Geriya Badung, dan Ida Pedanda Mas Beluang, Sanur serta Ida Pedanda Putra Alangkajeng, Nongan Karangasem. Selain itu juga diiringi persembahan Wayang Lemah, Topeng Sidakarya, Baris Wewalian, Gong Gede dan Rejang Dewa. ‘’5 Agustus nanti dilaksanakan upacara matetangi, pakideh dan mapeed. Dan dilanjutkan dengan upacara pralina di Pantai Masceti, Gianyar,’’ papar Ngurah Gede. Giri Putra menyebutkan, persiapan upacara ini telah dimulai 21 Maret lalu dan akan berakhir 12 Agustus mendatang. Untuk diketahui, upacara serupa sejatinya telah dilaksanakan Geria Manuaba Kaler Kauh pada tahun 1962, 1982 dan 1989. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Bunga teleng atau yang disebut juga dengan bunga celeng, biasanya hanya dimanfaatkan masyarakat sebagai hiasan di pekarangan rumah. Belum banyak yang tahu bahwa bunga yang memiliki beberapa jenis warna seperti biru dan putih ini ternyata bisa diolah menjadi loloh. Selain untuk melepas dahaga, loloh bunga teleng juga sangat bermanfaat untuk kesehatan. Bunga yang tanamannya tumbuh merambat itu kini mulai banyak diolah menjadi loloh oleh beberapa warga Desa Penglipuran. Salah satunya oleh Ni Wayan Sri Niti. Ibu rumah tangga yang kesehariannya berjualan makanan dan suvenir di desanya ini mengaku sudah mulai mengolah bunga teleng menjadi loloh sejak sekitar dua bulan terakhir. Inspirasi mengolah bunga teleng menjadi loloh didapatnya dari salah seorang temannya asal Jakarta yang kebetulan berkunjung ke rumahnya beberapa waktu lalu. Sewaktu temannya tersebut berkunjung, dilihat bunga teleng tumbuh subur di pekarangan rumahnya. ‘’Teman saya itu ngasi tahu kenapa tidak dimanfaatkan bunga teleng ini untuk jadi minuman,’’ kata Sri Niti didampingi suaminya, I Wayan Sukur, Selasa (2/8) kemarin. Atas arahan temannya tersebut Sri Niti kemudian
Bali Post/ina
LOLOH - Ni Wayan Sri Niti saat menunjukkan cara mengolah bunga teleng menjadi loloh. mencoba mengolah bunga teleng menjadi loloh. Cara mengolahnya pun cukup mudah. Bunga berwarna biru terang tersebut dimasukkan ke dalam air mendidih, ditambah gula dan daun pandan. Kemudian direbus selama beberapa menit. Sri Niti mengatakan, dalam mengolah daun teleng menjadi loloh, dirinya menggunakan takaran khusus. Untuk membuat sekitar 500 ml loloh teleng dia menggunakan tujuh tangkai bunga dan beberapa gram gula batu. ‘’Pertama, air, daun pandan, dan gula batu direbus. Setelah mendidih masukkan bunga kemudian matikan api. Tunggu hingga dingin dan siap disajikan,’’ terangnya. Sri Niti mengatakan, selama ini loloh teleng hasil olahannya sudah dijual da-
lam kemasan botol. Selain di Desa Wisata Penglipuran, loloh berwarna ungu ini juga sudah mulai dipasarkan ke daerah lainnya seperti Ubud, Gianyar. Per hari Sri Niti mampu membuat loloh teleng hingga 50 botol sesuai pesanan. Dibandingkan loloh cemcem, loloh teleng diakuinya memiliki daya simpan lebih lama hingga tujuh hari jika disimpan di dalam kulkas. Sri Niti menambahkan, selain untuk pelepas dahaga, loloh teleng juga baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan yang dimiliki bunga teleng, katanya, bermanfaat untuk membersihkan darah serta menurunkan tekanan darah. Tak hanya itu, rendaman bunga teleng yang masih segar juga bisa dimanfaatkan sebagai obat pencuci mata yang sakit. (kmb40)
GIANYAR
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
9
Revitalisasi Pasar Seni Sukawati Ditunda
Gianyar (Bali Post) -
Bali Post/ist
BPSJ - Jajaran Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar bersama keluarga pasien.
BPJS Ketenagakerjaan Jamin Penuh Biaya Pengobatan
KEPALA Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi bersama Kepala Bidang Pelayanan Dahlia Libriana, Selasa (2/8) kemarin, mengunjungi pasien kecelakaan kerja di RSU Sanglah, Denpasar. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan program jembatan hati BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja yang mengalami musibah. Pekerja yang dikunjungi tersebut yakni I Kadek Darminta dan I Wayan Prata Darmayasa yang mengalami luka bakar di bagian tangan, kaki, dan kepala. Karyawan Bali Safari and Marine Park ini mengalami kecelakaan kerja pada Sabtu (16/7) lalu. Sampai saat ini, keduanya masih mendapatkan perawatan. Selain itu, jajaran BPJS Ketenagakerjaan juga mengunjungi Sang Putu Lanus dan Dewa Gede Alit Suryawan, karyawan dari LPD Desa Pakraman Bedulu juga dirawat karena mengalami kecelakaan saat jam kerja. Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi mengatakan, saat ini tidak ada batasan biaya jaminan jika terjadi kecelakaan kerja. ‘’Unlimited, jika terjadi kecelakaan kerja semua ditanggung sampai pekerja dinyatakan sembuh, cacat atau meninggal dunia. Biaya perawatan, obat, tindakan operasi hingga terapi juga ditanggung pada fasilitas kamar kelas 1 RSU pemerintah dan ada santunan cacat dan tidak mampu bekerja,’’ ujarnya. Pihak keluarga pasien mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan. Mereka pun mengaku akan menginformasikan dan mendaftarkan anggota keluarganya yang lain untuk mendapatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, Dahlia Libriana mengatakan, bukan hanya kecelakaan kerja yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Penyakit akibat kerja seperti terkena paparan radiasi juga mendapatkan perlindungan. Ditambahkannya, sampai saat ini untuk wilayah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar sudah melakukan kerja sama dengan 12 rumah sakit dan satu Balai Pelatihan Kerja. (kmb25/k100)
Revitalisasi Pasar Seni Sukawati yang digadang-gadang akan terealisasi tahun ini dipastikan mengalami penundaan. Kondisi ini terjadi lantaran realisasi proyek dengan dana APBN Rp 60 miliar itu dihadapkan sejumlah kendala, salah satunya sisa waktu pengerjaan fisik yang sudah mepet. Tim Pemkab Gianyar akan berupaya berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan RI agar dana tersebut bisa dianggarkan di APBN 2017. Asisten II Setda Gianyar Ketut Astawa Suyasa yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Wayan Suamba, Selasa (2/8) kemarin menuturkan, sejumlah kendala menjadi penyebab ditundanya revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Seperti kepastian proyek yang baru bisa diketahui awal 2016 sehingga Pemkab Gianyar tidak menyiapkan anggaran
relokasi bagi para pedagang di pasar tersebut. Sampai sekarang persoalan relokasi masih dibahas karena mengandalkan iuran dari para pedagang. Sementara dana dari APBN tidak bisa ditalangkan untuk relokasi. Dikatakan pula bahwa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) proyek senilai Rp 60 miliar baru turun pada 25 April. Dan keesokan harinya langsung dibuatkan
kontrak perencanaan. ‘’Perencanaan sudah kita kebut, tetapi waktunya dari April sampai Juli kemarin baru selesai,’’ katanya. Disebutkan, bila proses perencanaan revitalisasi Pasar Seni Sukawati tersebut membutuhkan kajian teknis yang mendalam, mengingat pasar yang berada di sebelah barat Jalan Raya Sukawati itu akan dibuatkan basement untuk
Bali Post/nik
PASANG BANNER - Petugas Dishubinfokom dan Polsek Tegallalang memasang banner berisi petunjuk arah parkir di objek wisata Ceking.
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601
proyek minimal lima bulan. Bila dihitung waktu yang tersisa tahun ini jelas tidak cukup. Sekarang dari kondisi ini tidak ada yang berani ambil risiko, dengan pekerjaan yang waktunya sangat mepet,’’ ucapnya. Atas kondisi ini, Disperindag Gianyar berncana kembali melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan agar anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk revitalisasi Pasar Seni Sukawati bisa dilimpahkan pada APBN 2017. ‘’Kita akan sampaikan ke pusat apa yang menjadi kendala kita. Namun kita berharap agar bisa dilaksanakan di tahun 2017,’’ tandasnya. (kmb35)
Perombakan Struktur Perangkat Daerah
Eksekutif Diminta Segera Serahkan Ranperda
Sosialisasi di Ceking, Polisi Pasang ’’Banner’’
Gianyar (Bali Post) Petugas gabungan Dishubinfokom dan Polsek Tegallalang tengah gencar melakukan sosialisasi Ranperda Kawasan Tertib Lalu Lintas. Salah satu kawasan yang disasar yakni objek wisata Ceking. Petugas melakukan sosialisasi dengan memasang banner yang mengarahkan pengendara untuk parkir di areal yang ditentukan. Kapolsek Tegallalang AKP I Putu Gede Ardana menjelaskan, pemasangan banner dilakukan untuk menertibkan parkir kendaraan pengunjung. Ada delapan titik pemasangan banner. ‘’Ini dipasang di delapan titik, tujuannya agar pengunjung baik roda dua maupun roda empat bisa parkir secara rapi dan tidak memicu kemacetan,’’ katanya. Tak hanya ke area parkir, pengunjung juga diarahkan ke ruas jalan yang ditetapkan sebagai areal parkir. ‘’Kalau sentral parkir yang ada, belum cukup menampung semua kendaraan pengunjung,’’ ujarnya Selasa (2/8) kemarin. Meski beberapa ruas jalan masih digunakan, pihaknya menyebut, petugas akan berupaya memaksimalkan pengaturan guna mengantisipasi kemacetan. Sementara Kadishubinfokom Gianyar Cokorda Rai Widiarsa mengatakan, Ranperda Kawasan Tertib Lalu Lintas akan dibahas terlebih dahulu di dewan termasuk juga pembahasan amdal lalu lintas yang sudah tertunda sejak 2015. Sembari menunggu pembahasan ranperda, berbagai kebutuhan teknis sudah disiapkan sebagai sarana melakukan penertiban. Seperti persiapan 70 personel Dishubinfokom yang sudah mendapat pelatihan dan akan bersinergi dengan kepolisian, LLAJ, Satpol PP hingga pecalang. Termasuk juga persiapan alat seperti tiga mobil derek dan gembok. ‘’Sudah saya buat protapnya. Agustus sudah clear. Cuma terlambat pada payung hukum,’’ jelasnya. Kini pihaknya pun berharap DPRD Gianyar dapat segera menyetujui Ranperda Kawasan Tertib Lalu Lintas tersebut. Dengan adanya payung hukum tersebut, diharapkan pelanggaran lalu lintas yang selama ini dikeluhkan bisa ditangani dengan cepat. (kmb35)
areal parkir. Di sisi lain, setelah dilakukan uji coba pada siteplan, air tanah di Sukawati cukup tinggi sehingga untuk pembangunan basement membutuhkan perencanaan khusus. Setelah dokumen perencanaan selesai, kemudian dilakukan proses tender proyek. Tender membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Itu pun kalau tidak gagal. Jadi, waktu pelaksanaan efektifnya hanya November dan Desember. Melihat kondisi inilah Disperindag Gianyar bersama tim memastikan proyek tersebut tidak bisa terealisasi tahun ini. ‘’Durasi pelaksanaan
Bali Post/nik
REVITALISASI - Sejumlah wisatawan saat berkunjung ke Pasar Seni Sukawati. Revitalisasi pasar yang direncanakan berlangsung tahun ini batal terealisasi lantaran terbentur sejumlah kendala.
Gianyar (Bali Post) Eksekutif harus segera melakukan pembahasan dengan DPRD Gianyar terkait rancangan perombakan birokrasi sesuai amanat Undang-undang nomor 23 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah nomor 41 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hal ini mengingat penataan struktur organisasi perangkat daerah akan diterapkan mulai 2017. Hal ini disampaikan Ketua Pansus B DPRD Gianyar I Kadek Era Sukadana, Selasa (2/8) kemarin. Sukadana mengingatkan eksekutif terkait sisa batas waktu tahun ini. Untuk itu perlu segera dilakukan pembahasan Ranperda tentang penataan struktur organisasi perangkat daerah. ‘’Waktu sudah mepet, sampai sekarang eksekutif belum menyerahkan Ranperda tentang penataan struktur organisasi perangkat daerah sesuai amanat UU 23 tahun 2014 dan PP 41 tahun 2014,’’ katanya. Ia pun mengaku curiga ada unsur kesengajaan agar waktu pembahasan mepet sehingga dewan hanya berkesempatan menandatangani pengesahan ranperda tersebut. ‘’Tahun depan ini sudah harus diterapkan. Saya curiga ini ada unsur main-main dari pihak eksekutif. Mereka sengaja memperlambat. Jangan-jangan nanti setelah waktunya sangat mepet baru ranperda diserahkan ke kami agar kami hanya kebagian menandatangani,’’ ujarnya. Ketua Fraksi Golkar DPRD Gianyar ini juga membeberkan informasi yang ia dapat bahwasanya kajian yang dilakukan Badan Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setda Gianyar sudah mengeluarkan rekomendasi penambahan lima instansi, dari 29 SKPD menjadi 34 SKPD. ‘’Bila ini benar justru bisa menguras APBD Gianyar. Sebab harus membuatkan kantor baru, pegawai baru dan mengucurkan anggaran tiap tahun. Sedangkan pembagian anggaran untuk SKPD yang saat ini ada saja masih kurang,’’ tutupnya. Sementara itu, Kabag Ortal Setda Gianyar Made Rai Widartha menjelaskan, belum diserahkannya ranperda tersebut ke DPRD Gianyar karena masih dalam tahap perbaikan. Pemkab Gianyar pun berencana menyerahkannya ke dewan setelah melakukan pertemuan dengan Otda terkait penerapan PP No. 41 Tahun 2014. Disebutkan, dari aturan baru ini akan ada sejumlah perubahan struktur pejabat bahkan diperkirakan akan ada sejumlah pejabat yang non-job. ‘’Berdasarkan hasil kajian terakhir ini, ada beberapa SKPD yang mengalami perubahan,’’ ujarnya. (kmb35)
Anggota Paskibraka Ikuti Pemusatan Latihan Gianyar (Bali Post) Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gianyar menjalani pemusatan latihan mulai 1 - 18 Agustus mendatang. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Astina dan Hotel Gianyar. Pemusatan latihan persiapan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2016 tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Gianyar Cokorda Gde Agusnawa, Selasa (2/8) kemarin. Jumlah anggota Paskibraka yang mengikuti pemusatan pelatihan sebanyak 75 orang terdiri dari 35 putra dan 40 putri dari perwakilan masing-masing SMA/SMK se- Kabupaten Gianyar.
Pemilihan anggota Paskibraka dilaksanakan 20-22 April 2016 melalui Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) di masingmasing sekolah dan tingkat kabupaten. Mereka telah mengikuti pelatihan fisik yang digelar 21-31 Juli lalu. Selama pemusatan latihan, anggota Paskibraka akan dibimbing tim pembina yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka, Disdikpora, serta tim kesehatan dan gizi. Untuk proses pengukuhan Paskibraka direncanakan berlangsung 15 Agustus mendatang. Cokorda Gde Agusnawa mengungkapkan, menjadi anggota Paskibraka meru-
pakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi para siswa. Untuk itu, pihaknya berharap anggota Paskibraka Gianyar disiplin mengikuti proses pelatihan. Sebab peran anggota Paskibraka sangatlah penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan. Menurutnya, selama mengikuti proses pelatihan, anggota Paskibraka akan banyak mendapatkan ilmu pengetahuan, wawasan dan keterampilan. Hal itu tidak hanya dapat diaplikasikan pada proses pengibaran bendera, namun bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (kmb25)
Bali Post/ded
PASKIBRAKA - Asisten I Setda Gianyar Cokorda Gde Agusnawa memberikan selamat kepada anggota Paskibraka Gianyar yang kini menjalani pemusatan latihan.
KLUNGKUNG
10
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
DPRD Tunda Bentuk Pansus Pegawai Honorer Semarapura (Bali Post) – DPRD Klungkung menunda rencana membentuk panitia khusus (pansus) pegawai honorer kategori dua (K2) di lingkungan Pemkab Klungkung. Anggota Dewan beralasan banyak pekerjaan mengingat pertengahan tahun ini disibukkan penggarapan APBD Perubahan dan APBD Induk 2017. Anggota Komisi I DPRD Gde Artison Andarawata mengkhawatirkan tidak cukup waktu untuk menuntaskan permasalahan pegawai ‘’bodong’’ tersebut karena saat ini pihaknya sibuk membahas masalah ABPD Perubahan dan APBD Induk 2017. Bahkan, agenda untuk sidak saja harus berbenturan dengan rapat anggaran. “Karena tidak cukup waktu, kami tunda pembentukan Pansus K2,” tuturnya, Selasa (2/8) kemarin. Menurut dia, saat ini para wakil rakyat sedang berkonsentrasi menyelesaikan ranperda hingga akhir tahun. Politisi dari Partai Demokrat ini berjanji menggeber Pansus K2 pada awal 2017. Hasil pansus akan menjadi rekomendasi bagi semua elemen yang berhubungan. Pembentukan pansus itu untuk mencari penyimpangan yang terjadi pada permasalahan SK pegawai honorer K2. Pansus akan memberikan jalan bagi aparat hukum menyimak siapa dalang di balik semuanya. DPRD Klungkung sebelumnya berencana membentuk pansus guna menelusuri keberadaan pegawai ‘’bodong’’ yang masih terkatung-katung. Rapat internal telah dilakukan untuk membahas pembentukan pansus. Sebanyak 15 pegawai honorer kategori K2 surat keputusannya (SK) kelulusannya tidak mau ditandatangani oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) karena Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta tidak bersedia meneken dan mengeluarkan rekomendasi kebenaran pengeluaran SK K2. Bupati tidak memberikan rekomendasi karena mencium ada yang tidak beres. Ke-15 pegawai itu diduga mencuri masa pengabdian. Ada yang kerja honor tahun 2012 dibuatkan SK mulai tahun 2006. Untuk mencuri masa pengabdian bahkan berembus kabar ada yang sampai membayar uang pelicin puluhan juta rupiah. (dwa) Bali Post/dwa
SATU OBJEK – Kertha Gosa merupakan satu-satunya objek wisata yang bisa dijual dalam program City Tour karena objek lainnya belum siap dikunjungi wisatawan.
Tiga Objek Wisata Belum Siap
”City Tour” Hanya Jual Kertha Gosa Semarapura (Bali Post) –
Meski sudah berjalan setelah diluncurkan April lalu, hingga saat ini Pemkab Klungkung hanya mampu menjual objek wisata Kertha Gosa dalam City Tour. Tiga objek wisata lainnya, yakni Monumen Puputan, Puri Agung Klungkung, dan Lapangan Puputan Klungkung, belum siap mendukung program yang dicetuskan Bupati I Nyoman Suwirta itu.
Bali Post/kmb
PELAJARAN – Seorang warga diberikan pelajaran menulis oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Banjar Pegending, Kelurahan Semarapura Kauh.
5.494 Orang Buta Aksara Terbanyak di Nusa Penida
Semarapura (Bali Post) – Masyarakat Kabupaten Klungkung masih banyak yang buta aksara. Menurut data yang diperoleh di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung, angka buta aksara menembus angka 5.494. Paling banyak terdapat di wilayah Kecamatan Nusa Penida, yakni 3.311 orang, disusul Kecamatan Dawan 1.019, Kecamatan Klungkung 878, dan Kecamatan Banjarangkan 786 orang. Kadisdikpora Klungkung Nyoman Mudarta dihubungi Selasa (2/8) kemarin, membenarkan angka buta aksara di wilayahnya masih tinggi. Data diperoleh dari tim yang turun langsung ke lapangan melibatkan kadus, perbekel, camat, dan petugas statistik. Pendataan dilakukan tahun 2014–2015 dengan cara mencantumkan nama dan alamat warga yang buta aksara. Sebagian warga buta aksara tersebut sudah digarap. Pemkab Klungkung dalam hal ini Disdikpora telah melaksanakan program pendidikan dasar keaksaraan fungsional dasar sejak 2015. Program ini didanai dari APBN untuk 1.000 orang yang pembelajarannnya dipusatkan di Nusa Penida dan Desa Paksebali, Dawan. Program tersebut juga didanai dari APBD I untuk 150 orang dan APBD kabupaten 140 orang. Program ini berlanjut tahun 2016. Sebanyak 470 orang yang mengalami buta aksara mengikuti program pendidikan dasar keaksaraan fungsional yang meliputi pelajaran membaca, menulis, dan menghitung (calistung). “Mereka juga menjalani program keaksaraan formal mandiri berupa keterampilan,” ungkap Mudarta didampingi Kabid Pendidikan Nonformal, Informal, Pemuda dan Olahraga Wayan Wastra. Warga yang mengalami buta aksara berusia 15 sampai 59 tahun. Pelatihan berlangsung tiga sampai enam bulan yang diakhiri ujian. Peserta yang lulus ujian mendapat sertifikat berupa Surat Keterangan Melek Aksara (Sukma). Pembelajaran keaksaraan fungsional dasar digelar di Banjar Pegending, Desa Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Senin malam. Kegiatan ini dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang sempat menjadi tutor atau tenaga pendidik. Bupati menyiapkan hadiah bagi peserta yang berprestasi. (kmb)
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Klungkung I Wayan Sujana mengakui pihaknya baru bisa menjual objek wisata Kertha Gosa. Pasalnya, tiga objek lainnya masih membutuhkan tenaga pengaman dan pemandu wisata. “Untuk sementara tiket yang kami kenakan hanya untuk Kertha Gosa karena baru ini yang bisa dijual,” tuturnya saat diminta konfirmasinya, Selasa
(2/8) kemarin. Hasil pantauan wartawan Bali Post, Monumen Puputan Klungkung memang telah ditambah pending ruangan dan tamannya ditata. Hanya, di tempat ini tidak ada pemandu wisata yang menjelaskan secara detail objek-objek di dalam monumen. Selanjutnya Puri Agung Klungkung, rencana untuk mengembalikan situasi puri dengan penambahan
penenun dan aktivitas lainnya yang berkaitan dengan kerajaan Klungkung dulu belum terealisasi. Sementara di Lapangan Puputan khususnya di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, belum ditempatkan alat musik gamelan Bali, padahal rencananya setiap hari dipentaskan kegiatan magambel dengan menggandeng sekolah-sekolah dan sanggar yang ada di Klungkung.
Warga Diminta Jaga Kekeluargaan Semarapura (Bali Post) – Sejumlah desa di Kabupaten Klungkung mulai mempersiapkan upacara ngaben massal. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Nyonya Ayu Suwirta, Wakil Bupati Made Kasta, dan Nyonya Sri Kasta berkunjung ke beberapa desa itu, Selasa (2/8) kemarin, guna memberikan dukungan moril demi suksesnya pelaksanaan ngaben massal tahun ini. Bupati Suwirta bersama rombongan mengunjungi lima lokasi ngaben massal, yaitu Banjar Pekandelan (Desa Nyalian), Dusun Tegal Wangi (Desa Nyalian), Banjar Patus Triwangsa (Desa Takmung), Jelantik Mamoran (Desa Tojan), dan Banjar Anyar (Desa Kusamba). Kelima desa ini akan melaksakan puncak upacara ngaben pada 6 Agustus nanti. Di setiap lokasi upacara, Bupati Suwirta berpesan kepada warga untuk selalu menjaga rasa kekeluargaan dan gotong royong. Ia berharap seluruh prosesi suci ini dapat berjalan dengan baik dan tujuan upacara
bisa dicapai. Banjar Pekandelan yang baru pertama kali melaksanakan ngaben massal, diikuti 44 sawa. Masing-masing sawa dikenakan biaya upacara Rp 5 juta. Ngaben massal akan dilanjutkan upacara ngeroras pada 9 Agustus. Dusun Tegal Wangi yang menyelenggarakan ngaben massal setiap lima tahun sekali, melibatkan 14 sawa. Masingmasing sawa dikenakan biaya Rp 4 juta. Ngaben massal warga Banjar Patus Triwangsa yang rutin dilaksanakan lima tahun sekali, diikuti delapan sawa. Masingmasing sawa dikenai biaya Rp 25 juta. Sementara warga Jelantik Mamoran menyelenggarakan ngaben massal untuk 19 sawa. Diselenggarakan setiap 10 tahun sekali, tahun ini per sawa dimintai Rp 15 juta. Di Banjar Anyar, ngaben massal diikuti 11 sawa. Masing-masing sawa dikenakan biaya Rp 17 juta. Ngaben massal di tempat ini pun diselenggarakan setiap lima tahun sekali. (dwa)
kLUNGKUNG (0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
masan yang mulai digarap tahun ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Klungkung akan mengagendakan pelatihan pembinaan desa wisata pada 13 Agustus mendatang. Panitia mengundang 50 orang yang terdiri atas aparat desa, kelompok sadar wisata, dan sekaa teruna untuk mempelajari cara mendampingi wisatawan. Pada kesempatan yang sama juga dilatih SKPD terkait untuk menunjang Wisata Kota. “Pada 2017 kami harapkan City Tour bisa berjalan sesuai harapan. Semoga anggaran ikut mendukung pengembangan objek wisata,” ungkap Sujana. (dwa)
Ngaben Massal di Lima Desa
Telepon Penting Polres Klungkung
Pelatihan Terkait penggarapan Wisata Kota yang masih setengah hati tersebut, Sujana mengatakan masih mempersiapkan pemandu wisata dan petugas keamanan. Pihaknya akan menempatkan sedikitnya dua pemandu wisata di setiap objek yang minimal bisa berbahasa Inggris dan bahasa asing lainnya. “Sekarang masih mengusulkan, nanti Pak Bupati yang langsung menyeleksi. Semoga anggaran untuk pegawai kontrak ini bisa segera dialokasikan,” jelasnya. Sementara itu, untuk menunjang Desa Wisata Ka-
Bali Post/dwa
KUNJUNGI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta rombongan mengunjungi desa yang melaksanakan ngaben massal.
Bali Post/dwa
BERSAMA – Dandim 1610/Klungkung bersama siswa, kepala sekolah, dan ketua yayasan SMK Kesehatan Panca Atma Jaya.
Siswa SMK Kesehatan Panca Atma Jaya
Harus Kuat Hadapi Tantangan Semarapura (Bali Post) – Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf. Fransiscus Ari Susetio membina siswa SMK Kesehatan Panca Atma Jaya pada upacara bendera 1 Agustus 2016, Senin lalu. Kegiatan yang merupakan program Bali Nusra Merah Putih Kodam IX/ Udayana ini mengajak generasi muda khususnya anak-anak SMK Kesehatan Panca Atma Jaya menjadi penerus bangsa yang andal dan bertanggung jawab serta cinta kepada bangsa dan NKRI. Ketua Yayasan Pendidikan Panca Atma Jaya Dr. I Ketut Mustika menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan Kodim 1610/Klungkung. Pembinaan ini dapat menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. SMK Kesehatan Panca Atma Jaya sendiri telah melakukan kegiatan serupa untuk membentuk karakter siswa sebagai tenaga kesehatan agar dapat melayani dengan sepenuh hati. Pihaknya juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial agar siswa dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini terakhir dilaksanakan siswa di Selat Duda Timur dengan memberikan pelayanan spa baby, pemeriksaan kesehatan balita, pemeriksaan jentik nyamuk, dan bersih-bersih lingkungan pada 27 Juli lalu. “Kegiatan sosial ini sebagai rangkaian HUT ke-7 Yayasan Pendidikan Panca Atma Jaya yang diselenggarakan 28 Juli,” tuturnya. Dandim Ari Susetio mengharapkan pelajar memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. “Mari kita gemakan kesetiaan kepada Pancasila, bendera Merah Putih, lambang negara Indonesia, serta tumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan NKRI,” ujarnya. Ia juga mengimbau generasi muda menjauhi perilaku negatif yang merugikan. Manfaatkanlah kemajuan ilmu pengetahuan dengan positif untuk menghadapi persaingan dalam dunia kerja. Kepala SMK Kesehatan Panca Atmajaya, I Gede Eka Sumaya Putra, menyambut baik kegiatan ini mengingat sesuai dengan program sekolah. Pendidikan bela negara termasuk dalam pembangunan karakter siswa sehingga penting dan sejalan dengan program wawasan kebangsaan. (dwa/k100)
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
BULELENG
11
Buleleng Dijatah 5.250 Sertifikat Prona
SOSOK Maksimalkan Kebutuhan Dasar Air Bersih BUPATI Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Selain pembenahan akses jalan, ia merancang percepatan penuntasan kebutuhan air bersih di pedesaan. Belakangan, air bersih sebagai kebutuhan dasar belum mendapat perhatian optimal. Sisa waktu menjabat bersama Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., beberapa bulan ke depan akan dimaksimalkan pemberian air bersih. Suradnyana menjelaskan, air merupakan kebutuhan dasar masyarakat di desa-desa. Kondisi kekeringan kerap melanda sejumlah daerah di Buleleng. Akibatnya, masyarakat mendapatkan air bersih penuh kendala, karena warga mesti mencari dengan jarak cukup jauh. “Kami berupaya mempercepat pengerjaan infrastruktur untuk membangun jalan. Tahun depan, kami juga tengah mempersiapkan sarana air bersih di desa-desa yang mengalami kekurangan air bersih. Ini kebutuhan mendasar sehingga harus segera diselesaikan,” katanya Selasa (2/8) kemarin. Selama ini, dia mengakui peredaran air bersih belum merata di wilayah pedesaan, khususnya di Kecamatan Gerokgak dan Tejakula. Tidak sedikit warga yang memanfaatkan sumber mata air. Sedangkan kondisi debit air yang tidak besar membuat warga mesti bersabar. Sebaliknya kebutuhan atau produksi air dari tahun ke tahun terus meningkat. Sedangkan kebocoran air pada tahun 2014 ditekan dari 19,94 persen menjadi 19,73 persen. “Ke depan ditekankan anggaran pengelolaan untuk destinasi dan air bersih,” ucapnya. (dgk)
Berbatasan dengan Tanah Negara, Tanah Warga Sulit Diukur Singaraja (Bali Post) – Program Nasional Agraria (Prona) di Kabupaten Buleleng hingga tahun 2016 ini mengalami hambatan. Kendala itu banyak ditemukan ketika Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng melakukan pengukuran lahan milik warga yang berbatasan dengan tanah negara. Kendala ini ditemukan di wilayah yang berbatasan dengan hutan negara di Desa Tejakula Kecamatan Tejakula, Desa Galungan, Bebetin, Lemukih Kecamatan Sawan, Desa Sepang, dan Desa Sepang Kelod Kecamatan Busungbiu. Kepala BPN Buleleng Made Sudarma, Selasa (2/8) kemarin, mengatakan lahan yang berbatasan dengan hutan negara itu kondisi topografinya berada pada kemiringan 20 derajat. Kondisi ini mengakibatkan petugas kesulitan menentukan batas terhadap lahan yang berbatasan dengan areal hutan negara. Bahkan, kondisi ini jika tidak ditangani dengan hati-hati bisa saja akan menimbulkan persoalan yang berujung pada in-
dikasi penyerobotan. Sejak menemukan kendala ini, BPN dibantu dengan petugas yang diberikan kewenangan mengawasi hutan, sehingga proses penentuan batas-batas lahan itu bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. “Kalau tidak hatihati, kami khawatir akan memicu persoalan. Namun selama ini, kami terbantu sekali dengan peran petugas yang mengawasi kawasan hutan, sehingga pada saat kita menentukan batas-batas
lahan bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya. Meski mengalami hambatan, Sudarma mengaku optimis petugas bisa melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik. Dengan begitu, jatah prona dari pemerintah pusat dapat direalisasikan sebelum akhir tahun. Jatah prona tahun 2016 sebanyak 5.250 bidang sertifikat. Jatah ini meningkat dibanding dengan tahun 2015 lalu sebanyak 4.500 bidang sertifikat. Jatah
prona sebanyak itu tersebar di 23 desa yang tercatat sebagai peserta prona tahun ini. Hingga saat ini, BPN Buleleng telah merampungkan lebih dari setengah jatah tersebut. Sertifikat hak milik peserta prona itu telah diserahkan di sepuluh desa. Untuk mempercepat menyelesaikan sisa jatah Prona, Sudarma berharap pihak kehutanan lebih aktif dalam membantu BPN dalam menentukan batas-batas wilayah yang berbatasan dengan hutan negara. “Kita bekerja siang malam karena sudah menginstruksikan sisa jatah ini harus cepat dituntaskan,” jelasnya. Di tempat terpisah, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meminta agar warga yang telah memiliki sertifikat dengan biaya
murah ini tidak langsung menjual tanah hak miliknya. Hal ini penting untuk mencegah alih fungsi lahan yang kini semakin meluas. Apalagi, di Buleleng kini mulai bermunculan pemilik modal dari luar yang mengincar lahan pertanian atau perkebunan milik warga pribumi. Situasi ini tidak bisa dihindari karena dari hitung-hitungan harga tanah termasuk biaya untuk membangun di Buleleng masih lebih murah dibandingkan dengan di Bali Selatan. “Kami tidak ingin terjadi pemindahan hak atas tanah yang sudah disertifikatkan setelah mengikuti Prona. Pemilik modal yang mengincar lahan milik petani, kita harus jaga bersama,” tegas pejabat asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini. (kmb38)
Dandim Motivasi Ratusan Pelajar untuk Majukan Bangsa
Singaraja (Bali Post) Komandan Kodim 1609/ Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo memotivasi dan mengajak ratusan siswa untuk memajukan bangsa ini menjadi disiplin dan bermartabat. Anak muda adalah merupakan generasi penerus bangsa, sehingga perlu dimatangkan dengan pola pemikiran yang disiplin. Untuk memberi semangat kepada ratusan pelajar, dengan pengikat pita merah putih di kepala, Letkol Budi Prasetyo, mengajak pelajar berdisiplin, apalagi dewasa ini banyak remaja fokus pada teknologi internetnya. ‘’Namun, perlu diantisipasi supaya tidak keblablasan. Siswa juga diimbau tidak melupakan kewajiban sebagai pelajar. Kami berikan pemaparan ini di hadapan 400 siswa-siswi,’’ ujar Letkol Prasetyo saat memberi pemaparan di SMKN 2 Singaraja, Selasa (2/8) kemarin. Dandim menambahkan, dia memandang saat ini mulai muncul sikap dan jiwa remaja mengaraht ke tidak disiplin. ‘’Mereka kembali kami ingatkan untuk melatih kedisiplinan memajukan bangsa,” sambung Dandim Budi Prasetyo.
Ia menjelaskan, Negara Indonesia memerlukan generasi muda pantang menyerah dan memiliki disiplin tinggi. Sehingga diperlukan motivasi budaya disiplin untuk ditanamkan sejak dini. Pelajar mempunyai andil memberi masukan terhadap lingkungan di sekitarnya. “Disiplin itu muncul dari dalam diri sendiri. Perlu komitmen SDM sekaligus menjaga pengelolaan sumber daya alam. Pelajar bisa melatih diri untuk terbiasa menghadapi tekanan dan berbuat baik untuk sesama,” jelasnya. Seperti perkembangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pelajar diharapkan dapat meningkatkan kreativitas diri. Sebab, tantangan ke depan jauh lebih berat. Persaingan tenaga kerja luar negeri dinilai tidak mudah, sehingga generasi muda harus pandai meningkatkan pengetahuan diri. “Jaga kerukunan dan toleransi bersama antarmasyarakat. Generasi muda harus dapat berperan memajukan bangsa lewat pengetahuan, dengan begitu kita dapat bersaing bersama negara lain,” tandasnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
MOTIVASI - Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo memberi motivasi ratusan pelajar di SMKN 2 Singaraja.
Suara Buleleng Isu Bandara
Berharap ada kejelasan dari pihak terkait soal isu akan dimulainya pembangunan bandara di Buleleng. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari polemik di masyarakat tentang isu bandara tersebut. Gung Surya, Lovina
Dipilih Langsung
Mohon dewan Buleleng mengkaji kembali aturan dalam Undang-undang Desa soal jabatan kepala dusun yang diangkat langsung oleh kepala desa terpilih. Akan lebih baik jika jabatan kepala dusun itu dipilih langsung oleh masyarakat seperti halnya pemilihan kepala desa, kepala daerah dan seterusnya. Ma’afi, Pegayaman
Bali Post/kmb34
DILANTIK - Tiga pejabat baru dilantik Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. di wantilan Pemkab Buleleng, Selasa (2/8) kemarin.
Tiga Pejabat Dilantik, Bupati Minta Kinerja Ditingkatkan Singaraja (Bali Post) Setelah melalui proses pelelangan jabatan, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T., Selasa (2/8) kemarin, melantik tiga pejabat di Kabupaten Buleleng. Pejabat baru yang dilantik adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Ketut Suparta Wijaya, S.T., Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Kadiskoperindag) Drs. Ketut Suparto, M.MA. dan Kepala BPBD Buleleng I Made Subur, S.H. Atas dilantiknya pejabat SKPD di lingkungan Pemda Buleleng itu, bupati meminta supaya ketiga pejabat untuk segera menyesuaikan jabatannya. Selain itu, bupati juga meminta agar mereka yang dilantik tancap gas untuk meningkatkan kinerjanya di bidangnya masing-masing. Dikatakan Bupati Suradnyana, pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Buleleng nomor 821.2/2083/ BKD tertanggal 2 Agustus 2016 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah Kabupaten Buleleng. Bupati PAS mengatakan, setelah mendapat BKN award ia memerintahkan Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menemui Mendagri. Kemudian disampaikan mekanisme dan penyeleksian pejabat. Apabila terlambat dilantik dikhawatirkan terjadi kevakuman cukup panjang hingga terpilihnya kembali Bupati Buleleng yang baru. “Sesuai aturan yang berlaku sebenarnya saya tidak boleh mengangkat pejabat enam bulan sebelum masa pendaftaran. Tapi ada klausulnya, boleh kalau dengan persetujuan Mendagri. Argumen yang disampaikan ke Mendagri karena proses berjalan cukup panjang dari bulan Maret,” ujar bupati di wantilan Pemkab Buleleng. Dikatakan, beberapa tahun ke depan cukup banyak pejabat di Buleleng akan pensiun. Bupati Agus Suradnyana kini memacu pejabat eselon III untuk meningkatkan kualitas diri meraih karier lebih tinggi. “Pelantikan kepala dinas ini benar-benar berdasarkan pedoman dan sesuai regulasi.
Saya sama sekali tidak ada mencampuri. Ini kesempatan baik untuk eselon III lainnya untuk memacu karier sesuai kemampuan,’’ ucapnya. Jabatan Lowong Sementara itu, pascadilantiknya tiga pejabat, saat ini diinformasikan tiga jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat yang baru dibiarkan lowong. Tiga jabatan itu masing-masing Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD). Menunggu pengisian pejabat definitif, Bupati Putu Agus Suradnyana dalam waktu dekat segara menunjuk pelaksana tugas (plt. -red). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Buleleng Ni Made Rousmini mengatakan, pascapelantikan ketiga pejabat hasil lelang jabatan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Buleleng dalam waktu dekat akan melakukan rapat untuk mendata pejabat yang layak utuk menjadi plt. di tiga instansi tersebut. (kmb38/kmb34)
Trotoar Jalan Nasional dan Provinsi Belum Tersentuh Pemeliharaan
Singaraja (Bali Post) – Trotar di jalan nasional dan jalan provinsi di Kabupaten Buleleng bertahuntahun belum tersentuh pemeliharaan optimal. Padahal, trotoar itu kondisinya sebagian besar mengalami kerusakan parah. Situasi ini ditambah parah karena usia trotoar sudah tua sejak dibangun tahun 1990 lalu. Mengatasi kondisi ini, Pemkab Buleleng kini berjuang untuk mengajukan proposal kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi agar trotoar tersebut bisa segera diperbaiki. Data yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, trotoar yang tercatat milik pemerintah pusat tercatat sepanjang 25.755,04 meter. Trotoar ini tersebar di beberapa lokasi seperti ruas Jalan Jelatik Gingsir, Mayor Metra, Veteran, Ngurah Rai, Pramuka, Diponegoro, dan Jalan Airlangga. Sementara panjang trotoar yang berstatus sebagai aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tercatat sepanjang 6.246,4 meter. Lokasinya seperti Jalan WR Supratman, Gempol, Samratulangi, dan beberapa ruas jalan lainnya. Trototar jalan milik pusat dan pemprov ini sebagian besar dalam kondisi rusak.
Sejatinya, kerusakan ini sudah tergolong parah dan memerlukan penanganan serius. Lantaran bertahuntahun tidak tersentuh pemeliharaan, pemkab kerap kali melakukan upaya pemeliharaan meski regulasi perbaikannya tidak menjadi tanggung jawab pemkab. Setidaknya, dengan langkah ini, trotoar milik pusat dan pemprov itu tidak mengganggu pejalan kaki. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) belum lama ini mengakui kalau trotoar di jalan nasional dan provinsi memerlukan penanganan serius. Bupati mengatakan, kondisi yang sekarang jika dibiarkan dikhawatirkan tingkat kerusakannya akan bertampah parah. Kondisi ini berimbas pada anggapan publik kalau pemkab sendiri tidak peduli atas kerusakan trotoar jalan di daerahnya. Untuk itu, Bupati saat ini sedang melakukan lobi-lobi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-Pera) RI. Lobi ini dilakukan agar pusat memberikan bantuan untuk menangani kerusakan trotoar di Buleleng. Hal yang sama dilakukan kepada pemprov, sehingga trotoar yang
terkesan tidak diperhatikan itu bisa ditangani sesegara mungkin. “Sebagian besar trotoar jalan milik pusat dan provinsi di daerah kita rusak berat dan ini memerlukan penanganan serius. Kita ajukan proposal dan besar harapan kami pusat dan pemprov memerhatikan fasilitas yang dimilikinya itu,” katanya. Hal senada diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buleleng Nyoman Suparta Wijaya. Dia mengatakan, kerusakan trotoar milik pusat dan pemprov sebagian besar dipicu karena usia yang sudah tua. Buktinya, trotoar jalan ini dibangun tahun 1990 silam dan sampai tahun ini belum pernah ada upaya pemeliharaan. Bahkan, dia menilai kalau pemerintah pusat dan pemprov terkesan membiarkan kerusakan yang terjadi. Menariknya, pandangan masyarakat atas kerusakan trotoar ini menjadi tanggung jawab pemkab. Tidak ingin merugikan publik sendiri, pemkab dengan dukungan dana APBD secukupnya beberapa kerusakan itu terpaksa ditangani. (kmb38)
JEMBRANA
12
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Dua Bulan Direnovasi
Lobi Kantor Dishubkominfo Sering Tergenang Air
Negara (Bali Post) – Pelayanan di Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) sedikit terganggu karena adanya renovasi. Hampir dua bulan diperbaiki, namun hingga kini belum juga rampung. Kondisi ini pun berdampak ketika hujan turun. Lobi kantor sering tergenang air. Hal ini diakui Kepala Dishubkominfo Gusti Bagus Putra Riyadi saat dihubungi, Selasa (2/8) kemarin. Ia memaklumi kondisi kantornya seperti itu lantaran sedang direnovasi. “Ketika hujan turun, lobi kantor digenangi air dari lantai dua,” ujarnya sembari mengatakan plafon di sejumlah ruangan masih jebol. Ia menjelaskan, untuk proses renovasi gedung itu, beberapa ruangan sudah dipindahkan. Misalnya, Bidang Sanpras dipindah ke Kantor KIR di Kaliakah. Yang saat ini masih bertahan yakni kantor Bidang LLA, Kominfo, Sekretariat Dinas, termasuk kantor yang ditempatinya. “Dulu maunya pindah ke gedung kantor pramuka
(sebelah Pengadilan Negeri). Tapi karena di sana dipakai, tetap kami bertahan di sini. Yang Sanpras dan press room sudah kita pindahkan,” jelasnya. Terkait rusaknya plafon dan kebocoran itu, kata dia, belum ada kepastian. Sementara, renovasi gedung dilakukan karena sejumlah plafon jebol, baik di dalam ruangan maupun di lorong jalan. Jebolnya plafon itu akibat rembesan air. Untuk itu, gedung ini pun direhab berat. Sebelumnya, menggunakan rangka kayu, kini diganti dengan baja. Pantauan Bali Post kemarin, atap gedung sampai saat ini masih dalam pengerjaan. Pemasangan genteng belum ada separuh, sehingga ketika hujan air tetap masuk dan mengalir ke lantai yang ada di bawahnya. Sejumlah ruangan pelayanan informasi juga terpaksa ditutup karena kondisi tersebut. Bahkan, beberapa ruangan kantor terpaksa mengungsi karena kondisi atap kantor yang sudah hancur. Namun, beberapa ruangan tetap digunakan, termasuk ruangan server masih aman. (kmb26)
GALIAN - Aktivitas galian C di Yehembang Kauh. Terlihat satu alat berat sedang melakukan galian di lokasi.
Diprotes, Galian C di Yehembang Kauh Ditutup Sementara
Negara (Bali Post) Lokasi galian C di Banjar Munduk Anggrek dan Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh, dikeluhkan warga setempat. Sebab, jalan desa menjadi rusak berat akibat truk galian C lalu-lalang dan kelebihan tonase. Protes warga pun membuahkan hasil dan lokasi galian C itu ditutup sementara. Bali Post/olo
JEBOL – Kondisi di lorong kantor Dishubkominfo Jembrana. Terlihat plafonnya jebol di sejumlah titik.
Terkait Kasus Rabies
Belasan Desa Ditetapkan sebagai Zona Merah
Negara (Bali Post) Kasus gigitan anjing positif rabies di Kabupaten Jembrana, kini menjadi perhatian pemerintah. Selama periode Januari-Juni 2016, tercatat ada 18 gigitan anjing positif rabies. Merebaknya kasus rabies itu membuat belasan desa/kelurahan ditetapkan sebagai zona merah rabies. Untuk mengantisipasi supaya tidak meluas, pihak Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Jembrana mengaku telah menyiapkan kembali 4.000 dosis vaksin antirabies. Sejauh ini, pihaknya sudah memberikan vaksin terhadap anjing sebanyak 30.835 ekor. Sementara, saat ini di Kabupaten Jembrana populasi anjing mencapai 34 ribu ekor. Kepala Distanbunak Jembrana I Ketut Wiratma mengatakan beberapa waktu lalu,
pihaknya juga telah memberikan vaksin massal terhadap anjing, baik yang liar maupun anjing peliharaan. Banyaknya kasus gigitan anjing ini, tentunya menjadi perhatian pihak Distanbunak. Apalagi pada pertengahan Juli lalu, seorang warga di Desa Tuwed, Kecamatan Melaya meninggal karena rabies. Dari penyisiran dilakukan, kasus gigitan anjing juga terjadi di Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo. Selain melakukan vaksinasi massal, pihaknya juga mengantisipasinya dengan mengeliminasi anjing liar. Dari seluruh sampel otak, ada 18 anjing yang positif rabies. Sedangkan, 4.000 dosis vaksin itu akan diintensifkan di desa/ kelurahan yang masuk zona merah. Dari lima kecamatan, hanya di Pekutatan yang belum ditetapkan sebagai zona merah. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Keputusan penutupan lokasi itu setelah Muspika Kecamatan Mendoyo, pihak desa bersama instansi terkait seperti Satpol PP Jembrana, turun ke lokasi, Selasa (2/8) kemarin. Mereka sengaja turun ke lapangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah dimediasi, maka dilakukan penutupan sementara. Protes warga ini dipicu adanya truk-truk yang melintas di jalan desa itu melebihi tonase. Warga pun menuding hal ini yang menyebabkan rusaknya jalan. Rusaknya jalan juga menimbulkan debu ketika truk melintas. Kondisi
ini pun dinilai sangat mengganggu pengguna jalan dan warga setempat. Perbekel Yehembang Kauh Ketut Mustika mengatakan kendaraan yang melintas di jalan kabupaten ini (jalur galian C) maksimalnya delapan ton. Namun, truk pengangkut material tersebut melebihi tonase. “Nah, hal inilah yang memantik warga. Sebab, jalannya menjadi rusak berat,” katanya. Dengan rusaknya jalan itu, pihaknya mengakui sempat berkoordinasi dengan pengelola galian C. Mereka sejatinya sudah membuat pernyataan di desa
dan sanggup memperbaiki kerusakan jalan. Hal ini pun sudah disampaikan ke warga. Akan tetapi, warga tetap melakukan aksi protes lantaran khawatir janji itu tidak dipenuhi. Selain Perbekel, Kapolsek Mendoyo, Kompol I Gusti Agung Sukasana, Danramil 1617-02/Mendoyo Lettu Inf. Zaenul Eksan, Camat Mendoyo, Kepala Kantor Satpol PP, Dinas Perhubungan, juga turun ke lapangan. Aktivitas galian C tersebut dihentikan sementara sembari menunggu pembicaraan lebih lanjut antara warga dengan pemilik galian. (kmb26)
Senderan Sungai Ijogading Ambrol
Warga Penyanding Desak Rekanan Segera Perbaiki Negara (Bali Post) Senderan pengaman Sungai Ijogading di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, ambrol. Namun, hingga saat ini belum ada penanganan perbaikan dari pihak terkait. Padahal, proyek dengan nilai miliaran rupiah tersebut baru diserahkan Desember 2015, namun kini sudah hancur. Kondisi itu membuat warga penyanding mendesak agar senderan ambrol itu segera diperbaiki. Tentunya, yang berhak memperbaiki kerusakan itu yakni pihak rekanan. Beberapa warga, Senin (1/8) siang lalu mengaku kecewa dengan pengerjaan proyek tersebut. Sebagai penyanding, ia mengaku kesal proyek mahal tersebut tidak kunjung diperbaiki. Pihaknya sudah beberapa kali
meminta aparat kelurahan untuk segera bersurat secara resmi kepada rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Harsono, seorang warga mengatakan proyek tersebut mengambil sebagian tanah di belakang rumahnya. Setelah rusak, kini terkesan dibiarkan. Senderan dan jogging track tersebut diminta segera diperbaiki. Anggota DPRD Jembrana dari Fraksi Demokrat Sejahtera, Ketut Catur sebelumnya turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi proyek tersebut. Ia juga mengaku kecewa dengan pengerjaan proyek tersebut. Dikatakan, proyek dengan nilai miliaran rupiah seharusnya tidak dikerjakan sembarangan. Rekanan yang mengerjakan proyek yakni PT Bali Tangi
Bali Post/kmb
AMBROL - Senderan pengaman Sungai Ijogading yang ambrol. Namun, hingga kini belum diperbaiki.
bertanggung jawab. Kadis PU Pemkab Jembrana I Gusti Putu Mertadana ketika dikonfirmasi, Selasa (2/8) kemarin mengatakan proyek tersebut ditangani Satker Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Namun, ia berjanji segera melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi agar proyek ini segera diperbaiki. (kmb)
Bali Post/olo
Puncak HUT Ke-44 SMKN 1 Negara
Ditandai Pelepasan Balon dan Burung Merpati
Negara (Bali Post) – SMK Negeri 1 Negara, Selasa (2/8) kemarin memperingati puncak HUT ke-44 dengan meriah. Puncak peringatan yang dihadiri Kepala Bidang Dikmen Dinas Dikporaparbud Dewa Putu Wardana, Korwas, mantan Kepala SMKN 1 Negara, Komite, Kepala SMP, SMA, SMK se-Jembrana dan jajaran Kelurahan Baler Bale Agung ditandai dengan pelepasan balon dan burung merpati serta pemotongan tumpeng. HUT SMKN 1 Negara ini merupakan puncak rangkaian peringatan yang dimulai sejak Juli lalu. Berbagai kegiatan digelar sekolah, di antaranya Atletik Cup tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MAN se-Kabupaten Jembrana, Contest Mata Pelajaran (Mapel) tingkat SMP/ MTs, jalan santai berhadiah hingga kegiatan sosial mengunjungi panti asuhan dan SLB di Baler Bale Agung. Kepala SMKN 1 Negara I Putu Wardana dalam sambutannya mengatakan dengan tema “Melalui HUT ke-44 SMK Negeri 1 Negara Kita Tingkatkan Prestasi Menuju Sekolah Rujukan Nasional”, menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan prestasi. Wardana mengharapkan kepada seluruh
warga SMKN 1 Negara menyingsingkan lengan baju, berlomba-lomba meraih prestasi. Baik akademik atau non-akademik sehingga menjadi sekolah rujukan nasional. “Tahun ini, banyak prestasi yang telah diraih sekolah, baik guru maupun siswa. Mereka menunjukkan prestasinya hingga kancah Nasional,” ujarnya. Salah satu siswa menjadi duta pertukaran siswa nusantara dan duta Provinsi Bali kegiatan lawatan sejarah nasional, duta paskibraka tingkat provinsi serta prestasi lainnya. SMKN 1 Negara juga meraih juara III dalam lomba koperasi tingkat provinsi, clean and green school terbaik selama empat tahun berturut-turut dan prestasi menonjol lainnya. Di bidang seni, meraih juara I lomba gitar klasik FLS2N SMK tingkat provinsi dan menjadi duta Bali tingkat nasional. Sekolah kejuruan favorit di Negara ini juga menjadi pelopor sekolah di Jembrana yang menerapkan UN berbasis online dan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) online. Dalam puncak HUT sekolah kemarin juga diisi pentas kesenian hingga modern dance yang pesertanya para siswa SMKN 1 Negara. (kmb26/k100)
Bali Post/olo
MELEPAS BALON – Kepala SMKN 1 Negara bersama Kabid Dikmen, Komite dan KONI Jembrana melepas balon dan burung merpati dalam puncak HUT ke-44 SMKN 1 Negara, Selasa (2/8) kemarin.
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
KARANGASEM
13 LOKASI
Jadi Bandar Narkoba
Pria Buta Huruf Disidangkan Amlapura (Bali Post) – Peredaran narkoba benar-benar sudah merambah ke pelosok desa bahkan sampai ke desa terpencil di Banjar Bukit Lambuh, Tianyar, Kubu, Karangasem. Seorang bandar, I Nengah Mangku Kedus alias Mangku alias Banjar (41), diadili di Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (2/8) kemarin. Kedus yang tak pernah sekolah dan buta huruf itu menyatakan tak menyampaikan bantahan atas surat dakwaan JPU Kadek Edy Setiawan, S.H. Kedus mengakui perbuatannya. Dia dibekuk tim Buser Satreskoba Polres Karangasem dipimpin Kabit Buser Komang Sukarma alias Moris dengan anggota saksi di antaranya Made Sutama. Saat dibekuk Jumat (17/4) lalu, Kedus tengah sibuk membagi paket SS gelondongan yang baru saja dibelinya dari Kadek Mulyana alias Dek Mul, terdakwa lain dalam berkas yang sudah lebih dahulu disidangkan. Kedus janjian bertemu di sebuah pos ojek di Jalan Gunung Agung, Denpasar, di sebelah SMPN 4 Denpasar atau di depan bekas Pasar Loak. Polisi mendapatkan informasi peredaran dan penyalahgunaan SS marak di Kubu. Polisi melakukan penyelidikan, bahkan menyelidiki kiprah Kedus sampai sekitar tiga minggu. Satu kali didekati rumahnya, Kedus tak ada di rumahnya dan ada informasi dia masih di Denpasar. Diduga ke Denpasar dalam rangka membeli SS karena para pelanggannya sudah antre dan menunggu di Kubu. Dua hari sebelum dibekuk, ada informasi Kedus bakal pulang dan polisi meyakini terdakwa membawa “barang” atau narkoba. Begitu digerebek, kata saksi Moris, Kedus lari dan melompat ke jurang. Namun di lantai rumahnya di dekat Pedahan, masih ada paket SS tertinggal. Istri terdakwa, Ni Nyoman Supri alias Ni Kedus saat itu diamankan. Setelah dua hari sempat melarikan diri, Kedus akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Kubu. Dia dijemput dan diinterogasi. Karena mengaku membeli paket SS dari Mulyana di Denpasar, Kedus diantar ke Denpasar guna menemui Mulyana. Di sejumlah lokasi seperti di warung istrinya dan di kandang sapi, ditemukan paket SS milik Kedus. Total berat bersih SS 2,74 gram. Sebelumnya, dia membeli SS seharga Rp 6 juta kepada terdakwa Dek Mul di Denpasar. Paket itu dipecah menjadi lima paket kecil. (013)
Tradisi ’’Ngundangin’’
Truna Adat Bersorak Kawal Kidung Suci Klian Daha SERANGKAIAN aci Usaba Sumbu di Desa Adat Timbrah, cukup banyak tradisi unik yang ditemukan di desa tua ini. Salah satu yang belum banyak diketahui adalah tradisi unik Ngundangin. Tujuannya, sesuai namanya, untuk mengundang Ida Batara hadir ke tengah-tengah masyarakat sebelum aci Usaba Sumbu Kelod digelar. Uniknya, truna adat harus terus bersorak lebih dari 20 menit untuk mengawal kidung suci (pihit) Klian Daha, agar tidak terdengar warga lain. Ritual ini dilaksanakan saat Usaba Sumbu Kelod, Selasa (2/8) malam, menjelang pukul 12 malam. Ritual Ngundangin dimulai dari Pura Peninjauan atau biasa juga disebut Pura Segara yang terletak sekitar 200 meter di sebelah tenggara Pura Bale Agung. Pura ini dianggap suci dan memiliki fungsi sesuai dengan pelaksanaan upacara Ngundangin. Karena letaknya lurus dengan laut atau segara yang nantinya akan mempermudah untuk mengadakan hubungan antara masyarakat dengan Ida Sang Hyang Widhi dan segala ista dewata-nya di segara. Tokoh masyarakat setempat, Nengah Supartha, dalam sebuah penelitian oleh warga setempat berkaitan dengan ritual ini mengatakan, pura ini pada akhirnya difungsikan sebagai tempat pemujaan Ida Batara Baruna. Sehingga, di dalam prosesi Ngundangin, Ida Batara Sri Rambut Sedana yang katur piodalan saat Usaba Sumbu Kelod melaksanakan ritual Ngundangin ke Pura Peninjauan. Di pura ini Ida Batara Sri Rambut Sedana mengundang seluruh Ida Batara yang berstana di laut, sekaligus ngelungsur tirta amerta yang diberi nama tirta kamandalu yang diambil dari tengah samudra. ”Tirta inilah selanjutnya akan dituntun menuju ke lokasi upacara Usaba Sumbu Kelod, di depan Pura Bale Agung dan palinggih Ida Batara Sri Rambut Sedana atau di panggungan,” kata Supartha dalam penelitian itu. Prosesi Ngundangin diawali dari perjalanan Klian Daha (empat pemimpin penari rejang) diikuti para penari rejang. Dari sisi kiri dan kanan, rejang didampingi oleh prawayah (warga yang sudah madwijati dan mendapat pamelisan dari desa) dan diikuti oleh barisan truna adat, prajuru dan sekaa gong. Dalam perjalanannya menuju Pura Segara, prawayah mengalunkan gentanya, diikuti suara gong baleganjur. Sampai di Pura Segara, ritual upacara pertama kali dilakukan prawayah untuk memohon tirta amerta kepada Ida Batara Sri Rambut Sedana yang sebelumnya telah ngalungsur di tengah samudra. Tirta itu disimbolkan dengan air suci yang ditampung di dalam sangku. Ritual di Pura Peninjauan diakhiri dengan sembahyang bersama. Setelah itu, rombongan tadi kembali menuju Pura Bale Agung. Sekaa gong dan prawayah kembali melaksanakan tugasnya semula. Sementara Klian Daha dan penari rejang mengucapkan kidung suci yang diikuti sorakan dari truna adat agar kidung itu tidak didengar oleh orang lain karena dinilai sangat sakral. Apabila kidung itu sampai terdengar orang lain, maka Klian Daha atau rejang akan seketika kerauhan. Saat kerauhan, biasanya Klian Daha berteriak lebih keras dari Truna Adat sambil menangis histeris. Sehingga, Truna Adat memegang peran penting di dalam ritual ini untuk mencegah hal itu terjadi. Sampai di Pura Bale Agung, prawayah ngelinggihang sangku (tempat air suci) di Panggungan linggih Ida Batara Sri Rambut Sedana dan Ida Batara lainnya. Sementara ritual masih berlangsung, Klian Daha dan rejang melewati Panggungan dan segera berbaris di sebelah utara Panggungan menghadap ke timur untuk melanjutkan kidung suci yang tidak boleh sama sekali didengar oleh siapa pun. Truna adat terus bersorak keras sepanjang Klian Daha dan rejang mengucap kidung suci sebagai upaya mengundang Ida Batara Baruna hadir dalam aci Usaba Sumbu Kelod. Kidung suci diucapkan hampir 20 menit. Tidak ada yang boleh merekam maupun mengambil foto. Selama itu pula Truna Adat terus bersorak keras. Ini menjadi pemandangan unik tersendiri dalam sebuah ritual. Selesai Klian Daha makidung, artinya Ida Batara telah hadir di tengah-tengah upacara Usaba Sumbu Kelod. Seluruh masyarakat setempat akhirnya melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Bale Agung. (gik)
PEMENTASAN Taman Soekasada Oejoeng akan menjadi lokasi pementasan Genjek Kolosal yang menghadirkan 15.361 penari genjek. Bali Post/kmb31
Amankan Genjek Kolosal
Polres Kerahkan 599 Personel
Amlapura (Bali Post) -
Agenda genjek kolosal akan mendatangkan belasan ribu penari genjek, wisatawan, dan masyarakat umum. Dalam pelaksanaannya nanti, faktor keamanan menjadi cukup vital dan sangat menentukan kelancaran acara. Polres Karangasem sudah berkoordinasi dengan panitia dan berencana mengerahkan 599 personel untuk mengamankan agenda bersejarah ini, melibatkan TNI dan pacalang. Kabag Ops. Polres Karangasem Kompol Wayan Sudita mengatakan, dari total 599 personel, 329 personel di antaranya dari jajaran polisi, 100 orang dari jajaran TNI Kodim 1623/Karangasem, 100 petugas Pol. PP Pemkab Karangasem, 40 orang petugas Dinas Perhubungan dan Pemadam Kebakaran dan sisanya dari kalangan pacalang. Pacalang yang dilibatkan dari tiga desa di sekitar Taman Soekasada Oejoeng, antara lain Desa Adat Seraya, Tumbu, dan Ujung. ”Seluruhnya akan bersinergi di lapangan mengamankan agenda genjek kolosal ini agar berjalan lancar. Terutama yang menjadi fokus adalah arus lalin dan tempat parkir,” kata Sudita Senin (1/8) lalu. Pihak kepolisian sudah
memetakan Taman Soekasada Oejoeng dan sekitarnya untuk kepentingan proses pengamanan tersebut. Sebab, selain masalah lalin dan parkir, genjek kolosal ini juga akan mengundang sejumlah pejabat provinsi dan pusat. Belum lagi wisatawan asing yang hadir, hal ini juga perlu mendapat pengamanan serius di lokasi untuk memberi rasa aman di tempat acara. Sementara daftar undangan yang sudah masuk, terkonfirmasi sudah mencapai 280 orang. Jumlah ini masih ada kemungkinan akan bertambah. Sebagian undangan VIP akan ditempatkan di Bale Kambang. Sedangkan, sisanya ditempatkan di halaman Taman Soekasada Oejoeng. Pihak kepolisian bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU)
Karangasem sudah memetakan lokasi untuk mengatur posisi para penari. Panitia yakin, dengan luas Taman Soekasada Oejoeng sekitar 10 hektar, bisa menampung seluruh penari genjek yang akan tampil sebanyak 15.361 orang. Tapi, sejumlah perbekel yang hadir saat rapat persiapan terakhir meragukan Taman Soekasada Oejoeng bisa menampung penari sebanyak itu. “Dulu saja waktu magibung massal di sana (memecahkan rekor Muri), mendatangkan 10 ribu orang sudah sangat sesak. Saya waktu itu magibung-nya sampai di Polres Karangasem,” ujar salah satu perbekel yang menolak namanya ditulis di koran. Disinggung apakah proses pengamanan ini akan melibatkan Polda Bali, Kompol Wayan
Nyambi Jual SS, Ketua LPD Besakih Disidangkan Amlapura (Bali Post) – Gara-gara nyambi menjual sabu-sabu (SS), Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Besakih I Gusti Ngurah Raka alias Jik Wayan alias Dungki (53) disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (2/8) kemarin. Dungki dijerat dengan UU tentang Narkotika karena memakai dan menguasai SS untuk diedarkan. Dungki saat ditanyai Ketua Majelis Hakim Putu Ayu Sudariasih mengaku sebelumnya menjadi Ketua LPD Besakih. Namun kini sudah tak bisa bekerja di sana karena menjalani penahanan di Rutan Karangasem. Selain Dungki, bersamaan kemarin didakwa empat rekan terdakwa jaringan pengedar dan bandar SS itu, yakni Made Oka Suyasa alias Dek Oka (42), Made Suardika alias Ngurah alias Wah (42), seorang wanita Yuiana alias Yuli serta pengusaha pasir di Ubung, Wayan Suyatna alias Basur (45). Dari kelima terdakwa, Ketua
LPD IGN Raka yang pertama dibekuk polisi gabungan Polda Bali dan Polres Karangasem. Raka dibekuk Rabu (17/4) lalu di rumahnya di Banjar Besakih Kangin. Saat itu, kata jaksa Putu Erryc Sunas, terdakwa tengah asyik mengisap salah satu paket SS. Tiba-tiba tim buser menggerebeknya. Terdakwa terkejut dan mencoba melarikan diri dengan membawa serta lima paket SS dan sisa paket berikut alat isapnya. Sempat lari beberapa meter, namun anggota polisi berteriak agar terdakwa berhenti. Terdakwa lantas menyerah, jongkok sembari mengangkat tangannya. Saat digeledah, dari tangan kirinya ditemukan membawa 12 paket SS serta satu paket sisa yang sudah dibakar. Saat diinterogasi, terdakwa mengaku membeli paket SS itu dari saksi atau terdakwa dalam berkas terpisah Made Oka Suyasa. Polisi lantas melakukan pengembangan dan terungkap
Oka Suyasa sebagai bandar bersama terdakwa Ngurah. Sementara, terdakwa Yuli merupakan kurir dari terdakwa Ngurah. Basur juga membeli paket SS dari Oka Suyadnya. Barang bukti sejumlah paket SS ditemukan di satu tempat di gudang pasir terdakwa Basur di Ubung. Jaksa Putu Erryc mengatakan, bandar SS Oka Suyasa dan rekannya yang membawakan terdakwa IGN Raka paket SS ke Besakih. Sebelum menyerahkan paket, terdakwa sempat minum arak di rumah IGN Raka. Majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih terpaksa menunjuk penasihat hukum dengan dibiayai negara guna mendampingi kelima terdakwa. Soalnya, para terdakwa menyatakan tak mampu membayar penasihat hukum sendiri. Sementara dengan hukuman maksimal sampai 20 tahun penjara, terdakwa wajib didampingi PH. (013)
SENIMAN yang tergabung dalam Sekaa Bondres Clekontong Mas makin akrab di tengah masyarakat Bali. Kemunculan para seniman lawak ini seolah mengobati kerinduan masamasa emas dunia hiburan Bali yang pernah memunculkan dua ikon, Petruk dan Dolar (alm). Mereka terus konsisten pada jalur hiburan ini karena dorongan kuat ikut melestarikan seni budaya Bali. Hal itu disampaikan salah satu seniman, Sengap, saat tampil menghibur masyarakat Desa Adat Timbrah, Karangasem, serangkaian Aci Usaba Sumbu, Senin (1/8) malam. Sekaa Lawak Clokontong Mas terdiri dari lima seniman. Selain
Sengap, juga ada tokoh lain seperti Sokir, Tompel, Luh Kembung, dan Luh Cablek. Mereka tampil secara bergantian di Balai Sekaa Truna Truni Desa Adat Timbrah yang sudah dipenuhi ribuan penonton sejak sore. Koordinator acara hiburan ini, Made Sudarma, mengatakan desa adat setempat sengaja mengundang Sengap cs untuk memeriahkan Aci Usaba Sumbu tahun ini yang berlangsung selama sepekan penuh. Acara hiburan ini terselenggara berkat partisipasi pemuda di desa setempat yang melakukan urunan untuk pembiayaan hiburan ini. “Setelah penat dengan rutinitas adat, masyarakat perlu hiburan. Kami kira Sen-
gap cs tepat untuk diundang kemari,” kata Sudarma. Lawakan yang sangat menghibur ini membuat para penonton bertahan di Balai Sekaa Truna-Truni ini hingga tengah malam. Masyarakat cukup rindu dengan lawakan khas Bali, dipadukan dengan seni tari dan geguritan khas seniman arja ini. Setelah pamor drama gong memudar di Bali, memang makin jarang ditemukan seniman yang masih konsisten di bidang lawak. Sengap cs. mampu bertahan dan membangun kembali era keemasan kesenian lawak khas Bali. “Ngiring sareng-sareng ngayah, lestarikan seni budaya Bali,” ajak Sengap. (gik)
Lawak Clekontong Mas Lestarikan Seni Budaya Bali
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Bali Post/gik
BERINTERAKSI - Salah satu seniman Sekaa Bondres Clekontong Mas saat berinteraksi dengan penonton.
Sudita menegaskan, sejauh ini proses pengamanan tidak akan melibatkan Polda Bali. Dari proses pemetaan proses pengamanan, personel Polres Karangasem saja dirasakan sudah cukup, meski nanti akan
mengamankan lebih dari 16 ribu orang di Taman Soekasada Oejoeng. “Satu kompi Brimob juga kami siapkan di Mapolres Karangasem untuk mengantisipasi bilamana diperlukan,” tegasnya. (kmb31)
TABANAN
14
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Wisata Pasar Belum Digarap Maksimal
Tabanan (Bali Post) Pasar tradisional menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Bali. Tidak hanya Pasar Sukawati di Gianyar dan Pasar Kumbasari di Denpasar, tetapi juga Pasar Kota Tabanan. Sayangnya, meski ratarata dikunjungi 150 wisatawan per hari, potensi wisata Pasar Kota Tabanan belum digarap maksimal. Kepala Pasar Kota Tabanan, I Made Indra Bayu, mengakui jika potensi wisata pasar ini digarap dengan baik tentu akan memberikan kontribusi PAD bagi Pemkab Tabanan. Pihaknya sudah mengajukan rancangan Tata Ruang Bangunan dan Lingkungan Hidup ke dinas terkait, namun terbentur anggaran, sehingga belum bisa direalisasikan. “Wisata kota sudah digaungkan sejak delapan tahun lalu bahkan rancangannya sudah disodorkan, tapi semuanya tergantung kebijakan pimpinan daerah,” ujarnya, Senin (1/8). Ia pernah menyodorkan ide untuk pengembangan pasar dalam pertemuan, karena pasar bukan hanya tempat bertransaksi, melainkan juga dijadikan ‘‘obat’’. ‘’Terkadang kita bisa reuni, ketemu dengan teman lama saat di pasar. Jadi, kenapa tidak dibentuk suatu rangkaian untuk kontribusi daerah,” ucapnya. Meski belum bisa digarap maksimal, pihaknya selalu menekankan kebersihan, keamanan, dan keasrian pasar yang selama ini masih menjadi potensi kunjungan wisatawan. Dari pengamatannya selama ini, yang datang dominan wisatawan Eropa dan Australia. Menurut salah satu pemandu wisata Ketut Rio, kebanyakan wisatawan yang hendak menuju objek wisata Jatiluwih dan Pura Batukaru terlebih dahulu transit ke Pasar Kota Tabanan. Ada wisatawan yang berbaur dengan warga membeli barang. “Pasar Kota Tabanan lebih asri dan harganya tidak melambung seperti di kawasan wisata lainnya,” katanya. Rio selama ini kerap mengantarkan wisatawan asal Prancis. Kebanyakan tamunya senang dapat berkunjung ke pasar tradisional. “Bagi mereka pasar itu unik yang tidak ditemukan di negaranya. Apalagi pasar yang kental dengan budaya Bali,” ucapnya. (kmb28)
AUDIENSI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di ruang kerjanya, Selasa (2/8) kemarin.
Bupati Eka Wiryastuti:
BPJS Perlu Intensifkan Sosialisasi, Jalin Komunikasi dan Koordinasi
PARTISIPASI masyarakat dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, khususnya perusahaan swasta dan badan usaha di Kabupaten Tabanan belum maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat agar benar-benar mengetahui manfaat program tersebut. Selain itu diperlukan komunikasi dan koordinasi antara BPJS pada setiap leading sector. Hal tersebut diungkapkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima
audiensi BPJS Kesehatan di ruang kerjanya, Selasa (2/8) kemarin. Hadir Asisten I Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Kiki Christmar Marbun dan Kepala Departemen Pemasaran Divisi Regional XI Sri Wahyuningsih. Kiki Christmar Marbun mengungkapkan saat ini partisipasi badan usaha swasta masih minim. Ia berharap bantuan pemerintah agar partisipasi masyarakat khususnya swasta maksimal. BPJS akan melakukan sosialisasi sehingga ke depan
pesertanya terus mengalami peningkatan. “Kami terus melakukan sosialisasi di berbagai dinas, badan usaha swasta, koperasi, LPD, dan lainnya untuk memperluas kepesertaan sehingga mencapai target yang diharapkan,” ucapnya. Ia juga mengungkapkan mengenai perlunya pembangunan klinik/puskesmas dengan pelayanan 24 jam yang belum ada di Tabanan. “Saat ini Tabanan belum memiliki klinik/puskesmas yang beroperasi selama 24 jam,” ujarnya. Bupati Eka mengung-
Vaksinasi Massal Berakhir
kapkan sosialisasi tentang BPJS Kesehatan perlu dioptimalkan supaya masyarakat mengetahui dan mendapat manfaat dari keberadaannya. “Intensifkan sosialisasi. BPJS harus aktif menanyakan kebutuhan pelanggan. Selama ini pemahaman masyarakat tentang pentingnya BPJS tidak maksimal karena belum mengerti dan merasakan sepenuhnya manfaatnya. Kita harus lihat dan pahami kondisi masyarakat,” jelasnya. Menurutnya, sosialisasi harus memberikan wujud nyata, sehingga masyarakat
bisa langsung merasakan manfaatnya. “Dalam pelaksanaan sosialisasi sebaiknya jangan terlalu banyak teori, tetapi berikan wujud yang nyata yang sifatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya. Pihaknya akan berupaya mengoptimalkan pelayanan di klinik dan puskesmas di Tabanan sehingga dapat beroperasi 24 jam. “Berdayakan puskesmas yang ada, lakukan penambahan fasilitas dan tenaga medisnya. Hal ini lebih efisien daripada membangun yang baru,” kata Eka. (ad087)
Disnak Vaksin 47.337 Ekor Anjing
Tabanan (Bali Post) –
Program vaksinasi massal yang dicanangkan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Bali telah usai. Selama tiga bulan mulai April hingga Juli lalu, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Tabanan berhasil memvaksin 47.337 ekor anjing. Jumlah ini mencakup 90,63 persen target yang divaksin.
SERAHKAN - Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Kepala Kantor Pertanahan Brahmana Adhie menyerahkan secara simbolis sertifikat prona dan lintas sektor tahap pertama di Desa Dalang.
Kantor Pertanahan Tabanan Serahkan 5.000 Sertifikat Prona dan Lintas Sektor
KANTOR Pertanahan Kabupaten Tabanan tahun ini menyerahkan 5.000 sertifikat hak atas tanah legalisasi aset (prona, lintas sektor pertanian, dan UKM) yang ditarget rampung akhir September mendatang. Pada tahap pertama diserahkan 2.250 bidang sertifikat di Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur di Wantilan MBO Munduk Malang, Seltim, Selasa (2/8) kemarin. Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Kepala Kantor Pertanahan Tabanan Brahmana Adhie, kepada perwakilan masing-masing desa yang ikut dalam pengurusan program nasional (prona) tahun 2016. Selain itu diserahkan sertifikat lintas sektor, yakni petani dan UKM. Brahmana Adhie memaparkan, dari 5.000 bidang legalisasi aset tahun 2016 sebanyak 4.500 bidang prona dilaksanakan di 17 desa, 300 bidang program lintas sektor petani di tiga desa, yakni Tegalmengkeb, Tibubiu, dan Tangguntiti (Seltim), serta 200 bidang program lintas sektor UKM di dua desa, yakni Bantiran dan Munduktemu (Pupuan). Kepemilikan sertifikat juga bertujuan menghindari konflik karena masyarakat sudah mempunyai kepastian hukum. Di samping itu, dengan legalisasi aset yang diterima, warga memiliki akses yang lebih mudah untuk memperoleh kredit di perbankan, karena sertifikat tersebut bisa digunakan sebagai jaminan. “Kami juga menggandeng bank pemerintah untuk memudahkan masyarakat memperoleh kredit dengan bunga rendah. Warga jangan sampai menjual tanahnya, tetapi memanfaatkan sertifikat ini dengan baik,” tandasnya. Sementara itu, sejak 2008 sampai 2016 Kantor Pertanahan Tabanan menyerahkan 839 bidang sertifikat untuk sektor UKM yang tersebar di 11 desa dan 700 bidang untuk petani di tujuh desa. Prona dari 2013 sampai 2016 diserahkan 15.375 bidang sertifikat. “Tahun 2017 kami ditarget menyerahkan 8.600 bidang legalisasi aset. Dari jumlah tersebut 8.000 bidang sertifikat prona, dan lintas sektoral masing-masing 300 bidang sertifikat,” ucapnya. Wabup Sanjaya memberikan apresiasi dan berterima kasih karena jumlah sertifikat prona yang diterima masyarakat Tabanan tiap tahun terus meningkat. ‘’Kerja sama yang dilakukan Pemkab Tabanan dengan Kantor Pertanahan Tabanan merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat agar memiliki hak atas tanah berupa sertifikat,” katanya. Ia berharap program ini bisa dilaksanakan tiap tahun sehingga pendaftaran tanah terhadap seluruh bidang tanah terutama tanah pertanian, tanah UKM, dan tanah milik masyarakat kurang mampu dapat diselesaikan dan memiliki kepastian hukum. (ad088)
Suara Tabanan
Pemkab Gelar ”Event” Rutin
Pemkab Tabanan agar menggelar event secara rutin, yakni lomba lari jarak jauh 45 kilometer dari Taman Makam Pahlawan, Marga, menuju Kota Tabanan dalam memperingati HUT ke-71 RI. Ajang ini untuk menghormati jasa para pahlawan, mencari atlet, dan meningkatkan rasa kebangsaan. Budiada, Tabanan
Menurut Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio, Selasa (2/8) kemarin, populasi anjing di Tabanan tahun 2016 mencapai 52.266 ekor. Dari jumlah tersebut dalam periode vaksinasi massal selama tiga bulan telah divaksin sekitar 90,63
persen. Itu artinya masih ada sekitar 4.929 anjing yang belum mendapatkan vaksin. Untuk menjangkau anjing yang belum divaksin, Disnak Tabanan kembali melakukan penyisiran ke desa-desa untuk melakukan vaksinasi dan mengelimi-
nasi selektif terutama daerah yang masuk dalam zona merah atau ditemukan kasus gigitan positif. Saat ini masih tersedia 1.900 vaksin. Selain melakukan penyisiran ulang, pihak Disnak Tabanan juga rutin menggelar acara vaksinasi massal yang dilaksanakan setiap Minggu di Lapangan Dangin Carik. “Vaksinasi rutin setiap hari Minggu ini untuk pemilik anjing yang tidak sempat memvaksin anjingnya,’’ ujar Kotio. Tidak hanya
anjing, vaksinasi tersebut juga terbuka bagi HPR (Hewan Penular Rabies) lainnya seperti monyet dan kucing. Sepanjang 2016, anjing yang positif rabies tercatat 20 ekor. Satu ekor anjing ada yang menggigit lebih dari satu orang. Lewat vaksinasi massal dan melakukan penyisiran serta membuka vaksinasi gratis secara rutin setiap minggu diharapkan anjing yang positif rabies tidak muncul lagi sehingga Bali bebas rabies bisa ter-
capai. Kotio minta pemilik anjing atau HPR lainnya kembali memvaksin hewan peliharaannya tersebut tahun depan. Sebab, vaksin untuk HPR harus divaksin ulang setiap setahun sekali. ‘’Bagi yang memiliki anjing peliharaan baru dan belum divaksin agar datang ke posko rabies terdekat atau Disnak Tabanan. Vaksin yang diberikan gratis atau tidak dipungut biaya,’’ jelas Kotio. (kmb24)
Warung Global
Aparat Harus Awasi Petugas Pajak
PENERAPAN aturan pengampunan pajak harus benar-benar sesuai instruksi dari atas, tidak mengadaada apalagi menakut-nakuti wajib pajak. Harapan ini disampaikan Gusti Sumardayasa dalam acara Warung Global mengupas topik ‘’Aparat Pajak Jangan Intimidatif’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Selasa (2/8) kemarin.
Sejauh ini, lanjut warga Denpasar itu, banyak masyarakat yang belum paham dengan tax amnesty, sehingga membutuhkan sosialisasi yang lebih menda-
lam lagi. Tujuan program pengampunan pajak sangat baik. Untuk menjalankan program ini, pengawasan agar lebih ditingkatkan sehingga aparat pajak bekerja dengan
baik. Suardana di Tabanan setuju dengan program pengampunan pajak. Meskipun tidak sering dilakukan, ia optimis mampu menarik dana-dana WNI yang disimpan di luar negeri. Aparat mana pun termasuk petugas pajak agar melayani rakyat dalam hal ini wajib pajak dengan sebaik mungkin. Wajib pajak telah melaksanakan kewajiban membayar secara rutin, jadi jangan lagi ada perlakuan intimidatif apalagi menakutnakuti secara administratif atau lainnya.
Pendapatnya didukung Made Suena lewat facebook. Aparat pajak jangan korupsi dan jangan intimidatif. Menurut Sugik di Mambal dan Nonok di Tabanan, aparat pajak harus bekerja secara profesional sesuai aturan yang berlaku. Sementara Made Bukit di Jimbaran menyatakan program pengampunan pajak salah satu tujuannya adalah menarik dana WNI yang ada di dalam negeri. Ini harus disambut positif, meskipun dirinya hanya setuju setengah hati. Paling tidak mata uang
rupiah tidak terpuruk lagi dan perputaran uang di dalam negeri lebih meningkat. Saat ini rupiah terus mengalami penguatan entah karena faktor program tax amnesty atau faktor lain. Ia menyarankan agar warga hanya diperbolehkan menanamkan uangnya di Indonesia, sehingga keuntungannya bisa dinikmati oleh orang-orang di dalam negeri. Semoga program pengampunan pajak berjalan lancar walaupun dilakukan dalam waktu yang tidak begitu lama. (sikha)
15
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Sane Gabung City
TERJANGAN Penyerang Liverpool Daniel Sturridge (atas) menghindari terjangan bek AS Roma Palmieri Emerson pada pertandingan di St. Louis, Selasa (2/8) kemarin. Roma menang 2-1.
London Pemain sayap Leroy Sane akhirnya bergabung ke Manchester City dari klub Jerman Schalke 04 dengan ikatan kontrak lima tahun. ‘’Saya merasa benar-benar bagus, saya gembira berada di sini dan senang bahwa ini berjalan lancar. Sekarang saya dapat mengukuhkan tempat di Manchester dan bermain untuk City,’’ kata Sane kepada situs resmi klub (www.mancity.com), Selasa (2/8) kemarin. Sane mengakui satu-satunya alasan mengapa memilih City sebagai pelabuhan berikutnya adalah keberadaan Guardiola di klub tersebut. Pelatih baru City berhasil meyakinkan dirinya akan berkembang kariernya di Stadion Etihad. ‘’Saya tahu saya akan belajar banyak di bawah bimbingannya dan saya tahu pula bahwa saya akan melangkah lebih maju lagi dalam karier saya,’’ tambah pemain yang akan mengenakan nomor punggung 19 itu. Guardiola memberikan pujian tersendiri pada pemain yang turut mempekuat timnas Jerman di Piala Eropa 2016 itu. ‘’Dia memiliki talenta istimewa dan menarik. Saya kira penonton akan menikmati (penampilannya),’’ tegas Guardiola. Tidak ada detail keuangan yang diumumkan, namun media Inggris melaporkan bahwa City membayar 37 juta pound untuk pemain 20 tahun itu. Sane menjadi rekrutan keenam klub pada musim panas ini. Sane mengemas delapan gol dan mengukir enam assist untuk Schalke pada musim lalu, ketika klub itu finis di peringkat kelima di Liga Jerman. (kmb39/afp/ant)
Gelandang Leroy Sane
Bali Post//afp
Pelatih baru timnas Argentina Edgardo Bauza.
Bauza Bujuk Messi Kembali ke Timnas
Bali Post/afp
Daftar Pemain Termahal Jerman 1. Leroy Sane (43 juta euro). Dari Schalke 04 ke Manchester City. Jika ditambah bonus total transfernya bernila 55 juta euro. 2. Mesut Ozil (47 juta euro). Dari Real Madrid ke Arsenal, September 2013. 3. Mats Hummels (38 juta euro). Dari Borussia Dortmund ke Bayern Munich, Juli 2016. 4. Mario Goetze (37 juta euro). Dari Borussia Dortmund ke Bayern Munich, Juli 2013. 5. Julian Draxler (35 juta euro). Dari Schalke 04 ke VfL Wolfsburg, Agustus 2015. 6. Mario Gomez (35 juta euro). Dari VfB Stuttgart ke Bayern Munich, Juli 2009. 7. Andre Schuerrle (32 juta euro). Dari Wolfsburg ke Borussia Dortmund, Juli 2016. 8. Ilkay Gundogan (30 juta euro). Dari Borussia Dortmund ke Manchester City, Juli 2016. 9. Toni Kroos (30 juta euro). Dari Bayern Munich ke Real Madrid, Juli 2014. 10. Manuel Neuer (22 juta euro). Dari Schalke 04 ke Bayern Munich, 2011.
Bali Post/ap
Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger.
Bayern Munich Buka Pintu bagi Schweinsteiger
Berlin Juara Liga Jerman Bayern Munich membuka pintu bagi kepulangan gelandang Bastian Schweinsteiger setelah tidak mendapat tempat di Manchester United (MU). Mantan kapten timnas Jerman itu dipersilakan membuat keputusan jika ingin kembali membela mantan klubnya. ‘’Dia seharusnya mengungkapkan keinginannya bila ingin kembali, selanjutnya kami akan mendiskusikan hal itu dengannya,’’ kata Ketua Bayern Karl-Heinz Rummenigge dalam wawancara dengan majalah olahraga Bild, Selasa (2/8) kemarin. Pemain berusia 32 tahun itu tidak masuk dalam rencana pelatih Jose Mourinho untuk musim depan. Kontraknya tersisa dua tahun, namun Mourinho mempersilakan Schweinsteiger untuk mencari klub lain. Schweinsteiger merupakan satu dari sembilan pemain yang dipangkas dari klub MU. Pekan lalu, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari timnas setelah 12 tahun membela die Mannschaft. Selama itu pula ia menghasilkan 24 gol dalam 120 pertandingan. Sayangnya, musim ini MU kembali dibela mantan pemainnya Paul Pogba yang dibeli dari Juventus. Ini menjadi lini tengah dipenuhi sejumlah pemain dan Mourinho terpaksa menjual yang tak diperlukan. Schweinsteiger yang menikah dengan petenis Ana Ivanovic bulan lalu di Italia, potensial diincar klub-klub Liga Italia seperti AC Milan atau Inter Milan. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/ap
The Reds Bersiap Hadapi Barcelona St. Louis -
Edin Dzeko dan Moghammad Salah menyumbang gol kemenangan AS Roma 2-1 atas Liverpool pada pertandingan persahabatan di St Louis, Selasa (2/8) kemarin. The Reds mengakhiri lawatan ke AS dan menyiapkan diri menghadapi Barcelona akhir pekan ini. Tim asuhan Jurgen Klopp itu kembali ke Liverpool dan melanjutkan turnamen International Champions Cup melawan Barca, Sabtu mendatang di Stadion Wembley. Sehari kemudian the Reds menghadapi klub Liga Jerman Mainz sekaligus menjadi penutup laga pramusim ini. Liverpool memulai kompetisi Liga Inggris dengan menghadapi Arsenal di Stadion Emirate pada Minggu (14/8). Pada pertandingan di St Louis kemarin, Klopp menurunkan pemain-pemain terbaiknya termasuk Daniel Sturridge, Firminho, serta kiper veteran Alex Manninger. Hal serupa juga dilakukan Luciano Spalleti dengan memainkan Dzeko, Radja Nainggolan juga Stephan El Shaarawy. Dzeko yang pernah membela Manchester City, memberi umpan pada El Shawaary. Tembakan mantan pemain AC Milan itu bisa dijinakkan Manninger yang menggantikan Loris Karius yang cedera. Dzeko yang mendapat umpan dari Nainggolan, juga gagal meski telah berhadapan dengan Man-
ninger setelah bola lambungnya mendarat di belakang gawang. Tetapi penyerang Bosnia itu tak membuat kesalahan di menit ke29 saat tembakannya melewati hadangan Dejan Lovren dan menembus tiang jauh Manninger. Liverpool menyamakan skor saat Sheyi Ojo lolos dari jebakan offside dan menuntaskan umpan James Milner untuk menjebol gawang Roma. Tapi Roma balik unggul saat Salah menundukkan kiper pengganti Simon Mignolet menit ke-62. Kekalahan ini menutup lawatan the Reds di Amerika. Sebelumnya Liverpool menelan kekalahan 0-1 dari Chelsea dan menang 2-0 atas AC Milan. Tantangan Liga Inggris akan menawarkan tantangan yang lebih berat kepada manajer Manchester City Pep Guardiola meski ia mengukir kesuksesan di Liga Spanyol dan Liga Jerman. Guardiola, yang menggantikan Manuel Pellegrini sebagai arsitek City setelah menghabiskan tiga tahun sebagai pelatih Bayern, me-
menangi 14 trofi di Barca sebelum memimpin Bayern meraih tiga gelar Liga Jerman secara beruntun dan dua Piala Jerman sebelum ia pindah ke Inggris. “Kompetisi membuatnya benarbenar menarik. Memenangi gelar di Inggris merupakan tantangan yang terbesar dari mereka semua,” kata Klopp kepada media Inggris. “Jika Anda tiga kali secara beruntun menjadi juara Spanyol, tiga kali secara beruntun menjadi juara Liga Jerman, maka Anda pikir OK, mari coba sesuatu yang lain. Jika Anda mencari tantangan terbesar, maka Anda perlu pergi ke Inggris.” City mempertajam skuad mereka dengan menambahi enam pemain, termasuk dua pemain sayap Leroy Sane dan Nolito, dan gelandang Jerman Ilkay Guendogan. City ingin memperbaiki prestasi setelah klub hanya mampu finis di peringkat keempat musim lalu. Guardiola (45) akan memulai karier manajerialnya di Inggris dengan menjamu Sunderland asuhan David Moyes pada 13 Agustus. (kmb39/afp/ant)
Jakarta (Bali Post) Timnas senior Indonesia menghadapi persaingan ketat karena masuk grup keras pada turnamen Piala AFF 2016. Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Asia Tenggara atau AFF di Yangon, Myanmar, Selasa (2/8) kemarin, Indonesia berada di Grup A bersama dengan tuan rumah Filipina. Selain bersama dengan tim yang saat ini menjadi kekuatan baru di Asia Tenggara, Timnas Garuda berdasarkan media sosial resmi AFF, satu grup dengan tim-tim
yang selama ini menjadi langganan juara kejuaraan dua tahunan itu, yaitu Thailand dan Singapura. Pertandingan Piala AFF 2016 sendiri akan berlangsung mulai 19 November hingga 17 Desember
dan pertandingan akan dimulai dengan babak penyisihan grup. Untuk babak semifinal hingga final akan menggunakan sistem home away (kandang tandang). (ant)
Indonesia Masuk Grup Keras Pembagian Grup Piala AFF 2016 Grup A (bertanding di Filipina) 1. Filipina 2. Thailand 3. Singapura 4. Indonesia
Grup B (bertanding di Myanmar) 1. Myanmar 2. Malaysia 3. Vietnam 4. Pemenang kualifikasi.
Buenos Aires Pelatih baru Argentina Edgardo Bauza berencana untuk membujuk Lionel Messi membatalkan pensiunnya dari timnas. Kehadiran penyerang Barcelona itu diperlukan saat Argentina menyiapkan diri menghadapi pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan bulan depan. Bauza ditunjuk menggantikan Gerardo Martino, Selasa (2/8) kemarin. Martino mengundurkan diri sebulan silam setelah membawa Messi dkk. dua kali ke final Copa America namun berujung dengan kekalahan adu penalti dari Chile. Kegagalan di Copa America Centenario akhir Juni lalu membuat Messi memutuskan untuk pensiun dini dari timnas. Itu merupakan kekalahan keempat secara beruntun di final bagi dirinya bersama tim Tango. ‘’Saya optimistis perihal Messi,’’ kata Bauza. ‘’Saya berharap pembicaraan dengan dia akan membantu dia untuk kembali ke tim nasional.’’ ‘’Saya ingin menjelaskan kepada Messi apa ide (taktik) saya. Kecemasan terakhir saya adalah posisinya di lapangan,’’ kata Bauza seperti dikutip oleh harian Argentina La Nacion, Selasa kemarin. ‘’Tidak perlu meyakinkan apa pun kepada Messi, rencananya adalah untuk berbicara mengenai sepak bola,’’ kata Bauza. Bauza yang telah delapan bulan melatih klub Sao Paulo, Brazil, akan menandatangani kontrak di Buenos Aires pada akhir pekan ini. Ia hanya memiliki waktu beberapa pekan untuk memilih skuadnya untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 menjamu Uruguay dan melawat ke Venezuela pada pekan pertama September. ‘’Tidak ada banyak waktu. Skuad pertama saya tidak akan banyak berubah namun saya ingin berbicara dengan lima atau enam pemain pemimpin,’’ kata Bauza, tanpa ragu mengacu kepada pemain-pemain seperti Javier Mascherano, Angel Di Maria, dan Gonzalo Higuain. Ia juga membuka pintu untuk Carlos Tevez, yang diabaikan Martino sejak pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Paraguay di Asuncion, Oktober silam di mana sang pemain membela Argentina untuk ke-76 kalinya. ‘’Saya memikirkan Tevez seperti saya (memikirkan) pemainpemain lainnya... Tevez merupakan pemain yang cukup bagus untuk tim nasional,’’ kata Bauza. Bauza, yang merupakan mantan bek tengah, menolak label sebagai pelatih berpola bertahan. ‘’Saya merupakan salah seorang yang berpikir bahwa semua (tim) harus bertahan. Sepak bola masa kini seperti itu,’’ katanya sambil menyebutkan bahwa Argentina memiliki banyak opsi dengan berbagai karakter pemain yang dimiliki. Argentina berada di peringkat ketiga pada grup kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan yang berisi sepuluh negara. Dengan mengoleksi 11 angka dari enam pertandingan, Argentina tertinggal dua angka dari Uruguay dan Ekuador. Empat tim teratas melaju ke putaran final di Rusia setelah 18 pertandingan. Sedangkan tim peringkat kelima memainkan pertandingan playoff antarbenua untuk memperebutkan satu tiket. (afp/ant)
OLAHRAGA
16
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Menpora Batal Temui Pendukung Persebaya Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi batal menemui para pendukung klub sepak bola Persebaya 1927 atau Bonek yang semula direncanakan di Stadion Tugu Koja, Jakarta Utara, Selasa (2/8) kemarin. “Saya semestinya ke Stadion Tugu untuk bertemu teman-teman Bonek karena saya harus mendampingi Presiden Tajikistan untuk kembali ke negaranya. Saya harus mengawal beliau sebagai tamu negara,” kata Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Selasa kemarin. Meskipun tidak dapat menemui Bonek secara langsung, Menpora berjanji akan mengirim wakil untuk menemui Bonek. Wakil dari Kemenpora itu akan mencatat harapan para pendukung klub asal kota Surabaya itu menjelang Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Hotel Mercure Ancol Jakarta mulai Rabu (3/8) ini. “Kita tidak dapat berandaiandai. Saya akan melihat perkembangan hasil Kongres PSSI. Jika aspirasi Bonek diterima, berarti akan ada materi baru dalam Kongres
PSSI tentang harapan klubklub yang pernah dirugikan dalam sejarah persepakbolaan Indonesia,” kata Menpora. Menpora berharap para peserta KLB PSSI benarbenar mendengarkan aspirasi dari Bonek yang telah hadir di Jakarta. “Kami menghormati mereka sebagai tamu di Jakarta. Kami juga berterima kasih kepada Jakmania yang telah menyambut Bonek dengan baik serta kepada Kepolisian RI yang telah mengawal Bonek,” kata Menpora. Menpora juga meminta maaf kepada Bonek menyusul pengamanan untuk acara kenegaraan di sekitar kawasan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta hingga Jumat (5/8). Sekitar 3.000 orang Bonek datang di Jakarta pada Selasa dini hari menggelar aksi unjuk rasa selama dua hari. Aksi itu merupakan upaya para Bonek agar PSSI dan Kemenpora mengakui klub Persebaya 1927. Polda Metro Jaya dan jajarang Polres Metro Jakarta Utara mengerahkan 1.000 personel guna mengamankan aksi suporter Persebaya atau Bonek saat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure Ancol. (ant)
Bali Post/ant
PENGAKUAN - Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, tiba di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta negara dan PSSI mengakui Persebaya Surabaya, dan disertakan dalam kompetisi resmi pada musim depan.
KLB PSSI Diharapkan Tak ‘’Deadlock’’ Jakarta (Bali Post) -
Sean Gelael
Bali Post/net
Pembalap Hadapi Cuaca Panas pada Seri di Abu Dhabi
Jakarta (Bali Post) Pembalap Sean Gelael dari tim Pertamina Campos Racing mengatakan Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab memiliki tantangan terberat karena juga harus berhadapan dengan cuaca. ‘’Temperatur di sana berbeda dengan yang lain. Cukup panas. Kondisi ini jelas akan berpengaruh dengan semuanya,’’ kata Sean Gelael di sela Taxi Ride di Sirkuit Internasional, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/8) kemarin. Sean Gelael saat ini menjalani masa jeda selama tiga pekan setelah balapan di Eropa. Waktu jeda diisi beberapa kegiatan yang salah satunya dengan Taxi Ride yang melibatkan penggemar hingga pihak sponsor yang selama ini memberikan dukungan. Pembalap berusia 19 tahun ini bahkan rela menjadi sopir para penggemar yang beruntung untuk mengelilingi Sirkuit Internasional Sentul dengan menggunakan mobil balap Lamborghini sebanyak dua putaran. Kegiatan ini disambut dengan baik oleh Sean Gelael. Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael itu menyebut penggemar merupakan salah satu motivasi selama balapan. Apalagi masih ada empat balapan yang harus dijalani dan sirkuit yang digunakan memiliki karakter berbeda. ‘’Karakter sirkuit memang berbeda-beda. Makanya perlu penyesuaian seperti Abu Dhabi. Untuk Sepang, saya cukup mengenal karena sudah sering balapan di sana,’’ kata Sean Gelael menambahkan. Meski baru tahun pertama turun penuh di GP2, prestasi Sean Gelael terbilang lumayan. Pada awal balapan hanya ditarget finis 15 besar. Namun pada balapan seri Baku, Azarbaijan mampu meraih poin perdana dan di balapan seri Austria mampu naik podium di posisi kedua. Musim ini balapan menyisakan empat seri. Seri selanjutnya adalah di Spa Francorchamps pada akhir Agustus ini, dilanjutkan dengan di Kuala Lumpur dan terakhir di Yas Marina. (ant)
Bali Sabet 3 Emas di Kejurnas Silat
Denpasar (Bali Post) Pesilat Bali mendulang tiga keping emas pada hari ketiga kategori Dewasa dan Remaja Kejuaraan Nasional Pencak Silat, di padepokan Taman Mini Indnesia Indah (TMII) Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. Kejurnas silat ini menggunakan tiga gelanggang. Ketiga emas diperoleh dari nomor seni tunggal remaja Mega Sri Wahyuni, kemudian beregu dewasa yang menurunkan Anom Wiraguna, Kadek Febrianta, dan Kadek Adi Santosa. Satu lagi emas diperoleh di nomor tunggal dewasa Kadek Febrianta. Selain itu, ganda dewasa Anom Wiraguna/Kadek Adi Santosa harus puas merebut perak, sebab dikalahkan pesilat Jawa Timur. Untuk nomor wiralaga (tarung), Bali juga meloloskan atletnya ke semifinal seperti Henoh Lopies (C dewasa), Ketut Wahyu Pratama (D remaja), Gde Arya Widhyantara (C remaja), Wahyu Riantana Giri (G dewasa), dan David Anggara (F remaja). David Anggara menang mutlak atas pesilat Sumbar 5-0. Sementara Wahyu Riantana juga menggebuk pesilat tuan rumah DKI dengan skor 5-0. Hasil lainnya, Ngurah Putra Suardiana (F dewasa) mengalahkan pesilat Papua Barat 3-2, sedangkan Ketut Wahyu Wulandari dan Kerti Parianti langkahnya terhenti di penyisihan kedua. Manajer Tim Silat Bali Putu Sugiartha yang dikontak, kemarin, menyatakan persaingan memang ketat namun atlet Bali mampu mengatasinya, Sugiartha mengakui dirinya jengah jika Bali hanya mampu membawa pulang medali emas di nomor seni tunggal, ganda, dan regu (TGR). Sebaliknya, terasa tidak komplet jika pesilat Bali tanpa medali emas di nomor laga. ‘’Kalau Bali meraih emas di nomor seni dianggap wajar,’’ tuturnya. Untuk itu, dirinya menginstruksikan kepada pesilat laga Bali’, agar berjuang dengan semangat Puputan dan tak kenal menyerah. (022)
Kelompok 85 (K85) membentuk tim penyelaras dengan tujuan menghindari kericuhan dan tidak tercapainya titik temu (deadlock) dalam Kongres Luar Biasa PSSI yang akan mulai dilaksanakan pada 3 Agustus 2016. Kuasa hukum sekaligus Juru Bicara K85 Gusti Randa mengatakan tim penyelaras tersebut mulai bekerja dalam agenda pramusim yang dilaksanakan pada Selasa malam dengan tugas mempermudah komunikasi antara K85 dengan Komite Eksekutif PSSI. ‘’Tim penyelaras ini bertugas untuk menjalankan lobi-
lobi dan komunikasi lainnya dengan PSSI dalam prakongres,’’ kata Gusti Randa di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. Menurut Gusti, pihaknya sengaja membentuk tim penyelaras guna membawa sepak bola Indonesia lebih bermartabat. Baginya, semua perbedaan masih bisa didiskusikan, namun harus
tetap sesuai dengan statuta dan regulasi yang ada. ‘’Ada kerisauan dari teman-teman (Kelompok 85), agenda banyak, tetapi waktunya hanya tiga jam. Untuk itu, kami membentuk tim untuk melakukan lobi. Yang terpenting sekarang mari bangun sinergi, karena apa yang kami lakukan bukan untuk kepentingan Kelom-
pok 85 dan PSSI saja. Ini betul-betul untuk sepak bola ke depan lebih maju,’’ tuturnya. Agenda pra-kongres sendiri sebetulnya tidak ada dalam rangkaian diselenggarakannya KLB PSSI pada Rabu besok, kendati demikian salah satu pentolan K85 Haruna Soemitro mengatakan tim penyelaras ini dibutuhkan untuk memediasi kepentingan K85 pada PSSI di KLB besok. ‘’Pada intinya kami tidak menginginkan KLB PSSI
Rabu besok berjalan chaos dan deadlock. Oleh karena itu kami membentuk tim penyelaras yang bertugas membangun komunikasi dengan PSSI,’’ kata Haruna yang merupakan Manajer Madura United itu. Adapun personel tim penyelaras yang diberi tugas untuk mengawal berbagai kebijakan PSSI jelang KLB di antaranya Haruna Soemitro, Umuh Muchtar, GH Sutedjo, Theo, Dodik Widjanarko, Gusti Randa, Iwan Budianto, dan Johar Lin Eng. (ant)
Tinggalkan Persipura, Jafri Sastra ke Mitra Kukar
Samarinda (Bali Post) Jafri Sastra, Selasa (2/8) kemarin dipercaya menangani tim Mitra Kukar setelah mundurnya pelatih Subangkit sebagai arsitek tim berjuluk Naga Mekes dalam perjalanan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Menurut Direktur Operasional Mitra Kukar, Suwanto, manajemen memutuskan untuk mencari pengganti setelah Subangkit mengundurkan diri sebagai pelatih Mitra Kukar sejak Minggu (31/7). Awalnya, lanjut Suwanto, tugas kursi kepelatihan diserahkan untuk sementara kepada Sukardi Kardok, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih. Namun, lanjutnya, Jafri Sastra yang
sebelumnya menjabat kursi pelatih di Persipura Jayapura, juga telah mengundurkan diri dari tim berjuluk Mutiara Hitam. ‘’Malam tadi Jafri Sastra melamar secara lisan kepada manajemen, dan dengan berbagai pertimbangan akhirnya lamaran tersebut langsung kami terima,’’ kata Suwanto. Ia menjelaskan, sosok Jafri Sastra memang tak asing bagi punggawa asal Kabupaten Kutai Kartanegara itu, karena Jafri pernah membawa Mitra Kukar menjadi juara turnamen Piala Presiden lalu. Ia berharap melalui tangan dingin pelatih asal Payakumbuh itu bisa membawa Mitra Kukar bangkit dari posisi papan bawah klasemen. Sementara itu, Asisten
Manajer Mitra Kukar Noor Alam mengatakan bahwa upaya tim Mitra Kukar membawa kembali Jafri Sastra tinggal selangkah lagi. Alam mengatakan pihaknya hanya tinggal bertemu Jafri Sastra, yang diagendakan saat tim Mitra menjalani laga away di Solo, melawan Persija Jakarta. ‘’Kami sama-sama ke Solo dan ketemu di sana, untuk penandatanganan kontrak,’’ kata Noor Alam. Ia berharap Jafri Sastra sudah bisa mendampingi Mitra Kukar saat melawan Persija Jakarta di Manahan Solo. ‘’Tanggal 4 Agustus sudah bisa dampingi tim di Solo, mudahmudahan kehadiran dia bisa membawa hasil positif untuk tim,’’ tegasnya. (ant)
Denpasar (Bali Post) Tim Futsal PON Bali memilih membatalkan rencana untuk mengikuti kejuaraan yang bertajuk Piala Gubernur NTB pada 6-12 Agustus di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menghindari risiko cedera. Namun tim kemudian dijadwalkan memainkan pertandingan uji coba melawan tim PON DKI. Hal itu diungkapkan Sekretaris tim Futsal PON Bali Nasser Attamimy di Denpasar, Selasa (2/8) kemarin. ‘’Kami memang membatalkan niat tim untuk mengikuti turnamen di Mataram. Itu dengan berbagai pertimbangan, karena kami khawatir nantinya pemain mengalami cedera, mengingat PON sudah dekat,’’ ungkap Nasser. Nasser mengatakan, pihaknya mencontohkan tim Futsal PON Kaltim. Di mana empat pemain mereka mengalami cedera saat mengikuti turnamen.
Melihat itulah, pihaknya mengambil kesimpulan untuk membatalkan mengikuti turnamen tersebut, karena pihaknya tidak ingin kejadian di Kaltim menimpa asuhannya. ‘’Turnamen nanti pasti penuh dengan gengsi. Apalagi ada dua tim dari Malaysia yang bakal ikut, dan lima tim profisional serta beberapa tim elite lainnya juga ikut ambil bagian di ajang itu. Termasuk Jabar dan Maluku Utara juga turun. Dipastikan semua tim bakal main ngotot untuk menjadi yang terbaik. Di sana nanti akan muncul permainan ngotot,’’ ujarnya. Nasser mengatakan, meski batal mengikuti turnamen Gubernur NTB, bukan berarti tim Futsal PON Bali tidak bakal melakoni uji coba. Pasalnya, untuk mengganti turnamen di NTB, tim Futsal PON DKI Jakarta bakal datang ke Bali untuk melangsungkan
uji coba dengan tim Futsal PON Bali. ‘’Tim Futsal DKI Jakarta bakal datang ke Bali mulai 9-12 Agustus mendatang. Sementara uji coba akan dilangsungkan 10 Agustus di Meazza Futsal,’’ katanya. Dikatakannya, uji coba nanti dipergunakan pihaknya untuk melihat kekuatan tim Futsal DKI Jakarta. Dalam uji coba nanti, pihaknya bakal menurunkan semua pemainnya. Karena, tim pelatih ingin melihat kemampuan mereka apakah ada peningkatan atau tidak selama latihan yang dijalani selama ini. ‘’Kami tetap menginstruksikan pemain supaya bermain maksimal. Dengan catatan, menghindari permainan keras untuk menghindari terjadinya cedera. Karena tujuannya untuk menjajaki strategi, serangan dan defend, termasuk counter attack lawan serta untuk melihat kesiapan tim,’’ jelas Nasser. (kmb41)
Si kembar Varis (kiri) dan Naris
BP/nel
Tim Futsal Bali Uji Coba Optimis Raih Emas Melawan DKI Si Kembar Varis dan Naris
DUA kenshi kembar atlet PON Bali yakni Yeristus Varis Mardi dan Erasmus Naris Fendi baru saja merebut perak untuk Badung di nomor embu berpasangan kyu kenshi pada Kejurnas Piala Wali Kota di Kota Pahlawan, Surabaya 28-31 Juli lalu. Mereka mengoleksi 264 poin, sedangkan peraih emas Arif dan Randa (NTT) meraup nilai 265. Selisih hanya 1 poin, membuat mereka makin tinggi rasa percaya diri (self-confidence) mereka utamanya menatap PON XIX di Jawa Barat, September nanti. ‘’Kami makin optimis mendulang emas pada PON nanti,’’ ujar Varis dan Naris. Selain turun di embu berpasangan, Varis juga berlaga di nomor randori (tarung) di kelas 65 kg, sedangkan Naris di kelas 60 kg. ‘’Target kami memang pulang menggondol tiga emas buat Bali,’’ ujar kenshi kelahiran Manggarai, Ruteng, NTT, 2 Juni 1994 ini.
Varis pun mulai berhitung pesaing di kelasnya seperti Charlie (Papua), sedangkan rival Naris yakni Zaenudin (NTT). Varis dan Naris mulai belajar kempo sejak duduk di bangku kelas II SDN 2 Ruteng. Mereka bersekolah SMP, SMA, hingga kuliah bareng di Jurusan Akuntansi Universitas Mahasaraswati. Bahkan, kini keduanya sama-sama bekerja di hotel hanya lokasinya berbeda di Seminyak dan Sawangan. Pada Kejurnas Pelajar di Surabaya (2012), Varis mendulang emas di kelas 58 kg, sedangkan Naris di kelas 62 kg. Sebagai anak kembar, putra kedua dan ketiga pasangan Filipus Nanga dan Rufina Dunbur ini, percaya jika terserang penyakit, keduanya sama-sama merasakan. ‘’Sepulang Kejuaraan Internasional di Surabaya, kami berdua diserang demam berdarah,’’ ungkap mereka. (nel)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Dcr pegawai salon Hub.734800
B.BP.154.08.16.0000074
Bali kiddy School Bth Satpam Max35Th.Sgra Kirim CV:Jl.Teuku Umar Barat No.235/Tlp.8954991
B.BP.164.08.16.0000061
Dcr,Front Office,House Keeping,Driver,Engeneering,BellBoy dan Security,Loundry,untuk Hotel Hub:POBOX 2005 Kuta Bali
B.BP.164.08.16.0000060
Distributor Makanan Bth Bag. Pengirim Lam:Jl.Gn.Andakasa 35 T.9004805 ada Mes,Masa dpn Bgs
B.BP.164.08.16.0000063
!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm
B.BP.004.07.16.0000983
!Serabutan utk Rmh Kost,pria, Tgl Dlm,Rajin,Jjr,085238203818
A.BP.001.07.16.0002027
“(Coffe Shop Terkenal didaerah Seminyak,Membutuhkan Posisi)” Runner Food”Syarat:Menarik, Ceria&TeamWork.KirimCV&Fotoke: ( golfrid@revolverespresso.com atau Cp 082247237222 )
B.BP.145.08.16.0000058
Cr FO Pria&Security Max 25 Th CV Send The Yani Hotel 721555
A.BP.001.08.16.0000136
Cr Pembantu Gj 1,5 yg antar dpt 500 T.488315/487612 LgsKrj A.BP.001.08.16.0000079
****Looking for Guest Relation Officer,Must be Expert Computer & Good English Both in Written & Oral,Salary Starting From 3,5Million Tel.0361-4490319/9381372
Cr SPG&Sopir Usia Max 25Th SMA Gj1,8-2,5Jt Hub.08123881899 Gatsu Barat No.494 Karya Subur
Dcr Kary/i Arsitek,Acc,Mrkting Dcr Sopir simA yg Tau Wil.Bali Dcr staff Notaris cwek u/kantor Dcr:SupirPribadi-TinggalDalam Dibutuhkan Supervisor Consumer Looking for Reservation Staff u.Properti Jln Kargo Permai No.99 G Hub:08883155305/085730215773 Notaris diKuta Tlp.0361-758761 Hym Wuruk Dps - 081280007606 Goods Hub.087861219689 Must be Expert Computer & A.BP.001.08.16.0000127 B.BP.154.08.16.0000025 B.BP.004.08.16.0000055 A.BP.001.08.16.0000142 Dps,4714417,081999918546 Good English Both in Written Dicari Accounting Kirim CV ke Dicari Tukang Jahit Jas Pria & Dibutuhkan Operator Warnet Hub Fo Team Member required A.BP.001.08.16.0000109 A.BP.001.08.16.0000165 & Oral,Good Salary Echo beach Club Canggu Email: Baju Wanita yg bisa membuat Email:okayani1507@gmail.com/ Immediately for Villa Complex Cri Sopir U/Laundry Jl.Merdeka Dcr Staff Wanita Utk Waitress Tel.03614490319/9381372 salim@salimkho.com pola.Hub:Manda-082110222111 081339336608(SMS)PIN:2AF932CD in Sanur guest Liason,detailed VIII/2 Dps Hubungi:08174749418 Controller Sgr Hub:723593/ A.BP.001.08.16.0000030 A.BP.001.08.16.0000119 A.BP.001.08.16.0000134 B.BP.004.07.16.0000955 A.BP.001.08.16.0000113 record keeping,must have 723637/ 082147596115 SMK Wnt admn,SMA Lk Gdg+Tk Krm A.BP.001.08.16.0000031 Dcari Front Office and Cook Dibutuhkan Seorang Junior WEB A.BP.001.08.16.0000139 English and computer skills, SMP Lk Srbtn PT.Wahyu Cahaya Adm/Krywan/ti Min SMA Speedy Laki2 Hub.08123912010 Programer utk Prshn Marketing Dcr Karyawan Pria.Min.SMU/SMK and be intelligent, Bali,Diponegoro 210B sblm MesMart Kartika Plaza Dpn Centro A.BP.001.08.16.0000157 Eml ke:my.googlboard@gmail.com Tidak Merokok,Kirim CV ke Toko B.BP.154.08.16.0000071 happy and friendly. jid Anur Sanglah 08123806350 Bbrp krywan/ti Produksi,Sopir, A.BP.001.08.16.0000138 Istana Motor,Gatsu Barat 358A Bth Security punya simA,RecepA.BP.001.08.16.0000166 Email to:info@thezenvillas.com HK,FO,Reservations,Gardener, Denpasar,HP.081236715011 tionist,Terapis Spa Hub:8475903 Sales & Kasir Hub.081999251555 Sekolah Gratis diJerman-Bisnis, A.BP.001.08.16.0000116 A.BP.001.08.16.0000172 GSA,Engineering,PuriYuma Hotel Karyawati min.SMA 081338251999 A.BP.001.07.16.0001648 A.BP.001.08.16.0000110 Dokter,Htl,dll-Plus dpt Kerja723808/085106570052(sari) Bth PM&Pengawas Lapangan u/Pro- Dbthkn:Pramuniaga Wnt/Lk u/Su- Dcr Karyawan/ti PT.BPR Mambal SMA,Max.25,Penampilan Menarik Semua bisa ikut-081933025599 permarket,SMA/Sdrjt,Bw Lmrn ke A.BP.001.08.16.0000132 yek Perumahan&Pertokoan S1 Abiansemal Badung Hub:469289 A.BP.001.07.16.0001598 B.BP.135.08.16.0000069 Kemari SUper Store Jl.HangTuah Dicari 1 Pegawai Dapur utk A.BP.001.08.16.0000009 Sipil/Arsitek.Lamaran Kirim ke: New Restaurant in Seminyak Villa in Kerobokan Looking for 35 Sanur T:(0361)288460 Kerja di Seminyak.08133984155 Dcr Koki wanita untuk rumah ilals@yahoo.com Petitenget Area is looking for House Keeping Staff, Speak A.BP.001.08.16.0000015 B.BP.145.08.16.0000056 Dps Gaji 3Jt, bisa Eropa,Cina. A.BP.001.08.16.0000140 Staff, Rest Manager, Cooks English,High Motifation & Hard Dcr Adm(Min SMU)KUMON Siligita Bersih & Jujur SMS 0816571027 Dicari Karyawan Pria, Lulus Bth Salesman Mtoris/36Th Waiters, Sous chef,Steward Work Tel.0361-4490319/9381372 Nusa Dua,Gj+Bonus 08179791223 SMK/STM. Hub.083114051980 B.BP.004.08.16.0000011 SIM C ada Mtr u/M-150 Dps A.BP.001.08.16.0000028 Barista.Please send us your A.BP.001.08.16.0000086 Dcr Llsn SMU Max23Th u/Kru BanB.BP.004.08.16.0000052 SMS WA 081291435110 Villa in Sanur Looking for Dcr Bar Cooktail,Cook bs 1,9Jt Dicari Room Boys,Pesuruh,tgl name & Position By SMS to this dara,Ada Diklat 081933063868 B.BP.031.08.16.0000057 House Keeping Staff,Speak Service Tlp Call 081999114108 dalam gaji nego,087762566220 no 082146482825 or By Email: A.BP.001.08.16.0000147 Butuh Supir,SIM B/B1,Rajin, English,High Motifation & Hard B.BP.154.08.16.0000080 A.BP.001.08.16.0000159 np1707@icloud.com Jujur,Pengalaman.Lamaran ke PT Dcr Cook&Helper Ketupat Restau- Dcr Marketing.Gj+Kms+Bns+BPJS. Dicari Sopir Pariwista A.BP.001.08.16.0000012 Work Tel.0361-4490319/9381372 Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps Sewu Segar Nusantara Jl.MahenA.BP.001.08.16.0000029 rant Hub.0811392894/758969 Hub.081999700234 PT.FIF Group Cabang Denpasar 2 B.BP.804.07.16.0000892 dradata No.87 Dps Tel:4717498 B.BP.154.08.16.0000081 B.BP.154.08.16.0000033 Waiter,Cook Helper,Kasir, Perusahaan yg brgerak dibidang Dcr Operator Mesin Cetak A.BP.001.08.16.0000034 Dcr DW Waiter,Cook Helper Dicari,QS,Administrasi,dan Akuntansi,Barista,S1 Ekonomi, pembiayaan Member of Astra bth Hub: 085737844678 Cari Senior Wester Cook,Gj 3Jt Kitchen lulusan SMK/SMU Marketing,Hub.0361-419677 Serabutan Lamaran CV email: A.BP.001.08.16.0000137 sgr krywn dg kriteria sbb:Pria Keatas Hub.085338737855 A.BP.001.08.16.0000121 Hotel Puri Cendana Hub.732947 Dcr Pembantu Rumah Tangga,tdur shankarakuta18@gmail.com Max.27Th,suka tantangan & siap B.BP.154.08.16.0000082 Suami-Istri krj RT,Srabutn Lk, Dcr Sopir&Tng Serabutan Gaji+ Dcr/PRT bisa Masak Tinggal A.BP.001.08.16.0000055 SMS 081905101818 Cari Therapist Spa untuk di dlm Denpasar H.081237651088 Makan+Tinggal Dlm 087862163222 Tk.Cat krajin besi.082338811991 Bkrja dibwah tekanan,Pendddkan Dcr Sgr Krywt(Adm)Lmr Jl.AntaDalam HP:0812361651023 A.BP.001.08.16.0000155 A.BP.001.08.16.0000133 Kuta Hub.081805495808 A.BP.001.07.16.0002019 A.BP.001.08.16.0000108 A.BP.001.08.16.0000146 Min.SMA/D3/S1,Punya motor& sura 2A(424840)/081337677300 B.BP.154.08.16.0000073 Ymh Bisma Dicr:1.S1 Ek/SMA/D1 Dcr Sopir SIM B1,4 Org Tng AngDcr Waiter,Waitres,Bartender, Kontraktor Cr Pelaksana Sipil A.BP.001.08.16.0000038 Tri Surya Internusa Bth:Mrktng, SIMC yg msh brlaku.Lmrn krm ke: 2.Supir(Matic)3.Mekanik(2Th) Dcr Gru Mat,Fis,Bio,Kim, B.Ing, Dcr Sgr SPG utk EYE’AM Shop Jl. kat U/Mkn Ringan,Hub:Kargo PerCook,Sopir utk Restoran di &Mep,Ast.HRDCV:sdmsastramas@ Sales Project.Krm:Jl.Himalaya Jl.Raya Sesetan No.476 Hub.T.Umar 142 Dps Akunt,IPS,Adm,PRT,082147456074 Drupadi Kuta No.2 Bs B.Inggris mai 2/082145992223 Cck Lgs Krj Petitenget T:4739659 gmail.com T.410720 Segera No.9, Dps/087861454652 Telp:0361-4723237/08123944045 A.BP.001.08.16.0000162
B.BP.166.08.16.0000083
A.BP.001.08.16.0000013
B.BP.004.08.16.0000051
A.BP.001.08.16.0000154
A.BP.001.08.16.0000131
B.BP.001.08.16.0000049
A.BP.001.07.16.0001918
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
BUC Camry H’13 AsliBali LowKM Tgn1 bs Tukar,08124611999 Prbd
MITSUBISHI
Terios TX Advntr’2008 Silver AsliBali Istimewa,081338593219
A.BP.001.08.16.0000171
BUC Luxio X AT Silver Th’2010 Tg I Hrg90Jt Saja 085338250555
B.BP.166.08.16.0000086
Terios TX’09 MT Silver AsDK Org Cat LowKM Istw081246408899
A.BP.001.08.16.0000150
Xenia R Sporty Pth Airbag asDK Smst Br LoKM 147Ng085103701144
A.BP.001.08.16.0000164
ISUZU
Dijual Panther Hi-Grade’95 Biru Muda Metalik,081338176905 A.BP.001.08.16.0000152 JEEP
*Wrangler Rubicon Th’2010* *Hub.0361-464168/081353696360* B.BP.141.08.16.0000078 MAZDA
*Mazda CX-5 High Th’2014* *Mazda RX-8 Th’2008* *Hub.0361-464168/081353696360* B.BP.141.08.16.0000079
Dump Truk Bak Besar Canter125 HD 2009 Pwr Ster Bagus Surat Lengkap Hub:087861303711
B.BP.164.08.16.0000065
Djl Tnh 5,70A Belongkeker Puri Gading @385Jt Nego SHM prmahan 081239995572,Tnh 3,64A @385Jt Bali Clift Pandawa Ungasan
DIJUAL RUMAH Dijual Rmh LT.200 LB.190,4KT, 2KM dlm Perumahan, Akses Toll Hub.0812399119118
A.BP.001.08.16.0000123
BU Veloz Hitam’14 Manual LowKM DK Non J 167Jt Ng,081805307706
B.BP.141.08.16.0000075
B.BP.004.08.16.0000053
A.BP.001.08.16.0000128
B.BP.004.08.16.0000066
B.BP.166.08.16.0000084
A.BP.001.08.16.0000125
RUPA-RUPA
INTERIOR
DIJUAL MOTOR
TOUR
PROPERTY
BIRO JASA
KOMPUTER
ALUMINIUM
SPA
A.BP.001.07.16.0001881
AC
SERVICE BENGKEL LAS
SPA ALUMINIUM
FOTOCOPY SERVICE
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
SERVICE
242389 / 081236774491 SERVICE BENGKEL LAS SERVICE sign
De Free
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000250-bkl
A.BP.001.08.16.0000032
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.07.16.0001972 DISEWAKAN TOKO A.BP.001.08.16.0000163 Dcari Property macet di Bank/ Djl Tnh Cpt & Harga Murah 1,3A Toko Tk.Yeh Aya Tmr Psr Renon SUZUKI Kena Rentenir Sms 087760451006 Djl Rmh 1Are Jl.Cekomaria Gg. Lok.Demung Tbn,082236825474 6x7 PDAM K.Mndi,081916484111 DICARI MOBIL A.BP.001.08.16.0000160 APV GX AT’06 TV Pajak Baru Padi II No.8 Hub.082146939582 A.BP.001.08.16.0000115 A.BP.001.08.16.0000149 Saya Siap Bantu Bayarkan&Lapor Beli Truk Tangki 20000L A.BP.001.08.16.0000033 67Jt H.085107006868 Made Djl Tnh di Abang Karangasem B.BP.141.08.16.0000077 Pajak Bl/Th Murah 081338344155 Djl Rmh Style Villa Full Hub.081805540082 DIJUAL RUKO 34Are/Kavling 08523977046 A.BP.001.07.16.0000933 B.BP.004.08.16.0000064 APV X’05Htm Ori SmstBr 78,5Ng Furniture H.085239977046 A.BP.001.08.16.0000144 !Djl Ruko Lt2 LT68m Jl.Muding A.BP.001.08.16.0000141 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 KEHILANGAN Sminyak Kunti 2 S.Bangun,19Are DICARI MOTOR A.BP.001.08.16.0000167 Kaja Gn.Sanghyang 081933100146 Rmh 2Lt 3KT 3KM Security 24Jam komp.vila 825jt/a.081337479762 081338294465 1 BPKB No:F0304660-O DK7824I Over Krd G.Vitara’11 AT 2.4 & B.BP.166.08.16.0000085 Onegate System Hub.082247191953 B.BP.004.07.16.0000963 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk AN:I Nym Jarwita Noka:MH1JF121 A.BP.001.07.16.0001975 F.Escape’07 AT 2.3, 08124618055 Tnh 1A Utk By Pas Mantra 285Jt A.BP.001.08.16.0000170 DISEWAKAN KANTOR A.BP.001.08.16.0000151 Rmh Minimalis di Batuyang 68K354713 Nosin:JF12E1359164 Truk Msk 08123923726 Ada Lain Dikont utk Kantor Ls 2Are 60Jt A.BP.001.08.16.0000120 Gg.Merpati Hub.08123843717 DIJUAL MOTOR TOYOTA A.BP.001.08.16.0000130 A.BP.001.08.16.0000143 /Th+Rmh di Kwanji,085100856999 Tlh Hilang Buku KIR DK 9981EB #New Harrier’15Ptih Adven,HRV HONDA BUC 50Are Lok Sebatu Gianyar Tnh Kav & Rumah Jl.KenArok Dps Tnh IB Mantra Utama 23Are H.750 B.BP.141.08.16.0000076 Mobil Pick Up Izusu A/N Rahmat E’16 Merah,HRV E’15 Putih,Juke DISEWAKAN RUKO Dijual Vario 125 Th’2013,Vario 65Jt/Are Nego 081999333989 TP Hub.0811399361,083119366667 Jt/Are Desa saba Gianyar dekat ’13 Putih,Fortuner G’08 Silver, Gumilar Wiraatmaja Jl.Dukuh Sewa Ruko Gatsu Timur Uk.16x6m A.BP.014.08.16.0000148 A.BP.001.08.16.0000064 Thn 2008,Byson Th’2011 ARSITEKTUR RS Kasih Ibi±150Are 145Jt/Are Wrangler Sahara 2Doors’12 Htm, Hub:081338298950,081547124091 Per Thn 85Jt Tlp:(0361) 466840, BUC Tnh 1A sdh Pndasi 475 Nego Ungasan10are cck minimart.Sblh Sari Gg.Banteng No.3 Dsn Dukuh Nego,081999195888/081239119977 *Arsitek bangun/Renov,Rmh,Ruko AgyaTRD S’14Putih,087853223812 A.BP.001.08.16.0000158 Sari Sesetan Denpasar 081934310335,081337283254 Pemogan Hub.081916208661 sklh internsional 081237717999 A.BP.001.07.16.0001899 villa,dak @1,5jt/m081237909096 A.BP.001.08.16.0000169 A.BP.001.07.16.0001894 A.BP.001.08.16.0000111 A.BP.001.08.16.0000025 B.BP.004.07.16.0000962 B.BP.154.08.16.0000062 DISEWAKAN TANAH Djl Kijang LGX Silver’2001 Hrg Tlh Hlg BPKB Mtr Beat A/N DISEWAKAN RUMAH BUC,strategis,jual tanah 2 are Dijual Tanah Hak Milik DIJUAL TANAH Terima Gambar IMB Rumah Vila Debora Pellondou yg menemukan Dikont Tnh 8,5Ar Jl.Cargo Dps 75Jt Ng,Hb:PT.Rajawali Nasindo 295Jt/are Braban Tanah Lot,SHM 50 Are Daerah Baturiti Dikont Rmh diSuwung Jl.Kertha !Jual Tnh 1,5A 2A 6Are bs Tkar Jl.Seruni 11 B Dps Telp.265425 Hub:Wayan 082236302111 Hubungi Bu Wayan 081999325057 Bks Gudang Hub.082145355252 Kost Gambar 3D Hub081338804602 tlg Hub.085338099215 Jimbaran Raharja,081338317456 (pemilik) Mobil,Nusa Dua H:082339557963
BAHAN BANGUNAN
BENGKEL LAS
Dikontrakan Tnh & Bgn Lt.4A Kertanegara 17Dps,085237178348
A.BP.001.08.16.0000112
DIJUAL MOBIL
B.BP.135.08.16.0000068
B.BP.101.08.16.0000067
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
SERVICE
EKONOMI
18
Rabu kliwon, 3 agustus 2016
Juli 2016, NTP Bali Naik 0,09 Persen
Denpasar (Bali Post)Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali bulan Juli 2016, tercatat mengalami peningkatan sebesar 0,09 persen dari 106,58 pada bulan Juni 2016, menjadi 106,67. Dari sisi indeks yang diterima petani (lt) tercatat kenaikan sebesar 0,47 persen dari 128,83 di bulan sebelumnya menjadi 129,43. Sementara dari sisi indeks yang dibayar petani (lb), tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,38 persen dari 120,88 menjadi 121,34.
Bali Post/059
MENDEMOKAN - Empat dari lima mahasiswa ITS masing-masing Alfiana Nur Hidayati, Muhamad Faisol, Sarlita Pigafeta, dan Febby Ayu Ramadhani saat mendemokan kerja Mesin Penyayat Bambu Semi-Otomatis.
Permudah Perajin Anyaman Bambu
Mahasiswa ITS Desain Alat Penyayat Semiotomatis Surabaya (Bali Post) Khawatir terhadap perajin anyaman bambu dalam proses penyayatan bahan baku, lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terinspirasi membuat alat penyayat bambu semiotomatis. Kelima mahasiswa itu adalah Alfiana Nur Hidayati, Muhamad Faisol, Sarlita Pigafeta, Febby Ayu Ramadhani, dan Luqman Santoso. ‘’Awal mula saya mendesain alat ini karena melihat betapa sulitnya para perajin dalam menyiapkan bahan baku anyaman yang terbuat dari bambu. Selain terlihat lama prosesnya, kadang menghasilkan ketebalan yang berbeda-beda,’’ kata Alfiana Nur Hidayati kepada Bali Post, Selasa (2/8) kemarin. Ide itu kemudian dituangkan dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), dan dalam seleksi nasional karya yang diberi judul ‘’Mesin Penyayat Bambu Semi Otomatis dengan Sistem Elektro Pneumatik Guna Meningkatkan Produktivitas UD Putri Ragil di Magetan’’ dinyatakan lolos ke tingkat nasional. ‘’Alhamdulillah ide saya bisa terwujud untuk membantu perajin anyaman bambu di Magetan. Lebih beruntung lagi ide ini bisa dibiayai dari Dikti sebesar Rp 7,5 juta,
meski kami berlima akhirnya menambahkan biaya hingga total biaya mencapai Rp 10 juta agar desain mesin bisa terwujud,’’ katanya. Diakui mahasiswi asal Magetan ini, dirinya dan temantemannya sebelum mendesain alat ini melakukan survei untuk mengetahui kebutuhan mendasar para perajin di sana. Ternyata hambatan yang selama ini mereka hadapi adalah pemenuhan bahan baku siap pakai dalam bentuk bilahan bambu untuk dianyam. ‘’Sering perajin di sana kekurangan bahan baku siap pakai, karena untuk membuat bilahan-bilahan dengan cara menyayat itu butuh keahlian dan waktu yang relatif lama,’’ katanya. Sarlita Pigadeta, rekan Alfiana, menghitung jika dikerjakan secara manual dalam sehari dengan dua orang tenaga kerja hanya bisa menghasilkan sebanyak 600 bilah bambu siap anyam, sedangkan dengan alat ini bisa dihasilkan hingga 13.500 bilah atau sayatan siap anyam. ‘’Jadi dengan alat ini kekhawatiran terhadap jumlah bahan baku siap pakai tidak akan terjadi lagi,’’ katanya. Bagaimana cara kerja alat ini? Dijelaskan Muhamad Faisol, potongan bambu yang sudah ditentukan panjangnya dibersihkan lalu dipotong
menjadi empat sampai enam dengan lebar tertentu, diletakkan dalam alat pres berbentuk kotak. Kemudian dijalankan maju dan mundur dengan bantuan tekanan kompresor. Di bagian bawah alat yang berjalan diletakkan pisau untuk menyayat bambu. Saat bergerak maju menyayat satu kali dan saat kembali ke posisi awal pun menyayat satu kali. Maju dan mundur alat pres yang berisi bambu di bagian dalamnya ini dikendalikan oleh sebuah sensor maju-mundur, sementara bilah pisau diatur dan diletakkan sesuai dengan ketebalan bahan baku bilah bambu yang diinginkan. ‘’Karena kerja untuk menghasilkan sayatan ini berulang maju-mudur, maka hasilnya pun dalam 30 detik menghasilkan 30 bilah atau lembar sayatan, sementara jika dikerjakan secara manual 30 detik hanya menghasilkan satu sayatan atau satu bilah. Itu pun berisiko, karena hasilnya punya ketebalan yang berbeda,’’ katanya. Alfiana berharap ke depan alat ini bisa dimodifikasi untuk hasil kerja yang lebih baik. ‘’Dengan terpilihnya di ajang nasional nanti, saya berharap untuk modifikasi dan perbaikan berikutnya bisa mendapat kucuran dana lagi,’’ katanya. (059)
Sering ”Delay”, Kemenhub Evaluasi Lion Air Jakarta (Bali Post)Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan evaluasi secara komprehensif terkait keterlambatan (delay) berkepanjangan lima penerbangan maskapai Lion Air. Langkah evaluasi perlu ditempuh agar regulator dapat mengambil kebijakan atas peristiwa tersebut secara menyeluruh. ‘’Hasil pertemuan dengan Pak Menteri, kasus ini kami akan evaluasi secara menyeluruh, apakah delay ini memang disebabkan oleh Lion sendiri atau ada penyebab lain. Tentunya kami menjatuhkan sanksi itu tidak serta-merta ini delay, lalu kami begitu saja jatuhkan sanksi,’’ kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo, di Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. Hemi mengungkapkan, keputusan itu diambil setelah Menhub Budi Karya Sumadi mengadakan pertemuan dengan manajemen Lion Air. Menurut Hemi, situasi delay itu bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu dari sisi operasional maskapai sampai dengan penyebab-penyebab lainnya di
luar dari operator penerbangan. ‘’Kami lihat dulu apakah ada penyebab lain. Itu karena ada kontribusi dari sarana, sistem, sumber daya manusia (SDM) yang di luar Lion. Jadi bisa ada faktor bandara ataupun ATC (air traffic controller) dan lainnya,’’ imbuh Hemi. Dia mengungkapkan, evaluasi itu dilaksanakan secara komprehensif oleh tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub. Meski tidak menegaskan batas waktu tertentu, Hemi menekankan proses evaluasi akan dituntaskan dalam waktu sesingkatsingkatnya. Terkait dengan sanksi, maskapai low cost carrier (LCC) itu masih diberlakukan sanksi oleh regulator sampai dengan Oktober 2016. Sanksi yang dimaksud adalah pelarangan penambahan rute baru. Sanksi tersebut dijatuhkan terkait delay di beberapa penerbangan Lion pada Mei 2016. Hemi mengutarakan, hasil evaluasi yang menyeluruh atas keterlambatan penerbangan dari Lion Air ini bakal menjadi bahan regulator dalam membenahi industri penerbangan
nasional, khususnya terkait tingkat ketepatan waktu. ‘’Memang yang melakukan penerbangan adalah airline-nya. Tapi kan delay banyak sekali penyebabnya, bukan hanya airline-nya saja. Ini yang Pak Menteri komunikasikan nanti dengan semua teman airline. Tidak hanya yang di Lion, tetapi di semua airline pun akan kami cek semua. Jadi evaluasi terhadap kasus ini akan berlaku semua, akan diperbaiki semua oleh Bapak Menteri,’’ papar Hemi. Di tempat yang sama, Edward menjelaskan pihaknya selalu berupaya membenahi diri guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun, dia mengakui masih ada sejumlah kendala yang perlu diatasi oleh Lion Air, terutama dalam hal menghindari keterlambatan penerbangan. Berkaitan dengan delay berkepanjangan, dia menyatakan pihaknya sudah menyampaikan data dan informasi terkait delay berkepanjangan kepada Menhub yang didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo. (010)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, Senin (1/8) menjelaskan, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian terhadap barang dan jasa yang diperlukan petani untuk konsumsi rumah tangganya maupun untuk biaya produksi produk pertanian. Pada bulan Juli 2016, NTP sub sektor hortikultura dan tanaman perkebunan rakyat tercatat mengalami kenai-
kan masing-masing sebesar 0,89 persen dan 1,38 persen. “Sementara itu, sub sektor tanaman pangan peternakan dan perikanan tercatat mengalami penurunan masingmasing sebesar 0,84 persen, 0,73 persen dan 0,41 persen,” paparnya. NTP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani. Dibandingkan dengan NTP nasional bulan Juli 2016 men-
capai 101,39, mengalami penurunan sebesar 0,08 persen terhadap bulan sebelumnya 101,47. Penurunan ini secara umum didorong oleh indeks harga yang diterima petani (lt) yang naik sebesar 0,48 persen. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani (lb) mengalami kenaikan yang lebih tinggi yaitu 0,56 persen. Berdasarkan Indeks Harga Konsumen Pedesaan (IHKP) Juli 2016, daerah pedesaan di Bali tercatat mengalami inflasi sebesar 0,50 persen terhadap bulan sebelumnya. Kondisi ini sejalan dengan nasional yang tercatat men-
galami inflasi di tingkat pedesaan sebesar 0,76 persen. Bulan Juli 2016, seluruh wilayah provinsi di Indonesia tercatat mengalami inflasi pedesaan. Inflasi tertinggi tercatat di Provinsi Riau (1,14 persen) dan terendah di Provinsi Banten dan Sulawesi Utara (0,08 persen). Berdasarkan hasil pencatatan harga gabah di 7 kabupaten yaitu, Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Karangasem dan Buleleng selama bulan Juli 2016, harga gabag (GKP) di tingkat petani mengalami kenaikan sebesar 2,51 persen dari Rp 4.211,78 per kg pada bulan sebelumnya menjadi Rp 4.317,71 per kg. Sementara itu, rata-rata harga GKP di tingkat penggilingan baik sebesar 1,61 persen dari Rp 4.319,61 per kg menjadi Rp 4.389,07 per kg. (kmb42)
Bali Post/udi
GULA - Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau giling perdana pabrik gula Glenmore, Banyuwangi, Selasa (2/8) kemarin.
Banyuwangi Jadi Lumbung Gula
Banyuwangi (Bali Post)Komoditi hasil bumi Banyuwangi bertambah lagi. Kini, kabupaten tetangga Bali ini menyandang status lumbung gula baru. Ini menyusul beroperasinya pabrik gula Glenmore, Selasa (2/8) kemarin. Di produksi perdana, pabrik milik BUMN ini mampu memproduksi hingga 58 ton gula per hari. Tahun depan akan digenjot hingga 76 ton per hari. Giling perdana pabrik seluas 29 hektar ini dipantau langsung Menteri BUMN Rini Soemarno, kemarin siang. Pejabat ini mengatakan, Banyuwangi memiliki satu komoditi yang menjadi andalan, yakni produksi gula putih kualitas super. ‘’Pabrik ini didesain oleh putra-putri Indonesia. Mesinnya lebih modern dan
Hasilkan 58 Ton Per Hari
efisien,’’ kata Rini. Untuk sementara, pabrik ini mampu menggiling hingga 6.000 ton tebu per hari. Nanti akan ditingkatkan menjadi 8.000 ton per hari. Terkait itu, pihaknya meminta PTPN 12 memperbaiki kualitas hasil panen tebu. Dari 90 ton menjadi 150 ton per hektar. Caranya dengan memilih bibit tebu terbaik. Sementara itu, Dirut Pabrik Gula Glenmore Ade Prasetyo menjelaskan, industri gula Banyuwangi ini terbilang modern. Bahkan bisa dibilang beda. Sebab, menggunakan sistem terintegrasi. Artinya, pabrik ini tak hanya memproduksi gula putih. Namun limbah atau ampas tebu diolah menjadi berbagai perlengkapan. Mulai listrik, bio-etanol, pupuk organik hingga pa-
kan ternak. ‘Jadi, ini yang membuat beda dari pabrik lainnya,’’ jelasnya. Ampas tebu, katanya, bisa menghasilkan listrik hingga 2x10 megawatt, lalu pupuk organik 90 kiloliter per hari, bio-ethanol 80 kiloliter per hari, dan pakan ternak hingga 75 ton per hari. Karena menggunakan mesin canggih, gula yang dihasilkan jenis premium alias putih bersih. Rendimen yang dihasilkan juga lumayan besar, rata-rata mencapai 9. Selama ini umumnya rendimen hanya 6-7. Kini, sambung Ade, sudah ada 7.000 hektar lahan tebu milik PTPN XII yang akan menjadi suplayer tebu. Jumlah ini masih ditambah lahan tebu swasta 1.000 hektar dan petani lokal 168 hektar. ‘’Kebutuhan kita sekitar
7.000 hektar. Jadi, memang masih kurang banyak,’’ jelasnya. Meski begitu, pihaknya optimis bisa mendongkrak produksi dengan menaikkan kualitas hasil panen tebu. Gula produksi pabrik Glenmore, katanya, akan dilelang. Termasuk dibeli oleh Bulog. Nantinya pabrik ini juga akan menjadi pusat edukasi dan peracikan gula. ‘’Intinya, akan jadi pusat industri berbasis tebu,’’ jelasnya. Karena bermesin modern, pabrik ini hanya menyerap 200 tenaga kerja di hari biasa. Saat musim giling tenaga bisa bertambah hingga 400 orang. Jumlah ini masih berdampak pada ekonomi lain, seperti para sopir, warung dan lainnya. Sebab, saat musim giling rata-rata mempekerjakan hingga 600 truk per hari. (kmb30)
19
Rabu Kliwon, 3 Agustus 2016
Bali Post/ade
SAIPUL JAMIL - Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) Rina Pertiwi usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/8) kemarin, terkait kasus suap penyanyi dangdut Saipul Jamil. Rina Pertiwi diperiksa sebagai saksi terkait dugaan suap penanganan perkara pidana asusila yang menyeret nama pendangdut Saipul Jamil.
Penahanan Pencemar Nama Baik
Harus Melalui Pembuktian Pengadilan Terlebih Dahulu Jakarta (Bali Post) Ketua Tim Panja RUU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dari pemerintah Prof. Dr. Henri Subiakto mengatakan, seseorang yang diduga melakukan pelanggaran pidana pencemaran nama baik dan dijerat menggunakan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tidak boleh lagi dipenjara sebelum ada putusan pengadilan. Dalam revisi UU ITE diusulkan agar pelaku yang diduga mencemarkan nama baik harus diproses melalui pengadilan terlebih dahulu. ‘’Dalam revisi ini kami dari pemerintah mengusulkan agar sanksi maksimalnya hanya empat tahun, sehingga tidak bisa dilakukan penahanan sebelum
persidangan,’’ kata Henri Subiakto dalam diskusi bertema ‘’RUU ITE’’ di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. Henri yang juga Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi dan Budaya Kementerian Kominfo menjelaskan, melalui RUU revisi UU ITE ini maka seorang yang dituduh melakukan pencemaran nama baik harus diproses pengadilan terlebih dahulu untuk membuktikan apakah dia terbukti melanggar Pasal 27 ayat 3. ‘’Definisi pencemaran nama baik pun tidak ada. Soal SARA juga tidak ada definisinya,’’ katanya. Soal tidak didefinisikannya pencemaran nama baik dan SARA, menurutnya, karena generasi ke depan akan
makin banyak berkomunikasi dan bergiat di dunia media sosial (cyber - medsos - maya). Sehingga aturan di dunia nyata dengan RUU ITE akan diberlakukan di dunia cyber, yang definisinya berbeda-beda. Mahkamah Konstitusi (MK) sendiri, menurutunya, sudah tiga kali memutuskan bahwa Pasal 27 baik ayat 1 tentang kesusilaan maupun pasal 3 tentang pencemaran nama baik itu tidak bertentangan dengan UUD 1945. Namun, pengaturan mengenai hal ini tetap dianggap perlu, sehingga rumusannya ideal. Hal yang tidak bertentangan dengan putusan MK adalah keharusan bagi aparat penegak hukum menunggu proses pembuktian dari pengadilan
Belum Diajukan Dari Hal. 1 Ia yang didampingi pengacara Sandy Arifin ditemui Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad yang kebetulan rekan sefraksi dengan anggota yang dimasalahkan Cita Citata. ‘’Fraksi menyerahkan sepenuhnya kepada MKD. Bagaimana kebijaksanaan MKD,’’ kata Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/8) kemarin. Konsultasi kepada Sufmi dilakukan pedangdut pemilik tembang ‘’Sakitnya Tuh di Sini’’ itu sebelum laporan secara resmi diajukan. Sufmi mengaku tidak mengetahui persoalan yang tengah ramai di jagat hiburan itu. Ia mengaku baru mengetahuinya setelah Cita Citata datang kepadanya. Sufmi mengatakan belum dapat menilai lebih jauh persoalan ini karena materi laporannya belum diajukan. Dia menyarankan jika masalahnya berkaitan dengan pidana, lebih baik dilaporkan melalui
jalur hukum. ‘’Kita belum lihat laporannya. Kalau ada unsur pidana, lebih baik diselesaikan secara pidana,’’ katanya. Mengenai sikap partai dan Fraksi Gerindra sendiri, dia mengatakan dirinya baru akan melaporkannya ke fraksi berdasarkan pengakuan dari pelantun lagu ‘’Goyang Dumang’’ ini. Kepada awak media, Cita Citata menjelaskan dirinya didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, berkonsultasi dengan pimpinan MKD DPR terkait dugaan kasus penipuan. Oknum anggota DPR itu disebut telah memesankan cincin tunangan berlian seharga Rp 450 juta untuk Cita Citata tetapi belum dibayar. Namun, justru Cita Citata yang dikejar-kejar penjual cicin untuk melunasinya. ‘’Tadi Cita konsultasi saja (ke MKD), ke depan seperti apa. Tadi sudah dapat solusi, dari Pak Dasco dapat solusi untuk bisa Cita membuat laporan langsung,’’ kata Cita Citata. (kmb4)
Ajang Pelestarian Dari Hal. 1
Selain itu ada fashion show endek Buleleng, pagelaran seni budaya, pameran lukisan, Buleleng Enderk Carnawal (BEC) dan penampilan artis nasional Slank. ‘’Adapun tema Bulfest tahun 2016 ini adalah ‘Masterpiecies of Buleleng’ atau Kembang Rampe Den Bukit,’’ jelas Sutrisna. Kata dia, gelaran Bulfest ini diharapkan dapat men-
jadi ajang pelestarian dan meningkatkan potensi pembangunan di Buleleng. Selain itu, Bulfest diharapkan menjadi agenda Nasional sekaligus menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Bali Utara. Pada pembukaan itu juga diserahkan piagam penghargaan atas prestasi khazanah seni budaya Buleleng Wayang Wong yang menjadi warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO. (ad091)
sebelum menahan seseorang yang diduga telah mencemarkan nama baik. RUU ITE yang menjadi usul inisiatif pemerintah rencananya akan diselesaikan hingga September 2016. Henri mengatakan, pentingnya RUU ITE mengingat perkembangan dunia cyber sangat dahsyat, masif, yang bisa dibaca dan disebar ke seluruh dunia serta bisa dimuat berulang-ulang. ‘’Tetapi, semuanya berdasarkan delik aduan. Presiden RI pun meski namanya dicermarkan, namun tidak ada aduan, maka tidak akan diproses di pengadilan,’’ ujarnya. RUU ITE ini terdiri dari 57 daftar inventarisasi masalah (DIM), sebanyak 12 DIM tidak ada perubahan, 33 DIM sedang dibahas,
dan 12 DIM hanya masalah redaksional. Sebelumnya, UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE telah memasukkan beberapa orang ke dalam jeruji besi meski persidangan belum berlangsung. Salah satunya adalah Prita Mulyasari. Prita dijerat UU ITE Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. Prita dijerat pasal itu setelah sebuah rumah sakit swasta melaporkannya ke penyidik Polri. Prita harus berhadapan dengan penyidik setelah dirinya mencurahkan isi hati menggunakan media sosial karena mendapat pelayanan yang buruk dari rumah sakit bersangkutan. (kmb4)
Pengembangan Ekonomi Dari Hal. 1 Islam mengharamkan sistem riba sebagaimana yang diterapkan dalam sistem perbankan konvensional. WIEF ke-12 di Jakarta pada 2 hingga 4 Agustus 2016 menjadi momentum yang am at pent i ng bagi pengembangan ekonomi syariah di tingkat dunia. Presiden Jokowi dalam pembukaan forum itu menyebutkan bahwa keuangan syariah sekarang menjadi industri bernilai ribuan triliun dolar Amerika Serikat (AS) yang diminati muslim dan non-muslim. Inggris, misalnya, merupakan negara Barat dan negara non-muslim, tetapi telah menjadi pusat perbankan syariah di Eropa. Pada 6 April 2014, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Glasgow di University of Glasgow menyelenggarakan seminar Islamic Finance Management yang ketika itu Penasihat Kebijakan Keuangan Pemerintah Inggris Omar Shaikh selaku narasumber menegaskan bahwa Inggris kini telah menjadi pusat perbankan Islam di Eropa. Sistem itu berkembang berkat dukungan politik pemerintah Kerajaan Inggris yang melihat pelaksanaan sistem ini sebagai peluang bisnis. Peluang bisnis keuangan syariah di Inggris makin berkembang seiring dengan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan
syariah. Oleh karena itu, sistem yang dibangun menekankan keterbukaan dalam pengelolaan perbankan dan lebih rasional dalam mengambil keuntungan bisnis keuangan perbankan. Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia sudah sewajarnya lebih pesat perekonomiannya dibandingkan dengan Inggris bila benar-benar menerapkan ekonomi syariah. Patut disambut baik bahwa pada penyelenggaraan WIEF ini, pemerintah meluncurkan ‘’Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah’’. Saat ini Indonesia memiliki 34 bank syariah, 53 perusahaan takaful, enam modal ventura, satu pegadaian, dan lebih dari 5.000 institusi keuangan mikro yang melayani lebih dari 22 juta nasabah di seluruh Indonesia. Penerapan ekonomi syariah dalam dunia perbankan nasional selama 20 tahun terakhir ini menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia di tengah-tengah penerapan perbankan konvensional. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencana a n P e m b a ng una n N a sional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa saat ini waktunya bagi Pemerintah Indonesia, bersama dengan regulator keuangan, mulai mengembangkan sistem keuangan syariah ke dimensi pasar, dan lapangan permainan (playing field) yang lebih
Bali Post/ant
luas. Dalam empat tahun terakhir, Bappenas sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan perencanaan induk (masterplan) yang komprehensif bagi Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia. Ada dua rekomendasi utama dalam rencana induk tersebut. Rekomendasi yang pertama yakni peningkatan dan perluasan perbankan, pasar modal, keuangan syariah nonbank, dan dana sosial. Rencana induk tersebut terdiri atas rencana aksi dan intervensi terhadap layanan yang meliputi aspek penting seperti kecukupan modal, pengembangan sumber daya manusia, perlindungan konsumen, sosialisasi dan jaring pengaman keuangan. Sejumlah target yang ingin dicapai oleh rencana induk tersebut, antara lain pembentukan bank investasi syariah, pembentukan perusahaan re-takaful, penempatan anggaran publik di sistem perbankan syariah, peningkatan kualitas ekonomi syariah atau edukasi keuangan di pendidikan tinggi, memperbesar penerbitan sukuk (Indonesia saat ini penerbit sukuk terbesar di dunia). Rekomendasi kedua yakni pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), sebuah lembaga koordinasi untuk memastikan semua pihak yang terkait melaksanakan rencana aksi masterplan dengan efektif. (ant) DOKUMEN - Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah mengamankan sejumlah dokumen seusai melakukan penggeledahan di Kantor Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako di Palu, Selasa (2/8) kemarin. Penggeledahan itu terkait proses penyidikan kasus dugaan korupsi penggunaan dana penelitian Universitas Tadulako tahun anggaran 20142015 senilai Rp 14 miliar yang menyeret mantan Kepala LPPM Prof. Dr. Sultan, M.Si. dan Bendahara Fauziah Tentri Sisi sebagai tersangka.
Bali Post/ant
BPJS - Bupati Subang nonaktif Ojang Sohandi meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan pemberian dan penerimaan suap terkait perkara kasus suap BPJS di Kejaksaan Tinggi Jabar, Selasa (2/8) kemarin. Pemeriksaan tersebut merupakan pengembangan kasus penyidikan penyalahgunaan anggaran pengelolaan dana kapitasi pada program Jamkesnas di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Jawa Barat tahun anggaran 2014.
Tembak Mati Dari Hal. 1 Dia mengatakan akan menindak tegas dan tidak main-main bila ada oknum di lingkungan BNN terlibat dalam permainan kasus narkoba. Dan pihaknya dalam hal ini terus melakukan penelusuran. Salah satu pernyataan Budiman yang diungkapkan Haris melalui surat sebelum dia dieksekusi tembak mati, di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Jumat malam lalu, selama menyelundupkan narkoba ke Indonesia, dia sudah menyetorkan uang sebesar Rp 450 miliar ke oknum BNN dan Rp 90 miliar ke oknum pejabat di Kepolisian Indonesia. Salah satu modus mendulang uang haram bisnis narkoba yang dilakoni peja-
bat-pejabat itu, sebagaimana penuturan Budiman, adalah dengan ‘’titip harga’’. Dia katakan, harga sebutir ekstasi dari pabriknya di Cina hanya Rp 5.000 dan bisa dijual Rp 200.000 sebutir di Indonesia. Para pejabat-pejabat ini, menurut penuturan Budiman sebagaimana disampaikan Azhar, kemudian meminta rente ‘’titip harga’ antara Rp 20.000 – Rp 30.000 per butir ekstasi yang dijual di Indonesia. Pihak yang meminta rente itu juga bukan satu pihak saja, menurut keterangan itu. Selain itu, Budiman juga mengaku ada oknum pejabat BNN yang meminta agar lapas di Nusakambangan mencopot kamera pengawas CCTV di sel Freddy Budiman. (ant)
Tahap Pertama Dari Hal. 1 Satu suara dengan PBB, Kelompok Kerja Hak Asasi Manusia (HRWG) menilai praktik hukuman mati mengarah pada pelanggaran HAM serius. ‘’Hak hidup adalah hak yang tidak bisa dibatasi dalam situasi apa pun,’’ ujar Direktur Eksekutif HRWG Muhammad Hafiz dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (28/7). Dia melanjutkan, rencana pemerintah untuk melakukan hukuman mati
dikeluarkan di tengah masih kacaunya proses penegakan hukum, di mana masih ditemukannya praktik penyiksaan hingga rekayasa kasus. Bahkan, ketidakadilan dan kecacatan hukum sudah ditemukan sejak eksekusi mati tahap pertama dan kedua. HRWG menilai Presiden Joko Widodo tidak mengindahkan sangkaan kuat terhadap beberapa kasus dan akibatnya menyasar mereka yang sama sekali tidak sepatutnya mendapatkan hukuman mati. (ant)
Rabu, 3 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Spot News 10.30 Ajeg Bali Rejang Daretan-Bugbug 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Spot News 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sekaa Gong Kebyar Istri Canda Swari Puri Tanjung Sari
15.30 Education on Bali TV 16.05 Lila Cita Kecak Lan Janger Br. Bun 17.05 Nangun Yadnya Ngenteg Linggih Pura Tambang Ulu-Ungasan 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina Badung (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Tarian SMA 1 Kuta 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Round Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Bondres Inovatif: Sugih Nagih (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Pura Windhu Segara-Sanur (3) 24.00 Closing
16 Pages
146 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
Turkey navigates tense relations with key allies
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
ay, August
Wednesd
y, August Wednesda
3, 2016
3, 2016
es U.S. warplan launch bombing n on Islamic campaig Libya State in Page 6
January
Canadian
R&B artist
Drake
one album). streams equalnew albums cracked 200 No other Billboard
off rapper the Drake held of the into the top ten of R&B artistweek at the top week. chart, - Canadian chart this Digital Songs sales, utive non-consecchart on Monday. On the LOS ANGELES online song defor a 12th album latest album which measures “Cold Water” Gucci Mane Billboard 200 debuted at Major Lazer’s Gucci Mane’s 169,000 copies weekly U.S.
Looking” units. at No. 1 withtop-selling song, album sold “Everybody 68,000 album “Views” chart buted week’s to No. songs Drake’s No. 2 with 152,000 200 album sales, sold. Last “Rise,” dropped Perry’s 80 million The Billboard 16,000 albums, from album one al- Katy week. (rtr) streamed equal 14 this and was the past week, totaling tallies units (10 songs activity (1,500 song sales times in units, according Sound- bum) and streaming 85,000 album from Nielsen Post at: to figures Jl. D.Tamblingan ional Bali Scan. Sanur
You can
find Internat
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
to June 2016
st Foreign touririses visit to Bali percent by 18.59
IBP/net
ds off Gucci Drake hol h week 12t Mane for board 200 at top of Bill
Nida Typhoon Kong, shuts Hong150 more than d flights cancelle Page 13
online: http://www.inte
y German Leroy forward Sane joins City ster Manche
AP Photo/Petros
Karadjias
tourist ar- Foreign reached DENPASAR in June 2016 the rival to Bali coming through 405,868 visits 405,835 visits many as seaport. airport as Bali visits through and 149 foreign tourists to perNumber of increased by 12.83 and in June 2016 to June 2015 compared compared cent when 2.86 percent when by it is an increase Agency (BPS) to May 2016.the Central Statistics that the foreign Chief of Nugroho, explained national2016 by of Bali, Adi Bali in June (26.23 percent), Australia percent), Japan tourists visiting came from (4.58 In the ity mostly percent), India percent). China (19.20 and Britain (4.38of January-June Bali period (4.47 percent) coming to during the Chinese meantime,most foreign travelers percent), 2016, the Australian (23.63 percent), English (4.82 included Japanese percent). (20.43 percent),and Indian (4.08 Tourist... (4.33 percent) on page 2 Continued
tense navigates Turkey with key allies relations
Turkey slammed ion Aug. 1, 2016. a demonstrat on Monday, addressing in Istanbul,Erdogan from diplomat in protest. Mosque Ortakoy a German Recep Tayyip next to the and summoned pigeons prevented President 15 coup, feeds the that failed July A woman court decision Turkey’s a German denouncing in Germany
in State group the Islamic base against and Turkey’s contribuhis Turkagainst the and Iraq, and met with Akar, Syria and the fight visited Turkey Gen. Hulusi the tions to NATOgroup. lives in self-a ish counterpart held captive by Islamic State Gulen, who as with briefly Pennsylvani who was Fethullah coup, as well Mon- imposed exile in also be heard says mas- rebels during the News can diplomat Binali Yildirim. at Global president Tayyip who the coup. Ankara has Prime Minister meetings, U.S. joint a German in “Bali Image” from 9.30 96.5 but the the Hicks summoned President Recep while and Radio FM am. Listen to Ahead of terminded Gulen’s extradition, Capt. Greg mes— Turkey prevented ion in Germany, until 10.00 FM at http:// for evidence staff spokesman ISTANBUL decision that demanded would “deliver and Global Radio ten2myTurkey navigated Washington is asking a demonstrat a court in the strongest involvement must said Dunford at day over from addressing visited Ankara as key allies. globalfmbali.lis streaming process with sages condemning of the cleric’s coup attempt.”also or live video Erdogan military official and http:// relations the recent would the extradition radio.com lfmbali.com course. Gulen li. strained coup plotters. peo- says ties terms said the generalof our endurthe top U.S. to run its http://radiogloba nel/global-fm-ba Hicks increasingly links to the coup left 271when be allowedan Erdogan ally until ustream.tv/chan through “the importance security,” once The attempted has expressedit for regionalIncirlik air night of violence used was several years ago. up rela- reaffirm partnership The government over what al- ple dead in a the the military efforts to shore Joint ing operations out of annoyance from its sections of helicopters to soured In a sign of growing citing of the U.S. and its renegade of support chairman Joseph Dunford, fighter jets government. Union over sees as a lack tions, the the coup, tanks, European the United Chiefs of Staff, Gen. lies in the the failed July 15 rather try to overthrow has accused to Erdogan Muslim cleric solidarity response expected the widespread States of harboring saying it for of criticism suspected than on those crackdown
balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
RABU KLIWON, 3 AGUSTUS 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Cynthia Lamusu-Surya Saputra
Siap Sambut Anak Pertama SETELAH delapan tahun menantikan kehadiran anak, pasangan Cynthia Lamusu dan Surya Saputra bersiap menyambut anak pertama. Usia kandungan Cynthia sudah masuk empat bulan. Pasangan ini sudah menggelar pengajian empat bulanan di kediaman mereka di Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (30/7). Selain itu, pada hari ini Surya juga memberikan informasi di akun Instagram-nya @suryasaputra507 jika ada anak kembar dalam rahim sang istri. ‘’Rasa syukur tak habis-habis aku panjatkan ke hadiratMu ya Allah... kau berikan untukku istri yang luar biasa dan kau berikan lagi kami hadiah... 2 malaikat kecil yang sekarang sedang tumbuh berkembang di rahim istriku,’’ tulis Surya, Minggu (31/7). Dalam unggahan foto terlihat Surya sambil jongkok mencium perut Cynthia yang mulai membuncit. Mereka mengenakan pakaian putih hingga terlihat serasi. Surya juga menaruh harap keselamatan istri dan dua anaknya kelak. ‘’Jadikanlah mereka anak-anak yang sehat, pintar, indah, dan soleh dan juga berikanlah kesehatan dan kekuatan untuk istriku ya Allah. Amiiin.. terima kasih ya Allah.’’ (pik)
Sate Kakul, Menu Andalan Pondok Sate Di FTF, Per Hari Habiskan 60 Kg
Bali Post/osi
Sujana Kenyem
Kembali ke Masa Kanak-kanak DUNIA seni rupa agaknya ikut juga megalami pasangsurut, karena kondisi ekonomi di Indonesia juga belum stabil. Segala kemungkinan bisa saja terjadi, tetapi bagi perupa muda Bali, I Nyoman Sujana Kenyem, kreativitas tetaplah kreativitas. Seni tidak boleh mati, bahkan dalam kondisi terjepit sekalipun. ‘’Seniman yang tahan banting, sesungguhnya maestro yang sesungguhnya dalam kehidupannya sendiri, karena bisa mengalahkan banyak hal untuk tetap berkreasi,’’ papar lelaki kelahiran 9 September 1973 ini. Baginya mencari ide sesungguhnya tidak mahal, kalau para seniman rajin otomatis ide akan datang sendiri. Kreator itu harus selalu gembira, karena sebagai kreator karya-karya mereka harus bisa dinikmati para penikmat seni, sekaligus mampu memberi sesuatu yang bisa memperkaya batin. Jadi, baginya apa pun perubahan yang terjadi, seorang seniman harus terus bekerja memotret kehidupan. ‘’Sesulit apa pun, semua hal dalam hidup ini harus terdokumentasi melalui karya,’’ ujarnya. Ekonomi boleh lesu, tetapi gereget berkesenian harus tetap tumbuh dan hidup. Kenyem pun sudah mengatur strategi dengan ‘’bersemedi’’ selama setahun untuk menata kembali proses kreatifnya. Hasilnya? Pameran tunggal pun segera digelar. Pameran tunggal yang akan berlangsung di Komaneka Fine Art Gallery ,6 Agustus - 6 September 2016, Kenyem menggusung tema ‘’A Place Behind The House’’, alam di belakang rumah. Tema yang sederhana dan kadang memang tidak terpikirkan. (osi)
Judika
Bali Post/ist
Mike Mohede Dimakamkan
Judika Persembahkan Lagu PENYANYI Judika Sihotang melantunkan lagu rohani berjudul “Tuhan Pasti Sanggup” dengan iringan organ saat peti jenazah Mike Mohede akan dimasukkan ke liang lahat di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (2/8) siang kemarin. Isak tangis para pelayat yang mengantarkan kepergian Mike ke tempat peristirahatan terakhir terdengar ketika peti mati bercat putih berisi penyanyi yang meninggal dunia akibat serangan jantung itu tiba di pekuburan pukul 12.00 WIB. Kerabat dan kawan Mike, termasuk artis Dirly Idol, Delon, Eva Celia, Lala Karmela dan Teza Sumendra, memenuhi tempat pemakaman itu. Jenazah Mike dikubur di liang lahat tersendiri, tidak jadi ditumpukkan ke makam ayahnya seperti rencana semula. Mike meninggal dunia dalam usia 32 tahun akibat serangan jantung saat tidur siang di rumahnya, Minggu (31/7) sore. Kepergiannya tidak disangka-sangka karena Mike sempat mengisi acara ulang tahun pernikahan ke-40 mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono, Jumat (29/7) malam. (ant)
SATE kakul (sejenis siput – red) masih menjadi primadona masyarakat Bali. Hal itu terbukti dari penjualan sate kakul Pondok Sate milik I Komang Sugiantara pada acara KMB Food Truck Festival (FTF), 29-31 Juli lalu. Dalam sehari Pondok Sate bisa menjual hingga 60 kg kakul. Diakui, kakul merupakan menu andalannya karena masih menjadi kegemaran masyarakat Bali. Menjadikan kakul sebagai menu andalan juga karena ia ingin terus melestarikan kuliner tradisional Bali. ‘’Pada
event pameran yang sering kami ikuti, kami bisa menghabiskan 60 kilogram bersih kakul untuk dijadikan sate,’’ katanya, belum lama ini. Lebih lanjut dikatakan, setiap satu kilogram kakul menghasilkan sekitar 8 porsi sate kakul. ‘’Jadi setiap hari pada hari-hari biasa itu kami mampu menjual sekitar 40 porsi sate kakul, dan jika pada event pameran sekitar 480 porsi bisa kami jual per harinya,’’ imbuhnya. Selain rasanya yang unik dan kenyal, kakul juga sangat bagus dikonsumsi oleh
penderita asma. Sifatnya yang nonkolesterol sehingga sangat baik untuk kesehatan. Bumbu kacang sebagai toping sate kakul ini juga memberikan kesan yang beda, sehingga tidak heran jika banyak masyarakat yang gemar akan makanan ini. Selama ini, kakul-kakul tersebut didapat dari petani di seluruh Bali, salah satunya dari wilayah Tabanan yang mendominasi suplai kakulnya. ‘’Hewan jenis ini menjadi hama pada tanaman sawah, yang biasanya dibuang begitu saja oleh petani. Dengan kami
menggunakan kakul sebagai makanan favorit masyarakat, ini bisa memberi peluang bagi petani untuk menjual kakul yang biasanya dibuang,’’ tandasnya. Selain sate kakul, Sugiantara juga menyajikan beberapa jenis sate lainnya seperti sate kelinci, sate alu (biawak – red), sate ayam, sate jamur dan yang akan digarapnya yaitu sate katak. Dia mengaku, sengaja menyediakan beragam sate yang memang jarang dikonsumsi oleh masyarakat dengan tujuan ingin menunjukkan bahwa hewan-
hewan ini memiliki kelezatan dan khasiat untuk kesehatan. Ia berharap ke depannya, pemerintah dapat memfasilitasi food truck tersebut untuk pengembangan usahanya, seperti menyediakan lahan khusus food truck di jalan sehingga terbentuk food street. Ia tidak ingin kalah dengan masyarakat luar Bali dalam hal kuliner, apalagi jika konsep food truck tersebut menyajikan menu tradisional Bali. Diakui, selama mengikuti pameran, event FTF yang paling sukses karena sangat ramai. (kmb42)
Digelar September, Festival Pesona Palu Nomoni
Dari kiri ke kanan: Swabawa, Wiwin Suyasa, Reza Sunardi, I Made Sujana.
Bali Post/ist
IHGMA Luncurkan Program Certified Hotel Administrator
INDONESIAN Hotel General Manager Association (IHGMA) kembali mengadakan program peningkatan kualitas hotel general manager sebagai bagian dari usaha untuk menghadapi persaingan global di bidang sumber daya manusia, khususnya pada industri perhotelan di Indonesia. Setelah sebelumnya menggelar workplace assesor untuk calon assessor profesi perhotelan dari latar belakang general manager hotel, saat ini IHGMA menggelar kegiatan bertajuk ‘’Certified Hotel Administrator (CHA) Review Class & Examination’’ bekerja sama dengan International Academic & Training Center (ITAC) di Fave Hotel Kartika Plaza, 2 – 5 Agustus 2016. ITAC sebagai pemegang lisensi resmi dari American Hotel & Lodging Education Institute (AHLEI). Pada pembukaan acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan dua piagam kerja sama atau MoU antara DPP IHGMA yang diwakili Ketua Umum Reza Sunardi dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) yang diwakili I Made Sujana, S.E., M.M., CHT., CHA. Dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara IHGMA dengan ITAC yang diwakili I Gede Wiwin Suyasa, CHE., CHA. Pada kesempatan tersebut, Ketua
Bidang Sertifikasi dan Pelatihan DPP IHGMA K. Swabawa, CHA. menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan ujian Certified Hotel Administrator (CHA) ini adalah program yang mengacu pada kompetensi internasional. Peserta akan diberikan materi yang komprehensif menyangkut operasional hotel yaitu leadership, human resource management, sales & marketing management, rooms division management, financial dan food & beverage management. ‘’Mereka yang lulus ujian setelah pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat internasional dari AHLEI, USA dan dapat dipasang sebagai gelar (CHA) di belakang nama peserta yang lulus. Sertifikat ini diakui di seluruh dunia sebagai tenaga ahli pengelola industri perhotelan,’’ kata Swabawa. Dalam sambutannya, Reza Sunardi menyampaikan bahwa program sertifikasi ini adalah bentuk upaya asosiasi dan pekerja perhotelan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian diri di tengah-tengah persaingan global. ‘’Kita harus siap bersaing dengan tenaga asing dan saya sangat yakin sekali bahwa kita bisa. Buktinya sudah banyak juga rekan-rekan kita yang berhasil menjadi GM di luar negeri seperti di Hongkong, Malaysia, Turki,
Dubai dan sebagainya. Jadi ini tanggung jawab kita untuk berusaha maju bersamasama di wadah IHGMA ini,’’ kata Reza. Sementara itu, I Made Sujana, S.E., MM., CHT., CHA. Menambahkan, ITAC dan STPBI telah mengambil langkah yang strategis dalam hal sertifikasi profesi khususnya pada level GM hotel ini dengan melakukan kerja sama internasional dengan pihak AHLEI. Sebab, sampai saat ini Indonesia belum menetapkan standar kompetensi untuk level general manager hotel. Diharapkan IHGMA dapat mendorong percepatan penetapan standar kompetensi ini, sehingga segera dapat melaksanakan sertifikasi kompetensi untuk profesi GM hotel secara nasional. Pelatihan dan ujian CHA untuk periode pertama ini diikuti oleh peserta dari kalangan general manager hotel dari beberapa daerah seperti Lombok, Yogyakarta, dan Bali. Sementara pada periode berikutnya akan dilaksanakan di Bandung, Samarinda, Makassar, Lampung dan daerah lainnya. Acara pembukaan juga dihadiri para pengurus DPP IHGMA di antaranya I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., Fransiska Handoko, CHA., Pipin Haryanto, Ratnadewi dan Irmansjah Madewa, CHA. (r)
PERHELATAN budaya yang dikemas dalam Festival Pesona Palu Nomoni 2016 digelar 24-26 September mendatang di sepanjang 2,7 km Pantai Palu, Sulawesi Tengah. Hajatan yang bertema ‘’Membuka Mata Dunia Menuju Palu Nomoni’’ digelar Pemerintah Kota Palu. Kegiatan yang menggaungkan ragam kebudayaan Suku Kaili Lembah Palu dan multi-etnis yang ada di Lembah Palu ini sekaligus untuk memperingati hari jadi Kota Palu pada 27 September 2016. Festival ini akan menyajikan 1.040 penabuh Gimba, 520 peniup Lalove, 520 titik Sulo (Obor), pertunjukan 10 ritual adat Kaili, pertunjukan 10 seni budaya Nusantara, 1.000 pelari internasional, 1.000 perenang menyeberangi Teluk Palu, 200 perahu tanpa awak, dan 200 perahu layar tradisional. ‘’Acara ini bertujuan mempromosikan Kota Palu sebagai destinasi unggulan di Sulawesi Tengah. Sekaligus sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan yang tahun ini menargetkan 500 ribu wisatawan nusantara (wisnus) dan 25 ribu wisatawan mancanegara (wisman) ke Palu,’’ ujar Wali Kota Palu Drs. Hidayat, M.Si. didampingi Wakil Wali Kota Sigit Purnomo Said atau yang akrab dikenal Pasha Ungu saat press conference di Bali
On Stage, Canggu, Selasa (2/8) kemarin. Hidayat menjelaskan, kegiatan ini sudah bertahuntahun diselenggarakan di Palu. Hanya nama festival tahun ini sedikit berbeda. Sebab, dulu namanya Festival Teluk Palu. Yang membuat unik lain dari festival ini adalah kendaraan yang akan mengangkut wisatawan selama festival adalah dokar. ‘’Lalu kenapa sekarang ada Nomoni, itu artinya adalah berbunyi. Jadi kalau diartikan, gemakan sedikit Palu, maka ini akan berbunyi,’’ katanya. Selain itu, kegiatan Festival Pesona Palu Nomoni ini juga akan mengolaborasikan seniman Bali dengan seniman Kota Palu. Sebab, budaya dan seni Bali dikatakan sudah mendunia. Oleh karena itu, momen tersebut sangat baik jika digunakan untuk menarik kunjungan wisatawan ke Kota Palu. Pihaknya pun berharap, dengan kolaborasi tersebut, Bali bisa menjadi jembatan dan sekaligus menjadi pembimbing Palu untuk menjadi kota destinasi dunia. ‘’Palu belajar banyak dari Bali. Tidak hanya dari segi seni dan budaya, tetapi juga untuk mendatangkan kunjungan wisman ke Palu. Sehingga Palu menjadi kota destinasi dunia ke depannya,’’ harapnya. (win)
Bali Post/win
FESTIVAL - Pasha Ungu didampingi Wali Kota Palu Drs. Hidayat, M.Si. (tengah) dan Director Bali On Stage Jane Chen saat memberikan penjelasan terkait dengan Festival Pesona Palu Nomoni 2016 di Bali On Stage, Canggu, Selasa (2/8) kemarin.