Skip to main content

Edisi 30 Nopember 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 101 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis wage, 30 november 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Gunung Agung Masih Fase Kritis

Ketinggian Asap Menurun

Amlapura (Bali Post) Pascaterjadinya tremor overscale pada Selasa (28/11) sore, aktivitas vulkanik Gunung Agung hingga Rabu (29/11) siang kemarin masih tinggi. Gunung Agung masih mengalami erupsi magmatik. Sementara asap abu vulkanik yang terlontar menurun dibandingkan hari sebelumnya. Hal itu diungkapkan Kepala PVMBG Kasbani, Rabu kemarin. Kata dia, aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi. Artinya Gunung Agung masih dalam fase kritis. Tremor juga masih terekam. Tetapi embusan asap abu vulkaniknya menurun. Jika kemarin sampai 3.000 meter lebih dari puncak kawah, Rabu ini teramati setinggi 2.000 meter. Sementara itu, Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Kamil Devy Syahbana mengungkapkan,

hasil pengukuran pada Selasa pukul 10.00 Wita sebelum terjadinya letusan, gas magmatik SO2 terekam antara 2.000-3.000 ton per hari. Sebelumnya alat juga merekam SO2 yang cukup tinggi hampir 6.000 ton per hari. Jadi SO2 ini mengindikasikan magma sudah berada di kedalaman dangkal, sehingga masih memungkinkan erupsi ke depan masih tetap ada. Hal. 19 Terjadi Letusan

Lagi, Muncul Tremor Overscale

Durasi Hampir Satu Jam

Amlapura (Bali Post) Gempa tremor overscale kembali terjadi Rabu (29/11) sore kemarin. Durasinya pun semakin panjang. Sehari sebelumnya tremor overscale hanya berlangsung 30 menit. Namun kemarin berlangsung hampir satu jam atau tepatnya 52 menit. Gempa tremor overscale mulai terjadi mulai pukul 17.25 Wita. Kepala PVMBG Kasbani membenarkan kembali ter-

jadi tremor everscale. ‘’Gempa tremor overscale durasinya memang lebih lama dari sebelumnya. Kalau pada Selasa (28/11) tremor durasinya 30 menit, tetapi sekarang durasinya lebih panjang mencapai 52 menit dengan amplitudonya 1-24 mm. Sekarang masih ada tremor. Tapi tidak tremor overscale. Karena tremornya mulai kecil lagi,’’ ungkap Kasbani. Hal. 19 Semakin Besar

Bali Post/rtr

PAKAI MASKER - Anak-anak sekolah memakai masker saat mereka berjalan menuju sekolah, Rabu (29/11) kemarin. Kini abu vulkanik Gunung Agung menyelimuti daerah Karangasem.

Ngurah Rai Mulai Normal

Badai Cempaka Tinggalkan Yogya

Yogyakarta (Bali Post) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta menyatakan pergerakan siklon tropis atau Badai Cempaka mulai berangsur meninggalkan perairan DIY. ‘’Pergerakan Badai Cempaka sedikit demi sedikit mulai menjauhi wilayah DIY,’’ kata Kepala Kelompok Operasional Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Joko Budiono, Rabu (29/11) kemarin. Menurut Joko, hingga pukul 07.00 WIB pengamatan yang dilakukan di Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta menunjukkan pergerakan Badai Cempaka ke arah selatan Samudera Hindia. Tren pergerakan siklon tropis itu, katanya, berdampak pada penurunan curah hujan saat ini. Berdasarkan data Stasiun Klimatologi BMKG curah hujan di DIY pada Rabu (29/11) mulai pukul 07.30-13.00 WIB tercatat 2.6 milimeter (mm) atau menurun dibandingkan curah hujan Selasa (28/11) yang mencapai 68 mm. Hal. 19 Korban Meninggal

Tidak Terbit Terkait dengan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW yang juga merupakan hari libur nasional maka pada hari Jumat (1/12) Bali Post tidak terbit. Bali Post terbit kembali seperti biasa mulai Sabtu (2/12). Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

Mangupura (Bali Post) Operasional Bandara Ngurah Rai, Rabu (29/11) sore kemarin kembali normal. Pesawat pertama yang berangkat pada pukul 16.16 Wita yaitu Wings Air tujuan Malang dan AirAsia QZ-7511 tujuan Jakarta pada pukul 17.10 Wita. Sementara pesawat yang tiba pertama pada pukul 18.07 Wita yaitu LionAir dari Surabaya. Kepala Otban Wilayah IV, Kelas I PASCADIBUKA - Sejumlah penumpang sedang registrasi pascadibukanya kembali Bandara Ngurah Rai, Rabu (29/11) kemarin. Bali Post/edi

Ngurah Rai Denpasar, Herson, mengatakan pukul 13.00 Wita sudah dilakukan evaluasi terhadap data fakta yang ada dari pihak BMKG, VAAC Darwin, laporan dari pilot, cuaca, kondisi dan debu vulkanik yang ada di sekitar Bandara Ngurah Rai, serta data paper test di selatan dan di barat landasan Bandara Ngurah Rai. Dari beberapa sumber tersebut, disimpulkan, untuk wilayah Bandara Ngurah Rai dari Otoritas Bandara (Otban) mewakili Dirjen Perhubungan Udara, Notam close dinyatakan dicabut pada pukul 15.00 Wita, Rabu (29/11). Hal. 19 Abu Vulkanik

Pasca-OTT, Empat Pejabat Jambi Dibawa ke Jakarta Jambi (Bali Post) – Empat pejabat di Provinsi Jambi yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK (BP, 29/11), Rabu (29/11) kemarin dibawa langsung ke Jakarta. Pantauan di lapangan, setelah terjaring OTT oleh penyidik KPK di Jambi dan menjalani pemeriksaan selama 20 jam lebih di Mapolda Jambi, keempat pejabat tersebut diberangkatkan menggunakan pe-

Diskusi Problematika Pendidikan

sawat menuju gedung KPK di Jakarta untuk penyidikan lebih lanjut. Awalnya yang menjalani pemeriksaan di gedung Mapolda Jambi ada delapan orang dan yang diberangkatkan menuju gedung KPK di Jakarta hanya empat orang dan mereka semua adalah pejabat daerah. Hal. 19 Tim Penindakan

Bali Post/ade

DIKAWAL - Ketua Harian DPW PAN Provinsi Jambi Supriyono dikawal petugas saat tiba di gedung KPK, Rabu (29/11) kemarin.

1

Waktu Habis untuk Mengajar, Guru Kesulitan Berinovasi Ada anomali dalam pendidikan di Indonesia. Di satu sisi, peningkatan kualitas pendidikan untuk mengejar ketertinggalan, terutama di Asia Tenggara, dibebankan kepada guru. Di sisi lain, pemerintah sampai saat ini tak kunjung mengangkat guru sesuai kebutuhan seharusnya. Imbasnya, guru yang ada dimaksimalkan untuk mengajar. Belum lagi tugas lain seperti mengajar ekstrakurikuler, mendampingi siswa dalam lomba, mengoreksi ulangan siswa yang jumlahnya tidak sedikit, hingga kewajiban membuat karya tulis untuk kenaikan pangkat.

Made Suarta

Wayan Citrawan

Ketut Yarsama

SOSOK yang layak digugu dan ditiru, dialah guru. Bukan berarti bebas menjejali mereka dengan beban jam mengajar. Apalagi sampai meniadakan kesempatan untuk mengikuti perkembangan zaman. Sebab, imbasnya guru menjadi kesulitan berinovasi dan akhirnya menimbulkan stagnasi dalam pendidikan. Demikian terungkap dalam Diskusi Problematika Pendidikan yang digelar Bali Post bekerja sama dengan IKIP PGRI Bali, di Warung 63 Jalan Veteran, Denpasar, Rabu (29/11) kemarin. Diskusi dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional ke-23 dan HUT ke-72 PGRI itu dihadiri Rektor IKIP PGRI Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., Wakil Rektor II Drs. I Dewa Putu Juwana, M.Hum., Wakil Rektor III Dr. Drs. I Wayan Citrawan, M.Pd., Dekan FPBS Dr. Ketut Yarsama, M.Hum., Dekan FIP Drs. I Nyoman Waga, M.Si., Dekan FPIPS Drs. Dewa Made Alit, M.Pd. dan Dekan FPOK Dr. Drs. I Wayan Adnyana, M.M., M.Erg. ‘’Ada satu anomali di sini. Di satu sisi, peningkatan kualitas pendidikan untuk mengejar ketertinggalan kita terutama di

Asia Tenggara, dibebankan kepada guru. Di sisi lain kita kekurangan guru,’’ ujar Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. mengawali diskusi. Menurut Suarta, pemerintah sampai saat ini tak kunjung mengangkat guru sesuai kebutuhan seharusnya. Imbasnya, guru yang ada mau tak mau dimaksimalkan untuk mengajar. Guru-guru dari tingkat sekolah dasar hingga menengah yang sudah dibebani minimal 24 jam mengajar, akhirnya ada yang harus bekerja hingga 40 jam mengajar. Belum lagi bicara tugas-tugas guru yang lain seperti mengajar ekstrakurikuler, mendampingi siswa dalam lomba, mengoreksi ulangan siswa yang jumlahnya tidak sedikit, hingga kewajiban membuat karya tulis untuk kenaikan pangkat. ‘’Sehebat-hebatnya seorang guru, dengan kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki, saya meyakini tidak akan bisa melahirkan hasil yang maksimal. Bayangkan seorang guru mengajar 40 jam. Ada keterbatasan tenaga, keterbatasan dalam belajar materi-materi baru. Ada kesan stagnasi di situ karena

waktunya habis untuk mengajar saja,’’ jelasnya. Suarta menambahkan, guru juga perlu diberi ruang untuk mengikuti perkembangan materi yang diajarkan. Dengan begitu, mereka bisa berinovasi dan memunculkan kreativitasnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sebaliknya, saat guru tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengembangkan diri karena beban terlalu tinggi, maka penurunan kualitas pendidikanlah yang menjadi taruhannya. Muaranya tentu saja pada anak didik yang kurang berkualitas pula. ‘’Pemerintah harus konsisten mengangkat guru, kurangi beban guru, sehingga akan ada waktu bagi guru untuk meningkatkan kualitas. Kurangi jam mengajarnya, sehingga guru bisa mengembangkan dirinya,’’ tegasnya. Wakil Rektor III IKIP PGRI Bali Dr. Drs. I Wayan Citrawan, M.Pd. mengatakan, guru tidak hanya dituntut untuk pintar mengajar, tetapi juga bisa melatih, mendidik, dan membimbing peserta didik. Hal. 19 Calon Guru


denpasar

2

Kamis Wage, 30 November 2017

figur

Bali Post/dok

Dorong Peningkatan Kualitas

PERKEMBANGAN usaha kecil dan menengah (UKM) di Denpasar cukup signifikan. Namun, dalam pengelolaannya masih perlu peningkatan. Oleh arena itu, Dinas Koperasi dan UMKM Denpasar berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas pengelola UKM. Upaya ini dilakukan dengan berbagai langkah, salah satunya pelatihan. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si., Rabu (29/11) kemarin. Mantan Kabag Humas Setda Kota Denpasar ini menjelaskan, jumlah UMKM di Denpasar terus berkembang. Data terakhir sampai saat ini 30.764 usaha. Dari jumlah tersebut, usaha mikro sebanyak 422 unit dan usaha kecil 276 usaha. Dilihat dari sebelumnya, terjadi perkembangan yang cukup signifikan. ‘’Kami terus mengembangkan usaha para pelaku UMKM. Selain memberikan dukungan akses modal dan pemasaran juga diberikan peningkatan SDM melalui pelatihan. Apalagi, saat ini pasar bebas sudah berlangsung. Maka persaingan pasti terjadi, sehingga kualitas SDM pelaku UMKM harus ditingkatkan dengan memberikan pelatihan, seminar, workshop dan sebagainya. Apalagi, Pemkot Denpasar mencanangkan menjadi Kota Kompeten. Maka dari itu, SDM UMKM harus tangguh. Inilah komitmen kami menjadi abdi UMKM,’’ tegasnya. Dengan semakin banyaknya peluang bagi para pelaku UMKM karena diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN, kata pejabat berkumis tebal ini, pelaku UMKM harus kreatif. Apalagi, pada tahun 2020 akan diberlakukan pasar bebas seluruh dunia. ‘’Jadi, kesempatan dan peluang bagi UMKM untuk memasarkan produk ungulannya ke seluruh dunia semakin terbuka. Apalagi, Bali menjadi pintu gerbang ekspor dunia. Namun, harus siap menembus pasar internasional. Maka dari itu, tidak salah kalau dari sekarang mempersiapkan diri agar mampu bersaing,’’ tegasnya. (ara)

Pemalsu Dokumen Kepabeanan Kapal Dituntut 1,5 Tahun

Denpasar (Bali Post) Joni Edy Susanto (43), terdakwa kasus dugaan pemalsuan dokumen kepabeanan Kapal Dream Bali, Rabu (29/11) kemarin, dituntut hukuman penjara selama satu tahun enam bulan (1,5 tahun) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. JPU Wayan Suardi di depan majelis hakim pimpinan Made Sukereni mengatakan, terdakwa terbukti bersalah sebagaimana yang diatur dalam ketentuan pasal 9 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Atas dasar itu, terdakwa dituntut selama 1,5 tahun dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Mendengar tuntutan itu, Joni yang diberikan kesempatan mengajukan pembelaan langsung menyampaikan melalui kuasa hukunnya. Di depan persidangan, kuasa hukum terdakwa meminta hukuman yang seringan-ringannya karena terdakwa masih memiliki tanggungan keluarga, yakni istri dan anak serta belum pernah dihukum. Atas pembelaan itu, JPU Wayan Suardi mengatakan tetap pada tuntutan. Sebelumnya, majelis hakim pengadilan tipikor mengadili dua PNS Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa dan Banyuwangi dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen kepabeanan Kapal Dream Bali. Mereka adalah terdakwa Joni Edy Susanto (43) dan Heru Supriyadi (45). JPU Suardi membeber Joni yang merupakan PNS KSOP Pelabuhan Benoa dan Heru yang merupakan PNS KSOP Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur diduga menyalahgunakan wewenang melakukan pungutan liar dengan membuat dokumen palsu terkait perubahan nama kapal dari Dream Tahiti berbendera Perancis menjadi Dream Bali. Dalam modusnya, Joni memalsukan dokumen kapal seolah-olah kapal ini dibuat di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menghindari pajak impor barang. Setelah dokumen selesai, lalu didaftarkan di KSOP Banyuwangi melalui Heru. Dokumen kapal palsu ini akhirnya keluar dan kapal jenis yacht juga sudah sempat beroperasi sekitar dua tahun menggunakan dokumen palsu. Pemalsuan dokumen balik nama kapal ini baru terungkap pada Juni 2016 oleh Bea dan Cukai dan dilaporkan ke Polda Bali. Tindak pidana korupsi ini mengakibatkan hilangnya hak negara dari pendapatan pajak impor Kapal Dream Bali mencapai Rp 1.096.449.000. Sementara Heru yang sejatinya ikut diadili meninggal dunia.(kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : 60 persen pekerja pariwisata terancam di-phk Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

MENJUNJUNG BUAH - Seorang tukang suun (pengangkut barang) menjunjung buah nenas di Pasar Kumbasari, Denpasar. Sebagian besar buruh angkut barang di pasar ini dilakoni kaum perempuan.

Dugaan Penyimpangan Relokasi Pasar Badung

Dilimpahkan ke Pidsus, Status Masih Pulbaket dan Puldata

Denpasar (Bali Post) -

Informasi adanya kenaikan status dari lidik ke penyidikan perkara dugaan penyimpangan relokasi Pasar Badung ke eks Tiara Grosir dibantah Kasi Intel Kejari Denpasar Agus Sastrawan, Rabu (29/11) kemarin. Dikonfirmasi usai melakukan kegiatan dan pemantauan proyek melalui TP4D, Agus Sastrawan mengatakan, kasus terkait relokasi Pasar Badung masih tahap pengumpulan ba-

han keterangan (pulbaket) dan pengumpulan data (puldata). “Soal itu masih pulbaket dan puldata,” tegasnya. Saat disinggung bahwa sebelumnya kasus tersebut dinaikkan

ke lidik setelah dilakukan ekspos, Agus Sastrawan mengaku belum mendapatkan informasi dari penyidik pidsus. “Nanti saya tanyakan dulu ke pidsus,” jelasnya. Informasi di internal kejaksaan, memang kasus tersebut pascameminta keterangan sejumlah pejabat di Pemkot Denpasar oleh petugas intel, kini sudah dilimpahkan ke pidsus. Artinya, sudah ada kenaikan status meskipun pihak pidsus

juga menyebut bahwa soal relokasi Pasar Badung masih dalam tahap pulbaket dan puldata. Pihak dinas yang sudah dimintai keterangan ada dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Denpasar yang dulunya bernama Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP). Pasalnya, ada indikasi dana pusat yang cair dikelola DTRP. Dana ini rencananya digunakan untuk membangun pasar darurat untuk menampung para pedagang.

Alurnya, BPBD Kota Denpasar membuat rekomendasi untuk kebakaran tersebut selanjutnya diajukan ke pusat. Relokasi inilah diduga terjadi penyimpangan, sehingga dari pihak BPBD juga ada yang dimintai keterangan. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Wali Kota Rai Mantra Jamin Kesehatan Pemangku Lakukan Kerja Sama dengan BPJS

PELAYANAN kesehatan yang merupakan salah satu pelayanan dasar pada masyarakat menjadi perhatian serius

Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Setelah meluncurkan program

KESEHATAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra akan memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh pemangku Kahyangan Tiga se-Kota Denpasar.

Denpasar mantap kesehatan masyarakat (Damakesmas) dan Unit Health Coverage (UHC), Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh pemangku kahyangan tiga se-Kota Denpasar. ‘’Selain memberikan jaminan kesehatan pada keluarga kurang mampu dan berpendapatan tidak tetap, kami juga memberikan jaminan kesehatan pada Pemangku Kahyangan Tiga seKota Denpasar,’’ ujar Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di sela-sela kegiatan di Denpasar, Selasa (28/11). Pemerataan pelayanan kesehatan menjadi prioritas program pelayanan kesehatan sehingga semua masyarakat dapat pelayanan kesehatan yang sama dan merata. Dengan adanya jaminan kesehatan, diharapkan para pemangku tidak lagi berpikir tentang pelayanan kesehatan dan lebih konsentrasi kepada pelayanan umat. Sedangkan

untuk memberikan pelayanan kesehatan secara merata, Rai Mantra telah meluncurkan program kesehatan Damakesmas dan UHC. ‘’Terima kasih kepada BPJS Kesehatan telah ikut menjamin kesehatan para pemangku di Kota Denpasar. Di samping itu, sekarang kami sedang mendata masyarakat kurang mampu untuk mengcover jaminan kesehatan sehingga tahun depan seluruh masyarakat Kota Denpasar sudah tercover tentang permasalahan kesehatannya,’’ ucap Rai Mantra. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Mataram menambahkan, jumlah pemangku kahyangan tiga se-Kota Denpasar berjumlah 254 pemangku lanang-isteri. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar mengingat dalam melayani umat para pemangku terkadang lupa dengan ikut jaminan kesehatan. ‘’Ini merupakan langkah kepedulian Bapak Wali Kota terhadap

para pemangku. Sehingga, para pemangku tidak perlu khawatir terhadap pelayanan kesehatan,’’ ujar Ngurah Mataram. Untuk pelayanan kesehatan yang didapatkan para pemangku adalah pelayanan kesehatan kelas II (dua). Ini juga sebagai bentuk penghargaan bagi para pemangku. Untuk memberikan jaminan kesehatan kepada para pemangku, Ngurah Mataram mengaku telah bekerja sama dengan Paiketan Pemangku Kota Denpasar yang merupakan persatuan para pemuka agama Hindu se-Kota Denpasar. Kerja sama ini dilakukan mengingat pelayanan kesehatan yang diberikan merupakan pelayanan kesehatan kelas II (dua) maka pembayaran jaminan kesehatan tidak bisa dilakukan langsung oleh pemerintah. Untuk itulah dilakukan kerja sama dengan Paiketan Pemangku Kota Denpasar dengan Pemerintah Kota Denpasar dan BPJS. (ad1594)

Musyawarah Kerja Ke-46 Korpri Kota Denpasar

Rai Mantra Ajak Tingkatkan Profesionalisme dan Mentalitas Kerja

KORPS Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai ujung tombak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat diharapkan mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dalam menanamkan nilainilai kejujuran, kedisiplinan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan. Hal tersebut ditekankan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Musyawarah Kerja ke-46 Korpri Kota Denpasar yang dirangkaikan dengan Pemilihan Kepengurusan Korpri Kota Denpasar Periode Tahun 2017-2022 di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (29/11) kemarin. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran kepengurusan maupun anggota Korpri Kota Denpasar. Rai Mantra menegaskan, profesionalisme suatu keharusan karena hal itu disesuaikan dengan tuntutan era saat ini.

Memasuki era reformasi birokrasi saat ini yang menjadikan tututan-tuntutan dalam bekerja profesional yang sangat dirasakan seluruh aparatur Pemkot Denpasar. Slogan Sewaka Dharma melayani adalah kewajiban sebagai landasan dalam melakukan perubahan-perubahan pada era ini yang sudah berjalan dengan baik di masing-masing OPD Denpasar. Di samping itu, perubahan ini sudah sangat dirasakan masyarakat dan menjadi sebagai tahapan-tahapan profesionalisme yang dilakukan Pemkot Denpasar. Program profesionalisme ini agar dapat lebih terarah, baik secara pendidikan mental maupun pendidikan manejerial. Tantangan ini tentu sangat besar dihadapai, dari masalah budaya dan masalah individual sebagai tantangan Korpri ke depan. Di Bali dengan keberadaan budaya dan Tri Hita Karana dengan perubahan zaman dapat menjadi interaksi

saling mengatasi di organisasi Korpri. Di samping sebagai peran jabatan masing-masing, Korpri juga memiliki peluang dalam meningkatan wawasan anggota serta manejerial profesionalisme dalam mendukung kinerja dan karir para anggota Korpri. ‘’Selamat HUT Korpri dan selamat bermusyawarah. Semoga apa yang menjadi tujuan bersama tercapai serta mampu melaksankan tugas-tugas dalam pembangunan Kota Denpasar dengan optimal,’’ ujar Rai Mantra. Sementara itu, Ketua Korpri Kota Denpasar yang terpilih secara aklamasi untuk periode tahun 2017-2022, AAN Rai Iswara didampingi Ketua Panitia IGN Eddy Mulya mengatakan, sesuai dengan tema serta kinerja kita harus bersandar pada nilai kerja secara bersama. Sehingga, pihaknya akan terus berusaha untuk selalu meningkatkan kualitas kerja sehingga benar-

benar menghasilkan kualitas diri ASN seperti apa yang menjadi harapan Wali Kota Rai Mantra selaku Dewan Penasehat Korpri Kota Denpasar. Yakni, meningkatkan profesionalisme

dan mentalitas dalam bekerja. “Kita berharap di jajaran Korpri Kota Denpasar tidak hanya cerdas emosional, namun juga cerdas sosial dan spiritual,” tegasnya. (ad1585)

MUSYAWARAH KERJA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Sekda AAN Rai Iswara saat menghadiri Musyawarah Kerja Korpri di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (29/11) kemarin.


BADUNG

Kamis Wage, 30 November 2017

3

Badung Peringati Hari Jadi Ke-46 Korpri

Wabup Suiasa: ASN Harus Tunjukkan Jati Diri sebagai Abdi Negara dan Masyarakat APARATUR Sipil Negara (ASN) harus mampu menunjukkan jati diri sebagai abdi negara dan masyarakat. “Sebagai ASN dalam wadah Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) kita harapkan benarbenar bisa menunjukkan jati dirinya sebagai pengabdi negara dan masyarakat,” kata Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku inspektur upacara pada apel peringatan HUT ke-46 Korpri di Kabupaten Badung, Rabu (29/11) kemarin, di Lapangan Puspem Badung. Suiasa menambahkan, ASN merupakan pemantik dan motivator bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan. Untuk itu, melalui momentum peringatan HUT Korpri ini, seluruh jajaran ASN khusus-

nya di Pemerintah Kabupaten Badung dapat menjadi pemacu dan memotivasi masyarakat untuk bertekad bulat dan memperkuat serta memperkokoh kembali kesadaran kejiwaan masyarakat dalam rangka sebagai satu kesatuan korps untuk bergerak bersama-sama membangun masyarakat Badung dan membangun Kabupaten Badung, sehingga citacita menjadikan masyarakat Badung bahagia dan Badung yang mandiri ke depan memang ada di garis tangan ASN. “Atas nama pimpinan dan masyarakat Badung, kami mengucapkan selamat ulang tahun bagi jajaran Korpri. Semoga ke depan bisa bertahan dan mampu mensejahterakan anggotanya serta dedikasinya kepada bangsa, negara dan

masyarakat,” ungkapnya. Di bagian lainnya, Suiasa menjelaskan, terkait kesejahteraan guru, Pemkab sudah mengambil langkah-langkah peningkatan kesejahteraan dengan memberikan beberapa tambahan penghasilan di luar dari ketentuan formal yang didapatkan. Misalnya, insentif para guru di Badung sudah ditingkatkan, mulai APBD 2017 juga sudah memberikan uang lauk-pauk kepada guru negeri, kepada guru honorer dan kontrak pun sudah diberikan insentif. “Buat guru honor komite sekarang ini sudah kita biayai dari APBD. Dari APBD ini pun sudah kita tingkatkan yang semula dari perubahan tahun 2016 dianggarkan Rp 50.000 per jam, tahun 2017 kita tingkatkan Rp 100.000 per

jam, 2018 kita tingkatkan lagi menjadi Rp 125.000. Bahkan, guru honor yang mengajar per minggu sampai 24 jam kita tetapkan pendapatannya adalah UMK,” tambahnya. Sementara dalam sambutan Presiden RI yang dibacakan Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menekankan bahwa sejak pertama kali berdiri Korpri sebagai satu-satunya wadah bagi pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terusmenerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara. Sejalan dengan berlakunya UU ASN, Korpri siap bertranformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan

menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum serta mengemban kesejahteraan anggota. Tema peringatan hari Korpri Tahun 2017 ini adalah “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”, dengan sub tema “Mewujudkan Jiwa Korsa Pemersatu Korpri sebagai Perekat Bangsa, Korpri Siap Bekerja Bersama dengan Segenap Komponen Bangsa Guna Menjaga Stabilitas Negara, Korpri Siap Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat”. Tujuan dari peringatan ini, guna memantapkan fungsi perekat persatuan bangsa, memantapkan netralitas seluruh anggota, terutama menghadapi Pemilu-

PERINGATAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku inspektur upacara pada apel peringatan HUT ke46 Korpri di Kabupaten Badung, Rabu (29/11) kemarin, di Lapangan Puspem Badung. kada serentak, meningkatkan semangat profesionalitas seluruh ASN, mengajak anggota Korpri di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik dan meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan dalam bentuk kegiatan olahraga,

bakti sosial, penghijauan, pembinaan mental/rohani. Peringatan HUT Korpri dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Badung I Wayan Suyasa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung dan kepala perangkat daerah se-Badung. (ad1587)

Mangkir, Anggota Polres Badung Dipecat

Bali Post/ist

MENYERAHKAN - Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta menyerahkan reward kepada anggota Sat. Resnarkoba.

Pemkab Bagi Ribuan Rumah Mangupura (Bali Post) -

Selain menikmati penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung juga akan segera merealisasikan ribuan rumah bagi enam kabupaten penerima PHR, yakni Karangasem, Klungkung, Bangli, Buleleng, Tabanan dan Jembrana. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, ada 2.000 unit rumah yang akan dibagi-bagikan di seluruh Bali pada tahun 2018. Program ini sesuai dengan tagline yang kerap didengung-dengungkan, yakni Dari Badung Membangun Bali. “Tahun 2018 nanti, kami akan mengeluarkan dua ribu rumah untuk Bali,” ujar Giri Prasta saat acara pelantikan Pengurus Kadin Badung, Selasa (28/11) lalu. Menurut Giri Prasta, bantuan bedah rumah layak huni dibagi menjadi tiga kategori bantuan. Seperti bedah rumah sebesar Rp 55 juta, bantuan rehab berat sebesar Rp 30 juta dan rehab ringan sebesar Rp 15 juta.

Bangunan rumah ini terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu dan satu kamar kecil/toilet. “Bantuan bedah rumah akan dibagi secara proporsional. Contohnya, Buleleng dapat 200 rumah, Bangli 200, Klungkung 300, Jembrana 300 dan seterusnya,” ungkapnya. Melalui program tersebut, Giri Prasta optimis dalam lima tahun ke depan tidak ada masyarakat Bali yang tinggal di rumah tidak layak huni. Terlebih hingga tidak memiliki rumah, sehingga pihaknya berharap dukungan semua pihak. “Kalau ini bisa, kurang dari lima tahun, Bali kami targetkan sudah tuntas,” katanya. Selain untuk enam ka-

Mangupura (Bali Post) Masyarakat di Kecamatan Petang, Badung merasakan adanya paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung. Meski secara kasat mata belum terlihat dengan jelas, namun masyarakat tepatnya di Desa Pelaga dan Desa Belok Sidan merasakan mata perih saat beraktivitas di jalan. Dikonfirmasi Rabu (29/11) kemarin, Perbekel Pelaga I Gusti Lanang Umbara membenarkan jika warga setempat merasakan adanya paparan abu vulkanik. “Memang secara kasat mata belum terlihat jelas. Tapi, warga sudah merasakanan perih di mata, terutama saat berkendaraan,” ujarnya. Guna mengantisipasi bahaya abu vulkanik bagi kesehatan, Gusti Lanang mengimbau kepada masyarakat di wilayahnya untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Pihaknya juga telah membagikan 1.000 masker untuk siswa SMPN 2 Petang yang

merupakan bantuan dari PMI Badung. “Untuk berikutnya, pembagian masker juga akan diberikan kepada masyarakat dengan anggaran dari Pemerintah Desa Pelaga,” katanya. Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika juga mengakui abu vulkanik Gunung Agung telah terasa di Desa Plaga dan Belok Sidan. Hal ini diketahui dari pemantauan yang dilakukan dan informasi dari relawan PMI di Petang. “Kami bersama tim melakukan pemantauan dan membagikan sejumlah masker kepada siswa-siswi SMPN 2 Pelaga dan SMPN 3 Pelaga. Ada sekitar seribu masker yang dibagikan kepada siswa dan guru di sana,” ujarnya. Mantan Sekda Badung ini mengimbau agar siswa tidak terlalu banyak melakukan aktivitas di luar ruangan untuk meminimalisasi dampak negatif abu vulkanik. “Kebetulan para siswa sedang mengikuti ujian semester. Jadi, kami imbauan untuk

bupaten penerima PHR, program bedah rumah juga akan diterapkan di Gumi Keris. Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman A.A. Ngurah Bayu Kumara Putra menjelaskan, ada 3.300 rumah tangga miskin yang menjadi sasaran bantuan ini. Pada tahun 2017 ini, jumlah rumah tangga sasaran (RTS) yang telah diverifikasi berdasarkan usulan dari desa se-Kabupaten Badung sebanyak 3.315 RTS. Rinciannya, rehab total sebanyak 841 RTS dengan bantuan dana Rp 55 juta, peningkatan kualitas rehab sedang sebanyak 794 RTS dengan bantuan dana Rp 30 juta dan peningkatan kualitas rehab ringan se-

banyak 1.190 RTS dengan bantuan dana Rp 15 juta. Untuk rumah tangga sasaran yang diberikan bantuan rumah layak huni tahun 2017 adalah sebanyak 625 RTS dengan besaran dana bantuan sebesar Rp 55 juta per RTS, sisanya akan diusulkan pada APBD tahun 2018 dan APBD tahun 2019. Bayu Kumara Putra menambahkan, dana bantuan sosial bedah rumah diberikan dalam bentuk uang yang ditransfer ke rekening masingmasing penerima bantuan rumah sesuai SK Penetapan oleh Bupati Badung. Dari 625 penerima bantuan rumah layak huni, untuk Kecamatan Petang mendapat alokasi bantuan sebanyak 111 RTS, Abiansemal 264 RTS, Mengwi 244 RTS, Kuta Utara 3 RTS dan Kuta Selatan 3 RTS yang berasal dari 45 desa/kelurahan di Kabupaten Badung. (kmb27)

Paparan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Agung Sampai Petang

Bali Post/ist

MASKER - PMI Badung membagikan masker kepada para siswa dan guru. tidak banyak beraktivitas di luar kelas,” katanya. Selain membantu warga Badung, kata Kompyang R. Swandika, pihaknya juga telah mengirimkan bantuan tenaga ke Karangasem untuk membantu pengungsi. “Kami

sudah kirimkan (bantuan– red) dan kini kami fokus untuk membantu warga di Kabupaten Badung karena kami lihat paparan abu Gunung Agung sudah sampai di Kecamtan Petang,” tegasnya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Bali Nomor SKEP/537/ X /2017 tertanggal 30 Oktober 2017, anggota Sium Polres Badung Brigadir I Wayan Susila Adnyana dipecat sebagai anggota Polri. Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tersebut digelar di lapangan apel Mapolres Badung, Rabu (29/11) kemarin. Pemecatan tersebut dilakukan karena Susila Adnyana melanggar kode etik Polri yaitu mangkir dari dinas selama 30 hari atau disersi. Perbuatan Susila Adnyana ini sempat menghebohkan publik karena diduga bunuh diri di Pantai Kuta, Januari 2016. Sebelum menghilang, ia menitipkan tas dan sepeda motornya di Kantor Pos Polair Pantai Kuta. Sedangkan keberadaanya hingga saat ini belum diketahui. Selain itu, dalam upacara tersebut juga diserahkan reward (penghargaan) kepada lima anggota Polres

Badung karena berhasil dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. Kelima personel tersebut merupakan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Badung yaitu Iptu I Wayan Sujana, Bripka I Made Agus Subintara, Bripka I Nyoman Putra Adnyana, Brigadir I Komang Rully Mahardika dan Brigadir I Nyoman Alit Astawa. Mereka berhasil mengungkap kasus 65,64 gram sabu-sabu (SS). Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta dalam amanatnya mengatakan, pemberian reward and punishment merupakan komitmen Polri dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum. Termasuk, pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan anggota tetap ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Baik itu pelanggaran disiplin, kode etik maupun sanksi yang berlaku di lingkungan Polri dan hukum nasional. “Ini merupakan

realisasi empat program unggulan Quick Wins yang dicanangkan Bapak Kapolri dalam menerapkan reward and punishment secara konsisten, adil dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuannya memberikan motivasi kepada anggota untuk bekerja sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta tidak melakukan perbuatan di luar ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Menurut Yudith Satriya Hananta, reward and punishment merupakan program kepolisian untuk meningkatkan semangat kerja anggota. Reward merupakan penghargaan yang diberikan pimpinan atas kinerja maksimal anggota kepolisian. Sedangkan punishment diterapkan kepada personel yang dalam tugasnya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan harus mendapatkan hukuman sesuai dengan kadar pelanggarannya. (kmb36)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Undiknas Divisitasi Asesor Akreditasi Institusi

DOKUMEN - Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma (dua dari kanan) didampingi Nyoman Sri Subawa menyerahkan dokumen kepada asesor APT. UNDIKNAS memiliki modal besar guna meraih dan meningkatkan nilai Akreditas Institusi Peguruan Tinggi (AIPT) yang kini disebut APT dari berstatus B menjadi A. Hal ini disebabkan Undiknas mempunyai lima program studi (prodi) terkareditasi A atau terbanyak di Bali. Potensi ini dimanfaatkan oleh Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. dengan mempercepat reakreditasi institusi. Untuk itu, tiga asesor APT (Akreditasi Perguruan Tinggi), Senin (27/11) lalu melakukan visitasi di Undiknas. Visitasi dipusatkan di Auditorium GSD lantai empat kampus Sidakarya, Denpasar. Para asesor masing-masing Prof. Dr. Ir. Marwan dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Dr. Mukti Fajar Nur Dewata, S.H.,

M.Hum. (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) dan Dr. Ir. Iman Herwidiana, Ph.D. (Universitas BINUS) diterima Rektor Prof. Gede Sri Darma bersama Wakil Rektor Dr. Nyoman Sri Subawa serta para direktur dan dekan di lingkungan Undiknas. Saat itu Rektor Undiknas menyerahkan dokumen akreditasi kepada para asesor. Prof. Gede Sri Darma mengungkapkan, Undiknas sengaja mempercepat pengajuan kembali akreditasi institusi (APT) yang jatuh tempo Juli tahun 2019, agar estafet kepemimpinan Undiknas tidak sia-sia. APT diajukan Undiknas juga bertujuan meraih nilai unggul (terakreditasi A) agar continues improvement selalu terjadi bahkan memberikan

value added bagi kepemimpinan dan pengelolaan Undiknas di masa mendatang. Sebelum mengakhiri masa jabatannya sebagai rektor, ia mengharapkan Undiknas sudah mengantongi nilai A untuk APT. Rektor Undiknas yang juga asesor nasional BAN-PT dan asesor internasional ini menambahkan, civitas akademika Undiknas begitu bersemangat diajak meningkatkan predikat APT dari B menjadi A. Spirit tinggi ini diberinya apresiasi positif yang menunjukkan bahwa Undiknas terus berinovasi untuk maju. Untuk itu, pada Juli 2017 lalu Undiknas mengirimkan berkas/instrumen akreditasi secara online (SAPTO). Menurut Prof. Gede Sri Darma, kehadiran asesor APT memberikan vibrasi positif terhadap kemajuan Undiknas yang begitu kencang dibandingkan lima tahun lalu. Untuk itu, Ketua Ikatan Profesi Komputer dan Informasi (IPKIN) Bali ini mohon doa restu masyarakat Bali agar bisa meraih APT nilai A pertama bagi PTS di Bali. Ditegaskannya, Undiknas tetap berkomitmen mengedepankan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu lewat tata kelola PT yang baik guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing global. Ini disebutnya mencerdaskan anak bangsa guna menjadi SDM yang berdaya saing internasional sesuai moto Undiknas ‘’Smart, Digital and Global’’. Asesor BAN-PT Mansyur Ramli memuji Undiknas yang juga dijadikan responden bagi BAN-PT karena kampus ini termasuk terbaik di Indonesia Timur. (ad1588)

Tim IbM Prodi Peternakan FP Unwar

Optimalkan Kelompok Ternak, Produksi Pupuk Organik Berkualitas

TIM Prodi Peternakan Fakultas Pertanian (FP) Universitas Warmadewa (Unwar) berupaya mewujudkan pabrik mini pupuk organik berkualitas dan bernilai ekonomis pada kelompok mitra. Hal itu diwujudkan dalam program Iptek bagi Masyarakat (IbM). Ketua Tim Ir. I Gede Sutapa, M.P. menjelaskan, program IbM menerapkan paradigma baru dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang bersifat problem solving, komprehensif, bermakna, tuntas dan berkelanjutan (sustainable). Tujuannya untuk membentuk dan mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Setelah melalui tahapan penilaian proposal dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Ditjen Penguatan Risbang Kemenristek Dikti, tim IbM dari Prodi Peternakan FP Unwar mendapat kepercayaan melaksanakan program IbM. Program IbM diadakan pada kelompok tani ternak untuk melakukan pengolahan limbah ternak sapi menjadi pupuk organik padat (Pupuk Organik Super Petani Bali) dan cair (Biomi) yang berkualitas dan bernilai ekonomis. Ada dua sasaran kelompok tani ternak, yaitu Panca Urip Mertasari, Desa Mengwitani, dan Manik Tirta Rahayu, Desa Baha, di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Kedua kelompok mitra ini memiliki potensi ternak sapi yang dilengkapi sarana perkandangan, instalasi dan tempat pengolahan limbah cair dan padat serta alat penghancur pupuk organik (APPO). Namun, potensi berupa

ORGANIK – Tim Prodi Peternakan FP Unwar mendapat kepercayaan dari DRPM membuat pupuk organik melalui program Iptek bagi Masyarakat (IbM). limbah padat dan cair belum digarap secara optimal karena keterbatasan dari aspek pengetahuan dan keterampilan, permodalan, manajemen dan pemasaran. Melalui program IbM, kelompok mitra diberikan peralatan dan bahan sebagai modal usaha. Kelompok mitra juga mendapatkan pelatihan teori dan praktik untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah padat dan cair menjadi pupuk organik berkualitas dan bernilai ekonomis. Selain itu, tim IbM memfasilitasi kelompok mitra dengan membuka jaringan pemasaran yang lebih luas. Selanjutnya tim memberikan manajemen dalam pengelolaan usaha dan melakukan pendampingan, monitoring dan evaluasi (monev) secara berkelanjutan selama delapan bulan.

Ketua masing-masing kelompok tani ternak, I Gusti Ngurah Agung Suarsa dan I Wayan Kertiana, menyatakan program ini sangat dirasakan manfaatnya. Keduanya bersama anggota kelompoknya juga sudah mampu membuat produk pupuk organik padat dan cair berkualitas. Kelompok tani ternak itu mampu meningkatkan nilai jual secara ekonomis dari limbah ternak urine yang sebelumnya dibiarkan begitu saja. Setelah diolah dan dikemas, limbah cair ini bernilai Rp 25.000 per liter dan limbah ternak padat yang sebelumnya dijual mentah senilai Rp 200.000 per truk sebanyak 6-8 ton. Setelah diolah dan dikemas bernilai Rp 30.000 per sak. Saat ini kelompok tersebut mendapat permintaan Biomi 200 liter dan pupuk organik super petani Bali sebanyak lima ton setiap bulan. (ad1590)

Kamis Wage, 30 November 2017

Astra Motor Bali

Ajak Komunitas Honda PCX150 ’’Fun Rally’’ Jelajahi Kota Gianyar

DILEPAS – Peserta Enjoy Your PCX150 dilepas di halaman Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar, untuk memulai Fun Rally menjelajahi Kota Gianyar. UNTUK mengapresiasi pencinta motor skutik premium Honda PCX150, Astra Motor Bali mengajak komunitas PCX untuk mengikuti Fun Rally jelajah kota seni Gianyar sekaligus gathering yang digelar Sabtu (25/11) lalu. Kegiatan bertemakan ‘’Enjoy your PCX150’’ ini diikuti 47 orang peserta dari dua komunitas Honda PCX yang terlibat, yaitu Dewata PCX Community (DPC) dan Honda PCX Club Indonesia. Anggota komunitas ini memulai kegiatan diawali breafing cara berkendara dengan aman sekaligus mengampanyekan #Cari_Aman oleh tim Safety Riding Astra Motor Bali. Peserta kemudian bersiap berkumpul di halaman Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar, untuk memulai kegiatan reli pukul 15.00 Wita menyusuri kota seni Gianyar. Perjalanan mengambil rute Jalan

Gatot Subroto – Nangka – Patimura - WR Supratman – Batubulan – Celuk – Sukawati - Sakah-Batuan - Dharma Giri - Jalan Raya Tulikup - By-pass I.B. Mantra keliling Kota Gianyar dan sekitarnya untuk menikmati kenyamanan berkendara menggunakan Honda PCX150 sesuai tema yang diusung pada perhelatan ini. Dalam perjalanan mengelilingi kota, peserta touring singgah di Taman Kota Gianyar yang merupakan ikon kota seni ini dan melakukan aktivitas kebersamaan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antaranggota komunitas serta mendokumentasikan momen tersebut. Reli berakhir di Wake Resto sekitar pukul 17.00, dilanjutkan dengan games menarik untuk semakin meningkatakn kedekatan sesama peserta dan santap malam bersama sambil

menikmati pemandangan pantai yang indah. Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali Ngurah Iswahyudi mengatakan, Fun Rally ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi antaranggota, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk lebih mendekatkan Honda PCX150 dengan masyarakat Gianyar dengan cara reli melewati ruas jalan favorit kota seni ini. Honda PCX menjadi motor skutik premium yang terus diminati masyarakat. Model ini dibekali mesin canggih 150cc eSP (Enhance Smart Power) terintegrasi dengan ACG Starter yang mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara dan menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS). Dilengkapi ragam fitur unggulan tercanggih di kelasnya seperti penerapan sistem lighting LED di semua lampu, lampu Hazard yang pertama diterapkan di sepeda motor Indonesia. Sebagai motor skutik premium terbaik di kelasnya, Honda PCX dilengkapi Answer Back System yang terintegrasi dengan remote control alarm antipencurian yang mampu mendeteksi getaran dan gerakan pada saat alarm diaktifkan serta mempermudah mencari posisi motor saat diparkir. Untuk menunjang kenyamanan, model ini dilengkapi DC socket untuk power charger yang disematkan di konsol box sisi depan dan sistem pengereman combi brake hidrolis dengan tiga caliper yang memberikan kestabilan saat pengereman. (bns1)

Sidang Paripurna Istimewa

Gelar Pengambilan Sumpah PAW Anggota DPRD Denpasar PROSES pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPRD Kota Denpasar atas nama I.B. Kompyang Wiranata (Gus Kowi) akhirnya rampung. Setelah Surat Keputusan Gubernur No.1878/01-A/HK/2017 tertanggal 14 November 2017 turun, pelaksanaan PAW dilakukan Rabu (29/11) kemarin dalam sidang paripurna istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Hadir dalam sidang istimewa ini, Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, perbekel/lurah se-Kota Denpasar serta undangan lainnya. Sidang diawali penyampaian Surat Keputusan (SK) Gubernur No.1878/01-A/ HK/2017 tentang Peresmian Pengangkatan PAW Anggota DPRD Denpasar Periode 2014-2019. SK dibacakan Sekwan I Putu Dharma Wiyasa di hadapan sidang paripurna istimewa. Dalam SK yang ditandatangani Gubernur Bali tertanggal 14 November 2017 memutuskan I Putu Tjawi, S.H., sebagai PAW anggota dewan. Tjawi menggantikan posisi I.B. Kompyang Wiranata yang kini menduduki posisi Dirut PD Pasar Denpasar. Usai pembacaan SK, pengambilan sumpah dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede. Setelah itu, penandatanganan berita acara pelaksanaan PAW yang dilakukan oleh anggota dewan Putu Tjawi, ketua

SUMPAH - Suasana pengucapan sumpah dan janji PAW anggota DPRD Kota Denpasar, Rabu (29/11) kemarin. dewan dan rohaniwan. Wali Kota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Putu Tjawi yang telah dilantik menjadi anggota dewan. Wali Kota berharap dalam menjalankan tugasnya di lembaga legislatif, bisa menjembatani suara dan aspirasi masyarakat. Usai diambil sumpahnya, Putu Tjawi menyatakan tidak pernah menyangka akan bisa menduduki kursi dewan. Namun, beberapa waktu lalu sempat dihubungi rekannya Gus Kowi (I.B. Kompyang Wiranata) terkait penugasan partai yang diberikan. ‘’Ini mungkin sudah

menjadi suratan hidup saya, sehingga bisa dilantik menjadi wakil rakyat setelah dua kali dipercaya sebagai kepala desa di Tegal Kerta,’’ ujar Tjawi. Dilantiknya Putu Tjawi sebagai wakil rakyat menambah jumlah mantan perbekel di lembaga legislatif. Sebelumnya, tujuh mantan perbekel duduk di lembaga legislatif Kota Denpasar. Mereka adalah A.A. Sujana (Pemogan), Ketut Beji (Dauh Puri Kauh), Kompyang Gede (Pemecutan Kelod), Wayan Warka (Kesiman Kertalangu), I.B. Ketut Kiana (Sanur Kaja), Ketut Duaja (Pemecutan Kelod) dan Wayan Sutama (Peguyangan Kaja). (ad1593)

Made Urip Gencarkan Sosialisasi Bank BRI Salurkan Bantuan Revitalisasi Pasar Empat Pilar Kebangsaan di Desa Dalang Sambut HUT Ke-122

DALAM rangka menyambut HUT ke-122 Bank BRI pada 16 Desember 2017, Bank BRI menyelenggarakan berbagai program penyaluran Dana Bina Lingkungan di seluruh wilayah Indonesia, di antaranya Program Revitalisasi Pasar, BRI Mencerdaskan Anak Bangsa dan Operasi Katarak Gratis. Penyelenggaraan program-program Bina Lingkungan ini di wilayah kerja Kantor Wilayah BRI Denpasar dilaksanakan di Provinsi Bali, NTB dan NTT. Pemimpin Wilayah BRI Bali-Nusa Tenggara Dedi Sunardi mengatakan, Program Revitalisasi Pasar BRI tahun ini menyasar pasar-pasar tradisional yang masih memerlukan pembangunan secara fisik. ‘’Tahun ini kami membantu Pasar Agung, Desa Adat Peninjoan, Denpasar dengan total bantuan Rp 300.000.000 yang diperuntukkan untuk pengadaan 271 papan/pelang penomoran kios dan los, 370 tempat sampah, 2 tangki air, 4 buah appar, selang, box, dan nozzle hydrolik, serta bantuan dana pengurusan amdal. Dedi Sunardi menambahkan, bantuan revitalisasi pasar ini sekaligus sebagai wujud kepedulian Bank BRI terhadap keberadaan fasilitas umum, khususnya pasar tradisional yang selama ini menjadi tempat perputaran perekonomian masyarakat. Kondisi pasar yang nyaman, bersih dan aman akan menarik minat masyarakat untuk lebih memilih berbelanja di pasar tradisional daripada ke supermarket. Pada HUT yang ke-122, Bank BRI juga menyelenggarakan program BRI Mencerdaskan Anak Bangsa di 122

Perkuat Sendi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

BANTUAN - Penyerahan bantuan Revitalisasi Pasar kepada Kepala Pasar Agung Desa Adat Peninjoan, Denpasar. kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Melalui program ini Bank BRI memberikan bantuan sarana penunjang pendidikan kepada 122 SD dengan besaran bantuan masing-masing Rp 10.000.000. Untuk wilayah Kanwil BRI Denpasar yang meliputi Provinsi Bali, NTB dan NTT, pelaksanaan program bertajuk ‘’BRI Mencerdaskan Anak Bangsa di 122 Kota’’ ini dilaksanakan di 10 SD. ‘’Program ini merupakan bentuk dukungan Bank BRI kepada pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain kegiatan story telling dan sharing motivation, kegiatan juga diisi pemberian bantuan sarana penunjang pendidikan. Sekolah Dasar penerima bantuan program BRI Mencerdaskan Anak Bangsa di Wilayah Bali-Nusra di antaranya SDN 7 Sumerta di Kota Denpasar, SDN 2 Bebandem (Karangasem),

SD Baruna Batubulan (Gianyar), SDN Sulang (Klungkung), SDN 4 Cemagi (Badung), SDN 2 Gubug (Tabanan), SDN 19 Cakranegara (Kabupaten Lombok Barat), SDN 6 Mataram (Kota Mataram), SD Inpres Mapoli (Kota Kupang) dan SDN Osiloa (Kabupaten Kupang),’’ papar Dedi. Program lainnya yang tak kalah menarik adalah Program BRI Melihat Dunia yang diwujudkan dalam bentuk bantuan operasi katarak gratis kepada 50 pasien penderita katarak. Setelah tahun lalu sukses dilaksanakan di Pulau Bali, tahun ini Program BRI Melihat Dunia diselenggarakan di Provinsi NTB tepatnya di Kota Mataram bekerja sama dengan RSAD Mataram ditangani tenaga medis andal dan profesional. Total dana Bina Lingkungan Bank BRI yang digelontorkan untuk program BRI Melihat Dunia tahun ini Rp 275.000.000. (ad1595)

SALAH satu wakil rakyat asal Bali Drs. I Made Urip selaku anggota MPR-RI kembali menggencarkan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang kali ini dipusatkan di Desa Dalang. Kehadiran anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini untuk mempertahankan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah-tengah masyarakat. Ketua DPP PDI Perjuangan ini terus menggelorakan dan mengingatkan kembali Empat Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Monumen Markas Besar Sunda Kecil Munduk Malang, Desa Dalang, Selemadeg Timur, Tabanan, Selasa (28/11). Anggota Badan Anggaran MPR-RI ini didampingi anggota DPRD Tabanan Wayan Edi Nugraha Giri, Danramil, Polsek dan Camat, ketua kelompok tani, krama desa, PKK serta ratusan pengurus dan anggota STT di Desa Dalang. Sebagai narasumber, I Wayan Dika Sumantra dan Ir. I Wayan Gunadi. Perbekel Desa Dalang Anak Agung Awibawa mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Made Urip yang memberikan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Dalang. Sosialisasi ini akan membawa dampak positif kepada masyarakat, terutama terkait kesadaran akan hak, kewajiban serta perbedaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Wayan Edi Nugraha Giri menyebut Made Urip merupakan satu-satunya putra Tabanan di DPR-RI yang rajin turun ke tengah masyarakat.

SOSIALISASI - Anggota MPR-RI Drs. I Made Urip bersama ratusan warga dan anggota STT se-Desa Dalang usai Sosialisasi Eempat Pilar Kebangsaan. Salah satunya menggelar Sosialisasi Empat Pilar untuk memperkuat sendi-sendi bangsa dan negara. Ketua Karang Taruna Desa Dalang I Gede Suartana mengakui sosialisasi yang dilaksanakan oleh Made Urip sangat berguna bagi masyarakat khususnya generasi muda. Sementara anggota STT Banjar Gempinis Kangin Ni Made Ratih Sariani sangat mengapresiasi sosialisasi yang terus-menerus dilakukan oleh Made Urip. Made Urip menyampaikan, sebagai anggota MPR-RI dirinya ditugaskan menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke seluruh lapisan masyarakat. Yang disasar terutama generasi muda yang masih mencari identitas diri, yang jika salah bergaul bisa terjebak ke hal negatif termasuk narkoba. ‘’Empat Pilar Kebangsaan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

harus dipahami dan menyentuh semua lapisan masyarakat, bahkan sampai ke luar negeri. Di Malaysia dan Hongkong, hampir 2 juta WNI sebagai TKW yang perlu mendapat pemahaman,’’ tegas anggota DPR-RI empat periode asal Cau, Marga ini. Menurutnya, anggota DPR-RI sekaligus anggota MPR memang diwajibkan terus melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dari Sabang sampai Merauke. Empat Pilar Kebangsaan sangat penting dan menjadi komitmen seluruh anggota MPR-RI yang dicetuskan oleh mantan Ketua MPR Taufik Kiemas (alm), karena jika salah satu pilar ini runtuh, negara juga bisa runtuh. Seperti terkait perbedaan dalam kehidupan selama ini, padahal sejak dulu negara sudah terdiri atas berbagai agama, suku dan ras. (ad1593)


Kamis Wage, 30 November 2017

DAERAH

5

Wedakarna Gagas Kongres Bhinneka Tunggal Ika Dinasti Parpol Jangan Merasa Tersaingi Pemimpin Muda

TINJAU - SGM Human Capital Business Partner Center Telkom Yul Martin (tengah) bersama SM Human Capital Telkom Regional 5 Yustisianto (kiri) dan Kepala Kantor Daerah Telkom Gianyar Syaiful Rohman meninjau Posko Pengendalian Infrastruktur dan Layanan di STO Semarapura.

Erupsi Gunung Agung

TelkomGroup Tingkatkan Pengamanan Infrastruktur Telekomunikasi di Bali

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) meningkatkan pengamanan terhadap seluruh infrastruktur telekomunikasi TelkomGroup di Provinsi Bali pasca-erupsi dan meningkatnya status Gunung Agung ke level Awas, Senin (27/11) lalu. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran layanan telekomunikasi masyarakat, khususnya untuk mendukung koordinasi penanggulangan bencana oleh petugas. Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin menjelaskan, infrastruktur dan layanan TelkomGroup hingga saat ini dalam kondisi normal. ‘’Sebagai langkah mitigasi, TelkomGroup telah menyiagakan dan menyiapkan contingency plan bagi seluruh infrastruktur dan layanan telekomunikasi dengan skenario terdampak mulai dari radius 12 km, 25 km, 50 km hingga 100 km dari lokasi Gunung Agung. Selain itu, sebagai upaya mengamankan infrastruktur telekomunikasi, TelkomGroup menyiagakan 33 Sentral Telepon Otomat (STO) dan 8 site Optical Line Termination (OLT) hingga radius 100 km dari lokasi erupsi Gunung Agung. Sementara untuk infrastruktur seluler, terdapat 79 Base Transceiver Station (BTS) dan 36 site Telkomsel,’’ jelasnya. Untuk memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat yang terdampak, TelkomGroup juga menyediakan fasilitas komunikasi (fastel) gratis di posko-posko pengungsian. ‘’Kami berharap fastel ini dapat dimanfaatkan oleh pengungsi untuk berkomunikasi dengan kerabat dan keluarga, serta sebagai fasilitas untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan, khususnya terkait aktivitas vulkanik

Gunung Agung,’’ lanjut Zulhelfi. Di Posko Komando Tanggap Darurat Karangasem dan Klungkung, TelkomGroup menyediakan BTS Combat Telkomsel, Access Point Wifi.id, dan layanan IndiHome. Di lokasi Pos Pantau Gunung Agung Rendang, Karangasem, tersedia layanan IndiHome dan Astinet. Di Posko Kontingensi Bencana Polda Bali di Antiga dan Posko Komando Bangli, TelkomGroup menyiapkan layanan telepon gratis untuk memudahkan koordinasi petugas pengamanan bencana. Layanan IndiHome juga tersedia di tujuh posko pengungsian masyarakat, yaitu di Tembok, Sidemen, Bondalem, Les Tejakula, Ulakan Manggis, Rendang dan Sambirenteng. Untuk lokasi monitoring infrastruktur dan layanan telekomunikasi, TelkomGroup mendirikan Posko Pengendalian Infrastruktur dan Layanan di STO Semarapura. Pemantauan dan pengamanan terhadap seluruh infrastruktur ini melibatkan lebih dari 170 personel yang bersiaga mengawal secara nasional di Jakarta, regional di Surabaya dan on site di STO Semarapura. ‘’Personel menjaga layanan telekomunikasi baik fixed broadband maupun seluler, sehingga kelancaran layanan komunikasi masyarakat terpantau,’’ tegas Zulhelfi. Dengan dilakukannya pemantauan dan pengamanan infrastruktur secara intensif, TelkomGroup berharap dapat memudahkan koordinasi pihak-pihak dan petugas yang berkepentingan untuk meminimalisir dampak bencana serta memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Agung. (bns2)

Kadis Capil Denpasar Meninggal Denpasar (Bali Post) – Jajaran Pemerintah Kota Denpasar berduka. Salah satu kepala dinas di lingkungan Pemkot Denpasar yakni Kadis Capil dan Kependudukan I Made Maja Winaya mengembuskan napas terakhirnya, Rabu (29/11) malam kemarin. Almarhum yang baru beberapa bulan menjabat Kepala Dinas Capil meninggal akibat stroke. Jenazah almarhum masih berada di RSUD Wangaya. ‘’Ada berita duka, Pak Maja

meninggal,’’ ujar Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Hal yang sama diungkapkan Kasubag Pemberitaan Humas Denpasar Wayan Herdaryana. ‘’Katanya beliau stroke,’’ katanya. Sebelum mengalami stroke, pagi harinya almarhum masih mengikuti sidang istimewa di DPRD Denpasar. Bahkan, sempat diwawancarai Bali Post terkait KTP anak yang menjadi program Pemkot Denpasar. (kmb12)

Bali Post/dok

I Made Maja Winaya (alm)

Empat Instansi Vertikal Terima Hibah Mobil Denpasar (Bali Post) – Empat instansi vertikal menerima hibah mobil dari Pemprov Bali. Satu unit mobil Toyota Camry untuk Ketua Pengadilan Tinggi Bali, satu unit Toyota Fortuner buat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Bali, serta masing-masing satu unit Toyota Innova untuk Kepala PTP Kemhan Provinsi Bali dan Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. ‘’Saya melihat mereka tidak ada kendaraannya, padahal sangat vital buat kita. Misalnya Ketua Pengadilan Tinggi ke mana-mana kendaraannya tidak layak dibandingkan para pimpinan daerah yang lain. Oleh karena itu, kita siapkan kendaraan yang layak,’’ ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai menyerahkan hibah di Kantor Gubernur Bali, Rabu (29/11) kemarin. Sebelumnya memang ada permohonan

hibah kendaraan roda empat dari keempat instansi vertikal tersebut. Jenis mobil yang dihibahkan disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing instansi. Seperti Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali diberikan mobil Fortuner untuk menunjang tugasnya menuntaskan Prona pengurusan sertifikat tanah. ‘’BPN disiapkan Fortuner karena harus ke gunung-gunung untuk menuntaskan soal sertifikasi lahan. Jadi, kita siapkan kendaraan yang memang mampu untuk itu,’’ jelas Pastika. Gubernur Bali berharap pelaksanaan tugas instansi vertikal bisa berjalan dengan baik melalui bantuan hibah ini. Selain itu, ke depannya koordinasi serta sinergitas instansi vertikal dan Pemprov Bali dapat terjalin dengan lebih baik lagi. Hibah juga pernah diberikan untuk TNI/Polri, BNNP Bali dan Kejaksaan. (kmb32)

Di Pengadilan Tipikor

Mantan Sekda Bela Bupati Gianyar Denpasar (Bali Post) Tanda tangan Bupati Gianyar A.A. Bharata yang diduga dipalsukan menjadi persoalan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Selain telah memenjarakan dua PNS Gianyar yakni Made Pasek dan I.B. Sukadana, kini membawa mantan hakim I.B. Rai Patiputra duduk di kursi pesakitan. Bahkan, terdakwa Rai Patiputra masih mempersoalkan tanda tangan bupati sebagai dasar hak sewa tanah di Jalan By-pass Prof. Mantra, Gianyar. Rabu (29/11) kemarin, atas permintaan persidangan, mantan Sekda Gianyar I.B. Gaga Adi Saputra dihadirkan sebagai saksi. Di hadapan majelis hakim tipikor pimpinan Made Sukereni, saksi yang akrab disapa Gus Gaga ini menceritakan dengan gamblang persoalan tanah sewa yang berujung pemalsuan tanda tangan bupati. Dalam kesaksiannya, tak segan Gus Gaga membela Bupati Gianyar A.A. Bharata. Ketika JPU Harry Soetopo menanyakan perihal penerbitan SK Bupati terkait pemberiaan izin penggarap tanah Pemprov Bali yang ditandatangani Bupati A.A. Bharata untuk terdakwa Rai Pati, Gus Gaga mengatakan tidak pernah mengeluarkan SK seperti itu.

Pun soal tanda tangan bupati palsu, pihaknya mendapatkan informasi langsung dari dua narapidana, Made Pasek dan Sukadana. ‘’Mereka mengaku memalsu tanda tangan bupati. Pengakuan itu direkam oleh Kabag Pertanahan dan dilaporkan ke bupati,’’ ucap Gus Gaga. Atas pengakuan itu pula, ia memerintahkan kabagnya untuk konsultasi ke kejaksaan. Menurut Gus Gaga, bupati tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi atas sewa tanah milik Satker PU. Jika ada izin dari Pemkab Gianyar, pemohon biasanya diberikan izin menggarap, bukan izin pembangunan. Saksi sempat ditanya soal keterangan terdakwa Rai Pati, apakah mengetahui terdakwa sudah membayar ke kas negara terkait penyewaan tanah tersebut. Saksi mengatakan tidak mengetahui. Namun, biasanya kalau ada peyewaan penggarap, dana masuk ke kas daerah. Sementara ketika ditanya masalah yang akhirnya terjadi di Jalan By-pass Prof. Mantra, Gus Gaga mengaku sempat memerintahkan Satpol PP mengecek objek perkara ke lapangan. ‘’Dari sana dapat laporan dari Kabag Pertanahan ke saya, tanah itu milik Satker PU, bukan milik provinsi atau Pemda Ganyar,’’ tandasnya. (kmb37)

DOKTOR Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna kembali menunjukkan kualitasnya sebagai tokoh muda Bali yang menasional. Pemaparan dan pandangan Senator DPD-RI termuda dari Bali ini ditunggu-tunggu oleh kalangan pergerakan pemuda di Jakarta. Ini terbukti saat Arya Wedakarna didaulat menyampaikan orasi kebangsaan di Gedung Dewan Pers Jakarta bersama Dr. Hasto Wardoyo (Bupati Kulonprogo, DIY), Adi Kurniawan (Aktivis Pemuda Buddha) dan Wempy Hadir (NCBI). Acara yang diadakan Perkumpulan Pembangunan Karakter dan Kebangsaan (NCBI) itu mengambil tema ‘’Tantangan Kebangsaan di Era Milenial: Sebuah Refleksi’’. Tampil sederhana namun percaya diri, sosok Arya Wedakarna kembali membakar antusiasme para aktivis nasionalis dengan lompatan pemikiran jauh ke depan, termasuk ide membawa potensi kepemimpinan pemuda di daerah menuju nasional. ‘’Indonesia yang besar ini harus dibangun dari daerah dan saat ini banyak tokoh muda di daerah yang siap menjadi pemimpin nasional. Saya harap wadah NCBI ini menjadi pemicu dan pendorong putra-putra daerah yang kini menjadi bupati/wali kota/anggota parlemen untuk menjadi tokoh pemimpin nasional. Memang perlu waktu, tapi deklarasi diri serta komitmen membangun bangsa melalui kepemimpinan nasional adalah sebuah kewajaran. Buktinya Presiden Joko Widodo saja adalah tokoh yang lahir dari daerah dan sukses menjadi pemimpin nasional. Prinsipnya putra daerah bisa berjuang di nasional. Kaderisasi harus disiapkan sejak awal,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Menariknya, Dr. Arya Wedakarna menyampaikan pandangan menggelitik tentang adanya persaingan tidak sehat terselubung yang dilakukan oleh elite parpol, sehubungan dengan fenomena munculnya pemimpin muda dari daerah yang seharusnya bisa tampil di pentas nasional. ‘’Beberapa pemimpin muda seperti Ridwan

DEWAN PERS – Senator RI Dr. Arya Wedakarna (empat dari kiri) bersama Bupati Kulonprogo, Direktur NCBI dan aktivis nasional di Gedung Dewan Pers Jakarta. Kamil (Bandung), Bima Arya (Bogor), Tri Rismaharini (Surabaya), Hasto Wardoyo (Kulonprogo) dan Kang Dedy Mulyadi (Purwakarta) seharusnya bisa menjadi tokoh besar nasional. Begitu juga pemimpin muda Indonesia di parlemen atau senator bisa diorbitkan menjadi pemimpin masa depan,’’ jelasnya. Akan tetapi ada pandangan tidak resmi di tubuh parpol bahwa tidak boleh ada dua matahari alias matahari kembar selalu membayangi pergerakan pemimpin muda. Parpol yang masih tradisional berdasarkan praktik dinasti keluarga, tentu tidak akan rela jika putra mahkota atau putri mahkotanya kehilangan panggung. Maka cara satu–satunya, mereka merekomendasikan tokoh-tokoh daerah yang tidak kredibel asal punya potensi menang dengan meminggirkan tokoh muda daerah ke nasional. ‘’Inti-

nya, dalam sistem partai politik matahari harus ada satu. Jangan sampai anak buah lebih terkenal dan lebih bersinar dibanding pemimpin partai, termasuk walau si matahari tidak pintar banget yang penting jadi perhatian. Ini tantangan bagi anak muda bangsa yang ingin menjadi pemimpin politik,’’ ujar Gusti Wedakarna. Terkait Kongres Bhinneka Tunggal Ika yang digagasnya, ia ingin ini menjadi forum pemersatu pemimpin muda Indonesia. ‘’Kongres bisa diadakan di Jakarta, Bali, Purwakarta atau di mana pun yang teduh dengan nilai-nilai Pancasila. Wadah ini sebagai panggung untuk memperkenalkan pemimpin muda Indonesia lintas aliran politik, agama, suku dan ras. Kita akan rancang. Saya kira DPD-RI dan MPR-RI mendukung ide ini. Kita harapkan 2018 bisa dieksekusi,’’ tandasnya. (ad1596)

Wisatawan Asing Pilih KA

Banyuwangi (Bali Post) Angkutan kereta api (KA) mendapatkan berkah akibat penutupan Bandara Ngurah Rai. Jumlah penumpang KA dari Banyuwangi, Jawa Timur, mulai meningkat. Peningkatan didominasi wisatawan asing. Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember Lukman Arif mengatakan sejak penutupan Bandara Ngura Rai, penumpang KA dari Banyuwangi langsung meningkat meski kenaikannya tak terlalu tajam. ‘’Ada kenaikan, tapi sedikit. Kenaikan didominasi warga negara asing,’’ katanya, Rabu (29/11) kemarin. Penumpang warga asing yang tiba pagi dan siang itu kebanyakan memilih KA tujuan Surabaya. Penumpang domestik juga berdatangan, namun jumlahnya relatif kecil. Peningkatan penumpang ini masih bisa dilayani armada KA reguler. Meski

begitu, dua KA premium Sapu Jagat tetap disiagakan di Stasiun Banyuwangi Baru, Ketapang. Begitu pula KA klinik untuk mengantisipasi pengungsi Gunung Agung dari Bali ke Banyuwangi. Jumlah penumpang yang menggunakan kapal feri dari Gilimanuk ke Ketapang juga meningkat. Hingga Rabu pagi, penumpang pejalan kaki dari Gilimanuk naik hingga 113 persen atau menembus 2.367 orang. Roda dua 2.522 unit, naik 113 persen dibanding hari biasa. Sementara roda empat naik 78 persen atau mencapai 5.337 unit. Penurunan penumpang justru terjadi dari arah Ketapang. Roda dua turun 17 persen. Meski terjadi lonjakan penumpang dari Bali, jumlah armada kapal yang disiagakan di Selat Bali tetap normal, sebanyak 32 kapal. Sebab, kenaikan ini masih terbilang normal, sehingga bisa dilayani armada kapal rutin. (kmb30)


OPINI

6

Kamis Wage, 30 November 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mencermati Berita dengan Saksama TAK pelak lagi, kemajuan teknologi komunikasi benar-benar kian menjadi suatu bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Sudah menjadi kebutuhan primer. Bukan lagi sekadar komplementer. Ibaratnya, orang lebih memilih ketinggalan dompetnya dibandingkan ketinggalan HP-nya. Namun, kemajuan ini juga memiliki konskuensi logis. Ibarat pisau bermata dua, kalau digunakan secara baik dan benar maka dampak positiflah yang akan diterima. Jika sebaliknya, ya akan berbanding lurus. Bisa menusuk diri sendiri. Dalam konteks pemberitaan bencana vulkanologi Gunung Agung, sudah sering kali ditulis namun selalu harus diingatkan, peran media sosial begitu dahsyatnya. Memberikan informasi secara cepat dan real time. Kejadian di suatu tempat bisa di-share saat itu juga. Begitu cepat. Namun, apakah akurat? belum tentu, nanti dulu. Dalam konteks masyarakat umum, kini semua bisa menjadi ‘’wartawan’’ serta ‘’fotografer’’. Ambil gambar, kemudian tulis keterangan secukupnya dan kemudian share di media sosial. Kemudian, dalam kaitan industri media massa, sering kali wartawan di lapangan hanya mengejar isu terkini serta real time. Mengejar siapa paling duluan. Sering kali lupa check dan recheck. Acap kali pula mengenyampingkan cover both sides. Dengan asumsi, kirim dulu perkara kurang akurat, keliru dan mungkin juga salah bisa diralat, bisa direvisi detik berikutnya. Akan tetapi, kecepatan internet sudah demikian pesat. Berita yang tidak akurat, keliru, bahkan salah, atau bisa jadi hoax sudah tersebar. Yang membaca, tentu saja menunjukkan berbagai reaksi. Ada yang langsung percaya kemudian men-share lagi, merepost tanpa mengecek lagi. Ada juga yang mesih memilah dan memilih untuk kemudian mencernanya kembali apakah berita itu benar atau tidak. Inilah yang terjadi saat ini. Kita belum terbiasa berlaku bijaksana dalam bermedia sosial. Perlu dorongan serta anjuran untuk lebih bijaksana serta berhati-hati. Masih terkait dengan bencana Gunung Agung, sudah begitu banyak foto serta berita yang berseliweran di media sosial. Aneka foto dan aneka pemberitaan. Semuanya harus dicermati dengan saksama. Melihat sumber berita dan tidak sekadar langsung melahapnya. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Seperti contoh, berupaya mencari sumber lain dan membandingkannya. Tentu tidak semua bisa berperilaku seperti ini. Tetapi tentunya, edukasi itu penting dan tidak cepat. Perlu waktu lama dan mesti dilakukan dan diingatkan terus. Pemberitaan bencana Gunung Agung memang datang dari berbagai sumber. Akan tetapi tentu masyarakat harus percaya bahwa pihak-pihak berkompeten yang harus dipercaya. Sinergisitas ini harus dilakukan agar tidak bias, membingungkan dan mampu menimbulkan kesan bahkan ketakutan. Kita mesti bersinergi dalam konteks yang lebih luas. Mengingatkan semua pihak bahwa bencana ini merupakan kejadian alam yang bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Tidak hanya gunung berapi, banjir, gempa bumi, angin puting beliung, dan sebagainya. Sebagai daerah wisata yang menjadi sorotan dunia, tentu hal ini akan bertambah kompleks. Kebijakan penutupan bandara yang dilakukan pihak terkait memang menimbulkan dampak ikutan. Akan tetapi, harus dicatat, keputusan itu sangatlah tepat mengingat keselamatan. Tinggal sekarang bagaimana koordinasi semua pihak agar semua pihak tidak terlalu lama menderita akibat kejadian itu. Bencana Gunung Agung ini, sebenarnya bukan sepenuhnya kejadian yang tiba-tiba. Ada fase-fase tertentu di mana Gunung Agung ‘’memberikan’’ kita waktu untuk siap-siap. Mengantisipasi segala sesuatunya agar kelak ada letusan besar tidak banyak menimbulkan korban.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Reuni SMPN 2 Denpasar Angkatan 1977

Bersama ini, kami mengundang seluruh mantan siswa/siswi SMPN 2 Denpasar Angkatan 1977 untuk menghadiri acara “Reuni SMPN 2 Denpasar Angkatan 1977” yang akan diselenggarakan pada Sabtu (2/12) di Aula SMPN 2 Denpasar. Kegiatan akan dimulai Pukul 08.00 Wita – selesai dengan acara ramah tamah dan hiburan. Pada saat 40 tahun yang lalu, kita pernah bersamasama sebagai siswa/siswi SMPN 2 Denpasar Angkatan 1977, kemudian kita berpisah pada tahun 1980. Kini saatnya kita jumpa lagi untuk melepas kangen bersama teman-teman lama kita. Untuk itu, teman-teman dapat mendaftarkan diri melalui SMS atau WA kepada panitia reuni, yaitu: Kt. Gede Berata Yasa (082247695545), A.A. Kt. Adi Arnata (081999614088), A.A.P. Agung Suryawan W. (08123604628), dan Diki Widigdo (085716275755). Panitia Reuni A.A.P. Agung Suryawan Wiranatha

Cadangan Pangan Bali

Informasi tentang erupsi Gunung Agung kini sudah meluas. Dampaknya juga sangat luas dan menyasar berbagai sektor. Untuk itu, saya berharap semua pihak berada dalam posisi siaga dan melakukan langkah terbaik dalam menyelamatkan diri termasuk antisipasi persediaan cadangan makanan. Untuk itu, dinas terkait agar memastikan cadangan kebutuhan bahan pokok masyarakat Bali terjamin. Kebutuhan pokok yang berpotensi terganggu akibat gangguan distribusi agar didata lebih awal, termasuk cadangan air bersih. Besar kemungkinan jika gunung erupsi dahsyat, jaringan air bersih yang dikelola swadaya masyarakat juga akan bermasalah. Untuk itu, pemerintah agar mengantisipasinya. Gede Sudarma Buleleng, Bali

Kesadaran Masyarakat Hadapi Bencana Erupsi Gunung Agung telah membuat gelombang pengungsian kembali terjadi. Sebelumnya, karena status Gunung Agung telah diturunkan, banyak mereka yang ada di pengungsian kembali ke rumahnya masing-masing. Kini, pengungsian tersebut kembali terjadi karena erupsi sekarang benar-benar nyata dengan bukti asap dan hujan abu yang sudah ada. Penerbangan dari dan menuju Denpasar sudah disetop. Bandara Ngurah Rai juga sudah tutup. Akan tetapi, yang patut kita lihat dari perkembangan paling akhir ini adalah bahwa masyarakat yang melakukan pengungsian, bisa lebih sabar dan mengerti bagaimana harus mempersiapkan diri menjadi pengungsi.

Oleh I Nyoman Sunantara elanjutnya, penataan pengungsi juga lebih rapi karena diimbau untuk datang di balai banjar, wantilan atau gelanggang olahraga. Gubernur Bali dalam sebuah perbincangannya mengatakan sebaiknya pengungsi tersebut hanya berada di daerah Karangasem, tidak sampai menyebar ke berbagai tempat di Pulau Bali. Hal pertama yang harus dilihat dari fenomena sosial masyarakat terhadap Gunung Agung ini, adalah proses pembelajaran dari masyarakat. Tidak adanya kepanikan setelah Gunung Agung erupsi, memberikan pertanda bahwa masyarakat telah bisa belajar dari pengalaman pertama. Beberapa pekan lalu ketika Gunung Agung mulai mengeluarkan asap, harus diakui bahwa kepanikan melanda masyarakat di sekitar kejadian. Ini terlihat manakala mereka yang dari luar daerah bahaya (di luar 12 kilometer) ikut-ikutan mengungsi, meluas sampai ke seluruh kabupaten di Bali. Cara ini tentu saja membuat pemerintah kalang kabut, sukar menyampaikan data konkret tentang jumlah pengungsi. Tidak mampunya

S

membuat data yang benar soal pengungsi akan berakibat fatal, misalnya tidak ada kecocokan jumlah bantuan yang didapatkan, termasuk alokasi bahan makanan, yang buntut-buntutnya bisa membikin konflik. Pada pengungsian periode pertama itu, jumlah pengungsi yang dicatat oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem ternyata jauh lebih sedikit dibandingkan dengan apa yang ada sesungguhnya. Ini saja sudah menimbulkan konflik struktural di pemerintahan: Gubernur mengritik bahkan cenderung marah kepada Pemkab Karangasem. Bahkan, pada saat itu, banyak masyarakat pedesaan, mulai dari pemuda, sekolah sampai remaja anak-anak turun ke jalan meminta sumbangan kepada pengendara demi “korban” Gunung Agung. Padahal saat itu Gunung Agung “belum apa-apa”. Cara meminta sumbangan di jalan raya, tidak seluruhnya boleh dikatakan bagus karena bisa memberikan inspirasi kepada anak-anak untuk menjadi pengemis, atau seenaknya menipu sebagai peminta-minta tanpa alasan yang jelas. Efek paling berbahaya adalah menjadi orang yang malas.

Karena itulah kemudian, krisis kedua dari Gunung Agung ini (erupsi dengan lahar dingin sudah mengalir), memperlihatkan masyarakat telah berhasil memperoleh pembelajaran dari peristiwa pertama dari Gunung Agung. Kita melihat bantuan keuangan maupun bantuan material telah dikoordinasikan dengan baik, sehingga tidak ada lagi orang-orang yang berkeliaran di jalan-jalan sambil membawa kotak kardus. Faktor yang membuat keberhasilan proses pembelajaran itu, paling tidak dapat dilihat dari beberapa sisi. Dari sisi pengetahuan, informasi yang diberikan oleh pemerintah sudah berhasil melecut pemahaman masyarakat tentang bagaimana “sifat” Gunung Agung dan wilayah-wilayah mana yang akan terkena dampak berat jika kemudian terjadi letusan berikutnya. Dengan demikian, meskipun beberapa waktu lalu sebagian pengungsi telah kembali ke rumahnya masing-masing sebagai akibat dari penurunan status bahaya Gunung Agung, mereka yang pulang itu adalah mereka yang memahami bahwa tempat tinggalnya tidak dalam radius bahaya. Artinya, mereka yang berada di luar jalur 12 kilometer itu,

atau mereka pulang tidak pada jalur-jalur yang diperkirakan oleh pemerintah yang dilanda lahar jika terjadi letusan. Jadi, ketika sekarang telah terjadi letusan magmatik, maka masyarakat ini masih bisa lebih sabar untuk tidak mengungsi secara buru-buru. Sedangkan, mereka yang benar-benar berada di radius bahaya, memang tetap ada di pengungsian. Keadaan seperti ini menjadi pesan positif bagi pemerintah dan juga masyarakat sendiri, bahwa mereka memahami kondisi alamnya dan bersedia mengerti dengan kondisi yang dihadapi. Dari titik ini, pemerintah harus secepatnya mengabil sikap untuk secara kontinu dan berkelanjutan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat agar kepercayaan ini terus terpelihara. Dari faktor lingkungan, bahwa tidak terjadinya eksodus besarbesaran begitu ada letusan magmatik ini disebabkan oleh telah tersedianya lahan-lahan yang masih tetap bisa dipakai sebagai lokasi pengungsian, ditambah dengan tersedianya balai banjar dan sarana olahraga yang dapat dipakai sebagai lokasi pengungsian. Ketersediaan balai banjar dan sarana umum ini merupakan inovasi sosial baru bagi masyarakat di Bali karena sebelumnya pemikiran ini belum ada. Hampir setiap banjar di Bali mempunyai balai banjar, sehingga apabila benarbenar terjadi letusan yang hebat, masyarakat Bali tidak kekurangan tempat untuk mengungsi. Kondisi ini menjadi pengetahuan tersendiri bagi para korban Gunung Agung sehingga tetap optimis dapat tempat pengungsian sehingga tidak grasa-grusu untuk melakukan tindakan tersebut. Faktor ketiga adalah infor-

Karangasem Harus Bangkit Kembali Sejak aktivitas Gunung Agung meningkat kekhawatiran muncul. Masyarakat yang berada pada Kawasan Rawan Bencana (KRB) III dan II sudah banyak yang kembali mengungsi. Ada juga yang masih bertahan sambil terus waspada. Beredarnya beberapa video dan foto-foto di media sosial (medsos) tentang keadaan Gunung Agung dan juga adanya banjir yang menghanyutkan material abu vulkanik menambah kekhawatiran yang terjadi. Tetapi hal ini mesti disaring dan dicermati, mengingat banyak juga informasi yang disampaikan tidak benar atau hoax. Fenomena bencana gunung meletus di wilayah yang memiliki gunung api sesungguhnya bukan menjadi masalah apabila masyarakat yang ada di sekitarnya sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi bencana yang terjadi. Tetapi pada kenyataannya banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa yang harus dilakukan bila terjadi bencana gunung meletus. Minimnya pelatihan mitigasi bencana untuk masyarakat menjadi permasalahan dan kendala tersendiri. Bahkan, siswa-siswi di sekolah sangat jarang diajarkan dan dilatih dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana. Apalagi setelah peningkatan aktivitas Gunung Agung bahkan sudah terjadi erupsi magmatik ternyata proses pembelajaran di sekolah yang berada pada KRB I masih aktif dilaksanakan. Padahal secara psikologis sudah muncul rasa takut, khawatir dan cemas seandainya terjadi letusan. Di samping itu tidak adanya pengetahuan dan pengalaman dalam mempersiapkan diri, terutama langkah awal apa yang perlu dilakukan. Hal yang paling sering muncul saat terjadi

Oleh I Nyoman Agus Sudipta bencana adalah kepanikan dan ketakutan yang justru semakin memperparah keadaan dan tidak heran banyak menimbulkan korban. Bercermin pada letusan Gunung Agung tahun 1963 yang menimbulkan banyak korban jiwa yaitu 1.549 orang meninggal. Keadaan tersebut sesungguhnya disebabkan minimnya informasi, alat-alat yang ada serta akses transportasi yang sangat minim. Di samping itu, alat-alat yang dipergunakan dalam mendeteksi perkembangan Gunung Agung tidak secanggih sekarang. Namun yang namanya kehendak alam, maka manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Peningkatan aktivitas Gunung Agung berpengaruh terhadap pariwisata di Bali. Pengaruh tersebut sangat dirasakan oleh Kabupaten Karangasem, karena beberapa objek wisata dan tempat penginapan sepi pengunjung. Bahkan, wisatawan yang berencana berlibur untuk merayakan Natal dan tahun baru membatalkan kunjungannya. Begitu juga Bandara Ngurah Rai ditutup untuk sementara waktu, sehingga penerbangan yang akan menuju dan pergi dari Bali dibatalkan. Di samping itu, Karangasem sebagai penghasil galian C terbesar di Bali juga mengalami permasalahan akibat ditutupnya jalur penambangan galian C. Keadaan ini sesungguhnya membuat perekonomian rakyat Karangasem terpuruk. Belum lagi keterpurukan yang dialami masyarakat yang dulu tergesa-gesa mengungsi akibat panik, sehingga mereka menjual hewan

ternaknya dengan banting harga. Bahkan sekarang, mereka balik ke tempat pengungsian untuk menyelamatkan diri. Bila dipikirkan dengan saksama, sesungguhnya siapa yang mau berada di situasi yang mereka alami. Banyak di antara mereka yang mengungsi kehilangan mata pencaharian dan meninggalkan rumah yang dibangun dengan susah payah dan di dalamnya terdapat banyak kenangan bersama keluarga. Keadaan di pengungsian yang serbaterbatas terutama tempat tidur yang kurang layak dan nyaman. Hal yang terpenting adalah mereka bisa selamat dari bencana erupsi Gunung Agung. Di sinilah pemerintah sesungguhnya diuji tentang konsistensi dan keseriusannya dalam menangani, memerhatikan, dan mencarikan solusi dari keadaan yang terjadi. Karangasem harus siap menghadapi ini dan bangkit kembali. Di sini perlu kerja sama dan semangat gotong royong. Jangan sampai pemerintah terkesan angkat tangan dan tidak peduli dengan masyarakat yang berada di pengungsian. Pastinya pemerintah yang memiliki hati nurani dan kesadaran tentang konsep Tat Twam Asi dan Vasu Daiva Kutumbakam (kita semua bersaudara) tidak akan membiarkan masyarakat yang telah memilihnya telantar dan tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal, kecuali memang pemerintah tersebut mati rasa. Begitu juga masyarakat lainnya yang berada di kabupaten lain dan tidak terdampak erupsi Gunung Agung diharapkan mampu menumbuhkan rasa manyama braya dan sagilik saguluk salunglung sabayantaka.

masi dari media sosial. Kesadaran masyarakat Bali untuk tertib dalam menyikapi ini, merupakan balasan kepada para pembohong di media sosial tentang status Gunung Agung yang sengaja dibuat-buat sedemikain rupa biar mengerikan. Masyarakat korban Gunung Agung memahami hal ini sehingga dapat menyaring informasi yang benar dan dimanfaatkan sebagai pengetahuan baru dalam keadaan darurat. Beberapa waktu lalu, ada informasi tentang api yang terlihat di puncak gunung. Padahal sesungguhnya itu adalah terpaan sinar matahari sore yang terpantul pada asal solfatara. Kemampuan membedakan antara api dengan pantulan sinar matahari itu adalah kecerdasan dari masyarakat untuk menyaring informasi, sehingga benar-benar dapat berguna bagi dirinya. Itulah yang menjadi gelagat masyarakat yang telah menyadari adanya bencana alam, sehingga ini menjadi modal untuk menghadapi persoalan-persoalan sejenis jika ada di masa mendatang. Hanya persoalannya, kesadaran itu haruslah diimbangi dengan kesadaran lain, bencana Gunung Agung ini memberikan petunjuk bahwa Bali tidak boleh terlena dengan industri pariwisata. Gunung Agung telah memperingatkan bagaimana industri pariwisata itu sangat terancam jika ada bencana gunung meletus seperti ini. Bali harus sadar bahwa pertanianlah yang menjadi soko guru alaminya. Ritual besar-besaran yang sering dilakukan juga harus berani disederhanakan. Bencana alam seperti ini mengingatkan bahwa tidak mungkin melakukan hal seperti itu dalam keadaan terkena bencana karena yang sederhana pun bisa mempunyai makna yang besar.

POJOK Pertumbuhan kredit hingga 2019 akan tetap melambat. - Yang cepat janji pilkada. *** Pengusaha galian C di Karangasem mengaku rugi Rp 2 M. - Besok keruk lagi. *** Waktu habis untuk mengajar, guru kesulitan berinovasi. - Bukan cari-cari alasan.

Penulis, guru SMK Negeri 1 Abang, Karangasem

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

RUSAK Plafon salah satu bangunan terminal penumpang tipe A Kabupaten Badung di Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung mengalami kerusakan. Foto diambil Rabu (29/11) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Wage, 30 November 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Sudah Balik Nama

Figur

Pemprov Belum Tentukan Pemanfaatan Aset di BLK Denpasar (Bali Post) -

Pemprov Bali masih belum menentukan pemanfaatan aset tanah dan bangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Kendati, sertifikat tanah sudah dibalik nama menjadi milik Pemprov Bali. Mengingat sebelumnya, pengadaan BLK dilakukan oleh Kementerian Tenaga Kerja RI. Setelah ada otonomi daerah, aset tanah dan bangunan BLK kemudian dilimpahkan kepada Pemprov Bali.

Bali Post/rah

Tugas Kemanusiaan MENYIKAPI status Awas Gunung Agung, TNI turut andil terutama dalam proses evakuasi pengungsi dan mengamankan wilayah yang masuk KRB. Korem 163/Wira Satya mengirim 100 prajurit Yonzipur ke Karangasem dan 100 orang khusus dapur lapangan. Sedangkan di Posko Makorem stand by 1.100 prajurit dari jajaran Korem dan siap dikerahkan. “Kalau ada perintah, mereka di-BKO-an ke Karangasem atau wilayah lain yang terdampak erupsi Gunung Agung, mereka siap,” tegas Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana, Rabu (29/11) kemarin. Menurut Danrem, 100 prajurit dari Yonzipur sudah diberangkatkan tiga hari lalu. Sedangkan ratusan prajurit lainnya sudah disebar di wilayah Karangasem dan beberapa kabupaten lainnya sejak penetapan status level Awas pertama. “Memang difokuskan untuk Karangasem, tapi untuk dapur lapangan ada juga di GOR Swecapura, Klungkung,” ujarnya. Selama menjalankan tugas kemanusian tersebut, Kolonel Widiyana menginstruksikan kepada prajuritnya selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan kepolisian serta instansi terkait. Selain itu, sekecil apa pun kendala yang ditemukan di lapangan agar secepatnya dilaporkan ke pimpinannya. Tujuannya supaya cepat dicarikan solusi. (rah)

“Dulu waktu tahun 2000 belum selesai balik nama. Kita tidak tahu kendalanya apa. Tahun ini kemudian kita baru mulai proses dan sekarang sudah jadi atas nama Pemprov,” ujar Kepala UPT Pengamanan Aset Pemprov Bali Ketut Nayaka yang dikonfirmasi, Rabu (29/11) kemarin. Menurut Nayaka, saat ini tengah dilakukan penataan pada aset seluas 2,78 hektar itu. Namun belum ditentukan secara pasti akan dimanfaatkan untuk apa aset tersebut. Kemungkinan besar digunakan oleh perangkat daerah yang belum memiliki kantor. Akan tetapi, tidak

tertutup kemungkinan pula akan dioptimalkan untuk menambah pendapatan daerah. Seperti usul dari DPRD Bali yang sempat meminta Pemprov membangun hotel di sana karena lokasinya yang strategis. “Mungkin juga arahnya ke sana, nanti dibahas lagi antara pimpinan dengan dewan yang punya saran atau rekomendasi. Apa pimpinan juga ada rencana untuk apa. Sementara ini kita melakukan penataan, salah satunya mengubah status jadi milik Pemprov yang dulunya milik Kementerian,” paparnya. Selain aset di BLK, Nayaka menyebut ada lima aset lagi yang

sertifikatnya sudah rampung balik nama. Satu bidang aset tanah ada di Badung dan sisanya di Denpasar. Secara keseluruhan, Pemprov Bali memiliki 4.592 bidang tanah. Dari jumlah itu, tinggal 214 bidang belum tersertifikasi. Di Denpasar saja ada 48 aset yang sudah dilimpahkan pemerintah pusat untuk Pemprov Bali. Sebagian besar masih dalam proses balik nama. “Ada kantor yang sudah kita pakai. Termasuk di Renon, bekasbekas kanwil sudah dipakai. Cuma dokumen sertifikatnya saja belum balik nama. Sedang dalam proses sekarang,” ujarnya. (kmb32) SAMPAH - Sampah plastik bercampur sampah kayu kembali terdampar di kawasan pantai di dekat ujung landasan Bandara Ngurah Rai, Rabu (29/11). Kondisi ini diakibatkan oleh hujan lebat yang mengguyur, sehingga sampah dari kawasan hulu terbawa hingga ke laut. Bali Post/kmb23

Erupsi Gunung Agung

Kodam Siagakan Personel dan Puluhan Truk

Bali Post/ist

UNGKAP KASUS - Polsek Denbar mengungkap kasus pencurian di Posko Bantuan Gunung Agung.

Berdalih untuk Bayar SPP

Pelajar Mencuri di Posko Bantuan Gunung Agung Denpasar (Bali Post) Dua siswa SMA swasta di Denpasar berinisial Komang Wd (18) dan YP (17) ditangkap anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar), Senin (27/11) lalu. Pasalnya, mereka terlibat kasus pencurian di Posko Bantuan Gunung Agung di Jalan Gunung Ringin, Denbar dan mengambil HP serta gitar milik Wahyu Purnomo Adi (20) berstatus mahasiswa. Mereka berdalih melakukan perbuatan tersebut agar bisa bayar SPP. Selain itu, juga dibekuk penadahnya yaitu Sentoso alias Aldo (26) dan Idra Surya (23). Mereka ini merupakan karyawan toko elektronik di Jalan Gatot Subroto, Denpasar Timur. Kapolsek Denbar Kompol I Gede Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Rabu (29/11) kemarin, mengatakan, kasus tersebut terjadi pada Minggu (29/10) pukul 05.00 Wita, korban tidur di TKP. Sedangkan HP Oppo sedang di-charger di lantai. Saat korban bangun, HP dan gitarnya hilang. Selanjutnya, korban beralamat di Jalan Gunung Selamat, Denpasar, melapor ke Polsek Denbar. “Kalau menurut korban kerugiannya Rp 4 juta,” kata Iptu Aan. Setelah menerima laporan kasus tersebut, tim Opsnal dipimpin Iptu Aan didampingi Panit Reskrim Ipda Nengah Seven Sampeyana melakukan

penyelidikan. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksisaksi, kecurigaan mengarah kepada tersangka Komang Wd. Selanjutnya, dilakukan penyelidikan lebih dalam dan petugas akhirnya mengantongi alat bukti. Pada Senin lalu pukul 15.00 Wita, tersangka Wd pulang sekolah dan menuju rumahnya di Jalan Gunung Lebah Denpasar. Namun, dia langsung ditangkap petugas saat melintas di Jalan Waturenggong Gang Grinding, Panjer, Denpasar Selatan. “Kami buntuti pelaku dari sekolah dan ternyata menuju Jalan Waturenggong Gang Grinding,” ungkap Aan. Saat diinterogasi, Komang Wd mengaku HP milik korban dijual kepada YP beralamat di Jalan Gunung Subur Monang Maning, Denpasar. Berdasarkan pengakuan itu, polisi lalu menangkap YP. “Kami terus kembangkan dan giliran tersangka Sentoso alias Aldo dan Idra Surya ditangkap. Mereka ini beperan sebagai penadah juga,” kata mantan KBO Sat. Reskrim Polres Jembrana ini. Komang Wd mengaku terpaksa melakukan perbuatan itu agar bisa bayar SPP dan belanja. “Saat sepeda motornya kami geledah, ternyata ditemukan gunting besar biasanya dipakai motong besi,” ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Berkenaan dengan meningkatnya aktivitas Gunung Agung ke level Awas dan terjadi erupsi, Kodam IX/ Udayana akan mengerahkan kekuatan penuh untuk membantu penanganan dan pengendalian darurat dari segi personel maupun materiil. Kodam telah menyiagakan 4.092 personel, 52 truk, 5 ambulans, tenda serbaguna 13 set, tenda peleton 23 buah, tenda kesehatan 7 set, dapur lapangan 12 set, dan velbet 480 unit. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean, S.Sos., Rabu (29/11) kemarin, mengatakan, jumlah personel yang disiagakan rinciannya di wilyah Bali 2.038 orang, NTB 686 orang, dan NTT 1.368 orang. “Pihak PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) Kementerian ESDM juga sudah secara resmi meningkatkan status Gunung Agung dari level III (Siaga) ke level IV (Awas) sehingga radius 8 kilometer dengan perluasan 10 kilometer dari kawah Gunung Agung harus dikosongkan,” tegasnya. Kodam IX/Udayana sebagai Komando Utama Operasi, kata Hotman, selain melaksanakan tugas pokok pengendalian terhadap pelaksanaan Operasi Militer untuk Perang (OMP), juga mengemban tugas Operasi Militer

Selain Perang (OMSP) seperti membantu penanggulangan dan pengendalian akibat bencana alam, pengungsi, dan pemberian bantuan kemanusiaan. Oleh karena itu, Kodam sudah siap memberikan bantuan dalam penanganan dan pengendalian akibat bencana erupsi Gunung Agung. Dari 4.092 personel yang disiagakan, 690 orang sudah dikerahkan ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan pengendalian, pendataan, dan pengaturan pengungsian penduduk yang terdampak bencana. Sedangkan untuk materiil yang sudah digelar antara lain, tenda dapur 9 unit, tenda serbaguna 13 set, dapur lapangan 2 set, kendaraan 9 unit, dan dump truck 3 unit serta peralatan komunikasi. “Personel Kodam jajaran sudah melakukan tugasnya yaitu sosialisasi, bantuan evakuasi pengungsi, pembuatan tenda pengungsi, pendistribusian bantuan, pendataan pengungsi, pengobatan, memasak, melaksanakan patroli bersama dengan aparat lainnya ke daerah rawan bencana. Di samping itu, melaksanakan patroli bersama ke desa-desa dan rumah yang ditinggal mengungsi oleh pemiliknya untuk mencegah terjadinya pencurian,” ujarnya. Langkah koordinasi,

Bali Post/rah

Hotman Hutahaean

menurut Kapendam, juga sudah dilakukan yaitu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika berkaitan dengan penanggulangan bencana khususnya tentang penetapan tempat pengungsi, jalur evakuasi, distribusi logistik dan dukungan peralatan serta sarana prasarana. “Dandim 1623/Karangasem ditunjuk sebagai Dansatgas Penanggulangan Bencana Tingkat Kabupaten, para Danramil dan Babinsa melaksanakan tugas pendataan serta menangani prosedur pengungsian penduduk,” ungkap Hotman. (kmb36)

7

Erupsi Gunung Agung Bukan KLB

Sudah Ditetapkan Tanggap Darurat Bencana

Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali menegaskan erupsi Gunung Agung tidak bisa ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Pasalnya, KLB merujuk pada peristiwa merebaknya suatu wabah penyakit. Penanganan cepat dampak erupsi Gunung Agung lebih tepat disebut tanggap darurat bencana. Bupati Karangasem bahkan sudah menyatakan keadaan tanggap darurat bencana selama 14 hari, mulai 27 November sampai 10 Desember mendatang. “Lokusnya kan di Karangasem, makanya Pemkab Karangasem yang keluarkan tanggap darurat. Itulah dasar mengeluarkan dana tanggap darurat, bukan KLB. KLB itu dikaitkan dengan penyakit,” ujar Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra yang dikonfirmasi, Rabu (29/11) kemarin. Menurut Mahendra, pernyataan tanggap darurat bencana dari Bupati Karangasem itu juga dipakai dasar oleh Pemprov Bali untuk mencairkan dana bencana (belanja tak terduga, red). Di tahun 2017, belanja tak terduga akan dicairkan sekitar Rp 4,5 miliar hingga Rp 5 miliar. Sementara di tahun 2018, belanja tak terduga dianggarkan Rp 30 miliar. Tidak hanya erupsi Gunung Agung, meletusnya Gunung Merapi juga disebut keadaan tanggap darurat bencana. “Dalam kebencanaan memang bukan KLB tapi tanggap darurat. Kalau ada wabah penyakit seperti demam berdarah baru ditetapkan KLB,” jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan erupsi Gunung Agung berdampak cukup besar bagi Bali. Utamanya pada sektor pariwisata akibat penutupan bandara I Gusti Ngurah Rai. Kendati masih ada jalur darat dan laut, penurunan kunjungan wisatawan tetap tak bisa dihindari. Padahal dalam sehari, wisatawan mancanegara saja yang berkunjung bisa mencapai 5.000 hingga 10.000 orang. “Sekarang mungkin cuma sedikit karena lewat darat. Belum lagi yang tadinya merencanakan datang, membatalkan sehingga enggak jadi datang,” ujarnya. Pastika mengaku lebih mengkhawatirkan penutupan bandara yang terus-menerus akan menyebabkan hotelhotel maupun restoran tutup. Begitu juga ekspor Bali pasti akan terganggu. Hal ini bisa berimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK) atau karyawan dirumahkan untuk sementara waktu. Pihaknya berharap agar tidak sampai terjadi PHK di tengah kondisi tanggap darurat bencana Gunung Agung. “Tapi kalau misalnya dikurangi jam kerja, dsb, saya kira kita juga tidak ingin perusahaan itu rugi kebanyakan dan akhirnya tutup betul. Ini kita harus bijaksana menyikapi hal-hal yang seperti ini,” imbuhnya. Sejauh ini, lanjut Pastika, pemerintah masih berupaya memfasilitasi wisatawan yang tidak bisa keluar Bali lantaran bandara ditutup. Mulai dari fasilitas bus, perpanjangan visa untuk wisatawan asing, serta melarang cancelation fee. Hotel-hotel juga diimbau memberikan diskon khusus agar tidak memberatkan wisatawan yang terpaksa memperpanjang masa tinggalnya. “Itu yang bisa kita lakukan. Kemudian sekarang orang-orang yang mengungsi, puluhan ribu ini. Kita harus siapkan logistiknya, akomodasinya, kesehatannya, pendidikannya, dan kegiatannya,” jelasnya. Dampak lain, lanjut Pastika, gelaran Bali Democracy Forum (BDF) yang sedianya digelar Desember mendatang kemungkinan besar tidak jadi digelar di Pulau Dewata. Namun, pihaknya tidak mempermasalahkan adanya pemindahan lokasi acara sepanjang masih diadakan di Indonesia. “Bulan Desember soalnya, sebentar lagi, tidak mungkin (di Bali - red). Ya nggak apa-apa numpang, kan masih dalam Republik Indonesia asal jangan dipindahkan ke luar negeri saja,” tandasnya. (kmb32)

”Lokusnya kan di Karangasem, makanya Pemkab Karangasem yang keluarkan tanggap darurat. Itulah dasar mengeluarkan dana tanggap darurat, bukan KLB. KLB itu dikaitkan dengan penyakit.” Karo Humas dan Protokol Setda Bali I Dewa Gede Mahendra Putra


BANGLI

8

Kamis Wage, 30 November 2017

Atasi Persoalan Air Bersih

Pemkab Klaim Lakukan Sejumlah Upaya Bangli (Bali Post) – Kesulitan air bersih menjadi salah satu persoalan yang masih dihadapi masyarakat di sejumlah dusun di Bangli terutama dusun-dusun yang berada di wilayah balik bukit, Kintamani. Terkait persoalan ini, Pemkab Bangli mengklaim telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi permasalahan itu. Salah satunya dengan menjalankan Program Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta di kantor DPRD Bangli, Rabu (29/11) kemarin, mengungkapkan untuk mengatasi permasalahan air bersih di Bangli secara umum, pihaknya telah mengambil sejumlah kebijakan. Pemkab, kata dia, mengikuti program-program pemerintah pusat yang berkaitan dengan air bersih seperti Pamsimas. Dikatakan Sedana Arta, mulai tahun ini, Kabupaten Bangli mendapatkan anggaran Pamsimas. Besaran dana untuk program itu yakni Rp 2.581.817.000 dari APBN dan Rp 721.210.000 dari APBD. Selain Pamsimas, Pemkab Bangli juga menjalankan kegiatan dengan dana DAK. Untuk tahun 2018, Pemkab Bangli sudah mengusulkan DAK air minum sebesar Rp 1.189.000.000. Di samping anggaran dari APBN, Pemkab Bangli juga sudah menganggarkan dana untuk kegiatan pemenuhan air bersih. Tahun ini, Pemkab merealisasikan dana sebesar Rp 1.970.713.000. ‘’Untuk mengatasi permasalahan air bersih di Bangli secara umum, langkah-langkah itu yang sudah kami lakukan,’’ terangnya. Sementara itu, dalam rapat di DPRD kemarin, persoalan air bersih sempat menjadi salah satu pertanyaan anggota dewan. Disebutkan, kesulitan air bersih sampai saat ini masih menjadi persoalan masyarakat. Anggota dewan pun mempertanyakan mengenai langkah, kebijakan dan strategi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan air bersih di Kabupaten Bangli secara umum. (kmb40)

Perencanaan dan Pembahasan RAPBD Kerap Tak Optimal

Bangli (Bali Post) –

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Fraksi Golkar melalui pembicaranya, Nengah Reken menyampaikan, mengacu pada prinsip penyusunan APBD yang tertuang dalam Permendagri Nomor 33 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan APBD, penyusunan anggaran mesti dilakukan dengan tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien, efektif dan tepat waktu sesuai dengan tahapan jadwal yang telah ditetapkan. Oleh karenanya, APBD Bangli mesti direncanakan dan dibahas dengan baik. Fraksi Golkar menilai penting untuk mengingatkan pemerintah akan hal tersebut. Sebab, Fraksi Golkar menilai, dari tahun ke tahun, perencanaan

dan mekanisme pembahasan APBD Bangli masih belum optimal dan belum sesuai dengan tuntutan peraturan perundangundangan. Ke depannya, Fraksi Golkar meminta agar proses perencanaan, pembahasan hingga penetapan APBD Bangli bisa betul-betul dilakukan eksekutif dengan baik. ‘’Kebiasaan kerja karena dituntut waktu harus selesai dan terbiasa memutuskan karena ketergesa-gesaan harus sudah dihentikan,’’ tegasnya. Selain mengkritisi soal kebiasaan kerja tergesa-gesa, Golkar juga menyoroti soal dana BKK Kabupaten Badung yang tidak seluruhnya dimanfaatkan untuk kepentingan infrastruktur pariwisata secara utuh. Di mana dari Rp 80 miliar BKK

yang diberikan Badung, Rp 50 miliar di antaranya diarahkan untuk kegiatan fisik dan Rp 30 miliar lebih diarahkan untuk kepentingan masyarakat berdasarkan pengajuan proposal. ‘’Dana Rp 30 miliar yang berdasarkan proposal tersebut kami pandang akan menimbulkan ketidakadilan dan kurang pemerataan karena terjadi tumpang tindih kepentingan politik. Untuk ke depan, kami mohon dana PHR ini perencanaan maupun pembahasannya agar terbuka dan transparan sehingga semua masyarakat tahu dan tidak menimbulkan masalah,’’ ungkapnya. Sorotan soal dana PHR Badung juga disampaikan Fraksi Demokrat. Melalui pembicaranya, I Made Krisnawa, Demokrat meminta eksekutif mempri-

oritaskan pengalokasian dana PHR yang nilainya mencapai Rp 80 miliar untuk kegiatan peningkatan jalan hotmix sepanjang 733 km. Di sisi lain, Fraksi Gerindra meminta eksekutif menjelaskan apakah PHR yang diberikan Badung sudah mendapat persetujuan gubernur. Fraksi PDI-P dalam pemandangan umumnya yang dibacakan Nengah Dwi Madyayani, menyoroti kebijakan dan skala prioritas pembangunan di Bangli khususnya tentang infrastruktur jalan. PDI-P mengharapkan pemerintah tidak mengabaikan pemenuhan kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat. Sementara, Fraksi PKPI dalam pemandangan umumnya meminta eksekutif untuk segera mengisi jabatan-jabatan yang masih lowong demi kelancaran kinerja pemerintah. Menanggapi pemandangan umum seluruh fraksi, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menjelaskan, prinsip-prinsip penyusunan APBD yang tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undnagan, efisien, efek-

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli tidak pernah mempersulit PNS untuk mendapatkan izin belajar. Karena izin belajar merupakan salah satu bentuk kesempatan bagi PNS untuk meningkatkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi. ‘’Untuk mendapatkan izin belajar sebetulnya tidak pernah dipersulit. Siapa saja pegawai bisa mendapat izin belajar, asalkan jurusan yang akan diambil linier dengan tugasnya,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bangli Putu Koesalireni belum lama ini.

Dicontohkannya, seorang PNS yang bertugas sebagai bidan di rumah sakit bisa mendapatkan izin belajar setelah satu tahun diangkat sebagai PNS. Untuk mendapatkan izin belajar, maka jurusan pendidikan yang mesti diambilnya adalah yang berkaitan dengan tugasnya saat ini yakni di bidang kesehatan. Demikian juga PNS yang misalnya bertugas di Dinas Pertanian, maka izin belajar tidak dipersulit jika melanjutkan pendidikan di jurusan yang berkaitan dengan pertanian. ‘’Seperti di BKD, ada staf saya yang menda-

pat izin belajar kuliah di kepegawaian. Dan itu bagus untuk mengembangkan kemampuan dan kariernya di kepegawaian,’’ terangnya. Koesalireni mengakui, selama ini tak sedikit ada PNS yang mengajukan izin belajar, namun jurusan pendidikan yang akan diambilnya tidak linier dengan tugasnya saat ini atau pendidikan yang pernah ditempuh sebelumnya. Dia mencontohkan, sempat ada beberapa bidan yang mengajukan izin belajar untuk melanjutkan pendidikan ke jurusan Sospol. Begitu juga PNS jurusan pertanian, ada

juga yang memohon izin kuliah jurusan agama. ‘’Kalau yang itu kan tidak linier,’’ ujarnya. Ditambahkan Koesalireni, beberapa tahun lalu Pemkab Bangli sempat mengangkat beberapa tenaga dokter dengan formasi khusus untuk ditempatkan di puskesmas di daerah tidak diminati di Kintamani. Namun setelah lewat setahun diangkat, beberapa tenaga dokter itu mengajukan izin belajar untuk melanjutkan ke spesialis. ‘’Sekarang mereka tugasnya di rumah sakit, karena sudah jadi dokter spesialis,’’ imbuhnya. (kmb40)

Proses perencanaan dan pembahasan RAPBD Bangli kerapkali terkesan tergesa-gesa. Hal ini pun mendapat sorotan dari Fraksi Golkar DPRD Bangli. Dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan fraksi di DPRD Bangli, Rabu (29/11) kemarin, Fraksi Golkar meminta eksekutif untuk menghentikan kebiasaan memutuskan sesuatu secara tergesa-gesa. Golkar khawatir, jika perencanaan dan pembahasan APBD dilakukan secara tergesagesa, akan berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat APBD terhadap pembangunan Bangli. Bali Post/ina

PELAKU - Pelaku pencurian saat diinterogasi polisi.

Curi Tas Berisi Uang, Sopir Diamankan Polisi

Bangli (Bali Post) – KR (45), sopir asal Desa Songan A Kintamani, kini harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah mencuri tas berisi uang jutaan rupiah milik I Putu Gede Ariadi, pemandu wisata atau guide asal desa yang sama. KR ditangkap saat melintas di sebuah jalan di Desa Pinggan pada Selasa (28/11) malam. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Rabu (29/11) kemarin, menjelaskan penangkapan KR bermula dari laporan korban ke Polsek Kintamani yang mengaku kehilangan tas berisi uang Rp 8 juta pada Senin (27/11). Sesuai laporan, sebelum kejadian, korban sempat bertemu dengan pelaku di sebuah warung yang lokasinya dekat dengan rumah kontrakan korban. Keduanya sempat minum tuak bersama pada Minggu (26/11) lalu. Sekitar pukul 23.00 Wita, korban pulang ke rumahnya bersama pelaku. Sebelum tidur, korban sempat menaruh tas pinggang miliknya yang berisi uang tunai dan KTP di atas meja samping tempat tidurnya. Keesokan harinya, korban yang baru bangun tidur mendapati pelaku sudah tidak ada. Saat korban bermaksud mengambil tas pinggangnya, korban kaget karena tasnya sudah raib. ‘’Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kintamani,’’ jelasnya. Polsek Kintamani yang menerima laporan itu langsung menindaklanjutinya dengan memburu pelaku. Pelaku akhirnya berhasil dibekuk oleh tim gabungan Opsnal Polres Bangli beserta Opsnal Polsek Kintamani dipimpin Panit I Reskrim Polsek Kintamani. ‘’Pelaku ditangkap di Desa Pinggan pada saat melintas di jalan. Oleh petugas kepolisian, pelaku kemudian digiring ke Mapolsek untuk dilakukan proses sidik,’’ terangnya. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah tas pinggang, uang tunai Rp. 7.248.000, satu buah plastik warna bening, dan satu buah tas slempang kulit warna cokelat. ‘’Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diserahkan kepada penyidik Sat Reskrim Polres Bangli guna penyidikan lebih lanjut,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

RAPAT PARIPURNA - Suasana rapat paripurna DPRD Bangli, Rabu (29/11) kemarin.

tif dan tepat waktu adalah harapan bersama. Ke depan, perencanaan, pembahasan dan penetapan baik APBD Induk maupun perubahan, seluruh tahapannya diharapkan bisa dilakukan lebih baik dengan tetap mengacu pada perundang-undangan yang berlaku. Mengenai dana BKK PHR dari Kabupaten Badung, diakui tidak secara utuh dimanfaatkan untuk pembangunan infrastrultur kepariwisataan. Namun, dana itu juga dimanfaatkan untuk pembangunan sarpras jalan dan kegiatan lainnya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. ‘’Ke depannya, baik proses perencanaan maupun pembahasannya akan dilakukan lebih terbuka dan transparan sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,’’ terangnya. Mengenai harapan untuk segera mengisi jabatan lowong, Sedana Arta mengatakan prosesnya sudah dilaksanakan. Hanya saja mengenai waktu pengisian dan pelantikannya masih menunggu waktu yang tepat. (kmb40)

Putu Koesalireni

Izin Belajar PNS Tak Pernah Dipersulit

Bali Post/ina

Dampak Hujan Abu

Petani Terancam Gagal Panen

TANAMAN LAYU - Petani menunjukkan tanamannya yang mulai layu terkena hujan abu.

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) – Hujan abu vulkanik yang melanda beberapa wilayah di Bangli sejak beberapa hari terakhir mulai menyebabkan tanaman pertanian milik petani layu dan rontok. Sejumlah petani pun khawatir, jika kondisi ini terus berlangsung dalam waktu lebih lama, akan mengakibatkan gagal panen. Berdasarkan pantauan, Rabu (29/11) kemarin, tanaman pertanian yang banyak mengalami layu dan rontok akibat abu vulkanik berada di Desa Yangapi dan Peninjoan di Kecamatan Tembuku. Dua desa tersebut jaraknya cukup dekat dengan Gunung Agung. Di Dusun Metra Desa Yangapi, tanaman cabai milik petani mengalami rontok pada daun dan buah. Demikian juga dengan tanaman lainnya, daunnya mulai terlihat kotor terselimuti abu tipis. Petani di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Komang Adi Sudarsa mengatakan, hujan abu akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung mulai dirasakan warga sejak awal pekan ini. Pada Selasa (28/11) malam, hujan abu lebih tebal disertai dengan bau belerang yang cukup menyengat. Adi mengungkapkan, hujan abu

yang melanda wilayah desanya telah berdampak pada sektor pertanian. Akibat hujan abu selama beberapa hari terakhir, hampir seluruh tanaman milik petani mengalami layu dan rontok. Seperti tanaman kacang panjang dan jagung miliknya yang kini mulai mengalami layu pada daun. ‘’Umur tanaman kacang panjang saya sudah 1,5 bulan. 20 hari lagi sudah masanya panen. Karena abu sekarang, daunnya sudah mulai layu,’’ ujarnya. Selain kacang panjang, tanaman bunga gumitir yang cukup banyak ditanam warga di Subak Tampuagan juga mengalami busuk akibat terkena abu. Bunga gumitir yang busuk tidak bisa dijual sehingga tetap dibiarkan berada di pohon. ‘’Yang paling rentan adalah tanaman cabai,’’ katanya. Adi mengaku khawatir jika hujan abu berlangsung terus menerus dalam jangka waktu lama akan menyebabkan semua tanaman perlahan mati. Dampaknya, petani akan mengalami kerugian besar akibat gagal panen. ‘’Dulu waktu meletus tahun 63, semua tanaman mati karena abunya mengandung belerang,’’ imbuhnya. (kmb40)


Kamis Wage, 30 November 2017

GIANYAR

9

Angka Kunjungan Wisatawan Anjlok

60 Persen Pekerja Pariwisata Terancam Di-PHK

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

MENGERJAKAN UAS - Siswa kelas VII SMPN 1 Jungutan, Kadek Adi Wiranata, saat mengerjakan soal UAS di Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati, Rabu (29/11) kemarin.

UAS di Posko Sutasoma

Naskah Soal Dijemput Orangtua Siswa Gianyar (Bali Post) Sejumlah siswa asal Karangasem mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) di Posko Pengungsi Lapangan Sutasoma, Sukawati, Rabu (29/11) kemarin. Namun, soal ujian tidak dikirimkan ke pengungsian melainkan diambil dari sekolah masing-masing oleh orangtua siswa ataupun pengungsi lainnya. Seperti yang dialami siswa kelas VII SMPN 1 Jungutan, Kadek Adi Wiranata. Siswa yang akrab disapa Dek Adi ini mengerjakan soal ujian di salah satu blok Posko Sutasoma. Walaupun tanpa pengawasan guru, siswa asal Desa Jungutan Kecamatan Bebandem ini tetap mengerjakan soal seorang diri tanpa bantuan orangtua. Salah satu orangtua siswa, Wayan Bawa, menyatakan soal tersebut ada yang dititipkan oleh gurunya dan dibawakan oleh warga yang mengungsi. Jadi, inisiatif orangtua siswa yang mengambil soal ujian untuk masing-masing anaknya. ‘’Ya, orangtua yang ambilkan soal titipan itu untuk dikerjakan oleh anaknya,’’ ujarnya. Dikatakannya, guru tersebut menitipkan seluruh naskah soal dari hari pertama hingga terakhir. Soal yang sudah dijawab itu dikumpulkan lantas dikirim ke Karangasem Kamis (30/11) ini oleh warga di posko pengungsian. ‘’Mau bagaimana, begini kondisinya. Kami terpaksa mengungsi,’’ jelas Bawa yang membawa istri dan dua anaknya itu. Bawa menjelaskan, walaupun tidak ada guru dan pengawas, para siswa yang ujian di posko pengungsian ini tetap mandiri. Tidak ada orangtua yang membantu mengerjakan soal tersebut. ‘’Kalau anak saya sudah selesai duluan, langsung dia main di luar,’’ jelas Bawa yang seorang buruh proyek itu. Berdasarkan data, di Posko Sutasoma tercatat ada 323 orang pengungsi. Dari jumlah tersebut, terdapat siswa SMA/SMK sebanyak 6 orang, SMP 12 orang, SD 31 orang, dan TK 7 orang. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gianyar Made Suradnya mengakui bahwa pihaknya tidak dilibatkan dalam proses UAS untuk siswa pengungsi. ‘’Kami tidak dilibatkan, karena sudah menjadi kesepakatan saat rapat di provinsi, bahwa Dinas Pendidikan Karangasem yang menyiapkan soal untuk siswa mereka yang ada di pengungsian,’’ katanya. Dikatakannya, soal ujian untuk siswa pengungsi sudah didrop oleh masing-masing sekolah. Soal tersebut dikirim ke posko pengungsi atau pun ke sekolah tempat siswa pengungsi belajar. ‘’Kalau soal ujian akhir semester ini kan masing-masing sekolah yang buat,’’ tegasnya. (kmb35)

Meletusnya Gunung Agung yang diikuti dengan penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar. Jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian di hotel maupun homestay anjlok. Jika kondisi ini berlangsung lama, dikhawatirkan pengusaha pariwisata akan mengalami kebangkrutan. Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 60 persen pekerja pariwisata pun kemungkinan akan terjadi. Ketua Ubud Hotel Association (UHA) Adit Pande mengatakan, saat ini, okupansi hotel maupun homestay di Kabupaten Gianyar telah anjlok. Normalnya, pada November tingkat hunian mencapai 40 hingga 50 persen. Namun saat ini, hanya mencapai 15 persen. ‘’Jika dihitung, hanya ada sekitar 2.300 orang tamu per hari yang menginap di Gianyar,’’ ungkapnya didampingi Ketua Ubud Home Stay Association (UHSA) I.B. Wiryawan, Wakil Ketua PHRI Gianyar I.B. Suar Udiana, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar Anak Agung Ari Bramanta di kantor Disparda Gianyar, Rabu (29/11) kemarin. Kondisi ini juga dirasakan pengusaha sektor perdagangan maupun jasa lainnya.

Restoran misalnya, sejak beberapa hari belakangan, mengalami penurunan kunjungan sekitar 70 persen. Hal itu diungkapkan I.B. Suar Udiana. Dia menyebutkan, dari rata-rata 15 meja per restoran, hanya terisi sekitar 2 meja per hari. ‘’Restoran drop 70 persen. Bahkan ada yang enggak isi sama sekali,’’ ujarnya. Kondisi ini pun sudah berdampak pada tenaga kerja. Rata-rata, restoran yang memiliki 20 tenaga kerja telah melakukan reschedule. Dalam seminggu, karyawan hanya kerja tiga hari. ‘’Jadi, selama empat hari, mereka dipaksakan ambil cuti. Jadi pengusaha hanya bayar gaji pokok saja,’’ jelas Udiana. Kadisparda Ari Brahmanta mengkhawatirkan terjadinya

krisis ekonomi daerah bila proses erupsi panjang hingga menyebabkan bandara ditutup dalam jangka waktu lama. ‘’Dilihat dari histori erupsi tahun 1963, itu berlangsung setahun. Jika kali ini sama, kita akan hadapi suatu krisis ekonomi daerah,’’ ungkapnya. Menurutnya, dalam situasi ini, pengusaha akan berpikir antara menutup usaha atau efisiensi. Seperti yang terjadi saat ini, saat okupansi hotel dan homestay sudah terjun bebas hingga hanya berkisar 15 persen, pengusaha dipastikan sudah merugi. Dikatakannya, terkait efisiensi, pengurangan tenaga kerja menjadi salah satu langkah yang memungkinkan dilakukan. Kondisi terburuk, diperkirakan terjadi PHK besar-besaran. ‘’Sekarang den-

gan okupansi 15 persen, pengusaha pariwisata sebenarnya sudah norok bayar gaji pegawai dan operasional. Belum lagi membayar kewajiban bank. Bisa-bisa, nanti akan ada PHK besar-besaran,’’ terangnya. Dia menambahkan, usaha wisata pendukung seperti rafting, cycling, spa, dan lainlain juga akan terdampak. Pertanian, peternakan, dan perkebunan terutama yang selama ini diserap di sektor pariwisata juga kena imbas. ‘’Jadi, efeknya sangat luas, jika situasi ini berlangsung lama,’’ katanya. Sementara itu, demi memberikan rasa nyaman pada wisatawan terutama yang tidak bisa kembali ke negara asalnya, praktisi pariwisata Gianyar menyepakati beberapa hal. Asosiasi yakni UHA, BTB, PHRI, dan UHSA sudah sepakat memberikan 1 malam gratis pada tamu yang saat check out, namun bandara masih ditutup. ‘’Ini semacam asuransi pada tamu. Seluruh anggota asosiasi sudah menyepakati

ini. Dan kalau mau tinggal lagi, tamu diberikan diskon 30 sampai 50 persen,’’ ucapnya. Selain itu, praktisi pariwisata berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Gianyar juga akan membuka help desk yang ditempatkan di kantor Lurah Ubud. Dalam hal ini Disparda akan menempatkan sejumlah personel untuk memberikan informasi yang jelas pada wisatwan mengenai erupsi Gunung Agung, kaitan dengan buka tutup bandara dan jadwal penerbangan, hingga moda transportasi yang bisa digunakan. Tugas personel ini akan mengumpulkan informasi, melakukan validasi informasi untuk kemudian disampaikan ke wisatawan. Ari Brahmanta menambahkan, kunjungan wisata ke sejumlah objek wisata di Gianyar juga mengalami penurunan. ‘’Dilihat pada bulan yang sama tahun beda, sebenarnya November jumlah kunjungan mencapai 75 ribu. Sekarang turun menjadi 33 ribu. Sekitar 40 persen turun,’’ jelasnya. (kmb35)

Persiapan Pilkada 2018

Kapolres Tekankan Pentingnya Netralitas Aparat

Bali Post/nik

KOORDINASI - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo bersama pejabat dari sejumlah instansi foto bersama usai rapat koordinasi persiapan pilkada di Gianyar. Gianyar (Bali Post) Menjelang Pilkada Bali dan Gianyar 2018 yang ting-

gal hitungan bulan, Polres Gianyar mulai meningkatkan koordinasi dengan instansi

terkait. Dalam berbagai kesempatan, termasuk pada rapat koordinasi dengan TNI, KPU, Badan Kesbangpolinmas, Panwaslu dan Kejari Gianyar, Selasa (28/11), Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo menekankan pentingnya netralitas aparat hingga penyelenggara pemilu dalam pilkada. Djoni Widodo menerangkan, permasalahan saat pilkada kerap disebabkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak memadai serta tidak profesionalnya penyelenggaraan pemilu, seperti daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak valid hingga terjadinya penggelembungan suara. ‘’Semua ini merupakan penyelenggara yang tidak netral, dan nanti pasti yang menjadi sorotan adalah pihak kepolisian,’’ ucapnya. Mempertimbangkan kon-

disi tersebut, dia pun memastikan jajaran Polres Gianyar mengawal setiap tahapan pilkada agar dapat berjalan dengan lancar. ‘’Paling penting kita harus bersikap netral dan perlu dilakukan sosialisasi terkait dengan adanya perubahan UU Pemilu baik terhadap masyarakat maupun TNI dan Polri, sehingga bisa memahami tentang peraturan yang menyangkut pilkada 2018,’’ tegasnya. Lebih lanjut, Djoni Widodo menyarankan agar Ketua KPU Kabupaten Gianyar berkoordinasi dengan Ketua KPU Karangasem, mengingat di Gianyar saat ini ada pengungsi dari Karangasem. Pihaknya tidak ingin para pengungsi kehilangan hak suara dalam Pilgub Bali. ‘’Mungkin harus dikoordinasikan lagi seperti apa nanti,

apakah mereka akan ke Karangasem dulu atau bisa di sini,’’ ucapnya. Sementara itu, Kajari Gianyar Bayu Adinugroho Arianto juga menekankan pentingnya netralitas pemerintah. Terlebih ia mulai menyoroti adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam kegiatan salah satu pasangan calon. ‘’Perlu diantisipasi adanya ASN yang tidak netral dalam pilkada,’’ tegasnya. Dalam rangka mengantisipasi persoalan dalam pilkada 2018, Bayu menyampaikan, kejaksaan, kepolisian dan Panwaslu harus segera membentuk tim Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Tujuannya untuk mempermudah dan mempercepat koordinasi dalam menangani pelanggaran pidana dalam pilkada. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Wage, 30 November 2017

Warung Makan di Tegakgede Terbakar Negara (Bali Post) Sebuah warung semipermanen di Banjar Tegakgede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Rabu (29/11) dini hari kemarin, ludes terbakar. Seluruh isi warung makan H. Nurul Huda (45) tersebut ludes dilalap si jago merah. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Sejatinya, sejak diketahui warung itu terbakar, warga sekitar sudah berupaya memadamkan apinya dengan alat seadanya. Namun karena api sudah besar dan bahan bangunan warung juga mudah terbakar, warga kesulitan melakukan pemadaman. Untuk itu, warga pun melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran. “Ada sejumlah mobil dan truk parkir di sebelah warung tersebut. Namun kendaraan itu cepat dipindahkan,” kata saksi di lokasi kejadian. Informasinya, kebakaran itu pertama kali diketahui warga yang sedang melintas di dekat TKP (jalur Denpasar-Gilimanuk) sekitar pukul 00.11 Wita. Kemudian, warga itu menginformasikan kejadian itu kepada tukang parkir di Pura Pesangrahan Rambutsiwi, I Kade Muliada (35). Muliada kemudian mengecek ke TKP dan ternyata benar. Warung makan berdinding triplek itu terbakar. Saat itu api sudah membumbung tinggi hingga ke atap. Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jembrana Putu Pranajaya saat dikonfirmasi pihaknya mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk menjinakkan api yang membakar bangunan berukuran 5x6 meter tersebut. “Tiga mobil damkar dari markas dan satu dari Pekutatan. Api berhasil dipadamkan tak berselang lama,” ujar Pranajaya. Dari keterangan korban, sebelum terbakar warungnya dalam keadaan kosong. Sekitar pukul 18.00 Wita, warung sudah tutup dan kompor juga sudah dimatikan. Makanya belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Seluruh barang yang ada di dalam warung ludes menjadi abu. Di antaranya rombong bakso, radio, televisi, kulkas dan alat perlengkapan warung lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta lebih. (kmb26)

Bali Post/dok

SUASANA - Suasana penyeberangan di Ketapang-Gilinamuk.

Antisipasi Erupsi Gunung Agung

ASDP Siagakan 52 Kapal di Pelabuhan Gilimanuk Negara (Bali Post) –

Guna menghadapi kemungkinan terburuk terhadap dampak dari erupsi Gunung Agung, pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Gilimanuk melakukan langkah antisipasi. Salah satunya, menyiagakan sedikitnya 52 kapal di Pelabuhan Gilimanuk untuk jalur evakuasi. Namun, selama dua hari belakangan ini, pihak ASDP Gilimanuk masih mengoperasikan 32 kapal. Sebab, imbas dari penutupan Bandara Ngurah Rai. Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk Heru Wahyono, Rabu (29/11) kemarin, mengatakan langkah antisipasi terkait evakuasi orang dan kendaraan saat ini sejatinya sudah diterapkan.

Dengan adanya penutupan Bandara Ngurah Rai sejak Senin (27/11) lalu, pihaknya telah mengambil langkah peralihan para penumpang pesawat melalui jalur darat. “Untuk penyeberangan,

kami memaksimalkan trip kapal dengan mempercepat bongkar muat dan memprioritaskan orang dan kendaraan dari Gilimanuk,” katanya. Pihaknya juga menyediakan ruangan sebagai rest area

apabila ada penumpang yang ingin beristirahat atau berobat di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang. Terakhir adalah dengan mengoperasikan kapal tambahan. Kapal ini di-stand by-kan apabila situasi sudah sangat padat. Namun selama penutupan bandara sejak dua hari belakangan, belum ada penambahan kapal karena memang belum diperlukan. “Penerapan penambahan kapal ini bersifat situasional,” ujarnya. Salah satunya ketika

memang jumlah orang atau kendaraan yang menyeberang sangat padat. Sementara itu, untuk instansi terkait seperti Polair, Basarnas dan TNI-AL juga telah menyiapkan diri. Mereka juga siap bekerja sama ketika kondisi evakuasi laut dalam keadaan darurat. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo mengatakan saat ini pihaknya melakukan antisipasi dan bekerja sama dengan instansi lainnya. (kmb26)

Peringatan HUT Ke-46 Korpri, HUT Ke-72 PGRI dan HUT Ke-53 HKN

Bupati Artha: Tinggalkan Ego Sektoral, Mental Priyayi, Penguasa dan Korup Bali Post/olo

KEBAKARAN – Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar warung makan semipermanen di Tegakgede, Yehembang Kangin, Rabu (29/11) kemarin.

Tangkap Ikan Gunakan Insektisida, Warga Budeng Resah Negara (Bali Post) Adanya aktivitas penangkapan ikan di sungai menggunakan racun insektisida belakangan ini membuat warga di Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, resah. Pasalnya, penangkapan dengan cara tersebut berdampak pada matinya organisme air lainnya yang hidup di sungai. Seperti udang yang juga sering digunakan untuk umpan pancing. Sejumlah warga yang ditemui, Rabu (29/11) kemarin mengungkapkan aktivitas penangkapan ikan di sungai menggunakan racun itu sangat meresahkan. Apalagi di Budeng, memiliki potensi tambak dan berpenghasilan dari membudidayakan ikan serta udang. Kendatipun dilakukan di sungai, namun warga khawatir juga berdampak pada tambak. Di sekitar Budeng yang teraliri sungai itu juga terdapat hutan mangrove yang dilindungi. “Biasanya mereka memasukkan racun itu ke sungai lalu di jalur aliran sungai itu dipasang jaring. Saat kena racun, semua ikan termasuk udang yang mati akan terjaring,” ujar salah seorang warga. Ia mengatakan, yang terkena racun bukan hanya ikan, tetapi juga udang-udang yang ada di sungai. Padahal udang tersebut sering dicari warga setempat untuk dijual kepada pemancing. Belum lama ini, warga bersama aparat desa setempat berhasil mengamankan pelaku yang menangkap ikan dengan cara meracuni. Namun pelaku kemudian dilepas setelah diberikan pembinaan. Perbekel Budeng Putu Libra Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pelaku menangkap ikan di sungai menggunakan racun. Menurutnya, pelakunya berasal dari luar desa dan pihaknya sempat memberikan pembinaan agar tak mengulangi kembali tindakannya. “Kami bina dan sudah koordinasi dengan kepala desa asal pelaku. Sebelumnya memang ada laporan warga dan kami sudah tindak lanjuti,” terang Libra. (kmb26)

PERINGATAN HUT ke46 Korpri, HUT ke-72 PGRI dan HKN (Hari Kesehatan Nasional) ke-53 diselenggarakan dengan melakukan apel di Stadion Pecangakan, Rabu (29/11) kemarin. Dalam apel ini, bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Bupati Jembrana I Putu Artha dan Pemimpin Upacara I Nengah Suparta yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Bidang Penataan dan Penataan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Jembrana. Turut hadir, Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan, anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Negara, para Kepala OPD Pemkab Jembrana, anggota Korpri, PGRI, TNI dan Polri. Dalam sambutannya, Bupati Artha mengatakan dengan tema HUT Korpri “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”, aparatur negara diharapkan berperan aktif bersama–sama

membangun bangsa dengan meningkatkan kinerja dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat tanpa diskriminasi. Dalam era kompetisi global, rakyat membutuhkan anggota Korpri yang disiplin, bertanggung jawab, setia dan berorientasi kerja. “Segera tinggalkan dan tanggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa dan mental korup. Saatnya fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat,” kata Bupati Artha. Sementara dalam memperingati HUT ke-72 PGRI yang mengambil tema “Meningkatkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja Untuk Penguatan Pendidikan Karakter”, Bupati Artha mengatakan tema ini menunjukkan PGRI harus selalu membangun kekuatan mental dan kebersamaan untuk mewujudkan guru profesional dan bermartabat. “Kita

semua berharap para guru dan tenaga pendidik menjadi pembelajar dan pendidik sejati, mampu mengembangkan diri secara mandiri, mampu sebagai sumber inspirasi dan keteladanan, serta menegakkan kode etik guru sebagai profesi,” ujarnya. Sedangkan dalam peringatan HKN yang bertemakan “Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku”, Bupati Artha mengajak segenap jajaran kesehatan untuk senantiasa menggelorakan semangat revolusi mental melalui penghayatan dan pengamalan 3 (tiga) nilai utamanya yaitu integritas, kerja keras dan gotong royong. “Sehingga kita dapat mewujudkan cita-cita besar pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan,” terangnya. Selain melaksanakan apel, Bupati Artha juga menyerahkan penghargaan kepada PNS teladan ke sejumlah pegawai. Juara I diraih Luh Putu

Negara (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana memusnahkan berbagai barang bukti di halaman kantor setempat, Rabu (29/11) kemarin. Barang bukti yang dimusnakan berupa narkoba jenis sabu-sabu (SS), rokok tanpa

cukai dan pil koplo. Bahkan, SS yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu beratnya mencapai 683,69 gram brutto atau 670,51 gram netto. Proses pemusnahan itu disaksikan Bupati Jembrana I Putu Artha, Ketua

PN Negara R. R. Diah Poernomojekti, Ketua BNN Kabupaten I Made Kembang Hartawan, Kodim 1617/ Jembrana, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya. Tak hanya itu, pihak Kejari juga mengundang puluhan siswa-siswi SMA/SMK

kLUNGKUNG (0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Rina Rusmini dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Juara II diraih Luh Suardiani Dinas Penanaman Modal, Pelayanan

Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja dan peringkat III diraih I Komang Adi Wismawan dari Dinas Kesehatan. (ad1589)

Kejari Musnahkan Setengah Kilogram Lebih Sabu

Telepon Penting Polres Klungkung

Bali Post/ist

APEL - Bupati Jembrana I Putu Artha saat menyerahkan penghargaan kepada para PNS teladan seusai apel peringatan HUT ke-46 Korpri yang dirangkai dengan HUT ke-72 PGRI dan HUT ke-53 HKN, Rabu (29/11) kemarin.

Bali Post/olo

PEMUSNAHAN – Proses pemusnahan barang bukti narkoba dan lainnya oleh Kejari Jembrana, Rabu (29/11) kemarin.

Kepala Kejari (Kajari) Jembrana Anton Delianto seusai pemusnahan mengatakan barang bukti yang dimusnahkan ini sebagian besar di antaranya adalah narkoba dan rokok tanpa cukai. Untuk narkoba, khususnya jenis SS yang paling banyak. Hal ini menujukkan kasus narkoba di Jembrana sepanjang tahun 2017 terbilang tinggi. Anton mengaku sengaja mengundang puluhan siswa-siswi, selain penyuluhan terkait narkoba juga supaya para generasi muda ini mengetahui langsung bentuk dan jenis narkoba. “Dengan mengetahui ini, mareka bisa menghindari bahaya narkoba,” kata Anton didampingi Kasi Pidum Jembrana Putu Agus Eka Sabana. Melihat dari jumlah barang bukti narkoba yang dimusnahkan, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Selain narkoba, pihaknya juga memusnahkan ribuan butir pil ekstasi. Bila dirupiahkan, narkoba yang dimusnahkan itu mencapai miliaran rupiah. Bila ditransaksikan, bisa digunakan ratusan orang. Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara

dibakar ini, telah memiliki putusan hukum tetap. Saat ini kasus narkoba dengan barang bukti total 1,5 kilogram masih dalam proses. Dalam pemusnahan yang juga disaksikan dari pihak Bea Cukai Denpasar itu, dilakukan di dua lokasi. Untuk rokok yang jumlahnya cukup banyak di areal halaman belakang Kantor Kejari. Sedangkan narkoba dan barang bukti lainnya dimusnahkan di dalam dua tong yang telah disiapkan. Perlu diketahui, jumlah barang bukti yang dimusnahkan secara rinci yakni 23 paket SS dengan berat total 691,99 gram. Barang bukti lainnya seperti dompet, klip, korek api, alat-alat pakai narkotika dan beberapa HP . Sedangkan, untuk jumlah ektasi sebanyak 3.186 butir dengan huruf Y dan 8 plastik klip berisi 400 pil huruf Y serta 159 butir pil koplo. Selain obat-obatan terlarang itu, ada juga barang bukti lainnya seperti uang palsu (upal) sebanyak 461 lembar pecahan Rp 100.000, 2 lembar pecahan Rp 20.000 dan 2 lembar pecahan Rp 10.000. Kemudian, untuk barang bukti rokok tanpa cukai sebanyak 3.700 bungkus. (kmb26)


Kamis Wage, 30 November 2017

BULELENG

11

Sebelas Perbekel Dilantik

Diminta Jangan Arogan Singaraja (Bali Post) – Sebelas perbekel dilantik Rabu (29/11) kemarin di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, eks Pelabuhan Buleleng. Perbekel yang dilantik Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana ini hasil pemilihan perbekel (pilkel) serentak gelombang kedua yang diselenggarakan September 2017 lalu. Perbekel baru ini diingatkan agar tidak bertindak arogan dan mengikuti regulasi dalam pengelolaan keuangan desa. Sebelas perbekel yang dilantik kemarin masing-masing I Nengah Sariada (Perbekel Sembiran), Putu Arya Suyasa (Perbekel Sangsit), Putu Budiasa (Perbekel Dencarik), I Made Gelgel (Perbekel Tukad Sumaga), I Putu Madia (Perbekel Tukadmungga), Ketut Bijaksana (Perbekel Banyupoh), Ketut Budiasa (Perbekel Sidetapa), Ketut Ngurah (Perbekel Sepang Kelod), Gede Ngurah Sadu Adnyana (Perbekel Bondalem), Nyoman Arya Swabawa (Perbekel Musi), dan Ketut Sudiarsana (Perbekel Pangkung Paruk). Bupati Putu Agus Suradnyana usai pelantikan mengingatkan perbekel yang baru ini agar tetap menjaga nama baik jabatan dengan tidak arogan dalam menjalankan roda pemerintahan. Perbekel juga dituntut menyusun perencanaan pembangunan berdasarkan potensi yang ada dan menyesuaikan dengan program pembangunan di kabupaten. Dalam pengelolaan keuangan, Bupati mengingatkan perbekel tetap mengikuti regulasi yang ada. Hal ini penting karena pihaknya tidak ingin perbekel terseret kasus hukum. “Tidak boleh arogan. Tidak boleh maju sendiri. Saya minta lakukan upaya konstruktif perangkat desa yang lain termasuk tokoh masyarakat dan tokoh pemuda,” katanya. Di sisi lain, Bupati mengatakan, kendati ada perbekel yang sekarang terserat kasus hukum, Bupati mengimbau semua perbekel tidak perlu khawatir atau bahkan ketakutan menjalankan program pembangunan di daerahnya. Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak penegak hukum untuk bersama-sama memberikan pendampingan hukum agar perbekel mampu mengelola keuangan mengikuti regulasi, sehingga tidak terserat kasus hukum. “Saya kira tidak perlu khawatir karena kita sudah berikan pendampingan. Kita juga minta didampingi karena pengelolaan keuangan mengikuti regulasi bisa dibilang baru. Perbekel juga saya minta situasi ini tidak dijadikan kesempatan untuk leha-leha, sehingga tidak muncul lagi kasus hukum yang menyeret perbekel,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gede Sandhiyasa mengatakan, setelah dilantik, sebelas perbekel ini mulai melaksanakan tugas-tugasnya. Sambil jalan, PMD akan memberikan pendampingan kepada perbekel terkait pengelolaan keuangan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 113 Tahun 2014. Ini dilakukan karena, PMD tidak ingin ada perbekel yang teserat kasus hukum karena kesalahan dalam mengelola keuangan desa. “Secara terjadwal, kami akan berikan pendampingan untuk kawan perbekel agar mengerti dalam pengelolaan keuangan sesuai regulasi yang ada. Di samping itu, kami juga bekali perbekel bagaimana penyusunan APBDes hingga disiplin,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PERBEKEL – Sebelas perbekel hasil pilkel serentak gelombang kedua dilantik, Rabu kemarin.

44 KK Diberangkatkan ke Sultra Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 44 kepala keluarga (KK) transmigran asal Buleleng diberangkatkan ke Desa Parudonga Kecamatan Routa, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (29/11) kemarin. Mereka dilepas Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigran (Disnakertrans) Ni Made Dwi Putri Koriawan. Dwi mengatakan, sebelum memberangkatkan puluhan KK warga Buleleng itu, pihaknya melakukan seleksi ketat. Saat itu, peserta yang mendaftar membeludak, namun karena mereka tidak memenuhi persyaratan maka dinyatakan gugur dan hanya 44 KK yang dinyatakan lolos. Mereka pun diharapkan benar-benar bekerja, disiplin dan tekun mengelola pertanian, sehingga mampu mengubah taraf hidup seperti diinginkan sebelum berangkat. Membekali transmigran asal Buleleng, sejumlah bantuan berupa alat pertanian diserahkan oleh pihak ketiga. (kmb38)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng

3477 22713 22510, 21841

Polsek Tejakula

28541

Polsek Kubutambahan

23012

Polsek Sawan

24900

Polsek Singaraja

22566

Polsek Sukasada

25791

Polsek Banjar

93347

Polsek Seririt

92450

Polsek Busungbiu

92126

Polsek Gerokgak

92999

KP3 Celukan Bawang

92842

Pospol Wisata Lovina

41010

Pospol Pancasari

25755

Siaga Reskrim

27511

Siaga Intel

29973

Siaga Lantas

22531

Pemadam Kebakaran

21113

RSUD Buleleng

22046

RS Kerta Usada

26278

RS Santhi Graha Seririt RS Parama Sidhi

94554, 94549 29787

Bali Post/kmb38

CEK JALAN – Petugas Dinas PU-PR Buleleng mengecek kerusakan jalan menuju Pura Segara Rupek akibat tergerus banjir, Rabu (29/11) kemarin.

Pemborong Diminta Perbaiki Kerusakan Jalan Pura Segara Rupek

Singaraja (Bali Post) – Kerusakan jalan kabupaten menuju Pura Segara Rupek di Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak harus diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng meminta pemborong memperbaiki kerusakan jalan tersebut karena proyek pengaspalan jalan itu masih dalam masa pemeliharaan. Pemborong juga dibebankan memperbaiki gorong-gorong yang terhalang oleh bekas fondasi pos jaga masuk ke Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang tidak dibongar pada saat pengerjaan proyek. Kepala Dinas PU-PR Buleleng Ketut Suparta Wijaya Rabu (29/11) kemarin, mengatakan, setelah memastikan kerusakan yang terjadi, aspal yang tergerus lebarnya sekitar 30 centimeter. Sementara panjang jalan yang tergerus mencapai 70 meter dari total panjang jalan yang sudah dihotmix 2,5 kilometer. Pada saat pengerjaan, badan jalan ini berada pada posisi yang

lebih rendah dari badan jalan nasional Seririt – Gilimanuk. Sementara, gorong-gorong untuk mengalirkan air dari jalan nasional ke sebelah utara terlalu sempit. Volume air besar tidak bisa dialirkan ke goronggorong, sehingga meluap dan menggerus aspal jalan menuju Pura Segara Rupek. Temuan lain juga, pemborong kurang memperhitungkan kedalaman gorong-gorong.

Bahkan, saluran terhalang bekas fondasi pos jaga masuk ke TNBB yang tidak ikut dibongkar. Kondisi ini membuat air tertahan dan meluap hingga merusak badan jalan itu sendiri. Terkait kemungkinan menyulitkan kendaraan melintas, Suparta memastikan badan jalan masih bisa dilalui kendaraan dengan nyaman. Ini karena lebar jalan yang tergerus sekitar 30 centimeter.

Meski demikian, pihaknya tetap menugaskan pemborong proyek melakukan pengerasan jalan yang mengelupas dan memperbaiki gorong-gorong di pinggir jalan. “Pemborong kami minta kembali melakukan pengerasan aspal yang mengelupas itu. Gorong-gorongnya juga diperdalam, sehingga kalau hujan volume air bisa mengalir di gorong-gorong, sehingga tidak lagi menggerus aspal seperti yang sudah terjadi ini,” katanya. Suparta Wijaya menambahkan, jalan hingga di Pura Segara Rupek sepanjang 15 kilometer. Dari panjang jalan tersebut, PU-PR menetapkan jalan yang menjadi milik pemkab sepanjang 2,5 kilometer. Sisanya, lagi 12,5 kilometer

tetap menjadi milik pemerintah pusat. PU-PR sendiri dipastikan tidak memiliki kewenangan melakukan pengaspalan. Ini karena status jalan tersebut berada dalam kawasan hutan lindung dan sepenuhnya itu menjadi kewenangan TNBB dan pemerintah pusat. Ruas jalan kabupaten tersebut kemudian diaspal hotmix bersamaan dengan paket proyek yang sama di Desa Sanggalangit, Patemon, dan Desa Bubunan (Kecamatan Seririt) dengan pagu anggaran Rp 7,316 miliar lebih. Seperti diberitakan sebelumnya, akibat banjir beberapa hari lalu, jalan menuju ke Pura Segara Rupek, Desa Sumberkelampok tergerus hingga aspalnya mengelupas. (kmb38)

Evaluasi Tenaga Kontrak

Bupati Klaim Sesuai Beban Kerja

Singaraja (Bali Post) – Tenaga kontrak yang ada sekarang memiliki keahlian berdasarkan beban kerja yang diperlukan. Hal itu disampaikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menanggapi penilaian dewan yang menyebut tenaga kontrak terus bertambah. Dihubungi usai melantik perbekel hasil pilkel serentak, Rabu (29/11) kemarin di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, Bupati menegaskan, keberadaan tenaga kontrak tidak bisa dinilai miring. Pasalnya, mereka banyak yang memiliki kemampuan dan terbukti membantu PNS dalam mengerjakan tugastugas dinas. Bupati mencontohkan, di Badan Keuangan Daerah (BKD) tenaga kontraknya memiliki keahlian yang memang dibutuhkan di bidang keuangan. Demikian juga di Dinas

Bali Post/kmb38

Putu Agus Suradnyana

Pariwisata (Dispar) tenaga kontrak memiliki keahlian dalam hal promosi pariwisata Buleleng. “Saya kira tenaga kontrak kita banyak yang baik dan memiliki keahlian. Seperti tenaga kontrak yang ahli dalam promosi wisata di Dispar, daripada menge-

luarkan biaya besar untuk promosi ke luar daerah, lebih baik kita pekerjakan tenaga kontrak yang ahli di bidangnya. Saya kira tidak semua tenaga kontrak itu tidak produktif,” jelasnya. Bupati menambahkan, perekrutan tenaga kontrak yang dilakukan di era kepemimpinannya, telah melalui mekanisme jelas. Tidak ada tenaga kontrak yang dipekerjakan karena titipan atau berasal dari kerabat pejabat tertentu. Kalau ditemukan tenaga kontrak yang direkrut di masa kepemimpinannya dilakukan tanpa proses jelas, Bupati berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang bermain dalam perekrutan tenaga kontrak. Demikian pula, untuk 2018 mendatang, semua OPD dilarang menambah tenaga kontrak tanpa persetujuan Bupati.

Ratusan PNS Terima Satya Lencana Karya Satya

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 319 PNS menerima anugerah tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya bertepatan dengan apel HUT ke-46 Korpri Rabu (29/11) kemarin, di halaman kantor Bupati Buleleng. Ratusan PNS itu terdiri atas 94 orang menerima Satya Lancana Karya Satya 30 Tahun, 119 orang Satya Lancana Karya Satya 20 Tahun, dan 106 orang menerima Satya Lancana Karya Satya 10 Tahun. Penganugerahan berdasarkan keputusan Presiden RI No. 92/TK/Tahun 2016 ini diserahkan oleh Bupati Putu

Agus Suradnyana. Bupati mengatakan, seluruh PNS dituntut meningkatkan kinerja baik pada sisi kualitas kerja dan juga disiplin. Secara khusus, Bupati meminta PNS meningkatkan disiplin jam kerja dan disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tempat tugas masing-masing. “Kami minta PNS menyadari pentingnya disiplin kerja dan disiplin waktu. Kebaikan itu tidak hanya berasal dari atas, tapi dapat juga muncul dari bawah. Tunjukkan kinerja dengan prestasi kerja,” tegasnya. (kmb38)

“Kalau ada yang pakai uang siap-siap saja pejabat yang menghubungkan itu akan ditindak tegas, karena kalau nanti ada nambah tenaga kontrak harus persetujuan Bupati,” jelasnya. Di sisi lain, Bupati mengatakan, tenaga kontrak yang belakangan ini dinilai tidak produktif dalam waktu dekat pimpinan OPD ditugaskan melakukan evaluasi menyeluruh. Upaya ini bukan untuk memutus kontrak, tetapi menguji kembali kemampuan setiap tenaga kontrak itu sendiri. Dari tes kemampuan itu, pemerintah bisa memindahkan tenaga kontrak bersangkutan untuk membantu mengerjakan tugas-tugas yang dibutuhan oleh setiap OPD bersangkutan. “Saya perintahkan dinas untuk melakukan tes ulang untuk mengukur keahlian tenaga kontrak, sehingga

akan sesuai bidang tugas yang memang kita perlukan. Yang jelas dalam evaluasi ini tidak langsung kita putus kontrak, tetapi disesuaikan dengan keahlian yang kita perlukan,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Buleleng menyoroti tenaga kontrak yang semakin bertambah. Kondisi diperparah lagi banyaknya tenaga kontrak yang dinilai tidak produktif dan tidak sesuai analisis beban kerja. DPRD mendesak pemerintah mengevaluasi tenaga kontrak dan pimpinan OPD didesak segara memutus kontrak pekerjaan yang tidak produktif. Di sisi lain, dewan memperjuangkan agar tenaga kontrak yang keahliannya dibutuhkan agar mendapat gaji yang mengikuti ketentuan standar Upah Minimum Kabupaten (UMK). (kmb38)

Bali Post/kmb38

SATYA LENCANA - Penyerahahan anugerah Satya Lencana Karya Satya kepada ratusan PNS oleh Bupati Buleleng berlangsung pada apel HUT ke-46 Korpri, Rabu (29/11) kemarin.


KLUNGKUNG

12 Peringatan HUT Korpri

Kamis Wage, 30 November 2017

Antisipasi Tukad Unda Diterjang Lahar Dingin

ASN Harus Mampu BPBD Siapkan Empat Posko Pengungsian Ciptakan Program Inovatif PEMERINTAH Kabupaten Klungkung memperingati Hari Ulang Tahun ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2017, Rabu (29/11) kemarin. Momentum yang ditandai dengan apel di Lapangan Puputan Klungkung ini tak sekadar seremonial tahunan. Namun, harus menjadi tonggak untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam memberikan pelayanan publik. Amanat tertulis Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dibacakan Bupati Nyoman Suwirta menyatakan, pelaksanaan perayaan HUT dengan tema “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa” ini bertujuan untuk memantapkan fungsi organisasi sebagai perekat persatuan bangsa serta memantapkan netralitas seluruh anggota dalam menghadapi pemilukada serentak. Selain itu juga untuk meningkatkan semangat profesionalitas dan kinerja terutama di bidang pelayanan publik. Ditambahkan, Korpri sebagai garda terdepan dalam kompetisi global pelayanan prima hendaknya mampu memberantasan praktik korupsi dan pungli serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dengan menjadi anggota yang disiplin, bertanggung jawab serta ber-

orientasi kerja, diharapkan Indonesia akan mampu menjadi bangsa pemenang dalam kompetisi global. Sementara itu, dalam wawancaranya, Bupati asal Nusa Ceningan ini kembali menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan professionalisme dan kompetensi, sehingga mampu bersaing dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai arahan Presiden RI. Selain itu, untuk bisa bersaing diera sekarang ini, harus mampu menciptakan programprogram inovatif sesuai potensi

yang ada. Di tengah suasana bencana erupsi Gunung Agung, seluruh ASN dan masyarakat Klungkung diminta untuk meningkatkan sensivitas dan rasa manyama braya, untuk membantu dan menerima kehadiran para semeton pengungsi. Di akhir apel, orang nomor satu di Klungkung ini menyerahkan hadiah dan piagam kepada para pemenang Lomba Pembaca Pembukaan UUD 45 dan Pembaca Panca Prasetya Korpri, didampingi Wakil Bupati Made Kasta, Ketua DPRD Wayan Baru serta Sekda Gede Putu Winastra. (ad1592)

Bali Post/ist

SERAHKAN HADIAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan hadiah dan piagam kepada para pemenang Lomba Pembaca Pembukaan UUD 45 dan Pembaca Panca Prasetya Korpri, didampingi Wakil Bupati Made Kasta, Ketua DPRD Wayan Baru serta Sekda Gede Putu Winastra.

Semarapura (Bali Post) Erupsi Gunung Agung telah memicu terjadinya banjir lumpur di Tukad Unda, Klungkung. Hal ini berpeluang semakin besar dan diikuti lahar dingin lantaran kondisi gunung tertinggi di Bali itu masih mengkhawatirkan. Jika itu terjadi, permukiman warga yang berdiri di sekitarnya berpotensi kena terjangan lahar. Atas hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung melakukan pemetaan lokasi pengungsian warga yang nantinya harus mengungsi. Sedikitnya ada empat posko yang disediakan. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada, Rabu (29/11) kemarin menjelaskan, sesuai histori, letusan Gunung Agung 1963 dan berdasarkan peta rawan bencana, terdapat 13 desa yang berpotensi terlanda lahar dingin. Rinciannya, Desa Selat dengan penduduk 4.889 jiwa, Tegak 4.517 jiwa, Akah 5.558 jiwa, Kelurahan Semarapura Kangin 4.655 jiwa, Semarapura Klod Kangin 7.450 jiwa, Desa Kamasan 4.294 jiwa, Desa Gelgel 5.292 jiwa, Dusun Gerombong, Desa Sulang 474 jiwa. Selain itu, Desa Sampalan Kelod 3.287 jiwa, Gunaksa 6.107 jiwa, Tangkas 3.275 jiwa, Jumpai 1.998 jiwa, dan Kusamba 124 KK. “Yang masuk (potensi terdampak red) dalam peta ada 13 desa dan kelurahan dengan jumlah

SETIAP PEMBELIAN MENDAPATKAN 1 KUPON UNDIAN BERKESEMPATAN MEMENANGKAN HADIAH

* berlaku s/d dec 2017, atau selama persediaan masih ada ** pengundian dilakukan january 2018 Jl. Teuku Umar 22-24 Dps Telp. 0361 228488 Ruko Kerta Wijaya C/4 Jl. Diponegoro 98 Dps Telp. 0361 230045

Ruko Singaraja Square D/9 Jl. Surapati 122 Singaraja Telp. 0362 3437044 Ruko Tabanan Square No. 5 Jl. Pahlawan Tabanan Telp. 0361 830241 L.0000511-bls

Bali Post/sos

PERMUKIMAN - Permukiman warga di bantaran Tukad Unda. BPBD Klungkung menyiapkan empat posko pengungsian untuk warga jika sewaktu-waktu lahar dingin menerjang. penduduk kurang lebih 54.000 jiwa,” jelasnya. Jika perkiraan itu menjadi kenyataan, pejabat asal Penebel, Tabanan ini mengaku sudah menyiapkan tempat evakuasi. Bagi yang tinggal di barat sungai, akan dibawa ke Desa Mandungan, Balai Budaya di Lapangan Puputan Klungkung dan GOR Swecapura, Desa Gelgel. Sementara yang di timur sungai diarahkan ke Bukit Buluh, Desa Gunaksa. “Kalau evakuasi, kemungkinan tidak semua warga. Kan tidak semua rumahnya sangat dekat dengan sungai,” ungkapnya. Pemetaan itu sebelumnya sudah sempat dirapatkan dengan perbekel maupun lurah. Seluruhnya siap untuk turun

jika sewaktu-waktu harus ada penanganan. “Untuk jalur evakuasi sudah ditentukan. Begitu juga titik kumpulnya,” terangnya. Mantan Camat Banjarangkan ini menyatakan instruksi untuk mengungsi juga akan ditandai dengan kulkul bulus. “Kalau sekarang air sungai kan masih jauh dari permukiman. Kalau itu sampai naik, langsung mengungsi,” tegasnya. Terkait penanganan pengungsi asal Karangasem, khususnya yang tertampung di GOR Swecapura, BPBD kembali mendirikan enam tenda berukuran besar. “Kedatangan pengungsi masih kemungkinan terjadi. Kami tambah tenda hari ini (kemarin - red). Itu dari BPBD Badung dan Denpasar,”

sebut Widiada. Disampaikan lebih lanjut, sebelumnya juga sudah dilakukan pemasangan sembilan tenda besar dan lima jenis famili. Seluruhnya sudah terisi. “Untuk famili itu ada permintaan dari warga yang memiliki keluarga sakit. Mereka kurang enak kalau tinggal di tenda besar,” bebernya. Sesuai data, pengungsi di Bumi Serombotan sudah tembus di angka 6.000 jiwa yang tertampung di 44 posko yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Klungkung, Dawan, dan Banjarangkan. Khusus untuk yang di GOR Swecapura, sudah tembus seribu orang. “Kalau di GOR daya tampungnya masih bisa lagi dua ribuan,” tandasnya. (kmb45)


Kamis Wage, 30 November 2017

RSUD Karangasem Siap Hadapi Kemungkinan Terburuk Amlapura (Bali Post) Tim Siaga Bencana RSUD Karangasem menyatakan siap menghadapi kemungkinan terburuk erupsi Gunung Agung. Tim sudah siap dengan tugas masingmasing di setiap bidang. Bahkan, strukturnya di bidang medis sudah lengkap. Yang paling dikhawatirkan pihak RSUD Karangasem adalah bencana gempa, ketimbang hujan abu ataupun nanti terjangan lahar. Sebab, gempa datangnya tiba-tiba. Gempa itu paling sulit mengantisipasinya. Bali Post/kmb31 Direktur RSUD I Wayan Suardana Karangasem dr. I Wayan Suardana, Rabu (28/11) pagi, mengatakan secara teknis, menghadapi kemungkinan terburuk, RSUD Karangasem sudah siap. Kesiapan yang dimaksud baik itu terkait SDM maupun perlengkapan medis hingga rencana evakuasi dalam kondisi terburuk. “Apabila terjadi suatu kejadian darurat, kalau diperlukan tambahan tenaga relawan, tinggal dilaporkan ke Dinas Kesehatan sesuai keperluan,” kata Suardana. Ada beberapa bagian untuk tim Siaga Bencana itu. Seperti bagian medical support. Salah satu tugasnya menyiagakan petugas paramedis. Ada juga bagian manajemen support, bertanggung jawab mengoordinasikan obat-obatan maupun logistik lainnya, dibantu sub-sub bidang di bawahnya. Ada lebih dari 70 relawan tergabung di dalam Tim Siaga Bencana ini, untuk membantu kelancaran penanganan darurat bencana. Tim Siaga Bencana ini, katanya, sudah menyiapkan beberapa rencana, baik plan A maupun plan B, untuk proses evakuasi pasien. Dalam situasi darurat, pasien dengan penyakit berat yang membutuhkan penanganan serius akan dievakuasi lebih dulu Belajar dari pengalaman letusan tahun 1963, wilayah di sekitar gedung RSUD Karangasem tak termasuk jalur aliran lahar. Jadi, kekhawatiran paling besar pihak rumah sakit adalah gempa dan hujan abu pekat. Tetapi, yang paling sulit diantisipasi itu adalah menghadapi gempa. “Ada tiga ancaman bencana yang kita hadapi. Pertama gempa bumi, serangan abu vulkanik dan terjangan lahar. Gempa itu yang perlu disiapkan dengan matang. Sebab, datangnya gempa itu tiba-tiba. Besar kecilnya gempa juga sulit diprediksi,” katanya. Pihak rumah sakit juga sangat memerlukan informasi satu pintu terkait informasi terkini seputar bencana Gunung Agung. Sekarang diakui tak terlalu berat, karena situasi masih datar-datar saja. Tetapi nanti dikawatirkan muncul situasi darurat. ‘’Mengambil keputusan untuk nasib pasien rawat inap sebanyak 130 orang hingga layanan poliklinik tiap harinya 392 orang. Hal itu perlu proses dan kepastian informasi yang benar sejak awal. (kmb31)

Hujan Abu Rusak Jaringan Listrik

Amlapura (Bali Post) Hujan abu dari Gunung Agung rupanya berdampak terhadap jaringan listrik PLN. Kerusakan jaringan listrik PLN terjadi di Kecamatan Rendang. Upaya perbaikan jaringan itu terus dilakukan. Untuk mengurangi beban pemakaian listrik sementara, PLN Rayon Karangasem meminta pengungsi jangan dulu membawa TV dan kulkas. Pertimbangannya agar pemakaian listrik itu cukup untuk penerangan. Kepala PLN Rayon Karangasem Putu Surya Atmaja, Rabu (29/11) siang kemarin, mengatakan debu cukup tebal jatuh ke arah barat. Hal itu berdampak terhadap jaringan di Rendang, Selasa (28/11) malam. Saat ini perbaikan terus dilakukan hingga pukul 04.00 Wita. Disinyalir hal itu terjadi karena adanya efek abu vulkanik di beberapa peralatan jaringan. Kondisi cuaca hujan disertai petir dan abu cukup tebal beberapa kali itu mengganggu dalam melakukan tindak lanjut inspeksi maupun penormalan aliran listrik itu. “Kerusakan jaringan kami berada di zona awas (KRB 3). Kami batasi tim masuk ke lokasi rawan bencana. Saya juga sempat mendengar langsung beberapa kali suara gemuruh dari arah gunung,” kata Surya Atmaja. Penormalan jaringan itu terus dilakukan hingga pagi. Perbaikan itu dibantu tim gabungan dari PLN area Bali Timur. Jaringan dan gardu-gardu yang lain di wilayah KRB III juga masih dalam penelusuran. Karena di wilayah ini terus terjadi hujan disertai petir dan abu cukup tebal bercampur pasir. Disinggung adanya persoalan ratusan pengungsi di gedung UPT Dinas Pertanian Rendang yang belum dialiri listrik, dia mengaku sudah mengecek ke sana. Ini berkaitan banyaknya pos pengungsian mandiri yang dibangun warga secara swadaya. Mereka mengambil listrik dari UPT Dinas Pertanian Rendang. Dengan daya eksisting di tempat tersebut yaitu 7.700 VA jelas tidak memadai. Sebab, pihaknya mendapati banyaknya warga ke tenda pengungsian itu membawa alat-alat elektronik seperti TV dan kulkas. Hal itulah yang menyebabkan kelistrikan di posko setempat kekurangan daya. Sejauh ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Camat Rendang. Diharapkan agar dapat disampaikan kepada warga pengungsi untuk sementara mengurangi beban pemakaian listrik. Sehingga sementara cukup untuk penerangan saja. PLN juga melakukan perbaikan kabel outlet dari meter karena terbakar dan penyesuaian MCB sementara. PLN berencana menambah pemasangan 2 meter prabayar masing-masing daya 7.700 VA dengan konsep beji lintar. PLN sudah berkoordinasi dengan kalak BPBD Karangasem untuk membantu pembiayaan beban pemakaian pulsa di pos pengungsian itu. “Kami monitor terus, sejauh ini kondisinya sudah normal,” tegasnya. (kmb31)

KARANGASEM Kerugian Rp 2 Miliar

Peralatan Galian C Tertimbun Lahar Dingin Amlapura (Bali Post) –

Banjir lahar dingin menimbulkan kerugian cukup besar terutama bagi pengusaha galian C. Usaha galian C baik ilegal maupun legal banyak perlatannya tertimbun lumpur pascabanjir lahar dingin, Senin (27/11) lalu. Peralatan para pengusaha galian C itu tertimbun lantaran belum sempat dievakuasi sebelum terjadi banjir lahar dingin.

Bali Post/kmb31

TERTIMBUN - Kondisi lokasi galian C di Tukad Krekuk, Banjar Dinas Tihingan Kangin, Desa Bebandem, tampak peralatan seperti screen getar, yang dipergunakan tertimbun lahar dingin.

Pengusaha galian C legal atau berizin di Desa Bebandem, Karangasem, Wayan Parka, merupakan salah satu korbannya. Hampir semua peralatannya tertimbun, seperti dua screen getar dan satu alat pemecah batu. Peralatan yang tertimbun itu tak mungkin lagi dievakuasi, karena sangat sulit. Padahal, peralatan itu baru dibeli dan baru dipasang di lokasi galian di sekitar Tukad Krekuk itu. Hasil olahan pasir murni siap angkut di pinggiran sungai, juga tidak bisa lagi diangkut truk, karena akses jalan terputus tertimbun lumpur banjir lahar dingin. “Saya hanya bisa pasrah. Tidak ada satu pun perlatan itu yang bisa dievakuasi lagi. Semua sudah tertimbun lumpur akibat terjangan banjir lahar dingin. Ya mau apa lagi, ini sudah kehendak Yang Kuasa,” kata mantan legislator DPRD Karangasem ini. Sebelumnya, dia mengakui sudah diperingatkan beberapa kalangan dan teman sesama

Bali Post/ist

pengusaha, agar tidak memasang peralatan galian dulu di daerah aliran sungai jalur lahar letusan tahun 1963 itu. Tetapi, dia sendiri mengakui memaksakan memasang peralatan galian C, di lokasi miliknya. Apalagi, setelah status Awas pertama 22 September lalu, aktivitas Gunung Agung sempat kembali normal. Dia pun mengaku memasang lagi peralatan di lokasi, dengan perkiraan situasi sudah berangsur normal, setelah melihat tingkat kegempaan terus menurun. Tetapi, baru saja dipasang, ternyata sudah terjadi hujan lahar dingin. “Semua peralatan di sana itu baru saya beli. Sekarang sudah semua tertimbun, kerugian sekitar Rp 2 miliar,” tegasnya. Menghadapi situasi seperti ini, sementara operasional galian C dihentikan total. Pasalnya, di lokasi itu sudah tidak memungkinkan. Terlebih, ancaman banjir lahar dingin susulan itu bisa datang kapan saja, mengingat aktivitas Gunung Agung belakangan se-

makin mengkhawatirkan. Ketebalan lumpur sudah sekitar satu meter, pascabanjir lahar dingin itu. Aliran listrik ke lokasi galian C miliknya dari PLN juga sementara diputus. Dikatakan sebelumnya menggunakan listrik satu gardu. “Tak mungkin beraktivitas lagi. Aliran banjir lahar dingin itu sangat berisiko. Ya... sementara kami istirahat dulu,” katanya. Beberapa warga yang selama ini menjadi buruh di sana, juga harus mengungsi ke tempat aman. Salah satu buruh setempat, Ketut Sudiarta, asal Banjar Dinas Tihingan Kangin, mengaku kini dirinya kebingungan harus bekerja apa. Di mana cari uang agar bisa bertahan hidup di tempat pengungsian bersama istri dan tiga orang anaknya. Pantauan terakhir di lokasi banjir lahar dingin Tukad Krekuk itu, dari hulu sampai hilir tampak sudah mulai mengeras. Tidak ada lagi buruh yang bekerja. Ribuan kubik pasir siap angkut juga terpaksa dibiarkan begitu saja. (kmb31)

Bupati Mas Sumatri Jadi Irup

HUT Ke-46 Korpri di Karangasem BUPATI I Gusti Ayu Mas Sumatri menjadi Inspektur Upacara Apel Peringatan HUT ke-46 Korpri yang disinkronkan dengan peringatan HUT ke-72 PGRI, HUT yang juga dikaitkan dengan HKN ke-53 dan HUT ke-81 DWP tahun 2017. Upacara itu dilangsungkan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (29/11) pagi kemarin. Saat memberikan sambutan, Mas Sumatri berpesan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karangasem, agar bekerja lebih profesional, efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan dewasa ini tantangan dunia cukup berat akibat persaingan global. Ada ketidaktentuan dan muncul fluktuasi kondisi. Karena itu, selaku PNS harus lebih profesional, efektif, dan juga

melayani masyarakat dengan baik. Mas Sumatri juga meminta kepada PNS agar ketika melayani masyarakat, tidak tebang pilih. Maksudnya mementingkan pribadi, kelompok, dan juga organisasi. Hal itu sebetulnya sesuai isi dari Sapta Prasetya Korpri. Bupati perempuan pertama di Karangasem ini juga meminta seluruh PNS dan jajaran di bawahnya agar tetap bekerja keras untuk menjadikan masyarakat Karangasem lebih sejahtera. Apalagi di tengah bencana Erupsi Gunung Agung yang dihadapi Karangasem saat ini. Selain diharapkan siap berada di garda terdepan, para abdi negara itu juga harus mampu menggerakkan warga. Karena itu, harus siap siaga menghadapi bencana. “Para PNS dan perangkat desa harus memiliki ketanggu-

han, empati khususnya terkait melayani masyarakat. Mensosialisasikan tentang ancaman bahaya bencana alam yang mungkin terjadi di wilayah masing-masing sesuai rekomendasi PVMBG. Itu penting supaya masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan di saat situasi seperti saat ini,” harap Mas Sumatri. PNS haruslah selalu dalam keadaan bersiap. Artinya, seluruh potensi masalah senantiasa dapat diantisipasi. Selalu tanggap setiap ada masalah jangan lepas tangan. Kemudian harus ikut turun tangan secara langsung. Serta jangan sampai hanya bergegas menyelamatkan diri sendiri. Terpenting harus mengutamakan tujuan kemanusiaan dengan melibatkan semua jajaran. “Satu hal perlu juga saya tekankan kepada Aparatur Sipil Negara yang berada di KRB

TALI KASIH - Bupati Mas Sumatri memberikan penghargaan dalam bentuk penyerahan dana tali kasih kepada pengawas sekolah dan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2017. agar mengungsi di wilayah Karangasem di tempat yang masih dinyatakan aman, sehingga ASN bisa tetap bekerja melayani masyarakat,” imbuhnya. Usai upacara, Bupati Mas Sumatri memberikan penghargaan dalam bentuk penyerahan dana tali kasih kepada pengawas sekolah dan guru berprestasi tingkat nasional

tahun 2017. Dana tali kasih itu diberikan kepada 92 orang guru purnabakti tahun 2017 oleh PGRI Karangasem. Masingmasing sebesar Rp 1.250.000. Totalnya mencapai Rp 115 juta. Selain itu, juga diberikan piagam penghargaan dan hadiahhadiah kepada siswa berprestasi tahun 2017 yang memperoleh juara tingkat nasional dan juga di ASEAN. (ad1586)

Pengungsi di Rendang 6.000 Lebih Amlapura (Bali Post) Terjadinya letusan magmatik beberapa hari lalu, membuat warga yang wilayahnya masuk radius 10 kilometer yang sempat kembali ke rumah mereka saat status diturunkan ke Siaga

terpaksa kembali mengungsi. Hingga saat ini, jumlah pengungsi di Kecamatan Rendang yang tersebar di empat desa itu mencapai 6.000 lebih. Camat Rendang I Wayan Mastra, Rabu (29/11) kemarin,

Bali Post/kmb41

ANTRE AIR - Warga pengungsi saat mengantre untuk mendapatkan air bersih di Posko Pengungsian Dinas UPTD Pertanian, Desa Rendang, Karangasem, Rabu (29/11) kemarin.

mengungkapkan pascaterjadinya letusan magmatik, warga harus mengungsi kembali bahkan lebih membeludak. Ketika sempat status Siaga, jumlah pengungsi hanya ratusan orang yang bertahan. “Jumlah pengungsi 6.000 di Kecamatan Rendang itu tersebar di empat desa yakni Rendang, Nongan, Menanga, dan Pesaban. Jumlah ini belum valid. Karena pergerakan pengungsi masih dinamis. Jadi, jumlah pengungsi bisa saja terus bertambah. Nanti, kita data lagi untuk mendapatkan data valid. Sehingga mempermudah di dalam penyaluran bantuan logistik dan yang lainnya,” ungkap Mastra. Terkait persediaan logistik, pejabat berkumis itu menjelaskan, jika persediaan logistik untuk para pengungsi itu masih mencukupi beberapa hari ke

depan. Jika stok logistik sudah menipis, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan petugas di Posko Induk Tanah Ampo. “Logistik masih mencukupi. Semua pengungsi sudah kebagian logistik jika sudah mengajukan permohonan logistik. Karena jika tidak menyertakan permohonan tersebut, maka kita tidak berikan logistik. Warga yang mengungsi dan tidak itu harus jelas. Upaya itu dilakukan biar mengeluarkan logistik itu terkontrol. Sesuai surat edaran Dinas Sosial, per orang mendapatkan jatah beras 400 gram per harinya,” jelas Mastra. Disinggung masih ada warga pengungsi yang belum mendapatkan bagian logistik? Camat Rendang itu dengan tegas membantah. Dijelaskan, jika warga pengungsi itu su-

dah semuanya dapat bantuan logistik dari petugas. “Semua sudah dapat kok. Tidak ada warga yang belum menerima logistik. Kalau belum dapat, pasti mereka kelaparan,” tegasnya. Dia mengakui untuk sarana MCK itu memang masih terbatas. Sebab, pengungsi yang datang ke pengungsian itu mendadak dan juga membeludak. Namun, dirinya sudah mengupayakan mengajukan bantuan sarana MCK tersebut. Kebutuhan air dikatakan sudah disuplai dari PDAM. Dan Jika air PDAM mati, maka air tangki yang akan dimaksimalkan mengantisifasi hal itu. “Kalau MCK kita akui masih terbatas. Tapi bantuan MCK sudah kita ajukan. Sarana MCK-nya sekarang rencananya mau datang (kemarin, red),” jelas Mastra. (kmb41)

Kisah Warga Pengungsi di Rendang

2,5 Kg Beras untuk Empat Hari, Kesulitan Air hingga MCK Pascaterjadinya letusan magmatik beberapa hari lalu yang mengakibatkan hujan abu membuat ribuan warga yang wilayahnya masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) 10 kilometer mengungsi di tempat yang lebih aman. Dalam pengungsian banyak kendala yang dihadapi para pengungsi. Kendala itu mulai dari logistik, mandi cuci kakus (MCK), hingga air bersih yang masih jadi masalah saat ini. Bagaimanakah solusi efektif yang harus dilakukan untuk masalah itu?

SUPLAI LISTRIK - Kegiatan pemasangan suplai listrik PLN untuk pos pengungsian Kantor UPT Dinas Pertanian Rendang.

13

SALAH seorang pengungsi, Kadek Bawa, yang mengungsi di Posko Pengungsian Kantor Dinas UPTD Pertanian, Desa Rendang, Karangasem mengatakan ada aneka permasalahan yang dihadapi di tempatnya mengungsi saat ini. Pengungsi yang berasal dari Banjar Besakih Kawan itu mengaku sudah berada di pengungsian sejak terjadinya letusan 21 November

lalu. Kendala mendesak yang perlu ada solusi adalah logistik, air bersih, dan tempat MCK. Sejauh ini kata Bawa, memang dirinya sudah mendapat bantuan logistik dari petugas posko. Hanya, bantuan logistik yang diberikan itu dinilainya sangat minim. Dikatakan, satu kepala keluarga (KK) hanya mendapatkan jatah beras 2,5 kg. Jumlah itu diminta

dipergunakan untuk empat hari. Selain itu juga, dua butir telur. Lalu bagaimana beras yang diperoleh segitu dapat mencukupi kebutuhan selama empat hari ke depan. “Jumlah bantuannya memang segitu dari petugas. Saya kurang tahu apakah ini cukup untuk memenuhi keperluan sampai empat hari ke depan. Apalagi saya berlima, saya kira tidak cukup. Sebab, sebelum empat hari kita tidak diperbolehkan mengajukan permohonan logistik. Kalau sudah empat hari, baru bisa mohon logistik lagi,” keluhnya. Selain ia mengeluh dengan sedikitnya bantuan logistik yang diberikan. Juga ada kendala terbatasnya air bersih. Termasuk kesulitan ketika BAB. Pasalnya, jum-

lah MCK terbatas, sementara warga yang mengungsi cukup banyak. “Air bersih memang masih kesulitan. Sekarang saja saya tidak ada air bersih untuk memasak,” terangnya. Atas kondisi itu, pihaknya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan yang mencukupi untuk pengungsi. Jangan sampai pengungsi kelaparan di tempat pengungsian akibat sedikitnya jatah bantuan yang diberikan kepada masing-masing KK. Hal senada juga disampaikan warga lain, Ni Nengah Ngrati. Dirinya mengaku khawatir jika bantuan logistik yang diberikan tidak mencukupi keperluan hingga empat hari ke depan. Atas kondisi itu, dirinya mengaku bingung jika logistik yang

diberikan tidak mencukupi. Dia mengaku tidak mampu membeli logistik. Alasannya, dia hanya membawa bekal sedikit. “Saya tidak bisa bilang apa-apa lagi. Kalau bilang cukup ya cukup. Kalau bilang tidak ya tidak karena itu ya dicukup-cukupin saja,” ucap Ngrati. Warga asal Banjar Batumadeg Ni Kadek Ita, mengatakan kalau dirinya sejak dua hari ini belum mendapatkan bantuan logistik. Padahal, ia sudah mengisi folmulir pengajuan bantuan logistik itu. ‘‘Ya dari kemarin, saya belum dapat bantuan. Padahal sudah mengisi formulir pengajuan bantuan logistik itu. Semoga secepatnya saya bisa dapat logistiknya,” harap Kadek Ita, sambil bergegas menuju tempat pengungsian. (nan)


TABANAN

14

Kamis Wage, 30 November 2017

Puncak Peringatan HUT Ke-524 Kota Tabanan

Diwarnai Galang Dana Peduli Pengungsi Gunung Agung

PERINGATAN puncak HUT ke-524 Kota Tabanan dilaksanakan Rabu (29/11) kemarin. Perayaan HUT itu tidak hanya mendapat apresiasi sukacita dan juga kebahagian berbagai pihak. Sebab, pada momen yang sangat baik itu juga dijadikan kesempatan menggalang dana peduli untuk masyarakat Kabupaten Karangasem yang sedang didera situasi sulit menyusul erupsi Gunung Agung. Saat momen kemanusiaan mengggalang dana itu donasi pun mengalir lancar dan ikhlas dari setiap undangan yang hadir pada kesempatan itu. Rencananya, donasi itu akan secepatnya diserahkan kepada masyarakat Karangasem yang benar-benar sangat membutuhkan. Kegiatan ini memberi warna tersendiri pada peringatan HUT Kota Tabanan kali ini. Seperti disampaikan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, dalam kondisi apa pun aksi kemanusiaan berbagi kasih itu harus dilakukan. Lebihlebih dalam suasana sukacita seperti peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan kali ini.

“Momen ini (peringatan HUT Kota Tabanan) jangan hanya disambut sukacita. Sekarang ini, saudara kita di Karangasem sedang berhadapan dengan situasi sangat sulit setelah beberapa hari terjadi erupsi Gunung Agung. Sebagai umat manusia, maka sudah selayaknya kita harus ingat berbagi rezeki,” ujar Bupati Eka sebelum puncak peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan yang dirayakan di Lapangan Alit Saputra itu. Melalui peringatan HUT Kota Tabanan, Bupati menggugah semua pihak agar ingat dengan sesama yang sedang prihatin. “Investasi hati, menabung karma, apa pun itu tidak terikat waktu dan tempat. Karena itu, pada kesempatan yang baik ini, mari kita sama-sama saling peduli saudarasaudara kita di Karangasem,” pintanya. Resepsi semalam itu menjadi rangkaian akhir peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan tahun ini setelah sebelumnya digelar secara roadshow di sepuluh kecamatan selama tiga hari. Seperti pelaksanaan tahun sebelumnya, momen peringatan HUT Kota Tabanan ini

memang sengaja dirancang pelaksanaannya tersebar di masing-masing kecamatan di Tabanan. Kemasan peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan itu didesain apik dalam tema ‘‘Tabanan Fiesta’’. Hal terpenting dari pelaksanaan HUT Kota Tabanan ini disebar adalah untuk memberi ruang bagi masing-masing desa dan kecamatan mengangkat segala potensi desa yang dimilikinya. Baik potensi budaya, seni termasuk ekonominya. Itu sejalan tema HUT Kota Tabanan tahun ini, Bhuana Kertih. Frase Bhuana Kertih itu secara umum mengandung makna dan cakupannya luas. Dengan segala potensi yang dimiliki diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menyejahterakan masyarakat Tabanan. Sangat beralasan momen peringatan HUT Kota Tabanan diisi berbagai pertunjukan kesenian, budaya bahkan dipamerkan potensi ekonomi yang ada. Karena itu, beberapa kecamatan di antaranya mulai memperkenalkan maskot apa yang menjadi keunggulan desanya. Ikon yang diangkat malah banyak dalam bentuk garapan seni tari. Hal itu dipercaya dapat menjadi kebang-

gaan tersendiri bagi masyarakatnya. Seperti halnya Kecamatan Baturiti. Dari kecamatan yang memiliki tempat indah Danau Beratan itu muncul Tarian Ulundanu Beratan, Sedangkan, Kecamatan Selemadeg Barat melahirkan tari Subak Serasi, serta Pupuan mengedepankan tari Ngalap Kopi. Malah tarian itu telah diperkenalkan pada peringatan HUT Kota Tabanan 2016 tahun lalu. Tidak hanya itu, kegiatan ‘’Tabanan Fiesta’’ itu juga diwarnai pameran produk kerajinan dan makanan dari sektor UMKM yang dihasilkan sejumlah desa. Produkproduk itu didorong menjadi unggulan atau potensi desa. Produk makanan itu diharapkan bisa didongkrak nilai jualnya lewat peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Perusahaan Daerah Dharma Santika yang menjadi Badan Usaha Milik Daerah di Kabupaten Tabanan. (kmb24)

Bupati Tabanan Eka Wiryastuti menyerahkan tumpeng kepada Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya serangkaian HUT ke-524 Kota Tabanan.

Bangun Vibrasi Positif untuk Pembangunan Membangun dengan Semangat Gotong Royong HINGGA periode kedua masa kepemimpinan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, tetap mengusung visi pembangunan Kabupaten Tabanan yang Sejahtera, Aman, dan Berprestasi alias SERASI. Sejumlah program pembangunan pun melanjutkan rangkaian program lima tahun periode pertama (sebelumnya - red) dari jabatan Bupati Eka Wiryastuti. Pada periode kedua ini, selain tetap pada program SERASI, juga diperkuat konsep Trisakti. Konsep Trisakti itu adalah menggali konsepkonsep dasar pembangunan para pendiri bangsa ini. Antara lain melalui Pembangunan Semesta Berencana dengan cara mengakomodasi agenda perencanaan pembangunan nasional melalui Nawacita. Memasuki usia 524 tahun Kota Tabanan, pembangunan Kabupaten Tabanan ini

difokuskan lima misi utama. Seperti pembangunan yang menitikberatkan pada pembentukan sumber daya manusia yang andal, kesehatan yang mantap, pertanian yang mampu menjadi tulang punggung perekonomian, infrastruktur yang baik, dan tata kelola pemerintahan yang bersih serta berwibawa. “Semua program pembangunan itu dikreasi secara progresif dan juga komprehensif. Lakukan koordinasi melalui komunikasi, selain itu kreatif dan inovatif serta program-program prorakyat harus menjadi prioritas utama,” pinta Bupati cantik yang juga suka spiritual itu. Tidak hanya itu, ke depan Tabanan SERASI akan difokuskan pada upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian dan juga pariwisata. Dengan cara melibatkan secara aktif masyarakat lokal seluas-luasnya. Menggarap potensi unggulan di setiap wilayah juga diharap-

kan menjadi prioritas terdepan. Selain itu sinergitas antara sektor pertanian dan pariwisata juga menjadi perhatian spesifik Pemkab Tabanan. Itu dimaksudkan agar pengembangan sektor pariwisata turut berkontribusi nyata dan positif terhadap kesejahteraan petani. Diharapkan tidak ada hal kontra produktif yang dapat menjadi ancaman terwujudnya pertanian berkelanjutan. Pengembangan pariwisata juga diminta dapat menciptakan nilai tambah terhadap produksi pertanian, sehingga sektor ini dapat semakin diminati selain juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. “Sukses untuk HUT ke524 Kota Tabanan. Ke depan, mari kita selalu bersama-sama bergandengan tangan membangun spirit dan vibrasi positif sehingga Tabanan SERASI dapat kita wujudkan dengan sukses,” pinta Bupati Eka. (kmb28)

PERINGATAN HUT ke524 Kota Tabanan saat ini, benar-benar dijadikan momentum untuk melangkah lebih baik ke depannya. Selain itu, juga dievaluasi halhal yang belum ditangani dan juga belum dilakukan secara optimal. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan selama tahun 2017 ini, banyak hal baik yang sudah dilakukan di Tabanan utamanya terkait proses pembangunan dalam rangka mewujudkan Tabanan sejahtera, aman, dan berprestasi. Semua item pembangunan sudah berjalan baik. Tahun ini pula, Tabanan banyak sekali mendapatkan penghargaan di berbagai bidang pembangunan. Ke depan keberhasilan itu lanjut Sanjaya, diharapkan agar masyarakat bersama-sama pemerintah terus bergerak maju melakukan pembangunan secara gotong royong. ‘’Mari bersama-sama membangun Tabanan secara gotong royong. Dengan adanya partisipasi aktif maka muncullah rasa memiliki yang

kuat,’’ pintanya. Tahun 2018, dikatakan, bisa jadi tahun lebih berat bagi Tabanan khususnya dan Bali umumnya. Dikatakan, erupsinya Gunung Agung diyakini dapat memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Tabanan. Mengatasi hal ini, Sanjaya mengajak semua stakeholder bergandengan tangan bersama-sama mengatasi semua masalah pembangunan di Tabanan. ‘’Saya optimis dengan kekompakan kita semua, semua hal yang berat sekalipun bisa dilewati dengan baik,’’ ujarnya. Potensi ekonomi Tabanan, hemat Sanjaya, itu tidak hanya pariwisata. Sebagian besar masyarakatnya bergerak di bidang pertanian. Inilah yang terus digenjot Pemkab Tabanan. Untuk mendukung sektor ini, pihaknya sudah mempersiapkan pasar untuk penjualan produk pertanian yaitu BUMDes dan BUMDa. ‘’Sektor pertanian tidak kalah dengan pariwisata. Inilah yang terus kita tingkatkan

Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya baik menyangkut kualitas maupun produktivitasnya. Sebab, pertanian itu merupakan sektor bahan baku untuk kehidupan manusia yang paling hakiki,’’ ujarnya. (ad1556)

Erupsi Gunung Agung Masuk Rekor Muri, Tari Kecak Disabilitas di Tanah Lot Kunjungan DTW Jatiluwih Naik 15 Persen

Bali Post/kmb28

TARI KECAK DISABILITAS - Penampilan tari Kecak para disabilitas di Wantilan Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan. Tabanan (Bali Post) Pementasan tari Kecak massal oleh ratusan penyandang disabilitas tunanetra mendapat penghargaan Museum Rekor Indonesia (Muri) setelah tari Kecak itu melibatkan 230 orang yang berasal dari lima provinsi seIndonesia di Wantilan Tanah Lot, Desa Beraban, Kediri, Tabanan, Selasa (28/11). Kepiawaian mereka yang memiliki ketergantungan khusus (disabilitas) ini masuk kategori “Pergelaran teater seni motivasi dengan disabilitas terbanyak”. Pasalnya, jumlah peserta yang terlibat pada event ini mencapai 230 orang. Meski sempat diguyur hujan, pementasan tari Kecak massal serangkaian Hari Disabilitas Internasional 2017 itu rupanya mampu menyedot perhatian wisatawan yang mengunjungi DTW Tanah Lot. Bahkan, sebagian dari mereka tampak asyik mengabadikan pementasan tersebut. Meski tanpa melihat, seluruh peserta tari yang berpartisipasi tampak antusias memainkan perannya masing-masing. Para penari itu berasal dari berbagai agama. Mereka menari layaknya orang normal. Tema pementaskan Kecak itu diisi fragmentari

penculikan Dewi Sita oleh Rahwana. Penari fragmentarinya pun penyandang disabilitas tunanetra. Baik yang memerankan Rama, Sita, Laksmana, Rahwana, Hanoman, dan prajurit yang keseluruhannya dipandu seorang dalang. Meskipun gerakan para penari itu kurang begitu luwes, tetapi penampilan mereka memuaskan para pengunjung. Itu terbukti, para tamu undangan sesekali memberikan aplaus tepuk tangan. Pementasan itu dilakukan selama satu setengah jam. Fragmentari itu diakhiri Sita kembali direbut Rama dari penculikan Rahwana. Usai pementasan, Kepala Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmia Bali I Ketut Supena menjelaskan, tarian Kecak massal yang dipentaskan itu dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional. Puncak perayaannya 3 Desember 2017 mendatang. “Ada lima provinsi yang tergabung tarian Kecak ini. Di antaranya Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan Sulawesi Tenggara,” ungkapnya. Sebelum pentas, para penari ini latihan di panti sekitar 30 hari. Dalam proses belajar itu, mereka relatif mengalami kesulitan. Pelatih dituntut harus mengajarkan

orang per orang. Namun, mereka antusias berlatih untuk penampilan spesial itu. “Ada juga mantan murid kami yang ikut,” tutur Supena. Bagi Supena, penampilan mereka ini bukan ingin dikenal atau terpublikasi luas, tetapi sejatinya hal itu memberikan ruang beraktivitas kepada penyandang disabilitas. Mereka layak juga berkreasi seperti orang normal umumnya. Bahkan, karena penampilan ini baru pertama kali dan jumlahnya terbanyak, hal itu sudah tercatat dalam Rekor Muri. “Sebab pementasan ini baru pertama kali dan terbanyak,” jelasnya. Hadir melihat kepiawaian para penyandang disabilitas itu di antaranya sejumlah pejabat Tabanan, seperti Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gede Gunawan, Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaga dan sejumlah undangan lainya baik dari provinsi dan juga jajaran pengurus PSBN Mahatmia Bali. (kmb28)

Bali Post/kmb24

JATILUWIH - Suasana di daerah tujuan wisata (DTW) Jatiluwih. Tabanan (Bali Post) Meski ada kunjungan yang dibatalkan sebanyak 1.000 orang namun kunjungan di daerah tujuan wisata (DTW) Jatiluwih, Penebel tetap mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan November tahun lalu. Manajer DTW Jatiluwih Nengah Sutirtayasa mengatakan, Rabu (29/11) kemarin memang ada kenaikan kunjungan 15 persen. Dikatakan, pihak

manajemen mengasumsikan adanya kenaikan kunjungan 30 persen pada bulan November ini. Namun, capaiannya hanya terealisasi sekitar 15 persen. “Memang target kenaikan yang diinginkan tidak tercapai tetapi secara umum kunjungan naik dibandingkan bulan sama tahun sebelumnya,” ujar Sutirtayasa. Terkait kunjungan yang dibatalkan, kata Sutirtayasa, kebanyakan merupakan wisatawan mancanegara

seperti Eropa. Meski kenaikan kunjungan wisatawan

masih terjadi, pihak DTW Jatiluwih belum bisa memastikan apakah kondisi ini tetap bisa dipertahankan selama kondisi Gunung Agung masih dalam status Awas seperti saat ini. Ia melanjutkan saat ini sebetulnya masih memasuki low season. Jadi, rata-rata kunjungan ke DTW 400 orang per hari. “Apakah nanti jelang Nataru akan ada kenaikan, hal itu belum bisa dipastikan. Pembatalan kunjungan akan terlihat satu minggu ke depan. Setelah itu, baru bisa dilihat adanya penurunan atau tidak,” ujar Sutirtayasa. (kmb24)


15

Kamis Wage, 30 November 2017 Hasil Pertandingan

TERBAIK - Pemain Suriah Omar Kharbin (kiri) dan Samantha Kerr dari Australia (kanan) berpose dengan trofi Pemain Terbaik Asia 2017 dalam acara AFC Annual Awards 2017 di Aksra Theatre King Power, Bangkok, Rabu (29/11) kemarin.

--------------- Liga Inggris ------------------------------------------Brighton and HA Leicester City Watford West Bromwich

vs vs vs vs

1. Manchester City 13 2. Manchester United 14 3. Chelsea 13 4. Arsenal 13 5. Tottenham Hotspur 14 6. Liverpool 13 7. Burnley 13 8. Watford 14 9. Leicester City 14 10. Brighton and HA 14

Crystal Palace Tottenham Hotspur Manchester United Newcastle United 12 10 8 8 7 6 6 6 4 4

1 2 2 1 3 5 4 3 5 5

0 2 3 4 4 2 3 5 5 5

42-8 32-8 24-11 23-16 22-12 25-18 12-10 24-25 19-20 13-14

0-0 2-1 2-4 2-2 37 32 26 25 24 23 22 21 17 17

Pencetak gol : 10 - Mohamed Salah (Liverpool), Harry Kane (Tottenham Hotspur) --------------- Liga Prancis ------------------------------------------Amiens SC Bordeaux Strasbourg

vs Dijon FCO vs St Etienne vs Caen 0-0

1. Paris St Germain 2. Olympique Lyon 3. Monaco 4. Marseille 5. Nantes 6. Caen 7. Amiens SC 8. Montpellier HSC 9. Bordeaux 10. St Etienne

14 14 14 14 14 15 15 14 15 15

12 8 9 8 7 7 6 5 5 5

2 5 2 4 2 2 3 5 5 4

0 1 3 2 5 6 6 4 5 6

45-10 37-15 36-15 28-18 13-15 10-14 15-15 12-8 20-20 16-23

2-1 3-0 38 29 29 28 23 23 21 20 20 19

Pencetak gol : 16 - Edinson Cavani (Paris St Germain).

1-1

1-0

Real Madrid vs CF Fuenlabrada (III) (Real Madrid unggul 4-2)

2-2

Leganes vs Real Valladolid (II) (Leganes unggul 3-1)

1-0

Malaga vs Numancia (II) (Numancia unggul 3-2)

1-1

Celta Vigo vs Eibar (Celta Vigo unggul 3-1)

Khrbin dan Kerr Pemain Terbaik Asia 2017 Bangkok -

--------------- Piala Raja Spanyol --------------------------------Pertandingan II, Babak 32 Besar Levante vs Girona FC (Levante unggul keseluruhan 3-1)

Bali Post/rtr

Penyerang Suriah Omar Khrbin dan Samantha Kerr dari Australia dinobatkan sebagai Pesepakbola Terbaik Asia 2017. Kedua pemain tersebut menerima trofi dari Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) pada acara AFC Annual Awards 2017 di Aksra Theatre King Power, Bangkok, Rabu (29/11) kemarin. Khrbin berjasa karena mengantarkan timnas Suriah mampu melaju ke babak playoff Piala Dunia 2018 zona Asia sebelum dikalahkan Australia. Meski negeri diporakporandakan perang, Khrbin berhasil membangun harapan bagi warga Suriah untuk mencapai putaran final di

Rusia kendati kemudian gagal. Pemain berusia 23 tahun itu sebelumnya juga berhasil mengantarkan klub Al Hilal mencapai final Liga Champions AFC. Sayangnya di partai puncak, klubnya dikalahkan Uwara Red Diamonds dari Jepang 1-2.

vs Pescara (II) vs Cittadella (II) vs Pordenone (III)

4-1 0-2 1-2

Pardew Tertantang Jauhkan WBA dari Degradasi

London Klub Liga Inggris West Bromwich Albion (WBA) menunjuk Alan Pardew sebagai manajer dengan kontrak dua setengah tahun, Rabu (29/11) kemarin. Pardew kembali ke manajemen klub untuk pertama kalinya sejak dipecat Crystal Palace pada Desember 2016 dan menggantikan Tony Pulis di West Brom. Pulis dipecat awal bulan ini dengan West Brom masuk zona degradasi setelah empat kekalahan beruntun di liga. ‘’Saya senang dengan kesempatan yang telah diberikan Albion dan berharap bisa bekerja sama dengan apa yang saya anggap sebagai grup pemain berbakat,’’ kata Pardew di situs klub. (www.wba.co.uk). ‘’Tantangan langsungnya adalah mendapatkan hasil yang kita butuhkan untuk menjauh dari ancaman degradasi. Tapi saya sadar bahwa saat bergabung dengan salah satu klub sepak bola Inggris yang hebat dan tradisional, adalah tekad untuk terus melangkah maju dalam Liga Inggris,’’ katanya. (rtr/ant)

Bale Pulih, Real Madrid Melaju ke Babak 16 Besar Madrid Penyerang Real Madrid Gareth Bale telah pulih dari cedera dan membantu terciptanya dua gol timnya saat bermain imbang 2-2 dengan Fuenlabrada di pertandingan kedua Piala Raja, Rabu (29/11) kematin. Real melaju ke babak 16 besar dengan keunggulan keseluruhan 4-2, Bale menjadi inspirator bagi timnya yang mengalami kebuntuan di babak pertama pada laga yang digelar di Santiago Bernabeu. Pelatih Real Zinedine Zidane menurunkan pemain lapis kedua pada pertandingan ini. Pemain internasional Wales Bale menghadirkan kualitas yang diperlukan rekan-rekannya. Ia tampil sebagai pemain pengganti setelah 63 hari absen karena cedera dan memberikan dampak instan. Dengan kondisi Real sedang tertinggal setelah kemasukan gol awal, Bale mengambil bola setelah masuk lapangan dan mengirimkan umpan silang melengkung untuk ditanduk Borja Mayoral yang menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-63. Bale juga berperan pada gol kedua Real. Ia memaksa kiper Pol Freixanet untuk menepis bola sepakannya dan Mayoral kemudian menyambar bola liar untuk kembali mencetak gol dan membawa Real memimpin 2-1. Fuenlabrada tak mengendurkan serangan dan pemain pengganti Alvaro Portilla mencetak gol pada menit ke-89 untuk menyamakan kedudukan 2-2. Namun skor imbang itu belum mampu menyelamatkan klub level III itu maju ke babak berikutnya. Tim tamu yang berasal dari pinggiran kota Madrid itu secara mengejutkan unggul terlebih dahulu melalui gelandang Luis Milla pada menit ke-25, dengan tembakan jarak jauhnya yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah Keylor Navas. Zidane kembali menurunkan tim yang sebagian besar merupakan pemain lapis kedua sebagaimana yang ia lakukan saat menang 2-0 di leg pertama, namun kali ini tim asuhannya mampu diimbangi Fuenlabrada, yang bek mereka Cata Diaz nyaris menyamakan kedudukan agregat ketika tandukannya membentur mistar gawang pada babak kedua. (kmb39/rtr/ant)

menyisihkan Saki Kumagai (Jepang) dan Sung Hyang-sim (Korea Utara). Gelar pemain internasional terbaik yakni untuk pemain yang berlaga di kompetisi di luar Benua Asia jatuh ke tangan Son Heung-Min. Pemain Korea Selatan itu dikenal sebagai salah satu pemain kunci Tottenham Hotspur. Jepang memboyong dua gelar melalui pelatih terbaik untuk kategori putra dan putri. Takafumi Hori menjadi pelatih putra terbaik setelah membawa Urawa juara Asia. Sedangkan di bagian putri direbut pelatih timnas putri Takakura Asako. (kmb39/rtr)

MU Pangkas Jarak dari City

--------------- Piala Italia --------------------------------------------Putaran IV Sampdoria SPAL Cagliari

Khrbin terpilih menjadi yang terbaik dengan menyisihkan pemenang tahun lalu Omar Abdulrahman dan Wu Lei, pemain sayap Tiongkok. ‘’Kami meminta maaf pada semua fans karena belum bisa memberikan hasil terbaik. Tapi kami berjanji akan berusaha sebaik mungkin,’’ kata Khrbin dalam pidatonya. Kerr meroket namanya tidak hanya sebagai pemain timnas Australia. Selain membela klub Perth Glory di Australia, ia melanjutkan kariernya dengan menjadi bagian dari tim Sky Blue FC di AS. Ia menjadi yang terbaik dengan

Bali Post/ant

JUARA - Sejumlah suporter Persebaya mengelu-elukan pemain Persebaya saat diarak di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/11) kemarin. Persebaya menjuarai Liga 2 setelah mengalahkan PSMS Medan dan lolos ke Liga 1.

Bonek Mania Sambut Persebaya

Surabaya (Bali Post) Ribuan pendukung Persebaya, Bonek Mania, melakukan konvoi menyambut kedatangan tim kesayangannya dengan menjemputnya di pintu kedatangan 1-B Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, Rabu (29/11) kemarin. ‘’Kami menyambut kedatangan sang pahlawan yang juara dan sukses mengantar Persebaya ke Liga 1,’’ ujar salah seorang Bonek, Rizky, yang datang bersama sejumlah temannya di Juanda. Di pintu kedatangan, para pendukung yang menggunakan kostum hijau-hijau dan atribut Persebaya terus bernyanyi meski pemain, pelatih dan jajaran manajemen belum keluar. Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal juga tampak di antara Bonek Mania menyambut langsung kehadiran rombongan yang dipimpin oleh Presiden Persebaya Azrul Ananda. Menjelang pukul 12.00 WIB, rombongan yang menumpang pesawat carter Nam Air dari Bandung keluar dari pintu kedatangan dan disambut dengan meriah. Dari Juanda, para pemain langsung diarak menggunakan mobil Jeep menuju Graha Pena yang sudah berdiri panggung megah untuk perayaan lolos ke Liga 1 dan menjuarai Liga 2. Di Jeep urutan pertama, kapten tim Rendy Irawan, pelatih Angel Alfredo Vera bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. M Iqbal, serta Azrul Ananda sekaligus membawa trofi kemenangan. Di panggung bertuliskan ‘’Welcome Home Heroes’’ tersebut, dijadwalkan di-

lakukan acara seremonial dan hiburan dari grup musik Klanthink yang dengan membawakan lagu-lagu Persebaya. Frontage road dari bundaran Waru ke Graha Pena ditutup untuk rute konvoi, sedangkan kendaraan lainnya dilewatkan Jalan Ahmad Yani. Persebaya menjuarai Liga 2 setelah di babak final mengalahkan PSMS Medan dengan skor 3-2 di pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat, Selasa (28/11). Kemenangan tim berjuluk ‘’Bajul Ijo’’ tersebut semakin lengkap dengan dinobatkannya Irfan Jaya sebagai pemain terbaik Liga 2. (ant)

London Ashley Young mencetak dua gol ke gawang bekas klubnya ketika Manchester United (MU) menundukkan tuan rumah Watford 4-2 pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Rabu (29/11) kemarin. MU memangkas jarak dengan pimpinan klasemen Manchester City menjadi lima poin. Tim peringkat kedua MU mengoleksi 32 poin, sedangkan City memiliki 37 poin. Namun, City bisa mengembalikan jarak menjadi 8 poin bila mampu mengatasi hadangan tim peringkat ke-11 Southampton. Tim asuhan Pep Guardiola itu diunggulkan memenangkan laga pekan ke-14 karena akan bertindak sebagai tuan rumah melawan the Saint. MU yang menelan kekalahan pada dua pertandingan tandang terakhir di liga, memulai pertandingan dengan lambat. Young yang puasa gol selama 18 bulan, mengemas dua gol dalam rentang waktu enam menit pada pertengahan babak pertama sebelum Anthony Martial mencetak gol ketiga sebelum turun minum untuk mengejutkan tuan rumah. Watford memberikan perlawanan setelah turun minum di mana pemain pengganti Troy Deeney mencetak gol dari titik penalti, dan ketika Abdoulaye Doucore mengemas gol kedua pada menit ke-84. Bagaimanapun dua menit kemudian Jesse Lingard mencetak gol dari aksi individu melalui serangan balik untuk menghapus rasa cemas pendukung MU. Pada laga lain, Newcastle

Bali Post/rtr

ARAHAN - Pelatih Manchester United Jose Mourinho (kiri) memberi arahan kepada bek Marcos Rojo pada pertandingan melawan Watford di kompetisi Liga Utama Inggris, Rabu (29/11) kemarin. Pada pertandingan di Vicarage Road itu, Rojo nyaris mendapat kartu merah karena melakukan dua pelanggaran kasar. United menahan imbang tuan rumah West Bromwich Albion 2-2. The Magpies seperti akan menelan kekalahan kelimanya secara beruntun di Liga Inggris sampai tandukan Ciaran Clark dan satu gol bunuh diri membuat tim asuhan Rafael Benitez itu mencuri satu poin di Stadion The Hawthorns. Penyerang West Brom Hal Robson-Kany mencetak gol menjelang turun minum dengan sundulan kepala, dan pemain sayap Sam Field kelihatannya telah mengamankan kemenangan timnya melalui sepakan voli pada menit ke-56. Clarke memperkecil ketertinggalan timnya tiga menit kemudian dengan tandukan kepala dari tendangan sudut Matt Ritchie. Tendangan bebas Ritcchie mengenai Bek West Brom Jonny Evans sebelum

Toko Besi

bola masuk ke gawang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-83. Sementara itu manajer Mauricio Pochettino mengeluhkan penampilan timnya setelah Tottenham Hotspur menelan kekalahn 1-2 di markas Leicester City. Leicester memimpin 2-0 pada babak pertama berkat gol-gol Jamie Vardy dan Riyad Mahrez, ketika Tottenham kesulitan tampil tenang sepanjang pertandingan dan kerap berada di bawah ancaman pada fase awal pertandingan. Setelah Spurs menyia-nyiakan sejumlah peluang bagus, Harry Kane mencetak satu gol balasan pada menit ke-79, namun tim tamu tidak mampu menghindari kekalahan ketiga dari lima pertandingan liga. (kmb39/rtr/ant)

BAJA MAS BALI

Distributor : Besi Beton Ulir dan Polos SNI Wiremesh, Besi Profil WF, CNP, SIKU, UNP, PIPA, DLL Harga Pabrik Surabaya & Jakarta Jl. Muding Batu Sangian 88 (Belakang Tiara Gatsu ) Hubungi : YESI (085854861592), RARA (085337773371), RIKA (081230108026) C.0000736-bbn


olah raga

16

Kamis Wage, 30 November 2017

Surabaya Fever Unggul 65 Angka atas Tanago Friesian Makassar (Bali Post) –

Bali Post/022

PERTIWI - Tim sepak bola putri Bali yang akan berlaga pada Pertiwi Cup V/2017, di Palembang, Sumsel, 2-15 Desember mendatang. Mereka harus melewati darat ke Surabaya dulu, kemudian terbang ke Palembang.

Tim Putri Bali Menuju Surabaya Lewat Perjalanan Darat Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola putri Bali yang akan berlaga pada Pertiwi Cup V/2017 di Palembang, Sumsel, 4-15 Desember mendatang, bakal bertolak ke Surabaya melalui perjalanan darat, kemudian terbang dari Kota Pahlawan menuju Palembang. Manajer Tim sepak bola putri Bali IGAN Anom Jaksa Saputra, di Denpasar, Rabu (29/11) kemarin menjelaskan, rombongan 18 pemain, dijadwalkan berangkat ke Surabaya, Jumat (1/12) besok. ‘’Kami lihat jadwal penerbangan dulu, apakah dari Surabaya bisa langsung ke Palembang, atau harus transit dulu di Jakarta,’’ kata Anom Jaksa. Pelatih tim sepak bola putri Bali Sandika Pratama menerangkan, kontestan Pertiwi Cup 13 tim dari berbagai provinsi. Tim Bali menghuni Grup C, meladeni Bengkulu pada Selasa (5/12) dan menantang Papua pada Kamis (7/12) nanti. ‘’Kami mematok target lolos delapan besar dulu, sebab jika Bali bisa menaklukkan Bengkulu, artinya bisa menduduki runner-up grup. Sedangkan tim tangguh sekaligus juara bertahan adalah Papua,’’ jelas Sandika. Pada bagian lain, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menjelaskan, di tengah erupsi Gunung Agung, ditambah penutupan Bandara Ngurah Rai, bukan berarti menjadi penghalang bagi tim Bali untuk berprestasi. ‘’Justru sebaliknya, jadikan kondisi yang serba keterbatasan ini untuk memacu dalam merengkuh prestasi,’’ pesan Suwandi. Kedelapan belas pesepak bola putri yang berlaga di ajang Pertiwi Cup adalah Putu Suarni, IGA Ketut Suryadani, IGA Naninda Shinta Dewi, Nadya Kirana Agustiningrum, I Dewa Ayu Ratnasari, Yudhi Ulibasa Damanik, Ni Luh Cahya Wulan Nika, Putu Adelia Febriana, Ni Kadek Novi Aryani, Rere Cindika Putri, Ni Kadek Yosiana, Ayu Lidya Agustin Meok, Ni Wayan Risna Widy Adnyani, Ni Wayan Anggita Putri Darmianti, Irmana Yani, Ni Made Rika Utari Dewi, Valenita Eka, dan Alenne Thresia Laloan. (022)

Surabaya Fever semakin menunjukkan hegemoninya dalam lanjutan kompetisi bola basket putri Srikandi Cup di seri I yang berlangsung di GOR Flying Wheel, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (29/11) kemarin. Pada pertandingan di hari ketiga babak penyisihan Pool A, tim asuhan pelatih Welliyanto Pribadi tersebut berhasil mengalahkan Tanago Friesian Jakarta dengan margin kemenangan 62 angka (115-53). Bermaterikan kumpulan para pemain nasional seperti Gabriel Sophia, Sumiati, Henny Sutjiono dan Natasha Debby Christaline, tidak membuat tim asal Kota Pahlawan tersebut kesulitan dalam merotasi para pemainnya. Sebaliknya, sejak kuarter awal Tanago Jakarta yang selalu ekstra keras dalam meladeni perlawanan sekaligus membendung permainan cepat yang diperagakan Fever. Dominasi para pemain Fever bahkan sudah tercium di babak pertama, saat mereka mampu mengunci keunggulan 57-26. Fever pun memaksa Tanago untuk melakukan total 16 kali kesalahan. Tidak hanya itu saja, mereka juga dominan dalam urusan steal (14 kali) dan assist (15) berbanding dua kali steal dan empat assist yang berhasil di raih lawannya. Meski unggul pengalaman dan kualitas permainan, Wellyanto Pribadi tetap memberikan instruksi khusus kepada anak asuhnya di pinggir lapangan untuk tidak menu-

runkan tempo permainan. Hasilnya Gabriel Sophia dan rekan-rekannya makin memperlebar keunggulannya pada dua kuarter berikutnya. Puncak dari permainan matang Fever pada pertandingan tadi, menorehkan terciptanya rekor kemenangan terbesar selama keikutsertaan mereka di kancah basket nasional dengan meraih kemenangan 115-53. Seluruh pemain Surabaya Fever turut berperan dalam mencetak angka. Dua pemain Fever Debby dan Ondy Nugroho merupakan top skorer bagi timnya, keduanya samasama menorehkan 16 poin. Sementara dari kubu Tanago Jakarta, point guard andalan mereka yakni Tiara Aulia Denaya mencetak 26 poin dan enam rebound. ‘’Saya tidak memikirkan rekor kemenangan angka terbanyak. Yang menjadi catatan saya, mereka semakin baik di banding dua game awal kemarin. Namun masih ada sedikit kekurangan yang harus kami perbaiki jelang

semifinal nanti,’’ komentar Wellyanto Pribadi. Masuknya Natasha Debby Christaline dalam roster tahun ini juga semakin mempermudah kinerja Fever. Permainan cepatnya dilapangan kerap kali membuat para pemain Tanago kesulitan untuk menjaga eks pemain Sahabat Semarang. Hasil minor atas Surabaya Fever tidak lantas membuat pelatih Tanago Friesian

Abrizalt Hasiholan kecewa. Ia sadar lawan merupakan satu level di atas timnya. Yang terpenting para pemainnya mengambil pelajaran dari pertandingan melawan juara bertahan. ‘’Anak-anak sudah bermain dengan baik dan all out saat menghadapi Fever. Saya hanya kasih kepercayaan dan motivasi kepada mereka supaya next game tampil lebih baik lagi,’’ ujar Coach Jali sapaan akrabnya.

Dipertandingan kedua Tenaga Baru Pontianak berhasil mengamankan tiket semifinal setelah pada pertandingan penyisihan akhir Pool B, mereka mengalahkan Sahabat Semarang 69-41. Sementara itu, Merah Putih Samator Jakarta menggulung GMC 67-48. Kemenangan besar juga dibukukan Merpati Bali yang mencukur Flying Wheel Makassar 8029. (kmb39/net)

Jakarta (Bali Post) Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mengaku menolak pinangan dua klub Liga 1 yang menginginkan agar dirinya menjadi pelatih utama di dua klub tersebut. ‘’Mulai hari ini saya nyatakan bahwa saya menolak pinangan itu. Saya ingin membantu Bintang Timur Academy,’’ katanya kepada wartawan di Jakarta usai menghadiri launching Bintang Timur Academy yang berada di Kota Atambua, Kabupaten Belu, NTT, Rabu (29/11) kemarin. Namun, ia sendiri enggan menyebutkan klub mana yang meminang dirinya agar menjadi pelatih untuk musim Liga 1 pada 2018. Penolakan-

nya terhadap dua klub Liga 1 itu karena menurutnya ingin beristirahat dan masih ingin fokus pada pengembangan pemain usia dini di pelosok Indonesia. Apalagi, menurutnya, ada ajakan dari pendiri Bintang Timur Academy agar membantu menyeleksi pemainpemain usia dini di daerah perbatasan NTT agar kelak bisa menghasilkan pemainpemain berbakat, baik untuk daerah maupun nasional. ‘’Saya tidak ingin menyebut klub mana, namun yang pasti bahwa saya menolaknya dan itu berlaku mulai hari ini,’’ tambahnya. Sebelumnya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk

tidak memperpanjang kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih tim nasional U-19 Indonesia. Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria menyebutkan bahwa meski tidak lagi melatih Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan, Indra akan diberikan tugas baru di PSSI. ‘’Kami tetap akan bekerja sama dengan pelatih Indra di federasi untuk membangun sepak bola nasional. Ini merupakan tugas dan tantangan yang jauh lebih besar,’’ tuturnya. Dia melanjutkan, pelatih yang pernah membawa Indonesia Juara Piala AFF u-19 tahun 2013 itu akan membantu PSSI melakukan pengembangan pemain menuju pergelaran Piala Dunia 2034. (ant)

Indra Sjafri Tolak Pinangan Klub Liga 1

’’Test Event’’ Bridge Diikuti 13 Negara Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) menyatakan diikutinya turnamen uji coba oleh peserta dari 13 negara, menjadi jawaban atas perjuangan INASGOC memasukkan cabang bridge ke Asian Games 2018. ‘’Salah satu syarat dari INASGOC untuk memperjuangkan cabor bridge masuk Asian Games adalah minimal didukung 12 negara yang akan ikut serta di Asian Games 2017 sudah terjawab pada acara test event Road to Asian Games 2018,’’ kata Ketua Umum PB GABSI Eka Wahyu, Rabu (29/11) kemarin. Uji coba itu menjadi jawaban karena ajang ini diikuti oleh peserta dari 13 negara yaitu Tiongkok, Taiwan, Hongkong, Thailand, Singapura, Filipina, Malaysia, Yordania, Korea Selatan, India, Bangladesh, Jepang dan Indonesia, dengan mempertandingkan enam nomor yakni Men team, Men Pairs, Women team, Mixed team, Mixed paris dan Supermixed team. ‘’Sebagai tuan rumah sebenarnya kami batasi hanya 10 negara peserta, akan tetapi yang mendaftar sebanyak 14 negara, tetapi satu negara yaitu Sri Lanka terlambat daftar, sehingga test event ini di ikuti 13 negara. Walau Sri Lanka batal ikut serta, ini sudah menjadi jawaban atas syarat dukungan tersebut,’’ kata Eka. Untuk target dalam test event ini, PB GABSI fokus dengan target pemerintah selain sukses prestasi, yakni sukses penyelenggaraan, sukses administrasi dan sukses untuk peningkatan ekonomi kerakyatan berupa pariwisata, kuliner dan lain sebagainya. ‘’Pada test event ini, kami hanya menurunkan 50 persen dari potensi kekuatan tim nasional. Akan tetapi kami tak mengurangi target dari prestasi test event untuk sama dengan target prestasi Asian Games 2018 yaitu minimal meraih dua medali Emas dari enam nomor yang dipertandingkan,’’ ujarnya. Usai uji coba Asian Games yang berlangsung pada 28 November - 5 Desember 2017, seluruh pemain pelatnas Asian Games akan dikirimkan utk try in di kejuaraan South East Asia Bridge Federation Championship (SEABF C) pada 6-12 Desember 2017 di Hotel The Margo, Kota Depok, Jawa Barat. ‘’Karenanya saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Kemenpora, Inasgoc, KOI, KONI dan seluruh pihak terkait lainnya termasuk media cetak, elektronik, sehingga cabor bridge dapat dipertandingkan di Asian Games 2018 dan memberikan kesempatan emas bagi cabang ini untuk menyumbangkan minimal dua medali emas bagi Indonesia,’’ ucapnya menambahkan. (ant)

Bali Post/net

GIRING BOLA - Pemain Surabaya Fever Nathania Orville (no. 21) menggiring bola dijaga ketat oleh pemain Tanago Jakarta pada pertandingan turnamen Srikandi Cup, Rabu (29/11) kemarin.

Persekaba Kalah Tipis atas Persijam Bali Post/ist

CATUR – Pecatur Putu Luhur Apngal Kusuma (kiri) ketika melawan Tee Shun Yao dari Malaysia pada babak kelima, Rabu (29/11) kemarin.

Pecatur Putu Luhur Memimpin di Malaysia

Denpasar (Bali Post) Pecatur Bali yang mengibarkan bendera Timnas Merah-Putih Putu Luhur Apngal Kusuma memimpin sementara dalam turnamen catur U-16 bertajuk ‘’Kejuaraan Catur Standar 18th ASEAN Age Group’’ di Malaysia. Hingga babak kelima, Putu Luhur yang asal Buleleng ini meraup 5 poin dan terakhir menundukkan pecatur tuan rumah Tee Shun Yao, Rabu (29/11) kemarin. Selama melakoni turnamen asah otak ini, Putu Luhur Apngal Kusuma merontokkan rival-rivalnya. Pada babak pertama, Putu Luhur menundukkan Abdul Razak Saiful Asri, pecatur tuan rumah, dan selanjutnya The Yong Keat Anthony (Malaysia). Pada babak III melibas perlawanan Daluz Christian Mark (Filipina)

dan Palma Lee Roi (Filipina) juga menjadi korban kecerdasan Luhur. Pecatur peraih medali emas Kejurnas Catur 2017 sukses menaklukkan pecatur asal Malaysia pada babak V atas nama Tee Shun Yao. ‘’Kami akui penampilan Putu Luhur luar biasa, dia mampu menaklukkan pecatur andal asal Negeri Jiran dan Filipina,’’ puji Ketua Umum Pengprov Percasi Bali Sang Putu Subaya, Rabu (29/11) kemarin. Putu Luhur yang menempati meja pertama ini, pada babak keenam meladeni Palasigue Gal Brien dari Filipina. Palasigue ini meraup 4 poin atau di bawah hasil yang diraih Luhur (5). Putu Subaya berharap Luhur bisa menjaga konsistensi, tenang dan fokus, karena tinggal dua babak lagi. (022/r)

Jepara (Bali Post) Tim Persekaba Bali yang sempat mencukur Sakai Sambayan (SS) Lampung FC dengan skor 3-0, Selasa (28/11) lalu, harus mengakui ketangguhan lawannya Persijam Jambi dengan skor 0-1 (0-0) dalam babak play-off Grup VII Kompetisi Liga 3 Nasional di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (29/11) kemarin. Nasib IGB Alit Juniawan dan kawan-kawan ditentukan partai Persijam melawan Sakai Sambayan (SS) Lampung FC, Kamis (30/11) ini. Tanpa ada istirahat (rest) dalam melakoni laga play-off ini, sangat memengaruhi kondisi fisik dan stamina tim polesan Nyoman Sujata dan Kadek Loco Ediana ini. Hal ini kelihatan sekali di lapangan hijau, anak-anak kurang berjibaku, utamanya dalam melakukan serangan yang menukik ke jantung pertahanan lawan. Dalam laga yang dipimpin wasit Gino Saputro (Sragen), pola serangan dan strategi yang diperagakan Persekaba Bali sudah terbaca lawan. Bisa jadi, para punggawa Persijam menyaksikan laga antara Persekaba meladeni Sakai Sambayan (SS) Lampung FC, Selasa (28/11) lalu. Baik Persekaba maupun Persijam bermain terbuka, dan saling melancarkan serangan. Strategi bermain ofensif ini, belum juga membuahkan gol,

hingga turun minum, sebab benteng pertahanan Persekaba dan Persijam cukup solid. Sialnya, di paruh kedua, persisnya menit ke-68 petaka menimpa tim duta Bali ke ajang Liga 3 nasional ini. Pemain Persijam Yance Asep Duwiri dari sektor kanan, melancarkan serangan. Yance pun melepaskan tembakan ke gawang, namun lajunya dihentikan kiper Persekaba Agit Jolodoro. Bola diserobot pemain Persijam Andika Dwi Pratama, kemudian dicocorkan ke gawang, hingga mengoyak gawang Agit Jolodoro.

Tertinggal 0-1, para pemain Persekaba berupaya menyamakan kedudukan. Namun, sampai laga berakhir, skor tetap Persijam unggul 1-0 atas Persekaba. Pelatih Persekaba Nyoman Sujata mengaku penampilan asuhannya tak kalah dibandingkan Persijam. Terbukti, bebeapa kali serangan pemain Persekaba mengancam gawang Persijam yang dikawal Ulul Arham. ‘’Nasib kami masih menunggu, dan tergantung hasil Persijam kontra Sakai Sambayan Lampung, Kamis (30/11) ini,’’ terang Sujata. (022/r)

Bali Post/ist

REBUT - Pesepak bola Persekaba Bali Lutfi Ardiansyah Pratama (kiri) berebut bola dengan lawannya dari Persijam Jambi dalam babak play-off Grup VII Kompetisi Liga 3 Nasional, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (29/11) kemarin.

Pembalap Bintang TdS Masuk Pelatnas Asian Games

Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/ant

JUARA - Pemain sepak takraw putra Indonesia Mande Suharno (kedua kanan) menendang bola dihalangi pemain sepak takraw putra Tiongkok Xiao Dexin (kiri) dalam pertandingan final nomor quad regu Asian Sepak Takraw Championship 2017 yang merupakan Test Event Road To Asian Games 2018 di GOR Dempo, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (29/11) kemarin. Indonesia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Tiongkok dengan skor 2-0 (21-11, 21-13).

Pembalap Indonesia yang menjadi bintang pada kejuaraan internasional Tour de Singkarak (TdS) 2017 di Sumatera Barat yang berakhir Minggu lalu dipanggil oleh PB ISSI untuk masuk pelatihan nasional (pelatnas) Asian Games 2018. Manajer timnas balap sepeda Budi Saputra, Rabu (29/11) kemarin, mengatakan nama-nama pembalap tersebut akan segera didaftarkan ke pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengingat pelaksanaan Asian Games 2018 sudah dekat. ‘’Ini pengajuan baru. Saat ini ada lima pembalap yang kami masukkan dan kemungkinan akan ada dua nama lagi. Namun, untuk nama

pembalap tambahan masih kami diskusikan,’’ katanya. Bintang kejuaraan yang masuk kalender UCI terbesar di Indonesia yang dipanggil oleh PB ISSI adalah peraih red white jersey, Jamal Hibatulloh. Selain itu rekan satu timnya di KFC Cycling Team, Muhammad Imam Arifin. Kedua pembalap ini mampu membuat kejutan di TdS karena mampu menjuarai etape. Nama, Abdul Soleh juga masuk incaran PB ISSI. Pembalap BRCC Banyuwangi ini merupakan terbaik ketiga di TdS atau di bawah Jamal Hibatulloh dan Agung Ali Sahbana. Selain itu ada nama pembalap senior, Robin Manullang mesi sebelumnya absen di TdS.

Selain itu si anak hilang Aiman Cahyadi juga kembali dipanggil. Pembalap asal Bandung yang memperkuat Sapura Pro Cycling Team Malaysia ini prestasinya terus menanjak. Bahkan pada Tour de Selangor beberapa waktu lalu mampu menjadi juara etape. Tidak hanya sektor putra, PB ISSI juga mendaftarkan nama-nama untuk pembalap putri. Tercatat ada nama Yanti Fuchiyanti, Azizah Farchana dan Magfirotika Marenda. Kemungkinan juga ditambah dari disiplin track endurance yaitu Ayutina Delia, Liontin Evangelina dan Yuni (pelatnas mandiri). Menurut Budi meski nama-nama nominasi telah ada, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi perubahan

karena pihaknya juga terus memantau pembalap Indonesia lain. Pihaknya menginginkan pembalap untuk Asian Games 2018 benar-benar yang terbaik. ‘’Nama-nama yang baru diajukan bisa berubah dan bisa bertambah. Sesuai dengan rencana, pelatnas untuk disiplin road race akan dimulai Januari 2018,’’ kata pria asal Purwokerto, Jawa Tengah itu. Tidak hanya nomor road race, PB ISSI juga memasukkan nama-nama pembalap yang di antaranya untuk disiplin track seperti Puguh Atmadi dan Crismonita, BMX ada nama Elga Kharisma dan Bagus Saputra, MTB XC ada Zaenal Fanani dan Kusmawati Yazid serta MTB DH ada Popo Ario Sejati dan Tiara. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 30 November 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Join us! PT.Clipan Finance Dibuka: Staff Surveyor (CMO), Umur Max.30Thn,Berpengalaman, Jujur. Info:081212420396

B.BP.001.11.17.0001490

Cr Asst.Suster Jompo Pglm,Sabar Gj2-2,5Jt&PRT,082247191953

B.BP.001.11.17.0001582

PT.Bali Paradise Citra Dewata Saat Ini 14 Kapal MSC,memerlukan Kandidat Posisi:Bellboy, Kicthen Utility,Asst.Cook&Cook all postion/Butcher,Pastry,Bakery utk kebrangkatan awal2018 D1,pengalaman1,5th dibidangnya CV:Jl.P.Ayu XIII No.3 T.238513 / E:info@baliparadisecrews.com

B.BP.001.11.17.0001581

LOWONGAN Cr Pmbntu u/Org Asing,pglm,tgl dlm,Bs motor,H.08123972084 Snr B.BP.001.11.17.0001420

Dcr Mekanik,Washer,Adm Sales Hub:081237221357/082236182035 B.BP.001.11.17.0001443

Dibutuhkan Segera: Karyawan/Karyawati,Lam:Orange Bakery Jl.Teuku Umar No.48 Dps

B.BP.141.11.17.0001574

Dibutuhkan Segera Receptionist Kirim CV ke The Amasya Villas Jl.Kayu Aya 88,Seminyak 731601

B.BP.166.11.17.0001580

B.BP.001.11.17.0001530

Dijual Rumah di Nuansa Barat DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub:08174792678/081805374433

B.BP.004.11.17.0001416

B.BP.004.11.17.0001578

Jl.Saridana LtII,Blk Citraland LT/LB:100m2 HP.0811398154

*Staf Koperasi Min SMK/Msh Klh Tgs Cr Nasabah Tabungan Bw CV KSP Crea Bali Jl Hayam Wuruk 4 DPS 0361-4456352 /081338212154

B.BP.001.11.17.0001564

TEKNIK

B.BP.001.11.17.0001568

B.BP.001.11.17.0001533

Dcr Koki/Juru masak Wanita berpengalaman untuk Villa Gaji Tinggi SMS 0816571027

B.BP.031.11.17.0001561

B.BP.001.11.17.0001272

Receptionist Dcr Cewek u/Fitness,Penampilan Menarik Hub:0361-289700/085935120586

B.BP.001.11.17.0001559

Freed PSD’10 AC Digital asBali Tgn1 08786249910 Cepat,Pribadi

B.BP.001.11.17.0001579

BUC New Accord’06 DK Dps lowKM Barang Simpanan,H.081805330222

B.BP.164.11.17.0001566

MAZDA

CX7 Th’2010 H.240jt+XOver’2010 Bs TT/Krdt Dp35jt,085100856999

B.BP.141.11.17.0001575

DIJUAL RUMAH Dijl 2Rmh Baru Singaraja 3K/T 72m2 Mezannine W/i.robe Garasi Romanbath 375JT,Luxury Pkt A/C M/Cuci Kulkas TV Korden Kebun Furniture Mejarias Plus 425JT Hub:082146521993/085739015253 B.BP.001.11.17.0001550

Dijual Rmh LT1 Asri,LT3,2Are, Penamparan Hub:08123815588

B.BP.001.11.17.0001544

BIRO JASA

SPA

BIRO JASA

FOTOCOPY

ALUMINIUM

BENGKEL LAS

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BALI LESTARI SERVICE MAMPET

WC

JASA KURAS

WC GARANSI

KONTAK JODOH Lelaki Want Girls fun & FUN WA:081237822416 BBM:DCD1A989

FURNITURE Jual Borongan Purniture,Sofa, Longger dan Payung Poll bekas villa kwalitas bintang 5 masih istmwa Hub/Sms/WA 085333271632

C.0001383-SRV

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

B.BP.001.11.17.0001577

B.BP.001.11.17.0001572

CEPAT BERGARANSI

SERVICE

RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Atap,P.Sefri 085100774702 Grns

Rmh 2Lt2unit 3KT,2KM Perum Nuansa SandatDentim.089652974339

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater

TEL.085100404827

B.BP.001.11.17.0001553

B.BP.001.11.17.0001555

SERVICE AC

OKA

BUC Dijual Tanah 1 Are Lok.Gn Mas Pds DPS.Hub:081338792660

Rmh 1,2A BUC Sading Br.Negara Kelod 650jt,08179734171 Bu Ayu

Cari 5 orang Peg.Salon Bs.Crbt Fcl,Lulur.085238264710 Sempidi

B.BP.004.11.17.0001535

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dijual Rumah Di Sesetan Hubungi Telp:081384369731

B.BP.004.11.17.0001492 !Dicari tenaga Berpglm utk Dcr Sopir Proy Balistyle Sim A B.BP.153.11.17.0001576 posisi:Accounting dan Finance. Gaji+Bnus,Tdr Dlm,087861548333 Sopir yg tahu jalan serabutan Lamaran dikirim ke: B.BP.001.11.17.0001562 W.A 082145383733,087760451006 info.hrd@putribintanggroup.com Dcr Tkg Sablon+Srabutan(Lk) B.BP.001.11.17.0001569 atau datang lgsung ke: Garment P.Nambi7A 085100061049 Jl Danau Poso No.35 Sanur. Telp: B.BP.001.11.17.0001547 DIJUAL MOBIL Dibutuhkan Driver Dgn Syarat: 0878 55967993 / 0878 61840710 B.BP.004.11.17.0001583 TOYOTA Berpengalaman,SIMB2.Umum, !Dicari tenaga Berpglm utk Fortuner ’13 Asli Bali TRD VNT Berijazah.Hubungi PT.YPS atau posisi:Receptionist dan Sopir HP:08113595746/08113595748 Turbo Manual 325; 085338272248 Lamaran dikirim ke: B.BP.001.11.17.0001532 B.BP.001.11.17.0001563 Dicari Tenaga Serabutan Laki & info.hrd@putribintanggroup.com HONDA Perempuan. Hub:0811388142 atau datang lgsung ke: Jl Jazz RS’08 Manual AsDK Audio B.BP.001.11.17.0001534 Danau Poso No.35 Sanur. Telp: Mulus H.146Jt(Ng) 082145991881 Dicr Sopir SIM A u/Tk.Bangunan 0878 55967993 / 0878 61840710 B.BP.001.11.17.0001573 B.BP.004.11.17.0001584 By Pass Sanur.Hp:081246585888 Freed’13 single blow smst baru B.BP.001.11.17.0001543 Loker(pengalaman Min.1 tahun): asuransi msh thn dpn asDK,Tgn1 Teknisi Listrik/Diploma Listrik Waiter / Cook / Barista / CS 195jt nego tipis 082144519337 E:versaindustries4@gmail.com Hub : 081214748518-WA

BIRO JASA

SERVICE

(1)Guru Seni,Lulusn IKJ,wanita (2)Guru Agama Islam,(3)Guru Sosiologi, Min.S1 bs Bhs.Inggris, pengalaman. CV to: YTMG, Jl.Cokroaminoto No.382 Dps / jobapplybali@gmail.com

Informasi pasang iklan Telepon

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar

081236774491

C.0000118-BRJ

C.0001510-Brj

DIJUAL RUMAH

DISEWAKAN RUMAH Dktrkn RMh 4KT,2KM Lt2 Brt Polresta Krobokan H:081337975454 B.BP.001.11.17.0001536

BANGUNAN Jual Kusen 6/15 Merbau Hrg Mrh Mutu terjamin Hub:087860080576 B.BP.001.11.17.0001549

DIJUAL RUKO Ruko 2LT Jl.G.Kalimutu MM-Pura Demak(Rp.1,6M).089682829933 BU B.BP.001.11.17.0001540

DIJUAL TANAH Tnh 2Are Dama,1,5A 2A Buduk Gunung dkat Induk,082147454248 B.BP.164.11.17.0001565

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 B.BP.001.11.17.0001062

B.BP.001.11.17.0001570

KEHILANGAN Hilang SHM No.HM 00703 A.n Ni Made Padmini Al.Dangin Puri Kaja Denpasar Utara

B.BP.001.11.17.0001539

Hlg 2BPKB DK 677 AC No.BPKB:B0 677920-O&DK 8201 AE No.BPKB:D8 265476-O A.n Ida Bagus Puspa Arthawa Al.Peguyangan Denpasar

B.BP.001.11.17.0001557

Hlg BPKB Mtr DK 6921 HS No G-2 168761-O AN Made Agus Sanjaya

B.BP.167.11.17.0001554

Hlg BPKB No.L01010121-O DK6981 FU a/n I Gede Bryan Permana Y.

B.BP.001.11.17.0001545

Hlg Buku KIUR DK 9324-EQ atas nama Dwi Bali Jaya

B.BP.001.11.17.0001597

Hlg Buku Kir Dk 9173 AF,No Uji DPR 75970 K,No An.Bagus Arya Wijaya,SE.AK.MM B.BP.001.11.17.0001538

Hlg Dompet isi STNK a/nSadakah Jl.Mekar II No.29.082324706510 B.BP.001.11.17.0001558


EKONOMI

18

Kamis Wage, 30 November 2017

Pertumbuhan Kredit Melambat Tiga Produk Didorong Perluas Pasar Eropa Jakarta (Bali Post) – Ekonom senior Umar Juoro menilai ekonomi Indonesia bisa menjadi ‘’ekonomi lima persenan’’ mengingat pertumbuhan kredit yang masih relatif melambat dalam beberapa tahun terakhir. ‘’Dengan pertumbuhan kredit hanya sekitar 8-10 persen, maka ekonomi Indonesia menjadi ‘ekonomi yang tumbuh lima persenan’, bahkan sampai tahun 2019,’’ ujar Umar Juoro saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional ‘’Stabilitas Tanpa Akselerasi’’ di Jakarta, Rabu (29/11) kemarin. Pertumbuhan kredit memang masih memperlihatkan perlambatan. Berdasarkan data, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan kredit perbankan pada Oktober 2017 mencapai 8,18 persen, lebih baik dari September 2017 sebesar 7,86 persen. Padahal sebelumnya pertumbuhan kredit mampu tumbuh di atas

10 persen atau double digit. Kendati demikian, Umar memprediksi pertumbuhan kredit tahun depan akan membaik. ‘’Pada 2018, pertumbuhan kredit bisa mencapai sekitar 10 persen,’’ katanya. Menurut Umar, saat ini bank masih berhati-hati dalam menyalurkan kredit seiring dengan permintaan terhadap kredit yang berkualitas juga melemah. Bank juga masih sibuk dengan restrukturisasi tingkat kredit macet walaupun tingkatannya masih terkendali di level 3 persen. ‘’Selain itu, belum ada sektor ekonomi yang menjadi leading sector dalam mendorong perkembangan ekonomi yang membuat bank dapat menyalurkan kredit lebih besar,’’ ujar Umar. Pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas, lanjut Umar, bukan merupakan fokus perbankan, kecuali bank BUMN yang

ditugaskan pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur. Ketidakcocokan (mismatch) dana jangka pendek untuk penggunaan proyek jangka panjang, banyaknya proyek infrastruktur yang tingkat imbal hasil atau Internal Rate of Return (IRR)-nya rendah, permasalahan tarif, dan permasalahan struktural seperti pembebasan tanah, merupakan permasalahan yang tidak mudah dihadapi bank. Umar menambahkan, transmisi kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI) yang belum optimal juga mengakibatkan pertumbuhan kredit hingga kini masih relatif melambat. Penurunan suku bunga acuan belum memberikan pengaruh yang signifikan dalam transmisi ke perbankan, baik dalam bentuk penurunan bunga pinjaman maupun pertumbuhan kredit. (ant)

Jakarta (Bali Post) Kementerian Perindustrian mendorong tiga produk unggulan Indonesia agar lebih memperluas pasar ekspor di Uni Eropa, yaitu pakaian, tekstil, dan sepatu. Langkah ini seiring upaya Indonesia yang tengah melakukan negosiasi dengan Uni Eropa terkait perdagangan dan investasi kedua belah pihak. ‘’Kami melihat potensi dari kedua pihak. Kami juga percaya, kerja sama Eropa dan Indonesia akan terus membaik,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (29/11) kemarin. Airlangga menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara pada EU-Indonesia Business Dialogue (EIBD) 2017 di Jakarta, Selasa (28/11). Negosiasi melalui Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) ini dilakukan, salah satunya untuk mengantisipasi resolusi Parlemen Uni Eropa yang dapat mengganggu proses kerja sama

kedua belah pihak. Contohnya mengenai kampanye negatif yang digunakan untuk menekan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia. Sambil menunggu penyesuaian standar, kedua belah pihak mesti merundingkan perjanjian dagang agar kesepakatan akhir tercapai. Salah satu caranya adalah pembahasan komoditas yang sensitif seperti kelapa sawit dibicarakan paling akhir. ‘’Untuk itu, kami mendorong yang prioritas terlebih dahulu, yaitu clothing, footwear, dan tekstil. Mereka juga dorong isu lain,’’ jelas Airlangga. Ketiga produk tersebut masih dikenakan bea masuk sebesar 12 persen, sedangkan minyak kelapa sawit nol persen, kecuali beberapa produk turunannya yang terkena bea masuk sekitar 10 persen. Airlangga berharap dengan adanya pembebasan bea masuk, menjadi peluang besar bagi industri Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang. (ant)


19

Kamis Wage, 30 November 2017

Korban Meninggal Dari Hal. 1

Bali Post/ade

BARANG BUKTI - Penyidik KPK disaksikan Wakil Pimpinan KPK Basaria Panjaitan (kanan) menunjukkan barang bukti berupa uang saat jumpa pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/11) kemarin. Dalam OTT tersebut KPK berhasil mengamankan uang Rp 4,7 miliar dan empat tersangka.

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. NN 7700 (21 November 2017) NN I Ketut Oka Wiluga Jumlah diterima kemarin Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya

Rp 1.811.000 Rp 500.000 Rp 800.000

Rp 3.111.000 Rp 556.722.598 Rp 559.833.598

Semakin Besar Dari Hal. 1

Kasbani mengungkapkan, saat ini Gunung Agung masih dalam fase kritis. Dengan kembali munculnya gempa tremor overscale ini artinya dorongan fluida dari bawah untuk bisa keluar ke permukaan kawah semakin besar. Untuk kandungan SO2 juga masih tetap tinggi, dan kandungan gas juga masih ada. ‘’Kembalinya muncul gempa tremor overscale ini mengindikasikan letusan bisa terjadi sewaktuwaktu. Letusan bisa mengeluarkan abu vulkanik, lava, batu vijar. Dan dari sini kita tidak bisa lihat visualnya, karena tertutup awan. Termasuk dari utara juga sama di tutup awan. Kalau sebelumnya visualnya bisa terlihat,’’ tegas Kasbani. Munculnya kembali gempa tremor overscale ini, pihaknya tetap mengimbau kepada warga yang wilayahnya masuk radius 8 kilometer dengan perluasan sektoral 10 kilometer, supaya menjauh. ‘’Jadi kita tetap imbau supaya warga tidak ada yang mendekat. Karena sudah berbahaya,’’ tegas Kasbani. (kmb41)

Terjadi Letusan Dari Hal. 1

‘’Untuk letusan abu vulkanik sejak 21 November lalu mencapai ketinggian 3.400-4.000 meter. Jika tren ini terus terjaga dan ada perubahan yang signifikan mulai dari gempa vulkanik kembali meningkat dan yang lain, maka potensi untuk terjadinya letusan yang lebih besar tetap ada. Tapi ada kemungkinan juga letusan dengan ketinggian yang sama,’’ tegas Devy Syahbana. Devy menjelaskan, dilihat dari data satelit terakhir, kenapa ada sinar di puncak atau vulcanic glow, itu menandakan ada lava di dasar kawah.

Volume lava di dasar kawah juga terus bertambah. Berdasarkan informasi dari citra satelit juga terekam bahwa terjadi pertumbuhan lava di dasar Gunung Agung. ‘’Ini artinya jumlah lava yang ada di permukaan kawah semakin banyak. Dan yang kedua juga berpotensi menghasilkan letusan. Artinya magma di dalam terakumulaai tekanan, ketika melepaskan tekanan material-material ini dapat terlontarkan berupa batu maupun abu,’’ jelasnya. Devy juga menjelaskan, kalau letusan besar terjadi bisa saja secara radial atau bisa menuju ke segala arah. ‘’Kalau arah abu tergantung pada arah angin,’’ tegas Devy Syahbana. (kmb41)

Tim Penindakan

Dari Hal. 1

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan ada sejumlah anggota DPRD, pejabat Pemprov, dan swasta tertangkap dalam kegiatan dari tim penindakan itu dan ada sejumlah uang juga diamankan dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan tidak akan menolerir kadernya yang tersangkut korupsi. ‘’(Terkait OTT Jambi) kalau ada kader PAN, pecat,’’ tegas Zulkifli, Rabu kemarin. Dari OTT anggota DPRD Jambi diketahui sebagian di antaranya merupakan anggota DPRD Jambi dari Fraksi PAN. Menurut Ketua MPR-RI ini, maraknya OTT di daerah disebabkan oleh sistem yang kurang baik.

Ia menyebutkan, jika sistem belum berubah, cukup panggil satu per satu pejabat daerah. Dia mencontohkan, meski gaji pejabat di daerah kecil seperti kepala daerah, namun banyak orang yang mengincar posisi tersebut, bahkan harus mengeluarkan uang sangat besar saat kampanye untuk bisa menjadi gubernur, bupati, wali kota maupun jabatan politik lainnya. Seperti diketahui, KPK menangkap 10 orang terdiri dari pejabat Pemerintahan Provinisi Jambi, anggota DPRD Jambi, serta pihak swasta dalam OTT, Selasa (28/11). Penangkapan tersebut terkait kasus dugaan suap pembahasan APBD Jambi 2018. Dari enam orang yang diamankan di Jambi, hanya empat orang yang dibawa ke Jakarta. Mereka di antaranya anggota DPRD Jambi dari

Fraksi PAN Supriyono, anggota DPRD Jambi dari Demokrat Nurhayati, Asisten III bidang Administrasi Umum di Pemprov Jambi Syaifuddin dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi Arfan. Para tersangka ini ditangkap KPK karena diduga terlibat suap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jambi Tahun Anggaran 2018. APBD Jambi Tahun Anggaran 2018 telah disetujui DPRD Jambi sebesar Rp 4,2 triliun. Anggaran tersebut bertambah sekitar Rp 902 juta dari tahun sebelumnya. Saat OTT dilakukan, penyidik KPK mengamankan sejumlah uang yang jumlahnya mencapai Rp 1 miliar lebih. Saat ini KPK tengah memeriksa secara intensif delapan orang yang sudah diamankan di Gedung KPK, Jakarta. (kmb4/ant)

Kamis, 30 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Sad Ripu (3) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Aranya Kanda (1) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:00 Lila Cita : Gong Kebyar SMA 3 Denpasar 10:05 Lejel Home Shopping 11:05 Bali Channel Tourist TV 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana

Pendidikan yang Menghasilkan Tenaga Profesional & Berkarakter (1) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 PT Dinamika Tiga Pilar Home Shopping 14:05 Klip Bali 14:30 Lila Cita : Janger Candra Kirana 15:30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17.00 Nangun Yadnya Karya Mamukur Tileman Pratisen tana I Gusti Agung Jro Carik Bendesa Pekandelan, Sibetan 17.30 Kartun

Aranya Kanda (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21:30 Lipsus Tabanan 21:30 Mahadewi Ida Nabe Sinuhun Netri 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Tegal Darmasaba (4) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Sidakarya (3)

Joko mengatakan dampak signifikan dari badai tersebut diperkirakan akan berakhir pada 30 November 2017. ‘’Tapi kalau kapan punahnya badai itu nanti akan kami informasikan lebih lanjut,’’ katanya. Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD DIY hingga Rabu (29/11), di Kota Yogyakarta teridentifikasi lokasi terdampak bencana angin kencang mencapai 9 titik, tanah longsor 9 titik dengan jumlah warga terdampak mencapai 151 orang dan tiga meninggal dunia. Di Kabupaten Bantul terdapat 67 titik dampak bencana angin kencang, 45 titik tanah longsor, dan 31 titik

bencana banjir dengan jumlah warga terdampak mencapai 4.756 orang dan 1 orang meninggal dunia. Selanjutnya di Kabupaten Kulon Progo tercatat 20 titik bencana angin kencang, 27 titik tanah longsor, dan 6 titik bencana banjir dengan jumlah warga terdampak mencapai 58 orang dan korban luka 3 orang. Sementara di Kabupaten Gunung Kidul, bencana angin kencang 9 titik, tanah longsor 9 titik, dan banjir 44 titik dengan jumlah warga terdampak mencapai 3.276, dua orang luka-luka, dan satu meninggal dunia. Di Kabupaten Sleman, bencana angin kencang terpantau di 17 titik, tanah longsor 15 titik, dan banjir 28 titik dengan jumlah warga terdampak mencapai 214 orang. (ant)

Calon Guru Dari Hal. 1

Termasuk pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu, para calon guru termasuk yang belajar di IKIP PGRI Bali dibekali pula dengan kompetensi pedagogik. Kompetensi ini merupakan satu dari empat kompetensi yang harus dimiliki guru, selain kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. ‘’Guru harus juga memahami peserta didik. Artinya, anak-anak di kelas itu bagaimana. Misalnya terlambat datang, kenapa terlambat. Kenapa anak-anak itu bengong saja, itu umpama. Kemudian mampu mengevaluasi pembelajaran dengan baik,’’ ujarnya. Citrawan menambahkan, seorang guru juga perlu melakukan komunikasi dengan orangtua siswa terkait perkembangan anak-anak mereka di sekolah. Itu sebabnya, guru juga harus memiliki kompetensi sosial. Kemudian kompetensi profesional, artinya guru harus menguasai bidang ilmu yang dipelajarinya. Misalnya guru bahasa Indonesia, berarti dia memang menguasai bahasa Indonesia. ‘’Selain itu, guru juga harus memiliki kemampuan membuat karya tulis karena dalam sertifikasi, guru sudah diminta untuk melampirkan karya tulis. Jadi tugas guru sebenarnya banyak,’’ imbuhnya. Tugas pokok itu, lanjut Citrawan, pertama adalah mengajar. Artinya, mengajar mengembangkan iptek sesuai

dengan kurikulum yang ada. Tugas kedua adalah di bidang kemanusiaan, artinya guru menjadi orangtua kedua di sekolah. Bagaimana agar anak-anak senang berada di sekolah. Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) IKIP PGRI Bali Dr. Ketut Yarsama, M.Hum. mengatakan, kompetensi profesional dititikberatkan pada guru yang menguasai, memahami, mendalami, dan menghayati secara sungguhsungguh materi yang mereka ajarkan di kelas. Itu artinya, seorang guru saat mengajar harus betul-betul tanggap, peka, inovatif, produktif terhadap perkembangan materi yang diajarkan. ‘’Memang inovasi akan muncul apabila bebannya tidak terlalu berat. Kalau jam mengajarnya bisa dikurangi, saya kira waktu yang digunakan guru untuk berinovasi, berkreasi akan semakin banyak,’’ ujarnya. Yarsama menambahkan, guru zaman sekarang juga harus menguasai teknologi dan informasi. Di IKIP PGRI Bali sendiri diantisipasi dengan menambah mata kuliah komputer dalam desain kurikulum. Kemudian terkait peningkatan kompetensi kepribadian, kampus ini mengembangkan pula pendidikan karakter. ‘’Harapannya sudah tentu untuk mencetak tenaga pendidik yang profesional dan memiliki budi pekerti yang luhur sesuai harapan Pak Jokowi, menghasilkan guru yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermoral,’’ jelasnya. (kmb32)

Abu Vulkanik Dari Hal. 1

Nantinya, lanjut Herson, akan terus dilakukan evaluasi terhadap data dari pihak BMKG, dari tanggal 29 November sampai tanggal 1 Desember, tergantung dari sebaran abu vulkanik. Selama waktu itu akan menjadi pertimbangan untuk mengambil kesimpulan selanjutnya. ‘’Apa yang diputuskan tadi, penerbangan kita harapkan aman. Yang paling kita utamakan yaitu keselamatan penerbangan,’’ pungkasnya. Sementara itu, GM Angkasa Pura I Yanus Suprayogi menjelaskan, untuk recovery airport, pihaknya mengaku sudah melakukan persiapan. Selama operasional bandara ditutup, dilakukan evaluasi setiap 6 jam, berpatokan data dari BMKG. Sedangkan terkait sisa penumpang yang masih menumpuk, akan tetap dilayani untuk memberikan kenyamanan. ‘’Bagaimana membuat penumpang itu nyaman itulah tugas kami,’’ ucapnya. General Manager (GM) Airnav Denpasar Eko Setiawan me-

nambahkan, setelah dilakukan pembukaan kembali, pihaknya sudah melakukan persiapan sesuai SOP. Hal ini juga sudah dikoordinasikan dan dibahas intens dengan Airnav Wilayah Timur, Makassar, Surabaya, Lombok, Balikpapan, Pontianak. Ia mengatakan, untuk jalur penerbangan masih seperti semula. Tetapi yang perlu dihindari adalah jalur di atas Gunung Agung dan alur yang terkena sebaran abu vulkanik. Saat ini situasi di bandara sudah kembali normal. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Ngurah Rai Denpasar Bambang Hargiyono, S.Si. mengatakan, terkait informsi meteorologi untuk penerbangan, seiring melemahnya badai tropis Cempaka yang berada di selatan Pulau Jawa, sehingga mengubah arah angin di atas wilayah Bali. Yang sebelumnya dari utara ke timur laut, sekarang mengarah ke tenggara. Hal ini berpengaruh terhadap persebaran abu vulkanik yang sebelumnya dari timur laut ke barat daya, menjadi dari utara mengarah ke selatan. ‘’Kecenderungan ke depan mengarah ke tenggara,’’ jelanya. (kmb23)


16 Pages

221 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

.com. http://epaper.int

L O N A A T I E R N I N T

nationalbalipost

Predicted to decrease by 5.6 percent until yearend

online: http://www.inter

r 30, 2017

, Novembe Thursday

November

30, 2017

r rick Lama d Jay-Z, Kend -dominate lead male ons nominati Grammy Thursday,

released between 2017 Garden. Musicand September and awards - Jay-Z’s soul- October 2016 of the and social qualified for this year’s LOS ANGELES on love, life for by members up of baring album the Grammy Award will be voted made led with eight Recording Academy, fractures on Tuesday professionals. nominationsthat saw women sidelined music industry R&B singer SZA was with and Katy Newcomer nods in a list categories d female artistartist, new most-nominate in some major completely. nomi- the nods including bestsingers Julia Perry excluded album was five face Jay-Z’s “4:44”of the year, one of in which she will Cara, Khalid and The Alessia nated for album Grammy accolades. of Michaels, album Lil Uzi Vert. the top three track and “The Story song rapper Swift’s “Reputation” to its Taylor album’s title were nominated in this year due not be eligible but she garnered O.J.” songsof the year. release, album will writing Melville and record compete for Bruno November including REUTERS/Toby star “4:44” will two nominationsLittle Big Town’s Palace, against R&B Kensington of the year Magic,” New Zealand country group Garden of from Mars’ “24K Lorde’s “Melodrama,” “Better Man.” ommission the Sunken Markle in The most notable nominations pop singer Childish Gambino’s with Meghan Drake, hip hop artists Love!” and Kendrick Tuesday’s Grammy Harry poses 2017. hip hop artist My Canadian dominated Britain’s Prince November 27, “Awaken, was album “More Life” radio play since London, Britain, Lamar’s “Damn.” seven nominations the whose charts and Lamar landed streaming, got six including riter Ed and Childish March release. overall, Mars categories of actor Don- its album British singer-songw top three the alter-ego whose “Divide” world, Gambino, scored five nominations. Sheeran, around the the pop Puerto charts Glover, from in ald topped the hit Kesha “Despacito,” Fonsi featuring Jus- garnered two nominations Gaga and Luis Rican singer Daddy Yankee landed categories. Lady each in the same and nods record tin Bieber including landed two Sheeran. as is yet to three nominations Perry, who the year. mu- categories Pop star Katyaward, did not score and song of Grammy Awards, the year’s win a Grammy The 60th for her “Witness” 80 night honoring sic’s biggest across more than 28 a single nomination series for Jan. achievements album. (rtr) are scheduled on legal drama categories, City’s Madison Square up her role said in a statement wrapped . at New York

kle departs Meghan Mar agement eng ‘Suits’ after Harry to Prince

has Cable Productions their engagement Meghan Markle unannounced - U.S. actress Network and Universal her for her USA Prince Harry LOS ANGELES want to thank and dedication and Britain’s seven seasons, most We passion “Suits” after a day after Markle her the very send our deniable want to and we wish ions to on Tuesday,

REUTERS/Benoit

performs rapper Jay-Z American 2013. 17, October

Tessier/File

stadium at Bercy

Photo

in Paris,

“We added. to Suits, Rachel heartfelt congratulat anP r i n c e best,” the statement kle and 36, played Harry, 33, were Markle, cable network dra- M e g h a n M a r engagement ,” they Markle and the their from on Monday 2018. Zane on Harry on and Universal nounced up the ranks in May both units getting married met on a blind ma, risingto lawyer. The char- USA Network joint paralegal to be married Cable Productions, said their The couple said in a 2016 and Patrick of Comcast Corp, “inacter is engaged played by date in July had blossomed a member to Mike Ross, (rtr) her statement. has been years and relationship quickly.” “Meghan J. Adams. has completed all season, of our family for seven with her. credibly Markle the seventh joy to work filming for return in early 2018, it has been a which will said. No. 106 Dps the network Jl. Raya Puputan No 148

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

REUTERS/Darren

been evacuated who have for people at a camp of a tent outside offering 29, 2017. makes an November Hindu woman Indonesia, A BalineseKarangasem, Bali, Rendang,

from villages

Agung near Mount

Whiteside

volcano

in

ish

slugg economy

Bali’s ase to decre Predictednt until yearend rce by 5.6 pe agreement

for debtors

if this situation Bali’s ecoHe predicted December, lower than lasts until will be

by Mount nomic growth because must be are It happens taken adaffected directly days ago 5.2 percent. since a few 07:00 to really Banking institutions custom- peak season commonly at the end eruptions Agung. the affected Monday at with phreatic to boost income cover the predicted, asked to list The privilege given closure since no longer re- vantage Agung started sluggish. As the airport’s of Mount ers,” he said. restructuring or is of the year can eruption of Mount to the Coupled with sustained by tourism to 5.6 percent. - The eruption be either if the condition target due 5.2 percent or 79.96 can DENPASAR the Bali’s economy. Bali’s economy 6 scheduling they can be imposed Agung. reached IDR to page makes the will grow slowly around has been shaking at that time Continued too severe it increasingly 1-31, 2017 billion. for Bali Rep- with write off. the present, of the year the economy also be heard News can During October lost due to at Global Bank Indonesia itself has mitiuntil the end Office of Bank alone, the revenue visits to Director e of tourist billion. resentativerisk of Bali’s economic due Assistant Bali Representativ gated the IDR 11.6 may happen for that cancellation Indonesia Bali reached experience of 2015, slowdown that of Mount Agung. Setiadi, said Office, Teguhassumption of three Based on the of Mount Barujari to the eruption summoned bankthe status, based on the credit the eruptionRaung also affected “Mr. Iman has the warning related to months since the economic and Mountthe closing of Ngurah ing circles getting disrupted,” with reaches 4.8 he has predicted 14-day closing potentially Bali only this erup- Bali Angkasa he said. Airport. The growth of after of debtors caused the Bali Rai at and percent. However, growth in of of the airport revenue valued The management must be clearthere the range I to lose privilege tion, the economic words, to be in the This Pura 19 billion. In addition, to given “In other is predicted and 5.6 percent. players due IDR centralized. the previous income of business Rai Airport 5.2 percent lower than in 2016 the closure of Ngurah growth is 6.24 percent year, namely2015. and 6.04 in

Not Published

Bali in We, The International like to apologize be Post would we will not Desember advance becuase on Friday, published 1st, 2017.

Thank You

in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// om Global Radio ten2myradio.c at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

Kamis Wage, 30 November 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Korut Uji Coba ICBM Jangkau Daratan AS Seoul (Bali Post) -

Korea Utara (Korut) pada Rabu (29/11) kemarin mengklaim berhasil menguji coba nuklir misil balistik antarbenua (Intercontinental Ballistic Missile -- ICBM) yang akan menjangkau seluruh wilayah daratan Amerika Serikat (AS). Setelah menonton uji coba Hwasong-15, Pemimpin Korut Kim Jong-Un merasa puas dengan hasil yang diperlihatkan, kata seorang pejabat Kantor Berita Korut KCNA.

Bali Post/afp

LAYAR TV - Seorang prajurit Korsel sedang berjalan melewati sebuah layar tv yang menyiarkan berita tentang Pemimpin Korut Kim Jong-Un menyetujui uji coba ICBM, di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Rabu (29/11).

Tes ini memicu kemarahan dunia dengan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan uji coba ini menandai sebuah langkah penting bagi Korut yang bisa mengancam siapa saja di dunia ini. Tes ini merupakan yang pertama kali dilakukan sejak 15 September lalu dan meng-

”Anybody Can Dance”

Geliat Kreativitas Seniman Akademis

Anybody Can Dance. “Label” itulah yang diusung Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Seni Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar pada event “Gelar Karya 2 Bulan Sekali” di Gedung Nitya mandala ISI Denpasar, Minggu (27/11) malam. Pada event ini, ada delapan mahasiswa dari Semester I, III, V dan VII yang diberikan kesempatan untuk menampilkan karya-karya inovatifnya. Kedelapan seniman akademis ini masing-masing menyajikan satu garapan tari kontemporer berdurasi sekitar 15 menit dengan mengeksplorasi tema Hari Pejuang sebagai landasan berkreativitas. Delapan koreografer yang menyajikan karyanya, yakni Tara Listiawan dengan karya Pejuang, Shinta Sandrina (Behind It), Fenny Diaristha (Dor), Karunia Artha (Terlampir pada Foto), Sri Wiriyanti (Two Face), Devia Maharani (Lali), Yoga Aditya (Cahaya) dan Santi

Sukma Melati (Sesalku). Guna makin menyemarakkan suasana, HMJ Tari ISI Denpasar juga mengundang koreografer AAG Dalem Segara Putra sebagai guest star. Alumni Jurusan Seni Tari ISI Denpasar ini menampilkan garapan tari kontemporer bertajuk “Tri Point”. Menikmati karya-karya yang disajikan, praktis seluruh penampil mampu mentransformasikan tema sentral yang ditetapkan ke dalam rangkaian gerak tari yang plastis, ritmis dan estetis. Olah tubuh, komposisi hingga suasana musik berpadu menjadi satu bagian yang tak terpisahkan. Mereka sangat peka terhadap olah cipta dan rasa, sehingga muncul inovasi-inovasi baru serta kreativitas yang menghembuskan napas kebaruan. Para seniman akademis ini cukup piawai memberika inovasi terhadap unsur-unsur gerak, seperti rampak, selangseling, bergantian hingga men-

golahnya dengan level tinggi, rendah dan sedang. Inovasi gerak yang tidak hanya indah dipandang, namun mampu menyampaikan kemasan pesan yang ingin disampaikannya kepada para penonton dengan baik. Menariknya, pada akhir pergelaran ditetapkan dua karya terbaik yang dipilih oleh tiga orang dosen yang bertindak selaku dewan pengamat. “Sesalku” karya Santi Sukma Melati yang terinspirasi dari kiprah perjuangan seorang guru dalam mencerdaskan anak bangsa ditetapkan sebagai karya terbaik I. Sementara itu, komposisi tari “Terlampir pada Foto” karya Karunia Artha ditetapkan sebagai karya terbaik II. Menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Seni Tari ISI Denpasar Kevin Dian Muliarta, gelaran event ini ditujukan untuk memberikan ruang yang lapang kepada

Bali Post/ian

SESALKU – Adegan dalam tari kontemporer “Sesalku” karya Santi Sukma Melati yang ditetapkan sebagai karya terbaik I. mahasiswa Jurusan Seni Tari untuk berkreativiras. Para penampil diberikan waktu selama dua bulan untuk berproses, sehingga karya-karya yang mereka tampilkan benarbenar matang dan berkualitas. “Melalui Gelar Karya 2 Bulan Sekali, kami berharap dapat meningkatkan kreativitas dan potensi mahasiswa, menumbuhkan rasa kebera-

nian dalam berkarya serta mampu mengembangkan dan melestarikan seni tari yang merupakan aset kekayaan budaya bangsa. Selain itu, even yang rencananya digelar setiap dua bulan sekali juga diperuntukkan sebagai media untuk menumbuhkan solidaritas antarmahasiswa Jurusan Seni Tari ISI Denpasar,” tegasnya. (ian)

hancurkan spekulasi bahwa Korut akan menahan diri dan membuka pintu negosiasi penghentian program nuklirnya. “ICBM Hwasong-15 merupakan sistem persenjataan yang mampu menjangkau seluruh daratan AS,” demikian KCNA. Dikatakan, pembangunan persenjataan itu akan memper-

tahankan Korut dari kebijakan pemerasan AS yang imperialistik. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan uji coba itu tidak bisa ditolerir dan merupakan aksi kekerasan, sementara Presiden Korea Selatan Moon Jae-In mengutuk aksi sembrono Pyongyang. (iah/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 30 Nopember 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu