Skip to main content

Edisi 02 November 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 75 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu umanis, 2 november 2016

Bersenjatakan Alat Setrum, Sajam Sampai Senjata Api AKSI brutal geng motor makin membuat masyarakat Denpasar dan Badung resah. Mereka tak segan-segan mengeroyok, bahkan menusuk korbannya hingga kritis. Mereka juga mempersenjatai diri dengan senjata tajam (sajam), alat setrum hingga senjata api. Kepolisian memang sudah berbuat dengan menangkap dan memproses anggota geng motor yang terlibat kriminal. Reskrimum Polda Bali karena terlibat kasus perampokan, pencurian motor, jambret, pengeroyokan dan penusukan. Mereka beraksi di 31 TKP di Denpasar, Klungkung, Gianyar, dan Tabanan. Hasil penyelidikan petugas, anggota geng motor ini merupakan perkumpulan pelajar dari beberapa sekolah di Bali, bahkan ada berasal dari Jawa Timur. Selain itu, anggota geng motor tersebut juga ditangkap anggota Polresta Denpasar karena terlibat kasus pencurian sepeda motor di Lapangan Kompyang Sujana di Jalan Gunung Agung, Denpasar. Pelaku berstatus pelajar SMK di Denpasar. Tahun ini giliran Geng Motor MS13 ditangkap

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Geng Motor di Bali

Hingga saat ini terdata anggota geng motor yang pernah dan sedang diproses hukum yaitu Geng Motor Bulu Jaum (GMBJ), Bajingan Kecil, Manusia Gila, Warung Gila, Tokkek Liar, MS13 dan Bad Squad. Ada beberapa anggota geng motor yang ditangkap tidak diketahui nama gengnya. Mereka ada yang diproses di Polda Bali, Polresta Denpasar, Polsek Denpasar Barat, Polsek Kuta Utara. Ironisnya usia mereka masih di bawah umur dan pelajar. Geng motor dikenal paling brutal yaitu Tokkek Liar beranggotakan 20 orang. Belasan anggota geng ini tahun 2015 ditangkap tim Jatanras Subdit 3 Dit.

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

tim Jatanras Polda karena terlibat kasus pengeroyokan, penusukan dan perusakan mobil. Kasus teranyar yakni perusakan mobil I Dewa Gede Abiseka (20) di Jalan Menuh, Kereneng, Denpasar Utara, Sabtu (29/10) lalu. Korban sempat diancam pedang. Selain itu juga ditangkap Geng Motor Manusia Gila dan Warung Gila. Hal. 19 Gelar Patroli

18 Anggota Geng Motor Diamankan Denpasar (Bali Post) Tim Jatanras Polda Bali mengamankan 14 anggota geng motor Manusia Gila (MG) dan 4 anggota geng motor Warung Gila (WG). Polisi juga mengamankan tersangka Yo yang selama ini diburu karena terlibat kasus perusakan mobil mahasiswa, penusukan dan pengeroyokan. Terkait hal itu, tiga anggota Kodim 1611/Badung mendatangi Mapolda Bali untuk minta keterangan Yo (16) terkait perusakan mobil milik I Dewa Gede Abiseka (20) di Jalan Menuh, Kereneng, Denpasar. Dandim 1611/Badung Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa S. mengatakan, kedatangan anggotanya itu untuk minta keterangan Yo dan dua temannya, Ad (17) dan Dg (19). Pasalnya, ketiga remaja tersebut erat kaitannya

dengan kasus perusakan mobil tersebut. Leo mengatakan ketiga anggota geng motor diduga mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam. ‘’Ketiga orang itu membawa pedang dan celurit. Pedang itu digunakan untuk memecahkan kaca bagian mobil korban,’’ ujarnya, Selasa (1/11) kemarin. Hal. 19 Masih Berunding

Anak Agung Made Sudana

TNI akan Bentuk Tim Khusus

GENG motor semakin bermunculan di Bali. Setidaknya sudah ada delapan geng motor yang pernah tersangkut hukum. Mereka sebagian besar melakukan penganiayaan, penjambretan bahkan merampas. Tentu hal itu telah meresahkan masyarakat, termasuk orangtua mereka. Terlebih lagi anggota geng motor sebagian besar masih bestatus pelajar. Melihat aksi geng motor semakin brutal, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa angkat bicara. Menurutnya, TNI akan membuat tim khusus untuk membantu kepolisian. Selain itu, harus ada langkah strategis untuk mengatasinya. Hal. 19 Libatkan Remaja

Radendra

Cantiasa

’’Sweeping’’ Lapas Kerobokan

Ada 77 HP, Narkoba, AC dan Kompor Gas Mangupura (Bali Post) Untuk mengantisipasi adanya narkoba dan barang berbahaya di Lapas Kerobokan, puluhan personel dari Kodim 1611/Badung, BNNP Bali, Polres Badung, Brimob, Polresta Denpasar dan sipir lapas melakukan sweeping, Selasa (1/11) malam kemarin. Anggota bersenjata lengkap itu dibagi dua. Satu tim masuk ke blok laki-laki dan tim lainnya ke blok wanita. Hal. 19 Benda Terlarang

Bali Post/dok

NELAYAN - Teluk Benoa masih dimanfaatkan oleh nelayan. Teluk itu rencananya diuruk seluas 700 hektar lebih untuk dibangun pulau-pulau kecil untuk resort.

Bali Post/rah

SWEEPING - Barang-barang inilah ditemukan saat sweeping di Lapas Kerobokan, di antaranya 77 HP dan 6 paket diduga narkoba.

Jokowi Ancam KPK-kan Pelaksana Proyek Mangkrak Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengancam akan melaporkan pelaksana proyekproyek yang mangkrak ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terutama proyek pembangkit listrik yang tidak bisa diteruskan. Hal. 19 Rapat Terbatas

KPK Soal Reklamasi Teluk Benoa

Gubernur dan DPRD Harus Beri Pendapat Denpasar (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai aneh ketika Gubernur dan DPRD Bali tidak berani berpendapat terkait reklamasi Teluk Benoa. Mengingat, proyek pembangunan tersebut akan dilakukan di provinsi yang dipimpinnya. Gubernur dan DPRD mestinya bisa merep-

resentasikan keinginan masyarakat. ‘’Kalau DPRD Bali dan Gubernur Bali tidak berani berpendapat tentang sebuah proyek pembangunan yang ada di dalam provinsinya, ini tidak wajar. Aneh,’’ ujar Pimpinan KPK Laode M. Syarief saat menjadi pemateri Lokakarya Jurnalis Antikorupsi di Den-

pasar, Selasa (1/11) kemarin. Menurut Syarief, kalau masyarakat Bali menginginkan pencabutan Perpres No.51 Tahun 2014 yang memuluskan reklamasi, pemerintah daerah seharusnya merepresentasikan keinginan masyarakat itu. Hal. 19 Tergantung Presiden

Jangan Samakan dengan Dubai Denpasar (Bali Post) Rencana reklamasi Teluk Benoa harus dihentikan sebelum terlambat. Terlebih, belum dilakukan reklamasi saja sudah terjadi ribut-ribut dan konflik horizontal yang bisa berujung pada perpecahan. Selain itu, reklamasi bukanlah solusi yang tepat untuk membersihkan Teluk Benoa dari sampah dan sedimentasi. Sebaliknya, reklamasi justru berpotensi menimbulkan sedimentasi yang semakin parah bahkan sampai bisa menutup aktivitas Pelabuhan Benoa. ‘’Kalau air itu kotor, bukannya direklamasi tetapi sumber polutannya yang harus dikendalikan. Kalau direklamasi, airnya kan semakin sedikit. Kalau airnya semakin sedikit,

polutannya sama, konsentrasinya makin tinggi malah makin kotor,’’ ujar Ketua Kelompok Keahlian Teknik Pantai ITB Muslim Muin, Ph.D. saat memberikan materi dalam Lokakarya Jurnalis Antikorupsi, di Denpasar, Selasa (1/11) kemarin. Muslim menambahkan, arus laut di mulut estuari juga akan melemah jika Teluk Benoa direklamasi. Akibatnya, sedimentasi di sepanjang pantai dari selatan sampai ke mulut Teluk Benoa tidak akan bisa disapu seperti sekarang tanpa reklamasi. Bisa ditebak, sedimentasi justru menjadi semakin parah, bahkan bisa menutup mulut Teluk Benoa. Hal. 19 Aliran Sungai


DENPASAR

2

Rabu Umanis, 2 November 2016

FIGUR Bina Penabuh Anak-anak SEBAGAI pelestari adat dan budaya Bali, generasi muda wajib untuk bisa ikut terlibat dalam kegiatan adat dan agama. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa terlibat di dalamnya. Salah satunya yakni menabuh. Melihat kondisi ini, membuat salah satu wakil rakyat di Denpasar, I Wayan Suadi Putra, S.T. mencoba untuk menggugah semangat ana-anak di desanya untuk belajar menabuh. Bapak dua anak ini pada awalnya memiliki keinginan itu, untuk dapat membuat sekaa tabuh cadangan. Bila suatu saat penabuh yang utama berhalangan, penabuh anak-anak ini yang menggantikannya. ‘’Namun, setelah berjalan beberapa lama, penabuh anak-anak ini cukup mumpuni. Bahkan, kesannya mereka mampu tampil maksimal,’ kata politisi PDI-P Desa Sidakarya ini, Selasa (1/11) kemarin. Anggota Komisi III DPRD Denpasar dua periode ini kini terus melakukan pembinaan kepada anak-anak di desanya untuk bisa lebih giat menabuh. Ia memiliki jadwal latihan setiap Minggu sore. ‘’Saya lihat anak-anak juga sangat senang. Mereka bisa menabuh dengan cara yang sangat mudah,’’ katanya. (ara) BONGKAR - Petugas Satpol PP melakukan pembongkaran gubuk-gubuk liar di Jalan Himalaya, Denpasar Utara, kemarin.

Bali Post/ara

Bangunan Kumuh di Jalan Himalaya Dibongkar

Bali Post/par

Pemimpin Cabang BRI Gajah Mada Subechan

Dilahirkan untuk Melayani

USAHA Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pangsa pasar yang potensial bagi sektor perbankan. Bahkan, Pemimpin Cabang BRI Gajah Mada, Subechan, mengakui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dilahirkan untuk melayani sektor mikro tersebut. ‘’BRI tidak mungkin lepas dari UMKM, karena dilahirkan untuk melayani UMKM dan usaha mikro,’’ ungkap Subechan saat berkunjung ke Gedung Bali Post, Selasa (1/11) kemarin. Kendati demikian, pejabat baru ini menegaskan, kehadiran BRI di tengah-tengah UMKM, tidak mengesampingkan keberadaan konsumen lainnya. ‘’Bukan berarti nasabah besar kami tinggalkan, tetapi tetap menjadi pelindungnya,’’ ucapnya. Subechan yang sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin Cabang BRI di Jakarta mengakui banyak peluang yang dapat digarap dari sektor UMKM. Terlebih, sektor mikro ini kebal terhadap krisis. ‘’Terbukti waktu krisis, UMKM bisa bertahan mereka tidak tergantung dengan kondisi,’’ pungkasnya. (par)

Suara Denpasar & Badung Geng Motor Geng motor adalah ekses negatif dari perkembangan kota, aparat harus beradaptasi dan jangan hanya diampuni, tetapi harus diberikan hukuman karena tindakannya termasuk kriminal. Kasihan anak-anak dan warga yang tidak bersalah menjadi korbannya. TNI/Polri agar lebih aktif dan tegas melakukan razia dan patroli untuk mencegah kebrutalan geng motor. Jangan sampai masyarakat yang turun tangan memberikan mereka pelajaran. Walek, Denpasar

PNS Malas Saya setuju dengan Bupati Badung dan DPRD setempat yang menyatakan PNS malas akan dipecat. Kalau mau terus menjadi PNS harus ikuti aturan dan masih banyak orang yang antre menjadi PNS. Kepala SKPD agar tidak membela pegawainya yang bersalah dan saya tidak setuju hanya apel yang dipakai patokan kedisiplinan PNS. Yande, Mengwi

Denpasar (Bali Post) –

Sejumlah bangunan semipermanen yang berupa gubuk di Jalan Himalaya Utara III, Pemecutan Kaja, dikeluhkan warga sekitar. Warga kemudian melaporkan kondisi itu kepada Pemkot Denpasar. Mendapat laporan tersebut, tim gabungan Pemkot Denpasar, Selasa (1/11) kemarin melakukan tindakan tegas. Sejumlah bangunan tersebut diratakan dengan tanah. Penertiban yang dilaksanakan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Kepolisian serta aparat desa setempat langsung menyisir gubuk-gubuk kumuh. Sayangnya, petugas tidak menemukan satu pun penghuninya di lokasi itu. Petugas menemukan banyak botol miras yang

sudah kosong dan dua jeriken minuman yang diduga jenis tuak. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana yang ditemui di sela-sela pembokaran mengatakan, tindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang diadukan kepada Satpol PP. Warga melaporkan

Wilson, Canggu

Tas Plastik DPP Aprindo mendesak agar pengenaan biaya pada tas plastik di minimarket dibuatkan aturan yang kuat semacam perwali atau perbup bukan berupa imbauan. Dalam uji coba penjualan tas plastik kepada konsumen sudah memperlihatkan gejala penurunan. Namun supaya berkeadilan hal ini harus diterapkan juga di pasar-pasar tradisional. Gusti Sumardayasa, Renon

Putu Armaya, YPLK Bali

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Kejati Pastikan Belum Terima SP3 Nopiyanti

Bali Post/par

FESTIVAL - Panitia Festival Kedaton melakukan audiensi dengan Pimpinan Kelompok Media Bali Post.

Pameran Dagang, Seni dan Budaya Meriahkan Festival Kedaton

Denpasar (Bali Post) – Memperingati HUT ke-5 Pasemetonan Pratisentana Sri Nararya Kenceng Puri Agung Tabanan akan menggelar Festival Kedaton. Kegiatan yang akan diselenggarakan di Gedung Mario Tabanan, Jumat (11/11) hingga Minggu (13/11), akan diisi dengan aktivitas karnaval, kesenian dan pameran dagang yang melibatkan UMKM setempat. Wakil Ketua Panitia Festival Kedaton I Gusti Kade Jaya Wirata mengatakan pelaksanaan Festival Kedaton yang digagas oleh Pratisentana Sri Nararya Kenceng Puri Agung Tabanan bertujuan untuk

mendeklarasikan keberadaan pasemtonan yang berdiri sekitar lima tahun lalu tepatnya pada 11 November 2011. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang evaluasi perkembangan pesemotonan di Tabanan. ‘’Ini sebagai wadah pelestarian budaya dan para pelaku UMKM. Kami harapkan ini dapat menjadi salah satu ikon di Kabupaten Tabanan,’’ ujar Jaya Wirata saat audiensi dengan Pimpinan Kelompok Media Bali Post, Selasa (1/11) kemarin. Dikatakannya, hingga saat ini dalam era perkembangannya keanggotaan internal Pratisen-

tana Sri Nararya Kenceng di Tabanan berjumlah 60 jero dan puri ditambah keanggotaan di luar kabupaten lainnya. ‘’Festival Kedaton yang akan digelar selama tiga hari mulai tanggal 11 yang akan diisi dengan dharma wacana di Puri Tabanan, kemudian pada tanggal 12 akan ada karnaval seni dan budaya sebagai ajang hiburan kepada masyarakat, serta pameran dagang yang melibatkan UMKM yang ada di Tabanan,’’ jelasnya. Keterlibatan UMKM tersebut, kata Jaya Wirata, bertujuan membangkitkan jiwa kewirausahaan masyarakat Tabanan. (kmb27)

Denpasar (Bali Post) Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Kenedy menyatakan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara) untuk tersangka Ni Kadek Nopiyanti. Dalam kasus proyek pipanisasi Karangasen yang satu-satunya perkara supervisi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di Bali itu, Nopiyanti yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali sendiri, kini statusnya dicabut. Alasannya, beberapa kali dilakukan gelar kasus, namun belum menemukan keterlibatan Nopiyanti, yang diduga masih kerabat Wayan Geredeg (mantan Bupati Karangasem). Persoalan SP3 ini kemudian menjadi pertanyaan banyak pihak, apalagi sebelumnya Polda Bali mengumumkan bahwa Nopiyanti adalah tersangka dari sembilan orang yang ditetapkan Polda Bali sebelumnya. Bahkan berkasnya sudah masuk ke Kejati Bali. Dan sekarang rangkaiannya masih ada tahap sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, nama Nopiyanti sering mencuat, termasuk nama Wayan Geredeg yang akhirnya memenangkan PT Adhi Karya dalam tender pengerjaan proyek ini. Karena berkas sudah masuk Kejati Bali, saat dikonfirmasi ke Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan soal status Nopiyanti, Selasa (1/11) kemarin, jubir korps Adhyaksa itu secara tegas mengatakan bahwa pihak kejaksaan hingga detik ini belum menerima pemberitahuan soal SP3 yang dikeluarkan Polda Bali untuk Nopiyanti dan Wayan Geredeg. ‘’Sudah saya cek ke pidsus. Kami belum menerima pemberitahuan soal SP3,’’ jelas Ashari Kurniawan. Yang menarik, dalam persidangan kasus pipanisasi yang anggarannya Rp 29 miliar itu, nama Geredeg dan Nopiyanti sering muncul sehingga beberapa kali diminta hadir di Pengadilan Tipikor. Namun, Geredeg tidak sekalipun datang untuk menjadi saksi. Sementara Polda Bali mengaku sudah sekitar dua bulan mengeluarkan SP3 untuk Nopiyanti. Untuk Geredeg sendiri status tersangkanya sudah lebih dahulu di-SP3-kan. Dalam perkara ini, ada tiga terdakwa yang sudah dijebloskan ke dalam sel. Dan ketiganya tidak ada dibebankan uang pengganti Rp 3,7 miliar sebagai kerugian negara. Dan sejak sidang pertama, Geredeg yang saat itu masih menjabat tidak bisa memenuhi panggilan jaksa untuk bersaksi di tipikor karena ada kesibukan. (kmb37)

Atasi Antrean Rawat Inap

RSUP Sanglah Buat Layanan ’’After Care’’ Denpasar (Bali Post) Untuk mengurangi antrean di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan poliklinik, RSUP Sanglah membuat layanan After Care di Ruang Bakung. After Care adalah ruangan atau tempat bagi pasienpasien yang telah diperbolehkan pulang, namun masih menunggu proses administrasi, pembayaran, obat yang akan dibawa pulang, maka akan ditempatkan di Ruang After Care.

PDAM Ngadat Pelanggan PDAM di Denpasar Utara dan Denpasar Barat banyak yang mengeluhkan ngadatnya air terutama pada pagi hari kepada Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK). Konsumen PDAM berharap agar pihak PDAM Kota Denpasar segera memperbaiki layanannya dan mencarikan solusi terbaik atas masalah ini.

depannya Kota Denpasar bersih dari permukiman kumuh dan jorok. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat agar ikut mengawasi apabila ada bangunan liar agar segera dilaporkan, sehingga bisa lebih cepat diantisipasi dan tidak membuat kumuh Kota Denpasar,’’ ujar Alit Wiradana. (kmb12)

Kasus Pipanisasi Karangasem

Ramalan Jayabaya Ramalan Jayabaya abad terbukti dengan beragam, kejadian yang menimpa kita. Zaman ini adalah Kali Sengara di mana semuanya terbalik. Uang adalah raja dan dengan uang segalanya dihormati, dihargai, membinasakan dan mampu membuat segala-galanya. Apakah yang kau lakukan saat ini, itulah hasilnya. Begitu juga penegak hukum yang melanggar hukum akan ada karmapala.

banyaknya gubuk kumuh yang disinyalir menjadi tempat prostitusi terselubung yang mengganggu warga sekitar. ‘’Setelah beberapa waktu lalu dibongkar dan pemilik masih membandel. Maka hari ini (kemarin) kami ratakan dengan tanah,’’ ujarnya. Disebutkan, Peraturan Daerah

Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, kata Alit Wiradana, secara fisik pembangunan ini sudah melanggar perda, tempat ini juga dijadikan tempat prostitusi. ‘’Karena ini gubuk-gubuk kumuh yang mengganggu warga, kami ambil langkah pembongkaran sesuai dengan peraturan daerah yang ada,’’ kata Alit Wiradana. Ia meminta perbekel/lurah di masing-masing kecamatan serta masyarakat untuk bisa membantu di dalam mendata keberadaan gubuk-gubuk kumuh, agar ke

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah Dr. dr. I Ketut Sudartana, Sp.B-KBD. mengatakan, tujuan dibuatnya ruangan tersebut, agar pasien yang akan masuk ruangan rawat inap dapat segera masuk. Mengingat selama ini RSUP Sanglah selalu kewalahan akibat kamar rawat inap yang full, sementara pasien yang ada di poliklinik atau IGD menunggu agar dapat masuk ruang rawat inap. Seh-

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : BABI POSITIF JE Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

ingga yang terjadi adalah pasien dapat berhari-hari di IGD. ‘’Kadang sering terjadi begini, pasien yang sudah boleh pulang pada pagi harinya, karena menunggu administrasi lama, sehingga sore baru bisa pulang, sedangkan pasien yang di luar, di poliklinik sudah ngantre untuk masuk, maka dari itu kami buat after care,’’ jelasnya, Selasa (1/11) kemarin. Di ruangan tersebut juga dilengkapi perawat dan CS. Pasien yang sudah diperbolehkan pulang akan dijemput oleh petugas di after care. Layanan After Care dibuka dari pagi pukul 07.00 hingga 19.00 Wita. Dengan kapasitas 30 kursi, dilengkapi TV, AC, kamar mandi, pasien dapat sambil beristirahat di kursi empuk tersebut. Di kursi besar dengan sandaran kaki seperti kursi refleksi itulah pasien dapat menunggu. Tidak lebih dari sehari pasien ditempatkan di ruangan tersebut.

Bali Post/may

DIRAWAT - Pasien yang sedang menunggu penyelesaian administrasi di layanan After Care usai dirawat inap di RSUP Sanglah. Hanya pasien yang sedang daSejak dioperasikan Juli 2016 lam penyelesaian administrasi lalu, sedikitnya 13 pasien per yang dapat ditempatkan di ru- hari telah memanfaatkan ruanangan tersebut. Ia menegaskan, gan tersebut. Meski demikian, ruangan tersebut bukan untuk lebih dari itu, pasien pulang sepasien VIP, namun untuk pasien tiap harinya sehingga ruangan kelas I, II, III. ‘’Hari itu diper- tersebut belum termanfaatkan bolehkan pulang, hari itu harus maksimal. Dengan adanya selesai, tidak ada menginap lagi layanan after care, setidaknya karena di ruangan itu tidak ada dapat mengurangi antrean sebed,’’ tegasnya. banyak 30 pasien. (may)


Badung

Rabu Umanis, 2 November 2016

3

Kejati Dalami Kasus Porsenijar Mangupura (Bali Post) Penyidik Pidsus Kejati Bali terus mendalami dugaan adanya penyimpangan pengadaan baju pada hajatan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Badung tahun 2015. Saat ini penyidik masih melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan (pulbaket). ‘’Kami terus perdalam karena ada dugaan penyelewengan itu. Kami tidak berhenti,’’ kata salah seorang penyidik

Wayan Suardi didampingi Kasipenkum dan Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Selasa (1/11) kemarin. Di samping kasus Porsenijar 2015, ada beberapa yang sedang diperdalam, yakni pengadaan komputer dan irigasi di Petang. Mengenai dugaan penyimpangannya, Ashari maupun Suardi belum mau membeber lebih mendalam. Pihaknya mengaku masih mendalami, sehingga mereka tidak mau hasil

pulbaketnya bocor. Namun, diberi gambaran sedikit, yakni soal pengadaan. ‘’Ah, masak ada pengadaan baju setelah Porsenijar 2015. Ini kan aneh. Mestinya kan sebelum kegiatan,’’ ucap Suardi. Mengenai pengadaan komputer dan irigasi, pihak kejaksaan betul-betul masih menutup diri. ‘’Jika tidak salah pengadaan komputer itu tahun 2013,’’ katanya. (kmb37)

Pemugaran Pura Khayangan Dalem Panglan

Bupati Giri Prasta Bantu Rp 908 Juta

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan sebesar Rp 908.200.000 untuk pemugaran Pura Khayangan Dalem Panglan, Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Selasa (1/11) kemarin. Penyerahan bantuan ini bertepatan dengan upacara Ngingsirang/Nuntun Ida Batara di Pura Khayangan Dalem Panglan. Menurut Bupati Giri Prasta, penyerahan bantuan untuk pemugaran Pura Dalem Panglan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam upaya menjaga dan melestarikan seni, adat, agama dan budaya yang telah menjadi salah satu program skala prioritas pembangunan di Kabupaten Badung. Dikatakan, Pemkab Badung mempunyai prinsip, membangun agama, adat dan seni melalui budaya. ‘’Kerangka pembangunan Badung ke depan ini adalah budaya,’’ jelasnya. Bupati juga menjelaskan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021, Pemkab Badung akan melaksanakan lima skala prioritas pembangunan di antaranya ketersediaan sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Di bidang seni, adat, agama dan budaya, pembangunan pura khayangan tiga (puseh, desa, dalem) di 122 desa adat di Badung sudah menjadi priotitasnya. Setelah semua pembangunan di pura khayangan tiga selesai dilaksanakan, baru Bupati akan membuat paiketan pemangku khayangan tiga se-Badung dan ke depannya pemangku khayangan tiga akan digaji. Selain khayangan tiga, pura dadia/paibon juga menjadi

BANTUAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan sebesar Rp 908.200.000 untuk pemugaran Pura Khayangan Dalem Panglan, Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Selasa kemarin. prioritas. Kata Bupati, kepada masyarakat yang mempunyai pura paibon agar didaftarkan di Dinas Kebudayaan sehingga ke depannya dapat dibantu pembangunan pura paibon. ‘’Kami juga mendorong krama paibon membentuk koperasi dan kami siap membantu modalnya, sehingga dalam setiap yadnya tidak lagi mengeluarkan paturunan (iuran) dari krama, cukup diambil dari SHU koperasi tersebut,’’ tambahnya. Selain itu, di bidang pendidikan tahun 2016 ini untuk SD kelas VI akan diberikan laptop dan tahun depan SD kelas V juga diberi laptop. Di samping itu, mulai 2017 siswa baru kelas I SD dan kelas I SMP akan diberi seragam gratis termasuk dana aci maupun ekstrakurikuler di sekolah akan ditanggung Pemkab Badung. Dan dipastikan tidak ada lagi pungutan di sekolah. Di bidang kesehatan, mulai dengan program Jampersal (Jaminan Persalinan), pemberian Kartu KIS dan KBS, santunan kematian Rp 10 juta. ‘’Pemberian santunan kematian merupakan program three in one, selain mendapat dana Rp 10 juta, masyarakat juga

mendapat akta kematian dan perubahan kartu keluarga,’’ jelasnya. Sementara dengan KBS ini, Pemkab Badung sudah bekerja sama dengan BPJS dengan program Kapitasi bekerja sama dengan dokter umum di mana satu dokter akan melayani 1.000 masyarakat. Klian Dinas Panglan Gusti Ngurah Suardana atas nama krama Panglan menyampaikan terima kasih atas bantuan Bupati Badung untuk pemugaran Pura Khayangan Dalem Panglan ini. Dikatakan, pemugaran di Pura Khayangan Dalem Panglan dilakukan terhadap semua palinggih yang ada, termasuk pembangunan di Pura Merajapati Panglan. Ditargetkan pemugaran palinggih pura ini akan selesai bulan Desember mendatang. Setelah pemugaran selesai, Pura Khayangan Dalem Panglan yang di-empon krama dari dua banjar adat yakni Banjar Adat Panglan Delodan dan Banjar Adat Panglan Baleran akan lanjut melaksanakan karya mamungkah, mupuk padagingan, ngenteg linggih dan tawur agung di Pura Dalem Panglan pada Anggara Kliwon Medangsia, 25 April 2017 mendatang. (ad041)

Terkait Kerja Sama dengan RS Unud

Hindari Kasus Hukum, Bupati Minta Matangkan Kajian

Mangupura (Bali Post) – Keinginan Pemerintah Kabupaten Badung berkecimpung dalam pengelolaan Rumah Sakit Universitas Udayana akan segera terwujud. Pasalnya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta telah meminta tim hukum pemkab setempat untuk melakukan kajian mendalam. ‘’Rencana kerja sama ini tentu kami tindak lanjuti. Tim hukum kami saat ini sedang bekerja melakukan kajian mengenai regulasi, mengingat kerja sama ini juga akan menggunakan aset-aset pemerintah pusat, jadi semua aturan hukumnya harus jelas,’’ ungkap Bupati Giri Prasta, Selasa (1/11) kemarin. Menurutnya, pihaknya tidak menghendaki rencana kerja sama yang maksudnya sangat baik dan menguntungkan kedua belah pihak, justru menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Terlebih, terwujudnya kerja sama dengan pihak Unud akan banyak memberikan keuntungan, khususnya kemudahan yang akan dirasakan oleh masyarakat Badung Selatan dalam pelayanan kesehatan. ‘’Bagaimana nanti masyarakat, khususnya Badung Selatan, pelayanan kesehatannya lebih dekat. Dengan tenaga-tenaga kesehatan

profesional yang dihasilkan Unud,’’ ucapnya. Selain itu, keberadaan Rumah Sakit Unud ini nantinya bisa melaksanakan salah satu program pemerintah dalam bidang kesehatan melalui Kartu Badung Sehat (KBS). Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Swastika menjelaskan pihaknya sangat berharap rencana kerja sama dengan Pemkab Badung bisa segera terwujud. Kendati, ada beberapa gedung yang belum tuntas dan peralatan medis masih perlu dilengkapi, namun rumah sakit ini sudah memberikan pelayanan kepada warga sekitar. ‘’Sebanyak 24 ribu warga yang memiliki BPJS sudah terdaftar di Rumah Sakit Unud,’’ sebutnya. Pihaknya juga sepakat dengan bupati yang menyatakan perlu adanya kajian hukum dan regulasi yang akan mendasari kerja sama ini. Koordinasi juga nantinya akan dilakukan dengan pemerintah pusat, agar kerja sama dengan Pemkab Badung ini mendapatkan aspek legalitas yang kuat. ‘’Kami juga memiliki tim yang akan melakukan kajian. Tim kami dan tim dari Pemkab Badung nantinya bisa saling berkoordinasi untuk mendapatkan kajian yang matang,’’ pungkasnya. (kmb27)

Bali Post/par

REKTOR - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Badung I Putu Parwata saat menerima Rektor Unud Prof. I Ketut Swastika dan Wakil Rektor II Unud Prof. Ketut Budi Susrusa,di Rumah Jabatan Bupati Badung, Selasa (1/11) kemarin.

Bali Post/kmb23

DITANGKAP - Pihak Imigrasi kelas I, Selasa (1/11) kemarin menangkap enam orang warga negara Bangladesh di Bandara Ngurah Rai. Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Ari Budijanto, penangkapan ini merupakan pendalaman dari penangkapan satu orang sebelumnya pada 29 Oktober lalu. Keenam WN Bangladesh ini diduga korban tindak pidana perdagangan orang. Informasi awal mereka transit di Bali dan akan melanjutkan perjalanan ke Australia.

’’Job Fair’’ Tak Ampuh Atasi Pengangguran Mangupura (Bali Post) – Job fair atau bursa lowongan kerja yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Badung belum mampu mengatasi angka pengangguran. Data di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) menunjukkan pencari kerja di bulan September 2016 tercatat mencapai 2.063 orang. Kepala Disosnaker Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan angka pencari kerja di Badung berfluktuatif. ‘’Namun, pencari kerja itu bukan berarti seorang pengangguran. Bisa juga dia telah bekerja, tetapi ingin mendapatkan pekerjaan lain lebih mapan. Jadi dia lagi mencari kerja,’’ jelas Oka Dirga, Selasa (1/11) kemarin. Dikatakannya, keseluruhan pencari kerja tersisa di Agustus dan pendaftaran baru pada bulan September maka didapat angka 2.149 orang. Namun, ada beberapa penempatan kerja selama September, hingga akhir bulan angka pencari kerja

berkurang hanya tinggal 2.063 orang. ‘’Sebetulnya lowongan kerja lebih banyak dari angka pencari kerja. Bahkan lowongan kerja di atas empat ribuan. Namun, itu tadi, kadang ada yang ingin mencari kerja yang lebih baik lagi,’’ katanya. Dikatakan, pemerintah telah membuka peluang dengan menggelar bursa lowongan kerja. Seperti tahun 2015 digelar hingga dua, yakni dengan bantuan dana APBN dan APBD. ‘’Tahun 2016 job fair juga lagi kami buka. Begitupun tahun depan kami telah rancang untuk buka job fair. Ini semata-mata cara pemer-

intah menekan angka pencari kerja,’’ ungkapnya. Mantan Kabag Umum Setda Badung ini menerangkan, lowongan pekerjaan yang terdaftar adalah sektor industri pengolahan sebanyak 32 lowongan. Kemudian bangunan ada 6 lowongan, sektor perdagangan besar, eceran dan rumah makan serta hotel ada 2.928 lowongan. ‘’Sektor inilah yang paling banyak membuka lowongan kerja, mengingat kawasan pariwisata cukup bergantung pada sektor ini, dan di Badung sendiri berkembang secara pesat,’’ ucapnya. Sektor lainnya, katanya, sektor keuangan, asuransi, usaha persewaan, tanah dan jasa perusahaan, membuka sebanyak 1.438 lowongan. Termasuk untuk sektor jasa kemasyarakatan dan sosial perorangan juga ada 48 lowongan. Menggarap sektor informal

juga menjadi salah satu upaya menekan angka pengangguran. Bahkan, Disosnaker Badung telah menjalin kerja sama dengan sejumlah instasi, seperti Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Program mengembangkan sektor informal di Badung menggandeng sejumlah lembaga pelatihan kerja. Upaya ini, diakui ampuh menekan laju tingkat pengangguran. Tingkat pengangguran terbuka di Badung tahun 2007 sekitar 10.700 orang. Selanjutnya pada 2014 tingkat pengangguran terbuka telah turun menjadi sekitar 1.590 orang. Sedangkan untuk tahun 2015 jumlah pengangguran di Badung sebanyak 1.715 orang. ‘’Kami juga membuat pogram untuk penyandang disabilitas melalui program tenaga kerja mandiri (TKN), dengan harapan mereka tidak tergantung lagi dengan orang lain,’’ pungkasnya. (kmb27)

Semarak Festival Seni Budaya Ke-10 MASYARAKAT Kabupaten Badung memadati kawasan Pura Taman Ayun, Mengwi untuk menyaksikan pawai kesenian dalam rangka pembukaan Festival Seni Budaya ke-10 Kabupaten Badung 2016. Mesti sedang dalam keadaan hujan gerimis, acara tahunan yang kali ini mengusung tema ‘’Sarwatra, Sanni Buddhaya Uttama Jayamahe’’ yang berarti di mana pun seni budaya merupakan kejayaan utama, dibuka Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Selasa (1/11) kemarin, ditandai dengan pelepasan panah yang berkalaborasi dengan Sanggar Pancer Langit. Turut mendampingi Giri Prasta, Wabup Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata. Hadir pula pimpinan beserta anggota DPRD Badung, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Nyonya Kristiani Suiasa, Ny. Kompyang R. Swandika, pimpinan SKPD, pimpinan Forum Komunikasi Badung, Camat se-Badung, pelaku pariwisata serta stakeholder lainnya. Dalam sambutannya, Giri Prasta mengemukakan, kebudayaan dan seni adalah jiwa dalam pembangunan di Kabupaten Badung sebagaimana ajaran Tri Sakti Bung Karno. Yaitu berdaulut dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, berkepribadian dalam bidang budaya. ‘’Budaya adalah fondasi dari kepribadian bangsa. Segala pembangunan khususnya di Kabupaten Badung fondasinya adalah budaya,’’ tegas mantan Ketua DPRD Badung ini.

Untuk meningkatkan seni budaya, pihaknya akan menghidupkan Listibya dan akan dikukuhkan bertepatan puncak HUT Mangupura. Berkenaan dengan peningkatan seni budaya, telah diselesaikannya RPJMD Semesta Berencana dengan lima program prioritas di antaranya membangun seni dan budaya. Selain itu, pada 2017 juga akan membangun panggung pemuda budaya, sehingga pelaku seni di Badung memiliki tempat untuk bekreasi. Termasuk sanggar-sanggar akan dibantu agar terus tumbuh dan berkembang. Tidak hanya itu, Bupati asal Desa Pelaga ini juga mengatakan, ke depan krama adat maupun banjar tidak lagi dibebankan dengan iuran untuk membeli peralatan gamelan, karena semua akan ditanggung pemerintah. Berkenaan dengan pelaksanaan festival, Giri Prasta menginginkan pelaksanaan festival harus terus ditingkatkan, sehingga para seniman dan masyarakat yang terlibat benar-benar memanfaatkan dengan baik dan menikmati segala suguhan yang ditampilkan dalam festival. ‘’Ke dapan saya menginginkan kegiatan ini terus ditingkatkan agar lebih baik dan lebih baik lagi untuk para seniman dan masyarakat Badung,’’ kata Giri Prasta.

Kesenian Makin Bergairah Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan, pembukaan Festival Seni Budaya ke-10 Kabupaten Badung yang

FESTIVAL - Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata membuka Festival Seni Budaya ke-10 Kabupaten Badung tahun 2016 ditandai dengan pelepasan panah, Selasa (1/11) kemarin, di Pura Taman Ayun. dirangkai Perayaan HUT tahun 2016 dan Peringatan ke-7 Kota Mangupura dime- HUT ke-7 Kota Mangupura, riahkan seribu seniman. Baik kata Anom Bhasma, menginseniman Badung maupun gat Taman Ayun sebagai wardaerah lainnya yang turut isan budaya dunia yang banberpartisipasi. ‘’Sedikitnya yak dikunjungi wisatawan. ada seribuan seniman yang Dengan demikian, sebutnya, terlibat dalam pawai pem- maka kesenian yang akan bukaan. Baik seniman Ba- ditampilkan banyak diketadung dan daerah lain yang hui oleh para wisatawan. berpartisipasi, seperti TaAdapun pawai pembukaan banan dan Kabupaten Kediri, menampilkan tabuh-tabuh Jawa Timur,’’ kata Anom lelambatan, demonstrasi dan Bhasma. pameran lukisan, balangan T i n g g i n y a p a r t i s i p a s i barong oleh Sanggar Budaya para seniman, khusunya Mangu Samcaya Puri Ageng di Badung sebagai bukti Mengwi, penampilan Okokan bahwa kesenian di Badung Kediri, Tabanan serta partetap berkembang. Selain tisipasi Dinas Kebudayaan itu, juga menjadi bukti se- Kabupaten Kediri, Jatim. mangat berkesenian tidak Festival Seni Budaya hanya semata-mata dari akan digelar dari 1 hingga segi materi. ‘’Ini membukti- 16 November mendatang, kan semangat berkesenian, bertepatan dengan puncak kami berharap ke depannya peringatan HUT Kota Mansemangat berkesenian makin gupura. Berkenaan dengan berkembang pesat di masa peringatan HUT Mangupura, mendatang,’’ harapnya. telah berlangsung pula pesta Dipilihnya Taman Ayun rakyat yang digelar di enam sebagai lokasi pembukaan kecamatan di Kabupaten Festival Seni Budaya ke-10 Badung. (ad042)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Made Mardika Raih Doktor

Teliti Industri Budaya Massa Perajin Patung Kemenuh

SATU lagi dosen Fakultas Sastra (Faksas) Universitas Warmadewa (Unwar) meraih gelar doktor. Drs. I Made Mardika, M.Si. sukses meraih doktor setelah lulus ujian terbuka di Program Doktor Prodi Kajian Budaya PPS Unud, Selasa (1/11) kemarin. Suami tercinta Ni Wayan Yuniati, S.E. ini menyelesaikan studi S-1 di Arkeologi Unud dan S-2 Kajian Budaya Unud. Ayah tercinta I Putu Yudi Prabhadika dan I Made Andi Darma Kesuma sukses menyelesaikan studi S-3 berkat bimbingan promotor Prof. Dr. A.A. Bagus Wirawan, S.U., kopromotor Prof. Dr. AAN Anom Kumbara, M.S. dan Dr. I Nyoman Dhana, M.A. Made Mardika sukses mempertahankan disertasinya berjudul ‘’Dekonstruksi Relasi Kuasa Industri Budaya Massa Para Perajin Patung Kayu di Desa Kemenuh, Sukawati, Gianyar’’. Saat itu dia diuji 10 penguji dalam sidang yang dipimpin Prof. Made Budiasa, M.A. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana bersama WR I Ir. Nyoman Kaca, M.Si. serta para dosen ikut memberi dorongan semangat kepada Made Mardika. Dewa Putu Widjana mengungkapkan, hingga kini Unwar sudah memiliki 52 dosen bergelar doktor. Dia menargetkan di akhir masa jabatannya dua tahun mendatang, Unwar sudah memiliki 100 doktor. Rektor juga memotivasi para dosen Unwar yang bergelar doktor segera meraih guru besar. ‘’Kalau sudah doktor harus sampai guru besar,’’ ujarnya. Menjawab pertanyaan penguji,

DOKTOR - Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana memberi selamat kepada Made Mardika setelah meraih gelar doktor. Made Mardika mampu menjawab dengan lugas. Dia mengatakan industri budaya massa ini perlu dibongkar karena menyebabkan perubahan dari perajin tradisonal kini menjadi perajin patung massa. Ini sesuai sistem ekonomi kapitalistik. Sebab, awalnya perajin memiliki kuasa dan yang menentukan produk dan harga jual, kini terbalik dikuasai pemodal. Awalnya perajin bebas berkreativitas, kini harus mengikuti budaya pasar. Setelah dibongkar, industri budaya massa di Kemenuh, kata Mardika, tak seperti dibayangkan. Di sini terjadi relasi kekuasaan dan saling silang. Di sisi lain banyak perajin naik kelas menjadi pengepul dan pengusaha. Maka terjadilah peningkatan kesejahteraan. Hasil penelitiannya membuktikan bahwa dengan teori kritis bisa menguraikan budaya kontemporer lebih transparan sehingga mendapat manfaat praktis kita tahu perkembangan yang terbaru. Dia menegaskan, budaya

industri massa bisa memunculkan eksploitasi pengusaha kepada perajin. Sebab, hampir 60 persen hasil kerajinan pematung jatuh ke tangan pemodal. Ini artinya, pemodal menghegomoni dan menguasai serta mengekploitasi perajin. Sementara implikasi industri budaya massa terhadap seni budaya, Mardika menjawab dengan industri budaya massa sangat mempengaruhi pergulatan wacana seni. Produk yang dihasilkan oleh perajin patung massal, diartikan sebagai produk tak berstandar alias patung kepulasan yang nilai seninya lebih rendah dari pada seni lainnya. Produk patung perajin sering disebut seni mulukis kayu. Dengan pendekatan kualitatif, etnik dan emik, Mardika menemukan industri budaya massa ini juga membawa pengaruh positif terhadap sosial ekonomi masyarakat. Sejumlah perajin yang cerdas mengelola kesempatan naik kelas menjadi pengepul dan pengusaha. (ad071)

Nirmala Group Baksos ke Panti Asuhan di Klungkung

BAKSOS – Kegiatan baksos Nirmala Group ke Panti Asuhan Semara Putra, Klungkung. PIMPINAN dan staf Nirmala Group, Senin (31/10) melakukan bakti sosial berupa kunjungan ke Panti Asuhan Semara Putra di Klungkung. Baksos dipimpin Presiden Direktur Nirmala Group Made Sujana dan diterima pengelola panti Made Gunasih. Menurut Made Sujana, kunjungan ke panti asuhan kali ini dilakukan serangkaian HUT ke-14 Nirmala Group, yakni perusahaan yang kini memiliki divisi dengan seribu orang karyawan. Dengan kunjungan ke panti, diharapkan bisa saling berbagi dengan sesama terutama anak-anak yang kurang beruntung dalam hidupnya. Saat ini Panti Asuhan Semara Putra dihuni 90 orang anak cacat dan 40 anak telantar. ‘’Kami berharap kunjungan ini bisa menumbuhkan rasa kepedulian di antara kita,

kalau anak-anak ini patut diberikan kesempatan menyelesaikan pendidikannya sehingga kelak bisa menjadi penerus bangsa,’’ ujar Sujana. Dia pun menyatakan apresiasi kepada pengelola panti yang sudah mencurahkan perhatian kepada anak-anak tanpa pamrih. Hal ini patut ditiru segenap lapisan masyarakat sehingga semua komponen yang berkecukupan secara ekonomi bisa saling berbagi dan membantu. Pengelola Panti Asuhan Semara Putra Made Gunasih menyatakan terima kasih atas kepercayaan dan kunjungan Nirmala Group ke panti. Hal ini dinilai sangat membantu dalam proses pendidikan dan pengembangan anak-anak yang ada di panti. Saat ini, untuk keberadaan anak-anak panti pihaknya mengan-

dalkan secara swadaya dan juga berkat sumbangan dari pihak lain. ‘’Kami berdoa semoga kedatangan Nirmala Group ke panti kami bisa berkelanjutan, sehingga kami terus bisa membantu anak-anak yang kurang mampu,’’ harapnya seraya berdoa usaha Nirmala Group bisa lebih berkembang di masa-masa mendatang. Dalam baksos ke Panti Asuhan Semara Putra ini, para staf dan pimpinan Nirmala Group juga berusaha menghibur para penghuni panti. Di antaranya adalah menggelar lomba memasukkan paku ke botol dan permainan. Pada kesempatan itu, digelar pula acara pemotongan tumpeng didampingi pimpinan panti untuk memperingati HUT ke-14 Nirmala Group. Selain diserahkan dana punia Rp 5 juta, Nirmala Group juga menyerahkan sembako kepada pengelola panti. Made Sujana menambahkan, serangkaian HUT ke-14 Nirmala Group juga akan digelar acara lain yakni penanaman pohon di hutan mangrove, donor darah dan puncaknya pertemuan seluruh karyawan pada 27 Desember mendatang. Nirmala Group awalnya adalah sebuah kontraktor yang didirikan pasangan suami istri Made Sujana dan Nyoman Sudiasih. Secara bertahap usaha ini berkembang dengan berbagai divisi dan kini mempekerjakan lebih dari seribu orang karyawan. (ad040)

Made Urip Transfer Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan Perkuat Implementasi di Seluruh Lapisan Masyarakat

KOMITMEN anggota MPRRI Drs. I Made Urip, M.Si. untuk menstransfer pemahaman 4 Pilar Kebangsaan bagi seluruh lapisan masyarakat di Bali terus berlanjut. Kali ini anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu kembali mensosialisasikan 4 pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara, turun bersama Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi, bersama dua narasumber I Wayan Dika Sumantra dan I Wayan Gunadi di Wantilan Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin (31/10) malam. Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan itu diterima langsung Perebekel Selanbawak Made Merta beserta Bendesa Adat Kekeran I Nyoman Teleng, Kelian Adat dan Dinas Kekeran, Selanbawak Kelod, Selanbawak Kaja dan Manik Gunung, termasuk ratusan sekaa teruna dan para pacalang bersama Pokdarwis yang dilibatkan untuk menstranfer pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Menurut Putu Eka Nurcahyadi selaku Ketua PAC PDI-P Kecamatan Marga, pemahaman 4 Pilar Kebangsaan yang disampaikan Made Urip sangat penting. Apalagi masyarakat sangat bangga kali ini bisa menghadirkan Made Urip, karena diberikan kesempatan mendapatkan sosialisasi pemahaman 4 Pilar Kebangsaan langsung dari pusat dan kabupaten. Bendesa Adat Kekeran I Nyoman Teleng sangat berterima kasih atas perhatian Made Urip yang konsisten mengawal 4 Pilar Kebangsaan di Bali. Oleh karena itu, seluruh masyarakat sangat mengapresiasi kehadiran Made urip selaku anggota DPR yang menjadi wakil rakyat Bali. Perbekel Selanbawak Made

Rabu Umanis, 2 November 2016

Paskibra SMAN 6 Denpasar Pertahankan Piala Bergilir Rektor Unhi

PASUKAN Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) SMAN 6 Denpasar yang keren disebut Paksi (Paskibra Sixma) kini menjadi tim tangguh dalam Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) di Bali. Paksi selalu menjadi juara I di event LKBB. Belum lama ini, Paskibra SMAN 6 Denpasar sukses meraih Juara Umum I LKBB di Unhi. Ini berarti, Paksi sukses mempertahankan piala bergilir Rektor Unhi untuk kedua kalinya. Selain meraih juara umum I, di ajang itu Paksi merah predikat terbaik formasi variasi. Dengan demikian, kini ada dua piala bergilir LKBB di Bali bersemayam di SMAN 6 Denpasar, masing-masing piala bergilir Rektor Unhi dan piala bergilir Ketua STP Nusa Dua Bali. Danton Paksi ternyata dipegang oleh seorang wanita, Komang Ayu Amaravati Kamiyana Putri (XIpa-6). Dia mengatakan, kekuatan Paksi berjumlah 22 orang, satu danton dan 21 pasukan. Penilaian meliputi kerapian, kekompakan, keindahan, ketegasan pasukan dan keserasian gerakan dan formasi variasi. ‘’Saya bangga baru sekali jadi danton sudah dapat juara. Tahun depan semoga menjadi danton terbaik,’’ ujarnya. Ketua Ekstra Paskibraka SMAN 6 Denpasar I Made Ari Yudana (XIIIpa-2) mengatakan, minat siswa di esktra Paskibraka terus bertambah. Alasannya, Paskibraka menonjol dalam hubungan kekeluargaan, melatih ketegasan dan sering dikira OSIS. Paksi kini beranggotakan 38 orang dibina langsung oleh Wakasek Kesiswaan I Wayan Subiakta dengan pelatih Septian Rivani Kendall yang juga alumni SMAN 6 Denpasar. Selain itu, siswa SMAN 6 Den-

pasar A.A. Ayu Arista Dewi (XIIpa-7) terpilih menjadi duta Bali sebagai parlemen remaja tingkat nasional. Dari Bali terpilih empat siswa yang tulisan essainya masuk final. Dia mulai 7-11 November akan menjalani peran sebagai anggota DPR di Jakarta. Selain prestasi tersebut, siswa SMAN 6 Denpasar juga banyak mencetak prestasi. Di antaranya Pritha meraih juara favorit, juara III dan juara harapan I lomba fashion show di Kota Denpasar. I Kadek Dana juara Harapan I lomba Olimpiade Humaniora di Unud. Sementara itu, Dewa Gede Suta Kusuma Dinata meraih juara III karate di Polda Bali, Krisna Aditya sebagai best actor lomba operet se-Bali. Sukses ini diikuti rekannya Pratiwi Sukasana dan Andre Junady meraih best actor Yuna dan best actor Baja. Sementara Gede Mahesa Priyambada juara II lomba fotografi se-Bali. Kepala SMAN 6 Denpasar Drs.

TIGA bulan terakhir, penjualan Madu Bima 99 tembus 80.000 - 90.000 botol per bulan. Eddy Yatman, Direktur Distribusi dan Keuangan PT Imago Khazanah Sejahtera yang memproduksi Madu Bima 99 mengatakan, dengan angka penjualan tersebut baginya sudah cukup. Namun, jika dibandingkan produk lain penjualan tersebut dirasa masih jauh dari target. Dia yang pernah bekerja di perusahaan dengan produk yang sejenis mengatakan penjualannya bisa tembus 1 juta botol per bulan. Maka dari itu, ke depannya ia akan melengkapi subdistribusi di masing-masing kabupaten/kota yang ada di seluruh Indonesia, mengingat dari 34 provinsi semua provinsi telah memiliki distributor. ‘’Untuk peningkatan penjualan yang kami lalukan adalah melengkapi dan mencukupi jumlah subdistribusi yang belum lengkap

di setiap kabupaten/kota. Kalau sudah lengkap, target selanjutnya mengoptimalkan kinerja mereka,’’ ujarnya pada acara pertemuan distribusi nasional Madu Bima 99 di Harris Hotel, Sunset Road, Selasa (1/11) kemarin. Pertemuan itu merupakan acara rutin tahunan. Selama 2,5 tahun beroperasi di Indonesia, pihaknya telah menyelenggarakan acara tersebut sebanyak dua kali. ‘’Ini yang kedua, pertama kali mengadakan pertemuan di Mercure, Ancol yang dihadiri 20 distributor seluruh Indonesia. Padahal kita punya 34 provinsi, jadi 1 provinsi ada 1 distributor, tetapi di pertemuan yang kedua ini sekarang dihadiri 34 provinsi,’’ ungkapnya. Tujuan diadakan pertemuan ini untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilanjutkan ke depan, target ke depan, ajang silaturahmi pengu-

Nyoman Mudita, M.Pd. didampingi Wakasek Wayan Subiakta, S.Pd. dan Drs. Nyoman Sudiarta mengucapkan terima kasih karena Paskibraka Paksi terus meraih prestasi serta terjadinya kontinyuitas kaderisasi dan keterlibatan para alumni. Kedua, Aristha juga lolos menjadi Paskibraka Bali dan dipercaya sebagai pembaca naskah Sumpah Pemuda serta lolos menjadi Parlemen Remaja. Semua itu, katanya, membawa bendera SMAN 6 Denpasar lebih jaya. Dia menegaskan, semua kegiatan ini untuk penguatan karakter diri di akademis dan nonakademis. Inilah modal kita dalam menggapai kesuksesan di masa depan dan bekal bermasyarakat. Dikatakan, sukses ini juga berkat pembinaan pelatih dan kerja sama dengan orangtua siswa. Untuk itu dia meminta anak-anak yang berprestasi menjadi panutan kepada rekanrekannya yang lain serta kepada adik kelasnya. (ad072)

JUARA UMUM - Paskibraka SMAN 6 Denpasar berfoto bersama dengan Kasek Nyoman Mudita dan guru pembina usai meraih Juara Umum I di Unhi.

Penjualan Madu Bima 99 Tembus 90.000 Botol

SAMBUTAN - Eddy Yatman, Direktur Distribusi dan Keuangan PT Imago Khazanah Sejahtera, memberikan sambutan kepada para distributor seluruh Indonesia.

muman pemenang reward. Enam bulan setelah acara ini, katanya, pihaknya juga akan memberikan reward apresiasi kepada distributor berprestasi. Sebelumnya pihaknya memberikan reward jalan-jalan ke Singapura dan Malaysia, kali ini pihaknya memberikan reward perjalanan ke tempat suci. Tasman Taher, Branch Ambassador Madu Bima 99 yang juga seorang pekerja seni peran, mengatakan selama dua tahun mengonsumsi Madu Bima 99, daya tahan tubuhnya lebih baik, tidak mudah sakit dan bagus untuk pria. ‘’Sebelumnya kesehatan saya agak ringkih karena saya kerja dari pukul 08.00 dan kadang-kadang sampai pukul 08.00 berikutnya. Teman-teman saya banyak yang tepar, masuk angin, tapi ketahanan tubuh saya jauh lebih bagus setelah mengonsumsi Madu Bima 99,’’ tuturnya. Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tidak menginginkan hasil yang instan. Ia sendiri telah mengonsumsi Madu Bima 99 secara teratur, pagi, siang dan malam selama 20 hari sampai sebulan, baru terasa hasilnya. Putu Darsana, Distributor Bali, mengatakan respons masyarakat Bali sangat bagus terhadap produk Madu Bima 99. Bahkan di tingkat nasional penjualan Madu Bima 99 di Bali menduduki peringkat pertama yaitu 14.000 botol per bulan. Tokonya yang beralamat di Jalan Bung Tomo, No. 24 selama ini mengedarkan ke apotek dan toko obat karena masyarakat lebih merasa aman membeli produk kesehatan ke apotek dan toko obat. (bns1)

Dies Natalis VII Monarch Bali 2016

SOSIALISASI - Anggota MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. usai sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Selanbawak, Senin (31/10). Merta juga mengucapkan terima kasih atas sosialisasi ini mengingat sudah mulai terkikisnya budaya dan terjadinya kesenjangan di masyarakat. Saat itu Made Urip menegaskan, selaku anggota DPR diberikan tugas khusus untuk melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh tanah air, karena juga bertugas menjadi MPR-RI yang digagas oleh Ketua MPR Taufik Kiemas kepada seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, semuanya harus tersentuh sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Binneka Tunggal Ika sebagai tiang penyangga untuk mencintai bangsa dan negaranya yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. ‘’’Pancasila ini digali dari bumi Indonesia oleh Bung Karno dalam masa penjajahan dan sudah dicanangkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, sekaligus ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh Presiden Joko Widodo,’’ tegas anggota DPR empat periode itu. Terkait Pancasila dikatakan tidak hanya dihapalkan saja, tetapi

nilai-nilainya harus diamalkan dalam kehidupan di masyarakat. Seperti nilai kegotongroyongan yang sudah mulai memudar di masyarakat. Padahal Pancasila harus diamalkan, inilah pentingnya sosialisasi masuk ke seluruh elemen masyarakat. Makanya 4 Pilar Kebangsaan ini dirasakan sangat penting, demikian juga NKRI harus menjadi harga mati karena sejengkal pun tanah air harus dipertahankan. Sekarang tidak boleh ada pulau yang hilang dan harus diamankan, terutama pulau terluar yang perlu dijaga dengan baik. Termasuk kelautan harus dijaga kedaulatannya serta patokpatok daerah perbatasan harus dijaga dan dibangun. ‘’Oleh karena itu, Presiden Jokowi membangun infrastruktur daerah terluar agar mudah dijaga baik darat, laut dan udara. Ini pentingnya pembangunan infrastruktur oleh Pak Jokowi sebagai pemersatu untuk mengamankan NKRI,’ ujar Made Urip, sekaligus menyerahkan sejumlah dana tali kasih yang diterima Kelian Banjar dan Sekaa Truna di Desa Selanbawak. (ad039)

DIES Natalis VII Monarch Bali 2016 diselenggarakan serentak di semua cabang Monarch yang ada di Bali seperti Monarch Dalung, Monarch Gianyar, Monarch Candidasa, Monarch Singaraja dan Monarch Negara. Dies Natalis VII Monarch Bali khususnya di Dalung dilaksanakan mulai tanggal 26 sampai 28 Oktober 2016, di mana untuk kompetisi UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti tenis meja, bulu tangkis dan futsal telah diselenggarakan dari 1 Oktober 2016. Dies Natalis Monarch Bali kali ini dimeriahkan dengan berbagai macam perlombaan, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Terlaksananya rangkaian kegiatan Dies Natalis VII Monarch Bali tidak terlepas dari dukungan beberapa sponsor seperti Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, Go Production, Taman Sari Printing, C’Bezt Abianbase dan Kings Fried Chicken. Pada 26-27 Oktober 2016 diselengarakan beberapa perlombaan, seperti Fruit Carving Competition yang melibatkan siswa SMA/SMK yang ada di Kabupaten Badung, Denpasar dan Tabanan. Perlombaan lain seperti English Speech Contest, Carrying Tray, Cooking Competition, Making Bed Competition, Flair Competition dan Band Competition melibatkan mahasiswa-mahasiswi Monarch Dalung dari jurusan Tata Hidangan, Tata Graha, Tata Boga, Divisi Kamar serta Divisi Makanan dan Minuman. Tujuan diselenggarakannya perlombaan ini untuk meningkatkan kreativitas dan sportivitas mahasiswa-mahasiswi Monarch

Dalung yang nantinya bermanfaan bagi mereka ketika mereka berada di dunia industri atau bekerja. Puncak rangkaian perlombaan Dies Natalis VII Monarch Bali-Dalung diselenggarakan 28 Okrober 2016. Kegiatan ini diawali dengan sambutan yang disampaikan Direktur Monarch Bali-Dalung I Putu Rucita, S.E., CHT. Dalam sambutanya, dia menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya berbagai macam perlombaan dalam Dies Natalis VII ini untuk mengembangkan dan menggali bakat-bakat yang dimiliki oleh mahasiswa-mahasiswi baik secara akademik maupun nonakademik. Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha I Made Sumitra, S.E., CHT. dalam sambutannya menyampaikan Monarch Bali yang berada di 5 kabupaten di Bali yakni Monarch Dalung, Monarch Gianyar, Monarch Candidasa, Monarch Singaraja dan Monarch Negara kini memasuki

usia 7 tahun. Seiring dengan itu, pihak yayasan akan terus melakukan perbaikan-perbaikan sistem manajemen, baik Manajemen Kurikulum, Manajemen Humas, Manajemen Kesiswaan, Manajemen Sarana Prasarana, Manajemen SDM dan Manajemen Keuangan. Serangkaian kegiatan Dies Natalis VII, Monarch Bali akan menyelenggarakan program Jalinan Kasih di lima kabupaten di Bali. Jalinan kasih Monarch Bali-Dalung akan diselenggarakan 9 November 2016, bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada sesama umat, meringankan beban perekonomian masyarakat yang tidak mampu serta meningkatkan dan pempererat tali persaudaraan. Sekaligus juga sebagai wujud terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan kepada Monarch Bali sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan SDM pariwisata, khususnya di Bali. (ad070)

SERENTAK - Dies Natalis VII Monarch Bali 2016 diselenggarakan serentak di semua cabang Monarch di Bali.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Rabu Umanis, 2 November 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

Pejabat Plt. di Pemkab Banyuwangi Bertambah

Banyuwangi (Bali Post) Jumlah pejabat Pelaksana tugas (Plt) di Pemkab Banyuwangi bertambah lagi. Yang terbaru posisi Sekretaris Daerah (Sekda) dijabat pejabat Plt. Meski berstatus Plt, pejabat baru tersebut diklaim mampu membawa gerbong PNS di kabupaten tetangga Bali ini lebih baik. Setelah kosong hampir sehari, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas akhirnya menunjuk Djadjat Sudradjat sebagai (Plt) Sekda. Kepala Inspektorat Pemkab Banyuwangi ini dinilai Anas cukup mumpuni menjadi panglima di bawah jajarannya. “Sementara kita tunjuk (Plt) Sekda. Sosoknya cukup mumpuni di bidang administrasi. Dia yang ikut menggagas program e-audit di Pemkab Banyuwangi,” kata Bupati Anas, Selasa (1/11) kemarin. Menurutnya, sosok pilihannya itu sangat teliti dengan regulasi, termasuk bidang keuangan. “Saat ini perubahan regulasi dari pusat ini begitu cepat. Kadang dalam tempo tiga bulan ada beberapa peraturan yang dirubah. Karena itu perlu ketelitian untuk mencermati hal tersebut,” jelasnya. Meski berstatus Plt., Anas menjamin Sekda baru itu tetap memiliki kewenangan dan pengaruh yang sama. Termasuk mengambil keputusan langsung. Bahkan bisa ikut menanda tangani APBD 2017. Yang membedakan, kata Anas hanya tidak menerima tunjangan sebagai Sekda. Masa kerja Plt. Sekda ini, imbuh Anas belum diketahui sampai kapan. Sebab pihaknya masih menunggu panitia seleksi yang akan dibentuk bersama Pemprov Jawa Timur. “Nanti akan ada lelang jabatan oleh panitia seleksi secara terbuka untuk Sekda definitif,” jelasnya. Hadirnya Plt. Sekda ini menambah daftar panjang pejabat Plt di Pemkab Banyuwangi. Sedikitnya ada 6 pejabat Plt. yang menjabat, beberapa diantaranya sudah lebih dari setahun. Mereka masingmasing, (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, (Plt) Kepala Badan Lingkungan Hidup, (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, (Plt) Kepala Bappeda, (Plt) Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dugaannya, nasib para pejabat Plt. ini akan ditentukan setelah susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru berlaku. Bupati Anas memastikan tahun depan Pemkab Banyuwangi akan menggunakan struktur OPD baru yang sudah disepakati bersama DPRD Banyuwangi. (kmb30)

72 Anak di Banyuwangi Terinfeksi HIV/AIDS

Banyuwangi (Bali Post) Kasus penderita HIV/AIDS di Banyuwangi memprihatinkan. Tak hanya kaum dewasa, penyakit mematikan ini sudah menjangkit anka-anak. Sebanyak 72 anak di kabupaten ini positif mengidap HIV/ AIDS. Seluruhnya tertular dari sang ibu. Diduga jumlah ini masih terus bertambah. Anak-anak yang tertular HIV/AIDS ini mulai umur 0-9 tahun. Mereka mulai ditemukan sejak tahun 1999. “ Itu data per Mei 2016. Yang terbaru masih kita update lagi. Anak-anak itu hanya korban,” kata M. Khairon, Direktur Kelompok Kerja Bina Sehat (KKBS), LSM pendamping HIV/AIDS di Banyuwangi, Selasa (1/11) kemarin. Dijelaskan, dari sekian anak-anak yang terdeteksi terjangkit HIV/AIDS, sekitar 30 anak berasal dari Kecamatan Genteng. Sayangnya belum diketahui berapa jumlah anak-anak yang meninggal akibat terjangkit HIV/AIDS ini. Hasil penelusuran timnya, anak-anak itu tertular dari ibu yang mengidap HIV/AIDS. Para ibu rumah tangga ini, kata Khairon tertular HIV/AIDS dengan cara beragam. Diantaranya dari sang suami. Ada juga yang nyambi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Anak-anak yang terjangkit HIV/AIDS ini, imbuhnya mendapatkan pendampingan khusus. Bahkan dibuatkan rekening untuk perawatan. “Anak-anak dengan HIV/AIDS perlu perawatan ekstra, terutama asupan susu dan obat-obatan,” jelasnya. Apalagi, kata dia rata-rata mereka berasal dari keluarga kurang mampu. Biasanya anakanak ini terdeteksi dengan kasus gizi buruk. Padahal terjangkit HIV/AIDS. Selain anak-anak, jumlah penderita HIV/ADS di kota Gandrung ini juga mencengangkan. Total mencapai 2.673 orang, dari jumlah ini kalangan ibu rumah tangga sebanyak 669 orang. Hingga Mei lalu jumlah penderita yang meninggal sebanyak 356 orang. Dari 24 kecamatan di Banyuwangi, Kecamatan Banyuwangi yang memiliki penderita HIV/AIDS total 496 orang. Mereka kebanyakan tertular akibat hubungan seksual. Sedangkan anak-anak dari air susu ibu (ASI) yang diminumnya. Karena itu, pihaknya sepakat dengan pembahasan rancangan Perda (Raperda) penanggulangan HIV/AIDS yang digagas Pemkab Banyuwangi. Sementara itu, empat fraksi di DPRD Banyuwangi menyatakan sepakat dengan usulan Raperda Penanggulangan HIV/AIDS. Pertimbangannya, harus ada payung hukum untuk menanggulangi dan memberangus penyebaran HIV/AIDS. (kmb30)

info seremoniAL

5

DPD-RI Minta Desa Anggarkan Dana untuk Kegiatan Sekaa Teruna

Wedakarna Dukung STT Inisiator Program Speaker Puja Trisandya

EKSISTENSI Hindu sangat tergantung pada bagaimana generasi mudanya memandang sebuah perubahan dan harapan akan pemuda di desa atau yang biasa di Bali disebut dengan Sekaa Teruna Teruni (STT), melanjutkan kaderisasi kepemimpinan desa adat menjadi perhatian Komite III Bidang Pemuda DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Demikian diungkapkan Senator Arya Wedakarna (AWK) saat hadir di Desa Gitgit, Sukasada, Buleleng dan bertatap muka dengan komponen STT. ‘’Saya minta agar dana desa yang merupakan amanat UU Desa juga agar dialokasikan untuk pembinaan STT dan karang taruna. Saya harap para kepala desa di Bali tidak melupakan hal ini dan jangan selalu urusan infrastruktur. Karena kaderisasi kepemimpinan Bali dari orang tua ke anak muda perlu dipercepat, mengingat tantangan desa khususnya adat di Bali semakin kuat. Ke depan desa adat tidak saja harus mengurus parahyangan atau urusan ritual dan yadnya belaka, tapi juga mengurusi pertahanan desa menghadapi krama tamiu dan nyama dauh

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama tokoh Desa Gitgit Sukasada, Buleleng. tukad alias palemahan. Ini penting agar eksistensi Hindu dan Bali bisa terjaga. Tanpa kaderisasi dan tanpa action plan yang jelas, maka proses transisi kepemimpinan adat justru akan mandek dan menyebabkan kehancuran. Sudah banyak contoh kegagalan kaderisasi menyebabkan desa

adat di Bali menjadi lemah. Ini dibuktikan dengan maraknya pendatang di Bali, gampangnya desa mengeluarkan KTP, maraknya minimarket yang mematikan usaha Hindu, maraknya joged porno, adanya oknum pejabat yang membuat bangkrut LPD dan kepemimpinan jago kandang yang mer-

Mulai Rp 15 Juta Per Lot Bisa Punya Villa Harmonis di Ubud Modal Kecil Untung Besar

BILA kita berbicara tentang bisnis vila, hal ini identik dengan modal besar. Untuk itulah pelaku bisnis ini dimonopoli oleh orang-orang yang bermodal besar. Melihat fenomena ini, saya I Gede Dermawan merasa tertantang untuk mencari solusi bagaimana caranya agar banyak orang bisa menjadi pemilik vila. Dengan modal keberanian saya mendirikan PT Pengembang Properti Harmonis dengan brand Harmonis Land. Villa Harmonis yang berlokasi di Ubud, Bali ini berbasis ekonomi kerakyatan yang sejalan dengan prinsip gotong royong. Konsep Villa Harmonis ini memungkinkan setiap orang bisa menjadi pemilik vila. Mulai Rp 15 juta per lot bisa menjadi pemilik Villa Harmonis dengan manfaat yang berlimpah. Di antaranya, mendapat voucher menginap senilai investasi, mendapat penghasilan pasif selama 25 tahun di tahun ke-1 (31 Desember 2017) dan ke-2 (31 Desember 2018) mendapat 10 persen dari modal. Ini berarti di 2 tahun pertama sudah mendapat penghasilan pasif 20 persen. Kemudian di tahun ke-3 (30 Juni & 31 Desember 2019) sampai dengan di tahun ke-25 (31 Desember 2041) setiap 6 bulan mengikuti untung vila dengan rumus berapa lot yang dibeli dibagi 3.000 lot dan dikalikan keuntungan bersih vila selama 6 bulan. Tak hanya itu, juga komisi 10

persen setiap mengajak tamu menginap di Villa Harmonis, ikut undian grand prize berupa mobil BMW, Honda Jazz, Avanza & emas mutiara, tergabung dalam komunitas pemilik Villa Harmonis mendapat ID card & sertifikat pemilik Villa Harmonis dan surat jual-beli lot yang sudah disahkan oleh notaris. Pembelian lot Villa Harmonis bisa dilakukan dengan uang tunai atau barter dengan produk yang dibutuhkan oleh Villa Harmonis. Saksikan dialognya nanti malam, 2 November 2016 pukul 20.00 Wita di Bali TV, live streaming www.balitv.tv. Ikuti Presentasinya gratis, Sabtu 5 November 2016 pukul 16.00 Wita, di Lokasi Villa Harmonis, Ubud, Bali. Untuk alamat detailnya ketik Villa Harmonis di google maps. Dapatkan door prize yang menarik dan harga promo pembelian lot saat presentasi Villa Harmonis. Daftar sekarang juga, ketik NAMA/HADIR, SMS: 081236790818, WA: 081999646318. Tempat terbatas, hanya untuk 20 orang. Sebelum presentasi, peserta dapat melihat proses pembangunan Villa Harmonis yang saat ini dalam tahap finishing. Bagi yang tidak bisa hadir saat presentasi, silakan hadir ke kantor Harmonis Land, Perum Kerta Dalem Mansion Blok B/29 Sidakarya–Denpasar. Untuk info lebih lanjut kunjungi www.harmonisland.com. (br037)

Villa Harmonis

ugikan Bali. Saya ingin agar desa ke depan dipimpin oleh anak muda yang berani dan pintar, tidak sekadar jago kandang,’’ kata Gusti Wedakarna. Ia mencontohkan bagaimana generasi tua yang kini menjadi prajuru adat disinyalir hanya jago kandang dan ahli dalam mengatur orang–orang Bali saja, tetapi tidak mahir dalam memanajemen pendatang. ‘’Sejak saya terjun ke politik dan bergaul dengan para pemimpin dan politisi lokal di desa, saya perhatikan banyak senior dan panglingsir di Bali hanya mampu berkiprah di tingkat domestik. Tapi ketika berhadapan dengan pendatang, maka mereka tidak akan berkutik. Ini salah satu output ketika Bali tidak mampu menyiapkan anak muda. Makanya kita perlu merevolusi sistem kaderisasi di desa dengan memberikan kesempatan pada STT untuk tampil terdepan menjadi eksistensi adat. Agar eksis tentu memerlukan artha (anggaran) dan itu tugas dari kepala desa untuk menyiapkannya. Saya minta, mulai hidupkan organisasi STT dan Karang

Taruna. Ajak rapat, beri dana untuk kegiatan seni dan olahraga. Buatkan panggung dan beri kesempatan mereka di kegiatan desa. Secara politik, jika seorang kepala desa bisa berhasil membina dan merangkul STT, maka dia akan mendapatkan nama baik dan penting untuk investasi politik para kepala desa dan bendesa adat ke depan. Mulailah merangkul STT dan Karang Taruna sekarang juga,’’ jelas Gusti Wedakarna. Terkait dengan rencana dan ide dari STT Desa Gitgit untuk menempatkan loudspeaker otomatis di desa untuk menyosialisasikan Puja Trisandya, pihak DPD-RI menyatakan persetujuannya. ‘’Saya salut, STT di sini mengumpulkan dana untuk mendorong agar desa punya loudspeaker Puja Trisandya. Ini upaya agar Bali tetap eksis sebagai Pulau Dewata. Hampir tiap hari saya mendapat laporan bahwa di desa kini Puja Trisandya sudah bergema. Ini bagus dan akan saya gelorakan di tiap banjar ada Puja Trisandya,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang juga memberikan sumbangan pengadaan loudspeaker pada STT. (ad038)

Kampanye Stop Narkoba

BNNP Bali Sasar Ratusan Mahasiswa STKIP Agama Hindu PENCEGAHAN bahaya penyalahgunaan narkoba semakin intens dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Upaya yang terus digenjot adalah mengampanyekan ‘’Stop Narkoba’’ menyasar mahasisswa dan pelajar di Buleleng. Sasaran kampanye pertama dilakukan di kampus STKIP Agama Hindu Singaraja, Selasa (1/11) kemarin. 100 mahasiswa dan siswa SMA TI Bali Global, dosen, dan pegawai mengikuti kegiatan ini. Hadir dalam kampanye ini Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs I Putu Gede Suastawa, S.H. Turut mendampingi Ketua STKIP Agama Hindu Singaraja Dr. I Wayan Gara. M.Hum. Kepala BNN Bali Brigjen Pol. Suastawa mengatakan, mahasiswa dan pelajar belakangan ini mulai terjamah oleh kejahatan narkoba. Bahkan pejabat dan kalangan intelektual yang datang dari kalangan kampus juga ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Atas kondisi ini, BNNP menggenjot upaya pencegahan untuk membentengi kalangan kampus atau pelajar dari kejahatan narkoba yang dapat merusak masa depan tersebut. Pola pencegahan yang dilakukan adalah mengampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dari kampanye ini, kalangan kampus maupun pelajar selain bisa terhindar dari bahaya narkoba, namun juga dijadikan kader untuk menyebarluaskan upaya pencegahan pada lingkungan terkecil dan masyarakat secara umum. ‘’Dari banyak kasus yang sudah terungkap oran-orang intelek, pejabat, bahkan pelajar sudah ada yang menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba. Kita tidak ingin situasi ini bertambah parah, sehingga pencegahan melalui kampanye ‘Stop Narkoba’ seperti ini terus kita genjot,’’ katanya. Selain kampanye ‘’Stop Narkoba’’ di kalangan kam-

SERAHKAN PAPAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs Putu Gede Suastawa, S.H. menyerahkan papan informasi ‘’Stop Narkoba’’ kepada Ketua STKIP Agama Hindu Singaraja Dr. I Wayan Gara, M.Hum., Selasa (1/11) kemarin. pus dan pelajar, BNNP juga memontivasi kampus untuk mengelola lingkungannya bebas narkoba. Untuk merangsang kemauan membentuk lingkungan bebas narkoba itu, BNNP memberikan sertifikat ‘’Bebas Narkoba’’ kepada lembaga yang telah berhasil melakukan pencegahan dengan optimal. Salah satu kampus yang sudah mendapat sertifikat dari BNNP Bali adalah STKIP Agama Hindu Singaraja. Dengan penghargaan ini, civitas akademika atau pengelola sekolah dapat mempraktikkan ilmu pengetahuan tentang pencegahan bahaya narkoba. ‘’Target kami bagaimana kurikulum antinarkoba ini diterapkan, baik di kampus maupun sekolah. Hal ini akan kita genjot mulai tahun 2017, sehingga kampus maupun sekolah seluruhnya

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

terlindungi dari peredaran narkoba,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua STKIP Agama Hindu Singaraja Dr. I Wayan Gara menyambut positif kampanye ‘’Stop Narkoba’’ yang dilancarkan BNNP Bali. Dia mengatakan, kampus yang dipimpinnya ini sudah menjalin kerja sama dengan BNNP dan telah mendapatkan sertifikat ‘’Bebas Narkoba’’. Dengan kerja sama dan penghargaan itu, Gara yakin kalau mahasisswa yang menempuh pendidikan terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, segenap civitas akademika di kampusnya telah dibekali dengan ajaran dan filsafat Hindu, sehingga pergaulan penyalahgunaan narkoba atau hal negatif lain dapat dicegah dengan optimal. (ad036)


OPINI

6

Rabu Umanis, 2 November 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Diplomasi Berkuda Presiden dan Prabowo PRESIDEN Joko Widodo dan Prabowo Subianto, tokoh Partai Gerindra, terpampang gambarnya di berbagai media massa naik kuda bersama-sama di kediaman Prabowo di Hambalang, Jawa Barat. Apabila dilihat dari sebuah seni interaksi sosial, foto dan gambar tersebut jelas menarik. Presiden memakai topi koboi berjajar bersama dengan tokoh partai yang juga bertopi yang sama layaknya di film-film laga Amerika Serikat. Namun, apabila dilihat dari sisi politik, segera kita paham bahwa itulah pendekatan diplomatis domestik yang memberi pesan kepada masyarakat untuk saling memelihara ketertiban sosial. Itulah pesan yang paling penting dari diplomasi naik kuda dua tokoh tersebut. Kita tahu bagaimana rivalitas dua tokoh ini tahun 2014 saat pemilihan presiden, berlanjut pada pendirian dua poros, sampai kemudian mereda paling tidak setahun terakhir ini. Namun kita tangkap, pemilihan gubernur DKI Jakarta yang akan berlangsung awal tahun depan kembali membuat riak-riak panas itu muncul. Apalagi kemudian ada tuduhan jika salah satu calon gubernur DKI Jakarta diduga melakukan penodaan agama, sehingga memunculkan berbagai kecaman. Hal itu kemudian meruncing pada protes-protes yang berbau SARA. Sebagai negara yang sudah ditakdirkan lahir dalam kemajemukan, isu SARA tentu berbahaya bagi Indonesia karena dapat memecah belah bangsa. Unjuk rasa besar-besaran yang rencananya diselenggarakan tanggal 4 November 2016, diduga juga akan mengarah ke sana, dalam arti mengecam penodaan agama tersebut. Dengan gambaran itu, pantaslah kemudian kita khawatir terhadap stabilitas sosial di Jakarta. Karena Jakarta menjadi pusat perhatian dari seluruh Indonesia, model-model unjuk rasa seperti ini pun akan dapat meluas ke wilayah lain. Jadi, apabila melihat kondisi seperti itu, kita patut berikan apresiasi terhadap kunjungan Presiden ke tempat tinggal Prabowo Subianto. Diplomasi berkuda ini demikian bemanfaat bagi kepentingan bangsa, negara dan masyarakat. Bagaimanapun, Prabowo mempunyai pengaruh besar secara politik di Indonesia. Partai yang didirikannya, Gerindra, didasari oleh pemikiran-pemikiran kritis dan kini mempunyai kekuatan signifikan di lembagalembaga politik. Kalaupun kemudian Prabowo bersikap kritis kepada negara dan bangsa, itu barangkali perlu diperhatikan. Hanya terkadang kita tidak mampu melihat bagaimana kemudian sikap kritis itu diterjemahkan pada tingkat akar rumput. Sering terjadi salah tafsir sehingga menimbulkan gejolak sosial. Tidak keliru, Joko Widodo sebagai presiden mengunjungi Prabowo. Untuk itulah pertemuan Presiden itu bermakna politik dan sosiologis sekaligus. Makna politik kita lihat sebagai upaya mendekatkan saling pemahaman antara dua tokoh politik di Indonesia, sehingga para pengikutnya mampu mencontoh apa yang dilakukan sang pemimpin. Secara sosiologis, percontohan tersebut akan mampu menjalin interaksi sosial, persahabatan di antara pengikutnya, sehingga memunculkan stabilitas sosial. Itulah yang paling penting dari pertemuan itu. Bahwa kemudian kedua pemimpin itu bareng-bareng menaiki kuda, itulah seni yang memudahkan pesan ini masuk ke masyarakat secara lebih ringan dan santai. Orang dapat tertawa, tersenyum melihat adegan itu. Penafsiran yang paling mudah bagi mereka, tentu saja merupakan persahabatan dan kesantaian. Kita ingin Indonesia ini masyarakatnya bersahabat dan saling kerja sama. Ideologi besar Pancasila sudah seharusnya menjadi patokan dalam bertindak, tentu juga dengan budaya gotong-royong rakyat yang sudah terpraktikkan sejak dulu. Perbedaan politik itu dapat saja dipakai sebagai sebuah sikap demokratis, tetapi demokrasi kita sesungguhnya berakar pada upaya gotong royong yang dilandasi Pancasila.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pergi ke Pura Harus Sabar

Menuju ke pura untuk persembahyangan harus sabar, tidak perlu tergesa-gesa. Tidak usah cepat, toh pura tidak akan ke mana-mana. Orang yang selalu tergesa-gesa biasanya sering lupa dan tak jarang menemui kecelakaan. Kita ke pura sembahyang jelas dengan tujuan mohon doa kepada Hyang Widhi agar hidup rukun, damai, hidup sejahtera dan terhindar dari kecelakaan. Leluhur kita dahulu membangun pura justru di tempat yang sulit dijangkau, seperti Pura Besakih di lereng Gunung Agung, Pura Lempuyang jauh di atas bukit, Pura Sakenan di seberang laut tapi kini ada jembatan. Sebelum ada jembatan umat naik jukung (jangolan). Ini melatih kesabaran antre untuk menyewa jukung. Pura Tanah Lot di Tabanan, umat melatih kesabaran menunggu air laut surut. Jika air laut pasang umat sulit menuju pura. Dahulu pemerintah ada niat membangun jembatan menghubungkan Pura Tanah Lot dengan daratan. Saya tak setuju bangun jembatan, keindahan dan keunikan pura akan hilang. Memang cepat menuju pura, saya khawatir pura akan cepat tercemar dan bagaimana apabila jembatan lama-kelamaan akan putus ambruk karena pemerintah dan masyarakat kurang perhatian dan pemeliharaan jembatan tersebut. Seperti contoh belum lama ini, jembatan yang menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan putus, karena keberatan beban warga akan sembahyang ke pura yang ada di Nusa Ceningan. Sangat tragis delapan orang warga meninggal dunia dan lainnya banyak yang luka-luka. Ingin cepat ke pura akhirnya cepat pula ke surga. Untuk itulah kita perlu berlatih kesabaran. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Demokrasi Berbasis Kearifan Tradisional Demo besar-besaran rencananya bergulir di Jakarta, 4 November 2016 ini. Ada yang menduga bahwa unjuk rasa itu ditujukan sebagai protes terhadap dugaan penodaan agama oleh Ahok, Gubernur DKI Jakarta. Sebagian mengatakan bahwa unjuk rasa ditujukan untuk menggoyang pemerintahan. Sebagai negara demokrasi, Presiden Joko Widodo tidak merasa keberatan dengan adanya unjuk rasa tersebut. Kunjungan Presiden ke kediaman Prabowo Subianto pun dikait-kaitkan dengan upaya meredam unjuk rasa itu agar tidak melebar ke mana-mana dan tetap menjaga stabilitas sosial. Meskipun kunjungan yang kemudian diakhiri dengan diplomasi berkuda tersebut dibantah demi meredam unjuk rasa, tetapi dalam pembicaraan dua tokoh ini memperlihatkan upaya-upaya untuk mencapai stabilitas sosial. Kendati demikian, menerapkan demokrasi itu memang mahal, perlu berbagai langkah untuk melakukan, termasuk juga diplomasi berkuda tersebut.

Oleh I Dewa Made Wardana ari berbagai peristiwa itu, kelihatan bahwa menerapkan demokrasi dalam sistem pemilihan politik, menghadapi tantangan yang ketat. Jika masyarakat telah sadar dengan demokrasi, tidak akan lagi dilakukan berbagai deklarasi atau imbauan kepada masyarakat. Sebagai sebuah sistem pemerintahan, demokrasi memang tidak sempurna, bahkan tidak baik. Pemilihan langsung oleh rakyat itu sendiri merupakan kelemahan karena pasti ada perbedaan pendapat, perbedaan pilihan. Dari sini akan muncul pandangan menang dan kalah, mayoritas-minoritas, berkuasa-dikuasai. Berbagai pandangan itu terlihat dengan jelas melalui pemilihan suara. Bagi masyarakat yang tidak siap, pasti akan menimbulkan gejolak. Untuk itulah kemudian disebutkan bahwa demokrasi itu hanya dapat dilakukan secara baik pada masyarakat yang mempunyai pendidikan baik. Pendidikan dipakai sebagai landasan pandangan karena dengan pendidikanlah orang mampu bersikap dewasa, menerima kekalahan dan mampu memegang kemenangan dengan baik. Secara teoretis, pendidikan itu haruslah dimiliki oleh masyarakat pemilih. Sebagai prinsip pemerintahan ‘’dari, oleh, dan untuk rakyat’’, demokrasi justru

D

menantang dirinya sendiri. Prinsip ini ditelan mentah-mentah oleh hampir seluruh negara di dunia. Negara komunis pun memandang dirinya sebagai negara demokrasi, negara kerajaan juga menyatakan diri sebagai demokrasi dan apalagi negara-negara liberal. Secara konsepsional demokrasi menjadi rancu karena setiap pemerintah yang berkuasa menyebutkan dirinya berkuasa untuk rakyat. Barangkali kaum facis maupun nazi juga menganggap pemerintahannya berbasis rakyat, dan karena itu layak juga menyandang sebagai pemerintahan demokratis. Itulah kemudian yang membuat demokrasi dikaitkan dengan embel-embel seperti demokrasi rakyat, demokrasi liberal, sampai juga dengan demokrasi Pancasila. Dalam keadaan seperti demikian, demokrasi seolah terbelenggu oleh kata ‘’rakyat’’ yang disandangnya. Hampir semua penerjemahan demokrasi itu mempunyai kelemahan, bahkan yang menekan dan merugikan rakyat juga. Pada demokrasi di negara komunis, seringkali yang memegang kuasa adalah partai dan tokohtokohnya. Rakyat sering tertindas oleh hal seperti ini. Pada praktik demokrasi liberal, justru bisa menimbulkan pihak yang kaya semakin kaya dan miskin semakin miskin. Demokrasi Pancasila di Indonesia sempat dikritik karena terlalu dipegang oleh pemegang kekuasaan

pada waktu itu. Maka, jalan tengah yang paling bagus untuk ‘’menguji’’ demokrasi itu adalah stabilitas sosial yang terjadi setelah pemilihan langsung dilaksanakan. Ini merupakan persyaratan utama jika hendak dikatakan demokrasi itu berjalan karena tidak ada yang namanya demokrasi, apabila kemudian muncul kerusuhan di sanasini setelah pemilihan umum. Juga tidak akan berarti apa-apa apabila juga kampanye justru menimbulkan kerusuhan. Syarat selanjutnya adalah penyampaian gagasan atau pendapat dari rakyat bisa disalurkan secara tertib, baik melalui perwakilan maupun langsung oleh rakyat melalui sarana komunikasi. Syarat lain adalah pemimpin yang terpilih mampu memberikan pelayanan sesuai dengan apa yang diharapkan rakyat. Namun sekali lagi, stabilitas sosial tetap menjadi syarat utama karena hanya dengan kondisi seperti itulah pemerintahan dan negara mampu berjalan dengan baik. Di samping masyarakat pemilih yang pintar, cerdas dan dewasa yang dianut oleh pahampaham Barat, sesungguhnya stabilitas sosial dalam demokrasi itu dapat juga tercipta apabila didukung oleh nilai-nilai tradisional-lokal yang di mana itu diterapkan. Pada konteks ini, Indonesia seharusnya mempunyai landasan yang kokoh untuk menerapkan demokrasi

tersebut. Dalam konteks budaya ada prinsip kearifan budaya yang sangat mendukung, yaitu menang tanpo ngasorake, menang tanpa harus membikin malu pihak yang kalah. Kearifan ini berasal dari budaya Jawa yang dianut oleh sekitar 80 persen masyarakat Indonesia. Namun prinsip tradisional itu sudah mengindonesia sehingga dapat diadaptasi secara nasional. Tidak ada bedanya kearifan tradisional itu dengan apa yang dilakukan dalam deklarasi pilkada-pilkada di Indonesia, yaitu siap menang dan siap kalah. Juga olehAmerika Serikat yang mengaku kalah dan pihak yang menang menyanjung yang kalah dalam pemilihan presiden. Mereka yang menyukai laga ultimate fighting championship (UFC), lebih tegas lagi melihat bagaimana prinsip menang tanpo ngasorake ini dijunjung tinggi. Meskipun berdarah-darah, tetapi begitu pertandingan usai mereka yang menang akan merangkul yang kalah dan saling memuji kehebatan masingmasing. Dengan cara demikian, pemenang pilkada tidak usah terlalu berbuncah-buncah merayakan kemenangan kelak, sebaliknya mencari dan merangkul-peluk yang kalah. Masyarakat Bali kemudian mempunyai jawaban lanjutan dari menang tanpo ngasorake itu, yaitu bagaimana kemudian kearifan lokal ini memberikan inspirasi pakedek pakenyung (saling tertawa dan tersenyum) setiap menjalankan kegiatan. Maka bukan saja demokrasi itu harus dirayakan dengan jujur, tetapi dilakoni dengan senyum agar rangkulan setelah usai pemilihan umum itu bisa dilanjutkan saling tertawa dan tersenyum, baik oleh mereka yang memenangkan pilihan maupun yang kalah. Memang benar demokrasi Pancasila pernah dibelokkan oleh penguasa menjadi demokrasi yang terlalu berpihak kepada penguasa. Akan tetapi Pancasila merupakan intisari nilai-nilai budaya Indonesia yang apabila disarikan lagi menjadi gotong-royong. Dalam pilkada ini pun asas ini dapat dipraktikkan. Semua kontestan bergotong royong dalam membangun wilayah dan negara untuk kesejahteraan rakyat.

Bisnis Partai Politik Jelang Pilkada

PERAN partai politik sangat besar dan strategis posisinya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada), sehingga partai politik mempunyai daya tawar yang cukup tinggi (mahal) di tengah-tengah menjelang pesta demokrasi. Karena pesta demokrasi merupakan ajang perebutan pemilihan kepala daerah yang meletakkan dasar-dasar persamaan dan kebebasan berpolitik. Di samping itu, pesta demokrasi memerlukan investasi yang bisa berupa dana maupun bukan dana yang nilainya sangat menggiurkan bagi partai politik. Berangkat dari kondisi tersebut, banyak terlihat peluang besar menjadikan partai politik sebagai ‘’bisnis’’bagi para calo partai, kader partai dan pimpinan partai. Dengan demikian, bagi pengusaha (individu) yang mempunyai modal besar akan mendapat jalan menduduki jabatan-jabatan politik penting. Ini berarti dengan keterlibatan pengusaha jadi elite politik menciptakan dualisme bagi demokrasi politik. Pertama, pengusaha politik akan menggunakan motif mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan kemakmuran rakyat yang berkeadilan ekonomi dan berkeadilan sosial dengan tetap mempertimbangkan prinsip keuntungan (profit oriented). Kedua, pengusaha politik akan memanfaatkan institusi dan konstitusi yang ada untuk memperbesar dan memperlancar serta memperkuat jaringan bisnisnya melalui meminta balas jasa politik. Dalam realitas demokrasi politik di mana kelompok pengusaha politik atau elite politik sekaligus pengusaha sering kali mendominasi hasil akhir kebijakan yang menjadi regulasi pemerintah. Ini berarti kecenderungan kelompok pengusaha politik menjadi poros kekuatan yang dominan. Dengan demikian partai politik menempatkan pengusaha menjadi elite politik dalam sistem kepartaian. Belajar dari pengalaman partai politik yang menempatkan dan memerankan pengusaha sebagai elite politik, konsekuensinya kebijakan partai akan dikompromikan dengan kepentingan-kepentingan pengusaha yang berorientasi untuk mendapatkan sebesar-besarnya keuntungan secara individu (sistem kapitalistik) bukan untuk keuntungan sebesar-besarnya rakyat. Maka dari itu peran partai politik harus direformasi yaitu membangun institusi partai politik yang berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Binneka Tunggal Ika yang merupakan pilar bangsa Indonesia. Setidaknya ada tiga hal yang bisa diupayakan untuk pembangunan institusi partai politik di antaranya: Pertama, Mengurangi

Oleh Bambang Gede Kiswardi

kesenjangan antara aspirasi masyarakat dengan aspirasi partai politik dan apabila elite politiknya dari kalangan pengusaha maka akan terjadi kompromi-kompromi kepentingan partai politik yang kurang memperhatikan aspirasi masyarakat maupun aspirasi partai politiknya.Akibatnya partai dan politisi akan terisolasi dari masyarakat sendiri. Dengan demikian aspirasi masyarakat akan semakin banyak tidak terserap (tersalurkan) sehingga aspirasi masyarakat disalurkan lewat mekanisme demontrasi dan kekerasan. Walaupun demikian, mekanisme dan proses politik yang sehat merupakan salah satu persyaratan penting untuk menghasilkan sosok dan fungsi partai politik yang efektif untuk memperjuangkan keberagaman aspirasi di dalam masyarakat. Semua partai politik bisa dikatakan memiliki tujuan ideal (mulia) yakni menyejahterakan rakyat, artinya partai politik harus mampu menjadi pelopor pembangunan, sehingga wahana untuk mengekspansikan kebebasan di dalam bingkai-bingkai yang telah disepakati bersama. Apabila kebebasan tanpa bingkai akan mengakibatkan anarki (kekacauan) karena akan mengganggu kebebasan orang lain. Jadi dengan bingkai yang disepakati merupakan konsekuensi setiap individu memasuki kehidupan sosial untuk menjamin social harmony. Masalahnya sekarang proses ini belum berjalan secara maksimal, sekalipun kita melihat pertumbuhan yang luar biasa dalam teknologi informasi (media massa) yang diharapkan menjadi jembatan penghubung antara partai politik dengan masyarakat.Akibatnya, muncul lagi antipati masyarakat terhadap institusi partai politik, hal ini disebabkan adanya bisnis partai politik untuk seseorang yang ingin mendapatkan kendaraan partai politik agar bisa maju menjadi calon kepala daerah (gubernur, bupati, wali kota) dengan biaya yang cukup fantastis. Berdasarkan inilah masyarakat tidak lagi mempercayai institusi partai politik. Dengan demikian partai politik ditinggal oleh masyarakat. Kedua, peran partai politik sangat strategis untuk mentransformasikan sikap dan perilaku masyarakat yang didasarkan pada primordialisme, sektarianisme, sukuisme dan berbagai sikap emosional menjadi rasional dan institusional lewat proses negosiasi politik yang melembaga dan transparan apabila negosiasi politik belum dapat memberikan keadilan yang maksimal maka akibatnya terjadi

perpecahan dari kalangan elite partai politik maupun masyarakat yang radikalime karena unsur primordialisme yang sempit (rendah), akhirnya akan berdampak terhadap keinginan dari beberapa elite partai politik untuk pembentukan partai-partai baru yang diharapkan mampu menampung dan membawa aspirasinya. Ketiga, menempatkan partai politik bukan hanya sebagai mesin pengumpul suara (alat mobilisasi massa), alat kontrol sosial dan politik, melainkan juga sebagai alat membentuk kader-kader pemimpin bangsa. Dalam proses ini partai politik lebih banyak memfokuskan kinerjanya dalam lembaga legislatif untuk melakukan koreksi menyeluruh terhadap peraturan perundang-undangan yang digunakan eksekutif. Hanya perlu diwaspadai jangan sampai proses di legislatif kebablasan, artinya institusi tersebut dijadikan sarana untuk merebut kekuasaan politik atau menjatuhkan pemerintahan yang sah bukan melalui jalur pemilu melainkan disebabkan oleh besarnya ambisi partai-partai politik untuk menjatuhkan eksekutif lewat mosi tidak percaya. Sejalan dengan peran partai politik dalam upaya membangun institusi politik yang harus didukung dengan dukungan dana yang cukup besar, baik yang diperoleh dari pemerintah maupun dari kader partai politik mengingat dalam pesta demokrasi politik ada kurang lebih variabel biaya yang diperlukan oleh seseorang calon kepala daerah di antaranya: (1) Biaya untuk membeli kendaraan partai politik. (2) Biaya untuk kampanye. (3) Biaya untuk membeli suara (serangan fajar). (4) Biaya untuk petugas partai sebagai saksi. (5) Biaya untuk kemenengan partai politik. Dengan demikian secara riil proses pilkada menjadi peluang bisnis partai politik begitu pula peluang bisnis bagi ekonomi rakyat (usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah). Ini berarti pesta demokrasi politik yang sering juga disebut pesta pemilihan kepala daerah memberi peluang kepada calo partai politik, peluang bagi pengusaha menjadi elite partai politik, dan peluang bagi pemilik partai politik untuk memanfaatkan situasi dan kondisi sebagai ajang bisnis partai politik menjelang pilkada. Praktik-praktik bisnis seperti ini harus dihapuskan, jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan lagi kepada institusi partai politik. Untuk itu partai-partai politik ke depan harus berani mereformasi total institusi partai politiknya demi terwujudnya demokrasi politik yang sesuai dengan amanat dan cita-cita Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Penulis, akademisi Universitas Warmadewa, pengamat ekonomi

POJOK Kata ahli ITB, reklamasi Teluk Benoa akan hancurkan Bali. - Bali hancur investor kabur. *** TNI akan bentuk tim atasi kebrutalan geng motor di Bali. - Banjar adat mesti ikut bergerak. *** Presiden Jokowi ancam KPK-kan pelaksana proyek mangkrak. - Selama ini amanaman saja.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

ANTRE – Sejumlah kendaraan roda empat antre menunggu giliran masuk ke Kantor Samsat, di Jalan Tantular, Renon Denpasar, Selasa (1/11) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Umanis, 2 November 2016

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

FIGUR

Karakter Antikorupsi Harus Digalakkan PUNGUTAN liar (pungli), salah bentuk korupsi yang hingga saat ini masih susah dihilangkan, bahkan semakin merajalela. Apabila pungli tidak diberantas sejak dini dikhawatirkan akan menjadikan perilaku dan karakter masyarakat Indonesia yang tidak bersih dari jiwa korupsi. Bali Post/win Jika dibiarkan tentu akan menunggu waktu untuk menjadi puncak gunung es yang kelak menjadi bola salju yang akan menenggelamkan negeri ini dalam dunia pungli. “Pungli bukanlah budaya, melainkan perilaku yang kurang baik untuk mempermudah mendapatkan keinginan,” ujar dosen Ilmu Hukum Undiksha Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Selasa (1/11) kemarin. Melihat kondisi ini, Presiden Jokowi tidak diam, bahkan langsung membentuk satgas pemberantasan pungli yang dikenal Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar). Tujuanya tentu untuk memberantas pungli di negeri ini. Namun, kandidat Doktor Fakultas Hukum UGM Yogyakarta ini menilai dibentuknya satgas pungli tentu bukan menjadi “jalan tol” untuk memberantas pungli di Indonesia, melainkan harus menjadi komitmen bersama untuk memberantas pungli. Sebab pada rezim pemerintahan SBY pun dibentuk satgas pemberantasan mafia hukum yang tujuannya untuk memberantas korupsi di Indonesia. Akan tetapi, satgas ini belum maksimal menekan angka korupsi pada masa kepemimpinan SBY. “Sudah saatnya pendidikan karakter dan pendidikan antikorupsi digalakkan kembali dan terus-menerus diberikan melalui sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Tujuanya membentuk jiwa dan karakter antipungli dan menumbuhkan jiwa antikorupsi. Melalui pendidikan antikorupsi sejak dini diharapkan mampu menekan jumlah korupsi. Komitmen dari pemerintah pusat yang didukung oleh pemerintah daerah harus terus bersinergi untuk menciptakan saber pungli ini,” pungkasnya. (win)

Cegah Penyakit JE, Babi Mesti Dikandangkan

Singaraja (Bali Post) – Kebiasaan memelihara babi tanpa dikandangkan dengan baik, banyak ditemukan di Kabupaten Buleleng. Pola peternakan seperti ini sesungguhnya rawan memicu serangan penyakit Japanesa Enchephalitis (JE). Mencegah jangan sampai ditemukan kasus JE seperti di Kabupaten Tabanan, Dinas Pertanian dan Peternakan Buleleng menyarankan warga memelihara babi dengan cara yang benar. Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Buleleng Drh. Wayan Susila di ruang kerjanya Selasa (1/11) kemarin, mengatakan, sejauh ini di Buleleng belum ditemukan kasus penyebaran penyakit JE. Melalui berbagai kegiatan, pihaknya rutin melakukan pembinaan untuk mengingatkan agar warga memelihara babi dengan cara dikandangkan. Selain itu, lokasi kandang jauh dari rumah dan kebersihan saluran pembuangan kotoran babi harus dijaga dengan baik. “Sebelum ada kasus di Tabanan itu, melalui berbagai pertemuan kita menyarankan agar babi dikandangkan dan menjaga kebersihan kandang dari kotoran. Sebab kotoran jangan sampai menjadi sarang nyamuk dan ini akan memicu penularan penyakit JE,” katanya. Selama melakukan pembinaan, Susila mengaku banyak menemukan babi dipelihara dengan cara mengikat pada batang pohon. Bahkan, ada pemilik yang sengaja meliarkan babi peliharaannya. Lokasinya juga dekat dengan rumah atau bangunan dapur pemiliknya. Pola peternakan seperti ini rawan akan memunculkan penularan penyakit JE. Pasalnya, babi yang hanya diikat kemudian kotoran atau sisa-sia makanannya akan menjadi sarang nyamuk. Lokasi dekat permukiman, sehingga nyamuk yang sudah menggigit babi itu sendiri bisa saja akan menularkan penyakit ke manusia. “Kita hanya mengimbau dan menyarankan agar warga mengandangkan babi, sehingga dengan cara itu bisa mencegah agar tidak sampai muncul kasus penularan JE di daerah kita,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/eka

NARKOBA - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan menggelar barang bukti narkoba dan tersangkanya di Mapolres Badung, Selasa (1/11) kemarin. Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan sekitar 1.172,64 gram sabu-sabu.

Disita, Narkoba Senilai Hampir Rp 2 Miliar

Mangupura (Bali Post) -

Berkat kerja keras dan keuletan tim Sat. Resnarkoba Polres Badung berhasil memecahkan rekor pengungkapan kasus narkoba dengan jumlah barang bukti terbanyak. Barang bukti yang diamankan dari tersangka DP (24) yang dibekuk di Jalan Bukit Sari I, Denpasar, Sabtu (29/10) lalu, diamankan 1.172,64 gram sabu-sabu (SS) atau senilai Rp 1.993.488.000 (estimasi 1 gram harganya Rp 1,7 juta).

“Kalau barang bukti ini sampai beredar, akan dikonsumsi 11.720 orang. Untungnya barang terlarang ini berhasil kami amankan,” tegas Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan didampingi Kasat Resnarkoba AKP Joko Hariadi, Selasa (1/11) kemarin. Saat penangkapan di Jalan Bukit Sari I, Pagutan, Denpasar, kata AKP Joko, tersangka hampir lolos. Pasalnya dua kali disergap, pegangan petugas lepas karena tersangka terus

berontak. Namun, polisi berhasil membuat tersangka tak berkutik walau sempat sama-sama terguling. “Tersangka saat ditangkap sempat membuang satu paket narkoba. Barang bukti paling banyak diamankan di tempat kosnya di Jalan Cokroaminoto Gang Swari, Denpasar. Termasuk airgun,” ujar Joko. Menurut Ruddi, dari keterangan tersangka, SS tersebut dikirim dari Jakarta. Sebelumnya juga dapat kiriman 500 gram

dan laku 350 gram sudah terjual. “Masih kami dalami daerah peredarannya. Tersangka baru mengaku di Denpasar dan Badung,” ujarnya. Sementara Joko menambahkan, tersangka menjual paket SS rata-rata 25-50 gram. Agar aksinya tidak kentara, paket SS itu dimasukkan ke bungkus makanan ringan. “Tersangka punya alat pres. Alat itu dipakai pres bungkus makanan ringan yang berisi SS,” tegasnya. Terkait airgun tersebut,

Bali Post/ara

larang tersebut milik napi yang dititipkan kepadanya. Tersangka dibekuk saat hendak transaksi di Jalan Bukit Sari I, Padangsambian, Denpasar Barat, Sabtu pukul 01.00 wita. Terangka berhasil ditangkap dan petugas mengamankan beberapa paket SS. Seperti biasa, tersangka dibawa ke tempat tinggalnya di Jalan Cokroaminoto Gang Swari, Denpasar. Setelah kamar tersangka diobok-obok, petugas menemukan 1.172,64 gram SS, 2 bal plastik klip kosong, 1 timbangan elektrik, belasan pipet, bong, catatan rekap penjualan, dan bungkus makanan ringan. Polisi juga mengamankan airgun. Selanjutnya, tersangka digelandang ke Mapolres. (kmb36)

’’Joged Jaruh’’ di Youtube

Aparat Hukum Diminta Bertindak

Bali Post/wan

PERBAIKAN - Sejumlah petugas PLN sibuk melakukan perbaikan jaringan listrik pada salah satu gardu di Jalan Patimura, Denpasar, Selasa (1/11) kemarin. Perbaikan jaringan itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pembongkaran ’’Billboard’’ Kedaluwarsa Berlanjut

BILLBOARD - Petugas Satpol PP melakukan pembongkaran billboard yang izinnya sudah habis.

lanjut mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini, tersangka mengaku beli di Kuta seharga Rp 3,5 juta. Dia berdalih membeli senpi itu untuk jaga diri. “Makanya kami sangat hati-hati saat menangkap dan melakukan penggeledahan. Beberapa kasus yang kami ungkap, tersangka memiliki senpi,” tandas perwira kalem ini. Seperti diberitakan, Sat. Resnarkoba Polres Badung kembali menangkap pengedar narkoba bersenjata senpi. Pelakunya berinisial DP (24) dibekuk di Jalan Bukit Sari I, Denpasar, Sabtu (29/10) lalu. Barang bukti yang diamankan 1.172,64 gram sabu-sabu (SS) dan airgun. Tersangka mengaku barang ter-

Denpasar (Bali Post) – Dampak moratorium pemasangan reklame di Denpasar belum tuntas. Buktinya, pembongkaran papan reklame besar berupa billboard masih terus berlanjut. Seperti yang dilakukan Selasa (1/11) kemarin. Puluhan petugas Satpol PP Denpasar melakukan pembongkaran billboard ukuran jumbo di Jalan Gatot Subroto, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur. Pembongkaran ini dilakukan karena masa izin yang dimiliki telah habis. Selain itu penertiban ini untuk menindaklanjuti Peraturan Wali Kota Nomor 3 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kota Denpasar. Da-

lam perwali itu telah ditetapkan setiap persimpangan jalan hanya boleh diisi LED TV. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana disela-sela pembongkaran mengungkapkan, pembongkaran ini sudah mengikuti peraturan dan mendapat rekomendasi dari Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Denpasar. Meskipun sudah dapat rekomendasi, tetapi sebelum pembongkaran dilakukan Satpol PP Kota Denpasar memberikan surat peringatan kepada pemilik papan reklame. ‘’Peraturan itu harus diikuti untuk menegakkan aturan di Kota Denpasar,’’ ujarnya. Wiradana juga mengatakan,

pembongkaran billboard ini adalah untuk menata wajah Kota Denpasar supaya tidak kelihatan kumuh dan semrawut. Ditambahkan, dalam Perda 3 Tahun 2014 itu ditetapkan setiap persimpangan jalan bebas dari papan reklame. Yang boleh dipasang hanya di LED TV, dan itu pun hanya di beberapa titik yang telah ditentukan. Sejak Perwali No. 3 Tahun 2014 ditetapkan pihaknya terus melakukan pembongkaran papan reklame yang izinnya telah habis, sehingga bisa terlihat Kota Denpasar sudah bebas dari papan reklame. Jika masih ada ditemukan, itu karena izinnya belum habis. (kmb12)

Denpasar (Bali Post) Lebih dari sepuluh tahun, tayangan joged jaruh atau joged porno bergentayangan di situs youtube. Joged jaruh tidak pantas ditonton karena mengandung unsur-unsur porno aksi, melampaui batas-batas kesantunan serta melanggar etika, estetika, dan kesucian masyarakat Bali. Para pemegang kebijakan di desa pakraman hingga aparat penegak hukum pun diminta segera bertindak. “Kami merasa risi melihat adanya tayangan joged jaruh di youtube sudah lebih dari sepuluh tahun. Kami berusaha mengajak berbagai pihak untuk ikut meniadakan tayangantayangan tersebut, termasuk juga yang muncul secara langsung atau live di daerah-daerah,” ujar Agung Suryawan Wiranatha dari Aliansi Tokoh Masyarakat Bali (ATMB) di sela-sela FGD bertema “Kembalikan Jogedku” di Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Selasa (1/11) kemarin. Suryawan menambahkan, tayangan joged porno yang beredar di youtube juga membentuk citra negatif bagi Bali. Tak jarang, Pulau Dewata kerap disebut sebagai tempat maksiat hingga gudangnya kegiatan porno. Padahal, joged bumbung merupakan kesenian yang memiliki pakem tersendiri. Belum lagi, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO bersama delapan tari Bali lainnya. “Mungkin akibat pengaruh dari joged dangdut yang goyang ngebor, kok mereka menampilkan hal seperti itu dengan atribut tarian Bali. Kalau mereka goyang ngebor tanpa atribut Bali, kita sebagai masyarakat Bali bisa mengatakan bahwa itu adalah perilaku manusia

secara umum,” jelasnya. Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha mengatakan, pemerintah akan melakukan semacam pembinaan di masyarakat, khususnya kepada para penari joged dan pengibingnya. Sementara untuk pembinaan moral, etika, dan agama, diserahkan kepada PHDI. Selain itu, MUDP juga diharapkan bisa menindaklanjuti dengan membentuk pararem atau awig-awig. Terpenting lagi, aparat penegak hukum agar mengambil langkah maupun tindakan hukum untuk menyetop pementasan joged jaruh, serta menangkap pengunggah video joged jaruh di youtube, instagram, facebook, dan media lainnya. “Bagaimana Kapolda bisa mengeluarkan semacam maklumat yang nanti dipakai pedoman dasar oleh aparat yang terbawah dalam hal ini sampai di sektor (Polsek, red) untuk mengambil langkah-langkah penertiban,” imbuhnya. Sejalan dengan itu, lanjut Beratha, pihaknya juga mengeluarkan Surat Edaran untuk penguasa daerah di kabupaten/ kota, PHDI, MUDP, serta lembaga terkait yang bersentuhan dengan pembinaan joged. Sementara untuk menghentikan tayangan joged porno di youtube, memerlukan adanya pelaporan dan gugatan. Namun, upaya pemblokiran pada satu tayangan saja dikhawatirkan malah menumbuhkan lebih banyak lagi tayangan joged porno. “Tadi yang lebih diarahkan secara media sosial, bagaimana kita bisa mengunggah lebih banyak lagi bersama-sama seluruh masyarakat Bali yang mempunyai kepedulian untuk joged yang benar sehingga nanti ini akan bisa mengimbangi joged yang tidak benar itu,” tandasnya. (kmb32)


BANGLI

8

Rabu Umanis, 2 November 2016

Sidak KTR

SOSOK

Pelanggaran Terbanyak di Kantor Pemerintahan

Bangli (Bali Post) -

Sidak Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai bentuk penegakan Perda Nomor 9 Tahun 2014 digelar Satpol PP Bangli. Dari 48 lokasi, pelanggaran ditemukan di 20 lokasi. Ironisnya, lokasi dimaksud justru didominasi kantor pemerintahan yang seharusnya dijaga ketertibannya.

Fasilitas Olahraga

Bali Post/ina

KEGIATAN olahraga khususnya bulu tangkis di Desa Selat Kecamatan Susut, Bangli selama ini telah berkembang dengan baik. Bahkan tidak sedikit atlet berprestasi Bangli yang berasal dari desa tersebut. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Bangli Wayan Karyasa, Selasa (1/11) kemarin. Wakil rakyat asal Desa Selat ini mengatakan, selama ini masyarakat bermain bulu tangkis dengan memanfaatkan bale banjar. Karena aktifnya kegiatan olahraga, cukup banyak atlet bulu tangkis Bangli yang dilahirkan dari desa tersebut. Bahkan saat ada turnamen di tingkat provinsi misalnya, tak jarang atlet bulu tangkis yang dikirim oleh Pemkab untuk mewakili Bangli berasal dari Desa Selat. ‘’Cukup sering kalau Pemkab ngirim atlet bulu tangkis, atletnya dari Selat,’’ ujarnya. Atas kondisi tersebut pihaknya pun sangat berharap kepada pemerintah untuk dapat memberikan perhatian lebih terhadap pemberdayaan masyarakat Selat di bidang olahraga. Bentuk perhatian bisa diwujudkan dengan pembinaan melalui pelatih yang ahli di bidangnya. Di samping itu sarana olahraga juga sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa tetap berlatih dengan maksimal. (ina)

Kasi Bimas Satpol PP Bangli, I Nengah Sayang, seizin Kepala Satpol PP, Dewa Agung Suryadarma, Selasa (1/11) kemarin, menjelaskan pelaksanaan sidak berlangsung sejak 28 Oktober lalu dengan menyasar 11 sekolah dan 37 kantor pemerintahan. ‘’Dari sidak itu, pelanggaran justru didominasi di kantor pemerintahan. Jumlahnya 16 lokasi. Kalau sekolah hanya empat,’’ jelasnya. Bentuk pelanggaran, kata dia, ditunjukkan dengan adanya asbak dan puntung rokok di ruang kerja. Selain itu, beberapa pegawai juga tertangkap basah sedang merokok. Hal ini pun sangat disesalkan. Hal ini mengingat sekolah dan kan-

tor pemerintahan semestinya steril dari pelanggaran. ‘’Perda itu harus ditegakkan. Kantor pemerintahan dan sekolah harus memberikan contoh,’’ tegasnya. Lebih lanjut Sayang mengatakan, barang bukti pelanggaran langsung diamankan di kantor Satpol PP. Pelanggar pun langsung diberikan pembinaan. Pimpinan kantor maupun kepala sekolah juga diberikan surat teguran. ‘’Di awal ini, pelanggar masih diberikan pembinaan. Kami juga tegaskan sidak ini bukan berarti melarang masyarakat merokok, tetapi lebih pada pengaturan kawasan untuk merokok,’’ pungkasnya. (kmb45)

SIDAK - Petugas Satpol PP Bangli saat sidak KTR.

Tangani Sampah di Pasar Kidul

Pemkab Diminta Bentuk Petugas Khusus

Curi Pakaian untuk Beli Susu Anak

Istri PTT Dibekuk Polisi

Bangli (Bali Post)Perempuan berinisial Ni Made SW dibekuk Tim Gabungan Buser Polres Bangli bersama Polsek Bangli, Selasa (1/11) kemarin. Perempuan berperawakan gemuk ini diringkus lantaran kedapatan mencuri puluhan pakaian dan HP berbagai merek. Dari hasil intrograsi, SW mengaku melakukan perbuatan melanggar hukum demi membelikan susu anaknya yang masih balita. Berdasarkan informasi yang dihimpun, SW merupakan istri salah satu Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemkab Bangli. Ia ditangkap polisi di jalan LC Uma Bukal sekitar pukul 14.00 Wita. Dari tangan perempuan dua anak ini, berhasil diamankan barang bukti hasil curian berupa puluhan pakaian dan tiga Hp berbagai merek. Saat diinterograsi, SW mengaku aksinya itu dilakukan karena terjerat persoalan ekonomi. ‘’Saya terpaksa mencuri supaya bisa membeli susu untuk anak. Suami saya hanya jadi PTT. Gajinya hanya cukup untuk bayar utang saja,’’ ujarnya. Kapolsek Bangli Kompol Dewa Gede Mahaputra menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, perempuan tersebut pertama kali mencuri di toko pakaian yang berada di depan Kantor Cabang BRI pada 26 Oktober lalu. Selanjutnya, Senin (31/10) lalu, ia kembali menyasar dua toko pakaian di Jalan Merdeka, seputaran Pasar Kidul dan Lingkungan Gunaksa, Kelurahan Cempaga. ‘’Dari sana pelaku tak hanya mengabil puluhan pakaian. Tetapi juga ada tiga handphone,’’ bebernya. Kasus ini t erung ka p set ela h a ksi terakhir tersangka terekam CCTV. Saat melakukan pelacakan, polisi dibuat kesulitan lantaran wajah pelaku tertutup helm. ‘’Dari ciri-cirinya dan berbekal keterangan saksi, anggota berhasil menangkapnya kurang dari 24 jam,’’ ucapnya. Mantan Kapolsek Kintamani mengatakan, aksi itu dilakukan karena tersangka perlu uang untuk membelikan susu anaknya yang masih balita. Sementara kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp 9 juta. ‘’Kasus ini masih kami dalami. Tersangka terancam dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa. Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

Bali Post/ina

OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Korban Penganiayaan di Selat Peken Meninggal

Bangli (Bali Post) Tumpukan sampah di Pasar Kidul, Bangli belum tuntas ditangani hingga memasuki rangkaian lomba Adipura 2017. Bahkan, kondisinya justru semakin parah. Hal ini pun menjadi sorotan kalangan legislatif. Anggota Komisi II DPRD Bangli, I Nyoman Gelgel Wisnawa, mengatakan guna mengantisipasi banyaknya sampah, Pemkab perlu membentuk petugas kebersihan yang khusus menangani pasar. Dikatakan Gelgel, kondisi Pasar Kidul terutama dari sisi kebersihan sejak empat tahun lalu terkesan tak ada perubahan. Tumpukan sampah masih menjadi pemandangan klasik dan memunculkan kesan kumuh. Penanganan yang dilakukan instasi terkait tak membuahkan hasil maksimal. Hal ini perlu dievaluasi dan dicarikan solusi yang lebih baik. ‘’Dari empat tahun kondisi pasar seperti itu (kumuh-red). Kenapa bisa begitu, pasti ada persoalan di dalamnya. Ini harus dievaluasi,’’ tegasnya. Menurut politisi PKPI ini, untuk menjaga kebersihan, bisa dilakukan oleh Pemkab dengan membentuk petugas khusus yang menangani pasar. Tugasnya tak hanya melakukan pengangkutan sampah secara intensif tetapi juga membina pedagang dan memantau lingkungan sekitar. Hal ini juga perlu didukung oleh instansi lain, salah satunya Satpol PP yang notabene sebagai penegak perda. ‘’Selama ini petugas hanya

membersihkan di waktu tertentu saja. Hasilnya kurang maksimal. Ini harus dibenahi. Salah satunya dengan membentuk petugas kebersihan khusus di sana (pasar-red). Jadinya bisa lebih fokus dalam melakukan pemantauan. Ini perlu secepatnya,’’ katanya. Lebih lanjut Gelgel menyebutkan, kebersihan pasar tak hanya penting dalam meraih trofi Adipura saja, melainkan juga untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. ‘’Kalau lingkungan tak terkelola, dampaknya tak hanya pada lomba saja. Tetapi aspek kesehatan juga terkena imbas,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengaku sudah sempat turun ke pasar, Kamis (27/10) lalu guna menyikapi persoalan sampah. Penanganan sampah, kata dia, sudah dikoordinasikan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Mantri Pasar. ‘’Sampah itu dibuang pedagang. Persoalan itu sudah dikoordinasikan dengan Disperindag. Harus disikapi bersamasama.’’ katanya. Sementara disinggung apakah ada rencana pembentukan petugas khusus, mantan Kabag Ortal Setda Bangli ini tidak memberikan jawaban. Sebelumnya, pejabat dari Banjar Siladan, Desa Tamanbali, Bangli ini menyatakan kebersihan pasar masih menjadi tantangan terberat dalam menghadapi lomba Adipura 2017 yang penilaian tahap I berlangsung bulan ini. (kmb45)

Polisi Lakukan Olah TKP Bangli (Bali Post) I Nyoman Gentar (53), warga Banjar Selat Peken, Desa Selat Kecamatan Susut yang menjadi korban penganiayaan I Ketut Nata (47), saudara kandungnya sendiri, telah meninggal dunia. Korban meninggal di rumah sakit, setelah sempat menjalani perawatan sejak Selasa (25/10) lalu. Pascameninggalnya korban, anggota Reskrim Polsek Susut dan Polres Bangli menggelar olah TKP di lokasi kejadian, Selasa (1/11) kemarin. Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Yana Jaya Widya mengatakan, korban I Nyoman Gentar meninggal dunia di rumah sakit Sanglah, Sabtu (29/10) lalu. Sebelum meninggal korban sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit pascadianiaya I Ketut Nata.

AKP Yana juga mengatakan, pihaknya bersama anggota Reskrim Polsek Susut pagi kemarin menggelar olah TKP ulang di lokasi kejadian. Pelaku, kata AKP Yana, kini sudah ditahan di Polres Bangli. Kasus yang sebelumnya ditangani Polsek Susut itupun rencananya dilimpahkan. Menurutnya, aksi penganiayaan itu dipicu salah paham. Pelaku dan korban yang masih satu keluarga ini sebelumnya memang sudah sering ribut. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, anak korban, I Wayan Eka Adnyana (25), saat kejadian tengah berada di dalam kamar mandi. Pelapor mendengar adanya suara gaduh di luar. Untuk mengecek suara gaduh itu pelapor kemudian langsung keluar dari kamar mandi dan kaget

karena menemukan ayahnya sudah tergeletak di tanah dengan kondisi berlumuran darah di bagian kepala. Di dekat ayahnya, pelapor melihat pelaku, I Ketut Nata, sedang dipegang oleh kakak sepupunya. Pelapor yang saat itu juga berniat memegang pelaku sambil menangis justru ikut mendapat pukulan dari pelaku di bagian pelipis mata kanan hingga memar. Eka Adnyana pun akhirnya berlari meminta bantuan tetangganya dan selanjutnya melapor ke Polsek Susut, setelah sempat kesulitan melepaskan diri dari rangkulan pelaku. Oleh aparat Reskrim Polsek Susut pelaku langsung diamankan beserta barang bukti berupa satu buah pipa besi dan handuk putih yang berisi bercak darah. (kmb40)

Bali Post/sos

SAMPAH - Tumpukan sampah di Pasar Kidul.

Kasus Rabies Menurun, Warga Diminta Tetap Waspada

Bali Post/sos

VAKSINASI - Vaksinasi anjing yang dilakukan Dinas P2 Bangli beberapa waktu lalu.

Bangli (Bali Post) Kasus anjing positif rabies di Kabupaten Bangli sejak tiga bulan terakhir cenderung menurun. Meski demikian masyarakat diminta tetap waspada terhadap berbagai potensi munculnya kasus tersebut. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Darat (P2) Bangli, I Wayan Sukartana, mengungkapkan, sejak pertengahan Maret sampai Juli, jumlah anjing yang dinyatakan positif rabies mencapai 13 ekor. Kasus positif didominasi anjing liar. Sementara jumlah kasus sejak Agustus hingga Oktober men-

galami penurunan yakni hanya empat ekor. ‘’Kasus anjing rabies cenderung menurun. Mudah-mudahan nanti bisa nihil,’’ ungkapnya didampingi Kabid Kesehatan Hewan Ni Nyoman Sri Rahayu, Selasa (1/11) kemarin. Penurunan kasus merupakan salah satu imbas intensifnya pelaksanaan vaksinasi anjing yang sudah menyentuh angka 42.445 ekor dari estimasi populasi 47.000 ekor. Hal tersebut juga disebabkan karena pola pemeliharaan anjing oleh masyarakat sudah semakin baik. ‘’Masyarakat sudah mulai sadar dengan bahaya rabies. Itu sebabnya

pemeliharaan anjing semakin baik. Yang dulu diliarkan, sudah diikat,’’ katanya. Meski pencapaian ini tergolong menggembirakan, langkah vaksinasi tidak akan berhenti dilakukan. Petugas di masing-masing UPTD tetap melakukan penyisiran ke sejumlah desa terutama di perbatasan yang biasanya menjadi akses masuknya anjing liar dari daerah lain. ‘’Vaksinasi jalan terus. Kami ingin kasus rabies tidak ada lagi di Bangli. Untuk itu kami juga minta masyarakat tetap waspada,’’ katanya. (kmb45)


GIANYAR

Rabu Umanis, 2 November 2016

Kodim Panen Padi di Dua Subak

Gianyar (Bali Post) Tidak hanya membantu menanam dan membimbing petani, jajaran Kodim 1616/Gianyar juga melakukan panen padi serentak di dua lokasi, Selasa (1/11) kemarin. Hasil panen padi yang cukup memuaskan ini pun disambut antusias para petani. Panen padi pertama dilakukan di Subak Belega, Banjar Kebon Kelod Desa Belega Kecamatan Blahbatuh. Di Subak Belega yang menggunakan pola tanam Jajar Legowo dan bibit Cigeulis, berhasil diperoleh gabah seberat 3,2 ton dari luas lahan 25 are hasil ubinan. Sementara di Subak Tegalampit, Desa Desa Melinggih Kecamatan Payangan, dengan menggunakan demplot padi varietas Ipad.BO, gabah yang dihasilkan 9,5 ton per hektar. Panen padi di dua tempat berbeda ini dilakukan secara bergotong royong antara petani setempat, jajaran Kodim 1616/Gianyar, dan instansi terkait di Pemkab Gianyar. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Berto S.P. Capah, S.Sos. yang ditemui di Subak Belega menyampaikan, panen padi kali ini merupakan bentuk komitmen bahwa jajaran Kodim 1616/Gianyar berupaya mendampingi dan mengawal proses pengolahan lahan. ‘’Tanaman pangan di wilayah dilakukan bersama Distan dan petani sehingga dapat dilihat hasilnya yang menjadikan tolok ukur peningkatan hasil panen sehingga perwujudan program kedaulatan pangan dapat berjalan serta diupayakan adanya peningkatan produksi,’’ ucapnya. (kmb35)

9

Urusan Keuangan Ditangani Satu SKPD

Perda OPD akan Direvisi

Gianyar (Bali Post) -

Peraturan Daerah (Perda) tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gianyar akan direvisi. Hal ini lantaran dari hasil verifikasi Pemprov Bali, dinyatakan masalah keuangan hanya ditangani satu SKPD. Sementara pada perda yang sudah ketok palu 5 Oktober lalu, masalah keuangan ditangani dua SKPD yakni Badan Pendapatan Daerah (BPD) dan Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD). Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana Setda Gianyar, I Made Rai Ridartha, Selasa (1/11) kemarin, membenarkan adanya verifikasi dari Pemprov Bali terkait SKPD yang menangani masalah keuangan tersebut. Dikatakan dalam perda yang sudah ketok palu, Pemkab Gianyar menginginkan masalah keuangan ditangani BPD dan BPKAD. Sementara dari provinsi meminta masalah itu ditangani oleh satu SKPD. ‘’Ya memang ada. Tapi surat keputusan resmi dari provinsi dari penggabungan ini memang belum kami

terima,’’ katanya. Menurutnya, skor urusan keuangan di Gianyar tidak memenuhi syarat untuk ditangani dua SKPD. Skor instansi keuangan bila diukur dari bebannya hanya senilai 890 poin. Sementara, bila ingin memecah menjadi dua instansi setidaknya urusan keuangan di Gianyar mendapatkan skor 950 poin. Untuk itulah, Pemprov Bali menginstruksikan urusan keuangan tetap ditangani satu SKPD. ‘’Maka dengan instruksi Pemprov, urusan keuangan di Pemkab Gianyar akan ditangani satu

SKPD,’’ katanya. Rai Ridartha menyebutkan, meski hal ini akan berdampak positif terhadap pelayanan, namun dari penyatuan ini akan membuat beban kerja urusan keuangan menjadi lebih besar. ‘’Yang pasti penggabungan tersebut mengakibatkan struktur jabatan harus diubah. Saat Perda OPD ditetapkan, kita membutuhkan 38 Eselon II untuk menempati berbagai jabatan. Tapi karena urusan keuangan digabung jadi satu, kursi Eselon II menjadi kurang satu,’’ katanya. (kmb35)

I Made Rai Ridartha

Bali Post/nik

Penambangan Batu Padas Ilegal Masih Marak Gianyar (Bali Post) Sudah puluhan tersangka penambang batu padas ilegal yang diringkus polisi. Namun hingga kini, aksi penambangan ilegal masih marak terjadi di sejumlah aliran sungai di Kabupaten Gianyar. Aksi penambangan ilegal bisa ditemukan seperti di aliran sungai yang menjadi perbatasan Desa Sukawati dan Kemenuh. Pantauan Selasa (1/11) kemarin, sejak pagi puluhan penggali batu padas sudah bergerak menuju aliran sungai tersebut. Mereka yang rata-rata sudah lanjut usia ini menggali batu padas menggunakan alat tradisional seperti cangkul. Penambangan batu padas ilegal di Kabupaten Gianyar paling marak terlihat di aliran

Bali Post/nik

PANEN - Suasana panen padi yang dilakukan jajaran Kodim 1616/Gianyar di Subak Belega, Selasa (1/11) kemarin.

Siswa Miskin Penderita Kanker Tulang Meninggal

Keluarga Kesulitan Biaya Upacara

Gianyar (Bali Post) Enam bulan berjuang melawan kanker pada tulang lutut, Kadek Kartika Yasa, Selasa (1/11) kemarin, mengembuskan napas terakhirnya. Jenazah siswa kelas VII SMP Santi Yoga, Pejeng itu masih dititipkan di RS Sanjiwani. Pihak keluarga merasa terpukul dengan kepergian almarhum. Wayan Sanu (44), ibu dari Kadek Kartika Yasa, menuturkan gejala penyakit kanker tulang yang menggerogoti anaknya ini pertama kali dirasakan usai mengikuti gerak jalan 17 Agustus tahun lalu. Kala itu mulai muncul benjolan kecil pada bagian lutut anak keduanya tersebut. Benjolan itu terus membesar hingga akhirnya Kadek tidak bisa berjalan, sampai tidak bisa sekolah. Saking tak kuasanya menahan sakit, ia pun sampai kesulitan makan hingga menyebabkan berat badannya terus menurun. Akibat keterbatasan biaya, Kadek pun akhirnya hanya menjalani pengobatan alternatif. Namun setelah lima bulan, kanker yang dideritanya justru semakin parah. Akhirnya, Kadek dirawat di RSUP Sanglah. Sempat menjalani perawatan selama beberapa waktu, Kadek akhirnya diperbolehkan pulang namun tetap menjalani rawat jalan dan kemoterapi secara berkala. Dikatakan Sanu, kondisi Kadek semakin drop dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi terparah setelah menjalani kemoterapi seminggu lalu. Selama seminggu ini, Kadek sangat menderita akibat kanker tersebut hingga akhirnya meninggal dunia. ‘’Kadek sangat menderita sekali. Dia kesakitan hingga akhirnya meninggal,’’ kata Sanu. Sanu mengaku sangat terpukul dengan meninggalnya sang anak. Terlebih sebelumnya Kadek sempat menyampaikan keinginan untuk sembuh agar bisa kembali sekolah. Dikatakan Sanu, terpuruknya perekonomian keluarga terjadi setelah suaminya, I Wayan Sukarta, meninggal pada 2007 lalu. ‘’Saya hidup di rumah kos selama 15 tahun. Karena di Banjar Loka Serana Desa Siangan tidak ada rumah. Sekarang saya masih memikirkan biaya prosesi untuk Kadek,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

DITEMANI IBU - Kadek Kartika Yasa ditemani ibunya, Wayan Sanu, saat masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

Sungai Petanu. Di sepanjang aliran tersebut tebing pinggir sungai sudah bopeng. Ironisnya batu sisa penambangan dibuang begitu saja di pinggir sungai sehingga mengotori aliran sungai tersebut. Kondisi serupa juga ditemui di aliran Sungai Wos, Ubud. Kanit IV Satreskrim Polres Gianyar Ipda A.A. Gde Alit Sudarma yang dikonfirmasi hal ini tidak menampik masih maraknya aksi penambangan ilegal. ‘’Aktivitasnya memang kucing-kucingan dengan kami. Biasanya setelah satu digerebek, mereka akan tiarap sesaat, tapi setelah ini akan mulai beraksi lagi. Yang jelas kami akan terus memantau dan mengambil tindakan untuk masalah ini,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

FINISHING - Pembangunan Museum Subak di Pantai Masceti yang kini dalam proses finishing.

Ditargetkan Rampung Akhir 2017

Museum Subak Jadi Bagian ’’One Day River Tour’’ Gianyar (Bali Post) Pembangunan Museum Subak Kabupaten Gianyar di kawasan Pantai Masceti, Blahbatuh, kini sedang dalam proses finishing. Pemkab Gianyar pun akan mengajukan anggaran Rp 15 miliar pada APBN 2017 untuk pengadaan konten atau isi museum. Ditargetkan museum rampung akhir tahun 2017 dan menjadi bagian one day river tour Kabupaten Gianyar. Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar I Gusti Ngurah Wijana, Selasa (1/11) kemarin, menjelaskan museum ini dirancang menjadi bagian dari one day river tour yang nantinya dikelola Dinas Pariwisata Gianyar. Dalam rancangan paket wisata itu, pengunjung akan berwisata sehari di Kabupaten Gianyar. Diawali kunjungan di Museum Subak, menikmati kuliner di Kota Gianyar hingga kunjungan ke sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Pakerisan yang sudah mendapat label Warisan Budaya Dunia dari UNESCO. ‘’Tugas terakhir kami di Disbud

menyiapkan konten museum ini. Selanjutnya, pengelolaan akan diserahkan ke Dinas Pariwisata,’’ tandasnya. Menurutnya, pengerjaan Museum Subak yang menggunakan anggaran dari pemerintah pusat sudah dimulai sejak 2014 lalu. Diawali pembuatan struktur bangunan dengan biaya sekitar Rp 2 miliar dilanjutkan dengan struktur lantai dua pada 2015 dengan biaya sekitar Rp 9 miliar. ‘’Kalau sekarang tahap ketiga, sudah dalam proses finishing,’’ katanya. Untuk pembangunan tahap ketiga ini dialokasikan anggaran di APBN 2016 sebesar Rp 9 miliar. Proyek ini juga ditambah anggaran dari APBD Gianyar 2016 sekitar Rp 1,6 miliar untuk pengerjaan areal parkir.

‘’Tahap finishing ini dikerjakan selama 120 hari, terhitung mulai 15 Agustus 2016. Jadi, Desember mendatang kami target pengerjaan ini sudah rampung,’’ ucapnya. Ditambahkannya, sesuai harapan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Museum Subak Kabupaten Gianyar ditargetkan bisa di-launching akhir 2017. Namun sebelum itu, pi haknya akan kembali memohon dana APBN 2017 sekitar 15 miliar untuk menyiapkan konten museum. Untuk isi museum, pihaknya bekerja sama dengan Pusat Kajian Unud. ‘’Untuk konten museum ini dirancang Pusat Kajian Unud. Jadi, nanti akan menampilkan berbagai alat pertanian hingga sistem subak yang dikemas dengan IT,’’ terangnya. (kmb35)

Bali Post/nik

BATU PADAS - Batu padas hasil penambangan ilegal di sekitar jembatan penghubung Desa Sukawati dan Kemenuh.

Suara Gianyar Permudah Pengurusan Samsat Mohon kepada pihak Samsat dan Ditlantas Polda Bali agar hari atau waktu pengurusan samsat dan mutasi jangan diulur-ulur dan berhari-hari. Sudah ada sistem online yang dapat mempermudah dan mempersingkat prosesnya. Kasihan masyarakat yang tinggal jauh. Pengenaan uang ACC masih berlaku padahal sekarang sudah ada Saber Pungli. Bahkan untuk mencari SIM perlu berhari-hari karena tak lulus tes, sementara bagi sopir SIM adalah senjata untuk mencari makan di jalan. Made Yadnya, Batubulan Gianyar


KLUNGKUNG

10

Rabu Umanis, 2 November 2016

Pemkab Beli Mobdin Baru Rp 2,4 Miliar Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung termasuk daerah yang PAD-nya kecil di Bali. Meski begitu, Pemkab Klungkung tetap jor-joran membeli mobil dinas (mobdin). Delapan unit mobil dinas baru berjejer di halaman parkir kantor Bupati Klungkung, Selasa (1/11) kemarin. Tujuh mobil jenis Kijang Innova dan satu jenis Avanza. Kabag Perlengkapan Pemkab Klungkung Gusti Ngurah Agung mengungkapkan mobil dinas tersebut baru datang, Senin (31/10) lalu. Ia belum mengetahui untuk siapa saja peruntukan mobil dinas baru tersebut, karena masih menunggu instruksi dari Sekda Klungkung. “Kami belum tahu sebab masih menunggu petunjuk dari sekda. Apalagi mobilnya baru datang kemarin (Senin),” katanya. Menurutnya, pengadaan mobdin baru tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kelembagaan baru sehingga otomatis ada penambahan dinas. “Kami di bagian perlengkapan mempersiapkan prasarana saja. Jangan sampai nanti sudah ada kelembagaan baru kadisnya pakai sepeda motor,” ujarnya. Gusti Ngurah Agung menjelaskan, pengadaan mobil dinas tersebut dianggarkan pada anggaran perubahan tahun 2016. Total anggarannya mencapai Rp 2,4 miliar dengan rincian mobil jenis Kijang Innova tipe V dibeli Rp 332 500.000 per unit, Innova tipe G Rp 290.200.000 per unit dan toyota Avanza tipe G Rp 199.450.000 per unit. (kmb)

TUNGGU JADWAL – Kapal Nusa Jaya Abadi (Roro) masih menunggu jadwal uji coba sandar tahap kedua di Pelabuhan Gunaksa.

Bali Post/dok

Balai LLAJSDP Denpasar Batal Rapat

Rencana Uji Coba Kapal Roro Tak Jelas Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/kmb

DIPARKIR - Delapan mobdin baru yang dibeli Pemkab Klungkung diparkir di halaman kantor bupati.

Polsek Dawan Peduli Anak

Semarapura (Bali Post) – Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana, S.H., menjadi pembina pada upacara bendera di SDN 1 Sampalan Kelod, Klungkung, Senin (31/10) lalu. Kegiatan ini untuk mendukung program polisi peduli anak terobosan kreatif Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK. Kapolsek Dawan selaku pembina menekankan anakanak agar berhati-hati saat pulang dan pergi ke sekolah. Apabila dijemput oleh orang yang tidak dikenal harus ditolak demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Sudah pernah terjadi kasus penculikan terhadap anak-anak. Kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak jangan sampai terjadi terhadap anak-anak di Dawan baik menjadi korban maupun pelaku,” tuturnya. Untuk menekan kriminalitas dan kekerasan yang melibatkan anak-anak, Suadnyana minta kepada siswa yang membawa hand phone agar tidak menyalahgunakannya. “Pakailah HP untuk hal yang positif seperti mengirim pesan atau menelepon orangtua saat pulang sekolah supaya dijemput,” imbuhnya. Pada kesempatan tersebut juga diajarkan tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini dengan harapan setelah besar nanti mengerti, paham dan mau mematuhi rambu lalu lintas. Tujuan diadakannya pembinaan ke sekolah ini untuk membangun kemitraan dengan komunitas sekolah dalam rangka program polisi peduli anak. Kegiatan ini akan dilakukan berkesinambungan dengan menyasar semua sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek Dawan. Pihak sekolah sangat antusias serta menyampaikan terima kasih dan apresiasinya seraya berharap pembinaan seperti ini dilakukan rutin. (dwa)

Rencana uji coba sandar tahap kedua Kapal Nusa Jaya Abadi (Roro) di Pelabuhan Gunaksa belum ada kepastian. Hal ini disebabkan rapat di Balai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLAJSDP) Denpasar tiba-tiba dibatalkan. Rapat ulang untuk membahas uji coba sandar belum ditentukan, sehingga jadwal uji coba kedua juga belum bisa dipastikan. Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Klungkung Nengah Sukasta yang berencana menghadiri rapat pembahasan uji coba sandar di Pelabuhan Gunaksa itu, Selasa (1/11) kemarin, mengaku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan rapat sepenting itu tiba-tiba

dibatalkan begitu saja. Ia juga belum mendapatkan informasi lebih lanjut, kapan rapat membahas uji coba sandar akan dilaksanakan. Belum pastinya jadwal rapat membuat rencana uji coba sandar yang rencananya diselenggarakan pada awal November menjadi tidak jelas. “Saya masih

menunggu kepastian jadwal rapat,’’ tutur Sukasta saat dihubungi via telepon. Di tempat terpisah, Kabid Sarana Prasarana Dishubkominfo Kabupaten Klungkung Welem Supriono mengakui dibatalkannya rapat yang akan dilaksanakan di Balai LLAJDSDP Denpasar. Rapat tidak jadi

digelar karena pimpinan balai sedang mengikuti pendidikan dan latihan (diklat). Ia juga tidak mengetahui kapan rapat yang sangat dinanti-nantikan masyarakat Klungkung tersebut bakal dilangsungkan. Sementara itu, menjelang uji coba sandar di Pelabuhan Gunaksa, jalan eksisting galian C menuju pelabuhan yang sebelumnya terputus telah diuruk. Untuk mencegah terputus kembali, akan dipasang box culvert guna menyalurkan air Sungai Unda. Sebanyak 24 box cul-

vert berupa beton bertulang pracetak berbentuk segi empat telah disiapkan. Akan tetapi pemasangan beton yang merupakan bantuan dari Pemkab Klungkung ini terkendala alat berat. Dalam uji coba sandar nanti, Kapal Nusa Jaya Abadi akan menjalani proses menurunkan rump door (jembatan penghubung kapal). Pada uji coba pertama lalu, Kapal Roro gagal menurunkan rump door karena bergoyang selama setengah jam akibat dihantam gelombang. (dwa)

Razia Cipta Kondisi

Polisi Temukan Motor Tanpa Pelat Semarapura (Bali Post) – Polsek Nusa Penida mulai gencar melaksanakan razia di wilayah kecamatan ini. Dalam razia Cipta Kondisi yang menyasar kendaraan bermotor, Selasa (1/11) kemarin, 12 pengendara terpaksa ditilang karena tidak membawa surat kelengkapan dan tidak menggunakan peralatan keselamatan berkendara. Menurut Panit Lantas Polsek Nusa Penida Aiptu Nyoman Murca, kesadaran masyarakat dalam berkendara yang tertib dan aman masih sangat rendah. Ini terlihat dari banyaknya pengendara yang tidak melengkapi diri dengan surat kendaraan. Pihaknya juga menemukan pemilik sepeda motor yang sengaja tidak memasang pelat kendaraan. “Polsek melakukan razia Cipta Kondisi di wilayah hukum Nusa Penida secara berkala,” tuturnya. Murca menjelaskan, razia ini merupakan upaya Polsek

Nusa Penida yang dipimpin Kapolsek AKP I Ketut Suastika untuk menjaga keselamatan dan keamanan di jalan raya. Salah satunya dengan menindak pengendara yang tidak menggunakan alat keselamatan seperti helm serta kelengkapan lainnya seperti SIM dan STNK. Razia dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membawa kelengkapan berkendara di jalan raya. Razia juga dimaksudkan untuk menekan lakalantas. ‘’Masyarakat jangan ngebut tidak karuan di jalan raya. Jalan mulus jangan dipakai kebut-kebutan,’’ tegasnya. Operasi Cipta Kondisi melibatkan dua perwira Satuan Lantas dibantu Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Nusa Penida. Operasi Cipkon dilangsungkan di depan Kantor Pengadilan di Desa Kutampi Kaler. (dwa)

Bali Post/dwa

RAZIA – Personel Polsek Nusa Penida mengadakan razia kendaraan di wilayah Desa Kutampi Kaler.

Monitoring Proyek di Banjarangkan

Kasta Soroti Pengerjaan Lantai Gudang Farmasi Bali Post/dwa

PEMBINA – Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana menjadi pembina pada upacara bendera di SDN 1 Sampalan Kelod.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Semarapura (Bali Post) – Wakil Bupati Klungkung Made Kasta mengadakan monitoring ke sejumlah proyek pemerintah yang ada di Kecamatan Banjarangkan, Selasa (1/11) kemarin. Kegiatan ini untuk memastikan pengerjaan proyek diselesaikan tepat waktu dan kualitasnya terjaga. Wabup Kasta yang didampingi Kabag Pembangunan I Ketut Sena, Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU) I Wayan Darmawan dan tim monitoring mengunjungi sejumlah lokasi seperti pembangunan senderan irigasi Takmung-Lepang, pembangunan gedung Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Klungkung, pemeliharaan berkala jalan Getakan Sengkiding dan pembangunan gudang farmasi. Pada pantauan tersebut ditemukan proyek pembangunan gudang farmasi yang dikerjakan CV Lingga Karya Utama kualitasnya rendah. Kasta menyoroti pemasangan keramik lantai gedung yang kurang bagus. Padahal proyek yang baru rampung 80 persen ini menghabiskan anggaran Rp 2,4 miliar. “Pengerjaan lantai banyak yang asal-asalan karena saat digetok terasa kosong. Kalau dibiarkan keramiknya cepat jebol,” ujar Kasta. Wabup Klungkung mengimbau konsultan pengawas dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang pengerjaan Bali Post/dwa pembangunannya kurang maksimal segera melakukan MONITORING - Wakil Bupati Klungkung Made Kasta mengadakan monitoring ke langkah antisipasi. “Pengawas proyek agar sering sejumlah proyek pemerintah yang ada di Kecamatan Banjarangkan, Selasa (1/11) mengecek dan mengawasi dengan sebenar-benarnya pengerjaan proyek,” tegasnya. (dwa) kemarin.


Rabu Umanis, 2 November 2016

BULELENG

11

SOSOK ”Multiplier Effect” PEMBANGUNAN monumen perang Jagaraga di Desa Jagaraga Kecamatan Sawan, Buleleng akan membawa multiplier effect terhadap pembangunan dan ekonomi. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng Drs. Gede Komang, M.Si., Selasa (1/11) kemarin, mengatakan, simbol heroik itu dibangun mengingatkan akan perjuangan masyarakat Buleleng dalam melawan kolonial Belanda. “Pembangunan monumen itu dianggarkan Rp 14 miliar lebih. Pembangunan monumen Jagaraga diharapkan mampu meningkatkan semangat patriotisme,” ujar Gede Komang. Pembangunan monumen Jagaraga sebagai bukti sejarah bahwa pernah terjadi perang di tahun 1848 dan 1849. Itu berkaitan erat dengan sosok Patih Jelantik dan Jero Jempiring dengan teknik perang supit urang. Patih Jelantik menang dalam pertempuran dengan Belanda tahun 1848 dan setahun kemudian 1849 Belanda akhirnya memenangkan puputan Jagaraga. “Monumen Jagaraga segera diwujudkan dan menjadi kebanggaan masyarakat Buleleng. Pemerintah menargetkan selesai membangun pada 26 Desember 2016,” imbuhnya. Gede Komang berharap monumen ke depan memberi pembelajaran penting mengenai makna filosofi perang Jagaraga. Diakui pembangunan monumen atas dukungan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. dan Wabup dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. “Ke depan, monumen Jagaraga mampu sebagai tonggak perjuangan dalam melaksanakan revolusi mental. Keberadaan monumen akan berdampak luas kepada masyarakat. Salah satunya di sekitar monumen akan digunakan sebagai lokasi rekreasi. Ekonomi masyarakat lebih terpacu. Inilah multiplier effect dari pembangunan monumen ini,” tandasnya. (dgk)

Pilkada

Kampanye Hari Pertama, Polres Siaga Satu

Singaraja (Bali Post) Polres Buleleng meningkatkan pengamanan pada hari pertama kampanye calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, 4 November 2016. Pendukung calon tunggal PAS-Sutjidra diharapkan agar samasama menjaga ketertiban. “Kebetulan 4 November 2016 ini adalah hari pertama kampanye. Sehari sebelumnya, Buleleng sudah memberlakukan siaga satu. Operasi mantap praja tersebut dimulai 3 November 2016 pukul 00.00 wita. Otomatis kami sudah siaga satu berkaitan dengan pelaksanaan pilkada,” ujar Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Selasa (1/11) kemarin. Jajaran Polres Buleleng tetap berjaga di beberapa ruas jalan atau titik yang dianggap rawan. Dengan

demikian diharapkan Pilkada Buleleng berjalan tertib tanpa gesekan di masyarakat. “Kami imbau masyarakat untuk mengikuti pilkada dengan rasa aman dan nyaman. Kita jaga Pilkada Buleleng damai,” paparnya. Sementara itu, disinggung mengenai pola pengamanan, Kapolres mengatakan tidak jauh berbeda sewaktu tahapan pilkada. “Pola pengamanan di pilkada masih tetap seperti tahapan pilkada, kami tidak keluarkan seluruh pasukan sesuai situasi dan kondisi. Itulah fungsi intel dalam memberi informasiinformasi penting nanti. Jika terjadi tindakan ancaman di hari pertama kampanye, polisi sudah mampu mengatasi lebih dini,” demikian Sukawijaya. (kmb34)

Bali Post/kmb38

VILA – Sebuah vila yang sedang dibangun di Banjar Dinas Brongbong Desa Celukan Bawang, Gerokgak tanpa dilengkapi izin dan melanggar Perda RTRWK Buleleng.

Dewan Temukan Vila Tanpa Izin dan Langgar RTRWK

Singaraja (Bali Post) – Pembangunan akomodasi wisata di Buleleng tampaknya masih ada yang melanggar aturan. Seperti, vila di Banjar Dinas Brongbong Desa Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak dibangun tanpa dilengkapi izin. Selain itu, vila dengan kapasitas 8 kamar tidur, 1 kolam renang, bar, dan kantor depan ini lokasinya menyalahi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) Buleleng. Pelanggaran ini ditemukan setelah Komisi II DPRD Buleleng melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi vila, Selasa (1/11) kemarin. Sidak dipimpin Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa bersama anggotanya. Rombongan diterima pemilik vila Nengah Wita. Sebelum meminta penjelasan pihak pemilik, dewan mengamati lokasi Vila Dewantara tersebut untuk mendapatkan gambaran terkait lokasi termasuk kapasitas kamar tidur dan fasilitas pendukung lain yang kini sedang dibangun.

Dari pengamatan itu, lokasi vila tidak sesuai dengan peruntukan kawasan yang sudah diatur dalam Perda RTRWK. Sesuai amanat perda, Banjar Dinas Brongbong masuk sebagai zona industri. Faktanya, vila ini dibangun pada zona yang tidak diatur dalam perda. Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa mengatakan, keberadaan vila di Banjar Dinas Brongbong itu diketahui tanpa izin berdasarkan informasi dari warga. Menindaklanjuti laporan warga itu, pihaknya

kemudian melakukan sidak dan vila tersebut memang belum berizin. Selain itu, lokasi vila juga melanggar aturan perda RTRWK. Budiasa menyarankan kepada pemilik vila agar menghentikan sementara pembangunan. Pihaknya juga meminta agar pemiliknya segera mengurus perizinan. “Kami minta pemilik vila ini mengurus izin yang sudah diatur oleh pemerintah. Menunggu perizinan itu, pekerjaan agar dihentikan untuk sementara,” katanya. Di sisi lain, politisi asal Desa

Selat Kecamatan Sukasada ini mengatakan, pemerintah daerah tidak ada maksud untuk menghambat atau mempersulit setiap investasi yang masuk ke daerah. Justru, pemerintah daerah membuka keran investasi di segala bidang. Untuk itu, pemilik modal yang akan menanamkan investasinya wajib mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga tidak memunculkan persoalan di kemudian hari. Selain itu, satu kebiasaan yang kerap kali dilakukan pemilik modal adalah membangun lebih dahulu dan perizinan dilengkapi belakangan. Setidaknya, perilaku ini harus dihilangkan, sehingga keberadaan regulasi betulbetul menjadi pengikat setiap investasi yang masuk ke Buleleng. “Seperti kita ketahui Ke-

Singaraja (Bali Post) Jajaran Sat. Reskrim Polres Buleleng telah menangani kasus laporan balik yang diajukan Wakil Ketua II DPRD Buleleng Made Adi Purnawijaya. Adi Purnawijaya dituding merangkap jabatan dan diduga korupsi menerima gaji sebagai Ketua BPD Alasangker. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. mengatakan, laporan dinilai tanpa bukti kuat dan

melalui laporan balik Adi Purnawijaya, polisi tidak menemukan yang bersangkutan terindikasi korupsi seperti ditudingkan. “Masalah dugaan korupsi tersebut sementara kami belum ada temukan bukti-bukti. Sebab dari hasil pemeriksaan kami, uang itu ternyata tidak diserahkan ke yang bersangkutan (Adi Purnawijaya). Uang itu ada tapi masih dipegang seseorang (oknum),” ujarnya Selasa (1/11) kemarin.

Sukawijaya menambahkan, jajarannya telah melakukan penelusuran terhadap laporan sebelumnya yang menerpa Adi Purnawijaya. Pelapor Adi Purnawijaya merasa tanda tangannya telah dipalsukan oleh oknum untuk mengambil gaji dalam kedudukannya sebagai Ketua BPD Alasangker. “Lagi kami proses soal pemalsuan tanda tangannya. Ini masih diproses dengan uji lab. Benar atau tidak di lab

akan ketahuan. Sudah ada beberapa saksi diperiksa. Kami masih menunggu hasil uji lab,” tambahnya. Seperti diketahui, sebelumnya Adi Purnawijaya melaporkan balik tudingan korupsi yang ditujukan kepada dirinya. Tanda tangannya dipalsukan untuk mengambil gaji selama dia sudah tidak lagi menerima gaji dan resmi mengundurkan diri sebagai Ketua BPD Alasangker sejak tahun 2014. “Ini saya

camatan Gerokgak ini masuk zona industri. Kalau ingin berinvestasi silakan mengikuti regulasi,” tegasnya. Sementara itu, pemilik vila Nengah Wita mengaku vila yang dibangun bertahap sejak tiga tahun oleh anaknya Kadek Redika, belum memiliki izin. Sejak awal pembangunannya, pihaknya belum mengurus izin. Ini karena pembangunanya bersifat per tahap, sehingga dokumen perizinannya akan diurus setelah pembangunan rampung. Saat ini, anaknya sedang mengurus izin di instansi terkait di Pemkab Buleleng. “Anak saya masih mengajukan permohonan izin. Masalah penghentian pembangunan ini, nanti saya sampaikan kepada anak,” jelasnya. (kmb38)

laporkan tanda tangan saya yang dipalsukan. Kasus ini terkait masalah yang dilaporkan oknum LSM, tentang penerimaan gaji selaku BPD. Ternyata dari tahun 2014 tanda tangan saya itu dipalsukan. Saya merasa tidak pernah mengambil gaji. Karena kita taat dan menghormati hukum, kasus sekarang mulai ditangani pihak berwajib,” kata Adi Purnawijaya di Polres Buleleng, Senin lalu. (kmb34)

Polisi Tak Temukan Bukti Korupsi di BPD Alasangker

AKBP I Made Sukawijaya, M.Si.

Bali Post/kmb34

Amankan Musyawarah Sengketa Pilkada Singaraja (Bali Post) Tahapan musyawarah sengketa Pilkada Buleleng masih bergulir di Panwaslih Buleleng. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menekankan pengamanan tahapan pilkada termasuk sengketa yang diajukan paket calon perseorangan Dewa Nyoman SukrawanGede Dharma Wijaya. “Kita ketahui sengketa musyawarah Pilkada Buleleng masih berlanjut. Jadi, kami tetap libatkan pengawasan personel di Kantor Panwaslih Buleleng. Apabila di pleno paslon perseorangan di Kantor KPU Buleleng kita siapkan 270 personel, sekarang kita kurangi. Bila nanti dibutuhkan personel dari Polsek dan Brimob Polda akan tetap stand by tergantung situasi,” ujarnya, Selasa (1/11) kemarin. Polres Buleleng men-

jaga benar keamanan di perkotaan Singaraja dan sekitarnya. Sebab, tidak menutup kemungkinan dengan keputusan KPU Buleleng memajukan masa kampanye 4 November 2016, dan di kubu paket Surya sedang berkutat sengketa. Diantisipasi benturan antardua pendukung. Kapolres Sukawijaya mengingatkan pilkada sebagai ajang demokrasi membentuk kedewasaan berpolitik dan mencari pemimpin terbaik untuk memimpin Buleleng. Bukan lagi ajang keributan yang justru melunturkan nilai-nilai demokrasi. “Perkembangan lanjutan sidang musyawarah sengketa tetap dipantau. Paket Tim Surya tetap melakukan sengketa musyawarah. Kondisi sejauh ini kondusif masih aman terkendali,” tandasnya. (kmb34)

Tiga Kecamatan Rawan Peredaran Narkoba

Singaraja (Bali Post) – Tiga dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng rawan kasus penyalahgunaan narkoba yakni Sawan, Buleleng, dan Kecamatan Banjar. Hal itu berdasarkan catatan kasus yang diungkap polisi dan data dari Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Bali yang menyebut warga sadar melaporkan diri sebagai pengguna narkoba. Hal itu diungkapkan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs I Putu Gede SuBali Post/kmb38 wastawa, Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suwastawa, S.H. S.H. di

Singaraja, Selasa (1/11) kemarin. Dalam kunjungannya itu, Suwastawa didampingi Kasat Narkoba Polres Buleleng Kompol Made Adnyana Tunggal Jaya. Lebih jauh, Brigjen Pol. Suwastawa mengatakan, berdasarkan data kasus peredaran narkoba di Bali, Buleleng menduduki peringkat tiga. Predikat ini tidak lepas dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap oleh jajaran kepolisian di Buleleng. Dari catatan kasus itu, Kecamatan Sawan terutama di Desa Sangsit dan sekitarnya dikategorikan wilayah yang rawan terjadi peredaran narkoba. Sementara di Kecamatan Buleleng kasus yang muncul terjadi di Lovina yang notabene menjadi pusat pariwisata di Bali Utara. Sedangkan, beberapa desa di Kecamatan Banjar juga masuk catatan polisi yang menyebut sering terjadi kasus penyalahgunaan narkoba. Selain berdasarkan catatan kasus, lanjut Brigjen Pol. Suwastawa, indikator lain yang membuat tiga kecamatan ini masuk daerah rawan kasus peny-

alahgunaan narkoba berdasarkan data di BNNP Bali yang menyebut bahwa warga di tiga wilayah ini dengan sadar melapor sebagai pengguna narkoba. “Dari daerah rawan terjadi kasus ini kemudian penyalahgunaan narkoba di Buleleng menyebar ke beberapa pengguna mulai dari orang kaya, karyawan swasta, PNS, hingga kalangan mahasiswa dan pelajar,” katanya. Menurut Suwastawa, menekan penyebaran kasus di tiga wilaya rawan itu, BNNP bersama aparat kepolisian di Buleleng memberikan atensi khusus untuk memberantas pelaku kejahatan perusak masa depan ini. Untuk mengoptimalkan pengungkapan kasus, pihaknya mengimbau agar warga lebih peduli dan sadar memberikan informasi kepada aparat jika mengetahui terjadi kasus peredaran narkoba. Partisipasi ini perlu dibangkitkan terus, sehinga kalau masyarakat sadar menginformasi, kepolisian dapat menangkap pelakunya dan menindak sesuai koridor hukum. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Umanis, 2 November 2016

Longsor di Yehsumbul Timpa Dua Rumah Warga Bali Post/olo

MOU – SMKN 2 Negara seusai penandatanganan MoU dengan Astra Motor. Sebelumnya digelar Pacaruan Rsi Gana dan Pamelaspasan Patung Dewi Saraswati.

SMKN 2 Negara Gelar ”Pacaruan Rsi Gana” dan ”Pamelaspasan” Patung Saraswati Negara (Bali Post) – SMKN 2 Negara menggelar upacara Pacaruan Rsi Gana dan Pamelaspas Patung Saraswati, Selasa (1/11) kemarin. Acara yang dihadiri Asisten II Setda Jembrana, I Ketut Windia mewakili Bupati Jembrana, Wakil Ketua DPRD Jembrana, Kadis Dikporaparbud Jembrana, Camat Negara, tokoh masyarakat Desa Baluk, Komite, perwakilan Astra Motor, perwakilan SMKN 1 Gerokgak dan SMKN 1 Klungkung, itu juga diisi penandatanganan MoU dengan Astra Honda Motor dan pameran hasil produksi siswa SMK. Kepala SMK N 2 Negara, I Ketut Suartika, mengatakan pembangunan patung Dewi Saraswati sebagai lambang pengetahuan dipelaspas dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi pendidik dan peserta didik SMKN 2 Negara untuk dapat memacu semangat belajarnya. Pembuatan patung ini menghabiskan dana Rp 70 juta dilaksanakan secara swadaya berasal dari sumbangan semua komponen sekolah dan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri). Pacaruan rsi gana madasar panca sanak madurga dilaksanakan untuk menjaga keharmonisan lingkungan, baik secara vertikal maupun horizontal, sehingga keluarga besar SMKN 2 Negara akan dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya lebih baik. Prosesi upacara pacaruan rsi gana dan pamelaspasan ini diikuti seluruh komponen sekolah di-puput Ida Rsi

Gria Petamon Baler Bale Agung, Negara. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama kurikulum teknik sepeda motor dengan Honda dan penandatanganan prasasti Patung Saraswati. Melalui kerja sama link & match ini diharapkan bisa meningkatkan proses pembelajaran SMKN 2 Negara yang nantinya menghasilkan output dan outcome kompeten serta dapat bersaing di dunia kerja. Bupati Jembrana I Putu Artha yang diwakili Asisten II Setda Jembrana, I Ketut Windra, menyambut baik upaya yang dilakukan SMKN 2 Negara ini. Kerja sama dengan DUDI sejalan dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo dan diharapkan bisa meningkatkan kualitas SMK sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten siap bersaing di dunia kerja. Kegiatan juga diisi dengan pameran hasil produksi sejumlah SMK Negeri dan swasta di Jembrana. SMK Negeri yang awal dibentuk tahun 1993 bernama Sekolah Menengah Teknologi Pertanian (SMTP) Jembrana ini memiliki 905 siswa dengan 34 rombongan belajar. Dengan enam program studi keahlian meliputi Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH), Agribisnis Ternak Unggas (ATU), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) dan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHPI). (kmb26/k100)

Negara (Bali Post) Penataan areal rest area di Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, belum berjalan mulus. Pasalnya, ada salah satu bangunan lawas yang bersebelahan dengan lokasi dinilai mengganggu penataan karena mangkrak. Ternyata, dari informasi bangunan tersebut memang belum bisa dibongkar lantaran bukan aset Pemkab. Di areal rest area yang berada di tebing ini menyajikan pemandanga n lautan dengan matahari terbenam. Bangunan lawas yang tak terawat ini, menurut warga, dulunya digunakan sebagai pos pemantau. Selain rusak karena tak beratap, juga terdapat menara yang dulunya digunakan untuk memantau penyelundupan sapi melalui jalur pantai ini. Karena lokasinya bersebelahan dengan areal rest area, kedua bangunan yang sudah ditumbuhi se-

mak itu memberikan kesan angker. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Dikporaparbud) Jembrana, I Nengah Alit, Selasa (1/11) kemarin mengatakan dalam penataan kawasan wisata Candikusuma yang dilakukan bertahap itu masih terganjal satu bangunan lawas tepat di samping rest area. Lahan dan bangunan itu merupakan aset provinsi. Karena itu, untuk memperlancar pengembangan dan penataan areal tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemprov untuk pemanfaatan lahan tersebut. Selain itu, di sana juga rencananya akan dibangun tempat pementasan kesenian. Tepat di bangunan menara itu akan dibangun stage. Apalagi, di sekitar lahan tersebut juga sedang dibangun kantor desa baru. (kmb26)

Negara (Bali Post) Bencana longsor terjadi di Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Minggu (30/10) lalu. Dua rumah warga yakni masing-masing Made Rai (60) di Banjar Pangkung Languan Mekar dan Gusti Putu Arya Wedagama (45) di Banjar Pangkung Languan Kelod, tertimpa longsoran tebing dan mengalami kerusakan cukup berat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Kedua keluarga penghuni rumah masingmasing terpaksa diungsikan guna menghindari adanya longsor susulan. Selain menimpa rumah, longsoran itu juga menutup akses jalan ke rumah Made Rai. “Longsor terjadi saat hujan deras pada Minggu lalu,” kata istri Made Rai, Komang Tantri, Selasa (1/11) kemarin. Komang Tantri yang bekerja sebagai petani ini mengatakan saat longsor terjadi, ia berada di kamar. Tebing setinggi 50 meter di timur rumahnya itu longsor. Suara gemuruh pun terjadi. Longsoran itu menimpa dua kamar rumah yang merupakan bantuan bedah rumah dari pemerintah provinsi pada tahun 2012 lalu. Akibatnya, tembok rumah rusak berat. Reruntuhan tembok dan tebing berupa batu padas bercampur tanah masuk ke kedua kamar tidur. Kejadian longsor di lokasi tersebut merupakan yang kedua kalinya. Dua tahun lalu rumahnya juga mengalami hal serupa. Di samping karena dekatnya jarak antara rumah dengan tebing, juga tidak adanya penahan tebing baik berupa senderan maupun pepohonan. Melihat kondisi rumah korban yang sudah tidak

memungkinkan lagi dijadikan tempat tinggal, maka Perbekel Desa Yehsumbul menyarankan kepada pihak korban agar pindah tempat dari lokasi tersebut. “Ya kami akan mengungsi ke lokasi lain. Nantinya akan tinggal di dekat sungai. Di sana ada tanah warisan yang belum dibagi,” jelasnya. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian cukup besar. Sebab, korban baru membuat pondasi untuk dibangun rumah dan ditempati oleh anaknya. Sementara itu, bencana longsor juga menimpa rumah dan dapur milik keluarga Arya Wedagama di Pangkung Languan Kelod. Sayu Asri, istri dari Arya Wedagama mengatakan kejadiannya hampir bersamaan. Longsoran tebing hingga ke jalan. Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian belasan juta rupiah. Perbekel Yehsumbul, I Komang Dentra, menjelaskan rumah milik Made Rai yang tertimpa longsor itu memang diakui merupakan bantuan bedah rumah tahun 2012 lalu. Beberapa tahun lalu, di lokasi itu juga sempat terjadi longsor tetapi tidak separah ini. Untuk sementara, Made Rai terpaksa diungsikan dan tinggal di tenda. (kmb26/kmb)

Bali Post/olo

LONGSOR - Longsoran tebing setinggi 50 meter menimpa rumah warga di Pangkung Languan Mekar Yehsumbul Mendoyo dan membuat keluarga ini harus mengungsi.

Jalan Kabupaten Ditarget Rampung Dua Tahun

Penataan Candikusuma Terhalang Bangunan Mangkrak

Bali Post/olo

TINJAU – Wabup Kembang saat meninjau jalan rusak di Katulampa yang saat ini sedang diperbaiki. Pemerintah menargetkan jalan yang merupakan kewenangan kabupaten bisa tuntas diperbaiki dalam dua tahun ke depan.

Ratusan Liter Miras Diamankan di Gilimanuk

Negara (Bali Post) – Upaya pengiriman ratusan liter minuman keras (miras) antarpulau melalui Pelabuhan Gilimanuk digagalkan jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Selasa (1/11) dini hari. Dari informasi di Mapolsek Gilimanuk, penangkapan ini berawal dari pemeriksaan rutin yang dilakukan di pos II pintu masuk Bali. Saat bus AKAP Rasa Sayang dengan nomor polisi EA 7299 M masuk, dilakukan

pemeriksaan bagasi. Dari pemeriksaan itu petugas mencurigai ratusan botol air mineral. Setelah diambil salah satu dan tutup botol dibuka, ternyata baunya miras. Petugas langsung mengamankan ratusan botol miras itu berikut memintai keterangan lebih lanjut sopir bus, Mursin (44), asal Desa Lampe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima Timur. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Anak

Agung Gede Arka membenarkan penangkapan ratusan liter miras tersebut. Dari pengecekan diketahui ada 138 botol ukuran 1.500 ml atau sekitar 207 liter. Dari pengakuan sopir, rencananya miras yang dibeli di Tuban, Jawa Timur itu akan dibawa ke Bima untuk dijual kembali. Seluruh miras itu dibeli seharga Rp 3,3 juta. Pelaku dan barang bukti saat ini diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. (kmb26)

Bali Post/olo

BANGUNAN LAWAS - Bangunan lawas yang dulu merupakan pos pemantau menghalangi penataan rest area Candikusuma.

Bali Post/olo

TUNJUKKAN MIRAS – Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk bersama jajaran reskrim menunjukkan sejumlah botol miras yang hendak diselundupkan Bima.

Negara (Bali Post) Jalan umum di Kabupaten Jembrana masih banyak yang kondisinya rusak, baik itu berat maupun ringan. Khusus jalan yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, ditargetkan rampung dalam waktu dua tahun ke depan. Sebab, dari total jalan sepanjang 1075,93 km, masih 333,92 km perlu mendapatkan perbaikan. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau ruas jalan rusak di Katulampa, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Selasa (1/10) kemarin. Ia mengatakan seluruh jalan yang rusak itu bisa tuntas diperbaiki, baik itu hotmix maupun pengaspalan (redimix). Jalan Katulampa menuju Banjar Tunas Mekar saat ini sedang dilakukan pengaspalan sepanjang 2,4 km. Wabup yang datang dengan dibonceng motor merasakan langsung kondisi jalan yang rusak itu. Jalan ini merupakan jalur alternatif warga Banjar Katulampa menuju Banjar Tunas Mekar serta merupakan akses jalan potensial perkebunan dan pertanian. Wabup Kembang juga mengingatkan dalam menangani persoalan infrastruktur, utamanya jalan, telah diatur pembagian kewenangan antara pemerintah daerah

maupun desa. Pihak desa juga dibebankan untuk memperbaiki jalan-jalan desa yang di Jembrana dengan panjang 710,96 km. “Masyarakat juga harus memahami mana jalan yang menjadi kewenangan pemerintah masing-masing. Untuk itu, jika nantinya ada permohonan maupun usulan perbaikan, maka bisa tepat sasaran ke yang berwenang,“ kata Wabup Kembang. Selain itu, ada juga jalan usaha tani sebagai sarana transportasi kawasan pertanian menjadi kewenangan Dinas Pertanian. Wabup meminta kepada warga untuk gotong royong minimal sebulan sekali. Membersihkan got, selokan dan lainnya. Tujuannya agar air tidak meluber ke jalan ketika hujan turun. Demikian juga bagi warga yang ingin menghubungkan pipa-pipa airnya agar lebih awal sehingga ketika jalan telah selesai tidak ada pengerjaan lagi. Kadis PU Jembrana I Gusti Putu Merthadana menerangkan tiap tahunnya Pemkab Jembrana mengalokasikan anggaran yang cukup besar dalam perbaikan jalan. Tahun ini, untuk jalan sepanjang 172 km menyerap anggaran Rp 128 miliar. Bersumber dari DAK (dana pusat) sebesar Rp 96 miliar dan Rp 32 miliar dari APBD Kabupaten Jembrana, khusus untuk perbaikan sarana jalan. (kmb26)


Rabu Umanis, 2 November 2016

SOSOK Sentuh Satu Triliun MASYARAKAT Bali punya LPD sebagai lembaga keuangan mikro milik desa adat. Dalam persaingan antarlembaga keuangan yang semakin ketat, LPD hingga saat ini masih eksis menjadi lembaga keuangan kebanggaan desa adat. Tetapi, melihat persaingan sudah semakin ketat, setiap pengurus LPD harus terus meningkatkan kualitas, khususnya LPD yang belum berprestasi, apalagi yang hendak bangkrut. Demikian disampaikan Ketua BKS-LPD Karangasem, I Made Mastiawan, Selasa (1/11) kemarin. Selama 17 tahun memimpin BKS (Badan Kerja Sama) -LPD di Karangasem, Mastiawan merasakan kualitas SDM masih menjadi kendala perkembangan LPD. Sehingga, di Karangasem ada LPD kalau sudah maju, akan terus maju sendirian. Sedangkan yang terpuruk kian terpuruk saja. Ada rasa enggan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan maupun pelayanan kepada masyarakat. Masalahnya gagal persaingan lantaran jarang evaluasi dan observasi bagaimana sukses LPD yang maju di desa. “Standar kualitas pengurus LPD sudah ada. Kembali pada pengurusnya, mau berubah atau tidak,” kata Mastiawan yang kini masih konsisten mengawal LPD Sibetan sebagai LPD terbesar di Karangasem. Total asetnya mencapai Rp 118 miliar dengan jumlah nasabah sekitar 13 ribu. Pada ulang tahun BKS-LPD yang ke-17 November ini, Mastiawan berharap LPD terus memotivasi dan berinovasi untuk berbenah menjadi lebih baik dari tahun ke tahun. Selama ini, BKS-LPD setiap tahun sering melakukan pelatihan untuk mencapai standar kualitas pengurus LPD yang diharapkan BKS-LPD. Proses pelatihan ini dilakukan mulai dari pengurus BKS-LPD tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. “Saya juga gabung di tim pembinaan LPD di Dinas Koperasi Karangasem. Setiap tahun sudah ada beberapa LPD yang bangkit lagi. Mudah-mudahan LPD lain yang masih bermasalah juga bisa bangkit lagi,” harapnya. Untuk diketahui, data terakhir Juni 2016, menunjukkan jumlah aset LPD, 190 LPD se-Karangasem sudah mencapai Rp 936 miliar lebih. Tahun depan, aset seluruh LPD di Karangasem diperkirakan menyentuh angka Rp 1 triliun. (gik)

Tabrak Truk, Suarjana Tewas Amlapura (Bali Post) Seorang pengendara sepeda motor I Gede Suarjana (41) tewas seketika setelah terlibat kecelakaan di Banjar Dinas Labuan Desa Antiga Kecamatan Manggis, Selasa (1/11) kemarin. Pengendara sepeda motor yang tinggal di Jalan Anyelir, Gang Rama III B nomor 7 Denpasar Timur ini, tewas setelah dihantam truk tangki elpiji dari arah Klungkung menuju Amlapura. Suarjana langsung tewas di tempat, sedangkan yang diboncengnya Ni Nyoman Srinami (38) mengalami luka berat. Kapolsek Manggis, Kompol Dewa Gede Putra, membenarkan adanya kecelakaaan itu. Sebelum kejadian, sopir truk tangki Sang Putu Sudibya (44) melaju dari arah Klungkung menuju Amlapura. Saat tiba di TKP, sopir asal Desa Bebalang, Bangli ini kesulitan menghindari korban. Sebab, dari arah berlawanan, korban melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian kehilangan kendali oleng ke kanan. Sehingga truk tangki ini tanpa ampun langsung menghantam sepeda motor korban. Kejadiannya sekitar pukul 12.00 Wita. “Pengendaranya meninggal di tempat, sedangkan yang diboncengnya selamat,” kata Kapolsek. Tabrakan cukup keras itu mengakibatkan sepeda motor, korban dan teman yang dibonceng terpental belasan meter. Ni Nyoman Srinami yang tinggal di Jalan Trengguli, Tembau Kaja, Penatih ini selamat. Dia mengalami luka berat, patah betis kanannya. Dia sempat mendapat perawatan di Klinik Penta Medika Manggis, sebelum dirujuk ke RSUP Sanglah, untuk penanganan medis lebih intensif. (kmb31)

Setubuhi Anak di Bawah Umur

AD Dihukum Setahun, Jaksa Banding Amlapura (Bali Post) – Kasus persetubuhan anak di bawah umur dengan terdakwa I Nyoman AD (17), diputus hukuman pidana percobaan, oleh majelis hakim tunggal Dzulkarnain, M.H. pada sidang di Pengadilan Negeri Amlapura, beberapa hari lalu. Atas putusan hukuman percobaan itu, JPU dari Kejari Amlapura yang menuntut terdakwa hukuman empat tahun penjara, Senin (31/10) di PN Amlapura, menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Denpasar. JPU Made Santiawan pada sidang pembacaan tuntutannya pekan lalu, menuntut terdakwa AD supaya dihukum empat tahun penjara, ditambah subsider berupa kerja sosial. Namun, hakim tunggal Dzulkarnain menghukum terdakwa selama satu tahun dengan masa percobaan dua tahun. Sementara denda subsider berupa kerja sosial di Kantor Perbekel Pertima. ‘’Ancaman hukuman terdakwa sebenarnya 7,5 tahun penjara,’’ ujar JPU Santiawan. Di lain pihak, pendamping terdakwa AD, Ni Nyoman Suparni, yang ditemui di PN Amlapura, Selasa (1/11) kemarin, mengakui JPU banding ke PT atas putusan yang dinilai ringan itu. ‘’Banding itu hak dari JPU,’’ ujar Suparni. Suparni mengatakan, pada sidang sistem peradilan anak (SPA) sebelumnya, kasus itu memang sempat dinyatakan diversi (terdakwa dikembalikan kepada keluarganya untuk dididik). Namun, kemudian diversi dinyatakan batal dan akhirnya persidangan dilanjutkan. Suparni mengatakan, sebenarnya kasus itu memang terjadi dan dilaporkan pihak keluarga korban tahun lalu. ‘’Terdakwa dan keluarganya terkejut, karena persidangan berlanjut,’’ ujar Suparni. Suparni mengatakan, terdakwa AD dan korbannya TA (15) sebenarnya mereka pacaran. Mereka saat itu masih sama-sama sekolah. Pada satu hari pada 2015, TA mendatangi terdakwa di rumahnya di sebuah desa di Kecamatan Karangasem. Terdakwa AD mengajak korban jalan-jalan sampai malam. Akhirnya, saat disuruh pulang ke rumahnya, TA tak mau. Korban menginap. Di sanalah AD menyetubuhi korban malam itu sebanyak dua kali. Di lain pihak, orangtua korban dari sebuah kampung di dekat Kota Amlapura, kehilangan anak. Dia melapor ke polisi. Saat korban pulang, TA ditanyani ke mana saja menghilang? TA mengakui dia menginap dan disetubuhi AD. Keluarga korban sempat tak terima anaknya yang masih pelajar diperlakukan tak senonoh. Akhirnya, meski sempat dilakukan perdamaian antarkeluarga, kasus persetubuhan antara dua orang anak yang saat itu masih di bawah umur itu, harus diselesaikan ke meja hijau PN Amlapura. Sementara kemarin, majelis hakim di PN Amlapura juga menyidangkan dua kasus pelecehan seksual yakni persetujuan yang terdakwanya dewasa, korban anak perempuan masih di bawah umur. Terdakwa Gede Morvin Pratama (23) disidangkan karena menyetubuhi seorang anak perempuan yang saat kejadian dalam kondisi pingsan, karena mabuk arak di sebuah banjar di Kecamatan Kubu. Sedangkan, I Made Alit (24) pemuda dari perbukitan tandus di Desa Bunutan, itu menginapkan dan menyetubuhi pacarnya juga seorang anak gadis yang masih di bawah usia 18 tahun. (013)

KARANGASEM

13

Terkait Pro-Kontra Pabrik Beton

Desa Adat Angantelu Serahkan ke Pemkab Amlapura (Bali Post) -

Pro-kontra pabrik beton di Banjar Dinas Yeh Malet Desa Antiga Kelod, Manggis, Karangasem, sempat menjadi sorotan serius Desa Adat Angantelu -- yang mewilahi Desa Dinas Antiga dan Desa Antiga Kelod. Klian Desa Adat Angantelu, I Gede Dastra, Selasa (1/11) kemarin, mengaku sempat terjadi mediasi antara investor dengan warga Banjar Adat Yeh Malet. Hasil mediasi saat itu diputuskan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pemerintah daerah. Ikhwal pembangunan pabrik beton ini pihak investor sudah berkoordinasi dengan Banjar Adat Yeh Malet sejak Januari lalu. Saat pertemuan pertama, Dastra mengatakan warga awalnya setuju, sehingga investor melanjutkan proses permohonan izin ke pemerintah daerah. Karena proses perizinan juga harus ada surat rekomendasi Klian Desa Adat, barulah pihaknya dihubungi investor. Hasil koordinasi, dari Desa Adat Angantelu mengeluarkan syarat-syarat, antara lain agar investor menaati awig-awig. Sesuai pararem, investor harus bersedia membayar dana tali kasih. Kalau ada upacara

adat di desa adat juga harus memberikan sumbangan. Tenaga kerjanya diharapkan 50 persen warga desa adat. Dana tali kasih Rp 3 juta per tahun. Sedangkan untuk banjar adat Rp 1 juta per bulan. Februari proyek fisik bangunan sudah dimulai. Warga yang tidak tahu rencana ini, khususnya yang tidak ikut pertemuan di Banjar Adat Yeh Malet, kaget setelah lahan hak milik pribadi itu ditembok beton, dan pengerjaan bangunan fisik dilakukan di dalam areal tersebut. Padahal lahan ini hak milik I Gusti Bagus Adnyana dari Gria Dawan Kelod, Klungkung. Lama-kelamaan, perihal pembangunan pabrik

beton ini terus jadi prokontra dan tensinya semakin memanas. Alasan desa adat mendukung karena membuka lapangan pekerjaan. Sedangkan, alasan menolak, saat itu karena dikhawatirkan polusi pabrik beton itu dapat mengganggu pernapasan, meski dari pihak investor sebelumnya sudah dijelaskan tidak terjadi polusi karena sudah diantisipasi teknologi. “Pada situasi pro-kontra ini, ada surat kaleng dikirim kelompok kontra Bupati Karangasem. Karena terjadi pro-kontra, Pemkab Karangasem memutuskan menunda proses perizinan investor tersebut,” kata Dastra. Masalah ini sempat diba-

Bali Post/kmb31

Klian Desa Adat Angantelu I Gede Dastra

has dalam rapat investor dengan warga Banjar Adat Yeh Malet di Pura Subak Abian Taman Sri Yeh Malet, karena Bale Banjar Adat

Yeh Malet dipakai upacara ngaben. Kebetulan, warga banjar adat juga merupakan warga subak. Rapat sempat tegang. Selain karena pro dan kontra, ketegangan juga dipicu pembagian uang makan dari pihak perusahaan sebesar Rp 50 ribu per orang kepada anggota banjar, yang terkesan tidak adil. Kesimpulannya, Dastra menegaskan Desa Adat Angantelu menyerahkan masalah itu sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten (pemkab), apakah pabrik beton itu layak dilanjutkan atau tidak. Setelah itu, suasana berangsur-angsur kondusif. Sejak pertemuan kedua itu, pemkab belum juga mengambil sikap, apakah melanjutkan proses perizinan dari pihak investor atau tidak. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Karangasem, I Ketut Sumarta, berdalih menunggu situasi di lapangan kondusif. (kmb31)

Isu Agama Jangan Dipakai Kepentingan Politik Amlapura (Bali Post) Persoalan SARA (suku, agama, ras dan antar-golongan) mencuat dalam dialog lintas agama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karangasem di Wantilan Pemkab Karangasem, Selasa (1/11) kemarin. Suasana memanas di Pilgub DKI Jakarta, berimbas ke daerah yang membuat khawatir kerukunan umat beragama jadi retak di daerah-daerah, termasuk Bali. FKUB Provinsi Bali menyerukan jangan memakai isu SARA di mana pun, khususnya agama, untuk kepentingan politik. Penegasan tersebut disampaikan Ketua FKUB Bali Ida I Dewa Gede Ngurah Swastha di hadapan sejumlah tokoh lintas agama, ratusan generasi muda dalam beberapa OKP (Organisasi Kepemudaan) dan tokoh masyarakat adat. Sekali isu agama ini membuat pecah di suatu daerah, maka ini akan menjadi masif hingga di seluruh Indonesia. Fenomena ini sudah terlihat gamplang terutama menjelang Pilgub DKI Jakarta. Persoalan agama dan etnis kini ramai dimasalahkan dalam memilih pemimpin ibu kota. Tokoh agama asal Puri Den Becingah, Klungkung ini, meminta masyarakat Bali tetap tenang

dan tetap menjaga kerukunan antar-umat beragama. Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia, yang bergelar Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet ini, menyerukan hal serupa melalui lembaga itu di seluruh Indonesia, agar tetap menjaga kerukunan antar-umat beragama. Sebab, pihaknya menyadari masyarakat Indonesia bersifat komunal. Bila ada kelompok agama tertentu tertindas di daerah lain, maka dikhawatirkan akan terjadi pembalasan serupa di daerah lain. “Bila sampai terjadi, hal itu sangat mengerikan. Maka dari itu, saya sudah sampaikan surat kepada FKUB di seluruh Indonesia dan tembusan kepada bupatinya, agar ini menjadi perhatian kita bersama. Sikap FKUB, ini sudah siaga satu,” tegasnya. Ketua MUI Karangasem Haji Murshid menambahkan, kerukunan umat beragama yang terjadi di Bali, sudah mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Karena itu, dia meminta agar suasana harmonis ini terus dipertahankan. Dia meminta masyarakat harus jeli menilai setiap persoalan yang kadang-kadang membawa nama baik agama dan digiring dalam konflik SARA. Sebab,

Bali Post/kmb31

LINTAS AGAMA - Para peserta saat mengikuti dialog lintas agama di Wantilan Pemkab Karangasem. konflik terjadi bermula dari persoalan-persoalan individu. “Kalau ada kelompok radikal, yang mengatasnamakan Islam, maka dapat dipastikan dia bukan Islam. Sebab, Islam tidak pernah mengajarkan membunuh atau pun menyakiti orang lain,” tegasnya. Untuk terus menjaga kerukunan umat beragama ini, akademisi dari Unud Dr. Drs. I Gede Wardana, M.Si.

menegaskan jangan ada lagi istilah diktator mayoritas maupun tirani minoritas. Sebab, masyarakat Indonesia hidup dalam keberagamaan. Ini akan menjadi pembeda dan kekuatan bagi negara seperti Indonesia, bila kerukunan umat beragama terus dapat dijaga dengan baik. Ketua FKUB Karangasem I Made Sudiarsa, mengatakan khusus di Karangasem, konf-

lik-konflik yang melibatkan antar-umat beragama sudah dapat tertangani dengan baik. Contoh kasus terakhir di Desa Adat Ujung Hyang, di mana umat Islam dilarang mengubur mayat di tanah pribadi oleh masyarakat desa adat. Pihaknya menegaskan itu bukan konflik SARA, tetapi persoalan individu. Masalah itu pun sudah tuntas. (kmb31)

Jadi Pengecer TSSM, Guru Koper Disidang Amlapura (Bali Post) – Oknum guru SD I Wayan Koper (47) disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Senin (31/10) lalu. Guru yang bertugas di sebuh SD di Desa Ababi, Karangasem didakwa JPU Putu Yumi Antari, karena ia menjadi pengecer togel jenis TSSM. Sebelumnya, 15 Agustus lalu, Koper dibekuk polisi anggota Mapolda Bali. Salah satu polisi yang ikut membekuknya, saksi Sopy-

an (36) dan rekannya Made Desi. Saat itu, dia baru pulang dari sawah, diduga usai menjual togel kepada pembelinya lewat layanan pesan singkat (SMS). Dari pengakuan Koper, salah satu pembelinya yakni saksi Nyoman Kari (64) tetangganya di Ababi. Polisi selain menangkap Koper juga barang bukti di antaranya kertas paito, lembaran seribu mimpi. Saksi Sopyan mengatakan, semula

pihaknya menduga terdakwa adalah bandar kecil-kecilan atau pengepul. Namun, dari pengakuan terdakwa saat diinterogasi polisi, diketahui terdakwa sebagai pengecer dan memiliki atasan yang bernama Wayan. Wayan, kata Sopyan saat ini masih dalam proses hukum. Saat memberikan keterangan di depan penyidik Polda Bali, saksi Sopyan memberikan keterangan terdakwa mendapatkan komisi 12 persen dari

hasil penjualan togel dari atasannya Wayan. Atas keterangan para saksi, terdakwa Koper di depan majelis hakim yang diketuai Gde Adi Gandha Wijaya, membenarkan keterangan semua saksi. Terdakwa giliran mendapatkan kesempatan menyampaikan pledoinya –-pembelaannya -- pada sidang berikutnya minggu depan. Sementara, Selasa (1/11) kemarin, seorang

pedagang warung kecil yang nyambi jualan togel kepada sopir truk galian C yang mampir di warungnya di Banjar Darmawinangun, Kubu, Karangasem, Ni Ketut Pura (37), juga disidangkan di PN Amlapura. Pura yang masih melajang itu dibekuk polisi dua bulan lalu dan ditahan. ‘’Terdakwa sempat tak mau ditahan dan minta pulang,’’ ujar JPU Made Santiawan. (013)

Rata-rata Tulisan Siswa Buruk

Banyak Main ’’Gadget’’ Bisa Memicu Kanker Implikasi informasi dan teknologi (IT) dewasa ini membuat anak-anak selalu lengket setiap saat dengan handphone-nya. Mereka suntuk membuka web seperti facebook, whatsApp, instagram, line, maupun messager, BBM, dan jenis online lainnya. Ada indikasi, efek buruk IT di satu sisi, mengakibatkan siswa enggan belajar secara khusus berkaitan seni melukis, membuat ketrampilan termasuk menulis. Akibatnya, tidak salah kemudian Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengkritisi bentuk tulisan siswa usai membaca 40 ribu surat curahan hati -- curhat -- mereka. Mayoritas tulisan anak-anak tidak jelas lekuk dan bentuknya, sehingga sulit dibaca. Produk gaya tulisan seperti oleh masyarakat Bali disebut tulisan seperti kekeh siap -- seperti dicakar ayam -- artinya tidak ada bentuk jelas dan sukar dimengerti maknanya. Bagaimanakah menyiasati hal itu agar tulisan anakanak bisa bentuk lekuk-lekuknya jelas sehingga mudah dibaca?

BERBARIS - Siswa SMAN di satu sekolah di Amlapura berbaris di halaman sekolah, saat diberi pengarahan Bupati Mas Sumatri yang menggandeng pihak yayasan.

RATA-RATA Bupati menilai tulisan tangan siswasiswi di Karangasem buruk. Hal yang sama diungkapkan Ni Putu Suaryani dari Yayasan Lentera Bakti Nusantara yang bergerak di bidang peningkatan literasi (gemar membaca). Suaryani yang berasal dari Antiga, Karangasem, selalu mengikuti kunjungan Bupati Mas Sumatri. Maka itu tahu persis ketika Bupati merespons surat curhat siswa itu ketika mengadakan kunjungan ke sejumlah sekolah dari SD, SMP, dan SMA/SMK di Karan-

nantinya akan terbiasa menulis halus. Mereka juga bisa kreatif, kesabarannya lebih terlatih juga daya ingat akibat fungsi otak sinergis. Selain itu berdampak pada kelenturan jemari tangan. ‘’Menulis tangan sesungguhnya dapat mensinkronkan antara pikiran, otak, dan gerakan tangan. Aktivitas baca buku, menulis halus di buku tulis, secara signifikan dapat mengurangi kontak mata dengan gadget. Sebab dari penelitian, kalau terlalu banyak mata terpapar radiasi gadget atau radiasi komputer akan

gasem selama tiga hari, sejak Selasa (25/10) lalu. Suaryani mengatakan, sangat berbeda mengetik di HP, laptop, komputer dan gadget, dengan menulis dengan tangan di buku tulis. Soal kenapa tulisan tangan siswa kekeh siap, karena siswa kini malas, tak biasa dan jarang menulis halus, melatih tangannya dengan baik. Anak-anak tampak lebih suntuk memainkan gadgetnya, untuk SMS, facebook-an. Padahal, sangat banyak keuntungan dan berlatih menulis. Dengan rajin menulis, siswa

Bali Post/bud

berdampak negative. Misalnya bisa terjadi kelainan mata pada jangka panjang, bahkan memicu kanker,’’ paparnya. Bupati Karangasem meminta generasi muda, para pelajar di Karangasem terus kreatif dan rajin belajar. Sebab, di pundak generasi muda dan pelajar itulah terletak masa depan bangsa tentunya masa depan Kabupaten Karangasem. ‘’Jangan suka kebut-kebutan di jalan, apalagi sambil memegang HP. Mapuikan dengan teman lebihlebih berkelahi,’’ pintanya. Bupati Mas Sumatri juga

meminta para pelajar rajin membaca, sehingga kelak jadi pintar. Usahakan jangan putus sekolah. Dikatakan, sampai kini keadaan di Karangasem masih memprihatinkan. Soalnya, rata-rata lama sekolah warga Karangasem berdasarkan data statistik masih 5,3 tahun. Artinya masih banyak anak-anak yang tak tamat SD. Warga yang buta huruf juga masih banyak. Angkanya lebih dari 14 ribu orang. ‘’Kalau banyak yang belum melewati jenjang SD, lalu bagaimana mereka bisa cerdas?’’ ujarnya. Diharapkan dengan rajin bersekolah, nantinya warga Karangasem menjadi lebih maju, tak kalah dengan warga luar daerah termasuk warga asing. Dari transformasi lebih, belajar segala hal dengan giatlah, warga Karangasem bisa menjadi lebih intelek, cerdas spiritual, cerdas emosional dan selalu berbakti kepada orangtua. ‘’Masa depan anak-anak dan generasi muda Karangasem ada di tangan anak-anak,’’ ujar Bupati Mas di depan ratusan siswa SMAN 1 Amlapura. Pernyataan serupa juga kerap disampaikan di depan siswa di sekolah lain saat mengunjungi siswa di sekolah berbeda, kepala sekolah termasuk guru mereka. (bud)


TABANAN

14

Rabu Umanis, 2 November 2016

Sidak Tertib Administrasi

Penyampaian Pandangan Fraksi

44 Pelanggar Disidang di Tempat

Bali Post/kmb24

STAN KORAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengunjungi stan kerajinan koran bekas di pameran UMKM dalam acara parade budaya.

Pelaku UMKM Mesti Ikuti Pameran

Tabanan (Bali Post) – Parade budaya dan pesta rakyat serangkaian HUT ke-523 Kota Tabanan digelar di Lapangan Umum Kediri, Senin (1/11) kemarin. Peserta juga menampilkan pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu peserta yang membuat kerajinan dari koran bekas menarik perhatian Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Stan kerajinan koran bekas itu milik I Ketut Supartha dari Banjar Pande, Desa/Kecamatan Kediri. Ia memajang berbagai bentuk kerajinan berbahan koran bekas, mulai dari bokor, sokasi, gandek, sampai kotak tisu. Bupati Eka membeli tiga item kerajinan koran bekas sambil memberikan saran kepada Supartha untuk melengkapi usahanya dengan informasi ringan yang memudahkan konsumen membeli atau memesan hasil kerajinannya. Salah satunya menyediakan kartu nama untuk kepentingan pameran sekaligus keseharian. Saran itu dipertegas lagi saat Bupati Eka memberikan sambutan di panggung. Dikatakannya, pengemasan produk UMKM baik yang diproduksi secara individu maupun kelompok seperti BUMDes, kelompok tani atau kelompok wanita tani sangat penting. Begitu juga persediaan informasi untuk memudahkan masyarakat selaku konsumen membeli atau memesannya kembali. Sementara jajarannya, khusus SKPD diminta memberi ruang dan kesempatan pameran bagi pelaku UMKM. “Pelaku UMKM mesti diberikan kesempatan ikut pameran, sehingga produksi mereka diketahui orang banyak,” imbuhnya. Supartha mengaku merintis usaha koran bekasnya sekitar satu tahun. Ia awalnya menggeluti kerajinan tersebut untuk mengisi waktu luang. Istri dan anak-anaknya juga tertarik untuk belajar dan menekuni kerajinan koran bekas. Lama kelamaan usahanya berkembang dan peminatnya semakin bertambah. Ada yang datang langsung ke rumahnya untuk memesan dalam jumlah yang tidak sedikit. (kmb24)

Enam Ekor Babi Positif JE Tabanan (Bali Post) – Hasil pemeriksaan sampel darah yang diambil dari sembilan ekor babi telah keluar. Meski hasilnya belum resmi dikirim melalui surat, Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio, Selasa (1/11) kemarin, mendapatkan konfirmasi lewat telepon dari Badan Veteriner bahwa dari sembilan sampel babi yang diperiksa, enam positif terjangkit virus JE (Japanese Encepalitis). Pihaknya akan mengambil langkah untuk mencegah penyebaran infeksi virus JE, yaitu dengan membersihkan dan spraying sehingga tidak ada nyamuk yang bersarang di kandang. “Inti dari langkah pencegahan ini menyasar vektornya, yakni nyamuk. Jadi, agar nyamuk tidak berkembang di sekitar kandang, kotorannya harus bersih,” ujar Kotio. Mengenai langkah vaksinasi babi, menurutnya belum ada rencana karena masih menunggu koordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Bali. Ia mengimbau warga Desa Batungsel, Pupuan, dan warga Kabupaten Tabanan umumnya yang memelihara babi agar memperhatikan kebersihan kandang. “Jangan dipelihara di bawah jineng. Perhatikan kebersihan kandang, usahakan tidak ada kotoran yang mengendap,” katanya. Oleh karena vektor penyebar virus adalah nyamuk colex, masyarakat juga diharapkan memperhatikan kebersihan lingkungan rumah dan memastikan tidak ada air tergenang. Terlebih di Banjar Batungsel Kelod, Batungsel, tempat JE ditemukan menginfeksi balita, banyak tebangan pohon bambu yang tidak dibersihkan sehingga menjadi tempat genangan air dan sarang nyamuk. Hal yang sama dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika. Begitu ada kasus positif JE pada pasien balita, petugas sudah turun ke lapangan memberikan penyuluhan, abatesasi dan melakukan gerakan PSN. “Jika memang hasilnya positif pada babi, akan ada jadwal fogging,” tuturnya. Masyarakat harus tetap menggencarkan PSN meskipun petugas telah melakukan fogging. Sebab, pencegahan utama dari virus JE adalah memberantas perkembangbiakan nyamuk. Sebelumnya, salah satu warga Batungsel Kelod yang masih balita bernama Putu Yuliantara (1,5) terinfeksi virus JE. Meski tidak lagi dirawat di rumah sakit, efek infeksi virus JE masih dialami Yuliantara. Kakinya lemas dan tidak bisa berdiri sehingga harus menjalani fisioterapi. JE merupakan virus yang terdapat pada babi dan ditularkan melalui nyamuk sebagai vektornya. Nyamuk penularnya termasuk jenis colex atau nyamuk umum yang biasa berkembang baik di dataran tinggi maupun rendah. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Kesadaran masyarakat melengkapi diri dengan kartu identitas (KTP) saat bepergian relatif masih rendah. Dalam sidak tertib administrasi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Desa Abiantuwung, Kediri, Selasa (1/11) kemarin, tim Yustisi Pemkab Tabanan berhasil menjaring puluhan pengendara yang tidak membawa KTP serta mengantongi KTP mati dan KTP lama. Para pelanggar itu disidang di tempat oleh pihak Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Tabanan. “Selama dua jam pelaksanaan penertiban administrasi, kami menjaring 44 pelanggar. Mereka langsung menjalani sidang di tempat,” ujar Kasatpol PP I Wayan Sarba. Jika sebelumnya penertiban mendatangi tempat penginapan dan kos, kini operasi tertib administrasi menyasar pengendara yang melintas. Pasalnya, ada dugaan pengendara atau masyarakat tidak melengkapi diri dengan kartu identitas saat bepergian baik itu kerja maupun ke tempat-tempat lainnya. “Ada yang

mengaku lupa, ada yang mengatakan baru proses pengurusan di capil. Kami tetap proses karena ini sifatnya pembinaan agar mereka sadar tentang pentingnya kartu identitas saat bepergian,” katanya. Kartu identitas, menurut mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan itu sangat penting. Kalau tidak dibawa kemudian terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas akan sulit menghubungi sanak saudara bersangkutan atau menjalani proses lainnya. “Ini juga terkait pelaksanaan Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang administrasi kependudukan sekaligus dalam rangka menyukseskan

program KTP nasional, karena ada penduduk yang belum mencari KTP,’’ ungkap Sarba. Salah seorang pelanggar, Citra (26), asal Jawa Timur, mengaku tengah melancong bersama ibu mertuanya ke wilayah Tabanan. “Saya lupa bawa KTP, sedangkan ibu mertua saya bawa. Ikut sidang, saya dikenai Rp 50 ribu,’’ tuturnya. Desak, ibu rumah tangga asal Desa Batuaji, harus pulang ke rumahnya untuk mengambil uang guna membayar denda karena tidak membawa KTP. “Saya hanya bawa bekal Rp 20 ribu,’’ sebutnya usai menjalani sidang di tempat. (kmb28)

Bali Post/kmb28

SIDANG - Sejumlah pengendara yang kedapatan tidak membawa KTP langsung mengikuti proses sidang di Desa Abiantuwung, Kediri, Selasa (1/11) kemarin.

Dua Gedung Telkomsel Dibobol Maling Tabanan (Bali Post) Kasus kriminalitas kembali terjadi di setwilkum Polsek Kediri. Selasa (1/11) kemarin, dua gedung operator seluler Telkomsel yang berlokasi di jalan By-pass Ir. Soekarno 99 D, Kediri, Tabanan, dibobol maling. Diduga pelaku masuk dengan merusak gembok, mencongkel pintu harmonika selanjutnya membuka paksa brangkas. Dari informasi yang dihimpun, pelaku hanya berhasil mengambil uang tunai Rp 100 ribu di boks dan DVDR CCTV. Kasus pencurian ini awalnya diketahui seorang karyawan yang bertugas di gedung kantor pelayanan, Erni Asih (20), yang melihat roling door terbuka

sekitar pukul 08.00 Wita. Ia kemudian menginformasikan ke supervisor Grapari, lanjut menghubungi pihak kepolisian. “Saya tak berani masuk, lalu menghubungi pimpinan lanjut lapor polisi,” ucapnya. Warga yang tinggal tepat di sebelah lokasi gedung Grapari, Deni (31), mengaku sudah melihat roling door Grapari terbuka sejak pukul 06.00. Saat itu ia hendak membuka pintu roling door miliknya, tetapi tidak bisa karena ada gembok lain yang nyantol. “Awalnya saya kira ini kerjaan orang jahil, tapi saat memasukkan barang ke mobil saya lihat pintu Grapari sudah terbuka,” jelasnya. Gedung kantor distributor

Telkomsel yang berlokasi tepat di seberang jalan juga tidak luput dari sasaran pencuri. Sri Juniati (36), karyawan di kantor distributor yang tiba sekitar pukul 08.00, melihat gembok roling door telah ada di bawah. Ketika mencoba membuka pintu, kunci patah. “Baru bisa dibuka setelah bos datang bawa kunci baru,” ujarnya. Setelah berhasil dibuka dilihatnya pintu atas terbuka. Usai mendapat laporan, Kapolsek Kediri Kompol Putu Suprama langsung menurunkan anggotanya melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kasusnya sudah ditangani,” tegasnya saat diminta konfirmasinya. (kmb28)

Dewan Dukung Eksekutif Hidupkan PD Dharma Santhika

Tabanan (Bali Post) – Lima fraksi di DPRD Tabanan sepakat melanjutkan pembahasan lima ranperda yang disodorkan pihak eksekutif. Ranperda tersebut masing-masing tentang APBD Kabupaten Tabanan tahun anggaran 2017, penyertaan modal Pemkab Tabanan pada PT Penjaminan Kredit Daerah Bali Mandara (Jamkrida) Provinsi Bali, penyertaan modal pada Perusahaan Daerah (PD) Dharma Santhika, peredaran, pengawasan dan pengendalian garam beryodium serta Badan Permusyawaratan Desa. Fraksi PDI-Perjuangan dalam pandangan umumnya yang dibacakan I Nyoman Arnawa dalam sidang paripurna, Selasa (1/11) kemarin, menyetujui kelima ranperda untuk dibahas. Namun, pihaknya memberikan pokok–pokok pikiran, di antaranya terhadap ranperda tentang APBD Kabupaten Tabanan tahun 2017. Khusus dalam meningkatkan PAD, ada beberapa sektor yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam memberikan pelayanan publik yang baik. “Kami harap Dinas Pendapatan Daerah dan Badan Penanaman Modal dan Perizinan Daerah tidak berbelit-belit apalagi sampai ada kesan pungli,” ungkapnya. Menyikapi ranperda tentang penyertaan modal Pemkab Tabanan pada PD Dharma Santhika, menurutnya ini merupakan gagasan yang sangat baik tetapi penuh tantangan. Pihaknya menghargai keinginan Pemkab Tabanan untuk menghidupkan kembali Perusda ini karena nantinya dapat menampung, membeli serta memasarkan produk-produk olahan pertanian dari hulu sampai ke hilir yang dapat meningkatkan taraf hidup petani. Hal yang sama diungkapkan Fraksi Partai Golkar yang dibacakan Made Sutaya. Menurutnya, penyertaan modal daerah pada PD Dharma Santhika hendaknya dikelola secara profesional, lepas dari tekanan kelompok tertentu, sehingga bisa menjadi mitra kerja BUMDes dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Fraksi Partai Demokrat melalui Gusti Made Purnayasa sangat mendukung upaya untuk mempercepat pembahasan kelima ranperda sesuai dengan tahap mekanisme yang berlaku. “Ranperda yang akan ditetapkan mesti diimplementasikan pelaksanaannya dalam masyarakat,” ujarnya. Wayan Wiryadana menyampaikan pandangan umum Partai Gerindra mengatakan sangat setuju dengan rencana Pemkab Tabanan menghidupkan kembali PD Dharma Santhika, namun pengelolaannya harus profesional. Di samping itu, harus dibentuk PD Pasar dan PD Parkir sehingga dapat lebih meningkatkan pendapatan daerah. Sementara itu, Fraksi Gabungan Nasdem dan Hanura melalui Ida Ayu Ketut Candrawati mengapresiasi Bupati Tabanan dan jajarannya karena telah melaksanakan tugas konstitusional dengan baik sehingga ranperda selesai sesuai rencana. Agenda sidang dilanjutkan dengan jawaban Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD. Dalam meningkatkan penerimaan PAD, bupati sependapat dengan pandangan fraksifraksi untuk selalu memperbaiki kualitas pelayanan, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi terhadap potensi pajak dan retribusi daerah serta berkomitmen menekan kebocoran. Terkait PD Dharma Santhika, pihaknya berkomitmen menghidupkan kembali Perusda ini untuk mewujudkan kepastian pasar bagi produk olahan pertanian. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PANDANGAN UMUM - Sidang paripurna DPRD Tabanan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi terkait lima ranperda yang disodorkan eksekutif.

Warung Global

Geng Motor Harus Ditumpas

KETUT Dawi di Badung menilai kehadiran geng motor semakin meresahkan masyarakat. Meskipun masih berstatus pelajar atau di bawah umur, mereka sudah berbuat kriminal. Perilakunya seperti orang dewasa, jadi sebaiknya tetap diproses hukum. Dawi menyampaikan ini mengomentari topik ‘’Geng Motor Berulah’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (1/11) kemarin. Arya di Denpasar menambahkan, geng motor di Denpasar sudah begitu banyak dan sangat membahayakan. Jangan melihat

karena anggota geng motor masih di bawah umur digolongkan kenakalan remaja. Ini sudah masuk ranah kriminal, bukan kenakalan

remaja lagi. Anak-anak perempuan juga terlibat dalam aksi begal atau geng lain. Perilaku mereka sangat disayangkan. Menurut Werda di Gianyar, semua pihak mulai dari keluarga kecil harus rutin mengawasi anakanaknya. Selain kumpul-kumpul, mereka juga sering minum sampai mabuk. Jangan sampai ada pengaruh narkoba di dalamnya. Ini patut ditelusuri lebih dalam lagi oleh aparat dengan tes urine. Orangtua jangan malah bangga melihat anak-anaknya berkumpul dengan teman-temannya. Ulah geng motor menjadi ancaman

bagi semua orang baik itu pejabat maupun orang biasa. Tindakan mereka sudah masuk kriminal. Pendapat di atas dibenarkan Winaja dan Gede Biasa yang sama-sama asal Denpasar. Polisi harus rutin melakukan patroli. Karena dilihat patroli kendor lagi maka geng motor kembali berulah. Fera di Tabanan dan Bimasena sangat setuju patroli digelar rutin, sebab anak-anak yang kumpulkumpul di jalanan pasti ada pengaruh minuman keras dan narkoba. Jodog di Denpasar mengajak para orangtua mengubah pola

pikir agar lebih interospeksi diri lagi dan mengajarkan pendidikan yang baik kepada anaknya. Anak sampai menjadi geng motor adalah akibat kesalahan ortu dalam mendidik. Menurut Becik di Tuban, hanya dengan tindakan tegas geng motor bisa ditumpas. Ini bukan kenakalan remaja lagi, tetapi sudah tindakan kriminal. Awalnya berkumpul, minum, kemudian mengeroyok, artinya sudah kena banyak pasal. Dengan berkumpul mereka mempunyai keberanian. Kalau sendiri mana mungkin berani. (sikha)


15

Rabu Umanis, 2 November 2016

Peluang ke Babak 16 Besar

Hasil Pertandingan Liga Spanyol Deportivo Coruna vs Valencia 1. Real Madrid 10 2. Barcelona 10 3. Atletico Madrid 10 4. Sevilla 10 5. Villarreal 10 6. Real Sociedad 10 7. Athletic Club 10 8. Eibar 10 9. Celta Vigo 10 10. Las Palmas 10

7 7 6 6 5 5 5 4 4 3

3 1 3 3 4 1 1 3 2 4

1-1

0 28-10 24 2 30-12 22 1 25-6 21 1 18-13 21 1 17-7 19 4 16-12 16 4 15-13 16 3 16-14 15 4 16-20 14 3 20-18 13

Pencetak gol : 7 - Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona)

Copenhagen -

Debut Leicester City di kompetisi Liga Champions akan menjadi fantastis bila mampu lolos ke babak 16 besar. Juara Liga Utama Inggris itu memerlukan kemenangan di Telia Parken saat menghadapi tuan rumah FC Copenhagen, Kamis (3/11) dini hari untuk peluang menuju fas knock out itu.

Liga Inggris Stoke City

vs Swansea City

1. Man. City 2. Arsenal 3. Liverpool 4. Chelsea 5. Tottenham 6. Everton 7. Watford 8. Man. United 9. Southampton 10. Bournemouth

10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

7 7 7 7 5 5 4 4 3 3

2 2 2 1 5 3 3 3 4 3

3-1

1 24-9 23 1 23-10 23 1 24-13 23 2 21-9 22 0 14-5 20 2 15-8 18 3 14-13 15 3 13-12 15 3 11-10 13 4 12-14 12

Pencetak gol : 8 - Diego Costa (Chelsea) Liga Italia Cagliari Udinese

vs Palermo 2-1 vs Torino 2-2

1. Juventus 11 2. AS Roma 11 3. AC Milan 11 4. Lazio 11 5. Napoli 11 6. Atalanta Bergamo 11 7. Fiorentina 10 8. Torino 11 9. Cagliari 11 10. Genoa 10

9 7 7 6 6 6 4 4 5 4

0 2 1 3 2 1 4 4 1 3

2 23-8 27 2 26-12 23 3 17-14 22 2 22-12 21 3 20-12 20 4 16-13 19 2 13-10 16 3 22-15 16 5 19-24 16 3 12-10 15

Pencetak gol : 10 - Edin Dzeko (AS Roma)

Jadwal Pertandingan

Penyerang Leicester City Jamie Vardy.

Liga Champions

Grup F Dortmund Legia Warsaw

1 1 0 0

2 1 3 2

0 1 0 1

4-3 2-2 3-3 3-4

5 4 3 2

vs Sporting (Portugal) vs Real Madrid (Spain)

1. Dortmund 3 2 1 2. Real Madrid 3 2 3. Sporting Lisbon 3 1 4. Legia Warsaw 3 0

0 10-3 7 1 0 9-4 7 0 2 4-4 3 0 3 1-13 0

Grup G FC Copenhagen vs Leicester City Porto vs Club Bruges 1. Leicester 3 3 0 0 2. FC Copenhagen 3 1 1 1 3. FC Porto 3 1 1 1 4. Club Brugge 3 0 0 3 Grup H Juventus Sevilla

5-0 5-2 3-3 1-9

9 4 4 0

vs Olympique Lyon vs Dinamo Zagreb

1. Juventus 3 2. Sevilla 3 3. Lyon 3 4. Dinamo Zagreb 3

2 2 1 0

1 1 0 0

0 0 2 3

5-0 2-0 3-2 0-8

7 7 3 0

Bali Post/rtr

TEMBAKAN - Striker Sotke City Wilfried Bony (kiri) melepaskan tembakan yang gagal dihadang kiper Swansea City Lukasz Fabianski pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Selasa (1/11) kemarin.

De Boer Dipecat

Milan Inter Milan, Selasa (1/11) memecat pelatih Frank de Boer meski baru memainkan 11 pertandingan Serie A Liga Italia. Pelatih asal Belanda itu dinilai gagal membawa Inter bersinar di kancah domestik dan Eropa. Petinggi klub mengambil keputusan setelah akhir pekan lalu Inter dihajar Sampdoria 0-1. Ini menjadi kekalahan kelima di Serie A dan memicu fans Inter menyuarakan pemecatan pada pelatih Belanda itu. ‘’Inter Milan memutuskan Frank de Boer dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih tim utama,’’ isi pernyataan Inter, Selasa kemarin. ‘’Selanjutnya tim utama akan dipimpin pelatih tim muda Stefano Vecchi. Dia akan mendampingi tim pada pertandingan Liga Eropa melawan Southampton mendatang,’’ kata klub itu. Pelatih berusia 46 tahun itu menempati posnya untuk menggantikan Roberto Mancini yang dipecat dua pekan jelang pembukaan kompetisi Liga Italia. De Boer diharapkan memberi dampak signifikan pada klub kota Milan untuk mengimbangi Juventus yang lima kali memborong gelar Serie A berturut-turut. Klub yang dimiliki inves-

Leicester melengkapi prestasi internasionalnya dengan tanpa kebobolan satu gol pun. Sebaliknya bagi Copenhagen, kekalahan 0-1 di Stadion King Power itu memberi hasil buruk perdana dari 24 pertandingan di semua kompetisi. Namun klub Juara Liga Denmark ini masih memiliki peluang lolos ke babak berikutnya asalkan meraih hasil positif melawan Leicester nanti. Pelatih Copenhagen Stale Solbakken marah setelah timnya dipaksa harus memainkan pertandingan liga Minggu. Meski menang 3-1 atas FC Midtjylland, pertandingan itu berdampak pada pemain-pemainnya. ‘’Ini bunuh diri bagi sepak bola Denmark. Karena kami harus memainkan pertandingan seperti ini pada Minggu sore,’’ kata Solbakken, yang timnya satu level dengan Porto dengan menghasilkan 4 poin di klasemen Grup G. ‘’Lawan kami mempersiapkan pertandingan Liga Champions sejak Sabtu lalu.’’ Lawatan Leicester kali ini tanpa disertai gelandang Nampalys Mendy yang cedera engkel kaki. Sementara penyerang Islam Slimani cedera otot pangkal paha dan Ahmed Musa juga belum bugar. Sementara kiper Kasper Schmeichel akan pulang ke kampung halamannya. Putra legenda penjaga gawang Manchester United Peter Schmeichel lahir di ibu kota Denmark itu 29 tahun lalu namun tidak pernah memperkuat klub top Liga Denmark itu. Copenhagen mengharapkan mesin gol Federico Santander bisa tampil maksimal. Pasalnya dalam 7 pertandingan terakhir, ia mampu menghasilkan 6 gol dan dua di antaranya dicetak pekan lalu. (kmb39/rtr)

Bony Sumbang Gol Perdana Stoke City

Kamis (3/11) dini hari Grup E Monaco vs CSKA Moscow Tottenham vs Leverkusen 1. Monaco 3 2. Tottenham 3 3. Leverkusen 3 4. CSKA Moscow 3

Kemenangan tipis atas Copenhagen dua pekan lalu, menjadikan the Foxes satu-satunya tim yang untuk pertama kali tampil di turnamen ini dan mampu mencatat tiga kemenangan beruntun di fase penyisihan grup. Bahkan tim asuhan Claudio Ranieri pun diunggulkan akan meraup kemenangan keempat meski memainkan laga tandang ke Denmark. The Foxes pun masih bisa lolos ke fase knock out bila hanya menghasilkan hasil seri saja, asalkan di laga lainnya Porto gagal menaklukkan Club Brugge. Hasil itu akan menempatkan Jamie Vardy dkk. aman di puncak klasemen Grup G. Ironisnya, Leicester justru tidak bersinar di kompetisi domestik. Meski berlabelkan juara bertahan, mereka kesulitan untuk mengembangkan permainan di awal musim kompetisi Liga Utama Inggris ini. Pekan lalu, the Foxes ditahan imbang Tottenham Hotpur 1-1. Ini menjadi satu poin pertama yang berhasil diraup pasukan Rnaieri di laga tandang musim ini. Hasil imbang ini didahului dengan kemenangan atas Crystal Palace sepekan sebelumnya. Kendati demikian, prestasi Leicester setara dengan Atletico Madrid, Juventus dan Sevilla yang potensial lolos ke babak 16 besar bila memenangkan laga keempat penyisihan grup ini.

Bali Post/rtr

Frank de Boer tak lagi latih Inter Milan.

tor Tiongkok Suning, membuat investasi besar-besaran di awal musim apalagi mereka untuk poertama kalinya kembali berlaga di kompetisi Liga Eropa. Namun, dengan hanya memenangkan 4 pertandingan dari 11 laga, Inter terlihat kehilangan ritmenya. Bahkan di klasemen, mereka tertinggal 13 poin dari Juve yang berada di posisi teratas, pascakekalahan atas Sampdoria pekan lalu. Di Eropa, Inter tampil lebih parah dengan menjadi juru kunci klasemen grup K, kalah bersaing dengan Southampton, Sparta Prague dan Hapoel Be’er Shiva. Inter akan melawat ke Inggris, Jumat mendatang, dengan Vecchi sebagai pelatih sementara. (kmb39/rtr)

London Dua gol dari Wilfried Bony cukup membantu Stoke City menang 3-1 atas Swansea pada kompetisi Liga Utama Inggris, Selasa (1/11) kemarin. Ini menjadi gol pertama Bony sejak dia bergabung dari Manchestar City lewat status pemain pinjaman pada Agustus lalu. Striker Pantai Gading Bony mencetak gol pada menit ketiga dan 73. Kedua gol itu dirancang oleh mantan pemain satu tim saat di Swansea Joe Allen. Sementara itu Stoke menambah gol ketika bek Swansea Alfie Mawson melakukan gol bunuh diri 10 menit memasuki babak kedua, namun pemain Swansea Wayne Routledge memperkecil ketertingalan lewat gol satu-satunya pada menit kedelapan. Hasil kemenangan itu membantu Stoke yang meraih kemenangan ketiga kalinya beruntun, naik lima posisi ke urutan 12 di klasemen, dengan mengumpulkan 12 poin dari 10 pertandingan. Sedangkan Swansea akan tetap di posisi kedua terbawah dengan unggul tiga poin dari Sunderland.

‘’Hari ini permainan menyerang kami sangat bagus, banyak peluang tercipta,’’ kata pelatih Stoke Mark Hughes. ‘’Kami tidak merasa seperti sebuah tim yang berada di papan menengah ke bawah, Wilfried dan Joe selalu kompak sejak mereka berada di sini dan mereka telah melakukan pekerjaan bagus,’’ tambahnya. Bony mencetak gol setelah terjadi sepak pojok yang mampu dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi gol. Namun pemain Swansea Routledge mampu menyamakan kedudukan lewat gol sundulan kepala setelah mendapat umpan silang matang dari sisi kanan yang dibuat playmaker Gylfi Sigurdsson. Stoke kembali unggul ketika Mawson melakukan bunuh diri setelah bola yang memantul dirinya masuk ke gawang sendiri. Gol ketiga bagi Stoke terjadi lewat sundulan kepala Bony setelah berjuang di kotak penalti. ‘’Kami bermain ketat namun secara keseluruhan kami kurang percaya diri dan kunci kekalahan kami ada di babak kedua,’’ kata pelatih Swansea Bob Bradley. (afp/ant)

Juve Pikirkan Fase ’’Knock Out’’ Turin Belum pula bertanding melawan Olympique Lyon, Kamis (3/11) dini hari nanti, kiper Juventus Gianluigi Buffon telah memikirkan tekanan pada fase knock out. Dalam lima musim terakhir, si Nyonya Tua selalu gagal mencapai hasil terbaik di kompetisi Liga Champions ini. Kemenangan atas Lyon di kandang, akan membawa Juventus menuju 16 besar Liga Champions dengan dua pertandingan tersisa. Namun, Buffon mengingatkan Juve perlu memikirkan tantangantantangan yang lebih sulit di level selanjutnya. ‘’Kami perlu untuk merealisasikan bahwa level saat ini tidak akan cukup, maka kami perlu mengambil beberapa langkah ke depan,’’ ucapnya setelah kemenangan 2-1 atas Napoli di Liga Italia pekan lalu. ‘’Jika kami melaju ke putaran selanjutnya di Eropa, ini akan menjadi benar-benar berat sejak Maret dan kami tidak akan memiliki waktu untuk memperbaikinya. Kami perlu untuk melakukan per-

baikan-perbaikan sekarang.’’ Kemenangan itu membawa Juve mimimpin klasemen Serie A Liga Italia. Si Nyonya Tua juga memimpin klasemen di kompetisi Liga Champions dengan lebih unggul selisih gol dibandingkan rival segrupnya Sevilla di posisi kedua. Juventus memenangi lima gelar terakhir di Liga Italia dan mencapai final Liga Champions 2015 sebelum dihancurkan Barcelona. Sebelumnya, Juve disingkirkan Bayern Munich dari putaran 16 besar pada musim sebelumnya serta disingkirkan pula oleh tim Bavaria itu di perempatfinal pada 2012/2013. Klub Turin itu gagal menembus fase grup pada 2013/2014. Musim ini tim asuhan Massimiliano Allegri memperkuat barisan depannya dengan mendatangkan mesin gol Argentina Gonzalo Higuain. Kehadiran mantan penyerang Napoli itu diyakini Buffon akan memberi tambahan kepercayaan diri timnya bila nantinya harus menghadapi tim-tim tangguh seperti Bayern Munich atau Barcelona di

Kiper Juventus Gianluigi Buffon. level berikutnya. Juve berupaya mempertahankan laju 18 pertandingan kemenangan kandang di Eropa. Terakhir kali kekalahan yang diderita di Turin adalah saat menyerah 0-2 dari Bayern Munich lebih dari tiga tahun silam. Mereka tidak pernah kalah

di kandang pada kompetisi apa pun sejak Udinese mengalahkan mereka pada hari pembukaan musim lalu pada Agustus tahun lalu. Di sisi lain rekor pertemuan Juve dengan Lyon juga berpihak pada klub Italia itu. Juve mendominasi dengan memenangkan tiga pertemuan sebelumnya. Tapi

Bali Post/rtr

Bianconeri tak diperkuat duet penyerangnya Paulo Dybala dan Marko Pjaca. Di sisi lain, Lyon dipaksa harus memenangkan pertandingan. Apabila tim asuhan Bruno Genesio itu sampai kalah dan Sevilla menang, maka Lyon dipastikan tersingkir. (kmb39/afp/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Umanis, 2 November 2016

Ade dan Deya Kandas di Laga Awal Denpasar (Bali Post) Dua pebulutangkis putri Bali Ni Made Pranita Sulistya Devi alias Ade dan Ni Made Deya Surya Saraswati harus mengubur impiannya melaju ke babak selanjutnya setelah keduanya kalah di laga pembuka dalam kejuaraan bulu tangkis yang bertajuk USM International Challenge di Semarang yang berlangsung di GOR USM Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/11) kemarin. Deya gagal melaju ke fase berikutnya dikalahkan lawannya Isra dua set langsung 16-21, dan 7-21. Sementara Ade mengalami hal serupa usai ditundukkan Intan Dwiyanti 21-17, 15-21, dan 19-21 Deya saat dikonfirmasi, Selasa kemarin menjelaskan, pertandingan yang dilakoninya di kategori dewasa cukup berat. Pasalnya, dirinya baru kali pertama turun di kelas ini, sehingga tidak bisa banyak menghadapi lawannya. ‘’Saya sudah berjuang dengan semaksimal mungkin, akan tetapi belum bisa meraih hasil maskimal,’’ jelas Deya. Sejatinya, selain di tunggal dewasa, Deya juga main di ganda dewasa putri berpasangan dengan Ade. Namun, sayang dirinya harus mengurungkan niatnya di ganda lantaran mengalami cedera paha saat main di tunggal. ‘’Saya tidak jadi main di ganda karena saya mengalami cedera paha,’’ kata Deya Saraswati. Sementara di bagian lain Ade tidak terlalu mempermasalahkan meski batal bermain di ganda. Meski sudah mempersiapkan diri bersama Deya untuk duat di ganda. ‘’Ya, memang benar saya dan Deya batal main di ganda lantaran Deya mengalami cedera,’’ jelas Ade. (kmb41)

Empat Gelar

PRAJURIT Korem 163/Wira Satya di samping melaksanakan tugas pokoknya dalam rangka pembinaan teritorial dan juga menjaga stabilitas keamanan wilayah Bali, juga berprestasi di bidang olahraga. Korem memiliki atlet-atlet membanggakan seperti Koptu I Made Dwija merupakan atlet binaraga. Pada Sabtu (29/10) lalu, Made Dwija menyabet empat gelar pada Kejuaraan Binaraga Internasional di Kuta di mana pesertanya dari dalam dan luar negeri. ‘’Saya meraih juara I Kategori Tinggi Badan, juara I Kategori 40 Tahun, juara I Open Class dan Juara Umum Kejuaraan Bina Raga Internasional Natural,’’ kata Koptu Dwija saat bertemu dengan Danrem Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa. Kolonel Cantiasa berharap keberadaan TNI menjadi kebanggaan dan menjadi bagian solusi untuk mengangkat nama Bali di dunia olahraga. Dengan demikian, prajurit Korem bukan hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi tingkat nasional bahkan di tingkat internasional. (rah)

HADANG - Pemain Pesanku Kuta berusaha menghadang laju bola yang digiring lawannya dari Jala Putra Tanjung Benoa pada pertandingan lanjutan turnamen Piala Bupati Cup I/2016 yang berlangsung di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Selasa (1/11) kemarin.

Pesanku Lolos ke Delapan Besar

Bali Post/wan

Mangupura (Bali Post) -

Tim tuan rumah Pesanku Kuta merupakan tim yang pertama lolos ke babak delapan besar turnamen Piala Bupati Badung I/2016, pascamenekuk lawannya Jala Putra dengan skor 5-1 di Lapangan Samudra, Kuta, Selasa (1/11) kemarin. Selama melakoni empat kali laga, Pesanku senantiasa memetik kemenangan, dan meraup 12 poin penuh. Meskipun tinggal menjalani dua kali pertandingan lagi, rasanya tiket delapan besar pasti digenggamnya. Keunggulan Pesanku 5-1 atas tim berjuluk Laskar Yuyu Getem hasil sepakan Arthur

menit ke-3, Warih Sentanu (12), dua gol Keny (26, 29) serta Kadek Darma (68). Gol balasan Jala Putra lewat tendangan penalti Purnayama semenit menjelang turun minum. Wasit Ali Bacho mengusir Rama (Jala Putra) di menit ke-80 karena akumulasi kartu kuning. Pelatih Pesanku Nyoman Oka Triana mengakui, meski-

pun timnya lolos dirinya tetap mengincar juara grup. ‘’Babak delapan besar, semua tim yang melaju pasti berkualitas,’’ tutur Oka Triana. Untuk itulah, dirinya harus membenahi utamanya rotasi pemain tengah (midfielder), termasuk pemain belakang (defender). ‘’Koordinasi pemain belakang kami kurang padu, sedangan

barisan lini depan tinggal variasi serangannya,’’ katanya. Hasil lainnya, Putra Tresna Sobangan unggul 1-0 atas Bala Yudha, pada grup C, di Lapangan Cok Tresna, Sobangan. Gol semata wayang kemenangan Putra Tresna diciptakan Arianta (12). Di Grup D, Bhara Putra pesta gol ke gawang Putra Mambal dengan skor 7-0. Ketujuh gol kemenangan Bhara Putra diborong Tirtanadi lima gol (10, 29, 45, 80, 82), ditambah Ari Sukartina (60), dan Andre

Dwi Saputra (73). Untuk Grup B, Porkan unggul 2-0 atas Putra Kelana Kelan, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Kedua gol yang menjebol gawang Sudarta diborong Ketut Wisma menit ke-49 dan 52. Putra Kelana berpeluang mempertipis kekalahan, setelah mendapat penalti semenit menjelang bubaran. Sayangnya, tendangan sang algojo Agus Gita mampu digagalkan kiper Porkan Supadma. (022)

Perseden Kedatangan Striker dan Kiper

Koptu I Made Dwija

Bali Post/ken

29 Atlet Cabor Atletik Ikuti Pelatnas SEA Games

Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menyiapkan 29 atlet untuk mengikuti pemusatan pelatihan nasional menjelang SEA Games 2017 di Malaysia. ‘’Kami masih fokus pada atlet-atlet senior berusia di atas 20 tahun. Ada 18 atlet yang menjadi prioritas utama kami. Tapi, kami punya 11 atlet lagi yang masuk lapis kedua,’’ kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PASI Nanang Kusuma di Jakarta, Selasa (1/11) kemarin. PASI, lanjut Nanang, menyeleksi atlet-atlet yang diajukan ke Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk SEA Games 2017 melalui hasil PON XIX 2016 di Jawa Barat serta hasil SEA Games 2015 di Singapura. ‘’Kami punya catatan perolehan waktu para atlet dan beberapa atlet telah menyamai hasil SEA Games 2015. Tapi, ada beberapa atlet yang sekadar mendekati hasil SEA Games di Singapura,’’ katanya. Pelatnas atletik akan mendatangkan pelatih dari luar negeri untuk mendampingi atlet-atlet potensial yang diproyeksikan meraih medali di Malaysia. ‘’Kami memang belum dapat memastikan hasil mereka. Setidaknya, kami punya awalan yang bagus dan atlet-atlet itu perlu latihan yang teratur,’’ kata Nanang. Sejumlah nama yang masuk dalam daftar Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PASI antara lain Hendro pada nomor jalan cepat 10.000 meter dan 20.000 meter, atlet sapta lomba Emilia Nova, atlet lari gawang Atjong Tio dan Rini Budiarti, atlet lari maraton Agus Prayogo, dan atlet tolak peluru putri Eki Febri Ekawati. Kemudian, atlet lompat jauh Maria Londa, atlet lompat tinggi Nadia Anggraini, atlet lari 100 meter Sudirman Hadi, serta tim estafet 4x100 meter putra yaitu Yaspi Boby, Iswandi, Fadlin, Yudi Nugroho, dan Rio Maholtra. ‘’Dari hasil PON 2016, kami membidik Budiman Hole dari Banten yang untuk nomor lari 800 meter dan 1.500 meter. Lalu, atlet Bangka Belitung Suwandi pada nomor lompat jauh,’’ kata Nanang. PB PASI masih menunggu surat keputusan dari Satlak Prima tentang atlet-atlet atletik yang masuk dalam pelatnas jelang SEA Games 2017. ‘’Para atlet sekarang kembali ke daerah masing-masing karena mereka belum menerima surat keputusan dari Satlak Prima,’’ kata Nanang. PB PASI mempunyai tiga lokasi pelatnas di Jakarta dan Jawa Barat. Tiga lokasi itu adalah Cibinong, Stadion Rawamangun, dan Pangalengan. (ant)

Denpasar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar kedatangan striker asal Tulungagung Andik serta kiper Rizal dari Malang. Skill-ball mereka masih dipantau selama beberapa hari lagi, apakah mereka layak berkostum Tim Laskar Catur Muka. Itu dilontarkan Asisten Pelatih Perseden AAK Bramastra, di Denpasar, Selasa (1/11) kemarin. Ditegaskannya, Andik sempat diturunkan saat Perseden uji coba melawan tim yang bermaterikan pemain asal NTT, di Bali, pekan silam. Alhasil, Andik mampu men-

ceploskan dua butir gol ke gawang lawan. ‘’Kami harapkan dalam latihan beberapa hari ke depan ini, masih ada pemain lain yang ikut seleksi,’’ tutur pria yang akrab disapa Gung Bram ini. Diakuinya, Perseden masih memerlukan empat pemain menempati posisi striker (2), gelandang (1), dan kiper (1). ‘’Beberapa posisi memang masih memerlukan pemain,’’ jelasnya. Ia pun berharap para pemain seleksi termasuk yang resmi masuk skuad Tim Laskar Catur Muka

agar berlatih serius sehingga mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. ‘’Tujuannya untuk memudahkan pemantauan tim pelatih siapa yang layak masuk starter, di posisinya masing-masing,’’ ucapnya. Perseden sendiri mewakili Bali ke pentas nasional Liga Nusantara (Linus). Untuk pertemuan teknik (technical meeting) dijadwalkan di Jakarta, Rabu (2/11) ini. Dua delegasi Perseden yang ikut yakni Ketua Umum Askot PSSI Denpasar Eko Supriadi bersama Sekum Komang Merta. (022)

Nengah Wiratha Jadi Dewan Pengawas PP PBSI Denpasar (Bali Post) Ketua Umum Pengprov PBSI Bali Nengah Wiratha ditunjuk menjadi Dewan Pengawas PP PBSI yang dinakhodai Wiranto. Sementara Ketua Harian PBSI Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan masuk anggota kelompok kerja (pokja) revisi AD/ART. Lidartawan kepada Bali Post, Selasa (1/11) kemarin menegaskan, penunjukan Nengah Wiratha yang mantan anggota DPD ini menjadi Dewan Pengawas berdasarkan hasil munas. ‘’Memang aturannya pengurus Pengprov PBSI tidak boleh merangkap masuk menjadi pengurus atau kabinet di PP

PBSI, namun diperbolehkan masuk dalam jajaran Dewan Pengawas,’’ jelas Lidartawan. Dikemukakan, kinerja dirinya masuk tim pokja revisi AD/ART memang ada yang sangat urgen. Misalnya, dalam kabinet tidak ada Ketua Harian, dan hanya diisi Wakil Ketua. ‘’Tugas Ketua Harian bisa mengambil alih Ketua Umum, jika Ketua Umum sangat sibuk,’’ ungkapnya. Yang jelas, katanya, Bali yang sejak awal getol mendukung Wiranto, memperjuangkan pola pembinaan dengan pembentukan pelatprov-pelatprov di seluruh provinsi. ‘’Kami berharap PP

PBSI mengalokasikan dana kepada seluruh pelatprov,’’ sarannya. Apalagi, katanya, bulu tangkis merupakan cabor unggulan yang dipatok medali tiap kali penyelenggaraan Olimpiade. ‘’Kami mengusulkan kepada pemerintah agar menyisihkan dana pembinaan untuk seluruh pelatprov,’’ terangnya. Selain itu, menurutnya, untuk pemerataan prestasi bulu tangkis, maka perlu dibentuklah desentralisasi pelatnas di daerah-daerah. ‘’Upaya pembentukan desentralisasi pelatnas, juga perlu diawali pendirian pokja,’’ ucapnya. (022)

Makassar (Bali Post) Pembukaan Makassar Open International Softball Man’s Festpitch 2016 di Lapangan Karebosi dengan pertandingan pembuka tim Piccadilly (Makassar) melawan Prambors (Jakarta) diharapkan menjadi ajang pengalaman atlet lokal menyerap keahlian atlet internasional. Ketua Harian Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Provinsi Sulawesi Selatan Hudly Huduri, Selasa (1/11) mengatakan, turnamen softbol internasional yang mengambil tempat di Lapangan Karebosi Makassar itu akan berlangsung selama enam

hari, 1-6 Oktober 2016. Bersama pengurus KONI Daerah Sulawesi Selatan serta pemerhati olahraga sofbol ini, Hudli berharap kegiatan yang rencanannya menjadi agenda tahunan ini terus berkembang dan melahirkan banyak atlet-atlet muda Indonesia. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar Akbar Hendra Hakamuddin mengatakan, turnamen softbol berskala internasional seperti ini sudah pernah diselenggarakan tahun sebelumnya dan kembali tahun ini digelar. ‘’Olahraga ini kurang populer di Makassar jika membandingkan dengan sepak

bola, bulu tangkis dan lainnya. Tapi dengan terusnya digelar turnamen-turnamen softbol baik yang tingkat lokal, nasional dan internasional pasti akan melahirkan generasi atlet hebat juga,’’ katanya. Pada pertandingan pembuka tim Piccadilly berhadapan dengan Prambors yang samasama diperkuat atlet dan mantan atlet internasional. Adapun ajang olahraga terbuka ini, diikuti enam klub softbal yakni Piccadilly (Makassar), Prambors (Jakarta), Pirates (Kaltim), Lakidende (Kendari), Varcity (Malaysia), dan Rembau (Malaysia). (ant)

Piccadilly Hadapi Prambors di Pembukaan Kejurnas Softball Internasional

Bali Post/wan

SELEKSI - Tim Perseden kedatangan pemain seleksi striker Andik asal Tulungagung serta kiper Rizal dari Malang. Perseden masih memerlukan beberapa pemain, sebelum melakoni babak nasional Liga Nusantara.

Hadapi Myanmar dan Vietnam, Timnas Tanpa Jandia

Jakarta (Bali Post) Jandia Eka Putra terpaksa harus absen membela timnas saat menghadapi pertandingan uji coba melawan tuan rumah Myanmar di Yangon, Jumat (4/11) dan Vietnam empat hari berikutnya setelah mengalami cedera otot leher. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh PSSI di Jakarta, Selasa (1/11) kemarin, pemain tim Semen Padang ini menjadi satu-satunya pemain yang tidak dibawa oleh pelatih Alfred Riedl dari 27 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan di Karawaci, Tangerang, Banten. Dengan absennya palang pintu tim yang berjuluk Kabau Sirah ini, praktis tinggal tiga penjaga gawang yang ada yaitu Kurnia Meiga, Andritany Ardiyasa dan Dian Agus Prasetyo. Khusus untuk Andritany sebenarnya kondisinya belum maksimal setelah sebelumnya mengalami cedera. ‘’Jandia kami istirahatkan. Sebenarnya secara kualitas dia tidak kalah dengan penjaga gawang yang lain,’’ kata Alfred Riedl dalam keterangannya. Pemusatan latihan di Karawaci sebenarnya tidak diikuti oleh 27 pemain yang dipanggil. Beberapa pemain absen seperti pemain naturalisasi Stefano Lilipaly, Andik Vermansyah dan Irfan Bachdim. Meski demikian, ketiganya dipastinya akan bergabung dengan Kurnia Meiga dan kawan-kawan pada pertandingan uji coba tersebut. Khusus untuk Lilipaly dijadwal-

kan akan bisa bergabung dengan timnas saat menghadapi Vietnam atau dipertandingkan uji coba kedua. Boaz Solossa yang pada latihan terakhir harus absen karena pulang ke Papua karena ada urusan keluarga juga dipastikan kembali bergabung dan berangkat bersama dengan pemain timnas Indonesia lainnya. Sesuai dengan rencana, rombongan Timnas Garuda akan bertolak menuju Yangon, Rabu (2/11) ini. Dua pertandingan uji coba melawan Myanmar dan Vietnam dijadikan pelatih Alfred Riedl untuk mengukur kemampuan timnas. Apalagi, pelatih asal Austria ini menilai kondisi fisik pemain kurang maksimal. Padahal pertandingan resmi Piala AFF 2016 sudah di depan mata. ‘’Dua pertandingan uji coba ini juga akan kami gunakan untuk melihat perkembangan kondisi pemain,’’ kata mantan pelatih timnas Vietnam itu. Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016 tergabung di Grup A bersama dengan tuan rumah Filipina, sang juara bertahan Thailand serta tim langganan juara kejuaraan dua tahunan itu yaitu Singapura. Pada pertandingan yang dimulai 19-25 November ini, Timnas Garuda bisa dikatakan masuk grup berat. Sementara di Grup B, tuan rumah Myanmar akan bersaing untuk lolos ke babak semifinal bersama dengan Malaysia, Vietnam dan Kamboja yang di babak kualifikasi mampu mengalahkan Timor Leste. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 2 November 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

*Pizza Hut Bali* Membutuhkan Karyawan/ti Berpenampilan menarik,Tinggi Badan PriaMinimal165Cm,Wanita155Cm, Umur 18-22Th,Gaji Minimal 2 Juta,Catering,Jamsostek, Asuransi Kesehatan dan Bonus. Lamaran dibawa langsung ke Pizza Hut Terdekat. A.BP.001.11.16.0000027

Cust.Service(F),Excellnt English,S1,Experience,single, max 30yo CV:info@balikiddy.com

!!Karyawati Min. SMA,SIM C,Gaji Tinggi,Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888Dps

B.BP.164.11.16.0000021

B.BP.141.11.16.0000031

!!!5org Ceker,5org Sopir B1,Gaji Tinggi+Bonus+Kos, Hub.Murah Makmur Bangunan (0361)8957678 Jl.ByPass Ngurah Rai 888 Dpn Oleh2 Karangkurnia

Need asap experienced HK/ Butler female&cook/Chef villa in Seminyak Call 0817943577 E:info@balivillamassilia.com B.BP.154.11.16.0000032

B.BP.141.11.16.0000028

!!Dibthkan 5org Tenaga Angkat,Gaji Tinggi+Bonus+Kos, Hub.Murah Makmur Bangunan (0361)8957678 Jl.ByPass Ngurah Rai 888 Dpn Oleh2 Karangkurnia

Dicari Tukang Masak wanita Chinese Food Jl.Persada II No.3 Malrboro Barat 081999428776 A.BP.001.11.16.0000069

***Dicari Tukang Jahit yang Berpengalaman Hub:0361-240316 A.BP.001.11.16.0000003

B.BP.141.11.16.0000029

Urgent! Job Australia / Hub.082144134629

A.BP.001.11.16.0000017

BPR Hari Depan Dps Mmbtuhkn Mrkting Funding & Lending (AO) Gaji Menarik Hub:081936284213

Dicari Tukang Patrun&Tukang Jahit Kaos Hub.085338223233

A.BP.001.11.16.0000068

Looking SPG for Boutique, To be Placed at Ubud and Seminyak Areas,081338678121

B.BP.164.10.16.0001103

Dcr Admin,Supir u/ Tk Bangunan,hub:085253988660

B.BP.004.11.16.0000013

Dcr IT,Sales,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam.PT PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.804.11.16.0000005

BPR SEN Menc Marketing Kredit & Accounting Min S1 Ph.425207

A.BP.001.11.16.0000012

Dcr PRT/Jaga Anak Tgl Dlm Gj.1Jt Dpt Fasilitas,081338982125

B.BP.164.11.16.0000030

!!!10 Job Aussie & Japan(Hospitality,farm,pabrik)resmipasti berangkat Hub:Ono 081916282679

B.BP.817.11.16.0000033

!!!Urgent!Butuh 10 Terapis Wanita di Renon & Canggu, Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Tlp.9002588,081239621123 A.BP.001.10.16.0001452

***Dcr Karyawati Toko Perak di Shopping Mall Seminyak Village Hub:085739912100 A.BP.001.10.16.0002019

A.BP.001.11.16.0000018

Adm&Sales TO Kantong Plastik PE/PP,Kresek,Tali Kertas Nasi Dll 081230328172

Dcr Admin Gdng Wnt Min SMA/SMK Buluh Indah 40 Hp.081353223388 A.BP.001.11.16.0000021

A.BP.001.11.16.0000023

Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss u/Resto di Renon 085738186501

Cr Pembantu Gj1,5,Suster Gj2Jt yg Anter 500.T.488315/487706

Dcr Staff Adm L/P Kirim CV ke PT.MBS/infombsbali@yahoo.co.id

Krywn/ti Artshop Celuk SMP/SMA Single,Tidur Dalam 0811386978

A.BP.001.11.16.0000057

Cr SPG,Sopir,Finishing Meuble Min.SMA/Diploma,Hb:Karya Subur Gj.2,5-3Jt Hub.08123881899

Dcr Tng Adm Min.SMK Akuntansi BsKomp+SIM C237757/08179728394

Dcr Tng kirim Ikan Lele (pakai Sepeda Motor) H.082237094056

A.BP.001.11.16.0000055

Looking for Secretary for Furniture Company in Kediri/Tabanan,CV to contact@casamoderno.com +62 821 44835239

Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta

A.BP.001.11.16.0000014

Penghasilan Tambahan Part Time Serius 3-5jt/bl H.081999093828

Dicari Drafter Min.SMK atau Sederajat bisa Autocad untuk Proyek ME bisa Kerja Team. Kirim CV ke cv_tkd@yahoo.com

Perusahn Trading di gatsu Bth: Accounting(Min SMK Akuntansi/ SMEA)Tggung Jwb,Cpt Bljr, Mau Maju,Jujur,Bs MS.Office,Krm ke Email:hrd.052014@gmail.com

BPR KAS Indonesia Membutuhkan Marketing Kredit,Pglmn Min 2Th Funding Junior Cp.081339403582

A.BP.001.11.16.0000059

A.BP.001.11.16.0000042

Cr Sopir Hub.PT.BPR Pedungan Jl.P.Moyo No.1 Pesanggaran

A.BP.001.10.16.0001957

Bth sgr:Reservasi,Marketing, Web Designer.info:085102499349 Cv ke:bcwtour@gmail.com

A.BP.001.10.16.0001870

Dcari Peg.Laundry Wil Denpasar Hub:081337287307-085857318696

A.BP.001.10.16.0002035

A.BP.001.11.16.0000008

Butuh Dsign Graphis untuk Kaos Hub Segera:08113867250

Dcr 4 Org Security Sertifikat u/Htl diSeminyak Fas:Gj.UMK, Trnsport,BPJS Tk,BPJS Kes,THR, Seragam,Krm lam ke PT.MKP Jl. Padang Griya 12 T:085100433449

A.BP.001.10.16.0002029

Cari Sopir dan Assistant Accounting 082145241706

A.BP.001.10.16.0002003

Cr Admin Garmen, SPG/SPB Pengalaman Butik.Bs Inggris Krm CV ke: yosi.gingersnap@gmail.com

A.BP.001.11.16.0000037

Dcr Kywti Srbtn,Tdr dlm, Gj s/d 2 Jt T.082236165561

B.BP.004.11.16.0000012

A.BP.001.11.16.0000016

Cr Krywn/ti,Sales Kantor/R.Mkn Gj 2Jt Jl.Tkd Ciliwung II No.3

Dcr QS min S1 Sipil Pglmn,Eng Aktif,8476574/subali@gmail.com

Cr PRT Wanita,Tgl Dalam +Sopir Srbt Bs Mtc H.085238127777

Dcr Sgr Wanita Max.25th/D1 Adm Accounting Hub.085100480049

A.BP.001.11.16.0000019

A.BP.001.11.16.0000041

A.BP.004.11.16.0000010

Dcr Sales Bhn Bangunan pengalaman,gj+bns+kms, Lmr Raya Darmasaba 18 Denpasar 081333359022

A.BP.001.11.16.0000060

A.BP.001.10.16.0001813

A.BP.001.11.16.0000022

Dicari Sopir Serabutan Sim B1 Jln.Trenggana No.179X Penatih

A.BP.001.10.16.0002010

Dicari Tukang Patrun Freelance Jl.Mertanadi No.72C Hub:Putu No.0812-3510-1479

A.BP.001.10.16.0002038

Dicr Staff Berbahasa Mandarin PT.Neverneverland Travel 0361-757636/08113869543

B.BP.004.10.16.0001016

A.BP.001.10.16.0001655

Dcr Admin Hub:Jl.Kepundung No. 66 Dps 0361238064/085737496675 A.BP.001.10.16.0001929

B.BP.004.11.16.0000015

Dcr Kolktor,Adm,Mrkting Rekankanan Mebel&Alat Teknik.484458 A.BP.001.11.16.0000031

Resort di RajaAmpat Vacancy: Looking for Bartender&Waitress Receptionist/Butler,Cook, for Brazilian Aussie BBQ resto Waiter,DiveMaster,E:hrdgkradl call 082144450099 for appoitm ent derrick@kutatownhouses.com 2015@gmail.com/cfo@gkradl.com B.BP.004.11.16.0000014

A.BP.001.10.16.0001941

A.BP.001.11.16.0000026

B.BP.004.11.16.0000016

A.BP.001.11.16.0000050

A.BP.001.11.16.0000029

Perusahn Trading di gatsu Bth: Staff Multimedia min SMK,Jujur Tggng Jwb,Cpt Bljr,Mau maju, Krm Email:hrd.052014@gmail.com

A.BP.001.11.16.0000030

Serbtn(L),Adm(com,W)WBFMertanadi II SunsetRoad 08124614777

A.BP.001.10.16.0002039

Staf Koperasi tugas cr nasabah Simpanan gaji 5jt 081239011111 A.BP.001.11.16.0000046

Yamaha Bisma Dicr 8 Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps

A.BP.001.10.16.0002017

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

TOYOTA

Gran Max’2010 Hitam AsBali Rp.63Jt,087860002341 Pribadi

Veloz Hitam M/T Th’12 DK Kodya Dps H.081805307706

All New Xenia’2012 Mi Putih 110Jt Ng,087860002341 Pribadi

Avanza G’12Putih Asli Bali Orisinil Sekali H:087860080888

B.BP.141.11.16.0000035

B.BP.141.11.16.0000034

HONDA

HRV Prestige’15 pth+CRV 2.4’11 Putih istmwa,085737180911 Krdt

B.BP.164.11.16.0000022

B.BP.141.11.16.0000026

A.BP.001.10.16.0002004

Inova Diesel’13 V Hitam Manual Mls VKool Merta Ayu 19X Kerobokan 081338942303 A.BP.001.11.16.0000051

*****OTO 89///0811398989****** *Landcruiser VX Orginal’95Hijo *Inova G Manual KM8rb’14Silver A.BP.001.11.16.0000056 *CRV Prestige 2.4CC’2013 Putih NISSAN *Wrangler4Door SportPlus’11Htm Nissan Juke 2013 Putih Mulus *Mini Cooper GP2 JCW’2014 Gray Terawat H.Pemilik 081999098585 A.BP.001.11.16.0000063 *Alphard G Prems Sounds’10 Htm *Lexus RX 270 Facelift’12Hitam SUZUKI *Mercy C200 Clasic A/T’01 Slvr Jual Jimy GX Th’2003 65Jt Nego *****Cash/Trade in/Kredit***** HP.081239160676 MERCEDEZ

Mercy C240’05 Htm Km22rb AsDK Tg 1 Pribadi Hp.08123828999

A.BP.155.11.16.0000011

BIRO JASA

Innova G’13Hitam Masker Besar VR17+ijin Istimewa 08123953664

A.BP.001.11.16.0000067

Hiace’13,Isuzu Elf’08 Pwst & Suzuki Pick Up’11,082236350004

A.BP.001.11.16.0000048

Yaris S’08 AT+Splash’13 AT+Grn Touring’13 TT/Krd,085100856999

B.BP.141.11.16.0000027

Yaris’13 Putih+Fortuner’09+12 Pth+13TRD Htm,085737180911 Krd

B.BP.164.11.16.0000023

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk DIJUAL MOTOR

DIJUAL RUMAH *BUC Rumah Jl.Menuri & Ruko Antasura Hub:0811388912

KAWASAKI

Jual/Kredit KAwasaki Ninja 250 Fi SE th 2016 w.hitam DP 45jt cicil 1,6x24 Hub.081237777899

SERVICE

A.BP.001.11.16.0000006

A.BP.001.11.16.0000044

Dj Rmh 2Lt LB.90 LT.115 Kertadalem Sari 1 Hub:081337370000

Dijual Tanah kavling Strategis di Padang Galak H.081337112202

A.BP.176.10.16.0002025

A.BP.001.11.16.0000005

A.BP.001.11.16.0000049

SERVICE

DICARI TANAH Cri Tnh Jl.Ry Mas Ubud K/L 10A 400Jt an/Are Hub:081999113050

BUC Tanah Patih Nambi Utara Ls 1,9Are 415/A 089602489156

A.BP.001.11.16.0000058

A.BP.001.11.16.0000007

Djl Tnh 3A Jl.Gn Catur Dps 6A Lovina Sgrja H:081338180610

5A Jl.Utama Bedugul 150Jt/A & 15A Jl.Utama Rangdu-Seririt 125Jt/A cck Ruko 081338708444

BUC Djl Rmh Batuyang Gg.Pipit Permai III 650Ng, 082144738046

Rmh Mnmls 2Lt 3KT3KM Mahendradata/BaliMed 1,1M 081338558078

Tnh di Sibang Kaja,Abian Semal ( Bs 1Are ) T:085 100 804676

A.BP.001.11.16.0000015

B.BP.821.11.16.0000009

Rmh Jl.G.Talang Utm Lt1,5A 4KT 3KM 1,4M&Tnh 2A Hook Buana Raya msk 20m 650Jt/A 081338708444

Djl Tnh Cav Lok Bypas IB Mantra 150mtr dr Bypas 200Jt/A Hub.081338382564 081916141464

A.BP.001.11.16.0000001

A.BP.001.11.16.0000032

A.BP.001.11.16.0000065

B.BP.164.11.16.0000020

BIRO JASA

RUPA-RUPA MOTOR

Triumph 68 Honda CB 200 76 Koleksi Hb:Hery Hp.08174764031

A.BP.001.10.16.0001636

A.BP.001.11.16.0000061

A.BP.801.11.16.0000038

DISEWAKAN TOKO Dikont Toko/Artshop 9x11m +2KT lkp Jl.Persada 19 Br.Pengipian Kuta Hub.085238398933 A.BP.001.11.16.0000053

DIJUAL RUKO Ruko SHM 3Lantai KusumaBangsa2 Dps Cck Utk Kos H:083857638008

DIJUAL TANAH Kav 1,12A Blang Samu Singapadu !T18A SHM Sawah Produktif Dkt Skwati Bs Tkr Mobil,0811386978 A.BP.001.11.16.0000013 A.BP.001.11.16.0000025 Pantai Tbn 30Jt/A 085257539923 KONTRAKTOR A.BP.167.10.16.0002015 Tnh 1,5A Jl.Tk Balian Gg.Nuri Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh BUC Tanah 2A 375/A Ng Br.Jenah dkt Jl Utama 800Jt/A netto jln Tggl VilaRuko Pool081337099764 Peguyangan Kangin,085333760181 6M aspal 087860635035 A.BP.001.11.16.0000035

SERVICE

A.BP.001.11.16.0000020

SERVICE

DIJUAL VILLA Villa 390m2 LT.5A Penatih-Dps View Sawah&Sungai-087861176272 A.BP.001.10.16.0002016

ARSITEKTUR YogaDsign&Kntraktor:Gmbar IMB+ Urus SIUP,SITU/HO,081338146376 A.BP.001.11.16.0000066

RUPA-RUPA Golf Bagus Specializing in Preowned Quality Golf Clubs Grand Opening!! 01-26 November 2016 Get Special Discount 10%-20% Off Jl.By Pass Ngurah Rai-Nusa Dua Phone: 0821 4444 6500 A.BP.001.10.16.0001822

B.BP.166.11.16.0000019

DIJUAL MOBIL

PINJAMAN

DIJUAL MOBIL

SALON

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.10.16.0001891

Badut Sulap Fun Games Dekorasi Keren Murah HP/WA 081338544255

A.BP.001.10.16.0002006

Jl Bata Super 675 Terima Lokasi 087860283313 A.BP.159.11.16.0000034

Krjakan Cat Tmbk Lma/Bru Pltur Textr Plpon Bocor 087761696124 A.BP.001.11.16.0000062

Simpanan 100jt bunga 8%/th dpt Scoopy Gratis H.081239011111 A.BP.001.11.16.0000047

KEHILANGAN Hlg BPKB Carry PickUp DK 9745 GO an Md Suartika 081547459646 A.BP.167.11.16.0000033

Tlh Hlg Buku KIR DK 9605 EI STNK a.n:Mukhammad Seger A.BP.001.11.16.0000004

ALUMINIUM

SPA

DIJUAL MOBIL

PELUANG BISNIS

SERVICE AC

SERVICE

FOTOCOPY

BENGKEL LAS

SERVICE

SERVICE

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 2 November 2016

Tebusan Amnesti Pajak Rp 98 Triliun Keseluruhan SPH Capai Rp 3.885 Triliun

Jakarta (Bali Post) Realisasi uang tebusan dari program amnesti pajak berdasarkan penerimaan Surat Setoran Pajak (SSP) hingga 1 November 2016 telah mencapai Rp 98 triliun atau sekitar 59,3 persen dari target Rp 165 triliun. Demikian yang tercatat di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Sri Mulyani

Bali Post/ant

Indonesia Masih Jadi Pasar Pakaian Bekas

Jakarta (Bali Post) Indonesia disayangkan masih menjadi tujuan ekspor pakaian bekas dari sejumlah negara. Hal itu kerap dilaporkan petugas Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan hal itu di Jakarta, Selasa (1/11) kemarin. ‘’Saya hampir setiap hari mendapat laporan dari jajaran bea cukai soal impor pakaian bekas. Itu kan kita dianggap sebagai pasar barang pakaian bekas. Saya berjanji dari sisi bea cukai akan tegaskan aturan dan mengidentifikasi siapa pelaku impornya,’’ kata Sri Mulyani. Importasi pakaian bekas tersebut, lanjut Sri Mulyani, menggambarkan pasar untuk industri mode di Indonesia sangat besar, yang seharusnya dapat dimanfaatkan pelaku industri dalam negeri. Sri Mulyani mengimbau agar industri mode di Indonesia terus meningkatkan kreativitasnya untuk dapat bersaing dengan produk impor, baik dari sisi kualitas maupun harga. Ia menambahkan, pihak

Kementerian Keuangan berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan industri dalam negeri melalui fasilitas-fasilitas kebijakan yang mampu mendorong geliat dunia usaha. ‘’Kami sebagai penjaga dan harus buat policy dihadapkan dengan harga murah, kualitas bagus di sisi lain produsen membutuhan kualitas persaingan yang sehat. Nah kami ada di tengah-tengah,’’ ujarnya. Menurutnya, pemerintah akan memfasilitasi hal-hal yang berkaitan untuk mendorong daya saing industri, misalnya dari penggunaan listrik, upah hingga fasilitas fiskal. Namun, tambahnya, jika pertumbuhannya dihambat oleh ketidakmampuan pelaku usaha karena inovasi dan kreativitas, hal tersebut menjadi tanggung jawab sendiri. ‘’Jika produk anda tidak punya kompetisi, saya tidak bisa bantu. Anda harus mencari inspirasi sendiri. Kalau saya lihat di negara-negara lain Indonesia tidak kalah, bagus banget dan saya yakin potensi ini luar biasa dan saya yakin memiliki inovasi luar biasa,’’ pungkasnya. (ant)

Laman dashboard amnesti pajak DJP yang diakses di Jakarta, Selasa (1/11) kemarin, mencatat rincian Rp 98 triliun tersebut berasal dari pembayaran uang tebusan Rp 94,5 triliun, pembayaran tunggakan Rp 3,06 triliun dan penghentian pemeriksaan bukti permulaan Rp 400 miliar. Keseluruhan harta dari tebusan tersebut berdasarkan penerimaan Surat Pernyataan Harta (SPH) mencapai Rp 3.885 triliun dengan komposisi sebanyak

Rp 2.760 triliun merupakan deklarasi dalam negeri, Rp 983 triliun dari deklarasi luar negeri dan Rp 143 triliun adalah dana repatriasi. Secara keseluruhan jumlah SPH yang telah disampaikan oleh Wajib Pajak mencapai 438.883 dengan jumlah SSP yang diterima sebesar 467.628, serta jumlah uang tebusan berdasarkan SPH mencapai Rp 94,2 triliun. Dari komposisi uang tebusan berdasarkan SPH yang disampaikan, kontribusi terbesar berasal dari

Wajib Pajak Orang Pribadi non-UMKM sebesar Rp 80,2 triliun, Wajib Pajak Badan non-UMKM Rp 10,4 triliun, Wajib Pajak Orang Pribadi UMKM Rp 3,34 triliun dan Wajib Pajak Badan UMKM Rp 215 miliar. Direktur Potensi, Kepatuhan, Penerimaan Pajak DJP Yon Arsal mengharapkan pencapaian uang tebusan dari program amnesti pajak bisa meningkat menjelang berakhirnya masa periode dua pada 31 Desember 2016. (ant)

Listrik, Elpiji, Rokok Sumbang Inflasi Inflasi Inti Rendah

Bukan Akibat Permintaan Menurun

Jakarta (Bali Post) – Iinflasi inti yang rendah atau hanya tercatat 3,08 persen (yoy) hingga Oktober 2016, bukan disebabkan permintaan barang maupun jasa yang menurun. ‘’Kalau permintaan turun, harga (barang) ikutan turun. Tapi ini yang turun hanya harga pangan,’’ kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Selasa (1/11) kemarin. Darmin menjelaskan, inflasi inti masih terpengaruh komoditas sektor barang dan jasa tertentu yang harganya terdorong interaksi permintaan dan penawaran secara normal. Beberapa komoditas itu, kata Darmin, masih sedikit mengalami fluktuasi harga yang berarti permintaan masyarakat atas produk maupun jasa tersebut masih normal dan tidak mengalami penurunan drastis. ‘’Kalau harga-harga turun semua. Itu baru khawatir. Ini juga bukan karena kapasitas produksi yang kurang, karena kalau itu terjadi justru kecenderungan harga menjadi naik,’’ kata Darmin. Terkait harga pangan yang mengalami penurunan, kata Darmin, hal itu terjadi karena pemerintah telah berhasil mengendalikan suplai bahan makanan, meski menghadapi

tantangan cuaca yang sulit diprediksi. ‘’Pangan itu bukan urusan permintaan, karena urusan musim. Urusan pengendalian suplai. Di pangan pun ada yang naik harganya, yaitu cabai. Sebetulnya masih cukup banyak barang dan jasa yang harganya naik, walaupun naiknya kecil,’’ jelas Darmin. (ant)

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (1/11) sore bergerak menguat tipis sebesar delapan poin. Rupiah kemudian menjadi 13.028 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.036 per dolar AS. ‘’Dolar AS bergerak lebih rendah terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah di tengah antisipasi investor terhadap sejumlah faktor dari Amerika Serikat,’’ kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, di Jakarta. Ia mengemukakan salah satu faktor yang menjadi perhatian dan pertimbangan investor, yakni hasil keputusan kebijakan moneter dari bank sentral Amerika Serikat (The Fed), data ten-

aga kerja AS, serta hasil pemilu Presiden AS. ‘’Sebagian pelaku pasar masih khawatir sentimen yang datang nanti dapat memicu ketidakpastian baru, kondisi itu membuat perdagangan valas cenderung terbatas,’’ katanya. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan bahwa saat ini fokus pelaku pasar uang juga sedang tertuju pada pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III 2016 yang akan dirilis pada pekan depan. Data cadangan devisa Oktober 2016 yang akan datang dalam waktu dekat berpeluang naik. Diharapkan mampu menjaga fluktuasi mata uang domestik di tengah gejolak eksternal. (ant)

Penjual Kuliner Khas Manado Kewalahan

Bali Post/ant

Bali Post/ant

Rupiah Menguat Tipis

Harga Cabai Naik

BERBINCANG - Sejumlah orang berbincang di dekat tulisan Amnesti Pajak di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta.

Darmin Nasution

Bali Post/ant

MENGUAT - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (1/11) sore bergerak menguat tipis sebesar delapan poin menjadi 13.028, dibandingkan sebelumnya di posisi 13.036 per dolar AS.

Jakarta (Bali Post) Inflasi Oktober 2016 sebesar 0,14 persen disumbangkan komponen harga diatur pemerintah yaitu tarif lis trik, elpiji dan rokok. ‘’Ini fenomena tidak biasa, karena penyumbang inflasi Oktober adalah harga-harga diatur pemerintah atau administered price yaitu tarif listrik, elpiji dan rokok,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta, Senin (31/10). Suhariyanto menjelaskan, kenaikan tarif tenaga listrik menyumbang inflasi 0,06 persen dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi 0,02 persen, sehingga secara keseluruhan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar menyumbang inflasi 0,56 persen. ‘’Kelompok ini menyumbang inflasi tinggi Oktober 2016, padahal kelompok bahan ko-

moditas makanan harganya relatif terkendali dan cenderung menurun,’’ ujarnya. Sementara kelompok kesehatan Oktober 2016, juga menyumbang inflasi sebesar 0,29 persen, diikuti kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau 0,24 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,10 persen. ‘’Inflasi dari kelompok makanan jadi disumbangkan oleh kenaikan tarif rokok, baik dari rokok kretek, rokok kretek filter dan rokok putih masing-masing 0,01 persen,’’ ujar Suhariyanto.

Namun, katanya, kelompok sandang menyumbang deflasi tinggi pada Oktober 2016 sebesar 0,31 persen, diikuti kelompok bahan makanan 0,21 persen, serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,03 persen. ‘’Secara umum harga komoditas bahan makanan menurun karena ada pengendalian harga dan jaminan pasokan karena distribusi yang bagus, terutama untuk bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, kentang dan ikan segar,’’ katanya. (ant)

Denpasar (Bali Post) Harga cabai besar mulai naik cukup berarti. Sebagaimana dinamika harga cabai di Pasar Agung, Peninjoan. Harga cabai besar itu pada minggu pertama Oktober Rp 34.000/kg. Kemudian minggu kedua naik menjadi Rp 40.000/kg. Selanjutnya, minggu pertama November telah mencapai Rp 45.000/kg. Sementara harga cabai kecil pada minggu pertama Oktober Rp 23.000, minggu kedua Oktober turun menjadi Rp 22.000 per kg. Akan tetapi minggu pertama November melonjak mencapai Rp 35.000 per kg. Hal itu diungkapkan Kepala Pasar Agung, Desa Adat Peninjoan, Nyoman Suwarta, Selasa (1/11) kemarin. Faktor cuaca Oktober yang masuk musim hujan membuat cabai itu tidak bisa berproduksi baik. Hukum ekonomi, ketika stok barang sedikit dampaknya sudah pasti harga menjadi naik. ‘’Besar kira-kira pengaruhnya faktor cuaca itu,’’ ujar Nyoman Suwarta. Itu diketahui karena dominan pedagang yang memasok barang ke Pasar Agung itu dari petani langsung. Pengusaha kuliner khas Manado di Jalan Badak Agung, Melinda, yang no-

tabene banyak menggunakan cabai dalam menunya mengungkapkan, kenaikan harga cabai sangat terasa pada usahanya. ‘’Kalau cabai berasa banget mbak naiknya. Rata-rata menu kita lebih banyak memakai cabai,’ ujarnya, Selasa kemarin. Ia sendiri membeli cabai besar bisa dengan harga Rp 50.000 per kg. Kenaikan harga cabai tersebut mulai dirasakannya sejak dua minggu terakhir ini. Harga cabai yang pernah ia rasakan dari harga Rp 30.000Rp 50.000 per kg. Dari sisi keuntungan, diakui, jelas menurun karena harga makanan yang dijual tidak bisa dinaikkan tiba-tiba saja. Pihaknya saat memasak tidak mau mengurangi takaran komposisi menu sudah baku. ‘’Jadi tidak dikurangi cabainya. Kualitas tetap kami jaga. Namun pastinya yang berkurang profit kita,’’ tuturnya. K enaikan harga bumbu dapur seperti cabai, bawang, selalu saja sudah diantisipasinya. Dalam setahun dikatakan harga kerap naik-turun ada fluktuasi, bahkan pernah mengalami kenaikan harga bumbu dapur sampai di atas Rp 50.000. (may)


19

Rabu Umanis, 2 November 2016

Aliran Sungai Dari Hal. 1

‘’Kalau sudah begitu, pelabuhan yang ada di Benoa itu harus pindah, tutup. Teluk Benoa tidak lagi menjadi estuari,’’ jelasnya. Dampak lain, lanjut Muslim, Bali juga akan kehilangan marine resources economic Teluk Benoa dan memperparah banjir. Kalau ada yang mengatakan reklamasi Teluk Benoa akan baik-baik saja seperti reklamasi di Dubai, menurutnya, itu salah. Sebab, tidak ada aliran sungai yang masuk ke Palm Island di Dubai. Berbeda dengan Teluk Benoa yang merupakan muara dari lima daerah aliran sungai (DAS). ‘’Tolong distop, tidak ada gunanya, Bali akan hancur. Kalau Bali hancur, Indonesia akan hancur juga,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Laboratorium Data Laut dan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Widodo Setiyo Pranowo mengatakan, analisis Total Allowable Area for Coastal Reclamation (TAACR) harus dilakukan jika reklamasi memang harus dilakukan. Analisis TAACR merupakan kombinasi dari aspek teknik dan sosial ekonomi lingkungan. Selain itu, analisis dampak sosial ekonomi budaya masyarakat juga perlu disajikan secara detail dan mendalam. ‘’Analisis dampak sosial ekonomi budaya masyarakat ini sangat penting. Kalau belum reklamasi sudah ribut-ribut,

terjadi konflik horizontal antarmasyarakat sampai hampir menimbulkan perpecahan ya… mending distop. Baru rencana saja sudah distop, tidak usah diterusin daripada terjadi perpecahan,’’ ujarnya. Widodo menambahkan, Teluk Benoa sangat rentan terhadap tsunami. Eksposur populasi di dalam kawasan Teluk Benoa sangat tinggi karena terjadi refraksi gelombang tsunami (gelombang terjebak) menyebabkan amplifikasi gelombang tsunami. Itu sebabnya, sangat tidak direkomendasikan untuk membuat pulau di Teluk Benoa. Apalagi untuk hunian, sangat tidak cocok. ‘’Kita sengaja bikin pulau-pulau kecil untuk tempat tinggal orang, itu sama saja dengan membunuh orang. Sangat membahayakan,’’ jelasnya. Menurut Widodo, area intertidal perairan Teluk Benoa saat surut memang tidak begitu indah. Namun justru pada saat itu, memberikan kesempatan bagi burung bangau untuk berburu makanan yakni organism yang hidup di area itu. Di antaranya kekerangan, kepiting, udang, dan ikan kecil lainnya. Kawasan Teluk Benoa juga menjadi tempat singgah burung air untuk mencari makan. ‘’Untuk mangrove, tidak serta merta kalau ingin survive harus terus ada air lautnya. Juga dibutuhkan pasang-surut untuk memberi kesempatan akar mangrove bernapas,’’ imbuhnya. (kmb32)

Gelar Patroli

Dari Hal. 1

Menyikapi aksi geng motor itu, Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, Selasa (1/11) kemarin, mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan menggelar patroli tiap malam minggu dan hari libur. Bahkan pihaknya membentuk Sistem Pengamanan (Sispam) Kota Terpadu terdiri dari anggota TNI, Satpol PP dan Polres Badung. ‘’Sispam Kota Terpadu ini melakukan kegiatan patroli bersama untuk mengantisipasi aksi geng motor dan kejahatan lainnya,’’ ujarnya. Ditanya wilayah paling rawan, menurut mantan Kapolres Penjaringan, Jakarta Utara ini, geng motor tersebut bi-

asanya trek-trekan di wilayah Baha, Mengwi dan wilayah Kuta Utara, terutama di Jalan Gatot Subroto. Untuk menekan aksi itu, tim gabungan itu gencar melakukan patroli dan razia kendaraan. ‘’Kalau di Baha sudah bisa diatasi dengan melakukan giat patroli. Kami utamakan pembinaan dan tilang jika pelanggarannya sepeda motornya tidak lengkap,’’ ujarnya. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menegaskan, pihaknya gencar melaksanakan cipta kondisi tiap malam. Termasuk jika ada warga kumpulkumpul langsung dibubarkan. ‘’Pemetaan titik rawan sudah kami lakukan di antaranya di Jalan Mahendradatta, Bypass Ngurah Rai dan Denpasar Timur,’’ tegasnya. (rah)

Rapat Terbatas

Dari Hal. 1

‘’Kalau memang ini tidak bisa diteruskan ya… sudah berarti saya akan bawa ke KPK,’’ kata Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas mengenai perkembangan pembangunan proyek listrik 35.000 MW, Selasa (1/11) kemarin, di Kantor Presiden, Jakarta.

Hal itu, menurutnya, perlu dilakukan karena menyangkut uang dan anggaran yang sangat besar namun sampai saat ini Presiden belum juga mendapatkan kepastian mengenai hal itu. Presiden telah meminta laporan dari BPKP mengenai 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak 7-8 tahun. (ant)

Masih Berunding Dari Hal. 1

Menurut Leo, pihak keluarga korban belum melaporkan kasus itu ke polisi dan masih mengedepankan upaya kekeluargaan. ‘’Pihak keluarga masih berunding apakah akan melapor atau tidak. Mereka khawatir korban terganggu kuliahnya dan ada alasan lainnya,’’ tegas Leo. Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana menyampaikan, tim Jatanras Dit. Reskrimum awalnya menangkap Yo di Pelabuhan Benoa. Dari pengakuan Yo, polisi mengamankan 17 anggota geng motor lainnya. ‘’Jadi yang diamankan sampai saat ini 14 anggota geng motor Manusia Gila dan 4 anggota geng motor Warung Gila. ‘’Mereka di bawah umur dan ditangkap di seputaran Denpasar,’’ ucap Sudana. Sumber di Polda Bali mengatakan, Unit PPA Polda Bali menangani empat tersangka, di antaranya Yo, Ad dan Dg. Sedangkan anggota geng motor lainnya diserahkan ke Polresta Denpasar karena kasusnya ditangani Sat. Reskrim Polresta. ‘’Rencananya Yo dis-

erahkan ke Polsek Denpasar Barat terkait kasus penusukan dan penyidikan kasusnya sudah P-21 (lengkap - red),’’ ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya ini. Sebelumnya, Yo bersama teman-temannya terlibat kasus penusukan di wilayah Denpasar Barat. Mengingat Yo di bawah umur, tidak ditahan tetapi dititipkan kepada orangtuanya. Namun saat kasusnya hendak dilimpahkan ke Kejari Denpasar, tersangka beralamat di Jalan Letda Made Putra, Denpasar ini kabur. ‘’Dia masuk DPO (daftar pencarian orang - red). Yo juga diburu anggota Polsek Kuta Utara terkait kasus penusukan di Jalan Gatot Subroto Barat,’’ tegasnya. Sementara anggota geng motor MG yang dilimpahkan ke Polresta di antaranya berinisial KP (bawa pedang), Dn (bawa pipa besi), DW (bawa pipa besi), Ag (bawa pipa besi), CW (bawa alat setrum) dan CG (bawa rantai). Komplotan ini melakukan pengeroyokan di beberapa TKP yaitu di Jalan Mahendradata (6 kali), Jalan Imam Bonjol (3 kali), Jalan Sunset Road, Kuta (4 kali), di Renon (3 kali), wilayah

Suwung (6 kali) dan di Jalan Gunung Soputan (2 kali). Seperti diberitakan, anggota geng motor kembali berulah dan beraksi di Jalan Menuh, Kreneng, Denpasar Timur, Sabtu (29/10). Kelompok geng motor berjumlah belasan orang mengepung mobil mahasiswa Kedokteran Universitas Warmadewa I Dewa Gede Abiseka (20) dan memecahkan kaca belakang mobil Honda Jazz. Keponakan mantan petinggi Kodam IX/ Udayana ini sempat diancam pedang. Beruntung korban berhasil kabur dan langsung menuju rumah pamannya di Asrama Sudirman, Denpasar. Terkait kejadian itu, Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa langsung memerintahkan anggotanya mencari pelaku, termasuk anggota geng motor tersebut. Tujuh siswa SMA swasta di Jalan Kamboja dimintai keterangan di Makodim dan memburu Yo, Senin (31/10) lalu. Akhirnya Yo ditangkap anggota Jatanras Polda Bali, Senin malam, di Pelabuhan Benoa. Rencananya Yo hendak kabur ke Kupang. (kmb36)

Tergantung Presiden Dari Hal. 1

Sudah saatnya Gubernur dan DPRD memberikan penjelasan yang runut dan komprehensif kepada masyarakat mengapa reklamasi itu dilakukan atau tidak dilakukan. ‘’Kalau itu di luar kewenangan beliau karena ini ranahnya peraturan presiden, maka sekurang-kurangnya Gubernur dan DPRD itu memberikan pertimbangan sebelum keputusan presiden itu keluar. Jadi Gubernur tidak bisa tergantung Presiden. Bagaimana caranya, orang provinsi saya yang mau

dibangun,’’ paparnya. Syarief menegaskan, Gubernur dan DPRD Bali harus memberikan pendapat walaupun Presiden yang memutuskan. Apa yang menjadi keinginan masyarakat Bali harus disuarakan, tidak boleh diam saja. Kalau diam saja, sikap itu bisa dipertanyakan. KPK sendiri sudah menyadari bahwa proyek-proyek seperti reklamasi khususnya, mempunyai potensi korupsi. Namun untuk reklamasi Teluk Benoa, pihaknya masih dalam tahap kajian dan memberikan rekomendasi. ‘’Ya, kami melakukan kaji-

Libatkan Remaja Dari Hal. 1

‘’Kalau sudah mengarah ke anarkis, apalagi tawuran, itu bukan urusan polisi lagi, TNI harus terlibat untuk mengatasinya. Apalagi polisi disibukkan dengan berbagai pengamanan event nasional dan internasional. Kami siap bergerak untuk mengatasi masalah geng motor ini,’’ tegas Danrem. Sementara itu, pengamat pendidikan Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. juga memprihatinkan hal itu. Ia menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya geng motor yang melibatkan remaja. Salah

satunya, terlalu bebas mengakses informasi melalui media online. Di sisi lain, orangtua juga terlalu cepat dan mudah menganggap anak remaja sebagai pemilik ‘’hak’’ seperti orang dewasa. ‘’Demokratis itu baik, tetapi dalam serbuan informasi yang tidak jelas sistem nilainya ini, anak remaja mengambil apa yang disukainya tanpa bekal wiweka untuk mengklasifikasikan mana yang baik dan mana yang buruk. Oleh karenanya, kodrat anak remaja yang energik menjadi tidak selalu tersalur positif. Karena banyak orangtua yang cenderung abai tentang apa yang mengisi

an-kajian itu termasuk pada reklamasi ini memang karena kami melihat rawan korupsi, misalnya antara pengembang dengan pemerintah dan itu terbukti di Jakarta ada penyuapan yang dilakukan terhadap anggota DPRD. Kami tidak mencurigai, tetapi kami berharap bahwa kajian-kajian atau sebuah proyek pembangunan yang terjadi di daerah itu harus akuntabel dan transparan. Kalau misalnya disembunyikan, itu bisa menjadi poin-poin rawan korupsi dan kami tidak mau itu terjadi di Bali,’’ tandasnya. (kmb32)

otak dan hati anaknya,’’ ujar akademisi Unhi tersebut, Selasa (1/11) kemarin. Radendra juga menilai geng motor tidak hanya mengganggu masyarakat, juga sudah merupakan tindak kejahatan. Oleh karena itu, harus disikapi dan diberi tindakan tegas. ‘’Terlepas dari pelakunya masih di bawah umur, tetapi kalau tindakannya sudah lebih buruk daripada orang dewasa, maka harus langkah untuk membuat mereka jera. Mereka itu sebagian besar masih anak-anak di bawah umur 18 tahun. Kalau mereka dibiarkan akan jadi penjahat nantinya,’’ tegasnya. (rah/win)

Benda Terlarang Dari Hal. 1

Penggeledahan oleh tim gabungan di lapas berakhir pukul 22.30 Wita. Berkarung-karung benda terlarang diamankan dan dipilah-pilah di Aula Ardha Chandra. Barang bukti yang diamankan di antaranya 77 HP, tiga paket diduga sabu-sabu, tiga paket diduga ganja, puluhan ikat pinggang, televisi, tab, notebook, kompor gas, gunting, spiker aktif dan beberapa AC portable. Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Bali Nyoman Putra Surya mengatakan, razia seperti ini sudah sering dilakukan dan rutin tiap minggu, bulan serta tiga bulan. Semua blok dan kamar digeledah. Hasilnya ditemukan 77 HP. ‘’Temuan ini yang masih kami dalami cara penyelundupannya. Belum bisa dipastikan bagaimana masuknya. Berbagai macam cara dilakukan dan masih diselidiki. Untuk kompor gas, ini masih diselidiki,’’ tegasnya.

Sementara SS ditemukan di Blok Danau Batur khusus pria. Selain itu, hasil tes urine tujuh orang positif narkoba. ‘’Orang lokal semua. Blok ini khusus untuk tahanan baru atau titipan dari kejaksaan. Kami akan koordinasi dengan BNNP Bali tindak lanjutnya,’’ kata Surya. Kalau ganjanya? ‘’Itu masih didalami. Tiga paket diduga ganja itu masih diragukan keasliannya dan ditemukan di Blok Bedudul. Kalau sabu-sabu ada ditemukan di tas, sepatu dan di luar,’’ ungkapnya. Kabid Berantas BNNP Bali AKBP Ketut Artha menyatakan di Blok Bedugul ditemukan dua penghuninya berinisial Dnl asal Italia dan ATN asal New Zaeland hasil tes urinenya positif ganja. ‘’Bagi napi atau tahanan yang positif narkoba, kami masih koordinasi apakah direhabilitasi di lapas atau BNNP Bali. Sedangkan pemilik narkoba sedang kami selidiki,’’ ujarnya. (kmb36)

Bantai Arjuna, Guru Kripa Sebut Karna Membual

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Tujuh Puluh Enam)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PADA perang dharma itu, pemakai mahkota Arjuna dan Bhimasena itu menahan serangan rombongan pasukan-pasukan keluarga Kuru. Kedua ksatria utama itu tibatiba saja menyerang pasukan Kuru. Serangan itu ditujukan kepada kedua rombongan kekuatan musuh yang sangat besar terdiri dari ksatria-ksatria kereta. Vibhatsu sendiri bertugas menyerang di sebelah kanan, sedangkan Vrikodara di sebelah kiri. Tidak luput juga putra Bharadwaja ikut diserang dengan mengerahkan hujan panah-panah kuat. Kemudian keluarga-keluarga Kaikeya, Srinjaya, dan Panchala yang memiliki energi besar itu mengikuti kedua bersaudara itu. Oh raja, ditemani keluarga Matsya dan keluarga Satwata, kemudian kelompok Kuru itu dibantai ksatria utama pemakai mahkota alias Arjuna. Serangan-serangan Arjuna membuat lawan-lawannya dikuasai rasa kantuk, sangat mencekam dan juga kegelapan. Serangan-serangan Arjuna juga mengakibatkan ksatria- ksatria yang berkumpul menjadi pecah berantakan. Guru Drona dan putra paduka itu sendiri beru-

saha mempersatukan mereka. Para pejuang dari pihak Kuru, oh raja, saat itu tidak mampu lagi menahan dalam rombongan mereka. Sanjaya berkata, Setelah melihat kelompok yang sangat besar dari para Pandava itu menggoyang dengan hebatnya pasukan Kuru itu, banyak ksatria Kuru menganggap serangan mereka tidak mampu ditahan. Putra paduka Duryodhana kemudian menyapa Karna dengan mengucapkan kata-kata ini, ‘’Oh engkau yang setia kepada temanteman. Saatnya telah datang menyangkut nasib teman-temanmu. Bantuanmu saat ini sangat diperlukan. Oh Karna, tolong selamatkan dalam pertempuran ini seluruh prajuritku. Pejuang-pejuang kita sekarang dikepung dari segala sisi oleh orang-orang Panchala, Kaikeya, Matsya, dan prajuritprajurit kereta perkasa lainnya dari pihak Pandava. Semuanya dipenuhi kemarahan. Serangan itu menyerupai desisan ular-ular. Di sana para Pandava menginginkan kemenangan mereka sedang meraung-raung dalam kegembiraan. Orang-orang Panchala tidak saja memiliki keberanian, juga

kekuatan sangat besar seperti Dewa Indra itu sendiri.’’ Karna menjawab, ‘’Jika Purandara itu sendiri datang ke sana untuk menyelamatkan Partha. Aku dengan cepat mengalahkan dan segera membantai putra Pandu itu. Janji ini aku katakan kepadamu dengan sesungguhnya. Bergembiralah, oh Bharata, aku akan membantai putra Pandu itu dengan semua kumpulan keluarga Panchala. Aku akan memberikan kepadamu kemenangan seperti putra Pavaka memberikan kemenangan kepada Vasava. Aku akan melakukan apa yang menyenangkanmu pada pertempuran ini. Di antara semua para Partha, Phalguna adalah yang terkuat. Kepadanya aku akan lemparkan panah mematikan hasil dari kecakapan kerja Dewa Sakra. Atas kematian pemanah yang hebat itu, saudarasaudaranya, oh pemberi kehormatan, akan menyerahkan diri mereka sendiri kepadamu atau sekali lagi mengasingkan diri ke hutan. Jika aku masih hidup, oh Kaurava, jangan larut dalam kesedihan. Aku akan mengalahkan para Pandava, kendati disatukan bersama dan se-

mua keluarga Panchala, Kaikeya, dan Vrishni. Dengan membuat mereka seperti landak-landak berduri, dengan hujan-hujan anak panahku, aku akan memberikan kepadamu bumi ini.’’ Sanjaya melanjutkan, Ketika Karna sedang mengutarakan dengan penuh semangat kata-katanya itu kepada Guru Kripa. Putra Saradwat yang berlengan perkasa itu sambil tersenyum beberapa saat, menyapa putra Suta Karna itu dengan kata-kata ini, ‘’Kata-katamu indah, oh Karna. Jika kata-kata

sendirian dapat menuntun mencapai keberhasilan, engkau, oh putra Radha, bertugas melindungi banteng di antara keturunan Kuru ini. Engkau lebih banyak membual di hadapan kepala keturunan Kuru. Memang, keberanianmu jarang disaksikan. Tetapi, hasil dari katakatamu penuh bualan saja alias kosong. Sering kali menyaksikan engkau bertarung melawan putraputra Pandu. Setiap kali kejadian, oh putra Suta, engkau selalu saja dikalahkan para Pandava itu.’’ (bersambung)

Sloka 10.29 Anantas casmi naganam varuno yadasam aham pitrnam aryama casmi yamah samyamatam aham Di antara naga, Aku adalah Ananta, di antara makhluk-makhluk lautan, Aku adalah Varuna, di antara pitri–arwah leluhur, Aku adalah Aryaman, dan di antara para penguasa Aku adalah Yama, raja maut.


16 Pages

206 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

online: http://www.inte

r 2, 2016

ay, Novembe

Wednesd

s she battled Adele say before n, depressio son’s birth and after r 2, 2016

y, Novembe Wednesda

The British

postpartum “But I haven’t out of my with years ago and snapped Angelo four added. birth to son after I Adele gave depression Simon Konecki. knowledge boyfriend really bad postpartum me... My call it in “I had as we and it frightened your had my son, to be with — or post-natal, don’t want hurt your child; of postpartum is that you England — worried you might a good job. But doing inadchild; you’re you weren’t I felt very you’re worried with my child. worst decision of forms,” made the I was obsessed different felt like I’d equate; I can come in many my life. It said. future songs d that her wrote for her the singer those she Adele acknowledge than 31 never match sold more would likely“21,” which has 2011 album worldwide. (rtr) million copies

arrives Singer AdeleGrammy at the 58th in Los Awards California Angeles, 15, 2016. February

ional Bali

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

Trump raises if of crisis specter the Clinton wins White House Page 6

al Tradition strikers getting ed in overlook English soccer Page 8

find Internat

S.Korean ors arrest prosecut centre woman at crisis of political Page 13

t, Tourism Almost extinc s wayang struct Office recon Ban village wong of

Culture and Karangasem wong or huA — The It wayang AMLAPUR reconstructedBan village, Kubu. is at dance Tourism Agency of sacred sacred dance have man puppet because the legacy local residents to is necessary It happens because of new dancers regeneration almost extinct. to find out Culture and difficulty wayang wong drama. Karangasem Monday this preserve Head of themet at his office on the Indonesia when Cultural Division n involves out in past I Gede Sukasari, carried of reconstructio and Tourism Agency, It has been of dance said the process (Oct. 31) the Arts (ISI) Denpasar. y six instructors equipment. and other alarming. Institute of involving approximatel various masks is very few months,started by checking other equipmentnot been staged, a It and long gamelan. of various masks Fortunately, wong has still Condition because the wayangand almost destroyed. objects can It happens masks are unkempt the historical number of reconstruction process, during the and saved. Wayang... be repaired on page 2 Continued

tour to mark a 10-month cover the end of for its December if she is nearing be happy singer, who Fair in an interview that she would Vanity

on Monday Adele her album “25,” told heard (the on its website - Singer if I never supinterview story published LONDON I’d be fine who’s been so magazine that she never had to tour again. records, but everyone saying. said in a like to maketour simply to see 28, was quoted as ing ballads m on Monday “I’d still I’m on Adele, released from post-partu said she had birth applause) again.care about money,” known for heart-wrench suffered in the Deep,” I don’t winner, after the Grammy You” and “Rolling depression and had under- portive. Like The 10-time to depression. my sad music. very available of her son when younger such as “Someone drawn to I’m started when gone therapy always been a very dark side.it quite easily. It while I never had she called and “I have in and out of for what dark about 10, I can slip died, when I was been in therapy, lots.had my son her “very I granddad thought, I have she feeling since side.” depression,” had that a suicidal

Human shields: The new ISIS strategy in Mosul

st.com. http://epaper.in rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

The new shields: Human gy in Mosul te ISIS stra Mohammed

AP Photo/Khalid State Islamic fight againstIraq, Tuesday, orism forces from Mosul, elite counterterr (5.6 miles) kilometers as Iraq’s about 9 houses, flee their Tob Zawa, Civilians in the village of militants, 2016. Oct. 25,

on reports said, basedwere forced UN agency They

one place. No people densely populated how many be clearing. said knows exactlythere but it could have been that they taking it slowly,” are still living than 1 million. prison for its “We are Col. Abdullah the more city has been a two years The Kurdish Peshmerga encircled more than

soldiers a few for it has received. and if they refused, Tato, whose residents Now, with the extremTens of thousands town of Bashiqa, and ISIS. gunpoint people around of Mosul. are disturbing: their homesdrive out atwere killed. and ISIS-held Tato under amassing to they miles northeastto be careful,” the ist group Mosul could tragically - The reports snatched from of men, women are r) Thousands forced to walk bare“We have Near Bashiqa and children as the battle intensifies its fighters, challenge were as they said. “Our biggest to be patient in become a graveyard.(rt of Mosul city. of men, women ISIS fighters ISIS children est We have lives.” the center also be heard be seen as and foot alongside Mosul. civilians. News can forced into Iraq’s second-larg at Global toward an ISIS order to save civilianthousands of place of in “Bali Image” from 9.30 retreated they can potentially al-Alil, in a new ISIS out Iraq, beUsing ciof revenge Mosul, the In Hamam Now, in lose their lives the is sinister: is ISIS’s sympathizers victims south of into could becoming The intent stronghold has spiked to 60,000 the risk the peopleISIS is forcing them human shields out and 23,000, cause vilians as hold onto the city, ca- crimes. try to hold ahead. population forces the previous the rugged They can attempt toits self-proclaimed said. Iraqi town action. raging on fierce fighting into from the The war is in the houses, jewel of survive the be forced further as United Nations and hope to storm of civilNineveh; the militants Or they can Mosul and serve said they plains of mosques of townserupt liphate. number a hellbut the highconcern. heart of No one expected schools and fighting will be soon Mosul without living the forces have villages. Soon Mosul, a far more prospect: the ians is a definite to surrender for Iraqis still and human shields. of and But Kurdish Peshmerga killed in It’s a horrifying the towns in the heart ish fight. control in the city abISIS or be concern in east of Mosul under ISIS areas, every option killed by defeat ISIS. ISIS hasfrom the same north and to surrounding be attacks nearly 8,000 families the villages Mosul, now is grim. try to flee but ducted surrounding They can ISIS as “apostates,” Or districts by branded the penalty is death. for which

96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

RABU UMANIS, 2 NOVEMBER 2016

Gusti Ayu Yunita Dewi

Bali Post/gik

Yunita Dewi

Penebar Ajaran Dharma

KARANGASEM punya segudang orang muda berbakat pada bidang seni dan budaya. Salah satunya, Gusti Ayu Yunita Dewi, S.Pd. Dia baru saja meraih juara I Lomba Dharma Wacana dalam ajang Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi Bali dan berhak mewakili Bali ke tingkat Nasional pada ajang serupa di Palembang tahun depan. Dunia yang sudah ditekuninya sejak kecil ini dan kecintaannya terhadap Hindu, mulai menggiringnya ke dalam tujuan yang lebih khusus, yaitu menjadi wanita penebar ajaran dharma. Wanita kelahiran 7 Juni 1991 asal Banjar Buayang, Desa Culik, Kecamatan Abang ini mulai terobsesi mendalami ajaran agama, setelah tekun belajar sloka hingga dharma wacana yang membuatnya terus merajut prestasi pada bidang itu. Sejak SD dia sudah meraih juara I pembaca (ngartos) sloka tingkat kabupaten dan meraih juara II di tingkat provinsi pada ajang tahunan tersebut. Demikian pula saat SMP, meraih juara II dharma wacana remaja. ‘’Awalnya mau tekun karena dipaksa. Sekarang setelah sering juara, malah jadi senang nuturin (menasihati) orang,’’ kata alumnus SMAN 1 Amlapura, SMPN 2 Abang dan SDN 1 Culik ini, Senin (31/10). Ketekunannya di bidang seni budaya dan agama, dilanjutkan dengan menempuh pendidikan tinggi di STKIP Agama Hindu Amlapura. Dengan kemampuan dharma wacana dan pendalaman ajaran agama di sekolah tinggi, dia mengaku suatu saat ingin menjadi seorang wanita penebar ajaran agama dan punya ruang khusus untuk menyampaikan pengetahuan yang didapatnya dari sloka maupun dharma wacana. Menurutnya, hal ini jarang dilakukan oleh perempuan Bali masa kini yang mulai tergiring jauh bersama kemajuan zaman meninggalkan seni budaya Bali. Terakhir, dia kembali merebut juara I lomba dharma wacana dalam Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi Bali tahun 2016 di bawah binaan Ida Nyoman Sugata, S.Pd., menyisihkan wakil-wakil Badung sebagai juara II dan Kota Denpasar sebagai juara III. Ini menjadi capaian terbaiknya, lebih baik dari ajang yang sama pada tahun 2015, di mana wanita yang biasa dipanggil Gex Yunita ini hanya mampu meraih juara II. Anak dari pasangan I Gusti Nyoman Ngurah dan Ketut Murtini ini, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk Utsawa Dharma Gita, khususnya lomba dharma wacana tingkat Nasional di Palembang, Juni 2017. (gik)

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Labu Siam Jadi Andalan Warga Desa Pinggan Bali Post/kmb40

LABU siam atau yang selama ini lebih dikenal masyarakat Bali dengan nama sayur jepang menjadi komoditas pertanian andalan warga Desa Pinggan, Kintamani. Prospek pasar yang lumayan menjanjikan dan masa panen yang setiap minggu sekali membuat sebagian besar masyarakat di desa ini memilih membudidayakan tanaman yang tumbuh merambat ini. Perbekel Desa Pinggan Ketut Janji mengatakan, dari 624 kepala keluarga yang ada di desa Pinggan, hampir 80 persen di antaranya membudidayakan tanaman labu siam. Pembudidayaan labu siam sudah dilakukan warganya sejak empat tahun terakhir. ‘’Dulunya, jeruk yang banyak dibudidayakan

masyarakat di sini,’’ ujarnya saat ditemui di Desa Pinggan, belum lama ini. Beralihnya warga dari budi daya jeruk ke labu siam dikarenakan tanaman labu siam tidak membutuhkan perawatan yang ekstra. Panennya pun bisa dilakukan seminggu sekali. Di samping itu, prospek pasar yang cukup

menjanjikan menjadi salah satu alasan banyak petani di Pinggan yang akhirnya mengembangkan tanaman ini. Diungkapkannya, selama ini permintaan labu siam tidak hanya datang dari pasar lokal, namun juga pasar luar daerah. Dalam sehari, jumlah labu siam yang dikirim dari Desa Pinggan ke luar

daerah seperti Pulau Jawa bisa mencapai 10-15 truk. Per satu truknya, labu siam yang dikirim bisa memuat sekitar 24 ribu biji. Harga labu siam saat ini mencapai Rp 50 ribu per 200 biji. Janji mengatakan, banyaknya warga yang mengembangkan tanaman merambat ini tak hanya menguntungkan petani selaku pemilik kebun, namun juga menguntungkan warga yang bukan petani. Selama masa tanam, petani biasanya membutuhkan tenaga untuk melakukan

pembersihan kebun. Sementara saat panen, petani juga membutuhkan tenaga untuk memanen dan mengangkut hasil panen ke atas kendaraan truk. Upah yang biasa diterima buruhpun tergolong lumayan yakni Rp 600 ribu untuk menaikkan ke satu truk. ‘’Sayur jepang menjadi berkah bagi warga lainnya. Selama ini yang menjadi buruh untuk membersihkan kebun dan mengangkut hasil panen banyak yang berasal dari desa tetangga,’’ ujarnya. (kmb40)

KULINER - Menu lawar dolong dan kuah jukut ares sangat diminati pecinta kuliner di Kota Singaraja.

Klinik Sada Jiwa

Program Rehabilitatif Bisa Jadi Tujuan ’’Medical Tourism’’ KLINIK Sada Jiwa yang beralamat di Jalan Pasekan, Sembung, Mengwi, Badung merupakan klinik rehabilitatif dengan tiga program unggulan yaitu layanan untuk lansia, layanan untuk pasien stroke dan cancer support center. Pemilik Klinik Sada Jiwa dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mengatakan, Klinik Sadha Jiwa menawarkan program kesehatan untuk para orang tua (lansia) agar dapat menikmati masa pensiun dengan nyaman. Mulai dari bangun pagi, para orang tua dipersiapkan untuk mengikuti program-program, disediakan makanan yang sehat serta kegiatan fisik yang sehat. Tidak hanya warga negara asing yang dapat mengikuti program di Klinik Sada Jiwa, namun juga masyarakat lokal dapat mengikuti dengan biaya yang terjangkau. ‘’Karena di kesehatan itu ada sistem subsidi silang, jadi kita juga menerapkan sistem itu. Pasien dari golongan ekonomi menengah ke atas mensubsidi pasien dari golongah menengah ke bawah,’’ jelasnya. Selain program untuk lansia, juga menyediakan layanan untuk pasien pascastroke yang notabene perlu dilatih untuk berjalan, mengambil sesuatu, menggerakkan badan, dan mandiri untuk mengurus dirinya sendiri. Program yang tersedia di Klinik Sada Jiwa yaitu pemeriksaan kesehatan, aktivitas fisik seperti latihan dan senam lansia. Selain itu juga ada health education atau penyuluhan kesehatan dan melakukan hobi yang berkaitan dengan kesehatan. ‘’Programnya ada yang setengah hari, satu hari, tiga hari dua malam, tujuh hari enam malam dan sebagainya,’’ paparnya. Klinik Sada Jiwa didesain tidak seperti rumah sakit. Maka dari itu, disiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti jogging track, gym, spa kesehatan, tempat karaoke, fisioterapis, lapangan gate ball, restoran, wantilan dan lain-lain. Selain itu, juga ada dokter bertugas 12 jam, perawat 24 jam dan juga disediakan mobil ambulans jika terjadi keadaan emergency. Hingga saat ini, Klinik Sada Jiwa telah melayani 1.200 warga lokal dan 475 warga negara asing. (may)

Klinik Sada Jiwa

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/may

Lawar Dolong ’’Pengadilan’’

Nikmat Dipadukan Kuah Jukut Ares LAWAR dolong (entok) salah satu kuliner yang ramai dicari warga Singaraja. Salah satunya lawar dolong ‘’Pengadilan’’. Sebutan tersebut karena warung terletak persis di belakang Kantor Pengadilan Negeri Singaraja. Biasanya, wa-

rung lawar dolong ini buka setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 09.00 sampai 15.00 Wita. Usaha lawar dolong dirintis sejak lima tahun lalu di Jalan Teleng Kota Singaraja. Awalnya, lawar dolong menyasar pegawai atau mahasiswa yang ingin makan siang dengan menu yang khas. Mereka rata-rata sudah lama berlangganan mencicipi kuliner khas berbahan olahan dolong ini.

Menu lawar dolong dipadukan dengan kuah jukut ares (batang tengah pisang batu - red). Cita rasa kuahnya sangat gurih. Pembeli yang pertama kali mencoba lawar dolong dan jukut ares dipastikan ingin menambah memesan. Nikmat lawar dolong ditutup minuman es jeruk atau temulawak. ‘’Usaha ini saya rintis sejak tahun 2011 bersama suami,’’ ujar Luh Redi Sumasti Ningsih (26) yang merintis usaha lawar dolong dan jukut ares bersama suaminya, IB Bayu Adi Kusuma (25),

belum lama ini. Lantas, apa keistimewaan lawar dolong Pengadilan? Menurut Sumasti Ningsih, lawar dolong dan jukut ares hasil kreasinya cukup unik. Kombinasi lawar dolong berbahan parutan kelapa dan bumbu khusus tentunya sangat dirahasiakan. Untuk kuahnya memadukan racikan bumbu lengkap dengan daging dan tulang dolong sehingga menambah rasa gurih. ‘’Bumbu lawar dan jukut ares itu dibuat khusus dan membuat rasanya

Bali Post/dgk

beda dengan lawar dolong lainnya,’’ kilahnya. Sumasti Ningsih menambahkan, tidak mudah mendapat dolong berkualitas baik dengan harga terjangkau di Buleleng. Ia harus memesan dolong dari Jawa Timur. ‘’Lebih mudah memesan dolong di Jawa Timur dengan harga Rp 150 ribu per ekor. Kalau membeli di Buleleng, harganya bisa hingga Rp 200 ribu per ekor. Olahan lawar dolong dan jukut ares berisi daging dolong ini menghabiskan dua ekor dolong tiap harinya,’’ ujarnya. (dgk)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 02 November 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu