Issuu on Google+

20 HALAMAN

NOMOR 105 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat umanis, 2 desember 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Jalan ke Petang Putus

100 METER - Jalan utama menuju Petang, Badung, putus sepajang 100 meter. Putusnya jalan di Desa Angantiga ini merupakan yang ketiga kalinya sejak sebulan lalu.

Ambrol 100 Meter, Kedalaman 70 Meter

Mangupura (Bali Post) – Jalan utama Denpasar-Petang longsor sedalam 70 meter pada Kamis (1/12) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Longsor untuk ketiga kalinya itu, menyebabkan jalan menuju kediaman Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta putus total. Longsor menggerus badan jalan sepanjang 80-100 meter, dengan kedalaman sekitar 70 meter. Titik longsor dekat dari lokasi longsor tahun 2014 lalu yang saat itu menelan korban jiwa, I Gede Sudira. Menurut Camat Petang I Gusti Ngurah Ariawan, longsor kali ini adalah longsor susulan dari dua kali longsor yang terjadi sebelumnya. Longsor pertama terjadi pada Selasa (8/11) sekitar pukul 14.00 Wita. Longsor pertama hanya berjarak sekitar 2 meter dari badan jalan. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kala itu pemerintah langsung memasangi lokasi dengan garis polisi. ‘’Longsor kedua memang belum kena badan jalan, tetapi sudah retak. Nah sekarang yang ketiga,’’ katanya sembari menyebutkan tanda-tanda longsor ketigakalinya ini sudah diketahui sejak Rabu

(30/11) pukul 18.00 Wita. Hal ini diantisipasi dengan menutup jalan bagi pengendara. Dinas Perhubungan Badung telah memberikan alternatif jalan yang bisa dilalui. Apabila melaju dari arah Denpasar dengan tujuan ke Banjar Angantiga, Desa Petang, Desa Sulangi, Desa Beloksidan, dan Desa Plaga, bisa melalui Pasar Petang ke timur dan bisa langsung tembus ke Desa Sulangai. Sedangkan alternatif kedua dapat melewati Desa Adat Kertha, menuju Munduk Damping, Puncak Tedung, Sulangai. (kmb27)

Pemprov Hanya Perbaiki Jalan, Longsor Tanggung Jawab Badung Mangupura (Bali Post) – Perbaikan longsor di Angantiga, Petang, Badung akan membutuhkan waktu 4-5 bulan ke depan. Perbaikannya melibatkan Pemprov Bali dan Pemkab Badung. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tak mau memperbaiki total kerusakan jalan Angantiga, Desa Petang yang longsor akibat tergerus hujan. Pemprov melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) hanya akan memperbaiki aspal yang tergerus, selebihnya diserahkan ke kabupaten.

Kadis PU Bali I Nyoman Astawa Riadi berdalih pemprov hanya bertanggung jawab terhadap jalan provinsi, sementara longsor yang terjadi diakibatkan saluran irigasi milik pemerintah setempat. ‘’Kalau jalan kan memang kewenangan provinsi. Namun di sebelah jalan ada saluran irigasi yang kewenangannya ada di kabupaten,’’ ungkap Astawa Riadi saat ditemui di lokasi, Kamis (1/12) kemarin. Hal. 19 Badan Jalan

Ikut Aksi 212

Bali dan Kodam IX/Udayana,’’ kata sumber. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengatakan, mereka berangkat secara bergelombang mulai pukul 08.00 Wita, pukul 10.30 Wita dan terakhir pukul 16.20 Wita. Aparat juga mencatat kode booking dan pesawat yang digunakan. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa membenarkan ada rombongan dari Bali berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Aksi Damai 212. Hal. 19 Panggilan Hati

Kejadian Sebelumnya

Mandor Tewas, Penggali Tanah Tertimbun Longsor

BENCANA tanah longsor bukan kali ini saja terjadi di Banjar Angantiga, Desa Petang, Badung. Tahun 2014 lalu, longsor juga terjadi di dekat lokasi longsor sekarang. Tepatnya pada tanggal 20 Desember 2014, mandor proyek I Gede Sudira (40) tewas setelah tubuhnya tertimbun longsor. Sedangkan lima buruh lainnya lolos dari maut. Buruh tersebut menggarap proyek senderan di sisi barat jalan. Sementara longsor yang terjadi dini hari kemarin terjadi di sisi timur jalan. Seperti diberitakan Bali Post (21/12/2014), pukul 15.30 Wita, korban asal Dusun Suci Desa Tejakula, Buleleng ini masih menggarap proyek tersebut bersama beberapa buruh. Tiba-tiba tanah yang disender setinggi 30 meter dan panjang 50 meter itu ambrol. Lima buruh lolos dari maut karena sempat lari menghindari longsoran tanah. Sedangkan nasib korban tak seberuntung anak buahnya. Pasalnya, tubuhnya langsung tertimbun longsoran proyek senderan tersebut. Upaya pencarian tubuh korban memakan waktu tiga jam. Tim gabungan Polsek Petang, Polres Badung, SAR Polda Bali, dan BPBD Badung bekerja keras mencari tubuh korban yang tertimbun tanah, batu, dan material lainnya. Sekitar pukul 18.00 Wita, jenazah korban berhasil ditemukan. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Petang untuk divisum. Di Banjar Angantiga juga ada dua proyek galian C masing-masing di sisi utara dan selatan jalan. Hal. 19 Berhenti Total

Kasusnya Dilimpahkan

Kejaksaan Tak Tahan Ahok

44 Orang dari Bali Terbang ke Jakarta Denpasar (Bali Post) Aparat sudah melakukan dialog dan mengeluarkan imbauan agar warga dari Bali tidak ikut aksi 212 di Jakarta. Namun, ada juga yang berangkat. Pada Kamis (1/12) kemarin, puluhan umat muslim terbang ke Jakarta secara bertahap menumpang empat pesawat berbeda. Informasi diperoleh, jumlah umat muslim dari Bali yang berangkat ke Jakarta 44 orang. Mereka terbang mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.30 Wita. ‘’Semua identitas sampai tempat duduk di pesawat diketahui dan dilaporkan ke pimpinan Polda

Bali Post/edi

Bali Post/ade

PELIMPAHAN - Ahok keluar ruangan usai pelimpahan berkas di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (1/12) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Kejaksaan Agung tidak menahan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. ‘’Sesuai SOP, apabila penyidik (polisi) tidak melakukan penahanan maka kejaksaan tidak melakukan penahanan juga,’’ kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung M. Rum sesuai menerima pelimpahan tahap kedua dari Badan Reserse Kriminal Polri, Kamis (1/12) kemarin. Pertimbangan lain, katanya, penyidik telah melakukan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap Ahok dan pendapat peneliti juga menilai tidak perlu ada penahanan. ‘’Yang bersangkutan juga siap dipanggil,’’ ucapnya. Kejaksaan Agung’, resmi menerima pelimpahan tahap kedua dari Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia. Penyerahan berkas dan tersangka itu dihadiri sang tersangka Ahok yang didampingi Prayuna di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Jakarta Selatan.

Berkas itu setebal 826 halaman, berisikan keterangan 42 saksi, yang terdiri dari 30 saksi, 11 ahli dan satu tersangka. Terkait pelimpahan itu, petahana calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menginginkan persidangan Ahok dalam perkara dugaan penistaan agama ditayangkan televisi secara langsung. ‘’Saya harapkan dilakukan secara terbuka, seperti Jessica sehingga masyarakat tidak perlu datang ke lokasi sidang, bisa dipantau bersama-sama melalui televisi,’’ kata Djarot usai menemui masyarakat di rumah pemenangan Ahok-Djarot di Jakarta Pusat, Kamis kemarin. Sementara itu, pakar komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio justru menilai bahwa persidangan dari Ahok tidak perlu secara terbuka, apalagi dilakukan secara langsung. ‘’Kalau dilakukan secara langsung, maka Ahok juga akan dihakimi oleh opini publik selain dari peradilan, dan itu bisa akan melebar ke mana-mana isunya,’’ kata Hendri. (ant)


2 Kasus Sakit Aneh di Buleleng Tunggu Hasil Lab Denpasar (Bali Post) – Terkait kasus penyakit yang dinilai aneh menimpa empat warga di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Singaraja, Dinas Kesehatan Provinsi Bali telah melakukan verifikasi kluster kasus. Dari verifikasi tersebut, ada empat korban dengan tanggal on set 20 November (2 orang), 19 November, dan 24 November. Dari empat orang korban tersebut, tiga orang di antaranya dirawat di RSUD Singaraja dan satu orang di RS TNI-AD. ‘’Seluruhnya mengalami gejala dominan hampir sama berupa sakit kepala, demam, gelisah, mengamuk, tidak sadar, kejang, sakit pinggang/punggung, tidak ada riwayat GHPR atau penyakit berat lain sebelum sakit,’’ beber Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Kamis (1/12) kemarin. Dari empat korban tersebut, satu telah dinyatakan meninggal dunia pada Senin (29/11), dua orang masih dirawat di RSUD, satu di antaranya telah sadar dan yang lain belum sadar. Sedangkan pasien yang dirawat di RS TNI-AD sudah dibolehkan pulang dengan squele berupa gangguan pendengaran. Gejala lain juga masih ada berupa sakit kepala dan sakit pinggang. ‘’Seluruh kasus kecuali yang dirawat di RS TNI-AD memiliki kandang babi di pekarangan rumah,’’ imbuhnya. Memang, rumah-rumah pasien tersebut tidak berada pada lingkungan persawahan, tetapi di daerah pantai. Untuk itu, pihaknya telah mengambil 2 specimen darah. Terkait hasilnya, diakui pihaknya masih menunggu hasil laboratorium untuk mengetahui apakah empat korban tersebut terinfeksi JE atau bukan. ‘’Tim sedang investigasi dan ambil sampel darah untuk diperiksa lab. Dari gejala, menurut dokter setempat, meningo encephalitis atau radang selaput otak. Tapi tentang penyebabnya, kami masih menunggu hasil lab 1-2 hari lagi,’’ ujarnya. Namun, dikatakannya, salah satu kemungkinannya adalah JE. (kmb42)

Diduga Cabuli Bocah 3,5 Tahun

Mandor Proyek Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Anggota Reskrim Polresta Denpasar menangkap mandor proyek berinisial NPM (75) di kos-kosan di Jalan By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua, Kuta Selatan, Rabu (30/11). Tersangka NPM diduga terlibat kasus pencabulan bocah 3,5 tahun. ‘’Mereka ini tetangga kos. Tersangka leluasa melakukan aksinya karena sudah kenal dan banyak kesempatan,’’ tegas Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaan Nainggolan, Kamis (1/12) kemarin. Menurut Reinhard, kejadiannya Sabtu (26/11) pukul 16.30 Wita. Awalnya korban mengeluh alat kelaminnya terasa sakit dan perih kepada ibunya, Sl (39). Selanjutnya, Sl langsung menanyakan maksud anaknya itu. ‘’Korban bilang kemaluannya sakit setelah dicabuli pelaku,’’ ujarnya. Selanjutnya, ibu korban mencari pelaku dan menanyakan tentang kejadian tersebut. Namun, pelaku mengelak telah melakukan pencabulan kepada korban. Sedangkan korban terus mengeluh merasakan sakit pada alat kelaminnya. Ibu korban langsung melaporkkan kasus itu ke Polresta Denpasar. ‘’Setelah kami periksa, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya itu. Tersangka ditangkap dan hari ini (kemarin - red) dilakukan penahanan,’’ ungkap Reinhard. (kmb36)

Diduga Tewas Saat Mancing

Mayat ABK Dievakuasi

Denpasar (Bali Post) Polsek KP3 Benoa, Kamis (1/12) kemarin mengamankan proses evakuasi mayat ABK Subiyanto (56) di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan. Dia tewas saat berlayar, Rabu (23/11) lalu. Pria asal Brebes, Jawa Tengah ini diduga meninggal karena kecelakaan saat mancing ikan. ‘’Kapal yang mengangkut mayat korban mendarat pukul 07.45 Wita. Selanjutnya, mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans,’’ kata Kapolsek KP3 Benoa Kompol Nyoman Gatra. Awalnya, korban berangkat bersama KM Samudra Tuna Nusantara 01. Setibanya di tengah laut, korban dan ABK lain melaksankan tugasnya yaitu mancing ikan. ‘’Kapal itu milik PT Chiu Shih. Informasi awal, korban kecelakaan saat mancing pukul 12.00 Wita. Sempat dirawat, tetapi akhirnya korban meninggal pukukl 22.00 Wita,’’ ujarnya. Penyelidikan lebih lanjut terkait meninggalnya ABK tersebut, ditangani Direktorat Polairud Polda Bali. ‘’Kronologi dan luka dialami korban, Polairud yang lebih tahu. Kami hanya sebatas mengamankan proses evakuasi,’’ ujar mantan Wakapolsek Kuta ini. Jenazah laki-laki tersebut diterima Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, kemarin sekitar pukul 09.30 Wita. Kondisi jenazah sudah dalam keadaan beku dan telah terjadi tanda pembusukan awal berupa perut bagian bawah berwarna kehijauan. ‘’Tapi, tidak ditemukan adanya luka-luka,’’ kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. Waktu kematiannya belum dapat ditentukan karena jenazah sudah dalam keadaan beku. ‘’Tapi yang jelas lebih dari 24 jam,’ tandasnya. Sedangkan untuk autopsi, belum ada permintaan hingga sore kemarin. (kmb36/kmb42)

denpasar

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Tiga Napi Lapas Kerobokan Positif Narkoba

Denpasar (Bali Post) Sebanyak 27 napi Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Kamis (1/12) kemarin dites urine. Mereka yang dites adalah napi yang mengajukan Pembebasan Bersyarat (PB) dan CB (cuti bersyarat). Dari 27 orang yang dilakukan tes urine, tiga orang positif mengandung amphetamine dan metamfetamin. ‘’Dari 27 orang yang ditest urine, tiga di antaranya positif mengonsumsi sabu-sabu dan ekstasi,’’ jelas Kasubid Perawatan Napi Tahanan Kemenkum HAM Made Astra.

Ditemui di Klinik Lapas, pria yang sudah bergabung di Depkum HAM sejak 20 tahun lalu itu mengatakan, tujuan utama dilakukan tes urine para napi supaya para napi tidak lagi teridentifikasi menggunakan narkoba. Yang kedua, para napi ini mempunyai hak untuk mengajukan PB maupun CB. ‘’Tetapi mereka ada kompensasi, ada kewajiban yakni mengikuti tata tertib, salah satunya bebas halinar,’’ tandas Made Astra. Halinar yang dimaksud adalah bebas HP, pungutan liar (pungli) dan narkoba. Jika para napi ini ingin keluar mengajukan PB maupun CB, salah satu syaratnya adalah bebas narkoba. Dengan demikian, penggunaan narkoba untuk para napi bisa dicegah sedemikian rupa. PB atau CB mutlak syaratnya bebas narkoba. Jika mereka positif mengonsumi narkoba,

mereka wajib menunda pengajuan CB ataupun PB. Namun karena itu (PB dan CB) hak napi, maka pihaknya akan kembali melakukan tes urine dua minggu kemudian. ‘’Jika ada positif, kita ulang tes dua minggu lagi. Sebulan kita ada dua kali tes urine,’’ tandasnya. Jika tes yang kedua masih positif, maka mereka tidak akan diusulkan dapat PB. ‘’Ini konsekuensi para napi,’’ tegasnya. Pihak Depkum HAM berharap tes urine ini supaya disampaikan ke napi lain, untuk tidak mengonsumsi narkoba jika tidak ingin lama-lama di lapas. Ke depannya, pihaknya terus intensif akan melakukan tes urine. Pasalnya, sebelum tes urine kali ini, sudah pernah dilakukan dan lima orang napi dinyatakan positif narkoba. Disinggung sanksi lain selain penundaan usulan, seperti akan mengusut asal-muasal

Bali Post/kmb23

TES URINE - Sejumlah narapidana Lapas Kerobokan, Kamis (1/12) kemarin mengikuti tes urine di dalam klinik lapas terbesar di Bali itu. Kegiatan ini rutin dilaksanakan untuk mengetahui ada tidaknya tahanan yang masih menggunakan narkoba. ineks atau pun sabu-sabu yang dikonsumsi, Astra mengatakan, tes urine ini dilakukan oleh internal Depkum HAM. Pihaknya akan menyerahkan hasilnya ke lapas untuk melakukan pembinaan. Toh misalnya nanti ada barang bukti yang ditemukan, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian. ‘’Jika ada barang bukti, ya… kita

buatkan berita acara serah terima. Kita serahkan ke pihak berwajib,’’ tandasnya. Dia mencontohkan, saat dilakukan penggeledahan bersama BNN dan aparat kepolisian. Saat itu pihaknya menemukan tiga paket narkoba, dan kasusnya diserahkan ke pihak berwajib. Ditanya reaksi mereka yang ternyata ke-

tahuan positif narkoba, Astra mengatakan, setelah mereka sadar dan diinterogasi, mereka menangis. (kmb37)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Kesadaran untuk Tes HIV Meningkat

TERGENANG Sejumlah pengendara melintas di genangan air di Jalan Tukad Alas Arum, Denpasar, Kamis (1/12) kemarin. Hujan lebat yang mengguyur Kota Denpasar dan sekitarnya, membuat sejumlah titik tergenang air.

Kasus HIV/AIDS di Bali

Bali Post/kmb23

Estimasi 26.000 Kasus, Ditemukan 15.200 Kasus Denpasar (Bali Post) Fenomena gunung es kasus HIV/AIDS di Bali diupayakan untuk terus dibongkar hingga tuntas. Kendati, hingga bulan November 2016 baru 15.200 kasus HIV yang terdeteksi dari estimasi sebanyak 26.000 kasus. Padahal bila estimasi kasus itu dapat terdeteksi seluruhnya, maka angka penularan HIV juga bisa ditekan. ‘’Penemuan kasus HIV/AIDS terbanyak di Denpasar 6.018 kasus, Badung 2.451 kasus, dan Buleleng 2.339 kasus,’’ ungkap Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Dewa Putu Sunartha saat membacakan sambutan Gubernur pada peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) tahun 2016 di Wantilan DPRD Bali, Kamis (1/12) kemarin. Sunartha menambahkan, kasus terbanyak menyasar pada masyarakat usia produktif antara 15-49 tahun. Dengan kata lain, siswa SMP, SMA/SMK dan angkatan kerja tidak luput dari serangan HIV/AIDS ini. Cara penularan terbanyak melalui hubungan seksual dan penggunaan alat suntik yang tercemar HIV. ‘’Namun demikian, penularan dari ibu HIV ke bayinya juga mengalami peningkatan di Bali,’’ imbuhnya. Bagi yang telanjur terinfeksi HIV dan jatuh sakit, lanjut Sunartha, diobati dengan obat anti-retroviral (ARV) yang disiapkan secara gratis di rumah sakit daerah seluruh Bali. Itu sebabnya, dari 15.200 kasus, sebanyak 14.556 penderita tetap hidup seperti layaknya orang normal. ‘’Selain itu, layanan kesehatan komprehensif berkesinambungan serta upaya peningkatan kualitas hidup ODHA (orang yang hidup dengan HIV/AIDS) juga kita kembangkan. Demikian juga upaya menekan stigma dan diskriminasi terhadap

ODHA terus kita tingkatkan,’’ tandasnya. Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan, stigma dan diskriminasi terhadap ODHA memang menjadi salah satu penyebab seseorang enggan melakukan deteksi dini HIV. Di samping memang tidak ada gejala yang ditunjukkan oleh orang yang terinfeksi HIV. Gejala biasanya baru terlihat setelah 3 bahkan 7 tahun, tergantung daya tahan tubuh. ‘’Kita menemukan setiap bulan bertambah antara 100 sampai 125 kasus baru. Bukan berarti programnya tidak baik, tetapi kita justru ingin mendeteksi semuanya dengan estimasi 26.000 kasus untuk membongkar fenomena gunung es ini dan mengobati semuanya. Kalau diobati semuanya, astungkara kasusnya tidak meluas,’’ ujarnya. Pihaknya kini berupaya menambah layanan untuk melakukan deteksi dini. Sebab, baru 101 dari 120 puskesmas di Bali yang sudah mampu untuk melakukan tes HIV di samping seluruh rumah sakit pemerintah. Utamanya, untuk menyasar kelompokkelompok berisiko seperti pekerja seks komersial (PSK), kelompok-kelompok pemakai jarum suntik, dan waria. ‘’Denpasar tertinggi untuk penemuan kasus HIV karena jumlah layanannya paling banyak. Di samping itu, banyak juga penduduk luar yang datang ke Denpasar, migrasi penduduk, mendapat layanan di Kota Denpasar,’’ imbuhnya. Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry meminta semua pihak bekerja sungguh-sungguh dalam menangani kasus HIV/AIDS. Khususnya, dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS untuk masa depan generasi bangsa. Terlebih dari angka penemuan kasus, Bali berada pada nomor 5 di seluruh Indonesia. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) – Kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat untuk memeriksakan diri dan tes HIV. Hal itu terlihat dari jumlah kasus yang semakin meningkat. Hingga awal ditemukan sampai Oktober 2016, terdapat 15.200 kasus kumulatif. ‘’Kasus HIV/AIDS semakin mudah ditemukan, mengingat kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat untuk memeriksakan diri dengan tes HIV dan masyarakat yang mengakses layanan lainnya di seluruh Bali pun mulai meningkat,’’ kata Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali Made Suprapta saat peringatah Hari AIDS Sedunia, Kamis (1/12) kemarin. Hal itu dikatakan sebuah kemajuan dan kesuksesan, karena justru harus digali bongkahan gunung es yang masih misteri. ‘’Sekarang sudah sadar sendiri. Kalau dulu kita yang mencari ke mana-mana, sekarang mereka datang sendiri untuk periksa,’’ ujarnya. Pemeriksaan HIV dapat dilakukan di seluruh faskes (fasilitas kesehatan) di Bali yang ada Klinik VCT, baik di RS maupun puskesmas dan LS. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, deteksi dini dilakukan sebagai pemenuhan hak rakyat, terutama dilakukan pada ibu hamil untuk menyelamatkan generasi masa depan. ‘’Tahun 2016 ini diharapkan upaya eliminasi segera dimulai untuk HIV, sifilis dan hepatitis,’’ ujarnya. Road map pun disusun dalam mencapai getting to zero pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut, tahun 2012 dilaksanakan strategi layanan komprehensih berkesinambungan (LKB) dan strategic use for ARV (SUFA) atau ARV sebagai pengobatan dan pencegahan. Tahun 2016, dilanjutkan dengan pelaksanaan skrining HIV dan sifilis pada ibu hamil. ‘’Tahun 2019 ditargetkan 90 persen populasi kunci mengetahui statusnya, apakah sudah sebagai pengidap HIV atau belum. Dan seluruh bayi yang lahir dari ibu HIV positif dilakukan skrining EID (early infant diagnosis) yaitu suatu tes seluler untuk mengetahui keberadaan virus HIV dalam darah bayi,’’ jelasnya. Sementara pada tahun 2020, ditargetkan eliminasi HIV, sifilis dan hepatitis pada bayi (tripel eliminasi). Tahun 2027 ditargetkan tercapai 90 persen populasi kunci mengetahui status, 90 persen ODHA tetap minum ARV, dan 90 persen ODHA tersupresi jumlah viral load-nya sehingga tidak mampu menularkan. Tahun 2030 diharapkan tidak ada lagi infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian karena HIV/AIDS dan tidak ada lagi diskriminasi terhadap ODHA di Indonesia. (kmb42)

Peringkat Lima Besar ’’Smart City’’ Kategori Kota Besar

Denpasar Raih ’’Indonesia Smart Nation Award 2016’’

Bali Post/ist

EVAKUASI - Proses evakuasi mayat ABK Subiyanto (56) di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa.

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik :

bangli batalkan pembelian mobdin

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

KOTA Denpasar berhasil meraih predikat Golden Champion pada The 2nd Indonesia Smart Nation Awards (ISNA) Smart City Kategori Kota Besar. Penghargaan ini diumumkan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara didampingi Deputi Kementerian Perencanaan Pembangunan Bidang Pengembangan Regional Arifin Rudiyanto di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (29/11). Penghargaan yang diraih Kota Denpasar ini diukur berdasarkan sistem Smart Region Maturity Index (SRMI) yang digagas oleh Citiasia Center for Smart Nation. Ini merupakan metode yang diukur berdasarkan data terpublikasi dari berbagai sumber, seperti data kementerian/lembaga, statistik wilayah seluruh Indonesia, dan web resmi pemerintah daerah beserta analisis 72 media cetak nasional dan lokal serta 100 media online. SRMI merupakan indeks komposit dari Smart Readiness Index dan Smart Region Index yang parameternya diambil dari kerangka kerja smart nation yang dikembangkan oleh Citiasia. Perhitungan SRMI dilakukan terhadap 415 kabupaten, 93 kota, 34 provinsi di Indonesia, termasuk Kota Denpasar. Pada pengukuran tersebut, Kota Denpasar mendapatkan nilai 47,75 untuk kategori kota besar dengan populasi lebih dari 800.000 penduduk. Nantinya, indeks ini berguna untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang

kondisi suatu kota, kabupaten, provinsi, dalam sebuah ukuran yang mudah untuk dipahami. Tujuan disusunnya indeks ini, untuk menjadi salah satu acuan kondisi daerah-daerah untuk menuju Indonesia Smart Nation. Sedangkan manfaat bagi daerah sendiri dengan disusunnya indeks ini adalah sebagai alat ukur untuk melakukan inovasi-inovasi dalam pembangunan di daerah agar dapat menjadi daerah pintar (Smart Region). Smart Region dibangun untuk mencapai kehidupan masyarakat yang lebih aman, lebih mudah, lebih sehat, dan lebih makmur dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi serta inovasi yang diarahkan untuk perbaikan kinerja, mengurangi biaya (efisiensi) dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Sedangkan pada Smart Region Index, terdapat enam dimensi yang diukur, yaitu dimensi smart governance, dimensi smart branding, dimensi smart living, dimensi smart society, dan dimensi smart environment. Nantinya, pemeringkatan ini bertujuan untuk melihat posisi kinerja daerah dan membantu meningkatkan daya saingnya secara nasional dan internasional. Terutama, dalam membangun kesiapan daerah pintar smart region readiness dan membangun daerah pintar smart region yang maju, kreatif, dan berkelanjutan. Kesiapan daerah pintar terutama dalam penyiapan infrastruktur fisik, digital, dan sosial. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dhamawi-

jaya Mantra bangga dengan Kota Denpasar karena berhasil meraih predikat Golden Champion pada The 2nd Indonesia Smart Nation Awards Smart City Kategori Kota Besar. Dengan pencapaian ini, Kota Denpasar akan lebih terpacu di dalam penggunaan Infomasi Teknologi (IT) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ke depannya. Den-

gan kemajuan teknologi, masyarakat akan sangat terbantu dalam bidang pelayanan, dikarenakan dengan kemajuan teknologi masyarakat bisa mengakses semua informasi dengan cepat, mudah dan transparan. ‘’Ke depan kami akan terus meningkatkan pelayanan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi,’’ kata Rai Mantra. (ad032)

LIMA BESAR – Kota Denpasar berhasil meraih peringkat lima besar Smart City kategori Kota Besar.


Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Badung

3

Penenun Desa Getasan Dilatih Motif Bunga Jepun

Bali Post/par

TENUN - Dekranasda Kabupaten Badung mengembangkan UKM tenun bagi ibu-ibu kelompok tenun di Desa Getasan, Petang, Kamis (1/12) kemarin, di Kantor Desa Getasan.

Kasus Perdin Jembrana

Winasa Diduga 38 Kali Gunakan ’’Boarding Pass’’ Palsu

SIDANG lanjutan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) Jembrana dengan terdakwa mantan Bupati Jembrana Prof. drg. I Gede Winasa di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (30/11) memasuki pemeriksaan saksi. Sejumlah saksi dihadirkan dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Dewa Suardhita. Salah satunya, Ni Kadek Yuningsih, mantan Bendahara Bagian Umum Pemkab Jembrana. Dari pemeriksaan ini, terungkap ada dugaan terdakwa Prof. Winasa menggunakan boarding pass palsu dalam kasus perdin fiktif ini. Dalam perkara ini, ada 38 kali perjalanan menggunakan boarding pass palsu. Saksi Yuni di muka persidangan menjelaskan, bahwa saksi diberi tahu BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) jika boarding pass yang digunakan Winasa palsu. Dia mengatakan, jika boarding pass palsu ditetesi air bisa lobor. ‘’Kalau yang asli tidak lobor,’’ beber Yuni. Atas keterangan tersebut, majelis hakim meminta supaya diperlihatkan boarding pass tersebut. Jaksa penuntut umum (JPU) Suhadi kemudian menunjukkan sejumlah boarding pass. Saksi Yuni mengatakan, anggaran perdin Kepala Daerah Pemkab Jembrana selama satu tahun mencapai Rp 1 miliar. Anggaran sebesar itu, kata Yuni, untuk bupati dan wakil bupati. Atas keterangan tersebut, Prof. Winasa menjawab, jika menggunakan boarding pass palsu maka dirinya seharusnya tidak bisa berangkat naik pesawat. Tetapi faktanya, dirinya berangkat. ‘’Kalau boarding pass saya palsu, berarti ajudan saya juga palsu dong,’’ tandas Winasa dengan nada meninggi. Winasa berkilah, masalah perdin fiktif di Jembrana sejatinya melibatkan banyak pihak. Ada 51 orang terlibat dalam perjalanan dinas fiktif tersebut. Winasa menyatakan belum paham dengan dakwaan perjalanan dari mana ke mana yang dinyatakan palsu. ‘’Semua orang yang terlibat kasusnya dihapuskan, tak terkecuali wakil saya ketika itu. Tapi, kenapa hanya saya yang dipermasalahkan,’’ sesal Winasa tidak terima. Hakim Suarditha menolak permohonan Winasa. Dikatakan Suarditha, pihak yang dihadirkan ke pengadilan merupakan tugas jaksa. ‘’Menghadirkan terdakwa bukan tugas kami. Pengadilan itu mengadili berkas yang dilimpahkan. Kalau terdakwa keberatan, masalah fiktif atau tidak, bisa dibuktikan di pleidoi,’’ kata Suarditha. (asa)

DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung melatih ibu-ibu kelompok tenun di Desa Getasan, Petang, Kamis (1/12) kemarin, di Kantor Desa Getasan. Mereka dilatih sampai dapat menghasilkan kain tenun dengan motif bunga jepun sebagai maskot Kabupaten Badung. Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta memastikan adanya sinergi dengan Pemkab Badung. Pemkab siap memasarkan hasil produksi tenun tersebut. ‘’Saya berharap penenun mampu menghasilkan produk yang berdaya

saing, industri yang berorientasi pada teknologi dan inovasi,’’ katanya. Karena itu, Dekranasda mengambil inisiatif bekerja sama dengan Disperindagkop untuk melaksanakan pelatinan tenun. Setelah pelatihan, para peserta diharapkan mampu sebagai pelaku usaha khususnya tenun yang tangguh dan mandiri serta mampu memenuhi kebutuhan konsumen terutama di Badung. ‘’Kami harapkan pelaku usaha tenun nanti dapat memenuhi kebutuhan akan kain tenun. Karena, kebutuhan kain endek karyawankaryawati Pemkab Badung

maupun kebutuhan untuk siswa sekolah akan diarahkan untuk mencari di kelompok tenun ini,’’ ujarnya. Untuk itu, ibu-ibu peserta diharapkan mengikuti pelatihan dengan tekun dan mengikuti arahan para instruktur. Ny. Seniasih juga memastikan dari segi pemasaran, UKM tenun tidak perlu khawatir karena Dekranasda dan Pemkab Badung siap untuk membeli dan memasarkan hasil produksi tenun ini. ‘’Kami siap akan memasarkan. Selain untuk kebutuhan di Pemkab dan di sekolah, Bank BPD Bali juga sudah siap memesan

kain tenun 100 buah. Jadi, ibu-ibu harus semangat dan tekun mengikuti pelatihan ini,’’ terangnya. Kadiskoperindag Badung I Ketut Karpiana mengatakan, tujuan pelatihan tenun ini sebagai upaya mengembangkan UMKM di Badung, sehingga perajin tenun yang sudah ada di Desa Getasan sejak dulu dapat dikembangkan dan berinovasi dengan baik. Produk-produk UKM yang ada di Badung, seperti kain tenun, endek, termasuk produk lainnya yang diproduksi ibu rumah tangga akan dioptimalkan agar bisa menyejahterakan masyarakat. ‘’Sehingga per-

ekonomian masyarakat di sini bisa berkembang terus,’’ ucapnya. Selain tenun di Getasan, Pemkab Badung juga akan mengembangkan penenun yang ada di Abiansemal dan Pererenan. Ke depan, para perajin ini akan memenuhi kebutuhan endek di Badung sehingga hasil ini akan dikelola di koperasi dan dipasarkan di pemerintah dan masyarakat Badung. ‘’Ibu-ibu peserta agar tekun mengikuti pelatihan, dan narasumber agar dapat mendampingi sampai bisa. Kegiatan seperti ini akan berlanjut pada tahun 2017,’’ pungkasnya. (par)

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Puluhan Tiang Listrik Tumbang Mangupura (Bali Post) Bencana alam akibat hujan lebat disertai angin kencang sepekan terakhir, terus menerpa Kabupaten Badung. Kali ini, musibah terjadi di Jalan Raya Anggungan menuju Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung. Puluhan tiang listrik milik PLN tumbang pada Rabu (30/11) malam. Sedikitnya ada 26 buah tiang listrik milik PLN tumbang. Apesnya, tiang listrik yang tumbang tersebut ada yang menimpa bangunan Sekretariat DPD II Partai Golkar, sebuah warung dan usaha sanggah warga. Kabelkabel yang melintang di atas sawah, bangunan dan jalan raya, Kamis (1/12) kemarin telah ditindaklanjuti petugas PLN. Total kerugian atas robohnya 26 tiang listrik ini mencapai Rp 500 juta. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung Anak Agung Adnyana yang dimintai konfirmasi, kemarin, membenarkan adanya puluhan tiang listrik yang tumbang akibat diterpa angin kencang. ‘’Menurut informasi, tiang listrik tumbang secara beruntun. Ini akibat cuaca ekstrem. Namun yang jelas nihil korban jiwa, tetapi beberapa bangunan rusak seperti kantor Golkar, warung dan usaha sanggah warga,’’ ujarnya. Menurutnya, pihak PLN telah menindaklanjuti kejadian tersebut. Bahkan, tiang-tiang yang

tumbang sudah diganti. ‘’Begitu juga kabel-kabel yang sempat berserakan, sudah dirapikan dan dibersihkan lagi,’’ katanya. Pantauan di lokasi, Kamis (1/12) kemarin, tiang-tiang yang tumbang sudah dibersihkan oleh pihak PLN dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung. Kabel-kabel tengangan tinggi yang berserakan di jalur itu juga sudah mulai dibersihkan. Pihak PLN kemarin juga langsung melakukan pemasangan tiang baru yang terbuat dari beton. Puluhan tiang listrik yang terbuat dari beton, kini dipasang di sebelah timur jalan dari posisi semula di barat jalan. Hingga sore kemarin, sejumlah pekerja masih melakukan proses pemasangan tiang dan merapikan kabel. Ada puluhan tiang baru sudah terpasang di Jalan Raya Anggungan menuju Penarungan. Menurut informasi, tiang beton baru ini sebagai pengganti tiang lama yang dianggap rawan tumbang. (kmb27)

Bali Post/par

ROBOH - Sejumlah petugas PLN sedang memasang tiang listrik di sepanjang Jalan Raya Anggungan menuju Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung. Puluhan tiang listrik di sepanjang jalur tersebut kemarin tumbang akibat didera hujan lebat disertai angin kencang.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

SMK PGRI 4 Denpasar Juara Favorit Hias Gapura Wali Kota Sebut Sekolah Lengkap

MENINJAU - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra diterima Ketut Suarya saat meninjau SMK PGRI 4 Denpasar. SMK PGRI 4 Denpasar menjelang berakhirnya semester ganjil ini sukses meraih sejumlah prestasi di akademis dan nonakademis. Siswa SMK PGR 4 Denpasar meraih juara I English Speech Contest serangkaian Porsenijar Sekolah PGRI Kota Denpasar. Dengan prestasi ini menunjukkan sekolah ini benar-benar dihuni oleh siswa andal dalam bidang kompetensi pariwisata khususnya dalam bahasa Inggris. Juara I diraih Elsiana Septiani Gea Amanda Suprayitno (XII-AP-1). Sementara di cabang lain, anak-anak Fourgriska juga unggul. Di lomba dharma wacana meraih juara III atas nama Ni Putu Yuni Astini (X-MM). Di lomba kekawin (sekar agung) meraih juara II atas nama Komang Ayu Rahmayani (XII TB2) dan I Ketut Adi Jaya Gunanta (XII AP-4). Sekaa baleganjur Fourgriska meraih juara III. Lomba upacara bendera juga meraih juara II. Sementara di catur putra, siswa Fourgriska meraih juara II atas nama Kelvin Aditya Pratama (XI-TB-2), Ni Nyoman Suwendri (XI-Ap-4) sukses meraih juara II di catur putri. Tim sepak takraw meraih juara III. Di tenis meja putri meraih juara II oleh Ni Luh Rusmini (XII-Ap-3) dan di tenis meja putra meraih juara II oleh I Gede Eka Purnama Putra (XII-Ap-2). Tak terduga SMK PGRI 4 Denpasar juga meraih juara favorit menghias gapura dari bahan sampah daur ulang. Prestasi lima besar ini yang membuat Wali

Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau sekolah ini. Wali Kota langsung diterima Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd., para pembina dan wakasek. Saat itu Wali Kota memberi apresiasi positif atas prestasi SMK PGRI 4 Denpasar yang peduli soal lingkungan. Wali Kota juga sempat meninjau ke sejumlah ruang kelas, lab praktik dan SDM guru SMK PGRI 4 Denpasar di Jalan Kebo Iwa Selatan No. 8 Denpasar. Wali Kota mengingatkan SMK PGRI 4 Denpasar konsisten menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan. Di samping itu juga menjaga disiplin anak-anak sekolah agar tak terlibat geng motor dan aksi lainnya. Wali Kota Denpasar juga mengagumi gedung SMK PGRI 4 Denpasar yang ternyata baru beroperasi tahun 2007 di kawasan Padangsambian sudah menjadi sekolah besar, fasilitas lengkap dengan jumlah siswa 1.238 orang. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. didampingi Wakasek Kesiswaan Ni Wayan Widha Astiti, S.Pd., M.Pd. sangat bangga anakanaknya mampu menunjukkan kemampuan diri dalam kompetensi bergengsi. Bahkan, setiap tahun prestasi siswanya terus meningkat, termasuk menjadi yang terbaik di english speech contest, sebagai salah satu ciri kekuatan sekolah kejuruan pariwisata. Untuk itu, dia berterima kasih kepada siswa, OSIS dan guru Pembina. Sebab, hanya dengan kerja keras dan kerja sama prestasi itu bisa diraih. Yang membanggakan lagi, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengakui keunggulan SMK PGRI 4 Denpasar. Kasek Ketut Suarya mengatakan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Denpasar yang selama ini kebijakannya tak membedakan sekolah negeri dan sekolah swasta. Selama ini, atas rekomendasi Pemkot Denpasar, SMK PGRI 4 Denpasar menerima dana hibah pembangunan dan alat-alat lab praktik. Selain itu, mendapat 15 beasiswa untuk siswa kurang mampu. Dia menambahkan, SMK PGRI 4 Denpasar kini berstatus sekolah UKS, PKTP, Wawasan Wiyata Mandala, green school, calon sekolah rujukan nasional dan sekolah kemitraan nasional. SMK ini memiliki program keahlian Multi Media, Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga. (ad062)

FIB Unud Lepas 97 Sarjana dari 8 Prodi

FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar acara Pelepasan Sarjana Periode Ke119 di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B. Mantra, Kamis (1/12) kemarin. Pelepasan sarjana diikuti 97 orang dari 8 program studi yang ada di FIB Unud. Masing-masing 6 orang dari Prodi Sastra Indonesia, 22 orang dari Prodi Sastra Bali, 2 orang dari Prodi Sastra Jawa Kuno, 32 orang dari Prodi Sastra Inggris, 8 orang dari Prodi Arkeologi, 6 orang dari Prodi Ilmu Sejarah, 6 orang dari Prodi Antropologi dan 15 orang dari Prodi Sastra Jepang. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. mengatakan, para sarjana yang dilepas memiliki masa studi rata-rata 4,5 tahun dengan rata-rata IPK 3,45. Peraih IP tertinggi atau lulusan terbaik berasal dari Prodi Sastra Jepang yakni Rosmala Dewi, S.S. yang meraih IPK 3,94 dengan masa studi hanya 3 tahun 7 bulan. ‘’Kami sangat bangga karena tidak seorang pun pada periode ini lulus dengan memuaskan, karena persentase kelulusan mahasiswa FIB secara keseluruhan pada periode ini adalah 26,80 persen lulus dengan pujian atau cumlaude dan 73,20 persen lulus dengan sangat memuaskan. Selain itu, semua Prodi juga berhasil menamatkan mahasiswa yang akan diwisuda Sabtu (3/12) mendatang,’’ ujarnya. Sutjiati menambahkan, hingga Desember 2016, FIB Unud telah memiliki alumni sebanyak 7.638 orang. Acara pelepasan sarjana ini diharapkan menjadi momentum penting dan dijadikan modal awal dalam mengarungi kehidupan nyata yang penuh dengan tantangan. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman selama menempuh pendidikan dan

MELEPAS - Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. melepas 97 sarjana FIB yang akan diwisuda oleh Rektor Unud, Sabtu (3/12) besok. berinteraksi di FIB Unud, pihaknya meyakini lulusan FIB akan mampu menjadi pengabdi, pelaku kerja atau pemimpin yang tangguh, penuh cinta kasih, mampu berpikir jernih dalam situasi apa pun dan ikut serta dalam memperbaiki keadaan bangsa yang terus berkembang ke arah yang lebih baik. ‘’Mereka itu harus siap mengabdi untuk nusa dan bangsa, kami kan cuma memberikan kailnya saja. Gunakanlah kail itu untuk meningkatkan kualitas diri karena pendidikan itu seumur hidup, baru dapat S-1 bukan berarti berhenti sampai di sini. Harus tetap mengikuti langkah-langkah supaya lebih percaya diri,’’ jelasnya. Menurut Sutjiati, FIB Unud selalu berupaya meningkatkan kualitas sebagai salah satu fakultas di Unud yang bertanggung jawab dalam mencetak para lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja. Baik itu di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Lebih jauh, pihaknya sekaligus berupaya menghasilkan

sumber daya manusia yang berperan besar dalam perjalanan bangsa ini menuju bangsa yang mandiri, kuat dan hebat. ‘’Pada prinsipnya, FIB selalu mengedepankan budaya mutu. Kami akan terus meningkatkan kualitas, artinya dengan mempersiapkan dokumen-dokumen yang memang harus dimiliki oleh sebuah lembaga agar FIB itu memiliki standar yang mengacu kepada standar minimal Dirjen Dikti dan juga standar Unud baik dalam profil, standar proses pembelajaran, standar kompetensi, isi pembelajaran khususnya yang terkait dengan kurikulum,’’ urainya. Di sisi lain, lanjut Sutjiati, para lulusan telah dibekali pula dengan softskill. Salah satunya, terkait pemahaman terhadap bahasa di samping kompetensi lainnya. Tambahan bekal softskill ini membuat pihaknya makin yakin, lulusan FIB akan siap bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sekarang. Itu sebabnya, peminat FIB juga selalu meningkat dari tahun ke tahun. (ad059)

Unhi Gelar Kuliah Umum ’’Konsep Jagadhita Bali Mandara’’

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) menggelar kuliah umum ‘’Konsep Jagadhita Bali Mandara’’ yang dipaparkan oleh Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta di kampus setempat, Kamis (1/12) kemarin. Kuliah umun tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerti Dr. A.A. Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M., Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A., mahasiswa dan segenap civitas akademika Unhi. Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta mengatakan, dalam menghadapi persaingan global yang makin ketat, memperkuat jati diri dengan meningkatkan kualitas diri dengan berbagai disiplin ilmu menjadi prioritas utama yang harus ditingkatkan. Sebab, jika kualitas diri tidak ditingkatkan, maka masyarakat khususnya generasi muda akan terlindas oleh pengaruh dan persaingan

globalisasi. Oleh karena itu, ada tiga prioritas yang harus ditingkatkan, di antaranya SDM, produk dan regulasi. ‘’Tidak hanya SDM, tapi produk unggul yang kita miliki harus mampu berdaya saing dengan produk lainnya, sehingga punya daya jual yang tinggi. Yang paling penting adalah keduanya harus dilindungi dengan peraturan untuk menyongsong persaingan globalisasi untuk kesejahteraan,’’ ujarnya. Untuk mencapai terget tersebut, kata Sudikerta, maka dunia pendidikan menjadi prioritas utama yang harus dibenahi. Apalagi, sektor pendidikan di Bali berada di urutan kelima secara nasional. Sehingga untuk menjadi nomor satu, maka manajemen dunia pendidikan harus dikelola dengan baik, transparan dan terbuka. Di samping juga harus meningkatkan kualitas SDM, infrastruktur, sarana dan prasarana serta dukungan dari

KULIAH UMUM – Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta didampingi Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerti Dr. A.A. Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M. dan Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. dan civitas akademika Unhi lainnya berfoto bersama seusai kuliah umum.

semua pihak. Untuk menyongsong Bali yang Mandara (aman, damai dan sejahtera) untuk ajeg Bali, kata Sudikerta, adat, agama dan budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan. Sebab, adat, agama dan budaya menjadi jati diri yang khas dimiliki Bali sebagai taksu untuk kemandirian Bali menyongsong persaingan global. Dia mengharapkan mahasiswa Unhi menjadi pelopor dalam membina umat Hindu untuk memberikan pemahaman tentang yadnya yang benar di Bali. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan, jika kebutuhan yang serba mewah tersebut tidak terpenuhi. ‘’Mahasiswa harus menjadi pelopor dalam membina umat Hindu untuk mengajarkan yadnya yang benar. Sebab, pada hakikatnya kita akan menggunakan apa yang telah diberikan oleh Tuhan, bukan dari luar ciptaan-Nya. Persembahkanlah apa yang ada di alam dan jangan serba membeli,’’ tegasnya. Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. menyambut baik kuliah umum yang diberikan oleh Wakil Gubernur Bali kepada anak didiknya. Dikatakan, tema yang dipaparkan tersebut sesuai dengan pola ilmiah Unhi, yaitu agama dan budaya. Sebagai satu-satunya universitas Hindu di Indonesia, Dharmika berharap kerja sama antara Pemprov Bali untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Unhi. Sehingga Unhi bisa menjadi kampus bertaraf internasional yang mampu mencetak SDM berkualitas. Pada kesempatan ini, Sudikerta juga memberikan bantuan langsung kepada Rektor Unhi Rp 10 juta serta kepada BEM dan Menwa Unhi Rp 5 juta. (ad061)

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Upaya Pencegahan oleh BNNP

Edukasi Masyarakat agar Lebih Paham Bahaya Narkoba MASIH banyak masyarakat awam tentang narkoba. Akibatnya, masih banyak yang terpengaruh dan menggunakan barang terlarang tersebut. Oleh karena itu, BNNP Bali ke depan akan mengutamakan proses pencegahan, di antaranya dengan mengedukasi masyarakat supaya lebih paham bahaya narkoba dan cara mengantisipasinya. ‘’Sudah tentu langkah-langkah yang akan kami ambil seperti sekarang yaitu asistensi dan membangun jejaring,’’ kata Kabag Umum BNNP Bali AKBP Sang Gede Sukawiyasa di Denpasar, Kamis (1/12) kemarin. Kegiatan asistensi dalam rangka penguatan pembangunan berwawasan antinarkoba kali ini melibatkan mahasiswa, pelajar SMA dan LSM antinarkoba. Menurut Sukawiyasa, BNNP Bali dalam memerangi narkoba mengutamaan pencegahan dan pemberantasan. Apalagi tugas pokok BNN dan jajarannya meniadakan peredaran gelap narkoba. Upaya pencegahan mengedepankan fungsi preemtif. Fungsi ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengetahuan bahaya narkoba sehingga terbentengi. ‘’Kalau mereka sudah memahami bagaimana supaya tidak terlibat, jadinya tidak ada yang beli karena sudah mengetahui barang itu berbahaya. Lama-lama narkoba tidak laku di pasaran, itu yang kami harapkan,’’ ujarnya. Selanjutnya, fungsi preventif juga bergerak dalam membangun jejaring. Dalam melakukan upaya

pencegahan dan penindakan ini, BNNP menggelar razia di tempat hiburan malam, kos-kosan dan permukiman. Selain itu, melakukan tes urine secara selektif dan sebagainya. ‘’Kita harus melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan ini,’’ kata mantan Kasubag Humas Polresta Denpasar ini. Kalau kedua fungsi itu berhasil, maka tidak ada yang direhabilitasi. Oleh karena itu, pembentukan jejaring dengan stakeholder harus digencarkan. Dengan demikian, upaya pencegahan bisa berhasil dan berdaya guna. ‘’Beberapa strategi yang kami lakukan dalam rangka antisipasi dan menekan sekecil mungkin peredaran narkoba ini. Bagaimana kita membangun partnership building ini dengan melibatkan seluruh stakeholder dari komponen masyarakat yang ada. Kami ajak mereka bersamasama membangun kawasan bebas

narkoba,’’ ujarnya. Mantan Wadir Tahti Polda Bali ini mengungkapkan, jejaring tersebut harus dikuatkan, melihat perkembangan-perkembangan terakhir masalah narkoba cukup memprihatinkan. Bahkan secara kualitas, sindikat narkoba melakukan upaya-upaya menggunakan modus baru. Oleh karenanya, diperlukan strategi mengantisipasinya dengan melibatkan semua komponen masyarakat. ‘’Tidak cukup dari BNNP atau BNN, tetapi harus melibatkan pemerintah, masyarakat, semua stakeholder. Sekarang kita beri penguatan jejaring dalam membangun wawasan antinarkoba,’’ tandasnya. Kalau benteng diri sendiri kuat, kata Sukawiyasa, saat ditawari narkoba pasti menolak. Apalagi tidak ada untungnya pakai narkoba, justru membahayakan diri sendiri, keluarga dan masyarakat. (ad033)

ASISTENSI – Suasana kegiatan asistensi dalam rangka penguatan pembangunan berwawasan antinarkoba yang digelar BNNP Bali.

FP Unmas Gelar Pelatihan Penggunaan Mikroskop Portable Digital Penelitian Hama Libatkan Ahli di Dunia

BERBAGAI terobosan dan inovasi dilakukan Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati (FP Unmas) Denpasar untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan membantu petani Bali, terutama memerangi hama. Salah satunya, digelar kuliah umum dan pelatihan penggunaan mikroskop portable digital bekerja sama dengan Plant Biosecurity Cooperative Research Centre (PBCRC) di Ruang Widyasaba Kampus Soka Unmas Denpasar, Denpasar Timur. Kegiatan itu berlangsung sejak 30 November hingga 2 Desember dan dibuka oleh Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Kamis (1/12) kemarin. Menurut Sukamerta, lembaga ini bergerak di bidang penelitian bidang pertanian dan tentang hama penyakit. Untuk di Indonesia, lanjut Sukamerta, PBCRC beranggotakan empat perguruan tinggi (PT) di antaranya Unmas dan Universitas Kristen Satya Wacana. Beberapa kali pertemuan sudah dilakukan, terakhir dua bulan lalu mengadakan per-

temuan di Grand Bali Beach, Sanur, untuk mematangkan rencana-rencana aksi nyata yang akan dilakukan ke depan. Salah satu yang dibahas adalah penyakit pisang. ‘’Untuk Bali, khususnya Unmas Denpasar diberikan alat mikroskop portable digital yang akan dipasang di kampus. Para dosen Fakultas Pertanian bersama mahasiswa menggunakan alat itu bekerja sama dengan PBCRC. Oleh karena itu, hari ini (kemarin - red) para dosen dan mahasiswa diberikan penjelasan tentang penggunaan alat tersebut. Besok (hari ini - red) ada peninjauan ke lapangan,’’ ujarnya. Dengan adanya alat itu, ia berharap para dosen bidang hama penyakit dan mahasiswa secara aktif memantau segala jenis penyakit hama baru maupun lama. Baik yang terdeteksi oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat asal ada laporan. ‘’Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat itu dan turun ke lapangan. Setelah dideteksi, foto hama akan dimasukkan ke alat itu dan dianalisis para ahli seluruh dunia

PELATIHAN - FP Unmas Denpasar menggelar kuliah umum dan pelatihan penggunaan mikroskop portable digital bersinergi dengan PBCRC.

yang tergabung dalan PBCRC. Kami senang sekali dapat alat ini, apalagi program pemerintah untuk perguruan tinggi mengarah kepada mutu, maksudnya proses belajar-mengajar dan penelitian seimbang. Ke depan, output perguruan tinggi supaya melakuan penelitian-penelitian bersifat inovatif, artinya hasil penelitian bisa digunakan dan berguna bagi masyarakat,’’ ujarnya. Sukamerta menambahkan, FP Unmas saat ini jumlah mahasiswanya luar biasa. Tahun ini menerima 200 mahasiswa. Selain itu, pihaknya memiliki dosen berkualitas dan terus ditingkatkan ke depannya. Sementara itu, Wakil Rektor IV Dr. Ir. I Ketut Arnawa, M.P. didampingi Dekan FP Dr. Ir. I Made Sukerta, M.Si. menyampaikan, alat tersebut gunanya mendeteksi serangan hama dan penyakit pada tanaman. Alat ini bisa memotret, lalu di-upload ke grup pestpoint. Setelah itu, para member akan memberi penjelasan terkait hama itu dan upaya-upaya penanggulangannya. ‘’Terpenting bisa diketahui morfologi dari hama tersebut, pada tanaman apa, bagian mana yang diserang dan lokasinya di mana (negara - red). Dari sana, alat itu akan menyampaikan informasi ke semua member di seluruh dunia. Nanti akan diberikan penjalasan dari para ahli di seluruh dunia yang tergabung dalam pastpoint,’’ ujar Arnawa. Menurut Sukamerta, masyarakat terutama petani bisa andil dan tidak harus datang ke Unmas. Cukup foto hama yang menyerang lalu kirim ke email Unmas. ‘’Asal morfologinya jelas, para ahli akan memberi tanggapan dan solusi,’’ jelasnya. (ad060)

’’Business Gathering’’ Area Bali

Semen Gresik Luncurkan Portal Pelanggan BisnisKokoh.com

SEMEN Gresik Area Bali menggelar Business Gathering atau temu pelanggan melibatkan 1.200 orang di Hotel Aston Denpasar, Rabu (30/11). Acara ini diikuti para pelanggan toko dari Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Buleleng, dan Bangli. Pada kesempatan itu, Semen Gresik yang merupakan salah satu operating company PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. juga meluncurkan portal pelanggan terintegrasi BisnisKokoh.com. ‘’Temu pelanggan ini semacam ucapan terima kasih Semen Gresik terhadap kontribusi para pelanggan toko dan menjalin hubungan lebih intim dengan mereka. Kita juga memberikan edukasi-edukasi terkait dengan pemasaran toko-toko tersebut,’’ ujar Sales Manager Bali Nusra Zainal Khoirin di sela-sela acara. Business Gathering ini dimeriahkan penampilan band ibu kota, Radja. Selain itu, perseroan dan distributor memberikan hadiah senilai ratusan juta rupiah, dengan hadiah utama 1 unit mobil, 4 buah sepeda motor serta doorprize berupa gadget dan alat-alat elektronik lainnya. Manager of Marketing Communication Wachid Fahryandanu mengatakan, peluncuran portal BisnisKokoh. com dilakukan pertama kali di Bali. Mengusung konsep Business Care Unit, portal ini berisi berbagai informasi dan edukasi bisnis yang dapat membantu pelanggan untuk mengelola dan mengembangkan bisnisnya. Lebih dari itu, para pelanggan toko dapat bertanya langsung tentang kendala maupun trik pengembangan bisnis kepada pakar melalui kolom pertanyaan yang ada di dalam BisnisKokoh.com. ‘’Jadi ada terkait dengan tips bisnis, tips marketing, kemudian ada suatu peluang bisnis baru ataupun lifestyle saat ini supaya mereka bisa menyesuaikan sesuai dengan perkembangan,’’ ujarnya. Wachid Fahryandanu menambahkan, BisnisKokoh. com juga memuat menu Program Poin Kita Sahabat untuk mempermudah pelanggan menikmati program poin Semen Gresik. Sebelumnya, program poin seperti mengecek atau menukar poin masih dilakukan secara konvensional lewat telepon. ‘’Sekarang tinggal ngecek melalui gadget mereka, itu sangat membuat mereka menjadi nyaman dan mudah menikmati program poin,’’ jelasnya. Direktur Komersial Semen Gresik Mukhamad Saifudin mengatakan, hadirnya BisnisKokoh.com merupakan bentuk inovasi nyata Semen Gresik dalam membina hubungan dengan para pelanggan toko. ‘’Portal ini akan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

menjadi sarana untuk memperkaya pengetahuan para pelanggan toko dalam mengembangkan bisnisnya sekaligus memudahkan mereka dalam Program Poin Kita Sahabat. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen dalam membina hubungan dengan mitra penjualan Semen Gresik,’’ ujarnya. Dalam Business Gathering di Bali kali ini, lanjut Saifudin, Perseroan menghadirkan tokoh motivator dan coach bisnis Indonesia Tung Desem Waringin untuk memberikan sesi Business Inspiration. Selain itu, video inspirasi dari Hermawan Kertajaya dan Rhenald Kasali juga disiarkan untuk menambah semangat para mitra penjualan dalam berbisnis. ‘’Business gathering yang rutin diadakan di seluruh area pemasaran Semen Gresik ini merupakan sarana untuk meningkatkan loyalitas para pelanggan Semen Gresik. Kami berharap program ini dapat memacu dan meningkatkan kontribusi para pemilik toko yang merupakan mitra utama penjualan bagi perusahaan karena selain berbagi hadiah kami juga mengundang para tokoh motivator dan coach bisnis Indonesia untuk sharing ilmu-ilmu bisnis melalui seminar,’’ paparnya. Menurut Saifudin, pada periode Januari hingga Oktober 2016, Semen Gresik menguasai pangsa pasar sebesar 28 persen di area Bali. (bns1)

BERSAMA - Direktur Komersial Semen Gresik Mukhamad Saifudin berfoto bersama dengan Direktur Utama PT Surticon Saputra Bagiarta, Kabiro Penjualan Wilayah II Ni Luh Putu Sulistiyawati, Direktur Utama Graha Surya Darma Abadi Ayu Made Suryati dan Vice President Coorporate Banking Prihanto Herbowo serta Kabiro Penjualan Curah Kanwil Bali Ade Witoyo.


Jumat Umanis, 2 Desember 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

Teruna-Teruni Karangasem Berhasil Jadi Sarjana di Unmar

Senator Wedakarna Kucurkan Bantuan Skripsi Senilai Rp 361.350.000 untuk Mahasiswa Beasiswa

SETELAH empat tahun mengenyam pendidikan di bangku kuliah di kampus pusat di Denpasar, teruna-teruni dari Kabupaten Karangasem kini resmi menjadi sarjana di Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali. Wisuda dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa Art Center. Adapun biaya penelitian hingga skripsi disubsidi dengan bantuan dari anggota DPD-RI, Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E. (M.Tru)., M.Si. Berikut nama penerima beasiswa dari anggota DPD-RI. Di antaranya, I Kadek Wahyu Diana, S.H. (Subagan, Karangasem), I Gusti Ngurah Roby Kharisma J.P, S.H. (Br. Tengah, Nyuhtebel I, Manggis, Karangasem), Ni Wayan Suratning, S.H. (Banjar Babakan, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem), Ni Ketut Arimani, S.H. (Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga, Manggis Karangasem) dan I Ketut Sweca Saba, S.H. (Banjar Dinas Tengah, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem). Selain itu juga I Ketut Sugiarta, S.H. (Banjar Dinas Tenganan Dauh Tukad, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem), Ni Made Moni Astuti, S.H. (Bungaya, Bebandem, Karangasem), I Nyo-

man Suardana, S.H. (Banjar Dinas Batang, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem), Ni Made Artini, S.H. (Banjar Dinas Bengkel Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem), Ni Kadek Parmiti, S.H. (Dusun Timbrah Manakyeh, Desa Timbrah, Desa Pertima, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem) dan I Gede Suartama, S.H. (Banjar Dinas Bale Gede Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem). Tak hanya itu, juga ada I Gusti Bagus Usada, S.H. (Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Bebandem, Karangasem), Ni Nengah Suryani, S.H. (Lingkungan Jasri Kelod, Subagan, Karangasem), I Nengah Sarianta, S.H. (Banjar Tehmalet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem), I Made Bakti Yasa, S.H. (Banjar Dinas Bale Gede Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem), Ida Ayu Widnyani, S.H. (Amlapura), I Made Putu Suwena, S.H. (Amlapura), I Ketut Kabar, S.H. (Semarapura Tengah, Klungkung), I Ketut Susantra, S.H. (Banjar Kanginan, Desa Setumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem) dan I Made Kerta Gunawan, S.H. (Banjar Tengading, Desa Antiga Kecamatan Manggis, Karangasem).

Selanjutnya Ni Wayan Mulianingsih Handayani, S.E. (Subagan, Karangasem), I Nyoman Jati, S.E. (Banjar Telengan, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem), Ni Komang Juliartini, S.E. (Banjar Dinas Bugbung Tengah, Karangasem), I Komang Budi Astawa, S.E. (Dusun Dukuh, Banjar Tengah, Bebandem, Kecamatan Bebandem, Karangasem), Ni Made Suardani, S.E. (Dusun Bugbug Kelodan, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem) dan Ni Luh Trisna Dewi, S.E. (Banjar Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem). Kemudian Ni Kadek Yeni Trisusila Ayu Sukma, S.E. (Bungaya, Karangasem), Ni Luh Sutini, S.E. (Subagan, Karangasem), I Nengah Santika, S.E. (Banjar Dinas Asah Teben, Datah, Abang, Karangasem), Nyoman Ditayana, S.E. (Banjar Dinas Tengah, Ulakan, Manggis Karangasem), Ni Kadek Novia Andriyani, S.E. (Pebukit, Karangasem), Ni Nyoman Sekarini, S.E. (Banjar Ujung Mantri, Karangasem) dan Ni Made Ariani, S.E. (Bugbug, Karangasem). Mereka mahasiswa beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu dan telah mengikuti kelas beasiswa jalur LP2M. (ad035)

MAHASISWA - Mahasiswa beasiswa asal Karangasem diwisuda sarjana Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali.

Hinet 4G LTE Resmi Di-”launching” di Denpasar

5

DPD-RI Selesaikan Sengketa Pura di Bakbakan Tabanan dengan Damai

Wedakarna Serahkan Tongkat Pusaka Majapahit ”Dwi Ananta” kepada Kedua Pihak

SOSOK pemersatu Bali kini telah lahir. Satu per satu masalah Bali diselesaikan oleh tokoh muda Bali yang seorang Senator DPD-RI. Dengan cara yang elegan, tanpa merugikan pihak mana pun ia terjun membantu masyarakat langsung untuk mengurai masalah yang sudah berlangsung bertahuntahun. Tangan dinginnya merangkul semua pihak dengan ikhlas, kekuatan orasinya membuat siapa pun yang hadir terpukau untuk mendengarkan pidatonya dan keberaniannya dalam menghadapi siapa pun di Bali demi membela apa yang diyakini benar sudah menjadi trade mark. Sosok ini, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera Putra Suyasa III, pemuda usia 36 tahun yang merupakan putra dari tokoh besar PNI, (Swargi) Shri Wedastera Suyasa yang juga salah satu tokoh pendiri Parisada Hindu pada 1959. Salah satunya hasil karya Jnana Yadnya yang dicontohkan pada Bali adalah keterlibatannya sebagai mediator untuk menyelesaikan masalah sengketa Pura Dalem di Desa Adat Bakbakan, Kediri, Tabanan selama bertahun-tahun. Selama lima bulan terakhir, Gusti Wedakarna dengan telaten dan sabar membantu mediasi sebagaimana permintaan dari kelompok pradewa dari trah Dalem Sagening yang percaya bahwa Pura Dalem tersebut adalah milik leluhurnya. Dari menerima audiensi di Istana Mancawarna Tampaksiring, hingga menyelenggarakan rapat di Kantor Camat Kediri, meninjau pura dan berbicara pada dua pihak yakni pihak pradewa dan pihak Desa Adat Bakbakan, hingga dipuncaki pada upacara Guru Piduka lan Perdamaian Sekala Niskala pada Rabu (30/11) lalu yang dihadiri langsung oleh Gusti Wedakarna. Teladan inilah yang menuai pujian dari I Gede Putu Wedha (Majelis Alit Desa Pakraman Kediri) yang hadir saat itu.

TONGKAT PUSAKA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III jelang penyerahan tongkat pusaka Majapahit ke Bendesa dan Panglisir di Bakbakan, Tabanan. “Satyagraha itu bersatu dan “Tiang sudah dua periode dados pengurus adat, dan baru kali ini solid. Umat Hindu harus berada tokoh pejabat negara yang satu, karena musuh orang Bali bisa menuntaskan masalah ini. sudah di depan mata. Apalagi Elingan semeton, kehadiran dari pandangan saya di beRatu Gusti Wedakarna tidak berapa wilayah di Kediri dan main-main niki. Kita harus ba- Tabanan sudah darurat diserbu hagia karena masalah ini sudah oleh kaum pendatang dan dauh selesai berkat beliau dan mari tukad. Sekarang leluhur sudah kita mulai di titik nol. Ngiring mempersatukan dan mari kita damai dan bersatu demi Hindu jalani. Tiang bahagia bisa diDharma,“ ungkap I Gede Putu percaya oleh masyarakat untuk Wedha yang merupakan to- bisa menuntun masalah ini. koh Gerakan Pemuda Marhaen Sekarang mari fokus memban(GPM) Tabanan saat di zaman gun bangsa dan eling sesana sebagai prati sentana beliau. Bung Karno. Dalam acara tersebut, selain Semua demi Siwa Mahadewa,” diadakan ritual dan persem- jelas Gusti Wedakarna. bahyangan bersama juga penandaDi akhir acara, Gusti Wedatanganan dokumen oleh DPD-RI, karna menyerahkan dua buah Pemkab Tabanan, Camat Kediri, tongkat pusaka Istana ManPerbekel Bakbakan, PHDI, Maje- cawarna yakni Dwi Ananta lis Desa Pakraman dan unsur TNI/ berwarna emas dengan ukiran Polri. Dalam kesempatan itu, Gus- sastra Majapahit kepada I Made ti Wedakarna menyatakan bahwa Yasa (Bendesa Pekraman Baksudah sepatutnya umat Hindu bakan) dan I Dewa Gede Reta di Bakbakan untuk bersatu dan (Panglingsir Trah Dalem Sagenberekonsiliasi dan hentikan men- ing) sebagai simbol (cihna) pergurangi energi untuk berhadapan damaian di hadapan ratusan dengan paturu nyama Bali. warga adat. (ad034)

DIRANGKAI dengan kegiatan Fun keunggulan-keungulan yang hinet miliki Bike Sepeda Pesona Indonesia, PT Berca yang fokus pada pelayanan data. DenHardayaperkasa secara resmi me-launch- gan demikian masyarakat bisa update ing Hinet 4G LTE, Minggu (27/11). Keg- informasi dan ilmu pengetahuan dengan iatan yang mengusung tema “hinet-isme” trend-trend yang ada saat ini dengan dengan konsep fun and sporty ini diikuti mudah dengan kecepatan akses internet lebih dari 500 peserta fun bike dari seluruh yang cepat,” tegasnya. Bali. Para peserta fun bike dilepas langsung Selain akses internet yang mumCEO Chief Operation Officer, Linggajaya puni, hinet juga menawarkan berbagai Budiman di Pertokoan Sudirman. jenis produk yang sesuai dengan target Rutenya dari Pertokoan Sudirman market. Pihaknya pun optimis ke depan melewati Jalan Dewi Sartika–Jalan hinet bisa bersaing dengan pelayanan Diponogoro–Jalan Hassanudin Barat– telekomunikasi yang ada. “Pastinya Jalan Thamrin–Jalan Gajah Mada, Jalan kami ingin investasi yang sudah dikeluVeteran– Jalan Pattimura–Jalan Melati– arkan mampu memberikan nilai bisnis Jalan Surapati–Jalan Kapten Agung dan yang memuaskan. Hinet sendiri ingin finish di Pertokoan Sudirman. Berbagai meraih hingga 3 juta pelanggan dari jenis hadiah doorprice menarik juga di- semua area yang ada. undi pada kegiatan launching hinet ini, “Sedangkan untuk area Denpasar, seperti satu buah sepada motor, TV LED Makassar, dan Pekanbaru, kami menar32” serta puluhan produk sepatu league. getkan mampu meraih 250 ribu pelangBerca Hardayaperkasa merupakan gan aktif dalam kurun satu tahun dan salah satu pemain broadband wireless terus bertambah di tahun berikutnya,” access (BWA) yang melakukan migrasi tegas Linggajaya seraya mengatakan ke teknologi Time Division Duplex–Long kegiatan launching berikutnya akan di Term Evolution (TDD–LTE) di frekuensi gelar di Pekanbaru pada 4 Desember 2,3 GHz. Sebelumnya Berca telah meng- 2016, dan 18 Desember 2016 di Makasgunakan brand Wigo dengan mengusung sar. (bns2) teknologi WiMax. Linggajaya Budiman mengatakan saat ini teknologi internet berkembang begitu pesat. Untuk itu, kebutuhan akan pelayanan data internet harus dikembangkan. “Pada intinya kegiatan launching, kita ingin memperkenalkan hinet sebagai operator telekomunikasi yang bisa melayani pelanggan-pelanggan dari Bali, khusunya Kota Denpasar akan LAUNCHING - Linggajaya Budiman, CEO Chief Operakebutuhan pelayan- tion Officer, saat melepas para peserta Fun Bike pada an akses internet,” acara Launching Hinet 4G LTE, Minggu (27/11). ujar Linggajaya Budiman. Ia juga mengungkapkan, ketika merangsek masuk ke LTE, Berca sendiri pun harus mempertimbangkan setiap strategi yang akan ditempuh. Dengan begitu, hinet tak hanya mengandalkan spectrum yang lebar saja, tapi juga melakukan inovasi dengan memperkaya konten-konten sesuai dengan kebutuhan masing-masing segmen market. Cara yang dilakukan, yakni dengan membidik kalangan ibu rumah tangga, pelajar, pelaku UKM, dan pekerja profesional. “Dengan hadirnya hinet, masyarakat bisa menentukan pilihannya dengan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Menghapus Ujian ’’Gotong Royong’’ MENJELANG akhir tahun 2016 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggulirkan wacana untuk melakukan moratorium ujian nasional (UN). Ujian yang bertahun-tahun menjadi momok bagi siswa ini kini di ambang ‘’kematian’’. Ya, ujian yang biasanya hanya mengujikan sejumlah mata pelajaran sebagai alat ukur kelulusan ini memang tak layak untuk dipertahankan. Ada banyak hal yang patut digugat dari ujian nasional ini. UN hanya memberikan bobot pada enam mata pelajaran yang dianggap istimewa. Padahal, faktanya siswa belajar lebih dari sepuluh mata pelajaran dalam setahunnya. Ini adalah bentuk pengabaian atas mata pelajaran lain yang nyata-nyata juga diajarkan sebagai bagian pembentuk karakter siswa. Dengan hanya memberikan bobot pada enam pelajaran, lalu kelulusan siswa akan diputuskan ini adalah sebuah kealpaan berkepanjangan. Mestinya dalam penentuan kelulusan siswa ada pada otonomi guru di sekolah bersangkutan. Gurulah yang lebih paham dan tahu kualitas anak didiknya. Guru pula yang bertahun-tahun mengasuh anak dididiknya, sehingga pemahaman kecerdasan intelektual dan emosional siswa ada pada guru. Hal lain yang mendukung perlu UN ini ditinjau adalah sistem ujian ini selain banyak biaya, juga digarap secara ‘’gotong royong’’. Dikatakan gotong royong karena ada campur tangan guru dalam kelulusan siswa. Ini akibat kelulusan siswa membangun citra sekolah dan citra politik bagi pejabat daerah. Makanya diakui atau tidak, ada banyak sekolah yang ‘’mewajibkan’’ gurunya ikut ambil bagian dalam ujian ini. Ditengarai mereka ikut ‘’menyukseskan’’ sekolahnya agar siswanya lulus UN. Makanya, isu bahwa ketika UN digelar, kunci jawaban juga bertebaran menjadi hal biasa. UN juga tak memberikan bobot untuk penguatan integritas siswa. Sering kali ada peluang kerja sama yang dibiarkan terjadi, walaupun ada pengawas yang dilakukan secara silang. Kesannya memang pengawasan ketat, terlebih ada pemantauan dari perguruan tinggi. Faktanya dalam UN integritas tak terbangun. Hanya sebagian kecil sekolah yang mendapat integritas bagus ketika UN dievaluasi pada zamannya Anies Baswedan. Ini membuktikan ada ‘’gotong royong’’ antarsiswa. Ini ditandai dengan jawaban yang hampir mirip, sehingga kesalahan terstruktur juga seragam di sejumlah sekolah. Usulannya adalah, ujian harus diberlakukan untuk semua mata pelajaran. Tidak ada ujian dilakukan hanya untuk beberapa mata pelajaran saja, karena pada hakikatnya ujian tersebut adalah penilaian hasil belajar. Jadi semua pelajaran sama pentingnya, semua harus diujikan. Bagaimana dengan standar kelulusan? Tentu harus mengikuti standar minimum (KKM) yang dipersyaratkan. Kelulusan dapat ditentukan dengan mengakumulasikan semua nilai dari semester satu (awal) sampai dengan semester akhir. Dengan demikian seorang anak lulus atau tidak lulus bukan ditentukan dari nilai akhir pada ujian saja, yang hanya dilaksanakan dalam beberapa hari itu. Mengapa demikian, karena pendidikan adalah sebuah proses yang panjang, sehingga keberhasilan pendidikan harus juga mencermati proses yang telah dialami siswa mulai dari mereka masuk sekolah sampai dengan batas akhir, sehingga penilaian pun harus juga mempertimbangkan capaian dari semua hasil belajar pada semester-semester sebelumnya. Dengan demikian, tidak diperlukan biaya tambahan yang begitu besar dalam penyelenggaraannya. Untuk itu, sistem UN ini memang layak dan amat layak untuk ditinjau. Usulan pemberian hak otonomi kepada sekolah untuk menentukan kelulusan siswa pantas diapresiasi. Yang perlu dilakukan adalah membenahi sistem pengajaran dan disiplin guru dalam menjadi pendidik bagi generasi muda bangsa. Selama ini praktik bisnis di sekolah sudah menjadi budaya, sehingga istilah musim pungutan menjelang tahun ajaran baru juga menjadi beban bagi orangtua siswa. Mulai dari pakaian seragam, pungutan uang gedung dan dana partisipasi juga menjadi kedok bisnis. Untuk itulah, pengawas sekolah harus berperan menjadi alat kontrol, bukan malah ikut mendukung sistem pungutan liar di sekolah.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Wisatawan Itu Kecewa Belum lama ini seorang wisatawan laki-laki entah dari mana merasa kecewa lantaran kurangnya ramburambu lalu lintas maupun papan petunjuk suatu kota atau objek wisata. Walaupun ada, namun banyak yang ditutupi ranting pohon, sehingga tulisan tidak jelas. Contohnya papan petunjuk di depan Pasar Beringkit, di Mengwitani menuju Tabanan, di Desa Kapal dan banyak lagi. Pihak DKP perlu rajin ke lapangan dan memangkas ranting tersebut. Wisatawan itu saya lihat turun dari sepeda motornya dan masuk ke salah satu apotek di Desa Kapal. Saya kira dia beli obat, tetapi dia cuma tanya kepada penjaga apotek sebelah barat RSUD Badung itu, ‘’Mana arah menuju Taman Ayun?’’ tanya wisatawan yang rupanya baru datang dari Kuta. Penjaga wanita apotek itu memberi jawaban. Meskipun penjaga apotek sudah menjelaskan, tetapi turis itu nampak mengomel dengan bahasa Indonesia sambil mengangkat kedua tangannya. ‘’Saya kecewa, rambu-rambu kurang dan banyak ditutupi pohon,’’ celotehnya. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Tinjau Fungsi Terminal Terminal kini lebih banyak menjadi pasar atau senggol. Lahan-lahan yang disediakan pemerintah ini kurang efektif, bahkan cenderung mubazir. Perawatan terminal juga tak jelas. Jika memang angkutan umum mati suri dan sejumlah terminal dianggap tak diperlukan lagi, semestinya segera dilakukan peninjauan peruntukan terminal. Bisa saja terminal dijadikan tempat untuk pengembangkan kreativitas dan ruang pameran berbagai produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Selama ini kita terlalu terjebak dengan status, padahal fungsinya sudah tak jelas. Menurut saya, dibandingkan menelantarkan lahan terlalu banyak hanya untuk pasar senggol dan parkir sebaiknya segera dilakukan peninjauan fungsi terminal. Wayan Darsana Gianyar, Bali

Menyongsong ’’Kematian’’ Ujian Nasional Rencana moratorium ujian nasional (UN) oleh pemerintah yang diusulkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Muhadjir Effendy mungkin ditanggapi dengan pro dan kontra oleh banyak pihak. Kemungkinan besar yang paling bersorak gembira untuk ini adalah peserta didik, karena biasanya mereka adalah pihak yang paling stres dengan berbagai persiapan yang harus dilakukan agar dapat lulus ujian.

Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. jian nasional memang telah lama menjadi bagian dari kehidupan persekolahan. Setiap peserta didik yang akan mengalami peralihan masa akhir studi dari semua jenjang pendidikan akan disibukkan dengan kegiatan persiapan ujian nasional. Mereka akan sibuk bimbingan belajar, mencari soal untuk dibahas dan dipelajari, bahkan ada sejumlah siswa yang juga sibuk mencari bocoran soal agar bisa lulus dengan nilai memuaskan. Tidak hanya peserta didik sendiri, para guru dan orangtua juga sama sibuknya dengan mereka. Para guru sibuk untuk memberikan pelajaran tambahan baik berupa remedial, pengayaan, dan bimbingan belajar untuk pembahasan soal-soal dari UN sebelumnya dengan tujuan agar dapat menyiapkan para siswa-siswinya lulus pada UN yang akan ditempuh. Begitu pula orangtua tidak kalah sibuknya, mereka akan tidak tanggungtanggung mengeluarkan dana ekstra untuk mengirimkan putra-putrinya kepada lembaga bimbingan belajar khusus atau bahkan menghonor para guru yang dapat memberikan pelajaran tambahan ke rumah masing-masing dengan tujuan utama menggolkan putra-putri mereka dalam UN. Tidak hanya sampai di situ, saking prestisiusnya UN, ketika dalam pelaksanaan, makin banyak lagi komponen yang terlibat, seperti polisi yang mengamankan soal-soal ujian sebelum diambil oleh guru dan dosen di kantor polisi dan kemudian dibagikan, dosen sebagai pengawas independen juga turut andil mengawasi pelaksanaan UN, termasuk tentara yang juga ikut dalam pengamanan pelaksanaan UN. Berdasarkan fakta tersebut, pelaksanaan UN memang melibatkan banyak orang dan sebagai konsekuensinya tentu

U

banyak biaya yang diperlukan dalam penyelenggaraannya. Besarnya biaya yang dihabiskan, yakni sampai mencapai 500an miliar rupiah dalam setiap tahun mestinya dapat bernilai signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Artinya, ada korelasi antara besarnya dana yang dikeluarkan dengan tingkat pencapaian hasil. Namun yang terjadi adalah sampai dengan detik ini pendidikan di Indonesia belum banyak membawa peserta didik Indonesia berkiprah di dunia internasional. Bahkan hasil PISA (Program for International Student Assessment) dalam penilaian literasi membaca, Matematika dan IPA tahun 2015 menempatkan Indonesia pada peringkat ke-69 dari 76 negara. Data ini menunjukkan bahwa mutu pendidikan di Indonesia masih rendah. Apalagi bila UN tidak dipakai dalam penentuan kelulusan siswa, namun hanya sebagai alat pemetaan saja, maka dana tersebut terlalu besar dihabiskan untuk tujuan tersebut. Hasil pemetaan UN telah disebutkan oleh Prof. Muhadjir Effendy bahwa hanya terdapat 30 persen sekolah di Indonesia di atas standar, sisanya sudah jelas yaitu 70 persen di bawah standar. Ini berarti bahwa sebagian besar sekolah di Indonesia harus diperbaiki kualitasnya. Maka tepatlah rencana moratorium UN yang diusulkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kepada Presiden. Uang yang demikian besar tersebut dapat dialokasikan untuk perbaikan kualitas pendidikan dalam hal-hal yang sifatnya lebih prioritas, seperti misalnya perbaikan gedung sekolah, fasilitas atau sarana pembelajaran, termasuk media pembelajaran di kelas, serta kualitas guru. Berdasarkan hasil pengamatan penulis, banyak SD dan SMP tidak memiliki ruang kelas dan bangku yang memadai, termasuk fasilitas toilet yang bersih dan sehat. Begitu pula dari SD sampai dengan SMA, guru

sering mengeluhkan minimnya fasilitas seperti laptop dan LCD. Hal ini banyak memengaruhi usaha pelaksanaan inovasi pembelajaran yang sedang digaungkan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Para guru yang sering mengikuti pelatihan termasuk pada PLPG pada akhirnya juga tidak akan mampu merealisasikan kreativitasnya untuk menginovasi pembelajarannya, karena media pembelajaran yang dipersiapkan tidak didukung oleh fasilitas yang memadai. Belum lagi adanya proyek baru pemerintah full day school, yang sudah mulai dilaksanakan pada beberapa sekolah sebagai pilot project. Program ini membuat jam sekolah lebih lama yaitu sampai dengan pukul 16.00 sore sehingga guru dan siswa harus lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah untuk kegiatan yang sifatnya pengembangan sikap dan keterampilan. Terkait dengan hal tersebut, maka fasilitas seperti disebutkan di atas, termasuk perpustakaan dengan buku-buku pendukung serta akses internet yang memadai hendaknya menjadi bagian yang perlu dipertimbangkan agar tujuan awal meningkatkan mutu pendidikan dapat secara perlahan-lahan dicapai. Begitu pula dengan kualitas guru, berbagai hasil penelitian telah melaporkan bahwa PLPG yang sudah diikuti oleh puluhan ribu guru, dan telah menghasilkan sertifikat pendidik dilaporkan baru pada tataran mampu meningkatkan kesejahteraan guru (peningkatan pendapatan), akan tetapi belum mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini juga membuktikan bahwa masih banyak persoalan pendidikan yang harus dibenahi di negara ini, baik berupa sarana dan prasarana dan kualitas tenaga pendidiknya (guru). Lalu pertanyaan berikutnya bagaimanakah mestinya ujian dilakukan? Berikan otonomi pada sekolah untuk

melakukannya. Sekolah yang paling tahu kondisi dan kompetensi peserta didiknya. Perlakukan ujian seperti tes-tes yang sudah biasa dilakukan oleh guru. Dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 ditegaskan bahwa guru hendaknya melakukan penilaian terhadap kompetensi peserta didik yang riil, yang terdiri atas penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui pemanfaatan asesmen autentik. Asesmen autentik adalah asesmen yang mengukur kompetensi peserta didik secara lebih objektif dari kemampuan yang sesungguhnya. Asesmen ini menegaskan bahwa penilaian yang dilakukan bukan hanya penilaian terhadap hafalan semata dengan pilihan ganda, namun yang lebih penting adalah pemahaman dan sekaligus pengaplikasian pemahaman, yang dilaksanakan baik berupa penilaian proses dan hasil belajar. Penilaian proses dilakukan pada saat proses pembelajaran berlangsung, yakni guru dapat mencermati bagaimana keluasan pengetahuan siswa, keterampilannya dalam mengekspresikan pendapat, bahkan sikapnya dalam berpendapat dan bekerja sama dalam penyelesaian suatu tugas. Selanjutnya dalam penilaian hasil belajar, ada penilaian formatif, sub-sumatif dan sumatif, jadi guru dapat melakukan penilaian secara reguler dan berkesinambungan untuk mengetahui capaian hasil belajar siswa melalui ulangan setelah selesai satu unit pelajaran, ulangan tengah semester setelah selesai beberapa unit pelajaran dan penilaian akhir semester setelah selesai semua unit pelajaran pada semester tertentu. Bentuk soal-soal yang digunakan hendaknya mampu mengevaluasi kemampuan berpikir kritis mereka melalui pemanfaatan tes yang sifatnya bukan pilihan ganda, melainkan isian atau uraian (esei). Dengan cara demikian kompetensi yang sesungguhnya bisa dinilai. Jumlah soal tidak perlu sebanyak jumlah soal pada tes pilihan ganda, karena tes ini lebih banyak membuat siswa yang tidak belajar hanya menebak-nebak jawaban atau bahkan menyontek, sehingga tidak dapat merepresentasikan kemampuan yang sebenarnya dari peserta didik. Jadi untuk ujian, sama saja dengan penilaian akhir semester yang sebelumnya telah dilakukan. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha

Perjuangan Membela Kepentingan Politik AGAMA, meski berada di dalam keyakinan, namun ketika bersentuhan dengan politik, kesadaran transendensi dengan cepat mengimanensi menjadi politisasi agama. Agama dengan doktrin absolut dimultimanfaatkan untuk kepentingan pencapaian tujuan politik, bukan menyejahterakan masyarakat (umat) tetapi justru memanipulasi  emosi keagamaan dengan cara mengobarkan semangat ‘’perjuangan’’ untuk sebuah kepentingan politik praktis, cenderung pragmatis, lewat cara-cara sarkastis, jauh dari tuntunan etis, tertinggal dari sentuhan humanis, dan melupakan karakter umat sebagai insan agamais. Semua itu dilakukan demi sebuah ideologi yang berorientasi vested interest, menjadikan kesadaran individual dalam  beriman kepada Tuhan sebagai permainan ego yang acapkali terekspresi ke dalam bentuk ledakan emosi keagamaan. Bentuknya berupa aksi-aksi anarkis. Persoalannya, apakah agama mengajarkan kekerasan, atau secara tekstual dan konseptual teks kitab suci mengandung doktrin kekerasan, atau kekerasan itu memang sudah menjadi bagian habitus manusia, meskipun mengaku beragama? Pencermatan atas persoalan itu, ternyata menghadirkan semacam dikotomi, bahwa hampir di setiap episode perjalanan sejarah bangsa telah mencatat pergulatan panjang antara  teologi kerukunan versus ideologi kekuasaan. Agama mana pun sepanjang dipahami dan dihayati secara radikal atas dasar perspektif teologis berbasis filosofis, pastinya akan menyalurkan energi positif kontemplatif untuk satu sama lain yang berbeda agama dapat hidup dalam kerukunan. Sebaliknya, ideologi kekuasaan yang nyaris tak terpisahkan dari jeratan ambisi

Oleh I Gusti Ketut Widana politik hegemoni hampir selalu menghadirkan wajah kekerasan. Memosisikan agama secara dikotomis, sesungguhnya hanya akan menjauhkan semangat dialektis dan dialogis serta meruntuhkan, atau menjatuhkan semangat membangun hubungan sinergis dan harmonis. Terutama ketika perbedaan itu dianggap sebagai ‘’bara dalam sekam’’, sehingga alur antarhubungan yang terbangun cenderung terkanalisasi ke muara penajaman perbedaan. Ini akan menjadi bibit pertentangan, pertengkaran lalu menjelma menjadi tindak kekerasan.  Perbedaan yang sejatinya anugerah terindah dari Tuhan, justru menjadi jauh dari berkah, ketika perbedaan agama diposisikan sebagai ‘’sesuatu yang salah’’, hingga selalu melekat potensi masalah, sampai berbuah musibah.  Padahal ucap Mahatma Gandhi: ‘’Jika kita  percaya  kepada Tuhan, tidak hanya dengan  kepandaian kita,  tetapi dengan seluruh diri kita maka kita akan mencintai seluruh umat manusia tanpa membedakan ras atau kelas, bangsa ataupun agama. Kita akan bekerja  untuk kesatuan umat manusia’’. Lebih lanjut Gandhi menambahkan, perbedaan agama hanyalah bagaikan jalan yang berbeda nama, namun ketika kita hendak bertemu di satu tujuan, maka dari mana dan ke mana pun arah memulai, tujuan akhirnya akan bertemu bahkan bersatu di ujung perjalanan. Jalan-jalan Tuhan sejatinya maha indah, seindah hidup ini dengan sebanyak-banyaknya berkah melimpah sebagai berkah anugerah untuk semua ciptaan-Nya. Menjadi tugas dan tanggung jawab ma-

nusia atas pengakuan bertuhannya untuk menjaga, merawat dan memperjuangkan keajegan perbedaan dalam keragaman. Bukan sebaliknya mengasah pisau perbedaan dengan semangat mempertajam pertentangan untuk kemudian mengekspresikannya ke dalam bentuk aksi-aksi kekerasan dengan mengatasnamakan agama atau Tuhan. Sejatinya, perbedaan bukanlah masalah, karena atas kehendak-Nya juga perbedaan itu dihadirkan dan menjadi takdir bagi manusia dengan segala perbedaan pola pikir dan aliran kepercayaannya untuk menerima dengan sepenuh-penuhnya keyakinan beragama itu, tanpa reserve. Sebab, agama bukanlah sejenis senjata dengan mesiu atau amunisi yang setiap saat dengan mudah diledakkan oleh sensitivitas emosi keagamaan. Lagi pula, agama yang berbeda itu sejatinya menyangkut sraddha yang sudah pasti bersifat absolut dalam kebenaran agama masing-masing. Sehingga secara sraddha, perbedaan agama sesungguhnya relatif aman dan nyaman dalam kebenaran masing-masing, meski tidak selalu bisa rukun dan damai dalam frame Bhinneka Tunggal Ika. Lebih dari itu, agama adalah berdimensi kesucian, sementara  politik bertendensikan kenisbian, keduniawian, apalagi jika hanya dipakai alat kekuasaan dan kemudian mencatut label agama sebagai legitimasi. Karena itu, Gandhi (1988): ‘’Bagi saya politik yang hampa dari ajaran agama merupakan kesesatan mutlak yang senantiasa harus dihindari. Oleh sebab itu dalam politik pun kita juga harus membangun Kerajaan Surgawi’’.

POJOK Pemprov Bali dan Badung bagi-bagi tugas perbaiki jalan longsor. - Jangan sampai saling lempar. *** Puluhan warga dari Bali berangkat ke Jakarta ikuti aksi 212. - Yang lain cukup berdoa dari Bali. *** Winasa persoalkan hanya dirinya dijerat kasus perdin fiktif. - Dicari yang paling besar kiranya.

Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


JUNJUNG KERANJANG - Seorang perempuan menjunjung keranjang berisi barang bekas melintas di genangan air hujan di Jalan Gunung Sari, Pemogan, Kamis (1/12) kemarin.

BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (152rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

JUmat Umanis, 2 desember 2016

Balipost Baliposton onGadget Gadget

www.iklanbalipost.com

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Soal Hasil Tes CPNS Bidan PTT

Kadiskes Sebut Keuangan Negara Belum Memungkinkan Rekrut PNS Baru Denpasar (Bali Post) Alasan belum diumumkannya hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diikuti 424 bidan PTT (Pegawai Tidak Tetap) di Bali akhirnya terkuak. Kemampuan keuangan negara dikatakan belum memungkinkan untuk merekrut PNS baru. Itu sebabnya, hasil tes CPNS tak kunjung diumumkan sejak dilaksanakan 21-23 Juli lalu. “Jadi, Kementerian Kesehatan waktu itu menyatakan bulan September akan diumumkan. Saya juga sudah konfirmasi setiap bulan, mundur lagi bulan Oktober. Sekarang diundur lagi karena memang kemampuan keuangan negara katanya yang masih belum memungkinkan sehingga belum merekrut PNS baru,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Bali, dr. Ketut Suarjaya, di Denpasar, Kamis (1/12) kemarin. Menurut Suarjaya, para bidan PTT harus memahami bahwa kebijakan untuk pengangkatan PNS bukanlah di daerah, melainkan oleh pusat. Dalam hal ini, Kementerian PAN-RB melalui komunikasi dengan Kementerian Kesehatan. Namun, pihaknya membantah bila pemerintah provinsi dikatakan tutup mata atau tidak merespons masalah bidan PTT ini. “Kita sesungguhnya sudah melakukan banyak hal untuk bidan PTT ini. Mulai tahun lalu, sudah kita kumpulkan para bidan PTT kemudian kita sudah data. Kepala dinas kesehatan, bupati/wali kota termasuk gubernur, DPRD juga sudah merekomendasikan semua bidan PTT itu untuk dapat diangkat sebagai PNS Kementerian Kesehatan,” paparnya. Suarjaya menambahkan, ia sendiri juga sudah berbicara langsung dengan Menteri Kesehatan sambil membawa data dan rekomendasi tersebut. Selain itu, sudah berbicara pula dengan Kepala Biro Kepegawa-

ian dari Kementerian Kesehatan dan bahkan pada saat dilakukan tes pada bidan PTT ini, yang memfasilitasi tes adalah Dinas Kesehatan Provinsi. “Kalau memang bidan PTT ini mungkin sudah mau habis masa waktu kontraknya, itu masih ada peluang untuk diperpanjang sambil menunggu hasil pengangkatan itu. Mudahmudahan secepatnya, ini kan tergantung dari pemerintah pusat,” ujarnya. Terkait insentif, Suarjaya mengakui pada tahun 2016 ini, provinsi memang batal memberikan insentif kepada para bidan PTT. Kendati dalam APBD 2016, tambahan honor bagi bidan PTT sudah dialokasikan sebesar Rp 1,5 miliar lebih. Pasalnya setelah dikomunikasikan, ternyata kewenangan untuk memberikan insentif berada di pemerintah kabupaten/kota. “Maka anggaran yang sudah kami alokasikan, terpaksa kami batalkan agar tidak menyalahi sistem anggaran, sistem keuangan. Jadi itu, kewenangan untuk memberikan insentif sekali lagi ada di kabupaten, bukan di provinsi. Itu sebabnya untuk tahun 2017, kami tidak menganggarkan. Tetapi kalau melihat dari nilai kontrak honor dari tenaga kontrak itu saya kira sudah melampaui UMP, sudah Rp 2,4 juta,” terangnya. Sebelumnya, Forum Federasi Bidan PTT Indonesia (Forbides) Pusat di Bali mendatangi gedung DPRD Bali, Rabu (30/11) lalu. Para bidan PTT ini

Denpasar (Bali Post) Penggunaan pupuk organik supaya pertanian di Bali ramah lingkungan, cukup sulit. Pasalnya untuk beralih ke pertanian ramah lingkungan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun bisa tercapai tapi harus perlahan dan membutuhkan proses lama. “Kita tidak berani langsung mengklaim pertanian ramah lingkungan karena sudah terkontaminasi, baik udara dan tanah. Tapi dengan komitmen kita, secara pelanpelan menggunaan pupuk organik dan pada saatnya pertanian ramah lingkungan bisa terwujud,” ujar Dekan Fakultas Pertanian Unmas Dr. Ir. I Made Sukerta, M.Si., Kamis (1/12) kemarin. Untuk mewujudkannya, lanjut Sukerta, harus ada regulasi yang jelas dan tegas dari pemerintah. Apalagi pertanian ramah lingkungan itu prosesnya sangat berat dan seharusnya harga hasil panennya lebih tinggi dari harga pasar. “Berarti regulasi pemerintah sangat penting karena kalau pasar tidak bisa menjamin harganya, mindset masyarakat tetap saja seperti dulu,” tegasnya. Menurut Sukerta yang didampingi Wakil Rektor IV Dr. Ir. I Ketut Arnawa, produksi boleh maksimal, tapi prosesnya sehat. Apalagi saat ini pertanian kembali

bergairah. Pada prinsipnya ketika hasil panen pertanian ramah lingkungan menguntungkan petani, pasti diusahakan. Sedangkan apabila pasar tidak menjamin, petani akan enggan berusaha atau berbuat sesuatu karena tidak menguntungkan. “Harapan saya, pertanian ramah lingkungan ada regulasi dari pemerintah, terutama terkait harga sehingga petani otomatis kerja keras. Proses pertanian ramah lingkungan sangat berat di tengah kondisi yang sudah terkontaminasi,” tandasnya. Menyikapi kondisi ini, menurutnya, antara SKPD terkait harus duduk bersama mencari solusi, terutama menyangkut aspek. “Seperti di Kuta, ada pertanian tapi dibangun hotel dan restoran. Kalau aspeknya jelas dan dilaksanakan dengan baik misalnya aspeknya pariwisata silakan dikhususkan untuk pariwisata. Kadangkadang abu-abu, satu sisi ada pertanian, sisi lain pariwisata,” ujar Sukerta di selasela pelatihan penggunaan mikroskop portable digital untuk medeteksi hama dan penyakit tumbuhan. Selain itu, jika regulasi tegas dari pemerintah terhadap aspek ini, alih fungsi lahan tidak terjadi. Desa pakraman juga harus memiliki aturan mainnya sehingga jual beli tanah bisa diantisipasi. (kmb36)

Perlu Proses, Mewujudkan Pertanian Ramah Lingkungan

PERTANIAN Dekan Fakultas Pertanian Unmas Dr. Ir. I Made Sukerta (kanan) didampingi Wakil Rektor IV Dr. Ir. I Ketut Arnawa saat diwawancarai terkait pertanian ramah lingkungan.

mengadukan ketidakjelasan status mereka pascamengikuti tes pengangkatan CPNS, 21-23 Juli lalu. Dari 428 bidan PTT di

Bali Post/wan

Bali, 424 bidan telah mengikuti tes dan selama berbulan-bulan tidak tahu hasil tes CPNS itu. (kmb32)

Figur

7

Jalin Komunikasi JELANG aksi damai di Jakarta, Jumat (2/12) ini, Polres Badung melaksanakan apel bersama Kodim 1611/ Badung untuk antisipasi gangguan kamtibmas, Kamis (1/12) kemarin. Dalam sambutannya, Kapolres Badung, AKBP Ruddi Setiawan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Badung dan Kodim 1611/ Badung atas terjalinnya komunikasi yang baik selama ini. “Komunikasi dan sinergitas terjalin sangat baik antara Polres Badung dan Kodim Badung, baik dalam pelaksanakan tugas kegiatan keagamaan, menciptakan keamanan serta dalam forum-forum komunikasi antarinstansi di Kabupaten Badung,” ujarnya. Apel tersebut, lanjut Ruddi, sangat penting untuk mengantisipasi gejolak atau gangguan kamtibmas terkait Aksi Damai 212 yang dilaksanakan di Jakarta. Oleh karena itu, pihaknya ingin memastikan wilayahnya aman dan kondusif. Dari informasi yang diperoleh di lapangan, warga dari Badung tidak ada yang berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi tersebut. Namun perlu adanya kewaspadaan yang tinggi guna mengantisipasi gejolak-gejolak yang terjadi di masyarakat. “Kami percaya bahwa wilayah Badung dan masyarakatnya damai selalu karena terbangun solidaritas sangat baik,” ujarnya. (rah)


BANGLI

8

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Prioritaskan ’’Hotmix’’ Jalan

Pembelian Mobdin Kembali Dibatalkan I Nengah Nadi

Bali Post/sos

Dalam Sepuluh Bulan

Ditemukan 23 Penderita HIV/AIDS Bangli (Bali Post) Kasus HIV/AIDS masih ditemui di Kabupaten Bangli. Sejak Januari sampai Oktober tahun ini, warga yang terinfeksi mencapai puluhan orang. Munculnya hal itu tidak lepas dari gaya hidup yang tak sehat. Kepala Dinas Kesehatan Bangli I Nengah Nadi, Kamis (1/12) kemarin menjelaskan, berdasarkan data yang diterima dari visity Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli, dalam kurun sepuluh bulan, warga yang dinyatakan positif menderita HIV/AIDS mencapai 23 orang. Dua orang di antaranya merupakan ibu hamil. Jika dilihat dari segi usia, berada di kisaran 15 sampai 45 tahun. ‘’Yang menderita rata-rata masih usia produktif,’’ jelasnya didampingi Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Ni luh Made Eka Sasiani dan Kasi Penanggulangan Penyakit I Nyoman Sudarma. Kasus penyakit yang belum ditemukan obatnya ini bukan menjadi hal baru di bumi Bhukti Mukti Bhakti. Tahun sebelumnya, sudah ada warga yang terinfeksi. Tahun 2012 sebanyak 31 orang, 2013 sebanyak 32 orang, 2014 sebanyak 36 orang dan 2016 sebanyak 28 orang. Penderita tersebut sebagian besar bergaya hidup tidak sehat, salah satunya kerap berganti pasangan. ‘’Kasus ini salah satunya kerena gaya hidup tak sehat. Ada yang sering ‘jajan’ di luar,’’ ungkapnya. Pengidap itu, kata Nadi, sudah seluruhnya mendapatkan antiretroviral (ARV). Obat tersebut sesungguhnya tidak bersifat menyembuhkan, namun mencegah supaya virus dalam tubuh tidak berkembang. Guna mengantisipasi bertambahnya pengidap, edukasi ke masyarakat sudah terus digulirkan, baik melalui pemerintah desa maupun sekolah. Pihak yang terlibat tak hanya dari Dinas Kesehatan saja, tetapi juga Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) yang merupakan para pengidap HIV/AIDS yang sudah membuka diri pada masyarakat. Upaya lebih mendasar yang dilakukan, yakni mengarahkan masyarakat untuk memeriksakan diri di masing-masing puskesmas. Hal ini bersifat gratis dan dilengkapi konselor. Tujuannya, untuk bisa mengantisipasi munculnya kasus sejak dini. ‘’Sayangnya, sampai sekarang kesadaran masyarakat untuk mengikuti itu masih rendah. Padahal ini penting dan gratis,’’ tegasnya. Sementara itu, peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Bangli disambut semarak sejumlah siswa SMA yang bergabung dalam Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkotika (KSPAN). Mereka membagikan pita merah kepada seluruh pengendara yang melintas di jalan raya kota. (kmb45)

Desa Wisata Kutuh Perlu Dukungan dan Pendampingan

Bangli (Bali Post) – Upaya pemerintah kabupaten untuk mengembangkan desa wisata di Bangli terkesan masih setengah hati. Hal ini terbukti dari masih minimnya dukungan baik anggaran, pendampingan maupun promosi yang diberikan terhadap desa wisata yang ada. Selama ini kebanyakan desa wisata berusaha mengembangkan potensi desanya sendiri-sendiri, demikian juga promosinya banyak dilakukan oleh individu-individu yang berkecimpung di dunia pariwisata. Adapun salah satu desa wisata di Bangli yang masih minim perhatian, yakni Desa Wisata Kutuh di Kintamani. Perbekel Desa Kutuh Wayan Pasek, Kamis (1/12) kemarin, mengungkapkan Desa Kutuh sendiri mulai ditetapkan sebagai desa wisata sejak 2015 lalu. Adapun yang menjadi pertimbangan ditetapkannya Desa Kutuh sebagai desa wisata adalah karena potensi keindahan alam dan tradisi yang dimiliki desa tersebut. Wayan Pasek mengakui bahwa sejak ditetapkan sebagai desa wisata, perhatian yang diberikan pemerintah kabupaten masih minim. Perhatian yang selama ini diberikan hanya berupa pembinaan yang diselenggarakan Disbudpar bersamaan dengan desa-desa wisata lainnya. Untuk penataan dan pengembangan Desa Wisata Kutuh, Wayan Pasek mengatakan dilakukan secara sendiri-sendiri. Tidak ada pendampingan khusus yang diberikan dalam hal membuat perencanaan untuk pengembangannya. ‘’Pendampingan khusus belum ada. Kami di desa cuma bisa berjuang orang per orang,’’ terangnya. Demikian juga soal promosi, masih dilakukan oleh individu-individu. Dia mengatakan, untuk mengenalkan Desa Kutuh agar bisa dikenal banyak orang, selama ini dilakukannya bersama sekaa teruna-teruni di desanya serta warganya yang berkecimpung di pariwisata. ‘’Selama ini promosinya pakai media sosial, habis foto di-upload,’’ ujarnya. Wayan Pasek berharap ke depan pemerintah kabupaten dapat memberikan perhatian lebih kepada Desa Kutuh. Selain penataan infrastruktur, dan pembinaan SDM, diharapkan pemkab juga mempromosikan Desa Wisata Kutuh. ‘’Dengan adanya promosi siapa tahu ada investor yang mau berinvestasi di desa kami,’’ harap Pasek. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Keinginan pejabat di lingkungan Pemkab Bangli untuk bisa menunggangi mobil dinas (mobdin) baru pada 2017 pupus sudah. Pasalnya, pembelian mobil seharga ratusan juta per unit itu dibatalkan. Hal tersebut ditunjukkan dengan pembatalan pemasangan anggaran pada RAPBD 2017. Alasannya, karena ada program yang lebih urgen untuk direalisasikan. Kepala Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra menyampaikan hal itu, Kamis (1/12) kemarin. Dikatakannya, jumlah mobil yang rencananya dibeli mencapai 54 unit yang terdiri dari 17 Avansa dan sisanya Innova. Secara keseluruhan anggaran yang ditelan mencapai Rp 15 miliar. Namun, memasuki pembahasan RAPBD 2017, rencana tersebut kembali dicabut. ‘’Untuk pembelian mobil sudah dipastikan batal tahun depan,’’ katanya. Penyebab hal tersebut, selain anggaran yang terbatas, juga karena adanya sejumlah kegiatan yang realisasinya lebih prioritas, salah satunya hotmix jalan. Sesuai target bupati, itu harus sudah tuntas paling lambat 2018 mendatang. ‘’Apalagi sekarang ruas jalan kabupaten bertambah. Jadinya kan perlu biaya tambahan. Salah satu caranya anggaran beli mobil itu digeser,’’ jelas Mahindra Putra. Atas pembatalan itu, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini

menyebutkan, kendaraan operasional yang digunakan oleh seluruh pejabat masih tetap yang lama. Pihaknya mengakui sebagian besar sudah berusia tua. Menyikapi itu, pemeliharaan berkala akan semakin diintensifkan. ‘’Pengadaan mobil baru bisa dibilang urgen. Tapi kan tidak bisa dipaksakan. Pembangunan untuk kepentingan masyarakat jauh lebih baik. Karena itu, pejabat maklumi dulu memakai mobil yang ada sekarang,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles sepakat untuk menjadikan program infrastruktur sebagai skala prioritas. Sebab, hal tersebut nantinya akan berimbas pada percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. ‘’Kami sepakat terhadap itu. Lebih baik tuntaskan dulu hotmix jalan. Ini juga sering disampaikan saat reses,’’ ucapnya.

Politisi Demokrat ini juga menilai kendaraan dinas yang ada sekarang, khususnya untuk mendukung operasional di dewan, masih tergolong baik dan dapat digunakan dalam beberapa tahun ke depan. Untuk diketahui, pembelian mobil tersebut sempat direncanakan tahun ini dan anggarannya sudah terpasang pada APBD Induk. Akan tetapi, pascapelantikan Bupati I Made Gianyar, Februari lalu, rencana tersebut dikaji ulang dan berujung pada pembatalan. Langkah pengadaan diarahkan dengan cara menyewa dan anggarannya dimasukkan pada APBD Perubahan sebesar Rp 700 juta untuk dua bulan. Namun, setelah verifikasi ke Pemerintah Provinsi Bali, rencana tersebut dicoret karena belum ada regulasi yang mengatur. Hal itu juga menjadi atensi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (kmb45)

Lapangan Kapten Mudita Dijadikan Taman Kota

DED Digarap 2017

Bangli (Bali Post) Rencana Pemerintah Kabupaten Bangli menyulap Lapangan Kapten Mudita menjadi taman kota akan mulai dilaksanakan tahun 2017 mendatang dengan membuat detail engineering design (DED). Sesuai yang direncanakan taman kota yang bakal dibangun Pemkab Bangli tersebut akan dilengkapi beberapa fasilitas umum seperti arena bermain anak-anak serta air mancur. Kepala Dinas Tata Kota Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengatakan, DED taman kota di Lapangan Kapten Mudita akan dibuat di tahun 2017 mendatang. Hanya pihaknya tidak menyebutkan berapa anggaran untuk pembuatan DED tersebut. ‘’Di 2017 nanti kita hanya dapat anggaran untuk buat DED saja,’’ terangnya, Kamis (1/12) kemarin. Selain membuat DED, Yudi Sutha mengatakan bahwa untuk mengubah Lapangan Kapten Mudita menjadi taman kota nantinya juga harus dilakukan perubahan perda. Perda yang dimaksud terkait perubahan peruntukan lapangan menjadi taman kota. ‘’Prosesnya cukup panjang. Mungkin di tahun 2018 baru bisa direalisasikan,’’ terangnya. Dijelaskannya, sebagaimana konsep Bupati Bangli, di dalam taman kota tersebut nantinya akan dibangun sejumlah fasilitas umum. Salah satunya yakni tempat bermain untuk anak-anak. Selain itu, di taman kota Bangli rencananya juga akan dilengkapi dengan air mancur hias serta stan kuliner khas Bangli. ‘’Di samping dijadikan tempat rekreasi, di dalam taman kota tersebut tetap akan ada lapangan untuk tempat upacara,’’ jelasnya. Ditambahkannya, di bagian utara lapangan saat ini yang berupa jalan juga akan dipermak untuk stage atau panggung seperti halnya stage yang dimiliki Pemkab Gianyar. Hal ini dilakukan agar setiap kali ada event, Pemkab Bangli tidak perlu lagi membuat stage. ‘’Kalau ada event, jalan di sana tinggal buka-tutup seperti di Gianyar,’’ imbuhnya. (kmb40)

2017, Hibah Bansos Tak Dianggarkan

Bali Post/sos

BATAL - Beberapa mobil dinas Pemkab Bangli usianya cukup tua. Pada 2017, pemkab berencana membeli yang baru, namun dibatalkan lantaran terbentur anggaran.

Absen Rapat Paripurna Enam Kali, Anggota Dewan Berpotensi Di-PAW Bangli (Bali Post) Anggota DPRD kabupaten/kota dapat diberhentikan antar-waktu (PAW) apabila tidak menghadiri rapat paripurna dan/atau alat kelengkapan DPRD kabupaten/kota sebanyak enam kali berturut-turut tanpa alasan yang sah. Selain itu, anggota DPRD juga berpotensi di-PAW apabila tidak melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap selama tiga bulan tanpa keterangan apa pun. Hal itu disampaikan Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan dalam acara sosialisasi pengganti antarwaktu anggota DPRD kabupaten/kota di ruang pertemuan Pemkab Bangli, Kamis (1/12) kemarin. Dalam sosialisasi yang dihadiri sejumlah undangan, yakni dari perwakilan parpol, Sekretariat Dewan, Bagian Tapem, Hukum, dan Kesbangpolinmas tersebut, Lidartawan juga menyampaikan beberapa hal lainnya yang bisa membuat anggota dewan di-PAW. Di antaranya yakni apabila anggota dewan melanggar sumpah/janji jabatan, dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan ancaman penjara 5 tahun, diusulkan oleh parpol sesuai dengan peraturan perundang-undangan, tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon anggota DPRD, melanggar ketentuan larangan sebagaimana diatur dalam UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, diberhentikan sebagai ang-

gota parpol serta menjadi anggota parpol lain. Dalam sosialisasi tersebut, Lidartawan juga menjelaskan serangkaian mekanisme PAW anggota DPRD. Dikatakannya bahwa anggota DPRD yang berhenti antarwaktu akan digantikan oleh calon anggota DPRD yang memperoleh suara terbanyak berikutnya dari parpol yang sama dan daerah pemilihan yang sama. Namun apabila terdapat dua atau lebih calon PAW memperoleh suara sah yang sama, maka nama calon PAW yang memiliki dukungan suara yang lebih merata penyebarannya di dapil ditetapkan sebagai calon PAW. ‘’Misalnya kalau calon yang satu sebarannya di enam desa, dan satu lainnya di lima desa, maka yang

dapat suara di enam desa ini yang akan menggantikan,’’ jelasnya. Sementara itu dalam hal peresmian keanggotaan PAW, disampaikan juga bahwa penggantian antarwaktu anggota DPRD tidak dilaksanakan apabila sisa masa jabatan anggota DPRD kurang dari enam bulan. Pemberhentian anggota DPRD tersebut tetap diproses dengan tidak dilakukan penggantian. ‘’Jadi sosialisasi hari ini tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman holistik tentang proses PAW bagi anggota DPRD. Selama ini kalau terjadi PAW sering ribut di partai. Dengan diberikannya ini nanti tidak ada keributan dalam proses PAW,’’ kata Lidartawan ditemui usai sosialisasi. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Dana hibah bansos tidak dianggarkan dalam APBD Bangli tahun 2017. Sesuai kesepakatan, aspirasi masyarakat Bangli yang ditampung selama masa reses dewan akan dibiayai melalui bantuan keuangan khusus (BKK) kabupaten dengan pola partisipasi masyarakat. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma, belum lama ini. Basma mengatakan, dalam APBD tahun ini tidak ada anggaran dana hibah bansos bagi anggota dewan. Aspirasi yang selama ini diserap dewan akan dibiayai melalui dana BKK kabupaten. Dalam dana BKK tersebut semua proposal yang masuk harus melalui desa. Bukan langsung dari organisasi penerima sebagaimana halnya pemberian hibah bansos. ‘’Apa yang sudah menjadi harapan masyarakat sudah kita fasilitasi. Namun sesuai kesepakatan hibah bansos ditiadakan,’’ terangnya. Dijelaskan Basma, adapun besaran dana BKK yang diberikan nantinya maksimal Rp 200 juta per kegiatan. Untuk memanfaatkan dana tersebut, pihak yang penerima harus mengimbangi dengan modal swadaya. Untuk pembangunan jalan misalnya harus diimbangi modal swadaya 25 persen, sementara untuk pembangunan pura maupun pelestarian seni budaya modal swadayanya sebesar 40 persen. Sementara itu, anggota DPRD Bangli Nyoman Gelgel Wisnawa mengaku cukup kecewa dengan tidak dianggarkannya hibah bansos dalam APBD 2017. Meski demikian, dirinya tidak bisa berkata banyak karena ini sudah menjadi kesepakatan eksekutif dan dewan. Dikatakan Gelgel, karena hibah bansos sudah tidak dianggarkan, nantinya aspirasi masyarakat akan diwujudkan dalam program Gerbang Gita Santhi (GGS). GGS sendiri merupakan salah satu program unggulan bupati yang mengadopsi pola BKK. (kmb40)

Telepon Penting Bangli

Bali Post/kmb40

PAW - Sosialisasi PAW oleh KPU di ruang rapat Pemkab Bangli.

RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM

: 0366-91521 91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094

Pungli Hantui Layanan Publik Bangli (Bali Post) Potensi terjadinya pungutan liar (pungli) di Kabupaten Bangli, seperti sektor parkir maupun instansi pelayanan publik, masih ada. Menyikapi itu, Unit Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pungli pun dibentuk. Pengukuhannya sudah dilakukan Bupati I Made Gianyar, Kamis (1/12) kemarin. Satgas tersebut nantinya tak hanya bertugas mengawasi, tetapi juga melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Made Gianyar menyebutkan peluang warga yang melakukan pungli masih ada. Sektor yang memungkinkan dijadikan lahan juga cukup banyak, mulai dari pemungutan retribusi pariwisata, parkir, lembaga pendidikan hingga instansi layanan publik di lingkungan pemkab. Persoalan yang demikian telah menjadi perhatian serius pemerintah pusat yang kemudian diketoktularkan ke pemerintah daerah. ‘’Nanti kalau parkir, kemudian tak diberikan karcis, jangan mau bayar. Itu masuk dalam pungli. Pokoknya sekarang transaksi layanan publik harus ada bukti,’’ tegasnya

Unit Saber Dikukuhkan

didampingi Wabup Sang Nyoman Sedana Arta, Kapolres Bangli AKBP Danang Beny Kusprihandono dan Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung. Mengantisipasi munculnya perbuatan tak terpuji itu, Bupati yang juga akademisi bidang hukum ini mengatakan, Satgas Sapu Bersih Pungli yang terdiri dari jajaran pemkab, Kejaksaan, Pengadilan, Polri dan TNI ini akan segera turun ke lapangan untuk memberikan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat sampai melakukan operasi tangkap tangan. ‘’Seluruh layanan umum harus dipasangi papan informasi. Aturannya seperti apa, itu harus tertuang di sana,’’ katanya. Jika ditemukan terjadinya pelanggaran, Made Gianyar tak segan-segan memberikan sanski sesuai aturan yang ada. Hal ini pun sudah dikomunikasikan dengan lembaga penegak hukum. ‘’Sejauh ini memang belum ada pengaduan adanya pungli. Kalau ada, hukum yang akan bergerak. Itu bagian dari korupsi,’’ ungkapnya.

Bali Post/sos

SATGAS - Bupati Bangli I Made Gianyar (kiri) mengukuhkkan Unit Satgas Saber Pungli Kabupaten Bangli di Gedung Bhukti Mukti Bhakti, Kamis (1/12) kemarin. Sementara itu, Ketua Unit Satgas Saber Pungli yang notabene Wakapolres Bangli Kompol Wimboko menyatakan siap untuk menumpas segala bentuk pungli. Mengimbangi hal tersebut, program yang akan

digulirkan segera disusun untuk bisa direalisasikan secepatnya. ‘’Mulai dari sosialisasi, pengawasan hingga operasi tangkap tangan kami siap melaksanakan. Siap tempur,’’ pungkasnya. (kmb45)


Jumat Umanis, 2 Desember 2016

GIANYAR

Longsor di Desa Klusa Tutup Jalur Antarkecamatan

Gianyar (Bali Post) -

Hujat lebat dalam beberapa hari terakhir kini memicu bencana tanah longsor. Bencana ini terjadi di di Banjar Yeh Tengah Desa Klusa, Payangan, pada Kamis (1/12) kemarin. Bencana itu menutup akses jalan yang antarkecamatan. Petugas BPBD Gianyar sudah dikerahkan ke lokasi melakukan evakuasi. Informasi dihimpun, tebing longsor yang terjadi di Banjar Yeh Tengah Desa Klusa, Payangan itu diketahui warga pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 wita. Saat itu, warga mulai ber-

aktivitas ke pasar. Demikian pula anak-anak yang hendak sekolah terpaksa harus berjalan kaki. “Warga tidak bisa lewat, karena tanah longsor dengan material pohon bambu menutup seluruh

badan jalan,” ungkap I Made Sudama, warga setempat. Tidak ada yang mengetahui pasti saat kejadian. Namun sebagian warga mengaku mendengar suara gemuruh saat dini hari. “Hujan

Bali Post/nik

LONGSOR - Terlihat sejumlah petugas BPBD saat melakukan penanganan bencana longsor, Kamis kemarin.

disertai angin kencang sudah mengguyur sejak Rabu malam. Dini hari tadi, saya mendengar suara gemuruh disertai pohon bambu tumbang,” ujar pemilik pekarangan, I Gusti Ayu Tamiari. Karena jalan raya ini sangat vital, warga menghubungi petugas BPBD Gianyar agar segera melakukan penanganan. “Menerima laporan bencana longsor menutupi badan jalan, langsung kami prioritaskan. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 wita dan langsung melakukan penanganan dibantu warga setempat,” ungkap Kepala BPBD Gianyar, A.A. Oka Digjaya. Diakuinya, proses evakuasi memang sedikit terkendala. Terlebih akar rumpun bambu cukup besar dan harus diawali dengan penebangan batang bambu satu per satu. “Satu unit armada dan sejumlah petugas, proses pembersihan material longsor akhirnya dapat dituntaskan hingga pukul 11.00 wita,” terangnya. (kmb35)

2016, Terjadi 17 Kasus Bunuh Diri Gianyar (Bali Post) Aksi bunuh diri marak terjadi di Kabupaten Gianyar. Bahkan sepanjang 2016 hingga awal Desember ini, sudah terjadi 17 kasus. Penyebabnya pun beragam, dari penyakit menahun hingga masalah ekonomi. Sementara kasus bunuh diri terakhir terjadi di Banjar Denjalan, Batubulan, Sukawati, Kamis (1/12) kemarin. Berdasarkan data di Mapolres Gianyar, kasus bunuh diri paling banyak terjadi di Kecamatan Ubud dengan 4 kasus, jumlah yang sama terjadi Kecamatan Sukawati

dengan 4 kasus. Diikuti Kecamatan Tampaksiring dengan 3 kasus, Kecamatan Blahbatuh 2 kasus, Tegalalang 2 kasus, dan Payangan 2 kasus. Sementara hanya Kecamatan Gianyar yang nihil kasus bunuh diri selama 2016 hingga November ini. Tujuh belas kasus bunuh diri ini meliputi kasus gantung diri dan meminum racun. Penyebabnya dominan karena tidak kuat menahan penyakit tahunan hingga masalah ekonomi yang melanda suatu keluarga. Sementara kasus terakhir menimpa Made Arka (64). Ia ditemukan gantung diri di gudang

belakang rumahnya. Kasus ini pertama kali diketahui anak korban, Made Kamar, pada Kamis pagi sekitar pukul 06.30 wita. Saat tiba di rumah usai ngayah di banjar, ia sudah mendapati ayahnya tergantung di gudang belakang rumahnya. Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini langsung mendatangi lokasi, dan turut serta menurunkan jasad korban. Kapolsek Sukawati AKP Wayan Wisnawa membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Sukawati II, bahwa korban di-

perkirakan sudah meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan. Pihaknya juga memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Kapolsek menambahkan bahwa pihak keluarga mengaku sudah mengikhlaskan kematian korban, sehingga tidak dilanjutkan dengan pelaksanaan autopsi. Sebelum meninggal, korban juga meninggalkan surat wasiat di atas kertas amplop warna putih dengan tulisan, “De, tanam yang delod aji geriane. Di lemarine ade telu buku tabungan. De sebet. Suksma”. (kmb35)

9


KLUNGKUNG

10

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Tak Disiplin, Personel Polres Ditegur Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi didampingi Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta mengecek kehadiran anggota penjagaan dan piket fungsi yang melaksanakan tugas, Kamis (1/12) kemarin. Pemeriksaan dilakukan setelah dilaksanakannya serah terima penjagaan yang diambil oleh pawas. Piket fungsi yang tergabung dalam penjagaan terdiri atas sabhara, lantas, reskrim, intel dan narkoba. Saat melaksanakan pengecekan, Kapolres Arendra masih menemukan personel yang tidak disiplin. Ia langsung menegur anggotanya yang datang terlambat ke tempat bertugas. Arendra mengingatkan pawas dan padal agar tidak raguragu dalam menggerakkan piket fungsi, terutama bila ada kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi. “Berikan pelayanan sesegera mungkin dengan baik,” tegasnya. Kapolres juga berpesan kepada personel yang menjaga portal agar memeriksa secara selektif setiap tamu yang berkunjung ke Mapolres. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. (dwa)

Bali Post/kmb

RESMIKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meresmikan Pasar Kusamba, Dawan, Kamis (1/12) kemarin.

Diduga Dapatkan Los Secara Ilegal

Lima Pedagang Dicabut Haknya Semarapura (Bali Post) –

Meski Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berusaha membagikan tempat berdagang (los) secara adil dan transparan, ternyata masih terjadi penyimpangan. Penyimpangan ini terkait lima orang pedagang yang seharusnya tidak mendapatkan hak untuk berjualan di dalam, masuk dalam data penerima tempat berjualan alias ilegal di Pasar Kusamba.

Bali Post/dwa

PENJAGAAN - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengecek kehadiran anggota penjagaan dan piket fungsi.

Dikeroyok, Mahasiswa Lapor Polisi Semarapura (Bali Post) – Gara-gara cewek, mahasiswa dikeroyok. Ini dialami Putu Adi Prasetya (21) asal Dusun Patus, Dawan, Klungkung. Mahasiswa ini dikeroyok sejumlah orang di Banjar Koripan, Banjarangkan, persisnya di sebelah barat Patung Gajah, Rabu (30/11) malam. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban yang mengalami luka memar pada wajah akhirnya melapor ke Mapolres Klungkung. Informasi yang didapat di lapangan, Kamis (1/12) kemarin, kasus penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita. Berawal ketika korban mendapat telepon dari Ni Kadek Sumiani asal Dusun Sidan, Sidemen, Karangasem sekitar pukul 22.00 Wita. Sumiani meminta korban datang ke TKP karena sepeda motornya kehabisan bensin di sekitar Patung Gajah. Korban kemudian meluncur ke TKP sendirian. Di TKP Prasetya kemudian didekati sejumlah orang. Korban langsung didorong dan dipukul secara bergiliran hingga membuat wajahnya mengalami memar. Beruntung korban mengenal pelaku yang memukulnya. Pelaku yang memukulnya diketahui empat orang, yaitu Wawan dan Edy asal Banjar Sema Agung, Tusan, Banjarangkan, Mang Arya, sopir yang tinggal di Banjar Gunung Niang, Semarapura Klod, dan Kadek Minggu asal Banjar Tangkas, Desa Tangkas, Banjarangkan. Keempatnya sempat dipanggil dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut. Menurutnya, kejadian ini dipicu salah paham. Kasusnya masih dalam penyelidikan. (kmb)

Hak kelima pedagang tersebut akhirnya dicabut setelah adanya laporan dari pedagang lainnya yang melayangkan protes langsung ke rumah jabatan bupati, Minggu (27/11) lalu. Dikonfirmasi terkait pencabutan itu, Bupati Suwirta mengakui ada kekeliruan dalam proses pendataan pedagang yang

mendapatkan hak berjualan di dalam pasar. Indikasi ini terlihat setelah adanya laporan ada lima pedagang lancuban yang mendapatkan tempat di tengah pasar. Sesuai dengan aturan pendataan, pedagang lancuban seharusnya tidak mendapatkan hak tempat berjualan di dalam. ‘’Inspek-

torat harus menyelidiki kasus ini,’’ tegas Suwirta, Kamis (1/12) kemarin. Hingga saat ini Bupati Suwirta mengaku tidak mengetahui siapa yang seharusnya bertanggung jawab terhadap penyimpangan tersebut, apakah Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan

pedagang lancuban yang tidak mendapatkan hak berdagang di dalam Pasar Kusamba. Pengundian menggunakan sistem arisan. Ke-45 pedagang akan mengambil kertas yang berisi tulisan mendapatkan tempat berjualan lima buah dan sisanya kosong. Bupati Suwirta sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap hal serupa tidak lagi terjadi. Sebab, upaya Pemkab Klungkung bekerja secara transparan dan adil dinodai oleh oknum pegawai yang mencari keuntungan pribadi dan memanipulasi kebijakan. (dwa)

Satgas Saber Pungli Harus Bergerak Cepat Semarapura (Bali Post) – Praktik pungutan liar telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga perlu diberantas secara tegas, terpadu, efektif, efisien dan menimbulkan efek jera. Oleh sebab itu, Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) harus bisa memulai dari diri sendiri sebelum menegakkan kepada orang lain. Itu disampaikan Bupati I Nyoman Suwirta pada acara pengukuhan Satgas Saber Pungli Kabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Kamis (1/12) kemarin. ‘’Tim Saber Pungli yang telah dikukuhkan mesti mampu bekerja dengan baik. Jaga pola pikir dan yang paling penting karakter harus diperbaiki. Tim ini harus mampu mencegah terjadinya pungli dan meningkatkan langkahlangkah edukatif dan prefentif,” terangnya. Bupati Suwirta meminta tim bergerak cepat untuk mengantisipasi semua praktik pungli. Acara pengukuhan

dihadiri FKPD Kabupaten Klungkung, Ketua MMDP, SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Klungkung. Unit Satgas Saber Pungli Kabupaten Klungkung dikukuhkan sesuai Keputusan Bupati Klungkung Nomor 441/03/ H2O/2016 dan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 180/3935/SJ tentang Pengawasan Pungutan Liar Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Tugas Saber Pungli meliputi pelaksanaan pemberantasan pungli secara efektif dan efisien dengan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana. Tim harus melaporkan segala pelaksanaannya kepada Bupati Klungkung. Tim Satgas Saber Pungli memiliki fungsi intelijen yang diketuai Kepala Kesbangpolinmas, pencegahan (Kepala Bagian Hukum), penindakan (Kepala Satuan Reskrim Polres Klungkung) dan yustisi (Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Klungkung). (dwa)

Bali Post/dwa

KUKUHKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengukuhkan Unit Satgas Saber Pungli.

Ikuti Kejurnas Pelajar

Atlet PD Diminta Berjuang Maksimal

Semarapura (Bali Post) – Kontingen Klungkung untuk ketiga kalinya mengikuti kejuaraan nasional pencak silat Perisai Diri (PD) Antar Pelajar 2016 di GOR Debes, Tabanan. Didampingi Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) PD I Made Budiarta serta pelatih I Wayan Sukarma dan I Kadek Vino Arinata, para atlet meminta restu dan dukungan kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta

Kabupaten Klungkung atau petugas Pasar Kusamba. Pihaknya mempersilahkan siapa saja untuk mengusut terkait penyimpangan yang terjadi pada pembagian tempat berdagang tersebut. “Kami belum bisa membuktikan apakah ada praktik suap atau permainan lainnya. Hak lima pedagang lancuban dicabut sebelum inspektorat turun,” tuturnya. Menyusul pencabutan hak pedagang lancuban itu akan dilakukan pengundian terhadap lima tempat berjualan yang telah ditinggalkan. Undian akan dilakukan kepada 45

di ruangan kerjanya, Kamis (1/12) kemarin. Atlet tersebut terdiri atas empat siswa SMA dan empat siswa SMP. Dari SMA Negeri 1 Semarapura tercatat Ni Putu Sekar Yuningsih dan Ni Made Sari Yuningsih. SMK Negeri 1 Semarapura mengirimkan Agus Arta Wibawa. SMA Negeri 2 Semarapura diwakili I Putu Windu Ari Sentanu. SMP Negeri 2 Semarapura memberangkatkan I Putu

Agus Wira Suputra, Ni Putu Ayu Gita Swari, I Gede Ngurah Manikan dan Ni Made Pratiwi. Bupati Suwirta dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klungkung senantiasa memberikan dorongan dan semangat kepada kontingen yang bertanding di segala kejuaraan, baik tingkat provinsi maupun nasional. Ia mengharapkan para atlet berjuang semaksimal mungkin dan

mampu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Klungkung. “Jangan pernah menganggap remeh lawan,” ujarnya. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Klungkung mendukung pendanaan seluruh cabang olahraga yang ada, sehingga tidak perlu risau apabila ingin mengadakan kejuaraan atau mengikuti event. “Kejuaraan bertujuan memunculkan bibit-bibit atlet baru,” tambah Bupati Suwirta. (dwa)

GROSIR &RETAIL

TELEPHONE/PABX CCTV ALAT-ALAT KANTOR ALAT-ALAT PERBANKAN

GELORA PERKASA SWALAYAN TELEPHONE & CCTV

Jalan Mahendradata No. 100 C-D Denpasar (depan hotel QUEST) Telp. 0361 239777 (hunting) - Fax. 0361 8466267

C.0000941-ELK

Bali Post/dwa

DUKUNGAN - Atlet pencak silat meminta dukungan kepada Bupati Klungkung sebelum mengikuti kejuaraan nasional antarpelajar.


Jumat Umanis, 2 Desember 2016

BULELENG

11

Target PAD Kembali Ditingkatkan

Disepakati Rp 350 Miliar

Singaraja (Bali Post) Buleleng benar-benar menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 ini. Terbukti, sebelumnya telah disepakati peningkatan target PAD Rp 340,27 miliar, kini DPRD bersama eksekutif kembali menyepakati untuk meningkatkan target PAD menjadi Rp 350 miliar. Dengan demikian, Buleleng menaikkan PADnya sebesar Rp 30 miliar. Peningkatan PAD ini nantinya dialokasikan untuk mendukung operasional kelurahan.

Bali Post/kmb34

BRONJONG - Bronjong di belakang hotel The Lovina Bali dibangun untuk mencegah abrasi. Dewan minta agar pengelola hotel mengurus izin ke Pemprov Bali.

Dewan Minta The Lovina Bali Urus Perizinan Bronjong Singaraja (Bali Post) Manajemen The Lovina Hotel Bali diminta mengurus izin pembangunan bronjong di sebelah utara hotel setempat. Pemasangan bronjong itu disorot DPRD Buleleng, karena tanpa memiliki izin. Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Putu Mangku Budiasa, mengatakan, manajemen The Lovina mesti mengurus masalah izin pemasangan bronjong. “Ya gak benar kalau membangun (bronjong) tanpa izin. Itu kan membangun di areal publik,” ujarnya Kamis (1/12) kemarin. Pengurusan izin wajib dilakukan The Lovina Bali di instansi terkait. Berdasarkan UU No. 23 tahun 2014, yang berwenang mengeluarkan izin adalah pemerintah provinsi. “Memang kabupaten tidak memiliki kewenangan. Jadi, perizinan harus diurus di provinsi sebagaimana UU No. 23 tahun 2014,” jelasnya. Mengenai perizinan, manajemen hotel menyatakan sudah berkoordinasi dengan Perbekel Kalibukbuk. Bangunan bronjong juga diklaim tidak mengganggu aktivitas wisatawan lokal atau

mancanegara untuk menikmati suasana pantai. Wilayah pantai merupakan kawasan umum. “Izin tetap harus ke provinsi dan kalau hanya ke perbekel saya rasa itu kurang tepat. Kawasan pantai juga tidak boleh diklaim sebagai privatisasi hotel. Pantai adalah tanah negara bukan untuk dikuasai perorangan atau perusahaan,” ujar Mangku Budiasa. Sebelumnya, pembangunan bronjong diakui pengelola hotel untuk penanggulangan abrasii dan meredam hantaman gelombang. Kawasan tepi Pantai Lovina yang berhadapan langsung di belakang Hotel The Lovina Bali, memasang dinding penahan bronjong berisi batu pecah dalam anyaman kawat. Pantai setempat dahulu diakui pernah menyusut terkena abrasi dari arah timur ke b a r a t . “ K a m i b e ru s a h a menyelamatkan pantai di sekitar hotel kami. Tamu yang datang ke Singaraja agar dapat berjemur dan berenang menikmati pantai. Kami menjaga alam, bukan pantai untuk kami kuasai,” kata General Manager The Lovina Bali, Dwi Dharmawijaya, Selasa (29/11) lalu. (kmb34)

Transmigrasi, Delapan KK Dilepas Menuju Mamuju Singaraja (Bali Post) Delapan kepala keluarga (KK) mengikuti program transmigrasi menuju UPT Sinyonyoi, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Buleleng mendapat sepuluh kuota dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigran. Dua calon transmigran batal ikut program itu yakni I Ketut Sudiarta asal Desa Alasangker, Buleleng, karena meninggal dunia. Sedangkan I Nyoman Sukertia asal Desa Sangket Kecamatan Sukasada, menyatakan mengundurkan diri. Keberangkatan mereka dilepas Asisten I Setda Buleleng Made Arya Sukerta, S.H., M.H., mewakili Plt. Bupati Buleleng, di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng, Kamis (1/12) kemarin. Pemerintah melalui Disnakertrans Buleleng, lebih awal menyeleksi calon transmigran dan peninjauan lokasi tujuan. “Mereka memiliki semangat memulai kehidupan baru di sana. Saya berharap dan yakin mereka akan sukses di daerah tersebut. Kami sudah lihat lokasi dituju. Di sana sangat subur dan mereka bisa memanfaatkan lahan itu dengan baik,” ujar

Arya Sukerta. Transmigran asal Buleleng akan berkumpul dulu bersama transmigran asal kabupaten lainnya di Provinsi Bali. Rencananya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika akan melepas keberangkatan mereka Jumat (2/12) ini. Keesokan harinya, transmigran diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Benoa menuju Makassar Sulawesi Selatan. Kadisnakertrans Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, S.E., menambahkan, calon transmigran direkrut tidak melalui paksaan melainkan program ditawarkan terbuka kepada yang berminat. Pemkab Buleleng memberi bantuan 24 bibit pohon jambu, pohon sirsak, dan pisang, 1 unit chain saw dari Disnakertrans, 1 unit chain saw dari BPD Bali Cabang Singaraja dan buku Agama Hindu yang diserahkan Asisten I Setda Buleleng Made Arya Sukerta didampingi Kepala Disnakertrans Ni Made Dwi Priyantini Putri Koriawan dan Direktur Utama Bank BPD Bali Cabang Singaraja I Made Lestara Widiatmika. (kmb34)

Bali Post/kmb34

TRANSMIGRASI – Delapan KK asal Buleleng dilepas menuju UPT Sinyonyoi, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, untuk mengikuti program transmigrasi, Kamis kemarin.

Demikian terungkap dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi tentang rancangan APBD 2017, Kamis (1/12) kemarin, di gedung DPRD Buleleng. Plt. Bupati Made Gunaja didampingi Sekkab Dewa Ketut Puspaka mengatakan, keputusan meningkatkan PAD selama pembahasan berlangsung dianggap hal yang wajar. Dalam proses pembahasan ini penyesuaian atau pergeseran pos rancangan anggaran baik yang disampaikan oleh dewan dan eksekutif sangat mungkin terjadi. Untuk itu, peningkatan PAD lagi Rp 30 miliar ini merupakan hasil pembahasan dan kesepakatan yang yang diambil kedua belah pihak. Angka peningkatan ini diakuinya bukan sekadar memasang angka, namun sudah berdasarkan kajian dan analisis potensi yang ada di lapangan. Menurut Gunaja,

selain memutuskan untuk menaikkan PAD, dewan dan eksekutif juga sudah menyepakati untuk pengalokasikan rencana penerimaan PAD tersebut. Dari pembahasan yang sudah dilakukan tambahan PAD nantinya dialokasikan untuk membiayai sejumlah program pembangunan di Buleleng. Dia mencontohkan, pemkab akan mengalokasikan anggaran untuk penanganan masalah krisis air bersih di beberapa desa di Buleleng. Selain itu, perbaikan jalan desa yang sudah dinaikkan menjadi jalan kabupaten juga akan diplot dari peningkatan PAD ini. Yang paling penting adalah mengalokasikan anggaran untuk kelurahan, hingga perbaikan sejumlah gedung sekolah yang selama ini masih perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Sementara itu, Ketua DPRD Gede Supriatna mengatakan, desakan meningkatkan PAD

ini disampaikan sejak awal pembahasan rancangan APBD. Baginya, kesepakatan untuk meningkatkan PAD berdasar kondisi di lapangan yang selama ini masih terjadi ketimpangan dalam pembagian jatah anggaran. Dia mencontohkan, kelurahan yang selama ini anggarannya terkesan minim dan berbanding jauh dibandingkan dengan kucuran dana untuk desa yang selama ini diplot menerima jatah ADD. Untuk itu, peningatan PAD ini pihaknya mendesak dapat dialihkan untuk menopang operasional kelurahan. Penyiapan anggaran kelurahan yang memadai ini sangat penting karena belakangan beban tugas dan kegiatan yang dijalankan kelurahan tergolong padat seperti melakukan kegiatan kelembagaan, atau perbaikan infrastruktur hingga menunjang kegiatan yang digulirkan oleh pemerintah kabupaten. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Jajaran TNI-Polri melakukan apel gelar pasukan di lapangan Polres Buleleng, Kamis (1/12) kemarin. Kabag Ops Polres Buleleng I Made Joni Antara Putra seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., menyampaikan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan mengantisipasi aksi damai 2 Desember 2016 di Jakarta. Ditekankan mengenai pentingya menjaga soliditas dan kekompakan TNI-Polri, dalam hal ini Kodim 1609/Buleleng, Batalyon Infanteri Raider 900/ Satya Bhakti Wirottama (SBW) dan Polres Buleleng. Ketertiban dan keamanan dikedepankan tanpa melakukan kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap rakyat. “Kami mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan tidak membawa senjata api dalam pengamanan unjuk rasa. Selain itu, menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa,” papar Joni Antara, Kamis

kemarin. Pihaknya berharap komunikasi dan koordinasi kepolisian dengan masyarakat bawah dibina intensif. Berbagai hal menyangkut informasi dan pergerakan masif di tingkat bawah dapat diketahui lebih dini. “Aparat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kerukunan antarumat beragama demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-

masing,” harapnya saat sebagai pimpinan apel didampingi Komandan Apel KBO Sat Sabhara Polres Buleleng Ipda I Gede Sudiana. Giat apel gelar pasukan dihadiri Wadan Yonif Raider 900, para Kabag Polres Buleleng, Pasi Ops Kodim 1609 Buleleng, para Kasat, Perwira staf Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng, para Kapolsek di jajaran Polres Buleleng, dan Danramil jajaran Kodim 1609 Buleleng.(kmb34)

GELAR PASUKAN – Jajaran TNI-Polri di wilayah Buleleng melaksanakan apel gelar pasukan, Kamis (1/12) kemarin.

Singaraja (Bali Post) Bencana tanah longsor tak hanya di Dusun Tamblingan Desa Munduk, di Desa Gesing Kecamatan Banjar juga dilanda bencana serupa. Tanah bertebing di pinggir jalan di desa ini longsor. Material longsor kemudian menutupi badan jalan, hingga akses lalu lintas di jalan ini terganggu. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian ini, hujan deras Selasa (29/11) lalu, melanda Desa Gesing dan sekitarnya. Sepanjang ruas jalan ini berbatasan dengan tanah milik warga dengan kondisi bertebing terjal. Akibat gerusan air hujan yan berlangsung

lama, membuat tanah labil hingga akhirnya longsor. Badan jalan seketika tertutup oleh gundukan tanah dan beberapa batang pohon cengkeh yang ikut tumbang menghalangi badan jalan. Pascakejadian itu, warga bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melakukan upaya pembersihan sejak Rabu (30/11) lalu. Material tanah ini dibersihkan menggunakan peralatan manual. Ini karena material longsor tidak terlalu besar, sehingga tidak memerlukan alat berat untuk memindahkan gundukan, sehingga tidak menghalangi kendaraan melintas.

Insentif Klian Adat-Subak Tidak Pengaruhi Siltap Singaraja (Bali Post) Badan Pemperdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Buleleng memastikan pembayaran insentif untuk klian subak dan klian adat tidak berpengaruh terhadap besaran penghasilan tetap (siltap) bagi perangkat desa. Sebab, insentif ini dibayarkan melalui dana ADD di masing-masing desa melalui pembiayaan program pembangunan desa. Demikian diungkapkan Kepala BPM-PD Buleleng Gede Sandhiyasa usai rapat di gedung DPRD Kamis (1/12) kemarin. Lebih jauh Sandhiyasa mengatakan, kebijakan memberikan nafkah bagi klian subak dan klian adat ini karena perangkat lain seperti Ketua RT dan Ketua RW mendapatkan dana insentif setiap bulan yang diatur melalui Permendagri No. 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Atas ketimpangan ini, kemudian dikeluarkan kebijakan untuk memberikan honor untuk klian subak dan klian adat. Saat itu, pembayaran honor untuk klian subak difasilitasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan klian adat difasilitasi oleh BPM-PD. “Sejak kebijakan ini digulirkan itu pembayaran honornya oleh pemerintah kabupaten,

sekarang dengan terbitnya UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa pemberian honor tersebut dialihkan kepada pemerintah desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima setiap tahun,” katanya. Menurut Sandhiyasa, desa diwajibkan mengalokasikan anggaran untuk membayar honor bagi klian subak Rp 300.000 dan klian adat Rp 325.000 per bulan. Anggaran ini akan diambilkan dari pembiayaan program pembangunan desa. Pembayaran honor ini tidak akan berpengaruh terhadap besaran siltap bagi perangkat desa. Hanya, perbekel desa wajib mengeluarkan surat keputusan (SK) yang mengatur pembayaran honor klian subak dan klian adat menggunakan jatah ADD. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Subak sawah dan subak abian merupakan aset pertanian masyarakat Bali. Karena itu, keberadaannya penting dijaga, agar warisan leluhur itu tetap lestari. Menurut Plt. Bupati Buleleng Ir. Made Gunaja, M.Si., keberadaan sawah dan subak abian juga dapat dijadikan daya tarik wisata. Ia berharap petani agar senantiasa menjaga keberadaan subak, termasuk parahyangan subak melalui bakti upacara di abian atau tegalan. “Kita wajib lestarikan subak sebagai aset Bali. Setiap anggota subak agar meningkatkan rasa persaudaraan dan memberdayakan sekaa, kelompok tani, serta usaha-usaha produktif di wilayahnya,” ujar Gunaja yang hadir dalam penyerahan hadiah lomba subak dan subak abian di Desa Bilatua Kecamatan Kubutambahan, Kamis (1/12) kemarin. Ia menambahkan, anggota subak sawah dan subak abian supaya melaksanakan program sistem pertanian terintegrasi (simantri) dan program petani mandiri sejahtera (tanimas) secara berkesinambungan. “Selanjutnya, kami akan intens melakukan pembinaan, itu untuk menjaga eksistensi subak tani dan abian di Buleleng,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng Drs. Ketut Arjana, M.Pd., tujuan lomba subak bukan sebatas mencari juara. Lebih dari itu, anggota subak agar senantiasa aktif menjaga alam dan nilai-nilai tradisi yang dimiliki. Tidak dimungkiri permukiman penduduk makin mengepung lahan subak. “Melalui lomba ini diharapkan dapat menjaga kelestarian budaya persubakan di Buleleng,” jelasnya. Dalam lomba subak sawah tahun ini, Subak Mayong Pengulkulan Desa Ringdikit Kecamatan Seririt meraih predikat Jayanthi Adi Kertha, Subak Bengkel Desa Bengkel Kecamatan Busung Biu dengan predikat Jayanthi Kertha dan predikat Jayanthi Kertha Winangun diraih Subak Tukad Sumaga Desa Tukad Sumaga Kecamatan Gerokgak. Sedangkan dalam lomba subak abian, predikat Jayanthi Adi Kertha diraih Subak Abian Sari Pertiwi Desa Bila Kecamatan Kubutambahan, predikat Jayanthi Kertha diraih Subak Abian Satya wacana Giri Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada, dan Subak Abian Wija Dwipa Desa Sekumpul Kecamatan Sawan berhasil meraih predikat Jayanthi Kertha Winangun. (kmb34)

Bali Post/kmb38

Gede Sandhiyasa

Tingkatkan Soliditas Jaga Keamanan Subak Perlu Dilestarikan

Bali Post/kmb34

Longsor di Gesing, Badan Jalan Tertimbun Tanah

Kepala Pelaksana BPBD Made Subur di sela-sela sidang di gedung DPRD Kamis (1/12) kemarin, mengatakan, tanah milik warga yang longsor itu tingganya sekitar empat meter dari badan jalan. Sementara panjang tebing yang longsor sekitar 16 meter. Dari pengamatannya di lokasi, Subur menyebut tanah tersebut labil, sehingga tidak mampu menahan gerusan air hujan. Akibat tutupan tanah tersebut, akses jalan di Desa Gesing yang melewati depan Pura Puseh Desa Pakraman Gesing terganggu. Namun sejak pembersihan selesai, arus kendaraan kembali lancar. (kmb38)

Bali Post/kmb34

LOMBA SUBAK - Plt. Bupati Buleleng Ir. Made Gunaja, M.Si. menyerahkan hadiah lomba subak di Desa Bilatua Kecamatan Kubutambahan, Kamis (1/12) kemarin.

Tanpa Anus Sejak Lahir

Bocah Lima Tahun Perlu Operasi, Orangtua Kesulitan Biaya TAK memiliki lubang anus sejak lahir, membuat bocah Ketut Milan Pramita Swari (5) kesulitan buang air besar. Selama ini, buah hati pasangan Made Rupada (41) dan Luh Resmi Asih (34) ini buang air besar lewat kelaminnya. Kondisi yang dialami Milan membuat orangtua prihatin. Orangtua Milan yang asal Banjar Dinas Runuh Kubu Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada, Buleleng, membutuhkan bantuan untuk operasi pembuatan lubang anus anaknya. Sebab, selama ini, mereka terkendala biaya. Milan lahir dibantu bidan. Kedua orangtuanya pasrah karena anak keempatnya itu lahir tanpa dilengkapi lubang anus. Meski tidak memiliki anus, sehari-hari Milan terlihat sehat seperti bocah pada umumnya. “Baru lahir kami lihat tidak memiliki anus, lubang dalam anusnya tertutup,” ujar Resmi Asih yang ditemui di rumahnya Kamis (1/12) kemarin. Selama ini, Milan buang air besar melalui lubang vagina yang membuat kotorannya keluar cukup lama, sekitar 5-10 menit. Sedangkan untuk buang air kecil cukup normal. “Anak kami belum pernah dioperasi sejak lahir. Kalau bilang sakit

perut dia sampaikan kepada saya, lalu dia buang air besar lewat kelaminnya. Kotoran yang keluar kecil-kecil dan agak lama karena lubangnya kecil,” cerita Resmi Asih yang tinggal di rumah (bedah rumah) bantuan Pemprov Bali tahun 2015. Berbekal kartu JKBM dan KIS, Resmi Asih bersama suaminya pernah membawa anaknya ke RSUD Buleleng. Saat itu, Milan berumur dua bulan. Ia diperiksa dan mesti dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar. Karena kendala biaya puluhan juta, Milan batal dioperasi. Selain itu, operasi mesti melibatkan tenaga dokter spesialis dari luar RSUP

Sanglah. “Disarankan operasi tiga kali. Saya kira hanya operasi sekali. Di sana, saya bingung mencari biaya operasi. Awalnya cuma bawa uang Rp 3 juta ke RSUP Sanglah, jika bisa operasi sekali saya rencana lanjutkan upacara tiga bulanan. Saya takut mau pinjam uang puluhan juta di mana untuk tiga kali operasi,” tuturnya. Pihaknya berharap operasi lubang anus anaknya segera dilakukan. Saat ini, Milan sudah belajar di PAUD Widharba berbasis Hindu di Banjar Dinas Runuh Kubu Desa Padangbulia. Resmi Asih sekarang diliputi rasa khawatir terhadap masa depan anaknya jika semakin lama tidak kunjung dioperasi. “Dokter berpesan yang penting sehat dahulu dan tidak ada keluhan untuk mengeluarkan kotoran. Sampai beberapa waktu ke depan diminta sambil mengumpulkan uang dan dilengkapi surat-surat bantuan operasi. Sejak pulang dari RSUP Sanglah, Milan tidak pernah lagi diperiksa ke dokter dan kini hanya tinggal dioperasi,” ujarnya.

Sementara itu, suaminya, Made Rupada, hanya bekerja sebagai buruh proyek. Dia pun mesti memenuhi kebutuhan sehari-hari tiga anak lainnya, Putu Suyani (16), Kadek Desi Antari (12), dan Komang Rumi Artama (8). “Anak pertama saya sekolah di Ubud, ikut orang asal Bondalem, sambil

kerja di sana. Kalau saya cuma dapat upah dari membangun proyek Rp 90 ribu per hari. Ya hanya cukup untuk kebutuhan makan. Kebutuhan manyama braya dan upacara lain-lain harus pinjam uang dahulu. Biaya sekolah anak juga masih banyak belum dipenuhi,” tandasnya. (dgk)

Bali Post/dgk

ANUS – Ketut Milan Pramita Swari (5) ditemani orangtuanya Made Rupada dan Luh Resmi Asih, Kamis (1/12) kemarin. Ia perlu biaya operasi karena tak memiliki lubang anus sejak lahir.


JEMBRANA

12

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Kasus Prona di Desa Air Kuning

SOSOK

Penyidik Polres Periksa Sejumlah Saksi Negara (Bali Post) Kasus dugaan pungli dalam program Prona 2016 di Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, terus diselidiki penyidik Polres Jembrana. Sejak sebulan belakangan, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi dari beberapa pihak.

Lelang Properti Nihil Peserta

Dari informasi, kasus dugaan pungli dalam program prona ini mencuat setelah ada pihak ketiga yang meminta uang jasa kepada peserta. Nilai jasa itu sebanyak Rp 700 ribu. Namun, peserta prona mempertanyakan sertifikatnya yang tidak kelar-kelar. Kasus ini pun akhirnya jadi ramai dan mencuat ke permukaan sehingga diselidiki polisi. ‘’Peserta prona diminta bayaran rata-rata Rp 700 ribu. Jumlah peserta prona di Desa Air Kuning sebanyak 204. Ada puluhan sertifikat belum selesai sehingga jadi ribut. Tidak mungkin pihak

desa tidak tahu, sebab semua diurus di kantor desa,’’ kata sumber, belum lama ini. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai didampingi Kanit Idik III Reskrim Polres Jembrana Iptu Putu Merta seizin Kapolres Jembrana, Kamis (1/12) kemarin, membenarkan pihaknya tengah menyelidiki kasus prona di Desa Air Kuning. Diakui, sejumlah pihak juga sudah diminta keterangannya. ‘’Kami masih menyelidiki masalah ini. Nanti perkembangannya kami akan informasikan,’’ jelas Putu Merta. Yusak A Sooai mengakui

bahwa setelah memeriksa sejumlah pihak dalam kasus ini, pihaknya juga melakukan audit. Informasinya, pihak yang sudah dimintai keterangan ada 4 orang dari Kantor Pertanahan (KP)/ BPN, termasuk koordinator prona Ketut Suarta. Kemudian, 4 orang dari pihak desa, termasuk Perbekel Air Kuning Samanhuri dan pihak ketiganya berinisial H.H. Sementara Perbekel Air Kuning Samanhuri saat dikonfirmasi kemarin mengakui pihaknya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Jembrana, termasuk staf dan pihak ketiga.

‘’Kami minta tolong kepada pihak ketiga karena hanya faktor kedekatan saja. Berapa bayarnya, saya juga tidak jelas karena tidak ada kuitansi. Tapi rata-rata Rp 700 ribu,’’ kata Samanhuri. Menurutnya, terkait proses pengurusan sertifikat prona, pihaknya hanya memfasilitasi berkas saja. Sedangkan yang mengurus ke KP adalah pihak ketiga. Diakui juga di desanya mendapat jatah prona 204 dan yang belum selesai ada 30 sertifikat. ‘’Belum selesai karena beberapa kendala,’’ jelasnya. Di sisi lain, Kasubag TU KP Jembrana Ketut Suarta yang juga Koordinator Prona 2016 mengaku sempat dimintai keterangan oleh penyidik. ‘’Saya sebagai tim penyuluh dimintai keterangan bersama

3 rekan lainnya, termasuk bendahara,’’ aku Ketut Suarta di ruangan kerjanya. Tahun 2016, katanya, target prona sebanyak 3.150 sertifikat untuk 19 desa. Digarap mulai Januari 2016. Khusus untuk Desa Air Kuning, ada 204 peserta dan yang sudah selesai 162 sertifikat. Sedangkan yang sudah diserahkan 156 sertifikat. ‘’Total sertifikat se-Jembrana yang sudah selesai sebanyak 2.444 dan yang sudah diserahkan sebanyak 1.983,’’ tandasnya. Untuk sertifikat yang belum selesai itu, tambahnya, karena beberapa berkas yang belum selesai di bawah dan juga adanya kesalahan. ‘’Tapi untuk pengukuran sudah selesai semua. Kami optimis akhir tahun anggaran semua kelar,’’ jelas Ketut Suarta. (kmb)

SEKTOR properti yang terlihat lesu belakangan ini, rupanya juga dirasakan oleh pihak perbankan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, sektor ini cenderung berjalan pelan. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan bagi pihak perbankan ketika pengajuan kredit dari sektor papan ini. Kepala Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Negara I Gusti Ngurah Bagus Artawan mengatakan kelesuan ini didominasi perorangan (bukan PT). Hal itu dirasakan bank seperti pada saat lelang penjualan aset properti. ‘’Jangankan di luar, lelang aset belum lama ini tidak ada peserta yang mendaftar, sehingga kami harus ulang dan dapat jadwal 28 Desember ini,’’ terang pria asal Badung ini. Tidak seperti biasanya, dalam setiap lelang tanah selalu diburu para pelaku properti. Kini masih lesu. Namun, untuk KPR (kredit perumahan rakyat), menurutnya, tidak terlalu terpengaruh karena kecil dan terjangkau. Kondisi yang lesu ini mengharuskan perbankan selektif memberikan kredit. Menurutnya, sektor yang masih menjamin di Jembrana (di luar PNS) adalah sektor perdagangan mikro dan bangunan. ‘’Perputaran uang di sana (sektor mikro) masih bagus, hanya properti belakangan memang masih lesu. Secara nasional kondisi ini dirasakan, tapi tahun 2017 kita harapkan bisa bangkit kembali,’’ tambahnya. Selain itu, untuk pencapaian kredit, menurutnya, masih stagnan. Setidaknya, di triwulan keempat ini tidak sekencang sebelumnya. Di samping orang yang memohon kredit berkurang, bank juga semakin selektif pengaruh dari kondisi sebelumnya. (olo)

Danramil Negara Serahkan Jamban untuk KK Miskin

Negara (Bali Post) Danramil 1617-01 Negara Kapten Inf. I Gusti Nyoman Mawan, Kamis (1/12) kemarin menyerahkan jamban dalam program jambanisasi TNI kepada keluarga tidak mampu di wilayah Kecamatan Negara. Jamban diserahkan kepada keluarga Bajuri (60), warga Dusun Munduk Asem, Desa Cupel, Kecamatan Negara. Kapten Mawan mengatakan jambanisasi ini bertujuan untuk menjaga kesehatan lingkungan, di mana warga agar tidak membuang kotoran di sembarang tempat. Jika hal itu dilakukan maka akan mencemari air sungai. Begitu juga lingkungan setempat, sehingga

menjadi tidak sehat. Menurutnya, memang sudah tidak sepantasnya lagi di zaman seperti ini masih ada orang yang buang hajat di sembarang tempat. Bajuri, katanya, salah satu dari keluarga miskin yang ada di wilayah Kecamatan Negara dan layak menerima bantuan ini. Hal ini untuk meringankan beban sekaligus mendapat kehidupan yang layak atas sarana sanitasi keluarga dan pembangunan jamban untuk keluarga Bajuri. ‘’Semoga jamban yang kita bangun bermanfaat untuk keluarga Bapak Bajuri,’’ harap Danramil disambut ucapan trima kasih dari Bajuri. (kmb)

Bali Post/olo

BAGIKAN BUNGA - Sejumlah siswa membagikan bunga kepada pengendara kendaraan bermotor dalam rangka mengampanyekan bahaya HIV/AIDS, Kamis (1/12) kemarin.

Sejak 2007

287 Orang Meninggal Dunia karena HIV/AIDS Negara (Bali Post) – Jumlah pengidap HIV/ AIDS di Jembrana selama kurun waktu sembilan tahun secara kumulatif mencapai 750 orang. Dari jumlah itu, 287 orang di antaranya meninggal dunia. Selama setahun ini, terjadi pergeseran perbandingan jumlah pengidap HIV dan AIDS yang hampir setara. Berbeda di tahun sebelumnya, lebih didominasi pengidap AIDS. ‘’Tahun ini, jumlah HIV

dan AIDS hampir sama. Hal ini menunjukkan partisipasi untuk melakukan tes VCT tinggi,’’ ujar Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dr. Oka Parwata di sela-sela kampanye AIDS, Kamis (1/12) kemarin. Dari ratusan kasus yang ditangani KPA Kabupaten Jembrana itu, penularan lebih banyak dipicu perilaku seks bebas atau tidak setia dengan satu pasangan. Dari segi umur, didomi-

Pemeriksaan di Pos KTP Gilimanuk akan Dilengkapi ’’Scanner’’ Bali Post/kmb

SERAHKAN - Danramil 1617-01 Negara Kapten Inf. I Gusti Nyoman Mawan menyerahkan bantuan jamban kepada Bajuri, warga Dusun Munduk Asem, Desa Cupel, Kecamatan Negara.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Negara (Bali Post) – Selain akan dipindahkan ke Terminal Gilimanuk, pada tahun 2017 nanti pos pemeriksaan KTP akan dilengkapi dengan alat scanner (alat pemindai). Hal itu dilakukan guna mempermudah pemeriksaan data yang tertanam pada e-KTP. Di samping itu juga memastikan kartu identitas yang dibawa pendatang asli. Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil Kabupaten Jembrana I Ketut Wiaspada, Kamis (1/12) kemarin, mengatakan untuk pemeriksaan lebih efektif, pihaknya menganggarkan empat alat pemindai yang di antaranya digunakan di pos pemeriksaan KTP. ‘’Alat itu sudah berstandar dan biasa digunakan di pusat. Itu akan mempermudah mendata identitas,’’ terang Wiaspada. Selain itu, untuk mengoptimalkan pemeriksaan, pos pemeriksaan KTP dipindah ke pintu masuk Terminal Gilimanuk. Gedung pos pemeriksaan yang saat ini menutupi areal Patung Siwa Gilimanuk

akan dibongkar untuk memberikan nuansa tidak kumuh. Diharapkan, dengan dipindahkannya pos pemeriksaan ini penataan pariwisata di Teluk Gilimanuk lebih optimal. Warga yang masuk ke Bali akan lebih leluasa menikmati areal Teluk Gilimanuk. ‘’Saat ini kan pemandangan masih terhalang pos KTP. Nanti bangunan lama itu akan dibongkar,’’ terangnya. Seluruh kendaraan (kecuali truk), lanjutnya, nanti akan masuk ke terminal guna pemeriksaan KTP penumpang yang masuk ke Bali. Scanner yang disediakan, menurutnya, lebih efektif dan bisa dibawa ke mana-mana. Dari empat alat pemindai itu, dua di antaranya akan digunakan di pos KTP. Sisanya untuk di dinas dan satu lainnya dibawa untuk pengawasan (sidak) kependudukan. Namun, sewaktu-waktu alat itu semua akan digunakan di pos KTP akan digunakan di pos KTP ketika terjadi lonjakan. (kmb26)

nasi usia produktif yakni antara 20 hingga 40 tahun. ‘’Laki-laki yang lebih banyak, sekitar 53 persen. Sisanya 42 persen wanita,’’ tambahnya. Lebih lanjut dipaparkan, untuk kasus tahun 2015 terdapat 99 orang meninggal dunia dan tahun 2016 hingga Oktober ini sudah 95 orang. Pihaknya berupaya menekan jumlah penyebaran virus HIV yang menjadi penyebab AIDS dengan berbagai langkah, baik preventif mau-

pun kuratif. Di antaranya dengan menyiapkan VCT di sejumlah puskesmas dan RSUD Negara untuk mempermudah mendeteksi secara dini penyebaran virus HIV. Selain itu, juga digalakkan sosialisasi hingga di tingkat banjar dan sekolah. Seperti pada Hari AIDS Sedunia digelar kampanye yang melibatkan ratusan pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah bersama TNI. Mereka berorasi dan mengampanyekan AIDS

dengan membagi-bagikan bunga mawar, stiker dan pamflet kepada setiap pengendara di simpang empat Jalan Sudirman dan simpang empat Jalan Ngurah Rai Negara. Kampanye kali ini, menurutnya, merupakan salah satu upaya untuk menyebarluaskan pengetahuan bagi masyarakat sekaligus mengajak semua pihak untuk menghindari perilaku yang memicu HIV/AIDS. (kmb26)


Jumat Umanis, 2 Desember 2016

SOSOK Bersatu dalam Kedamaian MASA depan Bangsa Indonesia ada di tangan pemuda. Dalam situasi seperti sekarang, ada para pihak yang berupaya merongrong NKRI, pemuda harus punya persepsi sama yakni bersatu dalam kebinekaan. Demi menjaga keutuhan NKRI, pemuda tentu harus sanggup mewujudkan persatuan dalam kebinekaan itu, apa pun risiko yang dihadapi. Semangat pemuda dalam kebinekaan. Itu menjadi salah satu pekikan pesan mendalam pada apel Nusantara Bersatu, Rabu (30/11) lalu, yang disampaikan Sekretaris KNPI Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan. “Berapa jumlah kita saat ini? Apa pun yang terjadi di negara kita, jumlah kita tetap satu, yaitu satu bangsa Indonesia,” kata tokoh pemuda asal Padangkerta ini. Dia mengaku masih yakin, budaya-budaya dalam menjaga persatuan itu masih terpelihara dengan baik, di dalam bangsa Indonesia yang majemuk ini. Keberagaman tumbuh sebagai salah satu kekuatan dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, menuju masyarakat sejahtera, mandiri, dan berkeadilan. Jangan terus terpengaruh isuisu yang ingin menggoyahkan NKRI. Tingginya apresiasi warga turun hadir pada apel Nusantara Bersatu itu mengindikasikan kegiatan apel Nusantara Bersatu ini mendapatkan respons baik dari seluruh unsur masyarakat. Ini menjadi momentum membangun kebersamaan dalam ikatan Bhineka Tunggal Ika. Dia mengajak masyarakat berkomitmen setia membangun dan menjaga semangat kebangsaan, toleransi kerukunan dan kedamaian. Agar bangsa yang besar, kaya dan kuat ini senantiasa berdiri kokoh dan berjaya. “Kita bangsa majemuk, berbeda suku dan agama namun tetap Bhineka Tunggal Ika. Dalam perbedaan itu, kita disatukan rasa nasionalisme. Mari jadikan nasionalisme itu sebagai payung menyatukan bangsa ini dalam kedamaian,” tegasnya. (gik )

Sejumlah Kapolsek Diganti Amlapura (Bali Post) Sejumlah pejabat di lingkungan Mapolres Karangasem, kembali dimutasi. Tercatat beberapa Kapolsek dimutasi ke Polda Bali, tetapi ada juga yang hanya digeser antar-Polsek di Karangasem. Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso, Kamis (1/12) kemarin, mengatakan beberapa Kapolsek yang dimutasi itu, antara lain Kapolsek Kota Karangasem, Kompol Anwar Sasmito. Posisinya di Polsek Kota Karangasem akan digantikan Kapolsek Kawasan Laut Padangbai, Kompol Gede Wali. Kompol Anwar Sasmito akan AKBP Sugeng Sudarso menempati jabatan baru sebagai Kasistandar Subditkamsel Ditlantas Polda Bali. Sedangkan, posisi yang kosong di Polsek Padangbai diisi Kompol I Ketut Suharto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit 3 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Bali. Selain dua Kapolsek itu, Kapolsek Manggis, Kompol I Dewa Gede Putra, juga digeser ke Polda Bali. Kabag Ren Polres Karangasem juga pindah ke SPN. Posisinya digantikan Kompol I Ketut Suartika Adnyana yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagrilmat Bagwatpers Polda Bali. “Kasat Sabara pindah jadi Wakapolsek Kota. Posisinya digantikan dari Polda Bali. Demikian juga pejabat Kanit Patroli Lantas pindah ke Dit Lantas Polda Bali,” kata kapolres. Kapolsek Kawasan Laut Padangbai Kompol Gede Wali yang dihubungi Kamis (1/12) kemarin, mengakui sudah menerima TR (Telegram Rahasia) resmi dari Polda Bali. Dia mengaku siap menempati tugas baru sebagai Kapolsek Kota Karangasem, dengan medan dan tantangan berbeda. (kmb31)

Sabet Adi Wiyata Mandiri

SD Duda Utara Dikunjungi SD Sorong Amlapura (Bali Post) – SDN 1 Duda Utara, Selat, menjadi objek kunjungan atau studi banding SDN 109 Sorong, Papua Barat, Kamis (1/12) kemarin. SDN 1 Duda Utara itu, tahun 2015, menyabet prestasi sebagai sekolah adi wiyata mandiri, di bidang kebersihan dan kerindangan lingkungan taman sekolah. Sebanyak 30 rombongan SDN 109 Sorong, dipimpin Kepala Sekolah Martha Kambu dan staf, serta sejumlah siswanya diterima dengan senang hati oleh Kepala SDN 1 Duda Utara Wayan Berata dan staf, Komite SD IW Wijaya yang juga Klian Banjar Dinas Geriana Kangin, Perbekel setempat Wayan Darmadi, serta KUPT Kadisdikpora Selat, IGA Gede, serta pengawas sekolah Wayan Sudika. Kasek Wayan Berata mengatakan perjalanan SD yang dipimpinnya itu menyabet adi wiyata mandiri bukan hal mudah. Persiapannya sudah dirintis sejak 2012. Saat itu baru meraih juara I Nasional Sekolah Peduli Lingkungan. Tahun 2014 meraih adi wiyata nasional dan baru 2015 menyabet adi wiyata mandiri. SD dari Papua Barat itu tahun lalu, telah menyabet predikat adi wiyata tingkat nasional. Sedangkan, tahun depan SD itu kembali dinilai, untuk nominasi menyabet adi wiyata mandiri. (013)

Bali Post/013

KEBUN – Kebun belakang SDN 1 Duda Utara.

KARANGASEM

13

Tim Yustisi Segel Indomart Sidemen Amlapura (Bali Post) –

Tim Yustisi Pemkab Karangasem yang dipimpin Kasat Pol. PP I Wayan Putu Laba Erawan bertindak tegas. Tim Yustisi membuat gebrakan, menyegel toko modern berjejaring Indomart di Banjar Punia Desa Sinduwati, Sidemen, Rabu (30/11) lalu. Penyegelan itu dilakukan karena tak sesuai perbup. Hal itu disampaikan Laba Erawan di Amlapura, Kamis (1/12) kemarin. Penyegelan itu kata Laba Erawan, sudah melalui prosedur, yakni setelah dilakukan pembinaan melalui teguran, kemudian surat sebanyak tiga kali dan tiga kali peringatan tertulis agar pengelola menutup operasionalnya. Pengelola Indomart itu adalah PT Indomarco Primatama, yang sejak awal ditolak izinnya. Mereka mulai dari izin pemanfaatan ruang (IPR). IPR-nya itu memang sejak awal ditolak, kata Kasi Izin Usaha Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Komang Beni Murdani. Alasannya, tidak sesuai Perbup. Toko modern berjejaring itu lokasinya dekat simpang jalan di Banjar Punia. Sesuai ketentuan, Perbup di kecamatan boleh membuka toko modern minimal jaraknya 1 Km dengan pasar tradisional. Sedangkan jarak minimal dari persimpangan jalan 100 meter. ‘’Indomart Sidemen jaraknya sangat dekat ,’’ katanya.

Beni mengatakan, di Karangasem total pengajuan investasi toko modern sebanyak 24. Dari jumlah itu, tiga ditolak izinnya. Selain Indomart Sidemen, juga Indomart di depan SMA/SMK PGRI Amlapura sudah lebih dulu disegel, karena melebihi kuota toko berjaringan di Kota Amlapura. Di kota itu, seharusnya sudah penuh karena sudah ada delapan unit. Selain itu, Indomart di Menanga juga mengalami nasib sama. Izinnya ditolak karena sangat dekat dengan Pasar Menanga. Bupati Karangasem mengeluarkan kebijakan Perbup, guna menata ruang dan usaha khusus toko modern serta melindungi pasar tradisional. Toko modern apalagi berjejaring, jumlahnya dibatasi. Selain itu ditentukan jarak minimal dengan pasar tradisional yang sudah ada sejak lama. Masalahnya, pasar tradisional yang selama ini menjadi tumpuan men-

Bali Post/013

INDOMART DISEGEL - Tim Yustisi Karangasem bertidak tegas menyegel Indomart Sidemen. cari nafkah ratusan sampai ribuan masyarakat kecil, kian sepi saja. Bahkan, sudah banyak yang tutup. Pasar tradisional Manggis, sampai kini mangkrak. Demikian juga pasar buah-buahan di Rendang. Kata Beni dari

Pengidap HIV/AIDS 598 Orang

90 Persen akibat Gonta-ganti Pasangan Amlapura (Bali Post) – Jumlah penderita HIV/ AIDS yang sudah diketahui di Karangasem meningkat dari tahun ke tahun. Sejak rahun 2000 sampai September 2016, di Karangasem terdata 598 pengidap. Bisa lebih karena yang tak tercatat tidak masuk. Sebelumnya, sampai tahun 2013, pengidap HIV/AIDS itu baru 300-an orang. Sembilan puluh persen cara penularannya melalui hubungan heteroseksual yakni gonta-ganti pasangan seks. Hal itu disampaikan Kadiskes Karangasem dr. IGM Tirtayana, di Amlapura, Kamis (1/12) kemarin. Terkait Hari AIDS sedunia kemarin, kata Tirtayana, pihaknya melakukan aksi berupa kampanye pencegahan HIV/AIDS. Para relawan menyebarkan sekitar 1.000 poster ke seluruh puskesmas dan pustu juga di Jalan Veteran (Jalur 11), serta kepada sopir truk galian C dan awaknya di dekat portal

galian C di jalan Rendang dan Selat. ‘’Di Rendang itu banyak truk galian C lewat di sana bekerja sama dengan polisi, kita stop dan berikan poster,’’ katanya. Pria asal Penebel, Tabanan itu mengatakan, belakangan dicurigai di lokasi usaha galian C yang maju dan ramai, sangat rawan HIV/AIDS tersebar. Soalnya, diduga para sopir truk dan awaknya, sembari melawan dingin menunggu giliran beli pasir atau batu, mereka sudah membawa ‘’gandengan’’ atau ‘’selimut hidup’’ guna ‘’dinikmati’’ di galian C. Terkait fenomena terus meningkatnya pengidap HIV/ AIDS yang sudah terdeteksi, Tirtayana yang juga Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Karangasem, meminta semua pihak mesti waspada. ‘’Jangan sampai tertular HIV. Harus setia pada satu pasangan seksual yang sudah bersuami/istri cukup ‘main’ dengan suami/

istrinya saja. Tema penanggulangan HIV/AIDS kita tahun ini ’Mari Berubah. Masa Depan Gemilang tanpa Penularan HIV/Aids’,’’ katanya. Selain pengidap HIV/AIDS yang tertular paling banyak dari heteroseksual, kata Tirtayana, bisa juga secara ferinatal atau penurunannya dari ibu ke anak mencapai 33 kasus. Sedangkan 12 orang akibat berhubungan dengan orang berisiko HIV, satu dari jarum tato, karena homoseks sedikit dan enam kasus tak diketahui. ‘’Pengidap tertinggi diketahui di Kecamatan Karangasem disusul Kubu. Barangkali karena di Kubu ada usaha galian C yang maju. Kami duga hal itu menjadi pemicunya,’’ katanya. Dai segi umur, pengidap paling tinggi 75 persen atau sebanyak 449 yang pada usia produktif 20 – 39 tahun. ‘’Dari segi jenis kelamin pria paling banyak sampai 63,15 persen yang kena,’’ tandasnya. (013)

total 24 investor yang pernah mengajukan izin, sebanyak 11 sudah berizin lengkap sampai Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Sementara, sembilan baru memiliki izin sebagian. Sisanya masih proses pengurusan izin. Tiga

lainnya sudah dinyatakan ditolak izinnya. ‘’Tindak lanjut penertiban perizinan toko modern di Karangasem ini dilakukan Tim Yustisi, karena sebelumnya sudah menjadi temuan Irda Provinsi Bali,’’ kata Beni Murdani. (013)

Intaran Tewas Gantung Diri Amlapura (Bali Post) Peristiwa mati sia-sia kembali terjadi di Desa Culik, Abang. Seorang petani, I Nyoman Intaran (80), ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar tidurnya, Rabu (30/11) sore. Dia diduga nekat melakukan itu karena depresi setelah penyakitnya bertahun-tahun tak kunjung sembuh. Sebelum gantung diri, Intaran sempat dilihat masuk ke kamarnya oleh salah satu keluarganya Wayan Kerti (60), sekitar pukul 15.00 wita, sebelum pergi ke Pasar Culik. Wayan Kerti yang datang dari Pasar Culik sekitar pukul 16.30 wita, sempat meminta cucunya, Ni Putu Wina (13) untuk mengecek kondisi Intaran di dalam kamarnya. “Maunya tak suruh mandi dulu. Tetapi sampai di dalam kamar, Wina kaget lihat kakek sudah gantung diri,” kata Kerti. Dia tergantung di kayu rangka bangunan kamar mengenakan celana pendek hitam, dengan posisi leher terjerat tali plastik warna biru hingga lidahnya menjulur keluar.

Kaget melihat kondisi Intaran gantung diri, Wina langsung berteriak pada kakeknya. Dia bersama kakeknya sempat berusaha menolongnya dengan segera menurunkannya. Sebab, saat dipegang, kondisi jenazahnya masih hangat. Tetapi, saat itu Intaran sudah dalam kondisi meninggal. Kasubag Humas Polres Karangasem, AKP Komang Orta, Kamis (1/12) kemarin, mengatakan tim medis dari puskesmas setempat sempat memeriksa kondisi tubuhnya. Dari pemeriksaan luar fisik, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kesimpulan sementara, dia diduga nekat gantung diri, lantaran mengidap penyakit rematik menahun yang tidak kunjung sembuh. Karena terus merasa tersiksa, dia diduga kemudian nekat mengambil jalan pintas dengan gantung diri. Hal itu diperkuat dari keterangan Wayan Kerti yang mengatakan Intaran sudah mengidap penyakit itu sejak lama. (kmb31)

Tunggakan Raskin Rp 425 Juta ’’Tuan Takur’’ Dapat Raskin, Penyakap Gigit Jari

Distribusi beras bersubsidi benar-benar membuat bingung sejumlah perbekel di Karangasem. Saat mengikuti rapat evaluasi penyaluran beras miskin -- raskin – kini disebut beras bersubsidi, kepada warga miskin Kamis (1/12) kemarin, mereka meminta pihak Bulog Bali menyalurkan raskin yang kualitasnya lebih bagus. Sudah kepada orang tepatkah distribusi dan penyaluran beras bersubsidi itu selama ini? SELAMA ini, banyak warga penerima raskin mengeluh beras yang diterima rusak. Selain berbau busuk, juga tak jarang kutuan. Perbekel juga mengeluhkan data penerima raskin itu. Data itu menjadi kendala. Ada orang mampu di desanya, yakni sebagai pemilik tanah alias Tuan Takur, masuk data rumah tangga miskin (RTM). Di lain pihak, penyakapnya tak masuk data, sehingga sang penyakap harus gigit jari. Dari data Bulog Bali, kata Kadis Sosial Karangasem Made Sosiawan, yang memandu rapat itu menyampaikan tunggakan raskin cukup tinggi di Karangasem yakni mencapai Rp 425 juta. ‘’Tunggakan tebusan raskin paling rendah di Kecamatan Manggis, kedua di Rendang,’’ katanya seraya menolak membeberkan lebih lanjut. Perbekel Nawa Kerti, Abang, Wayan Putu, mengakui di desanya tercatat ada tunggakan sampai Rp 18 juta lebih untuk dua bulan ini. Uang itu dibawa petugasnya dari setoran para klian banjar dinas. ‘’Setelah kita cek, Kaur yang membawa uang raskin itu Rp 10 juta. Yang lainnya, ada klian banjar yang belum menyetor. Bisa jadi masih dipinjam. Akan tetapi,

pada waktunya nanti, tunggakan itu pasti dilunasi,’’ katanya. Terkait raskin semuanya ditangani klian banjar dinas dan Kaur Kesra. Dikatakan, di desa kaki timur Gunung Agung itu masih ada 403 KK miskin. Diakui Wayan Putu, pihaknya dari kedesaan dulu sudah pernah menyetor data perbaikan agar warga benar-benar miskin bisa menerima raskin. Namun ternyata, yang keluar dari BPS, justru tetap data lama. Perubahan data itu tak sampai ke desa. Itu cukup menyulitkan pihaknya di bawah ketika berhadapan langsung dengan warga miskin. ‘’Ada Tuan Takur justru dapat raskin, sementara penyakapnya tidak masuk. Ini salah satu kesulitan kami di bawah. Pemberian raskin itu hendaknya gunakan data dari desa,’’ pinta Putu. Rekannya, Made Pertu, Perbekel Seraya Timur, mengatakan cukup sulit dari pihak kedesaan mengubah data penerima raskin itu. Seperti warga yang termasuk mampu. Sebetulnya sudah ada instruksi dari pihak Bulog dan Kadis Sosial data penerima di banjar itu diubah. Namun, warga beranggapan kalau hak menerima raskin itu diubah, kata Pertu, warga takut haknya menda-

patkan pengobatan gratis melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau pendidikan gratis melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga berubah. ‘’Masyarakat berebut mendapatkan pengobatan gratis ketika sakit. Demikian juga pendidikan gratis. Tetapi, warga di Seraya Timur, mereka masih bisa makan nasi jagung,’’ katanya. Kadis Sosial Made Sosiawan menekankan, sesuai aturan kini tak boleh membagi raskin secara merata kepada semua warga. Menurutnya, raskin mesti diberikan kepada yang benar-benar berhak. Menurutnya, kalau ada warga yang secara kasatmata mampu,

tetapi tetap mengaku miskin, barangkali di desa itu perlu ditempuh kiatnya Pak Wabup Karangasem, Wayan Artha Dipa. ‘’Seperti pak Wabup katakan, barangkali perlu madewa saksi atau bersumpah?’’ katanya. Dia juga meminta agar berhati-hati memungut, membawa dan segera setor uang Rp 1.600 per kg bagi penerima raskin itu. Soalnya, masalah uang itu rawan. ‘’Dulu ada staf dari salah satu kelurahan sampai menjual aset rumahnya. Soalnya, tunggakan dana raskin menjadi temuan BPK, kalau tak segera dikembalikan, bisa jadi sampai ke ranah pidana,’’ tambah Sosiawan asal Buleleng itu. Kepala Gudang Bulog

Wilayah Pelayanan Karangasem-Klungkung, Made Suparta, menyarankan kepada Wayan Putu, seberapa sudah ada uang untuk penebus raskin itu, bisa diambil di petugasnya entah itu Kaur untuk segera disetorkan ke Bulog. Soal permintaan agar kualitas raskin lebih baik, sulit karena ketentuannya raskin itu beras kualitas medium. Warga penerima membayar Rp 1.600 per kg, sisanya Rp 5.700 disubsidi pemerintah pusat, untuk jatah tiap bulan 15 kg per KK. Sementara, ketentuan pemerintah, Bulog mesti membeli beras petani lokal 7.300 per kg. ‘’Cukup sulit membeli beras Rp 7.300 per kg,’’ kata Suparta. (bud)

RAPAT EVALUASI - Rapat evaluasi penyaluran beras miskin.

Bali Post/


TABANAN

14

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Loncat dari ”Shortcut”, Ibu Rumah Tangga Selamat

Desa Wisata Nyambu Siapkan Pemandu Lokal

Tabanan (Bali Post) Seorang ibu rumah tangga berusia sekitar 37 tahun, Kamis (1/12) kemarin melakukan hal yang tidak diduga, yaitu melompat dari Jembatan Shortcut di Banjar Pucuk, Desa Bantas, Selemadeg Timur. Kejadian ini mengejutkan pengguna jalan dan warga sekitar yang lewat. Warga kemudian melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Setelah mencari kurang lebih satu jam, korban berhasil diangkat dari dalam sungai dalam kondisi selamat. Korban berinisial GA yang berasal dari Desa Berembeng, Selemadeg ini kemudian dilarikan ke BRSU Tabanan untuk perawatan lebih lanjut. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lapangan, kejadian berlangsung sekitar pukul 11.45 Wita. Beberapa saksi melihat wanita berbaju merah terjun dari atas jembatan yang tingginya kurang lebih 10 meter dari atas Sungai Yeh Ho yang berada di bawahnya. ‘’Cuma lihat sekilas ada wanita baju merah terjun. Kejadiannya cepat sekali,’’ ujar salah satu warga. Tiga warga, yaitu I Wayan Gunadi asal Banjar Pucuk, Desa Bantas, I Wayan Marga (35) dari Bantas Tengah Kaja, Desa Bantas, dan I Made Artana (30) warga Banjar Pucuk, Desa Bantas, kemudian turun ke bawah untuk menolong korban. Mereka mencari jalan pintas agar bisa mencegat korban yang hanyut ke sungai. Sekitar 150 meter dari tempat jatuh tepatnya di Pancoran Manis, GA berhasil ditarik ke tepi menggunakan bambu. Korban tidak bernapas meski jantungnya masih berdenyut. Warga kemudian memberikan napas buatan dan berhasil mengeluarkan air dari paru-paru korban. Gunadi lalu melaporkan kejadian ini kepada Klian Dinas Pucuk dan melaporkankan kepada Polsek Seltim serta memanggil ambulans. Menurut salah seorang kerabat korban, ibu dari dua orang anak ini sebelumnya pergi dengan suami untuk membawa pasir ke daerah Bangli. Dalam perjalanan diduga suami-istri ini terlibat cekcok dan akhirnya GA meminta diturunkan di jembatan. GA sempat menelepon mertuanya untuk dijemput pulang. Sesampainya di lokasi, mertuanya dikejutkan oleh kabar wanita terjun dari jembatan yang tidak lain adalah menantunya. Sang mertua sempat ikut terjun ke sungai untuk menyelamatkan menantunya. GA masih dalam perawatan di IRD BRSU. Menurut hasil pemeriksaan, korban hanya mengalami nyeri pada paha kiri dan pinggul. Lukanya tidak parah, hanya lebam di mata kiri serta benjol di pipi kiri dan dahi kiri. Kapolsek Selamadeg Timur AKP I Wayan Sunarsa mengaku masih mendalami motif dari percobaan bunuh diri yang dilakukan GA. “Kami belum berani memutuskan apakah pemicunya, karena belum mendapatkan keterangan dari keluarganya. Orangtua korban sedang sakit di Bangli,” jelasnya. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Salah satu desa di Kabupaten Tabanan yang sudah menjadi desa wisata adalah Desa Nyambu, Kediri. Desa ini mengusung ekowisata tourism yang dibuka April 2016 lalu. Untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus mendayagunakan SDM desa, pihak pengelola menyiapkan pemandu lokal. Wisatawan tidak dibiarkan berkeliaran sendiri, tetapi dipandu dari awal datang hingga pulang. Perbekel Desa Nyambu Ida Bagus Sunarbawa, Kamis (1/12) kemarin mengatakan saat ini kunjungan memang tidak begitu banyak. Satu kali kunjungan biasanya 10 sampai 15 wisatawan. Karena pihak pengelola tidak siaga 24 jam, wisatawan yang datang ke Desa Nyambu harus melakukan reservasi terlebih dahulu. ‘’Nanti akan ditentukan jadwal kunjungannya. Sebab, badan pengelola saat ini tidak bisa siaga penuh. Mereka punya pekerjaan lain,’’ ujarnya. Lewat perjanjian terlebih dahulu, maka wisatawan tidak bingung ketika datang ke Desa Nyambu. Mereka akan disambut dengan welcome drink dan beberapa pengarahan mengenai Desa Nyambu. Setelahnya diantar keliling sesuai pilihan oleh pemandu yang disediakan pengelola. Empat guide lokal yang telah dilatih siap mengantar wisatawan. Desa Wisata Nyambu tidak menutup pemandu luar datang mengantar wisatawannya. Namun, dengan adanya guide lokal maka keamanannya lebih terjamin. ‘’Sebagai mereka hapal medan. Jika terjadi sesuatu, mereka kenal dengan warga sehingga lebih aman bagi wisatawan,’’ katanya. Potensi yang menjadi andalan Desa Wisata Nyambu adalah wilayahnya yang hijau. Sekitar 60 persen desa ini adalah sawah, sungai dan tebing. Selain untuk memberdayakan alam dan meningkatkan pendapatan masyarakat, tujuan Desa Nyambu dijadikan desa wisata sekaligus untuk mempertahankan wilayah hijau tersebut dan mengajarkan masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan. ‘’Semenjak ditetapkan sebagai desa wisata, warga sudah mulai tertib dan tidak membuang sampah sembarangan,’’ jelas Sunarbawa. Tur yang ditawarkan di Desa Nyambu adalah menikmati pemandangan seperti berjalan kaki menyusuri sawah atau menggunakan sepeda. Selain itu diperkenalkan budaya dan belajar melukis. Welcome drink ditambah paket makanan Bali yang disiapkan warga bagi yang ingin makan siang di Desa Wisata Nyambu. (kmb24)

Bali Post/ist

DILEPAS - Para transmigran asal Kabupaten Tabanan dilepas ke Konawe Selatan, Sultra, Kamis (1/12) kemarin.

15 KK Transmigrasi ke Sulawesi Tenggara

Tabanan (Bali Post) –

Meski kerap mendapat cibiran, transmigrasi masih diminati. Program alternatif untuk mengatasi permasalahan kemiskinan dan pengangguran terintegrasi ini tetap dilirik warga Kabupaten Tabanan. Jumlah antrean yang ingin berangkat selalu meningkat. Sebanyak 15 kepala keluarga atau 21 jiwa dilepas ke UPT Roda, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (1/12) kemarin. Rombongan transmigran dilepas Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, didampingi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tjokorda Alit Juli serta SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekkab Wirna mengatakan, kesuksesan program transmigrasi sangat dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat sebagai pelakunya. “Program ini begitu banyak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Tabanan. Selama ini Pemkab Tabanan bekerja sama dengan Kabupaten Morowali,

Toraja Utara, Konawe Selatan, Minahasa Selatan dan Buton,” ungkapnya. Pemkab Tabanan telah menandatangani kerja sama yang dituangkan dalam Kerja Sama AntarDaerah (KSAD), agar calon transmigran merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya di daerah tujuan. “Saya harap kesejahteraan calon transmigran meningkat di tempat yang baru. Selalu junjung tinggi kebersamaan dan persaudaraan serta hormati adat istiadat dan budaya setempat, agar tidak terjadi gesekan dengan masyarakat di sana,” imbuhnya. Kadisnakertrans Tabanan mengungkapkan, jumlah calon transmigran yang mendaftar sejak 2007 sampai 2016 sebanyak 305 KK dan

sampai saat ini telah diberangatkan 110 KK. ‘’Transmigran yang diberangkatkan harus sesuai kuota pemerintah pusat dan melalui proses seleksi. Calon transmigran tahun 2016 diseleksi 25 Agustus lalu,” ungkap Alit Juli. Pengecekan lokasi penempatan calon transmigran di UPT Roda dilakukan 26-29 Oktober 2016. Sesuai KSAD antara Pemkab Tabanan dan Pemkab Konawe Selatan, fasilitas yang diberikan kepada transmigran adalah lahan seluas 1,5 hektar untuk setiap KK. Mereka juga mendapatkan fasilitas jalan, rumah tinggal, fasilitas umum dan sarana air bersih. “Selain itu, para transmigran dan keluarganya menerima jaminan hidup selama 12 bulan sejak penempatan,” tandasnya. (kmb28)

Desa Wisata Nyambu, Kediri.

Bali Post/kmb24

Warung Global

Pemerintah Harus Tindak Tegas Pemecah NKRI

Bali Post/kmb28

JELANG PORKAB – Pengurus KONI Tabanan saat temu media menjelang Porkab 2016.

Porkab 2016 Dibuka Jumat Ini

Olahraga Belum Dapat Perhatian Maksimal Tabanan (Bali Post) Geliat olahraga di Kabupaten Tabanan sampai saat ini masih jauh dari harapan. Sejumlah atlet dari daerah Lumbung Beras Bali ini memang ada yang berprestasi di kancah nasional hingga internasional, namun minim pelatih dan fasilitas olahraga. “Kami masih kurang pelatih yang memiliki integritas serta sarana prasarana. Syukur tahun ini KONI Tabanan sudah mulai diperhatikan oleh pemkab,” ujar Ketua KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan, Kamis (1/12) kemarin. Perhatian terhadap atlet juga belum maksimal. Selama dua tahun terakhir anggaran pemkab untuk dana kegiatan olahraga hanya Rp 4 miliar lebih yang digunakan untuk pembinaan, pengiriman atlet, event olahraga dan liga desa. Dari jumlah itu, Rp 1,2 miliar untuk cabang sepak bola dan sisanya buat 29 cabang olahraga lainnya. Dana pembinaan bagi atlet Tabanan tersebut selama ini juga digunakan untuk kegiatan di luar peruntukan anggaran, seperti pemeliharaan gedung serta sarana dan prasarana. “Dana itu sebenarnya jauh dari kurang, sehingga program KONI disesuaikan dengan anggaran yang ada,” jelas Ary Wirawan. Meski begitu, ia optimis dunia olahraga di Tabanan perlahan akan tumbuh. Apalagi dukungan pemerintah sudah mulai ada peningkatan. Terbukti pelaksanaan Porkab Tabanan 2016 dianggarkan Rp 700 juta. Porkab yang rencananya dibuka Wabup Tabanan Komang Gede Sanjaya, Jumat (2/12) ini akan digelar sampai 11 Desember mendatang. Sebanyak 10 cabor dipertandingkan, yaitu atletik, biliar, bola voli, bulu tangkis, catur, karate, silat, sepak bola, sepak takraw, tenis meja dan futsal. Total medali yang disiapkan panitia sebanyak 539, dengan rincian 154 emas, 154 perak dan 231 perunggu. Cabor sepak bola dipertandingkan mendahului karena membutuhkan jangka waktu lama, sedangkan ekshibisi sudah menuntaskan tenis dan tembak. Sebanyak 23 cabor diekshibisikan, termasuk basket, judo, panahan dan panjat tebing. “Ekshibisi tidak mempengaruhi ranking kecamatan, hanya memperebutkan Piala KONI,” katanya. Kabupaten Tabanan juga menjadi tuan rumah Kejurnas Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali. Ajang ini diikuti sekitar 400 atlet pelajar dari jenjang SD, SMP dan SMA. “Jumlah kontingen kami batasi karena terkendala keterbatasan tempat, padahal peminatnya sangat tinggi,” ucapnya. Menjadi tuan rumah event olahraga bersifat nasional dan internasional tentu berpotensi menambah PAD kabupaten. Masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejuaraan juga akan mendapatkan berkah dari event tersebut. “Ini bisa menjadi sport tourism, jadi mari terus gelorakan olahraga,” tandas Ary Wirawan. (kmb28)

SEJAK zaman dulu ada yang ingin mengganti ideologi negara kita. Pemerintah harus mendeteksi sejak dini keberadaan pihak-pihak yang bermaksud melakukan hal itu. Demikian menurut Gung Derah di Denpasar dalam acara Warung Global mengupas topik ‘’Apel Nusantara Bersatu’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (1/12) kemarin. Sebenarnya, kata Arya di Denpasar, yang terpenting adalah ketegasan menerapkan peraturan yang ada. Jika sudah ada tindakan negatif langsung saja diberlakukan sanksi hukum tanpa basabasi lagi. Pemerintah harus melarang kelompok-kelompok yang mengancam keberadaan NKRI. Ketut Dawi di Badung dan Wayan Agus di Nusa Dua menilai Apel Nusantara Bersatu sangat bagus, jadi jangan hanya sekali. Negara harus selalu hadir jika ada pihakpihak yang ingin menggoyahkan bangsa. Pemerintah harus menegakkan sanksi

bagi pihak-pihak yang mengancam keutuhan NKRI. Ditambahkan oleh Werdha di Gianyar, Apel Nusantara Bersatu tujuannya mengingatkan kembali bahwa kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun ada keberagaman, tidak ada yang mana mayoritas dan minoritas. Jika dilihat dari gejala-gejala yang muncul, ada pihak yang ingin mengganti ideologi bangsa ini dengan yang lainnya. Kita semua harus waspada dengan kondisi di sekitar. Jangan ada lagi “negara” di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jangan sampai apel semacam ini hanya bersifat seremonial. Pancasila harus betul-betul diamalkan. Demikian kata Gusti Guatama di Tampaksiring. Nyoman Mastra di Gianyar melanjutkan, apel ini mengingatkan kembali bahwa kita semua berada dalam NKRI meskipun

beragam dan berbeda-beda. Menurut Angga di Denpasar, ketika diingatkan lagi soal keberagaman, berarti selama ini keberagaman kita sedang dalam ancaman atau bermasalah. Bukan dari internal saja, tapi ancaman justru datang dari eksternal. Ancaman ini disusupi ke-

pentingan politis dari pihak tertentu. Hari di Karangasem menyampaikan Apel Nusantara Bersatu memang tepat di saat ideologi negara mendapat ancaman. Ini mesti dilakukan secara kontinyu agar NKRI tetap bersatu dalam keberagaman. (sikha)


15

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Hasil Pertandingan Liga Prancis AS Nancy-Lorraine vs Metz St Etienne vs Marseille En Avant de Guingamp vs Nice Nantes vs Lyon PSG vs Angers SCO Bastia vs Bordeaux Toulouse vs Montpellier HSC 1. Nice 2. PSG 3. Monaco 4. Lyon 5. Bordeaux 6. Stade Rennes 7. Guingamp 8. Toulouse 9. St Etienne 10. Angers SCO 11. Marseille 12. Metz 13. AS Nancy-Lorraine 14. Montpellier HSC 15. Dijon FCO 16. Bastia 17. Lille 18. Caen 19. Nantes 20. FC Lorient

15 11 15 11 15 10 15 8 15 6 15 7 15 6 15 6 15 5 15 5 15 4 15 5 15 4 15 3 15 3 15 3 15 4 15 4 15 3 15 3

4-0 0-0 0-1 0-6 2-0 1-1 1-0

3 1 27-10 2 2 30-8 3 2 44-16 1 6 28-18 6 3 20-17 3 5 16-19 5 4 19-15 4 5 18-13 7 3 16-12 3 7 13-16 6 5 13-17 3 7 16-29 4 7 12-19 7 5 20-28 6 6 19-22 5 7 12-15 2 9 14-21 2 9 13-27 4 8 9-24 2 10 14 27

36 35 33 25 24 24 23 22 22 18 18 18 16 16 15 14 14 14 13 11

Pencetak gol : 14 - Edinson Cavani (PSG) Piala Raja Spanyol Babak 32 Besar, Pertandingan I Hercules CF (III) vs Barcelona CD Guijuelo (III) vs Atletico Madrid Cordoba (II) vs Malaga Granada CF vs Osasuna UCAM Murcia CF (II) vs Celta Vigo CD Toledo (III) vs Villarreal SD Formentera vs Sevilla

1-1 0-6 2-0 1-0 0-1 0-3 1-5

Bali Post/rtr

DUKUNGAN - Penyerang PSG Edinson Cavani melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Angers pada pertandingan Liga Prancis, Kamis (1/12) kemarin. Tulisan di kaos Cavani berisi dukungan terhadap klub Brazil Chapecoense yang tertimpa musibah kecelakaan pesawat terbang.

Keluar dari Bayang-bayang Ibra

Paris -

Edinson Cavani mencetak gol ke-100-nya untuk Paris Saint Germain (PSG) saat menang 2-0 atas Angers pada pertandingan Liga Prancis, Kamis (1/12) kemarin. Penyerang timnas Uruguay itu ingin keluar dari bayang-bayang pendahulunya, Zlatan Ibrahimovic (Ibra). Cavani menjadi pemain keempat PSG yang mencapai 100 gol di berbagai kompetisi. Gol terakhirnya diciptakan dari titik penalti yang membawa PSG mengumpulkan 35 poin dan bertengger di posisi kedua klasemen sementara. Tambahan satu gol ini juga menempatkan namanya di puncak daftar pencetak gol terbanyak L1 dengan 14 gol. Kemenangan ke-11 beruntun

tim asuhan Unay Emery ini, masih belum menjadikan PSG sebagai klub tangguh, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Ibrahimovic meninggalkan Parc des Princes akhir musim lalu setelah menyumbang empat trofi L1 dan memasukan 156 gol. Pemain jangkung dan karismatik itu selama ini menjadi ikon PSG sebelum bergabung dengan Manchester

United. ‘’Saat saya datang, kami banyak membicrakan tentang Ibrahimovic,’’ tutur Emery yang didatangkan dari Sevilla setelah mengantarkan klub Spanyol itu tiga kali berturutturut juara Liga Eropa. ‘’Hal semacam itu bisa dimengerti karena dia sosok penting dan menjalani musim dengan hebat disini.’’ Selama tiga musim ditan-

Pertandingan II Real Madrid vs Cultural Leonesa (III) (Real Madrid unggul keseluruhan 13-2)

6-1

Piala Liga Inggris Putaran V Manchester United vs West Ham Arsenal vs Southampton

4-1 0-2

Piala Italia Putaran IV Sampdoria vs Cagliari Atalanta Bergamo vs Pescara Palermo vs Spezia (II) (Spezia menang adu penalti 5-4)

3-0 3-0 0-0

Rotasi Pemain Jengkelkan Mourinho Manchester Pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho, Kamis (1/12) kemarin mengaku jengkel harus melakukan rotasi pemain karena kebanyakan stok. Akibatnya, sejumlah pemain tak bisa tampil di berbagai laga krusial. Ucapan itu dilontarkan pelatih asal Portugal usai MU membekuk West Ham United 4-1 pada pertandingan perempatfinal Piala Liga di Old Trafford, Kamis kemarin. Selanjutnya MU akan menantang Hull City di semifinal 10 atau 11 Januari mendatang. Semifinal lainnya mempertemukan Liverpool vs Southampton. Kejutan terjadi saat Southampton menumbangkan Arsenal 2-0. Dua gol di babak pertama yang diciptakan Jordy Clasie (13) dan Ryan Bertrand (38) cukup untuk mengantarkan mereka maju ke semifinal. Di Old Trafford, pasukan Mourinho tampil mengesankan meski sempat membuat waswas pendukungnya di babak pertama. Zlatan Ibrahimovic membuka gol saat laga baru berjalan dua menit. Ironisnya, setelah itu MU kesulitan mencetak gol tambahan meski mendapat serangkaian peluang. Sebaliknya West Ham tampil lebih baik dengan menyamakan skor lewat Ashley Fletcher menit ke-35. Penampilan MU jauh lebih baik di babak kedua setelah Anthony Martial memborong dua gol menit ke-48 dan 62. Pesta gol the Red Devils diakhiri lewat kerja sama apik yang dituntaskan oleh Ibra lewat sepakan dari jarak dekat. Mourinho menurunkan Martial dan gelandang Armenia Henrikh Mkhitaryan yang baru bermain 10 kali musim ini, sejak babak pertama. Bahkan pemain yang jarang diturunkan Bastian Schweinsteiger pun diberi kesempatan meski sebagai pengganti di babak kedua. ‘’Menyakitkan, menyakitkan,’’ jelas Mourinho tentang kebijakan rotasi yang membuatnya tak bisa memainkan seluruh pemainnya. ‘’Menyakitkan tak bisa memainkan (Memphis) Depay dan Ashley Young di kandang sendiri,’’ tambahnya yang dihadapkan pada keputusan harus mengistirahatkan pemain bintangnya akhir pekan ini dan juga pekan-pekan berikutnya. (kmb39/rtr)

Bali Post/ant

TERAKHIR - Sejumlah pemain Timnas Indonesia melakukan latihan sesi terakhir di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/12) kemarin.

Ratusan Pendukung Vietnam Hadir di Pakansari

Cibinong (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memperkirakan akan ada sekitar 400-500 warga Vietnam yang akan hadir di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, demi mendukung tim nasionalnya bertanding di semifinal Piala AFF. ‘’Alokasi tiket ke pendukung Vietnam itu sekitar 500 tiket. Mereka untuk kategori satu (VIP) dan kategori dua,’’ ujar Sekjen PSSI Ade Wellington di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/12) kemarin. Ade melanjutkan, distribusi tiket dilakukan oleh Kedutaan Besar Vietnam, dan mereka akan melaporkan jumlah pasti suporter yang akan hadir di Pakansari kepada PSSI pada hari ini, Kamis (1/12). Laga pertama semifinal Piala AFF 2016 antara Indonesia vs Vietnam akan digelar pada Sabtu (3/12). Latihan Tim nasional sepak bola Vietnam dialihkan tempat berlatihnya dari lapangan utama ke samping Stadion Pakansari. ‘’Pukul 15.45 WIB Timnas Vietnam langsung memasuki lapangan

atletik dan memulai aktivitas latihan,’’ kata Pelatih Vietnam Nguyen Huu Thang di Kabupaten Bogor, Kamis kemarin. Sayangnya, media tidak berhasil mendapatkan momen untuk mempertanyakan optimisme dan strategi pertandingan timnas tersebut hingga akhir latihan. ‘’Besok, besok, tidak ada komentar saat ini, untuk saat ini belum dapat memberikan pernyataan apa pun,’’ ujar salah satu asisten pelatih dalam bahasa Inggris kepada wartawan pada akhir latihan, di gerbang Lapangan Atletik Stadion Pakansari Cibinong. Seperti halnya Timnas Indonesia yang memberi waktu 15 menit pertama untuk pengambilan gambar kepada wartawan, Timnas Vietnam pun memberi kesempatan yang sama. Perbedaan komunikasi dengan awak media nampak saat Timnas Vietnam tidak memberi kesempatan wawancara pada 15 menit terakhir latihan seperti Timnas Indonesia pada Rabu (30/11). Pemain bola Timnas Vietnam dengan seragam biru dan seluruh staf langsung meninggalkan lapangan dan menaiki bus keluar

dari stadion setelah berbenah peralatan latihan.  Pada saat berjalan keluar, pelatih Vietnam Nguyen Huu Thang hanya menunjukkan telunjuknya ke arah salah satu kamera wartawan dan sedikit tersenyum. Meski demikian, antusias pemain dan interaksi pelatih tetap terlihat saat latihan fisik berlangsung.  Pemain terlihat dalam kondisi prima jelang dua hari laga pertandingan berlangsung.  Sementara itu, meski tak sebanyak ketika latihan Timnas Indonesia, sejumlah warga tetap tampak hadir menyaksikan latihan Timnas Vietnam yang menjadi lawan pesepak bola Indonesia dalam laga Semifinal Piala AFF 2016 tersebut. Di sisi lain, seluruh bagian stadion yang belum rapi terus dikerjakan para petugas yang terlihat sibuk di berbagai bidang.  Mulai dari halaman luar gerbang hingga kursi dan rumput sintetis di dalam lapangan utama stadion. Sehingga sebagian warga justru asyik melihat arena stadion yang sedang dipercantik Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menyambut pesta sepak bola tersebut hingga menjelang petang. (ant)

demkan dengan Ibrahimovic, Cavani kesulitan mencapai permainan terbaiknya, apalagi menjadi sosok yang menentukan bagi kesuksesan PSG. Ia lebih banyak ditempatkan di posisi sayap dan Ibrahimovic memimpin lini depan. PSG memimpin lewat Thiago Silva menit ke-34. Namun setelah itu pasukan Emery kesulitan menambah gol. Cavani sempat frustrasi karena berulang kali gagal memaksimalkan serangan. Fans PSG juga jengkel karena dia sering offside setiap kali hendak membuat penyelesaian akhir.

Gol tercipta menit ke-66 dari titik penalti setelah gelandang Hatem Ben Arfa dijatuhkan Romain Thomas. Cavani menuntaskan tugasnya dengan sempurna dan melakukan selebrasi dengan mencopot kaos serta menujukkan dukungannya pada klub Brazil yang tertimpa musibah, Chapecoense. ‘’Cavani berada di bawah bayang-bayang pemain seperti Ibrahimovic dan perannya adalah pemain sayap,’’ ungkap Emery. ‘’Kini dia mempunyai kesempatan untuk menjadi pemimpin.’’ (kmb39/rtr)

Debut Enzo Hasilkan Gol

Barcelona Mariano mencetak tiga gol dan Enzo Zidane, putra pelatih Real Madrid Zinedine, menyumbang satu gol saat tim ibu kota itu menggulung Cultural Leonesa 6-1 pada pertandingan kedua Piala Raja, Kamis (1/12) kemarin. Real maju ke babak 16 besar dengan keunggulan 13-2 atas klub strata ketiga itu. Real memainkan laga 32 besar ini lebih dahulu karena akan mengikuti turnamen Piala Dunia Antar-Klub. Meski telah menang 7-1 di pertemuan pertama, Real tidak mengendurkan serangan saat memainkan laga di Santiago Bernabeu. Laga baru berumur 25 detik, pemain Dominika Mariano membuka panen gol. James Rodriguez yang sering menempati bangku cadangan, menggandakan keunggulan pada menit ke-23 dengan sundulan kepala sebelum Marino menambah koleksi golnya. Tim tamu memangkas jarak lewat gol Yerey Gonzalez. Tapi Real terus mendominasi permainan bahkan di awal babak kedua, Enzo menyumbang gol di debutnya sebagai pemain inti. Mariano melengkapi hattrick-nya sebelum Cesar Morgado mencetak gol bunuh diri di akhir pertandingan. Real yang musim lalu didiskualifikasi karena menurunkan pemain tidak sah, kini tak terkalahkan dalam 32 pertandingan. Zidane memerlukan dua kemenangan lagi untuk menyamai rekor yang dibukukan pendahulunya, Leo Beenhakker, pada musim 1988/1989 dengan tak terkalahkan dalam 34 laga. Real kalah terakhir kalinya melawan Wolfsburg di Liga Champions, April lalu. Pada laga kemarin, Zidane melakukan rotasi pemain dengan banyak menurunkan pemain muda. Fokusnya adalah pertandingan Classico melawan Barcelona akhir pekan ini. Laga lainnya, Barcelona ditahan tuan rumah Hercules 1-1 di pertandingan pertama. Carles Alena menyumbang gol Barca yang menyamakan skor pada menit ke-58. Tuan rumah memimpin melalui David Mainz enam menit sebelumnya. Barca selaku juara bertahan mendominasi pertandingan namun kesulitan menjebol gawang tuan rumah, tim Segunda B yang kalah tiga kali dalam laga sebelumnya. Pasukan Luis Enrique akan bertindak sebagai tuan rumah di pertandingan kedua di Camp Nou. Joaquin Correa memborong tiga gol saat Sevilla menggulung SD Formentera 5-1. Atletico Madrid juga merayakan panen gol saat mencukur Guijuelo 6-0. (kmb39/rtr)

Bali Post/ap

PIALA RAJA - Pemain Real Madrid Enzo Zidane (tengah) dikawal dua pemain Cultural Leonesa pada pertandingan Piala Raja, Kamis (1/12)kemarin di Santiago Bernabeu. Enzo merupakan putra pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

Stadion Pakansari Belum Bisa Dipakai Jual Tiket

Bali Post/rtr

MENANG - Pemain West Ham United Winston Reid (kiri) memblok tembakan gelandang Manchester United Bastian Schweinsteiger pada pertandingan Piala Liga, Kamis (1/12) kemarin. MU menang 4-1.

Jakarta (Bali Post) Yeyen Tumena, ketua panitia penyelenggara pertandingan pertama Piala AFF 2016 di Indonesia, mengatakan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor belum bisa dipakai untuk menjual tiket. Itulah yang membuat pihak penyelenggara lebih memilih menjual tiket langsung fisik (offline) semifinal leg pertama Piala AFF 2016 dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta. ‘’Kami mohon maaf jika masyarakat merasa dipersulit. Di Stadion Pakansari, belum ada tempat untuk loket pertandingan, selain itu masih ada proses konstruksi di beberapa titik. Jadi, kami putuskan penjualan dilakukan di luar Pakansari,’’ ujar Yeyen di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/12) kemarin. Stadion Pakansari, kata

Yeyen, disepakati hanya digunakan untuk pertandingan pertama semifinal Piala AFF 2016 Indonesia melawan Vietnam. Terkait pengamanan, panitia penyelenggara menyatakan akan ada sekitar 2.500 personel keamanan yang berjaga selama pertandingan. ‘’Jumlah itu termasuk 150 orang anggota TNI dan 250 polisi militer. Itu untuk keadaan normal karena jum-

lah bisa ditingkatkan sampai dua kali lipat jika terjadi hal yang tidak diinginkan,’’ tutur mantan pemain tim nasional tersebut. Kiostix.com, penjual tiket semifinal Piala AFF 2016 leg pertama Indonesia melawan Vietnam yang direkomendasi AFF menyatakan permintaan tiket laga tersebut secara daring (online) sangat tinggi. ‘’Lalu lintas permintaannya luar biasa, bahkan 100.000

orang bisa mengakses secara bersamaan. Jadi terpaksa masyarakat harus mengantre jika ingin membeli,’’ kata Kepala Penjualan Kiostix.com Andika Putra di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis kemarin. Menurut Andika, Kiostix. com hanya sanggup melayani maksimal 50.000 pengakses bersamaan. Hal ini yang membuat terkadang pembelian tiket tidak bisa dilakukan secara cepat. (ant)


16

OLAHRAGA

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Putra Tresna Matangkan Persiapan di Lapangan Potorono

Denpasar (Bali Post) Skuad Putra Tresna U-17 Denpasar terus mematangkan persiapan jelang pertandingan babak delapan besar Piala Soeratin Putaran Nasional 2016, 3 Desember mendatang, di Stadion Sultan Agung, Bantul Yogyakarta. Dalam sesi latihan, Kamis (1/12) pagi kemarin, tim besutan Dede Mahatma Dharma memakai Lapangan Potorono untuk menjalani latihan bagi asuhannya sebelum melakoni laga perempatfinal. ‘’Kami berlatih di Lapangan Potorono Yogyakarta untuk mengevalusi hasil pertandingan di babak 16 besar lalu. Dan anak-anak sangat serius menjalani latihan sesuai materi yang kami diberikan,’’ ungkap Dede. Dede menjelaskan, semua pemain menjalani latihan terakhir di tempat yang sama besok (Jumat ini) sebagai persiapan kontra Askot Persiba Balikpapan, Sabtu sore. ‘’Dalam sesi latihan terakhir, kami bakal menekankan skema permainan dan trategi khusus untuk melawan Periba Balikpapan,’’ jelas Dede. Dikatakannya, usai menjalani latihan kemarin, pada sore harinya seluruh punggawa Putra Tresna melakukan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha, Bantul, Yogyakarta. ‘’Kami selaku umat Hindu sangat percaya dengan Ida Hyang Widhi Wasa. Karena kami yakin dengan memohon petunjuk nantinya apa yang dilakukan pasti diberikan jalan terbaik. Dan semoga nantinya tim Putra Tresna bisa melaju ke semifinal. Karena target awal tim memang ke empat besar,’’ jelas Dede Mahatma Dharma. Sementara itu pemilik Putra Tresna IGN Anom Jaksa mengaku jika pertandingan di babak delapan besar pasti ketat. Untuk itu, dirinya meminta supaya tim pelatih mampu meracik strategi untuk menaklukkan Persiba Balikpapan. ‘’Kami serahkan sepenuhnya kepada pelatih, karena mereka yang lebih tahu apa yang harus dilakukan nanti. Untuk pemain, kami tetap memotivasi semua pemain agar tetap semangat puputan di dalam lapangan. Karena jika pemain sudah memiliki semangat dan motivasi tinggi di dalam jiwanya, maka semuanya akan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan,’’ katanya. (kmb41)

Dukungan Spanyol Diperlukan untuk Pengakuan Pencak Silat

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam kunjungannya ke Barcelona, Spanyol, awal pekan ini, meminta dukungan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Spanyol Inigo Mendez de Vigo untuk mengusung cabang pencak silat dalam Olimpiade setelah Olimpiade Tokyo 2020. ‘’Menpora Imam meminta Komite Olimpiade Spanyol untuk turut membantu pengakuan terhadap cabang olahraga pencak silat pada Olimpiade. Dukungan itu juga dilatarbelakangi keberadaan Federasi Pencak Silat Spanyol yang sudah cukup lama,’’ kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Gatot S. Dewa Broto dalam siaran pers Kemenpora, Kamis (1/12) kemarin. Federasi Pencak Silat Spanyol, lanjut Gatot, juga akan mengirimkan atlet-atletnya untuk mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Dunia 2016 di Denpasar, Bali pada 3-8 Desember. Kunjungan Menpora ke Barcelona itu merupakan rangkaian kunjungan dinas ke Aljazair dan Spanyol pada 25-30 November.Selain meminta dukungan Spanyol untuk cabang pencak silat, Menpora Imam Nahrawi juga bertemu Manajemen Klub Sepak Bola Espanyol yang telah memberikan kesempatan bagi pesepak bola Tanah Air Evan Dimas untuk berlatih di klub itu. ‘’Kami juga belajar dari Barcelona yang telah menyelenggarakan Olimpiade 1992. Warisan Area Olimpiade serta Museum Olimpiade itu menjadi salah satu tujuan wisata yang populer,’’ ujar Gatot. Gatot mengatakan Indonesia akan meniru pembangunan komersial wisata di sekitar kompleks olahraga seperti di sekitar Stadion Neu Camp Barcelona dan Stadion San Bernabeau Madrid, Spanyol. ‘’Menpora ingin kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, juga mempunyai museum olahraga Asian Games,’’ katanya. Sementara di Aljazair, Menpora Imam Nahrawi menyatakan komitmen untuk peningkatan hubungan bidang kepemudaan dan keolahragaan kepada Menpora Aljazair El Hadi Ould Ali. (ant)

Indonesia Tanpa Wakil di Semifinal

Jakarta (Bali Post) Ganda putra David Agung Susanto/Anthony Susanto tersingkir dalam pertandingan babak perempatfinal turnamen tenis Indonesia Men’s Future 4 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (1/12) kemarin. Praktis Indonesia tanpa wakil di babak semifinal. Ganda kakak-adik itu kalah dari pasangan unggulan pertama atlet Korea Selatan Chung Yunseong/petenis Jepang Shintaro Imai dalam dua set langsung 5-7, 4-6 dalam turnamen Combiphar Tennis Open 2016 itu. ‘’Kami sudah menampilkan permainan yang terbaik. Tapi, lawan memang bermain sangat solid. Pukulan servis dan pengembalian mereka bagus,’’ kata Anthony selepas pertandingan. David mengaku sempat punya peluang untuk mengejar perolehan poin lawan hingga skor imbang 5-5 pada set pertama. ‘’Kami berhasil mematahkan servis mereka dan mengejar 5-5. Tapi, momentum itu terlepas, bahkan lawan merebut dua game penutup,’’ kata David. Kegagalan David/Anthony juga berarti kekalahan wakil tuan rumah pada nomor ganda turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS itu. Dua pasangan lain Indonesia telah kalah pada pertandingan putaran pertama yang berlangsung Rabu (30/11). Mereka adalah pasangan Bryan Husin/ Adyasmaka Wibawa dan Wisnu Adi Nugroho/Sunu Wahyu Trijati. Bryan/Adyasmaka kalah dari pasangan petenis Belgia Julien Cagnina/petenis Prancis Enzo Couacaud 0-6, 2-6. Sedangkan ganda Wisnu/Sunu kalah dari petenis Jepang Rio Noguchi/petenis Tiongkok Lingxi Zhao dalam super tie break 6-2, 0-6, dan (5-10). Sementara pada nomor tunggal, petenis Taiwan Cing-Yang Meng yang mengawali turnamen dari babak kualifikasi mencetak kejutan dengan menaklukkan petenis unggulan pertama asal Jepang Makoto Ochi dalam dua set langsung 7-6(5), 6-2 pada pertandingan putaran kedua, Kamis (1/12). Petenis lain hasil babak kualifikasi Lingxi Zhao asal Tiongkok juga membuat kejutan pada pertandingan kedua. Zhao mengalahkan petenis India Rishab Agarwal 6-4, 6-2. Zhao akan menghadapi petenis unggulan empat asal Prancis Enzo Couacaud pada laga perempat final yang akan berlangsung Jumat (2/12). (ant)

Bali Post/wan

ABSEN -- Bek Perseden Denpasar Nengah Repot Sulendra (kiri) dipastikan absen, karena akumulasi kartu kuning, saat menghadapi Persikota Tangerang dalam babak delapan besar Liga Nusantara Putaran Nasional di Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY, Jumat (2/12) sore ini.

Perseden Ajak Persikota Bermain Cepat Denpasar (Bali Post) -

Tim Perseden Denpasar bakal menerapkan permainan cepat saat meladeni lawannya, Persikota Tangerang, dalam babak delapan besar Liga Nusantara Putaran Nasional di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (2/12) sore ini. Pasalnya, skuad Persikota cukup berpengalaman, namun usia pemainnya gaek. Karena itu, Asisten Pelatih Perseden AAK Bramastra yang dikontak dari Hotel Cube Yogyakarta, Kamis (1/12) kemarin, menegaskan pihaknya mengandalkan kegesitan pemainnya dalam meladeni Persikota. Alasannya, jika pemain berumur di lapangan hijau, kecenderungan bermainnya lamban. ‘’Anakanak saya ingatkan jangan sekali-sekali bermain lambat atau menahan bola terlalu lama, sebab bisa diserobot

mereka. Sebaliknya, saya juga mewanti-wanti anakanak jangan larut dalam ritme permainan mereka, sebab akan jadi bumerang,’’ papar Gung Bram. Ia justru menginstruksikan agar sejak awal melakukan observasi sambil mempelajari gaya permainan lawan. ‘’Saya akan mengamati permainan sejak kick-off memerlukan waktu 5 - 10 menit,’’ katanya. Selanjutnya, jika sudah membaca irama permainan

lawan, asuhannya disuruh menggempur benteng pertahanan Persikota dalam segala ini. ‘’Kami akan menyerang bisa lewat sayap kiri-kanan, lini tengah, maupun umpan terobosan yang menukik ke jantung pertahanan Persikota,’’ ucapnya. Gung Bram juga sudah menggenjot fisik dan stamina pasukan Laskar Catur Muka, khusus menghadapi Persikota. ‘’Saya kira kami perlu memborbardir pertahanan

Persikota berbekalkan power, mengingat lawan mengandalkan pengalaman bertanding sebab jam terbang tinggi, tetapi soal staminanya anakanak Perseden dituntut lebih unggul,’’ pesannya. Dia tetap menurunkan the dream team, walaupun duet defender yakni Nengah Repot Sulendra dan Asep Triwahono tak bisa diturunkan, karena akumulasi kartu kuning. Sebagai penggantinya, Gung Bram menyiapkan Wayan Agus Cair Ekaputra dan Putu Adi Purwanta. ‘’Saya kira absennya Sulendra dan Asep tak masalah, dan penggantinya juga selevel,’’ terangnya.

Gung Bram juga optimis Tim Laskar Catur Muka mampu menaklukkan Persikota. Dasar pertimbangannya, anak asuhnya motivasinya kuat sekali untuk mengalahkan Persikota, apalagi pertandingan ini menggunakan sistem gugur. ‘’Yang membanggakan, anak-anak tak tegang dan yakin bisa menundukkan Persikota, sebab jika menang melaju ke semifinal, sedangkan kalau kalah angkat kopor balik ke Denpasar. Namun, bersyukur anak-anak menyampaikan kebulatan tekad dan sepakat untuk menumbangkan Persikota,’’ jelasnya. (022)

13 Tim Bersaing di Proliga 2017 Jakarta (Bali Post) Sebanyak 13 tim yang terdiri atas tujuh tim putri dan enam putra bakal bersaing menjadi yang terbaik pada kejuaraan bola voli di Indonesia, yaitu Proliga 2017 yang digulirkan 27 Februari hingga 23 April 2017. Direktur Proliga Hanny Surkatty di Jakarta, Kamis (1/12) kemarin mengatakan jumlah tim yang turun pada kompetisi musim depan lebih banyak dibandingkan

musim 2016. Kondisi ini dinilai merupakan sebuah peningkatan yang pantas untuk diapresiasi. ‘’Kami menyambut dengan gembira bertambahnya peserta Proliga terutama di sektor putri pada musim depan. Dua peserta ini sebelumnya sudah pernah turun di Proliga beberapa waktu yang lalu,’’ katanya. Hanny menjelaskan, dua tim putri yang bakal kembali ke kompetisi paling bergengsi di Indonesia itu

adalah Bandung BJB dan Jakarta BNI 46. Tim ini akan bergabung dengan lima tim yang sebelumnya sudah ada yaitu Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Gresik Petrokimia, Jakarta PGN Popsivo Polwan dan Batam Sindo BVN. Jika sektor putri ada penambahan tim, kondisi berbeda di tim putra. Pada Proliga 2017 jumlahnya tetap sama dengan sebelumnya yaitu enam tim

meliputi Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumselbabel dan Batam Sindo BVN. Meski tim yang turun di Proliga ini sama, kata Hanny, namun ada beberapa tim yang mengalami perubahan nama seperti Surabaya Bhayangkara Samator serta BVN yang sebelumnya bermarkas di Bekasi, untuk musim depan pindah ke Ba-

tam, Kepulauan Riau. ‘’Ini semakin menambah semaraknya Proliga,’’ kata pria yang juga Ketua V Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI itu. Sesuai dengan rencana, pertandingan reguler Proliga 2017 bakal digelar di lima kota yaitu Malang (pembukaan), Palembang, Batam, Gresik dan Surabaya. Sedangkan untuk final four bakal digelar di Solo dan Bandung. Untuk final digelar di Yogyakarta. (ant)

11 Taekwondoin Denpasar Hengkang ke Kabupaten Lain

Bali Post/wan

BANGKIT LAGI — Turnamen tenis meja Jaya Dharma Cup VI/2016, yang sempat vakum selama 19 tahun, kini dibangkitkan lagi di Gedung Wiswa Budaya Desa Adat Legian mulai Kamis (1/12) kemarin sampai Minggu (4/12) lusa.

Petenis Meja Andalan Legian Rio Melaju Mangupura (Bali Post) Petenis meja andalan tuan rumah Legian Rio Moka Perdana melaju pada kategori SMA putra dalam turnamen Jaya Dharma Cup VI/2016 di Gedung Wiswa Budaya Desa Adat Legian mulai Kamis (1/12) hingga Minggu (4/12) lusa. Selain Rio, atlet yang lolos yakni Agus Waisnawa (Kutsel), Windu (SMAN 1 Kuta Utara), Wahyu (SMAN 1 Kuta), Karis (Pelangi), Yogis (Legian), Fajar (Pelangi), Yoga (SMAN 1 Kuta Utara). Di sektor putri, atlet yang lolos Ika (SMIP Mengwitani), Anita (-Pelangi), Angga (Pelangi), dan Luh Yana Dewi (SMAN 1 Kuta). Untuk ketegori SD, atlet yang melenggang yakni Bom-

bom (Darmasaba), Umam (Jimbaran), Mahesa (SDN 3 Legian), Bagus Angga (SDN 2 Legian), Aldi (Darmasaba), Gilang (Pelangi), Guntur (Darmasaba), Agus (Angantaka), Gionata (Darmasaba), Made Kris (SDN 2 Legian), Rossy (Pelangi), Yiga (Darmasaba). Bayu A (Darmasaba), Windu (Angantaka), Iwan (Jimbaran), Putu Yogi (SDN 2 Legian). Di bagian putri yang lolos adalah Dovani (Pelangi), Nindi (Darmasaba), Nadila (SDN 3 Legian), Anggun (Darmasaba), Diandra (SDN 3 Legian), serta Mang Ia (Darmasaba). Ketua Panpel Putu Jerry Akira Dinata menyebutkan, turnamen bergengsi Jaya Dharma I sampai dengan V

digelar sejak 1991-1997, dan cukup lama vakum, namun kini gaungnya menggema kembali pada 2016. ‘’Kami akui banyak pihak yang mendesak agar Jaaya Dharma digulirkan kembali,’’ ujar Jerry. Disebutkan, peserta dibagi dalam kategori siswa se-Badung SD putra (26), putri (9), SMP putra (17), putri (10), SMA putra (12), putri (7), beregu antar desa dan kelurahan seBadung (30 regu), serta beregu putra se-Bali (30 regu). Bendesa Desa Adat Legian IGN Sudiarsa menyatakan pihaknya tetap berkomitmen mendukung kegiatan mulai olahraga dan pendidikan. Apalagi, turnamen ini bertujuan menjaring atlet Badung. (022)

Denpasar (Bali Post) Tercatat 11 taekwondoin andalan Kota Denpasar mengajukan surat pindah ke kabupaten lain. Mereka dipastikan akan mengibarkan bendera tim lain pada gelaran Porprov 2017 mendatang Ketua Pengkot TI Kota Denpasar AA Suryawan Wiranatha di Denpasar, Kamis (1/12) kemarin menegaskan, pihaknya membenarkan memang ke-11 atlet andalan Denpasar menyatakan hijrah mengusung bendera kabupaten lain pada Porprov Bali di Gianyar, September 2017 mendatang. ‘’Di satu sisi kami bangga, atlet Denpasar bisa menyebar membela kabupaten lain, di sisi lain kami kecewa,’’ katanya. Mereka adalah Siti Roissatul Hidayah, Bambang Wilaksono yang pindah ke Gianyar, Gusti Agung Lingga Yudistira Setiadi, Carlos Roberto Aprilia Anthonio Rofael, Carlos Valderama Hendrawan F Rofael (Karangasem), AA Putra Ananda Caesar Jagadhita, Melynda Evelyna (Badung), Kadek Krismantara (Bangli), Wahyu Dwi Handayani (Jembrana), serta Ridwan Susandy (Tabanan). Bahkan, Agung Suryawan merasa keberatan. Karena itu, pihaknya menyarankan supaya atlet yang hengkang tersebut mengajukan surat pengunduran diri dari dojang asalnya. ‘’Kami mohon para atlet pamit untuk mengurus kepada dojang asal dan menyatakan pindah ke kabupaten lain,’’ katanya. Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan KONI Kota Denpasar tentang mutasi 11 taekwondoin asal Denpasar ini. ‘’Kami jauh-jauh hari sudah melaporkan ke KONI Denpasar,’’ tuturnya. Akan tetapi, katanya, jika mengacu aturan yang ada, apabila selama 14 hari surat perpindahannya tidak ditanggapi, maka otomatis ke-11 atlet taekwondo andalan Denpasar tersebut resmi milik daerah yang dituju. ‘’Yang jelas, surat pengajuan pindah format suratnya sama dan seragam. Ya…kami tak bisa ngomong apa-apa lagi,’’ katanya. Untuk itu, Agung Suryawan menyiapkan regenerasi dan atlet pelapis bakal diterjunkan pada Porprov Bali di Gianyar tahun depan. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

� Tarif iklan Mini/Baris

Cari Karyawati Tidur Dalam utk Mini Market H.081558424242

Cr PRT Wanita,Tgl Dalam+Sopir Srbtn,bs matik H.085238127777

*****Dicari: Office,Security Pool Garden Staff,Umur Max35Th Pengalaman min 2Th,HK(Wanita) Fresh Graduated.Kirim Lamaran ke Kembali Villas Jl.Sari Dewi No.14D Ph.081238508695

!!!Urgent! Butuh 10 Terapis Spa Wanita di Canggu,Gj Menarik+ Bonus+Lembur+THR Telp.9002588; 081239621123

Dcr Krywn Scptnya Gj.1,8Jt/Bln Hub:081337665417 /081933046646

Bth Cpt Kurir Surat Freelance A.BP.001.11.16.0001854 Syrt Mtr Sendiri,SIM C, Paham ***A.BVC Kerja Diluar Negri Wil Kuta,Jimbaran,Sanur Resmi Semua Usia,Resto Hotel Jl.Palapa IV Blok G No.1 Kebun081337903069,085953774417 Sidakarya,Dpsr Hp.082127672267

Dcr PRT u/Villa Jl.Kesambi Gg. Kesambi Indah 22.081337542061

B.BP.141.12.16.0000011

B.BP.166.12.16.0000020

Dcr Sopir Gaji 2Jt, Karyawati Gaji 2Jt Tlp:08873800044

A.BP.001.12.16.0000008

!!Dcr Staff HK Berpengalaman, Fasih Bhs Inggris utk Villa di Umalas Tunon 08123940523

B.BP.166.12.16.0000021

Urgent!! We are looking Sales Manager & Admin for our office PT.Interisland Bali. Send CV to: dewa@interisland-bali.com HP.081238904433

A.BP.001.11.16.0001817

Cr Karywati,Finishing Meuble, Sopir,Max.25Th/SMA Hub:Karya Subur Gj2,2-3Jt H.08123881899

A.BP.001.12.16.0000001

Dcr Krywati u/Foto Copy di Dps /Gianyar.Dps H.085737234535, Gianyar 081558741914 Gaji 1jt

A.BP.004.12.16.0000039

A.BP.001.12.16.0000019

A.BP.001.12.16.0000002

Dcr PRT Tinggal Dalam u/Daerah Batubulan Bu Jero,081338015722

A.BP.001.11.16.0001449

A.BP.001.12.16.0000055

A.BP.001.12.16.0000047

Dcr Sales Sperpart Spd Motor Brpglmn,Pny SIM A,082144898899

B.BP.004.12.16.0000019

Bth krywn/ti bs Komputer&Psg Iklan OLX,Gj Tggi,082266036588

A.BP.001.12.16.0000045

Dcr Staf Surveyor Max.30Th (L) Hub:Indohome Finance Jl.Cokroaminoto 165 Ubung(Samp.Bank Mandiri Taspen Post) Tlp:429047 Dps

A.BP.001.11.16.0001902

Butuh PM&Pelaksana Lapangan,S1 Sipil/Arsitek u/perumahan. CV& lamaranke:harvestland.indones ia@yahoo.com

A.BP.001.12.16.0000015

Dcr Stff Ita Rest Sous CHF.CDP 1stCK,2ndCK,Pzza Maker Steward, Exp.Italian Rst,082237492115

A.BP.001.12.16.0000049

Cr Staf Restoran&Bag.Umum Hub.Jl.Komodo 38X 0361 224917

A.BP.001.11.16.0001808

A.BP.001.11.16.0001885

Dcr Tenaga Serabutan Pria Untk Proyek 081236151023

B.BP.804.12.16.0000022

Htl&Rest Need Waiter/Bartender Direct Intw to The Yulia Inns Jl.Pantai Kuta No.43 T.751893

Dcr Admin Colector Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps.

A.BP.001.12.16.0000016

Dcr Spr Lk utk RS di Badung hub.082341478248/089682392120

A.BP.001.12.16.0000004

Dcr WO,Skretaris yg Brpnglmn Dcr sgr Tnga kasir, Cleaning Services, Hub:0811396438/0811389290 Kolektor (pnempatan Wil. Badung) A.BP.001.12.16.0000005 penddkn SMU/SMK, blm menikah, Dcr cepat tng Serabutan pria Pria/Wanita, umur maks. 27 thn. Lam ke Kop. Krama Bali, Hub.082341168381 A.BP.001.12.16.0000058 Jl. Kepundung No. 61 A Dps atau Dcr karyawati Sebanyak2nya utk email:kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01 Produksi Kue Hub:087852000008 A.BP.001.12.16.0000041 Dicari Staff Massage Therapist Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Untuk IBIS Style Hotel PetiteAsih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta nget Hub:081337828727 SMS/WA A.BP.001.11.16.0001688 A.BP.001.12.16.0000057 Dcri Sgera Waiter/Waitress utk Dicr Accounting Programmer Restaurant Bandjar diSanur Lmr Send ke Email: Lsng dibawa ke Puri Gopa Hotel sakabumipersada@gmail.com Hub.0361-289948/287355 A.BP.001.12.16.0000026 A.BP.001.12.16.0000009 Holycow Steakhouse Dcr Server, Dibutuhkan Segera Cook Untuk Host,Kasir,Pglmn/Tdk.Bwa CV di Hotel Pengalaman min.2 Thn, Lgsg ke Kuta, Jl.Dewi Sri & Rebisa bahasa Inggris,bawa surat non,pertokoan Bajra Sandhi/Via lamarankerja interview hubungi Email ke:hrd.h.bali@gmail.com (0361)738944-attention koko A.BP.001.11.16.0001773 B.BP.004.11.16.0000946 Karyawati Mall Galeria/Level21 Dicari 4 perawat yg mempunyai 081246082892au_devey@yahoo.com STR u/Klinik estetik Seminyak A.BP.001.11.16.0001880 Hub:info@drmadeitabali.com Sopir&Pgawai Produksi Pie Susu H. 08123665 9998 & pembantu RT Hub.081238759898 A.BP.001.11.16.0001877

Dicari PRT di Pecatu Gaji 1,2Jt Hub No:081236340707

A.BP.001.11.16.0001835

B.BP.004.12.16.0000014

A.BP.001.12.16.0000036

Ymh Bisma Dicr:9 Mekanik (2Th) Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.11.16.0001751

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

**Xenia’10,AsDK,Hitam,BU,Murah Banget,Teuku Umar,087861130461

A.BP.001.12.16.0000048

Ayla X’13 Slvr 90Jt+Picanto’12 Pth 108Jt bs Krd,085100856999

B.BP.141.12.16.0000012

FORD

Ford 2011 double cabin hitam ful var terawat, 081338544044

B.BP.154.12.16.0000031

HONDA

HRV’16 Prstg+CRV’11+Juke’12+ Inova’16Semua Pth,085737180911

B.BP.164.12.16.0000027

Jazz VTec’07 Putih Asli Bali Istimewa Hub.085738724188

Arena GX’2010 Silver AsliBali Istimewa Sekali 082144147062

A.BP.001.12.16.0000053

Djl Aerio’04,Fullvar,Cklt Mtlk Tgn1,asliDK,085231232888

A.BP.004.12.16.0000031

G.Vitara’08 Hitam Mulus Buana Raya G.Surya Buana 14 Pdg.Sambian 081999682845

A.BP.001.11.16.0001881

Mobil Bogy Villa Suzuki Th2007 Murh 50Jt SMS 081999343777

A.BP.001.11.16.0001769

TOYOTA

Yaris S Lmtd’12 Merah Samsat Br,LowKM T.081353156600

A.BP.001.12.16.0000054

A.BP.001.12.16.0000020

Avanza G’2007Silver+Ijin Jok Kulit Ada TV 087860391057

A.BP.001.12.16.0000044

Avanza G’12+Rush S’11 Putih H:08199945663 - 085102832128

Jazz Vitec New’06 MT Asli Bali Slvr Stn Low KM 085102225352 Jual CRV’13 2000cc Putih Hub: 08123980670

A.BP.001.11.16.0001864 SUZUKI

Arena GX’2015 Pmk Ijin Par Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd B.BP.141.12.16.0000010

A.BP.001.12.16.0000052

A.BP.001.12.16.0000021

Agya TRD S Th’2014 Tgn 1 Hitam Manual BUC Hub.081 236 05780

B.BP.164.12.16.0000026

Avanza 2006 Gold Mls VF Rp.97Jt Ng,08123981053 A.BP.165.12.16.0000030

BU Fortuner Disel’09 Hitam 220 Djl Rmh 2Lt 600m2,5Kmr Msh ada Jt Nego Manual HP.081338221973 Space Tmn Jl.Gn.Catur IV Lingk A.BP.001.12.16.0000013 Bagus,Blkg Htl H.081999418841 Dijual Innova,Avanza Th’2010B.BP.141.11.16.0000902 2011 Ex.Carrefour Tgl 1 s/d 3 Rmh Lok.Jl.ImamBonjol Dps-Bali Dec.Hub:0822-0825-6639 LT.293m2,3KT,3KM,RT,R.Mkn,Grs, B.BP.031.11.16.0000947 Dpr,H.2,250M Ng 081338150125 Grand Avanza’16 Msih Baru Gres A.BP.001.11.16.0001653 Manual Putih,0811395948 AsBali Rmh subsidi 141jt, Bebandem, B.BP.141.12.16.0000029 Karangasem Angs.800rb,36/60SF Telp.081337388558,081338282678 DIJUAL MOTOR Yamaha R25 th 2014 full var terawat,087860818788

DIJUAL RUKO Djl/Dikontrakan Ruko 4x12 Jl. Tukad Yeh Aya(Renon)0816576800

DICARI GUDANG Cari Gudang/Rmh Kecil Hal Luas Pinggir Kota/Kebun u/disewa Maks.3Jt/Bln 081237702626

Lantai 3 LB 150 Sanggulan Tbn Hub:08113996899,081337283254, 081338791301,081237449024

B.BP.154.12.16.0000030

Tanah Murah Prim Lokasi Abianbase Dalung sdh Bnyak Rmh masuk 20mtr Jl Utama Aspal 6mt 18 Ar 325Jt SMS 081999343777

Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685

A.BP.001.12.16.0000032

Tanah 3A,Teges Ubud dkt BebekTepi Sawah JlnMobil,082145336389

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.11.16.0001564

A.BP.001.11.16.0001686

BUD Dijual Tnh 1,24 Are Lok. Sading Resident,081338792660

A.BP.001.11.16.0001842

A.BP.001.11.16.0001770

RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Dll P.Sefri 085100774702 Grnsi A.BP.001.12.16.0000050

A.BP.153.12.16.0000056

Hlg Sertifikat Tanah Letak di Br.DatenganTumbakBayuh,Mengwi LT.150m2,A/N AA.Ayu Trisnawati Hub.085738851095 (ada imbalan) A.BP.001.11.16.0001811

Hlgn BPKB Spd Mtr Ymh Jupiter Z CW No:6064344,O A/N I.Kade Arianto H:087860864542 NusaDua

Dijual:Tnh Bukit 12Ha 2s/d3 KM B.BP.101.12.16.0000023 dibawah Bedugul 300m dr Jln. A.BP.001.12.16.0000014 Kehilangan Surat BPKB A.BP.001.11.16.0001684 Raya Jl Pribadi ke Lok.lbr 8m Tnh 48A IB.Mantra PggrJl 600Jt an.Putu Sukanada dengan View Klasik,Hawa Sejuk,cocok /A Ng URuko/Perum 087862392060 Promo Bunga Simpanan 18%/Tahun No.Rangka:MMSHZC82SER-101008 Aman&Pasti Untung 081239011111 A.BP.001.12.16.0000040 Perkebunan Tanaman Anggrek, No.Mesin:K14BS-119477 A.BP.001.12.16.0000051 Peternakan Madu&Susu Sapi.Hrg JEMBRANA Alamat:DesaDencarik Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg 45Jt/A Nego Hub.085237165022 Tnh/Mobil Fortuner’2007 dan Kecamatan Banjar-Buleleng Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs A.BP.001.11.16.0001871 Tnh 26 Are, Yeh Embang 27Jt/Are B.BP.004.12.16.0000016 A.BP.001.12.16.0000034 Djl Cpt Tnh 23,5Are Lok.ByPass Jln.5 Meter HP:081936407878 Telah Hilang SID(Seafarer Nusa Dua Hub.081236773449 A.BP.001.12.16.0000046 BIRO JASA A.BP.001.12.16.0000011 Identity Document)Atas Nama Jasa Internal Auditor (Keu/Pjk) Djl Tnh 1Are 454Jt Nego Kboiwa DISEWAKAN RUMAH Kadek Roy Merta,Hilang SeputaDps Csh/Krdit Hub.081339031669 Dikont.Rmh 2Kmr Rtm Grs Tk.Pan- &Susun Lap Pjk H.081237380149 ran Seririt Singaraja.Bagi yg A.BP.001.11.16.0000690 A.BP.001.12.16.0000006 coran IVB2 Panjer,081337267642 Menemukan Hub:081936166474 Djl Tnh 5A dekat ByPas 290jt/A A.BP.001.11.16.0001747 KEHILANGAN A.BP.001.12.16.0000027 cck vila di Pering 08123923726 Tlh Hilang Buku KIR Daihatsu Hilang IMB No.651 Tahun 2001 KONTRAKTOR A.BP.001.11.16.0001838 Th 2014 No.BPKB:39840/XI/14 A.N Lea Chasia Widnyana Jl.Gn Swimming Pool Specialist ConDjl Tnh Sawah L.38Are Jln 3m STNK A/N:Sri Herlina Rahayu Payung No.12 Kutuh Badung Gerih Badung Hub:085100553972 tractor,Pny Mslh.082144464070

A.BP.001.11.16.0001823

A.BP.001.12.16.0000029

DIJUAL TANAH DIJUAL RUMAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Djl 6unit Perum Kutuh Kerambi- 150Jt/A Bs Kredit 087862450004 A.BP.001.11.16.0001741 tan Tbn,LT.100m2,LB.65m2 Murah Jual Rugi 1-2A Sempidi T.(0361)466842,081934310335Tegeha Jl5mPav Ng,081337332121 081338791301 A.BP.001.11.16.0001708

SALON

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL

SERVICE

RUPA-RUPA

SERVICE

RUPA-RUPA

BENGKEL LAS

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

!T40A SHM Dkt Pantai-Villa Asp Prumhn Tbn 95Jt/A 085257539923

B.BP.167.12.16.0000007

B.BP.164.12.16.0000028

A.BP.001.11.16.0001825

Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492

A.BP.001.11.16.0001345

A.BP.001.11.16.0001656

YAMAHA

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

A.BP.001.12.16.0000042

A.BP.001.12.16.0000012


EKONOMI

18 Redenominasi Rupiah Perlu Sosialisasi Masif

Jakarta (Bali Post) Perlu sosialisasi sangat masif dan terus-menerus selama masa transisi agar semua komponen bangsa dan pelaku ekonomi paham betul tentang redenominasi mata uang rupiah. Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengatakan perlu waktu minimal lima tahun sebagai masa transisi redenominasi atau penghilangan tiga digit angka pada nilai nominal uang rupiah. Bagi awam, secara praktik dan sederhana, sebagai misal nanti tidak ada lagi lembar uang bertuliskan Rp 100.000 atau Rp 50.000, melainkan cukup Rp 100

dan Rp 50 tanpa mengubah besaran nilainya. Dengan redenominasi mata uang rupiah, diharapkan terjadi efisiensi kegiatan ekonomi. Namun di sisi lain, penyesuaian nilai nominal rupiah baru tidak akan mudah karena sosialisasi harus masif, mengingat kondisi geografis Indonesia terdiri dari belasan ribu pulau; belum lagi terhadap WNI yang bermukim di luar negeri. “Masa transisinya seperti uangnya akan kita hapus terlebih dahulu, kemudian keluar rupiah baru. Masa transisinya minimal lima tahun,” kata Waas di Gedung DPR-RI. (ant)

Bali Post/ant

PANEN CABAI - Seorang petani memilah cabai usai panen di Pekulo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Cabai Merah Sumbang Inflasi

Jakarta (Bali Post) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat salah satu komoditas pangan yang menjadi penyumbang inflasi sebesar 0,47 persen November 2016 adalah cabai merah yang dalam periode ini mengalami gangguan pasokan. “Cabai merah ratarata mengalami kenaikan harga 21,2 persen, karena faktor cuaca yaitu intensitas hujan yang tinggi,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Sasmito Hadi Wibowo, di Jakarta, Kamis (1/12) kemarin.

Sasmito mengatakan cabai merah mengalami kenaikan harga di sebanyak 76 kota, karena faktor cuaca telah menyebabkan gagalnya panen dan menghambat distribusi komoditas tersebut di berbagai daerah, sehingga berpengaruh terhadap inflasi. Selain cabai merah, komoditas lain penyebab terjadinya inflasi adalah bawang merah, cabai rawit, tomat sayur, tarif pulsa ponsel, beras, bayam, kacang panjang, kangkung, cabai hijau, tomat buah, bawang putih dan nasi dengan lauk. (ant)

Jumat Umanis, 2 desember 2016

Pembekuan Keanggotaan OPEC Berdampak Positif pada APBN

Jakarta (Bali Post) Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan keputusan Indonesia membekukan sementara keanggotannya di Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) justru akan berdampak positif bagi penerimaan APBN. “Kalau OPEC melakukan pemotongan (produksi) secara kredibel akan menyebabkan harga minyak meningkat, dan tentu saja dengan kenaikan harga minyak akan memberikan dampak positif dari sisi penerimaan negara,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (1/12) kemarin. Indonesia memutuskan membekukan sementara keanggotaaan OPEC karena keputusan OPEC untuk memotong produksi minyak mentah sebesar 1,2 juta barel per hari dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasional Indonesia. Indonesia sendiri diminta memotong sekitar 5 persen dari produksinya atau sekitar 37 ribu barel minyak per hari, padahal kebutuhan penerimaan negara masih besar terutama dari migas. Menurut Menkeu, keputusan itu menunjukkan komitmen Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk terus memproduksi minyak mentah dengan volume yang sesuai dalam asumsi APBN yakni 815 ribu barel per hari. Penerimaan APBN sendiri dihitung berdasarkan volume produksi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sumber daya alam, pajak pertambahan nilai (PPN), serta pajak penghasilan (PPh) produsen minyak. “Sehingga kalau dari sisi

APBN tidak memengaruhi (jumlah penerimaan),” kata Sri. Namun, hemat Menkeu, dampak pembekuan Indonesia dari OPEC terhadap perekonomian Indonesia, perlu dikaji secara menyeluruh terutama dari sisi refinery yang masih membutuhkan bahan mentah dari luar negeri, subsidi untuk solar, dan listrik yang sebagian masih

Jakarta (Bali Post) Pemerintah diminta mewaspadai masuknya investasi asing di sektor kelautan dan perikanan. Hal itu bisa saja terdapat maksud lain di balik investasi tersebut. “Saya khawatir PMA (penanaman modal asing) yang berinvestasi untuk pintu masuk guna mendapatkan fasilitas yang lain,” kata anggota Komisi IV DPR-RI Ono Surono di

Jakarta, Rabu (30/11). Dia mencontohkan ada investor dari negeri Eropa Timur yang rencananya akan membuka cold storage atau fasilitas pendingin untuk menyimpan ikan. Aneh, kata Ono, bila ada investor asing yang hanya membuat cold storage tetapi hanya untuk kapasitas sekitar 400 ton. “Berapa sih nilainya, han-

menggunakan diesel. “Nanti kami akan membuat kajian untuk melihat dampak dari sisi ekonomi secara keseluruhan,” kata Sri. Sependapat dengan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menanggapi positif keputusan Indonesia untuk membekukan sementara keanggotannya di OPEC. (ant)

Sri Mulyani

Bali Post/ant

Waspadai Investasi Asing di Perikanan

ya sekitar Rp 2 miliar. Masak perusahaan Indonesia tidak ada yang mampu,” katanya. Dia tidak ingin perusahaan asing yang bekerja dan badan usaha di Indonesia hanya mendapatkan semacam feenya saja. Untuk itu, Ono juga mengusulkan agar sejumlah BUMN Perikanan juga diundang untuk rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR. (ant)

Makin Membaik

Properti Bali Tahun 2017

Denpasar (Bali Post)Penjualan properti di Pulau Bali tahun depan diperkirakan membaik seiring keluarnya sejumlah kebijakan pusat, seperti kelonggaran loan to value (LTV) dan penurunan suku bunga acuan (BI rate). Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali Causa Iman Karana memperkirakan mulai awal tahun penjualan properti jenis rumah tapak sekunder atau rumah bekas, akan semakin meningkat. “Dari survei yang kami lakukan, rumah sekunder lebih laku,” jelasnya dalam diskusi media bersama perbankan dan pengembang di Ayucious, Selasa (29/11). Menurutnya, harus diantisipasi peningkatan tersebut, yakni ketersediaan atau supply untuk masyarakat tahun depan yang mulai membeli properti. Dia meyakini kelonggaran uang muka kredit dan penurunan suku bunga kredit ditambah tingginya backlog perumahan di Bali akan menggairahkan sektor properti.

Pendapat senada disampaikan Regional CEO Bank Mandiri Kanwil XI Bali dan Nusa Tenggara Maswar Purnama. Ia menekankan gejala peningkatan sektor properti sudah terlihat menjelang akhir tahun ini. Di Bank Mandiri, katanya, penyaluran kredit ke sektor properti menunjukkan kenaikan pada akhir September 2016, yang dapat dijadikan sebagai salah satu indikator cerahnya sektor ini. Dari tren yang mereka kumpulkan 2017, kata Maswar, merupakan periode persiapan bagi pemerintah menyiapkan pemilu 2019. Kabid PBB, BPHTB dan PL Dispenda Denpasar I Wayan Tagel Sidarta mengatakan, tanda-tanda membaiknya sektor properti terlihat juga di ibu kota Bali, Denpasar. Meskipun perolehan pajak BPHTB di Kota Denpasar di triwulan III/2016 baru mencapai Rp 70,36 miliar atau 67,02 persen dari target, tetapi realisasi Oktober naik dari bulanbulan sebelumnya, yakni Rp 18 miliar. (kmb42)

Bali Post/ant

IKAN TUNA - Nelayan membongkar muat hasil tangkapan ikan tuna di Pelabuhan Perikanan Terpadu Lampulo, Banda Aceh, Aceh.

EDUKASI KEUANGAN - President Director PT Zurich Topas Life Peter Huber (dua dari kiri) dan Chief Agency Officer (CAO) Zurich Topaz Life Darwin Gunawan (dua dari kanan) bersama para principal Zurich Topas Life dalam acara edukasi keuangan dan peluncuran Zurich Pro-Fit 8, asuransi dwiguna inovatif pertama di Indonesia yang menawarkan manfaat ganda berupa cashback tahunan dijamin dan hasil investasi potensial.

Zurich Topas Life Luncurkan Asuransi Dwiguna Inovatif Pertama di Indonesia

ZURICH Topas Life meluncurkan produk asuransi jiwa dwiguna (endowment) terbarunya yang bernama Zurich Pro-Fit 8 (Zurich Protection dan Benefit 8), Kamis (1/12) kemarin. Produk ini merupakan produk dwiguna pertama di pasar Indonesia yang menawarkan manfaat ganda. Selain jaminan cashback tahunan, juga hasil investasi potensial dari penempatan jenis dana investasi unit link. Pelanggan hanya perlu membayar premi asuransi selama 8 tahun, namun untuk proteksi dan manfaat selama 20 tahun. Zurich Pro-Fit 8 didesain untuk memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan nasabah, baik untuk tabungan pendidikan anak, persiapan pensiun, atau rencana liburan. Kehadiran Zurich Pro-Fit 8 di Indonesia ditargetkan untuk segmen pasar kelas menengah ke atas. Indonesia dipercaya sebagai negara yang memiliki pertumbuhan kelas menengah sangat pesat. Saat ini ada 74 juta masyarakat kelas menengah. Riset dari BCG memprediksikan jumlah itu akan berlipat ganda pada tahun 2020. Mencuatnya pertumbuhan seiring peningkatan taraf hidup masyarakat, pemahaman masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan semakin baik, termasuk kebutuhan proteksi dan investasi. Dengan karakteristik ini kaum kelas menengah Indonesia menjadi pasar potensial bagi para pelaku industri untuk meningkatkan penetrasi asuransinya. Di sisi lain, ini juga merupakan tantangan mengingat masih adanya kesenjangan proteksi yang cukup besar, sekaligus juga konsepsi yang salah di antara mereka. “Untuk menjembatani kesenjangan proteksi di kalangan masyarakat kelas menengah, itu penting menyediakan produk dan layanan yang memang cocok dengan karakteristik dan keperluan mereka. Tren hidup masa kini yang dinamis memerlukan produk yang mudah dan lengkap, namun juga tetap mampu memberikan ketenangan da-

lam merencanakan masa depannya. Pro-Fit 8 memberikan kepada nasabah sebuah kombinasi manfaat asuransi dwiguna dengan hasil investasi potensial,” jelas Peter Huber, Presiden Direktur Zurich Topas Life. Produk ini menawarkan tiga kelebihan utama untuk memenuhi kebutuhan pasarnya, yaitu inovatif, manfaat jangka panjang melalui komitmen jangka pendek dan keamanan. Zurich Pro-Fit 8 merupakan produk asuransi dwiguna pertama di Indonesia yang menawarkan manfaat ganda berupa cashback tahunan. Hal itu dijamin dari hasil investasi potensial melalui penempatan dana investasi di unit link. Nasabah akan mendapatkan cashback tahunan masing-masing sebesar 4 persen per tahun selama 10 tahun pertama dan 8 persen per tahun selama 10 tahun kedua. Untuk hasil optimal, 40 persen dari total premi nasabah akan diinvestasikan ke dalam Zurich Link Rupiah Equity Fund. Bukan saja nasabah hanya perlu membayar premi selama 8 tahun untuk manfaat dan proteksi selama 20 tahun. Pro-Fit 8 juga memberikan guaranteed return sebesar 270 persen dari total dana pertanggungan selama masa asuransi berjalan. Zurich Pro-Fit 8 dikatakan aman karena ada manfaat lainnya, yakni santunan meninggal dunia dan cacat total selama masa asuransi berjalan. “Dengan inovasi dan kualitas pelayanan yang kami tawarkan, kami yakin produk ini akan memberikan kontribusi untuk keseluruhan bisnis di Indonesia,” imbuhnya. Saat ini produk ini tersedia untuk nasabah dari usia 15 hari sampai 59 tahun, dengan premi mulai 10 juta per tahun. Sampai periode Januari 2017, Zurich Topas Life menawarkan nasabah Pro-Fit 8 dengan hadiah langsung berupa bonus top up dan voucher belanja. Selain itu, terdapat hadiah utama untuk tiga pemenang utama berupa liburan ke Jepang bersama pasangan melalui penarikan undian. (kmb42)


19

Jumat Umanis, 2 Desember 2016

Bali Post/ap

PENGHORMATAN - Tentara dan polisi menghadiri penghormatan kepada anggota tim sepak bola Chapecoense Brazil yang meninggal dalam kecelakaan pesawat, di stadion Atanasio Girardot kolombia, Kamis (1/12) kemarin.

Panggilan Hati Dari Hal. 1

‘’Tetapi mereka berangkat atas nama pribadi, bukan perwakilan Bali atau organisasi. Meski demikian, kami tetap pantau mereka saat di Jakarta,’’ tegasnya. Menurut Danrem, salah satu alasan mereka berangkat adalah tidak lain murni panggilan hati dan ingin ikut doa serta zikir bersama demi keamanan dan ketenteraman bangsa Indonesia ke depannya. Juga semoga Indonesia dijauhkan dari marabahaya dan musibah apa pun bentuknya. ‘’Babinsa kami sudah menemui mereka, juga ke ulama dan para tokoh muslim, mengimbau supaya tidak berangkat. Tapi mereka tetap berangkat juga. Anggota kami di lapangan terus melakukan pemantauan,’’ ujarnya. Selain itu, para Dandim juga gencar menggelar pertemuan dengan tokoh muslim dan ulama. Tujuannya sama agar tidak ada yang berangkat. ‘’Semoga aksi di Jakarta berlangsung aman dan damai. Di Bali pun semoga tetap aman dan kondusif,’’ tegas mantan Dansat-81/Kopassus ini. Jaga Kebinekaan Sementara itu, pimpinan parlemen menggelar konferensi pers bersama menyikapi aksi demo damai pada 2 Desember 2016 (Demo 212). Aksi demo lanjutan dari aksi demo 4 November (demo 411) itu diharapkan dijadikan sebagai momentum pembuktian oleh umat muslim di Indonesia bahwa semua harus saling menghormati dan menghargai dalam satu ikatan Bhinneka Tunggal Ika.

Kecelakaan Pesawat Tim Sepak Bola

Wakil Ketua MPR-RI Oesman Sapta Odang mengingatkan gelar aksi damai harus membawa suasana yang sejuk dan damai. Peserta yang merupakan rakyat Indonesia harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan tetap berpegang pada ajaran Pancasila. ‘’Ingat, jangan ada kata-kata yang bersayap-sayap yang membakar, kata-katanya harus jelas, lugas tidak bersayap yang membakar dari belakang. Untuk itu, tulus dan ikhlas harus ada di setiap hati kita semua. Jangan karena ingin mendapatkan sesuatu, kemudian mencari-cari keuntungan dalam kesempitan bangsa ini,’’ kata Oesman Sapta Odang di kompleks Parlemen Jakarta, Kamis kemarin. Selain Oesman, keterangan pers bersama dihadiri Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua DPD-RI Mohammad Soleh, serta Ketua DPR-RI Setya Novanto. Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan menambahkan, aksi damai 212 yang bertepatan dengan Jumat (2/12/2016) adalah hak konstitusional tiap warga negara dalam menyatakan pendapat. Ia mengatakan aksi damai 212 adalah murni aksi menuntut keadilan atas kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok, bukan kebencian terhadap perbedaan suku, ras, apalagi agama. Oleh karena itu, dia meminta agar umat muslim yang melakukan kasi demo dapat menunjukkan bahwa mereka sesungguhnya semua saling menghormati dan menghargai serta tetap berada dalam satu ikatan Bhinneka Tunggal Ika. (kmb36/kmb4)

Pilot Laporkan Kehabisan Avtur

Medellin – Pilot pesawat terbang yang jatuh di kawasan pegunungan Kolombia sempat menghubungi menara pengendali bandara untuk melaporkan pesawat terbangnya kehabisan avtur, menurut rekaman yang diputar media Kolombia, Rabu (30/11).  ‘’LAMIA 2933 mengalami kegagalan total, aliran listrik tidak berjalan dan kehabisan bahan bakar,’’ ujar pilot Miguel Quiroga dalam rekaman tersebut, beberapa menit sebelum pesawat tersebut jatuh dekat Kota Medellin.  Kecelakaan tersebut menewaskan 71 orang, termasuk sebagian besar pemain tim sepak bola Brazil, Chapecoense, dan 20 jurnalis menjelang pertandingan final Copa Sudamericana. Rekaman itu disiarkan sejumlah stasiun televisi Kolombia dan diunggah di situs sejumlah surat kabar.  Pilot pesawat terbang itu sebelumnya meminta prioritas untuk mendarat akibat masalah avtur. Permintaan tersebut dikabulkan menara kontrol di Bandar Udara Internasional Medellin. Namun menara kemudian kehilangan kontak dengan pesawat, yang bangkai pesawatnya ditemukan berserakan di bukit 50 kilometer di luar kota. Sementara itu, salah seorang dari enam korban selamat dari pesawat BAe 146 buatan BAE Systems Plc mengaku dia selamat karena tidak panik dan mengikuti prosedur

keselamatan penerbangan. Korban selamat yang tak lain adalah teknisi penerbangan dan warga Bolivia bernama Erwin Tumiri itu mengaku ketat menuruti prosedur keselamatan penerbangan, ketika yang lain malah panik. ‘’Banyak penumpang yang bangkit dari kursinya dan berteriakteriak. Saya sendiri menempatkan tas di antara dua kaki saya dan mengambil posisi membungkuk seperti direkomendasikan (petunjuk keselamatan terbang),’’ katanya kepada Radio Caracol, Kolombia. Sementara itu pramugara Ximena Suarez yang juga korban selamat mengungkapkan, lampu pesawat mati sekitar satu menit sebelum pesawat menabrak gunung. Salah satu dari tiga pemain Chapecoense yang selamat dari tragedi ini, kiper cadangan Jackson Follmann, telah pulih setelah kaki kanannya diamputasi. Sebaliknya, bek Helio Neto masih dalam perawatan intensif karena trauma akut pada tengkorak, rongga dada dan paru-paru. Rekannya sesama bek, Alan Ruschel, harus menjalani bedah tulang belakang. Suarez dan Tumiri terguncang namun tidak dalam kondisi kritis, sedangkan wartawan Rafael Valmorbida masih berada dalam perawatan intensif akibat patah tulang rusuk yang merenggut satu paru-parunya, demikian Reuters. (ant)

Berhenti Total

Dari Hal. 1

Tahun 2014, galian C di selatan jalan menelan sejumlah korban. Salah satu

korbannya adalah pemilik lahan. Dia tewas tertimpa longsoran tanah yang tinggi. Sejak saat itu galian C itu distop. Tetapi kemudian

berlanjut kembali dan kini berhenti total. Hanya galian C di sisi utara jalan yang masih beroperasi sampai sekarang. (pusat data)

Badan Jalan

Dari Hal. 1

Menurutnya, Pemkab Badung akan mengambil alih perbaikan irigasi yang tergerus, sedangkan Pemprov Bali hanya akan memperbaiki jalan yang rusak. ‘’Setelah irigasi itu diperbaiki, baru kami bergerak memperbaiki badan jalan yang tergerus. Namun, kami akan koordinasi terus, karena ini kepentingan masyarakat,’’ ucapnya. Astawa Riadi mengakui sepanjang jalan Angantiga, Desa Petang merupakan kawasan yang rawan bencana longsor lantaran kontur tanah yang labil. Karena itu, pihaknya memiliki inisiatif untuk menurunkan ketinggian jalan, namun disesuaikan dengan ketentuan konstruksi mengenai jalan. ‘’Kemudian di kiri-kanan jalan tetap dipasang balok-balok. Alternatif lain diatasi dengan sistem jembatan dari selatan hingga ke utara sepanjang kurang lebih 300 meter,’’ terangnya. Rencana tersebut, kata Astawa Riadi, akan dikaji pada 2017, sedangkan solusi jangka pendek adalah perbaikan irigasi oleh pemerintah kabupaten, dilanjutkan dengan perbaikan jalan yang akan digarap Pemprov

Bali, sehingga bisa berfungsi kembali. ‘’Setelah selesai perbaikan irigasi baru kita perbaiki jalannya,’’ sebutnya. Sementara itu, Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Badung masih menunggu kajian teknis kontur tanah dari pihak akademisi Unud. Kabid Pengairan BMP Anak Agung Dalem mengungkapkan, pengerjaan teknis untuk perbaikan senderan saluran irigasi tersebut sedang dilakukan pengujian kontur tanah oleh pihak Unud. ‘’Hari ini sebenarnya sudah mulai. Survei tanah sudah mulai bekerja dari dua hari lalu untuk memastikan kontur tanah. Alat berat juga hari ini didatangkan untuk membuat akses jalan supaya bisa dikerjakan,’’ terangnya. Dijelaskannya, perbaikan irigasi tersebut akan menggunakan tiang pancang dan precast dengan estiminasi dana sekitar Rp 4 miliar. ‘’Perbaikan kurang lebih baru bisa diselesaikan 4-5 bulan ke depan. Sebab, tes tanah kira-kira menghabiskan waktu dua minggu, membuat desain sekitar sebulan. Demikian pula akan dilakukan pengalihan air. Jadi tahun depan baru selesai,’’ sebutnya. (kmb27)

Karna Nasihati Sahadewa, Cari Lawan yang Seimbang

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Satu)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KARNA kemudian menyerang Sahadeva. Sebagai balasannya Sahadewa melontarkan 100 batang panah lurus. Setelah menunjukkan kelincahan tangannya yang hebat, Karna lalu memotong tali busur yang belakangan. Kemudian putra Madri yang gagah berani itu mengambil busur lainnya, tanpa menghilangkan waktu menyerang Karna, dengan 20 batang anak panah. Prestasi Karna itu kelihatannya sangat menakjubkan. Kemudian Karna membantai kuda-kuda Sahadeva dengan panah lurus. Selanjutnya, dengan cepat mengirim sais kereta menggunakan sebuah panah berkepala lebar ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Sahadeva yang tanpa kereta saat itu lalu mengambil sebuah pedang berikut belindung tameng. Bahkan senjata-senjata itu dipotong Karna dengan cepat, sambil tersenyum beberapa saat kepada Sahadewa. Lalu Sahadeva yang perkasa itu melemparkan ke arah keretanya putra Vikartana itu sebuah gada berat dan mengeri-

kan. Gada itu dihiasi emas. Karna,dengan panah-panah saktinya memotong cepat gada yang dilemparkan Sahadeva itu. Panah Karna melesat ke arahnya dengan tidak sabaran, hal itu menyebabkan jatuh ke tanah. Setelah melihat gadanya dipotong, Sahadeva melemparkan dengan cepat sebuah panah kepada Karna. Serangan panah itu juga sia-sia karena dipotong Karna. Putra Madri itu kemudian dengan cepat melompat turun dari keretanya yang sangat baik. Berkobar kemarahannya setelah melihat Karna berada di depannya, mengambil sebuah roda kereta, secepat kilat melemparkannya kepada putra Adhiratha itu. Putra Suta itu dengan ribuan anak panah memotong roda kereta yang melesat ke arahnya. Serangan roda kereta seperti sang Kematian itu sendiri. Ketika roda kereta itu telah dihancurkan, Sahadeva, oh tuan, membidik Karna dengan palang-palang keretanya, tali temali kuda-kudanya, gandar keretanya, anggota-anggota tubuh dari gajah-gajah, kuda-kuda

dan mayat manusia yang ada di bawah. Karna dengan tenang memotong semuanya dengan panah-panahnya. Melihat dirinya sendiri kehilangan semua senjata, putra Madri, Sahadeva, diserang Karna dengan banyak panah akhirnya Sahadeva meninggalkan pertempuran. Setelah mengejarnya beberapa saat, putra Radha, oh banteng keturunan Bharata, sambil tersenyum menyapa Sahadeva dan mengucapkan kata-kata kasar, ‘’Jangan, oh pahlawan, bertarung dengan orang yang lebih unggul daripada engkau. Bertarunglah dengan lawan setara denganmu, oh putra Madri, jangan tidak percaya kata-kataku ini.’’ Kemudian setelah menyentuhnya dengan ujung busurnya, dia sekali lagi berkata, ‘’Di sana, Arjuna sedang bertarung penuh tekad melawan para keturunan Kuru. Pergilah ke sana, oh putra Madri, atau kembali pulang jika engkau menyukainya.’’ Setelah mengucapkan kata-kata ini, Karna, yang utama dari prajurit-prajurit kereta ini, sambil tersenyum meneruskan

di atas keretanya melawan pasukan-pasukan Raja Panchala. Pembantai musuh-musuh, prajurit kereta perkasa itu yang taat kepada kebenaran itu tidak membantai putra Madri, walaupun dia mendapatkan kesempatan. Karna benar-benar mengingat kembali pesan kata-kata ibunya, Dewi Kunti. Sahadeva dalam keadaan putus asa dan menderita anak-anak panah, ditambah diserang panah kata-kata dari Karna. Sahadeva tidak lama lagi mengharapkan

kecintaan hidup ini. Ksatria kereta perkasa itu kemudian dengan cepat naik ke keretanya Janamejaya, pangeran Panchala yang terkenal itu. Sanjaya berkata, Penguasa Madra menyelubungi di semua sisi, dengan awan-awan panah-panah, Virata dengan pasukan-pasukannya, sedang meneruskan mencari guru Drona. Pertempuran yang terjadi antara kedua pemanah, itu oh raja, mnyerupai perang antara Vala dan Vasava pada zaman dahulu. (bersambung)

Sloka 11.12 Divi surya-sahasrasya bhaved yugapad utthita yadi bhah sadrsi sa syad bhasas tasya mahatmanah Kalau saja dapat seribu mentari bersinar pada saat yang sama, mungkin demikianlah kedahsyatan yang terpancar dari makhluk itu.


16 Pages

228 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

L O N A A T I E R N I N T

n One Directio Taylor Swift, est paid top list of highrbes musicians -Fo r 2, 2016

Friday, Decembe

Swift, star Taylor singer - U.S. pop British in the NEW YORK Direction and musicians on One said boy band the highest paid Adele were year, Forbes magazine world this . from touring, Wednesday Swift, $170 million

of income, s and other With earnings musician. endorsement highest paid recordings,the title of 2016’s more than $200 mil26, earned in a gross total of of her “1989” She pulled North American portion by One lion on the followed world tour. Blood” singer waspop band, which The “Bad $200 millionthe English-Irish MemDirection, $110 million, grossing Again Tour. brought in recent On The RoadHoran, Liam Payne, Zayn plus for its band include Niall and, previously, bers of the Louis Tomlinson with Adele, 28, Harry Styles, “Hello” singer total yet. Adele, Malik. enthird was earnings Ranking seller of 2015, her highest this year and $80.5 million,“25” was the biggest album sales whose album success with her arena shows. tour grossed joyed continued per night for which “Rebel Heart” grossed millions whose recent $76.5 million, Madonna, was fourth with road to $1.4 billion the $170 million,career total on rn pushed her to Forbes. were Barbados-bo 10 pretax, according country star out the top Rounding earned $75 million, rock band veteran who Rihanna, ($70 million), Rolling Stones Garth Brooks million), the ($63 million) ($67.5 Harris (rtr) AC/DC DJ Calvin ($62 million). ($66.5 million), mogul Diddy and music at the 2016 Swift poses in IngleSinger Taylor Music Awards 3, 2016. April iHeartRadio California, wood,

ional Bali

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur Kebab N & 15 J Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

find Internat

Foreign governments warn citizens about Indonesia protest

st.com. http://epaper.in

ents warn governm esia protest Foreign on about Ind citizens rnationalbalipo

online: http://www.inte

r 2, 2016 Friday, Decembe

clashes with

a simipolice during Islamists.

to dozens and is home of which six religions groups, some Purnama, of ethnic beliefs. is betraditional

he Chinese Christian, from in rally led by hardline Governor follow an ethnic accuse over comments to stay away The lar use of insultMuslim groups Purnama of have ing investigated Indonesia governor. his opponents’ Tjahaja citizens in Christian made aboutin political campaignthough they but minority possibility of Friday’s4 Basuki ts are warning ing the Koran,Friday’s demonstra- the Koran denied wrongdoing on Nov. g the governmen against the capital’s highlightin A related protest Purnama, pledged thatpeaceful.. ing. He has remarks. rally — Foreign 6 be cannon apologised for the to page JAKARTA ahead of a huge an attack. “Ahok” Tjahaja issued advisories After tion will brought in water Continued could stage site of the Police Basuki Indonesia. central JakartaJapan and Australia wire to the park, on also be heard risk extremists arrest of Gov. Muslim-majority News can and barbed at Global Jakarta United States, violent or the demanding the over injured. offense in in “Bali Image” from 9.30 expecting rally, a central 96.5 people a criminal death and dozens “We are protest turning Radio FM am. Listen to Friday to said Jakarta than 100,000 one blasphemy, to rally on Christian Thursday.participants,” Yuwono. until 10.00 FM at http:// drew more prosecuted for with police, with Argo 100,000 are expected of the Global Radio ten2myso the clashed said the call for the arrest Jakarta, spokesman who is being at globalfmbali.lis hard-liners foreign ministry of the capital,as police police is enough security We hope video streaming “rampage” nightfall, Japan’s a “There governor to not worry. water according for a heavy rally could become in Indonesia for alleged blasphemy, public need and prepared Japanese plans call and will proceed protesters.” Security presence and warned from Istiqlal Mosque, staged drills violence at a protest everything with the military palace the agreementhas the world’s biggest police and have agreed to concen- to stay awaythe presidential cannon after all of to avoid the national City Hall, Indonesia but recognises organizers last month. monument, are hoping disrally around Authorities 4 when one person Muslim population trate the in the city to limit and national Nov. in close proximity. monument r unions demanding which are a repeat of more than 100 wounded to join ruption.Labo killed and are also expected should wage hikes which police say fol- Security 100,000 Indonesians More than the protest, the early afternoon disperse in prayers. lowing Friday

or live and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

AP Photo/Achmad

Ibrahim

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

protest against the Dec. 2 Muslim rallies around the planned nation. ahead of s have joined interfaith Muslim rally held of Indonesianthe world’s largest nsored interfaith divide military-spo 30, 2016. Thousands tensions during a , Nov. and racial headbands Wednesday religious Indonesia,national unity as flag -colored national e in Jakarta, perform Purnama to demonstrat soldiers Basuki Tjahaja in an attempt Indonesian Governor by the military Jakarta organized country

Jumat umanis, 2 desember 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Zurich Topas Life

Cerdas Merencanakan Keuangan HIDUP tak tentu kapan akan berakhir. Sakit dan kecelakaan sepanjang perjalanan hidup juga menjadi hal yang sulit diprediksi. Menyadari hal ini pula, Zurich Topas Life berbagi pengetahuan dalam mengelola dan merencanakan kehidupan. ‘’Zurich ingin berbagi dalam hal ini. Setidaknya dengan ikut program–program perencanaan keuangan, hidup dan masa depan akan lebih terjamin,’’ papar President Director PT Zurich Topas Life Peter Huber didampingi Chief Agency Officier Darwin Gunawan, Head Coomunication and Strategic Marketing Chiqita Winaring Hayu dan General Angency Director Wilayah Bali I Gede Widiada Erwin saat masimakrama ke Gedung Redaksi Bali Post, Kamis (1/12) kemarin. Ia mengatakan, ke depan masyarakat Bali mestinya bisa dan cerdas memilih layanan keuangan untuk menjamin kehidupan. Zurich Topas Life sebagai bagian dari programprogram yang menawarkan produk dalam bidang keuangan juga tetap ingin masyarakat Bali teredukasi dalam hal ini. ‘’Kami siap mengedukasi masyarakat Bali untuk merencanakan kehidupan dan keuangannya secara online. Lewat kerja sama dengan Indonesia hal itu kami harapkan bisa terealisasi. Dengan pemahaman tentang pengelolaan dan perencanaan keuangan, saya yakin masyarakat Bali bisa menjadi generasi yang kuat dalam menjaga budayanya,’’ paparnya. Zurich Topas Life sudah berdiri 1872 di Zurich. Kini, program yang ditawarkan sudah tersebar di 170 negara. Sedangkan di Indonesia mulai berkembang sekitar 25 tahun terakhir dan intensitas kegiatannya makin optimal sejak tahun 2010. Di Bali, Zurich telah memiliki sekitar 800 agen dari berbagai kalangan. Dengan berbagai pendekatan dan inovasi produk yang ditawarkan, Darwin Gunawan meyakini program yang ditawarkan akan menjadi pilihan masyarakat Bali. (dir)

Bali Post/wan

KUNJUNGAN - President Director PT Zurich Topas Life Peter Huber bersama Chef Agency Officer Darwin Gunawan dan Head of Communication and Strategic Marketing Chiqita Winaring Hayu melakukan kunjungan ke Kantor Redaksi Bali Post, Kamis (1/12) kemarin.

Bali Post/win

AGRINESIA 2016 - Suasana jumpa pers Agrinesia 2016 ‘’When Farmers Meet Buyers’’ di BNI 46 Renon, Kamis (1/12) kemarin.

Agrinesia 2016 ’’When Farmers Meet Buyers’’

Mencari Solusi Permasalahan Pertanian

SALAH satu sisi kuat (strength) utama bangsa Indonesia sebagai negara agraris terletak pada pertanian. Namun, di tengah-tengah pentingnya pertanian sebagai kekuatan utama dalam memenangkan pertarungan ekonomi yang akan berimbas pada seluruh aspek kehidupan, jumlah petani terus menurun. Ironisnya, jumlah petani secara keseluruhan yang tersisa hanya 12 persen di antaranya anak muda yang berumur 35 tahun. Sehingga tren tersebut pada suatu saat tidak akan ada lagi petani di Indonesia. ‘’Salah satu permasalahan utama penurunan jumlah petani adalah karena kecilnya motivasi untuk bertani yang diakibatkan oleh kurang terintegrasinya sistem koneksi antara petani dengan pasar. Sehingga tidak terpenuhinya prinsip-prinsip efisiensi dan efektivitas antara petani dengan pasarnya,’’ ungkap Chairman Agrinesia 2016 I.B. Agung Gunarthawa saat jumpa pers, Kamis (1/12) kemarin. Melihat fenomena seperti itu, maka JCI Farmers Club bekerja sama dengan PT

Bank Negara Indonesia (BNI) Persero, Tbk. mengambil langkah-langkah strategis yaitu menyelenggarakan kegiatan Agricultural Network Indonesia (Agrinesia) 2016 dengan tagline ‘’When Farmers Meet Buyers’’. Diharapkan, kegiatan ini mampu menjadi solusi permanen untuk memecahkan permasalahan pertanian yang ada, sehingga integrasi antara petani dan pasar semakin kuat. ‘’Agricultural Network Indonesia yang kami singkat Agrinesia dengan tagline ‘When Farmers meet Buyers’ adalah sebuah forum yang mempertemukan petani dengan seluruh komponen, baik masyarakat, praktisi, industri maupun pemangku kepentingan, dengan tujuan terjadi ko-

munikasi, kolaborasi bahkan transaksi yang fair, produktif dan berkelanjutan,’’ tegasnya. Sementara itu, petani sukses I Wayan Supadno yang hadir dalam kesempatan tersebut menyambut baik kegiatan Agrinesia 2016. Dikatakan, kegiatan tersebut adalah sebuah gerakan moral yang dilakukan secara masif dengan tujuan untuk mengangkat motivasi, jiwa kolektif, sekaligus aktualisasi terhadap pola sharing ekonomi berbasis collaborative business. Sehingga melahirkan karakter generasi muda yang positif, inovatif dan produktif serta membangun rantai produksi yang efektif, efisien dan berkeadilan dan dapat memberikan benefit serta profit yang proporsional bagi

semua pihak terkait. ‘’Untuk bisa menjadi petani sukses, inovasi harus dibuktikan dan juga harus didukung dengan adanya pasar. Saya berharap, kesempatan emas ini para petani bisa datang ke acara Agrinesia 2016 untuk bisa mendapatkan edukasi tentang bagaimana bertani yang baik dan benar,’’ imbuhnya. Di sisi lain, Pardi selaku Vice President BNI 46 Denpasar juga sangat mendukung kegiatan Agrinesia 2016. Dikatakan, saat ini kredit terbesar di Bali adalah dari sektor perhotelan. Namun, ke depan pihaknya melihat kredit usaha rakyat dari sektor pertanian akan membesar. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng JCI Farmers Club untuk mengembangkan perkreditan BNI di sektor pertanian. Sehingga diharapkan KUR dari sektor pertanian dapat meningkat dari 5% menjadi 10%. ‘’Dengan

event ini, petani di Bali bisa meningkat, sehingga kami bisa mendapat keuntungan dan memberikan kemudahan transaksi berupa subsidi yang diberikan oleh pemerintah kepada petani melalui BNI,’’ harapnya. Untuk mencapai target yang dicanangkan, sederet kegiatan akan dilaksanakan dari tanggal 1-4 Desember mendatang di Hotel Grand Inna Bali Beach, seperti One on One Deal Meeting, Pameran (50 booth yang terdiri dari raw material, bahan baku setengah jadi, teknologi pertanian, marketplace dan industri), workshop dan seminar/agritalk (pembicara: Menteri Pertanian RI, Menteri Perdagangan RI, Menteri Perindustrian RI, Menteri UKM RI, petani sukses/praktisi, tokoh lokal, pelaku industri), entertainment, awarding, demo day, dan creative movement. (win)

Apel Nusantara Bersatu

Ketua FKUB Bali Nyatakan Kerukunan dan NKRI Harga Mati

KEGIATAN Nusantara Bersatu, Rabu (30/11) lalu, digelar serentak di seluruh Indonesia. Di Bali, kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar. Kegiatan ini dihadiri sekitar 15.000 orang. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini, yakni untuk membangkitkan kembali jiwa dan semangat Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dalam wadah NKRI. Ketua FKUB Bali yang juga Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menekankan betapa penting dan strategisnya membangun dan memelihara kerukunan bangsa dalam kultur yang sangat beragam berdasarkan cinta

kasih, semangat kebersamaan dan persaudaraan berdasarkan nilai-nilai agama, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dalam wadah NKRI. Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menyatakan bahwa bangsa Indonesia mestinya merasa menjadi bangsa yang paling beruntung dan paling bahagia di dunia ini, karena di samping perbedaan-perbedaan adalah kekayaan yang warnawarni kehidupan yang menjadikan hidup dan kehidupan di Indonesia ini memjadi unik, sangat memesona, tetapi juga karena perbedaan-perbedaan yang ada telah dipersatukan oleh Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dalam wadah NKRI. ‘’Kerukunan adalah

harga mati! NKRI adalah harga mati!’’ teriaknya. Acara tersebut juga diisi dengan pembacaan puisi ‘’Aku Indonesia’’ oleh salah seorang pelajar putri, menyanyikan lagu-lagu wajib, orasi oleh satu orang tokoh pemuda, disusul Ketua FKUB Bali/Ketua Asosiasi FKUB Indonesia dan Gubernur Bali. Acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan doa oleh masing-masing pemimpin umat dari setiap agama yang tergabung dalam FKUB, Khong Hu Chu, Buddha, Khatolik, Kristen Protestan, Islam dan Hindu. Acara diakhiri dengan mempersembahkan tarian Bhinneka Tunggal Ika dari personel Kodam IX/Udayana. Acara dihadiri seluruh unsur

Pimpinan Daerah Bali, anggota DPRD Bali, PNS, TNI, Polri, umat dan tokoh beragama dari semua agama, tokoh adat, tokoh semua etnis, mahasiswa, pelajar, tokoh dan organisasi pemuda, ormas serta semua komponen bangsa lainnya yang ada di Bali. Juga dihadiri oleh Forpela (Forum Perempuan Lintas Agama) dan Forgimala (Forum Pemuda Lintas Agama). Tokoh Pemuda dalam orasinya membangkitkan semangat Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, mengupas tentang kedudukan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menekankan pentingnya pemahaman terhadap Pancasila. (kmb12/k100)

Ratusan Kader NasDem Denpasar Ikuti Atraksi Budaya di Jakarta

Bali Post/ist

A.A. Ngurah Gede Widiada

JUMAT (2/12) hari ini di Jakarta akan dilangsungkan atraksi budaya sebagai sebuah hajatan kebangsaan untuk memaknai komitmen tetap kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini digelar Aliansi Pendukung Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Kegiatan ini diikuti partai politik pendukung pemerintah, relawan Jokowi serta elemen masyarakat lainnya yang cinta Republik Indonesia. Kegiatan ini juga diikuti kader-kader Partai NasDem Denpasar dengan jumlah personel sekitar 180 orang ditambah satu sekaa baleganjur. Anggota DPRD Denpasar dari Partai NasDem A.A. Ngurah Gede Widiada mengungkapkan, kehadiran kader Partai NasDem ke Jakarta dalam aksi kebudayaan yang digagas Surya Dharma Paloh adalah menjujung tinggi kokohnya spirit #KITA INDONESIA. ‘’Kami kader Partai NasDem di Bali dan seluruh Indonesia hadir ke Jakarta bukan untuk mengeruhkan situasi Ibu Kota, tetapi ingin mengajak seluruh elemen bangsa melalui atraksi budaya yang akan pawai dan dipertunjukkan di Jakarta ingin memberi pesan, kita ingin tetap kokoh dalam persaudaraan kebangsaan dalam bingkai NKRI yang dilandasi ideologi Pancasila dan UUD 45. Kehadiran kita ke Jakarta adalah sebagai tour of duty mengemban tugas berbangsa dan bernegara,’’ kata mantan Ketua DPD NasDem Denpasar ini, Kamis (1/12) kemarin.

Dikatakan, spirit perhelatan akbar ini diselenggarakan karena memiliki kebanggaan, memiliki modal sosial dan kebudayaan yang sangat kokoh dalam dimensi keberagaman entitas telah mampu menjadikan kita bersaudara dari Sabang sampai Merauke. Dalam beberapa tahun terakhir ini, anak bangsa ini mengalami kelunturan dan bahkan sudah tidak ada lagi spirit menghadapi comon enemy (musuh bersama) di tengah peradaban perang modern di kancah percaturan bangsa-bangsa yang makin maju dengan lompatan strategi dan teknologi digital. ‘’Kita justru lesu darah dan persaudaraan kita terbelah paham atau aliran radikal serta perilaku elite politik dan elite negeri ini seperti tak berdaya. Jangan sampai seluruh elemen anak negeri ini menjadi fatalis. Tentu potret sosial kita yang seperti itu menjadikan kita sangat prihatin dan harus bangkit sebagai penopang kebinekaan ini,’’ ujar Pangelingsir Puri Peguyangan ini. Pihaknya berharap dengan kegiatan ini ada spirit yang baru agar pemerintah bisa bekerja dan berkarya dengan baik. ‘’Berikan kesempatan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melaksanakan program-program yang dicanangkan dalam masa kepemipinannya. Segala dinamika yang terjadi, mari kita hormati proses hukum yang berjalan,’’ ujar anggota Komisi IV DPRD Denpasar ini. (kmb12/k100)

FKUB - Ketua FKUB Bali bersama tokoh lainnya dalam kegiatan Nusantara Bersatu di Renon, Rabu (30/11).


Edisi 02 Desember 2016 | Balipost.com