Skip to main content

Edisi 29 Desember 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 128 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat pon, 29 desember 2017

Rembug Bali ’’Mencari Solusi Dampak Erupsi’’

Bali Harus Bangun Tiga Sektor Secara Bersama-sama

Pengemban Pengamal Pancasila

Bali Post/eka

Gede Sumarjaya Linggih dan Prof. Wayan Ramantha.

Jangan Berdiam Diri

Pontianak (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengajak umat Kristen tidak lelah bekerja bagi bangsa. ‘’Dalam perayaan Natal Nasional ini saya juga mengajak umat Kristiani di seluruh Tanah Air agar jangan pernah lelah bekerja, jangan pernah lelah bekerja di ladangnya Tuhan,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam acara Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional Tahun 2017 di Rumah Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (28/12) kemarin. Hal. 19 Ladang Pengabdian

Bali Post/ant

PEMELUK NASRANI - Presiden Joko Widodo berbincang dengan dua warga pemeluk Nasrani saat menghadiri perayaan Natal Oikumene 2017 di Rumah Radakng, Pontianak, Kalbar, Kamis (28/12) kemarin. Presiden Joko Widodo mengingatkan persatuan dan kesatuan NKRI harus tetap solid serta jangan mudah terpecah-belah.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Kementerian PAN-RB Apresiasi Pelayanan Publik Denpasar

Pemkot Segera ’’Launching’’ MPP

Bali memiliki potensi ekonomi dari sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif. Sekarang hanya sektor pariwisata yang diunggulkan. Sementara pertanian dan ekonomi kreatif belum bertumbuh sesuai yang diharapkan. Demikian pula pembangunan yang sentralistik di daerah Bali Selatan juga menjadi masalah. Kalau saja ketiganya bertumbuh secara seimbang dan pembangunan dilakukan secara merata, maka Bali akan menjadi provinsi yang hebat. Demikian terungkap dalam Rembug Bali ‘’Mencari Solusi Dampak Erupsi’’ pada Rabu (27/12). Acara ini diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DPD Bali di Sanur. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Kadin, Ketua BTB, asosiasi pengusaha pariwisata, tokoh tata ruang, Ketua BKS LPD, pimpinan perbankan. Dalam rembuk tersebut hadir sebagai narasumber Wali Kota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra dan Gede Sumarjaya Linggih. Rembuk dipandu oleh Prof. Wayan Ramantha. KETUA Hipmi Bali Dr. dr. IGN Darmaputra, Sp.KK. mengatakan, pasca-erupsi Gunung Agung, pengusaha anggota Hipmi mengalami penurunan bisnis hingga 50 persen. Dari 500-an anggota Hipmi, 80 persen bergerak di bidang pariwisata. Sehingga dengan erupsi Gunung Agung sangat berdampak pada bisnis anggota Hipmi. ‘’Mereka sangat merasakan efeknya dari bidang perhotelan, travel agent, semua mengalami penurunan,’’ ujarnya. Hal. 19 Cari Solusi

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

PELAYANAN PUBLIK - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menjelaskan Pelayanan Publik Kota Denpasar kepada Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Diah Natalisa, Kamis (28/12) kemarin di Ruang Mahotama, Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar.

SUDA H b a n y a k p e n gakuan bahwa pelayanan publik di Kota Denpasar sudah sangat prima. Apalagi dengan pelayanan satu atap di Graha Sewaka Dharma yang sangat representatif dengan menyelenggarakan 161 jenis pelayanan publik yang menjadi kewenangan Pemkot Denpasar. Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) Diah Natalisa juga mengapresiasi Pelayanan Publik Kota Denpasar. Apresiasi itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Denpasar bertempat di Ruang Mahotama, Gedung Sewaka Dharma, Lumintang Denpasar, Kamis (28/12) kemarin. Kunjungan ini diagendakan untuk membahas tindak

lanjut rencana pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Denpasar. Acara ini dihadiri langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan seluruh jajaran OPD di lingkungan Kota Denpasar. Terkait dengan pembahasan Mal Pelayanan Publik ini, Wali Kota Rai Mantra mengatakan bahwa program itu merupakan upaya yang positif untuk mendukung berbagai program pelayanan publik di Kota Denpasar. Pemkot pun menyambut baik program dari Kementerian PAN-RB dalam upaya menyiapkan penyelengaraan MPP bersama 11 kabupaten/kota di Indonesia tahun 2018 ini. Hal. 19 Daya Saing

Kasus BLBI

KPK Periksa Mantan Wapres Jakarta (Bali Post) – KPK memeriksa mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). ‘’Hari ini saksi datang ke KPK untuk diperiksa terkait kasus BLBI dengan tersangka Syafruddin Arsyad Temenggung,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin. Febri menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Boediono dilakukan dalam kapasitas yang bersangkutan sebagai Menteri Keuangan 2001-2004 atau pada saat kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri. Ia pun menyatakan bahwa Boediono mendatangi gedung KPK atas inisiatifnya sendiri karena sebelumnya yang bersangkutan berhalangan hadir untuk diperiksa. ‘’Atas inisiatif sendiri meminta diperiksa hari ini karena sebelumnya yang bersangkutan berhalangan,’’ ucap Febri. Sebelumnya, KPK menahan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung pada Kamis (21/12) lalu di Rumah Tahanan Negara Klas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK untuk 20 hari ke depan. KPK telah menetapkan Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai tersangka pada April 2017 lalu. Adapun tindak pidana korupsi oleh Syafruddin terkait pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) tahun 2004 sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada BPPN. SKL itu diterbitkan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2002 tentang pemberian jaminan kepastian hukum kepada debitor yang telah menyelesaikan kewajibannya atau tindakan hukum kepada debitor yang tidak menyelesaikan kewajibannya berdasarkan pemeriksaan Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS). Inpres itu dikeluarkan pada saat

kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri yang juga mendapat masukan dari Menteri Keuangan Boediono, Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjara-djakti dan Menteri BUMN Laksamana Sukardi. Berdasarkan inpres tersebut, debitur BLBI dianggap sudah menyelesaikan utang, meski baru melunasi 30 persen dari jumlah kewajiban pemegang saham dalam bentuk tunai dan 70 persen dibayar dengan sertifikat bukti hak kepada BPPN. Syafruddin mengusulkan SKL itu untuk disetujui Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dengan melakukan perubahan atas proses ligitasi kewajiban obligor menjadi restrukturisasi atas kewajiban penyerahan aset oleh BDNI ke BPPN sebesar Rp 4,8 triliun yang merupakan bagian dari pinjaman Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dalam perkembangannya, berdasarkan audit investigatif BPK RI, kerugian keuangan negara kasus indikasi korupsi terkait penerbitan SKL terhadap BDNI menjadi Rp 4,58 triliun. (ant) DIPERIKSA KPK - Mantan Wapres Boediono memenuhi panggilan KPK, Kamis (28/12) kemarin. Menteri Keuangan di era Megawati ini diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

Bali Post/ade

Kurangi Kemacetan, SIBUSED Di-’’launching’’

Deputi Pelayanan Publik Akui Inovasi Pertama di Indonesia

SISTEM Pelayanan Bus Sekolah Denpasar (SIBUSED), Kamis (28/12) kemarin di-launching. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Diah Natalisa menyatakan, SIBUSED merupakan inovasi pertama di Indonesia yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar dalam mengatasi permasalahan kemacetan. Hal itu disampaikannya saat me-launching SIBUSED yang ditandai dengan pemotongan pita bersama Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara serta DPRD Kota Denpasar, di Taman Kota Lumintang. ‘’Saya kira ini luar biasa. Ini kali pertama saya lihat inovasi semacam ini. Kami memang berusaha menginventarisasi inovasi yang dapat memberikan kemudahan pada masyarakat seperti

yang di-launching sekarang ini,’’ ujar Diah Natalisa. Kota Denpasar sebagai ibu kota provinsi dengan berbagai inovasinya dapat memberikan pelayanan pada anak-anak dan solusi dalam mengatasi kemacetan. Terlebih inovasi yang diterapkan Pemerintah Kota Denpasar mampu memadukan informasi teknologi sehingga para orangtua dapat mengetahui kondisi anak-anak saat menuju sekolah. Dengan demikian para orangtua dapat memantau keberadaan anak melalui aplikasi bus sekolah tersebut. Ia berharap inovasi ini terus dikembangkan dan akan terus dimonitor Kementerian PAN-RB. Diharapkan dapat berjalan lancar program inovasi ini sehingga bisa ditransfer ke daerahdaerah lain yang memiliki permasalahan sama seperti Kota Denpasar. Sementara itu, Wali Kota Den-

pasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan bus sekolah yang di-launching ini merupakan salah satu bentuk pelayanan publik pada anak-anak. Dengan keberadaan bus sekolah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Denpasar. Menurut Rai Mantra, meningkatnya jumlah kendaraan di Kota Denpasar menunjukkan tingkat ekonomi masyarakat semakin meningkat, namun dibutuhkan langkah inovasi dalam mengatasi permasalahan kemacetan tersebut. Salah satunya dengan menyediakan bus sekolah secara gratis bagi anak-anak sekolah. ‘’Kami mencari solusi dalam bidang lalu lintas. Untuk itu kami mencoba memulai transformasi bidang transportasi dengan bus sekolah,’’ ujar Rai Mantra. Hal. 19 Hasil Survei

SIBUSED - Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Diah Natalisa memperhatikan penggunaan aplikasi ‘’SIBUSED’’ yang didampingi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra.


denpasar

2

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Lapas Kerobokan ’’Diobok-obok’’ Banyak Benda Terlarang Diamankan

Denpasar (Bali Post) -

Ratusan personel gabungan dari Polres Badung, Polresta Denpasar, Polda Bali, TNI dan BNNP mendatangi Lapas Kerobokan, Rabu (27/12) malam. Petugas menyeruak masuk ke tiap blok dan mengamankan banyak barang terlarang. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan, personel yang dilibatkan 328 orang. ‘’Razia kami lakukan pukul 19.25 Wita hingga pukul 22.15 Wita. Hasilnya yang ditemukan beberapa barang terlarang yang dibawa tahanan. Di antaranya HP, charger HP, gergaji, gunting, pisau, tongkat besi, pisau cukur, bong, kabel, jarum dan lainnya,’’ ujar Yudith Satriya Hananta, Kamis (28/12) kemarin. Berdasarkan informasi di lapangan, sweeping dilakukan di 13 wisma dan satu di lapas wanita. Adapun 14 blok atau wisma yaitu Amed, Bedugul, Danau Batur, Lovina, Taman Ayun, GWK, Tirta Gangga, Kintamani, Alas Kedaton, Nusa Lembongan, Sangeh (tower), Kuta dan lapas perempuan. Seluruh personel dibagi di masing-masing blok atau wisma. Sedangkan Polwan memisahkan diri untuk melaksanakan pemeriksaan di Lapas Wanita. Sedangkan petugas lapas yang mendampingi dan menentukan radius berapa meter dalam melaksanakan penggeledahan. Pasukan Brimob

bersenjata laras panjang tidak masuk sampai ke wisma. ‘’Petugas melakukan sweeping sesuai tugasnya masingmasing,’’ kata sumber. Di Wisma Lovina diamankan satu klip plastik kecil, besi pacal, dua potongan besi, satu gergaji besi, satu borgol, tiga simcard, dua palu dan dua bong. Sedangkan di Wisma Amed ditemukan korek gas dan alat cukur. Selanjutnya di Wisma Nusa Lembongan disita tiga gunting, 11 sendok, 16 paku, satu jarum, lima pisau cukur, dua gunting kuku, empat korek gas, satu cutter dan satu bungkus makanan kucing. Hasil penggeledahan di Wisma Tirta Gangga tepatnya di luar aula diamankan pisau kecil dan satu bong. Sementara di Wisma Sangeh disita dua HP, dua kompor gas dan dua tabung gas kecil. Petugas juga menemukan barang terlarang di Wisma Taman Ayun yakni enam HP, satu bong, pisau kecil, tali, dua gergaji dan korek gas. Di Wisma Bedugul disita HP, gunting dan tang. Hasil sweeping di Wisma Danau Batur diamankan satu tang,

pisau, gunting, HP dan satu plastik klip diduga sabusabu. Sementara di Wisma GWK diamankan pipa besi, tongkat rotan, cutter, gunting, satu plastik klip isi tepung warna putih, tongkat selfie, gunting, CD, obeng, penggaris besi, pisau, paku, tongkat kayu, tempat lampu, P, soder, kabel charger, obat, kondom, pisau kecil, baut, amplas kayu, satu klip plastik berisi biji-bijian warna cokelat tua, rokok elektrik, charger rokok elektrik, gunting, kayu, obeng, uang tunai Rp 3.064.000 dan 1 ringgit. ‘’Barang terlarang juga diamankan di Wisma Alas Kedaton dan Wisma Kintamani. Sedangkan di Lapas Perempuan diamankan 16 HP, 20 charger hp, 11 buah heandset, 16 korek api, tiga pisau, tujuh pisau cukur, 14 paku, 4 lembar kartu ATM, power bank, kartu remi, kartu ceki dan benang,’’ ungkapnya. Sementara hasil sidak di tempat sembahyang lapas ditemukan 25 HP, 18 charger, modem, tiga gunting, satu lusin kartu judi, tiga pisau, satu pemanas air dan barang terlarang lainnya. (kmb36)

Jalan ’’Shortcut’’

KONDISI Jalan Mertasari menuju Jalan Pamelisan, Banjar Suwung Batan Kendal sangat ramai dilalui masyarakat. Akibatnya, hampir setiap jam kemacetan selalu mewarnai aktivitas di jalur tersebut. Terkait dengan kondisi ini, anggota Komisi III DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, S.T. mengaku telah mengusulkan pembangunan shortcut dari Jalan Mertasari yang berada di kawasan Kerta Dalem langsung menuju By-pass Ngurah Rai tepatnya berada di tepi Sungai Punggawa. Suadi mengaku usulan pembangunan shortcut ini telah disampaikan sejak tahun 2014 dan di tahun 2015 Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar yang kini bernama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah melaksanakan uji kelayakan. Hasilnya pun menyetujui jalan shortcut tersebut layak dibuat sebagai pemecah kemacetan di kawasan Suwung Batan Kendal. Politisi PDI-P ini mengatakan, diperlukan dana sekitar Rp 15 miliar untuk pembebasan lahan dan Rp 2,5 miliar untuk pembangunan konstruksi jalan. Diperkirakan jalan ini memiliki panjang 200 meter dan lebar 12 meter dengan 10 meter aspal dan 2 meter adalah sempadan jalan, termasuk membuat satu jembatan. Berdasarkan perkembangannya, proyek tersebut akan direalisasikan pada tahun ini. Lulusan fakultas Teknik Unud ini telah menjajaki komunikasi dengan Pemprov Bali. Namun, hingga kini belum mendapatkan tanggapan. ‘’Karenanya, kami mendorong terbangun komunikasi antara Pemkot Denpasar dan

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391 Bali Post/ist

SWEEPING - Petugas gabungan saat melakukan sweeping di Lapas Kerobokan.

Perkuat Identitas sebagai Kota Budaya

Pemkot Denpasar Fasilitasi Para Seniman Pameran Melalui ’’Art Space’’ I Wayan Suadi Putra, S.T.

Bali Post/ara

Pemprov Bali atau mungkin dengan Balai Jalan Nasional agar segera dicarikan solusi. Jangan hanya menunggu saja,’’ tegasnya. (ara)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : PURA BESAKIH DIBUKA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

DALAM rangka memperkuat identitas diri sebagai kota budaya, Pemerintah Kota Denpasar telah memfasilitasi para seniman untuk melakukan pameran di ‘’Art Space’’. ‘’Art Space’’ merupakan ruang pamer bagi seniman untuk berekspresi. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka pameran lukisan Denpasar Art Space, Rabu (27/12) malam. Rai Mantra menambahkan, pameran ini selain merupakan masalah seni budaya, hal ini untuk mendukung wisata budaya dengan lebih banyak menampilkan karya-karya budaya agar terus dimatangkan. Dengan adanya ‘’Art Space’’ dapat memperkuat peradaban kota sebagai kota budaya yang bisa diperlambangkan melalui karya-karya seni seperti seni lukis. Rai Mantra berharap kegiatan seni ini terus berkembang sehingga mempunyai identitas tersendiri dan para seniman mempunyai tempat berekspresi seperti sekarang ini. Terlebih lagi telah bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Kota Denpasar sehingga sangat cocok untuk

penguatan pariwisata budaya. Dengan memiliki identitas diri yang kuat, Rai Mantra meyakini dapat menarik kunjungan pariwisata. Sehingga kalau memperkuat pariwisata budaya harus ditonjolkan seni dan budaya yang ada. ‘’Kalau kita lihat dari ruang pameran yang sekecil ini dapat melihat berbagai hasil seni dan budaya yang merupakan ekspresi keberadaban kehidupan masyarakat. Sehingga bisa menilai bahwa peradaban kota itu sendiri sangat tinggi,’’ ujar Rai Mantra. Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar I.B. Gede Agung Sidartha mengatakan, keberadaan ‘’Art Space’’ sangat strategis mengingat tepat berada di pusat kota. Ini menjadi salah satu modal utama dalam mempromosikan karya-karya seniman Kota Denpasar. Bahkan, keberadaan ‘’Art Space’’ mendapat respons positif dari para seniman untuk melakukan pameran karyakaryanya. Untuk itu, Sidartha berharap ke depan volume pameran karya-karya seni terus ditingkatkan sesering mungkin. Hal ini akan men-

MENGAMATI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengamati hasil karya para seniman lukisan di Denpasar Art Space. jadi wadah sangat positif bagi para seniman baik seniman lukis, fotografi maupun seniman lainnya. Sidartha menambahkan, pameran kali ini diikuti puluhan seniman lukis bahkan ada yang berada dari luar Bali. Kegiatan pameran ini juga sebagai bagian dari pelaksanaan Denpasar Festival yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar. Sementara itu, Kurator Pameran Made Susanta Dwi-

tanaya menambahkan, konsep pameran seni rupa ini menjadi bagian dari nilai kebudayaan yang ada di Bali khususnya di Kota Denpasar. Pasalnya, para seniman seni rupa mampu melukiskan nilai-nilai kehidupan yang berlangsung sekarang ini. ‘’Kami harapkan melalui pameran yang difasilitasi Pemerintah Kota Denpasar ini dapat terus memotivasi para seniman lukis untuk terus berkarya,’’ ujarnya. (ad1355)

MEMBUKA - Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede membuka ‘’cakepan lontar’’ menandai pembukaan secara resmi Denfest ke-10 di Catus Pata Catur Muka Denpasar, Kamis (28/12) kemarin.

kerajinan dan industri serta urban farming dan agro. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, Denfest ke-10 mengedepankan spirit membuka kesempatan seluasluasnya bagi masyarakat untuk terlibat dalam membantu saudara-saudara yang terkena dampak erupsi Gunung Agung. Tidak hanya menjadi ajang pemanggungan kreativitas yang mencerahkan lahir batin, Denfest ke-10 juga menyiapkan zona edukasi terkait erupsi dan juga pos-pos untuk menampung donasi bantuan masyarakat Denpasar. Rai Mantra berharap pelaksanaan satu dasawarsa Denfest dapat dinikmati dan dimanfaatkan publik membangun kesadaran dan keseimbangan kultural dalam merawat warisan budaya tradisi dan menciptakan peluangpeluang ekonomi kreatif yang meliputi iptek, seni, budaya dan kewirausahaan. Hal ini diharapkan pula dapat berguna bagi alam, peradaban manusia dan lingkungan Denpasar serta Bali pada umumnya. ‘’Menjadi kota yang produktif dengan terus bermunculan wirausaha-wirausaha baru yang terus kita apresiasi setiap tahunnya dalam ajang Denfest,’’ ujarnya sembari mengatakan, Denfest tahun ini juga menampilkan kreativitas warga masyarakat KRB Gunung Agung yang mengungsi di Denpasar. (ad1360)

Buka ’’Cakepan Lontar’’ Tandai Pembukaan Denfest Ke-10

MEMPERSIAPKAN - A.A. Abiyoga sedang mempersiapkan menu spesial untuk pengunjung Denpasar Festival, Kamis (28/12) kemarin.

Anak Menteri Beri Contoh Kerja Kreatif

Ada suasana baru di Denpasar Festival 2017, yang dibuka Kamis (28/12) kemarin. Abiyoga, anak Menteri Koperasi, ikut mewarnai stan kuliner. Tentu ini mengejutkan sekaligus membanggakan. Ini juga memberikan inspirasi bagi anak muda Bali untuk merebut sektor kuliner yang masih terbuka luas. Motivasi Abiyoga, mahasiswa semester akhir Universitas Nasional (Unas) Jakarta ini, bermula dari keinginannya untuk memberikan kegiatan kerja bagi kawan-kawannya di Jakarta dan Bali. ‘’Saya ingin mendorong teman-teman mulai bekerja dan belajar berwirausaha,’’ ucapnya. Sejak satu tahun ini di Jakarta Abiyoga sudah merintis kerja kreatif di bidang kuliner. ‘’saya pasarkan lewat medsos saja dan distribusikan oleh kawan-kawan saya yang belum bekerja,’’ ucapnya. Ditemui di Denfest, se-

malam, Abiyoga tampak sudah terbiasa dengan pekerjaan yang digelutinya. Bahkan, tidak ada rasa malu ketika ia membakar fork ribs untuk melayani pembeli. ‘’Kita memang menawarkan menu secara khusus,’’ ujar pemilik Warung Ayo ini. Selain menu utama berupa pork ribs, stan yang dikemas cukup unik ini juga menawarkan menu pendamping, french fries. Sementara untuk minumannya, Abiyoga menawarkan orange juice dan ice tea. Harga yang ditawarkan pun cukup murah bila melihat jenis menunya. ‘’Untuk menu kita ta-

warkan yang simpel saja, pork ribs dan french fries saja,’’ jelas pemuda yang juga mahir main kendang ini. Menurut Abiyoga, pihaknya sangat mendorong generasi muda di Bali untuk menekuni bisnis kuliner. Ditegaskan, apa yang dilakukan ini berawal dari sebuah hobi. Bersama empat rekan sebayanya, ia memulai usaha kreatif ini untuk ikut meramaikan kuliner di Bali. Abiyoga dan rekannya menawarkan produk kulinernya melalui online. Ia memanfaatkan media sosial, baik instagram, @hellporkbali, serta memanfaatkan whatsapp untuk menerima pesanan. ‘’Kini sudah mulai ramai dan teman-teman sudah kewalahan untuk melayani pembeli. Ke depan, kami akan bekerja sama dengan Gojek, sehingga bisa lebih aman untuk delivery-nya,’’ ujarnya. (ara)

SATU dasawarsa atau 10 tahun pelaksanaan Denpasar Festival (Denfest) resmi dibuka Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede di Catus Pata Catur Muka Denpasar, Kamis (28/12) kemarin. Ditandai dengan membuka ‘’cakepan lontar’’, Denfest ke-10 berlangsung dari tanggal 28-31 Desember mendatang mengusung tema ‘’Rawat Pusaka Cipta Inovasi, Tresnaning Jagat Rahayu’’. Tema ini juga mengedepankan filosofi Tat Twam Asi kepedulian bersama kawasan rawan bencana Gunung Agung. Filosofi Tat Twam Asi ini juga terlihat dalam pembukaan Denfest dengan ‘’cakepan lontar’’ diserahkan kepada perwakilan pengusaha muda, seniman, dan teruna-teruni Denpasar sebagai tanda kebersamaan dalam membangun Denpasar. Ratusan seniman terlibat dalam inagurasi pembukaan Denfest ke-10 membawakan berbagai garapan seni, termasuk parade anakanak yang mengekspresikan kegembiraan dalam memaknai Denpasar sebagai Smart City, Kota Kreatif dan Kota Pusaka. Secara khusus SMKN 5 Denpasar me-

nampilkan garapan seni tentang bagaimana masyarakat Kota Denpasar membangun dan menjalani hidup di kotanya yang mengambil kisah I Gusti Ngurah Made Agung (Raja Badung VIII) dalam membangkitkan perjuangan melawan penjajah dengan prinsip Nandurin Karang Awak. Konsep gambelan Bali diangkat dalam garapan ini meliputi ‘’Ding, Deng, Dung dan Dang’’ mengarah empat mata angin diisi dengan penampilan berbagai tari Baris sebagai maskot Kota Denpasar. Ding menunjuk-

kan wilayah bagian timur Kota Denpasar dengan tari Baris Kupu-kupu diciptakan seniman asal Desa Sumerta sekitar tahun 1930-an. Deng wilayah bagian utara dengan tari khasnya Baris Poleng. Dung wilayah bagian barat dengan tari Baris Gede dan Dang wilayah bagian selatan dengan tari khasnya Baris Cina. Berlangsung selama empat hari, Denfest menampilkan kuliner heritage khas Denpasar, Fashion on The Street tenun endek, ragam kuliner, panggung ekspresi kreatif anak muda, CSR UKM, pameran edukasi


Jumat Pon, 29 Desember 2017

BADUNG

3

Bupati Badung Hadiri Rapat Tahunan PSPS Bakti Negara BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta yang juga merupakan Ketua DPD Bakti Negara menghadiri Rapat Tahunan Kepengurusan Dewan PimpiRAPAT TAHUNAN Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri Rapat Tahunan DPD PSPS Bakti Negara di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Kamis (28/12) kemarin.

nan Daerah (DPD) Bali Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara Masa Kepengurusan Tahun 2016-2021. Kegiatan ini digelar di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Kamis (28/12) kemarin. Rapat ini juga dihadiri Ketua Umum Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara I Bagus Alit Sucipta serta DPC Bakti Negara se-Bali. Ketua Umum DPD Bakti Negara Bali I Nyoman Giri Prasta dalam kesempatan tersebut memberikan apre-

sasi atas kekompakan DPC se-Bali yang turut menghadiri rapat Bakti Negara. ‘’Saya apresiasi kepada pimpinan DPC di sembilan kabupaten/ kota yang sudah menunjukkan semangatnya untuk membumikan Bakti Negara sampai ke pelosok-pelosok daerahnya. Kita berkumpul di sini untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan di tahun 2017 serta untuk mematangkan rencana program kerja tahun 2018,’’ ungkap Giri Prasta. Giri Prasta mengatakan, terkait usulan dan masukan

dari masing-masing DPC yang telah disampaikan dalam rapat akan menjadi skala prioritas di tahun 2018. ‘’Ke depannya saya akan melaksanakan road show untuk melihat secara langsung kegiatan di masing-masing DPC sehingga dapat melihat kekurangan-kekurangan yang perlu dibenahi,’’ ujarnya. Ketua Umum Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara I Bagus Alit Sucipta menyampaikan, rapat tahunan PSPS Bakti Negara yang mencakup DPD, lembaga dan koordinator lembaga DPC seluruh Bali ber-

tujuan untuk memantapkan serta mengevaluasi internal khusus di Bakti Negara serta memberikan laporan prestasi yang dilakukan di masing-masing kabupaten. Rapat ini juga berkaitan dengan menyambut HUT ke-63 Bakti Negara pada tanggal 31 Januari 2018 mendatang yang dipusatkan di tempat latihan pusat Bakti Negara. Diharapkan, HUT Bakti Negara ini dijadikan momentum untuk mendongkrak prestasi Bakti Negara baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional. (ad1351)

Badung Beri Penghargaan kepada WP Terbaik Se-Kabupaten Badung GUNA mempermudahkan para Wajib Pajak (WP) di Kabupaten Badung melakukan pembayaran pajak daerah, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Bank Mandiri melakukan kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama khususnya dalam meningkatkan pelayanan penerimaan pendapatan daerah di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (27/12). Penandatanganan kerja sama ini merupakan rangkaian dari kegiatan pemberian penghargaan kepada WP terbaik di Kabupaten Badung. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Regional CEO Bank Mandiri Bali dan Nusa Tenggara R. Erwan Djoko Hermawan beserta jajarannya, Kepala Bapenda Badung I Made

Sutama, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, perwakilan dari Bank BPD dengan jajarannya, Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya berserta jajarannya serta pimpinan asosiasi dan segenap stakeholder pariwisata. Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk memotivasi wajib pajak agar dengan kesadaran penuh melaksanakan kewajiban perpajakannya. Salah satunya, memberikan reward berupa pemberian penghargaan kepada WP terbaik. ‘’Melalui pemberian penghargaan kepada WP terbaik ini, saya harap dapat menginspirasi seluruh WP untuk meningkatkan pelaksanaan kewajibannya dengan baik. Untuk WP yang tidak melaksanakan

kewajibannya, kami akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,’’ tegas Suiasa. Lebih lanjut dikatakan, kepatuhan dan ketaatan dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan salah satu bentuk revolusi mental yang dapat memperkuat basis pendapatan daerah dalam rangka mewujudkan berbagai program pembangunan di Kabupaten Badung. Kepala Bapenda Badung I Made Sutama mengatakan, penghargaan kepada WP terbaik untuk jenis pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan pajak parkir merupakan wujud apresiasi dan terima kasih Pemerintah Kabupaten Badung kepada wajib pajak yang sudah patuh melaksanakan peraturan perundang-undangan. ‘’Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif dan motivasi bagi WP lainnya

yang belum patuh melaksanakan kewajibannya. Selain itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk meningkatkan komunikasi dan sosialisasi yang baik antara pemerintah dan WP dalam rangka membangun kesadaran pajak masyarakat (tax minded),’’ kata Sutama. Sementara itu, Regional CEO Bank Mandiri Bali dan Nusa Tenggara R. Erwan Djoko Hermawan memaparkan, Bank Mandiri berkeinginan untuk turut serta dalam peningkatkan pelayanan kepada masyarakat, di antaranya menjadi mitra bagi Pemkab Badung yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama pengguna produk dan jasa perbankan khususnya dalam meningkatkan pelayanan dan peningkattan pendapatan daerah. ‘’Tujuan penandatanangan nota kesepakatan bersama ini adalah untuk kemudahan layanan bagi WP

seperti kemudahan mengupdate data, akurasi data, percepatan dan termasuk juga kemudahan dari para WP dalam mengecek datanya apakah pembayaran pajaknya sudah clear atau belum,’’ paparnya. Adapun penghargaan WP untuk kategori tingkat Kepatuhan Terbaik jenis hotel bintang 5 diraih Grand Hyatt Hotel, hotel bintang empat diraih Aston Bali Resort & Spa, hotel bintang 3 diraih Kumala Pantai Hotel, hotel nonbintang diraih Double Six Suite and Residence, untuk vila diraih The Villa’s Ex Amarta Bungalow, restoran diraih Last Wave, hiburan diraih Taman Begawan dan untuk spa diraih Body Work II Spa. Sementara untuk kategori Wajib Pajak Daerah dengan Tingkat Penyetoran Terbaik jenis hotel bintang 5 diraih Ayana Resort & Spa, hotel bintang 4 diraih Courtyard By Marriot Bali

kegiatan mitigasi erupsi Gunung Agung. ‘’Ini akan kita lakukan dengan standar operasional prosedur internasional, menyangkut aspek distribusi, komunikasi, transportasi termasuk jamuan makan terhadap wisatawan yang tercecer,’’ ujarnya. Menurut Badra, Badung Tourism Crisis Center akan ditindaklanjuti dengan statement later yang sekaligus untuk meyakinkan bahwa keadaan Bali aman. Ditegaskan, statement later tersebut merupakan surat jaminan dari Pemkab Badung dan

kesiapan industri pariwisata dalam menerima kunjungan wisatawan di Bali. Badra menegaskan, industri pariwisata sudah berkomitmen memberikan one night free kepada wisatawan yang menginap di tempatnya yang mengalami dampak penutupan operasional bandara. Sementara untuk wisatawan backpaker dan yang lainnya, nanti Pemkab Badung yang akan menyiapkan hal tersebut. ‘’Sekarang sudah siap semua. Kemarin sempat ada kurang komunikasi sehingga ada keragu-raguan

PENGHARGAAN - Wabup Suiasa bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan penghargaan kepada WP terbaik di Kabupaten Badung di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (27/12). Nusa Dua, hotel bintang 3 diraih Bali Tropic Cottage, hotel nonbintang diraih TS Suites Leisure, untuk vila diraih Alila Villas Uluwatu, restoran diraih La Place, hiburan diraih Waterbom

dan untuk parkir diraih PT Petarung Tangguh Persada. Kepada WP daerah terbaik ini diberikan piagam penghargaan dan plakat lambang daerah Kabupaten Badung. (ad1353)

pihak hotel memberikan one night free. Mereka saat ini sudah membuat surat pernyataan. Kami mengimbau agar tidak ada lagi yang tidak bergabung,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung IGN Suryawijaya menilai keberadaan Badung Tourism Crisis Center tersebut akan mampu meyakinkan wisatawan untuk datang berlibur ke Badung pada khususnya dan Bali pada umumnya. Sebab, ketika ada crisis center, maka wisatawan tahu di mana

tempat mengadu. Dengan adanya kepastian nanti, kata Suryawijaya, pihaknya meyakini wisatawan tidak masalah datang ke Bali bila nantinya operasional bandara ditutup. ‘’Alangkah baiknya jika setiap kabupaten/kota lainnya dan provinsi mempunyai crisis center. Ini sudah harus ada saat seperti ini dan standarnya sudah internasional. Jika terjadi apa-apa, maka kabupaten itu akan cepat action dan jika perlu bantuan bisa segera meminta bantuan ke provinsi bahkan ke pusat,’’ tegasnya. (kmb23)

Pelabuhan Watununggul Dijadikan Alternatif Penyeberangan

Mangupura (Bali Post) -

Pemkab Badung akan mempersiapkan Pelabuhan Watununggul Kedonganan sebagai alternatif penyeberangan orang, apabila sewaktu-waktu terjadi penutupan Bandara Udara (Bandara) I Gusti Ngurah Rai akibat terjadi erupsi Gunung Agung. Hal tersebut bisa menjadi solusi karena jarak tempuh dari Kedonganan menuju Banyuwangi relatif dekat, sekitar 2,5 jam perjalanan. Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengatakan hal itu, Rabu (27/12). Menurut Badra, saat ini status Pelabuhan Watununggul memang masih tetap sebagai pelabuhan perikanan. Namun, saat emergency, pelabuhan tersebut bisa digunakan untuk penyeberangan. Alih fungsi Pelabuhan Watununggul tersebut memang terkait

dengan SOP mitigasi dari Pemkab Badung. Hal ini terkait dengan upaya antisipasi apabila terjadi penutupan operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Agung. Badra menambahkan, Bupati Badung sudah menandatangani pemben-

Mangupura (Bali Post) – Istri Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, almarhumah Desak Putu Kari, dimakamkan Kamis (28/12) kemarin. Jenazah almarhumah diberangkatkan dari Jalan Nangka Denpasar menuju batas Desa Carangsari di Kecamatan Petang menuju depan Puri Ngurah Rai. Selanjutnya, jenazah dipindahkan ke joli kemudian diiringi masyarakat desa, keluarga dan sanak saudara serta sahabat. Untuk berjalan menuju pemakaman di Kuburan China, jarak yang ditempuh sekitar 1,5 kilometer dari puri. Prosesi pemakaman istri Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai yang tutup usia di RSUP Sanglah pada usia ke-94 tahun, Minggu (10/12) lalu, disertai dengan upacara Apel Persada. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Ketua Legiun Veteran Bali I Gusti Bagus Saputra. Hadir dalam acara tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Danrem 163/WSA, Dandim 1611/Badung, Pangelingsir Puri Mengwi, Kabag Humas Kabupaten Badung, Kapolsek Petang, Danramil Jajaran Kodim 1611/ Badung, Camat Petang, Kepala Desa beserta perangkat Desa Carangsari, seluruh Ketua PPM (Pemuda Panca Marga) beserta anggota, LVRI se-Provinsi Bali dan anggota FKPPI Provinsi Bali.

ketika almarhumah sedang hamil tua dan dua putranya yang lain masih balita. Putra sulung, I Gusti Ngurah Rai Yudana sedang berusia 4,5 tahun, putra kedua I Gusti Ngurah Tantra sedang berusia 1,5 tahun dan putra bungsu I Gusti Ngurah Alit Yuda sedang dalam kandungan. Kini semua putra-putri yang ditinggal berjumlah tujuh orang. Yakni lima orang putra dan dua orang putri. Almarhumah juga meninggalkan 24 orang cucu dan 28 orang cicit. Adapun putra dan putrinya yang lain adalah Drg. Putu Sari Utami, Ir. Made Sri Mulyani, Nyoman Laksana Budhi, S.E. dan Ketut Bakti Budhi. Selama suaminya di medan perang, almarhumah Desak Putu Kari pernah ditahan di Kantor Polisi Gianyar selama tiga bulan. Di sanalah almarhumah dan putra-putranya menyaksikan para pejuang kemerdekaan yang disiksa dan dibunuh oleh tentara penjajah. Pada hari-hari pertama dalam tahanan, almarhumah dan keluarganya harus menahan haus dan lapar. Kamar tahanan yang pengap dan berbau amis. Kalau putra-putranya menangis kelaparan, maka pintu kamar tahanannya justru dipukul dan digedor-gedor oleh tentara penjajah. Pada hari pertama ditinggalkan suami untuk memimpin perang kemerdekaan, almarhumah harus menyelamatkan diri dalam keadaan hamil, sambil menggendong putranya yang kedua dan menuntun putra yang sulung. Dalam perjalanan, tidak banyak penduduk yang bersedia memberikan bantuan. Kadang-kadang ada juga penduduk yang bersedia memberikan makanan atau minuman, tetapi tidak bersedia menerima kehadirannya

tukan Badung Tourism Crisis Center yang merupakan aspek legal yang dipakai sebagai dasar keterlibatan instansi yang membidangi, termasuk asosiasi industri. Dalam hal ini, Pemkab Badung sudah mengalokasikan anggaran Rp 8,5 miliar melalui APBD Badung untuk

Desak Putu Kari, Istri Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai Dimakamkan

Riwayat Hidup Desak Putu Kari menikah dengan I Gusti Ngurah Rai, Pahlawan Nasional dari Puri Ngurah Rai, Carangsari, Badung dalam usia 13 tahun. Selanjutnya, ikut berkelana mengikuti penugasan suaminya, di antaranya di Gianyar, Denpasar dan Magelang. Ditinggal untuk memimpin perang kemerdekaan Indonesia

Bali Post/eka

PEMAKAMAN - Prosesi pemakaman istri Pahlawan I Gusti Ngurah Rai, almarhumah Desak Putu Kari, di Desa Carangsari, Badung, Kamis (28/12) kemarin. di rumah mereka. Penduduk sering meminta agar almarhumah segera meninggalkan rumah mereka. Tampaknya, penduduk ketakutan akan mendapatkan siksaan dan hukuman dari tentara Belanda. Kendati demikian, almarhumah tetap melangkah dengan tabah menyusuri jalan bersama putra-putranya. Di Banjar Ketapian, ada sungai yang membelah jalan, almarhumah ketakutan untuk menyeberang. Untunglah ada seorang penduduk yang baik hati untuk membantu menyeberangkan, melalui sebuah jembatan bambu. Pada saat itu almarhumah berpesan, “Kalau salah satu dari kami terjatuh, maka doronglah kami semua agar kami semua jatuh ke sungai.” Di Banjar Dajan tangluk, Kesiman, ternyata ada seseorang yang bersedia membantu dan menerima kehadiran almarhumah di rumahnya. Tapi dengan syarat bahwa almarhumah tidak boleh menyatakan diri sebagai istri atau keluarga I Gusti Ngurah Rai. Kemudian,

dari Banjar Dajan Tangluk, almarhumah menuju Puri Satria, dan selanjutnya menuju Puri Carangsari. Dalam perjalanan itu, almarhumah bersama putra-putranya ternyata mampu meloloskan diri dari beberapa cegatan dan sergapan tentara Belanda. Meskipun ketika itu almarhumah harus berada di tengah-tengah desingan peluru, dalam konflik bersenjata antara penjajah Belanda dengan tentara pejuang Kemerdekaan. Dengan demikian, almarhumah adalah juga seseorang pejuang sejati yang terlibat secara aktif dalam perang kemerdekaan Indonesia. Hingga di masa sepuh, almarhumah tetap memelihara semangat dan kesetiaan kepada keluarga besar dan kepada pejuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau selalu berpesan untuk memegang etika dan moral dalam keluarga dan juga di kalangan keluarga besar pejuang kemerdekaan. Di samping itu, beliau juga selalu berpesan kepada para keluarga pejuang untuk tetap memegang teguh cita-cita pejuang kemerdekaan Indonesia. (kmb)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Nirmala Group Rayakan HUT Ke-15 TAHUN 2017 ini, Nirmala Group di bawah pimpinan Made Sujana memasuki usia ke-15. Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) dilakukan di lantai empat Hotel Nirmala Jimbaran, Badung, Rabu (27/12), diisi pemotongan tumpeng oleh Made Sujana didampingi Komisaris Nyoman Sudiasih sekaligus istrinya. Pada kesempatan itu, Pemilik sekaligus Presiden Direktur Nirmala Group Made Sujana menyatakan perayaan HUT kali ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan situasi ekonomi tahun 2017 yang agak melambat, bahkan ada persoalan serius sejak erupsi Gunung Agung. Untuk itulah, perayaan dilakukan secara sederhana dihadiri para pimpinan unit masingmasing divisi Nirmala Group. ‘’Dalam situasi ekonomi sekarang, kami ambil tema mulat sarira, sebagai wujud instrospeksi diri guna melakukan langkah-langkah yang efisien dan efektif untuk bisa bergerak lagi tahun depan,’’ ujarnya. Menurut pria asli Jimbaran ini, meski suasana ekonomi sedang melambat, tidak berarti seluruh jajaran karyawan dan manajemen Nirmala Group hanya bisa bersedih hati. Kondisi saat ini mestinya dijadikan pemacu untuk melakukan mulat sarira, dengan berbenah dalam segala hal. Jika pembenahan dilakukan tahun ini, saat ekonomi masyarakat Bali sedang membaik, usaha yang diawali perusahaan kontraktor itu akan terus berkembang di masa-masa mendatang. ‘’Kami sudah 15 tahun berjalan, diawali dari hanya satu orang karyawan, mampu eksis dan berkembang sampai ribuan karyawan seperti sekarang. Masak baru kena krisis seperti sekarang, malah kendur. Terus lakukan inovasi seiring kemajuan teknologi,

PUNCAK HUT - Puncak perayaan HUT ke-15 Nirmala Group dilaksanakan di Jimbaran. agar mampu bersaing dengan pasar global,’’ tegasnya. Made Sujana mengakui ada beberapa pebisnis sejenis yang akhirnya tidak bisa berkembang, bahkan sampai bangkrut. Hal itu tidak lepas dari ketidakmampuan membaca dinamika pasar. Sebagai sebuah perusahaan yang melibatkan hampir 1.200 karyawan, ia berharap manajemen tidak semata bertumpu pada owner atau komisaris. ‘’Kami tanamkan kepada semua jajaran bahwa perusahaan ini milik kita bersama, kita tumbuh bersama, sehingga bekerja pun bersama-sama. Saling mengisi, tidak ada yang bertumpu pada satu orang saja, apalagi hanya pada owner atau pendiri,’’ tambahnya. Sampai saat ini, Nirmala Group telah menaungi cukup banyak divisi. Pertama kali berdiri diawali dari usaha kontraktor PT Karya Nirmala, berlanjut ke toko bangunan dan supermarket. Bahkan, tahun 2017 ini telah berkembang ke hotel, vila, kolam renang, usaha roti dan bakery serta koperasi. Usaha supermarket telah memasuki outlet ke-17, hanya

pembukaannya terpaksa ditunda menunggu situasi ekonomi membaik. Ketua Panitia Perayaan HUT ke-15 Nirmala Group, Made Astawa, mengatakan pada perayaan kali ini hanya dilakukan beberapa kegiatan menyesuaikan dengan situasi, mulai dari kebersihan dan lomba memancing khusus internal. ‘’Kami berharap melalui kegiatan ini, akan terus tumbuh rasa persaudaraan di antara karyawan, untuk bersamasama membesarkan Nirmala Group, sehingga secara ekonomis tentunya akan sangat berdampak pada kami selaku keluarga besar Nirmala Group,’’ jelasnya. Pada puncak perayaan juga dilakukan pemotongan tumpeng serangkaian HUT ke-52 Komisaris Nirmala Group Nyoman Sudiasih. Selanjutnya acara dimeriahkan hiburan dan penyerahan penghargaan kepada karyawan yang telah mengabdi cukup lama di perusahaan yang ber-home base di Jimbaran itu. Pada akhir acara dilakukan pengundian sejumlah door prize kepada karyawan. (ad1356)

Solusi Berbasis Digital

Khrisna Logistics Kerja Sama dengan Iruna eLogistics

PENANDATANGANAN - Dari kiri ke ka kanan: A.A. Ngurah Mahendra, President Director & CEO Khrisna Group, A.A. Ngurah Aditya Pradnyana Sunu, Director Khrisna Logistics, Yan Hendry Jauwena, President Director & CEO Iruna eLogistics, dan Syaiful Rachman, Director Iruna eLogistics, saat penandatanganan kerja sama. BERKEMBANGNYA industri e-commerce di Indonesia memberi dampak luas terhadap semua sektor industri. Salah satunya sudah tentu pada sektor logistik. Dinamika industri dewasa ini mendudukkan logistik itu beperan vital atau sebagai kuncinya. Dalam upaya menjawab tantangan itu, PT Khrisna Bali International Cargo (Khrisna Logistics) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Iruna eLogistics, perusahaan penyedia solusi logistik berbasis digital. Penandatanganan ini dilakukan Anak Agung Ngurah Aditya Pradnyana Sunu selaku Direktur Khrisna Logistics dengan Yan Hendry Jauwena yang merupakan CEO dari Iruna eLogistics. Khrisna Logistics ini, kata Aditya, telah berpengalaman lebih dari 25 tahun bahkan menjadi mitra bisnis perusahaan menengah, supply chain termasuk juga cross border logistics. “Selain untuk mengantisipasi laju barang e-commerce, Bali merupakan gallery-nya dunia. Maksudnya, selu-

ruh produk nusantara berkumpul di sini. Kemudian baru dipasarkan kepada wisatawan. Kerja sama Khrisna Logistics, dengan Iruna eLogistics ini akan menambah kualitas pelayanan yang selama ini kami dedikasikan kepada mitra kami yaitu para IKM terutama di Bali,” ujar Aditya dalam acara penandatanganan kerja sama dengan Iruna eLogistics. Untuk meningkatkan pelayanan, kata Aditya, Khrisna Logistics harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Karena itu menjadi keharusan menjangkau pasar lebih luas. “Karena itu, Khrisna Logistics harus berubah menjadi Khrisna eLogistics, yaitu bentuk layanan logistik berbasis teknologi informasi yang meliputi fulfillment center yaitu manajemen stok di pergudangan, last mile delivery yaitu layanan antar, channel distribution management yaitu integrasi dengan marketplace,” paparnya. Ia berharap melalui kerja sama ini, Khrisna Logistics bisa memasuki dunia digital dan bersiap di era baru,

membawa semangat total logistics solution. Khrisna Logistics ini sudah didirikan tahun 1991, dengan kantor pusat di jantung Kuta. Setahun kemudian, karena pertumbuhan bisnis yang pesat, cabang baru di distrik sibuk maka didirikan kemudian di Ubud. Khrisna Logistics menerima IATA Award sebagai Agen Logistik Terakreditasi tahun 1996. Kemudian menyusul penghargaan yang tak terhitung jumlahnya tahun-tahun berikutnya. Dan tahun 2002, dibangunlah fasilitas cold storage di Bandara Internasional Ngurah Rai yang dilengkapi teknologi modern untuk memenuhi kebutuhan klien. Untuk meningkatkan penanganan profesional, pengemasan dan fasilitas pergudangan, dibangunlah lima gudang baru, dengan ruang total sekitar 5.000 meter persegi tahun 2004. Gudang ini bertujuan memastikan kemudahan logistik bongkar muat serta meminimalkan risiko kerusakan. Tahun 2005, Khrisna Logistics ini membangun gudang besar lainnya di dekat Pelabuhan Benoa, dengan total ruang 1.500 meter persegi. Tujuannya, memenuhi keperluan klien pada fasilitas gudang. Dengan prestasi luar biasa itu dalam dua dekade terakhir ini, Khrisna Logistics telah ditunjuk menjadi salah satu Pusat Logistik Berikat, di Indonesia yang diresmikan Presiden Indonesia Joko Widodo, Kamis 10 Maret 2016. Hal itu sesungguhnya sebagai bagian paket stimulus ekonomi kedua yang diluncurkan pemerintah Indonesia yang telah diresmikan 30 September 2015 lalu. Pusat Logistik Berikat ini bertujuan membantu para pengusaha kecil menengah termasuk industri kecil menengah. Dengan cara itu sekaligus dapat mengurangi biaya logistik. Selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan nilai kompetitif Indonesia, termasuk secara umum perekonomian di Asia Tenggara. (ad1357)

Sembilan Pasangan Mesum Terjaring

Banyuwangi (Bali Post) Menjelang akhir tahun, Polres Banyuwangi kian gencar memberangus penyakit masyarakat. Salah satunya memburu pasangan mesum yang beraksi di hotel. Sembilan pasangan mesum terjaring dalam razia beberapa hotel di kawasan Kota Banyuwangi, Rabu (27/12) malam. Razia dimulai pukul 19.00 WIB. Di salah satu hotel di dekat Pelabuhan Tanjungwangi, petugas menemukan tiga pasangan mesum. Mereka hanya bisa pasrah ketika digiring petugas ke atas truk. Razia berlanjut ke hotel di dekat Pelabuhan Ketapang. Empat pasangan mesum ditemukan berduaan di kamar, satu di antaranya diketahui oknum pegawai bank. Mereka kaget ketika pintu kamar digedor petugas. Seluruhnya langsung lemas, tersipu malu digiring ke atas truk. Razia berakhir di hotel di jalan lingkar Ketapang. Di tempat ini, dua pasangan mesum dipergoki sedang asyik di kamar. Keduanya memilih pasrah dinaikkan ke atas truk petugas. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pasangan mesum itu diamankan ke Polres. Yang menarik, beberapa di antaranya masih memiliki pasangan sah. ‘’Ada juga yang tak membawa KTP. Kami amankan semuanya,’’ kata Kasat Sabhara Polres Banyuwangi AKP

Basori Alwi, Kamis (28/12) kemarin. Razia merupakan bagian cipta kondisi menjelang pergantian tahun. Diharapkan tidak ada warga yang meresahkan ketika perayaan malam tahun baru. ‘’Kami memerangi penyakit masyarakat supaya tahun baru nanti kondusif,’’ jelasnya. Para pasangan mesum yang terjaring harus menginap semalam di Polres. Mereka dibawa ke pengadilan untuk menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring). Para

pelaku rata-rata berusia di atas 25 tahun. Mereka terciduk sesaat setelah masuk hotel. Basori menambahkan, razia penyakit masyarakat akan terus berlanjut hingga pergantian malam tahun baru. Selain pasangan mesum di hotel, razia akan menyasar peredaran minuman keras (miras) dan tempat kos. Targetnya, malam pergantian tahun berlangsung tanpa gangguan kamtibmas, terutama peredaran miras. (kmb30)

Bali Post/kmb30

DATA - Polisi mendata pasangan mesum yang terjaring di hotel di Banyuwangi, Rabu (27/12) malam.

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Senator RI Serahkan ’’Sukla Award’’ kepada Pengusaha Hindu

Wedakarna Ingatkan Umat Hindu Jadi Kaya adalah Perintah Kitab Suci

DALAM ajaran agama Hindu ada dikenal istilah Catur Purusa Artha yang memiliki bagian dharma, artha, kama dan moksa. Swadharma sebagai seorang manusia yang hidup di alam fana (marcepada) selalu membutuhkan keseimbangan lahir dan batin (artha dan dharma). Maka dari itu, dalam konsepsi ekonomi Satyagraha, menciptakan komunitas yang kaya, menjadikan umat mampu secara finansial serta bisa menggunakan kekayaan untuk berbuat kebaikan adalah sebuah kewajiban bagi manusia, terlebih jika dihubungkan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian diungkapkan oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menyerahkan Penghargaan Sukla Award 2017 di Museum Bali, Denpasar. ‘’Dalam agama Hindu, kekuatan ekonomi sangat diperhitungkan. Banyak ajaran agama Hindu menurut sastra yang membahas hal ini. Begitu juga konsep-konsep asli Nusantara juga menyarankan hal senada, bahwa kekuatan ekonomi adalah mutlak jika ingin eksistensi sebuah negeri termasuk agama, umat dan budayanya bertahan. Maka dari itu mari kita tata kembali ekonomi orang Bali dan mulai dari pengusaha muda, pengusaha kecil menengah dan mengkader munculnya wirausaha hebat di setiap desa. Ini dinamakan Gerakan Satyagraha dan diejawantahkan dalam ajaran Bung Karno yakni Berdikari Dalam Bidang Ekonomi (Tri Sakti). Apalagi di Bali, umat Hindu berjumlah 4 juta jiwa dan mayoritas. Ini tentu menguntungkan bagi pebisnis Bali,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna yang juga ang-

PENGHARGAAN - Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (empat dari kiri) menyerahkan penghargaan didampingi pejabat Kementerian Agama dan Pemprov Bali di Museum Bali. gota DPD-RI menyambut gembira banyaknya gebrakan yang telah dilakukan oleh komunitas Sukla Satyagraha di Bali, salah satunya rajin mencerahkan generasi muda Hindu akan pentingnya proses kesucian makanan. ‘’Saya senang, kini warung sukla ada di mana– mana. Anak muda Hindu yang biasa tidak acuh akan kesucian makanan, kini mulai mengejar warung dan restoran yang ada plangkiran dan semangat membantu semeton Bali dalam berusaha. Ada rasa sayang dan kasih di antara sesama semeton Bali dan umat sedharma. Ini baik sekali. Gerakan ini hanya bisa sukses jika semua bersatu,’’ tegasnya. Ia juga gembira selama tahun 2017 ini banyak sekali Festival Sukla yang digagas di seluruh Bali baik oleh komunitas, sekaa teruna teruni, OSIS maupun mahasiswa. ‘’Ini merupakan

gerakan hebat yang akan mengubah Bali di masa depan. Ini juga wujud penghormatan kepada (almarhum/ swargi) Ida Pedanda Sebali Tianya Arimbawa (Dharma Adyaksa PHDI Pusat) yang meresmikan gerakan Suka Satyagraha di Candi Prambanan pada 2015,’’ papar Gusti Wedakarna yang juga penggagas Gerakan Sukla Satyagraha di Bali. Di akhir acara seremoni, didampingi Widia Adnyana (Ketua Umum Sukla Satyagraha), Gusti Wedakarna didaulat menyerahkan sejumlah penghargaan Sukla Award kepada Daluman Dedari (Kategori Produk Sukla Terfavorit), I Ketut Putra Jaya (Kategori Pengusaha Sukla Terbaik), Bakso Balung Babi Thingadi Klungkung (Kategori Rumah Makan Sukla Terbaik) dan Suka-suka Group (Wirausaha Hindu Muda Sukla Terinovatif). (ad1362)

SMA PGRI 4 Denpasar

Godok Pengurus OSIS Baru, Bangun Empat RKB

OSIS - Kasek Ngakan Nyoman Karta bersama pembina dan anak-anak OSIS SMA PGRI 4 Denpasar. SAAT libur semester, anak-anak OSIS SMA PGRI 4 Denpasar alias SMA Gripa Denpasar sejak Kamis (28/12) kemarin sibuk menggodok calon pengurus OSIS 2018-2019. Sementara itu, sekolah ini selesai membangun empat ruang kelas baru (RKB) sehingga mulai semester genap nanti semua siswa masuk pagi. Ketua OSIS SMA Gripa 20172018 I Kadek Adhi Saputra didampingi Sekretaris Ni Putu Winda Purwandari menjelaskan, kandidat pengurus OSIS baru 2018-2019 dipilih atas penilaian disiplin, tegas, berjiwa kepemimpinan dan bertanggung jawab. Yang menentukan calon ketua adalah siswa lewat voting seperti pemilu langsung disertai penyampaian visi dan misi. Tahap ini biasanya berlangsung ramai dan pemilihan dilakukan saat jeda semester genap. OSIS SMA Gripa memiliki tiga

tahap pengukuhan. Pertama dilakukan Kamis kemarin dalam bentuk tes dan wawancara. Tahap kedua pengukuhan dalam bentuk evaluasi kebersamaan dan ketiga pengukuhan malam sekaligus pelantikan di luar sekolah. Prestasi OSIS selama ini mampu mengantarkan siswanya juara II lomba senam PGRI, meraih medali emas taekwondo di Porjar serta membantu sekolah di MOS dan PPDB. Kepala SMA PGRI 4 Denpasar Ngakan Nyoman Karta mengacungkan jempol atas kepemimpinan OSIS saat ini. Sekolah sangat mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan OSIS SMA Gripa karena banyak memberi kontribusi mengharumkan nama baik sekolah lewat prestasi. Pengurus OSIS juga mengabdi memajukan sekolah. OSIS adalah media untuk mendidik anak dalam kepemimpinan, memperkuat disiplin, bersikap

demokratis dan membantu sekolah dalam pengawasan kedisiplinan siswa setiap hari. Di samping itu, pengurus OSIS menjadi juru bicara dengan turun ke sekola-sekolah atau door to door ke SMP mempromosikan SMA Gripa Denpasar. Hal ini membuahkan hasil, sehingga setiap tahun jumlah calon siswa baru meningkat. Tahun ini jumah pelamar mencapai 540 orang, namun yang diterima hanya 192 orang. Pada tahun ajaran akan datang, jumlah ini tetap dipertahankan sesuai daya tampung. Mulai Januari 2018 atau semester genap, semua siswa masuk pagi karena sekolah ini sudah memiliki gedung baru berlantai dua dengan tambahan empat RKB. Ngakan Nyoman Karta didampingi Wakasek Kurikulum dan Humas I Ketut Sinardana, S.Pd. serta Wakasek Kesiswaan dan Sarpras Drs. I Made Nita menambahkan, empat RKB dibangun secara swadaya. Dengan demikian, sekolah di Jalan Kenyeri, Denpasar ini kini memiliki 12 RKB, ruang guru, kasek dan pelayanan, lab mata pelajaran, lab komputer dan perpustakaan representatif berbasis IT. Semua kelas dilengkapi AC dan CCTV. Ketua YPPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana memuji keberanian dan inovasi Kasek Ngakan Nyoman Karta terus berinovasi menambah RKB secara mandiri serta memiliki program pendidikan karakter yang kuat. Dengan terus meningkatkan diri dan mutu, SMA PGRI 4 Denpasar akan dipilih oleh masyarakat Dentim dan Denut. (bns1)

Sempat Macet

Angkutan Laut Banyuwangi-Jimbaran Dibuka Lagi

Banyuwangi (Bali Post) Sempat macet cukup lama, angkutan kapal cepat BanyuwangiJimbaran kembali dibuka, Kamis (28/12) kemarin. Angkutan alternatif dari Dermaga Kedonganan, Badung ke Banyuwangi itu hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Moda transportasi ini menjadi pilihan ketika Bandara Ngurah Rai ditutup saat erupsi Gunung Agung. Kapal cepat itu berkapasitas 145 tempat duduk. Trayeknya melintasi laut selatan Bali, tembus Selat Bali dan berakhir di Dermaga Pantai Boom, Banyuwangi. ‘’Untuk tahap awal kami buka sehari sekali. Dari Banyuwangi pukul 09.00 WIB, sedangkan dari Kedonganan pukul 13.00 Wita,’’ kata Mulyadi Sukito, pemilik angkutan kapal cepat Banyuwangi-Jimbaran. Angkutan kapal cepat Banyuwangi-Jimbaran dibuka tahun 2015 silam. Namun, karena sesuatu dan lain hal, terpaksa dihentikan. Setelah musibah erupsi Gunung Agung dan penutupan Bandara Ngurah Rai, pihaknya berinisiatif membukanya lagi. Sebab, sangat potensial mengangkut penumpang dari Bali ke Banyuwangi terutama yang membutuhkan waktu cepat ke bandara. ‘’Ketika penumpang atau wisatawan dari Bali ingin pindah pesawat, bisa cepat ke Banyuwangi, hanya 2,5 jam,’’ ujarnya.

Bali Post/kmb30

KAPAL CEPAT - Kapal cepat Banyuwangi-Jimbaran bersiap sandar di Dermaga Pantai Boom, Banyuwangi. Menurut pria yang akrab dipanggil Aseng itu, angkutan ini sekaligus berwisata menyusuri pesisir selatan Bali. Selama pelayaran, kapal tidak terlalu ke tengah laut, melainkan menyisir garis pantai, sehingga guncangan ombak tidak terlalu terasa. Ia sengaja membidik jalur Jimbaran-Banyuwangi lantaran potensinya cukup bagus, seiring geliat pariwisata di Banyuwangi. ‘’Kami akan upayakan wisatawan dari Bali berwisata ke Banyuwangi dengan kapal cepat ini. Mereka menginap semalam, lalu kembali lagi ke Bali,’’ jelasnya. Kepala Kantor Syahbandar dan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Banyuwangi, Ugan Suganda, mengatakan kapal cepat antarprovinsi ini sudah mengantongi izin trayek angkutan umum dari Kementerian Perhubungan. Armadanya jenis kapal wisata, tetapi izin trayeknya angkutan umum. Kapal yang digunakan sudah memenuhi standar keselamatan pelayaran. Meski begitu, secara berkala, izin trayeknya harus diperbarui. ‘’Jalur laut yang dilewati cukup aman untuk pelayaran. Apalagi kapal hanya menyusuri garis pantai di selatan Bali,’’ ungkapnya. (kmb30)


Jumat Pon, 29 Desember 2017

DAERAH

5

Kapolda ’’Warning’’ Tiga Ormas Mangupura (Bali Post) Menyongsong 2018, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose tetap berkomitmen memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat Bali. Tidak ada lagi pihak-pihak yang mengganggu kehidupan rakyat kecil dan melakukan pungli yang selama ini meresahkan masyarakat, terutama dilakukan oknum anggota ormas. Oleh karena itu, Kapolda memberikan peringatan atau warning kepada tiga ormas besar yang ada di Bali. ‘’Saya mendapatkan laporan masalah (pungli - red) dari masyarakat. Saya berterima kasih dan tetap melaksanakan itu (menindak pungli - red) tanpa ada toleransi. Jangan coba-coba lagi di tahun 2018,’’ tegas Irjen Golose seraya menyebutkan tiga nama ormas tersebut, Kamis (28/12) kemarin. Menjelang pilkada tahun depan, kata Golose, pihaknya tetap akan memberikan atensi serius. Meskipun ormas tersebut berubah bentuk, tetap akan ditelusuri. Selain itu, Tim Saber Pungli diharapkan terus bergerak termasuk ke desa-desa. Menurut Irjen Golose, desa adat hanya boleh melakukan pungutan aset-aset desa dan pihak ketiga yang tidak mengikat. Sedangkan pungutan lainnya harus diatur dalam perda. ‘’Kita tetap lakukan soft aproach. Saya tidak mau menabrak hukum adat, tapi hukum positif (nasional - red) juga harus ditegakkan sehingga jangan sampai kita terlalu banyak pungutan di Bali ini,’’ ungkap mantan petinggi BNPT ini. Apabila terlalu banyak pungutan, kata lulusan Akpol 1988 ini, hal itu sangat potensial menuai komplain dan orang akan enggan datang ke Bali. ‘’Di samping itu, jangan sampai isu-isu ini di-manage sehingga jadi bumerang untuk Pulau Dewata yang kita cintai,’’ katanya mengingatkan. (kmb36)

Penyedia Kamar Esek-esek Gunung Lawu Diadili Denpasar (Bali Post) Pria yang menyediakan jasa kamar untuk berbuat mesum di tempat prostitusi Gunung Lawu, Lingkungan Bualu, Kuta Selatan, diadili di PN Denpasar, Kamis (28/12) kemarin. Dia adalah terdakwa Ngatuwi alias Kribo (58) asal Malang. Pria yang beralamat di Jalan By-pass Ngurah Rai, Teges Nunggal, Lingkungan Benoa, Kuta Selatan itu didakwa atas penyediaan kamar tanpa izin untuk berbuat esek-esek. JPU I Gede Wiraguna Wiradarma di depan majelis hakim PN Denpasar pimpinan Ketut Suarta mengatakan, terdakwa ditangkap petugas dari Polresta Denpasar, 5 September lalu. Menurut JPU, Januari 2017 terdakwa awalnya membuka usaha menyewakan kamar terhadap pekerja seks komersial (PSK) yang hendak melayani tamu atau lelaki hidung belang. Terdakwa mengelola empat kamar yang diberi nama Wisma Mawar Putih. Ongkos sewa sekali ngejos Rp 25.000 dengan limit waktu satu hingga dua jam. Pengguna kamar mendapatkan fasilitas tempat tidur berisi kasur, bantal, kipas angin, kondom dan satu kamar mandi. Saat dilakukan penggerebekan sekitar pukul 22.00 Wita, polisi mengamankan Warsiah alias Yanti yang merupakan PSK yang sedang melayani lelaki bernama Zainul Arifin. Pasangan mesum bayaran ini digerebek di kamar nomor 3 Wisma Mawar Putih. Polisi saat itu menyita barang bukti kondom sudah terpakai, sprei warna pink, uang Rp 100 ribu. Uang tersebut adalah uang jual diri yang dilakukan Yanti yang ‘’dibeli’’ oleh Zainul. Dalam perkara ini, PSK bernama Yanti dan lelaki hidung belang itu hanya dijadikan sebagai saksi. Sementara Kribo dijadikan tersangka (kini terdakwa) dan dijerat dalam Pasal 296 KUHP. (kmb37)

Digerebek, Komplotan Maling Kabur Denpasar (Bali Post) Anggota Ospnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) menggerebek rumah kos di Jalan Gunung Sangyang, Gang Nusantara, Denpasar, Selasa (26/12) lalu. Dua maling, Muhammad Hasyim (38) dan Abdul Rohim (33), sempat melawan lalu kabur. Namun, polisi berhasil meringkusnya tak jauh dari tempat tinggalnya. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Kamis (28/12) kemarin, mengatakan komplotan maling itu beraksi di Perumahan Padang Geria, Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Denbar, Jumat (22/12). Korbannya Mohamad Malik (22) yang kehilangan enam HP berbagai merk, tas kulit dan uang Rp 2,2 juta. ‘’Saat kejadian korban bersama dua temannya tidur di TKP. Pintu kamar sudah ditutup tapi tidak dikunci. Sekitar pukul 07.00 Wita, korban bangun dan barang tersebut hilang,’’ ujarnya. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Hasil analisa dan informasi masyarakat, dicurigai pelakunya tinggal di Jalan Gunung Sangyang, Gang Nusantara, Denpasar. Selanjutnya petugas melakukan pengintaan di rumah kos tersebut. Saat pelaku berada di kamar kosnya, polisi melakukan penggerebekan. Pelaku sempat melawan dan langsung melarikan diri. Tim yang dipimpin Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeana melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil meringkus. ‘’Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Hasil pengembangan kasus ini, seorang penadah barinisial SP diamankan,’’ tegas Kompol Sumena. (kmb36)

Bali Post/ist

RILIS KASUS - Polsek Denbar merilis pengungkapan kasus pencurian.

Bali Post/kmb23

KOORDINASI - Suasana rapat koordinasi pengalihan dan penutupan arus lalu lintas terkait perayaan malam pergantian tahun di Kuta, Kamis (28/12) kemarin.

Demi Kenyamanan Pengunjung

Penanganan Parkir di Kuta akan Dibedakan

Mangupura (Bali Post) Demi kenyamanan pengunjung yang ingin merayakan malam pergantian tahun di Kuta, Minggu (31/12) malam, ruas jalan di Kuta diharapkan bersih dari parkir kendaraan. Nantinya, penanganan parkir akan dibedakan antara parkir pengunjung yang menginap di kawasan Kuta dengan pengunjung yang hanya datang merayakan malam tahun baru. Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Badung Tofan Priyanto mengatakan hal itu, Kamis (28/12) kemarin. Menurut Tofan Priyanto, kantongkantong parkir yang ada di dalam kawasan Kuta akan dimanfaatkan untuk parkir kendaraan pengunjung yang memang menginap. Sedangkan untuk parkir pengunjung yang hanya merayakan malam pergantian tahun akan diarahkan ke luar kawasan. Seperti di Central Parkir, Centro, Pasar Seni, Lapangan Trisakti serta bisa juga memanfaatkan ruas Jalan Dewi Sri. Kantong-kantong parkir seperti Central Parkir, Beach Walk dan se-

bagainya, meskipun pihak pengelola sudah siap, namun tetap harus dilakukan koordinasi. Ini perlu dilakukan supaya jelas pengelolaannya. ‘’Harus jelas. Jangan sampai pengunjung yang hanya datang untuk perayaan malam tahun baru, justru dimasukkan ke Beach Walk. Kan tidak bisa keluar nanti,’’ ujar Tofan Priyanto di selasela rapat koordinasi pengalihan dan penutupan arus lalin di Kantor Camat Kuta, Kamis (28/12) kemarin. Menurut Tofan Priyanto, Dishub

Badung akan menyiapkan sebanyak 150 personel untuk pengamanan di Kuta. Pada car free night nanti, akses masuk memang dibatasi tapi namun akses keluar akan dibuka. Sehingga setelah pukul 03.00 Wita usai perayaan malam tahun baru, diharapkan kendaraan keluar bisa lancar. ‘’Untuk itu, kami sudah siapkan rambu-rambu portable di Jalan Merdeka Raya, Teersari, Setia Budi untuk kendaraan agar tidak masuk,’’ tegasnya. Sesuai keputusan bersama, rencana pengalihan dan penutupan arus lalu lintas menuju kawasan Kuta terkait car free night pada tanggal 31 Desember akan dilakukan mulai pukul 15.00 Wita. ‘’Sebelum penutupan akan dilakukan penyisiran terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kendaraan yang masih parkir,’’ kata Kasatlantas Polresta Denpasar Kom-

pol Rahmawati Ismail. Selain penutupan jalur di tujuh titik ruas jalan, kata Rahmawati Ismail, untuk jalur Pantai Kuta, Melasti dan Legian diharapkan bersih dari kendaraan. Untuk itu, pihaknya juga akan menyampaikan terutama kepada pihak hotel dan restoran terkait pengalihan dan penutupan lalin tersebut. ‘’Tujuh titik yang dimaksud mulai dari Jalan Patih Jelantik-Jalan Raya Kuta, Jalan Patih Jelantik-Jalan Dewi Sri, Jalan Raya Kuta-Jalan Setia Budi, Bemo Corner, Pasar seni, Jalan Patih Jelantik-Jalan Legian. Itu semua ditutup,’’ ujarnya. Rahmawati Ismail menambahkan, sebanyak 117 personel dari Satlantas Polresta Denpasar akan dikerahkan dalam pengamaman malam Tahun Baru nanti. Selain itu, juga ditambah unit-unit yang lain. (kmb23)

Disayangkan, Minimnya Dana Kasus Senpi Brimob Jadi PR Polda Pemprov Bali untuk PTS

Denpasar (Bali Post) Sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Bali menyayangkan minimnya dana anggaran Pemprov Bali yang mengucur untuk PTS. Padahal urusan pendidikan tinggi bukan saja pekerjaan pusat, tetapi juga pemerintah provinsi. Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa, M.M. membenarkan adanya keluhan bahwa anggaran Pemprov Bali selama ini sangat kering mengucur ke PTS. Ditemui di sela-sela pengarahan strategi optimalisasi pelayanan Kopertis menjadi L2Dikti, Kamis (28/12) kemarin, ia menegaskan bukan zamannya lagi ada dikotomi PTN dan PTS sejak UU Pendidikan dijalankan. ‘’’Dari segi perizinan memang sudah dipisahkan. Kewenangan untuk pendidikan dasar diserahkan kepada pemkab dan pemkot, SMA dan SMK diserahkan ke provinsi dan pendidikan tinggi oleh pusat. Namun, dari segi anggaran semua pemkab, pemprov dan pusat wajib memberi porsi untuk jenjang pendidikan tinggi,’’ ujarnya. Menurut Dasi Astawa, APBD yang besarnya minimal 20 persen juga berhak dinikmati oleh PTN dan PTS. Alasannya, yang dibantu adalah SDM Bali, kampus milik warga Bali dan untuk kemajuan Bali. Makanya ia bingung mengapa PTS yang dibinanya nyaris tak pernah tersentuh dana Pemprov Bali. Dalam acara itu, Koordinator Kopertis VIII juga menyerahkan penghargaan kepada PTS yang sukses secara akademik dan pengembangan SDM. Tiga PTS di Bali yang meraih penghargaan Kopertis Bidang Akademik adalah Undiknas, Un-

mas dan IKIP PGRI Bali. Penghargaan diterima Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, Rektor Unmas Dr. Made Sukamerta dan Ketua YPLP IKIP PGRI Bali Drs. I G.B. Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. FH Undiknas meraih akreditasi A, Prodi Manajemen FE Unmas mendapat akreditasi A dan FPBS IKIP PGRI Bali karena FPBSnya meraih akreditasi A. Dua PTS mendapat penghargaan bidang pengembangan SDM yang tahun ini mampu melahirkan guru besar di kampusnya, yakni IKIP Saraswati Tabanan dan STIMIK Bumi Gora, NTB. Penghargaan sengaja diberikan menjelang tutup tahun 2017 guna memberi apresiasi atas kinerja PTS selama ini. Sementara itu, anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. saat memberikan ceramah soal strategi peningkatan kualitas pendidikan tinggi perspektif politik anggran 2017 setuju PTN dan PTS di daerah mendapat anggaran dari pemprov. Koster yang ikut menggodok lahirnya UU Pendidikan di hadapan rektor se-Bali, NTB dan NTT menegaskan, anggaran pendidikan minimal 20 persen tersebut juga mencakup pendidikan tinggi. Ditjen Dikti tak boleh hanya mengurus PTN melainkan juga PTS. Ke depan, Koster memiliki maping khusus bagi PTS dan PTN di Bali jika terpilih memimpin Bali. Ia akan mengucurkan dana subsidi bagi calon mahasiswa baru sehingga bisa gratis di PTN dan PTS. Ketika kuliah para mahasiswa digelontor dengan berbagai beasiswa bagi prodi tertentu dan mendorong dosen melanjutkan ke S-2 dan S-3. (025)

Mangupura (Bali Post) Kasus-kasus menonjol banyak diungkap Polda Bali beserta jajarannya selama 2017. Namun, ada juga kasus besar yang belum terungkap dan menjadi PR (pekerjaan rumah) penyelesaian tahun 2018. Kasus tersebut di antaranya senpi SS-1 yang dibawa anggota Brimob Polda Bali Brigadir I Bagus Suda Suwarna di Hotel Ayana, Jimbaran, 8 Agustus lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya mengakui kasus tersebut masih menjadi pekerjaan rumah. ‘’Itu masih jadi pekerjaan rumah. Kami masih berupaya mencari pelakunya,’’ jelasnya, Kamis (28/12) kemarin. Ia menegaskan, beragam hipotesa (dugaan) terkait pelaku sudah diajukan ke lebih dari 70 saksi, tetapi belum membuahkan hasil. Oleh karena itu, pihaknya perlu berupaya keras menyelidiki kasus ini. Pihaknya memastikan pelaku perampasan senpi bukan teroris. ‘’Memang hipotesa awal teroris, tapi setelah kami pelajari modus operandinya ternyata bukan. Kalau teroris, begitu dapat senpi langsung digunakan,’’ ungkapnya. Kaburnya dua napi warga asing, Shaun Edward Davidson (33) asal Australia dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50) dari Malaysia, juga belum tertangkap. Mahendra memastikan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai sudah tidak berada di Bali. Diduga napi tersebut sudah sampai di negaranya Malaysia. ‘’Pintu masuk dan keluar di Bali sedikit rapuh karena orang (napi) bisa lolos keluar,’’ tegasnya. Terkait kasus perampokan dan pembobolan ATM Maybank di Toko Surfer Paradise, Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, Badung, Jumat (17/11) lalu, perwira melati tiga asal Bangli itu mengatakan modus para pelaku tergolong menarik. Pihaknya sedang memburu pelakunya, di samping berkoordinasi dengan kepolisian daerah lain yang juga menangani kasus serupa. (kmb36)

Pasir Erupsi Gunung Agung

’’Napas’’ Baru Warga Tangkas

ENDAPAN pasir Gunung Agung, Karangasem, tak hanya terjadi di Tukad Unda sekitar Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, namun juga di eks galian C Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung. Hal ini memberikan ‘’napas’’ baru untuk masyarakat sekitar. Mereka beralih profesi menjadi penambang. Pasca-erupsi Gunung Agung, sungai yang berada di bawah jembatan By-pass Ida Bagus Mantra itu mendangkal. Semak belukar yang tumbuh subur sudah banyak tertimbun pasir. Sebuah gubuk berdinding gedek beratap asbes juga turut kena imbas. Di antara pemandangan itu, puluhan warga tengah beraktivitas. Berendam di air yang mengalir tak begitu deras. Warnanya keruh, namun tidak sepekat di awal Gunung Agung erupsi. Mereka menunduk, menancapkan skop. Separuh badannya terendam. Selang beberapa detik, menaikkan pasir ke wadah yang ditaruh pada rakit bambu. Mengambang dengan dua ban dalam bekas yang terikat. Saat seluruhnya penuh, digiring ke pinggir, kembali ditumpahkan. Di sela-sela itu, salah satu warga, Wayan Wiratmi, tak sungkan berbagi

cerita. Perempuan dari Desa Tangkas ini mulai menambang sejak enam hari lalu. Ia tak sendiri, namun bersama tiga orang kerabatnya. Pekerjaannya itu dimulai pukul 07.00 Wita dan berakhir paling sore pukul 17.00 Wita. Jerih payahnya cukup mendatangkan hasil menggiurkan, di kisaran Rp 100 ribu per hari. Cukup untuk pengebul dapur. ‘’Untung ada ini, bisa dapat kerjaan. Ada untuk bekal anak sama beli kebutuhan dapur,’’ tuturnya, Kamis (28/12) kemarin. Wiratmi menggeluti pekerjaan itu bukan tanpa alasan. Pekerjaan sebelumnya sebagai buruh tani tak bisa lagi ditekuni. Maklum, lahan persawahan kering karena tak dapat air, sehingga tak banyak mendatangkan pundi rupiah. ‘’Sudah dua bulan saya tidak bekerja di sawah lagi,’’ ucapnya. Tak jauh berbeda dengan yang diceritakan Ketut Sedana. Pria berperawakan kekar ini menjadi penambang sesaat setelah adanya banjir lumpur. Langkahnya tergiring karena diistirahatkan sebagai satpam pada salah satu hotel di wilayah Sanur, Denpasar, lantaran wisatawan sepi. ‘’Tak ada pekerjaan lain lagi. Jadinya nyari pasir. Tapi pakai cara

Bali Post/sos

TAMBANG PASIR - Warga Desa Tangkas Kecamatan Klungkung menambang pasir di eks galian C. manual, bukan alat berat,’’ sebutnya. Dua hari menambang, ia bersama dua temannya mampu mendapatkan pasir satu truk yang dijual Rp 850 ribu. Meski terlihat mudah, pekerjaannya ini cukup berisiko. Terjangan banjir lumpur

selalu menghantui. Karena itu, saat cuaca buruk tiba, ia memilih libur untuk menjaga keselamatan. Sedana dan rekannya kembali beraktivitas setelah cuaca bersahabat. ‘’Khawatir, sudah pasti,’’ tandasnya. (sos)


OPINI

6

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memastikan Pertanian dan Pariwisata Berkelanjutan PARIWISATA bagi Bali nyaris identik dengan penguatan ekonomi dan menjadi penyedia lapangan kerja. Sektor pariwisata juga telah menjadi semacam doktrin bahwa pariwisata adalah penopang kehidupan di Bali. Tentu doktrin ini memiliki akurasi yang terukur. Ini ditandai dengan munculnya kekhawatiran saat erupsi Gunung Agung terjadi. Pariwisata lesu dan kekhwatiran kehilangan pekerjaan menguat. Kekhawatiran lainnya adalah anjloknya APBD mengingat kontribusi sektor ini sangat dominan. Mencermati hal ini tentu langkah-langkah penguatan sektor ini perlu dilakukan. Penguatan dalam konteks ini tentu bukan berarti kita harus melakukan optimalisasi tanpa kontrol. Optimalisasi juga bukan berarti kita harus menjual kawasan suci dan laut. Optimalisasi tetap harus selaras dengan peradaban Bali dan prinsip-prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan. Dalam konteks ini, optimalisasi bisa dilakukan dengan memberdayakan sektor pendukung pariwisata dalam hal ini pertanian dan pelestarian budaya. Optimalisasi sektor pertanian sangat penting bagi Bali. Selain sebagai bentuk pengembangan sumber ekonomi alternatif, juga sebagai fondasi pelestarian budaya Bali. Sudah jamak dan lumrah kita dengar bahwa pertanian Bali adalah napas pewarisan budaya Bali. Dengan tetap mengawal pengembangan sektor pertanian, kita tetap miliki puluhan pertahanan ekonomi jika pariwisata melambat. Menjaga pertanian dalam arti luas bagi Bali belum terlambat. Jumlah petani yang bertahan dan luasnya hamparan lahan yang ada rasanya masih cukup menjadikan Bali mandiri dalam pangan. Dalam konteks ini tentu harus ada kebijakan yang berdasar pada kajian dan data valid. Kebijakan optimalisasi sektor pertanian akan bias jika pejabatnya tak inovatif dan keberpihakan anggaran lemah. Yang lebih mengkhawatirkan dalam hal ini jika rujukannya adalah data tak valid dan programnya bersifat instan. Membangun kekuatan pembanding dalam situasi pariwisata melemah memerlukan kesamaan persepsi dan komitmen. Saatnya Bali berpikir dan melakukan evaluasi kebijakan yang orientasinya hanya pertumbuhan ekonomi. Bagi Bali, memastikan terjaganya pariwisata dan pertanian berkelanjutan menjadi hal wajib yang harus dilakukan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Cek Perkembangan Sapi Bali Program pengembangan dan pelestarian sapi Bali menjadi salah satu program strategis di sektor pertanian dan peternakan. Program ini tentu layak diapresiasi dan dilanjutkan. Program ini menurut hemat saya akan mendukung pendapatan petani yang nyambi jadi peternak. Usul saya agar pengembangan sapi Bali ini tetap dievaluasi dari capaian dan target. Saya banyak mendengar bantuan sosial pengembangan bibit sapi banyak yang tak jelas. Kelompok hanya dibentuk saat urus bansos. Selain itu, pengawasan terhadap kelompok penerima bansos tak efektif. Saya berharap ada penjelasan publik berapa jumlah bansos sapi yang sudah disalurkan dan berapa jumlah sapi Bali yang ada saat ini. Saya yakin dinas terkait punya datanya. Yang saya tak yakin semua kelompok penerima bansos punya sapi sesuai yang dimohonkan. Putu Putrama Denpasar, Bali

Kepedulian bagi Pengungsi Nasib pengungsi Gunung Agung harus tetap menjadi perhatian penerintah. Tahun politik dan pergantian tahun hendaknya menjadikan kita makin peduli dengan sesama. Yang pasti, saat ini ada puluhan ribu pengungsi dan ribuan di antaranya, anak-anak. Saya berharap generasi pengawal budaya Bali ini tetap mendapat kebahagiaan menjelang pergantian tahun. Jika ada pihak peduli, sebaiknya ada acara pergantian tahun berupa hiburan di pengungsian. Saya yakin mereka tak hanya butuh pangan tetapi juga hiburan. Mari kepedulian kepada pengungsi tak terputus karena agenda politik dan pergantian tahun. Mari berbagi kebahagiaan dengan pengungsi. Ni Kadek Purnami Gianyar, Bali

Rentannya Pariwisata Bali Pulau Bali digambarkan sebagai gadis cantik yang ingin dijamah setiap orang asing. Namun, tidak diketahui apa jadinya gadis cantik yang ditaksir secara menggebu-gebu itu: apakah menjadi seorang istri yang dicintai sampai akhir hayatnya, ataukah bernasib bak seorang pelacur yang ditinggal sekarat di pinggir jalan yang tidak dihiraukan oleh siapa pun.

Oleh Komang Bagus Pawastra utipan dari buku Michel Picard berjudul ‘’Bali Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata’’ ini mungkin bisa menyadarkan kita bahwa pariwisata yang menjadi harapan dan tumpuan ekonomi Bali sangat rentan. Beberapa kejadian sesungguhnya telah memberi sinyal kerentanan ini. Bom Bali yang terjadi beberapa tahun silam misalnya, tidak berapa lama setelah kejadian, Bali langsung ditinggalkan wisatawan. Industri pariwisata kala itu benar-benar terpuruk. Sehari sebelum ledakan, tingkat hunian hotel-hotel di Bali mencapai 70,27 persen, tetapi sepuluh hari setelah ledakan bom jumlah tamu hotel di delapan kawasan wisata di Bali menurun hingga 99 persen, sehingga tingkat hunian hotel rata-rata hanya tingga l1,13 persen dari jumlah kamar yang tersedia (Kompas, Minggu 17 November 2002). Kunjungan wisman pada tahun 2002 turun 5 persen, bahkan tahun berikutnya turun lebih

K

dalam lagi mencapai minus 22 persen. Kembali pada tahun 2005 kejadian serupa juga terjadi. Meskipun skalanya lebih kecil, dampaknya juga relatif sama. Kunjungan wisman kembali mengalami penurunan hampir 5 persen, dan turun kembali pada tahun berikutnya sekitar 10 persen. Saat ini, pariwisata Bali kembali dihadapkan dengan persoalan baru, yakni erupsi Gunung Agung. Kunjungan wisman sudah menurun sejak diberlakukannya status Awas Gunung Agung pada 22 September 2017. Kunjungan wisman pada September 2017 turun sekitar 8,5 persen. Kondisi ini berlanjut pada bulan berikutnya. Erupsi Gunung Agung pada tanggal 26 November 2017 berakibat pada penutupan bandara sekitar tiga hari. Penutupan bandara ini berdampak pada terganggunya lebih dari 400 penerbangan, baik domestik maupun internasional. Kunjungan wisman pada bulan Oktober 2017 pun menurun hingga 15 persen dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini cukup dalam

mengingat tiga tahun terakhir rata-rata penurunan wisman pada bulan Oktober tidak lebih dari 5 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya. Banyak kalangan khawatir kondisi ini akan berlangsung lama mengingat sejarah letusan Gunung Agung berlangsung hampir satu tahun. Kondisi yang hampir sama sebenarnya pernah terjadi pada tahun 2015 lalu. Erupsi anak Gunung Rinjani dan Gunung Raung berdampak pada penurunan wisman yang berkunjung ke Bali. Erupsi gunung yang berlokasi di luar Pulau Bali ini berdampak signifikan terhadap pariwisata Bali. Meskipun tidak sampai turun, pertumbuhan wisman yang datang ke Bali saat itu melambat, hanya tumbuh sekitar 6 persen. Padahal dua tahun sebelumnya, kunjungan wisman mampu tumbuh di atas kisaran 10 persen. Kunjungan wisman pada saat erupsi Gunung Rinjani (November 2015) misalnya, anjlok lebih dari 25 persen dibanding bulan sebelumnya di mana jumlah wisman yang datang hampir menyen-

tuh 370 ribu orang. Hal ini mungkin menjadi peringatan bahwa di luar ancaman yang diciptakan oleh manusia, terdapat ancaman yang lebih besar yakni alam. Memang tidak bisa dimungkiri, pariwisatalah yang membawa Bali pada kondisi sperti saat ini, namun perlu dipikirkan kembali untuk menggantungkan perekonomian Bali pada pariwisata semata. Di samping rentan terhadap ancaman bencana, tantangan baru pariwisata Bali adalah munculnya destinasi-destinasi wisata sebagai pesaing baru. Bali boleh berbangga selama beberapa tahun berturut-turut mendapat penghargaan sebagai pulau terbaik sedunia oleh DestinAsian Readers Choice Award (RCA) dan destinasi wisata terbaik oleh TripAdvisor lewat Travellers’ Choice Awards. Namun di balik itu, salah satu pertimbangan pilihan dari para pelancong tidak terlepas dari murahnya harga berwisata ke Bali. Dari sisi harga, Bali juga termasuk dalam 30 tujuan wisata yang paling terjangkau (murah) di dunia versi forbes. com. Sebagai media promosi gratis, tentu predikat yang diraih ini akan menjadi daya tarik besar bagi kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, Bali dijadikan icon dan hub untuk mendukung pembangunan 10 destinasi wisata baru di Indonesia dalam rangka memenuhi target kunjungan wisman 20 juta orang

Remaja dan Aborsi

Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke dewasa. Generasi di mana semua perubahan emosional dan potensial yang dimiliki itu mulai dicari sebagai jati diri. Banyak remaja menyalahgunakan media sosial seperti menonton pornografi, menipu seseorang dengan identitas palsu, pencemaran nama baik maupun berantem, bahkan tidak segan untuk memperlihatkan keindahan tubuh. Seiring dengan berkembangnya zaman tingkat pergaulan remaja sangat mengkhawatirkan, penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan remaja semata untuk kesenangan teman sebayanya. Maka perlu diperhatikan sebagai orang tua, kita wajib menanamkan kepada anak tentang batasan-batasan dalam bergaul. Remaja saat ini akan banyak mengalami ancaman di lingkungan sekitarnya, seperti pergaulan bebas yang tidak disadari oleh anak dan orangtua. Pergaulan yang tidak sehat sangat menimbulkan dampak negatif dan berpengaruh pada kualitas hidup generasi cucu kita. Kurangnya pengawasan orangtua mengakibatkan seorang anak merasa bebas melakukan keinginannya sehingga melupakan batasan-batasan dalam bergaul. Pada era globalisasi zaman now, siapa yang tidak kenal dengan pacaran, banyak remaja yang melakukan gaya pacaran yang berlebihan dan mengerikan. Gaya pacaran yang banyak dilakukan para remaja, seperti pacaran di tempat gelap-gelap dan sepi, pacaran di kamar atau hotel, dan parahnya remaja wanita merelakan keperawanannya sebagai tanda cinta. Pola pikir seperti ini mungkin lebih mengikuti hawa nafsu mereka sebagai kepuasan dirinya. Akhirnya, banyak remaja yang mengalami kehamilan di usia dini, lalu jalan keluar dari masalah

Oleh Lailatul Khoriyah ini banyak remaja yang berpikiran untuk menggugurkan kandungannya atau disebut dengan aborsi. Menurut survei yang dilakukan oleh Komite Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Oktober 2013 bahwa sekitar 62,7 persen remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks di luar nikah dan 21 persen di antaranya pernah mengalami aborsi. Saat ini, tingkat aborsi di Indonesia semakin meningkat, banyak remaja beranggapan bahwa kehamilan tidak disebabkan dari kegiatan berhubungan seksual untuk pertama kalinya padahal faktanya tidak seperti itu. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan remaja tentang pendidikan seksual maka sering kali remaja melewati batas pergaulan sampai mengalami kehamilan, sehingga terjadi penyesalan dan rasa malu, kemudian melakukan aborsi. Aborsi tidak hanya menimbulkan penderitaan dan kematian janin dalam rahim. Aborsi dapat juga memengaruhi keselamatan hidup wanita yang pernah menggugurkan janin. Sejarah menunjukkan bahwa para wanita yang pernah melakukan aborsi akan mengalami gangguan psikologis, mental rohani dan risiko jasmani. Dalam proses pengguguran janin tidak melihat usia kandungan tetapi melihat pada kesempurnaan bentuk janin. Aborsi tidak hanya dilakukan dengan datang ke dukun atau dokter tetapi bisa dengan mengonsumsi nanas muda, pil, dan lain-lain. Menurut survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2008, kematian

akibat aborsi tercatat mencapai 30 persen dan laporan 2013 dari Australian Consortium For In Country Indonesian Studies menunjukkan hasil penelitian di 10 kota besar dan 6 kabupaten di Indonesia terjadi 43 persen aborsi per 100 kelahiran hidup. Aborsi yang dilakukan wanita di perkotaan sebesar 78 persen dan wanita pedesaan sebesar 40 persen. Lalu bagaimana menurut agama tentang aborsi? semua agama melarang tentang adanya aborsi karena aborsi merupakan tindakan pengguguran sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Aborsi yang dilarang disebut dengan (abortus provokatus kriminalis) yaitu aborsi yang dilakukan secara ilegal dengan tujuan untuk menutupi aib. Adapun yang diperbolehkan adanya aborsi seperti (abortus spontanea) yaitu proses alami yang dilakukan rahim untuk mengeluarkan janin karena adanya kecacatan besar yang menimpanya dan (abortus provokatus medisinalis) yaitu tindakan yang harus diambil oleh para medis demi menyelamatkan nyawa ibu dikarenakan jika kehamilan tetap dilanjutkan maka sangat jarang bayi dalam kandungan tersebut selamat. Tidak ada satu pun agama yang membenarkan tindakan aborsi dalam keadaan apa pun dan sebaliknya semua agama melarang keras tindakan aborsi karena hal tersebut perbuatan dosa yang disejajarkan dengan membunuh, menyakiti, dan menyiksa. Dalam undang-undang pidana pun mengikatnya dan lebih mengarah untuk tidak melakukan pengguguran kecuali dalam keadaan darurat dikhawatirkan keselamatan salah satunya, ibu dan bayi. Oleh karena itu, seorang wanita harus berhati-hati dalam bergaul agar terhindar dari hal-hal yang mengarah pada aborsi.

di tahun 2019, dengan jatah target wisman untuk Bali sekitar 8 juta orang. Dengan jumlah yang hampir 2 kali lipat dibanding tahun 2015 lalu, belum berarti pundipundi devisa juga berlipat, namun persoalan sudah pasti akan semakin bertambah, apalagi jika hanya menyasar sisi kuantitas, sementara kualitas wisman yang datang menurun. Dengan lama tinggal wisman beberapa tahun belakangan yang cenderung menurun, ditambah lagi dalam posisinya sebagai hub untuk destinasi lainnya, Bali berpotensi menjadi “cinta satu malam” bagi wisman yang datang, untuk melanjutkan malam-malam berikutnya di tempat lain. Dengan kondisi ini harus disadari dengan menggantungkan ekonomi pada pariwisata semata, perekonomian Bali akan sangat rentan. Apalagi pariwisata memberi dampak pengganda bagi hampir semua sektor perekonomian di Bali. Mencabut pariwisata yang sudah menjadi urat nadi perekonomian Bali sangat mustahil. Upaya dan antisipasi terhadap kondisi dan dampak negatif pariwisata Bali harus nyata dan jelas. Setidaknya ada upaya untuk menggali potensi selain pariwisata untuk dijadikan sebagai jaring pengaman manakala kondisi pariwisata terpuruk. Penulis, Kasi Analisis Statistik Lintas Sektor BPS Provinsi Bali

POJOK Kata Presiden Jokowi, masyarakat harus bekerja keras. - Termasuk generasi muda Bali. *** Kementan jamin stok beras cukup hingga Mei 2018. - Tak jamin harga murah. *** Dewan pertanyakan kebijakan Wagub yang buka Pura Besakih. - Jangan pura-pura tak tahu.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PERBAIKI JARING Seorang nelayan memperbaiki jaring di dekat perahunya. Jaring tersebut digunakan untuk menangkap ikan di kawasan perairan Pantai Kedonganan, Jimbaran, Kuta Selatan. Foto diambil baru baru ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Pon, 29 Desember 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Gunung Agung Masih Awas

Figur

7

Dewan Sesalkan Pura Besakih Sudah Dibuka Denpasar (Bali Post) -

Instruksi Wakil Gubernur Bali agar membuka kembali daya tarik wisata Pura Besakih, disesalkan kalangan DPRD Bali. Pasalnya, Pura Besakih masuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III atau radius berbahaya. PVMBG sampai saat ini juga masih menyatakan Gunung Agung berada di level IV atau Awas.

Bali Post/rah

Tidak ’’Neko-neko’’

TAK terasa sudah setahun Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menjabat Kapolda Bali. Walau disibukkan dengan aktivitas sebagai Kapolda, Golose menyempatkan diri menilai pemberitaan pers di Bali. Golose memberi penilaian 99 persen pers di Bali truth to tell (memberitakan sesuai fakta) dan 1 persen fiksi. Selain itu, jurnalis memiliki etika tinggi dalam melaksanakan tugasnya. “Pers di Bali luar biasa dan tidak neko-neko (aneh-aneh). Oleh karena itu, saya sampaikan apresiasi dan banyak terima kasih kepada pers di Bali. Selain itu, karena pers selama ini membantu publikasi kegiatan maupun pelayanan yang dilaksanakan jajaran Polda Bali, saya berikan nilai 99 persen untuk pers Bali,” tegas Irjen Golose saat jumpa pers dalam rangka anev kamtibmas akhir tahun 2017 di Kuta, Kamis (28/12) kemarin. Tanpa peran pers, lanjut alumnus Akpol 1988 ini, program-program Polri sulit sampai di masyarakat. Oleh karena itu, peran pers sangat penting dalam rangka mendukung program Polri. Jenderal bintang dua kelahiran Manado, Sulawesi Utara ini mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan tahun 2017 oleh Polda dan universitas di Bali, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polda Bali mengalami peningkatan. Ini membuktikan apa pun yang disampaikan oleh Polda beserta jajarannya kepada masyarakat berjalan dengan baik. “Sekali lagi, saya sampaikan pencapaian ini juga berkat peran pers. Kami tetap menerima koreksi, jika tidak dikoreksi maka kami bukan penegak hukum di Indonesia,” ungkap Golose. (rah)

‘’Sekarang sebaiknya jangan dululah (dibuka - red), karena ini kan dari Vulkanologi masih status awas. Kecuali statusnya sudah diturunkan. Kita serahkan pada ahlinyalah,’’ ujar anggota DPRD Bali Dapil Karangasem, I Gusti Putu Widjera, Kamis (28/12) kemarin. Menurut Widjera, Pura Besakih berada dalam radius berbahaya 8 km dengan perlua-

san sektoral 10 km pada level awas Gunung Agung. Wakil Gubernur yang juga Kepala Badan Pengelola Manajemen Operasional (MO) Pura Besakih mestinya memperhatikan hal ini. Atau jangan hanya berpatokan pada pencabutan status tanggap darurat bencana oleh Presiden. Terlebih, status tanggap darurat tidak sama dengan level awas yang

Denpasar (Bali Post) Pengenaan pajak progresif dalam kepemilikan kendaraan bermotor, dikeluhkan masyarakat. Sebab, besarannya justru membuat masyarakat harus membayar mahal. Hal inilah yang kemudian membuat masyarakat lebih banyak membeli kendaraan bermotor di luar Bali. Demikian evaluasi Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya terkait hasil sidak Komisi I ke kabupaten. “Hampir seluruh kabupaten di Bali mengeluhkan tentang pajak progresif dalam Perda No.8 Tahun 2016, karena masyarakat merasa dibebani,” ujarnya kepada Bali Post, Kamis (28/12) kemarin. Tama menambahkan, hampir semua kabupaten meminta agar besaran progresif direvisi. Artinya, perda tentang pajak daerah yang mengatur hal itu mesti

kembali diubah. Kendati, perda pajak daerah sendiri terakhir direvisi pada 2016 lalu. “Kenyataannya setelah jalan cukup memberatkan. Kalau di daerah lain seperti Jawa Timur lebih murah dari Bali, sehingga orang beli mobil atau motor malah ke luar Bali. Jadi, Bali ini lebih mahal,” jelas politisi PDI-P asal Badung ini. Menurut Tama, kondisi ini justru menghambat Bali yang berkeinginan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah dari pengenaan pajak progresif. Begitu juga spirit awal pengenaan pajak progresif untuk menekan kemacetan turut tidak tercapai. Sebab, masyarakat tetap menambah kendaraannya dengan membeli di luar Bali. “Mereka beli di luar tapi masuk ke Bali, tetap saja macet. Padahal filosofinya kemarin untuk mengerem jumlah kend-

DINAS Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali memastikan tidak ada gejolak harga kebutuhan pokok, terutama beras di Pulau Dewata. Kendati, saat ini ada Hari Raya Natal dan tahun baru serta bencana erupsi Gunung Agung. Harga beras lokal bahkan masih lebih rendah dari harga rata-rata nasional. “Beras lokal kita di Bali masih Rp 10.000 per kg. Sedangkan rata-rata nasional di pasar rakyat sesuai data Kementerian Perdagangan Rp 10.390 per 1 kg beras medium. Syukur di Bali tidak begitu bergejolak,” ujar Kepala

Disdagperin Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi dikonfirmasi, Kamis (28/12) kemarin. Menurut Kusumawathi, harga kebutuhan pokok relatif stabil berkat program pemerintah dalam upaya stabilitasi harga, baik pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah. Di daerah khususnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten/kota bergerak sesuai tupoksi masing-masing secara maksimal. “Dinas Perdagangan dan Bulog khususnya, secara terus menerus melakukan pasar murah sampai ke desa-desa.

Selama bulan Desember ini, Bulog bahkan standby terus di pasar,” jelasnya. Selain itu, lanjut Kusumawathi, Satgas Pangan dari Polda Bali juga turut mengantisipasi kenaikan harga pangan khususnya beras. Bisa jadi karena produksinya yang terbatas atau distribusinya yang terganggu. “Satgas Pangan melakukan pengawasan, penertiban, dan penindakan kalau ada yang melanggar peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah terkait stabilitasi harga kebutuhan bahan pokok dan bahan penting ini,” tandasnya. (rin)

Mangupura (Bali Post) Banyak kasus tanah yang belum terungkap membuat Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose geram. Setelah ditelusuri ternyata kasus itu merupakan permainan mafia tanah yang diduga melibatkakan berbagai institusi. Oleh karena itu, Kapolda menargetkan tahun 2018 akan menuntaskan kasus-kasus tanah yang selama ini mangkrak dan mengungkap mafia yang terlibat. Hal itu disampaikan Kapolda saat anev kamtimbas akhir tahun 2017. “Kita kan sudah melewati tahun 2017. Saya sangat berterima kasih karena kita bisa menyelesaikan dengan baik. Menyongsong 2018, commander wish saya tetap menyukseskan pilkada bersama 171 daerah se-Indonesia,” ujar Irjen Golose, Kamis (28/12) kemarin. Paling penting, lanjut Kapolda, setelah belajar di Bali ternyata ada masalah yang kelihatan sepele tapi tidak pernah berakhir yaitu masalah tanah. Setelah ditelusuri ternyata permainan mafia tanah yang terkooptasi

dari bebagai institusi dan berbagai macam prosesi. “Dari beberapa kasus yang ditelusuri ternyata ada mafia tanah, melibatkan orang tua, dibilang sudah meninggal ternyata masih hidup. Kendala kasus banyak tidak selesai karena melibatkan banyak oknum, pejabat belum pensiun maupun sudah,” ungkapnya. Pihaknya sudah masuk ke bagian pertanahan, institusi lain. Untuk mengungkap kasus ini harus ditelusuri satu-satu. “Yang kelihatan tidak berdosa, tua, ternyata anggota sindikat itu sendiri. Jadi, tekad saya selaku Kapolda untuk menyelesaikan masalah ini,” kata jenderal bintang dua di pundak ini. Melihat latar belakang kasus Bom Bali 1 dan 2, awalnya harga tanah murah, tapi lama-lama terus meningkat karena permaian sindikat mafia tanah ini. “Banyak tunggakan kasus ini selama 2017. Banyak juga kasus ini masuk pengadilan tapi datanya palsu,” ungkapnya. Hasil evaluasi 2017, masyarakat Bali menginginkan kehadiran polisi berseragam di tengah masyarakat dalam

”Kita kan sudah melewati tahun 2017. Saya sangat berterima kasih karena kita bisa menyelesaikan dengan baik. Menyongsong 2018, commander wish saya tetap menyukseskan pilkada bersama 171 daerah se-Indonesia.”

2018, Kapolda Target Ungkap Mafia Tanah

Kasus Menonjol 2017

‘’Di sisi lain Pak Wagub membuka kawasan Besakih untuk dikunjungi. Ini masyarakat yang menjadi korban kebingungan,’’ ujar politisi PDI-P ini. Dikonfirmasi terpisah, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta kembali menegaskan jika Pura Besakih memang sudah dibuka lagi untuk wisata dan persembahyangan. Pihaknya mengaku mendapat laporan dari pengelola Besakih jika kawasan itu masuk dalam zona aman. ‘’Ya… dibuka. Katanya KRB 6, makanya kemarin hasil rapat dibuka,’’ ujarnya singkat. (kmb32)

Pajak Progresif Dikeluhkan Masyarakat

Tak Ada Gejolak Harga Kebutuhan Pokok

n Curat 393 kasus, terselesaiakan 278 kasus n Curas 62 kasus, yang diungkap 38 kasus n Curanmor 307 kasus, terungkap 145 kasus n Anirat 6 kasus, terungkap 5 kasus n Pembunuhan 11 kasus, 8 terungkap n Narkoba 645 kasus

menentukan radius berbahaya. ‘’Tanggap darurat itu maksudnya bagaimana agar dana bencana bisa turun sesuai dengan aturan. Tapi orang-orang di luar negeri salah pengertian, darurat itu dianggap sebagai situasi yang sangat genting. Makanya Presiden mencabut agar wisatawan tidak takut ke Bali,’’ jelas politisi Demokrat ini.

Anggota DPRD Bali Dapil Karangasem lainnya, I Nyoman Oka Antara, menambahkan Gunung Agung masih di level awas meskipun tanggap darurat bencana dicabut. Sesuai rekomendasi PVMBG, aktivitas apa pun termasuk pendakian tidak boleh dilakukan pada radius 8-10 km dari kawah Gunung Agung. Oleh karena itu, Pura Besakih yang berjarak sekitar 7 km dari kawah lebih baik ditutup sampai ada penurunan level. Mengingat, tidak ada yang bisa memprediksi jika Gunung Agung tiba-tiba kembali erupsi.

Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak terjadi Bom Bali 3 karena dampak Bom Bali 1 dan 2 menghancurkan semua aspek masyarakat, di mana kehidupan perekonomiannya bergantung pada sektor pariwisata. Selain itu, kemacetan lalu lintas di Bali harus diselesaikan kepolisian dan stakeholder lainnya karena minimnya ruas jalan serta lokasi parkir. Polda Bali beserta jajarannya mampu mengungkap kasus-kasus menonjol dan tidak ada premanisme di Bali. Sementara kasus menonjol yang terjadi selama 2017 yaitu pencurian dengan pemberatan (curat) 393 kasus dan terselesiakan 278 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 62 kasus dan yang diungkap 38 kasus, curanmor 307 kasus dan terungkap 145 kasus, penganiayaan berat (anirat) 6 kasus dan terungkap 5 kasus. Kasus pembunuhan 11 kasus dan 8 terungkap, narkoba 645 kasus. (kmb36)

araan dan memaksimalkan pendapatan. Tapi kita ruginya malah dobel, pendapatannya kurang, macetnya tetap,” paparnya. Selain pengenaan progresif, lanjut Tama, masyarakat di beberapa tempat juga menginginkan kemudahan dalam proses samsat. Kalau perlu, ada inovasi samsat drive thru yang hanya beberapa menit selesai seperti di Banyuwangi, Jawa Timur. Kendati Bali sudah memiliki e-samsat, dikatakan masih belum maksimal karena minimnya sosialisasi. “Fasilitas jemput bola masih kurang. Tapi seperti di Bangli dan Karangasem sudah mulai bagus. Secara umum, masyarakat kesulitan memenuhi persyaratan harus menunjukkan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor - red) karena banyak yang kendaraannya

masih kredit. BPKB itu jadi jaminan bank dan berhubungan dengan diler, kalau harus ambil dia kena administrasi dan agak lama mengurus,” tandasnya. Dalam Perda tentang Pajak Daerah, pajak terhadap kepemilikan pertama kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3 di bawah 250 cc diatur sebesar 1,5%. Kepemilikan kedua dan seterusnya ditetapkan secara progresif, yakni 2% untuk kepemilikan kedua, 2,5% untuk kepemilikan ketiga, 3% untuk kepemilikan keempat, serta 3,5% untuk kepemilikan kelima dan seterusnya. Sementara untuk kepemilikan pertama kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga 250 cc ke atas serta kendaraan bermotor roda empat atau lebih diatur sebesar 1,75%. Kepemilikan kedua dan seterusnya ditetapkan secara progresif yak-

ni 3% untuk kepemilikan kedua, 4,5% untuk kepemilikan ketiga, 5% untuk kepemilikan keempat, serta 7,5% untuk kepemilikan kelima dan seterusnya. Pengaturan untuk kepemilikan kendaraan bermotor didasarkan atas nama dan alamat yang sama sesuai dengan identitas diri yang ditunjukkan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mantan Ketua Pansus Pajak Daerah I Ketut Suwandhi mengatakan, pengaturan tersebut didasarkan pada beberapa alasan. Di antaranya, pengendalian guna mengurangi populasi jumlah kendaraan roda empat yang berasal dari luar Bali, mengurangi beban masyarakat dalam membayar pajak melalui kebijakan perubahan KK menjadi KTP, serta pengendalian terhadap peningkatan jumlah kendaraan roda dua. (kmb32)


BANGLI

8

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Bali Post/ina

Dewa Agung Riana Putra

Pemkab Siapkan ”Reward” untuk Desa Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli membuat terobosan baru untuk menurunkan angka kemiskinan. Terobosan tersebut yakni dengan memberikan reward atau hadiah bagi desa yang berhasil menurunkan angka kemiskinan. Hadiah yang diberikan nilainya mencapai miliaran rupiah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bangli Dewa Agung Riana Putra, Kamis (28/12) kemarin, mengatakan program reward bagi desa merupakan upaya Pemkab Bangli dalam merangsang desa-desa berpacu menekan angka kemiskinan di wilayahnya masing-masing. Program ini rencananya dilaksanakan mulai tahun 2018. Sejak disosialisasikan belum lama ini, terobosan yang dibuat pemkab ini mendapat respons positif dari para perbekel. ‘’Sejumlah perbekel sudah ada yang mempertanyakan posisi desanya apakah masuk nominasi atau tidak,’’ katanya. Dijelaskan Riana Putra, dalam melakukan penilaian di lapangan pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Sosial. Hal itu lantaran data tentang jumlah warga miskin di masingmasing desa di Bangli ada di Dinas Sosial. Untuk menjalankan program itu, sejauh ini Dinas PMD masih mengumpulkan data RTM dari Dinas Sosial. Nantinya setelah data terkumpul, barulah pihaknya menentukan desa mana saja masuk nominasi penerima reward. Dalam menentukan desa-desa yang masuk nominasi, Dinas PMD menggunakan indikator angka kemiskinan kabupaten yang saat ini mencapai 5,22 persen. ‘’Bagi desa yang mampu menurunkan angka kemiskinan di bawah 5,22 persen, baru akan masuk nominasi mendapatkan hadiah tersebut,’’ jelasnya. Reward untuk desa, kata Riana Putra, diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD). Dari total jumlah ADD Rp 100 miliar, Rp 5 miliar di antaranya dialokasikan untuk reward. Namun, agar tidak ada kecemburuan antardesa, Rp 5 miliar dibagikan kembali menjadi dua. Rp 2,5 miliar dibagi rata untuk semua desa dan sisanya dijadikan hadiah bagi desa yang berhasil menekan angka kemiskinan. (kmb40)

Tertembak Senapan Angin

Bocah Tak Sadarkan Diri

Bangli (Bali Post) Seorang anak berusia sembilan tahun di Banjar Yeh Mampeh Desa Batur Selatan, Kintamani terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah pelipis kanannya tertembak peluru senapan angin yang dipegangnya. Kejadian itu terjadi saat korban hendak mengambil senapan angin milik orangtuanya untuk dibawa pulang usai menyabit rumput di tegalan, Rabu (27/12) sore. Informasi yang dihimpun, Kamis (28/12) kemarin, menyebutkan kejadian bermula I Wayan Suardika (15) bersama korban, Made Dwiguna Ariasa, berangkat ke kebun untuk menyabit rumput sekaligus berburu. Mereka berangkat ke tegalan sekitar pukul 16.00 Wita dengan membawa sebuah senapan angin milik orangtuanya. Saat ditinggal menyabit rumput, senapan tersebut ditaruh di sekitar tempat menyabit rumput dalam keadaan masih berisi peluru. Sekitar pukul 16.30 Wita, Suardika dibantu korban yang sudah selesai menyabit mengangkat rumputnya ke atas sepeda motor. Setelah rumput berada di atas sepeda motor, Dwiguna Ariasa kemudian mengambil senapan angin yang sebelumnya ditaruh di tanah sekitar TKP. Diduga karena kurang hati-hati saat mengambil, senapan tersebut meletus dan pelurunya mengenai pelipis kiri korban. Saksi yang mengetahui kejadian itu lantas menolong adiknya dan membawa korban ke puskesmas terdekat dan selanjutnya dirujuk ke RS Bangli. Namun, karena peluru yang bersarang di pelipis korban tidak berhasil dikeluarkan, korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar untuk menjalani operasi pengangkatan peluru. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi seizin Kapolres AKBP I G.N. Ade Panji Anom mengatakan, kejadian tersebut sudah ditangani Polsek Kintamani. Barang bukti berupa senapan angin juga sudah diamankan petugas. ‘’Kondisi korban sampai saat ini masih belum sadarkan diri,’’ kata AKP Sulhadi. (kmb40)

Bali Post/ist

KORBAN - Korban senapan angin saat dirawat di rumah sakit.

Bali Post/ina

RAPAT PARIPURNA - Suasana rapat paripurna DPRD Bangli, Kamis (28/12) kemarin.

Ranperda Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air Batal Dibahas Bangli (Bali Post) -

Satu dari lima ranperda yang disampaikan eksekutif pada rapat paripurna 18 Desember lalu, batal dibahas akhir tahun ini. Ranperda tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air ditarik eksekutif lantaran sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air, kebijakan pengendalian pencemaran air ditetapkan dengan Peraturan Bupati/Wali Kota. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Kamis (28/12) kemarin, Bupati Bangli I Made Gianyar diwakili Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Gede Suryawan mengatakan, semula, eksekutif menyodorkan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) terkait Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air. Namun, sesuai hasil fasilitasi pada 20 Maret 2017, Ranperbup tersebut dinyatakan mesti ditetapkan dengan Perda sehingga Ranperbup tersebut diubah menjadi ran-

perda yang telah disampaikan dalam sidang dewan tertanggal 18 Desember lalu. Selanjutnya, berdasarkan hasil fasilitasi dari Gubernur Bali tertanggal 13 Desember 2017 yang baru diterima 20 Desember melalui email, dinyatakan bahwa Bupati/Wali Kota menetapkan kebijakan pengendalian pencemaran air dengan Perbup atau Perwali. Hal ini sesuai ketentuan Pasal 19 pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 1 Tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air.

‘’Sekali lagi kami tarik ranperda dimaksud yang seandainya rancangan peraturan ini kita bahas dan kita tetapkan, tentu nanti pada saat permohonan nomor register untuk pengundangan perda dimaksud, tidak akan kita dapatkan sehingga perda tersebut tidak dapat diundangkan,’’ jelasnya. Dalam rapat paripurna kemarin, Suryawan juga menyampaikan jawaban Bupati terhadap pemandangan umum bersama fraksi-fraksi DPRD Bangli terhadap ranperda yang disampaikan eksekutif. Terkait pertanyaan fraksi

tentang sanksi apa yang diberikan terhadap pelanggar alih fungsi lahan, eksekutif akan mengusulkan hal itu dalam rapat pembahasan. Sanksinya berupa tidak mendapatkan pelayanan Izin Pemanfaatan Ruang (IPR) di samping sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya. Terkait SDM Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Bangli dan perannya dalam penyidikan terhadap pelanggaran perda, Suryawan menyatakan, sampai saat ini Pemkab Bangli tidak memiliki PPNS aktif. Terhadap pelanggaran perda, Pemkab sejauh ini masih bekerja sama dengan penyidik Polri. ‘’Ke depan kami mohon dukungan DPRD terutama dalam hal penganggaran untuk memfungsionalkan

anggota Satpol PP melalui uji kompetensi yang selanjutnya dapat didiklatkan menjadi PPNS. Sehingga harapan kita pelaksanaan tugas penegakan perda dapat dilakukan secara optimal,’’ jelasnya. Suryawan dalam rapat kemarin juga menyampaikan jawaban bupati atas pertanyaan dewan terkait Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) tahun 20172031. Dijelaskannya, ranperda tersebut telah mengacu dengan peraturan yang ada di atasnya. Ranperda ini disusun untuk melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan di mana tiap provinsi dan kabupaten/kota diwajibkan untuk menetapkan Perda tentang Ripparda. (kmb40)

Sosialisasikan Pilgub, KPU Gandeng Seniman

Bali Post/ist

PENTAS BUDAYA - Sosialisasi tahapan pilgub melalui pentas budaya di Kabupaten Bangli.

Bangli (Bali Post) Berbagai cara dilakukan Komisi Pemilih Umum (KPU) Bangli untuk mensosialisasikan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Bali ke masyarakat. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi yang dikemas dalam bentuk pentas budaya. Untuk sosialisasi dengan cara ini, KPU menggandeng sejumlah seniman. Seperti yang telah dilaksanakan di Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Selasa (26/12) lalu. Dalam pentas budaya itu, KPU menggandeng seniman lawak asal Buleleng, Rare Kual. Pentas budaya itu dihadiri ratusan tokoh dan masyarakat se-Kecamatan Tembuku.

Pada pentas budaya tersebut, KPU melalui seniman lawak mensosialisasikan tentang hajatan pemilu, baik tahapan maupun syarat-syarat yang harus dipenuhi masyarakat untuk bisa menyalurkan hak pilihnya di TPS nanti. Para seniman lawak mengingatkan masyarakat untuk mengurus e-KTP. Hal ini mengingat identitas kependudukan itu merupakan syarat utama yang harus dimiliki masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Ketua KPU Bangli I Dewa Agung Gede Lidartawan, Kamis (28/12) kemarin, mengatakan pentas budaya merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan KPU untuk menginformasikan mengenai

pelaksanaan pilgub. Menurutnya, sosialisasi dengan cara ini cukup efektif untuk menyampaikan informasi ke masyarakat. Sebelum sosialisasi, para seniman dibimtek terlebih dahulu. Mereka diberikan penjelasan tentang konten-konten yang harus disampaikan kepada masyarakat di antaranya tentang hari pemungutan suara dan syarat yang harus dipenuhi masyarakat untuk bisa menyalurkan hak pilihnya. Selain di Kecamatan Tembuku, pentas budaya juga akan digelar di tiga kecamatan lainnya. Di samping pentas budaya, bentuk sosialisasi lainnya juga dilakukan dengan menggelar tatap muka dengan tokoh masyarakat. (kmb40)

I Wayan Jati

Motivasi Petani Pertahankan Kopi Kintamani

Bangli (Bali Post) – Harga kopi Kintamani sering mengalami fluktuasi. Malah, tidak jarang harganya jatuh ke titik terbawah. Meski demikian, hal itu tidak pernah menyurutkan minat I Wayan Jati, petani kopi arabika Kintamani di Desa Catur, Kintamani, untuk tetap membudidayakan kopi. Bahkan petani sukses yang kini menjadi Ketua Petani Kopi Arabika Kintamani ini sering memberikan motivasi dan contoh kepada petani kopi lainnya untuk tetap mengembangkan kopi Kintamani meski harga sedang tidak bersahabat. Ditemui di rumahnya, Kamis (28/12) kemarin, Jati menuturkan, dirinya sudah menekuni profesi sebagai petani kopi sejak masih muda. Bahkan sejak kecil dia sudah akrab dengan tanaman perkebunan itu. Di Desa Catur dan sekitarnya, kopi dikembangkan sejak tempo dulu. Hanya saja pengembangannya kala itu tidak dilakukan serius oleh masyarakat. Kopi hanya

ditanam untuk mengisi kekosongan lahan. Hal itu lantaran kopi saat itu sulit dipasarkan. ‘’Dulu harga kopi murah,’’ ujarnya. Sekitar tahun 2000-an, barulah harga kopi mulai membaik dan dikenal masyarakat hingga di luar negeri. Hal itu terjadi setelah petani kopi mulai bisa melakukan pengolahan hasil panen dengan teknik olah basah menjadi kopi specialty. Petani kopi mulai bisa melakukan pengolahan dengan teknik yang benar setelah adanya penelitian sejumlah mahasiswa asal Prancis bersama Dinas Perkebunan terhadap tanaman kopi di Kintamani. Hasilnya, biji kopi yang berhasil diolah menjadi kopi specialty mulai digemari masyarakat dan dikenal para pecinta kopi. ‘’Dengan adanya kopi specialty ini, pemerintah kita lalu membuatkan hak paten dan sertifikat indikasi geografis sekitar tahun 2008,’’ jelasnya. Dijelaskan Jati, kopi arabika Kintamani mendapat

sertifikat indikasi geografis karena memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dari kopi lainnya di nusantara. Kopi Kintamani memiliki cita rasa sedikit kecut seperti rasa lemon. Hal inilah yang membuat para pecinta kopi menggemari kopi Kintamani. Selama menekuni budi daya kopi Kintamani, tak jarang petani menghadapi beberapa kendala. Salah satunya mengenai pasang surut harga. Petani kopi di Kintamani yang masih membudidayakan kopi dengan cara tradisional kerap membabat tanaman kopinya saat harga anjlok dan kemudian menggantinya dengan tanaman lain seperti jeruk. ‘’Saya sebut petani kopi di Kintamani sebagai petani mengulang-ulang. Karena setelah harga kopi naik, petani kembali menanam kopi dan itu tentu butuh waktu untuk bisa panen,’’ katanya. Sebagian besar petani kopi di Kintamani, lanjut Jati, juga cenderung menjual hasil panennya dengan sistem

pajeg karena dinilai praktis. Padahal jika saja petani mau memanen sendiri dan mengolahnya dengan teknik yang benar, harga jualnya bisa meningkat. ‘’Petani sebenarnya sudah tahu cara untuk mengolahnya. Tapi inginnya praktis sehingga lebih banyak dijual dengan sistem pajeg,’’ jelasnya. Selaku Ketua Petani Kopi Arabika Kintamani, dia sering turun ke subak-subak abian untuk memberikan motivasi kepada klian subak dan masyarakat agar tekun berbudidaya kopi. Apalagi kopi Kintamani kini sudah dikenal dunia sehingga penting untuk dibudidayakan dengan teknik penanaman yang benar. Tak hanya itu, dirinya juga kerap memberikan contoh kepada petani kopi di sekitarnya untuk bisa mengolah biji kopi hasil panen menjadi kopi olahan siap jual. ‘’Saya harap petani tidak hanya bisa melakukan penanaman, namun juga langsung mengolah sehingga bisa meningkatkan nilai jual kopi,’’ katanya. (kmb40)

I Wayan Jati

Bali Post/ina


GIANYAR

Jumat Pon, 29 Desember 2017

9

Lima Kepala OPD Daftar Lelang Jabatan Sekda Gianyar (Bali Post) Menjelang akhir tahun, ada lima orang pejabat yang mendaftar lelang jabatan Sekda Gianyar. Lima pejabat dimaksud merupakan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gianyar. Sementara pendaftar dari luar Pemkab Gianyar, masih nihil. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, I Ketut Artawa, Kamis (28/12) kemarin, membeberkan semenjak dibukanya pendaftaran lelang jabatan Sekda Gianyar pada 11 Desember lalu, sudah ada lima pejabat yang mendaftar. Berkas pendaftaran sudah disetorkan. Lima pendaftar dimaksud yakni I Made Gede Wisnu Wijaya (Asisten II yang juga Plt. Sekda Gianyar), A.A. Bagus Ari Brahmanta (Kadisparda), Made Watha (Kepala Dinas Sosial), Dewa Alit Mudiarta (Kepala Badan Kesbanglinmas), dan I Made Raka (Kepala Dinas Pertanian). Selain lima orang ini, masih ada sejumlah Kepala OPD yang berpeluang untuk ikut mendaftar hingga batas akhir pada 3 Januari 2018. Sementara, pelamar dari luar lingkungan Pemkab Gianyar dipastikan masih nihil. Usai batas akhir pendaftaran itu, akan dilakukan seleksi administrasi pada 3 hingga 4 Januari 2018. ‘’Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 5 Januari 2018,’’ jelasnya. Kesembilan anggota Panitia Seleksi (Pansel) yang akan mengawal seleksi jabatan Sekda Gianyar meliputi Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, S.H., M.Hum. (Ketua Tim), Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si. (Sekretaris) serta anggota, masing-masing Drs. Anselmus Tak, M.Pd., Prof. Dr. drh., I Ketut Puja, M.Kes., Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., Prof. Dr. I Gde Parimartha, M.A., Prof. Dr. I Wayan Suartana, S.E., M.Si.Ak., Dr. Drs. I Gusti Bagus Suka Arjawa, M.Si. dan Drs. Supriyadi, M.S. Dengan diawasi tim seleksi ini, para peserta mengikuti seleksi kompetensi bidang, sosio-kultural hingga wawancara akhir yang akan dilaksanakan pada 8 dan 9 Januari 2018. ‘’Pada tanggal yang sama juga akan dilakukan penilaian kinerja dan penelusuran rekam jejak peserta,’’ ungkapnya. Sedangkan pada 10 Januari 2018, lanjut Artawa, akan dilakukan penyusunan rekapitulasi penyesuaian. Dilanjutkan dengan penyampaian laporan ke KASN di Jakarta pada 11-12 Januari. ‘’Penyampaian hasil penilaiam kepada pejabat yang berwenang dan Pejabat Pembina Kepegawaian, akan dilakukan pada 15 Januari 2018,’’ ujarnya. (kmb35)

Diduga Bawa Paket Ganja

Seniman Diamankan Polisi

Gianyar (Bali Post) Bambang Lagito alias Bambang diamankan polisi di areal parkir Jalan Raya Monkey Forest, Ubud, Senin (25/12) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Dari tangan pria asal Jawa Barat ini, polisi mendapatkan satu plastik berisi barang diduga narkotika jenis ganja. Kini pria 49 tahun itu diamankan di Mapolsek Ubud. Informasi dihimpun, pengungkapan kasus ini berawal saat polisi yang melakukan patroli melihat dua orang mencurigakan di gelapnya areal parkir Monkey Forest, Ubud. Merasa curiga, polisi pun mendekati mereka. Namun, satu orang yang diduga warga negara asing berhasil kabur, sementara Bambang diamankan polisi. Polisi pun melakukan penggeledahan. Dari tas kulit yang dibawa Bambang ditemukan satu plastik berisi barang diduga narkotika jenis ganja dan satu alat bong. Selanjutnya pria yang berprofesi sebagai seniman ini digiring ke Mapolsek Ubud. Tidak berhenti sampai di situ, polisi langsung melakukan penyelidikan ke tempat tinggal Bambang yakni rumah kos di seputaran Desa Singakerta, Ubud. Dari pengembangan ini, polisi menemukan dua plastik berisi ganja. Wakapolres Gianyar Kompol I Nengah Sadiarta yang dikonfirmasi Kamis (28/12) kemarin, membenarkan adanya pengungkapan pria membawa barang diduga ganja di seputaran Ubud. Saat ini barang tersebut sudah dibawa ke Labfor untuk dicek. ‘’Kita cek dulu itu benar ganja atau benda lain yang menyerupai, jadi masih tunggu hasil lab,’’ katanya. Dikatakannya, Bambang masih ditahan di Mapolsek Ubud. Jajarannya pun masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Bambang untuk menelusuri dugaan bahwa yang bersangkutan pengedar atau hanya pengguna narkoba. ‘’Ini masih kita kembangkan, nanti diinfokan hasil pemeriksaannya,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

CATUS PATA - Suasana Catus Pata Ubud, Kamis (28/12) kemarin.

Polsek Ubud akan Tertibkan ’’Diskotek Dadakan’’

Gianyar (Bali Post) Meski kunjungan wisatawan ke Ubud tidak sepadat tahun sebelumnya, jajaran kepolisian tetap berupaya melakukan antisipasi gangguan kamtibmas khususnya terorisme. Berdasarkan laporan intelijen untuk deteksi dini, sampai saat ini belum ada ancaman terorisme di Ubud. Di sisi lain, Polsek Ubud siap menertibkan posko Tahun Baru masyarakat yang dijadikan diskotek dadakan.

Kapolsek Ubud Kompol I Made Raka Sugita, S.H., Kamis (28/12) kemarin, mengatakan pihaknya tidak mau lengah dan tetap berupaya meminimalisir ruang gerak teroris. Upaya tersebut yakni dengan sidak penduduk pendatang (duktang) dengan menyisir keseluruhan kawasan kampung turis itu. ‘’Setiap hari, pagi-malam kita laksanakan protap pengamanan. Duktang kami pantau dan tertibkan,’’ jelasnya. Untuk pengamanan

malam Tahun Baru, pihaknya telah memetakan titik-titik keramaian dan rawan gangguan kamtibmas. Pihaknya akan berkeliling memantau pendirian poskoposko masyarakat saat tahun baru yang berpotensi bikin ricuh. ‘’Ubud ini destinasi wisata yang dikunjungi karena suasananya yang sejuk, nyaman dan tenang. Jadi kami akan antisipasi segala sesuatu yang membuat tamu tak nyaman tinggal di sini,’’ jelasnya.

Raka pun menegaskan jika pihaknya tak segansegan melakukan penertiban bila ditemukan posko yang dijadikan diskotek dadakan. ‘’Kami imbau masyarakat supaya tidak mendirikan diskotek dadakan. Kalau ada, kami akan tertibkan. Karena dari minuman keras bisa membuat mabuk, dari mabuk orang akan mudah tersinggung sehingga ujung-ujungnya menyebabkan gangguan kamtibmas,’’ jelasnya.

Mengenai pesta kembang api di Ubud, Raka memastikan tidak ada secara terpusat seperti layaknya di kawasan pantai. Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan dari pesta kembang api skala kecil. ‘’Pesta kembang api, tidak ada dan tidak boleh. Kalau pun ada, hanya yang kecilkecil ukuran 2 inchi. Yang lebih dari itu, tidak boleh. Ini demi keamanan bersama,’’ tegasnya. (kmb35)

Gianyar. ‘’Termasuk Bupati Bharata dan adik beliau, Agung Mayun, juga masuk sebagai anggota ORARI. Kartu tanda anggotanya pun ada,’’ ujarnya. Ditegaskannya, sampai saat ini, ORARI aktif dalam kegiatan kemanusiaan, salah satunya membantu korban bencana Gunung Agung yang ada di Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati ataupun posko lainnya di Klungkung dan Karangasem. ‘’Saya hanya berpesan kepada anggota ORARI, agar tidak patah semangat meski didera polemik seperti ini. Kita harus tetap bergerak untuk kemanusiaan,’’ kata Ketua Dewan Pembina dan Pengawas ORARI Kabupaten Gianyar ini. Sementara itu, Kepala

Bagian Pengelolaan Bantuan Masyarakat Setda Gianyar I Wayan Wirasa menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Bali terkait pencairan bansos. Soal ORARI Gianyar, hanya ada bukti bahwa organisasi kemasyarakatan ini terdaftar tahun 2015 sehingga bansosnya tidak bisa dicairkan. Wirasa menambahkan, setelah dilakukan rapat pimpinan bersama kalangan DPRD, akhirnya disepakati pada APBD Perubahan 2018, kegiatan ORARI Gianyar akan difasilitasi melalui sejumlah program di Badan Kesbanglinmas Gianyar. ‘’Supaya ORARI Gianyar juga bisa menjalankan kegiatan kemanusiaan, jadi akan dianggarkan pada APBD Perubahan,’’ katanya. (kmb35)

Dewan Pertanyakan Mekanisme Pencairan Bansos

Gianyar (Bali Post) -

Kalangan DPRD Gianyar kembali mempertanyakan mekanisme pencairan dana bantuan sosial (bansos). Pasalnya, terdapat sejumlah permohonan bansos yang hingga kini belum cair, meskipun persyaratan sudah dipenuhi. Ketua Komisi II DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Kamis (28/12) kemarin, mengungkapkan contoh permohonan bansos yang tidak dicairkan yakni untuk Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) Kabupaten Gianyar. Pria yang akrab disapa Gus Rai ini menyampaikan, ORARI Gianyar mengajukan bansos Rp 100 juta pada APBD induk 2017, namun hingga kini tidak dicairkan. Dia menyatakan, Pemkab Gianyar memandang ORARI Gianyar belum memenuhi persyaratan usia organisasi minimal tiga tahun,

sesuai yang diatur dalam Permendagri No. 14 Tahun 2016 sehingga bansos tidak dicairkan. Padahal menurutnya, sesuai UU No. 17 Tahun 2013, ORARI Gianyar sudah mendaftar kembali di Kemenkumham pada 30 Desember 2015. Bila Permendagri No. 14 Tahun 2016 dijadikan patokan, lanjut Gus Rai, di dalamnya tercantum ketentuan peralihan yakni pada Bab VII, pasal 43. Dalam pasal 43 (ayat 1) huruf b dinyatakan, organisasi kemasyarakatan yang telah berbadan hukum berdasarkan Staatsblad 1870 No. 64 tentang perkumpulan

Bali Post/wan

Perbaikan Jalan - Sejumlah pekerja tengah memperbaiki jalan rusak di Mas, Ubud, Kamis (28/12) kemarin.

Berbadan hukum yang berdiri sebelum proklamasi kemerdekaan RI dan konsisten mempertahankan NKRI, tetap diakui keberadaannya dan kesejarahannya sebagai aset bangsa. Organisasi yang tergolong sebagaimana disebutkan dalam pasal tersebut, tidak perlu melakukan pendaftaran. Hal ini sesuai UU No. 17 Tahun 2013. ‘’Pasal peralihan ini sudah kami sampaikan, tapi tetap tidak diterima,’’ ucapnya. Gus Rai menegaskan, ORARI Gianyar sudah ada sejak 1970-an. Saat ini, ada 800 anggota yang aktif dari 3.000-an anggota ORARI


JEMBRANA

10

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Gepeng Berkeliaran di Kota Negara

Negara (Bali Post) – Memasuki liburan panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) banyak ditemui di seputaran Kota Negara. Para pengemis yang di antaranya masih anak-anak itu berkeliaran di tempat-tempat keramaian seperti pasar senggol, terminal dan pasar umum. Mereka menyambangi tiap pengunjung yang datang dan berlalu-lalang sembari meminta uang. Namun, kebanyakan yang berkeliling anak-anak. Kondisi ini selain membuat tidak nyaman warga, juga tak sedikit yang merasa kasihan. Sebab, di usia yang sekecil itu mereka justru berkeliaran di jalan mengemis. Dari pengamatan Rabu (27/12) lalu, lebih dari lima anakanak yang berkeliaran dengan pakaian kumal. Menurut sejumlah pedagang di Pasar Senggol, mereka berkeliaran di sekitar terminal dan kadang menginap di emperan. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi melalui Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum I Nyoman Gede Suda Asmara mengaku belum menerima informasi maraknya gepeng di Kota Negara. Biasanya memang gepeng ini sering muncul saat momen hari-hari libur maupun hari raya keagamaan. (kmb26)

BPD Bantah Mengusulkan Pemberhentian Perbekel Tukadaya Negara (Bali Post) Hingga saat ini kisruh yang terjadi di Desa Tukadaya, Melaya, Jembrana masih saja terjadi. Sebelumnya pertemuan digelar Perbekel Tukadaya Made Budi Utama dengan tokoh masyarakat di kantor desa, Jumat (15/12), di mana terjadi hujan interupsi serta pro dan kontra terkait permasalahan yang ada. Saat itu para tokoh dan klian banjar yang hadir berharap permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan sehingga perbekel dan perangkat desa lainnya bisa fokus bekerja dan melaksanakan program desa dengan baik. Apalagi para klian banjar saat itu mengatakan situasi di bawah cukup kondusif. Namun pada Kamis (28/12) kemarin, BPD Tukadaya kembali menggelar rapat di Balai Banjar Brawantangi, Tukadaya. Pertemuan dipimpin Ketua BPD I Ketut Suadia dan dihadiri anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, beberapa klian adat, warga serta lainnya. Dalam kesempatan itu, Suadia dan anggotanya Kadek Sumerta mengklarifikasi kalau BPD hanya melaksanakan tugas sesuai mekanisme karena ada laporan dari masyarakat. Mereka menyayangkan adanya pernyataan dari warga kalau BPD yang mengusulkan pemberhentian perbekel. “Kami tidak pernah mengusulkan apalagi memberhentikan perbekel. Kami tidak punya kewenangan. Kami hanya menyampaikan laporan apa yang ada. Bisa dicek surat kami,” kata Sumerta. BPD, kata dia, menunggu keputusan Bupati Jembrana. Sebab, dari informasi, rekomendasi Inspektorat sudah maju ke bupati. Sementara beberapa warga dan tokoh berharap permasalahan di Desa Tukadaya ini bisa cepat selesai sehingga semua fokus pada prpgram kemajuan desa. “Kami berharap sesepuh agar memecahkan masalah ini dengan baik. Selesaikan dengan bijak demi kemajuan dan nama baik desa,” kata Klian Adat Sarikuning Gede Cipta Adnyana. Sementara itu, Perbekel Tukadaya Made Budi Utama saat dikonfirmasi mengatakan karena permasalahan ini sudah terlanjur dilaporkan ke Pemkab dan disikapi Inspektorat sehingga menunggu keputusan Bupati Jembrana. “Kami prinsipnya menunggu keputusan Bupati Jembrana saja,” ucapnya. Seperti diketahui permasalahan ini mencuat setelah Perbekel Tukadaya Made Budi Utama tepergok berduaan dalam mobil bersama istri orang lain. (kmb26)

DITOLAK – Sejumlah anjing dan kucing yang ditolak pihak Karantina masuk Bali.

Bali Post/dok

Karantina Gilimanuk Tolak HPR Masuk Bali tina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra, Kamis (28/12) kemarin, mengatakan hingga saat ini larangan lalu lintas HPR, baik yang masuk dan keluar Bali masih berlaku. HPR yang dimaksud yakni kucing, anjing dan kera. “Kita tolak empat kucing Anggora yang diamankan Polsek pada Minggu (24/12) sore. Kucing itu termasuk HPR dan dila-

rang masuk ke Bali,” kata Eka Ludra. Empat ekor kucing tersebut dikirim dari Surabaya. HPR merupakan salah satu komoditi yang menjadi perhatian Karantina Pertanian. Selama setahun ini sejumlah tindakan sudah dilakukan pihak Karantina terkait HPR. Dari data yang dihimpun, selama tahun 2017 ini ada lima kali penyelundupan an-

jing secara ilegal sebanyak 7 ekor. Untuk penindakannya dilakukan penolakan. Selanjutnya untuk kucing ada 12 kali. Totalnya sebanyak 28 ekor. “10 kali ditolak ke daerah asal dan 2 kali dilakukan pemusnahan,” tambah Eka Ludra. Ia menerangkan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk secara bersama-sama menjaga Pulau Bali agar tidak sampai

terjadi kemasukan hama penyakit karantina hewan dan organisme pengganggu tumbuhan dari luar Bali. Pihaknya berharap setiap pengiriman antarpulau komiditi wajib dilakukan pemeriksaan untuk dilengkapi dokumen Karantina. “Laporkan komoditasnya dan serahkan kepada petugas untuk mendapatkan tindakan karantina,” terangnya. (kmb26)

Negara (Bali Post) Kendati telah memasuki batas akhir tahap pertama proses rekrutmen calon Direksi dan Dewan Komisaris (DK) PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana, namun hingga kini belum ada yang daftar. Formasi untuk pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu ternyata sepi peminat. Hal tersebut sedikit memperlambat proses pendirian PT BPR Jembrana yang ditargetkan pada tahun 2018.

tifikat kelulusan yang masih berlaku dan dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Profesi. Persyaratan itu seperti yang telah diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terkait hal tersebut, panitia seleksi menggelar rapat kembali dan akan membuka tahap kedua. Pembukaan tahap kedua itu baru dilakukan pada awal tahun 2018. Menurut Natalis, pendaftaran akan dibuka terus hingga ada pelamar. Formasi untuk Direk-

si dan DK BPR ini mutlak dipenuhi untuk menjadi PT dan perizinan perusahaan. Setelah terbentuk direksi dan komisaris, baru dilakukan pengurusan badan hukum ke Kementerian Hukum dan HAM melalui notaris. Begitu juga izinnya seperti izin awal (prinsip dan operasional) dari OJK. Sesuai Perda Kabupaten Jembrana, disebutkan BPR milik daerah ini harus terbentuk tahun 2018. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Sejumlah Hewan Penular Rabies (HPR) ditolak masuk Bali oleh pihak Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk belum lama ini. HPR jenis kucing tersebut dikembalikan ke Jawa lantaran termasuk hewan yang dilarang masuk Bali. Hewan tersebut yakni empat kucing jenis Anggora. Penanggung Jawab Karan-

Sepi Peminat, Rekrutmen Calon Direksi dan DK BPR

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana I Made Sudiada membenarkan formasi yang telah dibuka ke publik itu masih minim peminat. Sejak pendaftaran dibuka dan berjalan selama

sepekan, belum juga ada yang daftar. Akan tetapi, proses rekrutmen akan dilanjutkan. Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Ekbang Setda Kabupaten Jembrana Siluh

Ketut Natalis Semaradani mengatakan, meski belum ada peminat, namun masih ada tahapan berikutnya. Tidak adanya pelamar ini diduga dipicu persyaratan yang susah dipenuhi. Seperti ser-

Pelabuhan Gilimanuk Rawan Penyelundupan Narkoba Bali Post/olo

PERTEMUAN - Pertemuan BPD Tukadaya dengan warga dan tokoh masyarakat di Balai Banjar Brawantangi, Tukadaya, Melaya, Kamis (28/12) kemarin.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135

Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

DALAM setahun ini, jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di Jembrana mengalami penurunan. Namun, untuk barang bukti yang disita terlihat lebih banyak, terutama sabu-sabu (SS) dan ekstasi. Berdasarkan data di Satuan Reserse Narkoba Polres Jembrana, selama setahun ini, sedikitnya ada 13 kasus narkotika yang ditangani. Jumlah ini turun dibandingkan tahun 2016 yakni sebanyak 24 kasus. Dari 13 kasus yang diungkap itu, barang bukti yang diamankan cukup banyak. Untuk barang bukti SS yang disita seberat 140 gram. Sedangkan ekstasi 47 butir, pil dekstro 550 butir dan pil koplo 845. Jumlah barang bukti ini lebih banyak dibanding dengan tahun 2016, yakni 6,44 gram SS dan 161 pil koplo. Yang menarik, pengungkapan kasus ini kebanyakan modusnya mengirim melalui jalur darat. Kasat Reserse Narkoba Polres Jembrana AKP Gusti Komang Muliadnyana, Kamis (28/12) kemarin mengatakan, dari jumlah kasus yang ditangani, sedikitnya ada tiga kurir yang diamankan di wilayah Gilimanuk. Para kurir ini masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Bahkan mereka juga sudah divonis di Pengadilan Negeri (PN) Negara. Vonis tertinggi, yakni 17 tahun penjara. Ia adalah Adib yang terbukti mengantongi SS seberat 1,5 kilogram. Sementara, pada Maret lalu, polisi juga berhasil mengungkap kasus narkoba dengan modus dikirim melalui paket.

Berat narkoba jenis SS itu, yakni 94 gram. Tak hanya SS, juga diamankan 47 butir ekstasi. Modusnya, paket itu dititip sopir bus. Paket itu diturunkan di Terminal Ubung, Denpasar dan diterima oleh Nuryanto (36) asal Banyuwangi. Buruh bangunan ini pun telah divonis penjara 10 tahun. Kemudian pada Juni, tim dari Direktorat Narkoba Polda Bali juga menggagalkan pengiriman SS dengan berat lebih dari 200 gram di Pelabuhan Gilimanuk. Pertama pelaku Bahar yang diamankan pada 22 Mei lalu di Gilimanuk dengan naik bus AKAP. Untuk mengelabui petugas, pelaku menaruh bungkusan plastik

hitam di dalam bawah jok yang sudah disobek. Dalam plastik hitam tersebut berisi dua plastik bening berisi total SS seberat 99.74 gram brutto atau 96,84 gram netto. Tersangka dijanjikan mendapat bayaran Rp 15 juta namun baru dibayar Rp 1 juta untuk mengirimkan paket tersebut ke Bali. Kedua, pelaku Agus Suarna (40), asal Sumedang, Jawa Barat mengirim paket dibungkus seperti nasi bungkus terbagi menjadi tiga. Bungkusan tersebut diletakkan di atas dashboard mobil Xenia DK 793 BH yang dikendarai pelaku. Agus divonis majelis hakim PN Negara hukuman 15 tahun penjara

dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara. Di lain pihak, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana Putu Agus Eka Sabana Putra mengatakan tahun ini ada sejumlah kasus yang diganjar tuntutan tinggi. Di antaranya merupakan limpahan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Jaksa penuntut umum (JPU) dalam melakukan penuntutan menyesuaikan dengan fakta dan rekomendasi assesment. “Penuntutan ada perbedaan antara pengedar, penyalah guna dan kurir. Untuk kurir yang tertinggi kita tuntut 19 tahun yakni terdakwa Adib dengan barang bukti

SS seberat 1,5 kilogram,” ujarnya. Sejumlah kurir narkoba lainnya juga divonis minimal 9 tahun penjara di PN Negara. Melihat pengungkapan kasus narkoba ini kebanyakan modusnya melalui jalur darat, tentu penjagaan ke depannya lebih diperketat. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengakui bahwa pintu masuk Bali, terutama jalur darat sangat berpotensi dijadikan ruang untuk menyelundupkan narkoba. Berdasarkan pengungkapan kasus, pengiriman terbanyak itu dari jalur darat, salah satunya melalui Pelabuhan Gilimanuk. (olo)

Bali Post/olo

PEMERIKSAAN - Suasana pemeriksaan di pintu masuk Gilimanuk. Jalur darat melalui Pelabuhan Gilimanuk masih rawan penyelundupan narkoba.


Jumat Pon, 29 Desember 2017

BULELENG

11

SOSOK Membangun Desa

DUKUNGAN anggaran dari pemerintah melalui dana desa, dipastikan akan membawa desa menjadi mandiri dalam melaksanakan pembangunan sesuai potensi yang ada. Untuk itu, kesempatan ini harusnya dimanfaatkan dengan baik oleh perbekel bersama perangkatnya. Perbekel pun dituntut mampu menuntaskan pembangunan di daerahnya. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, sejak kebijakan pemerintah menggelontorkan dana desa, pembangunan di desa sudah menunjukkan hasil positif. Tidak saja pembangunan fisik, pertanggungjawaban keuangan termasuk jalinan komunikasi dan koordinasi dengan kecamatan dan kabupaten, telah berjalan dengan baik. ‘’Desa sekarang harus mandiri untuk menuntaskan pembangunan di wilayahnya. Kebijakan pemerintah pusat dengan kucuran dana desa, sudah memberikan hasil positif. Tak hanya hasil fisik, namun koordinasi dengan kabupaten berjalan dengan transparan,’’ katanya, Kamis (28/12) kemarin. Mantan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng ini menambahkan, momen kunjungan kerja (kunja) yang menjadi agenda rutin adalah kesempatan untuk mengevaluasi hasil maupun persoalan yang dihadapi. Selain itu, kunja ini wujud kebersamaan antara kabupaten, kecamatan dan desa dalam mengevaluasi perkembangan pembangunan di desa. ‘’Melalui kunker Bupati ini, kita bisa mengetahui perkembangan dan hambatan yang terjadi untuk dicarikan jalan keluar untuk pembangunan tahun berikutnya,’’ jelasnya. (mud)

Waspadai, Penularan Difteri

Singaraja (Bali Post) – Kendati belum ditemukan kasus difteri, Pemkab Buleleng melakukan pencegahan terhadap munculnya penyakit yang membahayakan tersebut. Upaya yang dilakukan adalah menyiapkan vaksin di rumah sakit hingga di puskesmas. Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan puskesmas diinstruksikan agar rutin memberikan pembinaan kepada warga terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS - red). Bali Post/kmb38 Demikian diungkapkan dr. Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng dr. Sp.OG. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Kamis (28/12) kemarin, di Singaraja. Lebih jauh, pejabat asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini mengatakan, virus difteri penyebarannya sangat cepat dan mudah. Jika seseorang berhadapan dengan penderita yang sudah dinyatakan positif difteri, maka virusnya bisa menyebar melalui udara. Salah satu pencegahan yang paling aman adalah menggunakan masker ketika berinteraksi dengan penderita yang sudah dinyatakan positif difteri. Di samping itu, warga juga diingatkan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan melaksanakan pola PHBS yang dianjurkan pemerintah. “Kalau gejala klinisnya ya batuk, disertai demam tinggi, dan pada bibir terdapat lendir putih yang mengering. Misalkan akan berinteraksi dengan penderita yang memang sudah positif tetap gunakan masker dan lakukan PHBS,” katanya. Disinggung antisipasi kemungkinan terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri, Sutjidra mengaku pemerintah sudah melakukan persiapan jika KLB terjadi. RSUD Buleleng sebagai rumah sakit pemerintah sudah mempersiapkan vaksin. Demikian juga di puskesmas yang ada di wilayahnya, stok vaksin tersedia memadai. Selain vaksin, masker juga selalu disiapkan dalam jumlah memadai, untuk dibagikan kepada warga jika ditemukan munculnya penderita difteri di Buleleng. “Membuktikan pasien positif difteri adalah melalui uji lab. Kalau seandainya KLB ya kita sudah siap vaksin, dan masker. Kader kesehatan di masing-masing puskesmas juga rutin turun untuk melakukan monitoring dan kalau ada indikasi biar segera ditangani dengan optimal,” tegasnya. (kmb38)

Dimakamkan, Mayat Tanpa Identitas Singaraja (Bali Post) – Mayat perempuan tanpa identitas yang dititipkan di ruang jenazah RSUD Buleleng akhirnya dimakamkan di Kuburan Desa Pakraman Buleleng, Kamis (28/12) kemarin. Pasalnya, tidak ada pihak keluarga yang mengenali jenazah yang ditemukan mengambang di Pantai Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, belum lama ini. Sesuai kesepakatan dan dresta di Desa Pakraman Buleleng, jenazah dikuburkan menurut tradisi Hindu. Kepala Subbagian Humas RSUD Buleleng Ketut Budiantara mengatakan, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP - red) dan kebijakan rumah sakit, penitipan jenazah hanya selama satu bulan. Kalau dalam batas waktu itu tidak diurus oleh pihak keluarga, rumah sakit menguburkan jenazah bersama Dinas Sosial (Dinsos), PMI dan instansi terkait. Selain karena keterbatasan kapasitas lemari pendingin, kalau terlalu lama jenazah disimpan dikhawatirkan memicu masalah baru di rumah sakit. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Buleleng Luh Emi Suesti mengatakan, sebelum dikuburkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Gerokgak. Dari koordinasi itu, polisi menyerahkan penguburan itu kepada Dinsos. Dinsos kemudian koordinasi dengan prajuru Desa Pakraman Buleleng untuk meminta izin tempat penguburan dan sekaligus memastikan jadwal penguburan jenazah tersebut. Untuk biaya penguburan, Dinsos menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 juta. (kmb38)

Suara Buleleng Penangkapan Lebih Diintensifkan

Bali Post/kmb38

CEGAH BANJIR – Warga dan aparat Desa Baktiseraga bergotong royong membersihkan saluran irigasi yang melintasi areal SDN 1 Baktiseraga, Kamis (28/12) kemarin.

Cegah Banjir, Warga Baktiseraga Bersihkan Kali

Singaraja (Bali Post) – Memasuki musim hujan tahun ini, warga dan aparat Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng melakukan pencegahan bencana banjir. Salah satunya dengan membersihkan kali dari sumbatan sampah dan batang pohon. Yang dibersihkan Kamis (28/12) kemarin adalah kali yang berbatasan dengan SDN 1 Baktiseraga. Saluran air ini terlihat menyempit karena terjadi pendangkalan dan dipenuhi sampah, hingga potongan kayu. Pada musim hujan seperti sekarang, volume air yang mengalir di saluran ini tergolong besar. Bahkan, beberapa tahun lalu, air di saluran irigasi ini pernah meluber hingga terjadi banjir besar hingga menelan korban jiwa. Selain itu, ketika volume air membesar, air ini kerap kali meluber hingga menggenangi lapangan SDN 1

Baktiseraga yang dulu difungsikan untuk tempat anak-anak bermain. Sekarang, karena sekolah sudah dibangun bertingkat, lapangan itu tidak lagi terancam genangan air. Tetapi karena saluran sempit, bisa saja airnya meluber. Ini yang mendorong warga dan aparat desa melakukan kegiatan mitigasi bencana. Perbekel Desa Baktiseraga Gusti Putu Armada di sela-sela memimpin mitigasi bencana kemarin, mengatakan, saluran irigasi di areal

SDN 1 Baktiseraga ini satusatunya yang masih berfungsi untuk mengalirkan air dari arah Desa Panji ke wilayah Desa Baktiseraga, melintasi Jalan Jalak Putih dan terbuang ke saluran drainase di Jalan Ahmad Yani Barat, Singaraja. Pihaknya tidak menampik kalau permukaan saluran irigasi ini sempit dan kerap kali menghayutkan sampah rumah tangga hingga potongan kayu. Kondisi ini dikhawatirkan akan menjadi petaka bagi warganya, sehingga perangkat

desa dan warga digerakkan untuk gotong royong merawat saluran irigasi tersebut. Diakuinya, upaya pembersihan seperti ini tidak menyelesaikan masalah secara permanen. Untuk itu, perlu dukungan semua komponen masyarakat untuk bersamasama peduli dan merawat saluran dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Ini saluran aktif, tapi karena melintasi permukiman dan memang salurannya sempit jadi potensi airnya akan meluap sangat tinggi. Kami mengantisipasi sejak dini, kalau volume air bertambah besar, tidak sampai menjadi bencana di daerah kami,” jelasnya. Pencegahan banjir dengan mitigasi sejak jauh-jauh

hari telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Selain menyasar beberapa sungai besar di Bali Utara, BPBD juga berkoordinasi dengan kecamatan, desa/kelurahan yang wilayahnya dilintasi sungai atau kali yang berpotensi menimbulkan banjir agar melakukan gerakan mitigasi sejak dini. Upaya ini sangat efektif karena dari pengalaman banjir yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya karena sungai atau saluran kali yang tidak terawat. Bahkan, perilaku buruk membuang sampah di saluran kali atau sungai menjadi pemicu banjir ketika musim hujan tiba. (kmb38)

Dewan Usulkan agar Kinerja Direksi RSUD Dievaluasi Singaraja (Bali Post) – Menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diikuti dengan konflik internal, DPRD Buleleng mengusulkan agar Bupati mengevaluasi dan mempertimbangkan penyegaran direksi dan jajaran manajemen RSUD Buleleng. Usulan itu mengemuka dalam rapat paripurna internal dengan agenda pengumuman rekomendasi DPRD terhadap temuan BPK di lingkungan RSUD dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng di ruang gabungan komisi-komisi Kamis (28/12) kemarin. Rapat ini dipimpin Ketua DPRD Gede Supriatna bersama Wakil Ketua Ketut Susila Umbara, Ketut Wirsana, dan Ketua Panitia Kerja (Panja) Gede Wisnaya Wisna. Rapat ini nyaris tidak bisa digelar karena belum kuorum. Dari 45 anggota dewan, hingga pukul 10.00 wita, baru 22 orang yang hadir di ruang rapat. Pihak Sekretariat Dewan pun terpaksa mengundur waktu sidang dan berusaha menghubungi anggota dewan yang belum hadir. Sekitar pukul 11.00 wita, peserta rapat dinyatakan kuorum. Anggota dewan yang hadir sebanyak 23 orang. Sementara, 22 orang lainnya absen dengan berbagai alasan.

Bali Post/kmb38

PARIPURNA – DPRD Buleleng menyepakati 13 poin rekomendasi atas temuan BPK di RSUD dan Dinas Kesehatan, Kamis (28/12) kemarin. Selain itu, dewan mengusulkan agar Bupati mengevaluasi dan mempertimbangkan penyegaran direksi dan jajaran manajemen RSUD. Setelah rapat dibuka, pimpinan langsung memerintahkan Ketua Panja membacakan poin rekomendasi atas temuan BPK di RSUD dan Dinkes. Ada 13 poin rekomendasi sesuai jenis temuan di dua lembaga tersebut. Isi rekomendasi pada setiap poin itu terkesan sama dengan penjelasan yang disampaikan BPK. Tak pelak, rekomendasi Panja itu dinilai “kurang tajam”. Menanggapi pembacaan belasan poin rekomenda-

si itu, anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan Putu Mangku Budiasa langsung memberikan tanggapannya. Dengan suara lantang, Budiasa mengatakan dalam rekomendasi ini dewan mengusulkan kepada Bupati agar mengganti jajaran direksi di RSUD Buleleng. Alasannya, selain karena dalam pelaksanaan APBD 2016 dan 2017 RSUD melakukan pelanggaran hingga menjadi temuan BPK, internal manajemen RSUD dilanda konflik

dengan dokter fungsional. Terjadinya konflik itu menunjukkan bahwa kinerja direksi layak untuk dievaluasi secara menyeluruh. “Secara pribadi saya mengusulkan direksi dievaluasi dan bukti sudah muncul konflik dengan internal dokter fungsional itu. Untuk pengelolaan rumah sakit lebih baik ke depan kuncinya adalah pergantian direksi dan kami tegaskan tidak ada maksud lain apalagi ikut “bermain” dalam usulan pergantian direksi tersebut,” katanya. Senada diungkapkan anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar Putu Tirta Adnyana. Politisi asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula ini pun mengusulkan perlunya evaluasi kinerja hingga pergantian jajaran direksi RSUD. Dasarnya pergantian itu adalah karena terjadinya temuan BPK dan konflik dengan dokter fungsional itu membuktikan bahwa kinerja direksi kurang optimal dalam mengelola rumah sakit. Untuk itu, dia mengusulkan rekomendasi terhadap temuan BPK itu, agar dicantumkan usul dewan agar Bupati mengganti jajaran direksi RSUD saat ini. Lain lagi diutarakan anggota Fraksi Partai Hanura Wayan Artha. Selain sep-

endapat untuk melakukan pergantian direksi, dirinya mengusulkan agar dalam rekomendasi dicantumkan sanksi kalau nantinya kembali jajaran direksi RSUD melakukan permasalahan yang mengarah terganggunya pelayanan kepada masyaraat. “Ini menyangkut pelayanan dan menyelamatkan nyawa. Dan kalau sudah kinerja tidak baik dengan bukti konflik dengan dokter fungsional dan temuan BPK ya sama, saya usulkan untuk pergantian direksi,” katanya. Atas masukan anggotanya itu, Ketua Dewan mengatakan, usulan itu telah diakomodir dengan menambahkan dua poin dalam rekomendasi selain 13 poin rekomendasi atas temuan BPK di RSUD dan Dinkes. Tambahan poin pertama dewan sepakat mengusulkan kepada Bupati mengevaluasi dan mempertimbangkan penyegaran direksi dan jajaran manajemen RSUD. Satu poin lain adalah dewan meminta agar rekanan pemenang tender tidak melakukan praktik men-sub-kan (mengalihkanred) pekerjaannya kepada kontraktor lain. Hal ini untuk menghindari terjadinya temuan seperti yang terjadi di RSUD dan Dinkes Buleleng. (kmb38)

TEROMPET Pedagang terompet dan

Penangkapan penyalah guna narkoba supaya lebih diintensifkan tahun 2018 mendatang. Petinggi kepolisian agar senantiasa memantau kinerja anak buahnya di lapangan. Gede Merta, Celukbuluh

beragam kembang api

Keberadaan Pasar

satunya di ruas Jalan

mulai bermunculan di kota Singaraja. Salah

Masyarakat dan pemerintah saling mendukung keberadaan pasar-pasar di Buleleng. Gung Surya, Lovina

Diponegoro. Di sepan-

Jangan Ada KKN

pedagang menjajakan

Banyak hakim berkasus di Indonesia tahun 2017, penegak hukum harus gencar dan jangan sampai ada KKN merajalela di tahun 2018. Mologan, Seririt

jang jalan ini, puluhan terompet.


KLUNGKUNG

12

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Soal Pura Besakih Dibuka

Kebingungan, Pengungsi Minta Penjelasan Pemerintah Semarapura (Bali Post) Kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang membuka kembali Pura Besakih untuk sembahyang maupun pariwisata, membuat pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung kebingungan. Pasalnya, hal tersebut berbanding terbalik dengan keputusan yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang meminta tidak ada aktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak Gunung Agung, ditambah perluasan sektoral sejauh 10 kilometer. “Memang kami dengar kebijakannya seperti itu. Cukup membuat bingung. Kenapa pura yang dekat dengan gunung dibuka, sedangkan warga yang jaraknya lebih jauh dari puncak gunung tetap mengungsi. Jadi, kami minta penjelasan yang pasti,” ungkap Koordinator Pengungsi I Nengah Darmawan, Kamis (28/12) kemarin. Pria asal Desa Muncan Kecamatan Selat ini menyatakan bingungnya para pengungsi ini lantaran pembukaannya berlangsung di tengah situasi gunung masih berstatus Awas. “Kalau kemarin adanya penurunan level, warga KRB I dan II memang diperkenankan pulang. Sekarang kan masih Awas,” katanya. Meski demikian, ia meyakini kebijakan yang dikeluarkan itu sudah berdasarkan pertimbangan. “Saya juga tidak berani menyalahkan pemerintah. Itu kan kebijakan pemerintah,” ucapnya. Disampaikan lebih lanjut, di tengah status gunung yang sempat erupsi tahun 1963 itu masih Awas, pengungsi belum berani meninggalkan pengungsian secara permanen. Diakui, keseharian memang banyak yang pulang. Namun itu hanya sesaat. Sebelum malam sudah kembali lagi. “Memang banyak yang pulang, tapi kembali lagi sebelum malam. Kalau pulang permanen, tidak berani,” ucap Darmawan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klungkung Putu Widiada mengaku segera mencari informasi terkait dasar pembukaan Pura Besakih maupun perkembangan aktivitas Gunung Agung. “Sekarang kami belum mendapatkan informasi, apa alasannya pura dibuka. Dan untuk apa saja. Ini kami cari tahu, biar bisa dijelaskan kepada masyarakat,” jelasnya. Birokrat asal Tabanan ini tetap mengimbau pengungsi untuk tidak kembali ke kampung halaman sampai ada informasi resmi dari pemerintah. “Kalau ada informasi sudah aman, baru diperkenankan pulang,” tandasnya. Sesuai data terakhir, jumlah pengungsi di Bumi Serombotan ini mencapai 11.441 jiwa dan tersebar di 42 desa/kelurahan. (kmb45)

Bali Post/sos

PENGUNGSI - Pengungsi asal Desa Muncan yang tertampung di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung.

Antisipasi Proyek Molor

Pemkab Harus Matangkan Perencanaan Semarapura (Bali Post) Penyelesaian pembangunan jembatan Desa Sulang-Desa Paksebali, Kecamatan Dawan yang tak tepat waktu alias molor mendapat sorotan dari kalangan legeslatif. Wakil Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Gede Gita Gunawan menuding hal tersebut akibat perencanaan yang amburadul. Mengantisipasi terulang pada pembangunan selanjutnya, pemkab didesak untuk melakukan evaluasi. “Kalau perencanaannya bagus, secara otomatis realisasi bisa bagus. Kalau sudah perencanaan lambat, selesainya juga pasti lambat. Hal seperti ini harus dievaluasi. Harus ada perencanaan matang,” tegasnya, Kamis (28/12) kemarin. Politisi Golkar asal Desa Batukandik, Nusa Penida ini menyatakan alasan keterlambatan pembangunan itu dikarenakan kesulitan material akibat erupsi Gunung Agung dan cuaca. Hal itu memang dipandang sebuah fakta. Meski demikian, pelaksanaan harus tetap melakukan langkah percepatan. “Kalau melihat dari sisi kontrak, juga menjadi tanggung jawab pelaksana. Apa pun konsekuensinya. Dengan pengerjaan molor, secara otomatis pemanfaatan oleh masyarakat juga mundur,” tegasnya. Guna memastikan realisasi pembangunan itu, pihaknya segera turun ke lokasi dan membicarakan dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman. Seperti berita sebelumnya, anggaran proyek jembatan sepanjang 25 meter itu bersumber dari APBD 2017 sebesar Rp 2.793.020.000. Sesuai kontrak, pengerjaannya dengan pelaksana PT Adimurti berlangsung sejak 14 Juli dan ditarget tuntas dalam 150 hari. Namun, kondisi di lapangan justru berbeda. Sampai 26 Desember, masih ada beberapa bagian yang belum terselesaikan. Pelaksana Gede Ari Lesmana beralasan itu dipicu cuaca buruk yang belakangan melanda. Kesulitan material berupa pasir saat proses pengecoran akibat kelangkaan sejalan dengan erupsi Gunung Agung pun disebut-sebut turut menjadi penyebab. “Kalau sudah hujan, kan tidak bisa kerja. Itu menjadi kendala pembangunan,” jelasnya. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Ketut Narka Yasa mengatakan pengerjaan proyek itu telah diberikan perpanjangan waktu selama 50 hari sejak kontrak berakhir. Sesuai aturan, hal tersebut memang diperkenankan. Jika selama rentan waktu itu tidak juga berhasil dituntaskan, maka pelaksana langsung di-blacklist. “Untuk pembayarannya juga sesuai dengan volume yang diselesaikan. Itu sudah dikenakan denda,” pungkasnya. (kmb45)

Gita Gunawan

Bali Post/sos

Bali Post/sos

ANGKUT MATERIAL - Sejumlah warga di Nusa Penida tengah menunggu material bangunan yang diseberangkan dari Klungkung daratan. Ada pula yang tengah memindahkan dari sampan ke kendaraan. Aktvitas ini sudah menjadi pemandangan rutin yang berlangsung setiap hari. Foto diambil di Desa Lembongan, belum lama ini.

Pajak Reklame dan Restoran

Terancam Tak Capai Target

Semarapura (Bali Post) Realisasi pajak reklame dan restoran yang dipasang Pemkab Klungkung tahun ini terancam tak sesuai target. Hal tersebut dikarenakan adanya kehilangan sumber maupun penurunan jumlah kunjungan wisatawan sejalan dengan erupsi Gunung Agung. Namun, di balik itu sejumlah pajak lain capaiannya sudah ada yang mendekati target, bahkan melampaui. Kepala Bidang Penagihan, Keberatan, Penelitian dan Pelaporan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung Cokorda Raka Sudarsana menjelaskan sesuai rancangan, pendapatan pajak reklame ditargetkan sebesar Rp 312 juta. Namun, sampai November, realisasinya baru mencapai Rp 164 juta. “Ada rasa pesimis, ini bisa tercapai,” terangnya, Jumat (28/12) kemarin. Kondisi tersebut dikarenakan adanya kebijakan peniadaan pungutan pajak reklame rokok, yang sejatinya mampu menyumbangkan sekitar 40 persen dari target yang ditetapkan. “Kalau

pajak untuk itu ada, capaian sudah bisa mendekati. Sekarang hanya menghandalkan reklama lain, seperti bahan bangunan maupun produk lain,” sebutnya. Sementara itu, untuk pajak restoran ditargetkan Rp 10,5 miliar. Namun per November, realisasinya baru menyentuh Rp 9,6 miliar. Adanya perlambatan pembayaran dikarenakan kunjungan yang sepi, seiring dengan erupsi Gunung Agung. “Kunjungan ini juga mempengaruhi pembayaran pajak,” katanya. Pajak hotel, realisasinya telah mencapai Rp 9,7 miliar dari target Rp 9,8 miliar dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

(BPHTB) sebesar Rp 15,3 miliar dari target Rp 17,3 miliar. Khusus untuk Pajak Bumi dan Bangunan, realisasinya sudah mencapai Rp 3,1 miliar, melampaui target Rp 3 miliar. “Kalau pajak ini, kami yakin bisa mencapai target,” ucap Suardana. Selain beberapa pajak itu, pemkab juga meraup pendapatan dari pajak penerangan jalan, parkir, Air Bawah Tanah (ABT) dan sarang burung walet. Secara umum, capaiannya sudah mendekati target. Sebagai langkah percepatan realisasi, dijelaskan khusus untuk pajak hotel dan restoran bisa dibayarkan melalui online. Namun, sistem yang diterapkan sejak Juli 2017 ini

Cokorda Raka Sudarsana belum dimanfaatkan secara maksimal oleh Wajib Pajak (WP). “Pemilik maupun pengelola masih memiliki karakter untuk dilayani. Enggan

Bali Post/sos

untuk ke bank karena sibuk. Jadinya kami lakukan jemput bola. Ini banyak terjadi di Nusa Penida,” tandasnya. (kmb45)

Perhatikan Penyandang Disabilitas

Pemkab Raih Penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan JELANG pergantian tahun, Pemkab Klungkung mendapatkan kado manis. Penghargaan dari Kemente-

rian Ketenagakerjaan Republik Indonesia berhasil diraih. Hal tersebut atas peran aktif dan kepedulian dalam pem-

Bali Post/ist

PENGHARGAAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menunjukkan penghargaan yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan atas perhatiannya terhadap penyandang disabilitas.

berdayaan disabilitas. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Direktur Jendral Pembinaan Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Maruli Apul Hasoloan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Klungkung I Gede Kusumajaya di Gedung Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (22/12). Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan perhatian pemkab terhadap penyandang disabilitas telah ditunjukan dengan pemberian pelatihan keterampilan secara rutin, seperti membuat berbagai kerajinan yang sesuai dengan potensi tempat tinggalnya. Selain itu, juga telah membuatkan sekretariat sebagai tempat untuk pelaksanaan pelatihan supaya lebih terorganisir. “Pemkab juga sudah menerima tenaga kerja disabilitas untuk tukang kebun dan cleaning service. Sekarang juga merekrut satu orang sarjana penyandang disabilitas tamatan di Malang

untuk dijadikan tenaga administrasi. Dia sangat mahir mengoprasikan komputer,” katanya. Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan sejatinya masih banyak penyandang disabilitas yang memiliki potensi yang lebih daripada masyarakat dengan fisik normal. Hal tersebut terungkap saat turun langsung ke lapangan bertepatan dengan program Bedah Desa. Selain memberikan pekerjaan, pemkab juga melibatkan penyandang disabilitas dalam pembuatan film motivasi yang berjudul “Jangan Jadi-

kan Kami Beban”. Itu diperankan salah satu warga asal Nusa Penida tanpa kaki dan tangan. Film ini diharapkan mampu memotivasi dan menginspirasi para penyandang disabilitas lain supaya lebih percaya diri dan berusaha menggapai mimpinya. “Dari itulah kita diapresiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia,” tegasnya. Adanya penghargaan ini diharapkan bisa memberikan motivasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bisa bekerja lebih maksimal. (ad1352)


Jumat Pon, 29 Desember 2017

KARANGASEM

13

SOSOK Tegaskan Karangasem Aman MEMANG cukup sulit mengembalikan kepercayaan dunia internasional terhadap situasi riil di Bali saat ini. Dampak erupsi Gunung Agung itu telah menimbulkan kesan seluruh wilayah Bali sedang tidak aman, hingga timbulnya travel warning dari sejumlah negara. Situasi ini sangat merugikan Bali. Padahal, kawasan rawan bencana, sudah berulang kali ditegaskan hanya 8 km dari puncak Gunung Agung dan perluasan sektoral hingga 10 km. Untuk mempercepat pemulihan situasi di Bali, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa di setiap kesempatan selalu menegaskan Karangasem secara umum sangat aman. “Bila Karangasem saja aman, maka Bali secara umum sudah pasti aman. Wilayah rawan bencana itu hanya 22 desa. Di Karangasem itu ada 78 desa/kelurahan,” kata Wabup Artha Dipa saat menerima bantuan sembako dari lembaga swasta untuk para pengungsi di UPTD Pertanian, Rendang, Rabu (27/12) lalu. Dia ingin dunia internasional lebih cepat percaya bahwa situasi saat ini di Bali sangat aman. Ini untuk mempercepat pemulihan kondisi situasi Bali, agar dampak terbesar yang ditimbulkan pada sektor pariwisata bisa segera pulih. Terpuruknya sektor pariwisata, diakui telah menimbulkan situasi lebih buruk. Lesunya ekonomi berdampak pada sektor tenaga kerja, hingga keraguan dunia internasional terhadap terlaksananya berbagai agenda penting dunia yang diagendakan berlangsung di Bali tahun depan. Selain mengajak masyarakat dan lembaga swasta mengungkapkan Bali ini aman. Tidak lupa Wabup mengingatkan semua pihak selalu bersahabat dengan alam, terutama Gunung Agung. Dia menegaskan biarkan Gunung Agung melaksanakan aktivitasnya sampai tuntas. Jangan dulu ada yang nekat mendaki hingga membahayakan nyawa diri sendiri. Tetap ikuti arahan pihak berwenang. Cermati langkah-langkah mitigasi yang disampaikan pemerintah daerah, untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. (gik)

Pekerja Pariwisata Terdampak Diarahkan Kerja ke Kapal Pesiar Amlapura (Bali Post) Erupsi Gunung Agung tidak hanya berdampak terhadap warga di lereng gunung itu tetapi juga wilayah non- Kawasan Rawan Bencana (KRB). Seperti yang dialami para pekerja di sektor pariwisata. Sebanyak 3.500 pekerja pariwisata di Karangasem itu kini waswas. Pasalnya, dunia pariwisata semakin lesu. Menghadapi situasi itu, para pekerja di sektor pariwisata itu akan difasilitasi bekerja ke kapal pesiar oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali. Opsi sebagai sebuah solusi yang baik itu terungkap pada rapat Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaketrans) Karangasem bersama lembaga terkait di aula setempat, Rabu (27/12) lalu. Kepala Disnakertrans Karangasem, I Nyoman Suradnya, mengatakan pertemuan tersebut khusus membahas bagaimana langkah-langkah efektif yang harus ditempuh para pekerja pariwisata itu. Sebab, bila pengungsi sudah tertangani, sementara sektor non-KRB yang terdampak juga harus tertangani dengan baik. “Sekarang tidak ada tamu. Pariwisata sepi. Banyak tenaga kerja pariwisata sementara ini dirumahkan,” katanya. Melihat situasi itu, pemerintah daerah berharap tentu tidak terjadi pemutusan hubungan kerja. Selain itu, meski karyawan dirumahkan, mereka tetap digaji walaupun tidak full. Bila situasi berkepanjangan, maka salah satu opsi jangka panjangnya adalah memfasilitasi pekerja Karangasem yang terdampak untuk berangkat ke kapal pesiar. “Tahun depan, Dinas Tenaga Kerja Provinsi sudah menyiapkam kuota 500 orang, bekerja di kapal pesiar dan spa terapis,” tegasnya. Selain itu, upaya lainnya yang akan ditempuh Disnakertrans Karangasem adalah memohon kepada Gubernur Bali untuk meminta kuota transmigrasi tahun depan seluruhnya untuk Karangasem. Rencananya, sesuai informasi awal pemerintah pusat, program transmigrasi tahun depan, untuk Bali itu hanya dijatah 15 kepala keluarga. Jumlahnya sangat kecil dibandingkan keperluan. Sebab, daftar tunggu untuk wilayah Karangasem saja mencapai ratusan kepala keluarga. Pihaknya berharap agar jatah tahun depan bagi Bali tetap ditambah. Selain itu, program rutin lainnya adalah pelatihan Disnakertrans Karangasem juga akan dipertajam untuk berkontribusi terhadap penanganan bersama dampak erupsi Gunung Agung. Berbagai pelatihan itu akan disinergikan dengan cara memberdayakan para pengungsi. Bentuk pelatihan yang sudah digelar tiap tahun itu seperti pelatihan menjahit, pengelolaan hasil pertanian, hingga kerajinan tangan yang sudah menelurkan banyak hasil di daerah-daerah terpencil. Hadir pada pertemuan itu antara lain PHRI Karangasem, BPJS Kesehatan, Serikat Pekerja Perwakilan Bali, Bappelitbangda dan Asisten II sebagai pemimpin pertemuan. Sebelumnya, Sekretaris PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, meminta para pekerja yang terdampak itu untuk menjadi perhatian pemerintah. Sebab, jika tak tertangani, ini akan menimbulkan masalah baru terjadi pembengkakan jumlah pengangguran. (kmb31)

Pembobol Toko Lima Kali Diciduk Amlapura (Bali Post) Seorang pelaku pencurian, I Ketut Sujana alias Nyamprut (49), akhirnya diciduk pihak kepolisian. Dia diburu polisi lantaran nekat membobol sebuah toko di wilayah Subagan. Ternyata, setelah diinterogasi polisi, pelaku mengaku sudah membobol toko korbannya itu sebanyak lima kali. Toko Mustika Cell yang dibobol itu ada di Jalan Bukit Catu-Amlapura, Kelurahan Subagan. Peristiwa ini dilaporkan korban Rudi Salam (51) ke Polres Karangasem, sejak 16 Desember lalu. Korban melapor sudah sering kehilangan barang-barang di tokonya. Kadang berupa rokok, HP, uang, speaker aktif, hingga jam tangan. Seperti yang terjadi terakhir, beberapa bungkus rokok tiba-tiba hilang dari rak kaca di tokonya. Tak tahan sering barang-barangnya hilang, dia akhirnya melapor ke Polres Karangasem. “Saya sempat cek pintu belakang, ternyata sudah dirusak dan pintu itu terbuka,” kata korban yang memastikan bahwa itu adalah ulah pencuri. Dari laporan korban itu, jajaran Sat. Reskrim Polres Karangasem di bawah Kasat Reskrim AKP Decky Hendra Wijaya kemudian menginstruksikan Unit I, pimpinan Kanit 1 Ipda Mochamad Supriyanto, langsung bergerak mencari jejak pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi di sekitar TKP, kecurigaan mengarah kepada pelaku. Dia kemudian dikejar di rumahnya di Lingkungan Karangsokong, Subagan. “Atas dasar bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi, pelaku tak bisa lagi mengelak. Dia mengakui semua perbuatannya membobol toko tersebut,” kata Mochamad Supriyanto, Kamis (28/12) kemarin. Pelaku sengaja masuk ke dalam toko dengan cara memanjat jendela dan mencongkel pintu toko itu. Pelaku mengakui telah melakukan perbuatan pencurian di Toko Mustika Cell itu sebanyak lima kali. Kerugian meteriil yang diderita korban mencapai jutaan rupiah. Dari tangan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan berbagai macam barang bukti. Semuanya hasil curian dari toko yang dibobol itu. Mulai puluhan bungkus rokok, belasan kaleng minuman, HP, speaker aktif, cincin emas, hingga jam tangan. Kanit I Ipda Mochamad Supriyanto menambahkan, usai menciduk pelaku, pihaknya kini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan terduga pelaku. Pihaknya juga melakukan pengembangan terkait kasus pencurian lainnya di wilayah Kota Amlapura. (kmb31)

Bali Post/kmb41

ERUPSI - Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Kamis (28/12) kemarin.

Gunung Agung Erupsi, Kepulan Asap 1.000 Meter

Amlapura (Bali Post) -

Gunung Agung kembali erupsi, Kamis (28/12) kemarin. Letusan kali ini lebih kecil dari sebelumnya, mengingat kepulan asap tebal berwana kelabu hanya mencapai ketinggian 1.000 meter di atas puncak. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana, mengatakan dari pantauan PVMBG sejak pukul 00.00 hingga 06.00 Wita, memang terjadi satu kali letusan dengan amplitudo 25 mm durasi 130 detik, disertai gempa embusan 2 kali amplitudo 3-8 mm durasi 22-24 detik, vulkanik dangkal 2 kali

amplitudo 3-5 mm durasi 7-8 detik, vulkanik dalam 2 kali amplitudo 2-4 mm durasi 6-11 detik serta tremor menerus (microtremor) amplitudo 1-2 mm (dominan 1 mm). “Memang terekam gempa vulknaik disusul erupsi. Kepulan asap hanya mencapai ketinggian asap 1.000 meter dan mengarah ke timur,” ujarnya. Devy Syahbana menambahkan, erupsi yang terjasi tetap membawa abu

vulkanik, namun hanya di sekitaran lereng Gunung Agung, dengan intensitas tipis. Erupsi kali ini tidak berpengaruh pada aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai. “Arah asap ke timur, jadi tidak mengganggu aktivitas penerbangan,” imbuhnya. Tren data saat ini, kata Devy, masih merekam adanya kegempaan-kegempaan. Dikatakan, Gunung Agung masih berpotensi mengalami

erupsi kembali. “Kalau kita melihat tren data saat ini, potensi erupsi masih tetap ada. Sebab, kita masih merekam aktivitas di dalam tubuh Gunung Agung. Kita juga melihat gempa vulkanik yang tidak terlalu banyak disusul erupsi,” papar Devy. Disinggung dibukanya kembali objek wisata Pura Besakih untuk umum, Devy menegaskan bahwa pihaknya hingga saat ini masih berpegang pada status Level IV (Awas). Levet itu tetap direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Agung itu pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada,

tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apa pun di Zona Perkiraan Bahaya. Zona di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 8 km dari kawah Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara-timur laut dan tenggara-selatan-barat daya sejauh 10 km dari kawah Gunung Agung. “Kalau masalah itu kita tidak mau komentar lebih jauh. Pada dasarnya, kita hanya berpegang pada status level IV, kita merekomendasikan tidak ada aktivitas radius 8 hingga 10 kilometer,” tandasnya. (kmb41)

Tiga Hari Listrik Mati

Pengungsi di UPTD Pertanian Gelap-gelapan Amlapura (Bali Post) Sejak tiga hari lalu, warga pengungsi yang menempati posko pengungsian di Dinas UPTD Pertanian di Kecamatan Rendang gelap-gelapan menyusul matinya listrik di lokasi

tersebut. Atas kondisi itu, pengungsi berharap supaya listrik yang mati sejak beberapa hari itu bisa menyala kembali. Informasi yang dihimpun di lapangan permasalahan baru muncul di mana listrik

Bali Post/kmb41

LISTRIK MATI - Listrik di UPTD Pertanian mati sejak beberapa hari lalu.

di posko pengungsian UPTD Pertanian Rendang itu ada tiga kilometer listrik. Dua menggunakan pulsa dan satu lagi model lama meteran. Untuk dua yang menggunakan pulsa inilah yang menjadi persolan, sebab sudah mati sejak tiga hari lalu hingga kemarin siang belum juga hidup. Salah seorang pengungsi di Dinas UPTD Pertanian, Desa Rendang, Karangasem asal Banjar Batumadeg I Wayan Rapet mengakui memang listrik di tempatnya sudah mati sejak tiga hari lalu. Pihaknya mengaku tidak tahu pasti apa penyebab matinya listrik tersebut. “Ya memang listrik sejak tiga hari mati dan sampai sekarang ini masih belum hidup. Sejak listrik mati saya

di sini gelap-gelapan di malam harinya. Semoga listrik bisa kembali hidup, agar kita di sini tidak kegelapan lagi,” harapnya. Akibat matinya listrik itu membuat dirinya beserta keluarga lainnya kesulitan ketika mau men-charger HP saat baterai-nya drop. “Tidak bisa charger HP. Sekarang HP mati karena listrik masih mati,” ucapnya. Warga lain, I Nengah Regen, asal Banjar Kesimpar, Desa Besakih, mengatakan sekitar pukul 20.00 – 21.00 Wita listrik padam dan pukul 22.00 sampai pagi listrik kembali hidup. Kondisi itu diakuinya, memang sering terjadi. “Kalau listrik mati airnya tidak bisa naik dan tertampung, karena air itu diangkat

dengan sanyo,” paparnya. Salah seorang petugas Wayan Yudi yang sempat melakukan pengecekan ke masing-masing tenda pengungsian itu tidak menampik jika beberapa hari memang lampu di tempat pengungsian UPTD Pertanian itu mati. Tingginya pemakaian listrik itu disebabkan sejumlah pengungsi membawa kulkas, TV kipas angin, dan penanak nasi listrik ke lokasi pengungsian. “Itu yang mengakibatkan tingginya pemakaian listrik. Karena ada kulkas TV dan penanak nasi. Peralatan itu yang menghabiskan daya listrik cukup tinggi. Kita hanya mengecek saja. Pembayarannya kita serahkan ke pemerintah,” imbuhnya. (kmb41)

Pura Besakih Dibuka

Wisatawan Merasa Beruntung Bisa Berkunjung Tempat suci Pura Besakih kembali dibuka, Kamis (28/12) kemarin, untuk kunjungan wisatawan dan para pamedek yang ingin tangkil di tengah situasi Gunung Agung yang berstatus Awas. Pura terbesar di Bali itu sempat ditutup sejak 25 November lalu. Dibukanya kembali Pura Besakih itu atas perintah Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang juga selaku Ketua Badan Pengelola Pura Besakih pada rapat internal terkait pelaksanaan operasional Pura Besakih di ruang rapat Wagub, Rabu (27/12). Bagaimanakah respons wisatawan yang berkunjung ke Besakih? MANAJER Operasional Badan Pengelola Kawasan Pura Agung Besakih Plt. Jro Mangku Ngawit didampingi Bagian Humas I Gusti Bagus Karyawan, Kamis (28/12) kemarin, mengungkapkan, dibukanya kembali tempat suci Pura Besakih itu setelah pihaknya melakukan rapat internal dengan Manajer Oprerasional (MO) yang juga Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta. Kata dia, berdasarkan rapat Badan Pengelola diminta supaya kembali membuka Pura Besakih itu untuk kunjungan wisatawan dan pamedek yang ingin tangkil ke Besakih. “Pura Besakih dibuka secara resmi mulai hari ini (kemarin - red),” ungkapnya. Mangku Ngawit menegaskan pertimbangan dibukanya kembali Pura Besakih itu lantaran situasi semakin kondusif. Meskipun aktivitas Gunung Agung itu masih cukup tinggi, akan tetapi sejauh ini

dinilai belum begitu membahayakan. Atas pertimbangan itulah, Pura Besakih kembali diizinkan dibuka untuk kunjungan wisatawan. “Kita tetap memberikan batasan kepada wisatawan yang berkunjung. Artinya, tidak sampai diizinkan hingga ke pura paling atas. Namun, lama kunjungannya tidak dibatasi. Tergantung lamanya wisatawan ingin berkunjung. Hanya, kita tetap meningkatkan kewaspadaan untuk keselamatan para pengunjung, mengingat aktivitas Gunung Agung relatif tinggi dan statusnya masih Awas,” katanya. Bagian Humas Gusti Bagus Karyawan menjelaskan, pertimbangan dibukanya kembali Pura Besakih, mengingat selama ini cukup banyak pamedek dan wisatawan yang datang ke Besakih. Warga yang tangkil itu tidak ada yang melayani, sehingga mulai hari ini (kemarin, red),

Bali Post/kmb41

RAMAI - Hari pertama dibukanya objek wisata Pura Besakih ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara, Kamis (28/12) kemarin. Ketua Badan Pengelola akhirnya kembali memerintahkan MO untuk bekerja. “Dengan dibukanya kembali Pura Besakih, kita bisa memberikan informasi-informasi, pelayanan dengan baik kepada wisatawan yang datang di seputaran Pura Besakih. Memberikan informasi yang benar terkait kondisi Gunung Agung sekarang ini,” ucap Karyawan.

Wisatawan yang berkunjung ke Pura Besakih asal India Raghavendra Maiya (33), menyatakan kalau dirinya datang ke Bali sejak 26 Desember dan menginap di salah satu hotel di Kuta. “Saya akan tinggal di Bali sampai 31 Desember,” ucap wisatawan berjenggot itu. Raghavendra mengakui dirinya sangat beruntung bisa berkunjungk ke Pura Agung

Besakih untuk pertamakalinya ke Bali ini. Meski Gunung Agung berstatus Awas dan masih terus erupsi, akan tetapi dirinya mengaku tidak takut datang ke Besakih. “Saya tidak takut. Saya justru beruntung bisa berkunjung ke Besakih. Karena saya pertama kali berkunjung ke sini (Besakih - red). Apalagi suasananya bagus dan udaranya sangat sejuk,” katanya. (nan)


TABANAN

14

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Subak Tajen ’’Pilot Project’’ Kartu Tani Tabanan (Bali Post) -

Dinas Pertanian Tabanan mengadakan sosialisasi di Subak Tajen Penebel terkait Kartu Tani, Kamis (28/12) kemarin. Kartu Tani yang merupakan program pusat ini akan segera dilaksanakan di subak yang menjadi pilot project itu sekitar Januari atau Februari 2018 mendatang.

Ida Ayu Ratna Pawitrani

Bali Post/kmb

Menurun, Kunjungan Siswa ke Museum Subak

Sekolah Waswas Saber Pungli Tabanan (Bali Post) Museum Subak yang berlokasi di Sanggulan Tabanan selama ini selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelajar. Mereka ingin mengetahui tentang sistem persubakan di Bali khususnya di Tabanan. Ketika musim liburan, jumlah siswa yang berkunjung ke Museum Subak biasanya ramai. Namun saat ini, kondisinya berbeda. Pengunjung turun drastis, dan hingga tanggal 21 Desember 2017, hanya tercatat 4.105 orang. Padahal sepanjang tahun 2016, tingkat kunjungan 5.428 orang. Kepala UPTD Museum Subak Ida Ayu Ratna Pawitrani mengatakan, salah satu indikasi penyebab turunnya tingkat kunjungan dari para pelajar ini yakni adanya kecemasan para guru terkait larangan penggunaan dana bos untuk kegiatan study tour. Guru juga tidak berani memungut uang dari siswa sejak adanya tim saber pungli. “Memang ada kekhawatiran dari guru sehingga mereka tidak berani memungut uang untuk kegiatan study tour termasuk ke Museum Subak, karena takut dinilai pungli,” ungkapnya, Kamis (28/12) kemarin. Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan, pihak terkait tidak pernah melarang pihak sekolah yang memang memiliki agenda study tour, sepanjang sudah melakukan koordinasi dengan Komite Sekolah. Karena pendidikan luar sekolah juga sangat berperan untuk kemajuan pendidikan anak-anak di sekolah. “Sebenarnya tidak ada larangan melakukan study tour, selama sepengetahun Komite Sekolah sebagai orang tua siswa, dan ada pertanggungjawabannya,” sebutnya. Meski kunjungan siswa atau wisatawan domestik mengalami penurunan, justru kondisi berbeda terjadi pada kunjungan wisatawan mancanegara. Meski tidak cukup banyak dibandingkan jumlah kunjungan pelajar, wisatawan asing rata-rata perhari ada 10 orang. “Belakangan ini naik rata-rata 20-25 orang, meski tidak tiap hari, tetapi terkadang kami juga menerima jumlah yang cukup banyak,” ungkapnya. Dirinya pun mengakui mulai adanya peningkatan kunjungan wisatawan asing sejak tahun 2015 dan 2016. Saat itu, banyak travel agent yang melakukan survei dan memasukkan paket kunjungan ke Museum Subak. “Sempat tidak ada beberapa hari, saat bandara ditutup akibat erupsi Gunung Agung, tetapi setelah itu ramai lagi,” ujarnya. (kmb28)

Warung Global

Semua Pihak Wajib Pelihara Lingkungan SUNGAI, danau, dan pantai banyak yang tercemar limbah. Anehnya, proyek instalasi pengolahan air limbah atau ipal menghabiskan biaya sangat besar. Apakah proyek itu sudah berjalan baik? Proyek itu perlu pengawasan yang cermat. Ke depan, persoalan pemeliharaan lingkungan itu sangat penting. Pemeliharaan itu sesungguhnya wajib dilakukan semua pihak. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang membedah topik ‘’Pemeliharaan Lingkungan Jadi Nomor Satu’’, Kamis (28/12) kemarin. Acara ini dipancarluaskan Radio Genta, SWiB Amlapura, Singaraja FM, dan Swara Negara FM. Pemeliharaan lingkungan itu memang sangat diperlukan, terlebih Bali yang merupakan destinasi pariwisata dunia. Karena itu, mau tidak mau kelestarian lingkungan itu harus diprioritaskan. Hal itu disampaikan Made Bimasena dari Gianyar. Menurutnya, para pelaku yang membuang sampah sembarangan, juga mencemari sungai dan lingkungan itu patut dikenakan sanksi. Sanksinya bisa berupa denda agar ada efek jera buat mereka. Para pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata itu pasti memiliki dana CSR. Dana CSR itu efektif kalau dimanfaatkan untuk pemeliharaan lingkungan. Arya di Denpasar menyampaikan pemeliharaan lingkungan itu memang kewajiban semua pihak. Jika ada anggaran untuk pemeliharaan lingkungan itu jangan lupa disertai pengawasannya. Ia berharap legislator selaku lembaga pengawasan juga turut memperjuangkan, sehingga Dinas Lingkungan Hidup itu bisa leluasa dalam hal pemeliharaan lingkungan. Mustahil jika tidak ada dana, lingkungan sungai, danau, dan pantai bisa terpelihara dengan baik. Pemeliharaan lingkungan memang wajib. Solusinya anggaran jalan-jalan atau kunker dewan itu bisa dikurangi. Ari di Tegalmengkeb mengatakan sungai, danau, dan pantai tercemar oleh limbah. Anehnya, proyek instalasi pengolahan air limbah atau IPAL menghabiskan biaya sangat besar. Apakah proyek itu sudah berjalan dengan baik? Ini butuh pengawasan yang baik. Ke depan, persoalan pemeliharaan lingkungan itu sangat penting. Pemeliharaan itu wajib dilakukan oleh semua pihak. (sikha)

Kepala Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana mengatakan, tahun 2018 di Bali, Program Kartu Tani ini baru diterapkan di Badung dan Klungkung. Namun, Tabanan tetap melakukan persiapan sehingga saat Program Kartu Tani itu benar-benar dilaksanakan secara keseluruhan di Tabanan, nantinya akan bisa dilaksanakan lebih baik. Dipilihnya Subak Tajen Penebel sebagai pilot project pelaksanana kartu tani itu, kata Wiadnyana,dengan pertimbangan teknis yaitu anggota subak di sana siap mendukung jalannya program. Organisasi Subak Tajen itu berjalan baik. Selain itu, Subak Tajen nanti melangsungkan musim tanam tepat pada Januari-Februari. Dengan demikian, RDKK-nya bisa

langsung dijadikan sampel. Keanggotaan Subak Tajen, kata Wiadnyana, sekitar 300 orang. Pada sosialisasi yang digelar bersama Bank BNI sudah terkumpul KTP anggota 279 orang. Nantinya, data anggota subak ini akan diserahkan ke pusat melalui Bank BNI. Dari bank itu, para petani itu akan mendapatkan Kartu Tani. Kartu Tani itu juga berfungsi sebagai ATM serta buku rekening. Nantinya segala bantuan berupa uang untuk petani itu akan masuk ke rekening Kartu Tani itu. Petani sendiri bisa melakukan pembelian pupuk maupun segala hal berkaitan pertanian lewat Kartu Tani tersebut. Pada kesempatan itu, juga dijelaskan bagaimana mengakses bantuan pupuk bersubsidi maupun melakukan kredit usaha tani. (kmb24)

Bali Post/kmb24

SOSIALISASI KARTU TANI - Sosialisasi Kartu Tani di Subak Tajen Penebel, Kamis (28/12) kemarin.

Jatiluwih Masih Diminati Wisman

Tabanan (Bali Post) Wisatawan mancanegara ternyata masih memilih Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih sebagai destinasi favoritnya selama di Bali. Meski beberapa waktu lalu sempat ada penurunan bahkan relatif drastis akibat erupsi Gunung Agung. Namun pada liburan akhir tahun ini, DTW Jatiluwih itu kembali menyedot perhatian wisatawan mancanegara (wisman) datang ke objek alam yang merupakan heritage itu. Manajer DTW Jatiluwih I Nengah Sutirtayasa, Kamis (28/12) kemarin, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan secara umum ke DTW Jatiluwih, mengalami lonjakan dari biasanya. Sebelumnya, hanya berkisar 400 orang per hari, kemudian naik jadi 600 orang per hari. Jika dulu,

persentase wisman menurun drastis. Saat ini, proporsi kunjungan antara wisman maupun wisdom sudah imbang. ‘’Saat ini, persentase kedatangan berimbang antara wisdom dan wisman,’’ ujarnya. Sebelumnya saat erupsi Gunung Agung, yang dibarengi penutupan Bandara Ngurah Rai, sempat jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih mengalami penurunan hingga 80 persen. Saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), kondisi kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih ada peningkatan mencapai 600-an orang per hari. Rinciannya, 50 persen merupakan wisdom dan 50 persennya wisman. ‘’Jika melihat potensi kunjungan wisatawan selama tahun ini, jumlah yang diperoleh sebenarnya masih bisa naik lagi. Namun, karena adanya erupsi Gunung Agung,

maka kondisi kunjungan saat ini masih pada kisaran normal atau rata-rata 500-600 orang per hari,’’ paparnya. Untuk menarik kunjungan wisatawan tahun mendatang, pihak manajemen DTW Jatiluwih sudah merancang kerja sama dengan masyarakat sekitarnya terutama membuat panggung pertunjukan terbuka di tengah sawah. Nantinya, masyarakat sekitar akan dilibatkan penyertaan dana menggelar kegiatan seni budaya di area panggung terbuka tersebut. Setidaknya satu bulan sekali, akan ada pementasan seni. ’’Panggunnya ditata sedemikian rupa sehingga tidak merusak sawah. Seniman yang terlibat pun nantinya adalah seniman-seniman Tabanan khususnya dan Bali umumnya,” ujar Sutirtayasa. (kmb24)

Bupati Eka dan PT SMI Sepakat Kembangkan UPT RS Nyitdah

UPAYA Pemkab Tabanan melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan. Pelayanan itu meliputi usaha menjaga mutu dan peningkatan akses pelayanan rumah sakit bagi masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh Pemkab untuk mencapai hal itu adalah mengembangkan pelayanan rumah sakit, khususnya yang berkaitan ketersediaan ruang rawat inap. Kebijakan itu dilakukan mengingat tingginya kebutuhan ruang rawat inap karena antusiasme masyarakat memanfaatkan pelayanan rumah sakit sangat tinggi. Tidak jarang, begitu tingginya jumlah kunjungan pasien, khususnya pasien rawat inap, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Tabanan sering mengalami kekurangan ruang rawat inap dan tempat tidur. Untuk memecah persoalan itu Pemkab menempuh kebijakannya yakni mengembangkan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Rumah Sakit Nyitdah dengan menambah empat unit gedung baru. Namun akibat keterbatasan anggaran daerah, langkah itu berulang kali menemui ganjalan. Kini, langkah itu akan segera terealisasi seiring terwujudnya fasilitas pembiayaan yang diajukan Pemkab kepada pemerintah pusat melalui salah satu BUMN yakni PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Kamis (28/12) kemarin, Pemkab Tabanan bersama PT SMI melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait fasilitas pembiayaan tersebut. MoU itu dilakukan

dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Koordinasi Percepatan Pinjaman Daerah Dalam Rangka Pembangunan Infrastruktur Daerah di Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta. Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti yang menandatangani dari pihak Pemkab Tabanan. Sedangkan pihak PT SMI oleh Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Edwin Syahruzard. Proses penandatanganan itu sendiri disaksikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, serta perwakilan Kementerian Dalam Negeri. Momen itu juga disaksikan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi dan dua Wakil Ketua DPRD masing-masing Ni Nengah Sri Labantari dan Ni Made Meliani. Serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan yang dipimpin Sekda Nyoman Wirna Ariwangsa. Nilai pinjaman yang diberikan mencapai Rp 201 miliar. Fasilitas itu bisa dimanfaatkan selama 18 bulan atau dengan kata lain pengembangan UPT RS Nyitdah berlangsung selama satu setengah tahun. Sedangkan jangka waktu pinjaman berlaku selama delapan tahun. Dengan nilai pinjaman itu Pemkab akan melakukan penambahan empat unit gedung pada UPT RS Nyitdah yang lahannya hampir tujuh hektar. Bupati Eka usai penan-

datangan itu menjelaskan, pemanfaatan fasilitas pembiayaan oleh PT SMI ini merupakan salah satu opsi yang dipilih pihaknya agar bisa menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan rumah sakit yang bermutu dan bisa diakses masyarakat. Khususnya berkaitan ketersediaan ruang rawat inap. Sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, selain DAK atau dana alokasi khusus, pemerintah daerah bisa mengolaborasikan sumber anggaran untuk membiayai pembangunan infrastruktur dengan melakukan pinjaman. ‘’Kebetulan fasilitas pinjaman yang ringan disediakan pemerintah pusat untuk daerahdaerah yang ingin membangun infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Rumah sakit salah satunya,’’ ujar Bupati Eka. Dengan fasilitas ini, sambungnya, dia berharap pengembangan UPT RS Nyitdah yang selama ini tersendat akibat keterbatasan anggaran daerah segera bisa direalisasikan. Karena, kondisi BLUD RS Tabanan saat ini sudah tidak memadai dari segi daya tampungnya. ‘’Rasio jumlah penduduk dengan ketersediaan bed sudah tidak imbang. Sampai di waktuwaktu tertentu pasien dirawat di UGD bahkan sampai loronglorong. Saya tidak ingin kondisi itu terjadi,’’ tegasnya. Sebetulnya, sambungnya, upaya pengembangan UPT RS Nyitdah telah dilakukan dengan berbagai cara. Terakhir upaya dilakukan dengan memanfaatkan anggaran BKK

BERSAMA - Uasai penandatanganan MoU, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti foto bersama. dari Pemprov Bali, sehingga terbangun dua gedung wings. ‘’Tapi itu belum memadai. Maka saya memberanikan diri untuk menempuh kebijakan ini. Apalagi DPRD juga sudah memberikan dukungan. Kami ambil jalan ini untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Karena urusan kesehatan itu masalah yang urgen,’’ imbuhnya. Rencana pengembangan UPT RS Nyitdah untuk menunjang daya tampung rawat inap

BLUD RS Tabanan ini sendiri telah muncul sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, langkah ini telah melalui pembahasan panjang bersama DPRD dalam Sidang Paripurna RPJMD Semesta Berencana. Sekitar Juni 2017 lalu, tim tersebut datang langsung ke Tabanan untuk melakukan survei lapangan, baik di BLUD RS Tabanan maupun UPT RS Nyitdah yang akan menjadi objek kegiatan pengembangan ini. (ad1361)


15

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Carlos Carvalhal

Bali Post/rtr

Carvalhal Manajer Swansea London Swansea City telah menunjuk Carlos Carvalhal sebagai manajer baru sampai akhir musim dengan opsi perpanjangan. Demikian kata klub Liga Inggris, Kamis (28/12) kemarin. Carvalhal berpisah dengan tim divisi kedua, Sheffield Wednesday, pada malam Natal setelah selama dua setengah tahun di Hillsborough membawa mereka ke babak play-off Championship dua musim berturut-turut. Pelatih berusia 52 tahun asal Portugal itu menggantikan Paul Clement, yang meninggalkan klub Welsh awal bulan ini untuk memperkuat liga. (ant/rtr)

Hendra Setiawan Diproyeksikan ke Piala Thomas Jakarta (Bali Post) Kepala Pelatih Ganda Putra Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Herry Iman Pierngadi menyatakan tujuan utama pemanggilan kembali Hendra Setiawan ke dalam skuad pemusatan latihan nasional adalah Piala Thomas 2018 Mei mendatang. ‘’Mengenai bergabungnya Hendra memang awalnya untuk program jangka pendek di Piala Thomas. Di pertandingan beregu, dibutuhkan pemain yang mentalnya sudah teruji. Waktu diskusi dengan tim ganda putra pun jawaban anak-anak adalah memanggil Hendra kembali. Toh selama di luar pelatnas pun, Hendra masih eksis di pertandingan,’’ tutur Herry, di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin. Sejatinya, ganda putra sendiri dinilai sebagai nomor yang paling bersinar di 2017, tersebutlah pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, yang mendominasi dengan sukses memboyong tujuh gelar super series, sekaligus mencetak sejarah baru,sebagai pasangan ganda putra pertama yang meraih tujuh gelar dalam setahun. Tak heran jika keduanya dinobatkan sebagai Male Player of The Year 2017 oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Namun dominasi Kevin/Marcus dinilai tak cukup bagi Herry untuk mengamankan angka di perebutan Piala Thomas 2018, yang bakal dilangsungkan di Bangkok, Thailand tersebut. Alasan itu pula yang membuat Herry kembali memanggil Hendra Setiawan, salah satu pemain ganda putra terbaik Indonesia, untuk kembali bergabung dengan pasukan Cipayung, selepas dirinya memilih jadi pemain profesional, mulai awal tahun 2017 lalu dan berpasangan dengan Tan Boon Heong (Malaysia). Hendra rencananya kembali diduetkan dengan Mohammad Ahsan. Pasangan ini pernah menjadi ganda putra yang ditakuti. ‘’Ganda putra pertama Marcus/ Kevin sudah mantap. Tetapi ganda kedua masih kurang. Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro dibilang jelek juga tidak, mereka dapat medali perak di kejuaraan dunia tahun ini, tetapi hasilnya memang tidak bisa maksimal lagi,’’ ungkap Herry. Kembalinya Ahsan dipasangkan dengan Hendra, membuat Rian harus dipasangkan dengan pemain lain. Menurut Herry, Rian paling cocok berpasangan dengan Angga Pratama. Apalagi performa Angga yang selama ini berpasangan dengan Ricky Karanda Suwardi juga kian menurun. Ricky rencananya bakal banting setir ke ganda campuran berpasangan dengan Debby Susanto. ‘’Angga/Ricky sudah sulit berkembang. Mungkin teknik sudah mumpuni, tetapi ada hal di luar teknik yang menjadi masalah, mereka sudah tidak saling percaya, chemistry-nya juga enggak dapat,’’ ucap Herry. ‘’Angga berpasangan dengan Rian lagi, mereka memang paling cocok satu sama lain. Saya akan kasih kesempatan dalam setahun ini, kalau bisa panjang ya… bagus, kalau tidak bisa ya… mau dipasangkan sama siapa lagi?’’ tuturnya. Sementara itu, Herry pun menuturkan tak bakal menceraikan pasangan muda Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, meskipun penampilan mereka setahun belakangan tak terlalu menggembirakan. ‘’Kalau mereka memang sengaja mau saya tempa dulu, mereka pemain muda, baru main di level super series ini, setahun belakangan. Mereka masih butuh waktu untuk lebih matang. Kalau dilihat dulu Kevin/Marcus butuh kurang lebih dua tahun untuk mencapai posisi seperti sekarang,’’ ucap Herry. Herry juga menuturkan dirinya dan tim pelatih ganda putra tak lantas puas dengan capaian yang diraih anak-anak didiknya sepanjang tahun 2017, khususnya Kevin/Marcus yang disebut-sebut terlalu mendominasi di gelaran super series sepanjang tahun ini. (ant)

Hendra Setiawan (depan)

Bali Post/ist

Bali Post/rtr

Virgil van Dijk (kanan)

Van Dijk Pemain Belakang Termahal London -

Liverpool telah sepakat untuk merekrut pemain internasional Belanda Virgil van Dijk dari Southampton, dengan nilai yang dilaporkan memecahkan rekor transfer dunia, untuk pemain bertahan. Demikian diumumkan klub Liga Inggris tersebut, Kamis (28/12) kemarin. Perekrutan bek tengah ini diumumkan setelah kedua klub, yang gagal menemui kata sesepakat, untuk transfer pada beberapa pertemuan sebelumnya pada musim panas, akhirnya mencapai kesepakatan. Liverpool tidak mengumumkan besaran nilai transfer, namun Southampton mengumumkan ‘’rekor dunia baru untuk pemain bertahan’’ di mana media Inggris melaporkan nilai transfer sang pemain adalah 75 juta pound. Angka itu akan melampaui besaran nilai transfer besar yang dihabiskan Manchester City, untuk mendapatkan Kyle Walker (50 juta pound) dari Tot-

tenham Hotspur, dan Benjamin Mendy (52 juta pound) musim panas silam. ‘’Si Merahtelah mencapai kesepakatan dengan klub Pesisir Selatan, dan sang pemain sendiri, yang akan membuat pemain bertahan berusia 26 tahun itu pindah ke Anfield ketika bursa transfer kembali dibuka pada 1 Januari 2018,’’ demikian kata Liverpool dalam pernyataannya. ‘’Pemain internasional Belanda itu akan mengenakan kostum bernomor punggung 4, saat dia tiba di Liverpool.’’ Perekrutan ini akan menjadi transfer penting bagi ‘’Si Merah’’, yang masalahmasalahnya di lini belakang

Jack Wilshere (kiri)

amat terlihat sepanjang musim ini, berbanding lurus dengan ketajaman mereka di lini depan. Di bawah asuhan manajer Juergen Klopp, mereka telah mengejar tanda tangan Van Dijk pada musim panas, sebelum klub Merseyside itu terjerumus dalam masalah, dan harus meminta maaf karena melakukan pendekatan ilegal. Van Dijk yang tidak pernah menyembunyikan kekagumannya terhadap Liverpool, berkata dalam pernyataan bahwa dirinya ‘’senang dan merasa terhormat’’ untuk direkrut ‘’Si Merah’’. ‘’Hari ini merupakan hari yang membanggakan

Bali Post/rtr

Arsenal Kontrak Wilshere Tergantung Keuangan London Manajer Arsenal Arsene Wenger ingin melakukan pembicaraan-pembicaraan seputar kontrak baru dengan Jack Wilshere. Namun, ia mengatakan bahwa masa depan gelandang itu di klub bergantung pada urusan-urusan keuangan pada kontraknya. Wilshere yang kontraknya akan habis pada akhir musim, telah memukau Wenger, dengan serangkaian penampilannya pada beberapa bulan terakhir, setelah menggebrak masuk tim inti menyusul peminjaman selama semusim ke Bournemouth. Ketika ditanyai mengenai masa depan pemain internasional Inggris 25 tahun itu, Wenger berkata, ‘’Kami akan

duduk bersama dia. Saya yakin jika dia dapat mencapai kesepakatan secara keuangan, dia akan ingin bertahan.’’ Wenger juga mengatakan belum ada klub yang telah berusaha untuk merekrut penyerang Alexis Sanchez, meski terdapat sejumlah laporan di media Inggris, yang mengait-ngaitkan penyerang Chile itu dengan kepindahan ke klub pemuncak klasemen Liga Inggris Manchester City pada bursa transfer Januari 2018. Arsenal yang menghuni peringkat keenam di liga, menghadapi pertandingan yang harus dimenangi di markas Crystal Palace, setelah rival-rival mereka Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Chelsea mencatat-

kan kemenangan-kemenangan meyakinkan pada Boxing Day. Wenger mengatakan pemain bertahan Nacho Monreal akan menepi bersama gelandang Aaron Ramsey, dan penyerang Olivier Giroud untuk lawatan ke Selhurst Park. Monreal mengalami cedera saat timnya bermain imbang 3-3 melawan Liverpool pada pekan lalu, di mana sang manajer berharap pemain bertahan asal Spanyol itu akan kembali bulan depan. Giroud juga dipastikan absen, setidaknya sampai pertengahan Januari 2018, setelah mengalami cedera otot paha belakang saat timnya menang atas West Ham United pada perempatfinal Piala Liga pada awal bulan ini. (ant/rtr)

bagi saya dan keluarga saya, sebab saya bergabung dengan salah satu klub terbesar di dunia sepak bola!’’ cuitnya melalui Twitter. ‘’Saya tidak sabar untuk mengenakan kaos merah yang terkenal itu, untuk pertama kalinya di depan The Kop, dan akan memberikan segalanya untuk berusaha dan membantu klub hebat ini mencapai sesuatu yang istimewa dalam tahun-tahun mendatang.’’ Dua klub besar lain di Liga Inggris, pemuncak klasemen Manchester City dan juara bertahan Chelsea, juga dilaporkan tertarik mendatangkan Van Dijk, namun Liverpool memenangi persaingan. Ini mengakhiri pengejaran panjang bagi klub yang sekarang menghuni peringkat keempat di klasemen Liga Inggris. Liverpool awalnya siap membayar sekitar 60 juta

pound pada musim panas untuk mendapatkan Van Dijk, ketika sang pemain telah menjelaskan bahwa ia ingin bergabung dengan mereka. Namun, Southampton justru marah, karena informasi mengenai kesepakatan itu bocor, sebelum ada jumlah biaya transfer yang disepakati, memicu ‘’The Saints’’ untuk mengajukan keluhan kepada Liga Inggris, dan Liverpool meminta maaf dan setuju untuk mengakhiri pengejaran. Van Dijk kemudian absen pada awal musim di tengah dugaan bahwa ia marah karena gagal pindah. Namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam tim oleh manajer baru Mauricio Pellegrino, tetapi kembali ditepikan dalam beberapa pertandingan terakhir, yang memicu dugaan bahwa kesepakatan dengan Liverpool telah diraih. (ant/rtr)

London Laju tidak kenal lelah Manchester City di sepak bola Inggris berlanjut pada kamis (28/12) kemarin, ketika gol Raheem Sterling membawa mereka menang 1-0 di markas Newcastle United untuk memperpanjang rekor luar biasa mereka yakni torehan 18 kemenangan beruntun di Liga Inggris. Penyelesaian apik Sterling pada menit ke-31, membuat pasukan Pep Guardiola mencatatkan 20 hasil tidak terkalahkan di Liga Inggris musim ini, dan sekaligus memperbesar keunggulan mereka di puncak klasemen liga menjadi 15 poin pada malam di mana mereka men-

dominasi permainan namun begitu banyak membuang peluang. Rafa Benitez memulai permainan dengan pendekatan negatif, yang pernah dimainkan Newcastle di St. James Park, membuat City mampu memonopoli permainan sebelum Sterling akhirnya memecah kebuntuan dengan gol ke-13-nya musim ini. Total City memiliki tiga peluang yang membentur mistar gawang, dua dari Sergio Aguero, dan satu dari Kevin De Bruyne, dan mereka nyaris harus membayar atas kegagalannya memanfaatkan peluang ketika sundulan Dwight Gayle melebar untuk Newcastle. (ant/rtr)

City Pertahankan Tradisi Kemenangan

Bali Post/rtr

TENDANG --- Pesepak bola Manchester City Gabriel Jesus saat menendang bola ke gawang Newcastle United dalam lanjutan Kompetisi Liga Inggris, Kamis (28/12) kemarin.


olah raga

16

Bali Post/ist

TURNAMEN U-12 — Suasana turnamen sepak bola U-12 yang diselenggarakan Asosiasi SSB Kota Denpasar di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Kamis (28/12) kemarin.

GSB U-14 Jumpa Damar Çakti di Semifinal

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Garuda Sakti Bali (GSB) A menantang Damar Çakti pada babak semifinal turnamen Asosiasi SSB Kota Denpasar di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (29/12) ini. Semifinalis lainnya mempertemukan Mandala United melawan Putra Angkasa Kapal. Tim Garuda Sakti Bali melaju ke babak empat besar pascamenang atas Badak Putra dengan skor 1-0 pada babak delapan besar, Kamis (28/12) kemarin. Sementara Damar Çakti melenggang ke semifinal usai menaklukkan Porba Batubulan melalui adu penalti dengan skor 3-2. Mandala United menundukkan Putra Tresna dengan skor 1-0, serta Putra Angkasa Kapal unggul atas Jima 1-0. Sementara untuk kategori U-12, tim semifinali adalah Mitra Bali United bertemu Paradise Football Academy (PFA) dan Guntur A jumpa Porba Batubulan di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Jumat (29/12) ini. (022)

Pengurus Lama Dominasi Kabinet KONI Bali

Denpasar (Bali Post) susunan pengurus atau kabinet KONI Bali dipastikan bakal dihuni maksimal 40 pengurus baru untuk masa bakti 2017-2021. Kepastian itu disampaikan salah seorang anggota formatur KONI Bali, Nyoman Budi Adnyana. Bahkan, pengurus tersebut bakal didominasi pengurus–pengurus lama atau pengurus sebelumnya. ‘’Ya... memang proyeksinya sejumlah itu. Kami menyusun bakal didominasi pengurus lama, karena merekalah yang selama ini bekerja keras, sehingga turut membawa Bali bertengger di posisi 6 besar pada PON XIX/2016 silam,’’ ujar Budi Adnyana, Kamis (28/12) kemarin. Selain itu, pertimbangan para pengurus lama juga memiliki pengalaman olahraga yang cukup luas, termasuk pada hajatan multi-event empat tahunan anarprovinsi se-Indonesia. Dengan demikian, maka kemampuan dan wawasan olahraga sekaligus dalam mengelola organisasi sudah tak diragukan lagi. ‘’Saya rasa pertimbangan itu sangat realistis. Pasalnya, semuanya kelihatan dengan bukti nyata. Dan semua itu juga bakal bisa dijadikan modal untuk berupaya keras membuat Bali lebih baik ke depannya,’’ tegas Budi Adnyana. Dia menggarisbawahi, untuk penyusunan itu setidaknya selesai awal Januari 2018, selanjutnya bakal diajukan untuk masa pelantikan oleh Ketua Umum KONI Pusat. Jadwal pelantikan menunggu waktu yang dipersiapkan KONI Pusat untuk melantik. ‘’Intinya kami ingin sampai akhir Januari mendatang, semuanya tuntas untuk urusan pengurus dan keabsahannya. Jadi kami bisa bekerja kembali seperti biasa,’’ ungkap Budi Adnyana. (022/r)

PS TNI Maksimalkan Pemain Lokal

Jakarta (Bali Post) Salah satu kontestan Liga 1 2018, PS TNI, fokus memaksimalkan pemain lokal untuk menghadapi turnamen pramusim yaitu Piala Presiden, karena pemain asing yang mencoba keberuntungan belum sesuai kriteria pelatih. ‘’Memang benar. Kami tanpa pemain asing di Piala Presiden. Pemain lokal yang ada akan kami maskimalkan diturnamen nanti,’’ kata pelatih PS TNI Rudy Eka Priyambada, di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin. Sesuai dengan rencana turnamen Piala Presiden 2018 bakal digulirkan 16 Januari. Ada 20 klub yang akan bersaing untuk menjadi yang terbaik. Tim tersebut terbagi atas 18 klub Liga 1 termasuk PS TNI dan sisanya adalah klub Liga 2. Turnamen Piala Presiden 2018 akan terbagi dalam lima grup, dan pertandingan babak penyisihan digelar di lima stadion yang berbeda. Rencananya stadion yang digunakan adalah tiga di Pulau Jawa, dan sisanya di Bali dan Makassar. Mulai babak semifinal pertandingan digelar home and away. Terkait dengan pembagian grup, Rudy Eka mengaku tidak mempermasalahkan tim mana pun calon lawannya. Pihaknya berharap pada turnamen yang bergengsi ini bisa bergabung dengan tim-tim besar yang kuat. ‘’Harapan saya PS TNI bisa tergabung dengan tim kuat. Ini sangat bagus untuk mengukur sejauh mana kekuatan tim sebelum menjalani kompetisi Liga 1 musim depan,’’ kata salah satu pelatih muda Indonesia itu. Meski mengandalkan pemain lokal, bukan berarti PS TNI akan menyerah begitu saja. Saat ini proses perekrutan pemain terus berjalan. Sebut saja nama Mahdi Albar, Alzubaedi, Pandi Lestaluhu hingga Dimas Drajat. Nama-nama ini juga sudah cukup berpengalaman. (ant)

Pendaftaran Tiga Cabor AG Diperpanjang

Jakarta (Bali Post) Indonesia memberikan toleransi dengan perpanjangan waktu pendaftaran peserta kejuaraan uji coba wajib Asian Games (AG) 2018 untuk tiga cabang olahraga yaitu bola basket, bola voli, dan sepak bola. ‘’Sebenarnya tiga cabang olahraga itu membutuhkan perencanaan yang lebih lama dibanding enam cabang lain. Rata-rata negara peserta Asia juga minta perpanjangan waktu pendaftaran,’’ kata pelaksana tugas Deputi I Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Harry Warganegara, di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin. Indonesia menggelar kejuaraan uji coba wajib Asian Games pada 10-24 Februari 2018, untuk sembilan cabang olahraga yaitu angkat besi, atletik, bola basket, bola voli, panahan, pencak silat, sepak bola, taekwondo, dan tinju. Harry mengakui batas akhir pendaftaran para peserta untuk kejuaraan uji coba wajib Asian Games itu pada 20 Desember lalu. ‘’Kalau ditanya sekarang, tiga cabang itu memang belum memenuhi kuota. Negara-negara lain Asia, minta perpanjangan waktu, karena sistem anggaran mereka sebagaimana di Indonesia yaitu dimulai pada awal tahun,’’ kata Harry. Indonesia, lanjut Harry, juga mempersilakan federasi olahraga di masing-masing negara Asian maupun klub-klub olahraga, mengikuti kejuaraan uji coba wajib Asian Games, asalkan melapor kepada komite olimpiade di negara masingmasing. ‘’Kami selalu mengirim undangan resmi ke komite olimpiade di negara-negara Asia, sehingga keikutsertaan dalam kejuaraan uji coba nanti, juga wajib diketahui oleh komite Olimpade di negara itu,’’ kata Harry.(ant)

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Pesepak Bola Bali Perlu Pembentukan Karakter Denpasar (Bali Post) -

Pesepak bola Bali perlu pembentukan karakter sejak dini, demi menopang masa depan pemain yang ingin tetap eksis berkarier di dunia bola. Pasalnya, jika pemain tanpa memiliki fondasi atau karakter bola, mereka susah meningkatkan prestasinya. Itu dilontarkan mantan pelatih Bali Devata Made Soni Kawiarda, di Denpasar, Kamis (28/12) kemarin. Dijelaskannya, dirinya menjadi mentor pemain Bali United Made Andhika Pradana Wijaya, yang juga keponakannya. ‘’Saya mengajak Andhika bergabung di Klub Legend Mitra Devata, demi pembentukan karakternya,’’ ucap Koordinator Legend Mitra Devata ini. Pesepak bola Bali lainnya seperti Putu Gede Juni Antara kemahiran mengolah bolanya d i p o l e s s e j a k ke c i l d i S SB Porba Batubulan, kemudian pembentukan karakternya diperoleh ketika menjadi siswa SMA Ragunan, Jakarta. Sementara jika pesepak bola berprestasi pada Piala Soeratin U-17, sampai dengan U-19 bakal susah bersaing prestasinya jika memasuki usia 23 tahun. ‘’Rata-rata mereka tanpa pembentukan karakter, sehingga prestasinya bisa mentok,’’ katanya. Akibtanya, katanya, banyak pesepak bola Bali yang memiliki skill-ball mumpuni sejak kecil, sebab mereka dididik di SSB, tetapi karier sepak bolanya tak bisa berkembang, ketika memasuki usia 23 tahun. Untuk itu, perlu digulirkan

kompetisi serentak pada seluruh kabupaten dan kota se-Bali, jika ingin menjaring pesepak bola berbakat dan bertalenta. ‘’Hampir beberapa tahun ini, jarang tim di kabupaten dan kota menggelar kompetisi internal maupun turnamen, sebab melalui ajang inilah, muncul pesepak bola andal. Kompetisi sebaiknya jadwalnya serentak seluruh daerah, supaya pemain tak bisa lompat ke sana ke mari,’’ ucapnya. Ia memaklumi, kegagalan tim semipro di Bali, sebab bersifat instan, mulai membentuk tim sebulan menjelang kompetisi, ditambah asal main comot pemain luar Bali. ‘’Akibatnya, prestasi tak bisa maksimal. Padahal, pembinaan sepak bola idealnya berjenjang, berkelanjutan, dan berksinambungan. Jadi, meskipun tak ada kompetisi, pembinaan tetap jalan terus,’’ paparnya. Soni tak mempermasalahkan mendatangkan pemain luar Bali, tetapi mereka harus bergabung dulu dengan tim lokal, bahkan wajib mengikuti kompetisi internal. ‘’Jika mereka terpantau tim pemandu bakat, pasti masuk tim, bukan mendatangkan pemain luar Bali, kemudian mengikuti seleksi dan direkrut,’’ pesannya. (022)

Taekwondoin Pelatnas Bisa Berlaga di BNN Cup Denpasar (Bali Post) Taekwondoin pelatnas yang diizinkan pihak pelatnas atau bahkan atlet pelatnas Asian Games sekalipun dipersilakan ika ingin berlaga pada kejuaraan taekwondo yang dihelat Pengkab TI Badung bertajuk ‘’BNN Cup 2018’’ di GOR Purna Krida, pada 16-18 Februari mendatang. ‘’Kami tak mempermasalahkan status atlet jika ingin turun karena ini sifatnya open atau terbuka. Termasuk jika ada taekwondoin tim nasional negara lainnya yang juga ingin ikut, kami tidak melarang. Ini justru bagus untuk menguji kemampuan,’’ saran Ketua Umum Pengprov TI Bali A.A. Lan Ananda, Kamis (28/12) kemarin. Kalau perlu ada taekwondoin hebat di luar negeri, menurutnya, kalau ingin bertarung di event ini, justru akan lebih mendongkrak kualitas turnamen ini. Dan hal itu bisa dijadikan ajang untuk evaluasi performa skill individu taekwondoin itu sendiri. ‘’Kami berharap kalau pihak pelatnas tidak mengizinkan taekwondoin

Asian Games turun, ya… taekwondoin pelatnas pelapis dikirim mengikuti event itu. Namun, sejauh ini saya belum tahu apakah pelatnas mengizinkan taekwondoinnya turun atau tidak,’’ tegas Lan Ananda. Disebutkan, dalam kejuaraan itu bakal dilakukan penandatanganan pakta integritas antara pihak Taekwondo Indonesia (TI) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal itu disebutkan pria yang akrabdisapa Gung Lan itu, sebagai bentuk kepedulian TI untuk menghindari narkoba. ‘’Jadi kalau sampai ada atlet, pelatih bahkan pengurus TI yang terbukti menggunakan narkoba, bakal langsung diberhentikan dari TI, dan tidak ada ampun lagi. Ini sekaligus untuk menghindarkan anak muda jangan sampai bermain dengan narkoba, dan lebih baik berolahraga saja,’’ pesan Gung Lan seraya menambahkan, jika event itu merupakan program tahunan bagi TI kabupaten, yang mampu menghelat event level nasional atau internasional tersebut. (022/r)

Made Soni Kawiarda

Jambi Dukung Bali Tuan Rumah PON

Denpasar (Bali Post) Dukungan KONI provinsi Jambi sangat berpeluang besar berbalik arah mendukung Bali, meskipun sebelumnya telah memberikan dukungannya ke salah satu rival Bali yakni Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh. Hal itu terungkap saat Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi dan salah satu tim pemenangan Bali untuk PON XXI/2024 Nyoman Yamadhiputra silaturami, sekaligus meminta dukungan KONI Provinsi Jambi, di Jambi, Kamis (28/12) kemarin. ‘’Kehadiran kami disambut luar biasa saat silaturahmi. Kami dijamu hangat sekali oleh semua pengurus, jajaran KONI Jambi, yang langsung dikomandani Ketua Umumnya, Indra Armendaris. Kami benar-benar dianggap seperti keluarga,’’ kata Ketut Suwandi saat dihubungi, kemarin. Diakuinya, jika KONI Jambi mengaku tertarik dengan apa yang disampaikan Bali. Dan hal itu, diakui Suwandi, membuka peluang besar bagi Jambi untuk berbalik mendukung Bali saat bidding nantinya, karena voting

Bali Post/ist

dilakukan di bilik tertutup. ‘’Saya katakan kepada Ketua Umum KONI Pak Indra, selama ini memang Jambi belum tahu KONI Bali. Jadi silaturahmi itu sekaligus memperkenalkan Bali dan saya sebagai Ketua Umum KONI Bali,’’ ujar Suwandi. Menurut Suwandi, mereka menilai jika Bali memiliki etika dan penyampaian bagus, sehingga langsung terjalin persaudaraan. ‘’Selain itu, melihat tekad dan minat Bali yang begitu besar dan mati-matian dalam memperjuangkan diri, agar bisa lolos menjadi tuan rumah PON 2024 mendatang. Kami dianggap serius sebab melakukan safari guna melakukan lobi-lobi ke provinsi lainnya,’’ terang mantan Ketua Umum KONI Badung itu. Berangkat dari semua itu, Suwandi menegaskan jika akan terus melakukan road-show dengan pihak KONI-KONI di provinsi seluruh Indonesia sampai hari H bidding nantinya. ‘’Pastinya kami tak akan pernah menyerah untuk melakukan pendekatan itu,’’ jelas Suwandi. (022/r)

Pelatih Cabor di Denpasar Diminta Berkualitas

Denpasar (Bali Post) Para pelatih seluruh cabor diminta meningkatkan kualitas SDM-nya. Caranya, mereka dituntut mengikuti berbagai kursus maupun coaching clinic di bidang cabornya masing-masing, bertujuan mampu mencetak atlet yang lebih berkualitas dan berprestasi. Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Kota Denpasar I.B. Toni Astawa usai memimpin rapat evaluasi di Seretariat KONI Kota Denpasar, Kamis (28/12) kemarin. Menurut pria yang akrab disapa Gus Toni ini, peningkatan kualitas SDM pelatih mutlak diperlukan demi menghasilkan atlet yang mumpuni. ‘’Peningkatan kualitas SDM pelatih berikut atletnya ini erat kaitannya

dengan Litbang dan Binpres,’’ jelas Gus Toni. Dikemukakan, untuk tahun 2018 nanti KONI Kota Denpasar fokus menggelar turnamen Piala Wali Kota seluruh cabor, meskipun tidak ada Porprov Bali. ‘’Jadi, kami terus mewadahi sekaligus menampung atlet Denpasar untuk unjuk kebolehan pada ajang Wali Kota 2018,’’ katanya. Selain itu, KONI Kota Denpasar tetap memberikan beasiswa kepada atlet berpretasi, dengan menyatakan kesetiaan tetap membela Kota Denpasar pada event apa pun. ‘’Kriteria atlet yang berstatus siswa SMA dan mahasiswa penerima beasiswa, kemungkinan akan kami rombak peraturan dan acuannya,’’ ucapnya. (022)

PENINGKATAN PRESTASI — KONI Kota Denpasar bertekad meningkatkan kualitas SDM para pelatih cabor dengan mengikuti berbagai kursus kepelatihan dan coaching clinic, bertujuan meningkatkan prestasi atletnya.

Jakarta (Bali Post) Tim putra Jakarta Elektrik PLN batal turun di kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia yaitu Proliga 2018, yang bakal bergulir 19 Januari-15 April, karena persiapan yang dilakukan dinilai belum maksimal dan proses pembinaan baru berjalan. Kepastian mundurnya tim putra juara Proliga 2015 ini disampaikan Direktur Proliga Hanny S Surkatty, di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin. Dengan demikian, total tim putra yang bakal bersaing di kompetisi paling bergengsi ini tinggal lima tim. ‘’Surat

yang menyatakan (Jakarta Elektrik PLN) tidak ikut serta dalam Proliga 2018, saya terima hari ini,’’ kata Hanny S Surkatty. Dengan absen Jakarta Elektrik PLN maka dipastikan persaingan bakal berkurang. Namun, secara kualitas bakal lebih merata. Lima tim yang bakal memperebutkan posisi puncak tim bola voli putra terbaik di Indonesia, adalah Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank Sumselbabel, Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta BNI Taplus dan Bekasi BVN.

Jakarta Elektrik PLN selama ini turun di Proliga hampir selalu turun dua tim yaitu putra dan putri. Namun pada musim kompetisi 2018, hanya tim putri yang bakal turun, dengan personel terbaiknya. Hal tersebut diakui salah satu pengurus teras Jakarta Elektrik PLN, Bambang Sutanto. ‘’’Memang benar, tim putra kami memang tidak ikut pada Proliga 2018. Namun untuk putri tetap ikut,’’ kata Bambang Sutanto. Menurutnya, persiapan yang kurang, serta pembinaan yang masih berjalan, memang menjadi alasan un-

Bali Post/ist

Putra Elektrik Batal Berlaga di Proliga tuk menarik diri pada gelaran Proliga 2018. Meski demikian, jika semuanya sudah siap, peluang untuk kembali turun di Proliga tetap terbuka. ‘’Saat ini, kami masih melakukan pembinaan. Di putra, persaingan di Proliga sangat keras dan ketat. Saat ini kami belum siap bersaing,’’ kata Bambang Sutanto. Selama terjun di Proliga sejak 2005, namun tahun berikutnya hingga 2010 absen. Setahun kemudian, PLN kembali hadir dalam perhelatan kompetisi tertinggi di Tanah Air yang melibatkan pemain asing itu hingga 2017.

Selama turun, prestasi tertingg diraih pada 2015. Sementara itu di sektor putri, Jakarta Elektrik PLN terbilang lebih bersinar. Sejak turun di kompetisi tertinggi di Indonesia sebanyak 14 kali, tim ini sudah enam kali menjadi juara yaitu 2004, 2009, 2011, 2015, 2016 dan 2017. Untuk musim 2018, tim putri Jakarta Elektrik PLN akan bersaing dengan Jakarta Pertamina Energi, Gresik Petrokimia, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Bandung Bank BJB Pakuan, Jakarta BNI Taplus dan Bekasi BVN. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Pon, 29 Desember 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland,Cpt Terbatas, Hub.082 229 808 982

Dicari Cleaning Service untuk RT,KTP Bali, Punya Sepeda Motor Hubungi:083114202866/Yoga

Karimun’03 Silver Samsat Baru Orisinil VR 085100744020 58Ng

Dicari SPG,Min SMU,Max 27thn penampilan menarik, rajin, jujur Gj 1,8jt penempatan Kuta&Nusa Dua. Hub Lusi 082144355655

Avanza 2013 pariwisata Hub.081338282981

Sgr Sklh Baru Bth Guru TK/PG Lls SMU ada Diklat 0811380028

B.BP.821.12.17.0000201

B.BP.154.12.17.0001348

Cr Tenaga Cook,Steward,Service Utk Catering Hub:08123890603

B.BP.001.12.17.0001335

Dcr Teknisi,Sales,SPV,Adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl. Tukad Banyumas No.1 Denpasar

B.BP.821.12.17.0001280

Dcr Sgr;Engineer,Me-Plumbing & Vac Pnglmn Min5Th D3/S1,Drfter Elektrikal/Elektronik/Plumbing VAC Pendkan Terakhir SMK/D3/S1 Pnglmn Min 1Th.Hb:089531535556 Kirim CV ke: hrgaaju@gmail.com

B.BP.001.12.17.0001227

Dicari PRT tinggal dalam, gaji bersih.Hub:081999472616

HK Staf(Wnt)+Bs.Handle BF Tamu utk Homestay Sanur 08123876076

B.BP.001.12.17.0001323

B.BP.154.12.17.0001297

DIJUAL RUMAH Djl Kost2an Jl.Gandapura 4 Dps Hub:081916741748/081239365822

B.BP.001.12.17.0001316

Dcr Staf Wanita u/Klinik Hewan Hub:0361-723777/08123979598

Sedia Ikan Kerapu Hidup/Segar U/Ikan Bakar Tutup Tahun @120Rb/Kg, 081999111342

B.BP.001.12.17.0001334

Dicr Guru TK utk Sekolah PAUD Kerti Budaya.Hub:081246736735

B.BP.001.12.17.0001342

B.BP.001.12.17.0001350

Mazda2 Skyactive GT 2017 Putih Swif GX A/T Putih 085100840907

B.BP.001.12.17.0001325

Cr Supir Srbt bs Matic, Biasa Bw Alphrd/Mrcy Hb.085238127777

B.BP.164.12.17.0000152

Djl AC Portebel 1PK Baru, Kond. 90%,Meja Mkn,Sofa,082341168381

MAZDA

Dicari segera Guru SD Lulusan PGSD Hub:0811398772

B.BP.166.12.17.0001347

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-085101520139

TOYOTA

B.BP.001.11.17.0001551

!Dibutuhkan Receptionist&Cook Staff, Kirim CV ke The Amasya Jl.KayuAya 88X Seminyak 731601

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.12.17.0001340

B.BP.001.12.17.0001333

B.BP.817.12.17.0001090

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.12.17.0001262

Djl Rmh 2LT Sputran Raya Tuban DIJUAL VILLA Sgra Admn Cowok bs Exel Max 27 Granmax’17 PU AC PS Htm,Ayla X Hrg 4M Nego Hub:08179788477 TP Rm Semivila T140/130,5Ktd,5Kmd B.BP.001.12.17.0001319 B.BP.004.12.17.0001318 Thn,P.Kawe 58 Hub:081338572216 B.BP.001.12.17.0001326 16 KM7Rb Htm,0816577397 AsBali KrbokanKaja @1,6M/081239999747 B.BP.001.12.17.0001221 Dcr:Tng Kebersihan Max.45Th, Dicari Cook,Stewerd.BergabungB.BP.001.12.17.0001343 Rmh L520x130 LT4 H.Rp.4,7M,Jl. B.BP.001.12.17.0001272 Kampus STIMI Jl.Tk.Banyusari 17B lah Bersama Fun Team Kami. Xenia Xi’04 Merah FV VR17 TV Dewi Sri IV Legian, 088219054703 DIJUAL MOBIL DIJUAL TANAH Dps,0361222291-0361255655 dgn Kirim Lamaran Ke:Jln Semat 18A B.BP.001.12.17.0001328 Asli Bali 80 Ng, 081558332999 Wiryawan/DayuTrisna,9.00-13.00 Canggu.Phone:081236653165 Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih MERCY Rumah 2Lt 163/200, Sulatri B.BP.001.12.17.0001339 B.BP.001.12.17.0001294 Email:info@sproutbali.com PondokCitra Pmogan 08123871809 Mercedes C250 AMG’16 KM4rb Htm Kesiman Dps, 081337561687 SUZUKI B.BP.001.12.17.0000786 Receptionist Dcr cewek B.BP.001.11.17.0001062 B.BP.001.12.17.0001346 *Honda CRV 2.4 Th’2012 Mulus Futura’17 PU KM1000,Karimun Tnh+Rmh 4Are,SHM 2x2A.Jl Gn Sa- 1,70Are Uk10x17mtr Jl.T.YehAya Dcr Karyawan Laundry Daerah u/Fitnes penampilan menarik *Toyota Vellfire V Th’12,11,10 Hub:0361-289700-085737168071 Diponegoro Hub:081-337-264-042 *Hub.0361-464168,081238116467* Wagon’16 KM6Rb,0816577397 AsDK lak Slt 4,5M Nego/085339062663 H.600Jt Net/Are.082145270447 B.BP.153.12.17.0001349

B.BP.141.12.17.0001341

B.BP.001.12.17.0001331

BIRO JASA

SERVICE

RUPA-RUPA

BIRO JASA

SERVICE

RUPA-RUPA

DAIHATSU

B.BP.001.12.17.0001344

B.BP.001.12.17.0001324

6,8A Jl Sulatri Kesiman @450Jt 100Mt Gatsu Timur/081239999747

KEHILANGAN Hlg Sertifikat Hak Milik No.Hm 1741, a/n I Wayan Kertia, Badung B.BP.001.12.17.0001225

PENGUMUMAN Telah dibubarkan PT.Aduh Indah Bali berkedudukan di Kab. B.BP.001.12.17.0001322 Tnh 7,7A pgr jl raya ± 2KM dr Badung berdasarkan akta tgl RS Kasih Ibu Saba 081337561687 23-12-2017 No.95 dibuat oleh B.BP.001.12.17.0001292 Ni Ketut Apriyanti Rinawati, DIJUAL RUKO SH,M.Kn pihak2 yg berkeberatan Ruko Kertha Wijaya A1/Buluh mohon Hub:0812.3600.3434 Indah 26C Dps Hub:085100867168 B.BP.001.12.17.0001274

Tanah 26A Sunset Road Seminyak /5,3A Gatsu Barat 085100867168

B.BP.001.12.17.0001345

B.BP.001.12.17.0001320

B.BP.001.12.17.0001327

BALI WANGI

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR

BALI WANGI

JASA KURAS 0877 6129 5235 LIMBAH MELAYANI MAMPET 081 238 450 210

WC

BERGARANSI C.0001110-brj KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

BIRO JASA

FOTOCOPY

AGENDA BALI 2017

0877 6129 5235 081 238 450 210

C.0000620-brj

Bali Post Media Partner Anda BIRO JASA

Sosial | Bisnis | Seminar | Workshop | Ulang Tahun Aktivitas Kampus | Festival | Peluncuran Produk Event Nasional International

MUAT GRATIS DI AGENDA Liputan Live Event BALI TV BALI POST 2017 Dialog | Laporan Khusus

KURSUS

WA/SMS

Bali TV 0818411818 Bali Post 081802411818

mfi/3kol.rpa.agenda bali 2017

0361-490729 - 085100448999

Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000

BENGKEL LAS

4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500

2

(Selama Persediaan Masih ada)

Garansi produk CCTV 2 thn

TerimaServiceStavol&Ups

Website : www.stavolbali.com C.0000305-ELK

ELEKTRONIK

SALON

GRATIS

BALI POST BALI TV


EKONOMI

18

Jumat Pon, 29 Desember 2017

Stok Beras Cukup hingga Mei

Pati (Bali Post) – Kementerian Pertanian memastikan bahwa stok beras nasional aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia hingga April/Mei, mengingat saat ini masih ada panen padi di berbagai daerah di Tanah Air. ‘’Bukti bahwa saat ini masih ada panen, khususnya di Jateng bisa disaksikan hari ini (28/12) di Desa Kedungsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jateng,’’ kata Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono Kamino ditemui usai melakukan panen padi di lahan petani di Desa Kedungsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Kamis (28/12) kemarin. Sebelumnya, lanjutnya, dirinya juga mengunjungi Kabupaten Brebes, Jateng dan masih ada panen tanaman padi, seperti halnya di Kabupaten Pati. Kabupaten lain yang hendak dikunjungi, yakni Kabupaten Rembang dan Jepara juga masih ada panen tanaman padi untuk bulan Desember 2017. Ia mengatakan, kunjungan ke Pati dan Rembang hari ini (28/12) dalam rangka meyakinkan kepada publik bahwa pada bulan Desember 2017 masih ada panen tanaman padi. Dengan demikian, lanjutnya, kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan beras tidak perlu diperpanjang hingga sampai muncul keinginan untuk melakukan impor beras.

‘’Masih adanya panen tanaman padi di Jateng, khususnya di Pati dan Rembang ini menjadi bukti bahwa publik tidak perlu terlalu khawatir dengan kekurangan beras,’’ ujarnya. Dengan serapan beras oleh Perum Bulog hingga 2,1 juta ton ditambah stok di gudang milik Perum Bulog, katanya, ketahanan pangan saat ini bisa sampai bulan April/Mei 2018. Untuk saat ini, lanjutnya, Perum Bulog memang tidak memungkinkan melakukan penyerapan, karena harga jual gabah maupun beras di pasaran cukup tinggi dan melampaui harga eceran tertinggi (HET). ‘’Kondisi harga yang di atas HET, dilepaskan saja agar petani menikmati harga

jual gabah atau beras di pasaran tinggi,’’ ujarnya. Selebihnya, lanjutnya, ketika harga di bawah HET, maka Perum Bulog wajib mengamankan harga jual di pasaran dengan melakukan penyerapan beras atau gabah petani. Terkait target penyerapan beras secara nasional, dia optimistis bisa tercapai. Apalagi dari target satu juta hektar tanam yang diberlakukan sejak bulan Agustus saat ini sudah bisa terealisasi, bahkan bisa melampaui target satu juta hektar tanam. Ia mengungkapkan, kesuksesan menjaga produksi tersebut tidak terlepas dari instruksi Presiden Joko Widodo agar jajaran kementerian/ lembaga terus bekerja. (ant)

Bali Post/ant

AMAN - Kementerian Pertanian memastikan bahwa stok beras nasional aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia hingga April/Mei.

Dipermudah, Pengajuan Pinjaman Daerah Jakarta (Bali Post) – Pemerintah mempermudah persyaratan pengajuan pinjaman daerah ke PT Sarana Multi Infrastruktur untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur daerah. ‘’Pinjaman ini akan d i b u a t penyederhanaan aturan, agar prosesnya tidak terlalu lama,’’ kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin. Relaksasi pengajuan pinjaman daerah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama percepatan pinjaman daerah

antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri. Darmin mengatakan selama ini pengajuan pinjaman daerah dilakukan secara berurutan dan prosesnya lama, sehingga penyalurannya tidak bisa dilakukan cepat. Dengan adanya perjanjian kerja sama antara ketiga menteri, segala persoalan suratmenyurat terkait pengajuan pinjaman daerah bisa selesai paling lama 40 hari kerja sejak dokumen diterima lengkap dan benar. Surat-menyurat terkait pengajuan pinjaman daerah antara lain meliputi Surat Pertimbangan Menteri Dalam Negeri dari Kementerian Dalam Negeri dan Surat Penawaran Fasilitas Pembiayaan dari PT Sarana Multi Infrastruk-

tur (SMI), perusahaan pembiayaan infrastruktur milik pemerintah. ‘’Penyederhanaan aturan ini prosedurnya simultan, tidak berurutan. Kita sudah menghitung, paling lama prosesnya, kalau feasible, 40 hari selesai,’’ ujar Darmin. Darmin mengharapkan kemudahan persyaratan ini bisa mempercepat penyerapan pinjaman daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah. Ia mengatakan pinjaman daerah ini bisa juga berjalan seiring dengan pemberian Dana Alokasi Khusus bagi pemerintah daerah agar pembangunan infastruktur daerah dapat cepat terwujud. ‘’Ini akan sangat bagus kalau di-blended dengan pinjaman yang memang sudah murah juga.

Kalau itu di-blended malah lebih besar lagi dampaknya. Ini belum terkoordinasi semua,’’ kata Darmin. Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini mengatakan pinjaman daerah bisa memberikan dampak sosial ekonomi karena proyek infrastruktur yang dibangun mendukung pelayanan kepada masyarakat. Meski demikian di antara 542 pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota di Indonesia, baru 26 pemerintah daerah yang siap memanfaatkan pinjaman daerah. ‘’Kita tadi sampaikan baru 26 pemerintah daerah yang mendapatkan offering letter. Lokasinya mayoritas luar jawa, jadi bagus pinjaman daerah ini bisa memberikan percepatan infrastruktur daerah,’’ ujarnya. (ant)

Kemenkeu akan Rupiah Melemah Program Sejuta Rumah Evaluasi Belanja Barang BTN Berkontribusi 72 Persen dan Perjalanan Dinas Jakarta (Bali Post) – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengevaluasi anggaran untuk biaya belanja barang termasuk di dalamnya biaya perjalanan dinas kementerian/lembaga (K/L), sehingga pemanfaatannya lebih efisien dan tepat guna. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Kamis (28/12) kemarin menyatakan, biaya belanja untuk kegiatan pendukung (supporting) tidak boleh lebih besar dari biaya untuk kegiatan utama. “Kemenkeu akan melihat supporting dan utamanya juga, sehingga perjalanan dinas kita lihat juga. Nanti ke dalam kita ingin satuan bea masukan itu kita ingin standarkan juga baik perjalanan dinas dalam kota dan luar kota. Nanti ada tarif-tarifnya dan akan kita standarkan secara nasional,” ujarnya. Mardiasmo mengatakan, pihaknya akan membentuk tim untuk mengevaluasi dan melakukan standardisasi tersebut pada akhir tahun ini dan berharap dapat efektif diterapkan pada awal 2018. “Misalnya paket meeting seperti apa normalnya, pendamping idealnya berapa, dan lainnya. Ini sedang kita lihat. Kita akan bentuk tim, kan itu semua ada di belanja barang. Belanja barang itu kan ada rinciannya, ada belanja perjalanan dinas, rapat dalam kantor, dan lainnya akan kita sisir satu per satu. Jangan sampai kita kerjakan sesuatu yang begini dengan supporting begini, malah besar supporting-nya. Itu yang tidak kita inginkan,” kata Mardiasmo. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri Musrenbang Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (27/12) lalu sempat mengingatkan Pemprov DKI terkait penggunaan anggaran, salah satunya terkait biaya perjalanan dinas. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta turun menjadi 13.566 per dolar pada Kamis (28/12) pagi. ‘’Sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis menjadi fokus pelaku pasar uang. Di tengah penantian itu pergerakan mata uang di pasar valas cenderung mendatar,’’ kata Analis Monex Investindo Futures, Faisyal. Para pelaku pasar, katanya, mewaspadai potensi data klaim pengangguran Amerika Serikat yang dapat memicu penguatan dolar AS serta data cadangan minyak mentah negara itu. ‘’Jika data yang dirilis tidak sesuai ekspektasi pasar maka dolar AS akan berada dalam tekanan dan berpotensi mendorong penguatan serangkaian mata uang dunia, termasuk rupiah,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang menguat masih menjadi salah satu faktor yang menjaga mata uang berbasis komoditas tetap stabil. ‘’Mata uang terkait komoditi bergerak stabil seiring bagusnya harga minyak mentah dunia,’’ katanya. Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan dua dari tiga mata uang kuat di kawasan Asia pagi ini bergerak menguat terhadap dolar AS, membuka potensi rupiah terapresiasi. ‘’Apresiasi juga dapat didukung dari harga minyak mentah dunia yang naik pagi ini,’’ katanya. (ant)

Pembiayaan Pasar Modal Kalahkan Perbankan

Jakarta (Bali Post) – Kontribusi pembiayaan dari perbankan terhadap perekonomian domestik kian rendah jika dibandingkan dengan sumbangan pasar modal, yang terindikasi dari penyaluran pembiayaan instrumen nonbank yang tumbuh 24,1 persen secara tahunan (year on year/yoy), sedangkan kredit hanya tumbuh 7,47 persen (yoy) hingga November 2017. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin, mengatakan pertumbuhan pembiayaan melalui instrumen pasar modal mencapai Rp 276,5 triliun selama Januari hingga November 2017, atau berkebalikan dengan pertumbuhan kredit perbankan yang hingga akhir tahun saja diperkirakan akan gagal tumbuh dua digit. Bank Sentral memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan hanya akan mencapai delapan persen (yoy) pada akhir 2017. ‘’Dari sisi penyaluran kredit kami lihat masih ada tantangan. Tapi pembiayaan melalui pasar modal per November 2017 total Rp 276,5 triliun atau naik 24 persen dibanding November 2016,’’ ujar Agus. Agus merinci instrumen pembiayaan yang paling banyak digunakan di pasar modal adalah obligasi dengan penyerapan dana mencapai Rp 162,7 triliun. Kemudian instrumen saham sebesar Rp 73,8 triliun dan surat utang jangka menengah, sertifikat deposito, dan Promissory

Notes yang secara kumulatif sebesar Rp 40 triliun. Bank Sentral sebelumnya memaparkan penyebab pertumbuhan kredit perbankan masih melambat adalah permintaan kredit yang masih lesu dari nasabah korporasi dan individu. Hal itu terlihat dari banyaknya kelebihan likuiditas bank yang disimpan di giro BI dan juga tingginya tingkat kredit yang tidak terpakai dari bank (undisbursed loan). Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga kuartal III 2017, kredit perbankan yang ‘’menganggur’’ mencapai Rp 1.400 triliun atau naik 9,62 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2016. Penyebab lainnya mengenai seretnya kredit perbankan adalah sikap perbankan yang masih berhati-hati untuk menyalurkan kredit demi perbaikan aset. Ketua OJK Wimboh Santoso sebelumnya mengatakan sebenarnya ada dampak positif dari tingginya pembiayaan dari pasar modal dibandingkan perbankan. Sebab, hal itu melambangkan instrumen pembiayaan jangka panjang dari industri jasa keuangan, khususnya bagi proyek infrastruktur sudah semakin beragam. Sehingga pembiayaan perekonomian tidak hanya bergantung dari kredit perbankan. Namun, Wimboh mengharapkan bank tetap harus mengoptimalkan fungsi intermediasnya dengan menyalurkan kredit ke sektor dan segmen yang lebih spesifik. (ant)

Agus Martowardojo

Jakarta (Bali Post) PT Bank Tabungan Negara (BTN) telah memberikan kontribusi sebesar 72 persen atau setara 459 ribu unit dari program sejuta rumah. Target BTN untuk program sejuta rumah ini mencapai 660 ribu unit. Selama tahun 2017, bank dengan kode saham BBTN mencatatkan kinerja yang positif, dengan mencatatkan pertumbuhan aset, kredit maupun Dana Pihak Ketiga di atas 18 persen, sementara perbankan nasional hanya tumbuh di kisaran 10 persen. ‘’Dengan pencapaian tersebut, kami optimistis pada akhir tahun ini Bank BTN bisa menembus peringkat lima besar perbankan nasional,’’ kata Maryono usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Kamis (28/12) kemarin. Dilatarbelakangi kinerja yang apik pada tahun 2017, Bank BTN mematok target pertumbuhan moderat pada tahun 2018. Konsisten dengan misi dan visi bank, target jangka pendek dan menengah Bank BTN adalah memperkuat posisinya di bidang perumahan dengan mendukung realisasi Program Sejuta

Rumah. Berdasarkan Rencana Bisnis Bank, Bank BTN membidik pertumbuhan kredit mencapai kurang lebih 24 persen pada tahun 2018. Angka tersebut jauh di atas rata-rata target industri perbankan yang dihimpun OJK yang hanya sebesar 13-14 persen. ‘’Program sejuta rumah masih menjadi pendorong utama kredit Bank BTN, karena itu kami akan optimal mendukung pemerintah untuk program subsidi baik Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, Subsidi Selisih Bunga, Bantuan Uang Muka maupun Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT),’’ ujar Maryono. Dalam agenda RUPSLB, berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-117/ PB.313/217 tanggal 22 November 2017 perihal Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT BTN. RUPSLB Bank BTN memutuskan perubahan pengurus perseroan dengan mengangkat Dasuki Amsir sebagai Direktur Bank BTN menggantikan Handayani yang diangkat menjadi Direksi Bank BRI pada tanggal 18 Oktober silam. (010)


19

Jumat Pon, 29 Desember 2017

RSUP Sanglah Rencanakan Beberapa Pembangunan Denpasar (Bali Post) Tahun 2018, RSUP Sanglah, Denpasar merencanakan beberapa pembangunan. Sejumlah proyek yang menggunakan dana APBN ini telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan sebagai pemberi dana. Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, M.Kes., Kamis (28/12) kemarin, menjelaskan rencana pengembangan tersebut, meliputi penambahan satu unit cobalt seharga Rp 12 miliar untuk pelayanan radioterapi, pengadaan satu set alat CUSA (untuk bedah saraf), pengadaan USG, pengadaan satu set alat Intra Operative Monitoring (untuk melakukan pengawasan integritas struktur saraf selama pelaksanaan operasi). RSUP Sanglah juga akan melakukan pengadaan dua unit freezer jenazah, pengadaan dua unit lampu operasi untuk mengoptimalkan pelayanan di kamar operasi, pengadaan 15 unit nebulizer dan pembangunan bunker untuk linac. Pembangunan bunker dilaksanakan tahun 2018, sedangkan alat linac seharga Rp 40 miliar diadakan tahun 2019. Tahun 2018 juga dilakukan pembangunan gedung parkir sistem knock down dengan daya tampung 600 sepeda motor. Selanjutnya pembangunan gedung ibu dan anak terpadu, pembangunan gedung kanker terpadu, master plan dan RTRK, mencari izin lingkungan termasuk izin amdal serta penambahan tempat tidur. Pembangunan kanker terpadu menghabiskan anggaran Rp 300 miliar. Gedung ibu dan anak terpadu memerlukan anggaran Rp 500 miliar dengan target pengerjaan fisik mulai tahun 2018. ‘’Gedung ibu dan anak terpadu konsepnya hampir sama dengan layanan kanker terpadu. Pasien ibu dan anak dilayani di gedung yang

sama sehingga lebih cepat dan efisien,’’ jelas Sudana. P e m bangunan tempat parkir juga akan dilakukan tahun 2018 dengan anggaran Rp 13 miliar dari Badan Layanan Umum (BLU) RSUP Sanglah. Pendapatan ini diperoleh dari RSUP Sanglah. Pembangunan yang membutuhkan dana tidak sedikit tersebut optimis bisa dijalankan karena beberapa rencana pengembangan telah disetujui Menkes. ‘’Kami sudah laporkan ke Kemenkes, kemudian dilakukan diskusi-diskusi. Kami sampaikan kondisi dan kebutuhan RSUP Sanglah. Rupanya itu didengar dan diterima, sehingga kami diberikan alokasi untuk pembangunan. Layanan ibu dan anak terpadu sudah disetujui, sedangkan kanker terpadu masih proses karena proposal kami masih dilihat kelengkapannya,’’ tuturnya. Menurut Sudana, pengembangan layanan dengan kebutuhan anggaran besar diajukan menggunakan anggaran APBN. Sementara kebutuhan dengan anggaran kecil dan mendesak menggunakan dana dari BLU. Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah Dra. Nining Setiawati menambahkan, RSUP Sanglah membangun parkir tahun 2018 menggunakan dana BLU. Sementara sumber pendapatan dari pengelolaan parkir, RSUP Sanglah hanya mendapatkan bagian 35 persen dari pemasukan. Dengan omzet Rp 80-90 juta per bulan, RSUP Sanglah hanya menerima bagian 35 persen, sedangkan PD Parkir mendapat 65 persen sesuai perjanjian. ‘’Seharusnya pendapatan bisa lebih dari itu karena petugas parkir banyak membiarkan pengendara lolos masuk tanpa membayar parkir. Kami tidak mengelola parkir, hanya menyediakan lahan,’’ tegas Nining. (kmb42)

Daya Saing Dari Hal. 1

Sebab, kata Rai Mantra, tujuan dari pembentukan MPP ini untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, serta mampu meningkatkan daya saing global. ‘’Sebenarnya pada tahun 2013, Denpasar sudah menjalankan konsep mal terkait pelayanan publik dan mengajak instansi-instansi swasta untuk ikut serta dan saat ini tinggal diperkuat saja serta dijalankan lebih lanjut mekanismenya. Untuk itu diperlukan MoU dengan pihak instansi lain agar masyarakat nantinya mudah di dalam pelayanan satu atap, dan mudah-mudahan tahun 2018 ini sudah bisa di-launching,’’ ujar Rai Mantra. Seperti diketahui, saat ini di Graha Sewaka Dharma telah diselenggarakan 161 jenis pelayanan publik yang menjadi kewenangan Pemkot Denpasar. Sementara Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengatakan

bahwa pelayanan publik di Kota Denpasar sudah sangat baik dengan keberadaan Gedung Sewaka Dharma yang memberikan pelayanan terpusat. ‘’Konsep Mal Pelayanan Publik ini merupakan konsep relatif yang masih baru dan erat kaitannya dengan PTSP, di mana Kota Denpasar menjadi salah satu pilihan kami,’’ ungkapnya. ‘’Kenapa kami memilih Kota Denpasar, karena dari berbagai PTSP di Indonesia, PTSP di Kota Denpasar termasuk yang memberikan pelayanan yang sangat baik dan dengan MPP ini harapannya pelayanan publik semakin ditingkatkan,’’ tambahnya. Reformasi birokrasi salah satunya adalah terkait dengan pelayanan prima, jadi konsep Nawa Cita dapat diimplementasikan dalam pelayanan publik yang prima kepada seluruh lapisan masyarakatnya. Dalam bahasa sederhananya, Mal Pelayanan Publik adalah PTSP plus, yang mana adanya kolaborasi antara pelayanan publik yang telah dilakukan daerah dengan kementerian, lembaga pusat dan pihak swasta yang terpusat di satu lokasi. (ad1359)

Bali Post/ant

SERTIFIKAT - Presiden Joko Widodo bersama warga penerima sertifikat tanah saat acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalbar, Kamis (28/12) kemarin. Sebanyak 1.080.950 sertifikat tanah dibagikan untuk rakyat di tujuh provinsi yaitu Kalimantan Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jambi, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Sempat Kabur

Turis Australia Terancam 20 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Sempat kabur dalam tahanan dan tahap perawatan di RS Trijata, berkas dan tersangka Baker Joshua James (32) asal Australia akhirnya dilimpahkan tahap II ke Kejati Bali lanjut ke Kejari Denpasar, Kamis (28/12) kemarin. Dia sebelumnya ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai dalam kasus narkotika. Kasipidum Kejari Denpasar Arief Wirawan membenarkan pihak kejaksaan telah menerima pelimpahan berkas dan tersangka dari Polda Bali. ‘’Jika melihat dari pasal yang disangkakan, dia terancam hukuman maksimal 20 tahun,’’ tandas pria yang baru tiga minggu aktif menjabat Kasipidum ini. Dalam perkara ini, Joshua dijerat pasal berlapis, yakni pasal 113 ayat 1, pasal 111 ayat 1

dan pasal 127 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 61 ayat 1 huruf a dan pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotrapika. Tersangka ditangkap pada 8 Oktober 2017 sekitar pukul 11.30 Wita setelah pesawat Thai Lion Air SL 258 rute Bangkok-Denpasar mendarat di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai. Petugas bea dan cukai melakukan pemeriksaan dengan X-ray. Di dalam tas tersangka ditemukan tembakau double cherry berisi ganja seberat 36,42 gram brutto atau 28,02 gram netto, tiga strip dan 10 tablet diazepam yang disembunyikan dalam slop rokok serta 7 tablet diazepam disembunyikan dalam sepatu. Tersangka mengaku barang itu akan digunakan atau dikonsumsi sendiri. (kmb37)

Ladang Pengabdian Dari Hal. 1

Presiden juga menyatakan, jangan pernah lelah bekerja di ladang pengabdian masingmasing apapun profesinya, apapun pekerjannya, apapun status yang di miliki baik pedagang, supir, petani, buruh, PNS, TNI, Polri, jangan pernah lelah bekerja untuk kejayaan dan kemajuan bangsa dan negara. Menurut Presiden, Tuhan sudah memberikan anugerah kepada masyarakat Indonesia untuk hidup di tanah air yang kekayaan alamnya begitu indah dan berkecukupan. “Tapi Tuhan tidak ingin kita berdiam diri, tapi harus berusaha dan bekerja keras agar Indonesia menjadi bangsa makmur dan sejahtera. Indonesia sebagai negara yang menghasilkan kesejahteraan sosial dan keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya,” tambah Presiden. Presiden mengaku bahwa saat ini pemerintah sedang membangun desa, pulaupula terdepan dan kawasan perbatasan sebagai beranda RI. “Kita berlayar sebagai negara maju dengan membangun manusia Indonesia, manusia Indonesia yang unggul, tangguh, bermartabat. Perjalanan menuju kemajuan bangsa ini perlu semua peran elemen bangsa termasuk

umat Kristiani untuk bersaing di bidang masing-masing untuk menjadi pribadi optimis, tangguh, selalu membantu manusia lain, gotong royong, dan mengasihi,” ungkap Presiden. Presiden pun berharap Natal dapat membawa perubahan mendasar kehidupan umat sebagai bangsa. Karena dunia berubah dengan cepat kalau tidak mau tertinggal harus menyiapkan diri, mengantisipasi setiap gelombang perubahan yang terjadi. ‘’Jadi Natal bukan perayaan seremonial belaka tapi jadi momentum semangat perubahan, semangat mengejar ketertinggalan, semangat hari esok harus lebih baik dari hari ini,” ungkap Presiden. Tidak ketinggalan, Presiden juga berpesan agar Natal membawa semangat kesehajaan. “Semangat untuk mengatakan cukup, semangat rela berbagi, semangat memperkecil kaya dan miskin, itu yang perlu kita ingatkan dalam setiap momentum perayaan Natal untuk membawa semangat baru dan perubahan,” jelas Presiden. Beli Sepatu Disela-sela kunjungannya di Kalimantan Barat, Presiden menyempatkan diri untuk berbelanja sepatu dan baju di Ayani Mega Mall

Pontianak. Presiden yang ditemani oleh Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan Ketua Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar Zainuddin Amali tiba di pusat perbelanjaan itu sekitar pukul 20.00 WIB dan disambut warga yang juga menghabiskan malam di sana. Ia bergerak menuju salah satu toko busana “Executive” dan mencari-cari kemeja. Saat menuju toko tersebut, Presiden juga menyempatkan diri untuk berswafoto dan bersalaman dengan warga. Setelah membeli beberapa potong kemeja di “Executive”, Presiden lalu menuju toko sepatu “Shoeline” di lantai 1 pusat perbelanjaan tesebut. Setelah sekitar 5 menit memilih sepatu, akhirnya Presiden memutuskan membeli sepatu warna abu-abu dengan aksen kotak-kotak putih di bagian atas. Puas membeli sepatu, Presiden turun ke lantai bawah menuju toko “Giordano” dan mencari sejumlah kaos. Presiden pun berbelanja beberapa potong kaos di tempat itu dan tidak ketinggalan berfoto dengan sejumlah pegawai toko tersebut. Setelah berbelanja, Presiden pun kembali menyalami masyarakat Pontianak sambil berfoto bersama sebelum meninggalkan mall pada pukul 21.00 WIB.(ant)

Hasil Survei Dari Hal. 1

Dalam memberikan pelayanan transportasi bus sekolah ini diawali dengan survei kepada masyarakat dan anak-anak sekolah jenis pelayanan transformasi umum yang diinginkan. Dari hasil survei, bahwa pelayanan transportasi yang diinginkan terutama anakanak sekolah harus ada tersalur dengan IT sehingga memudahkan melakukan komunikasi dan pengawasan. Untuk itulah bus sekolah yang di-launching terdapat jaringan IT bagi penggunanya. ‘’Perlengkapan ini merupakan bentuk keamanan dan kenyamanan bagi anak dan orangtua,’’ ujarnya. Sekretaris Dinas Perhubun-

gan Kota Denpasar I Wayan Lemes Nawa menambahkan, saat ini Pemerintah Kota Denpasar baru menyediakan enam bus untuk pelayanan anak-anak sekolah. Saat ini yang mendapat pelayanan bus sekolah baru Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Utara. Dari enam bus yang telah beroperasi telah mampu melayani 339 siswa. Sedangkan sampai saat ini jumlah siswa yang terdaftar sebanyak 843 siswa. Lebih lanjut Lemes Nawa menambahkan, untuk melayani semua siswa dibutuhkan 46 bus di seluruh Kota Denpasar. Untuk itu, ia berharap peran serta sekolah swasta turut memberikan pelayanan bus sekolah. (ad1354)

Cari Solusi Dari Hal. 1

Hal ini secara tidak langsung juga berefek pada bisnisbisnis yang lain. ‘’Karena sebagian besar konsumen kami di perusahaan-perusahaan adalah dari pariwisata,’’ katanya. Maka dari itu dilaksanakan rembuk ini untuk mencari solusi untuk mengantisipasi dampak erupsi. Dari Hipmi sendiri memiliki solusi untuk mencari alternatif-alternatif bidang usaha lain apabila terjadi gangguan bencana alam lagi. Yaitu industri kreatif dan pertanian disinergikan dengan pariwisata. Sementara itu, Gede Sumarjaya Linggih mengatakan, dampak erupsi Gunung Agung tidak akan menjadi masalah jika akses keluar-masuk Bali

seperti bandara di Bali Utara diselesaikan. ‘’Problem kita sekarang infrastuktur, airport,’’ ujarnya. Jika problem ini tidak diselesaikan, ke depan Bali akan dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang seolah-olah bencana. Pembangunan yang sentralistik di daerah Bali Selatan juga menjadi masalah. Untuk itu, pemerintah harus mengaturnya. Perencanaan secara matang ke depan harus dilakukan. Pemerintah bertugas untuk mengatur. Bali memiliki potensi ekonomi dari sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif. Ketiga sektor tersebut jika dikelola dengan baik, maka Bali akan menjadi provinsi yang luar biasa. (kmb42)

Jumat, 29 Desember 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Mengenal Jati Diri (5)

06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Sabha Parwa (1) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:30 Inovator 10:05 Lejel Home Shopping

10:30 Ajeg Bali Upacara Ida Batara Nodya 11.05 Bali Channel Tourist TV 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (1)

12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Home Shopping 14:00 Klip Bali 14:30 Tembang Bali 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:00 Folk Song

16.05 Agrobisnis Kreativitas Petani Buah Naga & Durian 17:05 Nangun Yadnya 17:30 Kartun : Sabha Parwa (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali

19.00 Orti Bali 19.30 Parade Band Indie 20:30 Lila Cita Calonarang Pura Puseh Abianbase Gianyar (1) 21:30 Wirasa Peduli Sesama

22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Geria Tanggahan Bangli (2) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Jehem Bangli (2)

Mantra Gayatri dan Omkara Jadi Bagian Kereta Surgawi Shiva

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tujuh Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KERETA surgawi yang dibuat untuk Shiva itu menggunakan tujuh rishi menjadi pelindung roda-rodanya. Sungai Gangga, Sarasvati, Sindhu, Langit menjadi Dhura-nya; Semua sungai lainnya, air-air adalah tali yang mengikat beberapa bagian kereta itu. Siang dan malam hari dan bagian waktu lainnya seperti Kala, Kastha, musim-musim menjadi Amukarsha-nya. Planet-planet yang berkobar, bintang-bintang menjadi pelindung kayunya. Agama, manfaat, dan kesenangan, dipersatukan bersama menjadi Triveninya. Tumbuhan-tumbuhan obat, tumbuhan-tumbuhan menjalar, yang dihiasi bunga-bunga dan buah-buah, menjadi loncengloncengnya. Setelah membuat Matahari dan Bulan setara, semua dibuat menjadi dua roda-roda utama kereta-kereta itu. Siang dan malam adalah sayap-sayap di sebelah kanan dan kirinya. Sepuluh ekor ular utama yang memiliki Dhritarashtra sebagai yang pertama dari mereka sangat kuat luar biasa. Mereka membentuk palang yang lain dari kereta itu. Langit dibuat menjadi gandarnya. Awanawan yang bernama Samvartaka

dan Valahaka itu menjadi tali pelindung gandarnya. Kedua Senjakala, Dhritri, Medha, Sthiti, Sannati, dan angkasa yang bertaburan planetplanet, bintang-bintang menjadi kulit-kuli untuk menutupi kereta itu. Para pengawas dunia, para penguasa dewa-dewa, kematian, kekayaan jadi kuda-kuda kereta itu. Kalaprishtha, Nahusha, Karkotaka, Dhananjaya dan ular-ular lainnya menjadi tali-tali untuk mengikat punuk-punuk kudakuda itu. Arah yang utama dan tambahan menjadi tali-tali kekang kuda-kuda kereta itu. Suara Veda, Vashat menjadi tongkat pemukul. Mantra Gayatri adalah tali yang melekat pada tongkat pemukul itu. Keempat hari-hari yang baik menjadi tali-temali kuda-kuda itu. Para Pitri yang memimpin mereka dibuat menjadi pengait-pengait dan penjepit-penjepitnya. Perbuatan, kebenaran, tapa penebusan dosa, manfaat juga dibuat menjadi tali-tali kereta itu. Pikiran menjadi lapangan tempat kereta itu berpijak. Ucapan adalah jalur jalan dimana kereta itu meneruskan perjalanan. Panji-panji indah yang coraknya

berbagai macam itu berkibar di udara. Petir dan busurnya Indra melekat pada kereta yang berkobar itu. Kereta itu mengeluarkan cahaya dahsyat. Jarak waktu sebuah kejadian terdahulu saat upacara kurban Ishana yang berbudi luhur itu, ditetapkan sebagai satu tahun itu menjadi busurnya. Dewi Savitri merupakan suara keras tali busur itu. Baju zirah surgawi itu dibuat dihiasi batubatu mulia mahal. Baju zirah itu sangat gemerlapan yang muncul dari roda waktu itu, tidak dapat ditembus. Gunung Kailash dengan warna keemasan sangat indah itu menjadi tiang benderanya. Awanawan yang dihiasi kilasan petir menjadi panji-panjinya. Demikian kereta surgawi yang dilengkapi api berkobar itu bersinar diperlengkapi para pendeta yang sedang memimpin sebuah upacara kurban. Kereta yang diperlengkapi dewa-dewa itu menjadi sangat luar biasa. Setelah melihat energi seluruh alam semesta itu dipersatukan bersama dalam satu tempat, oh tuan, dewa-dewa itu menjadi keheranan. Mereka kemudian menunjukkan kepada Mahadewa yang terkenal kereta

luar biasa yang telah siap itu. Oh baginda yang terbaik, kereta itu telah dibuat dewa-dewa yang dikomandani Viswakarma untuk menggiling musuh-musuh para dewa itu. Sankara menempatkan pada kereta itu senjata-senjata surgawinya sendiri. Langit dipercaya sebagai tiang benderanya, termasuk lembu bovine-nya. Cambuk para brahmana, cambuk sang Kematian, cambuk Rudra, menjadi pelindung-pelindung dari sisi-sisi kereta itu. Atharvan dan Angirasa menjadi pelindungpelindung roda-roda kereta terkenal itu. Rigveda, Samaveda,

dan Purana-purana berdiri di depan kereta itu. Sejarah-sejarah Yajurveda menjadi pelindungpelindung di bagian belakang. Kata-kata suci dan semua ilmu pengetahuan berdiri di sekitarnya. Demikian juga lagu-lagu pujian. Suara Veda Vashat dan juga sabda Brahman ‘’OM’’ oh raja berada di depan kereta itu. Hal itu menjadikan kereta tersebut sangat indah. Setelah membuat tahun dihiasi enam musim busurnya, dia membuat bayangan tali busur sendiri yang tidak bisa patah untuk dipergunakan pada pertempuran itu. (bersambung)

Sloka 17. 17 Sraddhaya paraya taptam tapas tat tri-vidham naraih aphalakanksibhir yuktaih sattvikam paricaksate Tiga jenis pertapaan tersebut, yang dilakukan dengan keyakinan rohani oleh orang yang tidak mengharapkan keuntungan material tetapi tekun hanya demi Yang Mahakuasa, disebut pertapaan dalam sifat kebaikan.


16 Pages

19 Number 10th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

om. http://epaper.int

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

Putin says St Petersburg supermarket bombing was terrorism

online: http://www.intern

r 29, 2017

Friday, Decembe

Friday, December

World Kids Museum give water tanks to the in refugee Rendang, Karangasem

29, 2017

first How to usepurifier r need wate

chlorinated water tastesbackcountry ruins that water chlorinated and kind of Need Deluxe The First of the few filters on experience. a very long to Bali Post/Wawan one Need has the picture The First purifier is today that filters down can see in to pump the market This means that it filters hose as you it easy protozoa above. This makes have rocky 2 microns. crypto, and that out all viruses,need for additional from streamscontains a fine mesh that The tip without the tablets like Chlorine to banks. called a pre-filter,A first downside purification oz, screen, out suspended solids. The only carry the Dioxide. that it weights 15 screens be used to gravity is you ultralight need pouch can this filter bag for this heavy for as a water I leave which is Besides that, filter filter or The filtering. Normally,carry the backpackers. exceptional. will last based at home and just pockets bag filter is just matrix and this this of the mesh it itself is a glass or more. I own it filter in one of my pack where a special Japaare doing for 200 gallons take it on trips: It is a on the outside often happy. We filter tastes fan- can drip dry. filter and 70 water nese game called FukuWarai. through the dan smile water which also donated possible Water is pushed produces to create happiness it. handle. It is order to to that, they in Karangasem the existlove I “ Sakura said. your the game tastic. specs on it is only by pumping the filter in - Japan World purifying devices donated by 100 for the children,Logistic, I Wayan SudonaCheck the total 140 are that AMLAPURA to backwash matrix if it becomes The Head ofhis gratitude to World handed over UPDT from the “The donation is from of extra are larger the glass Japan. Museum ing filter. Chances in are a variety beasties that is the case, clear the Kids to refugee post Rendang company. and people from other diarta express for their donations. for capturing to clogged. There you can add to in If this tions companies Kids Museum it is very helpful your filtering attachments thatof the filter that let Farming Department on Thursday, We will spread the donations than 3 microns. said. say thank stated that step to rethink point to CamelBak Village, Karangasemdonation was refugee places,” Sakuradonations can He refugee. “We only can you need add a purification to it outflow the you marry of 28. The that the it is very important so hydration strategy and Agung. While drinkable, She hopes you because the water very much of Mount and Platypusor Nalgene Decemberby the Coordinator using Chlorine. will help the refugee need reservoirs, the Platypus received I Wayan Sudiarta. is a help hope that the donations happi- us. We helpful,” he said. 40.000 them “We it is very bottles. I usemyself. There Logistic World KIds Museum , more than also can give and arts NPO Approximatelydue to the eruption on culture Interna- them and the disaster condition,” attachment sealing cap she fled who work and is 2,000 ness during people have also is a self the outflow NPO In the occasion, Now, there in Indonesia2011. explained. in the refugee Mount Agung. in UPDT Farmthat covers filter making promtion of the she staying the children game. They of goodwill since refugees are point of the impossible to tional Head of Operation Saku- also took to join a drawingin joining the ing Department in Rendang. The it virtually your Museum Tomomi that place World Kids they are very Owaki statedwater are very enthusiastic cross contaminate you can see, and output ra Ijuin and Sushi of two event. “As input tube seen any- the donation consist addition In haven’t I to drink. any flow. clever on tank plus ready thing this other filter.

um goes to

Rendang

Kids Muse ation and Giving don games held fun

NPO World

Matsuda/

i/HiroshiG3Z/Ryo Tagaya/ unji Matsu i/Hanasaka oko Mochizuki/ Toribuch rio HOSPkoITAL/J Hirai/Hiroshi a/Sumiko Okawa/Y i nagai/No ME KEIYU i/kazufum Yoshida/Yukari nc/OUHiguchi/ Hideaki Sato/Kei /Makie Sonoyam atsuo i/Hisaki Taniguch Suetsugu GATEWAY.i iroto Harada/THikima/Takanori to/Tsuyoshi Yamada/Hiroaki asahiro Sakanish i/Chiaki i Nagata /Atsushi oshihiro Omura/H Miyuki Yamamo higeki Morii/M /Kazuto Takahash Hiroaki Kitamura oshio Koiwai/Sa Tabata/Shin Ikesue/Y Kashino/Hiromich oki Takazaki hihiro a/Mayuk Masashi Sonobe/Y / iro Aomi/Na eizo Miyamoto/Kohei kiko Ozaki/Tos oumei Maruyam a Tabata/Yu Takata/Kanji Nakagawa Tsukamoto/Fumih shi Owaki/K Murata/K ki Bruce/Miy /Hitomi Suzuki/Harumi a/Keiko Pule/Sato ie Gim Field/Chia Nishimura /Akane Doi/James uko Onodera/ Yamagiw n Hayakawa Tsuchihashi/Yasuro /Anthony Hoyt/Ang o i Hayashi/Y ayoi kemi Adachi/Ju /Yoshibum kumi Yagi/Akik toshi Yamamuro o Amakai/AYamanoi/Saori Kaihatsu/Y i Morita/Sa shi Sakabe/Ta hisato Takayama /Sari ro Sera/Naok Emi Fukuda/C Kiyoko Saito/Yok ariko Arai/Tada Ito/Takehi Tanaka/M Morinaga/ /Naoe Sawayama Nakamura Yamanouchi/Shota Higuchi/Hiroko Yoshioka/Kentaro ashi u Takahashi/Tak i/Shoko Ueda Mutsuko Setsuda/Noriko b Honda/Taro Yasugi/Shiger Kobayash uka Ishio/Mayumi ahito Comeda uki Tabata/Bo Oowaki/Y Nakanishi/Tac oo Yazaki/Reiko to Akira Tanabe/Yu A message iichi Tsuchiya/Tom ihiro Nakai/Tatsuya Deluxe)/ from i Kajiwara/Yosh chiro Yoshikawa/Ke be Brave (First Need Hirano/Ryose to a Takiguchi/Yui Cooperation Japan/Klungkung Saito/Kumiko Japan Kids Tamaya/Naoy Grand Dukes OFA ro Shiraishi/Hiro Bali Kids Group/ Kyoko Morita/Kenta Furui/Shoichi Garuda Indonesia/M Post Media

REUTERS/Anton

Vaganov

et g supermark St Petersbur Putin says bing was terrorism bom t after an

Vehicles

of emergency

services

are parked

near a supermarke

explosion

in St Petersburg,

Russia December

worse if be much Russia would Russian citizens

27, 2017.

...to of our employees priswell-being not take any the bandits act decisively, liquidate oners, and

supermar- thousands of Islamic State in on the spot.”(rtr) in a St Petersburg threatened who fought withallowed to return also be heard News can a bomb blast whose lives were at Global at an Syria had been security forces Putin said forces said in “Bali Image” from 9.30 on Thursday 96.5 Vladimir home. Putinno chances with their Radio FM am. Listen to and that security was speaking President take by terror- Russian act of terrorism, necessary. Putin in Syria. until 10.00 FM at http:// gave should if MOSCOW who served was an m lives if confronted Global Radio shoot to kill personnel terrorist act.”He said own ten2myradio.co FSB ket on Wednesday Kremlin attempted at http:// for Russian ist suspects. suspects should ordered the globalfmbali.lis streaming they said no details, but thethat a U.S. tiphttp:// by terrorist “I yesterday within the framein the Kremlin or live video ali.com and blast, which month atli. bomb act detaining a planned earlier this radioglobalfmb awards ceremony a homemade St evening’s director to when in thwart by Kazansky work of the law course, but if of metal. was caused that yesterday off had helped of “You knowterrorist act was car- packed with piecesreports said the tack on St. Petersburg’s and these bandits a to the life the audience, Russian media in a locker where Cathedral. Petersburg is a threat that Putin told told the ceremony hidden in there ried out,” to the explosion Putin also bomb was situation their belongings. security service referring shoppers in a branch shoppers leave FSB security“another that the supermarket Putin said the injured 13 prevented of the Perekrestok have opened had recently Wednesday chain. Investigators case into a criminal

ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

nel/global-fm-ba

/Bali Government Pura II (Ngurah Rai PT Angkasa l Airport) Internationa

Jumat Pon, 29 Desember 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Bali Post/wan

Bali Post/wan

SUMBANGAN - World Kids Museum menyerahkan bantuan ke Posko Pengungsian di Dinas UPTD Pertanian di Desa Rendang, Karangasem, Kamis (28/12) kemarin.

MENGGAMBAR - Anak-anak antusias mengikuti kegiatan belajar menggambar yang diberikan World Kids Museum di Posko Pengungsian Dinas UPTD Pertanian Desa Rendang, Karangasem, Kamis (28/12) kemarin.

World Kids Museum ke Posko Rendang

Serahkan Sumbangan dan Ajari Anak Menggambar Amlapura (Bali Post) -

World Kids Museum menyerahkan bantuan ke Posko Pengungsian di Dinas UPTD Pertanian di Desa Rendang, Karangasem, Kamis (28/12) kemarin. Bantuan yang diberikan tersebut diterima langsung oleh Koordinator Logistik Posko I Wayan Sudiarta. Perwakilan dari World Kids Museum Tomomi Sakura Ijuin dan Sushi Awai mengungkapkan, bantuan yang diberikan berupa dua buah tandon plus air bersih yang siap minum. Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan berupa 70 buah mesin penyuling air bersih. “Donasi yang kita berikan ini berasal dari 100 perusahaan dan perorangan di Jepang. Dan bantuan seperti ini akan terus kita berikan di lokasi yang berbeda,” ungkapnya. Sakura berharap bantuan yang diberikan ini bisa meringankan beban para pengungsi Gunung Agung. “Kami harap

bantuan yang kami berikan bisa membantu mereka. Dan kami harap mereka juga bisa lebih semangat dalam menghadapi kondisi ini,” ujar Sakura. Lebih lanjut dikatakannya, selain memberikan bantuan, dalam kesempatan itu, ia juga mengajak puluhan anakanak pengungsian untuk mengikuti kegiatan menggambar. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Mereka sangat senang dan gembira mengikuti kegiatan belajar menggambar yang kami berikan. Semoga apa yang kami berikan bisa menghibur anak-anak pengung-

sian,” ucap wanita berkulit putih itu. Koordinator Logistik Posko I Wayan Sudiarta mengucapkan banyak terima kasih kepada Bali World Kids Museum yang sudah berkenan memberikan bantuan kepada warga pengungsi di Rendang. Sebab, bantuan yang diberikan akan sangat bermanfaat bagi warga. “Kami hanya bisa ucapkan terima kasih. Bantuan ini sangat dibutuhkan pengungsi, terlebih lagi saat ini masih kekurangan tandon air bersih. Jadi dengan bantuan ini, sangat membantu mereka dalam pemenuhan air bersih,” jelas Sudiarta. (kmb41)

Bali Post/wan

BAKSO - Para pengungsi menikmati bakso gratis saat NPO World Kids Museum mengunjungi Posko Pengungsian Dinas UPTD Pertanian Desa Rendang, Karangasem, Kamis (28/12) kemarin.

Vladimir Putin

Brigitte Bardot

Daftar Pilpres 2018 Presiden Rusia Vladimir Putin menyerahkan dokumen-dokumen pendaftaran pemilihan presiden (pilpres) tahun depan pada Rabu (27/12), sehari setelah ratusan politikus, selebritas dan tokoh olahraga menyatakan mendukung pencalonannya. Putin mengunjungi Komisi Pemilihan Pusat, menyerahkan paspornya dan 300.000 tanda tangan yang disyaratkan undangundang Rusia bagi mereka yang ingin menjadi kandidat independen dalam pemilihan presiden. Pria 65 tahun itu, yang hanya akan menghadapi beberapa kandidat oposisi, ingin memperpanjang masa jabatannya sampai 2024, yang akan menjadikannya pemimpin terlama Rusia sejak diktator Joseph Stalin. Sehari sebelumnya lebih dari 600 selebritas, politikus dan tokoh olahraga berkumpul di Moskow untuk secara resmi mencalonkan Putin. Namun, Putin tidak menghadiri acara tersebut, menurut Kremlin karena jadwalnya padat. Putin malah bertemu dengan anakanak untuk meresmikan pembukaan Pohon Natal di satu lapangan dekat tembok Kremlin. Awal pekan ini para petinggi Komisi Pemilihan Pusat melarang pemimpin oposisi utama Alexei Navalny mencalonkan diri menjadi presiden dengan alasan dia pernah menjalani hukuman korupsi kontroversial yang menurutnya bermotif politik. “Bagaimana mereka akan menatap anakanak mereka?” tanya Navalny di Facebook, merujuk pada banjir dukungan bagi Putin, yang pertama terpilih menjadi presiden tahun 2000. Kandidat yang bersaing melawan Putin termasuk politikus veteran ultra-konservatif Vladimir Zhirinovsky, kandidat Partai Komunis Pavel Grudinin dan seorang mantan sosialita yang menjadi jurnalis liberal Ksenia Sobchak. Navalny, yang dipandang oleh banyak orang sebagai satu-satunya pemimpin oposisi Rusia yang memiliki kesempatan besar menantang Putin, telah menyerukan pemboikotan terhadap pemilihan tersebut menurut siaran kantor berita AFP. (ant)

Vladimir Putin

Bali Post/afp

Bali Post/wan

BANTUAN - Perwakilan NPO World Kids Museum menyerahkan bantuan mesin penyuling air bersih kepada Posko Pengungsian Dinas UPTD Pertanian Desa Rendang, Karangasem, Kamis (28/12) kemarin.

Buku tentang Hak Hewan

Brigitte Bardot

Bali Post/ist

Brigitte Bardot yang merupakan ikon artis Prancis pada bulan depan akan meluncurkan sebuah buku tentang kampanyenya berpuluh-puluh tahun membela hak hewan. Artis berusia 83 tahun yang membintangi “And God Created Woman” ini mengatakan bukunya yang berjudul “Larmes de Combat” (Tears of Combat) akan diluncurkan pada 25 Januari 2018. Buku ini diklaimnya akan menjadi rekaman dari pembelaannya terhadap hak-hak hewan. “Ini akan menjadi rekaman tentang banyak hal mengenai saya, bagaimana pemerintahan dan masyarakat memperlakukan hewan di negara saya,” kata Bardot yang di Prancis akrab dipanggil dengan inisialnya BB. Ia mengutarakan sudah muak dengan upaya Presiden Prancis, Emannuel Macron, yang dinilainya kurang mendukung hak-hak hewan. “Pemerintahan ini telah memulai dengan

Shakira

Masalah Pita Suara

Bintang pop Kolombia, Shakira, mengumumkan Rabu (27/12), menunda sejumlah tur dunianya karena adanya permasalahan di pita suara. Ia berharap bisa kembali manggung pada Juni tahun depan. “Walaupun saya sangat berharap bisa cepat pulih untuk kembali tur pada Januari, namun setelah menimbang banyak pilihan dan efek yang ditimbulkan, saya harus menerima bahwa perlu lebih banyak waktu untuk penyembuhan,” kata Shakira dalam pernyataan yang diunggah di website-nya. Pelantun “Hips Don’t Lie” ini menunda konsernya di Eropa yang masuk dalam rangkaian konser “El Dorado World Tour” pada November lalu. Ia berharap bisa kembali menggelar tur pada Juni 2018 di Eropa, Amerika Serikat, dan Amerika Latin. Rangkaian turnya diharapkan bisa terselesaikan pada 6 September di San Jose, California. “Saya merasa sangat berterima kasih pada mereka yang berencana untuk menghadiri pertunjukkan dan menunggu dengan sabar sementara saya berkoordinasi dengan dokter untuk penanganan terbaik dari masalah ini,” kata Shakira. Ia mengaku tidak sabar menunggu Juni tiba. Ia pun berjanji akan memberikan yang terbaik dalam pertunjukkannya nanti. (iah/afp)

Shakira

Bali Post/afp

awal yang buruk. Macron tidak mempunyai belas kasih terhadap hewan dan alam,” katanya. Ia menentang keras tindakan Presiden Macron yang menghabiskan liburannya di Chambord, sebuah kastil berburu di Lembah Loire. Penerbit buku Bardot, Plon, mendeskripsikan buku yang akan diluncurkan itu sebagai refleksi orisinil, dari keberadaan dan perjuangan Bardot. Film “And God Created Woman” yang disutradarai oleh suami pertama Bardot, Roger Vadim, pada 1956 membuat Bardot dikenal sebagai seorang artis. Namun, ia pensiun dari dunia keartisan pada 1973, di usianya yang ke-39. Bardot kemudian tinggal di pinggiran Saint-Tropez di Riviera. Ia menentang adu banteng, perburuan, dan semua bentuk penyiksaan terhadap hewan. Ia jarang terlihat di publik, kecuali menyuarakan kampanyenya. (iah/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 29 Desember 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu