20 HALAMAN
NOMOR 12 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa umanis, 29 agustus 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Dana Parpol Naik 10 Kali Lipat
Mendagri Tak Jamin Cegah Korupsi Jakarta (Bali Post) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah telah memutuskan menaikkan dana bantuan untuk partai politik (parpol) dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara sah. Alokasi APBN untuk parpol ini mengalami kenaikan hampir 10 kali lipat dari bantuan anggaran negara untuk parpol sebelumnya.
Jusuf Kalla
Dua Kesalahan Besar Ekonomi Indonesia Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah telah melakukan dua kesalahan besar di bidang ekonomi yang membuat Indonesia lebih lambat maju dibandingkan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. ‘’Kenapa terjadi? Karena kita punya dua kesalahan pokok dalam ekonomi selama 20 tahun terakhir. Pada krisis 97 kita menghabiskan energi, kita menjaga, menggaransi bank-bank yang rusak. Yang kedua kita menyubsidi BBM begitu besar dalam waktu sepuluh tahun,’’ katanya di Istana Wakil Presiden, di Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Dalam kuliah umum bagi Peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke-56 dan Peserta Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) ke-21 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) itu, Wakil Presiden juga mengatakan bahwa saat krisis ekonomi 1997, pemerintah mengucurkan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) hingga hampir Rp 600 triliun dalam dua tahun. Dan untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM), ia mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan Rp 400 triliun untuk subsidi pada 2004 yang sebagian besar salah sasaran atau dinikmati masyarakat mampu. Hal. 19 Punya Mobil
Bali Post/ant
DAERAH OTONOM - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kanan) menghadiri rapat kerja dengan Komisi II DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Raker tersebut membahas daerah otonom baru dan penyelesaian kasus Kabupaten Mimika.
Mengenai pertanggungjawaban uang negara tersebut, Tjahjo menjelaskan, tidak ada keharusan anggaran negara tersebut digunakan untuk kegiatan tertentu oleh partai, karena nantinya terserah digunakan untuk kegiatan apa pun oleh parpol. Namun, dia memastikan ada pertanggungjawaban oleh parpol atas penggunaan anggaran negara tersebut. ‘’Bisa dipakai rutin bisa dipakai untuk kaderisasi atau apa-apa yang saya kira pertanggungjawabannya ada,’’ kata Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Menurutnya, bantuan kepada parpol dari negara merupakan bagian dari konsolidasi demokrasi. Oleh karenanya, setiap tahun pemerintah akan mengevaluasi alokasi dana untuk parpol ini. ‘’Tiap tahun akan dievaluasi apakah naik atau tidak. Tapi ini sekadar bantuan, karena kebutuhan parpol bersumber dari iuran anggota, bantuan pihak ketiga yang tak mengikat,’’ ujarnya. Pemerintah menyerahkan penggunaan dana tersebut sebaik mungkin kepada tiap parpol asalkan untuk keperluan partai. Untuk tahun
ini, bantuan ini disetujui karena pemerintah menganggap perekonomian negara sudah relatif stabil. ‘’Karena saat 2015, 2016 enggak memungkinkan. Baru Bu Sri Mulyani pertumbuhan stabil kembalikan Rp 108 ke Rp 1.000,’’ kata Tjahjo. Mengenai salah satu pertimbangan dari kenaikan dana parpol ini untuk mencegah praktik korupsi para politisi, Tjahjo mengaku tidak bisa menjamin kenaikan dana parpol akan mampu menutup celah terjadinya praktik korupsi di Indonesia. Dari sejumlah diskusi yang dilakukan oleh berbagai pihak seperti ICW, KPK, BPK dan BPKP, Tjahjo mengungkap kenaikan dana parpol tidak menjamin korupsi para politisi parpol bisa dicegah. ‘’Korupsi tergantung pada masing-masing individu, sekarang meningkat korupsinya, OTT semakin ketat mulai dari Rp 500.000, Rp 5 juta sampai Rp 20 miliar ketangkep semua, toh meningkat, aparatur penegak hukum kena juga, itu kembali kepada diri kita,’’ ujarnya. Hal. 19 Ubah Mental
Tontowi/Liliyana Juara Dunia
PASANGAN ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mendapatkan gelar kedua Kejuaraan Dunia-nya setelah meraih hasil positif dalam partai final turnamen edisi 2017 yang dilangsungkan di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8) dini hari WIB. Dengan hasil ini Tontowi/ Liliyana berhasil memberikan satu-satunya gelar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 bagi Indonesia, sekaligus menjadi yang kedua bagi mereka setelah sebelumnya diraih di Guangzhou, Cina pada 2013 lalu. Adapun di nomor lainnya, pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Rian Saputro harus puas menjadi peringkat kedua selepas ditundukkan wakil Cina Liu Cheng/Zhang Nan dalam pertarungan selama 37 menit yang berakhir dengan skor 10-21, 17-21. Hal. 19 Tiga Poin TUMBANGKAN CINA - Pemain bulu tangkis Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir meluapkan kegembiraan usai menumbangkan wakil Cina peringkat satu dunia Zheng Siwei/Chen Qinchen.
Bali Post/Humas PBSI
Sebut Sejumlah Tokoh
Kasus Agen Ujaran Kebencian
Didalami, Keterangan Tersangka Saracen
Polisi Telusuri Transaksi Keuangan Saracen
Jakarta (Bali Post) – Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri mendalami kebenaran keterangan para tersangka pengelola grup penyebar konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook, Saracen, mengenai orang-orang dalam struktur organisasi Saracen. ‘’Akan didalami kebenaran keterangan tersangka sejauh mana,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Selain itu penyidik juga mencari fakta hukum untuk memastikan kebenaran informasi mengenai nama-nama pengurus Saracen yang beredar luas di internet. Polisi menangkap tiga tersangka pengelola grup Saracen yang berinisial MFT, SRN dan JAS. Tak lama setelah penangkapan ketiga orang itu, beredar informasi mengenai struktur organisasi
Saracen dan pengurusnya. Dalam struktur organisasi yang beredar di internet, sejumlah tokoh nasional disebut dalam jajaran pengurus. Selain mendalami keterangan tersangka, polisi juga akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana yang masuk ke sejumlah rekening pengelola grup Saracen, yang menyebar konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook. ‘’Kami koordinasi dengan PPATK terkait upaya penelusuran aliran dana,’’ katanya. Penyidik masih menelusuri transaksi keuangan yang pernah dilakukan kelompok Saracen serta pihakpihak yang diduga menggunakan jasa tersangka. ‘’Ada beberapa rekening yang masih dianalisis agar bisa diketahui aliran dananya, berapa jumlah dananya, apa ada pemesanan berita menyesatkan,’’ kata Martinus. (ant)
Martinus Sitompul
Jakarta (Bali Post) – Penyidik Bareskrim masih meneliti data yang diambil dari harddisk dan flashdisk milik tersangka pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook, Saracen. ‘’Puluhan gigabyte diekstraksi penyidik. Masih ada pendalaman info-info dalam data yang sudah disita penyidik,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Selain itu, penyidik masih menelusuri berbagai transaksi keuangan yang pernah dilakukan kelompok ini, termasuk dugaan adanya pihak-pihak yang menggunakan jasa tersangka. ‘’Ada beberapa rekening yang masih dianalisis agar bisa diketahui aliran dananya, berapa jumlah dananya, apa ada pemesanan berita menyesatkan,’’ katanya. Sebelumnya Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri meringkus tiga tersangka pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook, Saracen. Tiga tersangka yang ditangkap adalah MFT, SRN dan JAS.
Kepala Subdirektorat 1 Tindak Pidana Siber Bareskrim Kombes Pol. Irwan Anwar mengatakan, Grup Saracen membuat sejumlah akun Facebook di antaranya Saracen News, Saracen Cyber Team dan Saracennewscom. Jumlah pengikut yang tergabung dalam beberapa grup Saracen tersebut berjumlah sekitar 800 ribu akun. Menurut Irwan, sejumlah akun Saracen ini selalu menyebarkan konten berisi ujaran kebencian yang bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Saracen telah dikelola oleh kelompok ini sejak November 2015. Tiga tersangka memiliki perannya masing-masing. JAS berperan sebagai Ketua Grup Saracen yang berperan mengunggah postingan provokatif yang mengandung isu SARA. ‘’Unggahan tersebut berupa kata-kata, narasi, maupun meme yang mengarahkan opini pembaca agar berpandangan negatif kepada kelompok masyarakat lainnya,’’ ungkap Kombes Irwan. Selain itu, JAS juga berperan melakukan pemulihan terhadap akun anggotanya yang diblokir oleh Facebook. Hal. 19 Grup FB
denpasar
2
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
figur Percaya Diri MEMPERINGATI Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) yang ke-69 tanggal 1 September mendatang, Polda Bali beserta jajaran menggelar lomba tata rias busana adat ke pura. Di Mapolda Bali, Bali Post/rah kegiatan itu dilaksanakan Jumat (25/8) lalu yang dikuti 37 peserta. Lomba kali ini mengusung tema “Polwan Profesional, Modern dan Terpercaya”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Polwan dan Bhayangkari untuk membangun potensi yang dimiliki Polwan,” ujar Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, busana adat Bali sering digunakan dalam kegiatan sosial dan juga di Mapolda. Dengan dilaksanakannya lomba ini, Polwan bisa merias diri sendiri. Artinya, tidak harus ke salon sehingga bisa mengurangi pengeluaran. Mantan Kapolresta Denpasar ini berharap dengan kegiatan ini Polwan termotivasi dalam pelaksanaan tugasnya, berpakaian sesuai aturan berlaku, tidak terlalu menor dan percaya diri. Lomba tersebut dilaksanakan dalam waktu 30 menit. Peserta harus mampu menyelesaikan seluruh tahapan sesuai kriteria yaitu keserasian busana dan make up. Selanjutnya, peserta melanjutkan ke sesi fashion show. Pada sesi ini, penilaiannya adalah teknik berjalan, penguasaan panggung dan ekspresi wajah dari seluruh peserta. (rah)
Bandar Asal Madura Pasok Narkoba ke Bali
Denpasar (Bali Post) Penyelundupan narkoba ke Bali terus dilakukan bandar asal Madura, Jawa Timur. Seperti penangkapan tersangka Sa (30) di Terminal Mengwi, Jumat (25/8) lalu. Tersangka Sa mengaku jadi kurir bandar asal Madura dan dua kali disuruh membawa barang terlarang tersebut. Pertama, dia membawa 100 gram sabu-sabu (SS) Juli lalu dan terakhir Jumat lalu membawa SS 282,53 gram. Menurut Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko, tersangka Sa hanya bertugas sebagai kurir. Ia berangkat dari Surabaya ke Bali naik bus. ‘’Paket sabu-sabu itu disimpan di dalam tas,’’ kata AKBP Sudjarwoko didampingi Kasubdit Penmas AKBP Ayu Kusuma Dewi, Senin (28/8) kemarin. Sudjarwoko menambahkan, terendusnya pengiriman SS itu berkat hasil penyelidikan tim Direktorat Resnarkoba dan Satgas CTOC. Namun polisi hanya mendapat ciri-ciri pelaku dan langsung dilakukan pemantauan di Terminal Mengwi. Bus yang ditumpangi Sa tiba di Terminal Mengwi pukul 14.30 Wita, Jumat (25/8) lalu. Melihat banyak petugas di sana, tersangka berusaha kabur dengan langsung turun dari bus. ‘’Padahal yang kami suruh turun dari bus penumpang warga negara asing, tetapi pelaku ikut turun dan meninggalkan tasnya. Untung saja ada penumpang lain memberi tahu dan pelaku langsung ditangkap,’’ tegasnya. Selanjutnya, polisi menggeledah ransel milik Sa. Awalnya tidak ditemukan narkoba dan pemeriksaan dilakukan lebih teliti. ‘’Tersangka ini cerdik dalam menyembunyikan narkoba. Dia buka jahitan dasar tas itu, lalu paket sabu-sabu dimasukkan ke sana dan dijahit lagi sangat rapi,’’ ujar Sudjarwoko. Setelah itu, kata Sudjarwoko, tersangka digiring ke lokasi penyerahan barang tersebut yaitu di Indomart di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Pukul 15.50 Wita, tersangka IKP tiba di sana. ‘’Penyerahan paket narkoba kepada IKP dan Sa menyerahkan uang Rp 5 juta kepada IKP dilakukan di dalam Indomart. Saat itulah IKP langsung ditangkap. Timbangan elektrik dan beberapa buah plastik klip serta sendok yang diduga dipakai membagi SS ditemukan di bawah jok sepeda motor IKP,’’ ujarnya.(kmb36)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : BANDAR ASAL MADURA PASOK NARKOBA KE BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
KIRAB - Perwakilan dari Jawa Barat sedang menampilkan salah satu kebudayaannya pada acara kirab keris di Denpasar, Senin (28/8) kemarin. Kirab dan pameran keris ini digelar Pemkot Denpasar dalam rangka Petinget Rahina Tumpek Landep.
Panwas Emban Tugas Ganda, Gaji Hanya Satu Denpasar (Bali Post) –
Sebanyak 27 anggota Panitia Pengawas Pemilihan dan Kepala Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan kabupaten/kota se-Bali tahun 2017 dilantik dan diambil sumpahnya di Kuta, Senin (28/8) kemarin. Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia mengatakan, baru kali ini melantik anggota Panwas untuk dua bahkan tiga tugas sekaligus. Yakni sebagai Panwas pemilihan gubernur-wakil gubernur Bali 2018, Panwas pemilihan bupatiwakil bupati Gianyar dan Klungkung 2018 serta Panwas pemilihan legislatif dan pemilihan presiden-wakil presiden 2019. “Saya ingatkan, meskipun jobnya ganda, ada dua ada tiga, tapi gajinya hanya satu. Saya ingatkan kepada Kepala Sekretariat, jangan coba-coba memberikan ruang kepada komisioner untuk meminta gaji sebagai pengawas pilgub, gaji sebagai pengawas pilkada bupati atau gaji sebagai pengawas pilpres,” ujarnya. Menurut Rudia, proses penganggaran di Bawaslu harus transparan. Mana yang memang menjadi hak anggota Panwas, Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
hanya itulah yang akan diterima. Namun bila berbicara kantor kesekretariatan, seluruh anggota Panwas kini sudah disiapkan “istana” yang bagus, meskipun ada beberapa yang harus mengontrak karena pemerintah kabupaten/ kota setempat tidak mampu memfasilitasi. “Hanya enam kabupaten yang mampu memfasilitasi. Tiga di antaranya yang belum mampu adalah Kota Denpasar. Tapi dari tahun 2015 di Kota Denpasar juga ngontrak kantor. Kemudian yang kedua adalah Kabupaten Buleleng dan ketiga adalah Kabupaten Tabanan,” jelasnya. Rudia menambahkan, tantangan Panwas dalam Pilkada serentak maupun pemilu nasional sangat berat. Ada mahkota yang harus dijaga, terkait kewenangan memproses sengketa proses di semua tahapan. Sebagaimana peringatan Bawaslu RI, jangan sampai “mahkota” tersebut digadaikan. Mengingat, Panwas-lah yang menentukan apakah bakal pasangan calon lolos atau tidak. Oleh karena itu, setiap keputusan Panwas harus
didasari oleh aturan perundangundangan. “Kemarin sudah dicontohkan, apabila ada bakal pasangan calon dalam proses administrasi ternyata mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU, kemudian yang bersangkutan keberatan mengajukan proses sengketa ke pengawas terutama Gianyar dan Klungkung, Anda itu menjadi malaikatnya nanti. Apakah yang tidak diloloskan ini Anda putuskan lolos sebagai peserta pemilu atau tidak,” paparnya. Sementara terkait anggaran untuk Bawaslu, Rudia mengaku masih akan berproses ke Kementerian Keuangan untuk registrasi. Setelah semua persyaratan terpenuhi, anggaran sebesar Rp 62 miliar diharapkan sudah bisa dicairkan. Anggaran itu utamanya dialokasikan untuk kegiatan operasional anggota Panwas dalam melaksanakan pengawasan di sembilan kabupaten/kota. “Registrasi ke Kementrian Keuangan itu paling lambat persetujuannya 21 hari prosesnya. Bisa saja lebih dari itu. Anggaran ini kan mengacu kepada APBN, dia harus di-mapping ke DIPA Bawaslu. Astungkara, September ini bisa kita cairkan,” jelasnya. Diwawancara terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa
dan Politik Provinsi Bali I Gede Putu Jaya Suartama berharap para pengawas pemilu yang dilantik betul-betul konsisten melaksanakan arahan dari Bawaslu RI. Jangan sampai ada yang “masuk angin” pada saat melaksanakan fungsi pengawasan. “Harus konsisten, harus tegas. Kalau kita ingin menegakkan demokrasi ini, jangan sampai macam-macam. Nanti masyarakat kita bingung yang benar ke mana,” ujarnya. Menurut Jaya Suartama,
Bali Post/wan
MELANTIK - Kepala Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali Ketut Rudia melantik 27 anggota Panitia Pengawas Pemilihan dan Kepala Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan kabupaten/kota se-Bali.
Tim Wantimpres Kaji Kode Etik Penyiaran Antarumat Beragama Denpasar (Bali Post) Tim Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI berkunjung ke Kota Denpasar, Senin (28/8) kemarin. Tim Wantimpres yang dipimpin M. Maksum diterima langsung Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. M. Maksum mengatakan, kedatangan tim kali ini ke Kota Denpasar khusus untuk melaksanakan pengumpulan data dan informasi tentang seputar kode
etik penyiaran dan pergaulan antarumat beragama di Denpasar. Sebelumnya, tim ini juga sudah melaksanakan kajian ke beberapa daerah di Indonesia seperti Semarang, Manado dan kali ini Denpasar untuk melihat sejauh mana pergaulan antarumat beragama di daerah yang nantinya akan dikaji untuk dijadikan sebuah kode etik yang manusiawi. Dengan adanya kode etik dalam penyiaran dan pergaulan an-
tarumat beragama, kerukunan umat beragama diharapkan akan selalu terjaga dengan baik. Menurut M. Maksum, pemeluk agama di Denpasar yang beragam memiliki toleransi yang cukup tinggi antara pemeluk agama satu dengan yang lainnya. Pemeluk agama Hindu yang merupakan mayoritas terlihat sangat toleran dengan agama lainnya. Terbukti waktu tim datang ke masjid untuk beribadah, para pecalang
Kunjungi Graha Sewaka Dharma Lumintang
membantu untuk menjaga keamanan berlangsungnya persembahyangan. Begitu pula saat tim berkunjung di sebuah pura di Denpasar untuk mengkaji mengenai kegiatan persembahyangan umat Hindu, para pemangku adat juga sangat ramah dan menerima tim dengan baik. Sementara itu, Wakil Wali Kota Jaya Negara menyambut positif kedatangan Tim Wantimpres RI ini dan sangat senang Denpasar bisa dijadikan kajian untuk sebuah kode etik mengenai pergaulan
Menteri PAN-RB Asman Abnur Jadikan Denpasar Mal Pelayanan Publik
MENINJAU - Menteri PAN-RB Asman Abnur didampingi Wali Kota Rai Mantra, Sekda Rai Iswara dan pejabat di instansi terkait saat meninjau prosesi pelayanan publik di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Senin (28/8) kemarin. PELAKSANAAN pelayanan publik terpadu satu pintu Pemkot Denpasar di Graha Sewaka Dharma Lumintang terus mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Bahkan di tingkat internasional prosesi pelayanan publik Denpasar juga mendapatkan apresiasi dengan kehadiran Chairman of the State Agency of Public Service and
pihaknya saat ini masih memfasilitasi anggaran untuk Bawaslu Bali. Setelah dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), kini tinggal menunggu realisasi melalui Biro Keuangan (BPKAD) dalam bentuk hibah. “Jadi langsung dihibahkan kepada Bawaslu, itu ada kode rekening tersendiri. Nanti silakan Bawaslu mengatur sebaiknya seperti apa pos-posnya. Asal tidak masuk angin saja, kan aman,” tandasnya. (kmb32)
Social Innovations under the President of the Republic of Azerbaijan Inam Karimov, beberapa waktu lalu. Senin (28/8) kemarin Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengunjungi Graha Sewaka Dharma Lumintang. Didampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian
PANRB Diah Natalisa, kehadiran Menteri PAN-RB disambut Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Bukan kali pertama jajaran Kementerian PAN-RB hadir di Graha Sewaka Dharma, sebelumnya beberapa Menteri PAN-RB yang menjabat rutin berkunjung ke Graha Sewaka Dharma Lumintang. Di samping itu juga kunjungan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga sempat meninjau prosesi pelayanan publik satu pintu Pemkot Denpasar. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PAN-RB Asman Abnur meninjau satu per satu pelayanan publik di gedung yang ditempati lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar, serta ruang kontrol Damamaya Denpasar Cyber Monitor. Asman Abnur mengatakan, pelaksanaan pelayanan publik Pemkot Denpasar telah berjalan dengan baik. Hal ini nantinya akan dijadikan contoh Mal Pelayanan Publik di Indonesia. Ini tak terlepas dari sistem
manajemen kinerja pemerintah daerah yang diharapkan Presiden RI Joko Widodo mengarah pada hasil kinerja setiap program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah. Di samping itu, juga Pelayanan Publik Denpasar telah menjadi percontohan dan masuk sebagai top pelayanan publik tingkat nasional. “Pelayanan publik Denpasar di Graha Sewaka Dharma sudah bagus. Diharapkan dalam waktu tiga bulan Denpasar disulap jadi Mal Pelayanan Publik,” ujarnya. Asman Abnur menjelaskan, Mal Pelayanan Publik menjadi satu-kesatuan pelayanan yang terintegrasi dalam satu gedung. Seperti Graha Sewaka Dharma ini yang nantinya akan ditambahkan dalam beberapa pelayanan, seperti pelayanan pengurusan tanah yang bisa terintegrasi dengan perizinan daerah. Sehingga dalam satu gedung pelayanan masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan. ‘’Bagaimana istilah mall perbelanjaan masyarakat datang
dan dapat mencari berbagai kebutuhan, sehingga hal ini kita segera akan jadikan Denpasar sebagai Mal Pelayanan Publik,’’ ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra mengatakan konsep Graha Sewaka Dharma menjadi satu konsep gedung pelayan publik yang terdiri dari lima dinas dalam satu gedung pelayanan yang juga telah mencakup pelayanan BPJS Ketenagakerjaan. Ditegaskan, apa yang menjadi harapan Menteri PAN-RB akan dilakukan bersama sesuai dengan komitmen pelayanan publik Pemkot Denpasar. Ke depan menjadi Mal Pelayanan Publik akan ditambahkan seperti Badan Pertanahan, hingga PLN yang tentunya menanti draf dari PAN-RB. ‘’Sehingga nantinya masyarakat dapat datang mengurus adminsitrasi pelayanan dalam satu gedung pelayanan dan diharapkan dapat menjadi komitmen bersama dalam pelayanan publik,’’ ujar Rai Mantra sembari mengatakan tinggal menunggu petunjuk teknis dari Menteri PAN-RB. (ad1914)
umat beragama di Indonesia. Di Denpasar, katanya, toleransi kerukunan umat beragama sudah sangat tinggi, terlihat dengan adanya Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar yang selalu saling bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat di dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. ‘’Mudah-mudahan Tim Wantimpres bisa melaksanakan kajian dengan sebaik-baiknya di Kota Denpasar ini dan bisa menikmati suasana keindahan budayanya,’’ ujarnya. (kmb12)
BADUNG
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
3
Ribuan Sapi Dijual ke Luar Bali Mangupura (Bali Post) –
Permintaan sapi sebagai hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah yang jatuh pada 1 September 2017 mendatang, meningkat tajam. Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung mencatat ribuan ekor sapi dijual ke luar Bali menjelang perayaan tersebut.
Bali Post/eka
MENINGKAT - Menjelang hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah, permintaan sapi sebagai hewan kurban di Pasar Hewan Beringkit meningkat tajam.
Kunjungan Menteri PAN-RB di Puspem Badung
Badung Siap Dijadikan Percontohan Mal Pelayanan Publik di Indonesia MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI Dr. H. Asman Abnur, M.Si. akan menyiapkan Kabupaten Badung menjadi percontohan di dalam penerapan mal pelayanan publik. ‘’Kami mengapresiasi inisiasi dan inovasi Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan pelayanan publik. Untuk itu, kami inginkan Badung sebagai salah satu percontohan penerapan mal pelayanan publik di Indonesia,’’ kata Menteri PAN-RB Asman Abnur saat mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Puspem Badung, Senin (28/8) kemarin. Kunjungan Menteri PANRB di Puspem Badung diterima Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa. Menteri PAN-RB Asman Abnur yang didampingi Deputi Pelayanan Publik Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA. mengatakan, dijadikannya Badung sebagai percontohan penerapan mal pelayanan pubik, dalam upaya mengintegrasikan dari semua perizinan, mulai dari perizinan kabupaten/daerah hingga perizinan yang dikelola oleh pemerintah pusat. ‘’Kami inginkan di Badung ini pelayanan publiknya terintegrasi. Di Dinas Penanaman Modal ini selain mengurus perizinan, nanti juga bisa melayani pengurusan paspor, sertifikat lahan maupun pengurusan pajak segala macam,’’ jelasnya. Dengan mal pelayanan publik ini, diharapkan masyarakat tidak lagi datang ke kementerian-kementerian atau kantorkantor, tetapi cukup datang ke satu gedung semua urusan akan selesai. Dengan terobosan ini akan terjadi perubahan dalam pelayanan publik. Menteri PAN-RB juga mengharapkan kepada Aparatur Sipil Negara ke depan harus
Terkait harga, pejabat asal Gulingan, Mengwi ini mengatakan masih stabil Rp 45 ribu per kilogram. “Kalau harga rata-rata Rp 45 ribu per kilogram untuk sapi hidup,” katanya seraya menambahkan, sapi yang diantarpulaukan sesuai kuota yang ditetapkan Pemprov Bali. Menurut Sutarma, stok sapi sebenarnya banyak. Namun seringkali terkendala dengan kuota sehingga tidak bisa dijual ke luar. “Karena terbentur izin, sehingga banyak eksportir yang mengeluh,” tegasnya. Di sisi lain, Dinas Pertanian dan Pangan berencana menerjunkan sekitar 140 orang petugas ke lapangan. Petugas terdiri dari para relawan, mahasiswa dan dokter hewan. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama megatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Universitas Udayana (Unud) agar bersedia mengirimkan 100 mahasiswanya membantu melakukan pemeriksaan hewan kurban. “Karena petugas kami hanya 30 orang ditambah sepuluh relawan, jadi masih kurang. Makanya kami minta bantuan ke Unud. Kalau dengan mahasiswa Unud, ya... sekitar 140 orang tim yang nanti akan terjun ke lapangan,”
ujarnya. Menurut Asrama, pemeriksaan hewan kurban rencananya akan diawali di penjual hewan kurban. Pada H-3 tim akan bergerak ke tempat-tempat pemotongan hewan kurban, seperti di masjid untuk melakukan pemeriksaan. Karena di Badung terdapat 50 tempat pemotongan hewan, maka tim ini akan dibagi. “Sama seperti tahun lalu, tim akan kami sebar ke tempat-tempat pemotongan hewan kurban dan ke masjid-masjid,” katanya. Sesuai standar pemeriksaan, kata Asrama, hewan kurban yang hendak dipotong akan melalui dua kali pemeriksaan yakni pemeriksaan antemortem (pemeriksaan sebelum kematian) dan postmortem (setelah kematian). Dikatakan, pemeriksaan antemortem untuk melihat ciri-ciri fisik apakah hewan tersebut dalam kondisi sakit atau tidak. “Kalau sakit, kami sarankan untuk tidak dipotong,” katanya. Sementara pada pemeriksaan postmortem yang dilakukan adalah berupa pemeriksaan organ dalam hewan kurban antara lain hati, limpa, paru, jantung dan ginjal. “Misalnya ditemukan cacing pada hati, kami akan sisihkan,” tegasnya. (kmb27)
Bupati Giri Prasta Lepas Kontingen Porprov Badung Peraih Emas akan Diberi Bonus Rp 55 Juta
MENGUNJUNGI - Menteri PAN-RB RI Dr. H. Asman Abnur didampingi Wabup I Ketut Suiasa, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dan Kadis PMPTSP Badung Agus Aryawan saat mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Puspem Badung, Senin (28/8) kemarin. punya jiwa hospitality, jiwa melayani dan tidak boleh lagi mengedepankan ego kekuasaan. ‘’ASN harus mengedepankan pelayanan,’’ tegasnya. Selain itu, ASN harus produktif dan efisien. Makanya sekarang Kementerian PANRB berkonsentrasi menerapkan sistem manajemen kinerja. Setiap unit organisasi di kementerian maupun di daerah harus diukur apa yang mau dihasilkan dan tergetnya jelas. ‘’Sekarang bukan lagi ukurannya serapan, tapi setiap unit organisasi itu harus jelas apa yang dihasilkan,’’ tambahnya. Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, secara prinsip Pemkab Badung tetap mengikuti program kebijakan pemerintah pusat dalam memberikan pelayanan publik yang baik dan secepat mungkin. Ia mengaku sangat mengapresiasi keinginan Menteri PAN-RB menjadikan Badung sebagai percontohan penerapan pelayanan publik. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Badung segera membangun sejumlah infrastruktur dalam mendukung terwujudnya mall pelayanan publik di Badung. ‘’Kami Pemkab Badung, Bupati dan Wakil Bupati telah berkomit-
men menjadi role model percontohan pelayanan publik di Indonesia. Untuk itu, Dinas Penanaman Modal didorong untuk membangun apa yang menjadi petunjuk Bapak Menteri PAN-RB, sehingga 2018 diharapkan mal pelayanan publik di Badung dapat terwujud,’’ jelasnya. Sementara itu, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Agus Aryawan menerangkan bahwa Dinas PMPTSP sudah melayani secara penuh perizinan dan nonperizinan serta diberikan pendelegasian penuh penandatanganan semua izin mulai tahun 2013. Jumlah perizinan dan nonperizinan yang dilayani sebanyak 78 perizinan dan 184 bidang usaha. Dalam sehari mampu melayani 100 hingga 150 perizinan dengan menyiapkan 15 loket pelayanan. Dinas ini juga menyediakan informasi tata ruang dan menyiapkan program Undagi. Agus Aryawan menambahkan, pihaknya juga siap mengadopsi mal pelayanan publik sesuai arahan dari Menteri PAN-RB dan sesuai petunjuk Bupati, di tahun 2018 sudah siap membangun launge pelayanan publik. (ad1920)
Pemkab Bentuk Desa Tangguh Bencana Mangupura (Bali Post) – Kabupaten Badung berdasarkan pemetaan masuk dalam wilayah yang berisiko tinggi terhadap bencana alam. Ada tiga bencana alam yang sangat rawan terjadi di wilayah ini, yakni longsor, angin kencang dan banjir/tsunami. Desa tangguh bencana merupakan desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan jika terkena bencana. Menyikapi hal itu, Pemkab Badung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan desa tangguh bencana. Dari 62 desa/ kelurahan yang ada di wilayah Badung telah terbentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana di 21 desa/kelurahan. “Tu-
Dirut PD Pasar Badung I Made Sutarma mengatakan, terjadi lonjakan penjualan sapi hingga 100 persen di Pasar Hewan Beringkit. Lonjakan ini terjadi Minggu (27/8) lalu, yakni mencapai 2.500 ekor sapi. “Ya, terjadi lonjakan sampai 100 persen dari rata-rata seribu ekor menjadi 2.500 ekor saat pasaran (Rabu-Minggu),” ujar Made Sutarma, Senin (28/8) kemarin. Menurut Sutarma, ribuan sapi yang laku terjual dibawa ke luar daerah, seperti Jakarta, Surabaya, Kalimantan, Yogyakarta dan daerah-daerah lainnya di Pulau Jawa. Sapi yang dapat dijual ke luar Bali ini harus memenuhi ketentuan, yakni berat minimal 350 kilogram dan lolos pemeriksaan kesehatan hewan. “Dari ribuan sapi yang laku, 80 persen diantarpulaukan. Dari catatan kami, paling banyak dikirim ke Jakarta dan Surabaya,” katanya. Selain dari peternak di Badung, kata Sutarma, sapi yang dipasarkan lewat Pasar Hewan Bringkit dominan berasal dari Nusa Penida, Klungkung, Singaraja, Bangli dan Karangasem. “Dari Nusa Penida paling banyak. Tapi sebelum dijual keluar harus memenuhi syarat berat minimal 350 kilogram,” jelasnya.
juannya adalah untuk pengurangan risiko bencana saat bencana benar-benar terjadi, karena wilayah Badung memiliki titik-titik kerawanan bencana,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Badung I Wayan Netra, Senin (28/8) kemarin. Menurut Netra, seluruh desa ditargetkan membentuk desa tangguh bencana pada 2021. Sebab pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat merupakan proses pengelolaan risiko bencana yang melibatkan secara aktif masyarakat yang berisiko. Di antaranya, dalam mengkaji, menganalisis, menangani, memantau dan mengevaluasi risiko bencana untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan kemampuannya. “Kami menargetkan pada tahun 2021 nanti di seluruh desa/
kelurahan sudah terbentuk desa tangguh bencana. Karena ini sesuai dengan visi-misi Bapak Bupati,” tegasnya. Netra menambahkan, pihaknya terus melakukan langkah-langkah dan program kegiatan dalam upaya pengurangan risiko bencana di masyarakat. Salah satunya dengan menggelar simulasi bencana yang dilakukan di Desa Getasan, Kecamatan Petang. Simulasi ini melibatkan warga setempat, pihak Kecamatan Petang, Desa Getasan, Pustu, aparat kepolisian/TNI dan BPBD Badung. Sekitar 200 orang terlibat dalam simulasi kali ini. “Simulai bencana longsor kami lakukan dalam rangka pembentukan desa tangguh bencana. Selain di Getasan, simulai juga akan diselenggarakan di desa lainnya,” katanya. (kmb27)
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta melepas kontingen Porprov Kabupaten Badung yang akan tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017 yang digelar di Gianyar, di Lapangan Puspem Badung, Senin (28/8) kemarin. Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Badung I Putu Parwata beserta anggota dan Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Badung. Bupati Giri Prasta mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Badung pada tahun ini akan memberikan bonus sebesar Rp 55 juta bagi atlet yang mampu meraih emas. Ia mengharapkan para atlet dapat membawa pulang sebanyak 160 emas bahkan mampu meraih juara umum. ‘’Jadi ini terus kami evaluasi. Bahkan yang dapat emas akan kami beri bonus Rp 55 juta,’’ ungkapnya. Bupati Giri Prasta mengin-
gatkan para atlet yang akan tampil agar dapat menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar para atlet dapat menjaga sportivitas yang tinggi. ‘’Kita satu kota delapan kabupaten ini merupakan saudara. Saya harap para atlet dapat menjunjung sportivitas dan keputusan wasit tidak boleh diganggu-gugat, karena sudah ada official-nya,’’ katanya. Bupati Giri Prasta mengungkapkan, dirinya sangat mendukung sepenuhnya para atlet yang akan berlaga. Ia mengatakan, mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga merupakan hal yang sangat penting. ‘’Karena di dalam tubuh yang sehat pasti terdapat jiwa yang sehat. Jadi, kami men-support penuh terkait
MENYALAMI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyalami para atlet kontingen Porprov Kabupaten Badung yang akan berlaga pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, Senin (28/8) kemarin. ini,’’ kata pejabat asal Plaga, Petang ini. Kontingen Badung menghadapi Porprov Bali XIII/2017 di Kabupaten Gianyar tahun ini berkekuatan 980 peserta,
termasuk atlet, pelatih, official dan tim manajer. Jika dibandingkan Porprov 2015 di Buleleng, jumlah kontingen Badung mengalami peningkatan jumlah atlet. (ad1921)
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Penentu Tercapainya Target Produksi Perikanan Budi Daya Mangupura (Bali Post) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya untuk meningkatkan produksi perikanan budi daya setiap tahunnya. Hingga tahun 2019 mendatang, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya (DJPB) menargetkan produksi mampu mencapai 31,3 juta ton. Salah satu faktor penentu tercapainya target produksi perikanan budi daya tersebut tidak terlepas dari kemampuan untuk mencegah dan mengendalikan berbagai penyakit ikan. Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto mengatakan hal itu pada acara “10th Symposium on Disease on Asian Aquaculture (DAA10)” di Kuta, Senin (28/8) kemarin. Slamet Soebjakto mengatakan, berbagai kebijakan dan langkah pencegahan dan pengendalian penyakit ikan
telah dilakukan oleh DJPB. Sehingga Indonesia mampu terus-menerus meningkatkan produksi perikanan budidaya. Selama periode 2011-2015, produksi perikanan budi daya rata-rata mengalami kenaikan sebesar 19,08 persen. “Produksi perikanan budi daya setiap tahun terus meningkat. Peningkatan tersebut tidak terlepas dari semakin kondusifnya iklim usaha budi daya baik secara regulasi, kemudahan perizinan, infrastruktur yang semakin membaik dan kemampuan kita untuk terus mencegah dan mengendalikan berbagai penyakit ikan yang dapat mengancam usaha budi daya,” katanya. Slamet Soebjakto menambahkan, KKP telah menetapkan kebijakan penerapan Good Hatchery Practices (GHP) dan Good Aquaculture Practices (GAP), serta monitoring residu di tingkat
nasional. Hal ini merupakan langkah pencegahan dan pengendalian penyakit maupun kontaminan pada ikan untuk menjamin kesuksesan usaha budi daya dan menjadi perangkat untuk mewujudkan jaminan produk perikanan budi daya Indonesia aman untuk dikonsumsi. KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya juga telah mengeluarkan surat edaran nomor 3975/DJPB/ VII/2017 tanggal 14 Juli 2017 tentang Pencegahan dan Pemantauan terhadap Penyakit TiLV pada Ikan Nila. Dalam edaran ini disebutkan langkah-langkah pencegahan dan pemantauan terhadap penyakit TiLV. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalain Mutu (BKIPM) Kelas I Denpasar Woro Nur Endang mengakui telah menerima surat edaran tersebut. “Ditjen Perikanan
Budi Daya meminta untuk sementara tidak mengizinkan impor ikan nila karena di sejumlah negara sudah terkena wabah itu. Larangan ini khusus untuk ikan budi daya. Di Indonesia banyak sekali pembudi daya ikan nila. Jadi, tujuan pelarangan itu untuk melindungi budi daya ikan nila di Indonesia,” tegasnya. Menurut Woro Nur Endang, BKIPM Kelas I Denpasar saat ini sudah melakukan sosialisasi tentang hal itu kepada para pelaku usaha budi daya ikan. Dikatakan, BKIPM sudah dilengkapi dengan tim laboratorium yang sudah dibekali dengan ilmu identifikasi virus TLV. “Kami juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti pihak bea cukai dan bandara. Namun hingga saat ini, BKIPM kelas I Ngurah Rai belum pernah menerima ikan impor hidup,” ujarnya. (kmb23)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
INFO SEREMONIAL PKKMB Stikes Bina Usada Bali Tanamkan Empat Pilar Kebangsaan STIKES Bina Usada Bali melaksanakan Pengenalan Kehiduan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). PKKMB berlangsung selama tiga hari, 28-30 Agustus, bertemakan ‘’Semangat Bersama Langkah Awal Solidaritas’’. Stikes Bina Usada Bali tahun ini memperoleh 300 mahasiswa baru yang terdiri atas 138 mahasiswa baru dari program reguler, sedangkan sisanya mahasiswa yang sudah bekerja di puskesmas, rumah sakit dan praktik bidan. Pembina Yayasan Bina Usada Bali Dr. Ketut Putra Suarthana, M.M., Ph.D. mengatakan, tahun ini Stikes Bina Usada telah menerima mahasiswa baru reguler dan mahasiswa ekstensi bagi yang sudah bekerja di industri. ‘’Saya sebagai pembina yayasan sangat mensuport apa yang telah menjadi program-program Ketua Stikes Bina Usada Bali,’’ ujarnya. Yayasan mendukung fasilitas, sarana dan prasarananya. Dengan begitu diharapkan para lulusan nantinya betul-betul profesional. Selain itu, output pendidikan selama di Stikes Bina Usada Bali dapat diterima di masyarakat. Di samping memiliki keterampilan, Stikes Bina Usada Bali juga akan membina sikap dan perilaku mahasiswa baru. ‘’Bagaimana mereka melayani pasien, karena sekarang ini bangsa Indonesia sedang menghadapi banyak permasalahan khususnya masalah kebinekaan,’’ katanya. Putra Suarthana berpesan kepada civitas akademika dan pengelola lembaga Stikes Bina Usada Bali agar jangan sampai tumbuh radikalisme di kampus. Oleh karena itu, mahasiswa baru ditanamkan empat pilar kebangsaan, yaitu
BUKA PKKMB - Pembina Yayasan Stikes Bina Usada Bali Ketut Putra Suarthana didampingi Ketua Stikes Bina Usada Bali I Putu Santika membuka PKKMB dengan pemukulan gong. NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika sejak awal menempuh pendidikan tinggi. Ketua Stikes Bina Usada Bali Dr. I Putu Santika, M.M. menyatakan, Stikes Bina Usada Bali berdiri tahun 2007 dengan tiga program studi (prodi), yaitu Prodi Kebidanan, S-1 Keperawatan dan Profesi Ners. Atas dukungan yayasan, Stikes Bina Usada Bali terus bertumbuh. ‘’Kelasnya kurang, ditambah oleh yayasan, jadi saya sangat berterima kasih kepada yayasan. Perguruan tinggi bagus apabila yayasannya mendukung fasilitas,’’ ungkapnya. Menurutnya, lulusan Stikes Bina Usada Bali dibekali entrepreneur, kemampuan bekerja di RS dan puskesmas serta diharapkan lebih banyak membuka lapangan kerja. Mahasiswa Stikes Bina Usada Bali juga dibekali pengetahuan dan keterampilan bahasa asing
yaitu Inggris, Jepang, Mandarin dan Spanyol agar lulusan dapat bekerja di luar negeri. Hingga saat ini, Stikes Bina Usada Bali telah bekerja sama dengan Jepang. Ada enam panti jompo dan dua rumah sakit yang melakukan MoU dengan Stikes Bina Usada Bali. ‘’Ini adalah peluang bagi anakanak kami yang ingin menimba pengalaman, baik pada saat studi maupun setelah selesai pendidikan. Mereka bisa berangkat ke Jepang. Selama ini sudah banyak yang berangkat ke Jepang,’’ jelas Santika. Hal itu merupakan peluang bagi mahasiswa untuk terus mengabdikan diri bersama yayasan dan Stikes Bina Usada Bali bagi perkembangan dan pertumbuhan dunia pendidikan di Bali. Dengan demikian, nantinya banyak anak muda produktif, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. (ad1917)
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
PKKMB AFS Denpasar Diikuti 187 Peserta
Jadi SDM Unggul dan Berdaya Saing Tinggi MAHASISWA baru Akademi Farmasi Saraswati (AFS) Denpasar sejak Senin (28/8) kemarin mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan dipusatkan di Auditorium Saraswati diikuti 187 mahasiswa baru. PKKMB Akademi Farmasi Saraswati Denpasar dibuka Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa didampingi Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dan Direktur Akademi Farmasi Saraswati Denpasar Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt. Pembukaan ditandai penyematan atribut peserta. Menurut Ketua Panitia yang juga Pudir III P. Santoso, S.Si., M.Biomed., Apt., PKKMB diisi acara wawasan kebangsaan, studi pendidikan tinggi, informasi akademik, layanan administrasi dan kemahasiswaan, etika keilmuwan, keselamatan kerja, program kreativitas mahasiswa, bakti sosial dan outbound. Peserta juga dilatih melakukan pemadaman api ringan untuk keselamatan kerja di lab. Direktur AFS Denpasar Made Agus Sunadi Putra mengungkapkan, mahasiswa baru AFS Denpasar terpilih dari ratusan peserta seleksi. AFS terus berkomitmen memberi jaminan mutu kepada masyarakat. AFS yang terakreditasi B, tahun ini telah divisitasi lagi. Saat ini Akademi Farmasi menuju menjadi sekolah tinggi dengan mengusulkan penambahan prodi baru, yakni S-1 Farmasi. Untuk bisa menjadi tenaga ahli madya, lanjut Made Agus Sunadi Putra didampingi Pudir I I Putu Era Sandhi Kusumayuda, S.Farm., M.Phil.Apt., Pudir II Ni Nyoman
PKKMB - Koordinator Kopertis VIII Nengah Dasi Astawa didampingi Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji dan Direktur AFS Made Agus Sunadi Putra saat membuka PKKMB AFS Denpasar. Wahyu Udayani, S.Farm., M.Si.Apt., Biomed.Apt., mahasiswa menuntaskan waktu tiga tahun. Untuk itu, ia minta mahasiswa baru cerdas membagi waktu. Mahasiswa juga disiapkan mengikuti kegiatan kemahasiswaan lewat UKM seni, olahraga dan karya ilmiah serta praktik di lab. Lulusannya diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji menilai mahasiswa baru sangat tepat memilih AFS Denpasar karena mutu dan visinya mencetak lulusan yang cerdas dan berkarakter. Lewat PKKMB mahasiswa baru mendapat penjelasan selengkap-lengkapnya karena diyakini bermanfaat bagi mahasiswa dari iklim wawasan wiyata mandala menuju Tri Dharma Perguruan Tinggi. ‘’PKKMB berbeda dengan
ospek dan bebas praktik kekerasan. Buatlah mahasiswa baru menyenangkan,’’ tegasnya. Sementara itu, Koordinator Kopertis VIII I Nengah Dasi Astawa tampil atraktif dengan memekikkan yel-yel kabangsaan dan Pancasila. Ia bangga lulusan SMA dan SMK memilih AFS Denpasar. Pilihan ini harus disyukuri karena tak semua orang bisa diterima di AFS. Saat memberi ceramah soal sistem pendidikan tinggi, Nengah Dasi Astawa mengajak mahasiswa baru AFS menjalani PKKMB dengan baik guna menjadi orang sukses. Banggalah menjadi bagian dari AFS. ‘’We are the best, we are excellent, we are exspert. Jadilah SDM tangguh, unggul dan berdaya saing tinggi serta kreatif dan inovatif. Untuk itu, jadilah agen perubahan dan harus berani memulai,’’ paparnya. (ad1925)
Ratusan Mahasiswa Norwegia Ikuti Orientasi Gusti Wedakarna Minta Desa Adat Jaga Kesucian Sapi ’’Udayana International Study Program’’ Imbau Hewan Kurban dari CSR Tak Gunakan Sapi
DISAMBUT - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III disambut jajaran guru dan siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Miftah Denpasar saat kunker. JELANG peringatan Idul Adha yang akan dirayakan oleh umat Islam di Indonesia, tokoh Hindu Indonesia Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengingatkan agar kehidupan toleransi di Bali dijaga, sehingga tidak ada gesekan di masyarakat yang dapat mencederai kehidupan berbangsa dan bernegara. Komitmen untuk menjaga kesucian Pulau Bali yang menjadi tempat damai bagi seluruh umat terus digelorakan oleh Ratu Ngurah Wedakarna, terutama kaitannya dengan pelaksanaan Idul Adha. ‘’Mari kita sebagai bagian dari bangsa besar dengan beragam suku dan agama senantiasa melakukan komunikasi dengan baik. Ada aspirasi dari umat Hindu di Bali terutama pada hari raya Idul Adha agar semeton Muslim (Nyama Selam) agar tidak menyembelih hewan sapi di Bali. Nah, ini kita komunikasikan
tempo hari ke berbagai komunitas adat, Hindu dan Islam di sejumlah tempat di Bali bahwa ada harapan dari umat Hindu tentang makna toleransi dua arah. Responsnya cukup baik,’’ ujarnya. Menurutnya, sudah menjadi kepercayaan kuno bahwa di Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, sapi adalah hewan yang disucikan dan simbol dari kendaraan Siwa Mahadewa. Terkait hal ini, mewakili umat Hindu di Bali, kita berikan solusi bijak, yakni agar hewan sapi yang biasanya dijadikan kurban bisa diganti dengan hewan lainnya seperti kambing atau cukup dengan dana punia (zakat). Hal ini bisa menjadi simbol kebersatuan antara umat non-Hindu dan Hindu,’’ ungkap Shri Gusti Wedakarna. Hal ini perlu selalu dikomunikasikan mengingat isu SARA harus diselesaikan dengan perspektif
bijaksana. ‘’Kita tentu masih ingat dengan kasus Tolikara di Papua dan Tanjung Balai Medan di Sumatera Utara. Bali harus banyak belajar tentang hal itu. Penduduk pribumi dalam hal ini umat Hindu harus diedukasi untuk menyampaikan aspirasi dengan tanpa kekerasan (ahimsa). Begitu juga kaum pendatang (tamiu non-Hindu) agar juga menghormati prinsip di mana bumi di pijak, di sana langit dijunjung. Jika sudah ada komunikasi yang baik, saya yakin perdamaian dan kondusivitas bisa dijaga. Mudah– mudahan imbauan ini bisa dimaksimalkan,’’ ujar pendiri The Hindu Center Of Indonesia ini. Pendapat Ngurah Wedakarna ini direstui oleh pendeta Hindu Ida Shri Bhagawan Nabe Wira Kerti dari Geria Sugana Buana Lebah Siung, Panjianom, Buleleng. ‘’Dalam sastra, hewan sapi adalah ibu dari semua kehidupan. Kitab Suci Weda sangat mengagungkan sapi sebagai kendaraan Siwa Mahadewa. Jadi, kewajiban setiap ksatria di Bali untuk melindungi sapi. Dalam sastra disebutkan bahwa jika ada sapi dibunuh di sebuah negeri, negeri itu akan mendapatkan bencana yang tiada akhirnya. Intinya, yang penting umat Hindu sudah memberikan imbauan ke publik dan itu sudah termasuk karma baik,’’ jelasnya. Ida Shri Bhagawan Nabe Wira Kerti berharap toleransi di Bali bisa dijaga dengan baik sebagaimana dilakukan Wali Songo Sunan Kudus di Jawa Tengah yang demi menghormati umat Hindu Majapahit. ‘’Beliau memberi contoh agar di Kudus dan beberapa daerah di Jawa tidak menyembelih sapi, tapi diganti dengan hewan lain. Inilah Pancasila yang sesungguhnya,’’ tandasnya. (ad1924)
Pameran Felice Jewellery
Dapatkan Black Diamond Solitaire Satu Karat Harga Promo Rp 1,999 Juta
PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Selasa (29/8) ini hingga Jumat (1/9) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 karat dengan harga promo Rp 1,999 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Senin (28/8) kemarin. Pihaknya juga menawarkan berlian putih 1 karat dengan harga Rp 39 juta dan berlian fashion 1 set Rp 15 juta. Ada juga cincin new flower dan berlian solitaire 0,50 karat. Dikatakannya, berlian-berlian Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit. Ia menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery tidak hanya menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya.
Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (br1926)
DIPAMERKAN – Salah satu perhiasan yang dipamerkan Felice Jewellery di Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, mulai Selasa (29/8) ini.
UNIVERSITAS Udayana (Unud) melalui Center for International Programs, Senin (28/8) kemarin menggelar orientasi Udayana International Study Program in Physiotherapy and Personal Trainer. Bertempat di kampus Unud Jimbaran, kegiatan ini melibatkan 119 mahasiswa dari Norwegia yang akan mengikuti program selama 16 minggu. Menurut Direktur Center for International Programs Unud Ni Putu Sri Harta Mimba, Ph.D., M.Si., S.E., Ak., CA., kegiatan
ini merupakan salah satu kerja sama internasional yang dimiliki Unud. Selain itu, akan ada acara lain yang digelar mulai Selasa (29/8) ini sampai awal September mendatang. Unud bakal menerima sekitar 700 mahasiswa internasional lainnya. ‘’Total semester ini Unud menerima sekitar 819 mahasiswa internasional untuk program kredit transfer,’’ katanya. Dijelaskannya, saat ini untuk program kredit transfer di seluruh Indonesia, Unud memiliki yang paling banyak. Sekitar 20
ORIENTASI - Sebanyak 119 mahasiswa asal Norwegia mengikuti orientasi Udayana International Study Program Physiotherapy and Personal Trainer di Unud.
program yang nantinya diikutkan dalam kegiatan ICMS di Sydney, Australia. Program seperti ini sangat bagus dikembangkan, karena di Norwegia program fisioterapi dan personal trainer sangat booming. ‘’Di Norwegia, pemerintahnya bukan membuat rumah sakit, namun menyehatkan masyarakatnya. Peserta ini nantinya akan dilatih menjadi instruktur. Tidak hanya tutorial di kelas, namun juga diberikan praktik,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, Unud juga bekerja sama dengan pihak Kementerian Dikti Norwegia. Program ini dari sisi kualitas dan akademik akan jauh lebih meningkat serta lebih mengakomodir kebutuhan di Norwegia. Sementara dari segi kuantitas diharapkan lebih banyak lagi mahasiswa dari Norwegia yang datang ke Unud. ‘’Saat ini kami juga ingin mengembangkan kerja sama dengan beberapa negara Skandinavia lainnya, seperti Swedia dan Denmark,’’ ungkapnya. Sebagai informasi, mulai Selasa (29/8) ini diadakan kegiatan orientasi program Go Bali. Sementara pada 5 September mendatang akan ada program Bipas yang dilanjutkan dengan program IBSN. (ad1923)
’’Book Launching’’ dan ’’Talkshow’’ Novel ’’Janadriyah: Sebuah Perjalanan’’ SABTU (26/8) lalu bertempat di EV Hive Coworking Space, The Breeze, BSD City, Tangerang Selatan, Penerbit Erlangga melalui Penerbitemir (Imprint buku umum Islam–Penerbit Erlangga) mengadakan acara peluncuran buku berjudul ‘’Janadriyah: Sebuah Perjalanan’’. Peluncuran buku yang bertema sama dengan judul bukunya ini berlangsung pukul 09.00-13.00 WIB. Hadir sebagai pembicara utama pada acara ini adalah Achi T.M. (Penulis), Febriandi Rahmatulloh (Penulis) dan Hijrah Ahmad (Editor Penerbit Emir). Acara dipandu oleh Lintang Gustika (Kompas TV). Novel ‘’Janadriyah: Sebuah Perjalanan’’ merupakan novel yang menceritakan tentang perjuangan anak Indonesia bernama Rahmat yang hidup penuh kesederhanaan, namun sedari kecil selalu bermimpi bisa membawa orangtuanya naik haji. Rahmat juga selalu bermimpi bisa pergi dan menjelajah ke luar negeri, salah satunya ke Kota Mekkah dan Janadriyah. Masa remaja Rahmat yang penuh dengan pergaulan buruk hampir membuat mimpi-mimpinya kandas. Tak mau mimpi-mimpinya hilang ditelan mimpi, Rahmat bertekad menjadi remaja yang rajin dan berprestasi. Secara perlahan ia mulai mendapatkan prestasi sampai akhirnya menerima beasiswa. Saat itu titik cerah mimpi-mimpinya mulai terwujud, di antaranya pergi ke luar negeri. Novel yang ditulis oleh Febriandi Rahmatulloh dan Achi T.M. ini diangkat dari kisah nyata sang penulis (Febriandi Rahmatulloh) saat bekerja sebagai konsultan marketing di Vodafon, Qatar. Achi merupakan penulis novel senior yang karyanya telah malang-melintang di dunia kepenulisan. Novelnya yang terakhir, yaitu ‘’Insya Allah Sah’’ telah diangkat ke layar lebar oleh MD Entertainment. Film yang tayang pada Juli 2017 itu dibintangi oleh Panji Pragiwaksono dan Titi Kamal. Melalui Achi, dua artis ini pun memberikan testimoninya. ‘’Novel ‘Janadriyah’ itu seru banget. Aku suka ceritanya mengalir dari masa kecil, masa remaja yang penuh warna sampai kuliah, kerja dan berkeluarga,’’ ujar Titi Kamal. ‘’Melalui ‘Janadriyah’ kita bisa belajar banyak dari pengalaman hidup Rahmat yang hijrah dari kota ke kota. Pengalaman tersebut akan membantu kita memperjuangkan cita-cita, sambil memahami apa artinya menjadi orang Indonesia,’’ sebut Panji. Novel ini juga mendapatkan apresiasi dari beberapa penulis di antaranya Sungging Raga. Ia mengatakan penceritaan buku ini mengalir, dialog-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
dialognya alami dan renyah, memberikan komposisi yang cukup lengkap untuk dinikmati. Helvi Tiana Rosa mengungkapkan, kisah dalam buku ini menarik dan menginspirasi. Menurut Habiburrahman El-Syirazy, ini adalah novel tentang keteguhan memegang prinsip di tengah dunia yang materialis. Alurnya menarik, bahasanya enak, amanatnya kuat. Menarik dan layak dibaca. Terakhir, Nadila mengungkapkan, ‘’Janadriyah’’ mengingatkan dirinya akan riuhnya kehidupan di Riyadh. ‘’Hidup di luar Indonesia memang penuh perjuangan, namun banyak makna kehidupan. Manis getirnya terangkum baik dalam novel perjalanan ini,’’ terangnya. (bns1)
PELUNCURAN – Peluncuran Novel ‘’Janadriah: Sebuah Perjalanan’’ di Tangerang Selatan.
daerah
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
Tekan Peredaran Narkoba, Perlu Kolaborasi Semua ’’Stakeholder’’
LINGKUNGAN kerja instansi pemerintah merupakan lingkungan produktif sekaligus pelayan masyarakat. Untuk itu, perlu kolaborasi antara semua stakeholder dan BNN selaku koordinator pelaksanaan kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa didampingi Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini dan Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Nyoman Artana dalam kegiatan pengembangan kapasitas di instansi pemerintah tahun anggaran 2017 di Kuta, Badung, Senin (28/8) kemarin. Kegiatan ini diikuti puluhan penggiat antinarkoba dari perwakilan 20 instansi di Kabupaten Badung. ‘’Hingga Agustus 2017 ini direhabilitasi sebanyak 535 orang, 81 diamankan Bidang Berantas dari hasil sweeping selama ini. Prevalensi Bali di Indonesia adalah urutan ke-11, termasuk zona merah,’’ ungkapnya. Kegiatan tersebut bertujuan terjalinnya komunikasi
PENGEMBANGAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa (tengah) dalam kegiatan pengembangan kapasitas di instansi pemerintah. dan sinergitas dengan instansi pemerintah khususnya di wilayah Kabupaten Badung untuk menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di instansi pemerintah. Diharapkan pejabat yang berkompeten di lingkungannya mampu membuat kegiatan P4GN secara mandiri. ‘’Peran serta bapak ibu yang mengikuti pengembangan kapasitas agar berlanjut terus. Ke depannya sinergi dengan BNN jajaran khususnya BNNK Badung untuk menularkan pengetahuan menolak narkoba minimal di lingkungan keluarga dan kantor,’’
kata Brigjen Suastawa. Peserta kegiatan yang berasal dari instansi pemerintah dapat mendukung implementasi pembangunan berwawasan antinarkoba di lingkungan masing-masing, membangun kekuatan komunitas, peningkatan peran serta dan kepedulian masyarakat dan stakeholder terkait. Selain itu, mampu melakukan tes urine secara periodik, menerapkan kurikulum terintegrasi P4GN, serta perda tentang fasilitas P4GN yang telah disahkan pada sidang paripurna DPRD Provinsi Bali pada 16 Agustus lalu. (bns2)
Peminat Bidan Minim
Regulasi Pendidikan Harus Diperbaiki Denpasar (Bali Post) Minimnya peminat program studi pendidikan kebidanan belakangan ini, membuat beberapa institusi pendidikan kebidanan kocar-kacir. Mereka khawatir tidak mendapatkan mahasiswa, padahal izin operasional pendidikan kebidanan masih berlaku. Menurut Ketua Stikes Bina Usada Bali Dr. I Putu Santika, M.M., Senin (28/8) kemarin, hal itu merupakan masalah nasional. Ia berharap organisasi terkait seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Asosiasi Institusi Pendidikan Bidan Indonesia (Aipkind) menyinergikan regulasi terkait pendidikan kebidanan dengan regulasi Kemenristek Dikti. Regulasi diperlukan supaya anakanak SMA tidak bingung yang disebut bidan seperti apa. ‘’Contohnya keperawatan, regulasinya sudah betul-betul klop mengikuti Dikti. Pendidikan S-1 dulu sehingga mendapat gelar S.Kep., baru science/knowledge, lalu pendidikan profesinya ditambah 1 tahun lagi baru disebut Ners. Kebidanan barangkali bisa begitu. Sekarang masih D-3, masih vokasi. Regulasinya dimatangkan terlebih dahulu sehingga calon mahasiswa kebidanan bisa menentukan sejak awal arah pendidikannya,’’ paparnya. Diakuinya, kebutuhan akan bidan memang tidak sebanyak keperluan perawat, karena bidan spesifik di dunia kebidanan, ibu dan anak. Namun, sedikitnya kebutuhan itu bukan berarti bidan hanya bekerja di puskesmas, praktik bidan dan di RS. Bidan bisa saja membuka lapangan kerja, homecare dan baby spa. Jika regulasi pendidikan tentang bidan sudah jelas, kemudian dunia pendidikan tinggi melakukan penerapan yang disinkronkan dengan kebutuhan, masyarakat akan mulai percaya dengan institusi pendidikan kebidanan, sehingga dunia kerjanya pun bisa diperlebar. ‘’Yang tadinya cuma di RS, puskesmas, bisa menjadi baby spa, tetapi regulasinya diperbaiki dulu,’’ tandas Putu Santika. (kmb42)
Lintas Daerah Lelang Barang Bekas BADAN Keuangan Daerah (BKD) melelang sejumlah barang bekas milik tujuh Organsiai Perangkat Daerah (OPD), Senin (28/8) kemarin. Dari nilai harga limit lelang terbuka Rp 15.595.000, BKD mendapat keuntungan Rp 73 persen atau sekitar Rp 8.992.560. Aset yang dilelang meliputi kendaraan dinas dan sejumlah peralatan mesin milik Dinas Kesehatan, RSUD, Satpol PP, SMKN 2 Singaraja, SMA 3 Singaraja, Inspektorat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Kepala BKD Buleleng Bimantara mengatakan, dari hasil kegiatan lelang dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja terdapat kenaikan harga penawaran dari proses lelang terbuka terhadap jenis barang yang dilelang. Dia mencontohkan, satu paket sisa bongkaran di SMKN 2 Singaraja seharga Rp 2.847.000, laku terjual sebesar Rp 11.500.000. Selanjutnya, barang yang berhasil di lelang harus segera diambil dan dibersihkan agar tidak menggangu mengingat di beberapa lokasi akan segera dilaksanakan pembangunan fisik. (kmb38)
Menang Kontes
5
Student Day Iustitia 2017 FH Unud
Tingkatkan Nasionalisme, Pluralisme dan Gelora Revolusi Mahasiswa BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) mengadakan Student Day Iustitia 2017. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 mahasiswa baru dengan mengusung tema ‘’Gelora Revolusi Mahasiswa’’. Pengambilan tema ini didasarkan atas kondisi gerakan mahasiswa yang seolah-olah mati suri, sedang dibungkam secara sistematis, dijadikan proyeksi ke depan sebagai buruh-buruh berdasi dengan tekanan IP tinggi dan lulus tepat waktu. Hal tersebut diungkapkan Ketua BEM FH Unud I Putu Candra Riantama di sela-sela acara, Senin (28/8) kemarin. Menurutnya, IP tinggi dan lulus cepat merupakan hal yang sah-sah saja, namun sebagai seorang mahasiswa agent of change, jangan melupakan proses untuk menjadi mahasiswa seutuhnya. Tidak sertamerta lulus tanpa membawa proses, soft skill dan hard skill. Hadir tiga tokoh yang
PEMBUKAAN - Prosesi pembukaan Student Day Iustitia 2017 di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana, Denpasar. memberikan beberapa pemahaman kepada para peserta. Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya memaparkan pemahaman tentang nasionalisme, Pancasila serta kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada sesi berikutnya pengacara kondang Ruhut Poltak Sitompul menyampaikan tentang pluralisme. Ini
Tak Kunjung Diserahterimakan
Dewan Curigai Pembangunan GOR Kintamani Bermasalah Bangli (Bali Post) Tak kunjung diserahterimakannya Gedung Olahraga (GOR) Kintamani selama bertahun-tahun oleh pihak komite pembangunan, memicu tanda tanya besar anggota Komisi III DPRD Bangli Dewa Gde Oka. Ia mencurigai pembangunan GOR di atas tanah milik Desa Adat Kintamani tersebut bermasalah. Pihaknya meminta aparat penegak hukum turun menyelidikinya. Diwawancarai, Senin (28/8) kemarin, Dewa Oka menilai pembangunan GOR di Bangli selama ini arahnya tidak jelas. Bukan saja GOR di Kintamani, namun juga GOR di kecamatan lainnya. Hampir semua GOR yang ada di Kabupaten Bangli kondisinya terbengkalai karena statusnya tak pasti. Menurutnya, harusnya hal itu tidak dibiarkan berlarut-larut oleh Pemkab Bangli. Bupati melalui OPD terkait semestinya menindaklanjuti keberadaan GOR tersebut, sehingga segera ada kejelasan status. Gabeng-
nya status aset GOR selama ini tak hanya merugikan keuangan negara, namun juga merugikan pihak Desa Pakraman Kintamani. ‘’Desa pakraman dirugikan karena tanah di lokasi GOR itu milik desa pakraman. Kalau saja dulu tidak dibangun GOR, asas pemanfaatannya beda. Sekarang kontribusi untuk desa pakraman apa? Kan tidak ada,’’ kilahnya. Politisi Gerindera itu curiga pembangunan GOR yang menelan dana pusat hingga miliaran rupiah itu bermasalah sehingga tak kunjung dis-
erahterimakan. Untuk itu pihaknya berharap aparat penegak hukum menyelidikinya. ‘’Ini jadi tanda tanya besar. Apakah ada masalah dalam pembangunan itu, sehingga belum diserahterimakan. Apakah pembangunannya sudah selesai apa belum. Ini mesti diselidiki aparat penegak hukum,’’ tegasnya. Perbekel Desa Kintamani Wayan Sutama, Minggu (27/8) lalu, mengatakan GOR yang berdiri tak jauh dari Kantor Camat Kintamani tersebut dibangun cukup lama, sebelum dirinya menjabat sebagai perbekel. Sepengetahuannya, GOR itu dibangun menggunakan dana pusat secara bertahap. Pada tahap pertama menghabiskan Rp 1 miliar lebih dan pada tahap kedua Rp 1,2 miliar. Meski sudah cukup lama berdiri, hingga saat ini GOR tersebut tak jelas
status dan pengelolaannya. Itu karena setelah selesai dibangun belum dilakukan serah terima, baik ke Desa Pakraman Kintamani maupun pihak kecamatan. ‘’Statusnya tidak jelas, sehingga izin untuk penggunaannya juga tidak jelas,’’ ungkapnya. Oleh karena tidak ada kejelasan status, selama ini baik pihak desa maup un kecama tan t id ak b isa melakukan pemeliharaan. GOR yang sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian bangunan terutama atap dan pintu terpaksa dibiarkan begitu saja. ‘’Kalau memang jelas GOR itu diserahkan untuk desa pakraman atau kecamatan, kan bisa dipelihara. Kalau memang untuk desa pakraman, ya… kami bisa anggarkan untuk perbaikan, kebersihan dan penataan lingkungannya,’’ terangnya. (kmb40)
DPRD Banyuwangi Desak Parkir Berlangganan Dicabut Banyuwangi (Bali Post) Parkir berlangganan yang diterapkan Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, mulai disorot. DPRD Banyuwangi melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Perda (Ranperda) Retribusi Jasa Umum kembali mendesak pencabutan parkir berlangganan. Salah satu alasannya, kebijakan itu tak memiliki dasar hukum jelas. Desakan penghapusan parkir berlangganan juga bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). “Untuk mendongkrak PAD dari sektor parkir,
kami usulkan dua opsi, mencabut parkir berlangganan atau menaikkan tarif parkir berlangganan,” kata Ketua Pansus Ranperda Retribusi Jasa Umum DPRD Banyuwangi Basir Khadim, Senin (28/8) kemarin. Menurutnya, Ranperda Retribusi Jasa Umum merupakan revisi Perda No.12/2011 tentang Retribusi Jasa Umum. Salah satu klausul yang digodok adalah menaikkan PAD dari sektor parkir. Selama ini PAD parkir ditopang dari kebijakan parkir berlangganan. Dari dua opsi yang muncul terkait parkir, rencana
menaikkan tarif parkir berlangganan justru tak memiliki cantolan hukum, sehingga tak bisa dilakukan. “Kalau parkir berlangganan dilanjutkan dan tarifnya dinaikkan, cantolan hukumnya tidak ada,” jelas politisi PPP itu. Berdasarkan fakta ini, pihaknya sepakat parkir berlangganan dicabut dan retribusi parkir dikembalikan ke semula. Pemilik kendaraan ditarik parkir ketika memarkir kendaraan di areal umum atau kawasan parkir. Bupati mesti tak ragu-ragu mencabut kebijakan parkir berlang-
Sapi Berbobot 1 Ton Ditawar Rp 150 Juta PETERNAK sapi di Banyuwangi, Jawa Timur, sukses melakukan penggemukan. Hasilnya, satu ekor sapi bisa berbobot 1,068 ton. Sapi inseminasi buatan jenis simental ini ditawar seharga Rp 150 juta. Ternak sapi milik Nurul Hidayat, warga Kelurahan Sumberejo Kecamatan Banyuwangi tersebut memenangi kontes sapi tingkat Kabupaten Banyuwangi, Senin (28/8) kemarin. Saking beratnya, sapi berumur 2,5 tahun tersebut harus dipandu ketika berjalan. Meski ditawar cukup mahal, sang pemilik masih enggan melepasnya. ‘’Kami minta harganya lebih dari Rp 150 juta. Beratnya lumayan. Apalagi ini musim Idul Adha,’’ kata Nurul usai memenangi kontes yang digelar Dinas Peternakan Banyuwangi. Tak ada rahasia khusus agar ternaknya bisa gemuk maksimal. Ternak jantan hasil kawin suntik itu sejak lahir bobotnya memang bagus. Parawatannya juga tak sulit. Hanya, pasokan pakan harus teratur. Setiap hari diberikan pakan tiga ember ampas tahu, kulit kedelai, minuman sari kedelai serta satu ikat batang jagung. ‘’Suplemen penggemuk tidak ada. Kalau sakit, kami suntik lewat manteri hewan,’’ jelasnya. Untuk merawat ternaknya yang bobotnya di atas rata-rata, pihaknya harus mengajak dua orang. Sebab,
dimaksudkan agar warga negara Indonesia dapat menguatkan toleransi dalam keberagaman. Sementara gelora revolusi mahasiswa dijabarkan oleh Yeni Wahid. Selain materi mengenai nasionalisme dan kebangsaan, dalam kegiatan yang dilangsungkan pukul 08.0017.00 Wita tersebut juga di-
berikan beberapa pengenalan lembaga kemahasiswaan. Perkenalan ini bertujuan kaderisasi dan merangkul mahasiswa baru untuk mengabdi khususnya kepada FH Unud. Ketua Panitia Student Day Iustitia 2017 FH Unud I Made Agastia Wija Prawira menambahkan, dalam kondisi seperti sekarang ini para peserta diharapkan lebih paham akan arti Pancasila dan keberagaman berkehidupan bernegara di Indonesia. Ia mengharapkan melalui kegiatan ini mahasiswa baru dapat mengimplementasikan apa yang didengar dan didapatkan ke masyarakat. Kegiatan yang dilangsungkan selama satu hari tersebut dibuka Dekan FH Unud Prof. Dr. I Made Arya Utama, S.H., M.Hum. Prosesi pembukaan ditandai penyematan tanda peserta. Hadir Wakil Dekan III dan I, Sekretaris Program S-1, Dewan Perwakilan Mahasiswa, BEM, himpunan mahasiswa dan lainnya. (k250)
ketika bangun, sapi berbulu cokelat itu harus dibantu. Jika tidak akan kesulitan berdiri. Untuk menggemukkan ternak sapinya, Nurul mengaku harus merogoh kocek rata-rata Rp 50.000 per hari. Saking besarnya, sapi miliknya diberi nama Tronton. Sejak awal Nurul optimis ternak sapinya bakal memenangi kontes. Sebab, bobotnya melebihi puluhan ternak sapi yang ikut kontes. ‘’Dari segi penampilan, Tronton memang lebih gagah. Bulunya juga rapi,’’ ujarnya bangga. Ia memastikan tak akan melego sapinya jika harganya tak melebihi Rp 150 juta atau mendapatkan keuntungan sekitar 50 persen. Ada juga sapi jenis limusin berumur 22 bulan yang beratnya 1 ton persis. Sapi milik Dulhalim, warga Lingkungan Secang Kecamatan Kalipuro ini ditawar Rp 65 juta. ‘’Kami menang nomor dua. Ditawar Rp 65 juta belum bisa saya lepas. Saya berharap laku di atas Rp 70 juta,’’ tuturnya. Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Banyuwangi Arief Setiawan, festival ternak ini untuk mendorong semangat para peternak menggerakkan penggemukan sapi, kambing dan hewan lainnya. ‘’Tahun ini ternak sapi ditargetkan 45.000 ekor inseminasi buatan,’’ jelasnya. Jumlah ini
naik dari tahun sebelumnya yang hanya 30.000 ekor bibit. Hingga Agustus ini, pihaknya sudah mampu menghasilkan 29.000 ekor bibit sapi jenis limusin dan simental hasil inseminasi buatan. Arief optimis para
peternak di Banyuwangi bisa diajak mencapai target tersebut, sebab potensi sapi di Banyuwangi cukup tinggi. Selain pakan melimpah, kondisi alam sangat mendukung. (udi)
Bali Post/udi
KONTES - Ternak sapi berbobot satu ton lebih memenangi kontes sapi di Banyuwangi, Jawa Timur.
ganan. Sejak diterapkan mulai 2011, parkir berlangganan belum pernah dievaluasi. Tarif retribusi parkir kendaraan roda dua Rp 25.000 per tahun, sedangkan kendaraan roda empat Rp 50.000 per tahun. Parkir berlangganan ini dipungut ketika pemilik kendaraan bermotor mengurus perpanjangan STNK. Padahal, kata Basir, sesuai UU No.28/2009, penarikan retribusi harus dievaluasi maksimal tiga tahun sekali. Selain mengusulkan pencabutan parkir berlangganan, pihaknya minta agar sementara waktu pengelolaan parkir di tepi jalan umum diserahkan ke pihak ketiga. Prosesnya bisa lelang. Nilai lelang harus lebih tinggi
daripada perolehan PAD parkir selama ini, sekitar Rp 12,3 miliar. Basir menilai jumlah kendaraan di Banyuwangi terus bertambah. Idealnya retribusi parkir ikut naik. Dia merinci jumlah roda dua di Banyuwangi mencapai 600.000 unit lebih, sedangkan roda empat 250.000 lebih. Menurutnya, jika 100.000 kendaraan yang parkir setiap hari, retribusi yang diterima sekitar Rp 36 miliar setahun. Itu jika tarif parkir roda dua hanya Rp 500 dan roda empat Rp 1.000. Jika layanan parkir dikelola pihak ketiga, Pemkab Banyuwangi bisa menyiapkan sarana penarikan parkir berbasis IT guna mencegah kebocoran retribusi parkir. (kmb30)
OPINI
6
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Kembali ke Nol
BULAN kemerdekaan Agustus ini, masih diwarnai upaya segelintir oknum yang mencoba mempermasalahkan dan mengungkit-ungkit kembali masalah ideologi negara Pancasila. Bahkan, masih ada segelintir oknum yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lain, seperti agama. Meski tidak sesanter saat Bulan Kebangsaan, Mei lalu, hal ini tetap saja mengusik bangsa Indonesia yang menyatakan kebulatan tekadnya untuk menempatkan Pancasila sebagai ideologi negara. Ini tentu saja bisa dikatakan sebagai sebuah langkah mundur di tengah persaingan global bangsa-bangsa di dunia sekarang ini. Sudah 72 tahun kita merdeka, yang dari segi umur manusia bukanlah muda lagi, seharusnya bangsa ini sudah menuju tingkat kemapanan. Seperti halnya bangsa-nagsa lain di dunia yang telah menyatakan kemerdekaannya, bangsa ini seharusnya sudah mengisi era pascareformasi ini dengan berbagai kegiatan pembangunan sejalan pesatnya kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bangsa ini seharusnya sudah tidak perlu berkutat lagi tentang ideologi negara, yang oleh anak-anak bangsa ini dinyatakan sebagai sebuah harga mati. Mengingat, jika kembali atau masih mengutak-atik permasalahan ideologi negara, itu sama artinya kita baru akan membentuk sebuah negara. Terkecuali, memang ada keinginan segelintir oknum untuk itu. Keinginan segelintir oknum untuk membentuk sebuah negara atau pemerintahan baru, sama artinya mereka tidak mengakui keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini tentu bukanlah perkara mudah, mengingat seluruh rakyat Indonesia sudah menyatakan NKRI harga mati, sama halnya Pancasila sebagai ideologi negara. Terlebih lagi, NKRI ini telah secara resmi diakui negara-negara dan bangsabangsa di dunia melalui Perserikatan BangsaBangsa (PBB). Karena itu pula, jika ada keinginan untuk mengutak-atik Pancasila sebagai ideologi negara dan NKRI, mereka tidak hanya berhadapan dengan rakyat dan bangsa Indonesia, tetapi juga negara-negara dan bangsa-bangsa di dunia yang bernaung di bawah PBB. Permasalahan sebenarnya bukanlah pada ideologi negara dan NKRI, melainkan adanya ketidakpuasan segelintir oknum di negeri ini. Hal ini merupakan sesuatu hal yang wajar dalam hidup berumah tangga, apalagi bernegara. Justru terpenting, bagaimana mengatasi dan menyelesaikan friksi-friksi itu melalui sebuah solusi yang bermanfaat dalam menghadapi persaingan dengan bangsa-bangsa di dunia. Perbedaan dan keberagaman yang alamiah menimbulkan kecemburuan dan ketidakpuasan, haruslah diminimalisasi dengan mengedepankan dan menonjolkan kebersamaan mengisi kemerdekaan. Bukan sebaliknya, mengungkit-ungkit kembali jasa-jasa para pendahulu masing-masing saat merebut kemerdekaan. Bukanlah kemerdekaan kita sudah berhasil diraih, itu tidak usah lagi diutak-atik dan justru terpenting kini dan ke depan berjuang memenangkan persaingan global. Tentu sangatlah miris dan ironis, pada saat negara-negara lain yang sudah merdeka berjuang dan bekerja keras bersama-sama memenangkan persaingan global, kita malah masih berkutat bahkan kembali mempersoalkan masalah perbedaan suku, agama, ras, antargolongan (SARA) yang sudah tidak dipersoalkan para pejuang kemerdekaan? Sebuah langkah mundur dan sia-sia kembali ke titik nol yang hanya akan menyisakan dan meninggalkan ketertinggalan. Ketertinggalan dari negara-negara dan bangsa lain yang hanya akan membuat kita kembali terjajah. Baik terjajah secara ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, sosial, budaya dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Mari sudahi pertikaian, perselisihan dan friksi sesama anak bangsa, kembali ke titik nol perjuangan memenangkan persaingan global.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Penataan Kawasan TPA Suwung Penataan kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang belakangan akan dipopulerkan dengan tempat pengolahan akhir sampah kini sedang hangat dibicarakan. Terlebih, kini tumpukan sampah di TPA Suwung dilaporkan sudah 18 meter jauh lebih tinggi dari batas maksimal ketinggian bangunan yang hanya 15 meter atau setara dengan tinggi pohon kelapa. Menjadi menarik dibahas mengingat menata kawasan Suwung untuk kepentingan citra Bali dalam konferensi internasional harus dilakukan secara berkelanjutan. Sebagai orang Bali, saya tentu sangat mendukung langkah penataan kawasan TPA mengingat aliran sampah di Bali sangat tinggi masuk TPA. Walaupun kabupaten/kota melakukan berbagai upaya menekan limpahan sampah ke TPA Suwung, kebijakan pengelolaan sampah belum terlihat optimal hasilnya. Ke depan, saya berharap selain pendekatan lewat penataan fisik, pengelolahan sampah harus mengarah pada perubahan perilaku dalam menangani sampah. Yang penting sekarang dilakukan adalah membiasakan orang atau penduduk Bali peduli sampah dengan mengolah sampah rumah tangganya. Selain itu, perusahaan-perusahaan besar yang selama ini mengeruk untung di Bali harus mulai mengeluarkan dana keuntungannya untuk menjaga lingkungan Bali. Donasi untuk mengedukasi masyarakat harus menjadi tanggung jawab bersama. Suryadarma Putra Tabanan, Bali
Ideologi dan Reformasi Kebablasan kesatuan dan persatuan bangsa.
Dahulu Merah Putih dibuat dan dikibarkan dengan darah dan air mata Para elite politik yang mencari keuntungan politik sesaat yang
oleh para pendahulu kita tanpa memikirkan latar belakang yang berbeda. akhirnya justru memperumit masalah. Kalau yang diperten-
Mereka bersatu padu mendirikan negara ini, merebutnya dari tangan pen- tangkan bukan masalah ideologi
tentu masih ada tempat bagi
jajah dan menjaganya dari segala model ancaman yang ingin menguasainya pemikiran yang pro dan kontra. Pancasila sebelum diterima sekembali. Kalau saja para pejuang kemerdekaan masih hidup, pasti mereka bagai dasar negara dari NKRI mengalami perjalanan akan sangat sedih menyaksikan sekelompok orang berteriak-teriak menga- memang yang panjang dan diskusi alot dari tokoh. tasnamakan agama, memaksakan kehendaknya dan mencoba mengabaikan beberapa Harus diakui bahwa tokoh yang paling menonjol ketika semangat persatuan yang selama ini dibangun.
Oleh I Made Mulyawan Subawa icara Merah Putih tidak akan pernah lepas dari Pancasila sebagai pemersatunya. Dan kita tidak boleh menutup mata akan fenomena yang sekarang sedang terjadi. Bahwa ada keinginan dari oknum/sekelompok orang yang mencoba-coba untuk mengutak-atik Pancasila, ada upaya untuk mengaburkan sejarah sehingga bertendensi menimbulkan keraguan rakyat terhadap Pancasila. Pertanyaannya kemudian, masih perlukah ada yang meragukan kelima sila yang disepakati bersama sebagai dasar negara kita? Bukankah setelah tujuh puluh dua tahun Indonesia merdeka Pancasila telah menunjukkan kesaktiannya. Mestinya, era tinggal landas yang diimpikan bangsa ini
B
sudah melesat bersama Burung Garuda dengan Pancasila sebagai pengikat persatuan di antara kita yang berbeda ragam suku, agama, dan adat istiadat. Bukan sebaliknya, cita-cita negara ini menjadi terhambat hanya karena reformasi yang kebablasan, yang tanpa sengaja telah memberikan ruang gerak bagi orang-orang yang ingin mengganti ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila sudah final, tidak ada lagi celah bagi mereka yang ingin menggantinya dengan ideologi lain. Tidak ada gunanya lagi buang-buang waktu kembali ke titik nol karena pintu diskusi tentang perlu tidaknya ideologi ini dipertahankan sudah tertutup. Ironisnya, saat negara melalui pemerintah hadir memberikan solusi atas permasalahan kebangsaan yang sedang terjadi,
ada saja pihak-pihak dari oknum elite politik yang tidak mendukung alias berseberangan dengan upaya pemerintah. Dalam negara demokrasi, perbedaan pandangan dengan pemerintah atau berada pada kubu oposisi bukanlah sesuatu yang tabu. Tetapi untuk halhal yang sudah final memerlukan rambu yang tegas bahwa hal ini pantang untuk didiskusikan lagi. Jangan sampai pihak yang kontra Pancasila dimanfaatkan oleh oknum elite politik untuk meraup dukungan suara pemilu tanpa memikirkan efek jangka panjang bagi kelangsungan persatuan bangsa. Saat ini diperlukan kesepahaman di antara para pemimpin partai politik maupun tokohtokoh lintas agama. Perlu pikiran yang jernih dan kesediaan untuk menurunkan tensi perbedaan arah politik. Khusus mengenai
itu adalah Ir. Soekarno. Sangat sensitif bila perbedaan pendapat dalam proses perumusan Pancasila itu ungkit-ungkit kembali. Yang perlu dicatat adalah apa yang dihasilkan merupakan wujud dari kesepahaman yang berdasarkan perundingan melalui musyawarah dalam mencapai kata mufakat. Akan berbeda halnya apabila kesepakatan itu dihasilkan dari proses voting, di mana yang tidak setuju akan tetap pada pendapatnya dan terpaksa harus sepaham hanya karena kalah jumlah. Proses voting tidak menjelaskan sampai paham kepada yang tidak sepaham sehingga ketika keluar dari tempat perundingan mereka masih mempunyai pemikiran yang tidak sepaham. Sejarah telah membuktikan dan akan terus membuktikan, saat perbedaan pendapat mengenai ideologi bangsa ini semakin memuncak dan tak terbendung, saat perahu besar bernama Indonesia ini mulai retak dan nyaris tenggelam maka Pancasila akan hadir sebagai jawabannya, sebagai metode berpikir kolek-
Bali, Narkoba, dan Keluarga PROVINSI Bali saat ini berada di peringkat kesebelas dalam soal tingkat kerawanan penyalahgunaan narkoba (narkotika dan obat/bahan berbahaya) di Indonesia. Demikian disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi dalam rangka Optimalisasi Layanan Rehabilitasi di Kabupaten Badung, Senin (21/8) lalu, sebagaimana diwartakan harian Bali Post, Selasa (22/8) lalu. Seperti juga virus korupsi, virus narkoba saat ini memang telah demikian merajalela dan menyusup ke berbagai kalangan di negeri ini. Sejumlah sumber menyebut jumlah pengguna, pengedar, dan produksi narkoba di Tanah Air rata-rata tumbuh 13,6 persen tiap tahun, menjadikan negeri ini sebagai pasar terbesar kedua narkoba di dunia dewasa ini. Ditaksir, dari sekitar Rp 110 tiliun nilai transaksi narkoba per tahun di kawasan ASEAN, Rp 48 triliun atau sekitar 40 persennya berlangsung di Indonesia. Kita akui, berkat kemajuan teknologi, kehidupan kita saat ini menjadi semakin mudah. Namun, di sisi lain, tantangan dan masalah yang kita hadapi justru bertambah banyak dan bertambah berat. Ujungnya, tidak sedikit yang akhirnya menderita stres, gelisah serta depresi serta gangguan-gangguan jiwa lainnya. Untuk mengatasinya, mereka mencoba mengambil jalan pintas dengan mengonsumsi narkoba. Di saat yang sama, kehidupan yang
Oleh Djoko Subinarto kian materialistik membuat sebagian orang dewasa ini dirundung kehampaan jiwa. Mereka bingung dan jenuh dengan jalan kehidupan yang mereka lakoni. Mereka akhirnya berupaya melarikan diri dari kenyataan dengan cara mencari kehidupan alternatif yang semu melalui narkoba. Ada juga kemungkinan seseorang memilih menggunakan narkoba karena didorong oleh faktor pergaulan, baik itu karena dipengaruhi kawan-kawan dan teman dekat atau karena penggunaan narkoba menjadi semacam alat atau wahana pergaulan agar seseorang dapat diterima dengan baik dalam sebuah kelompok pertemanan. Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan sekarang ini Indonesia sudah masuk ke dalam kategori darurat penyalahgunaan narkoba. Menurut BNN, setiap hari terdapat 33 orang meninggal dunia karena narkoba. Secara keseluruhan, angka pecandu narkoba di negeri kita saat ini ditaksir mencapai 5,9 juta jiwa. Pengguna narkoba terbanyak di Indonesia datang dari kalangan pekerja swasta, pekerja instansi pemerintah dan wiraswasta (50,34%), disusul kemudian oleh pelajar dan mahasiswa (27,32%) serta mereka yang tidak bekerja alias pengangguran (22,34%). Bisa kita bayangkan, akan seperti apa jadinya nasib bangsa dan negara
ini ke depan jika semakin banyak saja generasi mudanya yang menjadi pecandu narkoba. Kita semua tidak ingin negeri ini menjadi surga dunia bagi para pebisnis narkoba yang menjadikan bisnis mereka semakin merajalela dan sekaligus membuat kian banyak generasi muda kita jatuh menjadi budak narkoba. Penggunaan narkoba sendiri sejak lama ditengarai ikut berkontribusi bagi meningkatnya pelbagai jenis tindak kejahatan. Salah satunya yaitu tindak kejahatan yang berhubungan dengan aktivitas jual-beli narkoba berupa kekerasan yang melibatkan kelompok-kelompok penjual narkoba, yang saling bersaing untuk memperebutkan pasar. Pada sisi konsumen, kejahatan terkait narkoba misalnya saja adalah pencurian dan prostitusi, di mana para pecandu narkoba melakukan tindak kejahatan tersebut guna membiayai kebutuhan konsumsi narkobanya yang dari waktu ke waktu selalu meningkat. Dalam soal pemberantasan narkoba, kita berharap banyak pada komitmen dan kesungguhan pemerintah kita untuk melindungi warganya, terutama para generasi muda, dari jeratan virus narkoba. Dalam hal ini, tindakan tegas dan tanpa kompromi terhadap para penjual, kurir, pengedar, bandar, produsen, cukong dan gembong narkoba, serta tindakan rehabilitatif terhadap para pecandu narkoba, penting untuk dilakukan.
tif, sebagai penurun ego setiap anak bangsa ini, sebagai pilar pemersatu yang tak akan lekang oleh waktu. Kuncinya adalah semua tetap mempertahankan komitmen yang telah dibangun pendahulu negeri ini, mempertahankan kesepakatan bersama yang merupakan perjanjian luhur tersebut sampai kapan pun. Pertanyaannya sekarang, siapa yang berkewajiban memahami dan mengetok tularkannya? Apakah hanya di pundak generasi muda sebagai penerima estafet pembangunan atau para orang tuanya yang harus dengan arif dan bijaksana mengakui bahwa di antara mereka sendiri pun belum mengamalkan dengan baik sila-sila dari Pancasila tersebut? Intinya, semua kalangan baik kaum muda maupun kaum tua harus selalu mengamalkannya, menanamkan nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, dan gotong royong. Demi Merah Putih yang akan terus berkibar, sekali lagi harus ditegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi NKRI yang sudah final, merupakan hasil kesepakatan bersama para pendiri bangsa yang kemudian sering disebut sebagai sebuah “Perjanjian Luhur” bangsa Indonesia. Dan bagi kaum muda penerima estafet kemerdekaan perlu diberikan penjelasan yang komprehensif mengenai pentingnya mengutamakan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan kelompok atau golongan. Penulis, praktisi hukum dan pengajar di FH Unmar Denpasar
POJOK Dana parpol naik 10 kali, Mendagri tak jamin cegah korupsi. - Sudah membudaya ya? *** Kata Wapres JK, ada dua kesalahan besar ekonomi Indonesia. - Pasti tak ada yang mau disalahkan. *** Wantimpres ke Bali, minta waspadai ancaman nonmiliter. - Termasuk investor?
Penulis adalah kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PADAT Kendaraan padat melintas pada saat jam pulang sekolah di Jalan Surapati Denpasar, Senin (28/8) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget Bali Post/wan
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Hotel dan Restoran Wajib Serap Daging Sapi Bali Denpasar (Bali Post) -
Seluruh hotel dan restoran ke depan wajib menyerap daging sapi Bali. Hal tersebut sudah tercantum dalam salah satu pasal di Ranperda tentang PengelolaanSapi Bali yang sedang dibahas DPRD Bali. Sebelum ditetapkan, dewan rencananya terlebih dahulu mengundang para pelaku hotel dan restoran, Rabu (30/8) besok. Mengingat selama ini, hotel dan restoran umumnya memakai daging sapi impor. “Pertama, kita ingin memasukkan pasar. Yang kedua, kita ingin tahu apa alasannya tidak menggunakan daging sapi Bali. Pasti ada alasan kan,” ujar Ketua Pansus Ranperda Pengelolaan Sapi Bali, I Nyoman Parta, di Denpasar, Senin (28/8) kemarin. Berdasarkan informasi yang beredar, lanjut Parta, daging sapi Bali tidak banyak diminati hotel dan restoran lantaran teksturnya tidak lembut. Salah satu penyebabnya adalah usia panen sapi masih di kisaran 3 sampai 5 tahun, dengan berat 300-450 kg bahkan 700 kg. Inilah yang menyebabkan tekstur daging
sapi menjadi keras akibat usia sapi sudah tua. “Nah sekarang kita akan atur bahwa agar bisa diterima oleh hotel dan restoran dalam Pergub nanti akan dipotong dalam usia yang lebih muda. Jadi, antara 1,5 tahun sampai 2,5 tahun, berarti kan dagingnya lembut. Tapi maukah mereka (hotel dan restoran) menggunakan itu? Kan harus ketemu kita,” jelas politisi PDI-P ini. Menurut Parta, peternak umumnya tidak keberatan memotong sapinya lebih awal asalkan mendapat harga istimewa. Untuk sapi hidup saja, peternak sudah merasa sangat untung bila sapi mereka di-
hargai Rp 100 ribu per kg. Ketika para peternak sudah mau memotong sapi di usia lebih muda, jangan sampai hotel dan restoran tetap menolak dengan berbagai alasan. Itu sebabnya, apa yang menjadi keinginan hotel dan restoran juga harus diketahui agar bisa merumuskan pola pemberdayaan mulai dari penelitian hingga bantuan pendampingan. Terlebih dari segi produksi, jumlah sapi Bali mencukupi untuk disuplai ke hotel dan restoran. “Bali mengirim sapi potong itu 50.000 ekor. Jadi, kalau mau diambil 30 persennya saja oleh pihak hotel dan restoran, sesungguhnya tidak
ada persoalan. Apalagi bisa diambil 50 persennya. Bagi petani Bali, dia tidak berpikiran sapinya dikirim ke Jawa atau dipotong di Bali. Mereka nggak berpikir begitu, yang penting harganya istimewa,” terang Ketua Komisi IV ini seraya mengatakan, ada sanksi berupa tindak pidana ringan bagi hotel dan restoran yang tidak mematuhi isi perda. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Putu Sumantra mengatakan, daging sapi Bali sebetulnya berpotensi untuk masuk ke hotel dan restoran. Di samping mensinkronkan antara produsen atau peternak dan pemakai, pola pemeliharaan juga harus diubah. Seperti wagyu (daging sapi khas Jepang) diseleksi terlebih dahulu sebelum akhirnya dipotong dalam usia muda. Dagingnya setelah dipotong juga diberi perlakuan bagus.
Sementara sapi yang paling bagus kualitasnya dijadikan untuk bibit. Itu sebabnya, daging sapi impor dengan kualitas paling jelek saja bisa dihargai hingga Rp 2 juta per kg. Sumantra menambahkan, peranan pihak swasta seperti hotel dan restoran juga bagus di Jepang. Hal inilah yang turut mendorong Wagyu mendapatkan harga maksimal. Di Bali sendiri, kebutuhan daging sapi per tahunnya untuk hotel mencapai sekitar 600 ton. Artinya, dengan jumlah sapi Bali yang ada saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan itu. “Kalau kami menghitung, daging untuk hotel sekitar 600 ton per tahun. Sapi Bali umur 2 tahun dipotong beratnya sekitar 250 kg. Cuma 15 ribu ekor diperlukan satu tahun, sementara kita mengeluarkan 50 ribu,” tandasnya. (kmb32)
Ketua Yayasan STIMI HANDAYANI Diterima Presiden Jokowi Sebagai Salah Satu Penggagas Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Lawan Radikalisme KETUA Yayasan HANDAYANI (Penyelenggara STIMI HANDAYANI Denpasar), Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, SH.,M.H., dan 15 orang pimpinan perguruan tinggi (PT) lainnya dari berbagai daerah di seluruh Indonesia diterima Presiden Joko Widodo, Jumat (25/8) lalu di Istana Presiden Jakarta. Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., bersama para pimpinan perguruan tinggi tersebut menghadap Presiden Jokowi dalam rangka memohon restu terkait kesepakatan 155 pimpinan perguruan tinggi untuk mengadakan Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme yang rencananya akan diadakan di Bali bulan depan. Kegiatan ini diinisiasi oleh kalangan Perguruan Tinggi di Bali dan juga KNPI Bali berdasarkan keprihatinan bersama akan potensi bahaya dari ajaran-ajaran atau paham-paham radikal yang dapat menghancurkan tatanan kebangsaan yang telah menjadi konsensus bangsa sejak bangsa ini dibentuk oleh para founding fathers pada tahun 1945. Penganut paham radikal saat ini sedang berusaha menanamkan pengaruhnya pada kelompok muda, terutama di kampus-kampus di seluruh Indonesia. Mereka
menyasar kelompok akademik muda yakni mahasiswa dan bahkan pelajar agar dapat menganut paham radikal mereka, baik itu paham radikal yang mengatasnamakan agama ataupun yang bukan agama. “Apabila kampus dan para ilmuwan muda yang calon pemimpinpemimpin masa depan teracuni dengan ideologi radikal, maka akan sangat berbahaya bagi kelangsungan bangsa kita yang sudah memiliki ideologi yang ideal saat ini,” ujar Radendra, Senin (28/8) kemarin. Radendra meyakini, bahwa hanya Pancasila yang dapat merekatkan bangsa Indonesia yang bangsa paling variatif di muka bumi ini. Sebab, dapat dibuktikan bahwa Bangsa Indonesia yang jumlah suku bangsa, bahasa daerah dan jumlah pulau yang banyak, serta banyak agama dapat tetap hidup damai sentosa. “Itu semua karena lima prinsip dasar Pancasila sangatlah komprehensif,” tandas Radendra. Apalagi, kata dia, prinsip Ketuhanan menghormati semua agama/keyakinan. Kemanusiaan menghormati persamaan martabat semua manusia. Persatuan menghormati semua keragaman bangsa ini. Kerakyatan menghormati rakyat sebagai pemegang kedaulatan
tertinggi dan keadilan sosial menjadi tujuan berbangsa bernegara, yakni masyarakat adil makmur. “Tidak ada ideologi lain selengkap ini. Karenanya Perguruan Tinggi sebagai masyarakat ilmu dan ilmiah perlu menyatakan sikap dengan tegas komitmennya melawan ideologi lain selain Pancasila,” tegasnya. Lebih lanjut dikatakan, bahwa Presiden merespons positif niat Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme dan menyatakan akan hadir di Bali dalam acara tersebut. Radendra yang salah satu Panitia Pengarah (Steering Committee) kegiatan ini juga menyatakan bahwa yang bertindak sebagai Panitia Pelaksana (Organising Committee) dari acara ini adalah tokoh-tokoh muda dan aktifis-aktifis dari KNPI Bali (Nyoman Gede Antaguna, dkk.) yang mempunyai keprihatinan dan komitmen yang sama dengan kampuskampus terhadap ancaman paham dan kegiatan bernuansa radikalisme. Saat ini sudah 155 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta dari berbagai daerah di Indonesia yang menyatakan kesediaan dalam Aksi Kebangsaan tersebut. Diharapkan semakin banyak kampus se-Indonesia yang akan bersama-sama dalam aksi ini. Apalagi, Menristek-
DITERIMA - Ketua Yayasan STIMI HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. saat diterima Presiden Joko Widodo di Istana Presiden di Jakarta, Jumat (25/8) lalu. dikti, Prof. Moh Nasir yang mendampingi Presiden saat itu telah menyatakan mendukung sepenuhnya rencana aksi lawan radikalisme tersebut dan akan ikut mengundang pimpinan Perguruan Tinggi se-Indonesia untuk mendukung aksi ini. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra, Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa, M.Si. dan Rektor IHDN Prof. Dr. Duija, M.Si., juga turut dalam rom-
bongan tersebut. “Semoga aksi kebangsaan perguruan tinggi di Bali ini akan bergaung di internasional. Mohon dukungan seluruh kampus di Bali dan seluruh Indonesia untuk memenuhi undangan panitia yang akan dikirim ke semua kampus dan berkenan berperan aktif dalam Aksi Kebangsaan yang sangat penting bagi bangsa tercinta ini,” pungkas Radendra. (ad1927)
Jaringan Napi Madiun Ditangkap Puluhan Butir Ineks Disita
Bali Post/ist
RILIS KASUS - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar merilis penangkapan tujuh tersangka. Denpasar (Bali Post) Tak hanya napi Lapas Kerobokan yang mengendalikan peredaran narkoba di Bali, tetapi warga binaan lapas luar Bali diduga ikut terlibat. Hal ini terungkap setelah anggota Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap I Nengah Pasek Antara (37) di Jalan Kubu Anyar Gang Kingkong III, Tuban, Kuta, Badung,
Senin (21/8) lalu. Antara mengaku dapat kiriman 55 butir ekstasi, 17 paket sabu-sabu (SS) seberat 38,53 gram dari dari NYM, napi Lapas Madiun, Jawa Timur. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Senin (28/8) kemarin, mengatakan, tersangka Antara mengaku tidak bekerja dan tinggal di Jalan Kubu Anyar
Gang Kingkong III, Kuta. Dia ditangkap saat tidur di kos-kosan TKP. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan di tas kain milik pelaku ditemukan 55 ekstasi warna hijau dan 17 paket SS. Saat diinterogasi, Antara mengaku sudah lima kali mendapat kiriman dari NYM. Pertama, ia dikirimi paket SS seberat 5 gram, kedua 10 gram,
ketiga 5 gram, keempat 100 butir ekstasi, dan kelima dapat kiriman 100 gram SS. “Tersangka mengaku membagi-bagi sabu-sabu di kosnya. Dia juga menggunakan sabu-sabu sejak tahun 1998. Terkait pengakuan tersangka dapat narkoba dari napi Lapas Madiun sedang kami dalami,” tegas Kompol Arta. Polisi juga menangkap jaringan pengedar narkoba yang selama ini beraksi di Denpasar dan Badung. Awalnya, petugas meringkus peternak bebek, Made Sudika (42) di Jalan Mahendradata, Denpasar Barat. Dari tersangka yang beralamat di Jalan Abianbase, Mengwi, Badung ini disita satu paket SS seberat 0,06 gram. Tersangka Sudika mengaku sering membeli narkoba dari Nyoman Satra (52) yang berprofesi jadi sopir taksi. Selanjutnya, petugas meringkus Satra di Jalan Buana Kubu Gang Asem 1, Denpasar Barat. Petugas menyita barang bukti lima paket SS dengan berat bersih 0,59 gram. “Tersangak NYS (Nyoman Satra) mengaku mendapat sabu-sabu tersebut dari GS yang berada di Lapas Kerobokan dan dibeli Rp 1,3 juta untuk satu gram. Pengakuan ini harus diselidiki kebenarannya,” ungkap mantan Kapolsek Mendoyo, Jembrana ini.
Wanita pengguna narkoba, Reni Seiva (21), ditangkap di Jalan Tukad Balian Gang Komodo, Renon, Denpasar Timur, Jumat (25/8) lalu. Dari wanita pengangguran ini disita barang bukti satu paket SS dengan berat bersih 0,21 gram. Selain itu, juga ditangkap Satpam SMK di Denpasar, Komang Artawan (35) di TKP tersebut. Dari Artawan disita tiga paket SS dengan berat bersih 17,26 gram. Ia mengaku mendapat SS tersebut dari seseorang bernama AL yang berada di Lapas Kerobokan. “Kedua tersangka ini sempat pesta sabu-sabu di TKP. Mereka menggunakan narkoba sejak setahun lalu,” tegas Arta. Hasil pengembangan kasus itu, giliran sopir bus pariwisata, Made Panye Setiawan (40), di Jalan Tukad Balian, Renon. Ia ditangkap usai transaksi dengan Artawan dan Reni. “Dikembangkan lagi kasus ini dan dari pengakuan MPS (Made Panye Setiawan -red) giliran tersangka Wayan Budarasana usia 48 tahun ditangkap. Tersangka ditangkap di Jalan Danau Tondano Gang IV, Sanur Kauh, Denpasar Selatan dengan barang bukti satu paket sabu-sabu dengan berat bersih 0,15 gram,” tandasnya. (kmb36)
Bali Post/ist
SERAHKAN HADIAH - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Trimulyono mewakili Pangdam menyerahkan hadiah kepada prajuritnya yang berprestasi.
Prajurit Kodam Ukir Prestasi Tingkat Kostrad Denpasar (Bali Post) Kodam IX/Udayana patut berbangga atas prestasi prajuritnya di Jakarta. Serka Dewa Yadi Putu Suteja mendapatkan 2 medali emas di laga kejuaraan menembak Piala Kasad tahun 2017 di Lapangan Tembak Divisi Infanteri I Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat. Hal itu disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin S. mengawali amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam Brigjen TNI Stephanus Trimulyono, Senin (28/8) kemarin, saat upacara bendera di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar Selatan. Pangdam menyampaikan kejuaraan menembak piala Kasad ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kasad sebagai bagian dari evaluasi hasil pembinaan latihan prajurit dan satuan jajaran TNI Angkatan Darat. Sesuai dengan slogan yang sering disampaikan Kasad kepada prajurit dalam setiap kunjungannya yaitu prajurit harus disiplin, jago perang, jago tembak, jago bela diri, dan memiliki fisik yang prima. “Dalam event ini, tim penembak kita telah berhasil mengukir prestasi, dari atlet pistol putra atas nama Serka Dewa Yadi Putu Suteja mendapatkan dua medali emas perorangan, atlet pistol beregu putra mendapatkan juara satu di match tiga dan atlet pistol beregu putri mendapatkan juara tiga di match satu,” ujarnya. Terhadap kerja keras, kesungguhan, pengorbanan, tekad dan semangat juang tim tersebut dalam melaksanakan tugas sebagai duta Kodam IX/Udayana, Pangdam menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Wujud dari penghargaan itu, Pangdam memberikan hadiah sepeda motor dan uang Rp 10 juta kepada Serka Dewa Yadi Putu Suteja. Sedangkan untuk masing-masing anggota tim lainnya diberikan hadiah berupa uang tunai Rp 5 juta. Keterampilan perorangan harus mutlak dikuasai, jago tembak juga harus menjadi dambaan dan kebanggaan seorang prajurit sejati karena mahir menembak merupakan salah satu parameter seorang prajurit profesional. Mantan Dandim 1611/Badung ini berharap prajuritnya jangan pernah puas terhadap apa yang telah dicapai saat ini. Namun segera lakukan evaluasi untuk dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Jadikan latihan suatu kebutuhan, sehingga profesionalisme dan kemampuan tetap terjaga. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
Diminta Fokus Bekerja
Puluhan Anggota BPD Berstatus PNS Di-PAW Bali Post/kmb41
TAK TERURUS - Taman Narmada Bali Raja yang berada di Desa Tamanbali, Bangli sejak lama telah menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW). Namun saat ini Taman Narmada Bali Raja itu tidak terurus.
DTW Taman Narmada Bali Raja Tak Terurus Bangli (Bali Post)Taman Narmada Bali Raja yang berada di Desa Tamanbali, Bangli sejak lama telah ditetapkan sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW). Hanya, sejauh ini tempat yang berisi kolam menyerupai danau itu terbangkalai seperti tidak terurus. Bahkan saat ini tempat yang menyandang status DTW tersebut terkasan kumuh. Pantauan di lokasi, Senin (28/8) kemarin, Taman Narmada Bali Raja yang merupakan peninggalan Raja Tamanbali, memang terkesan kumuh. Terbukti, di tepi kolam bagian utara terutama dekat Pura Masceti, terdapat tumpukan sampah bekas upacara yang dibuang begitu saja. Selain itu, pinggir kolam juga ditumbuhi semak-semak sehingga menutupi pinggiran kolam. Bale bengong yang sempat dibangun di era Gubernur Bali Dewa Made Berata juga rusak berat. Bahkan bale bengong tersebut tampak jelas hanya tersisa tiang pancang. Perbekel Desa Tamanbali I Dewa Gede Ngurah Oka, Senin kemarin, mengungkapkan dirinya tidak menampik jika tempat tersebut sudah lama tidak terurus. Kata dia, selama ini Tamanbali Raja yang masuk 3 DTW di Desa Tamanbali memang belum tersentuh penataan. “Kita masih melakukan kajian seperti apa bentuk penataan di lokasi. Mengingat di areal tersebut tergolong cukup angker,” ungkap Ngurah Oka. Dia berharap Pemkab Bangli ikut membantu melakukan penataan objek wisata tersebut. Sebab, untuk melakukan penataan ini membutuhkan dana cukup besar. Sementara anggaran yang dimiliki desa sangat terbatas. “Kita harap pemkab bisa ikut membantu untuk penataannya agar bisa kembali dimanfaatkan dengan maksimal,” harap perbekel. Dia menambahkan, sejatinya Taman Narmada Bali Raja cukup diminati oleh pengunjung sebagai tempat wisata seperti foto selfie maupun trekking. Bahkan yang datang tidak saja masyarakat lokal namun juga dari luar Desa Tamanbali. “Kalau tempat itu kembali ditata, maka objek ini nantinya akan makin digandrungi oleh pengunjung,” jelasnya. Terkait rencana penataan, yang dilakukan pertama adalah penataan lahan parkir dan pembuatan kelengkapan lain seperti WC. Selain itu, juga direncanakan untuk membangun lokasi selfie yang agak menonjol ke dalam kolam dan tempat lintasan trekking. Bahkan, kata Oka, pihaknya telah sempat mengajak agent yang selama ini mengembangkan air terjun kuning di Dusun Petak. Rencana angent akan menjadikan Taman Narmada Bali Raja sebagai salah satu paket trekking. “Semuanya akan kita tata secara bertahap,” tandas Oka. (kmb41)
Pasutri Miskin di Pulasari
Berlantaikan Tanah, Rumah Reot Tertimpa Pohon KONDISI ekonomi pasangan suami-istri (pasutri) I Komang Jawi (40) dengan Ni Ketut Kartini (39) sungguh memprihatinkan. Bayangkan saja, warga miskin asal Banjar Pulasari Kangin, Desa Peninjoan, Tembuku Bangli ini menempati rumah yang sudah reot. Tak hanya itu, mereka sehari-hari harus hidup di rumah yang berlantaikan tanah. Sedangkan untuk kebutuhan air minum saja mereka masih meminta pada tetangganya. Pantauan Bali Post, Senin (28/8) kemarin, kondisi rumah berukuran sekitar 3,5 x 2,5 meter yang dibangun di atas tanah seluas 10 are itu sangat tidak layak huni. Ya, rumah yang beratap asbes itu sudah bocor. Mirisnya posisi bangunan sudah miring akibat tertimpa pohon sekitar enam bulan lalu. Ketika musim hujan tiba, agar air tidak masuk ke dalam rumah, Jawi terpaksa menutup atap rumahnya yang berdinding gedek dengan menggunakan terpal. Sehingga pasutri asal Banjar Pulasari Kangin, Desa Peninjoan, tersebut lebih terasa nyaman bersama ketiga orang anaknya. Saat ini, mereka belum mampu untuk melakukan renovasi pembangunan gubuk reotnya itu. Jawi menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja dia hanya menghandalkan hasil sebagai buruh serabutan. Upah yang didapat juga tidak terlalu banyak. Paling banyak dia mengakui mendapatkan upah Rp 50 ribu. Itupun tidak setiap hari. Tidak jarang dia mendapatkan upah kurang dari Rp 50 ribu. “Dengan penghasilan seperti ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan anak saya sampai tidak bisa melajutkan sekolah,” kata Jawi yang kemarin ditemani sang istri. Sementara pekerjaan istrinya juga tidak jauh berbeda. Kartini juga bekerja sebagai buruh serabutan. Kadangkadang sang istri bekerja sebagai buruh cangkul, angkat kayu dan pekerjaan serabutan lainnya yang menghasilkan uang. Jika tidak dapat pekerjaan, untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka terkadang ngutang di warung tetangganya. Namun demikian, pasutri ini cukup tegar dan terhibur dengan hadirnya tiga orang anak yang tanpa malu tidur di rumah yang berlantaikan tanah tersebut. Anak-anak mereka adalah Ni Komang Noviantini (14), Ni Ketut Juliantari (8), dan Wayan Mariasi (2). Jawi sejatinya punya empat anak, namun yang tertua Ni Wayan Sariani sudah menikah. Lanjut Jawi, sebelumnya dia sempat mengadu nasib sebagai buruh petik kopi di Busungbiu, Buleleng. Penghasilannya di sana juga tidak mampu untuk menopang biaya hidupnya. Sehingga dia pun memilih kembali ke kampung halamannya di Desa Peninjoan. “Saya pulang sekitar dua tahun lalu,” ceritanya. Bandesa Adat Pulasari I Made Kartana mengakui keluarga Jawi memang masuk dalam catatan keluarga miskin. Hanya sejauh ini dia belum mendapatkan bantuan beras sejahtera (rastra). Kartana sangat berharap warganya mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah. “Semoga secepatnya bisa dibantu,” harapnya. Kadus Pulasari Kangin I Ketut Wika menambahkan, jika di desanya ada tiga Rumah Tangga Miskin (RTM) yang diajukan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah. Namun, dia berharap Jawi diprioritaskan lebih dahulu mengingat kondisinya yang paling memprihatinkan. “Kalau bisa kita harap Jawi yang lebih dulu mendapatkan bantuan. Sementara dua KK lainnya bisa belakangan,” tandas Wika. (nan)
Bangli (Bali Post) -
Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) diPAW (pergantian antar-waktu), Senin (28/8) kemarin. PAW anggota BPD tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari terbitnya Instruksi Bupati Bangli Nomor 5 Tahun 2016 tentang Izin Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli menjadi pengurus atau anggota sebuah lembaga. Dengan adanya PAW, PNS yang sebelumnya menjabat sebagai anggota BPD diharapkan kini bisa lebih fokus dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayanan masyarakat. Sebagaimana data yang dihimpun di lingkungan Pemkab Bangli, jumlah anggota BPD berstatus PNS yang di-PAW di Gedung BMB sebanyak 72 orang dari 28 desa. Informasinya tidak semua anggota BPD berstatus PNS menjalani PAW, Senin kemarin. Menurut beberapa sumber, masih ada sejumlah anggota BPD berstatus PNS yang enggan melepas posisinya sebagai anggota BPD di desa, karena menganggap masih mampu merangkap tugas tersebut. Terlebih menjabat sebagai anggota BPD juga mendapat gaji setiap bulannya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra saat acara PAW kemarin mengatakan, selama ini posisi BPD di hampir semua desa di Bangli diisi oleh PNS. Hal itu sangat lumrah karena berkembang opini di masyarakat bahwa orang yang menjadi PNS memiliki kelebihan dalam pengetahuan. Sehingga diharapkan dapat membawa lembaga BPD untuk berperan dalam pemerintahan desa. Di sisi lain dengan terbitnya Intruksi Bupati Bangli Nomor 5 Tahun 2016 tentang izin PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli menjadi pengurus atau anggota sebuah lembaga adalah bertujuan untuk membentuk ASN daerah
yang profesional. Diharapkan fokus PNS tidak terbagi dalam banyak pekerjaan. Dengan demikian harapan pimpinan daerah untuk membentuk pemerintahan yang profesional dapat terwujud. “Berdasarkan hal tersebut, maka banyak PNS yang menjabat sebagai anggota BPD mengundurkan diri untuk dapat lebih maksimal dalam bekerja. Dan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110/2016 tentang BPD, maka diadakan pengganti antarwaktu (PAW) untuk melanjutkan periode yang tersisa,” terangnya. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, ada tiga fungsi yang dimiliki BPD sesuai dengan amanah Undang-undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa. Yakni sebagai penyerapan aspirasi masyarakat, menyepakati rancangan peraturan desa dan mengawasi kinerja perbekel. Sebagai lembaga penyerap aspirasi masyarakat, BPD yang diberikan kesempatan untuk terlibat dalam penyusunan arah kebijakan perencanaan di desa diharapkan bisa mengamankan kebutuhan dasar yang menjadi skala prioritas masyarakat. Jangan sampai pemerintah desa membuat sebuah perencanaan yang hanya didasari atas kemauan ataupun keinginan
Bali Post/kmb40
BPD - Pemberhentian dan pelantikan pengganti antar-waktu (PAW) anggota BPD di Gedung BMB Pemkab Bangli, Senin (28/8) kemarin. pihak tertentu, tetapi perencanaan harus berdasarkan pada sebuah aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat. ”Kita ingin anggota BPD tidak lagi berpikir apa yang bisa saya dapatkan atau apa yang bisa kita dapatkan. kita ingin BPD berpikir apa yang saya atau kita berikan melalui lembaga BPD untuk kemajuan desa dan kepentingan masyarakat” tandas Sedana Arta. Fungsi lainnya ikut merancang dan menyepakati peraturan desa. BPD diharapkan memiliki pengetahuan yang luas sehingga mampu memberikan masukan ketika terlibat dalam penyusunan peraturan desa. Jangan sampai ada peraturan desa yang terbit dan disahkan, tetapi kemudian materi ataupun sistematikannya bertentangan dengan peraturan yang ada di atasnya. Peraturan
desa adalah produk hukum tertinggi yang dibuat oleh desa. Sehingga harus memiliki nilai kepatutan dan kepastian karena akan mengikat pemerintah desa ataupun masyarakat di desa tersebut. “Oleh karenanya, terbitnya sebuah peraturan desa haruslah melalui sebuah mekanisme yang benar dan memberi nilai manfaat bagi masyarakat. dan di sini BPD harus memainkan fungsinya dengan baik,” jelasnya. Sedangkan untuk fungsi ketiga yakni pengawasan terhadap perbekel, dalam hal ini tentunya harus mampu diterjemahkan dengan baik oleh BPD ataupun permerintah desa. Karena ada standar-standar yang harus terpenuhi ketika BPD masuk dalam pengawasan kinerja Perbekel. Oleh karenanya pihaknya ingin antara dua lembanga ini, baik
BPD mamupun pemerintah desa mampu membangun sebuah komunikasi dengan baik. “Jangan ada overlaping kewenangan. Jangan ada kecemburuan ataupun pemaksaan sebuah kehendak dalam menjalankan roda pemerintahan. BPD dan pemerintah desa harus bersinergi dengan baik untuk mewujudkan desa yang maju dan masyarakat yang lebih sejahtera,” harapnya. Mengingat besarnya anggaran yang masuk ke desa, Sedana Arta juga mewantiwanti agar jangan sampai dana yang besar menjadikan aparat desa terlibat dalam halhal yang tidak baik, apalagi sampai tersangkut kasus hukum. Pengalaman beberapa daerah harus menjadi sebuah pelajaran bagi semua dalam menjalankan roda pemerintahan. (kmb40)
Wabup Sedana Arta Lepas Kontingen Porprov Bangli
Kasus Hamili Cucu
Atlet Diminta Tunjukkan Prestasi Maksimal
Dituntut 15 Tahun Penjara, Kakek Mohon Keringanan Hukuman
WAKIL Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melepas atlet kontingen Bangli yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII di Gianyar. Dalam acara pelepasan kontingen yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Bangli, Senin (28/8) kemarin, dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kepala OPD terkait, pelatih dan atlet yang akan berlaga di ajang multieven dua tahunan antardaerah itu. Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan, pada ajang Porprov tahun ini merupakan tantangan berat bagi semua atlet maupun pelatih. Oleh karenanya, di ajang ini pihaknya berharap dan meminta supaya seluruh atlet menunjukkan prestasinya, sehingga mengukir prestasi yang gemilang untuk mencapai prestasi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Wabup juga berharap semua atletnya yang berlaga di Porprov tahun ini mampu bersaing dengan atlet kabupaten lain, guna memperoleh medali emas sebanyak mungkin. “Kita harap semua atlet bisa berjuang dengan maksimal agar bisa merebut medali emas sebanyak-banyaknya. Untuk mencapai itu memang tidak mudah. Harus dibutuhkan perjuangan dan semangat pantang menyerah. Semua atlet harus memiliki mental juara dalam jiwa atlet,” tandas Sedana Arta. Menurutnya, sangat merasa bangga dengan atlet-atlet yang selama ini telah komit membela dan membawa nama baik
KONTINGEN – Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat melepas kontingen Bangli yang bakal berlaga di Porprov XIII di Gianyar, Senin (28/8) kemarin. Bangli dengan penuh semangat pengabdian. Ada banyak atlet yang sebelumnya ikut berpartisifasi membela Bangli di ajang yang sama. Namun tahun ini tidak bisa ikut memperkuat Bangli dikarenakan pindah sekolah dan alasan lainnya. Namun demikian, Wabup Sedana Arta sangat berharap atlet-atlet yang terpilih mengharumkan nama Bangli di Porprov tahun ini bisa mempersembahkan yang terbaik untuk tanah kelahirannya. Ketua Panitia Pelaksana Sang Kompyang Suarjaksa mengatakan, pelaksanaan Porprov Bali tahun ini bakal dimulai 31 Agustus sampai 23 September 2017 mendatang. Untuk acara pembukaaan akan dilaksanakan 17 September di Stadion Dipta, Gianyar.
Suarjaksa menyatakan pada Porprov kali ini kontingen Bangli menerjunkan sebanyak 416 orang yang terdiri dari 322 atlet dan 94 pelatih dan official. Suarjaksa menyatakan Bangli mengikuti 24 cabang olahraga (cabor) yakni atletik, balap sepeda, petanque, billiar, sepak takraw, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, futsal, pencak silat, tarung derajat, tinju, karate, taekwondo, gateball, kempo, woodball, tenis lapangan, judo, sepak bola, panahan, catur, wushu, dan renang. “Kita harap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk meraih hasil terbaik. Sehingga tahun ini prestasi Bangli bisa lebih baik dari hasil sebelumnya,” harap Suarjaksa. (ad1928)
Bangli (Bali Post)Sidang kasus persetubuhan dengan terdakwa I Made N alias Jero Di, warga Banjar Bukit Sari, Desa Undisan, Tembuku, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bangli, Senin (28/8) kemarin. Dalam sidang dengan agenda pembelaan, terdakwa melalui penasihat hukumnya, Wayan Wira, pada pokoknya meminta pada majelis hakim agar memberi keringanan hukuman pada terdakwa. Sama seperti sidang sebelumnya, sidang lanjutan kasus persetubuhan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 Wita kemarin juga berlangsung tertutup. Sidang dipimpin ketua majelis hakim A.A. Putra Wiratjaya. Sementara dari JPU hadir Erik Sumianti. Wayan Wira, penasihat hukum terdakwa, saat dikonfirmasi usai sidang mengatakan terdakwa memohon keringanan hukuman mengingat usianya saat ini yang sudah lanjut, yakni di atas 60 tahun. Tuntutan yang disampaikan JPU sebelumnya yang menuntut kakek ini selama 15 tahun penjara dinila i cukup berat. “Mengingat usia rata-rata harapan hidup saat ini 70 tahun. Jika terdakwa menjalani hukuman 15 tahun penjara, maka ada kecenderungan terdakwa akan menghabiskan masa hidupnya di penjara,” terang kuasa hukumnya.
Selain itu, yang menjadi pertimbangan lain dalam pledoinya karena selama menjalani persidangan terdakwa mengakui secara terus terang perbuatannya dan juga bersikap sopan. Atas pledoi itu, JPU menyatakan tetap pada tuntutan sebelumnya. Rencananya sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan akan digelar pada Kamis (7/9) mendatang. Pada sidang Senin lalu, terdakwa berinisial Jero Di dituntut hukuman selama 15 tahun penjara oleh jaksa dari Kejari Bangli. Sebagaimana yang disampaikan JPU Erik Sumianti, terdakwa I Made N alias Jero Di yang tega menghamili cucunya hingga melahirkan seorang putri memenuhi unsur Pasal 81 ayat 3 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Sesuai pasal tersebut, terdakwa dituntut hukuman penjara selama 15 tahun serta denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. Adapun pertimbangan yang memberatkan terdakwa yakni karena perbuatannya menyebabkan masa depan korban rusak. Perbuatan terdakwa juga menyebabkan korban mengalami trauma. “Akibat perbuatan terdakwa, korban hamil dan melahirkan seorang putri,” kata Erik dalam surat tuntutannya. (kmb40)
Diduga Hasil Curian, Sepeda Dibuang di Tegalan Bangli (Bali Post) – Unit Reskrim Polsek Bangli mengamankan tiga unit sepeda gayung di sebuah tegalan di Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, Bangli, Senin (28/8) kemarin. Sepeda yang diduga hasil curian tersebut ditinggalkan oleh empat orang yang belum diketahui identitasnya. Penemuan sepeda gayung itu berawal saat seorang sopir, Nyoman Widya Negara, warga Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, melihat empat orang tidak dikenal sedang membungkus sesuatu. Saksi ketika itu sempat bertanya kepada orang tersebut dan mengaku berasal dari Susut.
Secara kebetulan, tak jauh dari lokasi saksi melihat anggota Polsek Bangli Kadek Suadnyana dan selanjutnya menceritakan hal itu. Suadnyana bergegas mendekati orang tak dikenal tersebut. Belum sempat ditanya, keempat orang tersebut langsung kabur dan meninggalkan barang-barang yang dibungkusnya. Setelah dicek isi bungkusan tersebut, saksi menemukan tiga sepeda gayung di dalam karung. Mendapat informasi tersebut, Opsnal Reskrim Polsek Kota dipimpin Kanit Iptu Ketut Purnawan mendatangi lokasi penemuan sepeda tersebut. Dari hasil olah TKP,
petugas tidak menemukan barang bukti ataupun bukti petunjuk tentang pemilik ataupun pelaku yang membawa sepeda tersebut. “Kami belum bisa memastikan sepeda itu apakah hasil curian atau tidak. Untuk itu kami masih melakukan identifikasi,” terangnya. Purnawan mengatakan, pihaknya melalui Bhabinkamtibmas sudah mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan sepeda untuk melapor ke polisi. “Warga yang merasa kehilangan sepeda gayung agar datang ke Polsek Kota untuk mengidentifikasi sepeda gayung tersebut,” imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/kmb40
SEPEDA - Sepeda gayung yang ditemukan petugas di tegalan di Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, Bangli.
GIANYAR
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
9
Siswi SD Temukan 101 Amunisi Dekat Asrama Polisi Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan temuan 101 amunisi senjata api (senpi) di tempat sampah Perum Sasih Gang Jempiring, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Sukawati. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dari temuan amunisi senpi jenis V2 Sabhara dalam satu sabuk itu. Namun hingga Senin (28/8) sore kemarin belum diketahui pemilik amunisi yang terbuang di tempat sampah dekat asrama polisi itu. Informasi yang dihimpun di lokasi, amunisi tersebut pertama kali diketahui seorang siswi SDN 2 Ketewel Ni Putu Ditya Fika Dewi pada Minggu (27/8) pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Kala itu siswi berusia 10 tahun Bali Post/kmb35 AMUNISI - Anggota Polsek ini mendapati amunisi Sukawati saat menunjukkan tersebut terbungkus 101 amunisi senpi yang masih plastik mereh di tempat sampah. Bocah ini termenyatu dengan sabuknya. kejut mendapati temuan tersebut, lantas ia membuang ke pinggir sungai. Peristiwa itu kemudian disampaikan kepada ayahnya. Mendapat informasi tersebut, orangtua dari Ni Putu Ditya Fika Dewi meneruskan informasi itu ke Kepala Dusun Banjar Sasih I Ketut Wirama. Bersama sejumlah warga, Ketut Wirama lantas memindahkan plastik merah berisi amunisi itu dari pinggir sungai. Secara bersama-sama mereka mengeluarkan seratus lebih amunisi yang masih tersimpan dalam satu sabuk itu. Sejumlah anggota polisi juga mendatangi TKP guna melakukan pengecekan. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana mengatakan dari hasil pengecekan terhadap amunisi tersebut, polisi menemukan pembanding yakni amunisi V2 Sabhara inventaris yang ada di Polsek Sukawati. “Maka diketahui, diduga amunisi tersebut sama dangan amunisi V2 Sabhara inventaris Polsek Sukawati kaliber 7,62 x 45 mm,” ucap AKP Mas Kencana seizin Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta. Meski memiliki kesamaan, AKP Mas Kencana memastikan senpi tersebut bukan milik personel Polsek Sukawati maupun Polres Gianyar. Pihaknya masih berupaya melakukan penelusuran dengan pemeriksaan sejumlah saksi di seputaran lokasi yang berdekatan dengan Asrama Polisi (Aspol) Sasih itu. “Dugaan sementara amunisi itu sengaja dibuang oleh pemiliknya, namun maksud dan tujuannya belum diketahui,” jelasnya. Untuk kepentingan penyelidikan amunisi temuan ini diamankan di lemari barang bukti (BB) Buser Unit Reskrim Polsek Sukawati. “BB-nya kita simpan dulu di Polsek sembari kami terus melakukan penyelidikan,” ucap AKP I.B. Mas Kencana. (kmb35)
Bali Post/kmb35
ATLET - Ratusan atlet memenuhi Gedung DPRD Gianyar untuk memastikan tidak adanya pemotongan anggaran Koni Gianyar untuk pelaksanaan Porprov tahun ini.
Tak Terima Anggaran Dipotong
Ratusan Atlet Gerudug Gedung DPRD Gianyar Gianyar (Bali Post) -
Ratusan atlet Gianyar mendatangi Gedung DPRD Gianyar, Senin (28/8) kemarin. Kedatangan mereka menuntut pengembalian anggaran untuk Porprov 2017 pada APBD Perubahan sebesar Rp 13 miliar, yang rencananya jumlah tersebut dipotong oleh kalangan dewan sekitar Rp 6 miliar. Awalnya ratusan atlet Gianyar ini menghadiri agenda pelepasan atlet di Balai Budaya Gianyar. Namun di tengah suasana itu, meletup riak-riak bahwa sejumlah anggota DPRD akan kembali menyatakan pemotongan anggaran untuk Koni Gianyar melalui Sidang Paripurna APBD Perubahan 2017. Mendapat informasi itu, ratusan atlet ini lantas berjalan kaki menggerudug Gedung DPRD Gianyar, Senin siang sekitar pukul 11.00 Wita. “Sebenarnya semua sudah terinci. Tinggal anggota dewan menyetujui, sekarang ada indikasi penolakan lagi. Makanya kami ke sini,“ ucap Ketua Koni Gianyar Ketut Jagrasunu.
Setiba di ruang sidang, mereka langsung menduduki kursi yang biasa ditempati anggota DPRD Gianyar. Ratusan atlet yang dikawal aparat kepolisian ini dengan lantang meneriakkan kekecewaan mereka terhadap sejumlah fraksi di DPRD Gianyar. Dalam kesempatan itu, Jagrasunu juga mengaku ingin menyaksikan jalannya sidang paripurna di DPRD Gianyar, untuk mengetahui para anggota DPRD yang mengusulkan pemotongan anggaran untuk Koni Gianyar. “Makanya kami ingin menyaksikan siapa saja yang menghendaki pemotongan itu, karena kita sudah berjuang untuk Gianyar. Kenapa anggota dewan sebagai
wakil rakyat malah menghambat,” keluhnya. Jagrasunu menjabarkan, awalnya Koni Gianyar menerima anggaran sebesar 13 miliar pada APBD Induk 2017. Anggaran ini sudah berjalan untuk berbagai persiapan Porprov. Pada APBD Perubahan 2017 pihaknya mengajukan Rp 14,9 miliar, namun setelah diverifikasi dan kena rasionalisasi di Dinas Pemuda dan Olahraga, jumlah tersebut menjadi Rp 13 miliar. Kini setelah diajukan di DPRD Gianyar, sejumlah fraksi kembali mengusulkan pemotongan yang cukup signifikan sebesar Rp 6 miliar. “Kita tidak menerima opsi penundaan lagi. Bila paripurna tidak memberikan kepastian anggran, biar mereka (anggota dewan) yang menjalankan Porprov,” tegasnya. K e t u a H a r i a n K oni Gianyar Pande Parwata menuding ada beberapa oknum di DPRD Gianyar yang sengaja melakukan hal ini.
Padahal pihaknya sudah melakukan mekanisme sesuai ketentuan. “Saya jadi Ketua Harian Koni Gianyar dari 10 tahun. Bukan sekarang saja. Tidak pernah ada kejadian seperti ini. Kenapa sekarang bisa seperti ini, nak ada apa ne?” ucapnya dengan suara lantang. Ia pun meminta urusan politik jelang Pilkada 2018 agar tidak disangkut-pautkan dengan olahraga. “Kami di Koni Gianyar hanya fokus mengelola keolahragaan. Tidak ada yang lain, jangan dicampurkan dengan politik. Kami juga dilindungi undang-undang sama dengan para anggota dewan,” katanya kembali. Beberapa menit kemudian sejumlah anggota DPRD dari Fraksi PDI-P dan Golkar Gianyar memasuki ruang sidang. Mereka sepakat untuk menyetujui permohonan dana yang diajukan Koni Gianyar. “Saya pimpinan Fraksi PDI Perjuangan menyatakan sejak awal tegas tidak sepakat memotong anggaran Koni,
dan kami setuju menjalankan anggaran untuk Koni. Kami siap berada di antara para atlet sekalian,” ucap Ketua Fraksi PDI-P Gianyar Ketut Sumadi. Ketua Fraksi Golkar DPRD Gianyar Kadek Era Sukadana juga menyatakan akan menyetujui anggaran yang diajukan Koni Gianyar. Ditegaskan, Gianyar selaku tuan rumah harus menyukseskan pelaksanaan Porprov 2017. “Dengan catatan nanti ada peningkatan prestasi. Tunjukkan jati diri bahwa Gianyar bisa tampil gemilang,” ucapnya. Sementara itu, saat persidangan dimulai dan dibuka Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta didampingi Wakil Ketua Ketut Jata, ada 24 anggota DPRD Gianyar yang hadir, 16 lainnya tidak menghadiri persidangan. Di tengah persidangan tersebut juga dihadiri Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dan Wakil Bupati Made Mahayastra. (kmb35)
DPRD Gianyar Gelar Sidang Paripurna II Cokorda Gede Putra Pemayun
Bali Post/kmb35
Perbekel Diingatkan Tak Masuk Partai Politik
Gianyar (Bali Post) - Menjelang hajatan politik, sejumlah pejabat mulai menunjukkan keterlibatannya. Bahkan ada yang secara terang-terangan masuk sebagai pengurus partai politik, termasuk sejumlah perbekel di Kabupaten Gianyar. Kondisi ini mendapat sorotan DPRD Gianyar, dan meminta eksekutif melakukan penindakan terhadap perbekel yang terlibat politik praktis. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gianyar Cokorda Gede Putra Pemayun menjabarkan dalam peraturan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa, yang juga tertuang dalam Perda Kabupaten Gianyar. Di sana sudah tegas melarang perangkat desa terlibat dalam kepengurusan partai politik. “Aturannya tegas melarang (perbekel) terlibat dalam kegiatan politik praktis. Perangkat desa harus bersikap netral,” ucapnya belum lama ini. Dia juga memantau sejumlah perbekel atau perangkat desa yang terlibat dalam setiap hajatan partai politik. Bahkan beberapa perbekel ada yang terang-terangan masuk pengurus partai politik. “Cuma kita memang belum memastikan, karena SK partai hanya ditunjukkan kepada pemerintah dan KPU. Kecuali dewan meminta datanya. Tetapi dari segi pengamatan kita tahu beberapa (perbekel) memang masuk struktur partai. Sesuai aturan itu mestinya tidak boleh,” tegasnya. Melihat kondisi ini, ia mengajak aparat terkait mengambil langkah-langkah teguran. Termasuk sejumlah partai politik harus serius melakukan pembinaan ke dalam, demi mewujudkan netralitas perpolitikan. “Instansi terkait perlu mengambil langkah-langkah memberikan teguran. Seharusnya peka melihat seperti ini,” ucapnya. (kmb35)
SEMPAT tertunda karena adanya usulan dan saran dari anggota DPRD, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2017 akhirnya disetujui, Senin (28/8) kemarin. Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun 2017 DPRD Kabupaten Gianyar dimpimpin Ketua DPRD I Wayan Tagel Winarta, dihadiri Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Dari 40 orang anggota DPRD, yang hadir 24 orang sedangkan sisanya izin. Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta mengatakan penundaan sidang sebelumnya terjadi karena ada usulan dan saran dari anggota DPRD, yakni perihal hibah Bansos dan khusus dana hibah KONI. Berdasarkan hasil pembahasan
APBD Perubahan 2017 Disetujui
dan pendapat lembaga pada sidang sebelumnya, Ranperda APBD Perubahan Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2017 ditetapkan menjadi Perda. Terkait dengan dana KONI pada penyelenggaraan Porprov September mendatang tidak terjadi pemotongan anggaran. “Anggaran Porprov disesuaikan dengan proposal. Sedikitpun kami tidak berani mengurangi. Total di induk maupun perubahan 26 miliar, semuanya disetujui. Mudah– mudahan dengan persetujuan ini tidak ada keraguan dari atlet maupun official untuk menyukseskan Porprov,” terang Tagel Winarta. Bupati Gianyar A.A Gde Agung Bharata menyampaikan dengan ditetapkannya Ranperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2017 merupakan salah satu bukti kesepahaman antara eksekutif dan legislatif dalam upaya untuk meningkatkan
Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra menyejukkan suasana di lingkungan Pemkab Gianyar. Khususnya
kegaduhan terkait pemberhentian Ida Bagus Gaga Adi Saputra dari jabatan Sekda Gianyar. Pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini pun menyarankan Gus Gaga
gianyar BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793
kesejahteraan masyarakat. Terkait dengan perbedaan yang terjadi, Agung Bharata mengatakan merupakan hal
yang biasa dalam demokrasi. “Jangan diperbesar. Kerikil-kerikil kecil itu biasa terjadi dalam demokrasi.
Wabup Sarankan Gus Gaga Gugat Demokrat
Telepon Penting Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261
SERAHKAN - Rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Ranperda APBD Perubahan Kabupaten Gianyar TA 2017 akhirnya disetujui. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata yang hadir dalam kesempatan itu tampak bersalaman dengan Ketua DPRD I Wayan Tagel Winarta usai penyerahan hasil ranperda di Gedung DPRD Gianyar.
Yang penting sekarang tujuan kita selesai. Bagaimana mensejahterakan masyarakat,” tegas Agung Bharata. Sementara Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, setelah adanya penundaan selama tiga hari, karena ada beberapa anggota DPRD yang menanyakan terkait dengan substansi pembahasan APBD Perubahan terkait dengan anggaran Porprov serta teknis lampiran (3) dari pada hibah bansos. Dengan ditetapkannya Ranperda APBD Perubahan menjadi Perda, para atlet dapat bertanding dengan fokus menjadi atlet yang berprestasi untuk Gianyar. “Anggaran di induk sudah siap. Hibah provinsi juga sudah kita terima. Dan 13 miliar di perubahan sudah kita siapkan. Jadi fokuslah menunjukkan diri menjadi atlet yang berprestasi untuk Gianyar,” terang Mahayastra. (ad1919)
Bali Post/kmb35
DAMPINGI - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra didampingi Plt. Sekda Made Gede Wisnu Wijaya.
menggugat Partai Demokrat. “SK pemberhentian muncul karena kami temukan nama Gus Gaga di Demokrat. Kami temukan di website. Itu bisa di download siapa saja, itu dokumen publik,” ucap Mahayastra, Senin (28/8) kemarin. Saat mengetahui ada aparaturnya terlibat partai politik, langsung dikeluarkan SK pemberhentian jabatan dalam hal ini selaku Sekda Gianyar. Ditegaskan, pihaknya mengonfirmasi ke KPU dan dinyatakan yang tercantum dalam website tersebut sudah resmi. Alhasil pihaknya bersama Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata tidak ragu lagi dengan nama itu. “Itu tercantum nama Drs. Ida Bagus Gaga Adisaputra, M.Si. Tidak ada
nama lain lagi di Gianyar selain beliau,” terangnya. Apabila saat dikonfirmasi, pihak Demokrat membantah dan menampik itu adalah Gus Gaga, Mahayastra mempersilahkan Gus Gaga menggugat Partai Demokrat. “Kalau Demokrat salah masukkan nama, maka silakan gugat Partai Demokrat. Kalau begitu partai bisa dibubarkan karena memasukkan nama orang tanpa izin,” jelasnya. Selain karena nama Sekda Gianyar masuk di Demokrat, juga ada perintah dari Kemendagri untuk melakukan pemberhentian Sekda. “Surat ini sudah ada Agustus 2016, tapi baru masuk meja bupati. Dasar rekomendasi ini juga yang dipakai menerbitkan SK pemberhentian,” jelasnya.
Sementara itu, setelah diberhentikan Gus Gaga kini ditugaskan menjadi staf di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gianyar. Ditegaskan pula bahwa kini tidak ada hak Gus Gaga untuk kembali menduduki ruangan Sekda Gianyar. “Silakan saja mengabaikan. Nanti kantor diambil alih oleh Pak Wisnu (Plt Sekda - red),” tegasnya. Terkait penolakan Plt. Sekda oleh empat fraksi DPRD, Mahayastra melihat ada nuansa politis. Dia mengajak anggota dewan untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. “Bayangkan, bupati yang sudah berusia senior merangkap tugas sekda, itu berat. Makanya sekarang ditunjuk Plt. Sekda, pelayanan harus dipercepat,” tandas Mahayastra. (kmb35)
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
Penertiban Terus Digencarkan PROMOSI rokok dalam bentuk iklan spanduk masih menyasar Kabupaten Klungkung. Iklan dengan berbagai gambar itu terpasang di depan sejumlah toko maupun warung milik warga. Padahal, sesuai Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2016, hal itu sangat dilarang keras. ‘’Untuk pemasangan iklan rokok sangat dilarang,’’ ungkap Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta, Senin (28/8) kemarin. Menindaklanjuti hal itu, langkah penertiban terus digencarkan. Ini tak hanya menyasar kawasan perkotaan, namun juga perdesaan. Seperti halnya yang dilakukan Bali Post/sos kemarin, sedikitnya ada sepuluh spanduk yang berhasil diberangus yang tersebar di Jalan Raya Puputan dan By-pass Ida Bagus Mantra. Di balik upaya itu, diakui masih ada pedagang maupun sales rokok yang membandel. Sebagai bentuk antisipasi, penertiban digulirkan secara berkelanjutan yang diimbangi dengan sosialisasi. ‘’Penertiban dilakukan secara berkelanjutan,’’ ucapnya. Birokrat yang juga menjabat sebagai Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klungkung ini menyatakan dalam penertiban belum ada sanski yang dijatuhkan untuk pelanggar. Tahun ini masih tahap sosialisasi peraturan. Tindakan tegas akan diberlakukan mulai 2018. Pelanggar bisa diganjar hukuman kurungan maupun denda. ‘’Sekarang masih mengedepankan tindakan persuasif,’’ tandasnya. (sos)
Kerusakan Tak Kunjung Tertangani
Bali Post/sos
BERSIHKAN RUMPUT - Seorang petani di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung membudidayakan sayuran. Penanaman dilakukan di sela-sela menunggu giliran penanaman padi. Guna menjaga kesuburan, petani rutin membersihkan rumput liar. Seperti yang dilakukan seorang petani di desa setempat belum lama ini.
Wacana Pemekaran Kecamatan Nusa Penida
Bupati Sebut Belum Mendesak Semarapura (Bali Post) -
Wacana pemekaran Kecamatan Nusa Penida sempat berembus di DPRD Klungkung. Bahkan salah satu ketua fraksi memandang itu perlu dibuatkan panitia khusus (pansus) untuk menelaah lebih lanjut. Hal tersebut juga mendapat perhatian dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Menurutnya, wacana itu perlu dikaji secara matang.
KPNP Bikin Petisi Selamatkan Terumbu Karang Semarapura (Bali Post) Penanganan kerusakan terumbu karang di Perairan Nusa Penida tak kunjung ada. Hal tersebut tak hanya dipertanyakan masyarakat. Yang terbaru warga yang tergabung dalam Komunitas Pencinta Nusa Penida (KPNP) juga membuat petisi selamatkan terumbu karang. Jika melalui ini tak juga direspons, mereka mengancam akan mendatangi kantor instansi terkait. Ketua KPNP Nyoman Widana mengatakan sejak terjadi kerusakan sebulan lalu, penanganan terumbu karang tak kunjung terlihat. Padahal, langkah identifikasi sudah dilakukan instansi terkait. Dihadapkan kondisi demikian, warga pun dibuat kecewa. Menindaklanjuti itu, langkah yang ditempuh tak hanya dengan bersurat ke Dinas Kelautan dan Perikanan Bali melalui UPT Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida yang isinya meminta untuk segera mengambil langkah penanganan. Komunitas ini juga membuat petisi selamatkan terumbu karang yang di-share secara online. “Dinas Kelautan dan Perikanan Bali menyampaikan di media akan menindaklanjuti kerusakan setelah mendapatkan hasil identifikasi. Tapi faktanya sampai sekarang belum ada. Sekarang kami sudah buat petisi,” tegasnya, Senin (28/8) kemarin. Pria asal Desa Suana ini menegaskan jika melalui petisi juga tetap tidak ada tindak lanjut, dirinya akan mengumpulkan warga Nusa Penida untuk bersama-sama ngelurug Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Bali. “Kami ingin ini segera diselesaikan. Kasus ini tidak boleh tenggelam,” ucapnya. Penggunaan ponton di perairan Nusa Penida juga seakan-akan tak terkendali. Ini dituding sebagai pemicu kerusakan terumbu karang yang menjadi tanam laut. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah juga diminta untuk mengambil tindakan. Jika ditemukan pelanggaran, pemilik harus diganjar sanksi. “Harus ada ketegasan. Jangan sampai Nusa Penida hancur gara-gara itu,” pintanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali I Made Gunaja menjelaskan penanganan terumbu karang masih dikoordinasikan dengan sejumlah pihak. “Kita rapatkan hari ini (kemarin-red). Untuk mendapatkan solusi. Supaya ada kesepakatan apa yang mesti dilakukan, siapa yang bertanggung jawab, berapa luasan yang dirusak,” katanya. Jika perusak terumbu karang sudah jelas, maka akan diminta bertanggung jawab dengan melakukan rehabilitasi. Guna mengantisipasi munculnya kasus serupa, mantan Pj. Bupati Buleleng ini juga meminta masyarakat untuk secara bersama-sama melakukan pengawasan. “Untuk masyarakat, mari kita bersamasama menjaga. Kalau tidak, lima tahun lagi bisa habis itu (terumbu karang-red),” ungkapnya. Selain terumbu karang, pengelolaan KKP Nusa Penida juga diusulkan ke kementerian untuk dikaji ulang. Didalamnya juga termasuk pemanfaatan ponton. “Kita rencananya mengubah pengelolaannya untuk ada payung hukum. Mana tempat-tempat yang diperbolehkan berdasarkan payung hukum dari menteri. Kami sudah bersurat. Kalau itu sudah ada, secara persuasif kami sosialisasikan,” tandasnya. (kmb45)
Telepon Penting
I Nyoman Suwirta
Bali Post/sos
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
pemekaran? Itu harus dikaji,’’ ujarnya, belum lama ini. Jika pemekaran itu dianggap penting, menurutnya, tidaklah menjadi hal yang sulit. Pihaknya tinggal menugaskan instansi terkait untuk menindaklanjuti itu. ‘’Selama ini masyarakat di Nusa Penida masih nyaman saja dengan apa yang ada sekarang. Yang menyampaikan aspirasi ke saya juga tidak banyak. Kalau masih bisa bersatu, kenapa harus berpisah,’’ katanya. Disampaikan lebih lanjut, wilayah Kecamatan Nusa Penida memang lebih luas dari Klungkung daratan yang terdiri dari tiga kecamatan. Namun, jumlah penduduknya masih tergolong
kecil. Hal ini juga harus dijadikan pertimbangan dalam melakukan pemekaran. Bisa dikatakan, langkah yang diambil harus berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan atau kepentingan. ‘’Kalau nanti benar-benar mekar menjadi dua kecamatan, ini berdasarkan kebutuhan, bukan merupakan keinginan atau kepentingan,’’ tegas Suwirta. Sebelumnya, anggota DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata yang juga Ketua Fraksi Hanura menyebutkan pemekaran ini sudah menjadi aspirasi masyarakat Nusa Penida. Itu memerlukan pembentukan pansus untuk menelaah lebih lanjut. (kmb45)
Tingkatkan Perekonomian Lansia Produktif
Pemkab Gencarkan Program Penciptaan Wirausaha Baru PULUHAN lansia produktif di Kabupaten Klungkung yang mempunyai keahlian khusus diberdayakan pemkab. Mereka diikutsertakan dalam kegiatan Penciptaan Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri. Pembukaanya dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Graha Purwaka, Desa Pangi, Kecamatan Dawan, Senin (28/8) kemarin. Hadir pula Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Drs. Nurahman, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung I Gede Kusumajaya, Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ida Bagus Anom Adnyana serta sejumlah perbekel. Bupati Suwirta mengungkapkan kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki kaum lansia yang nantinya mampu berimbas pada peningkatan perekonomian, sehingga tidak menjadi beban sosial bagi keluarga maupun masyarakat.
‘’Dengan memiliki keterampilan, dari sisi ekonomi akan terbantu. Tidak sepenuhnya bergantung pada keluarga,’’ tegasnya. Kegiatan pemberdayaan juga menangani masyarakat usia dini. Hal tersebut sudah menjadi komitmen untuk yang harus digulirkan pemkab. Itu dipandang penting guna mengentaskan kemiskinan yang kini masih ditemui. ‘’Program pemerintah jangan hanya seremonial, implementasi yang langsung dirasakan masyarakat yang lebih penting,’’ imbuh bupati asal Nusa Ceningan ini. Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Drs. Nurahman menerangkan, Program Pemberdayaan bagi lanjut usia produktif merupakan upaya untuk mendorong menciptakan peluang sendiri dengan usaha-usaha mandiri sesuai bakat, minat dan kemampuan. ‘’Usaha yang dikembangkan diharapkan memberikan dampak ekonomi yang baik bagi para lansia. Baik dilakukan pribadi
kLUNGKUNG Polres Klungkung
Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan pemekaran tersebut harus didasari pertimbangan yang dilihat dari berbagai aspek. Mulai kondisi geografis, kondisi pelayanan pemerintah bagi masyarakat, maupun karena adanya aspirasi dari masyarakat. Jika dilihat dari kondisi saat ini, realisasi wacana tersebut dipandang belum terlalu mendesak. Seluruhnya masih berjalan seperti biasa tanpa mengalami persoalan yang berarti. ‘’Apakah saat ini pelayanan kepada masyarakat di Nusa Penida terganggu? Terhambat? Atau kurang lancar? Apakah secara geografis Kecamatan Nusa Penida itu terlalu luas, sehingga perlu
maupun kelompok-kelompok. Mereka diberikan pembekalan dan bantuan sarana kerja sesuai dengan usaha yang akan dijalani,’’ ungkapnya. Ketua pelaksana kegiatan Wayan Darmanaba menyampaikan melalui terobosan ini, para lansia dapat terdorong untuk menumbuhkan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan yang mandiri sehingga menjadi unit ekonomi yang tak hanya dapat meningkatkan tarap hidup, namun juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi lansia lain yang masih produktif. ‘’Kami berharap kegiatan ini memiliki dampak luas,’’ katanya. Kegiatan ini sambung dia diikuti 60 orang lansia yang terbagi 3 kelompok/ paket, yakni Srati Dharma Kerti dengan pembekalan membuat serati banten yang berasal dari Desa Takmung, Desa Pakraman Lepang yang berlangsung tiga hari dari 29 sampai 31 Agustus 2017, kelompok kedua yaitu lansia Topi/Capil Pemenang
Bali Post/ist
DIBUKA - Puluhan lansia produktif di Kabupaten Klungkung saat mengikuti kegiatan Penciptaan Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri. Kegiatan ini dibuka Bupati I Nyoman Suwirta di Graha Purwaka, Desa Pangi, Kecamatan Dawan, Senin (28/8) kemarin. dari Desa Nyalian Desa Pakraman Pemenang dengan pembekalan pembuatan capil/topi dari 6 sampai 8 September 2017, dan kel-
ompok Lansia Guna Berseri dari Desa Gunaksa dengan pembekalan pembuatan banten dari 12 sampai 14 September 2017. (ad1922)
Penataan Goa Jepang Tunggu Hasil Kajian Tim Geologi
Bali Post/sos
GOA JEPANG - Sejumlah goa terlihat di Jalan Banjarangkan-Semarapura, Klungkung. Penataan goa yang disebut-sebut Goa Jepang ini masih menunggu kajian dari tim geologi.
Semarapura (Bali Post) Keinginan Pemkab Klungkung untuk menata Goa Jepang yang berlokasi di Jalan Banjarangkan-Semarapura sebagai objek pariwisata belum terealisasi. Hal tersebut masih menunggu kajian geologi dari tim ahli. Proyek yang bisa dilaksanakan tahun ini hanya sebatas penataan parkir dan pembangunan gasebo dengan anggaran ratusan juta rupiah. Kabid Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung Gusti Gede Gunarta, Senin (28/8) kemarin, menyampaikan sesuai rancangan awal, pemkab
menganggarkan Rp 3 miliar untuk penataan goa tersebut. Itu rencananya dipergunakan untuk pembangunan open stage, kios, dan toilet. Namun dalam perjalanannya, kondisi justru berbeda. Saat pembahasan, anggaran usulan itu terkoreksi cukup banyak. Yang disetujui hanya Rp 500 juta lebih. Anggaran tersebut difokuskan untuk penataan area parkir, pembangunan senderan setinggi 3 meter lebih, untuk mengantisipasi area parkir ambrol, karena lokasinya berada di bibir Tukad Bubuh dan pembangunan gasebo sebagai tempat istirahat. ‘’Karena tahun ini anggaran-
nya hanya itu, kegiatan lain seperti pembangunan toilet belum bisa dilaksanakan,’’ jelasnya. Penataan, sambungnya, juga belum menyentuh pada objek wisata utama, yakni Goa Jepang. Hal tersebut masih menunggu hasil kajian tim geologi. Ini dipandang penting untuk mengetahui kekuatannya. ‘’Kekuatannya harus diukur dulu,’’ ucapnya. Perencanaan proyek ini sudah tuntas. Meski ada beberapa proyek yang tertunda, pejabat asal Karangasem ini menyatakan itu tidak mubazir. Namun masih bisa dipergunakan untuk pembangunan tahun berikutnya. (kmb45)
BULELENG
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
11 Mesin Pompa Rusak
Warga Desa Tukadmungga Kesulitan Air Bersih
Singaraja (Bali Post) – Warga Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng sejak sebelas hari mengalami kesulitan air bersih. Ini terjadi karena jaringan air bersih di desa tersebut mati total. Kesulitan air itu bukan karena debit air kecil akibat kemarau panjang, tetapi karena mesin pompa untuk mengalirkan air dari sumber mata air mengalami kerusakan. Warga terpaksa mengambil air bersih dari sumber mata air di areal milik warga. Sementara untuk keperluan memasak, warga terpaksa meminta air dari warga yang berlangganan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng. Bali Post/kmb38
KEMISKINAN – Pemberian bantuan stimulan dan sejumlah program yang digulirkan pemerintah berhasil menekan angka kemiskinan di Buleleng turun 32,16 persen selama 2011-2015.
Kemiskinan di Buleleng Turun 32,16 persen Singaraja (Bali Post) – Setelah dikritisi angka ke m i s ki n a n d i B ul e l e n g tertinggi di Bali, Pemkab Buleleng mengklaim bahwa angka kemiskinan di Bali Utara berhasil ditekan. Berdasarkan data dari tahun 2011 sampai tahun 2015 kemiskinan di daerah ini turun sebesar 32,16 persen. Turunnya angka penduduk miskin ini berkat digulirkannya beberapa program oleh pemkab, bantuan pemerintah pusat, dan kucuran dana dari Pemprov Bali. Data di Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng menyatakan hasil pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011 penduduk miskin di Buleleng 51.384 Rumah Tangga Miskin (RTM). Sementara dari evaluasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan Kementerian Sosial (Kemensos-RI) menyebut penduduk miskin di Bali Utara berdasarkan data penerima Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) 2014 tercatat 41.929 Keluarga Sangat Miskin (KSM), sehingga terjadi penurunan 9.455 KSM. Memasuki tahun 2015, Dinsos Buleleng melakukan verifikasi dan validasi kemiskinan menyasar 41.929 KSM penerima KPS. Hasilnya, terjadi penurunan penduduk miskin di daerah ini
7.069 KSM. Berdasarkan data tersebut selama lima tahun ini, kemiskinan di bumi Panji Sakti turun 16.524 KSM atau secara persentase penurunnya mencapai 32,16 persen. Di sisi lain, Dinsos mencatat bahwa di luar keluarga miskin penerima program PSKS ditemukan keluarga miskin yang justru tidak tercatat dalam database penduduk miskin 2011 hingga 2014. Penduduk ini juga tidak pernah menerima program perlindungan sosial. Penduduk miskin yang tercecer itu menyebabkan terjadi penambahan penduduk miskin dari 34.860 KSM dan ditambah 14.371 KSM yang tercecer, sehingga ini membuat kemiskinan di Buleleng membengkak hingga mencapai 49.231 KSM dari jumlah pendudk 811.929 jiwa. Kadinsos Buleleng Gede Komang usai menghadiri rapat staf di kantor Bupati Senin (28/8) kemarin, mengatakan, berdasarkan data terbaru itu sudah jelas kemiskinan di daerahnya berhasil ditekan. Penurunan kemiskinan ini berhasil dilakukan dengan guliran sejumlah program kemiskinan yang didanai dari APBD Buleleng, APBD Bali, APBN dan bantuan kalangan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dari sekian banyak program pengentasan kemiskinan itu
Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan rehab dan bedah rumah keluarga miskin dan bantuan Kelompok Usaha Bersama (Kube) memberikan manfaat dan terbukti berhasil mengangkat penduduk yang semua tidak mampu berhasil keluar dari garis kemiskinan. “Kalau dibilang membengkak kemiskinan di daerah kita saya kira itu terlalu berlebihan. Ini sudah jelas data menyebut penurunan sudah mencapai 32,16 persen dan mengapa bisa ditekan karena program seperti PKH menyasar 11.407 penduduk miskin, rehab dan bedah rumah termasuk bantuan Kube menyasar 3.420 penduduk miskin,” katanya. Sementara itu, terkait temuan data penduduk miskin yang memang belum tercatat, Gede Komang menyatakan pemerintah mulai awal bulan ini sudah melakukan pemutakhiran dan pembersihan data kemiskinan. Penduduk yang miskin dan belum tercatat itu akan divalidasi agar bisa tercatat sebagai penduduk miskin dan dijadikan sasaran dalam penanggulangan kemiskinan tahun berikutnya. Sedangkan, untuk penduduk yang sebenarnya sudah tidak lagi tercatat sebagai penduduk miskin datanya akan “dibersihkan” agar tidak lagi tercatat dalam data kemiskinan. (kmb38)
Pantauan Bali Post menyebutkan, salah satu sumber mata air (kelebutan -red) ramai didatangi warga. Sumber mata air di Banjar Dinas Dharma Yadnya itu dijadikan lokasi warga menampung air menggunakan jeriken. Warga mulai antre mengambil air bersih di tempat ini pada pagi dan sore hari. Kebanyakan warga terpaksa menunda bekerja demi mendapatkan air bersih untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK -red). Sedangkan, untuk konsumsi dan memasak, warga mengaku mendapat pasokan air bersih dengan meminta dari tetangga yang kebetulan menggunakan sumur bor atau yang berlangganan air bersih PDAM Buleleng. Kadek Astawa (25), warga Banjar Dinas Dharma Semadi di sela-sela antre mengambil air Senin (28/8) kemarin, menceritakan, lebih dari sebelas hari aliran air bersih di rumahnya mati total. Sejak itu, dirinya menunda waktu bekerja sebagai buruh serabutan karena harus mendahulukan mengambil air untuk mengisi bak penampungan
di rumahnya. Setiap hari, dia harus mengambil air menggunakan jeriken di sumber mata air yang lumayan jauh dari rumahnya. Air itu digunakan untuk keperluan MCK. Terkadang, dia harus mengambil air dalam jumlah banyak untuk keperluan minum ternak babi dan sapi miliknya. Menginjak sore hari, Astawa harus pulang lebih awal dari tempatnya bekerja. Dia kembali harus menampung air secukupnya. “Tidak ada pilihan, istri kerja anak juga sekolah. Jadi, saya harus mengambil air dulu sebelum bekerja. Sudah sekitar sebelas hari seperti ini dan untungnya air di sumber mata air ini debitnya besar jadi mudah untuk mengambil, cuma karena banyak yang ke sini jadi harus antre,” katanya. Menurut Astawa, sejak aliran air desa mati total, pihak pengelola sudah berusaha memperbaiki kerusakan mesin pompa. Hanya, karena salah satu alat pada mesin poma itu sulit dicari, sehingga kerusakannya belum diperbaiki hingga sekarang. Atas kenyataan ini, dirinya hanya
Hari Ini, PAS-Sutjidra Bacakan Pidato Singaraja (Bali Post) – Setelah dilantik oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Minggu (27/8) lalu, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Selasa (29/8) ini akan menghadiri sidang paripurna
istimewa di gedung DPRD Buleleng. Dalam sidang ini, Bupati Agus Suradnyana akan membacakan pidatonya di hadapan sekitar lima ribu undangan. Sesuai regulasi, maksimal satu minggu setelah dilantik, bupati dan
Betonisasi 2,3 Km Jalan dan Bangun Jamban masyarakat lainnya mengerjakan betonisasi jalan sepanjang 2,3 kilometer. Selain itu, di Dusun Yeh Selem akan dibangun jamban sehat untuk membantu masyarakat kurang mampu, guna mencegah penularan penyakit di lingkungan tempat tinggal. Selama TMMD berlangsung, sebanyak 375 personel TNI a k a n d it urunka n set ia p hari. Bahkan, untuk lebih mendekatkan anggota TNI, selama TMMD, anggotanya akan disebar di rumah-rumah penduduk untuk berbaur bersama. “Kita sudah siap melaksanakan TMMD dan sebelum dibuka mulai 3-4 September 2017 ini akan ada pra dan TMMD resmi dibuka pada 4 Oktober dan ditutup 29 November 2017 mendatang,” katanya. Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan Perdesaan Abdul Manap mengatakan, pemkab sudah menyiapkan anggaran yang bersumber dari APBD Induk 2017 dan ditambah melalui APBD Perubahan. Total anggaran untuk mendukung TMMD di Pangkung Paruk ini sebesar Rp 1,3 miliar lebih. Dana ini merupakan Bantuan Keuangan Khusus (BKK), di mana
dana ini ditransfer langsung ke rekening desa. “Kalau untuk betonisasi dan pembuatan saluran gorong-gorong, dananya sudah ditransfer dan tambahan untuk pembuatan jamban itu akan dialokasikan dalam APBD Perubahan tahun ini sekitar Rp 384 juta,” tegasnya. Di sisi lain, Abdul Manaf mengatakan, dalam TMMD tahun ini, pihaknya mencoba untuk menggelar kegiatan nonfisik yang lebih banyak, sehingga akan memberikan manfaat kepada masyarakat di lokasi TMMD. Kegiatan nonfisik ini mulai dari pementasan kesenian tradisional, pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba dan HIV/ AIDS, serta pembukaan pasar murah yang didukung Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Buleleng. Tidak ketinggalan kegiatan menggugah kesadaran masyarakat untuk peduli dengan lingkungan seperti penebaran benih ikan (restocking) di daerah aliran sungai (DAS) di Pangkung Paruk juga digelar dalam TMMD tahun ini. Khusus untuk restocking ini, Dinas Perikanan menyiapkan lima ribu ekor benih ikan air tawar. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TMMD – Kodim 1609 dan Pemkab Buleleng kembali menggulirkan program TMMD yang dipusatkan di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk.
Bali Post/kmb38
AIR BERSIH – Warga Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng lebih dari sebelas hari kesulitan air bersih. Ini karena aliran air bersih di desa mereka mati total karena mesin pompa rusak parah.
Sidang Paripurna Istimewa
TMMD Ke-100 di Pangkung Paruk
Singaraja (Bali Post) – TNI bersama Pemkab Buleleng kembali menggulirkan program TMMD ke-100 tahun 2017. Kali ini menyasar Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt sebagai lokasi TMMD. Dalam kegiatan ini, TNI dan masyarakat akan membuat jalan beton sepanjang 2,3 kilometer, pembangunan jamban sehat, dan sejumlah kegiatan nonfisik lainnya. Hal itu terungkap ketika rapat pemantapan TMMD di aula Makodim 1609 Buleleng Senin (28/8) kemarin. Rapat ini dipimpin Kodim 1609 Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto bersama Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan Perdesaan Abdul Manaf, S.Pi. Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto mengatakan, keputusan memilih Desa Pangkung Paruk untuk lokasi TMMD tahun ini karena berdasarkan survei bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyebut kalau Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk layak untuk disasar dalam TMMD kali ini. Di lokasi ini, TNI bersama pemkab, aparat desa, dusun, dan komponen
bisa menunggu dan terpaksa mengambil air hingga jaringan air bersih di desanya kembali beroperasi normal. “Tidak tahu kapan kerusakan mesin pompa diperbaiki. Katanya masih mencari alat dan sebelum mesin pompa diperbaiki, terpaksa ambil air dulu walaupun agak jauh dari
rumah,” jelasnya. Senada diungkapkan warga lainnya, Nyoman Suasta. Dia mengaku, tidak ada pilihan lagi selain ikut antre menampung air bersih dari sumber mata air. Ini karena, pasokan air bersih yang kini mati total satu-satunya jaringan air bersih yang dimanfaatkan warga di Banjar Dusun Dharma Semadi dan warga dari dusun lainnya. Sejak pelayanan air bersih mati, dirinya sudah menanyakan kepada aparat dan pengelola air bersih. Hasilnya, pihak pengelola masih berusaha memperbaiki kerusakan mesin pompa air bantuan pemerintah daerah. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PARIPURNA ISTIMEWA – Setelah dilantik, Selasa (29/8) ini, Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan mengikuti sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Buleleng.
wakil bupati wajib membacakan sambutan melalui sidang paripurna istimewa. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng Gede Wisnawa, Senin (28/8) kemarin, mengatakan persiapan sudah final mulai dari penyiapan tempat, dekorasi ruang sidang, perlengkapan ramah tamah, hingga penyebaran undangan. Tidak ketinggalan masalah pengamanan juga sudah dikoordinasikan dengan jajaran Polres Buleleng, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Pemkab Buleleng. Wisnawa menyebut selain Muspida Buleleng, pihaknya juga mengundang semua pimpinan partai politik, pengurus Majelis Madaya Desa Pakraman (MMDP) bersama Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) se-Buleleng, seluruh perbekel dan lurah se-Buleleng. “Persiapan sudah final dan kami siap melaksanakan sidang paripurna istimewa besok (Selasa 29/8, hari ini),”
jelasnya. Di sisi lain, Wisnawa mengatakan, terkait undangan calon bupati dan wakil bupati yang tidak terpilih (Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya) kesekretariatan dewan memang tidak mengundang keduanya. Ini karena bukan lagi acara pelantikan, tetapi sidang paripurna istimewa yang mana undangannya melibatkan Muspida dan instansi terkait di lingkup Pemkab Buleleng. Sebaliknya, calon pesaing bupati dan wakil bupati terpilih itu sebelumnya sudah diundang menghadiri upacara pelantikan di Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali. “Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang dulu ikut pilkada memang tidak diundang, karena ini kegiatan sidang paripurna istimewa yang undangan muspida dan instansi termasuk komponen masyarakat lain,” jelasnya. (kmb38)
Hadiri Upacara ’’Pakelem’’ Pembangunan Bandara di Buleleng
Wagub Sudikerta Optimis Minggu Depan Izin Penlok Terbit UPACARA pakelem dan nuasain proyek pembangunan bandara internasional di Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan pada Senin (28/8) kemarin berlangsung khusyuk. Upacara ini digelar oleh PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti selaku pemrakarsa proyek bandara menggandeng AKC Kanada dipusatkan di kawasan Pura Penegil Dharma, Kubutambahan. Upacara di-puput Ida Peranda Wayan Demung dari Griya Buda Keling Tianyar dan Ida Peranda Gede Manuaba dari Griya Kubutambahan. Ritual ini dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Ketut Sudikerta, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, anggota DPRD Buleleng seperti Nyoman Gede Wandira Adi, Putu Tirta Adnyana, dan Klian Desa Pakraman Kubutambahan Jro Ketut Pasek Warkadea. Dalam kesempatan itu, Sudikerta optimis PT BIBU Panji Sakti akan mendapatkan izin penetapan lokasi (penlok) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, sehingga proyek yang dinanti-nanti itu dapat diwujudkan. Warga Desa Pakraman Kubutambahan tampak antusias mengikuti prosesi upacara tersebut. Puncaknya pada saat ritual menenggelamkan sarana pakelem, Sudikerta bersama rombongan menaiki perahu bersama pemangku dan warga. Bahkan, walau gelombang tinggi, tidak mengurangi niat dan semangat para pejabat teras di Bali menenggelamkan sarana
pakelem seperti kambing hitam dan sarana upakara lainnya. Direktur PT BIBU Panji Sakti Made Mangku mengatakan, upacara nuasain dan pakelem untuk memohon petunjuk sekaligus mohon doa restu kepada Ida Sang Hayang Widhi Wasa agar pelaksanan pembangunan bandara yang sudah ditunggu-tunggu bisa dimulai. Apalagi, bandara ini merupakan salah satu implementasi dari wacana pemerataan pembangunan antara Bali Selatan dengan Bali Utara. Untuk itu, dirinya berharap izin penlok segara diterbitkan oleh pemerintah pusat. “Ini sebagai bukti keseriusan kami membangun bandara demi pembangunan di Bali dan Buleleng pada khususnya. Melalui ritual kita bersama-sama memohon doa dan petunjuk Ida Sesuhunan agar proyek ini berjalan sesuai rencana,” katanya. Wagub Sudikerta mengatakan, sejauh ini pihaknya gencar melakukan koordinasi ke Kemenhub untuk memastikan penerbitan izin penlok. Hasilnya, pemerintah pusat mengisyaratkan untuk tetap menunggu dan yang jelas izin penlok pasti akan diterbitkan Kemenhub RI. Di sisi lain Sudikerta menyambut positif upaya awal PT BIBU untuk pembangunan bandara dengan menunjukkan keseriusan dari PT BIBU selaku pemodal melakukan upacara pakelem, meski penlok belum turun. “Saya yakin karena sudah dapat koordinasi paling lambat minggu-minggu ini penlok ter-
PAKELEM – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menghadiri upacara pakelem dan nuasain pembangunan proyek bandara di kawasan Pura Penyusuhan Penegil Dharma, Kubutambahan, Senin (28/8) kemarin. bit. Menteri Perhubungan yang langsung menyampaiakan hal itu, sehingga mari kita dukung dan tunggu perkembangan pembangunan bandara di Buleleng. PT BIBU Panji Sakti ini sendiri menunjukkan keseriusannya tentu segera harus diputuskan kementerian,” katanya. Sementara itu, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, pembangunan bandara lebih cocok mengarah di laut. Sebab, jika dibangun di daratan akan menghabiskan lahan dan memerlukan waktu lama proses pembebasa lahan. Bahkan, dia kahwatir kalau di darat berdampak negatif terhadap keberadaan situs dan
kawasan suci pura di Kubutambahan. Terlepas dukungan bandara, mantan Bupati Tabanan ini menegaskan, banyak wacana pembangunan di Bali Selatan dan Utara tidak seimbang. Sayang, tidak ada program nyata untuk menyimbangkan pembangunan di selatan dan di utara itu sendiri. Untuk mencari jalan mewujudkan wacana itu semua komponen mendukung rencana pembangunan bandara di Bleleng. “Saya berharap pemerintah pusat segera menunjukkan komitmen bahwa Bali sudah krodit di selatan dan perlu jalan keluar. Sehingga, bandara di Bali utara ini bisa dibangun,” tegasnya. (ad1915)
JEMBRANA
12
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
Dirancang Selesai 2018
Pemkab Mulai Bangun Terminal Penumpang Negara PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Jembrana tengah menyiapkan pembangunan terminal baru yang berlokasi di Desa Baluk, Kecamatan Negara. Rencananya terminal yang lokasinya di sebelah timur Jembatan akan menggantikan fungsi terminal Pasar Umum Negara yang akan disulap menjadi lokasi parkir. Setelah pembebasan lahan seluas 1 ha 10 are, saat ini tengah dikerjakan pada tahap pertama pengurukan lahan terminal serta pembangunan tembok panyengker dengan anggaran Rp 5.041.000.000 yang dimenangkan kontraktor asal Jembrana PT Cahaya Bali Bangun Persada dari total pagu anggaran sebesar Rp 6.750.540.000. Guna memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan dengan baik, Senin (28/8) kemarin, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. “Kita targetkan terminal penumpang ini bisa rampung tahun 2018. Selain difungsikan untuk keperluan menurunkan dan menaikkan penumpang moda transportasi sebagian juga digunakan untuk rest area sehingga ke depan tidak ada lagi kendaraan besar
seperti truk parkir di bahu jalan,“ ujar Kembang. Lebih lanjut, ia juga memaparkan rencana kerja Pemkab Jembrana ke depan. Setelah terminal penumpang di Baluk ini beroperasi, maka keberadaan terminal lama (di areal Pasar Negara) akan sepenuhnya digunakan untuk fasilitas parkir bagi pengunjung pasar. Selama ini karena keterbatasan parkir, pengunjung kerap kali meletakkan kendaraannya di bahu jalan yang berimbas pada terganggunya arus lalu lintas. Tidak hanya itu, ia juga berencana merevitalisasi bangunan Pasar Negara agar lebih modern dan nyaman. “Di tahun berikutnya barulah akan kita selesaikan revitalisasi Pasar Umum Negara. Bangunan fisiknya menyerupai pasar banjar tengah yang saat ini tengah dibangun dengan merubah desain lama dan meniadakan penggunaan basement. Hal ini untuk membangun pasar terbesar di Kabupaten Jembrana itu lebih representatif dan dapat memenuhi keinginan pedagang,” papar Kembang. Disinggung mengenai pemilihan lokasi terminal penumpang di Desa Baluk, Wabup Kem-
bang Hartawan mengatakan hal itu mengacu adanya Perda No. 11 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. Disebutkan dalam pasal 17, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, untuk terminal penumpang tipe B diarahkan berada di wilayah tepi kota (Baluk dan Kaliakah). Bahkan embrio untuk pengembangan kawasan tersebut sudah ada sejak zaman Bupati Indugosa sehingga lokasi saat ini dinilainya sangat cocok untuk pengembangan kawasan terminal. Ia juga berharap keberadaan terminal baru nantinya ditargetkan bisa menaikkan retribusi dari sektor tersebut. Sementara Kepala Bidang Perhubungan pada Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, I Gusti Agung Oka Diputra mengatakan proses pengurukan lahan terminal penumpang baru di Desa Baluk ditarget selesai pada Desember 2017. Setelah proses pengurukan setinggi 170 cm dilanjutkan dengan aggregat A. “Terminal ini akan menampung AKDP dan angkutan desa. Sedangkan AKAP hanya sebagai persinggahan saja,” pungkas Oka Diputra. (ad1916)
PAGAR BESI - Pagar besi yang merupakan salah satu jalur tikus di Gilimanuk sedang ditutup petugas setelah sebelumnya dibobol pendatang.
Jalur Tikus di Gilimanuk Rawan Penyelundupan Pagar Besi pun Dibobol
Negara (Bali Post) Sejumlah jalur tikus yang ada di wilayah Gilimanuk tampaknya masih sangat rawan, terutama bagi pendatang yang hendak menyelundupkan barang ilegal. Guna menghindari pemeriksaan di pintu masuk Bali (Pelabuhan Gilimanuk), para pelaku pun tak sedikit meloloskan diri dari jalur tikus ini. Bahkan, belakangan diketahui, para pelaku penyelundupan ini membobol pagar besi yang ada di dekat Pura Segara Gilimanuk atau dermaga LCM. “Saya melihat ada beberapa pendatang yang lolos lewat jalur tikus itu dan membawa ayam jago selundupan. Karena itulah saya bertindak dan langsung meminta pihak petugas di Gilimanuk untuk mengikat dan menutup kembali pagar kawat itu,” kata anggota DPRD Jembrana dari Fraksi PDI-P Nyoman Renteb, Senin (28/8) kemarin. Dikatakan, hal ini harus disikapi serius karena bisa mengancam keselamatan Bali.
Apalagi selama ini Gilimanuk rawan penyelundupan, baik narkoba dan barang terlarang dan berbahaya lainnya. “Bisa saja mereka berupaya meloloskan diri karena di jalur tikus tidak ada pemeriksaan dan pengawasan,” kata Renteb. Setelah diperintahkan menutup, pihak kelurahan dan Kepala Terminal Gilimanuk langsung bertindak. Jalur tikus itu pun ditutup. Sementara itu, anggota DPRD Jembrana dari Fraksi
Golkar yang juga Ketua DPD Golkar Jembrana Wayan Suardika mengakui hal yang serupa. Ia khawatir dengan adanya jalur tikus yang lepas dari pengawasan petugas di Gilimanuk. “Bisa saja mereka lolos di jalur tikus dekat dermaga LCM, apalagi di sana banyak truk sehingga tidak terlihat dan lolos lewat water bee Teluk Gilimanuk,” jelasnya. Pihaknya juga melihat lokasi pemeriksaan KTP sekarang ini kurang strategis dan
representatif. Pos KTP yang dibangun di sebelah terminal Gilimanuk disebut-sebut akan efektif jika nyambung dengan gang way. “Sekarang gang way belum ada. Saya kira kemarin pembangunan sekalian dengan pos KTP. Gedung pos KTP juga saya lihat kecil, harusnya lebih besar,” tandasnya. Saat ini di Gilimanuk kesannya masih amburadul dan kurang tertata. Ke depan diharapkan lebih tertib dan nyaman. “Setidaknya bisa tertata seperti di bandara meski ini pelabuhan laut. Kami mengharapkan agar gang way segera dibangun dan Gilimanuk, ditata dengan baik lagi. Serta pengawasan dan pemeriksaan lebih ketat,” harapnya. (kmb)
Empat Ton Daging Olahan Tanpa Dokumen Diamankan Bali Post/ist
TINJAU – Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau proyek pembangunan terminal penumpang Negara. Proyek ini ditargetkan rampung tahun 2018.
Dua Kasus Korupsi
Ditarget Bisa Dilimpahkan Bulan Depan Negara (Bali Post) – Dua kasus dugaan korupsi yang ditangani Tindak Pi dana Korupsi (Tipidkor) Unit Reskrim Polres Jembrana saat ini masih melengkapi berkas perkara (P-19). Dua kasus yang disidik sejak setahun ini terkait Pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu (Pepadu) Berbasis Organik dan Santunan Kematian. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai, Senin (28/8) kemarin mengatakan kedua kasus tersebut berkasnya masih dilengkapi. Hingga pekan lalu jajarannya masih memanggil sejumlah saksi untuk melengkapi berkas. Termasuk kasus santunan kematian yang diindikasi melibatkan beberapa klian dinas/kepala lingkungan ini juga beberapa kali memanggil sejumlah saksi. “Sekarang masih P-19. Kita lengkapi berkas keduanya,” terang AKP Yusak.
Dari informasi, sejumlah saksi kembali dimintai keterangan. Beberapa di antaranya merupakan pejabat di lingkup pemerintah daerah. Kasus dana santunan kematian tahun 2015 ini telah menetapkan satu tersangka yakni IS. Sedangkan untuk kasus pepadu juga dengan tersangka satu yakni KRA yang berperan sebagai rekanan pengadaan sapi. Kasat Yusak menambahkan untuk pengembalian dua berkas ini ditargetkan sudah kelar bulan depan. Artinya sudah bisa dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Salah satu kasus yakni santunan kematian melibatkan saksi karena banyak lokasi, sehingga diperkirakan akan lebih lama dibanding kasus pepadu. Berkas kasus pepadu ini dikembalikan setelah dari hasil pemeriksaan berkas oleh Jaksa, ada sejumlah keterangan saksi-saksi
yang diperiksa sebelumnya belum detail. Di antaranya dari keterangan saksi di kelompok, di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan serta keterangan saksi ahli yang memberi bantuan perlu ada pendalaman secara detail. Jaksa juga memberikan petunjuk untuk menghadirkan saksi ahli untuk tersangka. Dari hasil penghitungan, kerugian negara akibat korupsi ini sekitar Rp 80 juta. Tersangka sebagai pemenang tender pengadaan 100 ekor sapi betina menyerahkan pada masing-masing Gapoktan penerima bantuan Rp 94 juta. Dari hasil pemeriksaan terhadap sapi yang diterima masing-masing Gapoktan oleh tim ahli, 30 ekor sapi tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan sehingga menimbulkan kerugian Rp 82.585.000. (kmb26)
Bali Post/olo
JEMUR - Salah seorang warga nampak sedang menjemur bunga kamboja untuk dikumpulkan dan dijual.
Harga Bunga Kamboja Kering Merangkak Naik Negara (Bali Post) – Sejumlah warga terutama rumah tangga di perdesaan belakangan ini kembali rajin mengumpulkan bunga kamboja. Pasalnya, harga bunga ini mulai merangkak naik. Sampah organik yang sebelumnya hanya dibuang itu kini banyak dikumpulkan untuk dijemur dan dijual. Sejak sepekan terakhir, banyak di halaman rumah warga ditemui bunga kamboja dijemur. Menurut warga, bunga yang gugur itu sengaja dipungut untuk dikeringkan dan dijual. Sebab, harga jual bunga kering itu cukup lumayan. Harga jual per kilogramnya sekitar Rp 7.000.
Naik dibanding bulan lalu yang sekitar Rp 5.000 per kilogram. Bahkan dari informasi pengepul, harga jual itu akan naik lagi hingga Rp 10 ribu per kilogram. Karena itu, warga cukup antusias mengumpulkan, sehingga ada tambahan pendapatan. “Dulu pernah sampai Rp 220 ribu per kilogram. Lantas turun dan tak laku dijual. Sekarang sudah merangkak naik,” terang Margi Rahayu, salah seorang warga di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Sebelumnya, warga juga jarang memunguti dan membuang begitu saja bunga kamboja atau jepun yang gugur
lantaran tak laku dijual. Namun kini setelah mengetahui harga jualnya, mereka kembali mengumpulkan bunga tersebut. “Sudah sejak dua minggu ini (harganya naik-red),” tambahnya saat ditemui, Senin (28/8) kemarin. Ia berharap harga bunga kamboja ini bisa terus naik karena dapat membantu perekonomian warga. Hampir sebagian besar masyarakat memiliki tumbuhan ini di pekarangan. Muliawati, warga lain juga mengaku sering mengumpulkan bunga kamboja ini untuk dikeringkan. Bahkan hasilnya cukup lumayan dalam sebulan. (kmb26)
Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Senin (28/8) pagi kemarin berhasil menggagalkan aksi penyelundupan daging olahan tanpa dokumen. Penyelundupan daging ilegal itu diamankan berkat ketelitian anggota jaga yang tergabung dalam Unit Kecil Lengkap (UKL) di pintu masuk Bali. Daging olahan yang berhasil digagalkan itu sebanyak empat ton. Daging itu diangkut dengan menggunakan mobil boks warna kuning dengan nopol B 9652 SCC. Pengemudi mobil, Dedy Mulianto, asal Pacitan, Jawa Timur mengatakan sosis dan nagget tersebut dibawa dari Surabaya dengan tujuan Denpasar. “Saya memang tidak tahu kalau pengiriman daging olahan antar pulau harus dilengkapi dengan dokumen kesehatan hewan dari kantor Karantina. Saya hanya sopir pengangkut. Saya hanya dikasi surat jalan saja dari perusahaan,” ujar Dedy. Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi didampingi Perwira Pengendali Ipda Putu Darma Santika dan
Ipda I Gusti Ketut Juniadi mengatakan daging olahan tersebut ditaruh bersama di dalam satu mobil boks dan sudah dikemas. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin dari anggota jaga yang bertugas di pintu masuk Bali maupun di pintu keluar Bali. Hal ini dilakukan dalam rangka meminimalisir barang-barang ilegal yang keluar masuk Bali. “Kita akan tetap konsisten dalam menjaga keamanan, khususnya di wilayah Polda Bali, sesuai dengan arahan Bapak Kapolsek Kompol I Nyoman Sugawa,” jelas Muliyadi. Pengiriman hewan maupun hasil olahannya yang dikirim antarpulau harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan dari Kantor Karantina Hewan sesuai dengan UU No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Kemudian setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Kantor Karantina Hewan Gilimanuk, daging olahan tersebut dilimpahkan ke Kantor Karantina Hewan Gilimanuk untuk ditindaklanjuti. (kmb26/kmb)
Bali Post/kmb
PERIKSA - Sejumlah petugas ketika melakukan pemeriksaan terhadap mobil boks nopol B 9652 SCC dan belakangan diketahui mengangkut empat ton daging olahan yang tidak dilengkapi dokumen.
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
13
KARANGASEM
Ketagihan Garap Lagu Bali PENYANYI Tika Pagraky kini berada di puncak kariernya sebagai seorang singer di kancah nasional. Semuanya berawal dari ajang pencarian bakat di salah satu stasiun TV swasta. Tika mengakui keberhasilannya itu membuat perasaannya sangat bahagia. Alasannya, tujuan dari seseorang ikut sebuah kompetisi bukan hanya mencari pengalaman, tetapi juga untuk menjadi juara. Hanya, dirinya mengaku tak menyangka mendapat kesempatan Bali Post/gik sebagai pemenang serta Tika Pagraky dipilih Ahmad Dhani pentolan Republik Cinta Managemen sebagai anggota baru Dewi Dewi tahun 2016 lalu. Di kancah musik lokal Bali pun, gadis bernama lengkap Ika Mulaning Pagraky itu mampu meraih kesuksesan dari lagu-lagu ciptaannya sendiri. Sukses itu membuat ia banyak digandrungi anak muda. Namun, Tika tidak serta merta menjadi pribadi sombong. Hal ini terlihat dari keterbukaannya menemui para fansnya yang diberi nama Da’Tiks usai konsernya memeriahkan HUT ke-72 RI di kabupaten kelahirannya di panggung utama pameran Dagang dan Industri oleh Pemkab Karangasem, Sabtu (26/8) lalu. Setelah menyelesaikan promo lagu terbarunya bersama rekan duetnya Nara Dewi Dewi setahun lalu, saat ini Tika Pagraky semakin kecantol berkarya lewat lagu-lagu Bali. “Awalnya iseng ciptain lagu Bali sendiri, apalagi kan sempet duet bareng Bli Jun Bintang dalam lagu Satya. Lama-lama eh, malah ketagihan. Akhirnya buat sendiri dan astungkara banyak respons di sosial media yang suka,” kenangnya. Merasa banyak perubahan terjadi pada dirinya. Dari seorang musisi musik reggae menjadi rockreggae, kemudian sukses di musik nasional dan akhirnya mencintai musik lokal. Serta penampilannya yang tomboy menjadi feminin, membuat Tika yakin untuk terus berkarya guna mengasah kemampuannya. Menjawab keinginan para Datik’s agar dirinya berkarya kembali di musik lokal Bali, dia mengaku tengah gencar mempromosikan lagu duet perdananya “Takut Kehilangan” bersama band lokal Rocktober. “Pertama kali kenal sama vokalisnya Rocktober Wira Krisna di sosial media. Suka lihat caranya nyanyi dan beberapa kali berkesempatan bertatap muka, akhirnya kita sepakat buat single duet berjudul ’Takut Kehilangan’. Ini karyanya Rokctober sendiri,” ungkapnya. Rekan duet Tika Pagraky Wira Krisna mewakili Band Rocktober mengakui bahwa Tika memang sosok cantik. Dia senang bercanda dan bawaannya ramah. Berkesempatan menjadi partner dalam kesuksesan bermusik adalah anugerah tersendiri Band Rokctober yang baru berdiri Oktober 2016 lalu. Dengan dua anggota lainnya di Basis ada Gede Suta Raharja Putra dan Gitaris Nyoman Manik Semara Putra, Band Rocktober telah merampungkan album pertama mereka berjudul ‘’Berlayar’’. “Ada delapan single di album pertama kami. Yang sudah hits berjudul ‘Berlayar’, ‘Seharusne’ dan ‘Tolong Jujur Ken Beli’, “ jelasnya. Untuk single ‘’Takut Kehilangan’’ bersama Tika Pagraky yang telah dirilis 30 Juli 2017 lalu, diakuinya akan jadi single pertama dan andalan dalam album keduanya nanti. Jelas saja karyanya akan kembali diminati, karena dara kelahiran 15 Mei 1996 ini telah berhasil mencuri perhatian ratusan juta viewers di Youtube lewat single ciptaannya berjudul ‘’Karma’’ dan ‘’Be Ngelah Pengganti’’. (gik)
’’Nganyarin’’ di Pura Alas Purwo Amlapura (Bali Post) Serangkaian pujawali yang puncaknya berlangsung Rabu (23/8) lalu, Pemkab Karangasem melaksanakan prosesi ngayarin di Pura Luhur Giri Selaka Alas Purwa, Jawa Timur. Bhakti panganyar sekaligus panyineban yang difasilitasi Bagian Kesra Setda Karangasem ini dipimpin Sekda Gede Adnya Mulyadi. Ikut bersama para asisten dan staf ahli bupati serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah beserta staf di jajaran Pemkab Karangasem, Sabtu (26/8) lalu. Bhakti panganyar panyineban diawali menghaturkan bebantenan kepada Ida Batara yang berstana di Pura Luhur Giri Selaka Alas Purwo agar diberikan anugerah, kedamaian dan keselamatan. Di penataran pura, pamedek melaksanakan pamuspaan secara bertahap. Sekitar pukul 19.30, rombongan berbaur dengan masyarakat melaksanakan pamuspaan bhakti panganyar panyineban bersama, yang diawali Puja Tri Sandya. Rangkaian upacara kapuput Ida Pedanda Gede Pinatih Pasuruan dari Geria Tengah Jungutan Karangasem. Prosesi ini juga diiringi berbagi tarian dan ditutup tari Topeng Sidakarya. Kabag Kesra I Gede Basma, menyampaikan kegiatan ngaturang bhakti panganyar panyineban di Pura Luhur Giri Selaka Alas Purwo, itu merupakan rangkaian kewajiban Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam memperkokoh spiritual umat melalui pelaksanaan ritual keagamaan. Hal senada disampaikan Sekda Adnya Mulyadi, bhakti panganyar itu merupakan wujud sradha bhakti sebagai umat untuk mengucapkan rasa syukur dan terima kasih ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas karunia yang dilimpahkan. ‘’Melalui rangkaian ritual mendoakan terciptanya kerahayuan jagat agar terhindar dari kali sengara lara roga, seperti bencana alam serta berbagai bentuk penderitaan duniawi serta mensucikan bhuana agung dan bhuana alit,’’ ucapnya. Seusai persembahyangan, Adnya Mulyadi mewakili seluruh masyarakat Karangasem menghaturkan sarin canang yang diterima Jro Mangku Suparno. (kmb)
Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB)
0363 21791
0363 21220
PMI
0363 21789
Polsektif Karangasem 0363 23222
PDAM
0363 21363
Polsek Kota
0363 21167
PLN
0363 21711
Polsek Manggis
0363 41768
BPBD/ESR
0363 22173
Polsek Rendang
0363 23082
Badan SAR
0363 21135
Polsek Selat
0363 24187
Pemadam Kebakaran 0363 21113
Polsek Abang
0363 23330
URD RSUD
0363 21011
Polsek Kubu
0363 22988
11 RSUD
0363 21470
Polsek Sidemen
0363 21709
12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152
Polsek Bebandem
0363 22110
13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254
Polsek Candidasa
0363 41677
Polres Karangasem Penjagaan Polres
14 SMAN 1 Manggis
0363 41668
Polsek KP3 Padangbai 0363 41388
15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288
Radio Suara Widya
16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483
Bali Post/dok
FAVORIT WISATAWAN – Laut Amed di Abang sangat indah. Bukan saja air lautnya yang jernih juga pemandangan bukit di latar belakang menambah pesona pantai di ujung timur Pulau Bali itu. Cocok selama ini laut Amed menjadi tempat favorit wisatawan asing dan lokal melakukan penyelaman dan snorkling.
Komunitas Penyelam Amed Keluhkan ’’Water Sport’’
Dewan Desak Pemkab Segera Bersikap Amlapura (Bali Post) -
Regulasi pemanfaatan wilayah perairan yang menjadi kewenangan provinsi kadang membuat mekanisme penanganan sebuah persoalan menjadi lebih ribet. Misalnya aktivitas water sport di Pantai Amed, Kecamatan Abang. Sejauh ini, fasilitas wisata itu masih beroperasi meskipun sejak awal sudah dikeluhkan komunitas penyelam setempat. Di sisi lain, Dinas Pariwisata Karangasem seolah tak berkutik meskipun diakui kawasan Pantai Amed sebaiknya dikhususkan kegiatan menyelam dan snorkling saja. Aktivitas water sport yang menawarkan wahana jet ski dan banana boat itu beroperasi sejak 7 Agustus lalu. Pengelolanya warga asing yang membangun usaha di wilayah Tukad Se, Desa Adat Culik. Kehadiran wahana water sport itu diprotes. Alasannya, water sport itu dianggap membahayakan aktivitas diving dan snorkling
yang menjadi aktivitas wisata unggulan, mulai kawasan Pantai Tulamben, Kubu sampai Pantai Amed dan Bunutan, Abang. Anggota DPRD Karangasem asal Abang I Nyoman Merdana Wimbawa, Senin (28/8) kemarin, mengakui kehadiran wahana water sport tersebut telah menimbulkan
keresahan. Keresahan tidak hanya dari kalangan komunitas penyelam, tetapi juga masyarakat nelayan. Karenanya pihaknya mendesak Pemkab Karangasem segera bersikap sebelum permasalahan itu makin berkembang. ‘’Segera kami akan sidak ke lapangan. Kami juga ingin mendapat penjelasan dari
Dinas Pariwisata, sejauh mana persoalan itu sudah ditangani,’’ katanya. Meski kewenangan pemanfaatan wilayah perairan ada di tangan provinsi, Merdana Wimbawa mengatakan Pemkab Karangasem harus proaktif dan serius menangani persoalan tersebut. Sebab, persoalan itu bisa berdampak negatif terhadap tingkat kunjungan wisatawan. Terlebih, permasalahan di seputar aktivitas pariwisata di Amed tidak model itu saja. Menurut dia, di sana juga ada permasalahan terkait aktivitas kapal cepat yang melayani penyeberangan ke Gili Trawan-
gan, Lombok Utara. Juga soal aktivitas tenaga kerja asing yang dinilai mencaplok lahan warga lokal. Kepala Dinas Pariwisata Karangasem I Wayan Astika mengatakan penentuan aktivitas wisata yang dapat dikembangkan di Amed juga tergantung pada kesepakatan pihak-pihak di Amed. Namun, diakui Pantai Amed termasuk Tulamben dan Bunutan sebaiknya memang bebas dari kegiatan water sport. Terkait persoalan yang ada, pihaknya mengaku masih menunggu informasi dari Dinas Perizinan Bali yang sudah menerjunkan tim ke Amed. (kmb)
Resepsi HUT Ke-72 Kemerdekaan RI
Bupati Ajak Seluruh Lapisan Bangun Karangasem MELALUI tagline ‘‘Karangasem the Spirit of Bali’’ saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Karangasem agar dapat bersama-sama membangun Karangasem, sehingga nantinya kita dapat mewujudkan visi Kabupaten Karangasem, yaitu Mewujudkan Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana. Demikian disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam sambutannya saat Resepsi HUT ke-72 Kemerdekaan RI dan Penutupan Pameran Industri dan Dagang Kabupaten Karangasem tahun 2017, Minggu (27/8) malam di Stadion Padangkerta, Amlapura. Mas Sumatri juga menyampaikan, melalui branding peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI tahun 2017, yakni “Indonesia Kerja Bersama”. Pihaknya juga mengajak segenap masyarakat Indonesia merangkul dan mengedepankan asas kebersamaan. Sehingga nantinya dapat melanjutkan perjuangan menjadi bangsa Indone-
sia terhormat dan jaya. “Salah satu bukti kita telah mampu bekerja sama. Itu dibuktikan dengan keberhasilan Kabupaten Karangasem meraih Penghargaan Adipura yang ke-11 dalam kategori kota kecil bersama 3 (tiga) kabupaten lainnya di Bali. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya,” ujar Bupati. Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi dalam laporannya selaku Ketua Umum Panitia HUT ke-72 RI menyampaikan, pelaksanaan Pameran Industri dan Dagang yang berlangsung dari tanggal 14 Agustus hingga 27 Agustus 2017 diikuti 76 peserta yang terdiri dari 10 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 66 peserta dari kalangan perusahaan, industri, pengusaha dan perajin di Kabupaten Karangasem. Dikatakannya, selama pelaksanaan pameran tersebut juga diisi kegiatan, di antaranya lomba gong kebyar antarkecamatan di Kabu-
paten Karangasem, pergelaran musik dari band lokal, persembahan dari Bank BRI dan BPD Bali, perayaan HUT PWRI serta berbagai kegiatan dari Karangasem Scooter Club. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas segala bantuan dan kerja samanya, sehingga kegiatan yang berlangsung selama dua minggu ini berjalan baik dan lancar, serta berharap pelaksanaan peringatan HUT RI di tahun mendatang dapat berjalan lebih baik,” ungkap Adnya Mulyadi. Pada kesempatan tersebut, Bupati Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menyerahkan secara langsung Penghargaan “Prakertya Racana” kepada 17 seniman dan budayawan di Kabupaten Karangasem, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para juara lomba yang diselenggarakan dalam rangkaian HUT ke-72 Kemerdekaan RI
SERAHKAN PENGHARGAAN - Bupati Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat menyerahkan secara langsung Penghargaan “Prakertya Racana” kepada 17 seniman dan budayawan di Kabupaten Karangasem. tahun 2017. Tampak hadir pada malam Resepsi HUT ke-72 RI dan Penutupan Pameran Industri dan Dagang tersebut, I Gusti Made Tusan, para asisten, staf ahli, seluruh kepala
OPD di lingkungan Pemkab Karangasem dan masyarakat Karangasem yang memadati Stadion Padangkerta Amlapura. Kegiatan diakhiri hiburan lawak bondres Gus Topok cs. (ad1918)
Jangan Ada Parkir dan Salam Tempel di Jalan Pemkab Karangasem mulai mencermati isi Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Salah satu pasal yang paling krusial adalah pasal 11 ayat 3 yang mengatur soal larangan parkir di tepi jalan. Pasal ini cukup membuat Pemkab Karangasem, khususnya Dinas Perhubungan, pusing. Sebab, di wilayah kota Amlapura, orang atau badan usaha masih banyak menggunakan tepi jalan provinsi sebagai parkir kendaraan roda dua maupun empat. Bagaimanakah aplikasi yang ideal untuk parkir tersebut? PERSOALAN ini sempat menjadi perhatian Komisi II DPRD Karangasem saat rapat kerja dengan Kepala Dinas Perhubungan dan OPD penghasil lainnya. Saat itu, sejumlah anggota dewan meminta eksekutif memikirkan dengan matang dampak aturan itu. Sebab, tidak mudah mematuhi aturan itu bila diterapkan di Karangasem. Dihubungi Senin (28/8) kemarin, Kepala Dinas Perhubungan Ida Bagus Suastika mengatakan pasal 11 ayat 3 tegas menyebutkan setiap orang atau Badan Usaha dilarang menyelenggarakan fasilitas parkir umum di jalan provinsi. Pelanggaran ketentuan parkir ini dan larangan saat parkir lainnya sebagaimana di dalam pasal itu, dapat dikenakan sanksi berupa penggembokan, penggembosan ban dan/atau penderekan. Sejauh ini, sanksi ini belum pernah dilakukan. Salah satu realita saat ini, akses jalan diperkotaan seperti Jalan Gajah Mada, Amlapura, dari utara sampai selatan semuanya menggunakan badan jalan untuk parkir. Demikian juga di seki-
tar Pasar Amlapura Timur atau Jalan Kesatrian, parkir kendaraan bahkan membuat akses jalan di sana setiap hari krodit. Demikian juga akses Jalan Diponegoro, toko-toko hingga kios-kios kecil masih menggunakan tepi jalan untuk parkir. Untuk mengatasi masalah itu, Dinas Perhubungan Karangasem sedang membicarakan alternatif yang bisa dilakukan dengan Provinsi Bali, khususnya mengenai pasal 11 ayat 3 ini. Sebab, Dinas Perhubungan mengaku ragu-ragu menerapkan aturan ini sepenuhnya. Sementara upaya yang dilakukan Dinas Perhubungan, dengan mengarahkan parkir di areal Terminal Kota Amlapura. Ini juga sebagai upaya mengurangi kemacetan di sekitar Pasar Amlapura Timur. “Ini sudah kami lakukan secara bertahap. Karena mengubah kebiasaan masyarakat juga tidak mudah,” katanya. Bagaimana hasil pembicaraan Dinas Perhubungan Karangasem dengan Provinsi Bali? Hal itu belum dijelaskan lebih jauh. Namun, untuk
alternatif kalau aturan ini diterapkan sepenuhnya, alternatif parkir di Jalan Gajah Mada rencananya diarahkan ke areal parkir di Gedung UKM Center. Dengan demikian, pemerintah daerah juga lebih mudah melakukan pungutan parkir. Seperti halnya parkir yang diarahkan ke arel Terminal Kota Amlapura. “Kami lihat nanti respons provinsi, soal kondisi situasi kita di sini. Kalau parkir kita arahkan ke parkir UKM Center, kasihan juga seluruh perkotaan yang ada di Jalan Gajah Mada. Tapi
yang kita sadari, tidak semua tepi jalan bisa dipakai parkir. Ini masih kami bicarakan lebih jauh juga dengan Sat. Lantas Polres Karangasem,” tegasnya. Kalau memang aturan Perda Provinsi Bali sudah seperti itu, sejumlah legislator mendukung upaya pemerintah daerah. Khususnya penanganan parkir di sekitar Pasar Amlapura Timur. Salah satu legislator Wayan Sunarta, mengatakan sudah saatnya parkir di perkotaan ditata Dinas Perhubungan. Apalagi di sekitar Pasar Amlapura Timur itu situasinya
sudah krodit. “Kalau aturan sudah melarang. Tetapi pemerintah daerah masih memungut retribusi parkir di tepi jalan, itu bisa jadi temuan nanti,” tegasnya. Hal serupa juga disampaikan legislator Komisi II lainnya, Nengah Sudarsa. Jangan lagi ada pungutan parkir di tepi jalan dulu. Sebab itu bisa jadi temuan. Demikan juga upaya mengarahkan parkir ke UKM Center. “Segera tata parkir di wilayah perkotaan, khususnya di sekitar Pasar Amlapura Timur. Jangan lagi ada ‘salam tempel’,” katanya. (gik)
Bali Post/gik
PARKIR TAK TERTATA - Kemacetan sering terjadi di sekitar Pasar Amlapura Timur. Kemacetan ini dipicu lantaran parkir yang tidak tertata.
TABANAN
14
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
HET Beras Ditetapkan, Disperindag Yakini Tak Ada Merugi Tabanan (Bali Post) Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium dan premium. Harga HET beras kategori Medium di Bali ditetapkan Rp 9.450 per kilogram. Sedangkan untuk premium Rp 12.800 per kilogram. Jika harga ini diterapkan di Tabanan, diyakini tidak menimbulkan kerugian baik bagi petani, pedagang maupun masyarakat. Kasi Pengadaan dan Penyaluran Eksport Import Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Tabanan Agung Pramono mengatakan, Senin (28/8) kemari, harga ini sudah sesuai harga pasaran beras di Tabanan. Beras medium biasanya dijual dalam rentang harga Rp 9.000 hingga Rp 10.000 perkilogram. Beras premium dijual di atas Rp 10.000 per kilogram. “HET yang ditetapkan pemerintah menyamai harga pasaran. Sehingga diyakini tidak merugikan petani maupun pedagang dan masyarakat masih bisa menjangkau harga tersebut,” ujarnya. Meski belum ada surat resmi dari KeBali Post/kmb24
HET BERAS - Pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras per 1 September mendatang.
Pasca-Pilkel Tahap II
Agustus Tuntas
Pencairan PKH Tahap III Tabanan (Bali Post) Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III 2017 dijadwalkan tuntas Agustus ini. Di Kabupaten Tabanan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk triwulan ketiga berjumlah 6.664 orang. Pencairan tahap III secara simbolis rencananya digelar di wantilan TPB Margarana 29 Agustus 2017 hari ini. Bahkan Kemensos diagendakan hadir melihat langsung proses pencairan KPM tersebut. I Nyoman Gede Gunawan “PKH Agustus ini diharapkan tuntas. Rencananya pencairan simbolis kita gelar di wantilan Margarana dengan mengundang penerima manfaat di Kecamatan Marga,” beber Kadisos Tabanan I Gede Nyoman Gunawan. Dari data penerima manfaat tahap III itu sedikit mengalami peningkatan. Pada tahap I diterima 6.792 KPM. Sedangkan tahap II sebanyak 6.237 KPM dan tahap III 6.664 KPM. Penerima terbanyak ada di Kecamatan Kediri. Alasannya, jumlah penduduknya lebih banyak dibandingkan kecamatan lainnya. Seperti diketahui, Kemensos memiliki program pemberian bansos nontunai PKH yang diperuntukkan bagi pendidikan anak usia SD-SMA, serta pemenuhan nutrisi ibu hamil dan balita. Mantan Kadisdukcapil Tabanan itu menjelaskan, syarat penerima PKH ini adalah ibu hamil, anak balita/ prasekolah yang harus memeriksakan kesehatan ke lembaga pelayanan kesehatan dasar (puskesmas, posyandu dan lainnya), serta untuk mempertahankan kecukupan gizi. Selain itu, pendidikan untuk anak usia sekolah. Mereka wajib harus bersekolah dan hadir 85 persen belajar secara efektif setiap bulannya. “Jadi harus ada komponen pendukung lain seperti bumil, balita, anak pra sekolah, anak sekolah SD sampai SMA dan lansia serta disabilitas berat. Pembuktian pemenuhan persyaratan itu melalui verifikasi. Jika tidak memenuhi maka dana bantuan yang diberikan itu akan berkurang,” ucapnya. Ia menambahkan, manfaat PKH itu untuk memutus mata rantai kemiskinan. Di Tabanan setidaknya ada dua penerima, yakni PKH reguler dengan dana bansos yang diberikan sebesar Rp 1,890 juta pertahun dibagi empat tahap untuk ibu hamil, balita dan anak sekolah. Sedangkan PKH Kemensos untuk lansia dan disabilitas menerima Rp 2 juta dengan empat kali tahapan. (kmb28)
Musim Kemarau
Debit Air Dikhawatirkan Menurun
Tabanan (Bali Post) Memasuki musim kemarau saat ini, dikhawatirkan debit air untuk kebutuhan air bersih mengalami penurunan. Karena itu, masyarakat pelanggan PDAM di Tabanan diharapkan melakukan efisiensi pemakaian air dan melakukan pelaporan jika terjadi kebocoran pada pipa PDAM. Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tabanan Ida Bagus Marjaya Wirata, Senin (28/8) kemarin, mengatakan debit air PDAM saat ini adalah 628 liter per detik. Debit air ini masih mencukupi kebutuhan debit air yang diperlukan pelanggan, yaitu 341 liter per detik. Meski demikian, saat musim kemarau dikatakan akan ada daerah yang mengalami pengurangan debit air. Wilayah itu di daerah Desa Belimbing, Pupuan. “Bukan tidak mungkin debit air yang menuju wilayah tersebut bisa nol karena kemarau,” ujarnya. Meski saat ini belum terjadi penurunan debit, kata Wirata dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jika terjadi penurunan debit yang menggangu distribusi air di wilayah Desa Belimbing, pihaknya akan memberitahukan kepada pihak desa. “Hal itu memang kerap terjadi di wilayah Belimbing setiap musim kemarau,” ujarnya. Penurunan debit pada musim kemarau itu, lanjut Wirata tidak mempengaruhi wilayah lain selain Desa Belimbing. Sebab, walaupun terjadi penurunan debit sumber air, tetapi produksi PDAM tidak mengalami penurunan. Walau demikian, Wirata tetap berharap masyarakat melakukan efisiensi pemakaian air dan juga segera melapor jika ada kebocoran. “Efisiensi penggunaan air saat musim kemarau dan melaporkan kebocoran merupakan salah satu langkah awal agar tidak terjadi kekurangan dalam pemenuhan kebutuhan air. Meski produksi air PDAM Tabanan saat ini selalu dapat memenuhi konsumen,” ujarnya. Saat ini jumlah sambungan rumah tangga PDAM Tabanan mencapai 55.523 sambungan. Instalasinya sudah menjangkau 74 persen dari kebutuhan air bersih Tabanan. Selain sambungan PDAM, kebutuhan akan air bersih di Tabanan, juga diberikan lewat program Pamsimas, yaitu penyediaan air minum berbasis masyarakat. Program itu diperuntukkan buat desa–desa yang tidak terjangkau layanan PDAM. (kmb24)
mendag mengenai penetapan HET itu, namun kata Agung pihaknya sudah mengetahui informasi ini lewat Web maupun pemberitaan media massa. “Aturan ini rencananya akan diterapkan per 1 September. Hanya saja belum ada surat resmi dari Kementerian,” ujarnya. Kendati belum ada surat resmi, pihak Disperindag Tabanan tetap melakukan pengecekan rutin harga bahan pokok selama satu minggu ini. Selama turun dilapangan, kata Agung belum ada gejolak di kalangan pedagang. Kemungkinan terjadi kenaikan harga beras karena kelangkaan stok, kata Agung untuk di Tabanan selama ini tidak pernah terjadi. Sebagai lumbung berasnya Bali, Tabanan biasanya surplus beras. Keperluan sudah tercukupi selama enam bulan mendatang. “Jikapun nanti ada Bulog akan segera turun. Bahkan sekarang saja untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok jelang Idul Adha, Bulog sudah melaksanakan pasar murah di beberapa lokasi,” ujarnya. Sembari menunggu surat resmi dari Kemendag, pihak Disperindag hanya akan memantau harga pokok dalam kegiatan rutin. Jika peraturan ini sudah ditetapkan dalam melakukan pengawasan, nanti akan diturunkan Tim TPID untuk melihat apakah aturan ini dijalankan di lapangan atau tidak. (kmb24)
Perbekel Diminta Tingkatkan Profesionalisme Tabanan (Bali Post) -
Pesta demokrasi pemilihan kepala desa (pilkel) tahap II di 14 lokasi di Tabanan, Minggu (27/8) kemarin berlangsung lancar tanpa ada riak-riak kekacauan. Rencananya kepala desa terpilih akan dilantik akhir bulan September mendatang. Para perbekel terpilih diingatkan untuk dapat bekerja profesional, mengedepankan transparansi dalam setiap pengambilan kebijakannya. “Ada empat hal harus diemban para perbekel terpilih, yakni sikap mental, tanggung jawab moral, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Roemy Liestyowati, Senin (28/8) kemarin. Tidak hanya itu, terpenting pula setiap kebijakan nantinya harus dapat dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat ataupun aturan perundang-undangan yang berlaku. Seorang kepala desa kini memiliki tugas dan tantangan relatif berat dalam membangun desanya masing-masing. Salah satunya mengelola dana desa dengan nominal yang tidak sedikit. Maka, perbekel dan perangkatnya harus mampu memaksimalkan pengelolaan dana itu untuk kepentingan masyarakat dan pengembangan desa. “Harus terus belajar, apalagi ada siskudes, dana yang dikelola baik itu bersumber dari APBD maupun APBN harus direalisasikan maksimal. Mutu dan kualitas pembangunan juga harus sesuai, serta pelaporan dan pembukuan ditata dengan baik mengacu aturan yang ada. Itu sangat penting, agar tidak menim-
bulkan permasalahan dikemudian hari,” pesannya. Dari hasil pantauan pelaksanaan pilkel yang berlangsung Minggu kemarin, misalnya di Desa Mengesta pada pilkel serentak tahap pertama hasilnya gagal. Nah, pada pilkel kali ini berlangsung aman dan lancar. Ada empat calon yang bertarung, yakni I Wayan Eka Suprianta dari Banjar Kedampal, I Wayan Astawa dari Banjar Wangaya Betan, Ayu Nona Ratna Dewi dari Banjar Piling Kawan dan I Ketut Suryadarma dari Banjar Piling Tengah. Setelah melalui penghitungan suara, Wayan Eka Suprianta mampu menang di empat TPS dengan total raihan suara 712, disusul Suryadarma dengan 631 suara, Ayu Nona 498 suara dan Astawa 252 suara. Di Desa Biaung inkamben I Gede Nyoman Oka Arsana meraih 1.046 suara. Pesaingnya I Gusti Ngurah Pinda tiga suara dan I Gusti Nyoman Suwirta 512 suara. Di Kecamatan Pupuan ada dua pilkel. Di Desa Bantiran I Nyoman Suranata tidak tergoyahkan. Dia kembali memimpin Bantiran enam tahun ke depan setelah unggul mencolok atas lawannya
Bali Post/kmb28
PEMILIHAN PERBEKEL - Suasana pemilihan perbekel di wilayah Kecamatan Marga. yang sepertinya hanya calon pendamping. Suranata meraup 2.630 suara sementara I Wayan Sugita 351 suara. Di Desa Jelijih Punggang I Ketut Mudiartawan terpilih setelah meraih 577 suara. Lawannya I Nyoman Artana maraih 365 suara dan I Gede Oka Windu hanya 47 suara. Di Kecamatan Selemadeg Barat ada dua desa menggelar pilkel. Di desa Angkah I Wayan Suprabawa mampu mengalahkan incumbent I Made Suka Adnyana dan I Wayan Adi Pertama. Suprabawa staf DPMD yang sebentar lagi memasuki masa
pensiun Oktober ini mampu meraih 686 suara disusul Adi Pertama 375 suara dan Inkamben I Made Suka Adnyana hanya meraih 244 suara. Di Desa Mundeh Kauh inkamben I Nyoman Sada Adi Astawa meriah 662 suara mengalahkan I Putu Sudiksa dengan 301 suara. Di Kecamatan Selemadeg Timur I Wayan Sueca mampu mengalahkan inkamben I Ketut Susila Arta Widana maupun mantan anggota DPRD Tabanan I Made Artawan. Sueca meraih 615 suara, Susila Arta Widana meraih 560 suara, Made Ar-
tawan 508 suara dan I Nyoman Sudiarta 307 suara. Pilkel di Desa Perean Kangin, Baturiti, incumbent I Ketut Astra mempertahankan posisi dengan raihan 1.165 suara. Dia mengungguli I Ketut Suryawan dengan 812 suara. Di Abiantuwung, Kediri inkamben I Gusti Ketut Widana harus mengakui keunggulan penantangnya dari Puri Abiantuwung I Gusti Agung Ngurah Pramana. Widana meraih 1.171 suara, sedangkan Ngurah Pramana meraih 2.599 suara dan I Wayan Yasa dengan 2.024 suara. (kmb28)
Warung Global
Bersih, Strategi Tingkatkan Respons Pasar Tradisional PASAR rakyat atau tradisional mau tidak mau harus menggeliat di tengah gempuran pasar modern yang menjamur saat ini. Keberhasihan sebagai salah satu strategi meningkatkan respons customer pasar tradisional. Dengan semua bersih, para pelanggan akan lebih bersemangat berbelanja di pasar rakyat itu. Pedagang kaki lima juga harus diajak dan juga diberi edukasi agar sadar lingkungan. Sebab, lingkungan yang baik berdampak signifikan bagi jualan mereka. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (28/8) kemarin, yang membedah topik ‘’Pasar Rakyat Diminta Perhatikan Kebersihan’’. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM, dan Swara Negara FM. Sebenarnya penyuluhan dan pemberian informasi tentang sampah harus dengan bijaksana. Urusan sampah jangan hanya menyasar kalangan yang terdidik secara baik. Sekali-sekali pemerintah, jajaran terkait dan organisasi nirlaba bisa bahu membahu dalam mengedukasi masyarakat pedagang kecil dan masyarakat yang kurang mendapat informasi pendidikan. Contohnya pedagang kaki lima. Mereka harus diajak dan diberi edukasi agar sadar lingkungan. Sebab lingkungan berdampak bagi jualan mereka. Jangan cuman bisa memberi peringatan tanpa solusi. Ke mana sampah-sampah yang sudah di pilah itu dibawa. Atau sampah itu akan diangkut siapa? Bergeraklah sekarang kalau tidak dalam hitungan
hari. Sampah-sampah itu akan jadi masalah besar dan perlu dana triliunan. Demikian komentar Gus Dark lewat facebook. Mahayadi di Kuta Selatan mengatakan, ketika pergi ke pasar tradisional/pasar rakyat itu kebersihan perlu diingatkan sebagai pangkal kesehatan. Meskipun tidak ada himbauan atau ajakan dari pengelola, pasar tradisional itu sudah punya kebersihan. Kebersihan itu penting, karena untuk kebaikan pedagang sendiri, selain dagangan yang dijual bersih. Sehingga konsumen tertarik berbelanja karena tempatnya higines, dagangan sehat dan segar. Ia setuju jika kebersihan ini diutamakan, sehingga customer menjadi tertarik berbelanja ke pasar tradisional. Pasar rakyat
harus menggeliat di tengah gempuran pasar modern yang menjamur saat ini. Sugik di Mambal dan Ayu di Petang juga berpendapat sama. Dengan konsep pasar rakyat yang ramah, segar dan terpercaya jangan hanya sebatas konsep saja. Baik itu pengelola maupun para pedagang yang ada di pasar rakyat harus
menjaga kebersihan. Jika pasar tradisional dibandingkan dengan pasar modern tentu sangat jauh. Ketut Dawi di Badung menyatakan soal kebersihan, penataan termasuk efek kemacetan yang ditimbulkan juga berbeda. Pedagang di pasar rakyat itu jumlahnya banyak, sehingga perlu pen-
gaturan dan penataan yang baik. Tidak seperti saat ini kesannya urus diri sendiri. Sebagai salah satu pedagang di Pasar tradisional, Fera di Tabanan mengatakan soal kebersihan di pasar tradisional memang harus diutamakan, baik oleh para pedagang maupun pengelola pasarnya. (sikha)
15
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol -----------------------------------------Getafe Espanyol Real Madrid Eibar
vs Sevilla vs Leganes vs Valencia vs Athletic Club
0-1 0-1 2-2 0-1
--------------- Liga Inggris ------------------------------------------vs Chelsea Liverpool vs Tottenham Hotspur vs West Bromwich Albion vs
Everton Arsenal Burnley Stoke City
2-0 4-0 1-1 1-1
--------------- Liga Italia --------------------------------------------AC Milan Chievo Verona Crotone Fiorentina Napoli SPAL Torino
vs vs vs vs vs vs vs
Cagliari Lazio Verona Sampdoria Atalanta Bergamo Udinese Sassuolo
2-1 1-2 0-0 1-2 3-1 3-2 3-0
--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Hanover RB Leipzig
vs FC Schalke vs Freiburg
1-0 4-1
--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Angers SCO Monaco Guingamp
vs Lille vs Marseille vs Strasbourg
1-1 6-1 2-0
Asensio Selamatkan Real Madrid dari Kekalahan
Madrid -
Juara Spanyol Real Madrid harus mengandalkan dua gol dari Marco Asensio ketika mereka ditahan imbang 2-2 oleh tamunya Valencia pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (28/8) kemarin. Sedangkan Sevilla mencatatkan kemenangan perdana musim ini berkat keberhasilan mereka menang 1-0 atas Getafe. Asensio (21) membuat gembira publik Santiago Bernabeu dengan sepakan jarak jauh yang membuka keunggulan timnya. Namun, Valencia mencetak dua gol impresif pada masingmasing babak melalui pemain muda Carlos Soler dan pemain debutan Geoffrey Kondogbia. Pasukan Marcelino unggul saat pertandingan tinggal menyisakan 13 menit, memaksa Asensio untuk menyelamatkan Real melalui tendangan bebas pada menit ke-83. Real kehilangan keberadaan bintang mereka Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos yang sedang diskors, namun mereka nyaris mencuri tiga angka pada fase akhir laga ketika tembakan Karim Benzema ditepis ke gawang oleh kiper Valencia Neto. ‘’Kami perlu menghargai penampilan kami sendiri tentang bagaimana kami bermain dan hasil yang didapatkan. Jadi kami meninggalkan tempat ini dengan perasaan yang bagus,’’
kata pelatih Valencia Marcelino. Real Madrid mengoleksi empat angka dari dua pertandingan perdananya menjelang jeda internasional, sedangkan Barcelona, Real Sociedad, dan Leganes memenangi kedua laga pembukaan dan berada di peringkat atas klasemen sementara. Gelandang Brazil Ganso membawa Sevilla meraih kemenangan perdana musim ini di bawah asuhan pelatih baru Eduardo Berizzo. Sevilla yang menyia-nyiakan sejumlah peluang untuk memastikan kemenangan, mengakhiri penantiannya melalui sepakan Ganspo menit ke-83 ke gawang tim promosi Getafe. Athletic Bilbao meraih kemenangan perdananya di bawah pelatih Jose Angel Ziganda dengan mengalahkan sesama tim Basque Eibar dengan skor 1-0, dan Leganes menang 1-0 di markas Espanyol. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
IMBANG - Penyerang muda Real Madrid Marco Asensio (kanan) dikawal rivalnya dari Valencia Carlos Soler pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (28/8) kemarin. Laga di Stadion Santiago Bernabeu itu berakhir imbang 2-2.
Mbappe Ditandemkan dengan Neymar di PSG
Bali Post/wan
Penyerang Bali United Irfan Bachdim.
Empat Pemain BU Masuk Timnas Jakarta (Bali Post) Sebanyak 20 pemain tim nasional senior Indonesia mulai dari Andik Vermansyah hingga Irfan Bachdim dipanggil oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menghadapi timnas Fiji dalam laga persahabatan internasional FIFA. Total Bali United menyumbang empat pemainnya di timnas ini. Pertandingan Indonesia versus Fiji akan digelar pada Sabtu, 2 September 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, mulai pukul 16.00 WIB. Dikutip dari website PSSI, Jakarta, Senin (28/8) kemarin, ke-20 pemain tersebut adalah Kurnia Meiga (dari klub Arema FC) dan Andritany Ardhiyasa (Persija) di posisi penjaga gawang. Selanjutnya di posisi bek ada Beny Wahyudi (Arema FC), Manahati Lestusen (PS TNI), Fachruddin Aryanto (Madura United), Ahmad Jufriyanto (Persib), Abdul Rahman (Borneo FC) dan Ahmad Alfarizi (Arema FC). Sementara sektor gelandang diperkuat oleh Adam Alis (Arema FC), Gede Sukadana (Bali United), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Fadil Sausu (Bali United), Andik Vermansyah (Selangor FA), Stefano Lilipaly (Bali United), Slamet Nurcahyo (Madura United), Irfan Bachdim (Bali United), Rizki Pora (Barito Putera) dan M. Rahmat (PSM). Terakhir, ada nama Boas Salossa (Persipura) dan Lerby Eliandry (Borneo FC) mengisi posisi penyerang. Tim nasional senior Indonesia sendiri dilatih oleh Luis Milla, pelatih yang kini memimpin skuad timnas U-22 Indonesia di SEA Games ke-29 2017, Malaysia, dengan asisten pelatih Bima Sakti. Seluruh skuad timnas akan berkumpul pada Kamis (31/8) di Bekasi, Jawa Barat. Adapun laga kontra Fiji merupakan pertandingan persahabatan internasional ketiga Indonesia di tahun 2017 setelah sebelumnya melawan Myanmar dengan hasil takluk 1-3 dan menghadapi Puerto Rico yang berakhir imbang 0-0. (ant)
Paris Surat kabar Prancis L’Equipe melaporkan Paris St Germain (PSG) setuju untuk memboyong penyerang Kylian Mbappe dari AS Monaco dengan nilai transfer 180 juta euro. Selanjutnya pemain berusia 18 tahun itu menjalani pemeriksaan medis, Senin (28/8) kemarin. Di PSG, ia dapat ditandemkan dengan penyerang asal Brazil Neymar, yang didatangkan klub ibu kota itu pada bulan ini dari Barcelona dengan memecahkan rekor transfer dunia yakni sebesar 222 juta euro. Pada saat bersamaan Barca mengumumkan gelandang Ousmane Dembele telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan dan uji fisik. Pemain berusia 20 tahun itu akan diperkenalkan Barca setelah proses penandatanganan kontrak dilakukan. Barca perlu memperkuat skuadnya setelah ditinggalkan Neymar. Upaya menggaet Phillipe Coutinho dari Liverpool tidak membuahkan hasil meski berulang kali mengajukan proposal dengan nilai akhir lebih dari 120 juta
Bali Post/rtr
PINDAH - Penyerang muda Monaco Kylian Mbappe tiba di tempat latihan timnas Prancis di Clairefontaine, Senin (28/8) kemarin. Mbappe yang dipanggil masuk timnas Prancis untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 dikabarkan akan meninggalkan Monaco dan pindah ke klub rival di Liga Prancis Paris St Germain. euro. Gelandang Borussia Dortmund Dembele kemudian menjadi incaran dan Barca dipaksa merogoh kantong sebesar 105 juta euro untuk kontrak selama lima musim. Menang Besar Kabar kepindahan Mbappe mengiringi pesta gol timnya Monaco yang mencukur
tim tangguh Olympique de Marseille dengan skor 6-1. Monaco mencetak empat gol pada babak pertama dengan pemain internasional Kolombia Radamel Falcao menyumbang dua gol. Pada pertandingan lain, mantan juara Lille terus mendapat kesulitan ketika mereka bermain imbang 1-1
gawali proses kebangkitan timnya dengan mencetak gol yang menyamakan kedudukan. Willi Orban menggandakan kedudukan menit ke-55 sebelum Werner mencetakk gol keduanya menit ke-71. Pesta kemenangan Leipzig ditutup oleh gol Bruma 10 menit jelang bubaran. Dortmund memuncaki klasemen berkat keunggulan selisih gol setelah mencatatkan dua kemenangan dari dua pertandingan berkat kemenangan 2-0 atas Hertha Berlin. Tim promosi Hanover 9 6 b erg a b ung d i p a p a n, setelah pemain rekrutan baru Jonathas memasukkan bola dari jarak dekat lima menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk menundukkan Schalke 04 dengan skor 1-0. Juara bertahan Bayern Munich juga mengoleksi poin maksimal yakni enam angka, berkat kemenangan atas Werder Bremen dengan skor 2-0. Sedangkan Hamburg SV mencatatkan start terbaik mereka dalam delapan musim dengan menggulung tuan rumah Cologne 3-1. (kmb39/rtr/ant)
Mignolet Tetap No.1 di The Reds
Asprov PSSI Segera Putuskan Sengketa Perseden dan Persekaba Sean Jajal Mobil Toro Rosso di Latihan Bebas F1 Pembalap Indonesia Sean Gelael.
Denpasar (Bali Post) Asprov PSSI Bali segera memutuskan sengketa pemenang antara Perseden Denpasar dan Persekaba Badung dalam final Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Minggu (6/8) lalu. Hasil akhir Persekaba Bali unggul tipis 4-3 atas Perseden melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1. Ketua Asprov PSSI Bali Ketut Suardana, di Denpasar, Senin (28/8) kemarin mengungkapkan, pihaknya telah meminta keterangan kedua kubu, terkait laporan Perseden yang menduga Persekaba memakai pemain Noldi Saputra, padahal sebelumnya yang bersangkutan diduga telah memperkuat tim Liga 2 Persibas Banyumas, Jawa Tengah. Persibas merupakan klub yang berkompetisi di Liga 2, sehingga dianggap klub profesional. Suardana menjelaskan, berdasarkan keterangan kedua kubu, pihaknya sudah cukup bukti guna memutuskan perkara ini. ‘’Tim Panitia Disiplin (Pandis), telah bekerja dan sudah bisa memutuskan perkara ini,’’ sebut Ketut Suardana. Oleh sebab itu, Suardana memintak sabar, sebab dalam waktu dekat pasti sudah bisa diputuskan. Di sisi lain, Ketua Panpel Kompetisi Liga 3 Rayon Bali Gede Made Anom Prenatha menjelaskan, putusan dijadwalkan akhir Agustus ini. ‘’Kemungkinan berupa surat keputusan dan ditembuskan kepada kedua kubu,’’ ungkapnya. Dikemukakan, sesuai dengan regulasi bagi pihak tak puas terhadap isi putusan yang diputuskan Pandis, pihaknya mempersilakan naik banding. ‘’Bagi yang tak puas, bisa mengajukan banding lagi, jika mengacu regulasi,’’ kata Anom Prenatha. (022)
dengan Angers, sedangkan Guingamp menang 2-0 atas Strasbourg. PSG, yang menang 3-0 atas Saint Etienne pekan lalu, unggul selisih gol atas Monaco di puncak klasemen. Kedua tim memenangi keempat pertandingan pembukaan mereka. Di Liga Jerman, Timo Werner mengemas dua gol ketika RB Leipzig bangkit dari tertinggal satu gol untuk menaklukkan tamunya Freiburg dengan skor 4-1. Klub runner-up musim lalu itu dengan cepat mengendalikan jalannya permainan, menekan Freiburg dan mencatatkan lebih dari 60 persen penguasaan bola. Namun justru tim tamu yang mampu mencetak gol terlebih dahulu ketika Florian Niederlechner menyelesaikan pergerakan operan yang bagus pada menit ke23. Gol itu mengubah irama permainan dan Leipzig kini berada di bawah tekanan, mereka berusaha keras menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Tiga menit setelah babak kedua dimulai Werner men-
Jakarta (Bakli Post) Pembalap Indonesia Sean Gelael akan menjajal mobil Formula 1 (F1) bersama tim Toro Rosso Italia dalam sesi latihan bebas pertama di empat sirkuit musim 2017. Pembalap berusia 20 tahun itu, seperti tercantum dalam situs resmi Toro Rosso, Senin (28/8) kemarin, akan mengikuti sesi latihan bebas pertama dalam Grand Prix Singapura pada 15-17 September, Grand Prix Malaysia pada 29 September - 1 Oktober, Grand Prix Amerika Serikat pada 20-22 Oktober, dan Grand Prix Meksiko pada 27-29 Oktober. ‘’Dalam uji coba di Bahrain dan Budapest Hongaria, Sean tampil sangat baik, membantu tim secara profesional dengan pendekatan yang dewasa untuk mengerjakan hal-hal rumit dan memberikan masukan kepada para teknisi,’’ kata Kepala Tim Toro Rosso Franz Tost. Tost mengatakan semua orang dalam tim Toro Rosso sangat terkesan dengan penampilan Sean, pemahaman teknis, serta komitmennya. ‘’Oleh karena itu, kami senang dia akan berada di balik kemudi dalam sesi latihan pertama untuk kami pada sempat perlombaan grand prix. Saya
Bali Post/instagram
yakin dia akan melakukan hal yang baik dan bermanfaat bagi tim,’’ ujar Tost. Sebelumnya, Sean sempat mengikuti uji coba tim Toro Rosso di Sirkuit Internasional Bahrain pada April dan tes Grand Prix Hongaria pada awal Agustus. Tim Scuderia Toro Rosso juga telah menjadwalkan keikutsertaan Sean sebagai pembalap penguji di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi pada 28-29 November. ‘’Ini adalah kesempatan yang luar biasa. Kehormatan bagi saya untuk membalap dalam Formula 1 yang dimulai di Singapura dan Malaysia, dua sirkuit yang sangat dekat dengan negara saya Indonesia,’’ kata Sean. Sean mengaku akan banyak belajar dalam kesempatan yang telah diberikan Toro Rosso kepadanya. ‘’Saya berharap dapat melakukan yang terbaik bagi Scuderia Toro Rosso dan memberikan data yang bagus bagi tim dalam sesi pertama yang sangat penting itu,’’ ujar Sean. Sean adalah pembalap Indonesia dalam ajang Formula 2 bersama tim Pertamina Arden. Sean turun pada seri kedelapan F2 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada 25-27 Agustus. (ant)
London Manajer Liverpool Juergen Klopp, Senin (28/8) kemarin memastikan bahwa kiper Simon Mignolet akan tampil sebagai pemain inti pada pertandingan Liga Inggris selanjutnya melawan Manchester City setelah dia diistirahatkan saat timnya menang 4-0 atas Arsenal. Tersingkirnya Mignolet dari tim inti pada laga di Anfield itu menimbulkan pertanyaan. Namun, Klopp menjelaskan bahwa pemain internasional Belgia itu masih tetap merupakan pilihan pertamanya dan disimpan agar sang pemain tetap segar. ‘’Intensitas untuk kiper berbeda,’’ kata Klopp yang menyerahkan posisi penjaga gawang kepada Loris Karius pada laga lawan Arsenal. ‘’Ini bukan intensitas fisik, ini adalah intensitas mental. Kami...
Bali Post/ant
Kiper Liverpool Simon Mignolet.
mengatakan kami ingin memiliki tiga kiper yang benar-benar kuat, itulah situasi kami sekarang.’’ ‘’Simon jelas merupakan nomor satu, namun yang lain belum jelas yang mana nomor dua dan nomor tiga, mereka benar-benar merupakan kiper yang kuat,’’ tambah Klopp. Mignolet dimainkan pada awal musim, tampil saat Liverpool bermain imbang 3-3 melawan Watford di ajang Liga Inggris, menang 1-0 atas tamunya Crystal Palace, dan di kedua leg saat timnya menang agregat atas Hoffenheim di kualifikasi Liga Champions. Kiper asal Belgia itu dikritik pada beberapa musim terakhir, khususnya ketidakkesigapannya dalam mengantisipasi bola-bola tinggi, namun Klopp menegaskan bahwa Mignolet sebagai kiper utama. Loris Karius melakukan clean sheet, meski terdapat beberapa momen menegangkan ketika ia menggiring bola terlalu jauh dan nyaris diperdaya penyerang Arsenal Danny Welbeck. The Reds mendominasi pertandingan dan menghasilkan permainan mematikan lewat aksi serangan balik yang cepat. Roberto Firmino membuka keran gol menit ke-17 sebelum gol-gol lain mengucur melalui Sadio Mane (40), Mohamed Salah (57) dan Daniel Sturridge (77). Klopp memberi indikasi bahwa ia akan terus merotasi kiper-kipernya. ‘’(Karius) memiliki banyak hal bagus, dia memainkan sepak bola yang benar-benar tenang, ya… terkadang sedikit terlalu tenang dan menunggu sedikit terlalu lama,’’ kritik Klopp pada kipernya itu. Liverpool akan melawat ke markas Manchester City pada 9 September ketika liga dilanjutkan setelah jeda internasional. (kmb39/rtr/ant)
16
olah raga
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
Daftar Sementara Perolehan Medali SEA Games 2017 No. Negara 1. Malaysia 2. Thailand 3. Vietnam 4. Singapura 5. Indonesia 6. Filipina 7. Myanmar 8. Laos 9. Kamboja 10. Brunei 11. Timor Leste
Emas
Perak
111 60 54 49 32 23 7 2 1 0 0
77 72 41 44 54 30 9 3 1 4 0
Perunggu Total 69 75 51 63 64 57 19 13 10 7 1
257 207 146 156 150 110 35 18 12 11 1
Jateng Matangkan Persiapan Popnas 2017 Semarang (Bali Post) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional XIV pada 10-21 September 2017, terutama mengenai sarana dan prasarana arena pertandingan. ‘’Para atlet masing-masing cabang olahraga sudah siap, tempat tanding dan sarana-prasarana lainnya sambil jalan kami siapkan. Intinya, Jateng siap sebagai tuan rumah Popnas XIV 2017,’’ kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono di Semarang, Senin (28/8) kemarin. Ia menjelaskan, masih ada waktu kurang lebih dua pekan untuk mempersiapkan berbagai perlengkapan kegiatan olahraga antarpelajar tingkat nasional itu, khususnya arena dan sarana cabang atletik di Stadion Kendal, GOR Jatidiri Kota Semarang, serta cabang dayung di Rawapening, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Menurutnya, kondisi arena pertandingan serta fasilitas pendukung penyelenggaraan Popnas XIV 2017 secara umum sudah baik. ‘’Toilet stadion, asrama atlet maupun pelatih sudah tersedia dan siap digunakan, hanya bagian luar stadion seperti tembok serta lantai yang perlu penataan agar lebih rapi dan bersih,’’ ujarnya. Selain itu, kondisi lapangan voli pantai dan lintasan lari di Stadion Kendal sudah bagus, cuma bangunan luarnya perlu diperbaiki dan dirapikan. Terkait hal itu, Sri Puryono sudah meminta Sekda Kendal untuk segera melaksanakan perbaikan, paling lambat 8 September 2017 sudah selesai, sedangkan perbaikan dan penataan kolam renang maupun tribun di GOR Jatidiri Semarang harus selesai 10 September 2017. Kepala Seksi Pendidikan dan Olahraga Prestasi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng Kuncoro menambahkan, Popnas XIV 2017 akan dilaksanakan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Grobogan. Popnas yang akan diikuti 34 provinsi itu akan mempertandingkan 25 cabang olahraga dengan 287 nomor yang dipertandingkan. Dari 25 cabang olahraga yang dipertandingkan, 21 cabang di antaranya merupakan cabang olahraga resmi, sedangkan empat lainnya ekshibisi. ‘’Popnas XIV 2017 akan memperebutkan total 991 medali yang terdiri dari 287 emas, 287 perak, dan 417 perunggu,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
SEMIFINAL - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengembalikan shuttle cock ke arah pebulu tangkis Vietnam Nguyen Tien Minh pada pertandingan semifinal tunggal putra bulu tangkis SEA Games XXIX di Axiata Arena, Kompleks Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8) kemarin. Jonatan lolos ke babak final setelah mengalahkan Nguyen Tien dengan 21-11, 21-16.
Jonatan Jadi Tumpuan Kuala Lumpur (Bali Post) -
Jonatan Christie jadi satu-satunya harapan Indonesia untuk meraih emas SEA Games 2017 setelah pemain lain harus terhenti pada semifinal kejuaraan dua tahunan ini di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8) kemarin. Pemain tunggal putra ini lolos ke final setelah mengalahkan wakil Vietnam Nguyen Tien Minh dengan dua game langsung 21-11 dan 21-16. Sedangkan Ihsan Maulana tersingkir dari wakil Thailand Khosit Phetpradab dengan skor 10-21 dan 21-23. Selain Jonatan dan Ihsan, Indonesia sebenarnya juga mengirimkan ganda
putra Fajar Alfian/Muhammad Rian, namun Fajar/Rian ditundukkan wakil Thailand Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh dengan skor 17-21, 21-23. Sebagai tumpuan, Jonatan jelas dihadapkan dengan tantangan ganda karena harus mengejar emas mengingat pada nomor individu Indonesia menargetkan dua medali emas. Se-
belumnya, tim Merah Putih meraih emas dari nomor tim putra. Di pertandingan penentuan ini, pemain unggulan pertama ini akan berhadapan dengan Khosit Phetpradab yang sebelumnya mengalahkan Ihsan Maulana. ‘’Di final, saya berharap bisa mengalahkan Khosit lagi seperti di nomor beregu kemarin. Pukulan-pukulannya kadang mengagetkan, dari lambat tibatiba jadi cepat. Dia juga lebih berani di net,’’ kata Jonatan. Sementara itu, Ihsan mengakui kalau ia tak dapat mengeluarkan semua kemampuannya saat bertand-
ing di laga semifinal. Kekalahan di game pertama nyaris dibayarnya saat menciptakan game point 20-18. Sayangnya Ihsan kalah tenang dari lawan yang akhirnya membalikkan keadaan sekaligus mengubur harapan all Indonesian final di tunggal putra. ‘’Memang di game pertama saya tidak lepas mainnya, saya tidak tahu kenapa. Pada game kedua pun saya terlalu mudah buang poin. Tentunya saya sangat tidak puas dengan hasil ini, target tunggal putra adalah medali emas, mudah-mudahan Jonatan bisa menang besok,’’ katanya. (ant)
Mariska Sumbang Emas Pertama Taekwondo
Bali Post/022
MOTIVASI - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta (kiri) memberikan motivasi kepada atlet Badung yang akan berlaga di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar.
Kuala Lumpur (Bali Post) Mariska Halinda menyumbang medali emas pertama bagi Indonesia dari cabang taekwondo pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8) kemarin. Dalam final kyorugi -53kg putri itu Mariska memastikan meraih medali emas setelah mengalahkan atlet Filipina
Aragon Rhezie dengan skor 9-4 yang mendapat perak. Pertarungan pada awalnya cukup berimbang ketika ronde pertama poin berimbang 3-3, ronde kedua 6-3 dan ronde ketiga 9-4. ‘’Saya senang dengan kemenangan ini. Ini untuk seluruh bangsa Indonesia,’’ kata Mariska.
Ketika disinggung tentang jalannya pertandingan final itu, Mariska mengatakan cukup ketat. ‘’Awalnya kami imbang, namun pada babak berikutnya saya sempat degdegan namun bisa unggul,’’ katanya. ‘’Saya ikuti perintah pelatih saya, disuruh apa saya turuti,’’ tambahnya. (ant)
Badung Bangun Sarana Olahraga di Enam Kecamatan Mangupura (Bali Post) Badung berniat membangun berbagai sarana dan fasilitas olahraga yang tersebar pada enam kecamatan yakni Kuta, Kuta Utara, Kuta Selatan, Mengwi, Abiansemal, dan Petang. Rencananya, rancangan anggaran dimulai 2018, dan pembangunannya diharapkan rampung pada 2019 nanti. Itu dilontarkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat melepas Kontingen Porprov Badung di Lapangan Puspem Badung, Senin (28/8) kemarin. Dikemukakan, pihaknya menginventarisasi sarana olahraga, jika belum ada dibangun baru, kalau sudah ada perlu diperbaiki. Hanya, khusus balap motor jalan raya (road-race), pihaknya minta tolong Polantas untuk menutup sebentar. ‘’Sedangkan sirkuit grasstrack maupun motocross, lahannya di Sempidi sampai ke Badung Utara,’’ katanya. Giri Prasta menjanjikan bonus peraih emas Porprov Rp 55 juta, namun khusus sepak bola bonusnya ditingkatkan, termasuk sertifikat juara bisa dipakai melanjutkan sekolah maupun mencari kerja. Cabor paling populer ini, diakuinya, diajarkan pada SD di Badung, berikut pencak silat PSPS Bakti Negara. ‘’Juara tim sepak bola Porcam, bisa diadu se-Badung. Kalau perlu Badung menggelar liga,’’ jelasnya. Giri Prasta mengingatkan, atlet Porprov Badung diminta tampil sportif, dan tak perlu melakukan protes apalagi menggugat keputusan wasit. ‘’Delapan kontestan lainnya dari tujuh kabupten dan satu kota adalah saudara kita,’’ pesannya. Sementara itu, Ketua Kontingen Badung Made Sutama menjelaskan, Badung berkekuatan 659 atlet, 268 pelatih dan ofisial, serta 47 panpel, bertekad merebut kembali gelar Porprov ketujuh kalinya. ‘’Persiapan kami TC desentralisasi tiga bulan, ditambah try-in dan try-out,’’ terangnya. (022)
Bali Post
PERAK - Bowler putri Indonesia Taskia Hanum (kedua kanan) melemparkan bola ke arah batswoman Thailand dalam final cricket putri SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Kinrara Oval, Malaysia, Senin (28/8) kemarin. Tim cricket putri Indonesia hanya meraih medali perak setelah kalah 86-109 dari Thaiand.
Tim Cricket Indonesia Hanya Kalah Jam Terbang
Bali Post/ant
PERAK - Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan terduduk setelah gagal melakukan angkatan ‘’clean and jerk’’ angkat besi putra nomor 62 kg SEA Games XXIX di MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8) kemarin. Eko Yuli memperoleh medali perak dengan total angkatan 306 kg.
Dominasi Eko Yuli Terhenti
Kuala Lumpur (Bali Post) Dominasi Eko Yuli Irawan di cabang angkat besi kelas 62kg senior putra SEA Games akhirnya terpatahkan, setelah dia gagal mempertahankan medali emas di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8) kemarin. Eko Yuli yang telah malang-melintang di ajang Asia Tenggara itu dikalahkan atlet Vietnam Trinh Van Vinh dengan selisih tipis total angkatan 306-307 kg dalam
pertandingan kelas 62kg senior putra. Atlet Vietnam itu sekaligus memecahkan rekor lama SEA Games total 306 kg atas nama Eko Yuli Irawan. Sementara atlet Myanmar Myint Kyi merebut medali perunggu dengan total angkatan 284 kg. ‘’Saya sudah maksimal, angkatan saya memang segitu,’’ kata Eko Yuli mengomentari tentang kekalahannya. ‘’Ini kegagalan pertama saya dari empat kali SEA Games,’’ tambahnya.
Ketika ditanya apakah dirinya sudah mengenal lawan dari Vietnam itu, Eko mengatakan baru sekali ketemu. ‘’Saya baru pertama jumpa dia, dia pendatang baru,’’ kata Eko. Sementara itu, pelatih SEA Games angkat besi Dirja Wijaya mengatakan, kali ini lawan beruntung. ‘’Ini di luar dugaan, itulah pertandingan,’’ katanya. ‘’Eko kurang beruntung, kami sudah monitor kekuatan lawan,’’ katanya. (ant)
Kuala Lumpur (Bali Post) Timnas Cricket Indonesia sukses menyumbangkan medali perak setelah di partai puncak SEA Games 2017 di Lapangan Cricket Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8) kemarin menyerah dari Thailand dengan skor 86-109. Meski hanya meraih perak, pencapaian ini sudah sesuai dengan target yang dicanangkan yaitu Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) maupun Pengurus Besar Persatuan Cricket Indonesia (PB PCI). ‘’Jam terbang sangat berpengaruh pada pertandingan tadi. Level Thailand sudah kejuaraan dunia. Tapi jika dilihat dari hasil kita mampu memberikan perlawanan,’’ kata Ketua Umum PB PCI Aziz Syamsuddin usai pengalungan medali. Menurutnya, Rada Rani dan kawan-kawan terlihat percaya diri meski pada pertandingan penyisihan juga mengalami kekalahan. Namun, secara angka terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kondisi ini menujukkan jika peluang untuk berprestasi cukup besar. Ke depan, katanya, banyak tantangan yang akan dihadapi mengingat kejuaraan
level internasional sudah di depan mata. Pihaknya berharap pemain Indonesia juga terus memupuk kemampuan sehingga mampu bersaing. ‘’Mereka memang cukup berpotensi. Makanya kami terus berusaha untuk memaksimalkan mereka. Begitu juga dengan proses pembinaan yang terus kami jalankan,’’ kata petinggi PB PCI lainnya, Rita Widyasari, yang juga hadir dalam pengalungan medali. Sementara itu, manajer timnas Indonesia Albert Aridan Takundung mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi perjuangan Rada Rani dan kawan-kawan. Meski lawan yang dihadapi sudah melanglang keliling dunia, namun semangat yang diperagakan cukup tinggi. ‘’Target memang terpenuhi, tapi saya berharap ke depannya bisa jauh lebih baik,’’ ucapnya saat dikonfirmasi terpisah. Untuk menghadapi SEA Games 2017, cricket menjalani pemusatan latihan selama tiga bulan. Untuk di dalam negeri latihan dilakukan di Cibubur. Namun, sebulan terakhir sebelum kejuaraan dua tahunan ini menjalani pemusatan latihan di Johor, Malaysia. (ant)
Sisakan Dua Hari, Indonesia Belum Penuhi Target Bali Post/ant
LATIHAN - Sejumlah pesepak bola timnas Indonesia U-19 melakukan latihan akhir jelang mengikuti kejuaraan Piala AFF U-18 yang dipusatkan di Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (28/8) kemarin. Menurut rencana Timnas U-19 akan bertolak ke Myanmar pada 2 September 2017 dan akan melakukan debut perdananya melawan tuan rumah Myanmar pada 5 September 2017 di Grup B bersama Vietnam, Myanmar, Brunei Darussalam dan Filipina.
Kuala Lumpur (Bali Post) Komandan kontingen (CdM) Indonesia pada SEA Games 2017 Aziz Syamsuddin mengatakan Indonesia perlu kerja keras untuk mengejar target 55 medali mengingat pelaksanaan kejuaraan dua tahunan ini tinggal dua hari lagi. ‘’Benar. Harus kerja keras. Semoga prediksi yang sebelumnya dicanangkan bisa terwujud di sisa waktu yang ada,’’ kata Aziz Syamsuddin di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8) kemarin. Hingga hari kesepuluh pelaksa-
naan SEA Games 2017, kontingen Indonesia belum mampu beranjak dari posisi lima klasemen sementara. Kontingen Merah Putih baru mengumpulkan 32 emas, 54 perak, 64 perunggu atau total 150 medali. Pencapaian ini jelas jauh dari target yang dicanangkan oleh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Salah satu hal yang menyebabkan minim emas adalah banyak atlet unggulan yang rontok. Salah satu unggulan yang gagal
menyumbangkan emas adalah atlet angkat besi Eko Yuli Irawan. Peraih perak olimpiade ini harus mengakui keunggulan lifter asal Vietnam pada kelas 62 kg. Begitu juga dengan bulu tangkis. Dari tiga emas yang ditargetkan baru satu yang direbut meski masih ada peluang untuk menambah lewat Jonatan Christie yang lolos ke final. Begitu juga Agus Prayogo di lari 5.000 meter. Maria Londa yang digadanggadang meraih dua emas dari lompat jangkit dan jauh juga harus puas den-
gan medali perak. Pencak silat nomor ganda putra juga harus menyerah dari tim tuan rumah Malaysia yang akhirnya merebut emas. Meski ada yang gagal, ada pula yang mampu melebihi target. Sebut saja panahan, karate, balap sepeda hingga wushu. Untuk balap sepeda yang sudah menyumbang dua emas dari nomor BMX masih berpeluang menambah medali di nomor track. ‘’Semoga kita mendapatkan tambahan emas. Masih banyak nomor yang dipertandingkan,’’ kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. (ant)
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
!!!Dcr Karyawati Min.SMA,SIM C Gj tinggi.Hub:Sumber Abadi Bgn Jl.Buluh Indah 789 Dps
B.BP.001.08.17.0001774
!!!Dcr Sopir pribadi bs Matic usia min 40th,jujur, rajin Hub.Jl.Buluh Indah 789 Dps
B.BP.001.08.17.0001850
B.BP.001.08.17.0001849
*Dcr Pengawas Proyek H:0361439 Dcr PRT pengalaman tdr luar 888/085100421225 PT Wanakubu Hub.089618915995/081246640599 B.BP.166.08.17.0001905
B.BP.001.08.17.0001896
*Job Australi Resmi Perkebunan Biaya Potong Gaji 085857328218
Dcr Sgr Sopir Mobil Box & Admin Lmrn ke 081246121612
AquaMarineDiving Bali is hiring Asst.Dir.of Diving Operations (Indonesian Only) Excellent English/pro-active/mature/cando attitude/independent/motiva ted/organized/computer skills 5.5days/wk/8hrs/day/min 12mths Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to:HRD@AquaMarineDiving.com
Dcr Sgr Staff Wanita SMA/SMP/ sederajat Hub.0361-287535
B.BP.166.08.17.0001904
B.BP.001.08.17.0001877
B.BP.001.08.17.0001823
Dcr Supervisor sales L/P,S1 35 Th peng.Sbg SPV/Sales min 1Th Adm Penjualan,Sales L/P min SLTA max27Th.Lmrn ke Jl.Suwung batan kendal 33 Dps Atau email kesalestibdps@gmail.com
B.BP.001.08.17.0001868
B.BP.004.08.17.0001889
Cr Sales Makanan Beku,Gj 2Jt + Bns,Pny Mtor Sdri.082339158558
B.BP.001.08.17.0001846
Cr Waiter/ss&CookHelper u/Rest diUbud081237768888/08123837333
B.BP.154.08.17.0001908
Cr krywn/ti u/Jaga stand Mknan Kntin Sklah,Bu Wyn081237490397
B.BP.001.08.17.0001891
Dbthkn Admin(Min D1 Single) & Opration Sopir (Usia Max.28Th) Krm Lam ke Jl.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317
B.BP.001.08.17.0001570
Dcr Admin Wnt+Srabutan Lk Garment Ubung Hub:085100061049
B.BP.001.08.17.0001851
Dcr Kitchen Rest Sea doo Jl. Pratama 101 Nusa2 087861213585 Dcr sgr Staff Teknisi yg mengerti Listrik MinSTM bs kerja Tim,Ulet,Jujur&Brtanggungjawab CV:Jl.P.Moyo No.27AB T.720715
B.BP.001.08.17.0001912
Dcari karyawati Print/Fotocopy Hym Wuruk 71D Hb:081936247579
B.BP.001.08.17.0001872
Dcr 12 Karyawan/ti,Lls SMP/SMA 4 Driver,4Admin H:081999251555
B.BP.001.08.17.0001863
B.BP.001.08.17.0001901
!! 3org Karyawati min SMA,Gaji Tinggi,SIM C,Makmur Abadi Bgn, Jl.T.Umar Brt 888 Dps
Dcr Krywn/ti u/Tk Kue,PRT,Gj 1,2 Monang Mning H:08123654383
***Dicari PRT,pengalaman,umur 20-30thn Hub.08123940424
Dcr PRT Pengalaman,Tidur Dalam Gaji 1,4Jt H.081236389645
B.BP.001.08.17.0001766
B.BP.001.08.17.0001890
Cafe Bakery Mencari Cook & Orang yg mau kerja di bakery Good Salary Call 081338507217
B.BP.001.08.17.0001876
B.BP.001.08.17.0001860
Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss Lancar Inggris u/R.M.di Legian ada Gaji,Tip Hub:081236109808 B.BP.001.08.17.0001789
B.BP.001.08.17.0001647
SERVICE
TUNGGAL JAYA KULKAS G A M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat
KARYA USAHA
081999111542 082144420026
TELP/ 081339300135 SMS 081999521040
C.0001697-SRV
C.0001782-srv
AC AC
BERGARANSI
SERVICE
M. CUCI KULKAS
SERVICE
Dcr Therapist wanita berpglmn/ tidak berminat H:087761133786 B.BP.156.08.17.0001881
Dcr karyawan Toko & Tk Kebun Tinggal dlm T.0811398825 B.BP.001.08.17.0001902
Dcr sgr lls SMU-S1 utk guru TK /Paud.Ada diklat.Utk yg blm Pengalaman.Hub:0811380028 B.BP.821.08.17.0000089
Dcr,Wanita Pembantu RT tinggal dalam untuk rumah Iman Bonjol Dps. Gaji 1.7 Sms 0816571027 B.BP.004.08.17.0001888
Dcr:Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta
B.BP.001.08.17.0001884
Sandbar Canggu Look FR Waitres Hub:085792660093 CV to: okthasutha@gmail.com
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Djl Kijang Kapsul’2004 Kuning Metalik Hub:081239898747
B.BP.001.08.17.0001867
DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
KEHILANGAN Hilang BPKB C 0251708-O DK 828 BU AN: Irawaty
Dibutuhkan Segera drafter Kjg LGX Krista Matic th01 Tgn1 B.BP.001.08.17.0001470 B.BP.001.07.17.0002008 B.BP.001.08.17.0001855 untuk di kontraktor Hub: Sopir u/Laundry Denpasar Timur asBali sptbaru Hp 081999925143 *Djl Tnh 15Are Los Pantai di B.BP.001.08.17.0001903 Hilang BPKB No.A 9332682-O 0361-4714827 / 081916233011 Hub:081236002006 /085103000250 pantai Lebih Hub:081239898747 B.BP.004.08.17.0001900 B.BP.001.08.17.0001862 DK4185CJ An.Arifin DICARI MOTOR B.BP.001.08.17.0001866 B.BP.001.08.17.0001858 Dicari PRT dan Tk.Kebun Serius BUC Dijual Tanah 100m2 Lok 081338294465 DIJUAL MOBIL Kerja SMS 081338409322 Sanur Jln.Gn.Mas Dps 081338792660 Beli Motor Bekas Segala Merk B.BP.001.08.17.0001865 HONDA B.BP.001.08.17.0001873 B.BP.001.08.17.0001910 Dicari Sopir mau Lembur Sampai CRV’2007 2.4 AT hitam Dijual Tanah di Sanur 2-3 Are Malam, SIM A Usia 35-45 Thn Hub.081239600959 Tlp:08164706634 DIJUAL RUMAH 085100842017 B.BP.001.08.17.0001886 B.BP.001.08.17.0001856 B.BP.001.08.17.0001878 Dijual Prum type 45/90 Royal Dijual Accord 2009/2010 Hitam Djl Tnh 201m2 Jl.Kertha Bedulu Dicari Waitress Penampilan MeGriyaLoka Tabanan,085100443883 II Sidakarya, 081239119977 TP Mutiara Hub:081337975454 B.BP.001.08.17.0001883 B.BP.001.08.17.0001857 narik,Krm CV:rawfoodgolden@gma B.BP.001.08.17.0001882 il.com Atau Phn:085738078073 Jl Tnh 160m2 210m2 Prm Permata B.BP.001.08.17.0001852 Anyar Sempidi Bdg,081337141817 Dicari sopir pariwisata B.BP.001.08.17.0001678 081999040400 Jual-BUC (Nego Harga Murah) B.BP.154.08.17.0001907 1.Jl.Dewisri 2/Kuta=6,40Are Dicari staff Spa Salon and 2.Jl.Jepun Pipil/Dps=9,09Are Barber Shop Hub.081338748023 Hub:08123817654/08113899108 B.BP.154.08.17.0001909 B.BP.001.08.17.0001525 Dicari:Therapist massage&maniDIJUAL GUDANG cure/pedicure sebanyak2nya,P, Min SMU(2.3Jt+16rb/jam instv). Djl Gudang 2,5are Jl.Ayani Utr Hairdresser,L/P,(3jt+16rb/jam+ msk hy 50m ke lks,085237045550 B.BP.001.08.17.0001874 komisi 10%)Pengalaman Min 1th. Bawa lamaran ke Bodyworks Spa. DIJUAL RUKO Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget Ruko/Rmh/Tnh Renon Buluh Indah 735058 Mahndrata.Ciputra 085100493862 B.BP.001.08.17.0001223 B.BP.001.08.17.0001897 Dijual Rumah Elit,LT 5,4A,2Lt, DAIHATSU Dicr staff yg bisa kerja cleaning Xenia Dp10Jt,Sigra Dp15Jt,Ayla Swimming pool(4,5x10m)+Garden & pool Bhs Ing,087862238630 RUPA-RUPA Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan B.BP.154.08.17.0001906 Dp10Jt,GMax Dp6Jt.082340855805 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% B.BP.001.08.17.0001458 Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201 Kumon Kuta cr Admin & Asisten B.BP.001.08.17.0001859 H.087862223922 / 082237457658 SUZUKI Guru Min.SMA H.081999456618 B.BP.164.08.17.0001894 Karimun GX’06,asli DK Merah Md DISEWAKAN RUMAH B.BP.004.08.17.0001898 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat H.59jt T.085100433703 Dkontrkn Rumah Jl.Morotai No. Receptionist Dcr Cewek T.085337370228 / 412815 B.BP.001.08.17.0001895 27B, 4K.Tdr,garase,R.Kluarga, u/Fitness Penampilan menarik KEHILANGAN B.BP.001.08.17.0001812 TOYOTA Hub:081310581951/085338550876 Dp Suka-Suka Rmh,Ruko,Tanah Hlg BPKB R2 Suzuki DR4652BH No Hub:0361-289700 / 081916435407 Agya TRD S’2017 Silver B.BP.001.08.17.0001853 B.BP.153.08.17.0001830 BPKB:L-02578413 AN.I Gde Deya di Dps Hub:08123983100 AvanzaVelos14Slvr,087860391057 KOST B.BP.030.08.17.0001489 Resto Kuta-Server,Cook, Asap B.BP.001.08.17.0001864 B.BP.001.08.17.0001911 SMK, Exp/Clever=Higher Salary SHM 1389 AA Putri Trisnawati Jual Madu Hutan Asli Sumatera Terima Kost Fas Lengkap Jl.Tkd Avanza Hitam 2005 AsDK Sms,WA-Hp;0812 3834 7428 Hub.08123859499/085792018073 Unda 8 No5 Dps HP:081338930399 Dijamin 100% Asli,081214530088 Jl.Mekar 10 Pemogan Densel Dps B.BP.004.08.17.0001887
RUPA-RUPA
B.BP.001.08.17.0001848
B.BP.001.08.17.0001845
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.08.17.0001871
B.BP.001.08.17.0001875
SPA
INTERIOR
ALUMINIUM
FURNITURE
GESEK TUNAI & PELUNASAN
CHELEER
W.HEATER POMPA AIR
H. 08-1234567-113 C.0001555-RPA
RUPA-RUPA
BIRO JASA
RAJA BUNTU
WC Garansi 1 bulan
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
ANTI MAMPET GARANSI
B.BP.001.08.17.0001765
Urgently Req:Acc & Adm Staff (Male),Customer Serv Fluent in English &Driver.Pls Send CV to PT.Nusa Trans Cargo Jl.By Pass Ngr Rai No.66 Kesiman.Email: info@nusatrans.com ph.462484
ATASI :
LOWONGAN !!!2org Karyawati min SMA,SIM C,Gaji Tinggi.Hub: Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran
Informasi pasang iklan Telepon
PROMO MERDEKA ERTIGA
CARRY
FUTURA
15
DP 5 Jt-an
DP
Jt-an
IGNIS
081 239 534 731 C.0001693-BRJ
081 338 013 066
DP
5
Jt-an
HUB AYU 085238555858 C.0001064-mbl ALUMINIUM
C.0001686-BRJ
CA
Candra Aluminium
Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm.
Harga
Rak Aluminium Bersaing
BALI WANGI KURAS WC DAN MAMPET GARANSI - CLOSET - WASTAFEL - BATHUB - SALURAN AIR TANPA BONGKAR - SALURAN DAPUR
WC
085 337 361 233 0877 6129 5235 C.0000701-brj
dan Bergaransi
Roling Door Stainless Steel
Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi
413211-412051 C.0000860-ALM
FOTOCOPY
EKONOMI
18
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
Target Menggaet 8 Juta Wisatawan
Kemenpar Promosikan ’’Branding’’ Bali Denpasar (Bali Post) – Dalam menjual produk, keberadaan sebuah branding memiliki peran yang strategis. Tidak terkecuali dalam menjual produk pariwisata, yakni sebuah destinasi kepada calon wisatawan. Karena itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI telah membuat branding untuk sepuluh destinasi utama di Indonesia. Dari sepuluh destinasi utama itu, termasuk salah satunya Bali. Dengan branding ini diharapkan upaya untuk mempromosikan Bali semakin mudah dalam menggaet wisatawan berkunjung ke Bali. Hal ini mengemuka dalam soisialisasi branding destinasi Bali yang dilakukan Kemenpar RI, Senin (28/8) kemarin. Hadir dalam sosialisasi tersebut, para kepala Dinas Pariwisata kabupaten/kota di Bali, organisasi terkait, dan dibuka Deputi Pengembangan, Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar RI I Gede Pitana. Dalam sosialisasi tersebut juga menghadirkan dua narasumber yakni Dr. Hery Margono dan Bayu Asmara. Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra mengatakan, pariwisata di Bali sudah berkembang sejak tahun 1920-an. Sejak masa tersebut terjadi pasang-surut. Namun, ke depan sektor ini masih sangat potensial dan mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sektor lainnya. Bahkan, pada 2019 Bali menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 8 juta. Mewujudkan target ini, pemerintah akan berupaya untuk meningkatkan infrastruktur, pengelolaan destinasi,
serta pemasaran yang lebih intensif. Sementara itu, Deputi Pengembangan, Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar RI I Gede Pitana mengungkapkan, Bali merupakan sebuah branding yang sudah kuat, dengan tagline ‘’the Island of Goods’’. Dengan tagline ini, semua nilai sudah masuk, apakah paradise island atau yang lainnya. Sekarang semua komponen masyarakat harus ikut mengisi branding dan tagline tersebut agar sesuai dengan kenyataan. Karena sebuah branding akan menjadi janji kepada konsumen, dan sebuah reputasi. ‘’Karena itu, sebuah branding merupakan suatu yang sangat vital dalam menjual produk. Akan sangat sulit menjual produk kalau tidak punya branding. Bali sebagai brand, saya optimis bisa merayu atau merangsang, memotiviasi wisatawan untuk mengunjungi Bali,’’ ujar Pitana. Dikatakan, langkah pertama yang dilakukan yakni promosikan branding Bali ini, baik di buku, calendar of event, dengan cara standar tagline. Kedua, yakni memenuhi semua unsur dalam tagline itu, seperti ramah tamah, damai, indah, bersih, teduh. Artinya, masyarakat harus menjaga semua komponen yang ada dalam sapta pesona. Kalau bisa konsisten menjaga Bali, akan menjadi reputasi. ‘’Branding tidak bermakna bila tidak berbuat apa-apa,’’ ujar Pitana. 10 Program Kementerian Pariwisata talah menetapkan 10 Program Prioritas guna mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 20 juta kunjungan pada tahun 2019. Untuk memenuhi target tersebut, Kemenpar menetapkan tiga program teratas yaitu Digital Tourism, Homestay Desa Wisata, Air Connectivity. ‘’Program tersebut diharapkan mampu mengakselarasi pembangunan pariwisata,’’ ungkap Duputi Bidang Pengembangan
Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman pada focus group discussion (FGD) di Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Digitalisasi pariwisata merupakan hal yang tidak dapat dihindari karena saat ini siapa saja dapat mengakses internet. Diperkirakan 63% dari total perjalanan wisata melalui koneksi daring (on/inc). Wisatawan melakukan riset, memesan tiket dan hotel secara digital. Dampaknya pelaku usaha harus mengubah mindset, budaya dan pola kerja, sehingga tetap mampu bersaing di era digital ini, jika tidak maka harus siap kalah dalam persaingan. Selain itu pariwisata tidak dapat lepas dari peran masyarakat sekitar destinasi wisata, contohnya keberadaan homestay yang melibatkan langsung masyarakat sebagai tuan rumah. Interaksi yang terjadi di dalam homestay antara pemilik rumah dan wisatawan menjadi atraksi tersendiri bagi wisatawan, di samping itu dampak ekonomi juga dirasakan langsung oleh pemilik rumah. Pembangunan 1.000 homestay yang didorong oleh Kementerian Pariwisata dan didukung Kementerian/Lembaga terkait diharapkan menjadi salah satu quick wins. Konektivitas udara merupakan hal krusial dalam pariwisata karena 75% wisatawan mancanegara datang melalui bandar udara. Program tersebut dilakukan melalui beberapa langkah. Pertama penambahan seat capacity. Seats Capacity of International Flight sebesar 19,5 juta saat ini ternyata hanya efektif untuk mendatangkan 12 juta wisman di tahun 2016, sehingga untuk mendatangkan 20 juta wisman diperlukan 3O juta seats atau tambahan sebesar 10,5 juta seats. Kegiatan FGD GIPI yang berlangsung satu hari ini menampilkan sejumlah narasumber yaltu Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Judi Rufajantoro dan Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Konektivitas Robert Waloni. (kmb12/010)
Bali Post/ara
BUKU - Deputi Pengembangan, Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar RI Prof. I Gede Pitana menyerahkan buku branding destinasi Bali kepada para kepala Dinas Pariwisata se-Bali.
HET Beras Lindungi Konsumen
Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (28/8) sore, bergerak menguat menjadi 13.317 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan bahwa pergerakan mata uang rupiah kembali melaju ke area positif terhadap dolar AS, menyusul belum adanya ketidakpastian pembahasan debt ceiling atau batas atas dari utang Amerika Serikat. ‘’Situasi di Amerika Serikat yang kurang kondusif itu membebani dolar AS di pasar valas,’’ katanya. Sementara dari dalam negeri, lanjutnya, kondisi ekonomi nasional yang relatif cukup kondusif mendapat respons dari pelaku pasar setelah terfokus pada pertemuan bank sentral di Jackson Hole. ‘’Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang berada dalam tren surplus serta terjaganya inflasi menjadi harapan positif bagi pelaku pasar untuk melakukan akumulasi aset berdenominasi rupiah. Sentimen positif dari dalam negeri itu mengimbangi variatifnya sentimen dari eksternal yang cenderung negatif,’’ katanya. Analis Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa konsensus pasar untuk kenaikan suku bunga The Fed yang masih terpecah, membuat dolar AS menjadi kurang diminati pasar. ‘’Mayoritas pelaku pasar menyimpulkan belum akan ada kenaikan suku bunga Fed sampai akhir tahun ini,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (28/8) ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.338 dibandingkan posisi sebelumnya 13.348 per dolar AS. (ant)
Bali Post/ist
KOPMA - Menteri Puspayoga bersama ribuan anggota Koperasi Mahasiswa (Kopma) pada acara Gebyar Pendidikan 3.700 Anggota Baru Koperasi Mahasiswa Walisongo, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (28/8) kemarin. Setelah itu Menteri Puspayoga melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta bertemu dengan anggota Koperasi Mahasiswa (Kopma) Universitas Gajah Mada.
Indonesia Kembali Ekspor Bawang Merah Jakarta (Bali Post) – Dua tahun pemerintahan Jokowi telah mampu membalikkan keadaan utamanya dalam swasembada bawang merah. Tahun 2015 Indonesia masih mengimpor bawang merah untuk konsumsi dan benih sebanyak 17.429 ton. Namun tahun 2017 ini telah melakukan dua kali ekspor ke Vietnam, Malaysia, Singapura dan Timor Leste. Kementerian Pertanian mengekspor bawang merah ke Thailand dan Singapura sebanyak 9 kontainer atau 247,5 ton dengan nilai mencapai 436.000 dolar Singapura atau setara Rp 4,7 miliar. Ekspor perdana dilakukan pada 18 Agustus lalu. Saat itu Indonesia juga mengekspor bawang merah ke Vietnam, Taiwan, Malaysia, Timor Leste dan negara lainnya sebanyak 12 kontainer. Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Spudnik Sujono mengatakan, hal ini membuktikan Indonesia tidak hanya berhasil mewujudkan swasembada bawang merah, tetapi juga berhasil mewujudkan kedaulatan bawang merah. ‘’Kita patut bersyukur dan berbangga hati, bahwa saat ini Indonesia tidak hanya telah mewujudkan swasembada bawang merah, tapi telah mampu mencapai kedaulatan bawang merah. Hari ini kita lepas ekspor yang kedua selama bulan Agustus tahun ini dari Surabaya ke Thailand dan Singapura,’’ kata Spudnik di Surabaya dalam siaran pers Kementan, Senin (28/8) kemarin. Sejak 2016 lalu, Indonesia tak lagi mengimpor bawang merah. Padahal, di tahun 2014 negara ini masih mengimpor
bawang merah untuk konsumsi dan benih sebesar 74.903 ton dan 17.429 ton di tahun 2015. Namun di tahun 2016 tidak ada impor (nol) untuk bawang merah konsumsi, dan bahkan mampu mengekspor sebesar 735 ton. ‘’Ini pencapaian yang luar biasa dari kinerja kita bersama di bawah komando Bapak Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Prestasi ini tentunya harus kita pertahankan dan tingkatkan di masa-masa mendatang. Tidak ada lagi kata impor, tapi kita terus ekspor,’’ ujar Spudnik. Ekspor Meningkat Spudnik optimistis volume ekspor bawang merah dapat bertambah dan pasar ke luar negeri dapat diperluas mulai tahun ini. Hal ini karena Indonesia berpotensi besar mengembangkan bawang merah. ‘’Sentra produksi yang semula terkonsentrasi hanya di Pulau Jawa, saat ini sudah mulai menyebar ke berbagai daerah seperti Bima, Solok, Enrekang, Bantaeng, Tapin, Maluku Tengah dan masih banyak lagi daerah lainnya,’’ ungkap Spudnik. Pada tahun 2016 luas panen bawang merah mencapai 149,6 ribu hektar dengan produksi mencapai 1,45 juta ton serta luas tanam naik menjadi 22,5 persen dari tahun sebelumnya. Tahun ini target produksi bawang merah naik 17,7 persen dari tahun lalu. ‘’Dengan jumlah produksi tersebut kita dapat memenuhi sendiri kebutuhan di dalam negeri 1,1 juta ton per tahun atau rata-rata sekitar 88.000 ton per bulan,’’ sebutnya.
Bali Post/ist
EKSPOR BAWANG - Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono (kiri) saat melepas ekspor bawang merah secara simbolis di Surabaya, Senin (28/8) kemarin.
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Jawa Timur Kombes Pol. Widodo menyatakan pihaknya siap mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan stok bawang merah. ‘’Caranya, pertama-tama melakukan pemantauan di lapangan dengan menerjunkan personel Polda, Polres, sampai Polsek ke sejumlah titik secara bersamaan. Jadi, kita menjaga kesejahteraan petani, pedagang, dan konsumen melalui upaya-upaya di lapangan, tidak bisa hanya melihat data,’’ kata Widodo. Selain itu, untuk mengatasi selundupan, Satgas Pangan telah melakukan pemetaan komoditas pangan yang berpotensi masuk dengan cara ilegal. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras merupakan upaya nyata pemerintah untuk melindungi kepentingan konsumen. ‘’Dengan adanya HET ini efektif untuk masyarakat, konsumen. Mereka mendapatkan perolehan harga yang terkendali, jadi dari sisi pengendalian harga tercapai,’’ kata Mendag Enggartiasto Lukita di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Penetapan HET terhadap beras, katanya, juga memungkinkan terwujudnya pembangunan yang berkeadilan. Dalam arti, katanya, pemerataan untuk para pengusaha secara merata dapat tercapai. ‘’Dari data yang ada dampak dari HET ini adalah penggilingan menengah ke bawah itu lebih diuntungkan dalam arti jumlah suplai kepada mereka itu lebih meningkat,’’ katanya. Di sisi lain, ia memantau bahwa serapan Bulog meningkat tajam, meski memang ada pihak-pihak yang terganggu dengan penetapan HET. ‘’Di middle man, di pengepul dan kemudian di perusahaan-perusahaan besar yang menyerap beras itu dan kemudian dia jual dengan harga tinggi. Jadi margin yang besar-besar itulah yang terganggu,’’ katanya. Enggartiasto membantah penggilingan padi skala kecil dan pengusaha kecil terancam dengan penetapan HET tersebut. ‘’Siapa bilang? Itu hanya satu dua saja, saya kemarin ke Perpadi Solo,
di Sragen semua lengkap dan mereka mengapresiasi atas telah diterapkannya HET, karena mereka akan menerima suplai lebih besar yang sementara ini mati karena selama ini diserap oleh yang besar,’’ katanya. Meski begitu, Enggar menegaskan bahwa perusahaan skala besar tidak kemudian harus ‘’mati’’ dengan ketentuan tersebut. Menurutnya, perusahaan besar hanya perlu mengalami return of investment yang lebih panjang saja. ‘’Yang pasti mereka tidak jadi mati, tidak berkurang, ukuran berikutnya adalah serapan dari Bulog meningkatnya tajam sekali, 10.000 ton sebelumnya sempat drop di bawah 6.000 ton sekarang meningkat lagi,’’ katanya. Sebelumnya pemerintah mengumumkan harga eceran tertinggi beras medium dan premium. HET beras medium Rp 9.450 per kilogram dan beras premium Rp 12.800 per kilogram untuk kawasan Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi. (ant)
19
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
’’Safe House’’ Kewenangan LPSK Jakarta (Bali Post) Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai mengungkapkan, pengeloaan rumah aman (safe house) milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pernah melibatkan LPSK. Padahal, kewenangan pengelolaan safe house berada di bawah kewenangan LPSK. ‘’Ada saksi yang dilindungi oleh KPK tanpa ada koordinasi dengan LPSK. Dan, ternyata banyak juga informasi yang kita ketahui sekarang, ada beberapa juga saksi yang ternyata dilindungi sendiri oleh KPK,’’ kata Abdul Haris Semendawai dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Pansus Angket KPK DPR-RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Abdul Haris menekankan bahwa pihaknya selalu melakukan koordinasi dalam setiap kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang ditangani oleh KPK. Namun, yang didapat ternyata saksi KPK seringkali tidak direkomendasikan untuk dilindungi oleh LPSK. Padahal LPSK memegang mandat perlindungan saksi dan korban seperti yang diamanatkan oleh UU. ‘’Nah oleh karena itu, dalam beberapa kesempatan, kami pun mengimbau kepada saksi, kepada siapa pun yang memang butuh perlindungan khususnya saksi, pelapor, atau JC (justice collaborator) untuk mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK,’’ kata Samendawai. Soal saksi KPK ini, Samendawai mengaku kerap menjemput bola langsung menjemput saksi, namun tidak semua saksi berkenan dilindungi. Di sisi lain, justru ada yang datang ke LPSK minta dilindungi, ada pula yang direkomendasikan KPK. ‘’Jadi misal kita melihat kalau pemberitaannya sudah kita bisa mengetahui bahwa ada saksi yang terancam biasanya kami jemput bola dan kami tawarkan perlindungan. Banyak yang mereka kemudian mengikuti saran kami kemudian potensi ancaman mereka tidak terjadi,’’ lanjut dia. Samendawai berharap KPK melibatkan LPSK dalam pengelolaan safe house, sebab tanpa melibatkan LPSK maka lembaga yang dipimpinnya tidak bisa mengevaluasi keberadaan rumah aman milik KPK. ‘’LPSK tidak terlibat dalam operasional safe house (rumah aman) KPK, kita enggak tahu juga apa pertimbangannya, jadi kita tidak bisa mengevaluasi,’’ ujarnya. (kmb4)
Punya Mobil Dari Hal. 1 ‘’Apabila dihitung sekarang dengan segala macam bunganya, Rp 600 triliun bisa jadi kira-kira Rp 3.000 triliun. Kemudian tahun 2004-2014 saja, hampir Rp 400 triliun BBM kita subsidi, tapi yang menikmati orang punya mobil seperti kita semua di sini,’’ katanya. Apabila semua dana BLBI dan subsidi BBM itu digabung, Wakil Presiden menjelaskan, pemerintah saat ini akan punya dana sekitar Rp 6 ribu triliun yang dapat digunakan untuk membangun infrastruktur. ‘’Kira-kira Rp 6.000 triliun yang kita telah buang
untuk menyelesaikan masalah-masalah, sekiranya setengah saja kita pakai untuk infrastruktur, tentu infrastruktur kita tidak akan kalah dari negara tetangga,’’ katanya. Namun, ia mengatakan bahwa kesalahan itu telah terjadi dan yang terpenting saat ini bagaimana pemerintah tidak mengulangi kesalahan yang sama demi kemajuan bangsa. ‘’Sekarang yang penting apa yang kita lakukan ke depan, kini kita tidak menghamburkan uang untuk subsidi kecuali untuk makanan, pendidikan, kesehatan karena itu pokok, penting untuk bangsa ini,’’ katanya. (ant)
Grup FB Dari Hal. 1 JAS juga membantu membuatkan akun Facebook baik yang asli, semi anonim maupun anonim. ‘’Hal ini berdasarkan temuan banyaknya hasil scan (pindai) KTP, paspor, data tanggal lahir dan nomor ponsel pemilik akun,’’ ucapnya. JAS diketahui memiliki 11 akun email dan enam akun Facebook yang digunakan untuk membuat sejumlah grup di FB. ‘’JAS juga sering berganti nomor ponsel dalam pembuatan akun email dan FB,’’ imbuhnya. Sementara MFT berperan sebagai pengurus Saracen di bidang media informasi. ‘’MFT menyebarkan ujaran kebencian dengan mengunggah meme dan foto yang
telah diedit serta membagikan ulang posting dari anggota Saracen lainnya yang bertemakan isu SARA melalui akun pribadi miliknya,’’ ujarnya. Sementara tersangka SRN adalah pengurus Saracen yang melakukan koordinasi di berbagai grup berdasarkan wilayah. Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti yakni 58 buah kartu telepon berbagai operator, tujuh unit telepon genggam, empat buah kartu memori, enam buah flashdisk, enam buah harddisk komputer, dan dua unit komputer jinjing. Irwan menambahkan, ketiga tersangka akan dijerat dengan pidana yang berbeda-beda. (ant)
Wantimpres Kunjungi Binda Bali
Minta Waspadai Ancaman Nonmiliter Denpasar (Bali Post) Rombongan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengunjungi Kantor Badan Intelijen Daerah (Binda) Bali, Senin (28/8) kemarin. Sebelumnya, Wantimpres juga telah bertemu dengan Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, dan Gubernur Bali. Kunjungan kali ini utamanya untuk mengetahui persiapan daerah dalam menghadapi ancaman nonmiliter seperti narkoba, terorisme, dan masalah budaya. ‘’Pada saat ini ancaman yang kita akan hadapi bukan hanya ancaman militer atau istilahnya seperti agresi militer itu memang ada, tapi itu kemungkinannya kecil sekali. Tapi yang kita rasakan sekarang kan ancaman nonmiliter pada ideologi, politik, dan sosial budaya,’’ ujar anggota Wantimpres Bidang Pertahanan Keamanan Letjen TNI (Purn) M. Yusuf Kartanegara. Menurut Yusuf, bahaya ancaman nonmiliter seperti narkoba, terorisme hingga budaya jauh lebih besar. Pasalnya, ancaman itu berpotensi merusak persatuan dan kesatuan serta berusaha menghancurkan negara ini secara pelan-pelan. Sebab, di sini mindset yang diserang melalui dunia cyber. Itulah mengapa semua daerah harus siap menghadapi ancaman itu. ‘’Kami tentunya akan membuat suatu kajian sejauh mana sebetulnya persiapan kita di daerah-daerah khususnya dalam menghadapi ancaman nonmiliter tersebut. Sekarang ke Binda kita ingin tahu sejauh mana Binda dalam melaksanakan tugas pokoknya di daerah, sebab kita tahu Bali adalah suatu tempat yang strategis,’’ jelasnya. Yusuf menambahkan, Bali terbilang strategis lantaran menjadi destinasi pariwisata dunia. Jumlah wisatawan mancanegara yang datang bahkan melebihi jumlah penduduk Bali itu sendiri. Kalau sampai terjadi sesuatu, maka informasinya akan terangkat dengan cepat. Tidak hanya dalam skala nasional, juga di seluruh dunia. ‘’Lebih banyak turis yang ada di Bali, walaupun kita bukan menganggap mereka itu suatu ancaman yang nyata. Tetapi siapa tahu ditunggangi dan sebagainya, karena di tiap-tiap daerah itu berbeda. Kita tahu bahwa Indonesia ini pada saat sekarang apalagi mendekati pilkada 2018 dan 2019, seyogianya kita harus betul-betul mempersiapkan diri,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Bali Brigjen Pol. I Wayan
Sunarta mengatakan selalu memantau apa yang menjadi kebijakan atau prioritas pemerintah pusat, khususnya presiden. Secara khusus, menjaga dan mengamankan wilayah Bali agar tetap aman dan kondusif. Apabila ditemukan adanya hambatan maupun kendala di lapangan, segera dibahas dan dikoordinasikan dengan Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) agar mendapatkan solusi sehingga bisa ditindaklanjuti stakeholder terkait. ‘’Kita juga melaksanakan penguatan terhadap warga masyarakat karena kita tahu saat ini ideologi yang menjadi sasaran. Bagaimana masyarakat kita agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar. Bagaimana sekarang nilai-nilai luhur Pancasila itu kita tanamkan kepada seluruh warga masyarakat,’’ jelasnya. Menurut Sunarta, penguatan nilai-nilai luhur Pancasila juga melibatkan kearifan lokal yang ada di Bali. Tidak saja pecalang atau tokoh-tokoh agama Hindu, juga tokoh agama lain, sekolah, universitas, dan desa adat. Mengingat merekalah yang menjadi ujung tombak untuk menyampaikan kembali kepada masyarakat secara lebih luas. ‘’Kita lihat Bali menjadi tolok ukur, menjadi barometer bagaimana kita mewujudkan Bali ini sesuai program gubernur yakni Bali Mandara dan program Nawacita dari presiden kita kawal bersama-sama agar apa yang menjadi program ini dapat terwujud, sehingga masyarakat bisa menikmati dengan aman dan sejahtera,’’ pungkasnya. Anggota Wantimpres yang hadir ke Binda Bali terdiri dari M. Yusuf Kartanegara, Mayjen TNI (Purn) Mashudi Darto, S.H., S.E. Sekretaris Anggota Wantimpres M. Yusuf Kartanegara, Mayjen TNI (Purn) Dr. I Gusti Putu Buana, S.AP., M.Sc. (Ketua Tim Kajian), Brigjen TNI Dr. Moch Afifudin, S.E., M.M., M.Si.(Han) (Wakil Ketua Tim Anggota Tim Kajian), M. Faried, S.IP., DEA. (Kepala Bagian Politik Hukum dan Keamanan Negara/Anggota Tim Kajian), Abdul Rachman, S.H. (Staf Anggota Wantimpres/Anggota Tim Kajian), Dian Kartika Putri, S.Kom., M.TI. (Kepala Subbagian Politik dan Otonomi Daerah, Bagian Polhukam, Biro Data dan Informasi Sekretaris Wantimpres), Gian Martika Kuswanti, S.E. (Sekretaris Tim Kajian), dan Raden Zulkifi Ridwan, A.Md. (Protokol Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden). (kmb32)
Gangguan ATM, Akibat Satelit Telkom Sudah Uzur Jakarta (Bali Post) Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan gangguan yang dialami satelit Telkom-1 milik PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) akibat usia satelit yang sudah uzur. Ke depan, ia mengimbau sebaiknya sebelum insiden terjadi, pihak operator sudah lebih dulu memiliki back-up. ‘’Itu (satelit bermasalah) menunjukkan satelit itu sudah lama usianya. Jadi sebetulnya mengingatkan kembali kepada teman-teman operator untuk punya back-up,’’ kata Rudiantara di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/8) kemarin. Penegasan Rudiantara
menanggapi terganggunya operasional ribuan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) akibat gangguan pada satelit Telkom-1 milik PT Telkom Indonesia. Bahkan, sebagian siaran televisi ikut terdampak akibat masalah ini. Meski masalah ini jarang terjadi, Rudiantara mengatakan back-up tetap dibutuhkan mengingat satelit memiliki risiko tinggi. Risiko yang dimaksud bisa terjadi saat mulai peluncuran hingga proses pengoperasian satelit. ‘’Apalgi satelitnya sudah uzur ya, usianya di atas 15 tahun. Pada umumnya satelit itu beroperasi 15 tahunanlah,’’ ungkapnya. Dengan demikian, pria yang kerap disapa RA ini
menggarisbawahi sikap operator yang perlu memerhatikan risiko dan mempersiapkan back-up atas kemungkinan yang tidak diinginkan. Satelit Telkom 1 diketahui mulai bermasalah sejak Jumat (25/8) sore. Masalah tersebut berimbas pada layanan siaran televisi nasional hingga layanan keuangan dan pengoperasian mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Telkom memprediksi proses perbaikan satelit akan rampung lebih cepat. Namun, ternyata ada beberapa ATM yang masih bermasalah. Untuk memperbaiki masalah ini, Telkom telah menggandeng Lockheed Martin, perusahaan keamanan dan kedirgantaraan global. (kmb4)
Tiga Poin Dari Hal. 1 Berdasarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Tontowi/Liliyana yang merupakan peringkat tiga dunia, berhasil menumbangkan wakil Cina peringkat satu dunia, Zheng Siwei/Chen Qinchen, dalam laga melelahkan selama 55 menit yang berkesudahan 15-21, 21-16, 21-15. Dalam pertarungan partai final tersebut permainan ketat tersaji sejak awal game pembuka dengan perolehan poin ketat dan beberapa kali terjadi hasil imbang hingga 6-6. Selepas itu, pasangan Cina langsung tancap gas dengan mengumpulkan tiga poin beruntun hingga skor 9-6, walau poin demi poin dikumpulkan Tontowi/Liliyana, Zheng/Chen mampu menutup jeda interval pertama dengan memimpin 11-9. Selepas jeda interval, Tontowi/Liliyana langsung bisa menyamakan kedudukan 1111, akan tetapi Zheng/Chen mampu kembali leading tiga poin, bahkan mereka mampu memperlebar jarak dan meninggalkan poin pasangan Indonesia hingga lima poin 13-18. Walaupun poin demi poin berhasil dikumpulkan, Tontowi/Liliyana tidak mampu membendung kemenangan duet Cina di game pembuka ini dengan skor 21-15. Di game kedua, permainan ketat dengan skor imbang kem-
bali disajikan kedua pasangan hingga kedudukan 7-7. Selepas keadaan kejar-mengejar angka itu, Tontowi/Liliyana mampu mendominasi permainan dan mengakhiri jeda interval game kedua dengan kedudukan 11-8. Selepas jeda interval game kedua, pasangan Indonesia berhasil menjaga jarak angka dari Zheng/Chen bahkan hingga lima angka di poin 15-10, namun perlahan duet Cina mendekati perolehan poin Tontowi/Liliyana hingga berjarak dua poin 16-14. Akan tetapi, poin duet Indonesia kembali menjauh dan bisa memaksakan dimainkannya game penentu dengan kemenangan 21-16. Di game pamungkas, terlihat ada penurunan performa pasangan Cina yang membuat Tontowi/Liliyana berhasil terus leading perolehan poin sejak awal laga, bahkan mampu menutup jeda interval dengan kemenangan 11-1. Pasangan Indonesia mampu menambah satu poin selepas jeda interval, namun karena ada faktor kesalahan sendiri, membuat Zheng/Chen perlahan memperkecil ketertinggalan angka hingga 12-5. Poin pasangan Indonesia yang tampaknya sudah sulit terkejar, mulai kembali melebar dengan selisih antara 6-10 angka hingga 19-13, akhirnya smash dari Tontowi Ahmad mampu menyudahi laga dengan kedudukan 21-15. (ant)
Ubah Mental Dari Hal. 1 Makanya revolusi mental jangka panjang yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, menurut Tjahjo,
diharapkan akan mengubah mental masyarakat Indonesia, mental semua pejabat di semua lingkup, fungsi kontrol pers, masyarakat harus signifikan. (kmb4)
Selasa, 29 Agustus 2017
05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana
Pengejawantahan Kasih (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Aranya Kanda (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV
09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz Ni Putu Aprilia Laksmi 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wecana
Pengejawantahan Kasih (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Puspanjali
15.30 Education On Bali TV 16.00 Upakara 17.00 Lila Cita 17.30 Lipsus DPRD Gianyar 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali
19.00 Siaran Langsung Bali Mandara Parama Nugraha 20.00 Solusi Alternatif : Soman 20.30 Lila Cita Sanggar Widya Santika Graha Serangan (1) 21.30 Taksu
Nyoman Nikayana 22.00 Lila Cita Calonarang Gria Tanggahan Bangli (1) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Nusa Lembongan (4)
Orang Bijaksana Tak Sedih atas Terjadinya Takdir
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Ketiga)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara den-
gan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SETELAH mendengar pembantaian terhadap pemanah agung di pihak Kaurava, Guru Drona, yang dilakukan panglima perang Pandava Dhrishtadyumna, hati Prabu Dhirstharastra sangat sakit luar biasa! Dalam pikirannya, tidak ada ksatria utama yang setara dengan kedua orang itu, Bhisma dan Drona, baik di bidang pengetahuan maupun penggusaan empat macam senjata rahasia dan surgawi. ‘’Hatiku sangat sakit setelah mendengar pembantaian terhadap kedua ksatria utama Kaurava itu, Bhishma dan Drona,’’ ujar Prabu Dhirstharastra. Setelah pembantaian terhadap pahlawan Gguru Drona, lalu apa yang dikerjakan oleh orang-orang yang ada di pihakku? Pada pertempuran itu putra ketiga Pandu yang berbudi luhur itu, Dhananjaya, sendiri telah mengirim ke tempat tinggalnya Dewa Yama para Samsaptaka, yang kekuatannya hebat. Senjata Narayana dari putra Drona yang cerdas Aswatthaman dapat digagalkan Arjuana. Kegagalan serangan Aswatthaman itu membuat divisi-divisi (para Kaurava) mulai melarikan diri. Jadi apa yang dapat dikerjakan dari pihakku? Aku pikir
setelah kematian Guru Drona, pasukan-pasukanku melarikan diri. Mereka tenggelam ke dalam sebuah lautan kesedihan. Menyerupai pelaut-pelaut yang kapalnya pecah di tengah-tengah ke dalaman laut luas. Bagaimana, oh Sanjaya, warna wajah-wajah Duryodhana, Karna, dan Kritavarma, kepala keluarga Bhoja, Shalya, penguasa Madra itu, dan sisa dari putraputraku yang lainnya ketika divisidivisi Kuru melarikan diri dari medan pertempuran itu? Ceritakan kepadaku semuanya ini seperti apa yang betul-betul terjadi, oh putra Gavalgana, tolong gambarkan kepadaku keberanian yang terusmenerus dari para Pandava, dan apa respons dari prajurit-prajurit di pihakku!’’ Sanjaya berkata, ‘’Oh tuan, setelah mendengar semua yang terjadi terhadap para Kaurava akibat kesalahan paduka sendiri. Paduka seharusnya tidak merasakan kesedihan mendalam! Dia yang bijaksana tidak pernah merasakan kesakitan apa pun atas apa yang sang Takdir itu berikan! Karena sang Takdir adalah tidak dapat ditaklukkan. Tujuan manusia bisa atau tidak bisa mencapainya.
Karena itu, dia yang bijaksana tidak pernah merasakan sakit gagal mendapatkan tujuan-tujuan, atau hasil terbalik dengan yang diharapkannya.’’ Dhritarashtra berkata, ‘’Aku tidak merasakan kesakitan yang parah, oh Sanjaya! Aku menganggap semua ini hasil sang Takdir! Katakan kepadaku semuanya yang engkau ketahui Sanjaya!’’ Sanjaya berkata, Atas jatuhnya pemanah agung Drona itu, putraputra paduka, para prajurit kereta perkasa itu menjadi pucat pasi. Mereka kehilangan kesadarankesadarannya. Para prajurit walau bersenjatakan senjata-senjata bagus, tetapi tidak ada semangat. Semuanya dari mereka, oh baginda, menundukkan kepalanya. Mereka ditimpa kesedihan dan tanpa melihat satu dengan lainnya. Mereka berdiri dan betulbetul diam. Setelah melihat mereka dengan roman muka menderita seperti itu, pasukan-pasukan paduka, oh Bharata, menjadi kacau dalam kesedihan. Melihat ke atas dengan pandangan kosong. Setelah menyaksikan Guru Drona terbantai, senjata-senjata mereka yang berlumuran darah, oh raja,
jatuh dari tangan-tangan mereka. Namun, oh Bharata, mereka tetap bertahan di kubu Kaurava. Kelihatan anting-anting mereka menyerupai meteor-meteor yang jatuh dari angkasa. Kemudian Prabu Duryodhana melihat bala tentara paduka berdiri seolah-olah dalam keadaan lumpuh. ‘Dengna menggantungkan kepada kekuatan bala tentaraku, aku telah memanggil para Pandava untuk bertempur. Hal itu menyebabkan jalur dan perang senjata-senjata dimulai! Atas jatuhnya Guru Drona itu kelihatan situasinya sangat menyedihkan. Banyak prajurit yang terlibat pertempuran sengit itu
tewas. Terlibat seorang prajurit banyak gagal mendapatkan kemenangan. Memang banyak hal aneh terjadi setelah kematian Drona. Namun, kalian tetaplah bertarung dengan muka sambil melihat ke segala arah. Lihatlah sekarang Karna yang berbudi luhur itu. Putra Vikartana, pemanah hebat itu sangat perkasa. Dia sudah melanglang dalam pertempuran, sambil melepaskan senjata-senjata surgawinya! Karena ketakutan kepada prajurit kereta itu dalam pertempuran Dhananjaya, putra ketiga Kunti itu, selalu menghindar seperti seekor rusa kecil, dalam pandangan seekor singa!’ (bersambung)
Sloka 14.13 Aprakaso ‘pravrttis ca pramado moha eva ca tamasy etani jayante vivrddhe kuru-nandana Bila sifat kebodohan meningkat, terwujudlah kegelapan, malasmalasan, keadaan gila dan khayalan, wahai putra Kuru.
4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa Umanis, 29 Agustus 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Yessy Diana
Pink
Luncurkan Video Klip ”Pada Ngelahang”
Raih ”Lifetime Achievement” Video Music Awards 2017
Saking cintanya terhadap musik pop Bali, Yessi Diana tak hanya menjadi penggemar lagu-lagu pop Bali. Untuk ikut melestarikan seni musik Bali ini, ia terjun langsung di dunia olah vokal. Dara cantik asal Nusa Penida ini pun merilis video klip single perdananya “Pada Ngelahang”, Minggu (27/8) lalu. Gadis yang mengawali kariernya menjadi foto model, lalu terlibat langsung dalam beberapa video klip musik Bali dan sempat berduet dengan Gus Yudha ini ingin serius di dunia tarik suara. Pemilik nama lengkap Ida Ayu Yessy Diananingsih ini memutuskan menjadi penyanyi solo. “Awalnya saya iseng-iseng nyanyi-nyanyi karena saya suka banget lagu-lagu Bali dan saya upload di sosial media untuk melihat respons orang lain dan para penggemar saya. Eh, ternyata banyak yang suka dan menginginkan saya untuk membuat sebuah lagu. Ya... sebagai wujud kecintaan saya terhadap seni musik dan budaya Bali, saya meminta Budi Rajapala untuk membuatkan saya satu single, dan ternyata lagu ini (“Pada Ngelahang” - red) pas banget dengan karakter suara saya,” ujar dara kelahiran Batununggul, 20 Desember 1993 tersebut di sela-sela launching video klipnya. Single “Pada Ngelahang” ini diaransemen oleh Beny. Lokasi pembuatan video klipnya dilakukan di daerah Sanur dengan mengambil lokasi kafe-kafe tempat tongkrongan anak muda. Single ini menceritakan tentang kisah saling suka dan cinta antara pasangan, namun mereka sendiri sudah memiliki pasangan masing-masing. Alur video klipnya pun disesuaikan dengan alur cerita lagu. Yessy Diana terlibat langsung di dalamnya dan Gus Yudha menjadi model pendukung video klipnya. Single ini memberi pesan kepada semua pasangan agar mengikhlaskan apa yang tidak sepantasnya untuk dimiliki, meskipun rasa saling mencitai itu ada. Lewat single perdananya ini, Yessy Diana berharap agar karyanya bisa diterima oleh masyarakat luas. Ia juga minta dukungan sehingga bisa terus berkarya meramaikan belantika musik Bali dan bisa melestarikan lagu-lagu pop Bali. Bulan depan, ia berencana mengeluarkan single keduanya yang juga diciptakan Budi Rajapala. “Sebagai pemula saya sangat mengharapkan dukungan dari semua masyarakat pecinta musik Bali agar saya terus bisa berkarya. Bulan depan saya akan mengeluarkan single kedua saya yang berjudul ‘Jomblo Sejati’,” pungkas jebolan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) IKIP PGRI Bali ini. (win)
Bali Post/rtr
PENGHARGAAN - Kendrick Lamar berhasil memborong penghargaan di MTV Video Music Awards (VMA) 2017. Rapper California yang dinominasikan dalam 8 kategori berhasil menggondol 6 penghargaan.
VMA 2017
Kendrick Lamar Borong Penghargaan Kendrick Lamar berhasil memborong penghargaan di MTV Video Music Awards (VMA) 2017. Rapper California yang dinominasikan dalam 8 kategori berhasil menggondol 6 penghargaan. Sementara Ed Sheeran berhasil memenangkan penghargaan kategori paling bergengsi dalam MTV Video Music Awards (VMA), Minggu (28/8) malam waktu AS atau Senin pagi WIB ini. Taylor Swift yang absen juga mendapatkan penghargaan, sedangkan Pink diganjar penghargaan lifetime achievement.
Lamar yang mendapatkan delapan nominasi penghargaan itu membuka gelaran ini dengan sebuah medley yang menampilkan para penari seolah dililit api. Rapper California itu pulang kampung dengan menggondol enam patung penghargaan, termasuk video terbaik dan video hip hop terbaik melalui “Humble.”
Swift yang menggondol penghargaan untuk kategori kolaborasi terbaik berkat duetnya dengan Zyan Malik lewat “I Don’t Wanna Live Forever”, tidak muncul sampai perhelatan selesai. Dia malah memamerkan video musiknya yang mengkritik kepalsuan dan kepura-puraan, demikian Reuters. (ant)
Penyanyi Pink meraih “Lifetime Achievement” dalam Video Music Awards (VMA) 2017 yang digelar Minggu (27/8) malam waktu AS atau Senin (28/8) dini hari. Dalam pidatonya, Pink yang juga meraih Vanguard Award 2017 memberikan pernyataan yang mengharukan. Ia mendedikasikan penghargaan ini untuk anak perempuannya, Willow (6), yang hadir dalam acara tersebut. Dalam pidatonya, ia menceritakan bagaimana dirinya mencoba meningkatkan kepercayaan diri anak perempuannya setelah pulang sekolah pada suatu hari. “Mama, aku adalah anak perempuan terjelek yang aku ketahui,” kata Pink mengingat kembali percakapan yang dilontarkan anaknya sepulang sekolah. “Aku terlihat seperti anak laki-laki dengan rambut yang panjang.” Pada awalnya, Pink, merasa terkejut dan mengira-ngira siapa teman anaknya yang mengatakan hal itu. “Bisakah aku menendang bokong anak berumur enam tahun?” katanya. Tentu saja tidak. Lalu, dia memutuskan untuk mencari jalan keluar yang lebih damai. Ia menjelaskan kepada Willow, bahwa dirinya pun kerap diejek karena terlalu maskulin dan tak kenal takut. Namun anggapan itu tidak pernah dimasukkan ke hati. Lalu ia menanyakan pada anak perempuannya; ketika orang-orang mempertanyakan identitas dirinya pernahkah ia memanjangkan rambut? Per-
nahkah dirinya mengubah bentuk tubuhnya? Apakah selama ini konsernya selalu dipenuhi penonton? Anaknya menjawab “Tidak, Mama” untuk jawaban pertama dan kedua. Sedangkan jawaban pertanyaan ketiga adalah “Ya, Mama.” Saat penonton dan undangan WMA 2017 memberikan tepuk tangan, Pink menutup pidato inspirasinya dengan mengucapkan terima kasih pada seluruh artis yang hadir. Ia berbicara langsung pada Willow, “Engkau adalah gadis kecil kesayanganku yang cantik. Dan aku mencintaimu.” (iah/rtr)
Pink Pemenang VMA 2017 Video Terbaik : Kendrick Lamar, “Humble” Artis Terbaik : Ed Sheeran Artis Pendatang Baru Terbaik : Khalid Kolaborasi Terbaik : Zayn Malik dan Taylor Swift, “I Don’t Wanna Live Forever” Lagu Pop Terbaik : Fifth Harmony featuring Gucci Mane, “Down” Hip Hop Terbaik : Kendrick Lamar, “Humble” “Dance” Terbaik : Zedd dan Alessia Cara, “Stay” Lagu Musim Ini : Lil Uzi Vert, “XO Tour Llif3”
Rodrigo Duterte Yessy Diana
Melawan, Tembak di Tempat
Bali Post/ist
Kerugian Badai Harvey Setara Katrina Houston (Bali Post) Banjir bandang di Texas akibat bawaan Badai Harvey setara dengan bencana Badai Katrina pada 2005 yang merupakan bencana alam paling merugikan dalam sejarah Amerika Serikat, kata Insurance Information Institute seperti dikutip Reuters. Hujan deras masih mengguyur Houston dan kota-kota sepanjang pantai Texas, dan Insurance Information Institute menyatakan terlalu dini untuk menghitung jumlah pasti kerusakan rumah dan kerugian ekonomi. “Bisa jadi seperti kerugian akibat banjir pada bencana Badai Katrina karena besar air yang masuk tidak sebesar angin yang menimbulkan banjir,” kata juru bicara lembaga ini Loretta Worters. Badai Katrina telah membuat asuransi menanggung kerugian 15 miliar dolar AS di Louisiana dan Mississippi yang harus dibayar Program Asuransi Banjir Nasional (NFIP) yang merupakan program pemerintah pusat untuk korban banjir di AS. NFIP yang sudah terlilit utang besar sehingga harus ditalangi para pembayar pajak AS setelah bencana Badai Katrina itu kemungkinan besar harus menanggung asuransi sama besarnya akibat Badai Harvey. Setelah memicu air pasang setinggi 60 cm di Houston, Badai Harvey yang menerjang pantai Texas dalam kekuatan Kategori 4 tetapi kini berubah menjadi badai tropis, dalam beberapa ke depan masih akan menerjang Texas Tenggara dan menaikkan muka air sampai 60 cm. Ketika badai menerjang, banyak pemilik rumah yang menderita karena mereka tidak punya asuransi properti. Mereka yang punya pun kerap kesulitan karena tidak dilindungi asuransi banjir. Kerusakan akibat angin dari badai memang dilindungi oleh asuransi properti, tetapi kerusakan akibat banjir tidak. Oleh karena itu para pemilik properti beralih ke NFIP, demikian Reuters. (ant)
Bali Post/rtr
BADAI - Warga menggunakan sebuah mobil truk untuk melakukan evakuasi saat Badai Harvey melanda Houston, Minggu (27/8).
Rodrigo Duterte
Bali Post/rtr
Presiden Filipina Rodrigo Duterte makin beringas dalam melancarkan aksi perang terhadap narkotika. Pada Senin (28/8) kemarin, ia berkata kepada polisi bahwa mereka dibolehkan membunuh “para idiot” yang melawan saat ditangkap. Padahal dua hari sebelumnya telah terjadi demonstrasi dari ratusan orang yang memakamkan seorang remaja usia sekolah yang tewas akibat perang melawan narkotika yang dilancarkan Duterte.
“Tugas Anda memungkinkan Anda menghadapi perlawanan dari orang yang hendak Anda tangkap...jika dia melawan dan perlawanan ini disertai kekerasan, maka Anda bebas mematikan idiot-idiot ini, itulah perintah saya kepada Anda,” kata Duterte kepada polisi Filipina seperti dikutip Reuters. Duterte menambahkan bahwa pembunuhan semenamena memang tidak dibolehkan sehingga polisi tetap berpijak pada aturan saat
menunaikan tugas. Duterte melancarkan perang antinarkotika setelah berkuasa Juni tahun lalu menyusul kampanye selama Pemilu di mana dia telah berjanji untuk memberantas kejahatan dan narkotika. Pembunuhan remaja yang masih sekolah bernama Kian Loyd delos Santos oleh polisi antinarkotika pada 16 Agustus itu telah memicu kemarahan publik. Sekitar 1.000 orang, termasuk biarawati, pendeta dan
ratusan anak-anak, mengikuti pemakaman sang remaja Sabtu pekan lalu. Acara pemakaman ini berubah menjadi unjuk rasa menentang perang melawan narkotika yang dilancarkan Duterte. Menuru sejumlah saksi mata, Delos Santos diseret oleh polisi-polisi berpakaian preman sebelum ditambak kepalanya sampai mati. Sebaliknya polisi beralasan tembak mati itu adalah upaya bela diri polisi setelah delos Santos menembaki polisi saat ditangkap. (ant)
Patoyan Ganggadwara
Karya Inovatif yang Mengeksplorasi Alam Penikmat seni di Bali khususnya yang bermukim di sekitar Taman Mumbul, Sangeh, Sabtu (26/8) malam, berkesempatan menikmati suguhan seni yang atraktif. Malam itu, boleh jadi mereka untuk pertama kalinya bisa menyaksikan pergelaran kecak inovatif yang digelar di atas air. Mencuat sebersit harapan, kecak air yang merupakan karya kolaborasi antara pemuda Desa Sangeh dan Sanggar Yudistira Sangeh yang dibina oleh Sanggar Seni Pancer Langiit ini menjadi embrio menggeliatnya aktivitas dan kreativitas seni di objek wisata yang mulai naik daun tersebut. Nantinya, atraksi kecak air ini diharapkan mampu menjadi trade mark Taman Mumbul yang juga dikenal oleh masyarakat Bali sebagai salah satu situs penyucian diri atau palukatan tersebut. Menurut Pemimpin Yayasan Pancer Langiit Agung Rahma Putra, kelahiran kecak air “Patoyan Ganggadwara” terinspirasi dari keindahan Taman Mumbul yang dikenal sebagai pusat aktivitas spiritual dan material masyarakat Desa Sangeh. Bentang kolam berair jernih dan bersih yang terdapat di salah satu sisi kawasan Taman Mumbul sejatinya menawarkan panggung alam yang cukup luas bagi seniman-seniman Bali untuk
berkreativitas. “Pancer Langiit bersama komponen Pemuda Desa Sangeh dan Sanggar Yudistira Sangeh mencoba merespons ruang tersebut untuk menggerakkan semangat dan potensi kreativias seni yang kami miliki. Selain itu, kami memendam impian tempat ini bisa menjelma menjadi barometer pendidikan dalam menjaga, melestarikan dan memuliakan sumber mata air sebagai sumber kehidupan,” kata mahasiswa Program Doktoral (S-3) ISI Surakarta, Solo ini memaparkan inspirasi penciptaan “Patoyan Ganggadwara.” Dalam kultur masyarakat Bali, kata Agung Rahma Putra, patoyan dikenal sebagai wadah sumber air suci yang sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat Hindu pada umumnya dan umat Hindu Bali pada khususnya. Sementara gangga merupakan anugerah Hyang Paramamesti Guru sebagai pencerahan dan nilai kebajikan. Adanya pencerahan bagaikan lentera yg memberikan tuntunan hidup manusia. Sehingga, patoyan ganggadwara dimaknai sebagai gerbang atau pintu masuk penyucian diri yang menjadi langkah awal dalam meraih kebahagiaan sejati. “Kami sengaja mengemas konsep karya ini dalam kemasan kecak air yang nanti kami harapkan mampu menjadi salah satu
Bali Post/ian
PERGELARAN - Salah satu adegan dalam pergelaran “Patoyan Ganggadwara” yang digelar di Taman Mumbul, Sangeh, Sabtu (26/8) lalu. ikon atau trade mark kesenian yang dipentaskan di Taman Mumbul. Mudah-mudahan, karya ini juga mampu menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Taman Mumbul,” katanya seraya menambahkan, pergelaran “Patoyan Ganggadwara” ini merupakan malam kesenian untuk mendukung program Desa Sangeh menjadi Desa Wisata dirangkaikan dengan malam kesenian dari program
Pengabdian Masyarakat Universitas Warmadewa. Agung Rahma Putra menambahkan, pergelaran dengan durasi sekitar satu jam itu didukung oleh 70 orang penari dan penabuh. Untuk menampilkan pergelaran di atas air tersebut, pihaknya menyiapkan empat buah rakit dari bambu. Dua buah rakit difungsikan sebagai panggung para penari kecak, satu rakit untuk panggung
penari utama dan satu rakit lainnya untuk tempat para penabuh. “Sebagai langkah awal, tentunya karya ini masih memerlukan proses penyempurnaan di sanasini. Tapi kami meyakini, menari di atas air tentunya memberikan kesan yang sangat menarik. Selain memberikan pengalaman baru bagi para pelaku seni, hal ini dapat menjadi sebuah karya inovatif dengan mengeksplorasi alam,” tegasnya. (ian)