Skip to main content

Edisi 28 September 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu Umanis, 28 september 2016

Bali di PON 2016

Bali Post/ant

MEMACU - Peselancar Bali I Gusti Made Oka Sulaksana (kanan) berusaha memacu kecepatannya saat menyelesaikan putaran ke-12, Selasa (27/9) kemarin. Oka Sulaksana berhasil meraih emas diikuti peselancar Jatim Badrul Sahid meraih perak dan peselancar Papua I Ketut Sasha Krisna Murti meraih perunggu.

Layar Penyumbang Emas Terbanyak CABOR layar menjadi ladang medali emas bagi kontingen Bali. Selasa (27/9) kemarin, tiga emas berhasil direbut kontingen Bali. Dengan tambahan tersebut, total lima emas yang diraih dari cabang olahraga layar. Dengan demikian sudah lima emas yang diraih dari cabang layar. Tiga pelayar Bali: Nyoman Subagiasa, Nyoman Suartana dan I Gusti Made Oka Sulaksana merebut tiga medali emas lagi di cabor layar. Pelatih tim layar PON Bali Wayan Sujana di Bandung, Selasa (27/9) kemarin mengatakan, sisa race tadi (kemarin - red) tidak akan membuat emas lepas dari genggaman. Pasalnya, penentuan emas itu sudah dipastikan Senin (26/9). ‘’Memang kami melakoni dua race terakhir agar memainkan 12 race sesuai dengan regulasi pertandingan guna menjaga sportivitas di arena perlombaan. Tetapi di race tadi (kemarin - red) hanya pakai untuk latihan saja. Karena sisa race dipakai bermain-main saja oleh para atlet. Dalam artian tidak tampil all out. Karena buat apa tampil all out mengingat emas sudah didapat,’’ jelas Wayan Sujana. Hal. 19 Medali Emas

Reza Akui Gatot Sering Menggelar Ritual Pesta Seks

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Rupiah di Bawah 13.000/Dolar AS Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (27/9) sore bergerak menguat sebesar 132 poin menjadi 12.909 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi 13.041 per dolar AS. Pengamat pasar uang Rully Nova, Selasa kemarin, mengatakan dana tebusan dari program amnesti pajak yang terus mengalami peningkatan menjadi salah satu sentimen positif bagi mata uang domestik untuk melanjutkan apresiasi terhadap dolar AS. ‘’Sentimen amnesti pajak turut menopang rupiah di tengah antisipasi pelaku pasar uang terhadap kondisi politik di Amerika Serikat jelang pemilihan presiden di sana,’’ ujarnya. Berdasarkan data Ditjen Pajak per 27 September 2016 tercatat, total harta yang diungkap dalam surat pernyataan harta (SPH) mencapai Rp 2.414 triliun. Komposisi total harta tersebut, yakni deklarasi

dalam negeri Rp 1.653 triliun, deklarasi harta di luar negeri Rp 637 triliun, dan dana repatriasi Rp 125 triliun. Kendati demikian, lanjutnya, apresiasi mata uang rupiah masih relatif tertahan, diperkirakan Bank Indonesia melakukan penjagaan agar penguatannya tidak mengganggu kinerja ekspor. ‘’Rupiah akan dijaga sesuai dengan fundamentalnya,’’ katanya. Dari eksternal, lanjut Rully Nova, debat kandidat calon presiden Amerika Serikat membuat pelaku pasar cukup berhati-hati dalam mengakumulasi aset berdenominasi dolar AS. ‘’Akumulasi sentimen dari bank sentral AS yang mempertahankan suku bunganya serta kondisi politik jelang pilpres di Amerika Serikat membuat dolar AS cenderung melemah,’’ katanya. Hal. 19 Nilai Tukar

Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Hukum

Sasar Penegak Hukum yang Menodai Hukum Jakarta (Bali Post) – Pemerintah Jokowi telah mengeluarkan 13 paket kebijakan ekonomi. Tujuannya menggerakkan sektor ekonomi lebih cepat lagi, termasuk UMKM, koperasi dan sektor properti. Kini pemerintah berancang-ancang mengeluarkan paket kebijakan di bidang hukum. Alasannya, kondisi bidang hukum relatif masih memprihatinkan. Hukum seharusnya merupakan instrumen untuk ditaati, untuk diindahkan, dijalankan oleh seluruh masyarakat. Karena hukum merupakan kesepakatan kolektif dari bangsa. Nah, tatkala hukum sudah tidak diindahkan, apalagi ada aparat penegak hukum yang coba menjadikan hukum menjadi komoditas, ini yang nanti akan diselesaikan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengemukakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan paket kebijakan di bidang hukum. ‘’Kalau kemarin sudah ada paket kebijakan ekonomi, nanti

juga ada paket kebijakan hukum,’’ katanya di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (27/9) kemarin. Ia mengatakan dalam konsep Nawacita ada penjabaran-penjabaran di bidang ekonomi, bidang hukum,

bidang politik, dan lainnya. Saat ini ada satu proses yang sedang dilakukan agar paket kebijakan hukum itu betul-betul ada manfaatnya. Hal. 19 Penegak Hukum

Gunung Baru Jari Meletus

Bali Post/ Suara NTB/BPBD-NTB

ASAP HITAM - Kepulan asap hitam dari Gunung Baru Jari, Selasa (27/9) kemarin.

Bandara Ngurah Rai Terganggu

ERUPSI Gunung Baru Jari ternyata menggangu penerbangan di Bandara Ngurah Rai. Sejumlah pesawat tujuan Australia menunda keberangkatannya. Diduga karena pengaruh abu Gunung Baru Jari. Kepala BMKG Lombok International Airport (LIA) Semwilar mengatakan, ada potensi pergerakan debu vulkanik ke arah barat daya. ‘’Kemungkinann sebaran debu akan menutup area BIL (LIA - red) pada malam hari jam 23.00,’’ sebut Semwilar.

Apakah ada rekomendasi penutupan lalu lintas udara? Sampai pukul 18.30 kemarin, diakuinya belum. ‘’Belum ada, karena dampaknya tidak signifikan untuk lalu lintas udara di area BIL,’’ sebutnya. Beberapa pengalaman letusan Gunung Baru Jari, sejumlah pihak siaga. Salah satunya dari pihak Basarnas Mataram. Menurut Humas SAR Mataram Putu Cakra Ningrat, pihaknya sudah siaga 24 jam. Hal. 19 Status Waspada

Kebun Salak Disulap Jadi Sawah Karangasem terkenal dengan produksi salaknya. Apalagi salak gula pasir. Namun karena harga yang tak menjanjikan, banyak petani membabat kebun salaknya. Mereka menggantinya dengan tanaman lain. Ada yang menanam lada. Bahkan ada yang mengalihfungsikan menjadi sawah. Tentu hal ini akan memengaruhi ‘’ikon’’ Karangasem yang selama ini dikenal sebagai ‘’gumi salak’’ Bali.

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Jakarta (Bali Post) – Penyanyi Reza Artamevia kepada polisi mengaku bahwa Gatot Brajamusti sering menggelar ritual pesta seks terhadap para pengikut padepokannya, kesaksian baru dalam kasus dugaan pemerkosaan yang melibatkan Gatot. ‘’Hasil pemeriksaan Reza memperkuat dugaan yang dilaporkan terhadap Gatot terkait pemerkosaan,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, Selasa (27/9) kemarin. Awi mengungkapkan bahwa keterangan Reza menyebutkan ada dugaan perilaku menyimpang yang dilakukan Gatot terhadap pengikutnya. Hal. 19 Polda Metro

Reza Artamevia (kanan)

NOMOR 39 TAHUN KE 69

KARANGASEM wilayahnya sebagian besar merupakan lahan kering. Hanya 8 persen atau 7.000 hektar berupa lahan sawah. Anggota DPRD Karangasem Gede Dana mengatakan, sawah di Karangasem harus dipertahankan. Menurut anggota Komisi IV DPRD Karangasem ini, aset berupa lahan sawah yang indah itu, jika mampu dipertahankan akan mampu menyejahterakan masyarakat Karangasem. Selain menjaga ketahanan pangan, juga menjadi aset daya tarik wisata. Untuk itu, kata Gede Dana, Karangasem perlu membuat perda perlindungan areal sawah, sehingga lahan sawah yang terbatas di Karangasem itu bisa dilindungi sebagai sawah abadi. Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Karangasem Nyoman Mertha Tanaya mengatakan, alih fungsi lahan sawah ke nonpertanian tak terlalu besar. Dia mengatakan di tengah adanya lahan sawah beralih fungsi ke bangunan, juga ada sawah baru dari bekas kebun

salak, seperti di Desa Duda Timur. Menurutnya, kian mengecilnya aliran air irigasi sawah, petani tak perlu berkecil hati dan tak perlu mengalihfungsikan apalagi menjual dan mengkapling sawahnya. ‘’Air irigasi mengecil, bisa menggunakan teknologi. Bisa dibuat sumur dan air sumur bor dinaikkan dengan teknologi pemompaan,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Karangasem Ketut Sedana Merta mengatakan memang perlu adanya perda guna melindungi areal sawah yang subur dan indah berteras. Apalagi, areal persawahan di karangasem sangat terbatas. Menurutnya, guna melindungi lahan sawah yang terbatas itu, diakui perlu perda tentang sawah ababi. (013) BAJAK SAWAH - Seorang petani di Jeruk Manis, kemarin, masih bertahan membajak sawah dengan sapi di lahan sawah yang kian menyempit.

Mataram (Bali Post) Sempat ‘’batuk-batuk’’ Agustus lalu, Gunung Baru Jari di kaldera Gunung Rinjani kembali erupsi, Selasa (27/9) kemarin sekitar pukul 14.45 Wita. Gunung Baru Jari menyemburkan abu vulkanik setinggi 2 kilometer. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB sudah menyiapkan puluhan ribu masker. Aktivitas vulkanik Gunung Baru Jari yang merupakan anak Gunung Rinjani, meningkat dengan amplitudo sebesar 52 milimeter. Kepala BPBD NTB Ir. H. Mohammad Rum, M.T. menjelaskan, abu vulkanik condong ke arah barat daya. ‘’Karena semburan condong ke arah barat daya, diperkirakan abu vulkanik akan mencapai Kota Mataram,’’ kata Mohammad Rum. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun sudah memerintahkan pihaknya untuk siaga. Perintah itu pun sudah diteruskan ke daerah yang menjadi radius Gunung Rinjani, seperti BPBD Kabupaten Lombok Tengah, BPBD Kabupaten Lombok Timur dan BPBD Kabupaten Lombok Utara. ‘’Kami minta mereka siaga untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi terburuk,’’ tandasnya. Bahkan, Mohammad Rum sudah memberikan instruksi awal agar menyiapkan skenario evakuasi jika kemungkinan terburuk itu terjadi dari letusan. Jika terjadi sebaran abu vulkanik ke permukiman penduduk, masker sudah disiapkan. Di BPBD Provinsi NTB masih 55.000 lembar masker, ditambah lagi dari Dinas Kesehatan 250.000 lembar masker. Hal. 19 Tiga Daerah


DENPASAR

2

Rabu Umanis, 28 September 2016

PHDI akan Pertegas Larangan Merokok di Areal Pura Denpasar (Bali Post) -

Bali Post/eka

PEROMPESAN - Salah seorang petugas mengangkut dahan pohon yang telah dipotong di sepanjang Jalan Letda Kajeng, Denpasar, Selasa (27/9) kemarin. Perompesan pohon khususnya di bawah jalur kabel tegangan tinggi dilakukan PLN untuk mencegah terjadinya arus pendek listrik akibat ranting pohon, terutama saat kondisi cuaca penghujan dan angin kencang.

Buang Limbah Sembarangan Ditipiring ENAM orang perokok di tempat umum dan delapan orang pembuang limbah sembarangan akhirnya diajukan ke sidang tindak pidana ringan (tipiring), Selasa (27/9) kemarin. Selain itu, ada pula dua pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar diajukan ke sidang tipiring di Terminal Ubung, Denpasar. Para pelanggar ini terjaring saat tim penegak perda melakukan pengawasan ke sejumlah tempat umum, seperti di Terminal Ubung, Lapangan Puputan Badung I Gusti Made Agung, Lapangan Lumintang, dan Rumah Sakit Wangaya. Sedangkan delapan orang pembuang limbah sembarangan ditangkap karena kedapatan membuang limbah bekas pengolahan tahu. Sidang dipimpin hakim Gusti Ngurah Putra Atmaja, S.H., M.H. dari Pengadilan Negeri Denpasar didampingi Panitera Made Wisnawan, S.H. memutuskan setiap perokok didenda Rp 120 ribu per orang, pembuang limbah sembarangan didenda Rp 550 ribu per orang dan PKL didenda Rp 200 ribu. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Untuk menegakkan perda tersebut maka pihaknya selalu melakukan penertiban terhadap KTR dan tindak lanjutnya dengan menggelar sidang tipiring seperti saat ini. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak merokok sembarangan. Selain itu sidang ini juga untuk memberikan efek jera kepada masyarakat serta mengantisipasi perokok pemula. Wiradana menambahkan, sidang tipiring sengaja dilakukan di tempat terbuka untuk menyosialisasikan kepada warga masyarakat umum. Sebelumnya telah dilaksanakan sosialisasi oleh tim terpadu yang memberikan informasi serta pemasangan tanda larangan merokok di tempat umum. (kmb12)

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) akan segera pertegas larangan merokok di kawasan pura. Bahkan, pihak PHDI akan membuat peraturan yang tegas untuk merealisasikan peraturan tersebut, sehingga ditindaklanjuti oleh desa setempat. Pernyataan tersebut menjadi komitmen bersama dari hasil diskusi Lokakarya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pura yang melibatkan seluruh Ketua PHDI se-Bali, MMDP se-Bali, MUDP se-Bali, WHDI se-Bali, pamaksan/pangempon pura se-Bali dan bekerja sama dengan Kemenkes RI. Komitmen tersebut bertujuan untuk menjaga kesucian pura, melindungi para pengunjung pura dari asap rokok dan menciptakan lingkungan areal pura bebas asap rokok. Ketua Badan Kesehatan PHDI Pusat drg. Nyoman Suartanu, M.AP. mengatakan selain pura sebagai tempat suci untuk melakukan persembahyangan bagi umat Hindu, pura juga bisa dijadikan pilot project untuk menekan perilaku umat Hindu untuk berhenti merokok. Sebab, permasalahan untuk menghentikan secara perlahan perilaku merokok bagi umat di kawasan umum dan kawasan suci sudah menjadi tugas bersama. Bahkan, peraturan daerah sudah dibuat oleh pemerintah berupa KTR di tempat-tempat umum. ‘’Apa yang menjadi komitmen kita bersama pada hari ini akan kami tindak lajuti untuk menjadi motivasi dan tindak lanjut PHDI untuk membuat peraturan yang bisa dijadikan acuan untuk diterapkan di masing-masing pura,’’ tandas drg. Nyoman Suartanu, M.AP., Selasa (27/9) kemarin, di Hotel

Grand Inna Bali Beach. I Made Jendri, SKM., M.Si. menambahkan, selain menekan perilaku merokok di kawasan pura, kebersihan pura bebas dari sampah sisa upakara juga menjadi PR bersama yang selama ini masih diabaikan. Padahal, berbagai upaya telah dilakukan, baik pemerintah pusat, pemda maupun LSM berupa menyiapkan tong sampah sesuai dengan jenis sampah sisa upakara di pura. ‘’Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus dimulai dari diri sendiri dan ditularkan kepada orang lain. Karena kita berbicara di ranah kawasan suci pura, maka yang menjadi contoh adalah para pengelola pura, pandita/pinandita, umat Hindu dan pengunjung pura. Dan kami di PHDI, melalui inovasi dan komitmen bersama ini akan meningkatkan lagi sektor mana yang masih dianggap lemah peraturannya,’’ imbuh Jendri.

Selain permasalahan di atas yang disoroti, berbusana yang rapi, bersih dan sopan, tidak meludah sembarangan di areal pura, mencegah hewan peliharaan berkeliaran di areal pura, meny-

Bali Post/ara

Suara Denpasar & Badung Aspal Jalan Mohon bantuan Pemeritah Provinsi dan Pemkab Gianyar agar memberikan bantuan pengaspalan jalan di Desa Keranjangan menuju Desa Jeruk Mancingan. Karena selama ini jalan swadaya itu sudah dikerjakan secara swadaya dan gotong royong masyarakat. Karena daerah tersebut memiliki hasil bumi yang harus distribusikan. Secara otomatis daerah akan maju apabila dibangun dengan infrastruktur yang memadai. Agung Jaya Negara, Denpasar

Pahlawan

Saya mempertanyakan, apakah pejabat dan pemimpin kita sudah memiliki jiwa seperti para pahlawan kita? Arya, Denpasar

Nama Pahlawan

Sangat disayangkan sekali menyebutan nama pahlawan tidak lengkap seperti Pahlwan I Gusti Ngurah Rai, kenapa hanya disebut Ngurah Rai saja. Saya menyarankan kepada pihak terkait agar penyebutan nama pahlawan itu lengkap sesusai dengan nama aslinya. Agung Purnawijaya, Blahbatuh

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : pemerintah Keluarkan paket Kebijakan Hukum Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

bersama dari peserta lokakarya Germas dan PHBS di pura untuk menciptakan dan meningkatkan gerakan masyarakat hidup sehat dan bersih di kawasan suci pura. (win)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/win

LOKAKARYA - Peserta Lokakarya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pura, Selasa (27/9) kemarin.

Kasus Paedofilia

Dituntut 16 Tahun Penjara, Terdakwa Minta Bebas Denpasar (Bali Post) Sempat tertunda mengajukan pembelaan karena kuasa hukumnya belum siap dan terdakwa dalam keadaan sakit, Selasa (27/9) kemarin sidang kasus paedofilia dengan terdakwa Robert Andrew Fiddes Ellis kembali dilanjutkan. Dalam sidang yang dipimpin Wayan Sukanila, turis asal Australia yang dituntut 16 tahun penjara itu, melalui kuasa hukumnya Yanuarius Nahak dan Benny Hariyono dalam

pledoinya terdakwa berusia 70 tahun ini justru minta bebas. Alasan salah satunya adalah tuntutan jaksa itu cacat hukum. Menurut Yanuar, ancaman pidana Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 35/2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23/2002 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP,tentang perlindungan anak hanya 15 tahun. ‘’Tapi jaksa menuntut 16 tahun. Terus hukuman satu tahunnya dapat dari mana?’’

tanya Yanuar. Di samping itu, kuasa hukum terdakwa memandang bahwa perbuatan terdakwa tidak terbukti di persidangan. Berdasar keterangan saksi, hasil visum dan fakta persidangan, tidak ditemukan tanda kekerasan seksual terhadap para korbannya. Sebaliknya, kata Yanuar, Robert adalah korban dari perdagangan anak, yakni korban dari S dan W. Karenanya, dua wanita ini seharusnya ditangkap dan diadili.

Soal Ambrolnya Senderan Sungai Tagtag

PU Datangi Lokasi, Dewan Minta Segera Diperbaiki

TIPIRING - Para pelanggar perda yang terjaring Satpol PP diajukan ke sidang tipiring.

iapkan air bersih untuk tirta, sarana upakara yang bersih dan segar dan mencuci tangan dengan sabun air bersih mengalir serta infrastruktur pendukung pura juga menjadi komitmen

Denpasar (Bali Post) – Peristiwa ambrolnya senderan Tukad Tagtad yang mengakibatkan tembok dan palinggih di SD 22 Dauh Puri tergerus, disikapi anggota DPRD Denpasar. Anggota Dewan Ketut Suteja Kumara mendorong supaya segera ditindaklanjuti dengan perbaikan. Karena bangunan sekolah di atasnya rawan tergerus. Pihaknya berharap jangan ada saling lempar tanggung jawab terkait penanganan masalah itu. ‘’Kita dorong pemerintah segera memperbaiki. Jangan justru saling lempar tanggung jawab. Sebaiknya penanganan segera dilakukan, karena ini penting untuk dunia pendidikan,’’ ujar Suteja Kumara, Selasa (27/9) kemarin. Suteja Kumara juga mendorong perbaikan, supaya rusaknya senderan dan tembok panyengker tidak sampai merembet ke gedung lain yang terdekat. Terlebih,

bangunan itu merupakan sekolah yang perlu mendapat penanganan segera. ‘’Jangan sampai siswa menjadi korban, ketika kita lambat melakukan penanganan atas musibah itu,’’ kata politisi PDI-P ini. Sementara itu, kemarin sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar, PU Provinsi Bali dan Balai Wilayah Sungai telah melakukan pengukuran terhadap senderan Sungai Tagtag yang ambrol. ‘’Pengukuran dilakukan tadi pagi. Ada dari PU Denpasar, PU Provinsi dan Balai Sungai. Mereka sebentar saja di sini. Sebelum diukur, mereka keliling melihat kerusakan senderan,’’ jelas Drs .I Made Nata, salah seorang guru di SD 22 Dauh Puri. Di sisi lain, Kepala SD 22 Dauh Puri Drs. I Nyoman Repun mengatakan, lokasi ambrolnya tembok panyengker merupakan tempat yang paling ramai. Sebab,

dimanfaatkan untuk kantin, istirahat, dan bermain. Karena itu, pihaknya telah memberi pembatas dengan triplek, agar anakanak tidak ke lokasi itu. Terlebih lagi, kondisi saat ini bangunan berupa kantin posisinya menggantung. Dikhawatirkan, jika terjadi hujat lebat susulan, bangunan akan ikut roboh. Seperti diberitakan sebelumnya, senderan Tukad Tagtag di sebelah timur SD Negeri 22 Dauh Puri, Lumintang ambrol. Akibatnya tembok panyengker SD 22 Dauh Puri tersebut rusak parah. Selain itu, satu unit kantin yang berada tepat di atas senderan sungai juga nyaris ambruk. Tembok panyengker SD 22 Dauh Puri ini ambrol sedalam kurang lebih 3 meter. Kejadian diperkirakan pada Minggu (25/9) dini hari. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sebuah palinggih Ratu Niang ikut roboh ke arah aliran Sungai Tagtag. (kmb12)

‘’Robert ini kan orang asing, dia tak mungkin cari anak sendiri. Pasti ada orang yang menyetor. Jadi, posisi Robert ini adalah korban,’’ dalihnya. Karenanya, dia meminta supaya kliennya yang dituduh melakukan aksi paedofilia di Bali supaya dibebaskan. ‘’Jika majelis hakim punya pandangan dan pendapat berbeda, mohon hukuman yang seringan-ringannya,’’ harap Robert. Sidang sempat tertunda karena penerjemah yang men-

dampingi Robert tidak datang. JPU Purwanti dkk. mencari penerjemah dadakan. Dia adalah jaksa dari Kejari Denpasar Ni Luh Oka Ariani. Sebelumnya, dalam kasus ini terdakwa dituntut hukuman selama 16 tahun penjara atas kasus paedofilia. Selain itu, terdakwa juga didenda Rp 2 miliar subsider 8 bulan kurungan. Tuntutan itu dinilai terlalu mengada-ada oleh tim kuasa hukum terdakwa. (kmb37)

Gorok Leher Pacar, Dituntut Enam Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Ngongu Lega, terdakwa kasus penganiayaan dan menggorok leher pacarnya karena dia diputus pacaran, Selasa (27/9) kemarin dituntut hukuman selama enam tahun penjara. JPU Ni Luh Wayan Adhi di hadapan majelis hakim pimpinan Sutrisno menjelaskan bahwa terdakwa berusia 39 tahun itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan dengan rencana lebih dahulu, hingga mengakibatkan korbannya luka berat. Terdakwa dijerat Pasal 353 ayat (2) KUHP dalam dakwaan kesatu JPU. Oleh karenanya, jaksa menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ngongu. Terdakwa terbukti menganiaya Yulita Haumen alias Itahumen alias Ita (mantan pacarnya). Penyebabnya, dia diputus hubungan cintanya karena terdakwa memiliki istri dan anak. Terdakwa kemudian menggorok leher Ita hingga pita suaranya nyaris putus. Di samping itu, terdakwa juga menusuk perut dan punggung korban menggunakan pisau dapur. Atas tuntutan itu, hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa dan tim penasihat hukumnya untuk melakukan pembelaan. ‘’Kami akan ajukan pembelaan di sidang selanjutnya,’’ ujar kuasa hukum terdakwa, Benny Hariyono dkk. (kmb37)

Wujudkan Kepuasan Pasien

Puskesmas II Denbar Diverifikasi Tim Pusat DALAM upaya peningkatan kinerja dan peningkatan mutu keselamatan pasien melalui perbaikan yang berkesinambungan, baik pada sistem manajemen, sistem penyelenggaraan program atau sistem manajemen mutu dan sistem manajemen rasio, Puskesmas II Denpasar Barat (Denbar) yang terletak di Jalan Gunung Soputan diverifikasi oleh Tim Penilai Puskesmas Berprestasi Pusat, Selasa (27/9) kemarin di puskesmas setempat. Kedatangan Tim Penilai diterima oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda A.A. Ngurah Rai Iswara serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Sri Armini. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penilai Pusat yang diwakili dr. Ernawati Oktavia mengatakan, Puskesmas II Denpasar Barat ini merupakan puskesmas yang selalu lolos seleksi hingga tahap III ke ting-

kat nasional pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berprestasi. Pada fase selanjutnya akan dipilih sebanyak 9 puskesmas pada setiap kategori seperti kategori perkotaan, pedesaan, hingga daerah terpencil. Pelayanan kesehatan yang prima merupakan tulang punggung pelayanan kesehatan itu sendiri, sehingga pelayanan kesehatan secara primer harus terjamin mutunya. ‘’Sebagaimana diketahui bersama Kementerian Kesehatan telah menetapkan indikator pelayanan kesehatan seperti FKTP yang berakreditasi, sehingga diharapkan mampu memberikan layanan sesuai dengan standar yang berlaku, berkualitas, memuaskan, tidak hanya bagi pengguna layanan akan tetapi pemberi pelayanan yakni petugas dan pemilik FKTP,’’ kata Oktavia. Wali Kota Rai Mantra dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh jajarannya yang ada di puskesmas untuk terus bisa termotivasi dari hal-hal yang

positif agar menjadi yang lebih baik lagi dalam menghadapi permasalahan yang ada. Di hadapan tim pusat, Rai Mantra juga mengungkapkan setiap aparat kesehatan di Kota Denpasar menerapkan motto Sewaka Dharma yang artinya melayani adalah kewajiban. Untuk itu pihaknya mengajak seluruh petugas kesehatan utamanya puskesmas sebagai pelayan pertama di masyarakat, bukan saja pelayanan di dalam gedung saja akan tetapi harus juga di luar gedung. Artinya ada setiap pelayanan di setiap lingkungan masyarakat. ‘’Kami sangat mengapresiasi seluruh petugas puskesmas yang tiada henti-hentinya menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada, baik itu dilihat melaui teknologi dan informasi yang telah diterapkan melalui sistem Pro Denpasar plus yang mana di dalam aplikasi tersebut terdapat berbagai pengaduan dari masyarakat, sehingga menunjang Denpasar sebagai smart

PUSKESMAS - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekda A.A. Ngurah Rai Iswara saat menerima kedatangan Tim Penilai Pusat terkait dengan verifikasi Puskesmas II Denpasar Barat, Selasa (27/9) kemarin. city,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala Puskesmas II Denbar dr. Lanawati mengaku pihaknya akan terus berkomitmen untuk selalu memenuhi keinginan dan

harapan masyarakat dengan terus-menerus melakukan peningkatan perbaikan proses serta layanan kesehatan melalui upaya dalam menerapkan prinsipprinsip layanan prima. (ad753)


Rabu Umanis, 28 September 2016

Badung

3

Berdalih Istirahat

Susanti Menolak Diperiksa Polisi

Denpasar (Bali Post) Keterangan Komang Susanti (40) mengaku dibacok dekat jalan tol, Pesanggaran, masih didalami polisi. Apalagi saat diperiksa di kamar kosnya di Jalan Imam Bonjol Gang Trisakti, Denpasar, Selasa (27/9) kemarin, korban masih berbelit-belit. Bahkan penyidik disuruh pergi oleh korban dengan alasan mau istirahat. Hal itu disampaikan Kapolsek KP3 Benoa Kompol Nyoman Gatra. ‘’Waktu penyidik kami hendak minta keterangan lanjutan, sempat diusir oleh korban. Saya nilai masih wajar karena korban perlu istirahat, apalagi kondisinya seperti itu (luka - red),’’ tegas Kompol Gatra. Menurut mantan Wakapolsek Kuta ini, pihaknya merasa ada yang aneh dan seperti ada yang ditutup-tutupi oleh korban. Pasalnya, korban awalnya mengaku jatuh, saat diperiksa bilang ditabrak dari belakang. ‘’Korban juga bilangnya dibacok orang. Untuk mencari pengakuan yang benar, penyidik kami ingin mendalami keterangannya,’’ ucapnya. Meski demikian, penyidik tetap melakukan penelusuran sesuai keterangan korban. Terkait pengakuannya ditabrak, lanjut Gatra, tidak menemukan kerusakan parah pada motor Honda Scoopy yang digunakannya. ‘’Jika ditabrak dari belakang, pasti motornya rusak. Tetapi hanya sayap motornya saja yang lecet,’’ tuturnya. Saat pemeriksaan awal, korban mengaku tidak kehilangan barang berharganya. Oleh karena itu, Gatra menyimpulkan bukan korban begal. Untuk TKP pastinya, petugas masih bingung karena pengakuan korban meragukan. ‘’Awalnya korban bilang di Pesanggaran, jalan tol dan di bundaran patung (Kuta - red),’’ tandas Gatra. Korban berdalih saat itu mabuk berat. Padahal dari keterangan saksi, korban hanya minum segelas bir di rumah Eva di Aseman, Kuta Selatan. ‘’Saksi membenarkan korban minum segelas bir tetapi tidak sampai mabuk,’’ jelasnya. Ditanya latar belakang korban, Kapolsek ramah ini mengaku belum tahu asal-usulnya. Bahkan dua saksi yang sudah diperiksa tidak tahu pekerjaan sehari-hari wanita paruh baya ini. ‘’Saksi yang meminjamkan motor mengaku tidak tahu pekerjaan korban. Penyelidikan kasus ini, kami memperdalam keterangan saksi yang tak lain dua orang korban,’’ ungkapnya. Sebelumnya, dagang seprai Komang Susanti (40) mengaku dibacok orang tidak dikenal di dekat jalan tol, Pesanggaran, Denpasar, Senin (26/9) lalu. Namun polisi masih menyelidiki laporan tersebut karena pengakuan korban belum jelas. Sedangkan kasus tersebut ditangani Polsek KP3 Benoa. Sebelum kejadian, korban ke rumah Eva untuk ambil uang jual seprai. Di sana korban sempat minum satu gelas bir. Setelah itu dia pulang lewat jalan tol. (kmb36)

TERSERET - Akibat hujan deras disertai angin kencang, Senin (26/9) malam, sejumlah mobil warga terseret air di Kampial.

Bali Post/edi

Banjir di Kuta Selatan

Rumah Terendam, Mobil Terseret Arus

Mangupura (Bali Post) -

Akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Senin (26/9) malam, sejumlah titik di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) terendam banjir. Banjir terparah terjadi di Jalan Siligita Selatan dan Perumahan Grya Anugrah lingkungan Menesa Kampial, Kuta Selatan. Salah seorang warga I Made Suardana yang bertempat tinggal di Jalan Siligita Selatan No. 6 mengatakan, akibat musibah itu, mobil Toyota Avanza dan Suzuki Swift miliknya terseret beberapa meter ke pojok rumah. Selain itu enam sepeda motor juga ikut hanyut. Perumahan yang bertipe terasering tersebut digenangi air setinggi 3 meter pada bagian belakang, dan 1,5 meter di bagian depan. Dikatakannya, bajir ini disebabkan oleh saluran drainase

yang tersumbat. Aliran air di drainase sebelah selatan biasanya mengalir ke selatan, malah berbalik arah menuju utara. Sementara aliran air dari hulu juga numplek ke Jalan Siligita Selatan. ‘’Karena kawasan ini paling rendah, jadi airnya meluap kemari dengan sampah dan lumpur yang bercampur,’’ katanya saat ditemui Selasa (27/9) kemarin. Suardana menceritakan bahwa kejadian tersebut benarbenar di luar perkiraannya.

Sebab, air bercampur lumpur dan sampah ternyata menerjang dengan derasnya, hingga menghanyutkan motor, mobil dan seisi rumahnya. Atas kejadian tersebut diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Untuk itu, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk bisa membantunya dalam memulihkan kondisi seperti semula. Pihaknya pun tak ingin kejadian seperti itu kembali terulang dan menelan korban yang lainnya. ‘’Kita takut kalau hujan kejadian ini kembali terjadi. Kita harap ini bisa diatensi pemerintah,’’ harap Suardana. Sementara di lokasi lain di Perumahan Griya Anugrah, lingkungan Menesa Kampial, tiga kendaraan roda empat juga

terjerumus ke dalam sungai sedalam kurang lebih 3 meter. Di mana dua kendaraan terseret sejauh 200 meter jenis Suzuki APV silver milik Nengah Runtun dan Toyota Avanza silver milik Ketut Juliarta, serta satu Toyota Avanza warna hitam milik Wayan Arnita terperosok di dekat bangunan garasi yang ambrol. ‘’Yang parkir di sini sebenarnya ada 5 mobil, namun 2 tidak terseret dan 3 ini nyemplung ke sungai tadah hujan. Dua di antaranya hanyut dan tersangkut sampah dan akar pohon,’’ kata Arnita. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung I Nyoman Wijaya menyatakan pihaknya beserta staf dalam posisi siaga menghadapi

bencana yang kemungkinan bisa terjadi kapan pun. Namun yang terpenting, katanya, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan. Pihaknya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk terus mendapatkan informasi perkembangan cuaca dari BBMKG Wilayah III Denpasar. Kepala Bidang Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan (Kabid BMP) Kabupaten Badung A.A. Gede Dalem saat dikonfirmasi Selasa kemarin mengatakan, banjir yang terjadi akibat curah hujang yang tinggi. ‘’Jadi bukan lantaran ada mesin pompa yang mati, tetapi memang akibat curah hujang yang tinggi, sehingga mesin pompa kewalahan menyedot,’’ tegasnya. (kmb23/kmb27)

Penyerahan SMA/SMK dari Kabupaten kepada Provinsi

Bupati Giri Prasta Taati Aturan, Serahkan 581 Personel dengan Total Aset Rp 165 Miliar

Bali Post/ara

DIAMANKAN - Tiga orang pengamen diamankan Satpol PP Kota Denpasar.

Tiga Pengamen Diamankan Satpol PP

SATPOL PP Kota Denpasar menertibkan tiga anak punk karena kedapatan sedang mengamen di pertigaan Jalan SudirmanSerma Mendra Denpasar, Selasa (27/9) kemarin. Ketiga anak punk itu yakni Fikri dari Bangkalan Madura, Adam dari Surabaya dan Muhammad Sugi dari Jawa Timur. Dari tiga orang tersebut, salah seorang di antaranya yakni Fikri ternyata sudah pernah ditertibkan Satpol PP Kota Denpasar. ‘’Agar hal ini tidak terulang lagi, maka Satpol PP Kota Denpasar akan memberikan pembinaan sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Kota Denpasar untuk dipulangkan ke daerah asalnya,’’ ujar Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana. Menurut Wiradana, mengamen di jalanan di Kota Denpasar dilarang, karena mengganggu lalu lintas dan ketertiban masyarakat. Selain itu ketiga anak punk itu juga melanggar Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Dalam penertiban tersebut, di samping mengamankan ketiga anak punk tersebut juga ikut diamankan dua buah gitar dan satu sepeda motor ebagai barang bukti. Atas kondisi ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada para anak punk atau para pengemis lainnya. Sebab, rata-rata anak punk tersebut masih dalam usia produktif dan mampu bekerja. ‘’Jika diberikan, maka mereka akan malas dan tidak akan pernah berhenti dari aktivitas mengemis, apalagi keberadaan mereka sangat meresahkan masyarakat dan wisatawan,’’ ungkapnya. (kmb12)

Curah Hujan Tinggi

Petani Perluas Areal Tanam

Mangupura (Bali Post) Para petani ternyata menikmati berkah di balik banyaknya bencana yang ditimbulkan akibat tingginya curah hujan. Sebab, musim hujan ini bisa dimanfaatkan untuk mempeluas areal tanam. Hal itu diakui Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Badung IGAK Sudartamaja saat dikonfirmasi, Selasa (27/9) kemarin. Menurutnya, tahun ini merupakan tahun basah, di mana merupakan kesempatan untuk memperluas areal taman dibanding tahun sebelumnya. ‘’Ini kesempatan untuk memperluas areal tanam, tetapi kita harus tetap wasapada dengan serangan hama penyakit yang bisa menyerang tanaman padi,’’ ungkapnya. Dikatakannya, hasil pertanian Badung masih sangat pruduktif. ‘’Tahun 2015 itu kan kemarau dan hasilnya juga dikatakan cukup produktif. Kalau hasil tahun ini tunggu panen dulu,’’ ucapnya. Sementara itu, salah seorang petani di Subak Ayunan, Kadek Artana, menyambut datangnya musim hujan dengan mempersiapkan lahan garapannya. Air yang melimpah membuat petani serempak menggarap sawahnya, sehingga muncul hambatan baru yakni sulitnya mencari sopir traktor. ‘’Ya… karena serempak turun ke sawah sekarang susah cari sopir traktor. Kalau traktor ada banyak termasuk bantuan dari pemerintah. Tetapi sopir yang susah dicari,’’ sebut mantan Pekaseh Subak Ayunan asal Banjar Cengkok Desa Baha, Mengwi ini. Sebagai pemilik traktor, Artana juga mengaku sangat kesulitan mencari tenaga untuk mengoperasikan traktor. ‘’Saya juga ada traktor tapi sulit nyari sopir, sopir dari Jawa. Karena banyak yang nyari juga kadang bisa kadang tidak. Sehingga sekarang kandalanya sulit cari sopir,’’ pungkasnya. (kmb27)

PENANDATANGANAN berita acara serah terima personel, sarana-prasarana, pendanaan dan dokumen P3D sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata disaksikan Kajari Denpasar kepada Gubernur Bali dengan disaksikan oleh Kajati Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (27/9) kemarin. Dari penyerahan atas personel dan sarana-prasarana berkenaan dengan kewenangan di bidang pendidikan menengah dan kejuruan ini Kabupaten Badung setidaknya telah menyerahkan sebanyak 581 personel yang terdiri dari 3 orang pengawas sekolah, 54 pegawai tata usaha, sisanya guru, dengan total aset sekitar Rp 165 miliar lebih terdiri dari tanah dan bangunan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya menekankan bahwa penataan ulang pembagian urusan pemerintahan, antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, sesuai Undangundang Nomor 23 tersebut merupakan solusi terhadap penyelenggaraan kewenangan pemerintahan daerah yang selama ini ada yang tumpang tindih. ‘’Kita wajib mengamankan, sekaligus mengimplementasikan kebijakan tersebut. Kegiatan ini hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk menyamakan persepsi dan langkah terhadap implementasi kebijakan desentralisasi, sehingga dapat menciptakan harmonisasi dan sinergitas optimal antartingkatan pemerintahan di Provinsi Bali. Kondisi ini saya harapkan akan mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif dan efisien, guna mempercepat tercapainya tujuan otonomi daerah, yang pada akhirnya memperkuat integrasi nasional dan memperkokoh keberadaan NKRI,’’ katanya. Proses pengalihan ini membawa dampak besar bagi personel yaitu Aparatur Sipil Negara, berdampak pula pada keuangan dan pencatatan aset daerah, bahkan berdampak pada manajemen pemerintahan daerah secara umum. ‘’Saya berharap tidak akan terjadi gejolak, yang mungkin saja disebabkan oleh ketidaksiapan beberapa komponen. Saya berharap kondisi itu tidak terjadi, dan potensi-potensi gejolak agar segera dapat diantisipasi, serta dirumuskan solusi ter-

baik sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh bupati/ wali kota untuk tetap mengawal proses transisi ini, serta tetap menjaga kondisivitas penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan pada sub-sub unsur yang diserahterimakan. Saya juga mengajak jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali untuk mengawal proses ini, sehingga keberlanjutan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan dapat terselenggara dengan tetap memenuhi prinsipprinsip good governance, yaitu transparan, partisipatif, dan akuntabel,’’ jelasnya. Selanjutnya, Gubernur Mangku Pastika mengingatkan bahwa walaupun pengelolaan pendidikan SMA dan SMK, dan beberapa sub unsur lainnya akan dilaksanakan oleh pemerintah provinsi, diharapkan dukungan dan kerja sama dari bupati/wali kota. Hal ini mengingat permasalahan pendidikan sangat kompleks yang menentukan kualitas sumber daya manusia Bali ke depan, sehingga memerlukan penanganan secara sinergis dan terpadu. Demikian pula beberapa sub urusan pemerintahan lainnya, yang sudah diserahterimakan agar tetap mendapat perhatian. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melalui Kabag Humas mengatakan bahwa sejak awal Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa berkomitmen untuk taat dan patuh pada ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku. Dalam upaya mewujudkan tiga tujuan pemerintahan di daerah terutama mewujudkan pelaksanaan otonomi daerah yang diorientasikan untuk

mewujudkan kesejahteraan masyarakat, peningkatan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Badung siap untuk senantiasa memantapkan dan menjaga terbangunnya sinergitas dengan pemerintah provinsi, termasuk dengan pemerintah pusat. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Badung dengan dukungan penuh DPRD siap mendukung dan melaksanakan amanat konstitusional sebagaimana diamanatkan UUD No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. ‘’Berkenaan dengan penyerahan personel dan aset ini, Pemkab Badung sudah lama mempersiapkannya dan hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Pemkab Badung memiliki komitmen dan senantiasa taat terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,’’ ujarnya Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Bali Ir. Jayadi Jaya, M.Si. menyampaikan bahwa penandatanganan berita acara serah terima penyerahan personel, saranaprasarana dan dokumen ini meliputi sub urusan pendidikan menengah dari pemerintah kabupaten/kota se-Bali kepada Pemerintah Provinsi Bali, sub urusan bidang kehutanan dari pemerintah kabupaten/kota se-Bali kepada Pemerintah Provinsi Bali, pengelolaan pengawas ketenagakerjaan dari pemerintah kabupaten/kota se-Bali kepada Pemerintah Provinsi Bali serta pelaksanaan metrologi legal berupa tera, tera ulang, dan pengawasan dari Pemerintah Provinsi Bali di mana sesuai dengan asas lokasi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar. (ad 752)

P3D - Penandatanganan berita acara serah terima personel, sarana-prasarana, pendanaan dan dokumen P3D sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata disaksikan Kajari Denpasar kepada Gubernur Bali dengan disaksikan oleh Kajati Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (27/9) kemarin.

PUNIA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan punia, diterima pangerajeg karya I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya bersama Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta, Selasa (27/9) kemarin di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

’’Karya Padudusan Agung’’ di Pura Luhur Uluwatu

Wujud Sradha Bhakti, Bupati Giri Prasta Serahkan Punia Rp 700 Juta

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Selasa (27/9) kemarin menghadiri puncak Karya Padudusan Agung di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan punia sebesar Rp 500 juta untuk karya di Pura Uluwatu, dan Rp 200 juta untuk karya di Pura Pererepan, Desa Pecatu. Kehadiran Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa disambut pangempon Pura Uluwatu yaitu panglingsir Puri Jro Kuta I Gusti Ngurah Mandala Putra, Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta beserta prajuru. Tampak juga hadir panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Kepala Dinas Kebudayaan I.B. Anom Bhasma, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu I Made Sutama dan Camat Kuta Selatan I Wayan Wirya. Setelah melakukan pesembahyangan bersama, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan dana punia tunai total Rp 700 juta. Di mana untuk Karya Padudusan Agung di Pura Uluwatu sebesar Rp 500 juta, dan di Pura Pererapan Desa Pecatu sebesar Rp 200 juta. Pada kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi kepada pangemong dan pangempon Puru Luhur Uluwatu, yang penuh semangat dan suka cita melaksnakan upacara padudusan agung. Dikatakannya, ini adalah tataran kewajiban sebagai umat Hindu, dan bentuk sradha dan bhakti kepada Ida Hyang Widhi Wasa. Sekaligus dalam upaya menjaga adat dan budaya yang bernapaskan agama Hindu. ‘’Kita ngrastiti (mendoakan) wilayah Badung khususnya, Bali dan Indonesia pada umumnya agar senantiasa damai, sagilik saguluk salunglung sabayantaka, paras paros sarpanaya, saling asah, saling asih, saling asuh. Dan tentunya untuk mencapai masyarakat yang gemah ripah loh jinawi,’’ kata Bupati Badung. Sebagai bentuk dukungan moral, pihaknya selaku Pemerintah Kabupaten Badung menghaturkan dana punia sebesar Rp 500 juta untuk Pura Luhur Uluwatu dan Rp 200 juta untuk Pura Perepan. Ke depan bantuan dalam melaksanakan upacara yadnya, juga diberikan kepada pura sad khayangan, khayangan jagat, khayangan tiga hingga pura paibon. Sementara itu, panglingsir Puri Jro Kuta I Gusti Ngurah Mandala Putra yang juga Ketua Umum Panita Karya menjelaskan, pelaksanaan upacara kemarin merupakan puncak karya padudusan agung. Juga sekaligus merupakan piodalan yang mana Ida Batara akan nyejer selama 7 hari. ‘’Padudusan agung pada rahina Anggara Kasih Medangsia merupakan rangkaian upacara setiap 5 tahun sekali. Yang sudah ditetapkan dalam awig-awing Desa Adat Pecatu bersama Puri Agung Jro Kuta dan Puri Agung Celagi Gendong,’’ terangnya. Upacara ini juga sebagai rangkaian menyambut upacara 10 tahunan yaitu Panca Wali Krama. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta mengatakan puncak piodalan di Pura Uluwatu berjalan seperti biasa. Namun bedanya hari ini, puncak piodalan juga katuran padudusan agung. Selama Ida Batara nyejer satu minggu, tentunya pamedek akan membeludak. Oleh karena itu pihaknya berharap agar pamedek bersabar dalam melakukan persembahyangan. Sumerta yang juga anggota DPRD Badung mengingatkan krama pamedek untuk tetap menjaga kebersihan dan kesucian pura, salah satunya melalui kembali membawa pulang sarana upakara yang telah terpakai atau membuang pada tempat sampah yang telah disediakan. (ad 749)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL

Rabu Umanis, 28 September 2016

Hari Pariwisata Dunia

PPS Unwar Terima 175 Mahasiswa Baru

STPBI dan Bali CoBTA Gelar Kontes Promosi dan Kreasi Desa Wisata

Dibentuk Lewat Asta Brata dengan Spirit Sri Kesari Warmadewa

ENAM desa wisata di Bali mengikuti Kontes Promosi dan Kreasi Desa Wisata di Auditorium Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI), Selasa (27/9) kemarin. Masing-masing Desa Selumbung, Desa Baru dan Pinge, Desa Bedulu, Desa Angsri, Desa Penglipuran dan Desa Jasri. Kontes Promosi dan Kreasi Desa Wisata digelar STPBI berkolaborasi dengan Bali Community-Based Tourism Association (Bali CoBTA) bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia, kemarin. ‘’Kerja sama ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin menggalakkan desa wisata. Maksudnya adalah supaya perkembangan pariwisata itu bisa dinikmati sampai ke desa-desa. Jadi, masyarakat di desa juga ikut berkiprah di dalam bidang kepariwisataan, sehingga pariwisata tidak hanya terpusat di kota atau daerah-daerah yang menjadi lokasi pariwisata,’’ ujar Ketua STPBI atau International Bali Institute of Tourism (IBIT) I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. STPBI sendiri, lanjut Sudjana, telah bekerja sama dengan pemerintah daerah khususnya Dinas Pariwisata untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat di desadesa. Pihaknya ingin meningkatkan kemampuan masyarakat desa di bidang pariwisata. Antara lain, terkait bagaimana mengelola destinasi, bagaimana mengelola akomodasi yang ada di situ serta memberikan pengetahuan di bidang kebersihan, kamar, memasak dan sebagainya. ‘’Dengan demikian, masyarakat juga pengetahuannya akan meningkat sehingga mereka juga akan bisa

KONTES - Bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia, STPBI berkolaborasi dengan Bali CoBTA menggelar Kontes Promosi dan Kreasi Desa Wisata. mengelola desa wisata dengan baik. Saat ini, kita coba mengadakan kompetisi sehingga dengan demikian diharapkan masing-masing desa yang sudah ditetapkan sebagai desa wisata itu bisa terus meningkatkan dirinya. Jadi, betul-betul desa yang memang sangat dibutuhkan nanti oleh pariwisata,’’ jelasnya. Ketua Bali CoBTA atau Asosiasi Komunitas Pariwisata Berbasis Masyarakat Djinaldi Gosana mengatakan, desa wisata yang terlibat didaulat untuk mempromosikan produk-produk terbaru mereka. Selain berkompetisi, desa wisata juga dihubungkan dengan pemangku kepentingan baik pemerintah maupun tour operator. Hal ini sesuai dengan misi Bali CoBTA yang ingin memfasilitasi dan memberdayakan desadesa wisata untuk bisa populer dan mendatangkan banyak wisatawan. ‘’Kalau dia (desa wisata - red) bisa bercakap-cakap dengan pihak pemangku kepentingan, mereka bisa mendapatkan masukan,’’ ujarnya. Djinaldi menambahkan, kontes

sejatinya terbuka untuk desa wisata yang merasa siap dan mau dipromosikan. Dari 15 desa wisata yang ada, terjaringlah enam desa wisata yang hadir ke STPBI. Ada dua desa yang baru pertama kali tampil dalam forum seperti ini yakni Desa Wisata Angsri dan Selumbung. ‘’Angsri tampil pertama dan Slumbung terakhir. Ada juga desa wisata yang sejak kami perkenalkan 20 Oktober 2010, jadi mereka yang sudah mulai bertumbuh sejak tahun 2011 hadir pula di sini,’’ imbuhnya. Kontes Promosi dan Kreasi Desa Wisata dihadiri pula dua relawan Sustainable Tourism Agents in Rural Societies (STARS) dari Spanyol Irene Izquierdo dan Rocio Romar. Irene Izquierdo mengatakan, STARS adalah sebuah proyek internasional yang didanai oleh program ‘’Erasmus+’’ Uni Eropa. Program ini mendorong pemuda untuk terlibat dan menjadi agen dalam proses pengembangan pariwisata berbasis kemasyarakatan yang berkelanjutan di daerah pedesaan. (ad1546)

PROGRAM Pascasarjana (PPS) Unwar semester ganjil ini menerima 175 mahasiswa baru. Mereka berasal dari berbagai PTN dan PTS di Bali dan luar Bali. Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris PPS Unwar Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si. mengungkapkan, dari 192 peserta seleksi yang dinyatakan lulus 175, Magister Manajemen (MM) sebanyak 34 mahasiswa, Magister Ilmu Hukum (MIH) 46 orang, Magister Ilmu Linguistik (MIL) 15 orang, Magister Administrasi Publik (MAP) 9 orang dan Magister Kenotariatan (MKn) 72 orang. Seleksi dilakukan dua tahap yakni tahap pertama seleksi untuk MKn diikuti 40 orang dan tahap II diikuti 49 orang. Sedangkan di luar MKn gelombang I diikuti 92 orang dan tahap II sebanyak 174 orang. Para mahasiswa baru, Senin (26/9) kemarin mendapat pengenalan institusi dan martikulasi. Di

acara itu Direktur PPS Unwar Prof. Dr. Gede Suranaya Pandit, M.P. memaparkan soal informasi akademik, sementara Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka, M.Si. membawakan materi strategi pengembangan manajemen sarana dan prasarana dan Rektor diwakili WR I Nyoman Kaca, M.Si. soal strategi pengembangan Tri Dharma. Hadir pula Kaprodi MM Dr. Putu Ngurah Suyatnayasa, S.E., M.Si., Kaprodi MAP Dr. A.A. Gede Raka, M.Si., Kaprodi ML Dr. Dra. Ni Wayan Kasni, M.Hum., Kaprodi MIH Dr. Simon Nahak, S.H., M.H. dan Kaprodi MKn Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.H. serta para dekan di Unwar. Wisnumurti mengungkapkan, kuliah di PPS Unwar adalah untuk meningkatkan kualitas diri dan kapasitas diri. Dia menekankan, bukan di PPS Uwnar tempatnya

DISERAHKAN - WR I Unwar Nyoman Kaca disaksikan Ketua YKKPB Wisnumurti menyerahkan mahasiswa baru kepada Direktur PPS Unwar Gede Suranaya Pandit.

kalau mau mendapat ijazah tanpa harus belajar. PPS Uwnar bertekad siapa pun yang masuk, keluarnya harus matang. Wisnumurti yang menjabat enam tahun sebagai Ketua YKKPB ini banyak bergerak untuk pembangunan sarana dan prasarana di Unwar. Semua SDM Unwar dibentuk lewat karakter kewarmadewaan lewat Sapta Bayu dan spirit Sri Kesari Warmadewa. Ini diawali dengan struktur lingkungan mengembangkan responsibilitas yang baik, pelayanan yang bagus, atmosfir akademiknya terbaik, interaksi dan struktur kelembagaannya baik. Sapta Bayu itu menyangkut berketuhanan, mengembangkan kepemimpinan Asta Brata, mengabdi kepada almamater dan bangsa, unggul, menjunjung kejujuran, menghormati keberagaman dan berwawasan lingkungan. Dengan demikian, semua insan Warmadewa memiliki karakter yang jelas. Sementara itu, Suranaya Pandit mengungkapkan, PPS Unwar sangat dipercaya masyarakat karena kualitasnya. Untuk itu, PPS Unwar berkomitmen mengutamakan kualitas untuk menghasilkan output berkualitas. Suranaya Pandit mengungkapkan, rata-rata masa studi mahasiswa di PPS Unwar selama dua tahun. Padahal, sesuai sistem paket mereka bisa tamat dalam waktu 1,8 tahun. Untuk bisa meraih gelar magister, mahasiswa wajib menempuh 40 SKS termasuk tesis. Kini, PPS Unwar sedang mengajukan pembukaan Prodi Magister Lingkungan dan Magister Teknik Sipil. (ad1544)

Laris Manis, Presale ’’Bali I’m in Love’’ Senator Wedakarna Beri Motivasi Ditutup Tiga Hari Lagi Ratusan Karyawan Warung Made

PRESALE konser Ari Lasso-Raisa ‘’Bali I’m in Love’’ telah berjalan selama dua minggu. Seluruh kelas menunjukkan penjualan yang signifikan. Tidak hanya diamond sebagai kelas tertinggi atau festival yang banyak digemari anak muda, kelas menengah seperti platinum dan gold juga menunjukkan penjualan yang baik. Venda menuturkan, konser eksklusif di ballroom dengan konsep seat dan festival, sebenarnya sudah umum dilaksanakan di Indonesia namun masih jarang dilaksanakan di Bali. ‘’Melihat running presale yang baik saya berharap tiket akan sold out dalam waktu dekat. Terima kasih banyak buat seluruh media partner khususnya Bali Post atas support-nya selama ini,’’ ujarnya. Pada intinya, konser ini menawarkan kenyamanan buat mereka yang memang mampu. Kecak Production menyediakan kelas diamond dengan fasilitas foto bareng artis dan privasi nomor kursi, namun bagi yang belum menjangkau diamond, dapat memilih kelas platinum atau gold yang juga duduk. ‘’Posisi duduknya semua nyaman, tidak ada yang terlalu jauh dari panggung karena ballroom Aston memang tidak terlalu besar. Anda masih dapat melihat artis dengan jelas dari posisi festival. Bagi yang suka nonton konser sambil goyang dan lompat-lompat bisa memilih tiket festival,’’ ujar Venda. Presale masih akan dilaksanakan sampai dengan 30 September 2016. Tiket presale dijual dalam beberapa kelas dengan deskripsi sebagai berikut, diamond Rp 750.000 (fasilitas nomor kursi dan foto bareng), platinum Rp 375.000 (duduk 2nd class), gold Rp 225.000 (duduk 3rd class) dan festival Rp 100.000 (standing). Saat ini, Kecak Production telah membuka penjualan tiket di Arena Resto Sanur, Warung Pepe Dewi Sri, Monjali Bali Kafe Mahendradata, BC Street Coffe Teuku Umar Barat, Radio Cassanova, Radio Duta, Mie Kober Renon dan Mie Kober Batubulan. ‘’Presale

dengan diskon 25-33% masih akan dibuka untuk tiga hari ke depan, berlaku selama kuota masih tersedia. Info lebih lanjut bisa hubungi hotline kita di 081 238 980 220,’’ tutup Venda. (r)

Wisuda IX D-3 Akbid Kartini Bali

Didorong Jadi Politeknik Kebidanan

WISUDA - Prosesi Wisuda IX D-3 Kebidanan Akademi Kebidanan Kartini di Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Selasa (27/9) kemarin. AKADEMI Kebidanan (Akbid) Kartini Bali, Selasa (27/9) kemarin, menggelar Wisuda IX D-3 di Hotel Grand Bali Beach, Sanur. Tahun ini Akbid yang beralamat di Jalan Piranha Nomor 2 Pegok, Denpasar Selatan ini meluluskan 145 mahasiswanya. Koordinator Kopertis Wilayah VIII (Bali, NTB dan NTT) Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa yang hadir dalam acara tersebut mendorong Akbid Kartini Bali dikembangkan atau ditingkatkan menjadi Politeknik Kebidanan. Kalau ini terwujud maka menjadi Politeknik Kebidanan satu-satunya di Indonesia dan sesuai cita-cita Raden Ajeng Kartini. Direktur Akbid Kartini Bali Ni Made Darmiyanti, S.St., M.Keb. mengatakan, tanggal 8 Agustus telah dilaksanakan yudisium dan pengambilan sumpah profesi bertempat di Kampus Akbid Kartini Bali. Sedangkan IPK tertinggi diraih Ni Putu Diah Larassati dengan nilai 3,79, terbaik II diraih Ni Putu Ina Parmayani dengan IPK 3,72 dan terbaik III diraih Ni Putu Putri Pusparini dengan IPK 3,60. Untuk terus meningkatkan kualitas

pembelajaran, seluruh dosennya berkualifikasi minimal S-2, baik dengan biaya sendiri maupun beasiswa. Dengan demikian kualitas pembelajaran lebih ditingkatkan. ‘’Tahun ini, mahasiswa kami yang memperoleh beasiswa Bidikmisi 33 orang dan satu mahasiswa mendapat beasiswa dari IDA Foundations Belanda dan sudah menyelesaikan proses pendidikan dengan hasil memuaskan. Terkait hasil akademik, tahun ini lebih baik dari sebelumnya,’’ ujarnya. Untuk uji kompetensi akan dilaksanakan 1 Oktober. Terkait hal itu, pihaknya mulai tahun 2013 melakukan uji kompetensi karena jadi standardisasi nasional yang tidak memandang dari mana institusinya, kota maupun pelosok desa. Tujuannya agar standar bidan sama. Ia mengaku bersyukur karena sebagian lulusan tahun ini sudah bekerja. Mereka langsung direkrut oleh bidan tempat praktik saat kuliah. Untuk itu, atas nama institusi dan Yayasan Kartini Bali, Darmiyanti mengucapkkan terima kasih kepada Kopertis Wilayah VIII sebagai perpanjangan tangan Ke-

menterian Ristek Dikti dan kepada IDA Foundations Belanda. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pimpinan PT BNI (Persero) Tbk. yang telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa dan lulusan terbaik pada wisuda kali ini. Tahun 2016 merupakan tahun penuh tantangan dan peluang. Apalagi sejak tanggal 31 Desember 2015 dimulainya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Untuk menghadapi hal tersebut, Akbid Kartini Bali melakukan pembenahan di berbagai lini termasuk perubahan visi dan misi yaitu menghasilkan bidan unggul dalam memberikan pelayanan kebidanan berbasis etika dan budaya dalam lingkup kepariwisataan. Untuk mewujudkannya, pihaknya melakukan penyesuaian terutama pada kurikulum. Terkait adanya dorongan jadi Politeknik Kebidanan, Darmiyanti mengaku siap dan merespons baik hal itu. Sementara itu, Ketua Yayasan Kartini Bali Prof. Dra. Wayan Karthi Suthardjana, M.M. berharap semua luluasan Akbid Kartika Bali bisa diterima di dunia kerja, terutama di rumah sakit, puskesmas ataupun prakatik mandiri. ‘’Kami siap dan mampu bersaing dalam era globalisasi ini. Kami sudah bekali mereka praktik dalam hal perawatan, terutama bayi karena menjadi generasi penerus sehingga harus dirawat dengan baik,’’ tegasnya. Kerthi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan dan memenuhi syarat-syarat untuk jadi Politeknik Kebidanan sesuai permintaan Koordinator Koopertis Wilayah VIII. ‘’Ke depan, kami persiapkan semua dibantu Bapak Kopertis. Rencananya ada beberapa spesialis di antaranya perawatan bayi tabung. Apalagi, Akbid Kartini Bali punya kemampuan untuk itu,’’ ujarnya. (ad1545)

Demi Satyagraha, Harus Lebih Banyak Orang Bali Kuasai Bisnis Kuliner

ADA yang istimewa pada perayaan ulang tahun ke-47 Warung Made, yakni hadirnya sosok pemimpin muda Bali karismatik yang juga seorang Senator RI yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Kehadiran wakil rakyat Bali termuda yang kerap disapa Arya Wedakarna (AWK) ini seakan menjadi simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakatnya. Bahkan, kehadiran AWK sudah ditunggu oleh ratusan karyawan Warung Made dari berbagai divisi. Disambut oleh Ibu Made dan Peter Steenbergen (owner), Made Raymond (putra) serta keluarga besar Warung Made, AWK didaulat untuk memberikan sambutan kehormatan serta memotivasi pekerja Hindu yang ada. ‘’Warung Made dan anak-anak perusahaannya adalah aset penting bagi Bali. Ini merupakan kolaborasi tokoh perempuan Bali yang mencintai bisnis kulinari. Mempertahankan perusahaan hingga 47 tahun itu tidak mudah. Biasanya di Bali, perusahaan yang dikelola oleh orang Bali banyak tidak bertahan karena mismanajemen keluarga. Banyak kasus terjadi bahwa perusahaan lokal akan hancur di generasi kedua atau ketiga. Ibaratnya si orangtua membangun, tetapi si anak dan cucu yang menghabiskan. Tetapi, syukurlah di usia 47 tahun, Warung Made makin berjaya. Orang Bali harus mencontoh kebaikan-kebaikan dari perusahaan ini,’’ ungkap AWK. Ia pun menambahkan bahwa proses kaderisasi adalah mutlak dalam perusahaan swasta dan keluarga, karena jika tidak ada kaderisasi maka yang ada perusahaan akan digerogoti oleh pihak luar. ‘’Jangan salah ya, perusa-

haan rumah tangga dan swasta memiliki sebuah pakem bahwa tanpa campur tangan si owner maka akan sulit mempertahankan citarasa dan taksu dari perusahaan itu. Apalagi, bagi mereka yang ada di bisnis makanan. Tidak bisa diserahkan begitu saja ke bawahan, harus ada campur tangan owner untuk mengawasi dan meracik. Ini yang kadang tidak dimengerti pengusaha kuliner. Di samping itu, keterlibatan keluarga dalam manajemen perusahaan adalah wajar dan sah-sah saja asal koridornya profesional. Saya rekomendasikan agar Bu Made dan keluarga menuliskan cerita atau success story agar menggugah anak-anak muda Bali. Saya sangat memuji peran Warung Made dalam dunia pariwisata di Bali,’’ ungkap AWK. Ia pun salut bahwa di tengah derasnya globalisasi, tetapi Warung Made tetap mempertahankan hidangan khas Bali. ‘’Saya

salut, masih ada hidangan dari olahan daging babi di sini. Benarbenar sukla. Segmentasinya jelas juga dari tamu di beberapa belahan dunia. Saya apresiasi karena makanan khas Bali masih menjadi ikon Warung Made. Ini saya minta pertahankan,’’ ungkap AWK. Terkait dengan tenaga kerja, AWK berpesan pada para pengusaha agar tidak henti memperhatikan kesejahteraan karyawan. ‘’Secara UU, setiap karyawan berhak atas kesejahteraan yang cukup, perlindungan kesehatan, keselamatan kerja serta THR dan prestasi berdasarkan masa kerja. Kita hidup di Bali, jangan pernah mendiskriminasi tenaga kerja Bali. Pakailah manajemen kasih, memperlakukan pekerja bukan sebagai buruh atau pembantu tetapi mereka adalah mitra strategis. Saya yakin Warung Made sudah menjalankan prinsip-prinsip itu,’’ ungkap AWK. (ad755)

PERAYAAN - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama keluarga besar Warung Made Kuta Seminyak di sela-sela perayaan HUT Warung Made.

Pameran Felice Jewellery

Beli Black Diamond Solitaire 1 Carat Rp 1,999 Juta, Dapatkan HP Android FELICE Jewellery menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Rabu (28/9) hingga Sabtu (1/10) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android

CINCIN - Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 carat. ‘’Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 carat, kami beri harga pomo Rp 1,999 juta dan mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Selasa (27/9) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 carat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk berlian fashion Rp 9,999 juta, man’s ring Rp 15 juta dan promo best buy flower Rp 3,999,’’ imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, kemudian gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tetapi, bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br748)


Rabu Umanis, 28 September 2016

DAERAH

5

Bram dan Desya Terpilih Relokasi Pasar Induk Banyuwangi Jadi Teruna Teruni Bali 2016 ANAK Agung Gede Bram Pramana Putra (Teruna Bram) dan Ni Made Desya Krismayani (Teruni Desya) terpilih menjadi Teruna Teruni Bali 2016. Mereka berhasil mengalahkan peserta lain pada malam Grand Final di Nusa Dua Theater, Minggu (25/9) lalu. Direktur Pemilihan Teruna Teruni Bali 2016 I Putu Andre Purnamahendra, S.H., M.H. mengatakan, sebelumnya proses pemilihan sudah berlangsung selama dua bulan. Yang mana dari 123 peserta diseleksi melalui babak perunggu. Setelah melewati babak perunggu, kemudian dikerucutkan menjadi 9 pasang, yang kemudian berhak untuk mengikuti babak perak. Setelah proses karantina, dilakukan tes tulis dan tes bakat. ‘’Pada tanggal 10 September lalu, dilakukan Malam Budaya untuk menampilkan bakat dari para peserta. Setelah itu barulah dilakukan grand final yang akan menentukan 3 juara dan satu juara favorit,’’ katanya. Dia menjelaskan, pemilihan Teruna Teruni Bali 2016 ini mengambil tema ‘’Black and Gold’’. Event ini dipersembahkan oleh Yayasan Teruna

Teruni Bali bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Daerah RI, Bali Nusa Dua Theatre, Garuda Wisnu Kencana dan Harris Hotel & Residences Sunset Road. Setelah terpilih, para pemenang kontes ini akan ditetapkan sebagai Duta Wisata, Duta Agama dan Duta Budaya untuk wilayah Provinsi Bali. ‘’Kontes ini telah rutin diadakan setiap satu tahun sejak tahun 2003 sampai sekarang,’’ tambahnya. Ketua Yayasan Teruna Teruni Bali Sita Wedastiti WS, S.E. mengharapkan kepada para Teruna Teruni Bali 2016 yang terpilih dapat menjadi Duta Wisata Bali yang cerdas, kreatif, berdikari mengabdi untuk Bali. Selain itu, pihaknya juga berharap Yayasan Teruna Teruni Bali makin jaya, dilihat dari sejarah bahwa Teruna Teruni Bali 2016 adalah pelopor ajang Duta Wisata Bali pertama di Bali dan diakui di Duta Wisata Indonesia. ‘’Nanti yang terpilih menjadi juara I yang bergelar sebagai Teruna Bali 2016 dan Teruni Bali 2016 akan siap mewakili Bali mengikuti ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia,’’ ujarnya. (kmb23)

Pemkab Anggarkan Rp 2,4 Miliar Banyuwangi (Bali Post) Pasar Induk Banyuwangi dipastikan akan dilakukan perbaikan tahun ini. Tak tanggung-tanggung, anggaran khusus relokasi pedagang disiapkan senilai Rp 2,4 miliar. Dari dua sisi para, para pedagang akan dilakukan relokasi sebelum perbaikan dimulai. Pemkab Banyuwangi memastikan pasar induk nantinya akan tetap dikelola pemerintah, bukan diserahkan ke investor. ‘’Jadi, tidak ada dana investor. Semua dana APBD. Jika perbaikan jadi, pasar akan kembali dikelola Pemkab,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas di sela sosialisasi revitalisasi para induk kepada pedagang, Senin (26/9) malam. Menurut Anas, dana un-

tuk relokasi pasar sudah siap tahun ini. Lokasinya akan dicarikan yang aman untuk berjualan. Bahkan, ada fasilitas toilet dan pembuangan limbah. Lalu, lokasinya tak jauh dari lokasi pasar induk yang sekarang. Menurut Anas, APBN su-

dah menyiapkan dana Rp 36 miliar untuk revitalisasi pasar induk. Namun, Pemkab Banyuwangi masih menangguhkan lantaran para pedagang belum dilakukan relokasi. ‘’Intinya, kita serahkan ke pedagang. Jika mau direvitalisasi, harus relokasi dulu. Jika tak mau, angga-

ran akan dikembalikan lagi,’’ tegasnya. Ditambahkan, pasar induk akan dibangun dengan ikon Banyuwangi. Pintu gerbang pasar akan dibentuk mirip udeng kepala khas Banyuwangi. Pasar dua lantai ini ditargetkan bisa menampung hingga 1500 los. Pasar ini juga didesain sebagai destinasi wisata baru di Banyuwangi. ‘’Pembangunan pasar ini murni dari pemerintah. Pedagang tidak akan dibebani macammacam. Ini dana pemerin-

Kegiatan Ilmiah Nasional Pertama KIAS FKIK Unwar WARMADEWA Aesculapius Science Competition (WASCO) 2016 merupakan program kerja anyar dari Departemen Penelitian KIAS Universitas Warmadewa (Unwar) sekaligus sebagai kegiatan ilmiah nasional pertama yang diadakan Kelompok Ilmiah Aesculapius FKIK Warmadewa. WASCO 2016 mengusung thema ‘’Hollistic and Comprehensive Approach of Sexual Disorders, Decresing Prevalence of Pedofil’’. Maraknya kasus paedofilia di Indonesia dengan jumlah kasus yang semakin meningkat setiap tahunnya menjadikan landasan berpikir untuk turut serta mengadakan pencegahan sedini mungkin. Tentunya, dengan salah satu upaya nyata yaitu melalui kontribusi pemikiran ilmiah terkini dan penyebarluasan informasi dengan menggunakan teknologi yang bersifat edukatif. ‘’Pemikiran ilmiah yang muncul dalam WASCO 2016 ini diharapkan menjadi bagian dari salah satu bentuk kontribusi yang berkesinambungan. Mampu bersaing dengan penyakit fisik maupun jiwa yang berkembang di masyarakat,’’

kata Ketua Panitia WASCO 2016 AAA Listya Samanta Dharma. Ia menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan mulai 22-25 September 2016 bertempat di Kampus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Kemudian, puncak acaranya akan digelar di Fave Hotel Tohpati Denpasar dengan rincian acara yakni pada hari pertama kedatangan delegasi disambut welcome party dan TM. Selanjutnya, hari kedua perlombaan dan city tour ke beberapa tempat di Denpasar. Pada hari ketiga digelar Seminar Nasional dan Gala Dinner sekaligus pengumuman pemenang lomba. Kemudian, pada hari terakhir yakni city tour dan delegasi balik ke tempat masing-masing. Adapun kategori yang dilombakan yakni lomba video edukasi, poster publik dan lomba KTIGT. Peserta yang berpartisipasi berasal dari mahasiswa kesehatan di seluruh universitas di Indonesia, dengan total finalis 61 orang dari 18 universitas. Di antaranya UI, Unair, Unud, UII, UMJ, Unisma, Unsoed, UHO, Unisa, Unika

FOTO BERSAMA - Foto bersama pemberian cenderamata oleh delegasi kepada pihak dekanat yang diwakili Wakil Dekan II dr. Agus Santosa, Sp.THT-KL., MARS. didampingi Ketua Panitia AAA Listya Samanta Dharma. Atma Jaya, Unand, Unmul, Unhas, Unej, Undip, Usakti, Unwar, dan UMY. ‘’Kami dari panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait yang telah memberikan dukungan moral dan material, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik di antaranya kepada Bapak Gubernur Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Rektorat Universitas

Warmadewa, Dekanat FKIK Unwar, serta para donator dan sponsor yang mendukung acara ini,’’ ucapnya. Listya Samanta juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua anggota panitia yang telah berupaya keras dalam mewujudkan WASCO 2016 ini. ‘’Selaku panitia, kami mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,’’ im-

Sosialisasi Program PHDI di Denpasar

Sampaikan Soal ’’Manak Salah’’ hingga Pendirian Pasraman SELAMA ini banyak masyarakat yang belum paham apa itu program-program yang dirancang oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali. Sebagai bentuk pengejawantahan dari berbagai kegiatan yang dilakukan, PHDI Bali pimpinan Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana keliling Bali untuk menyosialisasikan program-program PHDI. Selasa (27/9) kemarin, sosialisasi program PHDI Bali dilakukan di Denpasar. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Wali Kota Denpasar, Bandesa Adat Desa Pakraman, pihak LPD, Majelis Madya dan sejumlah elemen adat lainnya. Ketua PHDI Provinsi Bali Prof. Sudiana mengatakan, sosialisasi di Denpasar mengambil tema ‘’Nyikiang Pekayun lan Laksana Sajroning Ngawerdiang Agama Hindu Adat Miwah Budaya Bali’’. Dikatakan, program yang penting disosialisasikan ini pertama adalah pembuatan pasraman. Dia berharap setiap desa pakraman diminta dan didorong membuat pasraman formal. Selama ini, katanya, pasraman yang dilakukan desa pakraman untuk mendidik anak-anak dan memberikan pengetahuan pada desa pekraman itu hanya pasraman kilat. ‘’Kita ingin sekali untuk mewujudnyatakan Peraturan Menteri Agama Nomor 56 Tahun 2014, di mana

diuraikan pendidikan itu di pasraman,’’ ujar Sudiana. Untuk mendorong sosialisasi yang dihadiri desa pakraman, diharapkan ke depannya seluruh bandesa dengan berkoordinasi dengan LPD dan BPJS Ketenagakerjaan, dalam dua bulan ini banyak muncul pasraman-pasraman formal, yakni pendidikan yang bernuansa Hindu. Saat ini, kata Sudiana, pasraman yang formal belum ada. ‘’Kalau nonformal banyak, itu pun belum maksimal,’’ katanya seraya berharap ke depannya pasraman ini ditingkatkan menjadi formal, sehingga masyarakat Hindu memahami agama, adat, budaya dan nanti bisa dijadikan soko gurunya pariwisata dan penghasilan masyarakat Bali. Kedua adalah menyosialisasikan soal manak salah. Hingga saat ini masih ada adat yang mengungsikan warganya yang manak salah atau beranak salah atau beranak sekelamin (laki perempuan atau kembar buncing). Berdasarkan Keputusan DPRD Bali No. 10/DPRD tanggal 12 Juli 1953, memutuskan menetapkan pesuaran penghapusan adat yang disebut manak salah atau buncing. Dahulu, bahkan ada masih berlaku sampai saat ini, jika ada manak salah mereka diungsikan ke tegalan, ujung desa, pesisir sungai dan lainnya. ‘’Ini sebenarnya masih menjadi perdebatan di Pari-

tah, kami tidak melibatkan investor,’’ pungkas Anas. Salah satu pedagang, Abdul Manan, meminta para pedagang yang ada bisa menempati lapak jika pasar dibangun. Sebab, pedagang khawatir, pembangunan pasar baru justru tak memberikan kesempatan bagi pedagang lama. ‘’Kios atau lapak baru nantinya harus kembali ke para pedagang yang ada saat ini. Juga harus sesuai izinnya, mana yang kios, mana yang gudang,’’ ujar Abdul Manan. (kmb30)

sada. Tetapi, berdasarkan putusan DPRD itu, pengungsian manak salah tidak lagi diungsikan. Ini sudah dihapus. Dan Parisada mengatakan ini tidak boleh dilakukan,’’ tegas Sudiana. Nanti, keputusan ini bisa langsung disampaikan bandesa ke karma-nya (warganya) bahwa putusan ini harus dijalankan. Jangan lagi ada manak salah diungsikan. Diakui di beberapa desa masih berlaku hukum pengasingan manak salah itu. Ketiga yang disosialisasikan adalah radius kesucian pura. Soal bhisama kesucian pura dirasa sangat penting untuk melindungi kesucian pura agar tidak tercemar oleh hal-hal yang membuat tidak nyaman. ‘’Misalnya tidak boleh ada kafe di sebelah pura. Diskotek di sebelah pura. Jika sembahyang malam bisa terganggu itu,’’ ujar Sudiana. Lantas, seberapa mestinya radius kesucian pura? Sudiana mengatakan, jika berkaca dari Perda 16 Tahun 2009, khayangan tiga itu apanyengker dua meter kalau tidak bertingkat. Kalau dang khayangan, dua kilometer. Tetapi dibagi lagi. ‘’Ada mahawana, tapawana dan sriwana. Kalau khyangan jagat, lima kilometer. Dan dalam terjemahan apanimpug, apaneleng dan apanyengker, itu ada dua meter, 25 meter (apanimpug) dan 2-3 kilometer (apaneleng orang normal),’’ paparnya. (kmb37/k100)

Iklan hepermat

SOSIALISASI - Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, Ketua PHDI Bali, foto bersama dalam sosialisasi program PHDI Bali, Selasa (27/9) kemarin. Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

buhnya. Sebagai tuan rumah pihaknya berharap semoga para delegasi dapat menikmati keindahan alam Pulau Dewata melalui program city tour. Semoga para finalis mendapatkan manfaat yang besar dari kegiatan ini, sehingga mampu berpartisipasi dalam mewujudkan upaya nyata untuk menurunkan prevalensi paedofilia di Indonesia. (r)


OPINI

6

Rabu Umanis, 28 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Mengerem Euforia Politik Berlebihan PILKADA tahun 2017 menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia saat ini. Ruang-ruang diskusi publik dipenuhi oleh hajatan yang baru akan berlangsung bulan Februari mendatang. Dilihat dari sisi waktu, masuk akal kalau berbagai percakapan mengarah ke sana karena tinggal sekitar lima bulan lagi. Para kandidat yang bertarung sudah mulai memasang pesan-pesan baliho di pinggir jalan. Mau tidak mau, ruang publik juga terpengaruh oleh aktivitas politisi ini. Sering menjelang pilkada seperti ini kita disuguhi oleh hal-hal menarik, ada ketegangan ada juga hal yang sifatnya lucu. Yang menegangkan misalnya, pemilihan pasangan calon atau jadi tidaknya satu pasangan untuk tampil ke panggung. Atau yang lucu, tiba-tiba kita melihat orang yang sebelumnya tidak pernah terlihat di panggung politik, tiba-tiba menampilkan wajahnya di ruang publik. Atau mereka yang sebelumnya begitu bersemangat masuk arena politik, menjelang hari pendaftaran tibatiba mundur karena baru merasa lemah tidak memiliki sumber daya politik. Semua fenomena demikian sah-sah saja menjelang perhelatan politik, baik yang sifatnya nasional maupun daerah. Namun, ada satu hal yang belum kita dapat pecahkan secara bersama-sama yang mempunyai esensi besar bagi bangsa dan negara. Bahkan mungkin esensi ini jauh lebih besar. Kita masih kebingungan menempatkan rancang bangun pembangunan nasional Indonesia. Dalam satu tahun terakhir ini, baik DPR, MPR, DPD maupun fraksi yang ada di dalam tubuh lembaga legislatif tersebut, sering melakukan kunjungan dan diskusi ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk ke kampuskampus untuk menyaring pendapat tentang bagaimana rancang bangun pembangunan kita. Seperti yang kita ketahui, setelah adanya perubahan atau amandemen dari UUD 1945, dan setelah MPR tidak ditempatkan sebagai lembaga tertinggi negara, arah pembangunan nasional dipandang kurang mendapat perhatian. Dulu, manakala konstitusi kita masih belum diamandemen, pembangunan kita diikat dalam bentuk GBHN, Garis-garis Besar Haluan Negara yang dibuat berdasarkan Tap MPR. Presiden yang merupakan mandataris lembaga itu, harus melaksanakan pembangunan berdasarkan atas rancangan GBHN tersebut. Kini hal itu hilang. Kalaupun ada undang-undang yang mengatur pembangunan jangka panjang, juga jangka menengah dan pendek, ini dipandang masih rawan oleh peninjauan oleh lembaga yang berwenang, semisal Mahkamah Konstitusi. Mengembalikan Tap MPR untuk memuat GBHN juga tidak dibenarkan. Maka, semakin kebingunganlah kita terhadap arah pembangunan nasional. Banyak yang mengaitkan kemudian konsepsi pemegang kekuasaan yang dipakai sebagai patokan pembangunan nasional. Akan tetapi ini tetap dipandang berbahaya karena isunya political sentries. Arah pembangunan akan selalu berubah setiap ada pergantian pemerintahan jika kita terlalu berorientasi kepada konsepsi pemerintah tersebut. Katakanlah soal Nawacita yang menjadi konsepsi pembangunan nasional era Joko Widodo. Tidak keliru kalau konsepsi ini pun mendapatkan kritik. Kalau kita kaji secara lebih detail, bahkan mulai dari susunan tulisan dan kata-kata di dalam konsepsi itu, memang ada kelemahan-kelemahan, apalagi kalau ditafsirkan. Mengaca dari hal itulah diperlukan adanya lagi konsepsi dasar pembangunan nasional yang jelas yang dapat dipakai patokan oleh siapa pun yang memegang kekuasaan di negara kita. Tetapi, oleh berbagai aturan yang ada, masing-masing dipandang menyulitkan untuk membuat konsep tersebut. Apa yang menjadi pembelajaran bagi kita setelah melihat fenomena ini? Kita artinya masih tidak imbang dalam menyikapi perkembangan nasional. Kita terlalu bersemangat mereformasi model politik demokrasi kita, tetapi lalai dalam membuat arah yang benar tentang pembangunan nasional. Jadi, baik dalam arah pilkada maupun pemilihan umum nasional, sebaiknya kita mampu mengerem ego kita masing-masing dan mengonsentrasikan diri kepada arah pembangunan nasional. Pembangunan nasional inilah yang akan menentukan kemajuan bangsa, bukan pada euforia politik. Kita harus mampu mengerem euforia politik yang berlebihan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Mohon Penjelasan BPJS Saya mempunyai teman sekerja di salah satu perusahaan. Teman saya pada hari Rabu (14/9) saat pulang dari kerja mengalami kecelakaan OC atau jatuh sendiri dari sepeda motor dan mengalami kesakitan pada ketiak tangan kanannya. Karena jatuh sendiri teman saya tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polisi Lalu Lintas, sehingga tidak punya bukti laporan. Berdasarkan hasil rontgen di RSUP Sanglah oleh dokter dinyatakan tulang ketiaknya mengalami retak dan bergeser. Ketika di RSUP Sanglah (UGD), teman saya berobat dan mendapatkan pelayanan (rontgen) yang baik, dan gratis dengan asuransi JKBM. Dan atas petunjuk dokter teman saya agar melakukan kontrol kembali pada Selasa (20/9), maka teman saya dengan kartu BPJS Kesehatan mendapat Surat Rujukan Puskesmas/Dokter Keluarga yang ditujukan kepada Poli Bedah di RSU Rumkit Tk. II Udayana sebagaimana copy surat rujukan terlampir. Pihak RSU Rumkit Tk. II Udayana tidak memberikan pengobatan dengan alasan tidak ada surat keterangan dari pihak kepolisian, padahal teman saya hanya ingin berobat, memeriksakan (rontgen) dan bukan untuk meminta santunan. Teman saya sampai hari ini belum mendapatkan pengobatan. Padahal teman saya mengikuti BPJS dari perusahaan. Tolong pihak BPJS dapat memberikan penjelasan ke mana harus berobat agar teman saya bisa berobat dengan fasilitas BPJS Kesehatan. Sekian dan terima kasih atas bantuannya. I Ketut Desten Br./Link. Kebonkuri, Kesiman

Reformasi Politik Mulai Stagnan Kalau mau jujur, keberadaan Ahok sebagai calon gubernur DKI, boleh dikatakan sedikit terdegradasi. Keputusannya dulu maju melalui jalur independen, seharusnya memberi sumbangan positif bagi perpolitikan Indonesia. Saat ia memutuskan maju melalui jalur itu, sudah jutaan tanda tangan yang dikumpulkan sebagai prasyarat, dan elektablitasnya tetap paling tinggi. Ibaratnya, siapa pun yang dipasangkan dengannya akan menang jika pilkada dilakukan saat itu. Tetapi ‘’masuknya’’ ke Partai Golkar dan PDI Perjuangan (juga dengan NasDem dan Hanura), akhirnya sumbangan terobosan itu menjadi ciut.

Oleh I Nyoman Adi Wardana ndonesia batal melihat seni memilih orang Jakarta, warga yang dipandang paling rasional di Indonesia dan mempunyai perilaku memilih yang paling maju. Ahok ternyata ‘’ketakutan’’ juga dengan tindak-tanduk partai politik. Akibatnya, kini dipandang patahana tersebut mirip dengan anak buah Megawati Soekarnoputri, aktor politik yang berada di belakang PDI Perjuangan. Digabungkan dengan dua kandidat calon gubernur, Anis Baswedan yang dicalonkan oleh Partai Gerindra serta Agus Harimurti yang dicalonkan Partai Demokrat, maka Pilkada DKI ini disebut-sebut sebagai pertarungan politik antartiga tokoh masa lalu. Tiga itu adalah Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto. Penggambaran ini ada benarnya karena partai yang ada di balik masing-masing calon gubernur itu, dikendalikan oleh tokoh-tokoh politik ini. Dalam konteks perubahan sosial, pengaitan calon gubernur DKI Jakarta dengan tokoh-tokoh politik masa lalu itu, merupakan kemunduran. Dalam bidang politik (dan umumnya juga sosial), setiap perhelatan yang dilakukan seharusnya memperlihatkan adanya perubahan sosial, yang dalam hal ini mempunyai konotasi yang positif. Yang dimaksudkan positif adalah adanya pembaruan yang mampu memberikan harapan dan inspirasi kepada seluruh masyarakat. Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo, jika dimungkinkan seharusnya sudah cukup dalam kancah politik di Indo-

I

nesia, dan membiarkan anak-anak muda untuk tampil sebagai aktor kunci politik. Pemberian kesempatan ini penting untuk memberikan warna baru, alternatif, serta model manajemen yang mungkin berbeda dengan ketiga yang disebutkan tadi. Bagaiamanapun, Megawati, SBY dan Prabowo adalah raksasa politik Indonesia. Apa pun hasil yang diperlihatkan di masa lalu, sudah menjadi catatan positif bagi demokrasi Indonesia. Sehingga apabila muncul tokoh muda baru dan berpolitik secara mandiri, akan berpotensi memberikan inspirasi bagi politik Indonesia di masa depan. Misalnya, inspirasi tentang keberanian untuk tampil secara nasional, entah kelak berhasil menang atau tidak. Mungkin juga memberi inspirasi tentang kemudaan tokoh partai sehingga di masa depan, yang muncul adalah tokoh-tokoh muda, seperti yang diperlihatkan oleh Amerika Serikat di masa Bill Clinton atau Inggris di bawah Tony Blair. Masih kokohnya tiga aktor politik di balik partai politik yang mengusung tiga calon gubernur Jakarta itu, membuktikan bahwa di Jakarta pun, rasionalitas politik di Indonesia ini masih tidak maksimal. Masyarakat ternyata masih dipandang mematok tokoh sebagai panutan dalam meloloskan calon. Pemikiran ini dapat saja dibenarkan, karena Jakarta terdiri dari warga masyarakat yang lapisan menengah ke bawahnya masih cukup tinggi. Para pemukim pinggiran terminal, mereka yang menjadi asongan, lalu para pekerja pabrik, dapat dipandang sebagai warga yang masih mengidentikkan diri

dengan tokoh. Akan tetapi harus juga dilihat bahwa Jakarta adalah pusat sebagian besar dari indikator kemajuan di Indonesia. Misalnya tentang tingkat pendidikan, melek huruf, keprofesionalan dan sejenisnya. Kelompok masyarakat seperti ini, seharusnya dapat bertindak rasional yang lepas dari ketokohan itu. Mereka terdidik, mempunyai perusahaan, manajer dan pasti mempunyai pengaruh kepada anak buahnya. Sayang sekali kemudian, hal ini disia-siakan oleh para calon kandidat, terutama Ahok, yang masih juga memerlukan partai politik untuk maju. Dilihat dari titik ini, reformasi politik Indonesia boleh dikatakan stagnan. Diukur dari proklamasi atau sejarah politik Indonesia modern, maka tampilnya Ahok, Anis, dan Agus (Tri ‘’A’’), boleh dikatakan generasi ketiga dari jajaran politik ketokohan Indonesia. Generasi pertama adalah generasinya Soekarno dan Soeharto. Mereka boleh dikatakan menokohkan dirinya sendiri sebagai simbol dan patron politik. Identitas dan keyakinan dirinya jelas dan mempunyai misi bahkan visi politik yang nyaris dibuatnya sendiri. Generasi kedua, boleh dikatakan ada pada diri Susilo Bambang Yudhoyono, yang mempunyai karisma sendiri, dan berdasarkan karisma itu melaju dua kali memengaruhi jagat politik Indonesia. Megawati terlalu kelihatan pengaruh Soekarno-nya, pada Prabowo sedikit banyak juga ada unsur Soeharto. Dan kalau kemudian gambaran Pilkada DKI ini, dikatakan sebagai gambaran awal dari

Suara Publik Penurunan Suku Bunga Percepat Laju Ekonomi TANGGAL 22 September 2016 Rapat DewanGubernur(RDG)BankIndonesiatelah memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) sebesar 25 bps dari 5,25% menjadi 5,00%, dengan suku bunga Deposit Facility turun sebesar 25 bps menjadi 4,25% dan Lending Facility turun sebesar 25 bps menjadi 5,75%, yang berlaku efektif sejak tanggal 23 September 2016. Apakah itu BI 7-day Reverse Repo Rate? Mungkin masih banyak kalangan masyarakat yang bertanya-tanya. BI 7-day Reverse Repo Rate adalah suku bunga acuan pengganti BI Rate yang diberlakukan efektif sejak tanggal 19 Agustus 2016. BI 7-day RR Rate digunakan agar suku bunga kebijakan dapat secara cepat memengaruhi pasar uang, perbankan dan sektor riil. Instrumen BI 7-day RR Rate sebagai acuan yang baru memiliki hubungan yang lebih kuat ke suku bunga pasar uang, yang bersifat transaksional atau diperdagangkan di pasar, dan mendorong pendalaman pasar keuangan. Penguatan kerangka operasi moneter seperti ini merupakan hal yang lazim dilakukan di berbagai bank sentral dan merupakan best practice internasional dalam pelaksanaan operasi moneter. Kerangka operasi moneter senantiasa disempurnakan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan, khususnya untuk menjaga stabilitas harga. Memang pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada triwulan II 2016 yang mencapai 5,18% (year on year), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,91% (yoy). Namun, masih diperlukan langkah-langkah signifikan dari pemerintah untuk meningkatkan permintaan domestik. Hal tersebut dilakukan agar dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan 2016 berada di kisaran yang sesuai dengan target pada APBN-P 2016 sebesar 5,2% (yoy). Dari sisi inflasi, tekanan harga yang mereda pasca-Idul Fitri mengarah pada de-

Oleh I Nym. Edi Suryadi, S.E., M.Ec.Dev. flasi sebesar 0,02% (month to month) di bulan Agustus 2016. Deflasi tersebut lebih rendah dari perkembangan harga pada periode pasca-Idul Fitri dalam lima tahun terakhir, yang biasanyamasihmencatat inflasi.Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHKmencapai 1,74% (year to date) dan 2,79% (year on year). Berdasarkan kondisi demikian, level inflasi diharapkan nantinya akan berada pada kisaran sasaran inflasi 2016, yaitu 4±1%. Transmisi pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan melalui jalur suku bunga terus berlangsung yang tercermin dari berlanjutnya penurunan suku bunga deposito dan suku bunga kredit. Namun, saat ini transmisi melalui jalur kredit belum optimal, terlihat dari pertumbuhan kredit yang masih terbatas. Pertumbuhan kredit Juli 2016 tercatat sebesar 7,7% (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan bulan Juni 2016 sebesar 8,9% (yoy). Di tengah masih lemahnya perekonomian global, pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia diharapkan dapat lebih memperkuat upaya untuk mendorong permintaan domestik guna terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas makro ekonomi. Pelonggaran kebijakan moneter tersebut akan memperkuat kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui percepatan implementasi reformasi struktural. Adanya penurunan suku bunga BI 7-day RR Rate mestinya dapat memacu sektor perbankan untuk meningkatkan perkembangan perekonomian di Indonesia dengan lebih aktif menyalurkan kredit, dengan tetap berprinsip pada kehati-hatian.

Tentu hal pertama yang harus dilakukan perbankan untuk mendukung kebijakan yang diterapkan oleh Bank Indonesia adalah dengan menurunkan tingkat suku bunga kredit dan deposito (dana pihak ketiga) pada masing-masing bank. Penyesuaian likuiditas yang selama ini menjadi alasan di balik masih belum menurunnya suku bunga di bank-bank tampak telah berlangsung lama seiring dengan makin rutinnya penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Indonesia belakangan ini. Bila pihak perbankan bisa menerapkan dengan baik, penurunan suku bunga kredit akan membuat para debitur lama lebih sedikit mengeluarkan beban biaya untuk pembayaran bunga kredit ke perbankan. Hal ini sangat baik dilakukan mengingat selisih beban biaya bunga yang ada masih bisa digunakan oleh debitur untuk berinvestasi atau konsumsi. Penurunan suku bunga kredit juga akan memancing kedatangan debitur baru yang tentu dana pinjaman tersebut akan menggerakkan roda perekonomian. Penurunan suku bunga deposito juga akan ‘’sedikit memaksa’’ para penyimpan modal besar di bank untuk berpikir ulang dan memindahkan dananya yang mengendap tersebut untuk selanjutnya dibelanjakan dalam bentuk barang, properti ataupun aset fisik lainnya. Hal ini akan menimbulkan efek multiplier yang positif manakala terjadi perputaran uang dari pemilik modal besar mengucur pada segala kegiatan ekonomi yang lebih kecil. Intinya, bila kebijakan penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia dijalankan dengan baik oleh seluruh perbankan di Indonesia, maka kebijakan ini akan sangat efektif untuk menggairahkan perekonomian Indonesia yang saat ini terkesan stagnan dan cenderung lesu. Penulis, pengajar, alumnus MEP FEB UGM

peta politik pertarungan pemilihan presiden tahun 2019, maka seluruh kandidat gubernur DKI ini tidak ada yang mampu memperlihatkan kemandirian. Semuanya merupakan tempelan dari kekuatan politik yang lama. Reformasi politik Indonesia kelihatan mulai stagnan. Lalu kapan muncul pembaruan politik di Indonesia yang memang benar-benar mandiri? Kemandirian ini penting, tidak lain sebagai pesan kepada generasi mendatang. Pesan yang dimaksudkan adalah agar mereka mampu memilih gaya yang tepat untk memimpin Indonesia, sekaligus bangga mempunyai ragam banyak model kepemimpinan yang masing-masing menguasai dirinya. Indonesia terlalu banyak mempunyai budaya, sehingga dapat dipakai sebagai patokan untuk memimpin negara. Ada masanya ketika Indonesia harus dipimpin oleh seorang yang demikian bersemangat menjadi orator, seperti yang diperlihatkan Soekarno. Tetapi ada juga masanya ketika Indonesia merasa aman diperintah oleh pemimpin flamboyan seperti Soeharto. Kemudian Indonesia merasa bangga ketika dipimpin oleh orang karismatis yang berlatar militer seperti yang diperlihatkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Demikian juga masyarakat merasa terwakili manakala dipimin oleh citra sederhana seperti pada diri Joko Widodo. Jadi, ada banyak ragam tipe kepemimpinan di Indonesia. Itulah yang harusnya dicari. Tanpa bermaksud untuk berpihak kepada siapa pun, maka demi memberikan dorongan kepercayaan diri kepada masyarakat dan memberikan sumbangan kepada pendidikan politik, maka di mana pun di Indonesia ini, mereka yang sudah mencita-citakan untuk maju dari jalur independen, janganlah lagi mundur dan mau dipinang oleh partai politik. Melajunya melalui jalur independen, itu sudah merupakan kemenangan tersendiri bagi pasangan tersebut. Jalur ini kiranya mampu menampilkan figur yang berbeda bagi calon-calon yang lain, dan dapat memberikan sumbangan pembaruan bagi Indonesia.

POJOK Harga anjlok, petani di Karangasem merombak kebun salak jadi sawah. - Harga gabah juga jatuh. *** Pemerintah menilai banyak penegak hukum yang menodai hukum. - Jeruk makan jeruk rupanya. *** Pemerintah segera mengeluarkan paket kebijakan bidang hukum. - Rakyat inginkan paket sembako.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BERMAIN Sejumlah anak asyik bermain papan seluncur sambil berendam dan berenang di Tukad Badung di kawasan Jalan Taman pancing II, Pemogan, Selasa (27/9) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Rabu Umanis, 28 September 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

UDG XXVII Hanya Diikuti Penuh Tiga Kabupaten/Kota

Figur

Berbenah Diri

SEMUA pihak harus siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), termasuk bidang kebidanan. Sejak diberlakukan MEA, kita harus menyesuaikan dan berbenah diri. Pasalnya persaingan kerja ke depan semakin berat. “Sejak tahun 2015, kami harus berbenah diri. Visi dan misi juga harus berubah, termasuk kurikulum,” kata Direktur Akademi Kebidanan (Akbid) Kartini Bali, Ni Made Darmiyanti, S.ST.,M.Keb., Selasa (27/9) kemarin. Apalagi Bali, lanjut Darmiyanti, sebagai tujuan wisatawan dunia. Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa berorientasi kepada turis domestik saja, tapi wisatawan asing yang datang ke Bali juga perlu bidan. “Banyak wisatawan luar negeri ingin melahirkan di Bali,” ungkapnya. Untuk itu, visi lembaganya berubah yaitu mencetak bidan unggul dalam kebidanan pariwisata. Apalagi ia mendapat dukungan untuk membentuk Politeknik Kebidanan. Selain itu, uji kompetensi harus terus ditingkatkan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten di bidang kebidanan. Apalagi berlaku standardisasi nasional yang tidak memandang asal institusinya. Hal itu dilakukan supaya standar bidan sama. “Oleh karena itu, praktik lapangan dominan daripada teori. Dengan bekal yang diberikan di kelas maupun di lapangan, kami berharap dapat digunakan di kehidupan nyata di masyarakat yang penuh tantangan,” ujarnya. (rah)

Bali Post/kmb32

UDG - Hari pertama Utsawa Dharma Gita XXVII salah satunya diisi dengan lomba geguritan anak-anak pasangan putri di Kalangan Angsoka, Taman Budaya, Denpasar, Selasa (27/9) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Utsawa Dharma Gita (UDG) XXVII kembali digelar di Taman Budaya, Art Center Denpasar, 27-29 September 2016. Ada 9 kategori yang dilombakan yakni sloka, menghafal sloka, palawakya, kidung, kakawin, dharma wacana, dharma wacana berbahasa Inggris, geguritan, dan dharma widya. Secara keseluruhan, terdapat 37 cabang lomba dari 9 kategori tersebut. Namun, dari 9 kabupaten/kota yang terlibat, hanya tiga kabupaten/kota saja yang bisa mengikuti secara penuh. “Dari segi peserta, seluruh kabupaten berpartisipasi dan ikut. Tetapi dari segi materi, ini yang mungkin perlu mendapatkan atensi dari masing-masing pemegang kekuasaan di kabupaten/kota. Seperti Tabanan, tidak sepenuhnya mengikuti materi,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Dewa Putu Beratha, usai pembukaan UDG XXVII di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Selasa (27/9) kemarin. Beratha menambahkan, Kabupaten Tabanan memang yang paling sedikit mengikuti cabang lomba. Dari 37 cabang lomba yang ada, bumi lumbung beras ini hanya berpartisipasi pada 10 cabang dengan peserta 22 orang. Sementara yang lainnya, Kabupaten Klungkung mengikuti 23 cabang, Buleleng 25 cabang, Bangli 26 cabang, Jembrana 31 cabang, dan Gianyar 34 cabang. Paling banyak absen dalam

Soal Pembangunan Bandara DAU Bali akan Dibayar Januari 2017 Denpasar (Bali Post) Bali turut terkena imbas Peraturan Menteri Keuangan RI No.125/PMK.07/2016 tentang penundaan penyaluran sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2016. Sesuai isi PMK, DAU yang tidak diberikan mulai bulan September hingga Desember tersebut akan dibayarkan pada 2017 jika keadaan keuangan negara memungkinkan. “Saya sudah meminta penjelasan kepada Menteri Keuangan terkait penundaan DAU Bali sebesar Rp 153 miliar lebih dan kabupaten lainnya. Menteri Keuangan menyatakan dengan tegas, insya Allah Januari 2017 akan kami bayar semua,” ujar kader Partai Golkar asal Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry, melalui pesan singkat Selasa (27/9) kemarin. Sugawa memaparkan, pihaknya meminta kejelasan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pertemuan nasional kader Partai Golkar yang berada di legislatif dan eksekutif di seluruh Indonesia. Pertemuan nasional untuk mensosialisasikan seluruh kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla itu berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta. Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah menteri Kabinet Kerja, termasuk Menteri Keuangan. “Kejelasan status ini penting dalam rangka pembahasan APBD Induk 2017 karena dalam PMK dijelaskan akan dibayar apabila kondisi keuangan pusat memungkinkan. Sedangkan penyusunan APBD Induk 2017 memerlukan kepastian. Apakah dicatat sebagai piutang dan kapan jatuh temponya,” jelas Wakil Ketua DPRD Bali ini. Selain menanyakan soal DAU, Sugawa juga memberi usul terkait penguatan aspek pemberdayaan ekonomi rakyat. Pihaknya meminta agar tingkat suku bunga KUR diturunkan menjadi 6 persen. “Beliau (Menkeu -red) menjawab usul kader Partai Golkar dari bawah ini akan diupayakan dan dibahas tahun 2017. Karena untuk kebijakan 2016 sudah berjalan,” tandasnya. (kmb32)

”Saya sudah meminta penjelasan kepada Menteri Keuangan terkait penundaan DAU Bali sebesar Rp 153 miliar lebih dan kabupaten lainnya. Menteri Keuangan menyatakan dengan tegas, insya Allah Januari 2017 akan kami bayar semua.” Kader Partai Golkar asal Bali Nyoman Sugawa Korry

Bali Post/wan

Bupati Buleleng Serahkan kepada Angkasa Pura Singaraja (Bali Post) –

Munculnya perusahaan yang terkesan tidak serius membangun bandara internasional di Desa Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan, membuat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengambil sikap. Pemkab memilih menyerahkan perencanaan pembangunan bandara itu kepada Angkasa Pura. Bupati Putu Agus Suradnyana Selasa (27/9) kemarin, mengatakan, pembangunan bandara di daerahnya saat ini masih tahap pra- feasibility study (Pra-FS). Beberapa perusahaan yang sudah melakukan Pra-FS itu, setelah rencana pemerintah pusat ini diumumkan secara terbuka kepada publik, tak saja di dalam negeri, namun hingga ke luar negeri. Ini dilakukan untuk mengundang perusahaan yang serius dan memiliki kemampuan merencanakan, melengkapi persyaratan, hingga melaksanakan proyek bandara. Namun, perusahaan yang menawarkan diri, rupanya tidak ada yang serius. Ini dibuktikan dengan tidak ada kelanjutan perusahaan untuk melakukan perencanaanya. Beberapa perusahaan yang menawarkan diri melakukan perencanaan pembangunan bandara yaitu Airport Kenesis Counsulting (AKC) Kanada, PT Pembangunan Bali Mandiri (PBM), dan Pratiba Industries Limitid. “Harapan kita perusahaan yang sudah menawarkan diri itu serius, namun sampai sekarang juga sepertinya tidak jelas,” katanya. Atas kondisi yang terjadi saat

ini, Bupati menyatakan pemerintah daerah tetap menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Selain itu, pihaknya kembali menegaskan sikap bahwa dalam perencanaan proyek bandara ini diserahkan kepada Angkasa Pura. Hal ini karena, Angkasa Pura merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki spesialisasi dalam pembangunan infrastruktur perhubungan udara. Bupati mengimbau kepada semua pihak terutama warga di Kubutambahan tidak mudah termakan isu yang belum jelas menyangkut proyek bandara. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat di Buleleng untuk menunggu pemerintah pusat menindaklanjuti rencana yang sudah masuk dalam perencanaan pembangunan nasional tersebut. “Kalau sekarang kami harus bersikap bahwa bandara ini serahkan saja kepada Angkasa Pura. Tindak lanjut kita serahkan saja ke pusat karena ini sudah masuk program perencanaan pembangunan nasional,” jelasnya. Seperti diberitakan, DPRD Buleleng mendesak pemerintah kabupaten atau provinsi mempra-

karsai kelanjutan proyek bandara yang ditunggu-tunggu masyarakat di Buleleng. Sikap ini penting, karena perusahaan yang sebelumnya dengan meyakinkan akan menanamkan investasinya, justru tidak sesuai fakta. Bahkan, salah satu perusahaan yang sebelumnya mengklaim sudah mengusulkan izin penetapan lokasi (penlok) ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, namun setelah ditelusuri ternyata tidak ada. Sikap untuk memprakarsai proyek ini dianggap penting untuk meyakinkan publik bahwa pemerintah tetap berkomitmen melaksanakan kebijakan dalam menyiapkan infrastruktur peruhubungan udara yang juga dijadikan satu langkah pemerataan pembangunan Bali Selatan dan Bali Utara. (kmb38)

”Harapan kita perusahaan yang sudah menawarkan diri itu serius, namun sampai sekarang juga sepertinya tidak jelas.” Bupati Putu Agus Suradnyana

7

kategori lomba kidung dan dharma wacana bahasa Inggris. “Jadi yang mengikuti secara penuh hanya Kabupaten Karangasem, Badung, dan Kota Denpasar,” imbuhnya. Menurut Beratha, alasan klasik yang kerap dilontarkan kabupaten menyangkut masalah dana dan kaderisasi peserta. Padahal masalah dana sebetulnya berkaitan erat dengan komitmen masing-masing kepala daerah. “Kalau masalah peserta, kami akan dorong penyuluh bahasa Bali ini ke depan bisa membuat pengkaderan di seluruh kabupaten/kota bahkan di seluruh desa di Bali. Para penyuluh itu juga sudah kita sarankan untuk membuat lomba-lomba yang terkait dengan bahasa dan sastra Bali,” jelasnya. Beratha mengaku sangat berharap 9 kabupaten/kota ke depan bisa mengikuti materi perlombaan secara penuh. Mengingat, UDG merupakan ruang yang sangat bagus untuk memahami isi dari sastra agama terutama bagi anak-anak. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, peninggalan atau warisan berupa sastra, sloka, kidung, kekawin, mengandung nilai-nilai luhur yang bisa dijadikan pedoman. Baik oleh pemuda, maupun generasi tua di Bali. Semakin sering materi-materi itu disampaikan, maka akan semakin baik pula karakter masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang ada. (kmb32)

Alih Kewenangan SMA/SMK

Pemprov Kaji Tenaga Kontrak Denpasar (Bali Post) Pengelolaan SMA/SMK secara resmi beralih ke provinsi pasca-acara penandatanganan berita acara serah terima personel, sarana prasarana dan dokumen (P2D) di Wiswa Sabha Utama, Selasa (27/9) kemarin. Kendati serah terima pendanaan baru akan mulai dilakukan tahun depan. Selain Pendidikan Menengah, serah terima P2D juga dilakukan untuk Bidang Kehutanan, UPT Metrologi, serta Pengawas Ketenagakerjaan. Terkait alih kewenangan SMA/SMK, Kepala Disdikpora Bali TIA Kusumawardhani mengaku akan mengkaji masalah tenaga pengajar khususnya tenaga pendidik kontrak. Pihaknya khawatir, persoalan tenaga kontrak akan menjadi masalah serius. Utamanya, tenaga pendidik kontrak yang Surat Keputusan (SK) pengangkatannya berasal dari luar kepala daerah. “Kalau yang PNS tentu tidak, tetapi kalau tenaga kontrak ini harus benar-benar dikaji karena ada tenaga kontrak dengan SK bupati/ wali kota, ada tenaga kontrak dari SK Kepala Dinas, ada SK Kepala Sekolah, dan SK Komite,” jelasnya. Masalah lainnya, lanjut TIA, juga terkait dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Bali yang tertuang sesuai dengan Pergub No. 61 Tahun 2013. Belum ditentukan, apakah nanti guru PNS yang beralih menjadi guru Pemprov Bali akan mengikuti TPP sesuai pergub atau tidak. Pasal-

nya, selama ini ada beberapa daerah yang tidak memberikan tambahan penghasilan kepada guru PNS. ”Di luar itu ada kegiatan yang diseragamkan, karena tidak semua kabupaten/kota seragam. Ada yang memberikan tambahan penghasilan kepada guru, ada kabupaten yang terbatas tidak bisa menambah. Ini nanti akan kami kaji mana yang menjadi batasan,” paparnya. TIA juga belum bisa menjelaskan proyeksi anggaran pendidikan di tahun 2017. Apakah akan ada pembengkakan anggaran atau tidak. Sebab saat ini juga masih dibahas mengenai organisasi perangkat daerah yang baru. Namun terkait sarana dan prasarana serta aset dikatakan tidak akan menjadi masalah serius kedepannya. “Kalau sarana dan prasarana karena pindah administrasi saja yang dahulu aset kabupaten/kota sekarang menjadi aset provinsi. Begitu juga pendanaan yang dahulu oleh pusat dari APBN masuk ke kabupaten/kota sekarang masuk ke APBD Provinsi,” terangnya. Sementara itu, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengatakan tenaga kontrak harus dikaji berdasarkan kebutuhan dan SK pengangkatannya. Saat ini masih ada 4.668 tenaga kontrak, 1.259 di antaranya merupakan tenaga kontrak dari SK Bupati dan Walikota. Sisanya, 3.409 tenaga kontrak SK-nya dari Komite dan Kepala Sekolah. Sementara guru PNS yang “pindah” ke provinsi sebanyak 6869 orang. (Kmb32)

HUT Ke-71 TNI

Bangkitkan Cinta Budaya Lewat Seni Denpasar (Bali Post) Guna melestarikan kesenian tradisional di Indonesia, memperingati HUT ke71 TNI, Kodam IX/Udayana menggelar lomba kesenian, antara lain lomba paduan suara, baca puisi, tari, dan cipta lagu perjuangan. Tujuannya untuk membangkitkan rasa cinta terhadap budaya daerah dan nasional sehingga terbangun rasa cinta tanah air serta semangat nasionalisme sehingga mempererat kemanunggalan TNI-rakyat. “Lomba kesenian ini dimulai tanggal 26 sampai 30 September. Untuk peserta dari wilayah Nusa Tenggara Timur bertempat di Korem 161/Wira Sakti Kupang. Sedangkan peserta dari Bali dan Nusa

Tenggara Barat tempatnya di Aula Makodam IX/Udayana,” ujar Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, S.Sos., Selasa (27/9) kemarin. Peserta lomba, lanjut Kapendam, dari lingkungan pelajar tingkat SLTA dan melibatkan dewan juri dari kalangan militer, komponis, ISI Denpasar, dan Komunitas Sastra Denpasar. Untuk lomba di Makodam dibuka Aster Kasdam, Kolonel Inf. Heri Susanto, mewakili Pangdam Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. Senin (26/9) lalu. Pangdam dalam sambutannya dibacakan Aster, Kolonel Heri Susanto menyampaikan lomba kesenian seperti ini

mempunyai nilai yang sangat penting untuk melestarikan dan mengembangkan seni serta budaya di tanah air. Selain itu, untuk menggugah semangat putra-putri bangsa, khususnya generasi muda dalam meningkatkan rasa cinta tanah air, nasionalisme dan kesadaran bela negara. Oleh karena itu, diharapkan agar ruang kreasi ini dapat dimanfaatkan secara sungguh-sungguh dengan penuh penjiwaan sehingga dapat menampilkan karya seni yang berkualitas, sesuai dengan jenis lomba yang diikuti. Dengan demikian, khazanah seni dan budaya Bali-Nusra akan dapat dilestarikan sepanjang zaman. Hasil lomba hari pertama

yang dilaksanakan di Aula Makodam dan Korem Wira Bhakti, antara lain juara I paduan suara diraih SMAN 7 Mataram wakili Kodim 1606/Lombok Barat dengan judul lagu ‘’Indonesia Pusaka’’ dan ‘’Bagimu Negeri’’. Juara I lomba cipta lagu disabet SMAK Sumbawa mewakili Kodim 1607/Sumbawa dengan judul ‘’Semangat Juang TNI’’, atas nama Yakobus Elman Segu dan Erlin. Sedangkan juara I lomba baca puisi diraih siswa SMA 1 Bima, Lailatul Fikra, wakil dari Kodim 1608/ Bima dengan judul ‘’Perjuangan Tanpa Batas’’. Sementara juara I lomba tari disabet SMAN 1 Kempo (Sanggar Mada Duli) mewakili Kodim 1614/Dompu membawakan

Nali Post/ist

FOTO BERSAMA - Petinggi Kodam IX/Udayana foto bersama peserta lomba di Aula Makodam. Tari Nelayan. Selanjutnya untuk wilayah Korem 163/Wira Satya, juara I lomba baca puisi diraih Ni Komang Diah Restu Swari mewakili Kodim 1616/Gianyar dengan judul ‘’Gugur’’. Juara I lomba cipta lagu perjuangan disabet Ni Komang Candrani Dewi mewakili Kodim 1623/ Karangasem dengan judul ‘’Salam Perjuangan’’. Sedang-

kan juara I lomba paduan suara diraih perwakilan Kodim 1609/Buleleng dengan judul ‘’Tanah Airku’’ dan ‘’Pada Pahlawan’’. Untuk lomba tari Baris Tunggal diraih I Putu Parama Kesawa dan I Kadek Karunia Artha wakil Kodim 1611/Badung. “Untuk di wilayah Korem 161/ Wira Sakti, lomba sedang berlangsung. Selanjutnya

juara I di masing-masing wilayah Korem akan dilombakan di tingkat Kodam tanggal 30 September mendatang,” ujar Kapendam. Pada Kesempatan tersebut, hadir Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa dan pejabat teras Kodam. (kmb36)


BANGLI

8

Rabu Umanis, 28 September 2016

50 Ormas Tak Kantongi SKT

SOSOK

Bangli (Bali Post) -

Jumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Bangli cukup banyak. Saat ini setidaknya terdapat 55 ormas. Namun, dari jumlah itu, hanya 5 yang mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Badan Kesbangpollinmas Bangli.

Bali Post/sos

Skala Prioritas

PASOKAN blangko e-KTP dari pemerintah pusat sudah diterima Pemkab Bangli. Jumlahnya mencapai 2.000 keping. Akan tetapi, angka itu masih berada di bawah jumlah pemohon berstatus print ready record yang mencapai 2.970 orang. Atas kondisi ini, pencetakan e-KTP dilakukan dengan skala prioritas. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli I Nyoman Sumantra, Selasa (27/9) kemarin. Dicontohkan, salah satu yang termasuk skala prioritas tersebut, yakni eKTP untuk menunjang keperluan keberangkatan ke luar negeri, pendidikan kepolisian maupun untuk kepentingan pengurusan administrasi di rumah sakit. Sedangkan untuk yang sifatnya tidak mendesak, sementara waktu akan digantikan dengan surat keterangan yang menjelaskan bahwa yang bersangkutan sudah melakukan perekaman data. ‘’Karena blangko tergolong sedikit, maka pencetakannya sementara waktu menggunakan skala prioritas,’’ ujarnya. Meningkatnya jumlah kebutuhan blangko itu, kata dia, tidak terlepas dari program percepatan pengurusan dokumen kependudukan yang digulirkan pemerintah pusat. Kondisi itu juga didukung dengan adanya pembatasan waktu perekaman data yang hanya sampai 30 September. ‘’Sejak ada program percepatan itu, jumlah pemohon cenderung meningkat,’’ jelasnya. Permohonan penambahan blangko ini sudah terus disampaikan ke pemerintah pusat. Jika itu dikabulkan, pengambilannya tak harus dilakukan oleh Disdukcapil tetapi bisa dititipkan melalui SKPD lain yang kebetulan melakukan konsultasi ke pemerintah pusat. Hal ini pun akan dilengkapi dengan surat yang dikeluarkan Bupati. ‘’Jadinya pengambilan blangko bisa lebih cepat. Tidak harus petugas Disdukcapil yang ke Jakarta. Diambilkan oleh SKPD lain juga bisa,’’ pungkas mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bangli ini. (sos)

Kepala Badan Kesbangpollinmas Bangli Wayan Terus Arsawan saat ditemui di kantornya Selasa (27/9) kemarin mengungkapkan, berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini terdapat 55 ormas yang terbentuk di Bangli. Dari jumlah tersebut yang sudah mendaftarkan diri dan mendapat SKT hanya 9 ormas. Namun, 4 di antaranya tidak memperpanjang masa berlaku SKT-nya. Sesuai ketentuan, SKT ormas berlaku selama 4 hingga 5 tahun dan harus diperbaharui saat masa berlakunya habis. Disebutkan Terus, kelima ormas yang mengantongi SKT yakni Lembaga Investasi Proyek Kemanusiaan, Lembaga Pengawas Independen, Persatuan Werdatama Republik Indonesia, Forum Rakyat Mandiri dan Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Indonesia. Kelima ormas tersebut kebanyakan bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Menurut pejabat asal Desa

Awan Kintamani ini, minimnya jumlah ormas yang mendaftarkan diri ke Badan Kesbangpollimnas disebabkan beberapa hal, salah satunya yakni keengganan pengurus ormas untuk mengurus pendaftaran. Sesuai Undangundang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, ada sekitar 10 persyaratan yang harus dipenuhi ormas untuk bisa mengantongi SKT. Beberapa persyaratan pokok di antaranya ormas harus memiliki akta pendirian yang dikeluarkan oleh notaris yang memuat AD atau AD/ART yang telah disahkan, harus memiliki susunan pengurus (SK kepengurusan) dan harus ada program kerja. ‘’Mungkin persyaratan ini dinilai cukup berat sehingga banyak ormas yang enggan mendaftarkan diri,’’ ujarnya. Terus mengatakan, ormas penting mendaftarkan diri ke Badan Kesbangpollinmas agar Pemkab Bangli dapat berkoordinasi dan

memonitor setiap aktivitas ormas. Selain itu agar Pemkab bisa terus melakukan pembinaan secara berkala sehingga keberadaan ormas dapat sejalan dan tidak jauh menyimpang dari tujuan pembangunan Pemkab Bangli. ‘’Selama ini kita sudah terus memotivasi mereka untuk mendaftarkan diri. Hanya saja sangat minim yang mendaftar. Padahal kita di Kesbangpolinmas selalu siap melayani,’’ terangnya. Lanjut dikatakannya, terkait banyaknya ormas yang belum mengantongi SKT, pihaknya menyebut terus berupaya melakukan pembinaan dengan merangkul ormas baik yang sudah maupun yang belum mengantongi SKT. ‘’Selain memotivasi mereka untuk mendaftarkan diri, kita dalam pertemuan tadi melakukan pembinaan. Kita berharap mereka untuk ikut memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah sesuai bidangnya,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

Warga Jehem dan Polisi Naikkan Air Secara Swadaya

Bali Post/ina

Kasus UP PBB

Dua Mantan Kadispenda Segera Disidangkan Bangli (Bali Post) Dua mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kabupaten Bangli, yakni A.A. Alit Darmawan dan Bagus Rai Darmayuda yang menjadi tersangka kasus upah pungut (UP) PBB Pertambangan tahun 2006-2010, bakal segera disidangkan. Hal ini menyusul telah dilimpahkannya tersangka dan barang bukti oleh penyidik kepada jaksa penuntut umum (JPU), Selasa (27/9) kemarin. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangli Ida Ayu Retnasari mengatakan, pelimpahan tahap kedua ini dilakukan setelah penyidik menerima hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP. Dengan pelimpahan ini, JPU kini memiliki waktu selama 20 hari untuk mempersiapkan berkas sebelum kasusnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Denpasar. ‘’Mungkin dalam 10 hari ke depan, keduanya akan dilimpahkan ke pengadilan,’’ terangnya. Lanjut dikatakannya, untuk sidang kasus tersebut, adapun jaksa yang disiapkan Kejari Bangli berjumlah 10 orang. Tiap berkas tersangka nantinya akan ditangani oleh lima jaksa yang dikoordinir Kasi Pidsus Kejari Bangli. ‘’Itu kan ada dua berkas. Satu berkasnya ditangani lima jaksa,’’ ujarnya. Sementara itu, Kasi Pidsus Elan Jaelani menambahkan, untuk pelimpahan kedua tersangka ke Pengadilan Tipikor Denpasar akan dilakukan secepatnya. Saat ini pihaknya mengaku sedang mempersiapkan proses pelimpahan tersebut. Disinggung mengenai kondisi tersangka, dikatakan mantan Kasi Intel Jambi ini, keduanya dalam kondisi sehat. (kmb40)

Bali Post/ina

Pemkab Diminta Serius Realisasikan APBD-P 2016

AIR BERSIH - Kapolres Bangli saat meresmikan pengelolaan air bersih untuk sanitasi masyarakat di Banjar Jehem Kaja Desa Jehem.

Ida Ayu Retnasari

Terus Arsawan

Bangli (Bali Post) Kesulitan air bersih yang selama ini dialami warga Desa Jehem Kecamatan Tembuku kini mulai sedikit teratasi. Hal ini menyusul telah dilakukannya pengangkatan air dari sumber mata air Tadakan Pande di desa setempat oleh warga Desa Jehem bersama Polres Bangli secara swadaya. Tokoh masyarakat desa setempat, Jro Mangku Eko Astana saat ditemui Selasa (27/9) kemarin mengungkapkan, selama ini ratusan KK warga di Desa Jehem mengalami kesulitan air bersih. Hal ini terjadi akibat mengecilnya debit air dari sumber mata air Kumbuh yang ada di Dusun Galiran desa setempat. ‘’Kesulitan air bersih ini sudah terjadi selama beberapa tahun terakhir,’’ terangnya. Untuk mengatasi persoalan tersebut pihaknya bersama warga kemudian berinisiatif untuk mengangkat air dari sumber mata air Tadakan Pande. Dalam upaya ini pihaknya dibantu Polres Bangli.

‘’Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh komponen yang telah membantu masyarakat dalam mengupayakan air Tadakan Pande hingga bisa mengalir ke Desa Jehem. Ke depan pengelolaan air ini akan diserahkan kepada desa adat. Dengan sumber air ini, mudahmudahan bisa meringankan beban masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K, dalam sambutannya saat meresmikan pengelolaan air bersih untuk sanitasi masyarakat di Banjar Jehem Kaja Desa Jehem mengatakan, kebutuhan air bersih semakin hari kian meningkat. Namun hal ini terbanding terbalik dengan debit air yang dihasilkan sumber mata air yang ada. ‘’Debit air sekarang banyak yang mengalami penurunan. Tak jarang hal ini memaksa masyarakat harus berjalan jauh untuk mendapatkan air,’’ terangnya. Dikatakannya, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, tidak sepenuhnya bisa dipenuhi

oleh PDAM. Oleh karenanya dibutuhkan gerakan masyarakat untuk bersama-sama mengelola sumber air secara swadaya. Terkait upaya masyarakat Jehem dan anggotanya, pihaknya mengaku sangat mengapresiasi hal tersebut. Dia berharap hal ini bisa dijadikan contoh oleh masyarakat lainnya terutama yang mengalami kesulitan air bersih. ‘’Kita harapkan masyarakat bisa menjaga kesinambungan sumber air bersih ini. Karena seperti kita ketahui untuk mengangkat sumber air ini dari bawah ke atas sangat sulit,’’ kata Kapolres. Sementara itu, Camat Tembuku Dewa Agung Purnama berharap pengelolaan air bersih ini bisa ditiru warga desa lainnya. Hal ini mengingat di wilayah Tembuku masih banyak desa yang kesulitan air bersih. Untuk menjaga debit air, pihaknya berharap kepada masyarakat agar menjaga lingkungan dengan menanam banyak pohon. (kmb40)

Bangli (Bali Post) RAPBD-P 2016 akhirnya ditetapkan menjadi perda dalam sidang paripurna DPRD Bangli, Selasa (27/9) kemarin. Mengingat waktu pelaksanaan program yang singkat, legislatif meminta eksekutif lebih serius dalam bekerja. Tidak seperti pada APBD induk yang terkesan angin-anginan. Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata mengungkapkan, realisasi program pada APBD induk terlihat cukup lesu. Beberapa bahkan ada yang batal karena terbentur persoalan aset. Hal itu pun berbanding lurus dengan serapan anggaran. Pada APBD-P 2016, kondisi itu diharapkan tidak kembali terjadi. Seluruh SKPD harus bekerja lebih serius dan tetap mengacu pada perencanaan yang ada. ‘’Waktu yang tersisa untuk merealisasikan anggaran itu hanya 2,5 bulan. Sangat singkat. Sementara kegiatan cukup banyak. Dalam bekerja, jangan lagi santai-santai. Harus lebih greget. Jangan adem-ayem. Lihat juga bagaimana proses penetapan APBD-P ini yang sampai memakai hari libur,’’ tegasnya. Disampaikannya, Bupati sebagai nakhoda pemerintahan juga harus lebih menggencarkan pengawasan dan melaksanakan evaluasi. Pemecahan persoalan harus ada targetnya. Selain eksekutif, pihaknya juga mendorong jajaran dewan untuk turut bersinergi dalam menyukseskan realisasi progam pemerintah. ‘’Untuk di Dewan, persoalan teknisnya ada di masing-masing komisi. Saat rapat internal, sudah diminta untuk lebih serius lagi melakukan pengawasan,’’ ujarnya. Pembicara gabungan komisi DPRD Bangli, Luh Putu Sri Agustini menyampaikan, meskipun menyetujui APBD-P 2016, masih ada catatan untuk eksekutif. Salah satunya eksekutif harus segera menyiapkan dokumen kegiatan yang akan direalisasikan. ‘’Kami menerima ranperda ini ditetapkan. Tetapi ada beberapa hal yang perlu segera ditindaklanjuti eksekutif,’’ katanya. Terkait pelaksanaan program di tengah waktu yang cukup singkat ini Bupati Bangli I Made Gianyar menyatakan akan terus menggenjot kinerja seluruh SKPD. Program yang telah direncanakan wajib direalisasikan. Jika dalam perjalanannya ditemukan kinerja pejabat yang kurang maksimal, maka pihaknya tak segan-segan akan mencopot jabatan yang bersangkutan. ‘’Sudah diberikan kesempatan jadi kepala dinas, laksanakan pekerjaan dengan baik. Jangan lihat jabatannya saja. Kalau loyo, tidak bisa menjalankan keinginan kepala daerah, ya maboreh kayu, pecat,’’ tegasnya saat dikonfirmasi usai mengikuti sidang. (kmb45)

Bali Post/sos

SIDANG PARIPURNA - Suasana sidang paripurna DPRD Bangli, Selasa (27/9) kemarin.

Soal Pengiriman Sampah ke TPA Regional

Desa Kayubihi Minta Kontribusi

Bangli (Bali Post) Rencana Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah ke TPA Regional Bangli menuai reaksi dari berbagai komponen masyarakat. Pemerintah desa, khususnya Kayubihi yang wilayahnya menjadi salah satu daerah yang terdampak, tidak menolak rencana tersebut. Hanya saja diharapkan ada kontribusi untuk desa. Perbekel Kayubihi I Ketut Widiana mengungkapkan, dengan status regional pihaknya sudah pasti tidak bisa melarang keinginan Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah dari tiga wilayah yakni Kecamatan Dawan, Banjarangkan dan Klungkung ke TPA tersebut. Sebagai daerah yang ter-

dampak, tentunya ia tidak menginginkan wilayahnya hanya sebagai tempat perlintasan truk pengangkut sampah maupun penampung bau busuk. Supaya tak terkesan menempatkan aspek kerugian saja pada masyarakat, maka rencana tersebut perlu diimbangi dengan adanya kontribusi untuk desa. ‘’Lokasi TPA itu juga sebagian masuk ke wilayah Kayubihi yaitu Banjar Adat Kayang. Kami tidak bisa melarang Klungkung bawa sampah ke sini karena itu TPA regional. Tetapi kami minta juga harus ada kontribusinya ke desa,’’ tegasnya, Selasa (27/9) kemarin. Kontribusi itu, kata dia, tidaklah harus berupa uang.

Namun bisa ditunjukkan dengan membantu desa mengangkut sampah yang dihasilkan masyarakat. Paling tidak dalam satu bulan bisa dilakukan minimal tiga kali. ‘’Di desa memang ada tempat penampungan sampah. Tetapi untuk mengangkut ke TPA yang tidak ada. Ini yang kami harapkan bisa dibantu,’’ tegasnya. Widiana juga menyebutkan, beberapa bulan lalu Klungkung sempat mengirim sampah ke TPA yang mulai beroperasi pada 2008 tersebut. Namun baru berlangsung beberapa hari, sudah mendapatkan protes dari sejumlah masyarakat. Salah satu penyebabnya karena minimnya sosialisasi dan teknis pengirimannya tidak

jelas. Selain itu, sampah yang dibawa juga berserakan di jalan. Hal ini perlu dievaluasi oleh Pemkab Bangli. Dalam MoU hal tersebut juga perlu diatur. ‘’Teknis pengirimannya juga harus diatur dengan baik. Jangan sampai masyarakat mengeluh lagi,’’ tuturnya. Bendesa Adat Kayang I Nengah Sudiana Yasa juga mengharapkan rencana yang telah mendapat respons positif dari Pemkab Bangli itu tidak merugikan masyarakat khususnya di wilayah Dusun Kayang. ‘’Dulu waktu TPA masih di atas, kami dapat Rp 1 juta per tahun. Sekarang kami juga berharap sama. Kami merasakan bau sampah itu,’’ tegasnya. Sebelumnya, Sekdis Tata

Kota Bangli I.B. Oka Sobya menjelaskan, realisasi pengiriman sampah dari Kabupaten Klungkung ke TPA itu masih menunggu draft MoU dari Pemprov. Jika itu sudah tuntas dikerjakan, maka akan kembali diajukan ke Bagian Hukum dan HAM Setda Bangli untuk dikaji, sebelum disosialisasikan ke masyarakat. Salah satu hal yang tercantum dalam MoU itu, yakni kompensasi yang didapatkan Kabupaten Bangli. ‘’Draft MoU ada dua. Dari kabupaten sama provinsi. Nah, ini yang dikaji, akan p akai yang mana. Mudahmudahan itu segera rampung. Pemkab Bangli dan Klungkung sebenarnya sudah sepakat,’’ ucapnya. (kmb45)


GIANYAR

Rabu Umanis, 28 September 2016

9

Tertinggi di Gianyar, Kasus Kanker Payudara Gianyar (Bali Post) Jumlah penderita kanker cenderung mengalami peningkatan. Pola dan gaya hidup tidak sehat menjadi pemicu terbesar penyakit ini. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menanamkan budaya hidup sehat sejak dini. Hal itu diungkapkan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Selasa (27/9) kemarin. Berdasarkan data YKI Cabang Gianyar, jumlah penderita kanker payudara menempati posisi teratas yakni 45 orang. Disusul kemudian kanker hati 40 orang, kanker leher rahim 25 orang, kanker paru-paru 22 orang, dan kanker lambung 12 orang. Dijelaskannya, penderita kanker cenderung meningkat tiap tahun akibat gaya hidup modern yang cenderung berisiko seperti makan makanan cepat saji dan merokok. Gaya hidup tidak sehat dapat diubah dan bisa dilatih sejak kecil. Asalkan semua orang mau sadar dan berusaha memahami pentingnya hidup sehat. Untuk itulah, pihaknya terus berusaha mengingatkan masyarakat khususnya generasi muda untuk menerapkan pola hidup sehat. ‘’Hidup sehat itu malah lebih murah dan tidak menghabiskan biaya yang banyak. Tidak perlu keluar uang buat beli rokok, makan makanan junk food. Makan makanan yang disediakan di rumah lebih baik karena terjamin kebersihannya. Termasuk minum air putih,’’ kata Surya. Penanaman pola hidup sehat sejak dini di Gianyar dilakukan salah satunya melalui pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) mulai tingkat SD hingga SMA/SMK. Materi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat pendidikan. ‘’Para siswa yang mengikuti pembinaan diharapkan menggetoktularkan pengetahuan yang didapat ke lingkungan sekitarnya,’’ ujarnya. (kmb25)

Sidang Pembunuhan di Dentiyis

Jaksa Bacakan Dakwaan untuk Enam Anggota Ormas Gianyar (Bali Post) Sidang kedua kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan di Banjar Dentiyis Desa Batuan dilangsungkan Selasa (27/9) kemarin di Pengadilan Negeri Gianyar. Sidang beragendakan pembacaan dakwaan untuk enam terdakwa yang merupakan anggota ormas yang terlibat kasus tersebut. Pada sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ida Ayu Andriyanti Astuti Widja, S.H., M.H. tersebut, dibacakan dakwaan untuk para eksekutor yakni I Gede Nyoman S. alias Radit dan I Wayan BA alias Buda. Sementara empat lainnya dibacakan dalam berkas dakwaan berbeda yakni untuk I Made EA alias Edi, I Made PM alias Putra, I Wayan AJ alias Agus, dan I Nyoman S alias Samson. Jaksa Penuntut Umum Ketut Sudiarta, S.H. mengatakan, persidangan selanjutnya ditunda hingga Senin (3/10) mendatang dengan menghadirkan tujuh terdakwa yang terbagi dalam tiga berkas perkara. Agenda sidang pekan depan yakni mendengarkan keterangan saksi. ‘’Nanti kami menghadirkan empat orang saksi. Pelaksanaan sidang minggu depan akan dilakukan sekaligus, tidak seperti sidang perdana yang pelaksanaannya dua hari,’’ katanya. (kmb35)

Anggota Ormas Pemilik Senpi Ditahan Gianyar (Bali Post) Anggota ormas berinisial BKA (28) yang terjaring sweeping membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) akhirnya ditahan di sel Mapolres Gianyar. Pria asal Denpasar ini kini diancam sanksi Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan hukuman 20 tahun penjara. Sementara rekan pelaku berinisial IKL (33) hanya ditetapkan sebagai saksi sehingga tidak ditahan. Kapolsek Sukawati, AKP Wayan Wisnawa, Selasa (27/9) kemarin, menyatakan, polisi sudah melakukan penahanan terhadap BKA. Hal ini dilakukan karena pemuda 23 tahun itu dipastikan sebagai pemilik senpi jenis FN Browning Hi-Power Automatic Call 9 MM warna hitam serta 1 buah magasin berisi 7 butir peluru ukuran 9 mm. BKA juga pemilik 1 golok merek Rambo III warna silver. ‘’BKA ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka, karena dari hasil BAP ditetapkan sebagai pemilik senpi dan sajam,’’ katanya. Sementara rekan pelaku berinisial IKL hanya ditetapkan sebagai saksi dan sudah diizinkan pulang sejak Senin (26/9) malam. Disingung mengenai hasil pemeriksaan terakhir, dia menyebut tersangka mengaku membawa senpi dan sajam itu hanya untuk jaga-jaga. Kedua orang yang terjaring sweeping itu pun tetap mengakui saat itu berangkat dari Denpasar menuju Bangli untuk menghadiri undangan sebuah acara. Kapolsek juga memastikan bahwa senpi yang dibawa pelaku tidak berizin. Sebab itu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku kini diancam UU Darurat No. 21 tahun 1951, pasal 1 ayat 1 dengan ancaman 20 tahun penjara. ‘’Tersangka tercatat sebagai tahanan Polsek, namun sementara dititipkan di sel Mapolres Gianyar,’’ ungkapnya. (kmb35)

Karyawan Vila Tewas Gantung Diri Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan aksi gantung diri yang dilakukan Gusti Ngurah Alit (41) di rumahnya di Desa Kedisan Kecamatan Tegallalang, Senin (26/9) malam. Polisi yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan vila ini. Dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut karena depresi masalah keluarga. Informasi dihimpun, pada Senin pagi, korban masih sempat mengantar ayahnya, I Gusti Ngurah Rai, ke sawah. Kepada sang ayah, Gusti Ngurah Alit mengaku akan pergi ke rumah seorang teman. Malamnya, sekitar pukul 22.00 wita, ibu korban, Jro Made Sroni khawatir karena anaknya tidak kunjung pulang. Sroni Terkejut saat hendak menghidupkan lampu di kamar korban. Dia mendapati Ngurah Alit dalam keadaan tergantung dengan tali warna biru yang diikat pada plafon. Sroni pun berteriak histeris hingga sejumlah tetangga korban mendatangi lokasi. Mereka kemudian menurunkan jasad korban. Kapolsek Tegallalang AKP I Putu Gede Ardana yang dikonfirmasi, Selasa (27/9) kemarin, membenarkan adanya peristiwa ini. Dikatakan kejadian ini baru diketahui polisi keesokan harinya. Petugas yang mendatangi lokasi langsung melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan itu tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. ‘’Dari pemeriksaan sejumlah saksi, korban memang sedang ada sedikit masalah keluarga. Mungkin ini yang menyebabkan depresi,’’ ungkapnya. (kmb35)

Bali Post/nik

TRAKTOR - Seorang petani tengah membajak sawah menggunakan traktor.

Diduga Disalahgunakan

Anggota Dewan Minta Subsidi Traktor Dievaluasi

Gianyar (Bali Post) -

Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam menyukseskan program swasembada pangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah bantuan subsidi traktor ke petani. Hal ini pun direspons positif kalangan legislatif Gianyar. Akan tetapi, pemerintah dinilai perlu melakukan evaluasi terhadap subsidi tersebut lantaran diduga penyalurannya selama ini tidak tepat sasaran bahkan disalahgunakan oknum tertentu. Anggota Komisi II DPRD Gianyar Ketut Karda, Selasa (27/9) kemarin, meminta Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Gianyar serius melakukan evaluasi terhadap penyaluran subsidi traktor. Hal ini dimaksudkan agar bantuan yang

diberikan pemerintah tepat sasaran. ‘’Evaluasi ini harus benar-benar dilakukan dengan menanyakan langsung kepada setiap petani apa sudah mendapat manfaat dari subsidi traktor,’’ katanya. Keseriusan pemerintah dalam melakukan evaluasi

perlu dilaksanakan lantaran berdasarkan pantauannya selama ini di sejumlah subak di Kabupaten Gianyar, subsidi traktor justru tidak dirasakan oleh petani. Persoalan ini dipicu berbagai hal. Namun yang paling ekstrem ialah traktor dis-

ewakan kembali oleh oknum anggota subak. ‘’Ini yang saya lihat di lapangan di mana bantuan traktor sejak 2013 justru disewakan ke subak lain. Sementara petani di subak yang bersangkutan harus mengeluarkan ongkos untuk menyewa traktor,’’ ungkapnya. Atas kondisi ini, ia pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Gianyar agar melakukan penelusuran. Selain itu, eksekutif

juga diharapkan mau melihat kondisi geografis sebelum memberikan subsidi traktor. ‘’Keluhan ini juga sering saya terima. Traktor ukuran besar diberikan kepada subak dengan geografis berundak. Ini jelas menyulitkan petani. Kalau daerah berundak, tolong diberikan traktor dengan ukuran lebih kecil sementara untuk traktor ukuran besar mungkin sesuai dengan geografis daerah yang datar atau pesisir,’’ jelasnya. (kmb35)

Kerap Merusak Areal Persawahan, Dolat Diamankan Satpol PP

SOSIALISASI - Ketua PHDI Bali Prof. Sudiana saat sosialisasi program PHDI Bali di Kabupaten Gianyar, Minggu (25/9).

Gianyar (Bali Post) Jajaran Satpol PP Gianyar mengamankan Dolat warga Banjar Penempehan Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring pengidap gangguan kejiwaan, Selasa (27/9) kemarin. Pria 43 tahun itu diamankan lantaran perilakunya kerap meresahkan warga sekitar. Menurut pihak keluarga, I Nyoman Suandi, Dolat sudah mengalami gangguan jiwa sejak lama. Sering kali Dolat melakukan hal yang mengganggu kenyamanan warga setempat. Dia sering merusak tanaman di areal persawahan. Yang paling meresahkan ketika Dolat membawa dan memainkan cangkul dengan sembarangan. Warga sendiri sudah tiga

kali melaporkan masalah ini ke pemkab. Pada operasi kemarin, Tim Satpol PP yang dipimpin I Wayan Nasta sempat kesulitan mengamankan Dolat. Pasalnya saat hendak ditangkap, Dolat langsung berlari masuk ke kamar sambil membawa senjata tajam. Tak hanya mengunci, Dolat juga menahan pintu dengan menggunakan sepeda motor. Sekitar 1,5 jam dibujuk, Dolat akhirnya menyerahkan diri. Itu pun setelah petugas berusaha membuka pintu tersebut dengan paksa. ‘’Setelah diamankan, kita bawa dia ke RSJ Bangli untuk mendapat perawatan. Ini sudah melalui persetujuan keluarga,’’ kata Wayan Nasta. (kmb25)

Sosialisasi Program PHDI

Upacara Agama Tak Mesti Mewah

Gianyar (Bali Post) Biaya upacara keagamaan di Bali banyak yang mengatakan mahal. upacaranya besar dan pelaksanaannya menyita waktu cukup panjang. Ini sebenarnya menjadi sebuah persoalan. Namun sebenarnya persoalan ini bisa diatasi karena masyarakat tidak mesti melakukan upacara dengan tingkatan utama. ‘’Kita harapkan masyarakat dalam melaksanakan upacara agama harus mengikuti kemampuan masyarakat, tetapi tidak menghilangkan tatwa, susila dan acara,’’ ucap Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana saat acara sosialisasi program PHDI di Kabupaten Gianyar, Minggu (25/9) lalu. Yang terpenting, kata dia, filsafat dan makna tidak berkurang dalam upacara keagamaan yang diselenggarakan. ‘’Sehingga masyarakat tidak terpaksa dalam pembuatan banten. Intinya kedepankan sradha

dan bhakti-nya,’’ jelas dia. Prof. Sudiana menambahkan, tingkatan nista itu bukan berarti jelek. Nista adalah kecil, tetapi memenuhi syarat-syarat tatwa, acara dan susila. Oleh karena itu, dia meminta para bendesa supaya acara keagamaan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Selain persoalan tersebut, banyak juga masalah lain yang perlu disampaikan PHDI. Di antaranya soal status Pura Sad Kahyangan dan Kahyangan Jagat itu perlu disosialisasikan. ‘’Jangan sampai semua berubah menjadi Pura Sad Kahyangan. Tidak semua menjadi Pura Dang Kahyangan. Misalnya pura dadia dijadikan Pura Dang Kahyangan, ini kan persoalan berat,’’ tegasnya. Hal lainnya yang dibahas terkait pendirian pasraman. Dalam sosialisasi yang dihadiri Ketua MMDP A.A. Alit Asmara dan Ketua PHDI Kabupaten Gianyar

I Gusti Agung Mangku Adiarta tersebut Sudiana menjelaskan, pasraman sangat dibutuhkan dewasa ini. Diharapkan, setiap desa pakraman membuat pasraman formal. Dia mendorong desa pakraman berkoordinasi dengan LPD dan BPJS Ketenagakerjaan agar hingga akhir tahun ini minimal 10 pasraman formal berdiri di Bali sehingga tercetus pendidikan bernuansa Hindu. Pihaknya juga menyampaikan soal manak salah. Hingga saat ini, masih ada adat yang mengungsikan warganya yang manak salah. Berdasarkan Keputusan DPRD Bali No. 10/D.P.R.D tanggal 12 Juli 1953, memutuskan menetapkan penghapusan adat yang disebut manak salah atau buncing. Sementara terkait radius kesucian pura, disebutkan, sangat penting untuk melindungi kesucian pura agar tidak tercemar oleh hal-hal yang membuat umat tidak nyaman. (kmb37/k100)

Bali Post/ist

PINTU - Petugas Satpol PP Gianyar saat berusaha membuka pintu kamar Dolat.


KLUNGKUNG

10

Rabu Umanis, 28 September 2016

Kapolres akan Tindak Tegas Anggotanya yang Terlibat Narkoba Semarapura (Bali Post) –

Dalam memberantas narkoba, Polres Klungkung tidak hanya menyasar pengguna dan peredar yang berkeliaran di wilayah Kabupaten Klungkung, namun juga internal kesatuan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan personel Polres menyalahgunakan barang haram tersebut. Bali Post/kmb

JEBOL - Senderan Padmasana di Kantor Samsat Klungkung yang jebol belum mendapat penanganan.

Jebol, Senderan Padmasana Kantor Samsat Belum Ditangani Semarapura (Bali Post) – Senderan Padmasana di Kantor Samsat Klungkung yang jebol, Sabtu (24/9) dini hari lalu dan hingga kini belum ditangani pihak terkait. Kondisi ini membuat pemilik warung makan I Wayan Pujiantara (50) yang berada di kawasan simpang lima Jalan Ngurah Rai, Semarapura, tidak bisa tidur tenang. Pujiantara khawatir terjadi jebol susulan, mengingat lokasi Padmasana Kantor Samsat bersebelahan dan lebih tinggi dibandingkan tempatnya memasak. “Jika hujan turun, saya takut ambrol lagi dan menimpa warung saya,” katanya ditemui di depan warungnya, Selasa (27/9) kemarin. Pria asal Blahbatuh, Gianyar, itu sudah melaporkan persoalan tersebut kepada Kantor Samsat Klungkung, namun jawaban yang diterimanya kurang memuaskan. Pihak Kantor Samsat masih akan melapor ke Provinsi Bali. Padahal, senderan Padmasana yang jebol sepanjang tiga meter ini cukup rawan. Belum lagi jalur di depan warungnya sangat padat dilalui kendaraan besar seperti truk. Menurut Pujiantara, pihak Kantor Samsat tidak cepat merespons laporannya. Batu dan tanah yang jebol dibiarkan berserakan di jalan. Untuk sementara waktu, dia sendiri menambahkan tiang penyangga dari bambu untuk menghindari terjadinya jebol susulan. Sebab, tembok padmasana mulai retak-retak dan miring ke arah warungnya. Kepala UPT Dispenda Bali di Klungkung Made Beny ketika diminta konfirmasinya mengaku sudah menerima laporan terkait persoalan tersebut. Ia sudah bersurat ke Dispenda Provinsi Bali untuk segera memperbaiki senderan padmasana yang jebol. Pihaknya di UPT tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki. “Kami sudah turun melakukan pengecekan dan memang sifatnya darurat sehingga harus segera diperbaiki. Makanya saya bersurat ke provinsi,” jelasnya. Untuk sementara waktu aktivitas persembahyangan pegawai hanya dilakukan di luar. Jika ada yang berkeinginan masuk ke dalam hanya sampai di sebelah barat padmasana. “Sembahyang tetap dilaksanakan. Kami berencana membersihkannya besok,’’ ungkap Beny. (kmb)

Puluhan Ribu Pemilik Kendaraan Nunggak Pajak Semarapura (Bali Post) – Berdasarkan data tahun 2015, jumlah kendaraan yang tidak disamsat lebih dari lima tahun di Kabupaten Klungkung sebanyak 20.784 unit yang tersebar di empat kecamatan. Terbanyak di Kecamatan Kota mencapai 9.197 unit, disusul Nusa Penida 4.097, Banjarangkan 3.998 dan Dawan 3.998. Kepala UPT Dispenda Bali di Klungkung Made Beny mengaku awalnya kaget dengan data sebanyak itu. Namun, dia memperkirakan dari jumlah tersebut ada kendaraan yang sudah dibalik nama dengan tetap pemilik asal Klungkung. Akan tetapi datanya tidak terbaca di sistem sehingga masih terdata. “Ada kemungkinan yang sudah dibalik nama oleh pemilik asal Klungkung. Jadi, tidak perlu nyabut berkas lagi,” katanya, Selasa (27/9) kemarin. Beny yang didampingi Kasi PKB dan BBNKB I Nyoman Budha menyatakan sudah berupaya melakukan pendataan terhadap kendaraan yang tidak disamsat selama lebih dari lima tahun. Caranya dengan door to door atau langsung mencari alamat rumah si pemilik kendaraan yang datanya tercantum. Ketika didata, banyak kendaraan yang sudah dijual, sehingga petugas mencatatnya untuk dihapus bukukan. Pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi di lapangan. Di wilayah Nusa Penida, UPT Dispenda menyiapkan kantor unit pembantu. Akan tetapi, faktor ekonomi dan letak geografis menjadi salah satu alasan warga enggan membayar pajak kendaraan. Baru sejak dikeluarkannya Pergub Nomor 35 Tahun 2016 tentang pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi berupa bunga denda pajak kendaraan bermotor dan denda bea balik nama kendaraan bermotor pada 20 Juni lalu, banyak warga yang datang ke kantor samsat untuk membayar pajak kendaraan. Setiap hari hampir 600 warga yang membayar pajak kendaraan di Kantor Samsat Klungkung. Jumlah ini meningkat dibanding sebelumnya. Akan tetapi, belakangan ini minat warga membeli kendaraan bermotor mulai berkurang. Per hari rata-rata hanya lima kendaraan yang masuk terdaftar di kantor samsat. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang encapai 20 unit per hari. Jumlah kendaraan bermotor yang terdata di Klungkung tahun 2015 sebanyak 112.251 unit. Mobil penumpang 8.446, bus 135, minibus 4.628, sepeda motor 99.009 dan kendaraan khusus 33. Kendaraan khusus ini dimiliki pemerintah dan kepolisan. (kmb)

Bali Post/kmb

RAZIA - Polres Klungkung bersama tim gabungan mengadakan razia pengendara kendaraan bermotor di kawasan Catus Pata, beberapa hari lalu.

Untuk mencegah terjadinya kasus narkoba di lingkungan Polres Klungkung, Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi akan menindak tegas personelnya yang kedapatan menyalahgunakannya. Selain itu, penanganan kasus narkoba terus dipantu mulai dari penangkapan hingga dilimpahkan ke kejaksaan. Polres Klungkung gencar melakukan tes urine kepada personelnya sebagai upaya pencegahan. Masih belum hilang dari ingatan, kegiatan tes urine telah mengungkap tiga personel Polres yang mengkonsumsi narkoba. Mereka adalah Brigadir Ade Tri Wibowo yang bertugas di Satuan Tahti Polres, Brigadir Ketut Alit Mahardika (anggota Sabhara Polsek Dawan) dan Bripka Muhamad Mahendra Putra (Reskrim Polsek Dawan). Ketiga personel itu

telah menjalani sidang disiplin di Gedung Theater Kamtibmas pada 15 Februari lalu dan mengakui telah menggunakan narkoba. Arendra menegaskan, personel yang kedapatan menggunakan narkoba akan diberikan sanksi tegas untuk menimbulkan efek jera. “Kami tetap mengagendakan tes urine kepada anggota yang perlu diwaspadai. Tes urine merupakan langkah pencegahan,” ujarnya, Selasa (27/9) kemarin. Polres Klungkung memberikan perhatian serius terhadap kasus narkoba yang ditangani Satuan Narkoba dengan cara melakukan gelar perkara setiap minggu. Barang bukti dari pelaku yang tertangkap tangan harus ada saksi independen dengan dokumen lengkap. Personel juga harus melakukan pen-

imbangan barang bukti secara transparan dan disimpan di tempat pasti. “Proses pemeriksaan dan penyerahan berkas dilakukan dengan cepat, sehingga tidak sampai memberikan peluang anggota bermain-main dengan barang bukti,” beber Arendra yang mengaku mengatensi masalah narkoba di internal personel sejak mulai menjabat sebagai Polres Klungkung. Ditanya terkait proses hukum kasus karkoba, Kapolres mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan atau komplain dari pihak pengawas dalam hal pemberkasan. “Sejauh ini beberapa kasus narkoba yang telah dilimpahkan baik yang menyangkut menguasai, memakai, perantara maupun pengedar tidak ada kendala,” tegas Arendra. (dwa)

AKBP F.X. Arendra Wahyudi

Bali Post/dwa

Lokasi NPF Mulai Dibersihkan

Bali Post/dwa

ANTRE - Pamedek antre memasuki Pura Goa Lawah saat pujawali mulai Selasa (27/9) kemarin.

”Pujawali” di Pura Goa Lawah

”Nyejer” hingga 4 Oktober Semarapura (Bali Post) – Pujawali dan padudusan agung dilaksanakan di Pura Goa Lawah, Selasa (27/9) kemarin. Selama pujawali, wisatawan dilarang memasuki utama mandala agar tidak mengganggu prosesi upacara. Saat nyejer hingga 4 Oktober mendatang, pecalang Desa Pakraman Pesinggahan dan pangayah di Pura Goa Lawah mamakai sistem antrean agar pamedek dapat melakukan persembahyangan dengan nyaman. Pamedek memadati Pura Goa Lawah sejak kemarin. Banyaknya umat yang datang mengharuskan pengelola pura menggunakan sistem antrean kartu. Dengan cara ini masyarakat tidak lagi harus berdesakan untuk dapat memasuki pura. Pecalang ditambah pangayah yang berjumlah sekitar 50 orang dikerahkan mengatur kedatangan umat mulai dari parkir kendaraan hingga melaksanakan persembahyangan. “Kami juga dibantu pemuda Desa Pesinggahan dan petugas lalu lintas Polres Klungkung untuk mengatur parkir dan arus lalu lintas,” papar Bendahara Bendesa Pura Goa Lawah, Putu Juliadi. Selama pelaksanaan pujawali, wisatawan yang datang diperkirakan meningkat. Oleh karena itu, petugas membatasi tempat kunjungan hingga madya mandala. Hal ini dilakukan agar keberadaan wisatawan tidak mengganggu pelaksanaan persembahyangan. Menurut Juliadi, pembatasan kepada wisatawan diberlakukan hingga 4 Oktober atau saat upacara masineb. “Kami ingin persembahyangan dapat berjalan lancar dan pamedek bisa menghaturkan bakti dengan hening,” imbuhnya. Tidak diperbolehkannya wisatawan masuk ke utama mandala berdampak pada kunjungan. Sebab, pemandu wisata sudah lebih dulu menyampaikan aturan tersebut kepada wisatawan. Meski begitu, wisatawan yang datang masih dapat melihat langsung gambelan dan tari-tarian di madya mandala. Pada pujawali sebelumnya, pamedek yang datang ke Pura Goa Lawah mencapai puluhan ribu. Umat biasanya ngaturang bhakti pada sore hari mulai pukul 16.00 hingga 20.00 Wita. Hanya 500 umat yang bisa masuk ke utama mandala setiap prosesi persembahyangan. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Menjelang Nusa Penida Festival (NPF) 2016 yang akan digelar 7-9 Oktober mendatang, dilaksanakan bersih-bersih di Pelabuhan Banjarnyuh, Desa Ped, Selasa (27/9) kemarin. Lokasi festival yang berada di sisi kanan dermaga tersebut dibersihkan melibatkan semua instansi pemerintah kecamatan dibantu siswa dari tiga sekolah yang berada di Banjarnyuh, yakni SMP Negeri 2 Nusa Penida, SMA dan SMK Nusa Penida serta masyarakat setempat. Bakti sosial tersebut dipimpin Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. Peserta menyisir pantai untuk membersihkan semak-semak yang menumpuk dan sampah lainnya. Lokasi pergelaran festival saat ini kondisinya masih berantakan karena rumput liar, gundukan pasir dan sam pah. Mengingat t erbatasnya waktu, pihaknya menggandeng siswa agar ikut bergerak bersama masyarakat. “Menjelang Oktober, jadi harus mulai bergerak melakukan pembersihan dan merapikan tempat pergelaran festival,” tuturnya. Pemandangan di tempat tersebut sangat menarik mengingat terdapat Pelabuhan Banjarnyuh di sebelahnya serta Pulau Nusa Ceningan dan Lembongan. Namun, dibutuhkan tenaga ekstra agar layak dikunjungi wisatawan saat Nusa Penida Festival nanti. “Tidak hanya sekali. Bersih-bersih pantai ini harus terus dilakukan mengingat minggu depan harus sudah bersih dan rapi,’’ ungkap Putra Mahajaya. (dwa)

Bali Post/dwa

DIBERSIHKAN - Siswa, pegawai dan warga membersihkan lokasi di sebelah Pelabuhan Banjarnyuh, Desa Ped, menjelang digelarnya Nusa Penida Festival 2016.


Rabu Umanis, 28 September 2016

SOSOK Rawan Pencurian Motor KASUS pencurian sepeda motor belakangan marak terjadi di Kota Singaraja. Karena itu, masyarakat diimbau selalu waspada. Kini, pelaku kerap menggunakan kunci T untuk mencuri motor. Agar kasus curanmor bisa ditekan, pihak kepolisian meningkatan patroli di kawasan ramai pengunjung. “Dulu, pelaku mencuri motor dengan memanfaatkan kunci yang nyantol di motor. Sekarang, banyak pakai kunci T untuk melancarkan aksinya. Ini yang perlu diwaspadai,” kata Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Selasa (27/9) kemarin. Ia menambahkan, kasus pencurian motor muncul karena juga kekurangwaspadaan masyarakat. Karena itu, ia mengimbau masyarakat meskipun dalam kondisi terburu-buru, jangan lupa mengunci kendaraannya. “Kalau pencuri melihat kunci nyantol, muncul keinginan mencuri. Maka sekarang kalau sudah pakai kunci T, itu sudah dianggap rawan atau zona merah,” demikian Sukawijaya. (kmb34)

Pilkada Golkar-Demokrat Idealnya Mampu Munculkan Kader Singaraja (Bali Post)Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa, prihatin terhadap kedudukan Partai Golkar dan Demokrat memberi dukungan penuh terhadap Paket Surya yang maju melalui jalur perseorangan. Ia menilai Golkar dan Demokrat idealnya mampu memunculkan calon dan kader terbaiknya. “Meski kami sudah memiliki calon yang diusung (PAS-Sutjidra), sebagai politisi saya melihat situasi Pilkada Buleleng memprihatinkan. Ini karena di saat masyarakat kurang begitu bagus pandangan terhadap parpol, kini partai politik (Golkar-Demokrat) malah tidak menampilkan performa primanya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (26/9). Pilkada Buleleng tahun 2017 merupakan satu-satunya pemilihan kepada daerah di Bali. Semua sorot mata akan tertuju ke Buleleng. Pertarungan di Pilkada Buleleng diprediksi seru antardua paslon mela-

Bali Post/kmb34

Ida Bagus Oka Gunastawa

lui head to head. “Nah kok bisa ya partai politik tidak mampu melahirkan calon. Apa ini bertujuan menyimpan tenaga untuk Pilgub 2018?” ucapnya. Di sisi lain, Gunastawa menyambut baik kehadiran paslon jalur perseorangan (Dewa Nyoman SukrawanGede Dharma Wijaya) di Pilkada Buleleng. Namun, strategi NasDem dinilai tinggal melanjutkan apa yang sudah dikerjasamakan bersama PDI-P. Tinggal bagaimana NasDem mengombinasi strategi jitu bersama PDI-P sebagai partai pengusung. (kmb34)

BULELENG

11

Masyarakat Mesti Lestarikan Subak

Singaraja (Bali Post) Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengajak masyarakat senantiasa menjaga kelestarian subak. Hal itu disampaikan Wabup saat penilaian lomba subak di Kubu Gembong Desa Tukadmungga, Selasa (27/9) kemarin. Ditegaskannya, keberadaan subak sebagai warisan budaya dunia perlu dipertahankan oleh generasi penerus. “Kita wajib menjaga keberadaan subak sekaligus menjaga adat dan budaya Bali,” ujar Wabup Sutjidra. Dia menambahkan, lomba subak ini dilakukan sebagai upaya pemerintah melestarikan subak. Subak memiliki kaitan erat dengan konsep Tri Hita Karana (parahyangan, pawongan, dan palemahan). Pihaknya juga berharap supaya anggota subak dapat mengembangkan padi beras merah, karena mempunyai

kandungan protein tinggi. ‘’Kami harap krama subak ikut mengembangkan padi beras merah di Buleleng,” tambahnya. Ketua Tim Penilai Lomba Subak Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. menyampaikan era globalisasi dapat memengaruhi dinamika kehidupan masyarakat, termasuk budaya. Karena itu, generasi muda perlu dibentengi dengan nilai-nilai luhur budaya. Pemerintah mencoba mewadahi lomba subak sembari mengenalkan sawah, padi dan hasil pertanian berkualitas yang mampu meningkatkan kesejahteraan para petani. “Kami harap lomba subak mampu menggugah krama subak dan generasi penerus mempertahankan pertanian. Intinya, anak muda mau berkecimpung dan melestarikan pertanian sebagai sumber pendapatan yang menjanjikan,” ungkapnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

SUBAK - Penilaian lomba subak dilangsungkan di Kubu Gembong Desa Tukadmungga, Buleleng, Selasa (27/9) kemarin. Dalam kesempatan itu, Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra mengajak masyarakat melestarikan subak.

Puluhan Desa Dinas dan Pakraman Belum Terima BKK

Singaraja (Bali Post) – Belum semua desa dinas dan desa pakraman di Buleleng menerima dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Bali tahun 2016 ini. Hingga bulan ini, tercatat 18 desa dinas dan 23 desa pakraman belum menerima BKK. Desa dinas dan desa pakraman yang belum menerima BKK mulai resah karena program yang sudah direncanakan terancam mandek. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, dari 129 desa dan kelurahan masih ada 18 desa yang belum menerima BKK. Sementara desa pakraman dari jumlah keseluruhan 169, ada 23 desa pakraman belum menerima BKK. Hal ini dikhawatirkan menghambat pelaksanaan sejumlah program yang sudah ditetapkan pada APBDes masing-masing. Tidak itu saja, tertundanya pencairan bantuan ini mulai mengundang pertanyaan. Pasalnya, sebagian besar desa dinas dan desa pakraman sudah menerima bantuan pemerintah. Sementara perbekel dan pengurus desa pakraman berusaha mencari penjelasan mengapa ban-

tuan yang sudah dianggarkan itu tak kunjung cair. Tetapi mereka belum juga mendapat alasan dari pihak terkait. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kabupaten Buleleng Gede Sandhiyasa ketika dimintai konfirmasi Selasa (27/9) kemarin, membenarkan BKK di daerahnya belum terserap hingga seratus persen. Sandhiyasa mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa pencairan bantuan ini diawali dengan penyusunan program APBDes. Setelah APBDes disahkan itu pihak desa dinas

mengajukan permohonan BKK kepada Pemprov Bali. Berkas ini juga dilengkapi dengan susunan rancangan anggaran biaya (RAB) program yang dijalankan oleh desa pakraman dan kelompok subak. Setelah berkas lengkap, pemprov akan mentransfer BKK ke rekening di desa dinas bersangkutan. Desa tinggal meneruskan kepada desa pakraman dan kelompok subak sesuai dengan dokumen RAB yang sudah diajukan. Dari koordinasi ke pemprov atau desa bersangkutan BKK belum dicairkan karena beberapa faktor. Dia mencontohkan, bisa saja permohonan ke provinsi kurang, atau dari desa pakraman atau subak yang belum melengkapi per-

mohonan untuk mencairkan BKK. “Itu mekanisme yang harus dilalui, dan mengapa masih ada yang belum cair bisa saja karena berkas belum lengkap atau desa pakraman sendiri yang belum mengajukan RAB ke desa dinas,” tegasnya. Menurut Sandhiyasa, untuk mempercepat realisasi BKK di Buleleng pihaknya mengingatkan perbekel atau pengurus desa pakraman termasuk pengurus subak sawah dan abian untuk tertib administrasi. Artinya, kalau berkas yang diajukan ke pemprov belum lengkap hendaknya secepatnya dilengkapi. Demikian juga kalau BKK yang sudah ditransfer ke desa, perbekel diminta agar tidak menahan dana yang sudah masuk. Selain itu, perbekel diinstruksikan agar mengikuti mekanisme pencairan BKK untuk desa pakraman atau subak sawah dan subak abian. (kmb38)

“Itu mekanisme yang harus dilalui, dan mengapa masih ada yang belum cair bisa saja karena berkas belum lengkap atau desa pakraman sendiri yang belum mengajukan RAB ke desa dinas,” Bali Post/kmb38

Kepala BPM-PD Buleleng Gede Sandhiyasa

Uji Kompetensi Guru

Undiksha Miliki Sub-Rayon Unram dan Undana Bali Post/kmb34

PASLON - Paslon bupati dan wakil bupati PASSutjidra bersama Megawati Soekarnoputri saat berkunjung ke Buleleng setahun lalu.

Program PAS-Sutjidra Dibutuhkan Masyarakat Singaraja (Bali Post) Sejak menjabat 2012, PASSutjidra memiliki sejumlah program. Pembenahan infrastruktur jalan pedesaan, rumah sakit, hingga bantuan terhadap masyarakat miskin, merupakan beberapa program yang dicanangkan. Paslon incumbent ini juga memiliki komunikasi baik dengan pemerintah pusat. Program unggulan 12 PAS membantu kebutuhan masyarakat di wilayah Buleleng. “Kami optimis karena (PAS-Sutjidra) adalah petahana dan program-program terbaik beliau masih dibutuhkan masyarakat Buleleng,” ujar

Ketua DPW NasDem Provinsi Bali I.B. Oka Gunastawa, Selasa (27/9) kemarin. Menurut Gunastawa, PASSutjidra memiliki pengalaman memimpin Buleleng. NasDem sendiri telah menurunkan rekomendasi terhadap PAS-Sutjidra. Hal itu disusul PDI-P yang rekomendasinya ditandatangangi elite PDI-P dari Ketua Prananda Prabowo, Sekretaris Jendral Hasto Kristiyanto dan disetujui Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri. NasDem Bali ke depan akan membantu penuh pemenangan PAS-Sutjidra. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG), dimulai pada 17 Oktober 2016 mendatang. Rektor Undiksha, Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., menyampaikan jumlah peserta UKG mencapai 980 orang, dibagi dalam tiga angkatan. Peserta akan mengikuti kegiatan itu selama sebelas hari. “Itu dasarnya SK Kemenristek Dikti 269 tahun 2016. Di Indonesia terdapat 32 sub-rayon dan 32 mitra. Awalnya, Undiksha masih diposisikan sebagai rayon, tapi kini ada perubahan sub-rayon. Jadi dulu sub-rayon dan mitra-nya dengan Universitas Dwijendra, Universitas Saraswasti, dan IKIP PGRI. Kini tiga universitas tersebut tidak sebagai mitra, Undiksha selanjutnya memiliki dua sub-rayon yakni Universitas Mataram (Unram) dan Universitas Nusa Cendana (Undana),” ujar Rektor Jampel Selasa (27/9) kemarin. Menurutnya, mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Undiksha memiliki aturan angka skor mumpuni. “Guru angkatan 2005 ke bawah masih berlaku pola lama (tanpa dilihat skor). Angkatan 2006 sampai 2016 ke atas skor UKG minimal 55, lalu baru boleh mengikuti PLPG. Kalau yang tidak lulus SAP ada kesempatan dua kali,” ucapnya. Ia menambahkan, guru yang memperoleh UKG mencapai skor 80 ke atas sudah dinilai lulus sertifikasi. Namun, mereka tetap mengikuti proses PLPG. “Peserta dari Bali dilakukan di Undik-

sha, tapi kami sebagai rayon Unram dan Undana. Nanti kami monitoring ke subrayon di sana dan termasuk membuat soal-soalnya,” tambah dia. Pelaksanaan UKG dilakukan di Undiksha. Kampus terbesar di Bali Utara ini akan memberi penyegaran kepada instruktur melalui tes. “Nah kalau dulunya memakai nomor induk asesor sekarang pakai nomor registrasi instruktur. Semua calon instruktur akan diseleksi dan mereka wajib lulus tes, administrasi, memiliki sertifikat Pekerti-AA,” paparnya. Kemudian terhadap calon tidak lulus dari skor akhir PLPG mereka diberi kesempatan dua kali mengikuti PLPG. Pelaksanaan PLPG selama kurun sebelas hari dapat diikuti di pertengahan atau di akhir waktu ditentukan. “Di akhir UKG dilakukan dengan skor SAP 70, SUT 70, SUK 76, baru dapat mengikuti UKG. Bila belum berhasil mendapat nilai minimal 80 maka dapat mengulangi 4 kali dalam dua tahun di semester berikutnya,” kata dia. Rektor Jampel berharap kisi-kisi diterbitkan diperoleh pada laman Kemenristekdikti.go.id. Setelah dipelajari ke depan peserta mampu menjawab berbagai macam soal dalam tes. “Kisi-kisi soal supaya dapat diunduh peserta PLPG angkatan tahun 2016 baik dari Bali, NTB, dan NTT. Kami tanggal 30 September 2016, juga berencana mengundang rapat koordinasi Rektor Unram dan Rektor Undana bersama-sama staf PLPG-nya,” tandasnya. (ad746)

Panwaslih Tanpa Tekanan Singaraja (Bali Post) Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani mengintensifkan koordinasi dalam merancang upaya cegah dini pelanggaran di Pilkada Buleleng. Pengawasan dilakukan di setiap desa atau kelurahan. Pendukung pasangan calon diperhatikan cermat. Ariyani menjelaskan, kinerja Panwaslih dilakukan tanpa intervensi atau tekanan pihak mana pun. Panwaslih mengimbau dan mengingatkan kepala desa mampu menjaga netralitas menciptakan iklim politik kondusif di Buleleng. “Kami bersikap sesuai apa yang kami temukan. Tidak ada

Bali Post/kmb34

Ketut Ariyani

yang menekan Panwaslih. Pengawasan tetap berlanjut. Kami bisa (menjaga independensi) dan kami pastikan bersikap independen,” jelas pegiat olahraga senam ini. (kmb34)

Dr. Nyoman Jampel, M.Pd.

Bali Post/kmb38

TERMINAL - Pemkab Buleleng melakukan upaya perbaikan dan pemeliharaan fasilitas angkutan seperti terminal. Hal itu membuahkan hasil. Singaraja kali pertama merebut piala WTN kategori lalu lintas dan angkutan dari pemerintah pusat.

Singaraja Raih WTN Kategori Lalu Lintas dan Angkutan Singaraja (Bali Post) – Kota Singaraja untuk pertama kalinya berhasil meraih piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori lalu lintas dan angkutan. Sebelumnya, Singaraja 13 kali menyabet piala WTN ketegori lalu lintas saja. Piala tersebut berhasil direbut tahun ini, tidak lepas dari keberhasilan pemerintah daerah memperbaiki terminal, tempat pengujian kendaraan dan pemberdayaan awak angkutan di daerah ini. Piala bergengsi ini rencananya diserahkan oleh Presiden RI Joko Widodo Oktober mendatang. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Buleleng Gede Gunawan Selasa (27/9) kemarin, mengataan, kompetisi dalam tertib lalu lintas jalan ini diikuti setiap tahun. Proses kompetisi diawali dengan penyerahan berkas administrasi dan dilanjutkan dengan verifikasi oleh Kemenhub RI. Setelah dinyatakan lulus syarat administrasi, tim penilai kemudian melakukan penilaian ke lapangan. Dua kali tahapan penilaian, tim penilai secara umum tidak banyak memberikan masukan dan saran untuk dibenahi. Bahkan, untuk kategori lalu lintas, tim penilai menyatakan Singaraja mampu memenuhi kategori ini dengan baik. Sementara menyangkut fasilitas angkutan umum, tim penilai juga menganggap fasilitas itu sudah memadai. Atas fakta ini, tim penilai menyarankan agar kategori ini diikuti. Melalui kebijakan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Dishub melakukan upaya perbaikan dan pemeliharaan terhadap fasilitas angkutan seperti terminal, pelayanan uji kir kendaraan umum, hingga meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) awak angkutan umum di daerah ini. Dari penyempurnaan itu, kemudian dilakukan penilaian tahap akhir, sehingga kategori lalu lintas dan angkutan mendapat nilai memuaskan, hingga untuk pertama kalinya Singaraja menerima piala WTN kategori lalu lintas dan angkutan. “Kalau untuk kategori lalu lintas sudah 13 kali kita rebut, namun untuk lalu lintas dan angkutan umum ini baru pertama kali kita rebut. Ini tidak lepas dari kerja keras dan kebijakan pimpinan dalam melengkapi rambu lalu lintas atau fasilitas angkutan umum di daerah kita,” katanya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Umanis, 28 September 2016

Renovasi Atap Gedung BKD Sisakan Masalah Plafon di Ruangan Dishub Hancur

Negara (Bali Post)Renovasi atap gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jembrana beberapa waktu lalu rupanya menyisakan masalah. Semua plafon di ruangan Dinas Perhubungan (Dishub) yang tempatnya persis di bawah ruangan BKD jebol dan hancur. Selain itu, hasil renovasi atap itu juga dinilai kurang maksimal. Jika dilihat dari jauh, atap hasil rehab itu terlihat melengkung. Sejatinya, sejak awal proses renovasi itu sudah diprotes para pegawai yang ada di lantai bawah. Sebab, plafon ruangan banyak yang jebol. Dengan kondisinya seperti itu, sejumlah pegawai Dishub terpaksa harus pindah kantor dan beberapa masih tampak bertahan di ruangan karena

sudah tidak ada tempat lagi untuk berkantor. “Ya...sejak diperbaiki di atas (atap BKD), semua plafon di ruangan ini jebol. Entah bagaimana sistem kerjanya, kami tidak tahu. Kami berharap kerusakan ini segera diperbaiki. Sebab, kami tidak bisa kerja dengan kondisi seperti ini,” kata seorang pegawai, Selasa (27/9) kemarin. Sementara itu, sejumlah pihak juga menyayangkan hasil kerja rekanan yang mengerjakan rehab atap ruang BKD. Pasalnya, atapnya tidak rapi. “Meskipun yang dikerjakan bagian atap, hendaknya dampak pekerjaan itu dibersihkan. Apalagi, barang yang berjatuhan dari atap membuat kaca pecah,” protes beberapa pegawai.

Pimpinan CV Karya Sentosa Adi Parwata yang mengerjakan mengaku pekerjaannya hanya merehab gedung BKD. Hal itu sudah selesai dan sudah diserahterimakan. Untuk perbaikan plafon yang jebol di lantai bawah dan kerusakan akibat perbaikan atap, itu bukan tanggung jawab pihaknya. “Katanya nanti akan diperbaiki di perubahan,” kilahnya. Di sisi lain, Kadis PU Jembrana IGP Mertadana mengatakan karena anggarannya kurang pada tahap I, pihaknya menganggarkan perbaikan atap plafon di Dinas Perhubungan pada perubahan tahap II. “Kami menunggu proses tender. Kemarin anggarannya yang kurang. Akan kami perbaiki,” ucapnya. (kmb)

Bali Post/olo

SENDERAN HANCUR - Senderan pelindung Pura Segara di Gilimanuk yang kondisinya hancur tergerus air laut.

Terkait Perbaikan Senderan Pura Segara di Gilimanuk

Panitia Pembangunan Dinilai Tidak Proaktif

Bali Post/kmb

HANCUR - Plafon di ruangan Dinas Perhubungan hancur diduga karena adanya perbaikan atap gedung BKD.

Pelempar Kaca Truk di Melaya

Juga Komplotan Pencuri Negara (Bali Post) Pelempar kaca truk di Melaya, yakni berinisial Made DAS (16) dan Gede IK (15), keduanya pelajar SMP kelas 3 yang ditangkap petugas Polsek Melaya, ternyata juga merupakan pelaku pencurian. Mereka berkomplot dengan tiga temannya berinisial Putu NPW (19), RN (15) dan Gusti Ngurah PAM (14). Hal ini diketahui setelah polisi melakukan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan pelaku Made DAS dan Gede IK, mereka mengaku melakukan pencurian bersama tiga rekannya. Polisi pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku Putu NPW (19), RN (15) dan Gusti Ngurah PAM (14). Tak butuh waktu lama, ketika pelaku itu berhasil ditangkap. “Para anak baru gede (ABG) ini melakukan pencurian di sejumlah TKP,” kata Kapolsek Melaya, Kompol Ketut Darmika seizin Kapolres Jembrana Selasa (27/9) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, total lokasi yang sempat disatroni komplotan maling ini sebanyak 12 TKP. Termasuk di salah satu panti asuhan di Melaya. Sejumlah barang bukti disimpan di rumah Putu NPW. Di antaranya satu buah kipas angin dicuri di Panti

Asuhan Widya Asih 5 Melaya. Setelah mengamankan tiga pelaku lainnya polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu buah mesin cuci, satu unit laptop warna hitam, satu buah gitar, satu unit mesin pompa air warna merah pada tangkinya, satu buah tabung gas 12 kg, satu buah helm merk INK Freedom, satu speaker merk

canon warna hitam dan uang tunai sejumlah Rp 270 ribu sisa dari hasil penjualan mesin cuci. Kemudian, juga satu buah tabung gas warna biru ukuran 3 kg, satu buah kipas angin, satu unit pemanas ruangan, 18 belas tutup pakan ayam, 9 gantungan galon, 3 galon dan 6 tempat pakan ayam. Kini komplotan maling cilik itu dijerat pasal 363 KUHP. (kmb26)

Bali Post/olo

BARANG BUKTI - Sejumlah barang bukti pencurian yang diamankan di Polsek Melaya.

Negara (Bali Post) – Terkait rencana perbaikan senderan Pura Segara di Gilimanuk, rupanya masih ada kendala meski dananya sudah disediakan. Pasalnya, panitia yang dibentuk sejak awal dan melibatkan Desa Pakraman dan Kelurahan setempat ini dinilai tidak proaktif, sehingga belum ada titik temu sampai saat ini. Supaya hal itu tidak berlarut, maka jajaran Polsek Gilimanuk akan memfasilitasi pertemuan antara panitia pembangunan dan pihak perusahaan. Sejatinya, anggaran untuk memperbaiki sudah disediakan pihak ASDP dan gabungan perusahaan angkutan penyeberangan (Gapasdap) senilai Rp 500 juta. Namun, pihak perusahaan meminta agar ada panitia pembangunan sehingga ada yang bertanggung jawab ketika terjadi kerusakan. Kapolsek Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka mengatakan pihaknya akan memediasi dan memfasilitasi keduanya untuk duduk ber-

sama. Pihak pengusaha dan ASDP sudah menyediakan anggaran, tetapi harus ada inisiatif juga dari pihak panitia guna membicarakan rencana pembangunan tersebut. Sementara, kondisi senderan pelindung Pura Segara yang berada di sebelah dermaga LCT kini semakin hancur. Sejumlah bangunan umum seperti toilet terkena dampak. Jarak tembok panyengker pura dengan air laut juga semakin dekat karena tergerus. Sejumlah

wakil rakyat, baik di provinsi maupun kabupaten sempat datang ke lokasi dan mereka mendesak agar ada perbaikan senderan tersebut. Sementara itu, pihak ASDP mengaku sudah menyiapkan dana bantuan untuk perbaikan senderan. Dana itu juga dihimpun dari perusahaanperusahaan yang berkepentingan dalam penyeberangan. Baik perusahaan kapal, bank, dan asuransi. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, ASDP

tidak ingin perbaikan senderan tidak seperti sebelumnya (cepat rusak-red). Mereka berharap dana yang disalurkannya itu bisa dipertanggungjawabkan. Begitu juga hasil perbiakan senderan itu supaya tahan lama. Lurah Gilimanuk, Gede Ngurah Widiada mengatakan untuk perbaikan senderan di Pura Segara itu akan ada pertemuan pada Kamis (29/9) besok. Panitia pembangunan yang melibatkan desa pakraman dan kelurahan akan bertemu dengan ASDP. “Besok akan diperjelas lagi. Kita juga inginkan segera diperbaiki. Teknisnya kapan mulai, itu akan dibahas dalam pertemuan nanti,” kata Ngurah Widiada. (kmb26)

Antisipasi Penyusupan

Dandim Minta Awasi Pelabuhan Tradisional Negara (Bali Post) Pelabuhan Gilimanuk yang merupakan pintu masuk Bali menjadi perhatian aparat keamanan. Tidak hanya Polri, prajurit TNI pun harus siaga dalam melakukan pengawasan, pengamanan dan pemantauan di Bali Barat tersebut. Selain Pelabuhan Gilimanuk, pelabuhan tradisional dan jalur tikus pun mesti harus diawasi dengan ketat. Demikian disampaikan Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Hendra Ferdinandus saat melakukan kunjungan kerja di Pos Polisi Militer yang merupakan Satuan Jajaran Subdenpom IX/3-2 Negara, Selasa (27/9) kemarin. Ia meminta kepada jajarannya agar melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang dan kendaraan, baik

itu yang masuk atau keluar dari Bali. Hal itu guna mengantisipasi masuknya jaringan teroris atau pun pelaku kejahatan lainnya ke wilayah Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. “Tingkatkan terus komunikasi dan koordinasi antar-aparat terkait sesuai tupoksi masing-masing,” kata Letkol Hendra Ferdinandus di hadapan seluruh anggotanya. Dalam kesempatan itu, Dandim juga memerintahkan kepada para anggota Babinsa dapat memantau secara maksimal perkembangan situasi

yang terjadi di wilayahnya. Bergabunglah dalam setiap pelaksanaan razia yang digelar aparat keamanan terkait. “Seluruh anggota yang berdinas di lapangan harus dapat mengantisipasi dan menganalisa segala kemungkinan yang akan terjadi di lapangan,” ujarnya. Selain itu, ia juga memerintahkan agar memaksimalkan upaya deteksi dini dengan lebih aktif melaksanakan sambang pesisir, khususnya di jalur tikus. Jika ada yang dicurigai segera dilaporkan. Khusus kepada para anggota pos dari Subdenpom IX/3-2

Negara di bawah pimpinan Dansubdenpom IX/3-2 Negara, Lettu CPM I Gusti Nyoman Wiranata, Dandim meminta membuat grafik manifes kendaraan yang masuk ke Bali. Sementara, dalam Kunjungan kerja Dandim itu, juga dihadiri Danramil 1617-03/ Melaya, Kapten Inf Adwan. Selain kunjungan kerja juga dalam rangka tatap muka dan koordinasi bersama anggota jajaran Kodim Jembrana serta Pos Bekangdam IX/Udayana yang bertugas di wilayah Pelabuhan Gilimanuk. (kmb26)


Rabu Umanis, 28 September 2016

KARANGASEM

13

Bupati Diam-diam Mutasi Ratusan Pejabat Amlapura (Bali Post) -

Desas-desus adanya mutasi dalam sepekan ini akhirnya terjawab. Draf mutasi memuat pengisian jabatan kosong, pergeseran antarpejabat hingga kenaikan pangkat, sudah direstui Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Bupati sudah memberikan persetujuan dan tinggal dilakukan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat struktural eselon III, IV, dan V, Rabu (28/9) ini.

Bali Post

DATA KEPENDUDUKAN - Tampak penduduk relatif membeludak memasukkan data kependudukan di dalam Kantor Disdukcapil Karangasem.

Perekaman E-KTP Baru 10 Persen

Kadisdukcapil Akui Sulit Capai Target Amlapura (Bali Post) Batas target perekaman e-KTP hingga akhir September akan segera berakhir. Sepanjang September ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem baru mencatat 6.082 penduduk yang melakukan perekaman e-KTP. Kendati warga yang datang relatif membeludak mengikuti Surat Edaran Mendagri, capaian angka ini mengindikasikan perekaman e-KTP pada bulan ini belum signifikan. Soalnya, bila dikonversikan dengan data awal penduduk Karangasem yang belum mengurus e-KTP sebanyak 60 ribu. Karena itu, capaian periode September ini hanya 6.082. Itu artinya baru 10 persennya saja. Kepala Disdukcapil Karangasem Wayan Sumidia, Selasa (27/9) kemarin, mengatakan Kantor Disdukcapil Karangasem sebulan terakhir penuh masyarakat yang hendak mengurus e-KTP, di samping keperluan lain, seperti mengurus Kartu Keluarga, Akta Kelahiran maupun Akta Perkawinan. Saking membeludaknya, petugasnya harus lembur hingga malam hari untuk melayani masyarakat. Meski pelayanan serupa bisa dilakukan pada masing-masing kecamatan, tetapi tetap saja masyarakat datang ke Disdukcapil membeludak. Khusus mengenai e-KTP data per Juni 2016, jumlah penduduk di Karangasem mencapai 568.747 penduduk. Dari jumlah itu, sebanyak 420.176 penduduk di antaranya wajib KTP. Sementara hasil perekaman hingga saat itu, kata Sumidia, mencapai 335.465 penduduk. Setelah proses perekaman hingga September, Sumidia mencatat masih ada sekitar 60 ribu penduduk Karangasem yang belum melakukan perekaman. Melihat capaian Setember dengan data perekaman e-KTP 6.082 penduduk, dan target penyelesaian September ini, bukan berarti proses perekaman berhenti. Sumidia memastikan proses perekaman masih bisa dilakukan, baik di Disdukcapil maupun masing-masing Kantor Camat. Sebab, penduduk yang berusia di atas 17 tahun terus bertumbuh. Sumidia menegaskan, habisnya blangko e-KTP tak bisa menjadi alasan menghentikan proses perekaman e-KTP. Melalui kebijakan Kementerian Dalam Negeri, tidak adanya blangko e-KTP sementara bisa diganti dengan memberikan surat keterangan yang dikeluarkan dari Kantor Disdukcapil di daerah. Belum ada keputusan, sampai kapan pemakaian surat keterangan untuk menggantikan blangko e-KTP. “Blangko e-KTP sudah tidak jadi masalah. Dari perekaman e-KTP yang penting kan dapat NIK (Nomor Induk Kependudukan)-nya,” kata Sumidia. Selanjutnya, untuk mempercepat proses perekaman ini, Disdukcapil sudah berencana turun langsung ke desa-desa untuk melakukan perekaman. Pelayanan jemput bola ini, dikhususkan bagi para lansia maupun warga yang cacat fisik. Data terbaru kata dia sudah diserahkan kepada masing-masing desa, untuk dilakukan validasi lebih lanjut. Validasi dilakukan agar data di setiap desa menjadi lebih akurat. Bagi yang sudah meninggal agar dicoret. Bila terjadi perubahan kartu keluarga maupun pindah tempat tinggal juga bisa lebih awal diketahui. Sebelumnya, Mendagri mengeluarkan Surat Edaran dengan nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei lalu, mengenai percepatan penerbitan e-KTP maupun Akta Kelahiran. Percepatan ini diperlukan, karena data Kementerian Dalam Negeri memperlihatkan cakupan perekaman e-KTP secara nasional baru mencapai 86 persen. Sedangkan, untuk cakupan kepemilikan Akta Kelahiran baru 61,6 persen. (kmb31)

Pengoplos Elpiji Dituntut Enam Bulan Penjara Amlapura (Bal Post) – I Kade Gatot Suwirya alias Gatot (29) dituntut pidana penjara selama enam bulan, pada sidang pembacaan tuntutan oleh JPU Nur Aprilianto, Selasa (27/9) kemarin, di Pengadilan Negeri Amlapura. Selain dituntut hukuman penjara, pria asal Desa Bugbug, Karangasem itu juga dituntut membayar denda Rp 1 juta subsider tiga bulan kurungan. Selain itu, seluruh tabung gas baik yang kosong atau pun berisi, dimohon jaksa kepada majelis hakim yang diketuai Putu Ayu Sudariasih, agar disita untuk negara. Sedangkan, satu unit mobil pick up yang dipakai pengangkutan aktivitas pengoplosan elpiji dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg itu, dikembalikan kepada terdakwa. Setelah penggerebekan gudang kerja pengoplosan elpiji itu beberapa bulan lalu, polisi menyita 162 tabung elpiji 3 kg, terdiri 74 tabung gas sudah kosong dan 88 masih berisi. Sementara itu, juga disita 26 tabung gas 12 kg, terdiri 15 tabung kosong dan 11 sudah berisi. Atas tuntuntan Jaksa Nur Aprilianto, terdakwa Gatot menyatakan mohon keringanan hukuman. Alasannya, dia mengaku sebagai tulang punggung keluarga, selain itu saat ini sedang memiliki bayi usia dua bulan. Alasan Jaksa, memberatkan tuntutannya, karena terdakwa telah merugikan negara. Hal itu telah melanggar UU tentang gas bumi. Masyarakat miskin kerap kesulitan membeli gas 3 kg yang bersubsidi dari pemerintah. Gas itu menjadi langka atau malah stok habis di pasaran. Terdakwa sendiri tidak memiliki izin niaga elpiji. Pertimbangan yang dianggap meringankan oleh jaksa, terdakwa mengakui terus terang perbuatannya. Dia juga belum pernah dihukum. ‘’Hasil atau keuntungan menjual elpiji oplosan itu dipakai terdakwa memenuhi kebutuhan seharihari,’’ ujar Jaksa Nur Aprilianto. (013)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Mutasi pejabat setingkat kabag, kasi dan penyuluh ini terkesan dilakukan secara diam-diam. Dari informasi kalangan pejabat, Selasa (27/9) kemarin, disebutkan, kebijakan mutasi ini sebagai bentuk ketidakpuasan Bupati Mas Sumatri, melihat kinerja pejabat eselon III, IV, dan V, sejak dirinya menjabat bersama Wakil Bupati Wayan Artha Dipa. Informasi lainnya, mutasi ini sarat muatan politis. Mutasi ini sebagai bentuk balas budi bupati kepada pejabat yang dianggapnya berkontribusi dalam memenangkannya. Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, ditanya soal ini memilih tutup mulut. Dia mengaku tidak tahu karena belum menerima drafnya. “Saya masih di Jakarta ikut acara Apkasi. Silakan langsung (tanyakan) ke BKD,”

kata Adnya Mulyadi melalui sambungan telepon. Tetapi desas-desus motif di balik mutasi ini langsung diluruskan Kepala BKD Karangasem, I Nyoman Tari. Menurutnya, mutasi ini sudah dilakukan melalui perencanaan matang. Mutasi ini berdasarkan berbagai indikator. Seperti masa kerja, jenjang pangkat dan karier maupun kinerjanya di masing-masing SKPD. Selain itu, bupati juga menginginkan adanya perbaikan kinerja dengan pengisian beberapa jabatan yang masih kosong dalam beberapa bulan terakhir akan terjadi pergeseran pejabat yang dinilai tidak bekerja maksimal dan kenaikan pangkat bagi pejabat yang punya kinerja baik. “Pejabat yang dimutasi ada ratusan. Selain pengisian, ada juga yang harus diseruduk atau terpental,” kata Nyoman Tari.

Drafnya Disetujui Bupati Tari menyebut pengisian jabatan kosong dilakukan pada beberapa SKPD, seperti pada Bagian Kesra dan Bagian Organisasi. Sedangkan, kursi pejabat mana saja yang terpental, Nyoman Tari tak bersedia menjelaskannya. Dia beralasan, meski proses mutasi dilakukan Rabu (28/9) ini dan drafnya sudah disetujui bupati, tetapi dalam waktu 24 jam drafnya kemungkinan masih bisa berubah pada detikdetik terakhir. Demikian juga kala disinggung pejabat mana saja yang naik pangkat, dia tak berani memastikan, sebelum dilakukan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan. “Kenaikan eselon, sekitar puluhan pejabat, dari III B ke III A,” tegasnya. Disinggung perda kelembagaan atau OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang

Nyoman Tari belum resmi diterapkan di Karangasem, karena masih dalam tahap verifikasi usai ketok palu di DPRD Karangasem, Tari menyebut mutasi ini belum mengacu perda yang baru. Artinya, mutasi susulan dipastikan akan terjadi lagi setelah penerapan perda kelembagaan yang baru.

Bahkan, Tari sudah berani memastikan mutasi susulan ini akan dilakukan besarbesaran, hingga merombak total pejabat hingga setingkat eselon II atau kepala dinas. Sejauh mana rencana ini sudah berjalan, Tari kembali tak mau banyak membuka rahasianya, karena masih dalam tahap penggodokan. Terkait mutasi hari ini, pejabat yang masuk daftar mutasi sudah menerima surat dari Pemkab Karangasem. Demikian juga para pejabat eksekutif dan legislatif yang akan diundang langsung dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, yang akan digelar di Wantilan Pemkab Karangasem. Harapan Bupati Mas Sumatri, kata Tari, kebijakan mutasi yang dilakukan ini agar mampu menjawab tantangan kinerja yang semakin berat ke depannya. Mutasi di kalangan pejabat eselon III, IV, dan V ini harus bisa mendukung kinerja pimpinan SKPD mencapai visi Pemkab Karangasem, dalam mewujudkan Karangasem bangkit, bersih, dan bermartabat. (kmb31)

Cerdaskan Masyarakat

Jelang ’’Karya Ngenteg Linggih’’

Bupati Mas Sumatri Buka GIM di Muntigunung

Desa Jumenang Perlebar Akses Jalan

GUNA mencerdaskan masyarakat, Bupati Karangasem Mas Sumatri membuka Gerakan Indonesia Membaca (GIM) yang dipusatkan di Balai Banjar Muntigunung, Kubu, Karangasem, Senin (26/9) lalu. Kegiatan itu disinkronkan dengan Festival Muntigunung. GIM ini merupakan salah satu strategi mengembangkan masyarakat gemar membaca. Melalui GIM diharapkan mampu mengembangkan masyarakat menjadi aksarawan cerdas, kreatif, produktif, ikut sebagai bagian melestarikan. Pada intinya, program ini meningkatkan kemampuan membaca, menulis termasuk berhitung untuk masyarakat program pasca-keaksaraan. Kegiatan di Karangasem menggandeng Dirjen PAUD dan Dikmas. Prosesi kegiatan GIM dari Dirjen PAUD dan Dikmas itu dibuka Bupati Mas Sumatri yang ditandai pemukulan kentongan bersama Kasubdit Keaksaraan dan Budaya Baca Dr. Samto, Kadis Pendidikan I Gede Ariyasa, Kepala Bapeda I Ketut Sedana Merta, dan masyarakat. Usai prosesi pembukaan, dlakukan penyerahan hadiah lomba yang telah dilaksanakan. Aneka lomba yang digelar antara lain membaca cepat dan benar, membuat rangkuman dari sebuah tulisan/naskah, mendongeng, dan calistung yang pesertanya berasal dari sekolah/ PKBM kesetaraan paket B dan C yang ada di Karangasem. Acara ini juga diisi dengan pembagian sembako pada lansia yang hadir dalam kegiatan ini. Kasubdit Keaksaraan dan Budaya Baca, Dr. Samto,

BUKA GIM - Bupati Karangasem Mas Sumatri bersama anak-anak SD di Muntigunung, usai membuka Gerakan Indonesia Membaca (GIM) mengatakan Kabupaten Karangasem dipilih menjadi lokasi GIM karena dua hal. Pertama, di Karangasem telah tumbuh banyak komunitas menulis, literasi, baik komunitas baca, komunitas menulis, komunitas seni dan taman bacaan masyarakat. Sedangkan, kedua, Karangasem juga merupakan kabupaten dengan angka buta aksara tertinggi ketiga di Pemrov Bali, yakni 22.106 orang buta huruf. Bupati Karangasem Mas Sumatri menyatakan mendukung sepenuhnya gerakan membaca. Malah gerakan ini harus dilakukan berkelanjutan, tak berhenti saat festival saja. “Harapan kami semua di Karangasem membuat program gerakan desa membaca seperti yang sudah dilaksanakan oleh Desa Tianyar Barat dalam Festival Gerakan Muntigunung Membaca. Kegiatan ini juga bermakna meningkatkan identitas dan brand gerakan membaca. Kami

akan canangkan di Kabupaten Karangasem Gerakan Karangasem Membaca. Ini penting untuk meningkatkan minat baca masyarakat mengingat IPM Karangasem masih sangat rendah. Karena itu, program ini sangat relevan dengan visi dan misi kami yaitu mewujudkan karangasem cerdas, bersih dan bermartabat,” ujarnya. Lebih lanjut Mas Sumatri menyampaikan kebiasaan membaca harus dimulai sejak usia dini, baik secara formal maupun informal. Sejak di rumah, di sekolah dasar, hingga perguruan tinggi. Kebiasaan membaca dan penguasaan iptek bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Banyak membaca akan banyak mendapatkan pengetahuan. Orang yang menguasai ilmu pengetahuan ialah orang yang memiliki sumber daya yang berkualitas yang dapat melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraannya. (ad754)

Amlapura (Bali Post) Menjelang karya mamungkah, nubung padagingan, dan ngenteg linggih di Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar di Kenusut, akses jalan menuju pura setempat diperlebar. Sebuah alat berat dikerahkan bersama warga meratakan akses jalan hingga menjadi lebar sekitar empat meter sampai enam meter. Pelebaran akses jalan ini untuk memudahkan menuju lokasi. Soalnya, ke pura di atas puncak bukit itu medannya menanjak curam. Pamangku pura setempat, Jero Mangku Wayan Catra, Senin (26/9) lalu, mengatakan pelebaran jalan dilakukan sejauh dua kilometer. Mulai dari simpang tiga di sekolah Madrasah At-Taqwim ke kanan sampai lokasi pura. Bagian ini harus diperlebar, karena akses jalan sebelumnya terlalu sempit untuk kendaraan, khususnya mobil. Dengan pelebaran jalan ini, maka kendaraan roda empat bisa melalui jalan ini dari dua arah. Setelah diperlebar dengan alat berat, rencananya akses jalan ini juga langsung diaspal, sehingga pamedek juga lebih mudah tangkil menuju pura yang berlokasi di antara puncak bukit Pura Lempuyang Luhur dan puncak bukit Pura Bhur Bwah Swah ini. Hingga Senin (26/9) lalu, sebuah alat berat tampak masih bekerja mengeruk dinding bukit untuk pelebaran akses jalan. Selain perluasan akses jalan, alat berat itu juga memperluas areal parkir di depan Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar itu.

Untuk diketahui, setelah menyelesaikan tahapan pembangunan selama 21 tahun, puncak karya mamungkah, nubung padagingan, dan ngenteg linggih akan berlangsung tepat pada purnama kelima, 14 November nanti. Pura Penataran Agung Pucak Kembar di Kenusut ini menjadi salah satu pura kahyangan jagat di Karangasem. Pura ini menjadi tempat memuja kebesaran Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sanghyang Ihswara, dengan prabhawa-nya sebagai Ida Batara Lingsir dan Ida Batara Belebhur Giri. Pemugaran pura ini akhirnya selesai dikerjakan setelah memakan waktu 21 tahun. Pengerjaannya berlangsung empat tahap, sejak tahun 1994. Secara geografis, pura ini terletak di antara dua gunung, yaitu di sebelah utara adalah Gunung Lempuyang dan di sebelah timur adalah Gunung Seraya. Hal inilah yang diyakini menjadi dasar penamaan pura ini, Pura Penataran Agung “Pucak Kembar”. Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar di Kenusut ini secara filosofi dan niskala memiliki hubungan erat dengan dua pura besar, yaitu Pura Lempuyang Luhur (di pucak utara) dan Pura Bhur, Bwah, Swah (di pucak timur). Uraian itu berdasarkan purana pangeling-eling Pura Penataran Agung Pucak Kembar di Kenusut dan pengeling–eling Ki Pasek Gelgel di Jumenang. Pura inilah yang menjadi stana Ida Batara yang malinggih di Pura Lempunyang Luhur dan Ida Batara di Pura Bhur, Bwah, Swah. (kmb31)

Truk Lalu Lalang dan Pipa Dangkal

Hambat Proyek Hotmix Muncan-Lebih Sejumlah proyek fisik di Karangasem dilaporkan terlambat progresnya. Salah satunya proyek pengaspalan jalan jurusan Muncan - Lebih terlambat (ada deviasi) 10,78 persen. Molornya proyek itu, gara-garanya truk galian C bodong yang lalu lalang. Selain itu, banyaknya pipa yang ditanam tidak terlalu dalam. Bagaimanakah solusi penyelesaian proyek hotmik yang menelan dana mencapai Rp 15 miliar ini?

PERMASALAHAN itu terungkap saat evaluasi pekerjaan proyek fisik di wantilan kantor Bupati Karangasem, Selasa (27/9) kemarin. Sesuai ketentuan, seharusnya target pekerjaan selesai 42 persen per Senin (26/9) lalu. Namun nyatanya baru terealisasi 31 persen. Pihak kontraktor mengeluhkan truk galian C terus lalu lalang. Jadi, pihaknya dikalahkan faktor sosial. Dirinya tidak memiliki kekuatan menyetop truk tersebut. Secara teknis tidak ada masalah, hanya soal sosial. Selain soal banyaknya truk galian C, pekerjaan

juga terhambat gara-gara banyaknya pipa yang tak ditanam dalam. Padahal sesuai regulasi keamanan pipa yang ada di badang jalan harus dipasang minimal 1,5 m di bawah tanah. Namun baik pipa milik PDAM Karangasem, pipa milik Balai Sungai Bali Penida dan pipa milik Dinas PU Pemprov Bali, ada yang yang ditanam hanya 20 cm, 30 cm. Bahkan tidak sedikit pipa sudah menyemul di atas permukaan tanah. Rekanan mengatakan, dari pihak PDAM Karangasem lebih mudah ditangani atau disambung saat kena alat berat. Pihak PDAM Karangasem mudah diajak koordinasi. Bocor sedikit cepat direspons dan langsung yang bocor kena alat berat itu diperbaiki. Yang terkesan cuek, tambah pihak kontraktor adalah proyek milik Balai atau Dinas PU Bali. Padahal peng-hotmixan jalan itu tidak murah, melainkan menelan anggaran Rp 15 miliar lebih. Pipa jenis ADPE atau pipa PPC ditanam dangkal di sana. Pemilik pipa itu sudah diundang ke Kantor Perbekel Muncan, guna membahas kendala pekerjaan proyek itu. Namun, pihak pemilik tak mau memindahkan pipanya. Alasannya, tak ada anggaran, tidak ada juga tenaga untuk itu.

Kabid Bina Marga Dinas PU Karangasem Bayu menambahkan, selama ini pihak pemasang pipa tak pernah minta izin kepada pihak PU Karangasem selaku pemilik jalan. Padahal sesuai UU atau peraturan pemasangan pipa demi keamanan badan jalan pipa ditanam minimal 1,5 m. Pihak kontraktor dari PT Bale Dana meminta bantuan pemerintah agar menjembatani dengan pemilik pipa, sehingga pekerjaan penghotmikan jalan sepanjang 5,47 km itu bisa berjalan tepat waktu dengan kualitas seperti harapan banyak orang. Plt. Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Karangasem Made Sujana Erawan menyampaikan, terkait keluhan rekanannya yang mengerjakan proyek jalan itu, pihaknya bakal berkoordinasi dengan tim yustisi Pemkab Karangasem, soal masih banyaknya truk galian C yang lalu lalang di jurusan Muncan - Lebih. Soalnya, seluruh galian C di Kecamatan Selat semuanya tak berizin. Semua galian C itu sudah diinstruksikan ditutup. Alat berat di galian C itu juga seluruhnya diperintahkan ditarik. Dan batas waktunya sudah lewat. Kini, kalau masih ada truk galian C ke lokasi galian C, diduga mereka itu main kucing-

Bali Post/013

PROYEK MOLOR - Tim evaluasi melakukan sidak proyek jalan Muncan Lebih. Proyek molor lantaran terhambat truk yang lalu lalang dan juga pipa ditanam terlalu dangkal. kucingan dengan Pol. PP. Terkait banyaknya pipa tak ditanam 1,5 meter, sehingga menghambat pekerjaan membuat fondasi senderan badan jalan atau memperbaiki got, kata Sujana Erawan, pihaknya menugaskan Dinas PU selaku pemilik proyek peningkatan jalan itu membuat telahaan staf. Telaahan staf itu bakal diteruskan kepada Sekda Karangasem. Sekda nantinya diharapkan mengundang pemilik pipa baik dari Balai Sungai Bali Penida maupun instansi lainnya. Dari pertemuan

itu mungkin akan diperoleh bagaimana jalan keluarnya, agar pemasangan pipa itu bisa diperbaiki sesuai peraturan. Sehingga tidak menghambat pekerjaan perbaikan jalan raya, aman bagi jalan. Contohnya dari dampak kebocoran pipa. Tim evaluasi proyek fisik, sudah memantau proyek itu Rabu (21/9) lalu. Saat itu tim dipimpin Kabag Pengendalian Pembangunan Setda Karangasem Nyoman Tantra didampingi Staf Ahli Bupati Ni Made Puspa Kumari. (bud)


TABANAN

14 Motor Mati Mendadak

Pengendara Jatuh ke Sungai Tabanan (Bali Post) – Nasib apes menimpa Ketut Sudiarna (50), warga Banjar Kebon, Desa Bajera Utara, Selemadeg, Selasa (27/9) kemarin. Gara-gara mesin motor yang dikendarainya mati saat melintas di jembatan rusak yang menghubungkan Desa Bajera dengan Desa Bajera Utara tepatnya di Banjar Kebon, ia dan sepeda motornya terjatuh ke sungai sedalam tiga meter. Korban harus mendapat 10 jahitan di kepala dan lecet di kaki kiri. Sebelum kejadian tepatnya pukul 08.30 Wita, Sudiarna hendak mengantarkan seorang warga ke bank. Ia melewati jembatan darurat dari papan. Namun, di pertengahan jalan mendadak mesin motor Yamaha DK 3125 GS miliknya mati. “Saya kehilangan keseimbangan dan langsung nyemplung ke sungai bersama sepeda motor,” ujarnya ditemui di rumahnya. Beruntung sebelum melintas jembatan darurat tersebut, warga yang diboncengnya turun dan memilih berjalan kaki. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Korban dan sepeda motornya diangkat. Setelah itu korban dilarikan ke puskesmas terdekat karena darah terus mengucur di kepalanya. Perbekel Desa Bajera Utara, I Wayan Sukanata, saat diminta konfirmasinya terkait jebolnya jembatan tersebut, mengaku sudah melaporkan ke Dinas PU Tabanan. Pihak PU berjanji segera melakukan perbaikan. Untuk mengantisipasi terjadinya insiden, jembatan ditutup pada malam hari. Kadis PU Tabanan Gusti Anom Anthara di tempat terpisah mengatakan jembatan penghubung Desa Bajera dengan Desa Bajera Utara itu masih ranah kabupaten. Ia sudah melakukan koordinasi dengan camat setempat soal penanganannya. Namun, disinggung tentang target rampungnya pengerjaan jembatan, ia belum bisa menjawab. “Saya lihat data dulu,” kilahnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

DI RUMAH - Korban sampai di rumahnya usai mendapatkan perawatan di puskesmas.

Rabu Umanis, 28 September 2016

Perekaman E-KTP Capai 99 Persen Tabanan (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan tetap menargetkan perekaman e-KTP tuntas pada akhir September 2016. Beberapa hari menjelang tutup bulan, target tersebut sudah tercapai 99 persen. Menurut Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana, berdasarkan dari data pusat, 18.000 warga wajib KTP belum terekam. Dari jumlah ini, 99 persen sudah menjalani perekaman e-KTP. ‘’Saat ini tinggal sekitar 500 warga lagi yang belum menjalani perekaman e-KTP,’’ ujarnya dihubungi, Selasa (27/9) kemarin. Untuk mencapai target itu, pihaknya melakukan sosialisasi ke desa-desa, menyasar sekolah menengah atas baik SMA maupun SMK untuk melayani pelajar yang wajib memiliki KTP. Sekitar 300 siswa terjaring dalam program

perekaman e-KTP yang menyasar sekolah ini. ‘’Kami akan menyasar dua sekolah lagi, yaitu SMK 1 Tabanan dan SMK Marga. Kami masih mencari sponsor untuk jaringan agar bisa online,’’ jelasnya. Selain mengejar target perekaman e-KTP, permasalahan lain yang saat ini timbul adalah adanya nomor induk kependudukan (NIK) ganda. Hal ini dialami Ni Putu Pujiastuti (43), warga Banjar Batugaing Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Saat ia mengurus e-KTP anaknya Kadek Rahayu Cindy Ariesta, beberapa kali perekaman ditolak karena datanya ganda. ‘’Sudah

saya laporkan sejak Juli lalu tetapi hingga kini tetap data anak saya ditolak karena ganda. Saya berharap ada kepastian sehingga tidak membuat warga kecewa,’’ ujarnya. Dwipayana mengatakan, NIK ganda ditemui di seluruh daerah di Indonesia. Ini terjadi sejak adanya program KTP Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). “Nanti data NIK ganda kami kumpulkan dulu dan akan disetor ke Jakarta. Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Kami berharap masyarakat bisa bersabar,” tandasnya. (kmb24)

Pemenang Ganeca Smart Kite Festival V/2016 PERHELATAN Ganeca Smart Kites Festival V/2016 yang dilaksanakan 24-25 September lalu di Subak Belong, Banjar Tampih Kangingan, Pangkung Tibah, Kediri, Tabanan, sampai pada waktu yang ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman pemenang lomba. Juara piala bergilir Bupati Tabanan dimenangkan Jangkrik Ngibing Jambe Baleran, sedangkan juara favorit direbut Rare Anyar Banjar Anyar Perean. Juara umum bebean anak diraih 178 Demen Tuyuh Kuta (I), 170 Kangin Kauh Kerobokan (II), 264 Tamis Sidha Gianyar (III), 165 RA Toke Poleng Karang Suwung (harapan I), 203 RA Keropa Gatsu Barat (harapan II) dan 206 Sangkar Jatayu Batugaing Kaja (III). Juara umum pecukan dewasa disabet 405 Gede Ganas Kerobokan Kelod (I), 244 Kutun Setra Kaba Kaba (II), 183 Rare Andalan Pekandelan Kerambitan (III), 139 Regig Kerambitan (harapan I), 127 Jero Kubu Kuta Utara (II) dan 193 Semeton Rare Langudu (III). Juara umum bebean dewasa pemenangnya 375 Blaster Team Blangsinga Gianyar (I), 367 RA Sampi Gredeg Dukuh Buahan (II), 343 Lelipi Gadang Slingsing Kerambitan (III), 384 Semara Ratih Payangan (harapan I), 700 Asah Udeg Jalan Tangkuban Perahu (II) dan 127 Sandikala Kerobokan Jalan Mertasari (III). Juara umum janggan dewasa diboyong 87 Bakisan (I), 60 Legu Ngeriang Buduk Mengwi (II), 92 Tirta Club Abian Kapas (III), 58 Bengkal Basang Tamblang Kapal (harapan I), 64 Kucit Ngindang Tegal Belodan Tabanan (II) dan 809 Govinda Pandak Gede (III). Juara umum bebean big size direngkuh 1.041 Dongkang Mesandal Gianyar (I), 1021 Lemod Poleng Tegallinggah Penebel (II), 1.045 Rare Kumawang Umadiwang Blayu (III), 1.004 Balac Blege, Blege Gianyar (harapan I), 1.111 Sekaa Demen 456 Pererenan (II) dan 1.031 Keber Kebayan Nyambu (III). Juara pecukan lokal Tabanan digondol 462 Gedebong Banjar Tengah Kerambitan (I), 461 Putra Perkasa, Kesiut Kerambitan (II), 551 Mangarupa Gubug Belodan (III), 465 The Sirix Dolog cs Pejaten (harapan I), 600 Kakul Ngindeng Dukuh Kerambitan (II) dan 463 Cuda Mani Subamia Kelong (III). Juara bebean lokal Tabanan disandang 575 Jang-

Suara Tabanan Jaga Lingkungan Banjir disebabkan curah hujan yang tinggi, maka kita harus menjaga lingkungan. Tidak kalah pentingnya persiapkan dana untuk mengganti genteng yang bocor. Jangan habiskan uang untuk hal lainnya. Kasihan anak-anak belajar di bawah genteng yang bocor. Ugi, Kediri

Berpolitik yang Baik Buat pejabat dan polititikus, berpolitiklah yang baik, jangan saling menjelekkan. Terjun ke dunia politik mestinya untuk menyejahterakan rakyat, bukan sebaliknya malah korupsi serta melanggar aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Vera, Tabanan

Polisi Bermain Narkoba Presiden, BNN dan Polri meneriakkan perang terhadap narkoba, tetapi perwira polisi yang menjabat Dir Resnarkoba justru bermain dengan narkoba. Kapolri Tito benar-benar memonitor Polda-polda, terbukti aparat yang melanggar etika dan peraturan ditangkap. Budiada, Tabanan

Danau Jangan Dirusak Danau harus disucikan dan dilindungi, jangan dirusak dengan alih fungsi lahan. Tidak perlu diutak-atik lagi untuk tujuan mencari uang. Danau Beratan, Buyan dan Tamblingan adalah sumber air bagi pertanian di Tabanan. Jika dimanfaatkan untuk trekking, hiking dan biking yang ramah lingkungan tidak masalah. Nang Kenceng, Tabanan

I Ketut Sutama krik Ngibing Jambe Belaran, 561 Nyalanan Demen Kanganyar (II), 509 Bayu Maruthi Pandak Badung (III), 580 Jag’s Demen Jagasatru Kediri (harapan I), 637 Sapta Ketuka Pesiapan (II) dan 605 Sang Abimanyu Petiga Marga (III). Juara peserta sekaa layangan terkompak diraih Balac Blege Gianyar dan juara peserta sekaa layangan tereksis direbut Ni Lobang Kori. Menurut Ketua Panitia sekaligus Klian Adat Banjar Bengkel Kawan, I Ketut Sutama, lomba ini digelar dalam rangka penggalian dana pembangunan Pura Desa, Banjar Bengkel Kawan. Juara I, II dan III mendapatkan piala, piagam dan penghargaan. Hadiah akan diserahkan Minggu (2/10) pukul 20.00 Wita di Bale Banjar Adat Bengkel Kawan, Desa Bengkel, Kediri. ‘’Diharapkan hanya perwakilan sekaa yang hadir,’’ ujarnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tabanan, Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama, Kapolsek Kediri dan jajaran, Pelangi Tabanan, Perbekel Desa Pangkung Tibah dan tim Puskesmas III Kediri. (ad1543)

Bali Post/bit

MAPEED - Prosesi mapeed sebelum digelarnya ngerebeg oleh Desa Kukuh, Marga.

Tradisi ’’Ngerebeg’’ di Pura Kedaton

Ungkapan Suka Cita Setelah Berakhirnya ”Piodalan” PIODALAN di Pura Kahyangan Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, yang jatuh setiap enam bulan tepatnya pada Anggara Kasih Medangsia, memiliki keunikan tersendiri. Ini ditemui di pura yang berlokasi di tengah-tengah hutan Alas Kedaton itu, Selasa (27/9) kemarin. Pujawali di Pura Kahyangan Kedaton agak berbeda dengan ritual dan persembahyangan pada umumnya. Sarana upacara tidak menggunakan dupa, kuangen dan jajan gina, sedangkan sampiannya harus dari daun pisang emas. Tradisi menarik lainnya selalu dijalankan setelah upacara piodalan berakhir, yakni ngerebeg. Ngerebeg digelar sesaat setelah seluruh prosesi upacara piodalan selesai dan biasanya dimulai sekitar pukul 18.00 wita. Tradisi ini diawali bunyi kulkul (kentongan). Setelah itu mapeed mulai pukul 13.00 oleh kelompok PKK Banjar Adat Menalun dan PKK Banjar Adat Lodalang yang lokasinya paling dekat dengan Pura Kahyangan Kedaton. Sebanyak 12 banjar adat menjadi peserta mapeed prani. Namun, hanya lima banjar adat yang mapeed sekaligus ngiring Ida Batara Patapakan Barong Ket dan Barong Landung, yaitu Banjar Adat Lodalang, Banjar Adat Tengah, Banjar Adat Munggal, Banjar Adat Batanwani dan Banjar Adat Tegal. Bendesa Adat Kukuh, I Gede Subawa, menerangkan, pada H-1 pujawali atau Soma Wage Medangsia, Senin (26/9), dilakukan pawintenan I Gede Pindah dari Banjar Munggal Maeka Jati sebagai pemangku menggantikan ibu kandungnya yang telah almarhum. ‘’Pemangku di Pura Kahyangan Kedaton dan pura lainnya di Desa Pakraman Kukuh berdasarkan garis keturunan. Mereka yang kapingit (dipilih secara niskala) secara sukarela ngayah menjadi pemangku,” jelasnya. Tradisi ngerebeg paling dinanti anak-anak hingga orangtua. Ngerebeg merupakan ritual berlari keliling pura tiga kali membawa tombak, bandrang, umbul-umbul, tedung dan lelontek. Jika tidak mendapatkan itu, anak-anak dan remaja bisa memakai ranting-ranting pohon. Sebelum dimulai, Ida Batara Petapakan berupa barong landung dan barong ketedun dari balai paruman untuk menyaksikan prosesi ngerebeg. Seluruh pemangku se-Desa Kukuh mempersiapkan tirta yang ditaruh dalam bumbung, tuak, arak, berem guna dipersembahkan kepada bhuta kala. Ketika pemangku memercikkan tirta, sorak membahana. Anak-anak, remaja dan orangtua yang telah membawa tumbak, lelontek dan tedung melesat berlari mengitari areal pura tiga kali. Tradisi ngerebeg ini sebagai simbol ungkapan suka cita karena seluruh rangkaian upacara di Pura Kahyangan Kedaton usai dengan labda karya sidaning don (sempurna). Ngerebeg yang bermakna gereget merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. “Ngerebeg juga sebagai simbol melepas hawa nafsu dan suka cita atas selesainya seluruh rangkaian upacara piodalan” jelas Subawa. (bit)

Warung Global

Pemerintah Mesti Berhemat dan Evaluasi Program HAL-hal yang bisa dipermudah jangan dipersulit. Pengurusan surat dan administrasi kelengkapan seperti BBNKB yang merupakan sumber pendapatan asli daerah ikut menurun akibat keengganan masyarakat mengurus, karena STNK dan uang saja sudah cukup. Arya di Denpasar menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Penurunan Pendapatan Daerah Disorot’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (27/9) kemarin. Ia berharap kondisi pelambatan ekonomi secara nasional yang berimbas ke Bali tidak begitu terlalu berpengaruh terhadap pendapatan daerah. Bali sebagai tujuan pariwisata, maka usaha-usaha akomodasi wisata harus digenjot pajaknya dan jangan sampai terlewatkan. Suardana di Tabanan menyatakan kondisi ini sulit ini seperti perputaran roda.

Ibarat di tatanan rumah tangga yang bisa dilakukan cuma efisiensi, hidup sederhana dan kencangkan ikat pinggang. Dewan dan pe-

merintah harus memperhitungkan semua pengeluaran dan pemasukan agar tidak sampai kesulitan. Pendapat ini dibenarkan oleh Ugi di Tabanan. Apa yang tidak dibutuhkan, mesti dikesampingkan dulu. Saran diberikan Made Bukit di Jimbaran. Pemerintah harus bersikap tegas dan melarang kendaraan berpelat luar Bali beroperasi di Pulau Dewata. Selain menyumbang polusi, pemilik kendaraan dari luar itu juga tidak membayar pajak untuk Bali. Petugas pajak mesti tegas. Pengusaha vila, hotel atau akomodasi wisata lainnya yang tidak

mengantongi izin harus membayar pajak. Menurut Becik di Tuban, ada beberapa hal yang menyebabkan pendapatan daerah menurun, di antaranya kebocoran sumber pendapatan yang berasal dari pajak atau memang telah terjadi pelambatan ekonomi. Solusi yang bisa dilakukan misalnya melakukan penghematan dan evaluasi terkait program-program yang te-

lah dijalankan. Penurunan pendapatan tidak boleh berpengaruh terhadap kinerja aparat, pemerintah, dewan dan pejabat lainnya. Ditambahkan oleh Kak Mohon di Denpasar, program pro rakyat mesti diprioritaskan dan kencangkan ikat pinggang. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di masing-masing wilayah pasti paham betul bagaimana caranya mengatasai hal ini. (sikha)


15

Rabu Umanis, 28 September 2016 Jadwal Pertandingan

BERLATIH - Penyerang Manchester City Sergio Aguero (kiri), gelandang David Silva (tengah) dan Fernandinho (kanan) ambil bagian dalam sesi latihan di Manchester City Football Academy Campus, Selasa (27/9). Manchester City akan menghadapi Celtic di Liga Champions, Kamis (29/9) di Glasgow.

Liga Champions Kamis (29/7) dini hari Grup A Arsenal vs FC Basel Ludogorets vs Paris St Germain Grup B Besiktas Napoli

vs Dynamo Kiev vs Benfica

Grup C Borussia Mgladbach vs Barcelona Celtic vs Manchester City Grup D Atletico Madrid vs Rostov vs

ayern Munich B PSV Eindhoven

Hasil Pertandingan Liga Spanyol Alaves 1. Real Madrid 2. Barcelona 3. Atletico Madrid 4. Villarreal 5. Athletic Club 6. Sevilla 7. Las Palmas 8. Eibar 9. Alaves 10. Real Betis 11. Real Sociedad 12. Celta Vigo 13. Leganes 14. Sporting Gijon 15. Valencia 16. Deportivo Coruna 17. Malaga 18. Espanyol 19. Granada CF 20. Osasuna

vs Granada CF 3-1 6 4 2 6 4 1 6 3 3 6 3 3 6 4 0 6 3 2 6 3 1 6 3 1 6 2 3 6 2 2 6 2 1 6 2 1 6 2 1 6 2 1 6 2 0 6 1 2 6 1 2 6 1 2 6 0 2 6 0 2

0 15-6 1 4 1 19-6 13 0 12-2 12 0 9-4 12 2 9-6 12 1 11-9 11 2 14-11 10 2 8-6 10 1 7-5 9 2 8-11 8 3 8-9 7 3 5-8 7 3 6-10 7 3 5-14 7 4 9-12 6 3 3-5 5 3 5-8 5 3 9-14 5 4 7-15 2 4 5-13 2

Pencetak gol : 5 - Antoine Griezmann (Atletico Madrid), Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris Burnley

Bali Post/afp

Celtic Vs Manchester City

Ujian Besar di Pertemuan Pertama

Glasgow -

vs Watford 2-0

1. Man. City 6 6 0 2. Tottenham Hotspur 6 4 2 3. Arsenal 6 4 1 4. Liverpool 6 4 1 5. Everton 6 4 1 6. Manchester United 6 4 0 7. Crystal Palace 6 3 1 8. Chelsea 6 3 1 9. Southampton 6 2 2 10. West Bromwich 6 2 2 11. Watford 6 2 1 12. Leicester City 6 2 1 13. Burnley 6 2 1 14. Hull City 6 2 1 15. Bournemouth 6 2 1 16. Middlesbrough 6 1 2 17. Swansea City 6 1 1 18. West Ham United 6 1 0 19. Stoke City 6 0 2 20. Sunderland 6 0 1

0 18-5 1 8 0 10-3 14 1 15-7 13 1 16-9 13 1 10-4 1 3 2 12-7 12 2 10-7 10 2 10-9 10 2 7-6 8 2 7-6 8 3 10-11 7 3 8-11 7 3 5-8 7 3 7-12 7 3 4-9 7 3 6-9 5 4 5-10 4 5 7-16 3 4 4-15 2 5 5-12 1

Pencetak gol : 5 - Diego Costa (Chelsea), Sergio Aguero (Manchester City), Michail Antonio (West Ham United)

Dua Pemain Timnas Potensial Dicoret

Solo (Bali Post) Pemain Tim Nasional Indonesia usai menjalani pemusatan latihan (TC) di Stadion Manahan Solo, untuk sementara dipulangkan ke klubnya masing-masing. Dua pemain potensial dicoret setelah mereka berkumpul kembali pekan depan. ‘’Pemain usai TC di Solo, untuk sementara dipulangkan ke klubnya masing-masing dan kembali dikumpulkan Rabu (5/10) untuk persiapan uji coba melawan Vietnam di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (9/10),’’ kata Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl usai memimpin latihan terakhir di Stadion Manahan Solo, Selasa (27/9) kemarin. Alfred Riedl mengaku puas dengan perkembangan hasil pemusatan latihan di Solo. Timnas ada progres terutama soal kerja sama tim dan teknik, baik individu pemain maupun antarlini. ‘’Kami melihat ada peningkatan selama berlatih di Solo, terutama kerja sama tim,’’ kata Riedl. Alfred Riedl mengatakan dari hasil evaluasi TC di Solo ada dua pemain kemungkinan yang akan dicoret dari pasukan timnas. Namun, keputusan itu, belum harga mati dan keduanya masih bisa ditarik kembali bergabung. Namun, Riedl masih enggan memberitahukan siapa dua pemain yang akan dicoret dari timnas itu. Riedl mengatakan yang jelas sebanyak 25 pemain yang akan dipanggil kembali bergabung dengan Timnas untuk persiapan mengahadapi Vietnam dalam pertandigan uji coba untuk mematangkan tim menuju Kejuaraan Piala AFF Cup 2016. Menyinggung gelandang Andi Vermansyah dan kiper Kurnia Meiga yang belum bergabung dengan timnas, Riedl mengatakan untuk Andik kemungkan besar tetap dipanggil bergabung dengan timnas. Sedangkan kiper Mega belum bisa bergabung dengan timnas. Dia mengatakan untuk pemain yang menempati barisan belakang timnas Indonesia sekarang mayoritas masih muda, tetapi mereka pemain bagus dan sudah mempunyai pengalaman di Liga setempat. Timnas Indonesia untuk lini depannya sudah ada empat striker, antara lain Boaz Salossa, Irfan Bachdim, Ferdinand Sinaga, dan Zulham Zamrun. Timnas Indonesia, lanjutnya, sebelum melawan Vietnam akan memanggil dua pemain lagi, sehingga jumlahnya sebanyak 25 pemain. Namun, Riedl juga masih enggan memberikan keterangan dua nama pemain yang akan bergabung dengan timnas itu. (ant)

Untuk pertama kalinya Celtic mendapat kunjungan Manchester City pada pertandingan kedua Grup C Liga Champions, Kamis (29/9) dini hari. Bagi Manajer Celtic Brendan Rodgers, ini menjadi ujian besar karena telah mengetahui sepenuhnya reputasi lawan. Jelang laga di Celtic Park, Rodgers menemukan solusi di sektor penjaga gawang setelah kebobolan 7 gol pada laga melawan Barcelona di Camp Nou. Kiper Dorus De Vries yang tampil tak maksimal harus rela posisinya bakal digantikan penjaga gawang timnas Skotlandia Craig Gordon. Di sisi lain, lini depan tuan rumah juga perlu polesan di laga Eropa setelah sukses di kompetisi domestik. Dalam empat pertandingan liga Celtic mengemas 17 gol dan kemasukan 5 gol. City menuju Skotlandia juga

membawa rekor impresif dengan memimpin klasemen Liga Inggris unggul empat poin dari rival terdekatnya. The Citizens tak terkalahkan dalam 10 pertandingan di bawah asuhan manajer baru Pep Guardiola. Satu kemenangan lagi, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu menyamai rekor pendahulunya Manuel Pellegrini yang meraih kemenangan beruntun 11 kali. Korban terakhir City adalah Swansea yang ditundukan 3-1. Pada laga itu penyerang Sergio Aguero menghasilan dua gol. Rodgers mengenali betul sosok

Aguero. Saat melatih Swansea pada 2011, Aguero menjebol gawang Swansea di musim pertamanya di City setelah didatangkan dari Atletico Madrid. Itu menjadi gol pertama penyerang Argentina itu di Inggris. Pekan lalu Rodgers sempat waswas saat kipernya De Vries cedera pada babak pertama pertandingan melawan Kilmarnock di kompetisi Liga Skotlandia. Beruntung Gordon tampil cemerlang hingga Celtics menang telak 6-1. ‘’Dorus sebenarnya bisa bermain tapi Craig lebih bugar dan

mampu. Saya tidak mau menanggung risiko,’’ jelas Rodgers yang tetap menunggu pulihnya De Vries. Ia tidak meragukan kemampuan Gordon menghadapi serbuan pemain-pemain City yang pada laga pertama menghancurkan Borussia Moenchengladbach 4-0. Apalagi pada laga itu Aguero membukukan hat-trick. ‘’Dia cerdas untuk menghentikan tembakan,’’ puji Rodgers pada kiper andalannya itu. Guardiola kehilangan gelandang Belgia Kevin de Bruyne pada lawatan ke Skotlandia kali ini akibat cedera hamstring. Tapi ia masih memiliki sosok yang bisa diandalkan untuk mengoyak pertahanan Celtics pada sosok Raheem Sterling.

Piala Soeratin

BU dan Perst Pesta Gol

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Bali United (BU) dan Perst Tabanan pesta gol ke gawang lawan-lawannya di ajang Piala Soeratin U-17 Provinsi Bali, Selasa (27/9) kemarin. Pada pertandingan yang dipimpin wasit Ali Bacho, BU menekuk PS Gianyar dengan skor 6-0 (3-0) dalam lanjutan Grup A di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Keenam gol keme-

nangan BU yang bersarang ke gawang kiper Karang Ari, hasil bidikan Deddy di menit ke-23, Kadek Dwi (33,90), Raja (51, 53) serta Maulana (34). Di Grup B, Perst Tabanan juga pesta gol hingga skornya 11-0 (6-0) ke gawang Tunas Muda Ubud yang dijaga Komang Dinata Krisna di Lapangan Samudra, Kuta. Dalam laga yang dipimpin wasit Wildan, ke-11 gol

kemenangan Perst Tabanan dilesakkan Kadek Wiantara tiga gol di menit ke-36, 40, dan 66. Selanjutnya, tiga gol lewat kaki Kadek Wiantara melalui penalti di menit ke-22, menit ke-32, dan 44. Kadek Wahyu Agusta melalui penalti di menit ke-46, dan 54, Putu Surya Mahayana menit ke-47 dan 81, serta Eko Wahyu Prasetyo menit ke-86. (022)

Klasemen Grup A 1. Bali United 2. Persada 3. Persibu 4. Perseden 5. PS Gianyar

2 2 1 1 2

2 1 1 0 0

0 0 0 0 0

0 1 0 1 2

7-0 6 6-3 3 2-1 3 0-1 0 1-1 10

Grup B 1. Perst 2 2. PS Badung 1 3. Pro Kundalini 2 4. P. Tresna 1 5. Tunas Muda 2

1 1 1 0 0

1 0 0 1 0

0 0 1 0 2

1 3-2 4 3 -1 3 3 -3 3 2 -2 1 0 -13 0 Bali Post/wan

Jadwal Rabu (28/9) Perseden vs Persada (Lap. Yoga Perkanthi) Pro Kundalini vs Putra Tresna (Lap. Samudra)

KUASAI BOLA - Pemain Perst Tabanan menguasai bola dan dibayangi pemain dari Tunas Muda Ubud pada pertandingan Piala Soeratin yang berlangsung di Lapangan Gelora Samudra Kuta, Selasa (20/9) kemarin.

Ironinya, Sterling sebelumnya merupakan pemain andalan Rodgers saat Liverpool nyaris menjadi juara Liga Utama Inggris dua musim lalu. Kendati demikian Celtic pun memiliki pemain eks City seperti bek Kolo Toure, Scott Sinclair dan pemain sayap Patrick Roberts yang dalam masa peminjaman. ‘’Orang bilang Celtic menjadi tim terlemah di grup ini. Tapi kami yakin pertandingan nanti akan berjalan sengit, terutama karena mereka bermain di kandang sendiri,’’ jelas bek City Pablo Zabaleta kepada harian the Mirror. ‘’Kami tidak pernah memikirkan apa yang terjadi terhadap mereka saat menghadapi Barcelona.’’ (kmb39/rtr)

Schubert Dapat Perpanjangan Kontrak

Berlin Sehari sebelum melawan Barcelona di Liga Champions, pelatih Borussia Moenchengladbach Andre Schubert pada Selasa (27/9) kemarin meneken perpanjangan kontrak selama dua tahun yang membuatnya bertugas hingga 2019. Schubert, yang menjabat sejak awal musim lalu dengan menggantikan Lucien Favre, membawa Gladbach menghuni peringkat keempat klasemen Liga Jerman dan mendapatkan spot kualifikasi Liga Champions. ‘’Andre melakukan pekerjaan hebat,’’ kata Direktur Olahraga Gladbach Max Eberl dalam pernyataannya. ‘’Dia memimpin tim ke Liga Champions dan dalam 34 pertandingan liga di bawah asuhannya kami mendapatkan 65 poin.’’ Pelatih berusia 45 tahun itu awalnya bergabung dengan Gladbach pada Juli 2015 sebagai pelatih tim U-23, sebelum mengasuh tim pertama pada September dengan basis sementara. Ia ditawari kontrak pertamanya yang berlangsung sampai 2017 pada November tahun itu, setelah laju enam kemenangan dan satu hasil imbang pada tujuh pertandingan pertamanya. Klub Jerman itu akan berhadapan dengan Barcelona pada pertandingan kedua Grup C Liga Champions, Kamis (29/9) dini hari. Di laga sebelumnya Gladbach kalah 0-4 di markas Manchester City. (afp/ant)

Komentar Kontroversial Allardice Picu Penyelidikan FA London Pelatih timnas Inggris Sam Allardyce akan menghadapi penyelidikan dari Asosiasi Sepak Bola (FA) menyusul komentar kontroversialnya yang dimuat di Daily Telegraph, Selasa (27/9) kemarin. Big Sam, julukan Allardyce, yang baru sekali memainkan pertandingan internasional yakni kualifikasi Piala Dunia 2018, direkam oleh wartawan harian Daily Telegraph dan videonya diunggah Selasa dini hari di website media tersebut. Dalam video tersebut Big Sam ditanyai wartawan yang mengaku sebagai pebisnis, seputar bagaimana mengakali praktik transfer pemain. Bahkan tak segan ia merundingkan perjanjian senilai 400 ribu pound (519 ribu

dolar AS) dengan seorang agen dan tampak menghina Roy Hodson, mantan pelatih timnas. Petinggi FA Greg Clarke kepada koran yang terbit di London The Times menyatakan pihaknya akan mempelajari kasus itu dan melakukan penyelidikan terhadap ucapan Big Sam. The Daily Telegraph mempublikasikan laporan rahasia itu dengan judul, ‘’England manager for sale’’. Dalam video itu memperlihatkan Allardyce bertemu dengan seseorang yang ia duga mewakili perusahaan dari Asia. Dia menyatakan ‘’tak ada masalah’’ tentang bagaimana menghadapi peraturan FA yang berusaha menghentikan pihak ketiga memetik keuntungan ekonomis atas hak pemain.

FIFA sendiri telah melarang kepemilikan pihak ketiga yang dipandang sebagai ancaman terhadap integritas pertandingan. Ini dikarenakan diyakini pihak investor akan memaksakan proses trasfer itu untuk menghasilkan keuntungan. ‘’Anda bisa berkelit. Saya maksudkan ini jelas bisnis besar di sini,’’ jelas mantan pelatih Sunderland dan West Ham itu. FA merekrut Allardyce, Juni lalu setelah Inggris tampil buruk di Piala Eropa dengan disingkirkan Islandia di babak 16 besar. Bila Allardyce dipecat, ini akan mengganggu persiapan Inggris menghadapi pertandingan kedua kualifikasi Piala Dunia melawan Malta bulan depan. (kmb39/ap)

Pelatih timnas Inggris Sam Allardyce.

Bali Post/ap


pon 2016 jawa barat

16

17 - 29 September 2016

Rabu Umanis, 28 September 2016

Daftar Sementara Perolehan Medali PON XIX/2016 Jawa Barat No. Propinsi Emas 1. Jawa Barat 195 2. Jawa Timur 123 3. DKI Jakarta 118 4. Jawa Tengah 26 5. Kalimantan Timur 21 6. Bali 18 7. Riau 16 8. Sumatra Utara 15 9. Papua 15 10. DI Yogyakarta 14

Perak 140 123 115 49 30 19 25 15 15 15

Perunggu 144 116 112 72 60 33 24 30 27 20

Total 479 362 345 147 111 70 65 60 57 49 SELEKSI - Atlet lompat jauh Bali Maria Natalia Londa (kanan) dan pelari 100 meter Jatim Niafatul Aini (kiri) mengikuti tes kecepatan lari saat berlangsungnya seleksi atlet SEA Games di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/9) kemarin. Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) melakukan serangkaian tes kepada 56 atlet unggulan PON XIX untuk diikutsertakan mewakili Indonesia pada SEA Games 2017 di Malaysia. Bali Post/ant

Bali Post/ant

PELUK - Atlet tarung derajat Aceh Kandar Hasan (kanan) memeluk lawannya atlet Bali I Nyoman Mardhana (kiri) seusai pertandingan pada babak semifinal kelas 67,1 kg-70 kg PON XIX di GOR Pajajaran, Bandung, Jabar, Selasa (27/9) kemarin. Kandar melangkah ke babak final setelah menang dengan skor 3-0.

Tiga Petarung Melaju ke Final Bandung (Bali Post) Tiga petarung Bali melaju ke babak final PON XIX/2016 Jawa Barat setelah memetik kemenangan di laga semifinal, Selasa (27/9) kemarin. Selain potensial meraih tiga emas, Bali juga mendapatkan satu perunggu atas nama I Nyoman Mardiana. Pada pertandingan semifinal kemarin, Made Milantara di kelas 52-57kg menumbangkan Muhammad Ali (Riau) dengan skor 2-1. Nengah Sudika 64-67kg menang 3-0 atas M Yamin (Nusa Tenggara Barat). Sedangkan Adip Gandadi Putra (71-75 kg) melaju ke partai pamungkas usai mengandaskan perlawanan Urbanus Widiyan (Nusa Tenggara Timur) 3-0. Sementara satu petarung yakni I Nyoman Mardiana 70-73 kg harus rela melepaskan tiket ke final usai ditundukkan lawannya Kandar Hasan (Aceh) 3-0. Dengan kekalahan ini, I Nyoman Mardiana 70-73 kg harus puas dengan raihan medali perunggu bersama dengan Ardi Muis (Jawa Barat). Sedangkan untuk medali emas di kelas ini akan diperebutkan antara Kandar Hasan (Aceh) vs Murdani (NTB). Pada partai puncak yang akan dilaksanakan Rabu ini akan mempertemukan Made Milantara vs Kuswandi (Jawa Tengah), Nengah Sudika vs Pian Sopyana (Jawa Barat) dan Adip Gandadi Putra vs Tessar Facrhri Wahyu (Jatim). Pelatih tim tarung derajat Bali I Ketut Gede Sumantra menjelaskan, tinggal selangkah lagi untuk merebut medali emas, sehingga target medali emas bisa terpenuhi. ‘’Mudahmudahan di final besok (Rabu ini) ketiganya bisa menampilkan pertarungan yang agresif agar bisa mengamankan emas,’’ Gede Sumantra. Di bagian lain, manajer tim tarung derajat Bali A.A. Bagus Tricandra Arka mengatakan perjalanan di pra kualifikasi jauh lebih berat karena harus memenangkan lebih 3 pertandingan. (kmb41)

Lagi, Cricket Putra Sumbang Emas Bandung (Bali Post) -

Tim cricket putra Bali yang sebelumnya sukses menyumbang medali emas di nomor super eight, kembali membuktikan keperkasaannya. Pada laga final nomor twenty-twenty dalam PON XIX/2016 Jabar yang berlangsung di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/9) kemarin, Bali mampu menundukkan Jawa Barat dengan skor mencolok 175-89. Dengan begitu, Jabar harus puas dengan torehan medali perak, dan perunggu direbut oleh DKI Jakarta. Dengan tambahan 1 emas ini, tim cricket Bali menyumbangkan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sehari sebelumnya,

tim criket putri Bali di nomor twenty-twenty hanya menyumbangkan medali perak. Di final mereka kalah atas DKI Ja-

Bali Post/kmb41

Bandung (Bali Post) Tim voli indoor putra Bali terhenti langkahnya di babak semifinal PON XIX/2016 Jawa Barat setelah dalam pertandingan Selasa (27/9) kemarin di GSG Sijalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, anak asuh Wayan Windu Segara dkk. menyerah dengan skor 0-3 atas lawannya tim Jawa Timur. Dengan

Bandung (Bali Post) Pertandingan cabor taekwondo di PON XIX/2016 Jabar sudah memasuki hari terakhir. Namun, sampai pertandingan hari terakhir yang dilaksanakan di Gymnasium FPOP UPI, Bandung, Selasa (27/9) kemarin, Bali hanya menambah satu medali perunggu. Perjuangan tim taekwondo Bali untuk mampu meraih medali emas sudah berakhir kemarin. Pasalnya, tiga taekwondo yang sejatinya menjadi andalan mereka untuk mendulang medali emas yakni Hendra Siswanto, Argya Virangga, Mudammad Abdurrahman Wahyu tersingkir di babak penyisihan. Kekalahan itu membuat taekwondo Bali gagal merealisasikan medali emas di hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi ini. Tambahan satu perunggu di hari terakhir kemarin, diraih lewat Karisma Christian kelas under 80kg putra. Christian meraih medali

Kornelis dan Valentinus Persembahkan Perak

Bandung (Bali Post) Tim tinju Bali harus mengubur impiannya untuk menyumbangkan medali emas di PON XIX/2016 Jawa Barat. Kornelis Kwangulangu dan Valentinus Nahak hanya mampu meraih medali perak setelah kalah di partai pamungkas pada pertarungan yang dilaksanakan di GSG Tinju Pelabuhan Ratu, Selasa (27/9) kemarin. Kornelis turun di kelas layang (49 kg) dan sebelumnya digadanggadang meraih medali emas. Namun, ia harus puas dengan medali perak setelah dikalahkan petinju tuan rumah Jawa Barat Ferdinad D Kase dengan skor 1-2. Sedangkan Valentinus di layang ringan (46 kg) kalah angka 1-2 atas Ricky Manalu dari Riau. Dengan hasil ini, tinju Bali gagal menyumbangkan medali emas dan hanya membawa pulang dua medali perak, plus satu medali perunggu lewat Gregorius yang turun di kelas ringan (60 kg). Pelatih petinju PON Bali Julianus Leo Bunga usai pertandingan

Pelatih criket Bali yang juga Ketua Harian Pengprov Cricket Bali Made Erawan mengucapkan rasa syukur karena mampu memenuhi targetnya di PON Jabar. ‘’Dengan tambahan satu emas ini kami mampu menyumbangkan total 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Itu sudah melebih target kami,’’ terang Erawan. (kmb41)

Voli Putra Bali Masih Berpeluang Rebut Perunggu hasil tersebut Jawa Timur berhak melaju ke final. Pelatih Voli Bali Wayan Windu Segara mengakui dominasi tim Jawa Timur yang dihuni pemain pelatnas dan pelatihnya juga menghuni pelatnas. ‘’Kami bukannya kendur ketemu Jatim, tetapi materi pemainnya, semuanya atlet pelatnas. Itu yang merepotkan,’’ tegas Windu Segara

Taekwondo Tambah Perunggu di Hari Terakhir

Kharisma Christian (tiga dari kiri) yang hanya mampu meraih medali perunggu.

karta dengan skor tipis 93-94. Dengan hasil tersebut cricket berhasil memenuhi targetnya di multi-event em-

pat tahunan antarprovinsi sebanyak 2 keping medali emas. Raihan emas di bagian putra kemarin memang sesuai prediksi awal. Mengingat, mulai dari penyisihan selalu meraih hasil positif dengan skor meyakinkan. Bahkan, di laga semifinal Gede Yogi Prastama dkk. menang dengan skor meyakinkan 95-64 atas NTT.

Selasa kemarin menjelaskan, jika dari sisi kualitas teknik dan fisik, Kornelis dan Valen tak kalah dari lawan-lawannya. ‘’Memang ada beberapa keputusan wasit yang kurang menguntungkan bagi Bali. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa,’’ tegas Leo Bunga. Leo Bunga menambahkan, memang sulit untuk menilai secara pasti adanya keputusan wasit yang merugikan Bali, terutama pada duel Kornelis. Hanya duel Kornelis memang sangat ketat. Jual-beli pukulan kedua petinju tidak bisa terhindarkan di atas ring. ‘’Memang kelihatan ada unsur keputusan wasit yang merugikan, namun itu dilakukan sangat tipis karena ramai sekali jual-beli pukulan antara Kornelis dan lawannnya,’’ tambah Leo Bunga. Sementara Valentinus kalah lantaran pada duel tersebut, Valen lebih banyak menunggu serangan lawan, sehingga sulit untuk mencuri angka lewat pukulan-pukulan. (kmb41)

perunggu setelah menang di awal penyisihan melawan Desta (DKI Jakarta) yang merupakan juara Pra-PON. Sementara taekwondo Bali lainnya yakni Siti Roissatul Hidyah kelas under 57 kg putri dan Kadek Surya Febriantari kelas under 67 kg putri menelan kekalahan. Sedangkan satu keping perunggu di hari sebelumnya diraih lewat Yosephine Ayu Rahaningtyas Widjanarko kelas 46 kg. Dengan hasil tersebut taekwondoin Bali hanya mampu meraih 2 keping medali perunggu. Manajer Taekwondo Bali Tjhin Johannes mengakui hanya mampu menyumbangkan medali perunggu di hari ketiga cabor Taekwondo. ‘’Dari tiga yang diturunkan, dua mengalami kekalahan. Hanya satu yang tembus semifinal dan akhirnya meraih medali perunggu. Jadi Bali hanya bisa meraih 2 perunggu, dan gagal meraih medali emas di PON tahun ini,’’ jelas Johannes. (kmb41)

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

setelah timnya ditundukan 15-25, 25-27, 21-25. Dikatakannya, dari sisi permainan, Jawa Timur leluasa memperagakan variasi serangan, tidak hanya melakukan servis dan blok yang didukung faktor pemain dengan postur tinggi. Bali pun mampu meladeni permainan. Namun harapan awal mengurangi kesalahan

sendiri dan konsisten dalam service, defend dan block tidak terwujud optimal. ‘’Kami tetap salut dengan permainan tosser Kadek Juliadi, Nyoman Julianta, dan IB Made Yuri Yumaneki hingga bisa ke semifinal,’’ kata Windu Segara. ‘’ Tapi hasil semifinal juga patut disyukuri. Sebab, dengan pemain muda, lawan memang menang pengalaman

bertanding.’’ Dengan kekalahan di semifinal, Bali masih memiliki kesempatan dalam perebutan medali perunggu melawan Jabar, Rabu ini. Jabar juga terhenti langkahnya di semifinal setelah kalah atas Jawa Tengah, sehingga di final akan mempertemukan Jawa Timur vs Jawa Tengah. (kmb41)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 28 September 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Sopir Gaji UMK Hb.724995 TirtaAmerta

Dbthkn Segera Lulusan Sipil / Bth Llsn SMU Max.23Th u/Kru BanArsitek, Min D3, Laki-laki / dara Ada Diklat 081933063868 A.BP.001.09.16.0001536 A.BP.001.09.16.0001499 Perempuan Usia Max 30 Thn, Cari Pembantu Rumah Bth Peg Free Land Ibu-Ibu RT Pekerjaan sebagai Assisten Tangga Tdr Dalam,081558424242 Gj 3,5Jt Jl.P.Salawati 24A Dps Lapangan. Kirim CV ke : B.BP.141.09.16.0000741 A.BP.001.09.16.0001486 operational@ancalacontractor.com Cook&Waitress Hub.Wr.Pancorran Dcr Admin,Staf Bag. / Telp 081236714449 Umum u/ Ktr & Site Supervisor, Tj.Tutur18 Pgyngn/081338697460 B.BP.004.09.16.0000731 A.BP.001.09.16.0001386 Estimator / QS u/ Villa,Email: Dicari Receptionist untuk Spa Cr 8 Peg salon bs/blm Gj2Jt-3 Jt hrd.djb@gmail.com/0361-9347196 Hrs bs Bhs Inggris,Peng min 1 Thn, UM % 081805552234 s/d 7 Hr B.BP.141.09.16.0000725 Seminyak Hub:081999626164 A.BP.001.09.16.0001322 Dcr Therapist Wanita A.BP.153.09.16.0001538 Cr Pembantu KTP Bali krj 9am/1pm, Pnglaman u/Legian 081236006460 Dicari:Front Office,HousekeeSen/Jum 1Jt/Bl,087860059612 A.BP.001.09.16.0001541 ping,Driver,Engineering,BellA.BP.153.09.16.0001539 Dibutuhkan Marketing Toko Cr Pembantu RT Gj1,5Jt Tdr dlm Boy,Security & PRT Untuk Hotel Bangunan min SMA Gaji Nego u/Pribadi Hub.0361 488315 sgra Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali HUb:081936256259 A.BP.001.09.16.0001430 B.BP.164.09.16.0000733 A.BP.001.09.16.0001518 Cr Supir Bus Pariwisata,Gatsu Tlah dibuka PT.FujiHome Japan Dicari:Sopir/Sales Syarat: Barat Dps H.082240787147 Jl.Tkd.Batanghari No.3 Panjer Laki2,Min.SMA,Memiliki SIM B1 A.BP.001.09.16.0001528 Dcr Sbnyk2nya Krywn/ti utk MarKirim Lamaran ke PT.Bino Mitra Cr Therapist u/Klinik Kecantiketing,Peng.Proyek,Arsitek& EsSejati Jl.Sekar Tunjung XI kan di Sesetan 08976778714 timator,diutmkn yg brpglmn bgi No.19 Penatih Denpasar Timur A.BP.004.09.16.0001422 yg blm brpglmn akan dibina dsiA.BP.001.09.16.0001494 Cr.Satpam,Sopir Untuk Kantor STM-Bgnan bisa Hitg.Rab-bisa plin,jjr&teamwork(bns+asurnsi) Lamaran ke PT.BPR pedungan, Cmp-unt Toko Kaca Tlp:900 6000 4723564/info@fujihomejapan.com Jl P.Moyo No.1 Pesanggaran A.BP.001.09.16.0000954

Yamaha Bisma dicr: 1.Mekanik 2.SMA/SMK/D1 Hub T.Umar 142Dps

A.BP.001.09.16.0001415

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.09.16.0000549

*Cr 5 Peg Salon bs/blm Gj 1Jt UM % s/d 7 Hr 081916418313 Sgr A.BP.001.09.16.0001323

Bth : Guide(F)3D Dream Museum Zone. We prefer English, gaji sesuai Hub-i:0361-8496221/220 B.BP.004.09.16.0000730

A.BP.001.09.16.0001534

A.BP.001.09.16.0001484

Dbthkn FO/Admin Wnt SMK STMIK Bandung Bali Tlp.085100475740

A.BP.001.09.16.0001493

Dbthkn Sgr Fotografer, Editor Foto,Gj Menarik, Lamaran ke Otiga Photo Jl.Gn. Soputan No.26D,Dps 089527471799

Dicr:Head Prod u/Interior&Pbr Kayu Ex:3Th Max35Th,Sekretaris &Admin Min:D3 Bisa Comp Ex:3Th max:35Th Email:hrd.kontraktorb ali@gmail.com/082339930603

B.BP.001.09.16.0000650

Dcr;(1)Sopir,Sim A/B1,rapi, sopan (2)Maintenance,Lulusan Teknik,Ahli Listrik.Lam ke YTMG Jl.Cokroaminoto No.382 j Dps / jobapplybali@gmail.com

B.BP.004.09.16.0000732

A.BP.001.09.16.0001532

Dcr Admin Min D1 Akuntansi Hub.081239177009

Dcr Sopir SIM A,Tng Srbtan L/P Sbnyk2nya H:08179728394,237757

A.BP.001.09.16.0001246

SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372

B.BP.804.09.16.0000562

Tumbuh Kembang Anak Bth Tng Terapi Okupasi,Terapi Wicara(D3) Srjn Psikologi S1,S.Pd Jur.Pendd luar Biasa H.082237296111

A.BP.005.09.16.0001510

A.BP.001.09.16.0001445

A.BP.001.09.16.0001501

Dcr Cook,Bartender,Waiter/ess. Ari Putri Hotel Jl.Cemara Semawang,Sanur.08976778714

A.BP.004.09.16.0001423

Dcr PRT Dalam Lksi Sanur Hub:085737844678

A.BP.001.09.16.0001496

Dcr Pembantu utk Villa bisa memasak Makanan Indonesia,wanita Max.30th E:hrd@buddhawear.com HP:085100050706

A.BP.001.09.16.0001451

Dcr Penjahit Sbyk2nya utk PMA Garment System Borongan Gaji Mingguan Dtg Lgs ke Jl.Batubolong No.28 Canggu 8445628/081915681176

A.BP.001.09.16.0001482

A.BP.001.09.16.0001504

Dicr Speak Chinese Services PT.Neverneverland Travel 0361-757636/08113869543

B.BP.004.09.16.0000588

Dicr Waitress bw CV ke Arena PUB & Rest Jl.By Pass Ngr Rai 115 Sanur 287255

A.BP.001.09.16.0001401

Dicari Tukang Patrun Utk Sample di Daerah Brawa Hub:03618474108/8474099

Prush Distributor Mbthkn Sales SPV,Salesman,MDSPM,Bag.Gudang Focus Productions(www.focusA.BP.001.09.16.0001498 production.com)Job Opportunities: (SMU)CV krm ke:marketing01ccm@ Dibthkan Satpam Dom.Gianyar Hb yahoo.com T426276/081999561887 1.Project(Events)Manager:Female, 297837 BPR Suadana Jl.Ry Celuk A.BP.001.09.16.0001491 A.BP.001.09.16.0001200 Age 20-15,Min.D3/S1,Based Looking for Waitress & Dibthkan Segera Tenaga Wanita in Bali,Fluent in English(and Bartender must Speak English. D3,Komputer,SIM C Lam: Mandarin-not a must),Exp.in Send CV to reservation@brazili PT.Ayu Orchid Telp.484526 events,Sales & Marketing skills A.BP.001.09.16.0001511 anaussiebbq.com or081999094104 and budgeting,email: christia@ Dibutuhkan Segera: B.BP.004.09.16.0000727 focus-production.com Tlp465625 Manager Bar & Restaurant, Dcr Sopir Brpglmn Gj.2,5Jt,utk A.BP.001.09.16.0001525 Sekretaris Kantor,Waitress, Pngirimn Obat2an,Jl.Tk.Irawadi Focus Productions(www.focusCook.Syarat:lancar Bhs Inggris Gg.XX No.3 Panjer/082145900800 production.com)Job Opportunities: dan sudah berpengalaman A.BP.001.09.16.0001418 1.Technical Supervisor: Male, Datang/Hubungi:Ibu Karsini Di bthkan HK/Butler(L/P),SeraAge 24-35, Technical or audio HP:08124692984 / 081337752829 butan(L)Puri Segara Village, A.BP.153.09.16.0001540 visual background, Based in Uluwatu H.08123923020 Dicari Sales & Marketing !! Bali, Fluent in English,Exp.in A.BP.001.09.16.0001411 Kirim ke: hrd@jocshotel.com Dibthkan:Sopir dan Office Boy events, On-site management, B.BP.004.09.16.0000728 Umur Max.30Th Kirim Lamaran ke Graphic design knowledge Dicari Sales Air Isi Ulang, Galuh Bali Spa 750705/8464771 (not a must),email: christia@ min SMP Hub:081237897893 A.BP.001.09.16.0001483 A.BP.001.09.16.0001520 focus-production.com Tlp465625 Dicari Sopir Pariwisata Hub A.BP.001.09.16.0001527 PT.BCP (Renon)cari 5 Lulusan SMK TI. Kirim CV SMS/WA; 08123641782 081999700234 Kontraktor Cs SM,Pelaksana Sipil, B.BP.804.09.16.00000750 B.BP.154.09.16.0000668 MEP,Arsitektur,MesinCV:sdm Dicari Tukang Parkir+Serabutan Dibutuhkan Sopir utk sastramas@gmail.com T.410720 Krm lamaran ke Warung Ocha Jl A.BP.001.09.16.0001500 Catering T.0818343181 Raya Seminyak No52(0361)736222 A.BP.001.09.16.0001523 Restaurant di Seminyak A.BP.001.09.16.0000993

Dcr Bbrp Penjahit Halus,Pengal Utm Wnita u.Butiq 081338755959

A.BP.001.09.16.0001522

A.BP.001.09.16.0001505

Dcr Tkg.Potong Ayam,Adm,Sopir Jl.AYani Utara, 087862206279

A.BP.001.09.16.0001410

!!!All Jobs Available Send CV Dbthkan Sgr Reception Berpengamail@concordservices-bali.com laman,Gaji Menarik,Lmrn Ls ke Call769073Monday-Friday9am-5pm Shambala Spa Ubud Jl.Raya MonB.BP.004.09.16.0000612 key Forest Ubud Gianyar(Blkang !!Therapis/tdk Pengalaman/Jl.P A.BP.001.09.16.0001224 Rahayu Restaurant)Tlp.(0361) Dcr Sgr Peg.Laki2 u/Pengiriman Flores/T.Umar/085731011117 4792229/082 144 187 039 A.BP.001.09.16.0001364 Accu Max.20-26Th Punya SIM c A.BP.801.09.16.0001136 !Dcr 2PRT brsih2 tgldlm G1,5jt Kirim Lam ke Jl.Kebo Iwa Utara Dicari Waither/tris Wr.Jegeg !Dcr PRT Wnt Tinggal Luar Gj.2Jt Dcr Sgr Tenaga Serabutan 081237903622/087861412911jmput Dps,085100535516/081238938983 Kerobokan SMS 08123816793 Bulan PopiesII Kuta,0361759025 Wanita utk Garment Max.35th,Bs B.BP.135.09.16.0000743 A.BP.001.09.16.0001475 B.BP.166.09.16.0000745 A.BP.001.09.16.0001392 Computer E:hrd@buddhawear.com Dcr sgr staff Adm wanita u/ “Bth Tkg Masak area Kuta,niat Penghasilan Tambahan Part Time Dicari:FO & HK Good English Garment SMA Sedrajat H.8466632 2-3Jt/Bln Serius H.081999093828 info@ecosferahotel.com/8469103 Hp:085100050706 krj,disiplin,081231000899 B.BP.004.09.16.0000702

Dcr: Guru/Trainer/Admin/ Sekretaris u/Anemone Dps H.085338740090/SMS085338296555

Looking for Waiter/ess SMS Only:081325434434

B.BP.004.09.16.0000729

Dicari Karyawan/ti Restoran Hub:081237872961/081237872962

A.BP.001.09.16.0001477

A.BP.001.09.16.0001531

Dicari Sales Air Isi Ulang, min SMP Hub:081237897893

A.BP.001.09.16.0001520

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post “08123667168” Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk

DAIHATSU

Dijual Daihatsu Xenia Xi’2005 Silver Asli Bali 085100897480

Rumah Baru 510/320m2 7KM,Pool Tk.Badung IIC Rnon081381177500

A.BP.001.09.16.0000916

ISUZU

DIJUAL RUMAH BUC Dijual Rumah K.Iwo Lt2 L.1Are Hub.085100433777

A.BP.001.09.16.0001441

A.BP.001.09.16.0001515

SUZUKI

Ertiga Abu2Met GL’13Dbl Blower AsliBali BUC Hub.081239600959

B.BP.141.09.16.0000736

Jual HRV’2015 Putih 277,5Jt Hub:081338689369

B.BP.141.09.16.0000740 HONDA

B.BP.141.09.16.0000738

A.BP.001.09.16.0001404

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

B.BP.154.09.16.0000742

INTERNET

Rmh 80/140m2 3KT Citarum Rnn 1, 25M 081381177500/081936564888

Jazz MMC’13 Putih AT AsBali VR 17 Ban Br 210J/085100856999Pbd

CRV’07 as Bali Matik Original harga 180jtNego H.081246792368

A.BP.001.09.16.0001514

Rmh Br dkt Fourseason,1 menit ke Fourseason 2 menit ke Pantai Jimbaran 2Lt,3KT,RT,RM,Dpr,Grs, Ruang Pembantu T:082341135078 A.BP.001.09.16.0001328

A.BP.001.09.16.0001535

A.BP.001.09.16.0000991

A.BP.001.09.16.0001325

A.BP.001.09.16.0001147

Dijual Tnh 5,35 & 6,85 & 23 Are Hubungi:08123805518

KOST KT4x4+KM+Dpr+TerasHalluas600 Rb Jl.G.Karang T.082146424194

A.BP.001.09.16.0001405

Djl Tnh 1,5A Lok.Siulan LD.15m H.600 Global Nego 081353118111

A.BP.001.09.16.0001238

A.BP.001.09.16.0001488

Puji&Syukur Atas Terkabulnya Doa Novena tiga Salam Maria Dari Keluarga Handi

KONTRAKTOR Borong Rumah Jadi,Bahan Plus Upah Hp/WA:0811301502

A.BP.001.09.16.0001384

B.BP.817.08.16.0001232

SIUP PAJAK Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155

Arsitek+Kontraktor+IMB Hp/WA 087761130180 Pak Made

DIJUAL VILLA Vila Cemara Indah I/1B Br.Semer 216/240m2 4KM,Pool081381177500

A.BP.001.09.16.0001513

A.BP.001.09.16.0001043

KEHILANGAN HIlang BPKB D2807 GQ & DK 2082 IG a/n Deni Adi & Iis Suhaeni Hub Febry ,081312411586 RUPA-RUPA Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685

B.BP.154.09.16.0000739

Tlh Hlg Kartu Pengawasan Angkutan Sewa No.513050095/AS218/DP IK2013 AN.CV WidyaKencanaPutra

ARSITEKTUR YogaDesign&Kntraktor:Gmbr,IMB+ A.BP.001.09.16.0001533 Urus SIUP SITU/HO,081338146376 Ahli Rmh Bocor Dak Dinding Atap Djl Tnh Mrh 1Are 300Jt Nego A.BP.001.09.16.0001436 A.BP.001.09.16.0001537 Kwanji Dalung Tlp.081297857826 Garansi Hub:Melki 085237357937 KURSUS B.BP.004.09.16.0000726 A.BP.001.09.16.0001526 BIRO JASA *Fun Private English*Percakapn Djl Tnh Saba 2Are View Pantai Atasi Rmh Bcr Dak Dinding Grns !B.Urus Amnesti Pajak,Lap.Keu, Lingkungan Vila T.082341135078 NPWP,SIUP,TDP,IMB 081235887887 Talang,dll(Daris)085102796346 Conversation Hub:081999231246

A.BP.001.09.16.0001517

A.BP.001.09.16.0001487

A.BP.001.09.16.0001485

!!!Karma Kandara Sinaran Surga 1Ha,50A dktPantai,081338977777

A.BP.001.09.16.0001326

A.BP.001.09.16.0001190

ALUMINIUM

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

DISEWAKAN TANAH Dknt Tnh 21A LD80 bs Ambil Stengah Tk.Bdg Renon 081353118111

Dijual Tanah Jln Tegal Cupek A.BP.001.09.16.0001476 Gang Berata Kerobokan L.7Are Bangun Rmh Kos Hrg Mrh Kwlitas Hub.081337283254,081338791301, Trjamin Garansi H:082341105486 A.BP.001.09.16.0001519 081237449024

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004

Rmh Saba Baru 1A,50m2 2KT,Dpr, RM,RT,Grs 550Jt,082341135078

BENGKEL LAS Free

**Tnh 1A,270Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/081238920022

A.BP.001.09.16.0001145

B.BP.141.09.16.0000737

A.BP.001.09.16.0001360

Jazz IDSI’2006 A/T Asli Bali 90Jt Ng,087860229804

A.BP.001.09.16.0001530

!!Djl Rmh Lt1&Lt2 Wirabuana Dalung Jl.6m 2 unit 08123802625 Djl Rmh PuriGading LT.84m2 SHM B.BP.166.09.16.0000744 LB51m2 Minimalis H.695jt nego DISEWAKAN RUMAH Hub: 08113864130 A.BP.001.09.16.0001506 Dikontrakan Rumah Puri Bongan Rmh 2,5 Are Lok.Penamparan bs Asri Hub.08123655707 TT Mbl/Lnjt Krdt,087860856999 A.BP.001.09.16.0001402

Kia Rio Th 2013 Matic Silver Pajak Baru H.081237870367

Avanza G’10 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

*** Tnh Kav Lok Takmung Klk Cash/Kredit 081338282678

A.BP.001.09.16.0001502

KIA

TOYOTA

A.BP.004.09.16.0001542

A.BP.001.09.16.0001516

Tedung Sari Damai Abian Base Gyr LT6,5A LB350m2 0361466840 081934310335 081338791301

A.BP.001.09.16.0001489

Panther Higrade’02 081238909235 BU

Jual Tanah Kav. di Batubulan, Mrh, 087862943277-087862266670

ALUMINIUM

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.09.16.0000984

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.09.16.0001495

A.BP.001.09.16.0001461

SERVICE

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA

SALON

SERVICE

Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

TIKET KURSUS

ALUMINIUM

FURNITURE FOTOCOPY

BIRO JASA

KONTRAKTOR RUPA-RUPA

PERCETAKAN

AC


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 28 September 2016

Presiden Yakin Indonesia Jadi Ekonomi Digital Terbesar Jakarta (Bali Post) – Indonesia akan menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, karena memiliki fondasi dan modal yang kuat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hal itu pada Rapat Terbatas dengan Strategi Peningkatan Citra Indonesia di Dunia, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (27/9) kemarin. ‘’Potensi pasar yang sangat besar ini tidak boleh ditinggal begitu saja. Dan saya yakin ini akan menjadi fondasi Indonesia untuk menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,’’ kata Presiden Jokowi. Untuk itu, Presiden meminta percepatan dan implementasi, karena kalau hal itu tidak segera dikejar maka Indonesia akan tertinggal dari negara-negara sekitar. Maka, sebagai langkah awal, Indonesia juga harus membangun jaringan atau sistem platform logistik dunia dengan produk-produk yang berada di kampung-kampung dan desadesa. ‘’Pada saat bersamaan kita juga harus mengam-

bil langkah terobosan untuk memperkuat pelaku ekonomi digital kita, karena kita melihat potensi anak muda kita siap untuk masuk ke dunia ini,’ katanya. Presiden juga meminta para pelaku bisnis memprioritaskan pebisnis pemula atau start up untuk mendapatkan akses permodalan. ‘’Lakukan deregulasi besar-besaran bisnis e-commerce. Dan hal lain yang tak boleh dilupakan latihan untuk pengembangan kapasitas ini penting bagi pemula e-commerce sehingga semakin mampu bersaing di dunia bisnis,’’ katanya. Presiden juga meminta jangkauan infrastruktur

telekomunikasi karena ia menyadari kini hampir semua negara berbicara mengenai ekonomi digital. ‘’Kita tidak boleh tertinggal, kita juga harus mengambil peran dalam tren perubahan itu. Saya melihat kita memiliki potensi besar mengembangkan ekonomi digital. Dan memiliki potensi ekonomi digital yang cukup besar dengan jumlah penduduk 250 juta, 93,4 juta di antaranya adalah pengguna internet,’’ katanya. Bantu 56 Juta UMKM Presiden mendapat informasi pada 2014 jumlah penjualan melalui e-commerce di Indonesia mencapai 2,6 miliar

dolar AS dengan penetrasi hanya 0,6 persen dari total transaksi legal. Padahal, ia menambahkan, e-commerce dapat membantu 56 juta UMKM yang menyumbang sekitar 55 persen PDB. Angka itu jauh dibandingkan Tiongkok yang pengguna e-commerce-nya telah mencapai 30 persen dan menyumbang peningkatan PDB sekitar 22 persen. ‘’Sebagai contoh saya melihat kemarin waktu di Alibaba mereka betul-betul merajai dunia karena kepemilikan logistik platform dan juga retail platform. Mereka sangat menguasai dan mau tidak mau itu juga yang harus kita miliki di Indonesia. Di segi platform, retail platform yang apa, yang nantinya bisa menjadi prinsipal dan brand Indonesia sendiri,’’ katanya. Presiden juga menyambut

baik ketika BlackBerry Messenger (BBM) sudah dimiliki oleh 100 persen Indonesia. Menurutnya, ke depan BBM bisa dijadikan platform asli Indonesia yang menyebar ke e-commerce lain. ‘’BBM khusus yang nantinya betul-betul kita siapkan jadi platform asli Indonesia,’’ katanya. Presiden juga menggarisbawahi e-commerce sebagai kekuatan yang strategis untuk negara dan perlu untuk diproteksi. ‘’Berikan dukungan sehingga betul-betul kita dorong memasarkan produk desa dan kampung, usaha kecil mikro dan kita juga bisa mengoleksikan seluruh produk yang ada di kabupaten/kota dan pulau-pulau yang tersebar di seluruh wilayah. Menurut saya infrastruktur yang paling bagus ke depan adalah platform seperti itu,’’ katanya. (ant)

8,4 hingga 8,95 Persen

Bali Post/kmb42

IHSG Naik 67,46 Poin Jakarta (Bali Post) Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/9), ditutup naik sebesar 67,46 poin, dipimpin sektor pertambangan dan industri dasar. IHSG BEI ditutup menguat 67,46 poin atau 1,26 persen menjadi 5.419,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 15,78 poin (1,70 persen) menjadi 940,63. ‘’IHSG bergerak menguat setelah pada sesi pertama berada dalam area negatif. Sektor pertam-

Denpasar (Bali Post) Mengingat dunia ekonomi terus bergejolak, Bank Indonesia (BI) melalui BI Institute melakukan pelatihan dan seminar kepada pimpinan dan staf pimpinan. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Senin (26/9), mengatakan BI Institute di bawah kepemimpinan Dr. Sugeng mengadakan International Leadership Seminar untuk dapat melatih para pimpinan mengambil keputusan di era ekonomi yang terus bergejolak ini. Pelatihan dengan metode neuro science tersebut diharapkan dapat mengantisipasi risiko-risiko ekonomi.

Muhammad Rubani

prosesnya tidak sulit dan diakui cukup banyak berjalan di BNI Cabang Denpasar Gajah Mada. ‘’Karena selama ini proses debitur kita kan agak panjang. Kalau sekarang mengajukan langsung diproses,’’ ujarnya. Produk kredit fleksi sudah sejak lama diluncurkan, tetapi karena adanya kebijakan baru di BNI Pusat, kemudian proses dipercepat untuk masyarakat yang memerlukan kredit. Maka sejak akhir Juni 2016 lalu, BNI cabang mulai efektif menyalurkan kredit itu walau tanpa agunan. Untuk mengantisipasi NPL tinggi, BNI Cabang Denpasar melakukan analisis keuangan nasabah secara mendalam. ‘’Berapa maksimal yang bisa diberikan, hal itu berkaitan kemampuan membayarnya,’’ jelasnya. (kmb42)

bangan dan sektor industri dasar memimpin penguatan indeks BEI,’’ kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa kemarin. Ia menambahkan, bursa saham di kawasan Asia yang bergerak menguat turut menjadi pendorong IHSG, sentimen mengenai debat kandidat calon presiden AS menjadi salah satu faktornya. ‘’Pasar seakan bereaksi terhadap perdebatan yang menunjukkan 62 persen mendukung kemenangan Hillary Clinton di AS,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

BI Siapkan Pemimpin Andal

Suku Bunga Kredit Fleksi BNI Mangupura (Bali Post) BNI Cabang Denpasar, Gajah Mada kini gencar menyalurkan kredit tanpa agunan. Program itu disebut Kredit Fleksi. Penyaluran kredit ini dikhususkan pada nasabah yang pay roll gajinya di BNI. Alasannya, hal itu lebih memudahkan proses apply kreditnya. ‘’Kalau pay roll-nya di kita, jadi lebih mudah diproses karena gajinya di kita,’’ kata Pemimpin BNI Cabang Denpasar Gajah Mada, Muhammad Rubani, Selasa (27/9) kemarin. Plafon kredit fleksi pun bisa hingga Rp 350 juta di BNI Cabang Denpasar. Selain itu prosesnya cepat dan tidak sulit. ‘’Yang penting gaji di kita,’’ imbuhnya. Kelengkapan lainnya yaitu persetujuan dari istri atau keluarga, KTP, akta pernikahan. ‘’Lalu kita evaluasi dan analisis berapa dia (nasabah) bisa dapatkan. Prosesnya tidak lebih dari seminggu,’’ tan dasnya. Sementara suku bunganya tiering. Jika jangka waktu pembayaran 2 tahun, suku bunganya 8,4 persen, dan jika di atas 3 tahun, suku bunganya 8,95 persen. Diakui pihaknya juga mengikuti BI 7 Day Repo Rate sebagai acuan suku bunga. Namun dalam hal ini, pihaknya memiliki perhitungan sendiri untuk dimungkinkan maksimalkan penyaluran kredit dari bank tersebut. Terpenting, lanjutnya,

Presiden Joko Widodo

Risiko-risiko ekonomi bermacam-macam, bisa datang dari risiko utang, risiko inflasi, risiko defisit eksporimpor, risiko APBN, risiko luar negeri. ‘’Yang bergejolak Amerika, negara berkembang yang kena, setiap Eropa bergejolak, negara berkembang yang kena. Setiap bergejolak di pasar keuangan, kemudian menjalar ke ekonomi, stabilitas ekonomi kena, lalu ke masyarakat juga kena,’’ bebernya. Maka dari itu, pimpinan dan staf pimpinan harus dilatih cara mengambil keputusan di era VUCA, yang terus bergejolak itu. (kmb42)

Bali Post/ist

SERAHKAN SPH - Ketua Kadin Bali (4 dari kiri) saat menyerahkan SPH di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Bali, Renon, Denpasar, Selasa (27/9) kemarin.

Ketua Kadin Bali Ikut ’’Tax Amnesty’’ Denpasar (Bali Post) Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H. mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty. Wiraputra menyerahkan formulir Surat Penyerahan Harta (SPH) di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Bali, Renon, Denpasar, Selasa (27/9) kemarin. ‘’Kadin berterima kasih terhadap adanya tax amnesty karena program pemerintah ini sangat bagus untuk pengusaha dan juga masyarakat Indonesia, khususnya Bali. Tax amnesty ini pengampunan terhadap kealpaan kita pada tahun-tahun lalu sampai 2016, sehingga ke depannya kita harus tertib membayar pajak,’’ ujarnya. Wiraputra berharap program tax amnesty bisa diikuti seluruh anggota Kadin yang saat ini terdaftar sekitar 1.800 pengusaha. Begitu juga pengusaha yang belum terdaftar di Kadin, pejabat, mantan pejabat, serta keluarganya. Momen ini juga dinilai tepat bagi masyarakat yang belum memiliki NPWP untuk segera memiliki NPWP. ‘’Karena pajak ini kan berguna buat kita semua. Pembangunan infrastruktur, pembangunan semua yang dilakukan pemerintah kan bisa dilakukan melalui pajak. Kalau kita tidak tertib membayar pajak, tentu kita juga bukan warga negara yang baik,’’ jelasnya. Pengusaha khususnya,

kata Wiraputra, harus membayar pajak karena kalau tidak, nanti akan ada sinkronisasi aset dan kepemilikan melalui beberapa pihak seperti Badan Pertanahan Nasional. Hal ini tentu tidak mungkin bisa dihindari. Kalau tidak mengikuti tax amnesty, aset yang dimiliki pengusaha juga tidak bisa ditransaksikan. ‘’Kalau kita mentransaksikan tentu akan kena pajak 200% itu. Menyewakan juga harus bayar pajaknya. Pada saat bayar itu pasti akan menjadi temuan, kalau kita kerja sama juga seperti itu. Tentunya dengan begitu, maka inilah saat yang tepat membayar pajak itu cuma 2%, dari pada nanti kena 200%,’’ paparnya. Khusus bagi anggota Kadin, Wiraputra mengaku tidak ingin sampai memberikan masukan kepada Dirjen Pajak bahwa ada anggota Kadin yang tidak membayar pajak atau ikut tax amnesty. Karena seharusnya Kadin bertugas melindungi anggotanya. Karena itu, seluruh anggota kembali diimbau mengikuti program ini. ‘’Semua yang tidak ikut itu pasti akan diperiksa. Dan Kadin tidak bisa memberikan perlindungan ataupun masukan apa pun kepada pejabat pajak apabila dia tidak ikut tax amnesty. Nanti terus dia minta dispensasi atau keringanan pajak, tentu kita tidak bisa memberikan rekomendasi. Tapi kalau dia

anggota Kadin dan sudah ikut tax amnesty, saya jamin tidak diperiksa minimal 5 tahun ke depan ini,’’ tegasnya. (kmb32)

Mirza Adityaswara

Bali Post/kmb42


19

Rabu Umanis, 28 September 2016

Tiga Daerah Dari Hal. 1 ‘’Kami imbau masyarakat untuk menggunakan masker dan kepada pihak khususnya tiga daerah, untuk mengantisipasi kondisi terburuk yang dapat menimpa masyarakat,’’ pesannya mengutip imbauan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Tiga Kilometer Sementara itu, pihak BPBD NTB kini sedang berkoordinasi dengan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) untuk memastikan pendaki dalam kondisi

Polda Metro

aman. Imbauan sementara disampaikan agar radius 3 kilomenter dari Gunung Baru Jari setinggi 2.376 Mdpl disterilkan. ‘’Kami sudah berkoordinasi dengan TNGR agar radius 3 kilometer disterilkan. Jadi pendaki yang ada di Danau Segara Anak harus segera naik,’’ tambah Mohammad Rum dihubungi Suara NTB, petang kemarin. Data jumlah pendaki, hingga kini masih diidentifikasi pihaknya bersama TNGR. ‘’Kami berikan warning, tidak boleh ada pendaki atau siapa pun di radius 3 kilometer,’’ tegasnya. (kmb)

Nilai Tukar Dari Hal. 1 Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (27/9) ini men-

catat nilai tukar rupiah bergerak menguat menjadi 13.027 dibandingkan hari sebelumnya (Senin, 26/9), 13.076 per dolar AS. (ant)

Dari Hal. 1 Saat melakukan kekerasan seksual itu, menurut Awi, terindikasi Gatot mengawali dengan menghisap sabu-sabu dengan istilah ‘’aspat’’. Berdasarkan keterangan, saksi dan asisten Gatot mengaku pernah mengintip saat Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) itu memberikan aspat untuk mengusir jin. Sejauh ini penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa sembilan saksi termasuk dua wanita yang melaporkan Gatot. Resmi Dilimpahkan Sementara itu, berkas perkara dugaan penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu-sabu yang melibatkan Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah, resmi dilimpahkan ke jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara

Penegak Hukum Dari Hal. 1 ‘’Ini dalam rangka kita memperbaiki apakah itu instrumen hukumnya, apakah kita memperbaiki aparat penegak hukumnya, apakah kita membangun budaya hukum yang kondusif? Itu kan sedang digarap sekarang, akan kita pilih, paket mana yang akan dilemparkan duluan. Kiranya yang segera dapat dirasakan oleh masyarakat,’’ katanya. Ia menyadari saat ini kondisi bidang hukum di Tanah Air masih relatif memprihatinkan. ‘’Sekarang ini memang kita terus terang di bidang hukum cukup memprihatinkan bahwa hukum yang seharusnya merupakan instrumen untuk ditaati, untuk diindahkan, dijalankan oleh seluruh masyarakat karena hukum kan kesepa-

kan kolektif dari bangsa. Nah, tatkala hukum sudah tidak diindahkan, apalagi ada aparat penegak hukum yang coba menjadikan hukum menjadi komoditas, ini yang nanti akan kita selesaikan,’’ katanya. Wiranto menambahkan bahwa Presiden sudah memberi petunjuk terkait ketegasan pemerintah untuk menindak aparat penegak hukum yang justru menodai hukum yang seharusnya dijaganya. Hal-hal seperti itulah, dikemukakannya, yang akan disasar dalam paket kebijakan hukum agar kepercayaan publik terhadap hukum nasional pulih. ‘’Tetapi, sabar. Tentunya sabar nanti akan muncul paket-paket mana yang didahulukan. Sekarang sedag digodok dengan seksama dan hati-hati,’’ demikian Wiranto. (ant)

Barat. ‘’Berkas perkaranya baru tahap I, artinya sudah dilimpahkan pada Senin (26/9),’’ kata Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti di Mataram, Selasa kemarin. Terkait dengan pasal sangkaan yang menjerat kedua tersangka penyalah guna narkoba tersebut, Tri Budi kembali menegaskan bahwa untuk Gatot Brajamusti dikenakan Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 127 ayat 1 Huruf a Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan untuk istrinya, Dewi Aminah, tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB menjeratnya dengan Pasal 112 ayat 1 juncto Pasal 127 ayat 1 Huruf a UU 35/2009 tentang Narkotika. ‘’Jadi cuma Gatot saja ada penambahan pasal 114, karena yang bersangkutan diduga memberikan narkoba kepada orang lain,

Medali Emas

Dari Hal. 1 Sujana menerangkan, pihaknya sangat bersyukur sekali akhirnya layar mampu memenuhi target 5 medali emas. Keberasilah itu tidak bisa dilepaskan berkat kerja keras semua pihak mulai dari pengurus, palatih maupun atlet itu sendiri. Karena mereka benar-benar berjuang dengan sekuat tenaga, mereka bersaing dengan provinsi lainnya meski kecepatan angin tidak menetap untuk memenuhi 5 keping medali emas itu. ‘’Kami bangga sekali bisa merebut lima medali emas. Apalagi cabor layar menjadi satu-satunya cabor menyumbang medali terbanyak di PON. Jelas ini suatu kebanggaan bagi kami semua. Semoga ke depannya di PON Papua 2020 mendatang prestasi ini bisa dipertahankan,’’ jelas Sujana.

Sementara itu, I Gusti Made Oka Sulaksana menjelaskan, dua race terakhir itu dilakukan dirinya dkk. untuk berlatih saja. Karena perjuangan panjang untuk memastikan tiga medali emas tambahan itu sudah ditentukan sebelumnya. Jadi sisa dua race memang tetap dilanjutkan, hanya tidak tampil all out saat penentuan medali sebelumnya. ‘’Kami mamang sejak awal ingin berjaya dan memberikan emas untuk Bali. Jadi hasil 5 medali emas yang diraih itu sudah sesuai dengan target awal. Hanya putra saya Gopala Sulaksana belum bisa berbuat banyak lantaran persaingan di kelas yang diikuti cukup berat. Sedangkan putri saya Pertiwi hanya bisa mempersembahkan satu perunggu. Syukur dia sudah mampu meraih medali. Karena atlet-atlet daerah

dalam hal ini Dewi Aminah, istrinya,’’ ujar Tri Budi. Diketahui, Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah, tersandung kasus penyalahgunaan narkoba sejak tertangkap pada akhir Agustus lalu di sebuah kamar Hotel Golden Tulips, Kota Mataram. Dari hasil penggeledahannya, anggota menemukan sejumlah barang bukti berupa alat hisap dan serbuk kristal putih yang diduga sabu-sabu. Barang bukti ditemukan pihak kepolisian dari dalam kantong celana sebelah kanan milik Gatot Brajamusti seberat 0,9 gram dan tas pribadi milik Dewi Aminah seberat 0,3 gram. Begitu juga dengan hasil pengembangan di Jakarta Selatan, tepatnya di salah satu kediaman Gatot Brajamusti yang berlokasi di kawasan Perumahan Pondok Pinang, anggota kepolisian menemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 14,02 gram. (ant) lain masih di atas dia. Tapi keduanya masih muda, masih memiliki kesempatan panjang untuk mencapai prestasi terbaik mereka. ‘’Semoga di PON berikutnya keduanya bisa meraih medali emas. Karena mereka sangat berpotensi ke depannya untuk Bali,’’ jelas Oka Sulaksana. (kmb41)

Status Waspada Dari Hal. 1 ‘’Untuk sementara karena statusnya belum begitu meningkat, masih status waspada level II. Kami hanya melakukan pemantauan. Untuk tim rescue siap 24 jam on call,’’ jelasnya. Namun jika ada permintaan evakuasi, pihaknya sementara sudah menyiapkan empat unit kendaraan. (ars)

Rabu, 28 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita

07.35 Lila Cita

12.05 Dharma Wacana

Sanggar Canting Camplung (1)

Karya Mamungkah Ngenteg

15.30 Education On Bali TV

20.30 Lila Cita

16.05 Lila Cita

21.00 Bali Channel

05.56 Lagu Ngastitiang Bali

08.00 Education On Bali TV

06.00 Puja Trisandya

08.35 BCTTV

06.05 Dharma Wacana

09.05 Perspektif dan Solusi

12.30 Berita Siang

10.05 Lejel Home Shopping

13.00 Klip Bali

10.30 Ajeg Bali

13.30 Lejel Home Shopping

18.00 Puja Trisandya

14.05 Klip Bali

18.05 Seputar Bali

14.30 Liputan Khusus

19.30 Giliran Anda

Karya Mamungkah Ngenteg

Linggih Padudusan Agung

Tawur Balik Sumpah (1)

11.05 BCTTV

07.05 Bali Channel

11.30 Taksu

Linggih Padudusan Agung Tawur Balik Sumpah (1)

Tajen Daun Jarak Desa Bangah

06.35 Seputar Bali Pagi

Sanggar Sri Laksmi (1)

21.35 Round Up The World

17.30 Taman Sari

22.00 Berita dan Bincang Terkini

PAUD Kumara Santi Biaung (1)

Kementerian Kesehatan

21.30 Berita dan Bincang Terkini

17.05 Nangun Yadnya

20.00 Orti Bali

22.05 Lila Cita Sendratari India (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Art Centre (1) 24.00 Closing

Yudhishthira Sambut Krishna dan Dhananjaya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Empat Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA berkata, Setelah penguasa Sindhu Jayadratha itu dibantai oleh Partha, Krishna pergi menemui sang Prabu Yudhishthira. Putra Dharma itu menyembah yang belakangan dengan sebuah hati gembira. Dan dia berkata, ‘’Berkat nasib baik, oh raja dari raja-raja, kemakmuranmu bertambah. Oh yang terbaik dari manusia. Musuhmu telah dibantai. Berkat nasib baik pula, saudaramu yang lebih muda telah menyempurnakan sumpahnya itu.’’ Demikian Krishna menyapa Yudhishthira, penakluk kotakota bermusuhan itu. Prabu Yudhishthira kemudian turun dari keretanya dipenuhi kegembiraan. Oh Bharata, matanya penuh dengan airmata kegem bi r aan. L al u di a m emeluk kedua Krishna itu dan menyeka muka yang cemerlang itu, seperti bunga lotus. Putra suluh Pandu itu mengucapkan kata-kata ini kepada Vasudeva, dan Dhananjaya. ‘’Kalian ksatria-ksatria kereta perkasa. Berkat nasib baik, aku melihat kalian setelah kalian menyelesaikan tugas kalian yang sangat berat. Berkat nasib baik,

orang celaka yang penuh dosa itu penguasa Sindhu itu, telah dibantai. Kalian para Krishna telah menyelesaikan tugas itu dengan sangat baik. Kalian membanggakan dan memberikan kebahagiaan besar. Berkat nasib baik, musuh-musuh kita itu telah tercebur ke dalam sebuah lautan kesedihan. Engkau adalah penguasa yang berdaulat dari semua dunia, oh pembantai Madhu! Di tiga dunia, ini mereka yang memiliki engkau sebagai pembimbing, tidak dapat memiliki tujuan yang tidak dapat dicapai. Walau berat sekalipun, berkat kemurahan hatimu, oh Govinda, kami akan menaklukkan musuhmusuh, seperti Indra menaklukkan para danava pada zaman dahulu. Terjadinya penaklukan dunia, atau terjadinya penaklukan tiga dunia, segala sesuatunya adalah pasti, oh engkau dari keluarga Vrishni, dalam kasus mereka dengan mana engkau dipuaskan. Oh pemberi kehormatan-kehormatan. Mereka tidak memiliki dosa, atau mereka mendapatkan kekalahan dalam pertempuran, dengan siapa engkau oh penguasa kaum surgawi dipuaskan, oh pemberi

kehormatan-kehormatan! Berkat kemurahan hatimu, oh Hrishikesa, Sakra itu telah menjadi kepala kaum surgawi. Berkat kemurahan hatimu, tokoh yang terberkati itu mendapatkan kedaulatan tiga dunia di medan pertempuran. Berkat kemurahan hatimu, oh penguasa kaum surgawi, belakangan mendapatkan keabadian, oh Krishna menikmati daerahdaerah kebahagiaan abadi. Setelah membantai ribuan para daitya, dengan keberanian yang memiliki asal dari kemurahan hatimu, oh pembantai musuhmusuh, Sakra mendapatkan kekuasaan dari kaum surgawi. Berkat kemurahan hatimu, oh Hrishikesa, alam semesta yang bergerak dan tidak bergerak ini tanpa berbelok dari jalan yang ditahbiskan, oh pahlawan, terlibat dalam doa-doa dan homa yadnya. Pada awalnya alam semesta ini ditutupi kegelapan. Alam semesta ini terdiri dari hamparan air sangat luas. Berkat kemurahan hatimu, oh orang yang berlengan perkasa, alam semesta ini terbentuk, oh yang terbaik dari manusia! Engkau pencipta seluruh dunia.

Engkau adalah roh tertinggi. Engkau adalah abadi! Mereka yang telah melihat engkau, oh Hrishikesa, tidak pernah dibuat bingung. Engkau dewa tertinggi. Engkau dewanya dewa-dewa, dan engkau adalah abadi. Mereka yang mencari perlindungan kepadamu, oh penguasa dewa-dewa, tidak pernah dibingungkan. Tanpa permulaan dan tanpa kematian. Engkau adalah penuh kedewataan. Pencipta semua dunia yang kekal. Mereka yang taat kepada engkau, oh Hrishikesa, selalu

dapat mengatasi kesulitan. Kesulitannya engkau yang tertinggi dan paling tua, makhluk ilahi, dan yang tertinggi dari yang tinggi. Dirimu tertinggi, telah ditahbiskan untuk kemakmuran tertinggi. Engkau adalah nyanyian keempat Veda. Keempat Veda adalah nyanyian darimu. Dengan mendapatkan perlindunganmu, oh orang yang berbudi luhur, aku akan menikmati kemakmuran yang tidak ada bandingannya.’’ (bersambung)

Sloka 10.2

Na me viduh sura-ganah prabhavam na maharsayah aham adir hi devanam maharsinam ca sarvasah Bukan saja pada dewa tetapi para resi yang suci dan agung pun tidak tahu akan asal-usul-Ku, karena semua dewa dan orang-orang suci itu datang dari-Ku.


16 Pages

181 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

ay, Septemb

Wednesd

r 28, 2016

y, Septembe Wednesda

, Colombia Marxist rebels sign accord war ending 52-year Page 13

online: http://www.inte

er 28, 2016 Kerry defends cy as diploma -backed Russian Aleppo forces pound Page 6

the Totti still King of Rome on his 40th birthday Page 8

IBP/file IBP/file

Kuta customary Chief of Swarsa lage, I Wayan

Ota/File

Object of Vital Director I Made Ardhana

Photo

REUTERS/Kiyoshi printed privately Museum Rabbit”, of Peter Beatrix Potter “The Tale at the picture edition of the first she poses for a looks at as 10, 2007. Yui Takeda Potter in 1901, Japan May Assistant Beatrix north of Tokyo, , by the author Matsuyama in Higashi

bit’ coming ‘Peter Rabeen, James to big scr voice cast Corden in

and Squirrel Jemima Puddle-Duck inspired directed by Nutkin. stories were Scottish production to be Potter’s and action CGI The film is due a global Announce- by the English - British stars Will Gluck. and are “Star Ridley in April 2018. with the LOS ANGELES and Daisy chil- released the film coincides birth of countryside ng franchise. “The of classic of the James Corden merchandisi Ridley and to bring the Rabbit” to ment anniversary actress Elizabeth whose “The will help of “Peter Columbia 150th Beatrix Potter, was first Wars” Manager” star part of the dren’s tales author Sony’s Rabbit” followed Night will also be It was the big screen, said on Monday. Tale of Peter such Debicki studios cast. (rtr) “The Late published in 1902. Pictures of involving le, voice of CBS’s Rabbit Corden, hostwill voice Peter voice by 23 stories as Mrs. Twiggy-Wink Late Show,” Rose Byrne will live- characters and actress named Bea in the a character

vil-

is securing The police zero in Kuta.

Security

of the Bali

ground

Wonderful Indonesia Focus Group Discussion (1), Synergize customary security and technology

Police,

ary e custom Synergiz and technology security

Wonderful

Indonesia

Focus Group

Discussion

(1)

is more alarming “This situation concept of migrants with social when the travelers is boarded or group. including

criteria. vilthe verificationKuta customary Chief of Swarsa, conveyed of Badung lage, I Wayan government of CCTV in that the hundreds has installed

in in Badung. security of individual Bali. the interests to social conflict public areas has given public. impacts on lead This measure to the This can serious sidetourism has also said. it neces- protection directlybe poised with brings in nt, Bali,” he of tourism he considered as and security improveme this must program To that end,communication system and GROWTHgiving economic population all Surely (jaga baya) a escort Bali will terms of through the sary to buildcoordination between security Aside from issues in efforts to (customwith security a form of innovation Tuban, recently. and closer makes the Surely this condition of pecalang created strategic a safe and at Sovereign Hotel,Balinese people the parties concerned condition difficult. involvement guard) in maintaininternal commuof Bali as Bali. all of police of Bali. This increasingly n efforts in Bali, includingamong the Bali ary security territories of still Since not the concepts mentioned is and con- nication system its civilization on conservatio customary that the understand no good impact the and gov- ing these days, pecalang He admitted (THK) or above, there is have an e living space. by people with local on between personnel. Until Hita Karana and trusted Hindu Police in cooperation in Badung has comfortabl like the Tri of harmony, Trikaya trolled synchronizati of Balinese to respected part of the safeguarding to especially sancti-

as specifi- three causes guidance to be ernments social concept concept brought to this, customs. technical three acts se- travelers 6 Responding to page Hotel General Parisudha or phala or law of causal and the social communities. has disseminatedto carry out the hotel of the Balinese Continued (IHGMA) fied, karma Synergize... braya or broth- Bali by migrant of migrants cally the Indonesian many hotels system (SMPH). Association well. Bali Post effect and manyama the social curity managementvolunteering to be The presence Managers with the be implemented Group it could Of the 111 hotels widely affected qualified for in cooperationheld a Focus erhood mustconcepts, the actualiza44 hotels safe. now Bali. Moreover, these Media Group(FGD) on Wonderful verified, only concept in to have begun blurring and Withof Bali would be definitely by Director be said of Bali itself. Discussion to seek strategies tion was presented of the Bali evensocial concept Indonesia for analyzing potential This view the strategies of Vital Object Security in the FGD solutions Ardhana, formulating conflicts and Police, I Made Bali. to escort the local concepts In this context,

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

RABU UMANIS, 28 SEPTEMBER 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

FGD Wonderful Indonesia (2-Habis)

Stabilitas dan Kenyamanan Tolok Ukur Pariwisata KRIMINALITAS dan konflik sosial termasuk konflik politik merupakan ancaman serius dalam pengelolaan sektor pariwisata. Dalam membangun daya saing sektor pariwisata, keamanan justru menjadi harga mati yang harus diwujudkan. Bagi Bali, pengawalan wilayah dan penjabaran sistem pengamanan objek wisata termasuk hotel harus dilakukan secara profeCokorda Raka Darmawan sional. Pandangan ini dilontarkan Kepala Dinas Pariwisata Badung Cokorda Raka Darmawan saat Focus Group Discussion (FGD) terkait pengamanan wilayah dalam mengelola pariwisata yang digelar di Hotel Souvergin, Tuban, baru-baru ini. Baginya, keamanan adalah harga mati untuk terciptanya kondisi yang kondusif bagi pembangunan kepariwisataan. ‘’Oleh sebab itu, Kabupaten Badung selalu mendukung usaha pemerintah untuk menjaga stablitas dan keamanan wilayah,’’ ujarnya. Ia memaparkan, Badung telah menindaklanjuti Permen 53 tentang Sistem Menejemen Pengamanan Hotel (SMPH) dengan peraturan bupati yang mempersyaratkan pengusaha kepariwisataan di Badung wajib memiliki sertifikat SMPH bilamana akan memperpanjang surat tanda daftar usahanya. Lebih lanjut, Cokorda Darmawan mengharapkan pihak Polda bisa mendorong agar pengusaha jasa akomodasi di kabupaten/kota yang lain ikut melaksanakan SMPH sama seperti apa yang sudah dilaksanakan di Badung. Ini penting dijabarkan mengingat usaha jasa akomodasi di semua daerah di Bali harus melaksanakan amanat UU No. 10/2009 dan Permen 53 ini, serta masalah keamanan Bali berkaitan dengan pelaksanaan SMPH tidak bisa hanya dilaksanakan di Badung. Made Sujana, Kepala STPI Bali, mengatakan bahwa audit SMPH harus dilakukan oleh seorang auditor dan awalnya Bali hanya memiliki empat orang auditor termasuk dirinya yang harus lulus pendidikan auditor selama dua minggu di Jakarta. Salah satu ketentuan dalam Permen 53 mengatakan bahwa hasil auditor wajib diverifikasi juga, di samping adanya kewajiban untuk mengawasi pelaksanaan sistem ini minimal sekali setahun. Oleh sebab itu, biaya audit yang ditawarkan pada saat itu bernilai di atas Rp 50 juta. Ini yang dirasakan sangat mahal oleh pengusaha hotel. ‘’Namun karena adanya permintaan pasar internasional agar hotel melaksanakan sistem pengamanan, maka Polda Bali dan PHRI hanya melakukan verifikasi saja. Di samping biayanya dapat dijangkau, juga tidak perlu dilakukan oleh orang yang memiliki sertifikat auditor, sebagaimana yang dilaksanakan sekarang ini,’’ jelasnya. Selebihnya, Mangku Made Sulasa Jaya mengatakan bahwa sesungguhnya besaran biaya yang diperlukan sangat relatif. Bagi hotel-hotel yang menempatkan Sistem Manajemen Keamanan Hotel sebagai kebutuhan yang terintegrasi dengan pelaksanaan sistem perusahaan yang dapat menyelamatkan dana perusahaan, maka biayanya akan dipandang murah. Hal ini akan lebih jelas apalagi jika adanya kebutuhan untuk mendapatkan sertifikat keamanan sebagai alat promosi hotelnya. Oleh sebab itu, katanya, sistem ini harus benar-benar dikuasai dan dilaksanakan. Sangat berbeda dengan pengusaha hotel yang belum menganggap sistem pengamanan hotel sebagai kebutuhan dirinya, melainkan kebutuhan peraturan pemerintah semata-mata. ‘’Saya sependapat dengan Kadisparda Badung bahwa keamanan adalah harga mati dalam industri kepariwisataan. Oleh sebab itu, PHRI akan selalu mendorong segala usaha untuk terciptanya kondisi aman, termasuk pelaksanaan sistem pengamanan masyarakat yang dilaksanakan oleh desa adat di Bali,’’ ujarnya. Polda Bali bekerja sama dengan PHRI sejak 2004 terus berkoordinasi menciptakan standar verifikasi sistem manajemen pengamanan usaha akomodasi pariwisata dan hotel. Verifikasi SMPH ini bertujuan untuk mencegah dan mengurangi kerugian akibat ancaman, gangguan atau bencana hotel serta mewujudkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan hotel. Verifikasi SMPH dilakukan untuk mengetahui apakah sistem ini telah dilaksanakan serta untuk menilai apakah sarana dan prasarana pengamanan sudah memenuhi standar secara kualitas dan kuantitas serta untuk menyiapkan audit SMPH. (dir)

Bali Post/ist

Single Baru Kotak Kolaborasi Bareng Anggun BAND Kotak yang digawangi oleh Tantri baru saja merampungkan kolaborasi dengan penyanyi Anggun C Sasmi dalam single berjudul ‘’Teka Teki’’. Kolaborasi single bergenre rock-ballad tersebut dinamakan KOTAK X ANGGUN. Anggun yang saat peluncuran single ‘’Teka Teki’’ dihubungi lewat saluran Skype menuturkan dirinya memang tak akan keluar dari genre rock. Produksi single ‘’Teka Teki’’ ini mengingatkannya pada tahun 90-an. ‘’Aku sih enggak akan lari dari musik rock dan single ini bikin aku agak bernostalgia juga produksinya kayak tahun 90-an, zamannya aku ngerock dulu,’’ papar Anggun. Tantri selaku vokalis pun memaparkan rasa puasnya setelah single kolaborasi bersama sang idola ini dirilis. ‘’Ini hari yang saya tunggu-tunggu dari saya melahirkan hingga saya menyusui. Saya antusias banget nunggu hari ini,’’ ujar Tantri. Toto Widjojo, Manajer Direktur Warner Music Indonesia yang menjadi label band Kotak, menuturkan single tersebut diaransemen oleh musisi Pay. ‘’Kita memilih judul ‘Teka Teki’ namun tetap bergenre rock karena diaransemen oleh Pay. Dengan tetap bernuansa musik khas Kotak,’’ ujar Toto. (pik)

Bali Post/wan

KELAPA DAKSINA - Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika mengangkat bibit kelapa daksina setelah menerima dari Satria Naradha. Selanjutnya seratusan bibit kelapa daksina akan ditanam untuk menghijaukan Kampus Unud Bukit Jimbaran, Selasa (27/9) kemarin.

Hijaukan Kampus di Jimbaran

Unud Tanam Kelapa Daksina, Gaharu dan Cendana

MENDUKUNG kemandirian sarana upakara khususnya kelapa dan upaya menghijaukan Bali, Selasa (27/9) kemarin Universitas Udayana (Unud) menanam bibit kelapa daksina di kawasan Kampus Bukit Jimbaran. Pengadaan bibit kelapa ini merupakan sinergi dengan Bali Post dan Bali TV. Sebelumnya, Bali Post dan Bali TV juga bekerja sama dengan Unud untuk mengembangkan kelapa daksina di Taro, Gianyar. Ketika itu juga diserahkan 108 bibit kelapa daksina untuk ditanam di telajakan jalan di desa yang menjadi jalur wisatawan menuju Kintamani. Selain bibit kelapa, juga akan diserahkan bibit pohon gaharu dan pohon cendana. Masing-masing jumlahnya 108 bibit. Penyerahan bibit ini juga serangkaian Dies Natalis Unud yang puncaknya akan dilangsungkan

Kamis (29/9) besok. Seusai penyerahan bibit dilanjutkan dengan penanaman dua bibit kelapa di depan Gedung Rektotorat. Penanaman dilakukan Rektor Unud Prof. Dr. dr. I Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD.

disaksikan Satria Naradha, para Wakil Rektor dan Dekan. Prof. Suastika mengatakan, Unud mempunyai kewajiban besar dalam ‘’menelurkan’ SDM yang berkualitas. Sama dengan Bali Post dan Bali TV, juga

berkontribusi dalam membentuk karakter masyarakat Bali yang berbudaya dan tetap menjaga kelestarian lingkungannya. Tak hanya menelurkan SDM yang andal, Unud juga turut berkontribusi dalam penghijauan Bali serta dalam pelestarian lingkungan. Menurut Suastika, sumbangsih bibit kelapa daksina ini sesuatu yang sangat penting di Bali mengingat kebutuhan kelapa daksina setiap tahun mencapai puluhan ribu butir. ‘’Oleh karena itu, kita mulai mengajak

masyarakat melakukan ini dan berharap agar menjadi contoh buat masyarakat, supaya setiap masyarakat menanam pohon kelapa daksina paling tidak untuk diri sendiri. Kalau lebih, bisa dijual untuk orang lain,’’ jelasnya. Suastika menambahkan, menanam bibit kelapa daksina merupakan ide yang sangat cemerlang. Ia berharap penanaman ini tidak hanya untuk penghijauan tetapi juga bermanfaat untuk kehidupan masyarakat Bali. (kmb42)

Puncak ’’Karya Padudusan Agung’’ di Pura Luhur Uluwatu

Ida Batara ’’Nyejer’’ Selama Tujuh Hari BERTEPATAN dengan rahina Anggara Kasih Medangsia, krama Pecatu bersama Angga Puri Jro Kuta dan Puri Agung Celagi Gendong, Selasa (27/9) kemarin melaksanakan puncak Karya Pedudusan Agung di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan. Prosesi puncak karya ini juga dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Tampak juga hadir panglingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung. Ketua Umum Panita Karya I Gusti Ngurah Mandala Putra menjelaskan, pelaksanaan upacara ini merupakan puncak Karya Padudusan Agung. Juga sekaligus merupakan piodalan yang mana Ida Batara akan nyejer selama tujuh hari. Upacara ini juga sebagai rangkaian menyambut upacara 10 tahunan yaitu Panca Wali Krama. ‘’Padudusan Agung pada Anggara Kasih Medangsia merupakan rangkaian upacara setiap

5 tahun sekali yang sudah ditetapkan dalam awig-awig Desa Adat Pecatu bersama Puri Agung Jro Kuta dan Puri Agung Celagi Gendong,’’ katanya. Pada kesempatan tersebut, setelah melakukan pesembahyangan bersama, Bupati dan Wakil Bupati Badung menyerahkan dana punia tunai Rp 700 juta. Di mana untuk Karya Padudusan Agung di Pura Uluwatu sebesar Rp 500 juta dan di Pura Pererapan Desa Pecatu sebesar Rp 200 juta. Giri Prasta yang ditemui usai menyerahkan punia menyampaikan apresiasi kepada pangemong dan pangempon Puru Luhur Uluwatu yang penuh semangat dan suka cita melaksnakan upacara Padudusan Agung. Dikatakannya, ini adalah tataran kewajiban sebagai umat Hindu dan bentuk sradha bhakti kepada Ida Hyang Widhi Wasa, sekaligus dalam upaya menjaga adat dan budaya yang bernapaskan agama Hindu. ‘’Kita ngrastiti (mendoakan

- red) wilayah Badung khususnya, Bali dan Indonesia pada umumnya agar senantiasa damai, sagilik saguluk salunglung sabayantaka, paras paros sarpanaya, saling asah, saling asih, saling asuh. Dan tentunya untuk mencapai masyarakat yang gemah ripah loh jinawi,’’ paparnya. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta menambahkan, puncak piodalan di Pura Uluwatu berjalan seperti biasa. Namun bedanya hari ini, puncak piodalan juga katuran Padudusan Agung. Selama Ida Batara nyejer satu minggu, tentunya pamedek akan membeludak. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar pamedek bersabar dalam melakukan persembahyangan. (kmb23/k100)

MENYERAHKAN PUNIA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan punia diterima Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta bersama panglingsir Puri Jro Kuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (27/9) kemarin.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 28 September 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu