20 HALAMAN
NOMOR 70 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
sabtu umanis, 28 oktober 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Jokowi-SBY Bicarakan Perppu Ormas
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Kelompok SP Celebrity Segara Dana Rp 4.400.000 SD Negeri 3 Batur Rp 1.105.000 Anak-anak Perumahan Beranda Mumbul Nusa Dua Rp 1.100.000 I Made Muliadi Rp 600.000 I Nyoman Sudarsana Rp 500.000 AA Gd Wijaya Rp 500.000 NN 0416 Rp 500.000 Indrawati Hendra Rp 250.000 I Nyoman Muriarsa Rp 100.000 Semeton Karangasem Rp 100.000 I Wayan Suwali Kar Rp 25.000 Jumlah diterima hari ini Rp 9.180.000 Jumlah sebelumnya Rp 498.895.598 Jumlah seluruhnya Rp 508.075.598
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Jakarta (Bali Post) – Perppu Ormas telah disetujui DPR untuk ditetapkan menjadi undang-undang. Walaupun sudah final tetap menjadi salah satu bahasan menarik ketika Jokowi dan Yudhoyono bertemu di istana. Jokowi bertemu dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/10) kemarin.
Bali Post/ant
BERBINCANG - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/10) kemarin.
Pertemuan mereka berlangsung selama satu jam. Juru Bicara Presiden Johan Budi SP Mengatakan, pertemuan kedua tokoh ini hanya berdua saja, alias empat mata tanpa ada yang mendampingi. Ada beberapa topik yang dibahas. ‘’Ada
beberapa topik yang dibicarakan. Jadi sebetulnya ini pertemuan silaturahmi, mengenai persoalanpersoalan kebangsaan kekinianlah,’’ kata Johan Budi. Hal. 19 Situasi Terkini
Kasus Pabrik Petasan
Dari 47 Jenazah, Baru Satu Teridentifikasi
Luke Shaw
Bali Post/rtr
Luke Puji Pochettino, Bukan Jose Mourinho BEK Manchester United Luke Shaw menyanjung mantan manajernya, Mauricio Pochettino, yang kini menangani Tottenham Hotspur. Ia tak memuji Jose Mourinho, manajernya saat ini. Bukan hanya itu, dia juga berharap bisa reuni Pochettino suatu hari nanti. Shaw pernah bermain di bawah asuhan Pochettino saat di Southampton selama musim 2012-2013 ketika The Saints finis pada urutan delapan liga utama. Bek timnas Inggris itu pindah ke United akhir musim itu. Pada epilog buku karya Guillem Balague berjudul ‘’Brave New World: Inside Pochettino’s Spurs’’, pemain berusia 22 tahun itu memuji hubungan yang fantastis antara dia dengan pelatih asal Argentina itu. Ia merasa yakin Pochettino akan senang bisa bekerja sama lagi dengan dia. ‘’Saya kira bersama Southampton dia telah mencapai yang tidak mungkin. Kami menjadi salah satu tim sepak bola terbaik di liga. Saya berharap bisa bermain lagi untuk dia suatu hari nanti. Dan saya kira dia sungguh menginginkan saya bermain di bawah dia lagi,’’ tulis Shaw. Hal. 19 Merasa Terbaik
Jakarta (Bali Post) – Satu jenazah atas nama Surnah, korban ledakan pabrik petasan di kawasan Tangerang, Banten, akan diserahkan ke pihak keluarga. Ketua Tim Disaster Victim Investigation (DVI) RS Polri Kombes Pol. Pramujoko mengatakan, penyerahan jenazah akan dilakukan pihak Polda Metro Jaya. ‘’Setelah ini sudah dimasukkan dalam peti, nanti diserahkan Polda Metro ke keluarga,’’ katanya di Posko Ante Mortem RS Polri, Jakarta, Jumat (27/10) sore. Sementara itu, dari 47 kantong jenazah yang diterima pihak RS Polri, sekitar 20 kantong yang sudah diperiksa dan baru satu jenazah yang berhasil diidentifikasi hingga sore ini. Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat di sebuah pabrik kembang api dan petasan di Kecama-
tan Kosambi Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10), telah merenggut 47 nyawa. Tragedi yang menewaskan puluhan karyawan pabrik PT Panca Buana Cahaya Sukses (PBCS) dan puluhan lainnya luka terbakar itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Seharusnya tidak banyak memakan korban jiwa bila pemilik pabrik mengantisipasi sejak dini, terutama membuat pintupintu darurat yang bisa diakses karyawan-karyawannya sehingga bisa secepatnya keluar dari pabrik itu. Kebakaran disertai ledakan yang belum diketahui penyebab pastinya itu masih diselidiki polisi. Diperkirakan banyaknya korban meninggal dunia karena mereka terjebak di dalam pabrik. Mereka kesulitan melarikan diri karena sedikitnya pintu keluar. Hal. 19 Beberapa Ledakan
Bali Post/ant
KORBAN - Kabiddokpol Pusdokkes RS Polri yang juga Ketua Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kombes Pol. Pramujoko menunjukkan foto salah seorang korban kebakaran pabrik kembang api yang berhasil diidentifikasi, Jumat (27/10) kemarin.
KPK Tahan Bupati Nganjuk
Istrinya Tak Terlibat
10.000 Aduan untuk Dana Desa
Sleman (Bali Post) – Satuan Tugas Dana Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi hingga Oktober 2017 menerima sedikitnya 10.000 aduan dari masyarakat. ‘’Jumlah laporan masyarakat tersebut meningkat dari data pada tahun sebelumnya yang mencapai 900 laporan,’’ kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Jumat (27/10) kemarin. Menurutnya, meningkatnya jumlah laporan tersebut berarti sudah ada keberanian dan partisipasi masyarakat dalam melaporkan pelaksanaan dana desa. ‘’Yang penting partisipasi masyarakat itu yang dibutuhkan untuk menghindari adanya penyelewengan dana desa,’’ katanya. Laporan masyarakat yang diterima tim Satgas Dana Desa yang diketuai Bibit Samad tersebut, katanya, bukan hanya terkait dengan penyelewengan dana desa saja. ‘’Ada juga sejumlah laporan lainnya, seperti ketidaktahuan masyarakat akan dana desa dan upaya kriminalisasi terhadap kepala desa. Bukan berarti korupsi saja, ada bermacam-macam laporan yang masuk,’’ katanya. Eko mengatakan bahwa Kemendes PDTT menjamin kepada kepala desa tidak akan dikriminalisasi jika terdapat kesalahan administrasi dalam penggunaan dana desa. Hal. 19 Penegak Hukum
Bali Post/ade
DITAHAN - Bupati Nganjuk Taufiqurrahman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan penyidik, Kamis (26/10) malam. KPK menetapkan lima orang tersangka serta menyita barang bukti uang sebesar Rp 298 juta yang diduga sebagai suap jual-beli jabatan di Kabupaten Nganjuk.
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan lima tersangka kasus tindak pidana korupsi suap penerimaan hadiah atau janji oleh Bupati Nganjuk terkait dengan perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk, Jatim tahun 2017. ‘’KPK menahan lima tersangka selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (26/10) malam. Diduga sebagai penerima pada kasus itu yakni Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, dan Kepala SMP Negeri 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi. Sementara diduga sebagai pemberi yakni Kepala Bagian Umum RSUD Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto. ‘’Saya minta maaf kepada masyarakat Nganjuk dan saya harus hormati proses hukum,’’ kata Taufiqurrahman saat keluar dari gedung KPK, Jakarta, Kamis malam. Taufiqurrahman ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK. Kemudian Ibnu Hajar ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Timur, Suwandi ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan, Mokhammad Bisri ditahan di Pomdam Jaya Guntur, dan Harjanto di Rutan Salemba. Diduga pemberian uang kepada Taufiqurrahman melalui beberapa orang kepercayaan Bupati terkait perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk tahun 2017. Total uang yang diamankan sebagau barang bukti senilia Rp 298.020.000 yang berasal dari Ibnu Hajar sejumlah Rp 149.120.000 dan Suwandi sejumlah Rp 148.900.000. Sementara itu, KPK belum menemukan indikasi keterlibatan Ita Tribawati, istri dari Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Hal. 19 Calon Bupati
Tarif Taksi ’’Online’’ Mulai 1 November
Bawah Rp 3.500, Atas Rp 6.000 Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek yang turut mengatur tentang angkutan online dalam kategori angkutan sewa khusus akan berlaku efektif mulai 1 November 2017. Meski demikian, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo menyatakan pihaknya memberikan masa transisi selama tiga bulan sejak aturan itu efektif berlaku. ‘’Segala sesuatu yang bisa berlaku, berlaku saja, tidak ada transisinya.
Contoh, di aturan itu pengemudi harus SIM umum, sekarang faktanya 90 persen mungkin belum SIM umum, ada transisinya tiga bulan,’’ ujar Sugihardjo dalam temu media di Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, Jumat (27/10) kemarin. Aturan taksi daring tersebut termasuk penerapan tarif atas dan tarif bawah yang dibagi dalam dua wilayah, yakni wilayah I meliputi Sumatera, Jawa dan Bali dan wilayah II meliputi wilayah di luar Sumatera, Jawa dan Bali. Wilayah I memiliki batas bawah Rp 3.500 dan batas atas Rp 6.000, sementara wilayah II memiliki batas bawah Rp 3.700 dan
batas atas Rp 6.500. ‘’Tarif sudah diatur sebelumnya, sebelum ada pemberlakuan tarif baru, menggunakan sebelumnya,’ kata Sugihardjo merujuk pada Permenhub 26/2017. Usaha Kemenhub untuk duduk bersama para aplikator disambut baik oleh Grab, salah satu penyedia transportasi berbasis aplikasi online. ‘’Kami menghormati keputusan pemerintah, kami mempelajari keputusan dari pemerintah tersebut. Dari awal kami juga selalu mengemukakan bahwa mekanisme pasar adalah yang terbaik karena sekarang sudah ada penggunaan teknologi baik untuk tarif maupun untuk kuota,’’ ujar Ridzki
Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, dalam kesempatan tersebut. Sementara dua aplikator lainnya tidak datang. ‘’Pada saat kemarin rapat dipimpin oleh Pak Menteri langsung sudah ada kesepakatan semua akan hadir, aplikator online, Organda maupun kami karena kita perlu melakukan gesture yang sejuk sehingga kondisi di lanpangan ikut kembali sejuk,’’ kata Sugihardjo. ‘’Namanya peraturan sifatnya berlaku umum, setuju atau tidak setuju yang namanya peraturan ya… tetap suatu hal yang wajib dilaksanankan,’’ lanjutnya. (ant)
denpasar
2
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
figur
Bali Post/ara
Ingatkan Perekaman E-KTP
PENTINGNYA administrasi kependudukan bagi masyarakat membuat Dinas Catatan Sipil Pemkot Denpasar melakukan pendekatan pelayanan perekaman e-KTP. Langkah jemput bola terus dilakukan, guna memberikan pelayanan langsung perekaman kepada warga di setiap dusun/banjar yang ada. “Perekaman sangat penting dilakukan dalam kepemilikan e-KTP,” ujar Kadis Capil Denpasar I Made Maja Winaya, Jumat (27/10) kemarin. Tidak saja penting dalam setiap mengurus administrasi, e-KTP juga berfungsi sebagai hak pilih dalam pemilihan umum. Karena itu, Maja mengharapkan masyarakat mengikuti perekaman e-KTP, meski saat ini blangko e-KTP yang diberikan pemerintah pusat secara bertahap, namun langkah perekaman e-KTP wajib dilakukan. “Untuk blangko e-KTP yang datang dari pemerintah pusat secara bertahap, namun langkah pendekatan pelayanan terus kami lakukan kepada masyarakat,” ujar Maja. Pihaknya sudah memberikan surat keterangan KTP sementara bagi warga yang sudah melakukan perekaman dan belum memiliki e-KTP. Maja juga menjelaskan, sampai saat ini penduduk wajib KTP di Denpasar berjumlah 400 ribu jiwa. Yang baru melakukan perekaman sebanyak 91 persen dan sebanyak 9,6 persen atau 47 ribu jiwa belum melakukan perekaman e-KTP. Sehingga diharapkan masyarakat Denpasar dapat memanfaatkan pelayanan jemput bola yang dilakukan Dinas Capil, yang saat ini dipusatkan di balai banjar. Di samping itu, langkah sosialisasi untuk kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) juga telah dilakukan yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Denpasar. “Diharapkan semua orangtua dapat mengetahui pentingnya KIA untuk anak-anak,” harapnya. (ara)
Dorong Minat Pemodal Berinvestasi
Denpasar (Bali Post) Guna mendorong minat dan peluang penanam modal untuk menanamkan modalnya di Denpasar, Pemkot Denpasar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggelar kegiatan sosialiasi kebijakan penanaman modal kepada dunia usaha, Jumat (27/10) kemarin di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang. Kegiatan ini dibuka Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar I Made Kesuma Diputra. Wali Kota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kota Denpasar Rai Iswara mengatakan, kebijakan penanaman modal di dalam negeri berlaku secara menyeluruh di daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kebijakan ini menjadi dasar dan pedoman dalam mengatur segala hal terkait dengan kegiatan menanam modal, baik oleh penanam modal dalam negeri (PMDN) maupun Penanam Modal Asing (PMA) dalam rangka melakukan usahanya di dalam negeri. “Saya memandang sosialisasi kebijakan penanaman modal ini,merupakan langkah yang tepat dalam meningkatkan pemahaman pemerintah untuk menindaklanjuti aturan-aturan maupun kebijakan-kebijakan pusat dalam mengimplementasikannya di daerah. Dengan ketentuan yang baru akan bisa membantu percepatan serta kemudahan dalam memberikan pelayanan, sehingga dapat meningkatkan pula minat investor untuk menanamkan modalnya di Kota Denpasar,” ungkapnya. Selain itu diharapkan antara pemerintah dan dunia usaha bisa menyamakan persepsi terhadap perubahan regulasi maupun kebijakan regulasi yang baru. Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar I Made Kesuma Diputra mengatakan, sosialiasi kebijakan penanaman modal kepada dunia usaha di Denpasar dilaksanakan dalam upaya menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif, promotif, memberikan kepastian hukum, keadilan dan efisiensi. Kebijakan penanaman modal menjadi dasar dan pedoman dalam mengatur segala hal yang berkaitan dengan kegiatan menanam modal, baik dalam negeri maupun asing. Selain itu, juga untuk meningkatkan pemaham investor tentang mekanisme, prosedur dan persyaratan dalam melengkapi perizinan, serta mewujudkan pelayanan publik cepat, efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Sosialiasi ini menghadirkan narasumber dari pusat, meliputi Benny Marcustiono dari Deputi Bidang Pelayanan BKPM-RI, Mohammad Habibie dari Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM-RI, Tri Arya Dhyana Kubontubuh dari Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, dan I Made Widra dari Bagian Kerja sama Kota Denpasar. Kegiatan ini diikuti 150 orang pengusaha dan pemodal. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : BADUNG MINIM INVESTASI OBJEK WISATA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
TERMINAL - Sejumlah kendaraan parkir di Terminal Dalung, Badung, Jumat (27/10) kemarin. Terminal ini rencananya dioperasikan kembali untuk mendukung pengoptimalan Terminal Mengwi.
Korupsi Pengadaan Lahan BP3TKI
Dodi Dihukum 8 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) -
Pria yang disebut-sebut sebagai pengatur proyek pengadaan lahan Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar, terdakwa Wahyudi Matondang alias Dodi, Jumat (27/10) kemarin divonis delapan tahun penjara. Dodi yang didakwa atas kasus korupsi Rp 2,2 miliar tersebut oleh majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila, divonis lebih ringan dari tuntutan jaksa. Selain divonis delapan tahun, terdakwa juga didenda Rp 200 juta subsider empat bulan ku-
rungan. Selain itu, hakim juga membebankan terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 1,5 miliar dan dibayarkan sebulan sejak adanya putusan. Apabila tidak dibayar uang penggantinya, maka harta milik terdakwa disita untuk menutupi
Pesan 2 Kg Ganja Cair, WNA Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Peredaran narkoba di Bali semakin parah, salah satunya diselundupkannya ganja cair dari Belanda. Hal ini terungkap saat tim gabungan anggota Mabes Polri dan Direktorat Resnarkoba Polda Bali meringkus seorang bandar narkoba asal Belanda berinisial Mx (37). Mx ditangkap di salah satu vila wilayah Batubelig, Kuta Utara, Badung, Jumat (27/10) kemarin. Polisi mengamankan dua kilogram ganja cair. “Pelaku langsung dibawa ke Mabes Polri untuk dikembangkan. Informasinya ganja cair itu dikirim dari Belanda,” kata sumber. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengatakan, tersangka tinggal di Bali sejak dua tahun lalu. Terkait terungkapnya kasus ini berawal dari kecurigaan kepolisian mendapat informasi ada narkotika jenis ganja cair yang
masuk ke Bali. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan melacak paket tersebut. “Anggota Mabes Polri sampai turun tangan untuk memburu tersangka. Apalagi hasil penyelidikan, paket ganja cair itu dikirim dari Belanda dan tujuan Bali. Petugas terus melakukan pengintaian,” tandasnya. Ternyata paket tersebut menuju wilayah Kuta Utara. Ketika tersangka menerima paket itu, petugas langsung menyergapnya. Dilanjutkan dengan penggeledahan dan petugas menemukan ganja cair yang dibungkus di dalam dus. Saat dikonfirmasi, Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun ia enggan membeberkan lebih rinci terkait penangkapan tersebut. “Kami hanya back-up. Penyelidikan dari awal dilakukan Mabes Polri,” ungkapnya. (kmb36)
kerugian keuangan negara dan dijual lelang untuk membayar uang pengganti tersebut. “Jika terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup maka dipidana penjara selama dua tahun,” terang Hakim Sukanila. Sebelumnya JPU I Wayan Suardi dan Rika Ekayanti menuntut terdakwa dengan hukuman pidana selama delapan tahun enam bulan (8,5 tahun), denda Rp 100 juta subsider empat bulan kurungan. Juga terdakwa membayar uang pengganti Rp 1,5 miliar dengan
ketentuan jika tidak dibayar harta akan disita dan dilelang dan apabila masih tidak mencukupi akan ditambah lagi hukumannya selama empat tahun enam bulan. Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa terbukti secara sah bersalah sebagaimana melanggar Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto UU No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan subsider. Atas vonis itu, baik terdakwa yang didampingi pengacaranya maupun JPU sama-sama menyatakan pikir-pikir. “Saya pikir-pikir majelis yang mulia,” ujar Dodi. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Sambut Hari Raya Galungan
Dinas Pertanian dan PKK Gelar Pasar Murah
Denpasar (Bali Post) – P e m e r i n t a h K o t a D e npasar melalui Dinas Pertanian bersama PKK Kota Denpasar menggelar pasar murah dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan. Pasar murah yang berlangsung selama empat hari mulai Kamis (26/10), melibatkan puluhan pedagang perlengkapan upakara. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra didampingi Wakil Ketuanya Ny. Kerti Rai Iswara membuka pelaksanaan pasar murah tersebut yang ditandai dengan pemotongan pita, Jumat (27/10) kemarin di Lapangan Taman Kota Denpasar. Acara tersebut juga dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara
beserta kepala OPD terkait. Ny. IA Selly mengatakan, pasar murah tersebut diselenggarakan untuk membantu warga Kota Denpasar yang memerlukan sarana serta keperluan upacara hari raya Galungan dan Kuningan dengan harga murah. ‘’Kita ketahui setiap menjelang hari raya terjadi lonjakan harga sarana upacara, keperluan umat Hindu di Bali,’’ ujarnya. Untuk menghindari hal tersebut, tim Penggerak PKK bersama Dinas Pertanian Kota Denpasar menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat, dengan memberikan harga barangbarang kebutuhan upakara lebih murah dari harga di pasar. Ny. Selly juga ber-
harap melalui pasar murah ini dapat membantu para petani dalam memasarkan hasil pertaniannya. Kepala Dinas Pertanian I Gede Ambara Putra mengatakan, pasar murah ini dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar. Pasar murah ini rutin dilaksanakan setiap menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Pelaksanaan pasar murah banyak melibatkan UMKM Kota Denpasar yang membuat produk keperluan upacara Galungan dan Kuningan. Di samping itu, antara stan tidak ada produk yang dijual jenisnya sama, hal ini untuk menghindari tumpang tindih. (kmb12)
Kuatkan Karakter dan Jati Diri Pemuda BANGSA Indonesia kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk yang ke-89 kalinya pada 28 Oktober 2017 ini. Tema yang diusung ‘’Pemuda Indonesia Berani Bersatu’’. Sumpah Pemuda yang merupakan hasil keputusan Kongres Pemuda II di Batavia, 27-28 Oktober 1928, memang selalu relevan dengan konteks kekinian. Namun untuk mereaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam sumpah itu, tampaknya perlu terus dipelihara secara baik. Made Merta, seorang praktisi pendidikan mengungkapkan, seiring perkembangan zaman nampaknya semangat tersebut mulai melemah dalam pemahamannya. Di tengah masyarakat ada usaha-usaha untuk memecah belah persatuan bangsa, egosektoral keagaman muncul, ada kelompok yang menyebut dirinya mayoritas dan yang lainnya adalah kaum minoritas. Atas realitas itu, sebagai bangsa yang tetap menginginkan Indonesia ajeg, apa yang perlu dilakukan? ‘’Generasi muda penerima estafet pembangunan harus kuat. Penguatannya harus lengkap dengan identitas dan karakternya sebagai insan pemuda berkarakter ABG (Anak Baik Berguna),’’ ujar Made Merta, Jumat (27/10) kemarin. Menurut Made Merta, dalam kehidupan masyarakat Bali, kini justru telah jauh masuk ke dalam jeratan glocalizition. Suatu kondisi di mana di satu sisi masyarakat Bali terus berjuang meng-ajegang Bali dengan segala konsep idealisme, di lain sisi orang-orang Bali itu sendiri turut larut ke dalam carut- marut era global. Maraknya kasus konflik sosial dan juga tindak kriminal
yang sudah mulai dilakukan orang Bali, mulai dari kasus perkelahian antarkelompok, pesta miras, kasus narkoba, pencurian, termasuk aksi pencurian pratima. Mirisnya, sebagian di antaranya dilakukan kalangan pemuda yang sebenarnya sangat polos, ramah, taat sekaligus “takut” kepada Tuhan dengan hukum karmapalanya. Lebih lanjut dikatakan Made Merta, realita sosial itu melanda kalangan pemuda Bali. Maka pastinya menjadi “lampu merah”, yang apabila dibiarkan berlalu tanpa upaya pelurusan dan penyadaran, akan sangat membahayakan bagi usaha membangun jati diri sebagai generasi muda penerus bangsa, negara dan agama. Praktisi pendidikan I Made Gede Putra Wijaya menyatakan, saat ini Indonesia mengalami krisis karakter, berbagai permasalahan melanda indonesia, salah satunya degradasi moral bangsa Indonesia, pengaruh narkoba, korupsi, kolusi dan nepotisme. ‘’Hal inilah yang menyebabkan Indonesia hanya maju di tempat, sedangkan negara lain terus mengembangkan potensi dengan mengedukasikan pemuda
Putra Wijaya
Bali Post/ist
dan generasi penerus yang siap bersaing dalam era globalisasi dan mempunyai ilmu dan pengetahuan yang berperan dalam kancah dunia,’’ terangnya. Seiring perkembangan zaman dan kondisi persaingan global yang semakin nyata, ia mengajak marilah pemuda Indonesia menjaga diri dan membentengi diri kita dengan ilmu dan pengetahuan yang dapat membawa kemajuan dalam diri kita dan bangsa Indonesia, baik
Made Merta
Bali Post/ist
prestasi akademik, prestasi olahraga dan lainnya. Pemerintah harus berperan aktif dalam melindungi pemuda dan memproteksi generasi muda terhadap pengaruh negatif era globalisasi, dengan membuat kebijakan dan mengambil keputusan yang lebih mendukung generasi muda Indonesia dalam mengaktualisasi potensi untuk membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia. (kmb)
BADUNG
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
3
Bupati Badung Hadiri HUT Ke-75 Desa Mengwi
Sampaikan Program Pemerintah, Ajak Pemuda Jauhi Narkoba
BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Rabu (26/10) malam. Bupati menyampaikan selamat atas diselenggarakannya berbagai kegiatan untuk memperingati hari jadi Desa Mengwi. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan program pemerintah yang telah dituangkan dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menjadi mandiri melalui program yang telah digulirkan. Selain itu, juga disampaikan program yang telah dijalankan Pemkab Badung di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa. Yang tidak kalah penting, Giri Prasta juga berpesan kepada
generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri serta menjauhi kegiatan hura-hura dan obat-obatan terlarang. “Saya tidak mau sekaa teruna mabukmabukan, ikut geng motor, pakai obat-obatan terlarang (narkoba) dan lainnya. Itu jangan sampai dilakukan,” pesan Giri Prasta. Bila hal-hal yang buruk dapat dihindari, katanya, generasi muda akan menatap masa depan yang gemilang, pembangunan di Badung pun semakin cepat. Perayaan yang dilaksanakan di parkir Lapangan Umum Desa Mengwi itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Panglingsir Puri Ageng Mengwi, A.A. Gde Agung, anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta, Bendesa Adat Mengwi IB Anom, Perbekel Mengwi I Ketut Umbara. Perbekel Mengwi I Ketut Um-
bara dalam laporan menjelaskan, peringatan HUT Mengwi digelar dengan berbagai kegiatan bertujuan untuk mengangkat potensi Desa Mengwi. Juga sebagai ajang untuk menenampilkan berbagai hasil kreativitas masyarakat melalui seni dan budaya serta olahraga. “Yang terpenting juga untuk menjalin persatuan dan kesatuan antara seluruh elemen masyarakat menuju tercapainya visi-misi Desa Mengwi, yaitu Mengwi Mesari,” katanya. Sementara itu, Ketua Panitia HUT Made Sudiarta menyampaikan HUT diperingati dalam berbagai kegiatan lomba dari tingkat SD sampai SMA. Kegiatan sosial yang tujukan untuk warga Desa Mengwi, mulai dari pelayanan kesehatan hingga pesta rakyat yang dilakukan secara gratis. HUT ke-75 Desa Mengwi dengan tema “Pelestarian Seni dan
Budaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, berkarakter menuju Mengwi Mesari.” Juga digelar jalan santai, Tari Sekar Jepun masal, senam lansia, serta dharma wacana tingkat SMA yang mana seluruh rangkaian kegiatan digelar sejak 23-26 Oktober. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sanggar Seni Bajra, Sanggar Mangu Sancaya, Band Brother Lauw yang telah berpartisipasi. Peringatan HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan diberikan kepada Perbekel Mengwi I Ketut Umbara. Bupati juga menutup secara resmi kegiatan peringatan HUT Desa Mengwi yang ditandai dengan pengangkatan Gada. (ad1720)
HUT DESA MENGWI - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa, anggota DPRD Badung I Nyoman Satria dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta saat menutup HUT ke-75 Desa Mengwi, Rabu (26/10) malam.
Tingkatkan BTT, Anggaran Dirasionalisasi
Bali Post/edi
SUNSET - Sejumlah wisatawan berkumpul untuk menyaksikan keindahan sunset di kawasan luar Pura Uluwatu, Badung, Jumat (27/10) kemarin. Kawasan luar Pura Uluwatu selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk menikmati pemandangan alam maupun keindahan sunset dan melihat tingkah lucu kera-kera di kawasan tersebut.
Badung Minim Investasi Objek Wisata
Mangupura (Bali Post) –
Sebagai destinasi pariwisata dunia, Kabupaten Badung menjadi pilihan untuk berinvestasi. Sayangnya investasi yang masuk belum menyentuh objek wisata yang menjadi daya tarik pariwisata. Hal itu diakui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Made Agus Aryawan, Jumat (27/10) kemarin. Menurut mantan Sekretaris Bappeda dan Litbang Badung ini, investasi yang masuk dominan menyasar sektor akomodasi, yakni hotel serta konsumsi yakni retoran, sektor hiburan dan transportasi pariwisata. “Kalangan investor masih banyak menyasar sektor pariwisata khususnya hotel dan restoran. Namun investasi untuk pembangunan, destinasi atau objek wisata sangat minim. Walau ada, jumlahnya sangat minim,” ujarnya. Diterangkan, sektor yang
banyak disasar investor adalah di bidang real estate atau properti secara umum. Namun belakangan ini investasi di sektor properti sedikit melemah. “Ini berbanding lurus dengan kondisi ekonomi global yang menunjukkan kecenderungan menurun,” katanya. Dia mengaku Badung memiliki banyak sektor yang bisa dilirik kalangan investor. Seperti sektor perdagangan, pertanian dan sektor lainnya. Namun kalangan investor tetap melirik sektor pariwisata, karena didukung infrastruktur pendukung. “Infrastruktur baik jalan maupun jembatan menjadi faktor utama. Jika telah ada akses, investor tentu
saja mempertimbangkan suatu daerah menjadi objek investasi,” sebutnya. Di luar infrastruktur, pendukung lainnya seperti penyediaan air bersih, dukungan penerangan dalam hal ini listrik dari PLN akan menambah keinginan investor untuk menanamkan modalnya. “Kami akan terus mendorong pertumbuhan investasi di Badung,” ucapnya. Berbagai cara dan terobosan telah dilakukan untuk memudahkan para investor menanamkan modalnya di Badung. Salah satu yang dilakukan adalah dengan mempermudah syarat perizinan dengan memangkas proses yang menjelimet. Pihaknya juga berinovasi dengan membuat pelayanan secara online. “Kita terus mendorong pertumbuhan investasi. Caranya adalah dengan membuat sistem perizinan
Made Agus Aryawan yang mudah, murah dan cepat,” tegasnya. Di bagian lain, pihaknya juga memberi kemudahan kepada investor dan masyarakat dalam proses pengurusan izin. Guna menggeliatkan usaha, pihaknya bahkan me-
Bali Post/kmb27
mangkas sejumlah retribusi. “Sekarang ngurus izin di Badung gampang dan cepat. Yang perlu bayar itu hanya dua izin, yaitu SIUP dan IMB. Selebihnya gratis kecuali jasa layanan reklame,” pungkasnya. (kmb27)
Diadili Kasus Korupsi
Staf Pembantu Kaur Keuangan Mengwitani Dituntut 3,5 Tahun Denpasar (Bali Post)Diadili atas kasus dugaan korupsi dana APBDes Mengwitani, staf pembantu Kaur Keuangan Desa Mengwitani, terdakwa Ni Kadek Wirastini (32), Rabu (25/10) dituntut hukuman tiga tahun enam bulan (3,5 tahun) penjara. Di samping itu, JPU IB Argita Chandra dkk. juga menghukum terdakwa membayar denda Rp 50 juta subsider empat bulan kurungan. Tidak hanya itu, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa dibebankan membayar uang pengganti Rp 220 juta, dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar selama satu bulan setelah kasus ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa dapat disita untuk menutupi kerugian keuangan negara. “Jika tidak memiliki harta benda yang cukup, maka dipidana penjara selama dua tahun,”
tuntut jaksa dari Kejati Bali. Dalam perkara ini jaksa menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan primer. Yakni melanggar ketentuan Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP sebagaimana dimaksud dalam dakwaan subsider. Sebelum pada proses kesimpulan dalam tuntutan, jaksa sebelumnya menyampaikan sejumlah pertimbangan. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah merugikan keuangan negara c.q. Desa Mengwitani. Yang meringankan terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum. Terdakwa mengakui terus terang perbuatannya dan
masih mempunyai anak balita. Atas tuntutan itu, kuasa hukum terdakwa bakal mengajukan pledoi dalam sidang pekan depan. Sebagaimana dakwaan jaksa, dalam perkara ini negara dirugikan hingga Rp 1.227.031.888,06. Dijelaskan, Kadek Wirastini turut melakukan tindak pidana bersama I Made Rai Sukadana (perbekel) dan Ni Wayan Nestri, Kaur Keuangan Mengwitani, pada 2014 lalu di BPD Bali Capem Mengwi. Tahun 2014, APBDes sebesar Rp 6,5 miliar tersebut sedianya digunakan untuk kepentingan umum berupa operasional desa, yang selanjutnya disebut sebagai penerimaan desa. Dalam operasionalnya telah digunakan hingga Rp 5,3 miliar, sehingga diperoleh sisa anggaran Rp 1,227 miliar. Dari hasil sisa anggaran pada kas pembukuan Kantor Desa
Mengwitani per 31 Desember 2014, malah ditemukan sisa hanya Rp 3,2 juta. Padahal seharusnya Rp 1,227 miliar. “Dalam pelaksanaan tugasnya, terdakwa bukan sebagai pembantu kaur keuangan. Namun dipercaya oleh perbekel memegang buku tabungan kas Desa Mengwitani,” urai jaksa dari Kejati Bali itu. Sedangkan Ni Wayan Nestri yang merupakan kaur keuangan justru bertugas melakukan penatausahaan dana kas tunai yang ada di berankas. Vatalnya, kata jaksa, sejak Oktober 2014 terdakwa Wirastini tidak pernah masuk kantor untuk mempertanggungjawabkan keuangan Dana Desa Mengwitani, sehingga menemukan kendala. Bahkan saat berhasil mengecek kas desa di BPD Bali, justru saldo kas desa hanya Rp 3,2 juta. Atas peristiwa itu dilaku-
kan penelusuran, ditemukan bahwa penarikan dana oleh perbekel dan bendahara di BPD Bali tidak sesuai prosedur. Yakni penarikan formulir kosong namun ditanda tangani perbekel. “Tidak dilaporkan berapa yang ditarik,” ucap jaksa. Dari hasil pemeriksaan tata kelola administrasi keuangan dan pelaporan, pola penerimaan dan pengeluaran tidak dilakukan bendahara. Namun oleh Wirastini sebagai kaur pembantu. Kondisi tersebut dinilai telah merugikan Desa Mengwitani. Perbekel juga dituding melakukan pembiaran pada bawahannya dan ceroboh menanda tangani formulir kosong. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan asas pengelolaan keuangan negara, akuntabilitas, profesional dan proporsional, sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara. (kmb37)
Rasionalisasi anggaran akan dilakukan untuk meningkatkan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) pada APBD Bali 2018. Sebelumnya, BTT direncanakan Rp 5 miliar atau lebih kecil dari alokasi di APBD 2017 lantaran penyusunan anggaran BTT 2018 dilakukan sebelum isu bencana Gunung Agung. Lantaran kini Gunung Agung berstatus Awas, Pemprov Bali mengusulkan anggaran BTT Rp 30 miliar atau meningkat Rp 25 miliar. ‘’Kan banyak pertanyaan juga kenapa BTT cuma Rp 5 miliar pada kondisi begini. Tapi Gubernur sudah menjawab, penyusunan anggaran itu dulu sebelum ada apaapa. Sekarang beliau inginnya di posisi Rp 30 miliar, tapi anggaran sudah defisit. Makanya perlu dirasionalisasi,’’ ujar Ketua Pansus RAPBD 2018 DPRD Bali Gede Kusuma Putra usai rapat tertutup dengan TAPD Provinsi Bali di gedung dewan, Jumat (27/10) kemarin. Selain persoalan BTT, lanjut Kusuma Putra, ada pula perangkat daerah yang ternyata belum kebagian anggaran. Oleh karena itu, penyisiran anggaran juga dilakukan untuk menggeser yang sudah dirasionalisasi ke perangkat daerah lain. Misalnya, anggaran untuk pembelian mobil Viar di Dinas Pertanian akan dialihkan untuk Dinas Penanaman Modal yang belum mendapatkan alokasi anggaran. Namun secara umum, rasionalisasi terbesar akan dilakukan pada pos anggaran Pemilihan Gubernur Bali 2018 di KPU dan Bawaslu Bali. ‘’Kita kasih batasan Rp 155 miliar dari anggaran Rp 229 miliar. Nanti kalau KPU setelah hitung-hitung, ketemu Rp 170 miliar, ya kan syukur dapat lagi Rp 50-an miliar untuk menutupi yang Rp 25 miliar,’’ jelas politisi PDI-P ini. Kalaupun benar KPU hanya bisa merasionalisasi menjadi Rp 170 miliar, Kusuma Putra meyakini anggaran itu tidak akan habis. Namun, KPU juga tidak bisa disalahkan apabila ada sisa anggaran. ‘’Kan dia tidak berani juga kalau tidak menganggarkan,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, rasionalisasi hanya tinggal menunggu hasil evaluasi KPU dan Bawaslu. Di sisi lain, pihaknya akan menelusuri Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Bali. Mengingat, DAK khususnya masih belum diperhitungkan dalam RAPBD 2018. Itu sebabnya, terjadi penurunan dalam komponen Pendapatan Daerah bila dibandingkan dengan APBD 2017. ‘’Kan baru ketok palu Perpres. Kita perlu telusuri ke sana (pemerintah pusat - red). Belum ada keputusan sampai sekarang Bali dapat DAK dan DAU berapa. Kita menunggu data itu dengan terus browsing web Kementerian Keuangan. Kalau sampai dengan minggu depan tidak ada, kita tanya saja langsung,’’ jelasnya. (rin)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Hari Kesehatan Nasional Ke-53
Memulai Kehidupan Sehat dari Keluarga
HARI Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal 12 November. HKN tahun 2017 ini merupakan yang ke-53 dengan tema ‘’Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku’’. Tema ini sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga menjadi awal untuk mendorong masyarakat yang mandiri agar hidup sehat. Presiden Joko Widodo pada Rakerkesnas 2017 menyampaikan 10 pesan kesehatan, yaitu kesehatan sangat fundamental, gizi investasi bangsa, berantas penyakit menular, utamakan pencegahan, gerakan hidup sehat, sinergitas antarkementerian/lembaga, manajemen dan anggaran pusat-daerah, hentikan merokok, pendekatan keluarga dan reformasi birokrasi. Ke-10 pesan ini diimplementasikan dalam program ‘’Sehat Keluarga Sehat, Sehat Indonesiaku’’
dengan menggunakan pendekatan keluarga. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Adi Wiguna, M.Kes. mengatakan, komponen penting dalam pencegahan penyakit selain kualitas lingkungan serta sarana dan prasarana pelayanan kesehatan adalah perilaku keluarga. Perilaku keluarga memiliki dampak yang besar dalam pembentukan perilaku individu. ‘’Keluarga merupakan pengalaman pertama bagi anak-anak. Pendidikan di lingkungan keluarga dapat menjamin kehidupan emosional anak untuk tumbuh dan berkembang. Untuk itu, kita perlu terus berupaya membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat khususnya di lingkungan keluarga,’’ ujarnya. Menurutnya, pemerintah juga mendorong program lain, yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dengan Germas, pihaknya mengajak kerja sama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat. Dengan mendorong program Indonesia Sehat, Pendekatan Keluarga dan Germas, pemerintah berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Adi Wiguna mengungkapkan, peringatan HKN ke53 menjadi momentum untuk seluruh insan kesehatan, khususnya jajaran Kementerian Kesehatan merefleksi kembali sejauh mana keberhasilan upaya kesehatan yang sudah dilaksanakan baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif dalam meningkatkan derajat kesehatan bangsa Indonesia. Di samping itu, sejauh mana keberhasilan sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur dan lintas sektor untuk melaksanakan pembangunan kesehatan. Oleh karena itu, pada peringatan HKN ke-53 ini, selain kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan seperti upacara, tabur bunga untuk para pahlawan, seminar kesehatan, parade dokter, pameran, car free day, jalan sehat, sepeda sehat dan berbagai lomba, di tingkat provinsi juga diharapkan dilaksanakan kegiatan senam bersama, pertandingan olahraga, perlombaan, bakti sosial, donor darah, pemeriksaan IVA dan kegiatan lainnya. (ad1719)
Kasih Ibu Hospital Group Luncurkan Kasih Ibu Loyalty Card
’’Reward’’ dan Apresiasi untuk Seluruh Pelanggan Kasih Ibu Hospital
LAUNCHING Kasih Ibu Loyalty Card (KILC) pada event KIH Healthy Lifestyle Festival 2017 sebagai rangkaian HUT ke-30 Kasih Ibu Hospital (KIH) mendapat sambutan positif dari masyarakat. Terbukti, lebih dari 600 orang telah mendaftar untuk memiliki kartu tersebut. Mereka bisa mendapatkan kartu fisiknya di Kasih Ibu Hospital Denpasar secara cuma-cuma mulai Senin (23/10) lalu. Kasih Ibu Loyalty Card (KILC) tersedia dalam dua jenis, yaitu Advantage dan Classic. ‘’Dua jenis kartu ini sama-sama memberikan benefit, namun diperuntukkan buat audience yang berbeda,’’ kata Krishnawenda Duarsa, Direktur Utama KIH Group, Selasa (24/10). Kartu Classic diperuntukkan bagi pelanggan atau pasien yang bukan pengguna asuransi. Pemegang kartu ini mendapatkan diskon biaya untuk beberapa layanan tertentu. Sementara kartu Advantage diperuntukkan buat pasien yang memiliki jaminan asuransi. Pemegang kartu Advantage tidak mendapatkan diskon biaya pelayanan, namun memperoleh poin setiap kali memanfaatkan pelayanan kesehatan di KIH. Poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan beragam reward. Salah satu contohnya voucher belanja di sejumlah merchant partner ternama. Kartu ini dapat digunakan oleh pemiliknya, keluarga atau kerabat. ‘’Kami menyadari seseorang tidak terus-menerus membutuhkan layanan RS. Makanya poin dapat dikumpulkan secara kolektif dengan keluarga atau kerabat si pemilik kartu. Begitu
juga reward-nya dapat dimanfaatkan bersama-sama,’’ jelasnya. Membership ini disediakan dalam bentuk kartu fisik dan virtual card aplikasi smartphone. Aplikasinya dapat di-download di Google Play Store bagi pengguna Android atau App Store buat pengguna iPhone dengan melakukan pencarian menggunakan keyword ‘’KIHC’’ atau ‘’KILC’’. Pada aplikasi ini terdapat QR code untuk mengidentifikasi kepemilikan kartu dan informasi jumlah poin yang dimiliki oleh pemegang kartu. Tersedia pula informasi pilihan reward bagi pemegang KILC Advantage serta informasi lainnya seperti jadwal praktik dokter seluruh Kasih Ibu Hospital yang terupdate secara real-time, informasi kesehatan, promo rumah sakit dan jadwal event yang diselenggarakan oleh KIH. Ke depannya KILC akan bekerja sama dengan berbagai merchant partner. Dengan menunjukkan KILC maka pelanggan
mendapatkan penawaran khusus atau promo. ‘’Bagi pemegang membership kami yang lama, yaitu KIHC, dapat segera menukarkannya dengan KILC secara cuma-cuma. Penukaran kartu ini untuk sementara waktu hanya dapat dilakukan di Kasih Ibu Hospital Denpasar. Pendaftaran baru Kasih Ibu Loyalty Card (KILC) dapat dilakukan saat event seminar dan event promo KIH lainnya. Masyarakat bisa datang ke salah satu event KIH dengan melihat jadwal event yang tersedia di aplikasi smartphone KILC,’’ papar Krishna. KIH juga memiliki promo lainnya yang berlaku sampai akhir 2017, yaitu vaksin kanker serviks, vaksin demam berdarah dan vaksin flu serta menawarkan promo spesial diskon 30 persen untuk paket medical checkup. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi Customer Care (03613004141), email care@kih.co.id atau WhatsApp (0878 0003 3030). (bns1)
tradisional di Balinese Traditional PlayGround (BTP) yang bisa dinikmati secara gratis. Parkir yang luas dan leluasa tetap dipertahankan, namun fasade Keramas Aero Park dipercantik dengan ikon huruf ‘’K’’ besar yang dari Jalan By-pass Ida Bagus Mantra tampak seperti huruf dengan background pesawat biru berukuran jumbo. Kitchen juga tidak luput dari perhatian. Kehadiran Executive Chef yang dijabat oleh I Nengah Muderai menjadikan kitchen Inflight Restaurant By K Aero Park lebih atraktif dalam menghadirkan menu-menu western, fussion atau Indonesian food dengan memperhatikan kualitas dan rasa, namun tetap dari bahan-bahan lokal. Menyambut Galungan dan Kuningan dengan tajuk ‘’Galungan-Kuningan Vaganza’’, Inflight Restaurant menghadirkan promo khusus diskon 10% untuk passengers yang meng-
gunakan pakaian adat Bali saat Galungan pada Rabu (1/11) nanti. Khusus saat Umanis Galungan (2/11) disediakan Paket Keluarga (Family Package) yang terdiri atas empat pilihan dan aneka jenis menu mulai appetizer, main course hingga dessert yang harganya terjangkau. Menurut Ayu, Sales Officer Keramas Aero Park, merayakan Galungan dan Kuningan di Keramas Aero Park memiliki berbagai keuntungan, yaitu dapat menikmati makanan dengan harga terjangkau dan anak-anak bebas bermain di KidZone. Hamparan sawah dan view pantai serta Pulau Nusa Penida dari celah jendela pesawat Boeing 737-400 Series akan memberikan sensasi terbaik bersama keluarga. Info lebih lanjut silakan klik www. keramasaeropark.com, [Fanpage] Keramas Aero Park [IG] keramas_ aeropark, atau Whatsapp corporate 0878 6228 3008. (bns3)
Galungan dan Kuningan Vaganza di Inflight Restaurant By Keramas Aero Park
HARI raya Galungan dan Kuningan sudah di depan mata. Selain persembahyangan, Galungan dan Kuningan adalah momen penting untuk berkumpul dan merayakan kebahagiaan bersama keluarga. Keramas Aero Park menyediakan makanan dan minuman spesial serta arena bermain (KidZone) gratis yang terletak di garden area. Menurut Restaurant Manager I Putu Suadnyana yang juga mantan professional employee di salah satu cruiseline tersebut, Galungan kali ini berdekatan dengan momentum ulang tahun pertama Inflight Restaurant By Keramas Aero Park atau lebih sering disebut K. Aero Park. ‘’Pada ulang tahun pertama ini, kami banyak melakukan pembenahan sistem, kualitas dan peningkatan kualitas pelayanan,’’ ujarnya. Salah satu yang paling penting adalah perubahan sistem Minimun Charge di Inflight Restaurant (makan di dalam pesawat) menjadi Ala Carte. Ini memungkinkan passengers (sebutan pelanggan di Keramas Aero Park) mendapatkan harga makanan dan minuman mulai Rp 25 K. ‘’Ini adalah bagian dari program Keramas Aero Park for All yang kami rancang agar Inflight Restaurant bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat serta apresiasi atas kunjungan 58.200 passenger sejak dibuka pada 15 Oktober 2017,’’ ungkapnya. Momentum satu tahun usia Keramas Aero Park juga dimanfaatkan untuk menambah beberapa fasilitas penting, seperti KidZone yang didedikasikan untuk arena bermain anakanak ditambah fasilitas permainan
Inflight Restaurant By Keramas Aero Park.
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Rasionalisasi Anggaran Pilgub 2018
DPRD Bali Beri Waktu KPU dan Bawaslu hingga 7 November
DPRD Bali meminta KPU dan Bawaslu Bali melakukan rasionalisasi anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018. Kedua lembaga itu sama-sama diberi waktu hingga 7 November atau dua hari sebelum rancangan APBD 2018 diketok palu pada 9 November mendatang. Keputusan ini berangkat dari Fraksi Panca Bayu yang sebelumnya menyoroti anggaran untuk KPU dan Bawaslu sangat tinggi. ‘’Sesuai hasil pertemuan sebelumnya, KPU kan dapat Rp 229 miliar. Bisa tidak dirasionalisasi menjadi Rp 155 miliar tanpa mengurangi honorhonor dan kebutuhan logistik yang tidak bisa dimungkiri,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Bali I Gusti Bagus Alit Putra usai memimpin rapat kerja dewan dengan KPU dan Bawaslu Bali di Ruang Banggar DPRD Bali, Denpasar, Jumat (27/10) kemarin. Sementara Bawaslu, lanjut Alit Putra, agar merasionalisasi lagi anggaran yang sudah disepakati Rp 62 miliar menjadi Rp 39 miliar. Acuan yang dipakai dewan untuk menentukan batas angka itu adalah pelaksanaan Pilkada Buleleng 2017. Sesuai analisis akademis dan faktual, satu pemilih dianggarkan Rp 51 ribu di Bumi Denbukit. ‘’Kalau di Bali, anggap jumlah penduduknya 3 juta dikali Rp 51 ribu kan dapat Rp 155 miliar kurang lebihnya. Pelaksanaan Pilkada Buleleng dijadikan acuan karena sudah mengikuti aturan yang baru,’’ jelas politisi Demokrat ini. Alit Putra menambahkan, rasionalisasi ini juga disarankan karena melihat kondisi perekonomian yang belum terlalu membaik. Bisa dilihat target pendapatan daerah
ANGGARAN - Wakil Ketua DPRD Bali I Gusti Bagus Alit Putra (kiri) bersama anggota dewan lainnya menyalami anggota KPU Bali usai rapat kerja membahas anggaran Pilgub Bali 2018. yang sedikit menurun dibandingkan APBD 2017. Di sisi lain, Bali saat ini menghadapi isu bencana Gunung Agung yang berstatus awas. Eksekutif mengusulkan anggaran belanja tak terduga untuk keperluan pengungsi meningkat dari usulan awal Rp 5 miliar menjadi Rp 30 miliar. ‘’Status awas yang berakibat pada jumlah pengungsi yang banyak memerlukan biaya yang besar sehingga perlu ada rasionalisasi. Kami berikan kesempatan dulu KPU dan Bawaslu untuk membahas di internalnya,’’ tandasnya. Menurut Alit Putra, KPU bisa mengurangi jumlah peserta pemilu yang sebelumnya dirancang dari empat partai dan dua independen. Dari pengamatan dewan, calon dari partai hanya bisa maksimal tiga. Sementara calon independen kemungkinan hanya satu atau bahkan tidak ada
sama sekali. KPU juga bisa merasionalisasi anggaran untuk kegiatan sosialisasi dan melakukan sharing anggaran dengan Kabupaten Klungkung dan Gianyar. ‘’Yang penting bisa rasionalisasi, agar ada uang yang bisa dikembalikan kepada masyarakat pengungsi,’’ tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengaku segera mengambil langkah-langkah. Pihaknya harus mempertimbangkan kelangsungan penyelenggaraan tahapan karena sudah berjalan. Proses penganggaran ini sebetulnya telah dimulai sejak 2016. ‘’Kami sudah berkali-kali rapat dengan TAPD Provinsi Bali dan DPRD Bali. Ini pertimbangan dan yang jelas sesuai arahan KPU Pusat akan kami laporkan karena datanya sudah teregister di pusat. Jadi, sejauh mana bisa,’’ paparnya. (ad1721)
Sindikat Narkoba Sasar Siswa SD
PERAN guru dalam pembentukan karakter siswa sangatlah penting. Guru adalah orangtua siswa di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan individu-individu yang berkompeten dan jauh dari pengaruh penyalahgunaan narkoba. Beberapa tahun terakhir sejumlah kasus narkoba di Indonesia, disinyalir menyasar siswa SD sebagai korban atau penyalahgunanya. Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika saat menjadi narasumber dalam kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) P4GN melalui media konvensional kepada pekerja tahun 2017, Jumat (27/10) kemarin. Kegiatan ini dihadiri 40 peserta, yaitu Kepala SD se-Kecamatan Gianyar. ‘’Ini kewajiban kita termasuk guru untuk menyelamatkan mereka. Peran serta masyarakat terkandung dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 104 sampai 109. Masyarakat mempunyai kewajiban dalam upaya P4GN,’’ ujar Brigjen Suastawa. BNNP Bali telah me-launching kurikulum terintegrasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tingkat SLTP dan SLTA pada 26 Juni 2016. Peluncuran ini bertepatan dengan Hari AntiNarkotika Internasional (HANI) 2016. Perda Nomor 7 Tahun 2017 mengatur fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika Provinsi Bali
KIE - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. (kiri) didampingi Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika menjadi narasumber dalam kegiatan KIE P4GN. tanggal 28 Agustus 2017 dan sudah disahkan dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali. Menurut Brigjen Suastawa, guru memegang peranan sangat penting dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Salah satunya mengupayakan suatu keadaan yang dapat menguatkan motivasi siswa untuk belajar di sekolah melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan positif. Hal ini akan mendorong tingkah laku yang positif, sehingga meminimalisasi dorongan penyalahgunaan narkoba. Jenderal bintang satu di pundak itu berharap peserta dapat menyisipkan materi antinarkoba saat mengajar terutama tentang persoalan narkoba dan memberi tugas mengerjakan di rumah. Dengan demikian anak didik mendapatkan
referensi dan membuat kelompok diskusi sehingga menghasilkan bahan paparan. Siswa akan termotivasi mempelajari bahaya narkoba. ‘’Saya harapkan kurikulum antinarkoba yang sudah ada ini dibantu para guru untuk diaplikasikan ke lingkungan sekolah, khususnya guru bimbingan konseling,’’ ungkapnya. Peran guru pada P4GN dibagi dalam empat garis besar, yaitu sebagai pendidik, memiliki wibawa, tanggung jawab, moral dan sosial. Selain itu, guru sebagai pembimbing dan membimbing pendidikan berdasarkan pengetahuan. Guru juga sebagai penasihat, dapat berbicara secara terbuka, problem solving dan bimbingan konseling. Terakhir guru sebagai model atau teladan, sehingga menjadi panutan bagi anak didiknya. (bns2)
Buka Cabang di Kota Denpasar
PRO DESIGN® Beri Kenyamanan dan Keamanan Berbelanja HADIR sejak tahun 1989, PRO DESIGN® tidak hanya meningkatkan standar kualitas disertai desain terkini dan inovatif, tetapi juga melakukan perluasan agar dapat menjangkau pencinta furniture yang tersebar di Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, PRO DESIGN® terus melakukan ekspansi ke kotakota di Indonesia. Setelah membuka showroom pertamanya di Surabaya, antara lain di Surabaya Town Square, City of Tomorrow, dan Jalan Manyar Kertoarjo No. 12, kini PRO DESIGN® membuka cabang di Kota Denpasar, Bali. Berlokasi di Jalan Teuku Umar Barat 101, showroom baru PRO DESIGN® seluas 664 m2 dan area lahan parkir seluas 380 m2 akan memanjakan pengunjung dengan ragam pilihan furniture. Terletak di Kota Denpasar, tepatnya di perempatan Marlboro, membuat para pencinta furniture dengan mudah menemukan showroom PRO DESIGN® yang memiliki bangunan khas dengan dominan warna hitam dan kuning. Nina Martina, Marketing Manager PT SKV Sejahtera, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan PRO DESIGN® Cabang Denpasar hadir dengan beragam produk furniture yang inovatif yang ter-display cantik mulai dari keperluan untuk ruang tamu hingga dapur. Harga yang ditawarkan sangat murah dengan diskon. Produk-produk PRO DESIGN® ciptaan tim design dan tim RnD juga selalu menyediakan produk dalam keadaan fresh in style and trend. ‘’Kami pun menghadirkan seri-seri
baru PRO DESIGN®. Datang dan lihatlah produk-produk baru yang berkualitas tinggi dengan harga yang mengejutkan,’’ ujarnya. Showroom PRO DESIGN® Denpasar juga memberi kemudahan pembayaran bagi pelanggan. Selain itu, terdapat dua layanan yang memudahkan perencanaan rumah pelanggan dan pembelian furniture PRO DESIGN® Denpasar. Adanya fasilitas delivery membuat pelanggan tidak perlu khawatir bagaimana cara membawa pulang barang belanjaannya. Sementara bagi mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk merakit produk furniture yang baru dibelinya, ada fasilitas installation yang dapat diperoleh dari PRO DESIGN ® Denpasar. Tim instalasi yang telah dilatih dari tim RnD akan mendatangi rumah pelanggan yang membeli produk PRO DESIGN®. ‘’Kedua layanan ini kami berikan
dengan biaya yang sangat terjangkau, bahkan hingga 8 Januari 2018 biaya pengirimannya gratis. Kami juga menerima pembayaran melalui kartu kredit dengan cicilan 0% jika pembeli menggunakan bank serta beberapa lembaga pembiayaan yang telah bekerja sama dengan PRO DESIGN®,’’ tandasnya. PRO DESIGN® Cabang Denpasar juga memberikan pengalaman belanja secara online yang terjamin keamanannya. PRO DESIGN® Denpasar menggunakan metode Secured Payment yang bekerja sama langsung dengan MasterCard Visa, BCA Klikpay dan Mandiri KlikPay. Sementara untuk pengguna Visa/Mastercard akan ada password unik OTP (One Time Password) yang dikirim ke ponsel dan hanya diketahui oleh pelanggan yang menjadi pemegang kartu sah Visa/Mastercard. Ini sangat membantu mencegah penipuan transaksi. (bns4)
PILIH - Beberapa pelanggan sedang memilih produk-produk furniture di PRO DESIGN®, Jalan Teuku Umar Barat 101, Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
daerah
5
41 WNA Terdampar Dinas PM dan PTSP Denpasar Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal Punya Dokumen Resmi Kupang (Bali Post) – Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, 41 warga negara asing (WNA) asal Vietnam yang terdampar di Perairan Tablolong, Kabupaten Kupang memiliki dokumen resmi. ‘’Semuanya memiliki dokumen resmi. Ada paspornya setelah kami telusuri lebih lanjut,’’ katanya di Kupang, Jumat (27/10) kemarin. Puluhan WNA tersebut memasuki wilayah Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng yang dilakukan secara bergelombang. Dari hasil penelusuran diketahui bahwa puluhan WNA yang terdiri atas wanita dewasa, pria dewasa serta sejumlah anak itu memasuki Indonesia pada 9 Oktober lalu. Jules menambahkan, dari paspor yang dikumpulkan oleh pihak kepolisian ditemukan bahwa masa kedaluwarsa paspor tersebut 2027. ‘’Semalam memang belum kami temukan data pastinya, tetapi pagi tadi kami sudah dapatkan semua datanya sehingga mereka masih disebut sebagai WNA, bukan imigran gelap,’’ tegasnya. Mantan Kapolres Manggarai Barat itu lebih lanjut mengatakan data kedatangan WNA Vietnam tersebut diperolehnya melalui Keimigrasian Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng. WNA itu akan diserahkan kepada pihak keimigrasian untuk dicek kesehatannya sebelum ditempatkan di Rumah Detensi Kupang. ‘’Mereka akan diserahkan ke pihak Imigrasi Kelas I Kupang untuk diperiksa kesehatan dan akan ditampung di Rudenim,’’ tuturnya. Sebelumnya diberitakan 41 WNA asal Vietnam menggunakan perahu tanpa nama terdampar di Perairan Tablolong, Kabupaten Kupang, Kamis (26/10) malam sekitar pukul 21.30 Wita akibat kehabisan bahan makanan dan bahan bakar. Mereka yang akan berlayar menuju Selandia Baru kemudian diamankan oleh Polair Polda NTT dengan terlebih dulu ditampung di Markas Polair Polda NTT untuk diberi makan dan minum. (ant)
Promosikan Pariwisata
NTB Sasar Lima Negara
Mataram (Bali Post) – Sedikitnya lima negara menjadi target promosi pariwisata Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu. Lima negara itu adalah Cina, Korea Selatan, Malaysia, Australia dan negara-negara Timur Tengah. Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh. Faozal di Mataram, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan ada sejumlah alasan mengapa NTB berpromosi wisata ke lima negara tersebut. Australia dinilai menjadi sumber turis terbesar ke Bali dan Lombok. Selanjutnya, negara-negara di kawasan Timur Tengah menjadi tujuan promosi karena terkait branding NTB sebagai destinasi halal dunia. Kemudian, Korea dan Cina mewakili negara Asia. Sementara Malaysia merupakan pintu masuk penerbangan langsung yang harus dijaga, terlebih wisatawan asal Malaysia ke NTB juga cukup tinggi. ‘’Ini strategi kami promosi, karena melihat potensi pasar,’’ katanya. Pemerintah Provinsi NTB menargetkan angka kunjungan wisatawan ke daerahnya 4 juta orang tahun 2018. Jumlah ini terus ditargetkan naik. Tahun 2016, kunjungan wisatawan ke NTB mencapai 3,5 juta. ‘’Dengan upaya kita bersama ternyata 3,5 juta itu bukan omong kosong. Sekarang saja sudah 3,1 juta kunjungan wisatawan ke NTB,’’ jelas Lalu Faozal. Untuk mencapai target tersebut, ada empat agenda besar yang dilakukan Pemprov NTB, yakni melakukan tata kelola destinasi, pengembangan kelembagaan seperti pokdarwis, peran pemangku kepentingan, menyiapkan guide dan transportasi. Selanjutnya mempersiapkan calendar event pariwisata dan terakhir strategi promosi terutama tujuan promosi. (ant)
DINAS Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Kota Denpasar melaksanakan sosialisasi kebijakan penanaman modal kepada dunia usaha di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar Tahun 2017, Jumat (27/10) kemarin. Materi yang disampaikan dalam acara sosialisasi adalah penerapan norma kerja di perusahaan sebagai syarat dalam pemberian pelayanan perizinan usaha, pelayanan perizinan dan nonperizinan PTSP Pusat di BKPM, tanggung jawab sosial dan lingkungan/CSR, dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Ketua Panitia I Gusti Ayu Eka Sukraeniyati, S.H. mengatakan, dalam rangka menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif, memberikan kepastian hukum, keadilan dan efisiensi, kebijakan penanaman modal menjadi dasar dan pedoman dalam mengatur segala hal yang berkaitan dengan kegiatan penanaman modal, baik dalam negeri maupun asing.
Hubungannya dengan peningkatan kualitas pelayanan dalam upaya mewujudkan pelayanan prima, masih banyak permasalahan yang dihadapi. Berkaitan dengan kebijakan, peraturan-peraturan dan prosedur yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat belum bisa secara optimal ditindaklanjuti di daerah. Hal ini menjadi salah satu penghambat dalam peningkatan investasi dan dalam rangka pemberian layanan perizinan kepada masyarakat. Wali Kota Denpasar yang diwakili Sekkot Denpasar AAN Rai Iswara menyatakan filosofis Hindu mengajarkan bahwa prosesi kehidupan agar selalu bersandar pada Tri Kaya Parisudha, yaitu Manacika, Wacika, Kayika. Jika diterjemahkan dalam hal ini, manacika merupakan suatu visi. ‘’Kalau terjemahan sebenarnya kan manacika berpikir yang baik. Berarti dia harus memiliki pola pikir yang cerdas yang disebut dengan visi-misi dan program,’’ jelasnya. Setiap pola pikir yang
terangkum dalam visi-misi yang berbentuk peraturan negara baik perda, pergub maupun perwali merupakan pola pikir (manacika) dan harapan. Visi-misi tersebut perlu disosialisasikan (wacika) sehingga rakyat tahu program dan visinya. Ia berharap sosialisasi dapat berjalan lancar dan memfasilitasi
keluh-kesah para peserta, sehingga dalam pelaksanaannya (kayika) nanti tidak akan menghambat. ‘’Begitu tidak pas visi dan sosialisasinya, kayika ini pasti akan terhambat. Dengan terhambatnya kayika, pelaksanaannya dikhawatirkan akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Pengusaha
mengatakan dirinya dihambat oleh pemerintah, sedangkan pemerintah bertahan bahwa masyarakatnya tidak mau mengurus perizinan,’’ ujar Rai Iswara. Menurutnya, ada empat kunci dalam menyuarakan suatu organisasi, termasuk organisasi perusahaan. Pertama pahami hakikat tujuan membangun usaha. Pahami hakikat membuat peraturan yang berkaitan dengan perizinan perusahaan. ‘’Ini yang harus kita pahami bersama. Setiap organisasi pelajari dulu dengan bagus hakikat dan tujuannya, sehingga tidak salah arah dalam memberikan sosialisasi,’’ ungkapnya. Setelah memahami hakikat dan tujuan maka tujuan harus digapai dengan keberanian. Namun, keberanian harus didasari oleh jnana (kualitas diri). ‘’Seorang pengusaha atau pejabat harus paham strategi yang disebut kualitas diri. Maka dari itu mari para pengusaha di Kota Denpasar asah kualitas diri dan terus belajar,’’ imbuh Rai Iswara. (ad1718)
gangkat tiga orang satgas dengan identitas rompi dan pin khusus untuk siaga di posko. Satgas ini sebagai perpanjangan tangan BNNK dan aparat, karena mereka bertugas menyosialisasikan P4GN terhadap warga sekitar. Selain itu, bagaimana mengatasi warga dalam lingkungan dan warga luar Lingkungan Karang Bagu yang berbukti membawa narkoba. Satgas juga bertugas mencari tahu ke mana warga akan dibawa apabila ada masyarakarat menjadi penyalah guna atau pecandu. Satgas ini diharapkan aktif berkomunikasi langsung dengan petugas yang
berwenang. ‘’Artinya, ketika ada penangkapan satgas tidak langsung menyelesaikan sendiri tetapi mengamankan kemudian menghubungi petugas BNN atau aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti,’’ ujarnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menjelaskan narkoba bukan hanya persoalan warga Lingkungan Karang Bagu melainkan persoalan kolektif semua pihak yang membutuhkan penanganan secara bersama. ‘’Camat Cakranegara harus memberikan perhatian khusus dan prioritas lebih ke lingkungan ini. Apalagi ter-
bukti sudah ada inisiatif dan kemauan masyarakat setempat untuk bergerak,’’ jelasnya. Ke depan, pemerintah kota akan berupaya mengintervensi melalui kebijakan anggaran dan program yang bisa memberi dampak positif serta dapat benar-benar dirasakan kemanfaatannya bagi gerakan P4GN. ‘’Saya berjanji dengan sepenuh hati dan membuka diri kapan saja membantu memperbaiki kondisi di sini. Ini juga untuk masa depan anak-anak. Jangan sampai kita ciptakan sejarah kelam untuk anak-anak hanya karena ego dan kesenangan pribadi,’’ tegas Mohan. (ant)
CENDERAMATA – Sekkot Denpasar AAN Rai Iswara (kiri) didampingi Kepala Dinas PM dan PTSP Kota Denpasar memberikan cenderamata kepada narasumber.
BNNK Mataram Bentuk Posko P4GN di Karang Bagu
Mataram (Bali Post) – Badan Narkotika Nasional Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), membentuk posko terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Karang Bagu yang selama ini memiliki stigma negatif terhadap narkoba. Posko P4GN tersebut diresmikan oleh Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, dihadiri Kepala BNN Provinsi NTB Brigjen Pol. Drs. Imam Margono dan Kepala BNNK Mataram H. Nur Rachmat beserta jajarannya di Mataram, Jumat (27/10) kemarin. Nur Rachmat dalam kesempatan itu memberikan apr-
esiasi kepada warga Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, atas inisiatif untuk membentuk posko terpadu P4GN. ‘’Apalagi Karang Bagu merupakan salah satu lingkungan di Kota Mataram selama ini memiliki stigma negatif terhadap narkoba,’’ katanya. Bersamaan dengan peresmian posko terpadu P4GN tersebut, BNNK juga men-
Bangun Lima Infrastruktur
Pemkot Kupang Ajukan Anggaran Rp 178 Miliar
Komisi V DPR dan REI NTT
Targetkan Bangun 2.500 Rumah
Kupang (Bali Post) – Ketua Komisi V DPR-RI Fary Djamy Francis terus bersinergi dengan Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur menyukseskan pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di provinsi itu. Pihaknya dan REI NTT selalu membangun komunikasi dan koordinasi untuk duduk bersama merencanakan dan mengembangkan kawasankawasan perumahan baru di NTT seperti saat ini di lakukan di Kota Kupang. Politikus Partai Gerindera itu di Kupang, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan dalam banyak kesempatan terus berkomunikasi dengan REI untuk mencari tahu kendala atau permasalahan yang dihadapi para developer ketika membangun perumahan untuk masyarakat. Pembangunan salah satu kawasan perumahan oleh Pitoby Group di Kota Kupang sempat terkendala akses jalan masuk, sedangkan pihak developer mengeluhkan tidak mampu membangun jalan tersebut. Dari situ Komisi V terus mendorong dan hingga saat ini pembangunan jalan untuk akses ke perumahan tersebut sudah direalisasikan. ‘’Tentu kami terus mencari apa kendala atau persoalannya kemudian bisa fasilitasi sepanjang itu bisa dilakukan,’’ katanya. Selain akses jalan, pihaknya juga mendorong agar infrastruktur dasar lainnya seperti pasokan air dan listrik berjalan lancar ke berbagai kawasan perumahan. Fary Francis mengakui ada banyak kesulitan yang dihadapi para developer, salah satu contoh terkait persoalan perizinan yang dikeluhkan masih sulit diperoleh. Untuk itu, ia meminta kepala daerah dan wakil rakyat terus memberikan dukungan politik untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi tersebut agar program sejuta rumah bisa berjalan lancar. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI NTT Boby Pitoby mengaku terus meminta dukungan DPR dan pemerintah daerah untuk mewujudkan program sejuta rumah di NTT dengan target 2.500 unit rumah dibangun hingga akhir tahun ini. ‘’Hingga 30 Agustus 2017 jumlah rumah yang telah kami bangun di NTT sebanyak 1.149 unit rumah,’’ ujarnya. (ant)
Lintas Daerah Rawan Investasi Bodong KEPALA Departemen Pengawasan Pasar Modal 1B Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sugianto menyebutkan masyarakat Provinsi Jawa Barat terindikasi menjadi salah satu korban penipuan sektor keuangan syariah tertinggi di Indonesia. Hal itu dikatakannya pada acara Keuangan Syariah Fair Bogor 2017 di Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/10) kemarin. Ia menjelaskan, menurut hasil survei tingkat inklusi atau penggunaan sektor keuangan syariah Jabar sebanyak 21 persen di atas nasional sehingga dikhawatirkan banyak pihak kurang bertanggung jawab yang menyalahgunakan kepercayaan tersebut. Karena dari data literasinya atau pengetahuan maayarakat terhadap keuangan syariah sebanyak 7,79 persen yang jauh lebih sedikit dari tingkat penggunaan. Ini artinya jika digambarkan dari jumlah 100 orang penduduk Jabar baru sekitar delapan orang yang paham manfaat sektor keuangan syariah. Sugiarto menyampaikan secara umum di Jabar arat masyarakat mulai banyak mempercayakan keuangannya kepada sektor syariah, namun tanpa pengetahuan yang cukup. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor yang salah satunya karena keuangan syariah yang tergolong baru di Indonesia sehingga perlu sosialisasi yang lebih gencar. OJK sengaja mengadakan untuk memberi informasi perusahaan mana saja yang sudah terdaftar pada sistem informasinya melalui media daring. Masyarakat bisa mengakses halaman web resmi OJK untuk memastikan perusahaan yang menawarkan jasa keuangan syariahnya aman atau tidak. (ant)
Bali Post/kmb26
LANTIK - Pelantikan anggota Panwascam Jembrana di Hotel Jimbarwana.
Panwascam Mesti Jaga Integritas Negara (Bali Post) Setelah melalui proses seleksi, 15 anggota Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan) dilantik di Hotel Jimbarwana, Negara, Kamis (26/10). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Jembrana Pande Made Ady Muliawan. Di tiap-tiap kecamatan masing-masing bertugas tiga orang. ‘’Tugas mereka melaku-
kan pengawasan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, Pileg DPR, DPD, DPRD Provinsi Bali, DPRD Jembrana dan Pilpres,’’ terang Ady Muliawan. Panwas mengharapkan para Panwascam yang dilantik ini dalam menjalankan tugas pengawasan selalu menjaga moral, integritas dan soliditas serta berkoordinasi dengan semua pihak untuk kelancaran tugas pen-
gawasan. Setelah pelantikan, mereka akan bertugas selama sembilan bulan. ‘’Selanjutnya kami evaluasi dan keputusan ada di Bawaslu RI,’’ tambahnya. Ke-15 anggota yang terpilih merupakan hasil seleksi dari 29 pendaftar di lima kecamatan. Selanjutnya mereka diberikan pembekalan terkait pengawasan tahapan pemilihan gubernur Bali dan legislatif. (kmb26)
Kupang (Bali Post) – Pemerintah Kota Kupang mengajukan anggaran Rp 178 miliar kepada pemerintah pusat untuk pembangunan lima infrastruktur di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut. Wali Kota Kupang Jefry Riwu Koreh di Kupang, Jumat (27/10) kemarin, yakin pemerintah pusat menyetujui jumlah anggaran yang diajukannya. Hal itu disampaikannya berkaitan dengan hasil Forum Diskusi bersama antara Pemerintah Kota Kupang, Komisi V DPR-RI dan sejumlah kementerian yang merupakan mitra Komisi V DPR yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di kota tersebut. Lima segmen infrastruktur yang akan dibangun dengan dana Rp 178 miliar tersebut. Pertama, pembangunan koridor jalan Bandara El Tari yang merupakan pusat Kota Kupang. Kedua, Jalan Frans Seda harus diperindah sebab saat ada pengunjung tiba di Bandara Kupang dan memasuki Kota Kupang maka harus ditempatkan hal-hal yang indah yang menunjukkan identitas kota. ‘’Dari bandara sampai ke Jembatan Liliba dan bundaran PU merupakan kawasan yang harus ditata secara rapi, sehingga indah dan menarik dilihat,’’ tuturnya. Di Taman Nostalgia akan dibangun sejumlah fasilitas bagi lansia, anak-anak serta sarana olahraga terbuka. Selanjutnya kawasan Patung Kirab dan kawasan pusat perbelanjaan Lippo Mall yang akan dibangun ruang terbuka hijau mengambarjkan karakter dan budaya NTT. Menurut Jefry, sudah saatnya Kota Kupang diperindah karena merupakan satu-satunya kota yang berada di Pulau Timor dan satu daratan dengan Timor Leste. Oleh karena itu dirinya sengaja mengajak 14 anggota Komisi V DPR beserta ketua dan wakilnya, bersama sejumlah kementerian yang merupakan mitra Komisi V DPR-RI seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai Sungai, serta kementerian lainnya. Ketua Komisi V DPR-RI Fary Djemi Francis mengatakan pihanya akan mengkaji proposal yang diajukan tersebut dan akan membicarakan dengan kementerian mitra Komisi V terkait pembangunan infrastruktur di kota tersebut. (ant)
OPINI
6 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Perppu untuk Ketertiban Masyarakat MESKI ada yang tidak puas dengan disahkannya Perppu Ormas oleh DPR, tetapi sebagian besar masyarakat merasa tenang. Paling tidak dengan adanya Perppu ini, masyarakat dapat berharap tatanan sosial ke depan akan lebih dapat dikendalikan. Tujuan disahkannya Perppu ini adalah untuk menjaga keseimbangan sosial. Inilah yang diperlukan oleh Indonesia di masa mendatang, di saat dunia telah menyatakan diri tersambung antarindividu satu dengan lain secara lebih cepat. Kita melihat ada gejala pembalikan di Indonesia saat ini. Seharusnya dengan adanya reformasi tahun 1998 itu, realitas sosial lebih nyaman. Tetapi kenyataannya tidak demikian. Bahkan, masa transisi juga belum tuntas sehingga banyak yang mengatakan bahwa transisi demokrasi di Indonesia adalah yang terlama di dunia. Bayangkan, transisi itu berlangsung hampir 20 tahun. Salah satu yang membuat sulitnya tuntas transisi itu adalah sikap organisasi yang sering ugal-ugalan di tengah masyarakat. Pada konteks itulah, kita menyambut disahkannya Perppu Ormas ini menjadi undangundang. Harus ada payung hukum untuk menindak ormas yang bertindak di luar batas. Tanpa ada tindakan tegas, pasti akan merasa diri besar dan ketika mereka telah benar-benar besar, sulit untuk memberangusnya. Ia akan menjadi kekuatan yang bisa mengalahkan pasukan keamanan negara. Bahkan bisa jadi negara di dalam negara. Ormas bisa saja menguasai pasar, ladang minyak, perbankan dan seterusnya. Ormas ugal-ugalan yang bertindak di luar batas seperti ini, bukan merupakan contoh yang baik bagi masyarakat. Ada dua pendapat yang mengacu kepada munculnya ormas. Yang pertama adalah keperluan untuk mengakrabkan masyarakat berdasarkan kesepakatan dan kesamaan ide. Bila mampu mempertahankan ini sebagai organisasi yang bersifat positif, tentu saja merupakan sumbangan yang berguna bagi pemerintah. Ormas seperti ini lentur dan mampu memberikan bantuan kepada negara. Yang kedua, ormas (organisasi) muncul karena kekecewaan. Bisa saja karena kecewa dengan manajerial pemerintah, harga yang mahal dan sebagainya sehingga membentuk wadah organisasi untuk melakukan kerja sama. Tetapi yang ini berbahaya karena akan mampu menghimpun kekuatan negatif di masyarakat. Kini ada yang menduga pengangguran yang banyak di masyarakat memunculkan berbagai ormas. Meskipun dugaan ini belum tentu benar, tetapi memang harus diwaspadai karena ormas seperti inilah yang bisa membikin kekacauan di masyarakat. Terhadap Perppu No. 2 Tahun 2017 yang barus disahkan oleh DPR ini, memang masih mengandung kontroversial. Misalnya karena pemerintah justru dikatakan tidak demokratis karena tidak menyertakan proses pengadilan dalam pembubaran ormas bersangkutan. Pandangan ini tentu saja perlu dicatat. Sebagai negara yang telah mempraktikkan demokrasi, cara pemerintah membubarkan ormas ini perlu diukur dari sudut demokrasi tersebut agar tidak terbalik kelak pemerintah dikatakan arogan. Telah muncul suara-suara bahwa tahun 2018 beberapa fraksi yang menolak pengesahan akan berupaya melakukan revisi. Terhadap hal ini, masih tersedia waktu panjang untuk mendiskusikannya. Kita berharap, upaya revisi ke depan tidak akan mendatangkan keributan politik apa pun di Indonesia. Rakyat sudah bosan dengan berbagai keributan tersebut. Revisi memang perlu tetapi jauh lebih perlu adalah pemikiran yang dapat mendatangkan kesejukan bagi masyarakat. Hati-hati juga, tahun 2018 adalah setahun sebelum pemilu pemilihan presiden. Jangan-jangan salah bertindak dan bersikap atas revisi Perppu Ormas ini akan dapat berakibat pada penurunan jumlah perolehan partai. Bagaimanapun juga muatan politiknya tetap ada.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tak Punya Garasi
Aturan Dishub Kota Denpasar yang menggembok kendaraan yang diparkir bukan pada tempatnya patut diacungi jempol. Masyarakat kalau tak diberi sanksi tegas, sering meremehkan aturan dan aparat yang melaksanakan aturan tersebut. Kalau kita mau jujur, banyak pemilik kendaraan yang tak memiliki garasi di rumahnya. Mereka seenaknya parkir kendaraan di badan jalan. Yang lebih menggelikan lagi, parkir kendaraannya berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Lihat saja sejumlah ruas jalan yang dipenuhi parkir kendaraan selama 24 jam. Contohnya Jl. Kecubung, Jl. Katrangan, Jl. Hayam Wuruk, dan lain-lain yang sangat mudah kita dapatkan. Ruas jalan makin sempit, bahkan tambah sempit jika di sisi lain dipakai untuk parkir oleh petugas parkir. Andai kata UU Perhubungan dijalankan dengan konsekuen dan konsisten mestinya mereka yang tak memiliki garasi sendiri tak diizinkan memiliki mobil. Namun, ada upaya sejumlah warga yang bisa kita tiru demi ketertiban pemilik kendaraan yakni dengan menyewa garasi secara bersama. Cara ini tampaknya lebih beretika ketimbang kita memakai parkir badan jalan. Akan lebih terhormat disebut orang kaya kalau kita sendiri memiliki garasi mandiri. Miasa Kesiman
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Demi Menertibkan Kebebasan yang Tak Kebablasan Disahkannya Perppu Ormas setidaknya masih meninggalkan pertanyaan karena setelah disahkannya Perppu No. 2 Tahun 2017 ini boleh direvisi kembali. Paling tidak itu akan dilakukan tahun 2018 dan diupayakan oleh tiga fraksi yang menolak. Fraksi Gerindra, PKS, dan PAN akan memasukkannya dalam Program Legislasi Nasional Prioritas tahun 2018.
Oleh GPB Suka Arjawa eberapa hal yang coba direvisi adalah tentang pasal yang tidak melibatkan pengadilan dalam pembubaran ormas. Diloloskannya perppu ini menjadi wacana yang menarik karena dipandang akan dapat menekan ormas-ormas yang bertindak anarkis dan yang memersoalkan kehadiran Pancasila dan Negara Kesatauan Republik Indonesia. Pada akhirnya kemudian terbukti bahwa kebebasan yang tidak terkendali di Indonesia melahirkan ekses negatif berupa munculnya organisasi yang merongrong kesatuan dan dasar negara. Munculnya ormas yang dinilai anarkis itu adalah akibat dari kebebasan tersebut. Sumbernya terletak pada perasaan berkuasa, paling kuat, terlindungi dan ekses dari kemajemukan di Indonesia. Pada tataran sosiologis, kemajemukan itu pada akhirnya melahirkan “sempalan” berupa adanya pihak yang merasa superior baik dalam ide, jumlah, maupun kekuatan. Sebagai ekses kemajemukan, ini adalah wajar karena kondisi majemuk demikian melahirkan berbagai pembenaran. Bisa saja kelompok A merasa besar, kelompok B merasa paling cerdas, kelompok C merasa paling kuat, atau kelompok lainnya merasa strategis di bidang ekonomi. Padahal,
B
kondisi sosial yang diinginkan di Indonesia, bukanlah adanya kemunculan kelompok-kelompok super itu, tetapi kebersamaan dan saling pengertian sesuai dengan kultur sama rasa sama daya. Budaya gotong royong memperlihatkan kelemahan, kesetaraan sekaligus kekuatan. Inilah yang menjadi dasar budaya Indonesia itu. Adanya saling bantu, menandakan ada pihak yang lemah yang mesti mendapat bantuan. Ketika semuanya bersedia saling menolong, di sana terlihat adanya kesetaraan antara warga. Dan saling bantu itulah yang memunculkan kekuatan besar, seperti yang terlihat dalam sapu lidi tersebut. Maka, ketika ada satu kelompok, dalam hal ini ormas yang merasa besar dan arogan, perlu segera diatur dan ditatar kesadarannya. Dari sisi sosiologi politik, muncul dan disahkannya perppu ini menjadi undang-undang merupakan kesadaran mayor masyarakat politik Indonesia bahwa Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia itu harus dilindungi. Ini dibuktikan dengan mayoritas fraksi yang ada di parlemen menyetujui disahkannya perppu itu menjadi undang-undang. Fraksi itu adalah PDI-P, Demokrat, Golkar, PKB, PPP, NasDem, dan Hanura. Inilah yang menjadi perwakilan masyarakat Indonesia di bidang politik. Kesadaran
demikian menguntungkan di negara majemuk karena merepresentasikan nasionalisme yang cukup kuat. Kehadiran dua partai yang berbasiskan agama (Islam) juga memberikan gambaran bahwa nasionalisme itu tetap menjadi poin penting dari hasil kesepakatan sidang paripurna DPR ini. Dari sisi sosiologi politik juga dapat bahwa keberhasilan dari DPR mengesahkan perppu ini merupakan upaya penyeimbangan bagi kekuatan-kekuatan politik di Indonesia terhadap kekerasan politik yang sering terjadi. Komposisi sosial masyarakat yang memihak kepada perppu itu jelas jauh lebih banyak karena partai yang menyetujuinya memiliki keanggotaan yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang menolak. Tetapi, harus juga dilihat bahwa faksi yang menolak, mempunyai alasan signifikan untuk memilih sikapnya, yaitu tidak disertakannya lembaga pengadilan dalam upaya pembubaran ormas. Alasan untuk tidak disertakannya pengadilan dalam proses pembubaran ormas, mungkin dilatari oleh kegentingan yang memaksa dalam hal ormas tersebut terlalu radikal dan bebas dalam melakukan tindakananya. Jika ini terjadi, maka demi keamanan masyarakat memang harus segera diambil tindakan agar proses perusa-
kannya tersebut tidak semakin membesar. Itulah barangkali yang menjadi latar munculnya pemikiran tidak dimasukkannya proses pengadilan ini disertakan dalam perppu yang disahkannya ini. Akan tetapi, menurut wakil presiden, pembubaran yang dilakukan tanpa proses pengadilan itu kemudian boleh juga digugat melalui pengadilan. Tampakanya ini yang harus dipertimbangkan juga bagi masyarakat. Dalam hal kegentingan yang dibuat oleh ormas yang anarkis, memang secara sosial harus segera diambil tindakan pembubaran tersebut demi tidak memperbesar kerusakan yang ditimbulkan. Bahwa kemudian cara itu dapat digugat melalui pengadilan, inilah sesungguhnya celah politis dan celah psikologis yang dapat dimanfaatkan secara baik. Pasti akan rentang waktu tertentu bagi ormas yang dibubarkan tersebut untuk melakukan gugatan. Celah waktu tertentu inilah yang dapat digunakan oleh masing-masing pihak untuk saling berpikir baik untuk menggugat maupun mempertahankan tindakannya. Pemerintah mempunyai kesempatan untuk melakukan lobi dan pendekatan kepada “lawan-lawannya”. Kalau pun dibawa menuju ranah sosiologi politik, cara seperti ini pun dapat dikatakan mencapai keseimbangan karena proses sosial yang lebih dahulu dilakukan demi menghentikan secara segera kearoganan yang ada, kemudian memakai politik hukum untuk menggugat sikap pemerintah yang langsung membubarkan ormas. Dalam sistem sosial sekarang, dengan berbagai alat teknologi komunikasi yang demikian canggih, sikap arogan tersebut secara mudah menyebar. Kearoganan yang berlangsung
lama, akan menjerumuskan sikap itu seolah-olah menjadi terlegitimasi, terpola, dan dibenarkan dipakai. Ini berbahaya bagi perkembangan masyarakat selanjutnya. Tentu saja sikap arogansi ini dapat terjadi pada berbagai organisasi massa, mulai berentang pemuda sampai dengan organisasi keagamaan. Sepanjang itu sikapnya merugikan masyarakat, tentu saja dapat ditindak. Belakangan ini di Bali kecenderungan sikap arogan tersebut juga terlihat bahkan oleh anak-anak remaja yang seenaknya membawa sepeda motor di jalan. Jika remaja sudah mampu berbuat seperti itu, kiranya memang harus mulai juga diperhatikan sikap-sikap seperti ini. Akan tetapi dari sisi demokrasi dan keadilan, haruslah juga dipertimbangkan tentang pentingnya pembubaran tersebut melalui proses pengadilan. Indonesia menganut paham demokrasi yang memang menyertakan pengadilan untuk menjaga marwah demokrasi tersebut. Hal inilah yang harus dipertimbangkan oleh para politisi dan ahli hukum Indonesia di masa depan. Sebab, rentang waktu untuk melakukan revisi ini cukup panjang. Bisa jadi di depan akan terjadi suasana panas lagi memperdebatkan soal revisi dalam pelibatan pengadilan dalam pembubaran ini. Pilihan mana yang harus dilakukan, bubarkan dulu baru digugat melalui pengadilan pembubaran itu atau proses pengadilan untuk mengkaji lebih dulu sebelum ormas ini dibubarkan, yang artinya ada potensi waktu bagi ormas arogan (betapa pun terbatasnya) untuk melakukan tindakan macam-macam sebelum dibubarkan.
Relevansi Wacana Pribumi dalam Menyambut Tantangan Global
ADANYA Lembaga Swadaya Masyarakat, Gerakan Pancasila dan Banteng Muda Indonesia melaporkan diksi kata pribumi yang terselip dalam pidato politik pemerintahan Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 16 Oktober 2017, menjadi pembelajaran semua pihak. Dikotomi istilah pribumi yang dipakai diharapkan tidak menjadi awal babak baru munculnya kegaduhan atas pemerintahan yang ada, yang sebelumnya telah terbelah menjadi dua kekuatan politik saat pilkada. Konotasi kata pribumi dapat berdampak negatif dalam membangun kesatuan bangsa, bila digunakan dalam konteks tidak tepat. Penggunaan kata tersebut sudah dilarang lewat Instruksi Presiden nomor 26 tahun 1998 dalam semua perumusan dan renyelenggaraan kebijakan, perencanaan program, ataupun pelaksanaan kegiatan pemerintahan, pada era BJ Habibie dalam upaya menjaga keutuhan berbangsa. Kalau kita flash back atas perjalanan sejarah bangsa, lahirnya kata pribumi dan nonpribumi adalah bagian dari upaya membikin sekat oleh kaum penjajah Belanda dalam melancarkan aksinya memecah belah. Terciptanya strata/kelas/ras mulai dari kaum pribumi/inlander yang merupakan penduduk asli, Eropa (eoropeanen), merupakan warga kulit putih, dan ras Timur Asing (Vreeme Oosterlingen), meliputi warga Tiongoa, Arab, India maupun non-Eropa. Terciptanya ras/ kelas sebagai garis pemisah yang ekstrem adalah strategi politik penjajah dalam upaya melestarikan kekuasaannya. Politik pecah belah (devide et impera) yang dipraktikkan tersebut adalah bagian memperlemah kekuatan yang kita miliki, sehingga kita sibuk berkelahi dengan sesama secara akut. Sejarah pahit masa silam, kita harapkan tidak terulang oleh munculnya diksi kata pribumi dalam pidato politik Anies Baswedan awal pemerintahannya. Konteks penjajahan dalam era global sangat absurd, karena pergerakan modal/uang, barang, orang, begitu cepat lintas batas suatu negara. Saat era global ini penjajah itu adalah berupa kebodohan yang kita miliki sehingga kita kalah bersaing dengan negara lain. Kualitas daya saing adalah elemen dasar yang menghambat sehingga akhirnya kita akan tergusur. Membangkitkan sentimen pribumi dalam pidato politik di awal pemerintahan Anies, kita harapkan bukan bagian untuk membangkitkan emosional pemilihnya. Ini bukan cara bijak dalam upaya merangkul semua elemen kekuatan masyarakat dalam membangun daerah. Seharusnya yang menjadi belenggu penjajah di depan mata sebagai hantu yang menakutkan adalah kebodohan warga itu sendiri dalam menyambut tantangan global yang ada. Penjajah yang sudah jelas di depan mata adalah keunggulan daya saing dalam menyambut tantangan global. Tentu bukan pernyataan yang aneh yang dicari-cari pembenarnya lagi. Sangat tidak elok membenturkan sentimen pribumi dan non-pribumi dalam mencari dukungan politik yang lebih luas, dengan membenamkan kekuatan rakyatnya sendiri yang
Oleh I Nyoman Sugiarta tidak berdaya dengan cara-cara yang tidak elok. Apalagi sampai timbul niat tidak baik menyindir secara tersembunyi di balik kata pribumi atas kekalahan Gubernur Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, karena dianggap tidak pro-pribumi. Yang lebih memprihatinkan lagi, bila pidato politiknya sampai mempunyai muatan politik yang lebih luas/ jauh sebagai strategi politik Pilpres 2019 dalam upaya menggalang kekuatan sejak dini secara terselubung/sembunyi sangat disayangkan. Sekecil apa pun peran segenap komponen warga anak bangsa yang mampu mengangkat derajat bangsa dan negaraya lebih terhormat menjadi harapan kita bersama. Mampu meletakkan kepentingan bangsa yang utama di atas berbagai kepentingan baik golongan, suku, agama, antargolongan, atau etnis/ras yang ada menjadi kata kunci membangun peradaban berbangsa yang lebih bermartabat. Merajut kekuatan berbangsa sebagai penggerak dalam kebinekaan/keberagaman yang dimiliki dalam menyambut tantangan global, harus dikedepankan. Jangan kita terjebak oleh polarisasi politik primordialisme akut dengan menggunakan kata tidak elok yang pada akhirnya dapat memecah-belah perjuangan kita menyambut tantangan global. Untuk itu, sangat menuntut kebesaran hati segenap komponen warga anak bangsa eling atas keberadaan dirinya dalam berbangsa. Dalam era kepemimpinan pemerintahan DKI Jakarta yang baru seharusnya dapat merangkul semua elemen kekuatan masyarakat secara baik demi kemajuan bersama. Dapat memaknai bahwa kemenangan pilkada adalah kemenangan rakyat Jakarta, secara utuh tanpa terkecuali. Keadaan kondusif seperti ini akan dapat meredam tensi politik yang sebelumnya memanas, atas muncul dua kekuatan dalam pilkada yang melelahkan. Bagaimana mampu menyembuhkan luka politik pilkada oleh gesekan isu SARA oleh kepentingan elite politik yang bersifat pragmatis yang mau menebar benih kebencian dengan memecah belah di antara sesama warga, agar mampu dirajut kembali secara utuh. Semua berawal dari good will politic pemimpinya itu sendiri dalam sikap dan sifat yang wellcome kepada semua elemen masyarakat oleh tindakan nyata. Mampu merajut harapan publik lewat pendekatan yang humanis atas kualitas program kerja yang ditawarkan yang mampu menyentuh semua lapisan masyarakat, dengan tidak membikin sekat baru, baik dalam bentuk pernyataan yang ambigu secara verbal maupun vulgar adalah kata kunci yang menentukan suksesnya jalannya pemerintahan. Diksi kata pribumi yang ambigu yang dapat mengundang keresahan publik seharusnya dapat dihindari terjadi melihat kepentingan bangsa yang lebih luas.
Politik kebangsaan dalam era global yang mencerdaskan seharusnya dibangun dalam landasan memperkuat partisipasi publik secara utuh untuk menyambut tantangan di depan mata melalui kualitas program kerja yang ditampilkan oleh pemimpin. Sudah tidak eranya lagi membangun politik ortodok dengan membangkitkan sentimen suku, agama, ras, antargolongan secara emosional dengan mengesampingkan logika nalar yang ada. Politik kekuasaan yang genius adalah mampu mengayomi warganya dalam setiap dinamika tantangan yang ada dengan memberi solusi yang membumi. Bukan memberi pernyataan ambigu yang menimbulkan keresahan baru bagi masyarakat. Kecerdasan politik kekuasaan yang ada harus mampu dibangun dalam landasan budaya yang mencerahkan secara holistik. Bukan larut bersembunyi di balik kata-kata absurd sebagai bagian dari menutup ketidakmampuan atas janji yang sebelumnya terucap. Paradok perilaku tidak gentlemen ini seharusnya dapat dihindarkan terjadi, bila pemimpin tersebut mempunyai wawasan politik kebangsaan yang kuat. Sesungguhnya pemimpin yang bertanggung jawab akan selalu menjaga setiap ucapanya sebagai bentuk keteladanan dirinya atas kekuasaan yang diemban. Kata yang terucap terukur secara akurat dalam tatanan yang menyejukkan yang dapat menggunggah publik secara sabar dan sadar ikut berpartisipasi. Untuk itu, pemimpin yang kredibel harus dapat menyelami lingkungan sosial masyarakat secara utuh agar keberadaanya lebih berguna. Tentu ini membutuhkan pendekatan yang holistik atas karakteristik masyarakat, agar mampu bermuara pada peningkatan kualitas hidup yang lebih baik di era global. Ini memerlukan kebesaran jiwa dalam merajut jalannya pemerintahan dengan melihat kepentingan bangsa yang utama dan pertama baik bersifat jangka pendek atau jangka panjang. Dalam menyambut eraglobal ini, batas-batas wilayah suatu negara semakin kabur. Keadaan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bila pemimpin yang cerdas mampu memanfaatkan secara maksimal. Ini menuntut kesungguhan dalam mempersiapkan diri baik bersifat ke dalam maupun keluar (in word looking and outword looking ) agar kita tidak tergilas jaman.Sudah tidak jamanya lagi mem-blowup istilah pribumi dan non pribumi secara vulgar yang tidak berguna. Dalam era global pergerakan penduduk lintas negara sudah tidak terhindarkan terjadi oleh berbagai kepentingan. Terbangunnya pola pikir global yang bersifat humanis menjadi paradoks yang tidak dapat dipungkiri terjadi. Negara kini seperti miniatur dunia yang akan menjadi wilayah yang siap dijelajahi oleh setiap orang. Untuk itu sangat menuntut memabnu kekuatan nilai-nilai lokal yang ada dengan jalinan komunikasi yang padu agar kesatuan dan persatuan bangsa kokoh menyambut tantangan global yang ada. Justru jangan kita terjebak oleh sekat pemisah antara pribumi dan non-
pribumi hanya untuk kepentingan politik sesaat/jangka pendek dengan mengabaikan kepentingan yang lebih luas. Ini menuntut adanya rasa kebersamaan yang utuh dalam membangun bangsa dan negara yang bermartabat, siapa pun pemimpinnya. Konteks kata pribumi sudah tidak zamannya lagi kita perdebatkan dalam era global, karena mengandung makna yang mengkerdilkan dalam berbangsa. Kualitas subangsih setiap warga bangsa menjadi pertahuran nyata, membangun peradaban yang terhormat, sekecil apa pun yang dilakukan akan bermakna bagi perjalanan bangsa ini. Membangun kekuatan bangsa dari ketulusan terdalam untuk mau mengabdi menjadi dasar utama membawa bangsa ini terbebas dari terbelenggu segala kebodohan. Penjajah di depan mata di era global adalah kualitas daya saing suatu bangsa. Memori kelam dikotomi pribumi dan non-pribumi adalah bentuk penjajahan mental kita di era global. Sudah sepatutnya kita menatap masa depan dengan merajut segala kekuatan komponen warga bangsa dalam menyambut segala tantangan di depan mata. Bukan lagi bersembunyi di balik kata-kata klise yang absurd yang akhirnya memecah belah kita. Penulis, peminat masalah sosial, dosen Politeknik Negeri Bali
POJOK Pertemuan Presiden Jokowi dan Yudhoyono berlangsung akrab. - Apa pernah tidak akrab? *** Kata Ary Dwipayana, sejarah memiliki fungsi menyatukan. - Pecah-belah sudah masa lalu. *** Gupbi Bali sangsikan komitmen Buleleng majukan peternak lokal. - Majukan investor ya?
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
DOKAR - Kusir dokar menunggu penumpang di Jalan Surapati, Jumat (27/10) kemarin. Keberadaan dokar di Kota Denpasar makin langka. Sebelumnya, kendaraan tradisional itu berjumlah sekitar 150 unit, kini tersisa hanya 8 unit. Di sisi lain, para kusir dokar menjerit lantaran sepi penumpang.
sabtu Umanis, 28 oktober 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
’’Green Building’’ PEMBANGUNAN fasilitas sektor pariwisata maupun sektor lain di Bali terus berkembang. Namun sayangnya, konsep pembangunan yang diterapkan kurang memerhatikan kaidah-kaidah green building atau bangunan yang ramah lingkungan. Hal tersebut kemungkinan disebabkan kesadaran investor yang masih kurang. Untuk itu, edukasi terkait green building masih perlu digalakkan. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali Ir. Made Gede Suryanatha, Jumat (27/10) kemarin. Menurutnya, sebagian besar investor dari luar negeri maupun Jakarta sudah cukup banyak menerapkan green building. Namun untuk investor lokal masih belum begitu tertarik terhadap konsep ini. ‘’Untuk bangunan green building, memang dari segi harga, jauh lebih mahal dibandingkan yang bukan green building. Namun kalau dilihat jangka panjang, konsep green building sangat unggul. Ini yang perlu diedukasi kepada investor,’’ katanya di sela-sela diskusi bersama Gyproc Indonesia, di Kuta. Dia berharap para arsitek maupun yang bergerak di dunia konstruksi di Bali lebih mengedukasi para klien atau investor mengenai konsep green building ini. Dalam hal ini, arsitek maupun yang bergerak di dunia konstruksi lainnya harus terus memberikan pertimbangan supaya investor menjadikan green building sebagai lifestyle. ‘’Saat berbicara lingkungan, tentunya kita berbicara kesadaran. Sehingga, nantinya lingkungan tersebut sedikit demi sedikit akan lestari dan kita juga menjadi nyaman,’’ ujarnya. Ada beberapa aspek yang dikedepankan dalam green building. Aspek dimaksud yakni penghematan energi, penghematan air, perancangan yang baik serta sumber material salah satunya material yang bisa 3R (reuse, reduce, dan recycle) sehingga limbah yang dihasilkan bisa sekecil mungkin. (edi)
Napi Buronan Timor Leste Dibekuk di Renon Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Dit Resnarkoba dan Satgas CTOC Polda Bali menggerebek rumah kos di Jalan Tukad Badung XVI, Renon, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (27/10) kemarin. Pasalnya, di kos-kosan tersebut, bersembunyi buronan yang seorang napi Timor Leste bernama Juga Fans Xavier Sousa Gama (38). Napi kasus narkoba ini kabur saat kerusuhan November 2013 lalu. Penangkapan Frans dilakukan pukul 01.30 wita. Perwakilan kepolisian Timor Leste mengatakan, pihaknya di Bali sejak Minggu (22/10) lalu. Sedangkan koordinasi kaburnya pelaku sudah lama dilakukan dengan Mabes Polri. ‘’Pelaku kabur bersama seorang napi lainnya. Dia memecahkan kaca jendela dan sempat menganiaya sipir,’’ katanya. Pelaku dibekuk karena terlibat kasus sabu-sabu sebanyak 0,5 kilogram dan divonis 10 tahun penjara. Sedangkan informasi diperoleh di Polda Bali, setelah berkoordinasi dengan perwakilan kepolisian Timor Leste tersebut, tim yang dipimpin Wadir Resnarkoba AKBP Sudjarwoko melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku terlacak di Jalan Tukad Badung XVI, Renon. Disebutkan, pelaku tinggal di sana bersama pacarnya yang asal Jawa. Dia tak berkutik saat ditangkap petugas. Hasil pemeriksaan di Mapolda, pelaku masuk ke wilayah Indonesia pada November 2013. Pelaku ditahan di Lapas Becora, Timor Leste. Dia kabur saat terjadi kerusuhan di lapas tersebut. Selanjutnya, pelaku masuk ke wilayah Indonesia melalui perbatasan Atambua, naik taksi dan melanjutkan perjalanan ke Bali. Selama di Bali, pelaku kelahiran Taibessi Culu Hun, Timor Leste ini bekerja sebgai ABK di perusahaan ikan di Pelabuhan Benoa. Saat kabur dari Timor Leste, pelaku tidak membawa kartu identitas. Saat melamar jadi ABK, diduga pelaku menggunakan identitas palsu yakni KTP Kupang. Wadir Resnarkoba AKBP Sudjarwoko saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya melakukan penangkapan terhadap napi tersebut. ‘’Kami masih berkoordinasi dengan Hubinter Mabes Polri. Mungkin nanti akan dirilis Bapak Kapolda. Kami mohon rekan-rekan bersabar,’’ tegasnya. (kmb36)
Bali Post/rin
MASYARAKAT - Sejumlah perwakilan masyarakat Sanur usai bertemu Gubernur Bali.
Soal RSBM, Gubernur Minta Maaf ke Warga Sanur
Pemprov Bantah Janjikan Kuota 10 Persen Lowongan Pekerjaan
Denpasar (Bali Post) -
Sejumlah perwakilan masyarakat Sanur, Denpasar, bertemu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di ruang kerja Gubernur, Jumat (27/10) kemarin. Pertemuan yang dimediasi anggota DPRD Bali dapil Kota Denpasar I Ketut Suwandhi itu berlangsung tertutup. Topik yang dibicarakan mengenai janji Pemprov Bali terkait 10 persen kuota lowongan pekerjaan bagi warga Sanur di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM). Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala BKD Bali, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali. Usai pertemuan, Karo Humas dan Protokol I Dewa Gede Mahendra Putra menegaskan, Pemprov Bali tidak pernah memberikan janji kuota 10 persen lowongan pekerjaan untuk warga Sanur. Terlebih, warga setempat sampai merencanakan demo pada saat soft opening RSBM, Sabtu (28/10) ini, lantaran janji itu tidak terpenuhi. ‘’Justru kami baru tahu. Anggaplah terjadi miskomunikasi. Kalau (janji) langsung dari Bapak (Gubernur)
sih tidak ada. Kalau ada perjanjian dengan pemerintah, harus ada hitam di atas putih. Kerja sama seperti itu biasanya ditangani oleh Biro Pemerintahan dan Biro Hukum,’’ ujarnya. Mahendra tidak mau mempermasalahkan lagi siapa yang sebelumnya menjanjikan kuota 10 persen bagi warga Sanur. Mengingat, Gubernur Mangku Pastika pada saat bertemu dengan warga telah menyampaikan permohonan maaf termasuk menghormati keputusan warga bila tetap akan melaksanakan demo pada saat soft opening RSBM. ‘’Memang masih akan dibicarakan lagi oleh masyarakat. Andaikata demo, pembukaan RSBM akan ditunda,’’ imbuhnya.
Selain meminta maaf, lanjut Mahendra, Gubernur juga memprioritaskan warga Sanur untuk mengisi 19 formasi yang masih kosong di RSBM tahun ini. Di antaranya, lowongan 4 dokter spesialis, 6 orang S-1 Kesehatan, 6 orang D-3 Kesehatan, 7 orang tenaga nonkesehatan, 4 sopir, 2 tenaga pemelihara gedung dan 1 tenaga laundry. Meski demikian, dia menegaskan, tetap ada persyaratan tes bagi formasi tenaga medis seperti dokter spesialis. Dinas Kesehatan bahkan diminta lembur untuk menyelesaikan perekrutan itu. ‘’Gubernur juga akan membantu menyampaikan kepada rekanan untuk formasi 2018 agar menguta-
makan warga Sanur. Untuk 2018, ada 40 lowongan satpam. November ini harus sudah mengajukan lamaran karena Januari 2018 sudah mulai kerja,’’ jelasnya. Diwawancara terpisah, Ketua I Yayasan Pembangunan Sanur Gusti Agung Alit Kencana mengatakan, janji 10 persen kuota lowongan pekerjaan itu dilontarkan Tim Sosialisasi RSBM. Hal itu pun sudah dipahami oleh Gubernur, sampai akhirnya Gubernur meminta maaf. Namun, cukup sulit untuk kembali meyakinkan masyarakat yang telanjur menuntut janji itu agar tidak melakukan demo. ‘’Apa pun yang terjadi, besok (hari ini - red) kami akan tetap berusaha untuk menenangkan masyarakat, untuk cooling down. Kami juga tidak menginginkan hal buruk terjadi karena itu adalah wilayah kami juga,’’ ujar perwakilan masyarakat Sanur ini. Lebih lanjut, pihaknya
mengapresiasi permohonan maaf Gubernur kepada warga Sanur termasuk saat Gubernur memprioritaskan masyarakat setempat untuk 19 formasi di tahun 2017 dan 40 formasi lagi di tahun 2018. Sementara itu, anggota DPRD Bali I Ketut Suwandhi mengatakan, aksi demo tidak perlu dilakukan karena akan memberikan dampak luar biasa dan merugikan semua pihak. Di satu sisi, pembukaan RSBM menjadi tertunda. Padahal, rumah sakit berstandar internasional ini utamanya ditujukan bagi masyarakat miskin. Di sisi lain, citra Sanur sebagai salah satu destinasi pariwisata juga akan tercoreng. ‘’Harapan saya sebagai anggota dewan dan orang Denpasar, ini kan kita cari win-win solution, mencari kepastian, ketegasan. Tadi kan sudah disampaikan oleh Gubernur dan permintaannya sudah dipenuhi,’’ ujarnya. (kmb32)
’’Debt Collector’’ Edarkan Narkoba
NARKOBA - Polisi menunjukkan barang bukti narkoba yang disita dari pengedar dan pengguna.
Bali Post/ist
Denpasar (Bali Post) Polisi menangkap Komang Rudy Darmawan (38) di Jalan Babakan Sari Gang Utama Selatan, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (20/10) lalu. Dari pria yang berprofesi sebagai debt collector itu, polisi menyita enam paket Sabu-sabu (SS) seberat 1,01 gram. Selain menjual, pelaku mengaku mengonsumsi SS sejak enam bulan lalu. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan pelaku mengaku beli SS dari temannya berinisial KM seharga Rp 1,5 juta. ‘’Pelaku juga mengedarkan sabu-sabu. Kami masih menelusuri KM tersebut,’’ ujarnya. Selain itu, kepolisian juga meringkus satpam bernama Nyoman Pandu Permana (25) di Perum Gelogor Carik Gang Pande, Densel. Polisi mengamankan tiga paket SS seberat 1,39 gram dari satpam tersebut. Terungkapnya kasus ini, lanjut Kompol Arta, berawal dari informasi masyarakat
bahwa pelaku biasa menggunakan dan mengedarkan SS. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan melacak tempat tinggalnya. Pelaku langsung dibekuk dan digelandang ke Mapolresta. ‘’Kami juga menangkap satpam berinisial EDJ, usia 31 tahun di Jalan Andakasa, Denpasar. Barang bukti yang kami sita yaitu dua paket Sabu-sabu dengan berat bersih 0,04 gram,’’ ungkap Arta. Kepolisian juga meringkus Azhari (37) di Jalan Bisma, Legian, Kuta. Pedagang ini diduga sebagai pengguna narkoba. Dari tangan pelaku, diamankan satu paket SS seberat 0,02 gram. Di sisi lain, polisi meringkus Andika Indriawan (32) di Jalan Buluh Indah, Denpasar Barat. Saat digeledah, petugas mengamankan satu SS seberat bersih 0,39 gram. ‘’Kasus ini masih kami kembangkan. Siapa tahu bisa mengungkap jaringannya,’’ ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Tabanan ini. (kmb36)
BANGLI
8
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Disparbud Dorong Pengembangan Potensi Wisata Banjar Cekeng Bangli (Bali Post) Potensi wisata yang dimiliki Banjar Cekeng Desa Sulahan Kecamatan Susut sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Selain pemandangan alam dan air terjun yang menawan, peninggalan prasejarah berupa sarkofagus juga layak dikembangkan untuk wisata sejarah. Hal itu diungkapkan Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli Wayan Merta, Jumat (27/10) kemarin. Merta mengatakan, sejauh ini potensi wisata yang dimiliki Banjar Cekeng sudah mulai diketahui wisatawan. Cukup banyak wisatawan yang berkunjung ke sana Bali Post/ina untuk trekking sambil meWayan Merta nikmati keindahan alam. ‘’Potensi wisata yang dimiliki Banjar Cekeng tidak jauh berbeda dengan Penglipuran. Di banjar itu juga ada angkulangkul rumah penduduk yang berderetan dan seragam persis seperti Penglipuran, selain pemandangan alam, air terjun dan sarkofagus,’’ terangnya. Agar potensi wisata itu bisa lebih berkembang, pihaknya mengaku sudah rutin melakukan pembinaan ke kelompok sadar wisata (pokdarwis) di desa setempat. Dalam pembinaan tersebut, pihaknya meminta pokdarwis menerapkan Sapta Pesona yakni kebersihan, keamanan, ketertiban, sejuk, indah, nyaman dan kenangan. Pihaknya juga meminta pokdarwis untuk menjaga sekaligus menata lokasi sarkofagus sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan. ‘’Pembinaan ini kita lakukan agar pokdarwis siap menyambut datangnya wisatawan lebih banyak lagi, baik dari mancanegara termasuk domestik,’’ kata Merta. Selain memberikan pembinaan, pihaknya juga akan membantu penataan dan penambahan fasilitas wisata seperti pintu gerbang, penataan parkir dan toilet. Dengan adanya penataan dan penambahan fasilitas wisata itu, diharapkan nantinya wisatawan yang berkunjung bisa betah dan merasa senang serta nyaman. ‘’Kami akan terus gali potensi wisata yang ada di Banjar Cekeng sekaligus mempromosikannya sehingga bisa lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke sana,’’ jelasnya. (kmb40)
Dinas PKP Coba Budi Dayakan Melon di Sawah
Bangli (Bali Post) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli tengah mencoba membudidayakan melon di lahan persawahan. Hal itu untuk menghindari adanya lahan tidur akibat terjadinya krisis air yang melanda sejumlah areal sawah di Bangli. Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli Wayan Sukartana, Jumat (27/10) kemarin, mengungkapkan percobaan budi daya melon dilakukan di sawah milik petani Subak Uma Anyar, Bangli. Bibit mel-
AKP Deni Septiawan
Bali Post/ina
Berkas OTT Petugas Pungut Retribusi Dilimpahkan ke Kejari Bangli (Bali Post) Berkas perkara kasus operasi tangkap tangan (OTT) petugas pungut retribusi pariwisata Kintamani yang ditangani Satgas Saber Pungli Kabupaten Bangli telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli. Pelimpahan itu menyusul rampungnya pemeriksaan terhadap sepuluh tersangka. Ketua Satgas Tindak Tim Saber Pungli Bangli yang juga Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Deni Septiawan saat ditemui Jumat (27/10) kemarin, mengatakan berkas kasus tersebut diserahkan ke Kejari Bangli awal Oktober lalu. Pihaknya kini tinggal menunggu petunjuk selanjutnya dari jaksa. ‘’Kami sekarang tinggal tunggu P19 dari jaksa,’’ terangnya. Diungkapkan Deni, atas perbuatan yang dilakukan kesepuluh tersangka, mereka dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan. Mereka terancam dikenai hukuman penjara selama lima tahun. Selama menjalani proses pemeriksaan, para tersangka tidak ditahan. ‘’Mereka hanya dikenakan wajib lapor,’’ kata AKP Deni. Sebagaimana diketahui, kesepuluh petugas pungut retribusi pariwisata Kintamani terjaring OTT Satgas Saber Pungli Kabupaten Bangli pada 12 Februari lalu. Mereka diamankan dari dua TKP pos pemungutan karcis yang berbeda. Petugas pungut yang diamankan pada operasi di pos pemungutan karcis pariwisata di Banjar Petung Desa Batur Utara yakni I Nyoman DD (47), I Ketut S (47), I Komang N (45), I Ketut A(48), I Wayan S (50), dan I Ketut A (50). Sementara di simpang tiga Sekaaan, tim mengamankan I Nyoman M (46), I Nyoman L(47), I Gede AA (49), dan I Ketut K (58). Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan Satgas Saber Pungli Kabupaten Bangli. Saat dilakukan penangkapan, tim mendapati petugas pungut karcis pariwisata melakukan pemungutan tidak sesuai ketentuan. Dari tangan kesepuluh pelaku, diamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai puluhan juta rupiah dan ratusan lembar karcis. Selain menjaring petugas pungut retribusi pariwisata, pada 5 Maret lalu, Satgas Saber Pungli kembali melakukan OTT di Pasar Singamandawa, Kintamani dan berhasil menjaring seorang petugas parkir berinisial I Ketut Ar (78) asal Desa Batur Selatan. Dari tangan petugas parkir tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 644 ribu dan beberapa lembar karcis parkir. Hanya, kasus OTT dengan tersangka I Ketut Ar itu tidak diproses lebih lanjut. (kmb40)
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Bali Post/ina
MELON - Tanaman melon yang dibudidayakan Dinas PKP Bangli di areal Subak Uma Anyar, Bangli.
on yang coba dikembangkan di lahan seluas 10 are tersebut berupa varietas Osaka. Varietas itu dianggap cocok dengan kondisi tanah di subak setempat. ‘’Kita sudah mulai tanam sejak 22 September lalu,’’ terangnya. Dalam percobaan budi daya melon itu, pihaknya melalui petugas penyuluh lapangan (PPL) terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan secara intensif terhadap pertumbuhan tanaman. Hal tersebut dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah
maksimal. Sesuai masa tanam buah melon selama kurang lebih 60-75 hari, panen melon di Subak Uma Anyar kemungkinan baru bisa dilakukan sekitar akhir November mendatang. Dijelaskan Sukartana, inovasi budi daya melon di lahan sawah ini dilatarbelakangi masalah krisis air yang melanda sejumlah lahan subak di Bangli. Lantaran tak ingin sawah yang krisis air nganggur dan menjadi lahan tidur, pihaknya pun akhirnya mencoba berinovasi mengembangkan melon di sawah.
‘’Akibat sulitnya mendapat air, petani di beberapa subak di Bangli akhir-akhir ini tidak bisa menerapkan pola tanam dua kali padi dan satu kali palawija. Untuk itu, kita coba buat program inovasi dengan menanam melon di lahan sawah,’’ terangnya. Pihaknya berharap, program budi daya melon kali ini bisa berhasil dan sesuai harapan. Jika berhasil, budi daya melon ini akan dikembangkan di sawah lainnya yang mengalami krisis air. ‘’Hanya yang mengalami kesulitan air saja. Untuk la-
han yang ketersediaan airnya cukup, kami tentunya intensifkan penanaman padi, jagung dan kedelai sesuai program nasional,’’ kata Sukartana. Selain melon, Dinas PKP juga mengembangkan komoditas bawang merah di lahan sawah. Program itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir di sejumlah subak di wilayah Bangli dan Tembuku. Bawang merah yang dibudidayakan di lahan sawah tidak jauh berbeda dengan hasil panen di wilayah Kaldera Batur. (kmb40)
2018, UMK Naik Rp 170 Ribu Bangli (Bali Post) –
Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bangli tahun 2018 mendatang akan mengalami kenaikan dari UMK tahun ini. Sesuai hasil rapat yang digelar sejumlah pihak terkait di Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli belum lama ini, kenaikan UMK tahun 2018 disepakati Rp 170.518. Diharapkan, standar UMK yang disepakati ini bisa diterapkan oleh seluruh perusahaan yang ada di Bangli. Jika tidak, perusahaan akan kena sanksi. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Dewa Gede Suparta, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan tahun ini nilai UMK Bangli Rp 1.957.734. Setelah dilakukan rapat bersama beberapa pihak yakni unsur akademisi, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Apindo, serta beberapa pimpinan OPD, disepakati UMK tahun 2018 dinaikkan Rp 170.518 sehingga menjadi Rp 2.128.252. Dijelaskan Suparta, penentuan besaran UMK telah melalui kajian matang dengan formula perhitungan upah minimum. Berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional
yang dipergunakan untuk menghitung upah minimum tahun 2018 yang bersumber dari BPS, inflasi nasional sebesar 3,72 persen dan pertumbuhan PDB sebesar 4,99 persen. ‘’Dengan perhitungan itulah disepakati UMK Bangli tahun 2018 Rp 2.128.252,’’ jelasnya. Suparta mengakui, selama ini masih ada beberapa perusahaan di Bangli yang tidak mematuhi ketentuan UMK yang telah ditetapkan pemerintah. Pengusaha yang selama ini mau membayar upah karyawannya sesuai standar UMK hanya yang berskala besar. ‘’Kurang lebih ada 50 perusahaan yang sudah mnerapkan UMK dari 337 perusahaan formal yang
ada,’’ terangnya. Masih adanya perusahaan yang belum menerapkan standar UMK, kata Suparta, dikarenakan beberapa dari mereka mempekerjakan karyawannya kurang dari 8 jam per hari atau 40 jam per pekan. Kini, dengan telah disepakatinya UMK tahun 2018, Suparta berharap seluruh perusahaan bisa menerapkan ketentuan itu. Jika tidak menerapkan maka akan ada sanksi yang dikenakan. Sanksi sesuai yang diatur dalam PP No. 78 Tahun 2015 yakni sanksi administratif, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi dan pembekuan kegiatan usaha. (kmb40)
Siapkan Calon Anggota Polri Unggul
Dewa Gede Suparta
Bali Post/ina
Pembiayaan Bekerja ke Luar Negeri
Polres Siap Bina dan Latih Remaja Pemkab Siapkan Dana Bergulir
Bangli (Bali Post) Polres Bangli kini membuat program pembinaan remaja khususnya yang berminat ikut tes menjadi anggota Polri. Program pembinaan itu dibuat agar para remaja yang bercitacita menjadi polisi bisa siap dalam fisik maupun mental menghadapi tes penerimaan anggota Polri. Kapolres Bangli AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan program pembinaan remaja yang akan dilaksanakan di Polres Bangli tersebut merupakan tindak lanjut dari program Mabes Polri. Pada program itu, pihaknya akan membina para siswa dari sekolah-sekolah maupun para pemuda desa yang memiliki potensi menjadi anggota Polri dengan sejumlah latihan. ‘’Tujuannya mempersiapkan generasi muda unggul untuk siap mengikuti rekrutmen anggota Polri,’’ terangnya. Terkait program itu, Panji Anom mengungkapkan, jika
Bali Post/ina
AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom
pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat. Dalam kegiatan pembekalan Bhabinkamtibmas tentang Dana Desa, pihaknya juga sudah menyampaikan ke Bhabinkamtibmas agar meneruskan pro-
gram itu kepada masyarakat di seluruh desa wilayah binaan masing-masing. ‘’Mereka yang ikut ini tidak dijamin bisa lulus menjadi anggota Polri. Akan tetapi setidaknya dari pembinaan ini mereka bisa mempersiapkan diri untuk bersaing dalam tes rekrutmen anggota Polri,’’ katanya. Kalaupun tidak menjadi anggota Polri, kegiatan pembinaan dan pelatihan itu juga tidak ada salahnya diikuti oleh remaja maupun pelajar yang ingin bersekolah maupun berkarier di instansi lainnya. Kasubag Humas AKP Sulhadi menambahkan, program yang dilaksanakan Polres Bangli tersebut menindaklanjuti MoU antara Polda Bali, Gubernur dan Bupati seBali tentang rekrutmen Polri. Pembinaan dan pelatihan yang akan diberikan nantinya semacam ekstrakurikuler di sekolah. Sejauh ini sudah ada beberapa remaja dan pelajar yang berminat mengikuti program itu. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli mempunyai program dana bergulir untuk pendidikan dan pembiayaan masyarakat yang ingin berkarir ke luar negeri. Bekerja sama dengan sebuah kampus pariwisata di Bangli, bunga yang diberikan yang sangat ringan yakni hanya 6 persen per tahun. Program dana bergulir itu diungkapkan Bupati Bangli Made Gianyar saat memberi kuliah umum di sebuah kampus swasta di Bangli, belum lama ini. Dikatakan Made Gianyar, pekerjaan di sektor pariwisata cukup diminati masyarakat Bali. Untuk memberikan peluang bagi masyarakat Bangli yang ingin berkarir di pariwisata, Pemkab Bangli mulai tahun 2012 telah menjalin kerja sama dengan sebuah kampus pariwisata swasta untuk bisa
memfasilitasi masyarakat Bangli yang ingin bekerja di dunia pariwisata, baik perhotelan maupun kapal pesiar. Dukungan tersebut diberikan melalui dana bergulir. ‘’Khusus untuk yang ke kapal pesiar, pembayaran bisa dilaksanakan setelah mulai berkerja atau saat kembali dari luar negeri,’’ jelasnya. Dengan program itu diharapkan tidak ada masyarakat yang sampai menggadaikan tanah, sertifikat maupun benda lainnya untuk bisa bekerja di luar negeri. Made Gianyar juga mengatakan, hingga saat ini sudah ada 22 masyarakat Bangli yang diberangkatkan ke kapal pesiar melalui program ini dan 6 orang sudah bekerja di hotel dan 16 orang masih job training di Nusa Dua. (kmb40)
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Operasi Zebra Agung Saat Galungan
Polisi Hanya Tegur Pelanggar
Gianyar (Bali Post) Aparat kepolisian akan menggelar Operasi Zebra Agung 2017 dari 1 hingga 1 4 November men datang. Lantaran operasi tersebut berbarengan dengan perayaan Galungan dan Kuningan, Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo memastikan jajarannya hanya akan memberikan teguran kepada pelanggar yang mengenakan pakaian adat saat hari raya tersebut. ‘’Timing Operasi Zebra itu terbitnya dari pusat dan memang kali ini bertepatan pada hari raya Galungan dan Kuningan. Tetapi kami kedepankan kearifan lokal masyarakat Bali, khususnya di Gianyar,’’ ujar AKBP Djoni Widodo yang diwawancarai usai apel gelar pasukan Operasi Zebra Agung di lapangan Polres Gianyar, Jumat (27/10) kemarin. Kapolres memahami bahwa saat perayaan hari suci Galungan akan banyak masyarakat berpakaian adat naik motor untuk bersembahyang. Sebagian di antaranya tidak mengenakan helm. Sebab itu di hari pertama operasi, pihaknya hanya akan memberikan teguran. ‘’Pas hari raya Galungan kita lebih ke persuasif, memberikan pemahaman mengenai lalu lintas bagi pengendara,’’ jelasnya. Kapolres mengatakan saat hari raya Galungan, Kasat Lantas AKP Gede Eka Putra Astawa pun juga akan memakai udeng. Namun sebelum dilaksanakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Bali mengenai Operasi Zebra kali ini. ‘’Nanti kami juga lapor dulu ke Polda mengenai hal ini,’’ jelasnya. Setelah hari raya Galungan, Kapolres Gianyar menyatakan akan menindak tegas para pelanggar aturan lalu lintas. Polisi pun sudah memiliki beberapa sasaran dalam operasi ini, antara lain pelanggaran melawan arus lalu lintas, penggunaan rotator hingga truk yang menggunakan lajur kanan. Pelanggaran lain yang disasar sama seperti operasi pada umumnya, seperti kelengkapan administrasi kendaraan termasuk pelanggaran kelengkapan kendaraan. ‘’Adapun operasi kali ini melibatkan 100 personel kepolisian di jajaran Polres Gianyar. Mengenai tempat dan waktu, operasi ini akan berlangsung di tempat yang berbeda dan dalam waktu yang tidak bisa ditentukan selama dua pekan itu,’’ tegasnya. (kmb35)
Hari Ini, Hasil Survei KGB Diumumkan
Tiga Kandidat Berebut Bakal Calon Wakil Bupati
Gianyar (Bali Post) Survei di Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) untuk kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati Gianyar rencananya akan diumumkan di Hotel Ibah, Ubud, Sabtu (28/10) hari ini. Kajian dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) itu akan digunakan sebagai pertimbangan memilih tiga kandidat sebagai bakal calon wakil bupati Gianyar mendampingi Tjokorda Raka Kerthyasa Sukawati atau Cok Ibah. Ketua Tim Penjaringan KGB Gianyar Made Arta Rimbawa saat ditemui di Sekretariat KGB, Jumat (27/10) kemarin, menjelaskan KGB sudah sepakat mengusung Cok Ibah selaku bakal calon bupati Gianyar. Sekarang tinggal mencari siapa wakil yang tepat. ‘’Untuk wakilnya, banyak calon wakil yang tadinya melamar, mundur. Jadi hanya sisa tiga orang saja,’’ ucapnya. Tiga kandidat bakal calon wabup di KGB yang masuk survei yakni Ida Bagus Gaga Adi Saputra (mantan Sekda Gianyar), Pande Maharani (kader Demokrat) dan Anak Agung Waisnawa (politisi Partai NasDem) yang didaftarkan oleh PKPI Gianyar. ‘’Untuk Gus Gaga memang tidak mendaftar, tapi kami masukkan sebagai tokoh masyarakat,’’ jelasnya. Dikatakannya, saat pemaparan, pihaknya akan mengundang semua partai koalisi. Namun ditegaskan pula bahwa hasil survei ini tidak menjadi keputusan final. ‘’Hasil survei tidak menjadi patokan akan memaketkan Cok Ibah dengan ini atau itu. Perlu lihat dulu, cek kebenarannya, benar bagus apa tidak,’’ tegasnya. Kehati-hatian itu dilakukan karena KGB bertekad untuk merebut kursi Gianyar satu dari PDI-P. Survei LSI tidak hanya menilai ketiga kandidat bakal calon wabup, tetapi juga Cok Ibah itu sendiri. ‘’Cok Ibah juga disurvei kelebihan dan kekurangannya, sebagai evaluasi sebelum terjun ke pilkada Gianyar,’’ katanya. Pada masa pendaftaran, banyak politisi yang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wabup Gianyar di KGB. Mereka adalah paket Dewa (Made Dana dan Dewa Wardana) dari Partai Perindo, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gianyar Cokorda Gede Putra Pemayun dan Cok Ibah dari Partai Golkar. Untuk bakal calon wabup di antaranya Pande Maharani alias Gek Rani, Candra Yuni dan Ketut Jata. Saat pendaftaran ada yang sampai membawa massa. Namun belakangan mereka mundur teratur satu-persatu karena tahu tidak mendapat tempat. Di akhir masa pendaftaran, justru muncul nama Gus Gaga yang masuk survei KGB. (kmb35)
GIANYAR
9 Jelang Pilkada
Perangkat Desa Diingatkan Tak Ikut Politik Praktis
Gianyar (Bali Post) -
Menjelang hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2018, perangkat desa diingatkan untuk tidak terlibat politik praktis. Larangan ini tercantum dalam Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Bagi yang melanggar, terancam sanksi pemberhentian dari jabatan. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar Ketut Suweta, Jumat (27/10) kemarin. Suweta menjelaskan, dalam Perda itu tercatat ada 12 larangan sebagai perangkat desa. Dalam pasal 11 huruf g, i dan j, tercantum larangan terlibat dalam partai politik. ‘’Seperti Pasal 11 huruf j menyatakan larangan ikut serta atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah,’’ ucapnya.
Bila terjadi pelanggaran aturan tersebut, harus ada penjatuhan sanksi dari kepala desa yang bersangkutan. Diawali dengan peringatan pertama hingga kedua sampai ke sanksi pemberhentian. ‘’Kepala desa memberikan surat peringatan, kalau sampai tiga kali tidak mengindahkan surat peringatan,
ya… diberhentikan dari jabatannya,’’ jelasnya. Suweta tidak menampik menjelang hajatan politik masih ada perangkat desa yang terlibat dalam kampanye salah satu partai. Ia pun mengimbau agar masyarakat melaporkan temuan tersebut ke kepala desa. ‘’Kalau ada yang terlihat, segera dilaporkan. Tentunya dengan menyertakan buktibukti yang ada,’’ terangnya. Suweta mengatakan, selama ini pemerintah sudah melakukan sosialisasi terkait perda yang mengatur larangan perangkat desa terlibat politik praktis. ‘’Sejak tahun lalu sosialisasi sudah rutin kita gelar, baik ke kepala desa hingga ke masing-masing klian dinas,’’ tegasnya. (kmb35)
Ketut Suweta
Bali Post/nik
Jelang Galungan, Polisi Sidak Warung Mikol
Gianyar (Bali Post) Jelang hari raya Galungan dan Kuningan, jajaran Sat. Narkoba Polres Gianyar menggelar operasi minuman beralkohol (mikol), Jumat (27/10) kemarin. Operasi menyasar empat warung yang menjual mikol. Dari operasi tersebut, polisi mengamankan puluhan liter mikol jenis
Bali Post/nik
BARANG BUKTI Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha saat menunjukkan barang bukti arak yang diamankan dari sejumlah warung di Kabupaten Gianyar.
arak. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha menjelaskan, operasi yang menyasar warung mikol ini dilakukan guna menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif jelang hari raya. ‘’Kegiatan dilakukan dengan pemeriksaan di sejumlah warung-warung yang diduga menjual minuman beralkohol di wilayah hukum Polres Gianyar,’’ ucapnya. Disebutkannya, petugas menyasar warung di seputaran Banjar Tegal Suci, Tampaksiring. Di warung milik pria berinisial Gede S itu polisi mengamankan enam liter arak. Selanjutnya polisi
menyasar warung milik Putu B yang berlokasi di Jalan Anusapati Nomor 2 Gianyar. Di lokasi itu diamankan 3,6 liter arak. Setelah menyasar dua TKP tersebut, polisi melanjutkan perburuan di warung milik Wayan A di Banjar Tubuh Desa Batubulan, Sukawati. Hasilnya, polisi mengamankan 15 liter arak. Polisi lantas menyasar warung milik Wayan A. Di warung yang berlokasi di Desa Manukaya, Tampaksiring ini polisi mengamankan tiga liter arak. ‘’Total dari empat TKP ini didapat 27,6 liter mikol jenis arak. Semua barang bukti kita amankan ke Mapolres Gianyar,’’ katanya. (kmb35)
Kesulitan Ekonomi
Keluarga Subagia Tinggal di Gubuk RPH 25 tahun menjadi tenaga harian di Rumah Potong Hewan (RPH) Gianyar yang berlokasi di Jalan Astina Selatan, belum mampu memperbaiki kehidupan ekonomi I Wayan Subagia (49). Bahkan di mes RPH yang kondisinya memperihatinkan, pria asal Desa Tegal Tugu, Gianyar ini harus tinggal bersama istri, anak, menantu dan dua cucu yang salah satunya baru berusia 13 hari. Di sela-sela tugas pokoknya, dia menyempatkan diri membersihkan areal RPH. Kalau ada yang mengajaknya bekerja membuat bangunan, Subagia biasanya menjadi tenaga pembantu tukang. Subagia menuturkan, kehidupan ekonominya sudah sulit sejak dalam kandungan. Orangtuanya bercerai ketika ia masih dalam kandungan. Sang ibu pun balik ke rumah asalnya. Subagia yang tumbuh dewasa lantas mengawali bekerja sebagai tenaga harian di RPH. Dia juga meninggalkan rumah tuanya di Tegal Tugu Gianyar. Karena latar belakang permasalahan keluarga, dia tidak memiliki rumah di tempat asalnya di Tegal Tugu. Jadi, RPH itu sudah seperti rumah baginya. Bahkan karena Subagia tidak punya rumah, pernikahan dengan istrinya, Kadek Sekar dilangsungkan di RPH tersebut. Kini kamar tidurnya seluas 2x3 meter di RPH itu sudah tampak lembab karena kekurangan cahaya matahari. Selain itu, pembatas kamar berupa gedek berdampingan dengan tembok tumpukan kulit sapi yang baru dipotong. Alhasil bau dari potongan kulit sapi itu pun sangat menyengat.
Di ruangan sempit itu Subagia tinggal bersama istri, anaknya, Wayan Subagiarta (21) dan menantunya
Ni Kadek Hermawati (22). Subagia juga berbagi tempat dengan dua cucunya, Ni Putu Elimia Karlah (1,5 tahun)
dan seorang cucu laki-laki yang belum diberi nama dengan usia baru 13 hari. ‘’Saya sudah beberapa kali mengajukan program bedah rumah di Tegal Tugu. Karena tidak punya lahan sehingga bantuan itu tidak pernah terealisasi,’’ kata Subagia, Kehidupannya serba paspasan. Selama bekerja seb-
agai tenaga harian di RPH, dia hanya digaji Rp 1,2 juta per bulan. Itu membuatnya tidak bisa berbuat banyak untuk memenuhi kebutuhan hidup. ‘’Karena kami tidak punya pilihan lagi, sehingga kami mengajak cucu di sini. Untuk itu kami mohon perhatian Pemkab Gianyar,’’ pinta Subagia. (nik)
KELUARGA - Keluarga Wayan Subagia yang tinggal di RPH Gianyar.
Bali Post/nik
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Jangan Tunggu Sakit
KEPESERTAAN Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus digenjot pemerintah. Namun sejak bergulir, masyarakat Kabupaten Klungkung masih banyak yang enggan untuk mengurus. Bahkan beberapa ada yang seakanakan menganggap itu tak penting. Sejatinya ini sangat perlu untuk layanan kesehatan jiwa sewaktu-waktu jatuh sakit. “Jangan tunggu sakit baru mengurus. Lebih baik dari sekarang. Ini sangat penting,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung Endang Triana Simanjuntak, Jumat (27/10) kemarin. Bali Post/sos Pemerintah pusat, sesuai Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) menargetkan tahun ini masyarakat yang terdaftar sebagai peserta mencapai 75 persen dan pada 2019 sudah menyentuh seratus persen. Mewujudkan ini, sosialisasi ke masyarakat terus digulirkan dan bekerja sama dengan Pemkab Klungkung melalui instansi terkait. “Sosalisasi sudah terus dilakukan,” katanya. Sebagai upaya percepatan, Pemkab juga telah siap membiayai masyarakat sebagai peserta kelas III. Ini akan terealisasi dalam waktu dekat untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC). “Sekarang sudah proses pendataan,” ucap perempuan asal Sumatra Utara ini. Mendaftar sebagai peserta tidak memerlukan persyaratan yang rumit. Yang bersangkutan hanya melampirkan foto copy e-KTP, Kartu Keluarga (KK), surat pernyataan belum memiliki JKN dan bersedia dilayani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pemerintah dan dirawat inap di kelas III, dengan bermeterai Rp 6.000 serta surat pernyataan bukan pekerja penerima upah. “Syaratnya sangat mudah,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
LAS - Portal depan Monumen Puputan Klungkung yang dijadikan penutup jalan saat car free day sempat patah. Pada Jumat (27/10) petang kemarin, nampak seorang tukang tengah memperbaiki dengan cara mengelas.
Tak Dilirik Kontraktor
Dua Proyek Peningkatan Jalan Gagal Terealisasi Semarapura (Bali Post) -
Dua proyek peningkatan jalan di Nusa Penida bernalai miliaran rupiah yang telah dirancang Pemkab Klungkung tahun ini gagal terealisasi. Hal itu menyusul tidak adanya pemenang lelang. Pengerjaannya pun direncanakan bergulir pada tahun selanjutnya.
Bali Post/sos
LANTIK - Panwaslu Klungkung melantik 12 orang Panwascam, Jumat (27/10) kemarin.
Dilantik, Belasan Panwascam Diminta Patuhi Aturan Semarapura (Bali Post) Belasan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang akan bertugas dalam empat hajatan politik, yakni Pilkada dan Pilgub 2018, serta Pileg dan Pilpres 2019 dilantik Panwaslu Klungkung, Jumat (27/10) kemarin di ruang pertemuan Dinas Pertanian yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Semarapura. Mengingat tugasnya sangat special, mereka diminta untuk patuh terhadap peraturan. Pada kesempatan itu tidak hanya dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Ketua Rudia, namun juga Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini saat itu secara gamblang memastikan bertarung memperebutkan kursi Klungkung satu. Ia pun menjamin tidak akan melakukan intervensi terhadap Panwaslu dan KPU, termasuk TNI dan Polri. Begitu pula dengan Aparatur Sipil Negara. Mereka tetap diberikan kebebasan untuk menentukan yang terbaik. “Saya 99,99 persen akan mencalonkan diri lagi dalam pilkada. Tapi saya jamin tidak ada intervensi terhadap penyelenggaraan pemilu. Saya ingin bisa bekerja dengan transparansi dan netral,” tegasnya. Data pemilih di Klungkung sejauh ini, antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Disdukcapil masih ada selisih 60 ribu orang. Hal ini pun turut disenggol Suwirta. Supaya tak membingungkan, Disdukcapil disarankan mengecek data penduduk ke desa-desa. “Ini tidak hanya berpengaruh terhadap Pilkada, namun juga DAU yang diterima Klungkung,” ucapnya. Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia menyatakan pascadilantik Panwascam yang berjumlah 12 orang ini langsung bertugas. Yang terdekat, melakukan pengawasan verifikasi faktual keanggotaan partai. Selama hajatan politik berlangsung, juga tidak mengenal tanggal merah. “Selama tahapan pemilu ini tidak ada tanggal merah untuk anggota pengawas pemilu. Seluruhnya harus siap hadir saat ada pertemuan,” tegasnya. Pria asli Karangasem ini menegaskan, jika dalam perjalanan ditemukan anggota yang terlibat dalam politik, sanski berupa pemecatan dipastikan siap mengganjar. Tidak ada lagi tawar-menawar. “Anggaran juga harus dikelola baik. Kalau ada yang mengajukan diluar rencana yang yang sudah ditetapkan, tolak,” tegasnya. Tak hanya itu, pasangan calon yang melakukan money politics maupun pelanggaran lainnya, dipastikan ada didiskualifikasi. Tidak dapat mengikuti pertarungan. “Untuk meminimalisasi pelanggaran, pihak lain maupun masyarakat juga harus ikut mentaati aturan,” katanya. Sementara itu, khusus untuk situasi politik di Klungkung sampai saat ini masih terlihat biasa-biasa. Tidak ada manuver dari tokoh-tokoh untuk memasang baliho maupun atribut lainnya. “Saya amati suasananya tidak seperti di daerah lain,” tandas Rudia. (kmb45)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Kepala Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klungkung Anak Agung Gede Lesmana mengungkapkan, menjelang akhir tahun, waktu pelaksanaan proyek fisik tidak mencukupi. Hal itu menyebabkan peningkatan jalan Pertigaan SoyorSekartaji-Tanglad dengan pagu Rp 3.056.912.000 dan Jalan Sekartaji-Sedihing senilai Rp 757.754.961 yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukian gagal terealisasi. “Dua paket ini lelangnya tidak dilanjutkan, karena waktu pelaksanaan tidak mencukupi,” ungkapnya, Jumat (27/10) kemarin. Hal serupa juga terjadi pada konsultasi perencanaan detail engineering design (DED) pembangunan stage di Nusa Ceningan senilai Rp 70 juta. Sebelumnya ini sudah sempat dua kali gagal lelang. Sementara untuk kendaraan trail di BPBD senilai Rp 320.000.000 yang sebelumnya juga dua kali gagal lelang, pengadaannya akan dilakukan
melalui e-katalog. “Ini sudah dikomunikasikan dengan OPD yang terkait,” ucap birokrat asal Banjarangkan ini. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Gusti Nyoman Supartana menyatakan, pelaksanaan proyek di Nusa Penida lebih menantang dari Klungkung daratan. Hal ini juga diduga menjadi pemicu kontraktor kurang tertarik untuk terlibat dalam pengerjaan. “Kontraktor yang berani ke Nusa terbatas. Bebannya banyak. Waktu terbatas. Kalau proyeknya diambil, dikhawatirkan rugi,” ungkapnya. Anggaran peningkatan jalan dengan panjang total sekitar empat kilometer itu bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung. Pelaksanaannya kembali diupayakan bisa berlangsung pada 2018. “Kita sudah rapatkan secara teknis bersama PPK. Itu kami upayakan bisa jalan tahun depan. Mudah-mudahan bantuan datangnya tidak ada
Bali Post/sos
TINJAU - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta (tengah) meninjau proyek peningkatan salah satu ruas jalan di Nusa Penida beberapa waktu lalu. keterlambatan. Jadinya ada banyak waktu untuk pelelangan dan pengerjaan. Ini juga sudah kami sampaikan ke Pak Bupati,” terangnya. Terlepas dari hal tersebut,
Supartana menyatakan beberapa tahun terakhir peningkatan jalan di wilayah kepulauan itu sudah cukup masif. Tercatat dari 299 kilometer, sekitar 65 persen jalan sudah tersentuh
coldmix. “Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk terus melakukan perbaikan. Tapi karena kondisi kurang memungkinkan, jadinya ada terhambat,” tandasnya. (kmb45)
Razia Ranmor, Pelanggar Lalin Didominasi Pelajar
Bali Post/sos
PINDANG - Tempat produksi pindang di Kusamba. Ikannya sebagian besar berasal dari daerah lain. Sedangkan dari nelayan lokal sangat minim, lantaran tak mampu bertahan lama karena tanpa tersentuh pengawetan dengan coldstorage.
Pengelolaan Ikan, Belum Didukung Fasilitas Memadai
Semarapura (Bali Post) Potensi perikanan, khususnya ikan laut di Kabupaten Klungkung cukup besar. Hal tersebut dijadikan sumber penghasilan sejumlah masyarakat kawasan pesisir. Di tengah kondisi itu, sektor ini belum didukung faslitas yang memadai. Salah satunya coldstorage yang sangat penting untuk mengawetkan ikan. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan tempat pemindangan ikan telah tersedia di Desa Kusamba. Namun, sejak berdiri beberapa tahun ikan yang masuk justru banyak dari luar daerah. Sementara hasil tangkapan nelayan lokal masih sangat sedikit. Hal tersebut dikarenakan daya tahannya tak dapat berlangsung dalam waktu lama, lantaran
tidak tersentuh pengawetan dengan coldstorage. “Yang punya alat ini baru swasta saja. Dari daerah belum. Untuk rencananya pengadaan dibicarakan dulu. Sekarang kami masih fokus untuk pengolahan garam yodium,” ucapnya usai menyerahkan corporate social responsibility (CSR) kepada Kelompok Nelayan Segara Madu di Desa Kusamba, Jumat (27/10) kemarin. Aktivitas nelayan juga diakui belum sepenuhnya didukung peralatan yang memadai. Tak dipungkiri, ini juga sebagai salah satu pemicu menurunnya minat generai muda untuk menekuni profesi serupa. Meski demkian, ditegaskan, penggelontoran bantuan oleh daerah, pemprov maupun pusat sudah rutin ada setiap tahun. Hanya untuk sasaran-
nya masih perlu dievaluasi dan diawasi. “Perlu ada modernisasi peralatan,” ucap Bupati yang sempat berkecimpung dalam pengelolaan koperasi ini. Meningkatkan kesejahteraan nelayan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung juga diminta untuk gencar melakukan pendampingan. Persoalan yang muncul di lapangan harus diinventarisasi dan ditindaklanjuti. “Kelautan memang dikelola oleh provinsi. Tapi kita masih punya kewajiban untuk menangani orangnya (nelayan - red). Bukan lautnya. Jangan dibuat kakulah,” tegasnya. Sementara itu, khusus untuk CSR yang diserahkan dipergunakan untuk memperbaiki tempat mesin anggota kelompok nelayan. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Meminimalisasi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terus dilakukan Satlantas Polres Klungkung dengan menggelar razia kendaraan bermotor (ranmor), baik itu roda dua maupun roda empat di Jalan Ngurah Rai, Semarapura, Jumat (27/10) kemarin. Dari kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 Wita ini, puluhan pengendara berhasil terjaring dan diketahui melakukan pelanggaran. Bahkan pelanggaran ini pun didominasi para pelajar. Menurut Kasat Lantas AKP Taufik Rizaldi razia ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pelanggaran yang dilakukan pengendara bervariasi. Mulai dari tidak mengenakan helm, tanpa melengkapi surat berkendara, ataupun kelengkapan kendaraan. “Mereka sudah ditindak. Itu demi meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan,” ungkapnya. Pada kesempatan itu, seluruh pengendara juga diminta bisa menjadi pelopor dalam berkendara. Perhatian, kes-
elamatan tak hanya tertuju pada diri sendiri, namun juga orang lain. “Harus menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas,” tandasnya. Pada hari yang sama, Unit Dikyasa Satlantas juga mengenalkan rambu-rambu lalu lintas Kepada 103 anak-anak TK Bhayangkari Cabang Klungkung yang didampingi enam orang guru bertempat di Taman lalu Lintas Polres Klungkung. Kegiatan yang dikemas dalam program Polisi Sahabat Anak tersebut bertujuan mendekatkan sosok polisi kepada anak-anak, “Ini untuk menanamkan disiplin sejak dini,” kata Kanit Dikyasa Aiptu Made Wirka. Orangtua dan para guru juga didorong untuk bersama-sama menjadi contoh sekaligus bisa mengenalkan tentang tertib berlalu lintas. “Dalam kegiatan sosialisasi ini, anak-anak kita kenalkan rambu-rambu lalu lintas dengan menggunakan alat peraga biar mereka cepat memahaminya. Ini Kita tanamkan sejak dini,” imbuhnya. (kmb45)
Bali Post/sos
RAZIA Sejumlah petugas Satlantas Polres Klungkung ketika menggelar razia ranmor di Jalan Ngurah Rai, Semarapura, Jumat (27/10) kemarin.
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
BULELENG
11
Tarif Kunjungan ke DTW Naik
Bali Post/kmb38
TARIF – Pemkab Buleleng menaikkan tarif masuk ke DTW. Salah satu DTW yang telah menaikkan tarif adalah Air Panas Banjar, Kecamatan Banjar.
Tiga Pura di Desa Pakraman Buleleng Direhab
Singaraja (Bali Post) – Prajuru Desa Pakraman Buleleng tahun ini merehab tiga pura masing-masing Pura Segara, Pura Desa, dan Pura Dalem. Pada Jumat (27/10) kemarin, bertepatan dengan hari piodalan di Pura Segara Desa Pakraman Buleleng, Prajuru dan Tri Datu Desa Pakraman Buleleng menggelar upacara Guru Piduka. Upacara ini sebagai permakluman bahwa piodalan yang semestinya dilaksanakan bertepatan dengan Sukra Sungsang ditunda hingga enam bulan mendatang. Klian Desa Pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M. mengatakan, perbaikan dilaksanakan sejak pertengahan September 2017 yang lalu. Tiga pura yang ada di wilayah Desa Pakraman Buleleng masing-masing Pura Segara, Pura Desa, dan Pura Dalem direhab dengan dana bersumber dari hibah Bupati Buleleng mencapai Rp 2 miliar lebih. Rehab Pura Desa dan Pura Segara dialokasikan anggaran masing-masing Rp 850 juta. Pengerjaan rehab di kedua pura itu telah dilaksanakan sesuai dengan usulan yang telah diajukan oleh pangempon pura masing-masing. Sedangkan, di Pura Dalem dialokasikan Rp 200 juta yang akan dianggarkan pada dana APBD Perubahan 2017 sekaligus untuk anggaran pembelian gong Pura Dalem. “Kami mendapat hibah Bapak Bupati dan sekarang sedang berjalan. Upacara ini untuk memohon maaf kepada Ida Batara sekaligus untuk memohon tuntutan agar rehab berjalan sesuai rencana,” katanya. Prajuru Desa Bidang Parahyangan Ida Bawati Gede Suwandha menjelaskan sebagai wujud permakluman, Desa Pakraman Buleleng menggelar upacara Guru Piduka. Upacara yang di-puput oleh Pemangku Kahyangan Tiga berlangsung lancar diikuti oleh Prajuru Desa Pakraman Buleleng Tridatu. Rencananya, upacara serupa juga akan dilaksanakan bertepatan dengan Pujawali di Pura Desa 2 November 2017 dan Pujawali di Pura Dalem 12 November 2017. “Intinya, kami mohon maaf karena adanya perbaikan. Jadi, walaupun Ida Batara mahatahu, sebagai bentuk etika maka kewajiban untuk membuat permakluman. Sebab, kita tak lepas dari etika, tatwa dan upakara,” tegasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Tarif kunjungan ke sejumlah daerah tujuan wisata (DTW) di Buleleng mengalami kenaikan sejak 1 Oktober 2017 lalu. Nominal kenaikan tarifnya bervariasi mulai dari Rp 2.000 hingga paling tinggi Rp 15.000. Kebijakan tersebut menyusul terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) No. 59 Tahun 2017. Ketentuan harga tiket masuk objek wisata di Buleleng diatur melalui Perda No. 2 Tahun 2016. Mengacu aturan terbaru, tercatat delapan objek wisata yang mengalami kenaikan tarif kunjungan yakni objek wisata Air Panas Banjar (Kecamatan Banjar), Pemandian Air Sanih (Kecamatan Kubutambahan), Air Terjun Bertingkat Gitgit, Air Terjun Campuhan Gitgit, Air Terjun Gitgit (Kecamatan Sukasada), Air Terjun Les (Kecamatan Tejakula), Air Terjun Sekumpul (Kecamatan Sawan), dan Air Terjun Melanting (Kecamatan Banjar).
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Nyoman Sutrisna, M.M. belum lama ini mengatakan, sebelum memberlakukan kenaikan tarif kunjungan ke DTW itu, pemerintah telah mensosialisasikannya April 2017 lalu. Dalam sosialisasi itu, kenaikan tarif dilakukan atas dasar usulan pihak pengelola objek wisata di lokasi bersangkutan. Keinginan menaikkan tarif itu setelah pihak pengelola berhasil melengkapi infrastruktur dari yang sudah ada sebelumnya. “Bukan langsung kita naikkan, tapi ada usulan dengan pertimbangan yang diajukan pengelola. Selain itu, kenaikan ini juga disesuaikan dengan tingkat inflasi, sehingga kalau tanpa dasar dan pertimbangan teknis, kita tidak berani menaikkan sepihak,” katanya. Menyusul kenaikan tersebut, Sutrisna mengklaim kalau tarif kunjungan ke objek wisata di daerahnya tergolong lebih murah dibandingkan di daerah lain di Bali. Pria yang juga men-
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Galungan
jabat Klian Desa Pakraman Buleleng ini mencontohkan objek wisata Air Panas Banjar satu kali masuk ke objek wisata itu per orang dewasa kena Rp 20.000. Nilai tarif sebesar itu diakuinya masih lebih murah kalau dibandingkan dengan tarif masuk ke objek wisata dengan fasilitas serupa di Bangli dan Tabanan. Dengan fakta itu, dirinya menjamin dengan kenaikan tarif itu memberikan dampak positif pada pengelolaan objek wisata setempat. Apalagi, 75 persen hasil penjualan tiket dimanfaatkan untuk perbaikan dan pemeliharaan objek wisata. Perbaikan itu baik untuk operasional, infrastruktur dan meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM). “Penjualan tiket disetor ke negara, kemudian dari 75 persen hasil penjualan tiket dikembalikan ke objek wisata itu lewat APBD. Uangnya akan kembali lagi untuk perbaikan dan pemeliharaan objek wisata,” jelasnya. (kmb38)
Disdagprin Gelar Operasi Pasar Murah lain. Apalagi, seperti sudah menjadi tradisi ketika mendekati hari raya besar keagamaan atau hari besar lain, pedagang pengecer di pasar tradisional dan di pasar lain seolah menjadi hal biasa dalam menaikkan harga. Sebaliknya, konsumen sendiri dihadapkan p a d a ko nd i si m a u t id a k mau harus membeli barang karena sangat dibutuhkan untuk hari raya. Kepala Disdagprin Ketut Suparto saat memantau OPM kemarin mengatakan, pasar murah dinilai efektif untuk menstabilkan harga barang ketika pada situasi tertentu seperti menjelang hari raya seperti Galungan dan Kuningan. Untuk itu, dari hasil koordinasi bersama TPID, Disdagprin, dan PD Pasar menyepakati untuk menggulirkan pasar murah. Untuk tahap awal selain di kawasan Pasar Anyar, Singaraja, Sabtu (28/10) ini, hal yang sama akan kembali digulirkan. Setelah dua kali pasar murah ini hasilnya akan dikaji melalui pemantauan perkembangan harga ba-
rang perlengkapan upakara dan sembako. Apabila tidak terjadi lonjakan harga, maka pasar murah akan dihentikan. Tetapi sebaliknya kalau menunjukkan terjadi lonjakan harga, pasar murah kembali digulirkan dengan menyasar tempat lain. “Kita tidak ingin harga terus naik apalagi sampai tidak terkendali. Pasar murah hari ini dan besok (Sabtu 28/10 ini) kita gulirkan dan setelah ini kalau harga stabil kita biarkan tapi kalau masih ada kenaikan apalagi stok barang sampai langka, operasi pasar murah kita gulirkan terus,” katanya. Di sisi lain, mantan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Buleleng ini menambahkan, selain OPM pihaknya juga menyiapkan tim pemantau harga dan stok kebutuhan sembako di pasar tradisional di Bali Utara. Tim ini rutin memantau perkembangan harga dan persediaan barang satu minggu dua kali. Peningkatan intensitas pemantauan ini, karena kebutuhan perlengkapan upakara dan sembako mulai meningkat sejak semakin dekatnya perayaan Galungan dan Kuningan tahun ini. Dari hasil pemantauan sementara, tim monitoring harga Disdagprin secara
lalu, kami dapat jatah blangko keping KTP elektronik dan pencetakan sudah bisa dilakukan. Warga yang tinggal di dekat tiga wilayah itu bisa mencetak KTP di sana. Tapi kalau di sana ramai, bisa mencetak di kantor Disdukcapil,” katanya. Di sisi lain, mantan Camat Banjar ini mengatakan, mempercepat perekamanan dan pencetakan KTP elektronik, Disdukcapil terus meningkatkan pelayanan yang langsung menjangkau penduduk wajib KTP di pelosok desa. Jika sekarang mengoperasikan mobil keliling, dalam waktu dekat, Disdukcapil akan menambah pelayanan perekaman menggunakan sepeda motor.
Upaya ini merupakan ide Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana karena wilayah topografi wilayah Buleleng yang nyegara gunung tidak bisa sepenuhnya di-cover dengan mobil. Untuk tahap awal, Disdukcapil akan mengoperasikan 10 unit sepeda motor yang melayani perekaman KTP elektronik. Meski menggunakan motor, setelah dimodifikasi dan ditambah perangkat yang dibutuhkan dan petugasnya dilatih, upaya mendekatkan pelayanan perekaman KTP elektronik ini dapat diwujudkan. “Sesuai ide bapak Bupati memang pelayanan perekamana ini kami akan genjot dan lokasi wilayah kita yang jauh di perbukitan harus dijangkau dengan
motor karena mobil keliling tidak bisa, sehingga dengan upaya ini penduduk wajib KTP dapat terlayani dan tidak harus datang ke kecamatan atau meluangkan waktu ke kota untuk mengurus KTP,” jelasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Dinas Perikanan Buleleng menggalakkan usaha budi daya perikanan di darat. Upaya ini tidak saja untuk mendapatkan retribusi dari izin yang wajib dikantongi pembudi daya, tetapi memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat. Kepala Dinas Perikanan Ni Made Arnika di kantornya, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan salah satu budi daya di darat yang memiliki potensi besar untuk digeluti adalah budi daya lele, gurami, karper, dan beberapa jenis ikan air tawar lainnya. Permintaan ikan air tawar di pasar tradisional, pedagang masakan siap saji, hingga restoran di Buleleng tergolong tinggi. Bahkan khusus untuk lele, produktivitasnya sekarang masih tergolong rendah. Tak heran kebutuhan masih mengandalkan
pasokan dari luar Buleleng bahkan pasokan dari Jawa membanjiri pasar di Buleleng. “Kita dorong terus budi daya di darat karena permintaan pasar terutama lele di daerah kita tergolong tinggi dan itu belum di-cover oleh produksi budi daya di daerah. Kita juga harapkan setiap budi daya mengurus izin, sehingga usahanya menjadi legal dan menguntungkan,” tegasnya. Dinas Perikanan belakangan terus mendorong agar kelompok petani atau warga untuk menggeluti budi daya ikan di darat. Selain memberikan pendampingan teknis budi daya, pihaknya juga menyiapkan persediaan benih ikan air tawar yang mencukupi. Khusus untuk teknis budi daya, Dinas Perikanan menyarankan petani tidak saja membuka budi daya dengan kolam ikan seperti budi daya pada umum-
nya. Akan tetapi teknis budi daya dengan sistem mina padi cocok dikembangkan di daerahnya. Budi daya mina padi cocok dikembangkan untuk kelompok subak yang mengolah sawah dengan persediaan irigasi pertanian mencukupi. Dengan dukungan irigasi tersebut, petak sawah yang ditanami padi bisa difungsikan untuk kolam ikan air tawar. “Bukan harus buat kolam namun budi daya dengan sistem mina padi sangat potensi kita kembangkan. Bahkan, ada kelompok petani yang justru memelihara lele di tengah lahan kering dengan membuat petak kolam lalu ditebar benih ikan, dan itu sudah menghasilkan dengan baik. Keberhasilan seperti ini ingin kita terus tularkan, seingga bisa menambah produktivitas budi daya di darat,” tegasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Harga kebutuhan pokok menjelang hari Galungan dan Kuningan dikhawatirkan melonjak, sehingga memunculkan gejolak di masyarakat. Sebelum itu terjadi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng menggelar Operasi Pasar Murah (OPM - red) Jumat (27/10) kemarin. OPM yang pertama kemarin, digelar di kawasan Pasar Anyar Singaraja. Pengunjung yang mengetahui dibuka pasar murah tidak menyia-nyakan kesempatan itu. Pengunjung bersaing mendapatkan kebutuhan hari raya atau sembako dengan harga yang lebih rendah daripada harga di pedagang pengecer. Tingginya minat
pengunjung, membuat nilai transaksi pasar murah yang tidak sampai sehari penuh tercatat Rp 8,2 juta lebih. Meski transkasi penjualan tinggi, pasar murah bukan mengejar penjualan yang setinggi-tingginya. Justru dengan OPM ini untuk mengendalikan stabilitas harga kebutuhan upacara atau sembako
Bali Post/kmb38
PASAR MURAH – TPID, Disdagprin, dan PD Pasar menggelar operasi pasar murah, Jumat (27/10) kemarin.
umum menyimpulkan untuk harga sarana upakara dan sembako di Buleleng untuk saat ini terbilang stabil. Beberapa komoditas harganya memang naik bervariasi terendah Rp 1.000 hingga kenaikan tertinggi Rp 2.000 tiap kilogram. Ini terjadi pada cabai kecil semula Rp 14.000 sekarang naik Rp 15.000 per kilogram. Sementara cabai besar harganya masih tetap yakni Rp 12.000 per kilogram. Selain itu, harga bawang merah kualitas satu juga mulai merangkak. Harga lama Rp 14.000 sekarang naik menjadi Rp 18.000 tiap kilogram. Demikian juga bawang merah kualitas dua harga lama Rp 12.000 sekarang naik Rp 15.000 tiap kilogram. S ementara itu, untuk harga daging babi mendekati Galungan dan Kuningan, kualitas satu masih stabil dan belum mengalami kenaikan yakni Rp 60.000 per kilogram. Menariknya, daging babi kualitas dua harganya justru turun. Harga lama Rp 55.000 per kilogram sekarang turun menjadi Rp 50.000 tiap kilogram. Harga daging ayam kualitas satu sampai saat ini masih tetap Rp 35.000 per kilogram dan kualitas dua dari harga lama Rp 30.000 naik menjadi Rp 32.000 tiap kilogram. (kmb38)
Pencetakan E-KTP Digenjot, Blangko Tersisa Tiga Ribu Bali Post/ist
REHAB – Prajuru Desa Pakraman Buleleng merehab tiga pura tahun ini.
Suara Buleleng Promosi Pariwisata Walaupun promosi pariwisata sudah dilakukan dengan memanfaatkan IT, sebagai upaya memperkenalkan daerah tujuan wisata Buleleng, namun perlu juga dibuatkan panggung terbuka untuk pementasan kesenian. Panggung ini nantinya dimanfaatkan untuk mementaskan berbagai kesenian yang akan dinikmati baik oleh warga lokal maupun wisatawan. Gung Surya, Lovina
Status Gunung Agung
Singaraja (Bali Post) – Pencetakan KTP elektronik (e-KTP) di Buleleng terus digenjot. Bahkan, jatah blangko keping KTP elektronik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI sekarang masih tersisa tiga ribu keping. Tingginya pencetakan KTP elektronik karena penduduk yang wajib KTP di daerah ini juga tergolong tinggi. Tidak heran stok blangko keping KTP elektronik tersebut terserap dalam waktu singkat. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng Putu Ayu Reike Nurhaeni, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan sejak menerima tambahan stok blangko keping KTP elektronik, pihaknya sudah me-
nempatkan tiga unit mesin pencetakan KTP elektronik di Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dan Kecamatan Kubutambahan. Selain itu, pencetakan juga dilayani di kantor Disdukcapil di Jalan Gajah Mada Singaraja. Dengan pengoperasian tiga mesin pencetakan itu, Disdukcapil sudah melayani pencetakan sesuai waktu pelayanan yang sudah ditetapkan. Hingga sekarang, sisa blangko keping KTP elektronik itu sekitar tiga ribu. Sebelum KTP elektronik dicetak akan dilakukan verifikasi data. Bila data kependudukannya dinyatakan tunggal dengan data di server Kemendagri RI, maka KTP elektronik baru bisa dicetak. “Beberapa bulan
Dinas Perikanan Galakkan Budi Daya Perikanan Darat
Dengan mulai turunnya gempa tremor Gunung Agung apakah nantinya akan memengaruhi penurunan status dari Awas ke Siaga? Ini perlu pemahaman seluruh warga masyarakat termasuk juga para pengungsi agar tidak grasa-grusu kembali ke desa tempat tinggalnya, mengingat keadaan Gunung Agung tidak bisa diprediksi, apakah akan erupsi atau tidak. Untuk itu, perlu kehati-hatian dari petugas pemantau di Rendang. Juga pemkab berupaya mencari donatur untuk bisa menutupi menipisnya bahan makanan. Nang Mologan, Mayong
Bantuan agar Tepat Sasaran
Pemberian bantuan kepada siapa pun agar dilakukan servei dulu supaya nantinya bantuan tersebut tepat sasaran. Kadek Agus, Gajah Mada
Jangan Menjanjikan Sesuatu
Berharap kepada masyarakat agar tidak menerima janjijanji begitu saja dari orang, kelompok dan golongan yang menjajikan sesuatu bila nantinya bisa naik, baik sebagai anggota dewan, maupun apa pun namanya yang sampai saat ini belum memenuhi janjinya. Berharap janganlah terlalu menjanjikan sesuatu bila tidak bisa memenuhinya setelah mendapatkan kedudukan. Ajik Bima, Banjar
Bali Post/kmb38
Putu Ayu Reike Nurhaeni
Bali Post/kmb38
BUDI DAYA – Dinas Perikanan Buleleng menggalakkan budi daya perikanan di darat. Salah satu yang potensial dikembangkan adalah budi daya lele.
JEMBRANA
12
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
SOSOK Hilangkan Rasa Trauma PROGRAM Sertifikat Nasional (PSN) tahun 2017 melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan (Kantah) Jembrana realisasinya masih sangat rendah dan terbawah di Bali. Salah satu faktornya, rendahnya kesadaran masyarakat dalam meyertifikatkan tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistemik Lengkap (PTSL). Untuk menggugah keaktifan masyarakat itu, sejumlah upaya dilakukan Kantah Jembrana, salah satunya metode sosialisasi ke desa-desa. Hal ini diungkapkan Plt. Kepala Kantor ATR/BPN Kantor Pertanahan (Kantah) Jembrana I Made Sudarma di sela-sela audiensi dengan Bupati Jembrana I Putu Artha, belum lama ini. Pejabat asal Buleleng yang baru sebulan bertugas ini mengungkapkan, walaupun program penyertifikatan tanah melalui program PTSL tanpa dipungut biaya, namun sampai saat ini tingkat kesadaran masyarakat masih sangat rendah. Padahal, saat ini di Jembrana dijatah 22. 500 bidang. Sementara sampai saat ini (Oktober 2017) masyarakat yang telah mendaftarkan berkasnya baru 7.000 bidang. Program yang diluncurkan pemerintah pusat ini gratis alias tanpa dipungut biaya. “Untuk menghilangkan rasa trauma masyarakat, termasuk aparat dan perangkat desa, kami akan langsung turun ke desa-desa melakukan sosialisasi melibatkan semua lembaga terkait. Baik dari kepolisian, TNI, kejaksaan, termasuk juga Pemerintah Kabupaten Jembrana (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa),“ tandas mantan Kepala BPN Kabupaten Buleleng ini. Tidak dapat dimungkiri sebagian masyarakat masih ragu terhadap kinerja BPN. Namun, menurutnya, program ini gratis. Peserta nantinya hanya dikenakan biaya saat pemberkasan dalam bentuk administrasi berupa materai dan biaya patok. Sudarma yang juga menjabat Kabid Bidang Hubungan Hukum Pertanahan Kanwil BPN Provinsi Bali ini mengungkapkan banyak manfaat yang sangat penting dari PTSL ini. Selain menjamin kepastian hukum bagi masyarakat, juga untuk menghindari sengketa di kemudian hari. Dengan PTSL ini juga setiap jengkal tanah tidak ada yang luput dari pajak, termasuk juga mempunyai manfaat yang sangat besar kepada pemerintah daerah, terutama saat pemetaan wilayah. (olo)
Kasus Rokok Tanpa Cukai Dilimpahkan ke Kejari Kerugian Capai Rp 200 Juta Lebih
Negara (Bali Post) Kasus ratusan ribu batang rokok tanpa cukai yang diamankan di sebuah rumah di Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana dilimpahkan pihak Kantor Bea Cukai Denpasar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Jumat (27/10) kemarin. Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan di Gianyar awal Agustus lalu. Kasi Penindakan dan Penyidikan (P2) Naim Hamidi didampingi Kasubsi Penindakan Johanes Felix mengatakan, tindak pidana penjualan barang kena cukai hasil tembakau (BKC TH) di Air Kuning ini dengan tersangka berinisial F asal Air Kuning. Sebelumnya petugas mengamankan orang bernisial Vi di Blahbatuh, Gianyar dengan barang bukti 142.080 batang rokok tanpa pita cukai. Selanjutnya kasus ini dikembangkan dan melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Air Kuning yang diduga sebagai gudang rokok ilegal ini. Dari penggeledahan itu, ditemukan tambahan ribuan slop rokok berbagai merk yang tidak dilengkapi pita cukai berbagai merk. Seperti Still merah sebanyak 782 slop, C.N Mild 583 slop dan lain-lain. “Ada yang isinya 20 batang dan 16
batang. Totalnya 494.752 batang,” terangnya. Potensi dari kerugian penerimaan negara dari BKC TH ini mencapai Rp 213.338.720. Selanjutnya berkas penyidikan dilimpahkan ke Kejari Jembrana dan diterima Kasi Pidsus Jembrana Made Pasek Budiawan. Tersangka juga telah ditahan selama 50 hari di Lapas Tabanan. Ditambahkannya, kasus cukai rokok ini yang paling banyak terjadi di Jembrana. F disinyalir merupakan pengepul di wilayah Bali. Rokok ilegal ini banyak diminati di wilayah Jembrana, karena harganya yang terjangkau, juga jalurnya dekat dengan Jawa. Terutama di wilayah pesisir dan perdesaan. Pihaknya masih melakukan pengembangan guna mencari pelaku peredaran rokok ilegal lainnya. Kasi Pidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan mengatakan pihaknya memiliki waktu pemeriksaan dengan tersangka F ini hingga 20 hari penahanan, untuk selanjutnya penuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Negara. Menurut Pasek, kasus ini merupakan yang ketiga ditangani Kejari Jembrana selama setahun terakhir. Kasus ini masuk pidana khusus dengan ancaman minimal satu tahun penjara. (kmb26)
Kumuh, Pasukan Brimob Bersih-bersih di Areal Taman Patung Siwa
Negara (Bali Post) – Jalan menuju Pura Segara Gilimanuk yang juga merupakan pintu masuk Bali, belakangan ini banyak ditumbuhi tumbuhan merambat. Tak hanya itu, sampah juga terlihat berserakan sehingga kondisi kawasan di areal Taman Patung Siwa tersebut kotor dan kumuh. Untuk mengatasi permasalahan itu, pasukan Brimob Datasemen C Pelopor Gilimanuk pun meluangkan waktunya untuk bersih-bersih di kawasan tersebut, Jumat (27/10) kemarin. Bekerja sama dengan masyarakat setempat, pasukan elite Polri ini berbaur memungut sampah dan merabat rumput liar. Selain masyarakat, para istri dan siswa juga ikut bergotong royong membersihkan jalur dari Terminal Gilimanuk menuju Pura Segara yang berada di ujung Pelabuhan Gilimanuk. Mereka menyapu dan mengumpulkan sampah yang berserakan, serta sebagian menebas semak-semak liar yang menjalar menutupi pemandangan Teluk Gilimanuk. Kaden C Brimob C Pelopor Gilimanuk AKBP Ketut Alit Suarbawa mengatakan, kegiatan gotong royong ini sengaja dilakukan sebagai bentuk sosial serangkaian HUT ke-72 Brimob. “Ini sebagai bentuk sinergitas kemitraaan Polri dengan masyarakat dan instansi lainnya di Gilimanuk, salah satunya dengan mewujudkan kebersihan di Gilimanuk,” kata AKBP Alit. Sebagai pintu gerbang Bali, kebersihan di Gilimanuk sangat diperlukan. Terutama di areal sepanjang jalan menuju Pura Segara ini yang menjadi pemandangan pertama setelah keluar dari Pelabuhan. Di samping itu, dengan kebersihan, maka kesehatan akan terjaga. (kmb26)
Bali Post/olo
BERSIH-BERSIH – Pasukan Brimob Gilimanuk berbaur dengan masyarakat melakukan aksi bersihbersih di pintu masuk Bali di Gilimanuk, Jumat (27/10) kemarin.
Bali Post/olo
JEBOL - Salah satu tanggul alur Tukad Ijogading yang jebol. Jebolnya tanggul itu menyebabkan puluhan hektar lahan subak mengalami kekeringan.
Tanggul dan Senderan Sungai Jebol
Setahun Tak Ditangani, Warga Berharap Segera Diperbaiki Negara (Bali Post) Tanggul yang ada di Mertasari, Kelurahan Loloan Timur dan Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana sudah setahun lalu jebol. Namu hingga kini belum mendapat penanganan perbaikan. Jebolnya dua tanggul ini tentunya berdampak pada kehidupan masyarakat. Di satu sisi, puluhan hektar sawah petani kekeringan. Di sisi lain, jika terjadi hujan, air sungai meluber dan menyebabkan banjir. Untuk itu, warga pun berharap pihak terkait segera memperbaiki tanggul yang jebol tersebut. Tak hanya itu, senderan di sejumlah alur sungai di Kabupaten Jembrana juga memerlukan perbaikan. Misalnya disendir. Sebab, banyak alur sungai itu yang mengalami kerusakan parah. “Banyak tanggul dan alur sungai yang kondisinya rusak. Kerusakan itu akibat banjir
maupun karena kondisinya memang sudah tidak layak,” kata anggota DPRD Bali IGA Diah Werdhi Srikandi, Jumat (27/10) kemarin. Tanggul yang jebol itu, menurutnya, telah disampaikan warga ketika pihaknya melakukan reses pekan lalu
ke sembilan desa/kelurahan. Khusus di Loloan Timur, tanggul yang jebol itu berdampak pada keberadaan subak. Dari total luas subak 90 hektar, yang terdampak kekeringan akibat tanggul jebol itu mencapai 50 hektar. Menurut krama subak, tanggul itu jebol sejak setahun
lalu dan hingga saat ini belum ada penanganan. Selain itu, di alur sungai Desa Air Kuning juga mengalami tanggul yang jebol. Akibatnya, saat musim hujan air sungai meluap. Bersamaan dengan air laut pasang, banjir pun tak bisa dihindari. Air menggenangi hektaran lahan, termasuk sawah petani. Adanya kondisi ini, Diah Werdhi Srikandhi pun telah menampung aspirasi masyarakat. Ia yang duduk di Komisi III DPRD Bali mengatakan akan mengawal hal tersebut. Sebelumnya anggota Fraksi
PDI Perjuangan yang akrab disapa Gek Diah ini sudah mengawal permasalahan yang sama dan mendapat penanganan bersumber dari APBN. Seperti di Sungai Samblong, Kelurahan Sangkaragung dan Desa Yehembang Kangin tahun 2017 ini sudah tertangani. Seperti diketahui, penanganan alur sungai dan pantai (abrasi) ditangani dari anggaran pusat melalui Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Di sejumlah titik alur sungai di Jembrana mengalami permasalahan, baik erosi maupun tanggul yang jebol. (kmb26)
Derita Ida Ayu Komang Urati
Divonis Kanker Kulit, Kedua Bola Mata Keluarkan Cairan
SUDAH beberapa bulan ini, Ida Ayu Komang Urati (54) hanya bisa duduk di depan kamarnya yang sederhana. Perempuan lajang ini kini tak dapat melihat lantaran ada benjolan di wajahnya. Bahkan kedua matanya kini harus diperban, sebab terus mengeluarkan cairan. Warga Banjar Anyar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana ini pun pasrah dan hanya bisa terdiam. Ditemui belum lama ini, Dayu Urati mengaku sangat sedih karena tak dapat beraktivitas lagi akibat keterbatasan penglihatannya. Salah satu aktivitas yang biasanya dilakukan yakni matanding. Urati divonis mengidap kanker kulit pada bagian wajah. Awalnya hanya ada benjolan berupa tahi lalat di sekitar hidung. Beberapa tahun lalu, Dayu Urati juga sempat menjalani operasi hingga tiga kali dan sempat sembuh. Tetapi penyakit itu kembali muncul dan menjalar hingga ke mata. “Kalau dulu tiang (saya - red) masih bisa matanding, hanya satu mata yang kabur. Sekarang sudah tak bisa lagi karena kedua mata sudah tak bisa melihat,” katanya sedih. Padahal ia sudah memasang lampu yang lebih terang di bale sari tempat dirinya biasa matanding hingga malam. Namun, kini dirinya sudah tak dapat lagi melakukan itu karena kedua matanya tertutup perban dan harus diganti setiap hari. Di sebagian wajah Dayu Urati terpaksa ditutupi perban yang tebal, lantaran setiap saat mengeluarkan cairan. Saat ini Dayu Urati tinggal satu pakarangan bersama adik kandungnya. Dan sehari-hari bergantung pada uluran bantuan kerabat sekitar. Dari pemeriksaan dokter, Dayu Urati
disarankan untuk kemoterapi. Tetapi lantaran keterbatasan biaya, dirinya tak dapat rutin melakukannya. Hingga akhirnya dirawat di rumah hingga saat ini. Untuk mengganti perban, dilakukan oleh bidan yang kebetulan tinggal tidak jauh dari rumahnya. Karena hampir setiap hari, tindakan itu secara tidak langsung memerlukan biaya terutama untuk perban. Derita yang dialami Urati mendapat perhatian dari pimpinan daerah. Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Nyonya Ari Sugiarti dan jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, Jumat (27/10) kemarin mengunjungi kediaman Dayu Urati. Kadis Sosial I Wayan Gorim mengatakan, selain sudah tidak bisa bekerja, warga Banjar Anyar ini juga belum menikah. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr. Putu Suasta mengatakan upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan adalah membantu yang bersangkutan melalui program Perkesmas. “Dari puskesmas terdekat akan melaksanakan perawatan valiatif. Artinya, pegawai puskesmas akan bergantian memberikan pengobatan yang membantu mengurangi keluhan sakit yang bersangkutan. Untuk penyembuhan memang membutuhkan diagnosis lebih lanjut,” tandasnya. (olo)
KANKER KULIT Warga Banjar Anyar, Desa Batuagung, Ida Ayu Komang Urati yang mengalami kebutaan akibat kanker kulit. Kedua matanya diperban karena setiap saat mengeluarkan cairan.
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
KARANGASEM
13
Ikhlas dan Sepenuh Hati TIDAK ada hari tanpa kesibukan. Demikianlah aktivitas Camat Rendang I Wayan Mastra ikut membantu warga pengungsi. ‘’Saya senantiasa selalu ikut mengurus para pengungsi yang tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Rendang ini,’’ ujar Wayan Mastra. Meski begitu, dirinya tidak pernah mengeluh dengan kesibukan yang menguras energi ekstra itu. Bahkan, ia tetap melayani warga Rendang secara ikhlas dan sepenuh hati. Sebagai pejabat pemerintah kecamatan, Wayan Mastra Bali Post/nan memang mempunyai kewajiban dan kewenangan I Wayan Mastra mengurus warganya yang kondisinya seperti sekarang ini. Karena itu, dirinya berusaha memberikan pelayanan secara maksimal. “Selaku Camat Rendang, saya selalu siap membantu masyarakat. Saya fasilitasi mereka dengan sepenuh hati, tanpa mengenal lelah dan waktu. Saya menyadari apa yang saya lakukan merupakan wujud ayah-ayahan (pelayanan – red) saya kepada masyarakat Rendang ini. Pelayanan itu saya berikan setiap hari bersama teman-teman di lapangan. Tanpa bantuan mereka, saya tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Mastra. Pria berkumis ini mengungkapkan, pelayanan yang diberikan kepada pengungsi mulai dari logistik dan keperluan lainnya. Apabila di posko pengungsian stok logistik mulai menipis, dirinya segera melakukan koordinasi dengan petugas logistik di Pokso Tanah Ampo. Begitu juga keperluan sarana dan prasarana pendukung seperti toilet, air dan lainnya. Sehingga para pengungsi bisa mendapat kenyamanan selama di pengungsian ini. “Sejauh ini memang belum ada sampai tidak dapat logistik. Semua pengungsi yang tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Rendang sudah semuanya tersentuh logistik. Mekanisme kerjanya, jika logistik di masingmasing pengungsian mulai menipis maka kadus akan langsung melaporkan ke sini (posko - red) dan meminta bantuan logistik,” kata Mastra. (nan)
Bakso Tak Laku, Salim Jadi Jambret
Korbannya Istri Ketua Forki Karangasem Amlapura (Bali Post) Pengakuan menggemaskan meluncur dari tukang bakso yang ditangkap polisi karena aksi penjamretan di Jalan Ksatrian, Amlapura. Pelaku Much. Salim (35) berdalih nekat melakukan aksi kejahatan semata-mata untuk mencari uang tambahan. Alasannya sejak Gunung Agung berstatus awas, baksonya jadi kurang laku. Dia pun kerap merugi jualan. Pelaku ditangkap di tempat kosnya di Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kamis (26/10) malam. Dia dikeler berikut sejumlah barang bukti hasil jambretnya. Di antaranya sebuah dompet, sepeda motor dan pakaian yang digunakan saat beraksi. Setelah disidik semalaman, Jumat (27/10) pagi kemarin Sat. Restrim Polres Karangasem menetapkan pria asal Jember, Jawa Timur itu sebagai tersangka. Dia pun dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. Pelaku beraksi Senin (23/10) sore di Jalan Ksatrian depan Kantor Bank BPD Bali Capem Amlapura. Korbannya Ni Nyoman Restu Yuniarti (34) yang baru pulang dari Pasar Amlapura Timur. Korban saat itu membonceng anaknya mengendarai Honda Vario. Dia dipepet pelaku. Lalu pelaku dengan gesit merampas dompet yang dipegang anak korban. Dompet itu berisi uang Rp 700 ribu, kartu ATM, buku tabungan dan surat-surat penting seperti SIM dan STNK. Setelah aksinya berhasil, pelaku yang mengendari Kawasaki Ninja 8687 BI langsung tancap gas melewati Jalan Diponegoro. Korban sempat mengejar sambil berteriak minta tolong. Namun PNS yang tak lain istri Ketua Forki Karangasem I Nengah Sudana itu kehilangan jejak. Setelah pulang mengabari suaminya di Belakang Kantor Bupati Karangasem, kejadian itu kemudian dilaporkan ke Mapolres Karangasem. Di lain pihak, pelaku yang seperti merasa aksinya tak mungkin diendus polisi itu pulang ke tempat kosnya di Rendang. Tetapi di tengah perjalanan, dompet korban dibuang ke Tukad Jangu di Desa Duda, Selat. Dia hanya mengantongi uangnya saja. Pasca-aksinya itu pelaku juga sempat berjualan bakso lagi di Pasar Senggol Menanga. Namun, dugaannya meleset. Polisi tak butuh waktu lama mengungkap kasus tersebut. Berbekal rekaman kamera CCTV yang terpasang di beberapa ruas jalan di Kota Amlapura, termasuk Polsek Bebandem, identitas pelaku langsung dikenali. ‘’Awalnya anggota curiga sepeda motor yang terpakir di depan tempat kos pelaku itu. Petunjuk itu segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan kemudian posisi pelaku berhasil diidentifikasi,’’ terang Kapolres Karangasem AKBP Wayan Gede Ardana. Kapolres mengatakan pihaknya sudah melakukan pengembangan terhadap pelaku. Hasilnya, pelaku setidaknya sudah dua kali beraksi di Karangasem. Selain itu pelaku juga sudah sembilan kali beraksi di wilayah Klungkung. ‘’Ini kejadian pertama yang dilaporkan ke kita sejak Gunung Agung berstatus awas. Kita masih terus lakukan pengembangan,’’ jelasnya. Pelaku pun tak banyak bersilat lidah. Dia bahkan mengaku sempat dipenjara sembilan bulan akibat kasus pencurian di Klungkung. ‘’Tapi itu sudah lama tahun 2013. Kalau di Karangasem baru dua kali. Aksi jambret dilakukan hanya untuk tambahan. Belakangan ini mengandalkan hidup jualan bakso saja tidak cukup,’’ kelitnya. (kmb)
JAMBRET - Much. Salim (diapit polisi bersenjata) mengaku menjambret karena belakangan baksonya kurang laku.
Bali Post/kmb31
DAK KESEHATAN - Proyek Puskesmas Karangasem I di Desa Pertima didanai DAK bidang kesehatan sebesar Rp 3,9 miliar, realisasi fisiknya baru rampung 46,1 persen.
Bingung Nasib DAK, Pemkab Surati BPKP
Amlapura (Bali Post) -
Ancaman erupsi Gunung Agung membuat pemanfataan DAK tak dapat direalisasikan dengan baik. Bingung dengan nasib DAK tersebut, Pemkab Karangasem bersurat ke BPKP Pusat untuk memverifikasi nilai DAK fisik yang tidak terlaksana akibat bencana alam (opname). Pemkab berharap DAK fisik itu bisa dialokasikan kembali tahun anggaan berikutnya. Surat dengan nomor 900/1777/BPKAD/Setda itu ditekan Wakil Bupati Wayan Artha Dipa. Hal itu merupakan tindak lanjut setelah Pemkab Karangasem sempat berkonsultasi dengan BPKP Perwakilan Bali. Pemkab bingung dengan nasib DAK untuk pekerjaan infrastruktur di dalam kawasan rawan bencana itu. Sesuai Pasal 158 Peraturan Menteri Keuangan nomor 50/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa, sebagaimana diubah ke dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 112/PMK.07/2017, jelas mengamanatkan langkahlangkah yang bisa ditempuh bila terjadi bencana alam. Dalam aturan itu ditegaskan, bila terjadi bencana alam yang menyebabkan tidak dilaksanakannya kegiatan DAK
fisik di daerah, maka dapat dialokasikan kembali tahun anggaran berikutnya. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah I Nengah Mindra, Jumat (27/10) kemarin, mengatakan hal itu sesuai mekanisme penganggaran APBN dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Setelah BPKP melakukan verifikasi nanti atas nilai DAK fisik yang tidak terlaksana. Kemudian segera akan menyampaikan rekomendasi pengalokasian DAK Fisik pada tahun anggaran berikutnya kepada Menteri Keuangan, c.q. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. “Melihat peluang DAK bisa dialokasikan pada tahun anggaran berikutnya, maka kami memohon kepada BPKP dapat melakukan verifikasi
atas DAK fisik yang tidak terlaksana ini. Selain itu, bencana yang kita khawatirkan itu semoga tidak terjadi,” kata Mindra. Dalam suratnya itu, juga dilampirkan tiga paket pekerjaan yang didanai DAK itu dihentikan sementara. Pasalnya, berada di wilayah KRB III dan KRB II. Antara lain, ruas jalan Juuk-Nyelukid senilai Rp 1,9 miliar baru selesai 12,5 persen, ruas jalan Batusesa-Kesimpar senilai Rp 3,4 miliar baru selesai 12,9 persen dan peningkatan jaringan irigasi di Nongan senilai Rp 1 miliar yang baru terealisasi 58,9 persen. Melanjutkan pekerjaan fisik di kawasan rawan bencana itu sudah tidak memungkinkan saat ini. Radius 9 km dan perluasan sektoral 12 km dari kepundan Gunung
Agung tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apa pun alias harus steril. Realisasi 71,8 Persen Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Karangaasem juga sudah melakukan monitoring seluruh pemanfaatan DAK tahun ini. Anggarannya mencapai puluhan miliar. Total DAK reguler maupun penugasan mencapai Rp 57,6 miliar. Sementara, realiasasi keuangannya keseluruhan baru Rp 26,2 miliar atau 45,5 persen. Sedangkan realisasi fisiknya baru 71,8 persen. DAK reguler antara lain bidang pendidikan sebesar Rp 5,05 miliar realisasi fisiknya sudah 91,0 persen. Bidang kesehatan sebesar Rp 10,1 miliar realisasinya 76 persen. Sedangkan untuk DAK penugasan, bidang air minum menggunakan anggaran sebesar Rp 3,8 miliar, realisasinya nol persen. DAK penugasan bidang itu dimanfaatkan untuk kegiatan pengembangan sistem distri-
busi air minum. Di antaranya pembangunan jaringan air minum di Kecamatan Bebandem. Pembangunan jaringan air minum di Banjar Muntigunung Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu. Dan pembangunan jaringan air minum di Batu Dawa Desa Tulamben, Kecamatan Kubu. Namun belum jelas, kenapa DAK bidang air minum ini tingkat realisasinya masih nol persen. Bidang sanitasi realisasinya juga rendah. Dari pagu anggaran Rp 3,9 miliar realisasinya hanya 54,1 persen. Sementara DAK penugasan untuk bidang jalan dari anggaran sebesar Rp 25,9 miliar, realisasinya sudah mencapai 72,4 persen. Progres lebih baik terjadi pada bidang pasar. Kebetulan kegiatannya juga hanya satu, yakni pembangunan sarana dan prasarana pasar dengan nilai anggaran Rp 1,4 miliar dengan realisasi 100 persen. Terakhir, bidang irigasi juga cukup baik, nilai anggaran Rp 7,3 miliar realisasinya mencapai 92,2 persen. (kmb31)
Upah Dipangkas
Karyawan Hotel Siddhartha Kubu Demo Amlapura (Bali Post) Karyawan Hotel Siddhartha Kecamatan Kubu, mendatangi Komisi I DPRD Karangasem, Jumat (27/10) kemarin. Kedatangan mereka untuk mengeluhkan kebijakan pihak hotel yang dinilai sepihak terkait penerapan besaran upah. Upah karyawan setempat dipangkas hingga 65 persen tanpa pemberitahuan apa pun. Kedatangan para karyawan itu dipimpin Klian Banjar Adat Kubu Made Suladra. Dalam audiensinya, mereka diterima Ketua Komisi I Gede Bendesa Mulyawan bersama Wakil Ketua Komang Sartika dan seluruh anggota dewan lainnya dari Komisi I. Salah satu karyawan Hotel Siddhartha, Gede Sukena, mengatakan awalnya manajemen hotel mempersilakan karyawan mengurus keluarganya mengungsi ke tempat aman. Alasanya, wilayah Kubu masuk zona merah. Kemudian, setelah selesai, bisa bekerja seperti biasa. Pihak hotel katanya sudah berjanji akan membayar full seluruh gaji karyawan lengkap dengan THR. Kepastian gaji karyawan dibayar full juga kembali disampaikan 20 Oktober lalu. Tetapi, setelah empat hari, janjinya berubah. Tiba-tiba keluar kebijakan,
karyawan yang bekerja di bawah 15 hari, gajinya hanya dibayarkan 35 persen pada 25 Oktober lalu. “Kenapa aturannya berubah mendadak. Tanpa sosialisasi apa pun sebelumnya. Karyawan kan jadinya tidak bisa mengejar kewajiban kerja lebih dari 15 hari. Karena gaji dibayarkan tanggal 25 Oktober,” katanya. Selama ini, hak-hak karyawan di hotel ini katanya banyak tak dipenuhi. Namun, karyawan setempat enggan mempersoalkan. Pasalnya, karyawan yang sering mempersoalkan hal itu diancam dipecat. Tetapi, saat ini sebanyak 125 orang karyawan akhirnya sepakat membawa persoalan ini ke lembaga legislatif. Made Suladra menambahkan, dari kesepakatan antara pihak adat dengan pihak hotel, 60 persen karyawan hotel harus berasal dari Desa Pakraman Kubu. Dia membenarkan, apa yang dialami warganya di sana. Padahal, seandainya sejak awal disampaikan secara baik-baik bahwa akan ada pemangkasan upah karena dampak ancaman erupsi Gunung Agung, warganya sebenarnya bisa memahami. Seperti yang diterapkan di tiga hotel lain di wilayah ini, yakni Hotel Kubu Indah, Relax, dan Dive. “Tetapi, pihak Hotel Sid-
Bali Post/kmb31
AUDIENSI - Komisi I DPRD Karangasem saat menerima audiensi karyawan Hotel Siddhartha, Jumat (27/10) kemarin. dhartha ini sejak awal bilang gaji karyawan akan dibayar penuh. Tapi, saat mau gajian tiba-tiba dipotong,” katanya. Ketua Komisi I Bendesa Mulyawan meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem untuk menyikapi serius persoalan ini. Dia mendorong agar bisa dimediasi antara pihak perusahaan, karyawan hotel, dan desa adat. Sehingga, persoalan ini dapat diselesaikan baik-baik. Dia khawatir, langkah yang diambil karyawan ini, blunder. Justru membuat ketersinggungan pihak manajemen hotel. Wakil Ketua Komang
Sartika juga mendorong hal serupa. Tetapi, dia menggarisbawahi hak-hak karyawan tetap harus dipenuhi. “Apakah ada regulasi yang membenarkan tindakan manajemen hotel seperti ini? Sejak dulu pengelolaan Hotel Siddhartha ini memang tidak keruan,” sorot legislator Dapil Kubu dari Partai Golkar ini. Menanggapi persoalan ini, Kadisnakertrans Karangasem Nyoman Suradnya mengaku sejak awal saat Gunung Agung level Awas, sudah memprediksi pasti banyak menimbulkan masalah ketenagakerjaan, khususnya penuntutan upah. Dia mene-
gaskan akan menelusuri lebih dulu masalahnya ini. Dengan mencari data yang benar dari kedua belah pihak. Kalau ada keputusan PHK, masalahnya apa? Kalau kebijakan merumahkan karyawan, dasarnya apa? Demikian juga persoalan di Hotel Siddhartha ini yang tiba-tiba memangkas upah. Pihaknya mendorong agar persoalan ini diselesaikan dengan kekeluargaan. Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi lebih lanjut terhadap pihak hotel. Salah satu pengelola bernama Julia yang dicoba dihubungi, Jumat kemarin, belum bisa terhubung. (kmb31)
Belum Tentukan Target PAD di APBD 2018 Pemerintah kabupaten dan masyarakat Karangasem kini harus bersiap mengencangkan ikat pinggang. Alasannya, ancaman erupsi Gunung Agung memberi dampak serius terhadap semua sendi kehidupan. Meningkatnya aktivitas vulkanik gunung itu mengakibatkan banyak sumber pendapatan daerah hilang. Bagaimanakah Karangasem harus menyikapi hal itu?
AKTIVITAS vulkanik Gunung Agung yang statusnya ditetapkan awas sejak 22 September lalu, sejauh ini tidak bisa diprediksi, apakah akan meletus atau tidak. Kondisi serba tidak pasti itu sangat menyulitkan Pemkab Karangasem. Dengan kondisi emergency seperti itu sampai saat ini Pemkab Karangasem belum bisa menentukan target pendapatan asli daerah (PAD) yang akan diproyeksikan untuk APBD 2018. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem I Nengah Mindra, Jumat (27/10) kemarin mengatakan, proyeksi APBD Induk
2018 sejatinya sudah disusun. Bahkan, drafnya sudah disampaikan ke lembaga Dewan. Namun, proyeksi yang sudah diserahkan itu merupakan proyeksi lama. Draf itu merupakan perencanaan sebelum adanya gonjang-ganjing status awas Gunung Agung. ‘’Untuk proyeksi awal, PAD Induk 2018 kita rancang Rp 234 miliar. Tentunya itu harus dievaluasi. Nilainya nanti harus menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi,’’ ucapnya. Jika kondisi seperti sekarang ini terus bertahan, Mindra tak memungkiri proyeksi PAD tahun 2018 harus diturunkan. Menying-
gung besaran penurunan atapun proyeksi PAD pascarevisi. Dikatakan nanti akan dicermati lagi bersama DPRD Karangasem. ‘’Itu akan kita kaji ulang bersama. Yang jelas targetnya pasti akan menurun,’’ jelasnya. Menyikapi kondisi terkini Karangasem, BPKAD Karangasem sudah mengeluarkan surat edaran. Surat edaran itu ditujukan kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD). Melalui surat edaran itu, setiap OPD agar segera mengajukan rencana kegiatan anggaran (RKA) yang akan dilaksanakan tahun 2018. Setelah semuanya masuk,
perencanaan masing-masing OPD akan diverifikasi kemudian disesuaikan dengan proyeksi PAD sehingga tidak ada kegiatan yang tidak terbiayai. PAD Karangasem ditopang dua sektor andalan. Selain galian C sektor lainnya adalah pariwisata. Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung itu seketika membuat semua proyeksi menjadi buyar. Pada rancangan APBD Perubahan 2017 ini saja target PAD sudah diturunkan dari Rp 233,6 miliar pada perencanaan induk menjadi Rp 180,2 miliar. Merosotnya PAD terutama akan berdampak terhadap pelaksanaan keg iatan rutin. (kmb)
TABANAN
14
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Atap Ambruk, Petir Sambar ”Bale Bengong”
Tabanan (Bali Post) Hujan disertai angin kencang yang terjadi Kamis (26/10), tidak hanya menghancurkan sejumlah rumah warga dan merajan di Kecamatan Kediri. Pasalnya, petir yang terdengar cukup keras sore itu rupanya menyambar bale bengong milik warga Banjar Tunggal Sari, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Akibatnya, sebagian atap bale bengong milik Aminah (60) itu hancur. Bahkan atap bale bengong-nya beterbangan kemudian menimpa atap bangunan tempat menyimpan sewa perlengkapan perkawinan itu hingga jebol. Beruntung kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya sepuluh lembar asbes pecah. Bahkan kilometer listrik juga rusak. Anak pemilik rumah itu, Yayuk Darsini (51), menceritakan kejadian di rumah ibunya
tersebut. Saat itu di rumahnya memang sepi. Penghuni rumah tengah pergi ke Jakarta. Sekitar pukul 15.00 Wita, saat semua wilayah Tabanan hujan lebat disertai angin kencang, seketika petir menyambar bale bengong rumah ibunya yang dibangun di lantai tiga. “Keras sekali suaranya. Bahkan genteng juga hancur beterbangan,” ungkapnya, Jumat (27/10) kemarin. Ia pun baru mengetahui rumahnya yang tersambar petir itu dari tetangganya. Karena saat kejadian, perempuan yang kesehariannya ini berjualan sayur mayur di depan masjid Tabanan. “Saya ditelepon tetangga. Kemudian secepatnya saya cek ke rumah. Dan benar banyak warga disekitaran rumah berhamburan keluar mendengar seperti suara ledakan,” ucapnya.
Padahal, kata Darsini, bale bengong milik ibunya itu sudah diisi penangkal petir. Sayangnya saat angin kencang, penangkal petirnya dalam posisi miring. Meski demikian ia mengaku tetap bersyukur, karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. “Biasanya banyak keluarga bersantai di bale bengong itu,” ucapnya. Bukan saja atap bangunan tempat penyewaan barang penganten yang jebol, kilometer listrik rumahnya juga rusak sehingga sampai saat ini listriknya mati. Pihaknya akan menghubungi PLN setempat dan tukang bangunan untuk memperbaiki listrik dan jebolnya atap balai bengong yang tersambar petir itu. “Kondisi bale bengong kami juga jebol. Atapnya sebagian pecah seribu menimpa bangunan lainnya,” tutur Darsini. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TERSAMBAR PETIR - Darsini saat menunjukkan bale bengong rumah ibunya yang rusak tersambar petir hingga jebol.
BRSU Tabanan ’’Diserbu’’ Pasien BPJS
Tabanan (Bali Post) -
BRSU Tabanan saat ini memiliki kapasitas tempat tidur 225. Adapun tingkat huniannya mencapai 88 persen. Sebagian besar pasiennya adalah peserta BPJS.
Bali Post/kmb24
PEMBUKAAN - Acara pembukaan sosialisasi gerakan nasional pengurangan risiko bencana kegiatan sekolah sungai, Jumat (27/10) kemarin.
Sekolah Sungai, Gerakan Pengurangan Risiko Bencana
Tabanan (Bali Post) Dalam rangka pembentukan dan pengembangan relawan sungai dan menciptakan jejaring atau komunikasi pinggiran sungai sebagai agen restorasi sungai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan melakukan sosialisasi gerakan nasional pengurangan risiko bencana kegiatan sekolah sungai. Kegiatan sekolah sungai itu dibuka Asisten II Sekda Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana di Tabanan, Jumat (27/10) kemarin. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita mengatakan sekolah sungai adalah gerakan nasional pengurangan risiko bencana. Program itu meliputi sosialisasi, pembentukan dan pengembangan komunitas. Sosialisasi dan desiminasi informasi, apel siaga dan aksi sekolah sungai serta workshop evaluasi. Program ini akan berlangsung 27 Oktober - 6 Desember 2017. Pelatihannya khusus kepada relawan di sekitar sungai. Aksi ini difokuskan pada relawan di Desa Dajan Peken, Desa Delod Peken dan relawan sungai di sebelah barat Lapangan Wagimin, Jambe, Tabanan. “Kami fokuskan pada relawan di desa ini. Mereka dilatih bagaimana mengelola sungai yang baik,” ujarnya. Ia melanjutkan, BPBD tidak hanya bekerja saat terjadi bencana, tetapi membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi ancaman bencana menghindari terjadinya banyak korban sia-sia. Asisten II Sekda Tabanan Wayan Miarsana mengatakan, dalam upaya penurunan indeks risiko bencana, program pengurangan risiko bencana terus digalakkan. Salah satunya gerakan sekolah sungai ini. Maka BNPB dan BPBD perlu mensosialisasikan gerakan sekolah sungai ini. “Gerakan ini merupakan proses pemberdayaan komunitas yang berfokus pada kegiatan partisipatif. Agendanya dilakukan kajian perencanaan, pengorganisasian, serta aksi mewujudkan komunitas yang mampu mengelola dan mengurangi risiko bencana, serta meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya. Miarsana melanjutkan, pelaksanaan sosialisasi gerakan nasional pengurangan risiko bencana lewat kegiatan sekolah sungai itu sangat penting dalam rangka pembentukan dan pengembangan relawan sungai, dan menciptakan jejaring atau komunikasi pinggiran sungai sebagai agen restorasi sungai. Gerakan itu juga untuk memperkuat dan mengembangkan gerakan pengurangan risiko bencana. Dengan sekolah sungai, diharapkan lahir orang-orang yang memiliki kemampuan memuliakan sungai. Sekolah sungai itu dapat mengembalikan sungai kembali pada fungsinya. Ia juga mengajak semua pihak turut serta menyukseskan gerakan nasional pengurangan risiko bencana dengan kegiatan sekolah sungai. (kmb24)
Selain BRSU di Tabanan ada lima RS swasta dengan jumlah total tempat tidur 479. Dengan rincian BRSU Tabanan (226), RS Bakti Rahayu (25), RS Kasih Ibu (58), RS Wisma Prasanthi (51), RS Semara Ratih (50) dan RS Bali Holistik (45). Kalau dihitung rasio keperluan tempat tidur dibanding jumlah penduduk dengan proporsi 1:1.000 penduduk, maka keperluan ideal tempat tidur di Tabanan adalah 460 tempat tidur. “Dari jumlah perhitungan ini, sebenarnya ketersediaan tempat tidur di
Tabanan sudah ideal,” sebut Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Wayan Triana, Jumat (27/10) kemarin. Bahkan, jika dikalkulasi persentase orang sakit 15 persen dari jumlah penduduk. Dan lima persen dari 15 persen dirawat inap pun, kata Triana, jumlah tempat tidurnya masih ideal. Di mana jumlah penduduk Tabanan saat ini 460 ribu orang. Dan 15 persen sama dengan 69 ribu orang yang sakit per tahun. Dari angka 69 ribu diambil lima persen-
UMK 2018 Naik Tipis
Tabanan (Bali Post) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tabanan telah menetapkan besaran kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2018. Jika dibandingkan UMK yang berlaku tahun 2017, UMK 2018 naik tipis dari Rp 2.059.965 menjadi Rp 2.239.387. Sebelum kenaikan UMK ini telah dilakukan kajian oleh tim pengupahan Kabupaten Tabanan. “Ada peningkatan tetapi memang Bali Post/kmb28 tipis dari UMK 2017,” beber KadisI Putu Santika nakertrans Tabanan I Putu Santika, Jumat (27/10) kemarin. Mantan Kadisdik Tabanan ini menjelaskan besaran kenaikan UMK itu merupakan total penjumlahan dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi sesuai formula kenaikan upah minimum yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Sedangkan formula untuk menghitung besaran UMP 2018, yaitu besaran UMP 2017 ditambah hasil perkalian antara besaran UMP 2017 x tingkat infasi + pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu sesuai Pasal 44 ayat 1 dan ayat 2 PP Nomor 78 Tahun 2015. “Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan produk domestik bruto) yang digunakan menghitung upah minimum tahun 2018 bersumber dari Badan Pusat Statistik,” jelasnya. Tidak hanya itu, besaran UMK juga telah sesuai dengan usulan dan kesepakatan dewan pengupahan yang terdiri dari unsur pekerja, pengusaha dan pemerintah. Hal itu dilakukan setiap tahun. Santika menambahkan, angka UMK tahun 2018 mendatang meskipun tidak mengacu pada hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL), sebab sudah ada pedoman PP 78 tahun 2015, angka UMK yang ditetapkan sudah di atas KHL. Karena UMK yang didapatkan sekarang berdasarkan kajian Sebelum dijalankan Januari 2018, pihaknya akan mengkoordinasikan UMK yang sudah ditetapkan kepada Bupati Tabanan untuk diketahui. “Kami koordinasikan terlebih dahulu. Intinya tidak ada perubahan UMK 2018, besarannya tetap sesuai kajian,” pungkasnya. (kmb28)
nya, sehingga yang memerlukan rawat inap 3.450 per tahun atau rata-rata 287 orang per bulan. Tetapi, kata Triana, jika persentase warga yang sakit lebih dari angka 15 persen, bisa jadi ketersediaan tempat tidur kurang. Meski ketersediaan tempat tidur ideal, diakuinya, sebaran pasien belum merata. Pasien masih numplek di BRSU Tabanan. Hal ini dikarenakan masyarakat saat ini cenderung memilih rumah sakit yang melayani asuransi kesehatan pemerintah, dalam hal ini BPJS, baik JKN yang dibayar oleh pemerintah, JKN yang ditanggung perusahaan maupun JKN Mandiri. Hal inilah yang menyebabkan BRSU Tabanan kelebihan pasien, meski tempat tidur
nya sudah ideal. Tidak hanya BRSU Tabanan, RS swasta yang melayani BPJS pun saat ini mulai banyak didatangi masyarakat. Sehingga kelas yang disediakan untuk melayani BPJS, yaitu kelas I dan kelas II. Sedangkan kelas III sering penuh. Rumah sakit swasta yang melayani BPJS saat ini di Tabanan adalah RS Wisma Prasanthi, RS Dharma Kerti dan RS Bakti Rahayu. Sedangkan RS Kasih Ibu Tabanan, kata Triana, sudah mulai melayani BPJS sejak seminggu lalu. Selain rumah sakit, Tabanan pun sudah memiliki lima puskesmas rawat inap dengan tempat tidur antara lima hingga sepuluh. Minat masyarakat dirawat di pusk-
esmas rawat inap pun semakin bertambah. Ini bisa dilihat dari tingkat huniannya yang mencapai 70 persen di Puskesmas rawat inap Penebel I dan Puskesmas Selemadeg. Namun ada juga puskesmas yang BOR-nya masih 30 persen, yaitu Puskesmas Tabanan III, Puskesmas Baturiti I dan Puskesmas Pupuan. Untuk bisa memenuhi keperluan tempat tidur, saat ini pemkab sedang membangun RS Nyitdah secara bertahap. Jika jadi seluruhnya, maka ketersediaan tempat tidur di RS Nyitdah kurang lebih mencapai 400 tempat tidur. Diharapkan tambahan tempat tidur ini nantinya bisa mengatasi antrean tempat tidur yang terjadi saat ini. (kmb24)
Warung Global
Atasi Kemacetan, Pajak dan Harga Kendaraan Harus Tinggi
PROGRAM bus sekolah gratis ini memang mendapat apresiasi banyak pihak. Program seperti itu hanya mengurangi kemacetan jangka pendek dan sifatnya sementara saja. Di negara maju, kemacetan bisa berkurang karena pajak kendaraan tinggi selain harga kendaraan baru sangat mahal. Mungkin makanisme seperti ini bisa ditiru pemerintah di Bali. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Bus Sekolah Gratis Segera Diujicobakan’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (27/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Sebagai warga Denpasar, Gung De Rah merasa tidak perlu diujicoba lagi bus sekolah gratis itu. Jika program ini memang bertujuan baik, harus dijalankan dengan konsisten, jujur dan bertanggung jawab. Nah… itu saja kuncinya. Pada intinya, Febri di Denpasar menyambut baik dan memberikan apresiasi positif bagi pemerintah Denpasar menerapkan bus sekolah gratis, meskipun baru di kecamatan wilayah Denpasar. Ia hanya ingin memberi saran agar bus sekolah bukan saja bisa mengangkut siswa di tempat terjangkau saja, kalau bisa sampai ke jalan-jalan kecil. Jika menggunakan bus, pastinya bus itu berbadan besar. Karena itu akan sulit masuk ke jalan-jalan kecil. Tujuan penerapan bus sekolah gratis ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi pada saat jam
sekolah. Selain itu mengurangi kemacetan. Menurutnya, hal itu kurang efektif. Ke depan perlu diatur soal pembatasan kepemilikan kendaraan pribadi. Meskipun baru dua kecamatan saja, hemat Budiada di Tabanan, program itu perlu evaluasi dulu. Ia berharap hal itu tetap dijalankan dengan konsisten. Perlu terus menerus ada evaluasi. Bus yang berisi fasilitas canggih itu nantinya harus didukung operator alias SDM yang melek teknologi. Wisarja di Tabanan mengatakan optimis bus sekolah gratis ini mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi saat jam sekolah. Dan lambat laun akan mampu mengurangi kemacetan. Selain itu, ia juga menekankan kepada
pihak kepolisian agar terus menggencarkan operasi-operasi untuk menjaring pelajar tanpa SIM ketika mengendarai kendaraan di jalan raya. Dia tidak ingin para pelajar itu melakukan pelanggaran hukum sejak dini. Sebagai pengunjung terakhir, Dewa Rindy di Gianyar menyampaikan secara umum program bus sekolah gratis ini memang mendapat apresiasi banyak pihak. Program seperti itu hanya mengurangi kemacetan jangka pendek dan sifatnya sementara saja. Di negara maju, kemacetan bisa berkurang karena pajak kendaraan tinggi, selain harga kendaraan baru sangat mahal. Mungkin makanisme seperti ini bisa ditiru pemerintah di Bali. (sikha)
15
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (28/10) malam Alaves vs Atletico Madrid vs Minggu (29/10) dini hari Athletic Club vs Sevilla vs Minggu (29/10) malam Getafe vs Girona FC vs Senin (30/10) dini hari Eibar vs Malaga vs Selasa (31/10) dini hari Espanyol vs Las Palmas vs
Valencia Villarreal Barcelona Leganes Real Sociedad Real Madrid Levante Celta Vigo Real Betis Deportivo Coruna
--------------- Liga Inggris ------------------------------------------Sabtu (28/10) malam Manchester United vs Arsenal vs Crystal Palace vs Liverpool vs Watford vs West Bromwich Albion vs Bournemouth vs Minggu (29/10) malam Brighton and Hove Albion vs Leicester City vs Selasa (1/10) dini hari Burnley vs
Tottenham Hotspur Swansea City West Ham United Huddersfield Town Stoke City Manchester City Chelsea Southampton Everton Newcastle United
--------------- Liga Italia ---------------------------------------------Sabtu (28/10) AC Milan vs Minggu (29/10) dini hari AS Roma vs Minggu (29/10) malam Benevento vs Crotone vs Napoli vs Sampdoria vs SPAL vs Udinese vs Senin (30/10) dini hari Torino vs Selasa (31/10) dini hari Verona vs
Juventus Bologna Lazio Fiorentina Sassuolo Chievo Verona Genoa Atalanta Bergamo Cagliari Inter Milan
--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Sabtu (28/10) malam Bayer Leverkusen vs FC Schalke vs Hanover vs Hertha Berlin vs TSG Hoffenheim vs Minggu (29/10) dini hari FC Bayern Munich vs Minggu (29/10) malam Werder Bremen vs Senin (30/10) malam VfB Stuttgart vs
Cologne VfL Wolfsburg Borussia Dortmund Hamburg SV Moenchengladbach RB Leipzig FC Augsburg Freiburg
Bali Post/afp
TIKUNGAN - Pembalap Ducati Andrea Dovizioso melewati tikungan di Sirkuit Sepang pada sesi latihan MotoGP Malaysia, Jumat (27/10) kemarin.
Dovizioso Tak Terganggu Hujan Sepang -
Pembalap Ducati Andrea Dovizioso, Jumat (27/10) kemarin tidak terganggu dengan hujan yang turun saat latihan MotoGP Malaysia. Pembalap Italia itu mencatatkan waktu tercepat, sementara rival terdekatnya Marc Marques dua kali tergelincir di areal gravel di pinggir lintasan. Kendati demikian, Marquez tidak sampai terjatuh tapi motornya melambat dan menggagalkannya menghasilkan penampilan tercepat. Catatan waktunya 0,279 detik lebih lambat dibandingkan Dovizioso. Bila Dovizioso merebut posisi puncak dengan waktu 2
menit 00,671 detik, Marquez terlempar hingga peringkat kelima. ‘’Ini hari yang sempurna. Saya begitu gembira dengan catatan waktu saya di sesi pagi hari. Itu benar-benar cepat,’’ jelas Dovizioso. Tahun lalu Dovizioso sebagai pen-
--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Sabtu (28/10) malam Girondins Bordeaux vs Monaco Minggu (29/10) dini hari Dijon FCO vs Nantes En Avant de Guingamp vs Amiens SC Montpellier HSC vs Stade Rennes Racing Strasbourg vs Angers SCO Caen vs ESTAC Troyes Minggu (29/10) malam Olympique Lyon vs Metz Toulouse vs St Etienne Senin (30/10) dini hari Lille vs Marseille
Kane Absen Lawan MU
London Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane akan absen saat timnya menghadapi Manchester United (MU) pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (28/10) malam ini. Pihak klub mengonfirmasi bahwa pencetak gol terbanyak itu mengalami cedera ringan pada otot paha belakangnya. ‘’Harry Kane menjalani pemeriksaan dan penilaian pada awal pekan ini, yang mengonfirmasi cedera ringan pada otot paha belakang kirinya,’’ kata Tottenham melalui Twitter pada Jumat (27/10) kemarin. Kane, yang telah mencetak 13 gol dari 12 penampilan di semua kompetisi untuk Spurs musim ini, terkilir pada otot paha belakangnya ketika Tottenham menang 4-1 atas Liverpool akhir pekan silam. Kane akhirnya digantikan pada menit-menit terakhir pertandingan. Berbicara pada konferensi pers prapertandingan pada Jumat kemarin, manajer Tottenham Mauricio Pochettino mengatakan penyerang Inggris itu dapat kembali untuk pertandingan fase grup Liga Champions melawan Real Madrid di Wembley pada Rabu pekan depan. ‘’Cederanya sangat kecil namun kami tidak dapat mengambil risiko untuk besok,’’ ucapnya. ‘’Kita lihat saja setelahnya untuk (pertandingan) Rabu melawan Real Madrid. Namun besok, itu mustahil.’’ ‘’Anda selalu menginginkan semua pemain tersedia, maka ini merupakan masalah. Namun, seperti yang selalu terjadi, kami yakin pada kolektivitas, pada skuad ini dan sepanjang musim terkadang hal-hal seperti ini terjadi. Kami harus percaya kepada para pemain kami.’’ Tottenham saat ini menghuni peringkat ketiga di liga, tertinggal dua posisi dari Manchester United karena kalah selisih gol dan tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Manchester City. (ant)
Bali Post/any
Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane.
Petenis Ukraina Elena Svitolina.
Bali Post/rtr
Svitolina Singkirkan Halep
Singapura Kegagalan Simona Halep mencapai semifinal turnamen WTA Finals di Singapura, Jumat (27/10) kemarin, tidak akan menghancurkan kepercayaan dirinya. Sebaliknya penampilannya di turnamen penutup musim ini terasa lebih baik. Halep yang menempati unggulan pertama di luar dugaan dijungkalkan unggulan keempat Elina Svitolina 3-6 dan 4-6. Kekalahan itu memicu
terhentinya kiprah petenis Rumania itu di turnamen ini. Svitolina menjadi juara Grup Merah berkat kemenangan atas Halep itu. Di babak empat besar dia akan didampingi Caroline Wozniacki yang menempati peringkat kedua. Petenis Denmark Wozniacki di laga pamungkas menelan kekalahan tiga set atas Caroline Garcia. Petenis Prancis itu menang 0-6, 6-3, 7-5. (kmb39/rtr)
guasa Sirkuit Sepang. Kala itu balapan digelar dalam kondisi trek basah akibat hujan. Kini di klasemen Marquez (Honda) menatap gelar juara dengan keunggulan 31 poin atas rival terdekatnya. Marquez bisa menjadi juara dunia lagi bila mengakhiri balapan di Sepang ini dengan menduduki posisi ke-1 atau dua. Satu-satunya prestasi terbaik Marquez di Sepang terjadi pada 2014, dengan merebut gelar juara. Pembalap Ducati Alvaro Bautista menyabet posisi kedua dengan waktu 2:00,742. Johann Zarco (Yamaha) be-
rada di posisi ke-3. Maverick Vinales (Yamaha) di posisi keempat, sedangkan mitranya Valentino Rossi di posisi ke-12. Melengkapi kelompok 10 besar terdapat Cal Crutchlow (Honda), Karel Abraham (Ducati) dan Hector Barbera kelima. Sirkuit Sepang dikenal dengan cuacanya yang sering berubah-ubah. Trek sirkuit itu bisa mengering dalam sekejap dan dalam waktu singkat penonton bisa menyaksikan datangnya badai. Sementara itu Jorge Lorenzo harus puas di posisi ke-10. (kmb39/rtr)
Madrid Real Madrid yang menurunkan banyak pemain pelapis ketika meraih kemenangan 2-0 di markas tim divisi ketiga Fuenlabrada pada pertandingan 32 besar turnamen Piala Raja, Jumat (27/10) kemarin. Real memerlukan dua penalti untuk menaklukkan tuan rumah pada laga yang menghasilkan kartu merah bagi kedua tim. Marco Asensio dan Lucas Vazquez mengonversi penalti pada babak kedua yang memberi keuntungan kepada tim asuhan Zinedine Zidane yang bertindak menjadi tuan rumah di laga kedua sebuan mendatang. Real mengincar kesuksesan di turnamen ini untuk pertama kalinya sejak 2014. Zidane memberi kesempatan kepada sejumlah pemain pelapis tampil pada laga melawan tim sekota yang peringkatnya jauh di bawah mereka. Terdapat sedikit peluang pada babak pertama, di mana Fuenlabrada dipaksa bertahan di area pertahanannya sendiri oleh tim tamu. Bagaimanapun, beberapa saat sebelum turun minum, Real menggebrak dan gelandang Marcos Llorente melepaskan sepakan voli yang ditepis ke mistar gawang oleh mantan kiper Real Jordi Colina.
Babak kedua dimulai dengan alur serupa dan Asensio membawa Real memimpin pada menit ke-60, setelah Achraf Hakimi melanggar Fran Garcia. Pelanggaran itu terlihat terjadi di luar kotak penalti namun wasit Ignacio Iglesias menilai kontak tersebut berlanjut sampai ke kotak terlarang dan menunjuk titik putih. Codina kemudian dua kali menggagalkan peluang milik penyerang Real Borja Mayoral. Vazquez mencetak gol melalui eksekusi penalti sepuluh menit sebelum pertandingan usai ketika Paco Candela dinilai telah melanggar Theo Hernandez. Sang gelandang diberikan kartu kuning untuk kedua kalinya. Dengan waktu yang semakin sedikit, Jesus Vallejo mendapatkan kartu merah pada debutnya untuk Real karena melakukan tekel tinggi terhadap Luis Milla ketika suasana pertandingan semakin panas. Las Palmas mencatatkan kemenangan 4-1 di markas Deportivo La Coruna, sedangkan Levante menang 2-0 di markas Girona pada pertemuan antara tim-tim strata tertinggi. Sepakan spektakuler Sergio Canales membawa Real Sociedad menang 1-0 atas tuan rumah yang merupakan tim divisi ketiga Lleida. (rtr/ant)
Dua Penalti Menangkan Real Madrid
Alonso Ikuti Daytona 24 Hours
Mexico City Pembalap McLaren Fernando Alonso akan mengikuti balapan Daytona 24 Hours, Januari mendatang, sebagai persiapan untuk ajang tahunan di Le Mans. Tim The United Autosports yang dimiliki oleh Sirektur Eksekutif McLaren Zak Brown mengumumkan langkah ini pada Jumat (27/10) kemarin. Alonso, juara dunia Formula 1 sebanyak dua kali, tampil impresif pada Mei silam ketika ia ambil bagian dalam balapan Indianapolis dan memimpin sebanyak 27 lap. Ia mengincar untuk menjadi pembalap kedua, setelah pembalap Britania Graham Hill yang memenangi Triple Crown di ajang otomotif. Tiga mahkota itu mencakup gelar Formula 1, atau Grand Prix Monaco menurut interpretasi lain, serta Indianapolis dan Le Mans. Alonso (36) meraih ke-
menangan di Monaco saat ia meraih gelar dunia pada 2004 dan 2005. Ia belakangan meneken perpanjangan kontrak yang mempertahankannya di McLaren sampai 2018. ‘’Daytona 24 Hours merupakan balap ketahanan AS yang paling ikonik dan salah satu balapan terhebat di dunia. Semua orang mengetahuinya,’’ kata pebalap Spanyol itu. ‘’Itu bukan bagian dari Triple Crown namun, seperti yang selalu saya katakan, tujuan saya adalah menjadi pembalap yang lengkap dan pengalaman ini akan membantu saya dalam persiapan untuk balapan ketahanan lain di mana saya mungkin ambil bagian di sana.’’ ‘’Saya senang dapat kembali dan membalap di Amerika,’’ tambahnya. ‘’Setelah masa indah yang saya alami pada Mei untuk Indy 500, saya tidak sabar untuk ambil bagian
pada balapan legendaris lain yang akan membawa kembali semua sensasi luar biasa yang diberikan para penggemar AS kepada saya.’’ Daytona berlangsung sebelum tes pramusim Formula 1 ketika para pembalap fokus pada persiapan fisik untuk tahun mendatang. Le Mans, yang dihelat pada 16-17 Juni, tidak berbenturan dengan Grand Prix manapun, tidak seperti Indianapolis yang dilangsungkan pada akhir pekan yang sama dengan balapan Monako. Alonso akan bermitra dengan dua pembalap belia Inggris Lando Norris, pembalap pengembangan McLaren yang disebut-sebut akan mengisi posisi pelapis musim depan, dan Phil Hanson. Daytona, di Florida, akan menjadi pertama kalinya pebalap Spanyol itu membalap dengan mengendarai mobil sport purwarupa. (afp/ant)
Pembalap Spanyol Fernando Alonso.
Bali Post/rtr
olah raga
16
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Bhayangkara Geser PSM Bekasi (Bali Post) Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso mengungkapkan gol penalti Bhayangkara, Jumat (27/10) kemarin di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan salah satu faktor pemicu kekalahan timnya 1-3 untuk kemenangan tuan rumah. Bhayangkara kembali ke puncak klasemen dengan menggeser PSM usai kemenangan kemarin. ‘’Saat skor 2-1, kami banyak melakukan perlawanan yang sempat membuat panik Bhayangkara. Namun saat ada penalti, itu yang menghentikan perlawanan pemain kami,’’ katanya di Bekasi. Bhayangkara mendapatkan hadiah penalti setelah Ilham dijegal Boby Wirawan di kotak terlarang pada waktu 6 menit tambahan di babak akhir pertandingan. Guy Junior yang sukses mengeksekusi bola mengantarkan Bhayangkara menutup pertandingan dengan skor 3-1. ‘’Seharusnya kami bisa menahan imbang Bhayangkara. Namun pertandingan malam ini menarik, walau kami kalah 3-1,’’ katanya. Aji menambahkan, absennya empat pemain Persela yakni Ivan Carlos, Kosuke Uchida dan Moch Fahmi Al Ayubbi akibat mengalami cedera, serta Saddil Ramdani yang tengah dipanggil tim nasional Indonesia, menjadi pemicu lain kekalahan Persela malam ini. Bhayangkara FC memetik tambahan tiga poin klasemen usai mengalahkan tamunya Persela Lamongan 3-1 di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi. Tiga gol tuan rumah diciptakan oleh Ilija Spasojevic di menit 27, Otavio Dutra menit 50 dan Guy Junior di tambahan 6 menit pertandingan babak kedua. Sementara satu gol Persela Lamongan diciptakan oleh Samsul Arif Munip di menit 60 lewat kesempatan penalti. Kemenangan Bhayangkara malam ini mengembalikan anak asuh Simon McMenemy ke puncak klasemen sementara usai bercokol di papan 2 akibat kekalahan atas PSM Makasar pekan lalu. Bhayangkara kini mengoleksi 62 poin, atau berada di atas PSM Makassar dengan 61 poin dan peringkat ketiga Bali United dengan 59 poin. Selebrasi Spaso Penyerang Bhayangkara FC Ilija Spasojevic menepati janjinya menampilkan selebrasi nasionalisme usai mencetak gel perdana. Pria kelahiran Montenegro yang resmi berstatus sebagai warga negera Indonesia sejak Rabu (25/10) itu mencetak gol perdananya di menit 27. Gol tersebut merupakan bola hasil umpan dari Ilhamudin Armaiyn di sayap kanan lapangan kepada Indra Kahfi di kotak penalti lawan. Tepat di mulut gawang, bola kembali dioper kepada Spaso yang telah bersiap di samping Kahfi. Bola dengan leluasa disontek ke dalam gawang setelah perhatian kiper Persela Alex Sander terfokus pada gerakan Kahfi. Gol tersebut mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan perdana tim tuan rumah Bhayangkara atas tamunya Persela. Pascamencetak gol perdananya sebagai WNI, Spaso langsung menampilkan aksi selebrasinya dengan berlari menuju tribun barat penonton dengan diikuti sejumlah koleganya. Ayah dari dua orang anak WNI itu langsung menghentikan langkahnya tepat di depan sebuah bendera Merah Putih yang terikat di pagar pembatas tribun barat dengan lapangan. Bendera itu sengaja dipasang oleh suporter Bharamania yang mayoritas adalah anggota kepolisian di Kota Bekasi. Mantan penyerang Persib Bandung itu mempertontonkan selebrasinya dengan sikap hormat kepada bendera Indonesia diiringi dengan sorak sorai koleganya. Aksi selebrasi itu sekaligus menuntaskan janjinya kepada rakyat Indonesia sebagai bentuk kecintaannya kepada Indonesia. ‘’Saya sudah menyiapkan selebrasi khusus bila mendapat kesempatan mencetak gol ke gawang Persela. Kita lihat kejutan nanti saat saya tampil perdana sebagai WNI di lapangan,’’ katanya di Bekasi, Kamis (26/10). (ant)
SC Musorprov KONI Bali Bentuk Panitia Kecil Denpasar (Bali Post) Steering Committee (SC) IGN Oka Darmawan dan Orgnizing Committee (OC) Nyoman Budi Adnyana bakal membentuk panitia kecil dalam menggelar Musorprov KONI Bali, di Buleleng, Sabtu (16/12) mendatang. SC IGN Oka Darmawan, di Denpasar, Jumat (27/10) kemarin, menegaskan panitia yang bertugas membantu kinerja SC sekitar lima sampai dengan tujuh personel. ‘’Saya ingin dibantu lima sampai tujuh orang,’’ kata Oka Darmawan. Ia pun memilih pelaksanaan Musorprov KONI Bali di Buleleng, bertujuan membantu geliat pariwisata di Buleleng. ‘’Sejauh ini, kami belum memutuskan lokasi hotel yang dipakai musorprov, sebab sekaligus dipakai menginap peserta musorprov,’’ tuturnya. Yang jelas, Oka Darmawan berharap dalam menentukan kandidat ketua umum KONI masa bakti 2017-2021, agar tidak salah memilih dan minimal prestasinya bisa menyamai Ketut Suwandi yang sukses membawa Bali ke peringkat 6 besar pada PON XIX, di Jabar 2016 lalu. Oka Darmawan menyatakan selama ini rangkaian persiapan Musorprov KONI Bali tahapannya baru sampai di sini. Soal dukung-mendukung figur kandidiat ketua umum KONI Bali, atau siapa saja calon yang mau maju, Oka Darmawan meminta wartawan supaya bersabar, dan pasca 15 November tahapan musorprov ini digeber lagi. (022)
Tim Futsal Indonesia Pimpin Grup A
Jakarta (Bali Post) Tim nasional futsal Indonesia berhasil menaklukkan Brunei Darussalam dengan skor 9-0 dalam lanjutan Grup A Piala Futsal AFF 2017 di Vietnam, dan masih memimpin klasemen sementara grup. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Phu Tho, Ho Chi Minh, Vietnam, Jumat (27/10) kemarin, gol-gol Indonesia dicetak oleh Ardiansyah Runtuboy (menit ke-3), Guntur Sulistyo (9), Syauqi Saud (12, 30), Johanis Mustamu (12), Bayu Saptaji (15, 27), Iqbal Rahmatullah (36) dan Alexander Larawo (40). Dengan hasil tersebut, Indonesia untuk sementara berada di puncak klasemen Grup A dengan enam poin dari dua laga. Sebelumnya, tim yang dilatih Vic Hermans itu sukses menaklukkan Filipina dengan skor telak 21-0. Adapun di klasemen sementara Grup A, sampai berita ini ditulis, posisi di bawah Indonesia ditempati berurutan oleh Myanmar, tuan rumah Vietnam, Filipina dan Brunei Darussalam. Dari laga kontra Brunei, Indonesia tampil mendominasi sejak awal laga. Pelatih Vic Hermans menurunkan para pemain andalannya sejak awal yaitu penjaga gawang Muhamad Yusuf Kurniawan, Johanis Dominggus Mustamu, Syauqi Saud, Ardiansyah Runtuboy dan Sunny Rizky Suhendra. Dengan komposisi itu, Indonesia langsung unggul cepat di menit ketiga melalui kaki Runtuboy disusul gol dari Guntur Ariwibowo enam menit kemudian. Tiga menit setelahnya Syauqi Saud dan Johanis Mustamu menambah keunggulan Indonesia menjadi 5-0 hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Indonesia menambah pundi-pundi gol menjadi 6-0 melalui Bayu Saptaji di menit ke-27. Syauqi Saud kemudian mencetak gol keduanya sekaligus gol ketujuh untuk Indonesia di menit ke-30. Indonesia menutup pertandingan dengan skor 9-0 setelah Iqbal Rahmatullah membuat gol di menit ke-36 dan Alexander Larawo di menit ke-40. Berikutnya di Grup A, Indonesia akan menghadapi tim tuan rumah Vietnam pada Sabtu (28/10). Adapun di Grup B, Thailand sementara masih memimpin klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan, disusul Malaysia, Laos dan Timor Leste. (ant)
Bali Post/ant
SANDA - Atlet wushu putra Jawa Barat Bagus Nurul Anwar (kanan) memukul lawannya dari Sumut Jeka Asparido Saragih dalam nomor sanda wushu putra di Sport Mall Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta. Wushu akan dipertandingkan di Asian Games 2018 di mana Tiongkok memiliki atlet yang unggul di nomor sanda.
Atlet Wushu Tiongkok Pantas Diwaspadai di Nomor Sanda
Jakarta (Bali Post) -
Atlet cabang olahraga wushu kategori sanda atau tarung kelas 56 kilogram (kg) Yusuf Widiyanto mewaspadai pemain-pemain Tiongkok di Asian Games 2018 mendatang. ‘’Jika berbicara persaingan, melihat kejuaraan dunia kemarin di Rusia sudah mencerminkan kekuatan lawan dan lawan yang paling diwaspadai terutama adalah Tiongkok, walau ada negara lainnya yaitu Korea Selatan dan Iran,’’ kata Yusuf di lokasi kejurnas wushu 2017, Jakarta, Jumat (27/10) kemarin. Hal tersebut, lanjut Yusuf, lantaran negeri Tirai Bambu tersebut merupakan negara kuat di cabang wushu yang tentunya memiliki atlet-atlet berkualitas. ‘’Saat di Rusia
sendiri saya menghadapi pemain Cina di fase delapan besar dan di akhir turnamen dia menjadi juaranya, karenanya saya ingin coba serius latihan untuk bisa memberi-
kan perlawanan maksimal di Asian Games 2018 nanti,’’ ujar Yusuf. Pemusatan latihan nasional (pelatnas) wushu sendiri saat ini masih berjalan. Yusuf
Delapan Pemanah Bali Terjun di Kejurnas
Bali Post/ist
Komang Gde Krishnanda
Denpasar (Bali Post) Pengprov Perpani Bali mengutus delapan atletnya guna berlaga pada Kejurnas Panahan di Blang, Padang, Aceh, 1-8 November mendatang. Mereka adalah M Ziamin Bakhtiar, Komang Gde Krishnanda, Made Warsana, Putu Indra Wirawan, Buiceka Dinda Zahrevi Rahardjo, Ayu Yuniastari, Gusti Ayu Widi Astari, dan Made Sumerti. Mereka didampingi Manajer Tim Zulfadly dan pelatih Made Saputra. Made Saputra, di KONI Bali, Jumat (27/10) kemarin menjelaskan, kedelapan atlet yang diturunkan merupakan hasil prestasi mereka yang dipantau di ajang Porprov. ‘’Sebenarnya, yang
layak tampil ke kejurnas 27 atlet panahan. Selanjutnya, diciutkan lagi hingga menjadi delapan atlet,’’ terang Saputra. Mereka ini, turun di nomor recurve (5 nomor), compund (5 nomor), dan nasional (6 nomor). Saputra menyebutkan, persaingan antarprovinsi hampir merata, dan dua daerah yang prestasi atletnya menonjol yakni Jatim dan DKI. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi berpesan agar tetap berjuang maksimal mengharumkan nama Bali kancah nasional, walaupun harus merayakan Galungan di luar Bali. Suwandi dalam melakoni hidup wajib ada target, termasuk dalam mengikuti kejurnas. ‘’Saya harapkan atlet Bali mampu pulang membawa lima keeping emas,’’ ucapnya. Musprovlub Pada bagian lain, Suwandi menerangkan, Pengprov Persatuan Olahraga Selam Sekuruh Indonesia (POSSI) Bali menggelar musprov luar biasa di Denpasar, kemarin, mengingat Ketua Umum Pengprov POSSI Ketut Wija (alm). Suwandi menerangkan, pihaknya berharap olahraga selam makin eksis di Bali, dengan membuka keran bagi atlet renang yang mau menyeberang ke selam. Dikemukakan, selama ini perenang Citra telah dicoba mengikuti kejurnas selam di Bandung, hasilnya merebut juara II, walaupun seperangkat peralatannya masih pinjam. ‘’Kami dari KONI Bali telah membantu peralatan, mudah-mudahan peselam Bali makin berprestasi,’’ jelasnya. (0220)
menyebut hal tersebut berpengaruh positif pada atlet dan tim sekaligus. ‘’Karena ini juga bisa menjadi langkah penentuan strategi untuk Asian Games 2018,’’ katanya. Rencananya, selepas kejuaraan nasional wushu yang sekaligus test event Asian Games pada 26-29 Oktober 2017 ini, tim pelatnas tidak akan turun lagi dalam kejuaraan-kejuaraan lainnya. Akan tetapi, mereka
akan fokus persiapan dengan melakukan try out di Vietnam pada bulan Februari 2018 dan kemungkinan ke Cina pada Mei 2018. ‘’Kalau target tentu saya ingin emas, namun saat ini yang terpenting saya bisa terlebih dahulu memberi yang terbaik untuk Indonesia,’’ ujar mahasiswa semester tujuh Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut. (ant)
Bali Post/ist
PERSEKABA - Para pemain Persekaba Bali mengikuti latihan di Lapangan Banteng, Seminyak, Jumat (27/10) kemarin.
Persekaba Rekrut Tiga Pemain Seleksi
Mangupura (Bali Post) Tim Persekaba Bali yang menyiapkan diri melakoni Kompetisi Liga 3 putaran nasional mewakili Bali telah merekrut tiga pemain dari total enam pemain yang mengikuti seleksi. Mereka adalah M. Ridwan (striker), Lutfi Ardiansyah (gelandang), dan Dwi (bek). Pelatih Persekaba Kadek Loco Ediana usai melatih asuhannya di Lapangan Banteng, Seminyak, Jumat (27/10) kemarin menjelaskan, selain merekrut tiga pemain, pihaknya juga kedatangan dua pemain seleksi yakni Ega (gelandang) dari
Probolinggo, dan Wisnu (stoper). Loco menjelaskan untuk sementara dirinya dan Nyoman Sujata lebih sering menggunakan Lapangan Banteng untuk berlatih. ‘’Sebab, lapangan sepak bola lainnya dipakai turnamen sepak bola Bupati Badung Cup,’’ kata Loco. Dikemukakan pihaknya ingin supaya asuhannya tidak melulu berlatih tetapi melakukan serangkaian uji coba. Untuk itu, Loco bakal mengagendakan asuhannya untuk berlatihtanding. ‘’Kami masih mencari tim yang bisa diajak sparring-partner,’’ tuturnya. (022)
Stadion Akuatik Diharapkan Segera Mendapat Sertifikasi
Bali Post/ant
KOLAM RENANG - Pekerja menggarap renovasi arena kolam renang kawasan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Progres renovasi arena kolam renang yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 95 persen.
Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) mengharapkan Stadion Akuatik Kawasan Gelora Bung Karno Jakarta akan segera mendapatkan sertifikasi oleh Federasi Renang Internasional (FINA) jelang Asian Games 2018, menyusul peninjauan dari penyurvei dari Pujol Achitechture pada Jumat (27/10) kemarin. ‘’Survei dari tim Pujol untuk memberikan hasil secara detail dan lengkap mengenai ukuran-ukuran dari dimensi kolam, platform, dan blok start. Kami berharap proses penilaian ini akan disetujui FINA dan mendapatkan sertifikasi demi Asian Games,’’ kata Manajer Arena Akuatik Asian Games 2018 Wisnu Wardana, di Jakarta, Jumat kemarin. Wisnu yang juga Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PRSI itu mengatakan proses
sertifikasi dari hasil penilaian tim Pujol ke FINA membutuhkan waktu 30-60 hari. ‘’Tapi, kami mengharapkan prosesnya bisa lebih cepat karena mereka bilang semua hal sudah memenuhi standar dan persyaratan,’’ ujarnya. Optimistis Wisnu dilatarbelakangi tim Pujol yang juga menjadi kontraktor stadion dalam penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Renang FINA di Budapest, Hongaria. Konsultan proyek renovasi Stadion Akuatik GBK itu akan memberikan rekomendasi kepada FINA dalam proses sertifikasi internasional. ‘’Setelah proses pengukuran itu dan tersertifikasi, kami masih berharap dapat melihat detail nonteknis,’’ ucap Wisnu. PRSI berharap proses sertifikasi Stadion Akuatik GBK dari FINA dapat selesai sebelum penyelenggaraan kejuaraan uji coba Asian Games
pada 5-15 Desember 2017. ‘’Kami berharap tidak ada perubahan jadwal. Kami sudah siap menggelar kejuaraan uji coba dan setelah itu kami juga menyiapkan para atlet untuk pelatnas Asian Games,’’ tutur Wisnu. Pimpinan Proyek Renovasi Stadion Akuatik GBK Anggoro Putro mengatakan pengerjaan renovasi stadion akuatik itu akan selesai pada 6 November. ‘’Ini adalah pemeriksaan lanjutan setelah pemeriksaan sebelumnya pada 26 September,’’ ujar Anggoro. Peninjauan dari tim Pujol itu menghasilkan surat rekomendasi kelayakan Stadion Akuatik GBK untuk mendapatkan sertifikasi FINA. Surat itu telah ditandatangani perwakilan tim penyurvei dan Wisnu Wardhana sebagai Manajer Arena Akuatik Asian Games 2018. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Wanita cantik Mahasiswi kerja Cr Sgr Therapist GP+UM+Kms+Bns Dibutuhkan Cark Park Manager. LOWONGAN sambil kuliah, ayo gabung bersama Home Base Spa Jl.Camplung TanP/W.Usia max. 30th. Dibutuhkan Dokter umum Markom Bali Post. Lamaran ke duk No103A Seminyak082188689710 PglmPaklaring Pend min SMU/SMK Jl. Kepundung 67 A Denpasar di Klinik Pratama, Tabanan B.BP.001.10.17.0001715 Hub: Rizal +6282111860596 G.02 Hub:08124634287/03614422667 PT.Bali Paradise Citra Dewata B.BP.031.10.17.0001691 Tukang masak, lamaran ke Food B.BP.001.10.17.0001580 Dicari Supervisor,Waiter/ss, Semesta Jaya Membutuhkan: Mmrlukan Office Boy,Pria Max35 Terminal Jl. Raya Kuta 88 Kuta/ Th Min SMA Sdrjt,CV ke Jl.P.Ayu Kasir,Cook u/Resto di Renon Shankara Kuta,Kuta Square Salesman,Gj Pokok 2,5Jt+UM+BBM XIII No.3 T.Umar Dps,T.238513 Hub:081916420095 Blok D33 depan McD H.085339338222/WA:081330226152 B.BP.005.10.17.0001694 B.BP.001.10.17.0001425 G.01 B.BP.141.10.17.0001542 Cr Kasir bsInggris,Shinkei Spa Dicari Tukang jahit Biasa Penyiar Markom Radio Mahasiswi/ Red Carpet Champagne Bar is Legian 64 Kuta 0818855424/764515 jahit baju,kaos, jaket, dll. Mahasiswa domisili Tabanan dan Looking for an Experienced B.BP.154.10.17.0001716 di Garment di Kerobokan. Denpasar Kuliah sambil kerja. Local English Teacher.Good Bali International Spa Academy Lamaran ke: Radio Genta FM Ada gaji ke 13,BPJS,Gaji tetap & Salary, BPJS and Lunch seeks Accounting and Spa TraiJl. Kebo Iwa 63 A Denpasar Jatah cuti.Hub: 0361-738411 G.03 ners Excellent English 3 years Payment!!!!! Your CV to jakko@ atau 082233814123 B.BP.004.10.17.0001076 Experience For Spa Trainers redcarpetchampagnebar.com Dicr Tenaga Admin D3 Komputer Handy-Man Security Feeling Dcr Tk.Potong&Tk.Jarit Bpnglmn B.BP.004.10.17.0001652 Overseas Advantage as Spa with Technical things speaking & Pramuniaga Toko. Lamaran ke u/Garmen Legian H.085100688688 Therapist.Required Indonesian Dbthkn:1.Adm Marketing (W) B.BP.001.10.17.0001275 English, ages 25-35yo good salary, 0361-261854 & 0361-236472 Candidates M/F Spa Trainer 2.Sales(P),Syrt:Umur Max.30th 081805669339 CV to Dcr 1 org tk.kebun,1 org jaga B.BP.001.10.17.0001684 Program is Given Apply Ph : Pend Min D3(1), SMA(2) info@villasamuan.com malam u/rmh wil.Dps (Gtsu Tmr) Distributor ke htl2 Bth sgr 0361-281289, hr@balibisa.com Hub:08561070707 B.BP.004.10.17.0001722 Hub.Mas Nur 081337917961 B.BP.004.10.17.0001625 Sopir SIM A/B,Teknisi Mesin B.BP.001.10.17.0001506 B.BP.001.10.17.0001521 Dibutuhkan Marketing 2 orang. Coco Group Looking For: Ldry pengl 1-2 Thn,Pas Um,GP, Dcr SPG Utk Butik di Legian Syrt:pria/wanita, penglmn kerja 1.Asst.Accounting Manager Tj,Ul,Bonus,Thr dll yg Serius B.Inggris, srius.H.085100688688 min 2th,umur max 35th,Pend min 2.Asst.Internal Audit Manager B.BP.001.10.17.0001274 Lam sgr ke Jl.Nangka Utara G. D3,Gj PKK+Trnsf+bonus.Kirim CV 3.Accounting Supervisor Dcr Sales Executive:GP,UM,BBM Belibis 38,Tlp 418836 Jam Kerja Ke hrd.reqruitment81@gmail.com 4.Buyer Import Product & Bonus CV:081246121612 B.BP.001.10.17.0001690 Telp.0361-480441 5.Corporate Secretary B.BP.001.10.17.0001648 Red Carpet Late is Looking for B.BP.001.10.17.0001563 6.HR Staff Dcr Therapis Wanita bpglmn sea Hostess, Waitresses, All Position must have experiBartenders and Valet byk2nya Kuta H.081236777162 B.BP.001.10.17.0001645 Experience and Good English is ences min 1 years.Send CV at Dibthkan Checker Gudang Wanita a pre.Good Salary, Service hrm@cocogroupbali.com B.BP.803.10.17.0001680 max.35Thn SMA/Sdrjt Penglmn d i Charge, Tip,BPJS and Lunch Payment!!!!! Your CV to andre@ Dbth Segera AO Landing&Funding Bidangnya 1Thn CP:08113030707 redcarpetchampagnebar.com Admin Kredit,Teler dan Sopir B.BP.001.10.17.0000678 B.BP.004.10.17.0001651 Krm Sgr Lam&CV ke PT.BPR Bali Dibthkn Drafter Menguasai Dicari cook,waitress,waiter. Dewata Telp.0361-296456 Autocad, Hub:Toncity bergabunglah bersama Fun team B.BP.001.10.17.0001713 (0361)755210/081337089669 kami.kirimlamaranke:Jl.Raya Dbthkn Mekanik alat Berat dan B.BP.001.10.17.0001685 Semat 18A Canggu. Ph 081236653 Operator Dozer 081237779300 Dcr lls SMU-S1 utk Guru PG/TK B.BP.001.10.17.0001705 165 Email:info@sproutbali.com training lgs krj.0811380028 B.BP.001.10.17.0000211 Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur B.BP.821.10.17.0001170 Distributor Nestle Cr Salesman Penampilan Menarik,Rajin, Dicari PRT Tidur dalam belum Eklusive Horeca/Staf Admin SMK Penempatan Kuta&Nusa Dua Pengalaman/tdk P/W 0811394946 Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655 menikah max 30th, 087862263572 B.BP.001.10.17.0001449
BIRO JASA
B.BP.001.10.17.0001531
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.10.17.0001387
SALON
INTERIOR
SERVICE
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Sarjana berbagai jurusan untuk staf Oprasional Bali Mart . Lamaran Jl. Kepundung 61 A Denpasar G.04
Sopir SIM A, B1 domisili Tabanan Pengalaman 2 th. Lamaran ke: Radio Global FM Jl.RayaDenpasar-Gilimanuk,Tabanan
G.05
Akuntansi D1, SMEA, domisili Tabanan Lamaran ke Radio Global FM Jl.RayaDenpasar-Gilimanuk,Tabanan G.06
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Djl cepat Terios Adventure’13 brng istimewa Hub.082210469546 B.BP.001.10.17.0001717 MITSUBISHI
Colt dsl 4roda engkel-014/015AD KM3Rb sperti baru 081236330099
B.BP.001.10.17.0001617
SERVICE
081999111542 082144420026 C.0001532-SRV
PELUANG BISNIS
RUPA-RUPA
H BA
WC
LIM
KU
RA
S
BALI WANGI MENGATASI MAMPET BERGARANSI:
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000522-BRJ
DIJUAL MOBIL
SERVICE
DIJUAL RUKO Cepat Jual/Sewa Ruko 2Lt SHM tepi Jalan Cokroaminoto 100Jt/Th Nego sampai Deal 087856227779 B.BP.033.10.17.0001702
DISEWAKAN TOKO KEHILANGAN ****Dikont Toko Uk.8x6 Jl.Sari Dewi 16A Seminyak,081934383303 Hlg BPKB No.R3088831X15 DK2727 TOYOTA B.BP.001.10.17.0001714 KR a.n Neng Santhi Sri Novianti New Avanza 1.3G AT’13 Slvr Met B.BP.001.10.17.0001678 DICARI GUDANG Tgn1 AsDK Mls Hub.082147103345 B.BP.001.10.17.0001707 SINGARAJA Cari Kontrak Gudang Truk dapat Hlg BPKB No.H-05330256-O Bongkar/Masuk -50Jt/Th tidak Honda Hitam Silver DK 6909 UR DISEWAKAN RUMAH Diperlukan Stategis 0811394946 an.Ni Made Ayu Suardani Lk. B.BP.001.10.17.0001388 Dikontrakan 1 unit Rumah, Widyasari Gg V Kel Kp.Baru Jl.Alor 1, Hub:081936235044 DISEWAKAN GUDANG B.BP.009.10.17.0001688 B.BP.001.10.17.0001692 Oper kontrak Gudang/Konveksi/ DIJUAL TANAH PENGUMUMAN Mess Karyawan di Jimbaran, LT/ Djl Tnh 1,3Are Jl.Induk Buduk LB:500m2/440m2.2Lantai. Hrg.550Jt/A Cpt H.082147454248 Harga:1M (10 th),1,5M (19 th). B.BP.164.10.17.0001711 Bangunan dari beton & baja. Djl Murah Tanah Ls.460 m2 LK. Hub lewat WA 08113867700 Baler Bale Agung, Jl.Jempiring, B.BP.004.10.17.0001682 Negara, Hub:081238170333 KONTRAKTOR B.BP.001.10.17.0001679 Borong Bangun Rumah Villa Ruko Pojok Gatsu Tmr Sulatri 1are cocok bisnis/rmh 081237148880 Hotel.Hubungi.081236793599.Ari
AC
BIRO JASA
B.BP.001.10.17.0001681
B.BP.001.10.17.0001689
TUNGGAL JAYA K U L K A S GA M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat
BIRO JASA
DIJUAL TANAH Djl Murah Tanah&Bangunan Ls 100 m2, Jl.D.Tempe, Gg.Amotama Hub:085333080333
B.BP.001.10.17.0001695
EKONOMI
18
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
’’Homestay’’ Berpotensi Matikan Hotel Denpasar (Bali Post) Pemerintah sedang gencar membangun homestay untuk mempercepat pemerataan pembangunan di sektor pariwisata. Bahkan hingga 2019, ditargetkan 100.000 homestay terbangun di Indonesia. Seiring berkembangnya homestay, di Bali justru dimanfaatkan dan disalahgunakan pihak lain. Pembangunan homestay yang bertujuan dapat menyejahterakan masyarakat lokal, justru dimanfaatkan orang luar (orang asing) untuk mengambil peluang ini. ‘’Apa yang kita lihat sekarang banyak orang asing yang diam-diam mengontrak rumah, apa itu di daerah perkotaan, apa itu di daerah Badung juga banyak. Dia kontrak tahunan, lima tahun, dia perbaiki sedikit, dia taruh orang di sana tinggal di sana sebagai pemilik rumah. Ini yang mematikan usaha kita, menjadi pesaing yang tidak legal. Mereka sudah pasti luput dari pajak dan kewajiban-kewajiban kepada pemerintah juga banyak tidak dipenuhi,’’ kata Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Provinsi Bali, belum lama ini. Menurutnya, pendirian homestay merupakan program unggulan dari Kementerian Pariwisata untuk mendorong percepatan pemerataan pembangunan di sektor pariwisata. ‘’Ini suatu strategi yang sangat luar biasa. Lahirnya homestay di Indonesia ini cikal bakalnya ada
di Bali. Cuma dalam implementasinya kita perlu lebih hati-hati dan mencermati, karena apa yang kita lihat sekarang ada orang asing ngontrak rumah, kemudian dipoles sedikit dijadikan homestay. Tentu ini tidak hanya merugikan pengusaha homestay kita di Bali, juga hotel dan pemerintah,’’ ungkapnya. Menurutnya, roh dan arah homestay itu harus ditegaskan. Orang ingin tinggal di homestay harapannya adalah agar dapat mengetahui kehidupan masyarakat Bali. Sehingga akan menguatkan destinasi Bali sebagai destinasi budaya. ‘’Dia tinggal di rumah penduduk, dia lihat bagaimana kehidupan masyarakat di sana, misalnya membuat upacara dan lain sebagainya. Kalau ini tujuannya bagus, sesuai dengan harapan kita,’’ bebernya. Tetapi jika tujuannya untuk mendapatkan harga murah, pihaknya agak khawatir ini akan mematikan hotel-
hotel besar dan memperkuat eksistensi Bali sebagai destinasi murahan. ‘’Ini yang kita hindari. Jangan sampai orang tinggal di homestay karena murah. Bila perlu homestay itu lebih mahal daripada hotel, karena tidak hanya dapat tidur tapi dia juga dapat pelajaran tentang budaya Bali,’’ imbuhnya. Maka dari itu, ia berharap peran pemerintah untuk menzonasi, bagaimana mensyaratkan pembangunan homestay. Sebab, homestay sekarang jumlah kamarnya sudah melanggar perda. ‘’Kamar homestay banyakbanyak, padahal kamar homestay itu adalah akomodasi yang tamunya tinggal di rumah pemiliknya dengan jumlah kamar tidak lebih dari 5 atau 6. Ternyata sekarang ada yang 20 punya homestay, sehingga konsepnya bukan homestay lagi tapi hotel melati,’’ selorohnya. Sementara dari segi perizinan, dari hasil penelitian mahasiswa STP yang melakukan penelitian di Gianyar, Badung dan Karangsem, homestay yang paling banyak mengurus izinnya ada di Kabupaten Gianyar, yaitu 300-400 homestay. Sedangkan jumlah homestay terbanyak ada di Kabupaten Badung. Di Bali ia memprediksi ada sekitar 3.000 homestay, baik yang legal maupun tidak
Harga Minyak Diprediksi Naik
Jakarta (Bali Post) – Publikasi terbaru Bank Dunia menyatakan harga minyak dunia akan mengalami peningkatan menjadi sebesar rata-rata 56 dolar AS per barel pada 2018 dari rata-rata 53 dolar AS per barel pada 2017. Kenaikan harga minyak tersebut disebabkan oleh permintaan yang meningkat, pemotongan produksi yang disepakati oleh eksportir minyak serta stabilnya produksi shale oil di Amerika Serikat. ‘’Harga energi mulai pulih akibat permintaan yang stabil dan turunnya pasokan. Namun hal ini akan banyak tergantung pada produsen minyak yang berupaya melanjutkan penurunan produksi,’’ kata ekonom senior Bank Dunia John Baffes menanggapi penerbitan Commodity Markets Outlook Oktober 2017 dalam pernyataaannya di Jakarta, Jumat (27/10) kemarin. Publikasi tersebut menyatakan perkiraan harga minyak dunia mengalami revisi turun dibanding proyeksi pada April 2017 dan memiliki risiko karena pasokan dari negara produsen minyak seperti Libya, Nigeria, dan Venezuela dapat berubah-ubah. Selain itu, anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen telah menyepakati untuk melakukan pemangkasan produksi lebih lanjut dan mempertahankan tekanan pada harga. Namun, kegagalan untuk memperbarui kesepakatan tersebut dan peningkatan produksi industri shale oil di Amerika Serikat dapat menurunkan harga minyak. Sementara itu, harga gas alam diperkirakan meningkat sebesar tiga persen pada 2018 dengan harga batu bara mulai mengalami penurunan setelah naik hampir sebesar 30 persen pada 2017. Laporan Commodity Markets Outlook ini juga menyebutkan antisipasi terhadap kebijakan lingkungan di Tiongkok menjadi faktor penting yang dapat menen-
tukan tren pasar batubara di masa depan. Secara keseluruhan, harga untuk komoditas energi, termasuk minyak, gas alam dan batu bara akan mengalami kenaikan sebesar empat persen pada 2018, setelah meningkat sebesar 28 persen pada 2017. Publikasi itu ikut memproyeksikan adanya penurunan harga bijih besi sebesar 10 persen pada 2018, namun pasokan yang kuat akan mendorong peningkatan harga logam dasar termasuk timbal, nikel dan seng. (ant)
Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati
Penyaluran KUR Capai Rp 69,7 Triliun
2025, 20 Persen Mobil Gunakan Tenaga Listrik Jakarta (Bali Post) Pengembangan mobil listrik kini menjadi tren global. Konsep kendaraan dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan, bahkan telah ditanggapi dengan serius oleh pemerintah Indonesia. ‘’Pemerintah telah menargetkan pada tahun 2025, sebanyak 20 persen dari produksi kendaraan roda empat di negeri ini harus menggunakan tenaga listrik,’’ kata Menteri Perindustrian Erlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (27/10) kemarin. Terkait target tersebut, Eksekutif Wapres Toyota Motor Corp (TMC) Didier Leroy mengatakan, Toyota sebagai produsen otomotif dunia siap mendukung perubahan global. Hal ini dikarenakan Toyota telah memiliki pengalaman selama 20 tahun menggunakan motor listrik untuk kendaraan yang diproduksi, baik untuk global maupun pasar Jepang. ‘’Kami percaya mobil listrik akan menjadi salah satu solusi kunci dalam waktu dekat. Hari ini Toyota telah menjual 37 model mobil berbasis listrik ke 90 negara dengan penjualan sebanyak 1,5 juta tiap tahun,’’ katanya. Dalam 20 tahun terakhir, Toyota telah menjual lebih dari 11 juta unit mobil dengan menggunakan tenaga penggerak motor listrik (electrified cars). Dengan jumlah tersebut Toyota menguasai 43 persen pasar mobil listrik dunia. Leroy menyebutkan mobil Prius merupakan pioner dalam kendaraan berbasis motor listrik. Sementara itu, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, era mobil listrik sejalan dengan visi Toyota dalam membangun solusi untuk tantangan mobilitas masa depan yaitu menghadirkan clean technology dan smart mobility. ‘’Isu energi dan emisi telah menjadi perhatian besar Toyota,’’ katanya. (010)
legal. Terungkap pada penelitian itu, homestay tidak berizin karena berada di atas tanah ayahan desa, sehingga sulit mengurus izinnya. ‘’Sebenarnya itu bisa dibicarakan sebab di sini tidak dijelaskan masalah status dan tidak perlu homestay berbadan hukum PT. Jadi perlu tanda daftar usaha, dia tidak harus berada di kawasan wisata, dia boleh berada di tengah-tengah kawasan penduduk. Asalkan kamarnya tidak banyak, maksimal 5,’’ urainya. Namun, ia menegaskan, spiritnya harusnya dimiliki orang lokal, agar tamu bisa ikut belajar budaya. Homestay banyak mendapat perlindungan dari pemerintah karena banyak diasumsikan milik masyarakat. ‘’Walaupun mereka berpenghasilan, toh hasilnya dipakai untuk menghidupkan budaya. Jadi kita masih banyak memberi kelonggaran kepada homestay tapi kami juga tidak ingin homestay ini disalahgunakan oleh pihak-pihak asing,’’ pungkasnya. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A.A. Gede Yuniartha Putra, S.H., M.H. mengatakan, saat ini pihaknya tidak menargetkan pembangunan homestay di Bali karena homestay di Bali sudah cukup banyak, begitu juga hotel. (kmb42)
Darmin Nasution
Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga akhir September 2017 telah mencapai Rp 69,7 triliun atau 65,3 persen dari target plafon Rp 106,6 triliun. ‘’Sampai September, kita sudah mencapai Rp 69 triliun atau 65-66 persen, untuk tiga kuartal ini masuk akal,’’ kata Darmin seusai memimpin rapat koordinasi membahas KUR di Jakarta, Jumat (27/10) kemarin. Darmin menambahkan, dalam periode tersebut jumlah debitur yang menerima KUR mencapai 3.098.515 dengan kredit macet (NPL) dari penyaluran pinjaman tersebut hanya sebesar 0,014 persen. ‘’NPL itu 0,014 persen, itu rendah sampai September. Tapi itu belum diverifikasi dengan sistem, seperti laporan bank serta sistem TI yang dibangun khusus untuk KUR. Itu nanti ikut menentukan hasilnya,’’ ujar Darmin. Ia menambahkan, realisasi penyaluran KUR tersebut sudah menyasar ke berbagai sektor produksi hingga mencapai 43
persen, atau mulai mendekati penyaluran ke sektor perdagangan sebesar 55 persen. ‘’Sekarang sudah 43 persen ke sektor produksi, sektor perdagangan sudah tinggal 55 persen. Penyaluran ke sektor perdagangan ini sudah turun jauh dari yang tadinya 70-an persen,’’ ujarnya. Darmin menargetkan penyaluran KUR ke sektor produksi seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi dan jasa produksi pada 2018 bisa mencapai 50 persen dari target total penyaluran sebesar Rp 120 triliun. Dari realisasi penyaluran KUR pada 2017, sebanyak Rp 49,46 triliun atau 71 persen disalurkan kepada KUR Mikro, sebanyak Rp 19,9 triliun atau 28,6 persen kepada KUR Ritel dan sebesar Rp 230 miliar atau 0,33 persen untuk KUR penempatan TKI. Perbankan yang menjadi penyalur KUR tertinggi adalah BRI sebesar Rp 52,19 triliun, Bank Mandiri sebesar Rp 9,1 triliun, BNI sebesar Rp 5,4 triliun, Bank Pembangunan Daerah sebesar Rp 5,2 triliun dan Bank Umum Swasta sebesar Rp 4,9 triliun. (ant)
Pemerintah Harus Lindungi Peternak Babi Mangupura (Bali Post) Gabungan Usaha Peternakan Babi Indonesia (GUPBI) Bali mempertanyakan keberadaan peternakan babi di Desa Bila, Buleleng. Bahkan GUPBI Bali menilai hal tersebut berpotensi mematikan peternak lokal. Sebab, pengembangan berskala besar. ‘’Kalau investor ada peraturannya, ada persyaratan yang harus dia penuhi. Salah satunya pergub tentang usaha besar dan kemitraan. Jelas sekali dikatakan bahwa investasi dalam bentuk budi daya sangat diwajibkan tidak boleh merebut pasar masyarakat,’’ tegas I Ketut Hari Suyasa, Ketua GUPBI Bali, Jumat (27/10) kemarin. Ia pun menyangsikan antisipasi Pemkab Buleleng. Karena pasar hasil produksi peternak di Desa Bila belum ada penegasan. ‘’Kalau nanti dibawa ke pasar lokal maka
GUPBI merasa sangat kecewa dengan pemerintah. Artinya kepekaan pemkab terhadap peternak lokal tidak ada. Sangat kita sayangkan,’’ pungkasnya. Sebab, dengan peternakan berskala besar ini dapat mematikan peternak babi lokal. Apalagi PT tersebut memiliki 500 induk babi, dengan asumsi per bulan menghasilkan anak 1.000 ekor. Pangsa pasar daging babi di Bali yang sudah padat, lalu hasil produksi peternakan babi tersebut akan dibawa ke mana. ‘’Apakah pemerintah tahu, apakah Bali ini membutuhkan peternak lagi? Apa tidak sebaiknya pemerintah memberdayakan peternak yang sudah ada ke arah yang lebih baik. Jadi tidak ke arah peternakan kecil tapi peternakan yang lebih modern sifatnya. Bukan peternakan yang besar,’’ tandasnya. Menurutnya, di Buleleng masih
banyak peternak yang mesti ditolong. Jika ingin menyejahterakan masyarakatnya, pemerintah seharusnya memberdayakan peternak yang ada dan meningkatkan nilai tawar mereka terhadap tukang potong. ‘’Bukan malah mengundang investor peternakan untuk datang,’’ selorohnya. Pada pergub telah dijelaskan bahwa jika investasi oleh pihak luar atau peternak berskala industri maka diwajibkan mempunyai pangsa pasar sendiri dan punya RPH (rumah potong hewan) sendiri. Diharapkan juga bisa membantu melakukan penyerapan terhadap hasil produksi masyarakat lingkungannya. ‘’Jadi dia bisa menyerap juga. Tidak saja menyerap hasil produksinya untuk diolah, tapi juga menyerap hasil produksi masyarakat lingkungannya. Baru diizinkan dia beternak. Kalau dia tidak seperti itu
jangan beternak di Bali. Karena kita tidak membutuhkan peternak lagi,’’ tegasnya. Sementara terkait penyerapan tenaga kerja bagi warga sekitar, ia menilai lebih baik masyarakat diberikan bibit babi 10 ekor daripada harus diarahkan menjadi buruh. ‘’Kalau sebenarnya masyarakatnya sendiri secara tenaga dia sangat siap sekali menjadi seorang pegusaha atau seorang pemilik bukan seorang buruh, kenapa harus diarahkan menjadi buruh,’’ tukasnya. ‘’Bukan di Bila saja tapi di Bali. GUPBI sendiri tidak pernah anti terhadap investasi. Kita sangat welcome tapi untuk budi daya babi yang ada di Bali saya kira pemerintah seharusnya mempercayakan hal ini kepada masyarakatnya sendiri. Bukan malah mengundang investasi luar untuk masuk ke wilayahnya,’’ tegasnya. (kmb42)
19
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
Sejarah Memiliki Fungsi Menyatukan Denpasar (Bali Post) – Program Studi (Prodi) Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) bekerja sama dengan Pasemetonan Puri Kauhan Ubud, Gianyar menggelar Bedah Buku ‘’Menepis Awan: Puri Kauhan Ubud Dibalik Layar Sejarah Bali Abad XVIII – XX’’ karya Dr. I Nyoman Wijaya, M.Hum., Jumat (27/10) kemarin. Tampil empat narasumber; Dr. I Nyoman Wijaya, M.Hum., Drs. Ida Bagus Sidemen, S.U., Prof. Dr. A.A. Bagus Wirawan, S.U. dan Sri Margana, Ph.D. Dalam buku 327 halaman tersebut, secara spesifik tidak untuk menjawab sejarah Keluarga Puri Kauhan Ubud, melainkan hanya ingin mengajak pembaca berdialog mengenai sejarah keluarga Puri Kauhan Ubud. ‘’Ada persoalan penting yang ingin dikaji dalam buku ini yakni sekalipun sebagai pendatang baru, namun mengapa keluarga bangsawan di Puri Kauhan Ubud ini bisa menempatkan dirinya sebagai pejabat tinggi di kepunggawaan Ubud. Sebab, banyak yang salah tafsir bahwa Puri Kauhan Ubud ada hubungan genetik dengan Puri Ubud, padahal tidak ada hubungan genetiknya. Persoalan ini tentu tidak berdiri sendiri, sebab akan muncul begitu banyak persoalan lain, baik yang sebelum maupun sesudah mereka mengungsi ke Ubud. Sekalipun tidak diungkapkan secara transparan, persoalan tersebut saya kaji memakai metodologi sejarah politik,’’ ujar I Nyoman Wijaya, Jumat (27/10) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, sejarah politik bukan lagi semata-mata menulis mengenai politik, tetapi kekuasaan pada umumnya. Kekuasaan itu sendiri tidak dapat dibendung, karena kekuasaan berada di mana-mana dan di berbagai institusi pasti terdapat sistem kekuasaannya. Oleh karena itu, fakta sejarah yang ada di Puri Kauhan Ubud akan dibentur-benturkan dengan fakta sejarah yang sudah tersaji dalam buku teks sejarah Bali, sehingga ada yang terpaksa menelanjangi dirinya sendiri. ‘’Apa yang saya ketemukan di Puri Kauhan Ubud merupakan pintu masuk untuk menjelaskan sejarah (sejarah Bali Abad XVIII – XX) yang lebih luas, dan selalu berusaha mencari kemungkinan yang paling murni dari asal-muasal (Keluarga Puri Kauhan Ubud) supaya bisa mengetahui identitasnya secara cermat,’’ tandasnya. Pasemetonan Puri Kauhan Ubud Dr. AAGN Ari Dwipayana, M.Si. mengungkapkan, penelitian
Salah satu topik yakni mengenai Perppu Ormas yang kini sudah disahkan menjadi undang-undang (UU) oleh DPR. Selain Perppu Ormas, keduanya juga membahas mengenai situasi terkini bangsa dan negara. ‘’Se-
Dari Hal. 1
‘’Saya jamin. Kalau memang ada kesalahan administrasi, kepala desa tidak akan didiskriminalisasi. Namun, jika korupsi, tidak ada pilihan kalau mereka nantinya akan berhadapan dengan penegak hukum,’’ katanya. Satgas Dana Desa yang akan dibantu oleh pihak penegak hukum akan menindaklanjuti dalam waktu 3 x 24 jam. ‘’Semua laporan ditindaklanjuti, Satgas Dana Desa juga dibantu kepolisian dan juga nantinya akan dibantu
KPK dalam memberikan pencerahan,’’ katanya. Pihak kepolisian, katanya, telah membantu untuk melakukan pencegahan dengan mengerahkan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkatibmas) yang diminta untuk mengawasi dan mengajak partisipasi masyarakat. ‘’Kapolri telah menjamin kalau ada aparat kepolisian yang ikut dalam penyelewangan, akan dipidanakan secara umum dan atasannya akan dicopot,’’ katanya. (ant)
Beberapa Ledakan Dari Hal. 1
Bali Post/win
SEJARAH BALI - Suasana bedah buku ‘’Menepis Awan: Puri Kauhan Ubud Dibalik Layar Sejarah Bali Abad XVIII – XX’’. mengenai asal-usul keluarga Puri Kauhan Ubud merupakan suatu cara untuk menggali kembali sejarah di masa lalu yang nantinya bisa dijadikan pegangan di masa yang akan datang dengan nilainilai yang terkandung di dalamnya, sehingga nilai tersebut bisa digunakan oleh generasi muda keluarga Puri Kauhan Ubud. ‘’Saya kira itu semangat yang ingin dibangun oleh keluarga besar Puri Kauhan Ubud dan kita mendorong riset-riset sejarah, terutama riset sejarah keluarga. Sebab, dengan riset sejarah keluarga kita akan bisa melihat secara luas sejarah politik dan sosial yang terjadi dalam masyarakat yang lebih luas, tidak hanya yang terjadi di dalam keluarga itu sendiri,’’ ujar Ari Dwipayana. Pada saat itu, Dr. AAGN Ari Dwipayana yang diberikan kesempatan mewakili Puri Kauhan Ubud untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Ari Dwipayana menyampaikan
Situasi Terkini
Dari Hal. 1
Penegak Hukum
lain Perppu Ormas juga tadi disinggung berkaitan dengan situasi dan kondisi politik dan ekonomi bangsa ini,’’ kata Johan. Ditanya detail pembicaraan keduanya, Johan tidak bisa menjelaskan. Sebab, ia tidak ikut dalam pertemuan tersebut. Meski demikian, Jo-
han menegaskan pertemuan itu berlangsung santai dan akrab. ‘’Tadi saya konfirmasi juga ke Pak Mensesneg, ternyata Pak Menseneg juga tidak ikut. Jadi pertemuan ini memang berlangsung secara santai, secara akrab, empat mata,’’ kata Johan. (ant)
apresiasi pada Program Studi Ilmu Sejarah Unud yang menyelenggarakan bedah hasil penelitian tentang sejarah Puri Kauhan Ubud. Ari Dwipayana mengatakan penelitian ini memiliki kontribusi bagi perkembangan ilmu sejarah, karena memiliki perhatian bukan pada sejarah besar tetapi sejarah keluarga dan sejarah kecil yang sering tidak diperhatikan oleh sejarawan. Padahal sejarah keluarga seperti sejarah Puri Kauhan, bisa menjadi pintu masuk untuk melihat cakrawala yang lebih luas seperti sejarah politik di Bali pada abad XVIII sampai XX. Ari Dwipayana mengingatkan bahwa sejarah bukan semata-mata cerita masa lalu, tetapi memiliki fungsi yang menyatukan. Sejarah juga memberi ‘’sesuluh’’ tentang nilai kehidupan yang perlu diteladani oleh generasi berikut dan juga sekaligus memberi pelajaran berharga tentang hal-hal yang tidak harus kita ulangi lagi. (win)
Merasa Terbaik Dari Hal. 1
‘’Dia menyebut saya anaknya, itulah gambaran hubungan baik di antara kami. Saya sering naik-turun, tetapi ketika bersama Pochettino saya hanya naik, naik dan naik. Dia membuat saya merasa yang terbaik.’’
Shaw saat ini kesulitan masuk tim utama United di bawah manajer Jose Mourinho. Ia bisa saja dimainkan untuk bertemu kembali dengan Pochettino ketika MU yang peringkat kedua menjamu Spurs yang berperingkat ketiga Sabtu pekan ini, demikian Reuters. (ant)
Kapolsek Teluknaga AKP Fredy Yuda mengatakan korban terbakar adalah para pekerja pengepakan. ‘’Karena api cepat membakar dan ditambah dengan beberapa ledakan maka membuat korban tak bisa menyelamatkan diri,’’ katanya. Pabrik yang tergolong berisiko tinggi dari ancaman bahaya kebakaran itu perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat, apalagi lokasinya sangat dekat dengan permukiman. Pemerintah Kabupaten Tangerang berjanji menginventarisasi sejumlah pabrik dan pergudangan di Kecamatan Kosambi
yang rawan bencana pascakebakaran pabrik kembang api di Desa Belimbing ini. ‘’Telah dibentuk tim sebagai upaya untuk mengantisipasi kasus serupa pada waktu mendatang,’’ kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Ia mengatakan, setelah inventarisasi pabrik yang berpotensi rawan kebakaran itu akan dicari solusi apakah dipindahkan atau tetap berada di tempat asal dengan berbagai persyaratan, demi meminimalisir korban bila terjadi kasus serupa. Inventarisasi juga menyangkut sistem keamanan di kawasan pabrik dan kawasan pergudangan di Kosambi dan Teluknaga. (ant)
Calon Bupati
Dari Hal. 1
‘’Untuk sementara dari pemeriksaan tim tidak ada keterlibatan istrinya dalam kasus ini. Kalau ada pengembangan itu lain hal, tetapi untuk hari ini tidak ada keterlibatannya,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/10). Diketahui Ita Tribawati yang juga Sekda Kabupaten Jombang itu salah satu orang yang diamankan bersama dengan suaminya oleh tim KPK di salah satu hotel kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (25/10) siang. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan 1x24 jam di gedung KPK, lembaga antirasuah itu juga belum menemukan indikasi keterli-
batan yang bersangkutan pada kasus itu. Sementara soal indikasi suap oleh suaminya itu terkait dengan pencalonan Ita Tribawati sebagai calon bupati Nganjuk pada Pilkada Serentak 2018, Basaria menyatakan lembaganya juga belum menerukan indikasi ke arah sana. ‘’Apakah uang tersebut akan diberikan untuk itu, ini rasanya masih dalam pengembangan. Kalau dana yang pada saat ini, pada saat dilakukan tertangkap tangan dengan jumlah sekitara Rp 200 juta rasanya ada yang tidak cukup, pasti bukan. Ini mungkin hanya untuk biaya operasional dari Bupati, selama istri ada di Jakarta,’’ ucap Basaria. (ant)
Sabtu, 28 Oktober 2017 05.00 Gayatri Mantra
Bali Channel Tourist TV 05.30 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 05.56 06.00 06.05
Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana
06.35 07.35 08.00 08.35
Strukturasi dan Konstruksi Keberagamaan Dalam Agama Hindu (2) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Education On Bali TV Bali Channel Tourist TV
09.30 10.05 11.05 11.30 12.00 12.05
Belajar Menggambar Menggambar Burung Hantu Galeri Musik Indonesia Bali Channel Tourist TV Lejel Homeshopping Puja Trisandya Dharma Wacana
Strukturasi dan Konstruksi Keberagamaan Dalam Agama Hindu (3) 12.30 Folk Song 13.00 Solusi Alternatif : Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Homeshopping 14.30 Yowana Maqz
Ni Putu Sekar Santi Dewi 15.05 Parameter 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Solusi Alternatif : Ganta Yoga 17.05 Nangun Yadnya Pujawali Pura Penataran Ped
Nusa Penida 17.30 Gita Santhi : Sekaa Santhi PWRI Kota Denpasar (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog : Kominfo
21.00 Lila Cita : Calonarang Br. Tainsiat (4) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita : Calonarang Pohmanis Penatih (5) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita : Calonarang Geria Budha Tanggahan Bangli (3)
Pertarungan Sengit Pandya Melawan Ashwattaman
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Puluh Delapan)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PANDYA bertarung sengit bahkan sedang menghancurkan anak-anak buat Ashwattaman dengan panah-panahnya pada pertempuran dahsyat itu. Kelompok Kuru terdiri dari empat kekuatan berbeda. Putra Drona sendiri tanpa takut-takut meneruskan menuju prajurit yang tidak mengenal takut itu. Setelah menyapa menggunakan kata-kata manis, prajurit yang sedang menari-nari di atas keretanya itu. Putra Drona, yang utama dari para pemukul itu sambil tersenyum beberapa saat, memanggil Pandya dan berkata, ‘’Oh raja, engkau memiliki mata seperti kelopak bunga lotus. Kelahiranmu mulia dan sangat terpelajar. Dalam kekuatan dan keberanian sangat terkenal. Engkau menyerupai Dewa Indra sendiri. Dengan merentangkan, kedua lenganmu yang padat busur dengan kokoh dipegang olehmu. Tali busur besar melekat kuat pada genggamanmu. Dan engkau kelihatan tampan seperti sekumpulan awan-awan ketika menuangkan hujan-hujan panah cepat kepada musuh-musuhmu. Aku tidak melihat siapa pun kecuali diriku sendiri yang dapat sebanding dengan engkau pada pertempuran ini.
Pandya, engkau sendirian menghancurkan banyak kereta, gajahgajah dan para serdadu jalan-kaki, kuda-kuda seperti singa tanpa takut-takut. Engkau punya kekuatan mengerikan menghancurkan kelompok-kelompok rusa di hutan. Dengan membuat langit dan bumi bergema dengan suara keras oleh deritan roda-roda keretamu. Engkau kelihatan gemerlapan, oh raja, seperti awan musim gugur yang penghancur biji-bijiannya dengan raungan keras. Setelah mengambil kantong panahmu dan menembakkan panah-panahmu yang tajam menyerupai ular-ular berbisa dan sangat mematikan. Eh Pandya, silakan bertarung dengan diriku sendiri saja. Seperti Asura Andhaka sedang bertarung melawan Dewa bermata-Tiga.’’ Demikian Pandya disapa Ashwattaman. Kemudian Pandya dengan cepat menjawab, ‘’Terjadilah demikian.’’ Kemudian putra Drona itu sambil mengatakan kepadanya ‘’Serang, serang dengan sepenuh tenaga.’’ Sebagai balasan, Malayadhwaja menyerang putra Drona itu dengan sebuah panah berjanggut. Kemudian putra Drona yang terbaik dari para pembimbing itu sambil terse-
nyum beberapa saat, menyerang Pandya dengan beberapa batang anak panah dahsyat. Panah itu menyerupai nyala api. Panahpanah itu benar-benar mampu menembus bagian-bagian vital musuhnya. Kemudian Ashvatthaman sekali lagi melepaskan kepada musuhnya beberapa batang anak panah besar. Panah itu dilengkapi ujungujung tajam. Panah itu mampu menembus bagian-bagian tubuh sangat vital. Panah itu melesat melalui angkasa dengan sepuluh macam gerakan berbeda. Pandya kemudian melepaskan sembilan batang panah miliknya. Anak panahnya itu memotong semua anak panah putra Drona itu. Dengan empat batang panah lainnya membuat menderita keempat ekor kuda-kuda musuhnya. Dengan cepat berakhir waktu hidupnya kuda kuda itu. Selanjutnya memotong tali busur Ashvatthaman yang terentang dilengkapi kemegahan matahari. Kemudian putra Drona pembantai musuh-musuh itu memasangi tali busur tanpa tali. Setelah melihat orang-orangnya dengan cepat menaiki kuda-kuda lain yang sangat baik ke keretanya.
Selanjutnya melepaskan ribuan batang anak panah kepada musuhnya. Dengan cara itu orang yang lahir kembali itu memenuhi seluruh langit dan sepuluh tempat pada arah mata angin dengan anak-anak panahnya. Walaupun mengetahui panahpanah putra Drona yang berbudi luhur itu tidak habis-habisnya ditembakkan. Pandya, banteng di antara manusia itu tidak gentar. Dia kemudian memotong semua anak panah lawannya menjadi berkeping-keping. Musuhnya Ashvatthaman ini dengan hatihati memotong semua panah yang ditembakkan Pandya. Kemudian membantai dengan panah-panah
tajamnya sendiri kedua pelindung roda kereta Ashwattaman pada pertarungan itu. Setelah melihat kelincahan tangan ditunjukkan musuhnya itu, putra Drona kemudian menarik busurnya seperti sebuah lingkaran. Dia mulai menembakkan anak-anak panah surgawinya seperti kumpulan awan-awan menurunkan hujan deras. Selama tenggang waktu, oh tuan, hanya terdiri dari satu per delapan bagian dari satu hari. Putra Drona itu menembakkan anak-anak panah sebanyak yang dibawa dalam delapan gerobak. Masing-masing gerobak itu ditarik delapan ekor banteng. (besambung)
Sloka 16. 6 Dvau bhuta-sargau loke ‘smin daiva asura eva ca daivo vistarasah prokta asuram partha me srnu Wahai putra Prtha, di dunia ini ada dua jenis nakhluk yang diciptakan. Yang satu disebut suci dan yang lain jahat. Aku sudah menerangkan sifat-sifat suci kepadamu secara panjang lebar. Sekarang dengarlah dari-Ku tentang sifat-sifat jahat.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Umanis, 28 Oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Dokumen Pembunuhan JFK, Rahasia Terbesar Politik AS Dibuka
PEMERINTAH Amerika Serikat, Kamis waktu setempat atau Jumat (27/10) WIB, merilis ke publik dokumen rahasia pembunuhan Presiden John F. Kennedy yang menjadi salah satu rahasia terbesar dalam politik AS. Tetapi sebagian lagi ditahan untuk pengkajian lebih mendalam demi alasan keamanan nasional.
Amoeba Band
Bali Post/ist
Amoeba Band
Ikuti Perubahan
DI tengah persaingan yang begitu ketat untuk menarik perhatian para penikmat musik, berbagai cara dilakukan oleh para musisi ataupun band-band indie di Bali. Salah satunya yang tengah dilakukan oleh salah satu band asal Bumi Panji Sakti, Buleleng, Amoeba Band. Terbentuk sejak 31 Desember 2015, nama Amoeba Band kini kian melejit di kalangan pencinta musik Bali. Meskipun mengusung genre pop, Amoeba Band tidak serta merta monoton pada satu aliran musik saja. Dalam perjalannya, mereka terus berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan dan kebutuhan yang diinginkan oleh para pencinta musik di Bali. “Nama Amoeba Band kami pilih karena terinspirasi dari sebuah kata yang memiliki arti yaitu seekor binatang yang bisa mengubah bentuk dan menyesuaikan diri. Selain itu, kami juga ingin dalam berkarya tidak hanya monoton dalam satu aliran. Kami ingin mengikuti apa yang menjadi pilihan masyarakat dan itu menyesuaikan seperti sifat Amoeba itu sendiri,” terang Bayu vokalis Amoeba Band, belum lama ini. Sebagai bentuk loyalitas mereka terhadap perubahan tersebut, band yang digawangi oleh Bayu (vokal/guitar), Ayu (vokal), Nett (bass), Uyen (drum), dan Marza (guitar melody) ini telah sukses merampungkan proses rekaman 6 single-nya. Namun, keenam single-nya tersebut belum resmi dirilis karena masih menunggu waktu yang tepat. Keenam single tersebut adalah “Saling Percaya”, “Tusing Jodoh”, “Nusuk”, “C.I.N.T.A”, “Selamat Jalan” dan “Tresna Sujati’’. “Keberadaan kami di industri musik Bali memang memang baru seumur jagung. Namun, itu tidak menjadi alasan bagi Amoeba Band di dalam berkarya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, kami bisa untuk merilis keenam single kami dan bisa dinikmati oleh para penikmat musik Bali,” tandasnya. Sembari menunggu waktu yang tepat untuk merilis single mereka, Bayu berharap nantinya semua karya Amoeba Band bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat pencinta musik Bali. “Semoga ke depan musik Bali semakin jaya dan kami Amoeba Band juga bisa menghibur masyarakat khususnya penggemar musik Bali,” ujarnya. (win)
Dalam satu pernyataan, Arsip Nasional menyebutkan instruksi Presiden Donald Trump itu berisi perintah rilis 2.891 catatan berkaitan dengan pembuhuhan FJK di Dallas, Texas, pada 22 November 1963. Para pakar Kennedy menyatakan dokumen-dokumen rahasia itu kecil kemungkinannya mengandung pengungkapan menghebohkan atau menguatkan teori konspirasi di balik pembunuhan itu. Salah satu dokumen itu adalah transkrip pembicaraan J. Edgar Hoover yang saat itu direktur FBI pada 14 November 1963. Hoover mengatakan
FBI telah memberi tahu polisi mengenai sebuah ancaman pembunuhan dari Lee Harvey Oswald pada malam sebelum Oswald terbunuh. Tetapi polisi tidak berbuat apa-apa, kata Hoover seperti dikutip AFP. Komisi Warren yang menyelidiki penembakan Kennedy yang karismatis dan saat itu berusia 46 tahun, menyimpulkan bahwa Oswald yang mantan petembak jitu Marinir AS, bertindak sendiri dalam pembunuhan Kennedy. Rahasia negara dalam jumlah sangat besar ini berisi banyak aspek mulai dari memo para direktur FBI sampai
wawancara dengan warga di Dallas demi mencari petunjuk pembunuhan yang merupakan momen yang tak terlupakan dalam sejarah AS. Beberapa dokumen malah bertahun 1970-an yang termasuk catatan tangan para pejabat yang sudah sulit dibaca kembali. Dalam memorandumnya, Trump setuju menahan beberapa dokumen untuk pengkajian kembali secara menyeluruh berkaitan dengan pembunuhan itu. Menurut para pejabat pemerintahan Trump, kebanyakan dokumen yang dimintas itu berasal dari CIA dan FBI. “Departemen-departemen
Bangkok (Bali Post) Raja baru Thailand mengambil potongan tulang dan abu dari sisa-sisa ayahnya pada Jumat (27/10) kemarin, untuk diabadikan sebagai peninggalan kerajaan, setelah kremasi almarhum Raja Bhumibol Adulyadej menutup sebuah pemakaman mewah yang membuat negara ini terhenti. Pencahayaan api unggun akhir Kamis malam, yang tidak terlihat lagi, menutup buku masa pemerintahan 70 tahun seorang raja yang diangkat ke status seperti orang suci. Penghormatan terakhir yang mewah yang diadakan setahun setelah Bhumibol meninggal pada usia 88, ada-
lah pertunjukan spektakuler dari ritual rumit dan misterius. Pada Jumat, putra dan penerus Bhumibol, Raja Maha Vajiralongkorn berusia 65 tahun, menaiki tangga ke kompleks krematorium berkilau untuk memilih relik dari abu ayahnya. Berpayung putih dan emas besar, Raja Vajiralongkorn memimpin upacara keagamaan di pagi hari untuk mengumpulkan abu jenazah ayahnya. Sang raja menuangkan air suci ke tumpukan sisa-sisa pembakaran, sebelum menempatkan pecahan tulang ke dalam enam guci emas bertali berlian yang kemudian dibawa dalam sebuah prosesi penuh warna ke Grand Palace.
Jenazah tersebut diberkati oleh Patriark Agung Thailand, kepala ordo biksu Buddha. Pemakaman lima hari, yang diakhiri pada hari Minggu dan menghabiskan biaya sekitar 90 juta dolar AS mendapat perhatian sebuah negara di mana cinta untuk Bhumibol berjalan begitu dalam. Sekitar 300.000 pelayat berbaju hitam memadati seperempat kota tua Bangkok untuk mengikuti prosesi empat jam pada hari Kamis yang mengantarkan guci pemakaman ke krematorium yang dihias. Raja Bhumibol adalah raja terlama di dunia. Dia meninggal setahun yang lalu saat berusia 88 tahun. Pemerintahan tujuh dasawarsa-nya
Konsumsi Jamu
Bali Post/afp/Royal Thai Bureau
RITUAL - Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn (tengah) berpartisipasi dalam ritual pemakaman almarhum ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, di Bangkok, Kamis (26/10).
Ed Sheeran
Konser di Indonesia Dibatalkan
Gisella Anastasia
Bali Post/ist
dan badan-badan pemerintahan telah mengusulkan kepada saya bahwa informasi tertentu kantor-kantor eksekutif harus disunting karena menyangkut
Bali Post/afp
keamanan nasional, penegakan hukum, dan berkaitan dengan kebijakan luar negeri,” kata Trump seperti dikutip AFP. (ant)
Potongan Tulang dan Abu Bhumibol Dijadikan Relik Kerajaan
Gisella Anastasia
PENYANYI sekaligus aktris Gisella Anastasia memilih mengonsumsi jamu kala kondisi tubuhnya tak bugar. “Harus nyanyi, badan drop, suara hilang. Bagaimanapun harus profesional, the show must go on. Biasanya aku minum jamu, obat-obatan herbal untuk aman dulu,” tutur dia Kamis (26/10). “Aku senang bahan yang kandungannya alami. Segala sesuatu masuk tubuh kalau alami itu bagus,” imbuh ibunda dari Gempita Nora Marten itu. Tentunya, sebelum kondisi tubuh tak bugar benarbenar dialami, Gisella mengaku sebisa mungkin menerapkan gaya hidup sehat. Salah satunya melalui pola makan sehat, berimbang dan lengkap. Walau memang, sambung dia, godaan mengonsumsi gorengan sering kali tak tertahankan. “Aku juga melakukan olahraga. Selain untuk shape tubuh juga daya tahan tubuh. Tidur cukup memang agak susah, tapi aku berusaha seimbangkan dengan yang lain, minum air putih cukup,” kata dia. (ant)
John F. Kennedy (alm)
SEHUBUNGAN dengan insiden kecelakaan bersepeda yang dialami Ed Sheeran beberapa hari yang lalu, beberapa jadwal konsernya di Asia mengalami perubahan. Termasuk acara di Jakarta yang sebelumnya dijadwalkan 9 November 2017 di ICE BSD juga dibatalkan. “Tanggal acara saya di Taipei, Seoul, Hongkong, dan Jakarta dengan sedih perlu dibatalkan karena tidak mungkin menjadwal ulang ini untuk tahun depan,” ujar Ed Sheeran. “Saya merasa benar-benar terganggu bahwa tidak semua tanggal yang ditunda dapat dijadwal ulang dan saya bekerja keras dengan tim saya untuk mencoba dan kembali ke tempat-tempat ini sesegera mungkin untuk melihat Anda semua,” sambung dia. Ed Sheeran akan memulai tur Asia pada 11 November di Singapura. Tur di Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Mumbai, dan Dubai akan berlangsung sesuai jadwal. Sementara pertunjukan di Osaka, Tokyo, dan Manila akan dijadwalkan ulang ke April 2018. Semua tiket untuk acara tur orisinil juga berlaku untuk tanggal yang baru. “Kunjungan lanjutan saya ke para dokter hari ini menegaskan bahwa saya baru akan bisa tampil di pertunjukan Singapura dan seterusnya. Osaka, Tokyo, dan Manila akan dijad-
walkan ulang pada bulan April 2018,” kata Ed Sheeran. Bagi penggemar yang telah membeli tiket untuk pertunjukan di Jakarta, pengembalian dana akan diproses mulai Jumat, 3 November
2017. Informasi rinci mengenai pengembalian tiket penuh dapat dilihat di website BookMyShow. “Saya minta maaf kepada semua orang yang telah terpengaruh oleh ini,” ujar Ed Sheeran. (ant)
melalui berbagai peristiwa paling menggemparkan dalam sejarah modern Thailand, termasuk beberapa kudeta, sebuah tindakan keras yang mematikan terhadap pemrotes mahasiswa, bencana alam dan krisis keuangan regional. Banyak pelayat menginap untuk menyaksikan asap naik dari krematorium. Beberapa orang menangis hingga saatsaat upacara kremasi mewah senilai 90 juta dolar itu berakhir. Pelayat lain bahkan menempuh perjalanan bermil-mil untuk memberi penghormatan terakhir kepada raja mereka. Meskipun Thailand tidak melakukan pemungutan suara atas popularitas monarki, kar-
ena sebagian undang-undang ketat yang melindungi keluarga kerajaan dari penghinaan, raja membangun pengikut pribadi yang luas dan sering disebut sebagai “ayah”. Krematorium raja dibangun istimewa untuk menghormati raja kesembilan Dinasti Chakri itu yang menampilkan ukiran dan tangga yang rumit dengan patung-patung naga, ada pula makhluk setengah manusia dan setengah kobra di antara makhluk mitos lainnya. Gambar para pelayat yang berpakaian hitam dan sedang memotret momentum tersebut membanjiri media sosial dengan tanda pagar #rama9, #kingofkings dan #thegreatestking. Demikian Reuters. (iah/afp/ant)