20 HALAMAN
NOMOR 70 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
jumat umanis, 28 oktober 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Dihukum 20 Tahun
Hakim Nilai Tindakan Jessica Sadis
Pengunjung Sidang Ibarat Nonton Pertandingan Bola
Jakarta (Bali Post) – Jessica Kumala Wongso divonis 20 tahun penjara. Majelis hakim PN Jakarta Pusat menilai Jessica melakukan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin. Atas putusan tersebut, kuasa hukumnya menyatakan akan mengajukan banding terhadap putusan ini. ‘’Putusan ini tidak berdasarkan hukum dan lonceng kematian bagi keadilan, kami nyatakan banding,’’ kata Otto Hasibuan, pengacara Jessica, Kamis (27/10) kemarin.
‘’BAPAK, ibu pendukung siapa? Kalau Mirna masuk pintu di sebelah kanan, kalau Jessica pintu di sebelah kiri.’’ Demikian berulangkali diucapkan Kapolsek Kemayoran Kompol Adri Desas Furiyanto kepada pengunjung sidang, Kamis (27/10) kemarin. Selain memisahkan pengungjung, polisi juga menyiagakan ratusan personel. Polisi juga menempatkan dua baracuda di dalam dan di luar gedung pengadilan. Hal. 19 Dijaga Ketat
Majelis hakim yang diketuai Kisworo menyatakan Jessica terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana dan menjatuhkan vonis hukuman 20 tahun penjara. Sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum. ‘’Sebelum majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa, majelis terlebih dahulu mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan pada diri terdakwa,’’ kata ketua majelis hakim Kisworo.
Hal yang memberatkan, menurut Kisworo, perbuatan terdakwa telah mengakibatkan Mirna meninggal, dan perbuatan terdakwa keji dan sadis karena dilakukan terhadap temannya sendiri. Selain itu, ia melanjutkan, terdakwa tidak pernah menyesal atas perbuatannya sendiri dan tidak mengakui perbuatannya sendiri. Hal. 19 Masa Depan
Hanya Sandiwara DALAM sidang yang memakan waktu bermingu-minggu, tentu sangat melelahkan. Begitu pula Jessica, tentu sangat lelah menghadapi sidang yang berlangsung sampai malam tersebut. Dalam sidang yang menyedot banyak pengunjung, Jessica memberikan tanggapan terhadap pernyataan saksi dan JPU. Bahkan beberapa kali Jessica menangis ketika menyampaikan tanggapan. Ternyata tangisan Jessica dalam sidang tersebut dianggap sandiwara. Majelis Bali Post/ant
PENGUNJUNG - Ratusan pengunjung sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, Kamis (27/10) kemarin. Majelis hakim menjatuhkan pidana 20 tahun penjara kepada Jessica.
Aparat Jangan Berlindung di Balik Inpres 1/2016
Bali Post/ade
Dahlan Iskan Ditahan Surabaya (Bali Post) – Mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur H. Dahlan Iskan ditahan penyidik Kejati Jatim, karena menyetujui dan menandatangani penjualan aset BUMD milik Pemprov Jatim itu pada 20022004. ‘’Saya tidak kaget dengan penetapan tersangka dan penahanan ini, karena saya memang sedang diincar oleh pihak yang sedang berkuasa,’’ katanya sesaat hendak meninggalkan Kantor Kejati Jatim, Kamis (27/10) malam. Mantan Menteri BUMN itu diperiksa untuk kelima kalinya sejak pukul 09.00 WIB dan ditetapkan sebagai tersangka sekitar pukul 17.30 WIB, lalu dibawa dengan mobil tahanan dari halaman Kantor Kejati Jatim ke Rutan Medaeng pada pukul 19.20 WIB. ‘’Saya hanya mengabdi di BUMD, saya tidak digaji, saya tidak mendapat fasilitas, saya juga tidak makan gaji, tetapi saya harus tanda tangan pada dokumen yang disetorkan oleh staf,’’ katanya. Ditanya upaya hukum yang akan dilakukan, mantan Dirut PT PLN itu menyerahkan sepenuhnya kepada pengacaranya. Rencananya, pengacara Dahlan akan
Jakarta (Bali Post) – Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi meminta aparat penegak hukum jangan berlindung atau bersembunyi di balik Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. ‘’Seharusnya aparat penegak hukum tidak boleh menjadikan inpres ini tameng, karena semua perbuatan yang melawan hukum harus disikapi, harus diproses secara hukum,’’ kata Taufiqulhadi dari Fraksi Partai NasDem, Kamis (27/10) kemarin. Hal. 19 Penegak Hukum
53 Pendukung ISIS Kembali ke Tanah Air Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan sebanyak 53 warga negara Indonesia (WNI) yang mendukung jaringan terorisme ISIS kembali ke Tanah Air. Wiranto menuturkan, pemerintah akan menggunakan pendekatan secara manusiawi kepada mereka untuk menghilangkan paham radikalisasi yang membuat mereka mendukung terorisme. ‘’Soft approach itu langkah-langkah yang bersifat lunak dan katakanlah secara manusiawi kita ajak mereka untuk kembali ke jalan yang benar,’’ kata Wiranto, di Jakarta, Kamis (27/10) kemarin. Wiranto mengimbau masyarakat tetap waspada dengan paham radikalisme dan terorisme, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan doktrin yang salah. ‘’Saya hanya mengatakan ayo kita waspada,’’ tuturnya. Hal. 19 Secara Tuntas
Bali Post/ant
DITAHAN - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengenakan rompi merah seusai diperiksa terkait kasus korupsi penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Jatim, Kamis (27/10) kemarin. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akhirnya menahan Dahlan Iskan sebagai tersangka penjualan aset saat yang bersangkutan menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU, sebuah BUMD milik Pemprov Jawa Timur.
mengajukan praperadilan atas penahanan yang dinilai janggal, karena Dahlan belum diperiksa sebagai tersangka tetapi langsung dilakukan penahanan itu. Secara terpisah, Asintel Kejati Jatim Edy Firton menegaskan bahwa Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka, karena mengakui jika dirinya menyetujui penjualan aset itu dan menandatangani dokumennya. ‘’Pak Dahlan ditetapkan sebagai tersangka sekitar pukul 17.30 WIB. Sejak pemeriksaan pertama hingga kali ini, kami sudah mengajukan 127 pertanyaan yang 16 pertanyaan di antaranya dilontarkan pada hari ini (27/10). Dari 16 pertanyaan itu ada tiga pertanyaan sebagai tersangka,’’ katanya. Ditanya kemungkinan ada aliran dana yang masuk ke rekening Dahlan Iskan, ia mengatakan hal itu tergantung pada fakta di persidangan. ‘’Yang jelas, kami menahan tersangka untuk tujuan mempercepat penyidikan, tidak sampai menghilangkan barang bukti, dan tidak bisa memengaruhi saksi lain,’’ katanya. Menanggapi pernyataan Dahlan Iskan tentang dugaan politisasi dalam kasus PT PWU itu, ia menyatakan penyidikan yang dilakukan murni hukum. Untuk diketahui, kasus aset PWU diusut Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada 2015 lalu. Diduga, terjadi penjualan dua aset PWU di Kediri dan Tulungagung yang menyalahi prosedur. Akibatnya, negara dirugikan. Penjualan terjadi pada 2003. Akhir Juni 2016, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Maruli Hutagalung meneken surat perintah penyidikan kasus itu. Kejaksaan sudah menetapkan mantan Manajer Aset PWU Wishnu Wardhana sebagai tersangka dan kini mendekam di Rumah Tahanan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. (ant)
Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 5,1 Persen 1
Pengusaha Bali Harus Tetap Waspada Penetapan target pertumbuhan ekonomi 5,1 persen secara nasional diyakini berimbas terhadap Bali. Namun, pengusaha Bali tak serta merta bisa melakukan investasi tanpa melakukan kajian matang. Masa transisi pertumbuhan ekonomi tetap harus diwaspadai. Dampak penguatan ekonomi nasional ini juga masih berpotensi terkoreksi oleh pengaruh ekonomi global. Permasalahan yang menimpa Bundesch Bank di Jerman dan perang ekonomi Amerika–Eropa bisa menjadi ancaman pertumbuhan ekonomi.
Wiranto
KASUS PEMBUNUHAN - Jessica Kumala Wongso mencakupkan tangah setelah hakim memvonisnya 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan Mirna Salihin, Kamis (27/10) kemarin.
hakim menganggap tangisan terdakwa Jessica Kumala Wongso saat menyampaikan nota pembelaan hanyalah sandiwara belaka. Hakim Binsar Gultom yang membacakan putusan majelis hakim yakin Jessica telah bersandiwara karena tidak terlihat terdakwa meneteskan air mata dan menggunakan tisu saat menangis. ‘’Tangisan tersebut tidak tulus dari hati, tangisan itu hanya sandiwara selama persidangan karena tidak sedikit pun, saat membacakan pleidoi, tidak ada air mata dan ingus yang menetes,’’ kata hakim Binsar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10) kemarin. Hal. 19 Sangat Menyesal
PANDANGAN ini dilontarkan pengamat ekonomi dari Faklultas Ekonomi dan Bisnis Unud Prof. Wayan Suartana dan praktisi perbankan Dr. I Made Gede Sadguna, S.E., MBA., Kamis (27/10) kemarin. Keduanya menilai perkembangan ekonomi nasional yang membaik pasti akan memberikan dampak positif bagi ekonomi Bali. Namun, hal ini harus tetap dikelola dengan kepekaan dan kajian matang oleh pengusaha agar tak salah langkah. ‘’Saya meyakini target pertumbuhan ekonomi 5,1 persen secara nasional telah memperhatikan potensi risiko
yang ada. Target ini memungkinkan dicapai sepanjang ada upaya maksimal untuk melakukan pengawasan dan inovasi pengelolaan pemberdayaan ekonomi,’’ ujar Prof. Wayan Suartana. Namun, ia mengingatkan agar pengusaha Bali cerdas membaca pergerakan ekonomi nasional dan global. Ini perlu dicermati mengingat hingga akhir 2017 pertumbuhan ekonomi sangat labil dan bersifat transisi. ‘’Kewaspadaan layak dilakukan pengusaha untuk mencermati pergerakan ekonomi nasional,’’ ujarnya. Hal. 19 Kemandirian Ekonomi
’’Intinya harapan pertumbuhan ekonomi nasional masih tetap dibayangi perang ekonomi global. Inilah pentingnya pengusaha Bali lebih waspada.’’ Dr. I Made Gede Sadguna, S.E., MBA. Praktisi Perbankan
’’Target ini memungkinkan dicapai sepanjang ada upaya maksimal untuk melakukan pengawasan dan inovasi pengelolaan pemberdayaan ekonomi.’’ Prof. Wayan Suartana Akademisi Unud
denpasar
2
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Dipertanyakan, Penanganan Kasus Raibnya Dana di SMKN 1 Denpasar
Fasilitas Kurang Lengkap, Kendala Tangani Stroke
Denpasar (Bali Post) – Kasus kehilangan dana Rp 521 juta yang dialami SMKN 1 Denpasar, mendapat perhatian jajaran Fraksi Golkar DPRD Denpasar. Fraksi ini, Kamis (27/10) kemarin menemui kepala sekolah setempat untuk meminta penjelasan terkait kasus tersebut. Bukan hanya itu, para wakil rakyat ini juga ingin mengetahui, sejauh mana dampaknya terhadap kegiatan sekolah. Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Denpasar Wayan Mariyana Wandhira, diikuti sejumlah anggota fraksi pohon beringin, di antaranya I.B. Mayun Komala Putra, Wayan Suwirya, dan Wayan Duaja. Mereka diterima Kepala SMKN 1 Denpasar Ketut Suparsa didampingi beberapa guru dan bendahara sekolah. Pada kesempatan tersebut, Wandhira menyampaikan maksud kedatangannya ke sekolah tersebut tidak lain untuk mengetahui secara jelas duduk persoalan yang menimpa sekolah yang berada di Jalan Cokroaminoto tersebut. Karena, tidak sedikit masyarakat yang mempertanyakan kasus tersebut kepada para wakil rakyat. ‘’Kami ingin mengetahui secara langsung kejadian itu. Selain itu, dari mana saja sumber dana yang hilang tersebut, mengingat jumlahnya cukup banyak. Kemudian, bagaimana dampaknya terhadap kegiatan sekolah,’’ kata Wandhira. Mendapat pertanyaan seperti itu, Kepala SMKN 1 Denpasar Ketut Suparsa memberikan penjelasan secara detail terkait kasus yang menimpa sekolah yang dipimpinnya itu akhir bulan lalu, tepatnya tanggal 28 September lalu. Dari rekaman CCTV, pencuri itu beraksi sekitar pukul 02.00 sampai 03.00 Wita dini hari. Terkait penyimpanan uang di sekolah dalam jumlah banyak, Suparsa mengatakan, karena saat itu akan ada pembayaran yang harus dilakukan sekolah. Misalnya saja, asuransi siswa serta pembayaran lainnya. Setelah kejadian itu, pihaknya sudah melaporkan kepada polisi. Bahkan, polisi sudah melakukan olah TKP. Beberapa orang sudah dimintai keterangan. ‘’Kalau sudah ada hasilnya, kami akan dihubungi lagi,’’ katanya. Terkait dengan dampak yang ditimbulkan, kata Suparsa, secara langsung kepada kegiatan siswa tidak ada. Karena berdasarkan saran beberapa pihak, ada kegiatan yang tidak mendesak ditunda. ‘’Jadi, untuk kegiatan siswa tidak ada pengaruhnya. Hanya, kami membuat ulang RKA,’’ ujar Suparsa. (kmb12)
Cabuli dan Jual Anak Kandung
Warga Bima Dituntut 20 Tahun Penjara
BEJAT nian perbuatan ayah satu ini terhadap dua anak kandungnya. Betapa tidak, Saf (41) asal Bima, NTB tega melakukan pelecehan seksual dan pencabulan terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur, SA (15) dan RS (9). Tidak hanya itu, terdakwa Saf juga tega menjual anaknya kepada lelaki hidung belang. Tak ayal, jaksa penuntut umum (JPU) Suasti Arini menuntut supaya Saf dihukum selama 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider delapan bulan kurungan. Jaksa dalam siding, Rabu (26/10) sore, menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul yakni menyetubuhi anak kandung, melakukan eksploitasi ekonomi dan eksploitasi seksual terhadap anaknya. Di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, jaksa kemudian menjerat terdakwa dengan Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 sebagaimana yang sudah diubah dengan Undang-undang No. 23 Tahun 2002 (dakwaan primer), dan Pasal 76 D UU yang sama dalama dakwaan subsider dan Pasal 71 I UU yang sama dalam dakwaan lebih subsider. Sebelum pada proses kesimpulan, jaksa terlebih dahulu mempertimbangkan beberapa hal. Yang memberatkan, terdakwa pernah menjual anak kandungnya tahun 2008, perbuatan terdakwa di luar batas moral manusia karena kedua korban merupakan anak kandungnya sendiri yang seharusnya dijaga. Di samping itu, perbuatan Saf telah menghancurkan masa depan kedua anak kandungnya dan korban yang masih anak kandungnya mengalami depresi berat. Sementara di dalam persidangan, terdakwa memberikan keterangan berbelit-belit. Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Benny, akan mengajukan pledoi dalam sidang beirkutnya. Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa disebutkan, Saf membujuk istri pertamanya, Nur (kini sudah bercerai) asal Lombok, NTB untuk mengajak anaknya. Dalihnya, dia ingin mengajak RS (9) untuk disekolahkan. Namun bukannya menyekolahkan, terdakwa malah mengajaknya ke Denpasar. Anaknya itu kemudian diajak kos di Jalan Bung Tomo, Denpasar. Saat korban tinggal di dalam kos itulah terdakwa melakukan aksi bejatnya terhadap anak kandungnya itu. Selain itu, saat pindah kos ke Jalan Pidada, terdakwa juga melakukan hal yang sama terhadap korban. Di samping RS, sang ayah juga tega mencabuli SA. Bahkan, anaknya ini dicabuli hingga hamil. (asa)
Cari Senpi
Polisi Geledah Rumah Warga Australia di Klungkung
Denpasar (Bali Post) Kasus warga Australia (Ausie) berinisial VR (64) yang ditangkap terkait kepemilikan 5 butir peluru kaliber 22 dan 6 peluru kaliber 23 oleh Polsek KP3 Udara Bandara Ngurah Rai dilimpahkan ke Polresta Denpasar. Anggota Resmob Polresta langsung menggeledah rumah dan mobil VR di Klungkung untuk mencari senpi (senjata api) berkaitan peluru-peluru tersebut, tetapi hasilnya nihil. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, Kamis (27/10) kemarin menjelaskan, hasil pemeriksaan VR, belasan butir peluru tersebut milik adik iparnya yang tinggal di Amerika Serikat. Peluru tersebut biasa dipakai untuk latihan menembak. Bukti kepemilikannya, lanjut Reinhard, sudah dikirim dokumennya. ‘’Tetapi kami masih dalami,’’ ungkap perwira asal Sumatera Utara ini. Apakah amunisi itu dikirim atau dibawa sendiri ke Bali? ‘’Itu yang masih kami dalami dari yang bersangkutan. Yang pasti, peluru tersebut milik adik iparnya. Kalau dilihat kondisinya, seperti usang. Unsur sengaja belum kami temukan,’’ ungkapnya. Terkait status VR, lanjut mantan Kapolsek Kuta Utara ini, masih sebagai saksi. Dia sudah mengantongi Kartu Izin Tinggal Tetap (KITT) dari Dirjen Imigrasi Departemen Kehakiman RI. ‘’Di Bali sudah 20 tahun dan tinggal di wilayah Desa Negari, Klungkung,’’ ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Sebelumnya, Rabu (26/11) lalu petugas security Bandara Ngurah Rai mengamankan turis asal Australia berinisial VR. Pasalnya, VR membawa 5 butir peluru kaliber 22 dan 6 peluru kaliber 23 diduga tidak dilengkapi surat resmi. VR diamankan SCP I Keberangkatan Internasional pukul 11.30 Wita. Selanjutnya, dia diamankan di Polsek KP3 Udara. (kmb36)
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik :
pENdukung ISIS Kembali ke indonesia
Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/wan
PEMBONGKARAN TOWER - Sejumlah pekerja sibuk melakukan pembongkaran tower operator seluler di areal Pasar Badung, Kamis (27/10) kemarin. Pembongkaran tiang tower seluler tersebut dinilai terlambat lantaran sempat menghambat pekerja melakukan pembongkaran gedung bangunan Pasar Badung yang mengalami kebakaran itu dengan menggunakan alat berat Breaker.
DIPERKIRAKAN 25-30 per 1.000 penduduk terkena stroke. Artinya, dalam 1.000 penduduk ada 25-30 orang terkena stroke. Selain itu, stroke bisa diderita semua golongan umur, dari bayi sampai orangtua. Walaupun, prevalensi terkena stroke lebih banyak pada orang tua. Sementara yang menjadi kendala dalam penanganan stroke terutama di Bali adalah fasilitas yang kurang lengkap. Dokter spesialis saraf Klinik Rama dr. I Ketut Sumada, Sp.S., Akp. menjelaskan, stroke dibagi dua, yaitu stroke perdarahan dan emboli. Stroke perdarahan terjadi karena pecahnya pembuluh darah otak yang disebabkan karena tekanan darah tinggi. ‘’Kalau perdarahan karena pecahnya pembuluh darah otak, biasanya dia sembuh, akan mempunyai kesembuhan yang lebih baik. Jika mengalami kecacatan, maka akan mengalami kecacatan yang lebih berat,’’ jelasnya saat ditemui di RSUD Wangaya, Kamis (27/10) kemarin. Stroke emboli terjadi karena penyumbatan pembuluh darah. ‘’Apabila tidak ditangani dengan cepat, akan terjadi kerusakan 1,9 juta sel otak per menit kalau tidak ditangani dengan betul. Jika pada stroke non haemoragic atau pembuluh darah yang tersumbat, bisa ditangani dalam waktu kurang dari 3 jam sejak kejadian, maka akan memberikan output yang sangat bagus,’’ jelasnya. Dikatakannya, dari kasus stroke yang terjadi, 10 persen dari pasien stroke yang akan mendekati sembuh sempurna, 25 persennya sembuh dengan kecacatan yang minimal dan 45 persen sembuh dengan kecacatan berat dan memerlukan perawatan khusus. Mengingat kasus stroke dapat berakibat fatal dan kecacatan, maka perlu fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai dalam penanganan stroke. Di RSUD Wangaya sendiri perlu fasilitas intensif yang perlu ditingkatkan lagi. ‘’Misalnya untuk menangani stroke non haemoragic dengan menggunakan RTPA, itu perlu alat-alat stroke unit. Wangaya belum punya sehingga kita pergunakanlah fasilitas yang lain misalnya HCU/ICU,’’ jelasnya. Dengan adanya stroke unit, para tenaga medis bisa lebih intensif bekerja dan tentunya akan mengerahkan tenagatenaga yang lebih berpengalaman. Di faskes lain, hanya RSUP Sanglah yang terlengkap. Sedangkan RS di luar Bali, alatalatnya memang dilengkapi betul. Stroke unitnya lengkap, tenaga dilatih, dan dokter spesialis saraf pun harus siap 24 jam. ‘’Oleh karena itu, kita perlu tenaga dokter yang siap melakukan itu, baik dari kualitas dokternya maupun jumlah dokternya,’’ imbuhnya. Di RSUD Wangaya sendiri ada dua dokter spesialis saraf dan di Bali ada 40 dokter spesialis saraf. Dengan jumlah tersebut, menurutnya, kasus stroke di Bali bisa ditangani dengan lebih baik. Asalkan, alat-alatnya tersedia karena alat-alat untuk penanganan kasus stroke masih belum terpenuhi. ‘’Harus ada ventilator, monitor dan perlengkapan-perlengkapan yang lain di samping juga perawat-perawat terlatih karena tidak semua perawat yang ada bisa menangani pasien stroke,’’ tandasnya. (may)
Penambahan Bangunan Tak Sesuai IMB
Tim Wasdal Hentikan Pengerjaan Koridor Denpasar Junction
Denpasar (Bali Post) – Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Kota Denpasar yang terdiri dari Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar serta Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPPTSP dan PM) Kota Denpasar, Kamis (27/10) kemarin meninjau pembangunan Denpasar Junction (DJ) di Jalan Teuku Umar. Renovasi mall ini telah mencapai 90 persen lebih. Dalam sidak tersebut, tim menemukan adanya perluasan atau penambahan bangunan yang tidak sesuai dengan gambar yang ditetapkan (Izin Mendirika Bangunan - IMB). Atas temuan ini, Tim Wasdal yang dipimpin Kasi Pemberdayaan dan Sosialisasi DTRP Kota Denpasar Lanang Dwija Putra langsung memberikan teguran kepada pengelola DJ agar mengikuti gambar yang telah ada. Tak hanya itu, Lanang Dwija Putra juga minta pihak Denpasar Junction menghentikan pembangunan koridor dan loading barang yang ada. Sidak bangunan ini awalnya dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap pengerjaan pembangunan di bagian barat mall, tepatnya di pojok Jalan Pulau Seram.
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon (0361) 7400391
Areal itu akan digunakan sebagai akses jalan keluar pengunjung dan berada di atas saluran pembuangan air. Mall Denpasar Junction dinilai menyalahi aturan membangun sebuah koridor di atas saluran air serta memperluas bangunan yang tidak sesuai dengan gambar rancangan awal. Walaupun itu hanya sebuah tangga untuk akses keluarmasuk pengunjung, namun tangga ini juga menjulur keluar langsung ke Jalan Pulau Seram. Nantinya, hal ini dipastikan akan membuat kemacetan di Jalan Pulau Seram yang cukup padat penggunanya. ‘’Ini sudah menyalahi aturan karena gambar tidak sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan, terkait dengan adanya penambahan koridor dan ditemukan juga adanya sebuah tempat
Bali Post/kmb
TINJAU - Tim wasdal Pemkot Denpasar saat meninjau pembangunan Denpasar Junction, Kamis (27/10) kemarin. (loading barang) atau tempat penurunan barang yang tidak sesuai dengan gambar, tepat di samping koridor. Untuk itu, untuk pengerjaan koridor dan loading barang ini, saya hentikan mulai saat ini sampai pihak Denpasar Juction men-
gurus ulang mengenai izin atas peluasan bangunan ini,’’ unjar Lanang Dwija. Lebih lanjut dia menjelaskan, pihak Mall Denpasar Juction seharusnya memberitahukan jika ada penambahan atau perluasan bangunan kepada
pihak DTRP Kota Denpasar. Mengingat, pembangunan mall ini sudah hampir jadi dan tinggal finishing saja. Atas saran ini, pihak Denpasar Junction menyatakan kesiapannya untuk mengurus izin yang diperlukan lagi. (kmb12)
Rai Mantra Bantu Warganya yang Alami ODS
Perintahkan Beri Layanan Inklusi dan Manfaatkan Rumah Berdaya NI MADe Runding, seorang lansia dari Lingkungan Banjar Tengah Kelurahan Renon Kecamatan Denpasar Selatan, mengalami lumpuh dengan keseharian tinggal bersama dua orang anak, Made Urip dan Nyoman Ayu, yang mengalami ODS (Orang Dengan Skizofenia). Dengan kondisi ini, membuat Made Runding mengalami depresi. Apalagi, harus merawat anaknya sendiri karena ditinggal suami yang telah meninggal dunia. Keseharian Made Runding hanya meminta belas kasihan dari sanak keluarga dan tetangga sekitar. Mendengar kondisi keluarga Made Runding ini, Kamis (27/10) kemarin Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini, Kadis Tata Ruang dan Perumahan Kadek Kusuma Diputra, Camat Denpasar Selatan A.A. Risnawan dan Lurah Renon Luh
Oka Ayu Arya Tustani langsung mendatangi rumah Made Runding. Dengan menelusuri gang sempit, Rai Mantra langsung menemui Made Runding dan kedua anaknya yang masih duduk di lantai rumah. Dengan penuh perhatian, orang nomor satu di Pemkot Denpasar ini membesarkan hati Made Runding dan kedua anaknya. ‘’Kita segera berikan pelayanan inklusi kepada keluarga Runding dengan kedua anaknya yang mengalami ODS untuk dapat perawatan di Rumah Berdaya Denpasar,’’ ujar Rai Mantra. Terkait pelayanan inklusi, nantinya dapat memberikan pelayanan yang sama dengan masyarakat normal, seperti pengembangan potensi, spiritual, hingga keterampilan, sehingga tidak terjadi diskriminasi di masyarakat yang memanfaatkan Rumah Berdaya. Di Rumah Berdaya ini akan diberikan pelatihan seperti keterampilan maupun kepribadian, sehingga dapat kembali beraktivitas dalam keseharian di masyarakat. ‘’Saat ini Den-
pasar telah memiliki Rumah Berdaya yang memberikan pelayanan secara inklusi kepada penyandang ODS di Kota Denpasar,’’ ujar Rai Mantra. Di samping memberikan pelayanan tersebut, Rai Mantra minta Kepada Dinas Kesehatan melakukan koordinasi untuk melakukan penjemputan sehingga mempermudah pelayanan Rumah Berdaya. Sementara terkait tempat tinggal, Rai Mantra memerintahkan Kadis Tata Ruang dan Perumahan untuk melakukan penataan kesehatan rumah keluarga Runding. Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan, keluarga Runding telah diberikan pelayanan kesehatan dari puskesmas dan pendampingan dari dokter Psikologi RSUD Wangaya. Dari pelayanan tersebut, kondisi Made Urip telah membaik dengan pemeriksaan rutin oleh dr. I Gusti Rai Putra Wiguna serta diberikan pengobatan. ‘’Kami akan terus melakukan pendampingan untuk memberikan pelayanan keluarga Runding di Rumah
PELAYANAN - Wali Kota Rai Mantra didampingi Ketua K3S Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra mengunjungi dan memberikan pelayanan kepada keluarga Ni Made Runding di Kelurahan Renon, Kamis (27/10) kemarin. Berdaya,’’ ujarnya. Kaling Banjar Tengah Ketut Wita mengaku keluarga ini sudah sering mendapatkan bantuan dari Pemkot Denpasar serta kelurahan setem-
pat. ‘’Raskin secara rutin telah didapat serta bantuan sembako maupun kursi roda telah diterima sebelumnya oleh Made Runding untuk beraktivitas di rumah,’’ ujarnya. (ad991)
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Badung
3
Dugaan Gratifikasi di PDAM Karangasem
Mantan Dirut Dituntut Tujuh Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Perkara gratifikasi pengangkatan pegawai di PDAM Karangasem dengan terdakwa mantan Dirut PDAM Gde Baktiyasa, memasuki agenda tuntutan. Jaksa penuntut umum (JPU) Bekti Wicaksono, dkk. dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (26/10) malam, di hadapan majelis hakim pimpinan Dewa Gede Suarditha menuntut supaya terdakwa dihukum selama tujuh tahun penjara. Di samping hukuman fisik, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem ini juga menuntut supaya terdakwa membayar denda Rp 250 juta, subsider enam bulan kurungan. Dalam perkara ini, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Made Suardana, Suka Ardana, dkk. dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana ketentuan dalam Pasal 12 E UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tengang perubahan UU Bali Post/eka
SEPEDA - Salah seorang anak asyik beraksi dengan sepedanya saat bermain dengan teman-temannya di Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Lapangan yang berada di pusat Kota Denpasar ini, tiap sore sering dimanfaatkan warga untuk refreshing dan olahraga.
Dewi Persik akan ’’Goyang’’ HUT Ke-7 Mangupura
Bupati Giri Prasta Undang Masyarakat Nikmati Hiburan Rakyat
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta mengundang masyarakat untuk menikmati hiburan rakyat serangkaian HUT ke-7 Ibu Kota Kabupaten Badung, Mangupura. Selain dihibur artis lokal dan seniman tradisional Bali, HUT kali ini juga dipastikan akan dimeriahkan dua artis Ibu Kota yakni Dewi Persik dan Cita Citata, Sabtu (12/11) di Lapangan Mangupraja Mandala, Mangupura. Kepastian ini dikemukakan Ketua Panitia HUT yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra IBA Yoga Segara, S.H. dan Kabag Administrasi Pemerintahan Umum GN Dwipayana saat jumpa wartawan di ruang Press Room Humas Badung, Kamis (27/10) kemarin. Jumpa wartawan ini dipandu Kabag Humas dan Protokol A.A. Raka Yuda. Tampilnya dua artis nasional ini, ujar Yoga Segara, dalam rangka spirit menghibur masyarakat Badung dalam peringatan HUT ke-7 Mangupura, ibu kota Kabupaten Badung. Selain dua artis nasional di atas, panitia juga menghadirkan sejumlah artis lokal. Di antaranya D. Antony dan A.A. Wirasuta, serta bondres. ‘’Spiritnya memang untuk menghibur masyarakat,’’ tegasnya. Ditanya mengenai kesan seronok yang ditampilkan dua artis di atas, Yoga Segara menyatakan khusus untuk penampilannya nanti, panitia sudah memberikan sejumlah rambu. Karena tampil di ulang tahun pemerintahan, panitia memberikan sejumlah rambu sehingga tidak memberikan kesan kurang baik bagi Pemkab Badung. Secara keseluruhan, kegiatan terkait HUT ke-7 Mangupura sudah berlangsung. Pesta rakyat, misalnya, difokuskan di tiap kecamatan. Dimulai di Kecamatan Kuta pada 6 Oktober, selanjutnya di Petang pada 20 Oktober, dan di Kuta Utara pada 22 Oktober. Pesta rakyat juga digelar di
JUMPA PERS - Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Badung IBA Yoga Segara didampingi Kabag Adm. Pemerintahan Umum GN Dwipayana dan Kabag Humas Protokol A.A. Raka Yuda saat acara jumpa pers di Ruang Press Room Humas Badung, Kamis (27/10) kemarin. Abiansemal pada 28 Oktober ini, di Kuta tak memiliki ibu kota. Sejak itu, Puspem Selatan 3 November, serta di Mengwi pada Badung sempat berpindah-pindah. Hingga 5 November 2016. Panitia juga menggelar akhirnya Badung membangun Puspem di Festival Budaya, puncak peringatan pada Sempidi pada 2007 dan tuntas pada 2008. 16 November, malam penutupan Festival Karena sudah memiliki puspem, Bupati Budaya serta syukuran. saat itu mulai memikirkan nama ibu kota Kegiatan lainnya yang digelar SKPD dan lanjut bersurat ke DPRD. Setelah berupa Pameran Badung Kreatif Expo. Ac- mendapat tanggapan dari DPRD pada ara ini digelar Diskopperindag mulai 16-19 2009, Bupati lanjut bersurat ke Mendagri November di Central Parkir Kuta. Panitia lewat gubernur. Selanjutnya, terbitlah PP juga menggelar Lomba Kicau Burung 67 Tahun 2009 tanggal 16 November yang Nasional. Acara ini digelar di Lapangan menjadi asas legalitas pindahnya ibu kota Puspem oleh salah satu SKPD. ‘’Acara di Badung dari Denpasar ke Mengwi. Selain atas tidak dipungut biaya apa pun alias perpindahan ibu kota, PP ini juga menegasgratis,’’ imbuhya. kan ibu kota Mangupura ada di 4 desa dan 5 Yoga Segara juga memaparkan seja- kelurahan dan mayoritas ada di Kecamatan rah Mangupura hingga memasuki HUT Mengwi. Sejak 16 November 2009 inilah yang ketujuh. Sejak mekarnya Denpasar Mangupura diproklamasikan sebagai ibu menjadi Kota pada 1992, praktis Badung kota Kabupaten Badung. (ad995)
Kesungguhan Pemkab Tanggulangi Kasus HIV/AIDS
Badung Angkat Petugas Penjangkau Tiap Desa PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung bersama Komisi Pananggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung memiliki kesungguhan dan komitmen yang kuat dalam menanggulangi kasus HIV/AIDS di Kabupaten Badung. Sebagai wujud kesungguhan tersebut, tahun 2017 Pemkab Badung akan mengangkat satu petugas setiap desa/kelurahan yang bertugas melakukan penjangkauan HIV/AIDS. ‘’Sebagai bentuk kesungguhan dan komitmen kita dalam penanganan HIV/ AIDS di Badung, tahun 2017 kami memiliki satu orang petugas penjangkau HIV/ AIDS setiap desa,’’ tegas Wakil Bupati (Wabup) Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. selaku Ketua Pelaksana KPA Badung saat membuka pertemuan audiensi publik dengan pemangku kebijakan dan layanan terkait Tuberculosis (TB)-HIV, Layanan Komprehensif Berkesinambungan-Strategic Use For ARV (LKB-SUFA) di Badung, di ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (27/10) kemarin. Pertemuan dihadiri Yahya Ansori dari KPA Provinsi Bali, lintas sektor terkait, unsur puskesmas serta para aktivis peduli TB-HIV/AIDS. Wabup Suiasa menambahkan, pengangkatan petugas penjangkau HIV/ AIDS tiap desa ini bertujuan mencegah dan menangkal sejak dini dan melakukan pendampingan kepada penderita serta meningkatkan jalur komunikasi tentang perkembangan HIV/AIDS melalui tingkat desa. Petugas ini nantinya akan diberikan pembekalan yang sifatnya teoretis serta praktis, sehingga kader-kader ini memiliki kapabilitas tentang bidang tugasnya di desa. Selain petugas penjangkau HIV/AIDS di desa, Suiasa juga mempunyai gagasan untuk
AUDIENSI PUBLIK - Wabup I Ketut Suiasa selaku Ketua Pelaksana KPA Badung membuka pertemuan audiensi publik dengan pemangku kebijakan dan layanan terkait TB-HIV di ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (27/10) kemarin. membuat kesepakatan (MoU) dengan desa adat se-Badung bersama-sama bergerak untuk melakukan sosialisasi, memberikan informasi dan berinteraksi seluas-luasnya dengan warga desa adat yang menderita HIV/AIDS. ‘’Desa adat juga mempunyai tanggung jawab moral terhadap karma-nya, jangan sampai banyak yang terjangkit HIV/AIDS,’’ jelasnya. Dalam penanggulangan HIV/AIDS di Badung ini, imbuhnya, tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formalistik semata, namun juga mencoba melakukan pendekatan nonformalistik yang sifatnya budaya. Untuk itu, Wabup Suiasa juga meminta KPA Badung nanti membuat satu agenda untuk menyosialisasikan HIV/AIDS ini melalui pementasan seni tradisional. ‘’Mulai 2017 ini kita
lakukan pementasan seni di desa-desa untuk menyosialisasikan HIV/AIDS ini,’’ tambahnya. Sekretaris KPA Badung dr. Elly Swandewi Murti, M.Kes. melaporkan, tujuan pertemuan ini untuk memengaruhi para pembuat kebijakan di Kabupaten Badung agar memberikan dukungan dengan aktif dalam program penanggulangan TB-HIV sesuai kewenangannya. Pertemuan diikuti 50 peserta dengan narasumber dari KPA Provinsi Bali dan RSUD Badung Mangusada. Elly Swandewi juga menyampaikan, situasi epidemi HIV/AIDS di Kabupaten Badung saat ini berada pada tingkat epidemi terkonsentrasi. Berdasarkan data komulatif, tercatat hingga Juni 2016 kasus HIV dan AIDS di Badung cukup tinggi yaitu 2.335 kasus, terdiri dari 1.314 kasus HIV dan 1.021 kasus AIDS. (ad994)
No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Dalam pasal ini, terdakwa dituding bersalah menyalahgunakan kewenangannya dengan menerima uang gratifikasi dalam pengangkatan pegawai PDAM Karangasem. Perbuatan yang dilakukan terdakwa, berawal Senin 13 Januari 2014 di Kantor PDAM Karangasem. Saat itu terdakwa menerima hadiah dari beberapa pegawai tetap PDAM Karangasem yang baru diangkat. Di antaranya
dari saksi Ni Ketut Budiantari Dewi sebesar Rp 35 juta, dari I.B. Nyoman Sudirga Wisnawa Rp 35 juta, dari I Ketut Sudana Wirata sebesar Rp 50 juta, dari I Made Parsayasa Rp 35 juta, hingga total keseluruhan mencapai Rp 150 juta. Atas tuntutan tersebut, salah seorang kuasa hukum terdakwa, Made Suka Ardana, menyatakan bahwa tuntutan jaksa terlalu berlebihan. Bahkan, saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa, Bhaktiyasa menegaskan tidak sepeser pun dia menerima uang dari gratifikasi yang disebutkan jaksa. ‘’Ini tendensius, kan tidak ada saksi yang mengatakan terdakwa menerima uang sebagai gratifikasi. Nanti akan saya sampaikan pembelaan saya dalam pledoi,’’ kata Suka Ardana. (kmb37)
Kasus Pembunuhan Polantas di Kuta
KPN akan Adili Terdakwa David PASCADILAKUKAN tahap II, yakni pelimpahan berkas dan tersangka (kini terdakwa) kasus pembunuhan anggota Polantas Aipda I Wayan Sudarsa dari polisi ke kejaksaan, kini perkaranya sudah masuk pengadilan. Tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar sudah melimpahkan berkas dan rencana dakwaan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Humas PN Denpasar Made Sukereni, Kamis (27/10) kemarin, membenarkan bahwa berkas kedua terdakwa sudah diterimanya. Atas pelimpahan tersebut, pihak panitera pidana langsung membawanya ke Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar, Dr. Yanto. Sukereni yang ditemui sore kemarin mengatakan, KPN sudah menunjuk hakim. Bahkan khusus untuk terdakwa David James Taylor bakal ditangani KPN sendiri sebagai ketua majelis hakim. Sedangkan untuk terdakwa Sara Connor akan dipegang hakim yang diketuai Wayan Sukanila. Saat pelimpahan, salah seorang tim kuasa hukum David, Haposan Sihombing, ikut ke PN Denpasar.
Dimintai konfirmasi perihal pelimpahan berkas David ke PN Denpasar, Haposan membenarkannya. Lantas, apakah David yang disebut sebagai eksekutor sudah siap menjalani persidangan? Haposan mengatakan, ia sudah menemui David James Taylor di Lapas Kerobokan. Pada intinya, David mengaku sudah siap menjalani persidangan, karena dia mengaku sudah bisa tenang. Bisa tenang, kata Haposan, karena David sudah mengakui perbuatannya, sehingga dia meminta maaf pada keluarga korban yang merupakan anggota Polantas Polsek Kuta. ‘’Permintaan maaf itu ditulis sendiri.
Dia tidak menyangka apa yang dilakukan bisa membuat korban meninggal. Ini yang dia sesali,’’ tandas pria yang mengenyam pendidikan di Buleleng itu. Sementara Sara Connor, yang didampingi kuasa hukumnya Erwin, sebelumnya membantah ikut serta melakukan pembunuhan. Dalam kasus ini, keduanya dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 338 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 351 ayat 3 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun. (asa)
info seremoniAL
4
A K T I V I T A JURNALISTIK - Para juara Hindu Student Journalistik Club bersama Senator DPD-RI Dr. Arya Wedakarna saat penyerahan piala di LPMP Bali. S Digelar Kembali Pelatihan Jurnalistik Hindu dan Lomba Mading Tingkat Provinsi S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senator Wedakarna Dukung Hindu Student Journalistik Club
UNTUK ke-11 kalinya, Hindu Student Journalistik Club menggelar kembali pelatihan jurnalistik dan lomba mading tingkat SMP/ SMA/SMK se-Bali. Ajang yang dianggap mampu berperan penting dalam peningkatan minat siswa dalam menekuni dan mengenal lebih luas dunia jurnalistik di Bali ini mendapatkan respons positif dari seluruh SMP/SMA/SMK se-Bali. Terbukti acara ini telah mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI Provinsi Bali, khususnya di bidang pendidikan. ‘’Acara seperti ini harus terus dilaksanakan, karena Indonesia dan Bali khususnya sedang membutuhkan begitu banyak jurnalis muda yang mampu dan berani
bicara untuk kepentingan Bali dan Hindu di masa depan. Saya pribadi sangat mendukung acara seperti ini. Acara yang wajib diikuti oleh siswa yang memiliki keinginan untuk terjun di dunia jurnalistik,’’ ungkap Senator RI Dr. Arya Wedakarna, anggota Komite III DPD-RI yang membidangi Bidang Pendidikan. Pelaksanaan acara ini akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 29-30 Oktober 2016 bertempat di Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Bali (LPMP Bali). Mendatangkan narasumber yang berkompeten di bidangnya serta akan memberikan pengalaman berharga bagi siswa peserta
pelatihan jurnalistik dan lomba mading. ‘’Pelatihan jurnalistik menjadi penting karena seluruh pemberitaan yang dipublikasikan oleh siswa nantinya harus memenuhi beberapa syarat jurnalistik. Dalam pelatihan jurnalistik inilah seluruh siswa akan diberikan pemahaman yang benar, bagaimana seharusnya menjadi seorang wartawan muda intelektual itu,’’ ungkap Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik dan Lomba Mading Siswa Hindu Ni Nyoman Tri Yulianingsih saat ditemui, beberapa waktu lalu. Acara ini didukung oleh DPD-RI, MPR-RI, KNPI Bali, DPRD Provinsi Bali dan BDPHN (Badan Dana Punia Hindu Nasional). (ad996)
Gede Kasna Terpilih sebagai Ketua HPI Bali
Drs. I Gede Kasna, M.Par PERHELATAN lima tahunan Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 DPD HPI Bali diselenggarakan di Hotel Nikki Denpasar pada 26 Oktober 2016, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A.A. Yuniartha Putra, S.H., M.H. mewakili Gubernur Bali. Musda yang mengusung tema ‘’Melalui Musda IX DPD HPI Bali Kita Tingkatkan Sinergitas Kelembagaan dan Kesejahteraan Anggota’’ dihadiri Dinas Pariwisata kabupaten/kota, GIPI Bali dengan seluruh stakeholder-nya, DPD HPI NTB, DPD HPI Jawa Timur dan sesepuh HPI N. Adi Wiryatama yang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Bali. Musda HPI bertujuan untuk memberikan pertanggungjawaban pengurus lama, menyusun program kerja untuk kepengurusan yang baru dan puncaknya adalah pemilihan ketua. Pramuwisata harus bersinergi dengan lembaga kepariwisataan dan pelaku pariwisata lainnya untuk meningkatkan kualitas pariwisata Bali agar bisa bersaing pada era global. Terkait sebagian pramuwisata
yang belum mengantongi sertifikat kompetensi, Kadispar Provinsi Bali akan berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata. Sesepuh HPI N. Adi Wiryatama berharap pembinaan SDM pramuwisata harus secara terus-menerus dilakukan. Jangan sampai salah memberikan informasi kepada wisatawan. ‘’Pada Perda Nomor 5 Tahun 2016 Bab IX pasal 16 bahwa pembinaan dan pengawasan pramuwisata bersumber dari APBD. Untuk itu, silakan ajukan melalui Dinas Pariwisata,’’ ujar mantan guide berbahasa Jepang yang menjabat dua kali periode Bupati Tabanan dan kini sebagai Ketua DPRD Bali ini. Ketua Panitia Musda I Nyoman Yohanes dalam sambutannya mengatakan, kesuksesan musda ini tidak terlepas dari peran serta seluruh kolega dan sponsor yang selama ini sangat dekat dengan HPI. ‘’Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,’’ ujarnya. Pada puncak acara, terpilih Drs. I Gede Kasna, M.Par. sebagai Ketua DPD HPI Bali periode 2016– 2021. Sekretaris I Komang Puji, S.E. dan Bendahara I Wayan Ruma dilantik oleh Ketua DPP HPI Sang Putu Subaya, S.H., M.H. Dia berpesan, DPD HPI Bali hendaknya meningkatkan sinergitas dengan DPP, terlebih ketuanya lahir dari DPD HPI Bali. Dalam dua minggu ini pimpinan sidang meminta agar melengkapi kepengurusan. Pada penyampaian visi-misi dan pidato awal setelah dilantik, mantan Sekretaris DPD HPI Bali ini menekankan beberapa hal seperti peningkatan SDM HPI, peduli sosial dan budaya, perlindungan dan penertiban dan kesejahteraan anggota. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Divisi Bahasa, Komisariat dan sesepuh HPI yang telah memberikan doa restu dan dukungannya. Amanah ini adalah kemenangan kita semua dan ke depannya mari bangun komunikasi organisasi lebih intensif,’’ ujarnya. Putra kelahiran Karangasem ini bertekad akan melanjutkan program unggulan HPI dan amanat Musda IX DPD HPI Bali. (ad992)
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Karyawan Unwar Dapat Pelatihan Motivasi Kerja
Cintailah Pekerjaan untuk Aktualisasi Diri JAJARAN pimpinan dan karyawan Unwar, Kamis (27/10) kemarin, mendapat pelatihan peningkatan motivasi kerja menuju pelayanan prima. Saat itu ditampilkan narasumber Direktur SDM Legian Hotel Ketut Mudy. Kabiro Umum dan Keuangan Unwar I Made Wijaya, S.IP., M.AP. mengungkapkan, pelatihan peningkatan motivasi kerja diikuti 56 orang dari pejabat struktural tingkat administrasi sampai tingkat kasubag. Tujuannya, untuk memberi motivasi dalam meningkatkan produktivitas kerja menuju pelayanan prima. Rektor Unwar diwakili WR I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. mengungkapkan, untuk bisa bekerja optimal kita tak boleh cepat merasa tua melainkan tetap merasa muda. Sebab, motivasi kerja mengajarkan kita untuk bekerja, kurangnya kemampuan bukan alasan tak bekerja melainkan ditentukan pada kesungguhan dan semangat akan membawa keberhasilan. Dikatakan, karyawan di Unwar rata-rata berusia di atas 40 tahun. Sesuai PBB, usia 40 tahun tergolong remaja, umur 65-75 tahun baru dianggap orangtua dan di atas 75 tahun disebut sepuh. Motivasi kerja ditentukan dua faktor yakni dari diri sendiri dan luar dri. Ukuran tubuh dan besaran otak bukan menentukan, melainkan hati dan tanggung jawab yang menentukan motivasi kerja. Konsultan SDM di Hotel Legian Ketut Mudy mengungkapkan, pelayanan prima menjadi mutlak bagi Unwar menuju world class university dan menggunakan bahasa Inggris. Dia menekankan, fenomena lama masih berlaku ketika orang mengatakan rugi bersekolah kalau tak kerja. Di era 1970-an, fenomena ini berlaku
ketat. Saat itu muncul X Generation yakni pengangguran. Termasuk kelompok X Generation ini yakni para orangtua yang menyarankan anaknya sekolah yang pintar untuk mencari kerja. Tahun 1990-an ada istilah Y Generation dengan konsep belajar yang baik untuk bisa menciptakan kerja. Generasi yang tak terikat, bekerja dengan smart dan pintar namun penghasilannya banyak. Mereka bisa bekerja di mana saja karena mobiling. Konsepnya I like I do (saya suka saya lakukan - red). Kini muncul Z Generation, lebih gila dan lebih bebas. Di usia SMA sudah memiliki penghasilan pasif, baik sebagai pemain musik, DJ, fotografi atau soft line. Konsepnya tak perlu kerja namun memiliki penghasilan. Caranya, kita harus tampil muda dan berdandan ke kantor. Pantang rambut diacak-acakin dan pantang memakai sepatu yang tak disemir. Ini akan mampu mengangkat daya jual kita, baik fisik dan psikis. Menjadi tugas pimpinan menegur bawahannya jika menemukan karyawan ke
MOTIVASI KERJA - WR I Unwar Nyoman Kaca didampingi Ketut Mudy saat memberi motivasi kerja bagi karyawan Unwar.
Dari Seminar Perdagangan Manusia di Fisipol Unwar
Waspadai Paspor dan Ijazah Ditahan Ketika Melamar Pekerjaan FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unwar, Kamis (27/10) kemarin, mengadakan seminar nasional soal human trafficking (perdagangan manusia). Seminar dibuka Rektor Unwar diwakili WR I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Dekan Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unwar Drs. I Made Mirta, M.Si. mengungkapkan, seminar diikuti 250 mahasiswa di lingkungan Unwar dan PT lainnya seperti Unmas, Undiknas, Universitas Mahendradatta dan Unud. Seminar ini untuk menyosialisasikan bahaya perdagangan manusia. Juga memberi wawasan kepada mahasiswa terhadap praktik-praktik perdagangan manusia. Apalagi mereka setelah tamat sangat menggebu mencari pekerjaan. WR I Unwar Ir. Nyoman Kaca
menegaskan, perdagangan manusia termasuk pelanggaran berat HAM. Harus diberantas untuk memberikan hak-hak sebagai manusia normal guna menggapai masa depan yang lebih baik. Faktor penyebab perdagangan manusia ini akibat kurang sadarnya masyarakat terhadap kejadian yang pernah terjadi karena akses masyarakat memperoleh informasi sangat terbatas. Faktor ekonomi, katanya, juga sebagai penyebab karena semua orang ingin hidup layak dengan angan-angan yang lebih, sehingga mengabaikan kegiatan yang melanggar hukum. Kemudian ada budaya yag menempatkan wanita di kelas nomor dua. Karena banyak tantangan, seorang ibu yang dibebani pekerjaan rumah tangga, sehingga mereka lari mencari pekerjaan lain. Ada juga akibat pernikahan dini dan lemahnya tertib administrasi kependudukan kita, sehingga
Made Urip ’’Road Show’’ 4 Pilar di Lalanglinggah Motivasi Masyarakat Amalkan Nilai 4 Pilar Kebangsaan
ANGGOTA MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. kembali road show menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan secara maraton yang kali ini dipusatkan di Bale Genta Winangun Banjar Mekayu, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Rabu (26/10). Kehadiran anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu dihadiri ratusan masyarakat dari dua banjar, yakni Banjar Mekayu dan Yeh Bakung yang diterima Bendesa Adat Yeh Bakung Made Darma Darsana bersama Ketua PAC PDI-P Selemadeg Barat I Ketut Sukabrata beserta prajuru banjar adat dan dinas setempat. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dengan dua narasumber, I Wayan Dika Sumantra dan I Wayan Gunadi, itu menyedot perhatian masyarakat yang sangat serius mengikuti sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang disampaikan oleh wakil rakyat empat periode itu. Seperti diungkapkan Ketua PAC PDI-P Selemadeg Barat I Ketut Sukabrata alias Nang Andre, semangat dari nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan seperti yang dijabarkan oleh Made Urip memberikan pencerahan kehidupan berbangsa dan bernegara di masyarakat. Hal senada diungkapkan Bendesa Adat Yeh Bakung Made Darma Darsana yang mengakui kehadiran Made Urip sangat bermamfaat bagi masyarakat dan ke depannya diharapkan kembali kehadiran Made Urip karena yang disosialisasikan sangat penting bagi masyarakat. ‘’Beliau sangat dikenal di sini dan tergolong sangat aktif dalam kehadiran di masyarakat. Bahkan sudah datang tiga kali termasuk membantu pembangunan pura desa dan puseh di sini,’’ ungkapnya sembari ditambahkan Klian Dinas Mekayu I Made Utara Kerta Bumi yang juga menyadari sangat pentingnya sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Kedatangan Made Urip memang memacu ratusan masyarakat yang hadir langsung mengikuti sosialisasi 4 Pilar sampai berakhir. Menurut Made Urip, selaku anggota DPR sekaligus anggota MPR memang diberikan tugas tambahan untuk melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di luar tugas DPR untuk membahas undang-undang dan anggaran serta mengontrol pembangunan. Di luar tugas itu, Made Urip sangat rajin road show ke tengah masyarakat melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan untuk membangun kekuatan bangsa agar tetap dalam
konteks NKRI. Oleh karena itu, semangat pengamalan 4 Pilar Kebangsaan ini harus masuk seluruh lapisan masyarakat untuk menghidupkan nilai-nilai kebangsaan itu terutama para generasi muda. Pertama dijelaskan soal Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tungal Ika yang harus diamalkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi Pancasila yang digali oleh Presiden Ir. Soekarno sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo dengan menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila dan menjadi hari libur nasional. Made Urip kembali menegaskan agar nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupkan sehari-hari. Karena nilai kebersamaan dan kegotongroyongan harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sayangnya nilai-nilai seperti itu sudah mulai tergerus di masyarakat. ‘’Bagaimana Pancasila agar terus diamallkan tidak saja di sekolah namun juga di rumah,’’ pintanya. Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Made Urip meminta masyarakat di desa jangan sampai memicu SARA dengan terus menjaga rasa toleransi antarumat beragama. Usai sosialisasi, Made Urip langsung menyerahkan dana tali kasih yang diterima klian adat banjar, termasuk Tim Penggerak PKK dan klian Sekaa Teruna (STT) dari masingmasing banjar. (ad993)
SOSIALISASI - Anggota MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. (pegang mike) menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Bale Genta Winangun Banjar Mekayu, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Rabu (26/10).
kantor tidak rapi. Motivasi kita bekerja adalah untuk pemenuhan fisiologi (isi perut), kemudian untuk mendapatkan rasa aman, muncul kasih sayang (menyumbang), penghargaan (jabatan akademis) dan tertinggi adalah aktualisasi diri ketika orang tahu tentang dirinya. Kuncinya, kita harus tahu soal kelebihan dan kelemahan diri sendiri untuk bisa mengembangkan potensi diri. Umur boleh tua, namun kreativitas dan emosi tak boleh tua. Untuk itu perlunya etos kerja. Etos kerja, kata Ketut Mudy, menyangkut seberapa jauh kita memahami dan menyikapi pekerjaan kita. Banyak yang terpaksa bekerja alias membenci pekerjaannya. Namun mereka rindu akan gajinya tiap bulan. Padahal, tidak semua orang bekerja untuk uang, melainkan untuk aktualisasi diri. Dia juga mengajak evaluasi diri apakah selama 20 tahun bekerja ada perkembangan atau tidak. Jika tidak, berarti kita salah menentukan pekerjaan tak sesuai dengan potensi diri atau ciptakan sesuatu. (ad1862)
HUMAN TRAFFICKING - WR I Unwar Nyoman Kaca didampingi A.A. Gede Oka Wisnumurti dan Dekan Fisipol I Made Mirta memberikan kenang-kenangan kepada pembicara di seminar human trafficking di Unwar.
mudah dipalsukan. Terakhir akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah. Akibat dari perdagangan manusia ini berpengaruh pada fisik dan psikis korban. Dari data yang ada, katanya, 79 persen yang menjadi korban perdagangan manusia adalah kaum wanita. Dari jumlah itu, 69 persen menjadi korban eksploitasi seks. Kasus ini banyak menelan korban warga negara berkembang. Salah satu cara bisa mengatasi masalah ini yakni memperluas lapangan pekerjaan dengan menggiatkan ekonomi kreatif. Ima Matul Maisaroh, korban perdagangan manusia, menegaskan pernikahan dini dan kawin paksa pemicu perdagangan manusia. Dia awalnya dijanjikan bekerja di Hongkong, namun dibawa ke AS. Dia pun diperdagangkan di AS. Korban human strafficking Shandra Waworuntu awalnya sebagai pegawai bank, akibat kerusuhan di Jakarta dia kehilangan pekerjaan dan diantarkan bekerja ke AS. Setelah di AS bukan diberi pekerjaan, namun dieksploitasi fisik dan nonfisik sampai mengalami kekerasan seks. Setelah itu, dia lari ke dubes namun tak dibantu, setelah menjadi pengemis baru ada yang membantu ke RI. Makanya, dia mengatakan pemerintah juga mendukung human trafficking. Sementara itu, pendamping Jessy Magdolena dari Yayasan Mentari menegaskan perdagangan manusia juga banyak terjadi akibat ulah ayah menyetubuhi anak wanitanya sendiri dan suami menjual istrinya. Untuk itu, dia mengajak mahasiswa setelah lulus perlu waspada saat melamar pekerjaan. Apalagi KTP, paspor, dan ijazah ditahan, perlu diwaspadai sebagai indikasi praktik human trafficking. (ad1864)
Desa Tamanbali
Menyimpan Potensi Wisata Alam POTENSI wisata alam tak hanya ada di Bangli Utara, yakni kawasan Kintamani. Desa Tamanbali yang berada di Bangli Selatan juga memiliki potensi serupa. Bahkan, itu sudah dilirik wisatawan domestik maupun asing sebagai tujuan berlibur. Perbekel Tamanbali, Bangli I Dewa Gede Ngurah Oka mengatakan, wisata alam yang ada di daerahnya, meliputi Air Terjun Kuning yang berlokasi di Dusun Kuning, Pancoran Solas di Dusun Guliang Kangin. Air Terjun Kuning berada sekitar 500 meter dari pusat Dusun Kuning. Saat hari libur tiba, kunjungan cukup ramai. Tidak hanya anak muda, air terjun yang tingginya sekitar 35 meter ini juga dikunjungi anak-anak dan orang tua. Selain berfoto, para pengunjung juga bisa mandi di aliran air terjun dan sungai yang berada di dekatnya. Sementara Pancoran Solas sering dijadikan tempat malukat. Itu juga diyakini mampu memberikan kesembuhan. ‘’Guliang Kangin sudah jadi desa wisata. Di sana juga ada wisata matekap (membajak sawah –red),’’ ujar Oka, Kamis (27/10) kemarin. Pengembangan objek wisata, katanya, juga rencananya dilakukan pada Taman Narmada Bali Raja. Objek yang dilengkapi kolam cukup besar ini diyakini sudah ada
sebelum berdirinya Kerajaan Tamanbali. Selain itu, ia juga berkeinginan untuk membuat jogging track di sekitar Tukad Melangit. ‘’Seluruh potensi ini sangat cocok dikembangkan karena didukung objek wisata lain, salah satunya Taman Nusa di Gianyar,’’ ujarnya. Guna mendukung rencananya
itu, perbekel yang juga seorang dalang ini mengatakan desanya sudah ditetapkan sebagai Desa Sadar Lingkungan. Menyandang status itu, aksi peduli lingkungan terus digulirkan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. ‘’Desa juga sudah dilengkapi bank sampah,’’ pungkasnya. (sos)
Bali Post/sos
MATEKAP - Salah satu wisatawan sedang ‘’matekap’’ (membajak sawah - red) di Desa Wisata Guliang Kangin, Desa Tamanbali, Bangli.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
5
Diskes akan Seleksi Ulang Tenaga JKBM
dr. Ketut Suarjaya Denpasar (Bali Post) Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali akan kembali melakukan seleksi terhadap tenaga kerja Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) untuk bisa berlanjut menjadi tenaga kontrak provinsi. Seleksi tidak hanya dilakukan pada 271 tenaga operator, tapi juga 82 orang verifikator dan akuntan. Kendati sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Bali sempat menyatakan verifikator dan akuntan JKBM akan langsung ditarik untuk Rumah Sakit Bali Mandara. “Memang ditarik, tetapi kami melihat juga kerajinan mereka. Kalau dia tidak disiplin, tidak pernah masuk misalnya, malas, kan tidak mungkin kita teruskan. Seperti itulah sistem seleksinya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya, Kamis (27/10) kemarin. Suarjaya membantah dikatakan telah meminta 82 orang verifikator dan akuntan untuk mengumpulkan lamaran. Sedangkan nasib 271 tenaga operator dibiarkan tidak jelas. Padahal, provinsi sudah menyampaikan kepada kabupaten/kota agar merekrut tenaga JKBM (operator, verifikator, dan akuntan) sepanjang masih dibutuhkan. Namun, dengan catatan, honor mereka dibayar oleh kabupaten/kota. “Kalau tidak, provinsi sudah mempertimbangkan untuk mengontrak mereka lagi. Kalau disiplin dan kinerjanya baik, direko-
mendasikan oleh masing-masing rumah sakit, puskesmas tempat dia bekerja. Otomatis kami rekrut kembali dengan kontrak baru. Nanti bisa ditempatkan di Rumah Sakit Bali Mandara, atau SKPD Pemprov Bali yang membutuhkan,” imbuhnya. Suarjaya meminta seluruh tenaga JKBM agar bersabar. Pada waktunya nanti, mereka semua akan dipanggil untuk membahas kelanjutan kontrak mereka. Saat ini, Diskes masih membuat prosedur dan petunjuk teknis perekrutan. Selain itu juga masih dalam proses verifikasi anggaran, karena tenaga kontrak provinsi digaji sesuai Upah Minimum Provinsi. “Karena ini masih dalam tahap perencanaan anggaran, kalau serta merta saya kasih tahu ternyata tidak lolos verifikasi, saya dibilang bohong. Nanti pada saatnya kami akan sampaikan, akan dipanggil semua. Seperti operator JKBM yang ke DPRD itu, mestinya bersabar dulu dan menanyakan ke dinas,” jelasnya. Sejumlah tenaga operator JKBM memang mengadukan ketidakjelasan nasib mereka ke Komisi IV DPRD Bali, Senin (17/10) lalu. Operator merasa dianaktirikan karena dibanding verifikator dan akuntan, nasib mereka yang paling tidak jelas. “Kontrak kami akan selesai 31 Desember 2016. Tapi sampai sekarang kami belum pernah diajak bicara mengenai kelanjutan nasib kami. Biasanya hanya dilakukan rapat tentang integrasi JKBM ke JKN dan tentang bagaimana menjalankan sistem JKBM. Untuk masalah tenaga itu belum, akan direkrut lagi atau bagaimana,” ujar Perwakilan Tenaga Operator JKBM, I Gede Eka Desyanto. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Wirya mengatakan, masalah tenaga operator JKBM memang belum pernah dibahas dalam pertemuan dengan SKPD terkait. Begitu pula dalam sekian kali pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Induk 2017. “Komisi IV akan memperjuangkan karena operator sudah berjasa dalam proses awal dari JKBM. JKBM ini bagus image-nya di masyarakat, kan motornya tenaga-tenaga operator kita ini. Saya yakin Pak Gubernur mempunyai perhatian juga terhadap 271 tenaga ini,” ujarnya. Sementara dalam sidang paripurna DPRD Bali, Rabu (26/10) lalu, Fraksi Gerindra, Golkar, dan PDI Perjuangan meminta agar tenaga JKBM tetap diberdayakan setelah integrasi JKBM ke JKN. (kmb32)
Edarkan SS, Tiga Pelaku Dibekuk Banyuwangi (Bali Post) Peredaran narkoba di Banyuwangi sudah menyasar pedesaan. Tiga pengedar sabu-sabu (SS) ditangkap tim Reserse Narkoba Polres Banyuwangi. Dari ketiganya diamankan dua paket hemat SS. Tiga pengedar SS itu masing-masing Hari Susanto (35) asal Desa/Kecamatan Pesanggaran dan Suroto (38) asal Desa/Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. Dari tangan Hari, diamankan satu paket SS seberat 0,20 gram, sedotan bekas penghisap SS dan dua HP serta timbangan digital. Sedangkan dari tangan Suroto disita sebuah pipa kaca berisi sisa sabu dan sebuah HP. Keduanya ditangkap terpisah, nyaris bersamaan. ‘’Keduanya kita tangkap setelah anggota
melakukan penyamaran,’’ kata Kasubbag Humas Polres Banyuwangi AKP Bakin, Kamis (27/10) kemarin. Keduanya, kata Bakin, berstatus pengguna. Diduga keduanya juga sekaligus pengedar. Pertama, polisi menangkap Hari. Saat dibekuk, dia mengaku mendapatkan barang dari Suroto. Polisi langsung memburu Suroto. Hanya hitungan jam, Suroto berhasil dibekuk di Desa Pesanggaran. Bersama barang bukti, kedua pelaku diamankan di Polres Banyuwangi. Beberapa jam kemudian, tim Reserse Narkoba mendapat tangkapan lagi. Pelakunya, Galuh Kurniawan Brata (31), warga Desa/Kecamatan Purwoharjo. Dari pria ini disita 5 paket SS. Total seberat 1,35 gram. Barang bukti lainnya,
tiga sedotan, tas kecil warna hijau dan uang tunai senilai Rp 3,4 juta. Penangkapan berawal dari penyelidikan petugas. Pelaku sudah lama dicurigai sebagai pengedar barang haram tersebut. Ternyata benar. Pelaku terpancing dengan penyamaran petugas. Dia tak berkutik ketika polisi menemukan sejumlah paket sabu. Hasil penyidikan polisi, sabu yang disimpan pelaku berasal dari seseorang bernama Arif Duro. ‘’Pemasok sabu ini masih buron,’’ kata AKP Bakin. Untuk pengembangan penyidikan, pelaku juga diamankan ke Polres. Penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 114 (1) subsider 112 (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. (kmb30)
Bali Post/udi
DIKAWAL - Perwakilan warga dikawal ketat TNI-AD saat mendatangi lahan sengketa di Desa Badean, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Kamis (27/10) kemarin.
Sengketa Lahan di Desa Badean
Warga Datangi Tambak Udang Investor Banyuwangi (Bali Post) -
Suasana areal tambak udang di Desa Badean, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, berubah tegang, Kamis (27/10) kemarin. Belasan warga berusaha memasuki areal tambak, namun mereka dihadang personel polisi dan TNI dari Kodim 0825/ Banyuwangi. Aksi ini adalah buntut sengketa lahan yang diklaim warga milik keluarganya. Kini lahan seluas 50,086 hektar tersebut dimiliki TNI-AD. Aksi warga terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka menggunakan iring-iringan sepeda motor. Tiba di jalan masuk tambak, barikade personel TNI-AD sudah bersiaga. Hanya tujuh perwakilan warga diperbolehkan masuk, bertemu Dandim 0825/Banyuwangi dan bersama pemilik tambak. Perwakilan warga Abdilah Rafsanjani menegaskan pihaknya memiliki bukti petok atau leter C terkait hak tanah warga. Bahkan, ada purnawiraan TNI-AD yang siap memberikan keterangan kronologi tanah di dekat Bandara Blimbingsari tersebut. ‘’Intinya, mewakili warga, kami ingin menyampaikan bahwa ada bukti terkait kepemilikan tanah. Apalagi, di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi tanah yang kini dijadikan tambak itu be-
lum bersertifikat,’’ kata Ketua LSM Forum Suara Blambangan (Forsuba) tersebut. Kepastian belum adanya sertifikat itu, kata Abdilah, setelah pihaknya bertemu langsung Kepala BPN Banyuwangi. Karena itu, pihaknya meminta lahan yang bersengketa itu dikosongkan. Artinya, katanya, tak ada pihak mana pun yang mengelola. ‘’Ini kan dijadikan tambak. Ada investornya. Kalau lahannya tak bersertifikat, bagaimana pembayaran pajaknya,’’ tuding mantan Panglima Pasukan Berani Mati (PBM) tersebut. Terkait kondisi ini, pihaknya sudah meminta Komnas HAM turun, termasuk akan menempuh proses hukum. ‘’Tanah ini sudah 70 tahun dikuasai investor. Padahal, berdasarkan sejarah dan bukti leter C, ini tanah
masyarakat,’’ klaimnya. Sebelum mendatangi areal tambak, warga mendatangi kantor BPN Banyuwangi. Mereka ingin memastikan bahwa tanah tersebut belum memiliki sertifikat. Abdilah juga mendesak DPRD Banyuwangi ikut mengawal aspirasi warga tersebut. Kepala BPN Banyuwangi Haryono membenarkan tanah yang dijadikan sengketa belum bersertifikat. Kata dia, ada dua kubu yang mengklaim memiliki legalitas. Kubu warga, katanya, memiliki fotokopi leter C. Sedangkan TNI-AD memiliki bukti terdaftar sebagai aset negara. ‘’Karena masih sengketa, kami tak akan mengeluarkan sertifikat sampai ada kepastian hukum,’’ tegasnya. Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol (Inf)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Robby Bulan menegaskan tanah yang diklaim warga sudah teregister sebagai aset negara sejak tahun 1953. Bahkan, sudah masuk dalam sistem manajemen akuntansi barang milik negara secara online. ‘’Kami, sifatnya hanya mengamankan aset negara. Jika ada klaim hak tanah, silakan menempuh prosedur yang dibenarkan, tentunya disertai bukti autentik, bukan rekayasa,’’ tegasnya di hadapan perwakilan warga. Selama ini, kata Robby, pengurusan pengelolaan lahan itu ditangani Korem dan Kodam V/Brawijaya. Aksi warga ini adalah lanjutan aksi sebelumnya, pekan lalu. Mereka mendatangi DPRD Banyuwangi dan meminta dukungan memperjuangkan hak tanah warisan warga. Versi warga, dahulu lahan itu dipinjam Jepang saat melawan Belanda tahun 1943. Ketika Jepang kalah dan Indonesia merdeka, lahan tersebut diambil alih oleh TNI-AD. Lalu dikelola oleh investor. (kmb30)
OPINI
6
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Tantangan Menghadapi Generasi Milenium KITA selalu dibuat untuk bisa merenung saat merayakan Hari Sumpah Pemuda. Namun merenung saja, jelas tidak akan menghasilkan kesadaran kecuali diberikan fakta bahwa kita sudah tertinggal. Generasi sekarang sering disebut dengan generasi ‘’Y’’, sebuah ungkapan simbolis untuk membedakan generasi yang lahir dekade enam puluhan. Generasi yang lahir dekade enam puluan ini dikenal dengan generasi baby bommers yang lahir setelah Perang Dunia II dan memasuki Perang Dingin. Ada unsur protes di dalam generasi ini yang dipelopori oleh pemuda di Amerika Serikat yang menentang Perang Vietnam. Namun mereka juga kemudian melahirkan produk kebudayaan yang bisa dilihat dari lagu-lagunya The Beatles, Bee Gees atau Rolling Stones. Dalam hal menggunakan teknologi, boleh dibilang generasi ini gagap. Tetapi pemikirannya visioner, mampu bekerja secara sistematis, terlihat bersabar. Generasi sekarang yang disebut generasi ‘’Y’’ itu jauh polahnya, terutama apabila dikaitkan dengan kemampuannya dalam menggunakan teknologi. Mereka lahir awal dekade Sembilan puluhan, sangat mahir menggunakan teknologi terbaru, lebih independen, dan ingin bertindak lebih cepat. Orang menyebutnya juga dengan generasi milenium. Mungkin kesadaran dan pendidikan keluarga yang telah memahami akibat dari temuan teknologi baru, generasi ‘’Y’’ yang ada di negara maju, kurang kelihatan tindakan negatifnya, meskipun kita juga sering mendegar ada generasi muda yang terpengaruh teroris. Kita di Indonesia meski waspada terhadap perkembangan teknologi ini yang kemudian tertangkap oleh generasi ‘’Y’ tersebut. Kita cenderung melihat mereka jauh dari rasa kesabaran untuk mencapai sesuatu. Katakanlah di ruang publik, mereka cenderung tak acuh dengan lingkungan. Di jalanan, sepertinya mau menang sendiri dan merasa serba bisa. Dimanja oleh produk-produk teknologi terbaru, mereka bahkan seolah tertinggal oleh norma-norma sosial yang hidup di Indonesia. Berbicara dengan senior atau orang tua tidak sopan, atau mengirim pesan seenaknya kepada guru dan dosen. Ingin cepat mencapai hasil tanpa usaha yang jelas. Inilah faktor-faktor yang harus kita perhatikan secara bersama ke depan. Berhasil kita memberikan nasihat dan peringatan, maka Indonesia akan berhasil pula mengejar ketertinggalan dengan negara lain. Sebaliknya kalau gagal, kita hanya akan menjadi pasar saja, diperbudak oleh berbagai produk yang dibuat di luar negeri dan akhirnya membuat segala modal kita lari ke negara lain. Itulah kemudian, saat ini kita semua mempunyai pekerjaan cukup berat ke depan, mengontrol perilaku dan sikap dari generasi muda kita dengan tujuan agar mereka paham, bagaimana sesungguhnya tantangan yang ada ke depab. Tidak akan mudah tantangan bagi generasi baru kita apabila tidak disadarkan dari sekarang. Sudah sangat banyak bukti, di tengah kecanggihan teknologi yang dihadapi, generasi muda kita banyak menyerah. Misalnya, jika tidak mampu menyelesaikan skripsi, tiba-tiba melapor kepada orangtua dan orangtuanya melakukan pendekatan kepada dosen. Ini sungguh memalukan. Atau ada yang hanya melihat jumlah uang saja untuk pergi bekerja ke luar negeri. Setelah merasakan bagaimana perjuangan bekerja, pulang dan mengundurkan diri. Dari titik inilah kita harus memberdayakan sumber-sumber sejarah perjuangan bangsa itu. Salah satunya adalah Sumpah Pemuda. Nilai-nilai idealis, kesederhanaan dan persatuan terekam dengan sangat erat pada mereka. Tanpa adanya sikap idealis, tidak akan mungkin melahirkan sumpah itu yang pada akhirnya menjadi inspirasi kemerdekaan Indonesia, sampai sekarang.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Bubarkan Terminal Ubung?
Menteri Perhubungan Budi Karya melihat dari dekat (sidak) ke Terminal Tipe A Mengwi, 23 Oktober lalu. Budi Karya melihat Terminal Mengwi tidak berfungsi dengan baik, karena bus-bus yang dulunya menurunkan penumpang di Terminal Ubung tidak mau berpindah atau menurunkan penumpang di Terminal Mengwi. Terminal Mengwi adalah salah satu terminal Antar-Kota AntarProvinsi (AKAP). Untuk mengembalikan fungsi Terminal Mengwi, Menteri Perhubungan (Menhub) mengimbau Pemerintah Provinsi Bali untuk melakukan penegakan hukum. ‘’Kami minta Gubernur melakukan law enforcement. Apa yang ada di Ubung itu harus dipindahkan ke Mengwi,’’ tegasnya. Penegasan Menhub ini saya baca di koran Bali Post yang terbit 24 Oktober lalu. Menhub juga mengharapkan Pemkot Denpasar berjiwa besar untuk melepas transportasi yang ada di Terminal Ubung. Saya pribadi yang sering sebagai penumpang bus AKAP Denpasar-Yogyakarta berpendapat sementara rasanya Gubernur Bali, apalagi Wali Kota Denpasar, sulit melakukan apa yang diharapkan oleh Menhub. Maafkan saya bukan bermaksud memprovokasinya. Nah, sekarang kesimpulannya beranikah Gubernur Bali Made Mangku Pastika melaksanakan ketegasan atau secara kasarnya membubarkan Terminal Ubung dan semuanya yang ada di Terminal Ubung dipindahkan ke Terminal Mengwi? Ini suatu dilema bagi Gubernur semasih bus-bus AKAP menuju Denpasar karena gudangnya atau pemiliknya ada di Denpasar maka rasanya Terminal Ubung sulit dibubarkan. Seandainya Terminal Ubung tidak difungsikan lagi dan semua dagang pindah ke Terminal Mengwi, pasti ada yang dirugikan. Siapa lagi, kalau bukan Pemkot Denpasar. Pendapatan Kota Denpasar akan berkurang. Badung yang sudah katanya kaya maka akan bertambah kaya lagi. Pulau Bali kecil, setiap jengkal tak perlu ada terminal. Usul saya alangkah eloknya apabila Terminal Mengwi disulap jadi Taman Kota Badung dan dijadikan arena gedung kesenian seperti Taman Budaya atau Art Center Denpasar. Apalagi di sekitarnya sudah ada sarana penunjang seperti patung Rama Sita dan patung-patung lainnya. Begitu juga untuk memudahkan akses bagi para wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata seperti Taman Ayun, Tanah Lot, dll. Arena untuk pawai kesenian pun juga memungkinkan seperti pawai pembukaan PKB, dan untuk melengkapi perlu juga dibangun galeri dan gedung museum seni budaya untuk memajang hasil karya para seniman Badung. Belanja ke pasar Beringkit juga dekat. Menurut rencana Pemkab Badung akan membangun gedung serba guna atau arena pentas seni budaya di dekat Puspem Badung di Sempidi. Kalau jadi, saya khawatir Puspem akan rawan kejahatan. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Kesadaran Pemuda, Antara 1928 dengan Sekarang Setiap tanggal 28 Oktober, selalu digaungkan soal bagaimana peran pemuda Indonesia di masa lalu. Demikian juga halnya dengan sekarang. Bonus demografi yang digembar-gemborkan sekarang itu, lebih dari 50 persen isinya anak muda. Jadi, lebih dari 100 juta penduduk Indonesia adalah usia muda atau boleh dikatakan berusia produktif. Akan sangat menguntungkan bagi Indonesia apabila negara mampu memberdayakan penduduk tersebut dalam kreativitas dan karya untuk membangun negara. Jika kemudian dibandingkan dengan Jerman yang merasa kekurangan penduduk, sampai-sampai ‘’mengundang’’ pengungsi, Indonesia sangat beruntung karena mempunyai penduduk mencukupi dan bahkan sebagian besar anak-anak muda berusia produktif.
Oleh GPB Suka Arjawa amun, justru di saat negara memerlukan kiprahnya sebagai pemikir dan pengisi kemerdekaan, cukup banyak pemuda yang melenceng dari hal yang diharapkan: bergabung dengan teroris, masuk geng motor yang kemudian membikin onar di masyarakat, masuk partai politik hanya untuk menghindar dari pengangguran, atau bahkan masuk ormas untuk sekadar mendapatkan lebel tertentu, yang tidak jarang bikin onar juga. Memang banyak pemuda yang mempunyai prestasi positif. Tetapi sebagian pemuda yang mempunyai cap buruk, akan mengaburkan prestasi yang didapatkan. Apalagi kemudian di zaman sekarang, pencitraan dengan menggunakan berbagai gadget modern itu, sering kali menipu penampilan mereka: di luar kelihatan mentereng, tetapi parkir kendaraan saja tidak bisa! Dari sinilah kemudian muncul berbagai pertanyaan, sejauh manakah pemuda model seperti ini memahami apa makna Sumpah Pemuda 1928 itu. Membandingkan sikap pemuda 1928 dengan generasi milenium, tentu kurang adil karena masing-masing generasi mempunyai tantangan dan pengalamannya sendiri. Akan tetapi haruslah juga dilihat bahwa Sumpah Pemuda 1928 merupakan sumber daya, yang menjadi kekayaan nasional historis dalam bentuk inspirasi dan ide-ide nasionalis. Sebagai sebuah sumber daya, Sumpah Pemuda mempunyai kemampuan menggerakkan generasi yang lahir setelah 1928 untuk menggali segala macam ide dan inspirasi dari Sumpah Pe-
N
muda tersebut. Seluruh kalimat dalam sumpah itu sangat mengejutkan, bahkan jika diukur untuk pemikiran-pemikiran berbagai generasi dalam lintas waktu. Pemuda yang berkumpul untuk memikirkan satu bahasa, di dalam wilayah yang terdiri dari berbagai ragam bahasa, merupakan tindakan yang luar biasa. Bahasa merupakan inti dari identitas dan persatuan sebuah negara. Dengan bahasa, seseorang akan memahami di mana asalnya dan merasa satu identitas. Dengan bahasa yang saling dipakai itulah kemudian muncul nilai rasa kesatuan yang mirip dengan Tat Twan Asi dalam filosofi Hindu yang artinya ‘’saya adalah anda’’. Persoalan ini tidak gampang dipikirkan oleh generasi yang secara psikologis, masih dalam masa adolesensia, masa bergejolak dan penuh gejolak dalam dirinya. Bahwa itu yang dapat dipikirkan oleh generasi 1928, itulah yang membuat mereka luar biasa. Dengan bahasa itulah kemudian berbagai pesan dapat mudah tersampaikan ke berbagai pelosok, juga simbol dapat dimaknai dan diterjemahkan untuk selanjutnya didiskusikan. Semakin banyaklah kemudian yang paham tentang apa arti penjajahan dan apa makna kemerdekaan itu. Proklamasi kemerdekaan yang dikumandangkan tahun 1945 itu, merupakan sebagian dari hasil dari Sumpah Pemuda tersebut dan kemerdekaan yang tercapai itu, sampai milenium ini, merupakan perjalanan dari Sumpah Pemuda. Sebagai sumber daya, kesadaran berbahasa tersebut mempunyai potensi untuk membuat penyadaran tentang segala potensi kekayaan
Indonesia. Dengan bahasa itu pula dapat digali lebih jauh makna kekayaan tersebut dan gunanya bagi nusa dan bangsa. Ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa generasi 1928 yang muncul dalam Sumpah Pemuda itu adalah mereka yang elite dan mendapatkan pengaruh pemikiran luar (modern). Barangkali pernyataan ini benar. Akan tetapi, menggerakkan masyarakat memang harus menjadi elite. Dalam hal ini, Sumpah Pemuda itu bisa dikatakan pesan yang sangat elite berdasarkan hasil dari dialektika luar biasa dari pemikiran-pemikiran yang tersaring. Tidak mungkin cuma sekali melakukan pertemuan. Sumpah Pemuda itu merupakan intisari dari berbagai pertemuan dan pemikiran yang ada. Dan barangkali, satu yang mendorong munculnya itu tidak lain dari persamaan nasib yang dialami orangorang di Nusantara saat itu. Persamaan nasib itu adalah penjajahan dengan akibat penderitaan dan kemiskinan yang samasama dirasakan serta terlihat. Penjajahan model kuno, seperti yang mungkin menjadi pendorong munculnya Sumpah Pemuda itu, adalah penguasaan dalam bentuk aneksasi, intervensi, agresi terhadap kepulauan di Nusantara. Seluruh model penjajahan itu ada dan nyata di Nusantara. Aneksasi merupakan penguasaan suatu wilayah oleh pihak lain. Itu pun terlihat di Nusantara dengan datangnya tentara luar dan membagi-bagi wilayah. Intervensi tidak hanya dalam bentuk politik tetapi juga adat dan budaya. Orang-orang di kepualauan di Nusantara dicampuri segala macam urusan sosial-politiknya oleh
Suara Mahasiswa Peran Mahasiswa Dalam Pengelolaan Politik DEMOKRASI sebagaimana yang kita ketahui adalah kendaraan penyelenggara yang berasal dari pemikiran rakyat, dilakukan oleh rakyat, dan ditujukan untuk rakyat (sesuai pengertian dari basaha Yunani demos dan kratos). Lalu bagaimana dengan penyelenggaraan demokrasi di indonesia? Indonesia sendiri adalah salah satu negara besar dunia yang menganut sistem demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dalam pelaksanaannya Indonesia memakai asas Pancasila sebagai dasar dari penyelenggaraan demokrasi. Hal itu sesuai dengan apa yang dibahas dan digagas dalam landasan konstitusi negara (UUD 1994). Demokrasi Pancasila adalah sebuah asas penyelenggaraan pemerintahan di mana rakyat dapat berperan langsung dalam pemerintahan melalui perwakilan yang telah dipilih melalui kendaraan partai politik dalam pemilu. Jika menengok pada masa rizim Orde Lama (orla) atau orde baru (orba) dan 6 tahun pascareformasi pelaksanaan pemilihan wakil rakyat dilakukan secara musyawarah yang berlandaskan pada sila ke-4. Pada hakikatnya para wakil rakyat terpilih harus menyampaikan aspirasi rakyat tanpa terpengaruh oleh oposisi dalam pemerintahan. Jika melihat keadaan di lapangan yang saya analisis dan hipotesiskan, pelaksanaan pemerintahan cukup jauh melenceng dari asas aslinya. Berikut
Oleh I Gusti Fajar Wisnu Sanjaya beberapa poin yang dapat memperkuat statemen di atas melalui sudut pandang penulis, yaitu (1) Kepentingan jabatan yang diperoleh menjadi prioritas utama. (2) Wakil rakyat hanya menjadi kendaraan eksistensi dan belum optimal mengakomodasi aspirasi publik. (3) Keharmonisan wakil rakyat dengan rakyat tidak terjadi, karna wakil rakyat lebih condong terhadap kepentingan pemerintahan, bukan kepentingan rakyat. (4) Peran rakyat di dalam pemerintahan terbatas karena sebuah jarak yang disignifikan antara wakil rakyat dan rakyat. Penanaman pemikiran pokok mengenai hakikat demokrasi sudah seharusnya ditanamkan dan diaplikasikan kepada dan oleh wakil rakyat, karena penghayatan makna demokrasi sendiri dipandang tidak tercermin dalam jiwa penyelenggara pemerintahan. Bagaimanakah posisi mahasiswa Indonesia dalam penyelenggaraan demokrasi? Kita sadar mahasiswa tidak bisa mengambil kebijakan untuk mengubah keterpurukan ini. Mahasiswa wajib memberikan kontribusi terhadap negara ini, atau paling hanya sekadar merealisasikan peran itu kita kembali pada status mahasiswa selama ini yang disematkan kontrol dan moral force.
Sebagai mahasiswa kita harus berperan dalam pengawalan kebijakan dan penyelenggaraan demokrasi karena mahasiswa sendiri merupakan sahabat dan tonggak intelektual rakyat. Mahasiswa seharusnya memiliki bekal-bekal yang cukup banyak melalui kendaraan pendidikan akademis formal dan nonformal, maupun pendidikan organisasi, sosial, dan politik baik dari sisi internal ataupun eksternal kampus. Seharusnya hal inilah yang bisa dimanfaatkan mahasiswa dalam mengawal kebijakan yang diambil oleh para penyelenggara negara. Kenyataannya sejak diterbitkannya NKK/BKK pada tahun 1978 wadah mahasiswa untuk menggapai aktualisasi itu dihilangkan sedikit demi sedikit hingga kini. Ditambah lagi dengan Permen Dikti mengenai organisasi intra dan ekstra kampus yang tidak boleh melakukan segala bentuk tindak politik di dalam kampus, itu semakin membuat mahasiswa buta dalam penyelenggaraan politik negara. Besar harapan penulis bahwa mahasiswa dapat kembali ke kodrat aslinya sebagai kawan rakyat dan sebagai pengawal pemerintahan. Dengan itu juga semoga mahasiswa dapat menjadi kaki pengamalan pemerintahan yang sesuai dengan asas Demokrasi Pancasila.
penjajah asing, direcoki cara bersikap sampai dengan ritual, bahkan mungkin cara berpakaian. Agresi adalah penyerbuan ke wilayah-wilayah lain di Nusantara, dengan berbagai tentara boncengan. Semuanya itu menyatu dalam wujud pengekangan, penjajahan dan kemudian membuat segala kekayaan dan Nusantara dibawa ke luar. Tidak lain, kemiskinanlah yang kemudian terlihat di masyarakat. Inilah yang menimbulkan kesadaran oleh pemuda secara bersama-sama di seluruh Nusantara yang memungkinkan munculnya sumpah setia yang brilian itu. Bagaimana dengan sekarang? Jika boleh jujur, dilihat dari sisi pelarian modal, sesungguhnya larinya modal Indonesia ke negara-negara lain juga ada. Jika di masa penjajahan gula, teh, rempah-rempah, yang lari ke luar negeri, kini modal itu ada dalam bentuk lain. Di masa pertengahan tujuh puluhan, materi tersebut bisa dalam bentuk minyak, hasil tambang atau aspal. Sekarang model itu lari dalam bentuk uang dan bahkan dalam bentuk tidak jelas. Pemuda sekarang membeli berbagai alat produksi luar negeri, makanan produksi asing, film asing dan sejenisnya. Bahkan kini setiap saat generasi muda membeli pulsa dan kemudian lenyap menguap dalam katakata, kalimat atau sekadar pesan singkat. Miliaran menguap tidak jelas, dari kota sampai desa dan pegunungan. Modal pada akhirnya juga hilang ke luar, ke berbagai negara yang memproduksi barang tersebut. Jika di masa lalu akibat kaburnya modal itu sangat terlihat dalam bentuk kemiskinan dan penderitaan secara bersama-sama, kini halnya berbeda. Modal itu mengalir ke luar tetapi tidak merasa miskin dan menderita. Banyak yang merasa kaya ketika mampu membeli gadget terbaru, mobil terbaru, makan dan minum di outlet cepat saji bergengsi, atau langsung berbelanja baju produk dalam negeri di luar negeri. Inilah yang barangkali membuat kesadaran bersama seperti di tahun 1928 itu, oleh generasi sekarang, tidak ada. Mungkin minim. Mereka merasa kaya tetapi modalnya sesungguhnya terkuras habis. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK Sebanyak 53 WNI pendukung ISIS kini telah kembali ke Indonesia. - Sekarang, ISIS atau NKRI. *** Hadapi tahun 2017, pengusaha di Bali harus tetap waspada. - Sekarang semua ‘’tiarap’’. *** Tindak kasus korupsi, aparat jangan berlindung di balik Inpres. - Pejabat merasa terlindungi.
Penulis, mahasiswa Fakultas Hukum Unipas Singaraja
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
DUDUK Sejumlah bocah yang berjualan buah keliling terlihat duduk di atas tabung gas yang akan digunakan untuk bahan mengelas pada proyek pembongkaran Pasar Badung, Kamis (27/10) kemarin. Masa-masa mereka itu mestinya bersekolah, namun faktanya berjualan buah keliling.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Pembobol ”Safety Box” Warga Australia Ditangkap Kerugian Rp 240 Juta
Bali Post/eka
BARANG BUKTI - Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara menunjukkan barang bukti dan tersangka Stevanus Setya Nugraha Suharyono di Mapolsek Kuta, Kamis (27/10) kemarin.
Jadi Ujung Tombak Satuan
Babinsa Harus Melek Teknologi Denpasar (Bali Post) Setiap desa atau kelurahan minimal ada satu Babinsa. Di Bali ada sekitar 700 Babinsa jajaran Korem 163/Wira Satya dan menjadi ujung tombak satuan. Oleh karena itu, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa mengharapkan seluruh Babinsa harus melek teknologi. “Babinsa merupakan ujung tombak terdepan satuan, sehingga Babinsa merupakan orang pertama yang mengetahui setiap peristiwa yang terjadi di wilayah binaannya,” tegas Danrem dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem Letkol Inf. Yana Bathiar Mediana, saat membuka sosialisasi website Korem 163/Wira Satya, www.korem163/wirasatya.com, Kamis (27/10) kemarin. Pada kegiatan yang dihadiri
200 Babinsa seluruh Bali itu, Kolonel Cantiasa mengatakan dengan adanya media, dunia jadi kecil. Untuk itu, seorang Babinsa harus mampu melaporkan setiap kejadian dalam bentuk tulisan kepada komando atas dengan baik dan dengan data yang lengkap. Data dan informasi tersebut akan diolah oleh Penrem menjadi berita yang bermanfaat untuk konsumsi masyarakat. “Kita bisa bandingkan dengan media cetak, eletronik dan online yang ada, setiap kabupaten atau kota barangkali hanya ada satu atau dua jurnalis. Sedangkan kita, setiap desa atau kelurahan ada Babinsa. Secara teori kitalah yang paling dulu tahu setiap peristiwa yang terjadi di wilayah,” ujarnya. Pada masa sekarang, media menjadi alat komunikasi
dan sebagai alat pemberitaan merupakan sarana yang sangat penting dan menentukan dalam keberhasilan suatu kegiatan. Dengan adanya media massa, dunia terasa kecil. Sehubungan dengan hal tersebut, dengan padatnya kegiatan yang dilakukan satuan jajaran Korem, apabila tidak memanfaatkan media dengan baik maka apa pun yang sudah dilakukan akan kurang bermanfaat baik bagi masyarakat maupun satuan. “Untuk itulah pada saat ini, kami mengadakan sosialisasi website dan media sosial Korem 163/Wira Satya, sehingga Babinsa mengirim data kegiatan yang dilakukan di wilayahnya masing-masing. Sehingga dapat menjadi bahan berita yang menarik untuk dipublikasikan di website dan media sosial,” harapnya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) pada beberapa daerah memang masih menemui kendala. Mulai dari adanya “titipan” kewenangan dari pihak-pihak tertentu yang malah menghambat penyusunan APBDes, hingga bendahara desa yang kurang memahami masalah pajak. Di sinilah peran tim verifikasi APBDes diperlukan dalam rangka optimalisasi penyusunan APBDes. “Kami sudah melakukan rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi tim verifikasi. Untuk itu, tidak ada lagi kewenangan-kewenangan desa yang ada dalam APBDes tersebut yang tidak diakomodir sebagai akibat dari tidak adanya kesamaan persepsi
dan pemikiran di antara tim verifikasi,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bali, I Ketut Lihadnyana, Kamis (27/10) kemarin. Lihadnyana mengharapkan sebuah pedoman harus segera dibuat dan dijadikan dasar dalam memverifikasi. Desa tidak diberikan kewenangan melainkan memiliki kewenangan. Jangan sampai ada titipan kewenangan dari pihak-pihak tertentu yang nantinya malah menjadi penghambat dalam menyusun APBDes tersebut. Kendala lain menyangkut masalah pajak, terutama dengan menggunakan sistem efilling. “Menentukan jumlah pajak merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan. Jangan sampai di saat akan mengek-
sekusi anggaran, bendahara desa bingung ke mana mencari uang untuk bayar pajaknya. Kekurangpahaman akan pajak tersebut juga akan sangat menghambat dalam penyusunan APBDes,” jelasnya. Sementara itu, I Wayan Gobang Edy Sucipto dari Bappeda Kabupaten Bangli mengatakan penyusunan APBDes saat ini masih lemah dalam perencanaannya. Penyusunan masih terlalu bertumpu pada sisi anggaran atau keuangan, tanpa memerhatikan hal–hal lain seperti SPJ-nya ataupun pajaknya. Itu sebabnya sangat perlu untuk dilakukan verifikasi. “Penyusunan APBDes harus benar–benar berpedoman dengan undang–undang dan juga Permendagri yang sudah dibuat. (kmb32)
Optimalisasi APBDes Libatkan Tim Verifikasi
Mangupura (Bali Post) Setelah melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan safety box Waterboom Park di Jalan Dewi Sartika, Kuta, petugas Polsek Kuta akhirnya berhasil menangkap pelakunya. Tersangkanya adalah Stevanus Setya Nugraha Suharyono (31). Ia ditangkap di salah satu petshop di Jalan Cokroaminoto, Denpasar, Jumat (21/10). Pelaku terbukti membobol safety box milik Jenna Richelle Roza (25), warga Australia, Rabu (19/10) pukul 17.10 wita. Kini, pelaku yang mengaku sebagai pengacara ini tengah menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik Polsek Kuta. “Dalam laporannya, korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 240 juta,” kata salah satu petugas kepolisian kemarin. Kasubnit Reskrim Polsek Kuta Ipda Putu Budi Artama ketika dikonfirmasi Kamis (27/10) kemarin, membenarkan tersangka mengaku sebagai pengacara. “Kami masih dalami soal itu (pengacara). Apakah benar dia pengacara atau ngakungaku saja,” katanya saat mendampingi Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara. Terkait kasus itu, sebelumnya korban menyimpan barang berharganya di safety box. Saat itu, tersangka diduga mengintip saat korban mengetik nomor PIN safety box. Tersangka berpura-pura menaruh barang di sebelah korban. Nah, begitu korban asyik main di lokasi, tersangka langsung beraksi. tersangka pun membobol safety box korban. Mengetahui hal itu, korban melaporkan kasusnya ke
Polsek Kuta. Setelah menerima laporan kasus itu, tambah Kapolsek, tim Opsnal melakukan olah TKP dan mengecek CCTV. Dari rekaman itu terlihat seorang membuka safety box korban dan mengambil barang-barang yang disimpan di sana. “Tapi gambarnya tidak jelas,” ujar Sumara. Petugas terus menyelidiki kasus itu dan hasilnya terungkap tersangka menggunakan debit card korban untuk transaksi di petshop di Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar. “Setelah dicek di sana, terungkap identitas pelaku. Anggota kami mengintai di sana, pada Jumat lalu tersangka ke sana lagi dan langsung ditangkap,” ujar Kapolsek. Selanjutnya, tersangka dibawa ke Mapolsek untuk diproses hukum. Barang bukti yang diamankan di antaranya 5 paspor, 3 Iphone, HP Samsung, 4 debit card, dan 2 driver license. Saat diinterogasi, tersangka mengaku terpaksa mencuri karena dililit utang. Ia berdalih berutang pada temannya hingga Rp 60 juta. “Kami upaya mengungkap jaringan. Tersangka juga mentransfer uang milik korban ke rekening bank miliknya Rp 42 juta. Selanjutnya dipakai bayar utang dan disimpan di tabungannya. Kami mengimbau kepada pemilik tempat usaha supaya pasang CCTV kualitasnya bagus, jangan sekadarnya saja. Selain itu, satpam harus aktif patroli terutama di lokasi dianggap rawan,” tegas mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (kmb36)
Tingkatkan PAD
Sektor Pariwisata dan Pertanian Perlu Diselaraskan Denpasar (Bali Post) -
Sektor pariwisata sangat dominan memengaruhi perekonomian Bali. Berbeda dengan sektor pertanian yang peranannya justru semakin berkurang. Untuk itu, diperlukan kebijakan mengawinkan atau menyelaraskan sektor pariwisata dan pertanian dengan tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Karakteristik perekonomian daerah Bali sangat dominan dipengaruhi oleh sektor pariwisata. Sedangkan, sektor pertanian peranannya semakin berkurang dalam pembentukan PDRB Bali, walaupun sebagian besar penduduk Bali hidup dari pertanian,” kata Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra, saat membacakan pandangan umum fra ksiny a d a la m Sid a ng Paripurna DPRD Bali, Rabu (26/10) lalu. Menurut Nova, diperlukan suatu upaya dan kebijakan yang mampu memberikan stimulus bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kalau hanya men-
gandalkan pariwisata, sektor ini sebetulnya sangat rentan terhadap gangguan keamanan, isu lingkungan, termasuk penyakit menular. Sedikit saja muncul gangguan di sektor pariwisata, otomatis akan berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi daerah. “Upaya dan kebijakan yang dimaksud, dengan menyelaraskan sektor pertanian dan sektor pariwisata sehingga diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelas anggota Komisi I ini. Bendahara Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Mandia,
mengatakan perkembangan sektor ekonomi haruslah signifikan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Saat ini, sebagian besar masyarakat Bali masih menggantungkan hidupnya pada sektor primer dan sekunder. Pemerintah dengan politik anggaran dan kebijakannya sebetulnya dapat memengaruhi pertumbuhan sektor dimaksud. “Kami mengapresiasi eksekutif yang telah mencoba menciptakan program-program untuk membangkitkan sektor primer, terutama dalam bidang pertanian dan UKM. Tapi menurut pandangan kami, perhatian pemerintah dari sisi sektoral belum mampu menyelesai-
kan permasalahan abadi kesenjangan ini,” ujar anggota Komisi IV ini. Salah satu penyebabnya, lanjut Mandia, adalah kegagalan pemerintah mengawinkan sektor primer dengan sektor tersier. Belum ada kebijakan yang tegas bahwa sektor pariwisata di Bali harus mampu menjadi inti dari plasma pertanian dari petani di Bali. Pemerintah dikatakan harus membuat sebuah konsep kerja sama the partnership for Bali sustainable agriculture. Program ini juga harus dilaksanakan secara paralel dengan peningkatan pemerataan pembangunan berdasarkan wilayah. Kita menyadari bukan hal yang mudah untuk mencapai tatanan yang ideal, namun jika kita memiliki willingness to do, semua pasti akan dimudahkan,” tandasnya. (kmb32)
BANGLI
8
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
SOSOK Lestarikan Drama Gong HIBURAN berupa drama gong tak asing dalam kehidupan masyarakat era 19801990-an. Seni akting ini telah menjadi hiburan yang sangat ditunggu-tunggu. Salah satu pemeran tuan putri saat itu ialah Ni Nengah Dwi Madyayani yang kini duduk menjadi anggota DPRD Bangli. Kariernya di dunia drama gong diawali sejak duduk di Bangku kelas 3 SMP. Sebelum di panggung hiburan yang megah, seperti Ardha Candra Denpasar ia sempat melakukan pentas kecil-kecilan di depan toko seputaran kota Bangli. Seiring berjalannya waktu, ia pun dilirik sejumlah sanggar yang cukup terkenal untuk diajak lebih menggeluti dunia akting. Sejak saat itu ia pun sering diminta mengisi pementasan dari banjar ke banjar. ‘’Bermain drama sudah menjadi bakat keturunan dari orang tua. Saya sangat menyukai dunia akting,’’ katanya, belum lama ini. Dia pun mengaku sering pentas satu panggung dengan Petruk-Dolar yang merupakan seniman Bali kenamaan. Pementasan berskala besar diikuti. Bahkan itu tak hanya di Bali, namun sampai menyasar daerah Lombok. Drama gong menurutnya merupakan jalinan sejumlah disiplin ilmu, mulai dari etika, estetika, dan moralitas. ‘’Drama gong sangat manjur untuk menyampaikan pesan ke masyarakat. Pentas sekali kita bisa bertemu banyak orang. Pendidikan Bahasa Bali dan sastra juga kental sekali di drama ini,’’ ujarnya. Di tengah terpuruknya kesenian tradisional itu, politisi PDI-P ini berharap pemerintah bisa melakukan langkah-langkah pelestarian yang menyasar generasi muda. (sos)
Tingkatkan Kualitas Produksi
Petani Diminta Nolkan Penggunaan Pupuk Kimia
Bangli (Bali Post) -
Kerja sama pemasaran produk pertanian dengan kabupaten lain di Bali telah dijalin Pemkab Bangli. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Akan tetapi, dalam menyukseskan program itu tak hanya cukup mengandalkan gebrakan pemerintah saja, melainkan perlu didukung petani. Salah satunya terkait peningkatan kualitas hasil panen. Dukungan dari petani dapat dilakukan dengan menerapkan teknologi bugar gembur tanah. Pemakaian pupuk kimia juga harus dikurangi, bahkan dinolkan. Hal tersebut ditegaskan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik, Kamis (27/10) kemarin.
Bali Post/sos
Dikatakan Manik, hasil panen sejumlah komoditas pertanian belum maksimal. Demikian juga dengan kualitas produksi yang masih diragukan oleh sejumlah investor. Belum maksimalnya hasil panen disebabkan pemeliharaan tanaman yang kurang
Jual Mentah Lebih Menguntungkan
Petani Enggan Olah Labu Siam Bangli (Bali Post) Kendati sempat mendapat pelatihan tentang pengolahan labu siam menjadi aneka jenis makanan dari sebuah universitas di Bali, para petani labu siam di Desa Pinggan, Kintamani ternyata lebih memilih menjual hasil produksinya dalam kondisi yang masih mentah. Hal itu karena lebih praktis dan harga jual labu siam mentah lebih menguntungkan dibandingkan harga jual hasil olahannya. Perbekel Desa Pinggan Ketut Janji saat ditemui, Kamis (27/10) kemarin menjelaskan sebagaimana pelatihan yang diberikan dari sebuah universitas di Bali beberapa bulan lalu, labu siam atau yang banyak disebut masyarakat Bali dengan nama jukut jepang bisa diolah menjadi aneka jenis olahan makanan. Diantaranya seperti dodol, sirup, manisan dan jus. Kendati bisa diolah menjadi makanan, namun sebagian besar petani di desanya diakuinya lebih memilih menjual hasil produksi mereka masing-masing yang masih mentah dibandingkan mengolahnya. Alasannya, dari segi perhitungan keuntungan labu mentah lebih menguntungkan dibanding-
Bali Post/sos
PETANI - Seorang petani saat menyemprotkan air pada tanaman bawang.
kan jika menjual hasil olahannya. ‘’Kalau diolah jadi makanan kan perlu bahan tambahan lainnya seperti tepung, gula dan bahan lainnya. Karena itulah petani lebih memilih menjual mentah karena lebih untung,’’ terangnya. Sementara itu, dipaparkan petani labu siam Made Wasa saat ini harga jual labu siam mencapai Rp 50 ribu per 200 buah. Harga itu jauh lebih tinggi dibandingkan dua bulan sebelumnya yang hanya di kisaran Rp 8 ribu per 200 buah. Menurut Made Wasa, anjloknya harga labu siam dua bulan lalu kemungkinan disebabkan banyaknya petani sayur di daerah lainnya yang melakukan panen di waktu bersamaan. ‘’Kemungkinan anjlok karena petani di Jawa banyak yang panen sayur,’’ ujarnya. Dikatakan Wasa, selain di Bali, labu siam hasil produksi petani di Desa Pinggan banyak dikirim ke luar daerah seperti Malang, Surabaya, Sidoarjo dan beberapa daerah lainnya di Pulau Jawa. Per satu hari total labu siam di Pinggan yang dikirim ke luar daerah bisa mencapai 15 truk atau sebanyak 24 ribu biji. (kmb40)
Bali Post/ina
LABU SIAM - Petani labu siam di Desa Pinggan saat sedang mengumpulkan hasil panennya.
intensif. Penggunaan pupuk kimia yang tak terkendali juga menjadi salah satu pemicu. Jika hal ini terus berlanjut, dikhawatirkan juga akan berimbas pada kerja sama pemasaran dengan kabupaten lain. “Kerja sama itu kan harus
didukung kualitas produk yang baik. Dari sisi kesehatannya juga harus diperhitungkan. Nah, ini harus disikapi juga oleh petani. Salah satunya kurangi penggunaan pupuk kimia. Harus beralih ke organik,’’ tegasnya. Dia mengatakan, dalam me-
Tahun 2017, Program Bedah Rumah Difokuskan di Kintamani
Bangli (Bali Post) Warga Kintamani, khususnya di balik bukit masih banyak menempati rumah tak layak huni. Upaya perbaikan sangat sulit dilakukan lantaran terbentur persoalan dana. Menyikapi hal itu, tahun 2017 Pemkab berencana menggelontorkan program bedah rumah dengan menyasar ratusan rumah tangga miskin (RTM) di kawasan setempat. Hal ini pun direspons positif kalangan legislatif. Namun program ini diharapkan bukan sekadar wacana. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Nengah Sukarta mengungkapkan, kondisi rumah yang memperihatinkan dan tak layak huni masih menjadi persoalan yang belum berhasil dituntaskan. Rumah tersebut sebagian besar ada di kawasan Kintamani, di wilayah balik bukit. Untuk itu tahun depan direncanakan dilaksanakan 414 bedah rumah. Rinciannya, 100 unit menggunakan anggaran daerah dan 314 unit dari pemerintah provinsi. Pembangunan khusus yang dianggarkan provinsi dilaku-
kan mendahului. Jumlahnya 20 unit yang tersebar di Desa Blandingan, Songan dan Siakin. ‘’Bantuan bedah rumah tahun depan didrop ke balik bukit. Ini menjadi atensi Pak Bupati. Untuk provinsi sudah ada dikerjakan mendahului. Tidak menunggu tahun depan. Seluruh penerima sudah diverifikasi,’’ ujarnya, Kamis (27/10) kemarin. Penerima program datanya bersumber dari Basis Data Terpadu (BDT) Badan Pusat Statistik. Sejatinya di luar data itu masih ada ratusan KK yang layak mendapatkan bedah rumah. ‘’Untuk di luar data itu akan dituntaskan oleh daerah. Itu juga perlu diverifikasi,’’ jelas Sukarta. Dia juga menyebutkan, anggaran yang diplot untuk satu unit bedah rumah masih tetap sama seperti sebelumnya, yakni Rp 30 juta per unit. Model rumah yang diberikan, yakni dua kamar tidur dan satu kamar mandi dengan total luas 6x5 meter. ‘’Kalau untuk rehab kami tak menangani lagi. Sudah ke PU. Anggarannya rasanya masih Rp 10 juta
menuhi kebutuhan pupuk organik, program Simantri sudah digelontorkan pemerintah. Berdasarkan data, program ini diakses 75 kelompok yang tersebar di seluruh kecamatan. Selain itu, pihaknya juga menggencarkan pelatihan pengolahan limbah organic, salah satunya bagi petani di pinggiran Danau Batur. ‘’Penggunaan pupuk ini juga bisa dipadukan dengan teknologi bugar gembur tanah. Hasilnya akan lebih maksimal. Intinya kami berupaya penggunan pupuk kimia harus dinolkan. Ini berlaku untuk seluruh komoditi,’’ katanya.
per unit,’’ imbuhnya. Selain bedah rumah, pengentasan kemiskinan telah dilakukan Pemkab dengan pengoptimalan program keluarga harapan (PKH) dan Kube. Ada pula pemberian jaminan sosial melalui KIS, KIP, KKS, dan program lainnya. Sementara itu, anggota DPRD Bangli asal Songan I Nyoman Gelgel Wisnawa mengatakan warga di balik bukit memang banyak yang menyandang status RTM. Kondisi rumah juga banyak yang mengalami kerusakan. Hal ini pun sering disampaikan kepadanya saat melaksanakan reses. Rencana Pemkab untuk memfokuskan bedah rumah di daerah itu pun diresponsnya positif. Namun diharapkan tak hanya sekadar wacana. Selain itu, dalam pengentasan kemiskinan ke depannya perlu ada cara-cara yang lebih manjur, dalam artian di luar yang berbentuk materi, salah satunya pemberdayaan. ‘’Program ini harus serius dijalankan. Jangan setengah-setengah. Warga sudah menunggu dari dulu,’’ pungkasnya. (kmb45)
Penggunaan pupuk kimia oleh petani selama ini dilakukan dengan dalih untuk mempercepat produksi. Namun, mantan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Bangli ini menyatakan pupuk organik juga bisa mempercepat produksi. Oleh karenanya tidak ada alasan bagi petani untuk tidak berubah. ‘’Sekarang kan sudah terlihat bagaimana kondisi tanah terlalu sering memakai pupuk kimia. Kesuburannya semakin berkurang. Harus kembali ke organik. Di samping aman untuk kesehatan, produknya juga sangat diminati,’’ tandasnya. (kmb45)
Harapkan Sidang Interpol Berjalan Lancar
Wakapolda Sembahyang di Pura Ulun Danu Batur Bangli (Bali Post) Jelang berlangsungnya sidang umum Interpol dan Pilkada Buleleng, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryastra bersama rombongan melaksanakan persembahyangan ke Pura Ulun Danu Batur di Desa Pekraman Batur Kintamani, Kamis (27/10) kemarin. Melalui persembahyangan ini diharapkan kedua kegiatan besar yang akan berlangsung dalam waktu dekat nanti dapat berjalan aman dan lancar. Kabag Ops. Polres Bangli Kompol Ngakan Putu Anom Semadi mengatakan, kegiatan persembahyangan kemarin juga diikuti sejumlah perwira Polda Bali, yakni Karo Ops, Dir Intel, Kabidkum, termasuk pejabat Kanyanma (Kepala Pelayanan Markas). Sementara dari Polres Bangli hadir mendampingi yakni Kapolres AKBP Danang Beny Kusprihandono bersama pejabat dan perwira Polres Bangli. Persembahyangan berlangsung sekitar pukul 14.30 wita hingga 16.10 wita. Selain bersembahyang, Wakapolda juga menyempatkan untuk bertatap muka dengan para tokoh masyarakat dan menghaturkan dana punia. ‘’Intinya, dalam persembahyangan bersama mendoakan agar sidang umum Interpol yang akan berlangsung 4 hingga 11 November, serta Pilkada Buleleng mendatang bisa berjalan aman dan lancar,’’ kata Kompol Anom Semadi. Usai bersembahyang di Pura Ulun Danu Batur, rombongan Wakapolda melanjutkan persembahyangan ke Pura Besakih, Karangasem. (kmb40)
GIANYAR
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
9
Pohon Tumbang, Lalin di Samplangan Terganggu
PEMBERSIHAN - Petugas BPBD Gianyar saat melakukan pembersihan pohon
Gianyar (Bali Post) Bencana pohon tumbang kembali terjadi Kamis (27/10) kemarin. Meski cuaca cerah, pohon perindang di Jalan Raya Samplangan tumbang sekitar pukul 15.30 wita. Tak ada korban dalam kejadian ini namun lalu lintas (lalin) jalur setempat sempat mengalami kemacetan lantaran batang pohon menutupi badan jalan. Untuk melakukan pembersihan, tim BPBD Gianyar dibantu pihak Polres Gianyar dikerahkan ke lokasi kejadian. Batang pohon yang menutupi jalan dibersihkan petugas BPBD. Sementara petugas kepolisian mengatur lalin. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya mengatakan, pohon suar berukuran besar tersebut tumbang dari bagian tengah karena sudah lapuk. Begitu menerima laporan ada pohon tumbang, pihaknya langsung menerjukan petugas untuk melakukan evakuasi. ‘‘Kami langsung bergerak melakukan evakuasi bersama pihak kepolisian. Dengan begitu, kejadian ini bisa cepat ditanggulangi,’’ katanya. (kmb25)
Dana Pemerintah Belum Cukup
Sekolah Pungut SPP Sesuai Kemampuan Siswa Gianyar (Bali Post) Tingginya biaya SPP di sejumlah sekolah selama ini telah banyak dikeluhkan orang tua siswa. Meski demikian, pihak sekolah atau pun komite banyak yang enggan menurunkan biaya SPP. Alasannya, anggaran yang digelontorkan pemerintah belum cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Kepala SMAN 1 Ubud Wayan Gabra, S.Pd., M.Pd., Kamis (27/10) kemarin, menjelaskan selama ini biaya operasional pendidikan dominan ditalangkan dari dana BOS dan APBD. Namun tanggung jawab pendidikan yang tercantum dalam undang undang bukan hanya dibebankan pada pemerintah, melainkan juga masyarakat dan orang tua. ‘’Jika sekarang sekolah memandang yang diberikan pemerintah belum cukup untuk pengembangan standar pendidikan maka sekolahlah yang diwajibkan berupaya. Salah satunya dengan mengajukan program tersebut kepada komite sekolah. Kemudian komitelah yang mengajukan sumbangan kepada orang tua,’’ katanya. Dikatakan, yang dilakukan sekolah saat ini adalah meminta sumbangan secara sukarela kepada orang tua. Sementara orang tua yang tidak mampu dipastikan tidak perlu membayar SPP karena ini sifatnya sukarela namun tetap dengan dasar kesepakatan. Selanjutnya, penggunaan anggaran tersebut sudah tercantum dalam RKAS (Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah) dan sudah ditandatangani kepala sekolah, ketua komite hingga kepala dinas. ‘’Jadi, ini sifatnya resmi bukan pungutan karena semua bukti kegiatan sudah dicantumkan,’’ katanya. Terkait jumlah SPP yang bervariasi di setiap sekolah, kembali dijelaskannya, keputusan tersebut sudah didasarkan pada kesepakatan orang tua siswa dengan komite di masing-masing sekolah. Ini tentunya disesuaikan juga dengan jumlah siswa dan kondisi sekolah. Hal senada disampaikan Kepala SMAN 1 Blahabtuh Ketut Sulatra, S.Pd., M.Pd. Dikatakannya, jumlah SPP disesuaikan dengan kemampuan orang tua siswa. Bahkan seratus lebih siswa yang kurang mampu di sekolahnya di berikan bebas SPP. ‘’Itu bervariasi. Paling tinggi SPP di sekolah itu Rp 200-an ribu, tapi ada juga yang lebih rendah karena sekolah dan komite mempertimbangkan kemampuan orang tua siswa,’’ tandasnya. (kmb35)
Pura-pura Belanja
Maling Gasak Uang Pedagang di Sidan Gianyar (Bali Post) Pelaku pencurian dengan modus berpura-pura belanja kembali terjadi di wilayah Gianyar. Kali ini, aksi tersebut terjadi di warung milik I Kadek Adi Parnati, Desa Sidan. Dari kejadian ini, korban kehilangan barang berharga senilai jutaan rupiah. Kasus ini kini masih diselidiki jajaran Polsek Gianyar. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini berawal saat korban membuka warung sembako miliknya yang berada di Jalan Legong Keraton, Desa Sidan pada Kamis (27/10) pagi sekitar pukul 07.00 wita. Ketika itu datang dua orang pembeli dengan mengendarai sepeda motor. Seorang pembeli kemudian mengajak korban mengobrol menanyakan sejumlah harga sembako. Pembeli yang belum diketahui identitasnya ini juga sempat menukarkan uang kepada korban diduga dengan tujuan mengecek keberadaan uang korban. Sementara pemuda lain yang datang bersama pembeli tersebut juga masuk ke dalam warung. Setelah kedua pelaku ini pergi, korban baru sadar bila sejumlah barang berharga miliknya hilang. Salah satunya yakni tas berisi uang Rp 2 juta dan tablet merek Samsung. Terkejut dengan kejadian ini, korban bergegas berlari ke luar, namun dua orang pembeli tersebut sudah hilang. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gianyar. Kapolsek Kota Gianyar AKP Adnan Pandibu yang dikonfirmasi membenarkan laporan korban tersebut. Polisi pun sudah ke TKP dengan minta keterangan sejumlah saksi dan membuat sket TKP serta pemotretan. ‘’Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,’’ jelasnya. (kmb35)
tumbang di Jalan Raya Samplangan. Pohon yang tumbang ke badan jalan menyebabkan arus lalin setempat mengalami gangguan selama beberapa saat. Bali Post/kmb35
Dampingi Korban KDRT, Paralegal Harus Profesional Gianyar (Bali Post) -
Keberadaan tenaga paralegal di Kabupaten Gianyar diharapkan dapat menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk itu, paralegal harus mampu bekerja secara profesional dan memahami hukum nasional maupun hukum adat. Hal tersebut diungkapkan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Gianyar Cokorda Gede Agusnawa, Kamis (27/10) kemarin. Menurut Cokorda Agusnawa, paralegal adalah seseorang yang bukan advokat namun memiliki keterampilan dan pengetahuan di bidang hukum. Mereka berperan membantu masyarakat marginal untuk mencari keadilan terhadap perkara nonlegitasi di bawah pegawai LBH APIK dan bersinergi
dengan P2TP2A. Paralegal di Gianyar diharapkan mampu menjadi pusat informasi sekaligus mendampingi dan memberdayakan korban kekerasan rumah tangga. ‘’Kehadiran paralegal di tengah masyarakat, kita harapkan dapat mengurangi kasus KDRT. Apalagi saat ini, Kabupaten Gianyar telah
menyandang predikat Madya sebagai Kabupaten Layak Anak,’’ tegas Cok Agusnawa di hadapan 80 paralegal yang baru dilantik. Hal senada juga diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar I.A. Putu Sri Ambari. Dikatakannya, saat
- 943056
Koramil Blahbatuh
- 941167
DPRD
- 943144
Koramil Tegallalang
- 974792
BPBD
- 7844717/7844718
Koramil Tampaksiring
- 901601
PMK
- 943113
Koramil Sukawati
- 297564
Kantor Satpol PP
- 944436
Koramil Ubud
- 975314
RSUD Sanjiwani
- 943020
Koramil Payangan
- 974793
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
Masuk Tahap Penilaian 25 Besar TEY Ke-10 SEGUDANG prestasi nasional dan internasional terus disabet SMAN 1 Gianyar. Yang teranyar, tim dari sekolah yang populer dengan sebutan Dosman ini berhasil masuk 25 besar setelah bersaing dengan 2.543 sekolah se-Indonesia dalam kompetisi Toyota Eco Youth (TEY) ke-10. Tahap penilaian yang berlangsung hingga Desember 2016. Sekolah ini pun optimis bisa menyabet juara 1. Kepala SMAN 1 Gianyar Wayan Sudra Astra, S.Pd., M.Pd. yang ditemui Kamis (27/10) kemarin, menjelaskan dalam kompetisi ini tim dari Dosman yang diwakili dua siswa dari kelas XII Mipa 4 yakni Wayan Putri Wahyuni dan Sang Ayu Made Sri Tandewi dengan guru pembimbing, Nyoman Ari Cahyani D., S.Pd., M.Pd. telah berhasil meraih 25 besar. Selanjutnya tahap awal proses penjurian 25 besar sudah dilakukan oleh juri dari TEY, Rabu (26/10) lalu. Dalam kesempatan yang dihadiri langsung Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN I Made Dana tersebut, tim Dosman mempresentasikan proposal karya tulis ilmiah berjudul ‘’Eksplorasi Indikator Nabati untuk Mendeteksi Formalin’’. Sudra Astra menyatakan, saat menyaksikan presentasi tersebut, para juri mengaku sangat kagum dan puas
dengan simulasi yang dipaparkan tim Dosman. Dikatakannya lebih lanjut, proses penjurian 25 besar ini akan berlanjut hinga Desember mendatang di Jakarta, berupa presentasi dan pameran penelitian. Pihaknya pun optimis bisa meraih juara I. ‘’Tentu saja kita optimis. Tim Dosman juga sangat bersemangat mengikuti kompetisi ini,’’ terangnya. Selain prestasi tersebut, beberapa pekan terkahir anak didik Dosman juga berhasil melaju ke tingkat internasional yakni atlet basket, Kadek Sanis Jisanceghi yang dikirim ke Amerika untuk mengikuti Training camp bersama tim basket dunia MBI. Dibeberkannya, siswa kelas XII Mipa 7 ini menjadi satu-satunya siswa di Bali yang dikirim ke Amerika. Selain itu ada, Danan Kumara Dewi lolos menjadi tiga besar dalam ajang sehari menjadi Menteri. Kini siswa kelas XI IPS 1 diberangkatkan ke Kamboja mendampingi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. ‘’Anak ini dipilih sebagai perwakilan Forum Anak Daerah dan sudah berangkat ke Kamboja. Ia bisa masuk tiga besar karena kemampuannya berkecimpung dalam pemerhati kegiatan sosial anak kurang mampu,’’ jelasnya.
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kabupaten
- 945820
Polsek Gianyar
- 944510
Polsek Blahbatuh
- 941165
Polsek Tampsiring
- 901110
Gianyar
- 946122
Polsek Tegallalang
- 901575
PLN
- 947166
Polsek Sukawati
- 298723
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Polsek Ubud
- 975316
Koramil Gianyar
- 942289
Polsek Payangan
-974794
FOTO BERSAMA - Kepala SMAN 1 Gianyar Wayan Sudra Astra, S.Pd., M.Pd. beserta Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN I Made Dana saat berfoto bersama di SMAN 1 Gianyar. Sementara di tingkat kabupaten, tim basket putra dan putri Dosman sudah berhasil masing-masing menyabet juara 1 dalam perlombaan yang diselenggarakan KNPI serangkaian Hari Sumpah Pemuda beberapa hari lalu. ‘’Tim putra dan putri kami meraih juara 1 mengalahkan tim tangguh lainnya se-Kabupaten Gianyar,’’ katanya. Beberapa siswa Dosman juga sedang mengikuti olimpiade yang
diselenggarakan sejumlah perguruan tinggi. Seperti tiga siswa yang mengikuti olimpiade Biologi diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dua orang siswa mengikuti olimpiade biologi di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Jember. ‘’Tim Dosman yang disertakan tiga siswa juga lolos dalam lomba esai yang dilaksanakan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia,’’ tandasnya. (ad1861)
Studi Banding Penerapan PPK-BLUD
Pemkab Blitar dan Aceh Barat Kunjungi Gianyar SEJAK diluncurkannya Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) tahun 2011 lalu oleh pemerintah pusat, Kabupaten Gianyar seakan rutin mendapat kunjungan pemerintah kabupaten/kota dari seluruh Indonesia. Seperti pada Kamis (27/10) kemarin, Gianyar mendapat kunjungan
dari Pemkab Blitar dan Pemkab Aceh Barat. Rombongan dari Kabupaten Blitar dipimpin langsung Bupati Drs. Rijanto, M.M. Kedua rombongan tersebut diterima Kepala Rumah Sakit Umum Sanjiwani Kabupaten Gianyar dr. Ida Komang Upeksa di Ruang Sidang 1 Kantor Bupati Gianyar.
Siaga Lantas/TMC Gianyar
perdagangan manusia serta anak yang berhadapan dengan hukum. Ditambahkan, paralegal juga harus memahami hukum adat tentang perempuan dan anak selain hukum nasional. Mereka dituntut bisa bertindak sebagai mediator atau perantara jika terjadi perselisihan atau sengketa yang berkaitan dengan perempuan dan anak dalam lingkungan komunitasnya sendiri. Untuk itu, mereka diharapkan menjalin sinergi dengan prajuru adat untuk menyelesaikan suatu masalah. (kmb25)
Dosman Borong Prestasi Nasional dan Internasional
Gianyar Kantor Bupati
ini Gianyar sudah resmi memiliki 80 orang paralegal yang tersebar di semua kecamatan. Rinciannya, dari Kecamatan Gianyar sebanyak 13 orang, Blahbatuh 23 orang, Sukawati 9 orang, Ubud 7 orang, Tegallalang 8 orang, Payangan 10 orang, dan Tampaksiring 7 orang. Paralegal ini sebelumnya telah beberapa kali mendapat pelatihan dan bimbingan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK. Setelah dilantik, paralegal ini nantinya diharapkan dapat melakukan pendampingan hukum dalam kasus KDRT,
KUNJUNGAN – Tukar-menukar cenderamata sebagai rangkaian kunjungan kerja Bupati Blitar ke Gianyar terkait penerapan PPK-BLUD.
Dalam pertemuan yang digelar, dr. Ida Komang Upeksa mengatakan, di Kabupaten Gianyar terdapat 13 puskesmas, empat di antaranya merupakan rawat inap dan sisanya rawat jalan. Gianyar juga memiliki satu RSUD. ‘’Baik puskesmas maupun RSUD, semuanya sudah menerapkan BLUD sejak tahun 2011 dan diberikan keleluasaan mengelola sistem keuangan sendiri,” ungkapnya. Dijelaskan, PPK-BLUD merupakan pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. BLUD bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan masyarakat dan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan. Smentara itu, Bupati Rijanto yang secara khusus langsung hadir sebagai pemimpin rombongan dari Kabupaten Blitar mengatakan, pihaknya ingin mendapatkan masukan dari Gianyar tentang PPK-BLUD. Dalam hal ini pihaknya mengajak para pihak terkait mulai dari Sekda, jajaran Komisi IV DPRD hingga seluruh kepala puskes-
mas di Kabupaten Blitar. ‘’Nantinya hal itu akan menjadi acuan kami untuk penerapannya pada Pemerintah Kabupaten Blitar. Di mana ini merupakan upaya untuk memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan produktivitas sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,’’ kata Rijanto. Sementara itu, pimpinan rombongan dari Dinas Kesehatan Aceh Barat, dr. Cut Briz Santi mengatakan, kunjungan pihaknya ke Kabupaten Gianyar adalah untuk belajar bagaimana pelaksanaan, cara menilai maupun pengelolaan keuangan di masing-masing UPT Kesmas yang menerapkan BLUD. ‘’Kami memilih Kabupaten Gianyar karena kabupaten ini merupakan salah satu dari kabupaten di Indonesia yang menjadi rujukan BLUD,’’ kata Cut Briz Santi. Setelah acara penerimaan dan penjelasan materi tentang PPK-BLUD, rombongan dari Kabupaten Blitar dan Kabupaten Aceh Barat tersebut akan diajak melihat langsung sistem pelaksanaan BLUD di Puskesmas I Sukawati di Jl. Lettu Nengah Duaji, Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. (ad997)
KLUNGKUNG
10
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Sosok
Gaya Hidup Picu Pungli PUNGUTAN liar (pungli) masih menjadi momok bagi masyarakat. Maraknya pungli jelas merugikan masyarakat. Akan tetapi akar persoalan bukan mutlak pada instansi pelayanan, tetapi juga gaya hidup orang di dalamnya dan masyarakat. Bagi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, gerakan nasional pemberantasan pungli bukan hal baru. Ia mengklaim sejak awal menjabat sudah menggagas transparansi pelayanan dan penerapan sistem berbasis IT untuk mempermudah akses pelayanan kepada masyarakat dan menciptakan pemeritahan yang bersih. Yang masih menjadi masalah adalah gaya hidup pejabat dan masyarakat. “Gaya hidup sering memicu terjadinya pungli. Harus bisa mengendalikan tiga hal, yakni harta, tahta dan wanita. Apalagi yang terakhir itu,” katanya, Kamis (27/10) kemarin. Menurutnya, masalah pungli bukan sekadar memungut biaya di luar ketentuan. Ini juga masalah moral sebagai pelayanan publik. Oleh karena itu, bila sistem sudah dibangun dengan baik untuk transparansi pelayanan di segala bidang, perlu dilakukan penguatan mental pejabatnya. Seorang pimpinan harus menjadi contoh bagi setiap rekan kerjanya. “Tunjangan beban kerja sudah saya naikkan 100 persen. Kalau masih pungli, itu artinya apa?” tegasnya. Untuk menggugah kesadaran pejabat, khususnya pada bidang pelayanan, Suwirta mengaku kerap mengajak bicara empat mata dan berbagi pengalaman bahwa menjadi pejabat harus bisa mengendalikan gaya hidup. Membangun kesadaran ini diakuinya membutuhkan waktu lebih panjang dari pada membuat sistem pelayanan publik yang transparan. (gik)
Pelaku Penggelapan Mobil Diringkus di Kudus Semarapura (Bali Post) -
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Klungkung mengamankan tersangka penggelapan, Zanuar Aditya (25), Kamis (27/10) kemarin. Pria yang tinggal di Jalan Mahodara, Nomor 1, Banjar Sangging, Desa Kamasan ini menggelapkan kendaraan bermotor roda empat dan barang dagangan berupa pakaian milik bosnya, Khoiril Yasa (21). Pengungkapan kasus disampaikan Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno saat ditemui di ruang kerjanya. Kasus ini bermula dari adanya laporan penggelapan oleh Khoiril Yasa, Jumat (7/10) lalu. Korban mengalami kerugian Rp 180 juta. Berdasarkan laporan tersebut, anggota unit Reskrim yang dipimpin Kanit I Ipda Budi Santoso menyelidiki keberadaan tersangka. Aditya merupakan pegawai korban yang dipercaya menawarkan barang berupa pakaian, seperti baju dan kain ke pasar-pasar seluruh Bali. Tersangka menawarkan barang dagangan membawa mobil milik korban dengan nomor polisi K 9123 BK. Aditya berangkat 30 Agustus 2016 dan seharusnya kembali 7 Oktober, namun tidak bisa dihubungi. Dari hasil penyelidikan dan informasi yang didapat di lapangan, ternyata yang bersangkutan sudah berada di Kudus, Jawa tengah. Anggota Unit I Sat Reskrim Polres Klungkung langsung mengejarnya ke Kudus. Tersangka dapat diamankan bersama teman wanitanya, Morinda Marzuki saat berbelanja di Indomaret, jalan raya Ngetuk, Dusun Ngembal Rejo. Tersangka dan teman wanitanya serta satu unit mobil dibawa ke Polres Klungkung. “Dari hasil pengembangan, tersangka mengaku sudah menjual semua barang dagangan ke Pasar Tampaksiring, Batubulan (Gianyar), Petang, Sangeh, Kerobokan (Badung), Kayu Ambe, Kintamani, Bangle (Bangli), Bajera, Pupuan (Tabanan) dan Singaraja,” kata Wiastu Andri. Hasil penjualan barang milik korban dihabiskan tersangka untuk menyewa apartemen dan pergi ke tempat hiburan malam di Denpasar, serta berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari. Tersangka dan barang buktinya diamankan di Mapolres Klungkung. Tersangka dijerat dengan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (kmb31)
DITUTUPI - Kendaraan truk melintasi jalan yang sebagian sudah ditutupi limban pabrik beton, Kamis (27/10) kemarin.
Limbah Pabrik Beton
Meluber ke Jalan, Dikeluhkan Warga Semarapura (Bali Post) – Pabrik beton di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Desa Gunaksa, Dawan, Klungkung dikeluhkan pengguna jalan. Masalahnya, limbah pabrik yang berlokasi di pinggir jalan ini meluber hingga ke jalan raya. Limbah Pabrik Beton PT Bale Dana ini mengalir dari pintu masuk hingga menutupi sebagian akses jalan sepanjang sekitar 500 meter dari arah timur hingga barat. Seorang pengguna jalan, Ketut Indra, Kamis (27/10) kemarin mengatakan limbah pabrik beton hingga ke tengah jalan raya, seperti itu sangat membahayakan. Apalagi mayoritas pengguna jalan Ida
Bagus Mantra melaju dengan kecepatan tinggi. Dia mengaku hampir mengalami kecelakaan dan terpaksa berhenti sejenak di pinggir jalan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Denpasar. “Hampir setiap minggu saya bo-
lak balik Karangasem-Denpasar lewat jalur ini. Awalnya saya lihat melubernya hanya di pinggir jalan, tetapi sekarang sudah menutup hampir sebagian akses jalan,” katanya. Dari nomor telepon yang
Pembersih Rumput di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra
Peralatan Seadanya dan Berisiko JALAN By-pass Ida Bagus Mantra membentang dari Klungkung, Gianyar hingga Denpasar. Akses jalan panjang ini dilengkapi dengan median sebagai pemisah jalur dari dua arah. Pada median jalan ditanami pohon perindang yang sering ditumbuhi rumput liar yang membuat kesan kumuh. Guna membersihkannya, ada pihak ketiga yang merekrut tenaga kerja dari Jawa. Sepuluh orang dipekerjakan membersihkan rumput liar pada median jalan mulai dari arah Denpasar sampai Klungkung. Mereka membersihkan rumput dengan peralatan seadanya. Dengan luasan medan kerja seperti itu, petugas hanya bekerja memanfaatkan sabit. “Ada sih alat pemotong mesin, cuma lagi rusak,” kata Udi, salah satu petugas saat ditemui di median jalan di Desa Gunaksa, Rabu (26/10). Dia mengaku terpaksa menekuni pekerjaan ini karena tidak ada pilihan lain. Warga asal Jember, Jawa Timur ini sudah melakoninya cukup lama. Ia bersama sembilan rekannya dari daerah yang sama direkrut
PT Tunas Jaya. Tugasnya cukup berat, namun Udi hanya dibayar murah, yaitu Rp 70 ribu per hari. “Ya, diambil saja daripada tidak ada kerjaan,” ujarnya. Hal serupa juga disampaikan petugas lainnya, Nurhayati. Meski seorang perempuan dia tampak tidak canggung mengambil pekerjaan ini. Berbekal sabit dan topi, Nurhayati bersama teman-temannya menyusuri median jalan sejak pagi. Pekerjaannya cukup berat dan berisiko, sebab diapit laju kendaraan bermotor dengan kecepatan tinggi, sehingga waran terjadi kecelakaan. Ia beberapa kali menghadapi situasi tersebut, namun bersyukur selamat dari musibah. Akses jalan di Kota Denpasar dan Badung juga menjadi tempat kerjanya. Dia bersama petugas lainnya berharap ada penambahan upah, mengingat bekerja di lokasi berbahaya dan medan yang cukup luas. (gik) BERSIHKAN - Petugas membersihkan rumput liar di median jalan By-pass Ida Bagus Mantra.
Atasi Sampah, Seluruh Desa Harus Punya TPST
Semarapura (Bali Post) –
Sampah masih menjadi ancaman serius bagi warga, khususnya di pedesaan. Untuk mengatasinya diperlukan tempat pengolahan sampah agar desa bisa mengolah mandiri sampahnya. Seluruh desa di Kabupaten Klungkung harus mempunyai TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Hal itu disampaikan Bupati I Nyoman Suwirta saat melakukan sosialisasi TPST di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Rabu (26/10) lalu. Ia ingin seluruh desa di Klungkung mempunyai TPST karena masalah sampah tidak bisa diselesaikan oleh petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) saja, melainkan perlu peran serta masyarakat. TPST merupakan jalan keluar dari masalah sampah. Sampah yang diolah di TPST bisa bernilai ekonomis. Desa menjadi bersih dan terbukanya lapangan pekerjaan bagi pengangguran yang ada di sekitar TPST. “Program pemerintah kalau tidak mendapat dukungan serta peran serta masyarakat, tidak akan berjalan lancar. Mari bersama-sama membangun desa agar bebas dan bersih dari sampah,” tambah Suwirta.
Bali Post/kmb31
Bali Post/kmb31
SOSIALISASI - Warga Gunaksa mengikuti sosialisasi TPST di Balai Desa setempat. Kadis DKP A.A. Kirana dalam laporannya menyatakan, kegiatan sosialisasi tentang TPST akan terus dilakukan di setiap desa. Sebab TPST merupakan alternatif agar sampah tidak kembali menumpuk di TPA Sente, Dawan. Desa yang sudah mempunyai TPST bisa menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, serta lingkungan akan kelihatan lebih bersih dan nyaman. Menurut Konsultan TPST dan Bank Sampah Ketut Suarnaya, Pulau Bali sudah dikepung sampah. Pemerhati sampah yang telah berkecimpung dalam
pengolahan sampah selama 11 tahun ini mengamati hampir setiap lahan kosong digunakan sebagai tempat pembuangan sampah liar. Pria asal Denpasar ini telah berhasil membantu pengelolaan TPST di sejumlah daerah di Bali. Di Kabupaten Klungkung baru tiga desa memiliki TPST, yakni Takmung, Tangkas dan Nyanglan. Desa yang masih dalam proses adalah Paksebali, Banjarangkan, dan Jumpai. TPST tidak menghasilkan bau, karena sampah yang masuk langsung dipilah antara yang organik dan nonorganik. “TPST tidak
menghasilkan pencemaran udara seperti TPA pada umumnya, malahan sampah yang sudah dipilah sangat bernilai ekonomis. Di wilayah yang dihuni maksimal 1.000 KK, hanya diperlukan lahan dua are untuk membangun TPST,” ujar Suarnaya. Sosialisasi yang digelar di Balai Desa Gunaksa dihadiri Camat Dawan A.A. Putra Wedana, Kadis DKP A.A. Kirana, Perbekel Desa Gunaksa I Ketut Budiarta, Bendesa Adat Gunaksa I Wayan Mardana, tokoh masyarakat setempat serta sekaa teruna di lingkungan Desa Gunaksa. (kmb31)
tertera di papan nama pabrik, warga itu sempat menghubungi langsung dan menyampaikan agar limbah pabrik beton yang menutupi akses jalan dibersihkan. Salah satu pengelola pabrik, Gusti Artha berjanji berkoordinasi dengan pengelola yang lain untuk menyikapi keluhan warga sekitar dan pengguna jalan. “Biar sama-sama jalan. Usahanya jalan, yang melintas setiap hari di depannya aman,” ujar Indra.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika dimintai tanggapannya soal tersebut, mengaku belum tahu. Dia menegaskan akan meminta instansi terkait mengeceknya langsung ke lapangan. Kalau memang membahayakan pengguna jalan, sebaiknya segera dibersihkan. Pabrik Beton PT Bale Dana sudah beroperasi di sana cukup lama. Pabrik ini memproduksi berbagai jenis beton, seperti bentuk U, persegi dan lainnya. (kmb31)
BULELENG
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
11
Ratusan Sapi Diasuransikan
Uang Pertanggungan Rp 10 Juta KEBIJAKAN Pemkab Buleleng yang fokus menggarap sektor pertanian dalam arti luas mulai 2017 mendatang sepertinya mulai digenjot. Hal ini dibuktikan dengan perhatian bagi kalangan perternak di daerah ini mulai dilakukan dengan mengasuransikan ternak sapi milik warga. Upaya ini tentu saja sangat membantu peternak untuk menghindari kerugian akibat kematian ternak sapi akibat penyakit, kematian karena melahirkan, dan kehilangan sapi karena aksi pencurian. Sebelumnya, pertengahan 2016 Distanak juga telah mengasuransikan padi gagal panen akibat bencana alam maupun kekeringan.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Buleleng Ir. Nyoman Swatantra, M.M.A. Kamis (27/10) kemarin, mengatakan, asuransi usaha ternak sapi (AUTS) 2016 ini merupakan program pemerintah pusat. Tahap awal, Distanak mengarahkan program AUTS ini ke Kecamatan Gerokgak. Alasan memilih Kecamatan Gerokgak karena di wilayah ini memiliki potensi pembibitan sapi. Dari hasil pendataan dan sosialisasi 18 kelompok ternak memutuskan untuk mengikuti program AUTS 2016. Dari jumlah itu, populasi ternak sapi yang dipelihara hingga sekarang tercatat 500 ekor. Peternak ini berasal dari Desa Pejarakan,
Musi, Tukad Sumaga, Tinga Tinga, Gerokgak, dan Desa Sumberkelampok. “Dari sosialisasi yang kita lakukan, peternak di Gerokgak telah mendaftar untuk mengikuti program AUTS 2016 ini. Mereka tertarik ikut karena program ini sangat membantu dan menghindari kerugian jika usaha ternak mereka mengalami kegagalan akibat bencana atau serangan penyakit,” katanya. Sesuai dengan ketentuan, program AUTS ini bisa diikuti oleh peternak yang memelihara pembibitan atau pembiakan sapi dengan umur bibit minimal satu tahun dan usahanya tergolong produktif. Peternak wajib membayar premi dengan tarif yang terjangkau. Rata-rata
satu orang peternak membayar premi 20 persen atau Rp 40.000 per ekor per tahun. Sisa preminya merupakan subsidi pemerintah sebesar 80 persen atau Rp 160.000 per ekor per tahun. Dengan membayar premi sebesar itu, jika ternak sapi mengalami kematian dalam rentang waktu setahun, peternak akan mendapat klaim asuransi sebesar Rp 10 juta per ekor. Selain itu, pertanggungan juga dibayar apabila ternak mati karena kecelakaan, sapi mati karena beranak, dan sapi hilang karena dicuri. “Asuransi ini murah namun nilai pertanggungannya tergolong tinggi, sehingga akan sangat menguntungkan peternak itu sendiri,” jelasnya. (mud)
Bali Post/mud
TERNAK SAPI - Peternak yang merintis usaha pembibitan sapi mengikuti program AUTS 2016. Program ini sangat menguntungkan karena premi yang murah dan nilai pertanggungan cukup tinggi.
Pergantian Wakil Ketua Dewan
Sumerdhana ”Melawan”
Bali Post/dgk
MEKOROT - Wabup Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dengan lincah memainkan layang-layang dalam momen pembukaan Buleleng Mekorot Festival (BMF), Jumat (27/10) kemarin.
Wabup Sutjidra Ikut ’’Makorot’’
Singaraja (Bali Post) Lomba makorot di Buleleng sangat diminati. Buktinya dalam lomba makorot yang dibuka Kamis kemarin, sedikitnya 500 peserta unjuk kebolehan untuk memutuskan tali layangan lawan. Dalam lomba itu, dua layang-layang saling beradu di udara memutuskan tali lawan. Kecekatan dan kelihaian dilestarikan dalam ruang Buleleng Mekorot Festival (BMF). Sedikitnya 1.000 layangan melibatkan 500 lebih peserta meramaikan penyelenggaraan BMF, 27-28 Oktober 2016. Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menyambut gembira kembali digelarnya lomba makorot layangan di tengah gempuran permainan modern di Tanah Air. Baginya, tradisi makorot adalah permainan tradisional anak-anak yang patut dilestarikan bersama untuk memperoleh kesenangan jasmani dan rohani. Makorot mampu mempererat hubungan antarpemuda meski harus berjuang di bawah terik matahari. “Makorot adalah kegiatan positif dan mampu melestarikan budaya malayangan. Istilah makorot sudah lama ada di Buleleng. Hampir 1.000 lebih layangan kini menghiasi
langit siang hari di Singaraja. Kami harap makorot dapat berlanjut di tahun mendatang,” ujar Sutjidra di Stadion Mayor Metra. Project Director Gede Subianta Eka Kresnawan mengatakan, BMF mengambil momen Sumpah Pemuda untuk menggelorakan semangat makorot. Tahun ketiga penyelenggaraan BMF diharapkan lebih semarak dan mengasah sportivitas anak muda. “Kami bersyukur BMF kembali digelar, tahun depan BMF mudahmudahan mendapat prioritas anggaran penyelanggaraan dari pemerintah,” kata Eka dalam sambutannya. Sementara itu, Local President JCI Singaraja Anak Agung Gede Agung Wedhatama P. menambahkan, setiap peserta maksimal diperbolehkan makorot tiga kali menggunakan layangan berukuran 54 cm x 30 cm. Pertandingan silih berganti dan dinyatakan gugur apabila layangan peserta putus. Satu pemenang akan melawan raja makorot tahun 2015, selanjutnya juara utama akan mendapat uang pembinaan, sertifikat dan cincin makorot berbahan dasar platinum dan emas. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) Nengah Juliawan (30) tewas di perairan Kubujati, Rabu malam. Korban ketika itu bersama dua teman mencari ikan dengan cara memanah. Namun nahas, korban yang tidak memakai oksigen tersebut tewas di dasar laut. Informasi dari kerabat korban menyebutkan, Rabu (26/10) pukul 18.00 wita, Juliawan di tengah perairan mencari ikan dengan cara memanah bersama dua temannya Komang Suardana (28) dan Ketut Widi Swastika (19). Mereka mencari ikan untuk dipanggang bersama di rumah Juliawan. Setelah satu jam menyelam di perairan Kubutjati Tukad Asam yang berjarak 1 Km dari kediaman, korban Juliawan tidak kunjung menampakkan diri. Penyelaman tanpa dibekali oksigen tersebut membuat panik dua teman lainnya dan bergegas mencari bantuan di tengah situasi yang semakin gelap. “Dua teman korban menuju ke pinggir perairan dan meminta bantuan untuk dilakukan pencarian. Polisi Sat. Pol. Air Polres Buleleng dan masyarakat mencari dan menemukan korban pukul 20.00 wita dalam posisi tertelungkup dekat terumbu karang. Panah ikan dibawa korban dalam keadaan tertembak dan ‘kepes’ masih menempel di kaki. Korban bergegas dibawa ke permukaan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Kasat Pol. Air Polres Buleleng AKP Putu Ariyana seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, Kamis (27/10) kemarin. Sebelum meninggal, korban Juliawan sempat memberi sinyal kepergian meninggalkan keluarga. Dia terkena paku berkarat di telapak kaki sebelah kanan. Luka di kakinya sempat diobati memakai batu panas. Sore hari sebelum berangkat,
dia menunggu kedatangan dua temannya. Juliawan yang juga mantan security di sebuah swalayan itu juga memperlihatkan wajah lesu, tetapi dia tetap berusaha menunjukkan semangat untuk turun ke perairan. “Wih enggal be ake mati dul kena paku,” kata Wayan Suryawan (39) menirukan omongan almarhum Juliawan kepada dia. Juliawan memiliki dua anak bernama Ni Luh Putu Widi Sari Astuti (8) yang masih duduk di kelas II SD 5 Kampung Baru dan anak kedua Kadek Dharma Yasa (3). Istrinya, Luh Putu Meliani (30), masih belum bisa diajak bicara karena masih shock sepeninggal suaminya. ‘’Keluarga masih berduka dan kini menunggu hari baik untuk melakukan upacara,’’ ujar kerabat korban. (kmb34)
Menembak Ikan, Juliawan Tewas di Dasar Laut
Singaraja (Bali Post) – Kepastian pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng tampaknya tidak membuat Ketut Sumerdhana putus asa. Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan ini ngotot untuk “melawan” usulan pergantian jabatan yang kini disandangnya itu. Alasan perlawanan ini karena tidak ada regulasi yang mendasari pergantian unsur pimpinan. Sebaliknya, sebagai kader partai, pihaknya tidak pernah melakukan pelanggaran. Situasi ini dianggap tidak tepat dilakukan pergantian jabatan wakil ketua dewan. Demikian diungkapkan Ketut Sumerdhana saat menanggapi kepastian dewan memproses usulan pergantian wakil ketua dewan dari Fraksi Hanura Kamis (27/10) kemarin. Sumerdhana mengatakan, saat mengikuti pimpinan DPRD meminta keabahasan SK DPP tentang persetujuan pergantian wakil ketua dewan, dia telah mendapatkan kepastian bahwa keputusan itu dinyatakan sah. Namun, hal itu tidak membuatnya patah semangat untuk melakukan upaya penyelesaian kisruh pergantian kursi jabatan wakil ketua dewan. Upaya yang akan dilakukannya adalah mengajukan
Pilkada
surat keberatan kepada DPD Hanura Bali dan DPP Hanura pusat. Melalui surat yang akan dilayangkannya itu, dia kembali mempertanyakan alasan induk partainya menyetujui usulan pergantian jabatan yang kini disandanggnya. Karena selama ini, ia merasa tidak pernah melakukan pelanggaran baik kode etik sebagai pimpinan dewan maupun melanggar perintah partai yang membesarkannya. Justru, pihaknya mengklaim kalau sejak memimpin partai di kabupaten, Hanura berhasil menambah banyak perolehan kursi di DPRD dari awalnya hanya tiga kini menjadi enam kursi. Tak pelak, situasi ini
membuat pihaknya semakin meyakini kalau usulan pergantian ini sarat permainan oleh elite di internal Hanura Buleleng untuk menjatuhkan dirinya dan merebut kursi jabatan wakil ketua dewan. “Saya akan mempertanyakan kembali kepada DPD dan DPP, apakah saya melakukan kesalahan. Surat yang saya kirim sebelumnya juga belum dijawab, sehingga sekarang saya minta lagi penjelasan,” katanya. Ia yang akrab dipanggil Pogo ini mengatakan, usulan pergantian unsur pimpinan dewan sebenarnya tidak ada diatur dalam regulasi Tata Tertib (Tatib) DPRD. Justru
yang ada adalah pergantian unsur pimpinan pada alat perlengkapan dewan seperti komisi dan fraksi. Dengan dasar ini, pihaknya kini tak gentar untuk melakukan perlawanan agar posisi wakil ketua dewan tetap dijabatnya hingga masa jabatan berakhir dalam lima tahun. “Kalau saya melakukan pelanggaran kode etik atau melanggar perintah partai baru bisa saya diganti dengan mengacu Tata Tertib DPRD. Akan tetapi, faktanya salah saya apa, sehingga saya masih mempertahankan posisi sebagai wakil ketua dewan,” jelasnya. Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna mengatakan, lembaga dewan akan memproses pergantian wakil ketua sesuai usulan Fraksi Haruna sesuai mekanisme dan berpedoman dengan Tatib DPRD No. 1 tahun 2014. Mengacu pasal 42 ayat 2 pimpinan DPRD berhenti dari jabatannya sebelum berakhir masa
Sengketa Pilkada
Tim Paket Surya Minta KPU Segera Beri Jawaban Singaraja (Bali Post) Tim kuasa hukum pemohon Dewa Nyoman Sukrawan – Gede Dharma Wijaya, S.E., M.M., M.Kes., (Paket Surya) melaksanakan musyawarah perdana penyelesaian sengketa penetapan calon dengan termohon Ketua KPU Buleleng Gede Suardana. Tiga pimpinan musyawarah, Putu Sugi Ardana, Ketut Ariyani, dan Wayan Juana mendengarkan permohonan masing-masing pemohon dan termohon. Sedangkan pengacara tergabung dalam tim advokasi Paket Surya antara lain dihadiri I Made Sukerana, S.H., Anak Agung Gde Anom Wedhaguna, S.H., I Nyoman Sunarta, S.H., dan Yulius Logo, S.H. Selama musyarawah, pemohon mengajukan permohonan penyelesaian sengketa peenetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng terhadap KPU Buleleng. Hal ini berkaitan dengan Keputusan KPU Buleleng tanggal 24 Oktober 2016 Nomor: 125/Kpts/ KPU-Kab-016.433727/Tahun 2016 tentang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2017. Selanjutnya, Keputusan KPU Buleleng tanggal 21 Oktober 2016, Nomor 123/Kpts/KPU-Kab016.433727/Tahun 2016 tentang penetapan jumlah dan sebaran dukungan bakal paslon perseorangan di Pilkada 2017. Tim advokasi Paket Surya meminta Panwaslih Buleleng, sebagai
pimpinan musyawarah membatalkan Keputusan KPU Buleleng Nomor 123/Kpts/KPU-Kab-016.433727/ Tahun 2016 tentang penetapan jumlah dan sebaran dukungan bakal paslon perseorangan di Pilkada 2017 dan Keputusan KPU Buleleng Nomor: 125/Kpts/KPU-Kab016.433727/Tahun 2016 tentang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. “Termohon kami minta menunda pelaksanaan Pilkada Buleleng, sampai adanya keputusan hasil dari sengketa ini,” ujar Sukerana Kamis (27/10) kemarin. Sukerana berharap sidang musyawarah kedua nanti tim advokasi memperoleh jawaban komprehensif dari KPU Buleleng. Undang-undang tidak perlu dipersepsikan, tapi mengenai PKPU baik nomor 5 atau perubahan nomor 9 tahun 2016 tidak boleh bertentangan. “Kami harap KPU memberi jawaban komprehensif. Ini penting menyangkut penundaan dan sidang musyarawah ini disebut berbeda dengan sidang lainnya. Nah bagaimana sepuluh hari ke depan jika termohon melakukan tahapan Pilkada Buleleng, sedangkan kita baru berproses sidang di PTUN dan lainnya. Sangat bijaksana kalau KPU menunda tahapan Pilkada, toh cuma sepuluh hari daripada mengalami cacat (kekeliruan aturan -red) berikutnya,” katanya. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, meminta waktu membacakan jawaban resmi terhadap dalil disampaikan. Item per item dalil
disampaikan pemohon akan dipelajari dahulu. “Termohon belum dapat memahami secara utuh pemintaan pemohon. Dalil pemohon belum dapat dibuktikan dengan buktibukti sehingga dalil bersifat kabur. KPU RI akan memberi bantuan kepada KPU Buleleng dan kami masih menunggu kedatangan mereka,” kata Gede Suardana. Lanjut Sukerana, ia meminta tanggapan termohon KPU Buleleng tidak menyita waktu lama. Ia khawatir KPU nanti malah menetapkan calon tunggal. Sebaliknya apabila keputusan di Panwaslih tidak diterima, tim advokasi Paket Surya akan melanjutkan ke PTUN. Dia meminta KPU melengkapi salinan jawaban utuh dan resmi. Sedangkan Panwaslih diminta membuat jadwal terlampir musyawarah. “Nah kalau permohonan kami ternyata tidak diterima di Panwaslih, dan bila di PTUN kami dikabulkan sah sebagai bakal paslon. Hal itu harus dipikirkan juga dan itu perlu dilakukan penundaan tahapan Pilkada Buleleng,” ucap Sukerana. Pimpinan musyawarah Putu Sugi Ardana mengatakan, kedua pihak sudah dipertemukan dalam musyawarah. Namun belum membuahkan hasil di pertemuan pertama. Dia akan melakukan musyawarah kedua meminta tanggapan resmi KPU Buleleng. “Sidang akan dilanjutkan Jumat besok (hari ini -red) kami percepat sidang agar tidak lama. Kalau bisa satu hari dua kali sidang,” ujarnya. (kmb34)
jabatannya karena meninggal dunia, mengundurkan diri, diberhentikan sebagai anggota DPRD sesuai ketentuan perundang-undangan, dan diberhentikan sebagai pimpinan DPRD. Sedangkan ayat 3 kembali diatur bahwa pimpinan DPRD diberhentikan dari jabatannya sebagaimana diatur pada ayat 2 huruf D apabila yang bersangkutan melanggar sumpah/janji jabatan dan kode etik DPRD berdasarkan keputusan Badan Kehormatan atau diusulkan oleh partai politiknya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Setelah SK DPP tentang persetujuan pergantian itu sah, tentu sesuai mekanisme dan Tatib usulan pergantian itu kami tindak lanjuti dengan diawali lembaga mengusulkan kepada Gubernur Bali melalui Bupati. Begitu kami dapat petunjuk dari Gubernur, pergantian akan kita bahas dalam forum sidang paripurna,” tegasnya. (kmb38)
Polisi Kawal Musyawarah Sengketa Pilkada Singaraja (Bali Post) – Jajaran Polres Buleleng mengawal ketat jalannya musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Bleleng antara tim hukum calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya (Surya) dengan KPU Kabupaten Buleleng. Musyawarah perdana di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan (Panwalsih) Jalan Pramuka, Singaraja Kamis (27/10) kemarin, polres menerjunkan 157 personel. Pengamanan ketat ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kompol Made Joni. Personel yang diterjunkan mulai dari Intel, Reskrim, Sabhara, dan Dalmas. Bahkan, personel dari Polsek Kota Singaraja juga diturunkan membantu pengamanan musyawarah sengketa pilkada tersebut. Ditemui di sela-sela memimpin anggotanya, Kabag Ops Kompol Joni mengatakan, pengamanan ketat ini bagian dari komitmen kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas memasuki tahapan pilkada agar tetap kondusif dan terhindar dari aksi-aksi anarkis yang merugikan banyak orang. Terkait jumlah kekuatan pengamanan ini sesuai situasi di lapangan dan informasi yang masuk dari personel intelijen yang disebar. “Ini bagian dari protap dan komitmen kepolisian untuk mengamankan setiap tahapan pilkada. Dari pengamatan kita situasi tetap kondusif dan dalam musyawarah selanjutnya, kami fokus melakukan pengamanan dan kekuatan bisa saja ditambah sesuai kondisi yang berkembang di lapangan,” tegasnya. (kmb38)
JEMBRANA
12
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Terkait Ranperda OPD
Bupati Pertahankan Usulan 15 Dinas
Negara (Bali Post) – Adanya tanggapan beragam dari sejumlah Fraksi DPRD Jembrana terkait usulan ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai wajar. Namun, usulan yang diajukan eksekutif untuk 15 dinas sudah sesuai dan berasaskan intensistas urusan pemerintahan, efisiensi, efektifitas dan potensi daerah. Bupati Jembrana I Putu Artha, Rabu (26/10) lalu mengatakan rancangan susunan OPD yang diajukan mengikuti PP nomor 18 tahun 2016, disusun dengan kriteria dan tipelogi untuk menentukan tipe perangkat daerah. Bupati Artha sangat menghargai adanya beragam pandangan dari sejumlah fraksi di DPRD Jembrana terkait rancangan tersebut. Tetapi susunan organisasi yang diajukan itu sudah dirancang secara matang dan malah ada penambahan jabatan eselon, yakni untuk eselon IIb dan IIIa. Dari 15 di-
nas yang diusulkan ada yang dimekarkan seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang sebelumnya menjadi satu dengan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga. Selain itu, sejumlah kantor naik tingkat menjadi dinas seperti Pemberdayaan Perempuan dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Lingkungan Hidup, Satpol PP, serta Perpustakaan dan Kearsipan. Bupati Artha juga mengaku akan mengkaji masukan dari DPRD terkait tunjangan pegawai berdasarkan beban kerja agar tidak terjadi ketimpangan yang cukup jauh. Sementara Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menambahkan dari semua pandangan di dewan ada satu usulan yang masih relevan untuk dipikirkan kembali, yakni pembentukan Badan Pendapatan Daerah. Namun, untuk yang lainnya akan dipertahankan seperti usulan yang disodorkan sebelumnya. Sebab yang
mengetahui kondisi, situasi dan beban kerja masingmasing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) adalah eksekutif. Untuk itu, apa yang diusulkan itu sudah dirancang secara matang. Wabup mencontohkan, perpustakaan dan arsip daerah menurutnya perlu berdiri sendiri menjadi dinas karena pentingnya kearsipan daerah. “Tidak ada lagi tiap SKPD menata arsip. Jadi semua arsip daerah benar-benar tertata. Bahkan kami rancang untuk membangun gedung. Di samping itu juga mendorong meningkatkan minat baca,” tandas Wabup Kembang. Dengan rancangan ini, sejatinya APBD juga sudah tersedot tambahan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar, baik untuk anggaran langsung maupun tidak langsung. Begitu juga dengan adanya pengurangan total eselon dari 522 menjadi 509, menurutnya juga bisa tertanggulangi dengan 35 pejabat yang pensiun. (kmb26)
Bali Post/olo
SIDANG – I Gede Winasa usai mengikuti sidang praperadilan di Pengadilan Agama (PA) Jembrana, Kamis (27/10) kemarin.
Praperadilan Winasa Gugur
Negara (Bali Post) Hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara, M. Hasanudin memutuskan menggugurkan permohonan gugatan I Gede Winasa terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana dalam sidang praperadilan, Kamis (27/10) kemarin. Sidang dengan agenda pembacaan putusan yang digelar di ruang sidang utama Pengadilan Agama (PA) Negara tersebut, Winasa hadir didampingi penasihat hukum. Sedangkan dari termohon Kejari Jembrana diwakili Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Suhadi.
Bali Post/olo
RANPERDA – Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wabup Made Kembang Hartawan dan Sekda Gede Gunadnya saat memberikan keterangan terkait Ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam putusan yang dibacakan kemarin, Hakim mempertimbangkan adanya perkara terhadap pemohon yang sudah digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. Dalam hal suatu perkara sudah mulai diperiksa di Pengadilan Negeri, sedangkan pemeriksaan mengenai permintaan praperadilan belum selesai,
maka permintaan praperadilan tersebut gugur. Hal tersebut diatur dalam KUHAP. Agar tidak terjadi dualisme antara sidang tipikor dan praperadilan, maka gugatan tersebut digugurkan. Winasa menjadi terdakwa kasus korupsi Perjalanan Dinas (perdin) saat menjabat menjadi Bupati Jembrana. Setelah mencermati dan me-
neliti, pengakuan saksi-saksi, replik, duplik dan barang bukti, hakim memutuskan gugatan dari pemohon dalam sidang praperadilan ini gugur dan menetapkan biaya sidang nol rupiah. Hakim juga mengingatkan kepada pemohon bahwa sesuai peraturan MA, perkara praperadilan di pengadilan tidak diperbolehkan menga-
jukan banding, kasasi atau peninjauan kembali (PK). Putusan hakim tersebut mengabulkan jawaban termohon yang meminta gugatan tersebut gugur. Usai sidang Winasa sempat menyapa dan berjabat tangan dengan sejumlah pengunjung yang memadati ruangan sidang. Winasa mengaku kecewa dengan putusan praperadilan tersebut, namun pihaknya tetap akan mengikuti proses hukum selanjutnya. Seperti sidang-sidang sebelumnya, penjagaan dilakukan di sekitar areal persidangan oleh aparat kepolisian dari Polres Jembrana. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Satuan Intelkam Polres Jembrana menerapkan sistem jemput bola atau on the spot untuk pengurusan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) ke sejumlah kantor desa. Masyarakat yang hendak membuat SKCK tidak perlu lagi ke Mapolres Jembrana. Cukup ke kantor desa/kelurahan ketika ada pelayanan ini.
Seperti yang terlihat di Kantor Kelurahan Banjar Tengah, Kamis (27/10) kemarin. Sejumlah warga mengurus SKCK di kantor kelurahan setempat. Berkoordinasi dengan Kelurahan, Polsek dan Bhabinkamtibmas, pengurusan SKCK masyarakat sekitar cukup melalui kantor kelurahan setempat. Masyarakat juga langsung melakukan sidik jari di lokasi
tersebut, melalui pelayanan petugas Polsek Kota Negara. Wakapolres Jembrana, Kompol Anak Agung Rai Laba mengatakan pelayanan SKCK jemput bola ini merupakan salah satu terobosan kreatif Sat. Intelkam Polres Jembrana guna mendekatkan akses masyarakat mendapat pelayanan dengan mudah. Pelayanan dilakukan tidak hanya di Polres saja, me-
lainkan juga mendatangi tempat-tempat umum seperti pemda, kecamatan dan kantor desa/kelurahan. Dengan adanya pelayanan ini, maka tidak harus antri atau menempuh jarak yang jauh ke Mapolres untuk mengurus SKCK. Masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan sidik jari di tiap-tiap Polsek tanpa harus ke Polres. (kmb26)
Pengecer dan Pemasang Permudah Pelayanan SKCK Polres Terapkan Sistem Jemput Bola Togel Diringkus Negara (Bali Post) Empat pelaku judi togel di wilayah hukum Polres Jembrana diamankan dan dijebloskan ke sel tahanan. Tiga pelaku, yakni berinisial ST alias Kasan (35) warga Dusun Munduk, Pengambengan, Negara, KPP alias Pion (28) warga Banjar Ketapang, Desa Pengambengan, Negara dan RW (50) warga Loloan Barat, Negara diamankan petugas Polsek Kota Negara, Rabu (26/10). Segangkan satu pelaku judi togel lainnya berinisial Putu SY, warga Baler Bale Agung, Negara ditangkap pasukan Reskrim Polres Jembrana. Dari empat pelaku togel tersebut, ada sebagai pengecar dan
ada juga pemasang. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik masing-masing. Dari tangan Kasan disita barang bukti (BB) satu lembar kertas putih berisi tulisan angka-angka judi togel dan uang Rp 52 ribu. Sedangkan dari tangan Pion diamankan BB berupa satu buah HP, buku rekening bank, satu lembar kartu ATM, uang Rp 591 ribu dan satu buah buku tulis yang berisikan angka-angka togel serta bulpoin. Kapolsek Kota Negara AKP Herson Djuanda seizin Kapolres Jembrana, Kamis (27/10) kemarin mengatakan para pelaku diringkus atas
pengaduan masyarakat. Para pelaku ini kerap menjalankan aktivitas judi togel. Kemudian pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap ketiga pelaku. Sementara di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai juga membenarkan menangkap satu pelaku judi togel yakni Putu SY. Pelaku diamankan di Jalan Perumnas Baler Bale Agung, Negara. Dari tangan tersangka diamankan BB berupa dua HP yang berisi SMS nomor togel, uang tunai sebesar Rp 25 ribu, buku seribu mimpi, satu lembar kertas paito, dan dua spidol. (kmb)
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Tiga pelaku togel yang diamankan di Polsek Kota Negara.
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Bali Post/olo
SKCK – Sejumlah warga saat mengurus SKCK di Kantor Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kamis (27/10) kemarin.
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
SOSOK
KARANGASEM Kuota Elpiji Langka di Pasaran
Narkoba ’’No’’, Prestasi ’’Yes’’ KUNCI hidup agar awet muda itu gampang. Konsumsilah makanan alami, jangan merokok dan terlalu memikirkan kekayaan. Hal itu membuat hidup tidak banyak beban. Strategi hidup seperti itulah membuat hidup I Gusti Mangku Jelantik Suteja, lebih fresh dan tampak awet muda, kendati punya istri empat orang. Tokoh masyarakat Desa Telaga Tawang, Kecamatan Sidemen, Karangasem, telah lama menjadi Klian Banjar Undisan Lantang Katik. Bahkan, sebelumnya panglingsir Pura Hyang Taluh, Sidemen itu mengaku pernah menjadi kepala Pasar Desa Sidemen. Selain mengabdi urusan warga, pihaknya juga senang ngayah di Pura Beji dan Puseh di desa setempat. ‘’Di desa aman aman saja. Riak-riak masalah terkadang muncul juga, tetapi semuanya akhirnya dapat diselesaikan dengan baik,’’ katanya. Gusti Mangku yang dikenal kocak ini, membuka rahasia kiat awet mudanya, saat ada penyuluhan antinarkoba di Balai Banjar Lantang Katik, di desa setempat. Dia mengaku usia kini sudah 70 tahun, rambutnya sudah memutih semua, tetapi tubuhnya masih kekar dan dia punya semangat hidup tinggi. Dia mengaku masih kuat bekerja. Resepnya yang paling rahasia, dirinya sengaja menghindari bercinta dengan istri-istrinya saat hari baik atau rerahinan, seperti purnama, tilem, kajeng kliwon, buda kliwon dan hari baik/suci lainnya. ‘’Saya hanya makan nasi ketela. Saya tidak minum miras, lebih-lebih narkoba. Narkoba no prestasi yes. Saya juga tak memikirkan kekayaan, karena pada akhirnya hanya perlu 14 meter kain kafan plus bubur pirata saji –upakara inti orang meninggal -- ’’ ujar Gusti Mangku Jelantik Suteja, disambut tepuk tangan krama lainnya. (bud)
Tiga Orang Positif
BNNP Razia Narkoba di Kapal Feri Amlapura (Bali Post) – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dan tim adiksi gabungan, Kamis (27/10) kemarin, melakukan razia penyalahgunaan narkoba. Penggeledahan kepada nakhoda, kru, dan ABK, itu dilakukan di atas kapal feri yang baru merapat dari Lembar di Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Dalam razia itu, ditemukan tiga orang positif menggunakan narkoba. Penemuan itu didasarkan atas telah dilakukan tes urine pola cepat. Namun, Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Bali, AKBP Ketut Arta, yang memimpin razia itu menolak menyebutkan identitas orang yang urinenya positif mengandung narkoba itu. ‘’Anggota kami tengah bekerja naik dan turun kapal, guna melakukan penggeledahan di rumah ketiga orang itu di Padangbai. Ketiganya juga langsung diamankan untuk kemudian dimintai keterangannya ,’’ kata AKBP Arta. Dia mengatakan, tim yang melakukan razia kemarin adalah tim gabungan. Anggota timnya tak hanya dari BNNP Bali, juga dari tim adiksi terpadu, TNI AL, Kesyahbandaran Padangbai, Bea Cukai, Karantina dan dibantu pihak Polsektif Padangbai. Razia itu kata Arta, dilakukan di atas kapal, karena ada dugaan di pelayaran juga ada potensi penyalahgunaan narkoba. Hal itu dari pengalaman saat razia serupa dilakukan di atas kapal di Pelabuhan Benoa, beberapa hari lalu. Di sana ditemukan penyalahgunaan narkoba. Penggeledahan kemarin bukan saja pada nakhoda, kru juga ABK. Kemudian dilanjutkan kepada penumpang seperti kalangn sopir truk, penumpang kapal yang mencurigakan. Usai penggeledahan di kamar nakhoda sampai ke anjungan, pihak yang dicurigai secara acak lantas diminta mengambil sampel urine untuk dites menggunakan pola cepat. (013)
Dioplos, Dirjen Ancam Cabut Izin Pelaku Amlapura (Bali Post) –
Pengecer elpiji di Kota Amlapura, mengeluh, lantaran seretnya pasokan elpiji baik 3 kg maupun 12 kg. Atas keluhan itu, Dirjen Migas Kemen ESDM Prof. Dr. IGN Wiratmaja Puja, Kamis (27/10) kemarin di Jasri, Karangasem, mengatakan sangat heran hal itu bisa terjadi, usai sosialisasi peralihan mesin jukung dari BBM ke BBG. Pihaknya akan mengecek secepatnya situasi di sejumah agen dan pangkalan elpiji di Karangasem.
Dirjen Migas Kemen ESDM Prof. IGN Wiratmaja Puja
Guru besar asal Penebel, Tabanan itu menambahkan sebenarnya kuota gas untuk Bali masih banyak. Dari datanya, elpiji baru terpakai sekitar 85 persen sampai bulan ini. ‘’Kuota masih banyak, kalau terjadi seret pasokan ke masyarakat, diduga ada pihak pihak yang mempermainkan. Bisa juga ada yang mengoplos. Kita akan cek setelah acara ini (penyerahan bantuan converter kit mesin jukung dari BBM ke BBG -red). Kalau ada indikasi dipermainkan atau dioplos, kami akan tidak tegas. Kami akan berkoordinasi dulu dengan aparat kepolisian,’’ katanya. Menurutnya, kalau pihak agen yang mainmain, pihaknya dari Kemen ESDM tak segan-segan bakal melakukan tindakan tegas, sampai pada sanksi pencabu-
siswa masuk pagi dan sebagian belajar sore hari. Kami memang sejak lama mendambakan ruang kelas baru, agar siswa nyaman belajar,’’ katanya. Pengembangan atau pembangunan gedung sekolah ke samping kata Sukardi, jelas tak mungkin. Areal yang tersisa sudah tak ada. Menurutnya, harapan tinggal menambah gedung menjadi bertingkat. Saat ini, pihak sekolah terpaksa mengontrak beberapa area lahan milik penduduk di bagian belakang. Lahan yang dikontrak itu dimanfaatkan untuk tempat sampah dan lapangan voli. Dari pantauan dan keterangan sejumlah guru, pada saat
gung jawab mencari keuntungan besar dengan melakukan permainan atau pengoplosan. ‘’Seperti di daerah Depok baru-baru ini yang mengoplos langsung ditangkap. Peredaran elpiji ini memang sering dimainkan. Setelah ada kenaikan harga, barulah pihak pelakunya melepas gas hasil timbunannya itu. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan keuntungan berlipat,’’ katanya. Dari pantauan kemarin, di sejumlah warung di sekitar Kota Amlapura, tabung gas 3 kg kebanyakan kosong di warung-warung pengecer. Para pemilik warung mengatakan, pihaknya belum mendapatkan kiriman gas, alasan yang disampaikan pemasoknya, baik di pangkalan maupun agen sedang kosong. (013)
625 Nelayan Terima ’’Converter Kit’’ Mesin BBM ke BBG BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri, Kamis (27/10) kemarin, mendampingi 625 nelayan dari 224 kelompok nelayan di Karangasem. Para nelayan itu tahun ini menerima converter kit untuk peralihan mesin nelayan dari sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) menjadi mesin bahan bakar gas (BBG). Penyerahan bantuan converter kit secara simbolis itu dilakukan Dirjen Migas Kemen ESDM, Prof. Dr. IGN Wiratmaja Puja, di balai masyarakat Jasri. Usai penyerahan, dilakukan sosialisasi pengalihan mesin jukung dari BBM ke BBG. Sementara, uji coba penggunaan mesin itu kemarin, dilakukan langsung terhadap jukung nelayan di Pantai Jasri. Prof. Wiratmaja Puja, yang berasal dari Penebel, Tabanan itu mengatakan, sangat banyak keuntungan program pengalihan bahan bakar mesin jukung dari BBM ke BBG. Selama ini, nelayan kerap rumit membeli BBM untuk mesin jukungnya, karena mesti mencari surat
bukti agar dapat membeli BBM bersubsidi untuk nelayan. Selain itu selama ini BBM sangat boros, alasannya mesin menggunakan BBM itu lebih tinggi biayanya. Sedangkan, melaut jauh hingga ke tengah laut, tetapi hasilnya tidak berarti bahkan sering pulang dengan tangan hampa. Perbandingan keiritannya, kalau menggunakan BBM bisa uang habis Rp 100 ribu sekali melaut, dengan BBG cukup membeli dua tabung BBG ukuran 3 kg saja. ‘’Dengan BBG, nelayan yang hendak melaut tinggal membeli dua tabung gas di warung, lalu mereka santai berangkat melaut,’’ katanya. Di lain pihak, Bupati Mas Sumatri mengatakan, sebenarnya potensi hasil laut bagi nelayan di Karangasem masih menjanjikan. Soalnya, Karangasem memiliki pantai sepanjang 78 km. Potensi ikan laut 40 ribu sampai 50 ribu ton pada lokasi perikanan rakyat itu. Di Karangasem semua nelayan termasuk kategori kecil. Mereka hanya memakai perahu atau
jukung dengan mesin tempel as panjang. Dikatakan, ada 224 kelompok nelayan di empat kecamatan yang memiliki pantai yakni Manggis, Karangasem, Abang, dan Kubu. Jumlah nelayan mencapai 5.400 orang. Mereka umumnya hidup sangat sederhana. ‘’Alat tangkap nelayan kami berupa jaring insang, pancing tonda, pancing ulur, ranai, bubu, dan rumpon, dengan armada melaut perahu motor tempel,’’ katanya. Bupati Mas mengatakan, tahun ini nelayan di Karangasem beruntung, karena pada kesempatan pertama mendapatkan bantuan converter kit BBM ke BBG. Namun baru 625 unit untuk tahun ini yang berhak mendapatkan. Karena nelayan lainnya harus bersabar menunggu giliran tahun berikutnya. Dari 625 paket converter kit, 24 orang nelayan dari Banjar Eka Adnyana, Kubu, 229 nelayan dari pantai Kecamatan Abang, 109 nelayan di Ujung, dan sisanya 46 nelayan dari pantai Labuhan Amuk. (ad989)
Mendesak, Dibangun Gedung Baru SMPN 1 Abang termasuk sekolah yang gemuk. Bisa, dibayangkan sekolah itu dihuni 1.540 siswa dan siswi. Akibatnya, kekurangan ruang kelas tidak terhindarkan. Walau aturan tidak memperbolehkan anak-anak mengikuti sekolah siang, terpaksa dilakukan sekolah dengan model dua shift. Apakah solusi untuk mengatasi masalah di sekolah tersebut?.
tan izin keagenannya. Dirjen Wiratmaja Puja juga sempat bertanya kepada ratusan nelayan di Balai Masyarakat Jasri, berapa mereka membeli gas tabung kecil 3 kg atau yang bersubsidi dari pemerintah. Kisaran harganya ada 20 ribu - Rp 22 ribu, bahkan ada sampai Rp 25 ribu per tabung. Menurut Wiratmaja Puja, kalau ada sampai Rp 22 ribu bahkan Rp 25 ribu, harganya kemahalan. Soalnya, harga dari stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBBG) di Bali Rp 14.500 dan harga eceran tertinggi (HET) Rp 16.000. ‘’Pengisian tabung itu ada di SPBBG. Dan itu sudah kami awasi ketat dari Pertamina. Kalau ada yang nakal kita akan tutup, cabut izinnya,’’ katanya. Dia menegaskan tidak ingin ada oknum tak bertang-
Bupati Mas Sumatri Dampingi Nelayan
SMPN 1 Abang Dihuni 1.540 Siswa
KEKURANGAN ruang ruang kelas sudah lama terjadi di SMPN 1 Abang, Karangasem. Namun sampai kini belum ada penambahan ruang kelas yang memadai. Saat ini baru ada penambahan gedung dengan cara menyuntik bangunan menjadi gedung bertingkat. Namun sampai kini proyek itu juga belum rampung. Kekurangan ruang kelas itu membuat salah seorang siswa Kadek Sueca Tanaya mengirim surat curahan hati (curhat) kepada Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Anak pasangan suami-istri I Wayan Selsel-Ni Wayan Santi dari Abang itu memohon kepada Bupati agar di sekolahnya segera dibantu pembangunan gedung sekolah. Diharapkan gedung yang sedang dibangun segera rampung, dan bisa dipergunakan sebagai ruangan belajar. Curhat siswa itu direspons Bupati Mas Sumatri. Bupati wanita pertama di Karangasem itu, Kamis (27/10) kemarin, didampingi Kadisdikpora Karangasem Gede Ariyasa, datang ke SMPN 1 di pinggir jalan Amlapura-Kubu itu. Rombongan Bupati disambut ribuan siswa, guru, serta Kasek Drs. I Wayan Sukardi, M.Si. Sukardi menyampikan, memang SMPN pertama di Kecamatan Abang itu kekurangan ruang kelas. Dengan jumlah siswa 1.540 itu, ruang kelas yang ada saat ini yakni 15 kelas tidak cukup menampung semua anak masuk pagi. Terpaksa diterapkan pola sekolah pagi dan siang. Saat ini, diakui ada bangunan sekolah dalam proses pemugaran. ‘’Dengan jumlah siswa sangat banyak, siswa menjadi kurang nyaman belajar. Kami terpaksa menempuh sistem shift yakni sebagian
13
siswa semuanya masuk pagi karena ada satu kegiatan, areal sekolah penuh. Di sana-sini, nyaris tak ada areal kosong, tanpa siswa. Akibatnya, sulit menjaga kebersihan dan kenyamanan sekolah. ‘’Sebentar bersih, sebentar lagi sudah ada sampah saking berjubelnya siswa,’’ ujar seorang guru setempat. Dari pantauan, dari dulu sekolah itu tergolong sekolah besar dari segi jumlah siswanya. Siswa berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Abang, seperti Desa Ababi, Tiyingtali, Abang, Pidpid, dan Desa Kesimpar bagian bawah, Tista dan Desa Tribuana. Semua desa itu tergolong berpenduduk padat. SMPN itu tergolong sekolah favorit di Kecamatan Abang, sehingga ada juga warga yang ada SMPN di dekat rumahnya, tetap memilih anaknya menuntut ilmu di SMPN 1. Akibatnya, siswa di sekolah itu berjubel. Namun
RUANG KELAS - SMPN 1 Abang Minta Tambahan Ruang Kelas. yang bersekolah siang hari, sampai di sekolah mesti bercucuran keringat. Apalagi, siswa yang berjalan kaki beberapa kilometer di bawah terik matahari seperti dari Natarsari, Belimbing, Banjar Umanyar yang tak dilewati angkutan pedesaan. Bupati Mas Sumatri mem-
inta Kadisdikpora Gede Ariyasa memikirkan bagaimana jalan keluarnya agar gedung yang dalam proses pemugaran itu cepat diselesaikan. Tidak cukup di situ saja, agar juga direncanakan penambahan gedung baru dengan membuat gedung bertingkat secara bertahap. (bud)
BUPATI DAN DIRJEN MIGAS - Bupati Mas Sumatri dan Dirjen Migas Prof. IGN Wiratmaja Puja, di tengah ratusan nelayan di Jasri, Karangasem.
Salip Truk, Tabrakan, Cedera Kepala Berat Amlapura (Bali Post) – Pengendara sepeda motor Kadek Toto Febriana (17) asal Desa Ababi, Karangasem mengalami cedera kepala berat. Kecelakaan itu dialami setelah korban menyalip truk meluncur dari arah Ababi ke Tirtagangga atau dari utara ke selatan di depan Hotel Puri Prima di Desa Ababi Rabu (26/10) lalu. Kemudian di TKP korban lantas bertabrakan dengan pengendara sepeda motor lainnya yang meluncur dari arah berlawanan. Akibatnya, kecelakaan layaknya ‘’adu jangkrik’’ antara dua dua sepeda motor itu tidak dihindarkan terjadi. Humas Polres Karangasem AKP Komang Orta seizin Kapolres, di Karangaesm, Kamis (27/10) kemarin, mengatakan korban Kadek Toto, sebagai pegawai swasta itu mengalami bengkak di wajahnya. Darah mengucur dari hidung, mulut, dan telinga. Korban dalam kondisi tidak sadarkan diri itu kemudian dilarikan warga ke IGD RSUD Karangasem. Tim medis setempat angkat tangan dan lantas merujuknya ke RSUP Sanglah. Sedangkan yang diajak bertabrakan adalah Ni Luh Suardani (28) asal Banjar Tista Pasek, Kecamatan Abang. Perempuan ini mengalami luka lecet dan nyeri di tangan. Kerugian material sepeda motor itu diperkirakan Rp 400 ribu. Dari hasil olah TKP Polantas dan keterangan saksi di lokasi kejadian, kata staf Humas Polres Aiptu Made Dasta, lakalantas itu akibat kelalaian pengendara sepeda Yamaha, Toto. Dia menyalip truk yang identitasnya tak diketahui, terlalu ke kanan tanpa melihat kondisi lalu lintas dari arah berlawanan. Titik tabrakan terjadi di kanan as jalan dari arah Abang ke Tirtagangga. (013)
TABANAN
14
PAD Kecil, Tabanan Tetap Komit Sukseskan Akses Universal
BPMPD Belum Terima Hasil Verifikasi APBDes Perubahan Tabanan (Bali Post) – Memasuki akhir tahun anggaran 2016 atau triwulan keempat, desa disibukkan dengan urusan menyusun APBDes Perubahan. Verifikasi sudah rampung dilakukan di tingkat kecamatan, namun hasilnya belum disetor ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Tabanan, sehingga belum bisa diproses lebih lanjut. Dari data yang dihimpun di sejumlah kecamatan seperti di wilayah Selemadeg Timur dan Pupuan, APBDes Perubahan sudah diverifikasi dan kini masih dalam tahap pembuatan SK Kecamatan. Namun ada juga kecamatan yang belum tuntas, seperti Marga. Camat Marga I Made Murdika menyatakan baru 50 persen desa di Marga yang melaporkan APBDes perubahannya untuk diverifikasi. “Paling lambat dua hari ini sisanya menyetor APBDes perubahan, karena beberapa hari lalu ada kegiatan bimtek di Jakarta,” ujarnya, Kamis (27/10) kemarin. Kendala SDM perangkat desa juga menjadi salah satu faktor tersendatnya pembuatan laporan APBDes Perubahan. “Tetapi perubahannya tidak signifikan, jadi para perbekel yang belum setor masih bisa mengejar ketertinggalannya. Akhir Oktober, seluruh verifikasi harus rampung,” katanya. Sementara itu, Kepala BPMPD Tabanan Gusti Ngurah Supanji menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum menerima tembusan laporan hasil verifikasi APBDes Perubahan di masing-masing kecamatan. Pasalnya, sejak tahun anggaran 2015, kewenangan verifikasi APBDes dilimpahkan ke kecamatan. Ini sesuai amanat Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa. ‘’Kami hanya sebagai pengawas dan penyedia regulasi, tidak lagi mengetahui secara detail tentang keuangan desa,” kilahnya. Meski demikian, pihaknya akan turun melakukan monitoring dan evaluasi ke masing-masing kecamatan untuk melihat sejauh mana kewenangan tersebut dijalankan. Jika dalam batas waktu anggaran perubahan tahap verifikasi belum rampung, dikhawatirkan anggaran desa tidak akan cair. Begitu pula perangkat desa tidak akan mendapat gaji, sehingga pelayanan kepada masyarakat yang berasal dari dana desa terhambat. “Saya yakin semua laporan masih dievaluasi di kecamatan,” ungkap Supanji. (kmb28)
Suara Tabanan Gaji Guru Honorer
Dalam sebuah simakrama Gubernur Bali di Busungbiu, ada seorang kepala sekolah menyebutkan bahwa terdapat guru honorer yang bergaji Rp 500 ribu/bulan. Gubernur langsung mengoordinasikan hal tersebut ke kabupaten/ kota supaya guru honorer memperoleh penghasilan setara Upah Minimum Kabupaten (UMK). Saya juga bertanya kepada Gubernur Bali, apakah JKBM masih bisa dipakai? Ugi, Kediri
PEMIMPIN merupakan jembatan bagi rakyat untuk bisa maju dalam menghadapi kesulitan. Untuk itu pemimpin harus turun ke lapangan, mendengar dan melihat keluhan masyarakat. Demikian pernyataan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat mengisi acara Forum Inspirasi ‘’Air untuk Semua’’ di Epicentrum Wall, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (26/10). Acara ini digelar Jejaring Kelompok Kerja (Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) dengan menghadirkan inspirator yang terlibat langsung dalam pencapaian target Akses Universal. Menurut Bupati Eka, dipercaya menjadi salah satu inspirator untuk berbagi informasi dalam forum ini menjadi kebanggaan tersendiri. Meskipun pendapatan Kabupaten Tabanan tergolong kecil, pemkab tetap berkomitmen menyukseskan Akses Universal. “Kami punya banyak program, salah satunya partisipasi masyarakat dalam membangun saluran air bersih. Ada tiga titik lokasi sumber mata air terbesar di Tabanan. Kami punya target tahun 2019 semua masyarakat di Tabanan punya akses air bersih,” katanya. Tabanan juga akan melaksanakan program IPAL, yaitu
TAMPIL – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tampil pada acara Forum Inspirasi ‘’Air untuk Semua’’ di Epicentrum Hall, Jakarta Selatan, Rabu (26/10).
mengelola limbah atau tinja menjadi air. “Program ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan World Bank. Limbah yang telah menjadi pupuk akan disubsidi secara gratis ke petani dengan komitmen mereka harus memiliki bank sampah,” ujarnya. Dirinya tidak segan turun langsung ke lapangan memantau dan terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat. Salah satunya dalam menjalankan program partisipatif, program unggulan Pemkab Tabanan yang melibatkan masyarakat dalam pengerjaannya. “Pemimpin itu harus jadi team leader. Susah kalau pemimpin hanya mengejar jabatan. Pendekatan emosional dan investasi hati harus diperbanyak,” tegas Eka. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam pembangunan. Dalam menjalankan setiap program, masyarakat yang harus melakukannya sehingga lebih bertanggung jawab. “Kami mendorong program partisipasi, kami jadikan rakyat sebagai partner kerja. Semua program ini sasaran utamanya adalah rakyat,” jelas Eka. Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, salah satu tantangan
terbesar Indonesia saat ini adalah masih tingginya anakanak yang terganggu pertumbuhannya karena kekurangan gizi, akses air bersih dan sanitasi. Indonesia sedang mengalami bonus demografi, yaitu kelompok penduduk usia muda jumlahnya sangat besar dibandingkan usia lanjut. Tantangannya adalah menjadikan penduduk usia produktif bermanfaat bagi negara. Untuk itu dia minta daerah dan lembaga swadaya masyarakat memantau masalah ini dengan fokus terhadap perbaikan gizi. “Kita harus memastikan adanya akses air bersih dan sanitasi di setiap rumah tangga serta pastikan pula aksesnya mudah,” ungkap Bambang. Inspirator yang terlibat Forum Inspirasi ini adalah Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Pengembangan Regional Arifin Rudiyanto, penggiat serta Ketua Pertama Jejaring Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Nasional Oswar Mungkasa, Ketua LSN Yayasan Masyarakat PeduliNusa Tenggara Barat (NTB) Ellena Rachmawati, Direktur Umum PD BPR BKK Purwodadi Kabupaten Grobogan Koesnanto, S.H., serta Ketua KSM Tirto Makmur, Desa Dorolegi, Kabupaten Grobogan, Kholil. (ad990)
Infeksi Virus JE
Disnak dan Diskes Mobil Tabrak Pengendara Motor Periksa Sampel Babi
Sopir Ngantuk
Tabanan (Bali Post) Gara-gara sopir mengantuk, sebuah mobil jenis Mega Carry pickup menabrak pengendara motor yang tengah melintas di Banjar Kuwum, Marga, Kamis (27/10) kemarin sekitar pukul 11.00 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas ini, meski mobil dan motor korban ringsek akibat benturan keras. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ketut Mastra Budaya saat diminta konfirmasinya mengatakan, lakalantas di wilayah Kuwum terjadi saat pengemudi mobil I Nyoman Diri (45), asal Banjar Antapan, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti melaju dari arah selatan. Di lokasi kejadian tepatnya di jalur Kuwum-Marga, pengemudi merasa mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Mobil DK 9577 HG itu akhirnya hilang kendali dan melaju ke jalur lawan. Saat bersamaan datang pe-
ngendata motor Grand hitam DK 3049 GK yang dikendarai I Wayan Ardana (55), PNS asal Banjar Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga. “Karena jaraknya dekat, tabrakan tak bisa dihindari. Mobil penjual sayur ini langsung menghantam pengendara motor,” ujar Budaya. Pengendara motor langsung dibawa ke RSUD Mangusada, Kapal, Badung. Dari informasi pihak keluarga, korban mengalami patah tulang kaki di bagian kanan dan luka-luka di kepala. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pengemudi mobil bersedia membantu biaya pengobatan korban di rumah sakit. Ditemui di Polres Tabanan, Diri mengakui sebelum kejadian merasa mengantuk dan letih setelah berjualan ke pasar di wilayah Denpasar. “Tidak sadar tiba-tiba sudah nabrak,” ucapnya. Ia berangkat ke Denpasar pukul 04.00 Wita, dan hendak pulang ke Baturiti usai berjualan. (kmb28)
Warung Global
Pemerintah Mesti Tangkal Penyebaran JE
PEMERINTAH mesti cepat tanggap agar virus japanes enchepalitis (JE) tidak sampai meluas ke mana-mana dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat secara kontinyu. Masyarakat juga harus menjaga pola hidup sehat dan bersih. Harapan ini disampaikan Sugik di Mambal dan Raka Ayu di Denpasar, mengomentari topik ‘’Balita di Pupuan Terserang JE’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (27/10) kemarin. Werdha di Gianyar menyampaikan saran yang sama. Semua pihak mulai dari masyarakat harus selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat, sedangkan pemerintah rutin melakukan penyuluhan. Terpenting mengambil lang-
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
kah cepat untuk menangkal virus JE agar tidak sampai menyebar. Yang sering terjadi adalah ketika ada kasus kemudian KLB baru mengambil tindakan mencegah korban agar tidak bertambah. Menurut Nyoman Mastra
di Gianyar dan Sridham di Mengwi, bencana dan penyakit ada sumbernya, yaitu dari ketidakharmonisan hubungan alam dan manusia. Penyebar virus ini adalah nyamuk. Tidak mungkin bisa membunuh nyamuk sampai hilang di bumi ini, karena juga ciptaan Tuhan. Jadi, jagalah alam ini dengan sebaik-baiknya, sehingga berlaku baik kepada manusia. Kejadian yang menimpa masyarakat, kata Fera di Tabanan merupakan tanggung jawab pemerintah sepenuhnya. Masyarakat awam hanya mengandalkan cara tradisional. Memelihara ternak di permukiman barangkali terkendala pembiayaan, inilah yang harus dibantu
oleh pemerintah. Di samping itu, sosialisasikan soal pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Sebagai pengunjung terakhir, Tut Dawi di Badung menyimpulkan bahwa semua penyakit yang berkembang sekarang sangat mengerikan akibatnya, seperti lumpuh bahkan berujung kematian. Yang diserang anak-anak dan remaja, generasi muda kita. Orangtua jangan membiarkan anak sakit panas atau demam berlama-lama. Langsung dicek ke dokter atau lab untuk menghindari virus semakin menyebar dan berakibat fatal. Para ahli di bidang kedokteran harus segera mencari penangkal virus ini. (sikha)
Tabanan (Bali Post) –
Ditemukannya kasus positif JE (Japannese Enchepalitis) di Pupuan, ditindaklanjuti dengan pemeriksaan sampel babi oleh Balai Veteriner. Dinas Peternakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan mengambil sampel dari delapan ekor babi. Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio mengatakan, sebelumnya tim dari Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan telah mengecek ke Banjar Batungsel Kelod, Desa Batungsel. Kamis (27/10) kemarin tim kembali ke lokasi untuk mengambil sampel delapan babi guna mengetahui secara pasti asal atau sumber virus. ‘’Hasilnya masih menunggu,’’ ujarnya. Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Tabanan drh. Ayu Ratnaningsih, virus JE memberikan efek yang berbeda pada babi dan manusia. Jika berada di dalam tubuh babi, virus ini tidak menimbul-
kan gejala yang spesifik. Karenanya tidak ada yang tahu jika babi tersebut terinfeksi virus JE sampai ada manusia yang tertular. ‘’Intinya, tidak fatal di babi tetapi bisa fatal jika menyerang manusia,’’ jelasnya. Virus JE ternyata tidak hanya ada pada babi, tetapi juga pada sapi dan mamalia lainnya. Oleh karena tempat hidup babi lembab, nyamuk sebagai vaktor penyebar lebih suka hidup dan berkembang biak di sana, sehingga babi menjadi asal virus JE yang sering ditemui dalam rantai penularan ke manusia. Dalam pengambilan sampel tersebut tim juga memberikan edukasi kepada
masyarakat Banjar Batungsel Kelod untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Terlebih di lingkungan banjar tersebut banyak tempat-tempat penampungan air yang dibiarkan begitu saja, sehingga berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika memaparkan, mencegah infeksi virus JE hampir sama dengan mencegah penyakit DBD sebab vektor penularnya sama-sama nyamuk meski jenisnya berbeda. ‘’Jadi, penerapan hidup bersih dan sehat serta melakukan PSN rutin adalah kunci paling penting,’’ tandasnya. (kmb24)
15
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Hasil Pertandingan Liga Italia Chievo vs Bologna Fiorentina vs Crotone Inter Milan vs Torino Juventus vs Sampdoria Lazio vs Cagliari Napoli vs Empoli Pescara vs Atalanta Sassuolo vs Roma 1. Juventus 2. Roma 3. Napoli 4. AC Milan 5. Lazio 6. Atalanta 7. Genoa 8. Torino 9. Chievo 10.Inter Milan 11.Fiorentina 12.Bologna 13.Sassuolo 14.Cagliari 15.Sampdoria 16.Udinese 17.Pescara 18.Palermo 19.Empoli 20.Crotone
10 10 10 10 10 10 9 10 10 10 9 10 10 10 10 9 10 9 10 10
8 7 6 6 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 3 3 1 1 1 0
0 1 2 1 3 1 3 3 3 2 4 4 1 1 2 1 4 3 3 2
2 2 2 3 2 4 2 3 3 4 2 3 5 5 5 5 5 5 6 8
19-7 26-12 19-10 16-14 19-11 13-13 12-7 20-13 11-10 13-13 12-10 11-14 13-17 17-23 11-16 10-15 9-15 6-16 2-13 8-21
1-1 1-1 2-1 4-1 4-1 2-0 0-1 1-3 24 22 20 19 18 16 15 15 15 14 13 13 13 13 11 10 7 6 6 2
Pencetak gol : 10 - Edin Dzeko (AS Roma) Piala Liga Inggris Putaran IV West Ham vs Chelsea Southampton vs Sunderland Man. United vs Manchester City
2-1 1-0 1-0
Piala Jerman Putaran II Astoria Walldorf vs Darmstadt Hannover vs Fortuna Duesseldorf Heidenheim vs VfL Wolfsburg Greuther Fuerth vs Mainz Nuremberg vs Schalke Cologne vs Hoffenheim Bayern Munich vs Augsburg Borussia Dortmund vs Union Berlin (Dortmund menang adu penalti 3-0)
1-0 6-1 0-1 2-1 2-3 2-1 3-1 1-1
Cibulkova Temani Kerber ke Semifinal Singapura Petenis Slovakia Dominika Cibulkova akhirnya meraih kemenangan pertama di turnamen penutup musim WTA Finals di Singapuar, Kamis (27/10) kemarin. Unggul ke-7 itu mengalahkan Simona Halep dari Romania 6-3, 7-6 (7-5) sekaligus meraih tiket ke semifinal. Dengan hasil ini, Halep gagal melaju ke babak semifinal turnamen yang berhadiah total 7 juta dolar AS itu. Sebaliknya Cibulkova akan menemani juara Grup Merah Angelique Kerber yang pada pertandingan lain meraih kemenangan ketiga dengan mengatasi Madison Keys 6-3, 6-3. Di semifinal, petenis nomor satu dunia Kerber akan ditantang Agnieszka Radwanska atau Karolina Pliskova. Sementara Cibulkova akan berhadapan dengan juara Grup Putih Svetlana Kuznetsova. Grup Putih akan memainkan laga pamungkas pada Jumat ini. Nasib Cibulkova sebenarnya tergantung pada laga Kerber vs Keys. Karena bila Keys mampu memenangkan 1 set saja, maka petenis AS itu yang melaju. Di luar dugaan Kerber tak memberi peluang banyak pada Keys. Unggulan ke-6 dari AS itu dihajar dua set langsung. Dengan hasil itu Cibulkova, Halep dan Keys sama-sama mengemas 2 poin hasil menang sekali. Namun Cibulkova yang menempati posisi kedua klasemen karena lebih unggul dalam memenangkan set dibandingkan Halep dan keys. Jumat ini Kuznetsova yang menjuarai Piala Kremlin pekan lalu, akan menghadapi Garbine Muguruza Blanco dengan tiket ke semifinal telah berada di genggamannya. Sementara laga lain mempertemukan juara bertahan Radwanska melawan finalis AS Terbuka Karolina Pliskova. (kmb39/afp)
MU Menang, Mourinho Minta Maaf Manchester -
Kemenangan atas tetangganya, Manchester City, Kamis (27/10) kemarin, mengantarkan Manchester United (MU) menantang West Ham pada babak perempatfinal Piala Liga Inggris. West Ham menuju babak delapan besar dengan menyingkirkan tim tangguh Chelsea pada laga yang diwarnai bentrokan antarpendukung di Stadion Olimpiade London. Perempatfinal lain mempertemukan Hull City vs Newcastle United. Liverpool akan diuji Leeds United dan Arsenal ditantang Southampton. Pertandingan perebutan tiket semifinal itu akan digelar pada 28 November. Pada laga di Old Trafford kemarin, MU diselamatkan oleh gol semata wayang Juan Mata. Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah bagi pelatih MU Jose Mourinho yang mengatasi seteru utamanya, Pep Guardiola. Mata menembakkan bola mendatar melewati kiper City Willy Caballero pada awal babak kedua di Old Trafford. Pertandingan ini minim peluang namun nuansa derby sangat terasa saat Mourinho memenangi adu strategi melawan Guardiola. Usai pertandingan, Mourinho melontarkan isyarat minta maaf kepada penggemarnya setelah MU dibanti 0-4 Chelsea pada kompetisi Liga Utama Inggris pekan lalu. ‘’Pemain berusaha mati-matian dan mereka layak mendapatkan kemenangan ini,’’ kata Mourinho mengungkapkan kegembiraan
diri dan timnya. ‘’Pada pekan lalu, kejadiannya berbeda dengan yang kami inginkan, tetapi kami bertindak profesional. Pendukung benarbenar kecewa dengan hasil negatif itu dan hari ini adalah saat yang tepat untuk membersihkan perasaan itu. Karena ini derby dengan sistem gugur dan yang meraih kemenangan mendapatkan perasaan bahagia,’’ lanjut Mourinho. Ucapan ini jelas sangat menyakitkan bagi Guardiola. Bagaimana tidak, ia untuk pertama kali gagal menghasilkan kemenangan dalam enam pertandingan berturut-turut sebagai pelatih. Meski demikian, Guardiola menyatakan dirinya tidak menyesal tidak menurunkan skuad terbaiknya dengan menurunkan pemain muda seperti Pablo Maffeo dan Aleix Garcia. Pada pertandingan lain, West Ham United juga melaju ke delapan besar setelah mereka menang 2-1 atas Chelsea pada derby London, yang dirusak oleh aksi perkelahian pada akhir pertandingan. Tandukan Cheikhou Kouyate di babak pertama dan sepa-
Bali Post/rtr
MAAF - Pelatih Manchester United Jose Mourinho meminta maaf kepada para pendukungnya setelah timnya dihajar Chelsea 0-4 pekan lalu. Permintaan maaf itu diperlihatkan usai MU menyingkirkan rival sekotanya Manchester City 1-0 di Piala Liga, Kamis (27/10) kemarin. kan mendatar Edimilson Fernandes membawa West Ham memimpin 2-0 pada laga di Stadion London. Bek the Blues Gary Cahill mengemas gol hiburan dari jarak dekat pada fase akhir pertandingan. Southampton menambah penderitaan Sunderland, ketika pemain termahal mereka Sofiane Boufal mencetak gol dari jarak jauh pada babak kedua untuk mengamankan kemenangan 1-0. Piala Raja Sementara itu, Real Madrid
kan Zinedine Zidane memulai pesta gol. Selain Asensio dan Morata, gol Real lainnya dihasilkan Fernandez dan Mariano. Pada pertandingan ini, Zidane untuk pertama kalinya memainkan Fabio Coentrao yang absen selama 7 bulan akibat cedera. Real yang telah 19 kali memenangkan turnamen ini, musim lalu terkena diskualifikasi. Mereka memainkan pemain ilegal Denis Cheryshev pada laga melawan Cadiz. (kmb39/afp/ant)
Icardi Menangkan Inter, de Boer Belum Aman Milan Pelatih Inter Milan Frank de Boer mengatakan dirinya merasa sedikit nyaman setelah tim asuhannya menang 2-1 atas Torino pada pertandingan kompetisi Serie A Liga Italia, Kamis (27/10) kemarin lewat dua gol Mauro Icardi. Meski demikian, posisi pelatih asal Belanda itu masih belum aman. Gazzetta dello Sport mengatakan bahwa masa depan De Boer masih belum pasti setelah laju buruk di awal musim ini, yang membuat pasukannya terpuruk di peringkat kesepuluh di Liga Italia. Inter menelan enam kekalahan dari 13 pertandingan kompetitif mereka sejak De Boer mengambil alih posisi pelatih pada Agustus. Bahkan mereka menelan kekalahan pada tiga pertandingan terakhirnya di Liga Italia laga melawan Torino itu. ‘’Saya sangat gembira. Tidak pernah mudah ketika Anda menelan tiga kekalahan untuk dapat bangkit, namun saya selalu tetap positif,’’ kata De Boer setelah pertandingan. De Boer, pelatih kedelapan Inter sejak Jose Mourinho hengkang pada 2010, mengatakan penampilan tim juga
membuat dirinya senang selain hasil yang didapatnya. Pada pertandingan di San Siro itu, Icardi mencetak gol yang menentukan kemenangan Inter menit ke-88. Penyerang Argentina itu juga menyarangkan gol pembukaan Inter pada menit ke-35. Saat Inter menyia-nyiakan sejumlah peluang, Torino mampu menyamakan skor melalui Andrea Belotti menit ke-63. De Boer yang dalam ancaman pemecatan, dalam sorotan presiden klub Erick Thohir yang berada di tengah-tengah para penonton di San Siro, bersama para direktur pemilik klub asal China Suning. Inter membuka keunggulan pada menit ke-35, ketika kiper Torino Joe Hart mengantisipasi operan Antonio Candreva ke kotak penalti namun gagal menangkap bola yang kemudian membentur ke arah Icardi dan masuk ke gawang. Marcelo Brozovic semestinya dapat membawa Inter memperbesar keunggulan pada menit ke-62, ketika upaya pertamanya mengarah lurus ke Hart dan tandukannya memantul ke atas mistar gawang. Torino mampu menggebrak
Bali Post/afp
TAHAN BOLA - Kiper Torino Joe Hart (tengah) berusaha menahan bola yang ditendang penyerang Inter Milan Mauro Icardi pada poertandingan Liga Italia, Kamis (27/10) kemarin. di sisi lain, dua bek Inter berbenturan dan bola jatuh pada penguasaan Belotti, yang melesakkan sepakan keras ke bagian atas gawang. Brozovic dan Candreva menyia-nyiakan peluang bagus sebelum Icardi menyelamatkan Inter. Ia menguasai operan Joao Mario dengan punggungnya menghadap ke gawang, membebaskan diri dari para pengawalnya, dan melepaskan tembakan yang tidak dapat dihalau Hart. Kemenangan ini membawa
Inter naik dari posisi ke-14 menuju posisi kesepuluh. Dua Gol Di laga lainnya, bek Juventus Giorgio Chiellini mengemas dua gol untuk membawa sang pemuncak klasemen menang 4-1 atas Sampdoria. Pemain tersubur Edin Dzeko juga membukukan dua gol, membuat dirinya telah mengoleksi sepuluh gol di musim ini, untuk membantu
klub peringkat kedua Roma bangkit dari ketinggalan dan menang 3-1 atas Sassuolo. Ciro Immobile menjadi sosok lain yang mengemas sepasang gol, saat Lazio menang 4-1 atas Cagliari. Juventus, dengan 24 poin dari sepuluh pertandingan, masih unggul dua angka atas Roma, sedangkan Napoli naik ke peringkat ketiga, tertinggal dua angka, setelah mampu menang 2-0 atas Empoli. (kmb39/afp/ant)
Los Angeles LA Lakers baru yang tanpa Kobe Bryant dan ditangani pelatih Luke Walton, memperlihatkan harapannya saat merontokkan Houston Rockets 120-114 pada pertandingan kompetisi NBA, Kamis (27/10) kemarin. Pemain pengganti Jordan Clarkson memborong 12 poin di kuarter keempat dari total 25 poin perolehannya. Rekan setimnya D’Angelo Russell mencetak 20 poin dan Julius Randle menambah 18 poin, 7 rebound dan 6 assists untuk Lakers. Sementara Rockets mendapat banyak angka dari bintang utamanya James Harden dengan 34 poin dan 17 assist. ‘’Menyenangkan,’’ jelas Walton, mantan pemain Lakers yang menjadi asisten pelatih Steve Kerr di Golden State Warriors. Ia mengaku sedikit gugup pada debutnya sebagai pelatih ini. Namun sedikit demi sedikit perasaan puas muncul, terlebih pada pertandingan di Staples Center itu disaksikan bapaknya yang juga mantan bintang NBA Bill Walton. Kemenangan itu memberi harapan pada tim yang mencatat rekor terburuk sepanjang masa 21-61 pada musim 2014/2015. Musim lalu tim Wilayah Barat ini semakin buruk penampilannya dengan rekor 17-65. Lakers yang untuk pertama kali tampil tanpa Bryant sejak 1995, kembali didukung
penonton fanatiknya seperti bintang Hollywood Jack Nicholson. Selain itu juga ada Denzel Washington yang duduk di kursi penonton serta Komisioner NBA Adam Silver. Pada laga lainnya, Miami Heat mencuri kemenangan 108-96 atas Magic pada lawatannya ke Orlando. Heat minus bintang utamanya Dwayne Wade pada musim ini. Meski kehilangan pemain bintangnya, Heat mampu menyeimbangkan antara serangan dan pertahanan saat merebut kemenangan tandang ini. Hassan Whiteside menyumbang 18 poin dan 14 rebounds serta 4 blok untuk mantan tim juara Wilayah Timur. ‘’Kami memerlukan sosok seperti Hassan,’’ ungkap pelatih Heat Erik Spoelstra yang enam pemainnya menghasilkan dua digit poin serta dua digit rebound. Oklahoma City Thunder tak lagi diperkuat bintang Kevin Durant dan kini bergantung Russell Westbrook. Hasilnya mereka mampu meraih kemenangan 103-97 atas Philadelphia 76ers. Di Toronto, Raptors menghancurkan Detroit Pistons 109-91 lewat penampilan apik DeMar DeRozan yang memborong 40 poin. Anthony Davis tampil memukau dengan raihan 50 poin namun gagal menyelamatkan timnya New Orleans Pelicans dari kekalahan 102-107 atas Denver Nuggets. (kmb39/afp)
Rontokkan Rockets, Lakers Baru Beri Harapan
Petenis Slovakia Dominika Cibulkova.
Bali Post/afp
Bali Post/afp
memetik kemenangan telak 7-1 atas Cultural Leonesa pada pertandingan pertama babak 32 besar Piala Raja. Marco Asensio dan Alvaro Morata masing-masing menyumbang dua gol pada pertandingan di Leon ini. Morata seharusnya menghasilkan hattrick pada pertandingan berat sebelah ini. Setidaknya kemenangan besar ini memudahkan mereka memainkan laga kedua di Santiago Bernabeu. Setelah Zuiverloon mencetak gol bunuh diri, pasu-
NBA - Pemain LA Lakers Jordan Clarkson (kiri) menggiring bola dengan dikawal bintang Houston Rockets James Harden pada pertandingan kompetisi NBA, Kamis (27/10) kemarin di Staples Center.
OLAHRAGA
16
Anthony dan Jonatan Menuju Babak Ketiga Jakarta (Bali Post) Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berhasil melaju ke babak kedua turnamen bulu tangkis French Open Super Series 2016, Kamis (27/10) kemarin. Ia menyusul satu wakil tunggal putra yang sudah aman lebih dulu, Anthony Sinisuka Ginting.
Argya Verangga
Bali Post/dok
Taekwondoin Bali Apes di Undian Denpasar (Bali Post) Taekwondoin Bali bernasib apes pada saat pengundian (drawing) pada PON XIX Jabar lalu. Akibatnya, di babak penyisihan langsung bertemu atlet unggulan atau pelatnas, sehingga berguguran di babak penyisihan dan hanya mendapatkan dua perunggu. Pelatih Tim PON Sabeum Eko Saputro di Sekretariat Pengprov TI Bali, Kamis (27/10) kemarin menegaskan, dua perunggu dipersembahkan Kharisma Christian (U-80 kg) serta Ayu Wijanarko (U-46 kg). ‘’Dari segi bagan yang kami terima, atlet kami sial berdasarkan hasil undian. Mereka langsung bertemu atlet pelatnas maupun unggulan di kelasnya,’’ kata Eko. Dia menyebutkan, sederet taekwondoin Bali misalnya Pebri dikalahkan atlet Jateng yang akhirnya merebut emas. Argya Verangga ditundukkan atlet pelatnas asal Kaltara yang juga menyumbang emas. Hendra Dwi Santoso ditaklukkan atlet Jabar yang menyabet emas. Ayu Wijanarko ditundukkan atlet Jabar yang mendulang emas. Termasuk Kharisma Christian ditundukkan atlet Jatim yang merebut emas. ‘’Justru kami tak menyangka, Ayu dan Kharisma yang tak ditarget medali, malah bisa menyumbang medali,’’ tutur Eko. Diakuinya, tim taekwondoin tuan rumah Jabar mengoleksi total 12 emas, terdiri atas poomsae disapu bersih 4 emas, dan sisanya kyorugi 8 emas. DKI Jaya juara Pra-PON, dan mematok 5 emas, sama sekali pulang tak menggondol emas. Jateng (2 emas), Jatim, Kaltim, Kaltara dan DIY masing-masing (1 emas). Eko menilai sistem pertandingan menggunakan processor KP&P, sehingga wasit dan juri cukup fair-play. ‘’Keputusan kontrovesial hanya terjadi di kelas U-54 kg, antara Rainaldi Atmanegara (Jateng) melawan Bintang (Jabar),’’ ucapnya. Eko juga heran tim PON Bali try-in menjamu Sulut, NTT, Lampung, dan Babel grafik prestasinya malah meningkat. Eko kini masih melatih delapan taekwondoin yang dipersiapkan berlaga pada Pra-PON Remaja, di Surabaya, 2-4 Desember mendatang. (022)
21 Klub Voli Ikuti Piala Mangupura Mangupura (Bali Post) Tercatat 21 klub di Kabupaten Badung ambil bagian dalam kejuaraan bola voli Piala Mangupura yang bakal dilaksanakan di GOR Purna Krida, Kerobokan, 25 November hingga 5 Desember mendatang. ‘’Peserta yang ikut berasal dari kecamatan masing-masing yang ada di Kabupaten Badung. Sejatinya di Badung sendiri ada sekitar 40 tim bola voli. Hanya, pihaknya membatasi peserta, karena waktunya mepet,’’ ungkap Ketum Pengkab PBVSI Badung AA Kusimantara, di Badung, Kamis (27/10) kemarin. Kusimantara menjelaskan, dari 21 peserta yang ikut, klub-klub paling banyak mengirimkan klub di daerah Badung Utara yaitu kecamatan Abiansemal sebanyak 6 klub, Mengwi 6 klub dan Kuta Utara juga 6 klub. ‘’Sementara kecamatan lainnya seperti Kuta Selatan, Petang dan Kuta hanya diwakili satu tim saja,’’ katanya. Dikatakannya, minimnya klub-klub desa di salah satu wilayah seperti di Badung Selatan lantaran tersandung fasilitas. Selain minim fasilitas, minat anak muda untuk menggeluti olahraga voli masih sedikit. ‘’Selama ini, khususnya di wilayah selatan kebanyakan memilih cabor lain seperti sepak bola. Itulah yang membuat Badung Selatan masih minim pemain voli,’’ jelas Kusimantara. (kmb41)
Di babak pertama ini, Jonatan sukses memulangkan satu wakil Tiongkok, Xue Song. Ia menang dengan skor 15-21, 21-15 dan 21-13. Kemenangan ini sekaligus membalas hasil pertemuan sebelumnya di Swiss Open 2015 lalu. Kala itu Jonatan kalah 17-21 dan 10-21 dari Xue. ‘’Saya hari ini tampil lebih siap dan sudah mempelajari permainannya dia. Rata-rata pemain Tiongkok kuat-kuat, jadi saya harus mempersiapkan taktik. Karena kalau adu kekuatan pasti saya kalah,’’ kata Jonatan. Di babak berikutnya, Jonatan masih menunggu lawan antara Pablo Abian, Spanyol dan Rajiv Ouseph, Inggris. Dengan dua calon lawannya tersebut, Jonatan mengaku akan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. ‘’Siapa pun lawannya saya siap. Terutama fisik saya. Saya juga mengantisipasi rasa percaya diri mereka. Karena ini kan bisa dibilang rumah mereka juga, samasama pemain Eropa,’’ ujar Jonatan. Selain Jonatan, ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi
Gideon juga sukses lolos ke babak kedua. Mereka menghentikan pasangan Jerman Mark Lamsfuss/ Marvin Emil Seidel. Kevin/Marcus menang dengan skor 21-14, 18-21 dan 21-18. Unggulan Ketiga Berhasil lolos ke babak kedua French Open Super Series 2016, Anthony Sinisuka Ginting akan langsung ditantang unggulan tiga asal Denmark, Jan O Jorgensen. Ini akan menjadi pertemuan ketiga Anthony dengan Jan O. Di dua pertemuan sebelumnya, Anthony belum pernah berhasil mencuri satu game pun dari lawannya itu. Pertemuan terakhir mereka terjadi di BCA Indonesia Open 2016. Saat itu Anthony kalah tipis dengan 20-22 dan 23-23. ‘’Setelah ini saya akan diskusi dengan pelatih, seperti apa besok mainnya. Dengan Jan O sudah pernah ketemu dua kali dan selalu kalah. Jadi saya sudah tahu gimana permainan dia dan merasakan langsung pukulan dia,’’ kata Anthony. Sebelumnya di babak kedua, Anthony sukses mengatasi wakil India, Ajay Jayaram. Ia menang setelah beradu di lapangan selama satu jam penuh, dengan skor akhir 20-22, 2110 dan 21-18. (kmb39/net)
Anthony Sinisuka Ginting
Timnas Indonesia Jalani Pelatihan Singkat di Karawaci
Jakarta (Bali Post) Timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF 2016 di Filipina akhir November nanti terus digenjot latihan. Setelah pelatnas dilakukan di Yogyakarta kini giliran Karawaci, Tangerang, Banten menjadi lokasi yang ditunjuk Alfred Riedl. PSSI dalam rilisnya, Kamis (27/10) kemarin, menyebutkan pelatnas di Karawaci hanya berlangsung singkat mulai 28 Oktober hingga 1 November. Ada 27 pemain yang dipanggil oleh pelatih asal Austria itu guna menjalani pelatnas sebelum menjalani pertandingan uji coba internasional itu. Dari 27 pemain yang dipanggil ada nama pemain naturalisasi, Stefano Lilipaly. Pemain yang kini memperkuat klub Belanda SC Telstar diharapkan menjadi pembeda di lini tengah Timnas Garuda yang selama ini diisi oleh Evan Dimas, Rizky Pellu maupun Dedi Kusnandar.
Sesuai dengan rencana, sebelum menjalani pertandingan Piala AFF 2016 Grup A di Filipina mulai 19 November nanti, Timnas Garuda terlebih dahulu akan menjalani pertandingan uji coba melawan tuan rumah Myanmar di Yangon, 4 November dan selanjutkan akan menghadapi tuan rumah Vietnam, 8 November. ‘’Boaz Salossa dan kawan-kawan akan bertolak ke Myanmar pada 2 November 2016 dan kembali ke Indonesia 9 November mendatang,’’ tulis PSSI dalam keterangannya. Bagi Timnas Garuda, pertandingan uji coba sangat penting dilakukan mengingat lawan yang akan dihadapi di Grup A cukup berat. Selain tuan rumah Filipina, anak asuh Alfred Riedl ini akan menghadapi juara bertahan Thailand dan tim langganan juara Singapura. Sebelumnya, timnas sudah menjalani dua pertandingan uji coba yaitu melawan Malaysia yang saat itu menang 3-0 dan selanjutnya bermain imbang 2-2 melawan Vietnam. (ant)
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Pemain Asing Bawa Pacific Raih Kemenangan Pertama
Jakarta (Bali Post) Dua pemain asing Pacific Caesar Surabaya, Kevin Loiselle asal Kanada dan Brian Richard Addison (AS), memimpin klubnya meraih kemenangan perdana di Grup B Perbasi Cup, setelah menelan kekalahan di dua laga sebelumnya. Dalam pertandingan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Kamis (27/10) kemarin, Pacific Caesar mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 84-66. Pada laga itu, Kevin dan Brian menorehkan catatan gemilang dengan perolehan double-double. Brian mencetak 28 poin dan 21 rebounds, sementara Kevin membuntuti dengan 21 poin dan 17 rebounds. Kemenangan itu juga memberikan sedikit ‘’napas’’ bagi Pacific untuk mengejar satu tempat di empat besar Perbasi Cup. Sementara kesempatan semifinal sudah tertutup untuk Satya Wacana Salatiga yang kalah tiga kali beruntun. Satya Wacana sendiri sempat menggebrak pada kuarter pertama. Walau tanpa diperkuat pemain asing, dimotori kapten yang juga point guard Budi Sucipto yang mencetak 19 poin, mereka berhasil mengimbangi permainan Pacific pada 10 menit pertama meski akhirnya tertinggal skor 21-25. Namun, pada kuarter kedua sampai keempat, permainan Satya Wacana mengendur dan selalu kalah dengan selisih poin lebih dari lima bola atau sepuluh angka dari Pacific. Pacific Caesar sebenarnya bertanding tidak terlalu disiplin. Mereka melakukan 19 kesalahan atau turnover, lebih banyak daripada Satya Wacana yang mencatatkan 12 turnover. Tim asal Surabaya itu juga terlihat sangat bergantung pada dua pemain asingnya sebab hanya shooting guard Nuke Tri Saputra yang berhasil mencetak dua digit angka (14 poin) selain Kevin dan Brian. Di kubu Satya Wacana, selain Budi, ada dua pengoleksi dua digit angka yaitu Andre Adriano (12 poin) dan Vincent Sanjaya (10 poin). Selanjutnya, Pacific Caesar akan menghadapi M88 Aspac Jakarta pada pertandingan terakhirnya di Grup B, Jumat (27/10). Pada hari yang sama, Satya Wacana akan menghadapi Pelita Jaya, juga untuk pertandingan pamungkas. Tertutup Di Grup A, duel antara tim yang masing-masing sudah dua kali kalah, JNE Bandung Utama dan NSH Jakarta berhasil dimenangkan oleh NSH dengan skor ketat 68-66. Atas kekalahan ini, peluang JNE Bandung Utama ke empat besar sudah pasti tertutup. Sementara untuk NSH, kemenangan ini tidak menjamin mereka bisa melenggang ke empat besar karena tim lain di Grup A seperti tim kuat CLS Knights Surabaya sudah menang tiga kali di tiga pertandingan dan tim unggulan lain, Satria Muda Pertamina, baru main dua kali dan memenangkan dua laga tersebut. Berikutnya, NSH masih akan menghadapi Stadium Happy 8 Jakarta, tim yang juga berstatus sekali kalah dan dua kali menang, dalam lagi terakhir mereka di Grup A, Jumat (28/10). Bandung Utama sendiri berjumpa tim kuat Satria Muda Pertamina di laga pamungkasnya, Jumat (28/10). (ant)
Timnas Basket Putri Bersiap Hadapi Kejuaraan Asia Jakarta (Bali Post) Tim Nasional Bola Basket Putri Indonesia usia 18 tahun (U-18) mulai bersiap untuk mengikuti Kejuaraan Asia di Bangkok, Thailand pada 13-20 November 2016. Hal itu dikatakan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Danny Kosasih di Jakarta, Kamis (27/10) kemarin, saat menyaksikan Perbasi Cup 2016 di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta. Tim nasional basket putri U-18 memulai pemusatan latihan untuk berlaga dikejuraan Federation Internastional Basketball Association (FIBA) Asia U-18 Campionship for Women 2016, Bangkok. Menurut Danny, tim nasional putri U-18 melakukan pemusatan latihan di lapangan Hawk BSD Tangerang hingga 10 November 2016. ‘’Karena tim nasional basket putri ini akan diberangkatkan pada 11 November 2016,’’ paparnya. Ia mengatakan, tim nasional basket putri ini ditangani pelatih Arif Gunawan, dibantu Nyo Rifan dan Marlina Hera untuk memantapkan mereka demi prestasi yang membanggakan nantinya. ‘’Tim bola basket putri negara kita akan berada di level dua pada kejuaraan tingkat Asia ini, tentu banyak harapan untuk bisa berprestasi,’’ paparnya. Danny Kosasih menyatakan, target juara bagi tim bola basket putri ini pastinya sangat diinginkan, meski akan menghadapi tim-tim tangguh dari negara Asia lainnya. ‘’Yang pasti semangat bertanding dan menang menjadi inti pemantapan latihan ini, sebab semuanya harus disatukan dengan bakat yang mereka punya,’’ tuturnya. Danny Kosasih menyatakan Tim Nasional Bola Basket Putri ini merupakan atlet-atlet pilihan yang terbaik dari hasil seleksi kejuaraan nasional. ‘’Mereka ini harapan kita ke depan untuk menjadi tim nasional bola basket senior, karena olahraga bola basket negara kita sudah cukup diperhitungkan di tingkat Asia,’’ katanya. (ant)
Jala Putra Lawan Ultra Imbang Tanpa Gol Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Jala Putra bermain tanpa gol saat meladeni lawannya Uluwatu Putra (Ultra) Pecatu dalam lanjutan turnamen Piala Bupati Badung I/2016, Grup A, di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Kamis (27/10) kemarin. Sejak kick-off, kedua tim saling melancarkan serangan. Serangan Jala Putra yang dimotori Putrawan dan Widiana senantiasa kandas di kaki Kadek Juliawan, Rai Gunawan, dan Syaiful Bahri. Sebaliknya, serangan Ultra yang digalang Restu Mega dan Yoga juga berhasil dipatahkan lini belakang Jala Putra bermaterikan Eka Subawa dan Raditya Putra. Di babak kedua, Jala Putra dan Ultra tetap gencar melancarkan serangan, namun sampai wasit Wayan Suendi meniup peluit panjang, skor akhir tetap 0-0. Dengan hasil tersebut, Jala Putra mengumpulkan 4 poin setelah
unggul atas Sawangan FC 2-1 pada laga sebelumnya. Sedangkan Ultra dikalahkan Pesanku Kuta 1-3 dan baru meraih 1 poin. Pelatih Jala Putra Ariyoga mengakui sejumlah pemainnya didera cedera. Akibatnya, pihaknya kehabisan stok pemain U-21, padahal dalam pertandingan dituntut menurunkan 8 pemain U-21. Sementara pelatih Ultra Widarma mengakui, pemain posisi stoper terpaksa ditarik ke depan, bertujuan menambah daya gedor, namun tetap saja belum mampu mencetak gol. Hasil lainnya, tuan rumah Putra Perkanthi unggul atas Putra Alaska 4-1. Keempat gol Putra Perkanthi yang menjebol gawang Putra Alaska diborong Gede Jeno Wilyantara tiga gol (hattrick) menit ke-15, 16, dan 81, serta Geovani menit ke-26. Gawang Putra Alaska dikawal Milyantara, dan sejak menit ke-27 digantikan Mega. Putra
Alaska mampu mempertipis kekalahan lewat gol Erim Prima Putra yang menggetarkan jala Dwiki di menit ke-31. Sementara hasil Grup C, Perssib Blahkiuh bermain imbang 2-2 melawan Garuda Dalung di Lapangan Cok Tresna Sobangan. Perssib Blahkiuh unggul lebih dulu lewat tendangan bebas Kadek Septiawan, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Kayun baru bergulir semenit. Satu lagi gol Perssib dilesakkan Asmarajaya di menit ke-63 yang menjebol gawang Ery Ananta. Dua gol Garuda Dalung hasil bidikan Deni Ilias menit ke-19, serta Suirya Winata di menit ke-80, yang menggetarkan jala Diva Raditya. Untuk Grup D, Putra Mengwi menundukkan Wanaraduta Sangeh 2-1. Dua gol Putra Mengwi dicetak melalui penalti Ryan menit ke-45, serta Ari Mahendra menit ke-76. Sebiji gol Wanaraduta diciptakan Eka Pradana. (022)
Bali Post/wan
REBUT BOLA - Pemain Jala Putra Nusa Dua ditempel ketat lawannya dari Ultra Pecatu pada turnamen sepak bola Piala Bupati Badung I yang berlangsung di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Kamis (27/10) kemarin.
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dibutuhkn Reservasi Wanita ***A.BVC kerja Diluar Negri ResDcr 5 Sopir,5 Sales,10 krywan/ Dcr Pegawai Lls SMA Max.25Th Menguasai Bhs Inggris&Mandarin mi utk Semua Usia, Resto Hotel krywti&Kasir,Adm,081999251555 Hub.Dutha Mart Jl.P.Demak 88X A.BP.001.10.16.0001838 Umr Max.26Th&Waiter/s Brpnglmn kebun081337903069,085953774417 T.Umar Brt 08113972040 Dcr 5 sales Counter & Sopir bs B.BP.166.10.16.0000983 A.BP.001.10.16.0001818 CV ke:hrd@seasafaricruises.com Bhs.Inggris SMK/D3 Pariwisata Dcr QC Brpnglman garment Exprt A.BP.001.10.16.0001770 **Looking for SPG,Good English + Tkg Jrt Blanan Gaji Bagus!! ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Good Appearance,Energic Ph:085 Hub:Merrys Tour T:0361-245145 A.BP.001.10.16.0001845 Hub:08563803731 Segera!!!! SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga 100050706 E:hrd@buddhawear.com Dcr Cook/Kitchen Sacred Ground A.BP.001.10.16.0000622 A.BP.001.10.16.0001856 A.BP.001.10.16.0001833 Jl.DoubleSix Legian,0361730961 Cleaning Service Dcr di Sanur *Looking for FO Staff max30y.o Dcr SPG u/Butik di Legian B. / info@sacredgroundbali.com Hub.0361-289700/085737168071 Call 0361-8444870,081999973376 Inggris Mnarik Hb:085100688688 A.BP.153.10.16.0001855
Dcr Reservasi & Akunting,Pria utk Tour&Travel, 081999813585
A.BP.001.10.16.0001707
!!!Kpl Pesiar-Costa Cruise Line req: all position: Restaurant, Bar,Kitchen & Housekeeping. PT Piramid jl Jayagiri VII/12B Renon,Phn:0361-226636/226736.
B.BP.166.10.16.0000985
A healtfood cafe in Ubud is looking for a personable manager.Must speak English, enjoy new friends,be sales oriented and have a strong work ethic. Woman or man. Contact: wayan123@hotmail.com
B.BP.004.10.16.0000969
A.BP.001.10.16.0001234
!!!Urgent! Butuh 10 Terapis Wanita di Renon & Canggu,Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Tlp.9002588,081239621123
A.BP.001.10.16.0001452
!Cari Marketing Property Agent Hub:Era Victory Bali,8466678 B.BP.141.10.16.0000834
Cr Segera Adm 2 Org Bs Komptr Max.30Th Hub:223516 A.BP.001.10.16.0001668
Cr Tenaga kebersihan,Hb.PT.BPR Pedungan,Jl.P.Moyo No.1 Dps A.BP.001.10.16.0001780
A.BP.001.10.16.0001375
Dcr Salesman Gaji/Bonus 3-8Jt dan Sopir Jl.Bedahulu IV No.12
Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps
Dcr Segera Drafter/Arsitek/ Interior Designer Lokasi dkt Tanah Lot, Kirim CV ke contact@casamoderno.com / WA 082144835239
B.BP.804.10.16.0000782
Dcr Krywan/ti Serabutan Serius Krj 081353081693/085100145777
A.BP.001.10.16.0001708
Dc Kywti/an Arshop di Singapadu KTPBali B.Inggris, 081338586666
A.BP.001.10.16.0001591
A.BP.001.10.16.0001813
A.BP.001.10.16.0001706
Dcr Wanita Staff u/Penny Furniture Sanur Gaji2Jt, 08123872326
B.BP.004.10.16.0000972
Dicari Karyawan/wati,Admin, Resepsion,Serving, Barista T.Cafe Jl.By Pass Ngurah Rai 505 Ikat Plaza Building Hp.087822439949
A.BP.001.10.16.0001798
Dibthkn pgw salon di Jimbaran Taman Griya Hub. 081236768825
B.BP.101.10.16.0000965
Dibutuhkan Housekeeping Persyaratan:Wanita Umur Max.25 Thn Bs Bhs.Inggris, memiliki pengalamanKerja.Bisa memasak (Breakfast) Hub:085954153949
A.BP.001.10.16.0001783
Dicari Acct/Admin Staff wanita u/Cafe Vegan di Canggu CV ke: info@pelotonsupershop.com
B.BP.004.10.16.0000889
A.BP.001.10.16.0001786
Dcr Tng Adm Min.SMK Akuntansi BsKomp+SIM C237757/08179728394
A.BP.001.10.16.0001682
A.BP.001.10.16.0001751
Bth Kary/wati u/Adm&Penjaga Dcr Krywn Admn+Mrkting,Min SMA Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F Kos2an Tnggl Dlm,081337433366 Jln.Veteran H:239357 Segera! Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82 A.BP.001.10.16.0001663 A.BP.001.10.16.0001843 A.BP.001.10.16.0001575 Bth Pegawai Laundry Pengalaman Dcr Krywn Srabutan Lulusan SMA Dcr Staf Komp,Admin Bali Silver bs Bawa Motor SMS:081805387588 A.BP.001.10.16.0001850 /SMK,08124678427/081337665417 Lok.Celuk 081239235236 A.BP.001.10.16.0001824 Cr Peg.Salon Pengalaman Tdk A.BP.001.10.16.0001781 Dcr Lulusan SPK/SMK/SMA Maks diutamakan Hp.081236893994 Dcr Tk.Potong, Cek,Adm,Gdg 25Th u/Jd Terapis 085738403131 A.BP.001.10.16.0001801 Garmen:9072639 A.BP.001.10.16.0001800 Dbthkan Sales&Sopir SIM A min A.BP.001.10.16.0001738 Dcr Tkng Kbn yg pintar jg potong SMA umur maks 35th.Krm Lam ke Dcr Tkg Potong Kain Berpengalapohon Seminyak 0361-733544 man utk Garment Hp085100050706 PT.Gunung Slamat Tlp.410188 B.BP.001.10.16.0000739
A.BP.001.10.16.0001732
Dicr sgr Staff Kasir, Waitress, Cleaning service,Telp.723593/ 723637/082144159869
A.BP.001.10.16.0001622
Dcr Desain Grafis bs Pshop&Corel u/Daerah Kuta, 085312888880
B.BP.004.10.16.0000967
Dcr staf akunting(SMK) & staf IT , wanita.CV email ke sdm.grhakusuma@gmail.com
B.BP.004.10.16.0000968
A.BP.001.10.16.0001785
A.BP.001.10.16.0001667
Distributor Cat Cari Spv Marketing & Marketing Berpengalaman Benefid Gaji+Komisi+Bonus Hub:418664/418665 Jl.Cargo 165
A.BP.001.10.16.0001805
A.BP.001.10.16.0001779
A.BP.001.10.16.0001590
Dicari tebaga Administrasi dan Akutansi wanita berpenampilan menarik.Minimal SMA/SMK, Hub: (0361) 225816.087760382691 Dicr Sales min.SMK Dpt mess Cargo Raya 198XX Tlp.7446929
Dicari PRT Urus Anak Blm Nikah Tidur Dalam Hp.08123987194
Dimas Fashion Mencari penjahit Halus Wanita Berpengalaman, Gaji Bagus.082147942963
B.BP.004.10.16.0000849
Dicari Staf Bag.Admin,Accounting,Marketing,Juru Masak,SPG/ SPB Hub:089638338583 Dodik
B.BP.145.10.16.0000973
Dicari Karyawan Wanita/Sopir untuk Catering Hb:087861207988
Dicr Staf Reservasi Travel Agent CV: maojiatour@gmail.com / 0361-4727360 Diutamakan Pnglmn
Dicari Sopir, bisa Bahas Inggris & Mengenal Area Nusa Dua, hanya Bekerja 4 Hari dalam Seminggu,Gaji di Jamin Bagus. Berminat Kirim CV ke jarimenar inusadua@jarimenari.com Jl.Pratama 88X Tanjung Benoa Tlp.0361 778 084
Dicari Reception yang punya Motivasi Tinggi,Pekerja Keras, bisa Bahasa Inggris(Lisan&Tulisan),bisa Computer.Dan Night Cleaning Crew Laki Laki,Jujur, Siap Bekerja Keras.Berminat Kirim CV ke jarimenari@aol.com /Jl.RayaBasangkasa#47,Seminyak
A.BP.001.10.16.0001797
A.BP.001.10.16.0001343
Karyawati min.SMA 081338251999 SMA,max.25,penampilan menarik A.BP.001.10.16.0001279
Looking for:Kapster,F,English, Salary 2,1Jt+16.000/Jam Instv Send CV+Photo to Body Works Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget.0361-733317/735058
A.BP.001.10.16.0001344
Need Boutique SPG for Urgent!! Speak English,Friendly,Experience Call:087861535598 / Canggu
A.BP.001.10.16.0001676
SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372
B.BP.804.09.16.0000562
Sekolah diJimbaran Cari:Kepala SekolahTK,SD,SMP,SMA,GuruOlah Raga,Guru Bhs.Indo.Guru Bhs. Inggris,Guru Seni,Guru Musik, Guru Komputer,Guru mandarin, Staf Accounting,Driver,Dokter, Nurse,Security,Receptionist, Maintenance AC,Helper,Tukang Masak.CV fax ke 703938,Atau Email:schoolhrdbali@hotmail.com
B.BP.004.10.16.0000714
USA Health CO P/F Time Spv or Mrkt,081236711026/087774445640 A.BP.001.10.16.0001351
Pemborong/Mandor utk Pryk Perumahan di Dps 081238504111
A.BP.001.10.16.0001832 Urgently Needed Staf Marketing Dcr:Guru/Marketing/Admin Diving Company Sanur Hb:283246 CV: info@divedivedivebali.com H.085338740090/SMA085338296555 A.BP.001.10.16.0001823
B.BP.004.10.16.0000850
A.BP.001.10.16.0001811
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post FortunerG AT TrdSportivo Pth14 Bensin AsBali 380Ng,0811395948
DAIHATSU
Terios TS’07Cklt AsDK Aud 116Ng P.Saelus2kamboja7/085101850689
A.BP.153.10.16.0001852
HONDA
Grand Civic 90 AslPth,Srt+BanBr Dp Wr.Nasi Lukluk,085100828598
B.BP.164.10.16.0000975
Honda Jazz RS Manual Merah AsBali’2015 Istmw,085100434008
B.BP.141.10.16.0000979
JazRS MMC13Pth VCrom Aud 188Ng P.Saelus2kamboja7/085101850689
A.BP.153.10.16.0001851
ISUZU
Djl Panther Th’2001 Merah Maron *****OTO 89///0811398989****** Mulus H:085739959566 Hrg Ng A.BP.167.10.16.0001827 *Mini Cooper GP2 JCW’2014 Gray *Wrangler Renegade 2Door’15Htm KIA *Wrangler YJ M/T Sahara’95Biru Djl/Ovr Kredit KIA Caren 2004 *LandcruiserCignus Japan’06Htm Hitam Hub: 081213672655, BU A.BP.001.10.16.0001778 *Alphard G’Prems Sounds’10 Htm *VellfireZG Prems Sounds’14Pth SUZUKI *Lexus RX 270 Facelift’12Hitam Jimny’89 Istmw,original,AsBali TgnI tdkkcw dpkai,085107111477 *Inova G Manual KM8rb’14Silver A.BP.001.10.16.0001858 *****Cash/Tradein/Kredit***** B.BP.164.10.16.0000974 Karimun Wagon R GX Th 2014 Putih Tgn1 Manual,085333124554 Avanza G VVTi’08 Slvr MlS Trwt A.BP.001.10.16.0001796 Prbd BanBaru2,081805383805 BUC A.BP.001.10.16.0001794
TOYOTA
Avanza G’09 Silver AsBali Ors Dijual Cepat Fortuner’2011 AT Bensin,Rutin Perawatan,New Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.141.10.16.0000981 Wheels&Tire AsliBali Tangan Avanza G’2011 w.silver,mls sdh Pertama Rp.320Jt T.0361-737989 terima atas nama T.705147 B.BP.141.10.16.0000939
A.BP.001.10.16.0001788
Agya TRD S Th’2014 Tgn1 Manual Fortuner G Manual’08 2.5 Hitam Hitam Hub.087862270180 Solar 230Jt NgBgs 081936222166 A.BP.001.10.16.0001795
A.BP.001.10.16.0001834
SPA
Murah!BUC Mau Dilelang Akh Bln DISEWAKAN RUMAH LT142 LB225 PMoyo,085858779586 B.BP.141.10.16.0000977 Dkont Rmh 3Kamar,Garase Jl.AkaA.BP.001.10.16.0001750 sia 8 No.4 Dps,H:081338523333 T36/70NF Keboiwa460Jt,Kav G.SaInnova G’08 Hitam,Manual,DK, A.BP.001.10.16.0001582 165Jt Ng 287727/289032 lak&Pmogan,Canggu,081239851138 A.BP.001.10.16.0001749 A.BP.001.10.16.0001644 DISEWAKAN RESTORAN Inova E’13Htm Mnual AsDK 185Ng Disewakan Restaurant Lks Sanur TABANAN P.Saelus2kamboja7/085101850689 dgn Prlngkapannya,082340016498 375Jt Rmh Siap Huni lelang Bnk A.BP.153.10.16.0001853 A.BP.001.10.16.0001633 Dkt RS.W.Prasanti 081337380202 MITSUBISHI A.BP.001.10.16.0001849 DIJUAL RUMAH Dijual Mobil L 300 Thn’97 DISEWAKAN TOKO !Rumah LT 220m full bangunan Asli Bali Hub:082144465316 A.BP.001.10.16.0001854 dekat terminal Ubung dpn Hotel Dkontrakn Toko diMonkey Forest *Pajero Limited Ready Stock !! Batukaru 725jt Ng,082147027777 Ubud Harga Nego,H.081933003401 B.BP.164.10.16.0000932 B.BP.166.10.16.0000984 Dp Ringan Bisa TT.081999488800 A.BP.001.10.16.0001819 **Dijual rumah 3 kamar di kota DIJUAL TANAH Kuda99Grey,Inva07Slv,Trno97Htm Gianyar Bypass Darma Giri Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih VW NewBeetle01Slv,085319188988 081337388558,082144685758 A.BP.153.10.16.0001859 B.BP.817.10.16.0000988 Pondok Citra Pmogan 08123871809 A.BP.001.09.16.0001742 **Rumah murah 2 kamar,harga DICARI MOBIL !!!Petitenget Seminyak 7A dkt 255 juta,Candidasa,tanpa DP, Dcr Mbil Over kredit utk pribadi pantai Kamp Bule 081338977777 081337388558,082144685758 A.BP.001.10.16.0001520 serius Hub.081999394000 B.BP.817.10.16.0000987 A.BP.005.10.16.0001839 **Tnh1A,270Jt/A BudukAbianbase Baru Lt2Jl6mtPavSubakDalemGatJl6m,081238920022/081237666809 DIJUAL MOTOR su 1,150MNg Dp10%081337270111 A.BP.001.10.16.0001501 A.BP.001.10.16.0001799 *T.440m2 Buana Raya P.Sambian HONDA Cash/Krd Murah Rumah Minimalis Honda Beat F1 Th’2012 Injec 2Lt Sekar Jepun,081558041018 T.255m2 DalungBUC,081232243361 B.BP.166.10.16.0000986 Mulus Tgn1 H(9,5Jt)08123641000 B.BP.141.10.16.0000976 65m2 240Jt,65m2 290Jt Mbil Msk A.BP.001.10.16.0001857 Dijual Rmh+Ruko 2Lantai LT1200 Gg.Puyuh Batubulan085238155529 KAWASAKI LB2400 Jl.A.Yani Utara 160 Dps A.BP.001.10.16.0001846 Bu Hub.085792225555 Ninja Mrh’15 F1 50Jt Jl.Kebuda BUC Djl Tnh 1 &4Are Lok.Jl.Gn. A.BP.001.10.16.0001802 yaan I/3 Sidakarya,08123966440 Mas Pds Kelod Dps,081338792660 A.BP.001.10.16.0001820 Djl Rumah Kos 8 Kmr Lok.Kampus A.BP.001.10.16.0001821 Unud Jimbaran Hub.08123805574 Djl Murah Tnh 1,5A,-825jt smua A.BP.001.10.16.0001806 KOST Gg.Lebak Agung Kebo Iwa Sltn, Jual Rmh Baru Ubud River Side Super Elite Bule Sanur S.Pool, 2,17A-375Jt/A Jl.Suradipa II LT120 LB50 KT2 KM2 Lengkap 3Jt UP:081337686936 Peguyangan, H.08123996316 Hub.085218359864 A.BP.001.10.16.0001842
SERVICE
A.BP.001.10.16.0001596
ALUMINIUM
A.BP.001.10.16.0001831
Promo 1Are Hanya 3Pmbeli PertaSINGARAJA ma Saja 129Jt Nego Abiansemal ***1,75A Penarukan.3,5A Grogak Punggul Pngembang,081238364632 H.85JtNego Hb:081915697110 BUC A.BP.001.10.16.0001618
Tanah 330m2 Bedahulu 3 GatsuTg Rumah280m2 Bdh.Dps081999888675 Ruko Ry.Cargo Luas 650m2 Gatsu
A.BP.001.10.16.0001807
Dijual Cepat Tanah View laut & Dekat GWK 08123852121
A.BP.001.10.16.0001847
A.BP.001.10.16.0001539
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
DICARI TANAH Karangasem Dicari Tanah/Villa min 25Are Hub.081916660477
A.BP.001.10.16.0001840
Simpan 100Jt Langsung Dikasih Scoopy Gratis S&K 081337380202
A.BP.001.10.16.0001637
DIJUAL RUKO A.BP.001.10.16.0001626 Ruko Murah Sisa 1Unit 4,5x10m Dijual Tanah di Sembung-Mengwi 3Lt Jl.Gn.Andakasa Utama 150Jt/are Nego 081239013392 A.BP.001.10.16.0001662 (Blkg Mitra 10)Hub:08123944210 A.BP.001.10.16.0001347 Jl Tnh 2A diBongan Tbnan 110Jt /Are Tlp.765101/085100510495 DISEWAKAN GUDANG A.BP.001.10.16.0001793 Gudang 2Unit@L.375m2 Rangka BaJual Tanah Kav 2,6Are Jln.6mtr Lokasi Padang Kerta Karangasem ja,Jl.SekarJepun3/087711978999 Hub.082144951290
A.BP.001.10.16.0001848
KURSUS **Fun Private English**Learn & Speak* Simple Hub:081236414568 A.BP.001.10.16.0001860
MAKANAN Vitasqua Squalen Kolestrol Luntur jantungsehat.Cara Cepat membantu Penyembuhan JantungCoroner,mengurangiKadarKolestrol dalamdarah.Menormalkan KadarGula Diabetes.Lever Maag Asma wasir menormalkanTekananDarah Migren Dll,TdkadaEfek samping UDPoint Diponegoro 38 Dps,085100824340
A.BP.001.10.16.0000987
DIJUAL VILLA Djl Tanah L.1,35A Akses Jln 6m Jual Villa view Golf&OceanView Jl.P.Roti Gg.Panda081353002869 Lok.Pecatu Indah Resort Type A.BP.001.10.16.0001808 1125/600 4KT,Pool, 082236344979 Dkt bypas Tbn 135m2 315Jt&150m2 A.BP.001.10.16.0001659 Hook 8m Munggu,085101419992 TP Vila Full Furniture+Pool Ls.2A A.BP.001.10.16.0001810 Lt2 2,5M Ng,Jmbrn,082339122218 Jual Tnh Murah 1,77A dlm Kota, A.BP.001.10.16.0001725 Strgs,Sekar Jepun,087862377121 A.BP.001.10.16.0001828 KEHILANGAN Tanah Gili Meno Lombok 1,1 Ha Hlg Buku KIR No.DPR70419K dkt Danau.Gili Air 78 Are SHM DK 9325 AE AN:Hadi Waluyo cocok Resort.Gili Gede 2,7 Ha A.BP.001.10.16.0001814 SHM dpn Pantai Hub. Buku KIR DK9310AA No BPKB:R/17 0852 1378 2207 ,0856 9190 2225 428/IV-O,AN:Ni Kadek Marthini A.BP.001.10.16.0001804
B.BP.031.10.16.0000456
Tnh Jl.Astasura I Peguyangan 3,5A 550Jt/A Nego.08123927310 A.BP.001.10.16.0001730
ALUMINIUM
A.BP.001.10.16.0001837
Hilang Buku KIR A/N I Made Wardana No.BPKB:8433911-O
A.BP.001.10.16.0001787
B.BP.001.10.16.0000686
KEHILANGAN Hlg BPKB Spm Honda Beat DK 8593 KS AN Ni Ngh Rudin Hub:081338754639
KONTAK JODOH Lelaki Tampan Pengusaha Wants Girls 082236747907 2A41ba52 A.BP.001.10.16.0001841
PELUANG USAHA B.BP.014.10.16.0000978 Hlg BPKB Spm Kymco No C6120635 Profit Harian Fee2% Modal500Rb Prod Kshtn.SMS”PETUNJUK”T08238 An Ni Wyn Joni Lestari 5935722 www.biogermanykita.com Hub.081338754639 B.BP.014.10.16.0000980
B.BP.004.10.16.0000982
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
KONTRAKTOR
PERCETAKAN BIRO JASA
SERVICE
FOTOCOPY
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
SALON ARSITEKTUR
SERVICE
BENGKEL LAS AC
FURNITURE
EKONOMI
18
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Kemenhub Dorong Swasta Kelola Pelabuhan Jakarta (Bali Post) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong pihak swasta untuk membangun dan mengelola pelabuhan. ‘’Pelaksanaan kegiatan jasa kepelabuhanan sudah saatnya tidak hanya dikuasai satu operator pelabuhan atau Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Hal itu penting untuk menghindari praktik monopoli,’’ kata Menhub Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Kamis (27/10) pagi, usai penandatangan perjanjian konsesi antara Ditjen Perhubungan Laut yang diwakili Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Talang Duku Jambi Ridwan dan Dirut PT Wahyu Samudera Indah (WSI) Daniel Wihardjo. Kata Menhub, konsesi tekait penguasaan jasa kepelabuhan pada Terminal Petikemas Muaro Jambi Pelabuhan Talang Duku Jambi. Konsesi ini merupakan konsekuensi berlakunya UU 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan pelaksanaannya. Menhub juga berharap, selain WSI akan ada BUPBUP swasta lainnya yang segera menyusul untuk berinvestasi di bidang kepelabuhanan. ‘’Peran swasta sangat diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan pelabuhan,’’ ujar Menhub. Dirjen Perhubungan Tonny A Budiono mengatakan,
pembangunan terminal peti kemas ini merupakan pembangunan infrastruktur pelabuhan pertama yang d ib a ng un dengan dana swasta murni. ‘’Selain menangani peti kemas nantinya juga dapat dikembangkan untuk terminal curah cair dan curah kering, bahkan barang umum lainnya (general cargo),’’ kata Tonny. Pelabuhan Talang Duku, menurut Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut Mauritz Sibarani, seluas 16 hektar pembangunannya akan dilaksanakan WSI. ‘’Konsesi diberikan selama 66 tahun dengan pendapatan konsesi lima persen per tahun dari pendapatan kotor atas kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhanan di area konsesi. Objek konsesi nantinya akan diserahkan kembali ke pemerintah,’’ urai Mauritz. Sementara itu, Daniel mengatakan, pada tahap awal PT WSI menginvestasikan Rp 702,2 miliar, di sana akan dibangun terminal peti kemas, mengelola operasionalnya, selama masa konsesi. Besaran pendapatan konsesi 5 persen per tahun dari pendapatan kotor atas kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhan di area konsesi, di mana setelah berakhirnya masa waktu konsesi seluruh aset yang menjadi objek konsesi akan diserahkan kepada pemerintah. (010)
Penyaluran Kredit Dominan di Sektor Perdagangan
Denpasar (Bali Post) Pada tahun 2015, jumlah UMKM formal di Provinsi Bali tercatat sebanyak 61.648. Malah pelaku usaha dan jumlah pelaku usaha informal mencapai 203.920. Dengan kondisi tersebut, Bali memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM yang didominasi sektor perdagangan, pengolahan dan jasa. Relatif banyaknya berdiri UMKM seiring tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata sebagai penyokong perekonomian di Provinsi Bali. Kepala BI Perwakilan Bali Causa Iman Karana mengatakan Bank Indonesia (BI) dan perbankan berupaya terus mendorong peningkatan pembiayaan kepada UMKM, pangsa kredit UMKM di periode triwulan II 2016 tercatat ada peningkatan sebesar 35, 03 persen terhadap total kredit, dibandingkan pangsa di triwulan sebelumnya yang tercatat 33,68 persen. Salah satu kebijakan BI untuk mendorong kredit UMKM adalah adanya ketentuan bagi perbankan menyalurkan kredit kepada UMKM dengan nilai presentase tertentu. Paling tidak minimal 5 persen pada tahun 2016. Sedangkan 10 persen tahun 2017, 15 persen tahun 2018, serta 20 persen tahun 2019. ‘’Kebetulan Bali di triwulan II 2016 sudah lebih dari ketentuan BI yaitu sekitar 35 persen dalam penyaluran kredit. Padahal ketentuannya tahun 2019 baru 20 persen. Artinya Bali sudah baik dalam rangka menyalurkan kredit khususnya kepada UMKM. Hanya, sektornya masih terkonsentrasi di sektor perdagangan yaitu 60,75 persen,’’ ujarnya. Penyaluran kredit dari
sektor lainnya yaitu, PHR sebesar 42,66 persen, konsumsi 37, 68 persen, pertanian 2,48 persen, industri 2,57 persen dan terkecil pertambangan 0,05 persen. ‘’Ini yang kita dorong ke sektor-sektor lainnya seperti pertanian, karena struktur ekonomi Bali ini kan banyak di pertanian dan juga pariwisata,’’ ujarnya saat acara perluasan akses keuangan UMKM binaan BI, Selasa (25/10) lalu. Karena itu, pihaknya mengadakan acara dalam rangka perluasan akses keuangan bagi UMKM, yang mayoritas bergerak di bidang pertanian. Mulai dari petani bawang merah, sapi, tenun (tekstil), kopi. ‘’Mudah-mudahan acara ini mendapatkan titik temu yang baik antara perbankan atau pun dari sisi PKBL, dan jamkrida untuk menjembatani pembiayaan ini,’’ ujarnya. Sementara dari sisi NPL, kualitas kredit UMKM masih cukup baik yaitu 1,92 persen di triwulan II 2016, turun dari 2,01 persen di triwulan I 2016. Dengan adat Bali yang kuat, sebenarnya perbankan ini sangat diuntungkan. ‘’Dengan nilai-nilai adat ditaati, katakanlah mereka (UMKM) menjadi malu ngemplang kredit,’’ tandasnya. Hanya syarat formal susah dipenuhi UMKM. Karena itu, kesempatan bertemu pada suatu acara adalah merupakan momen mediasi untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi UMKM. ‘’Sebenarnya gapnya ada di mana sih padahal NPL-nya bagus. Sedangkan dari sisi dana perbankan, PKBL dan jamkrida sudah ada juga. Pastinya, hanya tinggal mempertemukan saja,’’ imbuhnya. (may)
Terangi Bangli
PLN Bali Alokasikan Rp 7,6 Miliar
CABAI - Petani menjerit, tahun ini jangan impor cabai.
Bali Post/ant
Petani Menjerit, Jangan Impor Cabai
Jakarta (Bali Post) Para petani di sentra produksi cabai di Kabupaten Magelang dan Temanggung, Jawa Tengah, meminta pemerintah tidak mengimpor komoditas hortikultura cabai ini, kendati harga cabai terus melonjak. Ketua Kelompok Tani Ngudi Tani, Desa Ketundan Kecamatan Pakis Kabupten Magelang, Diono Hadi, mengatakan impor hanya akan menyengsarakan petani. Alasannya, harga cabai produksi mereka tertekan masuknya produk luar berharga lebih murah. Di sela kunjungan media ke sentra produksi cabai di Kabupaten Magelang dan Temanggung, dia mengatakan, 2014 lalu pemerintah membuka impor cabai sehingga harga produk petani turun dan petani pun rugi besar. ‘’Kalau bisa (tahun ini) jangan ada impor cabai, petani harus diperhatikan,’’ kata pria yang bertani turun-temurun itu. Hal senada disampaikan Siswo dari Temanggung. Ia menyatakan setelah berlakunya perdagangan bebas cabai impor, banyak masuk ke Indonesia dengan bebas bea masuk sehingga dijual dengan harga murah. ‘’Harga cabai petani pernah anjlok mencapai Rp 2.000 per kilogram, sedangkan biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 5.000 per
kilogram. Akibatnya kami sangat merugi,’’ katanya. Kebijakan impor itu mengakibatkan 95 persen kebutuhan cabai dalam negeri dipasok produk impor, sedangkan petani lokal hanya bisa memasok lima persen dari kebutuhan pasar. Siswo menyatakan petani Temanggung siap memasok cabai untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri asal pemerintah mendukung dan memperhatikan nasib mereka. Ketua Kelompok Tani Sidodadi, Desa Campursari Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Yasmadi, mengaku selama ini memasok 1 ton cabai untuk kegiatan operasi pasar dari Ditjen Hortikultura Kementan demi menstabilisasi harga cabai. Untuk operasi pasar
itu, petani di bawah kelompoknya menjual cabai rawit Rp 15.000/kg dan cabai besar Rp 22.000/kg yang keduanya lebih rendah dari harga yang dijual untuk pasar, yakni Rp 32.000/kg dan Rp 45.000/kg. ‘’Ini sebagai komitmen kami selaku petani untuk membantu pemerintah menjaga harga cabai agar tidak melonjak,’’ kata Yasmadi. Data Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian menunjukkan potensi areal pengembangan usaha cabai di Kabupaten Magelang mencapai 3.525 hektar yang tersebar di 12 kecamatan, antara lain Pakis, Sawangan, Srumbung dan Secang yang masing-masing memproduksi 7 ton cabai rawit dan 6,7 ton/hektar cabai keriting. (ant)
Bangli (Bali Post) PLN Distribusi Bali mengalokasikan Rp 7,6 miliar untuk program listrik pedesaan di Kabupaten Bangli. Di tahun 2016 PLN Bali mengivestasikan dana Rp 54 miliar untuk pembangunan kelistrikan pedesaan yang tersebar di seluruh Bali. Khusus untuk kawasan Area Bali Timur, PLN Bali menginvestasikan Rp 17 miliar program listrik desa, untuk pembangunan 30,38 KMS jaringan tegangan menengah, 96,851 KMS jaringan tegangan rendah, dan penambahan 22 unit gardu yang tersebar di seluruh wilayah Area Bali Timur. Area Bali Timur itu meliputi Klungkung, Bangli, dan Karangasem. Kepala Divisi Pengembangan PLN Regional Jawa Bagian Timur dan Bali, Paranai Suhasfan, mengatakan hal itu saat meresmikan sambungan listrik pedesaan yang berlokasi di Desa Pengotan, Bangli, Rabu (26/10) lalu. Khusus di Desa Pengotan, Bangli, PLN Distribusi Bali menginvestasikan Rp 646 juta.
Masuknya sambungan listrik pedesaan diharapkan mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi lebih baik bagi masyarakat Desa Pengotan. Sejumlah objek wisata alam yang mulai tumbuh di wilayah ini menjadi indikasi potensi ekonomi lebih baik bagi masyarakat. ‘’Salah satu misi PLN sendiri yakni menjadikan listrik sebagai penggerak ekonomi. Dengan masuknya listrik ke Desa Pengotan tentu saja diharapkan mampu perekonomian lebih dinamis,’’ kata Paranai. Tak dimungkiri listrik menjadi pendorong peningkatan perekonomian daerah, sehingga pembangunan kelistrikan memerlukan sinergi PLN dengan pemerintah daerah. Program pembangunan kelistrikan pedesaan itu untuk meningkatkan rasio elektrifikasi Provinsi Bali, yang hingga September 2016 tercatat 91,24 persen. Khusus untuk Bangli pada tahun 2016 di targetkan rasio elektifikasi dapat mencapai 78,26 persen. (may)
APBN 2017
Alokasi Infrastruktur Rp 387,3 Triliun Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pagu belanja infrastruktur APBN 2017 ditetapkan sebesar Rp 387,3 triliun. Alokasi dana infrastruktur itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan jalan, jembatan, bandara, pelabuhan laut, jalur kereta api dan terminal penumpang. ‘’Anggaran belanja infrastruktur ini meningkat Rp 40,8 triliun dari pagu RAPBN 2017 yang dialokasikan sebesar Rp 346,6 triliun,’’ kata Sri Mulyani Jakarta, Kamis (27/10) kemarin. Sri Mulyani menjelaskan, pagu belanja infrastruktur ini akan terbagi untuk infrastruktur ekonomi sebesar Rp 377,8 triliun, infrastruktur sosial Rp 5,5 triliun dan dukungan infrastruktur sebesar Rp 4,1 triliun. ‘’Belanja ini akan disalurkan baik langsung mela-
lui Kementerian Lembaga atau melalui institusi yang ditugaskan untuk menaikkan kemampuan sektor swasta untuk membangun infrastruktur seperti Dana Dukungan Tunai Infrastruktur (Viability Gap Fund/ VGF),’’ katanya. Rincian penyaluran pagu belanja infrastruktur adalah untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Rp 98,8 triliun, Kementerian Perhubungan Rp 42,1 triliun, Kementerian Pertanian Rp 2,7 triliun dan Kementerian ESDM Rp 3,6 triliun. Untuk VGF termasuk dana cadangannya Rp 0,3 triliun, belanja hibah Rp 2,2 triliun, dana alokasi khusus Rp 32,3 triliun, perkiraan dana desa untuk infrastruktur Rp 24 triliun dan perkiraan dana transfer umum untuk infrastruktur Rp 124 triliun. (ant)
Konsolidasi Fiskal
Modal Pertumbuhan Ekonomi Lebih Baik
Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2017 diharapkan semakin baik lagi dengan adanya konsolidasi fiskal. Konsolidasi fiskal ini sudah mulai dilaksanakan tahun 2016 dan merupakan modal yang baik mengantisipasi kondisi ekonomi di tahun 2017. ‘’Sedangkan industri pariwisata yang menopang ekonomi Bali semakin baik, disimak dari apresiasi global maupun domestik,’’ kata Suarpika Bimantoro, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Kamis (27/10) kemarin, saat menerima kunjungan TPID dari 5 provinsi di Indonesia. Diakui, pihaknya belum menghitung target pertumbuhan ekonomi 2017, namun diharapkan dapat tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi tahun 2016. Pertumbuhan ekonomi tahun 2016 yang 6,5 persen, diharapkan bisa tercapai pertumbuhan 6,55
atau 6,6 tahun 2017. Dengan syarat situasi ekonomi globalnya mendukung. ‘’Memang kita khawatir ada pelemahan ekonomi global ini,’’ ujarnya. Sebelumnya pihaknya menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2016 minimal 6,15 persen - 6,8 persen. ‘’Jadi kita yakin petumbuhan ekonomi 2016 itu tumbuh lebih baik dari 2015,’’ imbuhnya. Sampai triwulan III 2016 ini, indikator-indikator pertumbuhan ekonomi masih sangat baik. Tentunya pertumbuhan ekonomi triwulan I 6,05 pesen, triwulan II 6,53 persen, dan diharapkan di triwulan III bisa 6,6 persen dan kemudian secara keseluruhan tahun 6,5 persen, plus-minus 0,2 persen. Pertumbuhan ekonomi Bali hingga dapat tumbuh seperti saat ini ditopang struktur ekonomi, akmamin (akomodasi, makanan dan
minuman) 23 persen, transportasi, pergudangan dan konstruksi. ‘’Jadi sepanjang turis meningkat, kunjungan wisatawan meningkat, trasportasi meningkat, permintaan konstruktsi meningkat, pergudangan, itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali,’’ sebutnya. Sebaliknya, jika terjadi pelemahan ekonomi global, tidak perlu terlalu khawatir karena masih ada leg waktu, pertumbuhan ekonomi tidak langsung. ‘’Kemarin Cina mengalami pelemahan ekonomi 7 persen mejadi 6,6 persen. Tetapi turis Cina yang datang ke Bali meningkat. Jadi dampaknya memang membutuhkan waktu. Semakin lama kian turun ke bawah. Nah… ini akan berdampak ke Bali. Tetapi jika dari 7 turun ke 6,6 kembali ke 6,7, nah ini tidak akan berdampak banyak pada ekonomi Bali,’’ jelasnya. (may)
Bali Post/ant
APBN 2017 - Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) menyampaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (27/10) kemarin. Asumsi dasar ekonomi makro dalam APBN 2017 yaitu pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen, tingkat inflasi empat persen.
19
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016
Revisi UU ITE Disahkan
Tak Lagi Jadi Alat Kriminalisasi Jakarta (Bali Post)Rancangan Undang-undang tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) disahkan menjadi undang-undang. Pengesahan dilakukan pada rapat paripurna di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/10) kemarin. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan, revisi UU ITE untuk menghindari multitafsir terhadap ketentuan larangan mendistribusikan, mentransmisikan dan/ atau akses informasi melalui elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. ‘’Kita tahu ada 100 lebih yang merasa jadi korban pasal 27 karena penerapannya multitafsir. Dengan revisi ini tidak ada multitafsir, karena tuntutan hukum dari maksimal 6 tahun menjadi maksimal 4 tahun. Jadi, tidak bisa ditangkap baru ditanya, karena semuanya harus ada proses. Lalu deliknya adalah delik aduan,’’ kata Rudiantara usai rapat paripurna. Selama ini, Pasal 27 ayat 3 UU ITE dijadikan senjata untuk mengajukan tuntutan pencemaran nama baik, sehingga mengancam kebebasan berekspresi masyarakat dalam mengekspresikan pendapatnya di internet. Rudiantara
memastikan dengan direvisinya UU ITE tersebut, tidak akan ada lagi kriminalisasi dari pasal 27. ‘’Insya Allah (tidak ada lagi kriminalisasi). Karena tata cara diubah sehingga lebih ketat,’’ tegasnya. Pasal yang selama ini dijuluki ‘’pasal karet’’ itu tercantum dalam Bab VII UU ITE tentang perbuatan yang dilarang. Bunyinya; ‘’Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.’’ Rudiantara mengakui UU 11/2008 merupakan produk pertama dalam perlindungan masyarakat melalui teknologi elektronik, namun dalam penerapannya menimbulkan pro-kontra, sehingga pemerintah mengambil inisiatif untuk merevisinya. ‘’Semoga memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat Indonesia,’’ ujarnya. Ketua Panitia Kerja (Panja) revisi UU ITE TB Hasanuddin mengakui masyarakat dari semua lapisan telah terbiasa mencari dan menyebarkan informasi serta melakukan transaksi secara eIektronik dalam berbagai aktivitas melalui tekonologi elektronik internet. ‘’Jika dimanfaatkan secara baik dan benar, teknologi
informasi akan memberi manfaat yang besar, dapat menjadi media untuk menambah ilmu pengetahuan dan sumber Informasi,’’ kata TB Hasanuddin. Sebaliknya, teknologi informasi juga disalahgunakan untuk menyebarkan informasi yang bersifat merusak, mengandung unsur fitnah, provokasi, menyebar kebencian yang biasanya mengarah pada tindakan penghinaan dan atau pencemaran nama baik. Untuk menghindari pengertian yang multitafsir tersebut, pemerintah dan DPR sepakat mengembalikan tafsir pencemaran nama baik kepada hukum pidana materiil yang diatur dalam KUHP Pasal 310-311. ‘’Dalam penjelasan Pasal 27 juga dijelaskan mengenai tindakan ‘pendistribusian’, ‘mentransmisikan’, dan ‘membuat dapat diakses’ informasi elektronik dan/atau dokumen eektronik, serta menambah penjelasan Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 27 ayat (4) agar lebih harmonis dengan sistem hukum pidana materil yang diatur di Indonesia,’’ kata TB Hasanuddin. Butir yang juga terpenting, kata TB Hasanuddin, adalah mengenai sanksi pidana bagi yang melakukan penghinaan atau pencemaran nama baik sebesar Rp 1 miliar diturunkan menjadi Rp 750 juta. (kmb4)
Kemandirian Ekonomi Dari Hal. 1
Prof. Wayan Suartana mengatakan, target pertumbuhan ekonomi nasional dimungkinkan oleh keberhasilan program tax amnesty dan terjadinya perbaikan harga-harga komoditas. Terobosan pemerintah melakukan proteksi kemandirian ekonomi nasional secara tak langsung akan menguatkan daya beli dan menggerakkan berbagai sektor ekonomi. Khusus bagi Bali, ia mengatakan, walaupun Bali memiliki daya tahan relatif bagus namun hingga awal triwulan I 2017 Bali masih akan sangat tergantung dengan pertumbuhan sektor pariwisata. Jika sektor unggulan ini tak bertumbuh sesuai target, Bali tetap berpotensi mengalami pelambatan dan pelemahan daya tahan ekonomi. ‘’Khusus sektor properti hinga triwulan I 2017 saya yakin belum memiliki prospek yang begitu bagus. Sepanjang bunga kredit bank belum turun dan daya beli tak menguat, pasar properti tak akan tumbuh maksimal,’’ ujarnya. Di lain pihak, Dr. Gede Made Sadguna mengatakan
pertumbuhan yang membaik serta melihat indikasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan pariwisata di Bali tidak terlalu berlebihan kalau kita berharap pertumbuhan ekonomi Bali juga akan membaik tahun 2017. Artinya, katanya, Bali bisa lebih optimis untuk berharap pertumbuhan ekonomi lebih tinggi tahun 2017 dibanding 2016. Namun, katanya, ada satu hal yang harus diwaspadai, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di Bali, yaitu kemungkinan dampak negatif dari permasalahan yang menimpa Bundesch Bank di Jerman. Masalah ini bisa menjalar keseluruh dunia. ‘’Bila hal ini terjadi maka optimisme tadi pasti harus dikoreksi lagi,’’ ujarnya. Ia mengatakan, perang ekonomi global antara Amerika dan Eropa ini berpotensi menimbulkan masalah bagi Indonesia, mengingat Tiongkok memiliki dana besar di Bundesch Bank di Jerman. Bank ini kini dikenai penalti yang sangat besar oleh Amerika. Jika bank ini kolaps maka risikonya adalah neraca perdagangan dengan sejumlah
negara akan terkoreksi juga. ‘’Intinya harapan pertumbuhan ekonomi nasional masih tetap dibayangi perang ekonomi global. Inilah pentingan pengusaha Bali lebih waspada,’’ sarannya. Terkait dengan pertumbuhan ekonomi Bali, Sadguna meyakini hal itu akan terjadi. Masalahnya ada banyak indikator yang mencerminkan hal itu. Selain tingkat hunian hotel membaik, kini aliran orang dari Jakarta dan kotakota besar lain masuk Bali meningkat tajam. ‘’Inilah yang harus dikelola pengusaha Bali dengan pendekatan tetap harus waspada. Saran saya kelola peluang secara cermat dan inovatif,’’ ujarnya. Ditegaskannya, mengingat ketergantungan Indonesia dengan ekonomi global, maka ke depan cara terbaik untuk dilakukan adalah membangun kemandirian ekonomi nasional. Bali bisa melakukan hal tersebut dengan memberdayakan potensi yang ada. ‘’Saya meyakini pertumbuhan ekonomi tak serta merta bisa dirasakan. Ini masih berproses,’’ tegasnya. (dir)
Penegak Hukum Dari Hal. 1
Hal itu dikatakannya saat disinggung terkait penilaian Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyebutkan penetapan Inpres Nomor 1/2016 berdampak pada penurunan angka penanganan korupsi di kalangan aparat penegak hukum. Inpres ini ditandatangani Presiden Joko Widodo pada tanggal 8 Januari 2016. Inpres
menyebutkan, aparat penegak hukum tidak diperkenankan untuk mempublikasikan kasus kepada publik sebelum masuk dalam penuntutan jaksa. Karena itu, ICW menduga inpres yang diperuntukkan bagi percepatan pelaksanaan proyek-proyek strategis pemerintah ini telah disalahgunakan oleh aparat penegak hukum. ‘’Kalau misalnya terjadi penurunan, menurut saya
itu sebuah pernyataan terlalu mengada-ada,’’ ujarnya. Namun, Komisi III DPR yang bergerak di bidang hukum, HAM dan keamanan ini, bertekad melakukan pengawasan terhadap kinerja aparat penegak hukum. ‘’Kalau memang aparat penegak hukum tidak bekerja sebagaimana tugasnya, maka kita akan langsung tindak lanjuti,’’ ucap Taufiq. (ant)
Bali Post/ade
RUMAH DINAS - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat mengosongkan rumah dinas di kawasan Jalan Besakih, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/10) kemarin. Djarot mulai mengosongkan rumah dinas sebelum menjalani cuti panjang mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 untuk melakukan kampanye sebagai pasangan petahana Cagub-Cawagub DKI Jakarta.
Dijaga Ketat Dari Hal. 1
Atas perlakukan tersebut, pengunjung sidang pun merasa seperti penonton sepak bola. ‘’Seperti penonton bola di stadion saja ya,’’ kata seorang pengunjung yang antre di depan pintu masuk ruang sidang di PN Jakarta Pusat. Polisi memang menjaga ketat sidang putusan kasus kematian Mirna ini di mana jumlah polisi jauh lebih banyak dariPADA sidang-
Secara Tuntas
Dari Hal. 1
Ia mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tentu tidak akan membiarkan begitu saja para pendukung ISIS yang kembali ke Tanah Air. ‘’Tidak terus diloskan (dibiarkan) begitu saja ya, dan saya sejauh ini mengatakan bahwa BNPT telah melakukan apa yang harus dilakukan,’’ ujarnya. Ia berharap para pendukung ISIS itu dapat kembali ke kehidupan normal tanpa bersandar pada paham radikalisasi. ‘’Pemerintah Indonesia melakukan pendekatan manu-
Masa Depan Dari Hal. 1
Adapun hal yang meringankan terdakwa, menurut majelis hakim, usia Jessica yang masih muda yaitu 28 tahun. ‘’Terdakwa masih berusia muda maka diharapkan masih bisa memperbaiki diri di masa depan,’’ kata Kisworo. Setelah membacakan pertimbangan itu, majelis hakim menyampaikan putusannya. ‘’Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka majelis hakim akan menjatuhkan putusan sehingga putusan ini bisa berguna bagi terdakwa agar introspeksi diri,’’ katanya. Menyatakan terdakwa Jessica Kumala Wongso alias Jessica alias Jess telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Wayan Mirna Salihin meninggal dunia pada 6 Januari 2016 setelah minum es kopi Vietnam pesanan Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta. (kmb/ant)
Jumat, 28 Oktober 2016 05.52 Wita Mars Indonesia Raya 05.54 Wita Mars Bali Jagadhita 05.56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Wita Puja Trisandya 06.05 Wita Dharma Wacana Etika Kerja Berlandaskan Dharma (5) 06.35 Wita Seputar Bali Pagi 07.05 Wita Bali Channel 07.35 Wita Kartun Utara Kanda (2) 08.00 Wita Education On Bali TV 08.35 Wita Bali Channel Tourist TV
09.05 Wita Banjar Bali Quiz 09.30 Wita Lejel Home Shopping 10.05 Wita Agrobisnis 10.30 Wita Taksu 11.05 Wita Bali Channel Tourist TV 11.30 Wita Inovator 12.00 Wita Puja Trisandya 12.05 Wita Dharma Wacana Etika Kerja Berlandaskan Dharma (5) 12.30 Wita Berita Siang 13.00 Wita Klip Bali 13.30 Wita Lejel Home Shopping
14.05 Wita Klip Bali 14.30 Wita Tembang Bali 15.30 Wita Education On Bali TV 16.05 Wita Lila Cita Gong Kebyar Wanita Suara Jaya Abian Tubuh (1) 16.30 Wita Dunia Pendidikan 17.05 Wita Agrobisnis 17.30 Wita Taman Sari TK Kumara Sari (3) 18.00 Wita Puja Trisandya 18.05 Wita Seputar Bali 19.30 Wita Giliran Anda
sidang sebelumnya. Selain itu, polisi juga berjaga-jaga di depan dua pintu masuk ruang sidang utama dan menanyai setiap pengunjung yang akan masuk. Beberapa pengunjung terlihat kebingungan dengan pola pengamanan yang dilakukan polisi kali ini. Sementara itu banyak pengunjung sidang yang tidak bisa masuk ruang pengadilan dan menonton melalui layar televisi di PN Jakarta Pusat.(ant)
20.00 Wita Orti Bali 20.30 Wita Lila Cita Drama Gong Wijaya Kusuma (1) 21.30 Wita Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wita Wirasa 22.00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22.05 Wita Lila Cita Bondres Inovatif: Sugih Nagih (2) 23.00 Wita Solusi Alternatif Klinik Jnana Marga 24.00 Wita Closing
siawi, mengajak mereka untuk kembali ke kehidupan normal. Kami hapus brainwash (cuci otak) oleh terorisme di Suriah dari ISIS. Kelihatannya ada beberapa kategori yang bisa kembali seperti masyarakat biasa. Untuk tokoh-tokoh yang keras tentu diberi perlakuan yang khusus,’’ ujarnya. (ant)
Sangat Menyesal Dari Hal. 1
Majelis hakim pun menolak pledoi yang diajukan Jessica kendati tetap mempertimbangkan pleidoi yang diajukan oleh kuasa hukumnya. ‘’Dengan sangat menyesal majelis hakim menolak pembelaan terdakwa. Namun bisa mempertimbang-
kan pleidoi kuasa hukum,’’ katanya. Hakim menyatakan sangat yakin Jessica yang memasukkan racun ke minuman Mirna. ‘’Naluri hakim sangat yakin bahwa terdakwalah yang memasukkan racun ke minuman Mirna karena 51 menit menguasai kopi,’’ ujar hakim. (ant)
16 Pages
203 Number 8th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
online: http://www.intern
Friday, October
mp’s Donald Tru Walk Hollywood r of Fame sta on video d vandalize Friday, October
28, 2016
OD - Donald HOLLYWO on the Holstar was Trump’s of Fame a lywood Walk a vandal wielding defaced by er and a pick-axe sledgehamm in an act capon Wednesday police said. video, tured on
to police expect Los Angeles for the vandalism, scratched arrest someone the Trump’s name which left star, the emblem in missout of the and chips middle dislodged Deadline. ing. posted at industry DAY OF THE A video media TPX IMAGES a Anzuoni is seen com, a Hollywooda man wearing REUTERS/Mario Walk of FameOctober vest swingwebsite, showed U.S., reflective pick-axe Hollywood and hard-hat and star on the Angeles, California Trump’s in Los ing a sledgehammer darkness. off Donaldwas vandalised Otis in the pre-dawn been cordonedgiv- after it as James Lambert “to cones, The area had 2016. ing himself barriers and a legitimate 26, the installation for Trump said he damaged of with traffic comsaid ing it the appearance 2007. A spokeswoman make a point.”reported the man reached for presidential could not be work site. City News members who were and had The Republican developer ment. he had family assault and police spokeswomreal estate Los Angeles nominee, star has faced several at the scene victims of sexual the star, which reality TV during his campaign an Liliana Preciado have video intended to removedo, and auction have attack and he was unable to large protests in California, where confirmed investigators women whoTrump vandalism appearanceshim far behind Demo- capturing the expected to arrest it off to benefit groped them.(rtr) polls show nominee Hillary she said policeresponsible. alleged Trump was City News has denied the allegations. cratic presidential NBC whoever Los Angeles-based Clinton. host of theTrump a man identifyThe former Service reported Apprentice,” in at: star Post show “The Walk of Fame onal Bali Jl. D.Tamblingan received his
find Internati
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
Wonderful Indonesia Focus Group Discussion... (1) Formulating tourism reinforcementsynergy with agriculture
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
28, 2016 fear, Quakes cause ad widespre injuries, in damage central Italy Page 6
theme park Australian g” “will do everythin victims’ to support
ationalbalipost.c
Man Mata fires United into League Cup
families Page 13
quarters Page 8
are enjoying Tourists view of the beautiful Buyan Lake
Discussion...
(1)
forcement
rein ng tourism Formulati h agriculture synergy wit
Wonderful
Indonesia
Focus Group
absorbed
into the tour-
very For example, by in fact inter- ism market. tourism are is often not the ingredients requred cafes and URE and hotel restaurants,all available AGRICULT in practice agriculure name of developing . Also the bars are almost Gede Wira related thoughattention. In the due into the in Bali”, ssaid is even marginalized given its Bali’s Chamber products agriculture from the and Industry tourism, of Balinese agricultural than optimal. to of Commerce absorption is far less Bali is one way (Kadin). that Kadin the agrotourismtogether, allowtourism market He added
Adhyasa
IBP/Eka bring themagricultural prod- strives to bring together needed to Adhyasa Gede Wira IBP/Eka ing Bali’S seven componentsbetween made available ucts to be sector. Utama – is also expected Adhyasa for cooperation IBP/Eka to aid Supartha kets. Kadin the tourism farmers do not tourism and agricultureasI Ketut to provide information legislative R & agriHowever, of agriculuKetut Suada of Udayana University, and namely: the know which the role of in the supplying hotels. been a lot in concrete ef- Suada, said that to are needed sembly, universities two necessarily There has 6 owners and there should be tral products to page how this Also, these dif- Kadin Bali is necessary cultural products businesses.ability D, agribusiness farm prodfarmers, Continued talk aboutthe economy can made to bring by tourism and agro-industry, organi- forts components together. allowing Balinese right marsectors of ental icluding many consistent quality continu- the ferent from the ucts to reach the as well non-governm products work together, during a focus at An academic to supply that need zations, mass media ideas put forth assembly. Faculty of Agriculture at Warung ousl are also factors Sanur as the executives group discussion through tourism, Shankara to be addressed. have agriculParticularly Bali Blobal is clear that the “In Bali, we could be recently. It two sectors tural products that futur of thesedependant and are mutually
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Jumat Umanis, 28 Oktober 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Rj Steel
Franchise Langka, Miliki 4.000 Jenis Mur dan Baut
RJ STEEL dengan konsep bisnis franchise yang dikeluarkan oleh PT Andika Jana Bhumi Sejahtera (AJBS) merupakan franchise langka mur dan baut. Franchise pertama di Indonesia itu kini hadir di Bali, tepatnya di Jalan Diponegoro No. 182, Desa Dauh Puri Klod, Denpasar. Peresmian outlet ke-16 itu berlangsung, Kamis (27/10) kemarin.
Bali Post/nik
KULINER - Nyoman Sumerta bersama artis Syahrini usai menikmati kuliner di Bebek Tepi Sawah Resto, beberapa waktu lalu.
Bebek Tepi Sawah Mendunia
Irwanto Limarno, Business Development Director PT AJBS, mengatakan sampai saat ini telah ada 36 outlet seluruh Indonesia dan Bali merupakan outlet yang ke-16. Selain franchise langka dan satu-satunya di Indonesia, Rj Steel juga memiliki lebih dari 4.000 jenis mur dan baut baik untuk automotif, konstruksi, manufaktur dan lain-lain. ‘’Di sini stoknya lengkap karena ada lebih dari 4.000 jenis mur dan baut. Orang yang datang tidak perlu khawatir, harganya bagus dan menerima pesanan karena AJBS sebagai franchisor punya pabrik baut di Surabaya.
Jadi, baut-baut yang custom, tidak umum, tidak dijual di tempat lain, dibawa ke sini, nanti kita buatkan,’’ jelasnya. Ada 60.000 jenis mur dan baut, sedangkan AJBS memiliki 10.000 jenis mur dan baut di outlet Gresik dan Sidoarjo, sementara di Rj Steel Bali ada 4.000 jenis sehingga franchise mur dan baut ini terlengkap di Indonesia. Rj Steel pun telah mendapat pengakuan franchise yang langka dan tidak ada pesaingnya dari Majalah Franchise. Hal itu karena 80 persen franchise merupakan produk makanan dan minuman,
sisanya 20 persen bengkel, alatalat teknik, hotel, kesehatan, apotek, pendidikan, sedangkan mur dan baut merupakan franchise yang pertama di Indonesia. Menurutnya, segmen customer mur dan baut adalah seluruh segmen karena semua orang memakai mur dan baut, bahkan ia sendiri memiliki filosofi, ‘’Setengah meter dari kita, pasti ada baut’’. Meskipun baut barangnya kecil, kerap diremehkan, tetapi semua segmen memakai mur dan baut. Produk AJBS ada di setiap kota untuk memenuhi kebutuhan semua segmen yang ada
di kota tersebut. Bali merupakan pasar mur dan baut yang menurutnya mempunyai pangsa pasar yang besar karena perkembangan infrastruktur di Bali sangat pesat seperti hotelhotel. ‘’Jadi kalau ngomong proyek, mulai dari dasar sampai finishing pasti pakai baut,’’ tandasnya. Target selanjutnya adalah akan membuka 20 outlet tahun 2016, sedangkan saat ini telah membuka 16 outlet. Ke depan, ia berencana mengembangkan konsep franchise tersebut ke daerah-daerah kecil dengan konsep mitra binaan. I Bowo Jerry Jhonson, anak dari I Bowo Saputro, pemilik Rj Steel di Bali, mengatakan dirinya tertarik untuk bergabung dengan AJBS lantaran
penjualan khusus mur dan baut merupakan pertama kalinya di Bali. Ia berharap dengan dibukanya Rj Steel di Bali dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat. Ia yang semula memiliki bisnis logam mulia, mencoba peruntungan di bisnis mur dan baut karena melihat prospek ke depannya yang cukup menjanjikan. Indriani Suhartono, pemilik AJBS, mengatakan bisnis mur dan baut merupakan bisnis keluarga secara turun-temurun. Ia merupakan generasi ketiga yang bergelut di bisnis mur dan baut sejak 5 tahun yang lalu. ‘’Bisnis mur dan baut ini sudah sejak tahun 1966 dari kakek lalu ke papa dan paman-paman, lalu saya melanjutkan,’’ ujarnya. (ad1863)
Digemari Empat Presiden RI
BEBEK Tepi Sawah Resto merupakan salah satu tempat makan tradisional Bali yang bertaraf internasional. Tidak hanya digemari wisatawan domestik dan mancanegara, resto yang beralamat di Jalan Raya Teges, Desa Peliatan, Ubud ini sudah berulang kali dikunjungi empat presiden RI. Bahkan, sejumlah artis Hollywod juga ketagihan mencicipi kuliner di tempat ini. Nyoman Sumerta merupakan pria asal Desa Peliatan yang sukses menjadi owner Bebek Tepi Sawah ini. Namun siapa yang menduga di massa mudanya, pria dengan enam saudara ini adalah guide yang rajin mengantar wisatawan berkeliling Ubud. ‘’Kala itu, saya mengantar turis keliling dengan sepeda motor pinjaman,’’ kenangnya saat ditemui, Kamis (27/10) kemarin. Sering berjalan waktu, suami dari Ni Nyoman Sulasih ini memberanikan diri membuka galeri lukisan di rumahnya sendiri di Banjar Kalah, Desa Peliatan. Dari sana, ia mulai menyelenggarakan sejumlah pameran lukisan di sejunlah lokasi di Bali hingga Jakarta. ‘’Selama perjalanan itu, saya mendapat banyak teman yang membantu. Bahkan salah satu pameran saya di Jakarta dibuka oleh mantan Presiden Soeharto (almarhum - red),’’ katanya. Sekitar 1989, Nyoman Sumerta kemudian membangun galeri di tempat yang kemudian menjadi Resto Bebek Tepi Sawah ini. Namun sebelum mendunia, di lokasi tersebut ternyata juga di bangun kafe yang kala itu bernama Afternoon Tea. ‘’Barulah sekitar 1999, di sini saya membangun restoran dengan kuliner bebek. Kala itu kapasitasnya hanya 25 orang,’’ ujarnya. Di awal perkembangannya, Nyoman Sumerta yang lama menjadi guide ini pun berhasil menarik puluhan wisatawan untuk mencoba kuliner bebek olahannya. Beberapa tahun kemudian, kuliner ini terus mengalami pertumbuhan. ‘’Hingga kini, saya punya 20 cabang di Indonesia dan satu cabang di Singapura. Ke depan, target saya membuka cabang di Malaysia dan Cina,’’ katanya. Tidak hanya dikagumi setiap wisatawan, bahkan empat presiden RI beserta keluarga sudah berulang kali datang ke restoran yang menawarkan view persawahan itu. Seperti mantan Presiden Habibie, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. ‘’Kalau Pak Jokowi, sejak jadi Bupati Solo, Gubernur DKI hingga kini jadi presiden sudah berulang kali berkunjung ke sini,’’ bebernya. (nik)
PELUNCURAN - Suasana acara peluncuran Toko Mur dan Baut RJ Steel Franchise pertama di Bali yang telah dibuka di Jalan Diponegoro Denpasar tepatnya di sebelah selatan bekas Royal Palace (sebelah utara Sekolah Anugerah), Kamis (27/10) kemarin.
Karya Agung di Pura Dalem Sakti Sukahet Diakhiri dengan ’’Nyineb’’
SERANGKAIAN Karya Agung Melaspas, Nubung Padagingan dan Panyegjeg Jagat serta Tawur Tabuh Gentuh di Pura Dalem Sakti Sukahet, Karangasem, yang puncaknya pada Purnamaning Kapat, Sabtu (15/10) lalu, kini sudah berakhir. Karya agung diakhiri dengan panyineban yang diawali dengan prosesi nuek bagia agung dan ngeseng rambut pering oleh Pangrajeng Karya Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet. Upacara panyineban di-puput Ida Pedanda Gede Tianyar dan Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Puspa. Upacara ini dilakukan dengan diawali nyenukin dengan peed panca warna, beriring-iringan dan muda-mudi berpakaian warna putih, merah, kuning, hitam dan manca warna yang disambut Topeng Sidhakarya di depan pintu masuk menuju utamaning mandala Pura Dalem Sakti Sukahet. NYINEB - Suasana upacara panyineban rangkaian karya agung di Pura Dalem Sakti Sukahet.
Yjamana Karya Ida Pedanda Gede Tianyar, Tapini Ida Pedanda Istri Karang, Manggala Karya I Made Tunas serta Pangrajeg Karya Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet merasa senang, bahagia serta bersyukur karena tahap demi tahap karya agung utamaning utama ini berjalan lancar. Mulai dari pelaksanaan melasti ke segara Watu Kelotok, tawur tabuh gentuh, puncak karya maupun rangkaian acara bhakti panganyaran selalu dipadati pamedek dan lengkap dengan wali karya maupun balih-baliha seperti Arja Negak, Prembon, tari lepas, geguntangan maupun pesantian. Pangrajeg Karya Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet yang juga Ketua FKUB Bali dalam darma wacananya mempertegas menyampaikan ciri-ciri Karya Agung Melaspas Nubung Padagingan dan Panyegjeg Jagat, Tawur Tabuh Gentuh yang dilaksanakan di Pura Dalem Sakti ini berhasil antara lain mulai dari pelaksanaan melasti/makekobok ke segara Watu Kelotok walau menempuh jarak 24 km (pp). Pengiring tetap segar sehat dan selamat sampai
di depan Pura Dalem. Begitu juga selama pelaksanaan karya walau di sekitaran pura seperti Klungkung hujan, Karangasem, Gianyar tetapi di sekitaran pura atau Desa Pakraman Sukahet terang benderang, kecuali setelah pelaksanaan tawur. Yang istimewa, walau banyak wewalungan sampai lalat pun tidak nampak kerkeliaran. Di akhir dharma wacananya Ida Panglingsir Agung yang juga Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia ini mengharapkan serta memohon ke hadapan Ida Hyang Widhi Wasa agar selalu diberi tuntunan, kesehatan, kerukunan dan keselamatan agar dapat mencari kehidupan demi kesejahteraan bersama. ‘’Karena yadnya yang kita persembabkan dengan tulus ikhlas, sampai akhir acara para pemangku, krama, manggala, pangrajeg karya, yjamana maupun tapini tetap nampak segar dan ceria, ini juga pertanda karya sudah berjalan sidha sidaningdon,’’ imbuhnya. Semua rangkaian karya agung ini diakhiri dengan nyegara gunung di Goa Lawah. (kmb12/k100)
Hari Kedua Bali Kanaya International Art Week 2016
Mendaki Gunung Nokogiri, Mengunjungi Kuil Para Leluhur KOTA Kanaya tak hanya kaya akan hasil laut. Kota nelayan yang terletak di Chiba, Jepang ini juga memiliki keindahan alam yang memesona. Sejumlah kuil dari masa lalu masih terjaga sampai sekarang. Salah satunya, Puncak Gunung Nokogiri. Rombongan Bali Kanaya Internasional Art Week, Kamis (27/10) kemarin berkesempatan mengunjungi gunung yang dahulu oleh masyarakat setempat dijadikan tempat penambangan batu itu. Peserta pertukaran budaya yang berasal dari Sekolah Dasar (SD) 1 Saraswati hingga SD 6 Saraswati pun sangat antusias menyusuri anak tangga menuju puncak gunung. ‘’Pemandangan alamnya sangat bagus, meski capek harus naik gunung yang tinggi,’’ celoteh Dewa Ayu, salah seorang peserta Bali Kanaya International Art Week 2016. Di sekitar Gunung Nokogiri terdapat kompleks kuil yang disebut dengan nama Kenkon-Zan
Nihon-Ji. Kuil ini merupakan kuil tertua yang dibangun pada 725 M dan merupakan kuil tertua di Jepang. Saat ini Kuil Nihon-Ji digunakan sebagai pusat ritual bagi Sekte Soto Zen. Di kompleks kuil ini terdapat sebuah patung Buddha berukuran besar yang disebut dengan Daibutsu yang telah berdiri sejak tahun 1783. Patung ini memiliki tinggi 30 meter yang dipahat langsung pada dinding batu Gunung Nokogiri. Selain berwisata, banyak pengunjung melakukan persembahyangan di kuil tersebut. Bahkan banyak pula yang melakukan doa untuk permohonan dengan pelempar koin serta meletakkan patung kecil di sekitar area sebagai simbol. Selain Daibutsu, ada satu relief yang bernama Hyakushaku Kannon yang berada di celah gunung. Dua patung besar ini memang sangat menakjubkan karena kalau kita bayangkan
proses pengerjaannya pada zaman dahulu tentu sangat berbeda dengan zaman modern. Tetapi, hasil karya yang dihasilkan sangatlah menakjubkan. Dari puncak Gunung Notambang rombongan siswa-siswi dari Denpasar ini bisa melihat pemandangan Teluk Tokyo dengan lalu lintas kapal yang sangat indah. Sebelum mendaki Gunung Nokogiri, rombongan yang terdiri dari 27 siswa SD ini mengunjungi sejumlah kuil yang menjadi tempat pemujaan para leluhur masyarakat Kanaya, yakni Kuil Hongakuji dan Kuil Kezoin. ‘’Kuil ini menjadi tempat pemujaan nenek moyang kami di sini,’’ ujar Ketua Panitia Bali Kanaya International Art Week 2016, Hiroshi Suzuki. Hiroshi Suzuki mengatakan, peserta pertukaran budaya yang didampingi enam guru bahasa Jepang dari Sekolah Dasar Saraswati, Denpasar serta dosen dan mahasiswa STIBA perlu menge-
tahui budaya yang berkembang di Jepang, khusus Kota Kanaya. ‘’Mereka (peserta - red) tahu bagaimana budaya kami di sini, sehingga dapat memperkaya wawasan anak-anak,’’ ucapnya. Selain mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Kota Kanaya, peserta juga diberikan kesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan besi di pabrik besi Nippon Steel & Sumitomo Metal. Pada sore harinya, peserta diajak untuk mengenal kuliner di Kanaya. Peserta juga diberikan kesempatan untuk belajar membuat Pizza Gonzo. Pizza ini tidak seperti pizza pada umumnya, tetapi pizza ini dibakar dengan batu yang berasal dari Gunung Nokogiri. (par) BERPOSE - Peserta Bali Kanaya International Art Week 2016 berpose di depan relief Hyakushaku Kannon.
Bali Post/par