20 HALAMAN
NOMOR 129 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu paing, 28 desember 2016
Perampok Sekap 11 Korban, Enam Tewas
Jakarta (Bali Post) Komplotan perampok menyekap 11 orang di kamar mandi ukuran 1,5 x 1,5 meter. Dari 11 orang yang disekap itu, enam di antaranya tewas. Sementara lima lainnya selamat. Penyekapan terjadi di kawasan Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12) kemarin.
Bali Post/ant
Eksepsi Ahok Ditolak
‘’Korban diduga kehabisan napas karena disekap,’’ kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur
Jakarta (Bali Post) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan terdakwa perkara penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama dan tim penasihat hukumnya. ‘’Pengadilan menyatakan keberatan terdakwa Ir. Basuki Tjahaja Purnama dan penasihat hukumnya tidak dapat diterima,’’ kata ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (27/12) kemarin. Dalam sidang ketiga tersebut, majelis hakim menyampaikan empat poin, yakni (1) Menyatakan keberatan terdakwa Ir. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan penasihat hukumnya tidak dapat diterima; (2) Menyatakan sah menurut hukum surat dakwaan penuntut umum dengan nomor registrasi PDN 147/jkt.ut/12/201 sebagai dasar pemeriksaan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama; (3) Memerintahkan untuk melanjutkan pemeriksaan perkara nomor 1537/ PidB/2016/PNJktutr terdakwa atas nama Basuki Tjahaja Purnama; (4) Menangguhkan biaya perkara sampai putusan akhir. Hal. 19 Timbulkan Kerancuan
Semarang (Bali Post) – Polisi meledakkan sebuah tas yang diduga berisi bom aktif yang ditemukan di sekitar Jalan Pahlawan, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (27/12) kemarin. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Pol. Djaor Padakova mengatakan, Tim Penjinak Bahan Peledak Brimob meledakkan bom aktif itu sekitar pukul 13.00 WIB di depan Apotek Kimia Farma di Jalan Pahlawan No.83, tidak jauh dari lokasi penemuannya. Hal. 19 Berisi Bom
Bali Post/ant
LEDAKKAN BOM - Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) bersiap mengamankan barang mencurigakan di lokasi ditemukannya bom rakitan di kawasan Pasar Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (27/12) kemarin.
LAPORAN BESOK Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi tantangan dan sekaligus peluang bagi masyarakat Indonesia, termasuk Bali. Dampak penerapan MEA tidak hanya terfokus pada sektor perdagangan semata, tetapi merambah sektor-sektor lainnya. Tak terkecuali sektor pendidikan. Karenanya MEA harus pula disikapi dengan cepat oleh kalangan dunia pendidikan di Bali agar SDM Bali siap menghadapi persaingan yang makin ketat dengan negara-negara ASEAN.
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
SIDANG - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai sidang lanjutan putusan sela kasus penistaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat, Selasa (27/12) kemarin.
Polisi Ledakkan Tas Berisi Bom
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Ajun Komisaris Besar Polisi Sapta Maulana. Hal. 19 Evakuasi Korban
Bali Post/ant
RUMAH KORBAN - Petugas kepolisian berjaga di depan rumah lokasi pembunuhan di Jalan Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12) kemarin. Bali Post/ant
SUJUD - La Nyalla Mattalitti melakukan sujud syukur saat mendengar pembacaan vonis usai sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (27/12) kemarin. La Nyalla Mattalitti divonis bebas oleh majelis hakim.
Pengadilan Tipikor Bebaskan La Nyalla Jakarta (Bali Post) – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (27/12) kemarin, membebaskan mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti dari semua dakwaan dalam perkara korupsi penggunaan dana hibah pengembangan ekonomi Provinsi Jawa Timur. ‘’Menyatakan, terdakwa La Nyalla Mahmud Mattalitti tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pindana korupsi. Membebaskan terdakwa dari kedua dakwaan di atas,’’ kata ketua majelis hakim Sumpeno, Selasa kemarin. Hakim juga memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari dalam tahanan dan mengembalikan nama baik, harkat dan martabat terdakwa La Nyalla Mahmud Mattaliti. Dalam perkara ini, jaksa menuntut hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan dan kewajiban membayar uang pengganti Rp 1,1 miliar kepada La Nyalla karena mengorupsi dana hibah pengembangan ekonomi Provinsi Jawa Timur, sehingga merugikan keuangan negara sampai Rp 26,654 miliar. Dalam putusannya, majelis hakim yang
terdiri atas Sumpeno, Baslin Sinaga, Mas’ud, Sigit dan Anwar menyatakan bahwa La Nyalla tidak terbukti merugikan keuangan negara. Hakim menyatakan penyelewengan hibah merugikan keuangan negara hingga Rp 26,5 miliar sudah dipertanggungjawabkan oleh saksi Diar Kusuma Putra (Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Jaringan Usaha AntarKadin Jatim) dan Nelson Sembiring (Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Kadin Jatim) yang sudah diputus perkaranya di Pengadilan Negeri Surabaya. ‘’Sehingga jelaslah terdakwa La Nyalla tidak pernah dilibatkan dalam perkara dana hibah tersebut, sehingga kerugian negara Rp 26,5 miliar tidak dapat lagi dimintakan pertanggungjawabannya kepada terdakwa La Nyalla karena sudah ditanggung oleh Diar dan Nelson,’’ kata anggota majelis hakim Sigit. Sementara mengenai keuntungan Rp 1,1 miliar yang menurut tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berasal dari hasil penjualan saham IPO Bank Jatim yang pembelian dananya disebut menggunakan dana hibah, hakim mengatakan uang pembelian saham itu sudah dikembalikan. Hal. 19 Beda Pendapat
Budaya Bali Alami Degradasi Budaya Bali mengalami degradasi sejalan dengan pengaruh globalisasi, modernisasi dan pembangunan kepariwisataan. Bali sudah tidak seperti dulu lagi. Bali sudah berubah. Apa yang mesti dilakukan agar budaya Bali tetap ajeg? AKADEMISI Prof. Dr. Putu Gelgel mengatakan, kebertahanan budaya Bali dalam menghadapi budaya asing harus tetap dijaga kapan pun. Sebab, Bali adalah pulau kecil yang tak memiliki kekayaan alam yang melimpah. Bali hanya punya kebudayaan yang menjadi daya tarik para wisatawan. Kalau budaya Bali ini hancur apa lagi yang bisa dibanggakan dan diandalkan Bali. Direktur Program Pascasarjana Unhi ini mengatakan, Bali sudah
tidak seperti dulu lagi. Bali sudah berubah. Kafe remang-remang semakin marak. Bahkan telah merambah pelosok desa. Ini sangat ironis. Kehadiran hiburan malam nan seronok itu tentu berdampak pada perilaku manusianya, sebagai pendukung budaya Bali. Banyaknya penderita HIV/AIDS dan narkoba, tentu merupakan ancaman tersendiri bagi Bali. Di samping itu, pelaku budaya Bali ada yang ikut merusak budaya itu sendiri. Hal. 19 Meracuni Budaya
Jatuhnya Pesawat Tim Sepak Bola
Akibat Kehabisan Bahan Bakar
Bogota – Penyelidikan awal mengonfirmasi bahwa pesawat yang bulan lalu jatuh di wilayah pegunungan Kolombia, sehingga menewaskan 71 orang termasuk anggota kesebelasan tim sepak bola Brazil kehabisan bahan bakar. Pesawat charter maskapai LaMia tersebut jatuh di luar Medellin pada 28 November, menewaskan seluruh anggota tim sepak bola Chapecoense Real yang sedang dalam perjalanan untuk memainkan laga terpenting dalam sejarah mereka. Hal. 19 Menara Pengendali
Bali Post/dok
EVAKUASI - Petugas penyelamat mengevakuasi korban dari reruntuhan kecelakaan pesawat carteran, di La Union, Kolombia, bulan lalu.
Hanya Utamakan Penampilan Luar
KEBUDAYAAN Bali sudah mengalami pendangkalan, kata pengamat budaya Prof. Dr. IBG Yudha Triguna. Secara keseluruhan, kesenian Bali (tabuh, tari) berubah pakem. Pada acara piodalan yang seharusnya berisi tabuh lelambatan, malahan yang ditabuh gong kebyar, baleganjur. Gamelan barong sesuhunan yang tadinya pelan dan mistis saat ngelawang, sekarang juga rancak. Demikian pula saat lomba gong kebyar berlangsung, yang tampak dominan atraksi penabuh yang cenderung berlebihan, kesannya mengalahkan tabuh yang seharusnya diutamakan. Di samping rengas, kebudayaan Bali juga cenderung lebih menonjolkan ekspresi yang mewah dan wah. Lihat penjor-penjor serta hiasan apit surang yang dipasang saat upacara manusa yadnya cenderung juga berlebihan. Apa arti di balik itu? Menurut mantan Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI ini, pendukung kebudayaan Bali sekarang lebih emosional dan mengutamakan penampilan luar. Hal. 19 Perilaku Mewah
denpasar
2
Rabu Paing, 28 Desember 2016 PADAT MERAYAP – Libur Natal telah usai. Anak-anak pun mulai sekolah, dan para pegawai mulai masuk kerja. Kondisi ini membuat kemacetan kembali mewarnai sejumlah jalan di Kota Denpasar. Sederetan kendaraan melaju padat merayap pada saat jam pulang sekolah dan jam pulang kerja pegawai di Jalan WR Supratman, Denpasar, Selasa (27/12) kemarin.
figur Wajib Lapor
MENJELANG pergantian tahun 2016 ke 2017, harus dilakukan pengamanan ekstra di seluruh Bali. Tujuannya, dalam rangka deteksi dini dan tindakan preventif terkait isu-isu ancaman teror dan banyaknya penangkapan teroris di luar Bali. ‘’Kita harus terus mengedukasi masyarakat untuk wajib lapor dan memiliki naluri intel seperti kepedulian lingkungan. Apabila ada hal-hal mencurigakan di wilayahnya, segera laporkan kepada pihak berwenang,’’ kata Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Selasa (27/12) kemarin. Aparat keamanan yaitu TNI dan Polri serta jajaran Intelijen, terus bergerak dan memantau situasi sel-sel teroris yang mungkin bergerak ke arah Bali. Sidak penduduk pendatang juga terus gencar dilakukan. ‘’Kami mohon masyarakat memakluminya bila aparat melaksanakan razia gabungan ke rumah kos, vila atau rumah yang tidak bertuan atau dicurigai,’’ ujarnya. Danrem menyatakan patroli harus dilakukan baik pagi, siang dan malam. Sasaran patroli di darat, pantai dan laut oleh Polair dan TNI-AL demi keamanan Bali. Security penginapan, hotel dan vila diimbau wajib melaporkan jumlah hunian dan asal tamu yang menginap, terutama warga negara asing. Hal itu dimaksudkan untuk memudahkan aparat keamanan me-mapping turis mancanegara di Bali, sehingga mudah memonitor dan memantau pergerakannya. ‘’Jangan sampai kita sebagai tuan rumah tidak tahu di mana saja ada turis selama menginap di Bali. Tanggung jawab inilah yang sangat penting dalam mengelola keamanan dan pariwisata di Bali,’’ ungkap perwira ramah ini. Masalah keamanan dan perkembangan pariwisata, lanjut Danrem asal Buleleng ini, ibaratnya mata uang yang tidak terpisahkan. Hasil pemantauan seluruh jajaran Kodim, Koramil dan Babinsa, situasi di Bali saat ini aman dan kondusif. Cantiasa terus mengimbau agar tetap waspada dan mohon kepada Sang Hyang Widhi Wasa semoga Bali ke depan semakin makmur, aman dan sejahtera. (rah)
Pembetulan Berita Bali Post berjudul ‘’Ubah Nama Ubah Nasib” yang terbit pada Selasa (27/12) terdapat kekeliruan. Pada keterangan foto tertulis ‘’Dr. Arkand Bodhana Zeshaprajana’’ seharusnya ‘’Ananta Wajendra, DBA’’. (red)
’’Talkshow’’ di Shankara Sambut 2017
’’Arti Sebuah Nama’’
INFORMASI tentang kekuatan nama (the power of name) sangat mudah bisa kita dapatkan dari akses internet seperti Youtube. Benarkah nama dapat memengaruhi kehidupan seseorang? Beberapa daerah seperti Jawa dan Bali, misalnya, bahkan memiliki tradisi upacara khusus untuk peresmian sebuah nama. Ada juga yang mengganti nama karena sakit atau hal-hal buruk yang sering dialami. Nama yang indah belum tentu memberi kekuatan positif pada perjalanan hidup seseorang. Tanpa kita sadari, nama sebagai identitas yang melekat memang memiliki energi atau power. Dari nama bisa dibaca bagaimana perjalanan hidup seseorang. Itulah yang diungkapkan oleh Ananta Wajendra, DBA. yang telah mempelajari banyak hal yang berkaitan dengan nama dari berbagai narasumber maupun guru yang berkompeten. Bila anda penasaran dengan arti nama anda dan merencanakan perubahan menyambut tahun 2017, silakan ikuti talkshow yang akan menampilkan pembicara Ananta Wajendra, DBA. Acara ini akan diselenggarakan hari Jumat, 30 Desember 2016 pkl. 18.00 – 20.00 Wita di Shankara Resto, Jalan Danau Toba No. 7 Sanur. Untuk pendaftaran, silakan ketik nama lengkap dan SMS ke 081 9999 63311. Panitia acara ini mohon maaf kepada Dr. Arkand Bodhana Zeshaprajna karena telah menyebutkan nama beliau tanpa izin pada informasi tentang acara ini di Harian Bali Post, Selasa (27/12) kemarin. (r)
Bali Post/Wan
Perubahan OPD
Hari Ini Ratusan PNS Dikukuhkan Kembali
Denpasar (Bali Post) Perubahan aturan yang menjadi dasar sebuah organisasi perangkat daerah (OPD), mengharuskan pemerintah melakukan pengukuhan kembali pegawai yang ada. Hal ini juga akan dilakukan Pemkot Denpasar. Akibat adanya OPD sesuai dengan PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, ratusan PNS di lingkungan Pemkot Denpasar akan dikukuhkan kembali. Sebelumnya, para kepala desa yang ada di Denpasar juga sempat dikukuhkan kembali karena kini menggunakan istilah perbekel. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda AAN Rai Iswara dan Asisten I Setda Kota Denpasar I Ketut Mister menyampaikan hal itu, Selasa (27/12) kemarin. Pengukuhan PNS tersebut dijadwalkan akan dilakukan Rabu (28/12) hari ini di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar Barat. Ada sekitar 500 pegawai akan mengikuti pengukuhan sesuai amanat Mendagri No.
061/2911/SJ tahun 2016 tentang Tindak Lanjut PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Ditanya tentang mutasi, Wali Kota Rai Mantra belum memastikan kapan dilakukan. ‘’Kita mengikuti aturan pusat, apa yang diamanatkan kita ikuti sesuai prosedur. Kapan mutasi, belum kita pastikan, kita tunggu saja,’’ kata Wali Kota Rai Mantra. Dikatakannya, dalam OPD baru ini akan ada beberapa perangkat daerah yang digabung dan juga ada yang dipisahkan. Seperti DKP (Dinas Kebersihan
dan Pertamanan) akan digabung dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH). ‘’Mungkin Kadisnya (DKP) Pak Ketut Wisada akan digeser ke LH,’’ sebut Rai Mantra. Rai Iswara menambahkan, seluruh pegawai termasuk dirinya akan dikukuhkan bersama-sama. ‘’Jadi, Rabu besok (hari ini - red) kita akan ikut pengukuhan seluruh pegawai, mulai eselon I hingga staf terbawah. Jumlahnya sekitar 500, dan tempatnya di Lapangan Kompyang Sujana, Denbar,’’ ungkap Rai Iswara yang juga bertindak menjadi Ketua Tim Seleksi.
Dari Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar
Wali Kota Sampaikan Ranperda Penyertaan Modal PD Pasar
KOTA Denpasar merupakan pemekaran dari Pemerintah Kabupaten Badung sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1992 tentang Pembentukan Kota Denpasar. Sebagai konsekuensi dan tindak lanjut dari pembentukan Kota Madya Denpasar, dituntut adanya pemisahan aset, termasuk aset BUMD. Permasalahan setelah penyerahan aset adalah terjadinya pencatatan ganda. Pemerintah Kota Denpasar mencatat berdasarkan Berita Acara Serah Terima dari Pemerintah Kabupaten Badung, sedangkan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar juga mencatat aset tersebut akibat dari pemisahan aset PD Pasar Kabupaten Badung dalam rangka pendirian PD Pasar Kota Denpasar. Hal tersebut menjadi bahasan dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar tentang Penjelasan Ranperda Kota Denpasar tentang Perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal PD Pasar, Selasa (27/12) kemarin, di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, dihadiri seluruh fraksi DPRD Kota Denpasar. Hadir pula Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, serta seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah
PARIPURNA - Wali Kota Rai Mantra menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Denpasar dengan agenda penyampaian Ranperda Penyertaan Modal PD Pasar, Selasa (27/12) kemarin, di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. Kota Denpasar. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, perlu dilaksanakan penyertaan modal Pemerintah Kota Denpasar kepada PD Pasar atas aset tersebut. ‘’Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, serta melaksanakan tindak lanjut rekomendasi BPK untuk menyelesaikan permasalahan pencatatan ganda antara Pemerintah Kota Denpasar dan
PD Pasar,’’ ujar Rai Mantra. Wali Kota Rai Mantra menambahkan, perlu ada koreksi yang konstruktif sehingga apa yang dirumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi pembangunan Kota Denpasar. Dalam Rapat Paripurna ke-21 Masa Persidangan III ini, diserahkan Ranperda Kota Denpasar dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra kepada Ketua DPRD dan selanjutnya diserahkan kepada fraksi-fraksi di DPRD. Sidang berikutnya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Desember dengan agenda pemandangan fraksi. (ad765)
Ditanya tentang pelaksana tugas (plt.) sejumlah SKPD di Kota Denpasar, yang mana ada sekitar delapan dinas saat ini masih kosong, Rai Iswara menyatakan, setelah pengukuhan, jabatannya masih tetap plt. ‘’Tadi sudah disebutkan sama Pak Wali Kota, jadi untuk mutasi belum kita tahu kapan dilaksanakan. Prosesnya melalui tim seleksi yang terdiri dari kalangan akademisi dan sebagainya,’’ ucapanya. Sekda Rai Iswara memberikan gambaran, mutasi kemungkinan setelah dilakukan assessment eselon pada Januari mendatang. ‘’Jadi ada tes melalui assement eselon agar bisa lolos atau layak untuk dipromosikan jabatannya pada tanggal 16 Januari 2017 mendatang. Setelah itu, baru kita akan melihat hasilnya. Siapa-
siapa saja yang bisa lolos dan menempati posisi jabatan nanti, itu semua kembali kepada kebijakan dan kewenangan Wali Kota,’’ tandasnya. Proses pembentukan OPD telah melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Perda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Denpasar. Berdasarkan hasil pembahasan, telah disepakati ada 22 dinas dan 5 badan di Pemkot Denpasar. Selain digabung, ada juga pemekaran dan pembentukan dinas baru. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Pembukaan Denfest
Dishub Alihkan Arus Lalin Denpasar (Bali Post) Menghindari adanya kekroditan arus lalu lintas (lalin) di Kota Denpasar selama bergulirnya Denpasar Festival (Denfest) ke-9 pada 28 hingga 31 Desember 2016 mendatang, Pemkot Denpasar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar melakukan pengalihan arus lalin di sekitar ruas-ruas jalan menuju tempat penyelenggaraan Denpasar Festival. Kabid Dal. Ops. Dishub Kota Denpasar Ketut Sriawan, Selasa (27/12) kemarin mengatakan, pada pelaksanan Denpasar Festival ke-9 tahun 2016, Dinas Perhubungan bersinergi dengan tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri serta instansi terkait lainnya membantu keamanan, ketertiban serta kelancaran arus lalu lintas. Khusus pengalihan lalu lintas selama Denpasar Festival 2016, mulai tanggal 27 Desember akan mulai diberlakukan penutupan arus lalu lintas mulai dari simpang Jl. Gajah Mada ke Jl. Sumatera ke arah timur sekaligus geladi bersih dimulai pukul 15.00 Wita. Sementara itu pada pembukaan Denpasar Festival 2016 tanggal 28 Desember hari ini, akan mulai dilaksanakan antisipasi arus lalu lintas dari arah selatan, di simpang Jl. Sugianyar dan Jl. Udayana akan ditutup ke utara. Jl. Kapten Regug dan Jl. Kapten Agung diberlakukan buka-tutup. Jl. Kaliasem dan Jl.
Durian ditutup ke selatan dan dari selatan ke utara. ‘’Dari simpang Jl. Karna dan Jl. Kresna ditutup ke selatan ke arah Jl. Veteran dan juga dari Jl. Durian ke arah Jl. Veteran ditutup yang ke arah selatan,’’ ujar Ketut Sriawan. Ketut Sriawan mengatakan, untuk kantong-kantong parkir selama penyelenggaraan Denpasar Festival, akan dimanfaatkan di sebelah barat yaitu di areal sentral parkir Pasar Badung. Apabila membeludak, akan ditoleransi untuk parkir di seputaran Jl. Gajah Mada, Jl. Sumatera, Jl. Kalimantan, Jl. Beliton, Jl. Sugianyar, Jl. Kaliasem, Jl. Durian, dan Jl. Veteran ke utara dan seputaran Jl. Karna, selain juga parkir VIP yang ditempatkan di sisi timur Jl. Udayana. Personel gabungan yang akan turun untuk menertibkan selama pelaksanaan Denpasar Festival, total 330 personel dengan jumlah 187 personel per shift atau 374 personel per harinya. Skema pengaturan lalu lintas ini berbeda dengan tahun lalu, karena dalam pelaksanaan Denpasar Festival tahun ini pusat kegiatannya dialihkan ke areal Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Diharapkan kepada masyarakat, pengguna jalan yang akan melintasi kawasan Gajah Mada dan Catur Muka, agar menghindari jalan-jalan tersebut. (kmb12)
Tampilkan Parade Anak
Denfest Ke-9 Dibuka Hari Ini
Ananta Wajendra
Suara Denpasar & Badung Kerja Sama Berantas Teroris Teroris menganggap sepele dan remeh aparat keamanan. Kita harus bekerja sama dalam memberantas teroris dengan melakukan langkah antisipasi. WNI yang pergi ke Suriah untuk perang sebaiknya jangan diterima lagi menjadi warga Indonesia. Bu Vera, Tabanan
KPID agar Awasi Siaran Radio Semua siaran radio di Bali agar konsisten menyiarkan Puja Trisandya. KPID agar melakukan pengawasan dan tindakan pada radio yang melanggar aturan. Erik, Denpasar
DENPASAR Festival (Denfest) ke-9, Rabu (28/12) hari ini dibuka dengan berbagai penampilan seni yang melibatkan ribuan seniman Kota Denpasar. Sesuai dengan tema ‘’Padmaksara’’, Denpasar Festival tahun ini tampil beda dari tahun sebelumnya. Apalagi, tahun ini Denpasar Festival telah masuk ke dalam calendar event nasional dan telah di-launching oleh Kementerian Pariwisata di Jakarta, beberapa waktu lalu. ‘’Arah untuk semakin memantapkan Denpasar Festival sebagai event berskala nasional bahkan internasional, terus dilakukan Pemkot Denpasar dengan menyiapkan konten-konten berkualitas dan zonasi yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat,’’ ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela saat ditemui, Selasa (27/12) kemarin. Dalam pembukaan hari ini, ribuan seniman akan tampil dengan membawakan berbagai garapan seni. Termasuk, berbagai parade anak-anak yang mengekspresikan keriangan dan kegembiraan dalam memaknai Denpasar sebagai Smart City, Kota Kreatif dan Kota Pusaka. Tidak hanya itu, dalam pembukaan juga menampilkan Inagurasi Padmaksara di mana para penari menyeruak dari 8 penjuru dengan membawa
instalasi yang berbentuk telur dengan menggunakan payung sebagai simbolisasi pemaknaan bunga lotus sebagai pemaknaan terhadap terbentuknya dunia yang masih kosong dengan pengetahuan yang terus bertumbuh. Sebagai bentuk kontemplasi, perenungan terhadap lahirnya pengetahuan yang terbaru yakni kreativitas tanpa batas. Dari instalasi ini kemudian muncul penari yang melambangkan sifat-sifat kepemimpinan (Asta Brata). Penari menari sedemikian rupa membentuk koreografi berputar mengelilingi Catur Muka sebagai perlambang kreativitas yang terus bergerak. Berikutnya muncul penari yang membawa busur dan anak panah dan diserahkan ke Wali Kota. Selanjutnya anak panah dilepaskan pada bidang yang telah disiapkan dan setelah anak panah melesat muncullah logo Denfes ke-9, Padmaksara sebagai penanda pembukaan Denpasar Festival ke-9. ‘’Meriahnya Denpasar Festival tahun ini, masyarakat bisa melihat, menikmati secara langsung dengan datang saat pembukaan,’’ ujarnya. Dikatakannya, dalam Denfes tahun ini akan dilakukan perubahan zonasi-zonasi yang ada. Meskipun tidak diubah secara total, namun sangat mendasar
dan yang menjadi titik pusat adalah Catur Muka. Untuk zonasi di kawasan Jalan Veteran, akan dipusatkan kegiatan bertemakan ‘’Heritage’’. Di sana akan ditampilkan pergelaran kesenian klasik, kuliner-kuliner tradisional, pameran fotografi Denpasar Kota Pusaka serta pameran mobil dan motor tua. Sementara kawasan Jalan Gajah Mada akan menjadi Zona Youth yang menampilkan panggung anak muda, distro serta stan kuliner yang berkaitan dengan cita rasa anak muda Kota Denpasar masa kini. Juga penampilan anak-anak muda kreatif Kota Denpasar yakni perpaduan musik, disc jockey, dan video mapping. Di depan Jaya Saba akan ditampilkan zona anak dan keluarga. Di depan Museum Bali untuk handycraf dan tekstil. Sedangkan sebelah selatan Catur Muka yakni di Lapangan Puputan Badung Gusti Ngurah Made Agung akan disiapkan tiga panggung berderetan. Denpasar Festival ke-9 akan dilengkapi 6 panggung yang akan menampilkan berbagai hiburan, mulai seni tradisi hingga kesenian modern. Pemkot Denpasar juga menyiapkan 90 stan kuliner, 80 stan handycraf, 35 stan tekstil dan 35 stan anakanak kreatif. (ad764)
PERSIAPAN - Suasana pekerja saat menyelesaikan stanstan dalam persiapan pembukaan Denpasar Festival ke-9 di kawasan Catur Muka, Selasa (27/12) kemarin.
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : budaya bali utamakan penampilan luar Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Badung
Rabu Paing, 28 Desember 2016
3
TNI Bersihkan 1 Hektar Kebun Albesia
Mangupura (Bali Post) Kelestarian alam merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk TNI. Wujud rasa cinta terhadap alam, anggota Penerangan Kodam (Pendam) IX/Udayana di bawah komando Wakapendam Letnan Kolonel Inf. M. Marzuki berbaur dengan warga Banjar Adat Tegal Gerana, Petang, Badung, melaksanakan karya bakti membersihkan kebun pohon albesia seluas 1 hektar, Selasa (27/12) kemarin. Menurut Wakapendam Letnan Kolonel Inf. M. Marzuki, kegiatan tersebut merupakan program kerja Pendam dalam triwulan IV akhir 2016. Program itu adalah melaksanakan kegiatan karya bakti bersama masyarakat untuk lebih mendekatkan diri dengan warga. Selain itu, dalam rangka penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sasarannya adalah membersihkan lingkungan Pura Merajapati. Selanjutnya, membersihkan perkebunan seluas 1 hektar yang ditanami 3 ribu pohon albesia milik warga Banjar Adat Tegal, Desa Gerana. Klian Banjar Adat Banjar Tegal I Ketut Jengki menyampaikan, perkebunan tersebut sampai saat ini memasuki periode kedua
penanaman pohon albesia. Periode pertama sudah dilaksanakan panen satu kali dengan hasil Rp 50 juta. Hasil tersebut sangat dirasakan manfaatnya dan membantu masyarakat, terutama menambah uang kas banjar adat. Nantinya, kas itu dapat dimanfaatkan untuk keperluan kegiatan keagamaan, terutama pelaksanaan piodalan di pura maupun kegiatan pembangunan kahyangan suci dan mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Hasil tersebut sangat membantu, padahal kebun itu merupakan lahan tidak produktif karena curam dan lapisan tanahnya sangat tipis serta berbatu. Dengan hasil itu, masyarakat termotivasi untuk menanam pohon albesia periode kedua. Agar cepat besar dan dipanen, pohon ini membutuhkan perawatan, paling tidak dibersihkan dari tumbuhan, semak-semak dan pepohonan parasit. Pembersihan seperti ini rutin dilaksanakan warga. Ketut Jengki berharap karya bakti seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. Kegiatan itu sudah tiga kali dilaksanakan di banjar tersebut, sehingga masyarakat merasa lebih dekat dan akrab dengan anggota Pendam. (kmb36) Bali Post/eka
PENUTUPAN - Sejumlah kendaraan melitas di Jalan Legian, Badung, Selasa (27/12) kemarin. Seperti tahun sebelumnya, dalam merayakan malam pergantian tahun, sejumlah jalan di Kuta akan ditutup sementara.
Diterjang Longsor, Jaringan PDAM Terganggu Bali Post/ist
BERSIHKAN KEBUN - Anggota Pendam IX/Udayana foto bersama warga Banjar Tegal Gerana, Petang, usai membersihkan kebun albesia.
Era JKN, Target Pendapatan RSUP Sanglah Jadi Rendah
Mangupura (Bali Post) Sejak RSUP Sanglah membuka pelayanan terhadap pasien JKN (Jaminan Kesehatan Nasional/BPJS Kesehatan), target pendapatan RSUP Sanglah menjadi rendah. Yang dulunya 10 persen, kini hanya ditargetkan meningkat 2-4 persen. RSUP Sanglah menargetkan pendapatan Rp 435 miliar tahun ini. ‘’Kita optimis target tersebut tercapai, pasti lebih,’’ kata Direktur Keuangan RSUP Sanglah Ni Ketut Rupini, Selasa (27/12) kemarin. Dengan melayani pasien JKN, target RSUP Sanglah tidak progresif. Namun pendapatan selalu kecenderungan meningkat. Mengingat RSUP Sanglah adalah rumah sakit milik Kementerian Kesehatan, sehingga mendapat subsidi dari APBN, pihaknya pun sulit mengatakan surplus atau defisit. Namun manajemen RSUP Sanglah dituntut untuk melakukan terobosan-terobosan yang menchalenge masalah-masalah yang ada dengan tetap memberikan pelayanan terbaik. ‘’Jadi agar belanja pegawai, operasional, tidak terganggu,’’ tandasnya. Penurunan target pendapatan tersebut seiring dengan bertambahnya jumlah pasien JKN yang dilayani. Hingga saat ini, 65 persen pasien RSUP Sanglah merupakan pasien JKN, baik PBI (penerima bantuan iuran) maupun nonPBI. ‘’Tentu yang kita terima sesuai dengan kondisi pasien rujukan tingkat III, kondisi yang sangat kompleks, yang tidak bisa ditangani di daerah dan pasien emergency,’’ jelasnya. Mengingat jumlah pasien meningkat, dari sisi pembiayaan biaya operasional juga men-
ingkat. Tetapi sejalan dengan penerimaan (pendapatan) yaitu yang terbanyak dari pasien BPJS Kesehatan yaitu 70 persen, hanya 30 persen dari pasien umum. Selain itu, sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah, JKBM akan berintegrasi dengan JKN sehingga ada penambahan pasien JKBM yang dilayani RSUP Sanglah yaitu 3-5 persen. Mengingat saat JKBM masih berlaku, pasien JKBM yang mendapat pelayanan kesehatan di RSUP Sanglah adalah 3-5 persen. Sedangkan pendapatan dari pasien JKBM adalah Rp 3-4 miliar. Untuk itu, dalam pengelolaan keuangan RSUP Sanglah harus dengan prinsip-prinsip yang sehat. Artinya, tidak mengutamakan untuk mencari keuntungan karena bersifat tidak bisnis, tetapi juga tidak boleh rugi. ‘’Sehingga RS ini tidak mengenal untung atau rugi, tapi yang dikenal adalah surplus dan defisit,’’ tandasnya. Agar RSUP Sanglah tetap mampu beroperasi, maka penting bagi RS untuk bisa menerapkan strategi efisiensi. Artinya, sesuai dengan kebutuhan pasien, tentunya sesuai dengan standar pelayanan minimal (clinical pateway/CP). Di dalam CP tersebut telah ditetapkan PPK (praktik pelayanan klinik) yang mengatur tentang penyakit dengan diagnosis tertentu, biayanya sekian, sehingga biaya sudah bisa diperkirakan. Sementara dari sisi pengadaan obat dan bahan bekas pakai, RSUP Sanglah telah menggunakan e-katalog, sehingga harga telah ditentukan dan dapat direncanakan dengan e-planing. (kmb42)
Malam Pergantian Tahun
Masyarakat Dilarang Nyalakan Petasan MALAM pergantian tahun biasanya selalu dimeriahkan dengan ledakan kembang api dan petasan di udara. Hal ini ditandai mulai maraknya penjual kembang api, petasan, terompet dan berbagai pernak-pernik menyambut tahun baru. Namun tahun ini, kondisinya agak berbeda. Pada tahun-tahun sebelumnya, para pedagang kembang api, terompet dan sejenisnya biasanya sudah mulai menjamur di berbagai sudut kota sejak tanggal 25 Desember. Namun kini, telah memasuki tanggal 27 Desember, hanya sedikit penjual kembang api dan petasan yang memajang dagangannya di pingir-pinggir jalan. Hal ini sepertinya tidak lepas dari surat edaran yang dikeluarkan pihak kepolisian, utamanya Kepolisian Resor (Polres) Badung. Polres Badung telah mengeluarkan surat edaran untuk melarang masyarakat menyalakan petasan saat pesta malam pergantian tahun 2016
ke Tahun Baru 2017. “Kami sudah memasang spanduk dan menyebarkan selebaran yang intinya melarang masyarakat menyalakan petasan karena sangat membahayakan bagi masyarakat setempat,” kata Kapolres Badung Ajun Komisaris Besar Ruddi Setiawan kepada wartawan Antara di Mengwi, Selasa (27/12) kemarin. Menurut Ruddi Setiawan, sudah banyak temuan kasus kecelakaan akibat penggunaan kembang api dan petasan tanpa pengawasan dari orangtua. Karena itu, pihaknya menyarankan kepada masyarakat agar melakukan hal yang positif ketimbang menyalakan kembang api atau petasan. Meskipun demikian, Polres Badung sudah memetakan beberapa titik yang bisa menyalakan kembang api saat pergantian tahun dengan pengawasan ketat dari kepolisian. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan dan pengawasan yang
lebih intensif di sejumlah titik wilayah hukum Polres Badung. “Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya gerakan mencurigakan atau mengancam kenyamanan dan keamanan masyarakat setempat,” ujarnya. Ruddi Setiawan menyebutkan, prioritas pengamanan saat ini adalah ancaman teroris yang terus bermunculan di sejumlah daerah di Indonesia. Untuk itu, pihaknya tidak boleh lengah agar tidak terjadi gerakan yang mengancam keamanan masyarakat di Kabupetan Badung dan Bali umumnya. (kmb)
Pembetulan Berita Bali Post, Selasa (27/12) kemarin, terdapat kesalahan judul. Tertulis “Dishubkominfo Dijatah Empat Mobil Patroli”, seharusnya “Dishubkominfo Dijatah Empat Kendaraan Patroli”. (red)
Mangupura (Bali Post) – Pelayanan air bersih yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Badung kepada para pelanggannya, sedikit terganggu dalam beberapa hari kemarin. Kondisi ini terjadi akibat jalur air milik PDAM terkena bencana longsor. Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Made Subarga Yasa mengatakan, pihaknya telah meminta permakluman kepada semua pelanggan karena musibah tanah longsor dan banjir bandang menyebabkan layanan air terganggu. ‘’Setidaknya ada 5 titik gangguan, yakni jaringan di Petang akibat longsor, air keruh akibat banjir, dan pipa pecah di beberapa tempat seperti di Jalan Kenyeri,’’ ungkap Subarga Yasa, Selasa (27/12) kemrin. Pihaknya langsung bergerak cepat untuk melakukan perbaikan jaringan yang bocor maupun mempercepat pengolahan air keruh akibat banjir tersebut. Dengan upaya ini, dia memprediksi hari ini pelayanan air akan kembali normal. ‘’Besok (hari ini - red) layanan kemungkinan kembali normal,’’ katanya. Dia berharap kasus atau bencana yang terjadi tidak terulang kembali pada masamasa mendatang. Untuk itu,
perbaikan jaringan yang sudah uzur tetap dilaksanakan sehingga ketahanan jaringan bisa diandalkan. ‘’Dengan adanya peremajaan jaringan, kami optimis mampu melayani 2.500 sambungan baru pada 2017 nanti. Namun, layanan ini diutamakan kepada calon pelanggan yang di depan rumahnya sudah ada jaringan atau pipa air minum,’’ ujarnya didampingi Direktur Teknik (Dirtek) I.B Gede Wimbardi. Subarga Yasa optimis 2.500 pelanggan baru akan terlayani pada 2017. Optimisme ini didukung oleh beberapa pertimbangan. Di antaranya, pasokan air dari Spam Penet yang saat ini baru 30 liter per detik bisa dimaksimalkan menjadi 150 liter per detik. Demikian juga
pasokan air dari Spam Petanu yang saat ini baru 56 liter per detik, bisa dimaksimalkan menjadi 100 liter per detik. ‘’Dengan tambahan pasokan air baku ini, kami optimis mampu memperluas cakupan layanan. Selain itu, kami akan tetap melakukan penyempurnaan jaringan. Dengan jaringan yang baik, layanan
air minum pun akan makin prima,’’ tegasnya. Upaya lain yang dilakukan berupa penambahan dua unit filter air di Estuary Dam lewat dana APBD. Dengan tambahan filter air, katanya, jam layanan dipastikan bisa bertambah. ‘’Satu lagi, pengerukan Estuary Dam tetap dilakukan,’’ pungkasnya. (kmb27)
KETERANGAN - Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Made Subarga Yasa (tengah) didampingi Direktur Teknik (Dirtek) I.B. Gede Wimbardi (kiri) dan Humas PDAM Tirta Mangutama memberikan keterangan pers terkait keberadaan jaringan PDAM yang terkena bencana di Badung.
Anggota Ormas Diduga Keroyok Anggota Paguyuban Mangupura (Bali Post) Situasi sempat memanas di Jalan Tukad Unda, Denpasar Selatan (Densel), Senin (26/12) lalu. Anggota salah satu paguyuban, Dn (43), dikeroyok dua orang diduga anggota ormas hingga mengalami robek di kepala dan pelipis kiri. Korban dipukul menggunakan pipa besi. Menurut sumber kepolisian, Selasa (27/12) kemarin, awalnya Dn yang beralamat di Jalan Tukad Citarum, Densel ada masalah dengan WA asal Jimbaran, Kuta Selatan. Permasalahannya terkait utangpiutang miliaran rupiah. ‘’WA menyampaikan masalahnya itu kepada anggota ormas inisial GO. Diduga terjadi miskomunikasi
antara WA dan GO,’’ ujar sumber yang tidak mau identitasnya diekspos ini. Saat korban mengendarai sepeda motor di TKP, tiba-tiba dikejar oleh dua orang tidak dikenal. Mereka langsung memukul korban menggunkan pipa besi. Akibatnya, korban mengalami luka di kepala dan pelipis sebelah kiri. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Densel. Polisi sempat khawatir kejadian itu melebar, sebab setelah mendapat informasi, puluhan anggota ormas kumpul di salah satu posko di Renon. Setelah dicek ke sana, ternyata mereka kumpul sambil makan malam. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu
Bangkit Dananjaya membenarkan menerima laporan kasus itu. ‘’Awalnya melapor ke Polsek Densel, tapi penanganan selanjutnya diambil alih Polresta Denpasar,’’ tegasnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan menegaskan sudah mengamankan GO. Namun, status GO masih saksi dan dilakukan pemeriksaan. ‘’Masih kami dalami keterlibatannya. Kami juga melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kami berharap semua pihak ikut menjaga keamanan dan kondusivitas Bali, khususnya Denpasar menjelang tahun baru,’’ ujarnya. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rabu Paing, 28 Desember 2016
IIK Medika Persada Bali Gelar Kuliah Umum SMKN 1 Denpasar Terima Bantuan ”Pengembangan Pendidikan Tinggi di Indonesia” Dua Unit Mobil dari Direktorat PSMK
KULIAH UMUM - Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. berfoto bersama seluruh civitas akademika IIK Medika Persada Bali dalam Kuliah Umum “Pengembangan Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia”, Selasa (27/12) kemarin. INSTITUT Ilmu Kesehatan wisata, pihaknya telah melakukan (IIK) Medika Persada Bali meng- berbagai terobosan untuk kemagelar kuliah umum dengan tema juan perkembangan pendidikan di “Pengembangan Pendidikan Ting- Tanah Air. Utamanya, membuat gi di Indonesia” di Inna Bali Hotel regulasi tentang perlindungan Denpasar, Selasa (27/12) kemarin. terhadap guru dan dosen. SeMateri kuliah umum dipaparkan bab, guru dan dosen mempunyai anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. peran yang besar untuk mencetak Wayan Koster, M.M. dan dihadiri kualitas SDM generasi muda. SeKoordinator Kopertis Wilayah VIII hingga, kesejahteraan guru dan Bali-Nusra Prof. I Nengah Dasi dosen harus diutamakan dengan Astawa, M.Si., Rektor IIK Medika memberikan tunjangan sertifikasi Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made guru. Selain juga memperbaiki Bakta, Sp.PD.(KHOM), Ketua dan menambah infrastruktur penYayasan Anugerah Husada Bali didikan serta melengkapi sarana Indonesia Drs. I Nyoman Gde As- dan prasarana lembaga pendiditina, Wakil Ketua Yayasan I GM kan dengan anggaran yang ada. Sudjana, S.E., M.M., CHT.,CHA. “Peranan guru dan dosen harus diserta seluruh civitas akademika lihat dari kacamata yang berbeda. IIK Medika Persada Bali. Karena guru dan dosen mencetak Wayan Koster mengatakan, un- dan melahirkan generasi muda. tuk mengembangkan pendidikan Beda dengan PNS lainnya. Dia tinggi di Indonesia harus dimulai adalah yang membangun negara dari peningkatan SDM (tenaga dan mencerdaskan kehidupan pengajar), infrastruktur dan regu- bangsa sehingga harus diposisikan lasi yang jelas. Mengawali karier di hulu,” tegas Koster. menjadi DPR-RI sejak 2004 silam Untuk meningkatkan pengemhingga saat ini (tiga periode) di bangan kualitas di Perguruan Komisi X yang membidangi pen- Tinggi, pihaknya juga menghardidikan, kebudayaan dan pari- uskan dosen pengajar minimal
bergelar Strata 2 (S-2), bahkan S-3. Apalagi, pemerintah telah menyediakan anggaran untuk para dosen yang ingin melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Namun, berbagai kendala bermunculan, sehingga sampai saat ini baru terpenuhi 70% saja yang melanjutkan pendidikannya di luar negeri dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, pihaknya berharap IIK Medika Persada Bali ke depannya bisa mengembangkan diri dengan kualitas tenaga pengajar yang berkualitas dan berkuantitas. Apalagi, pemerintah sedang serius membangun program kesehatan masyarakat. Sebab, pendidikan kesehatan dan infrastruktur menjadi tema dan prioritas utama negara. “Kami di Komisi X DPR-RI telah membuatkan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi untuk menata manajemen perguruan tinggi dengan satu regulasi. Kami akan membangun perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta lebih selektif dan ketat. Maka semua harus komit untuk membangun kualitas pendidikan yang baik. Apalagi, angka pendidikan kasar yang masuk belum mencapai 26%, tetapi baru mencapai 24,3%. Artinya, dari lulusan SMA/SMK, dari 100 anak yang bisa masuk ke PT hanya 24 saja terutama di luar Bali,” terangnya. Sementara itu, Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM) merasa bersyukur kampusnya bisa mendapatkan materi kuliah umum dari Koster. Apalagi, katanya, Koster mempunyai peran yang penting berdirinya Kampus IIK Medika Persada Bali. Selain itu, materi yang disampaikan juga sangat penting untuk kemajuan dan pengembangan pendidikan di IIK Medika Persada Bali ke depannya dalam menghadapi persaingan. “Apa yang telah disampaikan Pak Koster semoga bisa menjadikan IIK Medika Persada Bali berkembang dan berbudaya ke depannya,” tegasnya. (ad1422)
Dinilai Melanggar HAM
Wedakarna Minta Perusahaan Stop Tahan Ijazah Karyawan dalam perjanjian kerja, maka akan ada risiko hukum yang muncul, misalkan pada saat perusahaan menghilangkan ijazah baik sengaja atau tidak sengaja (bencana). Si pemilik ijazah yang sudah bersusah payah menuntut ilmu selama bertahun-tahun, kini berhak untuk menuntut balik jika terjadi kehilangan sepihak dari dokumen yang dikuasai pihak lain. “Saya minta ke depan perusahaan di Bali tidak lagi mengambil kebijakan itu. Saya yakin perusahaan tidak akan terpengaruh dari kebijakan itu, karena fluktuasi masuk keluarnya karyawan tidak bisa diukur dari sisi penahanan ijazah. Apalagi dengan sistem teknologi scanner saat ini, saya rasa perusahaan akan dirugikan jika menahan ijazah seseorang karena percuma saja alias tidak efek jera. Dan jika alasannya menahan ijazah karena agar mudah melacak si karyawan yang berbuat melanggar pidana misalkan, saya kira masalah itu bisa diselesaikan dengan dilaporkan keaparat polisi sesuai aturan. Intinya, DPD-RI
tidak setuju jika ada penahanan ijazah bagi karyawan di Bali,” ungkap Gusti Wedakarna. Lalu apa yang harus dilakukan oleh masyarakat? “Saya minta masyarakat Bali khususnya angkatan kerja agar tidak lagi menerima pekerjaan yang mensyarakatkan penahan ijazah asli. Jika ada perusahaan seperti itu, agar laporkan ke DPD-RI. Dan saya minta, silakan tolak perusahaan macam itu. Orang lokal pribumi harus punya wibawa, punya harga diri dan jangan mau diremehkan dengan perusahaan macam itu. Angkatan kerja harus cerdas dalam mencari pekerjaan. Jangan dengan iming–iming gaji dan fasilitas, tapi harus menggadaikan ijazah. Saya minta juga orang Bali yang ada di perusahaan agar membantu saudaranya yang didiskriminasi. Jangan diam dan jangan seperti sengkuni. Kasi pengertian pada perusahaan dan investor, jika mereka berani mencari hidup di Bali maka penghormatan pada orang Bali adalah mutlak,” ungkap Gusti Wedakarna. (ad766)
TAHUN 2016 adalah tahun yang penuh tantangan dalam hal ketenagakerjaan. Salah satunya yang menguat adalah mengenai ketidakpahaman baik dari perusahaan dan karyawan sendiri terkait dengan dampak dari masalah penahanan ijazah bagi para karyawan. Hal ini mengemuka saat acara resmi anggota Komite III DPD-RI Bidang Tenaga Kerja ke salah satu BPR di Denpasar untuk mengklarifikasi aspirasi masyarakat tentang keberadaan ijazah dan upah minimum Provinsi Bali. Ditemui usai kunjungan ke BPR itu, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan pendapatnya bahwa seyogianya ke depan tidak ada lagi perusahaan di Bali baik sektor perdagangan, sektor industri maupun sektor jasa yang menahan ijazah asli para karyawannya mengingat hal tersebut dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM). “Saya memahami bahwa setiap perusahaan memiliki perjanjian kerja sama dengan karyawan dan terkait dengan penahanan ijazah karyawan sebagai jaminan perusahaan memang belum diatur spesifik dalam perundang-undangan. Tapi, ada rasa kemanusiaan yang diganggu ketika perusahaan itu melakukan penahanan ijazah. Saya mendapat laporan masih banyak perusahaan di Bali yang melakukan penahanan ijazah dan mensyaratkan ganti rugi yang besar jika ada karyawan yang mengundurkan diri. Itu tidak sesuai dengan nilai Pancasila, itu melanggar rasa kemanusiaan dan bisa berpotensi gugatan hukum,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun meminta kepada perusahaan bahwa ijazah baik ijazah setara SMA/SMK atau perguruan tinggi adalah dokumen negara yang sama dengan KTP, KK, paspor dan akta. Ketika ada pihak lain yang menguasai, sekalipun
KUNKER - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat melakukan kunker di Denpasar.
Singaraja (Bali Post) Warga di pinggir jalan SingarajaAmlapura tepatnya di Dusun Sanih Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan, Selasa (27/12) kemarin sontak ramai. Warga menyaksikan mobil DK 556 IH menabrak sepeda motor DK 7010 UJ. Kerasanya tabrakan itu, mobil terguling di tengah jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Lakalantas ini bermula ketika mobil DK 556 IH yang dikemudian I Wayan Runa (43) asal Karangasem, melaju dari arah barat. Entah mengapa, tiba-tiba pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Seketika itu mobil menabrak pengendara sepeda motor yang berhenti di
pinggir jalan sebelah kiri. Akibatnya, pengendara sepeda motor DK 7010 UJ Made Rubita (43) yang membonceng anaknya, Gede Supriadi (6), warga Banjar Dinas Sanih Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan terpental. Pengemudi mobil sempat menginjak pedal rem sambil membanting stir. Seketika itu mobil terguling di tengah jalan. Pengemudi bersama tiga penumpang mobil yakni Ketut Toya (30), Ketut Tunas (30), dan Nyoman Lasia (60) selamat hanya mengalami sejumlah luka lecet. Sedangkan pengendara sepeda motor Rubita mengalami sakit pada dada, dan mengalami luka lecet pada kaki kanan. Anaknya, Supriadi, juga men-
Tabrak Pengendara Motor, Mobil Terguling
galami luka pada bagian bibir, kaki, dan luka lecet pada tangan. Kasubag Humas AKP I Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, dari pemeriksaan kecelakaan ini diduga karena sopir mobil mengantuk, sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. “Penumpang mobil dan pengendara sepeda motor selamat hanya luka ringan. Untuk sementara kemungkinan pengemudi mobil mengantuk saat mengemudi, dan kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. (kmb38)
SMKN 1 Denpasar menerima bantuan dua unit mobil baru dari Direktorat PSMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Bantuan mobil itu terdiri atas satu unit mobil Suzuki Ertiga dan satu unit mobil Honda Brio. Bantuan tersebut diterima secara resmi oleh Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, S.T., M.T. di Rektorat PSMK melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bantuan Barang, Rabu (7/12) lalu. Mobil itu dikirim melalui jasa pengiriman dan sampai di SMKN 1 Denpasar pada Rabu 21 Desember 2016. Bantuan tersebut merupakan bagian dari implementasi Inpres No. 9 Tahun 2016 yaitu tentang Revitalisasi SMK. Kepala SMKN 1 Denpasar
I Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Wakasek Sarana I Wayan Suyadnya, S.Pd., Wakasek Kesiswaan I Wayan Pasek, S.Pd., Wakasek Humas Dra. Desak Made Rai, M.Pd. dan Ketua Paket Keahlian TKR I Ketut Sudarsana, S.Pd., Selasa (27/12) kemarin, menyambut gembira bantuan tersebut sebagai upaya untuk melengkapi bengkel/lab dengan alat–alat yang terbaru. Kedua unit mobil tersebut diperuntukkan kepada Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sebagai mobil praktik agar siswa dapat belajar secara kontekstual. Terlebih yang menyangkut teknologi, terutama teknologi bidang otomotif yang sangat pesat perkembangannya. “Dengan bantuan mobil baru tersebut
sebagai alat praktik diharapkan siswa dapat mengenal tuntutan dunia kerja yang sebenarnya,” ujar Suparsa. Di samping itu, SMKN 1 Denpasar dicanangkan oleh Direktorat PSMK sebagai salah satu SMK Rujukan Bidang Teknologi, sehingga nantinya dapat juga mengimbaskan kemajuan pada SMK aliansi. Wakasek Humas Desak Made Rai menambahkan, selama tahun 2016 SMKN 1 Denpasar menerima kunjungan tamu dari berbagai daerah di tanah air yang jumlahnya mencapai 1.000 orang. Bahkan pada Mei lalu, SMKN 1 Denpasar dikunjungi oleh 11 negara yang tergabung dalam High Officials SEA-TVET Delegation. (ad1423)
BANTUAN MOBIL – SMKN 1 Denpasar memperoleh bantuan mobil baru dari Direktorat PSMK Kemendikbud. Dalam foto tampak Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Wakasek Sarana I Wayan Suyadnya, S.Pd., Wakasek Kesiswaan I Wayan Pasek, S.Pd., Wakasek Humas Dra. Desak Made Rai, M.Pd. dan Ketua Paket Keahlian TKR I Ketut Sudarsana, S.Pd.
Kinerja BNNP Bali 2016
Ungkap Pabrik SS dan Ganja Terbesar di Bali PERKEMBANGAN peredaran narkoba saat ini sudah menembus titik mengkhawatirkan, di mana Presiden Joko Widodo menyerukan bahwa Indonesia darurat narkoba. Salah satu daerah yang rentan dengan peredaran gelap narkoba adalah Bali. Daerah yang terkenal dengan sebutan The Last Paradise in the World dalam perkembangannya, menjadi daerah yang terbuka bagi transaksi dan peredaran berbagai jenis narkoba. Bahkan, Bali menjadi daerah yang makin marak dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Indikasinya semakin meningkat, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. “Berdasarkan hasil penelitian BNN bersama Pusat Penelitian dan Kesehatan (Puslitkes) Universitas Indonesia (UI), tahun 2015 jumlah penyalah guna narkotika di Provinsi Bali sebesar 61.353 orang. Di mana terjadi kenaikan pecandu non suntik sebesar 1.414 orang yang merupakan berkembangnya penggunaan narkotika jenis sabu-sabu,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, S.H. saat jumpa pers akhir tahun, Selasa (27/12) kemarin. Bali menempati urutan kesebelas dalam tingkat kerawanan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Menyikapi kondisi tersebut, BNNP Bali sebagai lembaga yang menangani penanggulangan narkoba dituntut semakin gigih melakukan berbagai upaya strategis untuk menggerakkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Adapun upaya yang dilakukan untuk menahan laju prevalensi penyalah guna narkotika, lanjut Suastawa, di Bidang Pemberantasan, BNNP Bali dan BNNK jajarannya mengungkap sebanyak 56 kasus narkotika. Di mana sebanyak 42 kasus telah terselesaikan (P-21). Kasus-kasus yang telah diungkap tersebut melibatkan 61 tersangka dengan jumlah barang bukti yang disita sebanyak 25 kilogram ganja kering, 153,43 gram SS dan 130 butir ekstasi. Adapun kasus-kasus besar yang berhasil diungkap BNNP selama tahun 2016 yaitu pabrik SS di daerah Kerobokan, Badung, 22 Agustus lalu dengan tersangka Benjamin Bailer asal Jerman. Pengungkapan jaringan pengedar ganja dari Sumatera Utara pada 19 Desember lalu dengan total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 25 kilogram ganja kering siap edar. “BNNP melakukan penindakan tanpa pandang bulu, baik itu mahasiswa, karyawan swasta dan oknum aparat yang terbukti terkait kasus narkotika. Kesungguhan BNNP Bali dalam memberantas peredaran gelap narkotika diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan memberikan
sanksi hukuman yang seberat-beratnya terhadap para tersangka,” ujar Suastawa didampingi Kabid Rehabilitasi AKBP Nyoman Artana. Di Bidang Rehabilitasi, BNNP terus berupaya melakukan pencegahan dan pemulihan atau rehabilitasi bagi para pecandu dan penyalah guna narkotika. Tahun ini, BNNP menyediakan 14 lembaga rehabilitasi instansi pemerintah, 4 lembaga rehabilitasi komponen masyarakat dan 3 lembaga untuk layanan pascarehabilitasi sebagai media dalam proses penyembuhan dan pemulihan pecandu narkotika. Untuk program rehabilitasi tersebut, negara menyiapkan anggaran melalui BNNP, Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan. Oleh karena itu, rehabilitasi narkoba tidak dipungut bayaran. BNNP bersama lembaga rehabilitasi instansi pemerintah dan komponen masyarakat telah melaksanakan program rehabilitasi kepada 974 orang penyalah guna narkotika dan 307 orang telah menjalani program pascarehabilitasi. Harapannya, para penyalah guna tersebut bisa kembali berfungsi sosial dalam masyarakat. Sementara di Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, BNNP melakukan advokasi pembangunan berwawasan antinarkoba di lingkungan instansi pemerintah dan swasta sebanyak 51 instansi dan di lingkungan pendidikan 75 advokasi. Selain itu, BNNP melakukan kegiatan diseminasi informasi bahaya narkoba sebanyak 2.785 orang di lingkungan keluarga, 23.423 orang di lingkungan pelajar/mahasiswa dan 144 kelompok di lingkungan masyarakat baik itu melali media elektronik, sarasehan dan pagelaran seni. Sementara untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat, BNNP Bali telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui partisipasi program pemberdayaan antinarkoba di lingkungan pekerja, pendidi-
kan dan kelompok masyarakat sebanyak 218 instansi. BNNP juga melaksanakan kegiatan test urine 5.210 orang dan hasil positif narkoba sebanyak 73 orang. “Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang kondusif dan meningkatkan angka partisipatif masyarakat sehingga mempersempit ruang dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba,” tegas jenderal asal Mengwi, Badung ini. Pihaknya menyadari sepenuhnya bahwa pemberantasan kejahatan narkoba adalah sebuah upaya yang harus dilakukan secara holistik. Oleh karenanya, di samping melakukan berbagai upaya ke dalam, BNN juga melakukan berbagai upaya keluar dengan menjalin kerjasama dengan berbagai instansi dan organisasi kemasyarakatan. Adapun kerjasama yang sudah terjalin di antaranya kerjasama dengan 11 lembaga pendidikan, 3 instansi swasta dan 8 organisasi kemasyarakatan. Selain itu, BNNP melakukan terobosan melalui launching kurikulum terintegrasi P4GN utk tingkat pendidikan SMP dan SMA, pemasangan videotron di lingkungan BNNP Bali, Bandara Ngurah Rai, pemda dan pusat perbelanjaan. Saat ini juga dibentuk relawan P4GN dengan jumlah relawan yang sudah mendaftar sebanyaK 1.597 orang dominan dari pecalang. Termasuk membuat SMS Flash yang berisi pesan tentang bahaya narkoba dan pencegahannya. “Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah bekerja sama secara efektif dalam melakukan P4GN. Mengatasi narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus bersinergi menyatukan kekuatan untuk menghadapi peredaran narkoba. BNNP Bali berharap dapat membebaskan generasi muda dari kondisi darurat narkoba dengan menciptakan generasi sehat, generasi yang bebas dari narkoba,” ungkap mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. (ad763)
EVALUASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa (kiri) didampingi Kabid Rehabilitasi AKBP Nyoman Artana saat jumpa pers evaluasi hasil kinerja selama 2016.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Rabu Paing, 28 Desember 2016
5
Bendesa Baler Bale Agung Ditunjuk Jadi Plt. MMDP Jembrana Negara (Bali Post) Untuk mengisi kekosongan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Jembrana, dalam pesamuhan madya (rapat kerja) menyepakati penetapan plt. (pelaksana tugas). Dalam pesamuhan yang diikuti 64 bendesa adat se-Kabupaten Jembrana itu secara musyawarah mufakat menunjuk I Nengah Subagia sebagai Plt. Ketua MMDP Jembrana. Penunjukan ini dilakukan setelah Ketua MMDP sebelumnya, Gusti Putu Wiyasa, mengundurkan diri per tanggal 27 Desember 2016 dengan alasan kesehatan. Pasamuan yang digelar di Pura Puseh Desa Adat Dauhwaru, Kecamatan Jembrana dihadiri Ketua MUDP Provinsi Bali Jero Gede Suwena Putus Upadhesa. Turut juga hadir dalam pesamuan ini Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, unsur PHDI Jembrana, Camat se-Jembrana, serta paiketan pacalang Jembrana. Subagia plt. ketua ter-
pilih yang saat ini juga aktif sebagai Bendesa Adat BB Agung mengatakan penunjukan plt ini merupakan salah satu agenda yang disepakati dalam paruman. Nantinya akan bertugas sampai Desember 2018, sesuai dengan AD/ART organisasi. “Sebelumnya sejak Ketua MMDP (Gusti Wiyasa - red) berhalangan karena sakit, tugas-tugas beliau diisi secara kolektif dan kolegial bersamasama seluruh unsur pimpinan organisasi,“ kata Subagia. Selain itu, hal lainnya yang disepakati dalam paruman kali ini antara lain melaksanakan hasil keputusan paruman agung di tingkat masing-masing desa adat, mengevaluasi programprogram sebelumnya serta menampung berbagai masukan maupun saran dari anggota untuk selanjutnya bisa dibawa keparuman yang lebih tinggi yakni di tingkat paruman agung. Wabup Jembrana menyambut baik hasil paruman yang prosesnya mengedepankan
musyawarah mufakat serta dilandasi semangat gotong royong demi efektivitas hasil organisasi. Menurutnya, semangat kebersamaan itu sangat penting terlebih dalam menjalankan organisasi adat seperti majelis madya. Lebih lanjut, Kembang juga mengingatkan pengurus baru nantinya dalam perancangan berbagai program kerja mendahulukan perencanaan terlebih dahulu dengan melibatkan seluruh komponen. Sementara itu, Ketua MUDP Provinsi Bali Jero Gede Suwena Putus Upadhesa mengharapkan pimpinan yang baru nantinya lebih banyak menitikberatkan program kerja pada upaya peningkatan SDM desa adat serta pacalang yang dimiliki. Hal ini mengingat tantangan terhadap upaya-upaya mengajegkan adat Bali semakin dinamis. Selain itu, pengurus diharapkan senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah masing-masing selaku guru wisesa. (kmb26)
hanya 2,3 juta orang. Menurut Bramuda, saat akhir tahun angka kunjungan wisatawan dipastikan akan terus meroket. Ini terlihat dari pembukuan okupansi hotel di Banyuwangi. Untuk menambah tingkat kunjungan wisatawan, pihaknya terus mengembangkan berbagai destinasi wisata lainnya. Seperti wisata hutan pinus Songgon, dilengkapi olah raga arung jeram, air terjun Kalijagir di Glagah, Waduk Sidodadi di Glenmore, dan wisata mangrove Bengkak di Wongsorejo. “Berbagai destinasi ini bisa jadi pilihan wisata yang menarik bagi para wisatawan. Ini juga untuk mengurai kepadatan jumlah wisatawan di lokasi wisata yang biasanya sangat padat di masa liburan. Salah satunya di Pulau Merah,”
ujarnya. Ditambahkan, wisatawan domestik banyak menyerbu wisata air Bangsring Underwater. Destinasi wisata bahari di utara Banyuwangi ini menjadi spot favorit. Selama libur sekolah ini, wisatawan bisa tembus 6.000 orang per hari. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Banyuwangi, termasuk luar daerah. Lonjakan wisatawan tak kalah melonjak di kawah Ijen. Sehari bisa mencapai 3.000 orang. Jumlah ini melonjak hingga 500 persen dibanding hari biasa. Hingga November kemarin, jumlah kunjungan turis asing ke Kawah Ijen mencapai 30.000 orang, sedangkan wisatawan domestik 150.000 orang. Tahun baru menjadi puncak kunjungan ke wisata kawah belerang ini. (kmb30)
Setahun, Wisman ke Banyuwangi Tembus 75.000 Orang
Banyuwangi (Bali Post) Kunjungan turis asing ke Banyuwangi terus bergeliat. Hingga November 2016, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke kabupaten tetangga Bali ini mencapai 75.000 orang. Padahal Pemkab Banyuwangi hanya menargetkan sebanyak 45.000 turis asing. Kawah Ijen dan Pantai Pulau Merah tetap menjadi favorit turis dari berbagai negara. Salah satunya, Australia. “Target kami hanya 45.000 turis asing di tahun 2016. Tapi hingga November kemarin sudah tembus 75.000 turis asing,” kata Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY. Bramuda, Selasa (27/12) kemarin. Sementara wisatawan domestik (wisdom) mencapai 2,7 juta orang, target awal
Bali Post/olo
PESAMUHAN – Pesamuhan MMDP Jembrana memutuskan menunjuk Plt. Ketua MMDP Jembrana menggantikan ketua sebelumnya yang mengundurkan diri.
Silpa Tinggi, Dewan akan Lakukan Klarifikasi ke Eksekutif
Banyuwangi (Bali Post) -
Tingginya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) sepertinya masih menghantui APBD Banyuwangi. Hingga akhir Desember, Silpa kabupaten ini masih menembus di kisaran Rp 293 miliar. Terkait hal ini, DPRD Banyuwangi berjanji akan melakukan klarifikasi ke Pemkab Banyuwangi.
Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara menegaskan pihaknya akan meminta klarifikasi Pemkab untuk memastikan penyebab tingginya Silpa di tahun 2016. Sebab menurutnya Silpa idealnya bisa ditekan. Caranya dengan melakukan penyerapan anggaran semaksimal mungkin. “Kita akan minta penjelasan. Dari mana sumber dana Silpa yang masih tinggi tersebut. Apakah ini efisiensi atau karena terganjal aturan, sehingga banyak dana belum terserap,” kata Made, Selasa (27/12) kemarin. Politisi PDI-P ini menjelaskan, Silpa memang tak bisa dihindari setiap akhir tahun anggaran. Sebab banyak faktor pemicunya. Seperti akibat aturan anggaran tak bisa dicairkan. Ada juga pengaruh rendahnya nilai penawaran lelang proyek, sehingga memicu Silpa. “Ini yang akan kita klarifikasi. Kenapa bisa ada Silpa yang cukup besar. Apa penyebabnya,” jelasnya. Sejatinya, kata Made DPRD mendorong Pemkab melakukan realisasi anggaran dengan cepat. Sebab dampaknya akan segera dirasakan bagi
TPA Mandung Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan Tabanan (Bali Post) Berdasarkan UU Nomor 18 tahun 2008 mengenai pengelolaan sampah, TPA Mandung menerapkan teknologi ramah lingkungan dalam hal ini menggunakan enviro cover untuk menata sampah. Teknologi ramah lingkungan menggunakan enviro cover ini dipandang lebih efektif dan efisien dibandingkan menggunakan tanah uruk. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Tabanan Wayan Sugatra mengatakan, selama ini dalam menata sampah yang menumpuk
di sel pembuangan sampah, pihaknya memadatkan dan menimbun sampah dengan tanah uruk. Penimbunan ini diharapkan mempercepat degradasi sampah sehingga terjadi penurunan ketinggian sampah di sel yang penuh tersebut. “Turunnya ketinggian sampah ini tentunya membuat sel bisa kembali diisi oleh sampah baru. Dalam penerapan ini tentu tanah uruk yang dibutuhkan jumlahnya besar,” kata Sugatra, Selasa (27/12) kemarin. Lewat pelatihan dan ilmu yang diberikan Pusat Pemban-
Bali Post/kmb24
RAMAH LINGKUNGAN - Selain menerapkan teknologi ramah lingkungan, TPA Mandung juga membuka lahan baru seluas 32 are untuk menangani sampah di Tabanan.
gunan Pengendalian Ekorehion (P3E), pihak DKP Tabanan kemudian menggunakan teknik enviro cover dalam menangani permasalan sampah di TPA Mandung. “Jenis enviro cover yang digunakan adalah entermediate enviro cover. Terbuat dari plastik ramah lingkungan dan teregradasi atau hancur setelah enam bulan,” ujar Sugatra. Dengan menggunakan entermediate enviro cover ini, kata dia, sampah di sel yang sudah penuh dipadatkan dan kemudian ditutup dengan entermediate enviro cover sebelum ditimbun tanah sekadarnya agar plastik tidak bergeser. Selain lebih menghemat tanah uruk, kata Sugatra, pola ini juga lebih menangkap gas metan yang dihasilkan oleh sampah sehingga semakin banyak gas yang bisa ditangkap oleh pipa penangkap kemudian disalurkan ke kompor gas dan digunakan untuk memasak di area TPA Mandung. Sugatra menambahkan, penerapan enviro cover baru bisa dilakukan di awal tahun 2017 lewat APBD Induk. Anggaran yang dikeluarkan adalah Rp 105 juta lebih untuk bisa menutupi 3.065 meter persegi. Selain mengelola sampah dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, DKP bekerjasama dengan BLH membuka area pembuangan sampah baru seluas 32 are. (kmb24)
pada APBD 2016 senilai Rp 3,05 triliun. Di antara total pendapatan daerah tersebut, pos pendapatan asli daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp 244,63 miliar atau setara 69,25 persen dari target Rp 353,26 miliar. Realisasi PAD yang cenderung minim ini diakibatkan masih kecilnya realisasi lain-lain PAD yang sah, yakni baru sebesar Rp 77,44 miliar atau sebesar 43,17 persen dari target senilai Rp 179,39 miliar. Sedangkan realisasi tiga sumber penyumbang PAD yang lain sudah signifikan. Misalnya hasil pajak daerah telah terealisasi 94,94 persen atau Rp 118,96 miliar dari target sebesar Rp 125,3 miliar dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 14,71 miliar atau 91,03 persen dari target 16,16 miliar. Bahkan, realisasi hasil retribusi daerah telah melampaui target yang ditetapkan. Pada APBD 2016, hasil retribusi daerah ditetapkan sebesar Rp 32,39, namun realisasi per 22 Desember telah mencapai Rp 33,5 miliar atau 103,42 persen dari target. Sedangkan realisasi dana
Bali Post/udi
Made Cahyana Negara
perimbangan telah mencapai Rp 1,84 triliun atau setara 85,3 persen dari target senilai Rp 2,15 triliun. Sedangkan realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai Rp 421,01 miliar atau 77,6 persen dari target sebesar Rp 542,57 miliar. Sementara itu, belanja daerah sampai 22 Desember 2016 telah terealisasi sebesar Rp 2,53 triliun atau 73,96 persen dari target Rp 3,42 triliun. Pos belanja tidak langsung telah terealisasi Rp 1,46 triliun atau 84,87 persen dari target Rp 1,72 triliun, sedangkan pos belanja langsung telah terealisasi sebesar Rp 1,07 triliun dari target sebesar Rp 1,7 triliun atau setara 62,94 persen. (kmb30)
Penuhi Kebutuhan Darah
Bali Post/udi
PULAU MERAH - Turis asing menikmati keindahan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, belum lama ini.
masyarakat. “Bagaimana pun APBD itu hak rakyat. Jadi, sebisa mungkin direalisasikan untuk rakyat. Namun tetap memperhatikan aturan yang ada,” pungkasnya. Data yang dihimpun Bali Post, total realisasi belanja daerah hingga 22 Desember 2016 lebih besar Rp 27,16 miliar dibandingkan pendapatan daerah. Namun defisit belanja itu ditutup dari penerimaan pembiayaan daerah dari Silpa 2015. Pos penerimaan pembiayaan pada APBD 2016 ditarget Rp 371,84 miliar. Hingga 22 Desember telah terealisasi Rp 320,37 miliar. Jika dikalkulasi antara defisit anggaran 2016 sebesar Rp 27,16 miliar, dengan realisasi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 320,37 miliar, Silpa 2016 sebesar Rp 293,2 miliar. Jumlah ini menurun dibanding Silpa tahun 2015 senilai Rp 371,84 miliar. Penurunan ini imbas dari cepatnya pengesahan APBD 2016. Realisasi pendapatan daerah mulai 1 Januari hingga 22 Desember 2016 mencapai Rp 2,50 triliun, atau 82,07 persen dari target pendapatan yang ditetapkan
PMI Bangli Optimalkan Kegiatan Donor Bangli (Bali Post) Kebutuhan darah yang selama ini dipenuhi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli rata-rata mencapai lima kantong per hari. Kebutuhan darah tersebut dipenuhi PMI dengan mengoptimalkan kegiatan donor darah menggandeng TNI/Polri, instansi pemerintahan, dan organisasi masyarakat lainnya. Sekretaris PMI Bangli Pasek Lanang Sadia mengatakan, selama ini kebutuhan darah di Bangli masih bisa dipenuhi PMI. Kalaupun
suatu saat terjadi kekurangan, pihaknya akan menerapkan sistem buffer yakni saling menukar antar-unit tranfusi darah (UTD) di Bali atau dengan UTD pusat di Sanglah yang persediaannya banyak. “Kita di Bangli jarang meminta keluar dan bisa memenuhi di sini,” kata Lanang Sadia, Selasa (27/12). Dia mengatakan setiap hari pengurus PMI Bangli mengecek persediaan darah yang ada di UTD. Kalau stok berkurang pihaknya berupaya melaksanakan donor
darah masal dengan menggandeng sejumlah pihak seperti TNI/Polri, instansi pemerintah, dan organisasi masyarakat/swasta lainnya. Diungkapkannya, secara umum minat masyarakat untuk menjadi tenaga relawan donor darah sudah mulai meningkat. Dengan dipelopori oleh beberapa ormas, sekaa teruna teruni, parpol dan organisasi lainnya. “Yang paling rajin Kodim, Polres dan Pemda saat hari-hari besar nasional,” ujarnya. Ke depan pihaknya berharap semakin
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
banyak organisasi yang peduli untuk mendonorkan darahnya. Sementara itu, disinggung mengenai ketersediaan alat penyimpanan darah di PMI, Lanang Sadia mengatakan sudah memadai. Setelah mendapat bantuan lemari penyimpanan darah dari pihak swasta dua bulan lalu, kini kapasitas darah yang bisa disimpan PMI Bangli sebanyak 50 kantong. “Semula lemari yang ada Cuma bisa menampung 30 kantong darah,” ujar pria asal Gianyar ini. (kmb40)
OPINI
6
Rabu Paing, 28 Desember 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Membaca Ungkapan Jujur Anak-anak
BANYAK fenomena sosial menarik yang dapat kita tafsirkan sebagai ungkapan dari pelakunya. Yang lebih menarik, ungkapan itu bisa dilihat sebagai pandangan umum. Seluruh komponen masyarakat seharusnya mampu membaca hal itu, dan khusus bagi pembuat kebijakan, yaitu pemerintah dan politisi, mencermatinya dengan baik. Kebijakan akan semakin baik dan mewakili, jika politisi dan pemerintah mampu membaca hal ini. Atau paling tidak mampu memberikan contoh perilaku yang lebih baik. Seperti yang kita lihat akhir-akhir ini, banyak anak-anak, bahkan remaja, yang bergerombol di pinggir jalan memperlihatkan kertas bertuliskan ‘’om telolet om’’. Meski ini umumnya terjadi di daerah pantura Jawa, tetapi melalui media, beritanya telah menyebar ke mana-mana. Ini peristiwa lucu, mirip dengan ketika anak-anak dekade awal tujuh puluhan meneriakkan ‘’adik manis’’ untuk direspons klakson kendaraan yang lewat. ‘’Adik Manis’’ sendiri merupakan lagu populer dari Mus Mulyadi dekade itu. Kita coba kaitkan fenomena demikian dengan kondisi sosial yang ada pada saat sekarang. Bagi anakanak, ini tentu saja sebuah permainan yang menarik, meski terkadang membahayakan karena dilakukan di pinggir jalan raya. Tetapi, jauh di kedalaman fenomena itu jangan-jangan mengandung unsur protes kepada orang tua yang sibuk dengan berbagai aktivitasnya. Lebih khusus lagi kepada orang tua yang suka membikin gaduh negara. Tentu juga semacam sindiran kepada media-media cetak dan elektronik yang hanya memuat kegaduhan itu sebagai berita yang disebar kepada masyarakat. Dengan kegaduhan itu, perhatian kepada anak-anak seolah menghilang. Pada kenyataannya, demam ‘’telolet’’ ini mampu menarik perhatian orang bahkan seluruh dunia. Maka, para pembuat kebijakan dan orang tua haruslah mampu mengubah sikapnya. Terutama politisi yang suka bikin heboh dengan berkata seenaknya di hadapan publik, harus mengerti dengan tanda-tanda sosial yang diperlihatkan oleh anak-anak itu. Jangan dilupakan juga, para guru dan pembuat kebijakan pendidikan harus memperhatikan fenomena ini. Ungkapan itu juga kemungkinan dilatarbelakangi oleh keterkungkungan mereka dalam menghadapi pelajaran. Bayangkan bagaimana kerasnya pembelajaran sekarang. Setelah sekolah sekian jam, sore harinya anak-anak kembali ikut les dan setelah les pelajaran, banyak ditargetkan oleh orangtua untuk mendapatkan ranking di kelas. Mereka seolah dijejali dengan berbagai tugas yang dihadapi sehingga waktu luangnya menjadi hilang. Padahal, hikmat anak-anak itu adalah bermain. Baik ‘’telolet’’ maupun ‘’adik manis’’ adalah permainan, permainan anak-anak. Para pembuat kebijakan pendidikan harus mengerti masalah ini. Bukankah ini terjadi pada saat liburan, saat mereka sedang bebas ‘’tekanan’’. Kebetulan fenomena seperti ini dapat dilakukan oleh anak-anak yang berada di pinggir jalan, dan masih lebih bebas bergerak dan bebas mengungkapkan ekspresinya. Dalam konteks struktur sosial, kita menduga ‘’protes’’ demikian juga ada pada anakanak yang tinggal di lokasi gedongan, di kompleks perumahan yang mewah atau apalagi anak-anak yang tinggal di flat, apartemen atau rumah susun. Ungkapan ekspresif anak-anak itu juga berasal dari keterkungkungan dalam kehidupan mereka. Sebagai sebuah fenomena sosial yang diciptakan anak-anak, hal ini pasti tidak akan berlangsung lama. Akan berhenti dengan sendirinya seperti halnya demam ‘’adik manis’’ tahun 1973 itu. Yang perlu diperhatikan, karena permainan itu ada di pinggir jalan raya, ingatkan saja kepada mereka bahaya yang mengancam. Apalagi musim libur sekarang sudah mulai berakhir, dengan sendirinya fenomena itu juga akan ‘’terserap’’ oleh aktivitas belajar para siswa di sekolahnya masing-masing.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Ajakan Membuat Biopori Kepedulian menjaga alam Bali dan lingkungan memang harus terus disuarakan. Solusi pun harus diambil. Usulan yang saya anggap positif adalah ajakan untuk membuat biopori yang disuarakan Kepala Balai Lingkungan Hidup (BLH) Tabanan A.A. Ngurah Raka Icwara. Usulan ini tampaknya bisa dijadikan salah satu upaya menekan dampak banjir. Jika dilakukan secara massal mungkin hasilnya akan lebih efektif. Namun, biasanya biopori tak bisa dibuat banyak oleh penduduk. Bahkan, bisa jadi biopori itu tak efektif, karena kedalamannya tak jelas dan lokasinya tak ditentukan. Bahkan, bisa menimbulkan risiko jika biopori dibuat di tempat rawan longsor. Jika itu dilakukan di sekolah sebagai salah satu upaya menyadarkan anak didik untuk menjaga lingkungan tentu juga positif. Intinya saya mendukung usulan ini, namun langkah yang mendesak dilakukan adalah Badan Lingkungan Hidup (BLH) harus selektif dan cermat dalam memeriksa analisis dampak lingkungan yang diajukan pemilik modal. Jangan semuanya diteken, tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi lingkungan. Artinya, saya berharap selain ada upaya yang melibatkan masyarakat, pemerintah juga harus tegas mengamankan amanat UU Lingkungan Hidup. Jangan terlalu banyak kompromi dengan dalih kepentingan ekonomi. Kalau dampaknya seperti di kawasan wisata Bedugul tentu kerugian yang kita dapat dari kesalahan mengelola lingkungan. Untuk itu mari menjaga lingkungan Bali untuk keselamatan dan kenyamanan. Untuk apa banyak investasi kalau akhirnya kita waswas, bahkan khawatir hidup di tanah Bali. Ir. Wayan Narka Gianyar, Bali
Makna di Balik Pesan ’’Om Telolet Om’’ Demam “om telolet om” yang sekarang melanda anak-anak di pinggir jalan, terutama di pantura Jawa, sesungguhnya mempunyai kemiripan dengan demam ‘’adik manis’’ tahun 1973 lalu di Bali. Paling tidak ini terjadi di ruas jalan Tabanan-Penebel. Saat itu, anak-anak baik berkelompok maupun individual, akan berteriak ‘’…adik manis…’’ saat kendaraan lewat di depannya. Kendaraan kemudian menjawab ‘’…tin…tin…’’ melalui klaksonnya. Hampir mirip dengan klakson balasan ‘’telolet’’ yang dibunyikan oleh bus atau truk besar yang melintas di jalanan di pantura Jawa.
Oleh I Nengah Sulaba unculnya fenomena ‘’adik manis’’ tahun 1973 merupakan improvisasi guyon dari anak-anak muda yang berakar dari lagunya Mus Mulyadi, saat bergabung dengan OM Pancaran Muda yang berjudul ‘’Adik Manis’’. Pada lagu itu, bagian refrain ada suara penyanyi Mus Mulyadi ‘’…adik maniiiss…’’ lalu dijawab dengan suara gitar melodi ‘’…ting…ting…’’. Itulah yang coba disepadankan dengan bunyi klakson kendaraan ‘’…tin…tin…’’ oleh anak-anak generasi tujuh puluhan. Sedangkan fenomena ‘’telolet’’ sekarang hanya meminta kepada sopir truk atau bus untuk membunyikan klakson tanpa ada variabel lain sebelumnya sebagai pembanding. Dengan demikian, dua fenomena yang hampir mirip tersebut, berulang kembali lebih dari empat dekade setelahnya. Dengan bantuan media massa, deman “telolet” mewabah ke mana-mana bahkan mendunia. Fenomena ini menarik dikomentari sebagai sebuah gejala sosial yang muncul di arena anak-anak. Komentar awal yang muncul di berbagai media massa, adalah bahwa anak-anak justru lebih “berprestasi” dibanding orang tua, para pejabat dan para politisi. Pendapat ini ada benarnya juga. Para pejabat, politisi, atau orang tua sekarang banyak yang bisanya cuma membikin kerut kening masyarakat bertambah karena tegang atau terkejut. Banyak berita kalau orang tua menjadi pemicu ketegangan hubungan antaragama, antar-
M
suku atau antarras. Banyak juga orang dewasa yang tidak menghadiri sidang paripurna parlemen atau banyak yang melakukan korupsi, malah ada juga yang rebutan kekuasaan. Tidak ketinggalan orang tua yang menjadi sponsor untuk unjuk rasa menegangkan. Semua itu memberikan kebingungan kepada masyarakat banyak yang khawatir dengan adanya ketidakstabilan sosial. ‘’Om telolet om’’ yang disebar anak-anak melalui media sosial, justru mampu membikin tersenyum, bahkan terpingkal-pingkal masyarakat di seluruh dunia. Sungguh berkebalikan dengan “prestasi” yang dicapai orang tua. Polah anak-anak itu, meski sedikit membahayakan karena berdiri di pinggir jalan, justru mampu menurunkan tensi pikiran, menyerap pikiran segar dari kesumpekan dan ketegangan yang diciptakan politisi konyol Indonesia. Dikaitkan dengan unjuk rasa besarbesaran 4 November dan 2 Desember yang lalu, fenomena “om telolet om” ini sedikit banyak mampu mendinginkan suasana dan menghibur banyak orang. Baik “adik manis” maupun “om telolet om” secara teoritik memesankan keinginan dasar manusia untuk berinteraksi secara sosial. Bahwa interaksi sosial itu tidak mengenal sekat struktural (apalagi sekat SARA!), karena dapat dilakukan antaranak-anak dengan orang dewasa, antaranak-anak dengan anak-anak, atau antarorang dewasa dengan orang dewasa. Apabila interaksi sosial mampu berlangsung dengan positif, berarti hubungan sosial berlangsung normal
dan sehat. Masyarakat yang mampu bercanda, menandakan hubungan sosial tersebut sehat. Dalam hal anak-anak, interaksi sosial itu merupakan bentuk bermain atau permainan. “Adik manis” dan “om telolet om” adalah permainan. Mereka tertawa gembira setelah permintaannya dibalas. Dua feneomena tersebut digeluti oleh anak-anak dari golongan pinggiran dan tertuju kepada objek yang juga pinggiran. Dengan konteks demikian, berarti hubungan interaksi sosial dan permainan yang sehat masih terjadi dan berlangsung pada golongan masyarakat pinggiran. Hal ini patut dilihat positif karena justru tekanan ekonomi dan gaduh politik yang terjadi saat ini, tidak terlalu berdampak pada keinginan bermain bagi anak-anak pinggiran. Namun demikian, yang harus diwaspadai adalah bahwa fenomena “deman” seperti ini, bisa juga mewabah ke berbagai daerah. Justru suasana akan menjadi gaduh apabila kemudian deman “telolet” tersebut menyebar ke desa, apalagi ditambah dengan “adik manis” itu. Akan terjadi saling sahut-sahutan klakson kendaraan di berbagai tempat di Indonesia, mengingat sekarang baik kendaraan roda empat maupun roda dua telah merasuk ke berbagai tempat di Indonesia. Jika ini terjadi, maka kegaduhan suara pasti akan terjadi. Pada sisi lain di tengah demikian banyaknya telepon seluler dengan berbagai permainan yang ditawarkannya, munculnya demam “telolet” ini menjadi menarik apabila dikaitkan dengan hal-
Suara Publik Di Balik Pedasnya Cabai Indonesia Bakteri baru jenis Erwinia chrysanthemi ditemukan pada tanaman cabai ilegal di Desa Sukadamai Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor. Penemuan bakteri ini merupakan hasil pengawasan dan penindakan Badan Karantina Pertanian, yang mengendus aktivitas penanaman cabai oleh warga negara asing asal Tiongkok. Menurut Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Antarjo Dikin, bakteri ini tidak berbahaya bagi manusia. Namun bakteri yang dikategorikan sebagai Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) golongan A1 ini dapat menimbulkan kerusakan atau kegagalan produksi hingga mencapai 70 persen. Selain itu bakteri ini juga bisa menular ke tanaman lainnya, termasuk tanaman bawang. Tentu hal ini sangat berbahaya bagi pertanian nasional di tengah upaya swasembada pangan nasional. Bukan suatu kebetulan jika harga cabai di Indonesia selalu mengalami lonjakan setiap tahunnya. Bahkan tingginya harga cabai di Indonesia memicu inflasi (kenaikan harga barang secara umum) dalam beberapa bulan terakhir. Harga cabai merah yang pernah menyentuh Rp 100 ribu per kilogram, mengisyaratkan bahwa cabai merah merupakan komoditas yang memiliki arti penting dan sangat menjanjikan dalam perdagangan sayuran di Indonesia. Apalagi kebutuhan cabai di Indonesia selalu tinggi, sehingga hal ini menjadi daya tarik bagi petani ataupun bagi pedagang. Bagi petani, meski kenaikan harga cabai yang tinggi tidak sepenuhnya dinikmati, namun dibandingkan dengan komoditas
Oleh Tasmilah lainnya bertanam cabai lebih menjanjikan bagi petani. Kembali kepada penemuan bakteri Erwinia chrysanthemi pada tanaman cabai yang ditanam oleh warga negara asing tersebut. Tentu hal ini menyisakan beberapa keanehan. Yang pertama, empat warga negara asal Tiongkok yang bercocok tanam cabai tersebut masuk ke Indonesia dengan menggunakan paspor pariwisata, sehingga aksi tanam cabai tersebut merupakan perbuatan ilegal. Aktivitas ini melanggar Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, di antaranya terkait penyalahgunaan izin tinggal. Apakah hal ini ada hubungannya dengan kebijakan bebas visa terhadap turis asing dari 169 negara yang menjadi pintu masuk bagi tenaga kerja asing (TKA) ilegal di Indonesia? Tidak dapat dimungkiri bahwa jumlah wisatawan mancanegara pada tahun ini mengalami lonjakan yang luar biasa. Apabila lonjakan wisman ini ada korelasi dengan banyaknya WNA yang melakukan aktivitas ilegal yang tertangkap, maka perlu dievaluasi kembali kebijakan bebas visa tersebut. Betul bahwa meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan akan memberikan banyak keuntungan bagi Indonesia, karena akan menggerakkan denyut perekonomian di Indonesia. Namun juga perlu dipikirkan dampak buruk dari masuknya WNA dengan paspor pariwisata
ini, terlebih apabila mereka menjadi TKA ilegal di tengah tingkat pengangguran yang cukup tinggi di Indonesia. Aktivitas penanaman cabai oleh WN asal Tiongkok tersebut dilakukan pada lahan yang tersembunyi di atas perbukitan. Hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan terhadap motif penanaman tersebut. Apakah dilakukan untuk mencari keuntungan dengan ikut serta menjual cabai di tengah harga cabai yang tinggi ataukah sengaja untuk menyebarkan bakteri yang dapat merusak tanaman cabai di Indonesia? Akan lebih berbahaya lagi apabila aktivitas ini dilakukan bertujuan untuk menyebarkan bakteri baru yang mengancam produk pertanian di Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang besar, tentu kebutuhan akan produk pertanian sebagai konsumsi bagi rakyat Indonesia juga besar. Jika produksi komodiats pertanian dalam negeri rusak dan gagal panen yang disebabkan oleh bakteri baru yang berbahaya, maka kebutuhan konsumsi produk pertanian dalam negeri tidak akan terpenuhi.Apalagi produk pertanian sebagai sumber pangan sangat sensitif yang bisa memicu gejolak sosial di masyarakat. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut pemerintah akan membuka keran impor terhadap beberapa produk pertanian untuk mencukupi kebutuhan konsumsi dalam negreri. Dibukanya keran impor ini akan menguntungkan bagi negara lain yang memang memiliki kepentingan terhadap Indonesia.
hal yang berbau tradisional di Indonesia. Sebagai sebuah permainan, “telolet” ini identik dengan ketradisionalan. Ciri permainan tradisional adalah berlangsung di alam, merespons keadaan lingkungan, dapat dilakukan secara beramai-ramai dan saling interaktif. Meski menggunakan teknologi modern, yaitu klakson, masih ada unsur-unsur tradisional dalam “telolet” ini, yaitu permainannya di ruang terbuka, interaksi dengan sesama dan lingkungan. Seperti juga dengan permainan “adik manis”, jelas anak-anak yang bermain ini mendapatkan perhatian. Ciri anakanak adalah suka mencari perhatian, dan kepuasan itu didapatkan apabila upaya untuk mencari perhatian itu mendapatkan respons. Balasan bunyi “telolet” dan ..tin..tin.. merupakan bentuk keberhasilannya mendapatkan perhatian. Kepuasan pun didapatkan. Tidak ada yang lebih besar dari anakanak dibanding dengan perhatiannya direspons. Permainan modern yang didapatkan dari berbagai gadget atau yang didapatkan di toko-toko modern, tidak akan mampu memberikan kepuasan seperti itu, kecuali pemborosan dan tekanan kepada anak-anak. Dan sudah pasti memberatkan orang tua. Hal terakhir ini memesankan kepada orangtua atau pemerintah Indonesia, bahwa sesungguhnya anak-anak kita masih memerlukan permainan tradisional. Tidak dapat disangkal lagi, budaya bersama, gotong-royong menjadi landasan permainan itu. Maka, sudah seharusnya orang tua, pemerintah daerah atau lembaga swadaya masyarakat menggalakkan permainan tradisional dan menciptakan permainan yang berbasis budaya gotong-royong Indonesia. Demam “telolet” ini membuktikan bahwa anak-anak Indonesia masih merindukannya, mereka lebih suka dengan fenomena tradisional dibanding modern. Tentu juga pesan “om telolet om” yang muncul di tengah kesibukan orang tua dan politisi konyol Indonesia itu, memperlihatkan anak-anak kita masih perlu perhatian.
POJOK Pengaruh modernisasi, budaya Bali alami degradasi. - Krisis etika. *** Dalam upacara, orang Bali utamakan penampilan luar. - Pengaruh budaya luar. *** Denfest tahun ini tampil beda dari tahun sebelumnya. - Yang sama, kemacetan.
Penulis adalah statistisi pemerhati masalah ekonomi
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
POTRET ANAK Seorang pria sambil menggendong bayi memotret anaknya di depan tulisan ‘’Lama Kini Denpasar Heritage’’, salah satu display Denpasar Festival (Denfest) 2016, di sela-sela persiapan geladi bersih pembukaan acara Denfest, Selasa (27/12) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Rabu Paing, 28 Desember 2016
Figur
Tekan Buta Aksara KEMAJUAN Bali di bidang pariwisata sudah pesat dan terkenal di seluruh dunia. Namun, kemajuan tersebut tidak sejalan dengan perkembangan dunia pendidikan. Meskipun pendidikan di Bali dari tingkat dasar hingga menengah Bali Post/win ke atas sudah berada di atas skala rata-rata nasional, namun masih banyak problem yang belum terpecahkan. Seperti masih banyaknya buta aksara, infrastruktur belum memadai, kualitas guru masih rendah, dan pendidikan karakter masih minim karena kurangnya tenaga pengajar berbasis Agama Hindu di Bali. Demikian diungkapkan Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM), Selasa (27/12) kemarin. Mantan Rektor Unud ini mengatakan, yang dibutuhkan Bali saat ini adalah pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Sebab, kalau hal tersebut terpenuhi, maka Bali akan maju dan berkembang lebih baik lagi dari yang sekarang. Pemimpin Bali ke depan diharapkan harus mampu membuat terobosan yang bisa membangun pendidikan di Bali, terutama menekan angka buta aksara. “Inilah yang harus dibuatkan gerakan massal oleh pemerintah, terutama calon-calon pemimpin Bali ke depan, termasuk mengikutsertakan semua stakeholder yang dibiayai pemerintah. Sehingga buta aksara tidak ada lagi,” tandasnya. Lebih lanjut dikatakan, membiarkan warga negara buta aksara adalah suatu tindakan yang melanggar konstitusi. Sebab, dalam konstitusi jelas dinyatakan bahwa negara berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, pendidikan jelas menjadi centre semua bidang kehidupan, baik perkembangan pariwisata maupun bidang lainnya. “Kalau masih buta huruf kan pasti belum cerdas. Dan itulah yang menjadi utang pemerintah kepada masyarakatnya. Oleh karena itu, marilah bersatu padu untuk meningkatkan itu semua demi kemajuan bangsa,” ujarnya. (win)
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Polres Badung Klaim Kriminalitas 2016 Turun
RILIS KASUS - Polres Badung menggelar rilis pengungkapan kasus selama 2016.
Bali Post/eka
Mangupura (Bali Post) Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan merilis hasil evaluasi kriminalitas 2016. Ia mengklaim tahun ini, angka kriminalitas di wilayah Badung menurun dibandingkan 2015. “Pengungkapan paling besar tahun ini adalah narkoba. Kriminalitas bisa kami tekan berkat partisipasi masyarakat Badung, Pemda, TNI, dan instansi terkait,” ujar AKBP Ruddi saat jumpa pers akhir tahun, Selasa (27/12) kemarin. Terkait pengamanan tahun baru, pihaknya sudah menggelar Operasi Pekat dan menyita ratusan liter arak serta beberapa botol minuman impor. “Tahun ini, kami juga mengungkap kasus narkoba paling besar di Bali. Kami menangkap empat bandar narkoba,” ungkapnya. Tahun ini, Sat. Resnaskoba Polres Badung dipimpin Kasat AKP Djoko Hariadi mengungkap 66 kasus dengan 81 tersangka. Barang bukti yang diamankan sabu-sabu (SS) 2.803,95 gram, ekstasi 5.314 butir, dan ganja 39,57 gram. Miras disita 269,5 liter arak. Sementara tahun 2015, diungkap 34 kasus dengan 44 tersangka. Barang bukti yang diamankan SS seberat 1.039,06 gram, ganja 2,29 gram, ineks 280 butir, putaw 9,8 gram, arak 344,6 liter, vodka 5
7
botol, dan whisky 3 botol. “Kami prediksi tahun 2017, kasus narkoba masih tinggi. Apalagi menjelang tahun baru, pasokan narkoba ke Bali meningkat,” kata Ruddi. Sat. Reskrim Polres Badung mengungkap kasus curanmor 50 TKP di wilayah Badung, Denpasar, Tabanan, dan Gianyar. Sedangkan kasus menonjol sebanyak 70 kasus, terdiri dari curat 32 kasus, curas 8 kasus, curanmor 31 kasus, dan judi 7 kasus. Sedangkan jumlah kasus yang diungkap tahun ini 26 kasus, terdiri dari curat 9 kasus, curanmor 10 kasus, dan judi 7 kasus. Sedangkan tahun 2015, kasus menonjol 90 kasus yaitu curat 40 kasus, curas 12 kasus, curanmor 27 kasus, pembunuhan 2 kasus, dan judi 17 kasus. Sementara pengungkapan curat 11 kasus, curas 4 kasus, curanmor 4 kasus, pembunuhan 2 kasus, dan judi 2 kasus. Kapolres mengimbau kepada masyarakat lebih baik bersama keluarga di rumah saat malam pergantian tahun. Ia berharap jangan menyalakan kembang api dan petasan karena berbahaya. “Kami juga bikin selebaran berisi imbauan yang intinya mengajak masyarakat Bali supaya lebih baik diam di rumah saat tahun baru,” ujarnya. (kmb36)
Terima Gerbangsadu, KK Miskin Justru Meningkat
BPMPD Sebut ’’Grade’’ Kemiskinan Naik Denpasar (Bali Post) -
Desa-desa penerima program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu) idealnya dapat menurunkan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Mengingat, setiap desa mendapatkan bantuan hingga Rp 1,02 miliar. Namun yang terjadi, Pemprov Bali justru menemukan 16 desa penerima Gerbangsadu di Buleleng mengalami kenaikan jumlah KK miskin di atas 50 KK. Bali Post/kmb23
JKN - Ombudsman RI Perwakilan Bali mengadakan diskusi refleksi akhir tahun tentang pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bali, Selasa (27/12) kemarin.
Tak Sebanding, Rasio Peserta JKN dengan SDM BPJS Kesehatan
Denpasar (Bali Post) Keluhan terhadap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan penyelenggara BPJS Kesehatan belakangan terus mengemuka. Utamanya dari segi pelayanan, kendati ada pula keluhan dari segi kepesertaan. Terlebih lagi, rasio antara jumlah peserta JKN dengan SDM BPJS Kesehatan tidak sebanding. “Kita memang sudah memetakan hal itu, karena sejak peluncuran kita menerima lonjakan volume pekerjaan yang hampir 17 kali lipat dibandingkan waktu zaman kita mengelola peserta Askes PNS saja. Memang kalau dilihat dari rasio antara jumlah peserta yang kita tangani dengan jumlah SDM yang ada, tentu sangat kurang,” ujar Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan Denpasar Ni Made Dwi Diantari usai mengikuti acara refleksi akhir tahun membahas JKN yang digelar Ombudsman RI Perwakilan Bali, Selasa (27/12) kemarin. Dwi mengaku sudah mengusulkan penambahan SDM kepada pemerintah. Namun, pemerintah tentu tidak bisa serta merta memenuhi seluruh kebutuhan BPJS Kesehatan saat ini. Ada berbagai pertimbangan yang harus dipikirkan, baik keuangan maupun SDM itu sendiri. “Kan tidak semua serta merta langsung bisa bergabung, perlu sosialisasi lagi ke calon pegawai, internalisasi budaya BPJS Kesehatan dan sebagainya. Sehingga solusi sementara yang bisa kita lakukan adalah otomasi beberapa bisnis proses yang rasanya bisa diwakilkan, jadi nggak semua harus orang BPJS Kesehatan yang mengerjakan,” jelasnya. Misalnya, lanjut Dwi, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) perlu memastikan apakah peserta yang datang itu sah sebagai peserta. Di sana, BPJS Kesehatan hadir melalui aplikasi yang bisa diakses lewat komputer atau handphone berkoneksi internet. Sejauh ini, masalah yang sering dikeluhkan juga menyangkut kepesertaan, di samping pelayanan. “Untuk kepesertaan, pendaftaran katanya lama, dia tidak tahu EKTP-nya di mana. Pada saat bayar iuran, chanel macet atau iuran yang dibayar tidak muncul,” jelasnya. Menurut Dwi, total ada lebih 700 keluhan yang diterima BPJS Kesehatan, kendati hampir 99% sudah tertangani. Keluhan yang belum tertangani umumnya berkaitan dengan eksternal seperti obat kosong atau ketersediaan tempat tidur rumah sakit. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, menilai banyaknya keluhan terhadap BPJS Kesehatan tidak lepas dari kurang masifnya sosialisasi kepada masyarakat. Terutama menyangkut hak-hak publik dan kewajiban penyelenggara. (kmb32)
“Ada berapa hal yang kita temukan atas kondisi itu. Yang pertama pada saat kita menggelontorkan program Gerbangsadu ke desa menggunakan PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) 2011. Sementara data kemarin itu adalah PPLS 2015,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Bali I Ketut Lihadnyana, di Denpasar, Selasa (27/12) kemarin. Menurut Lihadnyana, PPLS yang dilakukan Badan Pusat Statistik memang menjadi ru-
jukan dalam menetapkan suatu desa memang pantas dan wajar untuk mendapatkan program Gerbangsadu. Namun, ada perbedaan jumlah masyarakat miskin pada data PPLS 2011 dan 2015. Pada PPLS 2011, ada banyak masyarakat miskin yang ternyata tidak tercatat atau terdaftar di sana. “Sehingga disempurnakanlah pola itu dengan menggunakan pemutakhiran basis data terpadu, artinya bottom up. Desa yang paling tahu kondisinya melaksanakan musyawarah, ha-
sil musyawarah di desa itu baru diolah oleh BPS. Artinya, data itu yang dulu tercecer, yang dulu tidak tercatat sekarang sudah masuk. Itu mungkin salah satu yang menyebabkan (KK miskin meningkat, red),” jelasnya. Lihadnyana melanjutkan, grade kemiskinan kini juga sudah naik. Jika dulu garis kemiskinan adalah 30% masyarakat dengan pendapatan terendah, saat ini naik menjadi 40% pendapatan terendah. Akibatnya, ada penambahan jumlah masyarakat miskin sesuai kenaikan grade ini. Hal
lain, dari 16 desa itu sebetulnya ada yang baru mendapatkan program Gerbangsadu tahun 2016 sehingga belum terlihat adanya penurunan angka kemiskinan. “Seperti Jagaraga, dia kan mendapat program Gerbangsadu 2016. Kalau kita melihat dampaknya kan belum bisa,” terangnya. Sementara itu, anggota DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, perubahan batas garis kemiskinan mestinya bukan menjadi alasan naiknya KK miskin. Mengingat, garis kemiskinan itu menyesuaikan dengan kondisi ekonomi dan konsumsi masyarakat terkini. “Jadi, saya mengkritisi program Gerbangsadu ke depannya agar lebih memerhatikan hal-hal yang fundamental, revolusioner, dan bukan sekadar bantuan tanpa disertai
pembinaan mental dan pengetahuan kepada SDM yang tersedia,” ujar anggota Komisi II ini. Dengan demikian, lanjut Adhi Ardhana, sinergitas program yang tergabung dalam Gerbangsadu dapat memberikan hasil optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menganalisis atau mengidentifikasi potensi desa bukan dengan memaksakan kepada hal-hal baru, tapi juga peningkatan berbasis potensi yang nantinya membuat desa tersebut dapat mandiri. “Seandainya perguruan tinggi kita dorong untuk bersinergi dalam membimbing desa-desa itu, dan bukan sekadar program jalan saja, saya yakin kita akan masuk pada tatanan masyarakat dengan kehidupan ekonomi yang lebih baik,” imbuhnya. (kmb32)
Peningkatan Kasus Narkoba Pemenuhan Sapras Pendidikan Belum Efektif Dipengaruhi Gaya Hidup PEREDARAN narkoba seperti gunung es yaitu yang terungkap di permukaan masih sedikit. Pengungkapan tergantung keseriusan aparat kepolisian serta BNN melakukan penangkapan. Saat ini, peredaran barang terlarang ini semakin masif. Pada tahun 2017, peredaran narkoba diprediksi meningkat seiring dengan gaya hidup serta kesejahteraan masyarakat terangkat. Tahun ini, penyalah guna narkoba yang direhabilitasi paling banyak usia 26-30 tahuh sebanyak 211 orang. Itu berarti pecandu paling banyak di usia produktif yang taraf hidup dan ekonominya bagus. Selain itu pada usia tersebut masih suka kumpul-kumpul dengan komunitas dan cepat terpengaruh gaya hidup lagi tren. Hal itu disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Selasa (27/11) kemarin. Untuk memaksimalkan upaya represif yaitu penangkapan, lanjut Suastawa, pihaknya mengusulkan atau minta bantuan Gubernur Bali untuk membeli alat pendeteksi narkoba seharga Rp 2 miliar. Alat tersebut khusus mendeteksi narkoba dan cocok digunakan di Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai, Karangasem. “Jika alat itu sudah ada maka penangkapan akan lebih meningkat. Tahun depan, kami juga mendapat bantuan anjing pelacak dan senjata api khusus dari BNN RI,” kata mantan Kapolres Nunukan, Kalimatan Timur. Mantan Karo Rena Polda Bali ini menegaskan, seiring meningkatnya taraf hidup, life style orang, terjadi penambahan Neuro Psikoaktif Substance (NPS/ narkoba jenis baru). Saat ini sudah ada 46 narkoba jenis baru yang beredar di Indonesia dan baru sebagian masuk Permenkes atau
Bali Post/rah
Bali Post/rah
Putu Gede Suastawa
AKBP Ruddi Setiawan
bisa dijerat hukum. “Penyelundupan narkoba paling rawan melalui jalur darat dari pintu barat yaitu Pelabuhan Gilimanuk. Kedua, melalui ekspedisi. Kalau mau komitmen mencegah Bali dari peredaran narkoba, pihak ekspedisi seharusnya membeli alat pendeteksi narkoba. Karena saat ini sangat efisien dimanfaatkan para pengedar atau bandar memasukkan barang terlarang itu ke Bali,” ungkapnya. Pemeriksaan secara manual di perlabuhan laut jadi kendala karena sangat sulit bisa menggeledah ribuan penumpang setiap hari. Kesempatan itu dimanfaatkan sindikat narkoba mengirim barang haram itu ke Bali. Hasil pengungkapan 2016, BNNP Bali beserta jajarannya menangkap 61 orang. Barang bukti yang diamankan yaitu ganja 25 kilogram, SS 153,43 gram, ekstasi 130 butir, ekstasi bubuk atau pasta 1,6 gram, aceton cair 4.055,65 gram, aceton padat 3.163,96 gram, toluene 3.600,07 gram, HCL 3.235,78 gram, dan pseudoephedrine 1,00 gram. “Yang menjalani rehabilirasi sebanyak 970 orang. Jumlah ini
masih sedikit dari penyalah guna narkoba di Bali hasil penelitian BNN dan UI sebanyak 61.353 orang,” tegasnya. Sedangkan penyalah guna narkoba yang mengikuti program rehabilitasi berdasarkan pekerjaannya, swasta 510 orang, pengangguran 222 orang, wiraswasta 156 orang, pelajar 21 orang, mahasiswa 17 orang, pedagang 14 orang, petani 8 orang, Polri 6 orang, PNS 5 orang, seniman 5 orang, nelayan 4 orang, IRT 3 orang, dan pensiunan 3 orang. Hal yang sama disampaikan Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan. Ia memprediksi penyelundupan narkoba meningkat menjelang dan setelah tahun baru. Oleh karena itu, ia memerintahkan Sat. Resnarkoba lebih semangat melakukan penangkapan. “Kalau bisa lebih besar tangkapannya dari tahun ini. Kami bersyukur dan mengapresiasi anggota Sat. Resnarkoba bisa mengamankan sabu-sabu dan ineks mungkin paling banyak di Bali tahun ini. Dengan demikian, ribuan orang di Bali terselamatkan dari narkoba,” tegasnya. (rah)
Denpasar (Bali Post) BPK Perwakilan Provinsi Bali menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT), salah satunya kepada Gubernur Bali di auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Selasa (27/12) kemarin. Pada semester II tahun 2016, BPK telah melaksanakan pemeriksaan kinerja dan PDTT pada tujuh entitas pemerintah daerah. Dua pemeriksaan di antaranya menggunakan sampel Pemprov Bali. Pertama, pemeriksaan atas kinerja pemenuhan sarana dan prasarana (sapras) dalam rangka peningkatan akses pendidikan dasar dan menengah yang berkualitas tahun anggaran 2014 sampai dengan 2016 (semester I). Selain Pemprov Bali, BPK Perwakilan Provinsi Bali juga memeriksa Kabupaten Bangli. “BPK menyimpulkan bahwa pemenuhan sarana dan prasarana dalam rangka peningkatan akses pendidikan dasar dan menengah yang berkualitas pada kedua entitas tersebut belum sepenuhnya efektif, dalam aspek kebijakan, perencanaan, aspek kelembagaan, tata laksana, dan sumber daya serta aspek pelaksanaan dan aspek monitoring/evaluasi,” ujar Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali, Yulindra Tri Kusumo Nugroho. Pemeriksaan kedua dengan sampel Pemprov Bali, adalah pemeriksaan atas belanja daerah tahun anggaran 2015 dan 2016 (sampai dengan Oktober). Terkait pemeriksaan ini, lanjut Yulindra, BPK menyimpulkan bahwa pengelolaan belanja pegawai (honorarium) pelaksanaan kegiatan belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja modal yaitu gedung dan bangunan, jalan, serta irigasi masih terdapat ketidakpatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang tertuang dalam kriteria pemeriksaan. “Pemerintah daerah wajib menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI, selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP ini diterima,” imbuhnya. Yulindra melanjutkan, DPRD sebagai wakil rakyat dapat memanfaatkan LHP ini untuk melaksanakan fungsi pengawasan dengan melakukan pembahasan sesuai dengan kewenangannya. Sementara itu, Inspektur Provinsi Bali I Ketut Teneng mengaku sudah menindaklanjuti rekomendasi BPK setelah menerima naskah hasil pemeriksaan. Seperti, belanja modal di Dinas PU ada yang kekurangan volume karena tidak mempunyai alat ukur. Kemudian, terkait belanja hibah yang belum menyetorkan SPJ atau kuitansi. “Kalau untuk pembangunan fisik, tidak ada, semua jalan. Hanya yang kemarin misalnya ada untuk bedah rumah, kan itu masih memakai panduan yang lama. Jadi, ongkos tukang di buku panduannya masih Rp 70 ribu, padahal di lapangan bayar tukang sudah Rp 100 ribu, itu harus disesuaikan,” ujarnya. Terkait pendidikan, lanjut Teneng, sudah ada diskusi untuk menyeimbangkan antara pembangunan dan peningkatan kualitas SDM melalui alokasi dana pendidikan 20%. Dalam hal ini, harus ada standar yang dibuat provinsi agar mutu pendidikan dan guru bisa sama di setiap kabupaten/kota. Selain itu, pungutan di sekolah-sekolah juga mulai disoroti karena anggaran 20% dinilai sudah cukup tanpa pungutan lagi. (kmb32)
BANGLI
8 Majukan Sektor Pertanian, Petani Harus Lebih Kreatif Bangli (Bali Post) Para petani di Bangli diminta lebih kreatif untuk memanfaatkan lahan pertanian yang dimiliki. Dalam hal ini petani harus gencar menggali informasi terkait komoditas yang cocok dibudidayakan. Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Kabupaten Bangli Ni Wayan Manik, Selasa (27/12) kemarin. Menurut Manik yang didampingi Kabid Pengolahan, Sarana dan Prasarana I Dewa Sugiarta, pihaknya sangat mengharapkan muncul terobosan-terobosan dari para petani untuk memajukan sektor pertanian di Bangli. Untuk itu, para petani perlu mengakses informasi seluas-luasnya, salah satunya melalui internet dan mengaplikasikannya. ‘’Setelah mendapat informasi mereka harus mau bergerak untuk melaksanakan pembudidayaan tersebut. Jangan usai mendapat informasi justru tidak dilaksanakan. Kalau di sana cocok, budi daya bisa terus dilanjutkan,’’ katanya. Tak hanya itu, lanjut Manik, petani juga harus jeli melihat tanaman apa yang akan dibudidayakan sehingga, nantinya hasil yang didapat bisa sesuai dengan keinginan. ‘’Jadi mana yang memiliki daya jual tinggi, itu yang bisa dikembangkan,’’ jelasnya. Manik mencontohkan, daerah Kintamani sangat bagus untuk pengembangan tanaman kopi dan jeruk. Jadi ke depannya tanaman jeruk dan kopi harus terus dibudidayakan. ‘’Saat bercocok tanam harus tahu mana tanaman pokok sehingga di satu sisi bisa saling mendukung. Karena kopi butuh tanaman penaung, jeruk bisa menjadi tanaman penaungnya. Jangan sampai banyak tanaman bukan menjadi bagus, tapi malah menjadi jelek,’’ ucapnya. (kmb41)
Rabu Paing, 28 Desember 2016
DAK Belum Cair, Rekanan Khawatir Merugi Bangli (Bali Post) -
Belum adanya kejelasan terkait pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 dari pemerintah pusat ke pemerintah kabupaten cukup membuat resah sejumlah rekanan Mereka mengaku khawatir proyek fisik yang sudah selesai dikerjakan tidak dibayarkan oleh pemerintah. Salah seorang rekanan yang enggan disebutkan namanya, Selasa (27/12) kemarin mengatakan, dirinya cukup khawatir mendengar adanya informasi terkait DAK yang belum cair hingga saat ini. Dirinya dan pihak rekanan lainnya sangat berharap proyek yang dikerjakannya dapat dibayarkan lunas akhir tahun ini. Sejauh ini, dirinya yang mengaku mengerjakan satu paket proyek hotmik jalan senilai Rp 2,5 miliar tersebut baru mendapat bayaran 30 persen dari total nilai proyek. Dijelaskannya, sesuai kon-
trak, pengerjaan proyek dibayarkan secara bertahap sebanyak tiga kali. Pada tahap awal rekanan diberi uang muka sebesar 30 persen. Selanjutnya dibayar lagi saat proyek sudah memasuki tahap pengerjaan 60 persen, dan dibayar penuh saat proyek selesai 100 persen. “Proyek yang kita kerjakan sekarang sudah selesai. Kita juga sudah ngamprah di Dinas PU, tapi disuruh menunggu karena DAKnya belum cair,” ujarnya. Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Bangli Dewa Gde Oka mengatakan, adapun pe-
nyebab belum ditransfernya dana DAK dari pemerintah pusat ke pemerintah Kabupaten Bangli dikarenakan laporan realisasi kegiatan terlambat disetorkan Pemkab Bangli ke Kementerian Keuangan. Sebagaimana informasi yang diterimanya dari salah satu instansi, laporan realisasi kegiatan yang seharusnya disetorkan sebelum tanggal 15 Desember baru disetorkan ke Kementerian Keuangan tanggal 22 Desember. ‘’Informasinya, itupun laporannya belum lengkap,’’ ujarnya. Dikatakan Dewa Oka, jika
nantinya DAK tidak bisa dicairkan pusat, maka pembayaran seluruh proyek yang didanai DAK secara otomatis harus ditanggung Pemkab. Meskipun ada kas daerah untuk membayar proyek tersebut, namun Dewa Oka mengatakan Pemkab tidak bisa begitu saja memakainya untuk membayar proyek fisik yang didanai DAK terlebih tanpa persetujuan DPRD. ‘’Tidak bisa pemerintah manajemennya seperti manajemen rumah tangga,’’ terangnya. Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Kabupaten Bangli, jumlah total proyek yang didanai DAK sebanyak 14 proyek berupa pembuatan jalan produksi dan jalan usaha tani. Dari total nilai
proyek Rp 1,8 miliar, sebanyak 30 persennya sudah dibayarkan ke rekanan. ‘’Yang belum terbayar sekitar Rp 1,4 miliar,’’ kata Plt. Kadis P3 Ni Wayan Manik. Selain di Dinas P3, proyek yang didanai DAK juga ada di Dinas PU. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah proyek fisik di Kabupaten Bangli yang didanai dari DAK tahun 2016 terancam tak dibayar. Menurut informasi, itu terjadi akibat laporan realisasi kegiatan yang seharusnya disetorkan sebelum tanggal 15 Desember terlambat disampaikan Pemkab Bangli ke Kementerian Keuangan. Adapun total nilai proyek yang terancam tak terbayarkan tersebut mencapai sekitar Rp 70 miliar. (kmb40)
Dua Toilet Pasar Kidul Tak Terawat
Bangli (Bali Post) Kondisi dua toilet di Pasar Kidul, Bangli sangat memprihatinkan. Selain air mati, lantai toilet terlihat kumuh. Kondisi itu membuat pengunjung pasar enggan menggunakan toilet. Berdasarkan pantauan, Selasa (27/12) kemarin, lantai toilet yang terletak di sebelah barat pasar itu terlihat sangat kotor sehingga membuat pemandangan tidak nyaman. Selain itu, toilet juga mengeluarkan bau tak sedap, akibat tidak pernah dibersihkan. Begitu juga dengan toilet yang ada di sebelah timur, juga kondisinya serupa. Tidak ada air yang mengalir ke toilet tersebut sehingga kedua toilet yang ada di lantai dua ini tidak bisa digunakan. Selain toilet yang bermasalah, los pasar yang ada di lantai dua beberapa yang kosong lantaran tidak ditempati pedagang. Hal itu dikarenakan saat hujan turun air menggenangi lantai. Masalah lain di pasar ini adalah sampah. Bagian belakang sebelah utara pasar dipenuhi sampah plastik dan material bekas bangunan. Salah seorang pedagang Pasar Kidul, I Ketut Pasek membenarkan jika air tidak mengalir ke toilet yang ada di sana. Akibatnya, para pengunjung tidak bisa menggunakan toilet tersebut. ‘’Kondisinya sekarang toilet di lantai dua memang kurang bersih. Airnya juga tidak ada karena mati. Jadi tidak bisa dipakai pengunjung,’’ ungkap Pasek. Dirinya juga mengakui jika beberapa los masih kosong. Itu dikarenakan beberapa los kalau ada hujan airnya masuk ke dalam sehingga lantai tergenang air. ‘’Kalau jualan di atas, pengunjungnya sepi. Bahkan ada teman kadang berjualan di sini kadang tidak karena bagian los yang ditempati jika ada hujan airnya pasti masuk ke dalam,’’ ucap Ketut Pasek. (kmb41)
PESANAN - Perajin sanggah, I Ketut Kresna bersama anak buahnya saat mengerjakan pesanan.
Bali Post/kmb41
Akhir Tahun, Orderan ’’Sanggah’’ Turun 50 Persen Bangli (Bali Post) Sejumlah perajin sanggah di Banjar Jehem Kelod, Tembuku mengeluh lantaran orderan sanggah menurun sejak beberapa bulan terakhir. Penurunannya pun mencapai hingga 50 persen. Akibat kondisi tersebut, pendapatan mereka tahun ini menurun drastis. Salah seorang perajin sanggah, I Ketut Kresna, mengatakan tahun ini khususnya akhir tahun, penurunan permintaan sangatlah signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Sepanjang tahun 2016 ini omzet pendapatan menurun. Apalagi jelang akhir tahun, orderan semakin sepi. Bahkan
menurunnya hingga 50 persen,’’ ungkap Kresna, Selasa (27/12) kemarin. Kresna menyebutkan, tahuntahun sebelumnya dirinya cukup banyak mendapat orderan sanggah dari berbagai daerah di Bali. Bahkan dirinya bersama lima anak buahnya sampai kerja lembur kerena saking banyaknya orderan. ‘’Kalau tahun sebelumnya orderannya masih normal. Tetapi tahun 2016 ini yang paling anjlok. Termasuk jelang akhir tahun ini pesanan menurun drastis,’’ katanya. Menurut Kresna, tak hanya dirinya yang pesanannya mengalami penurunan, rekan-rekan yang menggeluti kerajinan
sanggah juga merasakan hal yang sama. ‘’Saya kurang tahu pasti apa yang menyebabkan. Mungkin karena perekonomian global yang sedang lesu bisa saja menjadi salah satu faktor penyebabnya. Apalagi misalnya beli sekarang, bisa jadi 10 hingga 15 tahun baru beli lagi karena rusaknya lama,’’ ucapnya. Kresna melanjutkan, sekarang dirinya mendapat orderan sekitar 15 sanggah. Orderan banyak berasal dari Gianyar, Karangasem, Klungkung dan Badung. ‘’Yang belum terjangkau cuma daerah Buleleng sama Negara saja. Meski ada beberapa, akan tetapi tidak seperti kabupaten
yang lainnya,’’ jelasnya. Kresna menggunakan kayu nangka dan cempaka sebagai bahan membuat sanggah. Selain kuat, orang Bali juga berkeyakinan bila kayu berbau wangi memiliki taksu. Bahan baku tersebut didatangkan dari Kintamani dan Karangasem. Mengingat, dua daerah ini merupakan penghasil kayu cempaka dan nangka sehingga lebih mudah mencari di sana. ‘’Kadang-kadang pengepul yang langsung membawakan ke tempat saya. Kalau tidak ada, saya sendiri yang langsung mencari ke lokasi,’’ jelasnya. Kresna membuat aneka sanggah mulai dari piyasan, taksu,
dan kemulan. Harga satu sanggah menyesuaikan ukuran dan jenis kayu yang digunakan. Kalau memakai kayu cempaka harganya bisa mencapai Rp 7,5 juta. Sedangkan kayu nangka harganya lebih murah yakni Rp 5 juta. Proses pengerjaan membutuhkan waktu yang berbeda, sesuai dengan pesanan. ‘’Kalau sanggah-nya diukir, sebulan palingan cuma dapat mengerjakan dua sanggah saja. Kalau tidak diukir, sebulan bisa dapat lima sanggah,’’ kata Kresna sembari menyatakan, tahun ini dirinya hanya meraup omzet sebesar Rp 40 juta dari biasanya Rp 70-80 juta. (kmb41)
Ditinggal ”Ngayah” Setiap ’’Tilem Kanem’’, Warga di Pura, Sepeda Jelekungkang Pasang ”Pamangkalan” Motor Raib Dipercaya Tolak Wabah Penyakit
Bali Post/kmb41
KUMUH - Toilet di Pasar Kidul. Selain kotor, air juga tak mengalir sehingga toilet ini tidak bisa digunakan.
Bangli (Bali Post) Warga Banjar Jelekungkang Desa Tamanbali, Bangli memiliki tradisi unik setiap rahinan Tilem Sasih Kanem. Warga akan memasang pemangkalan di setiap batas wilayah banjar. Pamangkalan adalah sebilah bambu yang berisi bambu runcing dan kelangsah yang dipasang di pinggir jalan. Bagi warga setempat, pamangkalan dipercaya dapat menolak kekuatan jahat serta wabah penyakit. Bendesa Jelekungkang Wayan Wirya, Selasa (27/12) kemarin, menjelaskan pamangkalan dibuat dengan cara menyisipi sebilah bambu dengan bambu runcing (sungga) di sepanjang ruasnya. Pa mangkalan dipasang dengan cara disusun dengan dua buah
bambu panjang sebagai tiang dan dibentangkan di atas jalan. Pada bagian tiang dipasangi juga kelangsah (daun kelapa muda yang dianyam). ‘’Dibuatnya langsung di lokasi tempat pemasangannya. Biasanya dipasang saat pagi hari,’’ terangnya. Sesuai namanya, pamangkalan dipasang untuk tujuan menangkal atau menolak kekuatan negatif. Warga juga mempercayai pemasangan pamangkalan dapat menangkal wabah penyakit dan serangan gaib. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa pamangkalan dipasang di setiap batas wilayah banjar. ‘’Dipasangnya di tanggun desa. Kita pakai batas rumah warga yang paling ujung. Hal ini sudah dilaksanakan turun temurun sejak
lama,’’ terangnya. Lanjut dikatakan Wirya, setelah memasang pamangkalan, warga pada sore harinya melaksanakan persembahyangan ke Pura Dalem. Masingmasing kepala keluarga wajib membawa uang kepeng sejumlah anggota keluarganya. Uang kepeng tersebut kemudian disetor ke prajuru untuk kemudian dihitung. Dari uang kepeng yang terkumpul ini akan diketahui berapa total keseluruhan jumlah warga yang ada Banjar Jelekungkang. ‘’Tahun 2015 lalu, jumlah warga terhitung 1.123 jiwa,’’ terangnya. Usai dipakai menghitung jumlah warga, uang kepeng tersebut kemudian disimpan untuk dipergunakan sewaktuwaktu dalam upacara keagamaan. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Kasus pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Bangli. Kali ini dialami korban, Wayan Karpa (35), warga Banjar Besenga Desa Pengotan, Bangli. Karpa kehilangan sepeda motornya saat diparkir di Jaba Pura Dalem desa setempat. Ketika pencurian terjadi, dia tengah ngayah mareresik di areal pura. Hilangnya motor Yamaha Jupiter Z nopol DK 3431 PH terjadi, Senin (26/12) lalu. Korban menuju Pura Dalem Desa Pengotan dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di lokasi, sekitar pukul 12.00 wita, korban memarkir kendaraannya di jaba pura. Tanpa rasa khawatir, korban kemudian meninggalkan sepeda motornya untuk ngayah di dalam areal pura. Selang beberapa jam setelah ngayah, korban kembali ke parkiran dan mendapati sepeda motornya raib. Sebelum lapor polisi, korban bersama sejumlah warga lain sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, akan tetapi tidak membuahkan hasil. Sepeda motor miliknya tidak berhasil ditemukan. Sementara itu, KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Sang Ketut Mariasa seizin Kasat Reskrim AKP Deny Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan mengenai kasus pencurian kendaraan sepeda motor tersebut. Hanya saja Iptu Mariasa enggan menjelaskan lebih rinci mengenai kasus tersebut. (kmb40)
GIANYAR
Rabu Paing, 28 Desember 2016
SOSOK
9
800 Lebih ASN Dikukuhkan Hari Ini Gus Gaga Tetap Dibebastugaskan
Gianyar (Bali Post) -
Pelantikan akbar dalam pengisian organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru akan digelar di Lapangan Astina Gianyar, Rabu (28/12) ini. Pelantikan ini dilakukan terhadap 800 lebih aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemkab Gianyar. Hanya posisi sekda yang tidak dikukuhkan kembali lantaran I.B. Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga masih dibebastugaskan berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor 821.2/1728/BKD. Hal ini disampaikan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Selasa (27/12) kemarin.
Perkuat Layanan
PEMKAB Gianyar akan memperkuat layanan perpustakaan keliling pada tahun 2017. Pemkab akan menambah tiga unit mobil perpustakaan keliling untuk melayani masyarakat di seluruh kecamatan. Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Gianyar, Hery Nurhancoko, Selasa (27/12) kemarin, mengatakan pengadaan tiga mobil perpustakaan keliling lengkap dengan bukunya sudah dianggarkan. Dengan demikian nantinya ada total enam mobil yang bisa digunakan untuk melayani masyarakat di tujuh kecamatan. ‘’Sementara segitu saja dulu. Kita akan manfaatkan semaksimal mungkin armada yang ada,’’ ujarnya. Selain penambahan mobil perpustakaan keliling, Puspa Iptek Kabupaten Gianyar juga akan diperlengkap. Pemerintah menganggarkan Rp 500 juta untuk menambah alat peraga iptek di fasilitas penunjang perpustakaan daerah tersebut. Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam meningkatkan budaya baca. Salah satu program yang akan dilaksanakan tahun depan berupa pengembangan Perpuseru di dua desa yakni Batubulan dan Sidan. ‘’Kita dapat bantuan untuk itu karena lolos verifikasi. Nanti akan ada bantuan perangkat IT untuk mempermudah layanan ke masyarakat,’’ kata Hery. (ded)
Bupati menjelaskan, proses pengisian OPD yang baru ini sudah berlangsung sejak lama. Prosesnya dimulai setelah Perda OPD ditetapkan hingga akhirnya sesuai jadwal pelantikan untuk pengisiap OPD yang baru dilaksanakan pagi ini di Lapangan Astina Gianyar. ‘’Besok (hari ini - red) akan dilantik, sudah dipersiapkan semua. Ini sudah saya tegaskan agar besok harus dilantik, karena teman-teman bupati lain juga melaksanakan tanggal 28 ini. Intinya jangan sampai lewat Desember,’’ ucapnya. Disinggung mengenai penempatan sejumlah pejabat pada posisi tertentu, orang nomor satu di Gianyar ini tidak mau menjelaskannya. Dia hanya menyebut, surat melalui BKD sudah dikirim
dan hasilnya akan diumumkan hari ini. ‘’Saya belum bisa kasih bocoran. Yang jelas besok (hari ini -red) akan dibacakan,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, tidak ada pengukuhan atau pelantikan untuk posisi Sekda Gianyar sebagai birokrat tertinggi di lingkungan Pemkab Gianyar lantaran menunggu hasil pemeriksaan Gus Gaga. ‘’Ya jelas dong karena dia (Gus Gaga – red) saya bebas tugaskan, kalau dikukuhkan berarti dicabut dong pembebastugasannya,’’ kata Agung Bharata. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra menambahkan, ada sekitar 800 lebih ASN yang bertugas di lingkungan Pemkab Gianyar yang akan dilantik dan dikukuhkan hari ini. ‘’Mereka terdiri dari eselon
IVb, IVa, IIIb, IIIa, dan IIb. Prosesi ini akan dilaksanakan di alun-alun Lapangan Astina. Sekarang (kemarin -red) sudah mulai dipasang tenda,’’ imbuhnya. Sementara informasi yang dihimpun, surat undangan dari BKD Gianyar sudah disebarkan kepada seluruh ASN. Banyak di antara para ASN pun mengaku waswas akan menerima perpindahan atau dikukuhkan di SKPD semula. Upacara ini akan diawali dengan majaya-jaya pada pagi hari sekitar pukul 05.00 wita, dilanjutkan dengan acara pengambilan sumpah jabatan dan pengukuhan/pelantikan ASN dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan pelaksana di lingkungan Pemkab Gianyar. (kmb35)
A.A. Gde Agung Bharata
PENCURIAN - Lokasi pencurian beras di warung milik Ni Nyoman Sumiarti di Banjar Penyabangan Desa Karta,
Mahayastra Ajak Masyarakat Lestarikan Subak
Gianyar (Bali Post) Subak sebagai organisasi tradisional di bidang pertanian perlu terus dilestarikan. Selain sudah mendapat pengakuan UNESCO, keberlanjutan subak juga diharapkan mampu memecahkan berbagai persoalan di sektor pertanian. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra. Menurutnya, pemerintah terus mengajak masyarakat menjaga subak sebagai warisan budaya. Sebab, pemberdayaan petani melalui subak merupakan salah satu kunci kesejahteraan masyarakat luas. Dengan ditetapkannya subak sebagai warisan dunia oleh UNESCO, seharusnya hal ini menjadi stimulus untuk memperkuat tekad mempertahankan subak khususnya di Gianyar. ‘’Apalagi di Gianyar, kita tinggal mengarahkan wisatawan untuk mengunjungi kawasan Subak yang mendapat pengakuan UNESCO,’’ ujarnya saat acara pengukuhan Majelis Subak di kantor Bupati Gianyar, Selasa (27/12) kemarin. Meski demikian, ia tidak menampik masih ada segudang persoalan yang dihadapi petani dalam melestarikan subak. Salah satu persoalan paling krusial adalah alih fungsi lahan pertanian menjadi akomodasi pariwisata. ‘’Yang jelas ini menjadi tanggung jawab bersama. Dan kami di pemda akan menyiapkan regulasi yang baru untuk menjaga kawasan subak,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
Payangan, Selasa (27/12) kemarin. Puluhan kampil beras dilarikan komplotan pencuri. Akibat kejadian ini, korban menderita kerugian sekitar Rp 10 juta. Bali Post/nik
Bobol Toko
Komplotan Pencuri Sikat Puluhan Kampil Beras
Gianyar (Bali Post) Komplotan pencuri membobol toko penjual beras di Banjar Penyabangan Desa Karta, Payangan, Selasa (27/12) kemarin. Dari aksi ini, pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang, berhasil melarikan 41 kampil beras dengan berat sekitar 1,025 ton. Akibat kejadian ini pemilik toko, Ni Nyoman Sumiarti (49), mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Kapolsek Payangan AKP Gde Hendrawan menjelaskan, berdasarkan hasil
pemeriksaan sejumlah saksi, aksi pencurian ini diketahui terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 wita. “Kala itu ada seorang saksi, I Wayan Kesiar, yang rumahnya berhadapan dengan toko, melihat pencurian tersebut,“ ungkapnya. Berdasarkan keterangan pria 40 tahun ini, pelaku yang berjumlah tiga orang beraksi dengan modus pura-pura memperbaiki ban mobil boks yang diparkir tepat di depan toko tersebut. “Jadi, saksi melihat seorang pelaku purapura memperbaiki ban mobil,
mungkin tujuannya memantau situasi. Sementara dua pelaku lainnya dilihat mengambil kampil beras dari dalam toko untuk dipindahkan ke dalam mobil boks,“ katanya. Dikatakan kala itu saksi mengaku ketakutan, dan tidak ada inisiatif untuk berteriak maling atau membunyikan kulkul bulus. Meski demikian, Wayan Kesiar disebut berupaya menghubungi nomor handphone pemilik toko namun tidak kunjung dijawab. Demikian pula saat berupaya menghubungi warga lainnya, tidak ada yang menjawab pang-
gilan. “Karena seorang diri, saksi mengaku panik dan tidak berani memergoki aksi komplotan pencuri ini,“ ujarnya. Hingga Selasa pagi barulah aksi ini disampaikan kepada warga sekitar, hingga diteruskan kepada pemilik toko Ni Nyoman Sumiarti. Pemilik toko yang akrab disapa Bu Dede ini pun langsung terkejut melihat rolling door di toko miliknya rusak akibat tercongkel. Saat dicek di dalam toko, sekitar 41 kampil beras sudah lenyap. “Per kampil beras itu isian 25 kg, kalau ditotalkan sampai 1
ton lebih, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta,“ ucap AKP Hendrawan. Ditambahkan selain tidak berani memergoki aksi pencurian tersebut, saksi juga tidak sempat memerhatikan nomor polisi (nopol) kendaraan mobil boks yang digunakan para pelaku, karena situasi masih gelap. Meski demikian, Kapolsek menegaskan jajarannya akan tetap berupaya memburu pelaku, dengan berbekal ciri-ciri yang disampaikan saksi. “Kita tetap berupaya melakukan perburuan, semoga bisa ketemu pelakunya,“ tegasnya. (kmb35)
Perpecahan di Internal KONI
Anggota Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi
Made Mahayastra
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati
- 943056
DPRD
- 943144
BPBD
- 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh - 941167
Gianyar (Bali Post) Kalangan legislatif menyoroti polemik di internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar. Anggota DPRD Gianyar Kadek Era Sukadana meminta, perpecahan antarpengurus harus segera dicarikan solusi agar tidak berimbas pada menurunnya kualitas olahraga di Gianyar. Kadek Era yang juga Ket-
ua Pengurus Sepak Takraw Gianyar, Selasa (27/12) kemarin, menjelaskan seminggu lalu dirinya menerima surat edaran berupa mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua KONI Gianyar Nyoman Arjawa. Melalui surat itu, dia dimintai tanda tangan untuk menggalang mosi tidak percaya tersebut. ‘’Tidak semua pengurus mau tanda tangan ini,’’ ucapnya. Ia pun mempertanyakan
soal beredarnya surat tersebut sebab sepengetahuannya, dia belum pernah mengikuti rapat khusus membahas permasalahan di KONI Gianyar. ‘’Surat mosi tidak percaya seperti ini cacat hukum. Kalau memang ada masalah, seharusnya dirapatkan dulu dengan masing-masing cabang,’’ katanya. Anggota dewan dapil Ubud ini juga menegaskan bahwa pihaknya tidak in-
gin konflik seperti ini sampai berlarut-larut. Apalagi ada indikasi, perpecahan di KONI Gianyar ini ditungganggi perseteruan politik. ‘’Jangan olahraga sampai dipolitisir. Kalau ini sampai dipolitisir hanya untuk kepentingan satu dua orang, olahraga kita tidak akan bisa berkembang,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua KONI Gianyar Nyoman Arjawa yang dikonfirmasi tidak
mau berkomentar terkait beredarnya mosi tidak percaya terhadap kepemimpinannya tersebut. Namun, ia tidak menampik bila di internal KONI Gianyar saat ini memang terjadi perpecahan. ‘’Jangan sekarang. Nanti akan saya jelaskan ini secara detail, tapi jangan sekarang,’’ ucapnya saat dihubungi via handphone. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Rabu Paing, 28 Desember 2016
Terekam CCTV
Siswa SMA Bercumbu di Monumen Puputan Semarapura (Bali Post) –
Pemkab Klungkung telah menata Monumen Puputan Klungkung menjadi lebih terbuka. Akan tetapi upaya ini ternyata tidak menyurutkan pasangan muda memanfaatkan tempat tersebut untuk bermesraan. Hal ini terlihat dari rekaman gambar CCTV yang dipasang di sekitar monumen, Selasa (27/12) kemarin. Melalui tayangan monitor yang ada di pos penjagaan, terlihat sepasang kekasih dari salah satu SMA di Klungkung bercumbu dan berpelukan di siang hari. Mereka melakukan aksinya sekitar pukul 12.30 Wita atau setelah jam keluar sekolah. Pertama-tama pasangan tersebut berbicara di Monumen Puputan Klungkung, tepatnya di wantilan yang ada di barat daya. Suasana sepi dimanfaatkan keduanya untuk bermesraan. Pada adegan yang terekam CCTV, siswa wanita merangkul pundak lelaki dan langsung bercumbu. Adegan ini disaksikan petugas yang berjaga saat itu. Demi mencegah terjadinya aksi yang lebih tidak terpuji lagi, salah satu petugas diperintahkan mendatangi pasangan SMA tersebut. Mengetahui ulahnya diketahui petugas yang berjaga di Kantor Bupati Klungkung, keduanya cepat-cepat menggunakan jaket dan hendak pergi dari tempat tersebut. Petugas kemudian mendekati dan memberikan teguran. Kedua sejoli itu meminta maaf atas kesalahannya hingga mencium tangan petugas. “Kami hanya memberikan teguran dan tidak mengamankan mereka,” tutur petugas itu tanpa mau menyebutkan namanya. Posisi monumen yang berada di jantung Kota Semarapura sering dikunjungi kalangan muda pascadilakukan penataan. Di sini diperlukan kesigapan petugas agar pengunjung tidak merusak taman atau melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. (dwa)
DIAMANKAN - Krisnia Adiputra ketika diamankan anggota Polres Klungkung terkait dana hibah fiktif beberapa waktu lalu.
Kasus Dana Hibah Fiktif
Krisnia Adiputra Jadi Tersangka
Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung akhirnya menetapkan Ketut Krisnia Adiputra (35) sebagai tersangka. Ketua Panitia Pembangunan Merajan Sri Arya Kresna Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Banjarangkan ini ditetapkan menjadi tersangka karena terlibat kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah Rp 200 juta.
Bali Post/dwa
BERMESRAAN - Dua siswa SMA tertangkap kamera CCTV sedang bermesraan di Monumen Puputan Klungkung.
Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno. Menurutnya Krisnia Adiputra ditetapkan sebagai tersangka sejak 19 Desember, setelah Polres melakukan gelar perkara di Polda Bali pada 14 Desember lalu. “Kami lakukan gelar perkara di Polda Bali dan langsung menetapkan tersangka kepada yang bersangkutan karena sudah memiliki alat
bukti,” tegasnya, Selasa (27/12) kemarin. Alat bukti yang dimiliki Polres tidak hanya berdasarkan keterangan dari saksi-saksi. Polres juga menilai ada unsur kerugian negara Rp 200 juta dalam kasus tersebut. Hal ini diperkuat keterangan dua saksi ahli dari BPK dan hukum pidana. Untuk barang bukti, Polres mengamankan proposal fiktif pembangunan merajan,
Rumah Sakit Tipe B Jadi Impian Masyarakat Klungkung
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Made Kasta, Ketua DPRD Wayan Baru dan Wakil Ketua DPRD Nengah Ariyanta menghadiri pelaksanaan Visitasi Izin Operasional Rumah Sakit Umum (RSU) Kelas B di Kabupaten Klungkung. Tim Visitasi Provinsi Bali yang dipimpin Ni Made Laksmiwati diterima Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung Dr. Nyoman Kusuma dan SKPD terkait di Aula RSUD, Selasa (27/12) kemarin. Dalam kesempatan ini, Bupati Suwirta menyampaikan bahwa dari awal kepemimpinannya bercita-cita ingin mengubah RSUD Klungkung yang sebelumnya tipe C menjadi tipe B. Ini terlihat dari keseriusan Pemkab Klungkung membenahi fasilitas dan SDM yang ada di RSUD. Pihaknya juga mengajak seluruh jajaran Pemkab Klungkung bekerja keras membantu demi terwujudnya RSUD tipe B. “Spirit yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di bidang kesehatan sangat diharapkan,” katanya. Direktur RSUD Klungkung Dr. Nyoman Kusuma dalam pemaparannya menyatakan sejak berdiri tahun 1963, RSUD
Bali Post/kmb
menyandang tipe D dan tahun 1988 hingga sekarang menjadi RS tipe C berdasarkan SK Menteri Kesehatan Tahun 1988. ‘’Izin operasional RSU tipe kelas B sudah menjadi impian RSUD Klungkung,’’ ujarnya. Tahun 2011 berdasarkan SK Bupati Nomor 253 Tanggal 25 Desember, RSUD Klungkung ditetapkan menjadi Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum daerah (PPK–BLUD). Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2013-2018, RSUD Klungkung diharapkan bisa menjadi RSUD rujukan untuk Bali Timur.
stempel yang dipalsukan, flasdisk dan satu lembar dokumen yang berisi rekanan bansos di anggaran induk atas nama anggota DPRD Wayan Kicen Adanyana. “Ada 27 item yang kami amankan sebagai barang bukti, sedangkan saksinya 35 orang termasuk dua saksi ahli,” ujar Wiastu Andri. Terkait belum ditahannya tersangka, Kasat Reskrim yang didampingi Kanit Tipkor Ipda
Nengah Sulatra berdalih tersangka proaktif. Penahanan tersangka masih menunggu proses dan perkembangan lebih lanjut. Krisnia Adiputra kembali diperiksa, Rabu (28/12) ini sebagai tersangka. Di samping itu, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lainnya dalam kasus ini. Tersangka yang sebelumnya bertugas sebagai tenaga kontrak di Kantor Disdikpora Klungkung akan disangkakan pasal 2,3 dan 4 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Wiastu Andri mengakui tersangka telah mengembalikan uang tersebut, namun hal ini tidak menghapus dipidananya pelaku tindak pidana. Menurut Wiastu Andri, sesuai unsur unsur pasal 2, tersangka terancam hukuman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Sementara merujuk pasal 3, tersangka bisa dipenjara paling singkat satu tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. (kmb)
Tiga Ranperda Inisiatif Dewan Dibahas di Paripurna
Dorong Pengembangan Perekonomian dan Pengentasan Kemiskinan
Tim Visitasi Provinsi Bali Ni Made Laksmiwati dalam sambutannya mengatakan sangat mangapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, besar kemungkinan RSUD Klungkung naik ke tipe kelas B. Ini berdasarkan pengamatan tim penilai terhadap keseriusan eksekutif bersama legislatif untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima. ‘’Jangan hanya namanya RSUD tipe B, namun pelayanannya masih tipe C. Tim penilai merasa bangga terhadap RSUD Klungkung yang merintis mulai dari tahap dasar hingga menuju rumah sakit yang diharapkan,’’ jelasnya. (ad768)
RSUD - Tim Visitasi Provinsi Bali bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di RSUD Klungkung.
TIGA rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif dewan digodok menjelang akhir tahun dalam rapat Paripurna yang dilaksanakan di Gedung DPRD Klungkung, Selasa (27/12) kemarin. DPRD Klungkung mengajukan tiga ranperda, yakni tentang penanggulangan kemiskinan, pengelolaan rumah kos dan PDAM Tirta Mahottama. Ketiga ranperda inisiatif dewan ini merupakan skala prioritas untuk dapat mengembangkan perekonomian dan mengentaskan kemiskinan. Ranperda itu disampaikan di depan sidang paripurna dewan yang dihadiri Bupati I Nyoman Suwirta, Wabup Made Kasta dan sejumlah pimpinan SKPD. Ranperda yang dibacakan Wakil Ketua DPRD I Nengah Ariyanta, selanjutnya diserahkan kepada Ketua DPRD Wayan Baru dan diteruskan kepada Bupati Suwirta. Rujukan hukum DPRD mengajukan ranperda yang notabene inisiatif dewan adalah UU Nomor 23 Tahun 2014 yang sudah diubah beberapa kali. Terakhir UU Nomor 9 Tahun 2015, yaitu DPRD kabupaten/ kota mempunyai tugas dan wewenang untuk membentuk perda kabupaten/kota. Ranperda tentang PDAM
Tirta Mahottama dilatarbelakangi alasan validasi perda. Payung hukum pendirian PDAM adalah Perda Kabupaten Klungkung Nomor 11 Tahun 1990 yang telah berumur 26 tahun. Validasi perda dinilai berpengaruh terhadap validasi tindakan perusahaan dan kinerja perusahaan dalam mewujudkan pengelolaan air minum berdasarkan berbagai regulasi baru. Ranperda pengelolaan rumah kos dilatarbelakangi menjamurnya pembangunan rumah kos di Kabupaten Klungkung yang berpotensi menimbulkan masalah sosial. Masalah sosial ini perlu diantisipasi agar tidak mengganggu ketertiban umum. Ranperda ini memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan usaha rumah kos dan dampak positif bagi masyarakat yang berinvestasi di bidang usaha rumah kos. Ranperda penanggulangan kemiskinan dilatarbelakangi penanganan kemiskinan di Kabupaten Klungkung yang dinilai belum optimal. Penanganan kemiskinan sebagai prioritas utama dalam pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan terbebas dari kemiskinan. Ketua DPRD Wayan Baru mengatakan, pelayanan PDAM
BAHAS RANPERDA - Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru (tengah) didampingi Bupati I Nyoman Suwirta dan Wakil Ketua DPRD I Nengah Ariyanta pada rapat paripurna membahas tiga ranperda. merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. “Kalau masalah kemiskinan, kami berusaha menjawab upaya penuntasannya bersama eksekutif,” tandasnya usai paripurna. Ditambahkannya, rumah kos perlu diatur karena dalam perkembangannya sering ada teror sehingga dianggap perlu dibuatkan regulasi untuk memudahkan pengawasan. “Ketiga ranperda ini ada korelasinya untuk peningkatan PAD, tapi kami tidak berani mematok besarnya angka,” sebut Wayan Baru. Bupati Suwirta menyampaikan, PDAM harus disesuaikan dengan kondisi saat ini baik
organisasinya maupun tata kelolanya. “Rumah kos sering disalahgunakan. Melalui ranperda ini saya berharap masyarakat yang punya usaha rumah kos tahu jelas hak dan kewajibannya. Jangan hanya menerima uang dari penyewa tapi tidak memperhatikan keamanan,” jelasnya. Soal kemiskinan Bupati Suwirta mengaku sering mengeluh, sebab selama ini sudah mengeluarkan anggaran cukup besar untuk menanganinya tetapi hasilnya belum maksimal. “Saya berharap penanganannya baik secara kuantitas dan kualitas,” tegas Bupati Suwirta. (ad769)
Polisi Amankan Puluhan Meriam Rakitan
Semarapura (Bali Post) –
Polres Klungkung gencar melakukan razia menjelang tahun baru. Petugas tidak hanya merazia kendaraan bermotor dan penduduk pendatang, namun juga meriam rakitan yang dibuat dari kaleng dan pipa paralon, Selasa (27/12) kemarin. Tim Polres yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Cokorda Gede Puspagana berhasil mengamankan puluhan meriam rakitan. Meriam rakitan itu disita polisi dari tangan anak-anak yang bermain di jalan. Operasi dimulai sekitar pukul 08.00 Wita di sejumlah ruas jalan protokol dan pelosok desa. Razia dilakukan dengan cara turun langsung mengejar suara dentuman dari meriam rakitan yang dihidupkan anak-anak. “Setelah mendengar suara dentuman, kami langsung dekati dan ambil meriamnya. Sementara anak-anak yang memainkannya langsung dibina di tempat agar tidak bermain itu lagi,” kata Puspagana.
Menurutnya, meriam kaleng dan pipa paralon yang dimainkan anak-anak tersebut sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Di samping itu, sangat berbahaya bagi penggunanya karena memakai bahan peledak spritus yang mudah terbakar. “Kendati belum ada korban di Klungkung, kami tetap melakukan upaya antisipasi. Apalagi suaranya yang keras banyak dikeluhkan warga,” tegasnya. Dari hasil operasi yang dilakukan, petugas berhasil menyita puluhan meriam rakitan yang dibuat dari kaleng dan pipa paralon. Semua meriam rakitan tersebut diamankan di Mapolres untuk segera dimusnahkan. Sementara itu, Polsek Nusa Penida menyita sedikitnya 240 buah petasan atau mercon dari pedagang yang berjualan di kecamatan tersebut. “Semuanya mercon stok lama dan akan dimusnahkan bersamaan,” tambah Puspagana. (kmb)
Bali Post/kmb
RAZIA – Personel Polres Klungkung merazia meriam rakitan yang dibawa dan dihidupkan anak-anak di jalan.
Rabu Paing, 28 Desember 2016
SOSOK Tak Harus Selaras
MENCIPTAKAN sebuah karya tak harus selaras dengan disiplin ilmu yang diperoleh saat di perguruan tinggi. Seperti halnya guru SMAN 1 Banjar, Gede Seen, S.Pd., M.Si. Pria yang kesehariannya mengajar Agama Hindu ini justru mahir membuat film dokumenter. Hal itu ia geluti sejak sepuluh tahun lalu, pascavakum dari program mimbar agama yang disiarkan salah satu televisi nasional. “Awalnya hanya iseng-iseng membuat video, lama-lama jadi tertarik dan terus menekuni,” ujarnya belum lama ini. Film yang dibuat tak hanya untuk memuaskan hasrat seninya. Namun juga dipertontonkan kepada khalayak umum di berbagai acara, baik skala regional maupun nasional. Sejumlah karyanya pun telah berhasil menjadi juara, seperti pada acara yang diselenggarakan Kemenpora pada 2012 silam. Karyanya meraih juara II tingkat nasional. Masih di tahun yang sama, filmnya yang berjudul “Doa Dalam Satu Nafas” berhasil meraih juara I dalam lomba yang terselanggara pada acara PKB. “Tahun 2015 juga dapat juara 1 PKB. Judul film “Kakek si Pemburu Lebah”. Di Denpasar Film Festival juga sempat masuk nominasi,” ucapnya. Guru asal Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini lebih banyak membuat film yang berbau budaya. Sesekali juga ada yang berkaitan dengan lingkungan. Itu menyesuaikan dengan realita. Kemahirannya dalam membuat karya ini tak hanya dijadikan bekal untuknya, tetapi juga ditularkan kepada anak didiknya dan berhasil menyabet juara di beberapa perlombaan. “Dengan film dokumenter, masyarakat tahu kondisi yang sebenarnya. Tidak ada rekayasa. Semua fakta,” tegasnya. Selain film, ia juga sangat tekun dalam membina generasi muda untuk belajar Utsawa Dharma Gita yang belakangan ini tidak terlalu digandrungi. Begitu juga dengan Dharmawacana. “Beberapa peserta didik sudah berhasil meraih juara di beberapa lomba. Nanti juga ada yang maju ke tingkat nasional,” ujarnya. (sos)
Bali Post/kmb38
KUMUH – Satpol PP Buleleng membina pedagang di Pasar Senggol Jalan Abimayu, Singaraja, karena kawasan pasar ini terkesan kumuh.
Satpol PP Bina Pedagang Pasar Senggol Singaraja (Bali Post) Areal Pasar Senggol di Jalan Abimayu, Singaraja belakangan terkesan kumuh. Lapak pedagang tidak tertata rapi. Bahkan, belakangan muncul pengaduan warga bahwa akan dibangun kamar mandi (toilet) permanen di kawasan pasar ini. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng kemudian menelusuri informasi tersebut Selasa (27/12) kemarin. Belasan personel Satpol PP diturunkan untuk melakukan pembinaan sekaligus mencari tahu pembangunan toilet tersebut. Kemarin, Pasar Senggol di sebelah barat gedung kesenian Gde Manik Singaraja ini tiba-tiba ramai. Perhatian pedagang dan pengunjung tertuju dengan kehadiran patroli dan truk Satpol PP. Beberapa pedagang seperti panik karena mengira Satpol PP melakukan penertiban. Anggota Satpol PP menyarankan pedagang untuk menjaga kebersihan dan situasi lingkungan pasar. Pasalnya, atap lapak pedagang sudah compang-camping dan ditambah dengan peralatan kios yang tidak tertata rapi. Selain mengingatkan pedagang menjaga lingkungan, petugas Satpol PP meminta kejelasan informasi adanya pihak yang membangun toilet permanen. Ternyata, informasi itu tidak benar. Menurut keterangan seorang pedagang, tidak ada pihak yang membangun toilet. Hanya ada bangunan lapak baru di sebelah selatan. Lapak tersebut ditutup kain spanduk dan seolah mirip kamar kecil. Satpol PP langsung memerintahkan anggotanya untuk membuka kain penutup lapak tersebut. Rangka bangunan dari balok kayu bekas itu diminta dibongkar, sehingga tidak menambah kumuh kawasan pasar. Seorang pedagang Ketut Widiada atau akrab dipanggil Ogin mengaku tidak tahu ada informasi akan dibangun toilet di dekat kios yang disewanya. Dia hanya tahu yang membangun lapak itu seorang tukang parkir yang sehari-hari bertugas di kawasan Pasar Anyar Singaraja. Hanya, karena kawasan pasar rawan aksi pencurian, Ogin menggunakan lapak tersebut untuk ronda ketika malam hari. “Dari dulu sudah dibangun lapak di sebelah selatan warung saya. Itu dibangun oleh Pak Alit yang bertugas menjadi tukang parkir dan karena di sini rawan saya pakai tempat ronda. Kalau akan dibangun toilet saya tidak tahu soal itu,” jelasnya. Sementara itu, Kasatpol PP Ida Bagus Suadnyana mengatakan, pembangunan toilet di kawasan pasar senggol tidak diizinkan. Dari pengawasan anggotanya di lapangan ada lapak peruntukannya tidak jelas. Pihaknya kemudian memerintahkan anggotanya membongkar lapak tersebut. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, agar kawasan pasar tersebut ditata, sehingga kesannya tidak kumuh. (kmb38)
BULELENG
Kinerja KPU Disorot
Singaraja (Bali Post) Meski sudah bekerja sangat baik, kinerja KPU Buleleng dalam melakukan sosialisasi tahapan Pilkada Buleleng 2017 mengundang perhatian dari tim pasangan calon. Seperti disampaikan tim kampanye pasangan calon Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (Paket PASS) dengan lugas mengkritisi kinerja penyelenggara pemilu. UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada serentak tahun 2017 memberikan tantangan tersendiri bagi tim kampanye pasangan calon. Kampanye harus mencakup keseluruhan kegiatan ajakan memilih, paparan visi misi, hingga pemasangan alat peraga. Dengan acuan regulasi terbaru itu mengharuskan salah satu kegiatan saja sudah dikategorikan sebagai kampanye. Tak pelak, tim kampanye pasangan calon harus berupaya sebaik mungkin mengemas metode pertemuan dengan warga, sehingga tidak disebut melakukan kampanye terselubung, maupun disebut melakukan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU Buleleng. Selain ketatnya pengaturan kampanye, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya pelaksanaan Pilkada Buleleng. Kondisi ini membuat tim kampanye bertanya-tanya mengenai proses sosialisasi pelaksanaan Pilkada Buleleng. Sementara pemerintah telah mengalokasikan dana yang cukup besar, termasuk dalam proses sosialisasi. Ketua Tim Kampanye Pasangan PASS Gede Supriatna, Selasa (27/12) ke-
marin, mengatakan sejak kampanye digulirkan masih ditemukan masyarakat yang belum mendapatkan informasi terkait tahapan pilkada. Dia mencontohkan, masyarakat yang belum mengetahui bahwa saat ini tahapan pilkada sudah masuk dalam masa kampanye. Bahkan, ada warga yang sama sekali tidak mengetahui kapan pelaksanaan pilkada. Atas temuannya itu, Supriatna menyarankan agar KPU lebih banyak melakukan sosialisasi hingga ke tingkat terbawah. Dengan demikian, seluruh tahapan pilkada dapat diketahui oleh masyarakat dan dampaknya semua lapisan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih mengetahui dengan aturan main pilkada serentak. “Sepanjang masa kampanye, kami lihat kegiatan sosialisasi belum optimal. Kami mengusulkan kampanye juga diimbangi dengan sosialisasi yang optimal,” katanya. Di tempat terpisah, Komisioner KPU Buleleng Bidang Sosialisasi dan SDM Gede Sutrawan mengatakan, sosialisasi setiap tahapan pilkada dilakukan oleh lembaga ad hoc di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Untuk me-
narik perhatian masyarakat, KPU mengemas materi sosialisasi melalui pementasan kesenian tradisional. Selain itu, melalaui media cetak, elektronik dan situs web KPU gencar dilakukan. Tak sampai di situ, untuk wilayah yang tidak terjangkau, KPU melakukan sosialisasi dengan menyebarkan brosur dengan memanfaatkan mobil keliling. Meski demikian, masih ada masyarakat yang belum paham seutuhnya mengenai Pilkada Buleleng. “Sosialisasi sudah gencar kami lakukan baik oleh KPU dan lembaga ad hoc di kecamatan juga sudah membantu. Khusus kampanye, kami sudah lakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat,” tegasnya. Disinggung soal serapan anggaran sosialsiasi tahapan pilkada, Sutrawan menjelaskan KPU mengalokasikan anggaran sosialisasi senilai Rp 2,4 miliar. Dari jumlah itu sampai saat ini telah terserap 50 persen. Sosialisasi oleh PPK menyerap anggaran sebesar Rp 1 miliar. Jika anggaran ini masih kurang, KPU akan kembali menambah anggaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Simakrama dijadikan model oleh pasangan calon bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan calon wakil bupati Nyoman Sutjidra (PASS) untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang terungkap akan dikaji dan jika terpilih, maka akan diprioritaskan untuk direalsiasikan. Demikian terungkap ketika PASS memenuhi undangan simakrama dari Ketua Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Buleleng I Made Suparjo. Undangan ini masih dalam jadwal kampanye untuk Paket PASS yakni Senin (26/12) malam lalu. Kegiatan dalam kemasan simakrama ini dipusatkan
di kediaman Suparjo di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan. Nasdem merupakan partai politik yang ikut mengusung pencalonan paket berjuluk PASS di Hati ini. Calon Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, simakrama efektif untuk mendiskusikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui momen simakrama itu pihaknya menyerap masukan warga yang menjadi bagian dari tim pemenangannya. Calon bupati asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini mencontohkan, banyak warga yang masih meminta program perbaikan infrastruktur jalan. Selain itu, perbaikan saluran irigasi subak, hingga program ja-
minan kesehatan bagi orang cacat mengemuka selama simakrama berlangsung. Atas masukan itu, pihaknya akan melakukan kajian untuk ditindaklanjuti setelah mendapat kepercayaan kembali memimpin Buleleng untuk kedua kalinya. Sementara itu, Ketua NasDem Buleleng Suparjo mengatakan, sebagai parpol pendukung paket PASS, pihaknya wajib untuk memfasilitasi dan mempertemukan calon yang diusungnya dengan masyarakat. Tentu saja dengan simakrama ini, selain mengetahui visi, misi, dan program PASS, warga juga dapat mengutarakan masukan atau saran yang sekiranya bisa diperjuangkan setelah nantinya PASS dipercaya kembali memimpin Buleleng. Terkait berbeda dukungan dengan saudaranya Nyoman Suparmen yang juga politisi Partai Golkar, Suparjo menyatakan situasi politik seperti itu sudah biasa terjadi. Bahkan, calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) juga masimakrama atas undangan saudaranya. Situasi politik itu tidak memengaruhi hubungan dengan saudaranya, karena di lingkungan keluarganya mengedepankan sikap demokrasi. “Beda sikap politik sudah biasa dan hal seperti ini tidak berpegaruh dengan hubungan keluarga. Kami berpolitik dengan dewasa walau beda dukungan namun tujuan sama untuk memperjuangkan kesejahtraan masyarakat,” tegasnya. (kmb38)
Simakrama PASS, Serap Aspirasi Warga di Desa Bebetin
Bali Post/ist
SIMAKRAMA - Pasangan calon bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan calon wakil bupati Nyoman Sutjidra (PASS) melakukan simakrama untuk menyerap aspirasi masyarakat di Desa Bebetin, Senin lalu.
Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni
Undiksha Siap Bersaing dengan PT Lain UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menggelar pemilihan dan pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) periode 2017-2019, Selasa (27/12) kemarin. Melalui itu, kualitas universitas yang terdiri atas tujuh fakultas ini diharapkan terus meningkat dan mampu terus bersaing dengan perguruan tinggi (PT) lainnya. Ketua panitia acara, I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd., menjelaskan pemilihan pengurus baru ini dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Calon pengurus berasal dari perwakilan masing-masing fakultas dan dua orang perwakilan kabupaten/ kota. “Ini juga dihadiri pengurus periode 2013-2016,” jelasnya. Melalui pemilihan dengan model formatur, susunan pengurus dapat ditentukan. Ketua Umum dijabat Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. yang juga sebagai rektor, Wakil Ketua I Drs. I Nyoman Pursika, M.Hum., Wakil Ketua II Prof.
Dr. Gede Astra Wesnawa, M.Si., Sekretaris I I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd., Sekretaris II IGA Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd., Bendahara I Ni Wayan Sukerti, S.Pd., M.Pd. dan Bendahara II Dr. A.A. Rai Sudiatmika, M.Pd. Supaya pengurus ini mampu berjalan sesuai dengan fungsinya, di dalamnya juga terdapat sejumlah seksi, yakni Pendidikan dan Pengembangan SDM dengan koordinator Dr. I Made Tegeh, M.Pd. dan beranggotakan Dr. Putu Putu Wisna Ariawan, Dr. Nyoman Tika, M.Si., Prof. Dr. Putrayasa, M.Pd., dan Dr. Siti Maryam, M.Kes. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat, koordinator dijabat Gede Dody Tisna, S.Or., M.Or. dengan anggota Drs. I Ketut Dibia, M.Pd., IGA Mahayati, M.Si., Dr. Dewa Bagus Sanjaya, M.Si., Sap Sriasih, M.Pd., dan Ida Ayu Putu Purnama. Sementara seksi Teknologi Informasi Komunikasi dan Kerja Sama, koordinator dijabat Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd. dengan anggota Drs. I Wayan
11
Roni Sudita, M.Pd., I Ketut Putrajaya, dan Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si. Khusus untuk koordinator wilayah Kota Denpasar dijabat Gde Parie Perdana dan Putu Ayu Mahadewi. Kabupaten Badung oleh I Made Agus Suarsika dan I Putu Vera Prananda Yudha. Tabanan I Wayan Adi Sudewa dan I Putu Fery Karyada. Jembrana, Isyarotullatifah dan Khutum Bhafaqih. Buleleng, Ngurah Putu Wisma Yana dan Putu Ardana Bukian. Karangasem, Gde Puput Wijayanta dan I Made Sudarma. Klungkung, A.A. Anom Adnyana dan Drs. I Made Agus Suastika, M.Pd. Gianyar, I Wayan Gede Punarbawa dan I Ketut Derana Putra dan Bangli I Putu Agus Jayadi Putra dan I Kadek Widiana. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. didampingi Wakil Rektor III Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. mengungkapkan, sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Bali, Undiksha telah memiliki tujuh
fakultas terdiri dari 54 program studi sarjana dan diploma, 11 prodi Magister (S-2) dan 3 Prodi Doktor (S-3). Pada 2017, seluruh prodi ini tidak ada yang terakreditasi C. Berangkat dari hal itu, pengurus ikatan alumni yang telah terpilih dan dilantik diharapkan turut melakukan promosi ke
masyarakat. “Sumbangsih tak harus berupa bangunan. Tapi cukup dengan dukungan program, promosi maupun penyusunan visi misi kampus. Tunjukkan universitas ini layak untuk tempat pendidikan. Bisa terus bersaing dengan yang lain,” tegasnya. (ad767)
ALUMNI - Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Undiksha periode 2017-2019 dilantik, Selasa (27/12) kemarin.
Bali Post/kmb38
WISATAWAN - Sejumlah wisatawan berkunjung ke Pantai Lovina, Buleleng. Pada 2017, pemkab menargetkan jumlah kunjungan 3,5 juta orang.
2017, Kunjungan Wisatawan Ditarget 3,5 Juta Singaraja (Bali Post) Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Buleleng pada 2017 dirancang meningkat dari tahun ini. Hal tersebut menyesuaikan dengan perkembangan objek wisata yang semakin pesat. Mendukung hal itu, pemkab akan lebih getol melakukan promosi dan penataan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Buleleng I Nyoman Sutrisna mengungkapkan, kunjungan wisatawan pada 2017 ditarget 3,5 juta orang. Angka tersebut meningkat dari tahun ini sebanyak 2.750.000 orang maupun pada 2015 sebanyak 2,5 juta orang. “Sejak 2015, target kunjungan itu terus meningkat. Capaiannya juga terus terlampaui. Pengunjung lebih banyak domestik. Kalau asing lebih banyak dari Eropa,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/12) kemarin. Alasan menaikkan target kunjungan itu, kata dia, tak lepas dari pembangunan pariwisata yang semakin pesat. Objek yang ditawarkan tidak lagi hanya terbatas pada wisata alam yang telah dikelola masyarakat maupun desa wisata yang sudah tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 430/927/ HK/2015. Tetapi juga objek wisata spiritual yang tersebar di sejumlah wilayah. “Atraksi wisata semakin berkembang. Tak hanya di darat, tetapi juga di laut. Juga ada wisata spiritual Hindu maupun Islam. Ini yang menjadi dasar peningkatan target itu,” tegasnya. Lanjut mantan Kepala
Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng ini, guna mendukung target itu, penambahan fasilitas pendukung pada sejumlah objek wisata juga akan dilakukan pada 2017. Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 2,5 miliar. “Sekarang ada sepuluh desa wisata. Nanti beberapa akan dapat program penataan. Itu menggunakan skala prioritas,” ucapnya. Langkah yang dilakukan tak hanya berhenti sampai di sana. Guna menggaet wisatawan untuk berkunjung ke bumi Panji Sakti, promosi wisata akan terus digulirkan. Di samping pemkab, itu juga melalui badan promosi daerah yang telah terbentuk beberapa waktu lalu. “Nanti badan ini akan bekerja sama dengan travel agent. Seluruh objek akan dipromosikan,” ungkap Sutrisna. Ditambahkan, langkah promosi sebelumnya sudah dilakukan melalui kegiatan pameran yang diselenggarakan pemerintah, baik regional, nasional, maupun internasional. Saat itu, seluruh potensi yang ada dituangkan dalam brosur maupun kalender of event. Tahun 2016, ada sepuluh event yang digelar. Beberapa di antaranya Buleleng Festival, Tween Lake Festival, Buleleng Bali Dive Festival dan Lovina Festival. “Pada 2017 akan ada penambahan tiga event. Jadi, totalnya 13 event. Itu di luar yang digelar kecamatan. Jadwalnya sudah pasti,” tandasnya. (kmb45)
BNNP - Pertemuan BNNP Bali bersama komunitas Bali Reborn di Hotel Bali Taman, Desa Tukad Mungga, Buleleng, Selasa (27/12) kemarin. Dalam kegiatan itu, diharapkan mucul persamaan persepsi dalam mencegah munculnya kasus narkoba.
Bertemu Komunitas ”Bali Reborn”
BNNP Bali Minta Turut Cegah Penggunaan Narkoba BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali bertatap muka dengan warga binaan yang bergabung dalam Komunitas Bali Reborn di Hotel Bali Taman, Desa Tukad Mungga, Buleleng, Selasa (27/12) kemarin. Acara tersebut bertujuan untuk menguatkan kembali sikap para mantan pengguna ini untuk tidak kembali terjerumus dalam jeratan narkoba, di samping menyamakan persepsi untuk melakukan pencegahan secara bersama-sama. Kabid Rehabilitasi BNNP Bali AKBP Nyoman Artana, S.H., M.H. mengatakan warga yang bergabung dalam komunitas itu seluruhnya merupakan mantan pengguna narkoba dan telah mengikuti program rehabilitasi. Supaya ke depannya tak kembali terjerat kasus serupa, pihaknya terus melakukan pembinaan dan memantau perkembangannya, salah satunya melalui tatap muka ini. “Dengan momen seperti ini, kami minta mereka untuk tidak lagi menggunakan narkoba. Kami juga minta mereka turut mencegah penggunaan narkoba,” tegasnya didampingi Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya. Lanjut dia, guna meminimalisasi kasus narkoba, beberapa orang yang bergabung dalam komunitas ini juga dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi ke masyarakat maupun menjadi konselor. Beberapa juga ada yang diberdayakan menyesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. “Dengan mereka ikut dalam sosialisasi, jadinya masyarakat paham, seperti apa kalau terjerumus ke sana,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Komunitas Made Darmayasa menuturkan, sejak dibentuk tujuh bulan lalu, anggota komunitas ini sudah berkomitmen untuk tidak lagi menggunakan barang haram tersebut. Sebab, dampak yang dirasakan sangat buruk, salah satunya merusak masa depan. “Komitmen itu sudah terbangun dari awal. Kami tak akan kembali lagi ke dunia itu,” katanya. Supaya masyarakat terhindar dari kasus tersebut, komunitas ini juga gencar memberikan sosialisasi ke masyarakat. Sasarannya lebih banyak pada kalangan pelajar. Hal ini pun akan dilakukan secara berkelanjutan. “Sosialisasi terus dilakukan. Kami tak ingin orang lain terjerumus,” ujar warga asal Pemogan, Denpasar ini. Usai pembinaan, acara yang dikemas secara kekeluargaan itu juga diisi hiburan berupa pentas musik oleh beberapa band lokal di Buleleng. (ad770)
JEMBRANA
12
Rabu Paing, 28 Desember 2016
Liburan Nataru
Penyeberangan di Selat Bali Mulai Padat
Negara (Bali Post) Arus kendaraan dan orang yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Bali sejak liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) akhir pekan lalu mengalami peningkatan. Diprediksi, jumlah kunjungan ke Bali akan terus meningkat hingga jelang pergantian tahun.
Bali Post/olo
UJIAN – Lima calon Sekda saat mengikuti ujian tulis di Kantor BKD, Baluk, Selasa (27/12) kemarin.
Lima Calon Sekda Jalani Tes Tulis
Negara (Bali Post) – Lima pejabat yang sebelumnya mendaftar sebagai calon Sekretariat Daerah (Sekda) Jembrana, Selasa (27/12) kemarin mengikuti tes perdana di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Baluk, Kecamatan Negara. Kelima calon Sekda ini hadir dan mengikuti ujian tertulis dalam satu ruangan. Dalam tes hari pertama ini, para calon Sekda mengikuti ujian dari pagi hingga sore. Kelimanya diawasi langsung oleh tim asesor. Dari pengamatan kemarin, sejak pagi kelima kandidat Sekda yakni I Gusti Putu Mertadana (Kadis PU), Made Sudiada (Asisten I), I Ketut
Wiaspada (Kadis Dukcapil), I Gusti Bagus Putra Riyadi (Kadis Hubkominfo) dan I Made Dwi Maharimbawa (Kadis Kelautan) sudah datang sebelum jadwal tes. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Sekda, I Gede Gunadnya, juga sempat meninjau pelaksanaan tes hari pertama didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jembrana, I Made Budiasa. Sesuai jadwal, kelima kandidat Sekda ini akan mengikuti tes selama dua hari dari tim assessor. Hari pertama (kemarin-red) didominasi uji tertulis yang dilakukan di dalam satu ruangan. Pada hari kedua, mereka akan beradu kemampuan
Dari pengamatan di Pelabuhan Gilimanuk, arus kendaraan yang masuk ke Bali mulai terjadi peningkatan. Data dari ASDP Ketapang menyebutkan pada Minggu (25/12) hingga Senin (26/12) lalu, terdapat 33.209 orang dan 5.069 unit kendaraan roda empat (R4) yang masuk ke Bali. Jumlah ini meningkat dibanding hari-hari sebe-
lumnya selama sepekan terakhir. Selain itu, juga ada 2.709 unit kendaraan roda dua (R2) yang menyeberang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. “Sudah mulai meningkat sejak sepekan ini. Terbanyak pada hari Natal lalu,” ujar Manajer Usaha Pelabuhan Ketapang Ardi Ekapaty dihubungi wartawan, Senin (26/12) lalu.
Arus kendaraan yang masuk ke Bali itu didominasi kendaraan pribadi (R4). Datangnya hampir bersamaan atau bergerombol beberapa kendaraan terutama pada malam hari. Pihak ASDP memprediksi jumlah ini akan terus bertambah hingga pergantian tahun. Sementara itu, untuk arus balik kendaraan melalui Pelabuhan Gilimanuk
diperkirakan terjadi setelah Tahun Baru. Hingga kemarin, arus kendaraan yang keluar Bali masih lancar dan belum ada penumpukan, terutama kendaraan pribadi. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana mengatakan, untuk Gilimanuk masih terpantau lancar. Selama operasi Lilin Agung ini, Polres juga mendirikan empat pospam (pos pengamanan) di sepanjang jalur Gilimanuk-Denpasar dan 1 posyan (pos pelayanan) di Gilimanuk. (kmb26)
dalam presentasi dan pemaparan program. Gunadnya sebelumnya mengatakan tes yang melibatkan tim assessor ini akan dilaksanakan dua hari. Hasil tes ini nantinya memiliki porsi 50 persen dari total nilai. “Sedangkan untuk teknis 30 persen dan rekam jejak 20 persen, dari pansel yang menilai,” tandas Gunadnya. Lima tim Pansel ini, menurutnya, meliputi dua akademisi dari Universitas Udayana (Unud), mantan Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara) dan pejabat dari Provinsi (Asisten Setda Provinsi). Dari hasil penilaian ini nantinya diambil tiga orang terbaik untuk selanjutnya diputuskan oleh Bupati Jembrana. (kmb26)
Lolos di Pelabuhan Gilimanuk
Penyelundupan Daging Babi Digagalkan di Jalan Udayana Negara (Bali Post) – Aksi penyelundupan daging babi tanpa dokumen kembali digagalkan jajaran Polres Jembrana. Ratusan kilogram daging babi berhasil diamankan pasukan yang dipimpin Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol Ketut Sukarta, Selasa (27/12) kemarin. Meski sempat lolos dari pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk, namun akhirnya terungkap di sekitar Jalan Udayana, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. “Ada empat boks sterofoam daging babi yang diamankan,” kata salah satu petugas kepolisian kemarin. Pengungkapan aksi penyelundupan tersebut berawal ketika Kompol Sukarta melihat ada aktivitas mencurigakan di TKP (tempat kejadian perkara) sekitar pukul 07.30 Wita. Di lokasi ada penurunan sejumlah boks. Atas kecurigaan
itu, petugas Unit I Reskrim Polres Jembrana turun dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari dalam empat boks tersebut diketahui berisi kulit, usus dan tulang babi. Ternyata, daging babi tersebut dikirim dari Surabaya melalui jasa paket WBU Jaya. Satu boks beratnya sekitar 30, sehingga total keseluruhannya 120 kilogram. Ketika petugas meminta dokumen pengiriman dan kesehatan dari Karantina asal, namun tidak dapat ditunjukkan. Kulit dan tulang babi itu dikirim dengan tujuan ke rumah Ketut Mudiastra di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak A. Sooai, saat dikonfirmasi kemarin membenarkan pengungkapan pengiriman ratusan kilogram
daging babi tanpa dokumen tersebut. Dari keterangannya, rencananya paket kiriman itu akan dikirimkan ke Pak Dul. Kulit, usus dan tulang babi itu disebutkan akan diolah menjadi kerupuk babi. Selanjutnya, pihak Polres Jembrana berkoordinasi dengan Karantina Pertanian Terpadu Wilayah Kerja (wilker) Gilimanuk dan menyerahkan barang bukti serta pihak penerima barang dan ekspedisi. Atas kasus ini, pelaku dijerat Pasal 31 UURI Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Sementara, pihak Karantina mengaku masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Adanya pengiriman tanpa dokumen ini, ada tiga penindakan pilihan. Pertama mengembalikan ke daerah asal pengiriman, pemusnahan dan melanjutkan pengiriman apabila dokumen dipenuhi. (kmb26)
Bali Post/olo
TUNJUKAN – Petugas Reskrim Polres Jembrana bersama Karantina menunjukkan barang bukti paket empat boks sterofoam berisi kulit dan tulang babi yang dikirim dari Surabaya.
PADAT - Suasana penyeberangan di Selat Bali yang mulai padat memasuki liburan Nataru.
Bali Post/olo
Saat Arus Lalin Padat
Pengerjaan Jembatan Dangintukadaya Diminta Dihentikan Sementara
Negara (Bali Post) – Rapat koordinasi (rakor) terkait mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas (lalin) jelang pengamanan Tahun Baru digelar di Polres Jembrana, Selasa (27/12) kemarin. Rakor yang dihadiri pihak Dinas Perhubungan, Satpol PP, Bina Marga dan pihak proyek trotoar Jalan Sudirman serta jembatan rusak, memunculkan beberapa kesepakatan. Di antaranya, pengerjaan trotoar di Jalan Sudirman, Negara agar segera dirampungkan akhir pekan ini. Pasalnya, di sepanjang jalan utama di depan Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana ini merupakan titik pusat keramaian saat perayaan pergantian tahun, pada Sabtu (31/12) mendatang. Begitu juga halnya dengan perbaikan jembatan Dangintukadaya. Saat arus lalin padat, nantinya pengerjaan jembatan agar dihentikan sementara. Untuk mengantisipasi kepadatan lalin saat malam pergantian tahun akan dilakukan pengalihan arus menuju GKBK. Selain itu, Polres akan memasang
water barrier di sekitar lokasi serta menyiapkan kantongkantong parkir kendaraan di seputaran Gedung Kesenian. Diprediksi, masyarakat akan tumpah ruah di sepanjang Jalan Sudirman, sehingga nantinya diberlakukan pengalihan arus selama perayaan pergantian tahun. Selain itu, adanya pengerjaan trotoar di sisi utara Jalan Sudirman diharapkan bisa segera dirampungkan sebe-
lum 31 Desember. “Proyek trotoar pada 30 Desember ini harus sudah tuntas,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana saat memimpin rapat. Pihaknya juga telah memetakan titiktitik rawan lakalantas dan macet dengan menerapkan rekayasa lalin. Termasuk di proyek perbaikan jembatan Dangintukadaya yang selama ini sering terjadi penumpu-
kan kendaraan. Personel Satlantas Polres Jembrana akan ditempatkan di lokasi untuk mengatur lalu lintas selama perbaikan berlangsung. “Sementara tetap jalan (pengerjaan jembatan-red). Namun, kami harapkan saat arus lalin padat, pengerjaan dihentikan sementara. Di samping itu, personel tetap melakukan pengaturan di lokasi,” pungkasnya. (kmb26)
Bali Post/olo
RAKOR – Rakor terkait antisipasi kepadatan lalin saat malam pergantian tahun di Mapolres Jembrana, Selasa (27/12) kemarin.
Rabu Paing, 28 Desember 2016
KARANGASEM
13
SOSOK
Desa Bebas Narkoba NARKOBA kini semakin mengancam masa depan masyarakat. Bagi yang sudah kecanduan, maka akan sulit keluar dari pengaruh narkoba ini. Perang dari ancaman narkoba itu desa dengan seluruh pemimpin desa adat maupun desa dinas harus punya komitmen bersama, mewujudkan desa bebas narkoba. Bendesa Dukuh, Kubu, Ketut Giri, mengatakan itu usai mendengar paparan bahaya narkoba dan radikalisme, di UKM Center Amlapura, Selasa (27/12) kemarin. Menurutnya, seluruh jajaran baik di desa adat maupun desa dinas, bisa bersinergi menghadapi ancaman bahaya narkoba. Desa harus punya kewajiban memproteksi warganya agar bebas dari narkoba. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi desa juga harus mengambil langkah-langkah, sebelum generasi muda makin rusak oleh narkoba. Seperti yang dia lakukan di Desa Dukuh, yakni membuka diri untuk melakukan tes urine atau upaya lain apa pun yang berkaitan menanggulangi bahaya narkoba masuk desa. “Sekarang desa kami bersih dari narkoba. Mau dites urine, silakan. Desa kami juga tidak ada premanisme dan gerakan radikal,” katanya. Pihaknya mengapresiasi bagaimana pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menghadapi ini. Tetapi, melihat ancamannya semakin nyata, upaya-upaya lebih masif amat diperlukan memperkuat proteksi terhadap ancaman-ancaman ini kepada warga, khususnya generasi muda. “Semakin banyak pihak yang dilibatkan menghadapi narkoba, maka proteksi yang dibangun akan semakin kuat,” tegasnya. (gik)
Lagi, Tim Yustisi Segel Dua Toko Modern Berjaringan Amlapura (Bali Post) Tim Yustisi terus melakukan penertiban terhadap toko modern berjaringan di Karangasem. Usai menyegel empat toko modern berjaringan sekaligus, kini giliran dua toko serupa berbendera Indomaret disegel di wilayah Candidasa dan Yeh Malet, Selasa (27/12) kemarin. Keduanya disegel karena tak mengantongi izin operasional dari Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Karangasem. Upaya penertiban toko modern ini sempat mendapat perlawanan. Pengelola Indomaret yang ditemui di dua lokasi yakni Komang Budi Astawa mengaku pihaknya sudah mengurus izin. Namun, proses perizinannya diurus pihak ketiga. Sementara pihak ketiga siapa yang dimaksud, dia tak bisa menjelaskan. Bahkan, dirinya menjelaskan untuk mengurus surat izin tersebut pihaknya sudah mengirimkan sejumlah uang kepada pihak ketiga untuk membantu menerbitkan izin operasional Indomaret di Yeh Malet, namun hingga kini oknum tersebut belum memberikan surat izin yang dimaksud. Kasat Pol. PP Wayan Putu Laba Erawan yang memimpin langsung Tim Yustisi menegaskan, KPPT Karangasem sama sekali belum menerbitkan izin apa pun terhadap keberadaan kedua toko ini. Kalaupun sudah diproses, sementara izinnya belum keluar, seharusnya Indomaret ini tak boleh dulu beroperasi. Dikatakan, kedua toko modern itu disegel karena tidak memiliki izin usaha toko modern. “Keduanya disegel karena tidak memiliki izin usaha toko modern,” paparnya. Disinggung sempat adanya perlawanan dari pihak pemiliki toko, dirinya mengaku hal tersebut merupakan miskomunikasi. Permasalahan sebenarnya terjadi adalah pihak toko mengurus izin mengunakan pihak ketiga. Dia tidak langsung datang ke perizinan untuk melakukan pengurusan. “Kenapa sampai saat ini tidak terbit dan tidak keluar izin tersebut, setelah diteliti di sana (perizinan) tidak ada yang masuk keperizinan dan masih berada di makelarnya (calo -red),” tegasnya. Terkait penyegelan yang marak dilakukan Satpol PP, dirinya mengakui hal tersebut sebagai langkah mengamankan temuan Inspektorat Daerah Provinsi Bali mengenai toko berjaringan yang menjamur di wilayah Karangasem. Kalau tidak ditindaklanjuti nanti berulang tahun berikutnya. Ini akan berpengaruh terhadap kinerja terhadap WTP. Data yang dihimpun selama 2016, sudah terdapat 23 toko modern yang disegel Satpol PP. Tiga belas di antaranya tak berizin, bermasalah 8 toko, dan yang tidak memperoleh izin 2 toko di Kecamatan Rendang dan Sidemen. Sementara itu, disinggung mengenai delapan toko yang bermasalah, dirinya menjelaskan toko tersebut belum melengkapi izin kelengkapan. Baru punya HO dan izin bangunan saja. (kmb31)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu
0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 036324187 0363 23330 0363 22988
Bali Post/kmb
Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus
Dandim Sentil Kebiasaan Minum Miras
Amlapura (Bali Post) Kebiasaan mengonsumsi minuman keras (miras) menjadi sorotan dalam Sosialisasi Forum Komunikasi dan Konsultasi Lembaga Sosial di Aula Gedung UKM Center, Amlapura, Selasa (27/12) kemarin. Seluruh komponen, utamanya para tokoh masyarakat di tingkat banjar dan desa adat diharapkan lebih proaktif, sehingga keberadaan miras tidak sampai mengganggu kehidupan sosial masyarakat. Penegasan itu disampaikan Dandim 1623/Karangasem, Letkol. Inf. Fierman Sjafirial Agustus di hadapan 90 peserta sosialisasi yang terdiri dari kepala dusun, klian banjar adat, bendesa adat dan perbekel. ‘’Saya titip, kalau melihat anakanak muda kumpul-kumpul tidak jelas, sebaiknya disuruh pulang saja. Jangan sampai karena mengonsumsi miras terjadi kondisi yang merugikan,’’ sentil
Dandim. Perwira melati dua di pundak itu tak memungkiri miras akan selalu hadir dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih Karangasem merupakan salah satu sentra produksi miras tradisional. Namun, dengan membiarkan anak-anak muda larut minuman memabukkan, itu bukan tidak mungkin mereka akan makin terjerumus pada hal-hal yang bersifat negatif seperti peny-
Tukang Batu Akik Ngamuk Lukai Ibu dengan Pisau Dapur Amlapura (Bali Post) Bingung tak punya tempat tinggal membuat seorang pemuda asal Lingkungan Telaga Mas Kelurahan Subagan, berinisial Rn (27) naik pitam. Pria yang berprofesi sebagai tukang batu akik itu nekat menyerang ibunya menggunakan pisau dapur. Beruntung pisau yang diarahkan ke ibunya itu hanya nyerempet sehingga tak sampai menimbulkan luka serius. ‘’Sudah diobati, luka di tangan kiri mendapat tiga jahitan,’’ terang Kapolsek Karangasem, Kompol I Gede Wali, seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso, Selasa (27/12) kemarin. Aksi penganiayaan tersebut terjadi Senin (26/12) sekitar pukul 19.30 wita. Tak ada yang menyangka pelaku akan beringas karena sebelumnya dia dan ibunya Mh (45) duduk-duduk santai di teras kamar kosnya di Lingkungan Telaga Mas, Subagan. Tapi sejurus kemudian mereka cekcok. Puncaknya, pelaku masuk ke kamar kos tersebut, lalu mengambil pisau dapur. Dia sempat mondarmadir keluar-masuk kamar kos dengan pisau dapur tersebut, kemudian mendadak menyerang Mh. Beruntung wanita paruh baya itu sigap, serangan pelaku hanya melukai tangan kirinya. Kejadian tersebut seketika
membuat warga heboh. Pelaku sendiri buru-buru kabur setelah menyerang sang ibu. Namun tak lama kemudian, pemuda yang ternyata punya masalah kejiwaan itu diamankan aparat Polsek Karangasem. Mh tak menyangka akan mengalami serangan dari anaknya meskipun diakui sempat ada cekcok. Menurut dia, pelaku mendadak emosi setelah disarankan mencari tempat kos baru. Sebelumnya saat duduk-duduk di teras kos, pelaku mengadu, mengaku bingung karena tak punya tempat tinggal. Jawaban Mh yang terkesan ketus itulah yang diduga membuat stres pelaku kumat. Sebelum menyerang menggunakan pisau dapur, dia bahkan sempat mengancam akan membunuh. Meski kesal, Mh tak mau anaknya dipenjara. Sadar kejiwaan sang anak tidak beres. Dia berharap polisi tidak melanjutkan kasus tersebut. Mh juga minta polisi membantu mengantar mengobati pelaku ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Dan, setali tiga uang. Pihak Polsek Karangasem mengamini harapan tersebut. ‘’Pihak keluarga ingin pelaku diobati ke Bangli. Untuk sementara masih kita amankan di Polsek,’’ terang Kompol Gede Wali. (kmb)
alahgunaan narkoba. Miras dan narkoba mesti menjadi perhatian bersama sema pihak. Soalnya, keduanya memiliki daya rusak sangat tinggi. Bukan hanya merusak fisik, tetapi terparah merusak mental, sehingga generasi muda mudah disusupi hal-hal yang bersifat merusak dan mengancam keutuhan bangsa. ‘’Jepang maju karena masyarakatnya membiasakan
diri hidup disiplin dan taat aturan. Padahal, 80 persen daratannya merupakan pegunungan yang tidak menunjang pertanian dan peternakan,’’ ungkap Dandim. Dandim menegaskan Indonesia merupakan negara subur, dengan vegetasi tanah yang mampu tumbuh tanaman sepanjang tahun. Kondisi itu tak hanya menjadi keuntungan tapi juga sekaligus menjadi ancaman. Karenanya melalui momentum pergantian tahun, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat memaknai hakikat perjuangan para pendahulu bangsa. Bahwa, bangsa Indonesia lahir
dari perbedan-perbedaan yang secara sadar bersepakat membangun persatuan menuju kemerdekaan. Ada yang menarik pada acara yang dibuka Asisten I Setda Karangasem, I Ketut Wage Saputra, mewakili Bupati IGA Mas Sumatri tersebut. Semua yang hadir tak mampu menjawab pertanyaan terkait jumlah pulau yang masuk dalam wilayah administratif Provinsi Bali. Ada yang menjawab empat pulau, ada yang lima pulau, ada pula yang hanya bisa bingung. ‘’Bali punya 85 pulau, tapi baru sekitar 30 yang punya nama,’’ urai Dandim. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Generasi muda makin dihadapkan pada persoalan kompleks. Seperti persoalan narkoba, seks bebas, hingga yang teranyar dokrin untuk mengkhianati NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Generasi muda perlu dibekali wawasan nusantara yang berbeda dari kemasan dan format sebelumnya. Banyak masukan mengemuka, agar hal itu dilakukan hingga ke desa-desa secara lebih masif dari sebelumnya. Hal itu mencuat pada acara Forum Komunikasi dan Konsultasi Lembaga Sosial, Kesbangpollinmas Karangasem, di Gedung UKM Center Amlapura, Selasa (27/12) kemarin. Bendesa Padangtunggal, Selat, Ngurah Arimbawa, mengatakan berbicara masalah ketahanan nasional, tak cukup dengan kegiatan yang bersifat makro seperti ini. Melainkan, kini harus dilakukan lebih masif ke desa-desa. Menurutnya, akan menjadi lebih efektif jika sosialisasi langsung dilakukan ke desa-desa, sehingga objeknya lebih mengena. “Kalau dibahas dalam suasana seperti ini, saya kira selama enam bulan juga belum habis,” katanya. Dia mengakui ancaman di atas semakin nyata dihadapi
generasi muda. Terlebih, makin populernya zaman media sosial. Kondisi itu memungkinkan hal-hal negatif semakin mudah masuk ke dalam generasi muda. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dari pengaruh terorisme harus diantisipasi sejak dini. Kedua, wawasan kebangsaannya khususnya NKRI, harus mengakar di dalam diri generasi muda. Untuk mewujudkan hal itu, generasi muda harus dibentengi dari ancaman dan persoalan-persoalan yang kini semakin menasional yakni ancaman seks bebas maupun narkoba. Asisten I Tata Praja, Ketut Waga Saputra, mengatakan generasi muda saat ini diakui semakin dihantui upaya penghancuran. Hancurnya generasi muda, maka negara cepat atau lambat akan lemah akibat generasinya dibunuh pelan-pelan. Karena itu, memang perlu penguatan wawasan nusantara lebih masif dilakukan pemerintah daerah hingga ke desa-desa, baik itu dalam berbagai bentuk kegiatan atau pun lainnya. “Saya sudah tugaskan Kesbangpollinmas untuk mengemas ini agar pesannya lebih kuat sampai ke generasi muda hingga ke desadesa,” katanya.
Mengutif pernyataan Presiden Jokowi, Wage Saputra menilai, narkoba menjadi ancaman terbesar generasi muda saat ini. Karena itu, dia juga menyarankan anak-anak yang sebelumnya sudah dibekali wawasan nusantara yang cukup, seperti anak-anak Paskibraka, agar bisa diberdayakan memberikan pesan dan contoh nyata kepada generasi muda lainnya. (kmb31)
Generasi Muda Perlu Dibekali Wawasan Nusantara
Bali Post/kmb31
Ngurah Arimbawa
Komoditas Salak Diganti Padi
Duda Timur ke Habitat Lama Era 1980-an
Buah salak pernah menjadi andalan sebagian masyarakat Karangasem untuk mengangkat kesejahteraan keluarganya. Era tersebut sekitar tahun 1980an. Kala itu banyak sawah yang penghasil padi varietas baik, beralih fungsi menjadi kebun salak. Setelah kini harga salak tidak menjanjikan lagi, apa yang dilakukan warga dari Desa Duda Timur, untuk lebih menggeliatkan ekonomi warganya? KETIKA buah salak sudah tidak menjanjikan lagi secara ekonomis, sebagian petani ‘’banting stir” ke habitat lama. Para petani di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat itu, memutuskan kembali ke era yang lama itu. Awalnya pada tahun 1980-an, Duda Timur, memang merupakan salah satu sentra perkebunan salak. Seiring harga komoditas salak terus menurun, sepertinya para petani sudah tidak betah lagi membudidayakan tanaman buah bersisik itu.
Saat ini, sedikitnya 22 hektar kebun salak di desa tersebut sudah kembali menjadi persawahan. Disebut kembali menjadi persawahan, karena dulu sekitar tahun 1984 lahan pertanian milik warga itu awalnya lahan pertanian basah. ‘’Dulunya di sini memang sawah, tetapi karena saat itu salak lebih ekonomis maka dialihfungsikan menjadi kebun salak. Sekarang alih fungsi lagi, kembali menjadi sawah,’’ ungkap Perbekel Desa Duda Timur, I Gede Pawana, Selasa (27/12) kemarin. Wilayah Desa Duda Timur, kata Pawana, membawahi sembilan banjar dinas. Daerah di sini memang didominasi lahan perkebunnan. Dari sekitar 820 hektar lahan pertanian yang ada, hanya sekitar 68 hektar merupakan lahan sawah. Saat booming harga salak medio 1980 sampai tahun 2000-an, lahan sawah bahkan nyaris habis. Alasannya, lahan diubah menjadi kebun salak karena sangat menjanjikan dari segi ekonomi. ‘’Perubahan kembali menjadi sawah terjadi sejak sekitar lima tahun lalu. Petani salak beralih ke sawah karena harga salak tidak stabil. Di musim panen
JADI SAWAH - Salah satu kebun salak yang kini kembali menjadi sawah. raya bisa Rp 1.000 per kilogram. Sekarang padi lebih menguntungkan,’’ urai Pawana. Pria yang identik dengan pakaian poleng -- kombinasi hitam dan putih -- itu menyebutkan harga salak yang tak menguntungkan itu membuat sebagian besar petani di wilayahnya ingin beralih ke pertanian basah. Namun, menurut dia, tidak semuanya bisa.
Soalnya, kondisi geogragis Desa Duda Timur yang berbukitbukit hanya memungkinkan alih fungsi di tiga banjar yakni di Banjar Pesangkan, Banjar Pesangkan Anyar, dan Banjar Wates Kaja. Sekdes Desa Duda Timur, I Wayan Suartana, menjelaskan, saat ini ada sekitar sepuluh hektar kebun salak di wilayah Banjar Pesangkan yang su-
Bali Post/kmb
dah siap-siap berubah menjadi sawah. Rencana tersebut sudah diawali membangun jaringan irigasi. Biaya membuat jaringan itu memanfaatkan bantuan keuangan dari pemerintah. ‘’Tapi mengubah kebun salak menjadi sawah tidak bisa seketika. Cukup sulit, karena harus membersihkan akar-akar pohon salah itu perlu waktu yang lama,’’ ungkapnya. (kmb)
TABANAN
14
Rabu Paing, 28 Desember 2016
Naker Asing Enam Orang Tabanan (Bali Post) – Tenaga kerja (naker) asing di Kabupaten Tabanan berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat tercatat enam orang dan semuanya di bidang pariwisata. Menurut Kepala Disnakertrans Tabanan Tjokorda Alit Juli, naker itu tidak ada yang berasal dari Tiongkok. Awalnya naker asing yang izin kerjanya di Tabanan berjumlah delapan orang. Namun saat ini tinggal enam karena dua orang kontrak kerjanya telah habis. ‘’Jumlahnya bisa melebihi enam orang karena ada tenaga kerja asing yang bekerja lintas kabupaten dan tidak menetap di Tabanan, sehingga datanya tidak masuk ke Disnaker Tabanan. Untuk yang izin kerjanya lintas kabupaten, perpanjangan izinnya dikeluarkan provinsi dan untuk lintas provinsi dikeluarkan pusat,” papar Juli, Selasa (27/12) kemarin. Untuk memantau keberadaan tenaga kerja asing, ada tim yang disebut Tim Pora yang diketuai Imigrasi Denpasar. Dalam Tim Pora terdapat Imigrasi, Disnaker, Polri, TNI, Disdukcapil dan Departemen Agama. Tenaga kerja asing wajib memperpanjang izin kerjanya setiap tahun. KERJA BAKTI - Ratusan PNS Pemkab Tabanan kerja bakti membersihkan lumpur di Di era MEA, masuknya tenaga kerja asing di Tabanan (27/12) kemarin. masih terbuka terutama di bidang pariwisata. Untuk itu perlu dipersiapkan SDM lokal agar bisa bersaing. Salah satu langkah adalah dengan memfasilitasi tenaga kerja sektor pariwisata mengikuti uji kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi sehingga memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui oleh semua negara ASEAN. “Saat ini prosesnya sedang berkoordinasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Jika sudah selesai, ke depan tenaga kerja pariwisata yang hendak mendapatkan sertifikasi bisa difasilitasi oleh Disnaker Tabanan,” jelas Juli. (kmb24) kawasan Bedugul menyatakan, Tabanan (Bali Post) Upaya pembersihan material lumpur pascabanjir pemerintah daerah akan membandang dan longsor di Pura Teratai Bang, Desa Can- bantu anggaran penanganan dikuning, Kecamatan Baturiti, berlanjut hingga Selasa bencana sembari menunggu (27/12) kemarin. Ratusan PNS Pemkab Tabanan ikut bantuan dari provinsi dan berbaur bersama jajaran TNI, BPBD dan masyarakat pusat. Menurutnya, yang palsetempat melakukan gotong royong memindahkan ing penting adalah pembuatan senderan dan aliran air di atas material lumpur di kawasan jaba pura. Tabanan (Bali Post) – pura agar bisa menahan longsor Kepastian mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Anggota DPRD Tabanan “Kami membersihkan mate- kalau nanti terjadi hal serupa. Tabanan kian menguat. Para pejabat itu dijadwalkan asal Candikuning, Nyoman rial di samping Pura Beji serta “Upaya itu yang akan dicoba diambil sumpahnya oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Suta, mengatakan perlu waktu kawasan madya dan nista man- saat ini, sehingga bisa memecah Wiryastuti di Gedung Ketut Maria, Rabu (28/12) ini 10 hari untuk penanganan dala kira-kira hingga empat longsor agar tidak langsung mulai pukul 09.00 Wita. menghantam pelataran pura,” pascabencana. Apalagi ban- hari ke depan,’’ ujarnya. “Jangan terlalu dibuat heboh. Mutasi merupakan tuan tiga alat berat, yakni dua Bupati Tabanan Ni Putu Eka jelasnya. proses wajar agar para pejabat di Tabanan bisa terus ekskavator dan satu dozer baru Wiryastuti yang turun meninjau Anggaran penanganan benbelajar,” ujar Eka di sela-sela kunjungan ke Pura Teratai datang sejak tiga hari terakhir. kerusakan di sejumlah titik di cana ini akan diambil dari Bang, Baturiti, Selasa (27/12) kemarin. Dijelaskannya, mutasi adalah proses penyegaran di kalangan pejabat Pemkab Tabanan. Pejabat harus siap ditempatkan di mana pun dan mengerjakan tugas yang diembannya. “Yang penting tingkatan terus prestasi kerja dan banyak bersyukur. Di mana pun ditempatkan, bekerjalah dengan baik dan tulus ikhlas,” ucapnya. Terkait nama-nama yang akan mengalami pergeseran Tabanan (Bali Post) – kalau di hari libur takutnya merusak tanaman. ‘’Inilah jabatan, Bupati Eka hanya menegaskan tidak ada Kawasan Kebun Raya Eka membuat kecewa pengunjung yang menyebabkan waktu pejabat khusunya eselon II yang akan nonjob. Semua Karya Bedugul, Baturiti kem- karena pembersihan di jalan penataan kurang lebih tiga mendapatkan posisi sesuai kemampuan dan keahlian bali dibuka untuk wisatawan, utama memasuki proses akh- bulan,” jelas Bayu Adjie. serta kepentingan jalannya pemerintahan. ‘’Ini dikerja- Selasa (27/12) kemarin. Meski ir,” terangnya. Dibukanya kembali kakan Sekkab I Nyoman Wirna Ariwangsa dan Kepala BKD tidak seramai biasanya, puJumlah pengunjung sekitar wasan Kebun Raya Eka Karya I Made Yasa. Mereka panitianya yang tahu nama dan luhan wisatawan asing dan 50 orang, jauh dibandingkan mulai menggeliatkan ekonomi posisinya. Saya hanya mengambil sumpah,” kilahnya. domestik mulai berdatangan sebelum bencana banjir ban- masyarakat setempat yang seKepastian adanya mutasi Rabu ini juga diperkuat ke objek wisata tersebut. Di dang yang bisa mencapai lima tiap harinya berjualan di dekat pernyataan Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom sisi lain, sejumlah petugas ribu orang setiap hari dan lokasi. Para pedagang mulai I Made Agus Harta Wiguna. Pejabat asal Penebel ini terus membersihkan material meningkat dua kali lipat saat membuka kembali daganganmengaku mendapat surat dari pimpinan untuk meny- lumpur dan batu di sejumlah hari raya. “Sembari melakukan nya, sedangkan wisatawan iapkan pengamanan lalu lintas di Gedung Maria sejak titik, khususnya di jalur masuk penataan, kawasan kebun raya bersantai ria dan ada yang pukul 06.00 Wita. “Tetapi saya tidak tahu acaranya kawasan kebun raya. kami buka. Tidak ada penu- memasang tenda. Para penapa,” kelitnya didampingi Kabag Humas I Putu Dinas Kepala Kebun Raya Eka runan tarif, karena sudah ada gunjung juga berfoto meskipun Setiawan. Karya, Bayu Adjie mengatakan PP-nya,’’ ucapnya. debu berterbangan akibat sisa Sementara itu, Sekkab Tabanan Wirna Ariwangsa pihaknya sengaja membuka Pihaknya melakukan pe- tanah yang belum dibersihketika diminta konfirmasinya mengaku sedang rapat kawasan objek wisata pada nyemprotan debu bekerja sama kan. anggaran. Dikatakannya, soal mutasi sudah selesai hari kerja meski sejumlah dengan Pemadam Kebakaran Yanti (40) asal Denpasar, dan tinggal pelaksanaannya. ‘’Tidak terlalu banyak pegawainya masih member- Tabanan di jalan utama. Pem- mengatakan sepekan sebelumpergeseran pejabat. Tanya saja ke BKD. Sudah selesai sihkan jalan utama. “Sengaja bersihan rumput mengguna- nya sudah berencana berlibur dan tidak ada pembicaraan lagi,” tegasnya. (kmb28) kami buka pada jam kerja, kan alat manual agar tidak ke kebun raya. “Saat saya
Bali Post/kmb28
Pura Teratai Bang, Desa Candikuning, Baturiti, Selasa
Antisipasi Longsor di Pura Teratai Bang
Pemkab Upayakan Buat Senderan
Pejabat Harus Siap Dimutasi
APBD mengingat saat ini sedang dalam proses verifikasi di provinsi. Kalau ada penyisiran anggaran atau ada program yang tidak disetujui, anggaran itu yang akan dialihkan untuk penanganan bencana. Menurut Eka, dana yang dibutuhkan untuk penanganan bencana masing-masing Rp 2 miliar untuk Pura Teratai Bang serta Rp 1 miliar untuk Toya Mampeh dan Sebatu. Sementara kerugian yang dialami masyarakat akan dibicarakan lebih lanjut. Disinggung tentang bencana
alam yang terjadi belakangan ini, Bupati Eka mengajak masyarakat untuk bersamasama peduli dan menjaga kelestarian alam. Terkait kemungkinan adanya pembabatan hutan secara ilegal, ia menegaskan hal itu tidak terjadi sejak lima tahun lalu. Pasalnya, petugas dari Dinas Kehutanan melalui polisi kehutanan selalu melakukan pengawasan. “Kami terus ingatkan untuk menjaga kelestarian alam dan nunas agar di Tabanan tidak ada bencana lagi,” ucapnya. (kmb28)
Kembali Dibuka
Kebun Raya Bedugul Dikunjungi Puluhan Wisatawan
Warung Global
Masyarakat jangan Babat Hutan
AIR adalah wujud sekala dan niskala. Jika Kabupaten Tabanan menjual air ke daerah lain, sebaiknya dihentikan mulai sekarang. Cukupkan dulu untuk daerah sendiri. Segeralah cari solusi dengan inovasi agar jangan sampai krisis air. Saran ini diutarakan Made Bimasena di Gianyar dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Tabanan Terancam Krisis Air Bersih’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (27/12) kemarin. Sugik di Mambal menyarankan agar PDAM Tabanan segera mencari solusi, pasalnya empat tahun bukan waktu yang lama. Cari sumber mata air atau manfaatkan yang telah ada. Solusi lainnya ditawarkan Fera di Tabanan, yaitu jangan lagi membabat hutan sebagai daerah resapan air. Tabanan sebagai daerah pertanian memiliki sumber air yang banyak. Tidak mungkin sampai terancam
krisis air. Demikian Febri di Denpasar. Meski demikian, ia minta pelanggan PDAM irit air karena banyak calon pelanggan yang membutuhkan air. Eksploitasi alam tak terbendung, tak pelak daerah resapan air pun dibabat. Sebagai warga Tabanan, Gusti Sumardayasa sangat menyayangkan hal ini. Ia berharap pihak berwenang melakukan skala prioritas. Krisis air yang menjadi anca-
man harus diutamakan. Arya di Denpasar menyarankan menampung air hujan di bendungan/waduk. Ini solusi yang mudah dilakukan, apalagi sekarang memasuki musim hujan. Tabanan memiliki embung yang sangat besar, kenapa tidak dimanfaatkan? Atau buat lagi waduk yang lebih besar. Menurut Gung Derah di Denpasar, pemerintah mesti membuat terobosanterobosan memanfaatkan kecanggihan teknologi, sehingga Tabanan atau Bali tidak sampai mengalami krisis air bersih. Misalnya dengan memanfaatkan air laut menjadi air bersih. Ditambahkannya, jangankan Tabanan, Bali pun terancam krisis air bersih. Air merupakan kebutuhan paling penting dalam kehidupan ini. Mari gunakan seperlunya, hemat dan jaga daerah resapan air untuk cadangan sehingga air bawah tanah tetap terjaga. Sebab populasi penduduk
kian bertambah, hotel dan permukiman penduduk tumbuh pesat. Sebagai warga Tabanan, Budiada minta pembagian air dilakukan secara adil dan merata, baik untuk pelanggan maupun petani. Sumbersumber air sebaiknya disurvei lagi. Manfaatkan air dan sumber air bersih menggunakan tekonologi. Gung Raka di Gianyar menyampaikan, pesatnya perkembangan penduduk
pasti mendatangkan korban, yaitu pasokan air bersih. Tetapi ini bisa dicarikan solusinya dengan mengolah air yang terbuang lewat kecanggihan teknologi sehingga menjadi air bersih yang layak dikonsumsi. Menurut Budi di Blahbatuh, air hujan harus ditampung dan dimanfaatkan dengan baik. Semasih ada mendung, pasti hujan turun dan air tak akan ada habisnya. (sikha)
dengar sudah dibuka, langsung kami ke sini sembari melihat bagaimana kondisi kebun raya saat ini,” jelasnya. Ia mencari lokasi di kawasan kebun raya yang tidak rusak yang bisa digunakan untuk bersantai. Hal serupa disampaikan Ratna Dewi (30) yang juga dari Denpasar. Ia sengaja berlibur
ke kebun raya karena sudah mengetahui dibuka kembali. Meskipun kurang nyaman dengan adanya debu, ia tetap menghabiskan waktunya sampai waktu sore. “Saya sengaja mengajak keluarga ke sini agar bisa rebahan di atas rerumputan,” sebutnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
WISATAWAN - Sejumlah wisatawan mulai meramaikan kawasan Kebun Raya Eka Karya Bedugul.
15
Rabu Paing, 28 Desember 2016
City Merangkak ke Peringkat Kedua London Yaya Toure mencetak gol melalui penalti dan Kelechi Iheanacho memasukkan gol sederhana untuk Manchester City, ketika mereka mengamankan kemenangan 3-0 atas Hull City yang kembali menelan pil pahit meski tampil cukup baik di Boxing Day di Stadion KCOM, Selasa (27/12) keamrin. Hull mampu menahan lawannya selama lebih dari satu jam, namun kegigihan mereka akhirnya takluk ketika Raheem Sterling dilanggar Andrew Robertson pada menit ke-72, dan Toure sukses mengeksekusi penalti. Enam menit kemudian Kevin De Bruyne yang tembakannya membentur tiang gawang pada fase awal pertandingan, dan David Silva bekerja sama untuk menciptakan peluang sederhana untuk Iheanacho ketika ia memasukkan bola dari jarak dekat. Gol bunuh diri yang dilakukan Curtis Davies menutup kepedihan Hull selama 20 menit, di mana mereka tidak pernah meraih kemenangan di liga sejak menaklukkan Southampton pada 6 November lalu. Kemenangan ini membawa pasukan Pep Guardiola merangkak ke peringkat kedua di klasemen dengan 39 angka, tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen Chelsea. Manchester City selanjutnya akan melawat ke markas sesama kandidat juara Liverpool pada malam tahun baru, sedangkan tim juru kunci Hull akan menjamu Everton pada Jumat. (ant/rtr)
Gol Giroud Menangkan Arsenal
London Olivier Giroud memaksimalkan kesempatannya untuk tampil sebagai pemain inti untuk pertama kalinya pada musim ini dengan membawa Arsenal menang 1-0 atas West Bromwich Albion (WBA), Selasa (27/12) kemarin. Kemenangan ini menghindari tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan untuk pasukan Arsene Wenger itu. Kiper Ben Foster berulang kali membuat tuan rumah yang tampil dominan pada babak kedua frustrasi. Namun pemain internasional Prancis Giroud akhirnya menemukan jalan keluar dengan memanfaatkan umpan silang Mesut Ozil pada menit-86. Gol keempat Giroud di liga musim ini mendongkrak Arsenal untuk menghuni peringkat ketiga di klasemen, selevel 37 angka dengan Liverpool yang akan bermain melawan Stoke pada Rabu (28/12) ini. Namun mereka tetap tertinggal sembilan angka dari pemuncak klasemen Chelsea. Arsenal tampil baik setelah turun minum, menyusul penampilan membosankan pada babak pertama. Namun berkali-kali peluang mereka digagalkan Foster, yang menggagalkan peluang Alex Iwobi dan Alexis Sanchez, yang juga memiliki peluang yang mengenai mistar gawang. (ant/rtr)
West Ham Permalukan Swansea
London Swansea City menelan kekalahan beruntun untuk ketiga kalinya, ketika West Ham memperlebar jarak dengan zona degradasi Liga Inggris dengan kemenangan 4-1 di Stadion Liberty, Selasa (27/12) kemarin. Kesalahan kiper tuan rumah Lukasz Fabianski, membuat mantan pemain Swansea Andre Ayew dapat membawa West Ham memimpin pada menit ke-13. Peluang terbaik Swansea untuk menyamakan kedudukan terjadi sebelum turun minum melalui tendangan bebas Gylfi Sigurddson yang dapat digagalkan Darren Randolph. West Ham menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-50 ketika bek Winston Reid menanduk bola tendangan sudut Dimitri Payet, yang sama sekali tidak dapat diantisipasi Fabianski. Tim peringkat kedua dari dasar klasemen Swansea banyak menguasai bola namun pertahanan West Ham tampil solid. Michail Antonio memperbesar keunggulan timnya ketika ia membelokkan bola tembakan Havard Nordtveit. Fernando Llorente mengemas gol hiburan larut bagi tuan rumah, namun masih ada waktu bagi Andy Carroll untuk memastikan kemenangan beruntun ketiga bagi “The Hammers”. (ant/rtr)
Chelsea Petik Kemenangan Beruntun 12 Kali London -
Chelsea mengukir kemenangan beruntun ke-12-nya di liga, Selasa (27/12) kemarin, untuk unggul sembilan angka di puncak klasemen Liga Inggris. Dua gol dari Pedro dan satu gol sumbangan Eden Hazard membawa mereka menang 3-0 atas Bournemouth. Diperlukan waktu sampai Pedro yang energik membuka gol pada menit ke-24, mendapat umpan dari Cesc Fabregas, setelah kerja sama antara kedua pemain Spanyol itu, dibantu oleh Hazard, Willian, dan Nemanja Matic. Ia mencungkil bola melewati Artur Boruc, yang tidak dapat berbuat banyak di mulut gawang Bournemouth. Kapten Simon Francis menjatuhkan Hazard di kotak terlarang Bournemouth pada menit ke-49, dan pemain Belgia itu mengonversi penalti untuk menjadi gol ke-50-nya di Liga Inggris. Chelsea yang hanya kemasukan dua gol sepanjang
laju kemenangan mereka itu di bawah asuhan Antonio Conte dan mengemas 27 gol, menambahi gol ketiga menjelang pertandingan usai, ketika laju Pedro berakhir dengan sepakan yang terukur untuk masuk ke gawang tim tamu. (ant/rtr) JEGAL - Pesepak bola Chelsea Eden Hazard (kiri) menggiring bola hingga mendekati ke gawang, namun dijegal lawannya Simon Francis dari Bournemouth.
Everton Tundukkan Leicester di Kandangnya
Bali Post/ant
BONUS - Para punggawa Timnas Merah-Putih Piala AFF menerima bonus Rp 200 juta, sedangkan ofisialnya kebagian Rp 150 juta.
Bonus Pemain Piala AFF Rp 200 Juta Jakarta (Bali Post) Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menuntaskan pembayaran bonus bagi pemain dan ofisial timnas Indonesia yang sukses menjadi runner up kejuaraan dua tahunan, Piala AFF 2016. ‘’Kami bersyukur, bonus ke Alfred Riedl (pelatih timnas) sudah dikirim. Tuntas sudah soal bonus,’’ kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Selasa (27/12) kemarin. Boaz Solossa dan kawan-kawan setelah berada di posisi runner-up Piala AFF 2016 memang mendapatkan kejutan. Meski tidak menjadi juara, timnas Garuda mendapatkan apresiasi khusus dari Presiden Joko Widodo, dan bahkan diundang untuk makan siang di Istana Negara. Dalam ramah tamah tersebut, orang nomor satu di Indonesia itu memberikan kejutan dengan memberikan bonus masing-masing pemain sebesar Rp 200 juta dan Rp 150 juta untuk ofisial atau jajaran pelatih. Bahkan, bonus tersebut langsung cair beberapa saat kemudian. Hanya, pada teknisnya ada
beberapa pemain dan ofisial tertunda pembayarannya, karena mereka belum memiliki rekening pribadi. Namun, dalam perjalanannya semuanya bisa dituntaskan dengan cepat, termasuk pembuatan rekening untuk pelatih Alfred Riedl yang berkebangsaan Austria. PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia juga sangat berperan dalam melengkapi persyaratan administrasi, untuk pencairan bonus bagi pemain maupun ofisial timnas. Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan PSSI, akhirnya semuanya bisa dituntaskan. ‘’Setelah rekening ada, kami melalui staf Biro Keuangan Kemenpora mentransfer bonus Piala AFF untuk Alfred Riedl. Jadi semuanya sudah tuntas,’’ kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu. Jumlah yang diterima oleh Boaz Solossa dan kawan-kawan ini terbilang cukup kecil dibandingkan dengan janji Presiden Joko Widodo yang bakal mengucurkan bonus total Rp 12 miliar, jika Indonesia mampu mengalahkan Thailand dan
Pistons Kalahkan Cavs
Bali Post/ap
CEPLOS - Pebasket Cleveland Cavaliers Iman Shumpert sambil lompat berniat menceploskan bola ke jaring, tetapi diganggu lawannya Tobias Harris dari Detroit Pistons.
Bali Post/ap
Auburn Hills Detroit Pistons yang sangat ingin mendulang kemenangan mendapatkan ruang untuk bernapas. Pelatih Cleveland Cavaliers, Tyronn Lue, kemudian memberikan hadiah sehari setelah Natal dengan mengistirahatkan bintang terbesar di timnya. LeBron James diistirahatkan ketika Pistons menghentikan laju lima kekalahan beruntun dengan menang 106-90 atas Cavaliers, Selasa (27/12) kemarin di The Palace. James bermain selama 40 menit, saat Cleveland menang 109-108 atas Golden State Warriors di Hari Natal, duduk di tepi lapangan dan menyaksikan serangan timnya menjadi tumpul. Cavs hanya mencatatkan 38 persen dari tembakannya dan mencatatkan 22 turnover. James telah diistirahatkan pada dua pertandingan lain musim ini, setelah tampil
pada pertandingan kandang di malam sebelumnya. Cleveland memiliki rekor 23-4 saat ia bermain dan 0-3 tanpa kehadiran dirinya. ‘’Dia mungkin merupakan pemain terbaik di dunia,’’ kata forward Pistons Jon Leuer. ‘’Ketika dia tidak berada di sini, itu terasa berbeda, tentu saja. Mereka masih memiliki pemain-pemain berbakat seperti Kyrie (Irving), dan Kevin (Love), petembak-petembak mereka dan bagaimana memanfaatkan ruang di lapangan. Itu membuat hal ini menjadi sulit, namun sikap LeBron memfasilitasi semuanya.’’ Detroit memaksa Golden State mencatatkan 23 turnover pada pertandingan sebelumnya, namun pelatih Pistons Stan Van Gundy merasa takluknya Cavs utamanya disebabkan absennya James. ‘’Saya tidak merasa kami menekan terlalu banyak,’’
London Juara bertahan Leicester terus tergelincir menuju pertarungan menghindari degradasi saat tahun baru, ketika mereka takluk 0-2 dari tamunya Everton, Selasa (27/12) kemarin, meski mendominasi sepanjang pertandingan. Everton yang masih merasakan kekecewaan akibat kekalahan dari tim sekota Liverpool pada pekan lalu, nyaris tidak menciptakan apa pun sampai Kevin Mirallas melaju mengejar bola sapuan panjang dari kiper Joel Robles, dan mencetak gol dengan tembakan yang akurat saat babak kedua telah berlangsung enam menit. Leicester terlihat tidak bergigi tanpa kehadiran Jamie Vardy yang terkena skorsing. Namun
sang penyerang setidaknya bergabung di pertandingan itu saat sekitar 30.000 topeng bergambar wajahnya yang diproduksi oleh klub dikenakan para penggemar sebagai bentuk protes atas skors, menyusul kartu merah yang dijatuhkan kepada dirinya. Bagaimanapun, akhirnya terdapat sedikit senyum di kalangan para penggemar tuan rumah, setelah Idrissa Gueye melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar gawang, untuk tim tamu Romelu Lukaku menyelesaikan serangan balik lainnya dengan tembakan untuk mengubah skor menjadi 2-0 menjelang laga usai. Hasil ini mendongkrak Everton ke peringkat ketujuh, dan membuat sang juara bertahan menghuni dua posisi dan tiga angka di atas zona degradasi. (ant/rtr)
menjadi juara Piala AFF 2016. Meski demikian, bonus tersebut pantas untuk disyukuri, karena sebelumnya tidak terpikirkan oleh pemain maupun ofisial jika bakal mendapatkan bonus, meski hanya menjadi runner-up kejuaraan dua tahunan ini. Dengan menjadi runnerup di Piala AFF 2016, m a k a memperpanjang dahaga gelar bagi timnas Indonesia. Pada k e juaraan yang sama, timnas Garuda sebelumnya pernah m e n j a d i runner-up sebanyak empat kali yaitu pada 2000. 2002, 2004 dan 2010. Prestasi tertinggi Indonesia diraih pada SEA Games 1991 Manila. (ant)
TERBANG - Pesepak bola Leicester City Marcin Wasilewski (kiri) mengontrol bola dengan kakinya sambil terbang. Ia pun dikawal ketat lawannya Romelu Lukaku dari Everton.
ucapnya. ‘’Kyrie terbiasa mengatur permainan, namun tidak seorang pun di tim itu yang benar-benar bermain lebih daripada Kyrie atau LeBron. Hari ini (pemain-pemain lain) harus berusaha untuk mengatur permainan. Mereka berada di wilayah yang tidak familiar. Orang-orang ini biasanya mengandalkan kedua orang itu. Ketika hanya ada satu di antara mereka, ini menjadi sedikit lebih sulit.’’ Forward Pistons Tobias Harris mencetak 21 angka, meski tampil sebagai pemain pengganti untuk pertandingan kedua secara beruntun, setelah pada 31 pertandingan sebelumnya selalu menjadi pemain inti. Penampilan itu menindaklanjuti torehan 26 angka saat melawan Warriors. ‘’Ini berbeda,’’ ucapnya. ‘’Tentu saja, ketika Anda masuk sebagai pemain pengganti, Anda harus menggunakan waktu di bangku pemain cadangan untuk mengevaluasi kecepatan permainan, bagaimana kami bermain, apa yang kami laku-
kan dengan baik, apa yang tidak kami lakukan dengan baik. Dan ketika Anda dimainkan, Anda harus berusaha untuk memberi dampak dari sana.’’ Kentavious Caldwell-Pope mengemas 18 angka, Marcus Morris berkontribusi 15 angka, dan Leuer serta Reggie Jackson masing-masing menyumbang 13 angka untuk Pistons. Andre Drummond menambahi 11 angka dan 17 rebound pada malam ketika Pistons (15-18) tidak pernah berada dalam posisi tertinggal. Irving memimpin Cavaliers, yang rentetan lima kemenangan beruntunnya terhenti, dengan 18 angka dan delapan assist. Love berkontribusi 17 angka dan 14 rebound. Iman Shumpert, Kay Felder, dan Channing Frye masing-masing mengemas 11 angka. ‘’Para pemain harus berusaha lebih keras,’’ kata Lue perihal timnya bermain tanpa James. ‘’Kami memiliki para spesialis, orang-orang yang dapat membuat tembakan. Hal itu terbuka untuk Kyrie, LeBron,
Bali Post/ap
dan Kevin untuk dikerjakan. Ketika salah satu, dari keempat pemain kunci ini tidak bermain, hal itu menyulitkan dua lainnya, dan itu juga menyulitkan segenap tim.’’ Irving telah merasakan bahwa Cavs berada dalam masalah sejak menit-menit pertama. ‘’Para pemain ini siap untuk menghadapi kami,’’ tuturnya. ‘’Mereka keluar dan melompat menghadang kami. Mendapatkan start 8-0, dan kami hanya mendaki sepanjang pertandingan dan tidak pernah benar-benar memimpin atau menguasai permainan.’’ Cavs mendekat pada beberapa kesempatan pada kuarter ketiga, namun tidak pernah mampu mengejar. Leuer memiliki delapan angka pada kuarter itu, dan Detroit menyelesaikannya dengan laju 11-3 untuk memimpin 76-64. Harris dan Caldwell-Pope memasukkan lemparan-lemparan tiga angka pada dua menit pertama kuarter keempat, memperbesar keunggulan Detroit menjadi 17 angka. (ant)
OLAHRAGA
16
Rabu Paing, 28 Desember 2016
Mandala United Pernah Juara III Nasional
SSB Mandala Unitd (MU) usianya tergolong muda, persisnya lahir Oktober 2010. Para pengurusnya juga ramping mulai Ketua Umum Haji Samsudin, kemudian sang istri Hajjah Sunarthik sebagai bendahara, didampingi bendahara lainnya Luh Indrayani yang akrab disapa Bu Surya, serta Ketua Harian Kadek Sugiarto, berikut sang istri Luh Putu Herawati yang menjabat sekretaris. Meskipun dalam menggelindingkan roda organisasi hanya lima personel, namun kinerjanya cukup efektif dan efisien, termasuk hasilnya memuaskan. Karena itu tak mengherankan jika Mandala United langganan juara dalam berbagai turnamen. Prestasi spektakuler ditorehkan pemain seperti Patrick (putra Musa Kalon), Indra, Bintang, Tito, Nyoman Andika Edu Premana (putra Made Manalika) serta Wanda. Bahkan, Dedy Hendrawan direkrut Bali United U-17 yang ikut Piala Soeratin, serta Agung Luwus Wiadnyana yang masuk skuad Bali United U-21. ‘’Mereka ini memang anak didik kami,’’ sebut Ketua Harian Kadek Sugiarto. Yang membanggakan, pada 2015 lalu, Tim Mandala United mewakili Bali dalam turnamen East Java Championship Road to Singapore International, di Lapangan Persebaya, Surabaya. Peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, dan Mandala United menduduki peringkat III di bawah Banteng Muda Malang serta Bromo Surabaya. ‘’Saat perebutan juara III, kami mengalahkan Surabaya United,’’ terang Kadek Sugiarto. Selama skuad Mandala United merumput di Kota Pahlawan, mantan kiper Persebaya Surabaya Gusti Putu Yasa dan mantan pemain Niac Mitra Wayan Diana senantiasa memberikan aplaus, sebab postur bodinya biasa, tetapi mereka gesit dan lincah di lapangan hijau. Awal berdiri, Mandala United ditangani tim pelatih Gede Made Anom Prenatha, Ketut Nanda serta Rasyid. Namun, kini pelatih yang mengarsiteki yakni Sandika Pratama, Purnomo, Mario, Agung Yok, serta Neil Parasuci (pelatih kiper). Jumlah siswa saat ini 70 anak, terdiri atas U-8, U-10, U-12, U-14, dan U-15. ‘’Bagi U-15 kami gratiskan, dan biasanya mereka memilih gabung ke Putra Tresna walaupun tanpa dikomando, mungkin pola kepelatihan Sandika mirip dengan sentuhan pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Darma. Sementara itu, Ketua Umum Mandala United H. Samsudin menerangkan, keberadaan SSB Mandala United ini bertujuan mengajak anak-anak ke arah positif, dan jangan sampai terjerumus ke lembah negatif. Selain itu, sikap loyalitas dan dedikasi para orangtua siswa rela berkorban. Bahkan, mereka menyiapkan konsumsi mulai susu, minuman, jajan, buah, roti, secara suka rela. Logo Mandala United bergambarkan singa, filosofinya tenaga dan power yang super dalam mengolah bola dan tak mudah menyerah. Selain itu, piala melambangkan dalam tiap bertanding, senantiasa mendambakan prestasi tertinggi dan merebut juara. (nel)
Tim sepak bola SSB Mandala United.
Bali Post/ist
Pesilat Badung Peraih Emas Porprov Buleleng Masuk Inti Mangupura (Bali Post) Pengkab IPSI Badung ternyata telah memiliki tim bayangan silat yang dipersiapkan ambil bagian di Porprov Bali XIII di Gianyar, September 2017. Hanya, tim bayangan itu masih diperkuat beberapa pesilat. ‘’Sudah ada tim bayangan meski masih sifatnya sementara dan belum full team. Jumlah pesilatnya semua kelas laga tujuh pesilat. Mereka merupakan pesilat yang menyabet 7 medali emas sekaligus membawa silat Badung juara umum di Porprov Buleleng silam,’’ ungkap Ketua Harian Pengkab IPSI Badung Putu Sugiarta, di Kerobokan, Selasa (27/12) kemarin. Ketujuh pesilat itu, diakuinya, memang posisinya tak bisa diganggu gugat. Dan sudah tentu juga nantinya otomatis bakal masuk ke tim definitif yang bakal dibentuk pada Maret tahun depan. Sisanya bakal direkrut dari pesilat yang diseleksi dari hasil juara di event lokal Badung. ‘’Beberapa perguruan di Badung akan menggelar kejuaraan. Para juara itulah nantinya yang bakal diadu dalam seleksi,’’ tegasnya. Pria yang juga Binpres Pengprov IPSI Bali itu menegaskan, para juara yang diseleksi nantinya mengisi di kelas di luar tujuh kelas pesilat yang meraih emas di Porprov Buleleng. Termasuk melakukan seleksi di nomor Tunggal Ganda Regu (TGR). Idealnya, kata Putu Sugiarta, full team di tim definitif dan semuanya turun di kelas yang dipertandingkan pada Porprov Bali di Gianyar berjumlah total 30 pesilat putra dan putri. ‘’Kalau kelas laga mempertandingkan total 18 kelas putra dan putri, plus 6 kelas TGR putra dan putri. Dengan tim definitif Badung yang diperkuat 30 pesilat putra dan putri, maka mereka harus didampingi tujuh pelatih dengan satu pelatih putri,’’ ujar Sugiarta. (kmb)
Bali Post/022
LOMPAT — Seorang atlet lompat tinggi melakukan lompatan pada Invitasi Atletik Mangupura Cup di Stadion Mengwi, Selasa (27/12) kemarin.
Invitasi Atletik
Kadek Yudik Juara Lompat Tinggi Mangupura (Bali Post) -
Kadek Yudik Adi Saputra (SMAN 1 Abiansemal) keluar sebagai juara lompat tinggi pada Invitasi Atletik Mangupura Cup 2016, di Stadion Mengwi, Badung, Selasa (27/12) kemarin. Kadek Yudik mampu melompat setinggi 187 cm, disusul IGN Bagus Khrisna Ningrat (SMAN 1 Kuta Utara/160 cm), dan juara III Kadek Susesa Darmawan (SMAN 1 Mengwi/160 cm). Di sektor putri, juara lompat tinggi Ni Made Eppi Wilantika (SMAN Abiansemal/145 cm), disusul Ni Putu Paramestia Savitri Udayani (SMAN 1 Kuta Utara/130 cm), dan Ni Luh Putu Savita Dewi (SMAN 1 Mengwi/125 cm). Untuk lompat jauh, juaranya Kadek Sukariata (Kecamatan Kuta/6,37 meter, disusul I Gde Handi Winoto (SMKN 1 Petang/6,13 meter), dan I Putu Restu Adi Pratama (SMAN 1 Abiansemal/6,10 meter). Untuk lompat jauh putri,
juaranya Ni Luh Putu Gita Mentari (SMAN 1 Abiansemal/4,90 meter), kemudian Ni Nyoman Ayu Karuniastuti (SMAN 1 Mengwi/4,31 meter), serta Ni Made Suka Swastini (SMPN 1 Petang/4,30 meter). Di nomor jalan cepat 5.000 meter, juaranya I Komang Adnyana (SMKN 1 Petang/31.09.07 detik, kemudian Kadek Angga Kurniawan (SMASMAN 1 Kuta Utara/34.07.62 detik), serta Putu Eka Saputra (SMPN 2 Petang/34.56,30 detik). Jalan cepat 5.00 putri, juaranya Ni Made Sapu-
tri (Petang/31.47,75 detik), kemudian Ni Made Arya Antari (SMP PGRI 4 Badung/36.59,93 detik), serta Ni Putu Nova Puspitayanti (SMAN 2 Mengwi/40.02,13 detik). Untuk lari 5.000 meter putra, juaranya I Nyoman Suarsana (SMK P Mengwitani/20.08,05 detik), disusul Agus Mahardika (SMPN 1 Abiansemal/21.30,15 detik), serta Kadek Candra Budiasa (SMP PGRI 4 Badung/21.31,16 detik). Untuk nomor lari 100 meter putra, juaranya I Kadek Yoga Putra (Petang/11,32
Rencana ’’Sport Centre’’ di Kompyang Sujana
Denpasar (Bali Post) Prestasi luar biasa yang diukir Perseden Denpasar sebagai juara Liga Nusantara (Linus) Nasional 2016, bak gayung bersambut diapresiasi Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. Bahkan orang nomor satu di ibu kota Provinsi Bali ini berniat membangun sport-centre di kompleks Stadion Kompyang Sujana. Itu dilontarkan Rai Mantra saat menerima jajaran pengurus Askot PSSI Kota Denpasar di kediamannya, kawasan Renon, Selasa (27/12) kemarin. Menu-
rut IB Rai Mantra, sudah selayaknya Tim Laskar Catur Muka memiliki lapangan representatif berikut mes bagi pemainnya. ‘’Hanya, rencana pembangunan tersebut masuk dalam program jangka menengah dan pendek,’’ ucapnya. Selain itu, penataan juga harus dipikirkan bangunan sekelilingnya, misalnya kantor Camat Denbar, termasuk lahan bekas pasar loak peruntukannya harus dipikirkan. ‘’Saya akan berkonsultasi dulu dengan konsultan yang mahir di bidangnya,’’ ucap Rai Mantra. Alasannya, rencana pembangu-
nannya di atas lahan minimalis, namun sarana dan fasilitas olahraganya harus multifungsi. Di samping itu, pemain menghuni mes pada jadwal tertentu saja, saat kompetisi atau turnamen digulirkan. ‘’Oleh sebab itu, manajerial pengelolaan harus piawai, terutama menyesuaikan jadwal kompetisi. Di luar agenda pertandingan yang padat, mes yang kosong bisa disewakan kepada masyarakat, sehingga pengelolaannya bisa semiperusahaan daerah,’’ ucapnya. Di sisi lain, Ketua Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi memang mendambakan lapangan berikut mes yang layak huni. Ia pun melaporkan Perseden Denpasar juara Linus Nasional 2016, termasuk jadwal penyelenggaraan turnamen sepak bola da futsal Perseden Cup U-21, serta Piala Wali Kota. ‘’Turnamen yang akan dihelat di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (29/12) besok, diharapkan bisa dibuka langsung Wali Kota,’’ tuturnya. Menurut Eko, upacara pembukaan dipadukan dengan unsur seni budaya, dengan melibatkan baleganjur siswa SMPN 4 Denpasar, baleganjur dan cheerleader, ditambah pengerahan siswa dari SMAN 4 (Foursma) serta SMK PGRI 4 Denpasar. (022)
Denpasar (Bali Post) Padangsambian Futsal Club memetik dua kali kemenangan atas lawan-lawannya pada hari pertama turnamen futsal Perseden Gup U-21, di Meazza Futsal, Selasa (27/12) kemarin. Padansambian menundukkan Glory Kesiman 1-0, kemudian mengalahkan POPP Pegok dengan skor 2-1. Tim lainnya, Kaswari, bermain imbang 3-3 melawan Putra Tresna Generation. Tiga
gol Kaswari hasil bidikan Juli (2 gol) dan Dicky Wahyudi, sedangkan tiga gol Putra Tresna dilesakkan Wolfgang (2 gol) dan Dewa Krisna. Hasil lainnya, Denpasar A menang 3-1 atas POPP Pegok. Denpasar B bermain imbang 4-4 melawan Pemecutan Kaja (Peka). Damar Cakti mengalahkan Kaswari 2-1. Sementara Denpasar A bermain imbang 1-1 melawan Futsalholic, kemudian Putra Tresna Generation menunduk-
kan Pemecutan Kaja 4-0, dan Glory Kesiman menang 1-0 atas Futsalholic. Ketua Panpel Gede Made Anom Prenatha menjelaskan, turnamen akan dilanjutkan Kamis (29/12) diawali pembukaan turnamen sepak bola Piala Perseden U-21 di Lapangan Kompyang Sujana mulai pukul 14.00 Wita, kemudian futsal dilanjutkan pukul 17.00 Wita di Meazza. ‘’Untuk Rabu (28/12) ini libur, bertepatan Tilem,’’ jelas Anom. (022)
Bali Post/022
TERIMA -- Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima kunjungan pengurus Askot PSSI Kota Denpasar yang dipimpin Ketuanya Eko Supriadi (tengah) di kediaman Wali Kota, di kawasan Renon, Selasa (27/12) kemarin.
Padangsabian FC Petik Kemenangan Dua Kali
Putu Sugiarta
Bali Post/dok
detik), disusul Erayana (Kecamatan Mengwi/11,60 detik), serta I Nyoman Oki Pramana (SMAN 1 Mengwi/11,77 detik). Di sektor putri, juara lari 100 meter adalah Sang Ayu Putu Cantika Anasthasia (SMAN 1 Kuta/13,29 detik), kemudian Ni Made Vidya Dwinayanthi (SMAN 1 Abiansemal/13,32 detik), dan juara III Putu Angghi Shinta Pawani (SMPN 1 Mengwi/13,34 detik). Ketua Umum KONI Badung Sang Putu Arka Arnaya mengakui event ini dipakai untuk penentuan tim Porprov Badung. Sementara Ketua Umum Pengkab PASI Badung Gede Sridana menyatakan, melalui ajang Mangupura Cup ini diharapkan terjaring atlet Badung yang diproyeksikan berlaga di ajang
Porprov. ‘’Kami akui Maret 2017 barulah pembentukan tim, dan definitifnya Juni mendatang,’’ katanya. Yang membanggakan, lanjut Sridana, tercatat dua atlet Badung lolos ke PON Remaja. Mereka adalah Ni Made Eppi Wilantika (lompat tinggi) dan Made Wiranata (tolak peluru dan lempar cakram). Di sisi lain, Ketua Panpel Ida Bagus Santosa menekankan, event Mangupura Cup ini bertujuan mencari atlet pelapis. Selain itu, para atlet dituntut menambah jam terbang, sebab Porsenijar Badung digelar antara Februari hingga Maret 2017. ‘’Jadi, Porsenijar Badung, atlet bukan sekadar berlatih tetapi harus terjun dalam kejuaraan seperti Mangupura Cup ini,’’ jelasnya. (022)
Blind Sumbang Gol untuk MU
London Manchester United (MU) memperpanjang laju tidak terkalahkannya menjadi 11 pertandingan di semua kompetisi setelah Daley Blind, penyerang Zlatan Ibrahimovic, dan pemain pengganti Henrikh Mkhitaryan membawa mereka menang 3-1 atas tamunya, Sunderland, Senin (26/12) malam. Bek kiri Blind membawa United memimpin melalui tembakannya pada menit ke-39, setelah Ibrahimovic memberikan umpan kepadanya. Penyerang jangkung asal Swedia itu menggandakan keunggulan timnya dengan penyelesaian pada menit ke-82 untuk menjadi gol ke-17-nya musim ini. Mkhitaryan menutup keunggulan United dengan sepakan tumitnya setelah mendapat umpan silang Ibrahimovic dari sisi kanan, meski tayangan-tayangan ulang televisi mengindikasikan bahwa pemain Armenia itu berada dalam posisi offside. Penyerang Fabio Borini memberi sedikit kegembiraan bagi para penggemar Sunderland, dengan sepakan volinya yang berbuah gol hiburan. Hasil ini membawa United, yang juga merayakan kemenangan beruntun keempatnya di Liga Inggris, menduduki peringkat keenam dengan 33 angka dari 18 pertandingan. Sunderland, yang diarsiteki mantan manajer United David Moyes, tetap berada di peringkat ke-18. (ant/rtr)
PSM Buru Pemain ke Malaysia
Makassar (Bali Post) CEO Manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM) Munafri Arifuddin memimpin langsung perburuan pemain asing di Liga Super Malaysia demi memperkuat tim ‘’Juku Eja’’ menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2017. Media Officer PSM Ramli Manong di Makassar, Selasa (27/12) kemarin, mengatakan pria yang akrab disapa Appi itu telah bertolak ke Malaysia, dan diharapkan bisa menemukan pemain, yang dinilai tepat, untuk memperkuat tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan tersebut. ‘’CEO PSM Makassar sudah berangkat kemarin. Tentunya akan bertemu beberapa pihak untuk membahas kemungkinan bergabung dalam tim ke depan,’’ ujarnya. Saat ini, PSM Makassar hanya menyisakan satu pemain asing asal Belanda yakni Wiljan Pluim. Pemain berpo-
sisi sebagai gelandang serang itu tetap dipertahankan karena dinilai mampu memberikan kontribusi besar bagi PSM, saat membela di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Sementara tiga pemain asing lainnya yakni Kwon Jun (bek/Korea Selatan) Ronald Hikspoor (gelandang bertahan/Belanda) serta Luiz Ricardo asal Brazil yang berposisi sebagai penyerang akhirnya harus dilepas karena dinilai kurang memberikan kontribusi nyata. ‘’CEO PSM kemungkinan berada di Malaysia 2 hingga 3 hari ke depan. Keberangkatan ke Malaysia sebagai upaya serius untuk mendapatkan pemain yang sesuai harapan,’’ katanya. Sebelumnya, Manajemen PSM Makassar menyatakan akan lebih fokus mencari pemain yang berposisi belakang untuk memperkokoh pertahanan tim ‘’Juku Eja’’ menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2017.(ant)
Rabu Paing, 28 Desember 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Marketing Manager for Marine Tourism Phn.728088 Email:putu@bali-activities.com
A.BP.001.12.16.0001417
UC Silver Bth Security Memiliki Sertifikat Security Lam Dikrm ke UC Silver,Jln. Raya Tohpati Seblah Brimob Telp.461511/461800
A.BP.001.12.16.0001327
!!Bth 3or Karyawati SIM C, Min.SMA,Gaji Tinggi, Makmur Abadi Bgn,Jl.T.Umar Brt 888 Dps
B.BP.141.12.16.0000760
Dcr Segera Karyawan Villa Bagian FO.HK,Gardener.Kirim CV ke Jl.Sedap Malam No.88 Sanur Langsung Interview Tlp.8460018
A.BP.001.12.16.0001376
!!Bth 8org Sopir B1/A, 8org Tng Angkat Kuat,Gaji Min70.000 /Hr Dpt Kost+U.Makan,Makmur Abadi Bgn,Jl.T.Umar Brt 888 Dps
B.BP.141.12.16.0000759
Cr Sopir u.Gd.Beras Jl.Cargo Max.30Th,KTP Bali,085100866177
B.BP.141.12.16.0000758
Dcr Staff Catering u/Waiter Hotel,Min.SMK Hub.081234602590
A.BP.001.12.16.0001411
Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta 40, Kuta
A.BP.001.12.16.0001300
** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga
A.BP.001.12.16.0000993
Dcr Marketing Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps
B.BP.821.12.16.0000642
Dcr Staff Adm Koprasi Min.SMA Sdjt,081236800429-081999034543
B.BP.164.12.16.0000752
Dcr: Manager,FrontOffice,House keeping,Driver,Engineering,Bel Boy,Security,PRT&Bag.Hukum utk Hotel Hub.PO Box 2005 KutaBali
B.BP.164.12.16.0000710
Dibutuhkan Segera Karyawan/ti utk Posisi:Kepala Kantor Kas, AO/Marketing,Kolektor,Kirim CV ke Jalan Diponegoro No.162 Dps Telp(0361)223740-224236
**Dcr Kpla Adm,HRD,Srbtn SIM A Adm Bs Computer,Saridana V/8 (Gatsu Barat) 087860180816 Sgr
A.BP.001.12.16.0001276
Bth Engeneering Elektrikal, Drafter,Supr,AC,SkillListrik, pipa, purchasing Accounting, marketing,Supir,Gudang Telp. 0361-238055,0811399736 email:hrd:lintasdaya@gmail.com
B.BP.004.12.16.0000762
Bth Sgr DW House Keeping.CV Sunset Residence Condotel Ph.082339304782
A.BP.001.12.16.0001370
Cr Adm. garmen Bs Komputer Krm CV: pakgede@hotmail.com
B.BP.004.12.16.0000687
Cr SPG/SPB Butik bs Inggris pengalaman Email CV ke: pakgede@hotmail.com
B.BP.004.12.16.0000683
Dcr:Waiter,Waitress,Tukang Cuci Piring Hub:Jl.Ry Kuta Blok D140 No Tlp.087882255690
PT.Cupumanik Graha Persada A.BP.156.12.16.0001400 Mngjak Anda Bergbg Mjdi Marktg Dbthkn Fresh Graduated u/Admin Staff:Min SMA, bsa Komptr A.BP.001.12.16.0001375 diutamakan yg menguasai Basic Internet,Inggris Passive Hub: Cr Pembantu Gj1,5 yg antar dpt Accounting&MYOB Lmrn Krm Email HRD Wiwik:03618480699 info@griyaalampecatubali.com 500 T.081805481810/488315 lgs ke operationsmgr.ei@gmail.com A.BP.001.12.16.0001381
A.BP.001.12.16.0001406
B.BP.004.12.16.0000748
Dbthkn Plksna Lpngan u/di Labuan Bajo.Lmrn Kirim ke lowonganwahanaadikarya@ gmail.com Telp.244582
Dcr Kurir SIM C,CV ke Synus Refill Center, Jl.Imbo 551A, T.(0361) 490452-3
A.BP.005.12.16.0001401
Dcr SM Cipil Accout,Admin/Log Email:made_darna@yahoo.co.id
A.BP.001.12.16.0001383
Dbthkn:Courier&Office Boy Max. 28th,Acct(MinD3 Single)Krm Lam ke Jl.Gn.Soputan I/107,8466317
A.BP.001.12.16.0001382
Dcr SPG u/Counter di Carrefour 2-10pm. English bgs n lancar coky@bali-treasures.com Hp.081 145 2173
A.BP.001.12.16.0001030
Dcr 3 Tk Kbn Berpeng Hub Villa Ayu Br Kuwum Kauh III/21X Kerobokan 4731979/736353
B.BP.154.12.16.0000729
A.BP.001.12.16.0001402
Dcr Staf FO The Beli-Beli Vila &Spa,085737298607/087862052546 Dcr Tenaga Srabutan Tgl Dlm Cafe New Asri H.081246554645
A.BP.001.12.16.0001395
A.BP.001.12.16.0001387
Dcr sgr Sales Marketing (Eng) Hub.PT.QRG Jimbaran 8480379 A.BP.001.12.16.0001152
Dicari Kasir/Pramuniaga u/Toko Dapurku Jl.WR.Supratman No.275 089691784787
A.BP.001.12.16.0001077
Dcr IT Staff,Corel Photoshop jaringan,Timor leste mkn tdr dlm CV:nth@sukustudio.com Hub/WA:081238164914 A.BP.001.12.16.0001388
A.BP.001.12.16.0001194
Depot Cr Tkg Masak/Serabutan Gatsu Barat 087862028838
A.BP.001.12.16.0001418
Dibthkan sgr Guru Bimba AIUEO Pemogan Hub.081236110357
B.BP.820.12.16.0000745
A.BP.001.12.16.0000940
Marketing,Welder,Tekhnisi Las, Surveyor instlasi 082349227530
Dcr Sopir Pribadi Umur 50th keatas Jl.G.Salak 0811913832
Dcr Arsitek bs Autocad&lainnya & Teknisi Sipil utk Pengawas Proyek,brpnglmn.Perum Cazaloka Jl.P.Saelus 1, 087862369226
A.BP.001.12.16.0001403
Dicari S1 Teknik sipil Lamaran Dikirim ke CV Lingga Cipta Desain Jl.Raya Sulang 25 Desa Pakse Bali Klk Tlp:0366-22881
B.BP.154.12.16.0000757
B.BP.154.12.16.0000677
Dcr Akunting berpengalaman S1 Timor leste Gaji Tinggi makan tdr dlm CV:nth@sukustudio.com Hub/WA:081238164914
A.BP.001.12.16.0001419
Dicari PRT.Tidur & makan Dalam Hub:0811394116
Dicari Tenaga Engineering Pnglmn Bkl Otmtf/Msn Indstr Bs Las Lstrk (Min 2Th) tahu dsr Kelistrikan Hub 0361-978637
B.BP.004.12.16.0000374
Dcr Adm Proyek Wnt Tmtn SMK Gj Max 2Jt Hub: 085100779715
Dicari Cook, bartender & 3 tenaga Pasti Brgkt! Kerja Perkebunan wanita, H.082247191953 NewZealand Gj32Jt,082144074049
Dicari PRT,untuk Asuh Anak dan Bersih2 di Sanur,Tinggal dalam SMS ke 08123877799
A.BP.001.12.16.0001377
B.BP.004.12.16.0000373
A.BP.001.12.16.0001245
A.BP.001.12.16.0001321
SMK Admin,SMA Sales,Sopir,SMP tk.angkat brg Apotek Asia Farma Diponegoro 210A, 08123806350
A.BP.001.12.16.0001408
Sales Officer bs Bhs.Mandarin; Accounting Manager,Pnglmn 3th dibidangnya;Admin Officer Male /pnglmn min1th dibidangnya,Tlp 03618948137/081803568666(novi) E:novita.venusbali@gmail.com Assistant Chef,Pnglmn min.1th dibidangnya;Cook Helper;Kasir Tel.08121646441/081385656339 (Yudhi)
B.BP.803.12.16.0000461
Sopir Bujang Tdr Dlm,rajin, Need:Engineering SPV&Staff, tdk merokok08123861941 pribadi Cook,Male, max.35 Yo, Exp, A.BP.001.12.16.0001386 Eng Fluent,085792975561/977564 Dcr pembantu utk villa wanita hrd@thegrandsunti.com max 35th, bisa masak makanan A.BP.001.12.16.0001371 Indonesia Hp: 085100050706 Dibthkan Crew Kasir,Kitchen & A.BP.001.12.16.0001320 Delivery,Sim.C/SMK/Max.22th, PT Kura Kura membutuhkan Bus utk Pizza Hut Delivery Bali. Driver,Lamaran+CV:anjani_e@kur CV+Lmrn kirim ke PHD Gatsu a2bali.com,0361-772969 detail Barat Bali, Jl.Gatot Subroto in kura2bus.com/page recruit# Barat No.12B,Denpasar Utara, driver Dps-Bali.Up.Bpk.Abie-PHD B.BP.004.12.16.0000756
B.BP.004.12.16.0000755
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post MERCEDEZ
Smart Fortwo Coupe Panoramis 2015 Putih Hub.081236423088
Grand New Avanza G MT 1.3 Htm 2016 Hrg 195 Nego 087860930632
Disewakan Rmh Lt2 32Jt&Jl Tnh 1,5A 500Jt Total,08123632992
DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349
Dkont.Rmh Lt2,KT4,KM2 Jl.Tegal Wangi Sesetan Dps,0811395058
A.BP.001.12.16.0001384
A.BP.001.12.16.0001380
HONDA
Genio-92 abu2 mesin ok Rp 46jt nego H.085103499935/08123602617
B.BP.164.12.16.0000750
A.BP.153.12.16.0001409
SUZUKI
Splash’2014 Pmk Putih Automatic BsKredt 087761020788
A.BP.153.12.16.0001409
Dijual mobil Pick Up th 2007 & APV th 2007 Hub.081999671321
A.BP.001.12.16.0001341
Over Krd APV Arena GL’09+Yaris S Lmtd’11 UM25/085100856999Pbd
B.BP.141.12.16.0000761
All New Avanza G Pmk’16 Putih Asli Bali 185Nego,087853223812
Splash’14 Hitam + Innova G’13 A.BP.001.12.16.0001413 Asli DK,Hitam Hub:081237870367 Avanza 2010 Hitam Met 1,3G A/T A.BP.001.12.16.0001393 Harga Nego Hub.081310136346 TOYOTA
B.BP.101.12.16.0000749
BUC Alphard Vellfire’11 Htm DK Avanza All New Th’12 Silver AsBali 134Jt Nego,087860391057 KM20Rb 4Cam Bs TT,08124611999 A.BP.001.12.16.0001414
B.BP.164.12.16.0000753
A.BP.001.12.16.0001415
B.BP.164.12.16.0000751
Camry 2.4V’10 Htm+Nissan/Teana Kjg LGX 1.8cc’02 Silver Body KalengTtl TnpLecet087860391057 2.5CVT’10Htm,0811510588/499289
BIRO JASA
DIJUAL MOTOR
14Are cck Gudang@Jl.UtamaKtwel LD52m 8mtr Aspal H.0817340222
RUPA-RUPA 18%/Th Bunga Simpanan Koperasi BUC Jl Tnh 100m2 Lok.GunungMas Min 100Jt Jgk Wkt 1Th Pst Aman Pd.Sambian Kelod 081338792660 Berlaku s/d 30Des 081239011111
A.BP.001.12.16.0001398
A.BP.001.12.16.0001412
A.BP.001.12.16.0001397
DIJUAL TANAH !!!Canggu 5A,10A,7A Full View Swh cck Vila Tng 081246976068
DIJUAL MOBIL
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
Djl Tnh Kav TumbaBayuh,Sempidi Tiying Tutul Hub.081237200981
Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505
Djl Tnh Sawah diPenarungan LT: 10Are Hrg.95Jt/A Nego,H.488516
SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155
A.BP.001.12.16.0001391
A.BP.001.12.16.0001372
Kvl Anggungan Lukluk 350Jt/Are Hb:08123885877/081999306817
A.BP.001.12.16.0001407
Tnh 1Are(7,5x13,5) LC T.Badung XIII Renon Jl.10m 08123636269
A.BP.001.12.16.0001385
A.BP.001.12.16.0001315
A.BP.001.12.16.0001094
AC
A.BP.001.12.16.0001093
Urus Amnesti Pajak.SPT Tahunan SIUP,NPWP,Paspor,081235887887 A.BP.001.12.16.0001311
KEHILANGAN Hlg BPKB No.IO5863362-O DK 5914 CK AN:I Wayan Aryanta
DIJUAL RUKO Djl Ruko Tkd.Yeh Aya&Tanah Tkd A.BP.001.12.16.0000696 Balian Renon Hub.081237866666 Hlg BPKB:D4274179-O DK 1025 FZ B.BP.164.12.16.0000754 AN:PT.Indowine H:081916204166 A.BP.001.12.16.0001374 ARSITEKTUR Tlh Hlg BPKB DK 888 No.BPKB: YogaDsign&Kntraktor:JasaGmbar G 3506283-O A/N:Haphin IMB+Ijin,SITO/SIUP 081338146376
A.BP.001.12.16.0001373
DIJUAL MOBIL
SALON
A.BP.001.12.16.0001410
Djl Tnh Kav Taman Pancing Dps/ Sading Badung Hub.082144020334
A.BP.001.12.16.0001392
DIJUAL RUMAH A.BP.001.12.16.0001329 Dj rumah kos 4 Kmr luas 1,5are Dps 087860318077-085100097724 Tnh SHM 10&30A,5mnt dr Airport 5mnt dr Tol Nusa Dua Hub. A.BP.001.12.16.0001420 BUC Rmh Lt2 170/200 KT5KM4 SHM Pemilik Langsung 081337363333 A.BP.001.12.16.0001404 Pidada IV/5 Dps, 081238366896 Tnh 10A Ada Phn Jeruk,Jl.Ry.Br. A.BP.001.12.16.0001344 KebonKaja,Peninjoan Tembuku BaDISEWAKAN RUMAH ngli Hub.229143/081338571327 A.BP.001.12.16.0001328 Dikntrkan Rmh Luas Tnh 500m2 Buana Putri/B.Kubu 3X.Min 2Th Djl Tanah+Bangunan,1.SHM No385 Hub.081353301076/085785803189 Jl.Buana Kubu Ds.Tgl Harum,LT. A.BP.001.12.16.0001379 160m2 AN:I Wy.Budiarta,2.SHM Dikontrakan Rumah Lt2 6KT 6KM No1886&1887 Br.Kutuh Ds.Samsam Lok.Batanghari Residence Kerambitan Tbn,LT Msing2 60m2 AN:I Gd.Warta Sudiana,3.SHM No Hub:Ibuk Made 085239409999 A.BP.001.12.16.0001394 10252 Br.Anyar,Senapahan Kdiri Rmh Jl.Gajah Watra VII/8 Perum Tbn,LT.108m2 AN:I Gd Pt Tulus Wahana Asri Peguyangan Kaja Asrawa,Hub:PT.BPR Ulatidana 3KT,1KM,RT,RK,Grs.081338648407 Rahayu T:0361466166/0361466006 A.BP.001.12.16.0001399
FOTO COPY
A.BP.001.12.16.0001072
A.BP.001.12.16.0001416
SERVICE
SERVICE
FURNITURE
A.BP.001.12.16.0001378
SERVICE SERVICE
PERCETAKAN BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS
BENGKEL LAS
EKONOMI
18
Rabu Paing, 28 Desember 2016
BI Bali Lirik Potensi Rumput Laut
SOSOK Banyak Makelar di Listrik
BISA jadi banyak pihak heran, harga listrik di Indonesia lebih mahal dibandingkan di negara-negara lain. Presiden Joko Widodo miris dan sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Karena itu Presiden asal Solo ini pun ingin buka-bukaan soal ‘’benang kusut’’ harga listrik melangit di Indonesia. Kenapa harga listrik kita mahal? Karena terlalu banyak beban biaya yang sebenarnya tidak perlu. Faktor lainnya, kata Presiden banyaknya perantara atau makelar dalam suatu proyek listrik. ‘’Terlalu banyak orang di tengah, terlalu banyak yang brokeri, terlalu banyak yang makelari,’’ ungkapnya. ‘’Masak antar-BUMN ada yang di tengah, masak dari swasta ke PLN ada yang di tengah. Untuk apa? Sudah sekarang kita blak-blakan saja. Negara kita perlu efisiensi di semua lini, kalau tidak kita akan digilas oleh kompetisi, persaingan antarnegara,’’ kata Presiden. Presiden juga kembali menyatakan prihatin karena masih banyak kabupaten/kota di Indonesia yang listriknya masing sering byar-pet (nyala-mati). Padahal ketersediaan listrik untuk pemenuhan kebutuhan warga dan industri sangat mempengaruhi daya saing. ‘’Harga listrik di banyak negara lain lebih murah,’’ ungkap Presiden. ‘’Saya berikan contoh, misalnya PLTA di Serawak harganya hanya dua sen, cek nanti benar enggak, di kita tujuh sen. Tenaga surya di Uni Emirat Arab di sana harganya 2,9 sen di kita 14 sen. Padahal air kita melimpah, sungai kita melimpah,’’ ujar Jokowi. Ia mencontohkan, jika sungai-sungai besar seperti Mahakam, Musi, atau Bengawan Solo dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air, dan harganya bisa berkisar dua sen maka daya saing Indonesia akan melonjak. Harga listrik di negara lain lebih murah karena mereka lebih efisien dalam produksi dan pengelolaannya. ‘’Kenapa mereka bisa kita enggak bisa. Pasti ada sesuatu,’’ keluh Presiden. Sesungguhnya Indonesia banyak memiliki sumber energi listrik. Dicontohkan, potensi panas bumi Indonesia baru dimanfaatkan lima persen atau sekitar 29.000 MW. ‘’Inilah saya kira peluang-peluang yang bisa kita kerjakan, baik peluang investasi, baik dikerjakan BUMN yang paling penting harganya bisa bersaing goal-nya ke sana semuanya,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ist
TERAS DIGITAL BRI - Menteri Koperasi dan UKM AAN Puspayoga sebelum menghadiri acara Natal Bersama 2016 dengan Presiden RI Joko Widodo dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, menyempatkan diri mengunjungi Teras Digital BRI di Pasar Bersehati gedung PLUT dan Balai Latihan Koperasi di Manado, Sulawesi Utara, Selasa (27/12) kemarin.
Potensi Pembangkit Geothermal Melimpah
Minahasa (Bali Post) Potensi pembangkit panas bumi atau geothermal di Indonesia melimpah dan baru tergarap sekitar lima persen saja. “Potensi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang dikerjakan yang ada sekarang baru ada lima persen atau 29.000 MW. Oleh sebab itu potensi sisanya 95 persen perlu dikerjakan karena ada potensi yang besar sekali,” kata Presiden Jokowi, di Tampaso, Minahasa, Selasa (27/12) kemarin. Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 dan 6 serta PLTP Ulubelu Unit 3 yang berlokasi di Lampung di acara peresmian yang digelar di Tompaso, Minahasa. Terlebih, ia menambahkan, pemerintah saat ini menargetkan bisa menghasilkan pasokan 7.500 MW sampai 2025. “Target kita 7.500 MW sampai tahun 2025 karena ini potensinya ada,” katanya. Menanggapi tentang masih banyaknya tenaga kerja asing, terutama untuk pemasangan turbin-turbin yang berukuran besar, Presiden mengatakan tenaga kerja asing diperlukan pada awal pembangunan proyek sebelum beroperasi
agar bisa dilakukan transfer teknologi dan ilmu pengetahuan. “Awal waktu memasang turbin memang ada tenaga kerja asing, karena teknologinya memerlukan teknisi tapi kalau sekarang kalau sudah hampir 99,9 persen tenaga kerja kita semua karena dari segi skill kita mampu,” katanya. Terkait percepatan pembangunan proyek listrik di Indonesia, Presiden menjelaskan, pemerintah sudah memangkas perizinan dan menyederhanakan regulasi untuk hal tersebut. Meskipun, katanya, harus ada rekalkulasi atau penghitungan ulang untuk menyesuaikan target 35.000 MW dengan target pertumbuhan ekonomi.
“Hitung-hitungan waktu 35.000 MW itu saat (pertumbuhan ekonomi) diproyeksikan tujuh persen,” katanya. Untuk pendanaan, Presiden mengakui untuk turbin berkapasitas besar memang belum bisa dikerjakan sendiri tanpa investor, tetapi untuk skala UMKM bisa memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). KUR sendiri telah dipangkas suku bunganya dari yang 22 persen pertahun menjadi sebilan persen per tahun, dan tahun depan dikatakan Presiden akan menjadi tujuh persen per tahun. Presiden juga menekankan pemanfaatan dana desa tahun ini Rp 47 triliun dan tahun depan Rp 60 triliun. (ant)
Minahasa (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan isu Indonesia kebanjiran tenaga kerja asing ilegal, terutama dari Tiongkok, adalah fitnah yang tidak boleh dipercaya begitu saja. Presiden Jokowi mengatakan hal itu di Tampaso, Minahasa, Selasa (27/12) kemarin. ‘’Saya ingin ingatkan sekali lagi, jangan ada yang percaya dengan sebaran fitnah, tenaga kerja dan investasi yang dibilang sebagai ancaman kebanjiran tenaga kerja perlu saya sampaikan tidak,’’ kata Presiden.
Ia menambahkan, saat ini banyak diisukan tenaga kerja asing dari Tiongkok masuk ke Indonesia hingga jumlahnya mencapai 10 juta, bahkan 20 juta orang. ‘’Informasi yang saya terima jumlahnya 21.000 itu iya. Itu pun keluar dan masuk karena banyak hal yang kita belum siap yang harus dipasang, tetapi kalau kita sudah siap kita pakai tenaga kerja sendiri,’’ katanya. Presiden mencontohkan seperti halnya di PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 serta di PLTP Ulubelu Lampung Unit 3, tenaga kerja asing hanya
datang sebentar pada awalawal proyek dioperasikan. Selanjutnya para pekerja asing tersebut akan membantu mempersiapkan, melakukan setting awal, dan menyiapkan sampai terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada tenaga kerja di Tanah Air. ‘’Setelah itu mereka pulang, karena mereka juga lebih senang bekerja di negaranya sendiri. Dipikir kerja di sini mereka senang? Mereka senang di negara mereka sendiri dekat dengan keluarga dan gaji di sana lebih tinggi,’’ katanya. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memprioritaskan Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang pengolahan makanan untuk mengikuti binaan teknis. Binaan itu tujuannya untuk dapat menembus pasar online tahun depan. “Untuk binaan teknis kita utamakan makanan dan logam. Kenapa, karena kita mau menunjang kementerian lain, seperti Kementerian Pariwisata yang sedang menggenjot programnya,” ujar Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Selasa (27/12) kemarin.
Gati menyampaikan, pembinaan terhadap IKM tersebut utamanya meliputi desain kemasan makanan agar lebih menarik dan bernilai jual. Kemenperin, lanjut Gati, juga akan mengoptimalkan peran klinik kemasan yang selama ini dimiliki Ditjen IKM Kemenperin, di mana para palaku IKM dapat berkonsultasi dalam pembuatan kemasan untuk produk-
produknya. “Desain kemasannya akan dilatih agar lebih menarik. Klinik kemasan akan dioptimumkan kegunaannya. Sehingga para IKM bisa menembus pasar e-commerce,” ujar Gati. Ia menambahkan, upaya tersebut merupakan salah satu realisasi terhadap Program E-Smart IKM yang akan dilaksanakan tahun depan. (ant)
Fitnah, Indonesia Kebanjiran Naker Tiongkok
Cabai rawit
Bali Post/ant
Cabai Rawit di Jember Rp 80.000/kg Jember (Bali Post) Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jember, Jawa Timur menjelang Tahun Baru 2017 terus meroket hingga menembus angka Rp 80.000 per kilogram di tingkat konsumen. “Saya menjual cabai rawit kepada konsumen Rp 83.000 per kilogram karena harga di tingkat pedagang sudah mencapai Rp 80.000 per kilogram,” kata Ahmad, salah seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Pelita Jember, Selasa (27/12). Menurutnya, harga cabai rawit masih fluktuatif dan cenderung naik, karena sehari sebelumnya harganya masih Rp 70.000 per kilogram sehingga ke-
naikannya cukup signifikan, yakni mencapai Rp 10.000 per kilogram dalam sehari. “Kami para pedagang sering mendapat keluhan dari ibu rumah tangga dan penjual masakan seiring dengan kenaikan harga ca b a i ra wi t yang t er us merangkak naik, padahal kami menaikkan harga karena pembelian di tingkat pedagang juga naik,” tuturnya. Ia mengatakan, kenaikan harga cabai tersebut karena pasokan bahan baku membuat sambal tersebut terbatas dan banyak lahan cabai petani yang rusak hingga menyebabkan gagal panen akibat curah hujan yang cukup tinggi. (ant)
Denpasar (Bali Post) Dalam rangka membantu ketahanan pangan di Provinsi Bali, BI mengembangkan kluster pertanian seperti kluster padi organik berbasis MA-11, bawang, kopi, produk pertanian bernilai ekspor juga menjadi binaan BI Perwakilan Provinsi Bali. BI juga membina UMKMUMKM dan usaha lainnya dalam rangka membangun perekonomian Bali. Tahun 2017 BI Bali melirik potensi petani rumput laut yang ada di Nusa Lembongan. Petani rumput laut itu layak dibina sehingga bisa berkembang lebih baik. “Kami belum bisa memastikan karena harus berbicara dulu dengan sasarannya. Tetapi perencanaannya kami akan mencoba mengembangkan rumput laut,” kata Causa Iman Karana, Kepala BI Perwakilan Bali, Selasa (27/12) kemarin. Pihaknya juga akan tetap membina dan mengembangkan industri-industri kreatif dan start up-start up. “Kita masih jajaki nantinya seperti apa ketahanan pangan kita. BI sudah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pertanian memang sudah kuat pertaniannya, barangkali kita beralih ke industri-industri kreatif, start up bisnis dan juga nanti rumput
laut sebagai komoditas yang juga masih potensial diekspor, mungkin itu tujuannya. Cuma untuk jadi atau enggak, kami harus diskusi dulu dengan seluruh stakeholder dari dinas yang membidangi dan kelompok tani yang akan dibina,” paparnya. Pihaknya juga perlu komitmen dari para petani agar nantinya mereka tidak merasa terpaksa. Potensi rumput laut, kata Causa, cukup besar di Bali, terutama di pesisir timur Nusa Lembongan, Nusa Penida. Selama ini potensi tersebut terkesan diabaikan. Perkiraan wilayah yang akan disasar untuk dibina adalah daerah pesisir timur tersebut. Ia mengatakan hal itu tergantung dinas dan kelompok taninya. “Kalau kelompok taninya tidak sanggup. Yaa.. kita tidak berani juga. Sebab tujuan kita kan membantu mereka, bukan merepotkan mereka,” tandasnya. Tahun 2017 pihaknya akan menjaring industri-industri kreatif. Semua akan didata dan dikumpulkan, industri mana yang kira-kira cocok. Namun yang jelas industri kreatif yang disasar adalah industri yang mendukung pariwisata. Alasannya struktur ekonomi Bali salah satunya adalah pariwisata. (kmb42)
Bali Post/ant
TIKET ONLINE - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) didampingi Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudiyatmo (kanan) menunjukkan tiket yang dibeli secara online saat meresmikan Terminal Tirtonadi Tipe A, Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/12) kemarin.
Tirtonadi Solo Proyek Percontohan
Solo (Bali Post) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan Terminal Tirtonadi Solo Tipe A, Jawa Tengah dapat menjadi proyek percontohan bagi terminal lainnya di Indonesia. “Kami apresiasi dengan peresmian Terminal Tirtonadi Tipe A Solo, Jawa Tengah dapat dijadikan percontohan di Indonesia,” katanya di sela-sela acara peresmian terminal itu, Selasa (27/12) kemarin. Ia mengemukakan, pemerintah bertanggung jawab untuk mewujudkan transportasi secara aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat
Indonesia. Krena itu, Kemenhub sebagai pelaksana bertanggung jawab berupaya untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur transportasi, serta pendekatan regulasi secara konsisten. Sesuai amanat Undangundang Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka pembangunan Terminal Tirtonadi Solo Tipe A dikembalikan kepada Pemerintah Kota Surakarta yang sangat bersemangat dan bersinergi dengan pemerintah pusat. (ant)
IKM Makanan Ikuti Binaan Pasar ”Online”
Industri makanan
Bali Post/ant
19
Rabu Paing, 28 Desember 2016
Soal Naker Asal Tiongkok
Zulkifli Apresiasi Penjelasan Jokowi Jakarta (Bali Post) – Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo yang membantah isu telah masuknya sebanyak 10 juta lebih tenaga kerja (naker) asal Tiongkok ke Indonesia. ‘’Saya juga kaget dari mana itu jumlahnya, 10 juta orang masuk itu banyak sekali. Saya rasa tidak mungkin, kalau ada di mana 10 juta orang itu berada,’’ kata Zulkifli Hasan dalam rilisnya, Selasa (27/12) kemarin. Namun, Zulkifli juga tidak memungkiri fakta adanya naker asal Tiongkok yang masuk dan beberapa di antaranya diduga melakukan tindakan yang tidak patut dan melanggar hukum. Untuk itu, ujarnya, masyarakat juga perlu menyadari kondisi lingkungan tempat tinggalnya dengan cara bila ada pendatang baru masuk, warga harus mengetahuinya dan latar belakang serta legalisasinya. ‘’Saya sangat apresiasi pernyataan Presiden menjelaskan ke rakyat soal masalah tersebut,’’ katanya dan menambahkan, jajaran di bawah Presiden juga harus menjelaskan kepada rakyat karena masalah ini dinilai sudah meluas dan meresahkan. Ketua MPR juga berpendapat agar kebijakan bebas visa dievaluasi karena hal itu dinilai tidak serta merta menjamin kenaikan kuantitas wisatawan asing ke dalam wilayah Republik Indonesia. Sebagaimana diwartakan, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) tidak yakin pekerja ilegal Tiongkok ‘’membanjiri’’ Indonesia setelah diberlakukannya kebijakan bebas visa kepada 169 negara. Ketua Umum GIPI Didien Junaedy, di Jakarta, Senin (26/12), mengatakan hampir tidak mungkin bahkan tidak realistis terkait dugaan adanya pekerja ilegal Tiongkok dalam jumlah besar masuk ke Indonesia. ‘’Kebijakan bebas visa kunjungan (BVK) tidak terkait dengan pekerja ilegal. Industri pariwisata telah membahasnya. Bebas visa dan izin bekerja di suatu negara itu dua hal yang berbeda,’’ kata Didien. GIPI yang mewadahi semua unsur pelaku industri pariwisata Indonesia meyakini kebijakan bebas visa justru bermanfaat bagi sektor pariwisata Indonesia. Didien mengatakan, semestinya yang perlu diawasi adalah izin bekerja TKA, sehingga kalau ada pengguna bebas visa bekerja dan overstay, instansi terkait termasuk keimigrasian bisa mendeportasi mereka sesuai peraturan. Tidak hanya ke Indonesia, dia mengingatkan bahwa wisatawan asal Tiongkok ke Jepang, Singapura, dan negara-negara Asia lainnya juga dilaporkan meningkat drastis. (ant)
Timbulkan Kerancuan Dari Hal. 1
Dalam pembacaan putusan sela, majelis hakim menilai kurang memahami tentang subjek korban dalam keberatan yang disampaikan penasihat hukum sehingga menimbulkan kerancuan. Pengadilan juga menilai nota keberatan yang disampaikan penasihat hukum telah masuk
dalam materi pokok perkara dan akan dipertimbangkan dalam proses pembuktian. Dalam putusan sela, majelis hakim juga menolak keberatan penasihat hukum yang menilai penuntut umum mengabaikan adanya peringatan keras sebelum kasus dilimpahkan ke pengadilan dalam Pasal 156a KUHP yang menjerat Ahok. (ant)
Berisi Bom Dari Hal. 1
Sisa hasil ledakan tersebut, katanya, masih dikumpulkan untuk diteliti lebih lanjut. ‘’Diteliti, apakah termasuk high atau low explosive,’’ katanya. Ia menjelaskan, benda berisi bom itu pertama ditemukan
oleh seorang penjual batagor sekitar pukul 05.00 WIB. Bom dalam tas merah muda dilengkapi dengan benda mirip jam. Benda itu semula dikira serbuk mercon. ‘’Yang menemukan curiga ada tas di bawah kursi kayu lalu melapor ke petugas Polsek terdekat,’’ katanya. (ant)
Perilaku Mewah Dari Hal. 1
Emosional, tidak saja dicerminkan melalui fenomena berkesenian, juga dalam menyikapi persoalan hidup lainnya seperti cara berlalu lintas, berkata-kata (bukan lagi bertutur kata), sikap yang cenderung eksklusif mengikuti cara berpikir ‘’tetangga’’. Padahal masa lalu pendukung kebudayaan Bali cenderung inklusif. Kedua, pendukung kebudayaan Bali cenderung lebih mengedepankan perilaku mewah. Apa tidak boleh? Tidak ada yang melarang jika bisa dan tidak menjadi beban atau utang sepanjang hidup.
Kenyataannya adalah mewah itu ibarat mode yang juga merambah mereka yang tidak mampu, sehingga memaksakan diri untuk ikut melaksanakannya. Akhirnya, biaya ke teben (dekorasi, pakaian) jauh lebih besar daripada biaya ke luan (upakara). Menurut Yudha Triguna, ke depan hal-hal seperti ini harus ditekankan dalam pola pembinaan oleh aparat pemerintah maupun pihak terkait. Beri masyarakat teladan yang baik dan elegan. Beri contoh hidup sederhana, bertutur-kata santun, lebih banyak mengumbar senyum daripada menunjukkan muka beringas dan seram. (lun)
Bali Post/ant
PEROMPAK - Anggota Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang menjaga para perompak yang berhasil diamankan di Mako Lanal Batam, Kepulauan Riau, Selasa (27/12) kemarin. Tim WFQR Lantamal IV berhasil menangkap enam perompak yang kerap beraksi di perairan Selat Malaka dengan korban kapal-kapal asing yang melintas di perairan tersebut.
Pimpinan DPR Sambut Baik Hak Angket TKA Ilegal Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan menyambut baik usulan hak angket guna menyelidiki keresahan masyarakat terkait tenaga kerja asing (TKA) ilegal, termasuk TKA ilegal dari Cina yang masuk ke Indonesia. Dia menilai persoalan sangat serius karena bisa mengganggu kedaulatan bangsa dan stabilitas nasional. “Jadi kita melihat hak angket adalah hak anggota dewan sehingga kalau memang ada usulan biarlah ini diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” kata Agus Hermanto di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/12) kemarin. Sesuai ketentuan, hak angket bisa diusulkan oleh 20 orang anggota DPR dan lebih dari satu fraksi. Pengajuannya disampaikan kepada pimpinan dewan kemudian oleh pimpinan diproses sesuai dengan UU MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) setelah itu disampaikan dalam rapat paripurna DPR. Agus mengatakan persoalan ini menjadi serius karena adanya ancaman TKA ilegal terutama TKA ilegal asal Cina. Sebab, saat ini tren industri di negara Cina telah mengalami pergeseran dari yang awalnya mengandalkan usaha padat karya, UKM dan teknologi biasa, kini beralih pada teknologi berskala besar. Akibatnya menyebabkan banyaknya terjadi pengangguran di Negeri Tirai Bambu tersebut yang jumlahnya
diperkirakan memperkirakan mencapai 45 juta tenaga kerja yang tidak memiliki keahlian kerja (unskill). “Karena banyak yang tidak punya skill, sehingga diperkirakan warga Cina yang tidak punya skill hampir 45 juta orang. Dan ini serangan tidak hanya di Indonesia, tapi Cina serang seluruh negara ke mana-mana,” kata Agus. Agus menduga tenaga kerja asing ilegal di Indonesia terutama yang berasal dari Cina merupakan tenaga kasar atau buruh yang tidak memiliki skill dimaksud. “Bahkan disinyalir dalam dugaan bahwa yang bekerja di sini bukan tenaga ahli, tapi tenaga kasar biasa yang pekerjaannya bisa dilakukan warga Indonesia,” ujarnya. Apabila kondisi itu benar terjadi maka dia sangat menyesalkan karena tenaga kerja di dalam negeri sendiri masih kekurangan lapangan pekerjaan. Sebab, hingga saat ini pemerintah Indonesia masih dibebani persoalan banyaknya pengangguran. “Sedangkan nuansa batin di Indonesia sekarang ini kan kita banyak membutuhkan lapangan pekerjaan,” imbuhnya. Dia juga mengkritisi kebijakan bebas visa dari pemerintah yang awalnya dinilai bagus, namun karena tidak dapat dikelola secara baik akhirnya malah dianggap membebani pemerintah. Sebab, disinyalir TKA ilegal yang masuk ke Indonesia menggunakan visa turis bebas visa. (kmb4)
Evakuasi Korban Dari Hal. 1
Sapta belum dapat menjelaskan kronologi kejadian tersebut karena petugas masih mengevakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT12/16 Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Keenam korban itu yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, Yanto dan Tasrok (40). Sementara korban yang masih hidup yakni Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani
(23) dan Windy (23). Sejauh ini, polisi telah memeriksa saksi Evan Sandrego Pratama Putra dan Sheila Putri. Diketahui saksi Sheila Putri mendatangi Pospol Kayuputih melaporkan dugaan perampokan, sehingga petugas piket Reserse dan Kriminal menuju lokasi kejadian. Petugas menemukan seluruh korban dimasukkan ke dalam satu kamar berukuran 1,5 x 1,5 meter dengan kondisi dikunci dari luar. Petugas mendapati enam orang dalam kondisi meninggal dunia dan lima orang masih hidup. Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya
(Polda Metro Jaya) menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian enam korban. ‘’Harus menunggu hasil autopsi,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono. Ia mengatakan bahwa penyidik kepolisian juga belum dapat memastikan para korban meninggal dunia itu mendapatkan kekerasan atau tidak. Polisi telah mengevakuasi enam jasad korban penyekapan di kamar mandi dengan membawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, guna menjalani autopsi. (ant)
Menara Pengendali Dari Hal. 1
Freddy Bonilla, kepala otoritas penerbangan sipil Kolombia, mengatakan penyelidikan mengindikasikan jet British Aerospace 146 itu kehabisan bahan bakar. Itu menjadi teori utama mengenai penyebab kecelakaan sejak rekaman data penerbangan mengungkap pilot melapor ke menara pengendali penerbangan bahwa pesawat mengalami kondisi darurat bahan bakar. Pilot ‘’menyadari keterbatasan bahan bakar yang mereka miliki waktu itu. Tidak
cukup atau memadai,’’ kata Bonilla sebagaimana dikutip kantor berita AFP. Namun, menurutnya, pilot tidak melaporkan situasi bahaya hingga beberapa menit sebelum pesawat jatuh. Pesawat itu juga kelebihan muatan sekitar 500 kilogram, tetapi itu tampaknya tidak punya peran ‘’menentukan’’ menurut Bonilla. Menurut otoritas penerbangan sipil, pilot meminta prioritas untuk mendarat pukul 21.49 waktu setempat karena masalah bahan bakar.
Mereka mulai turun sebelum menerima izin. Pukul 21.58 salah satu mesinnya berhenti. Tiga menit kemudian keempat mesinnya mati. Pesawat menyatakan keadaan darurat pukul 21.57 karena ‘’gagal listrik total’’, kemudian menghilang dari radar. Semenit kemudian pilot turun ke 9.000 kaki -- 1.000 lebih rendah dari ketinggian minimum untuk daerah itu. Pukul 21.58 pesawat menghantam Gunung Cerro Gordo dengan kecepatan 115 knot atau sekitar 209,215 kilometer per jam. (ant)
Meracuni Budaya Dari Hal. 1
Suatu contoh adalah joged porno. Semua ini karena pengaruh materialisme yang telah meracuni budaya Bali. Lalu apa yang mesti kita lakukan? Menurut Prof. Gelgel, orang Bali harus merevitalisasi kembali jati dirinya agar kebertahanan budaya Bali dari gempuran budaya luar bisa dilakukan. Hal senada disampaikan Rektor Institut Hindu Negeri Denpasar (IHDN) Prof. Dr. Nengah Duija, M.Si. Ia mengatakan, kebudayaan Bali memang mengalami proses dinamika. Tetapi sisi peradaban semakin rapuh karena kehilangan rasa kehalusan, kesantunan dan semangat kebersamaan. Dalam realitas sosial, budaya Bali terhimpit persoalan kaum urban. Masalah sosial muncul dari kontestasi sosial
dan itu dapat memunculkan disharmoni, alih fungsi lahan, sifat konsumerisme, materialisme dan individualisme. Adapun yang perlu dilakukan adalah penguatan pada jiwa tindih pada budaya dan agama melalui pembelajaran yang menekankan pada pentingnya membangun sumber daya budaya yang berkualitas. Kata Duija, selama ini dunia pendidikan kita belum mampu melahirkan insaninsan yang berkualitas sosial. Baru sebatas kualitas intelektual secara kuantitatif. Ujian dengan sistem pilihan ganda akan melahirkan insan yang hanya mampu berpikir hitam-putih tanpa mampu bernalar dengan analisis logika, berpikir analitis. Karena itu anak-anak harus diajarkan untuk berpikir kearifan sosial dengan bernalar logis dan objektif dalam memecahkan masalah. (lun)
Beda Pendapat Dari Hal. 1
Namun, dua hakim anggota yang merupakan hakim ad-hoc menyatakan pendapat yang berbeda. ‘’Dana hibah tidak dibenarkan untuk digunakan di luar kegunaan yang disusun dalam proposal. Di satu sisi, telah mendelegasikan, tapi di sisi lain terdakwa tetap memantau penggunaannya dan mendatangi anak buahnya, dengan demikian tedakwa tetap harus dimintai pertanggungjawabannya,’’ kata hakim Sigit. Apalagi ada keuntungan Rp 1,1 miliar dari hasil penjualan saham IPO Bank Jatim yang harus dikembalikan kepada negara karena diperoleh dari dana yang berasal dari negara. ‘’Pengembalian uang Rp 5,3 miliar tidak menghapuskan penyimpangan yang telah dilakukan.
Terdakwa juga mengetahui dana hibah Kadin pernah dipinjam untuk Persebaya yang tidak masuk dalam proposal kegiatan. Terdakwa juga kerap mengeluarkan cek kosong sehingga terdakwa tidak berhati-hati dalam mengelola keuangan Kadin,’’ tambah hakim Sigit. Selain itu, salah satu saksi mengungkapkan bahwa untuk menghilangkan kesalahan La Nyalla utang dana IPO Jatim diubah menjadi pinjaman klub Persebaya. ‘’Ini membuktikan terdakwa terlibat. Terdakwa harus turut bertanggung jawab karena turut mengelola uang negara. Terdakwa lalai atau abai dalam pengelolaan dana hibah, sehingga menguntungkan orang lain sehingga merugikan negara,’’ ungkap hakim Sigit. Atas putusan tersebut, jaksa I Made Suarnawan menyatakan pikir-pikir. (ant)
Rabu, 28 Desember 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Persraman Pemangku, Srati & Uparengga (5) 06.35 Seputar Bali Pagi
07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Aranyaka Parwa (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali
Tradisi Mabelongan 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku, Srati & Uparengga (5) 12.30 Berita Siang
13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Rumantaka & Asri Kencana (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Sinetron
Karmaphala ‘’Jeritan Nafas Gaib’’ 17.05 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih di Pura Desa Tejakula – Buleleng 17.30 Taman Sari TK Budi Cakra Kumara (2) 18.00 Puja Trisandya
18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Tari Legong Bidadari (2) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini
21.35 Round Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Nusadawa Pura Kancing Gumi (3) 23.00 Lila Cita Penyalonarangan Poh Gading (1) 24.00 Closing
16 Pages
001 Number 9th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
r 28, 2016
ay, Decembe
Wednesd
r 28, 2016
y, Decembe Wednesda
Jonathan
Jones and
Olley/Lucasfilm
Diego Luna,
right, in
Ltd. via
AP
a scene
e’ tops new ‘Rogue On dominate releases to office holiday box shows Felicity
Ltd. by Lucasfilm released Star Wars Story.” This image One: A from, “Rogue
day weekend.
Denzel Washington’s Wilson’s
of August Sunday, at movie on the ic holiday releases adaptationexpanded “Fences” million oversixth an intergalact of new — It was good for earning $11.37 past a spateoffice. weekend, box LOS ANGELES One” blasted four-day as “Rogue spot at the weekend third place place. release, the theaters opened in in limited La Land” the top by the While still “La followed “Passengers” to hold onto
with musical million, added theaters with $23.1 celebrated “Why Him?” additional Wars” story The “Star million to its coffers R-rated comedy The video-game opened in 534 weekend in eighth Creed” and finished the million. holiday period, another $96 “Assassin’s $15 holiMon- $16.7 four-day over the to studio estimates adaptation fifth place with place. over the long in Also openingPedro Almodovar’s according the “SiWars’ debuted day. million. day weekend: Scorsese’s of the ‘Star also dominated dark fantasy “The powerthe odds-on favorite “Star Wars”office last year with “Julieta,” Martin it J.A. Bayona’sBen Affleck’s brand made 1 film on Christmas holiday boxAwakens.” Calls,” of a lence,” No. to be the and the NASA “A Monster massive amount “The Force ber is kind despite a Derga“Mid-Decemrelease a big fran- “Live By Night” weekend said Paul Figures.” an said, “Hidden many cinematic analyst for magic time to of competition,” so Dergarabedi films drama senior media “There were the Christmas tree, rabedian, tracker comScore.many chise film,”the top-grossing and “Titanic,” presents under track,” Dergabox-office the weekend’s noting that er. hard to keep That left in a race for second of all time, “Avatar” mid-Decemb either it was said. (ap) opened in films animal musical new releases animated spot, debut- alsoHalf a dozen otherover the holi- rabedian place. The that The Jennifer opened or expanded “Sing” claimed million. tale ing to $56 hris Pratt space Lawrence-C
El-Kareem
FOR EDITORIAL
REUTERS/Fatima Jakarta, them, in had locked
USE ONLY
Indonesia,
nd dead esians fou oom Six Indon locked in bathr ing after be
from suffocation people died where six a house stand inside Policemen 27, 2016. December
DOORS,”
bathroom in a tiny
that investigators he said, adding the motive. of the
find the owner working to in the Indovictims were as 59-year-old six were - Police The dead by police to be his JAKARTA found on Tuesday old believed house, identified Andra two girls a nine-yearnesian capital Diona Arika Dzalin a tiny Dodi Triyono; including people, had daughters, 16-year-oldDianita Gemma from suffocation as Amel, identified as Yanto child, deadwhere armed robbers Puti and nine-year-old of the girls named bathroom the previous day. fayla; a friend the family a teem- and two drivers of locked them in Jakarta, reported Detik.com. confirmed
robbers where armed
Six Indonesians found dead after being locked in bathroom
Listen 10.00 am. 9.30 until at http://radio96.5 from Radio FM live video streaming at Global .com or in “Bali Image”li.listen2myradio fm-bali. also be heard at http://globalfmba/channel/globalNews can Radio FM http://ustream.tv to Global and globalfmbali.com
is common but violent and Tasrok, Rosy Rosy Herawati Petty crime million people, is rare. with TVOne. was Amel’s mother of 10 ing city her daughter armed robberyinto the house her loss in an interview contact with did not disclose broke crime including intruders on Monday, said her last Police are, reports Up to four neighbourhood Monday. Argo Yuwono 2pm on five surviving victims in an upmarket spokesman who the Jakarta police would interview in said. people - including said police who were said. - in the locked 11 Col Argo surviving victims The robbers maids and drivers 3.3 ft) of the Mr (6.5 ft by early some conditions. arrived at the family members, until by one metre better and said the intruders two metreand they were not found Witnesses Monday afternoon, only at bathroom Yuwono said. and ma- Dodi’s house on and evacuated friend firearms citing were rescued after a visiting had on Tuesday, carrying “They were said of the robbers, were victims8am on Tuesday the main DOOR for about survivors crying noticed The five chetes,” Yuwono to hospital, of Mr Dodi’s and heard voices account. open a witness condition and taken some been left in critical this case help. died sustained cause who other classified a robbery those he said. was no to we have Some of and there according a “For now,case. We cannot say far reveals so was LIGHT bruises suffocation, as a murder our investigation Colonel Argo of death besides Iriawan. Mr Dodi citing said, neral case because has been taken,” told the MetroTV spokesman, cam- Inspector-Ge entrepreneur, that nothing with property the man. (rtr) Jakarta police scene packed Yuwono, a friend of the crime or the media at and onlookers. on the house eramen, reporters no tampering “There is
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU PAING, 28 desember 2016
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Pesamuhan Madya PHDI Bali
Bahas Kembar Buncing, Salah Pati, Ngulah Pati, Cuntaka dan Pakem Sidhakarya
NARASUMBER - Sejumlah narasumber yang dihadirkan pada Pesamuhan Madya PHDI Bali, Sabtu (24/12). PESAMUHAN Madya PHDI Bali dihadiri oleh PHDI kabupaten/kota seBali di Aula PHDI Bali, Sabtu (24/12). Pesamuhan yang juga dihadiri ormas keagamaan Hindu, Paruman Walaka dan pengurus ini menghadirkan narasumber dari PHDI Pusat, akademisi, tokoh masyarakat dan PHDI Kabupaten. Acara ini dibuka Ketua PHDI Bali Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. Dalam sambutannya, I Gusti Ngurah Sudiana mengharapkan Lokasabha PHDI Bali pada tahun 2017 dapat dipersiapkan dengan baik dan benar. Ini menjadi alasan pentingnya mendapatkan penjelasan dan arahan dari PHDI Pusat berkaitan dengan AD/RT PHDI Pusat hasil Mahasabha XI. Selain itu, agar pesamuhan menghasilkan rumusan berupa reinterprestasi, redifinisi dan reaktualisasi berbagai masalah pelaksanaan ajaran agama Hindu yang belum sejalan antara masyarakat yang satu dengan lainnya yang lazim
disebut sebagai kesatuan tafsir terhadap aspek-aspek agama Hindu. Pesamuhan Madya ini juga menghadirkan narasumber I Ketut Kodi dari unsur seniman/ praktisi Topeng Sidhakarya untuk merumuskan mengenai pakem Topeng Sidhakarya. Dr. Ida Bagus Gde Candrawan, M.Ag. membahas Sad Kertih, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. membahas masalah kembar buncing, manak salah, salah pati, ngulah pati dan masalah cuntaka. Unsur PHDI Pusat menugaskan I Wayan Sumiyasa menyosialisasikan tentang hasil Mahasabha XI. Terdapat banyak masukan yang diberikan oleh para peserta berhubungan dengan masalah Topeng Sidhakarya, mengenai peranan dan fungsi serta filsafatnya. Demikian pula tentang perlakuan terhadap yang melahirkan kembar buncing, manak salah, cuntaka/kasebelan berkaitan apabila ada kematian bersamaan dengan piodalan, perbaikan pura dan sebagainya.
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Berkaitan dengan kembar buncing, masyarakat diharapkan agar mengacu pada Keputusan DPRD Bali Tahun 1951 bahwa hendaknya diperlakukan seperti orang yang melahirkan normal. Tentang mati salah pati dan ngulah pati hendaknya diupacarai seperti orang yang mati biasa (kapreteka kadi wang mati bener), cuma ada banten pangulapan terhadap atman dari almarhum yang bisa dilaksanakan dari perempatan agung, pinggir setra, prajapati dan samudera/ laut. Mengenai sad kertih, diharapkan PHDI bisa memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar laut, hutan, danau dan pantai supaya dapat dilestarikan. Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. dr. I Made Bakta sebagai Ketua Paruman Walaka PHDI Bali meminta agar masalah yang dibahas dalam pertemuan tersebut dapat dirumuskan dengan benar oleh tim perumus serta hasilnya dipilah mana rumusan yang patut dijadikan rekomendasi kepada PHDI Pusat, pemerintah dan mana yang sudah bisa disampaikan kepada masyarakat seperti halnya masalah kembar buncing, manak salah mengacu Keputusan DPRD Tahun 1951 dan sebagainya. Para sulinggih juga meminta PHDI Bali, PHDI kabupaten/kota agar lebih gencar melakukan pembinaan dan bersuara agar tidak lagi ada muncul joged porno di masyarakat, termasuk di media sosial. Acara ditutup dengan penyerahan piagam kepada narasumber dan membentuk tim perumus hasil Pesamuhan PHDI Bali tahun 2016. (r/k400)
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Hari Ini, FTV Karmaphala ’’Jeritan Nafas Gaib’’ Ditayangkan di Bali TV SEBUAH garapan baru kembali diproduksi PH terkemuka di Bali, Baliwood Cinema Film, yang berjudul FTV Karmaphala ‘’Jeritan Nafas Gaib’’. Film ini diproduseri oleh Anak Agung Suarsana dan disutradarai oleh Gus Rakaee Shakti. Film ini mengangkat tema realita kehidupan mistis di Bali. Para pemain dalam film ini melibatkan artis-artis seni peran di antaranya Gusti Ngurah Yasa, Aji Matahari dan pendatang baru di dunia perfilman di Bali Ibu Putu Sudiadnyani atau akrab dipanggil Ibu Bara dan sederetan pemain baru lainnya yang tak kalah kemampuannya dalam akting. Gus rakaee dalam
penggarapan film ini mengaku tidak mengalami banyak kesulitan. ‘’Saya sangat senang melihat para pemain yang begitu antusias menunjukkan kebolehannya dalam akting di setiap adegan,’’ ujarnya. FTV Karmaphala ‘’Jeritan Nafas Gaib’’ ini mengambil lokasi syuting di beberapa tempat seperti di Bara Silver Gallery, Celuk, Sukawati dan Restoran
Newmoon dan Restoran Matahari, Kedonganan, Kuta. Film ini menceritakan kehidupan sebuah keluarga yang awalnya harmonis namun keharmonisan itu akhirnya berubah menjadi malapetaka. Ibu Shanti yang diperankan Ibu Bara memiliki seorang suami yang bernama Rai Kencana (diperankan oleh Gusti Putu Yasa atau Aji Botak - red) terpikat kepada seorang
wanita muda yang bernama Dewi yang diperankan oleh Jro Mangku Sekartaji. Dan, perselingkuhan pun terjadi. Dewi adalah perempuan yang ingin merebut harta sang istri karena dia telah dibuat sakit hati oleh istri Rai Kencana. Maka dari itu, Dewi merasa istri Rai Kencana menjadi penghalang baginya dan dia berniat untuk menyingkirkan istri Rai Kencana tersebut. Dewi pun meminta bantuan kepada seorang dukun sakti bernama Baka Murti yang diperankan oleh sang produser Aji Matahari. Akhirnya, Baka Murti memberikan sebuah racun/cetik agar diberikan kepada istri Rai Kencana. Ibu Shanti pun merasa kehilangan suaminya yang telah memberikan seluruh hartanya kepada Dewi. Namun, Ibu Shanti tidak tinggal diam. Dia memanggil seorang guru spiritual yang bernama Jro Petir yang diperankan oleh Kadek Kawi. Akhirnya, sang dukun dan guru spiritual itu pun saling beradu menunjukkan kekuatannya. Bagaimana kisah selanjutnya? Saksikan kisah seru FTV Karmaphala ‘’Jeritan Nafas Gaib’’, Rabu (28/12) hari ini pukul 16.00 Wita, hanya di Bali TV. (r)