Skip to main content

Edisi 27 September 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa kliwon, 27 september 2016

Bali di PON 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

Pemerintah Jangan Kalah BPK telah merekomendasikan agar fungsi Tahura Ngurah Rai dikembalikan. Atas rekomendasi itu, Menteri LHK Siti Nurbaya menegaskan akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK. Sementara itu, Bupati Badung Giri Prasta mengatakan pemerintahannya siap membantu penyelesaian masalah ini. ‘’Jangan sampai pemerintah kalah oleh pihak swasta atau kepentingan yang tidak benar,’’ katanya. Hal. 19 Alih Fungsi

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Rekomendasi BPK

Kembalikan Fungsi Tahura Ngurah Rai Jakarta (Bali Post) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan pelanggaraan pemanfaatan lahan di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali. Lembaga auditor negara tersebut menemukan adanya penggunaan lahan Tahura Ngurah Rai yang tidak sesuai peruntukannya.

Bali Post/kmb41

‘’Dari pemeriksaan itu, BPK menemukan adanya lahan atau kawasan yang ditempati pihakpihak yang tidak sepenuhnya mengacu pada perundang-undangan,’’ kata anggota IV BPK Rizal Djalil dalam konferensi pers di Kantor BPK, Jakarta, Senin (26/9) kemarin. Konferensi pers bersama juga dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Bupati Badung Giri Prasta, Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Inspektur

EMAS - A.A. Istri Dharma Mega Kelakan dan Nisrina Nur Afifa (tengah) foto bersama usai merebut medali emas.

Kempo Rebut Emas

TIM kempo PON Bali akhirnya meraih medali emas lewat nomor embu kyukenshi berpasangan putri yakni A.A. Istri Dharma Mega Kelakan/Nistrina Nur Afifa, Senin (26/9) kemarin. Embu berpasangan kyukenshi putri Bali merebut medali emas setelah mengumpulkan nilai 265,5. Sedangkan medali perak diraih pasangan Masina Nurul Indah/Sistinaya dari Jawa Tengah dengan nilai 265, dan medali perunggu direbut duet Devina Ferina Vinis/Romana Claudia Kensi Bela juga dengan torehan poin sama 265. Manajer Tim Kempo PON Bali Tjok Tuty Ismayanthi mengatakan sangat bersyukur atas apa yang diraih oleh dua kenshin andalan Bali. ‘’Ini pertandingan yang cukup berat. Kami sangat bersyukur dengan apa yang kami peroleh hari ini (kemarin - red). Semoga berikutnya bisa kembali mendulang medali emas,’’ harapnya. Sementara itu, Ketua Harian Perkemi Bali Fredrik Billy mengatakan, raihan ini sangat luar biasa. Mengingat ini emas pertama kempo di PON Jabar. Hal. 19 Raih Medali

NOMOR 38 TAHUN KE 69

’’Fokus penyelesaian permasalahan penyalahgunaan lahan di Tahura adalah pada pengembalian fungsi ekologisnya. Bobot ekologis menjadi hal utama penyelesaian masalah agraria di Provinsi Bali karena terkait dengan sektor wisata di Bali juga pariwisata Indonesia.’’

Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang Yuswanda A. Tumenggung. Berdasarkan temuan BPK, pihak pemerintah atau instansi yang memanfaatkan lahan Tahura di antaranya: Kementerian PU, Pemerintah Provinsi Bali, BMKG, PT PLN, PT Indonesia Tower, PT Pertamina dan PT International Tourism Dev Corp dengan total sebanyak 14 fasilitas publik yang ada di lahan tersebut. Hal. 19 Pihak Swasta

Siti Nurbaya Menteri LHK WISATAWAN - Kawasan Tahura Ngurah Rai yang sering dijadikan tempat untuk foto prewedding. Di tempat ini pula banyak wisatawan menikmati keindahan kawasan tersebut. Bali Post/dok

KPK Tahan Jaksa Farizal

Bali Post/ant

DIBAKAR - Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api saat kebakaran di kantor DPRD Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (26/9) kemarin. Kebakaran yang menghanguskan sejumlah fasilitas kantor DPRD Kabupaten Gowa tersebut sengaja dilakukan oleh warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Kerajaan Gowa saat berunjuk rasa menolak Perda tentang Penataan Lembaga Adat Daerah (LAD) Kabupaten Gowa.

Harta WNI di Singapura

Dideklarasikan Rp 336,39 Triliun Jakarta (Bali Post) – Harta warga negara Indonesia (WNI) yang dideklarasikan dalam program amnesti pajak per 25 September malam yang berada di Singapura mencapai Rp 336,39 triliun. Berdasarkan data perkembangan amnesti pajak per 25 September yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin (26/9) kemarin, lima negara dengan deklarasi harta terbesar adalah Singapura, Kepulauan Cayman, Kepulauan Virgin Britania Raya, Australia, dan Hongkong. Harta wajib pajak yang dideklarasikan dalam program amnesti pajak pada negara-negara tersebut secara berurutan ialah Rp 336,39 triliun, Rp 47,89 triliun, Rp 26,83 triliun, Rp 17,85 triliun, dan Rp 15,65 triliun. Sementara lima besar negara dengan nilai dana repatriasi terbesar ialah Singapura dengan Rp 39,47 triliun, Kepualauan Cayman Britania Raya Rp 16,36 triliun, Hongkong Rp 12,43 triliun, Cina Rp 3,52 triliun, dan Kepulauan Virgin Britania Raya Rp 1,87 triliun. Komposisi jenis harta yang direpatriasi, dideklarasi di luar negeri dan dalam negeri ialah investasi dan surat berharga sebesar Rp 587,84 triliun, kas dan setara kas Rp 586,01 triliun, tanah bangunan dan harta tak bergerak lainnya Rp 251,48 triliun, piutang dan persediaan Rp 217,23 triliun, dan logam mulia dan barang berharga atau barang bergerak lainnya Rp 64,28 triliun. Hal. 19 Dalam Negeri

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Farizal. Sebelumnya dia diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengurusan perkara dugaan impor gula ilegal dan tanpa Standar Nasional Indonesia (SNI) seberat 30 ton. ‘’Untuk kepentingan penyidikan, penyidik KPK menahan tersangka F selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan kelas I Jakarta Timur cabang gedung KPK yang berada di Detasemen Polisi Militer Guntur,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, Senin (26/9) kemarin. Farizal keluar dari gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan warna jingga pukul 16.10 WIB, dan tidak berkomentar apa pun mengenai pemeriksaannya. Pengacara Farizal, M.F Gunawan, mengatakan hanya fokus pada proses hukum kliennya tersebut. ‘’Fokus ke pembelaan Pak Farizal. Apa selanjutnya, tunggu keputusan selanjutnya. Kita tidak komentar terhadap kasusnya dulu,’’ ucap Gunawan. Farizal sebelumnya sudah diperiksa sebagai saksi di KPK pada 21 September. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung M Rum, dalam

kasus gula itu, Farizal selaku ketua tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sumbar mengarahkan terdakwa Xaveriandy Susanto agar tidak ditahan di penyidik Polda Sumber, kemudian menjadi tahanan kota saat ditangani oleh Kejati Sumbar. ‘’Selanjutnya berkas tersebut dinyatakan lengkap dengan tidak memperhatikan apakah memenuhi syarat formal maupun materiilnya. Selanjutnya JPU Farizal tidak pernah mengikuti sidang dan menerima sejumlah uang. Sementara uangnya Rp 60 juta yang diterima sebanyak empat kali, Farizal juga membantu terdakwa membuat eksepsi,’’ tutur M Rum. Hal ini berbeda dengan pernyataan pimpinan KPK yang menduga Farizal menerima Rp 365 juta dalam empat kali penyerahan dari Xaveriandy. Sebagai imbalannya, Farizal dalam proses persidangan juga bertindak seolah sebagai penasihat hukum seperti membuat eksepsi dan mengatur saksi yang menguntungkan Xaveriandy. Kasus ini juga melibatkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman yang diduga menerima Rp 100 juta agar bersedia mengusahakan penambahan kuota gula impor untuk CV Semesta Berjaya dengan imbalan sejumlah uang per kilogram gula. (ant)

Bali Post/ade

DITAHAN - Tersangka JPU Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Farizal mengenakan rompi tahanan usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/9) kemarin. KPK menahan Farizal yang diduga menerima suap Rp 365 juta.

Divonis 4,5 Tahun

Damayanti Siap Bantu KPK

Bali Post/ade

VONIS - Damayanti usai menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (26/9) kemarin. Damayanti divonis 4,5 tahun penjara.

Jakarta (Bali Post) – Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Damayanti Wisnu Putranti akan terus membuka kongkalikong anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). ‘’Kalau untuk urusan adil itu urusan Allah ya, konsekuensi sebagai justice collaborator adalah membantu KPK membuka kasus di Komisi V ini sampai gamblang, sampai selesai,’’ kata Damayanti usai sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (26/9) kemarin. Damayanti dalam perkara ini divonis 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima suap 278.700 ribu dolar Singapura dan Rp 1 miliar sebagai komisi pengurusan program aspirasi di Kementerian PUPR. Putusan itu lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta agar Damayanti divonis

penjara selama 6 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan ditambah pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik. ‘’Terima kasih kepada majelis, jaksa penuntut umum, kepada pimpinan KPK khususnya karena justice collaborator saya dikabulkan, itu kunci sekali buat saya. Konsekuensi sebagai justice collaborator adalah saya harus kooperatif kepada KPK, saya harus siap bekerja sama dengan KPK,’’ tambah Damayanti. Namun, Damayanti belum memutuskan apakah akan menerima atau mengajukan banding atas putusan tersebut. Majelis hakim yang terdiri atas Sumpeno, Masud, Baslin Sinaga, Titik dan Sigit Herman Binaji menilai bahwa Damayanti membuka peran-peran terdakwa dan tersangka lainnya. Hal. 19 Pihak Lain


denpasar

2

Selasa Kliwon, 27 September 2016

figur

Merasa Iba

BUKAN hanya rasa takut yang dialami sopir ambulans jenazah ketika mengantar jenazah, namun rasa iba kepada para keluarga yang ditinggalkan juga kerap dirasakan. ‘’Rasa takut itu manusiawi. Karena tuntutan dan memang tugas kita harus kerjakan, akhirnya lama-lama menjadi kebiasaan,’’ tutur I Wayan Karyana (42), sopir ambulans jenazah RSUP Sanglah, membuka perbincangan, belum lama ini. Karyana telah 16 tahun bekerja sebagai sopir ambulans jenazah di bawah naungan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kamadhuk. Jarak yang ditempuhnya pun tak tanggung-tanggung hingga ke Jakarta, Banten, Flores, dan Manggarai. Ia tidak pernah menganggap remeh pekerjaannya itu lantaran diakui, ia menjadi kaya pengalaman karena tahu daerah-daerah hingga ke pelosok-pelosok. Pria asal Payangan, Gianyar itu juga tidak marah ketika tak ada satu pun keluarga pasien yang ikut menemani pulang di mobil ambulans jenazah. Selama menjadi sopir ambulans, hal yang selalu ia ingat adalah ketika bertemu dengan keluarga-keluarga miskin. ‘’Keadaan keluarganya itu yang selalu kita ingat. Kadang-kadang sampai perjuangan habis-habisan ke rumah sakit, tetapi akhirnya menjadi seperti ini (meninggal),’’ tuturnya menerawang. Hatinya terketuk tatkala keluarga yang ditinggalkan dari keluarga miskin. Ia kerap mengantar jenazah dari keluarga-keluarga miskin, hingga ia punya segudang cerita yang membuat hati miris. Pernah suatu ketika ia mengantar jenazah seorang suami ke Munti, Karangasem. ‘’Suami-istri itu hanya hidup berdua, tidak memiliki anak atau keluarga lain di rumahnya. Ketika saya mengantar jenazah ke rumahnya, tidak ada orang di rumahnya, padahal ibu itu sudah tua, suaminya meninggal. Saya belikan nasi ibu itu,’’ kenangnya. Melihat fenomena itu, ia belajar bersyukur dari sana. ‘’Orang itu saja bisa tetap hidup dan bersyukur, kenapa kita tidak bisa,’’ tukas ayah tiga anak ini. Untuk bekerja pun, Karyana menempuh jarak yang lumayan jauh dari Gianyar ke Denpasar. Ia tidak rela meninggalkan ayahnya sendiri di kampung, apalagi ayahnya sakit-sakitan. Sedangkan ibunya telah meninggal. Ia pun memutuskan untuk mengajak keluarga kecilnya tinggal di rumah orangtuanya, termasuk merawat ayahnya. (may)

Kasus Bentrok di Lapas Kerobokan

Pekan Depan Mulai Disidangkan KASUS bentrok ormas yang sempat menggegerkan krama Bali di Jalan Teuku Umar, Denpasar, sudah selesai di persidangan. Namun, kasus keributan di Lapas Kerobokan yang menewaskan Robot belum disidangkan, kendati pelimpahan sudah dilakukan sebulan lebih. Yang akan duduk di kursi pesakitan dalam perkara ini adalah I Wayan Selamet (terpidana 7 tahun dalam kasus pembunuhan bos karaoke Royal Palace) dkk. Menurut Kasipidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung, Senin (26/9) kemarin, Selamet bakal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, pekan depan. Sementara jaksa penuntut umum (JPU) I Nyoman Bela P. Atmaja menyatakan pihaknya juga akan meminta bantuan polisi untuk mengamankan jalannya sidang nanti. ‘’Ya, harus berkoordinasi dengan polisi supaya sidang berjalan lancar,’’ katanya sore kemarin. Ia mengatakan, penyidik kepolisian sebenarnya sudah melimpahkan perkara ini sejak Juli lalu. Namun karena ada banyak perbaikan, makanya kasus ini baru bisa dilimpahkan bulan ini. ‘’Sekarang tersangka masih menjalani hukuman di Lapas Tabanan dalam kasus pembunuhan,’’ tambahnya. Bela menambahkan, pihaknya meminta pengamanan ekstra ketat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam sidang. ‘’Kami ingin pengamanan ketat seperti sidang ormas sebelumnya,’’ tambah Bela. Dijelaskannya, dalam kasus ini Selamet dijerat Pasal 351 dan 358 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Pasalnya, dalam berkas pemeriksaan, Selamet hanya melakukan aksi pemukulan sebanyak satu kali kepada korban tewas. ‘’Tersangka ini hanya mukul satu kali saja, tidak ada melakukan penusukan,’’ bebernya. Selain Selamet, dalam kasus ini ada beberapa napi lainnya yang menjadi terdakwa. Di antaranya Gede Putra Dana alias Bokir, Kadek Lingga Januarta alias Lingga, I Putu Heri Saptrawan, I Wayan Sumerta Antara alias Beji, dan I Made Atmaja Eka Putra alias Girut. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : penurunan pendapatan daerah disorot Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/kmb23

AMBRUK - Sebuah tembok panyengker dan senderan sungai yang berada di wilayah SDN 22 Dauh Puri, Denpasar Utara, Senin (26/9) kemarin ambruk sepanjang hampir 10 meter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kondisi ini sangat berbahaya karena berada di lingkungan sekolah.

Senderan Sungai Ambrol

’’Palinggih’’ dan Kantin SD 22 Dauh Puri Nyaris Ambruk Denpasar (Bali Post) Hujan yang mengguyur Denpasar dalam beberapa hari terakhir ini, mulai menimbulkan bencana. Setelah pohon tumbang yang mengakibatkan satu korban tewas di Sesetan, kini bencana longsor terjadi di Dauh Puri. Senderan Sungai (Tukad) Tagtag yang berada di sebelah timur SD Negeri 22 Dauh Puri ambrol, Senin (26/9) kemarin. Akibat bencana ini, tembok SD 22 Dauh Puri dan satu palinggih di sekolah tersebut rusak parah. Selain itu, satu unit kantin yang berada tepat di atas senderan sungai juga nyaris ambruk. Kepala SD 22 Dauh Puri Drs. Nyoman Repun mengatakan, ambrolnya senderan sungai pertama kali diketahui oleh salah satu guru agama Hindu yang mengajar di sekolah tersebut. Disinyalir, ambrolnya senderan sungai akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut sejak Minggu (25/9) malam. Selain itu, senderan sungai tersebut juga su-

dah lama sehingga rawan longsor. ‘’Senderan sungai ini sudah ada sebelum sekolah ini berdiri tahun 1983. Kemungkinan karena sudah lama, senderan tersebut menjadi rapuh,’’ kata Repun. Atas peristiwa ini, pihaknya berharap pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota Denpasar segera melakukan perbaikan terhadap senderan yang ambrol

tersebut. Mengingat, kondisi senderan yang rapuh mengancam keberadaan gedung sekolah. Jika dibiarkan, dikhawatirkan ambrolnya senderan semakin meluas. Selain itu, kondisi ambrolnya senderan sungai juga membahayakan keselamatan ratusan siswa yng bersekolah di kawasan itu. ‘’Di sekolah ini ada 676 siswa. Karena itu, kami berharap ada

PHBS di Pura Perlu Ditingkatkan PHDI Gelar Lokakarya Germas Denpasar (Bali Post) Dalam upaya meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di pura dan pasraman, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI menggelar Lokakarya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Hotel Grand Inna Bali Beach, Senin (26/9) kemarin. Lokakarya bertujuan meningkatkan peran dan komitmen PHDI dan stakeholder terkait dalam meningkatkan perilaku sehat masyarakat sebagai upaya memberikan kontribusi percepatan terbentuknya masyarakat sehat yang mandiri. Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) S.N. Suwisma mengatakan, Lokakarya Germas ini merupakan rangkaian kegiatan kerja sama antara PHDI dengan Kemenkes RI yang tertuang dalam bentuk MoU yang sudah berlangsung sejak tahun 2011 dan yang terbaru pada 12 November 2015 dalam program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Khususnya, peningkatan PHBS di pura dan rumah tangga binaan (pasraman) yang difokuskan di Bali dan DKI Jakarta.

Bali Post/win

LOKAKARYA – Peserta Lokakarya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Hotel Grand Inna Bali Beach, Senin (26/9) kemarin, foto bersama. ‘’Melalui lokakarya ini kita ingin mendorong terciptanya kebijakan publik berwawasan kesehatan dengan munculnya inovasi-inovasi dan terobosan baru dan terciptanya komitmen bersama penerapan kebijakan publik berwawasan kesehatan dalam bentuk deklarasi,’’ tandas Mayjen TNI (Purn) Suwisma, Senin (26/9) kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya didampingi Ketua Panitia Ni Made Jendri, SKM., M.Si. mengatakan, beberapa penyakit

yang bisa ditimbulkan seseorang tidak mempraktikkan PHBS yaitu diare, DBD, tifus, bahkan berpotensi menjadi wabah yang memicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti jantung koroner, kanker, stroke, diabetes melitus, serta gangguan akibat kecelakaan dan cedera. Oleh karena itu, permasalahan kesehatan memerlukan perhatian dan upaya penanggulangan yang serius dari berbagai pihak. Hasil dari Lokakarya Germas ini akan disampaikan pada rapat PHDI bulan depan di Surabaya. (win)

tindak lanjutnya dalam waktu segera. Kami tidak memiliki biaya, karena itu kami sudah laporkan ke Dinas Pendidikan, wali kota, kepala desa dan instansi terkait. Mudah-mudahan segera mendapat perbaikan karena ini kepentingan umum,’’ harapnya. Dimintai konfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar I Ketut Winarta mengaku sudah mendapat laporan terkait ambrolnya senderan sungai di SD 22 Dauh Puri tersebut. Meski demikian, pihaknya belum bisa memberikan kepastian kapan senderan sungai tersebut akan mendapat perbaikan. Hal ini

mengingat senderan sungai tersebut menjadi wewenang Balai Wilayah Sungai Bali-Nusa Penida. ‘’Kami akan melakuan pengecekan terlebih dahulu ke lapangan terkait kerusakan ataupun ambrolnya senderan sungai tersebut. Akan saya cek terlebih dahulu. Selanjutnya, kita akan segera usulkan ke Balai Wilayah Sungai karena itu kewenangan dari Balai,’’ Kata Winarta. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Giliran Pohon Tumbang Timpa Toko Denpasar (Bali Post) – Kasus pohon tumbang kembali terjadi di Denpasar. Bila sebelumnya terjadi di Sesetan, kini kasus serupa terjadi di Jalan Hayam Wuruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya, sebuah toko pakaian mengalami kerusakan di bagian depan tertimpa pohon perindang jalan ini. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir belasan juta rupiah. Informasi yang diperoleh di lapangan, Senin (26/9) kemarin menyebutkan, kejadiannya sekitar pukul 12.00 Wita. Pohon tumbang menimpa bagian depan toko pakaian. Petugas Dinas Kebersihan dan Pertatamanan (DKP) Kota Denpasar mengerahkan dua truk dan satu tim pemotong pohon ke lokasi untuk melakukan evakuasi. ‘’Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,’’ kata Kasi Penanaman Pohon DKP Denpasar, I Ketut Aryana. Dikatakan Aryana, selain di Jalan Hayam Wuruk, pohon tumbang juga terjadi di kawasan Jalan Moh Yamin, Jalan Batu Jimbar, dan sejumlah lokasi lainnya. Terkait banyaknya pohon yang mulai tumbang, DKP Denpasar telah menyiagakan tim siaga selama 24 jam. ‘’Antisipasi bukan

hanya pada musim hujan, tetapi kami siaga setiap saat. Ketika ada laporan pohon tumbang, kami langsung turun,’’ katanya. Menurut Aryana, pada musim hujan ini memang ada kecenderungan pohon-pohon tumbang. Namun demikian sejatinya hal ini sudah diantisipasi DKP Denpasar dengan melakukan perompesan dan peremajaan pohon. ‘’Kami sudah melakukan perompesan pohon, mengurangi beban ketinggian pohon untuk mencegah pohon tidak tumbang. Setiap tahun kita rompes maksimal 300 pohon,’’ ujarnya. Selain perompesan pohon, pihaknya juga telah memasukkan asuransi terhadap 54.115 pohon yang masuk kewenangan DKP Denpasar. Artinya, pohonpohon yang menjadi kewenangan DKP merupakan pohon-pohon yang ada di ruas jalan, sempadan jalan. ‘’Kalau pohon perindang tersebut tumbang, kami klaimkan asuransi. Untuk peristiwa kali ini, kami sudah klaimkan asuransi sekitar Rp 5 juta. Sementara untuk yang di Sesetan, karena bukan kewenangan DKP maka kami tidak klaimkan asuransinya,’’ ujarnya. (kmb12)

PKK Sanur Kaja Dievaluasi Tim PKK Pusat

Tim Apresiasi Pelaksanaan Tertib Administrasi PKK PKK Desa Sanur Kaja dievaluasi Tim PKK Pusat karena masuk nominasi lima besar dalam pelaksanaan tertib administrasi PKK tingkat Nasional. Tim evaluasi pusat tersebut diterima Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra didampingi Wakil Ketuanya Ny. Kerti Rai Iswara beserta Kepala Badan Pembedayaan Masyarakan dan Pemerintah Desa Made Merta Jaya, tokoh-tokoh dan masyarakat Sanur Kaja, Senin (26/9) kemarin di Banjar Batan Poh Desa Sanur Kaja Kecamatan Denpasar Selatan. Ketua Tim Evaluasi Pusat Nurhaiti yang ditemui usai pembukaan mengatakan, dari laporan kegiatan administrasi yang dilakukan PKK Sanur Kaja, sudah sangat bagus. Karena itulah masuk dalam nominasi lima besar tingkat Nasional. ‘’Kami dari tim PKK Pusat mengapresiasi terhadap pelaksanaan administrasi PKK yang telah diterapkan sesuai Rakernas VIII tahun 2015,’’

ujarnya. Menurutnya, kedatangannya untuk memverifikasi antara laporan yang dikirim dengan kenyataan yang dilakukan di lapangan. ‘’Kita ingin mengetahui bagaimana pelaksanaan tertib administrasi PKK di Desa Sanur Kaja sehingga antara input, proses dan output dapat berjalan dengan baik,’’ ujarnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Badan Pemberdayaan Masayarakat dan Pemerintahan Desa Made Mertajaya mengatakan, PKK mempunyai peran yang sangat besar dalam membentuk dan menyukseskan pembangunan di Kota Denpasar. Melalui 10 program pokok PKK, telah bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam memajukan masyarakat. Tentunya sebagai sebuah organisasi, PKK perlu dikelola dengan baik dan profesional. Untuk itu, semua kegiatan

dan program harus dicatat dengan baik dan benar. Mengingat, dengan adanya catatan, kegiatan dapat memberikan gambaran apa yang telah dilakukan PKK dan apa yang masih perlu dilakukan ke depannya. Setelah dilakukan pembinaan oleh PKK Kota Denpasar dan dilakukan evaluasi tingkat desa/ lurah, TP PKK Sanur Kaja dinyatakan telah melakukan pencatatan untuk setiap kegiatan yang dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan yang ada, sehingga layak mewakili Kota Denpasar di tingkat Provinsi Bali dan tingkat Nasional. Rai Mantra juga menyampaikan apresiasi pada PKK Sanur Kaja karena telah melakukan pencatatan administrasi sesuai dengan kenyataan di lapangan. Kepala Desa Sanur Kaja I Made Sudana mengatakan, pencatatan setiap kegiatan PKK Sanur Kaja telah dilakukan dengan baik sesuai dengan Rakernas

DIEVALUASI – Tim PKK Pusat saat melakukan evaluasi PKK Desa Sanur Kaja yang masuk nominasi lima besar dalam pelaksanaan tertib administrasi PKK tingkat Nasional. VIII tahun 2015. Hal ini tidak terlepas dari bimbingan TP PKK Kota Denpasar dan Provinsi Bali. ‘’Untuk semua kegiatan yang dilakukan PKK, telah teradmin-

istrasi dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari laporan yang telah disampaikan yang sesuai dengan kenyataan di lapangan,’’ jelasnya. (ad718)


Selasa Kliwon, 27 September 2016

Badung

3

Diskes Lelang Pengadaan VAR

Mangupura (Bali Post) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung mulai melakukan lelang pembelian Vaksin Anti-Rabies (VAR). Kepala Diskes Badung dr. I Gede Putra Suteja mengatakan, pengadaan VAR telah dianggarkan dalam APBD 2016. ‘’Ini merupakan lelang pengadaan VAR untuk tahun anggaran 2016 dengan harga perkiraan sendiri (HPS) paket Rp 2,39 miliar,’’ ujar Putra Suteja, Senin (26/9) kemarin. Bali Post/edi

LONGSOR - Beberapa warga melihat kondisi jalan yang amblas akibat longsor di kawasan Pantai Melasti, Ungasan, Kuta Selatan, Senin (26/9) kemarin. Hujat lebat yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat akses jalan di Pantai Melasti rusak parah dan tidak bisa dilalui.

Menurutnya, lelang yang dilakukan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) memiliki nilai pagu paket Rp 3.452.860.000. Hingga saat ini, peserta yang ikut dalam lelang tersebut mencapai sepuluh perusa-

haan. Sayangnya, pejabat asal Mengwitani ini tak bisa merinci jumlah VAR yang dimasukkan dalam lelang. ‘’Maaf saya sedang di Nusa Dua, jadi tidak pegang data,’’ ucapnya singkat. Berdasarkan data tera-

khir, populasi anjing di Kabupaten Badung mencapai 72.798 ekor dengan 11 kasus gigitan, namun tidak positif rabies. Pemerintah setempat menargetkan 97 persen atau 70.928 anjing telah tervaksinasi hingga Agustus ini. Penyisiran lanjutan oleh tim Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) difokuskan pada tujuh wilayah. Salah satunya kawasan Jimbaran yang masuk zona merah. Sementara enam wilayah lainnya adalah di Plaga, Dalung, Taman, Kuta, Munggu, Kerobokan.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan adanya upaya penyebaran rabies untuk mencari proyek tidak bisa dibiarkan. Aksi ini harus ditindak tegas agar tidak menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. ‘’Meski Badung bebas rabies, tetapi kita tidak bisa tinggal diam. Disnakanlut harus pasang mata dan telinga mengawasi kondisi di lapangan. Apalagi, Bali khususnya Badung merupakan tujuan pariwisata, jadi menjaga kestabilan pariwisata harus diprioritaskan,’’ ungkapnya.

Kabupaten Badung, lanjutnya, daerah pariwisata yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara sehingga mesti terus waspada rabies. Sebab, hal ini dapat memberikan dampak buruk terhadap perkembangan citra pariwisata di Badung. Apalagi jika wisatawan mancanegara digigit anjing, pariwisata Badung akan bisa anjlok. ‘’Apalagi kalau sampai wisatawan digigit dan tidak ada VAR, nanti bisa ramai. Bisa-bisa anjlok nanti pariwisata kita di Badung,’’ pungkasnya. (kmb27)

Terkait Kasus Penembakan di Kedonganan Badung Gelar Penyegaran Jembatan di Pantai Pastikan Pistol Melasti Ungasan Putus Keahlian Inspektur Tingkat I Damkar Polsek ’’Airgun’’ Ilegal

Diterjang Air Bah

Mangupura (Bali Post) Jembatan penghubung antara Pura Segara dan Pura Masuka yang berlokasi di Pantai Melasti, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, mengalami kerusakan parah. Kondisi ini terjadi akibat derasnya hujan yang terjadi sejak Minggu (25/9) lalu. Selain merusak jembatan penghubung, volume air hujan yang cukup besar itu juga menggerus jalan di sejumlah titik di sekitarnya. Akibatnya, akses warga dari tiga banjar yang biasa dipakai ke pantai atau ke Pura Segara pun terputus. Untuk bisa ke pantai, warga dari tiga banjar yaitu Banjar Wijaya Kusuma, Sari Karya dan Kerta Lestari terpaksa memutar cukup jauh. Bendesa Adat Ungasan Ketut Marcin mengatakan, kondisi ini diakibatkan terlalu tingginya volume air hujan. Terlebih, kekokohan struktur jembatan kurang. Jembatan ini sebelumnya dibangun dari dana swadaya masyarakat. ‘’Akses itu baru dibangun sekitar 1,5 tahun lalu. Dananya itu bersumber dari swadaya masyarakat, karena akses penghubung itu memanglah amat penting,’’ katanya, Senin (26/9) kemarin. Keberadaan akses itu sendiri, diakuinya, memanglah melintang di atas sungai yang disebut dengan Tukad Selatan. Sungai tersebut hanya teraliri air pada saat hujan turun. ‘’Kemarin (dua hari lalu) hujannya kurang lebih sudah terjadi sejak jam 6 sore. Hujan itu mengguyur dengan sangat lebatnya dan baru reda pada pagi tadi (kemarin),’’ jelas Marcin. Bantuan Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperbaiki kondisi yang ada, sangatlah diharapkannya. Karena desa adat sendiri, katanya, tentu dihadapkan dengan kendala biaya. ‘’Karena keberadaan akses tersebut sebenarnya cukuplah mendesak dalam hal menghubungkan kedua pura itu, pemerintah saya harap bisa membantu,’’ harapnya. Perbekel Desa Ungasan Made Kari menegaskan bahwa penataan Pantai Melasti berikut aksesnya sesungguhnya didasari oleh keinginan masyarakat untuk memberikan yang terbaik. Namun ternyata, semangat tersebut dihadapkan oleh kondisi alam yang kurang bersahabat, sehingga akhirnya mengakibatkan putusnya akses tersebut. Karena itu, dirinya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Badung bisa memberi bantuan untuk kembali membangun jembatan itu dengan kekokohan struktur yang lebih baik. (kmb23)

MENYIAPKAN sumber daya manusia yang lebih terampil agar mampu mendeteksi segala peralatan yang sedang berkembang, sehingga bisa membantu mencegah terjadinya kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan ‘’Penyegaran Keahlian Inspektur Tingkat I’’. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, Senin (26/9) kemarin, di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung. Swandika mengatakan, bahaya kebakaran merupakan salah satu ancaman bencana yang bisa datang setiap saat tanpa mengenal waktu dan tempat. Ancaman bahaya kebakaran ini salah satunya disebabkan oleh masih rendahnya kepedulian masyarakat terhadap bahaya kebakaran, serta tidak terlepas pula dari minimnya alat pemadam kebakaran yang siap pakai. Untuk itu, sangat diperlukan tenaga andal, baik dari pasukan Damkar ataupun tenaga khusus untuk memeriksa alat-alat yang digunakan. ‘’Semakin majunya teknologi yang ada, maka alatalat pemadam kebakaran yang akan digunakan akan semakin

PELATIHAN - Sekda Badung Kompyang R. Swandika membuka pelatihan Penyegaran Inspektur Tk. I Pemadam Kebakaran di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung, Senin kemarin. canggih. Untuk itu, petugas yang bertugas memeriksa alat atau yang lebih dikenal dengan Inspektur ini harus tetap disiapkan,’’ ucapnya. Pejabat asal Kerobokan ini mengatakan, kegiatan penyegaran Inspektur ini sangat perlu dilaksanakan guna melakukan penyegaran pengetahuan anggota pemeriksa yang lebih terampil. ‘’Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, kami harapkan mampu membantu dan meningkatkan keterampilan serta pengetahuan para peserta, sehingga menjadi lebih tanggap dan cekatan dalam

menanggulangi bahaya kebakaran,’’ ujarnya. Sekretaris Damkar Badung I Wayan Suata selaku panitia penyelenggara mengatakan, kegiatan ini diikuti 32 orang yang diambil dari para Inspektur tingkat I Damkar yang telah dididik di Jakarta. ‘’Para pengajar dan instruktur dalam penyegaran ini adalah para instruktur dan praktisi yang berasal dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 26 sampai 28 September 2016,’’ paparnya. (ad719)

Mangupura (Bali Post) Setelah didalami oleh penyidik Polsek Kuta, ternyata senjata api (senpi) yang dibawa tersangka MS alias Dek Epek (28) bukan airsoft gun, tetapi airgun. Selain itu, senpi tersebut ilegal karena tidak ada surat-suratnya. ‘’Kami baru menetapkan satu tersangka yaitu MS alias Dek Epek. Sedangkan temannya (PJ - red) masih didalami keterlibatannya,’’ tegas Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Aryoseno, Senin (26/9) kemarin. Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan 12 butir gotri. Namun, polisi masih mendalami pengakuan tersangka terkait asal senpi tersebut. ‘’Yang jelas senpi ini ilegal. Kami masih telusuri dari mana tersangka mendapatkannya,’’ ujarnya. Hasil penyidikan, tersangka mengaku melakukan penembakan itu karena benci dan tidak suka melihat perilaku korban, I Ketut Nevo. Namun belum jelas perilaku yang dimaksud. ‘’Saya tegaskan kejadian ini murni kasus pribadi atau perorangan, bukan kelompok atau organisasi tertentu (ormas - red). Mereka sama-sama satu kampung. Tersangka dikenakan Pasal 406 KUHP tentang Perusakan,’’ kata mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Tersangka MS mengakui benci dengan korban. Tersangka juga menyebut kalau korban dari salah satu ormas. Sementara motor Honda Vario berisi stiker ormas milik tersangka, kini diamankan polisi sebagai barang bukti. Sebelumnya, kericuhan terjadi di halaman rumah I Ketut Nevo di Lingkungan Anyar Gede, Kedonganan, Kuta, Sabtu (24/9). MS (28) yang diduga anggota ormas mengamuk dan memberondong mobil dan lampu penerangan rumah I Ketut Nevo menggunakan airgun. Saat itu MS bersama temannya, PJ (31). Terkait kasus itu, tim Buser Polsek Kuta langsung memburu pelaku dan berhasil ditangkap, Minggu (25/9). (kmmb36)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL MB Warmadewa Pertahankan Juara Umum di IJOMBC

JUARA UMUM - MBW meraih juara umum di IJOMBC 2016. TAHUN lalu Marching Band nilai 86.875. Nilai ini merupakan Warmadewa (MBW) sukses besar akumulasi dari marching show, the meraih juara umum pada Interna- best general effect, the best music, the tional Jember Open Marching Band best visual dan the best colour guard. Competition (IJOMBC) 2015. Tahun Selain itu, MBW meraih juara I street 2016 ini MBW kembali memper- parade dan juara II solo putri colour tahankan predikat tersebut dengan guard atas nama Widyastuti dan meraih juara umum tingkat interna- Santi Ganes. sional yang diikuti oleh 16 negara. Keberhasilan dan prestasi MBW MBW milik Universitas War- ini tak lepas dari dukungan Ketmadewa (Unwar) saat laga, Minggu ua Yayasan Kesejahteraan Korpri (25/9) lalu tampil memukau dewan Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka juri dan penonton. Sebagai juara Wisnumurti, M.Si., Rektor Univerbertahan tim MBW diberi tampil pal- sitas Warmadewa Prof. Dewa Putu ing buntut, namun mereka mampu Widjana beserta jajarannya yang allout, apik, kompak dan penuh se- ikut memberi motivasi hingga berkamengat serta ceria, sehingga mampu hirnya kompetisi. mengalahkan puluhan tim dari TaSelain itu juga berkat kerja sama nah Air, serta tim luar negeri seperti Pembina Mayun Wirajaya, pimpinan Filipina, Afrika, dll. pelatih Nyoman Yuda, pengurus Pembina MBW A.A. Mayun BMW yang dipimpin Surya Murti, Wirajaya menjelaskan, MBW yang bersama tim nonteknis yang diketuai diperkuat field commander utama Artawan, para ofisial dari IKBMBW Aditya Wiguna dibantu dua filed (alumni) Putu Purna dan Yogi Bagiacommander yakni Fahmi Fakhrudin rta. Juga didukung oleh KSR PMI dan Diah Saraswati mampu meraih Unwar, para orangtua mahasiswa juara umum I di word class dengan dan seluruh sivitas akademika Un-

war termasuk BEM Unwar, BEM fakultas beserta unitas-unitas yang ada serta berbagai sponsor yang telah banyak membantu dari persiapan hingga dapat mengikuti kejuaraan dan meraih juara umum. WR III Unwar Dr. I Wayan Parwata, M.T. menegaskan, BMW pantas mendapat juara umum di ajang bergengsi ini karena mampu memukau penonton dan dewan juri. Bahkan juri internasional mengatakan kalau mau melihat MB, belajarlah di MBW. Dia mengatakan hasil ini berkat kerja keras tim beserta pelatih karena ajang ini menjadi ujian berat bagi MBW untuk bisa mempertahankan predikat juara umum internasional. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengaku bangga dengan semangat MBW mengikuti event bergengsi ini. Tentu hasil maksimal ini diraih berkat kerja keras, disiplin latihan serta pembinaan yang intensif sehingga mereka mampu tampil nyaris tanpa cacat. Di samping itu juga berkat doa masyarakat Bali karena kehadiran MBW tak hanya membawa bendera Unwar juga membawa nama Denpasar, Bali, dan Indonesia. Bahkan MBW sering tampil di pembukaan PKB. Rektor Unwar Prof. Dewa Widjana juga salut dengan semangat dan prestasi MBW. Yang luar biasa, katanya, dua kali ikut lomba keduanya meraih juara umum. Apalagi para pemainnya dipoles dari nol sejak setahun lalu saat mereka mulai masuk di Unwar. Ini artinya, adanya tekad yang luar biasa untuk tampil maksimal. (ad1465)

Tingkatkan Kemampuan Asesmen

BNNP Latih Petugas Rehabilitasi MESKI kesadaran masyarakat, khususnya pengguna narkoba masih rendah untuk melapor diri ke BNNP Bali, BNNK dan tempat rehabilitasi, tahun depan tidak menutup kemungkinan semakin meningkat. Oleh karena itu, BNNP Bali mengambil ancang-ancang mempersiapkannya dengan cara melatih dan meningkatkan kemampuan asesmen petugas rehabilitasi di Hotel Grand Zuri, Kuta, mulai 26-30 September ini. Pelatihan tersebut dibuka Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. ‘’Jadi, pelatihan ini melibatkan petugas Dinas Kesehatan Bali, Puskesmas dan Lapas Narkotika serta Rumah Sakit Narkotika. Ada dari Karangasem, Bangli, Denpasar, Badung dan Tabanan, serta RS Manuaba,’’ ujar Brigjen Suastawa didampingi Kabid Rehabilitasi AKBP Nyoman Artana. Pelatihan tersebut, menurut Kepala BNNP, sangat penting karena ke depan kemungkinan kesadaran masyarakat tinggi untuk rehabilitasi. Supaya dekat dengan tempat tinggalnya, klien atau pecandu yang menjalani rehabilitasi dirujuk ke Puskesmas terdekat. ‘’Kenapa, misalnya Puskemas Kuta Selatan dan Sanur karena pasien banyak dari sana. Selain itu, selama ini tidak pernah melakukan rehabilitasi,’’

PELATIHAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa membuka pelatihan peningkatan kemampuan asesmen petugas rehabilitasi. tegasnya. Mengingat pentingnya pelatiRencananya pelatihan tersebut han tersebut, BNNP punya teroselain teori juga ada pratiknya. bosan kreatif dengan memanBagaimana praktiknya? Jenderal faatkan anggaran yang tidak asal Mengwi ini menegaskan, tiap terpakai dan disetujui BNN-RI. satu bulan sekali BNNP akan ‘’BNNP Bali dinilai punya teromemanggil petugas puskesmas bosan kreatif karena ke depan atau lapas untuk praktik kon- semua lembaga kesehatan dari selor. Mereka akan diajak sebagai puskemas dan RSUD akan dilipenyuluh di Lapas Narkotik Ta- batkan langsung sebagai asesmen banan, Karangasem dan Bangli. dan rehabilitasi. Perkembangan Saat belajar asesmen, pratikkan ke depan, arahnya Dinas Kesdi Klinik Pratama BNNP Bali ehatan sebagai pelaksana rehaatau di Rumah Damping di Pe- bilitasi. Oleh karena itu harus natih. ‘’Tiap akan datangkan 5 dimulai dari sekarang,pp ucap sampai 10 klien. Kalau Rumah Suastawa yang juga Pemangku Damping sudah ada klien 20 Pura Dalem Khayangan Gulingan orang,’’ ungkap Suastawa. Gede, Mengwi ini. (ad714)

Pascasarjana Unhi Gelar Pengabdian Masyarakat di Pura Giri Mulyo Banyuwangi Dirangkai Yudisium Magister

PENGABDIAN - Pascasarjana Unhi menggelar pengabdian pada masyarakat di kawasan Pura Giri Mulyo Raung, Desa Sugihwaras, Kec. Glenmore, Banyuwangi, 23-24 September 2016. PROGRAM Pascasarjana Uni- persoalan-persoalan keumatan versitas Hindu Indonesia (Unhi) yang dihadapinya di sana,” kata menggelar pengabdian pada Direktur Program Pascasarjana masyarakat di kawasan Pura Giri Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, Senin Mulyo Raung, Desa Sugihwaras, (26/9) kemarin. Dikatakannya, pengabdian Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jatim pada 23-24 September 2016. masyarakat dilaksanakan di Pura Kegiatan itu juga dirangkai dengan Giri Mulyo Raung, Desa Sugihwaras, yudisium lulusan Magister Ilmu karena berkaitan dengan rangkaian Agama dan Kebudayaan Unhi ke-24 acara tirtayatra ke Petirtaan Taman dan lulusan Magister Pendidikan Sari di kompleks Candi Gumuk Kancil, di samping permintaan dari umat Agama Hindu ke-13. Kegiatan itu dihadiri Rektor Unhi di sana yang membutuhkan siraman Dr. Ida Bagus Dharmika, Wakil rohani. Sementara itu, pada yudiRektor I Prof. Dr. Ketut Suda, pimpi- sium Magister yang dihelat di salah nan Pascasarjana, dosen, pegawai satu hotel di Genteng Banyuwangi, dan para yudisiawan/yudisiawati. Prof. Gelgel dalam sambutannya Dari Glenmore hadir Ketua PHDI menyampaikan yudisium kali ini Kecamatan Glemore, PHDI Desa adalah yang keempat kali dilakukan Sugihwaras dan umat Hindu se- di luar Bali. Sebanyak 47 magister diyuKecamatan Glemore. ‘’Pengabdian masyarakat dilakukan dalam ben- disium. Dengan demikian lulusan tuk dharmawacana dan dharma- Magister Ilmu Agama dan Kebutula. Dalam kegiatan pengabdian itu dayaan Unhi, hingga kini tercatat kami memberikan informasi tentang sebanyak 1.233 orang. Sedangkan persoalan-persoalan aktual tentang Magister Pendidikan Agama Hindu keumatan. Dari mereka kami gali sebanyak 506 orang. Pihaknya

menyampaikan selamat kepada yudisiawan/yudisiawati, karena telah menyelesaikan tugas belajarnya dengan baik sehingga dikukuhkan sebagi seorang Magister. Kelulusan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras, ketekunan dan kesungguhan dalam menempuh studi di Pascasarjana Unhi. “Untuk itu pula sudah seharusnya para lulusan merasa bangga sebagai alumni Pasca Unhi. Karena dengan rasa bangga akan menumbuhkan rasa percaya diri,” ujarnya. Dikatakannya, meraih gelar magister apalagi doktor, usaha yang tidak mudah. Melalui perjuangan yang sangat melelahkan. Membutuhkan keuletan, ketekunan, dan pengorbanan. Ada suatu hal yang patut diingat, bahwa semakin tinggi pendidikan haruslah semakin tinggi cinta kepada keluarga, termasuk cinta kasih pada orang lain. Selama dua tahun para lulusan digembleng di kampus, tentu ada yang merasa apa diberikan kurang atau belum memuaskan atau belum memenuhi harapan. ‘’Karena itu berilah kami masukan. Tapi apabila pelayanan yang diberikan memuaskan dan membahagiakan, tolong ceritakan kepada semua orang. Kesalahannya dilupakan dan kebaikannya jangan pernah dilupakan,’’ ujarnya. Lanjut Prof. Gelgel, mempelajari agama merupakan suatu peningkatan budaya jiwa kita. Apakah kita merasakan bahwa pendidikan agama selain memberikan pengetahuan juga telah dapat menghaluskan jiwa, memuliakan jiwa? Jika tidak maka sesungguhnyalah pendidikan agama kita belumlah berhasil. (ad1471)

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Mahasiswa Baru FH Undwi Kunjungi Kejati Bali MAHASISWA baru Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar, Senin (26/9) kemarin mengunjungi Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali di kawasan Renon. Mahasiswa diterima Asisten Pengawasan Kejati Bali Putu Indriati, S.H. Sebanyak 167 mahasiswa baru FH Undwi didampingi 25 pengurus BEM FH Undwi selama dua jam diterima di Kejati Bali. Menurut Dekan FH Unwi Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H., kunjungan ke Kejati Bali ini adalah sebuah upaya untuk memperkenalkan mahasiswa baru terhadap keberadaan salah satu lembaga penegak keadilan. Dengan demikian mereka tak hanya mendapat teori soal fungsi dan tupoksi Kejati, juga melihat secara langsung SDM serta masing-masing tugas di setiap asisten. Kedua, kunjungan ini adalah bagian dari kegiatan Orientasi

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Omaru) Undwi yang kali ini sudah memasuki orientasi di tingkat fakultas. Mahasiswa baru juga didampingi WD I Dr. I Wayan Arka, S.H., M.H. dan WD III Drs. I Ketut Windia, S.H., M.H. serta sejumah dosen. Indradewi mengatakan, FH Undwi yang memiliki dua prodi yakni Prodi Ilmu Hukum (S-1) dan Prodi Magister Ilmu Hukum (MIH) sudah menghasilkan ribuan sarjana hukum yang andal. Makanya kunjungan mahasiswa baru FH Undwi ke Kejati Bali ini juga bagian dari upaya FH Undwi untuk melahirkan sarjana dan magister hukum yang andal, terampil dan berwawasan global. Di acara itu Asisten Pengawasan Putu Indriarti mengajak kepada mahasiswa FH Undwi untuk mengedepankan kejujuran. Kejujuran menyangkut bidang apa saja, termasuk jujur pada diri sendiri, jujur pada keluarga dan

KUNJUNGAN - Dekan FH Undwi A.A. Sagung N. Indradewi (kiri) bersama mahasiswa saat diterima di Kejati Bali oleh Putu Indriarti.

kepada negara serta menyelesaikan tugas-tugas dalam perkuliahan serta menjalankan tugas profesi ketika sudah bekerja. Jujur adalah kata kunci kita tak melakukan korupsi dan tindak pidana lainnya. Saat itu Putu Indriarti juga memperkenalkan empat bidang asisten serta tugas pokoknya. Kejati Bali dilengkapi empat asisten, yakni Asisten Intelijen, Asisten Pidum, Asisten Pidsus dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Tugas pokok Asisten Intelijen ini meliputi empat bidang, yakni bidang intelijen itu sendiri, bidang ekonomi dan moneter, sosbud dan penerangan, serta penyuluhan hukum. Semua itu dilakukan untuk mengamankan hasil-hasil pembangunan. Selain itu melakukan cekal, pengawasan media massa, SDM dan teknologi intelijen. Asisten Pidum tugas pokoknya meliputi seksi warga, TPUL (tindak pidana umum lain) dan katibum. Sedangkan Asisten Pidsus mendapat tugas pokok melakukan penyelidikan, penyidikan, penuntutan dan pelaksanaan penetapan dan putusan hakim. Pidsus juga dilengkapi Kasi Eksaminasi dan Eksekusi. Pidsus menangani kasus pidana korupsi dan perpajakan. Sedangkan kasus HAM penyidikannya dilakukan oleh Kejaksaan Agung hingga eksekusinya. Di Asisten Datun menyangkut kasus perdata dan tata usaha negara. Kunjungan mahasiswa baru FH Undwi kemarin berjalan penuh kekeluargaan. Bahkan, Putu Indriarti ikut menguji mahasiswa baru usai mendapat pemaparan dan tugas Kejati Bali. (ad1469)

Unmas Denpasar Sudah Termasuk ’’Research University’’ di Kopertis VIII REKTOR Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Senin (26/9) kemarin mewisuda 898 sarjana S-1 dan magister. Unmas Denpasar sukses menjadi perguruan tinggi swasta yang bermutu dan berbudaya. Pelaksanaan Tri Dharma dilakukan seimbang dan taat aturan, maka output lulusan Unmas dijamin berkualitas. Saat itu Made Sukamerta didampingi Wakil Rektor Prof. IGN Alit Wiswata, M.P., WR II Drs. I Wayan Suandhi, M.Pd., WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. dan WR IV Dr. Ir. I Ketut Arnawa M.P. menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. Lulusan terbaik di FE diraih Ida Ayu Mira Sekar Kinasih (3,89), di FT I Putu Yana Hermawan (3,23), di FP oleh Ida Ayu Satya Saraswati (3,62), di FKG Kadek Ayu Diana Wati (3,33), di FH Ni Luh Rusmiati (3,60) di FKIP Ni Wayan Wijayanti (3,94) dan I Gusti Made Suka Arnawa (3,89) di PPS. Pejabat Ketua Yayasan PR Saraswati Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengaku bangga Unmas Denpasar sebenarnya sudah menjadi research univrrsity di Bali, setelah melihat posisinya sebagai PTS nomor satu dalam memenangkan dana hibah penelitian dan pengabdian masyarakat. Untuk itu para dosen Unmas didorong terus meningkatkan kualifikasinya. Yayasan, kata dia akan mendukung dalam penyiapan sarana dan prasarana sehingga ke depan menjadi universitas berbasis penelitian kebanggaan di tingkat nasional. ‘’Sekarang perdalam dan perbanyak penelitian sebagai ciri perguruan tinggi sehat,’’ ujarnya. Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa membenarkan dalam posisi sebagai PT nomor 101 terbaik tingkat nasional dalam

penelitian, nomor tiga terbaik di Bali dan PTS nomor satu di Kopertis VIII, Unmas Denpasar sudah menjadi PTS berbasis research di Wilayah VIII. Ini disebut Dasi Astawa sebagai prestasi luar biasa dari 440 PT di tingkat nasional. Tinggal sekarang hasil penelitian Unmas jangan hanya ditaruh di meja, melainkan harus dipublikasikan. Yang terpenting, hasil penelitian itu dihilirisasi atau dibumikan agar memiliki nilai ekonomis dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat dan dunia industri. Kedua, sivitas akademika Unmas harus mampu menjaga dan meningkatkan reputasinya. Di antaranya dosen yang S-2 harus terdorong melanjutkan ke S-3, dosen berkualifiksi doktor harus segera meraih guru besar untuk menjadikan PT ini tampil hebat. Kerja sama internsional jangan sekadar MoU, namun harus diisi secara riil. Bisa dalam bentuk pertukaran mahasiswa dan dosen atau join kurikulum. Saat itu

dana pemerintah, katanya, akan semakin banyak mengalir ke Unmas. Untuk itu dia mengajak pimpinan PT di Wilayah VIII untuk mengedepankan penelitian dan teknologi di kampusnya masing-masing. Rektor Unmas Made Sukamerta menjelaskan, dalam bidang akademik semua prodi di Unmas terakreditasi B dengan nilai Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) juga terakreditasi B. Kedua, Unmas berada di ranking 44 nasional PT se-Indonesia. Yang membanggakan, Unmas Denpasar berada di ranking 101 PT dalam penelitian dan pengabdian masyarakat terbaik di Indonesia. Prestasi ini, kata dia akan terus digenjot dengan melakukan perbaikan di segala bidang, khususnya peningkatan mutu dosen disertai dengan inovasi dalam upaya memenangkan keunggulan bersaing di tingkat lokal, nasional maupun regional. (ad1468)

WISUDA - Rektor Unmas Made Sukamerta saat mewisuda 898 sarjana.

’’Make an Impact’’ Melalui ’’Lestari For Kids’’ SEBAGAI bagian dari kampanye misi BPR Lestari yang baru yaitu Make an Impact, BPR Lestari secara berkelanjutan menyelenggarakan Lestari for Kids, yaitu program bantuan pangan kepada anak-anak yang kurang beruntung di 20 panti asuhan binaan BPR Lestari. Dan di bulan September ini BPR Lestari kembali berbagi menyumbangkan 4 ton beras yang diberikan langsung oleh karyawan BPR Lestari

dari hari Senin hingga Selasa, 26 dan 27 September 2016. ‘’BPR Lestari mempunyai misi perusahaan, yaitu Make an Impact. Kami ingin menjadi perusahaan yang membawa perubahan postif dalam kehidupan masyarakat. Dan program ini merupakan salah satu dari misi tersebut,’’ kata Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. BPR Lestari memandang pent-

BANTUAN - Salah satu bantuan berupa beras yang disalurkan melalui program Lestari for Kids kepada sejumlah panti asuhan.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ing bahwa anak-anak merupakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, melalui Lestari for Kids ini, BPR Lestari ingin memberikan bantuan beras agar asupan makan anak-anak terpenuhi, sehingga menjadi generasi yang sehat. Anak-anak dan pengurus panti merasa bersyukur dengan segala kepedulian yang telah diberikan BPR Lestari selama ini. Mulai dari kebutuhan pangan, pendidikan, bahkan bacaan turut didukung. ‘’Terima kasih kami ucapkan kepada pihak BPR Lestari selaku donator tetap yang telah memberikan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan anak-anak panti asuhan. Tanpa bantuan ini kami mungkin akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan anak-anak di tengah keterbatasan donator yang membantu panti kami,’’ kata salah satu pengurus panti asuhan. ‘’Lestari for Kids ini akan berlanjut setiap tahunnya sebagai Make an Impact Campaign kami. Mudahan-mudahan apa yang kami berikan bisa mencukupi kebutuhan anak-anak panti dan semakin semangat menjalani hidup ini,’’ tutup Erry Yoga Sugama. (ad1467)


Selasa Kliwon, 27 September 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E

D I S I N I

5

Prof. Soemarsono di FH Unwar BROS dan Yayasan Senyum Bali Gelar Seminar ”Plastic Surgery Update” Hukum Bukan Sekadar Hasil Olah Pikir

FOTO BERSAMA - Board of Directors BROS, pembicara, dan tim Yayasan Senyum Bali foto bersama. PADA Senin (26/9) kemarin, BROS dan Yayasan Senyum Bali menggelar Seminar Plastic Surgery Update. Seminar ini diikuti oleh dokter umum dan dokter spesialis dari berbagai RS dan klinik swasta, baik dari dalam maupun luar Denpasar. Plastic Surgery Update menghadirkan empat pembicara, di antaranya Prof. Dr. dr. Sri Maliawan, Sp.BS(K)., dr. AA GN Asmarajaya, Sp.B., Sp.BP., dr. Agus Roy Rusly Hariantana Hamid, Sp.BP. RE. serta dr. Walter Flapper yang khusus datang bersama tim dari Australian Craniofacial Unit (ACFU). Pada seminar tersebut, para pembicara membawakan topik

antara lain “Comprehensive Treatment for Cleft Lip and Palate, Development Treatment on Craniofacial”, serta “Craniocerebral Problem”. Acara seminar dibuka langsung Direktur Utama BROS dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. Pada sambutannya, ia mengungkapkan bahwa .seminar ini merupakan salah satu program dalam rangka lebih memperkenalkan salah satu layanan unggulan BROS yaitu Bedah Plastik (Plastic Surgery). Seperti diketahui bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi terus mengalami perkembangan. Demikian halnya dengan ilmu kedokteran, khususnya bedah

plastik. Maka dari itu, seminar Plastic Surgery Update diharapkan mampu menjadi salah satu cara untuk saling bertukar dan berbagi informasi dengan rekanrekan dokter yang berkesempatan hadir, sehingga mengetahui ilmu terkini dalam penanganan kasus-kasus bibir sumbing dan craniofacial khususnya. “Ini merupakan moment yang sangat baik, karena kita mendapatkan kesempatan belajar langsung dengan dr. Walter Flapper dan team ACFU-Adelaide tentang kasus bibir sumbing dan craniofacial,” papar Patra. “BROS dan Yayasan Senyum Bali yang sudah bekerja sama sejak 2011, sangat berkeinginan untuk dapat terus menjalin hubungan kerja sama yang baik, tidak hanya dengan memberikan pelayanan penanganan kasus bibir sumbing, untuk pasien dari Yayasan Senyum. Tetapi juga selalu berupaya untuk memberikan update informasi perkembangan terkini tentang ilmu kedokteran bedah plastik, sehingga ke depannya penanganan yang diberikan dapat seoptimal mungkin. Untuk itu, mereka dapat tersenyum dan beraktivitas kembali sebagaimana mestinya,” ungkap Desak Made Sukma Dewi selaku Ketua Pengurus Yayasan Senyum Bali dalam sambutannya. (ad716)

Pembukaan Dies Natalis Ke-29 PNB

Diisi Dharma Wacana dan Lomba Antarjurusan POLITEKNIK Negeri Bali (PNB), Senin (26/9) kemarin menggelar pembukaan Dies Natalis ke-29. Bertempat di lapangan kampus setempat, Dies Natalis ini mengambil tema “Harmonisasi Keragaman Dalam Menghadapi Persaingan Global” dibuka Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. yang ditandai pelepasan balon. Selain prosesi pembukaan, juga diisi dengan siraman rohani atau dharma wacana oleh Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda yang diikuti seluruh civitas akademika. Dengan dilaksanakan dharma wacana ini, diharapkan nantinya ada keseimbangan dalam hal membangun sumber daya manusia. Tidak hanya membangun sisi keilmuan dan keterampilan, namun kekuatan batin dan rohaninya. “Membangun pendidikan insan yang berkarakter, cerdas dan komprehensif, itu yang kita inginkan,” kata Ir. Made Mudhina di sela pembukaan Dies Natalis. Kegiatan dalam dies ini, dikatakannya lebih banyak untuk menggemakan dalam hal membangun, menyelenggarakan, dan mengembangkan pendidikan, dengan berbasis kearifan lokal. Walaupun di PNB pendidikannya keras, disiplin yang ketat, namun melalui kegiatan inilah kesempatan untuk membangun kebersamaan, salah satunya melalui seni dan budaya. Sesuai dengan tema Dies Natalis, tentu pihaknya berharap terbangunnya kebersamaan di PNB. Ini merupakan salah satu

MENGAWALI perkuliahan perdana, 500 mahasiswa baru Fakultas Hukum (FH) Unwar diberikan stadium general dengan menghadirkan Prof. Dr. Soemarsono, S.H., M.S. dari Universitas Negeri Brawijaya. Dia juga mantan Kaprodi S-3 Hukum Brawijaya. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H. mengatakan mahasiswa baru perlu diberikan pemahaman soal hukum sebagai ilmu baru yang harus dia pelajari. Mereka ini perlu diberi pemahaman yang benar. Selama perkualiahan mereka diberikan materi hukum positif, tidak menyangkut filosofi hukum dan sebagainya. Dengan demikian mereka akan bisa bersikap sesuai dengan kaidah hukum. Dia mengatakan hukum pada prinsipnya berfungsi dua, yakni sebagai pengatur dan social control. Karena disadari masyarakat selalu hidup berdampingan dengan hukum. Masyarakat tak mungkin ada tanpa hukum dan hukum selalu ada karena masyarakat. Makanya hukum sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia mengkui banyak yang melanggar hukum dari semua komponen masyarakat, baik sebagai warga negara, aparat penegak hukum dan sebagainya. Untuk itu diperlukan pendidikan hukum seperti apa yang diperlukan untuk menghasilkan lulusan FH yang berintegritas, memiliki kata hati dan taat pada aturan perundang-undangan. Itulah, kata dekan alasan FH Unwar mendatangkan Prof. Soemarsono, S.H., M.S. untuk memberi pencerahan soal fungsi hukum

dan perlunya pendidikan tinggi hukum yang berintegritas. Di acara itu, Prof. Soemarsono mengatakan pelanggaran hukum makin marak diekspose dilakukan oleh semua komponen juga berkat kecanggihan teknologi informasi dewasa ini. Pelanggaran bisa dilakukan oleh warga masyarakat sendiri atau oleh penegak hukum dan aparatur negara. Padahal pencegahan dan upaya penanggulangan sudah dilakukan, namun masih saja terjadi pelanggaran hukum. Makanya dia mengatakan kelihatannya di Indonesia hukum itu seperti tidak berfungsi. Untuk itu, dia memberi apresiasi baik bahwa materi ini sangat tepat dan menarik diberikan untuk mahasiswa baru FH Unwar. Paling tidak memberi wawasan dan pemahaman bahwa hukum tak sekadar hasil olah pikir manusia, melainkan menyangkut hati nurani, budi dan rasa serta kepribadian manusia.

Dengan demikian, kita menahan diri untuk tidak melanggar hukum. Untuk itu diperlukan adanya kekuatan dalam diri untuk menangkal, yakni nilai dalam diri untuk tidak melanggar hukum. Karena hukum adalah cerminan diri kita sendiri. ‘’Ayo kita ekspresikan diri, jangan melanggar aturan,’’ ujarnya. Dia menegaskan fungsi hukum itu adalah alat atau instrumen untuk mencapai tujuan hukum yakni mengatur masyarakat berbangsa dan bernegara. Sementara tujuan hukum ditentukan oleh kepentingan yang disasar. Dengan kurikulum baru, mahasiswa baru FH Unwar tak boleh menjadi bagian dari masyarakat yang melanggar hukum. Justru sebaliknya, calon pakar hukum ini menjadi panutan dalam hidup tertib di masyarakat. Pelanggaran hukum, kata dia terjadi karena aturan yang tak jelas, kedua pembuat aturan hukum, ketiga bisa karen budaya masyarakatnya sendiri. (ad1470)

STADIUM GENERAL - Prof. Dr. Soemarsono dari Universitas Brawijaya bersama Dekan Nyoman Putu Budiarta dan dosen FH Unwar usai memberi stadium general di FH Unwar.

Klinik Jnana Marga

Ramuan Itu Bernama Seksual

LEPAS BALON - Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, MT., bersama jajaran Dosen melepas balon, menandai dibukanya Dies Natalis ke-29 PNB, Senin (26/9). landasan membangun pendidikan karakter dan juga untuk mecapai visi dari PNB. Selain itu tetap mengusung tema besar yaitu green tourism, di mana aktivitas yang dilakukan dalam dies ini berbasis pada budaya dan kearifan lokal. Pihaknya berharap kepada mahasiswa, melalui kegiatan seperti ini bisa saling mengenal antarjurusan. Untuk itu, nantinya bisa terbangun komunikasi dan keakraban bersama di kampus. “Kalau keakraban ini terbangun, harapan kita ke depan, iklim kampus bisa kondusif yang mana mahasiswa tidak akan terjadi perbedaan-perbedaan,”

tambahnya. Ketua panitia Dies Natalis I Komang Sudiarta, S.T., M.T. menambahkan, selain dharma wacana, rangkaian Dies Natalis hari pertama juga diisi berbagai lomba antarjurusan seperti lomba tarik tambang, lomba megalagala. Selain itu juga ada kegiatan Tourism Olympic, Porsenima dan Service Motor Gratis. Sedangkan untuk hari kedua, rangkaian Dies Natalis diisi dengan kegiatan jalan santai, serta diisi juga dengan berbagai lomba sampai dengan rangkaian hari ke empat. Untuk puncak Dies Natalis akan dilaksanakan 30 September. (ad715)

Mengunjungi Kapal Shofuku Maru

PT Harini Gema Samudera Fasilitasi SMKN 2 Jembrana

S E J A R A H D I C A T A T

info seremoniAL

PENGARAHAN - Awak kapal didampingi guru dan agen penyalur tenaga kerja, PT Harini Gema Samudera memberikan pengarahan kepada siswa SMKN 2 Jembrana. PT HARINI Gema Samudera bang PT Harini Gema Samudera yang menyalurkan tenaga kerja Pelabuhan Benoa, mengatakan ke Kapal Shofuku Maru No. 18, pihaknya merupakan agen pememfasilitasi SMKN 2 Jembrana nyalur tenaga kerja khusus mengunjungi kapal penangkap ke kapal penangkap ikan tuna ikan tuna longline laut dalam Jepang. Satu kapal tersebut Jepang, Senin (26/9) kemarin. berisi 22-24 awak kapal, 2-4 Kapal milik Jepang itu merupa- orang diantaranya merupakan kan kapal penangkap ikan tuna. orang Jepang sehingga 18-20 Sebagian besar yaitu 73 persen awak kapal merupakan orang tenaga awak kapal tersebut Indonesia. berasal dari Indonesia, yaitu seUntuk dapat bekerja di kapal banyak 3.400 awal kapal tersebar tersebut memerlukan skill dan di 200 kapal Jepang. pembelajaran khusus. Sebelum Di dalamnya terdapat sekitar menyalurkan tenaga kerja, PT 30 kapal dari Pelabuhan Kesen- Harini Gema Samudera memnuma dengan 500 awak kapal berikan training terlebih dahulu dari Indonesia. Dapat dipastikan kepada siswa lulusan SMA atau bagi manajemen industri pen- sederajat. angkapan ikan di Jepang tenaga “Ada yang di-training menjadi kerja dari Indonesia sangat pent- kru deck hand kapal, juga ada ing sekali. pada mesin kapal, mesin pendBambang Setiono, Kepala Ca- ingin tempat menyimpan ikan.

Itu semua kita berikan pelajaran. Selain itu, juga karena instrukturnya orang Jepang sehingga calon tenaga kerja juga diajarkan bahasa Jepang agar bisa berkomunikasi,” paparnya. Penangkapan tuna di laut lepas/dalam, terutama di Samudera Hindia timur di mana terdapat Southern Bluefin Tuna, tuna mata besar, albacore, dll. yang menjadikan tempat yang penting untuk menangkap ikan yang sekitar 40 kapal beroperasi di daerah tersebut menjadikan pelabuhan Benoa sebagai pangkalan yang sangat penting untuk perbekalan. Hal itu juga menjadikan devisa bagi RI selain dari tempat supply kapal dari Jepang juga tempat wisata dan peristirahatan awak kapal yang secara langsung menjadikan mutualisasi keuntungan ekonomi. “Kapal tersebut hanya beroperasi di luar zona ekonomi Indonesia, sementara sebagai tempat peristirahatan untuk mengisi perbekalan, kapal tersebut memilih Bali sebagai pangkalan,” bebernya. Kunjungan tersebut merupakan keinginan dari owner kapal agar siswa SMKN 2 Jembrana Bali yang menyediakan program studi keahlian di bidang pelayaran nautika kapal penangkap ikan itu dapat meninjau langsung kapal canggih penangkap ikan tersebut, melihat cara memasang umpan, cara menyimpan ikan, mengingat ikan disimpan dalam suhu minus 60 derajat disimpan selama setahun. “Jadi satu kali kapal tersebut operasi, setahun lagi baru kembali,” jelasnya. (ad717)

MENGAKU atau tidak, bercinta adalah salah satu kegiatan yang paling disukai oleh hampir semua orang dewasa, baik pria atau wanita di belahan dunia manapun. Bahkan kakek-kakek yang sudah bau tanah pun menyukainya. Karena bercinta (hubungan seksual) adalah sebuah ramuan antara cinta, kasih sayang, romantisme, erotisme yang melahirkan kenikmatan dan kesenangan. Aktivitas seksual bukan sekadar pelampiasan nafsu belaka, tapi seks sangat membantu mendekatkan pasangan baik fisik maupun emosional, sehingga membuat hubungan menjadi harmonis. Namun di sisi lain, bercinta tidak selamanya bisa memberikan kepuasan, baik pada pria maupun wanita. Terlebih pada pria. Rasa takut dan tidak percaya diri sering melanda kaum pria saat mereka merasa memiliki masalah dengan “kejantanannya”, salah satunya adalah masalah ejakulasi dini (ED). Bagi pria ejakulasi dini adalah momok paling menakutkan. Ahli seksual, terapist dan owner Klinik Jnana Marga, I Nengah Edy Warsita, memaparkan ejakulasi dini adalah kondisi dimana pria tidak bisa menahan dorongan ejakulasinya saat melakukan hubungan dengan pasangannya. Umumnya masalah ejakulasi dini akan terjadi seiring dengan pertambahan usia. Sebab, pertambahan usia akan menyebabkan menurunnya

kadar testosteron pria. Namun, dari hasil penelitian ternyata ejakulasi dini bisa menyerang semua usia, termasuk usia muda. Kemajuan zaman dan tuntutan hidup membuat pria– pria muda melakukan berbagai aktivitasnya hingga memeras stamina. Kondisi ini membuat mereka merasa tertekan secara psikologis, yang berdampak pada penurunan kadar testoteron yang pada akhirnya membuat pria–pria muda ini mengalami ejakulasi dini. Bercinta nyatanya memang menjadi kebutuhan dan sebuah aktivitas penting bagi setiap pasangan. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika setiap pasangan berusaha untuk dapat membawa aktivitas seksnya pada kualitas yang lebih baik. Menurut owner

I Nengah Edy Warsita

klinik yang beralamat di Jalan Gatot Subroto I Gang Jnana (1 km arah utara Apotek Anugrah) Denpasar, telp. 085102111600 ini memperbaiki pola hidup adalah salah satu cara memperbaiki kesehatan secara umum dan khususnya kesehatan seksual. Karena penyebab terbesar seseorang mengalami masalah kesehatan termasuk masalah seksual adalah pola hidup yang tidak sehat. Makan makanan sehat, olah raga secukupnya, jauhi stres, luangkan waktu untuk istirahat, berpikir dan bertindak positif serta banyak berdoa, adalah beberapa cara sederhana untuk menjaga kesehatan secara umum termasuk kesehatan seksual. Namun, jika merasa bermasalah dengan kesehatan khususnya kesehatan seksual, jangan ragu untuk mengunjungi dokter atau ahli seksual. Klinik Jnana Marga dengan metode terapi Janur Sakti dan Piramida membantu menyembuhkan berbagai macam masalah kesehatan seksual, seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, libido rendah, hyperseksual (menyeimbangkan energi seksual), infertilitas (susah memiliki anak), menambah ukuran Mr.P. dan lain-lain. Sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Denpasar dengan izin nomor 448.3/3.PT.29.VI.12/DIKES. Dan sudah tergabung dalam Ikatan Pengobatan Tradisional Indonesia (IPATRI). Buka setiap Senin sampai Sabtu, pukul 10.00–17.00 Wita. (ad1474)

Dua Prodi Baru Disetujui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Universitas Mahendradatta Yudisium Lulusan S-1 dan S-2

UNIVERSITAS Mahendradatta (d/h Marhaen) di penghujung tahun akademik 2016/2017 berhasil meraih dua prodi baru yang sudah disetujui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dikti) yaitu Program Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi (MIA) dan Program Studi S-1 Kewirausahaan. Sejalan dengan hal tersebut Unmar juga melaksanakan acara Yudisium Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Fakultas

Teknik. Upacara yudisium dilaksanakan di kampus pusat Universitas Mahendradatta Denpasar dihadiri oleh calon wisudawan dan wisudawati dari empat Fakultas Universitas Mahendradatta. “Yudisium adalah proses akademik yang menyangkut penerapan nilai dan kelulusan mahasiswa dari seluruh proses akademik. Dalam acara yudisium kelulusan ini terpancar rona kebahagiaan dari setiap mahasiswa yang mengikutinya.

YUDISIUM – Suasana yudisium mahasiswa Magister Hukum Unmar di Aula Kampus Pusat Unmar.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Hal ini dikarenakan betapa butuh perjuangan panjang yang harus dilalui untuk sampai ke tahap ini. Menjadi kebahagiaan tersendiri untuk semua mahasiswa. Diharapkan dengan lulusan kali ini akan menambah daya saing bagi setiap lulusan dalam bekerja,“ kata Dr. Putri Anggreni, S.E., MBA., M.Pd., Rektor Universitas Mahendradatta. Selain dihadiri Rektor Unmar, acara yudisium turut dihadiri pejabat Unmar yakni para Wakil Rektor dan para dekan masing-masing fakultas. Unmar merupakan perguruan tinggi swasta tertua di Bali yang dibangun Presiden Dr. Ir. Soekarno dengan Prodi 100 persen akreditasi mayor B untuk S-1 dan S-2 dan masuk urutan nomor 2 Akreditasi AIPT dari 56 PTS di Bali dan masuk ke jajaran 130 PTN/PTS (kategori universitas) terbaik di Indonesia (oleh Kementerian Pendidikan Tinggi RI tahun 2016 ). Sejalan dengan visi Universitas Mahendradatta yaitu menjadi lembaga pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk target Bali Intelektual 2020 dan menyongsong Indonesia Paripurna 2045, sesuai dengan nilai dan konsepsi Tri Sakti Marhaenisme Bung Karno. (ad723)


OPINI

6

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Memberdayakan Masyarakat Mengelola Potensi Danau AKTIVITAS masyarakat (Hindu) boleh dikatakan tidak dapat dipisahkan dari keberadaan air. Sampai-sampai, agama Hindu Bali sering disebut sebagai Agama Tirtha, yang artinya segala hal selalu dikaitkan dengan air yang disucikan. Terlebih lagi, kehidupan masyarakat Bali pada zaman dahulu sebagai petani sehingga budayanya pun lekat dengan budaya agraris. Karena itu, kearifan lokal masyarakat (Hindu) Bali sangat menghormati dan menyucikan sumber-sumber tirtha (air) tersebut. Salah satu sumber air bagi masyarakat Bali adalah danu (danau). Saking hormat dan dianggap sucinya danau ini, maka kalangan spiritual di Bali sering kita dengar menyebut Ibu Dewi Danu. Jadi, sumber air itu diibaratkan seorang ibu yang menyusui (memberi kehidupan) bagi masyarakat Hindu Bali. Sebagi seorang ibu, masyarakat Bali bukan saja hormat, tetapi selalu menjaga, memelihara kelestarian danau yang ada. Sampai sekarang pun kearifan lokal tersebut masih terpelihara dengan baik. Ini ditandai dengan didirikannya pura atau palinggih, termasuk untuk setiap mata air maupun titik masuknya air dalam satu sistem subak. Bali sendiri memiliki empat danau yakni Danau Batur di Kabupaten Bangli, Danau Beratan di Tabanan, Danau Buyan dan Danau Tamblingan di Buleleng. Dari keempat danau ini, Danau Batur paling luas mencapai 1.607,50 hektar dengan kedalaman 58 meter. Berikutnya Danau Beratan 379 hektar dengan kedalaman 35 meter, Danau Buyan 360 hektar dengan kedalaman 87 meter dan Danau Tamblingan 110 hektar dengan kedalaan 90 meter. Dalam perkembangan masyarakat sekarang ini, keempat Dewi Danu tersebut telah mengalami berbagai ‘’siksaan’’. Bukan hanya airnya yang menjadi rebutan untuk memenuhi kebutuhan akan air minum, air irigasi, tetapi pinggirannya pun dikapling-kapling untuk kepentingan ekonomi bisnis dan pariwisata. Dulu pinggiran danau yang lebat ditumbuhi tanaman semacam kopi dan sejenisnya, dibabat dan ditebang untuk digantikan dengan tanaman hortikultura yang dinilai lebih menguntungkan. Tak pelak, erosi bahkan longsor pun menggerogoti kala hujan deras mengguyur. Erosi yang terjadi telah membawa endapan lumpur ke dalam danau, yang berakibat terjadinya pendangkalan danau. Tak hanya itu, intensifikasi perkebunan hortikultura yang begitu masif di pinggiran danau diduga telah pula menyisakan residu pestisida secara berlebihan. Tak pelak manakala hujan turun (dan umumnya daerah danau berada di ketinggian tiap saat diguyur hujan) residu pestisida ini terbawa hanyut ke dalam danau. Maka, terjadilah seperti di Danau Batur, ikan-ikan bergeleparan mati diduga karena keracunan. Jika Ibu Dewi Danu sebagai sumber air, sumber kehidupan sudah tercemar seperti ini, masih layakkah airnya untuk dikonsumsi? Prihatin dengan kondisi ini, berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi berbagai siksaan Ibu Dewi Danu ini. Namun, apalah artinya jika masyarakat di sekitar danau tidak dibangun kesadarannya untuk tidak melakukan penebangan tanaman (hutan) sembarangan yang dapat menyebabkan pendangkalan air danau. Apalah artinya jika masyarakat pinggiran danau tidak diberi pengertian dan diarahkan untuk mengurangi pemakaian pestisida (kimia) dalam intensifikasi perkebunan hortkulturanya? Karena itu, pemerintah dan berbagai lembaga yang ada haruslah lebih fokus dan mengutamakan pemberdayaan masyarakat sekitar danau untuk menanggulangi erosi, pendangkalan dan penyusutan maupun pencemaran air danau ini. Hal tadi mungkin sudah mulai terlihat membuahkan hasil. Namun, kini ancaman berat justru dihadapi semua pihak dengan berkembangnya pariwisata. Keindahan panorama dari pinggiran danau kembali menjadi incaran para investor. Masyarakat pinggiran danau pun kembali mulai goyah tergiur gemerincing dolar yang ditebar pariwisata. Untuk hal ini, siapakah yang bisa mengendalikan? Tentu saja kembali pada peran pemerintah membangun kesadaran masyarakat untuk tidak gampang menjual tanahnya kepada investor. Pemerintah dapat memberdayakan masyarakat lokal dengan lembaga banjar adat atau desa pakramannya untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BumDes) untuk menggarap kepariwisataan di daerahnya. Untuk ini, mereka tidak perlu investor luar, mereka sendirilah pemilik sekaligus pengelola potensi pinggiran danau yang sangat disucikan umat Hindu Bali ini. Beberapa desa wisata telah terbukti berhasil dikelola dengan baik, tentu hal ini juga bisa dilakukan masyarakat pinggiran danau.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Renungan untuk ’’Krama’’ Bali Bali pulau kecil mungil yang betul-betul indah memesona, Jati Luwih (really beautiful) dijaga dan dilindungi oleh Dewata Nawa Sanga di segala arah. Tanah tegal, jurang, munduk, dataran, tanah desa, lahan pura, lahan sanggah, perumahan, termasuk kuburan (karang setra), serta lahan lainnya diyakini ada penghuninya. Ida Sang Hyang Widhi Wasa menganugerahkan kesejahteraan melalui gunung, bukit, danau, tukad/ pangkung, gerojogan, empelan, pancuran dan sumber mata air, dan sebagainya. Semuanya mengalirkan air dari pegunungan ke sawah kelok berliku, dataran yang luas menghijau dan hamparan padi yang menguning bak lautan emas akhirnya lebah hingga air mengalir kembali ke segara (laut). Subak sebagai karya local genius orang Bali merupakan rohnya pertanian Bali diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya umat manusia yang tidak kalah dengan sistem pertanian modern, melimpahkan kemakmuran gemah ripah loh jinawi. Air sangat dihormati. Di pusatpusat mata air didirikan Pura Beji, Pura Tirta, Pura Tirta Harum, Pura Taman dan sebagainya sebagai penghormatan kepada Dewa Wisnu. Dengan berbagai proses upacara, pemilihan hari-hari baik/ala ayuning dewasa untuk segala aktivitas pertanian dan tanah dihormati sebagai ‘’Ibu’’ (Ibu Pertiwi) tanah Bali menjadi tenget (keramat) bernuansa magis dan religius. Dewasa ini banyak krama Bali ikut tergoda oleh maraknya kehidupan material, menjual tanah pusaka warisan leluhur yang penuh berkah ini. Jika itu terjadi maka kita telah merampas periuk nasi anak-cucu. Ibu Pertiwi dan Dewi Sri akan berduka. Taksu Bali akan hilang dan kesejahteraan akan manjauh karena dewaDewa telah pergi serta Batara-Batari Kawitan dan leluhur kecewa akan ulah pratisentana-nya. I Made Westra Jl. Gunung Catur IIB/2 Padangsambian Kaja, Denpasar Barat

Empat Danau di Bali Harus Diselamatkan Danau salah satu sumber daya alam (SDA) sangat penting keberadaannya sebagai pensuplai air bagi wilayah di mana danau itu berada. Pulau Bali mungil memiliki empat danau yaitu Batur (Bangli), Beratan (Tabanan), Bulian (sering disebut Buyan di Buleleng) dan Tamblingan (Buleleng). Nama Danau Bulian sesuai dengan keempat danau ini ada di dataran tinggi, dengan ketinggian hampir sama karena itu bisa mengairi ke seluruh Bali, seperti tandon air mengalir ke segala arah dengan pipa-pipanya. Uniknya, keempat danau ini merupakan cekungan kaldera hasil dari letusan gunung purba.

Oleh Dr. Ni Luh Ketut Kartini edudukan cekungan Danau Batur, Beratan, Bulian, Tamblingan sangat khas karena bentang alamnya tertutup (terkungkung) dalam ilmu hidrologi disebut cekungan terkungkung. Cekaman terkungkung artinya tidak ada aliran sungai yang keluar dan masuk danau. Air keluar dari danau melalui penguapan dan rembesan air tanah ke wilayah sekelilingnya. Rembesan itu dapat dilihat adanya mata air di hulu sungai, rembesan itu ke segala arah. Yang perlu mendapat pemahaman adalah perhitungan volume air yang ada di danau tidak bisa dengan hitungan matematis, karena rembesan dan penguapan serta gerakan air sangat dinamis. Dari keempat danau ini, Danau Batur yang paling luas tetapi kalau dilihat dari kedalamannya Danau Bulian yang paling dalam (62,8 m) dan yang paling dangkal adalah Beratan (20,8 m). Begitu lekatnya air dalam praktik sosial pemeluk religi Hindu Bali, sehingga Hindu Bali sering dituturkan sebagai Agama Tirtha. Sumber dan badan air disucikan, dan ini ditandai dengan didirikannya pura atau palinggih, termasuk untuk setiap mata air maupun titik masuknya air dalam satu sistem subak. Bila air merupakan denyut kehidupan, maka keempat danau kaldera di Bali adalah jantung kehidupan alam Bali dan manusianya yang masing-masing dijaga kesuciannya. Sikap manusia terhadap sumber daya alam, khususnya air, mengalami transpormasi sejalan dengan sikap dan falsafah manusia dan di mana mereka hidup. Filsafatwan Plato, 2.500 tahun lalu telah membangun pikiran ‘’Kosmosentrisme’’ yang menganggap bahwa manusia dengan akal pikirannya adalah pusat dari segala-galanya, abad selanjutnya ditegaskan oleh muridnya Aristoteles dengan ‘’antroposentris’’, di mana berpendangan

K

manusia adalah bagian dari alam semesta tatanan kehidupan, sepuluh abad kemudian berkembang ‘’teosentris’’ menempatkan Tuhan titik sentral. Hal ini diboncengi oleh paham kerajaan, raja diposisikan sebagai jelmaan Tuhan. Muncul paham ‘’humanismesekularisme’’mengasimilasikan posisi manusia dan alam dalam satu-kesatuan yang utuh dan seimbang. Hal ini yang menyebabkan terjadi sintesa sinergi dengan kearifan lokal yang memandang manusia bagian integral dari alam, bukan sebagai penguasa alam. Pengelolaan air memerlukan landasan pikir tidak saja dengan pendekatan teknokratis, tetapi juga menyangkut pengendalian perilaku manusia terhadap alam tempatnya hidup. Pertanyaannya, apakah kita menganggap alam itu mesti selalu harus melayani seluruh kebutuhan manusia, ataukah manusia lebih arif mendudukkan alam dengan posisi yang setara dengan manusia (saling membutuhkan). Organisasisubakyangmengaturkebijakan dan tata kelola air dari hulu sampai hilir (danau sampai air mengairi sawah-sawah). Perjalanan air ibarat badan seekor naga, ekornya ada di gunung (danau), badannya adalah badansungaibesar,kakinyaadalahanak-anak sungai yang berliku-liku, bulunya adalah bulakan/mata air dan kepalanya adalah muaranya sungai sampai di laut. Perjalanan air dari gunung ke laut (nyegara gunung). ‘’Leluhur’’ Bali membagi daerah Bali menjadi 3 bagian, yaitu hulu, tengah dan hilir (hulu-tengahteben) untuk penyelamatan hulu sampai hilir, secara niskala ada Sad Kerthi artinya enam (6) sumber kesejahteraan yang harus dilestarikan. Hulu itu suci identik dengan pura (Atma Kerthi yaitu pelestarian kesucian pura dan sekitarnya). Hulu identik dengan gunung daerah resapan air, hutan (Wana Kerthi yaitu menyucikan hutan --hutan=pura) dan meles-

tarikan hutan. Hulu identik dengan danau (Danu Kerthi yaitu menyucikan danau -- danu=pura) dan melestarikan danau. Tengah identik dengan kehidupan manusia (Jana Kerthi adalah rangkaian upacara dan upakara dalam kehidupan ini dan swadharmanya sebagai manusia) di mana di bagian tengah dikelola dengan baik untuk menunjang kehidupan. Hilir adalah laut (Segara Kerthi adalah menjaga kesucian laut dan melestarikan agar tetap bisa sebagai sumber pangan. Menjaga kesucian Bali keseluruhan dan melestarikan alam dan budayanya (Jagat Kerthi). Secara logika paling dekat dengan kehidupanpertanianadalahtanahdanairtanpatanah dan air tidak bisa bertani dan tidak bisa hidup. Bagaimana leluhur Bali mengelola air? Hutan disucikan dan dijaga kelestariannya, danau sebagai sumber air disucikan identik dengan pura, siapa pun tidak boleh mengganggu, sawah disucikan padi identik dengan Dewi Sri, dibuatlah sawah yang berteras sering dari atas sampai bawah (tepi sungai) yang terlihat sangat indah, ternyata di balik keindahan itu ada tujuan untuk meningkatkan daya simpan air di dalam tanah, dengan sistem pengairan tujuannyaadalahuntukmenciptakanreservoar air (menahan air agar meresap ke dalam tanah dan tidak langsung hilang ke sungai). Tepi sungai dianggap angker karena dikatakan sebagai rumah tonya, memedi, gamang, dll. yang tidak boleh dibangun ditanami secara tumpang sari seperti pohon enau (jaka), beringin, kepuh, bambu, dll. Hal ini yang menyebabkan sepanjang sungai ada mata air. Begitu ada mata air disucikan dibuatkan palinggih ditanami pohon beringin, diberi kain poleng. Kesenian diciptakan juga dikaitkan dengan pertanian. Panglingsir kita telah memberikantitipanyangluarbiasakepadagenerasi penerusnyaberupa dresta, sastra, danbhisama

serta pamastu bagi si pelanggarnya. Kita sangat bersyukur jadi penerima titipan dan yang menikmati buah dari karya panglingsir berupa budaya dan alam yang sangat indah, sehingga Pulau Bali menjadi sangat terkenal di dunia sebagai tujuan pariwisata. Hal ini menyebabkan satu demi satu kesuksesan diraih dalam bidang pariwisata, sehingga mendorong peningkatan saranaprasarana agar mendapat keuntungan berlipat-lipat. Apa yang terjadi di balik itu? Tanpa disadari Pulau Bali kecil ini ibarat kelapa terus diperas santannya sehingga yang tersisa adalah ampasnya. Krama Bali harus menyadari bahwa Pulau Bali adalah pulau kecil yang harus dikelola dalam satukesatuan ekosistem yang selalu berpegang pada aturan-aturan yang kita warisi. Saat ini, beberapa lembaga swadaya masyarakat di Bali sangat prihatin dengan keberadaan sumber daya alam yaitu tanah dan air. Penyelamatan sumber daya alam dilakukan dengan melaksanakan Deklarasi Desa Kerta menjadi Desa Organik tahun 1999 oleh Kepala Desa Kerta, Deklarasi gerakan moral pertanian Bali menuju Pertanian Organik pada tahun 2003, di Pura Jati Desa Batur, Bangli dilakukan oleh Departemen Pertanian RI dan Pemda Bali,Yayasan Bali OrganicAssociatin(BOA),komponenmasyarakat Bali, Kelompok Media Bali Post. Pada tahun 2005 telah melakukan pertemuan semua stakeholder Bali dengan tema ‘’Penyelamatan Alam Bali’’, mengundang 1.001 orang di Kuta oleh Yayasan Bali organic dan Kelompok Media Bali Post telah melakukan sosialisasi dan pendampingan pertanian organik pada petani dari hulu sampai hilir (SDM, SDAP, teknologi, pascapanen dan pemasaran). 21 November 2009 dilakukan deklarasi dan serasehan. Saat ini dari keempat danau di Bali, tiga danau (Batur, Beratan dan Bulian) yang sudah bermasalah akibat intensifikasi ekonomi, khususnya di sektor pariwisata, serta perubahanpolapertanianmasyarakat.Halini semakin mendesak kualitas air danau serta distribusi ketersediaan air tawar sebagai sumber kehidupan. Di sepanjang masa kembang ekonomi dalamsatugenerasibelakangannilai-nilaireligi dan protokol pengurusan adat dari keempat danau beserta syarat penghormatan pada air hampir selalu diabaikan dalam pengambilan keputusan pembangunan di sekitarnya. Penulis, dosen PS Agro Ekoteknologi FP Unud

Suara Mahasiswa Siaga Gempa Bumi Sejak Dini INDONESIA terletak di daerah dengan tingkat aktivitas gempa bumi tinggi. Hal tersebut terjadi akibat bertemunya tiga lempeng tektonik utamaduniayakniLempengIndo-Australia,Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Pergerakan relatif ketiga lempeng tektonik tersebut dan dua lempenglainnya,yaknilautFilipinadanCarolina mengakibatkanterjadinyagempa-gempabumidi daerahperbatasanpertemuanantarlempengdan jugamenimbulkanterjadinyasesar-sesarregional yang selanjutnya menjadi daerah pusat sumber gempa. Lempeng Indo-Australia bergerak relatif ke arah utara dan menyusup ke dalam Lempeng Eurasia, sementara Lempeng Pasifik bergerak relatif ke arah barat. Jalur pertemuan lempeng berada di laut, sehingga apabila terjadi gempa bumi besar dengan kedalaman dangkal maka akanberpotensimenimbulkantsunami,sehingga Indonesia juga rawan tsunami. Gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Akumulasi energi penyebab terjadinya gempa bumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik. Energi yang dihasilkan dipancarkan ke segala arah berupa gelombang gempa bumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi.Umumnya,gempabumiterjadiakibatdari aktivitas pergerakan lempeng yang dapat menimbulkan atau melepaskan gelombang seismik yangdipancarkanolehsumberenergielastikyang dilepaskan secara tiba-tiba. Prediksi gempa bumi meliputi parameter lokasi, waktu dan skala gempa bumi tersebut. Ketiga paremeter tersebut harus ada, sehingga

Oleh Fitria Dwi Hariani, A.P. penanggulangan bencana bisa dilakukan dengan tepat dan proporsional. Hingga saat ini prediksi gempa yang tepat dan teliti belum bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, karena tanda-tandanya (precursor) tidak pasti. Gejala yangbanyakdiamatiberdasarkanpadasifat-sifat batuan yang mengalami stres akibat tekanan yang ditimbulkan dari pergerakan lempeng tektonik.Gejalatersebutterlihatpadaperubahan posisi satu titik relatif terhadap titik lainnya yang diamatidenganmenggunakanGlobalPositioning System (GPS). Perubahan posisi tersebut bisa terlihat nyata setiap tahunnya, namun belum bisa dipakai untuk prediksi gempa. Gejala lainnya adalah perubahan muka air tanah, elektro magnetis, seismisitas, kecepatan gelombang. Semuanyatetapbelumbisadipakaisebagaitanda yang jelas untuk prediksi gempa bumi. Gempa bumi terjadi akibat permukaan bumi terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik besar. Lempeng tektonik adalah segmen keras kerak bumi yang mengapung di atas astenosfer yang cair dan panas. Oleh karena itu, maka lempeng tektonik ini bebas untuk bergerak dan saling berinteraksi satu sama lain. Daerah perbatasan lempeng-lempeng tektonik merupakan tempat-tempat yang memiliki kondisi tektonik yang aktif yang menyebabkan gempa bumi, gunung berapi dan pembentukkan dataran tinggi. Teori lempeng tektonik merupakan kombinasi dari teori sebelumnya yaitu: Teori Pergerakan Benua (Continental Drift) dan Pemekaran Dasar Samudera (Sea Floor Spreading).

Lapisan paling atas bumi, yaitu litosfir merupakanbatuanyangrelatifdingindanbagian paling atas berada pada kondisi padat dan kaku. Di bawah lapisan ini terdapat batuan yang jauh lebih panas yang disebut mantel. Lapisan ini sedemikianpanasnyasehinggasenantiasadalam keadaan tidak kaku, sehingga dapat bergerak sesuai dengan proses pendistribusian panas yang kita kenal sebagai aliran konveksi. Lempeng tektonik yang merupakan bagian dari litosfir padat dan terapung di atas mantel ikut bergerak satu samalainnya.Adatigakemungkinanpergerakan satu lempeng tektonik relatif terhadap lempeng lainnya,yaituapabilakedualempengsalingmenjauhi (spreading), saling mendekati (collision) dan saling geser (transform). Jika dua lempeng bertemu pada suatu sesar, keduanya dapat bergerak saling menjauhi, saling mendekati atau saling bergeser. Umumnya gerakan ini berlangsung lambat dan tidak dapat dirasakan oleh manusia, namun terukur sebesar 0-15 cm per tahun. Kadang-kadang, gerakan lempenginimacetdansalingmengunci,sehingga terjadi pengumpulan energi yang berlangsung terus sampai pada suatu saat batuan pada lempeng tektonik tersebut tidak lagi kuat menahan gerakan tersebut, sehingga terjadi pelepasan mendadak yang kita kenal sebagai gempa bumi. Terkadang gerakan lempeng ini macet dan saling mengunci, sehingga terjadi pengumpulan energi yang berlangsung terus sampai pada suatu saat batuan pada lempeng tektonik tersebut tidak lagi kuatmenahangerakantersebut,sehinggaterjadi pelepasan mendadak yang kita kenal sebagai gempa bumi. Penulis, Taruna STMKG Jakarta

POJOK BPK rekomendasikan agar Tahura Ngurah Rai dikembalikan pada fungsinya. - Termasuk Tahura di kawasan Teluk Benoa. *** Kata Bupati Badung, pemerintah jangan kalah tertibkan Tahura Ngurah Rai. - Hati-hati investor punya senjata pamungkas. *** Divonis 4,5 tahun, Damayanti siap bantu KPK mengungkap suap di DPR. - Buka-bukaan setelah ditangkap.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SAMPAH Sejumlah pengendara melintasi sampah yang beterbangan di jalan tol menuju Nusa Dua, Senin (26/9) kemarin. Sampah itu terjatuh dari salah satu kendaraan yang melintas di sana.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Bali Post/wan

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Fraksi PDI-P Pertanyakan Hibah Naik Drastis Denpasar (Bali Post) Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali mempertanyakan peningkatan belanja hibah sangat dramatis. Pasalnya, dalam perubahan APBD 2016 direncanakan Rp 1,166 triliun lebih dari APBD Induk 2016 sebesar Rp 979,8 miliar lebih atau bertambah Rp 186,3 miliar lebih. Padahal, eksekutif lewat TAPD bermaksud meniadakan anggaran dana hibah dalam rancangan Perubahan APBD 2016 pada saat pembahasan KUA PPAS. Alasannya, karena tidak tersedia anggaran yang cukup untuk pos dana hibah tersebut. “Fakta yang sungguh tidak dapat dipercaya yang mana pada akhirnya tidak berselang waktu yang lama eksekutif sudah berani mengajukan anggaran dana hibah sebesar Rp 186,3 miliar lebih dalam rancangan Perubahan APBD tahun 2016. Mohon penjelasan yang jujur dan rasional mengenai masalah ini,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan, I Made Budastra, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi partainya dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Senin (26/9) kemarin. Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Adnyana mengatakan, belanja hibah yang naik drastis menjadi pertanyaan karena sebelumnya eksekutif menyatakan tidak ada uang untuk hibah/bansos. Hal itu karena ada penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) dan perkiraan pendapatan yang menurun. Eksekutif bahkan sempat “mengeluh” ketika ada permintaan anggaran hibah yang difasilitasi dewan Rp 42 miliar.“Jadi, ini kan harus dijelaskan, jangan tiba-tiba muncul. Kan pertanyaan juga. Untuk sementara kita anggap itu angka yang nyeleneh karena tidak pernah dibahas dalam TAPD sebelumnya,” ujarnya. Diwawancara terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memaparkan, belanja hibah sebesar Rp 186,3 miliar lebih itu terdiri atas dana hibah BOS (Bantuan Operasional Sekolah) sebesar Rp 123,9 miliar lebih, hibah untuk KONI Rp 17 miliar, dan hibah yang difasilitasi dewan Rp 45,15 miliar. “Semua ada jawabannyalah, semua sudah diberi tahu sebenarnya. Jadi, hibah itu bukan soal saya tidak jujur. Kita kan masing-masing sudah ngertilah, tidak mungkin tiba-tiba begitu itu. Ini bagaimana, dibilang seperti seolah-olah saya tidak jujur nyusun. Saya kurang sependapat,” ujarnya. Anggota Fraksi PDI Perjuangan A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, hibah BOS mestinya masuk di dana penyesuaian. Namun, dana penyesuaian yang semula Rp 526 miliar lebih di APBD Induk, berkurang menjadi Rp 5 miliar pada rancangan perubahan APBD 2016. “Dibawa ke mana uangnya? Ini pemerintah pusat yang memberikan. Ini adalah dana untuk meningkatkan pendidikan, BOS, PNS daerah, dan tunjangan profesi guru, hilang ini. Dana penyesuaian tidak mungkin dibawa ke Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujarnya. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kadek Diana mengaku akan terus mengejar penjelasan dari eksekutif terkait adanya hibah BOS itu. Terlebih pada dana penyesuaian, ada pergeseran penggunaan dana BOS dari dana BOS ke DAK nonfisik yang besar sekali mencapai Rp 600 miliar lebih. “Kenapa sekarang lagi menganggarkan dana BOS di hibah itu. Memang hibah itu ada 2, hibah dana BOS sama hibah untuk lembaga dan organisasi kemasyarakatan,” ujarnya. Di sisi lain, Diana juga menyoroti eksekutif yang baru menyerahkan dokumen lengkap penjabaran perubahan APBD 2016 pada hari-H agenda Rapat Paripurna kemarin. Dengan kata lain, dewan menyusun Pandangan Umum Fraksi hanya berdasarkan Proyeksi Rancangan Setelah Rasionalisasi Induk tahun 2016 dan Nota Pengantar saja. Itu sebabnya, ada banyak pertanyaan yang muncul dalam Pandangan Umum Fraksi. Menurut Diana, eksekutif sebetulnya sudah pernah menyerahkan KUA PPAS sebelum terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait penundaan DAU. Namun, KUA PPAS sebagai dasar rancangan penyusunan perubahan APBD 2016 itu ditarik kembali setelah terbit PMK. Sementara KUA PPAS yang baru dikatakan hanya diketahui pimpinan dewan. (kmb32)

”Fakta yang sungguh tidak dapat dipercaya, yang mana pada akhirnya tidak berselang waktu yang lama eksekutif sudah berani mengajukan anggaran dana hibah sebesar Rp 186,3 miliar lebih dalam rancangan Perubahan APBD tahun 2016. Mohon penjelasan yang jujur dan rasional mengenai masalah ini.” Anggota Fraksi PDI Perjuangan, I Made Budastra

Bali Post/wan

JUALAN TOPI - Seorang pedagang topi membawa dagangannya di Pantai Tanjung Benoa, Nusa Dua, Senin (26/9) kemarin. Pedagang ini berupaya menjajakan dagangannya kepada setiap tamu mancanegara yang mengunjungi pantai tersebut.

Fraksi di DPRD Bali Soroti Penurunan Pendapatan Daerah Denpasar (Bali Post) -

Fraksi-fraksi di DPRD Bali menyoroti adanya penurunan pendapatan daerah dalam Rancangan APBD Perubahan 2016. Khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pajak daerah, dalam hal ini penerimaan dari BBNKB. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Bali terhadap Ranperda Perubahan APBD 2016 di Ruang Sidang Utama, Senin (26/9) kemarin. “Baru pada pembahasan kali ini pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp 157 miliar lebih atau 2,94%. Sedangkan yang bersumber dari PAD mengalami penurunan dari semula Rp 3,3 triliun lebih menjadi Rp 3,1 triliun lebih. Ini berarti pendapatan Provinsi Bali mengalami penurunan sebesar Rp 207 miliar lebih atau menurun 6,14 %,” ujar anggota Fraksi Golkar Tjokorda Raka Kerthyasa atau Cok Ibah. Fraksi Golkar, lanjut Cok Ibah, mempertanyakan pula rendahnya serapan anggaran karena realisasi belanja daerah sampai bulan Juli 2016 hanya Rp 2,1 triliun lebih atau 36,89% dari APBD Induk sebesar Rp 5,7 triliun lebih. Namun dalam Nota Keuangan Rancangan APBD Perubahan tahun 2016, belanja daerah justru dirancang meningkat Rp 111 miliar lebih menjadi Rp 5,8 triliun lebih. “Selanjutnya apakah karena serapan anggaran yang rendah dalam tahun berjalan yang menjadi faktor tertundanya DAU dari pemerintah Pusat?” imbuhnya. Anggota Fraksi Partai Gerindra I Wayan Tagel Arjana mengatakan, penundaan DAU hingga 18% lebih merupakan kenyataan yang harus diterima. Demikian pula dengan penurunan PAD sekitar 6% lebih karena ada imbas dari pelambatan ekonomi nasional. “Akan tetapi, saudara Gubernur semestinya mencari terobosanterobosan yang inovatif sehingga dampak perekonomian nasional

yang melambat tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD Provinsi Bali,” ujarnya. Anggota Fraksi PDI Perjuangan I Made Budastra mengatakan, Pemprov Bali mestinya menambah satu alasan lagi yang mendasari perubahan APBD 2016. Yakni terkait adanya saldo anggaran tahun anggaran sebelumnya yang harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan, di samping karena penundaan DAU dan terjadinya penurunan proyeksi pendapatan daerah. “Bahkan alasan ini yang paling urgen karena jumlah saldo anggaran berjalan atau dalam perubahan APBD tahun 2016 ini sangat signifikan yaitu sebesar Rp 258,9 miliar lebih,” ujarnya. Budastra menambahkan, Fraksi PDI Perjuangan juga meminta penjelasan terkait adanya kelebihan perhitungan dana accres dan tunjangan PNSD. Sebab, hal itu tidak pernah dijelaskan pada saat pembahasan KUA-PPAS antara TAPD dan Banggar. “Sangat ironis, di sisi lain kita melakukan rasionalisasi dan pemangkasan kegiatan. Sementara pada pos lainnya terdapat kelebihan dana. Apalagi itu dana accres dan tunjangan PNSD jadi sangat kelihatan eksekutif hanya mempersiapkan atau memproteksi kebutuhannya sendiri,” jelasnya. Anggota Fraksi Demokrat Ngakan Made Samudra mengatakan, alokasi belanja pegawai Rp 844,8 miliar lebih masih terlalu besar meski sudah ada penurunan Rp

96 miliar dari APBD Induk. Dana yang dialokasikan dalam Belanja Pegawai tersebut sebagian bisa dimanfaatkan untuk menutup kekurangan Belanja Bantuan Sosial dan Belanja Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota/Pemerintah Desa dan Partai Politik. “Kemudian Belanja Hibah yang direncanakan naik sebesar Rp 186,3 miliar lebih atau 19,01 persen, menurut hemat kami peningkatannya terlalu besar. Saran kami agar sebagian dana tersebut digunakan untuk menambah Belanja Bantuan Sosial yang diturunkan sebesar Rp 21,1 miliar lebih dan Belanja Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/ Kota/Pemerintah Desa dan Partai Politik yang diturunkan sebesar Rp 20,6 miliar lebih,” jelasnya. Anggota Fraksi Panca Bayu, I Kadek Nuartana, meminta Pemprov Bali betul-betul merasionalisasikan dan mengintensifikasikan program yang tidak terlalu signifikan. Hal ini untuk mengantisipasi risiko fiskal dan adanya penundaan pencairan DAU. Pemprov juga diminta memprioritaskan pembangunan fisik yang bersinggungan secara langsung dengan kesejahteraan masyarakat. “Pangkas biaya perjalanan dinas dan rapat yang pembiayaannya memengaruhi pos APBD-P. Intensifikasi program pendapatan daerah melalui peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor, penggunaan air permukaan dan optimalkan pemberlakuan tax amnesty,” imbuhnya. (kmb32)

Pedagang Seprai Mengaku Dibacok Dekat Jalan Tol

Denpasar (Bali Post) Pedagang seprai, Komang Susanti (40), mengaku dibacok orang tidak dikenal di dekat jalan tol, Pesanggaran, Denpasar, Senin (26/9) kemarin. Namun, polisi masih menyelidiki laporan tersebut karena pengakuan korban masih belum jelas. Kasus tersebut ditangani Polsek KP3 Benoa. Menurut petugas Polresta Denpasar, kejadiannya pukul 03.00 wita. Korban kos di Jalan Imam Bonjol Gang Trisakti, Denpasar. Menurut tetangga korban, Ernita, korban datang dan langsung mengetuk pintu kamarnya. Ia langsung membuka pintu dan melihat tangan korban berdarah. Ernita panik dan langsung membawa korban ke RS Siloam, dibantu oleh Febri dan Ahmad. Karena terbentur biaya akhirnya korban dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar. Saat di rumah sakit, Ernita sempat menanyakan kejadiannya dan korban mengaku ditabrak orang tidak dikenal dari belakang. Namun dokter tidak percaya dan korban diminta jujur supaya bisa ditangani kepolisian. Akhirnya korban mengaku dibacok orang tidak dikenal. Sebelum kejadian, menurut Ernita, korban meminjam motornya, Minggu (25/9) pukul 20.30 wita. Saat itu, korban mengaku mau ambil uang. Ernita lalu mencari tahu ke mana korban mengambil uang dan selama ini dekat dengan Eva tinggal di Aseman, Kuta Selatan. Eva membenarkan korban sempat ke rumahnya untuk ambil uang jual seprai. Selain itu, korban sempat minum bir satu gelas. “Mungkin korban pulang lewat jalan tol dan terjadi kejadian itu. Korban pulang paksa dari RSUP Sanglah dan saat ini sedang diinterogasi anggota Resmob di kosnya,” tegas petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Kapolsek KP3 Benoa, Kompol Nyoman Gatra, membenarkan adanya laporan itu. Namun saat ini, korban belum mau terus terang. “Katanya terjatuh ditabrak orang tak dikenal. Saat ditanya TKP jawab di tol saja. Tol kan ada tiga, di Benoa, Kuta, dan Kuta Selatan. Anggota kami masih menginterogasinya dan masih mengusut biar jelas,” tegas Kompol Gatra. Luka Terbuka Sementara itu, korban diterima di IGD RSUP Sanglah pukul 05.20 dan langsung diambil tindakan. Korban yang merupakan rujukan dari RS Siloam itu, kata dr. Kadek Nariyantha, Kasubbag Humas RSUP Sanglah mengalami multiple vulnus apertum. Yaitu, luka terbuka lebih dari satu pada bahu kiri dan kanan, lengan kiri dan kanan. “Saat ini sedang ditangani di triage bedah,” imbuhnya. Lanjutnya, dengan luka multiple vulnus apertum, seharusnya pasien dirawat di kamar operasi, namun pasien menolak untuk diambil tindakan sehingga pihaknya berusaha melakukan tindakan semaksimal mungkin di triage bedah. Ia mengkhawatirkan, jika luka seperti itu tidak ditangani di kamar operasi, nantinya dikhawatirkan muncul komplikasi. Sementara itu, belum ada keluarga yang datang untuk menjenguknya. Hingga sore harinya sekitar pukul 15.30, petugas kesehatan RSUP Sanglah mengatakan korban telah pulang dengan menggunakan taksi padahal kondisinya tergolong parah. (kmb36/kmb42)

Sertijab Dir. Resnarkoba Dilaksanakan di Mabes Polri Denpasar (Bali Post) Serah terima jabatan (sertijab) Dir. Resnarkoba Polda Bali dilaksanakan Senin (26/9) kemarin, di Mabes Polri. Kombes Pol. Franky Haryanto Parapat menyerahan jabatannya kepada Kombes Pol. Muhamad Arief Ramdani. Sertijab tersebut dipimpin langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Kapolda Bali, Irjen Pol. Sugeng Priyanto saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Sertijab Dir. Resnarkoba dilaksanakan di Jakarta,” ujar Kapolda di sela-sela acara kenal pamit Kapolres Tabanan di Gedung Kemala Hikmah Polda Bali, Denpasar. Seperti diberitakan sebe-

lumnya, Kombes Franky dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Iknas Bareskrim Polri. Sesuai Telegram Rahasia (TR) yang dikeluarkan Mabes Polri, Franky digantikan Kombes Pol. Muhamad Arief Ramdani. Walau belum mengenal lebih dalam pengganti Franky, Sugeng Priyanto berharap pejabat baru Dir. Resnarkoba bisa bekerja lebih baik lagi. “Instruksinya menjalankan tugas lebih baik lagi. Jangan mengulangi kesalahan atau kekurangan pejabat lama,” tegasnya. Sementara penyelidikan kasus Franky yang diduga terlibat beberapa kasus peny-

alahgunaan wewenang dan jabatan terkait anggaran serta penanganan kasus yang tidak sesuai prosedur, masih diproses Div. Propam Mabes Polri. Terkait sertijab Kapolres Tabanan, menurut Kapolda, pejabat lama yaitu AKBP Putu Putera Sedana dimutasi sebagai Waka Polres Metro Bekasi, Polda Metro Jaya. Penggantinya tak lain Kasubdit III Dit. Reskrimum Polda Bali AKBP Marsdianto. Kepada AKBP Sedana, Sugeng Priyanto mengaku mencatat program yang telah dilakukan selama jadi Kapolres Tabanan, di antaranya membentuk 9 Rumah Babinkamtibmas dan 4 Pos Quiks Respons.

Selain itu, banyak mengungkap kasus menonjol. Sedangkan kepada Marsdianto sebagai Kapolres Tabanan yang baru, mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri ini menyampaikan, sebagai Kapolres selain sebagai pengambil keputusan, juga jangan sungkan dan malu untuk turun ke lapangan. “Sehingga dapat lebih dekat dengan anggota maupun masyarakat. Selain itu, supaya saudara (Marsdianto -red) mengetahui secara langsung permasalahan sehingga tepat dalam mengambil keputusan,” ucapnya. Kapolda mengingatkan bahwa situasi gangguan kamtibmas dan tantangan ke depan di Tabanan semakin berat dan

kompleks, seperti kasus curas, curanmor, peredaran narkoba, konflik antar-ormas dan unjuk rasa tolak reklamasi Teluk Benoa yang melibatkan hampir seluruh kabupaten. Yang tidak kalah pentingnya yaitu ancaman teroris dan konflik sosial lainnya. “Saya berharap apa yang telah dipercayakan organisasi Polri ke pundak Saudara saat ini, bisa dijawab dengan memberikan prestasi kinerja yang terbaik bagi Polda Bali. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada Polri, khususnya Polda Bali tidak lagi sebatas konsep, namun dapat terwujud nyata dan membumi di masyarakat,” ujarnya. (036)

Bali Post/ist

SERTIJAB - Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto memimpin Sertijab Kapolres Tabanan.


BANGLI

8

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Pengiriman Sampah Klungkung ke TPA Regional

Bali Post/ina

SIDANG - Suasana sidang, Senin (26/9) kemarin di PN Bangli.

Luwes Dituntut 17 Tahun Penjara, Zul 20 Tahun

Bangli (Bali Post) Sidang kasus pembunuhan I Gede Pasek, warga Banjar Hulundanu Desa Songan Kintamani terus bergulir di Pengadilan Negeri Bangli. Dalam sidang yang digelar Senin (26/9) kemarin, kedua terdakwa, I Komang Kresna Wijaya alias Zul dan Jero Luwes dituntut dengan hukuman berbeda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jero Luwes dituntut hukuman penjara selama 17 tahun, sedangkan Zul lebih berat yakni 20 tahun penjara. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dewa Made Budi Watsara. Dalam sidang tersebut, Jaksa Putu Erik Sumiyanti menyatakan bahwa terdakwa Jero Luwes maupun Zul terbukti melakukan kejahatan sesuai pasal 340 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang pembunuhan terencana. Kedua terdakwa juga terbukti melanggar pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12/1951 tentang senjata tajam (sajam) dan Pasal subsider 351 ayat 1. Jaksa tidak menemukan alasan pemaaf sehingga terdakwa harus dihukum setimpal. Oleh jaksa, Jero Luwes yang merupakan mantan klian banjar di desanya dituntut dengan hukuman 17 tahun penjara. Sementara Zul dituntut hukuman 20 tahun penjara. Dikatakan Erik, pertimbangan jaksa yang memberatkan terdakwa yakni selama proses persidangan terdakwa kerap berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Terdakwa juga dinilai sadis dalam menghilangkan nyawa korban. Khusus terdakwa Zul, jaksa menuntutnya hukuman lebih berat karena pria yang wajahnya penuh tato itu sebelumnya sudah pernah dihukum. Sementara pertimbangan jaksa yang meringankan yakni karena terdakwa menyerahkan diri setelah membunuh korban. Sementara itu usai sidang, sejumlah keluarga korban sempat histeris dan memaki korban. Keluarga korban meminta kedua terdakwa yang selama ini tinggal di Desa Songan dihukum dengan hukuman lebih berat dari tuntutan jaksa. Kakak korban, Ketut Arta, mengaku kecewa karena dua orang lainnya yakni Surama dan Jro Sukebal tidak dijadikan terdakwa dalam kasus tersebut. Padahal saat kejadian April lalu, Sukebal dan Surama ikut berada dalam mobil APV yang dikendarai dua terdakwa. Kerabat korban lainnya, I Wayan Pertama, menilai dalam kasus ini ada diskriminasi. Polres Bangli yang menangani kasus ini dinilainya tidak bertindak adil dalam menerapkan hukum. Usai menyampaikan kekecewaannya di PN Bangli, beberapa keluarga korban selanjutnya mendatangi Polres Bangli. Mereka mempertanyakan terkait dilepasnya Sukebal dan Surama dalam kasus ini. Sejumlah perwira Polres Bangli yang menerima kedatangan keluarga korban menjelaskan bahwa Sukebal dan Surama tidak dijadikan tersangka karena tidak cukup bukti untuk menyeret keduanya. KBO Reskrim Iptu Ketut Purnawan mengatakan terkait kasus ini pihaknya masih menunggu perkembangan sidang. (kmb40)

Pemkab akan Fokus Benahi Pendidikan Dasar

Bangli (Bali Post) Penyerahan wewenang pengelolaan SMA/ SMK dari Pemkab ke Pemprov Bali rencananya akan dilakukan hari ini (27/9). Dengan adanya penyerahan kewenangan tersebut, nantinya Disdikpora Bangli hanya akan fokus membenahi kualitas pendidikan dasar. Sekretaris Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Sedana, Senin (26/9) kemarin, mengatakan, jumlah yang akan diserahkan kewenangan pengelolaannya yakni sebanyak 5 SMA dan 9 SMK. ‘’Besok (hari ini- red) akan dilakukan penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan SMA/SMK ke provinsi. Pendataan yang sudah dulu dilakukan baik tenaga maupun aset akan kita serahkan,’’ terangnya. Dikatakan Sedana, jika dalam pendataan selama ini masih ada yang tercecer terutama menyangkut aset karena ada bantuan di tahun 2016, maka Disdikpora Bangli masih diberikan batas waktu hingga 30 Desember 2016. Selain aset, tenaga kependidikan di SMA/SMK meliputi guru, tenaga administrasi dengan status PNS, GTT maupun PTT juga akan diserahkan ke provinsi. ‘’Jumlah tenaganya berapa saya tidak hapal betul. Data pastinya ada di BKD,’’ jelasnya. Meski diserahkan hari ini, namun pengalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dikatakannya baru akan berlaku 1 Januari 2017. Sebelumnya, Kepala Disdikpora Nyoman Suteja mengaku cukup diuntungkan dengan adanya pengalihan wewenang pengelolaan SMA/SMK ini. Sebab anggaran yang selama ini untuk SMA/SMK bisa dialihkan untuk menambah anggaran pembangunan lainnya termasuk menambah anggaran pendidikan di tingkat PAUD, TK, SD dan SMP. (kmb40)

Pemkab Tunggu Draf MoU dari Pemprov Bangli (Bali Post) -

Keinginan Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah ke TPA Regional Bangli yang berlokasi di jalur menuju Desa Landih direspons positif Pemkab Bangli. Hanya saja realisasinya sampai saat ini belum jelas lantaran masih menunggu draft MoU dari Pemprov Bali. Sekdis Tata Kota Bangli I.B. Oka Sobya, Senin (26/9) kemarin menjelaskan, keinginan Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah yang dihasilkan masyarakat di tiga kecamatan yakni Dawan, Banjarangkan, dan Klungkung ke TPA Regional Bangli sudah langsung disampaikan ke Pemkab Bangli. Kedua belah pihak menyambutnya dengan positif. Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Bangli pun telah merancang draft MoU dan itu sudah rampung. Namun, karena kerja sama tersebut melibatkan dua kabupaten, maka itu juga difasilitasi oleh Pemprov Bali dengan turut membuatkan draft MoU. ‘’Bangli dan Klungkung sebenarnya sudah sepakat. Tetapi provinsi lagi membuatkan draft MoU. Ini yang belum rampung. Jadinya kami belum mengetahui kapan kerja sama itu bisa jalan. Kami masih menunggu itu (draft

MoU-red) saja,’’ jelasnya. Jika draft tersebut sudah selesai akan kembali diajukan ke Bagian Hukum dan HAM Setda Bangli untuk dikaji sebelum disosialisasikan ke masyarakat. Salah satu hal yang tercantum dalam MoU itu yakni kompensasi yang didapatkan Kabupaten Bangli. ‘’Draft MoU ada dua. Dari kabupaten sama provinsi. Nah, ini yang dikaji, akan pakai yang mana,’’ ucapnya. Sebelumnya, Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Landih I Putu Sedan mengatakan, pengiriman sampah itu harus dikaji secara matang supaya tak memunculkan polemik di masyarakat. Ia pun menyebutkan, beberapa bulan lalu sudah pernah dilakukan pengiriman sampah tetapi ada penolakan dari masyarakat sekitar dan masyarakat di Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali yang daerahnya dilalui truk pen-

Nasabah Unit Bangli Raih Daihatsu Xenia Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bangli menggelar acara penarikan undian Simpanan Pedesaan (Simpedes) semester I/2016 Sabtu (24/9). Sebanyak 69.796 nomor rekening diundi pada acara yang diselenggarakan di Kantor BRI Cabang Bangli. Selain menyediakan grand prize berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia, acara penarikan undian yang dihadiri ratusan nasabah BRI tersebut juga menyediakan puluhan hadiah menarik lainnya dengan total nilai ratusan juta rupiah. Pemimpin BRI Cabang Bangli Radiany Catharina dalam sambutannya menyampaikan, penarikan undian Simpedes ini rutin dilaksanakan BRI Cabang Bangli setiap enam bulan sekali. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dan rasa terima kasih BRI kepada nasabah penyimpan terutama Simpedes. Dijelaskannya, untuk bisa mengikuti undian Simpedes ini, nasabah harus memiliki saldo minimal Rp 100 ribu. Dengan saldo tersebut nasabah akan mendapatkan satu buah poin yang akan diikutsertakan dalam proses penarikan undian. Jumlah poin berlaku untuk kelipatan saldo yang dimiliki oleh nasabah. ‘’Semakin banyak saldo Simpedes dari bapak dan ibu, maka semakin banyak kesempatan untuk mendapatkan hadiah. Untuk itu kami berharap kepada bapak dan ibu para nasabah BRI maupun yang belum menjadi nasabah BRI untuk segera menabung dan terus meningkatkan saldo tabungan sehingga kesempatan meraih hadiah semakin besar,’’ terangnya. Dipaparkan Catharina, untuk meningkatkan pelayanan terhadap nasabah, BRI cabang Bangli saat ini sudah memiliki enam BRI unit kerja dan tiga

HADIAH UTAMA - Pemimpin BRI Cabang Bangli Radiany Catharina secara simbolis melakukan penyerahan hadiah utama berupa kunci mobil Daihatsu Xenia. Teras BRI. Tak hanya itu BRI Cabang Bangli juga memiliki satu unit mobil Teras Keliling untuk membantu aktivitas perbankan masyarakat baik dalam hal simpanan maupun pinjaman. Saat ini BRI juga sudah meluncurkan satelit BRIsat yang menjangkau jaringan layanan ke seluruh pelosok negeri. ‘’Kami di Bangli juga sudah mempunyai pelayanan perangkat elektronik seperti ATM, CMR, EDC Merchant dan BRILink di setiap desa (agen BRILink),” ujarnya. Disampaikan juga bahwa untuk simpanan dan pinjaman BRI unit dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal ini memembuktikan bahwa animo masyarakat Bangli untuk menabung maupun meminjam sangat besar. Atas kepercayaan seluruh nasabah terhadap BRI dalam menggunakan jasa perbankan khususnya BRI Bangli, hingga bulan Juni 2016 posisi dana Rp 136 miliar dan pinjaman Rp 216 miliar. ‘’Kami akan terus

saat ini dua lubang yang tersedia sudah hampir penuh. ‘’Sisi lingkungannya juga perlu diperhatikan. Di sekitar sana banyak ada

sumber air. Sosialisasinya harus ke seluruh lapisan masyarakat. Bila perlu dari banjar ke banjar,’’ harapnya. (kmb45)

berusaha untuk meningkakan kualitas layanan kami dengan komitmen yang sudah kami canangkan yaitu melayani dengan setulus hati demi kepuasan nasabah dan masyarakat,’’ kata Catharina. Sementara itu, dalam penarikan undian Simpedes Semester I/2016 kemarin, grand prize berupa mobil Daihatsu Xenia berhasil diraih I Nyoman Darmawan, nasabah BRI unit kerja Bangli. Sejumlah nasabah lainnya juga berhasil meraih puluhan hadiah menarik lainnya yang disediakan BRI Cabang Bangli di antaranya lima unit sepeda motor masing-masing satu unit Versa, New Vario, Beat Pop CBS, Beat Pop CW dan Revo. BRI juga menyediakan satu unit TV LCD 40 inch, lima unit TV LCD 32 inch, lima unit mesin cuci dan lima unit home teather. Tak hanya itu saja, BRI Cabang Bangli juga memberikan hadiah doorprize kepada sejumlah nasabah yang hadir dalam acara tersebut. (ad720)

Bangli (Bali Post) Menggelorakan prinsip manunggal dengan rakyat tak hanya dilakukan Kodim 1626/Bangli dengan membantu pengerjaan sejumlah proyek fisik. Senin (26/9) kemarin, hal itu juga dilakukan melalui kegiatan pelayanan KB Kesehatan di Puskesmas III Kintamani di Desa Belantih. Program ini juga sebagai salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mengantisipasi ledakan jumlah penduduk. Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung menjelaskan, kegiatan ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun. Masyarakat yang dilibatkan mencapai ratusan orang yang terdiri dari kaum perempuan dan lakilaki. ‘’Pada kesempatan ini, kami mengajak masyarakat untuk mendukung program KB. Itu sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi ledakan jumlah penduduk,’’ ucapnya. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Pemkab Ban-

gli melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB). Hal ini akan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar daerah yang tingkat pemahaman masyarakatnya terhadap kesehatan masih tergolong rendah. ‘’Untuk yang mengikuti KB lumayan banyak. Sampai antre. Untuk yang laki-laki juga ada ikut vasektomi,’’ ungkapnya di sela-sela kegiatan yang di antaranya dihadiri Dandenkesyah Singaraja Letkol Ckm I GN Aryana dan Kabid KBKR BKKBN Provinsi Bali Ida Putu Mudita. Sementara itu, Kepala BPPKB Bangli I Ketut Kayana menjelaskan, kesadaran masyarakat untuk mengikuti program KB setiap tahunnya cenderung meningkat. Demikian juga dengan vasektomi. Adanya kerja sama dengan TNI ini secara otomatis edukasi kepada masyarakat bisa semakin maksimal. ‘’TNI itu cukup dekat dengan masyarakat. Mereka ikut memberikan edukasi terkait KB. Ini sangat bagus,’’ katanya. (kmb45)

KB - Kegiatan KB kesehatan di Puskesmas III Kintamani di Desa Belantih yang diselenggarakan Kodim 1626/Bangli, Senin (26/9) kemarin.

Tingkatkan Kualitas RSU Bangli

Bupati Made Gianyar Teken MoU dengan Rektor Unizar

Bangli : 0366-91521/91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024 : 0366-91032

gangkut. Selain itu, kapasitas TPA dalam waktu jangka panjang juga perlu diperhatikan. Sebab

Bali Post/sos

BRI Cabang Bangli Gelar Penarikan Kodim Ajak Masyarakat Undian Simpedes Semester I/2016 Dukung Program KB

Telepon Penting RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim Kantor Bupati

TPA Regional Landih.

KERJA SAMA - Pertemuan Bupati Bangli I Made Gianyar dan Rektor Unizar, Mataram terkait kerja sama bidang kesehatan, Senin (26/9) kemarin.

PEMERINTAH Kabupaten Bangli terus berupaya menjadikan Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli sebagai rumah sakit pendidikan utama. Salah satunya yang terbaru yakni menjalin kerja sama dengan Universitas Islam AlAzhar (Unizar) Mataram. Kerja sama ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. dengan Rektor Unizar Ahmad Firdaus Sukmono, S.E., S.H., M.H., Senin (26/9) kemarin. Acara di antaranya dihadiri Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana, Ketua Yayasan Unizar Nanang Samoedra dan Dekan Fakultas Kedokteran Unizar Dr. dr. Artha Budi Susilo Duarsa, M.Kes. Pada kesempatan itu, Direktur RSU Bangli, dr. I Wayan Sudiana, M.Kes. mengungkapkan, misi untuk menjadikan rumah sakit berstatus Badan Layanan Umum (BLU) itu sebagai rumah

sakit pendidikan utama sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan rumah sakit di samping sebagai usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). ‘’Pendekatan kerja sama ini sudah kami lakukan dari dulu. Tetapi baru sekarang penandatanganan kesepakatannya. Kami berharap ini bisa memberikan keuntungan,’’ ujarnya. Bentuk kerja sama itu, kata dia, sejumlah dokter muda yang menempuh pendidikan di Unizar melakukan praktik di RSU Bangli selama dua tahun. Tahap awal ini, jumlahnya mencapai 21 orang. Hal ini secara tidak langsung bisa dijadikan sebagai ajang untuk berbagi pengetahuan terutama dalam bidang kesehatan. ‘’Kerja sama ini dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya sekarang saja. Kami melihat ini positif sekali. Kerja tenaga medis yang ada juga bisa terbantu,’’ ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Bangli ini juga menyebutkan kerja sama bidang kesehatan sebelumnya sudah dilakukan dengan sejumlah sekolah tinggi ilmu kesehatan dan Universitas Udayana. Melalui langkah-langkah yang telah dilakukan itu, diharapkan kualitas rumah sakit semakin baik. ‘’Kerja sama ini akan terus kami lakukan. Tidak hanya dengan yang ada sekarang. Tetapi juga dengan yang lain,’’ imbuhnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar menyambut positif kerja sama ini. Apalagi Unizar sangat berkomitmen mendorong RSU Bangli sebagai rumah sakit pendidikan utama. Meskipun secara hukum kerja sama itu ada batas waktunya, tetapi diharapkan bisa diperpanjang lagi. ‘’Siapapun Bupati Bangli, Rektor Unizar maupun Direktur RSU Bangli, kerja sama yang positif ini harus terus dilanjutkan,’’ pungkasnya. (ad721)


Selasa Kliwon, 27 September 2016

GIANYAR

9

Terjaring ’’Sweeping’’

PROFIL Optimalkan Pelayanan MASIH banyak ditemui anggota legislatif yang setelah terpilih justru jarang mau menampung aspirasi masyarakat. Lain halnya dengan Ketua DPRD Gianyar, Wayan Tagel Winarta. Sekretaris DPC PDI-P Gianyar ini justru menjadikan ruang kerjanya di kantor DPRD Gianyar sebagai tempat menerima berbagai permasalahan masyarakat untuk dicarikan solusi. ‘’Kewajiban sebagai pelayan masyarakat menjadi prioritas utama saya. Siapa pun yang ingin mengeluh pasti saya ajak bicara di ruangan saya ini,’’ ucap Tagel Winarta saat ditemui belum lama ini. Lantaran keramahannya ini banyak masyarakat yang awalnya ingin bertemu salah seorang anggota dewan justru beralih ke ruangan Ketua DPRD yang ada di lantai satu. Demikian pula masyarakat yang ingin mengadu ke eksekutif, bila SKPD terkait tidak bisa ditemui pasti akan langsung mengadu ke Tagel. ‘’Ya karena pelayanan ini, beragam aspirasi kita terima. Dan ini pun harus langsung saya komunikasikan dengan inatansi terkait,’’ tambahnya. (nik)

Dua Anggota Ormas Pembawa Senpi Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) -

Selain fokus melakukan pengamanan sidang tersangka kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, polisi Senin (26/9) kemarin juga melakukan sweeping di seputaran Sukawati. Hasilnya, aparat berhasil mengamankan dua anggota ormas yang membawa senjata api (senpi) jenis FN dan sejumlah senjata tajam. Kini, dua oknum anggota ormas pemilik senpi tersebut diamankan di Mapolsek Sukawati.

Pertahankan Lahan Pertanian

Anggota Dewan Usulkan Subsidi PBB Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya baru perlu dilakukan untuk melestarikan lahan pertanian. Apalagi di Kabupaten Gianyar terdapat daerah aliran sungai (DAS) Pakerisan yang masuk Warisan Budaya Dunia (WBD) oleh UNESCO. Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah yakni mengoptimalkan subsidi termasuk subsidi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk kawasan pertanian. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Gianyar Ketut Karda Senin (26/9) kemarin. Karda mengatakan, Pemkab Gianyar saat ini sangat memungkinkan memberikan subsidi PBB untuk kawasan pertanian khususnya lahan pertanian di DAS Pakerisan serta kawasan lain yang tergolong jalur hijau. ‘’Daerah lain seperti Badung sudah melakukan hal ini. Di sini, kita tidak mengatakan gratis atau tidak bayar PBB, tapi pembayaran pajak untuk kawasan pertanian ini bisa disubsidi oleh pemerintah daerah,’’ ucapnya. Karda menjelaskan, subsidi ini pun seharusnya bisa bervariasi dari pembayaran 25 persen, 50 persen atau subsidi penuh dari pemkab untuk lahan tertentu. Selain di kawasan DAS Pakerisan, subsidi PBB ini juga bisa diterapkan untuk kawasan lainnya khususnya yang masuk jalur hijau. Dikatakan, usulan ini sudah disampaikannya pada 2013 dan 2014 lalu. Namun saat ini, baru beberapa kawasan yang dipastikan mendapat subsidi PBB dari pemerintah seperti subak di objek wisata Ceking, Tegallalang. ‘’Kalau di Ceking itu juga sudah disubsidi oleh pemda. Namun, persentasenya nanti bisa dikonfirmasi di dinas terkait,’’ tambahnya. Sementara disinggung terkait subsidi PBB di kawasan Ubud, menurut Karda, tidak ada istilah terlambat bila Pemkab Gianyar memang ingin menyelamatkan kawasan pertanian di daerah tersebut. Hal ini mengingat lahan pertanian Ubud terus digempur alih fungsi lahan. ‘’Maka agar tidak terus-menerus beralih menjadi akomodasi, langkah ini perlu dilakukan terlebih untuk penyelamatkan view alam pertanian di Ubud,’’ ucapnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SENJATA - Kapolres Gianyar AKBP Waluya saat menunjukkan senjata api dan senjata tajam milik dua oknum anggota ormas.

Informasi yang dihimpun, penangkapan ini berawal saat polisi yang menggelar sidak terkait pengamanan jalannya sidang pembunuhan di Dentiyis tersebut. Polisi mengantisipasi kedatangan anggota ormas ke PN Gianyar. Sekitar pukul 09.30 wita, melintas mobil KIA Picanto DK 1123 XC yang dikendarai dua oknum anggota ormas berinisial BKA (28) dan IKL (33). Keduanya terlihat mencurigakan. ‘’Kami melakukan sweeping di Jalan Raya Kemenuh. Saat itulah terlihat gerak-gerik mencurigakan dari mobil tersebut,’’ ucap Kapolres Gianyar AKBP Waluya. Petugas yang melakukan penggeledahan pada mobil tersebut berhasil menemukan satu senpi jenis FN Browning Hi-Power Automatic Call 9

MM, Made in Belgium warna hitam lengkap dengan 1 magasin berisi 7 butir peluru ukuran 9 mm. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan 1 golok merek Rambo III warna silver. ‘’Senjata api didapat saat dilakukan penggeledahan pada tas yang ada di dalam mobil tersebut dan sajam didapat di bagasi belakang mobil,’’ tambahnya. Dari temuan itu, kedua orang itu beserta barang bukti digiring ke Mapolsek Sukawati. Dari hasil pemeriksaan sementara, senpi tersebut dibeli oleh BKA dari seorang pria berinisial Y sekitar 4 bulan lalu. ‘’Dari hasil interogasi, dua orang yang mengaku ormas ini mau berangkat dari Denpasar menuju Taman Bali Bangli dalam rangka undangan. Namun saat melintas di jalur Jalan Raya Kemenuh terjaring razia polisi,’’ katanya. (kmb35)

Dosman Juara I LKTI Bali Rutin Rebut Juara Tingkat Provinsi dan Nasional SEGUDANG prestasi telah berhasil diraih SMAN 1 Gianyar (Dosman) baik di tingkat provinsi maupun nasional. Belum lama ini, sekolah tertua di Kabupaten Gianyar tersebut berhasil meraih juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat provinsi yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana (Unud). Hal ini terungkap saat penyerahan piala kepada sejumlah siswa berprestasi oleh Kepala SMAN 1 Gianyar Made Sudama, Senin (26/9) kemarin. Guru Pembina KIR SMAN 1 Gianyar Nyoman Ari Cahyani Damawati menjelaskan, juara I LKTI tingkat provinsi ini diraih oleh tim dari Dosman yang terdiri dari tiga siswi yakni Cokorda Istri Diah Ari Saci Prabandari Susila, Ni Wayan Ari Wulan Sari, dan Dewa Ayu Diah Lestari. Dalam lomba yang berlangsung pada 23 September lalu itu, mereka membawakan karya tulis berjudul ‘’Pengembangan RINDU (Rinds Yogurt) Minuman Sehat Berbasis

Bahan Baku Lokal’’. Cahyani mengatakan, penelitian tersebut dilakukan selama sebulan lebih dengan praktikum dan proses uji coba di sekolah. ‘’Ini terbuat dari bagian kulit semangka yang putihnya dicampur kemudian dibuat menjadi minuman yang bisa mengatasi kolesterol,’’ jelasnya. Selain prestasi tersebut siswa dari sekolah ini juga meraih juara II menulis esai se-Provinsi Bali yang juga diselenggarakan Fakultas Teknologi Pertanian Unud. Prestasi itu ditorehkan siswa kelas XI, Gusti Ayu Widiari, dengan karya tulis berjudul ‘’Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Jaja Bali Melalui Gerakan Save Jaje Bali’’. Ditambah pula raihan juara III Nasional LKTI Avisena yang diadakan Fakultas Farmasi Unud atas nama A.A. Sri Adanyani Paramita, A.A. Eka Andiyani, dan Ida Ayu Sita Pratiwi. Judul karya tulis mereka ‘’Inovasi Miganyong dan Rumput Laut (Sigarut) Sebagai Penganan Penderita

Altis’’. Siswa Dosman juga meraih juara II paduan suara Korem 163 Wirasatya seBali dengan membawakan lagu ‘’Tanah Airku’’ dan ‘’Rayuan Pulau Kelapa’’ oleh tim paduan suara Dosman 2016 dengan pembina Stefanus dan Kadek Artawan. Siswa Dosman meraih juara lomba baca puisi Korem 163/Wirasatya se-Bali atas nama Komang Diah Restu Suari. Tak hanya itu, para siswa yang tergabung dalam Sanggar Tari Prabaswara Malini juga sukses menampilkan cak kolosal di Art Centre, Denpasar beberapa waktu lalu. Kepala SMAN 1 Gianyar, Made Sudama, menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang berhasil meraih prestasi khususnya mereka yang meraih juara I KIR. ‘’Kita mengapresiasi dan berterima kasih kepada anak-anak dan pembina yang sudah berusaha keras siang dan malam,’’ katanya. Dikatakan, meningkatkan prestasi siswa memang menjadi salah satu program prioritas Dosman. Tidak hanya di bidang akademik

PRESTASI - Kepala SMAN 1 Gianyar Made Sudama berfoto bersama para siswa yang berhasil meraih prestasi tingkat provinsi. namun juga olahraga serta seni budaya. ‘’Ini terbukti, di mana-mana siswa Dosman berhasil meraih prestasi di tingkat provinsi dan nasional bahkan internasional,’’ ungkapnya. Sudama berharap prestasi ini bisa dipertahankan bahkan terus ditingkatkan baik secara kualitas maupun kuantitas. Kepada para siswa pihaknya juga menyampaikan agar tidak pernah lelah meraih ilmu sebagai bekal untuk memenangkan kompetisi global. ‘’Di sini kami membentuk siswa siap bersaing, berperilaku jujur, objektif, sportivitas, faktual. Dan analisis kompetensi ini sangat penting dalam mengarungi kehidu-

pan. Sebab ke depan persaingan dalam bidang akademik menjadi salah satu penentu keberhasilan siswa dalam kehidupan,’’ terangnya. Sudama berpesan agar ekstrakurikuler KIR di SMAN 1 Gianyar terus dikembangkan. Menurutnya, kemampuan untuk menulis yang dituangkan dalam karya tulis ilmiah merupakan dasar dari kegiatan akademik. ‘’Kompetensi ini memang diperlukan di mana pun sehingga penting sekali apalagi anak Dosman itu orientasinya pasti melanjutkan ke perguruan tinggi sehingga saat di perguruan tinggi nanti, menulis karya ilmiah bukan hal baru,’’ jelasnya. (ad1473)

Pemkab Ajukan Dua Ranperda Baru ke DPRD Gianyar

Ketut Karda

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

- 943056

DPRD

- 943144

BPBD

- 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar

- 942184

PMI Gianyar

- 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh - 941167

Bali Post/nik

RANPERDA Perubahan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah (OTD) Kabupaten Gianyar ditarik dan dihentikan pembahasannya secara resmi dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Gianyar, Senin (26/9) kemarin. Dalam kesempatan itu, eksekutif juga mengajukan dua buah ranperda yakni Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Gianyar serta Ranperda Pemerintahan Desa. Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata didampingi Wabup Made Mahayastra seusai sidang mengatakan, penarikan ranperda tersebut didasari keluarnya Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Secara nasional, regulasi tersebut mengakibatkan pemerintah daerah

harus kembali mengkaji ulang ranperda yang telah dibahas. Wabup Mahayastra menambahkan, keinginan Bupati Gianyar adalah terbentuknya kelembagaan baru yang dapat memberi pelayanan maksimal ke masyarakat. ‘’Kita tidak ingin sembarang, tetap mengacu kepada aturan pusat dan menyesuaikan dengan kepentingan di daerah,’’ kata dia. Sementara itu, Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta mengatakan, legislatif telah menyetujui secara sah atas penarikan ranperda tersebut. Sementara untuk pembahasan Ranperda tentang Pembentukan Susunan Perangkat daerah Kabupaten Gianyar, akan dilanjutkan pembahasannya oleh Pansus D. Lebih lanjut, Tagel Winarta menjelaskan isi Ranperda baru terkait susunan perangkat

daerah tersebut. Dikatakan, dari 21 dinas yang ada saat ini, eksekutif mengajukan penambahan satu dinas baru sehingga totalnya menjadi 22 dinas. ‘’Dalam draf baru tersebut, akan ada beberapa dinas baru dan ada juga yang hilang. Misal yang sudah dipastikan dihilangkan yaitu DKP yang digantikan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Sementara dinas yang baru seperti Dinas Pemuda dan Olahraga,’’ ujarnya. Tagel memastikan tidak ada permasalahan dengan penambahan dinas tersebut. Apalagi gedung kantor untuk masing-masing dinas tersebut sudah tersedia saat ini. ‘’Tidak ada masalah dengan penambahan itu. Namun yang jelas harapan kami dengan adanya penambahan ini, pelayanan terhadap masyarakat semakin membaik,’’ ucapnya. (ad722)

RAPAT PARIPURNA - Ketua DPRD Gianyar, Wayan Tagel Winarta, bersalaman dengan Bupati Agung Bharata usai penyerahan ranperda pada rapat paripurna yang digelar Senin (26/9) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Perahu Bebek Tarik Minat Pengunjung di Tukad Unda Semarapura (Bali Post) –

Wajah objek wisata Tukad Unda terus dipercantik oleh warga Desa Paksebali, Dawan, Klungkung. Untuk menarik pengunjung datang, Desa Paksebali yang dipimpin Perbekel I Putu Ariadi memasang dua buah perahu bebek di kawasan Tukad Unda yang dikenal dengan nama air terjun tirai. Perahu bebek tersebut didatangkan langsung dari Solo dengan harga Rp 8,5 juta per unit dan dipasang sejak 23 September lalu. Keberadaannya disambut antusias pengunjung. Dalam sehari puluhan pelancong menyewa perahu itu untuk menikmati keindahan Sungai Unda. Perbekel Paksebali, Putu Ariadi, menyatakan pihak desa sengaja melengkapi Tukad Unda dengan perahu bebek agar tidak menoton. Dengan tarif Rp 10 ribu, pengunjung bisa menaiki perahu itu berkeliling di Tukad Unda selama 15 menit. Sejak perahu bebek tersebut dipasang, jumlah pengunjung yang datang ke Tukad Unda terus meningkat. Jika tidak turun hujan, dalam sehari puluhan pengunjung menikmati keindahan Sungai Unda. Agar tidak hanyut terkena banjir, kedua perahu tersebut ditempatkan di bawah dam. “Perahu bebek ini dibeli menggunakan anggaran desa untuk menarik pengunjung,” kata Ariadi. Belakangan ini curah hujan cukup tinggi, sehingga air Sungai Unda semakin deras. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pelancong. “Jika hujan dan situasi air sungai deras, kami tidak sewakan perahu. Kami tidak ingin ambil risiko,” jelasnya. (kmb)

TERTIMBUN - Rumah milik seorang warga Banjar Gerombong, Desa Sulang, Dawan, tertimbun longsor pada Sabtu (24/9) malam.

Bali Post/ist

Hujan Deras

Rumah dan Dapur Tertimbun Tebing Semarapura (Bali Post) – Bencana longsor masih menghantui sebagian masyarakat Kabupaten Klungkung. Menyusul hujan deras yang mengguyur beberapa hari belakangan ini, salah satu titik di wilayah Klungkung kembali longsor pada Sabtu (24/9) malam lalu. Kali ini peristiwa alam itu terjadi di Desa Sulang, Kecamatan Dawan.

Bali Post/ist

PERAHU BEBEK - Objek wisata Tukad Unda dilengkapi perahu bebek untuk menarik minat pengunjung.

”Pujawali” di Pura Puncak Sari Semarapura (Bali Post) –

Wakil Bupati Klungkung Made Kasta menghadiri upacara pujawali di Pura Kahyangan Puncak Sari, Desa Akah, Senin (26/9) kemarin. Kedatangan Wabup Kasta disambut Klian Adat Nengah Sutena dan Klian Dinas Wayan Sulitra serta ratusan pangempon pura. Pura Puncak Sari di-empon 270 KK dari enam banjar se-Desa Akah. Pujawali diawali prosesi makiis oleh ratusan pangempon ke Pura Beji di Tukad Unda. Pangempon mamundut arca, pratima dan barong menuju sumber air Pura Beji di aliran Tukad Unda untuk memohon pembersihan dan tirta amertha (air suci). Pujawali di-puput Ida Peranda Istri Keniten dari Griya Batu Aji. Menurut Sutena, prosesi itu dilaksanakan untuk membersihkan segala kotoran badan dan pikiran (bhuana alit) dan alat upacara (bhuana agung) serta memohon air suci kehidupan (tirta amertha) bagi kesejahteraan manusia. Wabup Kasta didampingi Nyonya Sri Kasta menghaturkan punia yang diterima klian adat. (dwa)

Bali Post/dwa

HADIR - Wakil Bupati Klungkung Made Kasta menghadiri upacara pujawali di Pura Kahyangan Puncak Sari.

Rumah dan dapur milik Wayan Subagiana (55) yang berada di bawah tebing hancur dan rata dengan tanah. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi pemiliknya diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Dari informasi yang dida-

pat di lapangan, Senin (26/9) kemarin, rumah Subagiana tertimpa longsor sekitar pukul 23.00 Wita. Ketika wilayah Dawan dan sekitarnya diguyur hujan lebat, tebing setinggi 20 meter yang berada di atas rumah Subagiana tiba-tiba runtuh menimpa rumahnya. Saat kejadian

Gerindra Pastikan Usung Paket Suwasta Semarapura (Bali Post) –

DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung yang dipimpin Wayan Baru memastikan kembali mengusung pasangan I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) pada Pilkada 2018 mendatang. Hal ini disampaikan Wayan Baru saat mendeklarasikan paket Suwasta bersama anggota DPRD Klungkung dari Partai Gerindra, Senin (26/9) kemarin. Wayan Baru yang juga Ketua DPRD Klungkung menyampaikan komitmennya untuk kembali mengusung paket petahana karena Gerindra menduduki delapan kursi atau 26 persen suara di legislatif. Bermodal delapan kursi pihaknya bisa leluasa mengusung paket Suwasta tanpa harus berkoalisi dengan partai lainnya. Meski begitu, Gerindra tetap membuka pintu koalisi kepada partai lainnya untuk bersama-sama menyukseskan program Gema Santi yang dicetuskan SuwirtaKasta. Wakil rakyat asal Desa Sakti, Nusa Penida, itu minta kader dan simpatisan Gerindra mulai bergerak di desa hingga ke banjar-banjar untuk menyampaikan kesuksesan program Pemkab Klungkung di bawah pimpinan Suwasta. Sebagai penggerak mesin partai, pasangan SuwirtaKasta diharapkan mempersiapkan diri utamanya masalah kesehatan. ‘’Kesehatan merupakan persyaratan penting untuk maju

Bali Post/dwa

DUKUNG - Anggota DPRD Klungkung dari Partai Gerindra mendukung paket Suwirta-Kasta pada Pilkada 2018. kembali. Jangan sampai pasangan yang kami usung digantikan kader Gerindra lainnya karena tidak lolos tes kesehatan,” tegas Wayan Baru. Ketua Komisi I DPRD Klungkung Komang Suantara yang juga kader Partai Gerindra menyatakan saat ini dua partai yang dapat mengusung pasangan calon sendiri, yakni Gerindra dan PDI-Perjuangan. Untuk itu, pihaknya membuka komunikasi politik dengan partai lainnya yang tidak dapat mengusung pasangan calon sendiri. “Komunikasi politik sangat penting dalam pilkada, namun setiap partai memi-

Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

BELA DIRI - Personel Polres Klungkung mengikuti ujian bela diri Polri sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pangkat.

liki mekanisme sendiri-sendiri,” sebutnya. Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Klungkung Anak Agung Sayang Supartha menjelaskan, saat ini anggota Dewan dari Gerindra telah membentuk tim pemenangan di setiap kecamatan. Di masing-masing kecamatan akan dipilih koordinator wilayah dari kader Gerindra yang menduduki kursi wakil rakyat. Pergerakan juga dilakukan tim relawan di bawah Suwirta-Kasta. “Sejumlah tokoh masyarakat sudah merapat ikut mengusung paket Suwasta khususnya di Kecamatan Dawan,” ungkapnya. (dwa/k100)

gurus hewan, dia istirahat di sana. Beruntung saat kejadian dia sudah pergi,’’ ungkapnya. Menurut Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Klungkung I Made Jatilaksana, timnya sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan verifikasi total kerugian. Setelah diverifikasi korban bisa mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan dana. “Dari hasil verfikasi kerugian material diperkirakan Rp 50 juta,” jelasnya. (kmb)

NPF 2016 untuk Perkenalkan Objek Wisata Baru Semarapura (Bali Post) –

Personel Polres Ikuti Ujian Bela Diri Sebanyak 83 personel Polres Klungkung yang terdiri atas 13 perwira pertama dan 70 bintara, mengikuti ujian bela diri Polri sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pangkat periode Januari. Ujian yang dipimpin Ketua Tim Penilai KBO Sabhara Iptu Nyoman Gede Arya ini dilaksanakan di halaman depan Mapolres Klungkung, Senin (26/9) kemarin. Arya menjelaskan, ujian bela diri diikuti personil Polres Klungkung dan Polsek jajaran. Peserta yang lulus akan menerima kenaikan pangkat setingkat pada Januari 2017 mendatang. Tujuan dari ujian bela diri Polri ini adalah untuk meningkatkan kemampuan perorangan anggota Polres guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Dalam ujian ini setiap anggota mempraktikkan berbagai materi bela diri Polri, di antaranya cara melumpuhkan musuh dengan tangan kosong atau mempergunakan alat baik itu senjata tajam, borgol maupun tongkat polisi. Peserta harus sungguh-sungguh melakukan setiap gerakan agar tidak cedera. “Semua gerakan sudah dilatih sebelumnya dan dinilai dari tim dari Urlat Bagian Sumda Polres Klungkung,” tutur Arya. (dwa)

Subagiana bersama keluarganya tidak tinggal di sana, melainkan tidur di rumahnya di Banjar Gerombong yang berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. Rumah Subagiasa yang tidak permanen hancur total terimbun longsor. Sebuah dapurnya berukuran 8 x 6 meter yang

menjadi satu dengan rumahnya juga ikut rata menjadi tanah. “Karena saat kejadian hujan dan malam, pengecekan baru dilakukan Minggu pagi. Kejadian ini sudah dilaporkan ke BPBD Klungkung,” kata Perbekel Sulang, Made Mudiasa. Subagiana sering tinggal dan istirahat di rumahnya yang tertimbun longsor untuk mengurus ternaknya. Namun, sehariharinya dia berada di Banjar Gerombong bersama anak dan istrinya. “Biasanya setelah men-

Nusa Penida Festival (NPF) 2016 mengangkat tema “Exploring The Blue Paradise Islands” atau menjelajahi pulau surga biru. Tema ini diambil mengingat di Kepulauan Nusa Penida yang terdiri atas Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Nusa Lembongan masih banyak objek wisata yang perlu dijelajahi wisatawan karena keindahan alamnya tidak perlu diragukan lagi. Humas NPF 2016, I Nyoman Widana, Senin (26/9) kemarin, mengungkapkan festival yang akan digelar 7-9 Oktober 2016 mendatang merupakan pergelaran ketiga. Blue Paradise Island dikenalkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat Nusa Penida Festival 2015. ‘’Selama festival wisatawan akan diajak keliling untuk melihat keindahan alam dan keasrian pulau ini dari dekat serta objek yang benar-benar baru yang belum diketahui,” sebutnya. Melalui festival akan diperkenalkan pula ikan mola-mola (sunfish) dan pari manta yang datang JuniOktober. Nusa Penida juga memiliki satu tarian khas

yang tidak dimiliki daerah lain di Bali yang disebut tari baris jangkang. Tari ini akan dipentaskan pada acara pembukaan 7 Oktober oleh 1.000 orang penari. Mereka menari di pantai pasir putih Banjar Nyuh, Nusa Penida, berpakaian perpaduan dominan kuning dengan pemandangan Nusa Lembongan dan Bali daratan. Pementasan tari sakral akan didahului ritual atau upacara sesuai kepercayaan desa setempat untuk keselamatan dan perlindungan. Para penari terdiri atas kalangan remaja mulai SMP hingga SMA dan masyarakat umum. “Latihannya mereka sudah matang, tinggal pementasan saja,” ujar Widana. Dihubungi terpisah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan festival ini merupakan ajang memperkenalkan objekobjek wisata baru dan budaya Nusa Penida. “Masih banyak objek wisata terpendam yang belum diketahui wisatawan di Nusa Penida. Itu akan menjadi tujuan wisata baru,” kata bupati asal Nusa Ceningan tersebut. (dwa)


Selasa Kliwon, 27 September 2016

BULELENG

11

SOSOK

Dirjen Bimas Hindu Motivasi Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan

Tingkatkan Produksi Pertanian DINAS Pertanian dan Peternakan (Distanak) Buleleng meningkatkan produksi pertanian, terutama padi. Dengan demikian, pendapatan petani diharapkan meningkat. “Buleleng memiliki potensi pertanian padi dan palawija. Pemerintah berupaya meningkatkan produksi pertanian dan pendapatan petani,” ujar Kadistanak Buleleng Ir. Nyoman Swatantra, M.MA., Minggu (25/9). Dikatakan, bantuan alat pertanian dari pemerintah berupa traktor sebanyak 34 buah dan 20 traktor pinjam pakai, digunakan untuk mengembangkan potensi pertanian di wilayah ini. Proses pengolahan tanah yang benar diharapkan mampu mengejar terbatasnya waktu akibat anomali iklim. Swatantra menambahkan, bantuan lain yang diberikan kepada petani di Buleleng berupa benih padi, jagung, dan kedelai. Sedangkan pupuk subsidi sekitar 7.500 ton sudah disediakan pemerintah. “Ya kami sudah siapkan pupuk dan pengendalian hamanya langsung. Belakangan pernah hama pengerek batang menyerang padi di wilayah Alasangker mencapai empat hektar. Itu sudah kami kendalikan dengan penyemprotan insektisida,” tandasnya. (kmb34)

Dua Remaja Curi Motor Singaraja (Bali Post) Kasus pencurian motor terjadi di Buleleng belum lama ini. Honda Scoopy warna putih DK 6167 PN milik korban Gede Rastika (18) raib. Kejadiannya Senin (19/9) lalu pukul 02.00 wita di kos-kosan korban di Jalan Srikandi Gang Mawar, Banjar Dinas Babakan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada, Buleleng. Korban asal Banjar Dinas Kubusalya Desa Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, terkejut motor yang diparkirnya hilang. Dia melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Sukasada. Penyelidikan di TKP berkembang hingga ke wilayah Desa Cempaga Kecamatan Banjar. Penelusuran di lapangan berlanjut Rabu (21/9) pukul 19.30 wita. Motor korban berhasil ditemukan di Dusun Corot Desa Cempaga. Motor itu ternyata sengaja dititipkan pelaku KRA (21) alamat Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng, kepada MA (70). Barang bukti

diamankan polisi. Kemudian polisi melakukan pengejaran di seputar Desa Baktiseraga dan Sambangan. Melalui informasi MA, polisi meringkus KRA dan PJTA (17), Kamis (22/9) pukul 16.30 wita di Jalan Srikandi Gang Mawar, Desa Sambangan. Pelaku KRA dan PJTA dibekuk polisi di kamar kos dan digiring untuk diinterogasi. Mereka mengaku mencuri motor tersebut memakai kunci palsu. “Kami mendalami laporan curanmor dan menemukan motor yang dicuri. Dua pelaku inisial KRA dan PJTA ditangkap. Mereka sudah pernah melakukan curanmor. KRA sendiri pernah mencuri motor tahun 2011 dan PJTA di bulan April 2016,” ujar Kapolsek Sukasada Kompol Gede Arya Wibawa seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (26/9) kemarin. PJTA tidak ditahan karena masih di bawah umur, sedangkan pelaku KRA ditahan penyidik Polsek Sukasada dan dititipkan di LP Singaraja. (kmb34)

Pilkada Kamis, Paket Surya Serahkan KTP Dimeriahkan Parade Budaya

Singaraja (Bali Post) Tim paket Surya (Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya) akan menyerahkan dukungan berupa fotokopi KTP ke Kantor KPU Buleleng, Kamis (29/9) depan. Penyerahan itu akan dimeriahkan parade budaya. “Penyerahan kekurangan dukungan KTP paket Surya dijadwalkan pada 29 September - 1 Oktober. Kami akan serahkan kekurangan dukungan itu dengan melibatkan massa walaupun tidak banyak. Tapi minimal ada sebuah parade budaya mengikuti penyerahan fotokopi KTP ke KPU,” ujar Dewa Nyoman Sukrawan, Senin (26/9) kemarin. Sebelumnya, dukungan paslon Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya dalam Pilkada Buleleng tahun 2017, yang memenuhi syarat setelah dilakukan verifikasi faktual sebanyak 18.685 dukungan. Berikutnya kekurangan syarat dukungan bakal paslon perseorangan mereka adalah jumlah minimal syarat dukungan (poin 1) dikurangi jumlah dukungan yang memenuhi syarat dukungan (point 1) dikurangi jumlah dukungan yang memenuhi syarat (point

Bali Post/kmb34

Dewa Sukrawan

2) yaitu sebesar 40.283 – 18.685 = 21.598 dukungan. Paket Surya wajib melengkapi syarat dukungan dengan menyerahkan jumlah dukungan paling sedikit 2 kali lipat dari kekurangan dukungan yaitu 2 x 21.598 = 43.196 dukungan. “Kami bersyukur diberikan kesempatan berjuang. Dari kelipatan dua kali itu kami sudah mampu mengumpulkan 43 ribu lebih dukungan KTP disetor ke KPU,” paparnya. Soal dukungan partai politik, Sukrawan menambahkan, dukungan datang dari parpol Golkar, Demokrat, dan PKS. “Dukungan resmi parpol ada tiga yaitu Golkar, Demokrat, dan PKS. Ketiganya bersungguh-sungguh mendukung dengan ikut serta mencarikan KTP,” tambahnya. (kmb34)

Pesta Demokrasi Penuh Kegembiraan

Singaraja (Bali Post) Menciptakan iklim pesta demokrasi kondusif dan penuh kegembiraan, paslon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Nyoman SukrawanGede Dharma Wijaya (Surya), berharap masyarakat pendukungnya menghindari intrik dan konflik di lapangan. Ia akan memantau langsung verifikasi faktual kedua, bila menerima laporan intervensi oknum kepada pendukung Surya. “Kami siap menghadapi semisal ada penekanan atau intervensi dari pihak yang tidak menginginkan paslon Surya lolos,” ucap Sukrawana asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan, Senin (26/9) kemarin. Ia menekankan, pada Pilkada Buleleng, jangan sampai ada yang melakukan

hal-hal tidak terpuji. Pesta demokrasi di Buleleng harus berjalan dengan baik. “Jadi pemimpin adalah untuk membangun dan menciptakan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin fair dan semua mengedepankan etika serta moral,” kata dia. Menurut Sukrawan, maju sebagai paslon Bupati Buleleng sudah disiapkan matang. Bahkan orang nomor satu di Bali diperkirakan akan hadir pada penyerahan pengumpulan fotokopi KTP ke KPU Buleleng. “Ya tapi, sampai hari ini belum ada kabar pasti untuk kedatangannya sebagai tokoh Buleleng. Dewan Penasihat Partai Demokrat Bali rencananya akan hadir dalam pengumpulan KTP paket Surya pekan ini,” ucapnya. (kmb34)

Bali Post/kmb38

DANAU - Daratan di tepian Danau Buyan belakangan mulai marak dibangun akomodasi wisata atau pembukaan lahan untuk pertanian.

Pemerintah Mesti Atur Zona Peruntukan Daratan Danau

Singaraja (Bali Post) – Pelanggaran peruntukan lahan di tepi danau di Bali tampaknya belum mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Salah satunya di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Buleleng. Peruntukan lahan di pinggir danau belum ditata dan bahkan cenderung kebablasan. Situasi ini dikhawatirkan mengancam lingkungan danau itu sendiri. Mencegah bertambah buruk, pengambil kebijakan baik di kabupaten, provinsi, dan DPRD mesti menyusun regulasi tentang pengaturan zona peruntukan daerah yang berbatasan dengan danau. Hal itu diungkapkan pemerhati lingkungan yang juga Ketua Yayasan Bali Organic Association (BOA) Dr. Luh Kartini, belum lama ini. Lebih jauh Kartini mengatakan, selama ini di daratan Danau Buyan mulai marak terjadi pembangunan, terutama oleh pihak perusahaan. Aktivitas ini secara tidak langsung mulai menimbulkan dampak bagi kelestarian danau. Dia mencontohkan, dampak gangguan lingkungan dari pembangunan di daratan tersebut adalah pencemaran mulai dari sampah dan limbah berbahaya lain. Tidak hanya itu, karena areal daratan yang semula ditumbuhi pepohonan kini berubah menjadi bangunan, hal itu otomatis mengurangi resapan air. Justru yang terjadi adalah erosi dan lumpur atau pasir akan mengalir ke danau hingga menimbulkan pedangkalan pada areal danau. “Seperti informasi dari tokoh masyarakat di desa ini dulu sebelah selatan ini banyak pepohonan dan bahkan ada pohon langka, namun sekarang sudah berubah men-

jadi bangunan atau lahan pertanian,” katanya. Mencegah hal ini bertambah parah, Kartini mengusulkan pemerintah daerah bersama DPRD mengambil langkah konkret. Salah satunya adalah bagaimana ada kebijakan untuk melindungi daratan danau dengan sebuah peraturan hukum. Bisa saja pemerintah daerah menyusun peraturan daerah (perda) khusus menyangkut sumber daya air (SDA). Dalam regulasi ini bisa saja dicantumkan zona peruntukan daratan danau. Pembentukan perda ini sangat memungkinkan karena dari regulasi yang lebih tinggi sudah ada undang-undang (UU) tentang sempadan danau. Dalam aturan ini disebutkan bahwa jarak sempadan danau sejauh seratus meter. “Sekarang bagaimana pak Bupati dan DPRD mengambil langkah untuk menyusun perda yang khusus menyangkut SDA. Nah dalam regulasi ini diatur sedemikain rupa terkait peruntukan daratan danau dengan tetap mempertim-

bangkan aspek kelestarian danau,” jelasnya. Selain peruntukan daratan danau yang terkesan dibiarkan, Kartini menyoroti ancaman pencemaran danau akibat peruntukan danau untuk budi daya ikan dengan teknik keramba jaring apung (KJA -red). Dari kajian dan hasil penelitian menyebutkan, aktivitas budi daya ini turut menyumbangkan pencemaran lingkungan dari sisa bekas pakan ikan atau limbah lain. Pencemaran air danau seperti ini diakuinya cukup berbahaya jika tidak segera diambil langkah menjaga kelestarian danau. Apalagi, sumber air Danau Buyan, Tamblingan ini menopang kebutuhan sumber air bagi warga Buleleng dan Bali pada umumnya. Untuk itu, pihaknya mengusulkan teknik budi dayanya dilakukan dengan cara-cara organik atau ramah lingkungan. Dengan pengendalian ini, pihaknya meyakini kalau pencemaran air danau dapat dicegah dengan baik. (kmb38)

BPD Bali Cabang Singaraja Buka Kantor Pelayanan Kas di RSUD Buleleng

BPD Bali Cabang Singaraja membuka kantor pelayanan kas di RSUD Buleleng. Keberadaan kantor layanan di RSUD Buleleng bertujuan memudahkan pelayanan keuangan atau ragam pembayaran untuk pegawai maupun masyarakat umum. Kepala Cabang BPD Bali Cabang Singaraja I Made Lestara Widiatmika, S.E. mengatakan, pembukaan kantor pelayanan kas di lingkungan RSUD Buleleng merupakan langkah nyata BPD cabang Singaraja memberi pelayanan optimal kepada kalangan pegawai RSUD Buleleng atau masyarakat umum. ‘’Keberadaan kantor pelayanan kas di RSUD Buleleng, kami jalin bersama Dirut RSUD Buleleng, tujuannya memudahkan akses dan mempercepat pembayaran atau penyetoran keuangan. Selain itu, masyarakat yang hendak mengurus soal keuangan lebih aman dan cepat terlayani di kantor pelayanan

kas yang baru saja kami resmikan,’’ ujar Lestara, Senin (26/9) kemarin. Direktur Utama RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. dikonfrimasi terpisah memaparkan, ia menyambut baik keberadaan kantor pelayanan kas BPD Bali cabang Singaraja di areal RSUD Buleleng. Kerja sama pelayanan merupakan hal utama terhadap layanan keuangan kepegawaian atau masyarakat umum dalam urusan pembayaran biaya rawat inap dan kesehatan di rumah sakit. ‘’RSUD Buleleng menyambut baik kerja sama BPD Bali cabang Singaraja. Kami sudah menandatangani MoU untuk meningkatkan layanan keuangan di RSUD Buleleng. Tentu kami berkepentingan menyangkut pelayanan mengenai transaksi keuangan di rumah sakit. Bukan saja itu, tetapi masyarakat dan pegawai kami sendiri mampu memanfaatkan pelayanan yang ada. Nah itu misalnya pembayaran pengajian

pegawai, setoran air, pajak hingga listrik,’’ paparnya. Ke depan kerja sama semakin ditingkatkan sehingga dirasakan prima masyarakat umum dari sembilan kecamatan atau luar Buleleng. Layanan dibentuk lebih mudah dan cepat. Sedangkan mengenai pendapatan dan pengeluaran rumah sakit mampu dijangkau lebih dekat. ‘’Sekitar mencapai Rp 9 miliar pendapatan rumah sakit berupa dari klaim jaminan BPJS atau JKBM, itu masuk ke rekening RSUD melalui BPD Bali cabang Singaraja. Dengan pendapatan rumah sakit masuk ke BPD memakai rekening. Ke depan ada pasien bayar 15 persen langsung (uang) artinya untuk yang tidak pakai klaim BPJS atau JKBM, khususnya pasien di poliklinik atau rawat inap. Intinya pelayanan menggunakan kantor kegiatan pelayanan kas jadi lebih bermanfaat dan efisien terhadap masyarakat umum,’’ ucapnya. (ad0724)

Singaraja (Bali Post) Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Prof. I Ketut Widnya, Ph.D. memberikan kuliah umum di STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Senin (26/9) kemarin. Kehadirannya mampu memberikan motivasi kepada para mahasiswa STAHN Mpu Kuturan dalam proses akademik. Didampingi Ketua STAHN Mpu Kuturan Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si., Dirjen Bimas Hindu menyampaikan di hadapan ratusan mahasiswa bahwa konsep pendidikan Hindu yang menekankan training atau aplikasi, khususnya pendidikan berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang lebih menguasai keterampilan dan pengetahuan sangat relevan dengan konsep pembelajaran Upanisad yang sudah berjalan sejak ribuan tahun lalu di India. Maka, idealnya dalam pendidikan Hindu kita mengenal pasraman yang ke depan harus bisa mengimbangi tuntutan zaman dengan mempertahankan tradisi dan nilai-nilai kehinduannya. Sehingga, ia berharap ke depannya STAHN Mpu Kuturan bisa mencetak lulusan yang mampu berkontribusi terhadap pasraman. “Kita harus bersatu, bertanggung jawab mengawal, menjaga peradaban Hindu, dengan menyiapkan diri lewat pendidikan tinggi, dan harus dimanfaatkan momentum yang baik ini untuk belajar sebaik mungkin sehingga menjadi umat yang cerdas, berkarakter dan mampu hadir menjadi pengayom umat,” ujar Widnya. Dia menambahkan, STAHN Mpu Kuturan haruslah berpegang teguh dan menerapkan lima budaya kerja seperti integritas, profesional, inovatif, tanggung jawab dan keteladanan untuk mewujudkan tri dharma perguruan tinggi menuju reformasi birokrasi. Sehingga dari hal tersebut akan menciptakan suasana akademik yang harmonis, selaras, berkualitas, dan berprestasi. Sementara itu, Ketua STAHN Mpu Kuturan Prof. Dr I Made Suweta, M.Si. berharap dengan kehadiran Dirjen Bimas Hindu ke institusinya mampu memicu semangat para mahasiswa dalam menuntut ilmu sebaik-baiknya sehingga bisa menjadi generasi muda Hindu yang cerdas, disiplin, dan tidak ragu melangkah dan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Hindu. “Mahasasiwa bisa menyadari bahwa untuk mendukung program pemerintah melalui Dirjen Bimas Hindu diperlukan disiplin yang tinggi, sehingga para alumni dari STAHN Mpu Kuturan Singaraja bisa mengisi dan menjadi tenaga pengajar yang berkarakter di pasraman yang menjadi program pemerintah,” tandas Suweta. (kmb34/k150)

Bali Post/kmb34

KULIAH UMUM - Dirjen Bimas Hindu Prof. I Ketut Widnya, Ph.D. mengisi kuliah umum di STAHN Mpu Kuturan, Senin (26/9) kemarin.

Terkena Proyek RS Pratama

Lapangan Tembak Perbakin Direlokasi Singaraja (Bali Post) – Lapangan untuk latihan menembak di Desa Giri Mas Kecamatan Sawan direlokasi ke tempat lain. Pasalnya, lapangan yang dibangun Pemkab Buleleng itu terkena jalur proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Pratama (rumah sakit tanpa kelas -red). Pihak Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Buleleng menunggu lahan pengganti yang akan diberikan pemkab. Ketua Perbakin Ketut Wiratjana belum lama ini mengatakan, lapangan tembak ini dibangun pada waktu Buleleng menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Bali tahun 2013. Lapangan ini dibangun di atas tanah negara (TN) dengan luas sesuai sertifikat 1,5 hektar. Lapangan tersebut masuk dalam areal yang akan dibangun Rumah Sakit Pratama kedua untuk wilayah Buleleng Timur. Pemkab telah melakukan komunikasi dengan Perbakin. Pada intinya, lapangan tembak diputuskan dipindah ke tempat lain. Hanya, lokasi lahan pengganti yang akan diberikan belum diputuskan oleh pemkab. “Lapangan itu memang masuk dalam areal proyek Rumah Sakit Pratama yang dibangun pemkab tahun ini. Kami su-

dah berkomunikasi dan pada intinya pemkab siap memberikan lahan pengganti, namun di mana lokasinya sejauh ini belum ada tindak lanjut,” katanya. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Bank Perkreditan Indonesia (Perbarindo) Bali ini, kepentingan untuk membangun Rumah Sakit Pratama dengan fasilitas olahraga merupakan kebutuhan yang sama penting. Pihaknya mendukung dan menyerahkan lapangan tembak yang selama ini digunakan latihan atau menggelar event menembak. Untuk diketahui, tahun 2016 ini, pemkab kembali membangun Rumah Sakit Pratama kedua di Buleleng Timur. Lokasi yang sudah disiapkan memanfaatkan TN di Desa Giri Mas seluas dua hektar. Dari total lahan itu, lapangan tembak Perbakin Buleleng masuk dalam areal yang dibangun gedung Rumah Sakit Pratama itu. Atas kondisi ini, pemkab memutuskan menggusur lapangan tembak ke tempat lain. Rumah Sakit Pratama ini dibangun dengan dana APBN senilai Rp 23 miliar dan untuk alat kesehatan (alkes -red) akan dianggarkan pada APBD tahun 2017 mendatang. (kmb38)

Suara Buleleng Penanganan Sampah Berharap dinas terkait agar mengintensifkan masalah penanganan sampah di wilayah Seririt. Sebab masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan terutama ke saluran air. Padahal sudah ada aturan soal penanganan sampah ini. Darmayasa, Bubunan

Demam Berdarah KANTOR PELAYANAN KAS - Kepala Cabang BPD Bali Cabang Singaraja I Made Lestara Widiatmika, S.E. dan Direktur Utama RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. meresmikan Kantor Pelayanan Kas (KPK) di RSUD Buleleng, Senin (26/9) kemarin.

Mohon bantuan dinas terkait untuk mengambil tindakan seperti fogging atau lainnya, sehubungan dengan adanya dua warga di lingkungan RT II, Banyuning Utara, Singaraja yang terjangkit penyakit demam berdarah. Gede Sumerta, Banyuning


JEMBRANA

12

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Tahun Depan, Badan Usaha Perikanan Dibentuk Dongkrak Harga Ikan

Negara (Bali Post) Harga jual ikan di Jembrana hingga kini masih tak menentu. Harganya cenderung lebih murah dari daerah lain di Jawa. Para nelayan hanya menggantungkan penjualan ikannya ke pabrik-pabrik. Jika harganya anjlok, nelayan pun tidak bisa berbuat banyak. Untuk itu, tahun depan akan dibentuk badan usaha perikanan untuk mendongkrak harga ikan di Jembrana. Janji dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan adanya badan usaha hingga kini belum terwujud. Tujuan dibentuknya badan usaha itu yakni akan menampung hasil tangkap para nelayan dengan harga lebih mahal. Sejumlah nelayan mengungkapkan masalah harga jual memang sudah menjadi hal yang biasa. “Harganya fluktuasi, tergantung musim,” kata Hariono, salah seorang nelayan di Pengambengan. Para nelayan sangat berharap ada jaminan harga agar tidak fluktuasi atau naik-turun, khususnya lemuru. Dengan demikian, para nelayan lebih semangat untuk menangkap ikan. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana, I Made Widan-

ayasa, Senin (26/9) kemarin membenarkan adanya janji untuk mendirikan badan usaha di Jembrana yang bisa menampung hasil tangkap ikan, khususnya para nelayan kecil (jukung). “Belum lama ini, Perindo (Perum Perikanan Indonesia) ke sini dan melakukan survei. Perusahaan ini nantinya yang akan menampung tangkapan nelayan,” terangnya. Menurutnya, perusahaan itu baru bisa berdiri di Jembrana tahun depan. Namun, saat ini sudah menempatkan beberapa personel untuk survei dan memantau harga jual di Jembrana. Akan tetapi, untuk mendukung berjalannya program itu, nelayan juga harus mempersiapkan diri mendapatkan hasil tangkap yang berkualitas. Hasil tangkap yang ditampung tentunya memiliki persyaratan jenis ikan, berikut kualitasnya. “Ada persyaratannya, sama seperti di pabrik,” tandas Widanayasa. Lebih lanjut dikatakan, nelayan harus mulai memilah hasil tangkap sehingga apa yang ditangkap menghasilkan secara ekonomi. Tujuan adanya badan usaha ini, tidak lain untuk mendongkrak harga jual ikan hasil tangkap nelayan.

Seperti ikan lemuru yang paling dominan ditangkap nelayan. Diharapkan, harganya bisa menembus Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu per kilogram. Selama ini, rata-rata harga lemuru berkisar Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogram. Pihaknya mengimbau kepada nelayan, agar tidak melupakan suplai ke pabrik-pabrik pengolahan ikan ketika badan usaha ini terbentuk. Pabrik ikan yang ada di Pengambengan dan Tegalbadeng Barat ini juga membutuhkan suplai ikan. Harga ikan lemuru sangat tinggi, ketika tidak musim panen ikan. Sebaliknya, ketika paceklik, harga ikan ini bisa mencapai Rp 8 ribu per kilogram atau lebih. Ikan jenis ini merupakan komoditi utama yang bisa dijual dan dibutuhkan pabrikpabrik ikan. Data yang dihimpun di Dirjen Perikanan Tangkap, KKP di PPN Pengambengan tercatat hasil tangkap ikan itu melimpah. Pada April lalu, tercatat 1.300 ton ikan hasil tangkapan dengan total nilai Rp 6,5 miliar. Hasil tangkap itu lebih banyak dibandingkan bulan sebelumnya. Bulan sebelumnya sebesar 1.309 ton, didominasi jenis ikan lemuru dengan total nilai Rp 6,2 miliar. (kmb26)

Bali Post/olo

PENYEBERANGAN – Sejumlah kapal yang melayani penyeberangan di Selat Bali. Dari puluhan kapal yang beroperasi enam jenis LCT tidak beroperasi per 30 September.

Enam Kapal LCT Berhenti Beroperasi Per 30 September Negara (Bali Post) – Kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) atau kapal barang mulai berhenti beroperasi di Selat Bali sejak Jumat (23/9) lalu. Namun, tindakan ini baru uji coba atau simulasi, sedangkan penghentian secara resmi per Jumat (30/9) nanti. Dari pengamatan di Gilimanuk, kendati ada penghentian sekitar enam kapal LCT, tidak berpengaruh signifikan terhadap lalu lintas penyeberangan. Sejatinya upaya ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, namun gagal karena protes dari sejumlah sopir di Banyuwangi. Alhasil terjadi kemacetan yang cukup panjang pada kendaraan barang. Dari informasi, simulasi akan berlangsung selama sepekan. Simulasi ini juga untuk melihat kondisi sebelum benarbenar berhenti beroperasi. Pemberlakuan ini ber-

dasarkan Surat Direktur Jendral Perhubungan Darat nomor AP.003 /2/17/2015 tanggal 28 Desember 2015 terkait dispensasi pemberlakuan larangan oprasional kapal tipe LCT di lintas Ketapang Gilimanuk. Dispensasi operasional LCT diberikan hingga 30 September 2016 ini. Dalam simulasi ini, untuk menggantikan operasional LCT, sembilan KMP

melayani pelabuhan LCM. Plh. Supervisi ASDP Gilimanuk Susmadi mengatakan kapal KMP yang bersandar itu diberikan waktu bongkar muat hingga 35 menit di dermaga LCM. Simulasi ini dilakukan untuk antisipasi serta melihat situasi kondisi penyeberangan khususnya kendaraan barang. Ketika dalam simulasi muncul antrean panjang, maka LCT

akan dioperasikan. Sementara itu, Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka dikonfirmasi kemarin mengatakan sejauh pelaksanaan simulasi ini arus penyeberangan melalui Gilimanuk masih berjalan normal. Namun, kendati demikian, jajarannya tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi antrean kendaraan barang (truk). “Biasanya pada Senin malam kendaraan barang bertambah. Tapi saat ini, (kemarin petang) masih normal. Kami tetap siaga,” terang Kompol Arka. (kmb26)

TMMD Eratkan Hubungan Emosional TNI/Polri dan Warga Bali Post/olo

HASIL TANGKAPAN - Sejumlah tukang panol ikan ketika mengangkat hasil tangkapan nelayan dari kapal untuk ditimbang di PPN Pengambengan.

Pelaku Curanmor Ditangkap di Kalimantan Negara (Bali Post) – Tiga bulan menjadi buronan polisi, tersangka Gede Artawa alias Dek Awa (44) asal Banjar Air Anakan, Desa Banyubiru akhirnya berhasil ditangkap pasukan Reskrim Polres Jembrana di Kalimantan Timur. Tersangka terbukti melakukan pencurian sepeda motor (curanmor) di sejumlah TKP di Jembrana. Kasus ini pun masih dalam pengembangan penyidik. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana, Senin (26/9) kemarin membenarkan pihaknya telah menangkap tersangka. Tersangka menjadi buronan polisi sejak Juni 2016. Dari laporan, ada beberapa motor yang berhasil diembat tersangka. Modusnya, ada yang kuncinya nyantol dan

ada pula yang menggunakan kunci letter T. Seperti yang dialami korban Ketut Artika. Motor jenis Supra X 125 DK 3442 WZ miliknya dibawa kabur tersangka setelah diparkir di Banjar Katulampa, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya. Dengan mudah tersangka mencuri motor korban karena kuncinya nyantol. Selanjutnya, 11 Mei 2016, tersangka melakukan aksinya di Banjar Yeh Buah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Ketika itu, sepeda motor milik Made Ariawan dijadikan sasaran. Motor Supra Fit DK 3873 WQ juga dengan gampang dibawa kabur karena kuncinya nyantol. Sebelumnya, tersangka sempat survei naik motor Suzuki Smash DK 2505 WQ miliknya. Kemudian, tersangka menitipkannya di SPBU

Penyaringan yang berjarak sekitar dua kilometer dari TKP. Pada 25 Mei, di pinggir sawah Banjar Peh, Desa Kaliakah pelaku kembali mencuri sepeda motor milik Putu Budiasa. Motor Vario warna putih DK 4154 WZ milik korban dicuri tersangka. Dari pengakuan tersangka, semua sepeda motor yang dicurinya itu sudah dijual. Hasil pemeriksaan, tersangka terakhir mencuri motor pada 8 Juni. Motor Honda Supra Fit DK 5488 WG milik Putu Bhiantara, warga Lingkungan Pendem Jembrana diembat dan dibawa kabur. Saat itu, sepeda motor korban diparkir di pinggir pelabuhan dan ditinggal mancing. Dalam melakukan aksinya ini, tersangka mencurinya menggunakan kunci letter T. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Kegiatan TMMD ke-97 di Dusun Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan juga memperkuat hubungan antara masyarakat dengan TNI & Polri dalam membangun negara. Selama sebulan penuh prajurit menetap di rumah barunya dan berinteraksi. “Kami berharap, sebagian masyarakat yang dahulunya sungkan bergaul dengan TNI & Polri, sekarang bisa lebih terbuka dan secara bersama-sama melaksanakan pembangunan,” ujar Babinkamtibmas Desa Pengeragoan, Aiptu I Gusti Suartama yang juga tergabung dalam Satgas TMMD Kodim 1617/Jembrana. Babinsa Gumbrih, Serda I Nyoman Adi Rosadi, mengatakan selama kegiatan TMMD berlangsung prajurit harus menempati rumah warga dan menjadikan pemilik rumah yang dihuni sebagai orangtua asuh serta menganggap seperti rumah sendiri. Hal tersebut bertujuan agar prajurit ikut merasakan kebersamaan, suka dan duka sebagai layaknya sebuah keluarga. “Bahkan, uang makan juga kita diserahkan kepada tuan rumah diperuntukkan keperluan memasak sehari-hari, di mana dalam satu rumah setidaknya tinggal empat sampai lima orang prajurit,” terangnya. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Ferdinandus menjelaskan, selama kegiatan TMMD diperkirakan ada 150 personel yang terlibat, mereka terdiri

dari berbagai instansi, seperti TNI, Polri dan Pemkab Jembrana serta masyarakat sekitar. Dandim berharap TMMD yang digelar dapat menumbuhkembangkan rasa cinta Tanah Air melalui prajurit TNI kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, selama sebulan penuh prajurit akan menetap di rumah barunya, dan diharapkan terjalin hubungan emosional yang baik. Sehingga rasa cinta tanah air yang kuat pada jiwa prajurit dapat ditiru oleh pemilik rumah dan keluarganya. “Bukan hanya sebatas di rumah keluarga yang prajurit tempati, tetapi juga

disebarluaskan ke masyarakat lain”, jelasnya. Sejak dibukanya TMMD melalui upacara resmi pada 20 September lalu, sasaran fisik TMMD yakni pembangunan jembatan dimulai. Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 3,5 meter dan tinggi 5 ini untuk menghubungkan jalan dari Dusun Serong, Desa Gumbrih menuju Dusun Pengeragoan Dauh Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan. Selain jembatan kegiatan fisik lainnya seperti berupa pembuatan badan jalan, bedah rumah dan jambanisasi. Untuk badan jalan dikerja-

kan sepanjang 200 meter dengan lebar 6 meter, sedangkan untuk bedah rumah sebanyak 2 unit dan jambanisasi sebanyak 10 unit. Sedangkan sasaran non-fisik yang dilakukan melalui metode penyuluhan berbagai materi. Kegiatan itu melibatkan berbagai unsur serta lembaga, seperti bidang Hukum dan Narkoba dari Polres Jembrana, bidang Pertanian, Kesehatan, Wasbang dan Cinta Tanah Air serta penyuluhanpenyuluhan lainnya dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Jembrana terkait dengan Hak dan Kewajiban WNI dan Administrasi Kependudukan. (kmb26)

Bali Post/olo

BANGUN JEMBATAN – Kegiatan fisik TMMD membangun jembatan di Gumbrih, Pekutatan. Jembatan ini nantinya menghubungkan jalan antardesa di Kecamatan Pekutatan.


Selasa Kliwon, 27 September 2016

SOSOK

KARANGASEM

13

Warga Protes, Mete Muntigunung Dibeli Murah Amlapura (Bali Post) Desa Adat Muntigunung, Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, yang selama ini dikenal dengan kampung pengemis, menyimpan potensi komoditas mete. Buah mete di desa setempat, selama belasan tahun dibeli oleh Yayasan Dian Desa. Yayasan ini dikelola seorang turis asing. Kini, warga Muntigunung protes. Persoalannya, selama belasan tahun mete mereka dibeli dengan harga murah. Mereka menuntut adanya peningkatan harga dan transparansi data produksi mete, yang selama ini terkesan disembunyikan.

Tuntunan Kitab Suci KETERBATASAN ekonomi membuat warga Desa Munti Gunung yang tinggal terpencar di pegunungan tidak bisa berbuat banyak. Jangankan untuk membangun sanggah, tempat ibadah keluarga di pekarangan rumahnya, untuk makan saja mereka susah dan harus menggepeng. Bendesa Pakraman Munti Gunung Gede Putu Dana mengatakan warga Munti Gunung, perlu membangun merajan atau sanggah sebagaimana digariskan Mpu Kuturan. Tiap rumah tangga harus memiliki sanggah rong tiga. ‘’Selain warga kami memang kurang mampu, dari segi agama mereka juga tidak mengerti. Karena itu, perlu diberikan penyuluhan agama. Apalagi kini Kementerian Agama sudah memiliki penyuluh agama dan Pemprov Bali telah mengontrak penyuluh Bahasa Bali,’’ tegas Gede Putu Dana. Saat Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bertatap muka dengan ratusan KK penggepeng di Taman Soekasada Oejoeng, pihaknya sebagai bendesa adat di desa tandus itu sudah melaporkan kebiasaan warganya. Dikatakan, warganya lebih percaya kepada hasil nunas baos atau maluasan kepada balian sakti di desanya, dibandingkan menjalankan agama sesuai ajaran yang disampaikan tokoh agama atau sulinggih. ‘’Saya lihat warga justru banyak membangun sanggah kembar. Tradisi lainnya, ketika anggota keluarga sakit, mereka bukannya berobat ke puskesmas atau ke dokter, malah nunas baos ke balian sakti. Kemudian balian meminta membangun sanggah kembar. Jadi satu KK ada yang punya enam atau delapan sanggah kembar. Saat hari tertentu dipandang baik, mereka juga ngerainin di sanggah dan banyak nguling babi,’’ paparnya. Putu Dana mohon kepada pemerintah terutama Kementerian Agama agar membantu ngelaca-laca (melihat -red) warganya di Munti Gunung. Mereka perlu diberikan siraman rohani dan tuntunan beragama sesuai dresta di Bali dan mengacu kitab Weda. Perlu juga menggunakan bahasa sederhana. Tidak perlu bahasa Bali halus. Bila perlu dialek Munti Gunung. ‘’Kalau pakai Bahasa Indonesia sulit dimengerti. Semoga kebiasaan nunas baos ke balian sakti itu menurun. Sudah waktunya, mereka mengikuti tuntunan dari kitab suci agama. Ini penting agar warga kami senang tinggal di desa. Tidak lagi mereka keblas-kebles’ ke luar daerah luas menjadi peminta-minta,’’ tandasnya. (bud)

Tuntutan warga itu disampaikan Perbekel Tianyar Barat, Agung Pasrisak Juliawan, belum lama ini. Dia mengaku prihatin, potensi mete yang begitu besar di Muntigunung tidak banyak berkontribusi terhadap kesejahteraan warga setempat. Hal itu dikarenakan pihak yayasan tak pernah memberikan harga yang layak untuk mete Muntigunung. Sejak dirinya menjabat perbekel, dia mengaku sempat memanggil pihak pengelola Yayasan Dian Desa ini. Pemanggilan itu untuk membahas masa depan mete dan para petaninya. “Saya minta laporan hasil penjualannya. Karena selama ini manajemen yayasan itu terkesan tertutup. Tidak ada yang tahu, berapa banyak dia jual mete Muntigunung. Lima belas tahun saya lihat mereka mengambil mete di Muntigunung, tapi nasib warga kami tak banyak berubah,” katanya. Selama ini, hasil produksi mete Muntigunung ternyata banyak dijual ke hotel-hotel dan restoran di Indonesia. Bahkan, hasil produksinya juga dijual ke

luar negeri, seperti Singapura. Dia mengetahui hal itu, setelah melihat langsung mete hasil produksi dari Muntigunung, dengan label Mete Muntigunung. Untuk menuntaskan masalah ini, pihaknya berencana kembali memanggil pihak Yayasan Dian Desa. Jika tidak ada solusi peningkatan nilai jual mete Muntigunung, pihaknya akan meminta warga mencari pasar lain. Masih banyak pasar alternatif yang menjanjikan nilai jual mete lebih tinggi. Salah satunya melakukan kerja sama dengan koperasi dan pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Bali. Dia yakin, selama ini yayasan ini meraup untung besar dari penjual mete Muntigunung. Mereka membeli dengan harga sangat murah dari petani, namun menjualnya dengan harga cukup tinggi ke hotel-hotel dan ke luar negeri. Salah satu potensi mete ini akan terus digali, berapa persisnya rata-rata petani menjual mete Muntigunung ini, karena setiap petani memberikan harga berbeda-beda. Petani yang masih bertahan

Bali Post/dok

POTENSIAL - Pohon mete, ternyata komoditas yang potensial di Muntigunung, Tianyar Barat, Kubu. Hanya, selama ini produksi mete dari warga dibeli relatif murah oleh Yayasan Dian Desa. dengan buah mete, ada sekitar tiga kelompok tani. Mete ini memiliki potensi besar, sebagai salah satu upaya mengubah wajah Muntigunung dari kesan tempat gepeng atau pengemis. Pihaknya belum mengantongi data, berapa jumlah luasan areal pertanian mete maupun jumlah petani yang menekuni pertanian mete ini. Hingga berita ini ditulis, pihak Yayasan Dian Desa belum bisa dimintai konfirmasi. Jarang ada yang tahu bagaimana cara kerja

Amlapura (Bali Post) – Belakangan ini sering terjadi kecelakaan di jalur lalu lintas galian C. Sudah beberapa kali, pengendera sepeda motor menabrak truk yang parkir di pinggir jalan di Karangasem. Tidak sedikit peristiwa itu hingga merenggut korban jiwa. Karena itu, hal itu mendesak dicarikan solusi. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi dan sejumlah anggotanya seperti Gede Dauh Suprapta dan Gusti Agung Dwiputra, Senin (26/9) kemarin di Karangasem, mengatakan perlu disediakan tempat beristirahat (rest area) bagi sopir truk galian C. Areal parkir untuk tempat istirahat para sopir berikut truknya itu, perlu disiapkan agar truk-truk tidak berderet parkir di jalur jalan sempit. Alasannya, hal itu mengundang angka lakalantas di jalur itu. Sumardi mengatakan, tak perlu merasa sulit menyediakan tempat parkir itu. Soalnya, pemkab atau pemprov memiliki lahan. Lahan pemerintah bisa ditukar dengan tanah masyarakat di lokasi yang perlu disediakan tempat rest area itu. ‘’Rest area dimaksud tak perlu mewah, cukup lapangan parkir, ada WC. Nanti dengan sendirinya di sana muncul pedagang minuman dan makanan. Selain lalu lintas lebih aman, kemacetan terhindari, kita harapkan memberi dampak peningkatan ekonomi warga. Karena sudah pasti warga akan membuka warung baru di sekitar tempat beristirahat itu,’’ papar Sumardi. Selama ini, setelah penutupan galian C bodong di Kecamatan Rendang, Selat dan Bebandem, ribuan sopir truk galian C beralih membeli pasir ke galian C di Kecamatan Kubu. Angka lakalantas meningkat di jalur KubuAmlapura-Yeh Malet. Di jalan sempit dan lurus di Puahan, Datah, dua kali terjadi kasus lakalantas dengan empat korban tewas di tempat akibat menabrak bak besi truk galian C yang parkir di tepi jalan yang kondisinya gelap pada malam hari. Total sudah delapan korban tewas lakalantas di jalur itu dalam beberapa bulan ini. Korban lainnya luka ringan dan berat. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, sependapat dengan DPRD Karangasem. Menurutnya, memang perlu disediakan tempat parkir bagi truk galian C. Parkir itu penting untuk mendinginkan ban truk berbeban galian C berat itu. ‘’Saya segera memerintahkan Kadishub agar melakukan penjajakan. Di lokasi mana perlu disediakan tempat parkir truk galian C yang ramai itu. Truk tidak boleh parkir sembarangan di badan jalan yang sempit dan membahayakan,’’ paparnya. Kadishub Karangasem Wayan Sutapa usai rapat rutin dengan Bupati Mas kemarin, mengatakan pihaknya sudah diperintahkan Bupati guna menjajaki lokasi rest area itu. Hematnya, perlu empat lokasi rest area, seperti yang diamatinya selama ini. Di mana sopir truk galian C berhenti mendinginkan bannya agar tak meledak, seperti di Puahan, di Berina, di Tirtagangga, di Bugbug. Selain itu di Candidasa atau di Buitan. ‘’Saya segera ke wilayah utara (Abang dan Kubu, menjajaki lahan yang bisa dipakai rest area itu,’’ ujar Sutapa. (013)

Dengan keterampilan itu, mereka yang ikut pelatihan berjanji tak akan menggepeng lagi. Mereka juga diberikan bantuan masingmasing Rp 5 juta, untuk modal awal selanjutnya berwirausaha sendiri. Dari data Dinas Sosial, setelah seratus gepeng bersedia berhenti mengemis, kini tinggal 38 kepala keluarga yang tercatat menjadi gepeng. “Data ini sangat akurat, by name, by adress dan by photo,” kata Kepala Dinas Sosial, Made Sosiawan. (kmb31)

Batas Waktu Habis

Penertiban Alat Berat Berakhir Antiklimaks

Perlu Disiapkan ’’Rest Area’’

Minimalisasi Lakalantas di Jalur Galian C

yayasan ini, karena mereka bekerja secara tertutup. Pihaknya berharap pemerintah daerah juga bisa membantu mengangkat nilai jual mete ini, agar memiliki nilai lebih kepada petani. Selain memaksimalkan potensi pertanian mete, Agung Pasrisak Juliawan juga membekali warga setempat dengan keterampilan berwirausaha. Seperti yang dilakukan baru-baru ini, yakni melatih lebih dari seratus gepeng berwirausaha, membuat dupa dan anyaman daun lontar.

Bali Post/kmb31

BANTEN PEBANGKIT - Para pangayah istri sedang membuat sarana banten pebangkit di pura setempat, Senin kemarin.

Purnama Kelima, Puncak Karya di Pura Pucak Gunung Kembar Amlapura (Bali Post) Setelah menyelesaikan tahapan pembangunan selama 21 tahun, pangempon Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar di Kenusut, akan menggelar karya mamungkah, nubung daging, dan ngenteg linggih. Puncak karya direncanakan berlangsung tepat purnama kelima, 14 November nanti. Berbagai persiapan sedang dilakukan di pura yang terletak di atas bukit Desa Adat Jumenang, Desa Bukit, Karangasem itu. Salah satu pemangku setempat, Jero Mangku Wayan Catra, Senin (26/9) kemarin, mengatakan saat ini pangayah istri disibukkan dengan berbagai rutinitas membuat kelengkapan sesajen dan banten lainnya. Seperti banten pebangkit dan banten suci. Sementara di jabaan pura, pangayah lanang disibukkan menyiapkan berbagai sarana lainnya, seperti warung

atau piranti upacara/upakara. Warga yang ngayah tak hanya dari Jumenang, ada juga dari desa adat lain yakni Bukit, dari Saren hingga Budakeling dan desa lainnya. “Nanti 8 Oktober baru kami menghias seluruh palinggih,” kata Jero Mangku Wayan Catra. Dudonan karya ini sudah dimulai sejak 24 Juli lalu, seperti ngakuagem karya, ngawit nangiang wewangunan, majaya-jaya hingga ngaturang piuning (mamiyut). Dilanjutkan 1 September melaspas wewangunan warung atau piranti upacara/upakara. Tepat 15 September lalu, ngarya sunari, nunas jatu sari sedana, pangeradan sedana, pamatuh, pangasih, penolak baya, pangemit karya, nuur bhatara tirta jagi nedtegang daging dan melaspas. Sehari berikutnya, 16 September lalu, melaspas sunari, sanggar tawang, negtegang daging hingga ngaturang yasa kerti. “18 Oktober

nanti baru melaspas palinggih, rsi gana, masesapuh, misudha gumi,” tegasnya. Sebelum digelar puncak karya pada 14 November nanti, tepat 3 November nanti, dilaksanakan melasti, ngaturang mapekelem, nuur tirta di Segara Ujung, Karangasem. Melasti nanti kapuput Ida Pedanda Gede Manu Siraga (Gria Sangkan Gunung Sidemen) dan Ida Pedanda Gede Made Demung Sogata (Gria Demung Culik). Kemudian 5 November mapepada wewalungan tawur balik sumpah agung. 6 November, dilanjutkan tawur agung balik sumpah agung, 9 November ngelemekin tawur hingga 11 November Ida Batara Masucian. Pada 13 November baru mapepada wewalungan karya, sebelum puncak karya sehari berikutnya. “Karya baru kasineb 25 November nanti,” katanya. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Sikap tegas pemerintah daerah terhadap penertiban alat berat di lokasi galian C bodong Kecamatan Selat, Bebandem, dan Rendang, berakhir antiklimaks. Setelah batas waktu penarikan alat berat selama sepekan berakhir Kamis (22/9) lalu, Tim Yustisi tak melakukan tindakan tegas bagi pengusaha yang belum menarik alat beratnya, sebagaimana ancaman sebelumnya. Tim Yustisi berdalih, tidak ada aturan jelas yang bisa dipakai dasar untuk melakukan tindakan tegas seperti itu. Kepala Satpol PP Pemkab Karangasem, Iwan Supartha, belum lama ini, mengatakan pascaturunnya surat imbauan penarikan seluruh alat berat dari lokasi galian C tanpa izin kepada seluruh pengusaha, mayoritas pengusaha memilih memarkir alat beratnya di rumah-rumah penduduk. Ketika diparkir di sana, Tim Yustisi mengaku tidak punya kewenangan mengangkut paksa. Padahal, pengangkatan paksa itu telah digembar-gemborkan pada awal upaya penertiban. ‘’Di tiga kecamatan ini harus steril dari alat berat,’’ ujar Iwan Supartha. Justru setelah habis batas waktu evakuasi alat berat, Tim Yustisi sempat rapat lagi. Waktu itu, pengangkatan paksa itu kembali dibahas. ‘’Nah, setelah didalami, rupanya Tim Yustisi tidak punya kewenangan memindahkan alat berat itu secara paksa,” tambahnya Atas situasi ini, pihaknya mengaku hanya melakukan upaya persuasif, baik kepada kalangan pengusaha maupun masyarakat setempat. Selain itu, guna mengontrol agar tidak ada lagi usaha galian C tanpa izin beroperasi, Tim Yustisi juga membuat beberapa pos penjagaan. Pos itu dijaga se-

tiap hari oleh personel lengkap Tim Yustisi. Dia belum berani memastikan, sampai kapan pos penjagaan ini diterapkan. Iwan Supartha mengklaim, adanya pos penjagaan ini bisa efektif, menjaga wilayah yang sudah ditertibkan agar tidak ada galian C bodong lagi. Sebelumnya, pemkab hanya memberikan waktu tujuh hari untuk mengosongkan lokasi galian C bodong dari seluruh alat berat para pengusaha. Ultimatum ini tertuang dalam surat pemberitahuan tertanggal 13 September yang diterima kalangan perbekel, Rabu (14/9) lalu, se-Kecamatan Selat. Surat tersebut juga disampaikan kepada Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri Amlapura, Dandim 1623/Karangasem, Ketua Asosiasi Galian C, hingga MADP (Majelis Alit Desa Pakraman). Apabila ultimatum ini tak diindahkan dalam waktu tujuh hari sejak surat ini diterima, maka pemkab akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam surat nomor 331.1/1016/ Satpol.PP/Setda tersebut juga melampirkan berita acara hasil rapat Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) 2 September lalu. Selain segera meminta pengusaha galian C bodong mengangkut seluruh alat beratnya, hasil rapat waktu itu juga menelurkan tindak lanjut peninjauan lapangan oleh Tim Gabungan. Peninjauan ini untuk mengkaji dampak sosial ekonomi akibat penutupan pertambangan galian C tak berizin itu. Hasil kajian dari Tim Gabungan ini diserahkan kepada Bupati Karangasem dan Forkopinda Karangasem, sebagai bahan pengambilan keputusan terhadap kebijakan selanjutnya dari Pemkab Karangasem. (kmb31)

Tingkatkan PAD

Pemkab Perlu Kelola Pelabuhan Rakyat Pemkab Karangasem mesti segera mengelola pelabuhan rakyat, selain itu bisa juga pelabuhan penyeberangan fastboat dalam kaitan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Logikanya, dari sana akan diperoleh masukan dalam wujud pajak, cukai sehingga secara potensial bisa meningkatkan APBD Karangasem. Di daerah mana saja pelabuhan penyebrangan itu perlu dikelola? APBD Karangasem tahun ini dipastikan turun drastis. Demikian juga pendapatan asli daerah (PAD). Kenapa pendapatan APBD Karangasem tahun ini disebutnya ‘’hancur lebur’’. Alasannya, dana

alokasi khusus (DAK) dari pusat sudah dipangkas Rp 53 miliar lebih. Selain itu, dana bagi hasil pajak dari Pemprov Bali juga dipotong belasan miliar. ‘’Kami di DPRD Karangasem sampai harus bolak-balik merasionalisasi anggaran dalam pembahasan KUPA/ PPASP,’’ ujar Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, Senin (26/9) kemarin di Karangasem. Pria asal Banjar Kreteg, Sibetan itu menegaskan selama ini potensi pendapatan besar itu sudah ada. Di antaranya penyeberangan wisatawan dari Padangbai ramai. Kendati, dermaga rakyat di utara Pelabuhan Padangbai yang melayani penyeberangan tourist ke Gili Terawangan, Lombok Utara kecil, tetapi potensi pendapatan dari sana relatif memadai. Sebab, dari sana dilayani belasan fastboat. Satu fastboat beberapa waktu lalu bahkan mengalami kecelakaan. Boat itu meledak di laut Tanjungsari, Padangbai

dan menyebabkan empat korban tewas, serta belasan lainnya luka berat dan ringan. Sementara dari Amed atau dari Jemeluk di Kecamatan Abang, juga setidaknya ada tiga boat yang melayani penyeberangan wisatawan ke Gili Terawangan. Baik dermaga rakyat Padangbai maupun penyeberangan dengan fastboat ke NTB itu, selama ini tanpa dikelola dan dipunguti pajak ‘’Saya istilahkan kita seperti cicing (anjing) makalung urutan. Kita mencium bau enak dari besarnya potensi pajak atau retribusi ramainya penyeberangan itu, tetapi kita tak bisa makan karena tak memungut pajaknya. Kita hanya menjadi penonton,’’ paparnya. Padahal, katanya, Pemkab Lombok Utara sudah bisa memungut pajak dari penyeberangan fastboat di Gili Terawangan. Pendapatan mereka miliran, dari informasi yang kami terima saat studi banding ke pemkab itu.

Lombok Utara sama seperti kita di Karangasem, sudah mendapatkan izin dari Kemenhub pengelola dermaga rakyatnya. Saat Karangasem masih dipimpin Bupati I Wayan Geredeg, pihak Kemenhub sudah memberikan izin SPCode bagi PT Karangasem Sejahtera (KS). SPCode itu izin pengelolaan dermaga rakyat guna bisa Pemkab Karangasem melalui BUMD PT KS antara lain mengelola dermaga itu. Namun saat Ranperdanya diajukan ke DPRD guna membuat perda penyertaan modalnya, justru ranperda itu ditolak. Akibatnya sampai kini belum ada perda penyertaan modal ke BUMD PT KS. Padahal, tambahnya, penyertaan modal Pemkab Karangasem hanya Rp 40 juta. ‘’Modal Rp 10 juta lagi dari KPN Werdhi Guna yang dikelola Koperasi Pegawai Negeri Pemkab Karangasem. Penolakan

ranperda itu menjadi perda mungkin karena dicurigai ada pribadi memasukkan saham ke PT KS,’’ paparnya. Dikatakan, jika pelabuhan penyeberangan fastboat itu dikelola Pemkab Karangasem, maka ada sejumlah keuntungan yang dapat diperoleh dari sana. Kapal cepat yang melayani penyeberangan itu bisa diawasi izinnya. Di samping itu kelaikan berlayar, fasilitas dan keamanannya. Dengan diawasi, maka dipercaya kemungkinan kecelakaan transportasi itu bisa diminalisasi. Selama ini, sudah dua kali kecelakaan transportasi laut fastboat itu. Pertama Juli di Pantai Amed, boat memuat puluhan wisman yang hendak membawa muatan ke Gili Terawangan terbalik di tengah laut. Kedua, Gili Cat II meledak dua pekan lalu. ‘’Kedua dermaga yang melayani penyeberangan wisatawan ini tidak bertuan,’’ papar Sumardi. (bud)


TABANAN

14

Hujan Lebat dan Angin Kencang

FIGUR Edukasi Sambil Patroli JAJARAN Satuan Lantas Polres Tabanan terus membuat terobosan atau ide-ide baru dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meminimalisir laka lantas. Jika sebelumnya mendapat apresiasi terkait Bali Post/ist keberadaan Traffic Behavior Studio (TBS), ruangan khusus layaknya bioskop yang memberikan pengetahuan dan pencerahan kepada masyarakat pencari SIM, kini memperkenalkan terobosan Kijang Public Address Satuan Lantas Tabanan. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Gede Eka Astawa menjelaskan, Kijang Public Address merupakan salah satu upaya pemberian imbauan kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) berlalu lintas. Rekaman yang diformat ke dalam bentuk MP3 yang ada di sirine mobil patroli dapat meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas pengguna jalan di wilayah hukum Polres Tabanan. “Upaya ini untuk menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas,” ucapnya. Imbauan kamseltibcar diputar saat jajarannya melakukan kegiatan patroli. Satuan Lantas Polres Tabanan melakukan modif pada mobil patroli sehingga ke mana pun bergerak atau berpatroli langsung memberikan imbauan kamseltibcar. Dikatakannya, kurangnya kesadaran masyarakat dalam berkendara serta beberapa ruas jalan yang kondisinya terjal dan menikung mengakibatkan sering terjadi kecelakaan. Dalam setahun puluhan nyawa harus melayang. Meski demikian, jumlah laka lantas di Tabanan sudah menurun. Ini karena beberapa lokasi yang dulunya jalur rawan kini tidak digunakan lagi sebab sudah dibangun jembatan plus program polisi yang gencar dilakukan untuk meminimalisasi kecelakaan. Kecelakaan yang terjadi banyak disebabkan oleh human error, seperti lengah dalam berkendara, mengantuk, melebihi batas kecepatan, tidak tertib lalu lintas dan kondisi jalan. (bit)

Suara Tabanan Dipungut Karcis Parkir

Umat yang mengikuti pujawali di Pura Luhur Tanah Lot dan Pura Luhur Pakendungan hanya dipungut karcis parkir, bukan karcis masuk. Dana pungutan kembali ke pura masing-masing karena setiap pura mempunyai panitia pangempon yang berbeda dengan manajemen operasional DTW Tanah Lot. Manajemen Operasional DTW Tanah Lot

Longsor dan Banjir di Selemadeg Tabanan (Bali Post) -

Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan, Senin (26/9) kemarin, mengakibatkan longsor di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), longsor terjadi di dua titik, yaitu jalan provinsi yang menghubungkan Desa Surabrata dengan Desa Belatungan dan jalan menuju Pura Dalem Banjar Delod Ceking, Desa Lumbung Kauh. Meski tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, material longsoran yang menutup hampir sebagian badan jalan sempat menyulitkan kendaraan yang melintas. ‘’Longsor terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Untuk jalan menuju Pura Dalem, faktor tanah yang labil disertai hujan deras yang mengguyur sejak Minggu malam menjadi penyebabnya,’’ jelas Perbekel Desa Lumbung Kauh, Nyoman Suwirya, saat diminta konfirmasinya. Longsor berikutnya terjadi di jalur provinsi, yakni di Desa Surabrata ke Belatungan. Agar pengendara bisa melintas, sejak pagi hari warga desa setempat melakukan gotong royong menyingkirkan material yang ada di badan jalan. Sayangnya, hujan yang kembali turun membuat pekerjaan warga tersendat. “Jalur Surabrata menuju Belatungan memang rawan longsor dan sudah saya sampaikan ke

pihak provinsi. Daerah ini layaknya setra, kerap terjadi kecelakaan,” katanya. Suwirya berharap pemerintah mengatensi wilayah rawan longsor ini mengingat merupakan jalur umun yang ramai dilintasi pengendara. Longsor lainnya menimpa wilayah Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim). Menurut Camat Seltim Gusti Putu Ngurah Darma Utama, setidaknya dua titik wilayah yang terkena dampak akibat hujan deras, yaitu jalan subak dan jembatan di ruas jalan Beraban. Jalan subak yang longsor adalah di Subak Aseman Lima, Banjar Pondok, Desa Beraban, yang dibuat lewat program TNI, sedangkan jembatan yang menghubungkan Beraban dengan Tegal Mengkeb. “Jalan di subak tidak bisa dilewati mobil dan harus lewat jalan alternatif. Sementara jembatan masih bisa dilintasi kendaraan kecuali truk,” ungkapnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Desa Sudimara dan Desa Tibubiu, Kerambitan, menjadi proyek percontohan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam program pemberdayaan masyarakat desa tangguh bencana. Program yang bertujuan menur u n k a n i n d e k s r i s i k o b e ncana ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat khususnya di bidang penanggulangan bencana. Terkait dengan itu, BPBD

Kabupaten Tabanan menggelar Workshop Sosialisasi Ketangguhan Masyarakat Desa Tangguh Bencana, Senin (26/9) kemarin. Asisten II Tabanan Wayan Miarsana saat membuka lokakarya menyatakan Tabanan termasuk kabupaten yang memiliki kriteria risiko tinggi bencana, sehingga program desa tangguh bencana tepat diterapkan untuk mengurangi dampak bencana. “Program ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat

Masyarakat Diminta Galakkan PSN digelar setiap minggu untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk,’’ katanya, Minggu (25/9). Selama Januari hingga Agustus 2016, 14.350 rumah diperiksa oleh tim Dinas Kesehatan. Dari jumlah tersebut 1.845 rumah positif jentik atau dalam hal ini terjadi perkembangan jentik nyamuk karena adanya genangan baik itu di tempat penyimpanan air yang tidak dikuras maupun genangan karena got mapet atau sampah seperti kaleng. Sebagian besar rumah yang dikunjungi atau 12.505 rumah negatif jentik. Ini menggambarkan sebagian besar masyarakat sudah mulai sadar melakukan PSN secara rutin di lingkungannya masingmasing. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menambahkan, langkah utama untuk memerangi DBD saat

musim penghujan adalah melalui PSN. Setelah itu melakukan fogging dan penyemprotan ULV pada daerah kantong DBD dan yang tercatat ada kasus positif DBD. ‘’Kami tetap menggalakkan PSN lewat masing-masing puskesmas untuk melakukan gerakan PSN seminggu sekali,’’ ujarnya. Gerakan PSN tidak hanya bisa dilakukan oleh satu keluarga tetapi harus melibatkan satu daerah seperti banjar. Sebab, meski lingkungan rumah bersih, sedangkan lingkungan sekitar masih kotor, potensi terkena DBD tetap ada sebab nyamuk bisa terbang sejauh 100 meter. ‘’Jadi, jika dalam jarak 100 meter itu masih ada genangan tempat jentik dan menjadi nyamuk tentu lingkungan rumah yang bersih masih bisa terjangkit DBD,’’ jelasnya. (kmb24)

DKP Terjunkan 10 Tenaga Khusus

Tabanan (Bali Post) Mempertahankan prestasi Adipura merupakan tugas berat bagi instansi terkait seperti petugas kebersihan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan. Apalagi memasuki musim penghujan saat ini, pengangkutan sampah kurang maksimal, sehingga terjadi tambahan volume meski tidak signifikan. “Tambahannya paling sampah dari saluran air hasil kerja bakti pembersihan saluran,” beber Kadis DKP Tabanan I Wayan Sugatra, Minggu (25/9). Saat musim hujan kondisi menjadi lebih licin dan sampah bertambah berat, sehingga waktu pengangkatan dan pengangkutan

menjadi lebih lama. Akan tetapi semua ini bisa dituntaskan oleh tenaga DKP. Untuk mengantisipasi permasalahan sampah, pihaknya menerjunkan tenaga hunter atau tenaga khusus yang bertugas mencari titik-titik yang berkaitan dengan sampah. “Kami terjunkan dua unit armada dengan masing-masing anggota 10 orang. Mereka bertugas mencari titik-titik rawan seperti saluran atau got tersumbat akibat masih adanya kebiasaan masyarakat membuang sampah ke saluran air,” ungkapnya. Sugatra sangat menyayangkan ulah sejumlah oknum masyarakat yang kerap membuang sampah di saluran air atau sungai. Apalagi saat musim

hujan tiba, sampah tersebut menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan salah satunya banjir. “Kami selalu mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah ke saluran air, karena dampaknya sangat merugikan,’’ jelasnya. Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, DKP Tabanan juga melakukan perompesan pohon perindang. Kegiatan ini dilakukan setiap hari, namun saat musim penghujan lebih diefektifkan di sejumlah titik yang dianggap rawan. “Atensi kami masih di seputaran kota, namun tidak menutup kemungkinan ke desadesa jika ada permohonan,” imbuhnya. (kmb28)

Banyak Utang, Pegawai Honorer Gantung Diri Tabanan (Bali Post) Staf dan pegawai DPRD Tabanan, Senin (26/9) kemarin dihebohkan oleh kabar meninggalnya rekannya bernama Ni Kadek Yulistyawati. Mereka terkejut karena wanita 37 tahun ini tewas gantung diri di kandang babi miliknya di Banjar Batuaji Kelod, Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Minggu (25/9) malam. Kapolsek Kerambitan Kompol I Gede Made Punia saat diminta konfirmasinya membenarkan adanya kasus gantung diri tersebut. Malam itu juga anggotanya turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. “Korban dilarikan

Bali Post/kmb28

JEMBATAN - Camat Seltim Gusti Putu Ngurah Darma Utama meninjau jembatan yang rusak akibat banjir.

Desa Tangguh Bencana Perlu Relawan

Musim Hujan Tabanan (Bali Post) – Dalam empat bulan terakhir, kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami penurunan. Dari data Dinas Kesehatan Tabanan, pada Juni sebanyak 76 kasus, Juli 65 kasus, Agustus 46 kasus dan September tercatat 17 kasus. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan Januari hingga Mei lalu. Pada Januari muncul 104 kasus, Februari 166, Maret 133, April 109 dan Mei 114 kasus dengan satu orang meninggal dunia. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan Tabanan Wayan Triana minta masyarakat waspada terhadap peningkatan kasus DBD pada Oktober mendatang menyusul mulainya musim hujan. ‘’Gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus rutin

Selasa Kliwon, 27 September 2016

ke Rumah Sakit Tabanan karena saat ditemukan masih ada denyut napas. Sayangnya, baru tiba di UGD nyawanya tidak bisa ditolong lagi,” ucapnya. Dari keterangan sejumlah saksi diketahui bahwa aksi nekat pegawai honorer yang bertugas sebagai staf fraksi PDI-P DPRD Tabanan itu diduga lantaran dipicu beban utang. Sebelum kejadian sekitar pukul 18.00, korban sempat meminta uang kepada suaminya untuk membayar utang kepada salah seorang warga di Banjar Kuwum, Marga. Mengingat nominal yang diminta mencapai ratusan juta, suami korban kaget karena merasa sudah memenuhi kebutuhan sehari-

hari istrinya. Setelah ditanya ternyata korban memiliki utang Rp 35 juta dan telah berbunga menjadi Rp 80 juta. Suami korban kemudian menanyakan BPKB miliknya untuk dicarikan uang, namun ternyata empat BPKB sepeda motor yang ada sudah digadaikan oleh korban, sedangkan perhiasan emas sudah dijual. Suami korban terus mendesak agar istrinya mengatakan untuk apa uang sebanyak itu, namun tidak mendapat jawaban. “Korban kemudian mengatakan hendak keluar, tapi sekitar pukul 20.00 ditemukan dalam keadaan tergantung di kandang babi dekat rumahnya,’’ jelas Punia. (kmb28)

dalam mengantisipasi dan mengatasi ancaman yang berpotensi di wilayahnya, beradaptasi dengan ancamam serta memiliki daya pemulihan yang cepat apabila terkena bencana,” ujarnya. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, I Gusti Ngurah Made Sucita, untuk bisa menjadi desa tangguh bencana diperlukan forum dan relawan yang anggotanya adalah masyarakat desa. Forum dan

relawan di Desa Sudimara dan Tibubiu belum terbentuk dan rencananya pihaknya terjun melakukan sosialiasi mengenai hal ini pada akhir September. BPBD akan membuat tugas dan apa saja yang harus dilakukan serta menentukan bencana yang sering terjadi di dua desa tersebut. Dipilihnya Desa Sudimara dan Desa Tibubiu menjadi desa tangguh bencana dikarenakan posisinya yang dekat dengan laut yang berpotensi menga-

lami gempa yang mengakibatkan tsunami. Selain itu, pantai kedua desa ini dikembangkan untuk menopang perkembangan pariwisata. Pada pendanaan APBD Provinsi Bali sebelumnya desa tangguh bencana diterapkan di Desa Beraban, Kediri, sedangkan dua desa kali ini dari dana BNPB. ‘’Ke depannya diharapkan ada desa tangguh bencana yang dibentuk dari pendanaan APBD Tabanan,’’ kata Sucita. (kmb24)


15

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Borussia Dortmund Vs Real Madrid

Jadwal Pertandingan Liga Champions Rabu (28/9) dini hari Grup E Monaco vs Bayer Leverkusen CSKA Moskow vs Tottenham Hotspur Grup F Borussia Dortmund vs Sprting vs

Real Madrid Legia

Grup G Copenhagen Leicester

vs vs

Club Brugge Porto

Grup H Sevilla Dinamo Zagreb

vs vs

Lyon Juventus

Kamis (29/9) dini hari Grup A Arsenal vs Basel Ludogorets vs Paris Saint Germain Grup B Napoli Besiktas

vs vs

Benfica Dynamo Kiev

Grup C Borussia Moenchengladbach vs Barcelona Celtic vs Manchester City Grup D Atletico Madrid Rostov

vs vs

Bayern Munich PSV

Hasil Pertandingan Liga Spanyol Atletico Madrid vs D eportivo Coruna Leganes vs Valencia Espanyol vs Celta Vigo Villarreal vs Osasuna 1. Real Madrid 2. Barcelona 3. Atletico Madrid 4. Villarreal 5. Athletic Club 6. Sevilla 7. Las Palmas 8. Eibar 9. Real Betis 10. Real Sociedad

6 6 6 6 6 6 6 6 6 6

4 4 3 3 4 3 3 3 2 2

2 1 3 3 0 2 1 1 2 1

1-0 1-2 0-2 3-1

0 15-6 14 1 19-6 1 3 0 12-2 12 0 9-4 12 2 9-6 12 1 11-9 11 21 4-11 10 2 8-6 10 2 8-11 8 3 8-9 7

Pencetak gol : 5 - Antoine Griezmann (Atletico Madrid), Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris West Ham United vs Southampton 0-3 ---------------------------------------------1. Manchester City 6 6 0 0 18-5 1 8 2. Tottenham Hotspur 6 4 2 0 10-3 14 3. Arsenal 6 4 1 1 15-7 13 4. Liverpool 6 4 1 1 16-9 1 3 5. Everton 6 4 1 1 10-4 13 6. Manchester United 6 4 0 2 12-7 1 2 7. Crystal Palace 6 3 1 2 10-7 1 0 8. Chelsea 6 3 1 2 10-9 1 0 9. Southampton 6 2 2 2 7-6 8 9. West Bromwich 6 2 2 2 7-6 8 Pencetak gol : 5 - Diego Costa (Chelsea), Sergio Aguero (Manchester City), Michail Antonio (West Ham United) Liga Italia Fiorentina vs AC Milan 0-0 Genoa vs Pescara 1-1 Inter Milan vs Bologna 1-1 Lazio vs Empoli 2-0 Sassuolo vs Udinese 1-0 Torino vs AS Roma 3-1 ---------------------------------------1. Juventus 6 5 0 1 12-4 1 5 2. Napoli 6 4 2 0 14-5 1 4 3. Inter Milan 6 3 2 1 8-6 11 4. AS Roma 6 3 1 2 14-8 10 5. Lazio 6 3 1 2 10-7 1 0 6. AC Milan 6 3 1 2 8-7 10 7. Chievo Verona 6 3 1 2 7-6 10 8. Bologna 6 3 1 2 8-10 10 9. Sassuolo 6 3 0 3 6-8 9 10. Genoa 5 2 2 1 7-5 8 Pencetak gol : 6 Mauro Icardi (Inter Milan) Liga Jerman Cologne Hoffenheim

vs RB Leipzig 1-1 vs Schalke 04 2-1

Liga Prancis AS Nancy-Lorraine vs Nice 0-1 St Etienne vs Lille 3-1 Marseille vs Nantes 2-1

Menunggu Sejarah di Signal Iduna Park Dortmund -

Sejarah menanti Cristiano Ronaldo saat timnya Real Madrid berkunjung ke Signal Iduna Park, kandang Borussia Dortmund, Rabu (28/9) dini hari di penyisihan Grup F kompetis Liga Champions. Ia akan menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol di kompetisi Eropa bila mampu menghasilkan hat-trick. Saat Dortmund berusaha mengakhiri rekor kekalahan beruntun atas tamunya, Ronaldo memiliki misi lain setelah menuntaskan pertandingan Liga Spanyol dengan penuh kejengkelan akhir pekan lalu. Pelatih Real Zinedine Zidane menarik keluar Ronaldo melawan Las Palmas saat memimpin 2-1. Ronaldo menunjukkan sikap tidak puasnya pada keputusan Zidane yang terjadi 20 menit jelang bubaran. Apalagi Las Palmas akhirnya mencetak gol balasan yang kemudian menyamakan skor menjadi 2-2. Insiden itu dibaca media Spanyol menjadi konflik antara sang bintang dan pelatihnya. Apalagi Ronaldo meninggalkan lapangan tanpa mempedulikan sapaan Zidane. Terlebih penampilan Ronaldo pascamembawa Portugal juara Piala Eropa 2016, belum mencapai puncak. Mesin gol Real itu baru menghasilkan 2 gol dalam empat pertandingan termasuk saat melawan mantan klubnya Sporting Lisbon di pertandingan pertama Liga Champions. Tembakan bebasnya menjebol gawang Sporting sebelum Real menang 2-1 di Santiago Bernabeu. Itu menjadi golnya

yang ke-97 di kancah Eropa. Kini terbuka peluang baginya untuk menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol di kompetisi ini pada lawatan ke Jerman nanti. Ia perlu sedikit terburu-buru karena rival utamanya Lionel Messi (Barcelona) telah mengemas 89 gol. Namun, Dortmund yang mengukir kemenangan 6-0 atas Legia Warsawa di laga pertama Grup F, tidak akan memberi kemudahan padanya. Tim asuhan Thomas Tuchel pun ingin mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang. Secara keseluruhan Dortmund mencatat 3 menang 3 seri dan 4 kalah melawan Real. Real sendiri hanya empat kali menang dalam 29 kali lawatan melawan klub Jerman. Sedangkan tiga laga terakhir di Signal Iduna Park, seluruhnya berakhir dengan kekalahan. Pada 2014, Real kalah 0-2 di babak perempatfinal. Setahun sebelumnya Robert Lewandowski memborong empat gol yang mempermalukan Real 4-1. Kekalahan 1-2 didapat pada 2012 di penyisihan grup. Saat 16 kemenangan beruntun Real berakhir di kompetisi Liga Spanyol, Dortmund justru menunjukkan peningkatan pesat.

Bali Post/rtr

LATIHAN - Pemain-pemain Dortmund menjalani sesi latihan, Senin (26/9) kemarin, jelang laga melawan Real Madrid pada penyisihan Grup F Liga Champions . Dalam empat pertandingan pasukan Tuchel menghasilkan 20 gol. Di kompetisi Bundesliga, prestasi mereka juga diperhitungkan karena menempati posisi kedua di bawah sang juara bertahan Bayern Munich. ‘’Saat ini belum ada yang bisa menghentikan kami,’’ ucap penyerang utama Dortmund PierreEmerick Aubameyang. Penyerang asal Gabon itu mendulang 6 gol dalam 7 pertand-

Menang dengan Banyak Pemain Cedera Madrid Gol Antoine Griezmann di babak kedua membawa Atletico Madrid menang 1-0 atas Deportivo La Coruna pada kompetisi Liga Spanyol, Senin (26/9) kemarin. Namun kemenangan pasukan Diego Simeone itu mendapat hantaman terkait cedera yang menimpa sejumlah pemainnya jelang pertandingan Liga Champions melawan Bayern Munich. Griezmann mencetak gol kelimanya musim ini dari jarak dekat pada 20 menit sebelum pertandingan usai. Kemenangan susah payah itu didapat setelah tim tamu bermain dengan sepuluh pemain menyusul dikeluarkannya gelandang Faycal Fajr menjelang turun minum. Hasil ini membawa Atletico menghuni peringkat ketiga dengan raihan 12 poin dari enam pertandingan, tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen Real Madrid, yang bermain imbang 2-2 di markas Las Palmas. Kemenangan Atletico di Vicente Calderon ituharus dibayar mahal. Persiapan menghadapi tim tangguh Bayern, bertambah berat setelah gelandang Atletico Augusto Fernandez meninggalkan lapangan dengan ditandu karena cedera lutut. Sebelumnya bek Jose Gimenez juga terpincang-pincang meninggalkan lapangan karena masalah pada pangkal pahanya. ‘’Kami memiliki sesi recovery dan latihan pada Selasa. Mereka harus tidur dengan nyenyak sebelum bermain pada Rabu (Kamis dini hari),’’ kata Simeone yang tidak menginginkan ada kelengahan saat menjamu juara Liga Jerman itu di Vicente Calderon. Setelah bermain imbang 1-1 dengan Barcelona pada pekan silam di Camp Nou, Atletico mengistirahatkan Stefan Savic dan Saul Niguez, sedan-

gkan Gabi dan Kevin Gameiro dijadikan pemain cadangan. Tuan rumah memulai pertandingan dengan lambat namun diuntungkan ketika pemain Deportivo Fajr diusir keluar lapangan semenit sebelum turun minum. Fajr mendapat kar-

tu kuning ke d ua s e t e l a h melanggar Nicolas Gaitan. Setelah gol Griezmann dianulir karena offside, Yannick Carasco memiliki peluang saat babak kedua berlangsung delapan menit, namun tembakan melengkungnya dari tepi kotak penalti dapat ditepis kiper Deportivo German Lux. Kebuntuan akhirnya pecah ketika Gameiro mendapatkan umpan terobosan dari Juanfran di kotak penalti, dan Griezmann menyambar umpan silang kompatriotnya itu untuk mengamankan kemenangan bagi Atletico. (kmb39/ afp/ant)

Solo (Bali Post) Timnas Indonesia terus mempersiapkan diri melakukan pemusatan latihan di Solo sebelum memainkan laga uji coba melawan Vietnam pada 9 Oktober mendatang. ‘’Kami terus melakukan latihan baik pagi dan sore untuk persiapan mengikuti kejuaraan AFF Cup 2016, dan salah satunya melakukan uji coba melawan Vietnam, baik home maupun away,’’ kata Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl usai memimpin latihan Timnas di Stadion Manahan Solo, Senin (26/9) kemarin. Menurut Riedl, sejak melakukan pemusatan latihan di Solo, Boaz Salossa dan kawan-kawan sudah ada progres meski baru sedikit-sedikit. Riedl mengatakan tim pelatih telah melakukan baik teknik maupun peningkatan stamina pemain yang masih perlu terus latihan sebelum mereka mengikuti kejuaraan AFF tahun ini. Riedl

memerlukan sebanyak tiga kali pertandingan uji coba, baik di dalam negeri maupun luar negeri, dan melawan Vietnam sudah dipastikan akan digelar. Namun, Riedl mengaku belum mengetahui secara pasti di Stadion di mana Timnas akan berhadapan melawan Vietnam. ‘’Timnas yang pasti beruji coba melawan Vietnam di Indonesia dan kedua di negara Vietnam,’’ katanya. Menurut Riedl, untuk uji coba dengan tim internasional lainnya belum tahu, karena semuanya diserahkan mengaturnya ke pihak manajemen. Menyinggung soal kondisi Ivan Dimas yang sebelumnya mengalami cedera saat latihan, Riedl mengatakan Ivan hanya mengalami cedera ringan. Ivan Dimas sendiri sudah kembali ikut latihan bersama pemain lainnya. Ia mengaku telah pulih. ‘’Saya memang sempat cedera sedikit ketarik pahanya. Namun, saya kini sudah pulih dan ikut latihan,’’ kata Ivan Dimas usai latihan. Timnas Indonesia uji coba pertama melawan Malaysia di Stadion Manahan Solo, pada 6 September 2016, berhasil dimenangkan tim tuan rumah skor 3-0. (ant)

Ivan Dimas Dkk. Uji Coba Lawan Vietnam

Buleleng Targetkan Masuk Empat Besar

PS Badung dan Persibu Raih Kemenangan Pertama menit ke-10, yang mengoyak gawang Hendra Sutrawan. Sejak menit ke-23, Persada bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah terhadap Fahmi Rizal yang memukul pemain Persibu. Hasil lainnya, di Grup B, PS Badung menang atas Pro Kundalini dengan skor 3-1 di Lapangan Samudra Kuta. Ketiga gol PS Badung diciptakan Weda Darmawan melalui penalti di menit ke-3, kemudian Riki Wijaya menit ke-21 yang menggetarkan jala Diky, serta tandukan Arya Pradnya di menit ke-90. Satu-satunya gol balasan Pro Kundalini melalui aksi solo run Wahyu di menit ke-78, yang memperdaya kiper Yogi. (022)

Sementara di lini tengah, Mario Goetze akan mendukung Raphael Guerreiro untuk membantu serangan. Pemain muda Prancis Ousmane Dembele serta Andre Schuerrle diplot di sayap untuk menyuplai bola ke Aubameyang. Real yang minus Marcelo dan Casemiro, juga masih memiliki cadangan penyerang Karim Benzema serta Alvaro Morata untuk mengejar kemenangan tandang ini. (yud/afp)

Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann (atas).

Piala Soeratin

Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah PS Badung dan Persibu memetik kemenangan pertama atas lawan-lawannya dalam kompetisi Piala Soeratin U-17 Provinsi Bali. Di grup A, Persibu Buleleng menaklukkan lawannya Persada Jembrana 2-1 di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Senin (26/9) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Sutopo, dua gol Persibu hasil bidikan Deva Adi Arsana menit ke-19 dan Raditya Prasada di menit ke53 yang menjebol gawang Persada yang dikawal Nova Adi Candra. Sedangkan sebiji gol balasan Persada dilesakkan Fajar Fardy Saputra di

ingan terakhir termasuk saat menang 3-1 atas Freiburg pekan lalu. Tren positif itu diyakini memberi suntikan kepercayaan diri sebelum menghadapi Real. Kekhawatiran Tuchel terletak pada lini belakang menyusul cedera yang menimpa bek Marc Bartra. Meski menempatkan Julian Weigl untuk membantu empat bek, mereka dipastikan kalang kabut menghadapi Ronaldo dan Gareth Bale bila menyerang.

Bali Post/wan

REBUT BOLA - Pemain PS Badung (kanan) berusaha menahan serangan pemain Kundalini pada Piala Soeratin, Senin (26/9) kemarin.

Singaraja (Bali Post) – Persibu Buleleng yang diperkuat 23 pemain menargetkan masuk empat besar kompetisi Piala Soeratin yang digelar 26 September hingga 4 Oktober 2016. Ketua Persibu Made Bawa mengatakan, pemain yang dikirim ini berasal dari elajar yang banyak berpengalaman dalam memperkuat sekolahnya melalui ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar). Selama persiapan tim besutan Persibu ini dipimpin kapten Gede Deva Adi Darsana melakukan latih tanding melawan PS Undiksha dan sejumlah tim sepak bola lainnya. Tim Soeratin Buleleng berada di Grup A bersama Perseden, Bali United, PS Gianyar, Persada Jembrana. Untuk turnamen kali ini Persibu ditargetkan bisa masuk empat besar. ‘’Dari proses

seleksi pemain hingga persiapan kami rasa sudah cukup,’’ kata Ketua Persibu Made Bawa. Kapten Persibu Deva Adi Darsana mengatakan, dengan persiapan yang matang pihaknya bertekad untuk dapat masuk empat besar. Lawan yang agak berat adalah Perseden dan Bali United. Selain itu, sejumlah tim lain pun memiliki kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh. ‘’Kalau tim yang paling berat jelas Perseden dan Bali United dan rata-rata semua tim berlaga dalam Piala Soeratin ini, kita tidak anggap remeh dan kami berusaha memberikan hasil terbaik,’’ jelasnya. Usai menaklukkan Persada Jembrana 2-1, Persibu akan menghadapi pertandingan keduanya melawan Persegi Gianyar 29 September 2016 di stadion Jimbaran Badung. (kmb38)


pon 2016 jawa barat

16

17 - 29 September 2016

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Daftar Perolehan Sementara Medali PON XIX/2016 Jawa Barat No. Propinsi Emas Perak Perunggu Total 1. Jawa Barat 2. Jawa Timur 3. DKI Jakarta 4. Jawa Tengah 5. Kalimantan Timur 6. Riau 7. Sumatra Utara 8. Bali 9. Papua 10. DI Yogyakarta

177 115 109 23 17 15 15 14 14 11

124 112 110 47 26 24 13 17 12 14

132 108 105 65 54 22 26 31 24 19

433 335 324 135 97 61 54 62 50 44

Bali Post/ant

PERUNGGU - Sejumlah pelari mengoper tongkat estafet kepada rekan satu timnya pada final nomor lari estafet 4 x 400m putri PON XIX di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/9) kemarin.

Atletik dan Balap Sepeda Tambah Perunggu Bandung (Bali Post) Cabor atletik menambah pundi-pundi raihan medali PON XIX/2016. Bali menempati peringkat ketiga pada final lari estafet 4x400m yang berlangsung di Stadion Pakansari Bogor, Bandung, Senin (26/9) kemarin. Perunggu Bali dihasilkan Kadek Dian Candra Purnama, I Gusti Ayu Mardiliningsih, Dewi Ayu Agung Kurniayanti dan Ni Nyoman Arsi Ani yang membukukan waktu tiga menit 50,62 detik. Medali emas nomor ini direbut Jatim dengan catatan waktu tercepat tiga menit 47,77 detik, disusul peraih perak tim Maluku dengan tiga menit 48,99 detik. Pelatih Atletik Nyoman Suteja mengakui raihan medali perunggu di nomor estafet 4 x 400 m putri itu stagnan. Sebab, di PON Riau 2012 lalu di nomor tersebut juga menyumbangkan medali perunggu. “Harapan untuk peningkatan prestasi minimal ke medali perak tidak terwujud. Padahal dari awal kami optimis minimal medali perak,” tegas Suteja. Balap Sepeda Sementara itu, cabor balap sepeda juga menghasilkan medali perunggu. Atlet balap sepeda Renosa Aldi Pratama yang turun di nomor BMX Supercross merebut posisi ketiga. “Meskipun hanya perunggu itu patut disyukuri. Karena rival memang sangat berat di balap sepeda,” ungkap pelatih balap sepeda Nyoman Kertiyasa sembari menambahkan untuk medali emas direbut Jabar dan perak NTB. (kmb41)

Dewa Gede Anom Sumbang Perak di Perairan Terbuka Bandung (Bali Post) Perenang PON Bali I Dewa Gede Anom Arthatanaya di nomor 5.000 m perairan terbuka hanya mampu meraih medali perak di cabor renang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jabar yang dilaksanakan di Pantai Tirtamaya, Indramayu, Bandung, Jawa Barat, Senin (26/9) kemarin. Dengan tambahan 1 medali perak ini, cabor renang baru mengumpulkan 1 emas, 2 perak, 1 perunggu. Untuk medali emas nomor 5.000 m perairan terbuka ini diraih perenang tuan rumah Jawa Barat (Jabar) Riky Angga Wijaya dan medali perunggu direbut Cliff Fernando (Kalimantan Timur). Koordinator pelatih renang tim Bali Wayan Wiarta mengaku sangat mengapresiasi asuhannya kembali mampu menyumbangkan medali perak di perairan terbuka. Saat prakualifikasi PON Dewa Gede Anom memang meraih posisi pertama. Namun, kala itu perenang Jabar belum turun karena otomatis langsung lolos ke PON, sehingga kekuatan atlet Jabar tidak diketahui. ‘’Meski kalah atas perenang tuan rumah, tetapi Dewa sudah berjuang dengan maksimal. Dan inilah hasil terbaik dia. Besok (Selasa ini) masih ada peluang untuk meraih medali. Karena masih menyisakan satu nomor lagi yakni di nomor 3.000 meter putra (yang diikuti) Agus Nuarta,’’ ungkap Wiarta. (kmb41)

Bali Post/kmb41

Dewa Gede Anom Arthatanaya (paling kiri)

Gagal di Putri, Cricket Putra Bali Targetkan Emas Bandung (Bali Post) Tim cricket putri Bali yang turun di nomor twenty-twenty harus puas dengan raihan medali perak setelah di laga final kalah atas DKI Jakarta dengan skor 93-94 di Stadion Persib, Senin (26/9) kemarin. Kegagalan meraih emas di putri itu potensial ditebus di putra yang lolos ke final. Kekalahan kemarin membuat DKI Jakarta berhak atas medali emas. Sementara medali perunggu diraih tim Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Dengan kekalahan itu, target meraih medali emas di bagian putri kandas. Padahal sejak awal Bali ingin membalas kekalahan di nomor super eight. ‘’Kami akui kalah di bagin putri. Sebab, rival memang berat juga,’’ ucap pelatih Cricket Bali yang juga Ketua Harian Pengprov Cricket Bali, Made Erawan. Erawan menambahkan, meski gagal di sektor putri, Bali masih memiliki kesempatan untuk meraih medali emas di nomor twenty-twenty putra. Senin kemarin, tim Bali putra berhasil melenggang ke final setelah di semifinal menang dengan skor meyakinkan 95-64 atas NTT. Di final nanti Bali akan berhadapan dengan tuan rumah Jawa Barat. ‘’Mudah-mudahan di final nanti bisa kembali meraih medali emas,’’ harap Erawan. (kmb41)

Bali Post/ant

MENANG - Atlet tarung derajat putra Bali I Nyoman Mardiana (kanan) melepaskan tendangan ke atlet Lampung Amirudin pada babak penyisihan kelas 67,1-70 kg PON XIX di GOR Pajajaran, Bandung, Jabar, Senin (26/9) kemarin. I Nyoman Mardiana menang dengan skor 3-0.

Empat Petarung ke Semifinal

Bandung (Bali Post) -

Empat petarung akhirnya melaju ke babak semifinal usai di babak penyisihan mengalahkan lawan-lawannya dalam PON XIX/2016 di GOR Pajajaran, Bandung. Pada penyisihan Senin (26/9) kemarin dua petarung lolos, sehingga total 4 wakil Bali meraih tiket ke semifinal. Keempat petarung yang meraih tiket semifinal itu yakni Adip Gandadi Putra kelas 71-75 kg, I Nyoman Mardiana (70-73 kg) serta Nengah Sudika (64-67 kg), dan Made Milantara (64-67 kg) yang lolos pada Minggu lalu. Adip melenggang ke semifinal usai menang WHT atas lawannya Muhamad Frizan (Riau). Di ronde ketiga, wasit

menghentikan laga mengingat Frizan tidak bisa melanjutkan pertandingan. I Nyoman Mardiana melaju ke semifinal usai menang 3-0 dari Amerudin (Lampung). Sementara Nengah Sudika dan Made Milantara meraih tiket ke babak selanjutnya setelah menang pada Minggu lalu. Sementara peraih emas

Pra-PON tahun lalu I Ketut Sumertayasa di kelas over 80 kg terhenti langkahnya setelah takluk atas petarung tuan rumah Hentanu Dimarthias dengan skor 1-2. Dan I Made Bujangga yang turun di kelas 75-80 kg juga menelan kekalahan 0-3 dari petarung Jawa Timur Jenar Yudhiharto. Sementara di babak penyisihan awal petarung terhenti

yakni I Made Hery Purnomo Gelgel kelas 56-58 kg, Komang Wardika kelas 59-61 kg dan Gede Suandika kelas 5256 kg terhenti. Manajer tim tarung derajat Bali AA Bagus Tricandra Arka mengungkapkan, pihaknya kini bergantung kepada empat petarung itu dan berharap bisa membawa pulang medali emas. Dari empat itu, tiga di antaranya diproyeksi menjadi juara, yakni Adip Gandadi Putra yang pada PON 2012 meraih perak, I Nengah Sudika (emas 2012) dan Komang Mardiana

(perak Pra-PON 2015). ‘’Kurang agresif menekan lawan dan juga masih banyak yang diberikan peringatan oleh juri. Kini kami fokus untuk menatap laga selanjutnya, mudah-mudahan target 2 emas dari KONI Bali bisa terwujud,’’ harap Gung Cok. Di babak semifinal, Selasa ini, Adip Gandadi Putra akan melawan petarung NTT Urbanius Widiyan, kemudian I Made Milantara vs Muhamad Ali (Riau), I Nengah Sudika vs M Yamin (NTB) dan Komang Mardiana melawan Kandar Hasan (Aceh). (kmb41)

Layar Pastikan Tambah Tiga Medali Emas Bandung (Bali Post) Atlet layar Bali membuktikan dominasinya di PON XIX/2016 Jabar. Nyoman Subagiasa yang turun di nomor Mod/Mistral, Nyoman Suartana yang turun di RS One dan I Gusti Made Oka Sulaksana di nomor RSX kembali menempati posisi terdepan. Perolehan poin ketiganya tidak terkejar. Kepastian ketiganya menyabet medali emas, baik Subagiasa, Oka Sulaksana maupun Nyoman Suartana setelah dalam race ke-10, Senin (26/9) kemarin, mereka finis terdepan di nomornya masing-masing. Raihan poin mereka diyakini sudah tidak terkejar lagi meskipun masih menyisakan dua race lagi Selasa ini di Pantai Balongan Indah, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pelatih Kepala Layar Bali Wayan Sujana mengakui atlet layarnya dipastikan menyumbangkan 3 keping medali emas. Tambahan 1 medali perunggu diraih I Gusti Candra Pertiwi Sulaksana di nomor RS One putri. Sujana menjelaskan, sesuai regulasi yang ada, jika finis urutan pertama mendapat nilai 1 poin, urutan kedua 2 poin dan finis urutan ketiga dapat 3 poin begitu seterusnya. Dari sekian poin yang didapat itu nanti akan dijumlahkan secara keseluruhan/akumulatif. Hitungannya, ketiga atlet layar Bali itu kini meraih nilai 10 di nomornya masing-masing.

Sementara rival terberatnya jika tiap race finis di urutan ke-2, kemudian dikalikan 10 race yang telah dilewati. Nilai 2 poin jika selalu finis urutan ke-2 dalam setiap race dikalikan total 10 race, maka rival akan mendapat nilai 20 poin. ‘’Sementara dari ketentuan regulasi yang ada, semakin kecil nilai poin dalam keseluruhan race akan keluar sebagai juara pertama dan berhak atas medali emas. Poin tiga atlet layar Bali kecil yakni 10 di nomornya masing-masing. Itu artinya medali emas sudah di tangan,’’ katanya. Dan, seandainya tidak turun pun kami besok medali emas sudah pasti di tangan. Sebab, selalu finis hingga race ke-10 peringkat pertama. Dengan demikian cabor layar sudah sesuai target awal 5 keping medali emas. Bahkan, melebihi 1 keping medali perunggu lewat I Gusti Candra Pertiwi Sulaksana di RS One. Sujana menambahkan, cabor layar memang membuktikan diri juara di tanah legenda. ‘’Kami bersyukur dengan raihan medali total 5 medali emas itu. Apalagi atlet dalam kondisi sehat dan tidak ada masalah yang berarti,’’ tandas Sujana. Menyikapi penampilan I Gusti Bagus Gopala Sulaksana yang turun di nomor Techno yang juga merupakan anak kandung I Gusti Made Oka Sulaksana, Sujana mengakui masih sulit bersaing di nomor

tersebut. Sebab, atletnya juga masih muda. Bagi dia, cabor layar itu menggunakan naluri dan pikiran. Jadi tidak semata-mata menggunakan kekuatan tenaga fisik. Namun harus paham akan perubahan arus dan kondisi angin di lautan. Apalagi faktor alam sangat menentukan. Dengan begitu, diperlukan strategi yang matang dan atlet harus paham akan kondisi cuaca dan gelombang laut. Dan, untuk tiga atlet tadi memang syarat akan pengalaman. ‘’Kami banyak kenal cabang olahraga. Tapi layar memang spesial dan sungguh berbeda. Diperlukan keseimbangan antara teknik, strategi dan faktor alam di dalamnya,’’ tutup Sujana. Sementara I Gusti Made Oka Sulaksana menjelaskan, akhirnya target awal untuk menyabet lima medali emas sudah terpenuhi. Ini membuktikan jika kerja keras selama ini membuahkan hasil yang manis. ‘’Ini berkat perjuangan kita semua akhirnya bisa memenuhi target 5 medali emas. Meski menyiskan dua race lagi namun emas sudah bisa dipastikan jadi milik kita. Karena meski tidak mengikuti dua race itu, emas sudah menjadi milik Bali. Karena sudah tidak mungkin dikejar lagi oleh atlet lainnya. Semoga prestasi ini bisa terus dijaga dan ditingkatkan di PON 2020 Papua,’’ jelas Oka Sulaksana sembari tersenyum bahagia. (kmb41)

Bali Post/ant

MARATON - Peserta selancar angin mengikuti nomor maraton di RS One pada PON XIX cabang olahraga Layar di pantai Balongan Indah, Indramayu, Jawa Barat.

Bali Post/kmb41

PERUNGGU - Yosephine Ayu Rahaningtyas Widjanarko sumbang perunggu.

Taekwondoin Ayu Raih Perunggu Bandung (Bali Post) Setelah pada hari pertama nihil medali, tim taekwondo Bali mendapat medali perunggu lewat taekwondoin putri Yosephine Ayu Rahaningtyas Widjanarko di kelas 46 kg, Senin (26/9) kemarin. Sebelum meraih perunggu, di laga sebelumnya Ayu meraih kemenangan telak 9-1 atas Khanti Rahayu dari Kalimantan Tengah. Namun sayang di partai semifinal Ayu harus mengakui ketangguhan taekwondoin Jawa Barat Dea Titian Fajrin dengan skor 0-3. Dengan kekalahan itu, Ayu harus puas dengan torehan medali perunggu. Sementara untuk medali emas direbut tuan rumah Jawa Barat dan medali perak diraih Kalimantan Timur. Manajer tim taekwondo Bali Tjin Johannes menjelaskan, Ayu memecah kebuntuan medali buat taekwondo Bali meskipun hanya meraih medali perunggu. Di hari ketiga Bali bakal menurunkan 3 atlet lagi dan mengikuti tiga kelas. Siti Rois Satul Hidayah di kelas -57 kg, Ni Kadek Surya Febriantari (-67 kg), dan Kharisma Christian (-80 kg). “Masih belum bisa diprediksi peluang untuk meraih medali emas. Yang jelas, kami harap anak-anak bisa tetap fight bermain dengan lepas agar mampu merebut medali emas,” harap Johannes. Voli ke Semifinal Tim bola voli putra Bali merebut tiket ke empat besar. Di perempatfinal, Senin kemarin, Bali menundukkan DI Yogyakarta 3-0 (25-21, 25-19, 25-18) di Gelora Sabilulungan, Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung. Dengan kemenangan ini, tim besutan mantan pemain nasional Windu Segara itu bakal berhadapan dengan tim tangguh Jawa Timur untuk memperebutkan tiket ke partai puncak. Bali menurunkan pemain terbaiknya seperti I Nyoman Julianta, Ida Bagus Made Yuri Yumaneki, Kadek Juliadi, Gede Yuda Adi Pratama, dan Wayan Adi Putra langsung memberikan tekanan lewat smash-smash tajam sejak awal pertandingan. Pelatih Voli PON Bali Wayan Windu Segara mengakui belum mendapat hambatan yang berarti sejauh ini namun di semifinal nanti ketemu Jawa Timur diakui lawannya kuat dan solid. “Tim Voli Jatim banyak dihuni pemain pelatnas, dan pelatihnya juga jebolan pelatnas. Itu perlu kami waspadai di pertandingan nanti. Karena permainan tim mereka sangat kompak,” ungkap Windu Segara. (kmb41)


Selasa Kliwon, 27 September 2016

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Yamaha Bisma dicr: 1.Mekanik Cr Kasir,Adm Gdg Tk Bangunan 2.SMA/SMK/D1 Hub T.Umar 142Dps Min SMA Gaji+Bns 082237286968 A.BP.001.09.16.0001415

Cr Pembantu RT Gj1,5Jt Tdr dlm u/Pribadi Hub.0361 488315 sgra

Tlah dibuka PT.FujiHome Japan Jl.Tkd.batanghari No.3 Panjer Dcr Sbnyk2nya Krywn/ti utk Mar keting,Peng.Proyek,Arsitek&Estimator,diutmkn yg brpglmn bgi yg blm brpglmn akan dibina dsiplin,jjr&teamwork (bns+asurnsi) 472364/info@fujihomejapan.com

Cr Therapist u/Klinik Kecantikan di Sesetan 08976778714

A.BP.001.09.16.0000549

Sardine Restaurant Looking for Cook,Waitress, Bartendres,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 mail:sardine@sardinebali.com

A.BP.001.09.16.0001462

B.BP.141.09.16.0000693

“Bth Tkg Masak area Kuta,niat krj,disiplin, 081231000899

A.BP.001.09.16.0001458

*** Dicari Admin Min.SMA *** Hub:082146574612

Dcr Therapist Wanita Pnglaman u/Legian 081236006460

A.BP.001.09.16.0001426

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

B.BP.004.09.16.0000702

Dbthkn Karyawan Serabutan & A.BP.164.09.16.0001397 Admin Counter(laki2)Lam:PT.InBth Staff & Asisten guru min docandle Jl.Tkd.Batanghari XIV SMA.Penglmn/tdk H.081999456618 B.BP.004.09.16.0000704 No.10 Panjer T:0361-8955977/78 A.BP.001.09.16.0001457 Butuh Sopir Serabutan Gj.2,5Jt Cr PRT Bersih2 Tinggal Dlm +bonus+Tdur dlm H:082339906414 A.BP.001.09.16.0001464 081236151023 A.BP.001.09.16.0001454 Cook&Waitress Hub.Wr.Pancorran !!!Urgent! Butuh 10 Terapis Tj.Tutur18 Pgyngn/081338697460 A.BP.001.09.16.0001386 Reflexi Pria/Wanita di Renon Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Cr Cpt 2PRT+1BSiter G1,8Jt Tdr Telp.9002588/081239621123 Dlm 082237496717/081999776071

A.BP.001.09.16.0001430

A.BP.004.09.16.0001423

DcrMarketing.Gj+Kms+Bns+BPJS. Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss Lancar Inggris,u/Legian,ada Gaji,Tip,Bonus H.081236109808

A.BP.001.09.16.0001305

Dicr Speak Chinese Services PT.Neverneverland Travel 0361-757636/08113869543

B.BP.004.09.16.0000588

B.BP.804.09.16.0000440

A.BP.004.09.16.0001422

Dbthkan Sgr Reception Berpenga laman,Gaji Menarik,Lmrn Ls ke Shambala Spa Ubud Jl.Raya Monkey Forest Ubud Gianyar (Blkang Rahayu Restaurant)Tlp.(0361) 4792229/082 144 187 039

A.BP.801.09.16.0001136

A.BP.001.09.16.0001410

Dcr 1Pembantu Koki Gj.2Jt (Siap Masak),2 Srabutan Gj1,5Jt Lok. Jl.ByPas Jimbaran No.47 Warung Sedap batam (Sbrang Bali Taxi)

Dcr PRT wnt tgldlm&sopir srbtn bs metik SIM A+C,085238127777

B.BP.101.09.16.0000692

B.BP.164.09.16.0000708

Dcr Pembantu RT,Tidur Dalam Gaji 1,5Jt(wanita)082236346118

A.BP.001.09.16.0001298

A.BP.001.09.16.0001440

Dcr Staff Counter Hotel Max 28 th P/W Hub.085738510688 Yuli

Dcr Pembantu utk Villa bisa me masak Makanan Indonesia,wanita Max.30th E:hrd@buddhawear.com HP:085100050706

A.BP.001.09.16.0001285

A.BP.001.09.16.0001445

A.BP.001.09.16.0001396

Dcr Security,Cook,Receptionist Laundry,Driver,The Amasya Vila Jl.Kayuaya 88X Seminyak 731601

A.BP.001.09.16.0001387

Dicr Waitress bw CV ke Arena PUB & Rest Jl.By Pass Ngr Rai 115 Sanur 287255

B.BP.166.09.16.0000710

A.BP.001.09.16.0001411

Dibthkan Segera Tenaga Wanita S1 Komputer English Lam: PT.Ayu Orchid Telp.484526

A.BP.001.09.16.0001196

A.BP.001.09.16.0001154

A.BP.001.09.16.0001086

A.BP.001.09.16.0001425

Dibthkan HK/Butler(L/P),Serabutan(L)Puri Segara Village, Uluwatu H.08123923020

A.BP.001.09.16.0001432

Dicari Karyawan Admin Export Hub.0361-724095/724096

Dicari Pembantu RT Wanita Tinggal dalam untuk Rumah di Jl.Imam Bonjol Dps Gaji 1,5Jt SMS 0816571027

Dibthkan Sopir SIM A Bujang Hub.087770071760

Dcr Satpam Penginapan Legian Hub.08123988864

B.BP.004.09.16.0000705

Dibutuhkan segera PRT Cewek & Pengasuh Anak u/Rumah pribadi di Sanur SMS 08123877799

Dicari Karyawan Pria & Sopir Untuk Toko Hub.081999123609

Dcr Tkg.Sablon+Srabutan(Lk”) Jl.Patih Nambi 7A,085103008088

Dcr STM/D3/S1 T.Sipil Sbg Pelaksana Proyek,Kirim CV Via Email ke:satyakarya@yahoo.com

Dibutuhkan Gardener/Tukang kebun untuk bekerja di Villa. syarat: umur maksimal 35th, enerjik dan cepat tanggap. CP: 081237650389

A.BP.001.09.16.0000729

Dcr Staff yg Berpengalaman utk Suka Salon & Spa Jl.Benesari Kuta Hub Bpk.Putu 081999054734

A.BP.001.09.16.0001429

Dcr Cook Help,Cleaning Service Hub:756079

A.BP.001.09.16.0001413

Dcr Sopir Brpglmn Gj.2,5Jt,utk Pngirimn Obat2an,Jl.Tk.Irawadi Gg.XX No.3 Panjer/082145900800 Dcr Staf Grilled,Kitchen,Bar, Waitter/ss Krm Sgr CV Anda ke Wr.Subak Peguyangan Dps Utara (0361)410940/085100422555

A.BP.001.09.16.0001385

Dcr Admin Min D1 Akuntansi Hub.081239177009

Dcr Sgr Sopir SIMB1 Hub:427858 PT.Jumbo, Jl.Intan LC2/11 Dps

A.BP.001.09.16.0001418

Dbthkn Sgr Fotografer, A.BP.001.09.16.0001451 Editor Foto,Gj Menarik, Dcr SPG u/Boutik Hotel Mercure Lamaran ke Otiga Photo Jl.Gn. Soputan No26D,Dps 089527471799 Nusa Dua,Gj+Bns H.08123860469

B.BP.135.09.16.0000709

A.BP.001.09.16.0001105

Dcr Cook,Bartender,Waiter/ess. Ari Putri Hotel Jl.Cemara Semawang,Sanur.08976778714

A.BP.001.09.16.0001401

Dicari Waiter/tris Wr.Jegeg Bulan PopiesII Kuta, 0361759025

A.BP.001.09.16.0001389

B.BP.004.09.16.0000674

Dicari Pembantu RT u/Pribadi Gaji 1,5Jt Dps T.081239520575 A.BP.001.09.16.0001408

Dicari Staf Karyawan/ti Hub:Dewa Silver 0361 8446108 A.BP.001.09.16.0001414

Lwngn u/Therapst Wnt 20-40Th Harmony Jl.Tk.Yeh Aya 121Renon Gj 2-4Jt Hub:089659368996 A.BP.001.09.16.0001213

A.BP.001.09.16.0001392

Dicari tenaga mekanik mobil Hub.0361-8475980

B.BP.154.09.16.0000711

Dcr 3 Tk Kbn, 2 Spr, 2Satpam, Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Kerobokan, 4731979 / 736353

B.BP.154.09.16.0000712

Dicari Tukang Kebun Yang Bisa Urus Kolam Untuk Segera Mulai Kerja Full Time Dengan Gaji Bulanan Yang Bagus.Bukan Kerja Paruh Waktu.Sms +6281236654842

A.BP.001.09.16.0001453

Dicr:Head Prod u/Interior&Pbr Kayu Ex:3Th Max35Th,Sekretaris &Admin Min:D3 Bisa Comp Ex:3Th max:35Th Email:hrd.kontraktorb ali@gmail.com/082339930603

B.BP.001.09.16.0000650

Driver for Private Villa: Seminyak 8Hr/6Days-English Speaking, HP,Motorbike Call 738653 or 08123883960

A.BP.001.09.16.0001439

Koperasi Bth Karywn/ti,Min SMU 736606 Jl.Braban Kerobokan B.BP.004.09.16.0000688

PT.Delta Market persh retail bth kary Pss:SPG/B,md,Act,Adm, Csier,Recp.Gdg,OB,Spv Gj.2,3/3 Jt/bl SMS Bu Putu 081916249566

A.BP.001.09.16.0001452

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

BU.Jual Mrh Mbl Terios’2012 H= 120Jt/087861785714 Jam10-15Wib A.BP.001.09.16.0001390 HONDA

Jazz MMC’12/13 AT Putih AsBali G.CRV’12 AT 325Jt,085100856999 B.BP.141.09.16.0000700

Jazz RS A/T Th.10 172jt Nego Silver Stone DK 081236149415 A.BP.001.09.16.0001412

Jual HRV’2015 Putih 277,5Jt Hub:081338689369

B.BP.141.09.16.0000696

APV Mega Carry PU’15 105Ng AC PS,Pendidikan 68 Sdkrya TT/Krd

A.BP.001.09.16.0001456 ISUZU

Panther Grand Touring’12 AsDK Hitam Gress Hub.081236009045 A.BP.001.09.16.0001450 MAZDA

Ovr Krdt murah CX5’13Pmk Grand Touring Putih DK,081805330222 B.BP.164.09.16.0000703 NISSAN

GLivina’10 M/T Tgn1 Hitam AsDK 085103203338,085935088142 A.BP.001.09.16.0001446

B.BP.164.09.16.0000706

Djl 6unit Perum Kutuh Kerambitan Tbn,LT.100m2,LB.65m2 T.(0361)466842,081934310335081338791301

B.BP.141.09.16.0000697

Jimny’04 Slv AsBali Jl.Pertula ka Timur 2 Denut H:08123899510 A.BP.001.09.16.0001383

Jual Suzuki Splash Th 2011 Silver Manual Hub.081236178252

A.BP.001.09.16.0001151

A.BP.001.09.16.0001438

SINGARAJA

Rmh Kost Lok.Stgs BhaktiSeraga LT3A/9KT BsTT mbl 082146166444

TOYOTA

A.BP.001.09.16.0001403

New CRV 2.4 Htm’09 AsBali VR22 A/T Orisinil Skali 08123953664

DIJUAL RUMAH ###Dijual Rumah dan Tanah di Darma Gigi Gianyar Hub.081337388558/08123637336

SUZUKI

Arena GX’13 Ijin Lkp Silver Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

Lexus RX270 Th’10+Harrier 2.4 Th’11 Hitam Hub.081999315168 B.BP.141.09.16.0000695

Avanza E Model G’09 Slver AsDK Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd B.BP.141.09.16.0000698

Avanza Veloz Pth’14 KM43297 Matic/081239532391 Prbdi(Lia)

A.BP.001.09.16.0001417

DIJUAL MOTOR

TABANAN

375Jt Rmh siap Huni dkt ByPass KAWASAKI Ninja’15 Merah F1 ProSpeed Ful Cash Back 25Jt H.081337380202 Sistem Low KM 51Jt 08123966440 A.BP.001.09.16.0001443 A.BP.001.09.16.0001421

B.BP.101.09.16.0000691

DISEWAKAN RUMAH Vellfire 2.4 Th’11+10 Htm Istw Dikontrakan Rumah Jl.Ken Arok *Hub.0361-464168/081238116467* No.7 Dps,2KT,1CW,1garase,Dps B.BP.141.09.16.0000694 Hub.085100512168/085100755556 DICARI MOBIL A.BP.001.09.16.0001433 Dcr Mbl Second:Avanza,Xenia, Dikontrakan Rumah Puri Bongan Rush,Yaris,PU,dll,085100880349 Asri Hub.08123655707 A.BP.001.09.16.0001402

B.BP.164.09.16.0000701

AC

TIKET

INTERNET

AC

PERCETAKAN

TOUR

DISEWAKAN RUKO Dikont Ruko di Jl.Gunung Batok No.6 Dps Barat,081248252237 A.BP.001.09.16.0001393

KOST Super Elite Bule Sanur S.Pool, Lengkap 3Jt UP:087762566220 A.BP.001.09.16.0001448

KOMPUTER

DIJUAL TOKO Murah 2toko-rmh @600Jt,SHM,Tlp strg dlmKotaDps,081999567715TP

A.BP.001.09.16.0001455

DISEWAKAN TOKO Dikont.Toko Br Elit 11x15m Lok Trijata Fas/Lkp 65JtNg Min.5Th 081999925143 Lt2 Pke ApaSj cck

A.BP.001.09.16.0001459

DIJUAL RUKO ###Dijual Ruko Jln Utama Mahendradata Denpasar Hub.081337388558/08123637336

B.BP.164.09.16.0000707

BUC Dijual Tnh 1Are,4Are Lok. Pdngsambian Klod,081338792660

Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg RUPA-RUPA Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs 3Jam Cair,BPKB A.BP.001.09.16.0001395 081999715172/082146758393.0,5% Rmh Bocor,Dak,Talang,Dinding, A.BP.001.09.16.0000318 Dll Hb.Dani 085102411326 Grnsi A.BP.001.09.16.0001424 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 Spesialis Rumah Bocor Grnsi + B.BP.164.09.16.0000699 Renov&Canopy.Wawan081237871831 A.BP.001.09.16.0001427 Ahli Rmh Bcr,Dak,Tlang,Dndng KEHILANGAN Atap & Renov”Opi” 081246083342 A.BP.001.09.16.0001437 Hlg Buku Kiur’2013 DK:9573BB Ahli Rmh Bocor Dak Dinding Atap AN:Simplysius TheodorusOkhotan A.BP.001.09.16.0001409 Garansi Hub:Melki 085237357937 A.BP.001.09.16.0001428 Tlh Hlg Kartu Pengawasan AngkuB.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat tan Sewa No.513050095/AS218/DP T.08123985172 / 412815 IK2013 AN.CV WidyaKencanaPutra

A.BP.001.09.16.0001420

Dijual Tanah & Rumah L.Tanah 1,67Are Rp.350Jt Bisa Nego Alamat Batubulan,081238686362

A.BP.001.09.16.0001118

Djl Tnh 2Are Lok.Glogor Carik Dps Aspal 5Mtr 085102180922

A.BP.001.09.16.0001391

Djl Tnh 3,105A Jl.P.Saelus Dps Strategis Banget Hub: (0361) 424133,418311

A.BP.005.09.16.0000939

Jl Tnh 4Are Jl.Sentanu Dps Hub.085100512168/085100755556

A.BP.001.09.16.0001434

DIJUAL VILLA Jual Cepat!!! Tnh Kavling 3,5A Jl Vila Ls.1A Lkp isinya view 4A,25A Ubud Payangan Ds.Buahan Sawah,FulPlmanan,Tgal Bw Koper 08179784024 A.BP.001.09.16.0001407 Sj,BtBulan 081999925143cckBule A.BP.001.09.16.0001460 Jual Tanah dan Bangunan di By Pass Sanur LT.500m2 DIJUAL TANAH Hub:081916685858 ,BUC Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih A.BP.001.09.16.0001301 PondokCitra Pmogan 08123871809 KavCangguBabakan,Sempidi&Tmn A.BP.001.09.16.0001048

!!!Karma Kandara Sinaran Surga 1Ha,50A dktPantai,081338977777

Pancing,Sading,Juwet Sari Dps Selatan Hub.081337327078

A.BP.001.09.16.0001190

A.BP.001.09.16.0001399

A.BP.001.09.16.0000991

A.BP.001.09.16.0001398

Tanah 20 Are By Pass ketewel **Tnh 1A,270Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/081238920022 Aspek Perumahan 081337327078

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.09.16.0001236

A.BP.001.09.16.0001436

Cari Investor dana u/Koperasi Hilang BPKB D 2807 GQ & DK hasil 15%/th Hub.081337380202 2082 IG a/n Deni Adi & Iis Suhaeni Hub. Febry - 081312411586 A.BP.001.09.16.0001442 B.BP.154.09.16.0000713 Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 KURSUS A.BP.001.09.16.0001449 *Fun Private English*Percakapn Dicari Cepat Tukang Bangunan Conversation Hub:081999231246 Batu Alam dll 085237670646 A.BP.001.09.16.0001461 A.BP.001.09.16.0001447

Tnh 3,10Are Jl.G.Himalaya(8mtr) 082145118658/(0361)9005811

A.BP.001.09.16.0001394

DIJUAL MOBIL

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

Puji&Syukur Atas Terkabulnya Doa Novena tiga Salam Maria Dari Keluarga Handi A.BP.001.09.16.0001384

BIRO JASA !B.Urus Amnesti Pajak,Lap.Keu, NPWP,SIUP,TDP,IMB 081235887887 A.BP.001.09.16.0000984

SERVICE

KONTRAKTOR SERVICE ALUMINIUM

DIJUAL MOTOR

INTERIOR

DIJUAL MOBIL

SERVICE MAMPET BENGKEL LAS

SALON

RUPA-RUPA

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

ALUMINIUM

BAHAN BANGUNAN

FURNITURE

RUPA-RUPA


EKONOMI

18

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Industri BPR Makin Berkembang di Bali

Aset Rp 4 Triliun, BPR Lestari Buka Cabang di Jimbaran SEMAKIN bertumbuhnya bisnis dan jumlah nasabah, serta untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah, BPR Lestari kembali membuka jaringan kantornya, yaitu Kantor Cabang Jimbaran sebagai kantor cabang pertama di luar Denpasar. Kantor cabang ini diresmikan dan dibuka pada Senin (26/9) kemarin. ‘’Kantor Cabang BPR Lestari Jimbaran merupakan cabang pertama kami yang berada di luar Denpasar. Kami melihat kebutuhan nasabah di sekitar Jimbaran dan Nusa Dua untuk bertransaksi semakin banyak. Dengan dibukanya kantor cabang kami yang baru ini, kami harapkan pelayanan kepada nasabah dalam bertransaksi makin mudah dan makin dekat. Jadi enggak perlu antre saat bertransaksi,’’ kata Anak Agung Istri Okaini, Kepala Kantor Cabang BPR Lestari Jimbaran. Di samping itu, BPR Lestari juga menorehkan milestone baru, yaitu pencapaian aset Rp 4 triliun per Agustus 2016. Dengan pencapaian ini diharapkan BPR Lestari semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu BPR terbesar di Indonesia. ‘’Kami bersyukur dengan

pencapaian bisnis di tahun ini. Walaupun kondisi ekonomi cukup sulit, kami masih bisa tumbuh dan ekspansi dengan aset tembus Rp 4 triliun dan membuka kantor cabang kami yang pertama di Jimbaran,’’ kata Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari, di sela-sela peresmian Kantor Cabang BPR Lestari. BPR Lestari juga sangat berterima kasih kepada masyarakat Bali, khususnya nasabah yang telah mempercayakan kebutuhan perbankannya kepada BPR Lestari. Selain itu, juga keberhasilan BPR Lestari juga tidak lepas dari dukungan dan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Selain membuka kantor cabang BPR Lestari di Bali, melalui grupnya, Lestari Group telah hadir di Jawa Timur, yaitu BPR Lestari Jatim yang sebelumnya bernama BPR Arthasari Kencana. Dan di tahun-tahun mendatang Lestari Group akan hadir di provinsi lainnya di Pulau Jawa. ‘’Nantikan pembukaan kantorkantor kami yang lainnya. Kami akan hadir di beberapa wilayah di Bali dan di Indonesia,’’ tutup Pribadi Budiono. (ad1466)

Bali Post/kmb38)

KESULITAN BURUH PETIK - Petani cengkeh di Kabupaten Buleleng kesulitan mendapat buruh petik atau tukang perontok bunga cengkeh. Akibatnya, bunga yang sudah cukup umur terpaksa dibiarkan di pohon hingga menjadi buah.

Musim Panen Cengkeh

Petani Kesulitan Buruh Petik

Singaraja (Bali Post) – Petani cengkeh di Kabupaten Buleleng kesulitan mencari buruh petik atau pekerja untuk merontokkan bunga cengkeh dari tangkainya. Padahal pemilik cengkeh sudah mau membayar tarif jasa buruh yang relatif mahal, antara Rp 100.000 hingga Rp 125.000 per hari. Namun pekerja ini sangat sulit didapat. Akibatnya petani kewalahan memetik hingga bunga dibiarkan di pohon sehingga menjadi buah cengkeh.

CABANG - Suasana pembukaan Kantor Cabang BPR Lestari di Jimbaran, Senin (26/9) kemarin.

Rupiah Menguat 36 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta, Senin (26/9) sore bergerak menguat 36 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.045 per dolar AS setelah pada akhir pekan lalu ditutup di posisi 13.081 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, dolar AS mengalami koreksi terhadap sejumlah mata uang utama dunia, termasuk rupiah menjelang debat calon presiden Amerika Serikat. “Investor akan memperhatikan debat antara calon presiden Amerika Serikat, karena kondisi itu dapat menentukan arah investasi,” katanya. Tampaknya, lanjutnya, pelaku pasar lebih cenderung hati-hati dan melirik ke aset mata uang berisiko,

mengingat imbal hasil yang ditawarkan masih cukup menarik di tengah kondisi politik Amerika Serikat yang belum menentu. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan, sentimen positif dari pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (7-Day Repo Rate) maupun eforia program amnesti pajak masih cukup kuat menjaga rupiah. Di sisi lain, lanjut dia harga minyak mentah dunia yang bergerak menguat pada awal pekan ini, Senin (26/9) juga turut berdampak positif bagi mata uang domestik. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,76 persen menjadi 44,82 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,74 persen menjadi 46,23 dolar AS per barel. (ant)

Mata uang rupiah

Bali Post/ant

Informasi dikumpulkan di lapangan, Senin (26/9) kemarin, sejak awal Agustus 2016, beberapa subak abian di daerah ini mulai memetik bunga cengkeh. Lahan pada dataran rendah pemetikan lebih awal panennya. Sedangkan lahan di pegunungan biasanya panen agak lambat. Sejak masa petik itu, petani mengeluh sulitnya mencari buruh petik atau buruh untuk merontokkan bunga cengkeh dari tangkainya. Tidak diketahui secara pasti penyebab krisis buruh petik cengkeh ini. Padahal dari segi ongkos pekerjaan ini begitu menjanjikan, dimana per hari satu orang pekerja rata-rata Rp 100.000 hingga Rp 125.000 per hari. Meski bayaran mahal, pengangguran di desa-desa justru tidak memanfaatkan kesempatan ini. Menyusul situasi ini, petani atau tukang ijon (pajeg-red) membiarkan bunga yang sudah waktunya dipetik. Bahkan banyak bunga sudah berubah menjadi buah cengkeh. Tidak hanya buruh petik, pekerja untuk membersihkan bunga dari tangkainya juga sulit dicari. Kondisi ini membuat kualitas bunga cengkeh turun, apabila lebih dari satu hari dipetik belum dibersihkan atau dirontokkan. Pekerjaan yang tidak memerlukan skill tinggi atau tenaga berat ini justru langka. Situasi ini pun mengancam kalau kualitas produksi cengkeh

Buleleng pada masa panen tahun ini turun dibandingkan musim panen tahun-tahun sebelumnya. Persoalan Klasik Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Buleleng Ketut Nerda tidak menampik sulitnya buruh petik bunga cengkeh. Dari pantauan dan laporan pengurus subak abian di daerahnya, kesulitan pekerja ini merupakan persoalan klasik yang belum terpecahkan sampai sekarang ini. Dia mengaku heran mengapa pengangguran di desa-desa tidak mau memilih pekerjaan musiman ini. Atas kondisi ini, Nerda mengakui sampai akhir bulan ini yang mulai dibarengi turun hujan, banyak petani yang belum memetik bunga cengkehnya. Padahal dari segi umur, bunga tersebut sudah waktunya dipetik. Selain buruh petik, tukang merontokkan bunga cengkeh seperti langka. Situasi ini akan lebih mengancam turunnya kualitas produksi bunga cengkeh yang sudah dipetik. Jika lebih dari satu hari belum dirontokkan, bunga tersebut akan layu hingga busuk, sehingga kualitasnya akan turun. “Dari pantauan di lapangan memang masih banyak petani di beberapa desa seperti di Tajun, Munduk, dan desa lain belum memetik. Bahkan ada bunga yang dibiarkan

menjadi buah, sehingga ini bisa saja akan berpengaruh terhadap produksi cengkeh kita tahun ini,” katanya. Di sisi lain, Nerda mengatakan, meski pekerja petik atau perontok bunga cengkeh langka, namun petani masih bisa mengatasi kendala ini. Petani di beberapa desa di Buleleng kini mulai mengoperasikan mesin perontok bunga cengkeh. Seperti yang dilakukan Gede Jelantik. Petani di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu itu menggunakan mesin perontok bunga cengkeh. Karena itu hasil panen tahun ini bisa diolah dengan kualitas baik. Mesinnya itu menggunakan gyanamo yang digerakkan energi listrik. Mesin ini mampu merontokkan bunga cengkeh hingga 1,5 ton per hari. Sementara, jika dirontokkan dengan cara manual memerlukan pekerja antara 20 hingga 25 orang. Rata-rata satu orang pekerja mampu merontokkan bunga cengkeh 30 kilogram dengan ongkos Rp 1.500 per kilogram. “Sejak krisis pekerja ini, ada petani yang mulai menggunakan mesin perontok ini. Upaya ini dilakukan petani kita agar bunga yang sudah dipetik itu tidak busuk, karena tidak dapat buruh. Mesin ini sudah ramai digunakan, tidak hanya Buleleng, namun juga di Tabanan. Harga mesin ini Rp 18 juta per unitnya,” tegas Nerda. (kmb38)

Denpasar (Bali Post)Berdasarkan data yang tercatat di OJK, pencapaian kinerja 138 BPR di Bali pada posisi aset meningkat 18,78 persen atau setara Rp 1,93 triliun. Dari awalnya Rp 10,28 triliun menjadi Rp 12,21 triliun. Sedangkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar Rp 1,49 triliun (23,66 persen) dari Rp 6,27 triliun menjadi Rp 7,76 triliun dan penyaluran kredit meningkat sebesar Rp 0,86 triliun (11,07 persen) dari Rp 7,77 triliun menjadi Rp 8,63 triliun. “Hal ini menunjukkan industri perbankan terutama BPR di Provinsi Bali semakin berkembang. Dan keberadaan BPR ini semakin dibutuhkan masyarakat,” kata Nasirwan, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Senin (26/9) kemarin. Seiring perkembangan tersebut, kebutuhan masyarakat atas pelayanan jasa keuangan pun semakin bervariasi, sehingga BPR harus meningkatkan pelayanannya dan memberikan produk-produk yang dibutuhkan kepada masyarakat. Namun tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Dengan semakin kompleksnya produk, aktivitas BPR kian meningkat pula risiko yang dihadapi BPR sehingga harus diimbangi peningkatan kompetensi pengurus dalam mengelola BPR dan penerapan manajemen risiko secara memadai. Dalam rangka penerapan manajemen risiko bagi BPR, OJK telah menerbitkan POJK No.13/POJK.03/2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi BPR. POJK ini dibuat dengan mempertimbangkan perbedaan ukuran dan kompleksitas usaha seluruh BPR, sehingga penetapan jumlah risiko yang wajib diterapkan oleh BPR tidak sama untuk BPR dengan ukuran kecil atau kompleksitas usaha rendah dengan BPR yang memiliki ukuran besar atau kompleksitas usaha tinggi.

Meski demikian, secara garis besar terdapat tiga risiko yang wajib diterapkan oleh seluruh BPR, yaitu risiko kredit, risiko operasional dan risiko kepatuhan. Selanjutnya bagi BPR dengan ukuran dan kompleksitas yang lebih tinggi, wajib menerapkan risiko lainnya yaitu risiko likuiditas, risiko strategik dan risiko reputasi sesuai jumlah modal intinya. Dalam sambutannya, Nasirwan mengingatkan beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi BPR yaitu pemenuhan modal inti minimum, pemenuhan struktur organisasi terkait penerapan tata kelola yang baik dalam operasional BPR. Selain itu, kepatuhan terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti kepemilikan sertifikat kelulusan dari lembaga sertifikasi, penyesuaian kegiatan usaha dengan modal inti yang dipersyaratkan, pencantuman bentuk badan hukum di depan nama bank, dan transparansi produk dan atau layanan kepada nasabah. Ketua Perbarindo Bali Ketut Wiradnyana mengatakan, pihaknya selalu memonitor 137 BPR yang ada di Bali. Sampai saat ini BPR tersebut berjalan bagus dan lancar. OJK dalam menilai kesehatan bank tidak semena-mena hanya melihat pertumbuhan BPR saja. Ada rasio-rasio tertentu yang dijadikan acuan penilaian. “Rasio ini mungkin adanya NPL, misalnya agak tinggi sedikit sehingga perlu diperbaiki,” ujarnya. Dulu jumlah BPR di Bali 138 dengan BPRS. Namun satu BPR sudah pindah ke Kalimantan Tengah. Perbarindo sendiri telah melakukan berbagai upaya dalam menjaga eksistensi BPR, yaitu selalu mengutamakan sehatnya BPR, mengajak BPR mengedukasi masyarakat agar bankable, melakukan pelatihan-pelatihan secara reguler, dan selalu mengadakan sertifikasi bagi pengurus, komisaris, dan direksi. (kmb42)

Bali Post/ant

GAMELAN - Perajin memproduksi alat musik gamelan berbahan logam kuningan di salah satu rumah produksi di Baturetno, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (26/9) kemarin. Selain dipasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia, kerajinan berharga Rp 60 juta – Rp 300 juta per set tersebut juga diekspor ke sejumlah negara seperti Malaysia, Suriname dan Australia.


19

Selasa Kliwon, 27 September 2016

Pihak Swasta Dari Hal. 1 Dari total 1.373,50 hektar luas lahan Tahura Ngurah Rai, sekitar 187,58 hektar digunakan instansi tersebut. Sedangkan di pihak swasta dan perorangan terdapat PT Bali Turte Island Development serta Bank Sinar Mas, memanfaatkan lahan tersebut seluas 0,04 hektar. Lebih jauh, kata Rizal, untuk perorangan atau pribadi tercatat 14 individu dengan total luas 1,46 hektar dan desa adat seluas 1,77 hektar. Di luar itu, ada pula sebagian masyarakat yang memanfaatkan Tahura dengan melakukan perambahan hutan tanpa izin. ‘’Ada yang digunakan sebagai lahan pribadi, kantor, waduk, TPA sampah, gardu pembangkit listrik, dan lainlain,’’ kata Rizal. Untuk itu, BPK mendorong pemerintah secepatnya menyelesaikan persoalan proses pinjam

pakai lahan di Tahura. Pemerintah juga diminta melakukan koordinasi pada level pusat dan daerah terkait pengembalian pemanfaatan lahan Tahura sesuai zona peruntukannya (konservasi). Menurutnya, indikasi dugaan pelanggarannya sudah jelas karena lahan tersebut sebenarnya diperuntukkan sebagai Taman Hutan Rakyat (Tahura). Khusus mengenai adanya temuan keluarnya sertifikat tanah untuk perorangan, BPK masih sedang menelusuri kenapa di lahan Tahura tersebut bisa keluar sertifikat tanah. Rizal menegaskan, BPK meminta agar pemerintah segera mengembalikan fungsi peruntukan Tahura. ‘’Kami mendesak kepada pemerintah agar lahan tersebut dikembalikan fungsinya sebagai Tahura (Taman Hutan Raya),’’ tegasnya. (kmb4)

Alih Fungsi Dari Hal. 1 Menteri menambahkan, akan menempuh jalur mediasi dalam menyelesaikan persoalan tersebut. ‘’Jika tidak bisa, harus dilakukan penegakan hukum untuk mengembalikan alih fungsi lahan Tahura Ngurah Rai,’’ kata Siti Nurbaya. Menurut Siti, pelanggaran Tahura Ngurah Rai merupakan permasalahan kompleks yang merupakan potret persoalan alih fungsi lahan di Indonesia. Langkah penegakan hukum merupakan pilihan terakhir dalam proses penyelesaian. ‘’Intinya kami mau lakukan penertiban. Kalau bisa dengan pembinaan dan mediasi. Kalau tidak, baru kami lakukan penegakan hukum,’’ katanya. Fokus penyelesaian permasalahan penyalahgunaan lahan di Tahura adalah pada pengembalian fungsi ekologisnya. Bobot ekologis menjadi hal utama penyelesaian masalah

agraria di Provinsi Bali karena terkait dengan sektor wisata di Bali juga pariwisata Indonesia. Dia berharap penyelesaian Tahura Ngurah Rai akan menjadi model penyelesaian permasalahan pemanfaatan lahan konservasi lainnya di Indonesia. Sehingga penyelesaiannya bisa dilakukan secara komprehensif. ‘’Untuk Bali, Tahura Ngurah Rai bisa jadi model melangkah selanjutnya. Pendekatan yang cocok mana apakah mediasi, penertiban, sampai penegakan hukum,’’ kata Siti. Irjen Kementerian ATR Yuswanda A. Tumenggung menambahkan, kementeriannya akan menelusuri hal-hal yang berkaitan dengan tata adminitratif perizinan penggunaan lahan, terutama menyangkut temuan dugaan keluarnya sertifikat di lahan konservasi tersebut. ‘’Dari tahunnya kan kelihatan bahwa itu peninggalan masa lalu. Jadi akan kami dalami lagi,’’ ujarnya. (kmb4)

Robot Hydroponic Pendukung Teknologi Pertanian

Skripsi Terbaik dalam Wisuda XVIII Stikom Bali

WISUDA XVIII Stikom Bali di Nusa Dua, Rabu (21/9), menjadi istimewa bagi Agus Hermawan. Betapa tidak, pria kelahiran Mojokerto ini menyabet dua penghargaan sekaligus, yakni skripsi terbaik dan wisudawan terbaik. ‘’Tentu saya bangga, dan juga membanggakan keluarga, karena karya saya ini membuat saya dikenal banyak orang,’’ kata Agus seusai wisuda. Agus Hermawan membuat skripsi berjudul ‘’Penerapan Teknologi Web untuk Sistem Pertanian Hydroponic NFT Menggunakan Mikrokontroler dan Mikrokomputer’’. Skripsi ini menjadi menarik karena mengolaborasikan teknologi informasi dengan sistem pertanian hidroponik. Dari sinilah Agus menciptakan sebuah alat yang dinamakan robot hydroponic. Dengan robot hydroponic ini, seorang petani tidak perlu lagi tiap pagi dan sore disibukkan dengan urusan menyiram atau memberi pupuk pada tanamannya melainkan cukup memonitor dari web. Cara kerja robot ciptaan Agus itu adalah memanfaatkan panel surya sebagai sumber daya dilengkapi beberapa sensor guna memonitor ‘’kebutuhan hidup’’ tanaman hidroponik melalui web. ‘’Alat ini tidak memakai listrik, daya dari matahari disimpan dalam aki, di dalamnya ada pompa untuk mengatur sirkulasi air, kemudian di sekitar pipa kita pasang beberapa sensor seperti sensor suhu tanaman, sensor nutrisi, sensor ketinggian air dan sensor PH air,’’ terangnya. Disebutkan, alat seharga Rp 4 juta itu terkoneksi dengan web sehingga kalau ada penurunan suhu tanaman atau PH air mis-

Pihak Lain Dari Hal. 1 ‘’Terdakwa membuka jelas perbuatan rekannya Dessy Ariyati Edwin, Julia Praetyarini dan Abdul Khoir. Dari keterangan terdakwa pula terungkap pihak-pihak lain yang menerima aliran dana aspirasi di antaranya Budi Supriyanto, selain itu terdakwa juga menerangkan skenario pihak-pihak tertentu di Komisi V DPR dan Kementerian PUPR dalam rangka pengesahan persetujuan perubahan APBN 2016 Kementerian PUPR dari orangorang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu Budi Supriyanto, Andi Taufan Tiro

dan Amran Hi Mustary, sehingga majelis sependapat dengan JPU KPK bahwa terdakwa patut disematkan status justice collaborator yaitu pelaku yang bekerja sama untuk mengungkap kejahatan yang dilakukan sendiri dan pihak lain,’’ ungkap hakim Sigit. Terkait perkara ini, dua rekan Damayanti yaitu Dessy Ariyati Edwin dan Julia Prasetyarini alias Uwi sudah divonis masing-masing 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan, sedangkan Abdul Khoir sudah divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan. (ant)

TERBAIK - Dadang Hermawan menyalami Agus Hermawan, peraih skripsi terbaik sekaligus wisudawan terbaik. alnya, akan ada notifikasi. ‘’Jadi (S.Kom) dan 611 orang Ahli dari web itu kita bisa mengontrol Madya Komputer (A.Md.K). jarak jauh suhunya, nutrisinya, Dari 3.496 Sarjana Komputer PH-nya dan ketinggian air. Nah itu, 53 di antaranya juga bergekalau teknologi ini dikembang- lar Bachelor of Information (BIT) kan berbasis android, maka ke dari Help University Kuala depan siapa pun, kapan pun, Lumpur. dan di mana pun, bisa menjadi Dari 284 orang yang di wisupetani hydroponik,’’ kata Agus da, 12 orang dilepas sebagai Hermawan. wirausaha muda Stikom Bali Yang lebih membanggakan guna mewujudkan Gerakan Agus Hermawan, piranti cerdas 1.000 Wirausaha Muda yang ciptaannya ini oleh adik ting- telah dicanangkan pada Wisuda katnya diikutkan dalam ajang XV Stikom Bali. Pagelaran Nasional Mahasiwa Pembina Yayasan Widya Teknologi Informasi dan Ko- Dharma Shanti (WDS) - induk munikasi (Gemastik 9) yang Stikom Bali - Prof. Dr. I Made diadakan DPPKM Ditjen Dikti Bandem, M.A. mengatakan, Kementerian Ristek dan Dikti di tantangan bagi Yayasan WDS Kampus UI Depok, Jakarta dan sekarang adalah mengembangnenempati ranking tiga dari 10 kan pola pembelajaran yang finalis. Final Gemastik 9 diada- merekatkan tekonologi informasi kan 27-28 Oktober 2016. dan komunikasi (TIK) dan bisnis, Ketua Stikom Bali Dr. Dada- mengingat TIK telah merasuki ng Hermawan melaporkan, kali hampir semua aspek kehiduini Stikom Bali mewisuda 284 pan dan mengubah cara kita orang. Rinciannya, 273 orang berkomunikasi, bekerja, dan berS-1 dan 11 orang D-3. Jadi, sejak masyarakat, maka dibutuhkan berdiri pada 10 Agustus 2002 pembelajaran dan pendidikan Stikom Bali sudah meluluskan yang memastikan semua orang sebanyak 4.107 orang. Terdiri bisa meraih manfaat dari sinergi dari 3.496 Sarjana Komputer TIK dan bisnis. (ad 1472)

Dalam Negeri Dari Hal. 1 Komposisi tersebut merupakan data 25 September atau Minggu malam. Sementara total harta yang diungkap dalam amnesti pajak per 26 September pukul 21.30

WIB mencapai Rp 1.939 triliun. Komposisi total harta tersebut adalah deklarasi dalam negeri Rp 1.315 triliun, deklarasi harta di luar negeri Rp 526 triliun, dan dana repatriasi Rp 98,7 triliun. (ant)

Raih Medali Dari Hal. 1 Diharapkan raihan emas ini bisa menjadi motivasi bagi atlet lainnya agar bisa meraih medali emas lagi bagi tim kempo PON Bali. ‘’Mudahmudahan besok (hari ini - red) bisa kembali meraih medali emas,’’ harap Billy. (kmb41)

DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)

Punia Pura Pasar Agung Ulundanu Batur Songan AND Made Sudiri Kerta Prisa Agus Damendra Agus Damendra DP DP DP PDD IS MD Is MD PDD

Selasa, 27 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Hakikat Yadnya & Tujuannya (5) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Agung Semara Dwipa (6) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Gatra Praja 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 BCTTV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Hakekat Yadnya & Tujuannya (5) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.00 Klip Bali

14.30 Lila Cita Sanggar Indra Jagadhita (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK PAUD Bilingual School Bangli (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Lomba Tari Bali Tunggal 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sendratari India (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Yayasan Waturenggong Klungkung (5) 24.00 Closing

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

500.000 200.000 150.000 100.000 100.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000

Is MD PDD I Ketut Sandiasa

Rp Rp

Jumlah penerimaan hari ini Rp Jumlah penerimaan sebelumnya Rp Jumlah penerimaan seluruhnya Rp

50.000 10.000 1.360.000 6.073.500 7.433.500

Pembangunan Meru Tumpang Solas Pura Hulundanu Batur Songan AAN Alit Wiraputra Rp Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa (BKS LPD) Provinsi Bali Rp NN Rp RK & AKD Rp Gung Adnyana Denpasar Rp Raka Denpasar Rp Made Sudiri Kerta Rp Duara Jaya Keliki Rp Sri Cantika Keliki Rp I Nyoman Selamet Adiputra Rp

5.000.000

5.000.000 521.500 500.000 500.000 500.000 200.000 100.000 100.000

AA Ngr Md Jayengrana Pamecutan Rp 50.000 Is Md PDD Rp 50.000 Is Md PDD Rp 50.000 I Ketut Sandiasa Rp 10.000 Jumlah penerimaan hari ini Rp 12.681.500 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 12.681.500

100.000

Kesava dan Arjuna Kabarkan Kematian Jayadratha pada Yudhishthira

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Empat Puluh Delapan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Penguasa-penguasa bumi, terbantai demi kepentingan bumi agar lebih sejahtera dan damai. Setelah banyak ksatria Kuru pengembuskan napas terakhir, termasuk Jayadratha, pasukan Kuru itu tertidur di atas tanah. Mereka semua mendekap bumi dengan anggota-anggota badan seperti seorang istri yang disayang. Seperti gunung-gunung meneteskan melalui gua-gua, retakan-retakan aliran kapur cair gajah-gajah ini. Hal itu menyerupai Airavata itu sendiri. Gajah itu memiliki ukuran sangat besar. Tampak seperti gununggunung meneteskan aliran darah melimpah melalui lubang-lubang yang ada pada tubuh mereka. Hal itu disebabkan tusukan banyak senjata. Lihatlah, oh pahlawan, makhluk-makhluk yang sangat besar itu menderita serangan panah-panah dahsyat Arjuna. Mereka tergeletak di atas tanah dalam keadaan menggelikan. Lihatlah juga kuda-kuda itu, tergeletak di atas bumi. Kudakuda itu dihiasi jaring-jaring mulut dari emas. Lihatlah juga, oh

Partha, kereta-kereta yang tanpa pengendara dan tanpa pengemudi itu. Pernah pada suatu waktu menyerupai kendaraan-kendaraan surgawi. Wujudnya seperti asap di langit sore hari. Sekarang mereka tergeletak di atas tanah. Dengan tiang-tiang bendera, panji-panji, aksha dan gandar-gandar hancur berkeping-keping. Oh tuan, dengan palang-palang dan puncak kereta patah. Prajurit-prajurit jalan-kaki itu, oh pahlawan, setelah menahan busur-busur, tameng-tameng, terbantai dalam jumlah ratusan dan ribuan, sedang tergeletak di atas tanah. Mereka bermandikan darah dan memeluk bumi dengan setiap anggota badan, rambut mereka diurapi debu. Lihatlah, orang yang berlengan perkasa, prajurit-prajurit itu dengan tubuh robek-robek dengan senjata-senjatamu. Lihatlah bumi, ditebari ekor-ekor yak dan kipas-kipas, payung-payung, tiang-tiang bendera, kuda-kuda, kereta-kereta, gajah-gajah, dengan berbagai macam selimut, tali kekang kuda-kuda, jubah-jubah indah, varutha yang mahal dari

kereta-kereta. Kelihatan, seolaholah ditutupi permadani dinding yang dibordir. Banyak prajurit terjatuh dari punggung-punggung gajah yang lengkap peralatannya, bersama-sama dengan makhlukmakhluk mereka sendiri, yang mereka telah kendarai. Terlihat seperti singa-singa yang terjatuh dari puncak-puncak gunung dihantam guntur. Bercampur dengan kuda-kuda yang telah mereka kendarai. Busur-busur yang pernah mereka pegang. Pasukan berkuda, prajurit-prajurit jalan-kaki dalam jumlah besar itu tergeletak di medan, ditutupi dengan darah segar. Lihatlah, oh yang utama dari manusia, permukaan bumi itu sangat menakutkan untuk dilihat. Bumi ditutupi sejumlah besar gajah-gajah, kuda-kuda, prajurit-prajurit kereta yang terbantai bercampur darah, lemak, daging busuk dalam jumlah berlimpah. Di mana anjing-anjing, serigala-serigala, para pisacha dan bermacam-macam pengembara malam sedang berlari-larian dengan gembira. Prestasi itu memperbesar ketenaran dan kekuatan

dalam medan pertempuran. Hal itu hanya dapat dicapai oleh engkau saja. Oh orang berkuasa, atau oleh kepala dewa-dewa, Dewa Indra itu sendiri, yang dalam perang dahsyat itu membantai para daitya dan para danava itu. Sanjaya melanjutkan, ‘’Demikian ditunjukkan ke medan pertempuran kepada pemakai mahkota itu, Arjuna, Krishna kemudian meniup terompet kerangnya, Panchajanya dan Devadatta.

Dengan riang gembira serdadu-serdadu dari bala tentara Pandava itu meniup terompet kerang mereka masing-masing. Setelah menunjukkan keadaan medan perang kepada pahlawan itu, pemakai mahkota itu kemudian pembantai musuh-musuh itu. Selanjutnya, Janardana dengan cepat meneruskan perjalanan menuju Ajatasatru, putra sulung Pandu itu dan member tahu dia tentang terbantainya Jayadratha.’’ (bersambung)

Sloka 10.1

Sri-bhagavan uvaca:

bhuya eva maha-baho srnu me paramam vacah yat te ‘ham priyamanaya vaksyami hita-kamyaya Dengarkan lagi, oh Arjuna sabda sabda-Ku yang agung dan suci. Terdorong oleh keinginan-Ku untuk berbuat baik bagimu, akan-Ku beritahukan kepadamu, karena engkau adalah kesayangan-Ku.


16 Pages

180 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Tuesday,

en’ cent Sev ‘Magnifi ye With Hits Bullsen Debut $35 Millio r 27, 2016

Tuesday, Septembe

The film cost aural texture. and is part of the film’s produce Seven” eas- $70 million to effort to reinvigorate Bros. the studio from “Sully,” “The Magnificent the Warner division after the crown Lego - Denzel Wash- ily snagged of the “Miracle on box its animation with 2014’s “The again. “The retelling LOS ANGELES or less abantopped the slid scored a hit the bullseye the Oscar- the landing that It had more likes of Disney drama ington hit the Seven,” the Hudson” two weeks. The million, Movie.” the genre to Animation, before Magnificent western, topped $35 office for with $13.8 a healthy doned first to winner’s picking up a solid to third place and DreamWorks a course correction. stateside total Seven’s” success box office, bringing its undergoing ncomedy has shriv- $92.4 million. “The Magnificent million. for Metro-Goldwythis star system an animated Hollywood’sdecade, with few new “Storks,” Bros., came in second is welcome news body checked$100 the past its which was eled in the from Warner It’s a disappointto reanimate had Mayer, after “Ben-Hur,” collapsed Leo and Ju- with $21.8 million. epic, talents emerging summer that the picture stand alongside and Brad. in at least result given open to $30 million million-plus Biblical ranks and and George to but ing group office, resulting studio lia and Johnnystars have dimmed, He been tracking film centers on a from at the box in losses for the . The co-financiersits Some of their still shines brightly.than or higher. $70 million have transitioned packed production reduced to less storks who Washington’s to hauling Andy and its a film open month, MGM by roughly Great of hasn’t had since 2007’s “The baby delivering behemoth. Earlier this e-commerceGrammer, Jennifer annual profit projections of “Ben-Hur’s” $20 millionHe’ll be back on screens an for an Kelsey million because ael Key, and Debaters.” the year in “Fences,” play, Samberg, Keegan-Mich the recog- $50 of (rtr) end the Wilson’s at of August in alongside Aniston,Peele are among some of failure. adaptation and stars be an Jordan voices providing that he directsIt is expected to nizable Viola Davis. Oscar contender.

dro Bianchi

Magnifi-

REUTERS/Alessan

“The of the movie red carpet 10, 2016. during the Italy September a horse poses with Festival in Venice, Film Washington Actor Denzel at the 73rd Venice cent Seven”

er 27, 2016

Septemb

Trump Clinton and in off to square ed highly anticipat n debate showdow Page 6

South Korea for recalls Son World Qatar, Iran Cup qualifiers Page 8

to Germany up Britain: Livenot to to promise reforms block EU Page 13

inute p: 90-m erica vs Trum Clinton uld change Am co debate

l first presidentia d for the minutes go head-to-heaIt is 90 box-office prepare to viewers. candidatesover 100 million first ever in tON - The look in the WAShiNG is expected to pull unshaven reminder that how a potent Nixon’s sweaty, debate which change America. debate, is Trump virtufor a fight that could

Donald the televised be lookingtaunting his Clinton and polls, they entercan- you look, matters. appears to ring, With Hillary national Mr Trump, stepped in the Gennifer Flowers presidential in recent he’s even to bring ally tied the two least popular to having by before by threatening admitted debate as modern history. opponent whom Bill Clinton ago. will be moderated didates in decades a presidentwo candidates along, with debate, which to present relationship Monday’s Holt, will see the prosperity achieving covered a sexual when he needs - potentially alienating direction, NBC’s Lester At a time will be risky move audience tial image, it is a consisspeak on America’ssecurity. These before an who has segments and the country’s women voters. businessman, has been taking 15-minute University. battle, with across six The billionaire convention, to his first Hofstra a bloody million tently railed against the-fly approach at New York’spotential to be than 100 on It has the audience of more told, a more relaxed, has, we’re an expe- ever debate. nominee worst” a Superbowl “best and surge to career politician, people forecast. But the RepublicanClinton’s corner, a and ability an apparent In the blue trying to stem and Trump slug been watching MrsTV background appeal, could His sucClinton populist rienced debater, for her rival. TV star, who them TV moments.one-liners with pithy in popularityred corner, a reality giving by deliver in the Repubhas the serve him well. “better a moderator it out In the of his opponents to prove he Trump is have who was disposed s cessfully on stage, now needs n-chief. Bret Baier, debates, tells me Mr commentator nicknames to be commander-i her homework Political talk of Mr Trump’s lican primary surwith temperament has been doing going into battle at the soundbites”. few. His own the airwaves practising Mrs Clinton been fillinglow and expectationshis chances. her rival and Reines, bar being messtudying playing down staying on been Phillip with him. of Mr Trump has secretary of state rogates are alsochallenge will be be viewed as a In the role deputy assistant in Washington this is His biggest do that, it may well as will who served Clinton and is knownpersonality. Jim sage. If he can dominate by personality, the end, we under Mrs his bullish, combative and former Sen- victory. In a race policies. By (rtr) debate to “needs difference. a circles for Democratic strategist chance a Mrs Clinton details make Manley, a News that find out if told Sky he said. “Bali Image” ate aide, heard in until be Trump,”and chalalso be from 9.30 FM to be aggressive”. News can Radio FM 96.5 just let Trump strong Radio claims, “She can’t to see her looking at Global Listen to Global radio. a g any false bali.listen2my 10.00 am. “People want Fact-checkin must also present at http:// him.” http://globalfm high streaming she at are but v/channel/ lenging Gea live video essential, The stakes has com or http://ustream.t REUTERS/Albert he says, is for America. Clinton arguably ali.com and but Mrs radioglobalfmb U.S. Democraticl positive vision her depicting presidentia for both candidates, global-fm-bali. figurines of pneumonia, U.S. Republican de Montgri, more to lose. Richard diagnosis “Caganer” nativity Hillary Clinton and in Torroella her recent be scrutinized and in the act After factory a also depicted Traditional l nominee seen at region and appearance will Trump are 26, 2016. The figurines presidentia Catalonia in Donald revealed nominee Spain, September mostly in Spain’sof Bethlehem. This was city reform northern conflicts. are a traditiondepicting the “Agrarianof Bali” agrarian scenes areas of defecation govern- the discussion entitled in nativity and coastal and local the forests are used of central power, n of for to save in Negara. are decisions centralizatio 2 traditional ment officials, resources by enterprises, and last week on page inherent Continued Forest... conservation there are of land disputes use of natural the region,culture. A number . This phenomthe vic- expansion, production, specialand - Forest e development have claimed NEGARAareas must rightsagrarian conflicts community, farmers, infrastructur the idea to establish resolve the to and districts inspired coastal effort of customary and enon in the a priority be tims of the fishermen from various become ized institution reform and for workers andprovinces. agrarian these problems and the state not / cities main factors causing released by The welfare and In people’s to investors. conceded

Forest and

s may not

coastal area

be conceded

Clinton vs Trump: 90-minute debate could change America

to investors

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA KLIWON, 27 SEPTEMBER 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Jerman Lanjutkan Dukungan Konservasi Candi Borobudur Magelang (Bali Post) -

Pemerintah Republik Jerman terus melanjutkan dukungan terhadap konservasi situs warisan dunia Candi Borobudur. Hal ini diungkapkan Sekretaris Atase Pers dan Kebudayaan Keduataan Jerman di Indonesia, Alexander Thielitz.

I Wayan Swarsa

I Made Ardhana

FGD Wonderful Indonesia (1)

Sinergikan Pengamanan Adat dan Teknologi LAJU pertumbuhan pariwisata membawa dampak ikutan yang serius bagi Bali. Tak hanya peningkatan ekonomi, pariwisata juga telah menimbulkan isu-isu strategis dalam hal kependudukan dan pengamanan Bali. Kondisi ini membuat upaya mengawal Bali dan peradabannya makin sulit. Kondisi ini jelas akan berdampak pada upaya-upaya pelestarian Bali sebagai ruang hidup yang aman dan nyaman. Menyikapi hal ini, secara khusus Indonesian Hotel General Managers Association (IHGMA) Bali berkerja sama dengan Kelompok Media Bali Post menggelar Focus Group Discussion (FGD) Wonderful Indonesia untuk mencari strategi dan solusi menguarai potensi konflik dan merumuskan strategi mengawal Bali. Dalam konteks ini konsep Tri Hita Karana (THK), konsep Trikaya Parisuda, konsep Karma Phala dan konsep Manyama Braya wajib dijalankan dengan baik. Dengan aktualisasi konsep ini maka Bali pasti aman. Pandangan ini dipaparkan Direktur Pam Ob Vit Polda Bali Kombes Drs. I Made Ardhana, M.M. pada acara FGD di Hotel Souverign, Tuban, baru-baru ini. Ia mengatakan, karena tidak semua masyarakat Bali memahami konsep-konsep sebagaimana disebutkan di atas, maka tidak ada penyelarasan yang baik dan terkendali antara konsep sosial kemasyarakatan Hindu Bali dengan konsep sosial yang dibawa masyarakat pendatang ke Bali. Kehadiran penduduk pendatang sekarang ini banyak memengaruhi konsep sosial kemasyarakatan di Bali, yang bahkan bisa dikatakan mulai mengaburkan konsep sosial masyarakat Bali sendiri. ‘’Kondisi ini lebih memprihatinkan ketika konsep sosial masyarakat pendatang termasuk wisatawan ditumpangi berbagai kepentingan individu atau kelompok. Ini akan dapat menimbulkan konflik sosial masyarakat di Bali,’’ ujarnya. Untuk itu, pihaknya memandang perlu adanya sistem komunikasi dan koordinasi yang intensif antara semua pihak yang berkepentingan dengan keamanan di Bali, termasuk sistem komunikasi internal di antara anggota satuan kepolisian. Ia mengaku Polda Bali bekerja sama dengan pemerintah daerah utamanya di Badung sudah melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis ke banyak hotel untuk melaksanakan sistem manajemen pengamanan hotel (SMPH). Dari 111 hotel yang mengajukan diri untuk diverifikasi, hanya 44 hotel yang memenuhi kriteria verifikasi dengan baik. Jro Bendesa Adat Kuta I Wayan Swarsa menyampaikan bahwa Pemkab Badung sudah memasang ratusan CCTV di ruang publik di Badung. Langkah ini telah memberikan perlindungan keamanan secara langsung kepada masyarakat. Hal ini tentu harus diimbangi dengan program jaga baya, sebagai bentuk inovasi pelibatan pacalang dalam menjaga wilayah adat Bali. Pacalang sampai saat ini dihormati dan dipercaya masyarakat maupun wisatawan sebagai bagian dari pengawalan terhadap adat di Bali. Ia mengatakan, desa adat di Bali memiliki sistem pemerintahan desa yang mengatur segala kegiatan masyarakat desa berdasarkan keseimbangan dan keharmonisan hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan dan manusia dengan keyakinan mereka yang dikenal dengan konsep Tri Hita Karana. Ini diharapkan dapat diberdayakan untuk mengisi ruang pembangunan yang tidak terjangkau secara formal oleh pemerintah. Disadari bahwa gerak tata kelola desa adat harus dinamis dan bergerak lebih cepat sesuai dengan perubahan zaman. Ketua PHRI Badung Rai Suryawijaya mengimbau pengusaha jasa akomodasi dan restoran agar ikut memasang CCTV di jalan di depan usaha masing-masing. Ini merupakan upaya strategis mengawal pariwisata Bali. Langkah ini bisa diklasifikasikan sebagai kegiatan CSR pengusaha untuk kepentingan dunia usaha itu sendiri, termasuk dalam mengawal keamanan wilayah adat akibat masifnya perkembangna sektor pariwisata. (dir)

‘’Tahun ini merupakan tahun keenam pemerintah Republik Jerman memberikan dukungannya terhadap konservasi Candi Borobudur,’’ katanya usai Lokakarya Mitigasi Pengurangan Risiko Bencana pada Situs Budaya di Borobudur, Magelang, Senin (26/9) kemarin. Ia mengatakan tahun ini dilaksanakan peningkatan kapasitas untuk konservasi kompleks Candi Borobudur dalam kerangka pengurangan risiko bencana yang diimplementasikan oleh Kantor UNESCO Jakarta bekerja sama dengan Balai Konservasi Borobudur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ia menuturkan, proyek ini bertujuan untuk memastikan preservasi dan konservasi jangka panjang untuk Candi Borobudur dan meningkatkan keahlian dan pengetahuan staf Balai Konservasi Borobudur melalui upaya pembangunan

dalam melakukan pengukuran mitigasi bencana dalam kegiatan konservasi mereka. Beberapa kegiatan dalam proyek kolaborasi tersebut, yakni pelatihan, penelitian bersama dan analisis tentang konservasi batu dan kegiatan pencocokan patung kepala Buddha, dan parameter pengurangan risiko. Selama kegiatan, UNESCO Jakarta bekerja sama dengan para ahli dari Jerman yang memfasilitasi kegiatan peningkatan kapasitas untuk staf Balai Konservasi Borobudur yaitu Prof. Dr. Hans Leisen (ahli konservasi batu dari Cologne Lembaga Ilmu Pengetahuan Hayati, Jerman), Dr. Esther von Plehwe Leisen (ahli konservasi batu dari Cologne University of Applied Sciences, Jerman), Mike Boge, Dipl.Ing. dan Bern Niedringhaus, Dipl. Ing. (spesialis manajemen air dari Jerman), dan Emmeline Decker, Dipl. (ahli laboratorium dari Jerman).

Bali Post/ant

BOROBUDUR - Sejumlah pekerja memasang tiang kayu saat proses perawatan dan perbaikan Candi Borobudur kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Magelang, Jateng, 8 Juni tahun lalu.

Film ’’Daerah Terlarang’’ Horor yang Tak Berkesudahan

Bali Post/ist

DI MANAKAH menemukan ketakutan puncak dengan cara yang paling menyeramkan. Di daerah terlarang. Di film ‘’Daerah Terlarang’’, yang mengusung tagline ‘’Sekali Dilanggar Nyawa Melayang’’ ini, suasana horor dan dilaraskan dengan komedi benar-benar dihadirkan di hadapan penontonnya. Kisah tentang empat tokoh protagonisnya yaitu Reza, Deny, Elin dan Desy yang berniat menuju lokasi syuting namun terdampar di sebuah rumah angker, membuka dan mengantar mereka ke pengalaman horor yang tidak berkesudahan. Di rumah angker yang berada di Daerah Terlarang itulah, teror berupa hantu pocong

‘’menyapa’’ mereka berempat. Sapaan itu akan memberikan pengalaman mengerikan yang berlapis-lapis yang tak berkesudahan secara maraton. Jadi, siapkan mental Anda sebelum menonton film arahan George Hutabarat ini. Karena bukan semata horor diantarkan secara tidak terduga, tetapi lebih dari itu. Horor akan disampaikan dengan cara simultan. Sampai-sampai empat sekawan itu nyaris tidak mempunyai waktu untuk sekadar menghela napas. Bahkan ketika mereka berempat berhasil lolos dari rumah angker itu, dan telah bergeser ke sebuah penginapan. Horor itu tetap ada. Karena seperti bayangan bagi tubuh manusia.

Hantu pocong senantiasa serta ke mana pun tubuh keempat sekawan itu berada. adi, hantu pocong senantiasa ada di mana pun empat sekawan itu berada. Sampai akhirnya, film rilisan Sentra Film ini menghadirkan sebuah informasi kunci dan penting sampai di telinga mereka. Hantu pocong itu mengada karena jelmaan arwah Mimin. Kembang desa yang bunuh diri di dalam rumah angker yang terletak di Daerah Terlarang. Berhenti sampai di situ teror Mimin? Tentu tidak. Karena horor ternyata berlanjut di lokasi syuting mereka, yang kebetulan juga mengusung tema horor. Jadi klop, horor Mimin seperti menjumpai ‘’rumahnya’’ di lokasi syuting.(pik)

Setelah Perankan Kasino, Vino G Bastian Ditantang Jadi Chrisye SETELAH sukses memainkan tokoh Kasino dalam film ‘’Warkop DKI Reborn’’, aktor ganteng Vino G Bastian kembali ditawari memerankan seorang tokoh. Tetapi kali ini enggak tanggungtanggung. Dia ditantang menjadi Chrisye, sang penyanyi legendaris Indonesia. Film besutan sutradara Rizal Mantovani yang berjudul ‘’Chrisye’’ garapan MNC Pictures dan Vito Global Visi ini memang didedikasikan untuk sang maestro musik Indonesia itu. Saat pertama kali mendapat tawaran dari pihak produksi, Vino sangat kaget. ‘’Ini jadi tanggung jawab.

Sebuah kehormatan dan kesempatan juga buat saya mendapat peran sebagai Chrisye,’’ ujarnya. Buat Vino enggak gampang memerankan sosok Chrisye yang sangat karismatik itu. Enggak heran kalau Vino menganggap tawaran isi sebagai ujian sekaligus tantangan. ‘’Buat saya ini sebagai ujian, kalau mau naik level kita harus dapat ujian dulu untuk tingkat yang lebih tinggi,’’ ungkapnya. Dalam mendalami karakter Chrisye di film ini, Vino melakukan banyak riset, terutama sharing dengan Yanti, istri mendiang Chrisye. Vino

Karya Andreas Siagian Tampil di DDW London

ADANYA cakram, itunes dan youtube untuk mengunduh atau mendengarkan musik dan lagu dari perangkat elektronik membuat tape rekaman lagu sudah tidak zaman lagi, justru menjadi benda seni di tangan Andreas Siagian. Seniman lintas disiplin dengan latar belakang pendidikan formal mendapat tempat di gedung bergengsi Museum Victoria and Alberth (V&A) dalam pameran Digital Design Weekend (DDW) yang digelar akhir pekan. ‘’Bangga sih bisa menampilkan karya saya di museum bergengsi ini,’’ ujar Andreas Siagian kepada Antara, Senin (26/9) kemarin. Dia menambahkan, program Digital Design Weekend yang diinisiasi British Council adalah dalam rangka pertukaran program di antara remaja kedua negara Indonesia dan Inggris khususnya di bidang seni dan teknologi. Karya seni Andreas Siagian, insinyur sipil lulusan Atma Jaya Yog-

Kelima ahli bekerja sama dengan staf dari Kantor Balai Konservasi Borobudur selama misi mereka dan melakukan kegiatan kolaboratif untuk konservasi Candi Borobudur termasuk melanjutkan kegiatan untuk melakukan pemetaan kerusakan batu dan pemantauan kelembaban di beberapa daerah di candi, melakukan penilaian dan pemantauan sumber dan saluran air, melakukan analisis dan uji coba sistem mortar yang baru, serta melanjutkan kegiatan bersama pencocokan patung kepala Buddha. Menurut Alexander, dana kemitraan pemerintah Republik Jerman untuk mendukung konservasi Candi Borobudur sejak 2011 hingga 2016 sekitar 600 ribu uero. ‘’Dana tersebut diberikan pada UNESCO Paris kemudian mendelegasikannya pada UNESCO Jakarta yang kemudian berkoordinasi dengan Kemendikbud melalui Balai Konservasi Borobudur. (ant)

yakarta, dengan mengunakan media tape bekas itu mendapat tempat dan ditampilkan bersama karya 100 seniman, desainer, insinyur, teknologis dari berbagai negara. Selain menampilkan karya atau proyek yang sedang dikembangkan, Andreas juga diminta berbagi info dengan pengunjung pameran desain digital yang jumlahnya tahun lalu mencapai 14 ribu orang dalam sehari. Sementara pengunjung Museum Victoria and Alberth dari mancanegara yang jumlahnya mencapai 30 ribu ikut serta dalam instalasi interaktif dan laboratorium serta berdiskusi bersama karya seni 100 seniman dari berbagai negara mengeni karya Andreas yang menggunakan media tape sebagai karya seni yang dapat menciptakan Mikrocontroler. Museum V&A juga mengundang seniman dan teknologis digital dari Indonesia lainnya, Miebi Sikoki, untuk masing-masing membawa karya atau proyek yang sedang dikembang-

kan. Andreas bersama komunitas Lifepatch mempersembahkan 8-Bit Mixtape & Biosynth adalah sebuah synthesizer kecil kompatibel yang diciptakan bersama Marc Dusseiller, Budi Prakosa. Disain Digital Andreas Siagian yang mengunakan bahasa digital 8-bit Mixtape itu menggunakan bahasa pemrograman processing yang dikembangkan berdasarkan Babygnusbuino dari Anyma dan ‘’Simfoni algoritma berdasarkan 1 baris pemrograman’’ oleh Viznut. 8-bit Mixtape dikembangkan dengan sumber terbuka. Biosynth adalah modul lokakarya yang dikembangkan Hackteria dan Lifepatch untuk memperkenalkan elektronika dan biologi kepada peserta lokakarya. Modul ini dirancang untuk berinteraksi terhadap material organik makhluk hidup. Elektronika yang dirancang akan memberikan sonifikasi menghasilkan bunyi yang berbeda. (ant)

mengaku enggak mengalami banyak kesulitan dalam melakukan riset, termasuk cerita yang ia dapat langsung dari orang terdekat Chrisye. Vino juga akan melakukan apa pun yang terbaik untuk film ini. ‘’Hal yang paling berat menurut saya adalah membuat Mbak Yanti percaya

kalau saya Chrisye, itu saja dulu. Masalah nyanyi dan lain-lain itu teknis. Membuat Mbak Yanti percaya bahwa saya Chrisye itu proses yang sulit,’’ katanya. Nantinya, film yang akan digarap mulai 2017 ini menceritakan sosok Chrisye di luar kehidupannya sebagai

seorang musisi. ‘’Sekarang ini, film Indonesia jarang sekali yang mengangkat mengenai kehidupan di balik karya seorang musisi. Padahal hal itu juga yang ingin diketahui banyak orang, maka kita angkat kehidupan Chrisye di luar panggung,’’ ujar Rizal, sang sutradara. (pik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 27 September 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu