Skip to main content

Edisi 27 Juli 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 325 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Kamis Pon, 27 Juli 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pemerintah Takkan Tinggal Diam Hadapi Pengancam NKRI

Jakarta (Bali Post) –

Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah dan rakyat tidak akan tinggal diam terhadap upaya sistematis yang mengancam keutuhan NKRI. ‘’Saya ingin menegaskan lagi bahwa pemerintah dan rakyat tidak akan tinggal diam dengan adanya upaya sistematis untuk mengancam keutuhan NKRI,’’ kata Jokowi ketika memimpin rapat kabinet terbatas tentang bela negara di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/7) kemarin. Dalam ratas yang juga dihadiri Wapres M Jusuf Kalla, Jokowi menyebutkan saat ini ancaman sudah berkembang hingga bersifat multidimensi. ‘’Ancaman tidak hanya fisik tapi juga ancaman nonfisik, mulai dari ideologi, politik, ekonomi sampai sosial budaya,’’ katanya. Jokowi menegaskan, pemerintah dan rakyat tidak akan membiarkan berbagai ancaman merongrong Pancasila sebagai dasar negara. ‘’Oleh karena itu rapat terbatas sore hari ini kita akan membahas pemantapan program bela negara yang bisa menghimpun energi kolektif bangsa untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman yang bersifat multidimen-

Wayne Rooney

sional,’’ katanya. Ia mengingatkan kembali bela negara adalah tugas semua elemen bangsa. ‘’Sebagai warga negara dan anak bangsa apa pun latar belakangnya, pendidikannya, agamanya, sukunya sesuai amanah konstitusi, memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk ikut bela negara,’’ katanya. Presiden meminta agar nilai-nilai kebangsaan nasionalisme dan patriotisme dipupuk sejak dini dalam menghadapi berbagai ancaman. ‘’Mereka harus mulai dididik bukan saja nilainilai etos kerja, disiplin, integritas, tapi juga nilai-nilai mencintai bangsa dan Tanah Air yang Bhinneka Tunggal Ika,’’ katanya. (ant)

Bali Post/rtr

Bali Post/ant

RAPAT TERBATAS - Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum memimpin rapat terbatas tentang Pemantapan Program Bela Negara, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/7) kemarin.

Terduga Teroris Boleh Disadap

Jakarta (Bali Post) – Penyadapan terhadap terduga teroris bisa dilakukan terlebih dahulu sebelum ketua Pengadilan Negeri memberikan izin, namun ada tiga poin yang harus terpenuhi. Demikian penegasan Ketua Pansus Revisi UU Terorisme M Syafii. ‘’Kami memahami sebenarnya izin dahulu baru disadap, namun di lapangan ada hal-hal yang sangat luar biasa, sehingga kalau menunggu izin maka situasi bisa berubah,’’ katanya, Rabu (26/7) kemarin.

Dia mengatakan aturan mengenai penyadapan tanpa perlu izin pengadilan tersebut diatur dalam Pasal 31A, dan dijadwalkan terdapat frasa ‘’dalam keadaan mendesak’’. Menurutnya, frasa tersebut diberikan penjelasan dengan mengacu pada tiga hal yang ada dalam Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP). ‘’Frasa ‘dalam keadaan mendesak’ harus diberikan penjelasan dengan mengacu pada RUU KUHAP yaitu bahaya

maut atau luka fisik yang serius dan mendesak, pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana terhadap keamanan negara, dan pemufakatan jahat yang merupakan karakteristik tindak pidana terorganisasi,’’ ujarnya. Politisi Partai Gerindra itu menilai tiga poin tersebut untuk mencegah adanya penyimpangan dalam pelaksanaan UU karena Pansus dalam posisi dilematis karena masih ada ketidakpercayaan terhadap proses

Rooney Wujudkan Impian Masa Kecil

Bali Tolak Reklamasi

Tak Bisa Ditunggangi Kepentingan Politik

London – Wayne Rooney tidak sabar mewujudkan impian masa kecilnya untuk berlaga mengenakan seragam Everton di kompetisi Eropa dalam pertandingan Liga Europa melawan wakil Slowakia, MFK Ruzomberok, Kamis (27/7) ini. Rooney sempat memenangi trofi Liga Champions dan Liga Europa bersama Manchester United, namun kunjungan Ruzomberok ke Goodison Park akan menjadi salah satu momen berkesan dalam karier sepak bola berusia 31 tahun itu. Pertandingan putaran ketiga kualifikasi Liga Europa itu akan menjadi laga kompetitif pertama Rooney sebagai pemain Everton, setelah meninggalkan klub itu sejak 13 tahun lalu. ‘’Sesuatu yang selalu ingin saya lakukan adalah bermain di Eropa bersama Everton,’’ kata Rooney dilansir dari AFP, Rabu (26/7) kemarin. ‘’Saya sedikit kecewa tidak melakukan itu sebelumnya, tapi sekarang saya akan punya kesempatan. Saya memenangkan piala tahun lalu jadi saya berharap sebagai klub kami bisa melangkah jauh dan anda tidak pernah tahu, cobalah untuk memenangkannya. Akan lebih baik lagi,’’ lanjutnya. ‘’Pertandingan pertama akan menjadi hari yang emosional bagi saya dan saya menantikannya. Secara keseluruhan, saya menanti musim ini, semoga bisa kembali bermain secara reguler dan mencoba membantu klub bergerak maju,’’ kata Rooney. Hal. 19 Momen Spesial

Vonis Irman dan Sugiharto

Jaksa Banding

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan banding terhadap vonis mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kemendagri Sugiharto dalam kasus tindak pidana korupsi KTP elektronik (e-KTP). ‘’Kami mengajukan banding terhadap vonis Irman dan Sugiharto,’’ kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK Irene Putri saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/7) kemarin. Pada sidang 20 Juli 2017 lalu, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis kepada Irman selama 7 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan ditambah kewajiban membayar denda 500.000 dolar Amerika Serikat (AS) dikurangi 300.000 dolar AS dan Rp 50 juta subsider 2 tahun kurungan. Sedangka, Sugiharto dijatuhi hukuman 5 tahun penjara ditambah denda Rp 400 juta subsider 1 bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti 50.000 dolar AS dikurangi pengembalian 30.000 dolar AS dan Rp 150 juta subsider 1 tahun kurungan. Hal. 19 Setya Novanto

penegakan hukum, sehingga seorang ingin perlindungan yang lebih rinci. Menurutnya, kalau aturannya bagus namun pelaksanaannya tidak bagus tetap saja praktiknya tidak bagus dan kalau aturannya kurang bagus dilaksanakan oleh orang-orang bagus, maka hasilnya dipastikan bagus. ‘’Maka ini pembahasannya jadi njelimet. Tidak bisa dimungkiri ada ketidakpercayaan terhadap aparat,’’ katanya. Hal. 19 Dapat Perlindungan

Bali Post/edi

TOLAK REKLAMASI - Aksi damai tolak reklamasi digelar di Renon, Rabu (26/7) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Gerakan Bali Tolak Reklamasi (BTR) kembali digelar, Rabu (26/7) kemarin. Aksi damai yang digagas ForBALI bersama Pasubayan Desa Adat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa digelar di depan kantor Gubernur Bali. Koordinator Umum ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengatakan, aksi ini untuk menunjukkan eksistensi bahwa perlawanan itu terus hidup. Selain itu, aksi ini juga untuk menunjukkan gerakan rakyat Bali tidak gampang ditarik kiri-kanan hanya untuk kepentingan yang sifatnya pragmatis. ‘’Ini juga membuktikan bahwa ketika politisi menggunakan isu BTR sebagai isu politik, pertanda BTR adalah isu yang memang sangat penting. Mereka juga paham bahwa reklamasi Teluk Benoa adalah proyek yang buruk. Sehingga mau tidak mau, mereka harus mengambil isu ini untuk merebut simpati rakyat,’’ sentilnya. Menurut Gendo, aksi ini juga sebagai upaya mengingatkan lagi agar barisan ini jangan terlena dengan manuver elite, serta memperkuat keyakinan mereka, bahwa memang barisan ini ada di garis yang benar, sehingga politisi pun terpaksa mengam-

bil isu ini. Koordinator Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa Wayan Swarsa juga menyampaikan hal yang sama. Gerakan ini merupakan desakan dari bawah. ‘’Ini memang menjadi momentum untuk memulai lagi, karena selama ini memang sengaja untuk menghemat energi. Yang pasti semangat ini tidak berkurang sedikit pun,’’ pungkasnya. Swarsa menegaskan, aksi kali ini untuk mengonsolidasikan kembali bahwa gerakan Tolak Reklamasi ini tidak ada ditunggangi oleh muatan politik. Apalagi saat ini banyak pihak yang mengklaim, seolaholah mereka ada di dalam gerakan penolakan dengan tujuan politis. ‘’Kita ingin meng-clearkan bahwa ini adalah gerakan murni, gerakan moral untuk menjaga kelestarian alam Bali. Tidak ada kepentingan politis. Bahkan tidak ada deal-deal apa pun dengan pihak mana pun,’’ tegasnya. ‘’Sejak awal memang Pasubayan konsepnya adalah ikatan moral kepada tanah kelahiran. Siapa pun nanti calon gubernur yang benar-benar real mampu berjuang dengan kita, kenapa tidak. Kalau saat ini kan baru jargon-jargonnya saja, kita juga bisa lebih waspada,’’ pungkasnya. (kmb23)

TNI akan Beli 11 Sukhoi dan 6 ’’Drone’’ Jakarta (Bali Post) – Pemerintah Indonesia memastikan akan memperkuat pertahanan udaranya dengan membeli alutsista jet tempur Sukhoi Su35. ‘’Tadi (membahas) pembelian Sukhoi, finalisasi sudah. Sudah itu akan membeli drone, selain itu masalah regulasi siber,’’ kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ditemui usai menghadiri rapat terbatas tentang alutsista di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/7) kemarin. Menurut Ryamizard, Indonesia berencana membeli 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 Flanker. ‘’Sudah negosiasi pembelian, sudah dua tahun,’’ tambah Ryamizard. Selain itu, terkait rencana pembelian drone atau pesawat nirawak, Menteri menjelaskan

pemerintah sedang mencari drone yang berkualitas dan biaya terjangkau serta kemampuan transfer teknologi yang memadai bagi kemandirian industri pertahanan Indonesia. ‘’Beli saja sedikit, nanti dikembangkan. Besok saya akan minta pabrik drone datang, uji coba mana yang bagus,’’ jelas Ryamizard. Sementara itu, Kepala Badan Sarana Pertahanan Laksda Leonardi mengatakan TNI-AU membutuhkan drone dengan kualifikasi pesawat yang dapat mendeteksi serta melakukan identifikasi dan juga melakukan penyerangan. Leonardi menambahkan, hingga saat ini pemerintah merencanakan membeli enam unit drone dengan tiga baterai. ‘’Yang bisa memberikan, mengizinkan kita untuk beli itu Cina. Yang

lain tidak mau jual. Sejauh ini sudah penjajakan G to G dengan spesifikasinya dari TNI-AU,’’ jelas Leonardi. Sebelumnya dalam rapat terbatas, Presiden Jokowi menegaskan pemerintah harus mengoptimalkan pembelian alutsista yang mengarah kepada pembangunan kemandirian industri pertahanan di dalam negeri. Presiden menegaskan Indonesia memperoleh sejumlah tawaran kerja sama alutsista dari banyak negara dengan sejumlah tawaran seperti transfer teknologi, desain bersama hingga realokasi fasilitas industri pertahanan dari negara produsen ke Indonesia. (ant)

Indonesia akan Kembangkan Drone Halaman 19

Bali Post/ant

BERBINCANG - Menhan Ryamizard Ryacudu berbincang dengan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelum mengikuti rapat terbatas tentang kebijakan pengadaan alutsista, Rabu (26/7) kemarin.


denpasar

2

Kamis Pon, 27 Juli 2017

figur

Bali Post/dok

Jangan Asal Pugar

DINAS Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mulai khawatir dengan banyaknya proyek pemugaran pura di wilayahnya. Pasalnya, tidak sedikit pura yang tergolong dalam cagar budaya atau peninggalan sejarah yang perlu dilestarikan. Karena itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengingatkan masyarakat di Gumi Keris agar tidak sembarangan melakukan pemugaran. Terlebih di tengah banyaknya bantuan yang disalurkan dari pemerintah setempat. “Bukan tidak boleh (pemugaran– red), namun sebisanya jika pura itu mengarah ke peninggalan sejarah atau bahkan memang betul-betul peninggalan sejarah, agar dikonsultasikan terlebih dahulu,” ujarnya, belum lama ini. Ia mengakui, banyak permohonan perbaikan fasilitas keagamaan dari masyarakat untuk pemugaran atau perbaikan pura. Pihaknya mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan melakukan perbaikan. “Jangan sampai perbaikan itu justru merusak, bahkan menghilangkan peninggalan sejarah yang ada di dalamnya,” katanya. Dikatakan, banyak masyarakat yang membangun atau memperbaiki bangunan pura dengan batu hitam, sehingga menghilangkan sisi unik dari bangunan tersebut. “Keunikan pura menjadi hilang, karena sekarang banyak pura yang diganti dengan batu hitam,” ujarnya. Pria murah senyum ini menambahkan, pihaknya telah memiliki tenaga ahli dari Balai Arkeologi, Balai Pelestarian Cagar Budaya dan sebagainya. Para ahli ini sebagai wadah konsultasi sebelum dilakukan perbaikan. “Jangan sampai karena Bapak Bupati banyak memberikan dana, semuanya dibongkar,” tegasnya. Pejabat asal Desa Taman, Kecamatan Abiansemal ini mengimbau agar pura yang berkaitan dengan peninggalan sejarah, apabila mengalami kerusakan, cukup diperbaiki sebagaimana aslinya. “Kalau nanti dibangun agar seperti di Taman Ayun, misalnya. Seperti di Blahkiuh juga ada perbaikan pura, itu saya minta difoto dulu, nanti dipasang kembali. Pura Sada juga dulu kan pernah jebol saat gempa, kemudian kami bersama Balai Arkeologi turun dan bisa diperbaiki sebagaimana aslinya,” jelasnya. Ia menegaskan, pembongkaran dan penggantian dengan material yang berbeda bisa merugikan. Pasalnya, peninggalan sejarah yang ada di dalamnya atau pada struktur bangunan itu tidak bisa dikembalikan seperti semula. (par)

PDAM Tutup Dua Mesin AMO

Denpasar (Bali Post) – Buntut terjadinya musibah yang menimpa Rendi Rizaldi yang meninggal saat hendak minum air di mesin Air Minum Otomatis (AMO) di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, PDAM akhirnya mengambil sikap. Setelah melakukan berbagai perbaikan, diputuskan dua mesin AMO ditutup secara permanen. Dua AMO yang ditutup, yakni di Lapangan Puputan Badung dan di Pantai Sanur. Dirut PDAM Denpasar I.B. Gede Arsana mengatakan hal itu saat dikonfirmasi, Rabu (26/7) kemarin. Menurut Arsana, penutupan dua mesin AMO tersebut akibat terjadi kerusakan pada mesin-mesinnya. Upaya perbaikan yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil, sehingga demi keamanan akhirnya ditutup. Dikatakan, selain menutup dua mesin AMO yang sudah ada, pihaknya juga melakukan perbaikan di semua mesin yang ada. Disebutkan, dua AMO juga ada yang dilakukan pergantian mesin. Lokasi AMO yang dilakukan pergantian mesin, yakni di Lapangan Lumintang dan Lapangan Puputan Renon. Arsana menambahkan, perbaikan yang dilakukan ini terkait dengan peristiwa yang terjadi di AMO Lapangan Puputan Badung, beberapa waktu lalu. Untuk memberikan kenyamanan bagi warga, pihaknya tetap membuka pelayanan AMO di beberapa tempat. ‘’Tiga mesin AMO yang sudah ada, seperti di Sewaka Dharma sudah bisa dioperasikan,’’ katanya. Seperti diketahui, sebelumnya PDAM telah memasang tujuh mesin AMO. Tujuh tempat itu, yakni di Kantor PDAM, Lapangan Puputan Margarana, Renon (satu unit), Lapangan Puputan Badung (2 unit), Taman Kota Lumintang (1 unit), di Jalan Subita (satu unit) dan satu lagi di Pantai Segara Ayu, Sanur. Pemasangan mesin AMO ini merupakan tindak lanjut dari PP Nomor 16 Tahun 2005 yang mewajibkan PDAM di seluruh Indonesia untuk menyiapkan air siap minum. PDAM Kota Denpasar telah mewujudkan pembangunan air siap minum yang telah dimulai pada tahun 2007 berupa Air Minum Otomatis (AMO) yang berlokasi di Kantor PDAM Kota Denpasar, pada tahun 2008 telah dibangun kawasan air siap minum yang berlokasi di Jalan Subita dan pada tahun 2009 dibangun kembali AMO yang berlokasi di Pantai Segara Ayu, Sanur. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : MAFIA NARKOBA MANFAATKAN BANDARA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

JALAN SETAPAK - Sejumlah pekerja sibuk mengerjakan proyek pembuatan jalan setapak di sisi kiri dan kanan aliran sungai yang berlokasi di sebelah timur Taman Kota Lumintang, Denpasar, Rabu (26/7 kemarin.

Pengadaan Seragam Sekolah Negeri

Dewan Usulkan Libatkan Pihak Ketiga

Denpasar (Bali Post) –

Dampak adanya komitmen sapu bersih (saber) pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan yang melarang adanya pungutan, berdampak pada pengadaan seragam sekolah. Sejumlah sekolah negeri tidak berani melakukan pengadaan seragam seperti tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi perhatian jajaran DPRD Denpasar. Ketua Komisi IV DPRD Denpasar I Gede Semara yang ditemui di kantornya, Rabu (26/7) kemarin, mengungkapkan banyak sekolah yang tidak berani menyediakan seragam sekolah untuk siswa-siswanya. Akibatnya, para

siswa baru masih menggunakan seragam asal sekolah mereka, seperti yang terjadi di sejumlah SMP di Denpasar. Semara meminta pihak sekolah melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengadaan

seragam. Apabila diserahkan kepada siswa, dipastikan akan sulit. Mengingat, tidak ada toko yang menjual seragam yang ada nama sekolahnya. ‘’Harus ada kebijakan dalam pengadaan seragam sekolah. Paling tidak bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga,’’ katanya. Politisi Demokrat ini mengatakan, harus dipahami keperluan siswa terutama untuk seragam. Contohnya, pakaian olahraga dipastikan berbeda di setiap sekolah karena ada

identitas setiap sekolah. Pakaian seperti itu tidak ada yang menjual di toko. ‘’Ini yang perlu dipahami semua pihak dan ini bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga,’’ katanya. Hal senada juga dilontarkan anggota dewan dari Fraksi Golkar A.A. Gede Mahendra. Pihaknya meminta agar sekolah tetap berani mengambil keputusan dalam hal pengadaan seragam. Karena hal itu bersifat khusus, seperti seragam olahraga yang tidak mungkin dijual bebas.

Di sisi lain, Ketua Komite SMAN 8 Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada mengatakan, pihaknya memberikan pihak ketiga untuk pengadaan seragam. Oleh karena itu, siswa sudah mendapatkan seragam dan mereka tidak perlu repot untuk mencari seragam baru. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Diduga Lakukan Penistaan Agama

Mantan Sekwan Denpasar Pemilik Akun Donald Bali Ditangkap Divonis Satu Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Tim Unit Cyber Direktorat Reskrimasus Polda Bali menangkap pemilik akun Donald Bali berinisial DIS (39) di dekat Polres Tabanan, Jumat (21/7) lalu. Pasalnya, koki sebuah restoran di Kuta ini mengunggah 12 video di Youtube yang berisi ujaran kebencian dan penistaan agama. Kasubdit II Dit Reskrimsus Polda Bali AKBP Nyoman Resa didampingi Kanit Cyber Crime Kompol I Wayan Wisnawa Adiputra, Rabu (26/7) kemarin mengatakan, tersangka DIS yang berasal dari Jember, Jawa Timur ini melakukan tindak pidana dan tanpa hak menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Caranya dengan membuat dan mengunggah 12 video di media sosial (medsos) Youtube dengan akun Donlad Bali. Terkait pengungkapan kasus itu, kata mantan Kapolsek Kuta ini, awalnya ada informasi dari Mabes Polri terkait video tersebut. Selanjutnya, Kompol Wisnawa

Bali Post/kmb36

RILIS KASUS - Kasubdit II Dit. Reskrimsus Polda Bali AKBP Nyoman Resa (kiri) saat merilis pengungkapan kasus penistaan agama dan ujaran kebencian. bersama timnya dan Sat. Reskrim Polres Tabanan melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan alat bukti. ‘’Dari penyelidikan itu diperoleh fakta bahwa benar tersangka DIS sebagai aktor dan pembuat video tersebut. Video itu diunggah menggunakan HP milik tersangka. Video itu memicu banyak komentar dari netizen yang mengarah kepada konflik,’’ ujarnya. Alasan tersangka, kata Resa, hanya untuk mengekspresikan ideidenya dan upaya kritik. ‘’Misalnya, dalam video itu pelaku mempertan-

yakan apakah yang menyuruh orang bom bunuh diri itu pernah ke surga? Karena bunuh diri dibilang bisa masuk surga,’’ tegas perwira melati dua di pundak ini. Tersangka mulai membuat dan mengunggah video-video tersebut sejak 2017 hingga sebelum ditangkap. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan medsos untuk hal-hal positif atau kebaikan. Kalau dipakai hal-hal negatif akan berurusan dengan aparat penegak hukum,’’ tegas Resa. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila dengan hakim anggota Sutrisno dan Nurbaya Lumban Gaol menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun penjara pada terdakwa I Gusti Rai Suta. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (26/7) kemarin, terdakwa yang merupakan mantan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Denpasar tersebut dijatuhi pidana penjara selama satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Ia tidak diwajibkan mengganti kerugian negara dalam perjalanan dinas (perdin) karena sudah ada pihak lain yang mengembalikkan sebesar Rp 2,292 miliar. Yang menarik, dalam paparan dan pertimbangan hakim banyak mengulas soal peranan travel dan juga pihak dewan selaku pelaku perdin. Sehingga hakim menyerahkan sepenuhnya hal tersebut ke pihak kejaksaan yang sedari awal menyelidiki kasus tersebut. Artinya, jika memang ada peluang untuk tersangka lain, pihak pengadilan menyerahkan hal tersebut ke jaksa yang menyidangkan perkara ini. Yang jelas, dalam putusan kemarin hakim menyatakan terdakwa tidak bersalah dan dibebaskan dalam dakwaan primer. Sebaliknya, terdakwa dinyatakan terbukti sebagaimana dakwaan subsider. “Menyatakan terdakwa Gusti Rai Suta terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana secara bersama-sama dan berlanjut melakukan tindak pidana korupsi,” vonis hakim. Putusan hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, JPU Dewa Lanang, dkk. meminta dan menuntut

terdakwa supaya dihukum 1,5 tahun dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada di dalam tahanan. Atas putusan itu, baik jaksa maupun terdakwa menyatakan pikir-pikir. Dalam paparannya, jaksa menjelaskan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain dan atau korporasi, dengan menyalahgunakan kewenangan atau kesempatan yang ada padanya karena jabatan sebagai pengguna anggaran (PA). Jaksa juga menjelaskan beberapa pertimbangan saksi dan fakta persidangan lainnya. Di antaranya bahwa apa yang dilakukan terdakwa Rai Suta tidak bisa dilakukan sendiri, tanpa adanya peranan pihak lain. Jaksa menjelaskan, sejak terbit Perwali Nomor 23 Tahun 2010, pembayaran perdin dilakukan secara real cost. “Namun dalam kegiatan perdin ini, terdakwa selaku PA tidak pernah mempedomani aturan tersebut dengan baik. Namun, menerima pertanggungjawaban begitu saja,” jelas jaksa kala itu. Selain itu, terdakwa juga selalu menerima tagihan dari pihak travel tanpa melakukan verifikasi berapa sesungguhnya kebenaran pembayaran biaya penginapan, hotel, transpor pesawat yang dikeluarkan. Sehingga dianggap PA dan PPTK memberikan andil cukup besar dalam kegiatan Perdin DPRD Kota Denpasar serta adanya dukungan dari PT Bali Daksina Wisata dan PT Sunda Duta Tour & Travel sebagai pelaksana kegiatan yang memperoleh keuntungan dari Perdin DPRD Kota Denpasar. (kmb37)

Narkoba Masih Beredar di Tempat Hiburan Malam

Denpasar (Bali Post) Tindakan penyegelan terhadap Akasaka dan Kafe Bibir yang dilakukan oleh aparat berwenang, tampaknya belum membuat pengelola tempat hiburan malam lainnya keder. Hal itu dibuktikan saat BNNP Bali beserta jajarannya menggelar sweeping di Diskotek New Bahari dan On Star, Denpasar. Sebanyak delapan pengguna narkoba diamankan, Rabu (26/7) kemarin. Mereka selanjutnya dibawa ke Kantor BNNP Bali di Jalan Kamboja, Denpasar Timur. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa didampingi Kabid Berantas AKBP Ketut Arta mengatakan, operasi seperti ini akan terus dilakukan di tempattempat hiburan malam. Pasalnya, tempat-tempat itu disinyalir sebagai tempat favorit bagi para pengguna dan pengedar barang Bali Post/ist terlarang tersebut. ‘’Padahal suMEMERIKSA – Petugas dari BNNP Bali saat memeriksa pe- dah beberapa kali dirazia, tetap ngunjung dan ladies companion (LC) di salah satu diskotek ada saja yang menggunakan di Denpasar Selatan. narkoba di sana,’’ ujarnya.

Oleh karena itu, kata Suastawa, pihaknya akan mengintensifkan kegiatan sweeping di tempat dugem tersebut. Jika tidak ada perubahan, pihaknya tidak segan-segan mengirim rekomendasi kepada instansi terkait agar izinnya dievaluasi. ‘’Kami gencar melakukan razia dan penangkapan bersama kepolisian untuk memerangi narkoba. Tujuannya untuk menyelamatkan masyarakat Bali dari narkoba,’’ tegasnya. AKBP Arta menambahkan, operasi tersebut berlangsung dari Selasa (25/7) pukul 23.30 Wita sampai Rabu (26/7) pukul 03.08 Wita. Sasaran awal adalah Diskotek New Bahari, Pegok, Denpasar Selatan. Pemeriksaan dilakukan terhadap orang, barang dan tempat. Selain itu juga dilakukan tes urine terhadap 17 pengunjung dan ladies companion (LC) atau teman wanita. Hasilnya, empat orang positif menggunakan narkotika dengan rincian dua orang

laki-laki (pengunjung) positif menggunakan sabu-sabu (SS), satu LC positif menggunakan SS dan satu LC positif menggunakan ekstasi. Selanjutnya, petugas menyasar Diskotek On Star di Jalan Pulau Moyo, Denpasar. Saat dilakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap 14 orang yang terdiri dari pengunjung, staf dan LC, satu orang pengunjung positif menggunakan ekstasi. Selain itu juga diamankan tiga orang yang mengaku pemakai narkoba dengan rincian satu pengunjung mengaku menggunakan ekstasi, seorang staf diskotek menggunakan SS dan satu LC menggunakan SS. Menurut Arta, kedelapan orang itu diarahkan untuk mengikuti rehabilitasi di BNNP Bali. ‘’Sebelumnya akan dilakukan asesmen terhadap mereka, guna mengetahui dari mana mendapatkan narkotika tersebut dan menilai tingkat kecanduannya,’’ katanya. (kmb36)


BADUNG

Kamis Pon, 27 Juli 2017

3

Krodit, Arus Lalin di Simpang Double Six Dikeluhkan Mangupura (Bali Post) Masalah kekroditan arus lalu lintas (lalin) tidak hanya terjadi di Kuta, namun juga di kawasan Legian. Kekroditan yang cukup parah, di antaranya terjadi di simpang Double Six. Masyarakat dan para wisatawan sudah mengeluhkan kondisi ini sejak lama. Namun, kondisi ini sampai sekarang belum bisa ditangani oleh pihak terkait. Dikonfirmasi Rabu (26/7) kemarin, Kepala Lingkungan Legian Kaja Wayan Riasa tidak menampik bahwa kekroditan arus lalin tersebut sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat dan wisatawan. Dikatakan, kemacetan terjadi hampir setiap saat dan seakan membuat warga yang tinggal di kawasan itu terisolir. Pasalnya, baru keluar rumah saja, mereka sudah terjebak dalam kemacetan. Bahkan, saat pulang kerja, warga membutuhkan waktu yang cukup lama sampai di rumahnya. ‘’Kalau macetnya saat jam pulang kantor saja, masih bisa dimaklumi. Tapi, ini hampir setiap jam ter-

jadi kemacetan. Kami sendiri tidak bisa memprediksi kapan kemacetan ini bisa diatasi. Kalau dulu masih bisa diantisipasi karena terjadi pada jam-jam tertentu saja,’’ ujarnya. Menurut Riasa, masalah ini sebenarnya sudah dibahas dalam rapat banjar. Hasil rapat dengan beberapa masukan juga sudah dituangkan dalam surat yang sudah disampaikan kepada lurah setempat. Namun, sampai sekarang tidak jelas bagaimana proses tindak lanjutnya. Riasa menambahkan, aparat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Badung juga sudah sempat turun ke lokasi guna melakukan survei kondisi lalin di sana. Tetapi, hingga saat ini belum ada kejelasan bagaimana hasil survei tersebut. Apakah nantinya akan dilakukan rekayasa lalin atau pengaturan lalin, semuanya belum jelas. ‘’Yang jelas, kami meminta agar langkah yang nantinya diambil tersebut bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Kami berharap, kalaupun nantinya

dilakukan uji coba rekayasa arus lalin, agar jangan sampai justru berimbas ke titik-titik arus lalin yang selama ini sudah lancar,’’ harapnya. Ketua LPM Legian Ketut Sudana juga menyampaikan hal senada. Dikatakan, dampak kekroditan di Simpang Double Six tersebut juga dikeluhkan pihak hotel. Pasalnya, wisatawan yang hendak keluar hotel menuju bandara terganjal oleh kemacetan tersebut. ‘’Bahkan, tidak jarang ada wisatawan yang terpaksa menyewa ojek untuk menembus kekroditan tersebut,’’ katanya menyesalkan. Jika kekroditan arus lalin tersebut dibiarkan berlarut-larut, Sudana mengkhawatirkan hal itu akan berdampak negatif pada kunjungan wisatawan sekaligus berdampak pada perekonomian warga Legian. ‘ ’ Ka m i b e r ha ra p Di sh ub Badung secepatnya mencari solusi guna mengatasi kekroditan ini. Jangan sampai wisatawan pergi dari Legian karena permasalahan ini,’’ ujarnya. (kmb23)

Bali Post/kmb23

KRODIT - Kondisi kekroditan arus lalin di Simpang Double Six, Legian, Rabu (26/7) kemarin. Kondisi ini sudah dikeluhkan oleh masyarakat dan wisatawan sejak lama.

Usang, Nomenklatur Sejumlah OPD

Mangupura (Bali Post) – Nomenklatur atau penamaan bagi unit organisasi yang baru di Pemkab Badung belum diganti alias usang. Padahal, sudah enam bulan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Badung telah berubah. Sebagai contoh, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Dua instansi ini telah melebur menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Perubahan nomenklatur sejatinya telah tertuang dalam Perda Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah yang ditetapkan Desember 2016 lalu. Selain perda, pergantian nomenklatur OPD juga sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016. Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan tidak menampik hal tersebut. Namun, ia berkilah bahwa instansi yang dipimpinnya

Bali Post/asa

SIDANG - Oknum anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana seusai sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (26/7) kemarin.

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

Oknum Anggota Dewan dan Anaknya Disidangkan OKNUM anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana bersama dua orang anaknya, I Ketut Krisnia Adi Putra dan Kadek Endang Astiti, mengikuti sidang perdana dalam kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah pembangunan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Klungkung, Rabu (26/7) kemarin. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, ketika pembacaan dakwaan oleh JPU dari Kejari Klungkung dilakukan secara terpisah karena dibagi dalam dua berkas. Pertama yang diajukan ke persidangan adalah I Wayan Kicen Adnyana. Oknum anggota DPRD Klungkung itu didampingi kuasa hukumnya A.A. Gede Parwata, Bernadin dkk. Jaksa di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila mengatakan, kasus ini bermula ketika terdakwa Kicen bersama anaknya (berkas penuntutan terpisah) mengajukan proposal mengatasnamakan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan. Kicen kemudian mendatangi rumah anaknya, Krisnia Adi Putra, di Anjingan untuk menandatangani proposal bantuan tersebut. Proposal itu diajukan kepada Bupati Klungkung dengan susunan panitia Krisnia Adi Putra sebagai ketua dan Endang Astiti sebagai bendahara serta ada nama anggota yang diduga fiktif. Kicen kemudian meminta

anaknya itu membuat rekening BPD Bali. Salah satu saksi nama fiktif yang dimasukkan adalah I Komang Raka Wiadnyana yang diposisikan sebagai sekretaris. Proposal diajukan ke Bagian Kesra melalui staf Fraksi Gerindra bernama Ni Wayan Maryati. Selanjutnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Klungkung mengeluarkan rekomendasi ke Bagian Kesra untuk menyetujui proposal itu dan dana cair Rp 200 juta. Oleh Krisnia dan Endang, uang itu kemudian ditarik di BPD Klungkung dan dana itu diserahkan ke Kicen. ‘’Bahwa oleh Krisnia, Endang dan Kicen, dana Rp 200 juta tersebut tidak pernah digunakan untuk membangun Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan,’’ tandas jaksa dari Kejari Klungkung. Sementara itu, terdakwa dan anaknya juga tidak pernah membuat laporan pertanggungjawaban sebagaimana Peraturan Kemendagri Nomor 32 Tahun 2011. Hal itu diketahui saat petugas Kesra didampingi BKP RI Perwakikan Bali melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pembangunan fisik di Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan. Jaksa menilai pengajuan proposal itu fiktif dan sudah tampak sejak pengajuan karena kepengurusannya tidak jelas. Pasalnya, nama-nama anggota yang tercantum tidak

pernah mengetahui namanya masuk dalam panitia. Atas perbuatan tersebut, Kicen dan anaknya Krisnia dan Endang dinilai telah melakukan dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp 200 juta. Terdakwa Kicen dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 jo pasal 56 ke-1 KUHPidana kesatu primer dan kedua primer pasal yang sama jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana dan Pasal 3 UU yang sama dalam dakwaan subsider. Atas dakwaan itu, majelis hakim memberikan kesempatan pada terdakwa untuk menanggapi. Namun setelah Kicen berkoordinasi dengan kuasa hukumnya Agung Parwata, ia tidak akan mengajukan keberatan atau eksepsi. Sehingga majelis hakim meminta jaksa untuk membuktikan dakwaan dengan nenghadirkan saksi. Hanya, jaksa belum siap dengan saksi sehingga sidang dilanjutkan pekan depan. Sidang kedua adalah untuk terdakwa Krisnia dan Endang yang dilakukan secara bersamaan. Hakim yang memimpin sidang ini adalah Made Sukreni. Dakwaan jaksa tidak jauh berbeda. Untuk kedua terdakwa, mereka dijerat pasal 2 dan 3 UU yang sama. (asa)

KESULITAN membendung penyelundupan narkoba juga terjadi di Indonesia. Peredaran gelap narkotika antarnegara sudah lumrah terjadi dewasa ini dan penyelundupan narkoba ke Indonesia dilakukan mafia yang memanfaatkan pelabuhan laut dan bandar udara (bandara). Oleh karena itu, pemegang otoritas maupun pengguna jasa transportasi wajib ikut serta dalam tindakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan hal

itu saat menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT Syarif Hidayat di Mapolda, Denpasar, Rabu (26/7) kemarin. Pertemuan itu bertujuan membangun kerja sama serta kolaborasi antara Polda Bali dan Bea Cukai dalam bidang interdiksi, khususnya airport interdiction guna memutus jaringan peredaran gelap narkoba. Pada kesempatan itu, Golose meminta Bea Cukai agar lebih ketat dalam mengawasi dan memeriksa setiap orang dan barang yang keluar-masuk melalui Bandara Ngurah Rai,

Tuban, Badung. Jika dalam pemeriksaan X-ray ditemukan narkoba diharapkan dilakukan pengembangan dengan melaksanakan control delivery untuk mengungkap bandar besarnya. ‘’Narkoba masuk melalui Bandara Ngurah Rai melibatkan antarnegara, ini pasti jaringannya besar. Untuk mengungkapnya, Polda Bali, Bea Cukai dan Imigrasi dapat bekerja sama dengan membentuk Airport Interdiction Task Force. Personelnya di luar Satgas CTOC,’’ tegasnya. Menurut Golose, semua pihak harus bekerja bersa-

tidak bertanggung jawab terkait penggantian papan nama OPD tersebut. ‘’Tugas ini (mengganti papan nama – red) ada di bawah Bagian Perlengkapan dan Perawatan Setda Badung. Jadi, itu bukan kewenangan kami,’’ kata Eka Merthawan, Rabu (26/7) kemarin. Menurut Eka Merthawan, penggantian papan nama OPD diserahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. ‘’Lagi pula, papan

nama lama juga tertulis OPD yang lain. Kalau hanya satu instansi saja, mungkin saya akan tutup sementara,’’ ujarnya. Selain DLHK, papan nama Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemerintahan Desa juga belum diganti. Instansi ini telah berganti menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu kemarin, ada juga sejumlah OPD yang

sudah menggunakan nomenklatur baru, Seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, yang sebelumnya bernama Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT). Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Perlengkapan dan Perawatan Setda Badung I Wayan Puja menegaskan, penggantian papan nama sedang berproses. ‘’Ya, belum semua papan nama OPD baru diganti. Namun, saat ini sudah dikerjakan, tinggal menunggu pemasangan,’’ tegasnya seraya berjanji akan mempercepat penggantian papan nama OPD dengan nomenklatur yang baru. (kmb27)

Korupsi di LPD Suwat

Mantan Ketua Divonis 20 Bulan, Staf dan Kasir Diganjar Setahun Penjara MAJELIS hakim Pengadilan Tipikor yang menyidangkan perkara korupsi di LPD Suwat, Gianyar menjatuhkan pidana berbeda pada tiga terdakwa, Rabu (26/7) kemarin. Hakim pimpinan Wayan Sukanila dibantu dengan hakim anggota Made Sukereni dan Hartono menyatakan ketiga terdakwa (semuanya berkas terpisah-red) bersalah melakukan korupsi sebagaimana dalam Pasal 3 UU Tipikor. Pertama yang diajukan ke persidangan adalah mantan Ketua LPD Suwat Sang Ayu Raiyoni. Oleh majelis hakim, dia dinyatakan tidak terbukti melakukan pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer, sehingga dia dibebaskan dari dakwaan primer. Namun, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan subsider. Oleh karenanya, majelis hakim menjatuhkan pidana selama setahun delapan bulan (20

bulan) penjara. Di samping itu, Raiyoni juga dihukum membayar denda Rp 50 juta dan membayar uang pengganti Rp 443.949.508. Apabila tidak dibayar, maka harta bendanya dapat dirampas untuk dilelang. Jika tidak mempunyai harta benda yang cukup, maka diganti dengan pidana penjara selama satu tahun penjara. Putusan hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, JPU dari Kejari Gianyar menuntut supaya terdakwa dihukum dengan pidana 2,5 tahun dan denda Rp 50 juta, subsider 2 bulan kurungan dan uang pengganti yang sama. Sidang kedua dilanjutkan dengan terdakwa Ni Nyoman Nilawati alias Man Tok. Oleh hakim, ia juga dinyatakan bersalah dan dihukum selama satu tahun penjara denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Ia tidak dibebankan membayar uang pengganti karena sudah mengembalikkan. Atas putusan itu, terdakwa

Bali Post/wan

KONSULTASI - Salah satu terdakwa kasus korupsi LPD Suwat Sang Ayu Raiyoni berkonsultasi dengan penasihat hukumnya setelah majelis hakim tindak pidana korupsi yang dipimpin I Wayan Sukanila menjatuhkan hukuman selama satu tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Renon, Rabu (26/7) kemarin.

Mafia Narkoba Manfaatkan Bandara ma dan tidak mementingkan institusi sendiri-sendiri. Hal ini dikarenakan berdasarkan undang-undang yang ada, polisi tidak punya otoritas di bandara. ‘’Interdiksi ini bukan hanya masalah narkoba saja, termasuk barang berbahaya lainnya seperti bahan peledak. Tapi, saat ini kami lebih fokus ke narkoba. Karena yang menonjol di Bali saat ini, yaitu kasus narkoba,’’ ujar lulusan Akpol 1988 ini. Sementara itu, Syarif Hidayat mengatakan, pihaknya mengaku sudah melakukan kerja sama secara intensif

dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali. ‘’Kami siap meningkatkan kerja sama dengan membentuk airport interdiction yang keanggotaannya nanti terdiri dari personel khusus dan pilihan,’’ ujarnya. Syarif Hidayat mengklaim, belakangan ini pelaku kejahatan narkoba yang masuk melalui bandara sangat minim. Hal ini tidak terlepas dari kemungkinan adanya perubahan pola penyelundupan lewat laut seperti pengungkapan satu ton sabu-sabu dari Cina. (rah)

langsung menerimanya. Sebelumnya oleh JPU, terdakwa dituntut hukuman pidana 1,5 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Terdakwa sendiri menerima putusan tersebut. Vonis yang sama diterima Ni Made Sutria alias Bu Kadek

alias Bu Sembung yang sebelumnya menjabat kasir di LPD Suwat. Ia divonis bersalah dalam dakwaan subsider dan dipenjara selama satu tahun dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan. Ia juga menerima putusan hakim tersebut. (kmb37)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Direktur Penelitian dan Abdimas di IKIP PGRI Bali

Efisiensi Anggaran Jangan Lemahkan Riset Dosen IKIP PGRI Bali terus memberi penguatan akademiknya dengan mengadakan seminar nasional soal riset. Rabu (26/7) kemarin, LPPM IKIP PGRI Bali menggelar seminar nasional upaya peningkatan hasil-hasil riset dan abdimas menuju budaya produktivitas perguruan tinggi (PT) menjawab tantangan masyarakat global. Seminar dibuka Koordinator Kopertis VIII diwakili Kabag Umum Drs. I Wayan Suarjaya, M.AP. IKIP PGRI Bali juga dipercaya menjadi tuan rumah Rakernas LPPM PGRI se-Indonesia. Seminar dihadiri Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. I G.B. Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. dan para wakil rektor. Sebagai pembicara Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Dikti Prof. Ocky Karna Radjasa, M.Sc., Ph.D. dan Prof. Dr. Drh. I Gusti Kade Mahardika dari Unud. Ketua LPPM IKIP PGRI Bali Dr. I Made Darmada, M.Pd. menjelaskan, seminar diikuti 150 LPPM se-Bali, LPPM PGRI se-Indonesia dan dosen IKIP PGRI Bali untuk menghasilkan karya riset dan abdimas yang menembus jurnal internasional. Di Rakernas LPPM se-Indonesia juga dibahas pembentukan jurnal dan jejaring bersama LPPM di bawah Dikti.

Menurut Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., hasil karya tulis dosen IKIP PGRI yang menembus jurnal internasional dan Dikti tahun ini naik tujuh penelitian. Rektor akan terus memotivasi dosen menghasilkan karya ilmiah dan program pengabdian masyarakat, meski diakuinya IKIP PGRI Bali masih lemah dalam penelitian. Dalam abdimas, IKIP PGRI Bali rutin membantu bedah rumah di Bali. IKIP PGRI Bali, lanjutnya, mewajibkan dosen meneliti dan mahasiswa minimal mengikuti 22 kali seminar. Pihak kampus juga mewajibkan dosen menerapkan bahan ajar berbasis riset dan memenangkan dana hibah Dikti. Ini memberi kontribusi pada peringkat 100 IKIP PGRI Bali di tingkat nasional. IKIP PGRI Bali yang kaya prestasi seni dan olahraga juga mendapat penghargaan dari PB PGRI saat Rakernas PGRI sebagai kampus inovatif. Koordinator Kopertis VIII dalam sambutannya menegaskan, kampus di Bali harus terus berkembang agar berkelas dunia. Sementara Direktur Penelitian dan Abdimas Prof. Ocky Kartha Radjasa mengungkapkan, paradigma dosen yang kini diarahkan berbasis penelitian, sehingga

mewajibkan semua dosen mengajar dan menyiapkan bahan ajar berbasis riset. Untuk menembus dana Dikti, LPPM PTN dan PTS diberi porsi yang berbeda karena tak mungkin menyandingkan LPPM mandiri dengan LPPM berstatus binaan. Makanya dana Dikti akan terbuka bagi dosen di PTS untuk bersaing antar-PTS memenangkannya. Pemerintah kini tak lagi mewajibkan dosen mempertanggungjawabkan dana hibahnya ke Menkeu, karena yang dipentingkan adalah output penelitian. Hanya, dana penelitian RI masih kalah jauh dibandingkan negara tetangga, yakni 0,2 persen (Rp 17 triliun) dari pendapatan per kapita. Bahkan, Inpres 4/2017 soal efisiensi anggaran, dana Dikti dipotong Rp 1,4 triliun termasuk penelitian. Namun, efisiensi anggaran ini jangan sampai melemahkan riset dosen dalam penelitian dan abdimas. Pembicara Prof. I G.N. Kade Mahardika menegaskan, untuk bisa menembus jurnal bereputasi karya ilmiah, dosen harus mengandung topik berbasis argumentatif dan analisis bukti mendukung topik. Selain itu, ada kajian kritis penelitian sebelumnya serta menggunakan bahasa Inggris yang komunikatif. (ad2017)

CENDERAMATA - Ketua Yayasan IKIP PGRI Bali I G.B. Arthanegara (kanan) dan Rektor I Made Suarta menyerahkan cenderamata kepada Ocky Karna Radjasa dan Kade Mahardika dalam seminar nasional.

Daihatsu Astec Cari Bibit Unggul Bulu Tangkis di Malang

S E T E L A H sukses meny elenggarakan turnamen bulu tangkis di kota sebelumnya, kali ini Daihatsu Astec Open 2017 hadir dan menyapa masyarakat di Kota Malang, Jawa Timur. Daihatsu bekerja sama dengan Alan & Susi Technology (Astec) membantu Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjaring dan membina bibit unggul yang berbakat di berbagai kota di Tanah Air. Turnamen Daihatsu Astec Open 2017 kali ini diselenggarakan di GOR Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Jalan Gajayana 50, Malang, 25–29 Juli. Ini merupakan turnamen kelima

setelah sebelumnya digelar di Pekanbaru, Bandar Lampung, Balikpapan dan Makassar. Empat turnamen yang telah dihelat dihadiri 2.313 peserta. Berbeda dari turnamen tahun sebelumnya, kejuaraan ini dimulai dari Pekanbaru, Bandar Lampung, Balikpapan, Makassar, Malang, Semarang dan Jakarta, seluruhnya mendapatkan poin dari PBSI, sehingga memperbesar kemungkinan tiap pemain untuk dapat tampil dan berlaga di kejuaraan nasional. Di Malang, turnamen diikuti sekitar 600 peserta. Tak hanya menggelar pertandingan, pasangan legendaris peraih medali emas perdana di

Olimpiade Barcelona 1992, Alan Budikusuma dan Susy Susanti, juga hadir dalam turnamen ini sebagai pembicara serta memberikan coaching clinic kepada para peserta. ‘’Kami menggelar acara ini di Provinsi Jawa Timur yang diwakilkan oleh Kota Malang untuk menjaring bibit unggul pemain bulu tangkis. Kami berharap di bawah binaan Daihatsu dan Astec, pemain berbakat tersebut menjadi andalan Indonesia yang dapat mengharumkan nama bangsa di kemudian hari,’’ ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (bns1)

DISAMBUT - Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III disambut anak-anak SDN 2 Puhu, Payangan, Gianyar.

DPD-RI Sidak SDN 2 Puhu Terkait Penutupan Tiga Ruang Kelas

Wedakarna Minta Pemerintah di Bali Segera Tuntaskan Status Aset Sekolah

SENATOR RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, mengawali masa reses tahun sidang Juli–Agustus 2017 dengan mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke SD Negeri 2 Puhu di Payangan, Gianyar. Sekolah ini menjadi sorotan akibat adanya sengketa kepemilikan tanah yang akhirnya memaksa tiga ruang kelas belajar digembok dan praktis tidak bisa dimanfaatkan oleh guru dan siswa. Akibatnya, siswa terpaksa belajar di luar sekolah dan diadakan pembagian dua shift, yakni sekolah pagi dan siang. Senator Gusti Wedakarna menyatakan kekecewaannya kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Gianyar yang kurang cepat merespons masalah ini. ‘’Saya kira ini masalah lama, yang seharusnya selesai sejak dulu. Tapi karena tidak ada ketegasan dari pemkab, sekarang mencuat lagi. Kita hormati sikap pemilik lahan dan hak warga. Pemerintah sepatutnya menyelesaikan seluruh permasalahan dengan cepat. Wewenang ada, uang ada, SDM ada, lalu tunggu apa lagi? Jalankan amanat rakyat dengan cepat,’’ tegasnya. Ia yakin seandainya dikerjakan

sejak dulu, masalahnya sudah beres. ‘’Saya merasa prihatin melihat para siswa yang harus sekolah pagi dan sore. Ini bukan sekadar ganti gedung, tapi sudah menyangkut masalah keamanan, keselamatan siswa dan yang penting bagaimana pemerintah bisa hadir di tengah masalah masyarakat. Saya prihatin di Bali masih ada kasus SD terpuruk seperti ini,’’ ungkapnya. Gusti Wedakarna minta kepada pemegang kebijakan terkait dunia pendidikan segera merapikan status aset milik daerah khususnya terkait sekolah TK, SD, SMP dan SMA/SMK. ‘’Tempo hari ada pejabat BPN yang melaporkan kepada saya bahwa di Bali cukup banyak aset provinsi dan kabupaten yang belum rapi, khususnya kaitannya dengan dunia pendidikan. Sekarang banyak sekolah berdiri di atas lahan pemerintah yang berlokasi di kawasan mahal, kawasan strategis yang potensial secara ekonomi. Saya khawatir jika tidak ada penataan dan inventaris, ke depan banyak pihak berkepentingan menggusur sekolah–sekolah kita,’’ ujarnya. Menurutnya, merapikan aset sangat penting dan jika ada yang bisa diserahkan pada daerah, silakan saja. Provinsi tidak rugi apa

pun. Begitu juga bupati dan wali kota agar rajin mengajukan dan mengurus aset-aset sekolah, termasuk kejelasan status lahan sekolah yang selama ini dipinjamkan oleh desa atau desa adat. ‘’Intinya, jangan di bawah tangan, harus ada berita acara, harus disiplin manajerial pemerintahan dan harus ada iktikad baik. Jika itu tidak dilakukan, ke depan masalah seperti sengketa tanah SD 2 Puhu akan terjadi lagi. Saya tidak mau anak–anak didik dikorbankan,’’ jelas Gusti Wedakarna. Ia menyarankan Biro Aset di seluruh Bali agar bekerja maksimal sehingga aset milik pemerintah bisa diatur dan ditata dengan baik, apalagi yang sudah terdapat fasilitas umum (fasum). ‘’Terkait masalah tanah SD 2 Puhu, saya minta Bupati Gianyar dan Dinas Pendidikan Gianyar membereskan dengan cepat. Saya dapat informasi bahwa sudah ada iktikad baik dari semua pihak untuk menyelesaikan. Jika molor terus, terpaksa kami menegur pemerintah dalam forum resmi. Sebagai pengawas UU, DPD-RI berkepentingan agar tidak ada masalah lokal yang membuat nama Bali tercemar di pusat,’’ tandas mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad2016)

Negara (Bali Post) – Mayat Mr. X ditemukan mengapung di perairan Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Rabu (26/7) sore kemarin. Mayat di tengah laut itu ditemukan oleh seorang nelayan bernama Serahadi (30) dari Dusun Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan. Menurut informasi di lapangan, Selasa (25/7) tengah malam Serahadi berangkat melaut menuju perairan Tabanan. Saksi kemudian mulai menangkap ikan dan memasang jaring. Rabu (26/7) pagi sekitar pukul 08.30 Wita, ia menarik jaring yang dipasang karena tidak mendapat hasil tangkapan dan bergegas pulang. Pukul 09.30 saat dalam perjalanan pulang, Serahadi melihat sesuatu yang dikiranya balon mengapung di

perairan laut dan setelah didekatinya ternyata mayat berjenis kelamin laki-laki dikerumuni burung. Saksi kemudian mengikat mayat tersebut dengan tali jaring dan menyeret untuk dibawa ke darat. Setelah menelepon Ketua Nelayan Misrawan, saksi dijemput oleh empat orang temannya ke tengah laut. Di sekitar perairan Pekutatan, mayat tersebut dinaikkan ke atas perahu bersama Lukman, Gunawan, Abdul Rasid dan Sanuri. Pukul 15.30 mayat dievakuasi ke daratan di TPI Desa Medewi. Hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Pekutatan dr. Made Ardika Adiguna, mayat Mr. X tersebut tingginya 180 cm (sudah mengembang), wajah hancur, terdapat lebam di bagian atas pinggul sebelah kiri dan kanan serta dada,

dari telinga keluar cairan berwarna kemerahan. Pria ini mengenakan kalung berwarna hitam, baju surfing lengan panjang berwarna biru muda dengan tulisan Harry Surf dan celana biru dongker bergaris biru putih. Mayat selanjutnya dibawa ke RSUD Negara menggunakan mobil ambulans Puskesmas Pekutatan. Dari hasil identifikasi, mayat yang awalnya Mr. X itu adalah seorang turis bernama Serhii Haveliev kebangsaan Ukraina dengan paspor FA492689. Korban diduga tenggelam ketika melakukan surfing. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Mayat masih di RSUD Negara sambil menunggu pihak keluarga atau pihak yang akan mengurus. (kmb)

Singaraja (Bali Post) – Seorang warga negara asing (WNA) yang berlibur di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng ditemukan tewas, Rabu (26/7) kemarin sekitar pukul 15.00 Wita. Setelah diidentifikasi, korban bernama Martin Lodwig Thomas (38). Pria ini ditemukan tewas tenggelam saat snorkeling di perairan Desa Pemuteran sekitar 50 meter dari bibir pantai. Kapolek Gerokgak Kompol Ketut Relo Kusada seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, sebelum kejadian korban bersama teman perempuannya sesama dari Jerman, Svenja Carina (28), menginap di salah satu home

stay di Jalan Gatotkaca, Desa Pemuteran. Korban bersama saksi kemudian menikmati pemandangan terumbu karang. Martin memutuskan snorkeling seorang diri, sedangkan teman perempuannya menunggu di daratan. Sekitar dua jam ditunggu, korban tidak kembali ke daratan. Atas kejadian ini, teman wanitanya panik dan berusaha meminta pertolongan. Nelayan di sekitar lokasi kejadian kemudian membantu memastikan kondisi korban. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sudah meninggal dunia tenggelam di bawah laut. Nelayan kemudian mengevakuasi mayat korban ke daratan. Pemeriksaan oleh dokter

Puskemas Gerokgak tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ‘’Waktu itu teman perempuannya panik di pinggir pantai sambil menangis. Setelah ditanya oleh nelayan disebutkan temannya berenang tapi tidak kembali. Nelayan yang mencarinya menemukan korban sudah meninggal dan langsung dievakuasi ke daratan,’’ kata Kusada. Mayat korban masih dititipkan di ruang jenazah RUD Buleleng sambil menunggu proses pemulangan ke negara asalnya. Sementara polisi terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan untuk memastikan penyebab kematian korban. (kmb38)

Mayat Turis Ditemukan di Perairan Medewi

’’Snorkeling’’ di Pemuteran,WNA Asal Jerman Tewas

TNI Bangun Jamban untuk Buruh Tani

KERJA SAMA – Daihatsu bekerja sama dengan Astec menggelar turnamen bulu tangkis Daihatsu Astec Open 2017 di Malang.

Sambut Pilkada

KPU Gianyar Kekurangan Dana Rp 7 M

Bali Post/kmb35

Pande Putu Sunarta

Gianyar (Bali Post) KPU Gianyar dipastikan membutuhkan tenaga dan biaya ekstra menyambut Pilkada 2018. Dari total anggaran yang disepakati, sampai saat ini KPU Gianyar masih kekurangan sekitar Rp 7 miliar. Kondisi ini disampaikan ke Pemkab Gianyar dan dijanjikan tambahan anggaran pada APBD Induk 2018. Sekretaris KPU Gianyar Pande Putu Sunarta, S.H., Rabu (26/7) kemarin, mengatakan berdasarkan hasil sharing dengan Pemkab Gianyar dan Pemprov Bali, dicantumkan pencairan dana Rp

20.678.157.285 pada APBD Induk 2017. ‘’Dana itu sudah termasuk dana sharing KPU Provinsi Bali,’’ jelasnya. Akan tetapi KPU Gianyar baru menerima dana Rp 13 miliar. Karena masih kekurangan dana sekitar Rp 7 miliar, pihaknya langsung menghadap ke Pemkab Gianyar. Hasil pertemuan dengan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, pemkab berjanji membantu kekurangan dana tersebut pada APBD Induk 2018. ‘’Kekurangan dana Rp 7 miliar itu sudah disanggupi Pemkab Gianyar,’’ ucap Sunarta. (kmb35)

Negara (Bali Post) – Koramil Negara membangun jamban/kamar mandi untuk Nyoman Kudon (38), buruh tani dari Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Sebagai seorang buruh tani, ayah tiga anak ini penghasilannya tidak menentu dan hanya cukup untuk makan. Pengerjaan jamban dilakukan secara swadaya atau gotong royong. Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav. Hendra Ferdinandus didampingi Pjs. Danramil 01/Negara Kapten Infanteri I Gede Andika, Rabu (26/7) kemarin, mengatakan pihaknya memotivasi masyarakat agar memperhatikan sanitasi lingkungan dengan membangun jamban karena sangat penting untuk kesehatan. TNI memprioritaskan membantu warga tidak mampu. ‘’Kami bekerja sama dan bersinergi dengan relawan kemanusiaan dalam membantu warga tidak mampu,’’ jelasnya. Sebelumnya di wilayah Pendem juga dibangun jamban di rumah Nenek Lilik Sutiasih (68), janda yang tinggal sendiri. Jamban diserahkan Juni lalu oleh Pjs. Danramil 01/Negara Kapten Inf. I Gede Andika. ‘’Pembangunan jamban ini juga bersinergi dengan Komunitas Relawan Jembrana,’’ ungkapnya. Jauh sebelumnya, TNI juga membangun jamban di rumah kakek Ketut Narka alias Macong yang lumpuh di Pebuahan, Negara, di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung serta di beberapa wilayah lainnya. (kmb)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

PENYERAHAN - Penyerahan jamban untuk keluarga Nyoman Kudon di Lingkungan Pendem, Jembrana.


DAERAH

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Baru Sembilan Daerah Terapkan E-Katalog Termasuk Pemkab Badung Yogyakarta (Bali Post) – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah Agus Prabowo menyebut dari ratusan pemerintah daerah di Indonesia, baik di level provinsi, kabupaten maupun kota, baru sembilan daerah yang telah sepakat menerapkan sistem e-katalog. Pihaknya tidak akan memaksa karena penerapan sistem ini bersifat sukarela. Sembilan pemerintah daerah yang telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai tanda sepakat menerapkan e-katalog adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, Pemda Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB), Riau, Bangka Belitung, Gorontalo, Maluku, Pemkot Semarang dan Pemkab Badung (Bali). ‘’Tetapi dari itu semua, yang sudah berproduksi baru Pemda DKI Jakarta, Kota Semarang dan Kota Yogyakarta,’’ kata Agus seusai Simposium Modernisasi Sistem Pengadaan Indonesia, di Yogyakarta, Selasa (25/7). Dalam e-katalog tersedia uraian cukup lengkap mulai daftar pilihan produk atau barang yang dibutuhkan, spesifikasi, harga, hingga alamat penyedia barang dan jasa. Informasi itu juga bisa diakses masyarakat luas sehingga proses pengadaan lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, dengan menerapkan e-katalog proses pengadaan barang dan jasa akan lebih mudah dan cepat karena tidak perlu lagi melalui sistem lelang seperti yang selama ini banyak dilakukan. ‘’Lelang membutuhkan waktu berbulan-bulan, sementara dengan transaksi melalui e-katalog bisa dilakukan dalam hitungan detik. Bisa dikatakan seperti online shop-nya pemerintah,’’ ujarnya. Menurut Agus, untuk menerapkan sistem itu memang membutuhkan dukungan dan kesadaran dari masing-masing kepala daerah. Sebelum menerapkan sistem itu, unit layanan pengadaan (ULP) daerah juga harus dipastikan memiliki struktur organsiasi yang matang. ‘’Memerlukan political will dari kepala daerahnya,’’ tegasnya. (ant)

Cuaca Buruk, Truk Terguling di Kapal Banyuwangi (Bali Post) Cuaca buruk di Selat Bali kembali memicu musibah. Sebuah truk pengangkut pakan ternak terguling di atas KMP Pelangi Nusantara saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (25/7) malam. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Kapal bermuatan penuh berangkat dari Dermaga MB I ASDP Ketapang. Beberapa menit berlayar, cuaca mendadak tak bersahabat. Ombak besar menerjang, akibatnya kapal oleng. Saking kencangnya, truk Fuso bernopol W 9801 UP langsung terguling karena tali pengikatnya putus. Badan truk menimpa truk boks pengangkut obat-obatan dan dua buah sepeda motor di sampingnya hingga rusak parah. Oleh karena cuaca makin

buruk, nakhoda kapal memilih membatalkan pelayaran. ‘’Kapal kembali ke Dermaga Ketapang untuk menurunkan penumpang. Pelayaran ke Gilimanuk dibatalkan,’’ kata Kapolsek KP3 Tanjungwangi, Ketapang, AKP Sudarmaji, Rabu (26/7) kemarin. Setelah menurunkan penumpang, kapal bersandar di Dermaga Banyuwangi Beach. ‘’Sekarang masih proses evakuasi truk yang terguling di dalam kapal. Kondisi truk tak terlalu rusak. Kerusakan parah dialami mobil boks dan

dua motor yang tertimpa,’’ ujarnya. Menurut Kapolsek, saat meninggalkan Dermaga Ketapang, seluruh muatan kendaraan sudah diikat. Namun, akibat ganasnya gelombang, tali pengikat terputus. ‘’Padahal tali masih baru, tapi tak mampu menahan kuatnya gelombang,’’ jelasnya. Akibat insiden ini, pihaknya meminta seluruh operator kapal memperketat standar keselamatan pelayaran, sebab cuaca di Selat Bali kerap tak bersahabat. (kmb30)

Bali Post/kmb30

TERGULING - Truk terguling di KMP Pelangi Nusantara saat berlayar dari Ketapang, Banyuwangi, Selasa (25/7) malam.

MA Buka Lowongan 1.684 Calon Hakim

LAN Siap Kampanyekan Inovasi Kabupaten Kudus Kudus (Bali Post) – Lembaga Administrasi Negara (LAN) siap mengampanyekan inovasi layanan publik yang dihasilkan oleh Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kepada kabupaten lainnya di Tanah Air. Demikian diungkapkan Kepala LAN Adi Suryanto saat menghadiri kegiatan peluncuran inovasi dan kerja sama antara Pemkab Kudus dan LAN di Gedung Setda Kudus, Rabu (26/7) kemarin. Ia mencatat ide dan gagasan inovasi yang diciptakan Kabupaten Kudus dalam kegiatan laboratorium inovasi sebanyak 114 buah. Hal ini merupakan capaian luar biasa. ‘’Setidaknya kabupaten lain bisa meniru Kabupaten Kudus dalam berinovasi,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Kudus dan jajarannya yang telah berkomitmen mengembangkan inovasi di lingkungan pemerintah kabupaten, salah satunya melalui laboratorium inovasi. Pelaksanaan laboratorium inovasi merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepakatan (MoU) antara LAN dan Pemkab Kudus pada 18 Agustus 2016. Menurut Suryanto, penyelenggara layanan publik memang dituntut memberikan layanan prima untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat. Untuk itu, inovasi menjadi kewajiban dan keharusan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia berpesan agar Bupati Kudus bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersedia menularkan berbagai inovasi yang ada kepada daerah lain, sehingga mampu memberikan inspirasi bagi daerah lain dan memberikan manfaat secara lebih luas. ‘’Kami tentu akan membantu. Jangan hanya berhenti di situ. Benih-benih inovasi harus ditularkan sebagai ladang amal,’’ ungkapnya. Saat ini 39 daerah yang akan menyusul melakukan berbagai inovasi seperti halnya Kabupaten Kudus. Ia menganggap hal itu merupakan sesuatu yang positif untuk memperbaiki kualitas birokrasi di Tanah Air, sehingga mampu disejajarkan dengan pelayanan publik tingkat internasional. Sementara itu, Bupati Kudus Musthofa meminta jajarannya tidak puas dengan hasil saat ini, melainkan harus terus berinovasi. ‘’Silakan memunculkan ide dan gagasan demi kualitas layanan terhadap masyarakat,’’ katanya. Ia juga mengapresiasi kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan RSUD dr. Loekmono Hadi yang berhasil membuat inovasi, sehingga membuahkan prestasi. (ant)

5

Bali Post/kmb30

LANTIK DPC – Kasatgas Pangan Irjen Setyo Wasisto usai melantik DPC Perpadi Banyuwangi.

Kasus Penggerebekan Beras IBU

Mabes Polri Periksa Delapan Saksi Banyuwangi (Bali Post) Mabes Polri melalui Satgas Pangan masih mengembangkan kasus penggerebekan beras oplosan Maknyuss milik PT Indo Beras Unggul (IBU) di Bekasi, Jawa Barat. Sedikitnya delapan saksi dimintai keterangan oleh penyidik Mabes Polri. Belum ada satu pun yang mengarah ke tersangka. Hal itu dikatakan Kasatgas Pangan yang juga Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto usai menghadiri pelantikan pengurus DPC Perhimpunan Pengusaha Penggilingan Padi (Perpadi) Banyuwangi, Rabu (26/7) kemarin. Dijelaskannya, penyidik akan mendata ulang para saksi termasuk melakukan klarifikasi dan melengkapi alat bukti. ‘’Setelah itu akan disimpulkan pelanggarannya,’’ imbuh jenderal bintang dua ini. Hasil pemeriksaan akan dilihat memenuhi syarat pidana atau tidak serta dikembangkan dari mana asal-usul pasokan beras. Selain beras dari PT IBU, pihaknya juga menelusuri kemungkinan adanya mafia di penggilingan padi. Apalagi selama ini sudah ada aturan

terkait harga eceran tertinggi (HET) gabah kering panen dan gabah kering giling, sehingga diharapkan tak ada gejolak. Menurutnya, Satgas Pangan Mabes Polri tak sekadar menegakkan hukum, namun juga melakukan pengawasan, pendampingan hingga pemantauan sembako yang bisa berdampak inflasi, sesuai Perpres 71/2015. Terkait sembako, negara harus hadir memberikan keamanan bagi masyarakat. Artinya, masyarakat harus bisa tersenyum mendapatkan pasokan dan harga sembako yang terjangkau. Sementara itu, Dewan Pakar Perpadi Jatim Neli Sukidi mengatakan siap menerima aturan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terkait HET beras, tetapi harus direvisi. ‘’Kita harapkan direvisi tak hanya satu harga. Ada beras medium juga,’’ jelasnya. Pihaknya sepakat jika HET beras medium di kisaran Rp 9.000 per kilogram dan premium Rp 11.000 hingga Rp 12.000 per kilogram. Zona perdagangan juga layak diperhatikan. (kmb30)

Banyuwangi (Bali Post) Krisis hakim melanda Mahkamah Agung (MA). Lembaga yudikatif ini mengklaim kekurangan hakim cukup banyak. Tak tanggung-tanggung, total 1.684 hakim. Terkait kekosongan ini, mulai 1 Agustus mendatang, MA membuka lowongan calon hakim secara online. Rekrutmen ini dijamin dilakukan transparan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemen-PAN). Jadwal penerimaan calon hakim ini akan diperpanjang jika peminatnya tak sesuai kuota. ‘’Jumlah tenaga hakim kita masih minim. Kita memiliki 86 Pengadilan Negeri (PN) baru, tapi belum bisa operasi lantaran belum ada SDM hakim,’’ kata Ketua MA Hatta Ali usai menyerahkan akreditasi kepada Pengadilan Tinggi dan PN se-Indonesia di Pendopo Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (24/7) lalu. Ke-86 PN kelas II tersebut sudah dibuka sejak setahun lalu, tetapi belum bisa diresmikan akibat keterbatasan tenaga hakim. MA sudah tujuh tahun tidak melakukan perekrutan calon hakim. Padahal biasanya setiap tahun dilakukan penerimaan calon hakim baru rata-rata 400 orang. ‘’Bisa dibayangkan, jika empat tahun berarti kita kehilangan 2.800 hakim. Kalau ditotal, kita kurang sekitar 4.000 hakim,’’ jelasnya. Oleh karena itu, tahun ini pihaknya mendorong pemerintah menyetujui rekrutmen 1.684 calon hakim baru. Hatta menjamin proses perekrutan mulai tes kemampuan dasar hingga psikologi tak dilakukan oleh lembaga MA. Hanya tes wawancara kemampuan hukum dikerjakan oleh tim dari MA. Langkah ini untuk menghindari kecurigaan kecurangan termasuk mengantisipasi masuknya SDM kurang bagus menjadi hakim. MA juga gencar melakukan akreditasi seluruh Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri se-Indonesia. Hasilnya, enam PT dan 185 PN belum lolos akreditasi. ‘’Kita minta PT dan PN yang belum akreditasi terus berbenah. Ini tuntutan pelayanan publik yang harus dilakukan MA dan jajaran,’’ tegasnya. Senin lalu, 17 PT dan 100 PN mendapat akreditasi, mulai akreditasi A hingga B. MA menginstruksikan PT yang sudah terakreditasi melakukan pendampingan ke PN di bawahnya, sehingga seluruh PN bisa mendapatkan akreditasi. ‘’Dengan akreditasi, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan cepat, akurat dan kepastian hukum. Ini merupakan program utama jajaran MA,’’ ungkap Hatta Ali. Melalui akreditasi, kualitas layanan pengadilan bisa lebih baik dan konsisten. Layanan sidang lebih tertib, mulai pendaftaran, registrasi, penunjukkan hakim hingga pemberkasan. Kondisi Pengadilan dalam hal kebersihan, keramahan dan kedisiplinan petugas juga bisa konsisten. Di Bali, PT Denpasar, PN Gianyar, PN Tabanan, PN Amlapura, PN Semarapura dan PN Negara berhasil mendapatan akreditasi. (kmb30)

Kemenperin Bangun UPT Gula Aren di Lombok Lombok Barat (Bali Post) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan pembangunan unit pelaksana teknis (UPT) sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri gula aren di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini dikatakan Dirjen Industri Kecil Menengah Kemenperin Gati Wibawaningsih ketika mengunjungi sentra gula aren di Desa Langko, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (26/7) kemarin.

Kemenperin juga akan membantu pengadaan peralatan yang akan diberikan kepada para perajin gula aren di Kabupaten Lombok Barat. Sementara untuk pelatihan para perajin gula aren akan dilakukan oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Menurut Gati, air pohon nira tidak hanya bisa dibuat menjadi gula aren yang sudah memiliki nilai tambah, tetapi bisa juga menjadi gula semut

untuk diekspor ke berbagai negara. Upaya yang telah dilakukan Pemkab Lombok Barat dalam mengembangkan IKM sudah tergolong bagus, terlebih sudah ada peraturan bupati tentang pemanfaatan produk lokal. ‘’Ternyata pak bupati benar-benar cerdas karena sudah membuat peraturan dalam bentuk perbup, yaitu semua yang dibiayai dari APBD harus menggunakan produk lokal,’’ ujarnya. Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Muhammad Taufik menyebutkan

Warga Mataram Temukan Tas Ransel Mencurigakan Mataram (Bali Post) – Warga Lingkungan Gomong, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menemukan sebuah tas ransel mencurigakan yang tergeletak di persimpangan Jalan Pendidikan, tepat di sebelah timur Kantor DPD Golkar Mataram. Menurut keterangan Heri, salah seorang warga setempat dan pengelola Hotel Airlangga II Mataram, tas ransel berwarna hitam tersebut sudah dilihatnya sejak Rabu (26/7) pagi kemarin tergeletak begitu saja tanpa ada pemiliknya. ‘’Saat saya keluar dari rumah dengan sepeda motor sekitar pukul 07.00 Wita, tas ransel itu sudah ada di sana, tidak tahu siapa yang punya,’’ katanya. Hal yang sama juga disampaikan Didik, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tas ransel tersebut. Ia khawatir dengan keberadaan barang tidak ada pemiliknya itu. ‘’Dari pagi tidak ada yang ambil tas itu,

tergeletak begitu saja di sana,’’ ucapnya. Hingga pukul 20.00, karena tak satu orang pun yang datang mengambil tas ransel tersebut, Heri kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. ‘’Langsung lapor polisi, karena saya takut mungkin saja isinya bom,’’ ujarnya. Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian dari SPKT Polres Mataram langsung menurunkan tim patroli untuk mendatangi lokasi. Petugas menindaklanjutinya dengan memasang garis polisi. Berselang setengah jam, tim penjinak bom dari Gegana Satbrimobda Polda NTB datang dan mengamankan area sekitar tas ransel yang dicurigai berisi bom tersebut. Hingga Rabu malam tim penjinak bom masih melakukan proses evakuasi tas ransel yang dicurigai berisi bom itu. ‘’Belum bisa kami simpulkan itu apa, tunggu saja nanti,’’ tegas Kapolres Mataram AKBP Muhammad yang ditemui di lokasi. (ant)

Kabupaten Lombok Barat memiliki sentra industri rumah tangga yang tersebar di berbagai wilayah. Salah satunya adalah sentra industri gula aren yang tersebar di empat kecamatan yang meliputi 22 desa. Terdapat 5,6 persen atau sebanyak 5.781 rumah tangga yang bekerja di bidang industri kecil. ‘’Secara keseluruhan potensi industri gula aren telah mampu menyerap tenaga kerja 2.058 orang dengan kapasitas produksi mencapai 1.418,5 ton per tahun,’’ katanya. (ant)

PUSAT DAIHATSU BALI TERMURAH & TERLENGKAP SIGRA XENIA

8

READY STOCK

DP

DP Jt-an PROSES CPT & MUDAH FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

11Jt-an

PICK-UP

5Jt-an

DP

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH GRATIS JALAN-JALAN KE JEPANG BUNGA MURAH 3,6% BONUS LAINNYA

0821 4505 4252 / 0822 4445 9698 C.0001504-MBL

Hatta Ali

Bali Post/kb30


OPINI

6

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menjaga dan Mengawal Generasi Bangsa ANAK-ANAK adalah generasi penerus. Di tangan merekalah kelanjutan dan masa depan serta nasib suatu bangsa dipertaruhkan. Kalau mereka mutunya jelek, maka akan jeleklah nasib bangsa itu ke depan. Kalau sebaliknya, maka akan cemerlanglah perjalanan bangsa itu. Tetapi, persoalan anak-anak memang bukan masalah sederhana. Tidak hanya cukup memberi mereka makanan, pakaian, pendidikan, lalu selesai. Kasih sayang sebagai tambahan lain juga tidak cukup. Kompleksitas persoalan anak-anak memang sangat terasa. Tidak hanya bagi orangtua, guru, masyarakat, ataupun pemerintah. Itulah makanya, membangun masa depan anak-anak, mengatasi persoalan mereka diperlukan gerakan sinergis yang berkesinambungan. Siapa yang bisa membayangkan kalau anak-anak serta generasi muda suatu bangsa akan rapuh serta keropos oleh berbagai persoalan? Oleh sistem pendidikan yang buruk, kesehatan yang sama jeleknya, perhatian minim dari pemerintah walaupun masalah anak-anak dijamin undang-undang. Dalam konteks kekinian, sering kali anak-anak dijadikan semacam komoditas politik. Hal ini jamak terjadi. Belum muncul sepenuhnya sifat ketulusan dalam membenahi hal ini. Kalau bicara angka, tentu sudah ada pakarnya. Yang jelas, angka anak-anak kita yang tidak mendapat kehidupan yang layak, kesehatan yang pantas, pendidikan yang seharusnya mereka dapatkan dan lain lain, semakin banyak saja jumlahnya. Kalau kita lihat, banyak dari mereka dalam keseharian harus memikul beban berat. Memikul tanggung jawab sebagai orangtua dalam menyambung kehidupan. Mereka, dalam beberapa kasus, justru menjadi tulang punggung keluarga. Bekerja atau diperkerjakan sebagai pengemis di jalanan, berjualan makanan serta minuman ringan di berbagai simpang empat jalan di kota-kota besar, diperdagangkan sebagai budak seks dan sebagainya. Cerita sedih ini bisa berlanjut bersambug sampai kita tidak tahu entah kapan akan tamat. Ini sebuah telenovela kegetiran dalam kehidupan seorang anak. Kita tidak bisa hanya melihat keceriaan mereka pada saat perayaan Hari Anak Nasional ataupun peringatan-peringatan lainnya. Senyum mereka sangat ceria dan kita bangga, bahagia, dan merasa sangat nyaman. Sudahkan kita sering melihat kenyataan bahwa mereka juga punya banyak beban? Menangis, ketakutan, terintimidasi, lemah tidak berdaya di kolong jembatan, di jalan-jalan, di warung remang-remang dan sebagainya. Ini potret hitam putih. Ada yang tertawa gembira, ada yang menangis sesenggukan. Ada yang gembira di kelas, ada juga yang bermandi peluh menjajakan dagangan. Pemerintah harus keras, tegas, dan awas. Banyak hal di sekeliling mereka yang mengancam mereka. Mereka harus diselamatkan karena undang-undang mengamanatkan hal itu. Pemerintah mesti memberi mereka pendidikan, pelayanan kesehatan, keamanan dan sebagainya sehingga mereka akrab dengan dunianya. Jangan biarkan mereka berada pada dunia yang sebenarnya bukan dunianya. Mereka akan terasing, merasa sendiri dan ketakutan. Pemerintah bersama masyarakat harus menajamkan kepekaan terhadap kondisi lingkungan. Mereka sejatinya berada dalam bahaya. Kita tidak sedang dalam kondisi menakut-nakuti. Kejahatan seksual, narkoba menjadi predator mereka. Belum lagi yang lain. Guru, pemuka agama, pemuka adat dan tentu saja keluarga mesti menjadi benteng terdepan dalam menjaga mereka. Memberikan mereka sebuah dunia yang patut mereka miliki.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pengaturan Jam Operasional Truk Kemacetan di Denpasar khususnya di jalurjalur peralihan dari jalan protokol menuju jalur ke luar kota perlu diantisipasi. Pada jam-jam tertentu penumpukan kendaraan membuat kemacetan di sejumlah ruas jalan. Kondisi ini saya amati karena pada saat bersamaan di jalur yang sempit juga melintas truk barang pengangkut air mineral, gas dan terkadang truk sampah. Bahkan, di jalur-jalur alternatif juga melintas bus pariwisata. Untuk menghindari kemacetan pada ruasruas strategis menuju jalur protokol atau sebaliknya keluar dari jalur protokol agar pengaturan lalu lintas dilakukan lebih optimal. Bila memungkinkan bus-bus pariwisata hendaknya dilarang masuk jalur-jalur alternatif. Selain itu, jam operasional truk hendaknya diatur agar tak bersamaan dengan jam masuk sekolah dan masuk kantor. Selama ini, kehadiran polisi di jalur-jalur persimpangan sudah membantu mengurai kemacetan. Namun, hal ini tampaknya perlu diimbangi lagi dengan pengendalian operasional kendaraan barang. Dengan cara ini diharapkan bisa menghindari kemacaten pada jalur-jalur alternatif strategis di Denpasar. Jalur-jalur rawan macet pagi hari ini misalnya di Jalan Trengguli, Jalan Ratna dan jalan-jalan di kawasan Hayam Wuruk. Komang Paradipta Gianyar, Bali

Beban Berat Anak–anak Indonesia Presiden Joko Widodo hari Minggu 23 Juli lalu memainkan sulap sederhana pada perayaan Hari Anak Nasional di Pakanbaru. Tentu ini merupakan terobosan menarik bagi seorang presiden dalam melakukan pendekatan kepada anak. Generasi masa depan Indonesia ini perlu mendapatkan pendekatan yang baik di tengah tantangan zaman sekarang. Anak-anak mendapatkan hiburan dari Presiden pasti akan terkenang sampai dewasa, bahkan akan menjadi cerita di saat tua.

Oleh I Nengah Suarka amun, melihat gelagat perkembangan anak-anak sekarang mulai dari pendidikan, pergaulan sampai dengan proses pertumbuhannya, kemungkinan justru yang menjalani beban hidup paling besar di Indonesia sekarang adalah anakanak. Sayangnya, anak-anak tidak mengetahui bahwa mereka sedang mengalami beban yang sangat berat itu. Kendatipun secara guyon dikatakan bahwa anggota DPR(D) kita masih banyak yang tergolong anak-anak, akan tetapi batasan usia anakanak dimulai dari 1-12 tahun. Ada juga yang menyebut 2-12 tahun karena usia satu tahun dipandang sebagai bayi. Dari batasan usia seperti ini, apabila kita perhatikan secara sosial di Indonesia, sesungguhnya kita masih sangat prihatin terhadap begitu beratnya derita yang dihadapi anak-anak Indonesia. Dalam konteks perilaku dan perlakuan sosial, bahkan bayi yang baru beberapa hari lahir, sudah dicium face to face oleh orang-orang yang sudah dewasa. Secara logika, berbagai bakteri atau virus yang mungkin melekat

di muka orang dewasa itu akan secara langsung pindah dan terhirup oleh bayi (balita) yang bersangkutan. Bukan tidak mungkin hal ini kemudian menimbulkan sakit. Di sini, orang dewasa justru menjadi beban berat bagi anak-anak yang baru lahir. Konon, dengan perkembangan ilmu kedokteran yang makin berkembang, anak-anak yang belum berusia setahun harus mendapatkan berbagai obat demi ketahanan tubuhnya. Mungkin ini benar tetapi menerima ajakan tanpa memedulikan saran yang lebih ilmiah, akan membuat perkembangan lanjutan anakanak semakin berbahaya. Pada tingkat konsumsi makanan, anak-anak kita sekarang, mendapatkan tantangan dan beban yang luar biasa besarnya. Dalam berbagai berita disebutkan bahwa makanan banyak mengandung zat perwarna yang berbahaya bagi perkembangan anak-anak sekarang dan di masa akan datang. Pewarna ini bertebaran di mana-mana mulai dari permen, makanan ringan, saus, sampai bakso dan jajanan lain di sekolah. Upaya untuk mencegah itu memang ada, akan tetapi tidak maksimal, termasuk juga yang dilaku-

kan oleh guru-guru sekolah dasar. Belum lagi soal pemanis yang dilekatkan pada bahan makanan anak-anak, termasuk juga pengenalan narkoba pada makanan tersebut. Fenomena di atas merupakan beban besar bagi anak-anak dan merupakan kesalahan besar (dosa?) bagi orang-orang dewasa yang melakukannya. Memproduksi makanan yang kualitasnya rendahan, bahkan beracun tersebut, merupakan pemanfaatan terhadap ketidaktahuan, ketidakpahaman dan keminiman pengetahuan anakanak terhadap makanan. Jika ini dilakukan secara sadar, entah oleh pengusaha ataupun perusahaan perorangan, ini dapat dikatakan sebagai sebuah kejahatan yang terencana. Kualitas kejahatan ini luar biasa besarnya, apalagi ditujukan kepada anak-anak. Karena itu, menjadi kewajiban pemerintah untuk terus melakukan penelitian, pemeriksanaan langsung terhadap kualitas makanan anak-anak ini. Kegagalan pemerintah mengawasi bahan makanan ini akan menjadi ancaman bagi generasi mendatang dan akan terus-menerus dikecam oleh generasi yang merasa diabaikan.

Setelah kualitas makanan, beban berat anak-anak adalah pendidikan dan pelajaran. Ada pendapat yang mengatakan bahwa masa anak-anak adalah masa bermain. Pendapat ini dapat dibenarkan secara sosial karena hingga tua pun dikatakan bahwa masa paling menyenangkan dan paling tidak terbebani jadi manusia itu adalah saat anak-anak. Karena itu sudah seharusnya pendidikan pun harus diisi dengan cara bermain. Konon, murid-murid sekolah dasar di negara-negara Skandinavia, sangat menekankan pada faktor bermain ini dalam memberikan pendidikan sekolah dasar (anak-anak). Apabila dilihat dari masa lalu pendidikan dasar di Indonesia, ada dua hal yang harus dilihat. Pada zaman Belanda dan awal-awal kemerdekaan, menurut cerita dari tetua, pendidikan dasar berlangsung dengan keras. Pola seperti ini jelas salah. Akan tetapi, pendidikan dasar pada waktu itu dilakoni oleh orang-orang yang usianya di atas 12 tahun, menjelang remaja. Jika ini benar, maka pola yang sedikit keras untuk pendidikan itu ada unsur benarnya karena remaja mulai berperilaku keras. Tetapi pola permainan anak-anak sekolah dasar di zaman Orde Baru, telah memperlihatkan bagaimana permainan itu melekat dalam pendidikan dasar. Bermain sembunyisembunyian, bagaimanapun merupakan cara untuk melatih ketangkasan yang mirip dengan ketangkasan tentara. Akan tetapi yang paling mengkhawatirkan adalah soal proses pembelajaran yang ter-

jadi pada zaman sekaranng. Sekolah menerapkan proses pembelajaran yang tidak terlalu mendukung bagaimana anak-anak tersebut dapat meluangkan waktunya untuk bermain. Di samping mendapat pelajaran di sekolah, anakanak juga harus mengerjakan pekerjaan rumah yang ketat. Ini akan membuat waktu bermain di rumah habis untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Di samping mengerjakan pekerjaan rumah, anak-anak pada zaman sekarang juga telanjur terbiasa dengan pola bimbingan belajar. Di sekolah dasar, bahkan taman kanakkanak, mereka yang menjadi pembimbing dalam bimbingan belajar itu adalah gurunya sendiri. Mau tidak mau dengan pola seperti ini, waktu bermain untuk anak-anak menjadi sangat jauh berkurang. Proses bermain bagi anakanak seharusnya mendapatkan perhatian penting di dalam perkembangan sosial anak-anak karena di dalam bermain itu mereka mampu memanfaatkan waktunya secara maksimal untuk bersosialisasi, mengenal lingkungan, sekaligus kemudian merespons lingkungannya yang ada. Lingkungan sosial anak-anak sangat bebeda untuk masing-masing budaya dan memerlukan latihan sejak awal untuk meresponsnya. Dengan cara inilah kemudian diharapkan anak-anak itu akan bekembang dan tanggap kepada perkembangan lingkungan yang ada. Kecerdasan akan muncul apabila anak-anak diberikan latihan secara cukup untuk merespons lingkungannya yang ada.

Eksploitasi Anak pada Sebatang Rokok POJOK

Sampai saat ini, Indonesia masih terbelenggu dalam masalah ekonomi. Tercatat dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) September 2016, terdapat 27,76 juta jiwa penduduk miskin di Indonesia, berbeda pada Maret 2016 penduduk miskin sebesar 28,01 juta jiwa. Namun realitasnya, penurunan angka kemiskinan tidak diikuti dengan pemerataan, masih banyak disparitas kemiskinan di desa (13,96%) daripada di kota (73%). Dengan kondisi ini, tanpa kita sadari anak menjadi sumber eksploitasi untuk membantu pemasukan pendapatan di keluarganya. Melihat data Badan Pusat Statistik 2014, Child Labour Rate (CLR) 2014 masih terbilang tinggi yaitu 2,77 dengan jumlah CLR di pedesaan 3,11 dan perkotaan 2,42. Pekerja anak di perkebunan tembakau merupakan salah satu potret eksploitasi anak di Indonesia. Membuka lembaran penelitian Human Right Watch di perkebunan tembakau di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat 2014-2015, sebagian besar anak mulai bekerja pada usia 15 tahun dan hanya sepertiganya mulai bekerja pada 12 tahun. Anak bekerja sepanjang musim mulai dari penanaman sampai pengeringan. Saat menggarap milik keluarganya, anak biasanya tidak mendapatkan

Oleh Sofia Al Farizi upah dan saat menggarap milik tetangga mereka mendapatkan upah seribu rupiah untuk 8-12 gelantang atau 12-13 ribu rupiah per minggu. Tradisi dan kemiskinan menjadi alasan mereka bekerja di perkebunan tembakau. Sebagian besar orangtua beranggapan bahwa anak hanya membantu dan hal ini merupakan suatu hal yang biasa terjadi dari dulu. Harga tembakau yang terlalu murah dan gagal panen karena cuaca menjadikan para petani mendapatkan penghasilan yang tidak seberapa. Hal ini menjadi alasan anak bekerja untuk mengurangi pengeluaran upah buruh serta mencukupi kebutuhan keluarganya. Anak memiliki risiko mendapatkan dampak yang lebih tinggi dibandngkan orang dewasa, periode anak merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan serta memiliki pertahanan tubuh yang lebih lemah daripada orang dewasa. Berikut beberapa dampak yang didapatkan selama bekerja di perkebunan tembakau. Pertama, anak mengalami Green Tobacco Sickness. Alat pelindungan diri saat bekerja di perkebunan tembakau masih

kurang, sehingga risiko penyerapan nikotin lewat kulit besar. Mengacu pada penelitian H. McKnight, Robert, dalam kondisi lembab anak menyerap nikotin sekitar 54 miligrams per hari, sama halnya dengan orang dewasa yang merokok 50 batang rokok. Kedua, anak berisiko terpapar pestisida. Paparan pestisida menjadi ancaman bagi kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan anak, dengan dosis sedikit pestisida dapat menyebabkan leukemia, kondisi fisik yang masih lemah dan pertahanan tubuh yang tidak sebaik orang dewasa menjadikan tubuh mereka mudah untuk mengaktifkan sel kanker. Ketiga, gangguan penapasan, iritasi mata dan kulit. Gangguan pernapasan biasa terjadi pada pekerja di perkebunan tembakau. Hal ini juga terjadi pada pekerja anak. Keempat, selain dampak yang terjadi pada kesehatan mereka, pekerja anak akan mengalami gangguan dalam mengenyam pendidikan. Beberapa penelitian menyebutkan, anak mengalami tidak maksimal dalam mendapatkan pendidikan, banyak anak yang memutuskan untuk putus sekolah

dengan alasan karena perekonomian dan pekerjaan mereka. Pekerja anak di perkebunan tembakau yang sebagian besar memasuki masa remaja seharusnya memiliki kesempatan untuk meingkatkan perkembangan kognitif mereka yang seharusnya didapatkan mereka di sekolah, hal ini terhambat karena keluarga dan mereka sendiri tidak menjadikan pendidikan mereka sebagai prioritas karena hambatan ekonomi yang mengharuskan mereka bekerja. Kelima, kondisi lingkungan kerja berbeda dengan kondisi lingkungan bermain dan sekolah mereka. Interaksi yang sering mereka lakukan dengan orang dewasa membuat mereka sering mendapatkan kekerasan baik fisik maupun verbal. Selain itu, pengasuhan yang tidak didapatkan secara maskimal, membuat mereka sering mendapatkan penelantaran dari orangtua mereka. Mengacu pada teori Soetjiningsih, kekerasan dan penelantaran akan meningkatkan stressor pada anak. Hal ini akan menjadikan anak mengalami gangguan psikologis yang berdampak kepada gangguan pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Kata Bank Dunia, kemajuan Indonesia membuat iri bangsa lain. - Pujian, kadang memabukkan. *** Pemerintah takkan tinggal diam hadapi pengancam NKRI. - Pengancam juga takkan pernah diam. *** Bali tolak reklamasi tak bisa ditunggangi kepentingan politik. - Kecuali diam-diam?

Penulis, Ketua Umum Kohati HMI Cabang Surabaya Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


PLANG JALUR HIJAU - Sebuah plang jalur hijau terpasang di Jalan Raya Canggu menuju Tanah Lot. Sementara itu tanaman hias tampak dikembangkan di lahan sekitarnya. Foto diambil Rabu (25/7) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

kamis pon, 27 juli 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Bali Post/wan

SAPI - Tubuh sapi diberikan tanda huruf dan angka saat hendak dijual di Pasar Beringkit, Badung, Rabu (26/7) kemarin. Selain Rabu, hari pasaran di pasar hewan terbesar di Bali itu adalah Minggu.

Lintas Sekolah

PENGAKUAN anak baru gede (ABG) putus sekolah, WAS (14), terlibat kasus narkoba, membuat Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Arta Ariawan kaget. Pasalnya, WAS menggunakan narkoba bersama teman-temannya lintas sekolah. “Seperti membentuk komunitas pengguna narkoba. Pengakuan WAS yang diajak nyabu ternyata teman-temannya yang lain sekolah,” ujar Kompol Arta, Rabu (26/7) kemarin. Apalagi WAS bisa mengedarkan 50 gram sabu-sabu (SS) dalam seminggu, meskipun tetap mendapatkan arahan dari bandarnya. “Bayangkan usia 14 tahun jadi pengedar narkoba. Kami khawatir tersangka sejak lama bergaul dengan sindikat barang terlarang ini,” ungkapnya. Melihat pergaulan pelajar dan remaja saat ini, mantan Kapolsek Mendoyo, Jembrana ini berharap para orangtua dan guru lebih teliti melihat perkembangan anakanaknya. Ciri-ciri pengguna narkoba, ia yakini sudah paham semua. “Kalau ada anak atau siswa misalnya sering bolos, tidak bergairah, terus mengantuk dan sering keluar malam, ada indikasi pengguna narkoba. Kalau ada seperti itu segera laporkan kepada kami agar secepatnya diantisipasi dan direhabilitasi,” tegasnya. (rah)

Siswa Berkarakter Lahir dari Guru Berkarakter

Denpasar (Bali Post) Sebagai organisasi profesi, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendukung pentingnya pendidikan karakter, sebab tidak dapat dipisahkan dalam proses pendidikan dan kebudayaan. Hal itu disampaikan Ketua PGRI Provinsi Bali I Gede Wenten Aryasuda, Rabu (26/7) kemarin. “Perhatian Mendikbud mengangkat pendidikan karakter sebagai prioritas adalah tepat dan mendesak. Bahkan, karakter adalah roh utama penyelenggaraan proses belajar mengajar di sekolah,” kata Aryasuda. Lanjut Aryasuda, pendidikan karakter sejatinya dimulai di kelas karena terjadi interaksi edukatif, dialogis dan kritis antara

guru dan perserta didik. Hal ini yang membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, cinta tanah air, berpikir analitis, cinta pengetahuan, konsisten, dan teguh pendirian. ‘’Siswa yang berkarakter lahir dari guru yang berkarakter. Guru sebagai pendidik, wajib bertanggung jawab terhadap perkembangan karakter siswanya,’’ ujar

Aryasuda. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar ini mengatakan, semua nilai tersebut harus dibentuk sebagai bekal kehidupan generasi milenia yang menghadapi tantangan luar biasa. ‘’Dalam hal ini guru memiliki peranan yang amat penting,’’ kata dia. Menurut Aryasuda, bagaimana guru bisa mengubah karakter anak bangsa, jika guru tersebut tidak memiliki karakter yang positif. Karena itu, dia mengajak para guru, sebelum mengubah karakter siswa, terlebih dahulu karakter guru harus lebih baik. ‘’Jadi kehadiran PGRI, tidak

saja mengawal guru agar melaksanakan tugas-tugasnya. Tetapi juga, jajaran PGRI selalu mengingatkan agar guru memiliki karakter yang positif. Jika perlu PGRI harus memperbaikinya,’’ tegas Aryasuda. Dia mengakui, PGRI lahir sebagai mitra pemerintah. Karena itu, segala program dan kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan terutama peningkatan kualitas guru, wajib didukung. PGRI harus selalu berpelukan dan bersenergi mendayung bahtera agar persoalan-persoalan pendidikan bisa teratasi dan pendidikan di Bali terus bisa maju. (kmb)

‘’Siswa yang berkarakter lahir dari guru yang berkarakter. Guru sebagai pendidik, wajib bertanggung jawab terhadap perkembangan karakter siswanya.’’ Ketua PGRI Bali Wenten Aryasuda

Pembobol ’’Showroom’’ Finalis Jegeg Bagus Di-”briefing” Bahaya Narkoba Ditangkap di Jatim

Bali Post/ist.

BARANG BUKTI - Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena membeber barang bukti kasus pencurian. Denpasar (Bali Post) Showroom sepeda motor di Jalan Kartini No. 212 Denpasar dibobol maling, Sabtu (22/7) lalu. Akibat kejadian itu, pemilik showroom, Didik Sunardi (35), kehilangan 10 BPKB dan uang tunai Rp 25 juta. Polisi berhasil meringkus pelakunya yaitu Husaeri (29) di Jember, Jawa Timur, Minggu (23/7) lalu. “Tersangkan ini residivis kasus pencurian. Dia sudah beberapa kali keluar-masuk penjara,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim

Iptu Aan Saputra, Rabu (26/7) kemarin. Hasil penyelidikan, kata Sumena, kejadiannya pukul 15.30 Wita. Modusnya yaitu pelaku mencongkel laci meja yang digunakan korban menyimpan uang dan BPKB. “Saat itu korban meninggalkan showroom pukul 12.30 Wita untuk makan siang dan sembahyang,” ujarnya. Setelah itu, korban sempat menengok cucunya. Pukul 16.00 Wita, korban kembali ke TKP dan melihat laci dalam keadaan rusak. Setelah dicek ternyata 10 BPKB dan uang

tunai Rp 25 juta hilang. “Kebetulan saat itu, korban sedang merenovasi showroomnya. Ada beberapa buruh kerja di sana, salah satunya pelaku,” ucap perwira melati satu asal Buleleng ini. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Denbar. Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeyana bersama anggotanya melakukan olah TKP dan mengecek rekaman CCTV. Dari keterangan saksi-saksi, dicurigai Husaeri karena saat itu juga langsung pergi. “Tim yang dipimpin Ipda Seven langsung mencari pelaku ke kampungnya yaitu Dusun Gumawang, Desa Curamalang, Rambipuji, Jember. Karena dicari ke tempat kosnya di Jalan Cokroaminoto Denpasar, ternyata sudah kosong,” kata mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Akhirnya, tersangka ditangkap pukul 08.30 WIB di warung kopi Jalan Curamalang, Jember. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Bali. Barang bukti yang diamankan berupa 7 BPKB, uang tunai Rp 24.583.000, tas merah, 98 butir obat penenang, satu HP merek Advan dan sepeda motor Yamaha Vega. “Mungkin pelaku ada masalah kesehatan sehingga dia minum obat penenang. Masih kami dalami kasus ini,” kata Iptu Aan. (kmb36)

Gianyar (Bali Post) Berbagai kesempatan dimanfaatkan BNNP Bali untuk mensosialisasikan bahaya narkoba. Salah satunya membriefing 20 finalis Jegeg Ba-

gus Gianyar di Pantai Saba, Rabu (26/7) kemarin. Mereka diharapkan mampu sebagai agent of change. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa,

didampingi Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika mengatakan, Jegeg Bagus sebagai agent of change bukan hanya mempromosikan budaya Gianyar, tetapi menjadi

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat sosialisasi bahaya narkoba kepada finalis Jegeg Bagus Gianyar.

perpanjangan tangan BNN dalam mengampanyekan bahaya narkoba kepada masyarakat. Apalagi finalis Jegeg Bagus Gianyar adalah orang-orang pilihan yang akan membawa, mengembangkan, dan melestarikan seni budaya asli Kabupaten Gianyar, tapi tidak mengabaikan pengembangan budaya daerahnya. Para kandidatnya ini bukan saja terbatas pada seleksi ketampanan atau kecantikan, namun juga pengetahuan umum, bakat di bidang seni budaya bahkan bersih dari narkoba. “Kami berharap setiap finalis Jegeg Bagus memiliki informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta rasa kepedulian yang besar terhadap permasalahan narkoba yang terjadi di wilayah Gianyar. Selain itu, jadi penggiat antinarkoba minimal di lingkungan pribadinya, bahkan di masyarakat umum,” tegasnya. (kmb36)


8

BANGLI Polisi Ringkus Pengedar dan Pengguna Narkoba

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Nilai LKjIP Belum Maksimal

Akibat Lemahnya Administrasi di OPD Bangli (Bali Post) Nilai Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) yang diraih Pemkab Bangli selama ini terus mengalami peningkatan. Namun, peningkatan tersebut tidak terlalu signifikan. Hal itu diakui Bupati Bangli I Made Gianyar saat memberikan sambutan dalam kegiatan Asistensi Penguatan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) di gedung BMB, belum lama ini. Dijelaskan Made Gianyar, pada tahun 2011, nilai LKjIP Bangli hanya 21,1 Bali Post/ina sehingga masuk kategori I Made Gianyar D. Selanjutnya pada tahun 2012 mengalami peningkatan menjadi 39,17 sehingga masuk kategori C. Tahun 2013 nilai LKjIP sempat turun menjadi 30,11 dan kembali naik pada tahun 2014 menjadi 42,06 dan meningkat menjadi 54,57 pada tahun 2015 sehingga masuk kategori CC. Menurut Bupati Made Gianyar, belum maksimalnya LKjIP Bangli tidak lepas dari masih lemahnya administrasi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Oleh karenanya, Bupati Made Gianyar meminta perencanaan dan pengawasan harus lebih ditingkatkan. ‘’Jika ingin LKjIP Bangli baik, kita minta OPD bisa membuat perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan laporan yang baik. Tulis apa yang dikerjakan, laksanakan apa yang direncanakan dan laporkan apa yang sudah dikerjakan,’’ tegasnya. Mengenai kegiatan asistensi penguatan AKIP, dia menyebut hal ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman mengenai proses dan cara penyusunan LKjIP dan Perjanjian Kerja (PK) yang benar sehingga dapat dipertanggungjawabkan serta mengetahui kualitas dan kuantitas kinerja OPD. (kmb40)

Rencana Relokasi Korban Bencana

Pemkab Diminta Jemput Bola ke Pusat Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli didesak segera merelokasi puluhan warga yang menjadi korban bencana alam di Dusun Bantas Desa Songan dan Dusun Toya Mampeh Desa Batur, Kintamani. Pemkab diminta proaktif dengan jemput bola ke pusat agar keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pembebasan lahan hutan di Desa Songan yang selama ini menjadi kendala relokasi bisa segera dituntaskan. Bali Post/ina ‘’Harapan kita, Nyoman Basma pemerintah tidak sekadar menunggu saja, tapi melakukan jemput bola ke pusat. Harus disampaikan dan dijelaskan kembali ke pusat kondisi riil di Bangli seperti apa. Jangan sampai kita menunggu, sementara pemerintah pusat ternyata juga menunggu,’’ kata Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma, Rabu (26/7) kemarin. Basma mengaku prihatin melihat kondisi warga di Banjar Bantas dan Toya Mampeh yang terdampak bencana. Pasalnya, saat cuaca buruk, mereka yang saat ini masih tinggal di daerah rawan bencana terpaksa meninggalkan rumah untuk mengungsi karena khawatir terjadi bencana untuk kedua kalinya. ‘’Kasihan masyarakat di saat harus memikirkan kehidupan sehari-hari, memikirkan anak. Belum lagi secara psikologis mereka ada ketakutan terjadi bencana,’’ terangnya. Pihaknya juga sangat berharap pemkab bisa menjelaskan ke masyarakat terkait perkembangan rencana relokasi. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat bisa mendapat kepastian terhadap nasib mereka. ‘’Kapan relokasi dilaksanakan, perkembangan di pusat sejauh ini sudah sampai mana, harus dijelaskan. Selama ini banyak sekali masyarakat yang bertanya-tanya, kapan mereka direlokasi. Mereka sampai bilang ke mana lagi harus mengadu,’’ ujarnya. Selain mendesak relokasi segera direalisasikan, wakil rakyat asal Desa Suter, Kintamani ini juga meminta pemerintah untuk terus memantau kondisi para korban bencana terutama menyangkut soal pemenuhan pangan. Jangan sampai ada korban bencana yang lahan pertanian dan rumahnya rusak terkena bencana yang kekurangan makanan. ‘’Kita harapkan Dinas Sosial rutin mengeceknya,’’ imbuhnya. Sebelumnya, Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra saat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, pihaknya masih belum bisa merelokasi warga yang menjadi korban bencana alam ke zona aman karena masih menunggu keputusan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pembebasan lahan yang akan dipakai untuk relokasi. Giri Putra menjelaskan, agar rencana relokasi bisa segera dilaksanakan, pihaknya akan berupaya menjemput kembali keputusan itu. Sembari menunggu keputusan dari menteri, pihaknya berencana akan melakukan pengukuran sekaligus pematokan pada lahan hutan yang akan dijadikan sebagai tempat relokasi korban bencana di Banjar Bantas. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bangli (Bali Post) Kerja keras yang dilakukan Satuan Narkoba Polres Bangli dalam memburu pengedar narkoba di Bangli kembali membuahkan hasil. Pria asal Banjar Kawan, Bangli berinisial ALT (42) berhasil diciduk petugas saat dipancing melakukan

transaksi jual-beli sabu-sabu (SS) di depan eks bangunan RSU Bangli. Sebelum meringkus ALT, polisi terlebih dahulu berhasil mengamankan IB (39), karyawan SPBU asal Banjar Geria, Kelurahan Kawan, yang selama ini menjadi pelanggannya.

Kasat Narkoba Polres Bangli AKP Putu Gede Ardana, Rabu (26/7) kemarin, menjelaskan kedua tersangka berhasil diamankan di hari yang sama pada Minggu (23/7) lalu. Penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat terkait adanya

TERSANGKA - Kedua tersangka diamankan di Polres Bangli.

Bali Post/ina

orang yang dicurigai membawa barang terlarang. Dari informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas orang yang dimaksud yakni IB, warga asal Banjar Geria. Berbekal identitas itu polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan membuntuti tersangka. Hingga tiba di Jalan Merdeka, tepatnya di sebelah timur Polres Bangli, tersangka yang kebetulan berhenti, langsung dicek petugas dan digeledah. Hasilnya, polisi menemukan satu paket SS seberat 0,12 gram dalam dompet tersangka. ‘’Setelah itu kami tanya yang bersangkutan dan dia mengaku mendapatkan barang haram itu dari temannya berinisial ALT. Berbekal keterangan itu kemudian kami lakukan pengembangan,’’ jelas Ardana. Untuk bisa membekuk ALT, lanjut Ardana, pihaknya memancing tersangka dengan cara berpura-pura memesan SS atas nama IB via telepon. Tersangka ALT pun sepakat untuk melakukan transaksi di depan bekas bangunan RSU

Bangli. ‘’Akhirnya setelah ketemu, kami lakukan penggeledahan terhadap tersangka dan kami berhasil amankan satu paket sabu-sabu seberat 0,10 gram. Selanjutnya dari hasil penggeledahan di rumahnya, kami temukan lagi dua paket sabusabu yang disimpan dalam bungkus rokok,’’ terangnya. Disampaikan AKP Ardana, hasil interogasi, tersangka IB menjadi pengguna narkoba sejak tiga bulan lalu. Sementara ALT yang pernah mendekam di Rutan Bangli atas kasus penganiayaan itu sudah mengenal dan bergelut dengan barang haram tersebut sejak 2014 lalu. ‘’Sasaran tersangka ALT di sekitar Bangli saja. Dia mengaku mendapat barang tersebut dari Denpasar. Terhadap pengakuan kedua tersangka kami masih terus lakukan pengembangan,’’ jelasnya. Selain mengamankan kedua tersangka dan total lima paket sabu-sabu, polisi juga mengamankan satu alat isap SS atau bong, handphone dan bungkus rokok. (kmb40)

Pencairan Bantuan PKH di Kintamani

Ditemukan 39 Kasus Ketidaksesuaian Identitas Penerima Bangli (Bali Post) -

Pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dilakukan secara bertahap di masing-masing kecamatan. Setelah Kecamatan Bangli, Tembuku dan Susut, pada Rabu (26/7) kemarin pencairan bantuan PKH dilaksanakan di Kecamatan Kintamani. Kendati ditemukan adanya puluhan kasus ketidaksesuaian antara KTP dengan nama penerima, namun secara umum proses pencairan bantuan sosial nontunai tersebut berjalan lancar. Koordinator PKH Kabupaten Bangli I Dewa Made Nandi Wardana mengatakan, pencairan bantuan PKH di Kecamatan Kintamani dijadwalkan berlangsung selama dua hari di Kantor Camat setempat. Pada Rabu kemarin, pencairan dilakukan untuk 432 KK. Sementara pada pencairan hari kedua Kamis (26/7) hari ini, jumlah warga yang direncanakan menerima bantuan sebanyak 412 KK. Nandi Wardana mengatakan, secara umum proses pencairan bantuan PKH berlangsung lancar. Hanya pihaknya menemukan kendala, yakni kesalahan atau ketidaksesuaian antara nama penerima dengan yang tercatat di KTP. Jumlahnya sebanyak 39 kasus. “Kendalanya masih ada salah nama antara KTP dengan nama si penerima. Misalnya, Ni Wayan jadi Ni Made,’’ ujarnya. Kesalahan itu disebabkan warga cukup sering berganti nama di KTP. Misalnya, karena sakit-sakitan dan atas petunjuk orang pintar, warga kemudian mengganti namanya dengan nama baru. ‘’Kadang setelah menikah juga mereka ganti nama. Dari Wayan menjadi

Jro Wayan. Tapi itu bisa diselesaikan dengan mencari surat keterangan di desa,’’ terangnya. Sebelumnya, pencairan bantuan PKH untuk warga di tiga kecamatan lainnya sudah dilakukan lebih dulu. Di Kecamatan Bangli, pencairan dilakukan di Bale Banjar Kayang Desa Kayubihi pada 6 Juli lalu. Disusul kemudian pencairan bantuan PKH di Kecamatan Susut dan Tembuku pada 24 Juli lalu. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilakukan melalui kantor pos, pencairan tahun ini dilakukan secara non tunai melalui himpunan bank negara. Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bangli Sang Ayu Suarning dalam wawancara belum lama ini menjelaskan, masing-masing penerima bantuan kali ini diberikan kartu ATM. Selain bisa dipakai untuk mengambil bantuan PKH, kartu ATM yang kini dipegang warga penerima program PKH tersebut juga bisa dipakai untuk mengambil rastra, KIS, KIP dan sembako bersubsidi. Untuk memudahkan proses pencairannya, masingmasing penerima PKH diberikan pendamping. ‘’Kami

Singkat, Pemandangan Umum Fraksi atas Ranperda Hak Keuangan Dewan Bangli (Bali Post) Fraksi-fraksi di DPRD Bangli, Rabu (26/7) kemarin, memberikan pemandangan umum bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bangli yang diajukan eksekutif sehari sebelumnya. Berbeda dari biasanya, pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap ranperda kali ini disampaikan cukup singkat dan terkesan dibuat seadanya. Hal itu terlihat dari sedikitnya poin pemandangan umum yang disampaikan. Dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, rapat paripurna dihadiri sejumlah anggota dewan. Sementara dari eksekutif hadir Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bangli Gede Suryawan mewakili Bupati Bangli I Made Gianyar dan sejumlah pimpinan OPD. Dalam pemandangan umum bersama fraksi-fraksi DPRD Bangli yang disampaikan melalui pembicara Nengah Dwi Madya Yani, terdapat dua poin yang disampaikan. Pertama, fraksi-fraksi meminta penjelasan terkait tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi yang diberikan dalam bentuk uang dan dibayarkan setiap

bulan terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah atau janji sesuai dengan pasal 26 ayat (2) dan pasal 30 ayat (2). Kedua, fraksi-fraksi menyampaikan harapannya agar dalam pembahasan-pembahasan berikutnya eksekutif menyiapkan data pendukung terkait dengan penyusunan ranperda tersebut. ‘’Demikian pemandangan umum bersama fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bangli terhadap Ranperda tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bangli. Dan kami sepakat untuk membahas lebih lanjut dalam rapat gabungan komisi-komisi dengan eksekutif dengan mengacu pada dasar hukum dan perundang-undangan berlaku,’’ kata Madyayani. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata saat dikonfirmasi usai rapat paripurna kemarin mengatakan, sedikitnya poin pemandangan umum fraksi-fraksi yang disampaikan dikarenakan memang tidak ada hal krusial yang harus dibahas dalam ranperda tersebut. Ranperda tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bangli, katanya, dibuat sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017. (kmb40)

Bali Post/ina

PENCAIRAN BANTUAN - Warga saat mengikuti proses pencairan bantuan PKH di Kecamatan Kintamani. sediakan 11 pendamping yang tersebar di empat kecamatan, satu orang operator dan satu orang koordinator kabupaten,’’ terangnya. Mengenai berapa nilai bantuan yang diterima masing-masing, Suarning mengatakan bervariasi. Nilai bantuan diberikan disesuaikan dengan komponen atau syarat yang dipenuhi. Komponen dimaksud yakni ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas dan lansia. (kmb40)


GIANYAR

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Kayu Kemboja Disulap Jadi Patung Bernilai Ratusan Juta

Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar terkenal dengan beragam karya seninya khususnya patung dan ukiran. Patung dari beragam bahan dan ciri khasnya sangat mudah ditemui di gumi seni ini. Seperti di Banjar Celuk Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh. Ketut Murtawan, seniman di desa setempat, menyulap kayu kemboja menjadi karya seni bernilai tinggi. Pria berusia 46 tahun ini sudah sejak puluhan tahun menggeluti seni patung. Biasanya dia menggunakan kayu kemboja yang sudah berumur ratusan tahun. Di showroom seni miliknya yang ada di sebelah timur GOR Kapten Dipta Gianyar, Murtawan mengerjakan kayu kemboja yang sudah kering menjadi patung beragam bentuk. Murtawan mengatakan, bahan baku kayu kemboja didatangkannya dari perdesaan seperti dari Karangasem, Buleleng. ‘’Selain itu, juga didatangkan dari Pulau Jawa, Lombok, dan Nusa Tenggara Timur. Kayu-kayu ini sebagian sudah kering,’’ katanya saat ditemui belum lama ini. Jenis ukiran yang dibuat Murtawan yakni pewayangan menceritakan epos Ramayana, Mahabharata, pemutaran Mandara Giri, Pandawa masuk surga dan lain-lain. Hasil karyanya sebagian besar merupakan orderan dari hotelhotel berbintang baik di Denpasar, Badung, dan Ubud. Patung-patung karya Murtawan juga sering diekspor ke luar negeri seperti Eropa. Ukuran patung buatannya bervariasi tergantung pesanan dan bahan yang tersedia. Tinggi ukiran kayu antara 3 meter hingga 6 meter dengan lebar 80 cm hingga 3 meter. Untuk mengerjakan karya seni ini dia melibatkan 15 orang tenaga kerja yang terdiri dari 12 laki-laki dan tiga perempuan. Tukang laki-laki bertugas membuat makalin, ornamen, desain, konsep cerita wayang sesuai bentuk kayu yang didatangkan dari alam. Setiap kayu memiliki bentuk yang berbeda sehingga karya seni yang dihasilkannya pun berbeda-beda. ‘’Setelah semua terbentuk dan jadi, tenaga tiga orang perempuan bertugas untuk menghaluskan atau mengamplasnya,’’ ujarnya. Karya seni ukiran ini selain atas pesanan konsumen juga terkadang juga dibuat untuk stok barang. Bahkan, ada juga konsumen membawakan kayu kemboja yang sudah kering untuk dibuatkan ukiran. Menurut Murtawan, tahap pengerjaan ukiran dari awal hingga selesai antara satu hingga dua tahun. Harga yang ditawarkannya paling murah Rp 15 juta hingga termahal Rp 250 juta, tergantung besar kecilnya ukuran serta bahan yang digunakan. Menurut Murtawan, mengukir di kayu kemboja cukup sulit dan membutuhkan waktu cukup lama. Pasalnya, kayu kemboja sangat keras, berbeda dengan kayu suar yang mudah dibentuk. Murtawan menambahkan, konsumen biasanya tidak suka ukiran jenis ini ditambahkan prada. Konsumen lebih suka yang natural. (kmb35)

Bali Post/nik

SENIMAN - Seniman Ketut Murtawan memperlihatkan hasil karyanya.

9

Pelayanan Sertifikat Tanah Dikeluhkan Warga

Ombudsman Datangi Kantor Perbekel Payangan Gianyar (Bali Post) -

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali turun ke Payangan, Rabu (26/7) kemarin. Kedatangan tim ini berdasarkan laporan pihak Puri Denpasar Payangan yang kesulitan mengurus sertifikat tanah yang berlokasi di seputar Patung Perjuangan Masyarakat Payangan. Tim yang dipimpin Asisten Bidang Pengawasan Ombudsman Bali, Dhuha Mubarok, ini tiba di kantor Perbekel Payangan sekitar pukul 11.00 Wita. Usai berkoordinasi dengan Perbekel, mereka lantas mengecek lahan di seputar Patung Perjuangan Masyarakat Payangan, tepatnya di depan Pasar Payangan. Dhuha Mubarok menyatakan, kedatangannya ke lokasi tersebut hanya untuk mengumpulkan data. Namun, ia enggan menjabarkan detail data yang dicari di kawasan yang selama ini disengketakan tersebut. ‘’Saya belum bisa komentar banyak. Yang jelas kami hanya mencari data dari laporan masyarakat,’’ ucapnya. Secara terpisah, Perbekel Payangan Nyoman Surata me-

nyatakan, kedatangan tim Ombudsman ke kantornya guna mempertanyakan pelayanan terkait permohonan tanda tangan sertifikat tanah yang diajukan oleh Cokorda Bagus Darmayuda. ‘’Kedatangan Ombudsman terkait laporan sporadik penandatanganan permohonan sertifikat. Ya, saya jelaskan kalau pengajuan saja belum ada dari yang bersangkutan,’’ katanya. Surata menyebutkan, hal ini dibuktikan saat pihak Puri Denpasar Payangan datang bersama Ombudsman, mereka menunjukkan berkas pengajuan sertifikat yang belum diisi tanda tangan persetujuan penyanding dan klian dusun. ‘’Kalau di bawah belum tanda tangan, bagaimana saya mengkaji permohonan ini,’’ jelasnya.

Disinggung soal kepemilikan lahan yang selama ini diperebutkan Pemkab Gianyar dengan Puri Denpasar Payangan ini, Surata langsung menolak menjawab pertanyaan tersebut. ‘’Kalau itu, saya belum bisa jawab. Yang jelas tadi kedatangan Ombudsman hanya terkait laporan itu,’’ katanya. Sementara dari pihak Puri Denpasar Payangan, Cokorda Bagus Darmayuda membeberkan bukti kepemilikan yang ia pegang selama ini berupa patok D serta Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). ‘’Kami punya bukti jelas sebagai pemilik lahan ini,’’ tegasnya sembari menunjukkan peta luas lahan sesuai SPPT. Diakuinya, pihaknya sampai sekarang memang belum

Bali Post/nik

CEK LAHAN - Tim dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali saat mengecek lahan di seputar Patung Perjuangan Masyarakat Payangan. memiliki sertifikat. Hal ini terjadi karena pengurusannya terkendala di kantor Perbekel Payangan. ‘’Selama ini kami dioper-oper di kantor desa, makanya sampai sekarang kesulitan mengurus sertifikat. Sebab itulah kami melapor ke Ombudsman terkait pelayanan tersebut,’’ tegasnya. Dijelaskannya lebih lanjut, lahan yang ia maksud meliputi kawasan di sekitar

Patung Perjuangan Masyarakat Payangan hingga seputar Pasar Payangan. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Gianyar membeberkan bukti yang menunjukkan tanah di areal Patung Perjuangan Masyarakat Payangan merupakan aset Pemkab Gianyar. Bukti tersebut berupa Kartu Inventaris Barang (KIB) A Tanah. (kmb35)

Rangkaian HUT Ke-33

Korpri Gelar Bedah Rumah di Desa Sidan

BERBAGAI kegiatan diselenggarakan dalam menyambut HUT ke-33 Korpri Bali yang jatuh pada 30 Juli. Salah satunya ialah bedah rumah untuk dua KK warga miskin di Desa Sidan, Gianyar. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan, dalam HUT ke-33 ini, Yayasan Kesejahteraan Korpri membuat berbagai kegiatan. Kegiatan dimaksud berupa kegiatan akademik, olahaga, tirtayatra, dharmayatra, hingga kegiatan sosial dalam bentuk bedah rumah dan penghijauan. Dikatakannya, pada program bedah rumah kali ini, pihaknya menyasar dua lokasi di Desa Sidan. Bedah rumah dilakukan pada rumah Ketut Dana di Banjar Jagaperang dan A.A. Gede Merta di Banjar

BEDAH RUMAH - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Gede Oka Wisnumurti berfoto bersama penerima bantuan bedah rumah serta sejumlah jajaran instansi terkait di Desa Sidan. Sidan, Desa Sidan. ‘’Data warga ini kita ambil berdasarkan rekomendasi Dinas Sosial Kabupaten Gianyar,’’ ucapnya. Dari segi pendanaan, bedah rumah terlaksana atas

bantuan BPD Bali. Dari sisi perencanaan dan pelaksanaannya, pihaknya mengerahkan mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Warmadewa. Sementara untuk isinya

mengandalkan bantuan dari paguyuban hotel. ‘’Sehingga jangan heran bedah rumah ini hasilnya berbeda karena punya ciri khas tersendiri,’’ katanya. Disinggung mengenai dipilihnya kawasan Desa Sidan, Wisnumurti mengakui pihaknya kini juga sedang melakukan pendekatan kepada Desa Sidan karena berencana membangun rumah sakit. ‘’Rencananya kita akan membangun rumah sakit yang lokasi tanahnya ada di daerah Sidan. Sekarang masih dalam konsolidasi tanah. Tentu ini upaya kita pendekatan dengan Sidan,’’ katanya. Dalam HUT ke-33 Korpri ini, pihaknya ingin memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang sudah bersinergi dengan baik selama ini. ‘’Tentu ini ajang kami interospeksi diri, apa yang sudah dan be-

lum serta ke depan berkaitan dengan road map yang mau kita sasar,’’ katanya. Sementara itu, Direktur Kepatuhan BPD Bali I Made Subaga Wirya mengatakan, khusus untuk program bedah rumah tahun ini pihaknya menganggarkan Rp 450 juta. ‘’Dana itu untuk membedah 15 rumah tangga miskin yang ada di Kabupaten Gianyar dengan anggaran satu rumah mencapai Rp 30 juta,’’ ujarnya. Dari kegiatan ini, ia sangat berharap bisa memberikan sumbangsih dalam program pengentasan kemiskinan terutama di desa-desa terpencil. Diharapkan masyarakat miskin bisa memiliki tempat tinggal yang layak. ‘’Melalui kegiatan seperti ini pula, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada masyarakat,’’ tegasnya. (ad2018)


KLUNGKUNG

10

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Bali Post/ist

PARIPURNA - Suasana rapat paripurna DPRD Klungkung, Rabu (26/7) kemarin tentang penjelasan Bupati terhadap penyampaian sembilan ranperda Kabupaten Klungkung.

Pascaketok Palu Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2016

Dewan Lanjut Godok Sembilan Ranperda PASCAPENETAPAN rancangan peraturan daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Klungkung 2016 menjadi peraturan daerah, DPRD Klungkung, Rabu (26/7) kemarin kembali menggelar sidang paripurna tentang penjelasan Bupati terhadap penyampaian sembilan rancangan peraturan daerah Kabupaten Klungkung. Pada rapat yang berlangsung singkat itu, seluruh fraksi memberikan pemandangan umum dan mempertanyakan sejumlah hal, salah satunya terkait retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Ranperda yang disampaikan Bupati lebih banyak berupa perubahan. Di antaranya Ranperda tentang Perubahan atas Perda Klungkung Nomor 3 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Klungkung Nomor 3 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Bidang Pendidikan, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Klungkung Nomor 11 Tahun 2013 tentang Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Klungkung Nomor 13 Tahun 2013 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah. Ada pula Ranperda tentang Perubahan atas Perda Klungkung Nomor 17 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pasar dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda Klungkung Nomor 3 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Klungkung Tahun 2013-2018. Selain itu, terdapat pula Ranperda Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD), Ranperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Klungkung Nomor 5 Tahun 1999 tentang Penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga Kepada Daerah, serta Ranperda tentang Penyertaan Modal. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru usai memimpin rapat mengatakan ranperda tersebut sudah digodok badan legislasi. Pihaknya akan mengkaji peruntukannya. Secara umum, ranperda yang diajukan itu sebagian besar berkaitan dengan retribusi. Mengingat seperti itu, pemkab didorong untuk lebih maksimal menggali potensi daerah. ‘’Dengan nantinya terbit perda tersebut, selanjutnya eksekutif bekerja keras untuk menggali potensi,’’ katanya. Sementara itu, pandangan fraksi terhadap ranperda itu menyoroti beberapa hal. Fraksi PDI-P dengan pembicara Wayan Misna merujuk pada rencana penarikan retribusi di Tukad Unda yang kini telah dikelola Desa Paksebali. Itu diharapkan bisa dikaji secara cermat dan dikoordinasikan dengan pengelola guna menghindari persoalan. ‘’Ini perlu dikoordinasikan. Supaya nantinya penarikan retribusi tidak dobel,’’ ungkapnya. Sorotan juga tertuju pada kondisi GOR Swecaputra yang saat ini kurang bersih. Selain itu, fraksi ini juga mempertanyakan dampak yang kemungkinan muncul terhadap Perubahan atas Perda Klungkung Nomor 11 Tahun 2013 tentang Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan. Fraksi Demokrat dengan pembicara Made Jana menyoroti penyertaan modal kepada PDAM yang besarannya dinilai belum menyentuh angka moderat. Sementara Fraksi Golkar memberikan sorotan terhadap rencana penarikan retribusi objek wisata Tukad Unda serupa dengan PDI-P dan Fraksi Persatuan Nasional. Tak jauh berbeda dengan fraksi lain, Hanura dengan pembicara Wayan Buda Parwata dalam pandangannya mempertanyakan langkah pemkab di balik rencana perubahan retribusi pada tempat rekreasi dan olahraga. Khusus untuk Fraksi Gerindra, dengan pembicara A.A Sayang Suparta menyatakan sepakat dengan pencabutan Perda Kabupaten Klungkung Nomor 5 Tahun 1999 tentang Sumbangan Pihak Ketiga lantaran tak sesuai dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Keputusan Gubernur Bali Nomor 131/01-B/HK/2016. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan adanya usulan perubahan pencabutan itu dikarenakan perda tersebut tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini. ‘’Beberapa perda memang tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang. Kalau tetap ditetapkan nanti bisa tumpang tindih,’’ katanya. (ad2020)

Revitalisasi Pasar Semarapura Digelontor Rp 5 Miliar

Semarapura (Bali Post) Pasar Semarapura yang menjadi tempat perputaran ekonomi masyarakat Kabupaten Klungkung tahun ini direvitalisasi. Prosesnya sudah masuk pelelangan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung Wayan Ardiasa, Rabu (26/7) kemarin. Dijelaskan, saat ini Pasar Semarapura telah menampung banyak pedagang yang menjual berbagai komoditi. Hal tersebut memerlukan tempat yang representatif dan memberikan kenyamanan. Atas dasar itu, tahun ini dilakukan revitalisasi yang anggarannya bersumber dari dana TP, sekitar Rp 5 miliar. “Ada beberapa tempat pedagang yang direvitalisasi, seperti kuliner,” ujarnya. Proyek ini, sambungnya, sudah masuk ke Unit Lelang Pengadaan (ULP). “Kami berharap itu bisa segera ada pemenangnya. Biar cepat bisa dikerjakan,” ungkapnya. Program revitalisasi untuk tahun ini hanya menyasar pasar tersebut. Tahun depan rencananya akan kembali dilanjutkan dengan menyasar blok A. “Sekarang hanya itu saja. Tahun depan lanjut lagi. Ini menyesuaikan dengan anggaran,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/dok

PASAR - Pasar Semarapura yang direvitalisasi.

Bali Post/sos

MANCING - Eks galian C di Desa Gunaksa Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung kini menjadi kubangan di beberapa titik. Kubangan ini tidak hanya ditumbuhi eceng gondok, tetapi juga terdapat ikan di dalam air. Hal ini pun rupanya dimanfaatkan warga sekitar sebagai hiburan memancing. Seperti yang terlihat ada beberapa warga melakukan aktivitas di kubangan tersebut.

Belum Paham Mekanisme Pembayaran

Ribuan Peserta BPJS Nunggak Iuran Semarapura (Bali Post) -

Ribuan perserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) di Kabupaten Klungkung menunggak iuran. Hal tersebut disebabkan kurangnya pemahaman terhadap program dan tak jelasnya informasi tentang mekanisme pembayaran di awal pelaksanaan program JKN. Hal ini diakui Kepala BPJS Cabang Klungkung Nengah Sutrisni saat ditemui, Rabu (26/7) kemarin. Dijelaskan, sesuai data terakhir, jumlah peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Klungkung mencapai 17.550 orang, terbagi dalam kelas I, II dan III. Dari jumlah tersebut, tercacat 3.942 yang menunggak iuran. Rinciannya, 1.753 peserta kelas I dengan nominal Rp 1.398.684.370, 1.022 peserta kelas II dengan nominal Rp 440.485.221 dan 1.167 peserta kelas III dengan nominal Rp 230.569.060. ‘’Sampai sekarang masih terjadi tunggakan. Itu untuk semua kelas,’’ jelasnya. Tunggakan tersebut berlanjut sejak awal pelaksanaan BPJS tahun 2014. Penyebabnya, informasi secara jelas terkait program maupun mekanisme pembayaran belum sepenuhnya sampai ke peserta. ‘’Dulu di awal pelaksanaan JKN tidak ada pembatasan untuk peserta mandiri. Begitu mereka sakit, daftar, langsung terbitkan kartu. Setelah mereka sembuh, tidak lagi bayar. Harusnya bayar seumur hidup. Itu belum terinfokan dan belum dipahami,’’ jelas Sutrisni.

Peserta yang sudah meninggal, namun belum dilengkapi akta kematian juga menjadi pemicu tercatat sebagai tunggakan. Oleh sebab itu, keluarga bersangkutan diharapkan bisa segera mengurus akta tersebut ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). ‘’Akta ini disampaikan ke kami, baru bisa dinonaktifkan (kepesertaan - red) dan tidak lagi ada tagihan,’’ sebutnya. Guna mempercepat pembayaran tunggakan tersebut, Sutrisni mengaku sudah melakukan upaya. Khusus untuk kelas I dan II langsung dihubungi via telepon yang ditargetkan minimal 300 orang dan kunjungan langsung ke rumah minimal menyasar 100 orang setiap minggu. Sementara untuk kelas III diupayakan dapat donasi. Hal ini pun sudah disampaikan ke pemkab. ‘’Kalau sudah dapat donasi, kami mengusulkan pemda dapat menanggung peserta melalui APBD. Itu harapan kami, tapi sampai sekarang belum terealisasi, baik itu

Bali Post/sos

BPJS KESEHATAN - Suasana pelayanan di BPJS Kesehatan Klungkung, Rabu (26/7) kemarin. Berdasarkan data, masih ada ribuan peserta program ini yang menunggak iuran. donasinya maupun APBD. Tapi kalau untuk keinginan melalui APBD, khusus untuk Kabupaten Klungkung sudah ada. Kami sekarang masih berproses mencarikan donasi,’’ bebernya. Jika peserta menunggak, akan dikenakan denda pe-

layanan sebesar 2,5 persen dikali jumlah biaya pelayanan saat opname di rumah sakit, dikali berapa bulan menunggak. ‘’Tunggakan yang terhitung maksimal satu tahun. Pada saat ia membayar tunggakan, kartu kan langsung aktif. Dari

masa aktif sampai dengan empat puluh lima hari ke depan, kalau peserta ini opname di rumah sakit, itu yang kena denda pelayanan. Kalau rawat jalan atau rawat inap di puskesmas atau klinik itu tidak kena,’’ tandasnya. (kmb45)

Labrak Rambu, Truk Bongkar Barang Dikeluhkan Warga

Bali Post/sos

BONGKAR BARANG - Salah satu truk yang melakukan aktivitas bongkar barang di seputaran Jalan Kenyeri, Kelurahan Semarapura Kelod, Kabupaten Klungkung. Kondisi ini dikeluhkan warga karena mengganggu pengendara lain.

Semarapura (Bali Post) Aktivitas truk bongkar barang di Jalan Kenyeri, Kelurahan Semarapura Kelod, Kabupaten Klungkung dikeluhkan warga. Penyebabnya, tak hanya mengganggu kenyamanan pengendaran, namun juga melanggar rambu yang telah terpasang. Supaya tak terus berlanjut, instansi terkait diminta untuk segera bertindak. Berdasarkan pantauan Rabu (26/7) kemarin, pada ujung jalan yang tergolong sempit itu sudah terpasang rambu larangan. Kendaraan yang diperkenankan melintas hanya sepeda motor dan pick-up maupun sejenisnya. Namun, situasi di lapangan justru berbeda. Di se-

jumlah lokasi nampak sejumlah truk yang tengah melakukan bongkar muat hasil bumi, salah satunya bawang. Padahal, aktivitas ini mestinya dilakukan di terminal. Kendaraan berukuran cukup besar ini mencaplok separuh jalan hingga memicu kekroditan. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat mengeluhkan kondisi tersebut. ‘’Ini cukup mengganggu. Lalu lintas jadi krodit. Jalannya juga sempit,’’ keluhnya. Kondisi itu, sambung lakilaki paruh baya ini, sudah berlangsung beberapa minggu belakangan. Supaya tak terus berlanjut, instansi terkait diminta untuk segera turun tangan.

‘’Harapannya biar ditertibkan,’’ harapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra mengungkapkan sesuai hasil rapat dahulu, aktivitas bongkar muat barang di lokasi itu hanya diperkenankan setelah pukul 14.00 Wita. ‘’Kalau berlangsung sebelum itu, berarti melanggar,’’ ungkapnya. Guna mengantisipasi pelanggaran, sambungnya, selama ini dilakukan dengan patroli oleh personel Dishub dan Satpol PP. Namun, untuk penempatan petugas khusus belum ada. ‘’Kami segera tindak lanjuti ini. Dikoordinasikan dengan instansi terkait,’’ tandasnya. (kmb45)

Ketut Sabar

Terinspirasi dari Tanah Ubud, Ciptakan ”Pindekan” Berirama Bernilai Jual KERAJINAN bambu di Bali tak hanya berupa anyaman maupun bingkai foto. Di Desa Dusun Pasek, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, tumbuhan berbuku itu disulap menjadi gamelan yang dipadukan dengan baling-baling. Hal ini ditekuni salah satu warga, Ketut Sabar (50). Kerajinan itu ditekuni setelah mendapatkan inspirasi saat pentas tabuh di wilayah Ubud. Kini, karyanya sudah berhasil terjual dan menjadi sumber penghasilan. Menuju Desa Aan, mata langsung dimanjakan dengan suasana alam yang masih asri. Kanan-kiri jalan dipadati hijaunya padi. Bersatu padu dengan merahnya bunga pacah yang tengah mekar. Udara sejuk pun sangat terasa. Saat menginjak ke tengah desa, suasana ramai mulai terasa. Bangunan berbaris rapi, lengkap dengan telajakan. Di tengah pemandangan itu, nampak seorang pria yang tengah sibuk memotong dan membelah bambu di bangunan semipermanen, di pinggir jalan. Kesan ramah sangat terpancar jelas dari wajahnya, menyapa setiap yang datang. Dia adalah Ketut Sabar,

warga Banjar Pasek, Desa Aan. Ia salah seorang perajin pindekan (baling-baling) cungklik berirama. Di tengah kesibukannya, ia tak sungkan bercerita. Kemampuannya untuk membuat kerajinan bertenaga angin itu mulai dicoba tahun 1991, sesaat setelah pentas tabuh di kawasan Ubud. “Di sana saya melihat balingbaling berirama. Tapi hanya tiga nada. Setelah itu saya langsung coba buat dengan nada lebih banyak,” ujarnya, belum lama ini. Awal mencoba, karyanya belum sesuai dengan isi hati. Belum mampu berjalan mulus. Meski ia mahir dalam seni tabuh, kesulitan meng-

hasilkan nada ia temui. Namun, itu tak menyurutkan niatnya untuk menciptakan karya seni yang berbeda. Ia terus mencoba, dan akhirnya keinginannya terwujud. “Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya pindekan bisa menghasilkan nada bagus,” katanya. Keinginan untuk memuaskan hasrat seninya tak sampai di sana. Di sela-sela waktu senggang, ia kembali membuat. Berkat kerja kerasnya, tiga jenis irama cungklik telah berhasil diciptakan. Itu berupa baleganjur, angklung dan jauk. Demikian juga dengan ukurannya, ada yang dibuat dengan standar, jumbo dan big jumbo. “Apa yang saya buat ini benar-benar beda dengan yang di Ubud,” ungkapnya. Awal membuat pindekan, Sabar mengaku tak berorintasi pada bisnis. Namun, seiring dengan banyaknya yang mengenal, kerajinan tradisional ini semakin dilirik. Sejak itu, ia kerap mendapat pesanan. “Sejak dua tahun sudah jadi sumber penghasilan,”

Bali Post/sos

TUNJUKAN - Ketut Sabar menunjukkan pindekan berirama buatannya. sebutnya. Dari tiga jenis irama yang selama ini dibuatnya, irama baleganjur dan angklung paling banyak peminat. Tidak saja dari Bali namun juga sempat datang dari luar Bali

seperti Jakarta. Harga jualnya dipatok dari Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu. “Cuma kadang-kadang ada yang menilai itu mahal. Mereka kurang mengerti seni,” tandasnya. (sos)


Kamis Pon, 27 Juli 2017

BULELENG

11

Mesin Pompa Rusak

Puluhan Warga Desa Tembok Alami Krisis Air Bersih

Singaraja (Bali Post) – Sedikitnya 40 kepala keluarga (KK) warga Dusun Sembung, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula sejak lima bulan terakhir kesulitan mendapat air bersih. Warga di Buleleng Timur tersebut tidak mendapat pasokan air bersih karena mesin pompa yang mengalirkan air di desa mereka rusak parah. Mesin pompa itu merupakan aset Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Mesin pompa ini dipasang untuk mengalirkan air dari bak penampungan ke jaringan pipa di rumah warga. Meski sudah dilaporkan, mesin pompa tersebut belum juga diperbaiki. Akibatnya, warga harus menampung air hujan dan ada juga membeli air mineral untuk minum dan memasak. Salah seorang warga Wayan Pasek, Rabu (26/7) kemarin, mengatakan pasokan air bersih di desanya tidak mengalami persoalan setelah BWS Bali Penida mengoperasikan mesin pompa air. Dengan mesin pompa itu, warga mendapat pasokan air bersih dengan baik, dan bahkan jika musim kemarau warga kesulitan air bersih bisa diatasi. Namun, sejak lima bulan terakhir, pasokan air bersih kembali seperti pada waktu belum ada mesin pompa. Untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK) warga menggunakan air hujan yang ditampung. Terkadang, air hujan ini juga dimasak untuk minum dan memasak. ‘’Untuk sementara pakai air hujan karena masih menunggu perbaikan mesin pompa yang dulu dipasang oleh BWS,’’ katanya. Perbekel Desa Tembok Dewa Komang Yudi Astra mengatakan, sejak warganya kesulitan mendapat air bersih, pemerintah desa sudah berupaya mencarikan jalan keluar agar krisis air bisa ditangani secepatnya. Pemerintah desa telah melaporkan kerusakan mesin pompa kepada BWS sebagai pemilik aset. Pihaknya berharap agar mesin pompa tersebut segara diperbaiki, sehingga krisis air di desanya tidak berlangsung lama. Informasi menyebutkan, kerusakan mesin pompa itu belum diperbaiki karena BWS masih mencari komponen mesin yang mengalami kerusakan. Komponen tersebut tidak bisa dibeli sembarangan, sehingga BWS harus membeli dengan cara inden.

Air Tangki Kesulitan air bersih yang dialami puluhan warga di Dusun Sembung, Desa Tembok ditanggapi serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Setelah mendapat laporan dari desa, kemarin BPBD mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki BPBD. Kepala Pelaksana BPBD Made Subur mengatakan, setiap hari pihaknya memasok air bersih sebanyak 20 ribu liter. Air sebanyak itu diharapkan dapat meringankan beban warga mendapat pasokan air bersih. Pihaknya berjanji kiriman air bersih ke Desa Tembok dilakukan sampai BWS memperbaiki mesin pompa yang sekarang rusak parah. ‘’Setelah kami koordinasikan dengan desa, kami akan suplai air bersih setiap hari dan itu kita lakukan sampai pompa air berfungsi, sehingga warga tidak lagi kesulitan air untuk MCK dan memasak,’’ jelasnya. (kmb38)

Bali Post/ist

SOPIR ANGKOT - Sejumlah sopir angkot menemui Kadishub Buleleng Gede Gunawan, Rabu (26/7) kemarin. Sopir meminta agar panitia memakai angkot untuk mengantar pengunjung ke arena Buleleng Festival (Bulfest).

Datangi Dishub, Sopir Angkot Pertanyakan Angkutan Bulfest

Singaraja (Bali Post) –

Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng di Jalan Sudirman, Singaraja, Rabu (26/7) kemarin. Mereka mempertanyakan kebijakan Panitia Buleleng Festival (Bulfest) 2017 yang menyiapkan angkutan khusus selama gelaran Bulfest dari tanggal 2 sampai 6 Agustus 2017. Tadinya sekitar 85 sopir angkot yang akan datang ke kantor Dishub. Setelah dilakukan negosiasi, Dishub siap menerima perwakilan sopir angkot tersebut. Mereka diterima Kepala Dishub Gede Gunawan Putra. Sopir angkot meminta agar panitia Bulfest memikirkan nasib mereka. Pasalnya, ruas jalan yang ditutup karena difungsikan panggung atau untuk stan Bulfest menyulitkan sopir mencari penumpang. Untuk

itu, sopir meminta agar panitia tetap memberikan kebijakan seperti tahun-tahun sebelumnya, yang saat itu sopir angkot dilibatkan melayani warga yang berkunjung ke arena Bulfest. Sebagai kompensasinya, sopir angkot diberikan dana oleh panitia, dari pembukaan hingga Bulfest berakhir. Selain meminta angkotnya dijadikan angkutan khusus Bulfest, sopir tersebut juga meminta penjelasan kepada

Dishub terkait ruas jalan yang ditutup penuh dan ruas jalan yang dilakukan pengalihan dengan teknik buka-tutup. Dengan mendapat gambaran yang jelas, sopir angkot bisa memprediksi ruas jalan mana saja tidak bisa dilalui dan mencari jalan alternatif pada saat mencari penumpang. Menanggapi tuntutan itu, Kadishub Gunawan Adnyana Putra mengatakan, proposal dan RAB untuk menyiapkan angkutan khusus ke arena

Bulfest sudah diajukan ke panitia induk. Dari usulan itu, Dishub menyodorkan bahwa di Buleleng ada 85 sopir angkot yang terdiri atas angkot warna biru, cokelat, dan warna merah. Mengacu RAB angkutan Bulfest terdahulu, Dishub mengusulkan pemberian uang kompensasi per orang sopir Rp 100.000 per hari. Dengan pemberian dana itu, sopir wajib melayani warga yang akan berkunjung ke arena Bulfest dan mengantarkan pulang. “Untuk angkutan Bulfest proposal dan RAB sudah kami sampaikan ke panitia induk dalam hal ini Dinas Kebudayaan. Kami sampaikan teman sopir angkot sabar dulu, karena

sedang dikoordinasikan agar tuntutan sopir angkot ini bisa diterima seperti Bulfest tahun sebelumnya,” katanya. Menurut mantan Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng ini, menunggu persetujuan proposal dana angkutan Bulfest, pihaknya sudah mendata sopir dan perizinan armada angkot itu sendiri. Hal ini karena seperti pada Bulfest terdahulu, armada angkot yang dipilih adalah yang memiliki izin trayek, KIR yang masih berlaku, dan perizinan personel sopir itu sendiri. Selain itu, jika proposal angkutan Bulfest disetujui, Dishub akan mengecek dengan teliti kondisi fisik angkot agar seluruhnya laik jalan. (kmb38)

Dampak Cuaca Ekstrem

Produksi Cengkeh Turun 70 Persen Bali Post/ist

AIR BERSIH – Puluhan KK warga Dusun Sembung, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula kesulitan air bersih. Ini terjadi karena mesin pompa yang mengalirkan air dari bak penampungan ke rumah penduduk rusak.

Suara Buleleng Penghargaan Kabupaten Layak Anak Pemkab Buleleng yang telah mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak pratama dari pemerintah pusat mendapat apresiasi. Pemerintah diharapkan mampu menyikapi hal tersebut terutama dalam hal mengentaskan kemiskinan anak-anak itu sendiri. Juga soal pendidikan, pemerintah agar mampu menjembatani anak-anak yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga wajib belajar 12 tahun bisa berjalan dengan baik dan lancar. Nang Mologan, Mayong

Peredaran Narkoba Peredaran narkoba yang sudah begitu marak di wilayah Indonesia dan Bali pada khususnya juga perlu mendapat perhatian semua pihak. Penegakan hukum penting dilakukan agar ada efek jera terhadap para pengedar dan pengguna narkoba. Nang Mologan, Mayong

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim Siaga Intel Siaga Lantas Pemadam Kebakaran RSUD Buleleng RS Kerta Usada RS Santhi Graha Seririt RS Parama Sidhi

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511 29973 22531 21113 22046 26278 94554, 94549 29787

Singaraja (Bali Post) – Musim panen cengkeh tahun ini tidak seramai tahun lalu. Sebagian besar petani di Buleleng mengeluh karena tanaman cengkeh tidak berproduksi optimal. Hal ini disebabkan pengaruh cuaca ekstrem. Tanaman gagal berbunga. Selain produksi menurun, harga jual cengkeh juga melorot. Tak pelak, kondisi ini membuat petani cengkeh di Bali Utara pasrah. Sejak Mei hingga Juli 2017, petani di beberapa desa di Kecamatan Busungbiu, Kubutambahan, dan Kecamatan Banjar sibuk memetik bunga cengkeh. Hanya, hasilnya tidak sebagus tahun lalu. Putra Ariyana, pemilik kebun cengkeh asal Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Rabu (26/7) kemarin menuturkan, penurunan produksi cengkeh dari kebunnya termasuk paling parah dari musim panen tahun sebelumnya. Tahun lalu, dirinya mendapat hasil bersih dari petani penggarap (penyakap - red) sebanyak dua ton cengkeh kering siap jual. Sementara musim panen tahun ini, dia hanya mendapat 20 kilogram cengkeh kering. “Bisa dibayangkan lebih dari 90 persen penurunan produksi dan ini yang paling parah dari musim panen tahun sebelumnya,” katanya. Di sisi lain, pria yang hobi

naik motor trail ini mengatakan, tak hanya produksi turun, harga jual cengkeh juga terus melorot. Dia mencontohkan, pada Mei 2017 yang lalu, harga cengkeh kering Rp 129.000 per kilogram. Sekarang harganya turun menjadi Rp 112.000 per kilogram. Tidak diketahui secara pasti penyebab melorotnya harga cengkeh pada musim panen tahun ini. “Heran juga dengan situasi sekarang. Harusnya produksi sedikit, harga akan tinggi. Tetapi faktanya harganya turun drastis. Mungkin ini ada permainan spekulan untuk mendapatkan keuntungan lebih dari petani,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Swatantra membenarkan produksi cengkeh pada musim panen tahun ini diprediksi turun antara 10 sampai 70 persen. Swatantra mengatakan, penurunan ini terjadi sebagian besar disebabkan tanaman gagal berbunga karena pengaruh cuaca ekstrem. Tanaman yang seharusnya memproduksi bunga banyak gagal karena pada musim berbunga itu intensitas hujan tinggi. Bakal bunga tersebut kemudian tumbuh menjadi daun, sehingga otomatis produktivitas tanaman ikut turun. Meski produksi turun, situasi ini dinilai wajar terjadi, karena pada budi daya tanaman

cengkeh mengenal istilah dua tahun panen raya, dan satu kali panen biasa. Untuk mengembalikan produksi, petani harus melakukan pemeliharaan yang benar dan pemupukan berimbang. Tidak ketinggalan pemangkasan ranting yang tidak produktif harus dilakukan dengan baik. “Laporan petugas penyuluh pertanian (PPL) karena hujan berkepanjangan pada saat tanaman akan berbunga sehingga bakal bunga (vegetative ­red) tumbuh menjadi daun (generatif - red). Ini yang memicu produksi tanaman turun drastis,” katanya. Selain pengaruh cuaca, Swatantra menyatakan penurunan produktivitas tanaman terjadi karena kesalahan cara memetik bunga cengkeh juga menyebabkan produktivitas tanaman turun. Pada musim petik, petani kebanyakan mematahkan tangkai bunga sampai daun yang paling muda. Teknik ini mengakibatkan bakal bunga yang dapat diharapkan pada musim panen berikutnya otomatis hilang begitu saja. “Harusnya yang dipetik saat panen itu tangkai yang ada bunganya, tetapi sering kita temukan banyak daun muda yang harus dibiarkan ikut dipetik. Kondisi ini seharusnya diperhatikan, mungkin karena kebanyakan buruh petik bukan pemilik kebun, sehingga asal petik saja,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

CENGKEH – Produksi cengkeh Buleleng musim panen 2017 ini turun hingga 70 persen. Ini terjadi karena pada saat tanaman berbunga justru diguyur hujan berkepanjangan.

Bali Post/kmb38

SAKIP – Pimpinan OPD di Buleleng mengikuti Bimtek dan Sosialisasi SAKIP, Rabu (26/7) kemarin.

Genjot Kinerja Lewat Bimtek SAKIP

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng berupaya menggenjot kinerja sumber daya manusia (SDM) segenap jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Buleleng. Ini karena pemkab akan melakukan kerja sama dengan Pemkot Bandung dalam bidang kebijakan pembangunan lintas daerah mewujukan pengembangan smart city dan egovernment. Sebagai persiapan, Rabu (26/7) kemarin pimpinan OPD di Bali Utara mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi tentang Sistem Aplikasi Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Bimtek dibuka Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Buleleng Ketut Asta Semadi mewakili Bupati Putu Agus Suradnyana. Sementara narasumber yang dihadirkan yakni Kepala Bagian Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Medi Mahendra. Kepala Bagian Organisasi Setda Buleleng Sri Ambarawati mengatakan, terkait bimtek dan sosialisasi SAKIP, langkah awal pemkab setelah penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan Pemkot Bandung belum lama ini. Kerja sama pembangunan lintas daerah di antara kedua pemerintah adalah pengembangan smart city dan e-government, pengembangan ekonomi kreatif, koperasi, usaha kecil dan menengah (UKM), pengembangan SDM, perencanaan daerah, pendidikan dan pelatihan, kebudayaan dan pariwisata, promosi dan pengembangan industri, perdagangan dan investasi, lingkungan hidup, kebersihan dan pertamanan, pertanian dan ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) terkait penilaian SAKIP. Pemkab Buleleng dalam rekomendasi tersebut diminta membangun e-SAKIP untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi dan meningkatkan kualitas pelayanan. (kmb38)


JEMBRANA

12

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Waspadai Cuaca Buruk

Syahbandar Keluarkan SE Keselamatan Pelayaran Bali Post/olo

TEMPAT REKREASI - Salah satu tempat rekreasi dataran tinggi di Banjar Pancaseming, Desa Batuagung. Selain memiliki panorama perbukitan di atas kota Negara, di banjar ini memiliki kearifan lokal dan keramahan masyarakat.

Terkendala Bahasa, Pokdarwis Harapkan Ada Pelatihan Rutin

Negara (Bali Post) Banyak objek wisata baru yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Namun, pengelolaan objek tersebut masih terkendala skill atau kemampuan dalam hal menjamu tamu. Terutama ketika pengelola yang merupakan warga lokal menerima wisatawan mancanegara. Kendala bahasa dan kemampuan diakui masih kurang. Padahal banyak potensi yang dapat dikembangkan di tempat tersebut. Atas persoalan itu, sejumlah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang sudah terbentuk belum lama ini berharap agar ada pelatihan tentang pengelolaan objek wisata. Hal ini dilakukan agar mereka minimal mendapatkan wawasan dan dasar-dasar mengelola wisatawan, khususnya ketika berhadapan dengan wisatawan mancanegara. Ketua Pokdarwis Gilimanuk Komang Arimbawa Utama mengatakan sebagai daerah tujuan wisata (DTW), pembangunan bukan hanya fisik, tetapi juga SDM. Sebab, banyak pengelola objek wisata yang terkendala bahasa. Misalnya, objek wisata di Bukit JR, Pancaseming-Batuagung dan Sungai Gelar. Begitu juga objek wisata yang di Gilimanuk. Saat ini wisata di Gilimanuk masih tahap awal dan penataan, sehingga masih banyak yang perlu dibenahi, termasuk di kelompok. “Saat ini kami fokus menata internal. Bagaimana mengembangkan wisata di desa (Gilimanuk - red) dan memberdayakan masyarakat,” katanya saat ditemui di Museum Gilimanuk belum lama ini. Diakui saat ini kemampuan masyarakat lokal untuk menjadi guide masih terbatas. Terutama ketika ada wisatawan mancanegara yang berkunjung. “Untuk itu, kami harap ada pelatihan atau magang,” harapnya. Selain itu, pihaknya juga mengharapkan event yang digelar di Gilimanuk agar memberdayakan masyarakat lokal. Misalnya, untuk kudapan atau makanan, tenda, pengeras suara, panggung dan lain-lain yang sejatinya bisa disediakan masyarakat sekitar. (kmb26)

Negara (Bali Post) -

Cuaca buruk yang terjadi di perairan Selat Bali belakangan ini mengharuskan seluruh pelayaran harus waspada. Tak hanya nelayan, nakhoda kapal yang melakukan penyeberangan di Selat Bali (Ketapang-Gilimanuk) pun diminta untuk mengutamakan keselamatan penumpang. Bahkan, pihak syahbandar telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait hal itu. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Gilimanuk atau Syahbandar I Made Astika, Rabu (26/7) kemarin, mengakui jika pihaknya telah membuat SE yang ditujukan kepada para

nakhoda atau operator kapal untuk waspada serta mengutamakan keselamatan pelayaran. Selain mewaspadai cuaca buruk, pihaknya juga diminta agar selalu melakukan pengecekan fisik, alat keselamatan, alat

pemadam kebakaran dan pengawalan kapal sesuai peraturan yang berlaku. Ia menerangkan, cuaca di Selat Bali diakui sulit diprediksi. Namun, para nakhoda diharapkan selalu memperha-

tikan berita yang dikeluarkan dari BMKG maupun stasiun radio pantai. “Ketika terjadi cuaca buruk dan berisiko pada pelayaran segera menginformasikan dan berlindung di kolam yang aman,” tandasnya sembari meminta kru kapal menyampaikan kepada para penumpang agar menggunakan alat keselamatan yang telah disediakan, seperti life jacket. Selain itu, perhatikan daya angkut dan dispensasi me-

ngangkut muatan barang dan penumpang. Begitu pula dengan muatan kendaraan agar diikat dengan kuat sesuai ketentuan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam edaran yang dikeluarkan pada Senin (24/7) lalu, ditekankan kepada nakhoda. Apabila melanggar ketentuan yang dimaksud, maka sanksinya adalah penerbitan surat persetujuan berlayar akan ditunda. (kmb26)

PENYEBERANGAN - Suasana penyeberangan di Selat Bali, Rabu (26/7) kemarin.

Bali Post/olo

Sidang Paripurna DPRD

Eksekutif Ajukan Empat Ranperda SIDANG Paripurna DPRD berlangsung di ruang Sidang Utama DPRD, Rabu (26/7) kemarin. Sidang mengagendakan penjelasan Bupati Jembrana I Putu Artha atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Sidang dipimpin Ketua DPRD I Ketut Sugiasa dan dihadiri Bupati, Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, para Wakil Ketua DPRD, para pimpinan BUMN/BUMD dan para pimpinan OPD Pemkab Jembrana. Di hadapan Sidang Paripurna DPRD, eksekutif ajukan empat ranperda. Keempat ranperda itu, kata Bupati Artha dalam penjelasannya, yakni tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2016, Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2016 tentang APBD Tahun Anggaran 2017, Rancangan Peraturan Daerah tentang Kedudukan Hak Keuangan

dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT Bank Perkreditan Rakyat Jembrana. Ranperda yang berkaitan dengan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2016, Kata Bupati Artha, secara umum dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. “Pada tahun anggaran 2016, kita mampu merealisasikan pendapatan daerah meliputi PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 1.090.625.089.238,43 atau 99,99 persen dari target Rp 1.090.785.180.616,51. Sementara PAD target sebesar Rp 100.754.084.124,16 terealisasi sebesar Rp 114,533.486.834,54 atau 113,66 persen. Untuk dana perimbangan, lanjut Bupati Artha, target sebesar 751.411.039.686,00 atau 94,10

persen. Sedangkan pendapatan daerah yang sah ditarget sebesar 238.620.056.806,35, terealisasi sebesar Rp. 269.013.567.731,89 atau mencapai 112,74 persen. Sementara Ranperda tentang Kedudukan Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD, perlu dibentuk perda dengan poin yakni penghasilan, tunjangan kesejahteraan uang jasa pengabdian pimpinan dan anggota DPRD, belanja tunjangan kegiatan DPRD serta pengelolaan hak keuangan dan administratif pimpinan serta anggota DPRD. Sedangkan Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT Bank Perkreditan Jembrana, didasarkan atas kemampuan keuangan daerah. “Untuk tahun 2017, besaran nilai penyertaan modal daerah sebesar Rp 3 miliar, sedangkan untuk tahun 2018 sebesar Rp 3,435 miliar,” pungkasnya. (ad2015)

Bali Post/olo

SIDANG PARIPURNA - Bupati Jembrana I Putu Artha ketika membacakan penjelasan terkait empat ranperda yang diajukan pada Sidang Paripurna DPRD Jembrana, Rabu (26/7) kemarin.


Kamis Pon, 27 Juli 2017

KARANGASEM

13

Lampu Tempel Hanguskan Rumah Buda Amlapura (Bali Post) -

Kecerobohan mengakibatkan I Ketut Buda (45) kehilangan harta bendanya. Rumah semipermanen petani asal Banjar Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem itu ludes dilalap si jago merah. Kebakaran Rabu (26/7) dini hari itu terjadi karena Buda menyisakan lampu tempel dalam keadaan menyala ketika meninggalkan rumahnya.

Bali Post/kmb41

TRUK DIGIRING - Truk warna merah yang dicurigai polisi hingga langsung digiring ke Polsek Kota.

Bolak-balik Mencurigakan, Truk Merah Diamankan di Polsek Kota Amlapura (Bali Post) Sebuah truk berwarna merah nopol N 8092 UP yang dikemudikan Rudiarto asal Lumajang, Jawa Timur diamankan di Polsek Kota, Amlapura, Rabu (26/7) kemarin. Truk yang bermuatan 10 orang itu digiring ke Polsek Kota lantaran dicurigai setelah bolak-balik di seputaran kota Amlapura. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pagi-pagi beberapa kali truk berwarna merah itu terlihat bolak-balik di seputaran kota Amlapura. Bahkan truk itu melanggar lalu lintas. Polantas Polres Karangasem saat itu sedang berjaga di Jalan Sudirman. Karena ada gelagat mencurigakan, truk itu diberhentikan dan sopir truknya diminta menunjukkan surat-surat. Setelah itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap truk tersebut. Truk itu mengangkut sejumlah barang yakni 3 alat pemotong kayu chain saw, 2 unit sepeda motor, beras, tabung elpiji, kompor, dan masih banyak lagi kebutuhan pokok lainnya. Karena polisi curiga, selanjutnya sopir truk dan semua penumpang langsung digiring ke Polsek Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Salah seorang penumpang, Sutaji, mengatakan kedatangan dirinya bersama sembilan rekannya ke Amlapura untuk memotong kayu di Banjar Jumenang, Desa Bukit, Karangasem. Hanya, untuk menuju desa tersebut sopir tidak mengetahui jalan menuju ke sana. Maka dari itu, membuat truk yang ditumpangi bolak-balik di kota Ampalura. “Kita pukul 04.00 pagi sudah sampai di sini. Kita rencananya akan motong kayu di Desa Bukit, Karangasem. Karena sopir tidak tahu jalan menuju ke sana, akhirnya kita bolik-balik di kota Amlapura hampir dua jam lebih. Dan kita kena razia sekitar pukul 07.00,” ungkapnya. Sutaji menjelaskan, dirinya sebelumnya sempat memotong kayu di Gianyar. Kata dia, dia disuruh memotong kayu sengon sekitar 100 pohon oleh bosnya yang ada di Lumajang. “Nanti pohon yang ditebang akan dikirim ke Lumajang menggunakan truk Fuso,” katanya. Kanit Reskrim Polsek Kota Ipda Gede Wirya seizin Kapolsek Kompol Gede Wali menyatakan, mereka digiring ke Polsek berawal dari kecurigaan anggota Polantas Polres Karangasem setelah melihat beberapa kali truk itu mondarmandir di kota Ampalura. Karena curiga, maka petugas akhirnya menyetop truk itu dan meminta sopir menunjukkan surat-surat seperti SIM, STNK lengkap. Karena di atas truk ada 3 alat pemotong kayu, 2 unit motor, sajam, beras dan kebutuhan pokok lainnya. Akhirnya truk itu digiring ke Polsek Kota. “Setelah kita mintai keterangan yang bersangkutan akan memotong kayu di Desa Kubu. Mereka sedang mengurus surat tilang karena melanggar lalu lintas. Setelah selesai mengurus surat tilang mereka diizinkan memotong kayu sesuai kegiatan yang akan dilakukan,” ucap Ipda Gede Wirya. (kmb41)

Rumah korban berada di tengah kebun yang tidak hanya jauh dari permukiman penduduk, tetapi juga belum terjangkau aliran listrik. Sehingga sehari-harinya Buda hanya mengandalkan lampu tempel untuk penerangan. Selasa (25/6) malam, kor-

ban pergi ke tempat upacara ngaben di banjarnya. Namun sebelum berangkat, lampu tempel itu tidak dimatikan. Justru lampu tempel itu ditaruh di atas lemari. Padahal saat itu, dia membawa serta anak istrinya. Singkat cerita, rumahnya pun terba-

kar. Kebakaran itu diduga kuat akibat tersambar api dari lampu tempelnya. Kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 02.00 Wita, tapi korban baru tahu sekitar pukul 03.00 Wita. Itu pun korban dan anak istrinya masih ada di tempat ngaben.

Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem melalui Dinas Sosial (Dinsos) meminta seluruh desa melakukan pendataan jumlah warganya yang kejiwaannya terganggu, yang lumrah disebut orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Langkah pendataan itu dilakukan untuk mengetahui secara rinci keberadaan ODGJ di Gumi Lahar itu. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Sosial Komang Kasmana. Sejauh ini, kata Kasmana, pihaknya sudah meminta kepada aparat desa supaya melakukan pendataan terhadap warganya, sehingga Dinas Sosial memiliki data ODGJ rinci. “Kita sudah minta masing-masing desa untuk mendata warganya yang mengalami ODGJ. Dengan didata, nantinya kita bisa tahu pasti jumlah warga di Karangasem yang

mengalami ODGJ. Sebab, informasi yang kita dapat di Karangasem ada sekitar 1.500 ODGJ. Maka dari itu kita minta desa-desa untuk mendata guna memastikan apakah jumlahnya benar segitu atau bagaimana,” ungkap Kasma. Beberapa desa, lanjut Kasmana, sudah melaporkan hasil pendataannya ke dinas. Tetapi, ada juga beberapa desa sampai saat ini belum menyampaikan hasil pendataan ODGJ di desanya. Menurutnya, desa-desa yang belum menyetorkan hasil pendataannya ke dinas, supaya bisa segera mengumpulkan temuannya di lapangan. “Kalau semua desa sudah menyampaikan hasil pendataannya di desa, maka kita bisa tahu berapa sejatinya jumlah warga yang mengalami ODGJ di Karangasem. Apakah benar berdasarkan

informsi ada 1.500 orang lebih sedikit. Itu masih belum bisa dipastikan. Alasannya, belum semua desa menyetor sehingga juga belum ada kepastian berapa warganya yang masuk kategori ODGJ,” tegasnya. Data itu penting dalam kaitan lebih memudahkan Pemkab memberikan perhatian dan juga perawatan kepada warga yang mengalami ODGJ. Dengan melakukan pendataan seperti itu maka akan lebih mudah ketika memberikan jaminan kesehatan kepada mereka. “Kalau nanti misalnya ada pemberian jaminan kesehatan, maka kita tidak lagi kesulitan mencari orang ODGJ. Karena data ODGJ di masing-masing desa sudah ada. Sehingga jaminan kesehatan bisa kita arahkan kepada yang bersangkutan,” jelas Kasmana. (kmb41)

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Kasmana

Bali Post/kmb41

Polres Bantu Penyandang Disabilitas Empat orang penyandang disabilitas mendapat bantuan alat bantu berjalan dari Polres Karangasem.

Bantuan itu merupakan kerja sama Polres dengan Yayasan Bunga Bali. Bantuan yang diserahkan Kapolres Karang-

asem AKBP Wayan Gede Ardana, Rabu (26/7) kemarin, di antaranya diberikan kepada I Putu Selamet (12) asal Banjar

kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

anak-anaknya. “Kerugian diperkirakan sekitar Rp 25 juta,” katanya. Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta mengakui kemungkinan besar kebakaran itu disebabkan api lampu tempel. Namun, untuk memastikannya, Polsek Bebandem bersama Polres masih mendalami penyidikan. “Dugaan sementara karena api lampu tempel, tapi masih didalami. TKP masih kita pasangi garis lintas batas,” jelasnya. (kmb/kmb41)

ODGJ Didata di Semua Desa

Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Ketika pulang, rumahnya yang berukuran 6 x 3 meter sudah hangus, rata dengan tanah. “Saya baru tahu setelah ditelepon adik saya,” ungkapnya kepada polisi yang melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Karena praktis tidak ada pertolongan, semua harta benda korban ludes. Uang tunai Rp 1 juta ada di lemari ikut tak berbekas. Tiga kampil beras juga tak bersisa termasuk pakaian dan perlengkapan sekolah

Bali Post/kmb

ALAT BANTU - Penyerahan alat bantu berjalan di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem.

Badeg Tengah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Kepada siapa lagi bantuan kursi roda dan alat bantu berjalan itu diberikan? Putu Selamat merupakan anak pertama dari I Kadek Suardana (34). Bocah itu mengalami lumpuh kedua kakinya sejak usia enam bulan. Karena kondisi fisiknya lumpuh otomatis Putu Selamat tidak sempat mengenyam pendidikan. Padahal, semangat dan keinginan Putu Selamat menimba ilmu sangat besar. “Kalau adiknya bisa sekolah. Tapi Putu Selamat tidak memungkinkan karena lumpuh,” ungkap Suardana. Dengan bantuan kursi roda tersebut, Putu Selamet setidaknya bisa keluar bermain hingga ke pekarangan rumahnya. Sedangkan selama ini dia lebih banyak berdiam di atas tempat tidur. “Kakinya memang lemah, tapi tangannya cukup kuat,” ujar Aiptu Made Suhinten, Bhabinsa Desa Sebudi, yang merekomendasikan bantuan kursi roda untuk Putu Selamet. Penyerahan bantuan itu disaksikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Ketua DPRD Nengah Sumardi, dan Dandim Letkol Inf. Fi-

erman Sjadirial Agustus. Kadus Badeg Tengah Gede Suyaya saat itu mengakui Putu Selamet lahir di keluarga miskin sehingga pantas mendapat perhatian lebih dari pemerintah. “Terima kasih atas support Bapak Kapolres kepada warga kami,” ujarnya. Bantuan serupa juga diberikan kepada Ni Nyoman Dami (50) asal Tianyar, Kubu. Sedangkan bantuan tongkat untuk penyangga kaki diberikan kepada Ni Wayan Seken (70) asal Tianyar, Kubu dan Ketut Mangku Kayun (60) asal Macang, Bebandem. Kapolres Wayan Gede Ardana mengatakan, bantuan alat bantu berjalan itu untuk meringankan beban warga yang kurang beruntung. Pihaknya pun minta para Bhabinkamtibmas untuk lebih rajin turun ke desa binaannya. Bertugas mendatangi rumah rumah penduduk agar warga yang memerlukan bantuan bisa didata. “Turun ke bawah bertemu masyarakat juga bisa sambil berinteraksi untuk misi keamanan. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga agar bisa berperan terutama membantu menjalankan misi kemanusiaan di bidang sosial,” ujarnya. (kmb)

Jaga Pura Besakih Hulunya Bali

Relasi Kesucian Spiritual Warga Harus ’’Membumi’’ Pura Besakih sejatinya memang merupakan ‘’hulu’’-nya Pulau Bali. Karena itu Pura Besakih harus dikawal masyarakat Bali dengan baik, agar tetap memancarkan vibrasi, radiasi dan resoud-nya yang suci penuh aura cinta kasih, sehingga warga Bali mendapatkan keteduhan, kedamaian dan juga kesejahteraan. Bagaimanakah idealnya menjaga dan juga mengawal kesucian Pura Besakih yang didirikan maskot spiritual terkenal asal India Rsi Markandeya dengan tonggak penanaman pancadatu di Pura Basukihan, sehingga Bali kemudian menjadi degdeg alias stabil memunculkan aura sakral kesucian itu? APA yang disampaikan Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha saat menerima Manajer Operasional Besakih dan Bendesa Adat Besakih di Bali TV, Rabu (26/7) kemarin, agar Besakih sekuat-kuatnya wajib dipertahankan dengan spirit niskala, sehingga Pura Besakih tetap memancarkan taksu-nya yang abadi. Idealnya Pura Besakih itu harus apat dinikmati: dari, oleh dan untuk kita. Substansinya, dikatakan, kalau kemudian dalam dinamika zaman, Pura Besakih

yang ramai dikunjungan turis memunculkan imbas kesejahteraannya. Hal itu harusnya dipergunakan untuk keperluan pura, warga dan pembenahan lingkungan demi mendukung kesucian pura di lereng Gunung Agung itu. Memang tidak ada yang membantah Pura Besakih itu merupakan hulunya Pulau Bali. Karena itu, mau tidak mau dan suka tidak suka, kepala atau hulu itu harus dijaga dengan tanggung jawab dan komitmen kita secara optimal. Tidak boleh ada

kepentingan pragmatis, apalagi ekonomi kental dalam upaya menjaga kesakralan Pura Besakih itu. ‘’Rasa yang muncul dari kalbu itu perlu dikedepankan, sehingga pikiran yang cenderung pragmatis dan ekonomis akibat intervensi globalisasi bisa dipadamkan,’’ katanya. Ketua Badan Pengawas Brigjen TNI (Purn) Made Sumantra sepakat dengan Satria Naradha. Rasa di setiap hati warga harus diselaraskan dengan spiririt kesucian Pura Besakih. Relasi spiritual itu harus dijaga dan dikawal masyarakat Bali lebih membumi. Sebuah pararem dari desa adat yang dibuat agar ada payung sanksi sebagai yang dipedomani dalam melangkah yang baik dan elegan melibatkan warga. Dalam mengaplikasikan ajeg Bali pihaknya bersama Ketua Manajer Operasional Kapten Ketut Sumendra, Bendesa Adat Besakih Jero Mangku Widiarta selalu bahu-membahu terus mengupayakan perbaikan-perbaikan. Bukan saja sistem dibangun agar mekanisme kerja bisa berjalan baik,

juga kesadaran rasa memiliki selalu diwacanakan bagaimana agar rasa menjaga Pura Besakih itu muncul dari motivasi internal. ‘’Dalam aplikasi di lapangan saya senantiasa melakukan pendekatan-pendekatan elegan dengan masyarakat. Kami melakukan uji teori I bahkan kalau mentok berusaha mencoba teori II. Malah jika kedua teori itu gagal dan mendapatkan resistensi, maka kami siap uji materi,’’ ujar Brigjen Made Sumantra. Pola pendekatan dialogis, kasih dengan prinsip ngayah yang memang tidak ditampik kemudian pasti ada anugerah prasadham yang harus diterima. Dalam usaha membuat segalanya lebih baik, pihaknya terus melakukan langkah-langkah sistematis. Intinya semua pihak yang terlibat di sana diupayakan mendapat cipratan rezeki. Seperti warga yang mengais rezeki sebagai ojek, pramuwisata dan juga ibu-ibu yang menyewakan kamben, sudah mendapat bagian setengahnya dari Rp 60 ribu karcis yang dikenakan untuk tamu asing. ‘’Sejauh ini sudah ada

lompatan hingga 300 persen,’’ ujar Ketua MO Besakih. Selanjutnya masukan ke kas itu dibagi 25 persen disetorkan ke Pemkab Karangasem, 25 persen ke Desa Adat Besakih dan 50 persen untuk maintenance Pura Besakih. Ketua MO Besakih Ketut Sumendra menyatakan hany a d i Pura B esa ki h a d a Penataran Agung, Bencingan Agung, Margi Agung dan Gunung Agung. Semua yang agung itu memang luar biasa, bukan saja secara fisik alias sekala utamanya niskala. Dengan mengawali menata fisik, dan juga mengoordinasikan tukang ojek, pedagang acung, pedagang musiman, pedagang tetap. Masih banyak ada kendala terutama lahan parkir dipercaya masih kurang kendati ada empat parkiran di Kedundung, Manik Mas, Batu Madeg dan Ulun Sentra. Kapasitas terbanyak di Kedundung bisa menampung 600 kendaraan, berikutnya di Manik Mas 373, Ulun Setra 324 dan Batumadeg 63. ‘’Menjadi masalah jika puncak karya jumlah kendaraan bisa mencapai 2.314 unit. Minimnya tempat

Bali Post/ist

audIensi -- Bendesa Adat Besakih Jero Gede Widiartha melakukan audiensi bersama Ketua Badan Pengawas Besakih Brigjen TNI (Purn) Made Sumantra dan Ketua Manajer Operasional Ketut Sumendra diterima Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha di Bali TV, Rabu kemarin. parkir saat puncak karya itu Pura Besakih, yang harus perlu lahan parkir, selama ada dalam garda terdepan. ini kami bekerja sama den- ‘’Kalau aspirasi umat dan gan penduduk yang punya warga demikian, kami siap lahan pribadi,’’ ujar Ketut menjaga sebagai pihak yang Sumendra. ada di depan dalam menjaga Bendesa Adat Besakih Ida kesucian, kesakralan Pura Jero Gede Widiartha menya- Besakih,’’ ujar Bendesa Adat takan apa yang dilakukan Jero Gede Widiartha, yang MO belum setahun bertu- menggantikan Bendesa Adat gas sudah baik. Harapan sebelumnya Wayan Ginanbanyak pihak agar dibuat tra. Ikut hadir pada acara pararem dan desa adat harus itu Jero Mangku Nyoman menjadi yang terdepan da- Artawan (Bendahara Desa lam menjaga Pura Besakih Adat), Jero Mangku Sudaritu sangat bagus. Ideal- sana (Penyarikan) dan juga nya, memang desa adatlah Wayan Mangku Ngawit seyang merupakan pangempon lain I Gusti Ema. (ram)


TABANAN

14 Defisit APBD, Gedung Arsip Batal Dibangun Tabanan (Bali Post) Angan-angan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tabanan untuk memiliki gedung arsip tahun ini pupus. Pasalnya, proyek pembangunan gedung arsip senilai Rp 3,5 miliar juga ikut dibatalkan. Pembatalan itu akibat terjadinya defisit pada APBD Tabanan tahun 2017. Tidak hanya gedung arsip dan perbaikan taman kota, sejumlah proyek fisik juga I Wayan Kotio mengalami hal serupa, meski itu merupakan proyek prioritas. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Persip) Tabanan I Wayan Kotio saat dikonfirmasi mengakui kalau proyek pembanguan gedung arsip di bekas RPH Banjar Pengabetan, Dauh Peken, Tabanan ditunda. Dikatakan, proyek tersebut sebenarnya ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRKP). Bahkan, gambar dan Detail Engineering Design (DED)-nya sudah selesai. “Saya sudah lihat gambar yang dikirimkan Dinas PU dan desainnya bagus,” kata Kotio. Dikatakan, rencana pembangunan gedung arsip memang sudah menjadi mimpinya sejak dipercaya memimpin Dinas Persip. Itu merupakan salah satu persyaratan bagi daerah dan Persip yang merupakan OPD tipe A. Gedung tersebut akan menjadi tempat seluruh arsip OPD sehingga tidak lagi terpencar di masing-masing OPD. “Saya bersyukur, karena akan dibuatkan gedung arsip yang representatif,” katanya lagi. Plt. Kadis PUPRKP I Made Yudiana saat dikonfirmasi terpisah membenarkan proyek pembangunan gedung arsip dibatalkan pada tahun 2017. “Ya memang dibatalkan. Proyek gedung ini dibatalkan tahun ini bersama proyek perbaikan gedung utama kantor Bupati Tabanan,” katanya. (kmb28)

Tangani Panggilan Iseng

Tim Siapkan Langkah Antisipasi

Tabanan (Bali Post) Memudahkan masyarakat melakukan pelaporan dan mendapatkan penanganan secara cepat, Pemkab Tabanan melalui Dinas Kesehatan meluncurkan Public Safety Center (PSC). PSC ini merupakan nomor call center 119 (bebas pulsa) atau nomor 0361-4790160. Adanya call center itu diyakini selain memudahkan juga ada efek buruknya. Memang bisa ada peluang masyarakat berbuat iseng membuat laporan palsu. Menangani hal ini, pihak Dinkes telah mengambil langkahlangkah antisipasi. Koordinator PSC 119 Tabanan Serasi Wayan Sumawan, Rabu (26/7) kemarin, mengatakan dari pengalaman daerah yang memiliki PSC diketahui 80 persen hingga 90 persen yang masuk adalah panggilan sampah atau iseng. ‘’Untuk mengatasi ini, nantinya pihak operator saat menerima laporan akan mencatat nomor pemanggil sehingga bisa di-follow up,’’ ujarnya. Dalam PSC, kata Sumawan, tidak hanya terdiri dari Dinas Kesehatan tetapi juga pihak terkait seperti BRSUD, PMI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) hingga kepolisian. Nantinya jika ada sebuah kasus baik itu kecelakaan maupun bencana, masyarakat cukup menghubungi call center yang sudah ada. Nantinya petugas operator akan mengarahkan apa saja yang harus dilakukan serta menghubungi pihak terkait. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan yang juga Ketua PSC Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, kehadiran layanan PSC Tabanan Serasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2013 tentang safe community dan berlanjut dengan terbitnya Permenkes Nomor 19 Tahun 2016 tentang Sistem Penanganan Kegawatdaruratan Terpadu. (kmb24)

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Enam Ranperda Diajukan Eksekutif

Lima Fraksi Sepakat Bahas Sesuai Mekanisme

Tabanan (Bali Post) -

Setelah sebelumnya menetapkan sebelas ranperda menjadi perda, giliran Rabu (26/7) kemarin sidang paripurna DPRD Tabanan kembali digelar. Agendanya penyampaian pandangan umum lima fraksi terhadap pidato pengantar Bupati Tabanan tentang enam ranperda yang diajukan. Pada sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Tabanan Ni Made Meliani itu, secara umum kelima fraksi DPRD Tabanan menyetujui enam ranperda tersebut dibahas tuntas. Karena itu, ranperda itu lebih lanjut akan dibahas sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Tabanan. Pandangan umum pertama disampaikan Fraksi PDI-P yang dibacakan I Wayan Widnyana. Fraksi PDI-P memberi masukan, salah satunya mengenai ranperda kerja sama desa agar mampu menumbuhkan daya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pandangan umum Fraksi Golkar yang disampaikan Asta Dharma mengatakan jika ranperda perlindungan hukum terhadap masyarakat miskin itu sangat baik disusun. Dikatakan, masih banyak masyarakat kurang mampu yang kesulitan untuk memperoleh keadilan dalam

hukum. Fraksi Gerindra I Wayan Wiryadana, Fraksi Demokrat I Wayan Dharma Wiarsa, dan Fraksi NasDem-Hanuran yang dibacakan I Gusti Ngurah Sanjaya juga sepakat membahas enam ranperda dengan mekanisme yang berlaku. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang langsung menanggapi pandangan umum kelima fraksi memberikan apresiasi kepada DPRD Tabanan yang telah menyampaikan pandangan umumnya. “Namun, semua itu harus didukung semangat penegakan. Selain itu, agar terus-menerus dipantau. Jangan sampai membuat perda hanya untuk dilanggar,” tegasnya. Seperti diketahui sebelumnya, sebagai tindak lanjut keputusan DPRD Kabupaten Tabanan Nomor 21 Tahun 2016, tanggal 26 November 2016 tentang Program Pem-

Bali Post/kmb

SIDANG PARIPURNA - Suasana sidang paripurna pada agenda penyampaian pandangan umum fraksi. bentukan Perda Kabupaten Tabanan Tahun 2017, eksekutif mengajukan enam buah ranperda. Di antaranya Ranperda Kabupaten Tabanan tentang Kerja Sama Desa, Ranperda tentang Pengelo-

laan Barang Milik Daerah, Ranperda tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Kabupaten Tabanan, Ranperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Umum, Ranperda

tentang Perubahan atas Rancangan Perda Nomor 9 Tahun 2010 tentang Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, Ranperda tentang Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin. (kmb28)

Warung Global

Kecanggihan IT Wajib Direspons Budaya Inovatif dan Produktif PENTING orangtua dapat memastikan keamanan anak-anaknya saat berinteraksi di media sosial. Kecanggihan IT (Informasi Teknologi) wajib direspons dengan budaya inovatif dan produktif. Penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan dengan upaya inovatif meningkatkan produktivitas. Guru harus menjadi pendamping pelajar dan memberi bimbingan bagaimana penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik ‘’Pelajar Harus Bijak Memanfaatkan Medsos’’ Rabu (26/7) kemarin. Acara itu dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM, dan Swara Negara FM. Gusti di Renon mengatakan semua pelajar yang membawa HP harus dicek agar tidak ada konten negatif dan aplikasi yang dapat

merusak moral pelajar. Guru harus menjadi pendamping pelajar dan memberi bimbingan bagaimana penggunaan media sosial yang sehat dan

bertanggung jawab. Ugi di Kediri mengatakan, yang harus dilakukan adalah penyadaran kepada pelajar agar menggunakan medsos untuk tujuan positif, bukan kepentingan negatif serta menutup akses grup yang kerap menyebarkan konten informasi palsu, ujaran kebencian bahkan radikalisme. Arya di Denpasar menambahkan, hadirnya medsos di satu sisi memang banyak sekali manfaatnya. Seperti menambah teman, memperluas jaringan, mencari berbagai informasi dan menambah ilmu pengetahuan namun di sisi lain juga ada dampak negatinya. Untuk

menekan dampak negatif itu, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pemahaman termasuk peraturan perundangan yang mengatur masalah tersebut. Agung Jaya Negara di Denpasar mengatakan, para guru harus mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan medsos, termasuk mengarahkan memanfaatkan perangkat teknologi ini untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Diperlukan cara berpikir dewasa yang bijak dalam menggunakan medsos. Kita harus tetap menanamkan sikap kritis dalam menerima beragam informasi dari medsos. Pengguna medsos itu bukan hanya

kalangan intelektual. Tidak sedikit aksi penipuan pun terjadi. Sugi di Denpasar menyatakan perlu pengawasan dari orangtua terhadap aktivitas yang dilakukan anaknya. Penting bagi orangtua dapat memastikan keamanan anakanaknya saat berinteraksi di media sosial. Kecanggihan teknologi seharusnya kita hadapi dengan budaya produktif. Penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan dan adanya upaya inovatif meningkatkan produktivitas. Media sosial merupakan sebuah wahana untuk tujuan sosialisasi. Kemajuan itu memang sangat signifikan di bidang teknologi. (dika)


15

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Indonesia Tuan Rumah Piala Asia U-19 2018

Jakarta (Bali Post) Indonesia resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan putaran final Piala Asia U-19 2018 yang digelar 18 Oktober - 4 November 2018. Dikutip dari website PSSI, Jakarta, Rabu (26/7) kemarin, keputusan itu disetujui oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dalam rapat Komite Kompetisi AFC, Selasa lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. ‘’Indonesia diputuskan menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018 yang akan dilangsungkan pada 18 Oktober - 4 November 2018. Komite Kompetisi AFC merasa Indonesia mengajukan penawaran yang lebih baik sebagai tuan rumah dibandingan negara-negara lain,’’ tulis AFC dalam keterangan resminya. Hal ini membuat tim nasional U-19 Indonesia, yang kini dilatih Indra Sjafri, dipastikan langsung lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2018 dan membuat peluang untuk lolos ke Piala Dunia U-20 semakin terbuka. Adapun syarat untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2019 adalah bisa menjadi peringkat empat besar atau semifinalis Piala Asia U-19. Namun, meski tak lagi menentukan, PSSI memastikan timnas U-19 akan tetap berlaga di kualifikasi Piala Asia U-19 2018 yang digelar 31 Oktober - 8 November 2017 di Korea Selatan. Di kompetisi itu, Indonesia bergabung di Grup F bersama Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam. Usai ditunjuk sebagai tuan rumah, PSSI pun menyiapkan lima stadion untuk mempertandingkan laga-laga Piala Asia U-19 yaitu Stadion Utama GBK Senayan di Jakarta, Stadion GBLA di Bandung, Stadion Patriot di Kota Bekasi, Stadion Wibawa Mukti di Kabupatan Bekasi dan Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor. (ant)

Tumminello Tentukan Kemenangan Roma atas Spurs Harrison, New Jersey -

Marco Tumminello mencetak gol dua menit sebelum waktu pertandingan usai untuk membawa AS Roma menang 3-2 atas Tottenham Hotspur pada laga International Champions Cup yang berjalan panas di Red Bull Arena, Rabu (26/7) kemarin. Gol penentu kemenangan Tumminello tercipta hanya semenit setelah pemain Spurs Vincent Janssen menyamakan kedudukan 2-2 dengan mencetak gol dari situasi kemelut di depan gawang. Harry Winks membawa klub Liga Inggris itu mencetak gol balasan pada menit ke-87 setelah Roma unggul 2-0 melalui Diego Perotti dan Cengiz Under. Wasit Hilario Grajeda hanya mengeluarkan dua kartu kuning pada pertandingan yang menyajikan sejumlah tekel kasar dan beberapa aksi mendorong dari kedua tim yang menyelesaikan liga musim lalu dengan menduduki peringkat kedua. Manajer Spurs Mauricio Pochettino juga diusir ke tribun penonton. Pelatih Roma Eusibio Di Francesco mengatakan kepada para pewarta bahwa timnya senang dengan kemenangan ini. ‘’Kami memainkan penampilan bagus namun ini masih Juli. Terlalu dini untuk membuat penilaian-penilaian. Tentu saja ini menambah kepercayaan diri bagi saya dan para pemain,’’ ucapnya. Roma membuka gol pada menit ke-13 melalui eksekusi penalti Perotti setelah bek

Spurs Cameron Carter-Vickers dinyatakan mengenai bola dengan tangannya di kotak terlarang. Gelandang Turki berusia 20 tahun yang meneken kontrak lima tahun dari Basaksehir bulan ini, menggandakan keunggulan Roma saat pertandingan tinggal menyisakan 20 menit. Manajer Spurs Pochettino mengatakan timnya masih berusaha menemukan bentuk permainan terbaiknya. ‘’Menurut saya kami bekerja sangat banyak untuk berusaha mengembangkan permainan kami dan memperbaikinya. Kami berjuang untuk segalanya,’’ tambahnya. ‘’Menang bukan merupakan hal terpenting. Ini hanya mengenai menyesuaikan diri dan berkembang dalam semua hal.’’ (ap/ant)

GOL - Pemain AS Roma Marco Tumminello (kanan) merayakan gol di samping pemain Tottenham Ben Davies pada pertandingan turnamen International Champions Cup di Harrison, New Jersey, Rabu (26/7) kemarin. AS Roma menang 3-2.

Ancelotti Puas dengan Skuad Bayern

Bali Post/ap

FINA - Perenang Inggris Max Litchfield berlaga di nomor 200m gaya berganti perorangan pada Kejuraan Dunia FINA di Budapest, Rabu (26/7) kemarin.

AS Pecahkan Rekor Dunia di Babak Penyisihan

Budapest Rekor demi rekor tercipta pada pergelaran Kejuaraan Dunia FINA di Budapest, Hungaria. Rabu (26/7) kemarin, tim estafet 4x100 putra AS menciptakan rekor dunia meski baru memasuki babak penyisihan. Tim yang terdiri dari Ryan Murphy, Kevin Cordes, Kelsi Worrell dan Mallory Comerford membukukan waktu terbaik 3 menit 40,28 detik. Mereka memecahkan rekor yang dibuat tim Inggris di Kejuaraan Dunia 2016 di Kazan dengan waktu 3 menit 41,71 detik. ‘’Ini merupakan salah satu nomor yang paling menarik untuk disaksikan,’’ ujar Murphy yang memimpin dengan gaya punggung. Australia dengan waktu 3 menit 44,13 detik menjadi satu-satunya tim peserta yang mapu mencatatkan waktunya di bawah empat menit di nomor ini. Babak final nomor ini akan digelar di Duna Arena, Kamis dini hari. Nomor estafet gaya berganti mulai diperlombakan di Kejuaraan Dunia mulai dua tahun lalu. Nomor ini juga akan masuk dalam program Olimpiade Tokyo 2020. Sejauh ini telah enam rekor dunia tercipta di Budapest ini. (kmb39/rtr)

Singapura Pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti kemungkinan besar tidak akan melakukan penambahan pemain lagi pada pramusim ini dan berharap dapat mempertahankan gelar Liga Jerman dengan skuad yang ada. Pria Italia itu menambah sejumlah pemain dalam dua bulan terakhir, termasuk bek Prancis Corentin Tolisso dan pengatur permainan asal Kolombia James Rodriguez. Ia mengakui bahwa dirinya senang dengan keseimbangan skuadnya menjelang musim baru. ‘’Saya senang dengan skuad dan puas dengan para pemain yang kami miliki. Kami bisa menjalani musim fantastis,’’ kata Ancelotti pada Rabu (26/7) kemarin, sehari setelah timnya menang 3-2 atas Chelsea pada turnamen pramusim yang diikuti tiga tim. ‘’Saya senang dengan bagaimana kami bermain melawan Chelsea, khususnya penampilan Tolisso dan James sebab itu terlihat mereka seperti telah bermain bersama kami untuk kurun waktu yang lama,’’ tambahnya. ‘’Mereka telah berkembang dengan

Gelandang serang Bayern Munich Renato Sanches. benar-benar cepat dan mengetahui gaya bermain kami dan melakukan pekerjaan bagus.’’ Ancelotti meradang saat ditanyai untuk kedua kalinya dalam tiga hari

perihal pemain Chile Arturo Vidal yang disebut-disebut akan pindah ke lawan mereka pada Kamis, Inter Milan, namun mengadopsi pendekatan ‘’menunggu dan melihat’’ mengenai

gelandang Portugal Renato Sanches. ‘’Siapa pun yang berpikir Vidal hengkang keliru. Dia tidak pindah. Renato bersama kami sepanjang pramusim dan kemudian kami akan mengambil keputusan. Dia bermain baik saat melawan Chelsea dan saya berharap dia dapat terus berkembang,’’ tutur Ancelotti. Laporan yang berkembang menyebutkan Renato sepakat untuk pindah ke Italia dan bergabung dengan AC Milan. Sanchez menyepakati kontrak selama empat musim dengan nilai transfer 35 juta pound. Bila berita ini benar maka Manchester United gigit jari untuk menajamkan lini depannya dengan keputusan pemain berusia 19 tahun itu. Lawatan Bayern ke Asia menyajikan beberapa hasil dengan kekalahan adu penalti dari Arsenal, disusul takluk 0-4 dari AC Milan di Tiongkok, sebelum tampil bagus saat melawan sang juara Inggris di Singapura. Bek Bayern Mats Hummels setuju dengan pelatihnya dan berniat untuk fokus pada aspek-aspek positif dari lawatan ke Asia. ‘’Kami dapat belajar banyak dari perjalanan ini,’’ ucapnya. (kmb39/rtr/ant)

Inter Milan Ingin Pertahankan Perisic

Pemain Timnas U-22 Kembali ke Klub Masing-masing

Jakarta (Bali Post) Sebanyak 23 pemain tim nasional sepak bola U-22 Indonesia kembali memperkuat klub masing-masing seusai berlaga di kualifikasi Piala Asia U-23 2018, Bangkok, Thailand. ‘’Semua pemain yang tergabung dalam timnas U-22 telah dipulangkan ke klubnya masing-masing. Dan diperbolehkan untuk dimainkan pada pertandingan Go-Jek Traveloka Liga 1 pekan ke-17,’’ kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha di website Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Rabu (26/7) kemarin. Dari 23 pemain timnas U-22 yang dilatih Luis Milla, masing-masing tiga pemain akan kembali ke Persija Jakarta dan Bali United. Sementara masing-masing dua pemain akan memperkuat lagi Persib Bandung, Arema FC, Persela Lamongan, Persipura dan Bhayangkara FC. Terakhir, ada masing-masing satu pemain ke Persiba Balikpapan, Persegres, PS TNI, PSM Makassar, Mitra Kukar dan Barito Putera. Timnas U-22 sendiri gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2018 di Tiongkok setelah pada ajang kualifikasi 19-23 Juli 2017 di Bangkok, Thailand, hanya menempati peringkat tiga Grup H dengan empat poin, hasil satu kekalahan, satu kemenangan dan satu imbang dari tiga laga. Adapun tim yang berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-23 dari Grup H adalah Malaysia sebagai juara grup dan Thailand sebagai salah satu peringkat dua terbaik. Timnas U-22 akan kembali melakukan pemusatan latihan pada 4-10 Agustus 2017 sebagai persiapan terakhir jelang SEA Games, Malaysia, pada 14-29 Agustus 2017. PSSI masih mempertimbangkan Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) sebagai lokasi TC. Di SEA Games 2017, Evan Dimas dan kawan-kawan berada di Grup B bersama dengan Thailand, Vietnam, Kamboja, Timor Leste dan Filipina. (ant)

Bali Post/rtr

Bali Post/ap

Perisic dikaitkan oleh media Inggris dengan kepindahan ke Manchester United. Namun Spalletti, yang mempersiapkan timnya untuk pertandingan persahabatan melawan Bayern Munich pada Kamis ini, tidak akan mau menyongsong musim baru dengan skuad yang lebih lemah. Dengan skuad yang lebih tangguh, Inter diharapkan bisa bersaing dengan klubklub papan atas. ‘’Tentu saja tujuan kami pertama-tama

Gelandang Inter Milan Ivan Perisic (kanan). Singapura Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti ingin mempertahankan pemain sayap Kroasia Ivan Perisic meski akan merombak skuadnya menjelang Liga Italia musim depan. Tetapi disadari setiap pemain memiliki harga masing-masing dan bermain di klub pilihannya. Ambisi-ambisi para pemilik Inter yang berasal dari Tiongkok tidak dapat dipenuhi tiga manajer pada musim lalu ketika klub itu

finis di peringkat ketujuh, sehingga gagal menembus kompetisi Eropa. Mantan pelatih Roma Spalletti direkrut pada bulan lalu sebagai upaya untuk memperbaiki prestasi Inter. Spalletti merekrut bek internasional Slovakia Milan Skriniar di antara sederet perekrutan lainnya. Namun, ia mungkin perlu mempertimbangkan berpisah dengan Perisic agar memiliki dana segar untuk memperkuat skuadnya di area lain.

adalah berada di empat besar,’’ tambah Spalletti. ‘’Tiga besar cukup sulit untuk direbut karena pada tahun lalu kami memiliki selisih 25 angka dari tiga besar, maka ini akan menjadi tantangan besar bagi kami.’’ Juara Liga Italia 2010 ini juga akan bermain melawan juara Liga Inggris Chelsea di Stadion Nasional pada Sabtu, untuk menutup turnamen International Champions Cup Singapura. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

‘’Tentu saja, terdapat beberapa rumor, namun status quo adalah bahwa kami ingin mempertahankan Perisic. Dia adalah pemain penting di tim dan kami mengandalkan dia pada awal musim baru,’’ kata Spalletti. ‘’Meski berkata demikian, jika seseorang datang dengan tawaran yang sangat sulit ditolak, maka kami akan mempertimbangkannya. Namun tentu saja kami akan perlu mencari pengganti yang layak untuk Perisic.’’

Bali Post/ap

ABSEN - Petenis Serbia Novak Djokovic, Rabu (26/7) kemarin menggelar konferensi pers di Beograd. Mantan petenis nomor satu dunia itu memutuskan istirahat hingga akhir musim untuk memulihkan cedera sikunya. Ini berarti dia absen di Grand Slam AS Terbuka bulan depan.


OLAH RAGA

16

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Agung Seganti Dkk. Lolos ke Perempatfinal Bali Post/022

STRES — Salah seorang korban skorsing atlet taekwondo Kota Denpasar K. Mira Adelia Putra telah memerisakan diri ke dokter, dan hasil visumnya dinyatakan stres berat.

DPRD Bali Berupaya Bebaskan 7 Taekwondoin Denpasar dari Skorsing

Denpasar (Bali Post) DPRD Bali melalui Komisi IV berupaya membebaskan skorsing yang dijatuhkan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali terhadap tujuh atlet taekwondo Kota Denpasar yang masih berusia anak-anak. Mereka adalah Julianto Putu Oka, Putu Oka Mahendra, I Wayan Divayana Ranendra Putra, I Gusti Agung Lanang Saputra, I Putu Bagus Paramananda, K Mira Adelia Putra, dan Ni Kadek Nia Ananda Suryandari. Demikian hasil dengar pendapat (hearing) antara Komisi IV DPRD Bali dengan pihak terkait seperti Pengkot TI Denpasar, Pengprov TI Bali, KONI Kota Denpasar, KONI Bali, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali, di Gedung DPRD Bali, Rabu (26/7) kemarin. Ketua Komisi IV Nyoman Parta menegaskan, pihaknya bakal berkirim surat kepada PB TI, tembusan kepada Menpora, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Gubernur Bali, Kapolda, serta instansi terkait seperti KONI Bali dan KONI Denpasar. ‘’Intinya, kami ingin membebaskan skorsing terhadap tujuh atlet taekwondo Denpasar,’’ tuturnya. Terkait hal itu, Ketua Umum Pengprov TI Bali Lan Ananda tetap bersikukuh pihaknya tak mau mencabut skorsing yang dijatuhkan kepada 7 atlet taekwondo Denpasar, sebab kejadian seperti ini di tubuh taekwondo merupakan hal biasa. ‘’Bahkan, ada surat dari PB TI tak akan mencampuri urusan Pengprov TI Bali, sebab mutlak hak dan wewenang otonomi Pengprov TI Bali,’’ tegas Lan Ananda. Dia tak mau mencabut skorsing, karena pemberian sanksi sudah sesuai dengan AD/ART yang tak membedakan batasan usia atlet. ‘’Saya tak mau mengkhianati putusan skorsing yang sudah saya buat, bagaimana reaksi ribuan anggota taekwondo Bali seandainya skorsing dianulir. Ibarat pemain sepak bola, kalau terkena kartu merah, jangan masuk ke lapangan hijau,’’ sebutnya. Dua korban skorsing K. Mira Adelia Putra, siswi SMAN 1 Denpasar, dan Kadek Nia Ananda Suryandari, siswi SMPN 1 Denpasar, telah memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan visum keduanya dinyatakan stres berat. ‘’Kami tak tahu apa penyebabnya, mendadak diskors pascamengikuti turnamen di Malaysia,’’ keluh mereka. ‘’Sampai teman-teman tak berani mendekati saya,’’ sambung Kadek Nia. Akibat skorsing ditambah pembekuan Pengkot TI Denpasar ini, perolehan medali emas Denpasar di Porprov terancam nihil. Taekwondo pertama kali dipertandingkan pada Porprov Bali XI di Denpasar 2013, Denpasar juara umum mendulang 14 emas, kemudian Porprov Bali XII di Buleleng 2015, Denpasar hanya merebut 4 emas. ‘’Kami ingin supaya atlet kami bisa berlaga pada Porprov Bali di Gianyar, September nanti,’’ saran Bidang Hukum dan Etika KONI Denpasar Made Suardana. (022)

Sembilan Perenang Indonesia Tampil di Budapest

Budapest (Bali Post) Sembilan atlet renang Indonesia ambil bagian pada kejuaraan Dunia Renang FINA di Budapest, 14-3O Juli 2O17 yang melibatkan lebih dari 5000 atlet dari 182 negara. Ke-9 atlet renang Indonesia yaitu Aflah Fadlan Prawira, Glenn Victor Sutanto, Indra Gunawan, I Gede Siman Sudartawa, Triady Fauzi Sidiq, Anandia Treciel Vanessae Evato, Azzahra Permatahani, Raina Saumi Grahana Ramdhani dan Ressa Kania Dewi. Ketua kontingan tim Akuatik Indonesia Ali A Patiwiri, Rabu (26/7) kemarin, menyebutkan event FINA ini merupakan kompetisi yang amat berat, kualifikasinya sangat tinggi dan hanya bisa diikuti oleh perenang kelas dunia. Masuknya perenang Indonesia di FINA sendiri sudah merupakan prestasi karena kualifikasi tersebut. Perenang Indonesia mengikuti lomba renang di nomor gaya bebas, dada, punggung, kupu-kupu dan gaya campuran. Walau belum berhasil bersaing dengan perenang dunia yang juga mengikuti pertandingan di nomor-nomor tersebut, namun perenang Indonesia menunjukkan peningkatan prestasi yang menggembirakan. Pada tahap awal, perenang Indonesia Ressa Kania Dewi berhasil masuk tahap penyisihan walaupun belum berhasil di putaran final. Duta Besar RI untuk Hongaria Wening Esthyprobo mendukung partisipasi Indonesia dalam kejuaraan internasional tersebut. KBRI Budapest bersama masyarakat Indonesia di Hungaria ikut datang langsung ke acara pertandingan memberikan support bagi perenang-perenang andalan Indonesia tersebut. (ant)

PSPS Bakti Negara Kirim 11 Atlet ke Porprov

Singaraja (Bali Post) – Perguruan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara Buleleng mengirim 11 atletnya menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII di Gianyar mendatang. Mereka diharapkan bisa menyumbang medali untuk mengakhiri krisis prestasi cabor ini. Porprov XIII dijadikan momentum kebangkitan prestasi bagi PSPS Bakti Negara Buleleng. Hal ini karena cabang olahraga pencak silat belum menunjukkan prestasi. Bahkan, dari catatan beberapa kali laga Porprov, pencak silat Buleleng hanya bisa merebut satu medali emas. Setelah menjalani proses seleksi, 11 atlet akan berlaga di Gianyar mendatang. Sepuluh atlet akan bertarung pada kategori laga, dan satu atlet berlaga pada kategori seni. Pelatih pencak silat kontingan Buleleng Gede Nova Sadiantara mengatakan dengan kekuatan ini, timnya bertekad memperbaiki prestasi yang selama ini krisis medali. Saat ini kondisi atlet binaannya masih sibuk melakukan latihan untuk meningkatkan fisik dan memperbaiki mental bertanding. Sementara di bidang teknik, dipastikan atlet ini sudah mumpuni dan tinggal melakukan beberapa kali latih tanding untuk mengukur kemampuan baik fisik, teknik, dan mental bertanding. ‘’Tekad kami bagaimana meningkatkan raihan medali dalam laga porprov nanti. Kalau kondisi atlet masih fokus latihan mengasah fisik dan mental bertanding,’’ jelas Gede Nova Sadiantara, Rabu (26/7) kemarin. (kmb38)

Bali Post/ant

MENANG - Tim voli putra Indonesia merayakan kemenangan atas Qatar usai pertandingan turnamen ‘’19th Asian Senior Men’s Volleyball Championship 2017’’ di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Rabu (26/7) kemarin. Tim voli Indonesia menang atas Qatar dengan skor 3-2 (24-26, 14-25, 25-20, 25-21, 15-11).

Gresik (Bali Post) -

Timnas voli putra Indonesia lolos ke babak delapan besar, sekaligus memenuhi target pada Kejuaraan Senior Voli Putra Asia ke-19, setelah mengalahkan Qatar 3-2 (24-26, 14-25, 25-20, 25-21 dan 15-11) di GOR Petrokimia, Gresik, Rabu (26/7) kemarin. Kemenangan atas Qatar membuat Indonesia berada di peringkat kedua Grup A dengan nilai 6, di bawah Kazakhstan yang menjadi juara grup dengan nilai 7. Pada pertandingan penentuan bagi kedua negara itu untuk lolos bersama Kazakhstan itu berlangsung cukup sengit. Indonesia sempat tertinggal 0-2 dengan perolehan angka cukup jauh, terutama pada set kedua. Memasuki set ketiga, timnas yang dimotori Agung Seganti mulai mampu membalikkan keadaan. Beberapa kali

smas Rivan Nurmulki mampu menusuk area Qatar dan gagal diantisipasi lawan, sehingga unggul dengan angka 25-20. Set keempat, tim asuhan Samsul Jais bermain cepat pada awal laga, dan kedatangan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pada saat itu mampu memberikan rangsangan semangat juang, sehingga meninggalkan Qatar

dengan selisih empat angka dan menutup pertandingan dengan angka 25-21. Pada set penentuan, semangat juang Agung Seganti dkk. untuk mengalahkan Qatar masih terlihat, dengan beberapa smas agresif Rivan Nurmulki, dan skor diakhiri untuk kemenangan Indonesia dengan angka 15-11. Kemenangan ini mendapat apresiasi Manajer Timnas Indonesia Nanang Masbudi, karena membuktikan bahwa Indonesia masih mampu berprestasi di cabor voli, meski dua kali absen dalam Kejuaraan tingkat Asia. ‘’Kami mengapresiasi para pemain yang bermain sesuai instruksi pelatih, dan ini membuktikan bahwa Indonesia masih bisa berbicara pada

Tim Porprov Denpasar Tantang Madura United U-19

Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola dan futsal Porprov Kota Denpasar bertolak ke Kota Surabaya, Rabu (26/7) kemarin. Rencananya, tim sepak bola menjajal Madura United U-19 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, sedangkan tim futsal bakal meladeni Bintang Timur Surabaya. Rombongan dilepas Ketua Umum KONI Denpasar IB Toni Astawa usai melakukan persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha. Ketua Umum Askot PSSI

Denpasar Eko Supriadi menjelaskan, supaya para pemain bisa tampil maksimal, mengingat jerih payah mereka telah diperhatian KONI Denpasar, yang mengucurkan dana dari APBD Kota Denpasar. ‘’Saya minta anak-anak bisa memanfaatkan program KONI Denpasar pada try-out ini sebagai ajang untuk menerapkan taktik dan strategi yang diberikan pelatih selama latihan,’’ ujar Eko. Ia berharap prestasi sepak bola Denpasar di ajang Porprov bisa mempertahankan

gelar juara umum. ‘’Kami akui mempertahankan medali emas memang agak berat dibandingkan merebut medali emas,’’ tuturnya. Sementara itu, Manajer Tim Porprov Denpasar AA Putu Sudirkan Yoga Semadi mengingatkan, dipilihnya Kota Pahlawan sebagai lokasi try-out, mengingat selama ini Surabaya sebagai barometer sepak bola di Jatim. Selain itu, katanya, tujuan try-out untuk menguji mental bertanding para pemain pascapembentukan tim sejak dua bulan lalu. (022)

Bali Post/022

TRY-OUT — Tim sepak bola Porprov Kota Denpasar melakoni try-out ke Kota Surabaya guna meladeni tim Madura United U-19 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Kamis (27/7) ini.

kejuaraan voli tingkat Asia,’’ katanya. Sementara itu, pelatih Indonesia Samsul Jais mengaku sengaja memberikan keunggulan pada Qatar di set pertama dan kedua, karena tipikal permainan modern akan menyerang di set awal, dan kendur di set akhir. ‘’Para pemain sudah bermain sesuai instruksi, dan ini bisa dijadikan landasan untuk meraih medali emas pada SEA Games nanti di Malaysia,’’ kata Jais. Sementara itu, wakil dari Asia Tenggara lainnya seperti Thailand dan Vietnam gagal melangkah ke perempatfinal. Thailand hanya menempati peringkat ketiga di Grup D di bawah Tiongkok dan Australia, demikian pula Vietnam di grup C di bawah Jepang dan Korea Selatan. (ant)

Petembak Buleleng Cedera Saat Latihan Singaraja (Bali Post) – Salah satu atlet menembak Buleleng yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Provini (Porporv) Bali di Gianyar mendatang mengalami cedera hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Nurul yang berusia 17 tahun cedera pada pelipis kanan hingga harus mendapatkan lima jahitan. ‘’Setelah kejadian kami mengantar ke rumah sakit dan ditangani dengan menjahit luka robek di pelipis kanannya. Kemungkinan tangannya basah saat mengokang dan bantalan senjata dari kursi plastik mungkin tidak kuat menahan, sehingga senjata mental dan mengenai atlet binaan kita,’’ kata Ketua Harian Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Buleleng Ketut Budiada, Rabu (26/7) kemarin. Budiada menjelaskan, sebelum kejadian atlet binaannya itu melaksanakan latihan rutin di kawasan LC Singaraja. Saat itu atlet yang sekarang duduk di bangku SMKN 1 Singaraja itu berlatih menggunakan senjata laras panjang. Nurul sendiri sudah sering dan terbiasa mengoperasikan senjata jenis ini saat melaksanakan latihan.

Diduga karena keringat dan licin, sehingga genggaman tangannya terlepas saat dia mengokang senjata laras panjang itu. Akibat lontaran senjata itu pelipis kanan Nurul terluka hingga mengeluarkan darah. Pelatih dan rekan sesama atlet kemudian mengantar atlet menembak peraih medali perunggu pada Porprov XII di Buleleng yang lalu itu ke Rumah Sakit Umum Parama Sidhi, Singaraja. Saat ini kondisi Nurul sudah membaik dan tinggal menunggu pemulihan. Akan tetapi situasi ini memaksa porsi latihan untuk sementara dikurangi, sampai kondisinya pulih. Nurul sendiri ditetapkan oleh Perbakin Buleleng untuk berlaga pada nomor Air Rifle Match Junior. Sementara itu, Ketua Harian KONI Buleleng Gede Darmawan mengatakan, untuk melindungi atlet yang berlaga pada Porprov XIII di Gianyar, pihaknya telah mengasuransikan mereka sejak Mei sampai 30 September 2017 mendatang. Dengan kebijakan ini, seluruh atlet dari cabang olahraga apa pun akan dijamin kesehatannya selama latihan hingga berlaga pada Porprov. (kmb38)

Nepal, Praful Maharjan/Rasila Maharjan. Sedangkan Indrea Leonard Prasetya/Pitha Haningtyas Mentari lolos usai menghentikan Abdurasul Khadjaev/Shirina Shavkatova dari Uzbekistan.

Pertandingan nomor perorangan Asia Junior Championships 2017 berlangsung pada 26-30 Juli 2017 di Jaya Raya Sports Hall Training Center, Jakarta. (kmb39/net)

Savira Lolos ke Babak Dua

Jakarta (Bali Post) Tunggal putri Indonesia Savira Sandradewi berhasil melaju ke babak kedua turnamen Asia Junior Championships 2017 di Jakarta, Rabu (26/7) kemarin. Savira mengalahkan Samin Abedkhojasteh dari Iran dengan skor 21-17 dan 21-18. Turun pertama kali di kejuaraan ini, Savira mengaku masih harus melakukan adaptasi terlebih dulu. Ia sempat beradu ketat di game pertama, dan bahkan beberapa kali tertinggal dari Samin di game kedua. ‘’Saya masih beradaptasi dengan lapangan, terus bolanya juga agak cepat. Game kedua karena pindah lapangan, jadinya masih menyesuaikan juga,’’ kata Savira mengenai laganya tersebut. ‘’Saya mainnya harus lebih cepat dari dia. Karena kalau saya kasih bola yang enggak lewat, dia bisa langsung smash,’’ tambah Savira mengenai lawannya. Selanjutnya di babak kedua, Savira akan ditantang unggulan empat asal Tiongkok, Han Yue. Savira berharap di laga keduanya ia sudah bisa tampil lebih baik. ‘’Besok siap saja di lapangan. Menerapkan pola permainan saya dulu. Targetnya pengennya juara, tapi ini kan baru pertama. Dijalani dulu saja semaksimal mungkin,’’ ujar

Savira. Sementara itu, pelatih tunggal putri Jeffer Rosobin juga angkat bicara mengenai penampilan Savira. Ia mengevaluasi Savira untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan Tiongkok. ‘’Ini dia baru main pertama, jadi touch-nya belum dapat. Mudah-mudahan besok lebih baik, dia harus tampil lebih berani. Tadi dia mainnya belum keluar. Jadi masih ragu-ragu. Saya optimis dia bisa fight, mudahmudahan besok bisa tampil maksimal,’’ kata Jeffer. Selain Savira, Sri Fatmawati juga lolos melewati lawan pertamanya. Sri mengalahkan Nayanathara Teshani dari Sri Lanka dengan skor 21-8 dan 21-10. Memasuki babak kedua Asia Junior Championships 2017, pasangan ganda putra Ghifari Anandaffa Prihardika/Ferdian Mahardika Ranialdy langsung ditantang unggulan satu Krishna Prasad Garaga/Dhruv Kapila dari India. Meski langsung mendapat lawan berat, Ghifari/Ferdian tak ingin terlalu terbebani dengan hasilnya nanti. Sebelumnya di babak pertama, Ghifari/Ferdian mengalahkan pemain Singapura Wei Hon Ivan Go/Keng Ying Royston Loh. Mereka menang dua game langsung 21-7 dan

21-10. Selain Ghifari/Ferdian, dua pasangan ganda campuran Indonesia juga berhasil melewati babak pertama. Renaldi Samosir/Hediana Julimarbela mengalahkan pasangan asal

Pebulutangkis Indonesia Savira Sandradewi.

Bali Post/net


Kamis Pon, 27 Juli 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Guru Tari. Lamaran ke SMP PGRI 5 Dps

B.BP.001.07.17.0001973

Dcr Pembantu Masak,Waiter/ss Lancar English ada Gaji,Tip. U/RM di Legian. H:081236109808 B.BP.001.07.17.0001836

!!Dibutuhkan Segera 7Waiter/ss utk Restaurant di Daerah Setiabudi Kuta.Lincah,Ramah,tdk malas.CV:Tiffanymayestika@gmai l.com Hub.0812 38552605

B.BP.004.07.17.0001843

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

B.BP.001.07.17.0001795

B.BP.004.06.17.0001802

“Dcr Staff Pria 17-23Th,Gaji 1,5-2,5Jt H.081802777997"

B.BP.004.07.17.0001842

*** Tenaga Serabutan, Hub: Jl.Gadung No.81 Kreneng-Dps

B.BP.001.07.17.0001899

Dcr sales Counter,Supir Pariwisata,SalesExecutive utk Travel Hub:0361-235700 B.BP.004.07.17.0001923

B.BP.001.07.17.0002010

Cari PRT tinggal dlm gaji memuaskan Hub.085100807002

B.BP.135.07.17.0002012

Cari Sales Gaji 2jt Traspt,Kms Bonus Hb:082147591197(tdk SMS)

B.BP.001.07.17.0000916

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

Dcr:Receptionist/FO,HK, Dicr Sopir Pribadi Ulet,Jujur, Dicr Karyawan u.Catering Hub. Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta Bertanggung Jawab Hub.08113881 0818550811 Gaji disesuaikan B.BP.001.07.17.0001833 B.BP.001.07.17.0001886 42/08123802028 Dibutuhkan Sgr Supervisor Perush Need: graduate akademi bahasa B.BP.001.07.17.0001834 asing, English / Mandarin, Laundry NAS unt Bagian Produksi Holycow SteakHouse,Dcr Server, capable computer..apply to: yg paham jenis kain.CV ke Host,Pglman/Tdk.Bw CV versaindustries4@gmail.com Jl.Patimura No69(1)Denpasar Lgsg ke Kuta,Jl.Dewi Sri B.BP.031.07.17.0002005 B.BP.001.07.17.0001989 & Renon Pertokoan Bajra Sandhi Sopir u/pariwisata bs B.Inggris Dicari Cleaning Service Lk/Pr /Email:hrd.h.bali@gmail.com Bw CV ke calvin Tour jl. Segara Serius Hub:081238453208 B.BP.001.07.17.0002007 Batu Bolong 18 Kuta,08113807900 B.BP.001.07.17.0001978 Major Cargo Company in Bali is B.BP.001.07.17.0001836 Dicari Internet marketing WaSMK diDps Bth:Staf Koperasi Looking for sea freight Assistant, nita u/Perusahaan Periklanan. Manager Prog TV,OB,Driver B1 Experience +/- 4Years,EngTamatan IT Hub.085100779715 Humas E:tugasbali@yahoo.com lish or french speaking,Team B.BP.001.07.17.0001987 Jln.Drupadi 27 Renon Dps work,CV to Limajari Cargo, Dicari Segera Kasir Hub.Kop. B.BP.154.07.17.0002019 Jl.Kerobokan 100X or Ganesa Jln Tkd Pancoran No.9X Want Certified lady nurse now. judy@limajaricargo.com Dps Hub.085100461717 4-5Jt/bln Call 0811107860

B.BP.001.07.17.0001778

Dcr Mekanik bisa buka pasang ban mobil,pend.min SMA umur max 30thn,bawa lmrn ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps

B.BP.001.07.17.0001825

Dcr Sopir,Serabutan,Gudang Cargo Dcr Adm Wnt Pnglm/Single bs ExSari Dana V/8, 087860180816 cel max25th Hub:085337412094 B.BP.001.07.17.0001857 B.BP.001.07.17.0001979 Dcr Staf Adm u/Daerah Canggu. Dcr Karyawati utk Kantin Krm Lmrn ke Jl.Ry.Babakan Canggu Sekolah Hub.081933118084 No88 Canggu Tlp:0811399130 B.BP.001.07.17.0001990 E:mutiatrattoria@hotmail.com B.BP.001.07.17.0001303 Dcr sgr SPG English/Komp CV to Dcr kary Bag.Gdg,SMU,Bw Lam ke dare2wear shop Jl.Batubelig 11C Krobokan Klod,085738098938 Gn.Penamparan Hub:085100110997 B.BP.001.07.17.0002002

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr PRT wnt Tnggl Dlm max 25-35th Bth sgr supir prbd daerah Dps Dcr Llsn SMU 18-23Th u/Kru BanGj 2juta Hub.082146808888 minat,03618451573,081558481441 dara.Ada Diklat 081337380006

Dcr Admin,Supir,Tenaga “Dcr Sgr!!!!! SPG,Waitress, Tk Bangunan,Hub.085253988660 Admin,Karyawanserabutan,Masak B.BP.004.07.17.0002003 Hub.Pak Leo 0821-4554-8444 Dcr CS(Wnta)25Th&Spa Trainer Jl.Laksamana No.69 Oberoi 35Th.081933065331/081999961157 Seminyak(Toko Syang)” B.BP.001.07.17.0001457

: : : :

� � � �

B.BP.001.07.17.0001918

B.BP.001.07.17.0001831

B.BP.001.07.17.0001932

B.BP.004.07.17.0002006

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Rmh Dalung Permai 1,5Are LT.II Jl.6meter,Hp.0811398154

Rmh/Villa baru Siap Huni Dngn Lengkap mebel jati 83m2 SHM 3 KT AC Sangat Strategis,Tenang, Tengah Kota Perum Monangmaning Jl.Raya Hotmik betul2 Serius 082340848963 TP

B.BP.001.07.17.0001995

SUZUKI

Karimun Th’2000 Silver Istimewa Hub.087861555677

B.BP.164.07.17.0001861

Jimny Katana’94 htm mls,ban radial siap pakai 087861945638

B.BP.001.07.17.0001919

TOYOTA

DAIHATSU

B.BP.001.07.17.0002009

FORD

Escape’06,Everest’07,TDCI,smua Asli DK & Org Cat, 08123811345

B.BP.001.07.17.0002004

HONDA

Brio Dp5Jt Ang 3Jtan Mobilio DP 6Jt Hub.081339558917 Buruan! B.BP.001.07.17.0001974 KIA

KIA Rio’13 Mrh+Juke’11 Putih Asli Bali H.081239996788 B.BP.001.07.17.0001980

Kontrak rmh Pulau Misol Gg.7 Buntu No.2A Hp.0811388558

B.BP.164.07.17.0001862

B.BP.001.07.17.0001997

Dijl Avanza 2014 Putih Manual Terawat 162Jt Ng 082146327494

Rumah 2Lt Jl.Sarigading Dps Fullfurnish CP.081337769733

B.BP.001.07.17.0001986

B.BP.001.07.17.0001988

Rush S A/T Th’2012 Putih DK Tgn 1 Hub:085333124554

Rumah Baru 2Lt di Piranha Residence Jl.Piranha Sesetan 085106770888/085737373755

B.BP.001.07.17.0001977

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.001.07.17.0001976

DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.001.07.17.0001609

B.BP.135.07.17.0002013

B.BP.001.07.17.0002008

Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat T.089652974339

B.BP.001.07.17.0001893

FURNITURE

Jl Tnh Kav Canggu Kulibul 1+2A 400jt/A(nego)081999270475 BUC B.BP.001.07.17.0001996

DIJUAL RUMAH

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE MAMPET

WC

B.BP.001.07.17.0001775

KEHILANGAN BPKB K 12219151-O DK3250DZ an. Liliana Indrawati, 08179739069

GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

B.BP.001.07.17.0001931

Hlg BPKB No K 06786206-O A/N I Gusti Ngr Adnyana DK 9107 MC

B.BP.165.07.17.0001984

B.BP.001.07.17.0001983

Alphard G’12 AsDK Htm Rawatan Mequairs Dp100Jtan,08124611999

DIJUAL RUMAH Jl Rumah Jl.Kutat Lestari Snur Isi Pool+Kicenset 081337100404

B.BP.164.07.17.0001860

DISEWAKAN RUMAH 5KT,1RT,1RK,1RM,1KP,Grs,PDAM Perum Dosen UNUD-Manguntur, Hub.081254113209/082340741861

Karimun GX’06 Asli DK,Merah’ T.081999750009(62Jt)Bs Crdt/TT

RUPA-RUPA

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.07.17.0000812

B.BP.001.07.17.0002014

Jual Terios’2013 putih asli Bali Full Var 085903144171

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

B.BP.001.07.17.0001909

DIJUAL TANAH Jual Tnh Jl G.Agung/Bumiayu Gang P. 2 Are Hp.081338282715 B.BP.001.07.17.0001870

DISEWAKAN TANAH Diswkn Tnh 3,7Are Lok Strategis diDenpasar Hub.081558509178 B.BP.001.07.17.0000846

Tnh Disewa 210m2 Sanur ada Sumur Bor+Listrik Hb:081999395073 B.BP.001.07.17.0001975

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

B.BP.001.07.17.0001487

TOUR

SEMINAR Ikuti Seminar Cara Kaya dr Usaha Tour&Travel dg MdlRingan Sabtu 29 Juli IBIS BALIKUTA. Daftar_Nama SMS ke081214500084 B.BP.004.07.17.0001847

PENGUMUMAN Kpd Ketut Fery Yanthi Hrp Dtg ke Jl.Anyar Krobokan Utk Menyelesaikan masalah keuangannya. B.BP.001.07.17.0001890

MengumumkanbahwaCVMata-Bali akta No 12 telah dibubarkan pada tanggal Juni 13,2017 dihadapan notaris Putu Asri Dewi Satyarini Duarsa

B.BP.004.07.17.0002001

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

SERVICE TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

AC

081999111542 082144420026 C.0001351-SRV

RAJA BUNTU ATASI :

MITSUBISHI

Pajero Exced A/T’13 Hitam AsDK Bgs 290Jt Istw 081936222166

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081338013066 C.0001941-BRJ


EKONOMI

18

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Semester I 2017

INOVASI Kepala Devisi EPP PT PLN (Persero) Warsono didampingi GM PT PLN (Persero) Distribusi Bali Sandika Aflianto dan GM Puslitbang PT PLN (Persero) Sahrizal Purba melakukan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya Seleksi Penghargaan Karya Inovasi XX Regional II 2017.

Investasi Capai Rp 336 Triliun

Jakarta (Bali Post) –

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang semester I 2017 mencapai Rp 336,7 triliun, naik 12,9 persen dibanding capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 298,1 triliun. ‘’Sepanjang Januari-Juni 2017 atau Semester I 2017 realisasi investasi mencapai Rp 336,7 triliun atau 49,6 persen dari target realisasi investasi 2017 sebesar Rp 678,8 triliun,’’ kata Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis di Jakarta, Rabu (26/7) kemarin. Azhar merinci realisasi penanaman modal asing (PMA) pada periode tersebut sebesar Rp 206,9 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 129,8 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 345.323 orang. Adapun secara hitungan triwulan II 2017 atau April-Juni 2017, capaian realisasi investasi Rp 170,9 triliun, naik 12,7 pers-

en dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 151,6 triliun. Secara rinci, capaian PMA sebesar Rp 109,9 triliun dan PMDN sebesar Rp 61 triliun. ‘’Melihat data ini di mana sudah 49,6 persen target tercapai, kami optimistis target total realisasi investasi Rp 678,8 triliun akan tercapai,’’ katanya. Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengatakan

terjadi pemulihan pada triwulan kedua dibanding triwulan pertama tahun ini dari Rp 165,8 triliun menjadi Rp 170,9 triliun (naik 3,1 persen). Hal itu terjadi karena ada sejumlah investasi besar yang dapat rampung pada triwulan kedua 2017. ‘’Dugaan saya proyek-proyek itu cukup signifikan terhadap angka realisasi,’’ katanya. Kendati demikian, Tom --

sapaan akrab Thomas -- menilai perbandingan data capaian tahun ke tahun lebih signifikan menunjukkan tren dibandingkan data triwulan ke triwulan. ‘’Angka year on year trennya jelas bahwa investasi bertumbuh. Tentu masih banyak peluang potensi untuk memperbaiki laju pertumbuhan,’’ katanya. Meski tidak memungkiri adanya kendala investasi menyusul kekecewaan Presiden Jokowi terhadap sejumlah peraturan menteri pada sidang cabinet, Senin (24/7), Tom mengaku kendala tersebut masih bisa diperbaiki. ‘’Namun, syukur sejauh ini tren investasi masih menunjukkan tren lumayan,’’ pungkasnya. (ant)

Garuda Angkut 107 Ribu Jemaah Haji Jakarta (Bali Post) – Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama anak perusahaannya memastikan kesiapan pelayanan penerbangan haji 1838H/2017 melalui optimalisasi kapasitas pesawat dan layanan terhadap seluruh jamaah haji. Mulai 28 Juli sampai dengan 26 Agustus 2017, Garuda Indonesia akan menerbangkan 107.959 jemaah haji Indonesia, naik 37% dari periode yang sama tahun lalu 79.000 jemaah. Garuda Indonesia memberangkatkan jemaah haji dari sembilan embarkasi yang terdiri dari 280 kloter di seluruh Indonesia. Direktur Marketing & Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengatakan, Garuda Indonesia telah menyiapkan armada terbaiknya untuk memastikan layanan penerbangan haji pada tahun ini

dapat berjalan dengan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. ‘’Dengan pengalaman panjang dan berbagai upaya peningkatan serta perbaikan yang terus-menerus, kami optimis dapat memberikan kinerja terbaik dalam operasional penerbangan haji tahun ini; tentunya dengan mengedepankan safety, on time performance (OTP) serta service excellence. Terlebih, pelayanan haji kita telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2008,’’ kata Nina. Nina menambahkan, tidak hanya mempersiapkan layanan armada terbaik, Garuda juga mempersiapkan layanan cabin crew terbaiknya khususnya melalui layanan Garuda Indonesia Experience yang diterjemahkan melalui konsep salam, senyum dan sapa, yang kami harapkan mempermudah pelayanan jemaah haji.

Pada tahun ini Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 14 pesawat berbadan lebar (wide body) untuk pelaksanaan operasional haji tahun 2017 (1438 H). Jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2017 tersebut menyesuaikan dengan peningkatan jemaah haji pada tahun ini. Keempat belas pesawat tersebut adalah 11 pesawat kepunyaan Garuda Indonesia yang terdiri dari 1 pesawat Boeing 747-400, 5 pesawat Boeing 777-300ER, 5 pesawat Airbus A330-300 dan juga 3 leased aircraft yang terdiri dari 2 pesawat Boeing 747-400 dan 1 pesawat Airbus A330-300. Direktur Teknik dan Pemeliharaan Garuda Indonesia I Wayan Susena mengungkapkan, untuk mengoptimalkan layanan penerbangan haji, Garuda Indonesia

menaikkan kapasitas kursi empat pesawat berbadan lebar Boeing 777-300ER dengan mengubah konfigurasi kursi pesawat. ‘’Sebelumnya, konfigurasi kursi pesawat B777-300ER milik Garuda terdiri dari tiga kelas, yakni delapan kursi First Class, 38 kursi Bisnis, dan 268 kursi Ekonomi. Saat ini konfigurasi kelas itu menjadi 26 kursi Bisnis dan 367 kursi Ekonomi,’’ katanya. Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto menyatakan komitmennya dalam mendukung kelancaran penerbangan haji tahun ini. Iwan mengatakan bahwa GMF siap dan berkonsentrasi penuh dalam menjalankan operasional penerbangan haji. ‘’GMF mendedikasikan 74 orang engineer berkompetensi tinggi di sembilan embarkasi haji,’’ katanya. (010)

Harga Cabai Jamu Anjlok Banyuwangi (Bali Post) Para petani cabai jamu di Banyuwangi, Jawa Timur resah. Pemicunya, sebulan terakhir, harga komoditi hortikultura ini anjlok tajam. Padahal, hasil panen cukup melimpah. Harga cabai jamu turun dari Rp 60.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram. Anjloknya harga ini dipicu cuaca dan musim panen raya di daerah Madura. ‘’Anjloknya memang lumayan. Awalnya Rp 60.000, terus turun Rp 40.000, sekarang bertengger di kisaran Rp 30.000 per kilogram,’’ kata Murkamto, petani cabai jamu di Dusun Krajan, Desa/Kec. Pesanggaran, Banyuwangi usai menerima bantuan benih cabai jamu dari PT BSI, Rabu (26/7) kemarin. Pembina Kelompok Tani Cabai Jamu Rukun Makmur ini menambahkan, komoditi cabai jamu menjadi andalan petani di daerahnya. Sebab, hasilnya menggiurkan. Proses penanaman dan perawatan tanaman sangat mudah. Tak perlu pupuk kimia. Sehingga, meski harga kerap anjlok, petani masih bisa merasakan keuntungan. ‘’Harga tak pernah murah. Karena komoditi ini sebenarnya berkualitas ekspor,’’ ujarnya. Cabai jamu, kata Murkamto, mulai dikembangkan petani sejak dua tahun terakhir. Jumlah petani juga terus bertambah. Mereka memanfaatkan sistem

Bali Post/udi

CABAI JAMU - Petani memanen cabai jamu di Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Rabu (26/7) kemarin. tumpangsari di sela tanaman buah naga. Dari masa tanam, setelah umur 8 bulan, cabai jamu sudah bisa dipanen. Bisa dipanen 10 hari sekali. Rata-rata petani memiliki sekitar 20 lajar (penyangga) tanaman cabai jamu. Dari jumlah ini, bisa menghasilkan sekitar Rp 5 kilogram cabai jamu sekali panen. Petani juga mengembangkan pembibitan. Namun, kerap terganjal teknologi. ‘’Kami senang mendapat

bantuan 5.000 bibit dari investor tambang emas PT BSI. Sebab, harganya lumayan mahal. Per batang sekitar Rp 15.000,’’ jelasnya. Dengan 5.000 bibit baru bisa, pihaknya menyiapkan sekitar 2 hektar lahan. Dikelola 13 petani, seluruhnya juga petani buah naga. Selama ini, cabai jamu banyak diburu pengepul, sehingga petani tak kesulitan pemasaran. Sementara itu, Manager External PT BSI Bambang Widjonarko mengatakan

cabai jamu menjadi komoditi baru petani di sekitar ring satu tambang emas Tumpangpitu. Karena itu, melalui program CSR bidang ekonomi, pihaknya mengajak petani naga mengembangkan cabai jamu. ‘’Cabai jamu bisa panen sepanjang tahun. Jadi, ketika buah naga tak panen, petani masih bisa panen cabai jamu,’’ ujarnya. Harapannya, cabai jamu menjadi komoditi andalan baru selain buah naga. (kmb30)

Bali Post/win

PLN Gelar Seleksi Penghargaan Karya Inovasi XX Regional II Denpasar (Bali Post) PT PLN (Persero) kembali menggelar Seleksi Penghargaan Karya Inovasi XX Regional II (Luar Jawa, Bali) Tahun 2017 di Hotel Aston, Denpasar, Rabu (26/7) kemarin. Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari (26-27 Juli) ini untuk memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap karya inovasi yang dibuat oleh pegawai PT PLN (Persero) dan anak perusahaan. Karya-karya inovasi yang diseleksi merupakan hasil implementasi knowledge management di setiap unit dan anak perusahaan yang terbaik. Kepala Devisi EPP PT PLN (Persero) Warsono dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan seleksi inovasi di lingkungan PT PLN (Persero) dimulai sejak tahun 1999 sampai dengan 2014 yang kala itu masih dikelola oleh PLN Jasa Pendidikan. Namun, sesuai dengan perubahan struktur organisasi dan perkembangannya, sejak 2005 sampai saat ini, pengelolaan inovasi diserahkan kepada PLN Puslitbang Ketenagalistrikan. ‘’Tercatat setiap tahunnya, jumlah peserta selalu men-

galami peningkatan. Ini dapat terlihat sampai dengan tahun 2014 PT PLN (Persero) telah menghasilkan 2.322 karya inovasi yang merupakan hasil karya dari para pegawai PLN. Hal ini menunjukkan bahwa para pegawai sangat antusias dan termotivasi untuk berperan serta dalam memperbaiki kinerja perusahaan dengan terus berinovasi,’’ ujar Warsono. Manajer Penelitian Bidang Transmisi & Distribusi PT PLN (Persero) Puslitbang Christiana Samekta menambahkan, untuk tahun 2017 ini, pengumpulan karya inovasi dimulai sejak 21 Maret - 21 April 2017, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi dan revisi pada 24-28 April 2017. Tahap seleksi awal dimulai sejak 1-22 Maret 2017 dan pengumuman peserta lolos tahap regional I pada 19-20 Juli 2017, Regional II pada 26-27 Juli 2017 yang nantinya akan dilanjutkan dengan audit lapangan pada 1 Agustus - 8 September 2017 dan Seleksi Nasional pada 18-20 Oktober 2017. ‘’Peserta yang lolos pada tahap regional

II di Bali ini nantinya akan diberangkatkan ke Jakarta untuk berkompetisi dengan regional I,’’ imbuh Christiana Samekta. Sementara itu, Deputi Manager Managemen Pengetahuan dan Inovasi PT PLN (Persero) Puslitbang Tri Hardimasyar mengatakan, tahun 2017 ini jumlah karya inovasi yang masuk sebanyak 352 karya inovasi (KI), yakni dari hasil awal regional I Bidang Pembangkitan 16 KI, Bidang Transmisi dan Distribusi 20 KI, Bidang Technical Supporting Management 20 KI. Sedangkan untuk regional II yang tercatat telah lolos tahap seleksi awal terdapat Bidang Pembangkitan 20 KI, Bidang Non Technical Supporting Aplikasi 20 KI, Bidang Non Technical Supporting Management 20 KI. ‘’Untuk hasil karya inovasi yang telah lolos ke tingkat Regional akan diseleksi oleh Tim Teknis dan diusulkan menjadi prototype untuk produksi massal, untuk distandarkan (SPLN), dan untuk dipatenkan atau untuk dikembangkan,’’ pungkasnya. (win)


19

Kamis Pon, 27 Juli 2017

Indonesia akan Kembangkan ’’Drone’’

Bali Post/ant

ORMAS - Kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia Yusril Ihza Mahendra (kiri) bersama Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto (kanan) berjalan usai mengikuti sidang perdana pengujian UU Ormas di Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (26/7) kemarin. Pada sidang perdana tersebut majelis hakim akan mendengarkan isi permohonan terkait ‘’legal standing’’, argumentasi permohonan dan petitumnya.

Presiden Bank Dunia Puji Jokowi

Perkembangan Indonesia Membuat Iri Negara Lain Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden Bank Dunia (World Bank Groups) Dr. Jim Yong Kim bersama delegasi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (26/7) kemarin. Presiden didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Maritim Luhut Pandjaitan, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. ‘’Saya mengetahui dari Menteri Keuangan (Sri Mulyani) bahwa Anda telah merencanakan kunjungan pada pekan ini sebagai bagian dari perjalanan menjelang pertemuan Bank Dunia-IMF tahun depan di Bali,’’ kata Jokowi saat menyambut kedatangan delegasi Bank Dunia. Jokowi juga menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang kuat Bank Dunia dengan pemerintah Indonesia selama ini. ‘’Bank Dunia telah membantu memperbaiki struktur dan kualitas atau pengeluaran fiskal kita. Bank Dunia melakukan pekerjaan penting dengan kita dalam pemberantasan kemiskinan, investasi modal manusia seperti memperbaiki kesehatan dan pendidikan, dan menangani dampak perubahan iklim,’’ kata Presiden. Jokowi juga menyatakan gembira, di mana Bank Dunia pada tahun lalu telah meningkatkan peringkat indeks Ease of Doing Business (EODB) dari peringkat 106 menjadi 91. ‘’Saya tahu Anda di sini untuk mengatakan bahwa tahun ini Bank Dunia akan memberikan upgrade lagi,’’ kata Presiden sambil bercanda. Yong Kim, dalam konferensi pers usai pertemuan, mengatakan alasan kunjungannya tersebut karena Indonesia dan Presiden Jokowi memiliki cita-cita besar untuk negara dan rakyat. ‘’Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan lebih dari 5 persen yang akan membuat iri mayoritas negara di dunia,’’ kata Kim. Dia mengatakan bahwa kemitraan Bank Dunia dengan Indonesia sangat erat, karena selama ini dirinya telah bekerja sama dengan Sri Mulyani selama empat tahun di grup Bank Dunia. ‘’Dia tahu segalanya tentang organisasi kami dan apa yang harus kami ta-

warkan, tetapi juga karena tujuan kami dalam mengakhiri kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran,’’ katanya. Kim mengatakan Bank Dunia akan mengadakan pertemuan konkret dalam pertemuan tahunan, di mana Indonesia sebagai tuan rumah akan dijadikan sebagai salah satu tempat di dunia bagi investor untuk berinvestasi. ‘’Ada leadership yang sangat kuat dari atas, ada industri pemula di begitu banyak daerah yang sekarang siap untuk investasi lebih besar terutama bagi investor luar Indonesia dan juga potensi pertumbuhan di sini sangat tinggi,’’ katanya. Kim juga mengatakan bahwa dirinya akan kembali ke Indonesia pada Februari 2018 untuk mempersiapkan pertemuan para investor yang akan diundang dalam pertemuan tahunan. ‘’Kami akan mengundang investor institusi dari berbagai belahan dunia untuk datang ke Indonesia untuk melihat peluang dan proses reformasi yang telah membawa negara ini jalan,’’ katanya. Dia juga menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat penting bagi dunia dan tujuan Bank Dunia di sini adalah bekerja sama dengan pemerintah maupun sektor swasta negara ini. ‘’Kami akan menunjukkan seberapa cepat sebuah negara berkembang dapat beralih dari status rendah ke menengah ke atas. Kami percaya bahwa itu mungkin di sini. Kami sangat yakin bahwa ini mungkin di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan kami berkomitmen pada kemitraan ini dengan cara yang jarang dilakukan dengan negara seukuran ini,’’ katanya. Dalam kunjungannya ini, Kim didampingi oleh Victoria Kwakwa (Vice President for East Asia and the Pacific), Rodrigo Chaves (Country Director Indonesia and Timor Leste), Vivek Pathak (Regional Director IFC), Azam Khan (Country Manager IFC), Rolande Prye (Operations Manager indonesia) dan Aurelie Chardon (Spcial Assistant/Advisor President World Bank Groups). (ant)

Dapat Perlindungan Dari Hal. 1

Selain itu, Syafii mengatakan Pansus dan pemerintah menyepakati dua pasal lain yaitu mengenai pemeriksaan saksi, dan perlindungan kepada aparat yang terlibat dalam penyelesaian kasus terorisme. ‘’Mulai dari pelapor, saksi, ahli, penyidik, jaksa, hakim, panitera, advokat dan keluarganya, supaya mendapat perlindungan khusus ketika dia terlibat dalam proses penyelesaian kasus terorisme,’’ kata Syafii. Menurutnya, hingga saat ini RUU Terorisme tinggal menyisakan tiga pasal lagi dari 47 pasal yang disaring dari 112 daftar inventaris masalah (DIM). Salah satunya ‘’Pasal Guantanamo’’ yang menyebut bahwa terhadap terduga, penyidik bisa langsung mengasingkan di tempat tertentu selama enam bulan. ‘’Dan itu belum termasuk penangkapan dan belum di tahanan, jadi diasingkan saja. Makanya itu dinamakan Guantanamo,

tempatnya terserah,’’ ujarnya, Selain itu, menurutnya, pasal lain adalah mengenai keterlibatan TNI, dan penguatan kelembagaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Sementara itu, Prof. Harkristuti Harkrisnowo mewakili pemerintah mengatakan persyaratan pengajuan permohonan pengadilan menjadi kewajiban penyidik dalam rangka melakukan penyadapan kasus dugaan tindak pidana terorisme. Ketentuan itu tertuang dalam Pasal 31 dan 31A yang mengatur tentang mekanisme penyadapan. Mantan Dirjen Hak Asasi Manusia Kemenkum HAM ini menjelaskan, persetujuan pengadilan dapat diberikan setelah penyadapan dilakukan aparat penegak hukum. Namun, bila penyadapan dilakukan ternyata penyidikan setelah jangka waktu tiga hari pengajuan izin penyadapan tidak diberikan pengadilan, maka hasil penyadapan tidak dapat dijadikan alat bukti.

Dengan begitu, penyadapan pun wajib dihentikan. ‘’Harus ada persetujuan atau izin dari pengadilan yang mengatakan mereka go atau stop. Kalau stop berarti hasilnya tidak bisa digunakan sebagai alat bukti,’’ katanya. Hakim agung merangkap Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Suhadi berpandangan serupa. Menurutnya, alat bukti yang cukup menjadi prasyarat penyidik dalam meminta persetujuan dari pihak pengadilan. Sebab, permintaan persetujuan penyadapan tidak boleh dilakukan sewenang-wenang. ‘’Ukurannya (pengajuan penyadapan) sudah ada dengan dua alat bukti yang cukup dan sah,’’ kata Suhadi. Menurutnya, kejelasan aturan penyadapan penting agar pihak yang disadap terlindungi. ‘’Ini yang perlu diatur rinci. Kalau mengambang (aturan penyadapan) akan menjadi permasalahan dalam pelaksanaannya,’’ pesan Suhadi. (kmb4)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengungkapkan, pemerintah akan mengembangkan industri drone yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan militer maupun kepentingan sipil. ‘’Itu yang menjadi satu sasaran kami untuk mengembangkan industri drone, sehingga dapat multifunction sehingga bisa kami pakai untuk kepentingan militer maupun untuk kepentingan sipil,’’ kata Wiranto, Rabu (26/7) kemarin. Wiranto menyebutkan, ke depan teknologi drone akan berkembang terus karena murah tetapi dapat menjangkau wilayah nasional. ‘’Ke depan ada satu teknologi baru yang lebih murah tapi juga dapat menjangkau wilayah nasional, baik untuk kepentingan militer, pertahanan maupun untuk kepentingan-kepentingan sipil yakni drone,’’ katanya. Drone adalah pesawat pengintai tak berawak yang dijalankan dengan pusat kendali di suatu tempat dengan menggunakan komputer atau juga remote control. Sementara itu mengenai pembelian alat utama sistem senjata (alutsista), Wiranto mengatakan alutsista yang dibeli harus bisa meng-cover wilayah Indonesia yang luas, dalam arti bisa meng-cover pengamanan wilayah RI. ‘’Kedua kami harus realistis artinya jangan sampai pembelian alutsista menggerogoti APBN yang nanti bisa mengganggu kebijakan di bidang yang lain. Artinya harus ada pertimbangan rasional dari pembelian itu, artinya ada efisiensi di situ,’’ kata Wiranto. Namun, Wiranto mengingatkan bahwa upaya memperkuat alutsista juga perlu ditujukan untuk detterence factor. ‘’Artinya kita tetap dihormati negara lain dalam rangka melakukan satu diplomasi internasional, kalau kita tidak kuat nanti kita disepelekan,’’ katanya. Menurutnya, pembelian alutsista harus dilakukan dengan pertimbangan yang baik dan matang, satu sisi memenuhi kepentingan pertahanan nasional di sisi lain tidak merugikan kepentingan lain dalam pemanfaatan APBN. Dalam kesempatan itu, Wiranto membantah ada ketidakharmonisan antarlembaga terkait pengadaan alutsista. ‘’Siapa yang bilang tidak harmonis kalau ada perbedaan pendapat ya… didiskusikan, diperbincangkan, sehingga mencapai keseimbangan tadi. Kalau ada perbedaan pendapat kan masing-masing kementerian mengemukakan pendapatnya. Tugas kita menyerasikan itu sehingga ada keputusan yang baik,’’ kata Wiranto. (ant)

Setya Novanto Dari Hal. 1

Besaran jumlah pidana (starfmaat) terhadap Irman dan Sugiharto memang sesuai dengan tuntutan JPU KPK, namun vonis majelis tidak memasukkan sejumlah fakta persidangan, termasuk tidak memasukkan sejumlah nama anggota DPR yang diduga menerima uang e-KTP, seperti dalam dakwaan jaksa. ‘’Banyak fakta hukum pada persidangan yang belum dipertimbangkan hakim,’’ ujar Irene, menyebutkan alasan diajukannya banding oleh KPK. Sejumlah fakta hukum yang tidak dipertimbangkan, menurut Irene, adalah hakim tidak mempertimbangkan pencabutan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S. Haryani mengenai pembagian uang ke anggota Komisi II.

Kemudian, dikemukakannya, tidak disebutkan nama mantan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Setya Novanto sebagai pihak yang bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi, dan tidak dicantumkannya nama-nama anggota DPR lain sebagai pihak penerima dana e-KTP. ‘’Termasuk, keterangan Nazaruddin juga belum dipertimbangkan, tidak ada satu pun keterangan Nazar yang dipertimbangkan hakim,’’ ujarnya. Padahal, Nazaruddin dalam sidang mengaku bahwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong membagibagikan uang di ruangan Setya Novanto dan anggota Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan Mustoko Weni. Dalam pertimbangannya, hakim hanya mengatakan bahwa Setya Novanto adalah kunci kelulusan anggaran eKTP di DPR. (ant)

Momen Spesial Dari Hal. 1

Rooney sempat kembali ke Goodison Park dalam laga testimoni Duncan Ferguson pada 2015, namun penampilan terakhir untuk Everton yang sebenarnya terjadi pada Mei 2004 saat

melawan Bolton Wanderers. ‘’Anda selalu merasakan hal itu saat Anda berjalan keluar dari terowongan, sehingga bisa melakukannya lagi dengan seragam Everton akan menjadi momen spesial bagi saya,’’ pungkas Rooney. (ant)

05:00 Wita Gayatri Mantra

05:30 Wita Bali Channel Tourist TV 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Ball Ganesh (3) 08:00 Wita Education On Bali TV 08:35 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Lila Cita Gong Kebyar SMA 3 Denpasar 10:05 Wita Lejel Homeshopping 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Folk Song 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Upacara Ngenteg Linggih, Melaspas lan Mendem Padagingan (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30:00 Wita Taksu Putra Wijaya, Mengabdi untuk Seni Lukis

Kamis, 27 Juli 2017 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Kidung Interaktif 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Round Up The World 16:30 Wita Agrobisnis Berkebun Kasna di Kaki Gunung Agung 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Pelebon I Gusti Ayu Raka di Br. Bona Kelod, Blahbatuh 17:30 Wita Taman Sari TK Widya Santhi Buana 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21:00 Wita Bondres Ngakak 21:35 Wita Berita dan Bincang Terkini 21:35 Wita Mahadewi : Alkes 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Tambangan Badung (4) 23:00 Wita Lila Cita

Calonarang Bahula Duta - Pohmanis (3)


16 Pages

139 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

ationalbalipost.c

2017 , July 27, Thursday

Thursday,

July 27, 2017

Jolie, Films from Aronofsky Clooney, premieres among TIFF

“Suburbicon,” crime comedy My Father,” Clooney’s Killed — George drama “First They starring Jennifer Rouge LOS ANGELES feature “mother!” at the Toronto Jolie’s Khmer Angelina Aronofsky’s horror that will be playing and Darrenare among the films year. Bailey unveiled this Lawrence and Cameron Film Festival Piers Handling International is considered Tuesday. Festival programmers and Telluride, a best-of 47 film lineupalong with Venice awards season and the initial festival, The Toronto Winston pads for Hollywood’s launching Joe Wright’sGuillermo one of the films from other festivals. to play include Oldman; display of the buzzier films set starring GaryWater”; Martin McIBP/net Some of Darkest Hour,” Shape of and Alexander tale “The biopic “The Missouri” Wiig, Churchill Cold War-set fairy Outside Ebbing,Damon and Kristen Bond again. del Toro’s than play “Three Billboards starring Matt Film Festival.including his wrists Donagh’s “Downsizing,”opened the Venice debuts, rather slash Payne’s satire off their directorial starring Andrew have previously that he would which will said in 2015 will be showing drama “Breathe,”Robin Cavendisha A few actors the biographical advocate Daniel Craig Ronan plays with disability Andy Serkis the polio-stricken Bird,” where Saoirse town. “The Garfield asGerwig with “Lady escape her small including to biopics Steve and Greta teenager looking sports of King and as Tonya Sacramento also feature a number as Billie Jean Emma Stone with Margot Robbie TIFF will also be Sexes,” with Rudd can Moe “I, Tonya” Battle of the Riggs, and as Jeff Gillooly. Paul WWII operative Stan Carell as Bobby a Spy.” Sebastian player turned Harding and League Baseball of “The Catcher Was her L.A. riots debut Major seen as Erguven willThe festival will also Lewin’s adaptation with Berg in Ben director Deniz Gamze Daniel Craig. “Stronger” “Mustang” with Halle Berry and Marathon drama film “Kings,”Gordon Green’s Boston (ap) Maslany. show David and Tatiana and Tom Hiddleston Jake Gyllenhaal as poTom Elba, all been namedinto the to step to movie theaters Hardy have suits is returning but they did not tential candidates sharply tailored - James Bond fast cars and secret agent 007. spy. said on Monday, LOS ANGELES gadgets, menof Bond, MI6’s famous fictional 2019, producers With its futuristicand larger-thanin November play Britain’s most o.com. fifth is villains BoxOfficeMoj of the role for a say who will Bond series acing super of much life explosions, the film franchise and MGM His reprisal g that the time has been the subject said in Eon Productions such as Sean in in a statement after the actorslash his the longest-runnin with actors and Pierce studios saidfilm will be released rather in history, with speculation he would Roger Moore role of the 25th Bond on Nov. 8, 2019, 2015 that the Bond again.execu- Connery, in Britain. wrists than play the U.S. theaters Brosnan inhabiting earlier release by man. film franCallum McDougall, a slightly no title, casting or other of the Bond Radio last leading new film will be writtenwho They gave The tive producer BBC Robert Wade,in the Purvis and details. Craig has played chise, told Britain’s 49, was “absolutely love Neal the last four movies includBritain’s Daniel year that Craig, ... We would wrote last four films, (rtr) Bond in the “Skyfall” and 2015’s the first choice as Bond.” franchise. took return Idris to as ing 2012’s The 2015 film Daniel actors such Meanwhile, “Spectre.” million at the global some $880according to film tracker IBP/net No. 106 Dps box office,

Bond film Next James ber 2019, em set for Nov 007 star no word on

Emma Stone

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

in Lavandou, on the beach in the air sunbathing of smoke rise 26, 2017. July People enjoy as plumes people Wednesday, French Riviera, wildfires, evacuation of 10,000a third for the from burning ordered around the Riviera of La d Authorities the forest as fires hopscotche tearing through day Wednesday, aures. Londe-les-M

French fire forces evacuation of 10,000 people

forces French fire ,000 people on of 10 evacuati was told “Everybody and they’re She said:

the fires planes, sinceMonday. on water bomber in France been broke out the planes have of

government Six more the beach after a new to evacuate to they have not allowed ordered by the French have been “It’s and homes firefighters the forest still there and while extra from the north of to our caravan. swathes of flee campsites forced to already consumed of Corsica. The us to go back there are no providrafted in have been have have there’s no country. utter chaos, on the island 10,000 people 12 firefighters imosas, southwest sions or anything else... as well as Riviera. Wildfires - At least do.” But Ms At least and 15 police offius what to RIVIERA along the FrenchFrance in recent days, near Bormes-les-M are beone telling raging out the efforts high been injured by smoke inhalation season, is he said. “But Minot revealed fire broke an coast. ed southeastern cers affectedhave scorched 4,000 by incredibly to the plot,” of the holiday allowed of land way back in tourist-pack blazes ing “hampered z on the Mediterrane we weren’t in the middle square miles) said The Canadairs were told new blaze, hectares (15 France, including resort Saint-Tropethe resort with his family.“My wife we go back because the and drop winds”.mother Carol Bielfield charred to Her trying to stay so far across of the popular Sky News: before to fly over

behind were He told out just two o’clock were about calm and Corsica, leaving asked the EU “That’s mixed has The fire broke and burned 800 woke me up about she’d heard water on to the fire. so they keep holidaymakers “It was keep the fires, composed. make some tea, serve earth. France shouting with some chemicals Wednesday this morning, saying it deals with 11pm on Tuesday you get on, forest by and people planes sent sent for help as back.” just carry and hope that hectares of 540 firefighters firefighting the car alarms people well “We were all to some biscuits she said. with with two morning, 6 He added: what was going ‘allez, allez’. chucking everything blaze. some information,” to page had no information by Italy. “They were car and trying to get watching to see fire - whether it to tackle the 3,000 campers were Continued “But we’ve gave up, started or Around evacuated from La in the back of a a bit surreal and it happen with the the towards us also be heard and then at all. Everyone News can and Borme- out. That was allto really sink in. the beach among those at Global going to progress hill.” were told Lavandou the was on going over the in “Bali Image” from 9.30 fire- leavingwent off and we Londe, La there’s 96.5 took a momenthad mentioned carry sirens praised French Radio FM am. Listen to beach, but “My wife a glow over the back les-Mimosas. official said: “The Mr Williams “absolutely amaz- to go back to the until 10.00 FM at http:// folwas was their information.” A fire service m fact there fighters for tackling the multiple not been any site Fort de BreganGlobal Radio hill and there at least 10,000, of the fire. of the campsite ten2myradio.co Briton evacuations, ing job” in at http:// Local tourist official retreat of progression globalfmbali.lis streaming editor, headed to blazes in the area.Fellow shut http:// lowed the that doubles or triples ng a fire.” Williams’ family or live video has been Sun’s travel- where con, the former li.com and li. where Mr It’s an area in summer.”Amo Minot, The presidents, radioglobalfmbanel/global-fm-ba than 4,000 private beach, holiin- Lisa staying at the resort system French fire.More its population were British evacuated, ustream.tv/chan the campsite’s also due to the and troops have been Dutch is campsite’s sprinkler du Domaine many of the 3,000 those evacuated attempt to with 19 the German and at the Camp used in an across from firefightersin total, along daymakers Bormes-les-Mimosas. cluding French, was being deployed gathered. in campsite camping plots across tourists, had from about 2am until stop the blaze jumping “We stayed then we were think- the hills. All 1,000 evacuated, according deputy head about 7am and probably make our the site were Williams, could to Oliver John’s Primary School at ing we St teacher at Surrey, who is staying in Redhill,

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis pon, 27 Juli 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Rocky N

Persiapkan Album Ketiga Setelah sukses dengan album pertama “Bali Shanti” dan album keduanya “Nyujuh Ipian”, kini Rocky N -- sapaan akrab Ketut Rochineng, S.H., M.H. -- diam-diam tengah mempersiapkan album ketiganya. Kabarnya, album ketiganya tersebut akan di-launching pada hari ulang tahunnya, September mendatang. Kabar rencana pembuatan album ketiganya ini terungkap saat Rocky N mengisi acara pada malam penutupan Food Truck Festival (FTF) 2017 yang diselenggarakan oleh Kelompok Media Bali Post (KMB) selama 3 hari di Parkir Utara Taman Kota Lumintang, Denpasar, Minggu (23/7) malam. Saat itu, Rocky N mendapat sambutan hangat

dari ribuan pengunjung FTF 2017. Pria asal Singaraja ini lalu menyapa penggemarnya dengan senyum ciri khasnya dan melantunkan lagu “Bali Shanti” dan “Tuah Iluh” sebagai awal penampilannya malam itu. Setelah membawakan dua lagu andalannya, ternyata ribuan penonton malam itu tidak merasa puas. Hingga

akhirnya, penonton meminta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali tersebut untuk menyanyikan sebuah lagu lagi. Rocky N pun memenuhi permintaan para pengunjung FTF 2017 yang menyaksikan penampilannya. Ia pun membawakan lagu “Sing Ada Atma Bos” yang merupakan single terbarunya tersebut untuk

POLLING

RAKYAT BALI MEMILIH

Proses politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali. Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

memenuhi keinginan para penggemarnya. “Lagu “Sing Ada Atma Bos” ini adalah lagu terbaru tiang dan akan saya nyanyikan sebagai persembahan untuk penonton yang sangat antusias datang dan menyaksikan penampilan saya malam ini,” ujar Rocky N di sela-sela penampilannya, Minggu (23/7) malam. Ditanya lebih lanjut tentang single “Sing Ada Atma Bos” itu, rencananya akan dimasukkan dalam album ketiganya nanti. Namun, ia belum memastikan apa judul albumnya dan berapa jumlah lagu yang ada di dalamnya. “Yang pasti akan segera tiang rilis. Tunggu saja pas hari spesial saya (hari ulang tahun bulan September - red),” terangnya singkat. Seusai membawakan terbarunya tersebut, Rocky N pun sempat memberikan kesempatan kepada anakanak yang hadir menyaksikan penampilannya untuk menyanyikan salah satu lagunya. “Acara FTF 2017 ini sangat meriah dan lebih meriah dari FTF sebelumnya.

Penontonnya sangat antusias hadir. Semoga acara ini tetap digelar tahun depan, karena ini merupakan suatu acara terobosan untuk memberikan kesempatan kepada semua pihak, tidak hanya para pelaku kuliner tetapi juga memberikan kesempatan kepada penyanyi-penyanyi Bali unjuk kebolehannya,” tandas Rocky N seusai penampilannya. (win)

Bali Post/wan

HIBUR - Rocky N saat menghibur penonton di FTF 2017, Minggu (23/7).

CALon gubernur bali

CALon WAKIL gubernur bali

Ilustrator/Suka Adnyana

KULINER Nyangluh

Pilih Wirausaha Dibandingkan Pekerja Swasta

Putu Ageng (24) bersama adiknya memilih membuat usaha sendiri ketimbang menjadi karyawan. Ageng sendiri sebelumnya sempat bekerja sebagai waitress di hotel, namun memutuskan berhenti. Sedangkan adiknya memang memiliki keterampilan memasak sehingga untuk membuat makanan yang lezat, tidak perlu diragukan. Di usia yang masih sangat muda, mereka mulai memikirkan konsep usaha yang menyenangkan bagi mereka untuk dijalani. Konsep berjualan keliling dengan food truck menjadi pilihan mereka. Food truck mereka dinamai Nyangluh. Ageng beralasan, dengan food truck ia bisa dengan mudah berjualan di mana saja. Selain itu, ia menilai investasi dari berjualan keliling juga lebih hemat. “Kalau kita sewa tempat per tahun misalnya Rp 20 juta, tiap tahun akan habis Rp 20 juta. Tapi kalau kita dengan food truck begini, kita cuma perlu investasi Rp 35 juta sekali saja,” katanya saat ditemui di Food Truck Festival (FTF) 2017 yang diselenggarakan Kelompok Media Bali Post, Sabtu (22/7). Investasi yang ia habiskan untuk menciptakan sebuah food truck adalah Rp 35 juta. Kendaraan roda empat jenis Daihatsu Hijet itu disulap menjadi food truck dengan atap buka-tutup. Di sisi kanan mobil juga dimodifikasi agar dapat dijadikan meja. Jika selama ini nasi jinggo yang merupakan kuliner khas malam Pulau Dewata dijual di atas meja kecil di pinggir jalan, Ageng mengubahnya dengan berjualan di atas mobil/truk. Konsep tersebut cukup menarik pelanggannya datang berbelanja. Memang belum genap sebulan ia berjualan, namun per hari ia bisa mendapatkan omzet Rp 300.000 dari berjualan nasi jinggo. Ia mengakui masih melakukan tes pasar untuk menentukan menu tambahan food truck-nya. Dari event sebelumnya yang pernah ia ikuti di Nusa Dua, Bali, Chicken Katzu Bowl menjadi masakan percobaan adiknya. Hasilnya, banyak warga negara asing yang suka. Sementara di event FTF, ia mencoba tipat kuah, masakan tradisional Bali. Pengunjung pun cukup menyukai produk yang dijualnya tersebut. (may) FTF - Nyangluh saat berpartisipasi dalam Food Truck Festival (FTF) 2017 di Lapangan Parkir Taman Kota Lumintang.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 27 Juli 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu