20 HALAMAN
NOMOR 156 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sabtu paing, 27 januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
1
Perkuat BUMDes
Kembangkan Sektor Produktif, Jangan Hanya Simpan-Pinjam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki potensi yang sangat besar untuk mengangkat perekonomian desa. Selama dua tahun sejak dibentuknya Permendesa No. 4 Tahun 2015, telah ada 455 BUMDes di Bali. Namun dari 455 BUMDes, sebanyak 334 BUMDes bergerak pada unit usaha simpan-pinjam.
Suarthana
Alit Wiraputra
Sudarsana
KEPALA Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Perekonomian M as ya rakat D inas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya berharap pengembangan BUMDes sesuai potensi yang ada di masyarakat. Dalam dua tahun sejak Permendesa dibentuk, Bali telah memiliki 455 BUMDes. Dari 455 BUMDes, sebanyak 217 BUMDes dibentuk dengan dana dari Gerbang Sadu Mandara. Sementara BUMDes mandiri sebanyak 238. Hal. 19 Pengelolaan Sampah
Jangan Lagi Ada Gizi Buruk di Papua
Duterte Minta Suu Kyi Tak Pedulikan Aktivis HAM
New Delhi – Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang tengah menghadapi kritik luas dunia karena tidak berdaya menolong warga Rohingya, untuk tak mempedulikan para aktivis HAM yang disebutnya ‘’gerombolan manusia tukang berisik’’. Pernyataan Duterte itu disampaikan saat pidato pada Forum Bisnis Filipina-India di New Delhi di mana Duterte dan Suu Kyi sama-sama menghadiri sebuah pertemuan ASEAN di sana. ‘’Kita sedang membahas negara kita, kepentingan nasional negara kita, dan saya katakan ‘jangan ambil pusing (para aktivis) hak asasi manusia’, mereka tak lebih dari sekumpulan orangorang berisik,’’ kata Duterte. Suu Kyi tengah menghadapi kritik internasional atas cara dia menangani Rohingya yang 655.500 orang di antaranya terpaksa kabur ke Bangladesh guna menghindari penindasan militer Myanmar. ‘’Saya kasihan kepada beliau karena beliau sepertinya terperangkap di antara (statusnya sebagai) penerima hadiah Nobel Perdamaian dengan kini si tukang ribut (aktivis HAM), beliau telah dikritik habis-habisan,’’ kata Duterte. Kelompok HAM sendiri mengkritik keras cara Duterte melancarkan kampanye antinarkotika yang telah merenggut 3.900 nyawa, demikian Reuters. (ant)
Novanto Masih Berkelit Jakarta (Bali Post) – KPK menilai terdakwa perkara korupsi proyek pengadaan KTP elektronik, Setya Novanto, masih berkelit selama proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. ‘’Sejauh ini yang kami lihat terdakwa justru masih berkelit dan mengatakan tidak ada penerimaanpenerimaan termasuk juga penerimaan jam tangan. Padahal sejumlah saksi sudah mengatakan demikian,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (26/1) kemarin. Hal itu, katanya, sebagai respons atas pengajuan Novanto menjadi kolaborator keadilan (JC) kepada KPK. ‘’Ini juga akan jadi pertimbangan hakim, sejauh mana kemudian terdakwa memang secara serius ingin menjadi JC karena status JC tidak bisa diberikan sembarangan. Memang harus sangat hati-hati untuk memberi status JC,’’ ucap Diansyah. Namun, ia menyatakan belum terlambat jika mantan Ketua DPR itu mau membuka pihak-pihak lain atau mengetahui ada aktor lebih besar dalam perkara korupsi KTP elektronik itu. Hal. 19 Aktor Utama
Bali Post/ant
ANTRE BEROBAT - Prajurit TNI berbincang dengan warga yang menunggu antrean berobat di Puskesmas Ayam di Kampung Bayiwpinam, Distrik Akat, Kabupaten Asmat, Papua, Jumat (26/1) kemarin. Menurut catatan puskesmas, bulan Oktober 2017 hingga Januari 2018 tercatat sebanyak 34 pasien rawat jalan karena menderita campak.
Timika (Bali Post) – Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengingatkan jajaran kesehatan di tanah Papua agar bekerja keras melakukan imunisasi dan penanganan gizi kepada anak-anak dan balita agar tidak terjadi lagi kasus gizi buruk di wilayah itu. ‘’Saya titip imunisasi dan jangan lagi ada gizi buruk, kita memang harus kerja keras,’’ pesan Menkes Nila Moeloek kepada jajaran Dinas Kesehatan seProvinsi Papua, di Timika, Jumat (26/1) kemarin. Sejak Kamis (25/1) malam hingga Jumat pagi kemarin, Menkes yang didampingi sejumlah pejabat teras Kemenkes menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Dinkes se-Provinsi Papua bertempat di Hotel Horison Timika. Menkes mengatakan jika persoalan gizi balita dan anak-anak tidak tertangani maka akan berimbas pada
keberhasilan program imunisasi. ‘’Daya tahan tubuh rendah pada anak gizi buruk menyebabkannya rentan terserang penyakit meski mengikuti program imunisasi,’’ jelas Nila. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giyai mengatakan sebagian kabupaten di Papua cakupan imunisasinya masih berada di bawah 30 persen. Sementara Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan memandatkan cakupan imunisasi 100 persen. Kepala Dinas Kesehatan Asmat Pieter Pajalla menuding program pembentukan kampung-kampung (desa) baru yang tidak diimbangi dengan penambahan jumlah petugas kesehatan menjadi salah satu penyebab turunnya cakupan program imunisasi di Asmat. Pada 2017, cakupan imunisasi di Asmat berada pada angka 60 persen. Hal. 19 Cakupan Imunisasi
Keputusan SBY Pertahankan E-KTP Sesuai Amanat UU
Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menilai wajar Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meneruskan proyek pengadaan KPT berbasis elektronik (e-KTP). ‘’Latar belakangnya ingin menggantikan KTP konvensional itu, kan bisa menimbulkan hal rancu. Misalnya mudah digandakan dan untuk melibatkan dalam pilkada. Kalau dobel itu mengurangi rasa demokrasi juga, pelanggaran,’’ kata Agus Hermanto di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (26/1) kemarin. Penegasan Agus yang juga Wakil Ketua DPR-RI menanggapi kesaksian mantan politisi Partai Demokrat Mirwan Amir dalam sidang terdakwa korupsi e-KTP Setya Novanto. Mirwan mengaku telah meminta agar proyek tersebut dihentikan, namun SBY menolak. Menurut Agus, keputusan SBY
Bali Post/ant
PEMOTRETAN KTP - Warga antre mengambil nomor pemotretan e-KTP di Kantor Disdukcapil Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (26/1) kemarin. Sebagian warga terpaksa datang sejak pukul 01.00 WIB dini hari hanya untuk mengambil nomor antrean.
tetap melanjutkan proyek e-KTP tepat agar warga negara Indonesia memiliki nomor identitas tunggal atau nomor induk kewarganegaraan (NIK), sehingga menghindari penggandaan KTP yang bisa disalahgunakan dalam pilkada dan selainnya. Tertib kependudukan yang digagas SBY itu susuai amanat UU 23 Tahun 2006 jo UU 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang menyebut, penduduk hanya diperbolehkan memiliki satu KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kebijakan ini dianggap penting karena di Indonesia belum memiliki basis data terpadu yang menghimpun data penduduk dari seluruh wilayah. Hal. 19 Bisa Dipersalahkan
Angkat Pjs. Gubernur dari Polri
Mendagri Tegaskan Tak Salahi Aturan
Bali Post/ant
DIPERIKSA - Dokter kecantikan Sonia Wibisono (kanan) berjalan seusai menjalani pemeriksaan penyidik di gedung KPK Jakarta, Jumat (26/1) kemarin. Sonia Wibisono diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari. (Beritanya di halaman 19)
Jakarta (Bali Post) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan usulan pejabat sementara (Pjs) kepala daerah dari unsur perwira tinggi (pati) TNIPolri sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan, pada pilkada serentak sebelumnya pemerintah juga pernah mengangkat Pjs. kepala daerah yang berasal dari TNI-Polri karena pertimbangan keamanan. ‘’UU (Nomor) 10 Tahun 2016 tentang Pilkada (menyatakan), untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur, diangkat Pjs. gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai dengan pelantikan gubernur sesuai dengan ketentuan perundangundangan yang berlaku,’’ kata Tjahjo Kumolo, Jumat (26/1) kemarin. Dua jenderal polisi yang diusulkan
Tjahjo adalah Asisten Operasi Kapolri Irjen M. Iriawan sebagai Pj. Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan. Kemudian Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Irjen Martuani Sormin menjadi Pj. Gubernur Sumatera Utara. Saat ini Kemendagri masih menunggu keputusan presiden (keppres) mengenai usulan dua nama itu. Selain UU tersebut, mengangkat perwira TNI/Polri sebagai Pjs. kepala daerah juga ditegaskannya tidak menyalahi aturan karena diperkuat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara. ‘’Pasal 4 ayat 2 (Permendagri) menyatakan penjabat gubernur berasal dari pejabat pimpinan tinggi madya/ setingkat di lingkup pemerintah pusat/ provinsi,’’ ujarnya.
Tjahjo mengatakan, pada Pilkada 2017 lalu pihaknya juga menempatkan pati TNI-Polri untuk menjadi Pjs. Gubernur Aceh dan Sulawesi Barat. ‘’Tidak jadi masalah dan pilkada aman. Pendekatan stabilitas dan gelagat kerawanan. Tidak mungkin semua eselon I Kemendagri jadi pelaksana tugas, maka saya ambil dari instansi lain dan wagub yang tidak maju pilkada dan belum habis masa jabatannya,’’ katanya. Meskipun berasal dari TNI-Polri, Tjahjo meyakini bahwa mereka akan tetap bersikap netral. ‘’TNI, Polri, Kemendagri, ASN harus netral. Tahun lalu ada TNI, ada Polri juga netral, maka aman pilkada,’’ ungkapnya menambahkan. Hal. 19 Tak Sesuai
Tjahjo Kumolo
denpasar
2
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
figur
Bali Post/dok
Sasar Siswa SMP
PENDIDIKAN Kesehatan Reproduksi dan Seksual (PKRS) memiliki peran penting yang harus disosialisasikan secara intensif kepada siswa sekolah. Siswa SMP yang sudah memasuki masa puber menjadi sasaran dari program yang digulirkan Pemkot Denpasar ini dengan menggandeng pihak sekolah, orangtua siswa dan unsur-unsur terkait lainnya. “Dengan upaya ini, tentunya kita berharap para siswa dapat melindungi diri,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar AAN Rai Iswara di sela-sela kegiatan evaluasi penguatan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual (PKRS) di Ruang Pertemuan PKBI Bali, Jumat (26/1) kemarin. Guna melaksanakan program ini, kata pejabat yang hobi menyanyi ini, Pemkot Denpasar bersinergi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali. Dikatakan, ada tiga bidang pembangunan yang menjadi dasar agar pembangunan bisa terwujud dengan baik, yakni bidang pendidikan, sosial dan bidang kesehatan. Ketiga bidang ini harus terus bersinergi secara bersamaan agar semua kegiatan bisa berjalan dengan sukses. Salah satunya di bidang kesehatan khususnya mengenai masalah kesehatan reproduksi bagi remaja. Kegiatan evaluasi PKRS bagi remaja ini sangatlah penting sekali dilaksanakan, serta menjadi isu yang perlu ditangani, bukan hanya tanggung jawab orangtua di lingkungan keluarga, melainkan juga tanggung jawab sekolah dan pemerintah. “Pendidikan kesehatan reproduksi ini akan membantu remaja memiliki informasi yang akurat menyangkut tubuh serta aspek reproduksi dan seksual. Di sinilah peran kita sebagai orangtua, baik dari keluarga, sekolah maupun pemerintah untuk bisa menjaga anak-anak kita dengan tidak menganggap pendidikan reproduksi dan seksual sebagai hal yang tabu lagi. Kita wajib memberi informasi kepada remaja dengan sebaik-baiknya mengenai kesehatan reproduksi dan seksual, agar tidak terjadi penyimpangan seksualitas pada remaja,” katanya mengingatkan. (ara)
Hari Bhakti Imigrasi Ke-68
Hilangkan Pungli dan Jalur Khusus
Denpasar (Bali Post) Di saat petugas Imigrasi Denpasar mengadakan apel dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi ke-68, sejumlah petugas tetap melayani pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Denpasar, Jumat (26/1) kemarin. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Bali Maryoto Sumadi, M.S., S.H., M.H. didampingi Kepala Kantor Imigrasi Denpasar Ignatius Purwanto menyampaikan sejumlah persoalan yang mesti dihadapi oleh jajaran keimigrasian. Sebagaimana pernyataan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang dibacakan Maryoto Sumadi, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sudah seyogianya petugas Imigrasi melayani masyarakat. “Ingat, saudara adalah pelayan masyarakat. Bukan dilayani masyarakat,” tandas Yasonna Laoly seperti dikutip Maryoto Sumadi. Maryoto Sumadi menambahkan, pada tahun 2018 ini saatnya melakukan perubahan. “Saya tidak mau mendengar lagi ada pungutan liar (pungli) atau jalur-jalur khusus dalam pengurusan dokumen keimigrasian,” tegas Menteri dalam sambutan tertulisnya. Ditegaskan, keamanan negara terhadap bahaya asing salah satu tanggung jawab petugas Imigrasi. Sehingga pengawasan sangat diperlukan untuk dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Melalui Hari Bhakti Imigrasi ke-68 ini, Kementerian Hukum dan HAM juga menyampaikan sejumlah hal yang menjadi atensi jajaran Imigrasi. Pertama adalah pelayanan keimigrasian yang masih banyak dikeluhkan masyarakat. Sehingga Menteri Yasonna Laoly minta petugas memperbaiki kualitas layanan seperti Simkim, karena ini merupakan andalan untuk meminimalisasi leak time atau keterlambatan. Kedua adalah kinerja petugas. Pascadeklarasi janji kinerja, petugas Imigrasi diharapkan membangun zona integritas bebas korupsi. Ketiga diminta kerja profesional, akuntabel dan transparan serta yang terakhir memberikan peningkatan pelayanan online dalam rangka mempercepat penyelesaian perizinan berusaha. (kmb37)
Bali Post/kmb37
ARAHAN - Kakanwil Hukum dan HAM Bali Maryoto Sumadi saat memberikan arahan Menteri Yasonna Laoly di Kantor Imigrasi Denpasar, Jumat (26/1) kemarin.
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : DEWAN WAJIBKAN PNS BELI HASIL BUMDA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
TPS - Aparat Kecamatan Denpasar saat melakukan aksi kebersihan dan penertiban TPS liar, Jumat (26/1) kemarin.
Bali Post/kmb
Denpasar Barat Tutup TPS Liar Denpasar (Bali Post) –
Keberadaan Tempat Pembungan Sampah (TPS) liar dinilai sangat mengganggu keindahan lingkungan. Kondisi ini banyak ditemui di kawasan Denpasar Barat. Menghindari semakin banyaknya TPS liar, aparat di Kecamatan Denbar mulai melakukan kegiatan penertiban atau penutupan. Kegiatan ini dilakukan Camat Denpasar Barat AAN Made Wijaya bersama Satpol PP setempat, Jumat (26/1) kemarin.
Camat Denpasar Barat AAN Made Wijaya didampingi Kasi Trantib dan Kebersihan Kecamatan Denpasar Barat I Gusti Ketut Arya Wirawan, mengatakan, penertiban kali ini dilakukan di sejumlah TPS liar yang ada di seputaran Jalan Teuku Umar Barat (Marlboro) dan Jalan Mahendradatta. Pihaknya mengerahkan mobil pengangkut sampah untuk membersihkan sampah di TPS liar yang sampai meluber ke badan jalan dan lahan-lahan kosong. Wijaya mengakui masih banyak TPS liar di wilayah
Kecamatan Denpasar Barat akibat dari kurang sadarnya masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah sembarangan. Terlebih lagi di seputaran Jalan Marlboro dan Jalan Mahendradatta, banyak terdapat lahan kosong yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah. Untuk itu, pihaknya telah sering melakukan sosialisasi kebersihan dengan menyasar desa/kelurahan termasuk juga banjar dan lingkungan. “Yang terpenting sekarang ini bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya lingkungan bersih,” ujarnya. Wijaya menegaskan, gerakan kebersihan setiap banjar akan terus berlangsung. Gerakan itu tidak hanya dilakukan setiap Jumat saja, namun juga setiap Sabtu dan Minggu. “Mengubah perilaku masyarakat untuk membiasakan hidup bersih memerlukan proses yang cukup lama,” katanya. Wijaya menambahkan, gerakan kebersihan tersebut melibatkan seluruh komponen masyarakat sehingga benarbenar sadar akan pentingnya kebersihan. Di samping itu,
bagi masyarakat yang diketahui membuang sampah di TPS liar, pihaknya akan langsung mengenakan sangsi berdasarkan hasil sidak. Dikatakan, wilayah Denpasar Barat yang luas menyebabkan banyaknya penduduk pendatang yang tinggal di wilayahnya. Tingginya penduduk pendatang menjadi salah satu penyebab permasalah sampah. Untuk itu, pihaknya bersama aparat desa/ kelurahan dan lingkungan di wilayah Denpasar Barat terus melakukan penertiban terhadap penduduk pendatang. “Saya harapkan masyarakat lebih selektif dalam menerima penduduk pendatang. Kita tidak menolak penduduk pendatang, namun penduduk pendatang harus memenuhi administrasi kependudukan dan peduli terhadapat kebersihan lingkungan,” harapnya.
Kasi Trantib dan Kebersihan Kecamatan Denpasar Barat I Guti Ketut Arya Wirawan menambahkan, untuk menertibkan TPS liar, pihaknya telah menyisir sepanjang Jalan Marlboro dan Jalan Mahendradatta. Pasalnya, daerah ini paling sering dijadikan TPS bagi masyarakat, terutama pada lahanlahan yang kosong. “Kami terus berupaya untuk menertibkan TPS liar. Bahkan memasang pagar agar masyarakat tidak membuang sampah. Dengan melakukan upaya tersebut, kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak menjadikan lahan kosong sebagai TPS,” ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Kasus Korupsi Tanah Tahura
Sidang PS Digelar di Gedung Bank Sinarmas Denpasar (Bali Post)Setelah memeriksa sejumlah saksi, termasuk mantan Kepala BPN Denpasar Tri Nugraha, majelis hakim tipikor pimpinan Wayan Sukanila menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan setempat (PS), Jumat (26/1) kemarin. Sidang PS tersebut dilakukan di objek sengketa tahura di By-pass Ngurah Rai, Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan. Selain dihadiri tim kuasa hukum, JPU Gede Budi Suardana dan kawankawan juga memboyong kedua terdakwa. Mereka adalah I Wayan Suwirta yang mengklaim sebagai pemilik lahan dan I Wayan Sudarta alias Agus yang mengurus pensertifikatan. Pantauan di lokasi, di samping memeriksa tanah kosong di samping sungai, persis di pinggir by-pass yang menempel dengan bangunan Bank Sinarmas, jaksa dan pihak kuasa hukum terdakwa bersidang di area gedung
Bank Sinarmas. Di area gedung berlantai lima ini juga sudah terpasang papan penyitaan atas persetujuan pihak pengadilan. Penyitaan itu dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan dan Penyitaan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali tertanggal, 10 Mei 2017 dan juga berdasarkan Surat Penetapan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Denpasar, tertanggal 27 Juli 2017. Pada persidangan tersebut, baik jaksa maupun kuasa hukum terdakwa ditanya perihal kondisi serta letak batas tahura yang kemudian dicocokkan dengan sertifikat. Salah seorang JPU, Budi Suardana mengatakan bahwa saat itu juga ditanya soal dasar pengukuran. Pihak tahura menggunakan kordinat sebagai dasar pengukuran dan pihak BPN juga berdasarkan letak dan posisi sesuai permohonan dan didukung saksi. Sebelumnya, mantan Kepala BPN Tri Nugraha saat bersaksi di Penga-
dilan Tipikor Denpasar mengatakan, menurutnya tanah yang diklaim sebagai tanah lahan tahura adalah sah milik terdakwa Suwirta. “Karena diketahui desa. Yang paling mengetahui kondisi lapangan kan pihak desa,” tandas Tri Nugraha. Dia menambahkan, tanah itu tidak berbatasan dengan hutan. Soal keberatan pihak tahura, Tri Nugraha mengatakan hal itu diuji dalam TUN. Dan di TUN yang diuji bahwa itu milik Suwirta. Karena itu, Tri Nugraha mengatakan bahwa sertifikat yang diklaim tanah tahura yang dikantongi Suwirta sampai saat ini sah dan berlaku milik Suwirta. (kmb37) SIDANG - Terdakwa I Wayan Suwirta dan I Wayan Sudarta digiring untuk mengikuti sidang dengan agenda pemeriksaan setempat di By-pass Suwung, Denpasar Selatan.
Bali Post/
Rai Mantra Tekankan Digitalisasi LPD LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) sebagai roh sektor ekonomi wajib memberikan manfaat kepada masyarakat secara tradisional. Pendekatan sistem dalam transparansi dan akuntabilitas LPD tak boleh lepas dari langkah digitalisasi yang berkembang saat ini. Karenanya, Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus melaksanakan pembinaan baik bagi pengurus, pengawas maupun sumber daya manusia yang ada di LPD se-Kota Denpasar. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka evaluasi LPD se-Kota Denpasar Tahun Buku 2017 di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (26/1) kemarin. Rai Mantra mengatakan, pendirian LPD untuk memperkuat benteng-benteng otoritas otonomi desa dalam memikul kebudayaan yang berkelanjutan harus dapat dipahami bersama. LPD harus mampu mengembangkan inovasi dalam pengembangan digitalisasi
Beri Kemanfaatan Kesejahteraan Rakyat
LPD - Wali Kota Rai Mantra bertatap muka dengan pengurus dan pengawas LPD se-Kota Denpasar saat membuka evaluasi LPD se-Kota Denpasar Tahun Buku 2017, di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (26/1) kemarin. LPD. Seperti inovasi LPD mini sekolah yang telah diterapkan LPD Kesiman sebagai penguatan konsep budaya kepada anak-anak sejak dini. ‘’Tidak semua modernisasi itu harus di-
tolak, melainkan harus mampu beradaptasi sehingga menjadi sebuah inovasi untuk kemajuan LPD itu sendiri. Dengan begitu, LPD menjadi lembaga tradisional dengan sistem pen-
gelolaan secara digitalisasi sebagai bentuk implementasi modernisasi,’’ ujar Rai Mantra. Selain digitalisasi, kata Rai Mantra Sumber Daya Manusia yang berpendidikan dan tersertifikasi mutlak harus dimiliki LPD. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme pegawai untuk mencapai tujuan LPD dalam mensejahterakan rakyat. “LPD harus tetap berkembang mengikuti arus modernisasi, sehingga LPD menjadi kuat dalam menghadapi ketatnya persaingan ekonomi yang mampu menopang tujuh unsur kebudayaan yang hidup turun temurun dari leluhur kita,’’ ujar Rai Mantra sembari mengatakan bahwa seluruh elemen LPD, khususnya di Kota Denpasar harus memiliki kemampuan manejerial serta mengetahui situasi dan kondisi perekonomian untuk mencapai tujuan LPD. Sementara itu, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar I Made Saryawan mengatakan,
Pemkot Denpasar selama tahun 2017 telah berupaya melaksanakan program pemberdayaan dan pembinaan LPD. Diharapkan dari program tersebut, adanya implementasi dan penguatan LPD yang sejalan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Hal ini mengingat kapasitas LPD dan sumber daya manusia merupakan ujung tombak majunya LPD itu sendiri. Saryawan melaporkan, secara keseluruhan LPD di Kota Denpasar yang berjumlah 35 lembaga mendapat predikat baik. Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya lebih giat bersama Lembaga Pengawas LPD untuk tetap memaksimalkan kinerja LPD di Kota Denpasar. Selama tahun 2017, keseluruhan aset LPD di Kota Denpasar berjumlah Rp 1,9 triliun lebih, dengan laba Rp 73 miliar lebih. ‘’Capaian di tahun 2017 ini akan tetap kita evaluasi dalam rangka meningkatkan kinerja LPD ke depannya,’’ ujarnya. (ad1306)
BADUNG
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
3 Jalankan Fungsi Keimigrasian
Peran Serta Masyarakat Sangat Penting
Bali Post/kmb23
ANTRE - Sejumlah warga di Perumahan Kori Nuansa, lingkungan Taman Griya, Jimbaran sedang antre mengambil air bersih dari mobil tangki milik PDAM Badung, Jumat (26/1) kemarin.
Mangupura (Bali Post)Kesadaran masyarakat tentang keimigrasian saat ini perlu ditumbuhkan untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan masingmasing. Karena dalam unsur keimigrasian ada peran penting masyarakat maupun pelajar dan mahasiswa dalam membangun serta membantu tugas dan fungsi keimigrasian. Dalam hal ini masyarakat juga harus berperan serta melakukan pengawasan terhadap orang asing di lingkungan masing-masing. Sehingga tugas dan fungsi imigrasi dalam menjaga pintu gerbang negara dapat juga melibatkan masyarakat. Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, Ari Budijanto menegaskan hal itu di sela-sela kegiatan sosialisasi tentang keimigrasian di Kampus STP Nusa Dua Bali, Kamis (25/1). Ari Budijanto mengharapkan, para mahasiswa setelah lulus dan menjalani pekerjaannya bisa membawa informasi yang jelas tentang
keimigrasian dalam pariwisata di Indonesia. Baik itu ketika mereka bekerja di Indonesia maupun bekerja di luar negeri. “Mahasiswa STP Nusa Dua Bali yang notabene nantinya akan bekerja di sektor pariwisata diharapkan bisa menyampaikan informasi tentang keimigrasian itu secara jelas kepada wisatawan maupun orang asing bekerja di sini,” ujarnya. Ari Budijanto menambahkan, mereka juga harus paham terhadap keimigrasian. Karena, apabila dalam hal keimigrasian tidak menyampaikan data yang valid, maka akan mempersulit mereka nantinya. “Misalkan saat mereka sakit di luar negeri, namanya dan KTP ternyata berbeda, maka pihak berwenang akan kesulitan untuk mencari datanya,” katanya mengingatkan. Melalui sosialisasi ini, kata Ari Budijanto diharapkan bisa meminimalisasi dan mencegah tindak kejahatan. Karena ketika akan bekerja di luar negeri, mereka sangat rawan menjadi
korban perdagangan orang. Seperti diketahui, di Malaysia, Timur Tengah dan sebagainya banyak terdapat korban perdagangan manusia. “Di Kantor Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, belum ditemukan informasi tentang warga kita yang menjadi korban tersebut, karena sebagian besar masyarakat sudah mulai paham terhadap keimigrasian,” terangnya. Sementara itu, Ketua STP Nusa Dua Bali Dewa Biomantara mengatakan, kegiatan sosialisasi terkait masalah keimigrasian ini sangat penting bagi mahasiswanya. Dikatakan, hampir 95 persen mahasiswa STP Nusa Dua Bali setelah menamatkan pendidikannya akan bergelut di industri pariwisata dan sudah pasti akan bersinggungan dengan orang asing. “Bagi mahasiswa yang akan bekerja di luar negeri, sudah tentu harus paham dengan keimigrasian. Ini juga akan membangkitkan awareness mereka,” ujarnya. (kmb23)
Kebocoran Pipa Ditangani
Pasokan Air Bersih di Kuta Selatan Masih Terganggu
Mangupura (Bali Post)
Gangguan terhadap pasokan air bersih di kawasan Kuta Selatan masih dirasakan oleh masyarakat setempat hingga Jumat (26/1) kemarin. Seretnya pasokan air bersih ini sudah terjadi sejak Minggu (21/1) lalu, akibat kebocoran pipa diameter 400 milimeter milik PDAM pada proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Namun penanganannya memerlukan waktu yang relatif lama, mengingat kebocoran pipanya cukup besar. Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Ketut Golak membenarkan kondisi tersebut. Dikatakan, penanganan kebocoran pipa tersebut memang masih dalam pengerjaan karena tingkat kebocoran cukup besar. “Selain itu, posisi pipa itu berada di kedalaman empat meter sehingga sedikit mempersulit saat perbaikan. Kami berharap masyarakat memaklumi kondisi tersebut,” ujarnya. Menurut Golak, kebocoran itu terjadi akibat pengeboran oleh vendor PLN. Hal ini bukan hanya merugikan
PDAM, tapi masyarakat yang notabene merupakan pelanggan PDAM juga dirugikan lantaran pasokan air bersih menjadi terganggu. “Pipa yang mengalami kebocoran berada pada kedalaman empat meter. Kami masih terus lakukan koordinaai dengan PLN,” ujarnya. Golak menambahkan, hingga saat ini masih terjadi gangguan pelayanan air bersih di wilayah Kuta Selatan. Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat memaklumi kondisi tersebut. Ditegaskan, pihaknya berupaya menyelesaikan perbaikan secepatnya pipa yang
bocor, sehingga pasokan air bersih ke rumah pelanggan kembali normal. “Terlalu banyak faktor eksternal yang mengganggu. Tapi kebocoran itu saat pengerjaan proyek untuk mendukung proyek nasional. Kami tidak mau menyalahkan siap-siapa, tapi koordinasi dan komunikasi yang harus dikedepankan,” tegasnya. Selain akibat kebocoran pipa, kata Golak tersendatnya pasokan air bersih juga bisa diakibatkan oleh faktor cuaca. Sebelumnya hujan lebat yang mengguyur wilayah Badung membawa lumpur dan sampah dari
kawasan hulu yang mengakibatkan sedimen lumpur sangat tinggi pada sumber air baku. Ketika terjadi sedimentasi tinggi, maka produksi air bersih pasti akan terganggu. Akibatnya, layanan PDAM menjadi tidak optimal. “Kalau cuaca ekstrem disertai sedimentasi tinggi, pompa pengolahan tidak kuat untuk melakukan produksi,” terangnya. Kendati demikian, Golak memprediksikan pasokan air bersih akan kembali normal Sabtu (27/1) hari ini. Sejumlah titik lokasi yang mengalami gangguan, di antaranya wilayah Kelan, Kedonganan, Jimbaran, Kori Nuansa, Taman Giri, Puri Nusa Dua, UPA, Sawangan, Jalan Pratama, ITDC, Taman Mumbul dan sekitarnya. “Mudah-mudahan Sabtu ini pasokan air bersih sudah kembali normal,” katanya. (kmb23)
Banyak Pensiun
BKPSDM Rancang Penambahan Pegawai
Mangupura (Bali Post) – Jumlah pegawai negeri sipil atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung semakin menipis. Pengurangan jumlah pegawai ini lantaran banyak ASN yang memasuki masa pensiun pada tahun 2017 lalu. Guna menutupi kekurangan tersebut, Pemkab Badung melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berencana mengajukan kebutuhan pegawai kepada pemerintah pusat. Kepala BKPSDM Kabupaten Badung I Gede Wijaya mengatakan, permohonan kebutuhan pegawai akan dilakukan tahun ini, mengingat total ASN yang memasuki masa pensiun tahun ini mencapai 266 orang. Pihaknya
akan menyampaikan laporan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) yang menaungi masalah ASN. “Perkiraannya, permohonan itu akan diajukan ke KemenPAN-RB pada Maret atau April tahun ini,” ujar Wijaya, Jumat (26/1) kemarin. Menurut Wijaya, penambahan ASN di Kabupaten Badung sempat dilakukan pada tahun 2012 lalu. Namun, hingga kini belum pernah mendapatkan jatah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lagi. “Tambahan pegawai 43 di tahun 2017, namun khusus Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang diangkat berdasarkan SK Kementerian Kesehatan,” ungkapnya. Pejabat asal Kerobokan, Kuta Utara
ini menegaskan, pihaknya hingga kini belum menerima pemberitahuan resmi dari Kemen-PAN RB. “Sampai sekarang belum (pemberitahuan – red). Biasanya setiap ada kebijakan dari pusat ada pemberitahuan,” ujarnya. Wijaya mengatakan, pihaknya akan menunggu pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat terkait pembukaan CPNS tahun 2018. Untuk itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar sebelum mendapatkan penjelasan dari sumber berkompeten. “Bila ternyata tidak ada pemberitahuan, berarti informasi itu tidak benar,” tegasnya seraya menyebutkan jumlah ASN di Badung kini mencapai 8.432 orang. (kmb27)
Bersihkan Genangan Air
Dinas PUPR Kerahkan Lima Pompa Mangupura (Bali Post) – Genangan air akibat banjir sepekan terakhir di wilayah Kuta dan sekitarnya, mulai dibersihkan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung mengerahkan lima unit pompa untuk mengeringkan air yang masih memenuhi sejumlah rumah warga. Kepala Dinas PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, tim yang dikerahkan disebar di dua wilayah, yakni di kawasan Legian dan Seminyak. Aksi ini merupakan langkah cepat dalam mengatasi genangan air pascabanjir. “Lima pompa penyedot air kami kerahkan untuk mengeringkan air yang masih tergenang di sejumlah rumah warga,” ujar Surya Suamba, Jumat (26/1) kemarin. Menurut Surya Suamba, pompa yang dikerahkan merupakan milik Dinas PUPR dan pihak rekanan yang diperbantukan untuk membersihkan genangan
air. Seperti diketahui, aliran Tukad Mati meluap di sepanjang DAS di Kawasan Jalan Dewi Sri, Nakula dan Kunti. “Akibat kiriman air hujan dari hulu Tukad Mati sangat tinggi mengakibatkan di hilir banjir. Apalagi di saat yang bersamaan air laut juga pasang,” terangnya. Berdasarkan informasi yang diterima, kata Surya Suamba Balai Sungai Bali Penida melakukan lanjutan penataan sungai dalam penanganan banjir di hilir Tukad Mati. Proyek ini sebelumnya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Badung dan rencananya selesai tahun 2019. “Kami di Badung akan melaksanakan dan menganggarkan di tahun 2019. Dengan tuntasnya pelaksanaan penataan Tukad Mati ini di tahun 2019 kita harapkan banjir tidak akan terjadi kembali,” tegasnya. Surya Suamba menambahkan, terdapat beberapa hal yang belum dapat dibiayai
oleh pemerintah pusat. Seperti pemasangan pompa banjir di hilir Tukad Mati menuju Teluk Benoa sebesar Rp 50 miliar, serta normalisasi Teluk Benoa di hilir Tukad Mati. “Dibandingkan banjir 10 tahun lalu, debit air saat ini lebih besar. Namun air lebih cepat surut. Contoh di Jalan Dewi Sri, air bisa mengalir dalam waktu dua jam,” ujarnya seraya menambahkan, pompa tambahan penyedot air sudah disiagakan saat Tukad Mati debit airnya meninggi. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata berharap penanganan banjir agar terus ditingkatkan, sehingga tidak menimbulkan kerugian lebih banyak. “Kami mendorong pemerintah, baik Pemeritah Kabupaten Badung, Pemprov Bali maupun pemerintah pusat bersinergi dalam penanganan dan melakukan evaluasi terhadap peristiwa yang terjadi untuk segara diambil langkah penanggulangan,”
tegasnya. Parwata menambahkan, penanganan saat terjadi dan pascaterjadi bencana sangat diharapkan, sehingga tak menimbulkan masalah. Terlebih lagi Badung sebagai daerah tujuan wisata dunia akan menjadi sorotan bila terjadi bencana dan penangananya tidak maksimal. “Yang namanya musibah terjadinya sulit diprediksi. Untuk itu, penanganan saat bencana dan pascabencana menjadi sangat penting, sebab ini menjadi perhatian dunia,” katanya. Menurut Parwata, infrastruktur di Kabupaten Badung sudah cukup memadai, sehingga peristiwa banjir yang terjadi bukan disebabkan atas kelalaian melainkan murni karena musibah. “Yang ini bukan kelalaian, tapi post majeur. Secara teknis, Kabupaten Badung sudah membangun infrastruktur dengan baik, mulai dari jalan, jembatan dan irigasinya,” tegasnya. (kmb27)
Bali Post/kmb23
SOSIALISASI - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Ari Budijanto saat memberikan sosialisasi tentang keimigrasian di kampus STP Nusa Dua Bali.
daerah
4
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
NTB Bangun Monumen Kemaritiman di Malomba
Mataram (Bali Post) – Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) segera membangun Monumen Kemaritiman di depan Stadion Malomba, Kota Mataram, sebagai bagian menyambut kegiatan Naval Exercise Komodo 2018. Monumen yang akan dibangun itu berupa pemasangan satu unit mobil panser amfibi. Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal yang ditemui di sela memantau penataan kawasan objek wisata Pantai Ampenan di Mataram, Jumat (26/1) kemarin, mengatakan pihaknya mendapatkan sumbangan satu unit mobil panser amfibi dari TNI-AL yang akan ditaruh di atas monumen. Untuk pembangunan monumen disiapkan anggaran Rp 200 juta sekaligus menata pedagang kaki lima (PKL) di Taman Adipura yang berada tepat di depan Stadion Malomba. Stadion Malomba dan kawasan objek wisata Pantai Ampenan akan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Naval Exercise yang akan dihadiri sekitar 5.000 tentara dari 35 negara serta menghadirkan 60 kapal perang pada 5-9 Mei 2018. ‘’Karena itu, baik PKL maupun Stadion Malomba harus kami tata dan siapkan, jangan sampai kondisinya mengecewakan para tamu,’’ katanya. Selain menyiapkan anggaran untuk pembangunan Monumen Kemaritiman, Dispar NTB juga mengalokasikan dana Rp 200 juta untuk penataan PKL di Pantai Ampenan. ‘’Kami tidak ingin PKL Pantai Ampenan seperti pasar tradisional Kebon Roek,’’ ujarnya. Untuk itu, pihaknya segera membuat desain properti yang digunakan pedagang memiliki standar yang jelas, sehingga bernuansa pariwisata. Pedagangnya juga akan dibina agar bisa menggunakan pakaian senada yang memberikan ciri khas Kota Mataram. Menurut Faozal, dua proyek untuk mendukung Naval Exercise akan dikerjakan melalui penunjukan langsung, sehingga dua kegiatan itu ditargetkan tuntas secara bersama sebelum kegiatan Naval Exercise berlangsung. Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya segera ekspos desain detail bangunan untuk dua proyek tersebut dengan jajaran Pemerintah Kota Mataram. Dalam mendukung program revitalisasi Pantai Ampenan, pada tahun anggaran 2017 Dispar NTB telah membangun ruang publik, tempat berswafoto serta pengecatan bangunanbangunan tua di Jalan Niaga dan Pabean Ampenan dengan anggaran sekitar Rp 700 juta. (ant)
Bali Post/kmb30
BARANG BUKTI - Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi menunjukkan barang bukti elpiji oplosan, Jumat (26/1) kemarin.
Rumah Pengoplos Elpiji Digerebek
Banyuwangi (Bali Post) -
Bali Post/kmb30
BERTEMU - Jajaran DPC Demokrat Banyuwangi bertemu PC NU Banyuwangi, Rabu (24/1).
Azwar Anas Mundur
Cagub Khofifah Berpeluang Menang di Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) Mundurnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam Pilgub Jatim menjadi amunisi baru bagi rivalnya. Salah satunya Partai Demokrat pendukung pasangan Kofifah Indarparanwsa-Emil Dardak. Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Michael Edi Hariyono optimis calon yang diusungnya akan menang di Banyuwangi. ‘’Di Banyuwangi, kami yakin Khofifah-Emil Dardak akan menang, karena kader Banyuwangi Pak Anas sudah mundur,’’ kata Michael usai silaturahmi ke kantor PC Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, Rabu (24/1) lalu. Dijelaskannya, sosok Khofifah yang juga Ketua Fatayat NU Pusat sudah banyak dikenal kalangan masyarakat Jatim, termasuk di Banyuwangi sudah mengenal Khofifah. Kinerjanya ketika menjadi Menteri Sosial cukup dirasakan publik. Meski yakin menang di Banyuwangi, Michael mengaku tetap menggunakan strategi demi calon yang diusungnya. Salah satunya mengajak kader NU mendukung pasangan Khofifah-Emil Dardak. ‘’Kalau target berapa persen, kami belum patok. Yang jelas peluang kami tinggi di Banyuwangi,’’ pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar memilih mundur dari Pilgub Jatim setelah tersandung foto ‘’panas’’. Di Jatim kawasan timur, nama Anas digadanggadang menjadi pemenang pilgub. Peta politik berubah setelah Anas mundur. Pilgub Jatim diikuti dua calon masingmasing pasangan Saifulah Yusuf (Wagub Jatim)-Puti Guntur Soekarno yang diusung PDI-P, PKB dan Gerindra serta pasangan Khofifah Indarparawansa-Emil Dardak (Bupati Trenggalek) yang diusung Golkar, Demokrat dan PPP. Dua pasangan ini dipastikan bertarung sengit, sebab keduanya sama-sama kader NU. (kmb30)
Pemicu kelangkaan elpiji 3 kilogram di Banyuwangi, Jatim, mulai terjawab. Ternyata dioplos oknum tak bertanggung jawab. Sebuah rumah di Desa Sambirejo Kecamatan Bangorejo digerebek Satuan Reskrim Polres setempat setelah kedapatan mengoplos elpiji, Jumat (26/1) kemarin. Dua pelaku berinisial S dan B diamankan. Salah satu pelaku diduga oknum anggota TNI-AL. Dari lokasi, polisi menyita 100 lebih tabung elpiji ukuran 3 kilogram yang siap dioplos. ‘’Berawal dari penyelidikan jajaran Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda, akhirnya kami menggerebek sebuah rumah yang digunakan mengoplos elpiji,’’ kata Kasat
Hadiri 1st Anniversary CBR Club Indonesia Bali Dewata
POTONG TUMPENG – Bikers dari seluruh Indonesia merayakan hari jadi pertama CBR Club Indonesia Region Bali Dewata dengan pemotongan tumpeng di Gedung Kesenian Gede Manik, Singaraja. SERU dan meriah, begitulah suasana yang terlihat ketika CBR Club Indonesia
Ditarget Dongkrak Kunjungan Wisatawan ‘’Salah satu konsep pariwisata itu adalah pemberdayaan masyarakat,’’ tegasnya. Menurut Hesti, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menetapkan Festival Pesona Bau Nyale bagian dari 100 event yang dimasukkan dalam kalender tetap pariwisata Indonesia tahun 2018. Di NTB ada empat yang menjadi kalender tetap event pariwisata Indonesia yaitu Bau Nyale, Festival Tambora, Festival Lombok-Sumbawa dan Festival Moyo. Untuk kegiatan Bau Nyale tahun ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengalokasikan anggaran Rp 1,5 miliar. Sebanyak 60 persen untuk promosi di media dan 40 persen lagi digunakan untuk kegiatan. ‘’Itu kebijakan yang diambil kementerian,’’ terangnya. Pemerintah menargetkan angka kunjungan wisatawan pada tahun 2018 mencapai
pelaku diamankan ke Polres Banyuwangi. Hingga pukul 14.30 WIB, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres. ‘’Kami masih mengembangkan kasus ini, termasuk peran kedua pelaku,’’ jelasnya. Hasil pemeriksaan se-
mandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut Suhartaya membenarkan anggotanya terlibat aksi pengoplosan elpiji tersebut. ‘’Penggerebekan dilakukan oleh tim gabungan dari Polisi Militer AL (Pomal) Lantamal V Surabaya dan Polda Jatim. Tindakan ini dalam rangka melaksanakan zero crime,’’ tegasnya via pesan singkat. Pihaknya masih menunggu pelimpahan kasus ini dari Polres untuk ditangani di Lanal Banyuwangi. (kmb30)
600 Bikers Datang ke Pulau Bali
Festival Bau Nyale
Mataram (Bali Post) – Kementerian Pariwisata menginginkan penyelenggaraan Festival Pesona Bau Nyale (Menangkap Cacing Laut) yang akan digelar di Pantai Seger, Kabupaten Lombok Tengah, 6-7 Maret 2018, dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat (NTB). ‘’Kita bicara Festival Bau Nyale, tentu ada target kunjungan, namun seberapa jauh kegiatan itu mendatangkan kunjungan, itu yang kita dorong,’’ kata Staf Ahli Menteri Bidang Kultural Kementerian Pariwisata Hesti Reko Astuti didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal dan Sekda Lombok Tengah H.M. Nursiah di Mataram, Kamis (25/1). Selain mendongkrak kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, tidak kalah pentingnya sebuah kegiatan memberdayakan masyarakat.
Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Effendi usai memimpin penggerebekan. Saat digerebek, pelaku sedang mengoplos elpiji ukuran 3 kilogram ke dalam tabung 12 kilogram. Turut diamankan peralatan mengoplos. Bersama barang bukti, kedua
mentara, aksi pengoplosan elpiji itu belum berlangsung lama. Pengakuan salah satu saksi, kegiatan tidak terpuji ini masih baru dan sempat berhenti. Modus yang digunakan, pelaku mengoplos 4 tabung elpiji 3 kilogram yang bersubsidi ke dalam tabung 12 kilogram, lalu dijual dengan harga pasar. Petugas sudah menyegel rumah yang dijadikan lokasi pengoplosan. Informasi di lapangan, satu pelaku berinisial S diduga oknum TNI-AL. Ko-
17 juta orang dan 20 juta wisatawan tahun 2019. Karenanya, diharapkan melalui festival yang telah diagendakan pemerintah melalui Kemenpar target kunjungan wisatawan tersebut bisa tercapai. Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh. Faozal mengungkapkan, ada 12 rangkaian kegiatan yang akan mengiringi Festival Pesona Bau Nyale 2018. Dimulai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dari 20 Februari sampai acara puncak pada 6 Maret 2018. Sejumlah acara yang disiapkan tersebut antara lain musik, peran Mandalika Travel Fair, pameran, penampilan kesenian dan kegiatan lainnya. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan acara tersebut. ‘’Pemerintah iap mendukung karena Bau Nyale masuk event nasional,’’ tandas Faozal. (ant)
Region Bali Dewata (CCI Bali Dewata) merayakan 1st Anniversary yang dilak-
sanakan di Gedung Kesenian Gede Manik, Jalan Udayana, Singaraja, Minggu (21/1) lalu. Kegiatan yang berlangsung pagi hingga sore hari dihadiri sekitar 600 bikers yang menggunakan sepeda motor Honda CBR mulai 150R sampai Honda CBR terbaru 250RR dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam komunitas CBR Club Indonesia. Mengambil tema ‘’Ride Fun Selfie’’, seluruh komunitas CBR berkendara dengan fun, mengedepankan safety riding sekaligus mengampanyekan #Cari_Aman, serta tidak lupa mengabadikan pengalaman berkendara seluruh perjalanan para bikers menuju Pulau Bali. Ketua CBR Club Indonesia Region Bali Dewata (CCI Bali
Dewata) I Nyoman Adi Wiratama mengatakan, perayaan satu tahun CCI Bali Dewata merupakan perhelatan akbar perdana yang difokuskan di Singaraja. Dukungan dari CBR Club Indonesia (CCI) memperkuat kekompakan komunitas CBR. Sebelum menjadi CCI Bali Dewata, King 4ever 5treet Bali Club (K45BAC) adalah sebutan di masa lalu dan sejak Agustus 2016 silam menyatakan kesiapan dan kesanggupan bergabung dengan keluarga besar CBR Club Indonesia (CCI) serta mengadakan deklarasi pada Desember 2016. ‘’Ini sejarah baru kami. Tanpa pernah lupa dengan sebutan K45BAC, kami memutuskan bergabung ke CCI dan mengubah nama menjadi CCI Bali Dewata. Kami ber-
syukur bisa bertahan sampai saat,’’ tambah Adi Wiratama. Kemeriahan hari jadi CCI Bali Dewata juga diwarnai kegiatan sosial berupa donor darah dan sosialisasi safety riding mengenai #Cari_Aman berkendara di jalan mengisi di sela-sela perayaan ulang tahun yang dipandu oleh tim safety riding dari Astra Motor Bali. Klub yang beranggotakan kurang lebih 60 member aktif ini tidak hanya sebatas klub yang berkumpul dan touring, tetapi juga melakukan berbagai kegiatan untuk mereka yang membutuhkan. ‘’Harapan ke depannya agar selalu solid, kompak dan jaya untuk CCI Bali Dewata. Salam Ride Fun Selfie,’’ ujar Syahrul, Ketua Panitia Anniversary 1st CCI Bali Dewata. (bns1)
Festival Jajanan Using
Pengunjung Beli Pakai Uang Kepeng FESTIVAL jajanan tradisional yang digelar Desa Adat Using Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Bayuwangi, Jawa Timur, Jumat (26/1) kemarin, terasa beda. Selain menyuguhkan puluhan jajan khas suku Using, pembelian menggunakan uang kepeng. Sepintas mirip zaman Majapahit. Festival pertama kali ini menjadi bagian promosi adat dan wisata di Banyuwangi. Sejak pagi, warga menyulap sebuah gang di perkampungan setempat menjadi pasar dadakan. Warga membuat lapak di depan rumah. Di atasnya aneka jajanan dan kuliner tradisional. Pengunjung bebas masuk tanpa dipungut biaya. Namun, bagi yang ingin membeli jajanan, tidak bisa menggunakan pecahan rupiah, melainkan memakai uang kepeng. Koin uang kepeng ini ditukarkan di pintu masuk lokasi. Harga empat biji uang dikepeng dibanderol Rp 10.000.
Harga jajanan yang ditawarkan cukup murah. Ratarata per porsi hanya satu kepeng atau setara dengan Rp 2.500. Aneka jajanan tradisional yang ditawarkan mulai lanun, lopis, klepon, kucur, ketan kirip hingga rujak lontong. Dalam hitungan menit, aneka kuliner yang ditawarkan ludes terjual. Karena pertama kali, pengunjung membeludak. Bahkan, banyak pengunjung gigit jari lantaran kehabisan jajanan. ‘’Jajanannya sangat lengkap, harganya juga murah. Yang unik, kami membeli pakai uang kepeng, mirip zaman kerajaan,’’ kata Kunti, salah satu pengunjung. Camat Glagah Astori mengatakan Festival Jajanan Using ini tak sekadar melestarikan kuliner warisan nenek moyang asli Banyuwangi, namun juga ikut mengangkat potensi ekonomi masyarakat. Festival diadakan rutin setiap Sabtu-Minggu. ‘’Melalui festival jajanan ini kami ingin jadikan Kemi-
Bali Post/udi
BERBURU - Pengunjung berburu jajanan tradisional dalam festival di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jumat (26/1) kemarin. ren sebagai pusat jajanan tradisional di Banyuwangi sekaligus mengangkat ekonomi warga. Wisatawan yang datang ke Banyuwangi tak perlu bingung berburu jajanan tradisional,’’ jelasnya. Terkait penggunaan uang kepeng, menurutnya, senga-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ja dilakukan untuk menambah keunikan festival. Dengan begitu, ada pengalaman tersendiri bagi pengunjung yang berburu kuliner. ‘’Ini kan mirip permainan tempo dulu sekaligus bernostalgia sambil mencicipi jajanan lokal,’’ pungkas Astori. (udi)
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
daerah
5
Tenggak Racun Hama
Petani Tewas di Pantai Saba Gianyar (Bali Post) – Aksi bunuh diri menggegerkan warga di Pantai Saba, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Jumat (26/1) malam kemarin. Nyoman Karsa Antara (55), petani asal Desa Blahbatuh, nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun. Sebelum meninggal ia sempat mengirim pesan kepada anaknya lewat SMS. Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim menyatakan, Karsa dicari keluarganya sejak Jumat pagi. Pencarian sulit karena handphone korban mati. Akhirnya muncul pesan singkat (SMS) dari HP korban kepada putranya. Pesan itu berisi tulisan “Tu alih mayat bapak di pasih Saba” (Putu cari mayat bapak di Pantai Saba). Memperoleh pesan itu, keluarga langsung mencari Karsa ke pantai tersebut. Keluarga menemukan tubuh Karsa tergeletak dan bibirnya mengeluarkan buih. Mendapat laporan ada korban tertidur di pantai dalam keadaan lemas, jajaran Polsek Blahbatuh langsung meluncur ke lokasi kejadian. “Setelah kami cek, korban sudah meninggal murni bunuh diri karena bibirnya berbuih,” ujar Kompol Abdus Salim. Polisi yang melakukan pengecekan memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain berbuih, yang menguatkan korban bunuh diri adalah ditemukannya botol racun hama. “Di sebelah jasad ditemukan botol racun. Kecurigaan kami, ia minum racun,” jelasnya. Setelah melakukan pengecekan terhadap tubuh korban, selanjutnya jasad diangkut mobil ambulans untuk dititip di ruang jenazah RS Sanjiwani, Gianyar. Pihak keluarga merelakan kepergian Karsa. “Korban nekat bunuh diri karena sakit yang diderita pada perutnya,” tukasnya. (kmb35)
Ditinggal ’’Ngayah’’
Warung Digasak Maling Bangli (Bali Post) Warung milik Ni Nyoman Sini yang berlokasi di Jalan Sriwijaya tepatnya di depan Pura Kehen Banjar Pekuwon, Cempaga, Bangli, Jumat (26/1) kemarin digasak maling. Atas kejadian ini, pemilik warung mengalami kerugian Rp 12 juta. Berdasarkan informasi di lapangan, Jumat kemarin sekitar pukul 08.00 Wita pemilik meninggalkan warungnya dalam keadaan terkunci untuk tedun ngayah di Pura Dalem Pingit. Sekitar pukul 13.00, pemilik warung datang dari ngayah. Setelah masuk warung, Sini sangat kaget karena lemari tempatnya menyimpan uang kondisinya berantakan. Uang yang ditaruhnya di dalam dompet berwarna kuning keemasan lenyap. Ia kemudian mengecek ke belakang, ternyata pintu dari bahan triplek sudah dalam keadaan rusak. Atas kejadian ini, pemilik warung langsung melapor ke Polsek Kota Bangli. Kasubang Humas Polres Bangli Sulhadi seizin Kapolres AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom mengatakan korban mengalami kerugian Rp 12 juta. ‘’Kasus pencurian ini masih kami dalami,” ucapnya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
DIBOBOL MALING - Warung milik Ni Nyoman Sini di depan Pura Kehen Banjar Pekuwon, Cempaga, Bangli dibobol maling, Jumat (26/1) kemarin.
Penyandang Disabilitas Prioritas Edukasi
Mataram (Bali Post) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) memasukkan kalangan penyandang disabilitas sebagai salah satu dari 10 segmen prioritas yang harus diedukasi tentang produk dan layanan keuangan. ‘’Pengetahuan mengenai produk dan layanan keuangan penting bagi setiap orang, tanpa terkecuali siswa SLB,’’ kata Kepala OJK NTB Farid Faletehan ketika memberikan sosialisasi di Mataram, Kamis (25/1). Penyandang disabilitas masuk dalam 10 segmen prioritas edukasi keuangan oleh OJK, sesuai Revisit Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI). Pemahaman yang diberikan kepada penyandang disabilitas tidak hanya mengenai industri jasa keuangan, tetapi juga tentang produk-produk investasi. Dalam memberikan edukasi, pihaknya melibatkan sejumlah lembaga keuangan, baik milik pemerintah maupun swasta untuk memberikan edukasi terkait dengan jasa atau produk yang disediakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. ‘’Itu sudah kami lakukan saat memberikan edukasi kepada siswa tunanetra Sekolah Luar Biasa A YPTN Selagalas, Kota Mataram. Kami melibatkan Bursa Efek Indonesia Perwakilan NTB, pegadaian dan perusahaan asuransi,’’ ujarnya. Farid berharap dengan mengetahui ragam produk keuangan dan investasi resmi yang terdaftar dan diawasi oleh otoritas, para penyandang disabilitas bisa memahami produk keuangan yang terbaik sesuai profil diri masing-masing. Edukasi terhadap penyandang disabilitas juga diharapkan bisa meningkatkan indeks literasi keuangan di NTB yang masih berkisar 21,45 persen atau terendah kedua di Indonesia setelah Papua Barat sebesar 19,27 persen. Begitu juga indeks inklusi keuangan masyarakat NTB sesuai hasil survei OJK pada 2016 sebesar 63,27 persen atau masih berada di posisi 25 dari 34 provinsi. (ant)
Cantrang Tetap Dilarang Kupang (Bali Post) – Penggunaan alat tangkap cantrang, pukat hela atau trawl dan dogol untuk menangkap ikan masih tetap dilarang pemerintah. Ini berlaku untuk seluruh Indonesia karena alat tangkap cantrang tidak ramah lingkungan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ganef Wurgiyanto mengatakan hal itu terkait isu yang berkembang di masyarakat nelayan bahwa pemerintah telah memperbolehkan penggunaan alat tangkap cantrang. Pihaknya beberapa waktu lalu telah membahas masalah penggunaan cantrang tersebut dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan dan hasilnya penggunaan cantrang masih tetap dilarang. Ia menjelaskan, alat tangkap cantrang berbeda dengan pukat hela (trawl), namun dalam pengoperasiannya ditemukan bahwa cantrang juga dihela sehingga mirip dengan trawl. Penggunaan cantrang berdampak buruk terhadap ekosistem laut karena menggaruk semua hasil laut hingga ke dasar laut termasuk terumbu karang. ‘’Jadi tidak diperbolehkan. Memang di NTT tidak ada, namun tetap tidak boleh menggunakan cantrang. Kapal-kapal dari luar yang melaut di perairan NTT juga tetap tidak boleh menggunakan cantrang karena ini sudah kebijakan nasional,’’ tegasnya. Menurut mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT tersebut, meskipun pemerintah pusat memberikan pengecualian nelayan di daerah tertentu untuk menggunakan cantrang, itu diberlakukan dalam batas waktu tertentu. (ant)
Bali Post/kmb35
DI PANTAI - Polisi dan warga memeriksa jasad korban yang ditemukan di tepi Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar, Jumat (26/1) malam kemarin
Desember 2017 hingga Januari 2018
Lima Warga Tewas Akibat Bencana Alam Kupang (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat lima orang tewas akibat bencana alam selama musim hujan periode Desember 2017 hingga Januari 2018 di dua kabupaten. Bencana alam itu melanda Kabupaten Kupang dan Manggarai Barat. Kepala BPBD Provinsi NTT Tini Thadeus di Kupang, Jumat (26/1) kemarin, mengatakan tiga korban jiwa dari satu keluarga tersambar petir di Kabupaten Manggarai Barat, Flores. Ketiga korban disambar petir ketika hujan deras disertai angin kencang melanda daerah ujung barat Pulau Flores pada Desember 2017. ‘’Pada saat kejadian salah satu korban sedang mengaktifkan
handphone-nya. Saat itu juga korban langsung disambar petir bersama dua korban lainnya di dalam rumah,’’ tegasnya. Selanjutnya bencana alam yang melanda Kabupaten Kupang menyebabkan dua orang warga terseret arus banjir di Sungai Tuahanat, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah. Dua korban yang merupakan suami-istri itu tewas terseret banjir ke-
tika menyeberang Sungai Tuahalat yang sedang meluap akibat curah hujan yang tinggi melanda daerah itu. Menurut Tini, jumlah korban bencana alam tahun ini masih tergolong kecil jika dibandingan tahun lalu dengan jumlah korban 23 orang. Meski begitu, ia berharap masyarakat NTT selalu waspada saat cuaca buruk melanda NTT. Warga NTT diminta tidak menggunakan telepon
Bermain ’’Game’’ di HP
RSUP Sanglah-FK Unud Perpanjang Studi Residen Denpasar (Bali Post) Etika tenaga medis kerap menjadi sorotan masyarakat. Belum berhenti diperbincangkan soal tenaga medis yang meremas payudara pasiennya, kini media sosial dihebohkan dengan unggahan foto dokter RSUP Sanglah yang memainkan game di handphone saat menangani pasien. Banyak pihak yang menyayangkan kejadian tersebut. Dokter tersebut dinilai tidak menunjukkan rasa empati pada pasien yang sedang sakit. Direktur Utama RSUP Sanglah dr. Wayan Sudana, M.Kes. mengaku mendapat laporan dari staf terkait kabar yang sedang viral di media sosial itu, Rabu (24/1) malam. Ia kemudian mengecek melalui Direktur SDM sekaligus meminta data di lapangan. Setelah melakukan investigasi, dokter yang dimaksud berstatus peserta didik (residen) yang bertugas di ICU Burn Unit. ‘’Peserta didik menggunakan handphone untuk kebutuhan laporan kepada seniornya. Tapi mungkin setelah selesai lalu buka game sampai di hadapan pasien,’’ terangnya. Setelah memastikan dokter tersebut adalah peserta didik, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana. Sebab, peserta didik ranahnya dekan dan kejadiannya di rumah sakit saat memberikan pelayanan. ‘’Kami berikan sanksi peringatan dan membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatan tersebut. Sementara dari segi pendidikan memperpanjang waktu pendidikan-
nya,’’ tegasnya. Menurut Sudana, aturan tenaga medis di rumah sakit sudah jelas yaitu tidak boleh menggunakan HP saat memberikan pelayanan. Kalaupun memakai HP, itu hanya untuk melaporkan hal-hal tertentu. ‘’Tapi harus di tempat khusus yang disediakan, bukan langsung di hadapan pasien, apalagi saat melayani,’’ imbuhnya. Ketua Prodi Anestesi FK Unud/RSUP Sanglah Prof. Dr. dr. Made Wiryana, KIC. membenarkan dokter yang sedang diperbincangkan adalah peserta didiknya yaitu residen dari Anestesi dan Terapi Intensif. Statusnya chief resident yang bertugas mengatur residen-residen juniornya yang sedang melakukan pelayanan atau jaga malam. ‘’Residen sedang ronda karena ada banyak konsul di banyak tempat di rumah sakit ini. Selaku chief maka dia keliling. Sambil keliling, HP pasti akan dibuka karena harus komunikasi juga dengan para senior untuk konsultasi. Saat jalan ke ruangan luka bakar tersebut, ia melihat adikadik juniornya melakukan tindakan. Kesalahannya, HP-nya masih ada game-nya,’’ tuturnya. Wiryana sebagai koordinator prodi telah memanggil residen tersebut dan memberikan teguran secara lisan agar tidak lagi mengulangi perbuatan itu karena menyalahi aturan serta berdampak negatif terhadap pasien, keluarga pasien dan sosial. Setelah melakukan rapat, pihaknya memutuskan memberikan perpanjangan masa pendidikan selama satu bulan. (kmb42)
genggam ketika terjadi hujan lebat selama cuaca buruk untuk menghindari sambaran petir.
Puting Beliung Di bagian lain, Tini Thadeus mengingatkan warga Kota Kupang, Sumba Timur dan Manggarai Barat selalu waspada terhadap kemungkinan bencana alam angin puting beliung selama cuaca buruk. ‘’Tiga daerah ini masuk daerah rawan bencana alam angin puting beliung sehingga harus waspada ketika musim hujan seperti ini,’’ jelasnya. Menurut Tini, ketiga daerah tersebut setiap tahun dilanda bencana alam yang menyebabkan rumah penduduk rusak diterjang angin puting beliung. Ia minta masyarakat di tiga daerah itu lebih waspada apabila mengetahui tanda-tanda terjadi angin puting beliung yang selalu diawali terjadinya hujan gerimis disertai angin kencang.
Bencana alam angin puting beliung yang terjadi pada Desember 2017 di Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, Flores, telah merusak 50 unit rumah penduduk dan fasilitas sekolah. Hal yang sama juga terjadi di Kota Kupang, menyebabkan 123 rumah penduduk di Kelurahan Sikumana dan Oepura, Kecamatan Maulafa rusak setelah diterjang angin puting beliung yang hanya berlangsung lima menit. Sementara itu, bencana alam angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Kambera, Sumba Timur, menyebabkan rumah penduduk setempat rusak serta menumbangkan pohon. ‘’Daerah Sumba Timur banyak yang terbuka karena tidak memiliki banyak pohon, sehingga perlu ada gerakan penghijauan secara besar-besaran guna meredam tekanan dan terjangan angin,’’ tambah Tini. (ant)
OPINI
6
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Semangat Sektor Bawah dalam Pilkada PENDAFTARAN pemilih sudah mulai dilangsungkan. Setidaknya kepala dinas sudah melakukan itu di berbagai kampung atau banjar di Bali. Para pimpinan masyarakat paling bawah sudah mulai bergerak, mendata pemilih serta membagikan kartu. Mereka member tahu masyarakat tentang tanggal pemilihan, serta menanyakan umur anggota keluarga. Tidak lupa juga memberikan kartu yang akan ditempel di dinding rumah sebagai bukti bahwa anggota keluarga tersebut akan melakukan pilihan pada Pilkada mendatang. Lima bulan sebelum Pilkada, mereka telah bergerak. Yang dapat kita catat dari fenomena itu adalah bahwa pada tingkat bawah, petugas, semangatnya sudah sangat kelihatan. Mungkin bayaran yang mereka dapatkan tidak seberapa, atau tidak terlalu banyak memengaruhi take home pay-nya. Tetapi karena pemilu atau Pilkada ini merupakan hajatan nasional, maka harus dilakukan dengan sebaikbaiknya. Dan cara paling bagus untuk melakukan yang terbaik itu mesti diawali dari arus bawah. Di sini semakin terbukti bahwa arus bawahlah yang menjadi penentu sakti tidaknya dari Pilkadaa tersebut. Jika pejabat mikro ini tidak diperhatikan, maka kemungkinan besar pemilu akan tidak dapat berjalan dengan lancar, apalagi sukses. Pergerakan Pilkada kalau dilihat dari proses demikian, terlihat sangat gradual dan pada akhirnya akan terlihat kualitas itu pada hari “H” nanti. Kita telah tahu semua bahwa pelaksanaan Pilkada tersebut di Indonesia akan diselenggarakan tepat pertengahan tahun, yaitu di bulan Juni nanti. Satu faktor yang akan memengaruhi lancar atau tidaknya Pilkada ini, justru terletak pada politisi, pihak yang menjadi aktor utama dalam setiap hajatan pemilu. Persiapan bagus dan semangat yang telah dilakukan oleh pejabat yang ada pada lapisan bawah, bisa-bisa dirusak oleh perilaku politisi yang tidak sabaran atau takut kalah. Ini disebabkan karena politisi mempunyai gerbong anak-anak buah yang akan bergerak sesuai dengan perilaku politisi tersebut. Di Indonsia saat ini secara jujur kita katakan banyak politisi yang bergerak secara mendadak. Istilah yang mulai muncul terhadap mereka ini adalah politisi last minute, yaitu politisi yang terjun ke politik secara mendadak, dengan ambisi yang demikian besar, tetapi persiapan mental dan kualitas tidak ada. Akibatnya, kita lihat mereka itu bertindak grasa-grusu. Macammacam tindakan yang dilakukan untuk meraih massa, misalnya dengan mengancam masyarakat, “membeli” suara, mengobral uang dan sejenisnya. Sesungguhnya, politisi yang terlalu mengobral uang itu bisa saja menyinggung perasaan sosial karena memandang masyarakat seolah-olah dapat dibeli segala aspeknya. Atau malah muncul pendapat masyarakat yang mata duitan. Tetapi, itulah kenyataannya di Indonesia kalau memang politik seperti ini masih laku dipakai dan menjadi modal politik. Bahaya paling besar yang muncul dari politisi last minutes ini adalah jika tujuannya tidak tercapai sementara pengorbanannya telah banyak, bukan tidak mungkin akan memancing bentrokan dengan masyarakat. Jika ini terjadi pengorbanan semangat yang dilakukan oleh aparat petugas paling bawah, seperri pada klian dinas itu, sia-sia dan percuma. Jadi, marilah kita semua pihak mampu memberikan penghargaan kepada aparat paling bawah ini yang telah demikian bersemangat untuk menyelenggarakan hajatan politik di Indonesia. Politisi yang terlalu egois, yang memicu pengelompokanpengelompokan di masyarakat menjelang Pilkada ini adalah pihak yang harus melihat perjuangan aparat kecil ini. Hidup bermasyarakat tidak hanya main politik, banyak hal yang harus dikerjakan. Jika terusmenerus dinamika masyarakat itu dihiasi dengan berpolitik semata, tidak akan mungkin masyarakat bisa hidup makmur dan nyaman karena setiap langkah yang dilakukan semuanya untuk tujuan memengaruhi. Bagaimana kita dapat bekerja dengan baik jika semua demikian kondisinya.
S URAT PEMBACA
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Di Bali, Sejumlah Sarjana Juga Miskin
Mengatasi kemiskinan ternyata memang sulit. Di daerah kaya pun potensi penduduk miskin sangat terbuka. Bahkan, penduduk hidup miskin di daerah kaya sangat mungkin kita jumpai dengan mudah. Inilah fakta bahwa kemiskinan memang sulit ditangani. Tetapi untuk menekan angka kemiskinan bukanlah hal yang tak mungkin. Sepanjang ada niat dan program yang jelas, saya yakin program mengatasi kemiskinan akan efektif. Yang membuat saya prihatin justru tingginya angka kemiskinan yang disandang oleh mereka yang berpendidikan tinggi. Sarjana juga miskin. Seperti yang saya baca di Bali Post, saat ini, Bali masih mengantongi 4,14 persen penduduk miskin atau sekitar 176.480 orang. Namun di luar dugaan, di antara penduduk yang terhitung miskin itu, 4,03 persen berijazah diploma perguruan tinggi dan bahkan ada 4,58 persen yang berijazah sarjana. Persentase penduduk miskin yang sudah bekerja ini sebetulnya menurun bila dibandingkan Maret 2016 sebesar 95,13 persen. Imbasnya, jumlah penduduk miskin yang tidak bekerja tahun 2017 naik menjadi 29,75 persen bila dibandingkan tahun 2016 sebesar 4,87 persen. Selain itu, komposisi penduduk miskin juga diisi oleh lulusan diploma dan sarjana. Melihat data dan angka-angka ini tampaknya ada banyak hal yang perlu dibenahi baik dalam pengajaran termasuk dalam serapan tenaga kerja untuk mengatasi kemiskinan. Pemerintah harus memikirkan untuk membuat program-program padat karja, jika KK miskin itu terkondisikan akibat mereka tak memiliki pekerjaan tetap. Ke depan, saya berharap Bali punya program yang terukur untuk menekan kemiskinan. I Made Wiryadana Denpasar, Bali
Menengok Gaya Politik ”Last Minute” di Indonesia Kurang dari enam bulan menjelang pemilihan kepala daerah di seluruh Indonesia, setiap kontestan telah melakukan berbagai tindakan untuk mendekati masyarakat. Di bebarapa tempat di Jawa, upaya itu misalnya dilakukan dengan melakukan safari kepada para tokoh yang dipandang mampu menggaet masyarakat banyak. Tokoh sepuh yang berjasa kepada masyarakat sering didekati oleh politisi untuk memperkuat legitimasinya. Ada juga yang memanfaatkan kelemahan uang mahar dalam mencalonkan diri menjadi kandidat kepala daerah. Ini juga dapat ditafsirkan sebagai upaya melemahkan kelompok dan kekuatan tertentu. Di Jawa Timur, politik sempat amburadul akibat kasus tersebarnya foto tidak senonoh salah satu pasangan calon.
Oleh GPB Suka Arjawa i Bali pun upaya untuk mendekatkan diri dengan massa sangat intensif terlihat. Berbagai baliho memenuhi jalan dan ruang publik di hampir seluruh pelosok Bali. Munculnya berbagai baliho ini terkadang terasa mengganggu pemandangan di ruang publik. Di sini kelihatan masyarakat mengalah (koh ngomong), menerima kondisi itu apa adanya. Bahkan yang miris ada pedagang warung yang sebagian tidak terlihat dari jalan raya gara-gara pandangan ke arah warung tertutup baliho yang berderet-deret. Bisa ditafsirkan hasil jualan warung bersangkutan menurun karena masyarakat umum yang lalu lalang tidak mengetahui kalau di balik baliho itu ada warung. Pada titik ini, upaya untuk membantu masyarakat kecil justru menjadi paradoksal karena penghasilan pedagang kecil menjadi berkurang. Bukan tidak mungkin fenomena seperti ini banyak terjadi di Bali, bahkan juga di daerah lain di Indonesia. Pada peristiwa seperti ini, politisi dan partai politik harus hati-hati melakukan dalam berperilaku
d
agar tidak justru merugikan diri sendiri. Politik di Indonesia terlalu kentara kalau dikatakan sebagai politik last minute. Artinya, politisi baru gerudugan bertindak hanya beberapa saat menjelang hajatan dilakukan. Persiapan politik yang dilakukan setahun menjelang Pilkada, adalah last minute, apalagi jika dilakukaan enam bulan jelang hajatan. Mempersiapkan diri hanya tiga bulan sebelum hari “H” pemilihan, itu merupakan omong kosong (jadi sebaiknya mengundurkan diri saja!). Pada tataran sosial, perkembangan pemahaman politik itu berkembang secara bertahap. Tetapi, apabila pentahapan itu berhasil dilakukan, hasilnya akan meyakinkan. Artinya, jika individu memang benar-benar berminat terjun ke ranah politik, ia harus memperlihatkan itu jauh-jauh tahun sebelumnya. Penanaman kesan, citra dan keyakinan memerlukan waktu yang lama. Ini disebabkan karena sebagai sebuah kelompok dan gabungan antarkelompok, masyarakat itu mampu berpikir dan berdialektika, sekaligus juga memerlukan pembuktian pada akhirnya. Cara berpikir masyarakat sebagai sebuah kesatuan inilah yang membuat
politik itu merayap bertahuntahun, bukan sekejap seperti hasil berpikir individu. Datangnya seorang tokoh ke desa misalnya, akan diapresiasi dan ditanggapi oleh individu. Tetapi itu kemudian ditanggapi oleh banyak individu di masyarakat. Di sini terjadi berbagai pergumulan pendapat, mulai dari pengolahan, penentangan sampai dengan penarikan kesimpulan. Bisa dibayangkan, bagaimana panjangnya jika berbagai pendapat itu menjalar ke berbagai tempat sebelum kemudian diyakini: setuju atau tidak disetujui, diyakini tidak diyakini dan seterusnya. Pemahaman politik yang bertahap merayap di masyarakat ini memang memerlukan kesabaran dan baru dapat dipetik beberapa tahun kemudian. Inilah yang terlihat pada AHY dan Anis Matta yang mulai memperkenalkan dirinya ke masyarakat. Anis Matta malah secara terangterangan mengatakan akan menjadi presiden tahun 2019, tetapi AHY mungkin baru menabung sejak sekarang dan kelak akan ditarik tabungannya, bisa jadi saat umur 40 atau bahkan 50-an tahun. Bukanlah politik itu bisa dicapai
sampai 70 tahun, bahkan 80 tahun jika segar bugar. Ronald Reagan berumur 80 tahun saat menjabat Presiden Amerika Serikat. Politisi yang sadar dengan sosiologi politik seperti ini, cara memperkenalkan diri tidak perlu pakai spanduk yang memenuhi ruang publik saja, dan membuat pemandangan menjadi kumuh. Ia mesti datang ke kampung, berdialog dengan masyarakat dan mencoba memberikan saran. Atau tunjukkan aktivitas dan keahliannya yang dapat disumbangkan kepada masyarakat. Politik last minutes terjadi karena banyak politisi yang terlalu mendadak hendak berkuasa, menjadi pejabat dan kemudian mencoba menjadi pemimpin. Ini sangat berbahaya. Menjadi politisi dadakan jelas berbahaya karena politisi itu bukan saja berbicara tetapi mengetahui seni untuk berunding. Berbicara perlu belajar, apalagi melakukan perundingan. Dan menjadi seorang pemimpin, bukan saja bakat tetapi mempunyai kemampuan untuk belajar dan bersedia dikritisi. Bisa dibayangkan, bagaimana amburadulnya manajemen politik sebuah negara apabila kemudian politisi tersebut merupakan politisi dadakan dan sama sekali tidak mempunyai pengalaman menjadi pemimpin. Apalagi kemudian berlatar belakang berandalan dan masuk politik sematamata karena tidak berhasil mendapatkan kerja. Harus diakui bahwa banyak politisi di Indonesia yang mempunyai identitas seperti ini dan terus terang saja, ini akan menjadi beban demokrasi dan beban masyarakat. Dikatakan menjadi beban demokrasi
Membangun Karakter dalam Tradisi Bali
Hasil akhir dari pendidikan adalah terbentuknya karakter. Ini artinya, dunia pendidikan sebagai lembaga formal dalam terbentuknya karakter seharusnya menjadi institusi pertama yang melakukan introspeksi, ketika begitu banyak permasalahan perilaku yang dihadapi bangsa. Selama kurang lebih 12 tahun sampai dengan sekolah menengah atas atau maksimal 16 tahun sampai dengan perguruan tinggi peserta didik menghabiskan waktu di sekolah atau kampus. Sejumlah pertanyaan muncul seperti, sudah cukupkah model pendidikan karakter hanya dititipkan pada sosok guru atau dosen yang diharapkan jadi suri teladan. Sudah cukupkah model pendidikan karakter hanya diberikan dalam bentuk ceramah yang biasanya diberikan saat masa orientasi pengenalan sekolah/kampus. Masihkah alasan dana atau anggaran menjadi alasan aman untuk meniadakan halhal penting yang seharusnya dilakukan. Dan yang terpenting sudahkah dalam penyusunan kurikulum model pendidikan karakter kita mengakomodir berbagai aspek kearifan lokal
Oleh Kadek Eni Marhaeni yang kita miliki di Bali. Sesungguhnya Bali yang memiliki berbagai aspek positif yang bahkan telah mendunia dilibatkan dan seharusnya bersuara memberi masukan pada pemerintah dalam penyusunan model penguatan pendidikan karakter. Secara turun-temurun leluhur kita memiliki pedoman dalam pengenalan dan penguatan karakter melalui waktu kelahiran yang dapat menggambarkan kehidupan maupun karakter seseorang. Bila dari kelahiran terbawa unsur karakter tidak baik, hal ini akan menjadi petunjuk untuk melakukan perbaikan dengan tuntunan yang jelas. Bahkan dalam metode wariga dijelaskan secara pasti ada 210 karakter manusia sesuai waktu kelahirannya. Untuk memahami dan memanfaatkan kearifan lokal ini rasanya tidak cukup hanya dalam bentuk ceramah. Dibutuhkan model pendekatan kon-
sultasi yang tidak hanya diserahkan pada tanggung jawab keluarga. Hendaknya sekolah atau kampus bersedia membuka diri pada hal-hal sederhana yang sudah kita miliki dan bekerja sama dengan siswa maupun orang tua siswa menuju kebaikan bersama. Hal lain yang tidak kalah menarik dalam masyarakat kita di Bali, bagaimana pentingnya arti nama yang diharapkan juga sebagai penguat terbentuknya sifat-sifat atau karakter yang melekat sesuai dengan nama yang diberikan. Orang Bali mungkin tidak mengikuti ungkapan “Apalah arti sebuah nama”. Terakhir tuntunan perilaku dalam Tri Kaya Parisuda mungkin sudah saatnya tidak hanya dihafal tapi dikemas sesuai tuntutan zaman now sehingga menarik untuk dilaksanakan sebagai peran dari kearifan lokal dalam penguatan karakter. Bangga menjadi orang Bali tidak hanya diucapkan tapi dibuktikan, I Love Bali.
karena orang-orang seperti ini menafsirkan demokrasi sekehendaknya sendiri: asal berbicara bebas dan bertindak bebas, dikatakan sebagai demokrasi. Ini akan menjadi beban demokrasi. Dikatakan menjadi beban masyarakat, karena sikap orang-orang seperti itu sukar dihentikan oleh masyarakat. Budaya Indonesia masih menyukai memilih diam dan membiarkan alam menghukum politisi seperti ini (kenyataannya memang banyak politisi seperti ini jatuh bangkrut setelah tidak menjabat). Politisi yang berkarakter last minute ini bisa saja memperoleh suara tetapi dengan cara memaksa, menggertak, intimidasi, sampai mengancam. Tetapi suara itu hanya sementara. Dalam kasus Indonesia, barangkali sejarah reformasi yang menciptakan politisi seperti ini. Reformasi Indonesia terlalu mendadak, tidak ada rancang bangun yang baik sehingga dimanfaatkan oleh politisi seperti ini, dengan latar belakang yang tidak jelas. Maka, secara sosiologis, faktor yang paling penting di Indonesia sekarang adalah pembangunan politik. Pembangunan ini datang dari masyarakat, termasuk di dalamnya adalah merekrut kader. Pembangunan politik itu merupakan upaya baru memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk berpolitik yang benar-benar bermanfaat, bukan hanya gembar-gembor menjelang pemilu saja. Ikuti aturan politik dan berikan masyarakat pemandangan yang menyejukkan. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK Januari 2017, modal asing naik dua kali lipat. - Harga beras juga naik. *** Pengacara Novanto sebut ada aktor besar proyek e-KTP. - Tantangan bagi KPK. *** Disoroti, BUMDes di Bali sebagian besar kelola usaha simpanpinjam. - Sama dengan KUD.
Penulis, dosen Prodi Bisnis Politeknik Negeri Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
sabtu paing, 27 januari 2018
TAMAN – Usai merapikan tanaman di taman median jalan di Jalan PB Sudirman Denpasar, petugas istirahat sambil menikmati air buah kelapa muda, Senin (22/1). www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
’’Shortcut’’ di Titik 5 dan 6 Dikerjakan April
7
Dewan Harapkan Jadi Objek Wisata Baru Denpasar (Bali Post) -
Kepastian realisasi dua titik shortcut di ruas jalan Mengwitani-Singaraja mulai dikejar kalangan DPRD Bali. Komisi III khususnya sampai melakukan konsultasi langsung ke Kementerian PUPR di Jakarta, Jumat (26/1) kemarin. Shortcut pertama yang akan dibangun di titik 5 dan 6 itu merupakan dua dari 10 shortcut untuk mempersingkat jarak tempuh dari Bali Selatan ke Bali Utara.
Bali Post/rah
DITANGKAP - Subdit III Ditreskrimum Polda Bali merilis penangkapan komplotan curanmor.
Residivis Berkomplot Curi Sepeda Motor Denpasar (Bali Post) Residivis kasus jambret Hisyam (36) dan residivis kasus narkoba Riyad Thalib (30) berkomplot mencuri sepeda motor. Mereka menyasar sepeda motor berdasarkan pesanan dari penadahnya. Akibat perbuatannya, kedua pelaku ditangkap saat berboncengan menuju tempat kosnya di Jalan Gunung Karakatau, Denpasar Barat, Rabu (24/1) lalu. Selain mengamankan tiga motor hasil kejahatan, petugas menyita dua butir ekstasi. Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP I Komang Sudana didampingi Kasubbid Penmas AKBP Ayu Kusuma Dewi, Jumat (26/1) kemarin, mengatakan awalnya ada laporan kasus curanmor di parkir Toko Kelvin di Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan (Densel), Sabtu (20/1) pukul 21.40 Wita. Berdasarkan laporan kasus itu, tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum mem-back-up Polsek Densel melakukan penyelidikan. Alhasil, sepeda motor korban ditemukan di salah satu rumah wilayah Monang Maning, Denpasar Barat. Pelat sepeda motor tersebut sudah diganti dengan yang palsu. “Hasil penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi pelaku. Selanjutnya, dilakukan pengintaian di tempat kosnya,” tegas AKBP Sudana. Selanjutnya pada Rabu (24/1) pukul 18.15 Wita, kedua pelaku berboncengan melintas di Jalan Gunung Karakatau, Denpasar. Tanpa buang waktu lagi, polisi langsung menangkapnya. “Pelaku dengan mudah mengambil motor korban karena kuncinya nyantol. Saat beraksi, mereka selalu berdua. Yang bertugas mengambil motor tersangka Hisyam,” ujarnya. Saat petugas melakukan penggeledahan, ditemukan dua butir ekstasi di kamar tersangka Hisyam. Untuk kasus narkoba dilimpahkan ke Ditresnarkoba Polda Bali. Saat diinterogasi, pelaku beraksi sesuai pesanan penadahnya. Satu motor curian dihargai Rp 2,5 juta. “Mereka baru melakukan curanmor, tapi masih didalami,” kata Sudana. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus ini. Apalagi awal tahun ini, kasus curanmor meningkat. “Soal siapa pemesannya, masih kami dalami. Barang bukti yang kami amankan yaitu sepeda motor Honda Scoopy, Vario, dan Spacy. Selain itu disita HP, tas pinggang, dan ekstasi,” tandas Sudana. (kmb36)
Konfrontir BAP dan CCTV
Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Penyidik Denpasar (Bali Post) Setelah sidang Abdulrahman Willy yang memutar CCTV Akasaka, kasus 19 ribu butir ekstasi dengan terdakwa Budi Liman Santoso alias Budi Bin Sujono Liman Santoso juga mengagendakan hal yang sama, Kamis (25/1). Namun saat sidang ada ketidaksesuaian antara BAP dan juga CCTV dengan keterangan penyidik. Tak pelak, Budi Liman kembali membantah isi BAP. Pun soal rekaman CCTV yang diduga memunculkan dugaan rekayasa dan jebakan yang dilakukan polisi dalam perkara transaksi 19 ribu butir ekstasi. Sehingga majelis hakim meminta JPU menghadirkan penyidik untuk dilakukan konfrontir. Sebelumnya Willy melalui kuasa hukumnya, Robert Khuana dkk., menghadirkan ahli hukum pidana dari Universitas Gajah Mada (UGM). Dia adalah Prof. Edward Omar Sharif Hiariej. Di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, Prof. Edward ditanya soal keahliannya tentang unsurunsur yang berkaitan dengan dakwaan jaksa. Yakni soal tertangkap tangan, delik hukum, pemufakatan jahat, delivery order, under cover, dan rentetan perbuatan pidana yang berkaitan dengan kasus narkotika. Menurut profesor yang sudah menjadi ahli di 630 kasus tersebut, tertangkap tangan itu ada ketika orang itu saat melakukan kejahatan, lalu ditangkap dan tiga aspek lainnya. Saat ditanya tim kuasa hukumnya terkait jika polisi membawa barang, dan barang itu tidak ada pada pelaku? Guru Besar UGM itu mengatakan itu bukan tertangkap tangan. ‘’Jika tertangkap tangan, barang ada pada penguasaan pelaku,’’ jelasnya. Pun soal masalah percobaan. Ketika disinggung adakah delik yang harus dipatuhi. Ahli mengatakan percobaan itu harus didahului adanya niat. Andaikata permasalahan obat terlarang, jika tidak ditemukan uang untuk membayar, tidak ada transfer, menurut ahli itu artinya niat belum terwujud. ‘’Ini belum masuk percobaan. Perbuatan ini tidak di-cover dalam hukum pidana,’’ jelasnya. Lantas unsur niat dengan hubungan pemufakatan jahat? Itu baru omong-omong, baru perencana. Delik tindak pidana itu harus dilalui pemupakatan jahat, persiapan, dan yang lainnya hingga terjadi aksi tindak pidana. ‘’Pertemuan adalah syarat mutlak pemufakatan jahat. Dan itu harus didukung kesamaan kehendak. Pemupakatan itu harus kemauan mereka, bukan datang dari penyidik,’’ tegasnya. Masih dalam persidangan, dan ketika disinggung soal kondisi pelaku yang tidak dalam penguasaan barang. Ahli mengatakan bahwa jika hal itu merupakan jebakan penyidik, maka orang itu tidak bisa diproses hukum. ‘’Pemupakatan jahat itu tidak melibatkan aparat,’’ jelasnya. Ahli hukum pidana itu menambahkan, kalau aparat ada di sana dan ada orang yang ditangkap terlebih dahulu, itu tidak boleh. ‘’Itu rekayasa namanya. Rekayasa tidak boleh karena itu melangar prinsip materiil dalam penerapan hukum,’’ tegas ahli. (kmb37)
Bali Post/ist
ROMBONGAN KOMISI - Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba (kanan) saat memimpin rombongan Komisi III berkonsultasi dengan Kementerian PUPR terkait realisasi shortcut Mengwitani-Singaraja.
“Dari sepuluh usulan DED (Detail Engineering Design) yang diajukan sebelumnya, pada tahun 2018 ini hanya dua titik yang akan dikerjakan yaitu di titik 5 dan 6. Pengerjaannya dijadikan satu,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba yang dikonfirmasi via telepon, kemarin. Menurut Tamba, shortcut ini dimulai dari Pura Yeh Ketipat sampai mushola di Wanagiri dengan panjang 1.800 meter. Pembangunan shortcut menggunakan kontrak design and build seperti di Underpass Tugu Ngurah Rai. Dari hasil konsultasi, rupanya sempat ada perubahan DED dari sebelumnya yang direncanakan berbentuk fly over. Perubahan ini juga yang menyebabkan shortcut tidak bisa direalisasikan sebelum Pilkada Buleleng tahun lalu. “Fly over memakan banyak anggaran dan dari segi keselamatan berbahaya karena berada di ketinggian 80 meter, lebih tinggi dari jembatan Bangkung,” jelas politisi Partai Demokrat ini. Tamba menambahkan, proyek shortcut ini merupakan jalan baru. Akan ada dua jembatan yang dibangun dengan panjang 75 meter dan 200 meter berketinggian 25 meter. Untuk jembatan dengan panjang 75 meter akan memakai bahan beton gilder, sedangkan satunya menggunakan baja. Anggaran proyek ini sudah masuk dalam DIPA Kementerian PUPR dengan nilai Rp 158,7 miliar pada tahun 2018. Proyek ini direncanakan menggunakan anggaran multiyears, sehingga akan dilanjutkan pada
tahun 2019. “Proses sampai saat ini sudah dilakukan uji penyelidikan lahan dan ditarget Maret sudah rampung, lalu dilanjutkan proses lelang. Proses pembebasan lahan akan dilakukan oleh Pemkab Buleleng. Target April sudah mulai pengerjaan,” imbuhnya. Tamba menekankan agar pengerjaan proyek dilakukan dengan sungguh-sungguh sehingga bisa selesai sesuai rencana dan tepat waktu. Selain itu, estetika Bali juga harus dikedepankan untuk memberi nilai tambah. Bila perlu, anggaran untuk shortcut ditambah sehingga nantinya bisa menjadi objek wisata baru. “Biar menjadi objek baru karena dia membelah bukit, ada sungai dengan dua jembatan itu akan menjadi indah. Jangan sampai buat jalan asal-asalan yang penting jadi jalan. Tapi buat yang indah,” tandasnya. Anggota Komisi III DPRD Bali I Kadek Nuartana mengatakan, keberadaan shortcut sangat penting untuk menciptakan pemerataan pembangunan antara Bali Utara dan Selatan. Buleleng khususnya minimal akan seperti Gianyar. Terlebih, Bumi Denbukit sejatinya sudah memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. “Kalau ada shortcut, jarak tempuh bisa 1,5 jam saja luar biasa karena Buleleng punya banyak potensi di situ. SDM bagus, hasil kebun bagus, alamnya juga bagus. Sekarang kalau mau ke sana kan butuh waktu 2,5 sampai 3 jam,” tandasnya. (kmb32)
Agar Publik Puas, Polresta Harus Berbenah Denpasar (Bali Post) Polresta Denpasar bersama jajarannya terus berbenah terutama dalam melayani masyarakat. Berbagai terobosan kreatif dilaksanakan agar bisa memberi pelayanan cepat kepada masyarakat. Oleh karena itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menginstruksikan kepada anggotanya supaya segera berbenah dan melakukan berbagai terobosan supaya masyarakat yang dilayani merasa puas dan nyaman. “Masyarakat sekarang ingin dilayani secara cepat. Misalnya kita di bank, kalau menunggu lama bagaimana? Pasti dongkol. Tapi di bank sekarang pelayanannya cepat dan pakai online, tidak ada sentuhan-sentuhan yang berkaitan dengan pelanggaran. Sama saja di kepolisian, masyarakat ingin dilayani cepat,” tegas Kombes Hadi saat memberikan sambutan dalam acara sertijab Kasat Sabhara Polresta dari Kompol Gede Juli kepada Kompol Gede Redastra, Kasat Resnarkoba Kompol I Wayan Arta Ariawan kepada Kompol Aris Purwanto dan selanjutnya Aris Purwanto menjabat Kasat Resnarkoba Polresta, Jumat (26/1) kemarin. Oleh karena itu, ia meminta kepada anggotanya secepatnya berubah, mulai pelayanan di SPKT, Reskrim, Lantas, sampai Intelkam. Apalagi ke depan, pelayanan-pelayanan di satuan tersebut dinilai. “Dalam rangka pengemban tugas dan tanggung jawab jabatan, ada hal perlu diingatkan. Kewenangan bisa didelegasikan kepada
pejabat di bawahnya, tapi tanggung jawab tidak bisa didelegasikan,” ujarnya. Itu artinya, lanjut mantan Kapolres Gianyar ini, kewenangan dan tugas kepolisian yang diemban merupakan pelimpahan kewenangan pimpinan Polri yaitu Kapolri dan turun berjenjang kepada pejabat di bawahnya sampai Kapolsek. Oleh karena itu, harus sadar betul bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun Tuhan. Tugas dan kewenangan Polri yang diamanahkan undang-undang, tetap dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan objektif sesuai kode etik, profesi, dan moralitas yang tinggi. Dengan demikian, bisa memenuhi harapan masyarakat yang mendambakan rasa aman dan nyaman. (kmb36)
Bali Post/rah
SERTIJAB - Sertijab Kasat Sabhara, Resnarkoba, dan Reskrim di halaman depan Mapolresta Denpasar.
BANGLI
8 Cuaca Ekstrem, DLH Pangkas Pohon Perindang Bangli (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli melakukan pemangkasan pohon perindang di sejumlah titik. Hal ini sebagai langkah antisipasi bencana pohon tumbang. Kepala DLH Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha, Jumat (26/1) kemarin, mengungkapkan cuaca ekstrem memicu terjadinya bencana di sejumlah titik di wilayah Bangli. Selain tanah longsor, cuaca ekstrem juga memicu pohon tumbang, salah satunya sempat terjadi di wilayah kota Bangli. Untuk mencegah pohon tumbang, pihaknya telah melakukan pemangkasan terhadap sejumlah pohon perindang yang dinilai membahayakan. ‘’Sebelum pohon dipangkas, petugas lebih dulu melakukan pengecekan ke lapangan, mana yang layak dipangkas dan mana tidak. Karena pohon yang kita pangkas pohon-pohon perindang menjulang tinggi yang dinilai cukup membahayakan warga yang berada di dekat pohon itu,’’ ungkapnya. Yudi Sutha menjelaskan, sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemangkasan pohon perindang di Banjar Kawan dan kawasan kota Bangli. Setelah itu, pihaknya akan melakukan pemangkasan pohon di wilayah lainnya seperti Kelurahan Bebalang. ‘’Pemangkasan pohon ini kita lakukan untuk mengurangi risiko bahaya dari pohon terhadap masyarakat sekitar. Mengingat cuaca sekarang ini masih sangat ekstrem hujan lebat disertai angin kencang. Di samping itu, pemangkasan ini sekaligus untuk melakukan penataan agar pohon terlihat indah,’’ imbuh Yudi Sutha. (kmb41)
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Tak Ada Gorong-gorong
Jalan di Kayuselem Dikhawatirkan Kembali Rusak Bangli (Bali Post) Jalan aspal di Dusun Kayuselem Desa Songan, Kintamani yang baru tuntas dikerjakan sebulan lalu, kini terancam rusak. Pemicunya, di sekitar ruas jalan tersebut tidak tersedia saluran drainase atau gorong-gorong sehingga menyebabkan air hujan yang mengalir dari hulu meluber ke badan jalan. Kepala Dusun Kayuselem I Komang Caturyasa mengatakan, jalan di Dusun Kayuselem kini kondisinya yang dikhawatirkan rusak lagi panjangnya sekitar 50 meter. Jalan itu terancam rusak karena tidak tersedia gorong-gorong di sekitar lokasi. Saat hujan deras, air yang mengalir dari hulu kerap meluber ke jalanan dan mengikis sedikit demi sedikit bahu jalan yang dibeton belum lama ini. ‘’Sekarang, kondisi betonnya sudah rusak terkikis air hujan,’’ terangnya belum lama ini. Menurut Caturyasa, meski aspal masih utuh, namun tingginya curah hujan belakangan ini tidak menutup
kemungkinan menyebabkan aspal cepat rusak terkikis air hujan. Sebelum pengaspalan jalan dikerjakan, dia sudah mengusulkan ke petugas Dinas PUTRPKP Bangli agar di kawasan itu dibuatkan gorong-gorong. Ketika proses pengerjaan jalan berlangsung, dia juga kembali menyampaikan usulan tersebut ke pelaksana proyek. Hanya, karena kemungkinan tidak ada dalam perencanaan, usulan yang disampaikannya itu tidak terealisasi. Menurutnya, jumlah gorong-gorong yang perlu dibuat di lokasi itu sekitar empat buah. Sejatinya keberadaan gorong-gorong di sana sudah ada, hanya kondisinya sudah rusak tertutup material longsor dan kini telah disender. Agar badan jalan yang baru diaspal tak semakin rusak, Caturyasa pun akan mengusulkan kembali ke pemerintah agar bisa dibuatkan gorong-gorong di sekitar lokasi jalan tersebut. Terlebih saat ini masih sedang
dilanjutkan proses pengaspalan jalan di dekat lokasi. ‘’Kalau ada gorong-gorong di sana maka air hujan yang mengalir dari atas tidak meluber ke jalan,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUTRPK) Kabupaten Bangli Putu Widagunawan mengatakan, pihaknya sudah mengecek langsung kondisi jalan aspal di Kayuselem. Dia mengakui, saat ini kondisi beton di pinggir jalan yang dibuat belum lama ini sudah terkikis air hujan. ‘’Hanya betonnya saja, kalau aspalnya tidak,’’ ujarnya. Mengenai adanya usulan warga agar dibuatkan gorong-gorong di sekitar jalan, Widagunawan mengatakan, itu memang perlu dilakukan. Hanya, pihaknya masih menunggu penuntasan pengaspalan jalan yang kini masih dikerjakan rekanan. ‘’Sudah dibicarakan. Goronggorong memang perlu di sana,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/ist
JALAN - Kondisi bahu jalan di Kayuselem yang mulai rusak terkikis air hujan.
DPMPTSP Segera Terapkan Perizinan ’’Online’’
Bangli (Bali Post) – Bali Post/nan
PANGKAS POHON - Petugas DLH Bangli saat melakukan pemangkasan pohon perindang di kawasan kota Bangli.
’’Pararem’’ Desa Pakraman Guliang Kangin
Pembuang Sampah Sembarangan Didenda 10 Kg Beras
Bangli (Bali Post) – Berbagai upaya dilakukan Desa Pakraman Guliang Kangin untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan terbebas dari sampah plastik. Selain mengembangkan bank sampah, Desa Pakraman Guliang kini menerapkan pararem yang mengatur tentang sampah. Sesuai pararem, warga yang terbukti membuang sampah sembarangan di lingkungan desa pakraman tersebut akan dikenai sanksi tegas berupa denda 10 kg beras. Bendesa Pakraman Guliang Kangin Ngakan Putu Suarsana, Jumat (26/1) kemarin, menjelaskan pararem yang mengatur tentang sampah merupakan pararem terbaru di Desa Pakraman Guliang. Sejauh ini, penerapan pararem tersebut masih dalam masa sosialisasi. Sosialisasi ke masyarakat yang dilakukan selama tiga bulan dan kini sudah berjalan dua bulan. ‘’Pararem tersebut diterapkan untuk mendukung kebersihan, yang merupakan salah satu poin dari Sapta Pesona. Di samping itu, juga untuk pengembangan Bank Sampah Kertha Masa milik Desa Pakraman Guliang Kangin,’’ terangnya. Dia menjelaskan, tujuan penerapan pararem tentang sampah ini untuk lebih menertibkan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sejatinya, upaya menjaga lingkungan yang bersih dan terbebas dari sampah plastik, telah dilakukan Desa Pakraman Guliang Kangin sejak 2012 lalu dengan membuat gerakan memungut sampah yang melibatkan anak-anak. Hanya, setelah dievaluasi, ternyata gerakan tersebut dirasakan belum optimal. Pada tahun 2015, Desa Pakraman Guliang Kangin membentuk bank sampah untuk mengelola sampah lebih profesional. Namun, upaya itu juga dirasakan belum maksimal. ‘’Setelah beberapa kali dievaluasi ternyata masih ada sampah plastik di lingkungan Desa Pakraman Guliang yang dibuang orang luar. Untuk lebih menertibkan itu maka dibuatkanlah pararem sebagai solusi,’’ jelasnya. Pararem tentang sampah yang kini diterapkan Desa Pakraman Guliang, lanjut Suarsana, bukan saja berlaku untuk warga Desa Pakraman Guliang Kangin namun juga warga luar desa pakraman. Dalam pararem diatur mengenai sanksi yang dibebankan terhadap warga yang terbukti membuang sampah sembarangan di lingkungan desa pakraman tersebut yakni denda 10 kg beras atau bisa diganti dengan denda uang. Selain itu, sanksi 10 kg beras juga bisa digantikan dengan ngayah bersih-bersih di lingkungan balai banjar setempat selama tujuh hari. Hanya, sanksi ngayah bersihbersih di lingkungan balai banjar hanya berlaku bagi krama adat Guliang Kangin yang melanggar. Tak hanya memberikan sanksi, untuk menjaga kebersihan lingkungan, Desa Pakraman Guliang Kangin juga memberikan reward bagi warga yang bisa melaporkan seseorang yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Reward hanya diberikan untuk anak-anak dan remaja. ‘’Sekarang kami sedang mengupayakan memperbanyak tong sampah dan banner atau spanduk tentang pararem tersebut. Hal ini sebagai media sosialisasi terhadap masyarakat dari luar desa. Melalui penerapan pararem ini kami harapkan Desa Pakraman Guliang Kangin bisa menjadi desa wisata bebas sampah plastik,’’ harapnya. (kmb40)
Kepala DPMPTSP Kabupaten Bangli Made Alit Parwata, Jumat (26/1) kemarin, mengatakan untuk menerapkan pelayanan perizinan online, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan seperti pengadaan sarana dan prasarana serta pelatihan sumber daya manusia. Pihaknya menargetkan
pelayanan ini mulai bisa diterapkan awal Februari mendatang. ‘’Untuk sementara akan ada sepuluh jenis perizinan yang dilayani,’’ terangnya. Dia menjelaskan, selama ini pelayanan perizinan masih dilakukan secara manual. Meski demikian, indeks kepuasan masyarakat ter-
hadap pelayanan perizinan di DPMPTSP Bangli tidak mengecewakan. Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan DPMPTSP Bangli mampu mencapai 84 persen. Dengan penerapan pelayanan perizinan secara online diyakini angka kepuasan masyarakat
semakin meningkat seiring makin cepatnya pelayanan perizinan. Melalui pelayanan secara online, Alit Parwata mengatakan, masyarakat yang ingin mengurus perizinan nantinya cukup mengakses website yang disediakan DPMPTSP. Dalam website itu masyarakat bisa mendapatkan informasi secara lengkap mengenai syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi dalam mengurus izin. Setelah semua syarat
Bangli (Bali Post) Kemiskinan manjadi permasalahan klasik yang dihadapi semua kabupaten/
kota di Bali, tak terkecuali Bangli. Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Bangli untuk menurunkan
angka kemiskinan setiap tahunnya. Upaya tersebut membuahkan hasil. Dalam kurun waktu dua tahun yakni tahun 2015 hingga 2017, angka kemiskinan di Bangli turun 18,6 persen. Hal itu disampaikan Kabid Pemberdayaan dan Bantuan Sosial Made Kariana Yasa didampingi Kasi Penyuluhan dan Bimbingan Sosial Dinas Sosial Bangli Dewa Putu Kantor Suriantara, Jumat (26/1) kemarin. Dia mengungkapkan, berdasarkan data, di Bangli tahun 2015 terdapat 11.055 KK miskin. Sementara pada 2017, menurun menjadi 8.995 KK. ‘’Selama kurun waktu dua tahun, Bangli mampu menurunkan sebanyak 2.060 KK atau sekitar 18,6 persen,’’ katanya. Menurut Kariana Yasa, untuk Kecamatan Bangli, tahun 2015, jumlah KK miskin 1.376 KK dan pada
2017 turun menjadi 1.244 KK atau 9,6 persen, Kecamatan Tembuku dari 1.720 KK turun menjadi 1.718 (0,1 persen), Kecamatan Susut dari 1.849 turun menjadi 1.711 (7,5 persen) dan Kecamatan Kintamani dari 6.110 KK turun menjadi 4.322 KK atau 29,3 persen. ‘’Dari empat kecamatan yang ada warga miskin yang paling tinggi masih ada pada Kecamatan Kintamani. Sedangkan KK miskin terendah ada di Kecamatan Bangli,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk terus menurunkan angka kemiskinan di Bangli, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah mulai dari program bedah rumah, pemberian jaminan sosial berupa JKN KIS, PKH dan lainnya. ‘’Kita juga melaksanakan pelatihan menjahit kepada KK miskin di Bangli. Kita harap den-
Pelayanan perizinan secara online akan diterapkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli dalam waktu dekat ini. Tujuannya, mempercepat proses pelayanan perizinan bagi masyarakat.
Bali Post/nan
BEDAH RUMAH - Salah satu rumah yang mendapatkan bantuan program bedah rumah. Program ini menjadi salah satu cara menurunkan angka kemiskinan di Bangli.
Diserang Nematoda, Pertumbuhan Jeruk di Kintamani Terganggu Bangli (Bali Post) Berbagai penyakit mulai menyerang tanaman jeruk di Kintamani. Selain diplodia, kini tanaman jeruk petani di Desa Belancan, Kintamani mulai diserang parasit nematoda. Serangan nematoda menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu dan kualitas buahnya tidak bagus. Salah seorang petani di Desa Belancan, Ketut Mendra, Jumat (26/1) kemarin, mengatakan parasit nemato-
da yang biasanya menyerang kopi, mulai mengganggu tanaman jeruk sejak dua tahun terakhir. Parasit ini biasanya menyerang akar tanaman kopi. Parasit ini menyebabkan tanaman perlahan mati. ‘’Tetapi sejak dua tahun terakhir, sejumlah akademisi yang melakukan penelitian di Belancan menemukan nematoda mulai menyerang tanaman jeruk. Parasit yang disebabkan cacing ini tidak kelihatan oleh mata telan-
Bangli : 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-5501596
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
gan upaya dan kerja keras yang dilakukan, ke depannya angka kemiskinan di Bangli terus menurun,’’ imbuhnya. Sebelumnya, Bupati Made Gianyar mengungkapkan, kemiskinan terjadi akibat belum memadainya infrastruktur seperti jalan dan air bersih. Masyarakat yang tinggal di pedalaman dengan kondisi infrastruktur yang buruk dan keterbatasan sumber air, bisa dipastikan tingkat kemiskinannya tinggi. Oleh karenanya, Pemkab Bangli mulai tahun 2011 fokus untuk membangun Bangli dari desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan hotmix masuk desa yang hingga tahun 2017, sudah mencakup 80 persen. Sampai tahun 2019, APBD Bangli masih difokuskan untuk menyelesaikan program infrastruktur jalan hotmix. (kmb41)
Dua Tahun, Angka Kemiskinan Turun 18,6 Persen
Telepon Penting RSU Bangli
disiapkan dengan lengkap barulah masyarakat datang ke kantor DPMPTSP membawa fisik pendaftaran. Dengan diterapkannya pelayanan perizinan secara online, masyarakat juga bisa mengetahui atau memantau kapan perizinan bisa tuntas diselesaikan. ‘’Kalau selama ini kan masyarakat harus bolakbalik kantor. Dengan pelayanan online ini nantinya masyarakat cukup mengaksesnya melalui website,’’ terangnya. (kmb40)
Bali Post/nan
PETANI - Petani di Kintamani saat merawat tanaman jeruk. Salah satu tantangan yang dihadapi petani setempat yakni serangan nematoda.
jang. Biasanya akar tanaman kembung-kembung. Kalau itu dipotong, akan kelihatan lorong yang disebabkan cacing nematoda sehingga secara perlahan tanaman jeruk meranggas dan mati. Karena pertumbuhan jeruk tidak bagus, produksinya juga menurun,’’ ucapnya. Kata Mendra, di Desa Belancan sebelumnya banyak terdapat lahan pertanian kopi. Hal inilah yang diduga menjadi penyebab serangan nematoda. Lantaran tanaman kopi sudah tidak ada, parasit ini menyerang tanaman jeruk. ‘’Tanaman jeruk yang diserang nematoda sekarang ini mencapai hektaran. Untuk nematoda sampai sekarang balum diketahui obatnya sehingga tanaman jeruk yang terserang tidak diobati. Kami biarkan saja,’’ imbuh Mendra. Lebih lanjut dikatakannya, selain nematoda, penyakit lainnya yang biasa menyerang tanaman jeruk Kintamani yakni diplodia dan antraksona. Penyakit antraksona biasanya menyerang buah sehingga produksinya tidak bagus. Buah yang terserang antraksona tampilannya tidak menarik karena terdapat bercakbercak. (kmb41)
Bali Post/nan
MUSYAWARAH - Suasana musyawarah kerja PMI Bangli, Jumat (26/1) kemarin.
PMI Diminta Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Bangli (Bali Post) Palang Merah Indonesia (PMI) Bangli selama ini sudah mampu menjalankan tugas kemanusiaan melalui berbagai program sesuai Perpres No. 246 Tahun 1963 tentang PMI. Dalam menghadapi tantangan ke depan, PMI dituntut untuk terus berbenah baik dari sisi organisasi, manajemen, SDM dan sarana prasarana menuju kondisi yang memadai dan dicintai masyarakat. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Bangli, Jumat (26/1) kemarin. Sedana Arta menyampaikan, pemerintah selalu memberikan dukungan terhadap program yang dilaksanakan PMI. Dukungan itu diwujudkan dalam bentuk bantuan anggaran, personel, mediasi dan fasilitasi sarana dan prasa-
rana agar pelayanan PMI lebih berkualitas. Maka dari itu, pihaknya meminta dalam melaksanakan tugas-tugasnya, PMI agar selalu memegang teguh pada tujuh prinsip yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan. Sementara jika dikaitkan dengan kebinekaan, PMI diharapkan menjadi pemersatu dan perekat bangsa untuk memperkokoh NKRI dan tidak terafiliasi ke salah satu partai politik. ‘’Kita harap semua petugas dapat terus berupaya meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat. Dengan demikian diharapkan di masa yang akan datang PMI selalu menjadi yang tercepat dan tepat sasaran di setiap kegiatan kemanusiaan,’’ terang Sedana Arta. (kmb41)
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
GIANYAR
9
Kodim Tanam Padi di Subak Getas
Gianyar (Bali Post) Guna membantu percepatan luas tambah tanam padi tahun 2018, jajaran Kodim 1616/Gianyar yang dipimpin Dandim 1616/ Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat melakukan penanaman padi di Subak Getas, Desa Buruan, Blahbatuh, Jumat (26/1) kemarin. Kegiatan ini juga bentuk sinergi dan saling dukung antara Dinas Pertanian Gianyar dengan Kodim 1616/Gianyar. Menurut Asep Noer Rokhmat, dalam mewujudkan swasembada pangan, memaksimalkan peran sumber daya yang dimiliki kedua institusi yakni Dinas Pertanian dan Kodim sangatlah penting. Leading sector kegiatan ini tetap berada di Dinas Pertanian. TNI dalam hal ini memberikan dukungan penuh. Dijelaskannya, pihaknya memasang target Luas Tambah Tanam (LTT) dari Oktober 2017 hingga Maret 2018 di Kabupaten Gianyar seluas 15.360 ha. Sementa-
ra hingga Januari ini sudah terealisasi 8.799 ha. ‘’Mudah-mudahan sisa target ini bisa tercapai pada Maret nanti. Hal ini perlu kerja keras dari stakeholder yang ada untuk meningkatkan luas tambah tanam sehingga target yang direncanakan dapat tercapai,’’ ucapnya. Dia menambahkan, program penanaman padi tersebut juga bertujuan mendorong petani bersama PPL mewujudkan swasembada pangan. ‘’Karena keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan akan dapat mendukung tercapainya ketahanan pangan menuju ketahanan nasional,’’ tegasnya. (kmb35) TANAM PADI - Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat bersama jajaran melakukan penanaman padi di Subak Getas, Desa Buruan, Blahbatuh, Jumat (26/1) kemarin.
gIANYAR Memilih
KPU Mulai Data Pengungsi
Gianyar (Bali Post) KPU Kabupaten Ginyar kini mulai mendata seluruh pengungsi Gunung Agung. Pendataan dilakukan terhadap pengungsi yang memenuhi syarat sebagai pemilih pilgub mendatang. ‘’Kami akan melakukan pendataan untuk pengungsi Gunung Agung, baik itu yang berstatus mandiri atau yang mengungsi di sanak keluarganya, atau yang berada di posko pengungsian di Kabupaten Gianyar. Di Gianyar kita memiliki satu posko yang berada di Kecamatan Sukawati,’’ jelas Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Gianyar Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, Jumat (26/1) kemarin. Dikatakannya, KPU Gianyar juga akan mencatat para pengungsi sebagai pemilih baru, namun dengan formulir berbeda yaitu form A.A.-KWK pengungsi khusus untuk pengungsi mandiri. ‘’PPDP akan melakukan pendataan dengan formulir A.A.-KWK pengungsi, tentunya dengan mencantumkan nama, alamat asal pemilih sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP elektronik atau Suket,’’ ujarnya. Bagi pengungsi di Posko Pengungsian Lapangan Sutasoma, KPU Gianyar bekerja sama dengan BNPB untuk mendata nama-nama pengungsi. Selanjutnya akan dibuatkan rekap tersendiri yang masih sama dengan form A.A.-KWK tersebut. ‘’Pendataan nanti akan kita tunjuk salah satu dari seorang di pengungsian, selanjutnya ditugaskan sebagai PPDB di pengungsian atau dia yang nantinya akan ditugaskan untuk mencoklit. Sementara kita di Kabupaten Gianyar ditugskan untuk mendata terlebih dahulu para pengungsi tersebut dan kita pastikan mereka sudah tercatat,’’ paparnya. (kmb35)
Bali Post/nik
POHON TUMBANG - Pohon tumbang yang menutup akses jalan dan menimpa kabel listrik di Desa Tampaksiring, Jumat (26/1) kemarin.
Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Tampaksiring
Gianyar (Bali Post) Bencana pohon tumbang terus terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang belakangan ini. Masyarakat khususnya yang bermukim di daerah rawan longsor pun diminta meningkatkan kewaspadaan. Pada Jumat (26/1) kemarin, pohon bunut di jalan Banjar Kulu menuju Banjar Ea Desa Tampaksiring tumbang. Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wita itu, akses jalan sempat tertutup selama beberapa saat. Tak hanya itu, pohon tumbang menimpa kabel listrik setempat. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya menerangkan, pohon tumbang yang terjadi di Desa Tampaksiring dipicu hujan deras disertai angin kencang. ‘’Kondisi pohon juga sudah rapuh, sehingga ketika diguyur hujan jadi tumbang,’’ jelasnya. Pihaknya pun sudah mengerahkan personel TRC BPBD Gianyar lengkap dengan peralatan untuk melakukan penanganan. Selain BPBD, Babinsa Tampaksiring juga terlibat dalam pembersihan areal setempat. ‘’Arus lalu lintas sempat lumpuh total. Berselang sekitar dua jam, pohon tumbang baru berhasil dievakuasi. Saat ini (kemarin-red) akses jalan sudah kembali normal,’’ ungkapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
Tak Miliki Kawasan Tertinggal, Dana Desa Dikurangi
Gianyar (Bali Post) -
Dana Desa untuk Kabupaten Gianyar tahun ini sebesar Rp 51,9 miliar atau menurun dibandingkan tahun lalu yang Rp 55 miliar. Penurunan Dana Desa lantaran Kabupaten Gianyar bersama Kota Denpasar tidak memiliki desa tertinggal. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar I Ketut Suweta, Jumat (26/1) kemarin. Suweta menjelaskan, untuk keseluruhan dana yang diarahkan ke desa nilainya mencapai Rp 184 miliar. Jumlah tersebut berasal dari empat sumber, yakni Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp 72 miliar lebih, Bagi Hasil Pajak Daerah Rp 53 miliar lebih, Bagi Hasil Retribusi Daerah Rp 5 miliar lebih dan Dana Desa sebesar Rp 51 miliar lebih. ‘’Ada juga tambahan yang merupakan inovasi Bapak Bupati berupa Program Siaga Desa Swatantra sebesar Rp 300 juta per desa,’’ katanya. Dari empat sumber dana terse-
but, setiap desa memperoleh dana hampir Rp 2 miliar lebih. Namun ada beberapa desa yang memperoleh dan antara Rp 4 hingga Rp 5 miliar seperti Desa Pupuan, Tegallalang sebesar Rp 5,2 miliar dan Desa Taro yang total memperoleh dana mencapai Rp 4,4 miliar. ‘’Tingginya pengalokasian dana ini mempertimbangkan kepadatan penduduk. Misal di Desa Taro yang penduduknya padat, sampai belasan banjar,’’ ungkapnya. Ditambahkannya, selama ini pengelolaan dana di 64 desa di Kabu-
Ketut Suweta
paten Gianyar sudah baik. Bahkan pada 2017 lalu, dari Rp 55 miliar Dana Desa, 93 persennya sudah terserap dengan baik. ‘’Serapan itu sudah tergolong tinggi dibandingkan
Artawa Bantah Dua ASN Campuri Seleksi Sekda Gianyar Gianyar (Bali Post) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Ketut Artawa membantah pernyataan Ketua Komisi I DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra terkait seleksi Sekda Gianyar. Artawa menegaskan, tudingan keterlibatan dua ASN itu tidaklah benar. ‘’Tidak benar bahwa dua ASN tersebut turut campur dalam seleksi sekda. Jangankan mereka, saya saja tidak boleh mencampuri seleksi tersebut. Itu kewenangan penuh pansel,’’ tegas Artawa. Menurutnya, selama proses seleksi hingga hasil akhir sepenuhnya dikawal oleh Komisioner KASN, Ombudsman dan Kemendagri. ‘’Mereka hadir saat seleksi, proses seleksi hingga penentuan hasil. Murni oleh pansel,’’ ungkap Artawa. Ditegaskan Artawa, memang benar pihaknya dihubungi oleh Ngakan Ketut Putra terkait seleksi JPT Pratama. Dan memang benar
dirinya mengatakan bahwa Gede Widarma Suharta (salah satu ASN yang disebut oleh Ketua Komisi I DPRD Gianyar) turut hadir dalam seleksi JPT Pratama. Namun kehadiran Widarma Suharta tersebut adalah saat pemilihan dua JPT Pratama yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Kepala Dinas Olahraga alias bukan pemilihan JPT Pratama Sekda Gianyar. Widarma Suharta hadir dalam proses seleksi JPT Pratama tersebut, karena yang bersangkutan merupakan sekretaris pansel. ‘’Jadi saya tegaskan lagi bahwa tidak benar Widarma hadir dalam proses seleksi sekda, apalagi ikut serta mengecek berkas hasil seleksi. Yang bersangkutan sedang cuti karena ada upacara adat. Bahkan saya sendiri kundangan ke rumahnya di Buleleng,’’ terang Artawa.
Artawa juga menjelaskan soal Ni Made Mirnawati, ASN yang juga dituding mencampuri seleksi Sekda Gianyar. Dikatakannya, kehadiran Mirnawati saat seleksi karena dipanggil oleh staf BKPSDM atas perintahnya. Dia meminta Mirnawati datang untuk meminta contact person KASN, Kemen-PAN RB dan Ombudsman. ‘’Tes dilakukan tanggal 8 Januari dan tanggal 9 Januari itu laporannya harus sudah diterima KASN. Jadi sebelum berangkat membawa laporan itu, saya harus koordinasi dulu dengan pihak KASN. Itulah sebabnya saya panggil Mirnawati untuk datang,’’ jelas Artawa. Ditambahkannya, Mirnawati merupakan Kepala Bidang Formasi dan Pengembangan di BKPSDM dan sering melakukan koordinasi dengan KASN. ‘’Jadi dia punya contact person-nya. Saya rasa ini hanya kesalahpahaman saja. Ngakan Ketut Putra sendiri mengakui kalau
Gianyar (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar
mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait operasional armada pengangkut
swasta yang kerap membuang sampah di TPS. Padahal semestinya mereka membuang
gianyar KPA Gianyar - 942184
DPRD - 943144
PMI Gianyar - 8958414
BPBD - 7844717/7844718
KONI Gianyar - 947261
PMK - 943113
BNN Kab. Gyr. - 946122
Kantor Satpol PP - 944436
PLN - 947166
RSUD Sanjiwani - 943020
Kodim 1616 Gyr - 943069
PDAM - 944225/943233
Koramil Gianyar - 942289
Ketut Artawa
Bali Post/nik
proses seleksi Sekda Gianyar ini sudah berjalan profesional,’’ kata Artawa. (kmb35)
DLH Soroti Sistem Pengangkutan Sampah oleh Swasta
Telepon Penting Kantor Bupati - 943056
Bali Post/nik
kabupaten lain,’’ ujarnya Guna memastikan dana-dana di desa dikelola dengan baik, pihaknya sudah rutin menggelar sosialisasi. Pemkab Gianyar juga membuka warung di kantor BPMD Gianyar yang khusus melayani aparat desa untuk berkonsultasi. ‘’Kita juga buka aplikasi Siskudes (Sistem Keuangan Desa). Di sana ada barometer meminimalisir kesalahan, mempercepat penyaluran dana, sehingga bisa menuntun aparat desa,’’ jelasnya. BPMD Gianyar juga berkerja sama dengan Kejaksaan Negeri Gianyar untuk ikut serta melakukan pengawasan Dana Desa. Sementara untuk sosialisasi, pihaknya bekerja sama langsung dengan Kementerian. ‘’Dari kementerian, untuk Bali mengunakan Gianyar sebagai barometer pemanfaatan Dana Desa. Mungkin karena dianggap Gianyar paling bagus,’’ ungkapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PERTEMUAN - Suasana pertemuan Kepala DLH Gianyar dengan para mandor sampah, Jumat (26/1) kemarin.
sampah langsung ke TPA. Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengungkapkan, pihak swasta biasanya menggunakan mobil pick-up atau kendaraan roda tiga untuk berkeliling mengangkut sampah dari rumah warga. Dari laporan masyarakat dan petugas di lapangan, pengelola sampah dari swasta ini kerap membandel membuang sampah di TPS. ‘’Itu para pengangkut sampah yang bukan dari DLH atau desa, tetapi mereka ikut membuang sampah ke TPS. Mestinya mereka buang sampah ke TPA Temesi atau langsung ke Suwung,’’ ujar Kujus usai rapat dengan para mandor sampah di kantor DLH Gianyar, Jumat (26/1) kemarin. Diakui Kujus, jasa pengangkutan swasta yang ikut membuang sampah ke TPS yang ada di tepi jalan justru menambah repot DLH yang punya tugas mengangkut sampah di TPS menuju TPA. ‘’Yang parah, ada motor Viar ngotot buang sampah di TPS ketika sampah sudah penuh. Padahal TPS itu khusus untuk sampah rumah tangga
di sekitar lingkungan saja,’’ jelasnya. Menanggapi kondisi ini, DLH Gianyar akan mengambil langkah tegas dengan menegur dan menindak pihak swasta yang membuang sampah di TPS. Menurutnya, selama ini armada sampah milik desa membuang sampah langsung di TPA Temesi maupun TPA Suwung. Semestinya armada swasta itu mencontoh hal tersebut dan jangan justru menambah beban. Selain armada swasta yang membandel, hujan juga menjadi kendala penanganan sampah di Kabupaten Gianyar. Kujus menyebutkan, lantaran hujan, sampah di TPS di pinggir jalan protokol menumpuk. TPS di Kelod Kauh Kelurahan Abianbase dan TPS Kelurahan Bitera overload. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan harus segera ada solusi. ‘’Volume sampah tinggi. TPS di sana perlu ditambah. Dalam waktu dekat saya akan panggil Lurah Abianbase dan Bitera untuk mengkoordinasikan bagaimana siasati ini,’’ jelasnya. (kmb35)
JEMBRANA
10 SOSOK
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Kerja Tim ADANYA putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait verifikasi faktual bagi partai politik (parpol), termasuk yang lama, pihak KPU Jembrana juga akan melakukan hal tersebut. Proses verifikasi faktual ini rencananya akan dilakukan kepada partai lama. Dari 15 parpol peserta pemilu, 12 di antaranya merupakan parpol peserta Pemilu 2014, di antaranya Partai NasDem, PKB, PKS, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, PPP, Partai Hanura, PBB dan PKPI. Sedangkan tiga parpol baru yang ada di Jembrana yakni Perindo, Partai Berkarya dan Partai Garuda. Rencananya waktu verifikasi dilakukan tiga hari secara bersamaan ke belasan parpol lama tersebut. “Nanti kita (KPU) akan bagi beberapa tim, karena waktunya hampir bersamaan,” ujar Komisioner KPU Jembrana Nengah Suardana. Dengan jumlah personel terbatas di KPU, menurutnya perlu dilakukan pembagian tim verifikasi di akhir Januari ini. Tim ini secara serentak turun langsung mengecek parpol masing-masing. Verifikasi faktual itu berkaitan informasi parpol yang dikumpulkan saat tahapan pendaftaran beberapa waktu lalu. Termasuk terkait kantor sekretariat, pengurus dan keanggotaan parpol. Sama seperti verifikasi parpol baru, keanggotaan juga wajib ditunjukkan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA). (olo)
Kurangi Pencemaran di Laut dan Hutan Bakau
Sungai Ijogading Dipasangi ”Mangrove Bin” SELAMA beberapa tahun belakangan ini, sampah kiriman yang mencemari laut di perairan Bali salah satu menjadi persoalan serius. Bila tidak ditangani secara menyeluruh, dipastikan akan menjadi masalah besar ke depan. Salah satu penyumbang terbesar adalah sampah dari hulu yang terbawa aliran sungai. Baik itu sampah alami maupun rumah tangga. Sejatinya kunci utama dalam mengatasi masalah ini adalah menanamkan perilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sungai Tukad Ijogading yang membelah kota Negara juga tak lepas dari permasalahan sampah ini. Padahal aliran sungai yang menjadi pertemuan antara Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Perancak dan Tukad Ijogading ini melintasi kawasan hutan bakau. Dengan demikian, bukan saja laut yang tercemar, tetapi juga kawasan mangrove yang menjadi habitat hewan rawa-rawa. Kondisi ini mengundang sejumlah pihak untuk mengatasi hal tersebut. Salah satunya upaya yang dilakukan Conservation International (CI) Indonesia bersama Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) Budeng sejak setahun ini. Berawal dari kekhawatiran adanya sampah-sampah yang banyak ditemukan di kawasan hutan mangrove estuari Perancak. Dengan melibatkan masyarakat, mereka memasang penjerat sampah di aliran Tukad Ijogading yang disebut Mangrove Bin. Alat semacam bak mengapung ini berfungsi menampung sampah dari hulu untuk mengurangi volume sampah ke laut dan hutan mangrove. “Selama hampir tiga bulan percobaan, ada banyak hal yang kami dapati. Salah satunya jumlah sampah yang berhasil ditampung menggunakan alat ini. Di samping itu, juga terkait kualitas sungai dari sejumlah parameter,” ujar Koordinator CI Hanggar Prasetio, Jumat (26/1) kemarin. Untuk volume sampah dari uji coba selama tiga bulan, terdiri dari sampah alami sebanyak 544,26 kilogram dan sampah rumah tangga mencapai 230 kilogram. Selama tiga bulan itu, dilakukan pemantauan dan pengambilan sampah melibatkan masyarakat. Saat ini alat yang menggunakan pelampung sederhana ini disempurnakan agar bisa menampung sampah di sungai, baik saat air laut pasang maupun surut. Estuari Perancak dengan kawasan hutan mangrovenya saat ini menjadi sangat penting. Kendati luas areal mangrove berkembang secara alami hingga sembilan hektar sejak tahun 2014, namun sampah menjadi masalah utama. Sebab, ketika dicemari sampah akan berdampak pada pertumbuhan pohon mangrove. Sementara itu, Dr. Agung Yunanto dari BPOL menyebut permasalahan sampah di perairan ini merupakan masalah global, termasuk di Bali pada khususnya. Dari penelitian, dampaknya sangat besar terutama bagi pariwisata di Bali. Misalnya di Pantai Kuta. Sebenarnya sampah itu bukan tidak mungkin berasal dari Jembrana terbawa arus hingga ke Kuta. Penanganan sampah ini harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga ke hilir. Upaya yang dilakukan melalui Mangrove Bin ini menurutnya salah satu upaya pencegahan. Tetapi tidak akan berjalan tanpa ada kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah. Salah satunya dengan adanya saling mendukung antarwilayah. Kabupaten Badung yang berkepentingan dan mendapatkan limpahan pendapatan dari pariwisata, memberikan subsidi untuk mengatasi sampah ke Jembrana dan daerah lainnya. “Subsidi antardaerah itu harus ada, seperti yang terjadi di Sungai Ciliwung,” tandas peneliti bidang pencemaran dan perubahan lingkungan ini. (olo)
Bali Post/olo
SUNGAI PERANCAK - Aliran Sungai Perancak yang ditumbuhi pohon bakau menjadi pertemuan sejumlah DAS, termasuk Tukad Ijogading. Sampah yang dibuang sembarangan menjadi salah satu ancaman.
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204
TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505
Bali Post/kmb
KUNJUNGI - Dandim Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok didampingi Perbekel Tukadaya I Made Budi Utama ketika mengunjungi kediaman Nafiah di Dusun Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jumat (26/1) kemarin.
Dandim Bantu Janda Pengasuh Lima Anak Yatim
Negara (Bali Post) Kepedulian Dandim 1617/ Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok terhadap warga tak mampu di Kabupaten Jembrana terus digalakan. Pada Jumat (26/1) kemarin, Dandim yang didampingi Perbekel Tukadaya I Made Budi Utama dan Danramil Melaya Kapten Inf. Adwan mengunjungi kediaman Nafiah (37), seorang janda yang mengasuh lima anak yatim piatu di Dusun Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya.
Dandim memberikan bantuan sembako dan dana untuk meringankan beban Nafiah dan kelima anaknya itu. Tak hanya Dandim, bantuan juga diberikan oleh pihak Desa Tukadaya. Saat ditemui di rumahnya, Nafiah mengaku hidup menumpang di lahan seseorang. Beberapa bulan lalu ia baru ditinggal suaminya pergi untuk selama-lamanya. Disebutkan, suaminya meninggal karena sakit. Sejak ditinggal suaminya itu, Nafiah merasa terpukul. Sebab ia dan suaminya su-
dah hidup dalam suka dan duka. Mereka ini bekerja mencetak batu bata. “Apakah saya bisa menghidupi anak-anak yang masih kecil-kecil. Kok begini nasib saya,” tanyanya dalam hati. Nafiah juga mengaku bersyukur diberikan tumpangan tinggal oleh bosnya. Bahkan anak-anaknya juga disekolahkan. “Anak saya dibantu juga oleh pihak sekolah,” katanya. Putri pertamanya bernama Khodijah kelas VII di MTSN 3 Jembrana. Sementara anak
keduanya Moh. Dani kelas 4 di MIN 5 Jembrana dan anak ketiganya Moh Wahyu kelas 2 C di MIN 5 Jembrana. Selain itu, kehidupan sehari-hari mereka juga kadang-kadang dibantu majikannya. Namun karena merasa malu merepotkan sang manjikan, ia bekerja mencetak bata mulai dari mencangkul hingga menjadi bata kering yang siap dibakar. “Saya kerja semampunya saja. Memang kerja mencetak bata itu cukup berat,” katanya. Paling cepat dia bisa kerjakan 1.300 buah bata selama empat
hari. Karena dia bekerja sambil merawat kelima anaknya. “Saya tidak enak meminta terus. Jadi saya bekerja buat bata semampunya,” ucapnya. Nafiah sangat berterima kasih jika ada yang peduli pada dirinya dan anak-anaknya. Dia hanya memikirkan bagaimana bisa menghidupi kelima anakanaknya yang masih kecil tersebut. Sementara itu, Dandim Djefri Marsono Hanok dan Perbekel berharap agar Nafiah bisa bersabar dalam merawat kelima anaknya. (kmb)
Baru Ada Tiga Pendaftar
Tahun Ini, Dipastikan Belum Bisa Beroperasi Negara (Bali Post) –
Sejak pendaftaran dibuka untuk kedua kalinya, baru tiga orang yang mendaftar dalam perekrutan calon direksi dan Dewan Komisaris Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana. Padahal, minimal perlu delapan orang pendaftar untuk proses perekrutan. Kondisi ini diyakini akan menunda waktu beroperasinya bank milik kabupaten yang pendiriannya telah disepakati bersama antara DPRD dan Pemkab Jembrana. Sekda Jembrana I Made Sudiada, Jumat (26/1) kemarin mengungkapkan, proses perekrutan tahap dua ini masih berlangsung. Dari informasi terakhir, baru ada tiga orang yang daftar. Menurut aturan, minimal diperlukan delapan pendaftar dalam proses perekru-
tan. “Kita akan buka terus sampai memenuhi syarat. Prosesnya masih panjang,” kata mantan Asisten I ini. Dengan kondisi tersebut, pihaknya mengakui kemungkinan BPR yang menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMDa) ini belum bisa beroperasi tahun ini.
Panitia akan melakukan perekrutan sesuai dengan aturan dan tidak akan tergesa-gesa. Formasi Direksi dan Dewan Komisaris ini mutlak dipenuhi untuk menjadi PT dan perizinan perusahaan. Setelah terbentuk Direksi dan Komisaris, baru dilakukan pengurusan
Stabilkan Harga Beras
Bupati Artha Dorong Bulog Gelar Operasi Pasar BURUKNYA cuaca akhirakhir ini menyebabkan produksi beras di daerah Jembrana jadi menurun. Hal itu karena petani tidak bisa melakukan panen tepat waktu, yang berimbas kepada naiknya harga beras di sejumlah pasar tradisional di Jembrana. Untuk mencegah makin melonjaknya harga beras, terutama jelang hari raya Imlek dan Nyepi, Jumat (26/1) kemarin Bupati Jembrana I Putu Artha mengunjungi Bulog (Badan Urusan Logistik) Jembrana di Penyaringan. Bupati Artha mendorong agar pihak Bulog Jembrana sesegera mungkin melakukan operasi pasar untuk menyetabilkan harga beras. Berdasarkan sejumlah data dari sejumlah pasar di Jembrana, yakni di Pasar Umum Negara, Pasar Anyar Banjar Tengah, dan Pasar Yehembang, harga beras medium Rp 11.000 per kilogram. Sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras Bulog medium Rp 9.450 per kilogram, selisih Rp 1.550. Menurut Kepala Gudang Bulog Penyaringan Ilham Noviandanu, terdapat stok beras sebanyak 552 ton dan di prediksi cukup untuk lima bulan ke depan. Sementara itu, Bupati Artha mengimbau agar masyarakat Jembrana tidak perlu cemas akan kekurangan beras, terlebih sejumlah sentra penghasil beras di Jembrana sudah mulai panen. Selain itu, dari data
selanjutnya. Pembentukan BPR ini menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) terkait Penyertaan Modal pada Perseroan Terbatas (PT) BPR Jembrana. Bilamana belum memenuhi jumlah, perekrutan akan terus dibuka. Perekrutan calon direksi dan Dewan Komisaris ini selain harus persyaratan umum, pendaftar juga harus memenuhi persyaratan khusus. Persyaratan khusus ini yakni terkait integritas, reputasi dan
kompetensi. Untuk syarat kompetensi, minimal harus memiliki pengalaman dua tahun di bidang perbankan dan sertifikat kelulusan yang masih berlaku dari Lembaga Sertifikasi Profesi. Selain masih proses pengurusan perusahaan, gedung BPR yang rencananya berada di Jalan Udayana juga belum bisa digunakan. Kendati gedung berlantai dua itu sudah berdiri, namun tahap finishing belum dilakukan. (kmb26)
Jalan Poros di Tukadaya Rusak Negara (Bali Post) Jalan poros di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana sejak setahun belakangan ini rusak berat. Bahkan kerusakan jalan terjadi tepat di tanjakan sehingga kalau tidak hati-hati, pengendara sepeda motor bisa terjatuh. “Kalau malam hari jalan ini sepi dan gelap. Banyak yang jatuh di sini karena pas tanjakan jalannya rusak. Jika tidak tahu ada kerusakan bisa kepeleset,” kata Wayan Murdika, salah seorang warga yang melintas, Jumat (26/1) kemarin. Warga berharap jalan tersebut segera diperbaiki, sehingga tidak menimbulkan korban.
Dari pengamatan, kerusakan jalan di Tukadaya ini memang terjadi di beberapa titik, namun yang terparah tepat di tanjakan itu. Sementara itu, Perbekel Tukadaya I Made Budi Utama saat dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan jalan di beberapa titik. “ Kondisi Tanah di jalan itu memang labil, sehingga memicu kerusakan. Dua tahun lalu pernah diperbaiki, namun rusak lagi dan tidak bertahan lama. Tahun ini kami sudah usulkan untuk perbaikan, di mana harus di cor beton dulu baru diaspal sehingga lebih kuat,” jelasnya. Jalan tersebut juga sering dilalui truk. (kmb)
Bali Post/ist
SIDAK – Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Sekda Jembrana Made Sudiada dan pejabat terkait melakukan sidak ke gudang Bulog di Penyaringan memastikan stok beras aman. yang disampaikan Bulog Jembrana, stok beras yang dimiliki juga masih mencukupi. Namun Bupati Artha tetap melakukan langkah-langkah antisipasi mencegah kenaikan harga beras di sejumlah pasar. Salah satunya dengan menggelar operasi pasar. “Operasi pasar itu efektif untuk mencegah disparitas harga beras tinggi, asalkan sasaran yang dituju tepat, benar-benar kepada masyarakat langsung. Bukan malah kembali dijual kepada pengepul,“ terang Artha. Harapan lainnya, Bupati Artha juga meminta aparat TNI, Polri dan OPD terkait agar memantau stok beras gudang-
gudang pemasok. Ini dilakukan untuk mencegah adanya penimbunan beras. “Saya berharap aparat (TNI, Polri, dan OPD terkait - red) melakukan sidak agar gudang-gudang pemasok beras betul-betul menyalurkan berasnya. Jangan sampai ada spekulan yang menahan berasnya hingga harga naik. Jangan sampai masyarakat kita kekurangan pasokan beras,” imbuh Artha. Turut mendampingi kunjungan Bupati Artha saat itu yakni Sekda Jembrana I Made Sudiada, Asisten I Made Wisarjita, Asisten III I Nengah Ledang serta Kadis Koperindag I Made Gede Budhiarta. (ad1305)
Bali Post/kmb
RUSAK - Jalan poros di Desa Tukadaya, tepat di tanjakan terlihat mengalami kerusakan berat.
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
BULELENG
11
TNI dan PNS Gotong Royong Singaraja (Bali Post) – TNI dan PNS di Buleleng turun ke lokasi banjir bandang di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar Jumat (26/1) kemarin. Aksi ini untuk membantu pemulihan kerusakan lahan pertanian atau infrastruktur akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Corot dan Dusun Bajangan pada Rabu (23/1) yang lalu. TNI dan PNS ini tampak antusias membersihkan bongkaran beton, potongan kayu, hingga batu kali yang mengubur sawah para petani. Danramil Banjar Kapten Inf. Suyono menjelaskan, dalam aksi ini TNI dari jajaran Kodim 1609 Buleleng dan Batalyon 900 Raider SBW dan personel masing-masing Koramil diterjunkan untuk berpartisipasi melakukan pemulihan kerusakan pascabanjir bandang. Personel TNI ini dibagi dalam dua kelompok. Satu kelompok ditugaskan membersihkan batu atau beton di areal sawah. Sementara satu kelompok lagi diterjunkan untuk membantu warga di Dusun Corot untuk membersihkan lumpur yang menutup jalan, rumah-rumah penduduk, dan infrastruktur yang terdampak banjir bandang. “Sesuai perintah atasan, hari ini kami bagi dua tim dan meski mendadak tim solid untuk berpartisipasi dalam membantu warga untuk pemulihan kerusakan pasca banjir,” katanya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, gotong royong bersama TNI dan PNS ini merupakan wujud sinergi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Meski waktu gotong royong hanya hitungan jam, tetapi partisipasi ini memberikan hasil positif menggugah kesadaran setiap komponen masyarakat sadar dan mau berpartisipasi dalam proses pemulihan setiap terjadi pascabencana. “Hasilnya lumayan sekarang batu atau kayu yang tadinya berserakan di petak sawah sudah bersih dan gotong royong TNI dan PNS sinergi dan harapannya berimbas untuk masyarakat juga senantiasa membantu pemulihan setelah terjadi bencana alam,” katanya. Subur mengatakan, desa yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor sampai kemarin tercatat 14 desa di Buleleng. Dari jumlah itu, kerugian dari segi materiil yang sudah masuk ditaksir lebih dari Rp 3 miliar. Jumlah kerugian ini dipastikan akan bertambah karena masih ada tujuh desa yang belum menyetorkan data kerugian akibat bencana kepada BPBD Buleleng. Penanganan pascabencana ini akan tetap dipilah antara yang bisa didanai dari APBD Buleleng dan penanganan yang diusulkan ke Pemerintah Provinsi Bali. “Yang masuk baru tujuh desa dan kami masih tunggu tujuh desa lain yang juga terdampak bencana ini. Nanti data internal desa akan kami padukan dengan pendataan kita untuk selanjutnya disusun skema penanganan pascabencana,” katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
GOTONG ROYONG – TNI dan PNS di lingkup Pemkab Buleleng bergotong royong untuk memulihkan kerusakan akibat banjir bandang di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Jumat (26/1) kemarin.
Hadiri Deklarasi KBS-Ace
Empat Perbekel Langgar UU No. 6 Tahun 2014
Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan temuan empat perbekel yang hadir saat deklarasi pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Wayan Koster dan Tjkokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-Ace), Sabtu (20/1) lalu? Panwaslu Buleleng menyatakan empat perbekel tersebut melanggar Pasal 29 UU No. 6 Tahun 2014 Bali Post/kmb38 tentang Desa. Keempatnya Putu Sugiardana pun terancam akan dikenakan sanksi peringatan secara lisan atau tertulis dari Bupati Buleleng. Sebelum memutuskan pelanggaran itu, Panwaslu mengundang empat perbekel tersebut mengklarifikasi temuan pengawasan Panwaslu pada deklarasi berlangsung di Taman Kota Singaraja tersebut. Dari klarifikasi itu, beragam alasan disampaikan mulai dari sekadar hadir dalam arena deklarasi untuk berbelanja dan ada juga yang mengaku tidak tahu kalau hadir dalam hajatan politik dilarang sesuai amanat UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Meski demikian, empat perbekel ini dinyatakan terbukti melanggar Pasal 29 huruf C dan huruf K UU No. 6 Tahun 2014 itu berdasarkan bukti dokumentasi berupa rekaman video dan foto saat deklarasi berlangsung. Salah satu buktinya dalam dokumentasi itu perbekel mengacungkan jempol. Perilaku itu menunjukkan tujuan tertentu. Anggota Panwaslu Divisi Hukum dan Penindakan Putu Sugiardana, Jumat (26/1) kemarin, mengatakan keputusan yang menyatakan pelanggaran itu telah diterbitkan dalam surat rekomendasi yang dikirim kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana sebagai atasan para perbekel. Sesuai Pasal 30 ayat (1) UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Bupati diminta menjatuhkan sanksi administratif berupa teguran lisan dan atau teguran tertulis. Dengan demikian, perbuatan yang dilakukan keempat perbekel itu dijadikan pengalaman untuk tidak diulangi. Selain itu, perbekel atau perangkat desa lain diingatkan untuk taat dan tunduk terhadap amanat UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa itu sendiri. “Kami sudah memutuskan lewat rapat pleno di mana empat perbekel itu melanggar Pasal 29 huruf C dan huruf K UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sesuai regulasi itu, Bupati diminta menjatuhkan sanksi administratif baik lisan dan tertulis. Pengalaman bagi yang lain untuk taat terhadap aturan yang ada,” katanya. Menurut akademisi Universitas Pendidikan Panji Sakti (Unipas) ini, kemungkinan perbekel kembali melakukan pelanggaran yang sama, maka bisa saja akan dijatuhkan sanksi yang lebih berat yakni pidana umum. Selain UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, UU tentang Pemilu pun mengatur pelanggaran yang dapat dijatuhkan sanksi pidana. Seperti diberitakan sebelumnya, deklarasi paslon KBS-Ace dipusatkan di Taman Kota Singaraja, Sabtu (20/1). Deklarasi yang dikemas dalam parade budaya ini dihadiri ribuan masa, simpatisan, dan kader partai pengusung yang memerahkan Jalan Ngurah Rai hingga di Taman Kota Singaraja. Di tengah kemeriahan dan dijejali massa tersebut, Panwaslu melakukan tugasnya mengawasi keterlibatan PNS dan perangkat desa. Hasilnya, ditemukan empat perbekel yang hadir dalam deklarasi tersebut. Keempatnya yaitu Perbekel Desa Bukti (Kecamatan Kubutambahan), Perbekel Desa Panji (Kecamatan Sukasada), Perbekel Desa Kalibukbuk (Kecamatan Buleleng), dan Perbekel Desa Tirtasari (Kecamatan Banjar). (kmb38)
Bali Post/kmb38
BONGKAR – BPBD dibantu TNI membongkar penutup irigasi di Dusun Corot, Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Jumat (26/1) kemarin.
Beton Penutup Irigasi Pemicu Banjir Dibongkar
Singaraja (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng membongkar beton penutup irigasi yang diduga memicu banjir bandang di Dusun Corot, Desa Dencarik, Jumat (26/1) kemarin. Pembongkaran ini setelah Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyaa (PAS) menginstruksikan agar beton untuk pelebaran jalan ke proyek perumahan bersubsidi itu dibongkar. Irigasi ini ditutup dan dipindahkan ke sebelah barat. Sementara di ujung utara alur irigasi dibuat berbelok yang mirip huruf L. Saat volume air bertambah, alirannya tertahan hingga meluap dan memicu banjir bandang. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, pembongkaran ini untuk menindaklanjuti instruksi Bupati yang memerintahkan untuk mengembalikan posisi irigasi seperti semula. Sikap ini karena pengembang perumahan telah membuat irigasi menyempit hingga memicu bencana banjir bandang yang merugikan masyarakat umum. Selain itu, dari segi perizinan-
nya, pembuatan jalan ke lokasi proyek perumahan belum diterbitkan baik di tingat desa, kecamatan, maupun di kabupaten. Justru, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU-PR) telah memeringati pengembang agar tidak menutup irigasi karena akan merugikan petani itu sendiri. Selain itu, personel Satpol PP Kecamatan Banjar juga melakukan hal serupa. Akan tetapi, pengembang tetap saja membangun jalan dengan menggusur irigasi ke sebelah barat dari posisi semula. “Ini untuk mengawali sebagai tanda bahwa penutupan irigasi itu merugikan dan tidak ada izin. Irigasi ini selain sempit ujungnya juga dibuat mirip huruf
L, sehingga aliranya tidak los ke utara, tetapi air tertahan dan meluap dan terjadi banjir seperti Rabu (23/1) yang lalu,” katanya. Kata Subur, penutup irigasi yang sudah dibangun oleh pengembang harus ikut dibongkar. Hal ini karena instruksi Bupati yang meminta dikembalikan pada posisi semula. Untuk itu, pihaknya bersama kepolisian dan perangkat desa masih melakukan koordinasi dengan pengembang. Ini dilakukan untuk memberikan kesesempatan pengembang mengembalikan irigasi pada posisi semula. Kalau koordinasi ini gagal dan tidak ada iktikad baik pengembang, BPBD akan
membongkar beton penutup dan irigasi itu dalam waktu dekat. Bahkan, untuk mempercepat pembongkaranya, BPBD siap menerjunkan alat berat ke lokasi. Subur menambahkan, pengembalian posisi irigasi sangat mendesak. Hal ini karena kalau dibiarkan dan kalau kembali hujan dengan intensitas tinggi, bisa saja volume air Tukad Tampekan ini kembali meluap dan airnya akan meluber hingga kembali menimbulkan banjir susulan. Selain itu, BPBD juga dengan perlahan sudah melakukan pembersihan alur sungai dari halangan batang kayu atau ranting pohon. Upaya ini diutamakan pada tiang jembatan atau pada pintu irigasi pertanian di Desa Dencarik dan sekitarnya. “Kita harapkan pengembang ini segara memutuskan apakah bersedia membongkar sendiri atau tidak. Sebab kalau tidak segera
ditangani, kami khawatir hujan deras dan air akan kembali meluap dan banjir terulang,” jelasnya. Sementara itu, Perbekel Desa Dencarik, Kecamatan Banjar Putu Budiasa hingga kemarin, masih berusaha berkordinasi dengan pengembang. Namun belum berhasil, sehingga pembongkaran untuk sementara dihentikan. Selanjutnya, desa berusaha berkomunikasi untuk memastikan tanggung jawabnya dan kalau memang tidak bersedia mengembalikan posisi irigasi di desanya itu, maka pembongkaran dilakukan BPBD. “Sudah berusaha menghubungi tetapi belum berhasil. Kami juga koordinasi dengan pengurus subak, sebab irigasi ini petani yang memanfaatkan dan sekarang ada masalah ini kita minta juga partisipasi untuk gotong royong untuk mengembalikan alur irigasinya,” tegasnya. (kmb38)
Komitmen Lengkapi Sarpras Kantor Imigrasi
Bupati Agus Suradnyana Raih Penghargaan Kemenkum HAM KOMITMEN Pemkab Buleleng melengkapi sarana dan prasarana (sarpras) Imigrasi Kelas II Singaraja, direspons pemerintah pusat. Atas komitmen pemkab tersebut, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI memberikan penghargaan kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Penghargaan yang diraih di awal tahun ini diserahkan di Kantor Wilayah Kemenkum HAM Bali bersamaan dengan perayaan Hari Bakti Imigrasi, Jumat (26/1) kemarin. Penghargaan ini juga sebagai wujud terima kasih pemerintah pusat karena pemkab di bawah duet kepemimpinan Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS – Sutjidra) yang telah banyak membantu keberadaan kantor Imigrasi Kelas II di Singaraja. Salah satunya 2016 yang lalu, pemkab menyerahkan aset tanah untuk perluasan areal gedung kantor. Semula tanah
seluas 1.780 meter persegi di Desa pemaron Kecamatan Buleleng itu berstatus pinjam pakai, sehingga setelah diserahkan, maka aset itu menjadi hak milik Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja. Bantuan ini akan memudahkan pihak Imigrasi Kelas II Singaraja untuk memperluas areal kantor. Dengan demikian dampaknya, pelayanan keimigrasian di Bali Utara pun menjadi optimal. Dikonfirmasi usai menerima penghargaan, Bupati yang dikenal merakyat ini mengatakan, keberadaan imigrasi di daerahnya sangat penting. Hal ini karena Buleleng merupakan daerah yang juga banyak dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman). Di tengah pengembangan bisnis pariwisata di Bali Utara, maka diperlukan pelayanan kemigrasian yang baik. Di samping industri pariwisata, peran imigrasi di Buleleng juga penting karena ada beberapa perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja (naker) as-
ing, sehingga pelayanan kemigrasian pun sangat diperlukan. “Kita memerlukan imigrasi ini karena ini mendukung pengembangan pariwisata dan juga investor yang mempekerjakan pekerja asing di daerah kita,” katanya. Bupati yang berlatar belakang pengusaha ini menambahkan, kebijakan pemerintah mengembangkan Pelabuhan Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak menjadi pelabuhan kapal pesiar dipastikan akan menambah pentinggnya dukungan dari pelayanan imigrasi itu sendiri. Untuk itu, ke depan pemkab komitmen akan bersinergi dengan semua jajaran Kantor Imigrasi baik dari dukungan penyiapan infrastruktur dan operasi pelayanan. “Keberadaan Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja sangat membantu, sehingga pengembangan pariwisata di daerah kita semakin mapan dan target menjadi pintu gerbang pariwisata di Bali,” tegasnya. (ad1304)
PENGHARGAAN – Pada awal 2018, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menerima penghargaan dari Kemenkum HAM RI. Penghargaan ini sebagai wujud dukungan dan komitmen pemkab terhadap sarana dan prasarana Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja.
Cuaca Buruk, Nelayan Takut Antar Wisatawan Lihat Dolfin AKTIVITAS wisata atraksi dolfin (lumba-lumba) di Buleleng belakangan terganggu. Nelayan takut mengantarkan wisatawan melihat atraksi dolfin di habitat aslinya, karena cuaca buruk melanda perairan utara Bali. Nelayan pun kehilangan penghasilan. Wisata bahari berkembang pesat di kawasan Pantai Lovina dan sekitarnya. Di tempat ini berjejer puluhan perahu tradisional dengan dilengkapi mesin pendorong. Perahu tersebut digunakan mengantarkan wisatawan menyaksikan dolfin. Namun sejak awal bulan ini, aktivitas wisata bahari di Lovina tidak seramai biasanya. Selain sekarang kunjungan wisatawan sepi, situasinya ditambah parah karena cuaca buruk. Angin kencang yang memicu gelombang tinggi memaksa nelayan tidak mau mengambil risiko untuk mengantarkan wisatawan menyaksikan dolfin. Paket tur pun terpaksa dibatalkan. Situasi ini memicu hilangnya penghasilan harian dari puluhan para joki (pemandu wisata bahari). Sejak cuaca
buruk melanda, sebagian besar perahu ditarik ke daratan. Nelayan tidak ingin kerugian bertambah besar. Ketika ombak besar bisa saja merusak perahu yang dijadikan penghasilan keluarga mereka. Sesuai aturan organsiasi, tarif wisata bahari ini ditetapkan Rp 100.000 tiap wisatawan. Tarif ini sudah beberapa kali naik menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM -red) yang berimbas pada kenaikan barang kebutuhan pokok. Setiap perahu diizinkan mengantar empat orang wisatawan. Jika cuaca normal dan bersamaan dengan musim liburan, setiap nelayan ini berlayar hingga empat kali sehari. Seorang pemandu wisata bahari Mangku Nyoman Wirta yang ditemui di Lovina Jumat (26/1) kemarin, menu-
Bali Post/kmb38
TAKUT MELAUT – Aktivitas wisata bahari di Pantai Lovina terganggu menyusul cuaca buruk akhir-akhir ini. Perahu nelayan diungsikan mencegah kerusakan akibat gelombang pasang. turkan, sudah satu minggu tidak berani menurunkan perahunya. Padahal, beberapa hotel menawarkan kepada dirinya untuk mengantarkan wisatawan tur bahari. Akan tetapi, karena lebih mementingkan keselamatan dan menghindari terjadinya kecelakaan di laut, dia pun menolak tawaran tersebut.
“Sudah satu minggu tidak turun (mengantar tamu dolfin). Takut karena cuaca laut seperti ini angin kencang dan takutnya di dalam ombak besar, sehigga berbahaya untuk pelayaran,” katanya. Selama satu minggu tidak melaut, Wirta menga ku tidak mau mencari pekerjaan sampingan. Mengisi waktu
senggang itu dia membantu istrinya di rumah menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Selain itu, dirinya tetap memantau cuaca laut. Kalau agak tenang dan kebetulan mendapat tawaran tur, maka dia kembali menurunkan perahunya. “Tetap saja saya keliling untuk mencari tamu sambil memastikan cuaca, kalau kembali tenang dan dapat tamu ya kembali melaut dan tetap saja waswas karena sulitnya menebak cuaca laut,” katanya. Di sisi lain, Wirta mengatakan, dari pengalamannya menjadi nelayan sejak kecil, cuaca buruk dari Januari hingga puncaknya pada Hari Raya Imlek pada Februari 2018 ini. Yang paling dekat adalah pada Purnama pada Rabu (31/1) pekan depan gelombang akan meningkat. “Biasnaya sampai Februari dan itu hari raya Tahun Baru Cina itu paling parah dan setelah itu baisanya cuaca laut akan kembali tenang,” tegasnya. (mud)
KLUNGKUNG
12
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Deklarasi Koster-Ace dan Bagia
PDI-P akan ”Ketog Semprong” Turunkan Massa
Semarapura (Bali Post) Deklarasi bakal pasangan calon Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) yang bertarung dalam Pilgub Bali dan bakal pasangan calon Tjokorda Bagus Oka dan Ketut Mandia (Bagia) pada Pilkada Klungkung berlangsung Sabtu (27/1) sore ini. PDI-P sebagai partai pengusung akan ketog semprong turunkan massa. Ketua DPC PDI-P Klungkung Anak Agung Gde Anom mengatakan sebelum deklarasi yang berlangsung pukul 15.00 Wita di Lapangan Puputan Klungkung, pihaknya sudah melakukan persiapan. Panggung berukuran besar berisikan atribut partai sudah terpasang. “Persiapan sudah dilakukan. Pokoknya sudah siap untuk acara besok (hari ini - red),” ungkapnya, Jumat (26/1) kemarin. Mantan Ketua DPRD Klungkung ini menyebutkan, deklarasi itu akan menurunkan massa sebanyak-banyaknya. Bahkan akan ketog semprong dari masing-masing wilayah pengurus. “Massa sebanyak-banyaknya,” katanya. Ia menegaskan, acara tersebut bertajuk pagelaran budaya. “Akan ada hiburan. Juga deklarasi partai pengusung,” tandasnya. Ditambahkan, deklarasi besar-besaran itu rencananya juga dihadiri pengurus Dewan Pimpinan Pusat dan anggota DPRD-RI dari PDI-P Dapil Bali. “Besok dari pusat ada. Dari pengurus partai pengusung dan pendukung lain juga,” imbuhnya. (kmb45)
Bali Post/sos
PASAR - Blok A Pasar Semarapura. DED pembangunannya sudah masuk ULP.
Minim, Program Kegiatan Masuk ULP
Bali Post/sos
PANGGUNG - PDI-P telah memasang panggung di Lapangan Puputan Klungkung dalam rangka deklarasi bakal pasangan calon Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) yang bertarung dalam Pilgub Bali dan bakal pasangan calon Tjokorda Bagus Oka dan Ketut Mandia (Bagia) pada Pilkada Klungkung berlangsung, Sabtu (27/1) sore ini.
Perekonomian Lesu
Koperasi Harus Lebih Inovatif, Gandeng Badan Usaha Lain
BELAKANGAN ini, ekonomi global disebut-sebut melemah. Banyak sektor yang terpukul. Bahkan sejumlah usaha dibuat sepi. Kondisi yang demikian juga tak menutup kemungkinan berdampak pada koperasi. Termasuk di Kabupaten Klungkung. Mengantisipasi itu, langkah apa yang perlu dilakukan? Jumlah koperasi di Kabupaten Klungkung mencapai 122 unit yang tersebar di Kecamatan Dawan, Klungkung, Banjarangkan dan Nusa Penida. Usaha kerakyatan itu bergerak dalam berbagai sektor. Simpan-pinjam menjadi unggulan. Di tengah perputaran perekonomian yang melambat, perlu ada langkah-langkah inovatif untuk tetap berdiri tegak. “Di tengah situasi seperti sekarang, harus ada sinergisitas antarkoperasi. Harus bekerja sama juga dengan BUMDes, usaha perseorangan maupun kelompok,” tegas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di sela-sela menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pasar Srinadi di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jumat (26/1) kemarin. Suwirta menyatakan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Undang-undang sudah jelas menyatakan itu harus diperkuat. Sebab, keberadaannya bisa lebih kokoh dari ekonomi yang lebih besar saat terjadinya guncangan. “Oleh sebab itu, koperasi harus digerakkan dengan menggarap sektor sesuai dengan potensi. Kalau di Klungkung, pemerintah sudah memberikan pelatihan, permodalan agar kualitasnya tidak turun,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, Pemkab juga telah memberikan perlindungan untuk koperasi. Salah satunya dalam pembangunan minimarket. Pembangunan toko modern berjaringan dimoratorium sampai penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) rampung. “Kalau tidak berikan proteksi. Kalau kita hanya membicarakan peluang, omong kosong saja. Ke depan saya berani mengambil sikap memberikan koperasi dan BUMDes membangun minimarket sebanyakbanyaknya. Agar dari, oleh untuk kita benar-benar terwujud. Dibandingkan kita memberikan kepada toko-toko berjaringan yang terlalu banyak,” sebutnya. Koperasi Pasar Srinadi menjadi salah satu koperasi yang di Bumi Serombotan dengan anggota 12.600 orang. Ketua Pengurus Ngakan Made Natha menyatakan kabar melemahnya ekonomi global menjadi tantangan yang cukup berat untuk usaha kerakyatan ini. Menghadapi itu, pihaknya telah melakukan langkah-langlah inovatif terhadap bentuk usaha yang dijalankannya. Selain itu, juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pembinaan. “Kami tetap optimis bisa menghadapi tantangan ini,” jelasnya. Menurutnya, koperasi sangat berpengaruh dalam menggerakkan perekonomian masyarakat lantaran bisa membantu suntikan dana. “Dengan situasi seperti sekarang, saingan banyak, kami juga menawarkan bunga lebih murah,” pungkasnya. (sos)
Bali Post/sos
KOPERASI - RAT Koperasi Pasar Srinadi. Bupati Klungkung yang hadir meminta seluruh koperasi semakin inovatif menghadapi tantangan ekonomi yang cukup berat.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung Polsek Klungkung Polsek Dawan Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung
(0366) 21115 (0366) 21090 (0366) 23181 (0366) 23180 (0366) 5382838 (0366) 21172
Semarapura (Bali Post)Tahun anggaran 2018, Pemkab Klungkung telah merancang sejumlah program untuk terealisasi. Salah satunya bidang infrastruktur. Akan tetapi, yang masuk Unit Lelang Pengadaan (ULP) masih sangat minim. Sebagian besar masih memasuki tahap perencanaan. Kepala Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klungkung Anak Agung Lesmana menjelaskan, sesuai
data yang masuk ULP yakni penyusunan Detail Engineering Design (DED) Blok A Pasar Semarapura yang pembangunannya dianggarkan Rp 11 miliar, penataan Lapangan Puputan Klungkung senilai Rp 2.360.172.000. Selain itu, ada pula jasa pengoperasian layanan angkutan siswa senilai Rp 3,6 miliar dan sudah ada pemenang. Menurutnya, jumlah tersebut masih tergolong minim. Masih banyak yang belum
masuk, seperti halnya pembangunan gedung Instalasi Bedah Sentral RSUD Klungkung yang dianggarkan Rp 20 miliar dan patung Ida Dewa Agung Jambe di Lapangan Puputan Klungkung. Belum lagi bidang Pekerjaan Umum yang kini dikabarkan masih tahap perencanaan dan survei bahan. “Yang masuk ULP baru sedikit. Ke-PU-an belum ada,” sebutnya. Ia pun menyebutkan, sesuai rapat pada November 2017
bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diharapkan supaya proyek sudah masuk ULP pada Januari, terlebih yang menelan anggaran cukup besar. Tujuannya supaya ada waktu untuk pelelangan ulang jika terjadinya kegagalan sebelumnya. “Ini juga mengacu pada evaluasi tahun lalu. Ada beberapa kegiatan yang gagal lelang. Salah satunya karena situasi Gunung Agung. Sekarang langkah percepatan sudah dilakukan. Terus diko-
Penerima Bantuan Hibah ’’Ngutang’’ LPJ
munikasikan dengan OPD,” ungkapnya. Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menyebutkan, penetapan APBD 2018 sudah berlangsung November 2017. Sejalan dengan itu, OPD sudah diminta untuk mempercepat merealisasikan kegiatan. “Ini sudah disampaikan saat rapat OPD bersama staf. Sudah diminta, penetapan APBD tepat waktu, pelelangan juga harus bisa lebih awal,” tandasnya. (kmb45)
Disbudpora Temukan Pembangunan Belum Jalan
Semarapura (Bali Post) Puluhan penerima bantuan hibah penunjang urusan kebudayaan di Kabupaten Klungkung belum mengumpulkan alias ‘‘ngutang’’ Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) ke Pemkab. Sesuai hasil monitoring dan evaluasi (monev) Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora), ditemukan banyak yang belum menyelesaikan pembangunan. Bahkan beberapa belum terealisasi. Kepala Disbudpora Klungkung I Nyoman Mudarta menjelaskan, bantuan tersebut terpasang pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017. Dananya yang sudah cair untuk 282 usulan dengan jumlah keseluruhan mencapai sekitar Rp 21 miliar. Itu dipergunakan untuk pembangunan balai banjar, pura maupun panyengker. “Dananya bervariasi. Menyesuaikan dengan usulan,” ungkapnya, Jumat (26/1) kemarin. Laporan Pertanggung Jawaban penggunaan dana tersebut harus sudah disetorkan ke Pemkab paling lambat 10 Januari 2018. Namun realitanya justru berbeda. Tercatat masih ada 64 yang ‘‘ngutang’’. “Masih ada yang belum mengumpulkan sampai sekarang.
Padahal sudah diminta paling lambat 10 Januari,” sebutnya. Hal tersebut sudah ditindaklanjuti dengan Monev. Hasilnya, kata pejabat asal Desa Tegak, Kecamatan Klungkung ini menemukan banyak yang belum merampungkan pembangunan. Parahnya lagi, beberapa juga masih jalan di tempat alias belum terealisasi. “Yang masih jalan itu baru rampung kisaran 40 persen. Ada juga yang belum jalan. Nilainya ada Rp 200 jutaan. Ada untuk pembangunan panyengker,” sebutnya. Mengingat penyusunan laporan APBD 2017 harus sudah tuntas paling lambat Maret 2018, penerima tersebut sudah diminta untuk melakukan percepatan. Bahkan ini juga akan disampaikan kepala anggota DPRD
yang memfasilitasi. “Ini sudah disampaikan ke Pak Sekda. Segera dirapatkan,” ucap mantan Kadisdikpora Klungkung ini. Mengantisipasi munculnya persoalan itu, sebelumnya sudah sempat diberikan imbauan. Bahwa yang pengerjaannya tidak bisa dalam waktu cepat atau kemungkinan melewati 10 Januari disarankan untuk diusulkan ulang. “Kami sudah beritahu seperti itu. Tapi katanya memungkinkan,” terangnya. Sebelum muncul realita demikian, beberapa usulan bantuan ini sudah menunjukkan tanda bermasalah. Pasalnya, Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak sesuai dengan kondisi riil. Ada pula indikasi manipulasi data pembangunan. Ini terungkap saat verifikasi. (kmb45)
I Nyoman Mudarta
Bali Post/sos
Bedah Desa Tegak
Bupati Suwirta Soroti Kondisi Lingkungan
PROGRAM bedah desa kembali digulirkan Pemkab Klungkung. Jumat (26/1) kemarin menyasar Desa Tegak, Kecamatan Klungkung. Di desa yang berpenduduk empat ribu jiwa lebih ini, Bupati I Nyoman Suwirta menyoroti kondisi lingkungan yang kumuh. Masyarakat pun diminta untuk secara bersama-sama melakukan penanganan. Kedatangan orang nomor satu di bumi serombotan ini mulai pukul 07.00 Wita. Bersama rombongan, langsung meninjau situasi dan kondisi desa dan masyarakat. Dalam perjalanan ditemukan lingkungan yang masih terkesan kumuh. Tumpukan sampah di sejumlah lokasi tak terelakkan. “Yang paling menonjol terlihat adalah masalah sanitasi. Di got masih ada sampah,” ungkapnya. Persoalan tersebut sudah langsung disampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan
Bali Post/ist
TINJAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau lingkungan Desa Tegak saat acara bedah desa, Jumat (26/1) kemarin. Permukiman (PU-PRKP). Diminta segera membuat perencanaan penanganan untuk menyukseskan program pemerintah pusat berupa nol persen kawasan kumuh yang harus terealisasi paling lambat 2019. “Kalau kebutu-
han air sudah. Desa ini akan dijadikan percepatan pelaksanaan program nol persen kawasan kumuh,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, sesuai informasi dari Dinas PU-PRKP, Desa Tegak juga masuk kawasan yang sani-
tasinya tergolong rendah. Oleh sebab itu, ini akan terus mendapat perhatian untuk penanganan. Ia pun menegaskan, masyarakat juga harus turut ambil andil dalam menciptakan lingkungan nyaman. “Ini bukan semata-mata salah perbekel. Tetapi juga masyarakat. Sekarang harus bersama-sama melakukan pembenahan. Kalau konsepnya sudah ada, saya rasa tidak susah kok. Kalau lingkungan tidak diperhatikan, bisa memicu sarang penyakit,” tegasnya. Pada kesempatan itu, Bupati asal Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida ini juga menemukan warga yang ingin membuka usaha, namun terbelit permodalan. Ada pula yang sangat membutuhkan pekerjaan. “Yang seperti ini kita inventarisasi dulu sebelum melakukan langkah penanganan,” imbuhnya. Perbekel Tegak Ketut Sujana mengatakan sampah
memang masih menjadi persoalan di wilayahnya. Bahkan tak dipungkiri memunculkan kesan kumuh. Pihaknya telah melakukan penanganan dengan mengangkut secara rutin ke TPA Belahpane, Gianyar. “Masyarakat tidak dipungut apa. Pengangkutan sampah pakai dana desa,” jelasnya. Supaya penanganan bisa berlangsung secara berkelanjutan, desa juga merencanakan untuk pembangunan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dan pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk pengelolaan. “Mudah-mudahan bisa segera terbangun,” harapnya. Lingkungan yang demikian, sambungnya, memang berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat. “Kami sudah sering sosialisasi ke masyarakat. Kami ingin semua sadar. Kebersihan lingkungan sangat penting. Kalau sekarang untungnya belum ada yang kena DBD,” pungkasnya. (ad)
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Turis Australia Dititipkan di Sel Polres
Amlapura (Bali Post) Tidak ada istilah ampun bagi pelaku kejahatan, tak terkecuali turis asing yang notabene membawa devisa untuk Bali. Waller Luke Vincent (60) contohnya, setelah menjalani rangkaian penyelidikan dari ulahnya menganiaya seorang warga di Banjar Padang Sari, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, akhirnya hanya berselang sehari, turis asal Australia itu dijebloskan ke sel tahanan. Turis yang sudah sering bolak-balik ke Bali itu menganiaya korban I Nengah Semini (60), Jumat (19/1) lalu. Bermodalkan badan besar, dia leluasa melepaskan tinju hingga membuat korban tersungkur. Pukulan pelaku juga mengakibatkan hidung korban berdarah, sedangkan benturan saat tersungkur memicu luka yang dialami korban pada pelipis kirinya. ‘’Pelaku sudah kita periksa. Pelaku sendiri juga sudah mengaku aksinya menganiaya korban. Penahanannya untuk sementara kita titipkan di Polres,’’ jelas Kapolsek Kubu AKP Made Suadnyana, Jumat (26/1) kemarin. Aksi pemukulan oleh sang Aussie itu bermula ketika dia minta korban membuatkan cetakan pilar untuk bangunan rumahnya. Namun setelah cetakan kelar, kemudian diserahkan kepada pelaku. Justru turis itu marah besar, alasannya dia merasa cetakan yang dibuat korban itu tidak sesuai pesanannya. Pelaku ngomel-ngomel kepada korban yang tidak bisa mengartikan omelan pelaku karena terkendala faktor bahasa. Bingung ocehan sang turis itu, korban ngambul dan kemudian pulang ke rumahnya. Kejadian yang awalnnya di kediaman pelaku di Kubu itu berbuntut. Pelaku yang ternyata masih kesal itu kemudian menyusul korban. Setiba di rumah korban malah dia langsung beraksi. Mulanya anak korban yang ditemui pelaku di halaman rumah itu menjadi sasarannya. Korban kembali menjadi sasaran emosi setelah mencoba menghentikan aksi pelaku itu. Faktor bahasa lagi-lagi menjadi pemicunya. Pelaku ditangkap di rumahnya, di wilayah Desa Tianyar Tengah, sehari setelah kejadian itu. Pelaku digelandang ke Mapolsek Kubu tanpa perlawanan. Berdasarkan hasil penyelidikan, Suadnyana mengatakan pelaku memukul korban dengan keras. Selain dibuktikan luka pada wajah korban, kerasnya jotosan pelaku juga menyisakan luka pada kepalan tangan kiri pelaku. ‘’Pelaku diperiksa didampingi penerjemah. Aksi penganiayaan itu sebetulnya hanya dipicu kesalahpahaman,’’ tandas Suadnyana. (kmb)
KARANGASEM
13
Sari Nyaris Tewas Dihanyutkan Banjir Pipa PDAM Tergerus, Aliran Air Terganggu
Amlapura (Bali Post) –
Keberuntungan masih berpihak kepada I Wayan Sari (15). Remaja asal Banjar Nangka, Desa Buanagiri, Bebandem itu lolos dari maut setelah terbawa banjir bandang di aliran Tukad Taksu di Banjar Kemoning, Buanagiri. Korban lolos dari maut, karena tersangkut di pohon yang tumbuh di pinggir sungai. Cukup lama tubuh korban terempas aliran sungai sebelum akhirnya dua orang rekannya berhasil menyelamatkannya. Dari kolasi kejadian, korban yang dalam kondisi tak sadarkan diri itu kemudian dengan cepat dilarikan ke UGD RSUD Karangasem. Informasi yang dihimpun, Jumat (26/1) kemarin, peristiwa itu usai hujan lebat terjadi pada Kamis (25/1) sekitar pukul 19.30. Saat itu korban bersama kedua temannya sedang dalam perjalanan menuju tempat pengungsian di Banjar Gumung, Desa Tenganan, Manggis. Mereka mengungsi karena Banjar Nangka itu termasuk zona merah erupsi Gunung Agung. Masing-masing membawa sepeda motor sendiri, korban mengendarai Yamaha Jupiter MX. Ketika rombongan tiga orang itu tiba di lokasi kejadian, air di aliran Tukad Taksu sedang besarbesarnya. Namun karena tak mau terjebak makin lama, terlebih hari sudah gelap, mereka memutuskan menerobos aliran sungai yang masih deras karena banjir itu. Belum sampai di perte-
ngahan, korban terpeleset lalu terseret arus. ‘’Korban selamat karena tersangkut di pohon, sedangkan motornya hanyut terbawa arus. Pencarian dilanjutkan hari ini (kemarin - red),’’ ungkap Kapolsek Bebandem AKP A.A. Ngurah Agung. Hujan deras sepanjang Kamis (25/1) juga memicu sejumlah kejadian tanah longsor. Di antaranya di Banjar Sampiang, Lingkingan Jasri, Kelurahan Subagan, senderan longsor menjebol tembok belakang rumah I Wayan Rinten (50). Kerusakan cukup parah sehingga untuk sementara korban dan keluarganya mengungsi ke rumah kerabatnya. Sedangkan pohon tumbang itu menimpa rumah terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Duda Timur, Selat. Pohon kelapa itu
B U P A T I Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri sukses meraih penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha Award 2017. Penghargaan itu diperoleh atas dedikasinya yang sangat konstruktif selaku Pembina Umum Karang Taruna Terbaik Kabupaten/Kota se-Indonesia. Penghargaan tingkat nasional ini diserahkan langsung Menteri Sosial RI H.M. Idrus Marham pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bulan Bhakti Karang Taruna Tingkat Nasional tahun 2017 pada 25-27 Januari 2018 di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Bali. Acara itu juga dihadiri Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, seluruh gubernur dan bupati seIndonesia termasuk Ketua Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto. Penganugerahan Satya Lencana Aditya Karya Mahatva Yodha tersebut merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat kepada kepala daerah. Bupati Mas Sumatri dianggap sebagai kepala daerah yang telah peduli terhadap perkembangan dan
kemajuan Karang Taruna di daerahnya. Dedikasi Bupati perempuan pertama di Karangasem itu tahun ini telah banyak membawa perubahan bagi generasi muda di daerahnya. Terutama kepedulian dan perhatiannya kepada Karang Taruna di Karangasem. Usai menerima penghargaan itu, Bupati Mas Sumatri mengatakan membina dan membimbing seluruh organisasi di Karangasem adalah kewajiban dirinya sebagai Kepala Daerah. K a r a n g t a r u na b e r s a m a pemerintah daerah, kata Mas Sumatri, harus saling mendukung dalam memajukan pembangunan. “Karang Taruna harus senantiasa bersinergi ikut aktif dalam pembangunan di desa-desa melalui program-program pemberdayaan masyarakat,” ujar Mas Sumatri. Terkait Karang Taruna, Bupati Sumatri, berpendapat, Karang Taruna itu merupakan mitra potensial dan strategis bagi pemerintah daerah dalam pembangunan kesejahteraan sosial. “Peran dan ide kreatif seluruh pengurus Karang Taruna di Karangasem sangat diperlukan bagi
Bali Post/kmb
TEMBOK JEBOL - Tanah longsor membuat tembok rumah warga jebol di Banjar Sampiang, Lingkungan Galiran, Subagan, Karangasem. tumbang menimpa rumah Komang Yasa (48). Selanjutnya, pohon kelapa itu tumbang menimpa rumah I Wayan Merta (34) di Banjar Tegal Bangkak, Desa Buanagiri, Bebandem. Pohon tumbang di wilayah Padangkerta juga sempat memutus arus lalu lintas Amlapura-Singaraja. Banjir juga menyebabkan tergerusnya pipa distribusi PDAM Karangasem di Ling-
kungan Peladung, Kelurahan Padangkerta. Pipa tergerus longsor sepanjang 12 meter. Hal itu mengakibatkan terganggunya air ledeng di beberapa wilayah di Kota Amlapura. Pihak PDAM menyatakan keadaan tersebut mengganggu distribusi air untuk wilayah Padangkerta, Kecicang, Subagan dan sekitarnya. ‘’Pipa jebol Kamis malam sekitar pukul 21.00,’’ ungkap I Gede Buda (46),
salah seorang warga BTN Kertalangu, Subagan. Buda berharap perbaikan PDAM itu segera dilakukan. Menurut dia, putusnya distribusi air ledeng itu membuat warga kesulitan, terutama urusan MCK. ‘’Informasinya sudah ditangani, tetapi belum kelar. Kami terpaksa mengambil air ke sumber air, sekitar 400 meter dari lingkungan perumahan kami,’’ katanya. (kmb)
Bupati Mas Sumatri Raih Penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha Award 2017
Bali Post/kmb
DIAMANKAN – Turis asal Australia Waller Luke Vincent diamankan di Mapolres Karangasem.
Aktivitas Gunung Agung Menurun
Lansia Belum Bisa Tenang Amlapura (Bali Post) Meski aktivitas Gunung Agung sudah menurun, warga di lereng Gunung Agung itu belum bisa tenang. Apalagi para lansia. Psikologi para lansia itu masih belum pulih dari trauma sebelumnya. Mereka tampak khawatir dengan situasi Gunung Agung, setelah pernah melihat dan mengalami langsung letusan tahun 1963 itu. Psikologi lansia yang tertekan kerap memicu mereka akhirnya meninggal. Puluhan kasus pengungsi meninggal selama ini pun didominasi para lansia. Ini terungkap saat LPD Sibetan, Bebandem itu menggelar pengobatan gratis yang dipusatkan di Jabaan Bale Banjar Tengah, Desa Sibetan, Jumat (26/1) kemarin. Ratusan warga yang didominasi lansia maupun para pengungsi itu bergantian mendatangi lokasi pengobatan gratis ini. Kepala LPD Sibetan Made Mastiawan, mengatakan rata-rata lansia mengaku tak bisa tenang dengan situasi sekarang. “Lansia di sini banyak tertekan secara mental. Psikologis mereka banyak tertanggu pada situasi saat ini. Tapi sampai saat ini wilayah kami masih aman. Hanya beberapa kali turun hujan abu,” kata Mastiawan. Pengobatan gratis serangkaian HUT ke-27 LPD Sibetan itu disambut antusias warga setempat. Begitu juga para pengungsi. Jro Mangku Kahyangan Desa setempat, juga memanfaatkan pengobatan gratis ini untuk memeriksakan kesehatannya. “Ini pertama kalinya HUT LPD kita isi pengobatan gratis. Karena ini yang sekarang diperlukan warga kita,” kata Mastiawan seraya mengatakan program ini terselenggara berkat kerja sama dengan Yayasan Bali Sari Ubud. Pengobatan gratis itu mengerahkan 3 dokter, 4 perawat dan belasan orang lainnya. Selain pengobatan gratis, juga diserahkan bantuan ratusan paket sembako kepada lansia dan orang cacat. Rencananya, puncak HUT LPD Sibetan akan digelar 22-23 Februari nanti, dengan kegiatan gebyar LPD dan penyerahan beasiswa kepada siswa SD, SMP, dan SMA di Desa Sibetan. Pimpinan Yayasan Bali Sari Wayan Sunarta. Pihaknya tergerak menggelar pengobatan gratis, itu untuk membantu warga setempat. Terlebih, kepada pengungsi. Yayasan Bali Sari ini fokus bergerak di bidang kesehatan, pencegahan kanker, penyuluhan narkoba, hingga mengadvokasi dan memfasilitasi penanganan orang cacat. “Kami ingin lebih banyak berperan di daerah-daerah terpencil. Tapi, menghindari agenda politik, biar tidak ditunggangi kepentingan lain,” katanya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PERIKSA KESEHATAN - Seorang lansia saat memeriksakan kesehatannya dalam kegiatan pengobatan gratis di Desa Sibetan.
TERIMA PENGHARGAAN - Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri saat menerima penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha Award 2017, di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Bali. Kabupaten Karangasem. Untuk itu, semoga ke depannya, Karang Taruna Karangasem mampu terus memberikan kontribusi untuk kemajuan daerah, khususnya di bidang kesejahteraan sosial,” kata Bupati. Atas penghargaan yang diberikan itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi kontribusi. Penghargaan itu bagi dirinya
diterimanya sebagai hadiah untuk masyarakat Karangasem serta Karang Taruna di Karangasem agar terus maju dan berkembang. Pada kegiatan yang sama, Gubernur Bali Mangku Pastika menyatakan menyambut baik peran Karang Taruna itu sebagai tempat berkomunikasi dan tempat menuangkan ide kreatif, demi kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Ia
juga memberikan selamat kepada 55 Karang Taruna termasuk Ketua Karang Taruna Provinsi Bali yang diambil dari Karang Taruna setiap kabupaten periode 2018-2023 yang baru saja dilantik dan dikukuhkan secara resmi Menteri Sosial RI H.M. Idrus Marham. Ucapan terima kasih juga disampaikan Gubernur Mangku Pastika atas bantuan pemerintah pusat yang diserahkan langsung Menteri Idrus Marham berupa alat bantu bagi 360 orang penyandang disabilitas di Provinsi Bali. Total nilai bantuannya Rp 236.250.000. Pada kesempatan itu, Menteri Sosial RI H.M. Idrus Marham juga memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang sudah memberikan kontribusi terutama membesarkan Karang Taruna. “Dari era orde lama sampai era reformasi sekarang ini, Karang Taruna tetap survive dan mampu menjaga eksistensinya. Kepada Kepala Daerah yang telah membesarkan Karang Taruna melalui bimbingan dan juga arahannya, saya ucapkan terima kasih,” kata Idrus Marham. (ad1302)
Bupati Mas Sumatri Presentasi Nasional Nawa Satya Dharma Diperjuangkan, Pemulihan Pariwisata di Karangasem B U P A T I Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri diundang bersama 20 pimpinan daerah lainnya pada acara Indonesia Visionary Leader Jilid III, Kamis (25/1) lalu. Kegiatan nasional yang diselenggarakan Koran Sindo di Auditorium Kantor Koran Sindo Jakarta itu dimanfaatkan Bupati mempresentasikan program Nawa Satya Dharma. Bupati Mas Sumatri menjelaskan konsep kerangka berpikir Nawa Cita-Bali Mandara sampai Nawa Satya Dharma dengan tagline Karangasem ‘’The Spirit of Bali’’. Dari Program Nawa Satya Dharma lahir program unggulan di antaranya program pemerintahan bersih, program Kartu Karangasem Sehat (KKS) KKC, pemberian makan bagi penunggu pasien, goes to banjar untuk pelayanan perizinan, kedaulatan pangan dengan pembuatan demplot-demplot pertanian, pariwisata spiritual berbasis desa adat, hingga pembangunan infrastruktur khususnya pembangunan yang diperlukan dalam tempo segera. Program-program itu sebagai antisipasi dampak yang terjadi akibat erupsi Gunung Agung saat ini. Akhir 2017 marak berbagai informasi erupsi Gunung Agung. Erupsi itu mengakibatkan banyak wisatawan mengurungkan niatnya berwisata ke Bali, khususnya
Karangasem. Bupati Mas Sumatri menegaskan sekarang radius zona merah Gunung Agung sudah 6 km. Sedangkan wisata di Karangasem banyak yang berada di luar zona merah. ‘’Melihat situasi sekarang, secara umum Karangasem sebenarnya aman untuk dikunjungi,’’ ujarnya. Memang pascaterjadinya erupsi Gunung Agung, kondisi ekonomi masyarakat di Karangasem sempat terpuruk. Salah satunya disebabkan berhentinya sumber pemasukan daerah yakni dari sektor galian C dan juga pariwisata. Bahkan, ekonomi di Karangasem sempat tiga bulan mati suri. Dengan aman-aman saja saat ini, Bupati Mas Sumatri berharap wisatawan tidak takut berkunjung ke Karangasem. Ada banyak tempat wisata menarik di Karangasem yang wajib dikunjungi. Ada wisata pantai, religi, budaya dan sejarah yang dapat dijelajah wisatawan. Terlebih lagi sekarang pemerintah sedang mengembangkan desa wisata. ‘’Kami memiliki wisata alam seperti Pantai Bloo Lagoon, Pantai Padangbai, Pantai Bias Tugel, Bukit Asah, Istana Air Tirta Gangga, dan Taman Ujung. Selain itu kami pun memiliki wisata religi, seperti Pura Lempuyang Luhur dan Pura Besakih yang merupakan pura terbesar di Bali,’’ ung-
kap Bupati Mas Sumatri. Pemkab Karangasem sedang melakukan berbagai strategi untuk kembali meningkatkan kunjungan para turis. Salah satunya mengembangkan potensi Desa Tenganan. Dikatakan, Desa Tenganan merupakan desa adat yang masih memegang teguh peraturan adatnya. ‘’Nantinya kami mengajak para wisatawan menginap di rumah warga dan melakukan aktivitas sehari-hari seperti bertani, berkebun, berternak, membuat kerajinan lontar dan tenun ikat ganda gringsing. Jadi ini merupakan wisata spiritual berbasis kebudayaan,’’ ujarnya. Empat dewan juri memuji dan mengapresiasi Program Nawa Satya Dharma. Salah satunya Dr. Sumarsono, MDM., Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri, mengapresiasi program ini yang sejalan dengan program Nawacita. Sumarsono sangat respek dengan inovasi Bupati dalam mengembangkan konsep ‘’Pariwisata Spiritual Berbasis Desa Adat’’. Program itu dinilai bisa menjaga keragaman dan nilai-nilai kebinekaan. Juri lainnya, Prof. Dr Firmaszah, S.E., M.M., Ph.D., Rektor Univerrsitas Paramadina, juga sempat menanyakan kebijakan penanganan bencana Gunung Agung. Penjelasan Bupati Mas Sumatri cukup
PRESENTASI NAWA SATYA DHARMA - Bupati Mas Sumatri saat mempresentasikan program Nawa Satya Dharma di hadapan empat juri di Auditorium Kantor Koran Sindo Jakarta. gamblang terkait program usulan recovery penguatan ekonomi kreatif maupun pembangunan infrastruktur. Saat itu Bupati juga memohon semua pihak membantu Karangasem. Juri lainnya, Ir. Andi Ilham Said, Ph.D., Ketua IICD, menekankan perlunya sosialisasi dan komitmen daerah jika Bupati Mas Sumatri berencana menerapkan One Village One Product. Ini harus dilakukan dari hulu sampai hilir. Selanjutnya, juri Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. yang merupakan
pakar komunikasi politik UIN menanyakan komitmen dan langkah-langkah pemerintah daerah terkait upaya mewujudkan pemerintahan bersih. Bupati menjelaskan dengan komitmen bersama antara pemkab yang merupakan unsur eksekutif dengan legislatif, sehingga semua program bisa diwujudkan dengan baik di Karangasem. Setidaknya hal itu dibuktikan Bupati Mas Sumatri selama dua tahun terakhir ini memperoleh WTP secara berturut-turut. (ad1301)
TABANAN
14
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
KTNA Bantu Danai Premi AUTP Petani
Tabanan (Bali Post) Dalam rangka ikut mendukung program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), tahun ini Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tabanan berencana ikut mendanai premi yang dibayarkan petani dalam program tersebut. Ketua KTNA Tabanan I Nengah Mawan beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya tahun ini berencana membantu petani program AUTP. Bantuan AUTP kepada petani itu diangggap penting dan sangat diperlukan oleh petani. Program AUTP itu sangat baik, karena memberi perlindungan kerugian jika petani mengalami gagal tanam maupun gagal panen. Keterlibatan KTNA membantu petani dalam program AUTP adalah melalui koperasi tani milik KTNA, dengan menanggung premi yang harus dibayar petani. Besaran premi yang dibayarkan petani 20 persen dari premi atau Rp 36.000 per hektar. Jumlah inilah nanti yang akan ditanggung KTNA. Meski demikian, ada syarat tertentu dalam penanggungan premi asuransi, yaitu petani diwajibkan membeli produk pertanian seharga Rp 100 ribu per 10 are di koperasi tani itu. Pemberian subsidi oleh KTNA kepada petani, diharapkan bisa menjangkau seluruh petani di Tabanan. Program penanggungan premi AUTP oleh KTNA, kata Mawan sudah berjalan. Ditegaskan, sudah ada subak seluas 30 hektar bekerja sama dengan koperasi tani KTNA. Subak ini membeli keperluan pertanian, seperti obat-obatan di sektor pertanian padi. Karena sudah memenuhi syarat, KTNA memberikan bantuan pembayaran premi AUTP nya. Kerja sama melibatkan subak, itu kemungkinakan akan terus mengalami penambahan pada masa yang akan datang. Malah kini sudah ada 100 hektar dalam proses kerja sama. Pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait hal tersebut, dengan menyasar kelompok tani dan para anggota subak. Targetnya nanti semester I tahun 2018 program itu bisa menjangkau luas 500 hektar padi. Dalam program jangka panjang, KTNA merencanakan melakukan kerja sama dengan seluruh subak yang ada di Tabanan. “Program KTNA ini terbuka bagi petani di Tabanan, tanpa harus menjadi anggota di koperasi tani. Cukup membeli produk pertanian senilai Rp 100 ribu, sudah bisa mendapat bantuan biaya dari AUTP ini,” tegasnya. (kmb24)
RAPAT KERJA - Suasana rapat kerja OPD dan Komisi III DPRD Tabanan.
Dewan Wajibkan PNS Beli Hasil BUMDa Tabanan (Bali Post) -
Komisi III DPRD Tabanan mendesak eksekutif agar PNS yang ada di bawah Pemkab Tabanan membantu membeli hasil produksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMDa). Tujuannya, guna memaksimalkan selain PAD, juga dapat menyejahterakan petani. Desakan dewan tersebut disampaikan saat rapat kerja Komisi III dengan organisasi perangkat daerah (OPD), Jumat (26/1) kemarin. Bali Postkmb24
ANEKA LOMBA - Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46, digelar aneka lomba, Jumat (26/1) kemarin.
Tingkatkan Cakupan Layanan KB Tim Penggerak PKK Gelar Lomba
Tabanan (Bali Post) – Memperingati Harian Kesatuan Gerak, PKK Tabanan mengadakan berbagai kegiatan lomba, Jumat (26/1) kemarin. Kegiatan itu dikaitkan untuk meningkatkan cakupan dan pelayanan program KB kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dan kerja sama lintas sektoral kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan. Ketua Tim Penggerak PKK Tabanan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya didampingi Nyonya Putriningsih Wirna mengungkapkan dasar pelaksanaan kegiatan ini sesuai pedoman pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK ke-46, antara lain Keputusan Mendagri nomor 411.4-3514 tahun 2016 tentang pengesahan hasil keputusan Rakernas VIII PKK tahun 2015, Permendagri RI No.1 Tahun 2013 tentang pemberdayaan masyarakat dan hasil rapat persiapan Hari Kesatuan Gerak PKK tanggal 18 Januari 2018. Jenis-jenis lomba yang dilaksanakan adalah lomba penyuluhan bidang Pokja I, pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga. Lomba penyuluhan bidang Pokja II pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UP2K-PKK. Lomba bidang Pokja III pemanfaatan lahan melalui program hatinya PKK dan Lomba bidang Pokja IV deteksi dini kanker serviks melalui IVA test dan lomba-lomba menarik lainnya. Kegiatan yang bertemakan ‘’Melalui Jambore Kader PKK Kita Mantapkan Kerja Sama Dalam Melaksanakan 10 Program Pokok PKK Menuju Tabanan Serasi’’, tersebut menyasar para anggota PKK tingkat kabupaten, kecamatan, desa, kader dasa wisma dan kader lainnya. Para juara nantinya akan mengikuti lomba di tingkat provinsi Bali 26 Februari 2018. Asisten I Tabanan Wayan Yatnanadi mengatakan, peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ini sebetulnya rutin digelar setiap tahun. Peringatan tahun ini menjadi semakin bermakna, karena terakses langsung pada pencapaian kesejahteraan setiap keluarga, sebagaimana harapan kita bersama. Hal ini penting mengingat keluarga merupakan tumpuan utama bergulirnya dinamika roda pembangunan, tak terkecuali di Tabanan. Pihaknya berharap agar program-program yang dibuat PKK itu selalu dan terus disinergikan dengan programprogram Pemkab Tabanan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Tabanan Serasi. (kmb24)
Bali Post/kmb28
Sekretaris Komisi III, I Wayan Sudiana, menjelaskan rapat kerja dengan instansi terkait itu membahas sejumlah kiat dan strategi memaksimalkan PAD dari segala sektor. “Ada 11 OPD yang diajak, termasuk PDAM dan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS),” jelasnya. Menurutnya, hal yang harus segera direalisasikan yakni PNS di Tabanan diwajibkan ikut membeli hasil petani Tabanan yang dikelola
BUMDa atau BUMDes. Dengan cara gaji PNS dipotong untuk koperasi sebesar Rp 50 ribu/bulan. Tidak disarankan lagi membeli sabun atau minyak yang diperoleh selama ini. Justru wajib membeli produksi petani yang dikelola BUMDa yakni PDDS. “Selama ini dapat sabun, jika membeli produk petani itu artinya membantu petani. Dengan kiat seperti itu ,otomatis dapat menggairahkan petani terus termotivasi ber-
tani,” jelasnya. Hasil petani, kata Sudiana, seperti beras, kopi, kerupuk babi, kerupuk lindung. Komoditas itu merupakan produk keperluan pokok setiap hari. Sehingga ketika BUMDa yang mengelola, maka diharapkan produksi pertanian petani ada kepastian terserap. Dan juga sekaligus memberikan ruang lingkup lebih besar dalam bisnis PDDS. “Apalagi jumlah PNS di Tabanan
ribuan, jika bisa berkelanjutan, saya yakin akan dapat membantu tingkatkan PAD,” terangnya. Tak hanya mewajibkan PNS membeli hasil pertanian di Tabanan, anggota DPRD yang ada 44 kursi di Tabanan pun wajib ikut membeli. “Waktu ini DPRD sudah dapat membeli kopinya, jika ini dilakukan dengan baik, akan diperoleh dua manfaat, petani senang karena secara tidak langsung ikut memberi kontribusi meningkatkan PAD Tabanan,” katanya. Upaya lain untuk memaksimalkan PAD itu mengimbau Satpol PP dan Dinas Perizinan Satu Pintu intensif berkoordinasi dengan pemilik vila. Selama ini banyak
pajak tidak dibayar oleh Vila atau usaha lainnya, meskipun sudah mendapatkan izin. “Banyak yang sudah punya izin, tetapi banyak yang belum mendaftarkan diri ke Bekeuda, otomatis mereka luput dari tagihan pajak,” terangnya. Namun, Sudiana belum bisa menyebutkan berapa jumlah usaha atau vila yang sudah memiliki izin namun belum medaftarkan diri ke Bekeuda. “Kami hanya bisa menerawang dulu. Namun yang pasti jumlahnya banyak, sehingga Satpol PP dan Dinas Perizinan harus benar-benar mendeteksi, supaya celah kebocoran PAD bisa diminimalisir,” pungkasnya. (kmb28)
Cegah Kecelakaan
BPBD Lakukan Pemangkasan Pohon Perindang
Bali Post/kmb24
PEMANGKASAN POHON - Pemangkasan pohon perindang di wilayah jalur By-pass Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Jumat (26/1) kemarin.
Tabanan (Bali Post) Hujan disertai angin kencang membuat pohon perindang yang tumbuh sepanjang jalur By-passDenpasar-Gilimanuk rentan patah bahkan roboh. Untuk menghindari kecelakaan akibat dahan patah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan melakukan pemangkasan pohon perindang pada jalur itu, tepatnya di Desa Bantas, Selemadeg Timur, Jumat (26/1) kemarin. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPDB Tabanan I Putu Trisna Widiatmika, mengatakan pemangkasan pohon ini digelar dari pukul 08.00 Wita. Dalam prosesnya pihak BPBD melakukan buka tutup arus lalu lintas kendaraan setelah berkoordinasi dengan Polsek Selemadeg Timur dan Polsek
Selemadeg, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan. Trisna melanjutkan, ukuran pohon yang dipangkas tingginya antara 15 meter hingga 30 meter. Diameternya juga bervariasi antara 24 centimeter hingga 40 centimeter. Dalam satu hari pihaknya hanya mampu memangkas setidaknya 13 pohon. ‘’Kerja hingga pukul 12.00 Wita, agar arus lalu lintas tak macet seharian,” terangnya. Selain itu, kata Trisna, Senin (28/1) direncanakan pemangkasan pohon perindang di wilayah Baturiti di jalur Denpasar-Singaraja. “Baturiti juga rawan pohon tumbang, Senin rencana kami lakukan pemangkasan pohon di daerah tersebut,” ujar Trisna. (kmb24)
Gizi Buruk dan Gizi Kurang
Perlu ”Diintervensi” Pemberian Makanan Tambahan Kekurangan Energi Kronik (KEK) bisa saja terjadi pada bayi sehingga dapat menyebabkan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Peristiwa itu disebabkan kelaian bawaan, sehingga bayi tidak bisa menyerap gizi dari asupan yang diberikan. Kasus itu merupakan satu dari 18 kasus gizi buruk yang ada di Tabanan. Bagaimanakah usaha efektif untuk mengatasi gizi buruk maupun gizi kurang itu? KEPALA Bidang Kesehatan Masyarakat I Made Supardiyadnya mengatakan hal itu, Jumat (26/1) kemarin. Menurutnya, dari data komulatif hingga tahun 2017, kasus gizi buruk yang ditangani Dinas Kesehatan Tabanan berjumlah 19 orang. Empat orang merupakan kasus lama, sedangkan 14 orang lainnya merupakan kasus baru. ‘’Sebagian besar kasus gizi buruk itu diakibatkan kelainan bawaan, seperti penyakit jantung bocor, microchepali, serta gangguan tumbuh kembang. Selain gizi buruk, dari data terakhir Dinas Kesehatan Tabanan juga menangani sebanyak 317 gizi kurang,’’ ujar Made Supardiyadnya. Tidak hanya gizi buruk, lanjut Supardiyadnya, Dinkes Tabanan juga menangani sebanyak 317 kasus gizi kurang. Untuk kasus gizi kurang, persentasenya masih di bawah rata-
rata nasional, yaitu 1,6 persen. Target nasional maksimal yang diizinkan empat persen. Penyebab gizi kurang di Tabanan lantaran kesalahan pola asuh dalam memberikan asupan makanan bagi anak. Perbedaan gizi buruk dan gizi kurang sendiri dilihat dari nilai scoring antara lain berat badan, umur yaitu rentang 0-60 bulan, panjang badan menurut umur, berat badan berdasarkan panjang badan, dan indeks masa tumbuh menurut umur. Dicontohkan, untuk gizi buruk berat badan score-nya minus tiga SD sampai minus dua SD. Sementara gizi kurang dari minus dua SD sampai dua SD. “Penanganan gizi buruk dan gizi kurang itu harus sama-sama dirawat dengan intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), konseling dan peman-
tauan tumbuh kembang anak. Hanya kasus gizi buruk itu memerlukan perawatan kompleks dan waktu lebih lama,’’ jelas Supardi. Lamanya pemberian makanan tambahan adalah 90 hari atau tiga bulan. Selain PMT, keluarga juga diberikan pola asuh yang benar terhadap anak, terutama wajib diberikan makanan bergizi. Sebab, selama ini sebagian besar kasus gizi kurang di Tabanan dipicu pola asuh, dalam hal ini pemberian makanan yang gizinya tidak seimbang. “Seperti kasus anak tidak mau makan dibiarkan orangtuanya. Atau pilih-pilih makanan,” tuturnya. Dari kasus gizi kurang maupun gizi buruk, menurutnya, tidak ada karena orangtua yang tidak bisa memberikan makanan pada anaknya. Tetapi lebih pada kesalahan pola asuh atau karena menderita penyakit. Keberhasilan langkah intervensi, kata Supardiyadnya, tinggi kecuali bayi menderita kelainan bawaan. ‘’Biasanya kondisi gizi bisa diperbaiki selama intervensi tiga bulan. Namun untuk kasus gizi buruk itu disebabkan kelainan bawaan, penanganannya perlu proses waktu lebih lama,’’ jelasnya. (san)
Bali post/san
KEKURANGAN GIZI - Petugas kesehatan saat sedang melakukan kunjungan rumah untuk bayi yang mengalami kekurangan gizi di Tabanan.
15
Sabtu Paing, 27 Januari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol --------------------------------------Sabtu (27/1) malam Deportivo La Coruña vs Levante Valencia vs Real Madrid Minggu (28/1) dini hari Malaga vs Girona Villarreal vs Real Sociedad Minggu (28/1) malam Leganes vs Espanyol Atletico Madrid vs Las Palmas Senin (29/1) dini hari Sevilla vs Getafe Barcelona vs Deportivo Alaves --------------- Liga Italia -------------------------------------------Minggu (28/1) dini hari Sassuolo vs Atalanta Chievo vs Juventus Minggu (28/1) malam SPAL vs Internazionale Torino vs Benevento Napoli vs Bologna Crotone vs Cagliari Fiorentina vs Hellas Verona Genoa vs Udinese
Bali Post/rtr
MELEPUH - Petenis Korea Selatan Chung Hyeon mendapat perawatan setelah telapak kakinya melepuh.
Chung Mundur dengan Kaki Melepuh
Melbourne Semangat pantang menyerah yang mengantarkan Chung Hyeon mencapai babak semifinal Grand Slam Australia Terbuka, akhirnya menguap setelah harus mengakui lawannya Roger Federer, Jumat (26/1) kemarin. Petenis Korea Selatan itu mengundurkan diri di set kedua setelah kakinya melepuh. Duel antargenerasi yang diharapkan penonton, tidak terjadi di Stadion Rod Laver Arena. Chung yang sebelumnya menumbangkan juara enam Grand Slam Novak Djokovic, mengakhiri penampilannya selama 62 menit dan menyerah 1-6, 2-5. Meski harus mengakhiri pertandingan dengan tidak menyenangkan, Chung sempat mengukir rekor sebagai petenis pertama Korea Selatan yang mampu mencapai babak semifinal turnamen setingkat Grand Slam. Petenis berusia 21 tahun itu sempat memberi perlawanan selama dua set kendati tidak maksimal. Chung kemudian memutuskan untuk mundur setelah meminta tim medik untuk merawat telapak kakinya yang melepuh. Keputusan itu jelas mengecewakan penonton yang mengharapkan duel sengit seperti saat menghentikan Djokovic atau petenis paling tangguh Alexander Zverev di babak sebelumnya. Sebaliknya, kemenangan mudah itu membuat Federer melaju ke final. Petenis Swiss yang telah mengoleksi 19 trofi Grand Slam itu, selanjutnya akan menghadapi Marion Cilic untuk perebutan gelar Minggu besok. Cilic sebelumnya menyingkirkan Kyle Edmund 6-2, 7-6(4), 6-2. Terakhir kali Federer menghadapi Cilic adalah saat final Wimbledon musim panas lalu. Kala itu Cilic juga melepuh kakinya sebelum kalah dua set langsung dari Federer. Perwakilan Chung, Stuart Duguid, menjelaskan cedera yang diderita kliennya adalah melepuh. Tim medik telah menyuntikkan obat antirasa sakit namun itu tidak membantu menyembuhkan telapak kakinya yang memerah itu. Chung sendiri memperlihatkan ketidakinginan untuk melanjutkan pertandingan kendati itu jelas akan mengecewakan penonton. ‘’Saya kira keputusan saya sudah benar. Jika saya melanjutkan pertandingan dan bermain buruk di lapangan, itu juga tidak bagus bagi fans serta penonton,’’ ungkap Chung yang ingin menyelesaikan musim ini tanpa cedera. (kmb39/rtr)
Babos/Mladenovic Rebut Trofi Ganda Putri
Melbourne Pasangan Timea Babos dari Hungaria dan Kristina Mladenovic (Prancis) menjuarai kategori ganda putri Grand Slam Australia Terbuka, Jumat (26/1) kemarin. Di final Babos/ Mladenovic mengalahkan duet Rusia Ekaterina Makarova/ Elena Vesnina 6-4, 6-3 dalam pertarungan selama 1 jam 20 menit. Ini menjadi trofi pertama bagi Babos/Mladenovic di level Grand Slam setelah mengandaskan harapan peraih medali emas Olimpiade Makarova/Vesnina menyapu gelar di Rod Laver Arena. Mladenovic yang keturunan Hungaria, sebelumnya pernah meraih trofi serupa di Prancis Terbuka 2016. Kala itu ia berpasangan dengan rekan senegarany Caroline Garcia. (kmb39/rtr)
Barca Tantang Valencia di Semifinal
Madrid -
Barcelona bertemu lagi dengan Valencia pada undian untuk semifinal Piala Raja yang berlangsung pada Jumat (26/1) kemarin. Sedangkan Leganes akan bertemu Sevilla setelah menyingkirkan Real Madrid dari kompetisi ini. Barcelona menghancurkan tim Valencia yang dilatih oleh Gary Neville dengan skor 7-0 pada laga pertama semifinal, melaju ke final dengan kemenangan keseluruhan 8-1 pada musim lalu. Namun juara Liga Spanyol enam kali itu pada musim ini berhasil menemukan kembali kekuatannya di bawah asuhan pelatih Marcelino. Diprediksi Valencia dapat memberikan lebih banyak kesulitan untuk tim Katalan dibandingkan pada pertemuan terakhir mereka. Pemuncak klasemen Liga Spanyol Barca mencapai empat besar kompetisi ini untuk kedelapan kalinya secara beruntun dengan mengalahkan rival sekota Espanyol dengan skor 2-0. Sedangkan Valencia, yang menghuni peringkat ketiga di klasemen, lolos ke empat besar dengan mengalahkan Deportivo Alaves melalui adu penalti. Barca memenangi tiga edisi terakhir kompetisi ini dan mencapai empat final terakhir. Sementara Valencia belum pernah menembus final sejak memenangi turnamen ini pada 2008. Leganes mencapai semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka berkat kemenangan 2-1 di markas Real pada laga kedua. Meski
skor keseluruhan imbang 2-2, tetapi Leganes unggul gol tandang. Barca akan menjamu Valencia pada laga pertama yang berlangsung 31 Januari atau 1 Februari, sedangkan laga kedua akan dimainkan pada 8 atau 9 Februari. Leganes akan memainkan laga pertama melawan Sevilla dengan bertindak sebagai tuan rumah. Ejek Espanyol Seolah tidak cukup menyingkirkan rival sekota Espanyol dari perempatfinal, kapten Barcelona Gerard Pique menambah penderitaan dengan meledek ketimpangan di antara kedua klub. ‘’Espanyol de Cornella selalu merepotkan kami,’ ucapnya kepada para pewarta mengacu kepada markas Espanyol yang berada di daerah pinggir kota, Cornella, sekitar 10 kilometer ke arah barat dari markas Barca Nou Camp. ‘’Ya, tentu saja, Espanyol de Cornella... Mereka dari Cornella, bukan?’’ tanyanya sambil mengejek setelah Barca memenangi pertandingan kemarin. Espanyol pindah ke Stadion RCDE yang berkapasitas 40.000 penonton di Cornella pada 2009. Sebelumnya, klub
itu bermain di Stadion Olimpiade. Sejauh ini mereka baru memenangi empat trofi utama, sangat jauh dengan koleksi gelar Barca dan mendasarkan identitas mereka pada loyalitas dan kebanggaan lokal, menyebut diri sendiri sebagai ‘’minoritas mengagumkan’’.
Pada pertandingan kemarin juara bertahan Barcelona menang 2-0 lewat gol Luis Suarez dan Lionel Messi. Pelatih Barca Ernesto Valverde memainkan rekrutan baru Philippe Coutinho melakukan debutnya. (rtr/ant)
Madrid Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane siap mundur dengan segera jika gagal membebaskan pemainpemainnya dari krisis yang membelit klub seperti saat ini. Tetapi dia masih termotivasi untuk menyelamatkan nama besar klub ibu kota itu. Pernyataan tersebut dilontarkan pria Prancis itu, Jumat (26/1) kemarin, saat mempersiapkan timnya untuk pertandingan melawan Valencia, Sabtu malam ini, pada pertandingan Liga Spanyol. Laga itu jelas akan menguras tenaga karena akan dimainkan di Stadion Mestalla. Real yang menyandang status
juara bertahan Liga Spanyol dan Liga Champions, tersingkir dari kompetisi Copa del Rey (Piala Raja). Pasukan Zidane disingkirkan klub kecil Leganes 1-2 di babak perempatfinal. Bahkan kekalahan itu terjadi di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis lalu. Sementara di kompetisi Liga, prestasi Real pun tidak mengesankan. Cristiano Ronaldo dkk. terdampar di peringkat ke-4 dan tertinggakl 19 poin dari sang pemuncak klasemen Barcelona. ‘’Jika saya kira pesan saya tidak sampai, saya akan meninggalkan tempat ini besok,’ kata Zidane, kemarin. Zidane dipandang sebagai pelatih
paling sukses di Real. Ia dikenal dengan komunikasinya di ruang ganti yang mampu membangkitkan semangat pemain-pemainnya. Salah satunya terjadi saat Real berhasil mempertahankan trofi Liga Champions dan memenangkan gelar La Liga musim lalu. Gelar La Liga itu mengakhiri masa penantian selama lima tahun. Namun, kualitasnya sebagai pelatih mulai dipertanyakan musim ini setelah Real tertatih-tatih di kompetisi domestik. Dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, Real hanya tiga kali meraih kemenangan, tiga kali menelan kekalahan dan dua kali seri.
Kini harapan paling realistis Real adalah di Liga Champions. Tapi lawan yang dihadapi di babak 16 besar adalah tim tangguh Prancis Paris Saint Germain (PSG). ‘’Sepak bola dipenuhi oleh momen-momen baik dan buruk. Saya terus mencoba menyelesaikan semua permasalahan ini dan saya merasa masih cukup kuat,’’ tambah Zidane. Ia tidak mau menyalahkan pemainnya atas kondisi yang membelit klub karena ini menjadi tanggung jawabnya. Selain itu, banyak faktor yang memengaruhi kondisi Real saat ini, tidak cuma hasil pertandingan. (kmb39/rtr)
Zidane Masih Termotivasi
Sriwijaya FC Puncaki Grup A
Bandung (Bali Post) Sriwijaya FC memuncaki klasemen Grup A Piala Presiden 2018 usai mengalahkan PSMS Medan 2-0 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Kota Bandung, Jumat (26/1) kemarin. Sementara di laga lain Persib Bandung ditundukkan PSM Makassar 0-1. Dengan hasil ini, Sriwijaya FC dan PSMS Medan mengoleksi enam poin. Sementara
Persib dan PSM sama-sama mendapatkan tiga poin. Dua gol Sriwijaya dicetak melalui gol bunuh diri Samuel Batubara pada menit ke-53 dan Makan Konate pada menit 76 melalui titik penalti. Mengawali babak pertama, kedua kesebelasan bermain hati-hati dan tidak terlalu bernafsu untuk langsung menekan pertahanan masing-masing tim. Dalam pertandingan kali ini
Bali Post/ant
PENALTI - Pesepakola Sriwijaya FC Makan Konate (ketiga kiri) melakukan tendangan penalti ke gawang PSMS Medan pada laga lanjutan Grup A Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/1) kemarin. Sriwijaya FC berhasil mengalahkan PSMS Medan dengan skor akhir 2-0.
Bali Post/rtr
Juara ganda putri Australia Terbuka Timea Babos (kiri) dan Kristina Mladenovic.
Bali Post/rtr
DEBUT - Pengatur serangan asal Brazil Philippe Coutinho (kanan) menjalani debutnya bersama Barcelona pada pertandingan perempatfinal Copa del Rey melawan Espanyol di Stadion Nou Camp, Jumat (26/1) kemarin.
C.0000899-ELK
PSMS tidak bermain seperti biasanya. Mereka lebih banyak menunggu dan bermain dengan tempo lambat. Sementara di kubu lawan Sriwijaya FC juga lebih bermain aman dan memaksimalkan penguasaan bola. Pada menit ke-7, PSMS berhasil mendapat peluang pertama melalui tendangan Sadney Khoetage. Namun sepakannya masih lemah dan begitu mudah diamankan penjaga gawang Sriwijaya Teja Paku Alam. Tak lama berselang, giliran Sriwijaya yang berhasil mengancam gawang PSMS melalui Manucherkhr Dzalilov. Pemain asal Tajikistan tersebut melepaskan umpan lambung yang langsung mengarah ke gawang. Namun bola masih
berada tipis di atas mistar gawang. Sriwijaya menguasai jalannya pertandingan. Namun rapatnya lini pertahanan PSMS membuat anak-anak asuh Rahmad Darmawan tidak mampu menciptakan peluang menjadi gol. Hingga babak pertama berakhir skor imbang 0-0. Delapan menit setelah babak kedua dimulai, Sriwijaya berhasil mencetak gol cepat setelah Samuel Batuara gagal mengantisipasi bola tendangan sudut Adam Alis yang malah masuk ke gawang sendiri. Sriwijaya unggul 1-0. Usai gol tersebut, PSMS Medan langsung berusaha mengejar ketertinggalan dengan memasukkan dua tenaga baru. Terus ditekan, Sriwijaya
FC lebih memilih memberikan umpan-umpan panjang yang langsung mengarah ke Konate maupun Beto Goncalvez. Strategi Rahmad Darmawan terbukti ampuh. Memanfaatkan serangan balik, Dzalilov yang mencoba melewati Reinaldo Rodriguez dijatuhkan di dalam kotak penalti, wasit pun membunyikan peluit dan menunjuk titik putih. Makan Konate yang bertugas sebagai algojo dengan mudah menceploskan bola ke gawang Dhika, PSMS tertinggal 2-0. Usai gol pada menit ke-76 itu, tidak ada peluang emas lagi tercipta dari masing-masing tim. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap tidak berubah 2-0 untuk keunggulan Sriwijaya. (ant)
olah raga
16
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Ganda Campuran Pastikan Satu Tempat di Final
Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/022
PERBAKIN - Ketua Umum PB Perbakin Bambang Trihatmodjo (kanan) ketika melantik Ketua Umum Pengprov Perbakin Bali Brigjen Pol. Drs. Gede Alit Widana di Sekretariat KONI Bali, Jumat (26/1) kemarin.
PB Perbakin Harap Petembak Bali Masuk Skuad AG
Denpasar (Bali Post) Para petembak Bali diharapkan mampu berprestasi di kancah nasional, bahkan bisa masuk timnas skuad MerahPutih pada Asian Games (AG) XVIII/2018 di Palembang, Agustus mendatang. Harapan itu dilontarkan Ketua Umum PB Perbakin Bambang Trihatmodjo saat melantik Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. Gede Alta Widana sebagai Ketua Umum Pengprov Perbakin Bali di Sekretariat KONI Bali, Jumat (26/1) kemarin. Gede Alit Widana pascadilantik PB Perbakin, dirinya giliran melantik Ketua Umum Pengkot dan Pengkab Perbakin se-Bali. Alit Widana melantik Ketua Umum Pengkot Perbakin Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Ketua Umum Pengkab Perbakin Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, S.IK., Ketua Umum Pengkab Perbakin Tabanan AKBP Marsdianto, S.H., S.IK., Ketua Umum Pengkab Perbakin Gianyar AKBP Djoni Widodo, S.IK., Ketua Umum Pengkab Perbakin Bangli IGN Agung Ade Panjianom, S.IK., Ketua Umum Pengkab Perbakin Klungkung AKBP Bambang Tertianto, S.IK., Ketua Umum Pengkab Perbakin Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana, S.IK., Ketua Umum Pengkab Perbakin Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.IK., Ketua Umum Pengkab Perbakin Buleleng AKBP Suratno, S.IK. Ali Widana mengakui dirinya juga pernah memimpin Perbakin Kota Denpasar, Tabanan, dan Gianyar, kemudian pernah tugas ke Palu, Sulteng, dan kini kembali lagi ke Bali menjabat Wakapolda yang otomatis Ketua Perbakin Bali. Ia berharap petembak Bali mampu mengukir prestasi gemilang pada PON XX/ 2020 di Papua, yang mempertandingkan tembak target, tembak reaksi, dan tembak berburu. ‘’Secara kebetulan, ketiga nomor ini sering dipertandingkan di Bali, sehingga petembak bali lebih berpeluang mendulang medali,’’ jelasnya. Di sisi lain, Sekum KONI Bali IGN Oka Darmawan mengemukakan, Bali yang peringkat keenam pada PON XIX di Jabar, 2016 silam, bertekad merangkak ke peringkat kelima pada PON XX di Papua. Untuk itu, cabor tembak diharapkan mampu memberi kontribusi medali emas. ‘’Saat ini rencana PON yang awalnya tiap empat tahun, akan digulirkan tiap dua tahun, bertujuan meningkatkan prestasi,’’ ungkap Oka Darmawan. (022)
Futsal Piala Wali Kota Libatkan 32 Tim SMP
Denpasar (Bali Post) Turnamen futsal memperebutkan Piala Wali Kota 2018 bakal melibatkan siswa SMP se-Kota Denpasar pada 16-17 Februari nanti dan pesertanya dibatasi maksimal 32 tim. Ke-32 kontestan dibagi dalam delapan grup, dan tiap pul dihuni empat tim dan hanya juara pul yang berhak melaju ke babak delapan besar. Ketua Panpel Gusti Ketut Anom usai rapat pengurus di Sekretariat Askot PSSI Kota Denpasar, Jumat (26/1) kemarin menerangkan, kejuaraan sengaja menyasar pelajar SMP, sebab pihaknya berniat menjaring pemain futsal berbakat dan bertalenta di usia pemula. ‘’Kami kira potensi pemain futsal di kalangan siswa SMP di Kota Dempasar cukup potensial,’’ katanya. Dijelaskannya, pihaknya memberi kesempatan kepada peserta yang mengikuti Piala Wali Kota sampai dengan 10 Februari nanti. ‘’Kami tak memungut biaya pendaftaran, dan jika sampai 32 tim peserta, otomatis ditutup,’’ kata Gusti Anom. Bahkan, bagi empat tim semifinalis selain mendapatkan trofi, juga menerima uang pembinaan. (022)
Popsivo Raih Kemenangan Kedua
Batam (Bali Post) Tim Jakarta PGN Popsivo Polwan menaklukkan Bekasi BVN dengan skor 3-0 (25-13, 25-13, 26-24) dalam pertandingan seri II Proliga di GOR Temenggung Abdul Djamal, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (26/1) kemarin. Dari tiga set yang berlangsung di hadapan sekitar 3.000 penonton itu, Bekasi BVN mampu memberikan perlawanan pada set ketiga. Bahkan, pasukan Rudi Iskandar itu sempat memimpin 12-8. Sementara pada dua set awal, Popsivo mendominasi permainan sehingga BVN sulit melakukan perlawanan. ‘’Kita memang pada set ketiga melakukan rotasi pemain, agar semua pemain dicoba bermain,’’ kata asisten pelatih Jakarta PGN Popsivo Polwan, Dwisari Iswaningsih. Itu merupakan kemenangan kedua tim besutan pelatih asal Thailand, Apichat Kongsawat. Sebelumnya, Popsivo menang atas Jakarta BNI Taplus 3-1 pada seri pertama di Yogya, Minggu (21/1). Sementara asisten pelatih Bekasi BVN Hermansyah mengakui keunggulan Jakarta PGN Popsivo di laga itu. ‘’Mungkin karena pemain kami kalah senior dengan Amalia, kita sulit melawan,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
SMES - Pebola voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan Amalia Fajrina (kanan) melepaskan smes ke arah tim Bekasi BVN saat laga Proliga Bola Voli 2018 Putaran Pertama seri II di GOR Temenggung Abdul Jamal, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (26/1) kemarin. Tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan berhasil mengalahkan tim putri Bekasi BVN dengan skor (3-0) yakni 25-13, 25-13 dan 26-24.
Kemenangan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di putaran perempatfinal atas duet Tiongkok Zhang Nan/Liu Xuanxuan di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/1) kemarin, memastikan Indonesia memiliki satu finalis di turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018. Hal itu dipastikan setelah calon lawan yang dihadapi Tontowi/Liliyana di semifinal nanti sama-sama berasal dari Indonesia yakni Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti. Praven/Melati menghentikan rekan sengaranya Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami 21-11, 18-21, 21-17. ‘’Soal semifinal ketemu sesama pemain Indonesia, positifnya ya satu wakil bisa ke final,’’ kata Liliyana di Istora. Terkait dengan kekuatan calon lawan-lawannya nanti di fase empat besar, Liliyana mengaku sudah samasama saling mengetahui pola permainan masing-masing. Tapi masih tetap harus mempelajari lebih dalam permainan calon lawannya terutama jika mereka adalah pasangan baru. ‘’Kami maunya menang dan akan berusaha untuk menang. Misalnya, ketemu Praveen/Melati, kami harus pelajari lagi permainan mereka, karena mereka adalah pasangan baru,’’ tutur Liliyana. Dalam pertandingan perempatfinal itu sendiri, Tontowi/Liliyana berhasil memenangkan pertandingan melawan Zhang/Liu dalam pertarungan dua game langsung 21-18, 21-19. Indonesia mengirim lima wakil di babak semifinal. Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengalahkan pasangan Korea Chae Yoo Jung/ Hye Rin Kim 21-16, 21-15. Ganda putra andalan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menghancurkan pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin 20-22, 21-14, 21-14. Sementara tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro gagal memperoleh
Bali Post/ant
MENANG - Ganda campuran unggulan pertama asal Indonesia Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir (kanan) mencoba mengembalikan kok ke arah pasangan Cina Zhang Nan dan Liu Xuanxuan dalam babak perempatfinal Indonesia Masters 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/1) kemarin. Tontowi/Liliyana berhasil memastikan tiket ke semifinal setelah menang dengan dua game langsung 21-18 dan 21-19. tiket semifinal selepas kalah dari Son Wan Ho (Korea Selatan) 14-21, 14-21. Menang Lagi Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menumbangkan wakil Tiongkok Chen Long untuk kedua kalinya tahun ini, untuk memastikan tiket semifinal. Dalam pertarungan babak perempatfinal, Jumat kemarin, atlet pelatnas binaan klub SGS Bandung tersebut kembali menang atas peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro untuk kedua kalinya, setelah pekan sebelumnya di Malaysia Masters 2018, Ginting juga menang 21-17, 21-15. Bermain di tengah keriuhan Istora,
Piala Presiden
Babak Delapan Besar Digelar di Solo Solo (Bali Post) PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menunjuk Stadion Manahan Solo, Jateng, untuk penyelenggaraan pertandingan babak delapan besar Piala Presiden 2018 pada 3-4 Februari. ‘’PT LIB resmi menunjuk Stadion Manahan Solo sebagai tuan rumah babak delapan besar Piala Presiden 2018, dan suratnya telah diterima oleh Askot PSSI Surakarta,’’ kata Sekretaris Asosiasi Kota (Askot) PSSI Surakarta Sapto Joko Purwadi, di Solo, Jumat (26/1) kemarin. Sapto Joko Purwadi mengatakan surat tersebut ditandatangani oleh Chief Executive Officer PT LIB Berlinton Siahaan, yang intinya menunjuk sebagai panitia penyelenggara (panpel) lokal pada laga babak enam besar Piala Presiden. ‘’Surat resmi dari PT LIB itu diterima pada tanggal 18 Januari 2018 dan Stadion Manahan Solo menjadi tuan rumahnya,’’ katanya. Kendati demikian, pihaknya sudah mempersiapkan diri berbagai hal untuk menyukseskan pelaksanaan babak 8 besar Piala Presiden itu, baik masalah administrasi perizinan dan sarana-prasarana stadion.
Stadion Manahan Solo sudah terbiasa dalam penyelenggaraan pertandingan, baik nasional maupun internasional termausk panpelnya. ‘’Kami surat peminjaman stadion hingga perizinan kepada pihak aparat keamanan sudah dalam proses, dan diperkirakan selesai sebelum tim-tim yang lolos babak 8 besar datang di Solo,’’ katanya. Askot PSSI Surakarta segera menyiapkan saranaprasarannya, dan rencana dari perwakilan PT LIB akan meninjau Stadion Manahan Solo pada Sabtu (27/1). Tim PT LIB akan mengecek stadion untuk beberapa hal yang mungkin perlu ditambah atau diperbaiki. Menurutnya, Stadion Manahan Solo selama ini dalam kondisi baik seperti rumput lapangan dan saranaprasarana yang dimiliki tidak ada masalah, sehingga siap untuk laga Piala Presiden. ‘’Stadion Manahan yang memiliki kapasitas penonton sekitar 24 ribu, seperti lampu penerangan dan lahan parkir tidak ada masalah, dan cukup megah untuk menggelar lagalaga internasional,’’ katanya. (ant)
Ginting seperti termotivasi untuk meraih hasil positif dan akhirnya mengunci kemenangan tiga game 21-11, 16-21, 21-18. ‘’Puji Tuhan bisa melewati Chen Long walau di game pertama dia belum dapat ritme permainannya. Tapi di game kedua Chen Long sudah mulai dapat, pas di situ dia mulai berinisiatif menyerang lebih dulu. Di game ketiga, saya lebih maksa untuk bermain dengan tempo cepat,’’ kata Ginting. Menurut Ginting, kemenangan dia juga ada faktor dukungan luar biasa dari penggemar bulu tangkis di Indonesia yang meriuhkan suasana Istora Senayan, Jakarta, sehingga membuat tegang pemain Cina, dua kali juara dunia tersebut.
Kemenangan kedua kali atas Chen Long musim kompetisi 2018 ini, menurut Ginting, akan menjadi motivasi baginya pribadi dan sesama pemain tunggal putra Indonesia lainnya. ‘’Tapi ini sebenarnya bukan jaminan pasti buat menang, tapi ya jadi modal saya untuk semangat pada laga berikutnya,’’ ujar Ginting. Di pertandingan berikutnya, Ginting akan menghadapi pemenang antara wakil Taiwan Chou Tien Chen yang mengalahkan pemain Denmark HansKristian Solberg Vittinghus 15-21, 2116, 21-18. ‘’Otomatis siapa pun lawannya besok saya mau kasih yang terbaik. Nanti malam saya akan pelajari lagi dengan pelatih. Saya pribadi siap melawan siapa saja,’’ ucap Ginting. (ant)
Pejudo Denpasar Mendominasi pada Kejurprov Junior
Denpasar (Bali Post) Para pejudo Kota Denpasar mendominasi perolehan medali pada hari pertama Kejurprov Judo Junior 2018, di GOR Lila Bhuana, Jumat (26/1) kemarin. Tim judo Kota Denpasar mendulang 11 emas, 3 perak, dan 2 perunggu, disusul Badung menyabet 4 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Ke-11 medali emas Denpasar dipersembahkan pejudo U-21 sebanyak 6 emas yakni Komang Nadeila Arya Putri (-45 kg), Echwaningsih Chisa Agustin (-63 kg), Aminullah Yusron (-55 kg), Gede Laksana Myasa (-60 kg), Komang Adi Pramana (-66 kg) dan Kadek Mertayasa (-81 kg). Sisanya dihasilkan oleh Kadek Ayung Wira Kesuma (-34 kg), Sukawati Raditya Perbawa (-36 kg), Wayan Darma Yasa (-46 kg), Rajasa Lanang Abhikresna (-49 kg), serta Desak Ayu Dinda Daneswari (+52 kg). Emas Badung dipersembahkan dari pejudo U-13 yakni Ni Kadek Emi Swasti ( -41 kg), Putu Menatri Dela P (-45 kg), Ni Kadek Chandra Pratiwi (-48 kg), serta Kadek Prisal Wahyu (-51 kg). Sementara pejudo Bangli yang meraih emas adalah Komang
Bali Post/022
KEJURPROV JUNIOR - Dua pejudo berupaya membanting lawannya pada hari pertama Kejurprov Judo Junior 2018, di GOR Lila Bhuana, Jumat (26/1) kemarin. Ardha Wedrayana (-55 kg), dan Ni Kadek Ana Dwi Yanti (-52 kg) untuk U-13. Pejudo Akeno Sport Judo (ASJ) yang meraih emas adalah Rafsanjani Eriel Gibran (-42 kg), dan Kadek Dewi Fortuna (-33 kg) untuk U-13. Pejudo lainnya yang menyabet emas seperti Komang Ayu Sinarwa dari Klungkung (-35 kg), Ketut Arya Sentana
Putra asal Gianyar (+55 kg) untuk U-13, serta IGN Edy Darma (-90 kg) dari RBG untuk U-21. Ketua Panpel Agus Putra Adnyana menjelaskan, kejurprov junior melibatkan 365 pejudo. Mereka membela Pengkab dan Pengkot PJSI sebanyak delapan daerah, minus Jembrana yang absen, ditambah 10 klub. (022)
Abdul Gani Rebut ’’Gandaria Jersey’’
Mojokerto (Bali Post) Tim KFC Cycling Team benar-benar merealisasikan targetnya setelah mengantarkan Abdul Gani sebagai pemuncak klasemen sementara Tour de Indonesia (TdI) 2018 hingga etape dua yang finis di depan Kantor Wali Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (26/1) kemarin. Kepastian Abdul Gani sebagai pemuncak klasemen atau pemegang Gandaria Jersey setelah mampu menjuarai etape dua dari Madiun menuju Mojokerto dengan jarak tempuh 117,5 km dengan catatan waktu 02:24:17. Dengan demikian, total waktu keseluruhan 05:06:04. ‘’Secara target untuk etape dua bisa kami penuhi. Ini adalah hasil kerja sama tim. Dengan kemenangan ini, tantangan tim akan jauh lebih berat karena pembalap kita sebagai pemuncak klasemen,’’ kata Sport Director KFC Cycling Team, Parno. Menurutnya, apa yang diraih tim saat ini merupakan sebuah kebanggaan karena akan dijadikan motivasi untuk dua etape tersisa. Apalagi dua etape berikutnya dari
Bali Post/ant
SELEBRASI - Pembalap Indonesia dari KFC Cycling Team Abdul Gani (kanan) melakukan selebrasi saat memasuki garis finis etape kedua kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia 2018 di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (26/1) kemarin. Dalam etape kedua dengan jarak 117,5 km dari Madiun menuju Mojokerto tersebut Abdul Gani menjadi juara dengan catatan waktu dua jam 24 menit 17 detik disusul dua pembalap Malaysia Mohd Shahrul Mat Amin dari Terengganu Cycling Team dan Muhammad Nur Aiman dari Team Sapura Cycling. Probolinggo menuju Banyuwangi dan Gilimanuk menuju Denpasar, Bali. Begitu juga dengan selisih waktu klasemen yang pendek. Abdul Gani yang berada di puncak klasemen hanya
terpaut sembilan detik dengan pembalap yang berada di posisi kedua yaitu Mohd Shahrul Mat Amin dari Terengganu Cycling Team Malaysia dan diposisi tiga ada nama Muhammad Nur Aiman dari Team Sapu-
ra Cycling Malaysia dengan selisih waktu 12 detik. ‘’Ini adalah tantangan bagi kami. Makanya kita harus habis-habisan di dua etape tersisa. Memang tantangan kami bakal lebih berat, namun harus kita hadapi,’’ kata mantan pembalap nasional itu. Harapan dari manajemen KFC sangat didukung penuh oleh pembalap. Meski kehilangan satu pembalap andalannya Jamal Hibatulloh, Abdul Gani dan kawan-kawan justru lebih bersemangat. Bahkan enam pembalap yang ada terus bahu-membahu meraih hasil yang terbaik. ‘’Posisi saat ini sesuai harapan kami. Selanjutnya kami akan terus berusaha mempertahankannya,’’ kata Abdul Gani yang juga dinobatkan sebagai pembalap Indonesia tercepat dan berhak mendapatkan Kayas Jersey itu. Etape tiga dan Probolinggo menuju Banyuwangi merupakan jarak terpanjang yaitu lebih dari 200 km dan lintasannya lebih variatif karena ada trek lurus, tanjakan dan turunan yang cukup menantang. Namun, tim terbaik
Indonesia saat ini telah memiliki persiapan yang cukup termasuk pembalap unggulannya. Untuk medan seperti etape tiga, KFC mempunyai pembalap serba bisa yaitu Muhammad Imam Arifin. Bahkan oleh jajaran manajemen diberi julukan sang Predator. Meski demikian, semuanya baru bisa dilihat hasilnya setelah balapan etape tiga berakhir. Etape tiga ini diprediksi juga akan menjadi pertaruhan bagi pembalap yang memiliki spesialisasi ganda yaitu sprint dan tanjakan seperti Daniel Whitehouse serta Marcus Culey. Selain itu ada pembalap Indonesia lainnya seperti Dadi Suryadi dari PGN Cycling Team maupun Aiman Cahyadi dari Team Sapura Cycling. Sementara itu untuk klasemen poin atau Gumading Jersey hingga etape dua itu dipegang oleh Nur Amirul Fakhruddin dari Terengganu Cycling Team dengan 11 poin. Sedangkan untuk tim hingga saat ini dipegang Terengganu Cycling Team dengan 15:20:03. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
PT.SME Cr IT Support,D3/S1 Baliamenities Hotel Supplier LOWONGAN Informatika Telp.410720 (HRD) Jl.Raya Kengetan Membutuhkan Bth Krywti Bag.Acct bsMenyusun CV:sdmsastramas@gmail.com Accounting bs Bhs Inggris & Lap.Keuangan,Laba Rugi,PerubaB.BP.001.01.18.0000961 tau cara Pengaturan Uang, hanModal&Neraca,MenguasaiComp Dicari Tukang Kolam utk Villa Segera Hub.0361-8988085 / Max.30Th.085104487890/Email: Jl.Kesambi Gg.Kesambi Indah 08123860454. Email:madenukada@ trijayabali123@gmail.com No.22 Kerobokan H.081337542061 balihotelamenities.com B.BP.001.01.18.0001289
B.BP.001.01.18.0001290
B.BP.820.01.18.0001291
Dicari PRT wanita Gaji 1,8Jt Simpang Siur Kuta,081239232035
Dcr Marketing(sales)Showroom (Wanita) & Marketing(sales) Project(Pria).max 35th,min SMA komunikasi baik,ramah,aktif, menarik,bisa bhs inggris, bekerja dengan team,salary & Commision menarik.Jln.Sunset Road,Seminyak.kirim lamran Via E:hrd.furniture23@gmail.com
B.BP.004.01.18.0001148
B.BP.154.01.18.0001296
Dcr Mekanik Bisa Buka Pasang BanMobil,UmurMax35Th,Laki-Laki. Bawa Lamaran ke Banoli Motor,Jl.Buluh Indah No.75 DPS (Toko Ban Goodyear)
B.BP.001.01.18.0001042
!Job Australia ResmiPerkebunan Hubungi Whatsapp 08563925015
Dcr Sgr! Salesman+Girl.Gaji+ FasilitasMemuaskan.Hub: PT.Asiasejahtera.Jl.Tunjungkuning No.1 Dps.PH:0361-467518/466447
B.BP.166.01.18.0001299
B.BP.166.01.18.0001300
B.BP.001.01.18.0001277
B.BP.001.01.18.0001041
SERVICE
ATASI :
RAJA BUNTU
WC Garansi 1 bulan
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081 338 013 066 C.0000972-BRJ
ANTI BUNTU
DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
AC
FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321
RUPA-RUPA
WC MAMPET SALURAN AIR, WASTAVEL DLL TANPA BONGKAR Garansi
WA. 085237466203
C.0000707-BRJ
ATASI:
AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet,
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, Saluran Air, Wastavel SALURAN DAPUR
Dll. Tanpa Bongkar RUPA-RUPA 0877 Melayani6129 Nguras 5235 081 238 450 210 081337666135 C.0000620-brj
082359392760
C.0001228-BRJ
PRO TEKNIK
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
Rush’S MT Silver’12 full ors sgt trwt(ex.dokter),KM.71rb tgn 1 dari baru Hp.0817214707
Dcr Surveyor Prsh Konsultan, Gaji Pokok+Insentif+Konsumsi+ Transport.Hub:081238135522
Vios Matic 2008 Silver Metalic Jln Kemuda 28 Tonja DPS Utara HP:081332868641/08123811856
B.BP.001.01.18.0001278
B.BP.004.01.18.0001292
C.0001172-BRJ
TAK SHING
electrostatic terapy center Pertama di Bali untuk kesehatan dan kecantikan. Seperti : saraf terjepit, sinusitis, migran, insomnia, relaxsasi, menghilangkan kantung mata, anti aging, double chin dan lainnya
Buka jam: 10.00 - 22.00 INFO HUB:
0361 766 747
GARANSI
ANTI MAMPET
081 239 534 731 C.00001124-BRJ
SALON
PROMO Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0000582-SLN
B.BP.001.01.18.0001270
B.BP.001.01.18.0001204
Dibthkn Sgr:Sales(Pglmn),Sopir Dcr Admin Wnt Bisa Comp & Agen CV krm Ke Kebo Iwo Utara 151X Prushan Consumer Good,Salesman DISEWAKAN RUKO Executive,Jln.Tunjung Danu 3 Asuransi Jiwa.Hub:081916313968 DPS.Telp:426276/081999561887 Dikontrakkan Ruko 3Lt Jl. Gatsu Timur,Telp 0361-464286 B.BP.001.01.18.0001266 B.BP.001.01.18.0001272 DIJUAL TANAH B.BP.001.01.18.0001200 Mahendradata Hub.085237077978 Dicari Cook,Waiter/ss,Kasir Dcr Bar Manager,Bar Staff,Host B.BP.001.01.18.0001288 Walk In Interview di 6,8A Jl Sulatri Kesiman @465Jt u/Resto di Renon 081916420095 /Hostess,Cashier,Cooks,Waiter/ess, PT.Finansia Multi Finance.u/Pss. B.BP.001.01.18.0001102 100Mt Gatsu Timur/081239999747 DIJUAL RUMAH Stewards,Jl.Arjuna Legian B.BP.001.01.18.0001231 Marketing Officer,Pd tgl.22-1 Lowongan staff Accounting & Dijual Rmh & Ruko Br Cluster Krm CV:info@hoipolloibali.com Dijl Tnh Ls.7,8 Are Akasia XV. s/d 22-2-2018,Jam 09:00 s/d Furchasing u/Resto di Renon di Jl.Akasia Dps,08123861163 B.BP.001.01.18.0001035 14.00 di Jl.PB.Sudirman,No.10, berminat Hub:082145070488 B.BP.001.01.18.0001283 Jl Masuk 5 Mtr.HP:085100854585 Dbthkn Design Grafis Min.SMK B.BP.001.01.18.0001048 B.BP.004.01.18.0001271 X,Kav.1,Dauh Puri,Denpasar Djl Rmh Batubulan,3KT,1KM,1Dpr Berpengalaman Dibidangnya.Send Need HK(Room Maid)Good English (sebelah Masjid Alfurqon).Fas: RT,LS 1Are,Listrik Pulsa,Sumur DIJUAL RUKO CV ke:hrd@seasafaricruises.com Max30yo info@kembalivillas.com GP(UMK),Insentif & Karir, Bor,Jln.Pasek Batu Aji,Hrg 450 Djl Mrh Ruko 4Lt Jl.Diponegoro +Contoh Design yg prnah Dibuat Jl.Sari Dewi No.14D Seminyak Ket:Min.SMA/SMK,Max.35 Th Hub.081999110707,087860605958 Blh Ng,Hub.081238785860 B.BP.001.01.18.0001298
B.BP.004.01.18.0000852
B.BP.001.01.18.0001286
HONDA PROMO IMLEK DISCOUNT SANGAT BESAR
KAR BISA TUBAH M TA
PULUHAN JUTA BUNGA RINGAN
0,3%
DP RINGAN
Mobilio
READYK STOC
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
All new CRV
HR-V *Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0001237-MBL
ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN � PROSES CEPAT � DISKON PULUHAN JUTA
� BUNGA RINGAN 0,3% � READY STOCK
� KTP LUAR BISA � TENOR 6-8TH
AC 50rb
atau datang langsung ke: Pertokoan Niaga Dewa Ruci B5 Jl. Sunset Road Boulevard, Kuta C.0000901-RPA
KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER
0821 4689 3375 0819 9907 4576 C.0001033-SRV
PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah
081246730700, 081999043890
B.BP.014.01.18.0001282
B.BP.001.01.18.0001256
CUCI
RUPA-RUPA
B.BP.001.01.18.0001287
B.BP.141.01.18.0001284
KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS
B.BP.001.01.18.0001195
Dikont Rmh 3KT Jl.Gn.Lumut Gg. Kenari No.9 Hub.085237077978
KEHILANGAN Hilang BPKB DK 2853 EJ AN Firozbhay Hub:08174786110/082236362299
TOYOTA
Service panggilan BERGARANSI
C.0000680-SRV
LIMBAH
081 338 633 936
KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER
Telp. 085100493221
JASA KURAS
GARANSI
BALI JAYA TEKNIK
HUB. GARUDA SERVICE
MELAYANI MAMPET BERGARANSI
WC
C.0000620-SRV
Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar
BALI WANGI
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
082 236 620 990 081 939 797 598
DAIHATSU
DISEWAKAN RUMAH Dikntrkn Rmh Sesetan 2KmT,Dpr, RT,Grsi br Rnovsi/081239765555
SUZUKI
SERVICE PANGGILAN
GARANSI
RAJA SUMBAT
BERGARANSI 6 BULAN
DIJUAL MOBIL
Ertiga GX’2013 Putih AsBali 143Jt H.085100856999 Pribadi
SERVICE
LIMBAH
MELAYANI MAMPET
C.0001167-BRJ
AC
Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC
B.BP.001.01.18.0001276
B.BP.001.01.18.0001297
C.0000606-SRV
JASA KURAS
0877 6129 5235 081 238 450 210
CHELEER FREZEER
M. CUCI KULKAS
Resort Yang Sedang dibangun di Rmh L520x152 LT4 H.Rp.4,3M,Jl. DIJUAL VILLA Nusa Penida Membutuhkan 1 Org DewiSri IV Legian,088219054703 B.BP.001.01.18.0001261 Rm Semivila 2Lt+Base,5Ktd,5Kmd Site Manager & 1 Org Quantity Rumah 2Lt 2unit 3KT,2KM Perum KrbokanKaja @1,6M/081239999747 Surveyor(QS) Kirim CV ke Nuansa Sandat Tlp.089652974339 B.BP.001.01.18.0001230 Sumba@cpg.co.id B.BP.001.01.18.0001096
Great Xenia’18 Dp20Jt Angs 3,1 Ayla(1,7)Sigra(2,2)T0817356452
082331838863
BALI WANGI
WC
MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT
C.0001052-SRV
AHLINYA MELANCARKAN
WCWC
SERVICE
�
BIRO JASA
B.BP.004.01.18.0001194
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcr Srbtan Pria bs Komp bs Tdr Dlm,081237572828/087861722648
B.BP.004.01.18.0001280
Distributor Ban&Oli Membutuhkn Dicari Segera Marketing&Admin Utk Bekerja di Perusahaan Box. 1.Salesman Umur Max 30Th, Hub:081337070443 Pendidikan Min SMA.2.SPG Min B.BP.001.01.18.0001206 30Th.Bawa Lamaran ke Banoli Dicari Sopir Untuk RT Bujang, Motor Jl.Buluh Indah No.75 DPS Pengalaman,Tidur Dlm,Gaji 2Jt+ (Toko Ban Goodyear) Bonus:Mkn+Kes+Baju,08123861941
B.BP.031.01.18.0001293
B.BP.001.01.18.0001205
A PMA urgently membutuhkan Karyawan di Retail Selling Untuk Industri Hospitality, Kirim Lamaran ke: operationsmgr.ei@gmail.com
B.BP.001.01.18.0001275
Villa in Uluwatu looking for: Ass.Mgr Villa:M,2y exp,team work,good English,sevice orien ted. Pref has exp in private villa. CV to hrd@psu.co.id
B.BP.154.01.18.0001295
Dcr Segera Sopir Laki-Laki,Max 36Th,SIM B1.Hub:0811393815
Bukit Pandawa Golf Looking For Junior Accountant,Bachelor Degree in Accounting,min 2 yrs experience & able to joint immediately,completed CV to byboesono@gmail.com cc mwiriani@baliragawisata.com
B.BP.001.01.18.0001162
Dcr Pattern Maker Kids Garment (Tkng Patrun Baju Anak)Exp Min 3th Bw Lamaran ke Jl.Semer 23X sblh Maybank Krbkan 0361739280
!Dcr Security u/Cargo Jl.Muding Mundeh Krbkn H:081338781418
A Property Developer based in Kerobokan Badung is seeking a Dinamic Sales Manager & Chief Accountant.At least 2 years Experience in the same field. Please Send your CV to sumba@cpg.co.id
Dicari sales,Bawa lamaran ke Suzuki Permai Jl.Veteran 85Dps
Informasi pasang iklan Telepon
www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL
B.BP.001.01.18.0001294
B.BP.001.01.18.0001221
Hilang BPKB No J.02660234-O AN Firozbhay DK 4006 DR Hub:08174786110/082236362299
B.BP.014.01.18.000128
RUPA-RUPA Puji Syukur Atas Terkabulnya Doa Novena 3xSalam Maria *Gama B.BP.001.01.18.0000914
Siap Bnt Adm Pjk Bln/Th-SPT Tahunan&Byrkn Pjk H.082146447060 B.BP.001.01.18.00003551
EKONOMI
18
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Memperkuat Optimisme
Januari 2018
Masuknya Modal Asing Naik Dua Kali Lipat Jakarta (Bali Post) – Modal asing yang masuk ke pasar uang Indonesia sepanjang 1 hingga 26 Januari 2018 mencapai Rp 46 triliun atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 17 triliun menurut Bank Indonesia (BI). Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Jumat (26/1) kemarin, mengatakan aliran modal masih terus masuk dengan topangan fundamental ekonomi kuat Indonesia, yang tercermin dari inflasi 3,61 persen (tahun ke tahun) pada akhir 2017, dan defisit neraca transaksi berjalan yang diproyeksikan di bawah dua persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2017. Kenaikan level Indonesia dalam peringkat Fitch Ratings 20 Desember 2017 juga berkontribusi masuknya modal asing. ‘’Jadi kelihatan bagaimana minat dari investor luar negeri yang percaya kepada ekonomi Indonesia. Jadi saya ingin menyampaikan bahwa kondisi kita secara umum baik,’’ kata Agus. Stabilitas makro ekonomi, menurutnya, hingga akhir Januari 2018 masih terjaga baik. Sebagai otoritas yang menjaga stabilitas, Bank Sentral melihat ada peningkatan tekanan inflasi karena meningkatnya harga pangan selama bulan ini. Namun, Agus mengatakan, tekanan dari harga pangan yang bergejolak masih terjaga dan dalam rentang sasaran inflasi nasional BI pada 2,5 sampai 4,5 persen (tahun ke tahun) pada 2018. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga BI pada pekan keempat Januari 2018, inflasi bulanan diproyeksikan 0,73 persen (bulan ke bulan). ‘’Kita juga
mengidentifikasi ada sumber-sumber inflasi misalnya tadi harga beras, harga daging ayam, kita lihat hortikultura seperti cabai dan kita sambut baik bahwa pemerintah sudah mengimpor beras karena untuk meyakini tersedianya suplai beras yang cukup,’’ kata Agus. Otoritas moneter melihat risiko eksternal yang harus diwaspadai adalah pengetatan kebijakan suku bunga acuan negara-negara maju yang dapat memacu aliran dana keluar dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia. ‘’Kita melihat 2018 ini ada beberapa negara maju yang di 2017 sudah mulai menaikkan suku bunga. Di 2018 ada yang akan kita perkirakan menaikkan bunga lagi, ada yang naikkan bunga dua kali, ada tiga kali. Jadi tentu kita harus siap-siap, harus waspada karena iklim dunia akan ada kondisi dimana bank-bank sentral negara maju akan menaikkan tingkat bunga,’’ demikian Gubernur BI. (ant)
Agus Martowardojo
Jakarta (Bali Post) – Research Analyst FXTM Lukman Otunuga menyatakan pentingnya berbagai pihak untuk dapat meningkatkan investasi dalam rangka memperkuat optimisme ekonomi di Republik Indonesia. ‘’Peningkatan investasi dapat memperkuat optimisme terhadap ekonomi Indonesia dan meningkatkan sentimen beli terhadap rupiah,’’ kata Lukman Otunuga, Jumat (26/1) kemarin. Dia mengingatkan bahwa nilai mata uang rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar pada sesi perdagangan hari Kamis (25/1). Nilai mata uang rupiah bergerak ke bawah 13.280, atau level yang tak pernah tersentuh sejak bulan September 2017. ‘’Apabila posisi dolar tetap melemah, mata uang pasar berkembang termasuk rupiah dapat terus terangkat,’’ ucapnya. Ia berpendapat, perhatian akan tertuju pada laporan investasi langsung asing di hari Jumat ini yang berpotensi menjelaskan seberapa banyak investasi asing yang masuk ke Indonesia pada kuartal terakhir 2017. Sebagaimana diwartakan, pemerintah Indonesia mengundang delegasi dan investor dunia yang hadir dalam World Economic Forum (WEF) 2018 di Davos, Swiss, untuk datang dan berinvestasi di Tanah Air. Dalam siaran pers di Jakarta, Jumat kemarin, perhelatan tahunan itu menjadi ajang bergengsi untuk mempromosikan Indonesia lantaran kegiatan itu
Pers Study Tour Mahasiswa STIKOSA-AWS Surabaya
Kunjungi Monumen Perjuangan Rakyat Bali dan Dewata Oleh-oleh PEMILIK Dewata Oleh-oleh Khas Bali, Agung Darmayuda, menyambut hangat kedatangan 10 mahasiswa STIKOSA-AWS Surabaya di toko oleh-oleh miliknya, Jumat (26/1) sore kemarin. Sebelum bertandang ke salah satu pusat oleh-oleh tersebut, para mahasiswa yang tengah melaksanakan Pers Study Tour di Bali ini terlebih dulu mengunjungi Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Renon, Denpasar. Agung Darmayuda yang juga seorang PNS banyak memberikan motivasi kepada para mahasiswa. Terutama mengenai alasan dirinya terjun ke dunia bisnis tanpa melupakan koridor sebagai seorang abdi negara. ‘’Saya bukan mencoba, tapi karena tuntutan hidup di kota besar. Saya memulai karier (PNS) dari golongan kecil, waktu itu memang sudah bekerja tapi kok tidak cukup rasanya hidup sebulan,’’ tuturnya membuka perbincangan. Agung akhirnya memutuskan ‘’nyambi’’ pada tahun 1990. Itu pun tidak langsung membuka toko oleholeh, namun membuat usaha menjahit baju dengan dua orang karyawan. Usaha itu dilakoni di satu rumah petak kecil setelah dirinya pulang dari kantor. Walaupun tidak memiliki keahlian dasar menjahit, pria kelahiran 1967 itu tidak sungkan belajar dari teman-temannya yang sudah senior. ‘’Gaji saya di kantor waktu itu Rp 180 ribu. Setelah saya kerja di rumah dengan dua orang karyawan,
dapat untung Rp 400 ribu. Di situlah saya mulai semangat dan termotivasi mengambil pekerjaan lebih banyak lagi,’’ imbuhnya. Agung mengakui bila hanya bermodalkan nekat untuk mengubah nasib. Di samping mendapatkan suntikan motivasi dari sang pacar kala itu. Sampai akhirnya di tahun 2010 mulai membuka Dewata Oleh-oleh khas Bali. Sejak 2017 lalu, Agung bahkan tidak lagi mengontrak tapi sudah memiliki toko sendiri. Selain itu, jumlah karyawan yang semula dua orang kini sudah menjadi sekitar 200 orang. ‘’Tidak salah seorang pegawai negeri meluangkan waktunya untuk mencari tambahan lagi, yang penting koridornya benar,’’ jelasnya. Menurut Agung, silaturahmi yang baik dengan agen perjalanan wisata serta guide merupakan kunci sukses usahanya kini. Selain itu, Dewata Oleh-oleh juga memproduksi sendiri kaos dan pie susu. Khusus pie susu, baru mulai diproduksi sendiri sejak dua tahun lalu. Meski tetap menjual pie susu yang dititip oleh produsen lain. ‘’Saya tidak takut bersaing. Kalau saya takut bersaing, enggak boleh yang lain saya taruh sini dong. Kalau di zaman sekarang ini, untuk mencari sesuatu yang sifatnya baik dan memberi kualitas yang baik, kita harus siap bersaing. Persaingan itu penting tapi harus positif, jangan sampai menjatuhkan,’’ terangnya.
Koordinator Pers Study Tour Mahasiswa STIKOSA-AWS Surabaya Ilham Baharsyah mengaku banyak mendapatkan inspirasi dari kisah sukses Agung Darmayuda. Terlebih, ayah tiga anak itu memulai usaha dari nol. ‘’Beliau fokus pada bidang yang ditekuni dan berlanjut hingga menjadi suatu usaha yang besar. Ini
menjadi contoh yang baik bagi kita maupun anak-anak muda lain yang ingin menjadi seorang entrepreneur,’’ ujarnya. Mahasiswa yang mengikuti pers study tour seluruhnya dari Jurusan Ilmu Komunikasi, namun terbagi dalam Prodi Jurnalistik, Broadcasting dan Public Relations. (kmb32)
Bali Post/rin
KHAS BALI - Para mahasiswa saat berkunjung ke Dewata Oleh-oleh Khas Bali dan bertemu langsung pemiliknya, Agung Darmayuda.
Dorong Peran Swasta
Indonesia Perlu Tiru India
Bambang Brodjonegoro
Jakarta (Bali Post) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia dapat mencontoh keterbukaan India yang membuat ekonominya tumbuh tinggi. ‘’Intinya kalau kita lihat contoh India, berarti kita bisa menarik pelajaran. India yang dulu agak tertutup bahkan cenderung sosialis, sekarang jadi lebih terbuka, tidak hanya perdagangan investasi tapi juga terbuka terhadap peran swasta dalam pengelolaan ekonomi negara,’’ ujar Bambang usai menjadi pembicara kunci dalam peluncuran Indonesia Bureau of Economic Research (IBER) di Jakarta, Jumat (26/1) kemarin. India kini sebagai negara dengan pertumbuhan tinggi dan bersaing dengan Cina yang pertumbuhan ekonominya tujuh persen per tahun. Melalui keterbukaan, ekonomi India tidak hanya tumbuh stabil tetapi juga relatif tinggi. ‘’Dari situ kita bisa lihat dampaknya tingkat pertumbuhan ekonomi yang realtif stabil tinggi. Stabil kita sudah, tapi masih kurang di tingginya. Kita harus lihat apa yang dilakukan India dan apa saja yang bisa diadopsi,’’ kata Bambang. Menurut Bambang, Indonesia harus mulai melihat sumber-
sumber pertumbuhan lain, seperti keterlibatan swasta dalam pembiayaan infrastruktur karena pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya mengandalkan APBN. ‘’Artinya kita harus lebih mendorong investasi. Sudah banyak peluangnya, tinggal memperlancar dan memperbesar investasi asing tetapi sekaligus menjaga kemampuan domestik terutama perusahaan domestik,’’ ujar Bambang. Momentum perbaikan ekonomi harus dimanfaatkan untuk benar-benar mentransformasi ekonomi domestik, khususnya agar berorientasi nilai tambah, pengolahan, dan juga jasa modern. Ketergantungan terhadap sumber daya alam harus mulai dikurangi. ‘’Salah satu penghalang yaitu setiap kali kita menikmati harga komoditas. Fokus yang harusnya ke nilai tambah dan pengolahan tadi, sempat ketarik kembali ke sumber daya alam. Itu yang harus kita jaga jangan sampai sumber daya alam itu mendistract upaya kita membuat ekonomi menjadi lebih cepat,’’ kata Bambang. Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam tiga tahun terakhir memang berada pada kisaran lima persen. Pada 2018, pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,4 persen. (ant)
turut dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Pemerintah Indonesia dan kalangan swasta untuk pertama kalinya mendirikan Indonesia Pavilion dan menyelenggarakan Indonesia Night untuk kedelapan kalinya sebagai sarana untuk menunjukkan kemajuan Indonesia masa kini dan masa depan. ‘’WEF adalah konferensi tingkat tinggi ekonomi yang sangat dahsyat dan efektif untuk update kepada peserta WEF terkait dengan terobosan-terobosan terkini di Indonesia,’’ kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong. Indonesia Pavilion merupakan inisiatif pemerintah Indonesia untuk menyediakan tempat bagi delegasi WEF guna mengenal lebih jauh Indonesia dengan berinteraksi bersama delegasi Indonesia yang kali ini diwakili oleh perwakilan dari beberapa kementerian/lembaga pemerintah, BUMN, dan swasta nasional. Indonesia Pavilion dibuka 23-26 Januari 2018 dan terselenggara atas kerja sama antara BKPM dan Badan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pariwisata serta didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Negara BUMN serta BUMN dan perusahaan swasta nasional. (ant)
Dolar Menguat KURS dolar AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia pada akhirnya menginginkan dolar yang kuat. Trump mengatakan kepada CNBC dalam sebuah wawancara eksklusif bahwa dolar akan semakin kuat dan lebih kuat, karena negara ini menjadi sangat kuat dalam ekonomi dan banyak bidang lainnya. Dia menambahkan komentar Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin tentang dolar disalahartikan. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat menjadi 89,379 pada akhir perdagangan setelah pada awal merosot ke tingkat serendah 88.438. Pada Rabu (24/1), Mnuchin mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) bahwa penurunan dolar AS itu baik untuk para eksportir AS, menyatakan bahwa dia tidak khawatir dengan penurunan mata uang baru-baru ini. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1.2394 dolar AS dari 1,2404 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4124 dolar AS dari 1,4214 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun tipis menjadi 0,8021 dolar AS dari 0,8079 dolar AS, demikian Xinhua melaporkan. Sementara itu nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta turun lima poin menjadi 13.291 per dolar AS dari 13.289 per dolar AS pada Jumat (26/1) pagi. ‘’Pergerakan mata uang rupiah sedikit tertahan, namun hal itu dinilai wajar mengingat mata uang domestik itu telah mengalami apresiasi dalam beberapa hari terakhir,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada. Ia menilai pelemahan rupiah terjadi karena faktor teknikal, memperkirakan ruang bagi penguatan kurs rupiah terhadap dolar AS masih cukup terbuka dengan fundamental ekonomi nasional yang kondusif. ‘’Berbagai sentimen positif mengenai ekonomi dalam negeri, diharapkan masih bertahan sehingga menjaga fluktuasi rupiah tetap stabil,’’ katanya. Di sisi lain, dia melanjutkan, dolar AS juga masih dibayangi sentimen negatif karena Senat Amerika Serikat belum menyepakati anggaran pemerintah tahun 2018. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, perekonomian kawasan Eropa yang lebih baik akan menahan apresiasi dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah. ‘’Sejumlah investor optimistis terhadap perekonomian Eropa, kondisi itu akan menahan laju dolar AS,’’ katanya. (ant)
19
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
Warung Global
Jangan Matikan Sekolah Swasta PPDB tak boleh matikan sekolah swasta. Demikian topik bahasan Warung Global, Jumat (26/1) kemarin. Fera dari Tabanan pun berkomentar soal itu. Katanya, penerimaan peserta didik baru (PPDB) harus transparan, adil dan merata. Jangan sampai mematikan sekolah swasta. Jika sekolah swasta tak kebagian siswa, sekolah swasta bisa tutup, guru-guru di sekolah swasta mau bekerja apa dan di mana akan mengajar? Ini harus dipikirkan oleh pemerintah dengan membatasi penerimaan siswa di sekolah negeri agar sekolah swasta juga kebagian siswa baru. Kenapa sekolah negeri difavoritkan? Ini harus ditelusuri, kata Ketut Mursi di Denpasar. Ia berpendapat, sekolah swasta juga harus melakukan hal yang sama agar memiliki nilai plus, sehingga dilirik oleh
calon siswa baru. Paling tidak mutunya sama dengan sekolah negeri. Sementara Febri di Denpasar mengatakan kurang setuju dengan label negeri dan swasta. Sekolah mesti disamakan tak ada sekolah negeri dan sekolah swasta, sehingga calon siswa tak berorientasi bersekolah di negeri saja karena biaya lebih murah, dan jika mencari kerja nanti mudah. Jika itu tak bisa dilakukan, pemerintah harus membantu sekolah swasta dengan memberikan subsidi agar biaya bisa lebih murah. Nyoman Mastra di Gianyar juga angkat bicara. Ia mengatakan, jika pemerintah punya komitmen menggratiskan biaya sekolah pasti bisa. Bukan hanya negeri, sekolah swasta juga harus punya kualitas yang baik. Karena semua akan mencetak lulusan yang cerdas nantinya. (sikha)
Pengelolaan Sampah Dari Hal. 1
Dari beberapa BUMDes yang sudah berjalan, unit usaha yang berkembang yaitu simpan-pinjam sebanyak 334, toko 90, pengelola pasar 40, pengelolaan sampah 49, penyewaan/jasa 72, air bersih 64, pengelolaan objek wisata 13, dll. ‘’Tapi sebagian besar jenis usahanya simpan-pinjam,’’ ungkapnya. Pihaknya berharap tidak hanya unit simpan-pinjam yang dikembangkan, juga unit usaha produksi yang dikembangkan. Sementara BUMDes yang bergerak di bidang jasa masih minim. Ke depan dalam pengembangannya, perlu ada BUMDes bersama, sehingga sumber daya lebih besar dan modalnya pun lebih besar. Dengan demikian BUMDes tersebut juga akan berkembang lebih besar. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana Prof. Dr. Wayan Suarthana mengatakan, dengan BUMDes akan membuat desa mandiri secara ekonomi. Dari 636 desa dinas, baru 65 persen yang memiliki BUMDes. Sisanya perlu didorong untuk membentuk BUMDes. Namun BUMDes yang akan dibentuk perlu klasifikasi karakter desanya. Potensi BUMDes di Bali luar biasa. Tidak hanya pariwisata, tetapi juga perkebunan dan pertanian. Maka dari itu, BUMDes juga perlu dikelompokkan berdasarkan potensi sejenis. Sementara
daerah perkotaan seperti Denpasar memiliki potensi di sektor perdagangan barang dan jasa, pemasaran. ‘’BUMDes harus melihat potensi desa yang bersangkutan, karakteristik desa, peluang-peluang apa yang bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Itu harus jeli. Bagaimana visi seorang kepala desa, kemudian diterjemahkan lewat kompetensi SDM yang ada,’’ bebernya. Sementara dari sisi SDM di desa tidak terlalu banyak tersedia, karena kemungkinan lebih banyak urbanisasi ke kota. Kata Prof. Suarthana, untuk membangkitkan BUMDes perlu adanya partisipasi, karena BUMDes rohnya adalah partisipasi. Partisipasi bisa menjadi kapitalisasi, modal untuk mewujudkan suatu perekonomian masyarakat yang sejahtera. Di era digitalisasi, juga penting pemanfaatan online untuk pemasaran produk. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H. mengatakan, untuk mendukung BUMDes lebih maju, Kadin akan membangun internet di semua desa melalui BUMDes di Bali. Menurutnya, teknologi harus dikuasai untuk memajukan BUMDes. Kadin berharap agar BUMDes mengembangkan potensi desa yang ada, tidak lagi mengembangkan bisnisnya pada unit usaha simpan-pinjam karena marginnya terbatas. ‘’BUMDes harus mulai dari sektor riil,’’
tegasnya. Menurutnya, unit usaha simpan-pinjam tidak akan membuat BUMDes berkembang. Padahal BUMDes memiliki peran yang sangat strategis karena bisa bergerak di semua sisi. BUMDes dapat menggunakan dana pemerintah maupan swasta untuk pengembangan usaha. Pengembangan BUMDes juga harus dilakukan bersamasama dan bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan BUMDes lainnya. ‘’Konsep pengelola BUMDes harus melihat potensi desanya,’’ imbuhnya. Inspektur Pembantu Inspektorat Provinsi Bali IBG Sudarsana mengungkapkan, dana desa bisa digunakan untuk penguatan BUMDes. Tahun 2017, pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi di 90 desa. Permasalahan utama dalam pengelolaan dana desa salah satunya kemampuan pendamping dana desa yang justru belum paham bagaimana mengelola dana desa. Dari 90 desa yang dimonev, di Negara, Buleleng dan Tabanan, perkembangan BUMDes cukup bagus. Ratarata BUMDes tersebut unit usahanya simpan-pinjam. ‘’Membentuk BUMDes jauh lebih gampang daripada menjalankan, mengoperasionalkan, mengembangkan. Justru kebanyakan kasus pengelolaan BUMDes ketika pengurus bingung mau buat apa dan ngapain,’’ tandasnya. (kmb42)
Bisa Dipersalahkan Dari Hal. 1
Sebab itu, jika SBY menghentikan proyek tersebut maka justru dinilai melanggar UU. ‘’Jelas kalau presiden menyetop bertabrakan dengan undang- undang. Tentunya presiden bisa dipersalahkan. Marilah jangan karang cerita tak berdasarkan hukum. Ini kan sesuatu hal membuat keresahan dalam masyarakat,’’ ingatnya. Agus meminta agar semua pihak fokus pe-
nyidikan kasus e-KTP dalam memberantas korupsi, bukan menyangkutpautkan SBY di dalam pusaran kasus ini. Sebelumnya pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, menilai fakta persidangan berupa keterangan saksi telah mengungkap siapa sebenarnya aktor besar di balik proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Berdasarkan keterangan saksi, menurut Firman, proyek e-
KTP dikuasai oleh pemenang pemilu pada 2009 yakni Partai Demokrat. Saksi yang dimaksud Firman adalah mantan politisi Partai Demokrat, Mirwan Amir. ‘’Mirwan bilang, dia sampaikan kepada pemenang Pemilu 2009 bahwa urusan e-KTP ini ada masalah, jangan dilanjutkan. Tapi instruksinya tetap diteruskan. Jadi jelas yang namanya intervensi, ini yang disebut kekuasaan besar,’’ kata Firman Wijaya. (kmb4)
Dokter Kecantikan Bersaksi untuk Rita Widyasari Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dokter ahli bidang kecantikan Sonia Grania Wibisono dalam penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas nama tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari. KPK memeriksa Sonia sebagai saksi untuk tersangka Rita Widyasari. ‘’Jadi saya kenal Bu Rita itu sudah lama banget antara 5-10 tahun lalu saya juga lupa dan saya itu pernah ketemu dia cuma sekali, yaitu di acara sosialita habis itu saya tidak pernah ketemu dia lagi,’’ kata Sonia seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/1) kemarin. Ia mengaku bahwa acara sosialita itu diselenggarakan di sebuah kafe yang berlokasi di Jakarta. Namun, ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut seputar materi pemeriksaannya kali ini. ‘’Saya udah sampaikan semua ke penyidik jadi nanti bisa tolong ditanya saja, yang pasti saya tidak ada hubungan dekat atau spesial. Saya waktu itu hanya sekali saja
ketemu di acara sosialita saja. Waktu itu juga banyak orang, tempatnya juga berisik, jadi saya tidak sempat ngobrol terlalu banyak,’’ tuturnya. Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pemeriksaan terhadap Sonia untuk mengonfirmasi soal penggunaan kekayaan Rita Widyasari untuk sejumlah perawatan medis kecantikan. ‘’Ya, dibutuhkan pemerikaaan terhadap saksi. Penyidik perlu mengonfirmasi penggunaan kekayaan Rita Widyasari untuk sejumlah perawatan medis kecantikan,’’ kata Febri. KPK baru saja menetapkan Rita Widyasari yang merupakan Bupati Kutai Kartanegara 2010-2015 dan 2016-2021 serta komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin sebagai tersangka TPPU. Rita Widyasari bersama-sama Khairudin diduga telah menerima dari sejumlah pihak baik dalam bentuk fee proyek, fee perizinan, dan fee pengadaan lelang barang dan jasa APBD selama kurun masa jabatannya sebagai Bupati periode 2010-2015 dan 2016-2021. Diduga Rita Widyasari dan Khairudin men-
Tak Sesuai Dari Hal. 1
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengkritik usulan Pjs. Gubernur Sumatera Utara dan Jawa Barat dari dua inspektur jenderal Polri. Dia memandang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari para perwira Polri tak sesuai dengan usulan tersebut. Politisi dari Partai Demokrat ini mengakui penunjukan Pjs. gubernur merupakan kewenangan penuh Menteri Dalam Negeri. Namun biasanya Mendgari Tjahjo Kumolo selalu menunjuk Pjs. gubernur dari PNS eselon I Kemendagri. ‘’Kalau mengangkat dari lain, tupoksi kepolisian kan bukan itu. Kalau bukan tupoksi, ada kecenderungan bisa mengurangi rasa demokrasi,’’ kritik Agus. Oleh karena itu, dalam konteks Indonesia yang sedang dalam upaya menegakkan prinsip demokrasi dengan sebaik-baiknya, kebijakan Mendagri itu dapat mencederai rasa demokrasi bila jadi diterapkan. ‘’Untuk Polri saya melihat ini bukan tupoksi,’’ tegas Wakil Ketua Dewan
Pembina Partai Demokrat itu. Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin mengatakan bahwa isu dua perwira tinggi Polri yang digadang-gadang akan menjadi pelaksana tugas gubernur di dua provinsi masih berupa wacana. ‘’Ini masih wacana,’’ kata Komjen Syafruddin di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Jumat kemarin. Komjen Syafruddin pun mengatakan bahwa wacana tersebut merupakan ranah kajian Kementerian Dalam Negeri. ‘’Itu domain Kemendagri,’’ katanya. Menurutnya, penunjukan pati Polri sebagai pelaksana tugas gubernur bukanlah hal baru. Ia mengatakan sebelumnya perwira tinggi Polri dan TNI pernah ditugaskan oleh Mendagri sebagai pelaksana tugas gubernur di Aceh dan Sulawesi Barat pada pilkada serentak 2017. Tercatat Irjen Pol. Carlo Brix Tewu pernah menjabat sebagai pejabat sementara Gubernur Sulbar dan Mayjen TNI Soedarmo sebagai pejabat sementara Gubernur Aceh. (kmb4)
Aktor Utama Dari Hal. 1
‘’Kalau memang terdakwa mengetahui ada aktor lebih besar untuk membuktikan yang bersangkutan bukan aktor utama, misalnya, itu silakan saja dibuka. Dalam proses hukum tentu kami pemeriksaan silang dan kami klarifikasi lebih lanjut,’’ katanya. Untuk diketahui bahwa seseorang
yang mengajukan JC bukanlah pelaku utama dari kasus itu. Indikator selanjutnya untuk memberikan status JC, terdakwa mengakui perbuatannya terlebih dahulu. Novanto didakwa mendapat keuntungan 7,3 juta dolar Amerika Serikat dan jam tangan Richard Mille senilai 135 ribu dolar Amerika Serikat dari proyek KTP elektronik. (ant)
guasai hasil tindak pidana korupsi dengan nilai sekitar Rp 436 miliar. Terkait dugaan penerimaan gratifikasi itu, KPK menemukan dugaan TPPU dalam hubungannya dengan perbuatan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain. Atas harta kekayaan yang diketahui atau patut diduga hasil tindak pidana korupsi dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan dan atau menyembunyikan atau menyamarkan asal usul, sumber, lokasi, peruntukan pengalihan hak-hak atau kepemilikan yang sebenarnya atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan Rita Widyasari bersama-sama Khairudin selama periode jabatan Rita Widyasari sebagai Bupati. (ant)
Cakupan Imunisasi Dari Hal. 1
Sementara itu, cakupan imunisasi tertinggi di seluruh Papua diraih oleh Kabupaten Biak Numfor dengan angka 120 persen. Sedangkan di Kabupaten Mimika, cakupan imunisasinya baru berada pada kisaran 80 persen, namun belum tervalidasi. Harus Fokus Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek juga meminta pemda di Tanah Papua fokus mengurus aspek kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman yang masih minim fasilitas dan pelayanan kesehatan. Usai berkunjung ke Puskesmas Timika, Jumat kemarin, Menkes mengatakan perbedaan kualitas pelayanan kesehatan antarkota dengan pedalaman Papua cukup mencolok, sehingga dibutuhkan perhatian serius dari pemda setempat. ‘’Kalau di kota, semuanya bagus. Tapi yang jadi persoalan itu di pedalaman dan terpencil, seperti di Asmat,’’ kata Nila. Menkes cukup tertegun dengan data staf kesehatan yang bertugas di Puskesmas Timika. Sebagai puskesmas pertama di Kabupaten Mimika, jumlah dokter yang bertugas di Puskesmas Timika sebanyak enam orang, ditambah dengan pegawai lainnya sebanyak 168 orang. Menkes berharap fasilitas kesehatan milik pemda lainnya di Papua seperti Pemkab Mimika ikut berkontribusi jika terjadi masalah kesehatan di daerah lain atau kabupaten tetangganya seperti yang kini terjadi di Kabupaten Asmat. Jika koordinasi itu berjalan baik maka Kemenkes lebih fokus untuk mendukung logistik seperti obat-obatan, sementara tenaga kesehatan bisa diperbantukan dari daerah sekitar. ‘’Daerah-daerah yang sudah baik ini tolong tanggap dong. Jangan semuanya bergantung ke pusat. Mungkin logistiknya bisa dari pusat, tapi tenaganya bisa diperbantukan dari daerah lain,’’ harap Nila. Kepala Puskesmas Timika Maria Yosinta Rahangiar menyatakan siap jika sewaktu-waktu jajarannya diminta untuk membantu penanganan masalah kesehatan di daerah lain. Sebagian petugas Puskesmas Timika, katanya, telah mendapatkan berbagai pelatihan, salah satunya pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS). Puskemas Timika saat ini sedang menuju status terakreditasi. (ant)
Sabtu, 27 Januari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Pitra Yadnya dan
Atma Wedana (6) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Belajar Menggambar Menggambar Ikan Arwana
10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita DW TV 11:30 Wita Lejel Homeshopping 12:05 Wita Dharma Wacana Pitra Yadnya dan Atma Wedana (7) 12:30 Wita Folk Song
13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Yowana Magz SMPN 3 Denpasar 15:05 Wita Parameter 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV
16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Solusi Alternatif Soman 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Manusa Yadnya Desa Adat Ungasan 17:30 Wita Gita Santhi Sekaa Santhi Yowana Gita Suara
Karangasem (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Lila Cita
Calonarang Griya Santrian Sanur (4) 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Folk Song 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Lila Cita Calonarang Sindhu Kaja (3)
Hendak Lawan Arjuna, Prabu Shalya ’’Olok-olok’’ Karna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Delapan Puluh Empat)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KARNA mengatakan dirinya sudah tidak sabaran lagi mengandalkan kekuatan lenganlengannya hendak mencari sekaligus menantang Arjuna sendirian. ‘’Bagaimanapun engkau ini seorang musuh dengan topeng sebagai teman yang justru ingin menakut-nakuti aku. Tak seorang pun akan dapat menghalanghalangi tekadku yang sudah bulat ini. Bahkan tidak juga Dewa Indra sendiri, kendati mengacungkan Halilintarnya,’’ ujar Karna sengit kepada Prabu Shalya. Sanjaya kemudian melanjutkan, atas kesimpulan kata-kata Karna itu, Prabu Shalya, penguasa Madra itu, berkeinginan memancing-macing Karna habishabisan. Kemudian Prabu Shalya mengucapkan kata-kata penuh ‘’olok olokan’’ seperti ini sebagai jawaban. ‘’Ketika panah-panah yang berujung tajam dengan sayap-sayap dari bulu-bulu burung kanka itu ditembakkan Phalguna, yang berlengan perkasa. Dan Arjuna mendorong semua energinya melepaskan tali busurnya panah itu kemudian mencari engkau. Di sana barulah engkau akan menyesali pertarunganmu dengan
pahlawan pilih tanding itu. Ketika Partha, yang dipanggil Savyasaci itu setelah mengambil busur surgawinya itu dapat menghanguskan bala tentara pihak Kuru dari jarak jauh. Pastinya hal itu akan membuat engkau sangat menderita dengan panah-panah tajamnya. Kemudian, oh putra Suta, di sanalah baru engkau akan menyesali kebodohanmu. Seperti seorang anak kecil berbaring di pangkuan ibunya yang mencoba meraih bulan. Bahkan dari kebodohanmu itu engkau mencoba mengalahkan Arjuna yang berada di atas keretanya. Keinginanmu, oh Karna, bertarung melawan ksatria utama Arjuna. Dhananjaya itu yang memiliki prestasi-prestasi sangat luar biasa. Sedangkan engkau masih meraba-raba semua anggota tubuhmu. Bahkan, seperti meraba-raba sebuah Trisula yang bersisi tajam itu. Tantanganmu kepada Arjuna itu terlalu berani, oh putra Suta. Seperti seekor rusa kecil yang asih muda dan bodoh mau menantang seekor singa sangat besar. Malah singa itu sedang digairahkan kemarahannya. Karena itu, janganlah oh putra
Suta, menantang pangeran yang memiliki energi sangat perkasa itu. Seperti seekor rubah ingin memuaskan diri dengan daging, namun mau melawan raja berpunuk di hutan itu. Dirimu akan lebih cepat menjadi hancur melawan Arjuna. Engkau, oh Karna, hendak menantang Dhananjaya, putra ketiga Pritha itu. Bahkan seperti seekor kelinci menantang seekor gajah perkasa yang disangga gading-gading yang kuat dan tajam, ibarat panah-panah ujungnya bermata bajak. Dengan kebodohanmu itu engkau menyerang menggunakan sepotong kayu ingin mematikan seekor kobra hitam berbisa yang sedang berada di lubangnya. Hanya karena kemarahanmu engkau digairahkan bertarung melawan Partha. Dilengkapi pemahaman sempit, oh Karna, engkau mengabaikan dan memandang enteng macan di antara manusia putra ketiga Pandu itu. oh Karna, engkau berteriak-teriak kepadanya seperti seekor serigala menganggap enteng seekor singa berpunuk, yang sedang digairahkan kemarahannya. Seperti seekor ular menantang Winata, yang utama dari jenis
burung-burung itu. Garuda itu bukan saja memiliki bulu-bulu indah, gerakannya juga sangat hebat. Karena itu, oh Karna, sama juga mengundang kehancuranmu sendiri. Engkau Karna hendak menantang Dhananjaya, putra ketiga Pandu itu, ibaratnya menyeberang lautan besar tanpa sebuah perahu. Sudah pasti sangat mengerikan menghadapi gelombang-gelombang setinggi gunung, bahkan penuh binatangbinatang air ketika sedang tinggi naiknya bulan. Oh Karna, engkau berusaha
keras menantang Dhananjaya, putra Pritha itu, untuk bertempur habis-habisan. Ibaratnya, seperti seekor anak sapi menantang seekor banteng yang mampu menyeruduk menggunakan tanduknya yang tajam dan disangga leher padat seperti sebuah drum. Sama halnya, seperti seekor katak berkuak kepada awan yang mengerikan dan perkasa yang mampu mengeluarkan hujan berlebihan. Engkau berkuarkuar kepada Arjuna, yang seperti Parjanya di antara manusia itu. (bersambung)
Sloka 18.3
Tyajyam dosa-vad ity eke karma prahur manisinah yajna-dana-tapah-karma na tyajyam iti capare Beberapa orang bijaksana menyatakan bahwa segala jenis kegiatan yang dimaksudkan untuk membuahkan hasil atau pahala hendaknya ditinggalkan sebagai kegiatan yang salah, namun resi-resi lain yakin bahwa perbuatan korban suci, kedermawanan dan pertapaan hendaknya tidak pernah ditinggalkan.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Paing, 27 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Karin Novilda
Sering Ditawari Main Film SELEBGRAM Awkarin yang bernama asli Karin Novilda sudah beberapa kali mendapat tawaran bermain film, namun dia punya alasan kuat untuk belum menerima kesempatan itu. Karin saat ini sedang fokus mengembangkan manajemen yang menaungi para selebgram yang diyakininya bakal jadi sebuah pekerjaan dalam beberapa tahun mendatang. Namun, ada perkecualian untuk live movie reality “Di Antara Cinta & Guest List” yang akan tayang pada 10 Februari mendatang lewat live streaming. Awkarin ikut berakting di sana bersama selebgram Lula Lahfah dan aktor Dimas Anggara. Berbeda dengan film biasa, pengambilan gambar hanya berlangsung sekali dan langsung ditayangkan saat itu juga. “Ada tekanan karena ini live, enggak bisa diulang. Harus ngafalin dialog, skrip segala macam,” kata Karin belum lama ini. Ke depannya, Karin belum berniat berkecimpung lagi di dunia akting kecuali ada tawaran untuk film bergenre horor yang disukainya. “Kalau (cerita, red) cinta-cinta, enggak,” katanya. “Di Antara Cinta & Guest List” adalah bagian dari LAFFestival (Love and Fabulous Festival) 2018 yang akan berlangsung pada 10 Februari mendatang di Jakarta Convention Center. Film ini disutradarai oleh Lukman Sardi, Putrama Tuta, Ertanto Robby dan Adilla Dimitri. (ant)
Bali Post/rtr
KEBAKARAN - Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di RS Sejong, Miryang, yang terbakar Jumat (26/1) kemarin. Setidaknya 41 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa itu.
Karin Novilda
Bali Post/ist
David Copperfield Dituduh Lakukan Pelecehan
SEORANG mantan model remaja menuduh pesulap David Copperfield membiusnya dan melakukan pelecehan seksual pada 1988 setelah dia menjadi juri kompetisi model di Jepang yang diikutinya. Copperfield (61) mengatakan dalam sebuah pernyataan di Twitter dan Instagram pada Rabu bahwa dia pernah menghadapi tuduhan salah mengenai pelecehan seksual dan akan “menghadapi badai lain”. Beberapa jam kemudian, situs berita hiburan The Wrap mempublikasikan tuduhan dari Brittney Lewis, yang mengatakan bahwa Copperfield mengundangnya ke salah satu acaranya di California setelah bertemu dengannya pada kompetisi September 1988 saat Copperfield berusia 32 tahun dan dia berusia 17 tahun. Selama perjalanan itu, dia dibius dan dilecehkan, The Wrap mengutip Lewis.“Dia mencium wajah saya dan kemudian saya ingat dia menyentuh bagian tubuh hingga ke bawah dengan wajahnya,” kata situs tersebut. “Saya benarbenar tidak sadarkan diri.” ‘’Keesokan paginya, dia ingin saya tahu bahwa tidak ada apa pun yang terjadi karena saya masih di bawah umur,” kata Lewis.Reuters tidak dapat mengkonfirmasi tuduhan tersebut secara independen. Lewis tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar. Juru bicara Copperfield, Staci Wolfe, menolak berkomentar mengenai akun Lewis. “Seperti yang Anda tahu, David membuat pernyataan tentang #MeToo di (media) sosialnya, tapi kami tidak akan berkomentar mengenai cerita ini,” tulis Wolfe dalam sebuah email, merujuk pada gerakan online #MeToo dari para korban pelecehan atau kekerasan seksual. Beberapa tuduhan pelecehan seksual diarahkan pada kaum adam, termasuk aktor dan sutradara di Hollywood sejak Oktober 2017, menyebabkan banyak pemain dipecat, dipaksa lengser, atau mundur dari proyek kreatif. Di Amerika Serikat, skandal tersebut juga menimpa pria-pria di dalam dunia politik, bisnis dan tempat kerja, mengilhami gerakan #MeToo. Copperfield dituduh melakukan pelecehan seksual pada 2007 oleh mantan ratu kecantikan Lacey Carroll, namun kasus tersebut akhirnya tidak berlanjut tanpa penjelasan. Dalam pernyataan di dunia maya yang memuji gerakan #MeToo, Copperfield meminta masyarakat untuk tidak langsung menghakimi saat seseorang dituduh melakukan pelecehan seksual. “Bayangkan bagaimana rasanya, percaya pada gerakan tersebut, dan juga telah pernah salah dituduh di hadapan publik sebelumnya,” tulis Copperfield di Instagram. “Saat saya menghadapi badai lain, saya ingin gerakan tersebut terus berkembang. Selalu dengarkan, dan pertimbangkan semuanya dengan hati-hati, tapi tolong demi semua orang jangan terburu-buru menghakimi.” Copperfield, yang nama aslinya David Kotkin, terkenal menciptakan ilusi seperti membuat Patung Liberty menghilang dan berjalan menembus Tembok Cina, demikian Reuters. (ant)
David Copperfield
Bali Post/ist
Kebakaran di RS Korsel, 41 Orang Tewas
Seoul (Bali Post) Kebakaran terjadi di sebuah rumah sakit (RS) di Korea Selatan (Korsel). Setidaknya 41 orang tewas dan 80 orang mengalami luka-luka dalam kebakaran yang terburuk selama 15 tahun terakhir ini. Demikian pernyataan salah satu pejabat pemadam kebakaran, Jumat (26/1) kemarin. Dikatakan, dari 80 orang yang mengalami luka-luka, sekitar 8 orang dalam fase kritis. Kebakaran terjadi sekitar pukul 7.30 pagi waktu setempat di dekat ruangan gawat darurat yang terletak di lantai 1, RS Sejong. Api berhasil dipadamkan beberapa jam
kemudian, kata Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kota Miryang, Choi Man-woo. Miryang terletak sekitar 270 kilometer sebelah tenggara Ibu Kota Korsel, Seoul. Disebutkan petugas pemadam kebakaran sudah mengevakuasi 200 orang dari
gedung utama RS dan perawatan yang letaknya berada di belakang RS itu. “Dua perawat mengatakan mereka melihat api di ruangan gawat darurat,” kata Choi. Cuplikan yang ditayangkan media memperlihatkan pasien dievakuasi menggunakan helikopter. Semen-
tara pasien lainnya keluar dari jendela dan turun lewat tangga. Mayoritas dari korban tewas, kata Choi, merupakan orang-orang yang berada di lantai 1 dan 2 RS itu. Tidak ada korban tewas karena luka bakar. Petugas kepolisian sedang melakukan investigasi terhadap penyebab terjadinya kebakaran. Presiden Korsel, Moon Jae-in, memerintahkan pertemuan darurat dan menugaskan pejabat untuk memi-
nimalkan jumlah korban tewas dengan memberikan bantuan bagi mereka yang berhasil dievakuasi, demikian dikatakan Juru Bicara Kepresidenan dalam sebuah pernyataan. Kebakaran yang menewaskan puluhan orang ini terjadi sebulan setelah sebuah kebakaran terjadi di gedung berlantai delapan yang merupakan pusat fitness di Kota Jecheon. Terdapat 29 orang tewas dalam kebakaran itu. (iah/rtr/afp)
Acha Septriasa
Selektif Pilih Peran
Acha Septriasa
Bali Post/ist
SETELAH menikah dan dikaruniai anak pada akhir tahun lalu, aktris Acha Septriasa menjadi lebih selektif dalam memilih tawaran peran. Acha harus menyeimbangkan tanggung jawab sebagai seorang istri, ibu, dan juga pekerja seni. “Bunda: Kisah Cinta Dua Kodi” menjadi film pertamanya setelah melepas masa lajang. Kisahnya diadaptasi dari novel Asma Nadia “Cinta Dua Kodi” yang terinspirasi dari kisah nyata Ika Kartika, pemilik merek Keke Busana. Di film ini, Acha berperan sebagai seorang pengusaha busana Muslim yang jatuh
bangun merintis bisnis demi kelangsungan hidup keluarganya. “Aku suka sama ceritanya, inspiratif,” tutur Acha mengenai alasannya terlibat dalam film ini, Kamis (25/1). Menurut Acha, salah satu pesan penting dalam film ini adalah perjuangan perempuan dalam berbisnis tanpa melupakan keluarganya. Pemilik nama lengkap Jelita Septriasa itu sempat berbincang langsung dengan tokoh Tika asli untuk mendalami karakter. Dia menangkap ada sedikit kesamaan sifat antara mereka berdua, termasuk fokus dalam mencapai tujuan. “Dia sudah sukses, tapi
dia memperlakukan dirinya sama seperti saat masih merintis, tidak mau berhenti belajar,” tutur aktris 28 tahun itu. Sama halnya dengan karakter Tika, Acha juga masih terus ingin berkarya di dunia seni peran. Seiring perjalanannya menjadi seorang ibu, kesan yang melekat di mata publik terhadap Acha juga berubah. Tawaran untuk memerankan karakter yang lebih dewasa, misalnya jadi ibu, pun berdatangan. “Jadi ibu baru, saya juga punya karakter baru.... Ada pertumbuhan role aku, di mata masyarakat sekaligus di film.” (ant)
Robot Ancam Ketersediaan Lapangan Kerja KEPINTARAN buatan (Artificial Intelligence -- AI) dikhawatirkan memberikan dampak negatif pada ketersediaan lapangan kerja bagi manusia. Kondisi ini menjadi salah satu topik bahasan dalam World Economic Forum (WEF) yang digelar di Davos. Menurut Jack Ma, CEO Alibaba, AI dan robot akan mematikan sejumlah lapangan pekerjaan untuk manusia. Ia mengatakan seharusnya, teknologi memberikan manusia kesempatan baru, bukannya menyingkirkan mereka. Kondisi ini pun diakui Presiden IBM, Ginni Rometty, yang mengakui “seratus persen pekerjaan akan terimbas teknologi’’. Tak hanya pekerjaan, dikatakan anggota Open Data Institue, Neelie Kroes, manusia ingin percaya dengan teknologi sepanjang mereka tahu siapa yang ada di belakangnya. Beberapa bulan yang lalu, Uber --aplikasi pemesanan sopir daring berbasis di Amerika Serikat, menjadi sorotan karena sejumlah
pembunuhan yang dilakukan sopir Uber, yang ada di AS dan Lebanon. “Anda harus ingat bahwa rating yang diberikan pada sopir hanya mengevaluasi kemampuan menyetirnya bukan memprediksi apakah ia seorang pembunuh berantai atau tidak,” kata Direktur Uber, Dara Khosrowshahi. “Dalam keadaan seperti ini, siapa yang harus bertanggung jawab, individunya atau platform?” tanya pengamat yang juga pengarang buku “Who Can We Trust?’’, Rachel Botsman. Tak hanya robot, di Davos juga muncul kekhawatiran banyaknya data pribadi yang ditambang perusahaan-perusahaan internet berskala raksasa. Bahkan, terkadang pengumpulan data itu dilakukan secara ilegal dan beberapa di antaranya dibagikan ke pihak berwenang. “Bahayanya karena kita terlalu lambat sementara dunia menghancurkan kita yang sedang bertanya-tanya siapa yang memiliki data kita,” sebut Perdana Menteri
Jerman, Angela Merkel. Kondisi ini pun agaknya disadari pula oleh para pelaku industri teknologi. Marc Benioff, CEO dan pendiri Salesforce, sebuah perusahaan jasa komputasi awan, mengatakan perlunya regulasi yang lebih ketat di sektor ini. “Kami sama dengan industri yang lain,” kata Benioff. “Sama halnya dengan layanan jasa keuangan, produk konsumen, dan makanan, di teknologi pun, pemerintah harus terlibat,” ujarnya lagi. (rtr) ROBOT - Robot android menjadi penerima tamu Henn na Hotel Tokyo Ginza yang terletak di Tokyo, Jepang. Kepintaran buatan (Artificial Intelligence -- AI) dikhawatirkan memberikan dampak negatif pada ketersediaan lapangan kerja bagi manusia.