Skip to main content

Edisi 26 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 68 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

Rabu

Wa

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

ge, 26 oktober 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah tidak akan menarik utang dalam jumlah besar pada kuartal pertama 2017 untuk membayar gaji pegawai dan transfer ke daerah. ‘’Strategi 2017, kami berharap sudah memiliki pola penerimaan yang normal sehingga kami tidak melakukan front loading yang besar seperti tahun ini,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam press briefing 2 Tahun Jokowi-JK, di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Selasa (25/10) kemarin.

Jose Mourinho

Tiga Kekeliruan Mourinho

Manchester Jose Mourinho mendapat ‘’hukuman’’ setimpal dari para pemain Manchester United (MU) karena menerapkan metode latihan yang masih kelewat asing bagi penggawa skuad Iblis Merah. Pertama, sejauh amatan sejumlah pandit di Inggris, Mourinho banyak menerapkan metode latihan yang berbeda selama bertahun-tahun, yakni menggunakan kemarahan, bersikap sarkastis, kegembiraan dan kemuraman, sebagaimana dikutip dari laman caughtoffside. Kedua, Mourinho kerapkali tidak hadir di lapangan selama sesi dengan para pemain. Ia kerapkali hanya berteriak dari luar lapangan. Manajer asal Portugal itu lebih sering bekerja dari ruang kantornya, dan memberi keleluasaan kepada asistennya Rui Faria memimpin sesi latihan bersama dengan tim utama. Hal. 19 Ambil Keputusan

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Sri Mulyani Tak Mau Persulit Dunia Usaha

Ia menyebutkan strategi perpajakan dalam dua kuartal pertama 2016 masih lemah, demikian juga dengan penerimaan cukai. ‘’Dari sisi pengelolaan anggaran, selama kuartal I kita sangat tergantung pada utang,’’ kata Sri Mulyani. Ia menyebutkan potensi penerimaan pajak masih besar karena tax ratio Indonesia masih rendah dibanding negara lain. ‘’Pemerintah fokus pada penerimaan pajak, bukan hanya melalui amnesti pajak, melainkan juga dari kegiatan ekonomi rutin,’’ katanya. Namun, ia mengakui akan hatihati terkait dengan peningkatan penerimaan pajak di tengah denyut ekonomi yang melemah. ‘’Kami tidak ingin dunia usaha yang menghadapi ekonomi yang melemah ditekan lagi sehingga mempersulit mereka,’’ katanya. Hal. 19 Ekonomi Global

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Realistis dan Tak Spekulatif Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Rancangan Undangundang APBN 2017 didesain agar lebih seimbang dan mencerminkan kondisi perekonomian domestik. ‘’Jadi kita membuat kebijakan APBN yang lebih seimbang, antara kebijakan penerimaannya, kebijakan belanjanya, dan juga kebijakan defisitnya,’’ ujar Sri Mulyani usai rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR-RI, di Jakarta, Selasa (25/10) kemarin. Ia menuturkan, pada prinsipnya, mulai dari postur hingga asumsi makro dalam RUU APBN 2017 telah mencerminkan kondisi perekonomian nasional maupun tantangan yang dihadapi dari perekonomian global. Sehingga lanjutnya paling tidak hal tersebut telah memberikan suatu proyeksi yang dianggap realistis dan tidak menimbulkan spekulasi dari postur RUU APBN 2017. ‘’Itu suatu langkah kemajuan yang baik,’’ ujarnya. Dari sisi postur belanja, Sri Mulyani menilai memang masih dilakukan banyak program yang ditujukan untuk menjaga momentum ekonomi terutama pada saat kondisi perekonomian global, khususnya perdagangan internasional, masih sangat lemah. Hal. 19 Sisi Pertumbuhan

DUA TAHUN - Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri) dan Menkeu Sri Mul-yani menyampaikan laporan pencapaian dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-JK bidang ekonomi, Selasa (25/10) kemarin.

Bali Post/ant

Disangkutkan E-KTP

Agus Sebut Gamawan Kalap Yogyakarta (Bali Post) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahadjo menyatakan siap dimintai keterangan terkait kasus korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional e-KTP 20112012 pada Kementerian Dalam Negeri. ‘’Saya siap. Malah sudah memberikan (keterangan) ke dalam, dulu kronologinya bagaimana,’’ kata Agus Rahadjo di sela acara ‘’Anti Corruption Summit 2016’’ di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (25/10) kemarin. Sebelumnya, nama Agus disebut oleh mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sebagai pihak yang mengetahui persoalan pengadaan KTP elektronik itu. Saat itu Agus masih menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Hal. 19 Sejak Awal Bali Post/ant

JARINGAN TERORIS - Personel Brimob menjaga rumah terduga anggota jaringan teroris Gatot Witono saat dilakukan penggeledahan oleh tim Densus 88 di Magetan, Jawa Timur, Selasa (25/10) kemarin. Tim Densus 88 menangkap terduga teroris Gatot Witono, dilanjutkan penggeledahan dan menyita sejumlah barang bukti di rumahnya.

Rumah Terduga Teroris Digerebek

Agus Rahadjo

Bali Post/ant

Pengusaha Kulit Ditangkap

Magetan (Bali Post) – Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggerebek rumah terduga teroris di Jalan Hasanudin, Kelurahan Selosari, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (25/10) kemarin. Dalam penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB hingga siang hari itu polisi menangkap terduga teroris dan mengamankan sejumlah barang dari

Pungli di Dunia Pendidikan 2-Habis

Krisis Keteladanan Pemicu Utama DUNIA pendidikan menjadi harapan melahirkan generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter. Namun realitanya, masih jauh dari harapan. Bahkan, dunia pendidikan menjadi lahan bisnis ketika ‘’pasar’’ untuk memperdagangkan ilmu sangat terbuka. Tak hanya itu, dalam perkembangannya, akibat dorongan ekonomi, dunia pendidikan pun menjadi ajang pungutan liar (pungli). Hal ini dimungkinkan oleh banyak faktor. Salah satunya, gagalnya pemerintah menyiapkan infrastruktur ideal dan merata untuk pengelolaan pendidikan. Bahkan, saat ini dunia pendidikan krisis model atau figur untuk ditiru. Pandangan ini dilontarkan Guru Besar Unhi Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si. dan akademisi Undiksha, Singaraja Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A., Selasa (25/10)

kemarin. Mereaksi tudingan pungli di sektor pendidikan, Prof. Suda berharap ada penjabaran terukur dan jelas kategori pungli tersebut. Selama ini harus diakui memang ada pungutan untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan itu sering kali berdasarkan kesepakatan. Namun, dalam konteks ini, pemerintah juga harus melakukan introspeksi. ‘’Saat ini pemerintah belum mampu membenahi infrastruktur pendidikan secara merata dan berkualitas,’’ ujarnya. Kalau fasilitas ini tak dipenuhi pemerintah secara adil dan merata, maka pungutan untuk mendukung kualitas pembelajaran bukanlah bentuk-bentuk yang serta merta bisa dikategorikan pungli. ‘’Harus ada standar yang jelas untuk memvonis apakah sumbangan orangtua itu pungli atau bu-

kan,’’ sarannya. Namun, menurut Prof. Suda, alangkah elegannya jika semua pelaku dan komponen di dunia pendidikan melakukan koreksi diri. Sasarannya untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme lulusan. ‘’Inilah yang harus menjadi target, bukan melakukan politisasi termasuk melakukan tambal sulam kebijakan dalam pendidikan,’’ jelasnya. Sementara itu, Dr. Ni Made Ratminingsih mengingatkan agar komponen pendidikan dalam hal ini guru termasuk dosen bisa memosisikan diri menjadi model atau figur yang layak ditiru. ‘’Dunia pendidikan krisis model atau figur. Kuatnya kecenderungan pengelolaan pendidikan sarat pungutan liar ini harus segera dieliminir,’’ ujarnya. Hal. 19 Harus Berani

rumahnya, di antaranya komputer dan beberapa arsip. Namun, polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai penangkapan tersebut. ‘’Kami hanya bertugas mengamankan lingkungan sekitar penangkapan,’’ kata Kepala Kepolisian Sektor Magetan AKP Agus Suprijanto. Selama penggerebekan di rumah Gatot Witono, tim Detasemen

Khusus Polri didampingi Kepolisian Resor Kota Besar Surakarta dan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Gatot dikenal sebagai pengusaha kulit di Lingkungan Industri Kulit (LIK) Magetan. Istrinya seorang dokter yang dulunya bertugas di RSUD dr. Sayidiman Magetan dan sekarang hanya praktik di rumah dan klinik bersama di Magetan. (ant)

Transparansi,Cegah Pungli

TIA Kusumawardhani

Pemerintah saja tidak cukup untuk mencegah aktivitas pungutan liar atau pungli. Khususnya pungli yang juga banyak ditemukan di dunia pendidikan. Ironis memang, mengingat tempat itu semestinya menjadi ruang utama pencegahan pungli. “Selama ini kalau disebutkan pungli nomor dua di dunia pendidikan, karena di lingkup pendidikan ada pelayanan yang bersentuhan dengan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bali TIAKusumawardhani, Selasa (25/10) kemarin. TIA mencontohkan penerimaan siswa baru, tentu bersentuhan dengan masyarakat. Belum lagi nanti ketika siswa diterima di sekolah, lalu ada

kewajiban membayar SPP atau iuran lainnya. Hal-hal seperti ini sangat rentan memunculkan pungli. Oleh karena itu, perlu disikapi dengan pengelolaan dana yang transparan dan jangan sampai ada intervensi dari pihak luar. “Harus dikelola secara transparan, mau penerimaan siswa, bayar SPP. SPP-nya dibayar misalnya Rp 500 ribu dikali sekian siswa, dimanfaatkan untuk apa kemudian ada dana BOS, digunakan untuk apa. Ada bantuan dari yang lainlain, itu harus jelas pemanfaatannya untuk apa. Kalau tidak transparan, di situlah sumber pungli,” jelasnya. Hal. 19 Jadi Agenda


DENPASAR

2

Rabu Wage, 26 Oktober 2016 KERING - Ke-

FIGUR

beradaan sawah di

’’Tukang Raos’’ KEBERADAAN tukang raos pada sebuah kegiatan adat di Bali, memiliki peran yang sangat penting. Terlebih, dalam upacara perkawinan. Sebelum puncak upacara pawiwahan, biasanya diawali dengan upacara meminang. Secara adat Bali, dalam upacara meminang ini, diperlukan seorang tukang raos yang akan menyampaikan maksud dan tujuan kehadiranBali Post/ara nya ke rumah calon mempelai. Tidak sembarang orang bisa menjalankan tugas ini. Namun ada yang menarik, ketika seorang politikus terlihat sangat mahir menjadi tukang raos. Seperti yang dilakoni anggota DPRD Denpasar, I Made Sukarmana, S.H. Politisi Demokrat asal Banjar Bun, Denpasar ini sudah terbiasa menjadi tukang raos. ‘’Mungkin sudah keturunan, karena bapak saya juga sering menjadi tukang raos sejak lama,’’ ujar politisi yang juga pengacara ini. Karena sudah terbiasa menjalani tugas-tugas adat seperti itu, ia merasa tidak terlalu berat. Bahkan, dalam pembendaharaan kalimat, pihaknya juga memiliki cukup banyak akibat sudah terbiasa menjadi tukang raos setiap ada krama yang hendak menikah. Ia mengaku tugasnya di lembaga legislatif cukup berbeda dengan kegiatan yang dilakoninya di adat. Kini, ia duduk di Komisi I DPRD Denpasar yang membidangi masalah hukum, kependudukan, statistik, pertanahan, perizinan dan pemerintahan. Meski demikian, ia menjalaninya dengan senang hati, karena pada esensinya sama, yakni melayani masyarakat. (ara)

Triwulan III

Serapan Fisik di Bawah Target Denpasar (Bali Post) – Memasuki triwulan III, Juli-September 2016 ini, sejumlah proyek fisik sedang berlangsung. Meski demikian, realisasinya sudah mencapai 68,22 persen. Realisasi ini masih di bawah target, karena sejatinya targetnya mencapai 70 persen. Hal serupa juga terjadi pada capaian keuangan. Hingga September 2016 lalu, capaian realisasi keuangan baru mencapai 48,54 persen dari target 70 persen. Menurut Kasubag Pemberitaan Humas Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, keterlambatan realisasi tersebut karena ada beberapa faktor. ‘’Informasi yang kami dapat dari Probang, keterlambatan tersebut akibat adanya penyetopan galian C beberapa waktu lalu, sehingga berdampak pada capaian fisik. Sedangkan untuk keuangan, karena proyeknya sedang jalan maka proses pencairannya belum dilakukan,’’ katanya. Data pengadaan barang dan jasa hingga 17 Oktober 2016, total paket yang dilelang melalui LPSE (layanan pengadaan secara elektronik) sebanyak 166 dan selesai lelang 163 dengan pagu Rp 300.747.076.917. Sedangkan hasil lelang mencapai Rp 247.518.481.000, ada selisih Rp 53.228.595.917. Ini artinya, ada efisiensi 17,70 persen. Sedangkan dilihat dari jenis lelang, konsultasi 27, konstruksi 108, barang 33 dan jasa lainnya 2 unit. (kmb12)

Suara Denpasar & Badung

Jalan Tukad Balian, Renon, sangat potensial ditanami melon, semangka dan jagung. Namun petani di daerah ini kini kesulitan mendapatkan air, sehingga lahannya menjadi kering bahkan tanahBali Post/wan

Melirik Sawah di Renon

Air Sulit, Warga Pilih Tanam Jagung Manis KEBERADAAN sawah di perkotaan semakin sulit dipertahankan. Selain akibat maraknya alih fungsi lahan, ketersediaan air juga semakin sulit. Meski demikian, bukan berarti tidak bisa melihat sawah di perkotaan. Salah satunya terlihat di Desa Renon, Denpasar Selatan. Kini, sawah di tempat ini masih ada yang diolah oleh pemiliknya, mulai dari menanam jagung, melon, semangka maupun padi. Bendesa Desa Pakraman Renon I Made Sutama mengakui cukup

Gung Derah, Denpasar

Belum Makmur karena Korupsi Mengapa negara kita belum makmur dan sejahtera, karena korupsi, materialisme dan konsumerisme yang tumbuh subur sejak zaman Orba. Sesungguhnya, dalam ajaran Hindu kesejahteraan tersebut terletak pada keseimbangan sekala dan niskala. Jodog, Denpasar

LPJ di Renon Padam

Lampu penerangan jalan (LPJ) di Jl. Merdeka VI No. 1 Renon tidak menyala, apalagi di sana agak gelap akibat banyaknya pohon. Febri, Denpasar

Wilson, Canggu

Perekaman E-KTP di Kuta Utara Saya sarankan perekaman e-KTP di Kecamatan Kuta Utara unuk anak 17 tahun agar diutamakan, karena mereka sedang disibukkan dengan persiapan ujian dan diperlukan unuk mencari SIM serta mencari perguruan tinggi. Apalagi, saat hari Jumat hanya melayani 1 jam saja dari pkl. 06.00 sampai pkl. 07.00 pagi saja. Tentu waktunya sangat terbatas dan jika tak punya nomor antrean, maka tak akan dilayani. Iskandar, Denpasar

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : bus sarbagita merugi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

dan semangka yang ditanam di Renon cukup baik. Bahkan, sampai saat ini masih banyak warga Renon yang menanam semangka. Dengan luas sawah yang mencapai 54 hektar saat ini, sering kali dimanfaatkan warganya untuk menanam beraneka ragam jenis sayur dan buah. Di bagian atas, biasanya warga memanfaatkan lahannya dengan menanam cabai, tomat, serta sayur-mayur ukuran kecil. Sedangkan di bagian bawah, ditanami jagung, melon serta semangka. ‘’Pola tumpang

sari ini sudah biasa dilakukan di Renon,’’ ujar mantan Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar ini. Saat ini, warganya banyak yang menanam jagung manis. Karena selain lebih mudah ditanam, komoditi jenis ini lebih gampang dijual. Akibatnya, warga setempat lebih memilih untuk menanam jagung manis. ‘’Mungkin lebih cepat laku sehingga banyak yang menanam jagung,’’ jelasnya. Sutama mengakui tantangan

terbesar yang dialami warganya untuk mempertahankan lahan sawah yakni besarnya kebutuhan akan kawasan permukiman. Salah satu yang disasar yakni lahan sawah. Akibatnya, sawah pun beralih fungsi menjadi kawasan terbangun. Namun, kini pihaknya sudah mulai merancang agar keberadaan 54 hektar sawah ini bisa dipertahankan. ‘’Mudah-mudahan kami bisa melakukan ini, melalui peraturan yang akan kami buat bersama,’’ ujar Sutama. (ara)

Dewan Desak Segera Dibuat Perwali Denpasar (Bali Post) –

Pemkot Denpasar telah melakukan tindak lanjut atas PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, dengan membentuk perda. Bahkan, Ranperda-nya sudah disahkan dewan menjadi perda beberapa waktu lalu dan kini masih dalam proses verifikasi di provinsi. Sejumlah fraksi di DPRD Denpasar berharap penggodokan materi organisasi perangkat daerah (OPD) bisa lebih cepat dan mengutamakan profesionalisme dalam menentukan orang yang akan menduduki posisi yang ada. Anggota Fraksi PDI-P I.B. Kompyang Wiranata mengharapkan, sesuai dengan instruksi Mendagri No. 061/2911/SJ Tahun 2016 tentang Tindak Lanjut PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, diharapkan pembentukan dan susunan perangkat daerah bisa dipercepat. Mewujudkan percepatan ini, katanya, perlu dibuat Peraturan Wali Kota (Perwali) yang akan mengatur tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta

tata kerja perangkat daerah di Kota Denpasar. Karena tanpa ada perwali, ranperda yang sudah disetujui semua fraksi belum bisa ditindaklanjuti untuk membentuk perangkat daerah. Di sisi lain, Fraksi Demokrat DPRD Kota Denpasar mendesak Wali Kota Denpasar agar dalam penempatan pejabat pada OPD yang baru benar-benar mengakomodir atau memperhatikan kemampuan calon. ‘’Kami minta dalam pengisian jabatan pada

OPD yang baru menghindari kepentingan pribadi, golongan serta kelompok. Profesionalisme dan kemampuan calon pejabat harus diutamakan,’’ kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra, Selasa (25/10) kemarin. Harapan senada disampaikan anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Denpasar, Hilmun Nabi. Menurutnya, dengan adanya penambahan dinas, nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan

kepada masyarakat. ‘’Sekarang beberapa dinas ada yang dipisah sehingga pelayanan akan lebih fokus. Karena itu, kami harapkan kualitas pelayanan lebih meningkat,’’ kata Hilmun Nabi. Seperti diberitakan, di Pemkot Denpasar telah disepakati ada 23 dinas dari 17 dinas sebelumnya. Sedangkan badan diciutkan dari sembilan menjadi empat. Di samping ada penggabungan, juga ada pembentukan dinas baru. Misalnya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan digabung menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Sedangkan Dinas Pendidikan dan Olahraga, akan dimekarkan menjadi dua yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Kepemudaan, Ekonomi Kreatif dan Olahraga.

Begitu juga Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, dipisah menjadi dua dinas. Selain itu, juga ada pembentukan dinas baru, yakni Dinas Kebakaran dan Dinas Penanaman Modal. Sementara badan yang sebelumnya ada sembilan, nanti akan diciutkan menjadi empat. Yakni Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Perencana Penelitian dan Pengembangan, serta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Diduga Selundupkan Narkoba

Warga Singapura Dituntut 10 Tahun Denpasar (Bali Post) Didakwa bersalah dalam kasus dugaan penyelundupan narkoba, jaksa penuntut umum (JPU) Suasti Ariani menuntut pria asal Singapura terdakwa Mohammad Noh Bin Abdul Salam dengan pidana penjara selama 10 tahun. JPU di depan majelis hakim pimpinan Dr. Yanto, Selasa (25/10) kemarin, mengatakan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 113 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang

Narkotika. Selain dituntut hukuman secara fisik selama 10 tahun, jaksa juga menuntut supaya terdakwa membayar denda Rp 2 miliar, subsider enam bulan kurungan. Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya diberikan kesempatan untuk mengajukan pembelaan dalam sidang pekan depan. Sebelumnya dalam dakwaan jaksa, Mohammad Noh Bin Abdul Salam diajukan ke per-

sidangan setelah dia ditangkap petugas bea cukai di Bandara Ngurah Rai. Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam koper yang dibawa terdakwa, petugas menemukan 1 buah plastik klip berisi 10 butir ekstasi yang terdiri dari 5 butir warna cream logo ‘’Mercy’’ berat 1,55 gram netto dan 5 butir warna hijau dengan logo ‘’Gagang Telepon’’ seberat 1,40 gram netto. Pun ditemukan 1 buah klip berisi 1 lembar happy paper warna warni berisi 10 strip

atau potong seberat 0,1 gram netto yang dibungkus sampul warna merah. Terdakwa awalnya berangkat ke Bali dari Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat Air Asia AK 376 dengan rute Kuala LumpurBali. Setelah tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, terdakwa kemudian masuk ke terminal kedatangan. Begitu menuju pos pemeriksaan bea dan cukai, terdakwa menunjukkan gerak-gerik

mencurigakan. Petugas bea dan cukai pun melakukan pemeriksaan secara tertutup dengan menggunakan X-ray pada barang bawaan terdakwa, yaitu 1 buah koper warna abu-abu gelap merek Samsonite. Setelah dilakukan pemeriksaan itulah ditemukan narkotika tersebut. Kasus itu kemudian diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali untuk dikembangkan dan diproses hukum lebih lanjut. (kmb37)

Terbukti Lakukan Paedofilia

Berani Bertani

Saya ajak anak muda berani bertani dan saya sudah mengawalinya dengan mencari lahan di Pelaga seluas 5 hektar untuk ditanami anggur New Zealand, manggis, apel, cempedak, nangka, mangga yang nantinya sebagai agro resort. Kita bikin jus dan es krim dari hasil panennya. Selama ini, pertanian ditinggalkan masyarakat. Tapi di sini kita kelola dengan teknologi modern agar menjadi petani sukses. Kalau di sektor pariwisata, yang untung hanya kapitalis. Jimmy Carter saja yang petani bisa jadi Presiden Amerika Serikat.

sulit untuk mempertahankan keberadaan sawah di kawasan perkotaan. Sebut saja di wilayahnya, sejatinya masih cukup banyak sawah yang bisa diolah oleh pemiliknya. Bahkan, produktivitas sawah di Renon cukup potensial. Karena selain padi, sawah di Renon sangat potensial ditanami berbagai buah yang merambat, seperti semangka, melon, mentimun, serta jenis lainnya. Ikon sawah di Renon, katanya, sangat identik dengan melon dan semangka. Sebab, kualitas melon

Percepat Pembentukan OPD

Material Proyek Berserakan

Saya heran dengan proyek pavingisasi di dekat kantor BPD dan BRI Renon yang tidak tuntas dan materialnya berserakan sehingga menyebabkan mobil-mobil parkir di badan jalan. Tolong proyek ini segera diselesaikan supaya masyarakat tidak terganggu.

nya pecah-pecah.

Ausie Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 2 Miliar Denpasar (Bali Post) Sempat tertunda selama dua pekan, ketua majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar Wayan Sukanila yang menyidangkan perkara paedofilia dengan terdakwa Robert Andrew Fiddes Ellis, Selasa (25/10) kemarin akhirnya membacakan putusan. Terdakwa warga Australia (Ausie) berusia 68 tahun itu dihukum dengan pidana penjara selama 15 tahun. Di samping ini, terdakwa juga didenda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Majelis hakim berpendapat, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan aksi pencabulan terhadap anak-anak. Terungkap ada sekitar 11 anak yang menjadi korban terdakwa. Soal pasal yang digunakan menjerat, hakim sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Suasti Ariani, Purwanti Murtiasih dan Alit Suastika, yakni Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Walau sependapat, namun vonis tersebut masih lebih

rendah dari tuntutan jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali itu. Sebelumnya, jaksa memohon supaya majelis yang menyidangkan dan mengadili perkara ini menghukum terdakwa selama 16 tahun penjara, denda Rp 2 miliar subsider delapan bulan. Namun hakim menurunkan vonis terdakwa dari tuntutan jaksa. Meskipun demikian, hukuman 15 tahun merupakan hukuman paling maksimal. Dalam sidang yang cukup menyita perhatian media lokal, nasional maupun internasional itu, hakim terlebih dahulu membacakan beberapa pertimbangan. Yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan menyesali perbuatannya. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah merusak masa depan anak-anak yang masih di bawah umur dan merusak citra Pulau Dewata di mata dunia. Atas putusan itu, hakim memberikan kesempatan pada terdakwa maupun jaksa untuk menyikapi, baik menerima maupun upaya hukum banding. Robert kemudian berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, Yanuar Nahak

dan Benny Hariyono. Di muka persidangan, Yanuar langsung menyatakan banding. Sementara JPU masih pikir-pikir. Di sisi lain, pemerhati anak dari P2TP2A sekaligus pendamping korban, Siti ‘’Ipung’’ Sapura, mengaku puas dengan putusan yang dijatuhkan hakim kepada terdakwa. ‘’Kita apresiasi atas putusan hakim, karena terdakwa harus dihukum berat dan menjadi pembelajaran terdakwa yang merupakan warga negara asing itu,’’ tandas Ipung. Dia berharap tidak ada lagi anak yang menjadi korban paedofilia. Ia mengatakan, dalam kasus pencabulan anak di bawah umur (paedofilia) yang sering terjadi, baru pertama kali dalam sejarah di Pengadilan Negeri Denpasar menghukum terdakwanya dengan hukuman maksimal. ‘’Ini putusan hakim yang paling tinggi dalam sejarah sidang kasus paedofilia di PN Denpasar, dan saya akan terus berjuang memberikan pendampingan dan perlindungan bagi anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual,’’ katanya dengan penuh semangat. Sebagaimana dakwaan jaksa,

Bali Post/eka

PUTUSAN - Terdakwa Robert Andrew Fiddes Ellis memberi salam pada majelis hakim usai sidang putusan kasusnya di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (25/10) kemarin. Robert divonis 15 tahun penjara atas kasus pelecehan seksual pada anak di bawah umur (paedofilia). Robert melakukan aksinya pada 2014 hingga 2015. Awalnya dia berkenalan dengan Ni Nyoman S dan sempat ke kampung halaman temannya di Karangasem. Saat berada di sana, terdakwa banyak berkenalan dengan anak-anak.

Termasuk, dengan keponakan S berinisial W. Terdakwa kemudian mengajak anak-anak bermain, membelikan es krim, sandal, baju sehingga anak-anak merasa terdakwa adalah orang baik. (kmb37)


Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Gardu Listrik Meledak, Turis Panik Mangupura (Bali Post) Ledakan terdengar beberapa kali disertai kepulan asap tebal di Pertokoan Kuta Square, Selasa (25/10) kemarin. Penyebabnya, diduga karena korsleting listrik di dua titik gardu dan sempat terlihat kobaran api. Untungnya, api tidak merembet ke pertokoan dan tidak menelan korban. Namun, kejadian itu tak pelak membuat wisatawan yang sedang belanja di sana panik. Kasubnit Reskrim Ipda I Putu Budi Artama seizin Kapolsek Kompol Sumara membenarkan ada gardu listrik korslet sehingga menimbulkan asap tebal. ‘’Sudah diatasi dan api sudah padam,’’ tegasnya. Hal sama disampaikan Dandim 1611/Badng Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa. ‘’Instalasi listrik terbakar, dan api sudah diatasi petugas keamanan setempat bersama petugas PLN. Saya langsung cek lokasi,’’ tegasnya. Plt. Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Bali I Gusti Ketut Putra yang diminta konfirmasinya menjelaskan, pihak pengelola melaporkan adanya suara seperti ledakan di lv board depan pertokoan kawasan Kuta Square. Pada saat yang bersamaan, lv board di KA 4 di Jalan Tegal Wangi, Kuta, juga terbakar karena kedua lv board tersebut merupakan satu rangkaian dari trafo yang sama. Kebakaran lv board tersebut disebabkan oleh tingginya beban yang melebihi kemampuan kapasitas kabel dan peralatan lv board tersebut, sehingga terjadi panas yang tinggi pada lv board yang pada akhirnya membuat peralatan di dalam lv board terbakar. Dari kebakaran tersebut, mengakibatkan beberapa urat kabel putus dan memukul bodi lv board sehingga terkesan seperti suara ledakan. Atas kejadian itu, pihak security Kuta Square berusaha memadamkan percikan api dengan menggunakan APAR jenis foam (serbuk). Selain itu, akibat kejadian tersebut, 10 pelanggan terpaksa dipadamkan dengan daya total 65 kW. ‘’Saat ini sedang dilakukan proses penormalan dengan cara memasang instalasi darurat dengan saluran udara dan mengganti lv board yang gangguan tersebut,’’ ujarnya. PLN sudah berusaha untuk melakukan pendekatan ke pengelola untuk izin penempatan gardu sisipan. ‘’Untuk itu, perlu dukungan semua pihak, masyarakat, pelanggan dan pengelola untuk memberikan izin penempatan tiang gardu sisipan dan pemasangan tiang untuk kepentingan bersama,’’ katanya via whatsapp. Dikatakannya, beban yang bisa ditampung 90 persen sudah maksimum. ‘’Tapi lama-kelamaan kalau konsumsi mereka nambah, tidak bisa kita kendalikan,’’ imbuhnya. Ke depan, pihaknya akan mengupayakan koordinasi dengan pihak pengelola agar difasilitasi tempat atau space untuk pemasangan panel dan gardu pembagi di beberapa titik lokasi Kuta Square untuk memecah beban kelistrikan di daerah Kuta Square. Alfamart dan Spa Terbakar Kebakaran hebat juga terjadi di Jalan Popies 1, Kuta, Selasa (25/10) kemarin. Si jago merah melalap Alfamart dan Angelina Spa. Kasubnit Reskrim Ipda I Putu Budi Artama seizin Kapolsek Kompol Sumara mengatakan, awalnya ada pembongkaran papan reklame Alfamart yang habis kontrak menggunakan jasa las. Saat itu, percikan api dari las mengenai atap toko yang terbuat dari ilalang dan api langsung membesar. Dari informasi di lapangan, keterangan pegawai Alfamart, Nurul Hasanah (27), pukul 12.10 Wita ia berada dalam toko bersama empat karyawan lainnya. Saat asyik main HP, dilihat orang-orang ramai di luar toko sedang mengambil air. Nurul langsung keluar dan melihat api telah membakar atap toko. Nurul langsung membangunkan teman-temannya di dalam toko dan disuruh keluar. Sekitar 20 menit kemudian datang mobil Pemadam Kebakaran Badung dan langsung menjinakkan api. Untuk kerugiannya, masih didata. Karyawan Angelina Spa, Rere Egi (25), mengatakan pukul 13.00 Wita ditelepon bosnya dan disuruh untuk mengambil barang-barang yang berada di spa. Setiba di TKP, ia kaget karena spa dan Alfamart habis terbakar. (kmb36/kmb42)

Badung

3

Permohonan IMB Ditolak

Bupati Hentikan Proyek Tempat Yoga di Cemagi Mangupura (Bali Post) Keluhan masyarakat terkait keberadaan bangunan di wilayah Banjar Seseh, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, akhirnya direspons Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Pejabat asal Desa Plaga, Petang ini bersama SKPD terkait, Selasa (25/10) kemarin langsung sidak ke lokasi dan meminta investor menghetikan proyek tersebut.

Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Badung juga telah menolak permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) proyek bangunan yang konon akan digunakan untuk tempat yoga. ‘’Permohonan IMB sudah ditolak pada bulan April 2016. Jadi, seharusnya tidak boleh membangun sebelum adanya IMB. Ini sudah melanggar,’’ tegas Bupati Giri Prasta. Politisi PDI-P Badung yang didampingi Kepala BPPT I Made Sutama dan Kasat Pol PP I Ketut Martha juga meminta pemilik segera mengurus izin dan mengikuti semua peraturan yang berlaku. ‘’Saya minta pemilik menghentikan semua aktivitas pembangunan sebelum semua perizinan dan permasalahan dengan warga tuntas,’’ ungkapnya. Apabila tetap membandel, Bupati Giri Prasta meminta tim yustitusi menindak, bahkan membongkar proyek tersebut. ‘’Kan kasihan bangunan sudah terbangun seperti ini, jadi segera selesaikan perizinan.

Ikuti semua aturan,’’ ucapnya. Tokoh masyarakat Seseh Wayan Bawa yang turut ke lokasi mengakui sudah ada kesepakatan antara warga dengan pemilik agar membongkar bangunan lantai I. Sebab, bangunan tersebut dinilai terlalu tinggi dan dekat dengan pura. ‘’Warga juga meminta ornamen bangunan dan tembok mengadopsi arsitektur Bali,’’ ujarnya. Kepala BPPT I Made Sutama menjelaskan, pemilik bangunan atas nama IGAA Mas Budawati sudah mengantongi Persetujuan Prinsip Nomor: 2946/BPPT/Pusat Kebugaran (Yoga)/v/2015 tertanggal 12 Mei 2015, Rekomendasi UKL/ UPL dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Badung Nomor : 660.41/443/LH tanggal 28 September 2015. Selanjutnya, yang bersangkutan mengajukan permohonan IMB dengan surat permohonan tangal 6 Oktober 2015 dan tanda terima permohonan konsultasi 57/BPPT/Konsul/MW-2016.

Mangupura (Bali Post) Seorang buruh berinisial Ad (34) asal Banyuwangi, Jawa Timur, mengamuk di kos-kosan di Jalan Cokroaminoto Gang Kelapa Muda, Ubung Kaja, Denpasar, Selasa (25/10) kemarin. Pemicunya, Ad memergoki istrinya, PP (31), bersama selingkuhannya, AT, di kamar dalam keadaan bugil. Ad membacok istrinya dan selingkuhannya tersebut. Menurut Kapolsek Den-

pasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Julkipli Ritonga, kejadiannya pukul 01.00 Wita. Dari hasil penyelidikan, lanjut Wisnu, pelaku terbangun dari tidurnya dan langsung ingat istrinya yang tinggal di kamar sebelah. Saat keluar kamar, pelaku melihat ada pisau di teras kamar lalu diambil dan diselipkan di depan perut. Diduga, pelaku sudah mencium perselingkuhan istrinya itu.

Bali Post/ist

SIDAK - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat melakukan sidak terkait keberadaan bangunan di wilayah Banjar Seseh, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. ‘’Kami tidak bisa memproses IMB karena bangunan yang dikerjakan berdiri di atas alas hak yang dimohonkan. Ada perbedaan luas lahan yang dimohonkan dengan kenyataan di lapangan,’’ jelasnya.

Bangunan yang dimohonkan IMB, tidak sesuai dengan gambar yang dimohonkan. Permohonan pengajuan IMB ini sendiri telah dikembalikan tanggal 26 April 2016, yang diterima kuasa hukum, Nina

Jullyanie A. ‘’Selain perbedaan gambar dengan bangunan, warga sekitar juga menolak pembangunan lantai I yang lokasinya dekat dengan pura keramat Batu Bolong, Seseh,’’ pungkasnya. (kmb27)

Sebelum ke kamar istrinya, pelaku ke kamar mandi umum untuk buang air besar. Saat di depan kamar istrinya, ternyata pintu kamar terkunci. Pelaku lalu membuka jendela kamar tersebut dan kebetulan tidak terkunci. Pelaku masuk kamar dan melihat istrinya bersama AT tidur dalam keadaan telanjang. Pelaku langsung membacok AT di dada kiri dan kepala beberapa kali. Melihat

hal itu, PP berusaha memegang tangan suaminya, tetapi malah tangan kanannya kena sabetan pisau itu. Bahkan, pelaku sempat mencekik leher istrinya lalu diseret sampai ke luar kamar. ‘’Setelah itu, pelaku menuju rumah ketua lingkungan untuk menyerahkan pisau itu dan kembali ke gudang mebel dekat TKP. Sedangkan kedua korban dalam kondisi berdarah-darah langsung dibawa ke RS Surya Husada oleh

warga. Selanjutnya, keduanya dirujuk ke RUSP Sanglah menggunakan mobil patroli. Sementara pelaku ditangkap di tempat tinggalnya,’’ ucap Iptu Julkipli. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Denpasar Barat. ‘’Pelaku dan suaminya pisah ranjang sejak 1,5 bulan lalu. Mereka menikah 3 tahun lalu dan punya satu anak. PP selingkuh dengan AT sejak pisah ranjang,’’ tegasnya. (kmb36)

Kalap, Buruh Bacok Istri dan Selingkuhannya

Percepat Pendataan Akomodasi

Dispenda Siapkan Sistem ’’Online’’

Bali Post/ist/franky

PADAMKAN API – Beberapa petugas berusaha memadamkan api di Pertokoan Kuta Square. Sebelumnya, terdengar beberapa kali ledakan dari gardu listrik di pertokoan tersebut.

Mangupura (Bali Post) – Pendataan akomodasi di Kabupaten Badung bakal dilakukan secara online. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat kini tengah menyiapkan piranti khusus guna menyukseskan instruksi Bupati Badung tersebut. Kadispenda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan sistem online yang diterapkan akan dikoneksikan ke kecamatan dan desa sehingga lebih memudahkan perangkat desa melakukan pendataan. ‘’Kami akan lakukan pendataan secara online. Jadi, pihak desa tinggal mengirimkan data akomodasi yang ada di wilayahnya lewat web yang ada di desa,’’ ungkap Adi

Arnawa saat ditemui, Selasa (25/10) kemarin. Sel ain memanfaatkan fasilitas website yang ada di masing-masing desa, kata mantan Kasatpol PP Badung ini, sistem pendataan online juga bisa dilakukukan lewat smartphone. ‘’Sistemnya sedang kami siapkan. Ini akan mempercepat pendataan akomodasi yang ada di Badung,’’ ucapnya. Terkait ketakutan masyarakat melaporkan akomodasi lantaran khawatir menjadi objek pajak, Adi Arnawa menegaskan, pendataan yang dilakukan justru akan mengutungkan pihak desa. Sebab, 10 persen pendapatan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) akan dikembalikan

Di Pura Dalem Paruman Sembung

Bupati Giri Prasta ’’Ngunggahang Sekar’’ Petapakan BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Selasa (25/10) kemarin menghadiri upacara ngeratep, melaspas lan mapasupati Ida Batara Petapakan di Pura Dalem Paruman, Desa Adat Sembung-Karangjung, Mengwi. Bupati Giri Prasta pada kesempatan itu ngunggahang sekar pada Petapakan yang disucikan. Hadir mendampingi Bupati yakni anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Jaya Saputra beserta Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Sembung Made Kariana, Panglingsir Puri Ageng Mengwi, Panglingsir Puri Sembung, Bendesa Adat Pacung, Apuan, Lodtunduh, Tegeh, Angsri, serta tokoh masyarakat setempat. Ketua Panitia Pura Dalam Paruman sekaligus Bendesa Adat Sembung I Gede Sindu Putra melaporkan, perbaikan/ ngodak Petapakan dimulai bulan Juli hingga Oktober 2016. Adapun Petapakan yang diperbaiki yakni Barong, Ratu Niang Lingsir, Ratu Mas Ayu, Pewayangan Jauk Manis dan 2 pratima ring Pura

Dalem Paruman. Perbaikan Petapakan ini menghabiskan dana Rp 700 juta. Dana tersebut bersumber dari urunan krama pangempon dari 300 KK dengan 2 desa adat terkumpul Rp 200 juta, APBD Badung Rp 250 juta, dan dana bantuan APBDes Rp 200 juta. Sementara upacara katur ngeratep, melaspas, masupati, upacara utama mejalaran pulegembal dan bebangkit sajangkepnyane. Upacara di-puput Ida Pedanda Geria Sembung, Mengwi. Setelah upacara melaspas dan masupati, dilanjutkan dengan puncak karya pada 1 November nanti dan upacara akan dilaksanakan hingga tanggal 8 November 2016. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan terima kasih atas semangat krama pemaksan yang telah menjalankan swadharmaning agama. Kata Bupati, Pemkab Badung akan selalu mendukung upaya krama dalam rangka melestarikan seni, adat, agama dan budaya Bali. Hal ini telah menjadi salah satu dari lima program prioritas yang dilaksanakan

PETAPAKAN - Bupati Giri Prasta, Selasa (25/10) kemarin menghadiri upacara ngeratep, melaspas lan mapasupati Ida Batara Petapakan di Pura Dalem Paruman, Desa Adat Sembung-Karangjung, Mengwi. Bupati pada kesempatan itu ‘’ngunggahang sekar’’ pada Petapakan yang disucikan. Pemkab Badung. Menurutnya, pelestarian seni, adat, agama dan budaya sangat penting karena segala pembangunan yang dilakukan fondasinya adalah budaya. ‘’Membangun seni, adat dan agama fondasinya adalah budaya,’’ tegasnya. Selain seni, adat agama dan budaya,

yang menjadi skala prioritas pembangunan Badung adalah sandang, pangan dan papan, pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan tenaga kerja serta pariwisata. Di akhir acara, Bupati Badung Giri Prasta ngaturang punia Rp 250 juta yang diterima ketua panitia. (ad911)

ke desa. ‘’Justru dengan melaporkan jumlah akomodasi yang ada di wilayahnya akan berdampak pada pendapatan desa,’’ tegasnya. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengeluarkan instruksi kepada perbekel dan lurah untuk mendata ulang seluruh akomodasi wisata yang ada di wilayahnya. Hanya, tak sedikit aparat desa ini belum mendata dan melaporkan seluruh akomodasi

wisata termasuk rumah kos yang ada di wilayahnya. Padahal, sesuai perintah Bupati Badung No. 1 Tahun 2016, batas tenggat waktu yang diberikan kepada para perbekel/lurah untuk melakukan pendataan paling lambat 10 Oktober 2016. Mereka wajib melaporkan jumlah akomodasi wisata yang ada di desanya. Sebab, disinyalir banyak akomodasi bodong atau tak berizin telanjur

beroperasi di Badung. Dalam instruksi tersebut, lurah dan perbekel wajib melakukan pendataan jumlah hotel bintang dan nonbintang, kondotel, rumah sewa, vila, pondok wisata, restoran/bar/ rumah makan, spa, hiburan malam (karaoke, live music/ diskotek) baik yang berizin maupun tak berizin yang berada di wilayah desa dan kelurahan masing-masing. (kmb27)

Audiensi GM PT Angkasa Pura dengan Bupati

Maskapai Diminta Sampaikan Bandara Ngurah Rai di Badung ‘’SELAMAT Datang di Bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar, Bali’’, demikian pengumunan yang biasa disampaikan petugas kabin pesawat menjelang mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai. Ternyata, kalimat dan kata-kata pada pengumuman ini mendapat perhatian serius Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menerima General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Ngurah Rai, Yunus Suprayogi, di ruang tamu Bupati Badung, Senin (24/10). Pada pertemuan tersebut, Bupati Giri Prasta menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar mengenai keberadaan atau posisi Bandara Internasional secara geografis. ‘’Dalam setiap pengumuman dalam pesawat menjelang mendarat di Ngurah Rai, petugas selalu menyampaikan Bandara Ngurah Rai di Denpasar, padahal kenyataannya secara geografis berada di wilayah Kabupaten Badung,’’ kata Bupati. Untuk itulah, Bupati Giri Prasta meminta pihak pengelola Bandara Ngurah Rai menginstruksikan kepada seluruh maskapai yang mendarat di Bandara Ngurah Rai untuk mengubah pengumuman menjelang mendarat. Dengan menyebutkan Bandara Ngurah Rai di Badung, bukan di Denpasar. Bupati Giri Prasta menegaskan, hal ini menjadi penting untuk memberikan

TERIMA AP I - Bupati Giri Prasta saat menerima General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Ngurah Rai, Yunus Suprayogi, di ruang tamu Bupati Badung, Senin (24/10). informasi yang benar kepada setiap orang yang mendarat di Bandara Ngurah Rai serta menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Badung. Bupati Giri Prasta juga menekankan mengenai kontribusi bandara ke PAD Badung, agar bisa dimaksimalkan. Selama ini pendapatan dari bandara diperoleh dari pajak reklame dan parkir. Bupati juga meminta pihak bandara dapat mengalokasikan CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat pendamping. Terkait masterplan bandara, apabila ada keinginan perluasan, Bupati menyarankan agar

perluasan mengarah ke barat. Tentunya setelah melalui kajian dan analisis dari pihak-pihak yang berkompeten. GM PT AP I Bandara Ngurah Rai, Yunus Suprayogi, mengatakan kunjungannya untuk memperkenalkan diri lantaran baru mengemban tugas sebagai GM Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Bali. Pihaknya menyatakan kesiapannya melaksanakan arahan Bupati. ‘’Kami selalu siap kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung yang selama ini telah terjalin sangat baik, menjadi lebih baik dan erat di kemudian hari,’’ katanya. (ad908)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

Menghitung Hari Menuju Konser Ari Lasso-Raisa

KONSER Bali I’m in Love ‘’Ari Lasso – Raisa’’ tinggal menghitung hari, tepatnya 7 hari lagi. Konser eksklusif ini telah menjadi topik hangat di berbagai kalangan di Bali. Kedua penyanyi sama-sama memiliki penggemar yang besar. Akun instagram Raisa saat ini memiliki lebih dari 10 juta follower, sedangkan Ari Lasso seperti diketahui adalah rockstar legendaris dengan lebih dari 2 juta follower di akun twitter-nya. I Gusti Putu Mahaindra Yasa atau biasa disebut Ucil mewakili Kecak Production menuturkan, komparasi follower di akun media sosial tidak sepenuhnya menggambarkan jumlah fans. ‘’Banyak penggemar yang tidak aktif menggunakan media sosial, itu kenapa kami menggunakan bermacammacam media komunikasi, terima kasih untuk Bali Post yang sudah banyak sekali membantu.’’ Raisa yang populer di anak muda menurut survei memang lebih banyak diperbincangkan, penyanyi cantik ini memiliki prestasi dan pesona yang seperti tidak kunjung habis. Album baru Raisa ‘’Handmade’’ yang sukses juga telah melaksanakan tur selama bulan Oktober di beberapa kota di Indonesia. Meskipun begitu, Ari Lasso diyakini juga akan mendapat sambutan meriah dari audiens. Penyanyi karismatik ini dikenal memiliki die hard fans yang kuat dari kalangan mapan. Ari Lasso juga dikenal memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menciptakan suasana konser yang meriah. Konser Bali I’m in Love siap menghentak Bali pada tanggal 2 November 2016, di Grand Ballrom Aston Hotel Denpasar. Merujuk pengalaman-pengalaman konser Ari Lasso atau Raisa sebelumnya, konser ini diyakini akan padat pengunjung. ‘’Jadi, buat yang ngaku fans berat Raisa dan Ari Lasso tapi belum beli tiket, segera saja sebelum kehabisan,’’ tutup Ucil. Tiket dijual dalam beberapa kelas yang bervariasi menurut minat dan kemampuan sebagai berikut;

diamond Rp 1.000.000 (fasilitas nomor kursi dan foto bareng artis), platinum Rp 500.000 (duduk 2nd class), gold Rp 350.000 (duduk 3rd class) dan festival Rp 150.000 (standing). Untuk tiket festival Kecak Production memberikan fasilitas diskon Rp 50.000 bagi pelajar dan mahasiswa dengan menunjukkkan kartu mahasiswa atau kartu tanda pelajar. Kecak Production membuka penjualan tiket di Arena Resto Sanur, Warung Pepe Dewi Sri, Monjali Bali Kafe Mahendradata, BC Street Coffe Teuku Umar Barat, Stikom Bali Renon, Radio Cassanova FM Gatsu, Radio Duta FM Veteran, Mie Kober Batubulan dan Mie Tomcat Semeru & Ida Bagus Oka. Untuk informasi bisa segera hubungi hotline di 081 238 980 220. (r)

Wedakarna Siapkan Kawasan Tamblingan dan Buyan Jadi Pusat Ekonomi Hindu

DPD-RI Bela Eksistensi Pedagang Lokal Desa Wanagiri di Atas Lahan Negara

P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

BERTEMU - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat bertemu dengan para pedagang Hindu di Wanagiri, Sukasada, Buleleng. GERAK cepat dan responsif, itulah citra dari sosok Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat mendapatkan aspirasi masyarakat. Jiwa muda wakil rakyat yang baru berusia 36 tahun ini seakan sangat cocok dengan kondisi kompleksitas Bali saat ini yang sarat masalah dan tantangan. Satu per satu masalah diurai oleh Senator termuda dalam sejarah Bali dan kini tingkat kepercayaan masyarakat makin tinggi pada lembaga DPD-RI berkat kinerja tanpa henti dari Senator Wedakarna, salah satunya bagaimana rakyat Bali kini lebih mudah dan nyaman bertemu dan curhat pada Senatornya dibanding dengan pejabat di Bali lainnya. Sebagai salah satunya terekam dari dialog bersahaja yang dilakukan oleh Senator Wedakarna saat bertemu dengan para pedagang Hindu di Wanagiri, Sukasada yang berjualan di pinggir jalan Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Didampingi Perbekel I Wayan Gumiasa dan Bendesa Adat Dewa Made Merta, Komite III DPD-RI bidang kesra mendapatkan informasi terkait dengan masalah adanya Surat Peringatan I dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali tentang teguran zona ekonomi di kawasan milik

negara. ‘’Saya sudah mendapatkan penjelasan dari para warga pribumi. Saya senang ternyata warga dan desa sudah ada kesepakatan dan komitmen pada 2015. Kan tinggal jalankan saja. Tapi jika ada masalah seperti ini, pasti ada Balai Konservasi juga punya alasan. Nanti saya akan sampaikan ke Kementerian LH dan Kehutanan RI agar bisa dibijaksanai. Negara harus hadir dan saya akan dukung para pedagang dan warga lokal,’’ ungkap Senator Gusti Wedakarna. Ia juga mengungkapkan bahwa seharusnya negara tidak memakai kacamata kuda dalam menentukan hitam dan putih sebuah masalah, apalagi cuma urusan pedagang kecil, maka jalan pembinaan harus menjadi opsi. ‘’Logikanya negara tidak boleh diskriminasi. Di satu sisi ada banyak perusahaan besar meminta kerja sama memakai lahan negara dan negara membantu, dan kini saya menuntut agar pengusaha kecil dan masyarakat desa juga diberi perlakuan sama. Apalagi cuma urusan pinjam lahan untuk mendukung ekonomi rakyat. DPD-RI akan kawal ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga bagian dari BKSP DPD-RI. Ia pun memberikan sejumlah solusi. ‘’Saya akan berkoordinasi dengan Kementerian LH dan Ke-

hutanan RI. Saya akan rekomendasikan agar dibantu. Fungsi Balai Konservasi adalah membimbing teknis dan menyampaikan manamana saja yang boleh dan tidak. Jangan sampai main SP sini atau SP sana. Kalau main ancamancam rakyat saya, nanti saya minta Presiden dan Menteri untuk evaluasi pejabat di daerah. Intinya, jangan sampai ada hal-hal di luar kemanusiaan. Saya paham bahwa berjualan, ada transaksi dan juga peruntukan kawasan konservasi ada aturannya. Tapi praktik di lapangan tidak bisa kaku. Semua ada hak dan keawajiban,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Selain itu, DPD-RI meminta agar para paguyuban atau kelompok pedagang segera mengukuhkan forum yang resmi, terdaftar di pemerintahan dan memiliki program jelas, sehingga aspek legalitas jadi jelas. ‘’Silakan berjualan di lahan pribadi. Tapi untuk kawasan konservasi jangan dibangun permanen. Jika sekadar pasang tempat duduk atau bale-bale, saya izinkan. Tapi mohon jaga juga kebersihannya, jangan ada limbah. Intinya jangan merusak lingkungan. Itu dulu dilakukan. Kalau semua patuh, saya siap membantu. Termasuk menjadikan kawasan Wanagiri sebagai pusat kuliner sukla Hindu,’’ ungkap Senator yang dikenal sebagai wakil rakyat terdepan menolak reklamasi Teluk Benoa ini. Ia pun akan segera meluncurkan program berbasis Hindu di kawasan Danau Buyan dan Danau Tamblingan. ‘’Saya akan amankan tiga danau di Bali yakni Buyan, Tamblingan dan Batur. Jangan sampai terjadi seperti danau lainnya yang dikuasai orang dauh tukad. Saya akan bantu maksimal. Leluhur memberi kita kesempatan untuk memperbaiki kesalahan pendahulu kita dan mari bersatu. Kawasan Bedugul pun akan saya jadikan kawasan berbasis ekonomi Hindu. Sebelum itu dilakukan kita garap SDM-nya,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang President The Hindu Center Of Indonesia. (ad919)

Lukisan Inspirasi Jaga Laut Desa Pemuteran

SEJUMLAH lukisan tentang laut dan terumbu karang dibuat sejumlah kalangan anak-anak dari Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Keindahan gambaran dituangkan melalui goresan warna sederhana dan menarik dalam momen acara Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) 2016. Salah satu peserta melukis dengan tema keindahan laut dan terumbu karang dibuat Gede Narayana (13), Komang Yudi (13), Adi Angga Yogi (10) dan peserta lainnya. Lukisan dibuat berisi tulisan “Nenek moyangku seorang pelaut bukan pengurug laut” dan di sebelah kirinya berisi lukisan terumbu karang. Gede Narayana mengatakan, lukisan dibuat berdasarkan inspirasi dan imajinasi dimiliki ketiga saudaranya untuk mempermudah gambaran lukisan dibuat. “Kami buat lukisan di BBDF dengan penuh imajinasi tentang laut. Saya memang suka diving atau snorkeling sampai menjadi hobi. Jadi, bisa dipakai ide untuk membuat lukisan-lukisan tentang laut dan terumbu karang

Pemuteran,” ujar Narayana, Selasa (25/10) kemarin. Ia menambahkan, kesulitan dalam memberi warna di lukisan perlu bantuan kerja sama dengan saudaranya. “Kombinasi warna dan inspirasinya harus dikuasi untuk menciptakan lukisan tentang laut yang terlihat indah,” tambah siswa kelas

VII SMPN 2 Gerokgak ini. Komang Yudi mengungkapkan, keikutsertaan melukis di event BBDF sebagai bentuk perhatian terhadap kelestarian alam bawah laut. “Melukis laut dengan biota terumbu karang yang menginspirasi, dan saya sering nonton BBDF,” imbuhnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

MENARIK PERHATIAN - Lukisan yang dibuat anak-anak muda dari Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng ini menarik perhatian pengunjung Buleleng Bali Dive Festival (BBDF), Selasa (25/10) kemarin

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Unit Lab Bahasa Pusat PNB Tawarkan Program-program Unggulan

SETELAH resmi terbentuk Unit Lab Bahasa Pusat, Politeknik Negeri Bali (PNB) mulai memperkenalkan program-program unggulannya. Programprogram unggulan yang ditawarkan pun tidak kalah dengan universitas lain. Sebagai pusat penelitian pembelajaran bahasa pada pendidikan vokasi, tentunya Unit Lab Bahasa Pusat PNB ini akan menerapkan sistem pembelajaran yang berbeda dibandingkan dengan pusat pembelajaran yang lain. ‘’Kami di Unit Lab Bahasa Pusat PNB ini mengutamakan praktik dengan porsi minimal 60 persen dan teori 40 persen,’’ kata Ketua Lab Bahasa Pusat PNB I Wayan Dana Ardika, S.S., M.Pd. saat ditemui, Selasa (25/10) kemarin. Saat ini jumlah dosen yang tergabung di dalam Unit Lab Bahasa PNB ini berjumlah 34 orang. Menurutnya, untuk menunjang kebutuhan praktik tersebut pihak pengelola Unit Lab Bahasa PNB sudah melakukan kerja sama dengan sejumlah desa wisata. Melalui kerja sama tersebut nantinya akan dikembangkan program bahasa dan budaya dengan mendatangkan wisatawan asing untuk belajar di sana. Untuk ke depannya juga sudah dilakukan penjajakan di beberapa desa seperti di Desa Marga, Desa Perean, Baturiti. ‘’Di sana kami akan melakukan pengabdian dan pengembangan desa wisata, karena di sana potensi wisatanya sangat bagus,’’ ungkapnya. Dana menambahkan, saat ini Unit Lab Bahasa PNB sudah siap untuk melaksanakan Uji Kompetensi Bahasa Inggris (UK-BIG), Tes TOEFL ITP, Tes TOEFL lokal PNB, Tes TOEIC

LAB BAHASA - Ketua Lab Bahasa Pusat PNB I Wayan Dana Ardika, S.S., M.Pd. (tiga dari kanan) saat memberikan materi di Lab Bahasa PNB, Selasa (25/10) kemarin. serta sebagai tempat pelatihan TOEFL, IELTS dan TOEIC. Selain itu, juga sebagai tempat kursus dan pelatihan bahasa asing berbasis komunikasi bagi mahasiswa, umum dan dosen pengajar kelas internasional. Di sini juga disiapkan tempat pelatihan bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA). ‘’Kami juga menyiapkan tempat kursus singkat/short course atau summer course bagi mahasiswa asing untuk belajar bahasa dan budaya di Bali,’’ paparnya. Tujuan utama pengembangan Unit Lab Bahasa ini, lanjut Dana, untuk mengembangkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa PNB. Karena visi misi PNB adalah untuk bisa bersaing secara internasional. Selain itu juga tidak menutup kemungkinan membuka pintu untuk perguruan tinggi lain, masyarakat umum maupun dari luar negeri yang

membutuhkan pelayanan dari Unit Lab Bahasa PNB. ‘’Sesuai motto dari Unit Lab Bahasa Pusat PNB yaitu dengan bahasa kita bisa menguasai dunia,’’ katanya. Pihaknya berharap dengan adanya unit lab bahasa ini nantinya bisa menjadi wadah ataupun tempat bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang tes bahasa Inggris khususnya dan juga short course. Selain itu juga untuk bidang pelatihan yang berhubungan dengan bahasa, baik itu bahasa Indonesia, bahasa Inggris maupun bahasa Jepang sebagai bahasa internasional. ‘’Kepada masyarakat umum yang mencari tempat kursus, bisa bekerja sama dengan Unit Lab Bahasa PNB. Karena di Unit Lab Bahasa PNB saat ini sudah memiliki fasilitas serta sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk itu,’’ tambahnya. (ad905)

Jamin Keselamatan Nelayan

Rai Mantra Serahkan Kartu Asuransi bagi Nelayan Kota Denpasar

AKTIVITAS menangkap ikan merupakan keseharian yang berisiko tinggi bagi nelayan, dan tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan. Untuk meningkatkan pemberdayaan nelayan dengan skala kecil serta peningkatan perlindungan terhadap nelayan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar memberikan program Bantuan Premi Asuransi bagi Nelayan (BPAN). Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Wantilan Pura Dalem Penataran, Suwung Kauh, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (25/10) kemarin. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan acara rembuk bersama nelayan se-Kota Denpasar. Wali Kota Rai Mantra dalam kesempatan tersebut melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para nelayan terkait dengan program di tahun 2017 mendatang, mulai dari program keamanan para nelayan saat melaut. Bantuan seperti life jacket atau pelampung sebagai alat keamanan yang utama

saat melaut serta mempersiapkan program asuransi keamanan bagi para nelayan saat melaut. ‘’Keamanan sangat penting bagi para nelayan saat mencari ikan serta melakukan aksi kebersihan di laut, kalaupun melaut hendaknya memakai life jacket atau pelampung demi menjaga keselamatan diri sendiri,’’ ujar Rai Mantra. Di samping itu, Rai Mantra mengajak kesiapan para nelayan setempat untuk mendukung program kebersihan kawasan pesisir pantai yang tentunya tak terlepas dari peran serta para nelayan yang berada di kawasan setempat. Prabowo Yudha Suhartono dari perwakilan Asuransi Jasindo mengatakan, BPAN merupakan salah satu program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, di mana regulasi yang mendasari program ini adalah Undang-undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudi daya ikan dan peternak garam. Adapun kriteria nelayan penerima BPAN meliputi, memiliki kartu nelayan, berusia maksimal 65 tahun, tidak pernah mendapatkan

KARTU ASURANSI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan kartu asuransi kepada nelayan saat acara rembuk bersama nelayan se-Kota Denpasar, Selasa (25/10) kemarin.

bantuan program asuransi dari pemerintah atau pernah mendapatkan program asuransi dari pemerintah namun polis asuransinya sudah berakhir masa berlakunya atau jenis risiko yang dijamin berbeda. Kemudian tidak menggunakan alat penangkapan ikan yang dilarang berdasarkan peraturan perundang-undangan, menggunakan kapal berukuran paling besar 10 GT. Selain itu, risiko yang dijamin adalah kematian, cacat tetap, cacat sebagian, biaya perawatan atau pengobatan dan biaya lainnya yang secara langsung disebabkan oleh kejadian kecelakaan. Nilai pertanggungan ada dua, pertama santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan, meliputi kematian Rp 200 juta, cacat tetap Rp 100 juta (max) dan biaya pengobatan Rp 20 juta (max). Kedua, santunan kecelakaan akibat selain melakukan aktivitas penangkapan ikan, meliputi kematian (termasuk kematian akibat selain kecelakaan/kematian alami) Rp 160 juta, cacat tetap Rp 100 juta (max) dan biaya pengobatan Rp 20 juta (max). Sementara itu, I Wayan Ada selaku Ketua Forum Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas program asuransi yang diberikan secara gratis ini. ‘’Kita sebagai nelayan yang selalu pergi jauh untuk melaut dari segi risiko memang sangat tinggi. Dengan adanya perlindungan asuransi nelayan ini, maka kami akan mendapatkan kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan usaha untuk menangkap ikan,’’ kata Made Ada. Selebihnya ia menambahkan, saat ini Kota Denpasar memiliki 754 nelayan dengan 20 kelompok usaha bersama dan 5 kelompok masyarakat pengawas. (ad906)

Aniaya Saudara Kandung, Tukang Ukir Dipolisikan

Bangli (Bali Post) Seorang tukang ukir di Banjar Selat Peken, Desa Selat, Susut tega menganiaya saudara kandungnya sendiri dengan menggunakan pipa besi hingga korban berlumuran darah. Tindak penganiayaan yang diduga terjadi akibat salah paham itu langsung dilaporkan ke Polsek Susut oleh anak korban, Selasa (25/10) siang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban yang mengalami tindak penganiayaan yakni I Nyoman Getar (53). Korban dianiaya oleh I Ketut Nata (47) yang tak lain adalah saudara kandungnya sendiri. Sebagaimana laporan anak korban I Wayan Eka Adnyana (25)

ke polisi, tindak penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 07.30 Wita. Saat itu pelapor tengah berada di dalam kamar mandi. Pelapor kemudian mendengar adanya suara gaduh di luar. Untuk mengecek suara gaduh itu pelapor kemudian langsung keluar dari kamar mandi dan kaget karena menemukan ayahnya sudah tergeletak di tanah dengan kondisi berlumuran darah di bagian kepala. Di dekat ayahnya, pelapor melihat pelaku I Ketut Nata sedang dipegang oleh kakak sepupunya. Pelapor yang saat itu juga berniat memegang pelaku sambil menangis justru ikut mendapat pukulan dari pelaku

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

di bagian pelipis mata kanan hingga memar. Pelapor akhirnya berlari meminta bantua tetangganya dan selanjutnya melapor ke Polsek Susut, setelah sempat kesulitan melepaskan diri dari rangkulan pelaku. Kapolsek Susut AKP Ida Bagus Karyawan saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Dia mengatakan, pelaku penganiayaan kini sudah diamankan pihaknya beserta barang bukti berupa satu buah pipa besi dan handuk putih yang berisi bercak darah. ‘’Hasil interogasi, motif penganiayaan terjadi karena salah paham,’’ terangnya. (kmb40)


DAERAH

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

5

Ranperda Rentenir Diminta Dikaji Ulang

Banyuwangi (Bali Post) Rancangan perda (ranperda) tentang rentenir yang diusulkan DPRD Banyuwangi mulai mendapat perlawanan. Aliansi lintas LSM Banyuwangi meminta DPRD mengkaji ulang ranperda yang sedang tahap pembahasan tersebut. Alasannya, ranperda itu agak sulit diterapkan. Sebaliknya, kalangan LSM mendesak Pemkab Banyuwangi memperketat pengawasan koperasi. Sebab, banyak koperasi yang sudah melenceng dari tujuan dasar sebuah koperasi. Koordinator Persatuan LSM Banyuwangi, Eko Soekartono mengatakan pihaknya tak alergi dengan usulan Ranperda Rentenir. Namun pihaknya meminta DPRD mengkaji ulang usulan tersebut. Menurutnya, persoalan bunga pinjaman uang sudah diatur dalam UU 23/1999 tentang Perbankan. Dengan UU ini, jika membungakan uang sudah ada payung hukumnya. Lalu, ketika terkait koperasi sudah ada UU 25/1992 tentang Koperasi. Menurutnya, UU Koperasi tak bisa dipakai dasar pijakan pengaturan praktik rentenir. Sebab, tak ada aturan tentang pidana. “Intinya kami meminta dikaji ulang ranperda rentenir. Sebaliknya, perketat pengawasan koperasi yang praktiknya banyak keluar aturan,” tegasnya usai rapat bersama Pansus Ranperda Rentenir DPRD Banyuwangi, Selasa (25/10) kemarin. Menurut Eko, jika Ranperda Rentenir disahkan, harus ada satuan tugas (satgas) yang melakukan eksekusi. Namun, jika ada pelanggaran pidana pasti akan direkomendasikan ke polisi. Ditambahkan, praktik rentenir berarti kegiatan membungakan uang tanpa memiliki lembaga resmi. “Kalau praktik rentenir seperti ini, urusannya kepolisian. Sebab, mereka ilegal. Aturannya jelas UU Perbankan,” tegasnya. Karena itu pihaknya lebih sepakat Pemkab memperketat pengawasan aktivitas koperasi simpan pinjam (KSP) yang praktiknya membebani masyarakat. Dia menjelaskan, koperasi memiliki aturan baku. Seperti susunan pengurus dan lembaga pengawas. Lalu simpanan pokok dan simpanan wajib. Ada rapat anggota rencana kerja sebelum tutup buku dan rapat anggota tahunan (RAT), termasuk pembagian sisa hasil usaha. “Nyatanya banyak KSP yang tak melakukan ini. Bahkan beroperasinya merugikan masyarakat karena harus ada jaminan ketika mengajukan kredit,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Pansus Ranperda Rentenir DPRD Banyuwangi, Samsul Arifin menegaskan tak ada kaji ulang terkait Ranperda usulan DPRD ini. Namun penyempurnaan pasal di dalamnya. Menurutnya, dalam Ranperda Rentenir ini akan diatur kegiatan koperasi sesuai aturan yang baku. Termasuk tinggi bunga pinjaman. “Nanti akan dibentuk gerakan antirentenir hingga ke desa selaku pengawas,” jelas politisi PPP ini. Pihaknya akan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kelanjutan Ranperda Rentenir tersebut. Samsul optimis Raperda ini bisa di dok sebelum akhir tahun. Raperda ini diusulkan DPRD lantaran didasari banyaknya praktik rentenir dan koperasi yang mencekik masyarakat. (kmb30)

GALIAN - Aktivitas galian C di Desa Tambong, Kabat, Banyuwangi, belum lama ini.

Jalan Rusak Dilintasi Truk Galian C

Warga Protes, Tutup Jalan Desa Banyuwangi (Bali Post) Angkutan galian C yang melintasi Desa Pendarungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi menuai protes warga setempat. Penyebabnya, kondisi jalan rusak parah, debu beterbangan. Warga bersama DPRD Banyuwangi akhirnya sepakat menutup sementara jalan yang dilalui truk pengangkut galian C. Kesepakatan diambil setelah perwakilan warga bertemu Komisi IV DPRD Banyuwangi, Selasa (25/10) kemarin. Kades Pendarungan Hamid Abdilah mengatakan munculnya angkutan galian C di desanya mulai tahun 2010. Per hari rata-rata lebih dari 100 kali truk pengangkut galian C melintasi jalan desa. Imbasnya aspal mengelupas dan jalan berlubang. “Debu juga sangat menganggu warga,” tegasnya. Dia mengaku pertambangan galian C itu berada di desa tetangga, hanya satu

titik di desa setempat. Namun seluruh angkutan galian C melewati desanya. Yang dikeluhkan pihaknya selama ini kesulitan berkomunikasi dengan investor galian C terkait kondisi ini. “Warga sering kali mengeluh. Namun, hanya satu yang mau diajak komunikasi,” jelasnya. Selama ini warga sempat melakukan penarikan retribusi angkutan galian C yang melintas. Dana

yang terkumpul digunakan pembangunan masjid. Akibat kondisi ini, warga sempat menggelar aksi penanaman pohon pisang di jalan rusak. Langkah ini sebagai bukti protes warga tidak adanya perbaikan jalan desa. “Jalan desa pernah diperbaiki sekali, sekitar tahun 2013 setelah itu belum ada perbaikan lagi. Kondisinya makin rusak akibat dilalui truk galian C,” jelasnya.

Jalan yang rusak panjangnya sekitar 1,5 kilometer. Ditambahkan, truk galian C ini tak hanya merusak jalan, ada beberapa truk yang tak kuat menanjak, material yang diangkut dibuang begitu saja. Tak hanya jalan rusak, pertambangan galian C juga menganggu pasokan air bersih bagi warga. Sebab, galian C lokasinya berdekatan dengan aliran air. “Intinya, kami minta jalan diperbaiki. Dan angkutan galian C tak bebas melintas, harus ada aturannya,” pungkas Hamid. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Sofiandi menegaskan,

Gugatan Praperadilan Winasa Mestinya Digugurkan

Negara (Bali Post) Sidang praperadilan gugatan I Gede Winasa dilanjutkan, Selasa (25/10) kemarin. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Agama (PA) Negara ini, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) menghadirkan enam jaksa guna melawan Winasa dan kuasa hukumnya, Simon Nahak dkk. Kasi Pidsus Kejari Negara Suhadi dalam jawabannya menyebut gugatan Winasa mestinya digugurkan. Karena kasus korupsi dengan terdakwa Winasa saat ini sedang diperiksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. Menurutnya, dalam hal suatu perkara yang sudah mulai diperiksa di Pengadilan Negeri (PN), sedangkan pemeriksaan mengenai permintaan praperadilan belum selesai, maka permintaan praperadilan tersebut gugur. Hal ini diatur dalam Pasal 82 ayat 1 huruf d KUHAP. Suhadi menjelaskan permohonan pemohon diajukan 17 Oktober 2016, sedangkan perkara atas nama pemohon selaku terdakwa sudah mulai diperiksa majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Denpasar pada Rabu, 12 Oktober 2016. Dimulainya pemeriksaan ditandai dengan persidangan yang dibuka untuk umum, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan identitas terdakwa. Setelah itu majelis hakim meminta jaksa penuntut umum (JPU) untuk membacakan surat dakwaan. Namun karena terdakwa belum didampingi penasihat hukum, pembacaan surat dakwaan ditunda hingga Rabu, 19 Oktober 2016. Pada persidangan tersebut, pemohon selaku terdakwa hadir namun surat dakwaan belum dibacakan. Karena pemohon mengaku sakit dan tidak kuat duduk untuk mendengarkan pembacaan surat dakwaan. Untuk itu sidang kembali ditunda hingga Rabu (26/10) dengan agenda pembacaan surat dakwaan. (kmb)

DATANG - Mantan Bupati Jembrana Gede Winasa saat datang ke sidang praperadilan.

Bali Post/kmb

Belum Maksimal, Dewan Soroti Anggaran Kesehatan

Banyuwangi (Bali Post) Di tengah gaung pariwisata Banyuwangi, ternyata ada yang terlewatkan dalam pelayanan publik di kabupaten ini. Salah satunya anggaran kesehatan. Hasil pengawasan dokumen Kebijakan Umum AnggaranPenggunaan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 Kabupaten Banyuwangi, ditemukan anggaran kesehatan yang belum maksimal. Bahkan hanya 7,8 persen dari total rencana APBD. Padahal sesuai UU anggaran kesehatan minimal 10 persen. Terkait temuan ini, DPRD akan membahasnya lebih dalam Badan Anggaran (Banggar). “ Anggaran kesehatan itu kebutuhan dasar masyarakat. Hasil temuan kita di KUAPPAS hanya dialokasikan 7,8 persen. Padahal aturannya di luar gaji harus 10 persen,” kata

Bali Post/dok

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Fiky Septalinda, Selasa (25/10) kemarin. Pihaknya berjanji akan membawa temuan ini dalam pembahasan anggaran rencana APBD 2017. Tak hanya anggaran kesehatan, menurutnya, ada beberapa pos anggaran yang belum terakomodir. Di antaranya Alokasi Dana Desa (ADD) tak masuk dalam KUA-PPAS. Padahal, kata Fiky, Bupati Banyuwangi berjanji akan menaikkan ADD di tahun 2017. “Tapi belum kita temukan di KUA-PPAS,” jelas politisi PDI-P ini. Yang mengagetkan lagi, kata Fiky, pihaknya belum menemukan anggaran dari pendapatan pajak dan retribusi. Idealnya, katanya, harus tercatat 10 persen. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ismoko menegaskan, hasil laporan dari masing-masing Komisi ada ban-

yak catatan terkait dokumen KUA-PPAS yang disodorkan Pemkab. Seperti Komisi I yang menjadikan anggaran kesehatan dan pendidikan sebagai perhatian khusus. Lalu Komisi II yang menyoroti belum optimalnya penggarapan pariwisata religi. Termasuk pertanian dan peternakan. Sementara itu, Komisi III menemukan belum optimalnya pendapatan asli daerah (PAD). Sedangkan Komisi IV menyoroti infrastruktur jalan desa antar desa dan kecamatan yang layak ditingkatkan. Nantinya, kata Ismoko, seluruh pembahasan masing-masing Komisi akan dibawa dalam paripurna DPRD. “Kita akan memperketat pengawasan pembahasan anggaran. Jangan sampai ada yang lewat, apalagi tak masuk dalam rencana kerja,” pungkasnya. (kmb30)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pihaknya menghimpun keluhan warga terkait jalan rusak. Agar tak berpolemik, disepakati jalur yang dilewati truk galian C ditutup sementara. Menurutnya, keluhan warga Desa Pendarungan ini hanya sebagian kecil kasus serupa di Banyuwangi. Karena itu, pihaknya akan menggelar rapat internal untuk menyelesaikan persoalan galian C. “Bisa jadi kita usulkan kenaikan status jalan. Penegakan perda lebih diperketat untuk galian C ilegal,” tegas politisi Golkar ini. Pihaknya juga akan turun ke lokasi untuk melihat kerusakan jalan akibat angkutan galian C. (kmb30)

Biaya Mahal, Kendala Wanita Memproteksi Diri dari Kanker Serviks Denpasar (Bali Post) Biaya vaksin yang mahal merupakan salah satu kendala para wanita dalam memproteksi dirinya dari kanker serviks. Padahal vaksin merupakan pencegahan primer yang terbilang ampuh. Biaya pun hingga mencapai Rp 1,2 juta. Dokter Made Suyasa Jaya, Sp.OG.(K), dokter spesialis obstetric dan ginekologi RSUP Sanglah mengatakan, sampai saat ini belum ada ditemukan wanita yang sudah divaksin terkena kanker serviks. “Jadi sederhananya masih 100 persen dianggap efektif, tapi dunia kedokteran sangat dinamis,” ujarnya, belum lama ini. Lanjutnya, satu-satunya kanker yang telah ditemukan vaksinnya adalah kanker serviks. Sedangkan kanker lain belum ada, masih sebatas teori-teori saja. Sementara pada kanker serviks telah ditemukan penyebabnya yaitu virus HPV. Dengan ditemukan virus penyebabnya itu, para pakar bisa membuat vaksin. Vaksin kanker serviks dianjurkan diberikan pada usia 10 sampai 55 tahun karena akan lebih efektif jika diberikan pada remaja putri sebelum kontak seksual. Vaksin diberikan 3 kali yaitu di bulan pertama, kedua dan bulan ketujuh. Vaksin merupakan pencegahan primer, sedangkan pencegahan sekundernya adalah pap-smear, IVA, cryo therapy. “Yang lebih efektif, kalau bisa melakukan pencegahan primer yaitu dengan vaksin, tapi biaya vaksin masih lumayan tinggi dan mungkin tidak dijangkau oleh beberapa kalangan masyarakat. Tapi yang bisa menjangkau sebaiknya vaksin,” tegasnya. (may)


OPINI

6

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Ancaman Teror Tak Pernah Berhenti ADA satu hal yang harus kita perhatikan secara seksama di masa depan. Penusukan kepada polisi yang dilakukan oleh SA beberapa waktu lalu merupakan ancaman nyata bagaimana sel-sel teroris itu tidak mampu diberantas secara tuntas di Indonesia. Kelompok Santoso yang sudah berhasil dipukul habis di Sulawesi, memperlihatkan ancamannya dalam bentuk lain di wilayah perkotaan. Pelaku penusukan SA melakukan aksinya di kota, di daerah ramai dan kepada petugas keamanan. Jika latar SA adalah seorang teroris atau simpatisannya, maka dapat dikatakan bahwa dia mengambil tema tindakan mirip dengan gerilyawan kota. Malah lebih berbahaya dari gerilyawan, sebab jika gerilyawan bergerak pada situasi perang, para simpatisan teroris ini justru bergerak saat keadaan damai, dengan cara menyamar dan meleburkan diri kepada masyarakat umum. Lebih menyeramkan lagi, bahwa tindakan itu dilakukan langsung kepada aparat keamanan. Bahwa aparat keamanan yang menjadi sasaran tindakannya dapat kita pahami karena pihak keamananlah yang melumpuhkan rekan-rekan mereka. Cara bertindak seperti ini boleh jadi merupakan perlawanan sistematis. Pihak keamanan dipakai sebagai sasaran pertama sebagai pertanda, di samping sebagai tindakan balas dendam juga menyatakan bahwa kelompok pengacau itu tidak takut dengan siapa pun. Keberhasilannya mengacaukan konsentrasi pihak keamanan, secara serta merta akan dilanjutkan dengan perjuangan untuk meneror masyarakat. Jangan-jangan kemudian teror kepada pihak keamanan itu juga berpesan bahwa kekuatan masyarakat tidak ada artinya di hadapan mereka, karena mereka telah berani langsung face to face menghadapi pihak keamanan. Hemat kita, jika ada pandangan seperti ini kiranya keliru karena rakyat bersatu merupakan kekuatan terbesar bagi suatu negara. Dengan adanya penyerangan-penyerangan seperti itu, kita ingatkan bahwa kepolisian atau pihak keamanan Indonesia haruslah hati-hati dan waspada terhadap gangguan dari teroris ini. Kita tangkap bahwa mereka menyerang pos-pos polisi. Kiranya serangan kepada pos polisi ini juga merupakan pilihan yang rasional. Dalam arti, jumlah polisi yang jaga di pos tersebut relatif sedikit, sehingga berani dihadapi dengan cara sendirian. Jika anggapan ini benar, maka seluruh pos polisi yang ada di Indonesia mesti waspada dan meningkatkan kualifikasinya. Pos polisi kebanyakan ada di perkotaan. Jadi ada alasan kemudian kalau kota menjadi sasaran teroris di masa depan. Di kota mereka mudah bergerak dan mudah bersembunyi di tengah keramaian. Kepadatan perumahan di kota akan memudahkan bagi mereka untuk bersembunyi, baik secara mandiri maupun bersama dengan simpatisan lain, dan tentu saja mudah menyamar untuk mengelabui petugas. Apa yang menjadi tugas kita sebagai masyarakat dengan adanya tindakan teror seperti ini? Kiranya kita harus menyadari bahwa teror merupakan bagian dari kehidupan sosial di masa mendatang. Kesadaran ini harus kita mulai karena dengan adanya kesadaran seperti itu kita akan mampu mempersiapkan diri secara lebih baik untuk menghadapi lingkungan. Dengan kesadaran demikian, diharapkan pola pembangunan perumahan akan juga diubah, tidak terlalu rapat membikin rumah di perkotaan. Terhadap penduduk atau pendatang kita juga harus lebih waspada agar dapat kenal dengan perangainya. Tentu juga kita harus memperbaiki tata aturan tentang kependudukan. Pola-pola persatuan dan persahabatan harus diperluas dan tentu saja lebih cair agar semua informasi dapat diserap dengan baik. Untuk itulah kita harus menyadari adanya perubahan sosial ke depan yang akan lebih ketat, lebih keras. Tetapi kekerasan dan keketatan tersebut akan mampu dicairkan dengan kekuatan masyarakat. Kekuatan itu tidak lain adalah persatuan di segala bidang. Dengan cara ini, apa pun bentuk ancaman itu akan dapat dikalahkan.

S URAT PEMBACA

Mewaspadai Aksi Teroris di Perkotaan Terjadinya kasus kekerasan berlatar teroris di Tangerang baru-baru ini memperlihatkan bahwa masalah teroris tidak bisa mati di Indonesia. Hanya karena dilarang menempel poster berbau ISIS, SA membacok dan menyerang polisi yang menimbulkan cedera serius. Usia SA disebutkan masih muda dan untuk usianya itu, nampak tenang untuk melakukan aksinya. Tidak takut menghadapi tantangan aparat bersenjata dan tempat ramai sudah tidak menjadi hirauannya lagi. Indonesia pantas khawatir dengan fenomena ini, karena pada saat sel teror belum dapat diberantas secara tuntas, perang di Mosul, Irak sedang hangat-hangatnya. Apa hubungan antara perang di Irak itu dengan ancaman yang terjadi di Indonesia di masa depan?

Oleh I Nyoman Suradi osul merupakan kota kedua di Irak yang masih dikuasai oleh ISIS. Sampai saat ini kota yang kaya minyak dengan berbagai peninggalan itu masih dikuasai oleh pasukan yang menebar teror itu. Akan tetapi, kini telah dikepung oleh tiga pasukan elite dari tiga penjuru mata angin. Pasukan koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat ikut menggempur wilayah itu, juga Peshmerga dari Kurdi, pasukan elite Irak dan juga simpatisan lain. Hanya arah barat yang berbatasan dengan Suriah, alurnya masih terbuka. Menurut perkiraan, jalur ini akan dipakai untuk pelariah pasukan ISIS jika memang kalah di kota itu. Diperkirakan dalam beberapa waktu ke depan kota ini akan berhasil direbut oleh pasukan reguler Irak dengan sejumlah pasukan koalisi. Bagi Irak, keberhasilan merebut Mosul mempunyai dua makna. Yang pertama akan melecut optimisme masyarakat Irak akan kebebasan dari pasukan ISIS, tetapi yang kedua menyisakan pertanyaan untuk proses pembangunan di wilayah tersebut pascaperang. Bagi masyarakat internasional, pembebasan Mosul ini justru menyisakan kekhawatiran baru, karena pasukan-pasukan ISIS itu akan menyebar keluar ke berbagai pelosok dunia. Di samping Suriah, Mesir dan Yordania serta negara-negara Arab dan kawasan Teluk juga dipandang sebagai negara yang akan menjadi tujuan

M

para simpatisan ISIS dan pasukannya untuk melarikan diri. Kekhawatiran inilah yang juga mesti dirasakan oleh Indonesia. Dalam konteks perjuangan ideologis, ada berbagai cara yang dilakukan oleh ISIS itu untuk mencapai tujuannya. Secara politis, kelompok ini telah berhasil menguasai wilayah di Irak dan Suriah dan itu merupakan ‘’kemenangan’’ politis mereka untuk kurun waktu tertentu. Ideolgi-ideologi yang ditanamkan mereka, tidak saja memengaruhi para simpatisannya, akan tetapi kemampuannya untuk menguasai wilayah, memungkinkannya untuk menyosialisasi ideologi dan nilai-nilai yang mereka anut kepada penduduk, baik tua maupun muda. Tidak perlu menanamkan nilai-nilai itu kepada banyak masyarakat, akan tetapi berhasil menanam nilai kepada mereka yang bersikap militan, akan menjadi keuntungan tersendiri. Militansi inilah yang akan memperbanyak lagi penyebaran itu, tidak saja di wilayah-wilayah yang dikuasai tetapi menyebar ke seluruh dunia dengan berbagai cara. Akan lebih menguntungkan lagi bagi ISIS, apabila kemudian mereka-mereka yang menganut paham militan itu adalah anak-anak muda karena ideologinya akan lebih tertanam lagi, dalam jangka yang lebih panjang dan dengan gerakan agresif yang lebih tinggi. Kekalahan di Mosul bisa jadi akan membuat metode perjuangan untuk menyebarluaskan ideologi itu berubah, dari penguasaan lapangan menjadi

penguasaaan medan sosial umat manusia. Penguasaan Mosul serta wilayahwilayah di Irak dan Suriah hanyalah penguasaan lapangan, tetapi penyebaran ideologi secara radikal oleh anak-anak muda ke seluruh dunia merupakan penguasaan medan perang di dunia dan jangka panjang. Kasus seperti yang terjadi pada SA di Tangerang beberapa waktu lalu, merupakan model minimal dari penguasaan medan sosial tersebut. Anak-anak muda yang menempelkan gambar itu mencerminkan dua hal. Yang pertama adalah keberhasilan ISIS menanamkan pengaruhnya kepada anak-anak muda yang sedang mempunyai jiwa bersemangat dan bergejolak. Kedua, penempelan stiker atau poster adalah kiat bukan saja untuk memperlihatkan gambar, tetapi memperkenalkan gambar itu menuju khalayak yang lebih luas. Mereka paham dunia media sosial merupakan salah satu cara paling ampuh untuk menyebarkan ideologiideologi radikal. Tetapi penempelan stiker akan menjadi ajang pengenalan secara langsung ikon itu kepada masyarakat umum, dengan berbagai strata. Artinya, hanya dengan lewat di jalanan tanpa perlu merogoh kantong untuk menghidupkan ponsel mereka sudah tahu gambar ISIS dengan berbagai pesannya tersebut. Itulah yang kira-kira dilakukan oleh SA yang kemudian diperingatkan polisi tersebut, sebagai awal langkahnya untuk menyerang balik polisi. Eksodus para simpatisan ISIS dari Mosul, jika kota ini kelak berhasil dikalahkan, berpotensi melahirkan orang-orang sep-

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Mohon Penjelasan JNE Saya customer JNE yang sering dikecewakan. Paket dagangan istri saya nomor resi: SUBAE058275008XX dari Surabaya ke Denpasar masuk di kantor JNE Kutat Lestari tanggal 12 Oktober 2016, hingga tanggal 19 Oktober 2016 jam 17.00 Wita belum terkirim ke alamat yaitu di Klinik Quantum, Jl. Raya Sesetan yang notabene tidak susah dicari dan dekat dari Kutat Lestari. Dari hari sebelumnya saya telepon ke Kutat dijawab tidak terkirim karena overload. Saya minta ditelepon untuk dikonfirmasi tetapi tidak ada telepon ke saya. Lalu saya telepon ke CS JNE Jakarta dibilang alamat tidak lengkap, padahal alamat sudah benar. Tanggal 19 Oktober saya telepon ke JNE Kutat Lestari dibilang sistem lagi rusak, tidak bisa lihat nomor resi. Lalu beberapa jam kemudian saya telepon JNE Kutat diterima oleh Nisa yang menjanjikan akan menelepon balik ke saya untuk konfirmasi status barang saya, tetapi tidak menelepon balik sesuai janji. Saya telepon Kutat lagi diterima oleh Heri dan saya sampaikan supaya dia menelepon saya untuk konfirmasi tentang paket saya. Setengah jam kemudian Heri menelepon saya, dia bilang lembar nomor resi paket saya terlepas dari barang dan sudah dibuatkan resi baru dan akan dikirim 20 Oktober 2016. Saya tidak terima dengan perlakuan JNE seperti ini. Saya minta pimpinannya untuk menelepon saya. Kasus ini membuat saya merasakan sebagai customer di posisi yang lemah. Saya sudah keluar biaya telepon sampai ke Jakarta segala, diberi alasan yang berbeda-beda dan ternyata paket saya tidak terkirim hanya karena kertas nomor resinya terlepas. Padahal di barang jelas tertera alamat dan penerima beserta nomor telepon. Michel Hari 081332005151

Suara Publik Mengirim Tikus ke Jakarta PERSOALAN Jakarta memang selalu menarik. Selain sebagai ibu kota, Jakarta juga penuh rupa-rupa pilu yang membuat terperanga. Jakarta punya magis yang mengharuskan setiap warga Indonesia menonton setiap perubahannya. Terlalu sibuk memikirkan Jakarta, pemimpin lupa bahwa Indonesia tidak melulu soal ibu kota. Mencari ‘’tikus’’ di Jakarta lewat sayembara dan berhadiah menggiurkan. Rp 20.000 per ekor membuat mata pencaharian yang baru ini akan membuat Jakarta makin kepenuhan tikus. Saya agak ngeri menyimak sayembara tikus ini. Di saat banyak orang yang hidup di Indonesia mengupayakan mendapat hak pendidikan minimal, ia harus berjuang mati-matian, sendirian, bahkan tak jarang mati karena terlalu berani menyuarakan harapan. Bantuan pemerintah seperti tak pernah menyentuh yang tepat. Di sisi lain, hanya permasalahan tikus yang seharusnya diurus individu dalam rumah tangga, kini juga mendapat perhatian serius dari pemerintah. Betapa manjanya warga Jakarta. Atau sebaliknya, betapa baik dan perhatiannya pemimpin Jakarta. Bolehlah kirimkan satu pemimpin Jakarta yang ‘’baik’’ itu untuk membantu daerah lain yang memang tetap tertinggal. Bukan hanya warga Jakarta yang takut akan tikus. Saya juga keluarga, risi dengan hama yang satu ini. Saya selalu menjaga kebersihan lingkungan dan rumah guna mencegah hama ini bersemayam. Sederhana sekali, saya dan keluarga sadar untuk

Oleh Ni Nyoman Ayu Suciartini melakukan pencegahan terhadap segala hal negatif, termasuk banyak penyakit yang ditimbulkan oleh tikus. Saya menangkap hama ini dengan penuh kesadaran. Lalu apa pentingnya sayembara menangkap tikus dan iming-iming hadiah Rp 20.000 per ekor? Janganlah manjakan warga. Bukankah menjaga kebersihan adalah kewajiban setiap yang menginginkan hidup layak? Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggagas program Gerakan Basmi Tikus dengan menjanjikan hadiah 20 ribu rupiah per ekor bagi warga yang mengumpulkan tikus got. Keberadaan tikus di Jakarta, khususnya di permukiman padat penduduk, terbilang banyak dan mengkhawatirkan warga terutama karena dapat membawa penyakit. Ide sayembara memburu tikus itu pertama dilontarkan Wakil Gubernur DKI dan meminta lurah serta camat menugaskan petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) dan petugas kebersihan untuk membasmi tikus. Warga Jakarta ‘’pemburu’’tikus tinggal mengantarkan ekor tikus ke RT/RW setempat. Bangkai tikus yang telah terkumpul akan dikubur oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta atau Dinas Kebersihan DKI Jakarta sehingga dapat menjadi pupuk. Gagasan ini bersambut hangat dalam kalimat pemimpin Jakarta lainnya. Pro-

gram ini dinilai merupakan langkah untuk menghindarkan warga dari penyakit yang disebabkan oleh tikus. Tikus got konon bisa menghasilkan 8-12 anak dan setiap tahun dapat melahirkan 4 sampai 7 kali. Rata-rata hidup tikus kurang dari setahun. Ada tikus-tikus yang lebih membahayakan yang seharusnya diberangus di Jakarta tanpa iming-iming materi. Tikus-tikus yang membuat moral makin absurd, tikus-tikus yang dengan segala muslihatnya membutakan layar kaca, tikus-tikus yang membuat Jakarta kian gerah, muak, bahkan membosankan. Saya iri, benar-benar iri. Saat warga tinggal di perkampungan kumuh, pinggiran sungai, bahkan di tengah permukiman padat sampah, pemimpin Jakarta membangun sebuah hunian ‘’mewah’’ dengan harga yang sangat manusiawi. Masih ada warga Jakarta yang memaki bahkan menunggak bayaran hingga beberapa bulan. Belum lagi masalah ruang ramah anak yang dibangun begitu indah dan menyegarkan. Anak-anak di tempat saya mungkin merindukan hijrah ke Jakarta. Dengan segala perhatian, kemudahan, kebanggaan, hingga berbondongbondong orang ‘’baik’’ mau jadi pemimpinnya, apakah tak membuat Jakarta beserta isinya merasa beruntung? Melihat Jakarta saya ingin hijrah. Namun niat saya urungkan segera. Saya takut akan menjadi rakus atau bahkan menjadi manusia yang melulu menolak hal baik. Penulis, warga Dusun Abang Kabupaten Karangasem. Alumnus Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

erti SA ini, tidak saja di negara-negara Timur Tengah tetapi kemungkinan juga di Indoensia. Ciri dari perilaku mereka di Indonesia setidaknya telah bisa dibaca. Seperti yang dilakukan oleh SA dan juga ledakan di depan Gedung Sarinah di Jakarta beberapa waktu lalu, serta di Solo adalah menyerang pihak keamanan. Secara lebih spesifik, mereka menyerang markas keamanan yang bisa jadi kantor polisi atau pos jaga kepolisian. Ada indikasi pos jaga kepolisian yang menjadi sasaran lebih banyak, karena jumlah aparat yang ada jauh lebih sedikit dibandingkan dengan apa yang ada di kantor polisi. Logika sederhana mereka, menghadapi pasukan keamanan yang lebih sedikit akan mempunyai keberhasilan target pencapaian tujuan lebih tinggi, meskipun dilakukan secara tunggal. Kemungkinan juga pos jaga polisi dinilai lemah karena aparat dinilai lengah di sini. Jadi, ke depan pos-pos polisi di berbagai wilayah di Indonesiaa harus hati-hati dan waspada terhadap tindakan seperti ini. Harus juga diperhatikan, bahwa keramaian merupakan sumber daya bagi teroris dan pengacau ini. Dalam arti, dengan semangat anak muda mereka akan mampu memperlihatkan ‘’kehebatannya’’ untuk bertindak, seolah memperlihatkan kejantanan mereka. Jadi, ini mirip seperti ajang pertunjukan film bagi pelakunya yang membawa kesenangan tersendiri. Kemudian sebagai pihak yang menjalankan tujuan melalui teror, aksi kekerasana yang langsung dilihat oleh masyarakat banyak akan meneror masyarakat umum. Ini merupakan keberhasilan tersendiri bagi mereka karena telah mampu menyebarkan teror. Sudah jelas, keramaian akan memudahkan bagi mereka untuk melarikan diri melalui sela-sela kendaraan. Bukan tidak mungkin juga mereka bergerak bersama pembantunya yang bersembunyi di tempat lain. Jadi, Indonesia harus benar-benar waspada dengan tindakan ancaman seperti ini. Pembebasan Mosul mempunyai potensi meningkatnya ancaman teror di Indonesia.

POJOK Kata Sri Mulyani, APBN 2017 realistis dan tak spekulatif. - Lebih penting lagi kesejahteraan rakyat. *** Terkait pajak, pemerintah tak mau memberatkan pengusaha. - Sekarang sudah berat sekali. *** Krisis keteladanan pemicu utama pungli di sektor pendidikan. - Lebih gampang meniru yang jelek.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

ROMPES POHON Sejumlah petugas sibuk melakukan kegiatan perompesan pohon perindang demi memberikan keamanan kepada warga yang melintas di kawasan Jalan Kapten Japa, Denpasar, Selasa (25/10) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Figur

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Bus Trans Sarbagita

Biaya Operasional Rp 13 Miliar, Pendapatan Rp 2,5 Miliar Denpasar (Bali Post) -

Layani Ratusan Siswa

PASCA-AMBRUKNYA Jembatan Kuning yang menghubungkan Nusa LembonganCeningan, Nusa Penida, jajaran Korem 163/ Wira Satya bersama Denbekang IX-44-03/ Denpasar ambil peran penting dalam membantu masyarakat, terutama siswa dan PNS. Peran yang diambil yakni membantu penyeberangan menggunakan perahu karet jenis Landing Craft Rubber (LCR) sebanyak lima unit. “Anggota yang terlibat delapan orang dipimpin Ketua Tim Kapten Cba. Hermansyah. Kami juga mengerahkan satu unit truk, OBM (Out Boat Machine) empat unit, life jaket 40 buah dan dayung 32 buah,” tegas Dandenbekang IX-44-03/ Denpasar Letkol Cba. Jon Sumardi, S.Sos., Selasa (25/10) kemarin. Sedangkan waktu operasional untuk menyeberangkan anak sekolah, lanjut lulusan SMA Taruna Nusantara angkatan 1 tahun 1993 ini, mulai pukul 05.30 wita hingga 07.30 wita, pukul 11.30 hingga 14.00 Wita dan pukul 18.00 hingga 18.30 Wita. “Untuk penyeberangan bagi masyarakat umum hanya untuk dalam keadaan emergency. Jumlah yang diseberangkan berkisar 200 orang tiap hari. Kami tetap standby setiap saat selama 24 jam,” ujarnya. Denbekang IX-44-03/Denpasar, kata lulusan Akademi Militer 1997 ini, mempunyai tugas pokok membantu Kabekangdam IX/Udayana. Terutama sebagai pembina dan penyelenggara fungsi pembekalan dan angkutan di jajaran Korem 163/Wira Satya. “Jadi, kata kuncinya kami membantu Kodim,” tegas Letkol Jon Sumardi. (rah)

Anggaran yang digelontorkan untuk pengoperasian bus Trans Sarbagita terbilang cukup fantastis, mencapai Rp 18 miliar. Sementara pendapatan yang dihasilkan moda transportasi massal ini, bahkan tidak mencapai seperempat dari anggaran tersebut. Sebab, rata-rata pendapatan Trans Sarbagita hanya sekitar Rp 2,5 miliar per tahun. “Ada kebutuhan anggaran Rp 18 miliar ini untuk apa saja? Ini anggaran sangat besar, apalagi pemanfaatan bus ini sangat minim tetapi subsidi sangat besar,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba saat menggelar rapat dengar pendapat dengan eksekutif yang membidangi Perhubungan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Gedung DPRD Bali, Selasa (25/10) kemarin. Tamba meminta agar diberikan hitung-hitungan yang rasional. Jangan sampai bus Trans Sarbagita tetap dipertahankan,

namun malah membebani APBD. Sementara tujuan utama Trans Sarbagita untuk memberi kemudahan transportasi dan mengatasi kemacetan justru tidak tercapai. Kalau demikian, lebih baik anggaran sebesar itu dialihkan untuk prioritas lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala UPT Trans Sarbagita I Gede Gunawan mengklaim jumlah penumpang Trans Sarbagita terus meningkat sejak dioperasikan 2011 lalu. Dari hanya 191.859 penumpang di tahun 2011, tahun 2015 men-

jadi 842.815 penumpang. Tahun ini, jumlah penumpang bahkan diprediksi mencapai 870.000 orang. “Untuk pendapatan yang sekitar Rp 2,5 miliar, kami targetkan Rp 2,7 miliar. Kami yakin tahun 2016 ini, dua target itu (jumlah penumpang dan pendapatan, red) tercapai,” ujarnya. Gunawan juga menjelaskan, dari anggaran Rp 18 miliar sebetulnya hanya terpakai Rp 13 miliar untuk biaya operasional atau pelayanan. Dalam hal ini, operasional Koridor 1 rute Kota-GWK

PP dan Koridor 2 rute BatubulanNusa Dua-Central Parkir PP. Sedangkan sisanya Rp 5 miliar, dipakai untuk pendukung seperti halte, e-ticketing, dan honor. “Biaya operasional Koridor 2 tinggi karena busnya besar. Kalau saja kita menggunakan bus sedang, saya kira otomatis akan menurun. Terlihat bahwa di Koridor 1 dengan bus sedang, tidak perlu banyak biaya bensin,” imbuhnya. Menurut Gunawan, masih rendahnya pendapatan Trans Sarbagita salah satunya lantaran target pembangunan 7 koridor yang tidak tercapai pada 2015 lalu. Akibatnya, tidak ada konektivitas yang terbentuk. Selain itu, beberapa bus kondisinya sudah mulai rusak sehingga tidak semua bisa digunakan. Kendati

ada perbedaan yang mencolok antara biaya operasional dan pendapatan, pihaknya tetap merasa pengoperasian Trans Sarbagita perlu dilanjutkan. “Manfaat dari pelayanan ini, jangan dilihat hanya dari keuntungan finansial. Tapi kita juga melihat sosial ekonomi berupa penghematan BBM, pengurangan kepadatan lalu lintas, mengurangi emisi gas buang,” jelasnya. Data UPT Trans Sarbagita jika dilihat secara finansial saja, tercatat bahwa sejak beroperasi tahun 2011 hingga tahun 2015, pemberian subsidi per tahun masih besar yaitu ratarata 73,64% dari total biaya layanan atau sebesar Rp 7,3 miliar. (kmb32)

Atasi Kemacetan

Perlu Bangun Jalan di Bibir Tukad Badung MEMBANGUN jalan di atas Tukad Badung, menjadi solusi terakhir yang ditawarkan Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba. Utamanya untuk mengatasi kemacetan yang semakin parah di wilayah Kota Denpasar. “Di bibir Tukad Badung bisa dibeton dari Jl. Gatsu Barat (dekat) Jl. Ahmad

Yani bisa tembus ke Pasar Badung, Jl. Teuku Umar, Patung Dewa Ruci,” ujar Politisi Partai Demokrat ini, Selasa (25/10) kemarin. Tamba melanjutkan, proyek ini bisa dikerjakan oleh Pemkot De npasar, Pemprov Bali, ataupun pemerintah pusat. Pada intinya, kemacetan jangan hanya ditonton. Tapi harus

ada sesuatu yang diperbuat. Seperti membangun jalan di atas sungai tersebut memakai pola tiang pancang. “Entah bagaimana itu proses kewenangannya, karena itu saja kalau mau menjawab tantangan kemacetan dewasa ini. Harus mulai dikoordinasikan, dikerjakan, solusinya

hanya di atas sungai itu,” tegasnya. Bila dapat terealisasi, lanjut Tamba, jalan di atas sungai akan menjawab persoalan kemacetan pada sejumlah titik ibu kota Provinsi Bali ini. Di antaranya, kemacetan yang biasa terjadi di Jl. Diponegoro, Jl. Hasanudin hingga Jl. Teuku Umar. (rin)

I Nengah Tamba

Bali Post/kmb32

Terkait LPD

Pelabuhan Tanah Ampo Tak Sesuai Harapan

Denpasar (Bali Post) Hasil uji coba Dermaga Tanah Ampo rupanya tidak sesuai harapan Komisi III DPRD Bali. Pasalnya, kapal yang bisa bersandar di dermaga tersebut maksimal hanya dengan panjang 150 meter. Sementara rancangan awal, Tanah Ampo mestinya bisa disandari kapal-kapal cruise dengan panjang 200-300 meter. “Kalau bisa, kapal cruise di bawah 150 meter digiring ke Tanah Ampo. Kedua, Pelabuhan Tanah Ampo itu wajib pandu. Artinya, kapal yang akan bersandar di dermaga tersebut harus dituntun oleh kapal pandu dari tengah laut,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan dan Infokom Bali, Ketut Dana, saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD Bali di gedung dewan, Selasa (25/10) kemarin. Menurut Dana, pengadaan kapal pandu sudah diusulkan ke pemerintah pusat oleh KSOP Padangbai. Begitu juga dengan pembangunan pemecah gelombang telah diusulkan senilai Rp 36 miliar di tahun 2017. Anggota Komisi III DPRD Bali I Wayan Adnyana mengatakan, sebagian besar pelabuhan yang dibuat di Bali tidak ada yang berjalan mulus. Selain Tanah Ampo, ada Pelabuhan Gunaksa yang juga bermasalah. Lebih parah lagi, dulu juga sempat ada pelabuhan ikan di Kusamba yang sejak dibangun malah tidak pernah berfungsi. “Ini sudah ada tiga pelabuhan yang belum bisa berfungsi. Di Kusamba itu bahkan sudah hilang. Tinggal lagi dua, apakah akan berfungsi atau bagaimana,” ujarnya. Menurut Adnyana, pelabuhan Tanah Ampo sesuai perencanaan dibuat untuk cruise atau kapal pesiar. Pasalnya, minat pengusaha di bidang pesiar untuk merapat di Bali sangat tinggi. Bahkan ketika dirinya mengikuti rapat di Kantor Gubernur, Dirjen Promosi Pariwisata dikatakan menggebu-gebu dengan mengatakan banyak sekali yang ingin datang ke Bali. “Tapi kita belum menyiapkan pelabuhan yang representatif sehingga jawabannya adalah Tanah Ampo. Tapi fakta yang terjadi kan kita tahu panjang kapal pesiar dan pelabuhan yang dipersiapkan tidak nyambung. Atau memang salah perencanaan atau bagaimana, ini yang tidak jelas,” paparnya. Anggota Komisi III DPRD Bali I Kadek Nuartana mempertanyakan pengelolaan pelabuhan Tanah Ampo yang masih belum jelas. Apakah nantinya akan dikelola Pelindo, Pemkab Karangasem, atau justru Pemprov Bali. “Karena kalau kita lihat sumber dana pembangunan Tanah Ampo itu ada tiga, APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten. Oleh karena itu, perlu kejelasan siapa yang nanti mengelola itu,” ujarnya, Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengatakan, pembangunan pelabuhan Tanah Ampo sudah jelas sekali dipaksakan. Terbukti, hasil uji coba ternyata tidak sesuai dengan perencanaan awal dari pembangunan. “Menjadi kelalaian kita dari awal, sekarang kita dipaksa untuk nerimo,” ujarnya. (kmb32)

7

MUDP Persoalkan Pernyataan Parta

Bali Post/rah

NARKOBA - Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa memaparkan tentang bahaya narkoba kepada puluhan pelajar dan mahasiswa.

Masyarakat Harus Komit Perangi Narkoba BERBAGAI ancaman mengintai generasi penerus bangsa. Paling rawan adalah peredaran narkoba. Peredaran narkoba perlu diperangi, karena bisa menghancurkan masa depan anak bangsa.

Puluhan pelajar dan mahasiswa dikumpulkan di aula Makorem 163/Wira Satya (WS), Selasa (25/10) kemarin, untuk diberi pemahaman betapa parahnya dampak dari narkoba. “Jiwa generasi muda masih rentan dan labil, sehingga mudah disusupi dan dibujuk rayu. Rasa ingin tahunya tinggi, tapi kalau pergaulan negatif akan terjerumus narkoba dan pasti bodoh karena merusak saraf,” ujar Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, usai menjadi narasumber kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Pertahanan Provinsi Bali tersebut. Kegiatan parade cinta tanah air itu, lanjut Danrem, mengambil tema menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui kreativitas organisasi untuk menghindari perilaku negatif khususnya narkoba. Banyak pengetahuan diperoleh menyangkut bagaimana ancaman narkoba itu. “Dari tema bisa dibedah bagaimana menumbuhkan cinta Tanah Air. Menurut saya pribadi menumbuhkan cinta Tanah Air ini

sudah harga mati. Ini harus jadi karakter anak kita, jadi karakter anak-anak bangsa bahwa sejak dini harus punya jiwa-jiwa karakter cinta Tanah Air. Mau profesi apa pun, dia harus memiliki karakter cinta Tanah Air. Harus ditumbuhkan dan dikembangkan terus,” ujarnya. Menurut Cantiasa, ancaman narkoba luar biasa bagi bangsa ini. Efeknya akan memengaruhi diri sendiri, kesehatan, masa depan dan mengakibatkan impoten. “Peserta terpana mendengar itu (impoten -red). Bisa impoten dan tidak bisa punya anak. Juga merusak otak,” tandasnya. Dengan memahami ancamanancaman itu, pelajar dan mahasiswa sadar narkoba itu sangat berbahaya sehingga harus dimusuhi, hadapai dan jangan sampai terlibat. “Narkoba itu barang terlarang sehingga jangan didekati, apalagi digunakan. Paling penting stop nakroba. Sesuai perintah Presiden dan Panglima TNI yaitu perang narkoba,” ujar peraih penghargaan Adhi Makayasa Tri Sakti Wiratama 1990 ini.

Mantan Dansat-81/Kopassus ini khawatir ada upaya menguasai Indonesia dengan narkoba. Kalau bangsa ini lumpuh sehingga mudah dikuasai. Untuk itu, perang terhadap narkoba dimulai dari lingkungan paling dekat yaitu keluarga dan orangtua berperan penuh mengawasi dan mengarahkan anak-anaknya. Selanjutnya lingkungan banjar dan desa. Ia mengaku salut dengan salah satu desa yang membuat awig-awig melarang warganya atau di wilayahnya ada narkoba. Kalau dilanggar akan diberikan sanksi tegas. “Pemda juga harus berperan. Kami di TNI melihat bagaimana jajarannya jangan sampai terlibat narkoba. Sekarang aparat dan pejabat kena. Hukumannya pun perlu dipertegas. Sebagai anak bangsa harus sama-sama mengingatkan dan mencegah,” ucapnya. Kabag Umum BNNP Bali AKBP Sang Gede Sukawiyasa menegaskan, peredaran narkoba di Bali semakin memprihatinkan. Tak hanya sebagai tempat peredaran dan transit, di Bali bermunculan pabrik barang terlarang itu, meskipun skala home industry. “Masyarakat Bali harus komit memberantas dan memerangi narkoba. Siapa pun bisa kena, termasuk para pelajar dan mahasiswa,” ujarnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Pernyataan Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta dari Fraksi PDI-P dalam sidang paripurna DPRD Bali, 18 Oktober lalu, menuai tuntutan dari Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP). MUDP Bali menuntut Ketua Komisi IV DPRD Bali tersebut segera meminta maaf secara resmi, sekaligus mengklarifikasi dan mencabut pernyataan yang disampaikannya dalam sidang paripurna tersebut. Hal itu ditegaskan Bendesa Agung MUDP Bali Jero Gede Suwena Putus Upadesha didampingi seluruh Ketua MUDP se-Bali, Selasa (25/10) kemarin. Dalam paripurna, Parta menyinggung perihal Surat Edaran (SE) Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) nomor 011/SE/ MUDP/II/2014 tertanggal 5 Februari 2014 dan nomor 020/SP/ MUDP Bali/IX/2015 tertanggal 11 September 2015. Bahwa, belum ada data akurat mengenai LPD (Lembaga Perkreditan Desa). Bahkan dengan alasan untuk menyelamatkan LPD Bali, MUDP dinilai menunda penyetoran dana pemberdayaan 5% dan mengeluarkan SE tentang pendaftaran ulang LPD ke MUDP yang membuat bingung pengelola LPD dan Bendesa Pakraman (paragraf 6 dan 7 Bali Post, Rabu Paing, 19/10/2016; “Belum Ada Data Akurat Mengenai LPD”). Terkait pernyataan tersebut, 21 Oktober lalu MUDP menggelar pasangkepan prajuru untuk memberikan klarifikasi dalam bentuk pelurusan dan penjelasan terkait dengan SE yang dikeluarkan dan pernyataan dari Ketua Komisi IV DPRD Bali. Bahwa, SE MUDP nomor 011/SE/MUDP/II/2014 tertanggal 5 Februari 2014 perihal: Penegasan Keberadaan LPD Berdasarkan Hukum Adat Bali, dikeluarkan bukanlah serta merta dan tanpa alasan yang jelas. Melainkan, sudah didasarkan pada pengkajian yang mendalam oleh tim ahli (Nayaka) MUDP Bali maupun pakar hukum dan pakar ekonomi sesuai dengan UU LKM. “Lebih daripada itu, SE ini dikeluarkan MUDP Bali sebagai tindak lanjut dari Keputusan Pasamuhan Agung V Majelis Desa Pakraman (MDP) Bali yang secara konsisten menetapkan bahwa tata kelola LPD Bali dipayungi dengan hukum adat Bali. Dan untuk itu, direkomendasikan supaya MUDP Bali sebagai wadah tunggal desa pakraman/desa adat Bali tingkat provinsi dapat mengupayakan segera terwujudnya hukum adat Bali dimaksud, baik dalam wujud awig-awig maupun pararem,” jelas Jero Gede Suwena Putus Upadesha. Sementara SE nomor 020/SP/MUDP Bali/IX/2015 tertanggal 11 Septemer 2015 tentang pendaftaran ulang masing-masing LPD kepada MUDP Bali, katanya, dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari ketetapan Paruman Agung III MDP Bali tanggal 8 Agustus 2014 lalu. Di antaranya telah menetapkan Pararem LPD sebagai payung hukum adat Bali atas kedudukan dan tata kelola LPD, sesuai amanat UU LKM Bab XIII Pasal 39 ayat (3). Selain itu, sesuai dengan Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2012 tentang LPD, LP LPD maupun BKS LPD hanya sah dan resmi keberadaannya bila dibentuk oleh gubernur bersama dengan MUDP Bali. Sehinga sudah sepatutnya LPD tidak menyetor dana pemberdayaan kepada pihak dan pada tempat yang tidak sah. “Maka dari itu, MUDP Bali secara kelembagaan menyatakan sangat berkeberatan atas pernyataan Ketua Komisi IV DPRD Bali, Saudara I Nyoman Parta yang disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali, sebagaimana yang dimuat dalam harian Bali Post edisi Rabu Paing 19 Oktober 2016 halaman 7 pada berita yang berjudul “Belum Ada Data Akurat Mengenai LPD” paragraf 6 dan 7. Karena pernyataan tidak tepat terkait dengan SE resmi MUDP Bali tersebut dikemukakan dalam acara resmi dan terhormat DPRD Bali yang dihadiri Gubernur Bali, tanpa pernah meminta penjelasan resmi sebelumnya kepada MUDP Bali. Maka kami MUDP Bali menuntut supaya Ketua Komisi IV DPRD Bali meminta maaf secara resmi sekaligus mengklarifikasi dan mencabut pernyataan tersebut selambatlambatnya 3 x 24 jam sejak surat keberatan kami kirimkan,” tegasnya. Nyoman Parta berjanji akan memberi jawaban Rabu (26/10) hari ini. (win)


BANGLI

8

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Bali Post/ina

MOBIL DINAS - Mobil dinas yang tertimpa pohon tumbang

Pohon Tumbang Timpa Mobil Dinas dan Dua Motor Bangli (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli, Selasa (25/10) siang mengakibatkan sebatang pohon berukuran besar yang tumbuh di areal parkir kantor Dinas Tata Kota Bangli tumbang. Pohon tumbang menimpa satu unit mobil dinas dan dua unit sepeda motor yang ada di sekitarnya. Akibat kejadian itu, mobil dinas yang merupakan kendaraan operasional Sekretaris Dinas

Tata Kota itu mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang. Salah seorang pegawai yang ditemui di lokasi menuturkan, tumbangnya pohon tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 wita. Saat pohon tumbang, hujan deras sedang mengguyur Bangli. ‘’Kejadiannya saat hujan deras. Tidak ada angin kencang tapi tiba-tiba pohon tumbang,’’ terangnya. Batang pohon yang tum-

bang lantas menimpa satu unit mobil dan dua unit sepeda motor yang tepat berada di sampingnya. Besarnya ukuran batang pohon yang tumbang mengakibatkan mobil dinas jenis Kijang bernopol DK 1870 P tersebut rusak pada bagian atap dan kaca belakang. Sedangkan dua unit sepeda motor yang terkena pohon tumbang kerusakannya tidak terlalu parah. ‘’Motor yang kena dua unit. Tapi kerusakan-

nya tidak begitu parah dan sudah dibawa ke bengkel,’’ kata Sekretaris Dinas Tata Kota Ida Bagus Sobya. Selain di areal parkir Kantor Dinas Tata Kota, pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik lainnya. Salah satunya yakni di dekat Pura Geria Sakti Bukit Bangli. Berdasarkan informasi, akibat tumbang pohon tersebut, arus lalu lintas dari Bangli menuju Kubu sempat terganggu. Ini dikarenakan

pohon yang tumbang melintang di tengah jalan. Sementara itu, estimasi kerugian material dari belasan kejadian yang ditimbulkan hujan lebat disertai angin kencang berputar-putar (dowbursf) pada Minggu (23/10) telah dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli. Besarnya mencapai Rp 647 juta. Kepala BPBD Bangli I Wayan Karmawan men-

tisipasi bencana yang berujung pada timbulnya kerugian materi, masyarakat diminta untuk melakukan langkah antisipasi. ‘’Surat instruksi sudah dikeluarkan. Warga harus turut melakukan upaya untuk menghindari bencana. Salah satunya memangkas pohon dekat bangunan,’’ kata mantan Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Bangli ini. (kmb40/kmb45)

Penetapan Pejabat Ditargetkan 10 Desember

SOSOK

Bangli (Bali Post) -

Penetapan pengisian pimpinan beserta seluruh jabatan struktural di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli ditargetkan harus sudah terealisasi paling lambat minggu kedua Desember mendatang. Sebab pengisian jabatan masih perlu dikonsultasikan dan mendapat rekomendasi KASN yang batas waktunya sebelum 1 Januari 2017. Demikian ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangli Ni Putu Koesalireni didampingi Kabid Pengembangan, Putu Maha Edi, Selasa (25/10) kemarin.

Bali Post/sos

Perbaikan Jalan MASA reses anggota DPRD Bangli telah berakhir. Sejumlah aspirasi masyarakat pun sudah disampaikan kepada anggota dewan untuk diperjuangkan. Salah satu aspirasi yang banyak disampaikan adalah perbaikan infrastruktur berupa jalan. Seperti yang disampaikan masyarakat yang tinggal di wilayah balik bukit. ‘’Perbaikan jalan banyak disampaikan oleh warga di Desa Pinggan serta Dusun Kayupadi A dan Kayupadi B, Desa Songan,’’ kata anggota DPRD Bangli I Nyoman Gelgel Wisnawa, Selasa (25/10) kemarin. Wakil rakyat asal Desa Songan ini mengakui kondisi jalan di Desa Pinggan termasuk Dusun Kayupadi memang rusak parah. Jalan yang selama ini dibuka dari Desa Pinggan menuju Geretek sampai sekarang juga belum diaspal. ‘’Warga berharap agar jalan yang menghubungkan dengan wilayah Buleleng ini segera diaspal sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan,’’ terangnya. Selain usulan soal infrastruktur jalan, Gelgel juga mengaku mendapat aspirasi dari masyarakat Kayupadi soal gedung sekolah. Ruang belajar yang ada di SDN 8 Songan saat ini sudah tidak lagi cukup menampung anak dari beberapa banjar sekitar. ‘’Masyarakat meminta agar dilakukan penambahan pembangunan gedung sekolah, karena kawasan itu, hanya terdapat satu SD saja,’’ ujarnya. (ina)

Dijelaskan, mengingat batas waktu tersebut maka pelantikan harus sudah dilaksanakan paling lambat pada 1 Januari 2017. Dan penetapan pengisian jabatan harus dilakukan sebelumnya oleh bupati yang sesuai target harus sudah berlangsung paling lambat 10 Desember mendatang. ‘’Pen-

etapan dan pengisian OPD harus dikonsultasikan dengan rekomendasi dari KASN sebelum 1 Januari 2017. Makanya kami targetkan 10 Desember harus sudah ditetapkan oleh bupati,’’ katanya. Terkait waktu penetapan yang terbilang dekat, Koesalireni menyebutkan sesuai te-

lahannya pengisian jabatan harus mengacu Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor B/3116/M. PANRB/09/2016 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/

Kota terkait Pelaksanaan PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Di dalamnya dijelaskan, pengangkatan kepala perangkat daerah yang tidak mengalami perubahan signifikan dilaksanakan dengan pengukuhan kepala perangkat daerah dan seluruh eselon perangkat di bawahnya. Dinyatakan pula, bagi organisasi perangkat daerah yang bergabung, pengisian kepala daerah diangkat yang paling sesuai kompetensinya dengan perangkat daerah yang dimaksud. Sementara jika terdapat formasi jabatan pimpinan tinggi yang lowong dan belum dilaku-

kan pengisian, Pejabat Pembina Kepegawaian dapat menunjuk pelaksana tugas (Plt.) dalam jabatan pimpinan tinggi dimaksud sesuai peraturan perundangan. Meski waktu yang tersisa sangat sedikit, ia menegaskan keputusan tetap ada di bupati. Jika pengisian jabatan harus melalui pansel, pihaknya juga sanggup menyiapkan hal-hal yang menjadi pendukung. ‘’Intinya kami siap menjalankan cara yang digunakan. Kalau melalui pansel, syaratnya bagaimana, kami sudah punya. Tetapi waktu yang dibutuhkan paling cepat dua bulan,’’ imbuhnya. (kmb45)

Akibat Cuaca Buruk

Hasil Panen Padi di Serokadan Merosot Bangli (Bali Post) Petani di Banjar Serokadan, Desa Abuan Kecamatan Susut terpaksa gigit jari menyusul hasil panen padinya merosot sebagai imbas cuaca buruk. Kondisi itu juga diperparah dengan krisis air belakangan ini. Petani I Kadek Budiarta menuturkan hasil panen musim ini tak lagi seperti sebelumnya. Sawahnya seluas 15 are yang biasanya menghasilkan 20 karung gabah sekarang hanya menghasilkan 10 karung. ‘’Saat baru berbuah, cuaca buruk. Pertumbuhan padi tak maksimal. Gabah banyak tak berisi,’’ tuturnya, Selasa (25/10) kemarin. Kondisi tersebut juga sebagai imbas krisis air irigasi. Ketersediaan air sangat mempengaruhi pertumbuhan padi. Kepala UPTD Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Kecamatan Susut I Wayan Arimbawa tak menampik cuaca buruk berpengaruh pada hasil panen. Hanya saja persoalan

itu tak terjadi di seluruh subak. ‘’Tidak semua seperti itu. Mungkin saja itu berbuahnya saat cuaca kurang baik. Kalau hasil panen yang lain cukup baik,” tuturnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik menyampaikan, cuaca buruk memang berpotensi mengakibatkan pertumbuhan tanaman. Guna mengantisipasi pengaruh cuaca, petani diminta lebih mengintesifkan pemeliharaan. ‘’Perawatan harus dilakukan lebih baik lagi. Jangan hanya sekadar,’’ tegasnya didampingi Kabid Pangan dan Hortikultura I Wayan Tagel Sujana. Ditambahkan, musim ini potensi serangan hama juga cukup tinggi. Untuk itu petani perlu melakukan langkahlangkah preventif sejak dini, salah satunya pembasmian hama secara massal. ‘’Jangan tunggu serangan banyak. Basmi sejak dini,’’ imbuhnya. (kmb45)

Ditemukan di Hutan Kintamani

Nenek Tanpa Identitas Dititip di RSJ Bangli (Bali Post)Seorang perempuan lansia tanpa identitas ditemukan berkeliaran di hutan kawasan Kintamani. Melihat kondisinya seperti mengalami gangguan jiwa, Polsek Kintamani langsung membawa perempuan itu ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali untuk perawatan. Kapolsek Kintamani Kompol Komang Tresna Arbawa Manik, Selasa (25/10) kemarin, menjelaskan nenek tersebut ditemukan di Hutan Lutungan, Kintamani, Minggu (23/10) lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Dari informasi warga sekitar, lansia berperawakan gemuk itu sudah ada di hutan sejak dua hari sebelumnya. Kondisinya seperti menderita gangguan jiwa. ‘’Warga jadi takut menyabit di hutan. Lalu melapor ke kami. Anggota langsung ke TKP. Awalnya nenek itu tidak mau diajak ke kantor. Setelah dibujuk, akhirnya mau,’’ jelasnya. Saat ditanya identitasnya,

jelaskan, angka kerugian itu berasal dari 12 kejadian. Sepuluh di antaranya berupa kerusakan bangunan akibat tertimpa pohon. ‘’Tempatnya tersebar di dua kecamatan,’’ jelasnya. Berdasarkan prakiraan yang dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Kabupaten Bangli berpotensi dilanda cuaca ekstrem sampai awal Maret 2017. Guna mengan-

nenek tersebut tak bisa menjelaskan. Identitas pendukung lainnya pun tidak dikantongi. ‘’Karena kondisinya seperti itu, ia langsung dibawa ke RSJ untuk menjalani perawatan. Sekarang ditangani Dinas Sosial,’’ jelasnya. Sementara itu, Direktur RSJ Provinsi Bali Bagus Darmayasa mengatakan, nenek tersebut masih menjalani perawatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, fisiknya menderita gangguan ginjal. ‘’Sebelum diserahkan ke Dinas Sosial, dia kami rawat dulu. Itu sudah menjadi ranah kami. Kondisinya sudah tenang,’’ terangnya. Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli Sang Ayu Suarning mengatakan identitas nenek tersebut belum berhasil terungkap. Pihaknya pun masih berusaha mencari informasi pendukung. ‘’Kalau ada yang mengenalinya, bisa hubungi kami atau RSJ,’’ katanya. (kmb45)

Bali Post/nik

MENJALANI PERAWATAN - Lansia yang ditemukan di hutan Kintamani menjalani perawatan di RSJ.

Bali Post/sos

PANEN - Petani di Banjar Serokadan Desa Abuan sedang memanen padi. Akibat cuaca buruk, hasil panen petani setempat merosot.


GIANYAR

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

9

JEMBATAN - Kondisi jembatan peninggalan zaman kolonial di Kecamatan Sukawati tampak sangat memprihatinkan. Tiang penyangga Wayan Sudiartana

Bali Post/nik

Penggunaan Anggaran Pendidikan Harus Tepat Sasaran

Gianyar (Bali Post) Legislatif akan meningkatkan intensitas pengawasan penyaluran anggaran APBD untuk Dinas Pendidikan. Hal ini penting dilakukan guna memastikan pembangunan gedung serta infrastruktur sekolah di Kabupaten Gianyar dapat berjalan baik termasuk memberantas berbagai macam pungutan yang membebani masyarakat. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Gianyar Wayan Sudiartana, Selasa (25/10) kemarin. Menurut Sudiartana, 30 persen APBD Gianyar yang diarahkan untuk Dinas Pendidikan tentu menjadi bukti besarnya perhatian pemerintah memajukan sektor pendidikan. Dari jumlah itu seharusnya bisa dipastikan tidak ada lagi sekolah yang kekurangan biaya untuk membangun infrastruktur terlebih yang ditangani oleh Dinas Pendidikan di kabupaten hanya sekolah pada tingkat SD dan SMP. ‘’Anggaran pendidikan ini semestinya sudah mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan kita di Gianyar sekarang,’’ ucap anggota Fraksi PDI-P ini. Dikatakannya, dewan akan lebih intens melakukan pengawasan agar bisa memastikan penggunaan anggaran pendidikan tepat sasaran. ‘’Tentu ini akan kami kawal terus sehingga pemenuhan kebutuhan infrastruktur tepat sasaran dan tidak ada lagi sekolah atau komite yang meminta pungutan uang gedung kepada orang tua siswa,’’ terangnya. Sudiartana mengaku sangat menyayangkan bila masih ditemukan pungli di tengah besarnya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di Gianyar. Ia juga mendesak eksekutif terjun langsung ke setiap sekolah guna memastikan seluruh sekolah di Gianyar bersih dari pungutan. ‘’Eksekutif harus memantau sekolah yang masih memungut uang gedung atau pungutan lainnya,’’ tandasnya. (kmb35)

berkarat demikian juga papan kayu sudah banyak yang jebol.

Termakan Usia dan Minim Perhatian

Bali Post/nik

Kondisi Dua Jembatan Zaman Kolonial Kian Memprihatinkan Gianyar (Bali Post) -

Di Kabupaten Gianyar masih terdapat sejumlah jembatan peninggalan zaman kolonial Belanda. Dari tiga jembatan, satu di antaranya berlokasi di Ubud dan dalam kondisi baik. Sementara dua lainnya dalam kondisi sangat memprihatinkan. Salah satu jembatan zaman kolonial itu ada di Kecamatan Sukawati, tepat di sebelah jembatan Jalan Raya Sukawati yang menjadi penghubung antara Desa Guwang dan Desa Sukawati. Berdasarkan pantauan, Selasa (25/10) kemarin, kondisi jembatan ini sudah sangat memprihatinkan dan sangat membahayakan untuk dilintasi. Besi penyangga jembatan ini sudah berkarat akibat termakan usia. Sementara pada bagian

atas, jembatan ini juga sudah terlihat tidak layak digunakan. Papan kayu yang menjadi pijakan jembatan tersebut sudah banyak yang jebol. Meski masih ada yang tersisa, sudah tampak rapuh. Ironisnya, bukan kondisi jembatan saja yang memprihatinkan. Lingkungan sekitar pun tampak kumuh lantaran di kawasan itu banyak yang membuang sampah sembarangan. Jembatan peninggalan zaman kolonial juga ada

di Kecamatan Blahbatuh. Jembatan yang berlokasi di sebelah jalan Wisma Gajah Mada, penghubung Desa Kemenuh dengan Desa Blahbatuh itu sudah tampak jelas termakan usia. Namun, lingkungan sekitar jembatan ini lebih bersih lantaran tepat di sebelah jembatan terdapat Vihara yang petugasnya rutin membersihkan sampah. Sementara itu, jembatan kolonial yang kondisinya terlihat baik ada di Kecamatan Ubud. Meski demikian, jem-

batan ini tidak difungsikan untuk dilintasi kendaraan. Jembatan tersebut hanya digunakan sebagai lokasi berfoto oleh wisatawan. Tour guide juga kerap menjadikan jembatan ini lokasi beristirahat karena tempatnya sejuk, bersih, dan nyaman. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gianyar, Nyoman Nuadi, belum lama ini tidak menampik jika kondisi jembatan peninggalan zaman kolonial di Sukawati dan Blahbatuh sudah sangat mengkhawatirkan. Pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak terkait pemeliharaan lantaran jembatan tersebut berada di bawah kewenangan provinsi. ‘’Kekhawatiran akan kon-

disinya yang membahayakan itu tentu ada. Nanti akan coba kami konsultasikan lagi ke provinsi untuk pemeliharaannya,’’ jelasnya. Sementara untuk jembatan di Ubud, Nuadi menyebut, menurut informasi sudah rutin mendapat perbaikan dan perawatan dari pihak swasta yakni pemilik salah satu akomodasi wisata setempat. Perbaikan dilakukan lantaran di jembatan tersebut digunakan sebagai lokasi pameran. ‘’Yang di Ubud, setahu saya sudah mendapat perawatan rutin dari salah satu pemilik akomodasi dan sampai sekarang sepertinya masih sering dijadikan tempat pameran,’’ tandasnya. (kmb35)

Sambut Hari Sumpah Pemuda Bali Post/nik

BERIKAN PENJELASAN - Divisi Teknis KPU Gianyar Putu Agus Tirta Suguna saat memberikan penjelasan pada kegiatan yang digelar KPU, Selasa (25/10) kemarin.

KPU Khawatir akan Sulit Rekrut PPK dan PPS

Gianyar (Bali Post) Pilbup Gianyar 2018 yang berbarengan dengan Pilgub Bali membuat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Gianyar mendapat tugas ganda. Namun, hal tersebut tidak berbanding lurus dengan honor yang diterima. PPK dan PPS mendapat honor sama dengan petugas di kabupaten lain yang hanya melaksanakan pilgub. Pihak KPU Gianyar pun mengaku khawatir akan menemui kesulitan dalam proses perekrutan PPK dan PPS. Divisi Teknis KPU Gianyar Putu Agus Tirta Suguna, Selasa (25/10) kemarin, mengungkapkan bahwa sejak bulan ini KPU Gianyar sudah mulai melakukan sosialisasi terkait pilkada 2018. Sosialisasi terkait validasi data jumlah pemilih serta perekrutan PPK dan PPS yang dimulai November 2017 mendatang. ‘’Ada sejumlah persyaratan baru dalam Pilkada Juni 2018 mendatang yang memang harus kami sosialisasikan sejak dini,’’ katanya. Dijelaskannya, aturan baru terkait pelaksanaan pilkada tertuang dalam Surat Edaran nomor 183/KPU/IV/2015. Yang menjadi persoalan dari aturan tersebut ialah disamakannya honor untuk PPK dan PPS di Gianyar dengan petugas di kabupaten lain yang hanya mengikuti pilgub. Padahal, untuk di Bali hanya Kabupaten Gianyar dan Klungkung yang menggelar pilgub dan pilbup. ‘’Kondisi ini sudah kami konsultasikan ke pusat, tetapi hasilnya tetap sama. Kita yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab double (pilgub dan pilbup -red) tidak diberi pengecualian. Jadi, nanti honornya disamakan dengan kabupaten lain yang hanya menggelar pilgub,’’ ungkapnya. Tirta Suguna membeberkan, berdasarkan Surat Edaran Menteri Keuangan nomor 118/mk/02/2016. Honor untuk Ketua PPK sebesar Rp 1.850.000 sedangkan anggota PPK sebesar Rp 1.600.000. Sementara untuk Ketua PPS mendapat honor Rp 900.000 dan untuk anggota PPS Rp 850.000. ‘’Dari honor tersebut mereka akan dipekerjakan selama delapan bulan,’’ katanya. Untuk Koordinator Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang ditugaskan saat pencoblosan akan mendapat upah Rp 550.000. Sementara untuk anggota mendapat upah Rp 500.000. Tirta Suguna menjelaskan, dengan adanya aturan baru tersebut pihaknya khawatir akan kembali mengalami kesulitan dalam proses perekrutan petugas PPK dan PPS mengingat beratnya tugas dan tanggung jawab mereka. Sebab pada pilpres saja, KPU Gianyar sudah sempat kesulitan merekrut petugas di Kecamatan Ubud. ‘’Mudah-mudahan dengan sosialisasi lebih awal untuk pilkada 2018 nanti, kami bisa merekrut petugas lebih cepat,’’ tandasnya. Selain masalah honor, aturan baru lainnya yang tertuang dalam SE KPU adalah PPK dan PPS tidak boleh menjabat dua periode. Artinya, pengisian petugas baru sebagai PPK dan PPS dalam Pilkada 2018 di Kabupaten Gianyar wajib dilakukan. ‘’Memang kami diwajibkan merekrut petugas baru, tapi dalam hal ini petugas yang sempat menjabat sebagai PPS diperbolehkan mengajukan diri sebagai PPK,’’ katanya. (kmb35)

PTMSI Gelar Bupati Cup I

Gianyar (Bali Post) Guna memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus menjaring bibit atlet berprestasi, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Gianyar bersama Pemkab Gianyar menyelenggarakan Lomba Tenis Meja Beregu Putra Bupati Cup I. Kejuaraan antardesa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar ini dilangsungkan di GOR Kebo Iwa, Selasa (25/10) kemarin. Kegiatan dibuka Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra serta dihadiri antara lain Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta, Ketua Umum KONI Gianyar, pengurus PTMSI Gianyar dan Ikatan Tenis Meja Gianyar. Ketua Panitia Drs. Cok Rai Punia, M.Si. menyampaikan, lomba ini diikuti 15 desa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar. Kelurahan Gianyar, Desa Buruan, Celuk, Mas, Singapadu, Saba dan Ketewel menerjunkan masing-masing satu tim. Desa Tulikup, Batubulan dan Singakerta masing-masing mengirim dua tim. Sedangkan tiga tim masing-masing diterjunkan oleh Desa Bona, Batuan, Sukawati, Batuyang, dan Guwang. Ketua PTMSI Gianyar Putu Gede Pebriantara, S.E. mengungkapkan bahwa di Kabupaten Gianyar banyak

memiliki atlet berprestasi namun mereka justru dominan menjadi atlet kabupaten lain saat perlombaan. Melalui Bupati Cup I ini diharapkan menjadi momen pembinaan bagi atlet Gianyar. ‘’Terlebih sejak sepuluh tahun lalu kejuaraan sejenis ini tidak lagi digelar di Gianyar. Dan sekarang adalah sejarah dimulainya kembali kejuaraan Tenis meja lewat Bupati Cup I,’’ katanya. Ditambahkannya, dulu Gianyar sempat menjadi ‘’macan’’ dalam setiap kejuaran tenis meja bahkan setiap ajang bergengsi seperti Porprov. Atlet Gianyar rutin memboyong medali emas. ‘’Jadi mulai sekarang,

para atlet muda ini akan kita dorong agar kembali mampu menorehkan prestasi gemilang,’’ tandasnya. Sementara itu, Wabup Made Mahayastra mengatakan, tenis meja merupakan olahraga rakyat yang digemari di hampir setiap desa. Pihaknya berharap kejuaraan ini mampu menjaring bibit atlet berprestasi yang nantinya bisa mengharumkan nama Gianyar di tingkat yang lebih tinggi. ‘’Dan nantinya saya berharap juga bahwa kejuaraan tenis meja Bupati Cup I ini dapat diikuti oleh seluruh desa/kelurahan yang ada di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gianyar,’’ tegasnya. (kmb35/k100)

Bali Post/nik

TENIS MEJA - Wabup Mahayastra dan Ketua DPRD Tagel Winarta disaksikan Ketua PTMSI Gianyar Putu Gede Pebriantara saat mencoba permainan tenis meja, Selasa (25/10) kemarin.

Bali Post/nik

EVAKUASI - Petugas BPBD saat melakukan evakuasi bencana pohon tumbang yang menutup badan jalan di Desa Bakbakan.

Pohon Tumbang di Bakbakan Picu Kemacetan Lalin

Gianyar (Bali Post) Hujan dan angin kencang kembali memicu bencana pohon tumbang. Pada Selasa (25/10) siang kemarin, sebatang pohon bayur tumbang hingga menutup badan jalan di Jalan Raya Enjung Sari, Desa Bakbakan. Kemacetan lalu lintas (lalin) pun terjadi lantaran ruas jalan tersebut merupakan jalur padat. Meski demikian dipastikan tidak ada korban dari kejadian ini. Informasi yang dihimpun, hujan yang disertai angin kencang mulai melanda wilayah Gianyar siang kemarin. Sekitar pukul 13.00 wita, pohon bayur dengan tinggi puluhan meter di lokasi tersebut tumbang. Batang pohon membentang di badan jalan. Beruntung saat kejadian tersebut tidak ada warga atau kendaraan yang melintas. Namun, beberapa saat setelah kejadian tersebut kemacetan lalu lintas langsung terjadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar A.A. Oka Digjaya yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, tim BPBD dan satu unit mobil serbaguna dikerahkan untuk melakukan evakuasi. ‘’Pohonnya tumbang sampai menutup jalan, memang sempat mengganggu arus lalin, tapi petugas sudah bergerak cepat melakukan evakuasi,’’ katanya. Lebih lanjut, Oka Digjaya kembali mengimbau warga untuk lebih waspada pada bencana pohon tumbang dan longsor yang rawan terjadi setiap memasuki musim hujan. Sebagai upaya pencegahan, pihaknya memang sudah rutin melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang. Namun tetap saja partisipasi masyarakat sangat diperlukan. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Operasi Cipta Kondisi

Tim Gabungan Tertibkan 22 Pelanggar Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung melaksanakan operasi gabungan bersama TNI-AD Kodim 1610/ Klungkung, Kejaksaan Negeri Klungkung dan Satpol PP Klungkung. Tim gabungan yang berjumlah 26 orang tersebut menyasar penduduk pendatang yang tidak memiliki identitas diri yang jelas di berbagai tempat seperti tempat kos, rumah bedeng dan penginapan, Selasa (25/10) kemarin. Kasat Sabhara Polres Klungkung AKP Cokorda Gde Agung Puspagana mengatakan, pihaknya akan gencar melaksanakan Operasi Cipta Kondisi. Tidak hanya menertibkan penduduk pendatang, namun juga menyasar sejumlah tempat hiburan malam guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pada pelaksanaan operasi gabungan ini, petugas menemukan delapan orang yang melanggar administrasi kependudukan. Mereka diminta segera mengurus jati diri seperti KTP dan Kipem. Tim gabungan juga menertibkan kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat yang diparkir di trotoar. Petugas menemukan 14 pelanggar parkir liar di trotoar. Razia parkir liar ini sebagai upaya menyadarkan pemilik kendaraan untuk tidak memarkir kendaraannya di sembarang tempat terutama di trotoar yang dapat mengganggu pejalan kaki. (dwa)

Bali Post/dwa

PANTAU - Kasat Lantas Polres Klungkung AKP I Wayan Mudiasa memantau peserta ujian permohonan surat izin mengemudi (SIM), Selasa (25/10) kemarin.

Pencari SIM Diminta Tak Gunakan Calo Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

TROTOAR - Tim gabungan menertibkan sepeda motor yang diparkir di trotoar.

Polsek Banjarangkan Tangkap Penjual Togel

Semarapura (Bali Post) – Unit Reskrim Polsek Banjarangkan menggelar penangkapan I Kadek Oka Hiasmara, pengedar togel jenis TSSM, di Dusun Bale Agung, Desa Bungbungan, Banjarangkan, Klungkung, Selasa (25/10) kemarin. Oka Hiasmara alias Dek Oka (26) asal Dusun Bale Agung ditangkap Sabtu (22/10) lalu sekitar pukul 17.00 Wita. Pelaku tertangkap basah setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Bale Agung, ada warga yang menjadi penjual togel. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Banjarangkan kemudian melakukan penyelidikan di wilayah Dusun Bale Agung. Informasi itu ternyata benar. Oka Hiasmara diamankan beserta barang bukti berupa satu lembar kertas yang berisi nomor pasangan, sebuah bolpoint warna oranye, satu HP merk Nokia, sebuah HP merek Blacberry Bold warna hitam dan uang tunai Rp 378.000. Tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Klungkung untuk penyidikan lebih lanjut. Dek Oka bersama beberapa orang saksi sudah diperiksa penyidik di Mapolsek Banjarangkan. Tersangka akan dikenakan pasal 303 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp 25 juta. (dwa)

Pelayanan permohonan surat izin mengemudi (SIM) oleh Satuan Lantas Polres Klungkung dipantau Kasat Lantas AKP I Wayan Mudiasa didampingi petugas pembantu administrasi SIM, Kadek Eka Saputra, Selasa (25/10) kemarin. Pemantauan ini sebagai upaya Satuan Lantas Polres Klungkung memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Mudiasa menyampaikan, masyarakat bisa menggunakan surat keterangan sehat dari dokter mana saja untuk mencari SIM. Ini memudahkan masyarakat mengisi persyaratan permohonan SIM. ‘’Jangan menggunakan calo dalam mencari SIM. Ujian yang diterapkan

sesuai SOP harus diikuti seluruhnya untuk menekan terjadinya lakalantas akibat human error,’’ sebutnya. Untuk mendapatkan SIM, pemohon harus terlebih dahulu melalui uji materi menggunakan audio visual test (Avis) yang terdiri atas 40 soal. Peserta dim-

inta menjawab soal meliputi rambu-rambu dan aturan dalam berkendara. Untuk bisa lulus ujian, masyarakat harus menjawab benar minimal 31 pertanyaan. Bila kurang dari itu, peserta dinyatakan tidak lulus. Peserta yang gugur mencapai 50 persen dari jumlah pemo-

Tokoh Masyarakat Deklarasikan Dukung KBS Bali Post/dwa

Pencuri Sasar Patung Ganesha Semarapura (Bali Post) – Para pencuri kini tidak hanya mengincar barangbarang berharga seperti uang dan perhiasan emas. Patung Ganesha pun menjadi sasaran maling di Kabupaten Klungkung. Kejadian ini dialami salah satu perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya By-pss Ida Bagus Mantara di wilayah Kusamba, Dawan. Dua Patung Ganesha yang dipajang di depan kantor setempat raib. Kasus pencurian itu pertama kali diketahui salah seorang karyawan bernama I Kadek Suardana (36) asal Dusun Sente, Desa Pikat, Dawan, pada Sabtu (22/10) lalu sekitar pukul 07.00 Wita. Kejadiannya berawal ketika Suardana mendatangi tempat kerjanya di Jalan By-pass Kusamba. Setibanya di kantor, ia kaget melihat dua patung Ganesha yang berada di depan kantornya tidak ada di tempat. Suardana kemudian menanyakan keberdaaan kedua patung tersebut kepada karyawan yang lain Gede Masteng (25) dan Kadek Wirawan asal Dusun Sente, Desa Pikat, Dawan. Keduanya tidak ada yang tahu, sehingga kasus pencurian dua Patung Gansesha ini dilaporkan ke Mapolsek Dawan, Selasa (25/10) siang kemarin. Kapolsek Dawan AKP Kadek Suadnyana belum dapat dimintai konfirmasinya. HP-nya aktif, namun tidak diangkat. (kmb)

yang perlu dipahami pengendara demi keselamatan di jalan raya. Peserta yang tidak lolos ujian materi dan praktik dapat mengulang seminggu lagi. Bila tetap tidak lulus, bisa kembali mengulang minggu selanjutnya dan harus mengulang mendaftar. “Ujian ini merupakan upaya kami untuk keselamatan pengendara dan menekan terjadinya kecelakaan yang paling banyak disebabkan oleh human error,” jelas Mudiasa. (dwa)

KUD Mesti Beli Gabah Petani Sesuai Harga Pasar

RELAWAN KBS – Sejumlah tokoh masyarakat Klungkung mendeklarasikan diri menjadi Relawan KBS Klungkung di Desa Pesinggahan, Dawan.

PERIKSA – Petugas Unit Reskrim Polsek Banjarangkan memeriksa pelaku penjual togel (kanan).

hon. ‘’Kebanyakan peserta tidak lulus karena tegang dan tidak konsentrasi dalam menjawab. Bahkan ada peserta yang kurang paham tentang aturan berkendara,’’ ujarnya. Empat unit komputer digunakan peserta dalam ujian Avis. Dalam sehari Satuan Lantas Polres Klungkung mampu memberikan layanan kepada maksimal 70 pemohon. Bila lebih dari itu, pemohon diminta datang keesokan harinya. Ujian ini adalah pengetahuan dasar

SEJUMLAH tokoh masyarakat Klungkung menyatakan kesiapannya berada dalam barisan Relawan Koster Bali Satu (KBS). Tokoh-tokoh ini mendeklarasikan diri menjadi Relawan KBS Klungkung di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Minggu (23/10) malam. Mereka menyatakan mendukung KBS dengan hati nurani yang tulus, karena dinilai dapat membawa Bali lebih baik dan maju ke depannya. Para tokoh itu di antaranya I Nyoman Gria, Bendesa Pakraman Penarukan, Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Made Berata Wiryadana (Kertha Desa, Desa Pakraman Pesinggahan), Sang Nyoman Dina (Klian Subak Desa Bungbungan), Dewa Gede Parwata (tokoh masyarakat Kecamatan Klungkung), serta sejumlah tokoh lainnya seperti mantan anggota DPRD Klungkung. Acara deklarasi dukungan kepada anggota Komisi X DPR RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. sebagai Gubernur Bali 2018-2023, juga dihadiri Wakil Ketua DPD

PDI Perjuangan Bali Bidang Pemenangan Pemilu I G.N. Kesuma ‘’Alit’’ Kelakan dan Pembina Relawan KBS I Ketut Golak. Mereka mempunyai alasan sendiri mengapa memantapkan pilihan mendukung Ketua DPD PDI Perjuangan Bali asal Desa Sembiran, Buleleng tersebut. Bendesa Adat Pakraman Penarukan I Nyoman Gria yang mantan guru mengaku mengetahui secara persis sepak terjang dan perjuangan Koster terhadap dunia pendidikan. “Kami mendukung dengan hati nurani. Saya mengetahui bagaimana perjuangan beliau dalam dunia pendidikan khususnya di Bali, sesuai dengan bidang tugasnya di DPR RI,” ungkapnya. Dengan dasar itulah, Gria menyatakan siap masuk dalam tim relawan yang akan berjuang untuk memenangkan Koster sebagai Gubernur Bali. Berbeda dengan Gria, Kertha Desa Pakraman Pesinggahan Made Berata Wiryadana menegaskan dirinya adalah kader PDI Perjuangan meski tidak masuk dalam

struktural. “Saya adalah kader PDI Perjuangan, jadi wajib dan harus memenangkan Pak Koster yang adalah kader PDI Perjuangan,” tegasnya. Terlepas dari satu partai, dirinya sudah mengetahui apa yang telah diperbuat sosok Koster. “Banyak hal yang sudah diperbuat, misalkan dalam bidang pendidikan, membangun wantilan dan balai serba guna di seluruh Bali,” tandas Wiryadana. Bali, lanjutnya, memang membutuhkan sosok pemimpin pekerja keras dan memiliki komitmen membangun seperti yang telah ditunjukkan Wayan Koster selama tiga periode duduk di Badan Anggaran DPR RI. Melihat antusiasnya dukungan, Alit Kelakan dan Golak menyatakan terima kasih. Keduanya mengimbau relawan bersikap simpatik dalam mensosialisasikan dan menggalang dukungan untuk KBS. “Melalui proses yang baik dan santun, kita akan mendapatkan pemimpin yang baik pula,” kata Alit Kelakan. (ad1718)

Semarapura (Bali Post)– Melalui Program Gema Pemberani (Gerakan Masyarakat Pemberdayaan Petani), Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Klungkung melaksanakan sosialisasi penyerapan gabah dan distribusi beras lokal, Selasa (25/10) kemarin. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan penghasilan petani dengan membeli gabah dengan harga tinggi. Sosialisasi dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Klungkung, Dawan dan Banjarangkan. Sosialisasi dipimpin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (PPK) I Wayan Durma, Asisten II Setda Ketut Suayadnya, SKPD terkait, FKPC, perwakilan KUD, Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (LUEP), para subak dan klian subak dari masingmasing kecamatan. Sosialisasi penyaluran gabah di Kecamatan Klungkung dipusatkan di Wantilan Pura Dasar Buana Gelgel. Kecamatan Dawan diadakan di Wantilan Balai Subak Kusamba, dan untuk Kecamatan Banjarangkan diadakan di Wantilan Balai

Subak Lepang, Desa Takmung. Kadis PPK dalam laporannya menjelaskan, kegiatan sosialisasi merupakan implementasi UU Nomor 19 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Peningkatan produksi padi selain untuk menjamin peningkatan pangan, juga sebagai upaya menambah pendapatan petani. “Gabah petani dijual melalui sistem timbangan (kiloan) serta harus dibeli oleh KUD, LUEP dan penebas dengan harga tinggi atau sesuai pasaran,” sebut Durma. Bupati Klungkung mengaku telah mencoba mengajak petani untuk mulai berpikir cerdas dan membuka pikiran agar beras yang dihasilkan di Klungkung dapat dinikmati oleh masyarakat lokal. Ini merupakan komitmen dan perhatian pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani. Untuk petani di hilir diterapkan konsep “beli mahal jual murah”. “Dengan sistem ini, KUD, LUEP dan penebas dapat membeli gabah petani dengan harga yang lebih tinggi dan menjual beras ke masyarakat dengan harga lebih murah secara terus-menerus,” terang Suwirta. (dwa)

Bali Post/dwa

SOSIALISASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin sosialisasi untuk meningkatkan keuntungan petani.


Rabu Wage, 26 Oktober 2016

BULELENG

11

Miliki Keindahan Bawah Laut

Desa Pemuteran Menggeliat

Bali Post/dok

DAYA TARIK - Keindahan bawah laut kawasan Pemuteran menjadi daya tarik wisatawan. Tampak sejumlah wisatawan saat berkunjung ke kawasan tersebut.

Pemkab Bantu Masyarakat Miskin Singaraja (Bali Post) dibantu bantuan bencana Pemerintah Kabupaten sosial melalui Kemensos RI Buleleng meningkatkan per- sebanyak 234 KK. “Itu sudah hatian terhadap masyarakat terealisasi dan bisa diambil di kurang mampu, termasuk bank,” paparnya. yang belum memiliki rumah Sementara itu, pelayanan layak huni. Di Buleleng, ru- sosial terhadap kegiatan di mah tidak layak huni jumlah- 12 panti mendapat bantuan dari 16 panti yang ada di nya cukup banyak. Tahun 2016 saja terealisasi Buleleng. Seluruh bantuan 1.773 unit rumah dan dari panti diberi berdasarkan hari BSPS Kemenpar RI sejumlah raya tertentu. Terhadap tunanetra 608 rumah. Setiap rumah dibantu Rp 15 juta. Rumah dibantu sebanyak 46 orang tidak layak huni dibantu dengan masing-masing Rp 5 APBD Buleleng 26 unit, rata- juta dan untuk penyandang rata per unit dibantu Rp 15 cacat diberi bantuan alat-alat juta. Rumah tidak layak huni kesehatan. “Bantuan untuk melalui APBD 1 mencapai 438 empat panti lainnya akan unit dengan bedah rumah diberi bantuan mendekati dibantu Rp 30 juta. “Jadi, nilai hari raya Natal. Sedangkan keseluruhan untuk bantuan yang lain beragama Hindu selama tahun 2016 sudah atau Islam, dikaitkan denterealiasi Rp 22.662.000.000. gan hari raya Galungan dan Pengentasan kemiskinan dan lainnya mendekati Idul Fitri, pemberdayaan keluarga mis- kami sudah realisasikan kin, dengan meningkatkan bantuan kepada 12 panti kesejahteraan mereka diba- dengan per paket diberikan has di rapat kegiatan untuk senilai Rp 2.975.000,” ucapmemberikan warga miskin nya. (kmb34) berupa kelompok usaha bersama (KUBE) dengan 65 kelompok terdiri atas 10 KK dengan rata-rata nilai Rp 2 juta,” ujar Kepala Dinas Sosial Buleleng, Drs. Gede Komang, M.Si., Selasa (25/10) kemarin. Mengenai Program Keluarga Harapan (PKH) 2016 menyasar 4.135 KK tahap I, II dan III dengan telah diluncurkan Rp 18 miliar lebih. “Pemerintah selanjutnya di tahun 2017 akan menyasar 9.050 KK miskin dan hal itu sudah diusulkan ke Kemensos RI. Nah sekarang itu kan lagi diverifikasi data program PKH,” katanya. Terhadap perlindungan dan jaminan sosial, Gede Komang memaparkan, program bencana alam dan bencana sosial pada Januari-Oktober 2016 terdapat 400 KK sudah diberi bantuan. Selain itu, ada pula Bali Post/kmb34 eksodus warga Drs. Gede Komang, M.Si. dari Timor Leste

Penyandang Tunanetra Belum Terima Bantuan UEP

Singaraja (Bali Post) – Sepuluh orang penyandang cacat tunanetra di Kabupaten Buleleng belum menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Mereka ini sebelumnya ditetapkan sebagai penerima bantuan tahun 2015 lalu. Diduga, pencairan bantuan senilai Rp 5 juta ini tebang pilih, sehingga sepuluh orang penyandang cacat tunanetra yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Buleleng ini masuk dalam daftar tunggu. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Selasa (25/10) kemarin, menyebutkan, bantuan UEP ini merupakan program pemerintah pusat untuk membantu para penyandang cacat tunanetra di daerah. Pemerintah pusat merancang program ini untuk membantu penyandang cacat mengembangkan usaha secara mandiri, sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka. Dari proses itu, proposal bantuan dan syarat pendukungnya diajukan dan difasilitasi oleh Dinas Sosial (Dinsos) masing-masing daerah. Kabupaten Buleleng 2015 lalu telah mengusulkan proposal dan syarat pendukung ke Kemensos RI. Dari proposal tersebut kemudian diverifikasi dengan ketat, sehingga ditetapkan 56 orang penyandang cacat tunanetra sebagai penerima bantuan UEP. Dalam perjalannya,

b a n t u a n i t u t i dak bi s a direalisasikan secara keseluruhan, sehingga ada sepuluh orang yang hingga kini belum menerima bantuan tersebut. Kepala Dinsos Kabupaten Buleleng Gede Komang mengatakan, penetapan dan teknis pencairan bantuan ini sepenuhnya diatur oleh Kementerian Sosial. Dinsos hanya memfasilitasi calon penyandang cacat tunanetra dalam mengajukan proposal dan melengkapi persyaratan lain. Ketatnya verifikasi berkas membuat pencairan bantuan ini seperti lambat. Selain itu, pencairan dan seleksi ketat ini menjamin bahwa tidak ada kesan tebang pilih seperti dugaan yang mencuat di kalangan penerima bantuan pemerintah pusat ini. Terkait penundaan pencairan untuk sepuluh orang itu, pejabat yang juga hobi menari Wayang Wong ini mengakui karena berkasnya masih penelitian, sehingga pencairannya terpaksa ditunda. Sedangkan, permohonan yang sudah lengkap dananya sudah langsung ditransfer melalui rekening masing-masing penerima bantuan. Saat ini, pihaknya masih mengupayakan untuk mendapatkan kepastian pencairan bantuan UEP tersebut. Pasalnya, bantuan ini sangat dibutuhkan untuk m em b a ntu penyandang cacat tunanetra dalam merintis usaha seperti jasa pijat, atau usaha mandiri lainnya. (kmb38)

DESA Pemuteran Buleleng mulai bergeliat. Pariwisata di daerah ini kian berkembang setelah keindahan bawah lautnya ramai dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman). Bahkan, perkembangannya semakin tampak, setelah kelompok masyarakat bersama pelaku usaha jasa wisata berhasil melakukan konservasi terumbu karang dengan teknik Biorock. Keberhasilan ini mengundang pihak asing, kemudian memberikan penghargaan kelas internasional. Anggota Komisi II DPRD Buleleng I Ketut Mertiasa mengatakan, industri jasa wisata di desanya berkembang dengan baik, ini dengan sendirinya membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di Desa

Pemuteran dan sekitarnya. Jika sebelumnya, warga kebanyakan hanya menjadi buruh tani atau nelayan tradisional, sekarang sebagian besar menggeluti profesi sebagai pekerja pariwisata. “Pengembangan wisata di desa kami ini sudah dirasakan manfaatnya. Hitungan kasar sekitar 60 persen pengangguran sudah bekerja di sektor pariwisata. Ada yang menjadi pemandu dive atau menjadi karyawan hotel dan restoran,” katanya. Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, selain menyerap tenaga kerja, pengembangan wisata di Pemuteran juga memunculkan harga jual tanah ikut meroket. Saat ini, harga tanah di lokasi strategis tembus hingga ratusan juta rupiah per are. Padahal, beberapa tahun

sebelumnya harga tanah paling mahal hanya sampai puluhan juta rupiah. Dari pengamatannya di lapangan, tanah yang terjual ini kebanyakan dibangun hotel dan restoran. Selain itu, ada pula dijadikan akomodasi wisata lain pendukung pengembangan wisata bahari di Buleleng barat tersebut. Di sisi lain, pria tiga anak ini mengatakan, satu persoalan yang masih menghambat pengembangan wisata bahari di Pemuteran adalah penanganan banjir ketika musim hujan. Sejak dahulu, ruas jalan nasional Seririt - Gilimanuk selalu terendam banjir akibat volume air hujan yang tidak tertampung pada saluran drainase di pinggir jalan. Selain mengganggu lalu lintas, banjir juga menganggu

kenyamanan wisatawan yang tengah berlibur di Pemuteran. Selain masalah banjir, ruas jalan ini juga belum dilengkapi trotoar yang memadai. Fasilitas untuk pejalan kaki ini diperlukan, sehingga pejalan kaki utamanya wisatawan nyaman. Dua persoalan ini diakuinya tidak bisa ditangani oleh pemerintah daerah. Ini karena status ruas jalan nasional kewenangan untuk melakukan penanganan banjir dan membuat trotoar ada pada pemerintah pusat. Untuk itu, pria yang juga menjadi Penasihat Pecalang Desa Pakraman Pemuteran ini memfasilitasi agar secara berjenjang penanganan infrastruktur penunjang pariwisata ini bisa diperhatikan oleh pemerintah pusat. (mud)

Bali Post/kmb38

I Ketut Mertiasa

Buat Surat Edaran

Disdik Ingatkan Kasek Jangan Pungli Kepala Disdik Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. ketika ditemui di Singaraja Selasa (25/10) kemarin, menyampaikan, hampir seluruh program atau kucuran dana bantuan dari segala sumber telah didukung dengan tim monitoring dan eveluasi (monev). Ini dilakukan karena sejak awal, pemerintah daerah mengedepankan transparansi dan mengikuti aturan yang ada, baik dalam hal menjalankan sebuah proyek atau realisasi dana bantuan kepada

penyelenggara pendidikan di daerah. Pengawasan dengan menerjunkan tim monev ini dilakukan hingga empat kali dalam setahun anggaran. “Pengawasan dan monitoring ini dilakukan dengan sangat ketat dan bahkan pengawasan berkali-kali dilakukan. Ini adalah komitmen kita sebagai penyelenggara pendidikan tetap mengikuti aturan dan menghindari adanya pelanggaran hukum,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan

Pembangunan (Bappeda) Buleleng ini. Menurut pejabat asal Desa Tejakula Kecamatan Tejakula ini, selain pelaksanaan program atau realisasi dana bantuan, rawan terjadi praktik pungli di sektor pendidikan seperti mencuat di media massa adalah ketika Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB - red). Namun fakta di Buleleng tidak sama dengan kota-kota besar di luar Bali di mana calon siswa baru akan membeludak, sehingga

memunculkan kerawanan ada praktik pungli. Di Buleleng justru peserta didik baru tidak sampai berjubel, sehingga san-

gat kecil kemungkinan pihak sekolah melakukan praktik pungli. Meski demikian, Suyasa tidak mau menganggap remeh. Mencegah jangan sampai muncul kasus pungli di sektor pendidikan, pihaknya memperingati kepala sekolah dan penyelenggara pendidikan di tingkat bawah untuk mengikuti regulasi yang ada. “Saya sudah ingatkan kepala sekolah untuk tetap mengikuti aturan dan tidak coba-coba melakukan pungutan tanpa dasar. Kalau sampai ditemukan, tentu akan ada tindakan hukum. Ini tentu akan merusak citra pendidikan kita di daerah,” jelas mantan Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng ini. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Menghindari tindakan pungutan liar (pungli), Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. berupaya memperbaiki seluruh kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Buleleng. Dia amat menyayangkan apabila ada pegawai kontrak dan PNS melakukan pungli di tengah pemkab meningkatkan prestasi untuk mempertahankan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kita wajib dan harus menyukseskan program pemerintah pusat untuk menyapu bersih pungli. Sebab, pungli dapat menghambat pelayanan publik. Kita ketahui Buleleng peraih WTP terbaik, kami tentu berharap layanan publik yang terbaik juga,” ujar Puspaka, Selasa (25/10) kemarin. Ia mengingatkan kinerja instansi ditingkatkan dan tidak terjerumus pungli maupun korupsi dalam memberi layanan ke masyarakat. “Jan-

gan sampai melakukan pungli. Kami akan kampanyekan setiap hari Jumat dan kegiatan apel. Kami dukung sapu bersih pungli. Tapi, semua ini perlu proses dan komitmen bersama,” ucapnya. Sekda Dewa Puspaka secara langsung meminta pengawasan inspektorat di seluruh SKPD menghindari pungli. “Sekarang di semua institusi dan pelayanan publik akan kami minta inspektorat untuk mengawasi,” katanya. Kepala Inspektorat Bule-

leng, I Putu Yasa, S.H., M.M., mengatakan, pungli harus dikikis habis dan informasi di masyarakat akan ditindaklanjuti berdasarkan arahan pimpinan. “Soal pungli menjadi sorotan kita bersama. Tapi, perlu diperhatikan, kita wajib memberi pelayanan prima kepada masyarakat. Kami sudah kontinu melakukan pembinaan dan pelayanan. Semua SKPD yang memberi pelayanan mesti melakukan kinerja sesuai aturan yang ada,” tandasnya. (kmb34)

I Putu Yasa, S.H., M.M.

Singaraja (Bali Post) – Pemberantasan praktik pungutan liar (pungli) pada sektor pelayanan publik hingga ke sektor pendidikan, disikapi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Buleleng. Tidak ingin terlibat pungli, para kepala sekolah (kasek) di semua jenjang pendidikan diingatkan agar tidak mencoba-coba melakukan pungli. Peringatan ini dituangkan dalam bentuk Surat Edaran (SE) yang mulai disebar Senin (24/10) lalu.

Bali Post/kmb38

Drs. Gede Suyasa, M.Pd.

Inspektorat Diminta Berantas Pungli di SKPD

Bali Post/kmb34

Pilkada PAS-Sutjidra Ajukan Perubahan Izin Cuti Singaraja (Bali Post) – Penundaan tahapan pilkada oleh KPU Kabupaten Buleleng membuat calon petahana Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. harus mengajukan permohonan perubahan izin cuti kepada Gubernur Bali. Pasangan dengan julukan PAS-Sutjidra ini sebelumnya telah mengantongi surat izin cuti sejak 28 Oktober 2016. Setelah penetapan calon tetap, hanya ada satu pasangan calon, sehingga KPU menunda tahapan pilkada. Hal ini membuat tahapan kampanye diundur. Informasi di lapangan Selasa (25/10) kemarin, menyebutkan, KPU telah mengumumkan masa perpanjangan

pendaftaran calon bupati dan wakil bupati. Sesuai tahapan pilkada terbaru, Rabu (26/10) pagi ini, KPU akan menggelar sosialisasi perpanjangan pendaftaran calon melibatkan seluruh pengurus partai politik (parpol) yang memiliki jatah kursi di DPRD Buleleng. Selain parpol, sosialisasi juga diikuti oleh instansi terkait seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan TNI/Polri. Sosialisasi ini digelar di ruang rapat KPU Jalan Ahmad Yani, Singaraja. Setelah sosialisasi ini, KPU membuka perpanjangan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pada 28 hingga 30 Oktober 2016. Jika dalam

perpanjangan pendaftaran tidak ada calon yang mendaftar, KPU akan mengeluarkan keputusan tentang penetapan calon tunggal. Setelah menetapkan calon tunggal, otomatis tahapan yang sudah diubah itu tidak akan berlaku lagi dan KPU sendiri kembali memutuskan tahapan pilkada terbaru. Menyusul kondisi ini, kepastian permohonan surat cuti bagi calon petahana akan bolak-balik karena mengikuti masa kampanye yang ditetapkan KPU. Asisten I Sekkab Buleleng Bidang Pemerintahan Made Arya Sukerta ketika dihubungi kemarin, mengatakan, setelah KPU resmi menunda tahapan pilkada,

Golkar Bersiap Usung Calon Bupati

Singaraja (Bali Post) – Tak ingin disebut menjadi penonton, jajaran Partai Golkar di Kabupaten Buleleng mulai merapatkan barisan. Pascapasangan calon peseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Surya) gagal memenuhi syarat dukungan minimal, kini Golkar Buleleng mengikuti jejak Partai Demokrat yang mulai memunculkan nama calon yang diadu dalam laga Pilkada Buleleng. Informasi terbaru Selasa (25/10) kemarin, pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Buleleng menggelar pertemuan bersama pengurus DPD Partai Golkar Bali. Rapat ini khusus membahas rencana Golkar mengusung calon bupati dan wakil bupati. Langkah ini ditempuh karena pasca-Surya gagal lolos menjadi calon tetap, pengurus kecamatan (PK) di sembilan kecamatan dan organisasi sayap partai mulai ramai menyuarakan agar induk partai mengusung calon untuk diadu dengan calon petahana PAS-Sutjidra. Aspirasi itu masih ditampung dan jajaran DPD Golkar Buleleng menerus-

Bali Post/kmb38

Putu Singyen

kan aspirasi itu ke tingkat provinsi. Ketua DPD Golkar Kabupaten Buleleng Putu Singyen, Selasa (25/10) kemarin, membenarkan aspirasi untuk mengusung calon sedang dibahas di tingkat DPD Golkar Bali. Upaya ini ditempuh sesuai dengan mekanisme partai dalam menghadapi pilkada pencalonan ini tidak bisa diputuskan di daerah saja, namun dilakukan berdasarkan keputusan di DPD Bali dan terakhir di DPP Golkar. “Sekarang saya rapat di DPD Bali untuk membahas masalah pencalonan dan dari pengurus di bawah memang banyak yang menyuarakan agar kita mengusung calon dalam laga pilkada mendatang,”

surat izin cuti yang sudah terbit sejak 28 Oktober hingga 15 Februari 2017 itu tidak bisa digunakan lagi. Ini karena tahapan kampanye sudah diubah oleh KPU mengikuti tahapan pilkada yang terbaru. Berbekal Surat Keputusan (SK) PU No. 126/Kpts/KPUKab-016.433727/tahun 2016 tentang Penundaan Tahapan Pilkada, calon petahana PASSutjidra mengajukan permohonan izin cuti kepada Gubernur Bali. Tanggal mulai cuti ini mengikuti masa kampanye yang sudah ditetapkan KPU. “Besok (Rabu, 26/10) bapak Bupati dan pak Wakil akan mengajukan permohonan izin cuti ke Gubernur. Dasarnya jelas keputusan KPU tentang

katanya. Mantan anggota DPRD ini menambahkan, aspirasi untuk mengusung calon sendiri ini bukan hanya menutup gengsi partai. Namun, kondisi riil menyebutkan bahwa Golkar Buleleng memiliki kader-kader terbaik yang layak untuk dijagokan menjadi calon. Selain itu, di luar kader, Golkar Buleleng juga sudah menyimpan sejumlah nama tokoh masyarakat untuk dijagokan menjadi calon. Tokoh masyarakat atau tokoh politik dari luar partai itu sebelumnya sudah masuk bursa survei internal Golkar Buleleng. Sayang, siapa nama kader atau nonkader tersebut, Singyen tidak menyebut secara terinci. Disinggung soal isu Partai Demokrat yang mengusung calon wakil Bupati Luh Hesti Ranitasari untuk dipaketkan dengan calon dari Partai Golkar, Singyen mengaku sejauh ini belum ada komunikasi terkait tawaran Demokrat tersebut. Terkait koalisi Singyen menyebut masih menunggu hasil pembahasan dengan pengurus DPD Golkar Bali dalam beberapa hari ke depan ini. (kmb38)

penundaan tahapan pilkada. Masalah tanggal berapa mulai cuti ini mengikuti masa kampanye yang sudah ditetapkan oleh KPU,” katanya. Menurut mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng ini, izin cuti calon petahana akan mengikuti masa kampanye yang ditetapkan KPU. Itu artinya, permohonan izin cuti yang kedua kalinya ini tidak menutup kemungkinan akan berubah kembali apabila terjadi perubahan tahapan pilkada oleh KPU. Namun, pihaknya tidak ingin berkomentar terlalu jauh dan permohonan izin cuti diajukan mengikuti prosedur yang berlaku. (kmb38)

NasDem Ingatkan Pendukung Kawal PAS-Sutjidra Singaraja (Bali Post) Ketua DPW NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa mengatakan kekuatan incumbent PAS-Sutjidra di Pilkada Buleleng tidak dapat dianggap sepele. Setelah memperoleh dukungan penuh Gerindra, Hanura, PKB, PPP dan PAN, PASSutjidra telah ditetapkan sebagai pasangan calon di Pilkada Buleleng 2017. “Ini harus dikawal dengan benar. Kami minta secara arif serta bijaksana masyarakat memberi dukungan kepada PAS-Sutjidra,” ujar Gunastawa ditemui, Senin (24/10). Gunastawa mengharapkan pendukung paket PAS-Sutjidra tidak mudah lengah dan diminta tidak berandai-andai menang dengan mudah. Setelah menetapkan

paslon PAS-Sutjidra, selanjutnya KPU Buleleng mengumumkan pendaftaran pasangan calon dan sosialisasi 25-27 Oktober dan pendaftaran paslon 28-30 Oktober. Penetapan paslon 18 November dan pengambilan nomor urut 19 November. KPU membuka tahapan pendaftaran paslon diusung dari parpol atau gabungan parpol. Putu Agus Suradnyana, S.T. mengatakan, langkah persiapannya matang menghadapi pesta demokrasi 15 Februari 2017. Pilihan dia serahkan penuh di tangan masyarakat pendukung. “Sepenuhnya saya serahkan regulasi kepada KPU Buleleng. Sekarang saya masih fokus bekerja sebelum cuti. Saya serahkan kepada masyarakat untuk memilih,” tandasnya. (kmb34)


JEMBRANA

12

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

SOSOK Efisiensi Anggaran PENYESUAIAN Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk perampingan dan perumpunan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mendapat tanggapan yang beragam dari sejumlah fraksi di DPRD Jembrana. Salah satunya Fraksi Partai Golkar yang berpendapat agar dari 15 dinas yang diusulkan diciutkan lagi menjadi 13 dinas. Hal tersebut perlu dilakukan untuk efisiensi anggaran pemerintah daerah. Ketua Fraksi Golkar DPRD Jembrana, I Wayan Suardika, belum lama ini mengatakan keinginan fraksinya itu berkaca pada pemekaran Dinas yang dilakukan sebelumnya. “Anggaran tersedot karena banyak dinas. Kami rasa 13 dinas sudah cukup dan efisien,” terang anggota Dewan asal Yehembang ini. Suardika menilai penggabungan pertanian, perikanan, peternakan, kelautan dan kehutanan menjadi satu dinas cukup rasional karena mencakup pertanian secara luas. Seperti sebelumnya, bidang-bidang itu melebur menjadi satu dinas. Menurutnya, ini lebih efisien. Begitu juga halnya usulan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menurutnya tidak perlu dan cukup berada di bawah Sekretariat Daerah (Setda) saja. Saat ini, DPRD sedang membahas Ranperda terkait OPD dengan usulan awal 15 dinas dan tiga badan. Selain itu juga masingmasing satu Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Kantor, Inspektorat dan RSU serta 5 Kecamatan. Dalam usulan itu, bidang kelautan dan perikanan menjadi Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan. (olo)

JEMBATAN RUSAK – Salah satu jembatan di Petanahan yang rusak di bagian abutment akibat tergerus air sungai.

Bali Post/olo

Terkait Belasan Jembatan Rawan Ambruk

Kebanyakan Alami Kerusakan pada Bagian ”Abutment” Wayan Suardika

Bali Post/olo

Nelayan Berharap Harga Ikan Stabil

Negara (Bali Post) Para nelayan di Jembrana menunggu janji terealisasinya badan usaha pemerintah yang menampung hasil tangkap mereka. Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dan PT Perikanan Nusantara, sebelumnya diminta oleh Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti agar menampung hasil tangkapan mereka. Tujuannya, menjaga harga ikan tangkapan nelayan tetap stabil, bahkan bisa lebih tinggi. Namun, hingga menjelang akhir tahun, belum ada tanda-tanda janji itu akan teralisasi. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan, I Made Dwi Maharimbawa, Selasa (25/10) kemarin mengatakan informasi terakhir diperoleh sekitar tiga bulan lalu ada perwakilan dari Perum Perindo mengecek lokasi di Pengambengan. Lokasi itu nantinya untuk tempat penampungan ikan dan keperluan operasional lainnya. pihaknya juga sempat menawarkan bangunan cold storage dan pabrik es milik Pemkab Jembrana untuk dikelola sebagai pendukung operasional. Dengan demikian, perusahaan itu tidak perlu lagi membangun cold storage. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut lagi. Karena tidak

adanya kabar itulah, maka pihaknya akan segera menanyakan hal tersebut ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Menurutnya, harga ikan jenis lemuru yang paling dominan ditangkap nelayan di Pengambengan dan Perancak, anjlok. Terutama, ketika tangkapan ikan nelayan melimpah, harganya hanya Rp 4.000 per kilogram. Harga ini jauh dibandingkan pelabuhan perikanan lain di Jawa. Dalam pertemuan dengan nelayan, Menteri KKP memerintahkan dua badan usaha itu bisa membeli ikan nelayan dengan harga paling rendah Rp 6.000 ribu per kilogram. Nelayan pun menyambut baik upaya tersebut. Madek, salah seorang nelayan di Pengambengan mengaku semangat ketika memang harga ikan lemuru itu akan naik. Sebagai ABK selerek, dirinya sering mengalami pendapatan yang tidak menentu karena penghasilannya bergantung harga ikan. Yang paling terasa justru saat panen tangkapan lemuru, karena harga ikan saat itu anjlok. Ia bersama nelayan lainnya berharap agar harga ikan stabil dan minimal Rp 6.000, sehingga kehidupan para nelayan lebih sejahtera. (kmb26)

Bali Post/olo

BERSANDAR – Perahu selerek yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan saat paceklik ikan.

Negara (Bali Post) – Belasan jembatan di Kabupaten Jembrana yang kondisinya rawan ambruk tentu mendapat perhatian dari pemerintah. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak terkait, kerusakan jembatan itu kebanyakan pada bagian abutment (bangunan bagian bawah). Kerusakan itu disebabkan karena gerusan air sungai atau erosi. Selain bagian abutment, juga ada beberapa yang kerusakannya pada bagian atas. Misalnya, aspalnya mengelupas. Pengelupasan itu disebabkan karena dilintasi kendaraan yang muatannya melebihi tonase. Khusus jembatan yang merupakan kewenangan kabupaten, sudah ada tiga yang telah diperbaiki pada tahun ini. Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Jembrana, I Wayan Sudiarta, Selasa (25/10) kemarin mengatakan dari belasan jembatan yang mengalami kerusakan itu, tiga di antaranya sudah dianggarkan tahun ini dalam APBD Perubahan. Ketiga

jembatan itu yakni di MelayaBlimbingsari sepanjang 25 meter, jembatan Pangkung Tanah-Anyarsari sepanjang 8 meter dan jembatan PersilSegah (Pekutatan) sepanjang 18 meter. “Rata-rata kerusakan pada abutment karena erosi. Ada juga yang rusak di bagian atas dan sayap jembatan,” kata Sudiarta. Tahun 2017, pihaknya mengusulkan 14 jembatan. Rinciannya, empat unit jembatan baru dan sisanya perbaikan yang rusak. Empat jembatan baru itu meliputi Pohsanten-Pergung, Pekutatan, Sawe-Masean dan MelayaKembangsari Sombang.

Jembatan baru ini merupakan akses penghubung program jalur lintas utara Gilimanuk-Pekutatan sebagai jalur alternatif dari poros jalan Denpasar-Gilimanuk. Sedangkan, untuk jembatan yang rusak di jalan nasional, selain sudah lama juga terdapat kerusakan di bagian atas (permukaan) jembatan. “Kami selalu koordinasikan langsung dengan BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional), karena wewenangnya di sana. Seperti yang di Medewi, berlubang dan langsung diaspal,” terangnya. Dari empat jembatan yang terdata rusak, sejatinya tahun ini akan dilakukan perbaikan.

Jembatan itu yakni di Biluk Poh (Tegalcangkring-Penyaringan) dan Tukadaya, Melaya. Di dua jembatan ini juga rawan kecelakaan karena kondisi jalan menikung. Rencana awal, jembatan akan dibuat kembar (dua lintasan). Namun, karena jembatan di Dangintukadaya lebih dahulu jebol, maka perbaikan difokuskan ke jembatan tersebut. Pihaknya hanya sebatas melaporkan kondisi jembatan yang melintasi jalan nasional. “Kewenangan untuk mengusulkan ada di BPJN, tetapi tetap kami koordinasi ketika ada kerusakan. Dari data kami, ada empat jembatan yang kondisinya kurang baik,” pungkasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas PU Jembrana, I Gusti Putu Mertadana, mengatakan salah satu penyebab jembatan rusak adalah tonase kendaraan yang

melintas melebihi batasan. Tak dipungkiri, banyak truktruk yang bermuatan melebihi tonase dari Jawa melewati jalan Denpasar-Gilimanuk. Terbukti, bagian sisi kiri jalan (arah ke Denpasar) aspalnya lebih banyak yang rusak. Baik aspal di jalan maupun di jembatan. Sejatinya sudah ada penertiban dan ketegasan ketika awal tahun lalu terjadi jembatan jebol di Dangintukadaya. Saat itu, kendaraan barang yang melintas di jembatan darurat dibatasi tonasenya berdasarkan sumbu dengan kesepakatan bersama antara Dishub Provinsi Bali, BPJN Wilayah VIII dan pihak kepolisian. Untuk mengetahui beban kendaraan yang boleh melintas disaring di UPT Jembatan Timbang Cekik, Gilimanuk. Tetapi upaya itu hanya berlangsung beberapa bulan saja. (kmb26)

Kawan Hijaunesia Power Peduli Planet

Tanam 1.000 Pohon di Gilimanuk dan Pemuteran

PT Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Bali bersama ratusan siswa dan pramuka di Gilimanuk melakukan penanaman ribuan pohon sawo kecik di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Selasa (25/10) kemarin. Acara yang dipusatkan di Balai Lingkungan Arum itu dihadiri Camat Melaya I Putu Eka Suarnama, Lurah Gilimanuk, perwakilan Polsek Kawasan Laut, Brimob, LHKP, ASDP, TNBB, PLN, Pramuka Kwarcab Jembrana dan Kwaran Melaya. Dalam sambutannya, Manajer PT Indonesia Power PLTG Sub Unit GilimanukPemaron, Nyoman Purwakanta mengatakan penanaman pohon ini merupakan wujud nyata PT Indonesia Power UP Bali mendukung program pemerintah daerah yakni menuju Bali Clean and Green Province. Kegiatan ini merupakan serangkaian HUT ke-21 PT Indonesia Power, pada 3 Oktober lalu dengan tema “GO90 Membangkitkan Listrik dengan Aman, Bersih dan Hijau, Andal serta Efisien”.

Sesuai dengan misi PT Indonesia Power yakni “Bersahabat dengan Lingkungan”, dilakukan penghijauan dengan penanaman 3.500 pohon. Masing-masing 1.500 pohon di Denpasar oleh PLTG dan PLTDG Pesanggaran, 1.000 pohon oleh Sub Unit Pemaron yang dilakukan di Pemuteran dan 1.000 pohon dilakukan oleh Sub Unit PLTG Gilimanuk kemarin. Purwakanta menyebutkan penanaman pohon ini ditargetkan sampai hidup khususnya di Lingkungan Arum, Gilimanuk sebagai pilot project. Penanaman secara serentak ini dengan tema “Kawan Hijaunesia Power Peduli Planet”, yang bermakna power dalam bentuk energi keluar adalah untuk mendorong edukasi mengenai lingkungan melalui bimbingan dengan pramuka mendorong masyarakat bersama-sama melakukan kegiatan pengelolaan dan konservasi lingkungan. “Kami mengajak Saka Kalpataru, salah satu satuan karya pramuka di gerakan pramuka bidang cinta lingkungan dan Saka Wanabakti (di bidang

kehutanan), membantu melestarikan sumber daya alam dan lingkungan hidup sesuai dharma baktinya terhadap pembangunan masyarakat, bangsa dan negara,” terang Purwakanta. Program penghijauan 1.000 pohon di Gilimanuk itu dilakukan bertahap di Lingkungan Arum Timur sejak 18 Oktober melalui bantuan Ketua RT se-Lingkungan Arum. “Antusiasme masyarakat dalam berpartisipasi menjaga lingkungan cukup tinggi, semua warga Arum sudah menanam sawo kecik. Dengan meningkatnya kesadaran akan lingkungan, kualitas lingkungan kita akan semakin baik,” tambahnya. Sementara itu, Camat Melaya Putu Eka Suarnama menyambut baik kegiatan penghijauan yang dilakukan PT Indonesia Power PLTG Gilimanuk ini. Sejalan dengan program pemerintah penghijauan dan membantu membentuk pohon perindang jalan di Gilimanuk. Secara simbolis dilakukan penanaman pohon di sekeliling balai

lingkungan oleh pihak-pihak terkait. Selain itu, di pinggir jalan sepanjang Lingkungan Arum menuju PLTG Gilimanuk juga ditanami oleh

ratusan siswa dan pramuka. Kegiatan juga diisi dengan pembagian doorprize undian yang diikuti siswa dan pramuka. (ad909)

PENANAMAN POHON – Manajer PLTG Sub Unit Gilimanuk-Pemaron Nyoman Purwakantan (pakaian pramuka) bersama Camat Melaya dan jajaran terkait di Gilimanuk melakukan penanaman pohon sawo kecik di depan Balai Lingkungan Arum, Gilimanuk.


KARANGASEM

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

13

Berantas Pungli

SOSOK Infrastruktur Jembatan OBJEK wisata kawasan Amed hingga ke pesisir Pantai Jemeluk dan Desa Bunutan, realitasnya berkembang relatif mengeliat. Sayangnya, penataan ruang serta pengawasan dari pihak pemerintah demi destinasi itu bisa ‘’dikawal’’ pemandangan perbukitan tetap indah itu terasa kalah langkah dibandingkan deru pembangunan hotel, vila dan restoran. Selain itu, kata anggota DPRD Karangasem, Ida Ayu Wayan Sutejawati, sarana dan prasarana juga setali tiga uang. Dayu Sutejawati yang juga praktisi pariwisata di Bunutan itu, menyayangkan sampai kini belum ada lampu penerangan jalan yang memadai, membentang dari Banjar Seloni, Desa Culik terus sampai ke Bunutan. Kondisi jalan yang kini sudah termasuk ruas jalan negara itu juga masih relatif sempit dibandingkan ramainya wisatawan berkunjung ke objek wisata pantai yang termasuk kawasan Tulamben itu. ‘’Selain LPJ-nya belum lengkap, masih ada juga sungai yang belum ada jembatannya sepanjang jalan lingkar timur yakni dari Culik ke Seraya. Sudah tentu infrastruktur jembatan perlu segera dibangun. Jika, memungkinkan pembangunan trotoar untuk pedestrian atau pejalan kaki bagi wisatawan yang ingin jalan-jalan malam hari juga perlu. Pemasangan pedestrian itu benar-benar mendesak. Alasannya, para turis lewat agar tidak terganggu kendaraan melewati badan jalan sempit,’’ papar salah satu dari dua srikandi DPRD Karangasem itu. (bud)

”Leadership” Cegah Pungli

BANYAK modus pungutan liar – pungli - yang bisa terjadi di sekolah. Seperti pada momen penerimaan siswa baru, pembangunan infrastruktur sekolah oleh komite sekolah, maupun pelaksanaan kegiatan sekolah. Dari proyek-proyek itu celah-celah pungli muncul. Anehnya, masih saja pungli itu marak dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Seseorang bisa melakukan pungli itu, sesungguhnya akibat rendahnya pengawasan maupun kontrol kepala sekolah terhadap seluruh pembangunan Bali Post/gik dan aktivitas di sekolah I Wayan Gede Suastika tersebut. Salah satu kunci mencegah pungli itu, pentingnya leadership, alias kepemimpinan seorang kepala sekolah yang mumpuni. Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si. mengatakan hal itu menanggapi isu pungli di sekitar sekolah, Selasa (25/10) kemarin. Kepemimpinan kepala sekolah memegang kunci penting praktik pungli itu bisa berjalan atau tidak. Menurutnya, sosok kepala sekolah harus bisa menciptakan transparansi, baik kepada dewan guru, siswa maupun komite sekolah. “Jadi, kepala sekolah harus kuat. Dia harus tahu banyak hal di sekolahnya. Bila kontrol segala sesuatu di sekolah sudah dikuasai, maka pungli sekecil apa pun bisa dicegah,” saran Suastika. Bagaimana terkait komite sekolah? Menurutnya adanya kontribusi anggota komite sekolah atau orangtua siswa untuk sekolah itu sah-sah saja. Namun, polanyalah yang mesti diubah. Jangan sampai pengelolaan uangnya justru dikelola sekolah sendiri. Kalau komite sekolah mau berkontribusi, biarkan komite sekolah yang menjalankan programnya untuk sekolah, termasuk pengelolaan keuangannya, tanpa campur tangan pihak sekolah. Pihak sekolah hanya perlu mengelola anggaran yang sah bersumber dari pemerintah daerah. Ia mencontohkan seperti di SMPN 2 Amlapura, banyak hal yang dilakukan komite sekolah, tanpa dikeluhkan anggota komitenya. Seperti menyumbang puluhan kursi lipat hingga perbaikan fasilitas umum, seperti toilet. Suastika menegaskan, meski isu pungli marak terjadi secara nasional, bahkan, menempati nomor dua setelah pungli di penegakan hukum, dia yakin di Karangasem, pungli sudah jarang terdengar. Hal itu tidak terlepas dari kesadaran para tokoh pendidikan di Karangasem, bahwa membangun pendidikan berkualitas dan kredibel itu, salah satunya pungli harus benar-benar ditinggalkan, jika ingin pendidikan di Karangasem memiliki daya saing lebih dari kabupaten lainnya di Bali. (gik)

Kapolres Bentuk Saber Pungli Amlapura (Bali Post) -

Setelah menunjukkan kinerja yang baik, empat orang anggota Polres Karangasem menerima penghargaan dari Kapolres AKBP Sugeng Sudarso, Selasa (25/10) kemarin. Penghargaan ini diberikan di tengah isu pungutan liar (pungli) yang marak menyerang institusi kepolisian secara nasional. Atas fakta itu, Kapolres Sugeng Sudarso memperingatkan, agar personelnya bisa berbenah diri, menjaga nama baik institusi dan memberikan bukti kerja nyata bagi masyarakat. Dalam waktu dekat, Polres Karangasem akan membentuk Saber Pungli. Lembaga ini punya tugas memberantas segala bentuk pungli di Karangasem. Isu pungli ini harus menjadi pelecut semangat setiap personel Polri, khususnya di Karangasem. Ini penting agar personel terus meningkatkan kinerjanya. Seluruh jajaran Polres Karangasem dituntut mampu berinovasi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Selain itu, seluruh personel diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik dengan menghindari tindakan-tidakan yang mengarah pada aksi pungli. Sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo melalui Kapolri, maka jajaran kepolisian mengambil langkahlangkah strategis. Seperti, melaksanakan pengawasan di tempat-tempat pelayanan umum, dengan menempatkan Propam. Selain itu, menggandeng Ombudsman bersamasama ikut mengawasi Polri di lapangan dalam pelaksanaan tugas. Juga melibatkan LSM Garda Tipikor, untuk ikut mengawasi dan melaporkan, apabila ada anggota

yang terlibat pungli di semua sektor pelayanan publik. Memberikan reward kepada anggota yang sudah baik dalam bekerja, menunjukkan dedikasi dan loyalitas. Ini ditunjukkan dengan pemberian penghargaan terhadap empat anggota, Selasa kemarin, di Mapolres Karangasem. ‘’Punishement’’ “Punishment juga bisa diberikan kepada anggota yang terbukti melakukan pungli atau pelanggaran hukum. Ke depan sebagaimana perintah Kapolri, maka akan dibentuk satgas Saber Pungli di tingkat kabupaten, untuk membersihkan pungli yang ada di Kabupaten Karangasem,” tegas Kapolres Sugeng Sudarso. Terkait penghargaan, penyerahan dilakukan melalui apel siaga di Lapangan Polres Karangasem. Keempat personel polisi yang mendapat kado spesial itu yakni Aiptu I Gusti Putu Sudipta (Pelaksana Paur Pelatihan Bagian

Bali Post/kmb31

PENGHARGAAN - Kapolres Karangasem saat menyerahkan penghargaan kepada anggota, Selasa kemarin. Sumda), Aiptu Komang Suryana (Pelaksana Kanit Dikyasa Sat. Lantas), Aipda I I Nyoman Yasa (Kepala SPKT 1 Polsek Sidemen), dan Aiptu I Made Swinten (Babinkamtibnas Desa SebudiPolsek Selat). Penghargaan diberikan karena keempat personel polisi itu dinilai telah menunjukkan dedikasi sangat bagus dalam mewu-

Bupati Mas Sumatri Jawab Surat Curhat Siswa

BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri Selasa (25/10) kemarin, berkunjung ke SMAN 1 Amlapura, ke SDN 3 Seraya Barat, dan ke SMAN 3 Amlapura di Seraya. Saat itu, Bupati menjawab surat curahan hati – curhat – siswa, yang sudah dikirim beberapa bulan sebelumnya. Bupati Mas Sumatri mengatakan, pihaknya menerima lebih dari sepuluh ribu surat. Surat itu dikirim siswa SD, SMP, dan SMA. Dari sejumlah surat siswa itu, yang menarik dan konstruktif diberi perhatian. Salah satu surat dari siswi SMAN 1 Amlapura, Ni Luh Gede Yulianti. Siswi yang berasal dari Lingkungan Bangras, Karangasem ini pada intinya menyampaikan agar di Karangasem dibangun perguruan tinggi negeri (PTN). Soalnya, sampai kini belum ada PTN. ‘’Kalau di Karangasem ada PTN akan sangat baik sekali. Anak-anak Karangasem tidak banyak harus merantau ke luar Karangasem demi menuntut ilmu pendidikan tinggi formal. Kalau ada PTN di sini kuliah di Karangasem biayanya bisa ditekan seminimal mungkin. Dengan biaya relatif terjangkau pasti akan lebih banyak lulusan SLTA melanjutkan pendidikannya ke PTN. Sesungguhnya, banyak pemuda ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, tetapi karena jauh dan tentu biayanya jadi bertambah besar, sehingga sangat kasihan, karena tinggal angan-angan mereka saja, alias harapan yang tak kesampaian,’’ papar Yulianti.

FOTO BERSAMA - Bupati IGA Mas Sumatri berfoto bersama guru dan siswa SMAN 1 Amlapura. Atas masukan itu, Bupati ini, pasti akan lebih banyak Mas yang didampingi Asisten I generasi muda Karangasem Sekda Ketut Wage Saputra dan bisa tamat kuliah. Dengan desejumlah staf yang diterima mikian, sumber daya manusia Kepala SMAN 1 Wayan Sugi- di Karangasem akan meninana dan para guru setempat, gkat. Pada akhirnya, mereka mengatakan substansi isi surat diharapkan mampu membanitu sangat bagus. Memang sejak gun, baik di bidang pertanian, lama ada masukan soal perlu- serta bidang lainnya. Selama nya keberadaan PTN di Karan- ini, warga Karangasem bangasem. Bahkan, keinginan itu yak yang sukses menjadi diapresiasi para generasi muda pengusaha atau di bidang setiap ada pertemuan. Kata lainnya, baik sebagai dokter, Bupati kelahiran Lampung, dosen dan mereka tinggal di Sumatera itu, pihaknya sudah luar daerah. Di lain pihak, menjalin kerja sama dengan 12 dari data statistik angka PTN/PTS. ‘’MoU sudah ditan- kemiskinan penduduk Karandatangani. Semoga selain men- gasem, angka buta huruf dan garahkan mahasiswanya KKN angka putus sekolahnya tetap di Karangasem, juga ke depan tinggi. ‘’Indeks pembangunan pihak PT itu mau membangun manusia (IPM) yang dilihat PTN di Karangasem. Apakah dari tingkat kesejahteraan, fakultas tertentu diarahkan kesehatan dan pendidikanatau dibuka di Karangasem, nya ternyata paling rendah di tinggal bagaimana caranya,’’ Karangasem yakni 64. Semenkata Bupati Mas. tara kabupaten/kota lainnya Menurutnya, kalau sudah sudah di atas 70 bahkan ada ada PTN di Karangasem 80,’’ tandasnya. (ad907)

judkan misi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kapolres AKPB Sugeng Sudarso menyatakan penghargaan berupa piagam diberikan berdasarkan hasil penilaian perwira staf, yang melekat pada anggota. Penghargaan juga sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada anggota kepolisian

yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi, disiplin dan ikhlas. Penghargaan diberikan berdasarkan hasil penilaian dewan kebijakan yang diketuai Wakapolres. Pemberian reward untuk menciptakan persaingan berprestasi antar-anggota khususnya di lingkup Polres Karangasem. (kmb31)

’’Rsi Bojana’’ di Pura Puseh Susuan

Amlapura (Bali Post) – Prosesi rsi bojana digelar di Pura Puseh, Desa Pakraman Susuan, Karangasem, Selasa (25/10) kemarin. Prosesi ini dihadiri Ida Dalem Semaraputra, yakni Dalem Klungkung, serta 13 sulinggih lainnya. Prawartaka Karya Wayan Robed mengatakan, rsi bojana merupakan rsi yadnya. Rsi bojana ini baru dilangsungkan setelah prosesi karya melaspas, ngenteg linggih manawa ratna dan mendem padagingan berjalan lancar. Di mana, ngenteg linggih manawa ratna di kahyangan tiga di desa itu baru digelar kali ini setelah tidak terlaksana selama seratus tahun. ’’Rsi bojana ini sebagai wujud syukur dan terima kasih dari krama Susuan kepada para sulinggih, serta Ida Dalem Klungkung yang sudah berkenan tedun nyaksiang karya. Para sulinggih memberikan petunjuk sekaligus muput semua prosesi karya itu,’’ papar Wayan Robed. Bendesa setempat Ketut Tama menyampaikan, puncak karya di Pura Dalem sudah digelar Minggu (9/10) lalu. Sedangkan, di Pura Puseh bertepatan purnama kapat Sabtu (15/10) lalu. Prosesi berikutnya Rabu (26/10) nyenuk dan makebat daun, serta acara panyineban dilangsungkan Kamis (27/10). ‘’Kami maajar-ajar Minggu (30/10),’’ tandas Ketut Tama. (013)

Bali Post/013

RSI BOJANA - Upacara rsi bojana di Pura Puseh Susuan, Karangasem, kemarin.

Perlu Reservoir dan Tanaman Bunga Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, mengakomodasi warganya terutama siswa-siswi untuk mengirimkan curahan hati –curhat – kepada dirinya. Surat-surat yang menarik langsung diapresiasi Bupati kelahiran Lampung itu. Seperti halnya keinginan anak SDN 3 Seraya Barat, I Nyoman Jaya Antara. Bagaimankah wujud dan bentuk apresiasi bupati wanita pertama di Karangasem itu? SDN 3 - Siswa SDN 3 Seraya Barat, Karangasem sambut bupati.

Bali Post/bud

CURAHAN hati siswa SDN 3 Seraya Barat, I Nyoman Jaya Antara, langsung mendapat respons Bupati IGA Mas Sumatri. Siswa kelas V itu dengan keluguan dan ketulusan hatinya memohon bantuan tanaman bunga kepada Bupati. Soalnya, di areal sekolah tersebut tidak ada sama sekali tanaman bunga. Karena itu, halaman sekolah itu terasa gersang di tengah lingkungan yang sama, kering. Pada bagian depan sekolah hanya tampak tembok pagar sekolah yang rendah. Tembok dari batako itu sepertinya sudah dibangun lama. Itu terlihat dari batakonya sudah banyak rusak. Sejumlah pejabat yang berkunjung ke sekolah itu, mengaku khawatir utamanya tembok tua itu diduduki banyak siswa kala anak-anak iseng bermain-main. Karena sudah tua, bisa jadi tembok itu roboh ke jalan. Itu sangat berbahaya, karena ada cerukan sedalam dua meter lebih. Memang halaman sekolah tampak kurang asri. Sebab, tidak ada pot bunga sama sekali di dalam maupun di pinggir sekolah. Untungnya masih ada sejumlah pohon kelapa gading dan bulan sebagai peneduh. Ada juga sebuah pohon mangga cukup besar di sisi utara sekolah. Saat lama tak turun hujan, halaman

sekolah jadi banyak debunya. Bupati mengapresiasi surat yang dikirim siswa SD itu. Karena itu, Bupati kemudian mengunjungi sekolah tersebut. Dari keterangan Kepala Sekolah, Wayan Deta, S.Pd., di areal sekolahnya itu memang sulit ditanami tanaman bunga. Dulu pernah ada tanaman bunga, tetapi tanaman bunga itu layu kemudian mati. Soalnya, tak ada aliran air dari pipa PDAM untuk menyiram bunga itu. Guru juga enggan menyuruh siswa tiap hari membawa seember air ke sekolah sehingga bisa menyiram tanaman tiap hari. Masalahnaya, warga di masing-masing rumahnya kerap kekurangan air bersih saat kemarau panjang. Dari total 112 orang siswa banyak anak hanya cuci muka jika mau ke sekolah, sebab tidak memungkinkan mandi lantaran stok air kosong. Pasokan air pipa PDAM tak tentu datangnya, kata Deta, bisa baru muncul seminggu dua kali, itu pun terbatas pada jamjam tertentu saja. Atas permintaan siswa agar areal sekolah ditanami lebih banyak bunga, Bupati Mas memerintahkan stafnya Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Made Hadi Susila menginventaris, tanaman bunga apa yang cocok

dan bisa tumbuh jika ditanam di areal SDN 3 itu. Bupati Mas dan Asisten Tata Praja, Ketut Wage Saputra mengatakan, karena pasokan air dari pipanisasi tak menentu, di sekolah itu juga perlu dibangun bak penampungan air. Penting ada reservoir besar sehingga paling tidak cukup untuk mandi dan juga menyiram tanaman bunga di areal sekolah itu. ‘’Saat air datang mengalir air ditampung di bak untuk persedian,’’ ujar Bupati Mas. Di lain pihak, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Drs. I Gede Basma saat memberi masukan kepada kepala sekolah dan pihak guru setempat agar lebih kreatif dan inovatif. Halaman sekolah perlu ditata, seperti masukan siswa itu. Memang perlu ditanami bunga sehingga sekolah menjadi asri. Kalau sekolah indah, siswa dan guru pasti akan lebih sedap memandang. Karena berada di wilayah tandus, pada musim kemarau seperti saat ini, ruang sekolah itu tampak berdebu. Demikian pula ruang UKS sekolah setempat, terlihat banyak debu. Genting bangunan sekolah juga beberapa sudah lepas. Hingga saat ini masih belum sempat diperbaiki atau dipasang genting penggantinya. (bud)


TABANAN

14

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Buruh Panjat Kelapa Dikeluhkan Wajib Pajak Akhirnya Meninggal Tabanan (Bali Post) – Buruh panjat kelapa, Made Kartika (38), warga Banjar Kebonjero Kangin, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, yang mengalami lumpuh total akibat retak tulang leher setelah jatuh dari pohon kelapa, meninggal dunia beberapa hari lalu. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang telah menjadikan kedua putra Kartika sebagai anak asuhnya juga berinisiatif membantu biaya pengabenan almarhum, Selasa (25/10) kemarin. Bantuan uang tunai senilai Rp 30 juta diserahkan Kabag Kesra Setda Tabanan I Putu Gede Wirawan. Yuliani, istri Kartika, sangat terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan bupati. Ditemani kedua putranya yang duduk di bangku SMP dan SMK, Yuliani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Eka. “Saya benarbenar terharu menerima bantuan ini. Kami hanya warga biasa, namun bupati tidak henti-hentinya memberikan perhatian dan bantuan. Saya hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa membalas kebaikan bupati,” ujarnya dengan mata yang berlinang air mata. Ungkapan terima kasih tersebut dipertegas Bendesa Pakraman Kebonjero I Made Sukadana. Ia tidak menduga Bupati Eka kembali membantu salah satu kramanya yang sedang tertimpa musibah. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Bupati Tabanan,” katanya. (kmb24)

Dispenda Perpanjang Waktu Pelayanan

Tabanan (Bali Post) – Menjelang berakhirnya waktu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), masyarakat memadati Kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Pesedahan Agung Kabupaten Tabanan. Akibatnya, terjadi antrean dan keluhan karena pelayanan lama. Di sisi lain, kemampuan petugas Dispenda melayani wajib pajak terbatas karena harus hati-hati agar tidak menimbulkan masalah baru. Keluhan masyarakat terhadap layanan pengurusan PBB di Dispenda dan Pesedahan Agung Tabanan direspons cepat Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti. Ia menginstruksikan Inspektorat Daerah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dispenda selaku penyedia layanan, Selasa (25/10) kemarin. Sidak dipimpin Inspektur I Gede Urip Gunawana. Hasilnya, ditemukan beberapa permasalahan yang mengakibatkan pelayanan pengurusan PBB tidak berjalan optimal. Usai sidak, Inspektorat Daerah menggelar rapat bersama Dispenda serta Bagian Humas dan Protokol Setda Tabanan untuk mencari solusi jangka pendek mengatasi persoalan yang dikeluhkan masyarakat sehingga pelayanan publik berjalan optimal. Menurut Urip, sidak menemukan beberapa persoalan seperti SDM yang jumlahnya belum me-

madai, ruang pelayanan yang kurang representatif serta minimnya informasi mengenai standar layanan dan prosedur mengurus PBB. Untuk mengatasi masalah ini, solusi jangka pendek yang ditempuh adalah menambah jam pelayanan atau lembur dengan mengoptimalkan jumlah SDM yang ada. Jika normalnya jam kerja Senin-Jumat dari pukul 07.30 sampai 15.30 Wita, kini diperpanjang sampai pukul 18.00 di hari kerja. Sementara Sabtu pelayanan dibuka pukul 09.00 sampai 13.00. Dia juga minta Dispenda membuat dan mengumumkan standar layanan, prosedur dan kelengkapan administrasi yang diperlukan untuk mengurus PBB. Solusi ini juga perlu diumumkan lewat media cetak dan media sosial agar masyarakat yang datang ke Dispenda membawa kelengkapan administrasi yang diperlukan untuk mengurus PBB. ‘’Menjadi kewa-

Bali Post/kmb24

SIDAK - Inspektorat Daerah melakukan sidak di Kantor Dispenda Tabanan, Selasa (25/10) kemarin. jiban dan komitmen kami sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Urip menambahkan, salah satu solusi jangka menengah yang diperlukan di antaranya penambahan SDM yang memiliki kompetensi memadai, pengaturan alur kerja dan penggunaan teknologi informasi untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk

jangka panjang, memanfaatkan tempat atau gedung yang representatif sehingga memberikan kenyamanan kepada wajib pajak. Jika masyarakat hendak melaporkan keluhan layanan, bisa menyampaikan lewat fasilitas pengaduan publik yang tersedia di website Pemkab Tabanan dengan alamat www. tabanankab.go.id. Sementara itu, Kepala Bidang Penetapan Dispenda dan Pese-

Lorong Bagian Umum Setda Dipenuhi Barang

Bali Post/kmb24

SERAHKAN - Kabag Kesra Setda Tabanan I Putu Gede Wirawan (kanan) menyerahkan bantuan untuk membantu biaya pengabenan Made Kartika.

Mencuri, Dua Pelajar SMP Ditangkap

Tabanan (Bali Post) Dua pelajar SMP ternama di Kabupaten Tabanan berinisial PBH (13) dan TBS (12) diamankan jajaran Polsek Kediri, karena terlibat kasus pencurian di SDN 3, Banjar Anyar Pemenang, Desa Banjar Anyar, Kediri. Kedua pelaku berhasil diciduk oleh belasan siswa SD setempat yang tengah bermain di dekat areal sekolah, Senin (24/10). Dari data yang dihimpun, sekitar pukul 16.30 Wita, kedua pelaku melakukan aksinya dengan leluasa karena pagar sekolah dan letak jendela yang mudah dijangkau. Namun, aksi mereka terdengar oleh belasan siswa yang tengah bermain di dekat lokasi sekolah dan langsung meneriaki maling. Dibantu warga, satu pelaku berhasil ditangkap, sedangkan rekannya kabur dan bersembunyi di balai banjar. Pelaku kedua ini juga dilihat oleh anak SD setempat. Kedua pencuri akhirnya digiring ke Polsek Kediri. Salah seorang guru, Ni Wayan Rakis (59), menuturkan aksi pencurian kerap terjadi di sekolahnya. Kejadian sebelumnya terjadi beberapa minggu lalu. Uang tunai di koperasi serta sejumlah barang dan alat-alat sekolah raib. “Pagar dan jendelanya gampang diloncati dan dicongkel, jadi pelaku gampang masuk ke dalam,” ujarnya. Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama seizin Kapolres Tabanan mengatakan, pelaku masuk melalui jendela sekolah yang tertutup, namun tidak terkunci. Keduanya kemudian mengambil celengan dan sejumlah barangbarang sekolah. “Setelah itu pelaku keluar melalui jendela dan melompati pagar halaman sekolah. Keduanya diamankan dengan barang bukti,” katanya. Meski masih di bawah umur, kasus ini tetap diproses lanjut karena ada korban dan laporan. Hanya, kedua pelaku tidak ditahan melainkan dikembalikan kepada orangtuanya yang dipanggil ke Polsek. “Saya imbau para orangtua mengawasi pergaulan anaknya saat di luar jam sekolah agar tidak terlibat kasus kriminalitas,” ucapnya. Pada hari yang sama juga terjadi kasus pencurian di salah satu pusat perbelanjan di Jalan Ir. Sukarno, Banjar Anyar, Kediri. Ibu rumah tangga, Ida Nuryati (43) asal Banjar Jadi Babakan, Desa Banjar Anyar, diamankan oleh jajaran Polsek Kediri. Yang bersangkutan tertangkap tangan mengambil barang yang dimasukkan ke dalam tas bawaannya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Pemandangan kurang sedap terlihat di ruang bagian umum Setda Tabanan. Di lorong pintu masuk itu terlihat tumpukan barang-barang elektronik yang tidak terpakai seperti AC. Keberadaan aset tersebut mengganggu akses masuk ke ruangan dan tidak nyaman di pandang mata. Kepala Bagian Umum I Made Sumertayasa saat diminta konfirmasinya, Selasa (25/10) kemarin, membenarkan telah menempatkan sejumah barang-barang di lorong pintu masuk. Pasalnya, selama ini bagian umum Setda Tabanan tidak memiliki fasilitas gudang sebagai tempat barang-barang yang akan masuk proses penghapusan aset. Bahkan, rumah dinas miliknya juga telah penuh dengan barangbarang yang sudah tidak dipergunakan lagi. “Itu proses penghapusan. Kami memang tidak punya gudang. Jika BPK nantinya melakukan pemeriksaan biar tidak bolak-balik. Sebagian barang-barang juga kami

Bali Post/kmb28

MENUMPUK - Sejumlah barang yang tidak dipakai lagi menumpuk di lorong ruang Bagian Umum Setda Tabanan. letakkan di rumah dinas,” ujarnya. Barang-barang tersebut ada yang sudah rusak dan telah ada pengadaan untuk pengantian, namun belum proses penghapusan. “Biar tidak jadi temuan nantinya, apalagi sudah mendekati Desember,” jelasnya. BPK biasanya melakukan pemeriksaan pada Januari dan

Februari. Oleh karena mengganggu akses keluar masuk, pejabat asal Uma Poh itu berencana memindahkan barang-barang tersebut ke tempat lain. “Masih kami carikan tempatnya, karena ruangan bagian umum juga sempit,” ungkap Sumertayasa. (kmb28)

Disidak Satpol PP

Dua Pengelola Vila Tak Bisa Tunjukkan Izin

Bali Post/kmb24

DATA VILA - Petugas Bursap Satpol PP Tabanan mendata vila yang diduga bodong di Selemadeg. Tabanan (Bali Post) Satpol PP Kabupaten Tabanan gencar menertibkan investor “nakal”. Dalam sidak yang dilakukan tim Buru Sapa (Bursap), Selasa (25/10) kemarin di wilayah Kecamatan Selemadeg tepatnya di Desa Wanagiri, petugas mendapati dua dari tiga vila yang disasar tidak bisa menunjukkan izin. Pengelolanya langsung diberikan surat panggilan ke Kantor Satpol PP Tabanan, Kamis mendatang, untuk diberikan pembinaan.

“Satu vila bisa menunjukkan izin, sedangkan dua lainnya tidak. Rupanya investor yang membandel masih banyak ditemui di Tabanan bahkan sudah menjangkau daerah pegunungan,” ujar Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba. Menurutnya, sidak vila yang diindikasi bodong ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat melalui camat setempat. Ia sangat menyayangkan sikap investor yang tidak mau

mengikuti aturan yang ada di Pemkab Tabanan, khususnya mengenai kelengkapan izin. Hal ini tentu saja merugikan Tabanan karena merupakan salah satu kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang semestinya bisa digunakan untuk membangun seperti memperbaiki infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat. “Hormatilah hukum dan aturan yang ada jika ingin berusaha di Tabanan,” tegasnya. Berkaca dari hasil sidak sebelumnya, Sarba mengharapkan para investor sebelum membangun memperhatikan tata ruang di lokasi yang akan dibangun. Kalau sesuai aturan tata ruang dibolehkan barulah membangun. “Kenyataannya, banyak pengusaha membangun dulu baru mengurus izin tanpa memperhatikan tata ruang yang ada,” kilahnya. Pihaknya tidak akan segansegan menindak hingga melakukan pembongkaran kalau bangunan tersebut melanggar atau tidak berizin. “Sidak dan pembinaan akan terus diintensifkan di samping operasi rutin yang telah dilakukan jajaran anggota Satpol PP,” imbuhnya. (kmb28)

dahan Agung Tabanan I Wayan Wiratma menjelaskan, pihaknya sudah berusaha maksimal memberikan pelayanan publik. Namun, terbatasnya jumlah SDM serta fasilitas yang ada membuat pelayanan belum sesuai harapan. “Dengan adanya masukan ini, kami akan berusaha lebih maksimal lagi memberikan pelayanan. Dukungan dan bantuan dari semua pihak akan sangat kami harapkan,” tandasnya. (kmb24)

Triwulan Ketiga

Anggaran Induk 2016 Terserap 73,75 Persen

Tabanan (Bali Post) – Selama triwulan ketiga tahun 2016, serapan anggaran induk 2016 Tabanan melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat. Anggaran yang terserap untuk belanja baik tidak langsung maupun langsung mencapai 73,75 persen. Anggaran belanja yang diplot Rp 1.870,99 miliar terealisasi Rp 1.379,89 miliar. Dari data Bappeda Tabanan, belanja tidak langsung Rp 1.233,03 miliar terealisasi 945,11 miliar atau 76,65 persen. Belanja pegawai 1.007 miliar terealisasi 755,25 miliar atau 75 persen. Belanja bunga Rp 100 juta terealisasi Rp 50 juta atau 50,15 persen. Belanja hibah Rp 6,68 miliar terealisasi Rp 3.01 miliar atau 46,37 persen. Belanja bansos Rp 3,30 miliar terealisasi Rp 3,01 miliar atau 91,21 persen. DBH (Dana Bantuan Hibah) kepada provinsi/kabupaten/kota/pemdes diplot Rp 13,94 miliar terealisasi Rp 10,45 miliar atau 75 persen. Belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota, pemerintah desa dan partai politik Rp 201,02 miliar terealisasi Rp 172,71 miliar atau 85,91 persen. Belanja tidak terduga Rp 990.000.000 terealisasi Rp 540.000.000 atau 54,55 persen. Belanja langsung Rp 637,96 persen terealisasi Rp 434,78 miliar atau 68,15 persen. Sekretaris Bappeda Tabanan Alit Yasa, Selasa (25/10) kemarin, memaparkan secara umum penyerapan anggaran baik dan sesuai dengan target pusat. “Tidak ada dana anggaran yang mengendap terlalu lama. Apabila ada, tentu dana bantuan pusat dipotong atau ditunda pemberiannya,” jelasnya. Dana dari pusat atau DAU (Dana Alokasi Umum) dari yang diplot Rp 826,28 miliar telah ditransfer Rp 688,57 miliar atau 83,33 persen. Sementara Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diplot Rp 333,42 miliar telah ditransfer Rp 282,94 miliar 84,86 persen. Alit Yasa melanjutkan, serapan anggaran yang rendah adalah pada belanja hibah yang hanya 43,37 persen. Rendahnya serapan ini karena beberapa penerima hibah dalam hal ini lembaga seperti KONI dan PMI ada yang belum mencairkan dananya. Di sisi lain lembaga sekolah seperti PAUD tidak mencairkan dana bantuannya karena terbentur persyaratan. “Salah satu syaratnya adalah murid PAUD harus di atas 12 orang, sementara ada yang muridnya di bawah 12 sehingga dana hibah belum bisa dieksekusi,” ujarnya. Sementara itu, pendapatan Pemkab Tabanan pada triwulan ketiga yang ditarget Rp 1.826,47 miliar telah terealisasi Rp 1.441,95 miliar atau 79,95 persen. Pendapatan dari pajak daerah melebihi target 100 persen atau Rp 96,02 miliar dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan memenuhi target Rp 7,32 miliar. (kmb24)


15

Rabu Wage, 26 Oktober 2016 Jadwal Pertandingan

Derby Manchester II

Liga Italia Kamis (27/10) dini hari Chievo Verona vs Bologna Fiorentina vs Crotone Inter Milan vs Torino Juventus vs Sampdoria Lazio vs Cagliari Napoli vs Empoli Pescara vs Atalanta Bergamo Sassuolo vs AS Roma Piala Liga Inggris

Manchester -

Dua pelatih top Jose Mourinho (Manchester United) dan Pep Guardiola (Manchester City) akan bertemu lagi di putaran IV Piala Liga Inggris, Kamis (27/10) dini hari. Derby Manchester di Old Trafford itu menjadi bentrok kedua musim ini sekaligus pertaruhan kedua pelatih menjaga kredibilitasnya.

Putaran IV Kamis (27/10) dini hari Southampton vs Sunderland West Ham United vs Chelsea Manchester United vs Manchester City

Derby Manchester pertama terjadi bulan lalu saat City menggebuk MU 2-1. Kemenangan ini ditandai dengan debut kiper Claudio Bravo di bawah mistar gawang City. Ironinya Guardiola usai mencatatkan 10 kemenangan beruntun, City paceklik kemenangan. Pekan lalu the Citizens dihajar Barcelona 0-4 di Liga Champions dan ditahan imbang 1-1 Southampton di Liga Inggris yang menandai lima laga tanpa poin penuh bagi Guardiola. Sebaliknya MU sempat bangkit dari serangkaian hasil buruk dengan menghancurkan Fenerbahce 4-1 di Liga Eropa. Namun pertahanan pasukan Mourinho hancur lebur saat diobrak-oabrik pemain Chelsea. Laga di Stamford Bridge itu berakhir 0-4 untuk pasukan Antonio Conte. Praktis laga di Old Trafford nanti menjadi tekanan tersendiri bagi kedua pelatih. Tidak hanya Mourinho dan Guardiola, pada saat bersamaan Liverpool juga harus saling menyingkirkan dengan Tottenham Hotspur demi mendapatkan tiket ke putaran V. ‘’Saya lebih suka memainkan laga ini di Liga Utama Inggris,’’ nilai Mourinho atas laga itu yang diinginkan seperti di kompetisi strata utama negeri itu. Ia mengingatkan pemain-pemainnya tidak larut dalam kekecewaan menyusul kekalahan memalukan atas Chelsea itu. Mereka diminta untuk segera bangkit dan

Piala Jerman Putaran II Kamis (27/10) dini hari FC Heidenheim(II) vs VfL Wolfsburg FC-Astoria Walldorf(IV) vs SV Darmstadt 98 Greuther Fuerth(II) vs Mainz Hanover 96(II) vs Fortuna Duesseldorf(II) Cologne vs Hoffenheim Nuremberg(II) vs Schalke 04 Bayern Munich vs FC Augsburg Borussia Dortmund vs Union Berlin(II)

Bali Post/rtr

Petenis Jerman Angelique Kerber.

Kerber Lolos ke Babak Semifinal Singapura Petenis nomor satu dunia Angelique Kerber menunjukkan kelasnya saat meraih tiket menuju babak semifinal setelah mengalahkan Simona Halep pada pertandingan penyisihan Grup Merah turnamen WTA Finals di Singapura, Selasa (25/10) kemarin. Kerber mengatasi lawannya dari Rumania yang menempati unggulan ketiga itu dengan skor 6-4, 6-2. Ini menjadi kemenangan kedua petenis Jerman itu usai mengalahkan Dominika Cibulkova di pertandingan pembuka. Kerber yang memimpin Grup Merah dengan dua kemenangan, mengulangi penampilan terbaiknya pada laga melawan Halep yang kali ini justru tampil kurang meyakinkan. Halep telah mendapatkan satu kemenangan dengan menundukkan Madison Keys di laga sebelumnya. Finalis dua tahun lalu, Halep, semula sempat memberi perlawanan berarti. Namun penampilannya merosot menghadapi lawan kidal di lapangan keras di Singapura ini. Set pertama berlangsung 43 menit setelah Halep tampil mengesankan dengan menguntit 3-4. Namun Kerber kemudian memenangkan 3 game beruntun yang memastikan kemenangannya. Di set kedua, dominasi Kerber nampak jelas. Halep yang semula dianggap jago dalam melakukan pengembalian, kali ini harus mengakui penampilan petenis Jerman yang mencapai nomor satu dunia dengan memenangi Grand Slam AS Terbuka bulan lalu. Di pertandingan kedua Keys yang menempati unggulan keenam juga menang dua set langsung atas unggulan ke-7 Cibulkova 6-1, 6-4. Dengan demikian Keys menempati posisi ketiga dengan poin sama seperti Halep, peringkat kedua. Sedangkan petenis Slovakia di posisi terbawah klasemen Grup Merah setelah menelan dua kekalahan beruntun. ( k mb 3 9 / rtr)

Bali Post/rtr

Gelandang Manchester United Paul Pogba.

berlaku layaknya pemain professional. ‘’Besok kami harus berlaku seperti pria sejati dan bekerja demi pertandingan,’’ ujar pelatih asal Portugal itu. Kekalahan di Stamford Bridge memicu berbagai kritik terutama lini tengahnya yang dinilai loyo. Padahal di sini Mourinho menurunkan pemain termahal di dunia Paul Pogba. Mourinho dilaporkan akan melakukan perubahan dari skuadnya yang bulan lalu dihancurkan Guardiola, dengan gelandang Michael Carrick dan Henrikh Mkhitaryan serta Wayne Rooney, bila bugar akan dimasukkan di skuad utama untuk meningkatkan tekanan. Di lini belakang, cedera lutut yang menimpa Eric Bailly memungkinkan bagi bek Argentina Marcos Rojo tampil sejak awal pertandingan. Guardiola melontarkan sikap tidak puasnya setelah City ditahan the Saint pekan lalu. Ia membicarakan hasil pertandingan itu dengan anggota timnya usai pertandingan dan meminta mereka tidak kehilangan keyakinan akan meraih kemenangan. ‘’Dia tidak menginginkan kami bermain dengan perasaan ragu. Dia ingin meyakinkan kami bahwa cara kami tampil sekarang ini adalah yang terbaik,’’ jelas gelandang Belgia Kevin De Bruyne yang absen pada laga di Old Trafford nanti akibat cedera kaki. (kmb39/afp)

Marquez Berharap Indonesia Jadi Tuan Rumah MotoGP Bogor (Bali Post) Juara MotoGP 2016 dari tim Repsol Honda, Marc Marquez, berharap Indonesia dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan seri MotoGP di masa mendatang. ‘’Saya pribadi mengharapkan ada Seri MotoGP di Indonesia, karena penggemar balap di sini terlihat sangat antusias dalam mengikuti perkembangan MotoGP,’’ kata Marquez dalam konferensi pers di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/10) kemarin. Marquez memiliki segudang agenda selama kunjungannya ke Indonesia di antaranya menjalani syuting iklan, coaching clinic dan menjajal motor baru sponsor pendukungnya: Honda. Pada kesempatan itu Marquez juga berpacu pembalap Astra Honda Racing Team Dimas Ekky Pratama. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan Marquez di hadapan ribuan penggemarnya yang memadati tribun penonton Sirkuit Sentul. Bersama para penggemarnya, Mar-

quez juga melakukan perayaan kecilkecilan atas gelar Juara MotoGP ketiganya sekaligus gelar juara dunia kelimanya. Marquez juga melemparkan pujian kepada Sirkuit Sentul, lintasan yang dilahapnya belasan kali putaran. ‘’Dua tahun lalu saya sudah mencicipi Sirkuit Sentul, dan saya merasakan lagi melintasi Sentul tahun ini. Pada dasarnya ini sirkuit yang baik, aspalnya, lintasannya,’’ kata Marquez. Sentul sendiri sebelumnya diwacanakan untuk menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP musim 2017 mendatang, namun hal itu gagal terwujud lantaran ketidaksanggupan pihak pengelola dan pemerintah Indonesia memenuhi persyaratan yang diajukan penyelenggara MotoGP, Dorna. Sebelumnya, Sentul juga pernah menjadi penyelenggara MotoGP pada musim 1996 dan 1997 dengan tercatat pembalap legendaris Michael Doohan memenangi balapan musim 1996 dan diikuti pembalap Jepang Tadayuki Okada setahun kemudian. (ant)

Bali Post/ant

COACHING CLINIC - Juara dunia MotoGP 2016 Marc Marquez memberikan coaching clinic kepada para pembalap muda Honda di Sirkuit Sentul, Bogor, Jabar, Selasa (25/10) kemarin. Selain memberikan pelatihan, kedatangan Marquez juga untuk menemui para penggemarnya di Indonesia.

MENINGGAL - Brazil kehilangan salah satu pahlawan lapangan hijaunya, Carlos Alberto, yang meninggal Selasa (25/10) kemarin dalam usia 72 tahun. Mantan kapten timnas Brazil yang membawa tim Samba memenangkan Piala Dunia 1970, meninggal akibat serangan jantung. Karier Carlos Alberto juga dihiasi mahkota juara Liga Brazil bersama klub Fluminense dan Santos.

Bali Post/rtr

Griezmann Kalahkan Messi dan Ronaldo

Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann.

Valencia Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann, Selasa (25/10) kemarin dipilih sebagai Pemain Terbaik Liga Spanyol musim lalu. Penyerang asal Prancis itu menyisihkan dua bintang La Liga, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dalam perebutan gelar paling prestisius itu.

Griezmann yang namanya meroket di Piala Eropa musim panas lalu, menyumbang 22 gol dalam 38 kali penampilannya di La Liga. Penyerang bertubuh mungil ini menghasilkan 6 assist dan 5 kartu kuning dalam 3.055 menit penampilannya di lapangan. Sayangnya, Griezmann tidak hadir dalam acara yang

digelar La Liga di Valencia itu. Rekan setimnya, Diego Godin, terpilih Bek Terbaik, sedangkan Jan Oblak terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik. Atletico melengkapi kesuksesan malam itu setelah Diego Simeone juga terpilih sebagai Pelatih Terbaik. Messi mengalahkan Ronaldo dalam pemilihan Peny-

erang Terbaik. Gelar Gelandang Terbaik jatuh pada Luca Modric (Real Madrid). Musim lalu, kompetisi Liga Spanyol dimenangkan oleh Barcelona dengan menyisihkan rival kuatnya Real Madrid dan Atletico. Barca masih mendapatkan satu penghargaan lagi lewat Luiz Suarez sebagai Pemain Non-Eropa Terbaik. (kmb39/afp)


OLAHRAGA

16

Tontowi/Liliyana Jadi Pembaca Teks Sumpah Pemuda Bali Post/wan

BAYANGI - Pemain Jala Putra (belakang) mengganjal lawannya dari Sawangan FC dalam pertandingan di grup A turnamen sepak bola Bupati Cup I yang berlangsung di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Selasa (25/10) kemarin.

Pusaka dan Wanaraduta Gagal Hasilkan Gol di Lapangan Becek

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Putra Angkasa Kapal (Pusaka) bermain imbang tanpa gol melawan Wanaradauta Sangeh dalam lanjutan turnamen Piala Bupati Badung I/2016, Grup D, di Stadion Mengwi, Selasa (25/10) kemarin. Sejak kick-off, kedua tim saling melancarkan serangan. Namun, kondisi lapangan yang becek, membuat kedua tim tak bisa mengembangkan permainannya. Beberapa peluang tercipta, namun penyelesaian akhir masih lemah. Gawang Pusaka yang dikawal Awe maupun gawang Wanaraduta yang dijaga Tonik Darmawan tetap aman sampai wasit Bagiarta meniup peluit panjang. Skor akhir tetap 0-0. Wasit Bagiarta melayangkan 8 kartu kuning yang diberikan kepada Putra Jaya, Putu Suka Sedana, Nanda, Yuda, Purwa, Wage (Pusaka), serta Wayan Adi Rai Yasa, dan Dewa Gede Dwitya (Wanaraduta). Usai pertandingan, Manajer Tim Wanaraduta Kadek Agus Sudarmanto mengakui kondisi lapangan yang becek membuat para pemain kurang maksimal, dan tak bisa mencetak gol. Sementara pelatih Pusaka Kadek Loco Ediana menyatakan lapangan pascadiguyur hujan, mengacaukan permainan sehingga kedua tim tak mampu mencetak gol. Di Grup C, Garuda Dalung unggul atas Personi Mengwitani 5-2 di Lapangan Cok Tresna Sobangan. Hasil di Grup A, Jala Putra menang tipis atas lawannya Sawangan dengan skor 2-1 di Lapangan Samudra, Kuta. Dua gol Jala Putra dilesakkan Komang Putrawan menit ke-11 serta Adi Dwipayana menit ke-47 yang menjebol gawang Arya Adiana. Satu-satunya gol balasan Sawangan dicetak Antha Wijaya lewat tendangan bebas di menit ke-55, yang membobol gawang Merdiyasa. Sementara hasil Grup B, Purnama menggunduli Alaska di Lapangan Yoga Perkanhthi Jimbaran. Keempat gol yang bersarang ke gawang Muliantara dicetak Agus Desi (43,78) serta masing-masing satu gol dari Wisnu (21) dan Ade Bayu Sutha (72). (022)

Hangtuah Cetak ’’Hattrick’’ di Perbasi Cup Jakarta (Bali Post) Hangtuah Sumsel berhasil mencatatkan tiga kemenangan atau hattrick di Grup B turnamen Perbasi Cup 2016 dengan mengalahkan Pacific Caesar Surabaya 78-69 dalam pertandingan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Selasa (25/10) kemarin. Ini menjadi kemenangan ketiga karena pada dua pertandingan sebelumnya Hangtuah mengalahkan Satya Wacana Salatiga dan M88 Aspac Jakarta. Dalam laga versus Pacific, dua pemain asing Hangtuah yang berasal Amerika Serikat, Jerrah Anton Young dan Falando Jones, menjadi bintang setelah membukukan double-double. Young mencetak 18 poin dan 23 rebounds, sementara Jones menyarangkan 23 poin, 10 rebounds. Di kubu Pacific, pemain asal AS juga menjadi pencatat double-double, yaitu Brian Richard Addison dengan 22 poin, 12 rebounds. Rekannya Kevin Loiselle dari Kanada, mencetak 20 poin. Jalannya laga sama seperti ketika melawan M88 Aspac di pertandingan sebelumnya, Hangtuah sebenarnya tidak mampu menaklukkan Pacific di tiga kuarter. Namun, pada kuarter akhir, mereka berhasil mencetak angka demi angka dan menjaga keunggulan hingga pertandingan usai. Selain dua pemain asing, nama-nama seperti Andrie Ekayana, yang mencetak 19 poin, pemain pindahan dari Pelita Jaya EMP Jakarta, Dimas Aryo Dewanto dan Sevly Rondonowu juga berperan penting dalam comeback Hangtuah atas Pacific. (ant)

Jakarta (Bali Post) -

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir ditunjuk sebagai pembaca teks Sumpah Pemuda pada acara di Istana Negara, Jumat (28/10). Prestasi gemilang yang diukir pasangan ganda campuran Indonesia itu di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 menjadikan mereka sebagai cerminan pemuda-pemudi bangsa berprestasi yang patut dijadikan teladan. Tontowi/Liliyana ren cananya akan membacakan teks Sumpah Pemuda dalam acara Pergelaran Suara Bangsa Ekspresi Budaya pada 28 Oktober 2016 pukul 19.00 WIB di Istana Negara. Acara ini akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta Ibu Hj. Iriana Joko Widodo. Tontowi/Liliyana mempersembahkan satu-satunya medali emas untuk Indonesia di pesta olahraga empat tahunan tersebut. Emas dari

Tontowi/Liliyana membuat sang Merah Putih berkibar diiringi kumandang lagu ‘’Indonesia Raya’’ di Brazil. Tak heran jika keduanya didaulat untuk membacakan teks Sumpah Pemuda di Istana Negara. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan bagi pasangan Juara Dunia 2013 ini, begitu pula dengan PBSI yang dapat menelurkan atlet-atlet kebanggaan Merah-Putih. ‘’Sebuah kebanggaan untuk saya dan Tontowi diminta dan ditunjuk untuk membacakan teks Sumpah Pemuda di Istana Negara, ini adalah kehormatan buat kami dan kami siap menjalankan tugas ini,’’ ujar Liliyana seperti diungkapkan website PBSI, Selasa (25/10) kemarin.

ses merebut medali emas di PON XIX Jabar itu, menyatakan berdasarkan informasi yang diperolehnya, jika di SEA Games Malaysia nanti tidak mempertandingkan kategori putri dan hanya mempertandingan putra saja. ‘’Saya dengar SEA Games nanti untuk putri tidak dipertandingkan. Tapi secara pasti saya belum tahu apakah putri akan dipertandingkan di SEA Games Malaysia atau tidak,’’ kata Sinta. Lebih lanjut dikatakannya, sambil menunggu kepastian terkait pemanggilan tersebut, dirinya tetap melakukan latihan secara

‘’Semoga prestasi kami di Olimpiade bisa memotivasi dan menjadi contoh untuk generasi muda untuk berprestasi di level nasional maupun internasional dengan tujuan membanggakan keluarga dan tentunya bangsa Indonesia,’’ tambah Liliyana. ‘’Pastinya ini merupakan sesuatu kebanggaan dan kehormatan untuk PBSI, di mana atlet kami mendapat kehormatan membacakan naskah Sumpah Pemuda di Istana Negara. Mudah-mudahan hal ini dapat menginspirasi atlet-atlet lain, baik dari cabang olahraga bulu tangkis maupun di luar bulu tangkis,’’ kata Achmad Budiharto, Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI. (kmb39/net)

Ni Made Eppi Wilantika

Bali Post/022

Eppi Siapkan Diri Hadapi Pra-PON Remaja Bali Post/Yves Lacroix/Badminton Photo

PEMBACA - Ganda Indonesia Tontowi Ahmad (kedua dari kanan) dan Liliyana Natsir (ketiga dari kanan) yang meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro ditunjuk untuk membacakan teks Sumpah Pemuda, Jumat (28/10) mendatang.

BMB Jumpa Duta Sakti di Final Tabanan (Bali Post) Kesebelasan Bintang Muda Bajera (BMB) bakal bertemu Duta Sakti Cekik pada laga final Divisi Utama Liga Perst 2016 di Stadion Debes, Minggu (30/10) mendatang. BMB melenggang ke laga pamungkas, pascamenggunduli lawannya Putra Buana dengan skor 8-0 di

Stadion Debes, Selasa (25/10) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Gusti Ketut Kalem (Askab PSSI Tabanan) kedelapan gol yang menggetarkan jala Putra Buana yang dikawal Adi Yasa Putra diborong Krisna Putra empat gol (quattrick) di menit ke-2, 14, 39, dan 74, kemudian dua gol

diciptakan Selamet Riyanto (65, 77), serta sebiji gol masing-masing disumbangkan Adi Wiranata menit ke-4, dan Adi Prastika menit ke-47. Atas hasil ini, Putra Buana harus puas berebut posisi juara III dan IV meladeni Persilu Luwus, di Stadion Debes, Sabtu (29/10) nanti. (022)

Bali Post/ist

BURU - Pesepak bola Bintang Muda Bajera (kiri) memburu bola bersama lawannya dari Putra Buana pada babak semifinal Divisi Utama Liga Perst 2016 di Stadion Debes, Selasa (25/10) kemarin.

Sinta dan Subagiasa Tunggu Panggilan Pelatnas Denpasar (Bali Post) Lifter putri Bali Ni Luh Sinta Darmariani belum menerima panggilan dari PB PABBSI Pusat untuk masuk pelatnas persiapan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Atlet layar I Gede ‘’Bangli’’ Subagiasa juga menunggu surat panggilan masuk pelatnas. ‘’Sampai saat ini masih belum ada panggilan atau informasi lebih lanjut untuk masuk pelatnas. Saya masih terus menunggu panggilan itu,’’ ungkap Sinta Darmariani di Denpasar, Selasa (25/10) kemarin. Lifter PON Bali yang suk-

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

intensif untuk penjagaan kondisi fisiknya. Sehingga jika nantinya dipanggil masuk pelatnas, dirinya tinggal memantapkan lagi program latihan di pelatnas. ‘’Semoga secepatnya ada kejelasan dari PB terkait pelatnas ini. Kalau tidak dipanggil tidak apa-apa. Kemungkinan belum beruntung masuk pelatnas tahun ini. Kalau dipanggil masuk pelatnas ya… disyukuri. Jadi, meski tidak masuk pelatnas saya tetap berlatih untuk event lainnya yang kemungkinan akan diikuti nantinya,’’ jelas Sinta. Tidak untuk Sinta saja

Lifter putri Bali Ni Luh Sinta Darmariani.

yang belum mendapat panggilan masuk pelatnas, atlet layar Bali yang sukses meraih emas di PON Jabar I Gede ‘’Bangli’’ Subagiasa juga belum mendapat panggilan untuk menghuni pelatnas. ‘’Belum ada panggilan,’’ kata Subagiasa. ‘’Kelas Mistral katanya tidak dipertandingan di SEA Games 2017. Meski begitu saya tetap berharap bisa masuk pelatnas. Karena sebelumnya, ada rencana dari PB Porlasi semua peraih medali emas akan masuk pelatnas. Saya masih tunggu kepastian itu,’’ harap Subagiasa. (kmb41)

Bali Post/kmb41

Mangupura (Bali Post) Kegagalan tampil di PON XIX Jabar membuat Ni Made Eppi Wilantika terobsesi lolos ke PON Remaja 2017. Atlet lompat tinggi Bali itu kini menyiapkan diri menghadapi Pra-PON Remaja bulan depan. Eppi mampu melompati mistar setinggi 158 cm hingga meraih emas pada Jatim Open sekaligus Prakulifikasi PON Jabar, di Surabaya, April lalu. Atas prestasi ini, Eppi dinyatakan lolos ke PON Jabar. Sayangnya, tiket PON yang sudah digenggamnya tak bisa digunakan, sebab usia Eppi masih 16 tahun, sedangkan persyaratan cabor atletik yang turun di PON minimal 17 tahun. ‘’Saya sekarang konsentrasi persiapan Pra-PON Remaja di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 24-26 November mendatang,’’ tutur atlet kelahiran Abiansemal, 15 Februari 2000 ini, di Stadion Mengwi, Badung, Selasa (25/10) kemarin. Eppi mengisahkan dirinya merebut perak pada PON Remaja I/2015 di Surabaya dengan lompatan setinggi 149 cm, atau terpaut 3 cm dari peraih emas (152 cm). ‘’Target saya sekarang tak muluk-muluk, yang penting lolos ke PON Remaja dulu,’’ sebut siswi kelas II SMAN 1 Abiansemal (Smanab) ini. Dia menceritakan, sejak duduk di bangku SDN 3 Abiansemal memang senang atletik utamanya lari 60 meter. Selanjutnya, beralih ke lompat tinggi ketika duduk di kelas I SMPN 3 Abiansemal. Prestasi Eppi merebut emas di Porsenijar Badung dan Bali untuk tingkat SMA. ‘’Saya kira pelari dan lompat tinggi kan induknya sama atletik, yang memerlukan kecepatan (speed),’’ ungkap putri kedua pasangan Wayan Suarta dan Ni Nyoman Sukartini ini. Di sisi lain, sang pelatih Ketut Widiana mengakui bakat, minat, dan talenta Eppi yang membuatnya dia serius menekuni lompat tinggi. ‘’Selain kemauan keras dari anaknya untuk menjadi atlet lompat tinggi, dukungan orangtuanya juga besar sekali,’’ tutur Widiana. Oleh sebab itu, Widiana mematok target asuhannya mampu melompat setinggi 160 cm. ‘’Astungkara doakan saja, Eppi menyabet emas di PON Remaja, Semarang, 2017 mendatang,’’ ungkapnya. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!!Karyawati Min. SMA,SIM C,Gaji Tinggi,Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888 Dps

B.BP.141.10.16.0000901

!!!10 Job Aussie & Japan (Hospitality, Farm, pabrik) resmi pasti berangkat, Hub.Ono (081916282679)

A.BP.817.10.16.0001717

!!Dicari Staff IT/EDP Pengalaman Lulusan S1 Informatika Rajin,Disiplin,Bisa Kerja Team Minat Hub.Tlp.0821444811 61/08113999019 Email:info.hrd@ putribintanggroup.com atau ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur

Dcr Sgr Pegawai Jual Makanan di Ubud &Batubulan, 08123874947

A.BP.001.10.16.0001712

Dcr Reservasi & Akunting,Pria utk Tour&Travel,081999813585

A.BP.001.10.16.0001713

Ymh Bisma Dicr 10 Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps

A.BP.001.10.16.0001409

!!!Urgent! Butuh 10 Terapis Wanita di Renon & Canggu,Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Tlp.9002588,081239621123

A.BP.001.10.16.0001452

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.10.16.0000622

Cleaning Service Dcr di Sanur Hub.0361-289700/085737168071

A.BP.153.10.16.0001715

Dbthkn:Sales Prduk Bhan Mknan ke Horeka,fas:Gaji+insentif, usia 30th, SMA, kndrn sndri (disewa +bbm),mampu krj giat & jujur, Krm CV ke:riska1at@gmail.com

B.BP.031.10.16.0000846

Cr Hairstylist (make up+Bridal) Therapist,pnglmn,u/org Asing, good salary 08123972084 Sanur

Dcr Sales Bhn Bangunan Tidak Merokok,Lmr Raya Darmasaba 18 Denpasar 081333359022

Bth Kary/wati u/Adm&Penjaga Kos2an Tnggl Dlm,081337433366

Dc Kywti/an Arshop diSingapadu KTPBali B.Inggris,081338586666

Dcr Sgr Wanita Max.25th/D1 Adm Accounting Hub.085100480049

Bth:Spa Receptionist,Therapist Hb:8475662/8475903 LLuvia Spa

Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

BthMarketingKredit&Auditor,Lam BPR SinarKuta:757243,757384 E:info@bprsinarkuta.com

Dcr Kasir,Staf Dapur, Waiter/ss u/Resto di Renon 085738186501

A.BP.001.10.16.0001606

A.BP.001.10.16.0001707

!!!Kpl Pesiar-Costa Cruise Line req: all position: Restaurant, Bar,Kitchen & Housekeeping. PT Piramid jl Jayagiri VII/12B Renon,Phn:0361-226636/226736.

A.BP.001.10.16.0001234

!!!Urgent Dcr Staf Ticketing Wnt Single Pnglmn,Rnon Hub:081239557460

A.BP.001.10.16.0001663

A.BP.001.10.16.0001658

B.BP.004.10.16.0000888

Busy Resto in Seminyak Looking for Waiter/ess SMS/WA : 081338384364

A.BP.001.10.16.0001291

A.BP.001.10.16.0001591

B.BP.004.10.16.0000853

A.BP.001.10.16.0001655

Dcr Sopir,Staf,Sales Pariwisata,B.Inggris Hub.0361-245145

Dcr Tkg Potong Kain Berpengala man utk Garment Hp085100050706

Dicari Staf Bag.Admin,Accounting,Marketing,Juru Masak,SPG/ SPB Hub:089638338583 Dodik

Dcr Tkg Sablon/Tkg Potong Jl.Patih Nambi 7A 085103008088

A.BP.001.10.16.0001703

A.BP.001.10.16.0001590

B.BP.804.10.16.0000782

A.BP.001.10.16.0001706

A.BP.001.10.16.0001677

Dcr tkg Sablon Plstk,Serabutan Marketing.P/W max.25th single lam.Hangtuah 36B Snr 288492 A.BP.001.10.16.0001454

Di butuhkan HK untuk Villa Daerah Kerobokan Kirim SMS ke 081934376098 or 081238485511

A.BP.001.10.16.0001638

Dcr Krywan/ti Serabutan Serius Krj 081353081693/085100145777

B.BP.004.10.16.0000891

Dicari Therapist(Laki-Laki), Tinggi Min160,Max 35 Tahun, Sopir bisa Bahasa Inggris & Mengenal Area Nusa Dua, Reception bisa Bahasa Inggris, bisa Computer,Night Cleaning Crew Laki-Laki.Kirim CV ke jarimenari@jarimenari.com / Jl.Raya Basangkasa #47 Seminyak. Tlp.(0361)736 740 B.BP.004.10.16.0000890

Dicr sgr Staff Kasir,Waitress, Cleaning service,Telp.723593/ 723637/082147596115

Maria Spa Sanur Cari Spa Therapist Hub:081246878281 / yadhie2001@yahoo.com

A.BP.001.10.16.0001657

NeedAsapButler/HouseKeeper,Cook /OperationalManager,08179435 677,info@balivillamassilia.com

B.BP.154.10.16.0000904

Penghasilan Tambahan Part Time 2-5Jt/Bl Serius H:081999093828

A.BP.001.10.16.0001688

Pers Alat Kesehatan Mbthkan Sales Lap.Pengirim085100225302

A.BP.001.10.16.0001586

SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372

Dibthkn Sgr Surfing Instruktur yg Akan Broprasi Nov’16 di Kuta B.BP.804.09.16.0000562 A.BP.001.10.16.0001682 Sales Office Furniture Merk Paradiso Hotel Syarat 1) Pria/ B.BP.004.10.16.0000892 Distr Oli Bth Salesman/Girl A.BP.001.10.16.0001683 Terkenal Tdk Perlu Cari Outlet Dcr SPG u/Butik di Legian B. Wnt 2)pengalaman Surfing 3)DiJl.Bedahulu IV No12,412626 Sgr Dcr Mekanik pglmn u/BengkelResBaru 4714168/081999298156 B.BP.166.10.16.0000903 Inggris Mnarik Hb:085100688688 utamakan bs Bhs Jepang,Inggris A.BP.001.10.16.0001604 A.BP.001.10.16.0001622 mi HondaGianyar H:085738210588 A.BP.001.10.16.0001674 *Dcr Segera Waiter/ss Pglm/Tdk Korea,China,5)Semangat Tinggi Karyawati min.SMA 081338251999 B.BP.101.10.16.0000762 Cr Krywn/ti,Sales Wr Mkn Gj2Jt Staf Koperasi Tugas Cr Nasabah Ramah&Sopan.Min.SMU. Jl.Tukad Dlm team,Serius,Gaji Nego,Info SMA,max.25, penampilan menarik Deposito Berpengalaman Min.S1 Dcr Pembantu Gj.1,5Jt yg antar Jl.Tkd.Ciliwung II No.3 Kantor Batanghari 36,Dps.081233333833 A.BP.001.10.16.0001279 Lbih Lnjt Hb:Lili(085100606230 A.BP.001.10.16.0001679 dpt 500 T.488315/085337647918 Gaji 5Jt/Bln Hub.081239011111 A.BP.001.10.16.0001694 A.BP.001.10.16.0001628 Le Pirate Hotel Looking for Cr Segera Adm 2 Org Bs Komptr A.Maki(08113922240)Ofice:0361A.BP.001.10.16.0001686 BU : Adm product, bs photoshop, Dcr Sopir SIM A+Sales DistribuAccounting Admin Based on Max.30Th Hub:223516 Urgent for Rest in Petitenget 725252,Mail:lielie@baliptf.com corel,ms office 0361 9071955 / A.BP.001.10.16.0001668 tor Minuman Hb:085339095403 A.BP.001.10.16.0001621 Waiter/ss and barista,Send to Labuan Bajo Flores, min Exp 3 082341342941 A.BP.001.10.16.0001692 Cr Staf Admin P/W minSMA,Supir info@gofresh.life 081337007815 Dicari Karyawan Wanita/Sopir years & Accounting Inspector B.BP.031.10.16.0000878 Dcr Sales Team,Suka Sim B.Lam Antasura 08123803889 B.BP.154.10.16.0000869 untuk Catering Hb:087861207988 Based in Bali,Age max 35Th,Exp Bkery Tbanan Bth Prod Laki Max A.BP.001.10.16.0001709 Tantangan Hp.08123811469 Urgent! Boutique SPG in Canggu A.BP.001.10.16.0001666 min 5 Years,Ready to Traveling 35&SPB Laki Max28 085101979497 Cr T.Serabutan & T.Las u/Usaha B.BP.004.10.16.0000886 Can Star Work Soonest,Speak Dicari Krywn Wanita CS Studio A.BP.001.10.16.0001620 Send CV to sales@lepirate.com Reklame Hub.082144805218 Dcr Segera Drafter/Arsitek/ English,Friendly,Good Looking Boutique Villa Rental Agency Foto Jl.Veteran,H.081805570756 A.BP.001.10.16.0001696 or Contact 0361487240 Interior Designer Lokasi dkt Call/SMS:087861535598 A.BP.001.10.16.0001691 Looking for Full Time Senior Cruso’es bar Legian lookingfor B.BP.004.10.16.0000858 Tanah Lot, Kirim CV ke Dcr Sopir Pribadi u/wilayah Dicari Sopir Pribadi Hub. A.BP.001.10.16.0001675 Dicari Supir Pribadi Max.40Th Admin/Booking Agent.Excellent English speaking supervisor/floor Looking for:Kapster,F,English, contact@casamoderno.com / Gianyar,Tinggal Dalam, Komang 846406/085100454671 Urgently Needed : Butlers & A English,Good Presentation&Motor Manager must have at least Salary 2,1Jt+16.000/Jam Instv B.BP.154.10.16.0000820 Rapi-Sehat&sabar Hb.0361262691 WA 082144835239 Hub.087761184914087761184915 Chef for a Surf Camp in Berawa A.BP.001.10.16.0001656 bike Essential Salary Negotia2 year experience in bar/resto Send CV+Photo to Body Works B.BP.004.10.16.0000889 Dicari Staff Accounting untuk A.BP.001.10.16.0001685 Canggu. English is a Must! ble, Umalas.Please Call or Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F field.Email:crusoesbarbali@gma Spa Jl.Kayu Jati No.2 Dcr Sopir Serabutan Jl.Cekoma- Perusahaan PMA yg Brpengalaman Dicari Tenaga Lapangan Min SMA Email: info@wavehouse.ru SMS 087860806272 Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82 ria Gg.Karya No.9 081236373899 0361-4490319 & 082134356114 Gj 2,3Jt Tlp/WA 083119624092 Petitenget.0361-733317/735058 il.com or call 081916398640 B.BP.004.10.16.0000894

***A.BVC kerja Diluar Negri ResDcr Sopir Gaji UMK,Makan& mi utk Semua Usia, Resto Hotel Insentif H.081805333616/759375 kebun081337903069,085953774417 B.BP.141.10.16.0000902

Bth Admin Finance-Acct SMK/D3 Akutansi diutamakan Bs Hokian Wnt CV ke 082110998333

A.BP.001.10.16.0001678

B.BP.154.10.16.0000896

A.BP.001.10.16.0001708

Dcr Krywn/ti u/Therapist & Waiter/Waitress,081239801377

A.BP.001.10.16.0001575

A.BP.001.10.16.0001698

A.BP.001.10.16.0000982

A.BP.001.10.16.0001344

B.BP.004.10.16.0000887

B.BP.031.10.16.0000884

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Terios TX Advent’12 asDK silver Orsnl Manual 155jt,08123804634 A.BP.001.10.16.0001705

TOYOTA

Tyt Agya G Th’2014 Putih Spt Baru 95,5Jt 081916209093 A.BP.153.10.16.0001714

MITSUBISHI BUC Alphard G’12Hitam Asli Bali Dijl:Mbl Box Mits FE71 110Ps Tgn1 Brg Simpanan,08124611999 B.BP.164.10.16.0000900 Th 2008 Box Fiber Ada 2 Sekat, Dijual Alphard’2007 hitam Full Pendingin&Brg Kering Rp.195jt, variasi Terawat Hub.0817350565 Panther Box dgn Pendingin Th A.BP.001.10.16.0001701 2001 Rp.55jt,Engkel Box Mits B 9057 WZM th.2006 Rp.129jt DICARI MOTOR Hub.08164713988,081239024142 081338294465 A.BP.001.10.16.0001491 Beli Tinggi Motor Bekas Sgl Merk Truk Engkel & Double’14 Jarang A.BP.001.10.16.0001710 Pakai Jl.Gn.Gede34X,0811398578 DIJUAL MOTOR A.BP.001.10.16.0001702 HONDA

SUZUKI

Swift ST’11 silver AsDK istimw manual 122jt TV,08123804634

Rmh Baru Minimalis 2Lt 110/100 Dps Timur bs Tukar Tambah Tnh/ Rmh/Mobil di Bali,081804020406

A.BP.001.10.16.0001699

DISEWAKAN RUKO B.BP.141.10.16.0000859 BUC R.Dalung LT161,LB110 Dp10% Lt2 Baru10x10 cck Kntr/MMarket Krd Bng12% Hub:081338183031 Jl.Trijata 65Jt/Th 081999925143 A.BP.001.10.16.0001115

Jual Rmh Br 2Lt/T120m2 4KT+Grs 925Jt,P.Blitung,081999715914TP A.BP.001.10.16.0001599

Rmh 2Lt Mnmalis LT235 LB260 Jl.Nuansa Kori I No.5 Ubung Link Asri Hub:087862555933 A.BP.001.10.16.0001614

A.BP.001.10.16.0001711

DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004

A.BP.001.10.16.0001445

Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

A.BP.001.09.16.0001742

Rmh LT200LB96 Hrg Nego Hb.0853 !!!Petitenget Seminyak 7A dkt 38490222 SHM IMB Lok.Angantaka pantai Kamp Bule 081338977777 A.BP.001.10.16.0001672

Supra X 125’2010 double cakram CW hub.087861087444

A.BP.001.10.16.0001520

Rmh Lt2 SkrTunjung Gatsu Bonus **Tnh 1A,270Jt/A BudukAbianbase Kitchen 950Ng BUC 085215053901 Jl6m,081238920022/081237666809

A.BP.001.10.16.0001693

A.BP.001.10.16.0001704

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah 2unit Lt2,Lokasi Jl.Pengiasan&Jl.Kutat Lestari Sanur No Tlp.082144205545

A.BP.001.10.16.0001716

AC

PELUANG BISNIS

BENGKEL LAS

SPA

ARSITEKTUR

BENGKEL LAS

A.BP.001.10.16.0001501

DIJUAL MOBIL

Jual Tanah 1Ha Berisi 500 Phn Kav Mlai 1A Sading,Babakan,CangGmpinis Siap Tbang @/27Jt Nego gu,Abianbase,087860432230 Krd B.BP.164.10.16.0000899 Jl.Raya Tuwed-Ngr 081332199999 Tanah Langka 2Are Jl.Trijata I A.BP.159.10.16.0001689 (Utama) 2 Arah,Hp.0811399697 49,25A View Laut SHM Soka Ownr A.BP.001.10.16.0001695 59Jt/A/Nego 081338014268 TP/BU Tnh 605m2 Jl.KutatLestari G.VI A.BP.001.10.16.0001700 Sanur dkt RS Int.081280522204 B.BP.031.10.16.0000879 Cpt 2Are SHM J.Kaswari Penatih Jln 5m 430/A Ng,H.082146275758 DISEWAKAN TANAH A.BP.001.10.16.0001671 Disewakan Tanah Lokasi Uluwatu Dijual Tanah di Sembung-Mengwi ccok u/Hotel,Vila,085337357846 A.BP.001.10.16.0001631 150Jt/are Nego 081239013392 A.BP.001.10.16.0001662 DISEWAKAN TOKO Jual Cepat Tnh+Rmh Lok.Negara Dkont.Toko 5,5x8m Jl.Trengguli Djual tnh kav lokasi strategis LT:200m & 100m Hub.0811385881 Dps Ada Minimarket,0811398469 Pengalon,Krsm Hub:081338737287 A.BP.001.10.16.0001654 A.BP.012.10.16.0001670

Jual Akasia 15 & Sedap Malam 1-6 Are 082147285816

A.BP.001.10.16.0001558

BIRO JASA

DISEWAKAN RESTORAN RUPA-RUPA Obral Brokat Perancis,Harga Disewakan Restaurant Lks Sanur dgn Prlngkapannya,082340016498 Borongan Super Mrh,08123805443 A.BP.001.10.16.0001697 A.BP.001.10.16.0001633 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 DIJUAL RUKO A.BP.001.10.16.0001539 BUC Ruko Dps LT86 ,LB98 L5x10 Dana Talangan Tdk Ribt Jaminkn DP10% Krd12% Hub:082236881191 Sertifikt Tanah H.087860406849 A.BP.001.10.16.0001113

A.BP.001.10.16.0001661

Ruko Murah Sisa 1Unit 4,5x10m Deposito 100Jt Berhadiah Scopy Gratis Jasa 8%/Th 081337380202 3Lt Jl.Gn.Andakasa Utama A.BP.001.10.16.0001687 (Blkg Mitra 10)Hub:08123944210 A.BP.001.10.16.0001347 KEHILANGAN Tlh Hlg BPKB Toyota Th 1979 DIJUAL VILLA No.3272424-O An.Dila Sarinadi BUC Villa Canggu LT250,LB150 A.BP.001.10.16.0001583 Dp 10% Krd 12% Hb.081338183031 PELUANG USAHA A.BP.001.10.16.0001112

A.BP.001.10.16.0001664 Profit Harian Fee2% Modal500Rb Jual Tnh Siap Bgn(1;1,15;2&2,3 Dkontrakn Toko di Monkey Forest BUC Villa Jimbaran LT340, LB180 Prod Kshtn.SMS”PETUNJUK”T08238 A)685Jt/A P.Kawe,081999715914 Ubud Harga Nego,H.081933003401 DP10% Krd 12% Hub:082236881191 5935722 www.biogermanykita.com A.BP.001.10.16.0001600

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

B.BP.164.10.16.0000898

SERVICE

A.BP.001.10.16.0001114

B.BP.004.10.16.0000895

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA PERCETAKAN

DIJUAL MOTOR

FOTO COPY FURNITURE

DIJUAL MOBIL

SALON

BIRO JASA ALUMINIUM

ALUMINIUM


EKONOMI

18

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Tol Laut Natuna

Percepat Distribusi Logistik 500 Ton Jakarta (Bali Post) Trayek tol laut JakartaNatuna-Tarempa-Jakarta dapat mempercepat pendistribusian logistik berupa bahan pokok hingga 500 ton per 15 hari. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam pelepasan perdana Kapal Tol Laut Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (25/10) kemarin mengatakan, dengan adanya pengoperasian trayek itu merupakan perbaikan dari yang sebelumnya per 21 hari. ‘’Ada improvement (peningkatan) yang terjadi, di mana tadinya kita harus 21 hari ke sana sekarang lebih pendek 15 hari. Artinya setiap 15 hari ada lebih 300 ton, bahkan 400 ton, nanti meningkat 500 ton

kita supply (sediakan),’’ katanya. Dengan demikian, dia berharap harga-harga bahan pokok di Natuna lebih stabil dan disparitas harga bisa terus ditekan. ‘’Satu daerah harganya akan stabil, lebih jauh dari itu tersedianya keseharian barang-barang menjadi lebih baik. Kita tahu harga di pusat dan daerah bermasalah dan fungsi di dalamnya belum terlalu baik. Karenanya dengan suatu proses pengiriman barang ke Natuna ini kita akan meningkatkan keseimbangan ekonomi, efisiensi, yang memberikan dampak ekonomi yang baik di dua tempat,’’ katanya. Meskipun antara Jakarta dan Natuna, menurutnya,

disparitasnya tidak terlalu jauh, yaitu sekitar 30 persen namun kepastian kapal bisa terjamin. ‘’Karena saat gelombang besar tidak ada kapal kecil yang mau ke sana,’’ katanya. Budi menambahkan, kedua tempat baik Jakarta maupun Natuna akan memainkan peran resiprokal, yaitu dari Jakarta dikirim bahan pokok, sementara dari Natuna dikirim ikan-ikan segar. ‘’Perikanan Nusantara akan mengumpulkan ikan-ikan yang diperoleh dari sana dengan jumlah tonase yang besar untuk dikirimkan ke Jakarta,’’ katanya. Untuk itu, menurutnya, antara BUMN yang terlibat harus mengupayakan penguatan sistem, konsistensi dan ketepatan waktu. (ant)

BRI Kucurkan Kredit UMKM Capai Rp 435,2 Triliun Jakarta (Bali Post) BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 603,5 triliun atau tumbuh 16,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Tercatat kenaikan itu terjadi di semua segmen kredit. ‘’Untuk kredit mikro yang selama ini menjadi cor business BRI tercatat masih menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit,’’ ungkap Dirut BRI Asmawi Syam saat paparan kinerja triwulan III 2016 di Jakarta, Selasa (25/10) kemarin. Dibandingkan periode sama tahun lalu, kata Asmawi, kredit mikro yang disalurkan tumbuh 20,3 persen dari sebesar Rp 170,2 triliun menjadi Rp 204,8 triliun dengan jumlah nasabah yang juga tumbuh secara signifikan yakni dari 7,6 juta nasabah menjadi 8,6 juta

nasabah. Jika dijumlahkan dengan segmen Usaha Kecil dan Menengah sehingga menjadi segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), maka kredit yang disalurkan mencapai Rp 435,2 triliun atau tumbuh sebesar 14,8 persen, dengan komposisi penyaluran kredit ke segmen tersebut sebesar 72,1 persen dari seluruh penyaluran kredit. Menyinggung pendanaan, Asmawi mengatakan, BRI berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 665,5 triliun atau tumbuh 8,8 persen. Adapun dari total DPK itu sebanyak 57,6 persen dalam bentuk current account saving account (CASA) atau dana murah seperti giro dan tabungan yang tumbuh sebesar 11,7 persen menjadi Rp 383,4

triliun. Sementara komposisi sebesar 42,4 persen dalam bentuk deposito tercatat tumbuh sebesar 5,3 persen menjadi Rp 282,1 triliun. Terkait target hingga akhir tahun, Asmawi mengatakan BRI berencana meningkatkan portofolio kredit secara selektif dan prudent sesuai kondisi perekonomian dengan kisaran target pertumbuhan sebesar 13-15 persen. Asmawi menambahkan, hingga akhir triwulan ketiga tahun ini BRI berhasil membukukan laba bersih Rp 18,6 persen dengan earning per share (EPS) sebesar Rp 1.006,5. Faktor utama yang mendorong raihan laba tersebut, di antranya berasal dari net interest income (NII) yang mencapai Rp 48,6 triliun dan perolehan fee base income (FBI) Rp 6,6 triliun. (010)

Surabaya (Bali Post) Setelah MV Tommy Ritscher, kapal raksasa yang sandar di Terminal Teluk Lamong (TTL) akhir Juli lalu, kini giliran MV Patraikos yang berkapasitas 4.400 Teu’s melakukan aktivitas bongkar muat di terminal ramah lingkungan tersebut. MV Patraikos merupakan kapal berjenis Panamax berbendera Liberia. Kapal asal Monrovia – Afrika Barat memiliki panjang 262.07 meter dan luas 32.30 meter sandar di dermaga Terminal Teluk Lamong akhir pekan lalu pukul 00.00. Pelayaran KMTC, Korea Marine Transport Co. Ltd. sebagai pelayaran pengguna kapal MV Patraikos merupakan perusahaan transportasi laut asal Korea yang berdiri sejak tahun 1954. MV Patraikos merupakan armada baru yang dibuat tahun 2010, dengan kondisi dan performa yang baik sehingga mampu melayani pengiriman barang ke seluruh dunia. Rute perjalanan pengiriman barang MV Patraikos adalah Surabaya – Hongkong – Shanghai – Kwangyang – Ulsan – Pusan – Pusan New Port (Korea). Kedalaman dermaga internasional Terminal Teluk Lamong mencapai – 16 MLWS sehingga mampu menampung MV Patriakos yang membutuhkan kedalaman 12,50 MLWS. Kedatangan Kapal MV Patraikos dengan rute Indonesia – Korea di dermaga

internasional itu mendapat sambutan hangat, sebagai bentuk apresiasi dari manajemen TTL. Manajemen Terminal Teluk Lamong mempersilahkan naik ke dalam kapal bahkan makan bersama serta merayakan pelayanan perdana MV Patraikos di Terminal Teluk Lamong. ‘’Kami bekerja sama dengan Terminal Teluk Lamong dari sisi laut dan darat seperti keluarga sendiri. Melakukan bisnis memang harus dilakukan senyaman mungkin untuk kesuksesan semua pihak,’’ kata Capt. Andujar Mario kepada Bali Post didampingi Manajer Pemasaran Terminal Teluk Lamong, Wara Djatmika di Surabaya, Selasa (25/10) siang. Inovasi Pelindo III membuat Terminal Teluk Lamong yang bertaraf internasional membuat Surabaya menjadi gerbang perdagangan dan bisnis di Jawa Timur bahkan Indonesia. Kapal-kapal berukuran besar berjenis Panamax berkapasitas 40008000 DWT dapat melakukan pelayanan bongkar muat di Terminal Teluk Lamong. ‘’Kami mengharapkan agar pertumbuhan bisnis di Terminal Teluk Lamong semakin meningkat, terutama pelayanan 24 jam – 7 hari yang diberikan demi kepuasan pelayanan kepada pengguna jasa,’’ tambah Wara. Dermaga Terminal Teluk Lamong yang dilengkapi 5 STS (Ship to Shore

Crane) untuk pelayanan petikemas domestik dan internasional. STS internasional berkemampuan twin lift sehingga m a m p u m eng a ng ka t p etikemas 2 x 20 feet secara bersamaan. Juga dilengkapi GSU (Grab Ship Unloader) untuk kegiatan curah kering (food and feed grain) dan fasilitas conveyor dan silo penyimpanan yang saat ini sedang proses penyelesaian. Lapangan penumpukan Terminal Teluk Lamong semi-automatic CY karena menggunakan Automated Stacking Crane (ASC) yang mempunyai kecepatan 270m/menit tanpa bantuan manusia. Sandarnya MV Patriakos merupakan sebuah pembuktian bagi Pelindo III bahwa Terminal Teluk Lamong sebagai pelabuhan baru mampu mempercepat proses bongkar muat dan memperlancar pengiriman logistik di Indonesia. Kapal besar tidak perlu sandar di Singapura. Soalnya kini Indonesia memiliki terminal bertaraf internasional yang mampu melayani dengan cepat, tepat dan aman. ‘’Kini banyak kapal internasional lebih menyukai sandar dan melakukan aktivitas bongkar muat di Terminal Teluk Lamong. Alasannya, dermaga ini sudah menerapkan online system dan otomatisasi alat sehingga tidak ada sentuhan layanan manual,’’ pungkas Wara Djatmika. (059)

TTL Digemari Kapal Raksasa

Bali Post/ant

KEBUTUHAN LOGISTIK - Kapal Tol Laut Logistik Natuna berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/10) kemarin. Kapal tol laut tersebut akan beroperasi secara terjadwal untuk melayani kebutuhan logistik di Pulau Natuna. Sementara kembalinya, kapal tersebut akan mengangkut ikan yang dihasilkan nelayan Natuna untuk dibawa ke Jakarta.

Petani Perlu ”Grace Period” dari Perbankan

Denpasar (Bali Post) Hingga saat ini pihak perbankan masih enggan menyalurkan kredit khusus pada sektor pertanian. Kepala BI Perwakilan Bali Causa Iman Karana mengatakan, untuk memajukan sektor pertanian harus dikerjakan bersama-sama. BI perlu bekerja sama dengan berbagai pihak seperti OJK, Dinas Pertanian, Peternakan untuk menjembatani hal ini. ‘’Harus dicari di mana sih gap-nya? Ini masalah besar, apakah di masalah tanah, tapi kalau masalah tanah November nanti kita akan mengundang OJK, Badan Pertanahan mencari titik temunya,’’ bebernya, Selasa (25/10) kemarin. Produk kredit perbankan, kata Causa Iman Karana, terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan petani. Petani dalam pengelolaan usahanya memerlukan waktu khusus hingga mendapat-

kan hasil, sehingga setelah mendapat hasil dari pertaniannya barulah bisa membayar kredit ke perbankan. ‘’Misalnya peternakan, perlu waktu beranak, diharapkan bisa dijembatani dengan perbankan ataupun pembiayaan lain supaya semacam ada grace period, masa tidak membayar pokok dan bunga dulu, seperti itu,’’ jelasnya. Ia berharap agar permasalahan di petani baik petani bawang, beras, peternak sapi disampaikan.

‘’Permasalahannya seperti apa sih, siklus bisnis seperti apa didesain supaya lembaga pembiayaan bisa mencari model yang pas. Misalnya ternak sapi perlu waktu beranak 6 bulan, selama 6 bulan ini jangan ditagih dulu bunganya atau cicilannya,’’ terangnya. Ia melihat siklus bisnis sapi berbeda dengan pertanian. Sedangkan perbankan hanya memiliki produk atau skema kredit untuk semua kalangan dan segmen yang

belum tentu cocok untuk petani. Untuk mendorong perbankan dalam hal pembiayaan petani, BI dapat mengintervensi perbankan dalam hal kebijakan yaitu penyaluran kredit 20 persen tahun 2018. Menurutnya, penyaluran kredit tergantung kreativitas bank. Jika peluangnya benar benar disimak, potensi pertanian adalah suatu peluang. Alasannya, struktur ekonomi di Bali adalah pertanian. ‘’Ini kan peluang besar. Gap-nya di mana, janganjangan masalah legalitasnya, jangan-jangan masalah manajemennya seperti pencatatan tidak ada, maka dari itu kita cari,’’ bebernya. (may)

Garap Properti di Bali, Binakarya Investasi Rp 300 Miliar Jakarta (Bali Post) Binakarya Group menginvestasikan dana sebesar Rp 300 miliar untuk ekspansi bisnis bidang properti di Bali. ‘’Binakarya Group menginvestasikan dana sebesar Rp 300 miliar untuk pembangunan kondotel di Seminyak yang akan memiliki 300 unit kamar,’’ kata Direktur Binakarya Group Go Hengky Setiawan di Jakarta, Senin (25/10) kemarin. Berbekal pengalaman dan kesuksesan dua kondotel yang dikembangkan di kawasan Sanur dan Kuta Bali, Hengky mengatakan Binakarya Group melalui

anak usahanya PT Karya Cipta Makmur Abadi akan menambah portofolio proyek properti terbaru dengan membangun Mercure Bali Seminyak yang merupakan sebuah kondotel bintang empat yang berlokasi di Seminyak, Bali. Sebelumnya Binakarya Group menunjuk Accor-Hotels untuk mengelola Mercure Bali Seminyak. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Budianto Halim dan Go Hengky Setiawan selaku Direktur Binakarya Group dan Garth Simmons, COO Accor-Hotels Malaysia Indonesia Singapura, serta Rio Kondo selaku VP Devel-

opment & Executive Director Accor-Hotels Malaysia Indonesia Singapora. Dengan dukungan operator hotel yang profesional, Hengky optimis bisnis kondotel ini dapat memberikan keuntungan lebih dan menjanjikan bagi para investor. Sementara Garth Simmons mengatakan, pihaknya sangat senang dapat berkolaborasi dengan Binakarya Group, pengembang yang memiliki pengalaman dan memiliki pasar luas di Indonesia, termasuk beberapa hotel di Bali. ‘’AccorHotels memberikan pilihan keanekaragaman portofolio bagi para pengembang untuk

menyesuaikan dengan perencanaan pasar,’’ jelasnya. Di Indonesia saat ini AccorHotels telah mengelola lebih dari 100 hotel, termasuk 20 hotel Mercure, yang memiliki kekhususan melengkapi kearifan lokal pelayanan berstandar internasional. Mercure Bali Seminyak dibangun di atas lahan seluas 12.445 m2 dan total luas bangunan sebesar 24.187 m2 yang terdiri dari 4 lantai dan 1 basement. Adapun progres pembangunan telah mencapai tahap pembangunan struktur dan ditargetkan selesai kuartal keempat tahun 2018 mendatang. (010)


19

Rabu Wage, 26 Oktober 2016

Kembangkan Energi Panas Bumi

Isu Lingkungan Jadi Tantangan Utama Jakarta (Bali Post) Untuk mencukupi kebutuhan energi nasional yang makin meningkat, baik DPR dan pemerintah mengakui tidak bisa hanya mengandalkan energi dari bahan bakar minyak (BBM) dan batu bara. Oleh karena itu, penggunaan energi panas bumi (geothermal) dinilai menjadi alternatif mengimbangi kebutuhan tersebut, mengingat besarnya potensi panas bumi di Tanah Air. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengingatkan ada enam tantangan utama apabila pemerintah menginginkan pengembangan panas bumi untuk memenuhi kecukupan listrik di Indonesia. Salah satunya adalah isu kelestarian lingkungan dan isu sosial di masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Agus Hermanto saat membuka pertemuan tingkat Senior Officials Meeting (SOM) di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/10). Pertemuan mengambil tema membahas ‘’Potensi, Tantangan, dan Usulan Solusi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia’’. Hadir dari jajaran pemerintah antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Serta jajaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, jajaran Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN, dan jajaran Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. Menurut Agus, sedikitnya ada enam tantangan utama yang dihadapi dalam mengembangkan potensi panas bumi. Tantangan pertama yaitu mengenai risiko pembiayaan dan investasi panas bumi. Proyek panas bumi memiliki risiko

yang tinggi dan memerlukan dana yang besar. Dua tahap tersebut berkaitan dengan tahapan eksplorasi, terutama kegiatan pengeboran sumur eksplorasi. Kedua, berkaitan mekanisme pengelolaan wilayah kerja panas bumi. Ketiga, tentang jualbeli listrik dari panas bumi. Pada prosesnya, penentuan harga jual-beli listrik panas bumi sering menimbilkan masalah karena tidak ada titik temu antara PLN dan pengembang. Tantangan keempat, mengenai pengadaan lahan dan lingkungan. Berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2014, kegiatan panas bumi dapat dilakukan di wilayah hutan konservasi melalui izin pemanfaatan jasa lingkungan. Menurutnya, izin yang ada saat ini hanya diberikan selain di zona rimba dan inti dengan berdasarkan PP Nomor 108 Tahun 2015 dan saat ini sedang dilakukan revisi UU Nomor 2 Tahun 1990 untuk sinkronisasi mengenai jasa lingkungan. Adapun tantangan kelima adalah mengenai penelitian dan data mengenai sumber daya dan cadangan panas bumi yang terkait dengan perlunya pembentuk pusat riset. Sehingga pemerintah akan memiliki acuan data akurat yang dibutuhkan oleh pengembang panas bumi. Keenam terkait koordinasi dengan pemerintah daerah setempat sangat diperlukan untuk mengatasi isu sosial dan membangun kesadaran masyarakat tentang manfaat dan pentingnya proyek pengenbangan panas bumi. ‘’Oleh karena itu peningkatan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi baik secara luas maupun kepada masyarakat di sekitar area pengembangan sangat dibutuhkan,’’ katanya. (kmb4)

Ekonomi Global Dari Hal. 1

Menkeu menyebutkan kebijakan fiskal ke depan akan difokuskan untuk menjaga Indonesia dari perlambatan ekonomi global, optimalisasi penerimaan pajak, pengelolaan belanja, dan pengelolaan pembiayaan. Ia menyebutkan dalam kondisi perlambatan ekonomi global tidak mungkin Indonesia mengharapkan perdagangan internasional atau ekspor sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga investasi dan konsumsi menjadi harapan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Mengenai belanja infrastruktur, Menkeu mengatakan bahwa dalam dua tahun terakhir ada peningkatan relatif cukup besar dari Rp 127,9 triliun menjadi Rp 317 triliun. ‘’Pembangunan infrastruktur merupakan upaya menyelesaikan banyak hal yaitu sebagai counter cyclykal perlambatan dan akan menjadi pemecahan masalah lain, seperti bootle neck yang akan terlihat dalam lima tahun nanti,’’ katanya. Ia mengakui sebagian dana infrastruktur berasal dari pengalihan subsidi untuk rakyat. Namun, bukan berarti pemerintah tidak memberi keberpihakan kepada masyarakat miskin. ‘’Subsidi yang dikurangi adalah

yang ada distorsinya, sementara subsidi yang betul-betul mengarah kepada masyarakat miskin seperti melalui program keluarga harapan justru meningkat,’’ katanya. Menkeu juga mengungkapkan bahwa belanja yang meningkat cukup besar saat ini adalah untuk penyertaan modal negara yang mencapai Rp 115 triliun. Sementara itu, mengenai pembiayaan defisit melalui utang yang cukup besar, Menkeu mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan paparan secara tersendiri. ‘’Mengenai utang, saya akan beri paparan tersendiri, mengapa defisit dilakukan? Apa hasilnya? Bagaimana antisipasi sehingga tidak jadi masalah ke depan?’’ kata Sri Mulyani. Dengan belanja yang masih diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, pemerintah tetap ambisius dalam penerimaan negara dengan memacu pertumbuhan penerimaan perpajakan sekitar 12-15 persen. ‘’Maka defisit memang tidak bisa dihindari, namun defisit ini diupayakan untuk bisa ciptakan momentum pertumbuhan ekonomi, sehingga beban utang dan tambahan utang yang akan kita lakukan pada 2017 masih bisa hasilkan kegiatan ekonomi produktif yang pada

akhirnya bisa dipakai untuk mengurangi beban utang,’’ kata Sri Mulyani. Dalam postur RAPBN 2017, pemerintah dan Banggar DPR menyepakati belanja negara sebesar Rp 2.080 triliun, terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 1.315,5 triliun dan belanja transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 764,9 triliun. Komponen belanja pemerintah pusat antara lain, belanja Kementerian/Lembaga disepakati sebesar Rp 763,6 triliun, dan non-K/L Rp 552 triliun. Sedangkan pendapatan negara disepakati Rp 1.750,3 triliun. Dari pendapatan itu, penerimaan pajak ditargetkan Rp 1.498,9 triliun dan penerimaan negara bukan pajak Rp 250 triliun, serta penerimaan hibah Rp 1,4 triliun. Adapun defisit anggaran yang ingin dikendalikan pemerintah adalah maksimal 2,41 persen dari Produk Domestik Bruto atau sebesar Rp 330,2 triliun. (ant)

Sejak Awal

Dari Hal. 1

Kendati LKPP saat itu sempat mendampingi proyek pengadaan e-KTP, Agus mengatakan lembaga yang ia pimpin saat itu merupakan satu-satunya lembaga yang sejak awal menentang proyek tersebut dilanjutkan. Menurut Agus, Gamawan telah berlebihan menyebut sejumlah nama dengan mengaitkan pada kasus itu. ‘’Pak Gamawan kalap itu, siapa pun disebut. Posisi saya waktu itu sangat jelas saya berseberangan dengan mereka,’’ katanya. Gamawan sebelumnya diperiksa KPK pada 12 Oktober 2016 terkait dugaan korupsi proyek KTP elektronik. Ia menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri pada 2009-2014. Menurut Gamawan, pengawasan dalam proyek itu

Sisi Pertumbuhan

Dari Hal. 1

Sehingga pemerintah memang mendesain belanja negara digunakan untuk mengurangi tekanan yang berasal dari luar dan pada saat yang sama memperbaiki fondasi perekonomian Indonesia, baik itu dari sisi pertumbuhan perekonomian yang berasal dari sektor-sektor yang tidak terkena imbas dari perda-

Ketiga, Mourinho tidak jarang hanya ‘’mengamati jalannya’’ latihan dari kejauhan. Ia tampak enggan mengambil keputusan. Para pemainnya dibiarkan mengambil keputusan

gangan global, juga dalam rangka untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. ‘’Oleh karena itu, berbagai macam kebijakan belanja itu baik dari sisi kementerian/lembaga atau transfer daerah itu semua ditujukan agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata, fondasinya bisa lebih kuat dan tidak mengalami imbas pelemahan dari luar negeri,’’ ujarnya. (ant)

Jadi Agenda

Dari Hal. 1

TIA menambahkan, baik Presiden maupun Gubernur telah menginstruksikan bahwa pungli tidak boleh ada lagi. Itu sebabnya, upaya pemberantasan pungli kini juga telah menjadi agenda dinas pimpinannya. Terlebih sesuai amanat Undangundang No.23 Tahun 2014, SMA/ SMK kewenangannya sekarang beralih dari kabupaten/kota ke

provinsi. Selain transparan, lanjut TIA, kepala SMA/SMK juga diminta membuat surat pernyataan atau pakta integritas. Ada semacam kesepakatan yang dibuat terkait sanksi untuk kepala sekolah bila kedapatan melakukan pungli. “Tentu kita harus duduk bersama, kan kita bersepakat dulu kalau di antara kita ada yang berkhianat apa sanksinya, kan begitu,” jelasnya. (kmb32)

Harus Berani

Dari Hal. 1

Caranya bisa dengan melakukan langkah-langkah preventif dan kuratif (mendidik). Dalam hal ini figur guru/dosen harus tampil berintegritas untuk bisa menjadi teladan. ‘’Harus ada keberanian melakukan tindakan tegas atas penyimpangan dalam dunia pendidikan. Kontrol dalam pengelolaan pendidikan juga harus terukur dan transparan,’’ paparnya.

Ambil Keputusan Dari Hal. 1

sudah dilakukan secara ketat, misalnya satuan harga diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) baru diberikan ke Kemendagri dan didampingi pula oleh BPKP dan LKPP yang saat itu dipimpin oleh Agus Rahardjo. Tersangka dalam kasus ini adalah mantan Dirjen Dukcapil Irman yang juga Kuasa Pengguna Anggaran proyek pengadaan e-KTP dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen proyek e-KTP Sugiharto. Berdasarkan perhitungan BPKP, kerugian negara akibat kasus korupsi e-KTP itu adalah Rp 2 triliun karena penggelembungan harga dari total nilai anggaran sebesar Rp 6 triliun. (ant)

jelang laga melawan Manchester City pada pertandingan pada Rabu malam waktu setempat. Chelsea mengalahkan Manchester United dengan skor 4-0 dalam laga Liga Inggris yang diadakan di Stamford Bridge, Minggu (23/10) lalu. (ant)

Untuk itulah semua komponen pendidikan harus tertantang untuk menjadikan dunia pendidikan sebagai ruang pembelajaran yang nyaman, adil dan berkualitas bagi semua generasi bangsa. Ia berkeyakinan dengan digaungkannya etos kerja reformasi birokrasi, upaya untuk menekan praktik pungli di dunia pendidikan bisa dilakukan. Reformasi birokrasi ini harus dilihat sebagai sebuah kewajiban atau tanggung jawab untuk melakukan pembenahan kinerja ke arah yang lebih baik. ‘’Budaya kerja dalam pengelolaan pendidikan bisa ditangani dengan terus melakukan penguatan intergritas dan profesionlisme, pengawasan dan memberikan tindakan hukum terhadap penyimpangan,’’ ujarnya. (dir)

Rabu, 26 Oktober 2016 05.52 Wita Mars Indonesia Raya 05.54 Wita Mars Bali Jagadhita 05.56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Wita Puja Trisandya 06.05 Wita Dharma Wacana 06.35 Wita Seputar Bali Pagi 07.05 Wita Bali Channel 07.35 Wita Kartun Kiskinda Kanda (2) 08.00 Wita Education On Bali TV 08.35 Wita Bali Channel Tourist TV 09.05 Wita Perspektif dan Solusi 10.05 Wita Lejel Home Shopping 10.30 Wita Ajeg Bali 11.05 Wita Bali Channel Tourist TV 11.30 Wita DW TV 12.00 Wita Puja Trisandya 12.05 Wita Dharma Wacana Etika Kerja Berlandaskan Dharma (3) 12.30 Wita Berita Siang 13.00 Wita Klip Bali 13.30 Wita Lejel Home Shopping 14.05 Wita Klip Bali 14.30 Wita Lila Cita Sanggar Pesraman Budi Pekerti Manukaya Let (2) 15.30 Wita Etalase/Bali Channel Tourist TV

16.05 Wita Lila Cita Sanggar Pesraman Budi Pekerti Manukaya Let (3) 17.05 Wita Nangun Yadnya 17.30 Wita Taman Sari TK Kumara Sari (1) 18.00 Wita Puja Trisandya 18.05 Wita Seputar Bali 19.30 Wita Giliran Anda 20.00 Wita Orti Bali 20.30 Wita Lila Cita Sanggar Tari Legong Bidadari (2) 21.00 Wita Bali Channel 21.30 Wita Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wita Round Up The World 22.00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22.05 Wita Lila Cita Arja Nusa Dawa Pura Kancing Gumi Petang Badung (3) 23.00 Wita Lila Cita Calonarang Dukuh Suladri (1) 24.00 Wita Closing

Ghatotkacha Sempat Buat Gemetar Aswatthaman di Keretanya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Tujuh Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Duryodhana mengatakan kepada para ksatria utama Kuru untuk melakukan sesuatu yang bisa memenangkan pihaknya. ‘’Oh paman, bantailah Bhima segera, juga si Kembar termasuk Prabu Yudhishthira yang adil itu. Seperti kepala kaum surgawi membantai para asura. Aku mengharapkan kemenangan ada pada dirimu. Setelah dilukai, utra Drona, Aswatthaman, dengan panah-panah semua anggota tubuh mereka terkoyak-koyak. Segera bantailah putra-putra Kunti itu, oh paman, seperti Kartikeya membantai para asura.’’ Demikian disapa putra paduka, kemudian Sakuni dengan cepat meneruskan menghancurkan para Pandava. Itu dilakukan untuk memenuhi hati putra paduka. Sementara, oh raja, pertempuran yang terjadi antara para rakshasa dan putra Drona pada malam itu sangat mengerikan. Perang itu memang sangat luar biasa, seperti Sakra melawan Prahlada pada zaman dahulu. Rakshasa Ghatotkacha yang dipenuhi kemarahan itu dengan sengit menyerang putra Drona itu pada bagian dada dengan 10 batang panah yang san-

gat kuat. Panah itu benar-benar sangat mengerikan seperti racun atau api. Terluka dengan panah-panah oleh putra Bhimasena itu, Aswatthaman gemetaran di teras keretanya. Putra Drona itu seperti sebuah pohon tinggi yang digoyang badai. Sekali lagi, Ghatotkacha dengan panah berkepala lebar, dengan sangat cepat, memotong busur berkilauan itu, yang berada di tangan-tangan putra Drona. Aswatthaman kemudian mengambil busur lain, dia berusaha menahan ketegangan besar lalu menurunkan hujan panahpanah tajam atas musuhnya itu. Serangan itu seperti sebuah awan mengucurkan aliran air hujan. Kemudian, putra dari putrinya Saradwat, oh Bharata, melepaskan banyak anak panah. Dia mengarungi angkasa, Aswatthaman berusaha membantai musuhnya dengan sayap-sayap emas rakshasa yang sedang mengarungi angkasa itu. Disengsarakan serangan panahpanah dari Aswatthaman itu, pasukan para rakshasa kelihatan seperti sekumpulan gajah-gajah marah yang disengsarakan singa-singa.

Setelah menghabiskan anak-anak panahnya untuk menyerang para rakshasa itu, termasuk kuda-kuda, para sais kereta, gajah-gajah yang terus berkobar. Putra Drona itu tampak seperti Agni yang dipuja ketika menghabiskan makhlukmakhluk pada akhir yuga. Setelah membakar panah-panah satu akshauhini penuh pasukan rakshasa, Aswatthaman bersinar megah seperti surga setelah membakar kota kembar tiga. Yang utama putra Drona itu membakar musuhmusuh paduka, dia bersinar gemerlapan, seperti kobaran api yuga setelah membakar semua makhluk pada akhir yuga. Mengetahui para anak buahnya menjadi bulan-bulanan serangan putra Drona, membuat Ghatotkacha dipenuhi kemarahan. Kekecewaan itu mendorong rakshasa yang sangat besar mengeluarkan perintah. ‘’Cepat bantai putra Drona itu!’’ Perintah Ghatotkacha itu dipatuhi para rakshasa yang mengerikan itu. Rakshasa itu memiliki gigi-gigi bersinar, muka besar, pandangan menakutkan, mulut menganga, lidah panjang dan mata berkobar dalam kemarahan. Setelah menyebabkan

bumi dipenuhi raungan-raungan singa, para rakshasa yang bersenjatakan berbagai macam senjata itu menyerbu putra Drona dengan keinginan membantainya. Dilengkapi keberanian mengerikan, para rakshasa itu dengan mata merah karena marah, tanpa takuttakut melempari senjata-senjata kepala Aswatthaman dengan ratusan bahkan ribuan panah, sataghni, gada-gada berpaku, asani, tombak-tombak panjang, kampak-kampak, pedang-pedang

bengkok, gada-gada, anak-anak panah pendek dan tongkat-tongkat berat. Selain itu juga dengan senjata kampak-kampak perang, lembing-lembing, pedang-pedang, tombak-tombak, kampana dan kunapa yang digosok. Di samping itu hula, roket-roket, batubatu, tempat air manis panas, dan thuna yang dibuat dari besi hitam. Semua wujud senjata itu sangat mengerikan dan mampu menghancurkan musuh-musuh. (bersambung)

Sloka 10.23

Rudranam sankaras casmi vitteso yaksha-rakshasam vasunam pavakas casmi meruh sikharinam aham Di antara para Rudra Aku adalah Shankara alias Shiva. Di antara para yaksha dan rakshasa, Aku adalah Kuvera Dewa Kekayaan, di antara Vasu, Aku adalah Agni, Dewa Api, dan di antara puncak-puncak gunung, Aku adalah Meru.


16 Pages

201 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

26, 2016 over Brexit, At odds hold UK nations talks ing” “frustrat stance on common Page 6

ay, October

Wednesd

y, October Wednesda

26, 2016

performs Taylor SwiftWoods” the “Out of Grammy at the 58th Los Angein Awards Februles, California ary 15, 2016.

Anzuoni/File

Photo

ift helps Taylor Swd Prix to U.S. Grancrowd a record REUTERS/Mario

and qualifying flooded conditions the to the Sunday.

be postponed turned out to Prix reversed Lewis yet, acOne Grand That race Britain’s U.S. Formula its biggest crowdthe three title decider, with his third world with over - Sunday’s taking State audiences 269,889 attended AUSTIN Hamilton with Mercedes.needs declining said championship the circuit a trend of organisers who set on its subsidies, which the calendar, are cording to Circuit of the Americas. record of 265,499 race on for calculating vious to keep the days at the

by 2012. the official based on a formula activity the were boosted her debut in and 2014 The numbersSwift holding In 2013 250,324 and 237,406 how much economic for Texas generates big part in revof the singer Taylor first concert race figures were Bad weather hit with grand prix play a last year, long-awaited respectively. night after and attendances 80,000 significantlypractice taking that. (rtr) year on Saturday with somein its fifth enues final due to now qualifying, Saturday’s closed doors The race, crowd at: watching. a three-daythe pre- place behind Bali Post with edition, reported Jl. D.Tamblingan last year Sanur of 224,011 International D.Tamblingan

You can

find

Jl. Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

duo Leicester with g competin Messi, Ronaldo d’Or for Ballon Page 8

es’ Philippin Duterte softensU.S. stance towardvisit before Japan Page 13

New-Bali, and challenges ties opportuni for Bali

UPURA M A N G a challenge is New-Bali for Bali see and opportunity “It is to as well. so that we Bali itself and this is can improveBali to make for very good t,” said improvemen internal of the Indonesia Ho(PHRI) Director Association Executive Jaya, recently. tel and Restaurant Made Sulasa the pessimists Badung, to him, According New-Bali is a competiwill result that so that it in tourist consider problem, decline tion or a about the consider the in concerns if people take , they will chalvisits. Conversely, optimistically as a New-Bali of the New-Bali advantage forward. lenge to go New... on page 2 Wojazer Continued REUTERS/Philippe of mievacuationFrance, day of the Calais, the secondof the camp in camp on ent the dismantlem of the “Jungle” as part of at the entrance in France, patrols centers from Britainto reception A policemantheir transfer grants and 2016. 25, October

Migrants wait for new homes as France prepares “Jungle” demolition

homes as ion olit wait for new Migrants pares “Jungle” dem France pre which lies

a tantalisingly

short sea

migrants. ied child last week unaccompan efforts in English The French government step up its Here” arrow Britain to migrants. a “You Are Calais. child have urged pointing to the migrants the and resettle British Interior for “Overall On Monday, Rudd said Britain time is up

outside crossing away. Jungle is over,” understood that been receptive,” Minister Amber half of the the in roughly alone. as police lines “We knowa 21-year-old Afghan Jungle. They’ve social worker, would take who are page 6 for processingthe pushed against to regional senior said Aarash, his way to the hangar camp’s children - Migrants on Tuesday, waiting are said Szarzynski. Nonetheless Continued to start clearing many he made officials CALAIS that they would Serge camp to move in dwellers, busses as also be heard “We will some migrants saidresettle them in prepared where immigration of camp News can Calais’ “Jungle” at Global t workers waited forFrance, processing the migrants. today, but resist efforts to in “Bali Image” from 9.30 governmen shanty-town. Hundreds get on a bus but 96.5 near in backpacks, across Radio FM am. Listen to see if we cangood city, like one will France. a good country sprawlingall their possessions accommodation the site. a until 10.00 FM at http:// “France is for me and my situ-I we want go there we carrying to demolish and Global Radio ten2myIf we can’t Jungle.” on to temporary just not right going to stay at and Paris. globalfmbali.lis to the said a to take themof a massive operation streaming ation. I amanother jungle!” the weekendearly come back teams of social workers or live video and http:// sent by seen over as the start gave his the build Several by translators Afghan who piles forces officials said operation camp will accompanied 32-year-oldas Khan. toured the warm aroundcamp, Frenchof the demolition been at the only Some kept the governmenthanding out leaflets Paris have to name rubbish inhas become stagesgoing peacefully. fleeing London and fate of about 1,300 of burning were early Tuesdaymigrants they need that of the migrants the failed miFor many Syria, Afghania filthy expanse camp. Officials odds over the to convince of Europe’s states poverty in to leave the of France with a symbol as membertake in war and other conflict zones, the prepare a map gration policies stan and the “Jungle” marked showed some who should of reach Britain, bicker over ers and economic of closure dream to no repeat asylum-seek end of a There was migrants. skirmishes with security the minor

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

RABU WAGE, 26 OKTOBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Sandy Canester Rilis ’’Sedang Jatuh Cinta’’ KAPAN terakhir kamu jatuh cinta? Apa yang kamu rasain? Senyum-senyum sendiri, banyak berkhayal, usaha terus untuk bisa berada di dekat sang gebetan serta sejuta kelakuan bodoh lainnya. Kenangan manis itulah yang ingin disuguhkan Sandy Canester lewat single barunya berjudul ‘’Sedang Jatuh Cinta’’. Yup, Sandy memang tak biasa bertele-tele dalam menyampaikan perasaannya. Hal itu ia buktikan lewat semua singlenya, sebut saja ‘’Sabtu Minggu’’, ‘’Telepon Aku’’, ‘’Siap Sakit Hati’’ hingga ‘’Lelaki Dungu’’. Kali ini, Sandy mencoba untuk membagikan perasaan ketika sedang jatuh cinta. ‘’Sedang Jatuh Cinta’’ adalah sebuah single yang ditulis, diaransemen serta diproduseri oleh pria kelahiran Jakarta tersebut. Kelihaiannya dalam

menciptakan lagu sudah tak perlu disangsikan lagi. Namun, Sandy mendapatkan bantuan dari partnernya, Dede Kumala, additional drummer BIP, dan juga produser album Ipang Lazuardi. ‘’Cita-cita gue sejak lama adalah pengen banget bikin single dan juga album yang diisi sama additional player gue sendiri. Band yang biasa ngiringin gue jalan ngamen dan akhirnya lumayan kesampaian di single ini sebagai permulaan. Gitarnya juga gue yang take,’’ ujar Sandy. Menariknya, lagu ‘’Sedang Jatuh Cinta’’ dirancang Sandy dengan sangat matang sejak awal. Sehingga ketika pengerjaan di studio pun tidak terlalu ada banyak perubahan. Dari mulai intro, part gitar hingga interlude semua nyaris sama seperti demo dengan sedikit

Siswa SMKN 1 Amlapura Juara I Lomba Pidato

PERSAINGAN antar-SMA sederajat di Karangasem belakangan makin sengit. Seperti yang terlihat pada lomba pidato DPD KNPI Karangasem di Gedung UKM Center Amlapura, Selasa (25/10) kemarin, juara I direbut siswa dari SMKN 1 Amlapura atas nama Ni Nyoman Wahyu Ningsih. Siswa kelas XI JB (Jasa Boga) I ini mampu menyisihkan 30 peserta lainnya, seperti wakil dari SMAN 1 Amlapura maupun SMAN 2 Amlapura, yang selama ini menjadi barometer siswa berprestasi di Karangasem. Wahyu Ningsih asal Tihingan Kangin, Desa Bebandem ini berhasil merebut perhatian ketiga dewan juri dari Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Karangasem. Dia memperoleh poin tertinggi dari tiga kategori penilaian, antara lain bobot materi atau isi pidato, penguasaan panggung atau massa dan penjiwaan. Bahkan, ada satu juri yang memberi nilai sempurna 100 pada ketiga kategori. Lomba pidato serangkaian Hari Sumpah Pemuda ini bertema ‘’Peran pemuda dalam membangun karakter bangsa’’, mampu diutarakan dengan lugas oleh setiap peserta. Visi Pemkab Karangasem membangun Karangasem yang cerdas, bersih dan bermartabat, menjadi jawaban mayoritas peserta dalam pidatonya, dalam menjawab tantangan membangun karakter bangsa. ‘’Perjuangan pemuda telah tercatat dalam sejarah, yang dimulai dari pergerakan Budi Utomo, Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan, dan pergerakan pemuda pada tahun 1998, yang meruntuhkan orde baru dan membawa bangsa Indonesia menuju masa reformasi,’’ tegas Wahyu Ningsih dalam pidatonya. Salah satu juri, I Wayan Putu, mengatakan lomba pidato ini rupanya cukup banyak melahirkan orator berbakat. Hasil ini nantinya bisa memudahkan Karangasem untuk bersaing ke tingkat provinsi. Selain Wahyu Ningsih, siswa lainnya seperti Ahmad Sukron dari MAN Amlapura sebagai juara II, Ni Putu Sri Indra Remita dari SMAN 2 Amlapura sebagai juara III, Ni Luh Ayu Martini dari SMA PGRI Amlapura sebagai juara Harapan I dan I Dewa Ayu Agung Ananda Savitri sebagai juara Harapan II, juga punya potensi untuk selanjutnya bersaing ke tingkat provinsi. Juri lainnya, Nyoman Celos, menilai generasi muda di Karangasem perlu panggung yang lebih banyak untuk bisa berekspresi dan mengasah kemampuan diri. Mantan Ketua DPD KNPI Karangasem ini bersyukur, pengurus KNPI Karangasem peka menangkap persoalan pemuda masa kini, sehingga lomba pidato ini begitu disambut antusias kalangan pelajar di Kabupaten Karangasem. Ketua Panitia Gusti Gariada menegaskan, respons sekolah menyambut lomba pidato ternyata sangat antusias. Dia berharap pelaksanaan tahun depan bisa mengulang sukses pelaksanaan tahun ini dan lebih matang lagi. Ketua DPD KNPI Karangasem Gusti Putu Parwata didampingi Sekretaris Gusti Ngurah Setiawan memastikan lomba pidato ini akan diselenggarakan setiap tahun, memprebutkan piala bergilir Bupati Karangasem, menyambut Hari Sumpah Pemuda. Pihaknya berharap tahun depan respons sekolah lebih antusias lagi, sehingga Hari Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak sejarah perjuangan para pemuda dapat disambut lebih meriah lagi dengan kelahiran generasi muda sarat prestasi. (gik)

Bali Post/gik

BERPIDATO - Ni Nyoman Wahyu Ningsih saat berpidato di Gedung UKM Center Amlapura.

penyempurnaan. Tema jatuh cinta diambil Sandy karena sangat dekat dengan lingkungan sekitarnya. Selain ia menuangkan bagaimana indahnya saat jatuh cinta, Sandy juga mendengar kisah dari orang sekitarnya. Pria yang kini gemar mengenakan topi fedora itu juga mencermati betapa banyak orang yang berlarutlarut patah hati. Padahal jatuh cinta lebih menyenangkan ketimbang patah hati. ‘’Banyak banget dari kita yang keje-

bak patah hati. Padahal, kita seharusnya berterima kasih sama mantan atau orang yang nyakitin kita karena dia kembali memberi kesempatan buat kita jatuh cinta,’’ tuturnya. (pik)

Batu Bata Desa Pandak Bandung Masih Dilirik Pasar BISNIS perumahan bermunculan di mana-mana. Permintaan akan bahan bangunan pun ikut naik. Salah satu yang banyak dicari adalah batako sebagai bahan tembok. Menjamurnya perajin batako tentu saja dikhawatirkan dapat mematikan usaha perajin batu bata. Pasalnya, para perajin batu bata harus menghadapi persaingan ketat di tengah menjamurnya perajin batako. Kenyataan di lapangan, sebagian pengembang perumahan saat ini cenderung lebih memilih batako sebagai bahan tembok daripada batu bata. Tetapi, menghadapi gempuran batako, sampai saat ini perajin batu bata rupanya masih bisa bertahan seperti di Banjar Meranggi, Desa Pandak Bandung, Kediri, Tabanan. Hanya, jumlah perajin mulai berkurang akibat mulai sulitnya mendapatkan bahan baku. Salah satu warga yang masih eksis dalam proses pembuatan batu bata sampai saat ini adalah Wayan Sukanaja, warga Banjar Meranggi, Desa Pandak Bandung, Kediri, Tabanan. Meskipun keuntungan sebagai perajin batu bata tak sebesar usaha lain, dengan keuletan dan kesabaran, pekerjaan sambilan yang dirintisnya sejak duduk di bangku SMP tersebut

masih bisa eksis sampai sekarang. Dirinya yakin usaha ini tidak akan kekurangan pembeli. ‘’Permintaan biasanya banyak untuk vila ataupun untuk tembok panyengker sanggah. Kebanyakan untuk keperluan rumah pribadi,’’ jelasnya. Untuk tetap bisa mempertahankan usaha kerajinan batu bata dari tanah liat itu, bagi Sukanaja, dibutuhkan niat dan tekad kuat. Untuk bahan baku sendiri, diakuinya, berasal dari tanah liat yang ada di areal tanah pribadinya. ‘’Jika bahan bakunya kurang, baru kita beli tanah liat di luar,’’ ujarnya. Bahan baku tanah liat, menurutnya, tidak ada kendala yang signifikan untuk mendapatkannya. Namun yang menjadi kendala saat ini yakni tidak adanya sekam (wot padi - red) yang digunakan untuk mencampur cetakan tanah liat dan untuk proses pembakaran tanah liat tersebut. ‘’Tidak ada panen, jadi usaha selip tidak bisa pasok wot padi,’’ katanya.

Akibat tidak ada bahan untuk proses pembakaran, terkadang tanah liat yang sudah dicetak harus menunggu satu bulan untuk bisa dibakar. Itu pun jika pesanan sekam datang. Tak hanya itu, faktor cuaca juga sangat mendukung proses pembuatan batu bata. ‘’Memang harus ekstra sabar, kadang satu bulan kami hanya bisa produksi 5.000 batu bata yang dihargai Rp 1.200 per biji. Biasanya hasil produksi ini kami jual lewat pengepul,’’ ucapnya. Perbekel Pandak Bandung I Nengah Sulendra mengatakan sejak tahun 1993 sampai dengan 1998, Desa Pandak Bandung sempat mengalami masa kejayaan dalam produksi batu batanya. Apalagi bahan baku tanah liat yang digunakan merupakan kualitas unggul. Namun seiring perkembangan zaman, ketersediaan bahan baku mulai menipis. Sejumlah warga pun mulai beralih profesi dari perajin batu bata menjadi

Bali Post/bit

TETAP EKSIS - Perajin batu bata di Kecamatan Kediri, salah satunya di Desa Pandak Bandung, sampai saat ini masih berupaya tetap eksis. tukang bangunan atau buruh lepas. ‘’Saat masa kejayaan, hampir seluruh kepala keluarga aktif memproduksi batu bata. Di Banjar Meranggi sebanyak 55 kepala keluarga dan Banjar Mamundeh 60 kepala keluarga, namun saat ini hanya tersisa kurang lebih 25 kepala

keluarga yang masih aktif,’’ ujarnya. Ke depan, kata Sulendra, pihaknya akan lebih menggiatkan usaha milik desa (BUMDes) lewat kerajinan industri rumah tangga seperti membuat abon babi dan sarana upakara (jejahitan - red). (bit)

’’Brain Booster’’

KESEHATAN

Bayi Lebih Bereaksi dengan Suara

BRAIN booster adalah salah satu kegiatan yang diterapkan pemerintah pada program 1.000 hari pertama kehidupan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas. Meski merupakan program yang baru, brain booster sudah dilakukan oleh para ibu hamil di Tabanan. Salah satunya adalah Dewi Sutarmi, warga Penyalin, Tabanan. Ia menerapkan brain booster atau mendengarkan musik pada janin saat usia kehamilan 4 bulan. Kini putra ketiganya sudah lahir. Efek yang paling terlihat adalah reaksi sang buah hati yang lebih cepat saat ada suara. Menurut Sutarmi, anak ketiganya yang diberi nama Nyoman Ugrajnana Oktigan, saat lahir sudah bereaksi dengan suara. ‘’Jadi, saat lahir ketika ada yang berbicara didekatnya, ia cepat menoleh mencari sumber suara tersebut,’’ ujar Sutarmi. Bayinya yang berusia baru dua minggu ini juga terbiasa

dengan adanya suara musik. Bahkan, bayinya bisa tidur lebih lama tanpa terusik jika diputarkan musik. Reaksi cepat bayi terhadap suara, menurut Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana, menjadi salah satu pemicu perkembangan otak bayi menjadi lebih maksimal. Sebab, pembelajaran awal pada bayi adalah melalui suara. Untuk memaksimalkan hal ini, perlu dilengkapi dengan pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI setelah 5 bulan yang dilanjutkan menyusui selama dua tahun serta monitor tumbuh kembang anak di Posyandu setiap bulannya. Nariyana juga menekankan, dalam menghasilkan SDM yang berkualitas ke depan, anak-anak harus sering diajak berinteraksi oleh orangtua sejak awal kelahiran. Sebab, jika

anak dibiarkan menggunakan teknologi pada usia pertumbuhan dan perkembangan tanpa ada interaksi dengan orangtua maupun lingkungan sekitar memicu anak menjadi autis. Ia menjelaskan, program brain booster adalah tindakan mendengarkan musik pada janin di dalam kandungan dimulai usia 4 bulan. Musik yang dipilih telah diuji dan terbukti mampu memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak janin selama dalam kandungan. ‘’Diberikan pada usia empat bulan karena pada usia kandungan tersebut, telinga janin telah berkembang secara maksimal. Pemutaran musik disarankan para rentang pukul tujuh pagi hingga pukul sepuluh malam. Pada jam tersebut janin sedang aktif,’’ jelas Nariyana, Senin (24/10). Program ini baru diterapkan tahun 2016 dan sudah dilaksanakan oleh masing-masing

puskemas dengan pendanaan BOK (Bantuan Operasional Kesehatan). Untuk menunjang program ini, didapatkan satu set alat musik beserta ear phone dari pusat sebanyak 20 buah. ‘’Masing-masing puskesmas dapat satu,’’ ujarnya. Diakuinya, alat musik beserta ear phone yang tersedia di setiap puskesmas masih sangat kurang. Walaupun ke depan penyediaan alat ini akan diperbanyak di mana akan ada tujuh bantuan lagi dari pusat dan dua dari provinsi, tetapi masih tetap dianggap kurang. Untuk mengatasi hal ini, lanjut Nariana, setiap ibu hamil di Bali rata-rata sudah memiliki handphone. Lewat handphone inilah lagu yang disarankan oleh pusat untuk didengarkan dengan memakai ear phone ukuran sedang hingga besar. ‘’Memang untuk ibu hamil di perdesaan menyediakan ear phone sendiri dirasakan berat.

Karena harganya paling murah sekitar Rp 50 ribu,’’ ujar Nariana. (san)

Bali Post/san

BRAIN BOOSTER - Nyoman Ugrajnana Oktigan, bayi berusia dua minggu yang menjalani program brain booster.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 26 Oktober 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu