Skip to main content

Edisi Senin, 26 maret 2018 | BALIPOST.COM

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 207 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Kliwon, 26 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pelestarian Puri di Bali Menjadi Agenda Perlindungan Budaya Koster-Ace CALON Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, berkesempatan mengunjungi Puri Agung Bangli di sela kampanyenya di Kabupaten Bangli, Sabtu (24/3). Pada kesempatan itu, Koster diajak berkeliling puri yang memiliki sejarah panjang itu. Bahkan, Koster juga diajak melihat tempat permandian raja yang tak boleh sembarang orang memasukinya. Hanya, kondisi Puri Agung Bangli kini tak terlalu terawat. Hal itu diakui oleh salah satu tokoh puri,

Anak Agung Alit Ardanata. Ia menjelaskan, Puri Agung Bangli berdiri pada tahun 1518 silam. Saat itu ada tiga bersaudara dari Puri Tamanbali, Puri Nyalian dan Puri Bangli membentuk satu kerajaan. Dalam perkembangannya terjadilah pertempuran dengan salah satu kerajaan di Bangli. ‘’Saya tidak sebutkan nama kerajaannya. Dari pertempuran itu kekuasaan beliau diambil-alih. Puri kemudian dilanjutkan oleh putranya,’’ jelas

Ardanata. Bersama masyarakat Bangli, seorang putra beliau yang dibesarkan di Gianyar lantaran harus terpisah selama masa peperangan kembali membangun Bangli. Keturunannya kemudian melalui anak angkatnya memegang kendali kerajaan. Kemudian menikahlah beliau dengan seseorang putri dari Tampaksiring dan memiliki 11 keturunan. Hal. 19 Generasi Penerus

DIALOGIS - Pasangan cagub Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), disertai sesepuh PDI Perjuangan Cok Ratmadi saat menggelar kampanye dialogis di Amphiteater Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta, Minggu (25/3) kemarin.

Mantra-Kerta Bikin Badung Selatan Bergetar Cok Rat: Jangan Pilih Figur yang Korup

MITOS yang menyebutkan bahwa wilayah Badung akan dikuasai sepenuhnya oleh pasangan calon lain terpatahkan oleh kehadiran ribuan massa saat kampanye paslon cagub Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) yang menggelar kampanye dialogis di Amphiteater Garuda Wisnu Kencana (GWK),

Kuta, Minggu (25/3) kemarin. Badung Selatan bergetar oleh kehadiran ribuan massa yang memadati areal GWK. Kehadiran tokoh karismatis yang juga sesepuh PDI Perjuangan A.A. Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat menambah semangat massa memenangkan paslon Mantra-Kerta. Dielu-elukan ribuan massa, Cok Rat beorasi penuh semangat.

Panglingsir Puri Satria itu mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang mengembalikan ‘’Baliku’’. ‘’Mari kita pilih pemimpin yang benar-benar menjaga taksu Bali. Jangan memilih pemimpin coba-coba. Jangan memilih berdasarkan uang, nanti malah ditangkap,’’ ujarnya. Hal. 19 Partai Koalisi

Bali Post/kmb

PURI BANGLI - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, saat mengunjungi Puri Agung Bangli di sela kampanyenya di Kabupaten Bangli, Sabtu (24/3).

Poros Ketiga Sulit Menang

SBY Tak Setuju Pernyataan Prabowo Sukabumi (Bali Post) – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara tegas mengatakan bahwa Indonesia tidak akan bubar sampai kapan pun. ‘’Indonesia adalah bangsa yang kuat dan majemuk serta memiliki berbagai kebudayaan suku dan agama. Maka dari itu saya yakin Indonesia tidak akan pernah bubar,’’ katanya di Gedung Juang Kota Sukabumi saat temu kader Partai Demokrat, Minggu (25/3) kemarin. Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebutkan Indonesia akan bubar pada 2030 setelah yang bersangkutan membaca novel ‘’Ghost Fleet’’ karya Peter W Singer. Presiden ke-6 RI tersebut juga pernah membaca novel tersebut dan tidak bisa menjadi acuan bahwa Indonesia akan bubar pada 2030 mendatang. Sebab, novel merupakan karya fiksi dan ilmiah yang dipadukan sehingga tidak bisa menjadi acuan. Meski demikian, ia mengimbau kepada seluruh bangsa ini untuk selalu menjaga keutuhan NKRI jangan hanya teriak ‘’NKRI harga mati’’ maupun yang disematkan di baju, spanduk, baliho, ikat kepala yang bertuliskan ‘’NKRI Harga Mati’’ atau bukan hanya retorika saja. Selain itu, ia pun meminta kepada rakyat Indonesia agar tidak mudah terprovokasi sehingga bisa memecah belah bangsa ini. Semua orang jangan memperuncing masalah tersebut, apalagi Pancasila dihadapkan dengan Islam. ‘’Pemerintah harus turun tangan dan merangkul semua pihak, serta rakyat pun jangan mau diprovokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab, karena keutuhan bangsa ini ada di tangan kita,’’ tambahnya. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menilai pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal kondisi Indonesia pada 2030 bukan tanda pesimistis. Hal. 19 Pernyataan Kapolri

Jakarta (Bali Post) – Ketua Umum PPP M Romahurmuziy mengatakan, sekalipun poros ketiga berhasil diwujudkan oleh Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Amanat Nasional, akan sulit untuk meraih kemenangan pada pemilihan presiden 2019. ‘’Berdasarkan berbagai survei mutakhir sulit membayangkan kombinasi AHY, Zulhas atau Cak Imin akan meraih kemenangan melawan Jokowi atau Prabowo,’’ kata Rommy, sapaan akrab Romahurmuziy, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/3) kemarin.

Bali Post/ant

DAVID BECKHAM - Mantan pesepak bola Manchester United dan Real Madrid David Beckham menyapa penggemarnya saat tiba di Stadion Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Minggu (25/3) kemarin. Kehadiran David Beckham itu dalam rangka mengikuti kegiatan ’’AIA Sepak Bola Untuk Negeri’’.

Menurut Rommy, poros ketiga hanya mungkin dibentuk oleh tiga parpol itu karena dari 10 parpol pemilik kursi DPR-RI, lima di antaranya sudah menyatakan akan mengusung Jokowi lagi yakni PDI-P, PPP, Golkar, NasDem dan Hanura. Sedangkan dua parpol lainnya yakni Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera, hampir pasti bakal mengusung Prabowo Subianto. Berdasarkan perolehan kursi, menurut Rommy, adalah wajar jika Partai Demokrat (PD) mengunggulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi capres. Adapun PAN yang dipimpin Zulkifli Hasan (Zulhas) dan PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar (Cak Imin), salah satu harus mengalah menjadi calon wapres. ‘’Problemnya, apa iya Zulhas dan Cak Imin yang sudah 20 tahun malang-melintang di panggung politik nasional mau menanggalkan segudang pengalamannya kepada AHY yang sama sekali belum memiliki pengalaman manajerial sektor publik pada skala nasional?’ kata Rommy. Selain itu, lanjutnya, karena posisi cawapres hanya untuk satu orang

Perajin Arak Terabaikan

Jangankan Pembinaan, Dilindungi pun Tidak Karangasem dikenal sebagai pusat perajin arak di Bali. Jumlah perajinnya 7.600 orang. Produksinya per bulannya 220.000 liter. Namun mereka tercampakkan. Tak pernah ada pembinaan dari pemerintah. Alasannya, arak masuk dalam investasi negatif. Jadi tidak bisa diproduksi di Bali. Namun ironisnya minuman beralkohol dari luar Bali bahkan luar negeri masih bisa dikonsumsi di Bali.

PERLAHAN jumlah perajin arak di Karangasem semakin berkurang. Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem, jumlah perajin arak 7.600 orang. Mereka tersebar di empat kecamatan; Manggis, Sidemen, Abang dan Kubu. Total arak yang diproduksi 220.000 liter per bulan. Melihat data tersebut, bisa ditarik kesimpulan produksi arak menjadi salah satu tumpuan masyarakat Karangasem dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satu perajin arak di Banjar Dinas Kesimpar Kangin, Desa Kesimpar, Kecamatan Abang, Nyoman Suardana, Minggu (25/3) kemarin, mengatakan respons pasar terhadap arak asli Karangasem sudah semakin lesu. Sehingga dia pun harus mencari alternatif pekerjaan lain, sebagai buruh angkut buah kelapa dari pengepulnya. ‘’Citra arak Karangasem jadi rusak, gara-gara marak beredar arak oplosan,’’ keluh Suardana. Meski mengeluh, dia mengaku menyadari situasi ini, karena tuntutan pasar yang tinggi, sering kali membuat para oknum pengepul, membuat arak oplosan. Dari bahan yang tidak ada kadar alkohol menjadi minuman beralkohol. Bagi orang sepertinya sangat mudah mengenali mana arak asli dan oplosan. Hal. 19 Bahan Cair

ARAK - Perajin arak asal Desa Kesimpar saat memperlihatkan perangkat pengolahan tuak menjadi arak di rumahnya.

maka siapa yang menjadi cawapres, Zulhas atau Cak Imin. ‘’Maukah di antara Cak Imin dan Zulhas untuk mengalah satu sama lain tidak menjadi cawapres? Jika jawabannya tidak maka wacana poros ketiga hanyalah kembang-kembang politik sesaat, bukan sebuah alternatif, bahkan juga bukan pelarian,’’ katanya. Rommy mengatakan dalam literatur politik AS dikenal istilah coat tail effect. Definisi paling sederhana adalah calon presiden yang populer akan memberikan efek positif kepada partai pengusungnya. Pengalaman Indonesia pada Pemilu 2004 dan 2009, efek itu tidak otomatis kepada semua partai pengusung. SBY effect hanya terjadi kepada PD tahun 2004 dan 2009. Sedangkan semua partai pengusung SBY, baik PKB, PAN maupun PPP justru mengalami reverse coat tail effect pada 2009. ‘’Sesuai survei opini publik akhirakhir ini menunjukkan bahwa Jokowi effect dan Prabowo effect hanya terjadi pada PDI-P dan Gerindra saja. Itulah mengapa pimpinan partai-partai politik berlomba-lomba menjadi RI2-nya,’’ kata Rommy. (ant)

Pemerintah Harus Mencarikan Solusi KEPALA Disperindag Karangasem I Gusti Ngurah Suarta, Minggu (25/3) kemarin, mengaku sangat menyadari situasi ini. Seluruh kendala di atas, menurutnya, juga disebabkan karena produksi arak untuk konsumsi juga tergolong daftar negatif investasi, sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2014. Aturan ini membuat pemerintah daerah tak berdaya untuk membela perajin arak yang sudah menekuni profesi ini bertahun-tahun. Aturan ini mengatur tentang badan usaha yang tertutup dan terbuka di bidang penanaman modal, sehingga usaha ini sebenarnya dilarang tetap berproduksi. Melihat peraturan itu, para perajin arak di Karangasem sudah mendesak pemerintah daerah untuk menelurkan solusi. Tetapi, sampai sekarang situasinya masih mengambang. ‘’Kami sangat ingin arak Karangasem ini bisa menunjang pariwisata Bali. Masuk ke hotel dan restoran di Bali. Tapi ini sulit. Permen Perdagangan dan Perpres-nya harus dicabut dulu. Araknya juga harus punya izin label edar. Baru mungkin bisa masuk hotel dan restoran,’’ katanya. Sewaktu bertemu dengan Menteri Perdagangan, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan dirinya juga sudah sempat menyampaikan kendala yang dialami Pemkab Karangasem dalam mengakomodir keluhan para perajin arak. Hal. 19 Tidak Mudah


denpasar

2

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Sasar Warga Sakit

figur

Disdukcapil Lakukan Pelayanan ’’Jemput Bola’’

Menjaga Kelestarian Lingkungan KABUPATEN Badung memiliki banyak pantai yang dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Salah satunya Pantai Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara. Kenyamanan wisatawan terusik dengan menumpuknya sampah di kawasan pantai tersebut. Oleh karena itu, ratusan personel Polres Badung langsung turun tangan membersihkan sampah kiriman tersebut, Sabtu (24/3) lalu. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan, selain dari segi keamanan, kepolisian turut andil menjaga kelestarian lingkungan dan alam. Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa tinggal diam melihat kawasan pantai tercemar sampah. ‘’Kami melaksanakan kegiatan ini juga wujud implementasi program pemerintah yaitu GNIB (Gerakan Nasional Indonesia Bersih - red) dan polisi sebagai penggerak revolusi mental di ruang publik. Kami berharap masyarakat tergugah ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang sama,’’ tegasnya seraya mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara berkesinambungan. Selain personel Polres Badung dan jajaran, katanya, aksi bersih sampah tersebut juga melibatkan pegawai DLHK Kabupaten Badung dan masyarakat yang bermukim di sekitar pantai. Mereka tanpa canggung membersihkan sampah dengan peralatan yang dibawa. Mulai dari memungut sampah hingga memusnahkannya. Selain itu, sampah yang dikumpulkan lalu dipilah antara sampah organik dan nonorganik. ‘’Sampah tersebut merupakan sampah kiriman saat terjadi hujan lebat belakangan ini. Sampah tersebut terbawa arus sungai hingga ke pantai tersebut. Mudahmudahan dengan aksi kami ini, wisatawan bisa menikmati indahnya Pantai Batu Belig tanpa gangguan sampah,’’ ujarnya. (rah)

Denpasar (Bali Post) Dalam upaya memaksimalkan dan mewujudkan masyarakat tertib administrasi, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar gencar melaksanakan pelayanan jemput bola. Berbagai kalangan masyarakat mendapatkan pelayanan prima, tak terkecuali yang sedang sakit, hingga memberikan pelayanan pada hari libur. Seperti halnya pelayanan jemput bola yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Sesetan, Minggu (25/3) kemarin. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Denpasar Ni Luh Lely Sriadi mengatakan, pelayanan jemput bola dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang sakit merupakan salah satu upaya Disdukcapil Denpasar dalam memaksimalkan dan mendorong masyarakat untuk tertib administrasi. Sehingga masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya tertib administrasi sebagai persyaratan awal pengurusan berbagai berkas. ‘’Selain mendorong masyarakat untuk tertib administrasi, hal ini juga untuk

memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai berkas, karena administrasi kependudukan seperti e-KTP adalah persyaratan dasar,’’ jelasnya. Sementara itu, Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati mengaku menyambut baik pelayanan jemput bola tentang kelengkapan administrasi kependudukan yang menyasar desa/kelurahan. Hal ini tentu sangat efektif lantaran banyak masyarakat yang tidak bisa datang langsung ke Graha Sewaka Dharma. Selain itu, dengan adanya pelayanan di hari Minggu, memberikan kesempatan bagi masyarakat yang sedang bekerja saat pelayanan reguler. ‘’Pelayanan ini sangat efektif dalam memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan seperti perekaman e-KTP, pelayanan surat keterangan dan pendaftaran pembuatan e-KTP,’’ katanya. Hingga 14 maret 2018, total penduduk Kota Denpasar yang melakukan perekaman tercatat 451.345 orang. Sedangkan pelayanan pada hari Sabtu di Kelurahan Pedungan terdapat 26 orang yang melaksanakan perekaman

Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) mengungkap sindikat penggelapan mobil, Kamis (22/3) lalu. Pelaku utamanya yaitu Heri Sugianto (37) ditangkap di rumah temannya di Perumnas Monang-Maning, Denbar. Selain itu, polisi meringkus perantara gadai mobil M. Abdul Malik (48) dan penadah Alma Turidi (37). Modusnya, saat meminjam mobil tersebut Heri yang berkebutuhan khusus ini mengaku sebagai dukun. “Korbannya bernama Achmad Nur Cholis, usia 39 tahun yang beralamat di Perum Indrakila, Monang-Maning, Denbar. Kasus ini terjadi tanggal 15 April 2017,” ujar Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, Minggu (25/3) kemarin. Saat kejadian pelaku meminjam mobil Toyota Kijang milik korban. Berselang lima hari kemudian korban mendengar mobil tersebut digadaikan. Selanjutnya korban mengecek informasi tersebut dan ternyata benar mobil tersebut digadaikan Rp 15 juta. Atas kejadian itu korban mengaku menderita kerugian Rp 80 juta dan kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Denbar. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pelaku terlacak berada di Perumnas Monang-Maning. Polisi bergerak cepat dan menemukan pelaku di rumah temannya, Kamis (22/3) pukul 22.00 Wita. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia dibantu temannya untuk menggadaikan mobil tersebut. Selanjutnya pelaku digelandang ke Polsek Denbar. Setelah dilakukan interogasi, pelaku dan perantara gadai mengaku mobil tersebut berada di Banyuwangi, Jawa Timur. Petugas mengarah ke Banyuwangi dan menangkap penadahnya, Alma Turidi. Barang bukti mobil juga diamankan dan dibawa ke Bali. (kmb36)

dan 19 orang melaksanakan perekaman di Kelurahan Sesetan, Minggu (kemarin). Pada kesempatan tersebut, masyarakat yang telah melak-

sanakan perekaman e-KTP pada tahun 2017 diimbau untuk menghubungi kadus/kaling di daerah masing-masing. Sedangkan untuk masyarakat

yang telah melakukan perekaman pada Januari dan Februari 2018, dapat langsung menghubungi Kantor Camat masing-masing. (kmb12)

Tak Diberi Uang untuk Pesta Miras

Anak Nekat Bakar Rumah Orangtuanya

Denpasar (Bali Post) Rumah milik Wayan Sumantra (47) di Jalan Batanta Gang 5 Nomor 3 Denpasar Barat (Denbar), Sabtu (24/3) lalu dibakar. Pelakunya tak lain anaknya sendiri, Putu Didik Setiawan (26). Pelaku ditangkap di rumah istrinya di wilayah Mengwitani, Badung, Minggu (25/3) kemarin. Ironisnya, pelaku nekat membakar rumah orangtuanya gara-gara tidak diberi uang oleh ibunya untuk pesta minuman keras (miras) dan biaya upacara meninggal anak kandungnya. Saat membakar rumah tersebut, pelaku usai pesta miras.

Mengaku Dukun

Pria Berkebutuhan Khusus Gadaikan Mobil Pinjaman

Bali Post/kmb12

MELAYANI - Petugas dari Disdukcapil Kota Denpasar saat melayani perekaman e-KTP di Jalan Raya Sesetan Gang Lumba-lumba, Sesetan, Minggu (25/3) kemarin.

Bali Post/ist

DITANGKAP - Setelah membakar rumah orangtuanya, Didik Setiawan ditangkap di rumah istrinya.

Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena mengatakan, dari keterangan saksi Komang Aditya Putra Sudana (18), sekitar pukul 22.00 Wita pelaku sedang kumpul bersama teman-temannya termasuk Aditya sambil minum miras guna meray-

akan dua tahun pernikahannya. Selanjutnya, pelaku menelepon istrinya agar pulang ke rumah mengingat mereka pisah ranjang sejak tiga bulan lalu. Setelah itu, pelaku menelepon ibu kandungnya minta uang untuk membeli cincin pernikahannya, acara minum miras dan upacara meninggal

anak kandungnya. ‘’Permintaan itu ditolak ibunya. Hal itu membuat pelaku marah,’’ ujarnya. Selanjutnya pelaku pulang dan mengamuk. Ia memecahkan kaca dan mengeluarkan pakaian miliknya dari kamar. Setelah itu pelaku keluar membeli bensin dan tidak berselang

lama datang lagi. Pelaku lalu menyiram sofa dengan bensin dan langsung membakarnya. Kemudian pelaku langsung kabur ke rumah istrinya di Mengwitani. Sedangkan api langsung membesar dan melalap isi rumah tersebut. ‘’Nilai kerugiannya sekitar Rp 500 juta. Pelaku sudah kami tahan di Polsek Denbar. Saat ditangkap pelaku sedang berduaan dengan istrinya di kamar,’’ tegas Iptu Aan. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Ditpolairud Jaga Kebersihan dan Kelestarian Pantai Denpasar (Bali Post) Ditpolairud Polda Bali merasa terpanggil ikut serta menjaga kerbersihan daerah pesisir yang ada di wilayah Bali. Sebagai bentuk dari kepedulian tersebut, anggota Polairud melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan pantai, mulai dari Pantai Matahari Terbit sampai dengan Pantai Grand Bali Beach, belum lama ini. Dikonfirmasi Minggu (25/3) kemarin, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, selain memberikan pelayanan dan penegakan hukum di wilayah perairan Polda Bali, Ditpolairud juga sering melakukan kerja bakti dalam menjaga kebersihan pantai dan laut untuk menjaga ekosistem. Tujuannya agar

kelestarian pantai dan laut tetap terjaga, sehingga tetap mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Bali. Hengky Widjaja menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku wisata. “Selain untuk menjaga kebersamaan, dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan kehadiran polisi senantiasa dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. (kmb36) KERJA BAKTI - Anggota Ditpolairud Polda Bali melaksanakan kerja bakti di pantai, belum lama ini.

Bali Post/ist

DITAHAN - Sindikat penggelapan mobil ditahan di Polsek Denbar.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Gilimanuk Menjadi Jalur Favorit Penyelundupan Narkoba Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

PAKET SEMBAKO - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada petugas kebersihan di Monumen Perjuangan Rakyat Bali Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Minggu (25/3) kemarin. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Muslim Peduli Bali bekerja sama dengan PDDI Yayasan Al-Ikhlas Misol dengan mengadakan bakti sosial donor darah dan cek kesehatan gratis. (ad1076)


BADUNG

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

3

BPPD Siap Dukung Program ’’Nomadic Tourism’’

Mangupura (Bali Post) Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung siap mendukung program nomadic tourism yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata. Program nomadic tourism merupakan salah satu inovasi baru untuk mengembangkan pariwisata Indonesia sehingga lebih berdaya saing di tingkat dunia. Ketua BPPD Kabupaten Badung IGN Suryawijaya menegaskan hal itu, belum lama ini. Menurut Suryawijaya, pihaknya sangat mendukung program tersebut. Dikatakan generasi milenial atau kids zaman now memang harus banyak inovasi. Apalagi pariwisata itu memang harus bergerak dinamis. Meskipun Bali merupakan the best tourism island in the world, namun tak boleh berpuas diri. Kalau hanya membanggakan hal itu terus, Bali akan tertinggal dari para pesaing di negara lain. ‘’Badung sangat siap untuk nomadic tourism. Terus terang Badung sangat inovatif dalam pengembangan pariwasata yang berkelanjutan,’’ ujarnya. Saat ini, kata Suryawijaya, Badung telah mengembangkan marketing digital. Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Badung akan menyediakan full wifi dari Badung Selatan hingga Utara. ‘’Saat ini sedang dikaji untuk membuat suatu destinasi yang baru di Badung Utara. Agar semua ini akan dapat berjalan dengan baik, tentunya harus didukung oleh masyarakat,’’ tegasnya. Suryawijaya mengaku optimis program nomadic tourism ini akan memacu lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke Bali. Pada tahun 2019 mendatang, Indonesia menargetkan 20 juta kunjungan. Dari total target itu, 40 persen di antaranya diharapkan dari Bali. ‘’Hitunghitungannya, 40 persen dari 20 juta itu berarti delapan juta. Yakni delapan juta turis internasional plus domestik 15 juta berarti 21 juta,’’ pungkasnya. (kmb23)

Jalan-jalan di Pasar Beringkit

Pejabat Dites HIV

Mangupura (Bali Post) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung menggelar gebyar tes HIV di Pasar Hewan Beringkit, Mengwi, Minggu (25/3) kemarin. Sejumlah pejabat Badung yang sedang jalan-jalan di pasar hewan tersebut turut dites. Pejabat Badung yang mengikuti test HIV, di antaranya Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung I Ketut Golak, Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa, Perbekel Bongkasa I Ketut Luki, Perbekel Ungasan, Perbekel Dalung dan beberapa pejabat Badung lainnya. Ayu Cempaka Raniputri selaku Koordinator Sekretariat KPA Badung seizin Ketua Pelaksana KPA Badung mengatakan pihaknya menargetkan sedikitnya 90.000 warga Badung sudah dites HIV hingga tahun 2030 mendatang. Pihaknya juga akan mewajibkan seluruh pejabat Badung untuk mengikuti tes HIV. ‘’Tes HIV/ AIDS ini merupakan bagian dari gebyar informasi HIV/ AIDS yang bertujuan untuk mencegah penularan HIV pada seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini kami sebut ‘Ngelindeng Sehat’,’’ ujar Ayu Cempaka Raniputri. Menurut Ayu Cempaka Raniputri, pihaknya sengaja menyasar pasar dan tempat keramaian untuk mempermudah kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini merupakan salah satu cara KPA Badung untuk menjangkau masyarakat dalam rangka SDG’s melalui fast track, Ending the AIDS Epidemic by 2030 dengan strategi 90,90,90. Yakni, 90 persen ODHA mengetahui status HIV-nya, 90 persen ODHA yang tahu statusnya mendapat ARV (anti retroviral) dan 90 persen ODHA on ART (anti retroviral therapy) mengalami supresi viral load. ‘’Gebyar informasi seperti ini akan dilaksanakan di berbagai tempat yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat di masingmasing kecamatan di Kabupaten Badung,’’ katanya. Selain pemberian informasi, dalam gebyar tersebut juga diadakan mobile VCT sehingga masyarakat yang ingin mengetahui status HIV disediakan tes gratis yang disiapkan oleh puskesmas terdekat. Gebyar informasi ini diadakan rutin di enam kecamatan dan berkolaborasi juga dengan kegiatan-kegiatan besar yang diadakan di Kabupaten Badung seperti festival. Maka dari itu, tidak mengherankan bila di setiap festival terdapat petugas KPA Badung yang membagikan informasi serta stan yang menyediakan mobile VCT. ‘’VCT adalah test untuk mengetahui status HIV seseorang,’’ jelas Ayu Cempaka Raniputri. Menurut Ayu Cempaka Raniputri, VCT terdiri dari konseling pra test, tes darah dan konseling post test. VCT bisa dilakukan di Puskesmas dan Rumah Sakit Mangusada, serta bisa dilakukan pada mobile VCT, di mana petugas turun ke lapangan untuk menjangkau masyarakat. ‘’VCT ini bersifat sukarela dan rahasia, sehingga hanya klien dan petugas yang tahu status HIV-nya,’’ ujarnya. Ayu Cempaka Raniputri menegaskan, KPA Badung akan tetap menyasar masyarakat dengan kegiatan seru yang digemari oleh masyarakat. Dengan begitu, sinergi antara KPA Badung bersama masyarakat dalam mewujudkan normalisasi HIV dan stop stigma dan diskriminasi ODHA serta mencegah HIV/AIDS di Kabupaten Badung khususnya dapat tercapai. (kmb27)

Bali Post/ist

TES HIV - Sejumlah pejabat yang kebetulan sedang jalan-jalan di Pasar Hewan Beringkit turut berpatisipasi pada gebyar tes HIV di Pasar Hewan Beringkit, Mengwi, Minggu (25/3) kemarin.

MEMBERSIHKAN - Petugas dari DLHK Badung membersihkan sampah kiriman dengan loader.

Bali Post/kmb23

Selama Angin Muson Barat

Sampah Kiriman Meningkat Dua Kali Lipat Mangupura (Bali Post) -

Selama akhir 2017 hingga awal 2018, jumlah sampah kiriman mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Kondisi ini terjadi selama angin muson barat, di mana fenomena sampah kiriman tahun ini memang berlangsung paling lama yakni sekitar lima bulan. Pada tahun-tahun sebelumnya sampah kiriman sepanjang 12 kilometer di bentangan pantai barat Badung hanya terjadi selama tiga bulan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan mengatakan hal itu, Minggu (25/3) kemarin. Menurut Eka Merthawan, sampah kiriman selama angin muson barat didominasi sampah kayu kiriman dengan titik terparah di Pantai Kuta dan Seminyak. Sementara untuk sampah plastik paling banyak terjadi di Pantai Kedonganan dan Pantai Jimbaran. ‘’Sampah kiriman tahun ini yang berhasil dibersihkan mencapai 10.500 ton atau setara dengan 2.400 truk

pengangkut. Sedangkan untuk tahun sebelumnya, jumlah sampah kiriman selama angin munson barat hanya mencapai 5.000 ton,’’ ujarnya. Eka Merthawan menambahkan, sampah plastik relatif masih banyak yakni mencapai satu persen dari total volume sampah yang ditangani. Jumlah satu persen itu setara dengan 105 ton sampah plastik basah dan sisanya berupa

sampah organik. ‘’Tahun sebelumnya sampah plastik hanya mencapai 0,5 persen saja dari total sampah yang tertangani,’’ katanya. Eka Merthawan menegaskan, sampah kiriman itu sebagian besar sudah diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung. Hanya sekitar 1.200 ton yang belum terangkut yang tersebar di enam STO sementara. ‘’Sisa

1.200 ton sampah yang belum terangkut ke TPA, rencananya Senin (hari ini - red) kami tuntaskan itu semua. Kami menggunakan 30 truk dan tiga unit loader,’’ tegasnya. Akibat peningkatan sampah kiriman tersebut, kata Eka Merthawan, pihaknya mengaku menyiapkan sebanyak 700 personel untuk stand by setiap harinya di pantai yang terdampak sampah kiriman. Selama menangani sampah kiriman tersebut, ada beberapa kendala yang dihadapi. Seperti kecepatan penanganan akibat kurangnya personel dan minimnya peralatan. ‘’Melihat fenomena membeludaknya volume sampah kiriman, untuk dapat bekerja maksimal dibutuhkan alat berat tambahan, yaitu

sembilan unit loader dan 25 unit truk. Sedangkan untuk personel dibutuhkan tambahan 75 orang dan alat sedot pasir 10 unit,’’ ujarnya. Mengingat musim sampah diperkirakan sudah berakhir Maret ini, maka per 1 April sebanyak 700 orang personel akan kembali bekerja ke masing-masing tempat yang telah ditentukan. ‘’Setelah sampah angin muson barat ini tertangani, kami harus bersiap lagi menangani sampah kiriman angin timur per Mei mendatang. Biasanya yang terdampak sampah kiriman pada angin timur adalah sepanjang Pantai Nusa Dua dan Tanjung Benoa, dengan bentangan pantai sepanjang empat kilometer,’’ kata Eka Merthawan. (kmb23)

Sebuah Ruko di Kerobokan Terbakar Kerugian Diperkirakan Rp 250 Juta

Mangupura (Bali Post) Kasus kebakaran rumah toko (ruko) kembali terjadi, Sabtu (24/3) malam. Kali ini sebuah ruko di Banjar Buana Asri, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara ludes dilalap api. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan, pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk memadam-

kan api. Dengan kerja keras petugas dibantu oleh masyarakat setempat, api sudah berhasil dipadamkan dalam waktu tidak lebih dari satu jam. ‘’Kami menerima laporan pukul 21.40 Wita ada sebuah warung makan terbakar. Setelah mendapat laporan, kami bergeges terjun ke TKP kurang lebih pukul 21.45 wita. Dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam, sekitar 50 menit kemudian api berhasil dipadamkan,’’ kata Wirya saat dikonfirmasi, Minggu (25/3) kemarin. Menurut Wirya, ruko yang

terbakar merupakan milik Ketut Lakensona (66) asal Singaraja, Buleleng. Dikatakan, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh aparat berwenang. Namun dugaan awal karena korsleting listrik. Terkait nilai kerugian yang diderita pemilik ruko, Wirya mengatakan sekitar Rp 250 juta. Namun dalam upaya pemadaman tersebut, petugas juga berhasil mengevakuasi beberapa peralatan dari dalam ruko sehingga tidak ikut terbakar, seperti kulkas, lemari dan peralatan lainnya. (kmb27)

Miris, Perbaikan ’’Shortcut’’ Berawa-Canggu Secara Swadaya Mangupura (Bali Post) Lalu lintas di ruas jalan yang menghubungkan Berawa-Canggu, Kuta Utara, Minggu (25/3) kemarin ditutup oleh sejumlah sopir angkutan sewa. Penutupan jalan selama sehari ini bukan lantaran awak kendaraan unjuk rasa. Namun mereka melakukan perbaikan jalan tersebut. Mirisnya, jalan umum tersebut diperbaiki secara swadaya. Penutupan jalan shortcut tersebut diunggah salah seorang sopir Wayan Bagong melalui akun facebook-nya. Berikut tulisan Wayan Bagong dalam akun facebook yang menandai rekan-rekannya. ‘’Bagi semua warga dan sopir yang sering melewati jalan baping atau jalan pintas Berawa menuju Canggu, untuk hari ini (kemarin - red) kami tutup selama satu hari. Karena kami dari paguyuban sopir transport CBBT, CBT dan PDL Transport mengadakan gotong-royong perbaikan jalan tersebut. Mohon dimaklumi.’’ Tokoh masyarakat Desa Canggu I Gede Aryantha membenarkan perihal tersebut. Anggota DPRD Badung ini mengatakan, jalan paving lebih dari 500 meter itu menjadi alternatif yang menghubungkan antara Canggu dan Tibubeneng. ‘’Sudah beberapa kali diusulkan untuk mendapat perbaikan, tapi tak kunjung dilakukan. Jadi, para sopir yang melakukan perbaikan dan itu rutin di-

lakukan,’’ ujarnya. Menurut Aryantha, jalan tersebut menjadi akses wisatawan dari Pantai Berawa ke Pantai Cangu, begitu pula sebaliknya. Sebagai kabupaten dengan pendapatan berlimpah, seyogyanya jalan diperbaiki oleh pemerintah bukan menggunakan uang kantong masyarakat. ‘’Saya sudah sampaikan yang urgent diperbaiki adalah shortcut TibubenengCanggu, bukan yang di Pererenan itu,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah,

Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa mengaku belum menerima informasi perihal perbaikan jalan oleh para sopir tersebut. Namun, kata dia dalam waktu dekat ini Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa rencananya akan meninjau pembuatan shortcut yang lokasinya tidak jauh dari Shortcut TibubenengCanggu, yakni di Banjar Aseman hingga ke SMP Pancasila. ‘’Saya belum terima informasi dari Bapak Perbekel,’’ ujarnya. (kmb27)

Bali Post/ist

TERBAKAR - Sebuah ruko di Kerobokan, Kuta Utara terbakar, yang diduga akibat korsleting listrik.


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Fakultas Teknik Unwar

Lulusannya Kuasai Teknik Digital dan Pro-Lingkungan

FAKULTAS Teknik Universitas Warmadewa (FT Unwar) kembali melahirkan human capital untuk Bali. Menariknya, human capital yang dicetak bukan menambah pengangguran justru lebih banyak menciptakan lapangan kerja baru alias job creator. Dekan FT Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T., Sabtu (24/3) malam meyudisium 31 Sarjana Teknik. Dari jumlah itu 15 orang Jurusan Teknik Sipil dan 16 orang Jurusan Teknik Arsitektur. Dengan demikian hingga yudisium kemarin alumni FT Unar mencapai 2.127 orang. Pada yudisium ke-57 itu Dekan Prof. Wayan Runa bersama WD I Dr. Ir. I G.A. Putu Eryani, M.T., WD II Dewa Ayu Nyoman Sri Astuti, WD III Ir. I Nyoman Warnata, M.T., Kajur Teknik Sipil Ni Wayan Meidayanti Mustika, S.T., M.T. dan Kaprodi Arsitektur Ir. Cok. Agung Yujana, M.T. juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan peraih IPK tertinggi. Teknik Sipil diraih Wilhemina Kesa Talo (3,53), sedangkan Arsitektur dicapai Rustini Febi Oktavia (3,34). Sementara dosen IKAD terbaik di Teknik Sipil diraih Dr. Ir. I Gusti Agung Putu Enyani, M.T. dan Arsitektur oleh A.A. Gede Raka Gunawarman, S.T., M.T. Prof. Wayan Runa meminta lulusannya membantu pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan. Lulusan yang dicetak adalah sarjana yang akrab dengan dunia digital keteknikan dan pro-lingkungan. Mereka ini adalah sarjana teknik yang berpihak pada pembangunan berkelanjutan Bali, bukan membela

TERBAIK - Dekan FT Unwar Prof. I Wayan Runa dan Wakil Dekan I Dr. I G.A. Putu Eryani bersama lulusan terbaik pada yudisium ke-57. kapitalis. Ini sesuai dengan profil lulusannya pada Kurikulum Pendidikan Tinggi 2016. Jurusan Teknik Sipil Unwar adalah perencana proyek struktur bangunan gedung dan bangunan sipil. Selain itu sebagai perencana pelaksanaan proyek struktur gedung dan bangunan sipil. Sementara profil lulusan Jurusan Teknik Arsitektur Unwar adalah sebagai arsitek profesional/desainer, peneliti atau akademisi, birokrat dan kontraktor. Prof. Runa menegaskan, 25 persen karakter ciri khas kompetensi lulusannya tetap dipertahankan, sisanya 75 persen penguasaan teknik dunia digital. ‘’Ciri khas ini tak bisa dihilangkan, justru sebagai nilai jual mereka,’’ ujarnya. Kompetensi lulusan FT Unwar sesuai dengan visi FT Unwar menjadi pusat pendidikan dan pengembangan iptek yang bermutu, berintegritas,

berwawasan lingkungan kepariwisataan dalam bidang keteknikan yang mampu bersaing secara global tahun 2034. Bermutu menurut SPMPT yakni tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan pendidikan tinggi dan standar pendidikan tinggi. Selain itu, sejalan dengan spirit Sapta Bayu, statuta dan OTK Unwar Tahun 2015 serta OTK FT Unwar Tahun 2017. Karenanya, ke depan segala upaya akan dilakukan untuk meningkatkan mutu lulusan. Ditambahkannya, FT Unwar segera mengimplementasikan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan). Sebagai langkah awal, FT Unwar telah menetapkan sembilan standar sesuai dengan tuntutan Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO). Hal ini merupakan salah satu langkah strategis sebagai pedoman dalam menyusun RKAT. (ad1080)

UKM PIK-M Kula Jana Nuraga Unhi Denpasar Gelar Pemilihan Duta Genre Unhi 2018

FINALIS - Para finalis Duta Genre berfoto bersama pada Grandfinal Pemilihan Duta Genre Unhi 2018. UNIT Kegiatan Mahasiswa Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (UKM PIK-M) Kula Jana Nuraga Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Grandfinal Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Unhi 2018 di Gedung Rektorat, Sabtu (24/3). Sebanyak 10 finalis beradu argumen dengan tema ‘’Napsa, Seksualitas dan HIV/AIDS’’ yang ditentukan oleh panitia. Dari 10 finalis yang dinilai oleh tiga juri yaitu Ni Luh Gede Sudaryati, S.Si., M.Si., I Gede Ega Riantama dan I Kadek Agus Pranata, terpilih tiga pasangan finalis yang akan mengikuti pemilihan Duta Genre di tingkat Kota Denpasar hingga tingkat Provinsi Bali. Ketiga pasangan finalis tersebut adalah Dwi Mertha Adnyana-Satya Purnama Sari, Tantra Suyasa-Eka Setiasih dan Yoga Rasmadi-Ayu Bintang. Pemilihan Duta Genre dilatar-

belakangi adanya program BKKBN yang setiap tahunnya menyelenggarakan Lomba Pemilihan Duta Genre di tingkat provinsi dan diwakili oleh setiap mahasiswa di berbagai universitas. Tugasnya membantu BKKBN dalam menyampaikan informasi kependudukan dan KB di kalangan mahasiswa. Ketua Panitia Ni Kadek Pebriantari menjelaskan, pemilihan Duta Genre tahun ini diawali dengan melakukan babak penyisihan pada Selasa (20/3) lalu. Peserta adalah mahasiswa dan mahasiswi semester II dan IV di lingkungan Unhi Denpasar. Dari babak penyisihan tersebut didapatkan 10 besar finalis yang terdiri atas lima mahasiswa dan lima mahasiswi yang masuk ke babak grandfinal. Tujuan pemilihan Duta Genre ini adalah untuk menambah citra positif Program Genre melalui figur duta mahasiswa Genre, me-

ningkatkan promosi program Genre melalui jaringan komunikasi antara duta mahasiswa Genre, mahasiswa sebaya dan komunitas kampus, mengembangkan pusat informasi dan konseling mahasiswa melalui pendekatan ramah mahasiswa. ‘’Selain membantu BKKBN dalam menyampaikan informasi kependudukan dan KB di kalangan mahasiswa, mereka juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan BKKBN, baik menjadi narasumber dalam pertemuan maupun seminar untuk memberikan motivasi para remaja tentang pentingnya masalah kependudukan dan KB,’’ ujar Pebriantari. Ketua UKM PIK-M Kula Jana Nuraga Unhi Denpasar Ni Made Emi Hudiyani menambahkan, pemilihan Duta Genre Unhi 2018 bertujuan menjadikan mahasiswa Duta Genre sebagai contoh teladan dalam berperilaku yang baik, sehingga bisa menyebarkan virus-virus Genre yang baik. Dengan harapan para remaja, terutama kalangan mahasiswa tidak terlibat dan terhindar dari pergaulan bebas serta bisa meneruskan informasi kependudukan dan KB dari BKKBN. ‘’Pergaulan bebas sangat berbahaya karena akan merusak masa depan remaja. Oleh karena itu, melalui pemilihan Duta Genre Unhi 2018 ini, mereka yang terpilih nanti bisa memberikan vibrasi kepada teman sebayanya, bahwa pergaulan bebas itu berbahaya, sehingga remaja terhindar dari dampak pergaulan bebas. Di sinilah peran Duta Genre ke depannya,’’ ujarnya. (ad1078)

Peringati Hari TBC

Dinkes Bali Ajak Semua ’’Stakeholder’’ Kesehatan Komitmen Berantas TBC

BERANTAS TBC - Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengajak semua stakeholder kesehatan komitmen memberantas TBC. DALAM rangka memperingati Hari TBC Sedunia yang jatuh pada 24 Maret, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengajak semua stakeholder kesehatan komitmen memberantas TBC. Tagline yang dipakai adalah ‘’TOSS -- Temukan, Obati Sampai Sembuh’’. Peringatan Hari TBC Sedunia dipusatkan di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, dihadiri oleh pengelola rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan yang ada di Bali, para dokter, dokter co-ass dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Sebelum puncak peringatan TBC, dilakukan beberapa rangkaian yaitu penjaringan kasus secara masif dengan melakukan kunjungan rumah

yang disebut ketok pintu. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tiga minggu lalu dan berakhir Sabtu (24/3). Selain itu dilakukan interaktif di Bali TV terkait TBC. Pada puncak peringatan dilakukan senam bersama, penyampaian komitmen bersama, penyampaian yel-yel dan orasi komitmen berantas TBC. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, semua orang memiliki risiko tertular penyakit TBC. Walaupun ada kantong wilayah yang rentan terhadap TBC, semua orang dapat tertular. TBC merupakan penyakit infeksi tertua, bahkan sebelum masehi telah ditemukan. Pada waktu itu TBC

telah membunuh banyak manusia di dunia, termasuk Indonesia. Bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua terbesar di dunia dari sisi jumlah kasus setelah India. Belum bisa diberantasnya TBC karena ada sejumlah kendala yang dihadapi, yaitu TBC sangat susah ditemukan. Banyak penderita mengalami gejala yang ringan tetapi tidak mau berobat. Dari sisi pelayanan, banyak tenaga kesehatan yang tidak mencurigai bahwa kasus yang ditangani adalah kasus TBC, sehingga terlewatkan. Atau kasus TBC diobati dengan obat yang lain sehingga menimbulkan esistensi/kekebalan pada obat. ‘’Ini juga menimbulkan risiko yang lebih besar sehingga kasus-kasus yang banyak yang seharusnya ada, itu tidak dapat ditangkap oleh tenaga kesehatan,’’ ungkap Suarjaya. Saat ini melalui program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, ia minta tenaga kesehatan lebih proaktif menemukan kasus. Tidak hanya menemukan kasus di puskesmas atau di rumah sakit, tetapi juga memeriksa ke rumahrumah penduduk. Selain itu, kasus-kasus tertentu yang sudah ada gejala, tetapi tidak datang ke pelayanan kesehatan, diharapkan petugas kesehatan menghampiri ke rumah warga tersebut. ‘’Inilah yang kita lakukan agar menemukan lebih banyak orang yang menderita. Agar lebih banyak orang yang bisa kita obati dan sembuhkan,’’ tegas Suarjaya. (ad1086)

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Varis Hujan Motor dari PT BPR Varis Mandiri BeAT CW F1 Sporty untuk Soehartono

PT BPR Varis Mandiri menyerahkan satu unit sepeda motor BeAT CW F1 Sporty untuk Soehartono, nasabah dari Banjar Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan. Soehartono adalah satu di antara banyak nasabah yang telah merasakan langsung keuntungan mengikuti program Varis Hujan Motor PT BPR Varis Mandiri. Soehartono mempercayakan transaksi keuangannya di PT BPR Varis Mandiri dengan keuntungan yang luar biasa. Selain mendapatkan satu unit motor BeAT CW yang bisa didapatkan secara langsung, ia juga tetap menerima bunga deposito setiap bulannya. Ini membuktikan layanan BPR Varis Mandiri memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan slogannya ‘’Jadi Nasabah PT BPR Varis Mandiri Pasti Untung’’. Komitmen PT BPR Varis Mandiri terhadap kualitas layanan telah terbukti. Di samping Varis Hujan Motor ada juga Deposito Bonus Plus dengan deposito hanya Rp 250 juta nantinya bisa mendapatkan hadiah mobil. Keuntungan lainnya tentu saja rasa aman menyimpan dana di PT BPR Varis Mandiri. Pasalnya di PT BPR Varis Mandiri, dana nasabah dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dengan berbagai macam keunggulan inilah PT BPR Varis Mandiri makin dipercaya masyarakat. Selain Soehartono, sejumlah nasabah sudah membuktikan kualitas layanan khususnya kemudahan mengikuti program PT BPR Varis Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Mengwitani No. 2X, Mengwi, Badung, Bali (Kantor Pusat) dan kantor-kantor pelayanan PT BPR Varis Mandiri lainnya yaitu Kantor Cabang Jalan Gatot Subroto Timur Bok C No.83 X Denpasar, telepon (0361) 262121, 4747843, Kantor Kas Ruko Gunung Sanghyang Sudarma No.8 K Kerobokan, telepon (0361) 8495111, 8495101 dan Kantor Kas Jalan Raya Padang Luwih No.147 Dalung, telepon (0361) 9004571. Prosesnya yang mudah alias tidak berbelit-belit, menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk mempercayakan penempatan dana dan transaksi keuangan di BPR Varis Mandiri yang terus melakukan inovasi kreatif tersebut. (ad1082)

DAPAT MOTOR – Salah satu nasabah yang mengikuti program Varis Hujan Motor mendapat hadiah sepeda motor BeAT dari PT BPR Varis Mandiri.

Senator RI Mediasi Keberadaan Pasraman di Jaya Giri

Dukung Penataan, Shri Arya Wedakarna Tolak Pembongkaran ’’Palinggih’’ Ratu Niang

SESUAI UU MD3, setiap anggota DPD-RI wajib menindaklanjuti aspirasi masyarakat apa pun itu. Penyelesaian masalah bisa dilakukan dengan mekanisme sidak, rapat dengar pendapat, raker atau mediasi. Hal ini yang ingin diteladani oleh Senator DPD-RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, saat turun ke kawasan Jaya Giri, Denpasar, terkait aspirasi komponen umat Hindu tentang keberadaan sebuah palinggih Ratu Niang Lingsir Sakti yang dibangun di kawasan Perumahan Jaya Giri oleh sekelompok masyarakat. Pada awalnya proses pelaporan ini disampaikan oleh Jero Mangku Gumana dan Jero Mangku Hartini ke hadapan Shri Arya Wedakarna di Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar. Sebagai tindak lanjut maka diadakan klarifikasi dan peninjauan di lapangan. ‘’Saya punya kebiasaan meng-crosscheck terlebih dahulu setiap informasi yang masuk ke DPD Bali. Mendengar dari banyak pihak itu jauh lebih baik, sehingga dalam mengambil sikap DPD Bali tidak berpihak pada orang per orang, tetapi lebih pada aturan perundang– undangan. Dalam kasus ini saya harus berhati-hati karena menyangkut masalah kepercayaan umat Hindu. Ini sensitif karena masalah rasa,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kunjungan ke lokasi di Jaya Giri V, Senator Wedakarna disambut oleh I Made Sada (Perbekel Desa Dangin Puri Kelod), Klian Banjar Jayagiri, Kepala Dusun Jayagiri, Kepala Dusun Taman Yangbatu, Kepala Dusun Batu Kangin dan pihak keluarga Jero Mangku. ‘’Saya dapat laporan bahwa masyarakat sekitar komplain dengan keberadaan palinggih yang dibuat di fasilitas umum dan dekat dengan jembatan sungai karena dianggap mengganggu jalan dan di hari tertentu sampai

BERSAMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS IIIS bersama tokoh masyarakat serta pejabat Pemkot Denpasar dan desa. menutup jalan. Saya bisa memahami aspirasi warga dan aspirasi pangempon palinggih. Saya akan berikan solusi untuk semua secara adil,’’ tegasnya. Setelah mendengar kedua pihak, Senator Arya Wedakarna menyampaikan sejumlah solusi kepada pejabat Kota Denpasar, pejabat desa dan tokoh yang hadir. ‘’Keputusan saya bahwa tidak boleh ada pembongkaran palinggih Ratu Niang. Kita harus hargai sesuatu yang sudah disucikan, dikeramatkan dan dipercaya hidup. Kita sebagai orang Bali harus tunduk pada aturan ini, dan sekarang berpulang pada diri masing–masing. Saya mendukung palinggih ini karena Ratu Niang Lingsir adalah simbol kemulian leluhur Bali. Tapi di satu sisi saya menolak ada aktivitas yang mengganggu kepentingan umum. Saya minta pemerintah desa segera merapikan kawasan ini. Hal-hal yang membuat kumuh silakan dipindahkan dan tata dengan baik. Di satu sisi Jero Mangku harus bisa menahan diri, agar tidak terkesan

mengganggu jalan milik umum. Urusan umat dan ada bakta yang datang untuk berobat, malukat dan bersembahyang silakan dilayani. Tidak boleh menolak ada orang berdoa di Bali. Saya minta Jero Mangku juga memindahkan hal– hal yang dianggap tidak penting. Saya tidak setuju stana Ratu Niang terkesan kumuh, tidak baik untuk Beliau,’’ tuturnya. Terkait pembongkaran teras untuk pamedek, Arya Wedakarna tidak menyetujuinya. Pihak desa mesti menata dengan humanis sehingga kawasan Jaya Giri indah dan rapi. ‘’Saya minta semua menahan diri, baik pikiran, perbuatan maupun perkataan. Jangan ada penghinaan terhadap agama, kekerasan dan fitnah. Pemangku harus dijaga sesana dan swadharma-nya. Pemangku juga harus selalu mawas diri dengan komunitas. Saya anggap ini selesai. Saya akan periksa nanti usai ditata. Semua dalam pengawasan saya,’’ tandasnya. Pada akhir acara, seluruh peserta bubar dengan pakedek pakenyem, saling memahami dan saling merangkul. (ad1083)

SMK Penerbangan Cakra Nusantara

’’The Best Performing Vocational School of The Year’’

BERKUALITAS – SMK Penerbangan Cakra Nusantara gigih membentuk SDM berkualitas sehingga mendapat apresiasi sebagai ‘’The Best Performing Vocational School of The Year’’. PEMBANGUNAN infrastruktur menjadi salah satu program andalan pemerintahan Joko Widodo. Fokus infrastruktur yang paling urgen adalah pembangunan dan perluasan bandara/airport agar merata di seluruh Tanah Air hingga di perbatasan negara tetangga. Pergerakan transportasi di bandara seperti denyut nadi yang bergerak cepat dan pesat, sehingga membangun konektivitas di berbagai wilayah. Pesatnya pembangunan infrastruktur bandara menyebabkan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan.

Hal ini menjadi suatu misi bagi SMK Penerbangan Cakra Nusantara untuk membentuk sumber daya manusia yang andal di bidang tersebut. Gigihnya usaha pihak sekolah dalam pembentukan SDM berkualitas mendapatkan apresiasi dari Pusat Penghargaan Indonesian Improvement Award 2018 sebagai The Best Performing Vocational School of The Year. Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Cakra Cemerlang Internasional I Made Arimbawa, S.Pd.H., M.Pd., M.M., penghargaan ini merupakan rekomendasi dari Kementerian RI, lembaga pemerintah, LSM dan swas-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ta bagi pihak sekolah dan yayasan dengan harapan ke depannya makin meningkatkan inovasi dan kinerja. ‘’Kami berkomitmen memanfaatkan kesempatan membentuk SDM yang dibutuhkan dengan peluang kerja yang masih sangat luas mengingat pembangunan bandara semakin pesat,’’ tambahnya. SMK Penerbangan Cakra Nusantara menyediakan berbagai jurusan dengan peluang kerja tinggi yaitu Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics) dan Teknik Telekomunikasi (Penerbangan). Didukung pembelajaran Kurikulum 2013 yaitu 70% praktik dan 30% teori, menjadikan taruna-taruni memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja nasional dan internasional sehingga dapat mengimbangi tuntutan pasar dunia kerja khususnya dalam bidang penerbangan dan kedirgantaraan. Mengingat luasnya kesempatan berkarier di bidang penerbangan dan kedirgantaraan, adik-adik SMP/MTs. sederajat dapat datang langsung ke Jalan Drupadi No.27 Denpasar atau menghubungi nomor pendaftaran (0361) 4742600 atau check link www. smkpenerbangan.sch.id (ad1081)


Senin Kliwon, 26 Maret 2018

daerah

5

Bawa 2 Kilogram Kokain, Ditangkap di Bandara Bali Post/kmb24

ELIMINASI – Petugas mengeliminasi anjing liar di Kecamatan Tabanan, Sabtu (24/3) lalu.

Pencegahan Rabies di Kecamatan Tabanan

55 Ekor Anjing Dieliminasi

Tabanan (Bali Post) – Sebagai tindak lanjut terjadinya kasus gigitan anjing rabies di Kecamatan Tabanan, digelar eliminasi selektif di tiga banjar yaitu Banjar Delod Peken sebagai ring merah atau lokasi terjadinya gigitan anjing rabies serta dua banjar terdekat yakni Banjar Taman Sari dan Banjar Pangkung, Sabtu (24/3) lalu. Tim dari provinsi, Dinas Pertanian dan UPTD di beberapa kecamatan berhasil mengeliminasi 55 ekor anjing yang berstatus liar atau diliarkan pemiliknya. Kepala UPTD Peternakan Tabanan I Ketut Muria, Minggu (25/3) kemarin, mengatakan proses eliminasi di tiga banjar tersebut tidak sesulit medan di kecamatan lain seperti Baturiti, Selemadeg atau Pupuan yang banyak kebun dan lahan pertanian. Meski medannya tidak sulit, untuk menemukan populasi anjing liar secara keseluruhan cukup sulit. Sebab, dari segi populasi keberadaan anjing liar di Tabanan cukup tinggi. ‘’Ini karena di Kecamatan Tabanan banyak tersedia tempat mencari makanan bagi anjing liar seperti pasar dan tempat sampah. Di samping itu, banyak orang yang membuang anjing yang tidak diinginkan ke tempat-tempat tersebut,’’ ujarnya. Menurutnya, selain pasar dan tempat sampah, lokasi yang sering menjadi tempat pembuangan anjing adalah kuburan. Ada lokasi kuburan di Tabanan yang luas wilayahnya. Meski sudah ada yang dieliminasi di tempat tersebut, diyakini masih ada yang tersisa. Oleh karenanya masyarakat diharapkan tidak kendur terhadap masalah rabies. Masyarakat yang memelihara anjing juga diimbau rutin memvaksin anjingnya dan tidak meliarkan. Sebanyak 55 ekor anjing yang dieliminasi dikubur di hutan Kota Tabanan. Rencana eliminasi berikutnya masih dalam koordinasi. ‘’Sedang dikoordinasikan apakah akan ada eliminasi tahap kedua. Pada eliminasi kemarin tidak ada vaksinasi. Akan ada sosialisasi kembali mengenai rabies di masyarakat,’’ papar Muria. (kmb24)

Mangupura (Bali Post) Pengungkapan kasus besar khusus narkoba kembali dilakukan tim Bea Cukai Ngurah Rai. Penyelundup narkoba I Nyoman Arnaya (47) asal Buleleng ditangkap di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Jumat (23/3) lalu. Barang bukti yang diamankan 2.014,25 gram kokain yang dikemas dalam empat paket plastik klip ukuran besar dan 39 paket ukuran sedang. Selanjutnya kasus ini diserahkan ke Direktorat Resnarkoba Polda Bali. Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Ngurah Rai, Teddy Triatmojo, Minggu (25/3) kemarin, mengatakan rencananya Senin (26/3) ini ada press conference. ‘’Besok (hari ini - red) dirilis sekitar pukul 13.00 Wita,’’ tegasnya. Informasi yang diperoleh, sekitar pukul 18.30 Wita mendarat pesawat rute penerbangan Doha, Qatar-Denpasar. Setibanya di bandara, penumpang pesawat tersebut termasuk pelaku turun di terminal internasional. ‘’Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas akan mendarat satu orang penumpang pesawat Qatar Airways, Flight QR-962 dari Doha, Qatar, merupakan penumpang transit dengan rute penerbangan Bogota – Madrid – Doha - Denpasar. Penump-

ang tersebut kategori high risk passenger (penumpang berisiko tinggi- red),’’ kata sumber. Petugas Bea Cukai Bandara langsung melakukan pengawasan dan penyelidikan. Petugas mencurigai pelaku karena gerak-geriknya tidak seperti penumpang lainnya. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan barang bawaan dan barang. Hasil pemeriksaan mesin X-ray dan pemeriksaan barang yang dibawa pelaku, ditemukan empat paket kokain yang disembunyikan di dalam empat dinding karton pembungkus kemeja baru dan 39 paket di dalam bungkus amplas. Setelah ditimbang barang bukti tersebut beratnya 2.014,25 gram. ‘’Kasus ini masih dikembangkan anggota Ditresnarkoba Polda Bali,’’ tegas sumber yang enggan disebut identitasnya itu. (kmb36)

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Barang bukti kokain yang diselundupkan ke Bali lewat Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (23/3) lalu.

Tegur Orang Mabuk, Dipukul Pakai Gelas

Keahlian Tak Sesuai

Pencari Kerja Banyak yang Tak Terserap

Tabanan (Bali Post) Dunia usaha saat ini tidak sertamerta bisa menampung para pencari kerja termasuk mereka yang baru tamat sekolah. Menurut data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Tabanan, Januari hingga Februari 2018, pencari kerja sebanyak 158 orang terdiri atas 80 pria dan 78 perempuan. Sementara lowongan yang tersedia hanya untuk 133 orang terdiri atas 57 untuk pria dan 66 perempuan. Dengan demikian 25 orang pencari kerja belum mendapatkan pekerjaan. Kondisi serupa juga terjadi pada tahun sebelumnya. Banyak pencari kerja yang belum terserap mengingat lowongan kerja yang terbatas. Kepala Dinas Nakertrans Tabanan I Putu Santika dihubungi, Minggu (25/3) kemarin, mengakui masih banyak pencari kerja yang belum terserap ke dunia kerja, lantaran lowongan yang terbatas dan keahlian yang dimiliki calon tenaga kerja tidak cocok dengan lowongan kerja yang tersedia. Dikatakannya, selain mengejar agar bisa diterima menjadi PNS, kebanyakan para pencari kerja beralih ke sektor pariwisata. Hal itu karena lowongan di sektor ini paling banyak termasuk pencari kerja yang berlatar belakang pendidikan pariwisata. Para pencari kerja banyak terserap di bidang spa yang memang banyak dicari, kapal pesiar dan sektor lainnya. ‘’Sektor pariwisata yang paling banyak dicari,’’ ujarnya. Untuk mencegah adanya pengangguran terutama mereka yang tidak mendapat kerja, Disnakertrans hanya bisa mengarahkan agar mereka siap membuka usaha sendiri atau wiraswasta. Pihaknya melalui Lembaga Latihan Kerja (LLK) Meliling membuat berbagai pelatihan kewirausahaan di antaranya pelatihan tata rias atau salon dan pelatihan. Khusus satpam banyak diperlukan dunia usaha. Apalagi saat ini saptam di perusahaan harus memiliki sertifikat. ‘’Tenaga keamanan atau satpam harus memiliki sertifikat sehingga pelatihan ini sangat diminati, tapi kapasitasnya memang terbatas,’’ katanya. Santika berharap para pencari kerja kreatif dan tidak terus mengejar pekerjaan tetapi menciptakan lapangan kerja. Banyak sektor yang bisa digarap seperti tata rias, perbengkelan dan menjahit. Para pencari kerja yang tidak ingin melanjutkan sekolah seperti kuliah, lebih baik mengikuti berbagai kursus baik yang dilakukan pemerintah maupun swasta, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri atau wirausaha. ‘’Keterbatasan lowongan kerja harus membuat pencari kerja kreatif untuk menciptakan lapangan kerja sendiri sehingga tidak menganggur,’’ pungkasnya. (kmb28)

Mandi di Pantai Matahari Terbit

Jasadnya Ditemukan di Pantai Padanggalak

Denpasar (Bali Post) Pengunjung Pantai Padanggalak, Denpasar Timur (Dentim), Minggu (25/3) kemarin, dikagetnya dengan penemuan jasad Made Durna (61) digulung ombak. Diduga Durna diseret arus saat mandi di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan. Kapolsek Dentim Kompol Adnan Panibu mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita. Awalnya Yusriyati bersama warga sekitar TKP melihat ada seorang laki-laki digulung-gulung ombak. Selanjutnya warga mengevakuasi jasad korban ke bibir pantai. Setelah diperiksa ternyata tidak ada denyut nadinya. Menurut istri korban, Ni Wayan Suweni, selama ini suaminya mempunyai kebiasaan mandi dan berenang di Pantai Matahari Terbit. ‘’Hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, memang benar jasad laki-laki itu bernama I Made Durna beralamat di Jalan Turi No.24A, Kesiman, Dentim. Saat ditemukan korban hanya pakai celana dalam hitam,’’ ujar Kompol Adnan. Kuat dugaan penyebab kematian korban karena hanyut dan terbawa arus ombak saat berenang di Pantai Matahari Terbit. Selain itu, di Pantai Matahari Terbit ditemukan sepeda motor dan pakaian korban. ‘’Keluarga korban mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai sebuah musibah. Mereka segera membawa jasad korban dari RSUP Sanglah ke rumah duka,’’ katanya. (kmb36)

MANCING – Lomba mancing di Sungai Taman Kota Lumintang, Denpasar.

Bali Post/kmb

Lomba Mancing untuk Jaga Kebersihan Sungai Denpasar (Bali Post) Karang Taruna Mahatva Yoda, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, menggelar lomba mancing ikan di Tukad Taman Kota Lumintang, Minggu (25/3) kemarin. Lomba mancing ikan ini untuk memperingati Hari Air Sedunia sekaligus mengajak masyarakat menjaga sungai agar bersih. Menurut Ketua Karang Taruna Mahatva Yoda, Tude Arya, melalui lomba ini pihaknya mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan sungai. Terlebih lagi sungai-sungai yang ada di Kota Denpasar telah direvitalisasi sehingga menjadi salah satu tempat rekreasi. Dikatakannya, mewujudkan kali bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab

pemerintah, melainkan tugas semua pihak termasuk generasi muda. Untuk itulah Karang Taruna Mahatva Yoda menggelar lomba mancing ikan di Tukad Taman Kota Lumintang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan kali. Apalagi masih banyak masyarakat yang memanfaatkan sungai sebagai tempat membuang sampah. Untuk itu perlu dilakukan gerakan edukasi sehingga masyarakat sadar akan pentingnya sungai yang bersih. Lomba mancing diikuti sekitar 500 peserta dan ikan yang ditebar adalah ikan lele. Karang Taruna Mahatva Yoda juga melaksanakan sosialisasi kali bersih oleh lawak Celekontong Mas, donor darah dan memberikan alat dengar bagi masyarakat yang

membutuhkan. Perbekel Desa Dauh Puri Kaja Nyoman Gede Ris nawan menyatakan selalu mendukung setiap kegiatan karang taruna. Terlebih lagi kegiatannya sangat dirasakan manfaatnya seperti lomba mancing sekaligus untuk mewujudkan lingkungan bersih. Selama ini pihaknya bersinergi dengan berbagai pihak termasuk karang taruna dalam mewujudkan kebersihan d i w i l a y a h n y a . Gerakan ini guna menjadikan aliran sungai sebagai salah satu destinasi wisata dengan berbagai atraksi permainan air. “Ini merupakan salah satu awal untuk menggugah masyarakat turut menjaga sungai agar tetap bersih,” ujarnya. (kmb)

Denpasar (Bali Post) Kasus penganiayaan terjadi di Jalan Pulau Selayar, Denpasar Barat (Denbar), Sabtu (24/3) lalu. Wayan Sutrisno Arimbawa (32) luka parah di leher, tangan dan kaki karena dipukul oleh Benjamin Zadrak Laulang (44) menggunakan gelas hingga pecah. Pemicunya, Benjamin yang dalam keadaan mabuk marah saat ditegur korban. ‘’Kejadiannya pukuk 21.30 Wita. Pelaku sudah kami tahan di Polsek,’’ tegas Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, Minggu (25/3) kemarin. Hasil penyelidikan dan penyidikan, pada Sabtu pukul 21.30 Wita terjadi keributan di TKP. Saat itu I Putu Gede Sika (43) ditelepon pecalang dan diberi tahu kejadian tersebut. Selanjutnya Sika dan korban tiba di TKP. Korban kenal dengan pelaku. Karena merasa berteman, korban lalu menegur pelaku agar tidak ribut di sana. Bukannya menuruti permintaan korban, pelaku malah marah dan tidak terima. Pelaku yang beralamat di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar Selatan ini lalu mengambil gelas yang ada pegangannya dan dipakai memukul korban hingga pecah. Pecahan gelas tersebut mengenai leher, tangan dan kaki kiri korban. Melihat kondisinya parah, Sika langsung membawa korban ke rumah sakit agar cepat mendapat pertolongan. Setelah itu kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Denbar. Setelah menerima laporan, tim Opsnal Polsek Denbar dipimpin Panit Ipda Nengah Seven langsung ke TKP. Waktu itu pelaku masih di TKP dan langsung ditangkap. ‘’Pelaku saat kejadian dalam keadaan mabuk. Walau demikian kasusnya tetap kami proses dan pelaku sudah ditahan,’’ ujar mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Bali Post/ist

DIRAWAT - Wayan Sutrisno Arimbawa saat dirawat di rumah sakit.

Pembongkaran Bangunan di Giri Emas

Satpol PP Buleleng Belum Pastikan Jadwal Singaraja (Bali Post) – Upaya pengosongan lahan untuk pasar di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, masih menjadi tarik ulur. Pemerintah desa telah mengirim surat permohonan bantuan pembongkaran bangunan, namun Satpol PP Buleleng belum memberi jawaban. Dengan demikian, jadwal pembongkaran tiga bangunan semipermanen di atas lahan yang akan dibangun pasar desa tersebut belum ada kepastian. Sebelumnya, permohonan tanah negara oleh Pemkab Buleleng disetujui pemerintah pusat. Tanah itu telah menjadi aset pemkab. Satu hektar digunakan untuk membangun gedung Rumah Sakit Pratama (Rumah Sakit Tanpa Kelas) di Giri Emas,

sedangkan satu hektar diserahkan kepada pemerintah desa untuk lokasi pasar tradisional dan fasilitas umum (fasum) berdasarkan Sertifikat Hak Pakai (SHP). Tanah tersebut masih ditempati oleh tiga kepala keluarga (KK). Ketiga warga sudah mengosongkan tempat itu, namun bangunannya belum dibongkar. Tidak ingin bangunan ini menghambat pembangunan pasar tradisional, pemerintah desa mengajukan bantuan kepada Satpol PP untuk membongkar paksa. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Buleleng I.B. Suadnyana, Minggu (25/3) kemarin, mengatakan surat permohonan bantuan pembongaran sudah diterima. Hanya, kapan waktu untuk pem-

bongkaran belum dipastikan. Ini karena pihaknya belum melihat secara pasti permohonan itu. Meski demikian, Satpol PP siap membantu pemerintah desa untuk membongkar paksa bangunan di atas aset pemkab tersebut. Terkait kemungkinan menggunakan alat berat, Suadnyana mengatakan hal itu tergantung situasi di lapangan. “Kalau tidak salah Jumat (23/3) lalu suratnya sudah masuk. Kami masih koordinasikan lagi termasuk apakah pakai alat berat tergantung situasi di lapangan,” ujarnya. Sementara itu, Perbekel Desa Giri Emas Wayan Sunarsa menyatakan pemerintah desa telah melakukan pendekatan dengan pemilik bangu-

nan masing-masing Ketut Sumadayasa, Made Ariasa dan Kadek Widya. Pendekatan lisan dan surat resmi pada intinya meminta agar tiga bangunan tempat tinggal di atas lahan aset pemkab dibongkar. Akan tetapi upaya ini tidak pernah ditanggapi oleh pemilik bangunan. Tiga bangunan tempat tinggal itu di sisi barat gedung Rumah Sakit Pratama Giri Emas. Di lokasi ini rencananya dibangun pasar desa mulai akhir Mei 2018. “Program itu demi kepentingan masyarakat kami dan sekitarnya. Pemilik bangunan sudah diberikan lahan masing-masing dua are di bagian belakang lahan itu. Mereka juga diberikan prioritas utama berjualan di setelah pasar akan beroperasi,” jelasnya. (kmb38)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Selain Cerdas, Guru Harus Inovatif GURU, profesi yang multitalenta. Selain cerdas, juga sabar, inovatif, kreatif dan tulus ikhlas. Kualitas pendidik yang bagus dan berkualitas sangat diperlukan demi menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Maka dari itu, seorang guru yang baik pastinya sungguh didambakan bagi para murid maupun orangtua. Dari segi kesejahteraan, semua guru kita sudah bisa dikatakan bermartabat dengan berbagai jenis tunjangan yang diterima. Mereka menerima tunjangan sertifikasi satu kali gaji pokok, tunjangan insentif sesuai dengan kemampuan pemkab dan pemkot, fasilitas lain serta kelebihan jam mengajar. Makanya orang kini berduyun-duyun mau menjadi guru. Hal itu juga berdampak pada input LPTK yang mencetak guru seperti FKIP. Lembaga ini tak lagi diminati calon mahasiswa baru yang menjadi ‘’sisa’’ fakultas lain. Justru FKIP ini dikejar-kejar calon mahasiswa yang sejak awal ingin menjadi pendidik. Ini tentu bernilai positif guna menghasilkan input calon guru dari SDM berkualitas untuk menghasilkan guru yang berkualitas. Hanya dengan modal guru yang berkualitas kita bisa mencetak siswa berprestasi. Memang guru bukan orang hebat, namun guru mampu menghasilkan orang-orang hebat. Di tengah kesejahteraan yang dinikmati guru, kini wajar pemerintah menuntut kualitas pelayanan guru. Yang utama dituntut adalah apakah guru sudah inovatif? Ini kunci sukses guru mengajar ke depan. Guru yang baik tentunya sangat peduli kepada siswanya dalam menggapai tujuan atau penguasaan materi. Guru yang baik tahu bahwa ada beberapa siswa yang memerlukan perhatian atau bantuan ekstra. Mereka menyadari bahwa prestasi bukan hanya nilai yang baik pada tes, tetapi dengan menguasai subjek. Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif, sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas. Tidak hanya memiliki keterampilan mendisiplinkan. Guru yang baik juga perlu memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen di dalam kelas. Faktanya, masih banyak guru kita yang santaisantai saja. Mengajar sekadar menyelesaikan tugas, tak peduli siswa mengerti atau tidak soal materi ajar. Mereka juga sering libur dan enggan beradaptasi dengan kemajuan teknologi, termasuk berinovasi dalam pembelajaran. Guru harus mampu menumbuhkan minat baca siswa utamanya terhadap buku pelajaran. Sebab, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minat baca siswa sangat rendah. Rendahnya minat baca salah satunya ditunjukkan dengan makin sedikitnya kunjungan siswa ke perpustakaan. Dulu di Bali ada Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang didanai oleh komite dan pusat. Namun gaungnya kian meredup ketika SMA dan SMK negeri di Bali tak boleh lagi memungut uang komite. Akibat lainnya, struktur anggaran sekolah pun banyak terpotong. Sekolah tak lagi bisa membangun perpustakaan yang megah serta canggih, karena tak ada lagi anggaran untuk buku, perpustakaan dan SDM pekerja perpusatkaan. Semua demi politik dan popularitas. GLS bisa jadi hanya slogan, padahal perpustakaan adalah sumber utama belajar bagi siswa. Sekarang orangtua dan guru harus mengajarkan strategi membaca. Siswa tidak akan senang membaca jika mereka tidak tahu bagaimana cara melakukannya. Tidak ada yang suka melakukan sesuatu yang sangat sulit. Di sinilah pentingnya peran guru menumbuhkan minat membaca sejak dini. Jumlah gaji dan tunjangan sertifikasi guru, mestinya kinerja guru mulai SD sampai SMA semakin termotivasi untuk menghasilkan siswa cerdas, inovatif dan kreatif.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Terganggu Mandi di Sanur

Kata orang asing, sangat keliru kalau masyarakat Bali tidak sempat menikmati semua keindahan alam Bali yang tersohor di dunia. Hal ini masuk akal. Bayangkan, wisatawan mengeluarkan banyak uang untuk berlibur menikmati alam Bali. Sementara kita sendiri sibuk dengan urusan sendiri. Kaum wanita Bali sibuk majejaitin, yang pria sibuk bermain aneka judi. Saya sempat menikmati keindahan alam Sanur dengan mandi di depan Museum Lameyeur, Sanur. Namun belum beberapa menit berendam sudah diusir oleh sirine kapal cepat yang membawa dan menurunkan penumpang di lokasi ini. Saran saya, biarkan space pantai dinikmati oleh masyarakat kita sendiri, baik dipakai untuk mandi, main kano, menyelam atau menambatkan jukung bahkan mancing tradisional. Sebaiknya Pemkot membuat pelabuhan untuk kapal cepat wisatawan, jauh di tengah space pantai sehingga warga tak terusik. Selain itu, tak merusak terumbu karang yang ada oleh jangkar kapal. Apalagai kawasan ini juga banyak sampah plastik dan tercemar BBM kapal. Coba kita pikirkan bersama. I Komang Putra Ketewel, Gianyar

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Guru Kreatif dan Belenggu Liturgi Pembelajaran Pembinaan untuk meningkatkan profesionalisme sebagai salah satu fokus pembangunan kualitas pendidikan nasional, lebih menyasar kepatuhan administrasi ketimbang pedagogi dan sedikit pendalaman bidang ilmu. Di antaranya, pembinaan ketaatan administrasi lebih ditekankan karena paling sering menjadi sasaran pengawasan kinerja seorang guru. Pengawas menggunakan setumpuk berkas administrasi untuk menilai kinerja guru.

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. ni membuat guru pontang-panting menggarap administrasi. Bahkan mengambil lebih banyak porsi ketimbang waktu mengajar. Hal ini dilakukan oleh seorang guru agar “aman” di mata pengawas. Pola, sistem atau model pengawasan yang berbasis pada kinerja administrasi guru, membelenggu guru. Akibatnya, benih-benih kreatif jadi lapuk. Guru-guru kreatif mati suri. Banyak guru tertekan dan mencoba berdamai dengan keadaan demi “aman” dan akhirnya tumbuh sikap “mencari aman”. Potensipotensi hebat guru terpendam semakin dalam. Belenggu yang dialami guru misalnya tampak pada kep a t u ha n m e r e ka t e rh a d a p tahap-tahap pembelajaran yang telah tersulap menjadi liturgi yang amat kaku, tidak boleh dilanggar. Para siswa juga harus menerima situasi belajar yang telah termekanik. Para siswa tidak boleh lagi merasa bosan. Hal ini turut serta membentuk sikap siswa yang kaku dan termekanisasi. Suasana kelas memang “gerah” namun pemaksaan guru yang terbelenggu prosedur administrasi membuat siswa harus bertahan. Maka lama kelamaan kondisi kelas yang terbelenggu liturgi kaku dan beku itu dialami bersama dengan nikmat dan suka ria. Semua guru di sekolahsekolah melakukan kepatuhan administrasi yang juga diterapkan dalam aktivitas mengajar, karena administrasi adalah representasi kegiatan. Maka sistem pengawasan kinerja guru cukup pada laporan administrasi guru yang dibuat sengaja sangat rumit dan terperinci, dengan maksud untuk merekam semua variasi atau renik-renik kegiatan guru yang senyatanya. Demi rasa aman ini para guru menjalani belenggu liturgi pembelajaran. Liturgi ini bergerak di atas

I

sasaran belajar, yaitu siswa yang jadi “korban” untuk memuaskan hasrat administrasi kaum pengawas. Memang digembar-gemborkan pendidikan berpusat pada anak selaku subjek belajar, namun sistem birokrasi pendidikan telah memaksa guru memilih jalan aman dan ini juga sama artinya dengan mengorbankan siswanya. Maka pengajaran bukan untuk siswa tetapi untuk kepentingan kaum birokrasi yang memantau pengajaran atau kinerja guru lewat lembar-lembar adminitrasi. Cara ini dipilih karena mudah dilakukan, murah, efektif yang mungkin dijadikan syarat dalam penyelenggaraan efisiensi kerja birokrasi. Yang paling fatal adalah pola pengawasan kinerja guru berbasis laporan administrasi, yakni terbentuknya sikap atau mental guru yang terbelenggu dan seperti mesin. Jadi, guruguru bermental terbelenggu atau “budak” administrasi dan mekanikisme inilah yang mengajar siswa. Secara kasar bisa diungkapkan, bahwa siswa diajar oleh para “burung beo”. Perlu ditegaskan, “burung beo” yang memilih tunduk oleh aturan administrasi. Namun demikian, ada segelintir guru yang bisa keluar dari belenggu liturgi pembelajaran yang sangat kaku. Guru-guru ini mencoba berdamai dengan keadaan dan menolak untuk menjadi “burung beo”. Daya kreativitas mereka masih hidup dan memiliki daya perlawanan yang sangat kuat menghadapi belenggu liturgi pembelajaran yang beku. Guru-guru ini adalah guruguru yang kreatif dan menjadi oase pengajaran di sekolah-sekolah. Guru-guru yang segelintir ini amat menyadari kondisi kerja mereka yang boleh dibilang tertekan dari atas dan niat melakukan sesuatu yang bernilai lebih bagi dirinya dan siswanya. Bekerja bagi guru kreatif bukanlah

penghambaan dan segala kepatuhan buta kepada iklim dan tuntutan administrasi birokrasi, tetapi menemukan makna dan kepuasan diri yang juga melibatkan siswa yang diajar. Guru kreatif mencoba menawar iklim kerja yang mekanik dengan membangun kesadaran diri bahwa mereka berurusan dengan jiwa-jiwa siswa yang tidak bisa dijadikan barang mati dalam sistem mekanik, dampak pemenuhan syahwat administrasi. Mereka tidak bisa hanya diberi instruksi dalam kalimat-kalimat kaku tanpa nyawa. Siswa di mata guru kreatif tetap membutuhkan dialog dan wacana kualitatif, bercitarasa dan kaya nuansa, serta rasa atau emosi. Maka guru kreatif selalu berjuang dalam tekanan dan pemaksaan kepatuhan terhadap hukum-hukum liturgi pengajaran demi pemenuhan syahwat administrasi. Mereka mencoba menemukan ruang-ruang kecil tempat bisa mengembangkan daya kreatif, baik bagi dirinya maupun para siswanya. Guru kreatif biasanya kritis. Hal ini sering kali muncul dalam pembelaja-

rannya yang justru membuat siswa “terperanjat”, tergugah, memberi suasana segar dan gairah, merenung, tersenyum geli atau bahkan getir, membangkitkan rasa ingin tahu. Siswa menikmati atmosfir kelas yang berbeda dari suasana yang monoton, mekanik, kaku dan tentu saja membosankan. Guru kreatif menunjukkan alternatif dalam belajar, bahwa ada cara lain yang ternyata sangat mengasikkan dan menggairahkan karena ada hal-hal baru yang memberi semangat baru. Maka guru kreatif menyadarkan siswa atas kehilangan besarnya, yakni kreasikan dan gairah dalam belajar. Berdamai dengan rasa bosan, sesungguhnya bukan satu-satunya yang ada di sekolah. Di samping mencuri kesempatan dalam kelas, yang menjadi oase padang tandus pembelajaran karena terbelenggu liturgi yang kaku, guru kreatif juga menerobos kondisi-kondisi yang menjerat atau memperbudaknya dengan cara berkiprah di luar sekolah, misalnya mengikuti berbagai forum ilmiah guru, pelatihan pembelajaran, serta lombalomba berskala nasional. Karena itu, untuk beberapa kasus semua kiprah guru kreatif tersebut adalah pemberontakan terhadap belenggu liturgi administrasi pengajaran. Beberapa guru kreatif memang sukses berkiprah di luar sekolahnya bertugas. Mereka meraih makna dan nilai hidup yang memberinya rasa bangga hebat. Namun segala hal positif ini ternyata tidak bisa ditularkan di sekolahnya, kar-

’’Pola, sistem atau model pengawasan yang berbasis pada kinerja administrasi guru, membelenggu guru. Akibatnya, benih-benih kreatif jadi lapuk. Guru-guru kreatif mati suri. Banyak guru tertekan dan mencoba berdamai dengan keadaan demi ‘aman’ dan akhirnya tumbuh sikap ‘mencari aman’. Potensi-potensi hebat guru terpendam semakin dalam.’’

Pilkada dan Pemda Pro-Lingkungan HAJAT akbar demokrasi berupa pemilihan kepala daerah (pilkada) secara serentak yang akan digelar di 171 daerah (mencangkup 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten) pada Juni 2018 mendatang, bukan hanya harus mampu melahirkan para pemimpin daerah yang benar-benar bersih, tetapi juga harus mampu melahirkan para pemimpin daerah yang memihak kepada lingkungan. Sebagaimana kita ketahui, salah satu indikator berjalannya pemerintahan yang bersih adalah minimnya angka kasus tindak korupsi. Sayang hasil pilkada selama ini masih banyak yang membikin rakyat kecewa berat karena mereka yang terpilih dalam pilkada ternyata tidak amanah. Rentetan aksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap banyak kepala daerah nyata-nyata mengkonfirmasi ihwal figur-figur pemimpin terpilih hasil pilkada yang ternyata justru tidak amanah. Kekecewaan masyarakat tersebut dapat berdampak pada kian meningkatnya golongan putih alias golput, yakni mereka yang tidak mau berpartisipasi dalam Pemilu. Kesejahteraan Lingkungan Menghadapi Pilkada 2018 mendatang, para bakal calon pemimpin daerah yang ikut ambil bagian dalam kontestasi pilkada seyogianya mengusung misi politik pengharapan (politics of hope), dengan cara menyiapkan perubahan-perubahan baru bagi daerah yang akan mereka pimpin apabila mereka memenangi pilkada nanti, sehingga pada gilirannya bakal menumbuhkan optimisme dan kepercayaan rakyat yang lebih besar terhadap mereka.

Oleh Djoko Subinarto Saat ini, selain upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, yang tampaknya juga tidak kalah krusial adalah upaya mewujudkan pemerintahan yang pro lingkungan alias memihak kepada lingkungan. Pasalnya, banyak daerah di Tanah Air dewasa ini yang mengalami degradasi lingkungan besar-besaran, sehingga menjadi daerah langganan bencana, semisal banjir dan longsor. Faktanya, tidak sedikit daerah di negeri ini yang semula merupakan daerah aman bencana kini berubah menjadi daerah rawan bencana. Tentu saja ini menjadi tantangan tersendiri bagi para kepala daerah terpilih nanti. Mereka dituntut untuk bisa menelurkan berbagai kebijakan antisipatif terhadap kemungkinan setiap bencana yang muncul, sehingga sanggup meminimalisir jatuhnya korban dan kerugian yang lebih besar. Pada saat yang sama, mereka dituntut pula melahirkan solusi-solusi jitu untuk meredusir risiko bencana ekologis di daerah mereka masing-masing. Kalau kita jeli mencermati, risiko bencana ekologis yang saat ini mengancam banyak daerah di negeri ini disebabkan antara lain oleh beberapa faktor berikut. Pertama, kerusakan hutan lindung penyangga daerah aliran sungai. Bukan rahasia lagi, sebagian besar hutan lindung penyangga daerah aliran sungai di banyak daerah sekarang ini dalam keadaan rusak parah. Rusaknya hutan penyangga menjadikan berkurangnya daerah penampung air hujan, yang pada gilirannya

ena lingkungan sosial sekolah tempatnya bekerja justru tidak mudah menerima atau memberi pengakuan. Maka, guru kreatif menjadi orang asing yang sendiri. Karena bagi pada umumnya guru yang memilih jalan aman, menjadi kreatif adalah tindakan menambah beban pekerjaan. Karena itu, tidak perlu melakukan hal-hal yang bernilai lebih dan sudah cukup menjalani tata kerja mesin, robot, atau menjadi “guru-burung beo”, maka aman. Semuanya sudah ada pada pola dan tinggal mengikuti saja. Jadi, tidak perlu pusing-pusing memikirkan inovasi. Guru kreatif mengejar nilai dan kepuasan kerja. Untuk hal ini, mereka termotivasi bekerja lebih dengan cara bernegosiasi dengan belenggu liturgi pengajaran yang kaku untuk menangkup rasa puas dan pencapaian hikmat spiritual. Maka yang menggerakkan motor kerjanya adalah nurani atau kesadaran mendalam atas pilihannya sebagai guru dengan dedikasi daya kreatif untuk anak didiknya sebagai orientasi dan bukanlah bekerja demi tertib administrasi. Guru kreatif mencoba untuk tidak tunduk sepenuhnya di bawah liturgi pembelajaran yang kaku untuk mengejar pemenuhan syahwat administrasi pengajaran. Bagi siswa, guru kreatif adalah oase yang menyejukkan jiwa. Bagi pada umumnya guru di sebuah sekolah yang menjadikan diri mereka hamba sahaya liturgi administrasi birokrasi pengajaran, guru kreatif adalah sosok yang dipandang dengan cibiran.

akan semakin mempermudah terjadinya banjir serta longsor. Kedua, pencemaran dan penyusutan lahan basah (wetlands). Lahan-lahan basah berupa situ (danau), sungai dan waduk mengalami berbagai pencemaran akibat aktivitas rumah tangga maupun aktivitas industri. Di samping itu, pembangunan ekspansif yang tidak memerhatikan tata kelola lingkungan menjadikan semakin susutnya lahan basah. Padahal lahan basah mempunyai peran dan fungsi signifikan dalam mengontrol banjir, menyediakan air bersih dan mengatur keseimbangan suhu kawasan. Ketiga, kerusakan daerah pantai. Kawasan-kawasan pantai-pantai kita sekarang kini kian rusak pula. Salah satunya penyebabnya adalah pembabatan hutan bakau (mangrove) yang masif untuk berbagai kepentingan komersial. Selain menjadikan kawasan pesisir makin rawan banjir, pembabatan hutan bakau juga merusak keanekaragaman hayati. Kebijakan pembangunan yang tidak terkendali dan tidak ramah lingkungan, yang hanya mementingkan keuntungan jangka pendek dan sesaat segelintir kelompok, menjadi hal yang lazim dipraktikkan di banyak daerah di negeri ini. Ujungnya, lagi-lagi rakyat yang mesti menanggung semua akibatnya. Oleh karena itu, para kepala daerah yang nanti muncul sebagai hasil pilkada serentak yang digelar Juni mendatang bukan hanya memiliki kewajiban untuk mempraktekkan clean government,

tetapi juga memiliki kewajiban untuk mempraktekkan green government. Jika tujuan akhir clean government adalah terwujudnya pemerintahan yang bebas dari berbagai bentuk praktik koruptif, maka tujuan akhir green government adalah terciptanya kesejahteraan lingkungan berupa tersedianya air bersih, terjaminnya keanekaragaman flora dan fauna, terjaminnya panorama perdesaan dan perkotaan yang asri, terciptanya kawasan sungai, gunung, hutan serta pantai yang bersih lestari, tersedianya taman-taman kota dan transportasi yang layak dan ramah lingkungan serta tersedianya udara bersih. Terwujudnya pemerintahan daerah yang bersih dan pemerintahan daerah yang memihak lingkungan pada gilirannya bakal ikut berkontribusi secara signifikan dalam menyelamatkan negeri ini dari ancaman aneka petaka sosial-politik-ekonomi dan petaka lingkungan berkepanjangan yang bakal menghambat bangsa ini dalam menggapai berbagai kemajuan besar dan sekaligus menghambat bangsa ini merenda masa depan yang jauh lebih baik. Sudah barang tentu kita semua sangat menanti tampilnya sosok-sosok kepala daerah yang benar-benar mampu mewujudkan daerahnya menjadi daerah yang bersih dari praktik-praktik koruptif dan bebas dari ancaman berbagai petaka ekologis. Kita berharap dan berdoa mudah-mudahan ajang pilkada serentak Juni nanti bakal melahirkan para kepala daerah yang benar-benar bersih dan pro lingkungan.

POJOK Perajin arak di Karangasem tak pernah mendapat pembinaan. - Takut pejabatnya mabuk. *** Mantan Presiden SBY sebut Indonesia takkan pernah bubar. - NKRI harga mati, bukan mati. *** Pemilu Presiden 2019, poros ketiga tidak akan menang. - Rakyat mesti menang.

Penulis, alumnus Universitas Padjadjaran

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


”Ngenteg Linggih” Pura Dalem Seribupati Tabanan (Bali Post) Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri upacara Ngenteg Linggih di Pura Dalem Purwa, Banjar Adat Seribupati, Desa Cau Belayu, Marga, Tabanan, Sabtu (24/3) lalu. Hadir juga tokoh Puri Agung Ubud Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), anggota DPR-RI I Made Urip, anggota DPRD Tabanan, Camat Marga, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat setempat. Ketua Panitia Karya I Gusti Made Suarjaya menjelaskan, Karya Agung ini digelar karena telah rampungnya pembangunan fisik pura, antara lain Gedong, Padma Surya Agung, Teteken dan palinggih. Pembangunan tersebut menghabiskan dana kurang lebih Rp 700 juta. “Biaya segitu belum termasuk biaya upakara. Proses pembangunan telah dilakukan kurang lebih empat bulan. Sejak Desember 2017 hingga akhirnya rampung bulan ini,” Jelasnya. Dikatakannya, pura ini di-empon 272 kepala keluarga (KK). Dalam proses pembangunan pura, setiap KK dikenakan iuran kurang lebih Rp 200 ribu. “Selain iuran per KK sejumlah Rp 200 ribu, kami juga mendapatkan bantuan dari para donatur dan bantuan lainnya,” ungkapnya Selain melakukan persembahyangan, Bupati Eka dan rombongan juga menghaturkan punia sebagai wujud bakti ke hadapan masyarakat. (kmb28)

Bali Post/kmb28

ULEMAN - Bupati Tabanan saat menghadiri uleman di Pura Dalem Seribupati.

7

TABANAN

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Pantai Nyanyi Dipenuhi Sampah Kiriman Pihak Desa Mengaku Kewalahan

Tabanan (Bali Post) Kondisi pesisir Pantai Nyanyi yang berada di Kecamatan Kediri, belakangan ini tak sedap dipandang mata karena disebabkan ‘‘banjir’’ sampah kiriman. Tidak hanya sampah plastik, juga sampah dari ranting kering dan kayu gelondongan banyak bertebaran di pantai nan indah itu. Sesungguhnya Pantai Nyanyi memiliki potensi wisata cukup menjanjikan. Alasannya, lokasi Pantai Nyanyi berdekatan dengan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot. Kepala Desa Beraban I Wayan Sukariana mengatakan tahun ini volume sampah di sepanjang pesisir Pantai Nyanyi memang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan pihaknya pun telah mengajak Karang Taruna desa setempat bersama warga dan pemilik vila di sekitar lokasi turun bersama-sama melalukan kegiatan bersihbersih sampah. Hanya karena keterbatasan tenaga dan alat, kegiatan bersih-bersih sampah itu hanya difokuskan pada sampah plastik saja. “Hanya sampah plastik saja yang kita pungut. Sedangkan ranting dan batang kayu besar-besar itu terpaksa kami biarkan,” terangnya, Minggu (25/3) kemarin. Persoalan sampah kiriman sudah menjadi pekerjaan rumah tiap tahun, khususnya memasuki musim hujan yang disertai angin kencang. Keterbatasan ang-

garan menyebabkan pihak desa tidak mampu menangani sampah kiriman itu dengan volume tinggi secara maksimal. Hal itulah yang menjadikan pihaknya kewalahan. “Masalahnya bukan tidak mau bertanggung jawab. Penataan sampah itu perlu anggaran besar. Di zaman sekarang siapa yang mau terus menerus turun membersihkan sampah secara sukarela,” terangnya. Pengembangan kawasan wisata Pantai Nyanyi agar bebas sampah, sesungguhnya perlu anggaran yang relatif besar. Masalahnya, pemerintah mengeluarkan aturan larangan adanya pungutan bagi wisatawan yang datang ke Pantai Nyanyi. Meski kerap muncul di media sosial terkait volume sampah kiriman. Sayang reaksi dari pemerintah tidak responsif alias dingin. Apakah pihaknya sudah

Bali Post/kmb28

DIPENUHI SAMPAH - Kondisi pesisir Pantai Nyanyi yang dipenuhi sampah ranting dan kayu. melakukan koordinasi dengan dinas terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup? Sukariana mengatakan belum ada. Namun dirinya siap bersurat jika memang itu yang dikehendaki dinas agar bisa turun terkait penanganan sampah ini. “Kalau bersurat ke DLH memang belum. Kalau dengan bersurat kemudian dinas terkait turun, saya akan lakukan,” tegasnya. Pantai Nyanyi ini tergolong indah. Bukan saja

karena fanoramanya yang bagus. Pantai ini juga disokong hamparan pasir hitam legam halus, dengan bentang sangat luas. Istimewanya, ketika terkena sinar matahari muncul kerlapkerlip pasir. Hal itu yang dapat menambah pesona pantai ini. Selain itu, Pantai Nyanyi juga ditunjang ombak cukup besar dan panjang, sehingga Pantai Nyanyi memang sangat ideal untuk mereka pecinta

permainan surfing atau peselancar. Terlihat juga sejumlah perahu nelayan di sana. Hal itu menandakan tempat ini cocok untuk nelayan turun ke laut mencari ikan. Apalagi pantai ini masih sepi pengunjung, jadi nuansanya lebih tenang, damai dan malah ada privasinya. Karena itu sangat ideal bagi mereka yang memerlukan ketenangan dan kedamaian setelah seharian beraktivitas. (kmb28)

Memasuki Panen Raya

Harga Gabah Masih di Atas HPP

Memasuki panen raya tahun 2018 ini, ketersediaan padi di Tabanan melimpah. Walau stok melimpah, petani masih beruntung karena masih bisa menjual harga gabahnya di atas Harga Pokok Pemerintah (HPP). Belakangan ini memang mulai ada sedikit penurunan harga, tetapi tidak terlalu signifikan dan tidak merugikan petani. Kenapa hal itu bisa terjadi? KETUA Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tabanan I Nengah Mawan, Minggu (25/3) kemarin, mengatakan harga jual gabah di tingkat petani memang selalu di atas HPP, khususnya di Tabanan. Meski ketersediaan gabah melimpah akibat panen raya. ‘’Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, harga jual gabah ditingkat petani di Tabanan tidak pernah di bawah HPP. Rata-rata

nilai jual gabah tinggi, walau memasuki panen raya,’’ ujarnya. Harga rata-rata gabah ditingkat petani saat ini, kata Mawan berada dikisaran Rp 4.800 per kg - Rp 5.000 per kg. Harga ini masih di atas HPP yaitu Rp 3.700 per kilogram ditingkat petani. Dengan harga itu, lanjut Mawan, petani masih merasakan keuntungan. Perhitungan keuntungan digambarkan Mawan, karena biaya yang harus dikeluarkan

petani per satu kali musim tanam, hanya mencapai Rp 15 juta hingga Rp 16 juta per hektar. Sedangkan dalam satu hektar rata-rata petani menghasilkan enam ton gabah. Harga per enam ton gabah jika dikalikan harga jual saat ini, maka para petani akan mendapatkan penghasilan kotor sebanyak Rp 28,8 juta per hektar hingga Rp 30 juta per hektar. Dikurangi biaya yang dikeluarkan, keuntungan bersih petani bisa mencapai kurang lebih Rp 15 juta per hektar. ‘’Produksi gabah di Tabanan tergolong laris manis. Walau panen raya semua gabah tetap bisa terserap,’’ ujarnya. Gambaran penghitungan keuntungan tersebut, kata Mawan, adalah keuntungan

yang didapat jika petani menjual produksinya dalam bentuk gabah. Bukan dalam bentuk sistem tebasan. Sebab, jika petani menjual hasil panen menganut sistim tebasan, apa lagi sebelumnya telah menggunakan pola pertanian intensif, maka panghasilan yang diterima petani saat panen dipastikan merugi. Petani rugi, karena sistem tebasan ini memerlukan keahlian, utamanya saat menaksir harga. Jika terjadi salah tafsir, maka otomatis petani akan merugi. “Apabila panen dilakukan dengan cara menjual produksi dalam bentuk gabah, setelah dilakukan panen sendiri oleh petani tersebut, maka keuntungan tetap saja menjadi milik petani,’’ ujarnya. (san)

Bali P ost/san

PANEN RAYA – Tampak gabah sedang dikeringkan. Saat ini memasuki panen raya, syukur harga gabah di Tabanan masih tetap di atas HPP.


KARANGASEM

8

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Hari Keluarga Bumi, Putung Dipromosikan Amlapura (Bali Post) Anak-anak sekolah dan pramuka serta pegawai daerah di lingkungan Pemkab Karangasem dikerahkan melaksanakan aksi bersih-bersih di objek wisata Putung, Desa Duda Timur, Selat, Minggu (25/3) kemarin. Gotong-royong yang dipimpin Sekda Gede Adnya Mulyadi itu untuk mempercantik Putung yang akan menjadi tempat dilaksanakannya pencanangan Hari Keluarga Bumi. Pencanangan Hari Keluarga Bumi itu akan dilaksanakan Selasa (27/3) besok. Acara gong perdamaian dunia itu memang bisa menjadi ajang promosi karena akan dihadiri sejumlah tokoh serta mengundang sejumlah wisatawan asing. Pemkab Karangasem sengaja memilih Putung sebagai lokasi acara sekaligus untuk mempromosikan objek wisata alam tersebut. Harapannya, Putung yang sempat menjadi salah satu objek wisata vaforit itu kembali eksis sehingga mampu menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. ‘’Kita pilih Putung untuk mengembalikan atau memulihkan kembali eksistensi objek wisata yang sempat lama tidak terurus dengan baik ini. Dengan Putung dipromosikan, kita berharap Putung bisa dikenal kembali oleh masyarakat luas,’’ terang Sekda Adnya Mulyadi. Objek Wisata Putung ini sejatinya sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wisata alternatif. Di objek tersebut, Pemkab Karangasem punya 1,2 hektar lahan. Di lahan itu bisa dibanguni fasilitas pariwisata yang bagus. Di sana juga ada spot-spot wisata milik desa adat. Spot-spot wisata itu baru bisa dikembangkan dengan maksimal jika induknya yakni Putung itu sendiri sudah tertata dengan bagus. Salah satu spot wisata yang cukup potensial dikembangkan menjadi destinasi wisata adalah Air Terjun Jagasatru. Air di sana terjun setinggi 35 meter. Air terjun itu berada di alur tebing persis di bagian bawah Putung itu. Secara administratif, Air Terjun Jagasatru itu masuk wilayah Banjar Pateh, Desa Duda Timur. Objek Wisata Putung itu merupakan hamparan perbukitan yang menawarkan panorama ke arah laut selatan Karangasem. Dari puncak Putung itu tersaji pemandangan alam sangat indah. Tebing di bawahnya cocok untuk aktivitas trekking, melewati kebun-kebun penduduk. Air Terjun Jagasatru itu memberikan nilai lebih dibandingkan lokasi trekking di tempat lain. Perbekel Duda Timur Gede Pawana mengatakan, Putung dengan air terjun Jagasatru-nya itu sangat potensial untuk dikembangkan. Akses menuju Air Terjun Jagasatru itu sudah dibuka lima tahun lalu. Namun jalan setapak baru dibangun dua tahun kemudian. Pihaknya bersama masyarakat berkeinginan agar air terjun itu dijadikan satu paket dengan Objek Wisata Putung yang ada di atasnya. Namun dengan kondisi Putung saat masih belum dibangun sebagai objek wisata yang memadai, hal itu membuat potensi Air Terjun Jagasatru itu belum bisa memberikan kontribusi maksimal bagi desa dan masyarakat. Padahal, jika dilihat sejarahnya kedua objek itu sangat layak dijual. ‘’Di bagian atas air terjun itu juga ada pemandian Kayoan Sudamala. Kayoan Sudamala itu sangat disucikan. Fungsinya untuk palukatan, melebur segala kekotoran, penyakit niskala, dll,’’ ungkapnya. (kmb)

HADIR DI SWiB - Penyiar, siswa dan guru pendamping saat hadir di Studio Siar SWiB 106,8 FM.

Bali Post/kmb31

Program Anak Bangsa SWiB

SMKN 1 Amlapura Ciptakan Poros Baru Amlapura (Bali Post) -

SMKN 1 Amlapura masih tergolong baru. Meski demikian, sekolah kejuruan yang berada di Jalan Veteran atau Jalur Sebelas Amlapura ini, kini sudah mampu berdiri sejajar dengan sekolah unggulan lainnya. Dalam urusan prestasi di berbagai ajang lomba, juara tak lagi didominasi sekolah unggulan seperti SMAN 2 Amlapura demikian pula SMAN 1 Amlapura. Sebab, SMKN 1 Amlapura sudah mampu bersaing, bahkan kerap tampil sebagai juara. Karena itu tidak jarang mengalahkan kedua sekolah unggulan di bumi lahar tersebut. SMKN 1 Amlapura ini tergolong cukup cepat matang. Malah kini, mampu menjadi poros baru terkait upaya mencetak siswa berprestasi. Hal itu tidak pelak, membuat masyarakat Karangasem, khususnya yang berdomisili di Kota Amlapura, kian banyak anak-anaknya punya pilihan dalam hal melanjutkan pendidikannya. Dari segi output, SMKN 1 Amlapura ini sudah mampu membuktikan hasil didikannya, menjadikan siswa berprestasi. Bahkan, ada sisi keunggulannya yakni para lulusannya, sudah siap untuk bekerja. “Pola pendidikan yang kami terapkan, mengedepankan disiplin, kompetitif dan juga mandiri,” kata salah satu guru Eka Damayanti, guru Agama Hindu dan Staf Kesiswaan di SMKN 1 Am-

lapura, saat dihadirkan sebagai narasumber mendampingi narasumber beberapa siswa berprestasi pada program acara Anak Bangsa SWiB 106,8 FM, Minggu (25/3) kemarin. Anak-anak SMKN 1 Amlapura ikut berbagi cerita terkait prestasi yang diraih masing-masing. Apa yang disampaikan para siswa itu, tujuannya, untuk memotivasi pendengar SWiB. Dengan harapan anak-anak lainnya bisa terinspirasi agar mereka senantiasa giat belajar, sehingga dapat juga mereguk berprestasi seperti mereka. Seperti siswa Ida Wayan Rakae Keswara Goutama Putra. Siswa putra ini duduk di kelas XI Jurusan Jasa Boga. Dia menceritakan keberaniannya mengikuti lomba sejak masih duduk di sekolah dasar. Saat itu ia berhasil menyabet juara

pertama Lomba Mesatwa Bali tingkat kecamatan dan berlanjut kabupaten. Kebiasaan itu terus berlanjut. Karena itu ketika duduk di bangku SMK, ia terus aktif mengikuti perlombaan demi perlombaan. Seperti Gerak Jalan Kreasi tahun 2017 mewakili sekolah, bersama teman-temannya. Hasilnya keluar sebagai juara II. Hal yang paling membanggakan bagi anak muda yang juga rajin berlatih menari itu, ketika mengikuti lomba Dharma Wacana tingkat Kabupaten yang diadakan Kementrian Agama. Prestasinya sukses meraih juara II. “Pengalaman melalui prestasi ini terasa sangat berkesan. Sebab hanya dengan persiapan minim tiga hari saja. Satu hari menyiapkan naskah. Dan dua hari

menghapal empat lembar naskah, bersyukur hasilnya maksimal. Prestasi ini tidak lepas berkat tuntunan guru pembimbing,” ujarnya Siswa lainnya, Ida Ayu Nirmayani yang saat ini duduk di kelas XII Jurusan Keperawatan mengikuti lomba mewakili sekolah. Sangat berkesan baginya sebab baru pertama kalinya diharuskan terjun langsung ke Panti Sosial. Betapa susahnya berkomunikasi dengan para lansia. Kita harus punya kiatkiat karena segi psikologis yang lebih dominan harus dikedepankan. Demikiam pula siswa lainnya Ketut Angga Budhi Astawa. Dia sendiri pernah mengikuti Lomba Karate tingkat nasional. “Hal utama untuk bisa berprestasi itu mau tidak mau kita mencintai apa yang kita kerjakan. Hal itu mendorong kita tetap mencoba melakukan yang terbaik, serta mengikhlaskan hasil akhir kepada Tuhan,” terang Astawa. Ni Wayan Anik Sabtayani juga ikut berbagi pengalaman. Ia mengaku begitu semangat berkompetisi mengikuti

lomba sejak di bangku SD. Karena itu ia memberanikan diri sekolah di kota. ‘’Saya juga didaulat mengikuti Kompetensi Siswa Bidang Restaurant Service. Saya sangat puas, meski keluar sebagai juara kedua,’’ ujar Anik Sabtayani bangga. I Wayan Puja Astawa, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Industri, menambahkan melihat perkembangan pariwisata Bali saat ini yang sedang lesu, maka perlu ada revitalisasi SDM di bidang pariwisata. Langkah-langkah itu mendesak dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan yang prima untuk dunia pariwisata itu sendiri. Kita harus berupaya menjadi mutiara entah di manapun berada dalam kerangka tumbuh menjadi manusia berkualitas. Sudah pasti, memang harus ada langkah langkah efektif, menguatkan pikiran, perkataan dengan satu tindakan nyata, agar kelak dapat memiliki nilai kompetensi yang tinggi dalam dunia kerja khususnya. (kmb31)

Artha Dipa Ajak Masyarakat Karangasem Cintai Pendidikan

Bali Post/kmb

BERSIH BERSIH - Aksi bersih-bersih di objek wisata Putung.

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

WAKIL Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menjalani ujian akhir disertasi program Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan di Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar. Keputusannya mengikuti program pendidikan doktor pascasarjana strata tiga (S-3) bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan secara pribadi semata. Melainkan, diharapkan bisa meningkatkan semangat dan motivasi masyarakat Karangasem di bidang pendidikan. ‘’Saya mengambil materi ’Perkawinan Pada Gelahang’ masyarakat Bali Hindu di Karangasem. Saya mengupas fenomena itu karena fakta itu memang terjadi di tengahtengah masyarakat. Tetapi, lebih dari itu, saya mengambil program S-3 ini untuk mengajak masyarakat mencintai pendidikan itu sendiri,’’ ujar Artha Dipa, Minggu (25/3) kemarin. Politisi berlatar belakang birokrat ini mengatakan saat ini Pemkab Karangasem me-

nempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu program utama. Pihaknya berharap prioritas yang sudah dikedepankan pada sektor pendidikan, itu juga diikuti oleh munculnya partisipasi aktif dari masyarakat. Terkait tema yang diusung dalam desertasinya, Artha Dipa mengatakan itu dipilih sebagai upaya ilmiahnya untuk mengungkap fenomena perkawinan pada gelahang (saling memiliki) yang masih kontroversial pada berbagai daerah di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem. Pro-kontra yang terjadi pada masyarakat tidak saja menarik secara ilmiah, tetapi juga bersifat urgen bagi keberlanjutan sistem adat, budaya dan agama Hindu di Bali. ‘’Terjadi pro dan kontra terkait masalah pernikahan pada gelahang ini. Terlihat pada hak dan kewajiban adat, kedudukan dan status hukum, kondisi tak terprediksikan, aspek niskala, perubahan sosial dalam

sistem adat, wacana hak waris perempuan, refleksi pengetahuan dan pengalaman serta pada hukum perkawinan Hindu,’’ paparnya. Penelitian ilmiah dalam wujud disertasi, kata Artha Dipa, bukan belajar penelitian dan bukan hanya mendalami penelitian, tetapi menciptakan suatu ide baru yang disebut novelty. Disertasi adalah menciptakan atau mengembangkan teori yang baru dalam rangka melakukan sesuatu yang bermanfaatuntuk mensejahterakan umat Hindu khususnya. Pihaknya berharap Disertasinya ini dapat menjadi acuan secara praktis dalam menyikapi persoalan-persoalan sosial keagamaan yang terjadi di masyarakat, terutama yang berkaitan langsung maupun tidak dengan fenomena perkawinan pada gelahang ini. Promovendus, Artha Dipa memaparkan disertasinya pada ujian akhir Kamis

PAPARKAN DESERTASI - Wabup Artha Dipa memaparkan disertasinya di hadapan dewan penguji program pascasarjana Unhi Denpasar. (22/3) lalu di hadapan sembilan Dewan Penguji, di antaranya Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., Dr. I Wayan Budi Utama, M.Si., Dr. IB Dharmika, M.A., Dr. Ni Putu Suwardani, M.Pd.,

Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, M.Si., Prof Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., Prof. Dr. IB Gede Yudha Triguna, M.S., Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si., dan Dr. Dra. IGA Wimba, M.M. (ad1085)

Lagu ’’Patah Hati Pertama Kali’’

Tiga Pekan Puncaki Tangga Lagu SWiB Menjadi seorang artis bukanlah cita-cita utamanya. Namun, siapa sangka hoki datang kala fans Radio SWiB 106,8 FM -- Kelompok Media Bali Post -- ini meluncurkan single perdananya yang berjudul ‘’Patah Hati Pertama Kali’’ produksi Ganawangsa Pro. Lagu bertempo cepat dan bernada sedikit kocak ini justru mampu mencuri perhatian pendengar Radio SWiB. Bahkan, sudah tiga pekan bertahan dalam acara Pepalitan Gending Pop Bali, di mana program ini menampilkan lagu-lagu pop Bali paling populer dalam seminggu. Bagaimana kisah di balik sukses lagu ini bisa bertahan hingga tiga pekan?

Indra Kusuma

Bali Post/gik

PENYANYI yang lagi naik daun itu adalah Indra Kusuma. Sesungguhnya, Indra suka bermusik sejak kecil. Ia mengaku sejak anak-anak sangat menggemari lagu Pop Bali. Setelah lama tampil off air di berbagai wilayah Karangasem, kemudian dirinya dapat kesempatan membuktikan kemampuannya pada ajang bertajuk pencarian bakat penyanyi Bali. Di sana Indra Kusuma mengadu bakat-

nya pada ajang audisi album amal produksi Ganawangsa Pro. Dirinya sama sekali tidak menyangka terpilih menjadi salah satu nominasi 10 besar pemenang pada kompetisi yang melibatkan penyanyi dari seluruh Bali. Pengalaman pertama kali masuk studio rekaman dan meluncurkan sebuah album, dikatakan oleh pria kelahiran Timbrah, 19 Desember 1987 ini, pasti tidak akan pernah dilupakannya.

Dia dipercaya membawakan single bertema patah hati yang didukung iringan musik upbeat, ternyata di luar dugaannya lagu itu justru mendapat respons yang baik. ‘’Awalnya sih hanya iseng, uji kemampuan diri sendiri karena sering ikut acara karaoke di Radio SWiB 106,8 FM. Eh… ternyata lolos 10 besar. Setelah dapat lagu itu kemudian rekaman. Hasilnya beredar di radio, lagu ini justru banyak yang request,’’ ujar Indra Kusuma, Minggu (25/3) kemarin, usai tampil live di Radio SWiB, dalam program Karaoke SWiB 106,8 FM Bali. Setelah sepekan lagu ‘’Patah Hati Pertama Kali’’ itu diluncurkan di Radio SWiB, kata Indra, ternyata relatif banyak mencuri perhatian pendengar. Terbukti dari bertahannya lagu ini selama sebulan dalam Puncak Tangga Lagu Pepalitan Pop Bali Radio SWiB 106,8

FM dan masuk menjadi 5 besar di radio-radio lainnya. Tiga kali kesempatan dapat memuncaki tangga lagu, sebetulnya jarang terjadi dalam program Pepalitan ini. Melihat respons penggemar, nampaknya lagu ini masih akan bertahan dalam beberapa pekan ke depan. Ditanya progres ke depannya, Indra mengaku masih belum memikirkannya. ‘’Sementara lihat perkembangan dulu, sejauh mana lagu ini bisa menghibur masyarakat,’’ imbuh penyanyi bersuara bulat dan tinggi ini. Namun, Indra yang merupakan anak keempat dari lima bersaudara pasangan almarhum I Ketut Wirya dan Ni Made Poni ini tidak menampik bahwa mungkin saja dirinya akan mulai merintis karier sebagai seorang artis penyanyi pop Bali. Indra merasa sangat senang ketika banyak yang terhibur karena lagunya itu. Terlebih,

rekan sesama fans radio juga sangat support terhadap lagu ini. Dikatakan, sejak dulu sering saling berkirim salam sesama fans, saat radio pertama di Karangasem ini sudah mengudara. Dengan tema patah hati, menurutnya, bukan berarti lagu ini galau. Lagu ini lebih menceritakan tentang bagaimana seseorang yang pernah merasakan patah hati pertama kalinya itu. Harus segera move on dan percaya jodoh itu sejati pasti akan ditemukan walau sering harus lama mendapatkan. Dengan begitu besar respons fans radio, dia mengaku belum berencana meluncurkan single kedua atau rencana bikin album sendiri. ‘’Nikmati saja dulu lagu ini. Kan saya termasuk pendatang baru. Ide ke arah sana tentu ada. Cuma masih lihat situasi sambil juga menggali ide lagu lain yang lebih menghibur,’’ kata Indra. (gik)


Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Kembangkan Potensi Desa Melalui BUMDes

Gianyar (Bali Post) Pengembangan potensi desa melalui BUMDes tengah gencar dilaksanakan di Desa Sidan, Gianyar. Langkah tersebut mampu mengangkat perekonomian masyarakat desa setempat. Kepala Desa Sidan I Made Sukra Suyasa belum lama ini mengungkapkan, BUMDes di Desa Sidan saat ini telah menggarap beberapa unit usaha seperti pasar, warung desa, salon desa hingga penyediaan air bersih ke warga. Dengan berbagai unit usaha tersebut, BUMDes telah mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga. ‘’Hal ini tentu akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan warga,’’ terangnya. Sukra Suyasa menjelaskan, khusus pasar desa, di dalamnya terdapat Pasar Yadnya yang menyediakan segala kebutuhan upacara keagamaan. Barang dagangan berupa sarana upacara merupakan hasil produksi di Desa Sidan alias produk lokal. ‘’Ini dimanfaatkan sebagai penghasilan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga,’’ kata Sukra Suyasa. Terkait Pengelolaan Air Minum (PAM) Desa Sidan, dana yang dihabiskan untuk pembangunan sistem tersebut sekitar Rp 270 juta. Selain itu, dana tambahan berasal dari partisipasi warga. ‘’Siapa yang pesan waktu itu, dikenakan ongkos pasang Rp 800 ribu per KK. Kini PAM ini sudah berjalan dengan baik, memberikan pelayanan kepada 300 KK di Desa Sidan,’’ ujarnya. Pihaknya mengakui kuota 300 KK tersebut sudah maksimal. Sementara saat ini masih ada puluhan daftar tunggu untuk layanan PAM Desa Sidan. Guna meningkatkan layanan, pihaknya berencana menambah bak penampungan air untuk kemudian disalurkan kepada warga di daftar tunggu. Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar Wayan Suweta menyampaikan, pendirian BUMDes harus mempertimbangkan potensi desa. BUMDes harus bisa bersanding, bukan menjadi pesaing untuk usaha lain yang sudah ada di desa. Berdasarkan data, saat ini terdapat 21 BUMDes dari total 64 desa di Kabupaten Gianyar. BUMDes terbanyak berada di Kecamatan Gianyar yakni 7 unit, diikuti Kecamatan Payangan 5 unit, Sukawati 2 unit, Tampaksiring 1 unit, Tegallalang 4 unit dan Ubud 1 unit. Hanya di Kecamatan Blahbatuh yang belum ada BUMDes. ‘’Kita tetap targetkan penambahan BUMDes setiap tahunnya,’’ kata Suweta. (kmb35)

GIANYAR

9

Pura Dalem Sukaluwih Batuan Terbakar Gianyar (Bali Post) Suasana palebon di Setra Dalem Puri, Desa Pakraman Batuan, Kecamatan Sukawati, Minggu (25/3) kemarin, mendadak tegang. Pasalnya, beberapa menit setelah prosesi pembakaran jenazah, terjadi kebakaran dua bangunan utama di Pura Dalem Sukaluwih yang berlokasi bersebelahan dengan kuburan tersebut. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. Informasi dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga, I Nyoman Gotra. Saat mengukir paras candi bentar Pura Prajapati yang terletak di jaba sisi Pura Dalem Sukaluwih, Gotra tiba-tiba melihat kepulan asap. Awalnya ia menduga itu kepulan asap dari prosesi pembakaran jenazah di Setra Dalem Puri. Tanpa ada rasa curiga, ia pun melanjutkan pekerjaannya. Tidak berselang lama, terdengar suara letupan disertai kobaran api pada atap ijuk bangunan Bale Paselang Agung yang posisinya di utama mandala Pura Dalem Sukaluwih. Ia pun langsung lari ke Jalan Raya Batuan untuk meminta pertolongan. Krama Desa Pakraman Batuan yang kala itu tengah menyaksikan prosesi PEMBERSIHAN - Krama Desa Pakraman Batuan melakukan pembersihan puing-puing kebakaran di Pura Dalem Sukaluwih.

Topik : PENGEMBANGAN JERUK LOKAL

perspektif

Kualitas Produksi dan Pengolahan

Bali Post/nik

MANCING - Warga Sukawati menggelar lomba mancing di pinggir Pantai Purnama, Minggu (25/3) kemarin. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mengangkat potensi pariwisata pantai tersebut.

BERBAGAI ide kreatif untuk pengolahan jeruk lokal Kabupaten Gianyar akan dicetuskan paslon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthyasa-Pande Istri Maharani Primadewi (Kertha-Maha). Diungkapkan ketua tim pemenangan KerthaMaha, I.B. Nyoman Rai, Kertha-Maha akan mengupayakan produksi minuman dari jeruk lokal. ‘’Ini sedang kita upayakan. Tentunya harus bersinergi dengan sejumlah pihak,’’ ucapnya. Bila upaya ini berhasil, minuman jeruk lokal Gianyar akan disalurkan ke hotel dan restoran. Namun sebagai langkah awal. Kertha-Maha

akan bersinergi PHRI untuk menyalurkan buah jeruk lokal ke akomodasi pariwisata di Gianyar. ‘’Kita akan bekerja sama dengan PHRI untuk mempromosikan buah lokal ke hotel dan restoran,’’ ucapnya. Tidak hanya menyasar akomodasi pariwisata, pihaknya juga akan memprioritaskan penggunaan buah lokal dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. ‘’Intinya kita sinergi dengan PHRI mempromosikan jeruk lokal sehingga nanti juga bisa disalurkan ke lintas stakeholder,’’ jelasnya. Peningkan kualitas jeruk lokal juga menjadi perhatian Kertha Maha. (nik)

palebon pun lantas berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Kulkul bulus membuat krama desa adat tumpah ruah menuju pura untuk membantu memadamkan api. Beberapa saat kemudian, petugas dengan lima unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar datang melakukan pemadaman. Namun karena atap bangunan berbahan ijuk, proses pemadaman memakan waktu cukup lama. Sekitar pukul 14.00 Wita, api berhasil dipadamkan. Usai pemadaman api, warga melakukan pembersihan sisa-sisa bangunan yang terbakar. Mereka kemudian dikumpulkan di wantilan pura guna membahas langkah yang akan dilakukan pascakebakaran. Saat pertemuan tersebut, Perbekel Desa Batuan I Nyoman Netra meminta krama agar mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah. ‘’Agar tidak menyalahkan siapa-siapa. Ini murni musibah,’’ pesannya. Dia juga berjanji akan mengupayakan dana ke-

bencanaan dari desa untuk pemulihan jangka pendek. Wakil Bendesa Pakraman Batuan I Ketut Wastika juga menegaskan bahwa insiden tersebut murni musibah. Ia pun enggan berkomentar terkait dugaan api bersumber dari percikan api saat palebon. ‘’Kami tidak ingin berspekulasi atau mendugaduga. Biarkan penyidik kepolisian yang ambil ranah itu,’’ ujarnya. Kini krama pun fokus untuk memikirkan upacara penyapuhan dan pembangunan kembali. Sebab, Mei mendatang tepatnya pada hari raya Galungan, merupakan piodalan nadi di pura ini. ‘’Rencananya hari ini (kemarin - red) juga ngaryanin penyapuhan. Ngaturang guru piduka,’’ jelasnya. Pangempon pura pun meminta petunjuk kepada sulinggih, apakah dua bangunan utama tersebut akan dirombak total atau bagian atapnya saja. ‘’Masih nunasin ke geria. Karena ini menyangkut pola pikir dan rasa,’’ imbuhnya. (kmb35)

Perda Buah Lokal

HASIL pertanian Kabupaten Gianyar berlimpah. Bahkan jeruk dari kawasan Gianyar utara layak disalurkan ke hotel dan restoran. Penyaluran jeruk lokal Gianyar inilah yang akan digalakkan calon Bupati Gianyar Made Mahayastra. Menurut Mahayastra, Kecamatan Payangan dan Tegallalang merupakan penghasil jeruk berkualitas. Sejumlah hotel dan restoran pun sudah menggunakan buah lokal. ‘’Jeruk ini layak disalurkan ke masing-masing kamar hotel tiap hari,’’ katanya. Tidak hanya jeruk, buah lokal lain seperti pisang dan salak juga sepatutnya disalurkan ke setiap akomodasi pariwisata khususnya

homestay di sejumlah desa wisata. ‘’Ini juga untuk memperkenalkan buah lokal kita ke wisatawan,’’ jelasnya. Namun diakuinya, belum semua akomodasi pariwisata bersedia menggunakan buah lokal untuk disajikan kepada wisatawan. Sebab itu, ia pun memandang perlu dibuatkan payung hukum yang mewajibkan hotel dan restoran menyerap buah lokal. ‘’Ya ini perlu ada Perbup atau Perda. Seperti apa pastinya, akan kita bahas,’’ tegasnya. Selain menyalurkan buah lokal, Mahayastra juga memastikan penyaluran bibit serta subsidi ke petani dapat lebih ditingkatkan. ‘’Kita akan kawal perjalanan petani dari hulu hingga ke hilir,’’ tegasnya. (nik)

L.0001252-BLS-2


JEMBRANA

10

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Pemanfaatan Taman Pitbull Dipertanyakan Negara (Bali Post) Adanya bangunan yang dikelilingi pagar besi di sebelah Barat Kantor KPU Jembrana belakangan dipertanyakan masyarakat. Pasalnya kendati telah lama dibangun, namun Taman Pitbull jarang dimanfaatkan. Bahkan di halamannya mulai ditumbuhi ilalang. Dari informasi yang dihimpun, bangunan ini dibangun tahun 2017 lalu senilai Rp 193 juta dari APBD. Fungsinya untuk tempat olahraga disebut Taman Pitbull. Oleh karena itu, di areal Taman Pitbull selain ada bangunan baru, juga dipasang rangkaian besi untuk latihan halang rintang. Dari pengamatan Minggu (25/3) kemarin, kondisi areal taman itu justru terlihat kotor. Sejumlah warga yang sering melintas maupun tinggal di seputaran sana, justru belum mengetahui fungsi ataupun kegunaan bangunan di dekat Kantor KPU Jembrana ini. Selain itu, sampah plastik dan daun pohon terlihat berserakan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana Ketut Karyadi Erawan saat dikonfirmasi mengatakan, pengerjaan Taman Pitbull itu masih akan disempurnakan tahun ini. “Itu belum selesai. Kita bertahap (pengerjaannya - red). Ada beberapa yang perlu dilengkapi lagi,” ujar mantan Camat Negara ini. Dia mengakui taman tersebut terkesan belum dipergunakan karena pembangunanya belum rampung. Taman ini dibangun atas usulan dari para komunitas pecinta pitbull. Nantinya di taman tersebut, akan dipergunakan untuk ajang latihan dan pertemuan para pecinta anjing. “Memang sudah ditunggu-tunggu oleh para pecinta pitbull, kami masih lengkapi lagi dan berkoordinasi apa yang diperlukan,” tambahnya. (kmb26)

Bali Post/olo

PELANTIKAN – Kepala BNN RI Irjen Pol. Heru Winarko didampingi Bupati Jembrana I Putu Artha saat melantik relawan antinarkoba.

Gilimanuk Menjadi Jalur Favorit Penyelundupan Narkoba

Negara (Bali Post) -

Bali Post/olo

Rumput – Halaman Taman Pitbull ditumbuhi ilalang. Pengerjaan taman ini akan disempurnakan tahun 2018.

Jalan di Biluk Poh Kangin Berlubang

Negara (Bali Post) Jalan di Lingkungan Biluk Poh Kangin yang tembus ke Lingkungan Munduk Anyar, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, hampir setahun berlubang. Kondisi jalan seperti itu dikeluhkan warga. “Jalan ini di-hotmix, tapi sudah hancur dan berlubang. Kondisi ini kerap membuat warga jatuh. Kami harapkan mendapat penanganan, setidaknya dirabat saja yang rusak agar tidak berlubang dan berbahaya,” kata warga setempat, Ketut Sarma, Sabtu (24/3) lalu. Dari pantauan di lapangan, jalan yang berlubang dan hancur itu sepanjang 100 meter. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Perumahan dan Kawasan Pemukiman Jembrana I Wayan Darwin, Minggu (25/3) kemarin, mengatakan pihaknya akan segera mengecek kondisi jalan tersebut.(kmb)

Bali Post/kmb

BERLUBANG - Kondisi jalan di Lingkungan Biluk Poh Kangin, Kecamatan Mendoyo, hancur dan berlubang.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135

Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk Bali dari Pulau Jawa menjadi jalur favorit penyelundupan narkoba ke Pulau Dewata ini. Selain menjadi ladang peredaran barang terlarang tersebut, Bali juga berpotensi menjadi lokasi produsen narkoba. Hal itu dikuatkan dengan beberapa kali diungkap pabrik narkoba dan teranyar pabrik tembakau gorilla. Oleh karena itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengingatkan agar pengamanan Pelabuhan Gilimanuk dan sekitarnya harus diperketat. Hal tersebut diungkapkan Kepala BBN RI Irjen Pol. Heru Winarko usai melantik 571 relawan antinarkoba Kabupaten Jembrana di wantilan Pura Jagatnata, belum lama ini. Menurutnya, Bali merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang menjadi sasaran peredaran gelap dan penyalahgunaan

narkotika. Hal tersebut terbukti dari seringnya pengungkapan di perbatasan serta penangkapan pelaku di Bali. Bahkan akhir pekan lalu ada pengungkapan pabrik tembakau gorilla di Bali. Karena itu, lanjut Heru, pengamanan harus lebih diperketat. Selain itu harus ada tindakan yang lebih

masif, di samping peran serta masyarakat ikut memberantas narkoba. Misalnya, memberikan informasi kepada aparat apabila ada hal yang mencurigakan terkait narkoba di sekitar tempat tinggalnya. “Kerja sama dari semua pihak diperlukan untuk memerangi narkoba ini. Mulai dari

diri sendiri. Di Indonesia saat ini sudah ditetapkan ada 71 jenis narkotika,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, Kabupaten Jembrana sebagai pintu gerbang Bali setiap harinya dilalui sedikitnya puluhan ribu kendaraan. Oleh karena itu rawan sebagai jalur peredaran narkoba. Menurutnya perlu ada perhatian khusus. Begitu juga sebagai wilayah perlintasan, sangat berpotensi menjadi lokasi transit narkotika sebelum beredar di wilayah timur. Bahkan

selama tiga bulan terakhir, ada 18 kasus narkotika yang diungkap kepolisian di Jembrana. “Kami mengharapkan peredaran narkoba ini perlu diwaspadai bersama-sama. Banyak modus yang digunakan pelaku untuk menyelundupkannya. Apalagi di Jembrana yang berbatasan langsung dengan lautan, memiliki banyak pelabuhan tradisional sehingga rentan digunakan sebagai jalur tikus penyelundupan. Peran warga di pesisir pantai untuk melaporkan ke petugas juga sangat penting guna memberantas narkoba,” ujarnya. (kmb26)

Terkait Siswa SD Kecelakaan

Polsek-UPTD Sosialisasi Keamanan di Jalan

Negara (Bali Post) – Pemahaman tentang keamanan di jalan dan rambu lalu lintas disosialisasikan kepada para siswasiswi Sekolah Dasar (SD). Kendati belum cukup umur, sehari-hari siswa SD ini juga merupakan pengguna jalan baik sebagai pejalan kaki maupun naik sepeda gayung. Guna meminimalisir kecelakaan dialami siswa tersebut, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kecamatan Mendoyo dan Polsek Mendoyo melakukan sosialisasi tentang keamanan di jalan untuk siswa SD, Sabtu (24/3) lalu. Kasubag TU UPTD Dikpora Mendoyo Ni Nyoman Purnamiati, Minggu (25/3) kemarin mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud keprihatinan terhadap

kecelakaan siswa saat menyeberang jalan raya. Tidak ingin hal tersebut terulang, pihaknya berinisiatif menggelar sosialisasi keamanan di jalan raya bekerja sama dengan Polsek Mendoyo. Ratusan pelajar SD di lingkup UPTD Dikpora Mendoyo mengikuti sosialisasi yang melibatkan petugas Bhabinkamtibmas dan Unit Lalu Lintas di empat lokasi terpisah. Untuk beberapa SD di Desa Pohsanten, kegiatan tersebut dipusatkan di SDN 1 Pohsanten. Sedangkan SD di Desa Mendoyo Dangin Tukad di GOR Banjar Kebebeng, SD di wilayah Desa Penyaringan dilaksanakan di SDN 1 Penyaringan dan GOR SMKN 3 Negara untuk SD di Kelurahan Tegalcangkring. Purnamiati berharap dengan sosialisasi ini siswa sejak dini memahami aturan seba-

gai pengguna jalan, ramburambu lalu lintas dan fungsi zebra cross. Selain itu, agar mereka bisa menjaga diri sendiri, misalnya ketika belum dijemput orangtua. “Tidak hanya untuk menyeberang di jalan raya, tetapi juga hal lain seperti waspada dengan orang belum dikenal. Kami serahkan penuh ke Polsek ” ujar pejabat yang pernah bertugas di Kantor Pelayanan Perizinan Jembrana ini. Kapolsek Mendoyo Kompol I Gusti Komang Sukasana diwakili Panit Lantas Ipda I Nengah Suarna mengatakan, upaya ini sejatinya kegiatan rutin dilakukan bagi siswa sekolah menengah untuk keselamatan pengguna jalan. Untuk siswa SD lebih dikhususkan yaitu tata cara saat menyeberang jalan dan pengenalan dini rambu-rambu lalin. “Misalnya, fungsi

Bali Post/olo

SOSIALISASI – Pelajar SD di Desa Pohsanten mengikuti sosialisasi terkait keamanan di jalan. zebra cross dan warna-warna lampu. Anak SD ini secara emosional masih labil dan belum memahami aturan di jalan,” tandasnya.

Siswa-siswi SD kelas IV hingga VI antusias mengikuti kegiatan tersebut dan bisa berinteraksi dengan polisi. (kmb26)

Pantai Tergerus Abrasi, Puluhan Warga Direlokasi PANJANG pesisir pantai di Kabupaten Jembrana sekitar 76 kilometer dan saat ini belasan kilometer kena abrasi. Daratan yang sebelumnya menjorok ke laut, kini lenyap tergerus air laut. Data yang dihimpun di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jembrana, beberapa waktu lalu sedikitnya ada puluhan titik pantai terdampak abrasi. Selain tanah yang lenyap, banyak rumah warga hilang dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Posisi geografis Kabupaten Jembrana yang berbatasan langsung dengan laut Selatan, memberi dampak positif dan negatif. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, daratan di wilayah pesisir Jembrana terus menyusut akibat hantaman ombak laut selatan. Dampak gelombang air laut semakin

menjadi pada tahun 2010, setelah satu permukiman nelayan di Dusun Munduk Asem, Desa Cupel lenyap, berlanjut ke wilayah barat yaitu Desa Candikusuma, Melaya. Di desa yang dikenal menjadi dermaga zaman penjajahan Belanda ini, belasan rumah dan tempat ibadah nyaris hilang. Sejak per-

istiwa Munduk Asem itu, bantuan berupa senderan pantai turun dari Pemerintah Pusat. Namun itu bukan solusi, ketika salah satu pantai disender, pantai lain yang segaris mengalami abrasi, bahkan lebih parah. Ironisnya, titik-titik pantai yang rawan abrasi itu berada di permukiman warga. Dari data dihimpun, di Cupel, sejak abrasi melanda wilayah itu tahun 2001, 68 KK dipindahkan dari pinggir pantai. Saat itu puluhan warga Dusun Munduk Asem harus mengungsi massal. Warga yang mengungsi itu hingga kini menempati lahan relokasi bantuan pemerintah di Banjar Kembang. Para korban abrasi ini

Bali Post/olo

Hancur – Kondisi pesisir di Lingkungan Jineng Agung porak-poranda akibat abrasi. Bila tidak segera ditangani, warga yang tinggal di sana akan direlokasi seperti puluhan warga dari Cupel dan Candikusuma, Jembrana.

sejak tahun 2008 menempati rumah seluas satu are. Dari informasi yang dihimpun, pembangunan rumah merupakan bantuan dari Kementerian Perumahan Rakyat tahun 2008. Sedangkan tanah dan penyertifikatan merupakan bantuan dari Pemkab. Kepala Dusun Kembang, Abdul Hamid mengatakan, sedikitnya ada 20 warga yang tinggal di permukiman relokasi abrasi. “Mereka kini masuk warga Banjar Kembang dan seluruhnya sudah memiliki sertifikat,” ujarnya, Minggu (25/3) kemarin. Kondisi hampir sama terjadi di Candikusuma dan saat ini tertangani dengan revertment pantai menggunakan batu amor. Di Dusun Tirtakusuma, ada sekitar sembilan keluarga yang telah direlokasi lantaran tempat tinggal mereka hancur akibat abrasi. Sebagian besar para korban abrasi itu adalah nelayan yang berpenghasilan pas-pasan. Bahkan sejumlah warga di Candikusuma itu hampir setahun tinggal sementara di balai banjar yang biasanya digunakan untuk pasar desa. Tinggal di relokasi, sangat jauh berbeda dengan kondisi saat mereka tinggal di rumah yang dibangun sendiri. Tanah tempat mereka lahir, tumbuh hingga berkeluarga telah lenyap. Karena keadaan, mereka kini beradaptasi dengan lingkungan baru dan kehidupan baru. Kini hal serupa nyaris dialami belasan warga di Lingkungan Jineng Agung, Kelu-

rahan Gilimanuk. Dampak abrasi di lingkungan yang berbatasan dengan parkir manuver itu kondisinya sudah porak-poranda. Sejumlah bis yang sebelumnya dipasang untuk melindungi daratan di sepanjang lingkungan itu, kini juga sudah hancur. Akibatnya saat air laut pasang langsung menerjang ke rumah warga. Bahkan jalan gang yang menghubungkan ke Pasar Gilimanuk sudah lenyap. Bila ini terjadi, maka warga yang sudah puluhan tahun tinggal di pinggir pantai ini akan menyingkir. Beberapa waktu lalu, sejumlah warga di Gilimanuk melampiaskan kekecewaan dengan memasang spanduk karena tak kunjung ada penanganan abrasi. Spanduk tersebut sengaja dipasang di sejumlah titik menuju lokasi abrasi. Mereka menagih janji menyelamatkan daratan dari abrasi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Pemukiman Jembrana I Wayan Darwin mengatakan, sekitar 30 kilometer panjang pantai yang kritis abrasi dan tersebar di 22 titik. Sejumlah upaya telah dilakukan seperti dengan membuat senderan pantai bantuan Pemerintah Pusat. Namun belum semua tersentuh karena bantuannya bertahap. Seluruh titik yang rawan itu telah ditindaklanjuti dengan mengajukan proposal penanganan ke pemerintah pusat (olo)


BALI DWIPA

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

11

Indonesia Peringkat Kedua

Penderita TBC di Bali Diestimasi 13 Ribu

Denpasar (Bali Post) Indonesia menempati peringkat kedua setelah India untuk kasus tuberculosis (TBC). Sementara di Bali diestimasikan ada 13 ribu penderita TBC. Dari jumlah itu, baru sekitar 26 persen atau tiga ribu kasus yang berhasil ditemukan dan diobati. “Jadi masih ada 10 ribu yang berpotensi menularkan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya di Denpasar bertepatan Hari TBC Sedunia, Minggu (25/3) kemarin. Menurut Suarjaya, seringkali pasien dengan gejala ringan tidak mau berobat. Di samping banyak tenaga kesehatan tidak menyadari penderita yang datang merupakan kasuskasus TBC. Pihaknya mengajak masyarakat untuk turut membantu pemerintah dalam menemukan dan melakukan pendekatan terhadap penderita TBC. Dengan target menemukan 75-90 persen kasus TBC, diharapkan pada tahun 2030 kasus TBC akan tuntas. “Masyarakat jangan mendiskriminasi atau menjauhi penderita TBC. Dengan perilaku hidup yang sehat kita bisa menghindari TBC ini,” imbuhnya. Suarjaya menambahkan, TBC memang merupakan penyakit berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian. Namun TBC bisa disembuhkan dengan berobat secara teratur. Selain itu, TBC juga bisa dicegah dengan mengupayakan diri tetap sehat. Antara lain dengan cara mengecek kesehatan secara teratur, tidak merokok, rajin berolah raga, makanmakanan bergizi, istirahat yang cukup, serta mengendalikan stres. “Kebersihan lingkungan juga berperan

penting dalam pencegahan, seperti ventilasi rumah dan cukup sinar matahari yang masuk. Sekali lagi, TBC ini bisa disembuhkan dengan berobat yang teratur. Kita terus berupaya menemukan kasus dan mengobati sampai tuntas,” tandasnya. Menurut dokter spesialis paru RSUP Sanglah dr. Ni Luh Putu Eka Arisanti, penyakit TBC dapat menyerang organ lain dan menyebabkan kerusakan di organ tersebut. Selain itu TBC berbahaya karena bisa menular kepada orang lain. “Jadi, jika ada yang mengalami gejala batuk lebih dari seminggu, demam, keringat malam dan penurunan berat badan, segera periksakan diri ke Puskesmas,” ujarnya. Eka menambahkan, penularan penyakit TBC dimungkinkan melalui batuk, bersin-bersin dan dari ludah atau dahak penderita yang positif terinfeksi kuman TBC. Oleh karena itu, ada etika batuk yakni menutup mulut dan hidung dengan tisu, lalu tisu tersebut dibuang di tempat semestinya. Jika tidak ada tisu, gunakan lengan baju bagian dalam. “TBC bukan penyakit keturunan dan bisa disembuhkan dengan berobat secara teratur selama minimal enam bulan dan terus mengikuti saran dokter,” tandasnya. Dokter spesialis penyakit dalam RSPAD dr. Agus Setyo Budi, Sp.PD.,mengajak instansi kesehatan untuk proaktif memberantas penyakit TBC agar sejalan dengan target pencapaian MDGs. Instansi kesehatan agar lebih tegas terhadap upaya pencegahan penularan TBC. Di antaranya jika batuk lebih dari dua minggu pasien diisolasi dan diprioritaskan agar tidak menular di tempat keramaian. (kmb32)

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Bali AKBP Nyoman Sukasena saat sosialisasi Operasi Keselamatan Agung 2018.

Setahun Ratusan Nyawa Melayang di Jalan Rata-rata Menimpa Pelajar dan Karyawan

Denpasar (Bali Post) -

Kesadaran tertib berlalu lintas masih kurang membuat angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) cukup tinggi di Bali. Data yang dihimpun di Ditlantas Polda Bali menyebutkan, jumlah lakalantas tahun 2016 sebanyak 1.630 kasus dan tahun 2017 sebanyak 1.827 kasus atau naik 12 persen. Sedangkan jumlah korban meninggal akibat lakalantas tahun 2016 sebanyak 488 orang dan tahun 2017 sebanyak 496 atau naik dua persen. “Rata-rata kecelakaan menimpa pelajar dan karyawan perusahaan,” ujar Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Bali AKBP Nyoman Sukasena, Minggu (25/3) kemarin. Guna menekan angka tersebut, Ditlantas Polda Bali beserta jajarannya, Sabtu (24/3) lalu memberikan edukasi pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas dalam acara Operasi Keselamatan Agung 2018 kepada

masyarakat di Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Menurutnya, sosialisasi tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mematuhi segala peraturan dalam berlalu lintas. Sedangkan selama kegiatan Operasi Keselamatan Agung 2018, kepolisian tidak ada melakukan penindakan hukum, namun lebih mengedepankan upaya preemtif dan edukasi kepada masyarakat

tentang ancaman kecelakaan berkendara jika melanggar aturan. Ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran potensi penyebab terjadinya lakalantas, antara lain melawan arus lalu lintas, penggunaan handphone atau headset pada saat berkendaraan, berboncengan lebih dari satu, pengendara belum cukup umur, melebihi batas kecepatan, berkendaraan dalam keadaan mabuk, tidak memakai helm dan

safety belt. Selain itu, dalam rangka menekan jumlah kecelakaan di kalangan pelajar, pihaknya terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dengan memberikan pemahaman tentang tata tertib berlalu lintas. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih patuh, taat dan sadar untuk membudayakan tertib berlalu lintas. “Lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara. Oleh karena itu, pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas sangat penting dan merupakan keberhasilan pembangunan peradaban modern,” ujarnya. (kmb36)

Investor Asing Lirik Buleleng

Kembangkan Bisnis Properti dan Kesehatan Bali Post/kmb38

IMUNISASI JE – Mengantisipasi tidak mencapai target sebesar 90 persen, Dinas Kesehatan Provinsi Bali melakukan imunisasi susulan.

Dinkes Bali Siapkan Imunisasi JE Susulan

Singaraja (Bali Post) – Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) berakhir April 2018. Di Bali ada 962 ribu anak dari umur sembilan bulan sampai 15 tahun ditargetkan mendapat imunisasi JE. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali akan melakukan imunisasi susulan. Ini dilakukan dengan sweeping ke kabupaten dan kota di Bali. Di Bali ada sekitar 1,2 juta sasaran. Dari jumlah itu ditargetkan sebesar 95 persen atau sebanyak 962 ribu anak dicover imunisasi JE. Dari catatan Dinkes Bali, sasaran imunisasi untuk sementara mencapai 55 persen. Capaian ini terdiri atas anak-anak PAUD, TK, SD, dan SMP. Hingga April 2018 mendatang, imunisasi baru digelar di posyandu, puskemas dan rumah sakit. Kalau dari tahapan imunisasi itu target capaian sebesar 95 persen tidak tercapai, maka solusi yang akan diambil melakukan imunisasi susulan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya saat menghadiri pencanangan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Buleleng, akhir

pekan lalu mengatakan sejauh ini imunisasi berjalan dengan lancar dan hampir tidak ada kendala yang dihadapi. Hanya dari pelaksanaan imunisasi di sekolah internasional sempat ada beberapa orangtua siswa menolak imunisasi. Namun setelah diberikan penjelasan, orangtua mereka mengerti sehingga pelaksanaan imunisasi diizinkan. Evaluasi pun rutin dilakukan oleh petugas kesehatan di daerah. Nantinya dua minggu sebelum jadwal imunisasi berakhir, Dinkes Bali akan melakuan eveluasi menyeluruh untuk mendapatkan capaian imunisasi itu. Hasil evaluasi ini akan menentukan capaian apakah mencapai target atau sebaliknya. Jika nantinya tidak mencapai target, Dinkes Bali bersama Dinkes Kabupaten dan Kota melaksanakan imunisasi susulan. Ini dilakukan dengan men-sweeping sasaran yang tercecer. Menurut Suarjaya, target minimal imunisasi sebenarnya 90 persen dari total sasaran. Akan tetapi, Dinkes Bali sengaja menetapkan capaian imu-

nisasi melebihi target sasaran minimal. Karena komitmen pemerintah daerah melindungi anak-anak di Bali dari kemungkinan tertular virus JE. Keseriusan penanganan JE dilakukan dengan menetapkan imunisasi JE rutin untuk bulan ke-10. Artinya, setelah imunisasi selama dua bulan (Maret-April 2018) ini usai, maka setiap anak berumur 10 bulan wajib mendapatkan imunisasi JE. “Mulai Mei 2018 menjadi imunisasi rutin. Anakanak umur 10 bulan itu wajib dapat imunisasi JE. Nantinya setelah dapat imunisasi campak untuk anak sembilan bulan, maka umur 10 bulan adalah Imunisasi JE,” tegasnya Terkait dukungan vaksin JE, Suarjaya mengatakan sebanyak 1,2 juta vial vaksin telah disiapkan. Vaksin sebanyak itu seluruhnya disimpan di Dinkes Bali menggunakan cool room di mana temperaturnya bisa diatur sesuai kebutuhan. Alasan menyimpan vaksin terpusat di provinsi, karena vaksin ini membutuhkan tempat khusus menghindari rusaknya vaksin. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Di tengah tarik ulur wacana proyek bandara internasional Bali Utara, Buleleng dilirik pemilik modal (investor) luar negeri. Terbukti perusahaan asal Amerika yang tergabung dalam dalam Stern Resource (SR) Group tertarik mengembangkan usahanya di bidang properti dan kesehatan di bumi Den Bukit. Pihak manajemen dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) pada Senin (26/3) hari ini. Mengawali penjajakannya, pihak manajemen di antaranya Carl E. Bolch. III dan Co-Chief Executive Officer Hartadinata Harianto, serta Dinnah Tanuhardja selaku Business Development Director SR Group berkunjung ke Buleleng pada Jumat (23/3) lalu. Kunjungan investor itu setelah tokoh pengusaha lokal Buleleng Luh Kerthianing melakukan negosiasi. Kerthianing sendiri dikenal sebagai pengusaha di bidang properti. Perempuan asal Desa Sudaji, Kecamatan Sawan ini pernah duduk menjadi Ketua Komisi IV DPRD Buleleng periode 2004-2009. Dia juga sempat bertarung dalam Pilkada Buleleng 2007 lalu sebagai calon Wakil Bupati Buleleng. Luh Kerthianing di rumahnya Garden Villa Residence, Kelurahan Penarukan akhir pekan lalu mengaku bertemu dengan pihak

Bali Post/kmb38

PENJAJAKAN – Manajemen Stern Resource (SR) Group melakukan penjajakan ke Buleleng terkait rencana pengembangan investasi di bidang properti dan kesehatan. manajemen SR Group berkat bantuan realisasi bisnisnya di Surabaya. Pertemuan itu berlanjut sampai pihak SR Group tertarik berinvestasi di Buleleng. Alasan ia berusaha keras menghadirkan investor ke Buleleng, karena wilayah yang luas dan potensi yang mendukung masih perlu dikembangkan. Lebih banyak investor yang berinvestasi di daerah, dirinya yakin nantinya akan memberi dampak positif yang besar. Dia mencontohkan, manfaat yang paling menyentuh adalah terciptanya peluang kerja yang lebih luas dari sekarang ini, sehingga otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sebagai pengusaha hanya ingin berpartisipasi mengembangkan daerah kelahiran

saya, Buleleng. Mudah-mudahan nanti investasi ini bisa terwujud, sehingga memberi peluang kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat Buleleng,” katanya. Menurut Kerthianing, selain penjajakan oleh manajemen perusahaan, dirinya juga mengajak rombongan manajemen audensi dengan Bupati Putu Agus Suradnyana. Dari audensi ini, pihaknya memfasilitasi pihak manajemen untuk mendapatkan informasi terkait potensi daerah, termasuk menyampaikan rencana pengembangan bisnis kedua perusahaan tersebut. “Nanti besama-sama ingin beraudensi dengan Pak Bupati, terkait dengan rencana investasi dari SR Group. Selain mohon izin untuk melihat situasi Buleleng, kami

juga mengajak manajemen SR Group untuk mendapatkan informasi awal terkait pengembangan di daerah ini,” jelas pemilik Singaraja Building Center (SBC) ini. Sementara itu, Co-Chief Executive Offier Hartadinata Harianto mengatakan, alasan tertarik berinvestasi di Buleleng karena daerah ini memiliki potensi besar dan memungkinkan untuk dikembangkan. Dibandingkan berinvestasi di Bali Selatan yang sudah jenuh, maka Buleleng dianggap lebih member harapan untuk mengembangkan bisnisnya. Hartadinata Harianto menyebut, investasi yang mungkin dikembangkan adalah membangun klinik atau rumah sakit bertaraf internasinonal. (kmb38)

Korban Teknologi, Rintis Pabrik Narkoba

Bali Post/rah

Kombes (Pol) M. Arief Ramdhani

TAK disangka rumah mewah lantai dua di Perumahan Pesona Paramitha di Jalan Tunjung Sari Blok 2 No. 2, Padangsambian, Denpasar Barat dijadikan pabrik nar-

koba jenis tembakau gorilla. Harga kontraknya boleh dibilang fantastis, yaitu Rp 120 juta per tahun karena rumah tersebut komplit, tempat tidur peralatan dapur dan sarana-prasarana lainnya. Pengontraknya tinggal bawa pakaian saja. Setelah rumah tersebut digerebek tim gabungan Bareskrim Polri, Bea Cukai Soekarno-Hatta, Bea Cukai Ngurah Rai dan Polda Bali pada Selasa (20/3) lalu, warga perumahan tersebut baru tahu kalau rumah tersebut digunakan memproduksi tembakau gorilla. Barang bukti yang diamankan juga fantastis yaitu 30 kilogram tembakau gorilla siap edar dan sekitar 150 kilogram bahan setengah jadi. Yang paling mengagetkan pelakunya ka-

kak-adik asli Bali yaitu Anak Agung Ekananda Premana (24) dan Anak Agung Krisna Andika Putra (20). ‘’Ini (kejadian - red) fenomena pragmatis, karena pelaku ingin cepat memiliki sesuatu tanpa capek-capek kerja. Apa pun yang cepat menghasilkan uang pasti akan dilakukan tanpa melihat risiko atau dampaknya. Yang penting tujuannya tercapai,’’ ujar akademisi Dr. Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP., Minggu (25/3) kemarin. Menurutnya, anak zaman now tidak lagi berpikir ke depan seperti apa dan mau jadi apa! Yang penting apa yang menjadi tujuan utama saat ini, itulah dilakukannya. Banyak hal yang membuat orang berperilaku pragmatis karena banyak tuntutan

yang harus dipenuhi. Selain itu tembakau gorilla mudah dijual dan banyak penggemarnya, baik dari kalangan bawah sampai atas. Untuk mengantisipasi semua itu, perlu partisipasi seluruh lapisan masyarakat guna ikut mengawasi gerakgerik lingkungan atau keluarga. Kalau ada yang mencurigakan agar melaporkan ke pihak berwajib. Setiap keluarga agar mampu mengawasi anak-anaknya, baik di luar maupun di dalam rumah. ‘’Mereka (pelaku - red) ini sebenarnya korban IT (informasi dan teknologi) karena budaya asing terlalu bebas sehingga tidak bisa memfilter mana yang baik dan tidak baik,’’ ungkap Dekan Fisipol Universitas Ngurah Rai ini.

Apalagi usia mereka masih remaja dalam kondisi labil, sehingga sifat ingin tahu sangat tinggi. Di sinilah biasanya akan terjadi halhal yang tidak diinginkan bilamana orangtua atau masyarakat tidak mampu mengawasi gerak-gerik remaja saat ini. ‘’Terjadilah seperti yang dilakukan oleh kakakadik termasuk juga pacar dan kerabatnya ikut terseret,’’ tandasnya. Di zaman now sudah tidak bisa lagi membedakan perbuatan yang dilakukan antara orang asli Bali dan pendatang. Pasalnya, sama-sama memiliki kepentingan atau kebutuhan yang sama dan ini semua imbas dari teknologi semakin canggih. ‘’Saat ini justru orang Bali banyak terlibat tindak kejahatan dari

berbagai kalangan, karena mereka berpikir pragmatis dan hedonis,’’ ungkapnya. Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes (Pol) M. Arief Ramdhani mengatakan, seperti disampaikan Presiden RI Joko Widodo, bahwa Indonesia darurat narkoba. Jadi peredaran narkoba masif di seluruh Indonesia, termasuk Bali. ‘’Semua jenis narkoba itu berbahaya. Memang tembakau gorilla ini lagi tren dan lebih murah. Tapi tetap saja berbahaya karena campuran kimianya tidak ada aturannya. Begitu juga narkoba jenis lainnya. Arak dicampur obat antiserangga saja berbahaya,’’ ungkapnya. Oleh karena itu, ia berharap seluruh masyarakat bersama-sama melakukan pembinaan terhadap ke-

Bali Post/rah

Dr. Gede Wirata

luarga, tetangga dan lingkungannya. ‘’Yang paling penting pembinaan dimulai dari rumah agar terhindari dari narkoba,’’ kata Kombes Arief. (rah)


12 SOSOK Sumber Perekonomian

PENINGKATAN perekonomian masyarakat terus digenjot Pemkab Klungkung dan tidak hanya cukup bergantung pada sektor pariwisata yang semakin berkembang, terlebih di Nusa Penida. Sebab sifatnya sangat dinamis dan rentan goyah. Atas hal tersebut, masyarakat harus mampu menggali sumber lain dan sektor pertanian bisa menjadi alternatif. “Klungkung, termasuk Bali memiliki pertanian sebagai konsep hulu. Walau lahan kecil, tetapi bisa jadi sumber peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkap Kabag Perekonomian Setda Klungkung Ketut Sena, Minggu (25/3) kemarin. Untuk mewujudkan itu, perlu ada peningkatan produktivitas. Selain itu, juga diimbangi dengan menumbuhkan keunggulan komparatif. Petani tak hanya fokus dalam penanaman padi, tetapi bisa membudidayakan komoditas lain seperti bawang merah dan putih maupun cabai. Langkah ini juga sekaligus untuk meminimalisasi inflasi daerah. “Harus ada pemetaan potensi yang dimiliki. Kalau tidak dibangkitkan, sektor pertanian akan termarginalkan,” ujarnya. Menurutnya, pemerintah telah memberi dorongan untuk petani supaya bisa menekuni profesinya secara berkelanjutan. Asuransi pertanian, bantuan bibit hingga subsidi pupuk telah digulirkan dengan maksud mengurangi biaya operasional dan mengalihkan pada peningkatan penghasilan. Selain pertanian, usaha kecil menengah juga sangat layak untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. Potensinya yang sangat besar bisa disinergikan dengan sektor pariwisata. “Misalnya, kerajinan. Banyak ada di Klungkung. Ini bisa digarap lebih maksimal lagi,” sebut pejabat asal Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan ini. Pembangkitan sumber perekonomian itu memerlukan sumber daya manusia yang andal dan berkompeten dan ini menjadi salah satu kendala. Pemkab pun telah melakukan pembenahaan melalui pembinaan secara berkelanjutan. “Pemahaman harus semakin meningkat. Jangan terus dininabobokkan. Intinya harus garap sumber perekonomian hulu,” pungkasnya. (sos)

Pengawasan Belum Maksimal

Dewan Soroti Kinerja Inspektorat

Semarapura (Bali Post) Kinerja Inspektorat Pemkab Klungkung disoroti kalangan legeslatif. Pasalnya, sejumlah dugaan pelanggaran di lingkungan Pemkab tidak ditindaklanjuti secara serius. Demikian pula terhadap pengawasan kinerja pemerintah desa dan kelurahan yang dinilai belum berjalan maksimal. “Saya sangat sayangkan masih ada pejabat seperti sekarang, dengan IT sudah bagus. Dinas terkait, termasuk Inspektorat, tolonglah melakukan gedoran untuk OPD, pemerintah desa maupun kelurahan,” ungkap anggota DPRD Klungkung I Komang Suantara, Minggu (25/3) kemarin. Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan dugaan pelanggaran di tingkat OPD maupun kelurahan salah satunya muncul pada absensi pegawai karena ada indikasi tidak disiplin. Sementara untuk tingkat pemerintah desa, pengawasan yang belum berjalan maksimal terjadi pada pengelolaan keuangan. Hal tersebut salah satunya tercermin dari adanya dugaan kasus penyimpangan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Satra, Kecamatan Klungkung tahun 2015 yang kini sudah dikuak Kejaksanaan Negeri Klungkung. “Digedor ini. Berikan beberapa pelajaran atau pendampingan, apalagi ada dana besar dikelola desa,” tegasnya. Kinerja Inspektorat yang demikian diharapkan dievaluasi. Jika tak ada perubahan, diusulkan supaya pimpinannya dicopot. “Kalau memang tidak cakap, ganti saja. Ganti dengan orang yang berani dalam artian cakap bekerja,” kata Ketua Komisi II ini. Kepala Inspektorat Klungkung I Made Seger menerima positif kritikan tersebut. Namun demikian, disampaikan tugas yang diemban pihaknya sangat luas. Tak hanya fokus terhadap pemeriksaan kinerja masingmasing OPD, namun juga pembinaan dan pengawasan yang sampai menyasar desa. Ini tertuang dalam PP 12 Tahun 2017. Hal tersebut belum berbanding lurus dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM). “Tidak semua bisa diambil karena SDM masih kurang. Seperti bulan ini, ada yang fokus menangani penyelesaian laporan keuangan daerah. Laporan kinerja dan masih ada yang lain lagi. Belum lagi kita harus meningkatkan kapabilitas Akip,” jelasnya. Pejabat asal Nusa Penida ini menyebutkan apa yang diutarakan wakil rakyat itu masih pada tataran normatif. Namun ditegaskan, pihaknya selama ini telah bekerja semaksimal mungkin bersama instansi terkait untuk mengantisipasi munculnya pelanggaran. “Contoh, dana alokasi dana desa jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Aturannya ada 13 yang berasal dari sejumlah kementerian. Sekarang hanya ada enam atau tujuh personel. Kita sudah dorong (memaksimalkan pengelolaa-red). Berteori boleh saja. Seburuk apapun boleh,” tandasnya. (kmb45)

KLUNGKUNG

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Genjot Investasi

Revisi Perda RTRW Diharapkan Segera Dituntaskan

Semarapura (Bali Post) Proses revisi Perda Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bali 2009-2029 tengah berlangsung. Perubahan status kawasan pesisir Klungkung daratan dari Daerah Tujuan Wisata (DTW) menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) diusulkan Pemkab Klungkung. Langkah tersebut untuk mendongkrak iklim investasi. Oleh karena itu revisi tersebut diharapkan segera dituntaskan. Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PU-PRKP) Gusti Gde Gunarta menjelaskan, perubahan status yang diusulkan dari Pantai Tegal Besar yang menjadi perbatasan dengan Kabupaten Gianyar dan berlanjut sampai Pantai Belatung yang berbatasan dengan Kabupaten

Karangasem. “Sekarang statusnya masih DTW. Dalam revisi Perda RTRW Bali, (DTW-red) diusulkan jadi KSPD,” jelasnya, Minggu (25/3) kemarin. Usulan perubahan itu untuk mengembangkan sektor pariwisata di Klungkung daratan. Pembangunan akomodasi levelnya bisa lebih tinggi dari yang ada saat ini. “Kalau masih status

DTW, akomodasi tidak boleh berbintang. Tingginya maksimal delapan meter atau dua lantai. Kalau sudah KSDP, bisa lebih dari tiga lantai dan berbintang,” sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, hasil revisi akan disesuaikan dengan Perda RTRW Kabupaten Klungkung, supaya tidak bertentangan. Terlepas dari itu, keinginan untuk menjadi-

kan pantai yang membentang dari Kecamatan Banjarangkan hingga Dawan itu sebagai KSPD datang langsung dari bawah. Hal tersebut sebagai cara untuk mendongkrak investasi pariwisata yang kini belum begitu menggeliat. “Arahnya memang ke sana (peningkatan investasired). Usulan hanya pada pantai ini.,” sebut Gunarta. Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara mengungkapkan, wacana revisi Perda RTRW itu sudah mencuat sejak 2016. Tapi faktanya sampai saat ini masih dalam proses. “Dengan situasi seperti sekarang, investor akan

berpikir untuk berinvestasi,” katanya. Menyikapi hal tersebut, pihaknya mendorong Pemkab untuk bersama-sama mendorong Pemprov dan DPRD Bali supaya segera menuntaskan. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Klungkung I Made Sudiarkajaya mengatakan, sampai saat ini belum ada investor besar yang mengajukan permohonan investasi di kawasan pantai tersebut. “Ketertarikan investor belum ada. Tetapi kalau berubah jadi KSPD, harapannya bisa menggeliat,” terangnya. (kmb45)

Pentaskan Dramatari Godogan di Art Center

Penampilan Siswa SMPN 1 Banjarangkan Pukau Penonton SMP Negeri 1 Banjarangkan menjadi duta Kabupaten Klungkung dalam Bali Mandara Nawanatya ke-3 tahun 2018, yakni Pementasan Gelar Kreativitas Seni Pelajar di Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (23/3) lalu. Karyanya berupa dramatari Godogan berhasil memukau dan decak kagum penonton. Kepala SMPN 1 Banjarangkan I Nengah Suradnya menyampaikan, karya yang dipentaskan itu sebagai cara untuk membangkitkan kreativitas peserta didik sebagai penerus pelestari seni budaya. Mengingat fungsinya yang sangat penti ng, s ek ol ah ak an t er us melakukan pembinaan secara berkelanjutan. “Kegiatan seperti ini akan selalu ditingkatkan. Supaya kreativitas seni bisa selalu dijaga dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

USAI PENTAS - Siswa SMPN 1 Banjarangkan foto bersama guru usai pentas di acara Bali Mandara Nawanatya ke-3 tahun 2018 di Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (23/3) lalu. Pementasan ini tidak hanya diisi drama tari dari Klungkung, tetapi juga ada dari Kabupaten Badung yang diwakili SMPN 2 Kuta.

Topik : antisipasi tunggakan pajak

Kegiatan seperti ini sangat disambut positif. Tidak hanya oleh para guru tetapi juga siswa-siswa di sekolah. “Ini untuk memupuk rasa

semangat supaya lebih mencintai budaya seni di Bal,” ujarnya. Pada acara tahunan itu, SMPN 1 Banjarangkan mementaskan Dramatari Godogan yang mengisahkan perjalanan hidup seorang anak dari Men Bekung dan Pan Bekung. Kelahirannya sangat ajaib dan kerap kali berperilaku di luar kemampuan manusia. Suatu hari, dia sangat berkeinginan untuk melamar putri dari kerajaan Daha. Itu pun terpenuhi. Putri kerajaan menyatakan diri sangat mencintai Godogan. Dengan ketulusan hati sang putri, Godogan tiba-tiba berubah menjadi pemuda rupawan. Karya yang dipentaskan apik ini mampu memukau penonton. Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung I Ketut Suadnyana mengatakan, pemkab sangat men-

gapresasi kreativitas sekolah tersebut. Diharapkan bisa menjadi motivasi untuk sekolah lain supaya bisa melahirkan karya serupa. Melestarikan dan membangkitkan seni budaya, dikatakannya, pemkab sudah memberikan perhatian melalui pemberian baleganjur dan drum band. “Dengan ini, anak-anak bisa berkreativitas dalam seni budaya,” ucapnya. Selain itu, pemkab juga telah memberikan ruang terhadap masyarakat untuk mementaskan kesenian yang dimiliki melalui program Klungkung Menari yang digelar satu bulan sekali. ”Pada acara besar yang diselenggarakan pemkab, seperti Festival Semarapura, berbagai kesenian juga dipentaskan. Banyak melibatkan anakanak sekolah. Ini juga untuk mengasah bakat,” imbuhnya. (ad1075)

SOLUSI

Perbaikan Secara Mendasar

TUNGGAKAN pajak bumi dan bangunan terjadi setiap tahun di Kabupaten Klung-

CABUP nomor urut 2, I Nyoman Suwirta, mengatakan meningkatnya intensitas kesibukan masyarakat, ditambahkan dengan perkembangan teknologi, penerapan sistem online dipandang tetap strategis dalam percepatan pemungutan pajak. Pada kepempinannya di periode pertama bersama I Made Kasta, itu

kung. Hal serupa juga berpotensi terjadi pajak lain, seperti hotel dan restoran. Mengingat pendapatan pajak sangat penting untuk mendongkrak pembangunan daerah, solusi apakah yang ditawarkan pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada untuk menangani itu? Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus

Oka, sepakat serapan pajak harus bisa secara maksimal. Ada yang menilai, dalam pemungutan penggunaan sistem online dipandang strategis. Menurutnya, itu layak diterapkan di Klungkung. Akan tetapi, tak bisa langsung dijalankan begitu saja. Sebelumnya harus ada perbaikan mendasar. Para wajib pajak harus diajak duduk bersama, diberikan pemahaman. “Kalau saya jadi bupati, akan

dikonsep sejak awal. Tetapi program ini baru berjalan di beberapa tahun kemudian. Harus ada perbaikan mendasar,” tegasnya. Jika sudah ada kesadaran, pembayaran secara online akan bisa dilakukan secara mudah. Ini tinggal perlu dukungan infrastruktur dan kerja sama dengan lembaga keuangan. “Wajib pajaknya dulu diperhatikan. Harus punya prinsip sama. Kalau

pajak hotel dan restoran, katakan bahwa yang bayar pajak adalah pengunjung, Bukan pemilik,” ungkapnya. Pajak bumi dan bangunan ke depan juga diupayakan tidak lagi ada pungutan alias dibebaskan. Ini sekaligus untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian. “Saya rasa PBB (pajak bumi dan bangunan) setiap tahun tidak begitu tinggi. Itu bisa digratiskan,” tandasnya. (sos)

Perluas Sistem ”Online”

sudah diterapkan. Hanya saja cakupan layanannya belum merata. “Ini akan terus kami perluas, supaya masyarakat lebih mudah membayar,” sebutnya. Penerapan sistem ini dapat bekerja sama dengan lembaga keuangan. Tidak hanya perbankan, namun juga lembaga perkreditan desa maupun koperasi. Konsep ini sejalan dengan

program Smart City yang telah di-launching Pemkab Klungkung 2017. “Ini juga bagian dari Smart City. Konsep sudah ada, tinggal jalan saja,” ujar Suwirta. Pria asal Nusa Ceningan ini menyatakan, meningkatkan pemahaman kepada wajib pajak akan pentingnya pembayaran tetap menjadi hal wajib untuk terus digulirkan. Ia

sependapat dengan Tjok Bagus, kedepannya ada kebijakan pembebasan pajak bumi dan bangunan. Tetapi ini perlu menunggu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber lain meningkat. “Saya targetkan, kalau terpilih, di periode kedua ini PAD naik 100 persen dalam lima tahun menjadi Rp 310 miliar,” tegasnya. (sos)


EKONOMI

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Kepala Daerah Harus Aktif Kendalikan Harga Bahan Pokok

Jakarta (Bali Post) Harga kebutuhan bahan pokok seringkali mengalami fluktuasi pada situasi tertentu seperti perayaan hari raya keagamaan. Pengendalian harga dapat dilakukan melalui sinergi pemerintah pusat daerah. Untuk itu masing-masing kepala daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk aktif melakukan upaya pengendalian harga. Misalnya dengan melakukan pencatatan stok dan jumlah konsumsi bahan pokok di masing-masing daerah. Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, Minggu (25/3) kemarin. Ia meminta kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk berperan secara aktif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah masing-masing khususnya menjelang bulan suci Ramadan pada Mei 2018. Enggartiasto mengatakan, pada 2017 lalu, pihaknya bersama dengan pemerintah daerah telah berhasil dan mampu mengendalikan serta meredam gejolak harga khususnya pada saat Ramadan dan perayaan Idul Fitri, dan diharapkan pada 2018 pencapaian tersebut bisa diterapkan kembali. ‘’Kerja sama dengan pemerintah daerah itu mampu meredam gejolak kenaikan harga, saya pantau betul untuk ketersediaan dan pengendalian harga,’’ kata Enggartiasto. Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya segera mengundang para pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menyiapkan langkah guna mengantisipasi adanya lonjakan harga bahan pokok menjelang masuk bulan Ramadan. Selain itu, lanjut Enggartiasto, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diharapkan dapat meningkatkan jumlah distributor terdaftar yang ada di wilayahnya melalui Tanda Daftar Pelaku Usaha Distribusi Barang Kebutuhan Pokok (TDPUD), serta mendorong pelaporan stok oleh distributor terdaftar sesuai ketentuan Permendag No. 20 Tahun 2017. Kemudian, pemerintah daerah agar melakukan pencatatan stok dan konsumsi di masing-masing daerah untuk mengetahui kondisi surplus atau defisit barang kebutuhan pokok. Formulir pencatatan tersebut akan diintegrasikan dalam aplikasi SIPAP yang dilakukan untuk memastikan pencatatan tersebut secara daring. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga diminta melakukan uji laboratorium terhadap beras (medium dan premium) yang beredar di pasar mengacu pada Permendag Nomor 57 Tahun 2017 dan melaporkan hasilnya kepada Kemendag c.q. Ditjen Perdagangan Dalam Negeri. ‘’Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas beras yang dijual di pasar dalam memenuhi kriteria sesuai dengan Permendag 57/2017, sekaligus dapat mendukung peningkatan kualitas data yang dipantau oleh kontributor SP2KP,’’ kata Enggartiasto lagi. (ant)

Kinerja BUMN di 2018

Ditargetkan Tak Ada Lagi Merugi Jakarta (Bali Post) – Sebanyak 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga tahun 2017 masih mengalami kerugian di antaranya Garuda Indonesia dan Krakatau Stell. Di tahun 2018, pemerintah menargetkan tidak ada lagi BUMN yang merugi. Untuk itu sinergi antara sesama BUMN untuk mewujudkan efisiensi menjadi strategi yang dikedepankan.

Bali Post/ant

BUMN - Menteri BUMN Rini M Soemarno menargetkan di tahun 2018 tidak ada lagi BUMN yang mengalami kerugian.

Pasokan Komoditi Pangan dan Inflasi

BI Terjun Langsung Berdayakan Petani Denpasar (Bali Post) Musim kemarau diprediksi akan mulai April dan dikhawatirkan memberi pengaruh pada berkurangya pasokan komoditi, sehingga memicu inflasi. Sejumlah antisipasi pun dilakukan pihak terkait. Jika Dinas Tanaman Pangan Provinsi Bali mempunyai Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRTL) untuk menekan permintaan cabai sehingga harga bisa terkendali, maka Bank Indonesia (BI) memiliki cara lain untuk menjaga gejolak harga. Mulai dari kegiatan edukasi membaca cuaca, membangun embung hingga pemberdayaan petani. Keterlibatan BI dalam tataran teknis ini untuk mengendalikan inflasi. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali Causa Iman Karana mengatakan, BI dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali segera melakukan antisipasi terkait adanya kemungkinan lonjakan harga karena pengaruh musim kemarau yang segera tiba. Antisipasi dilakukan mengingat musim kemarau rentan memengaruhi produksi pangan, seperti bawang merah,

cabai maupun bawang putih. ‘’Musim kemarau memang rentan memengaruhi produktivitas pangan, karena susahnya petani memperoleh air. Produktivitas pangan yang terganggu rentan memengaruhi kenaikan harga jual,’’ ujarnya. Mengantisipasi timbulnya inflasi saat musim kemarau, BI bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk membantu petani dalam bentuk edukasi membaca cuaca. Sehingga bisa mengatur sistem tanam dan panen, termasuk jenis tanaman yang cocok ditanam pada iklim tertentu. Dikatakan, BMKG memiliki teknologi memprediksi cuaca. Selain itu juga memiliki program sekolah lapang iklim. Di sekolah lapang iklim ini, petani diajarkan mengetahui tanda perubahan cuaca. ‘’Sekolah lapang iklim ini salah satunya dilakukan kepada kelompok tani bawang merah di Desa Songan, Bangli,’’ ungkapnya. Selain itu, BI juga telah menyiasati dengan pembuatan cadangan air khususnya dilakukan di sejumlah

kelompok tani binaan BI. Termasuk, memanfaatkan embung atau kolam besar tempat menampung air hujan. BI juga memanfaatkan teknologi air bawah tanah yang bisa digunakan untuk meminimalisasi kekeringan yang bisa mengganggu produktivitas pangan saat kemarau. ‘’Semua itu kita cobakan di proyek percontohan BI dengan sistem pemberdayaan kelompok tani atau klaster,’’ jelasnya. Klaster yang dimiliki bank sentral ini di antaranya untuk cabai di Desa Ababi Karangasem, bawang merah di Desa Songan Kabupaten Bangli dan di Gerokgak Buleleng, padi di Kabupaten Gianyar dan akan mengembangkan bawang putih di Desa Wanagiri Buleleng. BI juga sedang menjajaki mengembangkan klaster cokelat di Jembrana. Sementara itu BMKG memperkirakan musim kemarau akan dimulai pada April 2018 yang terjadi di sebagian wilayah di Indonesia dan puncak musim kemarau diperkirakan akan berlangsung pada Agustus dan September 2018. (kmb42)

Masih ”Panas Dingin” di Tengah Isu Perang Dagang Nilai tukar rupiah memasuki awal tahun 2018 mengalami fluktuasi. Minggu lalu dalam perdagangan antarbank Jumat (23/3) melemah dikisaran 13.770 per dolar AS. Banyak faktor eksternal yang memengaruhi nilai tukar rupiah. Menurut pengamat, kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral AS The Fed adalah penyebab utama. Meski demikian, sejumlah kebijakan lainnya di Amerika Serikat terutama kebijakan proteksionisme memberi pengaruh penguatan dolar AS yang tertekan. Ada harapan bahwa nilai tukar rupiah menguat? Secara umum, Indonesia tidak akan terpengaruh oleh perang dagang antara AS dan Cina. Jika dalam hal perdagangan produk Indonesia tidak terpengaruh langsung, dalam hal nilai tukar rupiah, diperkirakan sebaliknya. Nilai tukar rupiah bisa saja akan semakin tertekan mengingat perang dagang ASCina akan membuat investor berharap-harap cemas. Situasi menjadi dipenuhi ketidakpastian. Ekonomi AS dan Cina yang memiliki pengaruh kuat dalam kondisi saling menunggu tarif terhadap barang apa saja yang ditetapkan dan berapa besar tarif tersebut. Isu panas perang dagang adalah penyebab sulitnya rupiah menguat sehingga pada perdagangan sepekan ke depan, sejumlah pengamat menyebutkan nilai tukar rupiah masih akan mengalami tekanan. Tentu saja kenaikan suku bunga di Amerika Serikat masih juga memiliki pengaruh menekan nilai tukar rupiah. Kondisi ini menjadikan nilai tukar rupiah masih akan mengalami panasdingin atau naik-turun. Dalam jangka panjang, perang dagang AS-Cina bisa juga memiliki dampak buruk akibat munculnya ancaman defisit perdagangan yang melebar antara Indonesia dengan Cina

dan Indonesia dengan AS. Hal ini tidak lepas dari kemungkinan membanjirnya barangbarang dari AS maupun Cina ke Indonesia. Defisit neraca perdagangan disebutkan menjadi faktor yang dapat menekan nilai tukar rupiah. Situasi ekonomi dunia masih belum memberikan gambaran

‘’Tahun 2016 jumlah BUMN yang rugi mencapai 24 perusahaan, tahun 2017 turun menjadi 12 perusahaan. Tahun 2018 targetnya tidak ada lagi yang rugi,’’ kata Menteri BUMN Rini M Soemarno saat mengikuti Fun Bike BUMN 2018, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu (25/3) kemarin. Menurutnya, berbagai langkah akan dilakukan untuk memperbaiki kinerja keuangan terutama yang masih dalam keadaan defisit. ‘’Banyak cara, namun yang paling utama adalah sinergi. Misalnya, BUMN dalam satu sektor yang sama, logistik pengadaan barang bisa dikoordinasikan sehingga lebih efisien,’’ ujarnya. Selain itu, sinergi BUMN juga diarahkan untuk saling memanfaatkan jasa ataupun produksi yang dihasilkan beberapa perusahaan. Ia menyoroti beberapa BUMN yang masih dalam tekanan keuangan yaitu PT Garuda Indonesia yang perlu berbenah agar kinerja operasi lebih bagus lagi. Khusus untuk Garuda, kerugian karena lebih dikarenakan perusahaan ini terjebak dalam perang tarif dan rute penerbangan internasional yang tidak efisien. Sedangkan Krakatau Steel kerugiannya membengkak disebabkan antara lain adanya praktik dumping baja dari Cina. Untuk itu, ujarnya, BUMN yang merugi harus melakukan efisiensi, termasuk menjalin sinergi antar perusahaan. BUMN yang memiliki bisnis atau usaha yang sama juga

optimis. Indonesia mengalami banyak tantangan jika nilai tukar rupiah terus tertekan. Pemerintah Indonesia melalui Bank Indonesia sebagai bank sentral, perlu terus melakukan langkah antisipasi menjaga nilai tukar rupiah yang rasional bagi perekonomian Indonesia. (nata)

diarahkan digabung. Pada kesempatan itu, Rini menjelaskan secara konsolidasian 128 BUMN pada 2017 membukukan laba komprehensif Rp 183 triliun, naik sekitar 10 persen dibanding 2016. ‘’Saya berterima kasih pada semua insan BUMN yang telah bekerja keras selama ini. Saya harapkan di tahun 2018, semua BUMN bisa untung dan keluarga besar BUMN bisa bahagia dan sejahtera bersama,’’ ujar Rini. Pemersatu Bangsa Dalam kesempatan tersebut, Rini Soemarno menyatakan BUMN yang untung akan menyejahterakan masyarakat serta bisa menjadi pilar yang dapat mempersatukan Indonesia. ‘’Dengan kinerja keuangan yang bagus, BUMN itu bisa menjadi pilar karena hadir di seluruh titik pelosok Indonesia,’’ katanya. Ia menekankan bahwa BUMN harus bisa berbagi kepada masyarakat luas sesuai dengan tugasnya sebagai agen pembangunan. Di hadapan sekitar 1.200 karyawan BUMN yang mengikuti sepeda santai hari itu, Rini mengatakan bahwa para direksi BUMN agar selalu mencari terobosan dalam menjalankan perusahaan. ‘’Jika perusahaan untung, tentu yang paling utama diperhatikan adalah kesejahteraan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan ada yang belum punya rumah, kita harus berupaya bagaimana bisa menyediakannya,’’ ujanya. (ant)

Kembangkan Bisnis, ’’Go Express’’ Butuh Banyak Agen Perorangan

Mangupura (Bali Post) Go Express, anak perusahaan Garuda Indonesia, akan masif mengembangkan bisnisnya tahun ini. Pengembangan bisnis yang dilakukan dengan mengembangkan chanel lebih banyak. Salah satunya dengan mencari lebih banyak agen perorangan. Ditemui pada acara pembukaan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018, VP Cargo Commercial Garuda Indonesia Cargo Rene Van Joost mengatakan, Go Express telah dipatenkan tahun 2009. Namun tahun ini ia meluncurkan kembali layanan tersebut. ‘’Kita akan masif sekali memasarkan ini. Jadi dalam kesempatan GATF kita merelaunch pembukaan Go Express ini yang tadinya Oktober kita soft re-launch. Tapi kita sedang prepare sistemnya. Nah hari ini sistem itu sudah jalan,’’ ungkanya. Awal Maret, Go Express telah re-launching di Jabodetabek. Awal April, ia

Meneropong Nasib Rupiah Pekan Ini

Amerika Serikat memastikan dirinya untuk menerapkan kebijakan proteksionisme dalam perdagangan terutama dengan Cina. Barang-barang dari negara pesaing utama Amerika Serikat akan dikenakan bea masuk yang cukup tinggi. Tentu Cina tidak akan berdiam diri dengan menyiapkan kebijakan serupa, menetapkan bea masuk terhadap barang dari Amerika Serikat. Pengamat ekonomi dunia menyebut kondisi ini sebagai perang dagang. Bagi Indonesia, perang dagang antara AS dengan Cina bisa memiliki dampak positif maupun negatif. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa dampak positif perang dagang tersebut adalah masuknya barang-barang baik dari AS maupun Cina ke Indonesia dengan harga lebih murah. Namun dampak negatifnya, pengusaha Indonesia yang memproduksi barang serupa akan mendapatkan saingan berat. ‘’Positifnya kalau barang-barang tdiak boleh dijual ke sana, dibawa ke sini dengan harga lebih rendah. Konsumen kita yang mendapatkan dampak positif. Tapi pengusaha yang punya barang sama jadi bersaing lebih ketat,’’ kata Darmin.

13

akan membuka di 6 kota besar di Indonesia. Seperti Medan, Makassar, Denpasar, Balikpapan, Manado, Yogyakarta. Sebelumnya, Go Express telah memiliki 150 chanel dari CSC (Cargo Service Center) dan dari GASO (Garuda Sales Office). Sedangkan agen saat ini yang sedang berproses ada sebanyak 80. Maka ajang GATF ini pihaknya akan lebih banyak mencari agen-agen perorangan untuk ditawarkan membuka gerai. Sumbangan Go Express sendiri terhadap omzet kargo Garuda adalah 2 persen. ‘’Memang sumbangannya 2 persen di awal mulai ini. Karena kita baru penetrasi. Karena kita baru bikin chanel. Chanel nantinya akan dibuat serapat mungkin. Tapi pada 2019 nanti ketika chanel ini sudah ada semua, ya ini sudah jadi masif dan gede sekali kontribusinya,’’ bebernya. Tahun ini target kontribusi agen pada Go Express adalah

86 persen, 14 persen dari direct shipper. Komposisi Garuda Indonesia Cargo khususnya tahun 2017 adalah 88 persen yang di-support agen. Sedangkan sisanya 12 persen adalah direct shipper. ‘’Direct shipper itu adalah perusahaan. Ada CDS (contractual direct selling), CSC (agen perorangan),’’ ujarnya. Sementara target omzet kargo Garuda secara keseluruhan tahun 2018 adalah USD 287 juta. Tahun 2017, omzet yang diperoleh adalah USD 250 juta. Go Express dikatakan lebih menyasar online shipper, yang mengirim barang tidak dalam jumlah besar (retail) dengan maksimal berat 30 kg. Melayani pengiriman door to door, bukan port to port. Maka dari itu, pemantauan perjalanan barang dapat dilakukan melalui apalikasi yang di-download di playstore. Karena Go Express merupakan ‘’cucu anak’’ perusahaan Garuda, maka pengiriman menggunakan Garuda dan Citilink. (kmb42)


BULELENG

14

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Undiksha Singaraja Wisuda 644 Lulusan SEBANYAK 644 lulusan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja diwisuda, Sabtu (24/3) lalu di Auditorium Undiksha, Jalan Udayana, Singaraja. Petinggi di perguruan tinggi terbesar di Buleleng itu yakin lulusannya dapat bersaing dalam merebut peluang kerja. Tidak saja sebagai tenaga pendidik, tetapi tamatan Undiksha diyakini mampu bersaing dalam bursa kerja nonkependidikan. Sebanyak 644 lulusan itu terdiri atas 143 lulusan jenjang Pendidikan Magister, 489 jenjang Pendidikan Sarjana dan 10 orang jenjang Pendidikan Ahli Madya. Selain itu, dua lulusan

dari jenjang Pendidikan Doktor. Mereka berasal dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK), Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK) dan Pascasarjana. Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, walaupun berkalikali telah menamatkan lulusan, namun masih perlu melakukan reorientasi kurikulum. Ini dilakukan dengan memberi kesempatan kepada mahasiswa mengambil mata kuliah di luar

program studinya, baik bidang teknologi informasi dan komunikasi, bahasa dan sosial humaniora. Upaya ini diharapkan dapat memberi bekal kepada lulusan dalam kaitannya dengan literasi data, teknologi dan humaniti. Selain itu, pihaknya juga memberikan sertifikat profesi kepada para lulusannya. Upaya ini telah dirintis dengan membangun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di tingkat universitas sampai fakultas. Ini untuk memberikan legalitas kompetensi lulusan yang dapat memberi nilai lebih setelah lulusan akan bersaing di pasar kerja. “Upaya ini akan terus kami kembangkan dan dari tamatan sebelumnya sudah ada

bukti kalau lulusan Undiksha tidak saja menjadi guru, tapi bisa bekerja di sektor lain,” katanya. Menurut Jampel, melimpahnya sumber belajar dunia maya, pihaknya berharap para pendidik dapat memanfaatkan sumber belajar itu secara optimal dan juga mengenalkan kepada peserta didik baik dalam kelas konvensional maupun kelas maya. Pemanfaatan e-learning merupakan keharusan dalam menjawab revolusi industri. Dia mencontohkan, penerapan e-Learning, Flip Classroom dapat dijadikan metode pembelajaran kepada peserta didik. “Dengan pemanfaatan e-learning ini saya berharap peserta didik dapat

belajar tanpa dibatasi ruang dan waktu,” katanya. Jampel menambahkan, kunci keunggulan Undiksha adalah kualitas dosen dan tenaga kependidikan. Keunggulan lembaga ini merupakan salah satu kunci pembentukan tenaga pendidik dan calon guru yang berkualitas. Sedangkan guru yang berkualitas adalah syarat mutlak pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Dengan SDM Indonesia yang unggul inilah menjadi modal untuk bisa bersaing dalam era Indonesia Emas 2045. Dari 644 lulusan pada wisuda ke 55 periode Maret 2018 ini, Undiksha memberikan penghargaan kepada lulusan

WISUDA – Sebanyak 644 lulusan Undiksha Singaraja diwisuda, Sabtu (24/3), di Auditorium Undiksha, Jalan Udayana Singaraja. yang berprestasi. Lulusan itu masing-masing Dr. Gusti Ayu Mahayukti, Jurusan Ilmu Pendidikan, Program Doktor, IPK 3,80 predikat pujian; I Wayan Witama, M.Pd., Jurusan Pendidikan IPS, Program Magister, IPK

3,93, predikat pujian. Ni Komang Irma Adi Sukmaningsih, S.H., Jurusan Ilmu Hukum, IPK 3,97, predikat pujian dan Komang Deli Sujaya, A.Md., Jurusan Teknik Elektronika, IPK 3,52, predikat sangat memuaskan. (ad1077 )


15

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Radwanska Tumbangkan Peringkat Satu Dunia

Washington Mantan juara Agnieszka Radwanska mengejutkan petenis peringkat satu dunia Simona Halep pada putaran ketiga Miami Terbuka dengan mencatatkan kemenangan 3-6, 6-2, 6-3 pada Minggu (25/3) kemarin. Petenis Polandia itu, yang menang di Miami pada 2012, belum pernah mengukir kemenangan beruntun sejak Januari. Kekalahan Halep merupakan kekalahan yang kedua secara beruntun di turnamen di mana petenis Romania itu tidak melaju sampai final. Ia tersingkir pada semifinal Indian Wells pekan lalu kalah 3-6, 0-6 dari petenis yang kemudian menjadi juara, Naomi Osaka asal Jepang. Unggulan kelima asal Ceko Karolina Pliskova juga menjalani masa-masa berat sebelum ia menang 6-4, 1-6, 7-6(4) atas petenis Taiwan, Hsieh Su Wei. Pliskova, mantan petenis peringkat satu dunia, akhirnya menutup tiebreak di set ketiga dengan mengonversi match point ketujuhnya. Halep tidak melaju dengan mulus. Spesialis kategori ganda, yang menembus 16 besar pada Australia Terbuka, mendapatkan break point untuk mengubah skor menjadi 5-5 pada set pertama sebelum Pliskova mampu menang. Hsieh mendominasi set kedua, ketika Pliskova melakukan 12 kesalahan. Petenis Ceko itu mematahkan serve lawan pada kedudukan 5-3 di set ketiga, sebelum Hsieh menyelamatkan tiga match point untuk balas mematahkan servenya. Pliskova kembali hampir memenangi pertandingan ini, namun Hsieh mampu membawa kedua petenis harus memainkan tiebreak. Bagaimanapun kali ini keberuntungannya telah usai. (ant/rtr)

Cedera, Wilshere Mundur dari Timnas Inggris

London Gelandang Arsenal Jack Wilshere akan absen pada pertandingan persahabatan Inggris melawan Italia di Wembley pada Rabu (28/3) lusa, ketika ia meneruskan proses pemulihan diri dari cedera lutut. Demikian kata FA pada Minggu (25/3) kemarin. Pemain 26 tahun itu, yang mendapat panggilan timnas Inggris untuk pertama kalinya sejak 2016, absen saat tim ‘’Tiga Singa’’ menang 1-0 atas Belanda karena masalah tersebut. ‘’Jack Wilshere tidak akan tampil melawan Italia, dan sekarang telah mengundurkan diri dari tim,’’ kata FA. Bek Liverpool Joe Gomez, yang harus mengundurkan diri pada sepuluh menit pertama melawan Belanda, karena cedera pergelangan kaki akan tetap bersama dengan skuad Inggris untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Inggris membuka perjalanannya di Grup G, Piala Dunia, di Rusia, melawan Tunisia pada 18 Juni, kemudian berhadapan dengan Panama dan Belgia. (ant/rtr)

Lawan Brazil

Mueller, Ozil, dan Can Tak Bela Jerman

Berlin Penyerang Jerman Thomas Mueller bersama dengan dua gelandang Mesut Ozil dan Emre Can akan absen pada pertandingan persahabatan melawan Brazil, Rabu (28/3) lusa di Berlin. Demikian kata Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB). Mueller (28) dan pengatur permainan Arsenal Ozil, keduanya tampil saat Jerman bermain imbang 1-1 melawan Spanyol, di mana penyerang Bayern Munich itu mencetak gol penyama kedudukan untuk membatalkan gol pembukaan Rodrigo Moreno. ‘’Thomas Mueller dan Mesut Ozil tidak akan ikut bepergian ke Berlin dengan skuad,’’ kata DFB. Can (24) absen saat melawan Spanyol, karena cedera punggung, dan telah kembali ke Liverpool setelah gagal untuk memulihkan diri tepat waktu, sebelum pertandingan melawan Brazil. ‘’Dengan masalah-masalah punggung yang terjadi, membuat dirinya tidak memiliki peluang untuk bermain melawan Brazil. Emre Can telah pulang. Semoga segera pulih!’’ sebut DFB. Badan pengurus tim nasional juga berkata bahwa gelandang Bayern Munich Sebastian Rudy, yang absen pada pertandingan melawan Spanyol, menyusul kelahiran putranya pada Jumat (23/3) lalu, telah bergabung kembali dengan skuad. Juara bertahan Jerman menghuni Grup F di Piala Dunia, yang akan berlangsung pada Juni, bersama dengan Meksiko, Korea Selatan, dan Swedia. (ant/rtr)

Houston Rockets Menang Beruntun Washington James Harden mencetak 27 poin dengan delapan assist dan Clint Capella tampil gemilang, baik saat menyerang dan bertahan, ketika Hoston Rockets memperpanjang laju kemenangannya menjadi delapan laga berturut-turut berkat kemenangan 114-91 atas New Orleans Pelicans pada Minggu (25/3) kemarin, di Toyota Center. Houston mengukir rekor baru untuk klub dengan kemenangan ke-59 mereka, mengungguli rekor yang diukir saat mereka menjadi juara pada musim 1993/1994. Rockets kini telah menang sebanyak 15 kali berturutturut di kandang sendiri, laju terpanjang peringkat kedua sepanjang sejarah tim, dan merebut kemenangan dari Pelicans dengan tiga kemenangan dari empat pertandingan. Harden melampaui catatan 2.000 poin dalam semusim, pemain pertama di liga yang melakukannya musim ini. Ia mengukir pencapaian itu dalam empat musim secara beruntun dan sebanyak lima kali dalam enam musim bersama Houston. Capela mengukir 18 poin, 16 rebound, dan enam block

dalam pertarungan apik, dengan pemain All-Star yang memperkuat Pelicans Anthony Davis, yang total mencetak 25 poin, delapan rebound, dan empat block (ant/rtr)

Bali Pst/ant

BEREBUT - Pesepak bola timnas Indonesia U-19 Egy Maulana (kanan) berebut bola dengan lawannya dari timnas Jepang U-19 Kawai Ayumu dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/3) kemarin.

Timnas U-19 Dikalahkan Jepang Jakarta (Bali Post) -

Di laga itu, pelatih timnas U-19 Indonesia Bima Sakti menurunkan para pemain terbaiknya seperti Egy Maulana Vikri, Hanis Saghara, Saddil Ramdani, Rifad Marasabessy dan Rachmat Irpianto sejak menit pertama. Hasilnya, timnas U-19 Indonesia tampil di bawah tekanan Jepang, yang mengawal ketat pemain tim berjuluk Garuda Nusantara itu sejak dari barisan depan. Pertahanan Indonesia yang dikawal Rachmat Irianto beberapa kali terlihat

kesulitan menghadapi taktik tersebut. Puncaknya terjadi di menit ke-11 ketika Miyashiro Taisei mengubah kedudukan menjadi 1-0 nuntuk keunggulan Jepang. Gol Miyashiro diawali penetrasi penyerang Jepang lainnya Ando Mizuki dari sisi kanan pertahanan Indonesia. Meski diapit, Ando sukses mengirim bola kepada Miyashiro yang menendangnya masuk ke gawang Indonesia yang dikawal M. Aqil Savik. Indonesia yang berusaha

membalas tampak tak kuasa menembus rapatnya pertahanan lawan. Egy Maulana yang diplot sebagai motor serangan, selalu dikawal lebih dari satu pemain Jepang yang membuat pemain klub Polandia Lechia Gdansk itu tak leluasa bergerak. Garuda Nusantara baru mendapatkan kesempatan terbaik di menit ke-40 ketika Hanis Saghara melepaskan sepakan dari luar kotak penalti, tetapi kiper Jepang Osaku Keisuke berhasil menepis bola hasil tendangan

pemain bernomor punggung 19 itu. Usai kejadian itu, tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 pun bertahan sampai paruh pertama laga. Di babak kedua, Jepang tampil dengan tempo tinggi. Tiga menit setelah paruh kedua berjalan, Jepang langsung menorehkan gol melalui Yamada Kota. Yamada sukses memanfaatkan umpan silang mendatar gelandang Hori Kenta, yang menusuk dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Gol ketiga datang dengan kilat. Tak sampai satu menit, Miyashiro Taisei mencatatkan gol keduanya sekaligus gol ketiga Jepang hasil tendangan keras dari kotak penalti. Di menit ke-79, tim nasional U-19 Indonesia yang semakin tertekan kemudian

Belfast Laju delapan pertandingan tanpa kekalahan Korea Selatan (Korsel) dihentikan ketika pemain debutan Paul Smyth masuk sebagai pemain pengganti untuk membawa Irlandia Utara menang 2-1 di Windsor Park, Minggu (25/3) kemarin. Tim tamu hanya memerlukan tujuh menit untuk membuka keunggulan ketika Kwon Chang Hoon, menyelesaikan peluang untuk menaklukkan kiper Trevor Carson setelah mendapat umpan cungkil dari pemain Tottenham Hotspur Son

Heung Min. Korsel yang lolos ke Piala Dunia untuk kesembilan kalinya secara beruntun, terlihat nyaman, ketika mereka mendominasi penguasaan bola namun keunggulan mereka hanya bertahan selama 13 menit. Jamie Ward memainkan bola mendatar yang berbahaya ke kotak penalti dan Kim Min Jae membelokkan bola untuk masuk ke gawangnya sendiri. Tidak banyak peluang pada babak kedua, namun penyerang Queens Park Rangers Smyth mendapatkan

momen yang layak dikenang untuk melepaskan tembakan mendatar menuju sudut gawang, dengan sentuhan per-

tamanya. Irlandia Utara asuhan Michael O’Neill gagal lolos ke Piala Dunia, ketika mereka

Tim nasional U-19 Indonesia ditundukkan timnas U-19 Jepang dengan skor 1-4 dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (25/3) kemarin. Keempat gol Jepang di laga tersebut dicetak oleh Miyashiro Taisei (di menit ke-15 dan 49’), Yamada Kota (48’) dan Ando Mizuki (penalti, 79’). Sementara gol Indonesia diciptakan Aji Kusuma di menit ke 90+4.

membuat kesalahan di kotak penalti, dengan menjatuhkan Ando Mizuki. Ando yang menjadi algojo memperdaya Aqil Savik. Skor 4-0 untuk keunggulan Jepang berubah, ketika Indonesia memperkecil jarak di menit ke-90, setelah Aji Kusuma melesakkan bola ke gawang Jepang dengan memperdaya kiper pengganti, Tani Kosesi. Kedudukan 4-1 untuk keunggulan Jepang pun bertahan sampai pertandingan selesai. Dengan hasil ini, timnas U-19 Indonesia sudah mencatatkan dua kali kekalahan dari dua uji coba di tahun 2018, di bawah kepemimpinan pelatih Bima Sakti. Di uji coba pertama, Hanis Saghara dan rekan dikandaskan timnas U-23 Indonesia 0-5. (ant)

disingkirkan Swiss pada playoff dua leg, yang dimainkan pada November tahun lalu. (ant/rtr)

Gol Smyth Menangkan Irlandia Utara


olah raga

16

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Karateka Yoga Wira Sabet Emas di Piala Mendagri

Denpasar (Bali Post) -

Karateka Bali Made Yoga Wira Putra sukses menyabet emas bagi Bali pada nomor kumite kelas -60 kg pada kejurnas Piala Mendagri di Auditorium Universitas Tadulako, Palu, Sulteng, yang berakhir, Minggu (25/3) kemarin. Selain itu, karateka Bali juga meraih 3 perak, dan 7 perunggu. Atas hasil ini, tim FORKI Bali menduduki peringkat sembilan dari totalnya pesertanya 32 tim.

Bali Post/ist

SUSUN - Para pelatih cabor KONI Denpasar yang mengikuti workshop penyusunan program pelatihan di Bedugul, Tabanan, 24-25 Maret, sedang praktik menyusun program pelatihan bagi atletnya.

Pelatih Cabor Denpasar Praktik Susun Program

Tabanan (Bali Post) Tercatat 66 pelatih dari 33 cabor di Denpasar melakukan praktik menyusun program pelatihan yang diberikan kepada atlet asuhannya pada hari kedua workshop penyusunan program pelatihan bagi pelatih cabor KONI Kota Denpasar, di Bedugul, Tabanan, Minggu (25/3) kemarin. Para pelatih cabor dibagi dalam empa kategori yakni pemainan, bela diri, terukur, dan akurasi, mengingat tiap cabor pengembangan biomomotoriknya berbeda-beda. Para pelatih yang mengikuti pelatihan penyusunan progam latihan, yang diberikan Dr. Rosi Nurasjati, S.Pd., M.Pd., CHT., Sef.Ter. dari Deputi Kemenpora RI. Para peserta umumnya merasa puas, dan mereka bisa menyusun program latihan tahunan (annual training program). Humas KONI Denpasar Dewa Gede Rai, Minggu kemarin menerangkan, pascamengikuti workshop ini diharapkan para pelatih bisa menyusun program latihan yang tepat guna bagi atletnya, sesuai dengan cabor yang digelutinya. ‘’Jadi, para pelatih wajib bisa menyusun program latihan bagi atletnya, sehingga mereka bisa meraih prestasi maksimal pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan nanti,’’ kata Dewa Rai. (022)

Medali perak dipersembahkan Palapa Maha Awatara, yang turun di kumite kadet (-63 kg), Ni Putu Windusari, di kumite -68 kg, U-21, serta Ni Luh Putu Ayu Kompyang Pureandani, pada junior kelas -59 kg. Sedangkan tujuh medali perunggu antara lain diperoleh karateka Putu Sackli Ekawana di kumite kadet -52 kg, Putu Krisna Fajar Dananjaya di kumite kadet -70 kg, Bagus Suryadana di kumite kadet -57 kg, Sayu Putri Noviantari di junior kelas +59 kg, I Nyoman Wira Darma Putra di kelas -61 kg, dan Eka Purnamayanti yang turun di U-21, serta Putu Agus Putra Bimantara. Keluar sebagai juara umum adalah Sulsel yang mendulang 7 emas, 5 perak, dan 5 perunggu. Disusul Inkai 6 emas, 1 perak, dan 6 perunggu, kemudian DKI meraih 5 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Inkanas merebut 3 emas, 3 perak, dan 5 perunggu.

Sementara tuan rumah Sulawesi Tengah merebut dua medali perunggu pada Kejurnas Karate Piala Mendagri XX. Pelatih kepala Pengprov FORKI Sulteng Kristo Mondolu di sela-sela kejurnas, kemarin, mengatakan medali perunggu itu disumbangkan atlet putra Sulteng dari kelas kadet atas nama Rahmat dan Momahamad Lakaruna. Pada hari terakhir kejurnas yang dibuka Mendagri Tjahyo Kumolo tersebut, Sulteng masih berpeluang merebut medali perak dari kelas junior putri. Salah satu karateka terbaik Sulteng Nikita merebut medali perak. ‘’Saya sangat berharap Nikita mampu menyabet medali emas di final, namun kenyatannya hanya perak,’’ katanya. Kalaupun di final Nikita hanya merebut perak, tidak menjadi masalah, karena ia sudah berjuang keras sampai akhirnya bisa berlaga di final. Kristo yang mantan atlet nasi-

Bali Post/ist

SABET EMAS - Tim karate Pengprov FORKI Bali menyabet 1 emas, 3 perak, dan 7 perunggu pada kejurnas Piala Mendagri XX/2018 di Auditorium Universitas Tadulako, Palu, Sulteng, yang berakhir Minggu (25/3) kemarin. onal asal Sulteng itu mengatakan, cukup puas atas hasil kejurnas karena target terpenuhi. ‘’Pada kejurnas ini kami targetkan prestasi atlet Sulteng lebih baik dari sebelumnya dan itu terwujud karena pada Kejurnaz XIX, kontingen Sulteng hanya meraih satu perunggu,’’

Piala Soeratin Rayon Bali Digulirkan 7 April

SOERATIN - Turnamen Piala Soeatin U-17 Rayon Bali antara PS Badung melawan Perst Tabanan pada tahun lalu.

Denpasar (Bali Post) Turnamen Piala Soeratin Rayon Bali yang terdiri aats U-13, U-15, dan U-17 mulai digulirkan pada 7 April dan berakhir sampai dengan 30 April mendatang. Piala Soeratin diselenggarakan tiap hari, dengan libur dua hari, sebab harus digilir dari U-13, U-15, U17, dan kembali lagi ke U-13. Direktur Kompetisi Asprv PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha usai pertemuan manajer (manager meeting) di KONI Bali, Minggu (25/3) kemarin menjelaskan, Perseden Denpasar mengirimkan tim U-17 dan tim Liga 3. ‘’Kemungkinan Perseden untuk pengiriman tim kontestan U-13 dan U-15, bisa diserahkan kepada SSB,’’ tutur Anom Prenatha. Sementara untuk Kompetisi Liga 3, mulai digulirkan 1 Juli nanti. Untuk turnamen sepak bola putri Kartini

Cup, pesertanya hanya tiga tim yakni Paradise Football Angels (PFA), Ikatan Mahasiswa Papua (Imapa), dan P. Pemenang. ‘’Kami pastikan menggunakan sistem home and away, dan berakhir persis Hari Kartini 21 April nanti,’’ ujarnya. Tim peserta U-17 seperti Persibu Buleleng, sedangkan kontestan Liga 3 seperti Tunas Muda Ubud, Persekaba Bali, dan Undiksha Singaraja. Tim-tim yang ikut berpartisipasi dalam Piala Soeratin seperti PS Badung, Bebek Bengil, Batubulan FC, Singaraja FC, FSK Klungkung, Putra Tresna, Putra Pemenang, Damar Cakti, POPP Pegok, Bali FC, Perst Tabanan, Mandala United serta Kundalini. ‘’Peserta U-13 dan U-15 kemungkinan bisa bertambah, dan bisa diketahui saat pertemuan teknik (technical meeting) pada 1 April nanti,’’ ucapnya. (022)

Melbourne Sebastian Vettel memaksimalkan digunakannya virtual safety car untuk menyusup ke depan Lewis Hamilton, dan menahan sang juara bertahan untuk memenangi balapan pembukaan musim Formula 1 Grand Prix (GP) Australia, Minggu (25/3) kemarin. Performa mesin Mercedes yang sedang berada dalam ‘’mode pesta’’ membawa Hamilton mengamankan posisi start terdepan. Namun hal itu tidak banyak berarti saat pembalap Ferrari Vettel berada di depan dirinya ketika kembali memasuki trek dari pit lane pada pertengahan balapan

di Albert Park. Hamilton yang start di posisi terdepan, terlihat akan melaju menuju kemenangan dengan keunggulan kecepatan yang dimilikinya. Akan tetapi, peruntungannya pudar ketika safety car, yang harus masuk trek setelah pembalap Haas Romain Grosjean mengalami masalah, dan terpelintir sampai terhenti pada tikungan dua. Hal itu mendatangkan keuntungan lain untuk Ferrari, Kimi Raikkonen, finis di urutan ketiga, mengungguli pembalap Red Bull Daniel Ricciardo dan membuat sang pembalap Australia masih harus menan-

tikan podium pertama pada balapan di kandang sendiri. Juara dunia empat kali Vettel mencatatkan kemenangan ke-48-nya secara keseluruhan dan kemenangan ketiganya di Melbourne, menyusul kemenangannya di Albert Park pada 2011 dan tahun lalu. ‘’Tidak perlu dikatakan bahwa kami sedikit beruntung dengan saat munculnya safety car,’’ kata pembalap Jerman itu, yang memulai balapan dari posisi ketiga, dan mendapat posisi terdepan, ketika Hamilton dan Raikkonen telah masuk pit terlebih dahulu di balapan ini. (ant/rtr)

Gede Indra Pimpin IOF Bali

Denpasar (Bali Post) Gede Indra Prayuda terpilih sebagai Ketua Umum Pengda Indonesia Off-Road Federation (IOF) masa bakti 2018-2022 menggantikan Wayan Muriawan dalam Musda IOF, di Denpasar, Minggu (25/3) kemarin. Dalam musda yang diikuti 21 suara dari seluruh pemilik klub, Gede Indra meraup 17 suara, sedangkan dua pesaingnya yakni Ajik Karang dan Maruta masing-masing memperoleh dua suara. Usai terpilih, Gede Indra Bali Post/022 menjelaskan, dirinya seGede Indra Prayuda cepatnya menyusun kabinet kepengurusan, dan diberi jangka waktu sebulan. Selain itu, pihaknya juga berniat menggelar kejurda off-road dua kali di Pekutatan (Jembrana) dan Tabanan. ‘’Kami masih memikirkan lokasi yang cocok untuk adventureoff-road di Tabanan,’’ jelas pria yang aktif di off-road sejak 1995, dari klub Celeng Bali, dan kini berubah menjadi klub Laksamana Off Road Team ini. Gede Indra mengemukakan, off-roader Bali juga rutin mengikuti kejurnas. ‘’Kejurnas off-road dimulai Mei nanti,’’ katanya. Gede Indra juga ingin meningkatkan segi keamanan (safety) bagi anggota IOF Bali. ‘’Kami optimis ke depan, anggota IOF dan klubnya makin banyak, sebagai wadah untuk menyalurkan hobi adventure atau petualang,’’ terangnya. (022)

Persebaya Tundukkan Perseru 1-0 Surabaya (Bali Post) Persebaya Surabaya menang tipis dengan skor 1-0 melawan Perseru Serui di laga perdana Liga 1 musim kompetisi 2018 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (25/3) kemarin. ‘’Puji syukur dengan kemenangan ini dan meraih tiga poin di kandang,’’ ujar Pelatih Persebaya Alfredo Vera kepada wartawan usai pertandingan. Satu-satunya gol Bajul Ijo -- julukan Persebaya -- dicetak oleh Robertino Pugliara menit ke-70 setelah melewati barisan pertahanan Perseru. Pertandingan babak pertama, kedua tim memilih lebih berhati-hati untuk menyerang, termasuk memainkan bola di kotak penalti lawan. Apalagi 45 menit berjalan nyaris tak ada peluang bagi kedua tim, dan bola lebih banyak berputar-putar di tengah lapangan sehingga cenderung membosankan. Lepas turun minum, Persebaya yang bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, tak ingin gagal meraih poin penuh. 15 menit pertama serangan bertubi-tubi hingga merepotkan barisan pertahanan Perseru, dan membuat kiper Anas Fitranto, harus jatuh bangun mengamankan gawangnya. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang setelah ge-

landang impor Persebaya, Robertino Pugliara menit ke-70 melewati bek Perseru yang belum semenit masuk lapangan, Yamashita Kunihiro kemudian melepaskan tendangan mendatar kaki kanannya. (ant)

ujarnya dan menambahkan, saat ini kontingen Sulteng sudah memastikan dua perunggu dan satu perak. Kejurnas Karate Piala Mendagri XX yang berlangsung tiga hari sejak 23 Maret diikuti 645 atlet dari 34 provinsi. (022/ant)

Bali Post/wan

Ratusan Pelajar Ikuti Lomba Renang Antarsekolah

Singaraja (Bali Post) – Tercatat 237 siswa TK, SD, SMP, SMA dan SMK di Buleleng mengikuti lomba renang antarsekolah di Kolam Renang Nirmala Asri, Kelurahan Banyuasri, Singaraja, Minggu (25/3) kemarin. Lomba dengan kategori kelompok umur tersebut dihelat oleh Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Buleleng, untuk memeriahkan HUT ke-414 Kota Singaraja tahun 2018. Lomba dibuka Wakil Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja, S.H. Dia mengatakan, KONI menyambut positif PRSI dalam membina atlet. Semakin sering digelar kompetisi di daerah, maka calon-calon perenang andal Buleleng bakatnya akan semakin ‘’diasah’’, sehingga ke depannya mereka bisa menjadi atlet untuk memperkuat kontingan Buleleng. Ketua Panitia Made Sudana mengatakan, 237 mengikuti 96 nomor renang yang dipertandingkan. Hasilnya, juara umum satu tingkat SD diraih kotingan NBBS dengan 12 emas, 6 perak, dan 4 medali perunggu. Juara umum kedua kotingan SDN

3 Banjar Jawa dengan raihan 11 medali emas, 7 perak dan 1 medali perunggu. Juara umum tiga dengan meraih 10 emas, 4 perak dan 8 perunggu diraih oleh kontingan dari SDN LAB Undiksha, Singaraja. Tingkat SMP juara umum satu SMPN 1 dengan tujuh medali emas, sembilan perak, satu medali perunggu. Perenang dari SMPN 1 Singaraja keluar sebagai juara umum dua dengan enam medali emas, tiga perak dan empat medali perunggu. Juara umum tiga diraih kontingan SMPN 3 Singaraja dengan meraih lima medali emas, tiga perak dan empat medali perunggu. Sementara itu, kategori SMA/ SMK juara umum satu SMAN 1 Singaraja dengan raihan empat medali emas, satu perak, dan dua medali perunggu. Di susul juara umum dua diraih SMAN 3 Singaraja dengan mengumpulkan tiga medali emas, satu medali perak, dan satu perunggu. Perenang SMAN 4 Singaraja sebagai juara umum tiga setelah meraih dua medali emas, enam medali perak, dan dua medali prunggu. (kmb38)

Vettel Berjaya di GP Australia


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari Seles Dupa Hubungi 081246757777

B.BP.817.03.18.0001074

Kerja Diluar Negeri,Semua Usia Pasutri 081375409869

B.BP.004.03.18.0001055

Dibthkn Staf 2 Admin, 2 Graphic Designer, 2 Web Online Markting Syarat Wanita 18-35Thn,Krm CV ke : worldofbatik@indo.net.id

B.BP.001.03.18.0001038

Dcr PRT,Sopir SIM A,Tinggal Dalam,KTP Bali Hub.08123928624

B.BP.001.03.18.0000910

Dcr sgr Admin Lam:Ekwan Wito Jl.Trenggana 179x Br.Anggabaya Penatih Dps,Smp Psr Phn Brngin

Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Komisi+BPJS,Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps

Dist.Philips Bth:1.Salesman/ Girl Income s/d 10Jt,2.Admin Hub.Bedahulu IV/12 Dps

Dicari Tenaga Serbutan Pria Max 35Th.Lamaran ke Jln Gurita I/20C. Tlp:0361-710451

Dcr:pembantu masak,U/RM di Legian.ada gaji+tip.081236109808

B.BP.821.03.18.0000836

B.BP.001.03.18.0001039

B.BP.004.03.18.0000972

Dcr Colector utk Wilayah Tabanan Hub PT BAM 081936030967

Dcr Pelaksana Teknik Sipil & Admin Pglmn Min 1Th Hub. 081236258886-083114020197 B.BP.001.03.18.0001045

Dibutuhkan:1.Waiter/ss 2.Bar back 3.Cleaning Servis Min SMA.Hubungi:087755763368 Casablanca Sanur)

B.BP.155.03.18.0000995

B.BP.001.03.18.0000755

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

AC

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

SPA TOUR

BENGKEL LAS FOTOCOPY

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

ALUMINIUM

Dcr Tk.Pot+Patrun,Tk.Jahit Pnglmn,Gj Blnan,H.081237393388 B.BP.001.03.18.0000825

Dcr dr.Umum&dr.Gigi u/Klink di Pecatu.Via HP/WA:082147133211 B.BP.001.03.18.0000937

Dcr sgr Waitress utk Rest di Sanur Gj 1,8jt H.081338291806 B.BP.001.03.18.0001061

DIJUAL MOBIL

Dicari Staff Untuk Villa di Pantai Kuta Hub:(0361)751-396 B.BP.001.03.18.0000832

Dicr PRT Tinggal dlm,Umur 25-36 Th,Pengalaman.Tlp:081239189929 B.BP.001.03.18.0000833

Distributor minuman bth tenaga muat/pengiriman area Tabanan, Dpsr.Pny SIM A. H.085104699699 B.BP.004.03.18.0001033

SERVICE

B.BP.001.03.18.0000181

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-081239991966

B.BP.164.02.18.0001463

B.BP.164.03.18.0001073

Tanah Kavling Tabanan Dekat Bypass H.085101552855 B.BP.001.03.18.0001069

Dijual Tnh Jayagiri 3,2are Hrg 1,2M/are Nego Hub.0811387484 B.BP.001.03.18.0000911

Djl Tanah 2Are Br.Dukuh Dalung Bs TT Mbl Hub.082147454248 BUC

B.BP.001.03.18.0001035

B.BP.001.03.18.0000984

B.BP.004.03.18.0001040

ARSITEKTUR Gbr.IMB,R.Tinggal,Vila,3D,Ruko Gbr.Rencana,dll.081337230907

DIJUAL TANAH

B.BP.001.03.18.0000766

Dbthkn Sgr S1 Arsitek,Brpnglmn Wanita/Pria Hub.081246462153

TOYOTA

Dijual Mobil Innova Biru Th 2008 & Camry 2011 Hub:0361-235700 M:08123840636

DIJUAL RUMAH

Dicari Sopir Pribadi Domisili Denpasar. Hub:081999458298

B.BP.001.03.18.0000935

DIJUAL MOBIL

!!!081558041018 Djl Rmh Murah Banget Hny 590 diDps Siap Huni

B.BP.001.03.18.0001003

Bth Manager Kop&Ush Dgang,Staf EO,SPG,CS dan OB.Kerja Keras, Smangat Maju, Karier n Insentif Mnarik.Eml:tugasbali@yahoo.com

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.03.18.0000840

Dicari Sales,Wanita Max 40 Thn Min Tmtn SMA,Diutamakan Bisa Mandarin,Penmpln Menarik,Rajin Gaji 2,5Jt,Btggjwb, Hub:Lusi 0361-769780, Penempatan di Discovery Shopping Mall Kuta

B.BP.001.03.18.0001070

Dcr Admin, Supir, Tenaga Tk Bangunan, Hub:08123676218

Dicari Sopir Karyawan Wanita untuk Catering 081805461828

Dicr Sopir Serabutan Umur Max 40Th.Hubungi:085100480049

B.BP.001.03.18.0001051

B.BP.001.03.18.0001052

B.BP.154.03.18.0001071

B.BP.004.03.18.0000953

B.BP.001.03.18.0000826

Dibthkan Customer Service dan Cleaning Service, 081237201410

Open! Di bth 28Kry/i PT.Expres Duta Perdana Gj/Bl 2,6-3Jt Pss Adm,Csir,Gdg,OB,SPG/B,Spv Tdk Dbt Pglm.SMS:08123677658(Dian)

Dcr 2Satpm,3Tk.Kbn,3BersihVilla /bs Msk.Hub Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21x Krbkn 4731979/736353

B.BP.001.03.18.0001058

Persh.Roti Cari Junior Acc. Excel,Word,Acces,Pettycesh, Mengerti Pajak,Min Pengalaman 2 Tahun. Telp:085100461626

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.164.03.18.0001072

Ymh Bisma Dicr:SMA/SMK/D1 Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.001.03.18.0000975

DIJUAL MOBIL

DISEWAKAN TOKO Diswk Toko di Jl.Tukad Banyusari Denpasar Hub.085792252412 B.BP.001.03.18.0001066

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 B.BP.001.03.18.0000525

DIJUAL VILLA

BIRO JASA

Evalia XV AT’2012 Putih Pribadi AsliBali Smst Baru 08164749049

Djl Villa 6Kmr,Pool/8.75 A, Jl. DewiSri II Rp.25M/088219124095

!Urus LaporanPajak SPT Tahunan NPWP,SIUP,Paspor081235887887

B.BP.001.03.18.0000924

B.BP.001.03.18.0000681

SERVICE

SERVICE

NISSAN

B.BP.001.03.18.0001047

SERVICE


BANGLI

18

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Mahasabha VI PGSDT

Momentum Pererat ”Pasemetonan” dan Peningkatan Kualitas SDM Bangli (Bali Post) Mahasabha VI 2018 Para Gotra Sentana Dalem Tarukan (PGSDT) dilaksanakan di Wantilan Dharma Kerti Mandala Pura Phadarman Pusat, Banjar Pulasari, Tembuku, Bangli, Minggu (25/3) kemarin. Kegiatan yang mengambil tema ‘’Melalui Mahasabha VI, HUT PGSDT ke-49 dan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 Kita Tingkatkan Srada Bakti Mekawitan Demi Terwujudnya Kehidupan Beragama dan Bermasyarakat Sejahtera Berlandaskan pada Lyang Astiti Dharma’’ ini dibuka Gubernur Bali I Made Mangku Pastika ditandai dengan pemukulan gong sebanyak enam kali. Ketua Umum PGSDT I Nyoman Gunawan mengungkapkan, pada mahasabha VI, pihaknya akan menyosialisasikan badan hukum PGSDT. PGSDT saat ini sudah memiliki badan hukum tertanggal 14 Februari 2018 dari Depertemen Hukum dan HAM. Dengan adanya badan hukum ini, pihaknya berharap pasemetonan akan mampu berbagai permasalahan di era globalisasi. Ditegaskannya, guna memecahkan berbagai persoalan di era sekarang, diperlukan kualitas SDM memadai. Untuk itulah, PGSDT akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendorong generasi muda agar mampu memiliki kualitas SDM yang mumpuni. ‘’SDM yang berkualitas mesti terus dicetak ke depannya. Maka dari itu, anak-anak muda membutuhkan pendidikan dan pelatihan-pelatihan. Kita juga mempunyai komitmen di usia yang sudah 49 tahun ini, agar dapat terus mempererat hubungan antar pasemetonan dan mampu meningkatkan kualitas SDM serta penguatan ekonomi para pasemeton agar lebih baik lagi ke depannya,’’ ucapnya. Ketua Panitia Mahasabha VI PGSDT I Komang Gede Suparta menyatakan, selain di Bali, anggota PGSDT juga tersebar di NTB, Kendari, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Banyuwangi dan Papua. Dari data tahun 2013, jumlah anggota di seluruh Indonesia sebanyak 17.933 KK dengan jumlah dadia sebanyak 668 dadia. Dia menambahkan, dalam memperingati HUT ke-49 PGSDT, pihaknya mengundang seluruh sameton PGSDT baik di Bali maupun luar Bali, termasuk perbekel yang wilayahnya pernah dilalui Ida Dalem Tarukan saat melaksanakan kegiatan suci. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya mengatakan, PGSDT sebagai wahana program kerja pengurus diharapkan mampu memperkuat ikatan antar-pasemetonan agar berbagai permasalahan di pasemetonan dapat dipecahkan dengan baik. Dia juga berpesan agar pengurus mampu membuat program-program dalam menghadapi perkembangan zaman. ‘’Untuk dapat melaksanakan hal tersebut, saya meminta supaya semua prati sentana bisa mewarisi api atau semangat Ida Dalem Tarukan,’’ tegas Pastika. (kmb41)

Bali Post/nan

MAHASABHA - Mahasabha VI 2018 PGSDT yang digelar, Minggu (25/3) kemarin.

Bali Post/ina

TERENDAM - Jalan di Desa Buahan yang terendam air Danau Batur.

Jalan di Buahan Terendam Air Danau Batur Warga Desak Pemerintah Segera Turun Tangan

Bangli (Bali Post) –

Luapan air Danau Batur tidak hanya merendam lahan pertanian, tetapi juga sejumlah akses jalan di Desa Buahan. Luapan air juga mulai mengancam 56 rumah warga di pinggir danau. Warga berharap pemerintah segera mengatasi persoalan ini. Berdasarkan pantauan, Minggu (25/3) kemarin, jalan yang terendam air Danau Batur berlokasi di depan Pura Danu Kuning. Ketinggian air sekitar 20 cm sehingga menyebabkan pengguna kendaraan harus ekstra hati-hati melintasi akses utama menuju Desa Abang Batudinding dan Terunyan itu.

Selain di lokasi tersebut, air Danau Batur juga merendam jalan usaha tani yang baru selesai dibangun. Panjang jalan yang terendam mencapai 150 meter. Di sisi lain, air danau menggenangi palinggih di Pura Penglepasan Tirta Danu Gadang. Warga setempat, Nyoman Tara, mengungkapkan kend-

araan sulit melintas di jalan yang terendam air danau. ‘’Sekarang saya mau ke ladang terpaksa taruh motor. Takut nanti mogok,’’ ujarnya. Menurutnya, luapan air Danau Batur diakibatkan tingginya curah hujan dan pendangkalan danau. Sejauh ini, belum ada penanganan dari pemerintah. ‘’Pengecekan

juga belum ada. Kami harapkan pemerintah turun tangan. Kalau ini dibiarkan, maka luapan air danau akan makin parah,’’ terangnya. Warga lainnya, Made Antara, mengatakan air danau meluap merupakan fenomena tahunan. Namun saat ini adalah yang terparah yakni hingga merendam badan jalan. Tak hanya itu, 56 rumah warga di dekat danau juga terancam. Jika air terus meninggi, tidak menutup kemungkinan puluhan rumah tersebut ikut terendam.

Menurut mantan Perbekel Buahan ini, dibutuhkan penanganan secepatnya dari pemerintah. Upaya jangka pendek yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan meninggikan badan jalan. Sementara untuk menyelamatkan rumah warga dari ancaman air danau, pemerintah diharapkan membuat dan menebalkan tanggul di pinggir danau. ‘’Kami harapkan penanganan secepatnya dari pemerintah. Kalau dari warga, hanya bisa gotong royong,’’ terangnya. (kmb40)

Jumat Nikmat

Bupati Made Gianyar Ajak Masyarakat Jelajahi Wisata Alam Bangli GUNA memperkenalkan destinasi pariwisata di Kabupaten Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. didampingi sejumlah pejabat terkait, Jumat (23/3) lalu kembali menggelar program Jumat Nikmat dengan mengunjungi sejumlah objek wisata di Kecamatan Susut dan Kecamatan Kintamani. Objek wisata yang jadi tujuan yakni Objek Wisata Spiritual Tirta Panglukatan Campuhan di Desa Pakraman Sala, Air Terjun Tibumana dan Air Campuhan di Desa Apuan, Susut serta Kebun Kopi Kembangsari di Desa Satra, Kintamani. Bupati Made Gianyar mengatakan, melalui Jumat Nikmat, pihaknya ingin mendorong dan membangun pariwisata yang kompetitif dan berbeda dengan daerah lain. Yang ingin dikembangkan di Bangli adalah pariwisata desa berbasis alam dan spiritual. Menurutnya, untuk mewujudkan pariwisata Bangli yang kompetitif, nantinya desa-desa yang sudah menjadi desa wisata

OBJEK WISATA - Bupati Bangli I Made Gianyar saat mengunjungi Objek Wisata Spiritual Tirta Panglukatan Campuhan di Desa Pakraman Sala, Jumat (23/3) lalu. harus ditata dan lebih dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing. Pihaknya ingin memaksimalkan keunggulan potensi alam yang dimiliki Bangli. ‘’Alamnya dijaga, alamnya dilestarikan. Suatu ketika di tempat lain semua beton, orang kan ingin melihat yang alami.

Mereka pasti datang ke Bangli,’’ terangnya. Dijelaskannya, setelah semua desa wisata dikelola dengan baik, pihaknya ingin membuat festival desa wisata. Festival ini akan diselenggarakan secara bergilir. Made Gianyar mencontohkan festival desa

akan dibuat di Desa Wisata Peninjoan. Nantinya, semua desa wisata di Bangli dilibatkan. Mereka bisa memamerkan produk wisata masing-masing. Sementara masyarakat yang datang ke festival bisa berbelanja sambil menikmati objek wisata. Selain desa wisata, Made Gianyar juga ingin mengembangkan kebun kopi sebagai objek wisata. Mengingat perkembangan zaman yang serba instan, orang yang suka minum kopi belum tentu tahu pohon kopi. Demikian juga tentang cara menanam kopi. Oleh karenanya, perkebunan kopi juga sangat potensial untuk dikembangkan menjadi objek wisata. ‘’Nanti perkebunan kopi tidak hanya menghasilkan produk pertanian saja. Tetapi dengan penataan yang baik, bisa menjadi sebuah tempat yang indah untuk dikunjungi,’’ tegasnya. Untuk mempercantik kebun kopi, pohon kopi bisa ditanam pada areal yang tertata rapi. Untuk masuk ke areal petakan

ini, bisa dibuatkan jalan setapak. Agar lebih indah, di pinggir jalan juga bisa ditanami bunga. ‘’Nanti ini harus ditata dulu. Pohon kopi bisa ditanam pada petakan. Kemudian setiap petakan kebun kopi diberi nama. Misalkan dipetakan satu diberi nama Pak Peki. Di petakan lain bisa diberi nama apa. Pengunjung pasti senang, mereka bisa selfie di sana. Mereka bisa belajar tentang kopi. Dan ini pasti bisa menjadi branding tersendiri,’’ jelasnya. Lebih lanjut Made Gianyar mengajak masyarakat Bangli untuk mengenali potensi yang ada di wilayah masing-masing. ‘’Kenali pariwisata kita. Jangan cita-citanya ke Singapura dulu sebelum menjelajahi pariwisata di Bangli. Jelajahi dan nikmati semua destinasi pariwisata di Bangli. Kalau kita ke luar negeri, kita bisa bercerita tentang wisata kita. Bila perlu, perlihatkan video keindahan pariwisata Bangli. Sehingga objek kita semakin terkenal, dikenal dan dikunjungi wisatawan,’’ katanya. (ad1084)

Dimulai, Rangkaian ”Ngusaba Kadasa” di Pura Ulun Danu Batur Bangli (Bali Post) – Krama Desa Pakraman Batur, Kintamani, Minggu (25/3) kemarin melaksanakan prosesi nanceb sunari, mapengalang, ngingsah, netegang, nyuci, nunas tirta dan ngeker dewasa di Pura Ulun Danu Batur. Prosesi tersebut merupakan tanda dimulainya Pujawali Ngusaba Kadasa di pura setempat. Puncak karya akan berlangsung pada Purnamaning Sasih Kadasa, 31 Maret mendatang. Jero Gede Batur Duwuran didampingi Kasinoman saat

ditemui di Pura Ulun Danu Batur, Desa Pakraman Batur mengatakan prosesi tersebut dilaksanakan di areal Pura Ulun Danu Batur. Pada prosesi nunas tirta, tirta ditunas dari beberapa tempat yakni di Sidakarya, Tampaksiring, Payangan, Catur, Prapen, Pura Jati dan Jero Agung. Tirta dikumpulkan untuk dipakai sebagai sarana ngingsah atau menyucikan sarana upacara yang dipergunakan dalam karya. Prosesi nanceb sunari, mapengalang, ngingsah, netegang,

nyuci, nunas tirta dan ngeker dewasa, jelas Jero Gede Batur Duwuran, memiliki makna nuasen karya. Prosesi tersebut bertujuan memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar pelaksanaan karya berjalan lancar. Untuk menyiapkan sarana upacara, krama Desa Pakraman Batur telah dibantu oleh pangayah dari desa-desa bebanuan, sekaa teruna dan instansi lainnya. Dalam sehari, jumlah pangayah rata-rata mencapai 1.500 orang. Mengingat rang-

kaian karya pujawali ngusaba kadasa di Pura Ulun Danu Batur berlangsung cukup lama, hingga 15 April mendatang, Jero Gede Batur Duwuran tetap mengharapkan kesadaran umat meluangkan waktunya untuk ikut ngayah. Demikian juga bagi umat yang memiliki niat ngaturang punia, dapat menyampaikan langsung ke Pura Ulun Danu Batur. ‘’Di samping berupa sarana atau bahan upakara, kami juga harapkan kepada umat jika ada yang mau ngayah dan ngaturang plastik atau tong

sampah, silakan. Karena sampah kan sering jadi masalah. Ngiring sareng-sareng ngaturang bhakti agar karya pujawali bisa berjalan dengan baik,’’ jelasnya. Ditambahkannya, saat puncak karya, pihaknya memohon permakluman kepada masyarakat karena mulai pukul 13.00 wita akan dilaksanakan mapepada agung di jaba Pura Ulun Danu Batur. Prosesi akan berlangsung sekitar 3 jam. Untuk itu, masyarakat yang akan menuju Singaraja, dimintanya menggunakan jalur alternatif. (kmb40)

Bali Post/ina

Jero Gede Batur Duwuran


19

Senin Kliwon, 26 Maret 2018

Generasi Penerus Dari Hal. 1

‘’Dari saat itulah puri ini tidak terawat. Itu sekitar tahun 1818, karena keturunan beliau membuat kerajaan-kerajaan kecil sepanjang tujuh kali putaran, yang terakhir adalah Kerajaan Denpasar,’’ ujarnya. Sebagai generasi penerus, Ardanata bersama keluarga besar Puri Agung Bangli mencoba memperbaiki puri yang tak terawat itu. ‘’Sebagai generasi penerus kami memiliki tanggung jawab melestarikan. Satu per satu kami perbaiki walau tidak maksimal, tetapi terus kami wujudkan upaya itu,’’ terangnya. Di sisi lain, ia berharap banyak akan kehadiran Koster dapat menjadi ujung tombak pelestarian Puri Agung Bangli. Pada kesempatan itu, Anak Agung Alit Ardanata bersama keluarga besar puri seperti Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Oka Artawan, Anak Agung Gede Oka Sudan dan Anak Agung Gede Adi Suciaka meminta kepada Koster agar ikut melestarikan peninggalan bersejarah ini. Koster menegaskan komitmennya untuk pelestarian puri yang terletak di Jalan Kusuma Yudha, Bangli itu. Setelah berkeliling, Koster mengakui kondisi bangunan sudah amat tua, lapuk dan terkesan tak terawat dengan baik. Padahal, puri ini memiliki sejarah peradaban masyarakat Bali. ‘’Luasnya masih terjaga, tapi memang kondisinya sudah tua, beberapa bangunan juga sudah lapuk. Tentu ini harus menjadi perhatian serus dan saya komitmen untuk hal ini,’’ tegas Koster. Kandidat yang diusung PDI Perjuangan, PAN, Hanura, PKB dan PKPI itu melanjutkan, Puri Rum Agung Bangli merupakan warisan dan karya budaya Bali. Bagi dia, Puri Agung Bangli bukan hanya milik puri, tetapi juga karya dari para undagi. ‘’Ukirannya, bangunan puranya, juga di palinggih itu bagus sekali. Kuno menjadi warisan budaya Indonesia, Bali, khususnya Kabupaten Bangli,’’ tuturnya. Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati itu memiliki dua

pilihan bagi keluarga besar puri untuk kelestarian Puri Agung Bangli. Ada dua peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang kelestarian budaya. Pertama adalah undang-undang cagar budaya. ‘’Kebetulan saya yang merancang undang-undang ini dulu di Komisi X DPR-RI,’’ jelasnya. Dalam undang-undang tersebut, Koster melanjutkan, terdapat satu ketentuan di mana kelompok masyarakat, lembaga masyarakat dan pemerintah daerah yang memiliki warisan budaya dan bisa dikategorikan sebagai cagar budaya dengan usia minimal 50 tahun bisa diajukan sebagai warisan cagar budaya. ‘’Kalau ini mau didaftarkan sebagai cagar budaya ada syaratnya. Nanti akan dikeluarkan keputusan Dirjen Kebudayaan dan dinyatakan sebagai cagar budaya yang terdaftar di Kemendikbud. Kalau sudah didaftarkan maka akan diinventarisir bangunannya, luasnya, ciri-cirinya, siapa yang memanfaatkan dan lainnya,’’ ujarnya. Jika sudah diakui maka Puri Agung Bangli bisa mendapatkan program revitalisasi cagar budaya. Kedua, imbuh Koster, adalah undang-undang pemajuan budaya. Kata Koster, Puri Rum Agung Bangli menjadi salah satu objek pemajuan kebudayaan. ‘’Ini adalah peninggalan fisik, nonfisik termasuk pranatanya. Pratima masuk dia sebagai objek pemajuan budaya. Jadi, dua undang-undang ini bisa dipakai untuk mengola puri ini. Tinggal sekarang dipilih mau yang mana. Syaratnya adalah tidak menjadi milik pribadi, tidak dikelola pribadi, apalagi diperjualbelikan, karena dia akan dilindungi. Barang siapa yang mengganggu, merusak sebagian atau seluruhnya akan ada sanksi,’’ jelas Koster. Bagi dia, Puri Agung Bangli mencerminkan kehidupan masyarakat yang tinggal di puri pada zaman dahulu. ‘’Ada purinya, ada pura. Ini satu kesatuan cara kehidupan di puri. Ini cara kehidupan yang menjadi warisan dan kearifan lokal Bali,’’ papar Koster. Koster pernah tiga kali memperjuangkan kelestsrian budaya di berbagai daerah. Salah satunya adalah revital-

Bahan Cair

Dari Hal. 1

Tetapi, bagi para penikmat, asalkan sudah bisa bikin mabuk, maka akan terus dikonsumsi. Meski araknya sudah bercampur dengan bahan kimia maupun bahan cair lainnya. ‘’Peminumnya kadang kan gak tahu arak asli. Asalkan bisa bikin mabuk, pasti habis,’’ tegasnya. Dia mengakui sejak dulu sampai sekarang, perajin arak ini belum pernah tersentuh kebijakan pemerintah daerah. Jangankan untuk berkembang, untuk berproduksi secara legal, mereka juga belum pernah difasilitasi, sehingga sering menjadi incaran aparat penegak hukum. ‘’Sudah sembilan tahun membuat arak, tak pernah masuk program pemerintah. Ini pun masih berproduksi karena langganan di sekitar sini sering datang ke rumah. Jadi, pakai mengisi waktu luang saja sekarang,’’ terang bapak tiga anak ini. Dia menjelaskan, arak asli Karangasem diproduksi dengan cara tradisional. Setelah proses ngiris pohon kelapa, bahan mentah berupa tuak satu ember sedang, ditutup rapat dan didiamkan dulu selama sehari. Setelah itu, bahan dasar tuak ini mulai diproses penyulingan di tempat yang

telah disediakan. Tempatnya sangat sederhana. Hanya perlu satu baskom besar, pipa aliran uap, satu drum besar sebagai pendingin dan jeriken sedang untuk menampung hasil akhir. Suardana mengatakan, bahan dasar dituangkan ke dalam baskom, kemudian rebus hingga

isasi Keraton Solo ketika Joko Widodo masih menjabat Wali Kota Solo. ‘’Begitu juga dengan Keraton Cirebon. Keraton Solo waktu itu dana yang saya perjuangkan Rp 20 miliar. Jadi bagus dia sekarang,’’ ceritanya. Jika kedua pilihan di atas gagal diperjuangkan, sebagai Gubernur Bali kelak Koster siap memberi perhatian penuh untuk pelestarian Puri Agung Bangli dan puri lainnya di Bali. Nantinya, Pemprov Bali yang akan melakukan revitalisasi puri ini. ‘’Saya pribadi punya niatan ke depan setelah ada undang-undang pemajuan kebudayaan, saya akan buat perda tentang pemajuan kebudayaan Bali,’’ kata Koster. Konten perda tersebut akan mengatur sendiri mengenai keseluruhan objek pemajuan kebudayaan Bali. ‘’Ini menjadi payung hukum mengelola objek pemajuan kebudayaan Bali. Ini (Puri Rum Agung Bangli) aset Bali di bidang budaya. Dalam perda itu ada revitalisasi, renovasi, restorasi dan rehabilitasi. Itu programnya. Mana yang cocok nanti programnya,’’ kata Koster. ‘’Kalau tidak dapat dari Dirjen Kebudayaan, saya yang akan memprogramkan di Bali. Ini menjadi program perlindungan, pembinaan, pemajuan nilai-nilai budaya. Saya komitmen dan concern untuk urusan begini. Saya generasi berikut yang tidak dilahirkan di zaman itu. Tapi saya sepakat ini harus dijaga. Harus dijaga, diteliti, yang bisa dijadikan referensi bagaimana melihat budaya Bali ini berjalan. Saya siap mendanai. Ini kebanggaan,’’ tambah Koster. Di akhir kesempatan, keluarga besar Puri Rum Agung Bangli menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada Pilgub Bali 27 Juni mendatang. Hadir pada kesempatan itu sejumlah tokoh masyarakat Bangli di antaranya Made Gianyar, Ketua DPC sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Bangli Sang Nyoman Sedana Artha, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangli dan Provinsi Bali, serta sejumlah partai pengusung dan pendukung. (kmb)

mendidih selama 4-5 jam. Uap yang dihasilkan dari rebusan itu akan mengarah ke drum, sebelum merembes ke jeriken. ‘’Sehari saya biasanya memproses sekitar 50 botol (35 liter). Hasil akhir nanti akan menjadi sekitar 5 liter arak,’’ tegas Suardana. (gik)

Pernyataan Kapolri Dari Hal. 1

‘’Pernyataan itu tidak dimaksudkan agar masyarakat Indonesia pesimis dan Indonesia bubar. Saya setuju dengan pernyataan Kapolri, seharusnya itu dipahami sebagai peringatan agar kita satu padu secara dini menyelamatkan masa depan Indonesia,’’ ujar

Hidayat Nur Wahid di Padang, Minggu kemarin. Menurutnya, pada masa keterbukaan informasi saat ini banyak pernyataan dan pidato tokoh yang bisa didapatkan secara instan. ‘’Namun, substansi dari pernyataan dan pidato itu kerap disampaikan secara tidak utuh, sehingga menimbulkan kesalahpahaman,’’ tuturnya. (ant)

Tidak Mudah

Dari Hal. 1

Tetapi, Menteri Perdagangan sendiri juga menyebut situasi ini sulit. Karena mencabut regulasi yang ada juga tidak mudah, karena pertimbangannya juga harus persoalan nasional. Katanya, Kementerian Perdagangan RI sudah mengkaji persoalan ini agar tidak membunuh perajin arak yang jumlahnya ribuan. ‘’Daripada miras impor yang masuk restoran, kan lebih baik potensi lokal diangkat, sehingga bisa memberikan dampak lebih besar bagi masyarakat kita,’’ tegasnya. Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes (Pol) M. Arief Ramdhani menyatakan, aparat selalu menindak miras ilegal. ‘’Miras ilegal kan dilarang beredar. Bahkan beberapa kabupaten mengeluarkan perda yang melarang penjualan arak ini. Masing-masing daerah punya kebijakan sendiri dan kepolisian melakukan penegakan hukum,’’ tegasnya. Kata Arief, arak yang dijual bebas di masyarakat tidak berizin baik yang memproduksi dan menjualnya. Dengan demikian tidak ada kejelasan kandungan kadar alkoholnya dan hal ini tentu berbahaya. ‘’Selama ini kita bisa lihat dampak dari minuman arak tersebut. Ada

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-12

di beberapa daerah gara-gara minum arak yang dicampurcampur (bahan lain - red) akhirnya memakan korban. Ini yang kami tidak inginkan. Akibatnya kamtibmas jadi terganggu,’’ ungkapnya. Ditanya soal arak jadi sumber kehidupan masyarakat di Karangasem, perwira melati tiga di pundak ini mengatakan, pihaknya tentu memikirkan ke depan solusinya. Tentu saja instansi terkait harus duduk bersama mencarikan solusi masalah ini. ‘’Penindakan akan tetap kami lakukan, tapi kan sebatas tipiring (tindak pidana ringan - red). Terus terang saja peredarannya sangat mengkhawatirkan dan harus diambil tindakan agar tidak sampai memakan korban lagi,’’ ucap Direktur Resnarkoba asal Jakarta ini. (rah/gik)

Partai Koalisi Dari Hal. 1

Soal dirinya yang kukuh berjuang untuk memenangkan Mantra-Kerta, Cok Rat menegaskan, ‘’Jangan cobacoba membeli saya... saya hanya bisa dibayar dengan kesejahteraan masyarakat.’’ Dalam kampanye yang dihadiri Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB) A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra dan pimpinan partai koalisi, berbagai aspirasi dilontarkan massa. Salah satu aspirasi yang datang dari warga adalah mengenai komitmen pasangan Mantra-Kerta menolak reklamasi Teluk Benoa. Secara spontan Rai Mantra memberi jawaban tegas. ‘’Sejak tahun 2013 saya telah menolak reklamasi Teluk Benoa. Berbagai kajian telah menunjukkan proyek ini tidak layak diteruskan. Dari awal saya sudah tegas menolak dan sudah saya sampaikan berkalikali, tinggal bagaimana kita bergerak bersama,’’ kata Wali Kota Denpasar yang sedang cuti itu. Cawagub Ketut Sudikerta juga menegaskan hal yang sama. Menurutnya, ada sejumlah dampak buruk yang timbul jika reklamasi Teluk Benoa dipaksakan. Pertama,

jika reklamasi berjalan maka akan muncul akomodasi hotel baru. Dengan sendirinya akan memicu persaingan harga yang tidak sehat. ‘’Nanti akan banting-bantingan harga, itu akan berdampak buruk bagi iklim usaha di Kuta Selatan,’’ kata Sudikerta. Kedua, menurutnya, reklamasi akan memicu berdatangannya tenaga kerja asing dalam jumlah besar. Kemudian terjadi persaingan tidak sehat dengan mssyarakat lokal. ‘’Nanti warga lokal malah tergusur akibat reklamasi,’’ kata Sudikerta. Ketiga, menurutnya, akan memperparah kemacetan. Dengan kondisi sekarang saja sudah macet parah. Apalagi jika adanya reklamasi. Akan semakin krodit. Menurut Sudikerta, jauh lebih baik jika pembangunan akomodasi baru diarahkan ke Bali Utara, misalnya Buleleng, sehingga terjadi pemerataan dan tidak terjadi penumpukan di Bali Selatan. ‘’Solusinya kalau tidak reklamasi adalah kita bangun Bali Utara sehingga terjadi pemerataan. Apalagi di sana ada tanah milik pemprov yang luasnya ratusan hektar, jadi tidak perlu reklamasi,’’ kata Sudikerta. (kmb)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

SENIN KLIWON, 26 MARET 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

OTOMOTIF

Peluncuran Perdana Mercedes–Benz ”The New Axor” di Bali

Satu-satunya Truk dengan ABS Bawaan Pabrik Wingbox Axor ini juga dilengkapi dengan ABS, seperti halnya model dump truck dan mixer.

Truk Mixer Axor 2528 RMC CBC (6x4) M/T dengan off the road price Rp 842.200.000.

Dari kiri: Maximilian Knorr, Hartoyo Yuwono dan I Gede Yoga Nanjaya.

Denpasar (Bali Post) Mercedes-Benz The New Axor diluncurkan perdana di Bali oleh PT Hartono Raya Motor, Sabtu (24/3) lalu. Dealer resmi dari kendaraan komersil dan mobil penumpang Mercedez-Benz tersebut, kini merambah segmen kendaraan niaga. Terutama pangsa pasar truk yang sangat menjanjikan di Bali melalui perkembangan proyek-proyek infrastruktur, serta produktivitas logistik, distribusi, dan perdagangan. Branch Manager PT Hartono Raya Motor Bali I Gede Yoga Nanjaya mengatakan, ada tiga model truk yang diluncurkan yakni mixer, dump truck, dan wingbox. Untuk model mixer, diperkenalkan dua tipe truk dengan kekuatan sama yakni 8 ton. Masing-masing Axor 2528 R (6x2) M/T dan Axor 2528 RMC CBC (6x4) M/T. Kemudian dump truk Axor 2528 C (6x4) M/T dan wingbox Axor 2528 R (6x2) M/T. Tipe model 2528 C dan 2528 R telah dirakit di pabrik MercedesBenz di Wanaherang, Bogor. “Keunggulan dari produk Axor ini adalah, yang pertama safety-nya. Produk kita sudah menggunakan ABS

(Anti-Lock Braking System), ini satu-satunya produk dari truk yang bawaan dari pabrik untuk ABS,” ujarnya. Keunggulan berikutnya, lanjut Yoga, Axor menawarkan fitur kenyamanan dalam berkendara. Seperti, variable green band yang membantu agar pengemudi lebih ekonomis dalam berkendara. Kemudian, fitur daya tahan seperti Direct Injection Unitized Pump untuk pengaturan pemakaian bahan bakar yang lebih efisien. Garansi yang diberikan untuk kendaraan adalah 12 bulan/unlimited km sejak tanggal pengiriman kepada pelanggan dan 24 bulan/200,000 km (manapun yang tercapai lebih dahulu) untuk garansi power train (mesin, transmisi dan gardan) sejak tanggal pengiriman kepada pelanggan setelah selesai dari karoseri. “Mudah-mudahan di Bali atau di sekitar area Bali ini bisa kita jangkau semua karena produk MercedesBenz ini kan truk-truk besar saja. Sedangkan di Bali truk kecilnya yang banyak,” imbuhnya. Yoga mengaku masih mencari database baru untuk truk-truk besar, selain mencoba merambah

pasar dari awal. Lantaran masih baru, target penjualan produk Axor dipasang antara 10 hingga 25 unit setahun. Namun demikian, sudah ada minat dari masyarakat pengusaha di Bali untuk membeli Axor. Pihaknya bahkan sudah merencanakan untuk merambah pasar di daerah lain. “Kedepan, Axor ini kita akan coba untuk bisa merambah ke wilayah Nusa Tenggara Barat setelah kita coba di Bali,” tandasnya. General Manager PT Hartono Raya Motor Surabaya dan Bali Hartoyo Yuwono mengaku sangat optimis melihat peluang pasar di Bali. Terutama dengan pertumbuhan infrastruktur yang luar biasa, lewat penambahan jalan tol, jalan baru, serta rencana bandara baru di Bali Utara. Produk Axor dari Eropa ini merupakan jawaban atas kebutuhan truk yang durable-nya tinggi dan lifetime-nya panjang dalam pertumbuhan infrastruktur tersebut. “Kita sudah siap segalanya dari sisi sales-nya, after sales-nya, tersedia semua. Apalagi Hartono Motor sudah cukup lama sekali berada di Pulau Bali sehingga

saya sangat-sangat optimis untuk pertumbuhan Axor di tahun-tahun ini dan tahun-tahun mendatang akan meningkat dengan tinggi sekali, dikarenakan kebutuhan dari infrastruktur maupun kebutuhan transportasi yang meningkat terus di Bali,” ujarnya. Menurut Hartoyo, konsumen tidak perlu khawatir dari segi harga. Sebab, Mercedes-Benz masuk ke Indonesia telah melihat kondisi pasar yang dibutuhkan untuk transportasi di negara ini. Untuk model wingbox yang bagian atasnya bisa dibuka seperti sayap dibanderol Rp 735 juta (off the road price). Model dump truck Rp 836 juta (off the road price), dan model mixer Rp 842,2 juta (off the road price). “Harga sangat-sangat kita perhatikan sehingga harganya ini bersaing dengan produk Jepang. Tapi dari sisi safety, kualitas, lifetime untuk pemakaiannya, durable-nya, kita lebih tinggi. Jadi itulah nilai jual yang kita sampaikan kepada pengusahapengusaha transportasi di Pulau Bali,” jelasnya. Launching Axor juga didukung penuh oleh PT

Hung Siwer, Motifora dan Bayu Cuaca ”Bius” Penonton Kawula Muda

PERGELARAN musik di Gedung Ksinarnawa, Art Center Denpasar, Sabtu (24/3) malam, menyajikan pentas musik membius penonton, terutama anak muda. Pasalnya, tiga band ternama yaitu Hung Siwer, Motifora dan Bayu Cuaca berhasil menghibur dan menghipnotis suasana di dalam ruangan Gedung Ksinarnawa. Bahkan, garapan pagelaran musik yang pentas pukul 19.30 Wita, sukses membuat penonton terhibur dan merasakan suasana malam minggu yang indah. Hung Siwer yang tampil pertama, sukses membuka dengan suguhan yang apik dan melankolis. Grup musik yang lebih menonjolkan karakter musik beat ini membawakan lima buah lagu. Lagu-lagu yang dibawakan Hung Siwer pun sangat menarik karena sarat akan makna dan mengugah kembali lagu anak-anak yang kini mulai tidak diperhatikan. Setelah penampilan Hung Siwer dengan etnik khas Bali, penampilan yang tak kalah menarik dibawakan grup band ternama Motifora. Band asal Singaraja ini membawakan beberapa lagu dan mengusung tema “Tetep Matimpal”. Penonton pun terhanyut dalam suasana, layaknya sedang menonton konser. Penampilan penutup yang cukup menuai gelak tawa penonton dan memukau adalah dari Bayu Cuaca, yang membawakan tujuh buah lagu yang diciptakannya sendiri. Laki-laki yang memiliki nama asli Nyoman Bayu Juniartha ini pun merasa senang karena masih dipercaya untuk tampil kedua kalinya sekaligus tidak percaya dengan bertambahnya antusias masyarakat untuk menonton. “Seneng ya liat penontonnya bertambah dan suasana yang sekarang juga beda, karena diberi panggung yang lebih megah dan masih diberi kesempatan untuk tampil. Namun harapannya agar panitia dapat meningkatkan promosinya untuk menambah minat masyarakat menonton,” ujar Bayu Cuaca seusai tampil. Penampilan ketiga grup musik ini begitu luar biasa yang tergambarkan dalam balutan suasana malam minggu di Gedung Ksirarnawa Art Center ini. Masyarakat yang menyaksikan pagelaran musik ini pun terbuai dalam setiap lantunan suara yang dibawakan, tidak hanya suara vokal, melainkan setiap elemen yang mendukung terbentuknya suatu keharmonisan melodi yang indah untuk didengar. Hal ini dirasakan Wulan Andryani (16). Gadis berperawakan mini ini pun merasa sangat menikmati lagulagu yang dibawakan oleh tiga band yang tampil dalam pagelaran Musik pada Nawanatya III. “Sangat menikmati setiap musik yang dibawakan dari tiga grup yang tampil, dan berkesan dengan penampilan Hung Siwer yang masih memperhatikan lagu atau musik untuk anak-anak. Tapi secara keseluruhan suka semuanya, mereka semua keren pokoknya,” tukas Wulan. Tak jauh berbeda dengan Wulan, I Ketut Lanus (48) selaku kurator juga mengungkapkan bahwa penampilan yang ditampilkan dari ketiga grup musik ini rata-rata bagus. Meskipun di sisi lain, ia menilai adanya ketidakcocokan tempat yang dipergunakan. “Rata-rata mereka semuanya bagus tampilannya, ya tapi tampilannya tidak cocok dengan tempatnya. Kalau penampilan dari Hung Siwer masih cocok kontennya di sini, sedangkan tampilan dari Bayu Cuaca dan Motifora itu memang kurang komunikatif kalau tampil di sini,” pungkas pria yang mengenakan topi hitam malam itu. (win)

Bali Post/

MUSIK- Penampilan salah satu band di acara musik di Gedung Ksirnarnawa, Art Center Denpasar, Sabtu (24/3) malam.

Daimler Commercial Vehicles Indonesia sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mercedes-Benz di I nd o ne s i a . Di re kt ur un tuk Axor Maximilian Knorr mengatakan, keamanan (safety), daya tahan, dapat diandalkan, dan kenyamanan berkendara merupakan fitur-fitur unggulan dari produk Axor. Pihaknya menyadari, pengendara juga membutuhkan kenyamanan saat mengemudi. Untuk daya tahan, truk ini sudah dites di seluruh dunia. “Kami juga memahami servis di Indonesia itu sangat penting. Maka dari itu, Mercedes-Benz untuk truk Axor ini membangun beberapa dealer baru yang sudah berpengalaman di bidang otomotif. Kita sudah ada dari Sumatera sampai Sulawesi, Kalimantan, Jawa dan saat ini masuk ke Bali,” ujarnya. Max menegaskan, Mercedes-Benz tidak pernah berkompromi dengan safety. Itu sebabnya, ABS telah menjadi standar di seluruh model-modelnya. Namun, tetap bisa memberikan harga yang kompetitif bagi konsumen Indonesia yang cenderung ekonomis. (kmb32) FOTO KORBAN — Pemrotes dalam aksinya membawa foto para korban penembakan senjata api di satu sekolah menengah di Parkland, Negara Bagian Florida. Mereka mendesak pemerintah mengesahkan aturan pengetatan senjata api.

Gelombang Protes Landa AS

Desak Pemerintah Sahkan Aturan Pengetatan Senjata Api Washington, (Bali Post) –

Beruntunnya kasus penembakan membabi buta menggunakan senjata api yang telah menewaskan puluhan bahkan ratusan orang di Amerika Serikat membuat ratusan ribu orang Sabtu (24/3) menggelar aksi protes di sejumlah negara bagian. Mereka menyerukan pemantauan lebih ketat atas senjata api, sekolah yang lebih aman, dan diakhirinya kekerasan dengan menggunakan senjata api. Sambil meneriakkan bermacam slogan termasuk “Tak Pernah Lagi”, dan “Apakah Saya Selanjutnya?”, pemrotes berkumpul di Pennsylvania Avenue di Washington, yang menghubungkan Capitol Hill dengan Gedung Putih. Pertemuan terbuka “March For Our Lives” tersebut, diselenggarakan setelah Nikolas Cruz (19) menewaskan 17 orang dengan menggunakan senapan serang di satu sekolah menengah di Parkland, Negara Bagian Florida pada 14 Februari 2018 lalu.

Sementara itu, lebih dari 800 gerakan protes serupa digelar di seluruh kota besar di Amerika Serikat pada hari yang sama, termasuk di Kota Besar Los Angeles, Boston, Philadelphia, New York City dan Parkland. Di New York, ribuan remaja, guru dan orang tua, dengan tak mempedulikan udara dingin, turun ke jalan untuk memperlihatkan dukungan mereka buat pawai siswa di seluruh negeri itu. Mereka menyeru Kongres AS agar mensahkan peraturan lebih ketat menge-

nai pemantauan senjata api. Pawai tersebut dimulai dengan pertemuan terbuka di dekat Central park. Dalam aksinya pemrotes mengheningkan cipta dan nama ke-17 korban yang tewas dalam penembakan di sekolah dibacakan di Parkland. Setelah itu mereka, sambil memegang bermacam tanda termasuk “Cukup Sudah Cukup”, “Kamilah Perubahan”, “Kekerasan Bersenjata menyakitkan”, dan “Saya Guru BUKAN Penjaga Keamanan”, berjalan di sepanjang jalan menuju tengah

Kota Manhattan. Di Chicago, ribuan orang berkumpul di Union Park untuk ikut dalam demonstrasi guna menentang kekerasan dengan melibatkan senjata api. Walaupun temperatur hanya dua derajat Celsius pada hari itu, udara dingan tetap saja tak bisa menghentikan orang ikut dalam pertemuan terbuka tersebut. Di panggung pertemuan terbuka, beberapa pelajar berbicara mengenai penembakan dan korban yang terjadi di sekitar mereka dan menyerukan hukum pemantaun senjata yang lebih ketat. Di Kota Sanfrancisco di pantai barat AS, ribuan orang berdemonstrasi untuk menganjurkan pemantauan senjata api. Pemrotes berpawai di sepan-

jang jalan di Kota Burlingame, sekitar 44 kilometer di sebelah selatan San Francisco, sambil meneriakkan slogan dan mendesak pendukung mereka di kedua sisi jalan untuk mendukung protes mereka terhadap kejahatan yang melibatkan penggunaan senjata api. “Saya selalu mendengar kejahatan yang berkaitan dengan senjata api, dan demikian banyak orang yang tewas. Sekarang waktunya untuk bertindak,” kata seorang pelajar sekolah menengah yang bernama Danny. Ia mengatakan Pemerintah AS perlu memiliki keberanian untuk mensahkan peraturan baru yang akan membantu mengendalikan senjata api dan menyelamatkan lebih banyak nyawa. (ant)

Palembang Siap Jadi ”Beyond Bali” Palembang terus berbenah dan menyiapkan diri untuk menyambut kedatangan wisatawan bersamaan dengan gelaran ASEAN Games 2018. Selain melakukan penataan objek wisata penyiapan paket wisata juga dimatangkan. Sejumlah layanan khusus gratis juga akan diluncurkan. Demikian dijelaskan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan Irene Camelyn Sinaga, AP, M.Pd. pada promosi Wonderful Indonesia pada NATAS Travel Fair 2018 di Singapura, Minggu (25/3) kemarin. Pihaknya mengaku telah sejak lama menata diri. Ada 66 objek

wisata di Palembang yang siap tawarkan. “Kami juga siap mengembangkan paket wisata yang terkoneksi dengan Bali. Palembang sangat siap menjadi Beyond Bali,” ujarnya. Pihaknya berharap paket-paket tour yang dikoneksikan ke Bali akan menjadi daya tarik khusus. “Saya berharap kalangan pelaku pariwisata dan travel agent di Bali bisa menjadikan Pelembang sebagai Beyond Bali,” harapnya. Pihaknya meyakinkan pasar wisata di Palembang bisa dibuka. Potensi objek wisata di kawasan Palembang sangat variatif. Bahkan 34 objek wisata di

kawasan sungai Musi bisa menjadi andalan pasar. “Palembang sangat terbuka peluangnya sebagai pasar strategis pariwisata Indonesia. Kami siap melakukan kerja sama profesional dalam bidang ini,” jelasnya. Sementara untuk me layani wisatawan selama ASIAN Games telah disiapkan 10 perahu kecil (ketek) untuk mengantar wisatawan menikmati destinasi di sepanjang aliran sungai Musi. Perjalanan menyusuri sungai Musi dipastikan menyenangkan karena ada sekitar 34 destinasi wisata di sini. Jarak terjauh diperkirakan menelan waktu 45 menit. (dir)

Irene Camelyn Sinaga

Bali Post/


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin, 26 maret 2018 | BALIPOST.COM by e-Paper KMB - Issuu