20 HALAMAN
NOMOR 127 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Pesawat Militer Rusia Jatuh di Laut Hitam
Paus Francis
Bali Post/ap
Natal ’’Tersandera’’ Materialisme
Kota Vatikan – Paus Francis, Sabtu (24/12), mengatakan hari Natal ‘’tersandera’’ oleh materialism, sehingga Tuhan kerap dikesampingkan, dan banyak umat justru lupa untuk membantu mereka yang kelaparan, para pengungsi, dan korban perang. Paus memimpin hari Natal yang diperingati 1,2 miliar umat Katolik Roma untuk keempat kali sejak terpilih pada 2013. Hal. 19 Rendah Hati
Jajak Pendapat
Reorientasi, Pengelolaan Kawasan Hulu BENCANA alam kini menyapu sejumlah wilayah di Indonesia. Di Bali, banjir bandang juga terjadi di sejumlah lokasi, bahkan di kawasan hulu yakni di kawasan Bedugul. Padahal, sebagai daerah resapan air, Bedugul mestinya aman dari terjangan banjir. Faktanya, hal itu sulit diharapkan pada masa-masa mendatang. Rusaknya kawasan hulu dan beralihfungsinya kawasan menjadi pemicu banjir. Mencermati hal ini pengelolaan kawasan hutan di Bali perlu ditinjau. Maraknya aksi perambahan hutan dan terus menyusutnya areal hutan dikhawatirkan berdampak pada berkurangnya kawasan tangkapan hujan. Hal. 19 Ketegasan Sikap
Rusia Sebuah pesawat militer Rusia berpenumpang 92 orang jatuh di Laut Hitam saat dalam perjalanan menuju Suriah dan tampaknya tak seorang pun dari penumpangnya selamat, kata kantor berita negara itu seperti dikutip Reuters, Minggu (25/12) kemarin. Pesawat TU-154 jatuh di Laut Hitam dekat Kota Sochi, Rusia Selatan, setelah sempat hilang dari radar, kata seorang sumber. Pesawat menerbangkan prajurit dan anggota paduan suara militer ternama serta penari dari kelompok ‘’Alexandrov Ensemble’’ ke Pangkalan Angkatan Udara Rusia Hmeymim, Suriah, untuk menghibur pasukan Rusia saat tahun baru, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Setidaknya 84 penumpang dan delapan awak yang menaiki pesawat ini, sambung kementerian itu. Sembilan wartawan Rusia turut menjadi penumpang pesawat itu, sedangkan potongan badan pesawat ditemukan di kedalaman 50 sampai 70 meter berjarak 1,5 kilometer (0,93 mil) dari pesisir Rusia. Hal. 19 Kesalahan Pilot
Bali Post/ap
KORBAN - Tim penyelamat Rusia membawa tubuh korban pesawat jatuh di sebuah dermaga di luar Sochi, Rusia, Minggu (25/12) kemarin. Foto kiri atas: Jenis pesawat TU-154 yang menerbangkan prajurit dan anggota paduan suara militer ternama serta penari ke Pangkalan Angkatan Udara Rusia Hmeymim, Suriah, untuk menghibur pasukan Rusia saat tahun baru.
Terduga Teroris ’’Sembunyi’’ di Rumah Apung Jatiluhur Empat Ditangkap, Dua Tewas Ditembak Jakarta (Bali Post) –
Aparat Densus 88 Antiteror Mabes Polri telah melumpuhkan empat terduga teroris di Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan dua di antaranya tewas dalam kontak senjata. ‘’Sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di Jalan Ubrug, Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta telah ditangkap dua orang terduga teroris namanya Ivan dan Rijal,’ kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol, Rikwanto dalam pesan singkat, Minggu (25/12) kemarin. Menurutnya, setelah menangkap keduanya, Densus lalu memburu dua rekan Ivan dan Rijal dengan mengintai kawasan Jatiluhur. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB, tim
Densus menggerebek Rumah Terapung Danau Jatiluhur. Ketika hendak ditangkap, dua terduga teroris bernama Abu Sofi dan Abu Fais melakukan perlawanan hingga terjadi kon-
tak senjata. ‘’Ada perlawanan dari keduanya, setelah kontak senjata, keduanya (terduga teroris Abu Sofi dan Abu Fais) meninggal dunia,’’ ujar perwira tinggi tersebut. Hingga kini
belum diketahui para terduga teroris tersebut berasal dari jaringan kelompok mana. Usai penggerebekan, petugas tidak menemukan bahan peledak. ‘’(Bahan peledak) ditemukan dalam penggerebekan di Tangerang, beberapa waktu lalu. Di sini (Purwakarta) tidak ditemukan bahan peledak,’’ kata Kapolda Jabar Irjen Pol. Anton Charliyan saat meninjau lokasi penggerebekan di Jatiluhur, Purwakarta.
Meski demikian, petugas terus menyisir lokasi penggerebekan. Termasuk menyisir area dalam danau (waduk) Jatiluhur. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa di lokasi kejadian benar-benar aman dan steril. Ia mengatakan, dalam penggerebekan itu, petugas telah menyita senjata tajam serta surat yang bersedia menjadi calon pengantin bom bunuh diri. ‘’Di sini tidak ditemukan bahan peledak,’’ katanya. (ant)
Membumikan Nilai Kepahlawanan I Gusti Ngurah Made Agung I Gusti Ngurah Made Agung dikenal dengan sebutan Ida Cokorda Mantuk ring Rana. Raja Badung ini telah menjadi pahlawan, bahkan sebelum pemerintah menyematkan gelar Pahlawan Nasional kepadanya. I Gusti Ngurah Made Agung telah menjadi pahlawan di mata rakyat dan negerinya sejak gugur di medan palagan 20 September 1906 -- 110 tahun lalu. NILAI kepahlawanan I Gusti Ngurah Made Agung lebih dibumikan dalam Sarasehan Nasional Hari Pahlawan yang digelar Puri Agung Denpasar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma, Sabtu (24/12). Hadir Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Puspayoga, Panglingsir Puri Denpasar yang juga anggota DPD-RI A.A. Ngurah Oka Ratmadi, panglingsir puri-puri sajebag Bali, dan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. ‘’Gelar Pahlawan Nasional
untuk I Gusti Ngurah Made Agung merupakan pengapresiasian tinggi dari pemerintah pusat kepada kami keluarga besar masyarakat Kota Denpasar. Untuk itu pemerintah beserta keluarga puri memiliki suatu kewajiban melapor kepada rakyatnya, untuk lebih membumikan pahlawan nasional yang ada di Kota Denpasar,’’ ujar Sekretaris Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Rai Iswara berharap generasi muda dapat menjadi pahlawan kekinian setelah mendapatkan pemahaman
Bali Harus Konsisten Jaga Arsitektur Lokal Dari tahun ke tahun, Bali makin kehilangan ciri khasnya. Salah satu yang paling mencolok adalah bangunan di Bali. Utamanya di perkotaan, makin sedikit yang mengusung arsitektur Bali. Kalaupun ada, sebatas aksesoris agar tak dianggap melanggar Perda No. 5 Tahun 2005 tentang Persyaratan Arsitektur Bangunan Gedung. Padahal menjaga bangunan stil Bali berarti menjaga juga roh pariwisata Bali yang berlandaskan budaya dan Tri Hita Karana.
Laporan Besok Dinamika politik dalam dua tahun terakhir di negeri ini sarat konflik terbuka. Ini potret buruk menuju demokrasi yang bermartabat dan beretika. Ironisnya, konflik terbuka justru terjadi saat melambatnya pertumbuhan perekonomian global, termasuk di tingkat nasional. Kegaduhan politik ini patut dicatat sebagai faktor yang menyandera pertumbuhan ekonomi nasional.
SEKTOR pariwisata, diakui atau tidak, menjadi sumber pendapatan utama bagi Bali untuk menjaga pertumbuhan ekonominya. Di tahun ini saja diperkirakan 4,5 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Bali. Sedangkan wisatawan domestiknya mencapai 8 jutaan orang. Tingginya angka kunjungan wisatawan ini tentunya tak serta merta diperoleh Bali jika hanya mengandalkan akomodasi pariwisata dan objek wisata, tanpa didukung budayanya yang unik. Salah satu yang menjadikan Bali unik adalah bangunan di Bali yang berlandaskan pada arsitektur lokal. Sayangnya, bangunan berstil Bali ini makin lama makin sedikit. Masyarakat lebih senang mengusung konsep minimalis, bahkan cenderung berkiblat ke Eropa. Padahal jika dilihat trennya, saat ini bangunan den-
gan konsep arsitektur lokal makin gencar dikembangkan untuk menarik minat wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia. Di 10 destinasi wisata yang sekarang dikembangkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) atau lebih dikenal dengan sebutan ‘’Bali Baru’’ juga mengusung konsep yang kental lokalnya. Bahkan, sebuah sayembara desain homestay digelar untuk mencari desain yang tepat disesuaikan dengan arsitektur lokal masing-masing destinasi itu. Menteri Pariwisata Arief Yahya berulang kali menegaskan desain arsitektur harus memiliki ciri khas yang mengacu pada budaya dan kearifan lokal Nusantara. ‘’Dua kali Pak Presiden mengingatkan saya mengenai pentingnya identitas ini. Hal. 19 Kunjungan Kerja
tentang nilai-nilai kepahlawanan I Gusti Ngurah Made Agung. Napas Puputan Badung salah satunya adalah rasa jengah untuk memperjuangkan rakyat. Saat ini rasa jengah bisa dijabarkan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat. Tokoh Puri Agung Denpasar A.A. Ngurah Agung Wira Bima Wikrama mengatakan, I Gusti Ngurah Made Agung juga seorang sastrawan dan cendekiawan pada zamannya. Hal. 19 Karya Sastra
I Dewa Gede Palguna
I Gde Parimartha
Pariwisata Bali di Persimpangan BALI sebagai pariwisata budaya mulai terkikis dengan adanya bangunan yang menjulang tinggi tanpa nuansa Bali. Tidak ketatnya penerapan arsitektur Bali pada bangunan hotel, terutama hotel budget di Bali, khususnya di Kabupaten Badung, telah membuat ciri khas itu menghilang. Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, peraturan terkait penerapan arsitektur Bali dalam setiap bangunan telah diatur dalam peraturan daerah (perda). Namun dalam penerapannya belum dilakukan secara maksimal. ‘’Sudah ada aturan atau perdanya tiap bangunan
di Bali harus memiliki nuansa atau ciri khas Bali. Dengan begitu, tamu-tamu yang datang ke Bali betulbetul merasa di Bali,’’ ungkapnya. Rai Suryawijaya mengatakan, Bali dengan mengusung konsep pariwisata budaya wajib menunjukkan identitasnya, baik di bidang seni dan budaya maupun bangunannya. ‘’Bali jangan meniru arsitektur luar negeri. Sering saya katakan jangan bangunannya seperti di Holywood,’’ katanya. Adanya bangunan yang tidak mencirikan Bali, katanya, lantaran penegakan hukum yang belum maksimal. Hal. 19 Ciri Khas
DENPASAR
2
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
FIGUR Jadi Petani Sejahtera MASIH banyak yang memandang sebelah mata profesi petani, karena profesi ini dinilai tidak menyejahterakan. Padahal, sektor pertanian merupakan sektor penopang perekonomian khususnya di Bali. Menurut I Ketut Putra Wijaya, S.P., petani kopi di Kintamani, untuk menjadi petani yang sejahtera, petani itu harus betulbetul menjadi seorang petani dan mempunyai manajemen usaha tani. Bali Post/may Di pertanian kopi yang ia tekuni, manajemen pertanian kopi itu adalah dari hulu ke hilir, mulai dari menanam pohon kopi, merawat hingga menjadi bubuk kopi sampai ke pengemasan. Kedua, menurutnya, petani yang sejahtera luas lahan kepemilikannya minimal 2 hektar. ‘’Kalau di luar itu misalnya 1,5 hektar, maka dia (petani) lebih condong menjadi buruh tani. Sebab, tidak akan mungkin dia mengusahakan usaha tani itu dengan 1,5 hektar dengan menanggung 4 orang keluarga,’’ imbuhnya. (may)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Dialog ’’Pabligbagan’’ Bali TV BALI TV bekerja sama dengan DPD-RI kembali menyelenggarakan ‘’Dialog Pabligbagan’’, Senin (26/12) ini pkl. 16.00 – 17.00 Wita dengan tema ‘’Stop Merenovasi Pura Demi Perlindungan UU Cagar Budaya’’. Di pengujung tahun 2016, Komite III DPD-RI menghadirkan Senator Republik Indonesia Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III sebagai narasumber yang membahas fenomena di Bali, yakni maraknya pembongkaran pura dan situs leluhur atas nama pemugaran atau renovasi. Banyak masyarakat adat di Bali khususnya umat Hindu yang tidak menyadari bahwa pembongkaran pura di Bali ini menyalahi pakem–pakem yang ada termasuk tindakan menghilangkan nilai sejarah dari pura tersebut. Terlebih Indonesia telah memiliki UU Cagar Budaya No. 11 Tahun 2010, di mana negara secara tegas memberikan perlindungan kepada situs Cagar Budaya. Termasuk, sebuah situs atau pura bisa diangggap sebagai Cagar Budaya jika berusia minimal 50 tahun. Namun kenyataannya, banyak pura di Bali akan sulit mendapatkan status sebagai Cagar Budaya karena terjadinya renovasi besar–besaran. Termasuk sulitnya perlindungan hukum jika terdapat bencana. Kebijakan yang salah kaprah oleh pemimpin Bali kerap justru menjerumuskan orang Bali pada gaya hidup boros yang berakibat semakin beratnya beban masyarakat Bali yang harus menanggung peturunan atau iuran pembangunan pura. Dialog akan dikemas menarik dari perspektif Gerakan Satyagraha serta membangun kedaulatan Bali dari sisi pertahanan ekonomi Bali. Penyederhanaan upacara, stop komersialisasi pura, pelestarian sejarah Purana Bali dan stop renovasi pura secara berlebihan adalah upaya untuk membangun budaya Bali yang kokoh. (kmb)
Diapresiasi, Penilaian Koperasi Secara ’’Online’’
Denpasar (Bali Post) Seluruh koperasi yang ada di Kota Denpasar mengapresiasi program Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Salah satunya, penilaian koperasi secara online. Hal tersebut disampaikan salah seorang pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Penatih Ketut Bina usai menerima sertifikasi kelayakan saat gathering koperasi se-Kota Denpasar di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Jumat (23/12). Gathering koperasi tersebut dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra menyerahkan sertifikat koperasi sehat secara simbolis. Ketut Bina menambahkan, KUD Penatih sebelumnya sudah pernah bangkrut. Namun berkat bimbingan Dinas Koperasi Kota Denpasar dan komitmen Wali Kota untuk membangun koperasi di Kota Denpasar, membuat koperasi ini sekarang mempunyai aset Rp 6 miliar. Bahkan KUD Penatih sekarang mendapat sertifikat yang tentunya menunjukkan bahwa koperasi ini sudah sehat. Saat ini Dinas Koperasi Kota Denpasar telah melakukan penilaian koperasi sehat melalui online. Menurutnya, hal ini sangat memudahkan koperasi-koperasi yang ada di Kota Denpasar melakukan pelaporan lewat online dan memberikan data yang ada tanpa harus memerlukan banyak waktu. Di samping juga dikirim data secara manual untuk melakukan verifikasi. ‘’Saya sangat mendukung terobosan penilaian koperasi secara online. Tentunya ini sangat memudahkan bagi koperasi dalam melakukan pelaporan terhadap perkembangan koperasi,’’ ujarnya. Dengan adanya penilaian koperasi secara online, setiap bulan pihaknya harus melakukan pelaporan tersebut. Tentunya dengan cara ini semakin menguatkan keberadaan koperasi. Kepala Dinas Koperasi Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan, gathering koperasi se-Kota Denpasar ini merupakan inisiatif dari koperasi yang ada di Kota Denpasar. Mengingat, Pemerintah Kota Denpasar sangat komit dalam membangun koperasi yang ada di Kota Denpasar. Berbagai kegiatan dan program telah dilaksanakan pemerintah untuk membangkitkan koperasi yang ada di Kota Denpasar, seperti bedah warung, penilaian koperasi sehat dan memberikan berbagai pelatihan untuk koperasi. Bahkan untuk penilaian koperasi sehat, pihaknya telah melakukan secara online. (kmb12)
Bali Post/eka
Perayaan Natal Berlangsung Aman
Jumlah Penumpang Bandara Ngurah Rai Naik 14 Persen Denpasar (Bali Post) –
Perayaan Natal tampaknya dimanfaatkan oleh wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mengisi liburan di Bali. Selama liburan tersebut, jumlah penumpang yang datang dan terbang melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pun mengalami peningkatan. Data yang dirilis Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai, tercatat hingga Sabtu (24/12) total penerbangan selama libur Natal 377 penerbangan. Ini mengalami peningkatan sebesar 6 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 354 penerbangan. Jumlah total penumpang yang datang dan yang berangkat juga mengalami peningkatan. Jumlah penumpang tersebut tercatat 58.454, mengalami peningkatan sebesar 14 persen dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 51.282 orang. Dalam berpartisipasi merayakan Natal, Rahadian Dewanto Yogisworo selaku CO GM Comercial Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mengatakan, Bandara Ngurah Rai juga menggelar event bertema Natal.
Sebelumnya, umat Kristiani di sekitar bandara menggelar ibadah malam Natal di Gereja GPIB Ekklesia Kuta, kompleks peribadatan Bandara Ngurah Rai, Sabtu (24/12). Suasana kyusyuk terlihat saat 4.000-an lebih umat Kristiani melakukan doa malam Natal. Menurut Pendeta Semuel Karinda, ibadah malam Natal menjadi ibadah yang sangat luar biasa bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Momen malam Natal ini menjadi titik baru dalam kehidupan umat Kristiani untuk rekonsiliasi dengan Tuhan. ‘’Itu terjadi di seluruh dunia, merayakan hari
Topik : ARSITEKTUR BALI HARUS DIJAGA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
rekonsiliasi ini. Kami berharap dengan rekonsiliasi manusia dengan Tuhan akan terjadi juga rekonsiliasi dengan manusia yang lain, dengan masyarakat, dengan agama-agama lain,’’ harapnya. Ketua Panitia Natal di GPIB Ekklesia, Tuban, Rustin Dyke, menyampaikan terima kasih atas partisipasi dari berbagai pihak dalam hal menjaga keamanan selama ibadah berlangsung. ‘’Pelaksanaan ibadah Natal kali ini sudah berjalan aman. Kami berharap ke depannya bisa berjalan lebih baik lagi dan aman,’’ ucapnya.
Minimalisasi Kemacetan
Pembukaan Denfest Dirancang Satu Jam Denpasar (Bali Post) Pelaksanaan Denpasar Festival (Denfest) yang merupakan kegiatan akhir tahun, kerap menuai keluhan dalam hal lalu lintas. Sebab, festival jalanan ini berada di jatung Kota Denpasar yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas (lalin) cukup tinggi. Karena itu, tak ayal kegiatan tersebut memicu kemacetan dan penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalan karena adanya pengalihan arus lalin. Menyikapi kondisi tersebut, kini panitia Denfest ke-9 melakukan sejumlah perubahan. Salah satunya, yakni prosesi pembukaan yang biasanya berlangsung cukup lama, kini dipangkas menjadi hanya satu jam. Pemangkasan waktu seremonial pembukaan Denfest untuk mengurangi waktu penutupan jalan di kawasan nol kilometer Kota Denpasar ini. Hal ini ditegaskan Sekretaris Panitia Denfest ke-9 Made Saryawan didampingi Event Management Wayan Kayun, beberapa waktu lalu di press room Kantor Wali Kota Denpasar. Wayan Kayun menambahkan, kekroditan di beberapa titik diperkirakan masih tetap terjadi. Namun dengan pengurangan
waktu tutup jalan, diharapkan bisa meminimalisir kekroditan arus lalu lintas di sekitar tempat kegiatan. Jalan-jalan yang akan mengalami penutupan di antaranya Jalan Gajah Mada timur (dari lampu merah simpang BRI), Jalan Veteran, dan Jalan Udayana. Penutupan jalan secara penuh hanya di Jalan Gajah Mada timur, karena di jalur itu akan ada panggung untuk kreasi anak-anak muda. Sedangkan di Jalan Udayana, hanya pada saat pembukaan sekitar dua jam. Pendeknya waktu pembukaan kali ini, juga berpengaruh terhadap jumlah prosesi yang ditampilkan. Kali ini, prosesi pembukaan hanya diwarnai dua jenis atraksi, yakni pawai dan tari. ‘’Masing-masing hanya satu atraksi. Misalnya untuk tari, hanya akan ada tari Baris Lontar saja. Dengan demikian, waktu yang diperlukan tidak terlalu lama,’’ jelas Kayun. Ditanya terkait jumlah stan, Saryawan menyebutkan, pada Denfest kali ini disiapkan 180 stan. Terdiri dari 80 stan kuliner, 20 stan distro, dan 80 untuk stan tekstil dan UKM. ‘’Bila dibandingkan tahun lalu, jumlah stan kuliner mengalami pengurangan,’’ katanya. (kmb12)
Masyarakat memang turut andil membantu Polri dan TNI menjaga umat Kristiani melaksanakan ibadah Natal di gerejagereja di Bali, 24-25 Desember kemarin. ‘’Situasi aman dan lancar. Sabtu sore sampai malam, Forkominda meninjau beberapa gereja di wilayah Denpasar dan Badung. Bapak Gubernur, Kapolda dan Pangdam IX/Udayana meninjau sistem pengamanannya,’’ terang Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa. Danrem mengaku bangga dan mengapresiasi sistem pengamanan terpadu saat Natal. Selain panitia Natal, pengamanan dibantu polisi, tentara, pecalang, warga Muslim dan instansi terkait lainnya. ‘’Mereka dengan ikhlas memperkuat pengamanan di gereja. Toleransi seperti ini harus dipupuk dan diperkuat ke depannya,’’ ujar Cantiasa. Hal sama disampaikan Kapol-
resta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo. ‘’Secara keseluruhan perayaan Natal di wilayah kami berlangsung aman dan kondusif,’’ tegasnya. Menurutnya, semua itu berkat dukungan masyarakat Bali. Ada 21 gereja termasuk gereja besar mendapat atensi khusus sehingga dijaga anggota Brimob bersenjata lengkap. Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan juga mengaku sangat bersyukur dan terima kasih kepada semua pihak karena perayaan Natal berlangsung aman, tenteram dan damai. Hal itu terwujud karena atas peran serta seluruh stakeholder membantu pengamanan gereja. (kmb23/kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
2016, Dewan Rampungkan Delapan Ranperda
Denpasar (Bali Post) Selama 2016 ini, DPRD Denpasar telah berhasil merampungkan delapan rancangan peraturan daerah (ranperda) untuk dijadikan perda. Bahkan, di akhir tahun ini sudah berhasil menyelesaikan lagi satu pembahasan Ranperda tentang Penyertaan Modal kepada PD Pasar. Rencananya, ranperda ini akan diparipurnakan pada sidang yang akan digelar, Selasa (27/12) besok. Bila ini bisa terealisasi, maka tahun ini Dewan akan mampu merampungkan sembilan ranperda. Sekretaris DPRD Denpasar I Gusti Rai Suta, Minggu (25/12) kemarin, menyatakan ranperda yang sudah berhasil diselesaikan dewan mencapai delapan buah. Jumlah itu sudah semuanya diparipurnakan. Perda-perda yang digarap di antaranya perda bantuan hukum, pemilihan perbekel, penyelenggaraan perhubungan, struktur organisasi dan tata kelola perbekel, pengelolaan barang milik daerah, pajak parkir, penyertaan modal ke PDAM, dan LKPJ. Jumlah ini lebih sedikit dari tahun 2015 lalu. Pada 2015 lalu, Denpasar berhasil merampungkan 12 perda. Di antaranya perda ketertiban umum, perubahan perda tentang BPHTB, izin usaha jasa konstruksi, pemondokan, PKL, pengelolaan cagar budaya, pendaftaran jasa usaha pariwisata, dan pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, ada
pula perda pengelolaan sampah, penyelenggaraan kearsipan, bangunan gedung, serta perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Terkait dengan perda insiatif, dewan di kota berwawasan budaya ini sudah mewacanakan sejak periode sebelumnya. Seperti pada 2013, Badan Legsialsi DPRD Denpasar telah berencana untuk membuat dua ranperda inisiatif. Dua ranperda yang hendak digarap itu, yakni ranperda tentang toko modern dan pelabuhan. Dua masalah ini sempat menjadi perhatian Pemkot Denpasar, namun belum ada aturan yang mampu mengendalikan keberadaan toko modern dan kontribusi pelabuhan terhadap pemerintah daerah belum maksimal. Karena itu, dewan berniat membuat perda tentang kedua masalah itu. Namun, hingga berakhirnya dewan periode 2009-2014, kedua ranperda itu tak kunjung dikerjakan. Sementara itu, pada periode 2014-2019 ini, jajaran wakil rakyat di kota berwawasan budaya ini berniat merancang ranperda corporate social responsibility (CSR). Ranperda ini dibuat sebagai salah satu inisiatif dewan. ‘’Kami sudah mulai merancang ranperda CSR sebagai salah satu perda inisiatif. Karena selama ini, keberadaan CSR yang digulirkan pelaku usaha atau pihak swasta belum tergarap dengan baik,’’ ujar anggota DPRD Denpasar Hilmun Nabi, beberapa waktu lalu. (kmb12)
Jadi Spirit Keteladanan
Bali Bangga Miliki Enam Pahlawan Nasional SPIRIT keteladanan sosok pahlawan nasional yang dimiliki Bali, tak boleh berhenti disosialisasikan kepada generasi muda dalam menghadapi tantangan globalisasi saat ini. Nilai seja-
rah memiliki arti penting dalam sebuah pembangunan yang tak terlepas dari peran kegigihan semangat perjuangan para pahlawan melawan penjajah. Mengingat pentingnya sebuah spirit
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
NATAL Sejumlah umat Kristiani dengan mengenakan pakaian adat Bali usai melaksanakan doa perayaan Natal di depan Gereja Katolik Roh Kudus Paroki Babakan, Canggu, Minggu (25/12) kemarin. Perayaan Natal di Bali berlangsung aman dan lancar.
SARASEHAN - Wali Kota Rai Mantra foto bersama dengan Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Gede Puspayoga, anggota DPD-RI AAN Oka Ratmadi serta para narasumber Sarasehan Nasional Hari Pahlawan yang mengangkat revitalisasi nilai-nilai kepahlawanan untuk memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika demi tegaknya NKRI, Sabtu (24/12), di Graha Sewaka Dharma Lumintang.
perjuangan tersebut, Pemkot Denpasar bersama Puri Agung Denpasar, Sabtu (24/12) menggelar Sarasehan Nasional Hari Pahlawan yang mengangkat revitalisasi nilai-nilai kepahlawanan untuk memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sarasehan dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Graha Sewaka Dharma, Lumintang. Sarasehan dihadiri Menteri Koperasi dan UKM A.A. Ngurah Gede Puspayoga bersama Ny. Bintang Puspayoga, anggota DPD-RI yang juga Panglingsir Puri Agung Denpasar A.A. Ngurah Oka Ratmadi, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, bendesa pakraman dan siswa sekolah. Juga diundang raja-raja seBali dan Pasemetonan Puri Denpasar. Sarasehan menghadirkan dua narasumber yakni Dr. I Dewa Palguna, S.H., M.H. dan Prof. Dr. I Gede Parimartha dengan moderator Prof. Dr. A.A. Anom Kumbara yang membahas secara mendalam spirit Puputan Badung dengan sosok I Gusti
Ngurah Made Agung sebagai Raja Kerajaan Badung yang saat ini telah menjadi Pahlawan Nasional. ‘’Saat ini Bali memiliki enam Pahlawan Nasional termasuk I Gusti Ngurah Made Agung dengan spirit Puputan Badung sebagai sebuah kebanggaan masyarakat dalam keteladanan dan spirit kepahlawanan yang sangat relevan dalam menjawab tantangan serta pergerakan revolusi mental saat ini,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra. Rai Mantra mengatakan, sarasehan ini juga menekankan pada sosialisasi terkait keberadaan pahlawan nasional dari Bali lainnya yakni I Gusti Ketut Pudja. I Gusti Ketut Pudja yang waktu itu sebagai Gubernur Sunda Kecil ikut berperan dalam berdirinya NKRI. Saat ini, sosok I Gusti Ketut Pudja telah diabadikan jadi gambar pada uang koin seribu rupiah. Demikian juga dengan sosok pahlawan nasional Untung Surapati yang juga berasal dari Bali, diusulkan oleh Pemerintah Jawa Timur karena perjuangannya banyak di luar Bali seperti Sulawesi dan Pulau Jawa.
‘’Spirit Puputan Badung yang diwariskan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Made Agung juga kami pakai dalam pelaksanaan visi-misi pembangunan Kota Denpasar, karena dalam memberdayakan suatu daerah dibutuhkan sosok panutan dan cerminan apa yang harus kita lakukan dalam sebuah pembangunan daerah,’’ ujar Rai Mantra. Anggota DPD-RI yang juga Panglingsir Puri Agung Denpasar AAN Oka Ratmadi mengatakan, sarasehan yang dilaksanakan Pemkot Denpasar bersama Puri Agung Denpasar sebagai sebuah inovasi anak bangsa dalam melakukan pendalaman dan sosialisasi spirit-spirit kepahlawanan sosok I Gusti Ngurah Made Agung serta lima Pahlawan Bali sebagai Pahlawan Nasional. Cok Ratmadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Rai Mantra yang telah memberikan pemikiran dan gagasan dalam pelaksanaan Sarasehan Nilai Kepahlawanan dengan semangat dan spirit yang harus terus digaungkan khusunya kepada generasi muda. (ad715)
BADUNG
Senin Kliwon, 26 Desember2016
3
Pemkab Gratiskan Biaya di SD dan SMP Negeri Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan menggratiskan biaya sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berstatus negeri. Kebijakan yang merupakan hak masyarakat untuk bisa mendapatkan akses pendidikan wajib sembilan tahun ini, akan diberlakukan tahun 2017. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Badung I Ketut Widia Astika, Minggu (25/12) kemarin, mengatakan program tersebut akan difokuskan pada SD dan SMP, karena SMA dan SMK sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bali. ‘’Program ini hanya untuk sekolah negeri tingkat SD dan SMP di Badung. Jadi, tahun 2017 tidak dikenakan biaya lagi, semuanya gratis,’’ ungkapnya. Menurutnya, biaya yang dikeluarkan orangtua siswa sepenuhnya akan ditanggung pemerintah. ‘’Semua biaya sekolah mulai dari awal sekolah sampai tamat, seluruh siswa tidak dikenakan biaya,’’ katanya. Tak hanya itu, mulai dari seragam sekaolah seperti sepatu, kaos kaki, baju, jelana, topi, ikat pinggang, rompi, dasi, baju pramuka, termasuk ongkos jahit, semua ditanggung pemerintah. ‘’Tanggungan sekolah negeri ini akan diambilkan dari APBD Badung,’’ ucapnya. Meski demikian, pejabat asal Kerobokan, Kuta Utara itu menegaskan, komite sekolah tatap ada. Namun, tidak lagi terdapat sumbangan dan sejenisnya. Karena tahun 2017 semua bentuk sumbangan komite juga dihapus. ‘’Sesuai arahan Bapak Bupati, sekolah di Badung gratis dan apabila ada sekolah yang melakukan pungutan maka kepala sekolah akan siap-siap kena sanksi dan bahkan bisa dipecat,’’ terangnya. Dia optimis program sekolah gratis dapat diterapkan dengan baik di Badung. Pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan di lapangan dan melakukan evaluasi, sehingga dapat berjalan maksimal. ‘’Kami upayakan maksimal karena ini (sekolah gratis - red) baru dilaksanakan di Badung. Dalam perjalanannya kami tentu akan terus melakukan evaluasi,’’ tegasnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengenakan saksi tegas kepada pihak sekolah yang terbukti memungut iuran kepada siswa. ‘’Mulai 2017 di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Badung (SD-SMP - red) tidak ada lagi pungutan seribu rupiah pun. Semuanya harus gratis. Bila melanggar, mohon maaf kepala sekolahnya hari itu juga kami pecat,’’ pungkasnya. (kmb27)
DITANAMI BATANG POHON - Kendaraan harus waspada melintas pada malam hari di tikungan sebelah selatan Patung Titi Banda, Jalan By-pass Ngurah Rai, Sanur. Sebab, sebuah lubang terlihat di badan jalan yang rusak di sana. Sebagai tanda bahaya, sebatang pohon ditanam di lubang tersebut. Tampak sejumlah kendaraan melintas di dekat batang pohon tersebut, Minggu (25/12) kemarin.
Terkait Iuran Biaya Naik Kelas
Persi Keberatan atas Perubahan Permenkes No. 52 Tahun 2016
Denpasar (Bali Post) Menghadapi era JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang telah berjalan selama tiga tahun, tampaknya fasilitas kesehatan (faskes) baik swasta maupun negeri belum siap menjalaninya. Banyak keluhan dan masalah yang dihadapi antara faskes kesehatan dan masyarakat. Seperti pelaksanaan Permenkes No. 64 Tahun 2016 tentang perubahan Permenkes No. 52 Tahun 2016 yaitu Pasal 25 (3) tentang iuran biaya pelaksanaan naik kelas yang dianggap memberatkan RS. Apalagi, beberapa tarif INA CBG’s mengalami penurunan tanpa persiapan software dari RS. Ketua Persi (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) Provinsi Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mengatakan, pihaknya keberatan atas iuran biaya dari pasien yang naik kelas hanya dikenakan pada biaya kamar. Sedangkan pada biaya lain seperti obat, pengobatan, terapi dan tindakan lain tidak dikenai tarif sesuai den-
gan kelas kenaikannya, namun sesuai dengan kelas semula. Padahal pada Permenkes No. 52 Tahun 2016 diatur pasien yang naik kelas maka dikenai iuran biaya tidak hanya biaya kamar, tetapi juga biaya tindakan, dll. Alasannya, RS negeri dan swasta berbeda. RS negeri dari sisi karyawan, alat, gedung, mendapat subsidi atau ang-
Dari Tatap Muka Bupati dengan Ribuan Guru Se-Badung
Pemkab Komit Wujudkan Pendidikan Gratis dan Perhatikan Kesejahteraan Guru
BELUM genap setahun kepemimpinan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa telah mampu menjalankan program-program PPNSB yang dituangkan dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten 2016-2021 yang telah dapat dirasakan oleh masyarakat Badung, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Terdapat lima bidang yang menjadi skala prioritas pembangunan Badung. Meliputi bidang sandang, pangan, papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan tenaga kerja, bidang seni, adat, agama dan budaya serta bidang pariwisata. Khusus di bidang pendidikan, Pemkab Badung sangat komit mewujudkan pendidikan yang berkualitas, dan berdaya saing. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui program pendidikan gratis bagi masyarakat Badung serta komit meningkatkan kesejahteraan para guru di Badung. ‘’Orang hebat hanya mampu menghasilkan beberapa karya yang bermutu. Namun kalau guru hebat, guru yang bermutu, akan mampu menghasilkan ribuan orang hebat,’’ kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa saat tatap muka dengan ribuan guru PNS se-Badung di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Sabtu (24/12). Di hadapan sekitar 3670 guru PNS, Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa dari segi regulasi, kehadiran UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang semula diharapkan menjadi landasan dalam peningkatan mutu, kesejahteraan serta martabat guru, sudah
TATAP MUKA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa saat tatap muka dengan ribuan guru PNS se-Badung di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Sabtu (24/12).
Mangupura (Bali Post) Lina Marlina (25) diduga menjadi korban jambret di Petitenget, Kuta Utara, Sabtu (24/12) lalu. Informasi tersebut masih didalami anggota Reskrim Polsek Kuta Utara karena tidak ada saksi melihat kasus tersebut. ‘’Dari rekaman CCTV di TKP, yang terekam hanya saat korban menabrak pot bunga. Kalau jambretnya tidak kelihatan,’’ kata Kanit Reskrim Polsek
Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa, Minggu (25/12) kemarin. Selain itu, korban atau keluarganya belum ada yang melapor. Meski demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan. ‘’Tetap kami selidiki,’’ ujarnya. Informasi yang diperoleh di lapangan, kejadiannya di depan Hotel Fave. Dari keterangan satpam salah satu hotel di sana, saat ia piket
selayaknya diimplementasikan secara nyata. Pemkab Badung telah melakukan upaya peningkatan kompetensi guru melalui langkah strategis dengan alokasi anggaran Rp 4,7 miliar lebih. Dalam hal kesejahteraan guru, Pemkab Badung juga memberikan tambahan penghasilan pada anggaran 2016 Rp 230 miliar lebih, dan akan ditingkatkan di tahun 2017 menjadi Rp 265 miliar lebih. Guna menyikapi kekurangan guru, honor/tunjangan profesi guru akan ditingkatkan dari Rp 50 ribu per jam menjadi Rp 100 ribu per jam, dengan alokasi tahun 2017 Rp 73,7 miliar lebih. ‘’Tahun depan kami sudah masuk ke tahap Rp 100 ribu per jam. Kalau guru siap, Rp 200 ribu pun kami siap, ampura CGT (cenik gae to -- itu pekerjaan kecil - red),’’ tambahnya. Sementara guna mewujudkan pendidikan gratis, Pemkab Badung telah mengawalinya dengan meluncurkan implementasi PPNSB melalui bantuan laptop untuk guru dan murid kelas VI SD dan akan dilanjutkan laptop untuk mu-
rid kelas V. Mulai tahun 2017, murid baru SD kelas I dan SMP kelas I akan diberikan seragam lengkap secara gratis. Dipastikan tidak ada lagi pungutan di sektor pendidikan. ‘’Kami akan tanggung semua biaya pendidikan, termasuk biaya aci dan ekstrakurikuler kami tanggung. Inilah upaya kami Pemkab bersama DPRD Badung untuk meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan,’’ tegasnya. Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika melaporkan, tatap muka para guru dengan Bupati dan Wabup ini dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Badung. Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan soliditas guru di Badung dalam rangka meningkatkan kinerja dan sinergi untuk mewujudkan guru yang profesional dan bermartabat serta meningkatkan kualitas pendidikan untuk menjadikan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing. Kegiatan diikuti kurang lebih 3.670 guru PNS se-Badung yang terdiri dari guru TK, SD, SMP dan SMA/ SMK. (ad714)
Polisi Selidiki Informasi Jambret di Petitenget
malam pukul 06.20 Wita, melihat korban mengendarai sepeda motor. Korban beriringan dengan dua laki-laki naik sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Korban dilihat teriak ‘’hae…’’ sambil melambaikan tangannya. Setibanya di TKP, korban menabrak pot bunga Hotel Fave dan langsung jatuh. Tidak lama kemudian, datang polisi disusul ambulans dan korban dibawa ke RSUP Sanglah. (kmb36)
garan dari pemerintah. Sedangkan RS swasta merupakan RS yang berdikari (berdiri di atas kaki sendiri), sehingga jika iuran biaya tidak dikenai secara keseluruhan maka dapat mengurangi pendapatan RS. Mengingat, pola pembiayaan di RS swasta adalah cross subsidi. Pendapatan dari kelas I atau VIP setelah dikurangi biaya
pokok, digunakan untuk menutupi kekurangan biaya pasien di kelas II dan III agar mutu pelayanan tetap terjaga antara kelas I, II, dan III. Dengan berkurangnya pendapatan tersebut, lanjutnya, maka gaji karyawan, anggaran untuk perawatan alat atau pembelian alat baru, gedung, dan lainlain akan terganggu. Memang peraturan tersebut baru mulai diterapkan sejak 26 November lalu, sehingga dampaknya belum terasa. Karena itu, bersama anggota RS lain pihaknya akan mencoba menerapkan Permenkes baru tersebut selama tiga bulan ke depan. Terhadap kondisi ini, anggota
Komite III DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III belum lama ini mengatakan, semua peratuan tentang RS, BPJS, pelayanan kesehatan, keputusannya ada di pusat. ‘’Banyak teman (faskes) di Bali belum siap melaksanakan Permenkes No. 64 Tahun 2016 ini,’’ ujarnya. Pihaknya yang berada di Komisi III yang menangani kesehatan, mengaku berkepentingan agar aspirasi dari RS swasta maupun negeri bisa konkret pada pemerintah pusat. Selama peraturan itu belum ada pengganti, peraturan lama harus tetap dilaksanakan. (kmb42)
Wakil Bupati Pantau Malam Misa Natal di Lima Gereja DALAM rangka mewujudkan Kabupaten Badung yang aman dan damai dalam menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama pimpinan SKPD di Kabupaten Badung melakukan pemantauan perayaan malam Misa Natal di lima gereja, Sabtu (24/12) malam. Ini sebagai wujud perhatian pemerintah dalam menjaga toleransi sesama umat beragama. Dalam pemantauan itu, Suiasa didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Wakil DPRD Badung Made Sunarta, Kadishubkominfo Weda Dharmajaya, Kadis Kebudayaan I.B. Anom Bhasma beserta pimpinan SKPD di daerah itu. Pria asal Pecatu, Badung itu menilai suasana pelaksanaan Misa Natal tahun ini sangat kondusif. ‘’Saat pemantauan di lima gereja kali ini, saya melihat terjalin erat rasa persaudaraan dan kekeluargaan sesama umat beragama yang menjalani malam Misa Natal
MALAM MISA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama pimpinan SKPD di Kabupaten Badung melakukan pemantauan perayaan malam Misa Natal di lima gereja, Sabtu (24/12) malam. kali ini,’’ ujar Suiasa. Perayaan Misa Natal kali ini, diakui Suiasa, penuh kedamaian. Pihaknya mengharapkan rasa perdamaian ini juga dapat diwujudkan antarumat beragama lainnya. ‘’Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada aparat penegak hukum kita, karena secara bersungguh-sungguh ikut mengawal keamanan perayaan Malam Misa Na-
tal ini sehingga terciptanya suasana beribadah umat Nasrani berjalan lancar dan aman,’’ ucapnya. Lima gereja yang dikunjungi Wabup Suiasa di antaranya Gereja Katolik Kristus Raja Abianbase, Gereja Kristen Protestan Galang Ning Hyang, Gereja Kristen Protestan Betlehem Untal-Untal, Gereja Ekklesia Kuta dan Santa Maria Jimbaran, Nusa Dua. ‘’Saya
juga mengapresiasi kepada TNI dan Polri berserta tokoh masyarakat kita, sehingga perayaan Malam Misa Natal ini berjalan sebagaimana mestinya. Mudah-mudahan Tuhan terus memberikan rasa damai dan aman bagi umat-Nya,’’ ujarnya lagi. Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Ia mengatakan, perayaan Misa Natal kali ini dilakukan sebagaimana tradisi nenek moyang sebelumnya dan telah dilakukan berpuluh-puluh tahun silam. ‘’Biasanya saat perayaan hari Natal besok, umat Nasrani melakukan ibadah. Setelah itu melakukan silaturahmi ke rumah kerabat dan saudara,’’ katanya. Dalam perayaan kali ini, kata Parwata, tetap memadukan seni dan budaya yang ada di Bali. Seperti dekorasi yang dibuat di Gereja Protestan Betlehem Untal-Untal, Desa Dalung ini, mirip dengan tradisi umat Hindu di Bali dengan memasang penjor. (ad713)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
DPD-RI Temui Pendeta Katolik dan Protestan Terkait RUU PUB
Senator Wedakarna Minta Umat Minoritas Indonesia Bersatu Hadapi Musuh Bangsa
SIKAP negarawan dari seorang pejabat negara ditunjukkan oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di tengah Bali yang sedang siaga dari ancaman bom. Tertangkapnya oknum teroris di Solo dan juga penemuan bom di Ubud beberapa hari lalu dengan target Natal dan Tahun Baru membuat warga Bali khawatir. Apalagi di tahun 2016 terdapat sejumlah tempat ibadah gereja Indonesia yang menjadi sasaran dan kekejian oknum teroris. DPD-RI khususnya Komite III Bidang Agama pun turun ke sejumlah gereja di Bali untuk memantau jalannya perayaan Natal dan memeriksa keamanan, di antaranya hadir Senator RI Dr. Arya Wedakarna ke Gereja Roh Kudus Katedral Denpasar, Gereja Katolik Raja Abianbase, Gereja Galang Ning Hyang Abianbase, Gereja GKPB Jemaat Hosana Kwanji, Gereja Kristen Protestan Bali (Gereja Yudea) Dalung, Gereja GBI Rock Center Lembah Pujian dan Gereja Goa Maria Palasari Jembrana. Di sejumlah gereja, Senator DPD-RI langsung disambut oleh para pendeta dan juga umat Kristen yang sedang mempersiapkan hari Natal. “Saya hadir di setiap gereja adalah karena amanat konstitusi. Kita harus mendukung upaya pemerintah menangkal radikalisme, melawan aksi terorisme yang mengatasnamakan agama, serta meneguhkan persatuan terhadap masyarakat Bali. Saya turut prihatin, tahun 2016 ini adalah tahun duka bagi umat minoritas di Indonesia dengan adanya kejadian pengeboman gereja di Samarinda, Kalimantan, perusakan gereja di Aceh Singkil, pembakaran wihara di Tanjung Balai, pelarangan ibadah umat Kristen oleh ormas sontoloyo di Bandung serta sweeping atribut
MENINJAU– Senator RI Dr. Arya Wedakarna saat meninjau sejumlah gereja di Bali dalam rangka pengamanan Natal 2016. Natal di sejumlah wilayah di In- bari terus mengutamakan dialog donesia. Ini menandakan bahwa dan dialog jika ada permasalahan. negara belum sepenuhnya hadir Mulai saat ini, jangan menganguntuk menjaga kebinnekaan. gap umat Hindu berbeda. Kita Negara tidak boleh kalah oleh punya musuh bersama, yakni ormas. Maka dari itu, mari kaum kaum anti-Pancasila. Termasuk minoritas di Indonesia, baik Hin- saya ajak umat Nasrani samadu, Buddha, Konghuchu, Katolik sama mendukung Gerakan Sukla dan Kristen Protestan seyogianya dan melestarikan kuliner Bali bersatu padu. Kita punya musuh sebagai siasat menghadapi UU bersama yakni kemiskinan, ke- No. 33 Tahun 2014 tentang Jabodohan dan diskriminasi. Tentu minan Produk Halal. Persatuan semua harus dilakukan dalam Hindu dan Kristen sudah terbukti konteks damai dan jengah,” ung- saat kita berjuang menolak UU kap Gusti Wedakarna di hadapan Pornografi. Saya ingin Hindu sejumlah jamaat. dan Kristen bersatu lebih kuat Ia pun menganggap umat Nas- demi bangsa,” ungkap Gusti rani di Bali sebagai saudara yang Wedakarna. sudah diterima dengan baik oleh Di kesempatan itu, Gusti Wedaumat Hindu di Bali. “Umat Nas- karna juga menerima aspirasi dan rani cenderung diterima dengan masukan lisan dari pendeta dan terbuka, karena agama Kristen pastor terkait dengan RUU Perdan Katolik di Bali sudah me- lindungan Umat Beragama (dan nampilkan diri sebagai saudara Penghayat) yang akan disahkan yang paham akan budaya Bali pada 2017 sekaligus menyampaidan tidak serta merta ingin meng- kan pandangan Gusti Wedakarna ganti budaya orang Bali. Tetap terkait aksi misionaris di Bali. pelihara semua dengan baik, sem- (ad716)
BANJAR Kayumas Kaja menyelenggarakan Lomba Tari Anak dan Remaja XIV. Perlombaan yang berlangsung dari tanggal 24-25 Desember 2016 itu memperebutkan Piala Wali Kota Denpasar. Minggu (25/12) kemarin, merupakan pengumuman pemenang lomba. Ada delapan kategori lomba yang ada yaitu tari Condong juara I diraih nomor undi 40, juara II nomor undi 44, juara III nomor undi 26, harapan I nomor undi 21, harapan II nomor undi 25, harapan III nomor undi 49, juara berbakat diraih nomor undi 8, 16, 6, 4, 19, 18, 30, 28, 57, 7. Tari Kebyar Duduk juara I diraih nomor undi 9, juara II nomor undi 6, juara III nomor undi 11, harapan I nomor undi 5, harapan II nomor undi 8, harapan III nomor undi 1, juara berbakat nomor undi 10, 2, 7, 4, 12. Tari Wiranata juara I diraih nomor undi 12, juara II nomor undi 1, juara III nomor undi 20, harapan I nomor undi 18, harapan II nomor undi 17, harapan III nomor undi 15. Tari Topeng Keras juara I nomor undi 15, juara II nomor undi 19, juara III nomor undi 9, harapan I nomor undi 16, harapan II nomor undi
20, harapan III nomor undi 17. Tari Baris Tunggal juara I diraih nomor undi 43, juara II nomor undi 47, juara III nomor undi 6, harapan I nomor undi 32, harapan II nomor undi 44, harapan III nomor undi 29, juara berbakat nomor undi 4, 24, 41, 42, 19, 20, 3, 9, 23, 28. Tari Margapati juara I diraih nomor undi 29, juara II nomor undi 4, juara III nomor undi 14, harapan I nomor undi 9, harapan II nomor undi 20, harapan III nomor undi 19, juara berbakat nomor undi 21, 28, 15, 18, 25, 2, 27, 16, 1, 12. Tari Jauk Keras juara I diraih nomor undi 5, juara II nomor undi 23, juara III nomor undi 9, harapan I nomor undi 17, harapan II nomor undi 24, harapan III nomor undi 2. Tari Tarunajaya juara I diraih nomor undi 1, juara II nomor undi 22, juara III nomor undi 4, harapan I nomor undi 19, harapan II nomor undi 9, harapan III nomor undi 12. Juara terbaik putri usia 7-12, Tari Condong diraih nomor undi 40, juara terbaik putra usia 7-12 Tari Baris Tunggal diraih nomor undi 43, terbaik usia 13-15 Tari Wiranata diraih nomor undi 12, terbaik usia 16-18 Tari Tarunajaya diraih nomor undi 1.
Banjar Kayumas Kaja Gelar Lomba Tari XIV
LOMBA TARI - PLT Kadisbud Kota Denpasar berfoto bersama para penari terbaik Lomba Tari Bali Anak dan Remaja XIV di Balai Banjar Kayu Mas Kaja, Denpasar, Minggu (25/12) kemarin.
Ketua Panitia I Wayan Eka Darmayasa, S.Sos. mengatakan, lomba ini merupakan lomba yang keempatbelas kalinya. Pada tahun 2002 lalu, hanya enam kategori lomba yang dilombakan. Namun, saat ini ada delapan kategori lomba yang dilombakan. Hal itu karena awalnya hanya diikuti anak usia 7-12 tahun dan usia 1315 tahun yang mana usia tersebut merupakan usia SD dan SMP. Sementara usia 16-18 tahun yang merupakan usia SMA jarang yang memfasilitasi untuk mengikuti lomba. “Jadi usia 16-18 tahun itu kita fasilitasi melalui lomba yang ada di sini,” ujarnya. Pada awalnya, ide ini dari Walikota Denpasar yang saat itu dijabat Puspayoga dan Wakilnya Rai Mantra. “Sampai sekarang terus dilaksanakan tanpa ada terputus,” bebernya. Kegiatan lomba ini diadakan dengan tujuan untuk menggali potensi-potensi seniman cilik dan remaja yang ada di Bali, khususnya Kota Denpasar agar selalu bisa berkembang dan bisa melestarikan budaya khususnya seni tari. “Untuk kali ini, ada lima kabupaten/kota yang mengikuti lomba ini yaitu Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar dan Buleleng. Dari skup wilayah memang ada peningkatan karena ajang ini memang sudah dikenal di seluruh Bali, bahkan dulu pernah ada peserta dari Jakarta,” ungkapnya. I Wayan Sujana, tokoh seni dan mantan prajuru Banjar Kayumas Kaja mengatakan, antusias dari pesertalah yang memotivasi Banjar Kayumas Kaja untuk terus mengadakan lomba tari. “Di samping kita memang telah berkomitmen dengan Pemkot Denpasar untuk terus mengadakan acara ini. Tujuannya tak lain adalah untuk melestarikan seni dan budaya Bali yang adiluhung,” tegasnya. (ad720)
3.915 kasus, alergi kulit 3.808 dan Diabetes mellitus sebanyak 3.721 kasus. Jika dibandingkan dengan tahun 2015, kasus hipertensi masih menduduki peringkat pertama sebanyak 21.204 kasus menyusul common cold sebanyak 13.407 kasus dan arthritis sebanyak 12.290 kasus. Dihubungi belum lama ini, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, melihat data tersebut dapat dikatakan jika terjadi pergeseran pola penyakit di masyarakat yaitu dari penyakit infeksi ke noninfeksi. Pergeseran ini diartikan adanya perubahan pola hidup di lingkungan masyarakat. Artinya, jika penyakit infeksi tidak lagi mendominasi, maka penerapan hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat sudah mulai
meningkat seperti kesadaran untuk mencuci tangan sebelum makan ataupun membersihkan lingkungan dari sampah. Namun, dengan meningkatnya penyakit infeksi, berarti gaya hidup masyarakat mulai bergeser sehingga mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat bahkan terjadi stress. Dalam pencegahan peningkatan penyakit infeksi maupun noninfeksi di masyarakat, kata Suratmika, Dinkes melalui Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan, selain memberikan layanan kuratif atau pengobatan juga memberikan layanan promotif dan preventif. Salah satunya, terus menerus mensosialisasikan prilaku hidup bersih dan sehat serta pola hidup sehat dengan menjaga makanan serta cara hidup sehat. (kmb24)
Hipertensi Dominasi Penyakit di Puskesmas
Tabanan (Bali Post) Penyakit yang saat ini mendominasi masyarakat lebih bergeser ke penyakit noninfeksi. Seperti data sepanjang tahun 2016, pasien rawat jalan yang berobat ke puskesmas di Tabanan didominasi oleh penyakit hipertensi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tabanan hingga November 2016, jumlah pasien hipertensi adalah 13.767 orang. Menyusul penyakit demam yang tidak spesifik sebanyak 8.391 pasien, common cold atau disebut infeksi saluran nafas atas sebanyak 7.636 kasus, radang sendi sebanyak 7.049 kasus, penyakit lain infeksi saluran pernafasan atas 5.739 kasus, chepalgia atau nyeri kepala sebanyak 4.507 kasus, Dyspepsia atau nyeri saluran pencernaan 4.235 kasus, gastritis
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
40 Tahun Sangha Theravada Indonesia
Umat Buddha Diharapkan Menabur Kebajikan yang Lebih Baik SALAH satu aliran agama Buddha di Indonesia, Sangha Theravada Indonesia (STI), kini telah memasuki usia 40 tahun. Sangha yang memiliki lebih dari 84 ribu anggota yang tersebar di 28 provinsi ini menggelar HUT ke-40 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Minggu (25/12) kemarin. HUT Sangha Theravada yang berdiri sejak tahun 1976 silam ini dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Dharma Adhyaksa PHDI Pusat Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba, Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Danrem 163/Wirasatya Kol. (Inf) I Nyoman Cantiasa, S.E. dan ribuan umat Buddha di seluruh Tanah Air. Tema yang diangkat pada HUT kali ini adalah “Karuna Santi Hening Karta” yang berarti Menebar Kasih Membangun Kedamaian. Pada Kesempatan tersebut, dilantunkan Dhammapada oleh 50 Patria Bali, pelepasan 10 ekor burung merpati dan pesan Dhamma oleh YM Joyidhammo Mahathera serta pelepasan lentera kasih. Dalam sambutannya, Gubernur Bali berharap, dengan berbagai kesenian yang ditampilkan oleh STI bisa memberikan inspirasi dan memberikan kekuatan kepada masyarakat untuk saling menjaga kerukunan kekeluargaan dan umat beragama. Sehingga, ke depan bisa mempererat hubungan antaragama dan STI bisa meningkatkan pelayanan
kepada masyarakat untuk menjalin kehidupan yang tenteram dan damai. “Semoga HUT yang ke-40 ini bisa dimaknai sebagai momentum untuk mengevaluasi program ke depannya yang lebih baik di tengah tantangan kehidupan yang semakin kompleks untuk kehidupan yang lebih rukun lagi,” ujar Made Mangku Pastika. Sementara itu, Ketua Umum Shangha Theravada YM. Subhapanno Mahathera mengatakan, momentum ini merupakan langkah strategis untuk membangun lembaga agar dapat menebar kasih dan menabur kebajikan yang lebih baik lagi. Apalagi, dikatakan menjadi Bhikku di Indonesia tidaklah mudah. Sebab, menjadi Bhikku di Indonesia tidak hanya cukup pintar, tetapi diperlukan kerja keras untuk membangun umat Buddha. Sehingga, diperlukan lembaga yang lebih baik lagi ke depannya.
“Dengan itu, kami akan terus menabur, menabur dan menabur kebajikan yang lebih baik lagi untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik lagi,” tandas Subhapanno Mahathera. Dalam pesan Dhamma, YM Jotidhammo Mahathera menyampaikan empat Dhamma yang harus dilaksanakan bagi umat Buddha dalam kehidupan seharihari. Dhamma yang pertama adalah berdana atau memberi untuk memurnikan hati dan tidak mengharapkan pahala apapun. Dhamma kedua, berkatalah yang baik. Ia mengajak umat Buddha untuk selalu menjaga ucapan dan tidak berkata yang menyakiti orang lain. Dhamma ketiga, lakukanlah hal-hal yang baik untuk orang lain. Meskipun kecil, lakukanlah dengan sepenuh hati. Dan Dhamma keempat adalah mempunyai ketenangan hati dan tidak sombong. (ad1325)
PERINGATAN - Suasana peringatan 40 Tahun Sangha Theravada Indonesia di Panggung Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Minggu (25/12) kemarin.
Seminar IKM Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar
Strategi Dalam Mencapai SDG’s di Bali
UPAYA pembangunan kesehatan di Bali diarahkan untuk dapat memenuhi salah satu hak dasar rakyat, sesuai dengan amanat negara yang tercantum dalam Pasal 28 H ayat 1 UUD 1945, yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Dari pengalaman era MDG’s (20002015), Indonesia ternyata belum berhasil menurunkan angka kematian ibu, akses kepada sanitasi dan air minum, dan penurunan prevalensi AIDS dan HIV sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan. Berkaca pada belum berhasilnya pelaksanaan MDG’s di Bali, maka upaya-upaya yang lebih serius perlu dilakukan dalam rangka mencapai SDG’s yang telah disepakati oleh masyarakat global sebagai strategi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia. Oleh karena itu, perlu diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, promosi kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang diselenggarakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. SDG’s adalah sebuah kesepakatan pembangunan baru pengganti MDG’s yang disepakati oleh lebih dari 190 negara dan masa ber-
lakunya selama 2015–2030. Konsep SDG’s ini diperlukan sebagai kerangka pembangunan baru yang mengakomodasi semua perubahan yang terjadi pasca 2015, Millennium Development Goals (MDG’s). Seminar ini yang dibuka oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Pada sambutannya Wagub memberikan penekanan pada upaya pencapaian keberhasilan pembangunan kesehatan dengan cara melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka mengimbangi makin ketatnya persaingan bebas di era globalisasi. Pada kesempatan yang sama, Wagub Sudikerta menekankan bahwa pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Adapun tiga pilar yang menjadi indikator dalam konsep pengembangan SDG’s. Pertama, indikator yang melekat pembangunan manusia (Human Development), di antaranya pendidikan dan kesehatan. Indikator kedua yang melekat pada lingkungan kecilnya (Social Economic Development), seperti ketersediaan sarana dan prasarana lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi. SDG’s meru-
SEMINAR - Suasana pembukaan Seminar “Strategi dalam Mencapai SDG’s di Bali” yang digelar IKM Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar.
pakan program yang kegiatannya meneruskan agenda-agenda MDG’s sekaligus menindaklanjuti program yang belum selesai. Dalam bidang kesehatan yang menjadi sorotan adalah sebaran balita kurang gizi di Indonesia, proporsi balita pendek, status gizi anak, tingkat kematian ibu, pola konsumsi pangan pokok dan sebagainya. Di mana tujuan dari dilaksanakan seminar ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai “Strategi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat dalam Rangka Mencapai SDG’s di Bali”. Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar, Sabtu (24/12) lalu, dengan tema “Strategi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat dalam Rangka Mencapai SDG’S di Bali” ini dilaksanakan di Direktorat Poltekkes Denpasar yang bertempat di Jalan Sanitasi No. 1 Denpasar. Seminar yang dihadiri oleh Ketua Jurusan Keperawatan, semua dosen jurusan Keperawatan, BEM, MPM, IKM dari masing-masing jurusan di lingkungan Poltekkes Denpasar ini juga dihadiri oleh para narasumber dari pakar dan pengambil kebijakan antara lain dr. Ketut Suarjaya, MPPM dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Anak Agung Ngurah Kusumajaya, S.P., MPH. (Direktur Poltekkes Denpasar), Ir. I Putu Astawa, M.MA dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Ns. Komang Ayu Henny Achjar, M.Kep. dari Ikatan Perawat Komunitas Bali. Pada akhir seminar disimpulkan bahwa upaya pencapaian SDG’s tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, akan tetapi memerlukan kerja sama yang baik antarsemua komponen, baik dari bidang kesehatan, perencanaan pembangunan, dunia pendidikan serta profesi perawat khususnya perawat komunitas. Untuk itu, kerja sama yang baik di masa yang akan datang perlu dilakukan sehingga upaya pencapaian indikator SDG’s dapat tercapai lebih cepat dan optimal. (ad1323)
Rekomendasi Dewan Turun
RS Nyitdah Dipersiapkan Jadi BLU Tabanan (Bali Post) – Rencana pembangunan RS Nyitdah mengalami kemajuan. Rekomendasi dewan sebagai salah satu persyaratan untuk meminjam dana pembangunan ke pihak ketiga akhirnya turun setelah ditunggu cukup lama. Turunnya rekomendasi dewan ini melancarkan proses berikutnya yaitu mendapatkan rekomendasi dari Mendagri. Setelah proses ini lolos, barulah dana pinjaman bisa dikeluarkan dan pembangunan RS Nyitdah yang direncanakan delapan gedung bisa terealisasi. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Minggu (25/12) kemarin mengatakan, saat ini proses untuk mendapatkan rekomendasi dari Mendagri sedang dipersiapkan. Selain mempersiapkan hal ini, pihaknya juga sedang menyiapkan RS Nyitdah agar nantinya bisa menjadi BLU seperti RS Tabanan. Dengan memiliki izin dan manajemen sendiri, mulai satu Januari 2017 mendatang, RS Nyitdah tidak lagi menjadi RS perbantuan BRSU Tabanan. Artinya, jika dibandingkan dengan skema rujukan, RS Nyitdah masuk dalam tipe RS C. Sehingga
pasien dari Puskesmas atau dari layanan primer jika dirujuk, bisa langsung ke RS Nyitdah tanpa melalui BRSU Tabanan terlebih dahulu. Suratmika memaparkan, selain dana pinjaman dari pihak ketiga, pembangunan di RS Nyitdah juga nantinya diambil dari dana DAK yang mulai diterima RS Nyitdah tahun 2017. Sementara itu, Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila menambahkan, meski RS Nyitdah saat ini sudah bisa menerima pasien sendiri, pihaknya tetap membantu RS Nyitdah. “Dulu kalau pasien penuh di BRSU, baru dibawa ke RS Nyitdah. Karena izin dan manajemennya sudah sendiri-sendiri, saat ini masyarakat yang mau berobat bisa langsung ke RS Nyitdah. Kalau tidak bisa ditangani, baru dirujuk ke BRSU Tabanan,” ujar Susila. Bantuan yang diberikan BRSU Tabanan adalah memfasilitasi peneriksaan yang alatnya belum tersedia di RS Nyitdah seperti rontgen, pemeriksaan laboratorium, pemenuhan obat-obatan dan pemenuhan makanan bagi pasien rawat inap. Bahkan dari segi tenaga, menurut
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Susila, pihaknya telah memindahkan petugas untuk bekerja di RS Nyitdah. Sementara untuk BRSU Tabanan merekrut pegawai baru. “Seperti dokter, enam sudah kami tugaskan ke RS Nyitdah. Untuk BRSU sudah mencari enam tenaga dokter menggantikan tenaga ini,” ujarnya. Dari segi penggajian, lanjut Susila, tentu tidak jauh berbeda. Meski untuk pegawai di BRSU digaji oleh BRSU sendiri, sementara untuk di RS Nyitdah digaji oleh Pemkab. Hanya saja karena belum berstatus BLU, pegawai yang bekerja di RS Nyidah belum mendapatkan remunerasi. “Tetapi agar tidak jauh berbeda, ada insentif tambahan bagi pegawai yang ditugaskan di RS Nyitdah,” ujarnya. Untuk itu, selain proses peminjaman dana pihak ketiga untuk membangun RS Nyitdah juga akan digelar sosialiasasi serta pemantapan RS mulai dari proses menjadi BLU maupun menjalani akreditasi. Sehingga saat bangunan sudah rampung, BRSU Tabanan yang saat ini berlokasi di tengah kota bisa langsung dipindahkan layanannya ke RS Nyitdah. (kmb24)
DAERAH
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
5
Perayaan Natal di Jembrana
Lestarikan Budaya Leluhur, Umat Bawa ”Pajegan” ke Gereja Negara (Bali Post) –
Perayaan Natal di sejumlah gereja di Jembrana, Minggu (25/12) kemarin berlangsung khusyuk. Puluhan gereja yang tersebar dari Gilimanuk hingga Pekutatan mendapat pengawalan ekstraketat dari pihak kepolisian dan TNI. Perayaan pun berjalan aman dan lancar. Seperti yang terlihat di Gereja Hati Kudus Yesus di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, kemarin. Ribuan umat dari berbagai daerah berkumpul mengikuti ibadah yang dipimpin Romo Joko Sunaryo. Dengan mengambil tema “Menghadirkan Wajah Kristus yang Berbelas Kasih”, ibadah ini diikuti sekitar 1.500 umat Katholik. Di permukiman sekitar gereja di Dusun Palasari ini memiliki tradisi unik menjelang perayaan Natal layaknya perayaan Galungan dan Kuningan di Bali. Seperti dengan memasang penjor di depan rumah dan membawa
pajegan ke gereja. Namun sejumlah warga di Palasari, fungsi dan kelengkapan penjor dan pajegan itu berbeda dengan penjor dan pajegan umat Hindu. Penjor dan pajegan itu lebih bersifat hiasan. Sebagai akulturasi karena sebagian besar umat merupakan orang Bali dan mereka melestarikan budaya leluhur. Begitu halnya sehari menjelang Natal umat Katolik di Palasari juga melakukan kegiatan seperti penampahan Galungan. Mereka memotong babi dan ayam yang nantinya diolah menjadi lawar atau masakan Bali lainnya.
Sementara suasana hampir sama terasa Gereja Immanuel, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya. Sehari menjelang Natal atau disebut Misa Natal, Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wakilnya I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Kapolres Jembrana AKBP Joni Widodo, dari unsur Kodim 1617 Jembrana, Kejaksaan Negeri Negara dan Pengadilan Negeri Negara mengunjungi sejumlah gereja di Jembrana. Selain memantau pelaksanaan Misa Natal, juga memastikan prosesi rangkaian
Natal berjalan dengan aman dan nyaman. “Pemantauan ini rutin dilakukan setiap tahun untuk memastikan pelaksanaan Natal di Jembrana berjalan dengan baik dan seluruh jemaat umat nasrani melaksanakan ibadah dengan nyaman, sekaligus menemui umat untuk menyampaikan selamat hari Natal dan Tahun Baru 2017,“ kata Bupati Artha. Artha menerangkan, peristiwa yang terjadi di Jakarta menurutnya tidak akan mempengaruhi kerukunan dan persaudaraan umat yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Meski begitu Bupati Artha tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat Jembrana untuk menjaga solidaritas antar-umat beragama. (kmb26)
Hasil Semiloka Kedudukan dan Peran LPD Disosialisasikan
Tabanan (Bali Post) Sebagai upaya untuk menyamakan persepsi di kalangan bendesa adat, pengurus Lembaga Perkreditan Desa (LPD) tentang kedudukan dan peran LPD pascakehadiran UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Tabanan menggelar sosialiasi hasil semiloka, Jumat (23/12), di Gedung Maria Tabanan. Ketua MMDP Tabanan Wayan Tontra mengatakan saat ini pertumbuhan LPD yang demikian pesat patut dihargai sebagai prestasi yang menggembirakan, namun di sisi lain juga patut dipikirkan secara intensif dan komprehensif upaya-upaya
penguatannya, baik dalam hal kedudukan kelembagaan maupun kapasitas pengelolaan. Menurutnya, aset LPD yang kontribusinya dalam keseluruhan ekonomi Bali signifikan, apabila terlambat diantisipasi persoalannya tentu ke depan bukan mustahil akan dapat menimbulkan dampak sistem negatif yang serius bagi perekonomian Bali secara menyeluruh. Momentum untuk menata ulang keberadaan LPD di Bali sebagai suatu kesatuan sistem ekonomi adat Bali kini terbuka lebar dengan hadirnya UU No. 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (UU LKM). Hal ini juga menjawab peluang dan tantangan yang
muncul pascakeluarnya UU LKM bagi LPD di Bali. ‘’Forum Peduli Ekonomi Adat Bali (FPEAB) telah menyelenggaralam semiloka sehari pada Jumat 26 Agustus lalu. Sebagai tindak lanjut semi loka sebagaimana dimaksud, MMDP Tabanan bersepakat untuk menyosialisasikan hasil semiloka kepada bendesa adat dan pengurus LPD seKabupaten Tabanan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM AA Gede Dalem Tresna Ngurah mengatakan, di Kabupaten Tabanan saat ini berdiri 307 LPD dengan jumlah desa pakraman 348. Ini artinya terdapat 41 desa pakraman yang belum memiliki LPD. Data kompilasi menunjukkan
dari jumlah LPD yang berjalan aset LPD di Kabupaten Tabanan per Oktober 2016 adalah Rp 1.230.909.687.000 dengan perolehan laba Rp 37.381.227.000, tabungan masyarakat Rp 520.525.830.000, dan deposit Rp 501.998.892.000 serta kredit yang diberikan Rp 918.569.613.000. Ditambahkan, saat ini ada 54 LPD yang membutuhkan perhatian serius dan tim pembina Kabupaten Tabanan berupaya melalui koordinasi dengan jero bendesa adat langsung ke lapangan memberikan motivasi agar dapat bangkit kembali. “Mudah-mudahan ke depan LPD yang belum berjalan dapat beroperasional kembali,” imbuhnya. (kmb24)
Banyuwangi (Bali Post)Pemkab Banyuwangi sepertinya tak mau asal-asalan dalam mengambil kebijakan. Pemkab berupaya menggunakan landasan ilmiah berbasis riset ketika mengambil sebuah kebijakan. Terkait hal ini, para akademisi di Banyuwangi diajak melakukan riset ilmiah kebijakan. Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menegaskan peran perguruan tinggi (PT) sangat penting bagi pemerintah daerah. Bukan hanya komitmenya, tetapi bagaimana mereka bersinergi menyukseskan target-target pemerintah. Menurutnya, belajar dari konsep negara maju, kampus-kampus juga menjadi Bappeda pemerintah. “Karena itu riset dan program pemerintah sekarang tidak bisa hanya ditangani Bappeda, kita perlu melibatkan institusi perguruan tinggi. Kita libatkan perguruan tinggi ini,” kata Yusu Widiatmoko, Minggu (25/12) kemarin. Ditambahkan, lima tahun terakhir, Pemkab melakukan kerja sama dengan perguruan
tinggi di Banyuwangi. Tahun 2012 terdapat 11 penelitian, 2013 ada 13 penelitian, 2014 dengan 10 judul penelitian dan tahun 2015 ada 12 judul penelitian. “Tahun 2016 ini ada 15 judul. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah, lalu akan menjadi acuan pengambilan kebijakan, terutama di daerah-daerah yang menjadi basis penelitian,” jelasnya. Pihaknya berharap hasil penelitian tersebut bisa diaplikasikan dalam rangka mendorong kesejahteraan rakyat Banyuwangi. “Hasil penelitian ini bisa semakin mendorong kesejahteraan masyarakat, memberdayakan desa, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik,” harapnya. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyuwangi Suyanto Waspotondo mengungkapkan, penelitian melibatkan berbagai perguruan tinggi di Banyuwangi.
“Judul penelitian yang diajukan telah melalui pembahasan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jatim dan Dewan Riset Daerah Jatim,” katanya. Objek penelitian, lanjut dia mencakup berbagai terkait kepentingan masyarakat. “Hampir semua bidang menjadi objek penelitian. Mulai dari kesehatan, pelayan publik, pariwisata dan peningkatan ekonomi,” paparnya. Sejumlah penelitian itu antara lain analisis pengembangan sistem informasi manajemen antara puskesmas dan rumah sakit, revitalisasi kampung ramah anak di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Pemanfaatan Limbah Cair Rebusan Ikan Lemuru, hingga Pemberdayaan Perempuan di Pesisir Muncar. Salah satu penelitian bidang pariwisata diangkat oleh akademisi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi. Mereka meneliti tentang pengembangan pariwisata budaya berbasis cagar budaya. “Selama ini Banyuwangi
telah sukses mengembangkan pariwisata, namun masih sebatas wisata alam. Sedangkan wisata budayanya sendiri masih pada pertunjukan seni budaya, dan ini perlu dikembangkan pada cagar budaya yang bersifat kebendaan,” papar ketua tim peneliti dari Untag Banyuwangi, Miskawi. Menurutnya potensi cagar budaya Banyuwangi lebih lengkap ketimbang beberapa daerah lain. “Kalau di Yogyakarta, cagar budaya hanya berkisar dari zaman kerajaan dan kolonial saja. Tapi kalau Banyuwangi lebih lengkap. Mulai dari era prasejarah, kerajaan hingga kolonial,” ungkapnya. Jika pengembangan pariwisata berbasis cagar budaya, itu dapat terealisasi. Miskawi memprediksi akan semakin menunjang perekonomian masyarakat. “Jika ini bisa terealisasi, maka akan muncul berbagai destinasi wisata baru di Banyuwangi yang otomatis akan menggerek sektor perekonomian masyarakat,” paparnya. (kmb30)
Peran PT Dinilai Penting untuk Kemajuan Pemerintah
AKADEMISI - Wabup Banyuwangi Yusuf Widiatmoko di hadapan para akademisi di Banyuwangi.
Bali Post/udi
Bali Post/olo
GEREJA PALASARI - Suasana Gereja Hati Kudus Yesus di Dusun Palasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya menjelang perayaan Natal dikunjungi Forum Koordinasi Kepala Daerah. Perayaan Natal di Jembrana kemarin berlangsung kondusif dan damai.
Sekda Terpilih Diharapkan Memiliki Kemampuan sebagai Motivator Negara (Bali Post) – Sejumlah nama yang mendaftar calon sekretaris daerah (sekda) di luar dugaan sejumlah kalangan. Selain masa kerja (jelang pensiun) yang lebih panjang, juga touring jabatan kepala dinas baru sebatas satu dinas. Semula diprediksi syarat yang harus dipenuhi adalah touring jabatan minimal dua dinas. Namun ternyata syarat itu tidak disebutkan. Pelamar harus pernah menjabat minimal dua tahun menjadi kepala dinas. Dari rekam jejak kelima calon yang mendaftar ini memiliki integritas dan prestasi dalam pemerintahan. Bupati Jembrana I Putu Artha menegaskan para calon ini tidak harus beberapa kali menjabat kadis atau pun pernah di Bappeda. “Tidak harus (Bappeda), semua pejabat yang memenuhi syarat bisa mendaftar. Mereka akan mengikuti tes,” ujar Bupati Artha. Bupati menyerahkan sepenuhnya proses seleksi ke panitia seleksi (pansel) yang diketuai Sekda I Gede Gunadnya. Kelima calon yang su-
dah mendaftar dan telah diumumkan yakni I Made Sudiada (Asisten I), I Gusti Putu Mertadana (Kadis PU), I Ketut Wiaspada (Kadis PU), I Gusti Bagus Putra Riyadi (Kadis Hubkominfo) dan I Made Dwi Maharimbawa (Kadis Kelautan). Kelima calon Sekda itu selanjutnya akan mengikuti tes selama dua hari pekan ini untuk dicari tiga besar. Selanjutnya dari tiga nama yang lolos itu akan dipilih salah satu oleh bupati untuk menggantikan I Gede Gunadnya yang akan habis masa bakti (pensiun) per akhir Desember 2016 ini. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Minggu (25/12) kemarin menanggapi lelang jabatan Sekda ini merupakan keharusan dan kewenangan penuh ada di bupati selaku kepala daerah. Sugiasa mengharapkan Sekda yang terpilih nantinya memiliki integritas yang tinggi dan kemampuan sebagai motivator di semua bidang eselon IIA. “Sekda itu pemimpin birokrasi, jangan sampai mereng. Berbahaya nanti,” terang Sugiasa. Se-
mentara itu, dari informasi yang dihimpun munculnya sejumlah nama yang di luar dugaan ikut berkompetisi lantaran adanya “pasal karet” dalam persyaratan. Seperti syarat pernah menjabat kepala dinas minimal dua tahun, bukan minimal dua dinas. Syarat inilah yang membuka peluang sejumlah pejabat yang sebelumnya diperkirakan tidak bisa mendaftar, bisa ikut berkompetisi. Namun sejatinya banyak pejabat setingkat eselon IIB yang sudah memiliki persyaratan itu, namun banyak tidak mendaftar. Hingga ditutup pada 21 Desember lalu, hanya lima pejabat yang mendaftar. Di samping itu, sesuai ketentuan persyaratan lelang jabatan Sekda ini juga minimal diikuti empat calon. Kelima calon Sekda itu akan diuji tim asesor pekan ini. Pansel telah dibentuk dengan anggota meliputi dua akademisi dari Universitas Udayana (Unud), mantan Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara), pejabat dari provinsi dan Sekda selaku Ketua Panitia. (kmb26)
Semarang (Bali Post) Pesawat Wing Air IW 1896 dengan rute Bandung menuju Semarang tergelincir saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, Minggu (25/12) kemarin. Sebanyak 68 penumpang dan empat awak dalam kondisi selamat. Petugas gabungan sedang berupaya mengevakuasi pesawat Wings Air 72-600 tersebut. “Ini kami sedang proses evakuasi di lapangan,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani, Priyo Jatmiko, saat dikonfirmasi kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1896 dan registrasi PK WGW itu diduga mengalami
overshoot atau keluar runway saat proses pendaratan. Kejadian yang menyebabkan pesawat Wings Air tergelincir di runway 31 tersebut terjadi sekitar pukul 18.24 WIB, dalam cuaca hujan. General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang Priyo Jatmiko menyatakan seluruh penumpang pesawat Wings Air yang tergelincir saat mendarat dalam kondisi selamat. “Tidak ada korban, kami sedang konsentrasi evakuasi,” katanya melalui telepon, Minggu (25/12) malam. Priyo mengaku menggelar konferensi pers setelah proses evakuasi pesawat Wings Air selesai dilakukan petugas gabungan. “Nanti kami
berikan press conference,” ujarnya. Sementara itu, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait dalam keterangannya mengatakan pesawat ATR 72-600 dengan nomor penerbangan IW 1896 dengan registrasi PK WGW rute Bandung-Semarang mengalami overshoot atau keluar runway pada saat melakukan proses pendaratan di Semarang. “Pada pukul 18.24 WIB, pesawat Wings Air IW 1896 dengan rute Bandung menuju Semarang mengalami overshoot di Semarang pada saat melalukan pendaratan. Cuaca pada saat melakukan pendaratan memang hujan tapi kita akan menuggu hasil lebih lanjut dari lembaga yang berwenang,” katanya. (ant)
Pesawat Wing Air Tergelincir
Relawan Sampah
AKSI memerangi sampah plastik belakangan ini terus dikampanyekan pemerintah. Hal tersebut sebagai salah satu upaya penyelamatan lingkungan. Namun, aksi itu belum mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Terlihat dari adanya rasa enggan untuk membuang sampah ke TPS maupun TPA. Menyikapi itu, diperlukan langkah-langkah yang lebih kreatif, salah satunya membentuk relawan sampah, seperti di Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng. ‘’Menyuruh masyarakat membawa sampah langsung ke tempat pembuangan tak seperti membalikkan telapak tangan. Itu yang membuat dibentuk relawan,’’ ujar Ketua PKK Desa Gesing Made Susmaherti, Minggu (25/12) kemarin. Relawan itu, katanya, telah dibentuk pada awal 2015 dan beranggotan tiga orang. Tugasnya hanya fokus mengambil sampah di depan rumah masyarakat seminggu sekali dan kemudian dikumpulkan ke TPA. Langkah ini dinilai cukup efektif untuk meminimalisir adanya pembuangan sampah di sembarang tempat. ‘’Relawan itu dibentuk sejak mengawali lomba PKK dan bertahan sampai sekarang. Sampah yang dikumpulkan akan diangkut DKP. Itu sudah ada kerja sama,’’ katanya. Perempuan yang juga berprofesi sebagai guru salah satu SMA di Kecamatan Banjar ini menyebutkan, dengan adanya relawan, bukan berarti edukasi terhadap masyarakat terkait upaya membebaskan lingkungan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
dari sampah yang sulit terurai itu berhenti. Yang dilakukan justru sebaliknya, yakni dilaksanakan secara berkesinambungan. ‘’Edukasi terus jalan. Lingkungan harus bebas dari sampah plastik,’’ pungkasnya. (sos)
Made Susmaherti
Bali Post/sos
OPINI
6
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Maksimalkan Implementasi Pendidikan Karakter
Banyak yang menyebutkan pendidikan di Indonesia belum punya bentuk. Atau setidaknya masih mencari bentuk. Penilaian itu didasari perubahan kurikulum yang terjadi hampir setiap lima tahun. Bahkan setiap ganti menteri ganti kebijakan dan ganti kurikulum. Terakhir ada wacana untuk mewujudkan kebijakan seharian di sekolah atau disebut full day school. Selain itu ada pula wacana menghapus ujian nasional. Alasannya ujian nasional (UN) yang selama ini dilaksanakan, belum secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain tak ada korelasi antara UN dan peningkatan kualitas siswa, juga ujian nasional dinilai menghambur-hamburkan uang. Sebab dana UN yang dianggarkan dalam APBN mencapai ratusan miliar. Tentu hal ini bertolak belakang dengan masih banyaknya sekolah yang belum memiliki gedung yang layak disebut sekolah. Namun, wacana penghapusan UN ditolak Presiden Jokowi. Saat memimpin rapat kabinet, Presiden mengatakan, UN tetap akan dijalankan dengan berbagai penyempurnaan dan perbaikan. Ia menyampaikan ada tren yang cukup baik dan signifikan dalam hal kenaikan skor pendidikan Indonesia versi OECD (Organization for Economic Co-operation and Development). Jika tren ini berlanjut, maka diperkirakan tahun 2030, pendidikan di Indonesia akan setara dengan negaranegara di OECD. Ia menyampaikan kenaikan skor pendidikan Indonesia dalam beberapa lingkup harus disikapi dengan baik. Kenaikan itu terutama terjadi di wilayah pendidikan membaca dan matematika yang menunjukkan lompatan yang tinggi. Inilah yang perlu dipertimbangkan. Karena di negara-negara lain justru mengalami penurunan skor. Tapi di Indonesia justru skornya naik. Ini sebagai salah satu pegangan. Terlepas apakah UN dilanjutkan atau tidak, pendidikan di Indonesia tidak boleh berubah. Utamanya dalam bidang pendidikan karakter. Ada 18 nilai-nilai yang harus disisipkan dalam proses pendidikan di Indonesia. 18 nilai tersebut antara lain, religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Pendidikan karakter itu sendiri merupakan proses pembentukan karakter yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, spiritualitas, dan kepribadian seseorang. Oleh sebab itu, pendidikan karakter atau pendidikan moral itu merupakan bagian penting dalam membangun jati diri sebuah bangsa. Secara sederhana, pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai segala usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Dalam upaya memaksimalkan implementasi pendidikan karakter tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan beberapa strategi untuk penguatan pelaksanaannya. Strategi tersebut antara lain, memperkuat panduan pelaksanaan pendidikan karakter. Kemudian, mengakomodasi lembaga yang sudah melaksanakan pendidikan karakter walaupun dengan nama yang berbeda-beda, dan menguatkan kegiatan yang sudah ada di sekolah. Pendidikan karakter ini tentu tidak lepas dari upaya kita untuk menjadi bangsa yang maju. Harus diakui pula maju tidaknya suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan. Dengan pendidikan yang matang, suatu bangsa akan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan tidak mudah diperbudak oleh pihak lain. Peningkatan mutu pendidikan sangat berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Pendidikan kita peroleh di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat. Ketiga lingkungan itulah yang nantinya membentuk manusia Indonesia yang mempunyia karakater kebangsaan, cerdas, jujur dan memiliki inovasi yang tinggi. Untuk mewujudkan hal itu tentu tidaklah mudah. Perlu peran semua pihak dan keteladan para pendidik, orangtua, dan pejabat. Pendidikan karakter tidak bisa hanya diajarkan di tengah kelas. Mereka juga akan berinteraksi dengan lingkungannya yang juga akan membentuk karaternya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Jangan Pernah Lelah Menjaga Bali Tahun 2016 segera memasuki babak akhir. Harapan untuk hidup lebih bahagia di tahun 2017 tentu menjadi harapan banyak kalangan. Namun, jika mencermati ancaman teror dan kondisi politik sepanjang tahun 2016, saya justru agak pesimis tahun 2017 bisa dilewati dengan lebih nyaman. Saya yakin tantangan 2017 akan menguat jika kita tak segera melakukan berbagai terobosan. Namun, pada kesempatan ini, saya tak ingin bicara terlalu jauh soal 2017. Saya hanya berharap negara dan jajarannya bisa menjaga stabilitas dan keamanan warganya menjelang pergantian tahun ini. Rasa aman jauh lebih penting dan lebih mendesak dipikirkan. Untuk itu, saya berharap kepolisian dan jajaran TNI jangan pernah berhenti melakukan perburuan terhadap pelaku kejahatan dan pelaku yang ingin mengacaukan stabilitas bangsa. Saya berharap polisi lebih serius mengawal pergantian tahun 2016 ini mengingat hal ini akan menjadi awal yang penting untuk masuk 2017. Bagi Bali, stabilitas menjelang akhir tahun ini tentu sangat penting mengingat Bali akan dikunjungi banyak wisatwan. Untuk itu, jangan pernah bosan merangkul semua komponen dan krama Bali untuk menjaga Bali. Mari bersamasama menjaga Bali jangan pernah lelah. Saya berharap politisi, birokrasi, pengusaha dan termasuk pejabat politik harus terus berkoordinasi. Konflik kepentingan jangan sampai mengacaukan stabilitas terlebih menjelang pilkada. I Made Supartayana, S.H. Denpasar, Bali
Sistem Pendidikan Nasional dan Nasionalisme Tujuan pendidikan nasional yang dinyatakan pada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) pasal 3 adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Kalau dicermati dengan seksama, secara eksplisit pendidikan nasional mengharapkan pembentukan manusia Indonesia yang holistik, yang bukan hanya cerdas secara kognitif, tetapi yang lebih penting adalah memiliki kecerdasasn spiritual, emosional, yang menjadi fondasi dari kecerdasan kognitif dan keterampilan. Dalam tujuan pendidikan tersebut juga tersirat paham nasionalisme, yang artinya bahwa peserta didik dibangun untuk menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab, yang juga mengindikasikan warga negara yang cinta tanah air dan bangsanya.
Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
U
ntuk mencapai tujuan tersebut, di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari tingkat pendidikan dasar sampai dengan perguruan tinggi, peserta didik diajarkan berbagai mata pelajaran atau mata kuliah yang mampu mengembangkan tiga ranah kompetensi, yaitu sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Semakin rendah level peserta didik, maka semakin banyak muatan sikap yang harus diberikan, sedangkan semakin tinggi level mereka, maka semakin banyak muatan pengetahuan dan keterampilan yang harus dibangun. Hal ini sangat beralasan, karena sikap menjadi landasan dari pengetahuan dan keterampilan yang menjadikan manusia Indonesia berkualitas agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Pada ranah sikap terdapat dua sub kompetensi, yaitu sikap religiusitas dan sikap sosial, seperti tanggung jawab, toleransi, kerja keras, cinta tanah air, cinta lingkungan dan lain-lain yang termasuk dalam 18 nilai karakter yang harus dikembangkan dalam setiap pembelajaran pada semua mata pelajaran atau mata kuliah. Mata
pelajaran yang mengembangkan sikap religiusitas yaitu Agama dan mata pelajaran yang mengembangkan sikap sosial yaitu Budi Pekerti dan PKN. Mata-mata pelajaran tersebut sudah diberikan sejak pendidikan dasar sampai dengan perguruan tinggi, yang menjadi mata pelajaran atau mata kuliah wajib. Bila diteliti, waktu yang dihabiskan untuk pengembangan kedua sikap ini lumayan lama, yaitu sekitar 12 tahun sampai dengan tamat sekolah menengah dan sekitar 16 tahun sampai dengan tamat perguruan tinggi. Dengan lamanya waktu yang dihabiskan mestinya pendidikan sikap tersebut sudah menuai kesuksesan, dalam artian para lulusan institusi formal kita telah memiliki sikap yang sesuai dengan yang diamanatkan pada Undang-undang Sisdiknas di atas. Namun apa daya, berbagai fenomena membuktikan bahwa pendidikan di Indonesia sepertinya belum berhasil dalam mencapai tujuan tersebut. Hal ini dapat dibuktikan dari berbagai pelanggaran atau bahkan kejahatan yang dilakukan bukan hanya oleh peserta didik bahkan orang yang sudah memiliki pendidikan tinggi. Sebut saja
berbagai pemalsuan yang dilakukan mulai dari pemalsuan kartu BPJS, uang, dan obat. Hal ini dilakukan pastinya bukan oleh orang yang bodoh, melainkan orang yang pintar. Tidak ada orang yang bodoh mampu membuat uang palsu, kartu palsu atau obat palsu. Begitu pula korupsi yang sudah meraja lela yang dilakukan bahkan oleh mereka yang mengatasnamakan pelayan masyarakat. Sepertinya untuk kasus ini pula dapat dikatakan dilakukan oleh orang yang memiliki pendidikan yang tidak rendah karena di dalamnya terkandung unsur manipulasi data. Kasus yang terkini adalah demonstrasi tanggal 4 November 2016 yang menghadirkan kerusuhan. Dalang penggerak massa dalam jumlah besar tersebut pastinya bukan lah orang yang berpendidikan rendah. Pun halnya kasus terorisisme, yang baru saja terjadi, yaitu usaha pengeboman tempat paling vital di negara ini, yaitu Istana Negara. Bukankah para teroris tersebut juga memiliki pendidikan tinggi? Ternyata pendidikan yang tinggi belum mampu menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang memiliki nasionalisme yang tinggi. Dalam kasus pemalsuan misalnya, hanya karena ingin mendapatkan keuntungan yang besar, mereka rela menyengsarakan orang lain. Dalam kasus korupsi, mereka dengan sengaja menggerogoti uang negaranya demi kepentingan pribadi dan golongan, yang mengakibatkan penderitaan warga negara lain yang memerlukan. Sementara pada kasus demo, kerusuhan, dan terorisme, mereka tidak sadar bahwa bangsa ini dibangun dari keanekaragaman bukan keseragaman (Bhinneka Tunggal Ika), sehingga mereka sengaja menghancurkan fasilitas negara, bahkan “senang” mengambil nyawa orang lain, karena paham yang salah. Dimanakah nasionalisme? Dimanakah sikap cinta tanah air? Kita bisa belajar dari sepak bola Timnas Garuda Muda yang belakangan menuai kesuksesan setelah seperempat abad tidak pernah menjadi juara. Mereka berasal dari berbagai daerah, suku, dan agama, tetapi mereka bersatu padu bekerja keras dengan penuh tanggung jawab untuk meraih kesuk-
Masa Depan Pemuda Indonesia Oleh Muhammad Mihrob PEMUDA adalah tumpuan dan harapan masa depan bangsa dan negara. Di tangan pemudalah, sebuah peradaban digenggam. Di tangan pemuda pula tanggung jawab masa depan bangsa diemban. Itu berarti kualitas pemuda menentukan kualitas peradaban sebuah bangsa. Akan tetapi, di tengah perkembangan dunia yang kian kompleks menjadikan pemuda dewasa ini harus lebih pandai memberikan respon. Globalisasi, modernisasi, westernisme dan menjadikan pemuda harus berpikir teknologis, globalis dan tanggap. Selain itu, pemuda juga dihadapkan pada berbagai dilema pilihan rasional dan konsumtif. Sungguh miris ketika melihat kenyataan pemuda dalam masa sekarang ini. Kecenderungan untuk tergantung pada perangkat teknologi dan gadget memiliki konsekuesi yang tak tertanggungkan. Di satu sisi, kecenderungan tersebut akan membawa pemuda pada gaya hidup yang maju, cepat tanggap dan lihai dalam melihat peluang. Akan tetapi di sisi lain, konsekuesi laten yang sering dihadapi pemuda akan ketergantungannya pada perangkat teknologi, membuat mereka menjadi sangat individualistis, hedonis dan jatuh pada sikap gengsi yang berlebihan. Beberapa hal yang dapat dicatat mengenai pemuda dewasa ini: pertama, sebagai generasi dan harapan masa depan bangsa, pemuda telah kehilangan akar kepemudaannya. Anti-intelekstualisme yang dihadapi pemuda dewasa ini menjadi
pertanda yang cukup jelas bahwa pemuda semakin menjauhi ilmu pengetahuan. Antiintelektualisme tersebut dapat ditandai dari kecintaan pemuda terhadap ilmu pengetahuan yang kian hari kian turun. Kedua, pemuda dewasa ini banyak termakan rayuan zaman. Karakter dan identitas kepemudaan yang selama ini harusnya tertanam dalam diri pemuda perlahan tapi pasti telah mengalami pemudaran. Gaya hidup kebarat-baratan menjadi kemirisan tersendiri yang perlu diwaspadai. Ketiga, lahirnya pandangan dalam diri pemuda bahwa kehidupan yang baik itu adalah kehidupan kota. Sementara kehidupan desa adalah jelek. Konstruksi semacam ini sudah menjalar lewat berbagai tontonan televisi dan iklan-iklan yang menawarkan produk-produk modernistik, kapitalistik, dan menghegemoni. Mencermati ketiga hal ini kecenderungan tersebut hanya sebagian saja dari apa yang terungkap di permukaan. Sementara di luar itu sungguh terlalu pesimistik memandang pemuda untuk dapat berkarya dan melepaskan ketergantungan dari identitas yang bukan diri mereka. Melihat keadaan yang terjadi pada pemuda saat ini, penulis mencoba meramal bagaimana masa depan pemuda Indonesia setelah 50 atau 100 tahun lagi. Bagi Negara Dunia Ketiga seperti Indonesia, perkembangan mental dan keperibadian masih sangat rentan dengan problematika ketidakpercayaan diri. Apalagi acuan dunia internasional adalah negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya, yang dalam hal keterampilan, teknologi dan ilmu pengetahuan jauh lebih maju daripada dunia ketiga. Dalam satu abad ke depan, pemuda In-
donesia mungkin dapat mencapai kualitas seperti pemuda pada negara maju sekarang ini. Akan tetapi, pemuda-pemudi di negaranegara Barat pada satu abad ke depan akan lebih jauh lagi melampaui kualitasnya daripada yang sekarang. Otomatis, jika tampa dibarengi dengan kemajuan pemikiran revolusioner, pemuda Indonesia akan mustahil mengimbangi (apalagi melebihi) kualitas negara-negara maju. Dalam hal ini, apa yang menjadi program Presiden Jokowi sebagai “revolusi mental” secara menyeluruh di berbagai aspek kehidupan sangat penting dilakukan terutama oleh pemuda Indonesia. Sudah banyak sarjana-sarjana dan kaum intelektual-ilmuan di Indonesia saat ini. Melalui mereka, masa depan pemuda akan sangat menentukan. Lembaga-lembaga pendidikan perlu berbenah diri demi benar-benar menjadi satu-satunya tumpuan bagi perkembangan kualitas pemuda ke depan. Dalam aspek politik, juga memiliki andil dalam memperbaiki kualitas pemuda Indonesia. Budaya politik melalui beberapa praktik politisi yang selama ini diwarnai dengan problematika tersendiri, setidaknya perlu dirombak ke arah mencetak pemimpin dan negarawan yang mumpuni. Pengkaderan politisi bagi pemuda dalam partai politik setidaknya perlu dikembangkan ke arah urgensi idealisme ideologi politik yang berkeadaban. Karena, seperti kata Tan Malaka, kemewahan terakhir yang dimiliki pemuda adalah idealisme, yakni membangun Negara yang baik dan jauh dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
sesan sebagai bentuk perbuatan cinta tanah air. Oleh karena itu, merupakan kewajiban semua pihak mulai dari orangtua, yang menjadi pendidik di dalam keluarga dan para pendidik di lembaga formal dan non formal untuk kembali menguatkan pendidikan karakter (sikap), baik sikap religiusitas dan sikap sosial. Sikap religiusitas yang tinggi itu sangat baik tetapi di dalamnya harus juga dibangun sikap sosial yaitu toleran kepada saudara sebangsa yang berbeda agama atau keyakinan. Hal itu mestinya dikembangkan sejak kecil di rumah oleh orangtua. Orangtua wajib mengajarkan putra-putrinya bahwa dalam hidup ini kita boleh beragama A, namun ada saudara lain yang beragama B atau C, yang mesti kita hargai. Cara kita beragama berbeda, tempat memuja Tuhan kita juga berbeda, namun tujuan kita sama. Bila itu dikembangkan sejak kecil, niscaya anak-anak dari bangsa ini akan memiliki kepekaan sosial yang tinggi, yang menghargai perbedaan dalam kesatuan (unity in diversity). Orangtua mestinya menghindari mengajarkan paham bahwa agama orang lain lebih jelek atau lebih rendah dari agamanya, karena hal ini akan memupuk kesombongan dan akhirnya berdampak pada idealisme yang salah. Dalam pembelajaran agama di sekolah, para guru juga mestinya lebih menekankan bukan hanya pada teori-teori tentang agama semata, tetapi lebih kepada implementasi dimana mereka hendaknya diarahkan untuk lebih mengamalkan sifat-sifat Tuhan dalam keseharian dengan saling mencintai, menghormati, dan toleran kepada teman untuk menjadikannya pribadi-pribadi yang saling mengasihi. Begitu pula dalam pembelajaran Budi Pekerti dan PKN, peserta didik hendaknya tidak hanya diajarkan pada konsep-konsep semata, namun lebih pada implementasi pengembangan sikap berbudi pekerti yang luhur melalui berbagai kegiatan pembelajaran termasuk cinta kepada sesama, cinta kepada negara, bangga sebagai bagian dari negara. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha
POJOK Bali harus konsisten jaga arsitektur lokal. - Perda jadi macan ompong. *** Kata Paus Francis, umat harus peduli sesama. - Bukan tekan minoritas. *** Bali harus lakukan reorientasi kebijakan kelola alam. - Jangan musuhi alam.
Penulis, peneliti pada Centre for Sociological Research (CESOR) Surabaya
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
DENFEST Sejumlah seniman mengerjakan dekorasi serangkaian acara Denpasar Festival (Denfest) 2017 di kawasan Catur Muka, Minggu (25/12) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
SENIN KLIWON, 26 DESEMBER 2016
FIGUR
Tetap Waspada PATUT disyukuri perayaan Natal tahun ini berjalan aman dan kondusif. Namun jangan sampai lengah dan harus tetap waspada supaya tidak kecolongan. ‘’Masyarakat pun harus waspada, menjaga keamanan lingkungannya masing-masing. Jika ada tetangga dan warga di lingkungannya mencurigakan, segera laporkan kepada kami atau kantor polisi terdekat,’’ kata Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Wisnu Wardana, Minggu (25/12) kemarin. Polsek Denbar, lanjut Wisnu, mengerahkan 174 personel, didukung tim gabungan dari Polda Bali, Polresta Denpasar, puluhan pecalang dan Linmas untuk mengamankan 29 gereja di wilayah Denbar serta Denpasar Utara (Denut). ‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga perayaan Natal berjalan aman dan kondusif,’’ ujarnya. Untuk pengamanan gereja, sebelum ibadah dimulai, tim gabungan melakukan sterilisasi dan pemeriksaan terhadap barang bawaan jamaah. Upaya itu dilakukan supaya tidak ada barang terlarang atau berbahaya dibawa masuk ke gereja. Terkait perayaan Tahun Baru 2017, ada beberapa kerawanan diwaspadai yaitu teror, pencurian dan kemacetan. Untuk mengantisipasi teroris, salah satu langkah dilakukan membuat tim khusus intelijen untuk deteksi dini terhadap orang atau kelompok radikal di wilayah Denbar. (rah)
Seni Jagaraga Perlu Dibangkitkan
Singaraja (Bali Post) Trah seni Desa Jagaraga Kecamatan Sawan perlu dibangkitkan kembali dengan membuka ruang pementasan yang memadai. Salah satu upaya membuka ruang pementasan di kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Benoa, akhir pekan lalu. Sejumlah seniman menampilkan tarian dan tabuh baleganjur siang hari. Malam harinya mereka menampilkan tarian Taruna Jaya di atas kapal pesiar. Penampilan ini tidak lepas dari upaya yang dilakukan mantan pekerja kapal pesiar Gede Angastia yang sekarang menjadi Ketua LSM Forum Pemerhati Pembangunan Buleleng (FPPMB). Manajer Global Cruise Line Bali Daniel Ferdinand di sela-sela pemantasan mengatakan, trah kesenian Jagaraga memiliki taksu yang harus dibangkitkan. Dia menyebut nama seniman terkenal Gde Manik sebagai maestro tari Taruna Jaya sudah mendunia. Generasi muda dituntut melanjutkan trah seni tersebut. ‘’Nama Gde Manik dan Pan Wandres itu sudah sangat dikenal di Eropa dan mancanegara. Saya harapkan tidak berhenti sampai di situ, generasi sekarang harus mampu menciptakan sesuatu yang memang mendunia,’’ katanya. Sementara itu, Direktur Global Cruise Line Bali Gede Sumitra Adnyana mengatakan, merupakan program yang mulai digagas bukan hanya untuk Jagaraga, tetapi langkah ini memperkenalkan wisata Buleleng secara umum. Di atas kapal pesiar para penari dan penabuh dapat berinteraksi dengan crew kapal dan menyebarkan brosur tentang pariwisata Buleleng. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Desa Jagaraga untuk kembali membangkitkan trah seni merupakan langkah positif dan harus didukung oleh semua pihak. Ke depan semua seniman memiliki kesempatan untuk tampil sehingga mampu mempromosikan Buleleng melalui seni dan budaya. Dia meminta prajuru desa pakraman untuk membuatkan landasan hukum, sehingga kelompok masyarakat penggiat seni diakui dengan baik. (kmb38)
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Danau Buyan Dijejali Sampah
Singaraja (Bali Post) -
Banjir yang melanda Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (21/12) lalu, tak hanya menyebabkan ruas jalan Singaraja-Denpasar dipenuhi material berupa tanah dan pasir. Danau Buyan pun turut mendapatkan kiriman sampah plastik. Berdasarkan pantauan Minggu (25/12) kemarin, tumpukan sampah terjadi di pinggir danau sebelah timur dan sebagian besar tersangkut pada gulma. Menangani itu, eksavator pun diturunkan untuk melakukan pembersihan sekaligus mengeruk lumpur yang menyebabkan pendangkalan. Salah seorang petani sekitar, I Wayan Seriana, menuturkan masuknya sampah tersebut ke danau akibat tanggul jebol dengan panjang sekitar 2 meter. ‘’Air sangat deras mengalir
membawa sampah. Tanggul itu sampai jebol. Sampah juga masuk ke danau,’’ tuturnya. Selain pada danau, sampah plastik juga memadati lahan pertaniannya. Dampaknya, sayuran yang baru ditanam beberapa minggu lalu tertimbun dan mati. Alhasil, kerugian pun tak dapat terhindarkan. ‘’Kalau hujan deras, lahan pasti terendam. Karena seperti itu, saya juga tak berani tanam sayur lagi. Tunggu sampai intensitas hujan berkurang,’’ katanya. (kmb45)
SAMPAH - Sampah menjejali Danau Buyan. Foto diambil Minggu (25/12) kemarin.
’’Cyber Crime’’ dan Narkoba Diprediksi Kasus Menonjol 2017
DI MANA ada masyarakat di situ pasti ada kejahatan. Kejahatan yang tampak ke permukaan sesungguhnya sangat kecil dibandingkan dengan yang tidak tampak atau tersembunyi (the hidden crime). Demikian pernyataan akademisi Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H., Minggu (25/12) kemarin. Menurutnya, kejahatan selalu mengikuti perkembangan zaman. M a k i n canggih Bali Post/rah perkemProf. Dr. b a n g a n Rai Setiabudhi t e k n o l o g i yang menimbulkan perubahan dalam masyarakat, maka makin canggih pula cara-cara yang dikembangkan oleh penjahat dalam melakukan aksi kejahatannya. Kemajuan teknologi yang begitu pesat, khususnya dalam bidang teknologi informasi (dunia maya) membawa perubahan begitu cepat dalam masyarakat. Hal ini seiring juga dengan kemajuan teknologi yang dipergunakan oleh para pelaku kejahatan, bahkan dalam beberapa kasus tertentu teknologi yang digunakan penjahat jauh lebih maju. ‘’Seperti kasus pembobolan ATM, jual beli online dan tren-tren baru dalam kejahatan internet,’’ ujarnya. Tahun 2017, prediksi Prof. Rai, kriminalitas yang menonjol adalah kejahatan dunia maya (cyber crime) karena selalu mencari peluang dalam tren teknologi terkini. Teroris juga akan menjadi tren, sehingga kita semua perlu hati-hati, terutama peran serta masyarakat dalam melakukan diteksi dini. Selanjutnya kejahatan narkotika, perlu diwaspadai zat-zat dan bentuk baru yang sangat
berbahaya merusak generasi muda serta anak-anak. Perlu juga hati-hati kejahatan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. ‘’Kejahatan pemilu, perkiraan saya akan naik karena tahun depan banyak pemilukada serentak,’’ tegasnya. N a m un kejahatan korupsi semoga bisa menurun. Pasalnya semakin kuatnya komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi yang diserBali Post/rah tai dengan Haposan gerakanSihombing, S.H. gerakan nyata operasi tangkap tangan maupun pungutan liar. Praktisi hukum Haposan Sihombing, S.H. mengungkapkan, prediksi kriminalitas 2017 itu tergantung pengamanan yang dilakukakn oleh aparat negara dan juga anggaran yang diterima dari APBN. Menurutnya, anggaran sangat memengaruhi operasional. Selain itu, kriminalitas akan berkurang apabila pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. ‘’Kesadaran hukum masyarakat tahun 2017, prediksi saya berkurang karena faktor penyuluhan yang berkurang dan keadaan ekonomi yang belum stabil,’’ tegasnya. Ditanya soal kasus menonjol, pengacara dikenal ramah ini menjawab kasus narkoba. Apalagi narkoba sepertinya sulit diberantas karena peredarannya sudah masif. Padahal berdampak parah yaitu merusak keluarga dan masyarakat. ‘’Saya dengar anggaran kepolisian belum maksimal. Namun saya berharap Polri tetap memaksimalkan kinerjanya, termasuk menekan kasus curanmor dan jambret di tempat wisata,’’ tandasnya. (rah)
Bali Post/sos
Jaga Kebersihan Lingkungan dari Pencemaran Sampah Plastik
Singaraja (Bali Post) Puluhan anak SD di Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada diajarkan menjaga kebersihan lingkungan melalui program nabung sampah. Anak-anak mengumpulkan sampah plastik yang dapat didaur ulang. Hasil penjualan sampah ditabung melalui Bank Sampah Galang Panji yang telah dibentuk pemerintah desa mulai 2014. Anak-anak tidak hanya mendapatkan hasil penjualan sampah, namun diajarkan menjaga kebersihan lingkungan dari pencemaran sampah plastik. Salah satu siswa Kadek Adi Wiryarsana saat menabung sampah, Minggu (25/12) kemarin menuturkan, nabung sampah sangat bermanfaat karena sampah yang dikumpulkan di lingkungan rumahnya bisa dijual dan uangnya ditabung. Siswa kelas V SDN 1 Panji ini mengaku tidak merasa jijik ketika memungut botol atau sampah plastik di lingkungan rumahnya. Selain motivasi mendapatkan uang untuk ditabung, anak yang ikut program nabung sampah ini dapat belajar menjaga kebersihan lingkungan dari pencemaran sampah plastik. ‘’Sepulang sekolah sambil bermain atau hari libur saya mungut smapah di lingkungan rumah.
Kalau kotor tangan bisa dicuci. Uang penjualannya langsung ditabung, sehingga ada untuk beli perlengkapan atau bekal ke sekolah,’’ tuturnya. Sementara itu, pengelola Bank Sampah Galang Panji Gede Gansea mengatakan, hingga sekarang tercatat 40 anak usia sekolah di Dusun Kelod Kauh aktif mengikuti program nabung sampah. Anak-anak ini aktif menabung sampah yang telah dipungut di lingkungan rumah atau tempat umum di wilayahnya. Setiap minggu biasanya anak-anak mulai menabung sampah ke Bank Sampah Galang Panji. Sampah dihargai berdasarkan jenisnya seperti kantong kresek Rp 500 tiap kilogram, botol Rp 1.000 dan kertas atau kardus bekas dibeli dengan harga Rp 800 setiap satu kilogram. ‘’Kami sudah jalan tahun ke tiga dan dari 40 anak ini memang ada yang tidak aktif menabung sampah. Untuk menggugah kesadaran mau menabung, setiap tahun ajaran baru atau habis libur sekolah kami serahkan bantuan buku tulis atau perlengkapan sekolah lain, sehingga anak lebih rajin menabung sampah,’’ katanya. Menurut Ganesa, program nabung sampah ini cukup efektif mengajarkan anak-anak
untuk menjaga kebersihan lingkungan dari pencemaran sampah plastik. Upaya ini penting karena umumnya lingkungan di desanya banyak sungai atau lahan kosong dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga. Kalau ini tidak ditangani serius, ke depan permasalahn sampah akan mengganggu lingkungan di desa. Senada diungkapkan Klian Dusun Kelod Kauh Nyoman Marsa Jaya. Dia mengatakan, persoalan sampah di desaya menjadi persoalan serius yang harus ditangani melibatkan semua komponen masyarakat. Apalagi, bertambahnya kawasan permukiman mengakibatkan volume sampah meningkat. Untuk mengelola sampah, program nabung sampah ini akan digenjot tidak saja menyasar anak-anak namun masyarakat umum diarahkan untuk ikut program nabung sampah. Selain itu, pemerintah desa ke depan juga merancang aturan pengelolaan sampah melalui awig-awig desa. Upaya ini untuk menyadarkan kepada masyarakat agar sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan perilaku mengolah sampah dengan tepat, sehingga memberikan keuntungan untuk pendapatan keluarga. (kmb38)
BANGLI
8 SOSOK Tanpa Honor Tetap Mengabdi MESKI tidak mendapat honor dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Umum KONI Bangli, tidak membuat Wayan Wira mengeluh. Dia tetap berkomitmen menjalankan tugas dengan misi mengabdi. Dia menjelaskan, memang benar staf KONI Bangli mulai satu tahun belakangan ini tidak menerima honor. “Memang benar staf KONI tahun ini tidak menerima honor. Meski begitu, saya pribadi tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Karena saya sebagai Ketum KONI ingin menjalankan misi pengabdian,” ungkap Wayan Wira, Minggu (25/12) kemarin. Wira menyatakan, pengurus KONI pada tahun 2015 sempat sekali menerima honor. Akan tetapi, di tahun ini, pihaknya kembali tidak menerima honor tersebut. Meski ada beberapa yang dapat, itupun tidak semuanya memperoleh honor. Karena yang dapat bagian sekretariat saja. “Saya sempat mengusulkan supaya KONI bisa menerima honor. Akan tetapi, belum mendapat respons positif dari Pemda. Jadi, saya hanya mengikuti kebijakan pemerintah saja,” jelasnya sembari berharap di tahun 2017, pihak KONI bisa kembali menerima honor dari pemerintah. (nan)
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Jaringan PDAM di Kampung Bupati Diterjang Longsor Ratusan Pelanggan di Kintamani Barat Kelimpungan Bangli (Bali Post)-
Jaringan air milik PDAM yang ada di wilayah Desa Bunutin, Kintamani rusak akibat tertimpa longsor saat hujan deras mengguyur wilayah setempat beberapa hari lalu. Sebagai dampak dari kerusakan jaringan air tersebut, ratusan pelanggan PDAM di beberapa desa di wilayah Kintamani Barat pun kelimpungan. Untuk memenuhi kebutuhan masak dan ternak warga setempat terpaksa mencari air ke sumbernya yang lokasinya cukup jauh dari pusat desa. Bendesa Bunutin Wayan Rungu, Minggu (25/12) kemarin menuturkan, macetnya pasokan air bersih dari PDAM ke wilayah Desa Bunutin sudah terjadi sejak empat hari lalu.
Ini karena pipa jaringan PDAM yang ada di wilayah setempat jebol saat hujan deras mengguyur kampung Bupati Bangli Made Gianyar tersebut selama beberapa jam. “Hujannya sangat
deras dari jam 2 siang sampai jam 10 malam,” ujarnya. Meski kerusakan jaringan tersebut sudah sempat mendapat perbaikan, namun hingga kemarin air belum juga mengalir ke rumah-rumah warga. Rungu mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan seharihari seperti memasak, mandi dan juga ternak, warga terpaksa harus mengambil langsung ke sumbernya yang ada di wilayah utara dan selatan desa dengan menggunakan kendaraan. “Ini sangat mengganggu aktivitas warga. Karena waktu yang dimi-
liki warga kini harus dipakai untuk mencari air ke sumbernya,” imbuhnya. Direktur PDAM Bangli Wayan Gde Yuliawan Askara dikonfirmasi terpisah mengakui bahwa jaringan pipa transmisi dari sumber mata air di Desa Bunutin rusak sejak beberapa hari lalu. Jumlah total pipa yang rusak sebanyak 8 batang pipa ukuran 6 dim. Pipa rusak akibat tertimbun longsor sedalam dua meter. Selain mengakibatkan kerugian bagi PDAM hingga Rp 75 juta, kondisi ini tentunya
Gereja Dijaga Polisi dan TNI
Perayaan Natal di Bangli Berlangsung Aman
Musim Hujan, Harga Kol Melonjak Bangli (Bali Post) Hujan deras yang belakangan ini mengguyur beberapa daerah di Bali berdampak pada melonjaknya sejumlah harga sayur mayur. Salah satunya sayur kol. Jika sebelumnya sayur kol dijual petani dengan harga Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu per kilo, kini harganya melonjak tinggi hingga Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu per kilonya. Salah seorang petani sayur di Desa Bayung Gede Kintamani, Wayan Suarjaya, membenarkan jika harga sayuran kol mengalamai kenaikan dari sebelumnya. Dikatakan, kenaikan harga sayuran kol ini sudah mulai sejak beberapa pekan terakhir ini. Naiknya harga sayuran ini cukup membuat berbangga. “Kalau dulu sebelum hujan terus mengguyur, biasanya harga sayur kol kisaran Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu per kilonya. Dan sekarang harganya melonjak tinggi mencapai Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribuan per kilonya,” ungkap Suarjaya, Minggu (25/12)kemarin. Pria yang juga sebagai Perbekel Desa Bayung Gede, Kintamani itu mengatakan kemungkinan besar hal yang menyebabkan harga kol naik akibat guyuran hujan yang terus mengguyur beberapa daerah penghasil kol. Termasuk, banjir yang melanda daerah Songan, Batur, Kintamani berapa hari lalu. Sehingga, membuat pasokan kol menjadi terbatas. “Cuaca hujan sangat berpengaruh terhadap besaran hasil panen. Pasalnya, jika hujan terus mengguyur jelas kol akan rusak dan membusuk. Sehingga, itu bisa menyebabkan hasil panen jadi berkurang. Sehingga, petani penghasil kol jelas akan meningkatkan harga jual mereka di pasaran,” jelas dia. Selain Suarjaya, petani kol di Desa Songan Jero Suar juga mengatakan bahwa kenaikan harga kol terjadi sejak beberapa hari terakhir. Tak hanya kol, beberapa hasil hortikultura lainnya seperti bawang kini laku dijual hingga Rp 30 ribu. (kmb41)
Bali Post/nan
KOL - Tanaman kol di salah satu lahan pertanian milik petani di Kintamani.
Bali Post/ina
KARUNG PASIR - Puluhan karung plastik berisi pasir dipasang di Jalan Merdeka, Bangli tepatnya di sebelah timur Patung Adipura yang terancam ambrol. Pemasangan karung plastik ini dimaksudkan untuk menggingatkan agar pengguna jalan lebih berhati-hati melewati jalan tersebut.
Terancam Ambrol, Jalan Merdeka Dipasangi Puluhan Karung Pasir Bangli (Bali Post) Badan jalan di Jalan Merdeka, Bangli tepatnya di sebelah timur Patung Adipura terancam ambrol. Hal itu dikarenakan senderan yang ada di bagian bawahnya amblas tergerus air sejak seminggu lalu. Untuk menggingatkan agar pengguna jalan lebih berhati-hati melewati jalan tersebut, pemerintah melalui instansi terkait telah memasang puluhan karung plastik berisi pasir di jalur tersebut sebagai tanda bahaya. Berdasarkan pantauan Minggu (25/12) kemarin, puluhan karung plastik tampak terpasang di sebagian badan jalan tersebut. Selain karung, jalan itu juga dipasangi barrier dan tali plastik. Karena dipasangi puluhan karung dan barrier, badan jalan tersebut kini menjadi sempit. Saat ini jalan tersebut hanya bisa dilalui sebagian oleh pengendara. Salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi, Ibu Jero, mengatakan senderan jalan tersebut
amblas sejak seminggu terakhir, saat hujan deras mengguyur Bangli selama beberapa jam. Dia menyebutkan, amblasnya senderan yang ada di bagian bawah jalan sangat mengancam badan jalan di atasnya. “Kalau ada air besar, saya khawatir jalan tersebut putus,” ujarnya. Dia mengatakan, sejauh ini senderan yang amblas tersebut sudah sempat diperiksa oleh petugas dari Dinas PU Provinsi. Petugas mengakui adanya pemasangan puluhan karung plastik berisi pasir di sekitar lokasi agar pengguna jalan lebih hatihati saat melintas. Selain senderan jembatan, Ibu Jero juga mengungkapkan bahwa hujan deras saat itu juga mengakibatkan kandang babi yang tak jauh dari lokasi jembatan ikut amblas. Di dekat warungnya, tanah milik warga juga amblas diguyur hujan dan menyisakan kubangan dengan diameter kurang lebih lima meter dengan kedalaman
Disbudpar Datangkan Gong Gede dari Yogyakarta Bangli (Bali Post) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli mendatangkan seperangkat Gong Gede dari sebuah perusahaan gong yang ada di wilayah Yogyakarta. Gong tersebut dibeli seharga Rp 600-an juta. Meski didatangkan dari luar Bali, namun dipastikan nada yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan buatan perajin di Bali. Kabid Kesenian Disbupar Kabupaten Bangli Nyoman Wiradana saat dihubungi Minggu (25/12) kemarin menjelaskan, pengadaan seperangkat Gong Gede tersebut dilakukan Disbudpar melalui sistem tender terbuka. Pasalnya nilai untuk pengadaan barangnya di atas Rp 200 juta. Dalam tender terbuka, semua perusahaan dari wilayah manapun bisa masuk untuk mengikuti proses tender. “Dan ternyata dalam proses itu ada perusahaan dari Yogyakarta yang memenangkan tender itu,” jelasnya. Disebutkan Wiradana, adapun nama perusahaan yang memenangkan tender tersebut, yakni PT Mataram Priatmaja. Dikatakannya, seluruh bagian perangkat gamelan Gong Gede yang dibeli Disbudpar Bangli itu, diproduksi oleh perusahaan tersebut termasuk pelawahnya. “Mereka (PT Mataram Priatmaja) kan punya perusahaan pendukung. Untuk perusahaan pendukung pelawahnya dari Klaten, sementara perunggunya dari Magetan,” terangnya. Disinggung mengenai perbedaan nada atau laras dari Gong Gede yang
mengakibatkan pasokan air ke total 850 orang pelanggan di Kintamani bermasalah. Selain di Bunutin, dua desa lainnya yang pasokan airnya terganggu, yakni desa Lembean dan Manikliyu. ‘’Kami sudah melakukan penanganan. Penggalian dan pemasangan pipa sudah dilakukan,’’ terangnya. Pihaknya berharap pelanggan yang terkena dampak bisa memaklumi. Dia mengaku akan terus berupaya untuk memperbaiki kerusakan sehingga pasokan air ke rumah warga bisa kembali normal. (kmb40)
dihasilkan perajin di Yogyakarta dengan perajin di Bali? Wiradana menyebutkan tidak ada. Dia menjelaskan pada prinsipnya nada gambelan luar Bali dan Bali tidak jauh berbeda. Perajin gamelan gong di luar Bali seperti Yogyakarta mengerjakan gamelan gong Bali sudah berdasarkan panduan nada. “Mereka sudah terbiasa mengerjakannya. Jika ada yang tidak sesuai, mereka masih punya kesempatan menyempurnakan dalam masa pemeliharaan,” ujarnya. Kini dengan adanya pengadaan
Gong Gede, total jumlah perangkat gamelan gong yang dimiliki Disbudpar Bangli sebanyak tiga jenis. Selain gong gede, Disbudpar Bangli terlebih dahulu telah memiliki Gong Bebarongan dan Gong Kebyar. “Kita di Disbudpar tidak punya sekaa khusus. Biasanya gong ini unuk masyarakat yang membutuhkan. Misalnya, ada acara hiburan di lapangan, dan masyarakat membutuhkan itu. Asalkan sesuai aturan yang berlaku dan ada surat permohonan pinjam pakai, boleh itu dipakai,” ujarnya. (kmb40)
Bali Post/ina
GONG GEDE - Seperangkat Gong Gede yang didatangkan Disbudpar Bangli dari Yogyakarta.
sekitar 10 meter. Dikatakan Ibu Jero, di bawah tanah yang amblas tersebut memang terdapat terowongan air Subak Tampadaha, Bebalang. Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Bangli, Ida Bagus Wediatmika membenarkan bahwa senderan di Jalan Merdeka amblas sejak beberapa hari lalu. Dia mengatakan, karena jalur itu masuk jalan provinsi, maka penanganannya menjadi kewenangan Dinas PU Provinsi Bali. “Sudah ditangani oleh provinsi. Untuk penanganan sementara dipasangi karung berisi pasir agar pengguna jalan hati-hati,” terangnya. Sesuai rencana, penanganan secara permanen baru akan dilakukan Dinas PU Provinsi di tahun 2017 mendatang. “Senderan tersebut amblas karena air kiriman dari wilayah utara jatuhnya tepat di pondasi senderan sehingga tergerus,” kata Wediatmika. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Perayaan Natal di sejumlah gereja di Bangli, Minggu (25/12) kemarin mendapat pengamanan dari aparat gabungan polisi dan TNI. Setiap gereja diamankan oleh puluhan hingga belasan personel, sesuai tingkat keramaian. Berdasarkan pantauan, perayaan Natal di Bangli secara umum berjalan aman. Adapun gereja yang mendapat pengamanan dari aparat gabungan kemarin, yakni Gereja Marga Rahayu Bangli, BPI Sembung Kelurahan Bebalang Bangli, BPI Giri Sweca di Desa Katung, Kintamani, dan BPI Merikije Bukit Sari Desa Songan, Kintamani. Gereja Marga Rahayu Bangli yang dikunjungi sekitar 125 jemaat mendapat pengamanan 40an personel petugas gabungan. Sementara tiga BPI yang dikunjungi masing-masing sekitar 35 jemaat mendapat pengamanan sebanyak 12 personel aparat gabungan. Kabag Ops Polres Bangli Kompol Ngakan Anom Semadi, sore kemarin mengatakan, setiap gereja yang menggelar kebaktikan mendapat pengamanan dari aparat gabungan. Untuk keamanan, pihaknya memberikan imbauan agar pengunjung tidak membawa tas besar. “Pelaksanaan kebaktian sejauh ini aman,’’ katanya. Sementara Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. dalam arahannya di halaman Mapolres Bangli sebelumnya mengatakan bahwa pengamanan Natal harus lebih waspada. Karena dari penangkapan terhadap terduga pelaku teror di Jakarta, sasaran teror cukup beragam. Karena Bali ramai dikunjungi wisatawan maka kewaspadaan harus selalu ditingkatkan. Kapolres meminta seluruh anggotanya untuk tetap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan melaksanakan pengamanan dengan baik. Kepada Kasatgas masing-masing pengamananan maupun para perwira, AKBP Danang Beny meminta agar mengontrol anggotanya sewaktu-waktu yang melakukan siaga. (kmb41)
Bali Post/ina
BERJAGA - Situasi perayaan Natal di Bangli. Sejumlah petugas kepolisian dan TNI nampak berjaga-jaga di sekitar gereja.
GIANYAR
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
9
Tunggu Rekaman CCTV
Penyelidikan Teror Tas Bertuliskan Bom
Gianyar (Bali Post) -
Jajaran kepolisian Polres Gianyar masih melakukan penyelidikan kasus teror tas bertuliskan ‘’bom’’ yang ditemukan di Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Ubud. Sejumlah rekaman CCTV pun sudah dikumpulkan, begitu pula dengan pemeriksaan sejumlah saksi. Namun hingga kini penyelidikan tersebut belum menunjukkan titik terang.
Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati
Bali Post/nik
Semrawut dan Mengganggu Aktivitas Budaya
LPM Ubud Harapkan Kabel PLN Ditanam
Gianyar (Bali Post) Ubud sudah lama terkenal sebagai kampung turis dengan konsep desa wisata. Namun konsep ini kadang dipertanyakan lantaran banyaknya kabel PLN (Perusahaan Listrik Negara) yang melintang di Ubud. Selain menimbulkan kesan semrawut, kondisi ini tentu juga mengganggu sejumlah aktivitas budaya di Ubud. Hal ini diungkapkan Ketua LPM Ubud Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati, Minggu (25/12) kemarin. Pria yang akrab disama Cok De ini mengatakan, selama ini keberadaan kabel PLN yang melintang sepanjang ruas jalan khususnya di Catus Pata Ubud sudah mengganggu pelaksanaan upacara hingga parade budaya yang notabene menjadi daya tarik wisatawan. ‘’Seperti saat palebon, itu harus memutus sementara kabel PLN yang melintang di jalan. Selain itu upacara lainnya yang rutin diselenggarakan di Ubud juga kerap terganggu dengan semrawutnya kabel PLN ini,’’ ucapnya. Dikatakannya, semrawutnya keberadaan kabel PLN ini sesugguhnya bertolak belakang dengan konsep Ubud sebagai desa wisata. Apalagi bila menukik pada konsep pariwisata budaya, pelaksanaan budaya justeru terganggu dengan keberadaan kabel PLN ini. ‘’Semrawutnya kabel PLN ini memberikan kesan kurang nyaman, karena itu perlu dilakukan penataan,’’ katanya. Dosen Unud ini menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud anti dengan PLN, namun melihat kondisi ini ia berharap agar dilakukan penataan, salah satunya dengan penanaman kabel PLN di wilayah Ubud. Dikatakan, sejumlah pengusaha dan asosiasi yang ada di Ubud siap membantu memfasilitasi proses penanaman kabel ini. ‘’Kami berpikir demi menjaga eksistensi Ubud, jadi ini sesungguhnya tinggal kita bahas bersama, setelah ini secepatnya dilakukan penanaman kabel PLN. Saya kira di sejumlah titik di Kecamatan Ubud sudah ada melakukan hal ini (penanaman kabel PLN - red) dengan disponsori pengusaha,’’ ujarnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati
- 943056
DPRD
- 943144
BPBD
- 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh - 941167
Kapolsek Ubud AKP Nyoman Wirajaya mengatakan polisi sudah mengamankan sekitar 6 rekaman CCTV dari lokasi hilangnya tas milik Mark Aart di Jalan Hanoman, Ubud hingga di lokasi ditemukannya tas tersebut pada Selasa (20/12) pagi. ‘’Enam rekaman CCTV baru kita kumpulkan, dengan jeda waktu dari Minggu malam hingga Selasa pagi saat tas tersebut ditemukan di Banjar Lungsiakan,’’ jelasnya, Minggu (26/12) kemarin. Diakui, sampai saat ini pihaknya balum bisa melakukan pemeriksaan intensif terhadap rekaman tersebut, karena pihaknya masih menunggu petugas yang bisa melakukan pemeriksaan terperinci. ‘’Kualitas rekaman CCTV ini terbatas. Jadi ha-
rus menunggu petugas yang bisa mengatur kualitasnya, sehingga rekamannya bisa di-zoom dan setiap yang lewat ini bisa terlihat lebih detail,’’ teranganya. Ditambahkan, tim penyelidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di lokasi pencurian dan tempat ditemukannya tas berisi benda menyerupai rangkaian bom tersebut, namun hingga kini pemeriksaan itu memang belum menunjukkan titik terang. ‘’Sementara belum ada titik terang dari pemeriksaan saksi, kita tunggu saja pemeriksaan hasil rekaman,’’ ucapnya. Selain penyelidikan tersebut, Polri bersama TNI juga melakukan pengamanan ketat pelaksanaan Natal, Minggu (25/12) kemarin, khusus-
nya pengamanan tiga gereja yang ada di Kecamatan Ubud yakni Gereja Bukit Shalom, Gereja GKRI Tebongkang dan tempat beribadat Han Maki Graha Sinar Kasih. ‘’Hingga Minggu sore suasana peribadatan Natal berjalan aman dan lancar,’’ tandasnya. Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan dengan temuan tas berisi kertas tertulis ‘’bom’’ di warung milik Ketut Suela (47), Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Ubud, Selasa (20/12). Setelah dicek, di dalam tas milik warga Belanda tersebut memang terdapat benda menyerupai rakitan bom. Sementara pemilik tas Mark Aart dipastikan menjadi korban pencurian, karena kehilangan tas tersebut pada Senin (19/12 dini hari. (kmb35)
Bali Post/nik
PENGAMAN - Kapolsek Ubud AKP Nyoman Wirajaya saat melakukan pengamanan di tempat peribadatan Natal, Minggu (25/12) kemarin.
Hindari Tumpukan Sampah dan DB
Desa Adat ’’Dihadiahi’’ Truk Sampah Gianyar (Bali Post) Menghindari tumpukan sampah dan meminimalisir serangan demam berdarah (DB), Pemkab Gianyar mengimbau pemerintahan di tingkat desa agar lebih optimal dalam mengelola sampah. Seiring dengan
imbauan tersebut Pemkab Gianyar memberikan ‘’hadiah’’ kepada sejumlah desa adat di wilayah Kecamatan Sukawati. Sementara persoalan sampah di wilayah kecamatan ini seperti di Singapadu, Batubulan Kangin, Ketewel dan
Bali Post/nik
TRUK SAMPAH - Wabup Made Mahayastra saat mencoba truk sampah yang dihibahkan kepada tiga desa adat di Kecamatan Sukawati, Minggu (25/12) kemarin.
sejumlah tempat lainnya, saat ini menjadi perhatian banyak pihak. Selain bisa berdampak penyakit, sampah menumpuk juga sering memunculkan bau amis. Guna meminimalisir penyakit inilah membuat Pemkab Gianyar melalui Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra meminta pihak desa lebih optimal mengelola sampah. Harapan itu disampaikan, Minggu (25/12) kemarin, saat penyerahan hibah bantuan truk pengangkut sampah kepada tiga desa adat di Kecamatan Sukawati. Wabup mengatakan, Pemkab Gianyar menghibahkan truk pengangkut sampah, hanya kepada desa yang memang sudah siap mengelola dan merawat truk pengangkut sampah. Selanjutnya truk ini akan dikelola oleh masingmasing desa adat tersebut. Bila di kemudian hari terjadi ketidakoptimalan pelayanan tentunya harus dilakukan pembenahan manajemen. ‘’Jangan sampai setelah mobil ini diserahkan nantinya dana operasionalnya tidak ada, sehingga mobil truk
tersebut tidak berfungsi sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat,’’ tegas Wabup Mahayastra. Wabup juga mengingatkan bahaya sampah yang kerap menjadi sarang penyakit, khususnya saat musim hujan seperti sekarang. Selain itu warga juga diimbau rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk, guna mencegah serangan DB, apalagi sepanjang tahun ini sudah ada belasan orang meninggal akibat DB. ‘’Mari perangi DB dengan pola hidup bersih,’’ ajak orang nomor dua di Pemkab Gianyar ini. Pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini pun berharap hibah tiga unit truk sampah di Desa Adat Sukawati, Desa Adat Ketewel dan Desa Adat Guwang ini dapat dioperasikan secara optimal, sehingga tidak ada lagi ditemukan sampah menumpuk di pinggir jalan. ‘’Saya kira cukup tepat program ini (hibah truk sampah - red) sekarang, di saat curah hujan mulai tinggi. Saya harap tidak ada lagi sampah yang menumpuk, karena itu merupakan
salah satu penyebab DB,’’ tandasnya. Secara terpisah, Kabag Perwat Pemda Gianyar Ketut Mudana menjelaskan, pemerintah juga melakukan pengadaan lima unit truk pengakut sampah, yang nantinya dihibahkan kepada lima desa pakraman yang produksi sampahnya tinggi. Seperti Desa Pakraman Guwang, Desa Pakraman Ketewel, Desa Pakraman Sukawati, Desa Pakraman Mas dan Desa Pakraman Manukaya. ‘’Ini peruntukannya membantu pengangkutan sampah di lima desa pakraman itu, karena dipandang produksi sampahnya tinggi, dan penyerahanya dilakukan secara bertahap,’’ jelasnya. Pengadaan lima unit truk sampah ini sudah dianggarkan pada APBD Perubahan 2016, dengan harga per satu unit truk sebesar Rp 348.500.000 sehingga total harga lima truk ini Rp 1.742500.000. ‘’Ini dianggarkan pada APBD Perubahan tahun ini. Rencananya bantuan ini akan diserahkan oleh bapak bupati kepada lima desa pakraman tersebut,’’ jelasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10 Mayat Wanita Tua Ditemukan di Bawah Pohon Pisang Semarapura (Bali Post) – Sesosok mayat wanita tua ditemukan tergeletak di bawah pohon pisang di sebelah timur areal pekarangan Kantor BPD Bali Capem Nusa Penida, Sabtu (24/12) lalu. Penemuan ini menggegerkan warga yang tinggal di sekitar Kantor BPD Bali Cabang Pembantu Nusa Penida di Banjar Kutampi, Desa Kutampi Kaler. Jenazah wanita tua yang diketahui bernama Dadong Nuliya (75) asal Banjar Kutampi itu pertama kali diketahui warga bernama Kadek Santika (30) sekitar pukul 10.30 Wita. Berawal ketika pria asal Banjar Celuk, Desa Kutampi Kaler, ini mencari rumput di sekitar pekarangan Kantor BPD untuk pakan ternak. Ia kaget melihat ada mayat tergeletak di bawah pohon pisang, seraya berteriak meminta tolong. Teriakan Santika didengar Satpam Kantor BPD I Wayan Muliastika. Muliastika langsung mengecek ke lokasi serta melapor ke Polsek Nusa Penida. Ia juga menghubungi keluarga Nuliya setelah melihat identitas jenazah. Wanita tua ini diketahui bekerja sebagai pemulung yang sering keliling mencari barang rongsokan. Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Nusa Penida kemudian melakukan olah TKP. Keluarga korban, yakni I Wayan Tirtayasa (43), yang berada di lokasi menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Ia membuat surat pernyataan tidak menuntut pihak mana pun, tidak dilakukan otopsi dan tidak melaporkan kejadian ke pihak berwajib mengingat korban sudah tua serta memiliki riwayat penyakit tensi tinggi dan jantung. Sebelum kejadian, korban sempat opname di Puskesmas Nusa Penida I sebulan lalu karena sakitnya. Namun, kebiasaan korban sebagai pemulung tidak bisa dicegah oleh pihak keluarga. Korban selalu marah jika dilarang beraktivitas. Sejak dua hari lalu korban kembali keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga dan tidak kunjung pulang. Pihak keluarga sudah mencari keberadaan korban tetapi tidak ketemu sampai akhirnya ditemukan sudah meninggal. Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika membenarkan adanya kejadian penemuan mayat tersebut. “Ada dugaan penyakit korban kambuh tetapi tidak ada yang mengetahui sehingga tidak sempat mendapat pertolongan medis,” katanya. (kmb)
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Pecalang Ikut Amankan Perayaan Natal Semarapura (Bali Post) –
Wakapolres Klungkung Nengah Sadiarta didampingi Kabag Operasi Kompol Nyoman Suarsika mengecek personelnya yang melakukan pengamanan di sejumlah gereja pada perayaan Natal, Minggu (25/12) kemarin. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan anggotanya benar-benar melaksanakan tugas agar perayaan Natal berjalan aman.
Bali Post/dwa
PERIKSA – Personel Polres Klungkung memeriksa tas seorang jemaat yang akan masuk gereja untuk mengikuti persembahyangan Natal, Minggu (25/12) kemarin.
Ini merupakan upaya Polres Klungkung untuk mengantisipasi hal-hal yang kita tidak inginkan seperti teror yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu pelaksanaan Natal. Sadiarta meminta personelnya yang mengamankan gerejagereja agar melaksanakan tugas dengan baik dan tidak lengah sedikt pun. Ia memastikan perayaan Natal berjalan aman, sehingga umat Kristiani bisa melaksanakan ibadahnya dengan khidmat. Untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres Klungkung menerjunkan dua per tiga personelnya, dibantu TNI dari Kodim 1610/ Klungkung, instansi terkait dan organisasi kemasyarakatan seperti pecalang, ORARI dan Rafi. Mereka disebar di beberapa gereja, pos pengamanan dan pos pantau yang ada di seluruh Klungkung. Polres juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk mengamankan wilayah di lingkungan
tempat tinggalnya masingmasing. Personel Polres Klungkung bersama Polsek jajaran dibantu TNI dari Kodim 1610/Klungkung, instansi terkait dan organisasi kemasyarakatan juga bersiaga mengamankan jalannya ibadah malam Natal, Sabtu (24/12) lalu. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dibantu pemuda dan pengurus gereja. Sebelum ibadah dimulai, petugas Polres Klungkung memeriksa sudut-sudut ruangan yang ada di dalam gereja, untuk memastikan tidak ada barang berbahaya. Setiap jemaat diperiksa barang bawaannya di gerbang pintu masuk. Seperti di Gereja Katolik Sisilia, Kapolsek Klungkung Kompol Made Karsa bersama beberapa personel berjaga di lokasi sejak sore hari mengenakan seragam lengkap. Setiap jemaat diperiksa barang bawaannya untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang masuk kedalam gereja. (dwa)
Atasi Permasalahan Sampah
Bupati Ikut Jadi Petugas Angkut PEMKAB Klungkung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Suwirta terus berupaya menyelesaikan permasalahan sampah dan kebersihan di Kota Semarapura. Tidak hanya memerintahkan petugas kebersihan, bupati pun ikut terjun mengangkut sampah. Di atas armada truk yang penuh dengan tumpukan sampah, Suwirta berbaur dengan petugas pengangkut sampah keliling Kota Semarapura, Minggu (25/12) kemarin. Bau sampah yang menyengat hidung tidak menjadi penghalang buat pejabat asal Nusa Ceningan itu untuk ikut naik truk pengangkut sampah. Ditemani petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung, Bupati Suwirta mendatangi setiap TPS yang ada di Kota Semarapura. Sesekali ia membantu petugas pengangkut yang keBali Post/dwa
PELAJAR - Pertunjukan seni pelajar pada pergelaran Klungkung Menari di Catus Pata, Semarapura, Sabtu (24/12) lalu.
Program Klungkung Menari
Wadah Kreasi Seniman
AKSI para seniman dari Sanggar Pangus, Desa Tihingan dan Sanggar Kapan, Desa Kusamba, memukau para penikmat seni pada pergelaran Klungkung Menari, Sabtu (24/12) lalu. Penampilan kedua sanggar ini mampu menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang lewat di Catus Pata Klungkung untuk berhenti dan menyaksikan pertunjukan seni yang pemainnya didominasi pelajar SD sampai SMA/SMK. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang didampingi seluruh anggota keluarganya, Wabup Kasta, Nyonya Sri Kasta serta jajaran SKPD turut hadir menyaksikan pertunjukan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini. Diawali penampilan Sanggar Pangus yang membawakan musik inovatif Body Percusion (Boper) yang memadukan antara suara hentakan potongan batang bambu dan suara pukulan pada tubuh sang penari. Perpaduan dua suara ini menghasilkan irama musik unik yang jarang didengar masyarakat. Pelatih Sanggar Pangus I Made Anom Prameina (19) asal Desa Tihingan, mengatakan pihaknya membentuk kelompok musik Boper terinspirasi atraksi tari Cak Kobagi Ubud. ‘’Di Bali hanya ada dua body cak, di Ubud dan di Klungkung,” ujar mahasiswa di ISI Denpasar ini. Tampil pula tabuh kreasi genjek dari Sanggar Kapan, Desa Kusamba dengan cerita Anugerah Batara Baruna. Berkisah tentang keseharian masyarakat pesisir Desa Kusamba yang bekerja sebagai bendega, pedagang ikan dan petani garam untuk menghidupi keluarga. Ada yang pantang dilakukan seperti mengotori laut dan pantai serta berlaku seenaknya. Hal tersebut berakibat petaka, sehingga warga wajib menghaturkan sesaji untuk keharmonisan alam. Diketuai Mangku Tombleus, tabuh kreasi genjek ini dimainkan oleh sekitar 20 penari dan sepuluh penabuh. Pertunjukan juga dihiasi lawakan segar dari sejumlah pemain yang didominasi para pelajar, sehingga Bupati Suwirta dan ratusan penonton yang hadir dibuat tertawa. Pertunjukan semakin hidup karena diiringi gemulai gerakan dan warna warni air mancur berirama di depan Monumen Puputan Klungkung. (dwa)
walahan akibat banyaknya sampah. Bupati berbaur melakoni pekerjaan yang tidak semua orang mau menjalaninya. Bupati melihat ada beberapa permasalahan yang dihadapi petugas di lapangan, seperti sampah yang dibuang begitu saja di samping tong sampah hingga sampah yang tidak dipilah di rumah tangga. Petugas harus bekerja ekstra mengangkut sampah, baik yang ada di tong sampah TPS maupun yang berserakan di jalan. Menurut Suwirta, masyarakat sebenarnya senang dengan kebersihan, keindahan dan kenyamanan, hanya sebagian masih ingin gampang dan mudah. Padahal diperlukan partisipasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan dan memilah atau membungkus sampah yang dibawa dari
rumah tangga. Sampah yang dibuang dan ditaruh sembarangan atau berserakan, tidak hanya mendatangkan bau tidak sedap tetapi juga dapat menimbulkan berbagai penyakit. Didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Anak Agung Kirana, Bupati Suwirta juga melakukan langkah persuasif dengan mendatangi langsung rumah warga. Beberapa rumah disambangi di sepanjang Jalan Puputan dan penghuninya diberikan pengarahan tentang pentingnya kebersihan. Ia juga menyampaikan jadwal pengangkutan sampah dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Bupati Suwirta berharap sosialisasi seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih demi kesehatan bersama. Untuk itu ia mengajak
BANTU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membantu petugas pengangkut sampah menaikkan sampah ke truk. semua lapisan masyarakat dan petugas kebersihan agar maksimal menjaga kebersihan Kabupaten Klungkung. Petugas DKP Klungkung harus mengangkut hingga
200 kubik sampah yang memerlukan lebih dari sepuluh truk tiap hari. Pembuangan sampah dijadwalkan sebelum pukul 07.00 Wita dan setelah pukul 15.00 Wita. (ad718)
Bupati Cup IPSI 2016
Suwirta Komit Majukan Olahraga Klungkung PULUHAN pesilat berkumpul di GOR Swecapura, Gelgel, Sabtu (24/12) lalu untuk mengikuti kejuaraan Bupati Cup yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)
Kabupaten Klungkung. Bupati Cup IPSI Klungkung 2016 merupakan salah satu event yang diselenggarakan untuk menjaring bibit atlet yang dapat berprestasi di
BUKA - Bupati I Nyoman Suwirta (kiri) membuka kejuaraan Bupati Cup IPSI Kabupaten Klungkung 2016.
kancah lebih tinggi. Bupati Cup merupakan implementasi dari komitmen Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam memajukan olahraga di kabupaten ini. Oleh karenanya, bupati hadir langsung sekaligus membuka kejuaraan didampingi Ketua IPSI Klungkung Putu Tika Winawan, perwakilan IPSI Provinsi Bali Nyoman Yamadiputra dan SKPD terkait. Ketua Panitia I Gusti Nyoman Sudarta menjelaskan, kejuaraan ini digelar untuk menjaring atlet-atlet silat potensial guna disiapkan menghadapi event di kabupaten, provinsi dan nasional. Selain itu, untuk mengasah kemampuan dan mental pesilat muda agar siap bertarung di segala ajang. Kejuaraan Bupati Cup IPSI Klungkung 2016, yang baru pertama kali diselenggarakan berlangsung dua hari,
Sabtu (24/12) hingga Minggu (25/12) kemarin. Ajang ini diikuti tiga perguruan silat, yakni Bhakti Negara, Perisai Diri dan Merpati Putih. Sebanyak 62 pesilat putra-putri dari usia 15 sampai 28 tahun ambil bagian. Para peserta memperebutkan 48 medali yang terdiri atas 14 emas, 14 perak dan 20 perunggu. Ketua IPSI Klungkung Putu Tika Winawan menyatakan akan terus mendukung seluruh program yang dibuat pemerintah untuk memajukan Kabupaten Klungkung. Ia menyampaikan terima kasih karena Kejuaraan Bupati Cup IPSI 2016 telah memberikan ruang dan mewadahi pencak silat untuk berkembang di Kabupaten Klungkung. Lewat pergelaran ajang ini diharapkan dapat digali potensi yang ada untuk akan Klungkung
nantinya di event yang lebih besar. Menurut Bupati Suwirta, komitmen pemkab dalam memajukan olahraga di Klungkung tidak perlu diragukan. Olahraga di Klungkung sudah mengalami perkembangan yang bisa dilihat dari bertambahnya jumlah atlet yang mengikuti PON 2016 di Jawa Barat, September lalu. Oleh karena itu, ia minta seluruh atlet Klungkung tidak meremehkan setiap kejuaraan dan selalu bertanding sportif. Atlet besar akan lahir dari event kecil dan mampu mengharumkan nama Klungkung pada ajang yang lebih besar. “Kepada panitia, tolong laporkan hasil kejuaraan ini sehingga nantinya bisa dievaluasi,” ujar Suwirta. (ad719)
Senin kliwon, 26 Desember 2016
BULELENG
11
Khawatir Banjir Susulan di Pancasari
Dewan Desak Pemerintah Normalisasi Drainase
Bali Post/sos
BANJIR - Penanganan pascabanjir di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada oleh Pemkab Buleleng dilakukan, Minggu (25/12) kemarin. Sesuai hasil pendataan, kerugian yang ditimbulkan bencana itu sekitar Rp 3 miliar lebih.
Banjir di Pancasari
Kerugian Diestimasi Capai Rp 3 Miliar Singaraja (Bali Post) Banjir di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Buleleng tak hanya merusak sejumlah bangunan milik warga. Namun, ratusan hektar lahan yang ditanami sayuran juga dibuat luluh-lantak hingga berujung pada gagal panen. Berdasarkan pendataan, secara keseluruhan estimasi kerugian yang ditimbulkan bencana itu mencapai Rp 3 miliar lebih. Mengingat angkanya terbilang besar, pemerintah pun diharapkan bisa memberikan bantuan. Perbekel Pancasari I Wayan Darsana memaparkan, berdasarkan hasil pendataannya, banjir tersebut telah merusak delapan panyengker bangunan dan dua unit rumah milik warga setempat. Estimasi kerugiannya sekitar Rp 200 juta. Hal serupa juga terjadi pada ratusan hektar lahan pertanian milik warga yang telah ditanami berbagai jenis sayur. Kondisi ini mengakibatkan fenomena gagal panen tak terelakkan. Kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp 3,2 miliar. ‘’Bencana itu sangat merugikan masyarakat. Petani sebagian besar gagal panen,’’ tuturnya, Minggu (25/12) kemarin. Data kerugian itu, katanya, sudah disampaikan ke pemerintah kabupaten dengan harapan bisa diberikan bantuan yang nantinya mampu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban. Sementara itu, pascabanjir, langkah penanganan langsung dilakukan pemerintah kabupaten dan Pemrov Bali. ‘’Untuk yang di jalur Singaraja-Denpasar ditangani pemrov. Kalau yang sekitar permukiman langsung dari kabupaten,’’ paparnya. Guna mengantisipasi terulangnya bencana serupa, perbaikan saluran air yang sifatnya permanen juga diharapkan bisa dilakukan oleh pemkab. Pasalnya, banjir ini sudah cukup sering mengepung wilayah Pancasari. ‘’Untuk pasir dan tanah yang menimbun saluran air sudah dikeruk. Kami juga berharap nanti ada perbaikan saluran air,’’ imbuh Darsana. Salah seorang warga yang menjadi korban banjir, Ani, mengatakan di tengah musim hujan yang masih berlangsung, penanganan saluran air yang tersumbat diharapkan tuntas secepatnya, supaya bencana serupa tak terulang lagi. ‘’Rumah saya sudah sering kena banjir. Kalau bisa saluran airnya segera diperbaiki,’’ ucapnya. Menyikapi harapan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Buleleng Ketut Supartawijaya mengatakan, perbaikan saluran air akan dilakukan, hanya terfokus pada saluran induk di Dusun Karma dan saluran pembagi menuju ke utara menuju Dusun Peken dan ke selatan menuju piinggir jalan, tepatnya di depan Hotel Pancasari In. Anggarannya bersumber pada APBD Perubahan 2017 sekitar Rp 1,5 miliar. Sementara untuk saluran di jalur Singaraja-Denpasar menjadi kewenangan pemerintah pusat. ‘’Nanti saluran yang menjadi kewenangan pemkab akan diperlebar,’’ tandasnya. (kmb45)
Bali Post/kmb38
NATAL - Personel polisi dan TNI serta pecalang berpartisipasi mengamankan prosesi perayaan Natal, Minggu (25/12) kemarin.
Polisi, TNI, dan Pecalang Amankan Perayaan Natal
Singaraja (Bali Post) Perayaan Natal di Buleleng dipusatkan di puluhan gereja. Umat menjalankan ibadahnya dengan khidmat dan suasana tenang. Untuk memberikan rasa nyaman, jajaran Kepolisian dan TNI melakukan pengamanan ketat di seluruh gereja di Bali Utara. Bahkan, pengamanan juga melibatkan pecalang yang diterjunkan oleh desa pakraman yang wilayahnya terdapat gereja. Pantauan Bali Post di sejumlah gereja di Kota Singaraja, Minggu (25/12) kemarin, sejak Sabtu (24/12) malam aktivitas di gereja mulai ramai. Umat mulai melaksanakan ritual persembahyangan Misa Natal. Pengamanan oleh polisi dengan pakaian dinas atau preman dilakukan sejak dimulainya Misa Natal hingga hari persembahyangan kemarin yang berakhir sekitar pukul 11.00 wita. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi umat yang beribadah dan mengantisipasi hal-hal kemungkinan terjadinya upaya untuk mengganggu perayaan Natal di Buleleng. Selain itu, sejumlah personel pecalang juga berpartisipasi mengamankan wilayah. Pengamanan pecalang ini menunjukkan sikap toleransi tinggi terhadap umat yang sedang merayakan hari raya besar mereka. Kepala Bagian (Kabag) Operasional Kompol Made Joni Antara Putra seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, perayaan Natal berlangsung di 36 gereja di Buleleng. Dari jumlah itu, sembilan gereja di antaranya berada di Kecamatan Buleleng. Sejak umat
melaksanakan Misa Natal hingga persembahyangan kemarin pihaknya menyebar 130 personel Polres ke sembilan lokasi gereja di Kota Singaraja. Sedangkan gereja lainnya pengamanan oleh masing-masing Polsek bersama unsur TNI dari Koramil masing-masing. Khusus untuk partisipasi dari pecalang, hal ini sebagai wujud toleransi untuk turut memberikan pengamanan kepada umat yang sedang merayakan hari besar. ‘’Dari laporan anggota dan pemantauan, situasi kondusif dan perayaan Natal berjalan lancar, khidmat dan suasana kondusif,’’ tegasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Hujan yang masih mengguyur wilayah Buleleng dikhawatirkan akan memicu banjir bandang susulan di Pancasari. Komisi II DPRD Buleleng mendesak pemerintah secepatnya menormalisasi drainase di wilayah tersebut. Selain itu, pembersihan lumpur yang menutup dua ruang kelas SDN 4 Pancasari dioptimalkan dengan bantuan mobil pemadam kebakaran. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa saat meninjau lokasi banjir di Desa Pancasari, Minggu (25/12) kemarin. Dia ditemani anggota Komisi II Made Sudiarta, Gusti Made Artana, anggota dewan asal Pancasari Wayan Indrawan. Putu Mangku Budiasa mengatakan, perbaikan saluran harus secepat mungkin dilakukan. Jika salurannya tidak segera diperbaiki, dia
khawatir banjir bandang akan terus terjadi di Desa Pancasari. Apalagi, Desa Pancasari masuk dalam kawasan wisata Bedugul, sehingga jika banjir terus-terusan terjadi akan mengganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Buleleng. Untuk itu, dia mendesak pemkab segera berkoordinasi dengan Pemprov Bali dan Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII, sehingga nor-
malisasi drainase bisa dilakukan secepat mungkin. Bahkan bila dimungkinkan dilakukan perbaikan drainase secara menyeluruh di sepanjang jalur tersebut. ‘’Cuaca ekstrem masih terjadi dan kalau hujan deras kembali bisa saja banjir terulang. Untuk itu, kami meminta drainase cepat ditangani,’’ katanya. Di sisi lain politisi asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini mengatakan, lum-
pur tebal masih menutup dua ruang kelas di SDN Pancasari. Upaya pembersihan sulit dilakukan secara manual. Sisa endapan lumpur itu harus disemprot menggunakan mobil pemadam kebakaran. Selain itu, 75 persen saluran di wilayah ini tertutup lumpur bercampur batu kerikil. Kondisi paling parah terjadi di depan Pancasari Inn. Hampir seluruh drainase tertutup lumpur. ‘’Drainase di kiri-kanan Jalan Raya Singaraja-Denpasar tertutup lumpur dan kerikil. Kalau hujan, drainase ini tidak akan mampu menampung air, dan banjir akan terulang,’’ jelasnya.
Dinas Sosial menyalurkan paket sembako kepada ratusan warga yang terdampak banjir. Dinsos mencatat jumlah korban banjir bandang sebanyak 222 kepala keluarga (KK). Mereka disuplai beras, sarden, saos, sambal, pakaian dewasa serta pakaian anak sekolah Seperti diberitakan sebelumnya, banjir melanda Desa Pancasari, Rabu (21/12) malam lalu. Banjir mengakibatkan kerusakan fasilitas umum hingga rumah penduduk. Salah satunya, dua ruang kelas di SDN 4 Pancasari masih tertutup lumpur tebal dan belum mampu tertangani. (kmb38)
Reses, KBS Banjir Dukungan Pilkada Dinilai Telah Berbuat untuk Buleleng dan Bali
RESES yang dilaksanakan anggota Komisi X DPRRI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. di sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng, justru menjadi ajang dukungan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini untuk menjadi Gubernur Bali periode 2018-2013. Kuatnya dorongan dan dukungan kepada KBS terlihat dari membanjirnya kehadiran warga masyarakat pada setiap kegiatan reses. Jumat dan Sabtu lalu, ada empat kecamatan yang dikunjungi KBS, yaitu Kecamatan Banjar, Kecamatan Busungbiu, Kecamatan Seririt dan Kecamatan Gerokgak. Kehadiran masyarakat selalu membeludak, seperti saat di Kecamatan Busungbiu. Meski sebelumnya acara dimulai sempat turun hujan yang cukup lebat, ribuan warga penuh sesak memenuhi gedung serba guna Desa Busungbiu. Mereka yang hadir adalah perbekel, BPD, bendesa adat se-Kecamatan Busungbiu, hadir pula kelian subak serta para guru. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dapil Buleleng dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Buleleng selalu setia mendampingi putra kelahiran Desa Sembiran, Tejakula ini. Tiga periode menjabat legislator di Senayan, KBS sudah banyak berbuat untuk Bali. ‘’Wantilan Desa Pakraman Tegehe adalah berkat pejuangan Bapak Wayan Koster. Kalau tanpa perjuangan beliau mungkin kita tidak akan memiliki gedung seperti ini,’’ ungkap Bendesa Adat Pakraman Tegehe, Desa Banjar, Putu Darsana. Selain memberikan bantuan wantilan dan gong yang merupakan bagian dari program revitalisasi desa adat, KBS juga sangat concern dengan dunia pendidikan. KBS menjadi salah satu penggagas Undangundang Guru dan Dosen, yang pada salah satu pasal mengatur tentang tunjan-
gan profesi guru (TPG), untuk meningkatkan kesejahteraan para guru. KBS juga menurunkan puluhan ribu bantuan siswa miskin (BSM) dan Program Indonesia Pintar (PIP), serta beasiswa Bidikmisi untuk mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Ketua Forkom Perbekel se-Kecamatan Busungbiu Made Marajaya menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya perbaikan infrastruktur pedesaan, permohonan bantuan peralatan untuk pertanian dan perkebunan, masalah peternakan khususnya ternak kambing yang kekurangan bibit, kebutuhan air bersih, serta sejumlah aspirasi lainnya. Dia pun menegaskan dirinya dan masyarakat sangat mendukung KBS sebagai orang nomor satu di Bali. Sementara itu di Kecamatan Seririt, gedung serbaguna di Desa Banjarasem, penuh sesak oleh warga. Kursi yang disediakan tidak bisa menampung masyarakat, sebagaian warga rela berdiri. Perbekel Desa Banjarasem Gede Arya Jana menegaskan, KBS sudah banyak berbuat dan berjuang untuk Bali dan Buleleng khususnya. Dia pun mengharapkan KBS dapat membantu memperbaiki gedung serbaguna ini, agar lebih layak digunakan untuk kegiatan masyarakat. Semangat warga masyarakat Kecamatan Gerokgak menyambut KBS tak mau kalah dari kecamatan lain. Tokoh masyarakat Gerokgak Ketut Ngurah Arya juga menyampaikan sejumlah program kegiatan yang sudah terealisasi atas perjuangan KBS. ‘’Sudah banyak bantuan dari Bapak Wayan Koster untuk Gerokgak. Di antaranya gedung serbaguna, bantuan siswa miskin, serta gamelan,’’ ujarnya. Dirinya bersama masyarakat Gerokgak menyatakan siap mendukung KBS, agar bisa berbuat lebih
banyak untuk membangun Bali. KBS selain memaparkan sejumlah program yang menjadi bidang tugasnya di Komisi X, secara rendah hati dan terbuka menyampaikan dirinya akan maju sebagai Gubernur Bali periode 2018-2023 berpasangan dengan Panglingsir Puri Ubud Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace. KBS menyatakan telah memiliki konsep pembangunan untuk Bali ke depan, dengan menggunakan landasan adat, agama, tradisi seni dan budaya untuk memperkokoh jati diri krama Bali. Konsep pembangunan Bali dengan menggunakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) untuk mewujudkan masyarakat Bali yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya. KBS yang sempat meninjau Pelabuhan Celukan Bawang menyatakan, pelabuhan ini sangat layak dikembangkan pelabuhan bongkar muat, yang sejalan dengan program kebijakan pemerintah pusat. Bidang infrastruktur, KBS mengatakan jalan shortcut Denpasar-Singaraja harus segera direalisasikan untuk memotong waktu tempuh. Tak lupa KBS juga meminta dukungan kepada masyarakat agar kembali memberikan kesempatan kepada Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra memimpin Kabupaten Buleleng. Selama lima tahun menjabat Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, keduanya telah berhasil membangun di segala bidang, baik itu pendidikan, pertanian, kesehatan, pariwisata, adat dan budaya, khususnya dalam pembangunan infrastruktur. Jadi menurut KBS, sudah selayaknya Agus Suradnyana dan Sutjidra diberikan kesempatan lagi melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Buleleng. (ad1324) DUKUNGAN Pada Jumat dan Sabtu lalu, ada empat kecamatan yang dikunjungi KBS, yaitu Kecamatan Banjar, Kecamatan Busungbiu, Kecamatan Seririt dan Kecamatan Gerokgak. Kuatnya dorongan dan dukungan kepada KBS terlihat dari membanjirnya kehadiran masyarakat pada setiap kegiatan reses.
Paket Pass Sosialisasikan Penanganan Sektor Pertanian
Singaraja (Bali Post) Persoalan yang menghambat pengembangan sektor pertanian menjadi bahasan menarik dalam kampanye lanjutan pasangan Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (Pass) di Arena Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, akhir pekan lalu. Di sektor pertanian, pasangan berjuluk Pass di Hati ini akan fokus mengalokasikan anggaran untuk mengembangkan sektor pertanian. Hal ini tidak lepas dari persoalan yang terjadi sekarang begitu kompleks, hingga usaha tani yang digeluti warga belum memberikan keuntungan optimal. Kampanye lanjutan paket Pass di Hati dihadiri sekitar 300 warga dari Desa Tista, Sepang, Sepang Kelod, Bongancina, dan Desa Pucaksari. Kampanye juga dihadiri Ketua Tim Pemenangan Pass di Hati Gede Supriatna didampingi kader PDI Perjuangan seperti Ketut Kariasa Adnyana, Nyoman Sukarmen, dan kader Partai Gerindra Jro Nyoman Ray Yusha. Usai memaparkan visi dan misinya, Agus Suradnyana mengatakan, untuk memecahkan permasalahan pertanian pihaknya menawarkan untuk melakukan pemilahan komoditas unggulan di setiap wilayah meliputi Bueleng Timur Tengah, dan Buleleng Barat. Masing-masing wilayah ini akan dipetakan komoditas unggulan yang ada. Setiap wilayah ini akan didukung dengan alokasi anggaran melalui program dengan penerapan teknologi pertanian bantuan alat prasarana pertanian dan peningkatan sumber daya menusia (SDM). Sementara untuk penanganan pascapanen, Agus menawarkan program untuk memfasilitasi petani untuk memasarkan komoditas pertanian dengan harga wajar dan menguntungkan. Tidak ketinggalan, pengolahan produk pertanian yang berlebihan, petani akan dibina agar dapat mengolah hasil yang berlebihan itu, sehingga upaya ini akan memberikan pendapatan lebih
untuk meningkatkan kesejahtraan petani. ‘’Pada waktu saya memimpin Buleleng persoalan jalan, kesehatan, dan air bersih sudah tertangani. Sekarang masuk tahun 2017 dan berlanjut tahun 2018 giliran pertanian yang saya garap dengan mengalokasikan anggaran yang memadai,’’ katanya. Menurut Agus, penanganan sektor pertanian secara komprehensif karena pertanian merupakan sektor yang mampu menggerakkan perekonomian. Untuk itu, dengan program yang ditawarkannya itu, pihaknya optimis pendapatan per kapita petani di Bali Utara akan semakin terangkat. Dengan demikian, semangat petani untuk menggeluti usaha tani termasuk ketertarikan generasi muda akan semakin meningkat. Dengan sendirinya, hal ini mampu mengendalikan alih fungsi lahan yang belakangan semakin marak terjadi. Sektor pertanian tak hanya menjadi materi kampanye paket Pass di Hati. Pasangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharmawijaya (Paket Surya) menawarkan program penanganan sektor pertanian. Calon bupati Dewa Nyoman Sukrawan ketika ditemui mengatakan, program yang akan ditawarkan adalah meningkatkan pertanian terutama penghasil buah-buah lokal Bali. Hal ini dilakukan karena selama ini Buleleng memiliki sejumlah komoditas buah lokal yang belum terkelola dengan optimal. Untuk itu, Sukrawan menyiapkan bantuan bibit buah lokal Bali untuk masingmasing desa di Buleleng. Bibit ini akan dibagikan gratis ketika akan melakukan kampanye ke desa-desa di Buleleng. Tidak hanya memberikan bantuan bibit, Sukrawan berjanji jika terpilih nanti pemerintah akan membeli hasil buah yang sudah ditanam petani dengan harga yang wajar. Dengan program ini, pihaknya optimis pertanian buah lokal di tanah kelahirannya mampu meningkatkan kesejahteraan petani. (kmb38)
JEMBRANA
12
Hadiri ”Matatah” Massal
Wabup Kembang Ingatkan Umat Jangan Gengsi WABUP Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri upacara matatah massal yang diselenggarakan Yayasan Bhaskara Jaya, bertempat di Griya Madu Sudhana Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Sabtu (24/12). Upacara yang diikuti puluhan yowana ini selain efisiensi juga sebagai bentuk mempererat semangat kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat. Prosesi matatah massal diawali dengan pemahatan pertama kali enam buah gigi (taring dan gigi seri) salah
salah satu peserta oleh Wabup Kembang Hartawan. Maknanya selaku guru wisesa atau orangtua ingin mendoakan seluruh rangkaian yadnya/upacara yang diselenggarakan oleh anak-anak mereka dapat berjalan dengan lancar. Wabup mengapresiasi positif pelaksanaan matatah massal yang maknanya menemukan hakikat manusia sejati yang terlepas dari belenggu dan pengaruh sad ripu dalam diri manusia. Masa remaja disebutnya sebagai masa transisi memiliki berbagai tantangan serta problema-
MATATAH – Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan saat melakukan prosesi pemahatan gigi salah satu yowana peserta matatah massal di Gria Madu Sudhana, Baler Bale Agung. Wabup Kembang mengapresiasi positif pelaksanaan matatah massal ini.
tika saat ini seperti narkoba, seks bebas, HIV/AIDS serta berbagai perilaku menyimpang lainnya. Karena itu, dirinya mendorong orangtua yang memiliki anak menginjak remaja, melaksanakan upacara matatah secepat mungkin, tidak harus menunggu sampai lulus kuliah/dewasa, sehingga secara niskala diyakini halhal buruk tersebut dapat dihindari. Selain itu, kegiatan yang diselenggarakan ini juga dinilai sangat baik guna meringankan beban umat. “Umat jangan gengsi mengikuti kegiatan seperti ini. Karena efisiensinya adalah kebersamaan. Yang penting yadnya ini dilaksanakan penuh tulus ikhlas,” ujar Kembang. Dengan menggelar upacara secara kolektif dan massal seperti ini tidak akan mengurangi arti dan makna upacara tersebut. “Saya tidak mau hanya karena faktor gengsi atau pamrih umat memaksakan diri menggelar upacara besar melebihi kemampuan sehingga ujung-ujungnya menyisakan utang, bahkan menjual tanah warisan. Padahal kebutuhan umat masih cukup banyak seperti biaya pendidikan anak sehingga nantinya mereka memiliki pengetahuan serta masa depan yang lebih baik dibanding saat ini,“ ungkapnya.
Di hadapan keluarga para peserta, Wabup Kembang juga sempat menceritakan pengalaman masa remajanya yang belum mampu menggelar upacara di rumah dengan skala lebih besar seperti keluarga pada umumnya. “Kami juga mengalami dikarenakan keterbatasan ekonomi saat itu orangtua sedang merintis usaha dan mesti tinggal di rumah kontrakan. Saya dan kakak memilih diupacarai di griya. Ngolah-nya pun hanya be dolong (itik). Barulah ketika ekonomi keluarga kami makin membaik, orangtua bisa mengupacarai adik-adik di rumah dengan tingkatan yang lebih besar. Karena itu sekali lagi jangan berkecil hati,“ kata Kembang. Kepada pihak yayasan Wabup juga mengucapkan rasa terima kasihnya yang sudah secara rutin tiap tahunnya menggelar kegiatan ini. Dirinya juga mendorong agar ke depan mampu mengakomodir dan membantu lebih banyak lagi warga kurang mampu di Jembrana. Mengutip pernyataan tokoh proklamator Bung Karno bahwa sejatinya orang tidak bisa mengabdi kepada Tuhan tanpa mengabdi pada sesama manusia. Karena Tuhan bersemayam di gubuk si miskin, sehingga sudah sepantasnya sebagai sesama saling membantu terutama mereka yang
memiliki keterbatasan. Sementara itu, Ketua Panitia, I Nengah Birawa Anuraga mengatakan upacara matatah massal ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan yayasan tiap tahun dan kali ini merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya. Tahun ini matatah massal diikuti 27 peserta dan di-puput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Baskara Murti Birudaksa dari Griya Madu Sudhana BB Agung dengan melibatkan 12 orang sangging. Pada kesempatan ini Pemkab Jembrana juga memberikan bantuan senilai Rp 50 juta kepada pihak yayasan. Bantuan ini digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana yayasan berupa pembelian sound sistem, meja, kursi, sarana perpustakaan serta biaya kegiatan matatah massal. Acara diakhiri dengan dharma wacana oleh Ida Pandita Mpu Nabe Baskara Murti Birudaksa tentang makna upacara matatah. Selain mempercantik penampilan dan menghilangkan unsur musuh dalam diri manusia juga disebutkan matatah merupakan bentuk pelunasan hutang orangtua kepada anak anak–anak mereka. Sehingga upacara ini wajib diselenggarakan pihak orang tua sesegera mungkin apabila umur si anak telah mencukupi. (ad717)
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Perbaikan Jembatan Dangintukadaya Ganggu Arus Lalin Kemacetan hingga Satu Kilometer
Negara (Bali Post) Pengerjaan perbaikan jembatan Dangintukadaya yang roboh awal tahun lalu terus dikebut menjelang akhir tahun. Selama dua pekan terakhir, pengerjaan lebih banyak menggunakan alat berat sehingga mengganggu arus lalu lintas (lalin). Seperti yang terjadi ketika arus lalin padat, Sabtu (24/12) lalu. Arus kendaraan dari kedua arah, baik Denpasar maupun Gilimanuk mengalami lonjakan menjelang libur Natal. Alhasil, kondisi jalan utama itu mengalami antrean yang cukup panjang. Bahkan dari arah Denpasar ekor kemacetan sempat tembus perbatasan kota atau sekitar satu kilometer. Pihak penggarap proyek terpaksa menutup salah satu jalur jembatan darurat, untuk aktivitas alat berat. “Saya hampir satu jam antre dari belakang, baru sekarang bisa melewati jembatan. Saya kira ada kecelakaan,” tandas Adi Susanto (31) asal Surabaya yang hendak liburan ke Bali. Pola buka tutup jalur diberlakukan untuk mengantisipasi agar tidak macet total. Namun, tak
sedikit kendaraan roda empat pribadi (R4), sepeda motor dan truk yang memilih melintas di jalan Desa Batuagung. Lantaran dari kedua arah sama-sama melintas di jalan sempit itu, sempat terjadi kemacetan di beberapa titik jalan terutama jembatan penghubung Banjar Anyar dan Keladian. Sementara itu dari informasi pihak pengawas Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII, I Made Darsa, menyebutkan bahwa perbaikan jembatan ini belakangan akan lebih banyak menggunakan alat berat. Hampir setiap hari akan diberlakukan buka-tutup jalur. Terkait dengan kepadatan arus lalin memasuki libur akhir pekan, pihaknya memprioritaskan pengerjaan tanpa menggunakan alat berat. Dengan progres perbaikan yang terlihat saat ini, dipastikan pengerjaan akan molor hingga tahun depan. Pihak rekanan akan dikenai pinalti seperseribu per hari dari nilai kontrak Rp 12 miliar lebih. Proyek dengan nomor kontrak KU.02.03/717/ PK-03/VII/2015 itu dikerjakan PT Soyuren Indonesia (KSO)–PT Permata Indah Lestari. (kmb26)
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
KARANGASEM
13
Pejabat Eselon II Segera Dimutasi Amlapura (Bali Post) -
Akhir tahun 2016 ini sepertinya bakal terjadi perubahan besar-besaran pada struktur pimpinan SKPD di Kabupaten Karangasem. Sebab, pemkab sudah ambil ancang-ancang melakukan mutasi jajaran pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas. Belum diketahui, nama-nama pejabat yang akan dimutasi. Tetapi rencana mutasi itu kabarnya sudah diusulkan kepada pemerintah pusat.
Bali Post/kmb31
KUNJUNGAN PANGDAM - Pangdam IX/Udayana saat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem.
Pengamanan Nataru
Pangdam Pantau Pelabuhan Padangbai Amlapura (Bali Post) Menjelang perayaan Tahun Baru 2017, Pelabuhan Padangbai menjadi sorotan banyak pihak. Tidak hanya pihak kepolisian, tetapi juga dari TNI di bawah komando Kodam IX/Udayana. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko memantau langsung situasi dan kesiapan pengamanan sinergi polisi dan TNI di lapangan, Sabtu (24/12). Dia ingin memastikan seluruh aspek siap menghadapi segala kemungkinan menjelang tahun baru ini. Kedatangannya didampingi Danrem 163/WSA Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Waas Intel Letkol Inf. Ary Tridianto, Waas Ops Letkol Inf. Sansan, Kasmin Pangdam IX/Udy Letkol Inf. IGN Wiliantara, Danden Inteldam Mayor Chb. Dayat dan Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Fierman Syafirial Agustus. Selain melihat langsung situasi pelabuhan, khususnya di Dermaga II, Pangdam juga mengecek Posko Natal dan Tahun Baru hingga Kantor ASDP. Dia menilai kesiapan pengamanan sudah cukup baik. Dengan terus meningkatkan kesiapsiagaan ini, Pangdam berharap segala persoalan di lapangan diantisipasi dan diatasi dengan baik. Setelah memastikan situasi Pelabuhan Padangbai aman, jajarannya langsung mengecek Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi, Jalan Untung Surapati Amlapura. Rombongan diterima Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, Kapolsek Kota Kompol I Gede Wali, Danramil 1623-01/Kota Kapten Caj. I Nyoman Mangku dan Romo Hubertus Bato OCD. Di tempat ini, juga dipastikan dilakukan pengamanan ketat, mengantisipasi segala kemungkinan, agar umat bisa melaksanakan ibadahnya dengan baik. Pangdam mengingatkan agar polisi dan TNI terus bersinergi dengan baik di bawah. Jangan sampai ibadah umat Kristen terganggu. Demikian juga dengan perayaan tahun baru, agar berjalan meriah tanpa ada gangguan kamtibmas. (kmb31)
Kepala BKD Karangasem Nyoman Tari, belum lama ini, tidak menampik perihal adanya rencana mutasi pejabat eselon II itu. Dia juga tidak menyangkal tindak lanjut rencana mutasi itu sudah disampaikan kepada pemerintah pusat. Mutasi kali ini yang disasar tak hanya jajaran pejabat eselon II, tetapi juga pejabat setingkat eselon III dan IV. Namun, kepastian pelaksanaannya, kata Nyoman Tari, belum berani kapan diputuskan. Alasannya, usulan sedang
proses di pemerintah pusat. ‘’Kemungkinan di akhir tahun ini, atau di awal tahun 2017,’’ katanya. Disinggung siapa saja daftar pejabat yang akan menjadi ‘’korban’’ mutasi yang keempat sejak era Bupati Mas Sumatri ini, Nyoman Tari enggan membeberkannya. Dia hanya memastikan mutasi adalah suatu proses yang biasa, demi penyegaran lembaga pemerintahan. Tari menegaskan, mutasi dilakukan sesuai perda pembentukan
susunan perangkat daerah. Perda sudah ditetapkan. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri tinggal mencari pejabat untuk memimpin instansi baru itu. ‘’Sabar... tunggu saja. Nanti juga diumumkan. Kebanyakan eselom II kayaknya,’’ katanya seraya menegaskan, usulannya belum ada respons dari pemerintah pusat. Selain mutasi pejabat, dalam waktu dekat Pemkab Karangasem juga akan melakukan mutasi guru yang menjadi tanggung jawab
SGB Menggema di Karangasem Amlapura (Bali Post) Pembukaan kejuaraan bola voli Golkar Cup yang diselenggarakan DPD II Partai Golkar Karangasem berlangsung meriah, Sabtu (24/12). Kehadiran Ketua DPD I Golkar Bali sekaligus Wakil Gubernur Ketut Sudikerta yang membuka kegiatan itu, semakin menambah semarak lapangan bola voli di Banjar Lebah, Desa Sukadana, Kubu, yang dibanjiri ribuan penonton. Di tengah hiruk-pikuk ribuan penonton itu nama SGB (Sudikerta Gubernur Bali) juga menggema. Itu mengisyaratkan tanda dukungan penuh terhadap tokoh yang paling berpeluang menjadi gubernur Bali ini. Kejuaraan ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-52 Golkar. Kejuaraan yang diinisiasi Golkar Karangasem, untuk membumikan kembali olahraga ini, diikuti delapan tim utusan dari masing-masing kecamatan se-Karangasem.
Pertandingan pertama mempertemukan tim Kecamatan Kubu melawan Kecamatan Abang. Tetapi, untuk memeriahkan kejuaraan, sebagai partai pembuka, kejuaraan yang cukup bergengsi ini mempertandingkan dua tim tangguh yakni Tim All Star Bali dengan Tim PON Bali yang ditandai pemukulan bola pertama oleh Sudikerta. Sudikerta mengapresiasi program Golkar Karangasem yang mampu menggelar event sebesar ini dalam memperingati HUT Golkar. Terlebih, juga ada kegiatan sosial, seperti donor darah hingga persembahyangan bersama di Kantor DPD II Golkar Karangasem. Hal itu semakin mempererat persatuan Golkar. Dia menilai bola voli merupakan olahraga yang sangat digandrungi masyarakat di Bali. Event semacam ini bagus untuk pembinaan atlet, juga memberi dampak secara ekonomi bagi masyarakat.
‘’Saya ingin ini berkelanjutan, untuk membumikan kembali olahraga yang sangat digemari masyarakat Bali ini,’’ katanya. Melihat event ini disiapkan cukup bagus dan antusias masyarakat sangat tinggi, Sudikerta mengajak kader Golkar di Karangasem terus berkarya demi masyarakat. Melalui karya nyata yang positif, Sudikerta yang digadang-gadang jajaran Golkar Bali maju pada Pilgub Bali optimis Golkar akan makin dicintai masyarakat. Ketua DPD II Golkar Karangasem I Made Sukerana sangat bersyukur, kejuaraan perdana yang digelar Golkar Karangasem ini disambut antusias masyarakat. Karena itu, kejuaraan voli Golkar Cup akan menjadi agenda tahunan. Tahun depan lomba bersifat terbuka, sehingga bisa melibatkan lebih banyak tim. Melalui acara ini diharapkan bola voli makin
Besakih (SWIB)
0363 21791
0363 21220
PMI
0363 21789
Polsektif Karangasem 0363 23222
PDAM
0363 21363
Polsek Kota
0363 21167
PLN
0363 21711
Polsek Manggis
0363 41768
BPBD/ESR
0363 22173
Polsek Rendang
0363 23082
Badan SAR
0363 21135
Polsek Selat
0363 24187
Pemadam Kebakaran 0363 21113
Polsek Abang
0363 23330
URD RSUD
0363 21011
Polsek Kubu
0363 22988
11 RSUD
0363 21470
Polsek Sidemen
0363 21709
12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152
Polsek Bebandem
0363 22110
13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254
Polsek Candidasa
0363 41677
14 SMAN 1 Manggis
0363 41668
Polsek KP3 Padangbai 0363 41388
15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288
Radio Suara Widya
16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483
PENGOBATAN GRATIS - Warga Desa Nyuh Tebel saat mengikuti pengobatan gratis ST Yowana Wira Dharma.
Penyandang Disabilitas Dibantu Kursi Roda
Seni Genjek Jadi Maskot Sosialisasi Kamtibmas Polres Karangasem menyiagakan seluruh kekuatannya untuk memastikan pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan aman dan lancar. Selain itu dalam menyambut hari suci keagamaan tersebut, korps baju cokelat Bumi Lahar itu juga mengadakan bakti sosial. Nah dalam wujud riil apa sajakah dan kepada siapa bakti sosial itu didedikasikan? POLRES Karangasem membuat beberapa kegiatan positif dalam usaha meringankan beban warga yang mengalami kelemahan fisik. Bantuan nyata itu diberikan dalam wujud penyaluran bantuan kursi roda dan tongkat tangan kepada sejumlah penyandang disabilitas. Kursi roda dan tongkat tangan itu secara khusus diserahkan kepada para penyandang cacat alias disabilitas. Penyerahan bantuan itu merupakan hasil kerjabsama dengan Yayasan Bunga Bali. Serah terima itu dilaksanakan di Lapangan Mapolres, Sabtu (24/12). Sebanyak 11 kursi roda dan 10 tongkat tangan itu diserahkan secara langsung kepada para penerima. ‘’Agenda ini merupakan program keempat dari Panca Ber Polres Karangasem yaitu Berbakat, bersama membantu masyarakat,’’ ucap Kapolres AKBP Sugeng Sudarso.
Bali Post/kmb31
KEJUARAAN BOLA VOLI - Sudikerta saat membuka kejuaraan bola voli Golkar Cup dengan servis pertama di tengah lapangan setempat. dicintai, demikian pula Partai Golkar agar membumi seperti halnya fenomena bola voli itu sendiri. Seremonial pembukaan ini diakhiri pemotongan tumpeng HUT ke52 Golkar dan pembukaan pertandingan dengan servis
pertama dari Sudikerta. Usai dibuka Sudikerta, masyarakat juga mendeklarasikan diri mendukung penuh Sudikerta menjadi gubernur Bali. ‘’SGB harus menang. Lanjutkan Bali Mandara jilid III,’’ kata Sukerana. (kmb31/100k)
Pengobatan Gratis ST Yowana Wira Dharma Diserbu Warga
kARANGASEM
Penjagaan Polres
Sudah Tiga Kali Sejak Bupati dan Wakil Bupati dijabat I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wayan Artha Dipa, Pemkab Karangasem telah menggelar mutasi pejabat dan staf sebanyak tiga kali dalam waktu berbeda. Pertama memutasi pejabat esellon III, IV, dan V dilakukan Rabu (28/9) lalu. Total pejabat yang dimutasi
mencapai ratusan orang. Mutasi kedua terjadi Senin (3/10) lalu, di mana Pemkab Karangasem kembali memutasi sekitar 100 staf di SKPD. Mutasi ketiga dilakukan Kamis (3/11) lalu, Pemkab Karangasem juga menggelar mutasi pejabat esellon III dan IV secara mendadak. Saat itu pejabat yang dimutasi hanya lima orang. Sederet mutasi ini sempat membuat gaduh semua SKPD. Ada juga yang menilai mutasi kala itu sebagai ajang balas dendam kepada pemerintahan lama. Karena daftar pejabat yang dimutasi adalah orang-orang kepercayaan pemerintahan lama, sehingga mutasi itu membuat banyak pihak kecewa. (kmb31)
Sudikerta Buka Kejuaraan Bola Voli ’’Golkar Cup’’
Telepon Penting Polres Karangasem
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem. Tetapi, prosesnya sudah diserahkan kepada Disdikpora. Informasi data guru yang akan dimutasi sudah ada. Kepala Disdikpora tinggal menunggu persetujuan dari Bupati Karangasem, untuk selanjutnya dapat diumumkan.
Program penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas itu sudah dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Terakhir kegiatan serupa digelar di tempat yang sama 23 Mei 2016. Untuk memperluas jangkauan program itu Polres Karangasem menugaskan para bhabinkamtibmas terus melakukan pendataan, sehingga semua penyandang disabilitas bisa tersentuh bantuan. ‘’Tentunya bantuan yang nantinya diberikan, tidak semua berupa kursi roda dan tongkat tangan. Bantuan juga bisa dalam wujud lainnya. Bantuan disesuaikan dengan kondisi calon penerima dan kondisi tempat tinggalnya,’’ jelas Kapolres. Menyambut pergantian tahun ini Polres Karangasem juga memberikan penghargaan kepada personel polisi yang dinilai berprestasi dalam menjalan tugasnya. Ta-
BANTUAN KURSI RODA - Para penerima bantuan kursi roda dari Polres Karangasem. hun ini penghargaan diberikan kepada personel Operasi Cipta Kondisi yang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Selain itu reward tersebut juga diberikan kepada dua orang Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Karangasem yang ikut ambil bagian dalam pembukaan Sidang Interpol beberapa waktu lalu. Juga ada penghargaan untuk pemenang lomba genjek
kamtibmas. Lomba genjek kamtibmas sendiri digelar sebagai media untuk menyosialisasikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas, termasuk sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Nantinya genjek yang merupakan tari pergaulan itu akan dijadikan maskot dalam upaya menjaga situasi kamtibmas di Karangasem. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Memperingati hari jadi ke-32 Sekaa Truna (ST) Yowana Wira Dharma menggelar pengobatan gratis di Desa Nyuh Tebel, Manggis, Minggu (25/12) kemarin. Pengobatan gratis ini diserbu ratusan warga setempat yang begitu antusias. Selain pengobatan gratis, kegiatan juga diisi penyuluhan kesehatan. Ketua ST Yowana Wira Dharma, I Made Ardiana Putra, mengatakan program pengobatan dan penyuluhan gratis ini sangat diperlukan masyarakat di desa-desa. Sebagai generasi muda, kegiatan seperti ini perlu diinisiasi untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ‘’Masyarakat kami sering bermasalah dengan kesehatannya. Karena itu, kami berikan pengobatan gratis untuk mendekatkan layanan kesehatan,’’ katanya. Dalam sehari pelaksanaan kegiata ini tercatat ada sekitar 250 warga Desa Nyuh Tebel dan sekitarnya memanfaatkan kesempatan ini. Rata-rata keluhan mereka, yakni berbagai persoalan kesehatan berkaitan dengan ISPA, kencing manis, kolesterol, hipertensi dan lainnya. Selain pengobatan, ada juga kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi yang menyasar kalangan ibu-ibu PKK dan remaja putri. ‘’Kami berikan penjelasan lebih dalam soal premenoupause dan pengenalan terhadap pencegahan dini kanker serviks/rahim,’’ tegasnya. ST Yowana Wira Dharma secara khusus menggandeng Stikes Bali. Hadir saat itu, Pembantu Ketua III Gede Putu Dharma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. bersama rombongan dosen, mahasiswa, perawat, bidan dan dokter dari Klinik Tulus Ayu Amlapura & Denpasar. Kegiatan ini mendapat dukungan Puskesmas Manggis II. Tampak hadir Kepala Puskesmas Ni Wayan Murniati, S.KM. beserta dokter, bidan dan perawat. Turut serta membantu tenaga medis dari anggota ST Yowana Wira Dharma. (kmb31)
TABANAN
14
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Masyarakat Didorong Buat Biopori
Nuansa Bali Warnai Perayaan Natal di Piling
Tabanan (Bali Post) –
Tabanan (Bali Post) Kebersamaan dan kerukunan beragama sudah dijalin berpuluh-puluh tahun oleh warga Banjar Piling, Desa Mengesta, Penebel. Salah satunya saat merayakan hari besar keagamaan. Pada perayaan Natal, Minggu (25/12) kemarin umat Hindu membantu umat Kristen membuat lawar dan masakan lainnya. ‘’Tadi keluarga yang beragama Hindu turut membantu membuat lawar dan masakan lain saat kami sedang mengikuti misa Natal di gereja,” ungkap tokoh umat Katolik di Banjar Piling, Ed Mundus I Nyoman Parwata. Menurutnya, keluarga besarnya selalu membuat makanan saat Natal. Sementara umat Kristen melakukan hal serupa, 22 Desember lalu termasuk ngejot ke warga Hindu. Proses ngelawar dimulai sekitar pukul 05.30 Wita. Dibantu kerabat, Parwata memotong babi seberat 80 kilogram. Daging babi ini dijadikan berbagai masakan khas Bali, seperti lawar daging khas Penebel yang hanya dibuat dari isi dan kulit babi, tum, babi kecap dan lawar nangka. Pihaknya juga membuat masakan berbahan dasar daging ayam. Hasilnya sebagian diberikan ke tetangga dan umat lainnya. ‘’Kami ngejot sama seperti saat umat Hindu di Bali merayakan hari raya Galungan. Ini wujud kebersamaan kami di Piling,” katanya. Hal unik lainnnya, umat Kristen di banjar ini menggunakan baju adat ke gereja, meski ada juga yang memakai baju nasional. Pelaksanaan misa Natal umat Katolik dan Protestan di Piling berjalan aman dan lancar. Petugas dari Polri dan TNI tampak siaga melakukan pengamanan. Misa Natal kali ini tidak dilakukan di Gereja St. Mikhail karena sedang direnovasi, tetapi di bagian kesusteran yang ada di seberang jalan. (kmb24)
Kecamatan Baturiti sebagai salah satu wilayah hulu atau penyerap air di Kabupaten Tabanan diterjang banjir beberapa hari lalu. Padahal menurut Kepala Balai Lingkungan Hidup (BLH) Tabanan Anak Agung Ngurah Raka Icwara, luas lahan serapan daya serapnya masih baik meski di beberapa titik kualitas drainase-nya masih kurang dan tidak mampu menampung air dalam jumlah besar. Dikatakannya, salah satu cara untuk mempercepat serapan air selain drainase yang baik dan luas serapan yang terjaga adalah dengan membuat biopori. BLH telah memberikan bantuan ke sekolah-sekolah untuk mendukung pembuatan biopori. Pihaknya juga mendorong perkantoran dan perumahan melakukan hal yang sama, sebab saat ini kebanyakan pekarangan dibeton atau disemen sehingga mengurangi permukaan tanah untuk penyerapan air. ‘’Syarat pembuatan biopori dalam lingkungan rumah atau perkantoran adalah satu lubang per meter persegi. Alat pembuatannya tidak mahal, sekitar Rp 300 ribu dan bisa dipakai seumur hidup,’’ ujar Raka Icwara, Minggu (25/12) kemarin. Guna memperbanyak biopori, pihaknya mewajibkan masyarakat yang mengurus izin lingkungan untuk membuat biopori. Menurut Kabid Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tabanan I Gusti Nyoman Sukarsa, beberapa hektar luas kawasan hutan masuk lahan kritis. Untuk melestarikan tanaman tegak, pihaknya melakukan gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon mulai 1 Februari 2015 hingga 31 Januari 2016 sebanyak 578.003 batang atau sama dengan 2.359,72 hektar. (kmb24)
Sewa Mobdin Dianggarkan Rp 7,2 M
Tabanan (Bali Post) Tiap tahun Pemkab Tabanan menganggarkan miliaran rupiah untuk menyewa kendaraan operasional para pejabat, termasuk bupati dengan dalih efisiensi. Tahun 2017, Pemkab Tabanan kembali mengeluarkan dana Rp 7,2 miliar lebih untuk pengadaan 110 unit mobil. Ini belum termasuk biaya pengadaannya, sehingga total pagu anggaran sekitar Rp 8 miliar. Penyewaan mobil dinas (mobdin) tersebut sudah mulai ditenderkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa. Hal ini dilakukan agar kendaraan bisa digunakan mulai 1 Januari 2017. Proses lelang dilaksanakan mendahului anggaran. Kepala Bagian Perlengkapan Setda Tabanan I Dewa Ayu Sri Budhiarti membenarkan pihaknya telah melakukan lelang sewa kendaraan operasional. “Saat ini sudah masuk proses lelang melalui ULP,” ungkapnya, Minggu (25/12) kemarin. Tahun depan 110 unit kendaraan operasional akan disewa. Anggaran yang dibutuhkan Rp 7,2 miliar lebih berdasarkan estimasi harga sewa kendaraan selama setahun. Sejak lima tahun terkahir Pemkab Tabanan selalu menyewa kendaran operasional pejabat. Tahun lalu setiap pejabat eselon II termasuk asisten sekkab mendapatkan mobil jenis Innova G. Ada pejabat yang tidak memakai mobil sewaan tersebut karena sudah memiliki mobil sendiri. Dirut BRSU dan Kadispenda yang telah memiliki Toyota Rush pelat merah.(kmb28)
Bali Post/kmb28
BERSIHKAN - Sejumlah petugas membersihkan material lumpur dan bebatuan di Kebun Raya Eka Karya Bedugul.
Penataan Belum Tuntas
Besok, Kebun Raya Kembali Dibuka Tabanan (Bali Post) -
Pascabanjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantahkan kawasan objek wisata Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Baturiti, Tabanan, hingga Minggu (25/12) kemarin kawasan yang terkenal dengan keindahan tamannya tersebut masih lumpuh akibat material lumpur dan bebatuan di sejumlah titik. Masyarakat bersama petugas BPBD dan jajaran TNI/ Polri masih berupaya membersihkan sisa-sisa material. Kebun Raya Eka Karya ditutup untuk kalangan umum sejak Kamis (22/12) lalu, setelah sehari sebelumnya (21/12) diterjang banjir dan longsor. Padahal objek wisata ini selalu diramaikan pengunjung saat pergantian tahun. Pihak pengelola optimis kawasan ini bisa dibuka kembali, Selasa (27/12) besok meski penataannya belum sempurna. Dari pantauan di lokasi, sisa reruntuhan kayu dan material menutupi sejumlah kawasan sehingga tidak sedap dipandang mata. Taman dan rerumputan dipenuhi lumpur dan kayu gelondongan yang hanyut dari Bukit Keramat. Pihak pengelola merasa waswas jika hujan lebat turun lagi, sebab di areal Bukit Keramat timbul retakan sekitar dua hektar.
Kepala Kebun Raya Eka Karya, Bayu Adjie mengatakan penutupan dilakukan karena hingga hari kelima pascabencana material berupa bebatuan, lumpur dan kayu masih menutupi sejumlah kebun dan jalan utama. Untuk membersihkan itu pihaknya menerjunkan 50 karyawan setiap hari. “Kami prioritaskan dulu pembersihan di jalan utama agar bisa dilalui kendaraan,” terangnya, Minggu (25/12) kemarin. Untuk membersihkan total dan penataan secara keseluruhan, ia memperkirakan membutuhkan waktu tiga bulan, mengingat lingkungan yang terkena longsor sekitar lima hektar dan tergolong parah. Meski demikian, pihaknya optimis Kebun Raya Eka Karya bisa dibuka, Selasa (27/12)
besok. ‘’Mudah-mudahan tidak ada hujan lebat, karena menurut petugas yang melakukan pengecekan, di Bukit Keramat timbul retakan baru seluas dua hektar. Semoga saja bencana ini tidak terulang lagi,” jelas Bayu Ajie. Disinggung terkait kerugian selama kawasan ditutup, ia memprediksi Rp 500 juta. Sedangkan biaya perbaikan mencapai Rp 1 miliar lebih, karena ada tembok pembatas di pintu utama roboh sekitar 20 meter yang memakan biaya cukup banyak. “Banyak pengunjung yang terpaksa balik arah karena belum mengetahui informasi tentang penutupan kawasan,” ungkapnya. Sementara itu, Pemprov Bali melalui Wakil Gubernur Ketut Sudikerta menyatakan akan memberikan bantuan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan di Desa Candikuning. Ia juga menginstruksikan Dinas PU Bali dan PU Tabanan membuat saluran air dari hulu ke hilir, sehingga ke depan aliran air dapat dikontrol. Pembuatan saluran air ini tidak boleh mengubah struktur asli pura dan akan didahului pelaksanaan upacara. (kmb28)
Bali Post/kmb24
NGELAWAR - Acara ngelawar untuk merayakan Natal di Banjar Piling, Desa Mengesta, Penebel, Minggu (25/12) kemarin.
Warung Global
Pemerintah Mesti Lindungi Naker Lokal
WARGA Bali lebih baik memotivasi diri sendiri ketimbang mengeluhkan ketimpangan yang terjadi saat ini. Sebaiknya kita ubah pola pikir mulai sekarang sehingga tahun 2017 kondisinya lebih baik. Tekun, giat dan terus berusaha akan membuat semuanya membaik. Masukan ini diberikan Gung Derah di Denpasar dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Ketimpangan Ekonomi Masih Hantui Bali’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Sabtu (24/12).
Sridham di Mengwi berpedapat sama. Yang penting jaga kesehatan karena merupakan modal utama. Winaja di Ubung setuju. Sikap mental yang baik dan tidak bermalas-malasan, apalagi teknologi sekarang sudah canggih, mencari relasi dan pekerjaan sangat mudah. Giat bekerja pasti akan membuat ketimpangan ekonomi bukan hambatan lagi. Ketimpangan ekonomi yang terjadi, menurut Budi di Blahbatuh, karena masih banyak
warga yang memelihara kemalasan dan kebodohannya. Wisarja di Tabanan menambahkan, ketidakmerataan ekonomi yang terjadi saat ini antara si kaya dan miskin juga karena masih ada rasa gengsi mengambil suatu pekerjaan. Pemerintah mesti lebih melindungi tenaga kerja (naker) lokal. Arya di Denpasar berpendapat pemerintah melalui kebijakannya seharusnya lebih melindungi tenaga kerja lokal ketimbang tenaga kerja dari luar. Selama
ini tenaga luar banyak masuk Bali, sehingga mematikan tenaga lokal. Bagaimana pun kondisinya, Nyoman Mastra di Gianyar mengajak masyarakat agar tetap optimis dan giat bekerja. Bali dominan dihidupkan oleh pariwisata. Bali sudah populer di mata dunia. Pemerintah mesti membenahi infrastruktur dan sarana akomodasi pariwisata sehingga tahun mendatang kondisinya menjadi lebih baik. (sikha)
15
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Wasit Dihajar Pemain hingga Babak Belur
Julian Draxler
Bali Post/ist
PSG Sepakat Boyong Draxler
Berlin Juara Prancis Paris St Germain (PSG) telah sepakat untuk mendatangkan gelandang Jerman Julian Draxler dari VfL Wolfsburg dengan kontrak berdurasi empat tahun setelah lolos cek kesehatan, klub Liga Jerman (Bundesliga) menyatakan, Sabtu (24/12). Pemain berusia 23 tahun yang telah 27 kali memperkuat timnas Jerman dan membuat 34 penampilan liga untuk Wolfsburg, mencetak lima gol, setelah bergabung dari Schalke 04 pada bulan Agustus 2015. Tidak ada rincian biaya yang diungkapkan, namun media Prancis mengatakan kesepakatan itu senilai 36 juta euro (37,66 juta dolar AS). “Kami sudah melakukan beberapa diskusi yang sangat intens, namun konstruktif dengan Paris Saint-Germain, Julian Draxler dan manajemennya selama beberapa hari terakhir dan kami yakin telah dicapai kesimpulan yang memuaskan bagi semua pihak,” kata Direktur Olahraga Wolfsburg Olaf Rebbe. Penandatanganan kontrak Draxler itu akan membantu memperkuat PSG untuk paruh kedua musim ini, setelah awal yang sulit untuk juara Liga mempertahankan gelar mereka. Mereka saat ini di tempat ketiga, tujuh poin di belakang pimpinan klasemen Nice setelah menjalani 18 pertandingan. Pelatih kepala Wolfsburg Valerien Ismael mengatakan di situs klub. “Tentu saja Saya sedih melihat Julian pergi, karena dia seorang pemain sepak bola yang luar biasa. Saya berharap kepindahannya ke Prancis memberikan dia tantangan baru. (ant/rtr)
Bali Post/ant
KEMBALIKAN BOLA - Petenis meja putri Indonesia Lilis Indriani (kiri) sedang mengembalikan bola ke arah lawannya atlet Vietnam Mai Hoang My Trang.
Tim Tenis Meja Ganda Putri Sumbang Perak
Makassar (Bali Post) Ganda putri Indonesia menyumbangkan medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Internasional Tenis Meja bertajuk 10th South East Asia Table Tennis Championships (SEATTA) di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Sulawesi Selatan, 21-24 Desember lalu. Pelatih Tenis Meja Indonesia Tony Meringgi, di Makassar, Sabtu (24/12) menyatakan, perolehan medali perak diraih pasangan Lilies Indriani/Gustin Dwi Jayanti, serta medali perunggu atas pasangan Kharisma Nur Hawwa dan Hani Try Ashari. “Baik putra dan putri pada dasarnya kami harapkan perak. Namun, untuk nomor ganda ini, memang untuk putra mengalami penurunan sedikit dan hanya putri yang pada akhirnya meraih perak,” katanya. Mengenai pencapaian tim putri, dirinya mengaku bersyukur dan berharap bisa lebih baik lagi ke depan. Untuk raihan perak dari ganda putri setelah kalah dibabak final dari pasangan Singapura yakni Lin Ye dan Goi Rui Xuan. Sementara perunggu ganda putri harus berbagai dengan ganda Vietnam atas pasangan Nguyen Thi Viet Linh dan Phan Hoang Tuong Giang. Ketua Pengurus Pusat Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komjen Oegroseno, menyatakan, untuk kejuaraan ini diikuti sebanyak lima negara seperti Singapura (10 atlet), Thailand (8 atlet), Malaysia (8 atlet), Vietnam (7 atlet) serta Indonesia selaku tuan rumah yang menurunkan sebanyak 10 atlet. Puluhan atlet dari lima negara itu tampil pada tiga kategori, yang diperlombakan seperti beregu putra dan putri, ganda putra dan putri serta campuran. Khusus untuk timnas Indonesia, lanjut dia, untuk komposisinya terdiri atas dua senior dan tiga junior, baik putra dan putri. Artinya tim ini merupakan kolaborasi atlet senior, yang berpengalaman dengan junior, yang punya potensi besar mengharumkan Indonesia di kancah internasional. (ant)
KONTROL DADA - Pesepak bola AC Milan Gabriel Paletta (depan) mengontrol bola dengan dadanya, sedang dikuntit lawannya Patrice Evra dari Juventus.
AC Milan Juara Piala Super Italia Doha AC Milan mengangkat Piala Super Italia setelah kiper 17 tahunnya Gianluigi Donnaruma melakukan penyelamatan terhadap eksekusi Paulo Dybala yang mengamankan kemenangan adu penalti 4-3 atas Juventus, Sabtu (24/12). Giorgio Chiellini membawa Juve memimpin dan Giacomo Bonaventura menyamakan kedudukan keduanya terjadi pada babak pertama, ketika pertandingan yang berlangsung menarik ini berakhir imbang 1-1 setelah masa perpanjangan waktu. Penalti pertama yang dilakukan Gianluca Lapadula untuk Milan dapat digagalkan oleh Gianluigi Buffon. Mario Manduzkic kemudian menyepak bola yang membentur mistar gawang, sebelum Donnarumma melakukan penyelamatan satu tangan untuk menggagalkan penalti kelima dari Dybala. Hal itu membuat Mario Palasic dapat mengonversi gol penentu kemenangan dengan mudah. Donnarumma kiper inti Milan mampu menahan gempuran Juve selama 120 menit sebelumnya. Sedangkan Dybala semestinya dapat membuat timnya memenangi pertandingan pada akhir masa perpanjangan waktu, namun sepakannya melambung di atas mistar gawang. Kiper belia itu yang pertama kali diberi kesempatan bermain sebagai pemain 16 tahun, musim lalu di bawah asuhan Sinisa MIhajlovic dan kini telah menjadi pemain internasional Italia, tidak dapat
berkata-kata. “Saya tidak dapat menjelaskan apa yang saya rasakan, dan saya bahkan tidak tahu apa yang terjadi di kepala saya,” tuturnya. Pertandingan ini secara tradisional mempertemukan juara Liga Italia dan juara Piala Italia. Juve juara liga untuk lima musim terakhir, dan saat ini unggul empat angka di puncak klasemen memenangi kedua gelar itu pada musim lalu, maka Milan yang memperlihatkan tanda-tanda perbaikan setelah tampil pada sejumlah musim, lolos sebagai runner-up Piala Italia. Donnarumma sejak awal menjadi penyelamat timnya dari upaya Stefano Sturaro dan Mandzukic, sebelum Chiellini kemudian menyambar bola tendangan sudut untuk menjadi gol pada menit ke-18. Milan yang menang 1-0 atas Juve pada pertemuan terakhir mereka di Liga Italia, dan saat ini menghuni peringkat kelima menyamakan kedudukan ketika Bonaventura menyundul bola umpan silang dari Suso tujuh menit sebelum turun minum. Donnarumma melakukan penyelamatan brilian lainnya pada babak kedua untuk menepis bola sepakan jarak jauh Sami Khedira ke atas mistar
gawang. Kiper tim lawan Buffon yang sudah berkarier di sepak bola selama 21 tahun juga tampil bagus, dengan keberhasilannya menepis tandukan Carlos Bacca ke tiang gawang. “Kami kalah pada adu penalti, namun kami hanya perlu lebih jelas supaya menang pada perpanjangan waktu,” kata pelatih Juve Massimiliano Allegri. “Kami melakukan semua yang kami mampu untuk mencegah adu penalti. Kami bermain sangat baik pada babak pertama, namun kemudian kami merosot terlalu banyak,” tambahnya. (ant/rtr)
Kontrak Kiper Foster Diperpanjang London Kiper West Bromwich yang juga mantan kiper Inggris Ben Foster telah menandatangani kesepakatan baru berdurasi 2,5 tahun sampai 2019, klub Liga Inggris (Premier League) mengu-
mumkan pada Sabtu (24/12). Foster (33) yang baru-baru ini membuat penampilan liga ke-150 untuk Albion, selalu hadir pada musim ini, membantu tim Tony bertengger di posisi kedelapan da-
lam klasemen. ‘’Kami senang kami telah memperpanjang kontrak Ben,’’ kata Pulis di situs klub. ‘’Kinerjanya pada musim ini positif dan semua melihatnya serta dia terus menetapkan standar di klub bagi semua kiper.’’ Mantan kiper Manchester United Foster bergabung ke Albion dengan status pinjaman dari Birmingham City pada 2011 sebelum membuat kepindahan permanen 12 bulan kemudian. Dia telah membuat 161 penampilan di semua kompetisi, dengan 41 laga tanpa kebobolan. West Brom akan bertandang ke Arsenal pada Boxing Day. (ant/rtr) Ben Foster
Ternate (Bali Post) Turnamen Piala Wali Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), Minggu (25/12) kemarin, dinodai dengan penganiayaan terhadap wasit Ishak Ibrahim, yang memimpin pertandingan antara PS Banteng melawan PS Puma. Akibatnya kepala Ishak dan pelipisnya mengalami luka robek. Ketua Panitia Piala Wali Kota Ternate Amin Subuh menyatakan, insiden penganiayaan yang dilakukan pemain PS Banteng terhadap wasit terjadi setelah penyerang PS Puma mencetak gol melalui penyerangnya Rahmat Rivai di menit 69 dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk PS Puma. Gol yang dicetak mantan pemain Timnas Indonesia itu dinilai berbau offside. Akibatnya ratusan pendukung PS Banteng masuk ke lapangan, dan melakukan pelemparan terhadap perangkat pertandingan. Bahkan, wasit Ishak Ibrahim akan melanjutkan pertandingan, mendapat perlawanan dari official PS Banteng, hingga mereka mengejar dan menyerang wasit. Saat itu sejumlah pemain PS Banteng yang berdekatan dengan wasit, langsung menganiaya hingga mengalami luka sobek di kepala dan pelipis. Wasit Ishak mendapatkan pukulan dan tendangan dari pemain cadangan pendukung tim tersebut. Polisi yang berjaga di pertandingan tersebut, langsung mengamankan wasit, dan membawanya ke RSU Chasan Boesoerie untuk mendapatkan pelayanan medis. Amin mengatakan, tindakan anarkis pendukung PS Banteng ini membuktikan suporter belum menunjukkan sikap yang dewasa dalam menerima hasil pertandingan. ‘’Oleh karena itu, kami meminta kasus ini diproses hukum, dan komisi disiplin dapat mengambil keputusan dengan mengacu pada aturan PSSI,’’ katanya. Turnamen Piala Wali Kota Ternate ini masuk babak empat besar, masing-masing tim yang lolos yakni PS Persisam Sangaji, PS Olimpic, PS Sinar Selatan dan PS Puma. Turnamen ini juga diikuti tiga pemain tim nasional (timnas) Indonesia Piala AFF 2016 asal Ternate, memanfaatkan libur kompetisi untuk kembali ke kampung halaman sekaligus mengikuti kompetisi lokal piala Wali Kota Ternate. Ketiga pemain timnas asal Ternate yang kembali ke kampung halamannya untuk ikut piala Wali Kota yakni Rizki Pora, Zulham Zamrun, Abduh Lestaluhu. (ant)
West Brom Buka Pintu untuk Schneiderlin
London West Bromwich Albion (WBA) telah mengajukan penawaran untuk merekrut gelandang asal Prancis Morgan Schneiderlin, dan manajer Manchester United Jose Mourinho akan membiarkan sang pemain pergi jika harganya sesuai. Manajer West Brom Tony Pulis berkata kepada para pewarta, “Saya tidak ingin mengatakan lebih dari konfirmasi kami (terhadap tawaran kepada Schneiderlin). Kami harus adil terhadap Manchester United dan sang pemain.” Media Inggris melaporkan, bahwa WBA mengajukan penawaran sekitar 13 juta pound untuk Schneiderlin yang hanya bermain selama 11 menit di sepak bola Liga Inggris untuk United musim ini di bawah asuhan Mourinho. Saat ditanyai pada konferensi pers, apakah Schneiderlin ingin hengkang, Mourinho berkata, “Ya. Ia beberapa kali membuka hatinya. Ia merupakan profesional yang hebat, pemuda fantastis.” “Jika ia bermain reguler, saya berhak untuk berkata “tentu tidak.” Jika ia tidak bermain reguler, saya tidak berhak untuk berkata, “Anda tidak akan ke mana-mana”. “Jika tawarannya menggiurkan, kami berpikir penawaran itu bagus, saya tidak akan mencegah ia pergi.” WBA bisa mendapati diri mereka bersaing dengan klub-klub lain untuk mendapat Schneiderlin yang didatangkan dengan nilai transfer 25 juta, ketika United merekrutnya dari Southampton pada 2015. Everton juga disebut-sebut oleh media Inggris sebagai klub lain yang juga berminat. WBA berharap dapat memperkuat timnya, meneruskan penampilan impresif yang membawa m e r - eka menghuni peringkat kedelapan di Liga Inggris setelah 17 pertandingan. “Kami mengajukan penawaran untuk sekitar lima pemain. Melakukan bisnis dengan orang-orang semestinya langsung tertuju kepada mereka. Kami tidak akan berusaha dan melakukan semuanya dalam satu bursa (transfer). Diperlukan beberapa bursa (transfer) untuk mendapatkan kualitas yang kami inginkan,” kata Pulis. WBA yang kalah dari Manchester United akan berharap dapat kembali ke jalur kemenangan ketika mereka melawat ke markas tim peringkat keempat Arsenal. (ant/rtr) Morgan Schneiderlin
OLAHRAGA
16
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
PSSI Diminta Serius Pantau Pesepak Bola Daerah Padang (Bali Post) Pengamat bidang olahraga dari Kota Padang, Sumatera Barat, Dedi Umar, mengatakan pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) harus serius memantau bibit pesepak bola berbakat di daerah sebab selama ini cenderung terabaikan. “PSSI perlu turun dan memperhatikan situasi, dan kondisi sepak bola yang ada di daerah, sebab banyak bakat anak daerah bisa dijadikan penerus senior pesepak bola saat ini,” katanya, di Padang, Minggu (25/12) kemarin. Menurutnya, banyak pesepak bola muda di daerah mempunyai kemampuan fisik yang bagus, tinggal diarahkan saja pada pengalaman bermain dan teknik bermain bola, maklum saja anak daerah hanya tahu menang. Ia menambahkan, banyak pemain hebat saat ini berasal dari pantauan langsung pelatih ke daerah, seperti yang dilakukan Indra Syafrie saat melatih Tim nasional U-19 beberapa tahun lalu. Pemain seperti Zulfiandi dari Bireuen Aceh, Kapten Tim Evan Dimas dari Surabaya, penyerang sayap Ilham Udin Armayn dari Ternate, Maluku Utara, Maldini Pali dari Sulawesi Barat hingga Yabes Roni Malaifani dari Alor, Nusa Tenggara Timur semuanya pemain yang berkelas saat ini.“Ini membuktikan banyak anak daerah di Indonesia mempunyai potensi untuk bermain di tim nasional,” ujarnya. Dengan adanya pantauan tersebut, katanya, anak daerah yang berumur muda, memiliki kesempatan mewujudkan impian menjadi pesepak bola profesional. “Potensi yang dimiliki anak-anak Indonesia sangatlah bagus, terutama mereka yang berasal dari Indonesia Bagian Timur seperti Maluku dan Papua. Mereka punya semangat yang bagus dan kekuatan fisik, di bagian barat seperti Sumbar banyak sekali bakat anak daerah yang patut dilihat oleh PSSI,” katanya. Sementara itu, salah satu pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Wijaya Padang Uthan Hal Hakim mengatakan, kalau PSSI bisa memperhatikan anak-anak daerah, dengan mengoptimalkan program pencari bakat pemain. “Selain langsung memantau ke lapangan melalui pembinaan SSB di daerah, juga perlu jadi pertimbangan ke depan,” tambahnya. (ant)
Bali Post/022
PIALA BERGILIR - -Danrem 163/Wirasatya Kol. Inf. Nyoman Cantiasa (kiri) menyerahkan piala bergilir kepada tim Singaraja FC U-14 pascamenang atas Mandala United (MU) dengan skor 2-0 pada laga final turnamen Piala Danrem di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Minggu (25/12) kemarin.
Singaraja FC U-14 Boyong Piala Danrem Denpasar (Bali Post) -
Kesebelasan Singaraja FC U-14 sukses memboyong Piala Danrem 163/Wirasatya pasca di final turnamen se-Jawa, Bali, dan NTB, menundukkan lawannya Mandala United (MU) 2-0 melalui adu penalti di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Minggu (25/12) kemarin. Penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Evan Dimas
Bali Post/ist
Mitra Devata Tundukkan Legiun Asing Afrika Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata sukses mengalahkan lawannya Legiun Asing Afrika plus, dengan skor tipis 3-2, dalam latih-tanding, di Lapangan Tri Cakti Legian, Sabtu (24/12) lalu. Pertandingan menggunakan sistem 3x30 menit. Pada sesi pertama, Legiun Asing Afrika unggul 1-0 berkat tandukan Ernest (Nganjuk) hingga Legiun Asing Afrika unggul 1-0. Dalam laga yang dipimpin wasit Nyoman Nesa, pada sesi kedua, pertandingan makin seru dan berakhir skor imbang 1-1. Gol Mitra Devata dilesakkan Heru Prasetyo, namun disamakan kedudukannya menjadi 1-1 oleh JP, akibat salah pengertian lini belakang antara Nengah Sulendra dengan Kadek Septiawan. Selanjutnya, pada sesi ketiga, giliran Legend Mitra Devata unggul 2-0, melalui gol sundulan Bay Sutha, kemudian digandakan Made Adi Binter Wirahadi. Koordinator Legend Mitra Devata Purwanto Iman Santoso, usai laga, menyatakan, Legiun Asing Afrika diperkuat Marwan Sayadeh (Sabah FC Malaysia) dan pernah memperkuat Persib Bandung, dan PSM Makassar, Bationo (Persinga Ngawi), Ernest (Nganjuk), Abounau Lapola (Mitra Kukar) dan pernah membela Persigubin, JP (Persitara Jakarta Utara), Sall (Senegal), Andrew (Italia), David, Brico, dan Alme (Ivoiry Cost Pantai Gading). Purwanto menerangkan, skuad Legiun Asing Afrika rata-rata berusia 22 tahun. Pada sesi pertama, Legiun Asing Afrika menekan pertahanan Mitra Devata, tetapi ball possesion 50 persen: 50 persen, dan sayang tiga peluang emas Komang Mariawan, Nyoman Rafik Armawan, dan Made Adi Binter Wirahadi gagal dikonversi menjadi gol. Di sesi kedua, kembali permainan berimbang, berikut skor juga imbang 1-1. Akan tetapi, pada sesi ketiga, barulah Mitra Devata menemukan pola permainannya, dengan memperagakan jati diri dan ciri khas permainannya melalui umpan bola pendek dari kaki ke kaki. Penguasaan bola yang mantap bagi Mitra Devata mampu membawa tim bermaterikan mantan pesepak bola profesional di Bali ini, unggul 2-0. Purwanto mengakui, laga persahabatan di pengujung tahun 2016 ini, merupakan yang terberat dan sangat ketat, dan sedikit keras hingga wasit Nesa beberapa kali menghentikan pertandingan. ‘’Terkadang mereka yang cengeng dan sering protes kepada wasit, sebab mereka berhasil kami pressure,’’ ucap Purwanto. Namun, bagi Mitra Devata sepak bola adalah olahraga laki-laki dan harus gentle seandainya terjadi benturan-benturan keras. Ia bersyukur, skuad Mitra Devata senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, serta bersikap santun di lapangan hijau, karena memahami betul atran-aturan yang berlaku. Apalagi, para punggawa Mitra Devata ingin memberikan contoh cara bermain bola yang baik dan benar. (022)
Besok, Futsal Persedem Cup U-21
Denpasar (Bali Post) Turnamen futsal Perseden Cup U-21 digelar di Meazza Futsal mulai Selasa (27/12) besok sampai dengan Jmat (30/12) mendatang. Tujuannya, untuk membentuk skuad tim Porprov 2017. Ketua Panpel Gede Made Anom Prenatha, di Denpasar, Minggu (25/12) kemarin menjelaskan, turnamen tersebut diikuti 10 tim yang dibagi dalam dua grup. Rinciannya, penghuni Grup A adalah Kaswari, Putra Tresna Generation, Pemecutan Kaja (Peka), Damar Cakti, Putar Denpasar B, sedangkan penghuni Pul B adalah Denpasar A, Padangsambian FC, Putra Pegok, Futsalholic, Glori Kesiman. Anom Prenatha menjelaskan, untuk Rabu (28/12) lusa, turnamen diliburkan sebab bertepatan dengan Tilem. Menurutnya, turnamen Perseden Cup bertujuan membentuk tim Porprov, dan tim pemandu bakat terdiri atas Kocet Sugiarta, Sandika Pratama, serta Gede Kandra. ‘’Mereka ini bertiga menjaring 25 pemain. Selanjutnya, diseleksi lagi hingga diciutkan menjadi 14 pemain futsal yang masuk menjadi tim definitif,’’ ujar Anom Prenatha. (022)
Kedua gol kemenangan Singaraja FC melalui algojonya Nuri Aditya dan Rozale B, yang menjebol gawang MU yang dikawal Dava. Padahal, sepanjang pertandingan MU mendominasi permainan. Bahkan, di babak kedua bomber MU Patrick tinggal berhadapan
dengan kiper Singaraja FC, namun tembakannya mampu diselamatkan kiper Singaraja FC. Ketua Umum MU H. Syamsudin menilai kekalahan tim polesan Sandika Pratama lebih disebabkan kurang mujur. ‘’Tim kami menyerang terus,
dan menguasai ball possession, tetapi inilah namanya sepak bola, tim kami kurang beruntung saja,’’ kilah Syamsudin. Dia pun berharap event serupa digelar lagi dengan melibatkan tim lebih banyak dan berkualitas. Di sisi lain, pelatih Sin-
garaja FC Budi Santoso menyatakan asuhannya di babak pertama tak mengikuti instruksi pelatih, dan baru babak kedua permainan mulai hidup. ‘’Persiapan kami cuma seminggu, tetapi pelaksanaan seleksi memakan waktu dua bulan,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Umum Singaraja FC Dadi Hariadi mengakui kemenangan Singaraja FC ini merupakan kebangkitan persepakbolaan di Buleleng. Pasalnya, selama ini terkesan vakum. ‘’Bahkan,
kami bertekad mengikuti Liga Nusantara (Linus) tahun depan,’’ kaa Dadi Hariadi. Untuk kategori U-14 juara III direbut Putra Perkanthi. Untuk U-15, juaranya Aji Santoso International Football Academy (ASIFA) Malang, disusul Mandala United, dan Putra Perkanthi, sedangkan U-12 juaranya PF Elang, kemudian Putra Dewata Bali, dan Guntur B. Untuk U-10, juaranya Putra Dewata Bali, disusul Putra Perkanthi, dan Mandala United. (022)
PSM Siapkan Rp 20 Miliar untuk ISL
I Made Andhika Pradana Wijaya
Bali Post/kmb41
Gabung Senior Pemain muda Bali United I Made Andhika Pradana Wijaya tidak lagi bermain untuk tim Bali United U-21 pada kompetisi musim depan. Pasalnya, putra dari Asisten pelatih Arema Cronus Pasek Wijaya itu mulai tahun depan akan berseragam Bali United Senior. Direkrutnya pemain yang akrab disapa Otong itu, tidak lepas dari kualitasnya yang mumpuni saat membawa kesebelasan Bali United U-21 melaju ke final Kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 U-21, belum lama ini. Hanya, serdadu tridatu muda gagal meraih gelar juara usai dibantai PS TNI 6-2. Made Andhika Wijaya mengatakan, pihaknyya merasa senang dan bangga atas keputusan manajemen dan pelatih Bali United senior, Indra Sjafri, merekrut dirinya naik kasta tim Bali United senior untuk kompetisi musim depan. “Jelas ini suatu kebanggaan yang luar biasa bagi saya naik kasta ke tim senior. Ini merupakan
kesempatan emas untuk terus meningkatkan kualitas diri ke depannya,” ungkap Andhika Wijaya di kediamannya Jalan Katrangan, Denpasar. Pemain yang membawa tim sepak bola Porprov Denpasar meraih medali emas di Porprov Buleleng 2015 itu, menambahkan, meski kini sudah resmi bakal menggunakan seragam Bali United senior, akan tetapi dirinya tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, justru tantangan akan lebih berat ke depannya di tim senior. Mengingat, di senior tim-tim yang berlaga merupakan klub-klub besar, dengan materi pemain yang mumpuni. Jadi, di senior perlu kerja keras, agar bisa bersaing dengan pemain yang sudah mempunyai jam terbang tinggi. “Memang pengamalan bertanding sangat dibutuhkan pemain untuk terus mengasah mental dan skill. Saya harap dengan pengalaman yang saya miliki sekarang ini, mampu membawa saya terus berkembang menjadi pemain yang lebih
profesional. Untuk itu, saya harus lebih banyak belajar dari pemain senior, yang sudah memiliki pengalaman di kancah sepak bola Indonesia,” terang Otong. Di tim senior, dirinya siap bersaing dengan pemain lainnya untuk menjadi skuad inti. Untuk itu, dirinya harus bisa menunjukkan penampilan terbaiknya saat menjalani latihan di hadapan Indra Sjafri. Mengingat sekarang ini, saatnya untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam bermain bola di kasta tertinggi. “Jika nanti saya dipercaya menjadi pemain inti, saya siap memberikan penampilan terbaik di lapangan. Karena hanya dengan cara begitu, tim pelatih bisa terus mempercayai saya untuk menjadi pemain inti. Begitu juga sebaliknya, jika penampilan kurang bagus, maka pelatih pasti akan memberikan kesempatan kepada pemain lainnya. ‘’Jadi, saya harus terus bisa tampil konsisten di setiap pertandingan,” beber Andhika Wijaya. (nan)
Makassar (Bali Post) Manajemen PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PT PSM) yang membawahi PSM Makassar menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2017. CEO PT PSM Munafri Arifuddin di Makassar, Minggu (25/12) kemarin, menyatakan anggaran sebesar itu memang kemungkinan masih akan berubah tergantung dalam perkembangan ke depan. ‘’Tapi ini memang baru perkiraan saja dan akan kami finalisasi pada Februari 2017 nanti. Anggaran ini tentunya kami siapkan untuk biaya kontrak dan operasional di ISL 2017,’’ katanya. Ia menjelaskan, untuk kepastian anggaran yang dibutuhkan memang belum bisa dipastikan. Anggaran yang disiapkan hanya sebagai awal untuk membentuk komposisi tim, yang lebih kuat dan mampu menjaga persaingan merebut juara ISL 2017. Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan nanti memang akan lebih besar. Sebab, kompetisi resmi itu direncanakan berlangsung lebih lama dibandingkan turnamen di Torabika Soccer Championhsp (TSC) 2016. Selain itu, katanya, nilai kontrak pemain dan pelatih tentunya akan mengalami kenaikan dibandingkan saat berlaga di turnamen TSC. Hal itu pun yang membuat pihaknya harus menyiapkan anggaran yang lebih besar menghadapi ISL 2017. ‘’Biaya operasional khususnya dalam tur ke sejumlah daerah di Indonesia, tentu akan membutuhkan banyak biaya. Namun kami berharap segera mendapatkan sponsor untuk membantu pembiayaan klub,’’ ujarnya. Sementara itu, PSM Makassar juga telah menyiapkan pelaksanaan pemusatan latihan sekaligus menggelar seleksi pemain, yang akan memperkuat tim Juku Eja menghadapi Indonesia Super League (ISL) di Bali, 23 Januari 2017. Seluruh pemain lebih dulu dikumpulkan di Makassar, sebelum diberangkatkan untuk menjalani pemusatan latihan sementara di Bali. ‘’Seluruh pemain (yang dipertahankan) kami kumpulkan kembali pada 20 Januari 2017. Selanjutnya pada 21 atau 22 Januari akan bertolak ke Pulau Dewata, untuk selanjutnya TC dalam rangka persiapan awal menghadapi ISL 2017,’’ jelasnya. Untuk agenda training centre (TC) ini sendiri, lanjutnya, memang direncanakan antara Yogyakarta atau Bali. Namun karena ada perusahaan Bosowa yang berada di Bali, sehingga memutuskan untuk menggelarnya di tempat itu dengan alasan lebih mudah. (ant)
Bali Post/ant
ANGGARAN - Pemain PSM Makassar (kiri) memburu bola. Manajemen PSM menyiapkan anggaran Rp 20 miliar guna melakoni kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dicari SPG Butik untuk diSeminyak Hub.081 338 678 121
B.BP.164.12.16.0000707
!Dbthkn Marketing Pria/Wnta bisa Bahasa Mandarin/Inggris Aktif Tulis&Lisan.Lam Kirim Email:hrd@seasafaricruises.com
A.BP.001.12.16.0001161
!Dbthkn Marketing Pria/Wnta bisa Bahasa Mandarin/Inggris Aktif Tulis&Lisan.Lam Kirim Email:hrd@seasafaricruises.com
A.BP.001.12.16.0001251
!Dcr sgr Marketing pengalaman Hub: 082341290777,087861788658
B.BP.166.12.16.0000712
A.BP.001.12.16.0001303
Tng Serabutan Hub Citramart Citraland Gg.10B Cargo Dps
**Dcr Kpla Adm,HRD,Srbtn SIM A Adm Bs Computer,Saridana V/8 (Gatsu Barat) 087860180816 Sgr
A.BP.001.12.16.0001276
A.BP.001.12.16.0001313
Cr Sopir u.Gd.Beras Jl.Cargo Max.30Th KTP Bali, 085100866177
Job Oppertunity ARestaurant in Berawa Urgently Required for Ass.marketing at 1 Year of Working or marketing&Social Media,Fluency in English Both of Oral&Writen Please Send your complete Application in English to: manager@lalagunabali.com
!!!Bth Sgr Reservation u/TA, diutamakan berpengalaman,bisa bekerja dibawah tekanan,punya inisiatif,bisa teamwork, kirim CV ke:reservation@govacationindonesia.com
B.BP.141.12.16.0000703
Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta
A.BP.001.12.16.0001300
** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga
Bali Luxury Villa Sanur Looking for Female Housekeeping Pls Send your CV to gedeptbali@gma il.com or 0361 270202
A.BP.001.12.16.0001196
Cari FO,SMEA Akuntansi Bhs Inggris Aktif Lam Bali Vidi Villa Jl.Pasekan Btbulan 08179731178
A.BP.001.12.16.0001275
Cr Adm. garmen Bs Komputer Krm CV: pakgede@hotmail.com Dcr Marketing Gj+Kms+Bns+BPJS B.BP.004.12.16.0000687 Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps Cr Cpt Guide B.Jepang Max.35Th A.BP.001.12.16.0000993
A.BP.001.12.16.0001287
Dcr FO,HK,Garden utk Hotel Send CV: hrd@hotelpuritempodoeloe.com
B.BP.821.12.16.0000642
Dcr Sgr Sopir SIM A/B1.Nangka Utr Gg.Kusumasari 8X T.411855
A.BP.176.12.16.0001304
Dcr sopir utk toko meuble, single,tdrdlm,SMS:081703337777
B.BP.164.12.16.0000708
Cari Accounting & Kasir Berpengalaman.Lamaran ke Jl.Raya Kerobokan No.11 Tel:755204
Dcr:Manager,FrontOffice,House keeping,Driver,Engineering,Bel Boy,Security,PRT&Bag.Hukum utk Hotel Hub.PO Box 2005 KutaBali
B.BP.164.12.16.0000710
Cr GuruKomputer u/TK,Stock,Adm SPG u/Toko Seragam Hub.265019
A.BP.001.12.16.0001210
A.BP.001.12.16.0001209
B.BP.154.12.16.0000614
Dbthkn Tng Housekeeping.U/vila org asing di Kerobokan (part time:4jam/hari)Syrt:usia 26-35 th.Bs bhs inggris dasar, mengurus rumah,laundry,kebun, bertanggung jawab.jujur.rajin& baik dlm bersikap.Gaji menarik dan THR.hub.0361-730839
Dcr Wanita untuk Minimarket daerah Renon Dps max.40th Hub.082341723399 Segera
Dcr:Krywn/ti untuk Pbrk Roti single/tdr dlm,Jl.Tukad Petanu Gang Elang Laut 2/081337770556
Dicari Karyawan Restaurant min Llsan SD,Jl.Marlboro Gg. IV/99X Hub: 08997311962
Dibthkan CS U/VZ Skin Care alamat Perum Dalung Permai Blok B/8 Ph.085739696997
A.BP.001.12.16.0001213
A.BP.001.12.16.0001258
A.BP.001.12.16.0001301
A.BP.001.12.16.0001256
Cr SPG/SPB Butik bs Inggris pengalaman Email CV ke: pakgede@hotmail.com
B.BP.004.12.16.0000683
Dibutuhkan supir pribadi,SIM A max 35thn,min peng 2thn Krm ke PT.Prathama Line Logistics Jl.Teuku Umar Barat No.128
A.BP.001.12.16.0001129
Dicari 2Sopir SIM A utk Proyek Pnglmn Tdk diutmkan Fas.Mes, Gji Pokok&Uang Makan.Jl.P.Moyo No.4 Pesanggaran Hb.0361720940
A.BP.001.12.16.0001180
Dicari Admin: basic Accounting umur 20-35 pnglmn min 2th bisa bhs Inggris cv:yovania@remixju icebali.com, 087862391976
B.BP.145.12.16.0000705
B.BP.820.12.16.0000633
Dcr 3 Tk Kbn Berpeng Hub Villa Ayu Br Kuwum Kauh III/21X Kerobokan 4731979/736353
Dicari Kasir/Pramuniaga u/Toko Dapurku Jl.Wr.Supratman No.275 089691784787
Dcr SPG u/Counter di Carrefour 2-10pm. English bgs n lancar coky@bali-treasures.com Hp.081 145 2173
Dicari Pelanggan Kulit Roti dan Returan Hub:085100246600
A.BP.001.12.16.0001194
B.BP.154.12.16.0000677
A.BP.001.12.16.0001308
Dicari Segera Manager Koperasi Berpengalaman Hub.03619004879/ 08123894879
B.BP.004.12.16.0000374
Dcr Segera Admin/Satpam/Supir/ Kasir (Dps/Jimbaran/Tuban) Info 082247967318/082236521986 Pnglaman/Tidak Hub.03619347650 A.BP.001.12.16.0001188 A.BP.001.12.16.0000515
A.BP.001.12.16.0001187
Crusoes Bar Legian Looking for Kitchen Staff, PR, Experienced, Floor Manager&Supervisor,Call 081916398640 Email: crusoesbarbali@gmail.com
Dcr Sopir Kantor Domisili Sktr Sesetan/Panjer Hub.0361725301 Bw lamaran ke Jl.Sesetan No.578
A.BP.001.12.16.0001146
Dcr Sopir SIM B1,Adm Wnt bs Compt.min SMA Hub:425082/3
Cri Spv-Accounting,(W/P)S1 Akuntansi,pengalaman 2thn,SIM C, A.BP.001.12.16.0001240 Krm ke:hrd@dewatatransport.com Dibutuhkan Supir & Reservasi hrd1@dewatatransport.com Hub:085253659888/085100889994
B.BP.154.12.16.0000615
A.BP.001.12.16.0001274
A.BP.001.12.16.0001190
Dicari Sopir untk BPR Pedungan Hub.Jl.P.Moyo No.1 Pesanggaran A.BP.001.12.16.0001173
Dcr sgr Sales Marketing (Eng) Hub.PT.QRG Jimbaran 8480379
A.BP.001.12.16.0001152
Dicari S1 Teknik sipil Lamaran Dikirim ke CV Lingga Cipta Desain Jl.Raya Sulang 25 Desa Pakse Bali Klk Tlp:0366-22881
A.BP.001.12.16.0000940
Dcr pembantu utk villa wanita max 35th,bisa masak makanan Indonesia Hp: 085100050706
A.BP.001.12.16.0001320
Dicari Sgr Arsitek/Interior Design u/ Perusahaan di Jimbaran Krm CV ke sdi.hrddep@gmail.com
B.BP.101.12.16.0000682
Dicari Staff Tour Berpngalaman & Sopir Hub: 0361-752525 A.BP.001.12.16.0001299
Dicari Tenaga Engineering Pnglmn Bkl Otmtf/Msn Indstr Bs Las Lstrk(Min 2Th)tahu dsr Kelistrikan Hub 0361-978637
Dicari Therapist (Laki-Lakki) PT Prima Berkat Pratama Bth yang bisa BahasaInggris,Tinggi Karyawan 1.SPG Mobile;2.Sales Min160,Min Tamatan SMA,Max 35 P/W;3.Driver/Help Syarat Min. Tahun,punya Kendaraan Sendiri, SMU Pglmn dibidangnya Max.30th Sehat dan Pekerja Keras,PengaCV ke Jl.CargoKenanga V/9X Dps A.BP.001.12.16.0001262 laman tidak Diutamakan,dan RePasri Brgkt! Kerja Perkebunan ception bisaBahasaInggris&bisa Computer,Kirim CV ke jarimenar NewZealand Gj32Jt,082144074049 A.BP.001.12.16.0001321 i@jarimenari.com/Jl.RayaBasang SPBU Merthasari Tabanan mencakasa #47,Seminyak,(0361)736740 ri Karyawan/Operator min SMU, B.BP.004.12.16.0000646 max Umur 35Th Hub:0361-8941557 Dicari,Engineering Hotel Le pirate Laboan Bajo,diutamakan yg berpengalaman,mengerti Plumbing,listrik & mesin. Chef Kitchen untuk Le Pirate Gili Trawangan Lombok,kirim cv ke info@ptjelajah.com Telp. 0361-487240
B.BP.004.12.16.0000620
Kasir Wanita Maks 32Thn Mekanik Motor,suka Otomotif Fas:Kesehatan,Jamsostek, dll. 082146805559
B.BP.004.12.16.0000645
Marketing,Welder,Tekhnisi Las, Surveyor instlasi 082349227530
A.BP.001.12.16.0001245
Need Waiter/s & 1Beach Boy For Villa.English Call081999462978
A.BP.001.12.16.0001305
PRT Max 30th TdrDlm Gaji 1,5jt RmhKcl.Lokasi Dps 081916672172 A.BP.001.12.16.0001318
Sopir SIM A U/di Toko Bangunan @Ketewel Area H.0817340222
B.BP.004.12.16.0000373
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post !! 081237676375 Tnh Murah 1Are 150Jt/A Jl.Pasekan Btuyang C/K
A.BP.001.12.16.0001319
14Are cck Gudang@Jl.UtamaKtwel LD52m 8mtr Aspal H.0817340222
DIJUAL VILLA Djl Villa 2,2 dan 5,65A,fasilitas lengkap good view,Jl.Raya Munggu Canggu,Hub.0817350565
A.BP.001.12.16.0001307
A.BP.001.12.16.0001072
Dijual:Tnh Bukit 12Ha 2s/d3 KM DISEWAKAN RUMAH dibawah Bedugul 300m dr Jln. Dknt Rmh Pesanggaran 2lt LT1,5A Raya Jl. Pribadi ke Lok.lbr 8m 3KT,4KM 60Jt/Th, 085205540558 View Klasik,Hawa Sejuk,cocok A.BP.001.12.16.0001148 Perkebunan Tanaman Anggrek, DISEWAKAN TOKO Peternakan Madu&Susu Sapi.Hrg 45Jt/A Nego Hub.085237165022 Dswkn Toko Murah Monang Maning Hub: 082144399633 A.BP.001.12.16.0001189 A.BP.001.12.16.0001306 Jual Kavling Murah 17Jt/Are BU DIJUAL RUMAH T.0811389870/081236233711 WA A.BP.001.12.16.0001181 Rmh LtII 3K.Tidur 2K.Mandi, DaTOYOTA Jual Tnh 2Are Jln Dwisri lungPmai Blok MMI,082146591675 Camry 2.4V’10 Htm+Nissan/Teana Batubulan Hb.Tlp.081339205075 A.BP.001.12.16.0001252 2.5CVT’10Htm,0811510588/499289 A.BP.001.12.16.0001317 Rmh Vila 2,17@PuriGadingJimbrn B.BP.164.12.16.0000711 Kav 100m2 Kwanji Dalung Rp.480 Lt1.1,25Mil BU H.087861888177 Jual Toyota Agya TRD S th’2014 Nego Hub.081805531167 A.BP.001.12.16.0001254 Tgn1,Hitam Hub.087 862 270 180 A.BP.169.12.16.0001268 Dijual Rmh LT125m2,Lok Casa B.BP.164.12.16.0000709 Seminyak 3A view swh,Jl.Aspl6m Denampek Jimb.Samping Htl Bali siap bgn 1,1M/are081236522166 Paragon Hub Lisa 08116311007 B.BP.004.12.16.0000695 DIJUAL TANAH B.BP.154.12.16.0000678 Jual Tanah Medewi,Lt 9195m2 GIANYAR Djl Rmh 1Are Jl.Mertasari Sidadepan Pantai,Dijual Cepat Tn 9,5A Begawan Payangan Pggr karya Gg.Kelana No.Lot 1 Dps 1,4jt/M2 Hub: 081936074555 Jln /A 420Jt Ng 087862392060 Hub.081353276923/082131933417 B.BP.031.12.16.0000667
A.BP.001.12.16.0001015
A.BP.001.12.16.0001312
FURNITURE
DIJUAL MOTOR
SERVICE
SALON
RUPA-RUPA
SERVICE
PERCETAKAN
DISEWAKAN TEMPAT Dkontk Byr Bulanan Depot Lok strategis Lngkp Brsm Prltan Tnggl Masuk Mnt Hub.085935360089
FOTO COPY
A.BP.001.12.16.0001215
RUPA-RUPA Arsitek&Kontraktor JS Gbr&Bgn Rmh,Vila,G IMB,3D 081916433040
A.BP.001.12.16.0001068
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
A.BP.001.12.16.0001315
Obral Brg Sisa Stock u/Valentine Murah, Msih Bgs 081353193575
A.BP.001.12.16.0000932
Promo Simpanan 100jt jgk waktu 3th bunga 10%/th gratis Nmax berlaku s/d 30Des,081239011111
A.BP.001.12.16.0001322
Urus Amnesti Pajak.SPT Tahunan SIUP,NPWP,Paspor,081235887887 A.BP.001.12.16.0001311
KEHILANGAN BPKB ,DK 1543 DW,a.n:Ari Murti d/a: Lingk.Seminyak Kuta
A.BP.001.12.16.0001247
Rmh Full Furnish Citraland Type Frans Hub.081236772457
A.BP.001.12.16.0001314
SERVICE
BPKB No. R/22075/11-0,DK: 1971 I, a.n:Sugrah Seak, Jl.T.Umar Gang Garuda No.11 Denpasar
A.BP.001.12.16.0001310
AC
BIRO JASA
BIRO JASA
BENGKEL LAS
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS Free
BIRO JASA
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
A.BP.001.12.16.0001260
B.BP.101.12.16.0000681
Sales Force produk Pelumas Pertamina u/wilayah Bali.Pend.SMU /D3.Kirim lamaran&CV ke pt.baliglobaloil@gmail.com
A.BP.001.12.16.0001184
Sales Officer bs Bhs.Mandarin; Accounting Manager,Pnglmn 3th dibidangnya;Admin Officer Male /pnglmn min1th dibidangnya,Tlp 03618948137/081803568666(novi) E:novita.venusbali@gmail.com Assistant Chef,Pnglmn min.1th dibidangnya;Cook Helper;Kasir Tel.08121646441/081385656339 (Yudhi)
B.BP.803.12.16.0000461
The Sand Beach Bar&Grill Need Staff Urgent:Kitchen,waiter, and Bar.Take it as soon your CV at 66street no.1 SeminyakBali or Email:tikakurnia1991@ gmail.com A.BP.001.12.16.0001309
EKONOMI
18
Pemerintah dan Pengusaha Pacu Kompetensi SDM Industri Jakarta (Bali Post) Pemerintah bersama dunia usaha berkomitmen memacu kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang industri agar lebih produktif dan berdaya saing,
sehingga mampu mendorong pertumbuhan industri. ‘’Untuk itu, Kementerian Perindustrian memberikan perhatian lebih dalam pengembangan kompetensi SDM, di antaranya melalui pendidi-
Bali Post/ant
DEKLARASI PEMAGANGAN - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani serta Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani seusai acara Deklarasi Pemagangan Nasional, di Karawang, Jawa Barat.
kan dan pelatihan vokasi, pemagangan, serta pemberian sertifikasi,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto lewat keterangan pers di Jakarta, Minggu (25/12) kemarin. Airlangga mengharapkan upaya tersebut dapat meningkatkan daya saing, efisiensi dan produktivitas di sektor industri nasional. Menurutnya, hal ini akan membawa dampak luas pada penciptaan lapangan kerja dan berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Airlangga menyampaikan hal itu usai mendampingi Presiden Joko Widodo pada acara Deklarasi Pemagangan Nasional di Karawang, Jawa Barat. Ia mengatakan, upaya itu merupakan arahan Presiden Jokowi agar mampu mendongkrak daya saing Indonesia di era persaingan global yang semakin ketat, sekaligus mengurangi angka pengangguran. Apalagi, potensi SDM lokal cukup besar dengan 60 persen dari penduduk Indonesia adalah usia produktif. ‘’Kami juga mengharapkan selain ada yang diterima bekerja di industri, lulusan pemagangan ini bisa menjadi wirausaha muda,’’ ujar Airlangga. (ant)
Jual-Beli Valas di Bali Meningkat Denpasar (Bali Post) Perkembangan transaksi jual-beli valuta asing (valas) di Provinsi Bali cenderung menunjukkan peningkatan. Peningkatan itu sejalan dengan bertambah banyaknya kunjungan wisatawan mancanegara dalam menikmati liburan di Pulau Dewata. ‘’Berdasarkan data transaksi Penyelenggara KUPVA BB di Provinsi Bali tahun 2016 mencapai Rp 22,91 triliun,’’ kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar, Sabtu (24/12). Dalam laporan kajian ekonomi dan keuangan regional, ia mengatakan, perdagangan valas tersebut meningkat sebesar 0,26 persen (ctc) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan total pembelian dan penjualan valas masing-masing sebesar Rp 11,35 triliun dan Rp 11,56 triliun. Peningkatan transaksi jual-beli valas tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisman triwulan III 2016 tumbuh sebesar 27,21 persen (yoy) dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Iman Karana menyebutkan, selain faktor jumlah kunjungan wisman, meningkatnya transaksi jual-beli valas juga didorong bertambahnya jumlah KUPVA Bukan Bank (KUPVA BB) Berizin di Provinsi Bali. (ant)
Bali Post/ant
HUNIAN HOTEL NAIK - Sejumlah wisatawan berjalan di dermaga setibanya mereka dari berwisata dengan kapal laut di Dermaga Serangan, Denpasar. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Bali memprediksi tingkat hunian hotel di Pulau Dewata selama libur Natal dan Tahun Baru 2017 dapat mencapai 85 persen akibat meningkatnya kunjungan wisatawan.
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Perencanaan Anggaran Diharapkan Lebih Efektif
Jakarta (Bali Post) Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendukung upaya membuat perencanaan anggaran lebih efektif, agar realisasi belanja benarbenar sesuai kebutuhan dan tidak terjadi anggaran berlebihan (over budgeting). ‘’Saya minta ada kajian, sebetulnya over budgeting seberapa banyak. Ditjen Perbendaharaan dan Ditjen Anggaran nanti duduk sama-sama dan melihat untuk memperbaiki proses penganggaran di Indonesia,’’ katanya di Jakarta, Sabtu (24/12). Sri Mulyani mengatakan manajemen anggaran yang lebih baik harus dilakukan, karena masih ada perencanaan yang melebihi estimasi, sehingga terdapat realisasi belanja yang terlalu banyak dan bisa memengaruhi proyeksi defisit fiskal. ‘’Kita melihat dampaknya adalah penyerapan. Bagi kita, dari sisi manajemen anggaran, suatu over budegting atau kurang akuratnya estimasi ini bisa menggambarkan dan menciptakan dampak jumlah anggaran belanja terlalu besar,’’ katanya. Ia mencontohkan apabila
pemerintah bisa membuat perencanaan yang efektif sebesar lima persen dari total belanja, yang saat ini telah mencapai kisaran Rp 2.000 triliun, maka jumlah penerbitan surat utang untuk menutup defisit bisa ditekan. ‘’Kalau kita bisa melakukan efisensi dan akurasi desain belanja termasuk jumlahnya, katakanlah lima persen dari Rp 2.000 triliun, itu kan Rp 100 triliun. Kalau melakukan anggaran yang akurat, maka kita tidak perlu membuat anggaran belanja Rp 100 triliun lebih tinggi,’’ ujar Sri Mulyani. Untuk itu, ia memastikan nilai anggaran berlebihan tersebut akan dikurangi melalui manajemen anggaran yang lebih memadai, dan perbaikan estimasi biaya itu dilakukan melalui sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait. Terkait pencairan belanja kementerian dan lembaga
Bali Post/ant
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelang berakhir tahun anggaran, Sri Mulyani memastikan jajaran Ditjen Perbendaharaan akan terus bekerja dengan profesional melalui percepatan proses layanan serta memastikan ketersediaan kas jelang akhir tahun. ‘’Kita bekerja harus profesional dan
memperbaiki sinergi penganggaran dan pencairan dengan menggunakan data perbaikan pelayanan, sehingga kalau misalnya belanja tidak makin baik, tetapi deliver-nya makin baik kan itu bagus juga,’’ kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. (ant)
Ekonomi Bali
Tumbuh Lebih Tinggi daripada Nasional Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan perekonomian Bali pada triwulan III 2016 mencapai 6,17 persen, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi secara nasional yang hanya sebesar 5,02 persen (yoy). ‘’Pencapaian perekonomian Bali itu melambat dibanding triwulan II 2016 sebesar 6,54 persen (yoy),’’ kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Bali Causa Karana, di Denpasar, Sabtu (24/12). Pada laporan kajian ekonomi dan keuangan regional itu, ia menyebutkan dari sisi permintaan, perlambatan itu disebabkan kinerja konsumsi pemerintah, konsumsi Lembaga Non Profit Melayani Rumah Tangga (LNPRT), konsumsi rumah tangga dan investasi. Sementara, dari sisi penawaran, perlambatan pertumbuhan perekonomian Bali pada triwulan III 2016 disebabkan perlambatan kinerja
beberapa lapangan usaha, yakni konstruksi, pertambangan dan penggalian. Kondisi sama juga terjadi pada listrik dan gas, air, perdagangan besar dan eceran, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, jasa kesehatan, jasa
pendidikan, dan administrasi pemerintahan. Karana menambahkan, ada indikasi potensi peningkatan perekonomian Bali pada triwulan IV 2016 tetap akan tumbuh yang diperkirakan berada pada kisaran 6,06 - 6,46 persen (yoy). Dari
sisi permintaan, prakiraan peningkatan kinerja perekonomian bersumber dari sebagian besar komponen sisi permintaan. Hal itu seiring masuknya periode ramainya pariwisata akhir tahun, Natal dan tahun baru. (ant)
TARI KECAK - Dokumentasi tarian kecak dari Bali.
Bali Post/ant
19
Senin Kliwon, 26 Desember 2016
Karya Sastra Dari Hal. 1 Keteladanan kepada rakyat, banyak diwarisi dalam karyakarya sastra Raja Badung ke-6 itu. Sarasehan sendiri bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai kepahlawanan untuk memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika dan tetap tegaknya NKRI. Sarasehan Nasional Hari Pahlawan menghadirkan dua narasumber utama, Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi RI I Dewa Gede Palguna dan Sejarawan I Gde Parimartha. Dari aspek hukum, I Dewa Gede Palguna melihat ada satu hal yang masih belum jelas dalam peristiwa Puputan Badung. Yakni terkait kebenaran pencurian uang yang dituduhkan kepada masyarakat sekitar Sanur dalam peristiwa kandasnya kapal Sri Kumala, 27 Mei 1906. ‘’Kalau benar terjadi, di mana terjadinya? Di atas kapal atau di bawah, karena ini akan berbeda. Kalau di atas kapal, karena dia berbendera Belanda, teregistrasi dari Belanda berarti dia harus tunduk dengan hukum dan pengadilan Belanda. Tapi kalau dianggap terjadinya di bawah dan kalau itu benar terjadi, maka Raja Badung benar itu adalah yurisdiksi dari Pengadilan Kerta,’’ ujarnya. Oleh karena itu, lanjut Palguna, Belanda tidak mempunyai alasan untuk mengultimatum dan kemudian diikuti penyerbuan terhadap Kerajaan Badung yang melahirkan peristiwa Puputan Badung. Wajar saja bila kemudian I Gusti Ngurah Made Agung sebagai Raja Badung mempertahankan kebenaran itu sampai titik terakhir. ‘’Saya melihatnya dari perspektif itu, jadi ada fakta sejarah yang menurut saya sampai sekarang belum clear. Kenapa belum clear? Karena belum pernah diperiksa, benarkah terjadi pencurian di kapal Sri Kumala. Raja Badung sudah menjawab, ‘kami sudah memerintahkan punggawa kami ke sana dan sudah meneliti dan ternyata menurut laporan, masyarakat
kami sudah bersumpah bahwa itu tidak pernah ada pencurian itu’,’’ jelas dosen pengajar hukum internasional di FH Unud ini. Palguna menambahkan, Belanda telah melakukan pelanggaran karena mengultimatum sebelum ada keputusan pengadilan yang membuktikan pencurian itu benar adanya. ‘’Suatu negara yang berdaulat dilarang melakukan tindakan yang bersifat pelaksanaan kedaulatan terhadap wilayah berdaulat lainnya. Jadi secara tidak langsung, entah beliau I Gusti Ngurah Made Agung atau Tjokorda Mantuk ring Rana saat itu sadar atau tidak, beliau sudah meneguhkan prinsip itu,’’ tandasnya. Sementara itu, I Gde Parimartha mengatakan, nilai-nilai kepahlawanan selalu tumbuh dikaitkan dengan perjuangan bangsa untuk mengusir penjajah. Tetapi yang terjadi dalam hubungan di Bali ini memang sebelum proklamasi, nilai-nilai kepahlawanan sudah ada. Itu dibuktikan dengan perjuangan Raja Badung I Gusti Ngurah Made Agung. ‘’Jadi di situ yang bisa kita lihat sebagai nilai-nilai kepahlawanan adalah nilai kejujuran, jadi bekerja jujur, kerja keras, setia, dan kokoh dengan kebenaran. Kalau sudah sesuatu dipandang benar ya… dipertahankan mati-matian,’’ ujarnya. Parimartha menambahkan, dalam rangka mempertahankan kebenaran secara jujur itulah, maka I Gusti Ngurah Made Agung rela berkorban dalam perang puputan. Perang habishabisan ini secara halus juga disebut matelasan. Dalam hal ini, tidak hanya anak buah yang gugur dalam medan perang, tetapi juga pemimpinnya. ‘’Kalau pemimpin tidak mati dalam perang, itu tidak bisa disebut puputan. Ini beliau sebagai pemimpin perang ada di depan, secara tradisi begitu. Kalau dalam perang sekarang pembesar kan di belakang. Dulu pembesar di depan, itu yang membawa semangat puputan, perang habis-habisan membela kebenaran, mengusir penjajahan,’’ pungkasnya. (kmb32)
Rendah Hati Dari Hal. 1 Dalam acara Malam Natal, ia mengatakan banyak umat terobsesi membeli hadiah, makanan, dan semua yang terkait dengan diri sendiri. ‘’Mereka perlu untuk lebih rendah hati,’’ tambahnya. ‘’Jika ingin merayakan hari Natal yang sesungguhnya, kita harus merenungkan kalimat ini: Tuhan selalu ada di tiap kehidupan kita,’’ kata Paus di Basilika St. Peter seperti dilaporkan Reuters. Dalam misa yang dihadiri 10.000 orang, termasuk para kardinal dan uskup, Paus Francis mengatakan banyak negara maju yang harus diingatkan bahwa makna hari Natal adalah kerendahan hati, kesederhanaan, dan misteri. ‘’Kelahiran Yesus disangkal oleh beberapa pihak, dan diabaikan oleh yang lainnya,’’ katanya. Hari ini sikap tak acuh semacam itu dapat kembali
terjadi jika Natal sekadar perayaan belaka, sehingga rasa syukur terhadap Tuhan kerap dikesampingkan. ‘’Kita lebih terpaku membeli hadiah mewah, tetapi abai terhadap mereka yang terpinggirkan. Dunia semacam itu telah menyandera Natal, sehingga perlu dibebaskan,’’ tegasnya. Paus Francis yang kerap membela warga miskin mengatakan, masa kecil Yesus harus mengingatkan tiap orang agar peduli terhadap penderitaan para korban konflik, khususnya anak-anak. ‘’Kita harus memperhatikan nasib anak-anak di seluruh dunia yang tidak mendapat kasih sayang dari ibu atau ayahnya, mereka justru menderita, bersembunyi dari ancaman bom, dan terpaksa tinggal di pinggir jalanan kotakota besar, atau menyeberangi negaranya dengan perahu bersama pengungsi lainnya,’’ katanya. (ant)
Senin, 26 Desember 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Persraman Pemangku, Srati & Uparengga(3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Aranyaka Parwa (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sanggar Karawitan Genta Mascita – Panjer 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 DW TV 12.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku, Srati & Uparengga (3) 12.30 Berita Siang
13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Hom Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live Duta Bahasa Provinsi Bali 15.30 Education On Bali TV 16.05 Pabligbagan 17.05 Inovator 17.30 Taman Sari TK Permata Kasih 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata Pura Arak Api & Pura Alas Harum 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Nusadawa Pura Kancing Gumi (1) 23.0 Lila Cita Calonarang Br. Kelan Tuban (3) 24.00 Closing
Ciri Khas Dari Hal. 1 Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra juga berharap pemerintah Bali maupun kabupaten menata kembali bangunan akomodasi, sebagai ciri khas bangunan di Pulau Dewata. ‘’Arsitektur Bali telah menghilang, terutama dalam bangunan hotel murah di Badung. Parahnya, bangunan ini berada di sekitar Jalan Sunset Road yang menyebabkan Bali telah kehilangan jati dirinya,’’ ujar pria yang akrab disapa Gung Alit ini. Dia menilai Badung di dalam menerapkan syarat berdirinya bangunan terutama hotel telah mengabaikan penggunaan arsitektur Bali pada setiap bangunan yang dimohonkan izinnya. Sehingga Bali yang selama ini sangat bangga akan budaya dan arsitekturnya, telah dikhianati oleh para investor yang seenaknya membangun di Badung. ‘’Harusnya
mereka diarahkan agar tidak seenaknya membangun, sehingga nuansa Bali tidak hilang dalam setiap bangunan akomodasi yang ada. Wisatawan juga bisa merasakan berada di Bali ketika bangunan tempat mereka tinggal mencirikan nuansa Bali,’’ tegasnya. Di Persimpangan Terkait makin menurunnya penggunaan ornamen Bali di akomodasi pariwisata, Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menilai pariwisata budaya di Bali kini sedang berada di persimpangan. Bali sudah bergeser dari pariwisata yang awalnya didefinisikan sebagai pariwisata yang berkelanjutan, berkesinambungan, berbasis budaya, berskala kecil dan menjadikan masyarakat sebagai subjek. Pria yang akrab disapa Cok Ace ini mengutarakan dulu konsep pariwisata budaya dibuat berdasarkan paham Tri Hita Karana (THK). ‘’Kenapa
Kunjungan Kerja dulu Prof. Mantra menekankan ketinggian bangunan tidak lebih daripada tiga lantai atau pohon kelapa? Kan itu maksudnya biar harmoni dengan lingkungan karena kita menganut paham Tri Hita Karana. Salah satu di antaranya serasi dan harmonis dengan lingkungan,’’ jelas Panglingsir Puri Ubud ini. Cok Ace menambahkan, masyarakat juga harus dijadikan sebagai subjek pariwisata. Bukan sekadar objek foto ketika sedang mencangkul di sawah atau ngayah di pura. Oleh karena itu, masyarakat mesti dilibatkan sebagai subjek. Sebagai contoh di Ubud, banyak sekaa kesenian yang masih bertahan bahkan tumbuh dengan hebatnya lantaran menjanjikan. Menurut Cok Ace, inilah yang paling diharapkannya ke depan. Ada lebih banyak orang Bali yang ikut terlibat sebagai pelaku pariwisata sesuai maksud dari pariwisata budaya. (par/rin)
Ketegasan Sikap Dari Hal. 1 Pandangan ini mengemuka saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait pengelolaan hutan di Bali. Pada jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon ini, responden berharap Bali segera melakukan reorientasi pengelolaan kawasan hulu. Konsistensi dan ketegasan sikap dalam menjaga kawasan hulu harus menjadi komitmen pemimpin di Bali. Tercatat 71,67 persen responden memandang perlu langkah cepat dan akurat untuk menyelamatkan kawasan hulu. Hancurnya sejumlah infrastruktur dan tempat ibadah di Bali diterjang banjir, membuktikan Bali belum melakukan langkah yang optimal dalam menjaga kawasan hulunya. Daerah resapan yang ada di hulu justru terus dikelola dengan pendekatan bisnis, sehingga kawasan konservatif meny-
usut. Pemerintah daerah Bali pun diingatkan untuk segera melakukan optimalisasi fungsi hutan termasuk menggalakkan program reboisasi. Perambahan hutan untuk kepentingan ekonomis harus dihentikan. Pelibatan masyarakat desa sebagai pengelola hutan desa patut dibudayakan. Di lain pihak, 27,15 persen responden menilai reorintasi kebijakan tak perlu dilakukan dalam mengelola kawasan hulu. Bencana yang terjadi belakangan ini bukanlah kesalahan orientasi pengelolaan lingkungan tetapi karena maraknya penyimpangan. Pemerintah diharapkan menjabarkan ketentuan UU Lingkungan Hidup. Yang perlu dilakukan adalah meningkatkan pengawasan dengan menindak para pelanggar tata ruang. Toleransi terhadap pelanggaran tata ruang selama ini telah menjadi pemicu terjamahnya kawasan hulu
Kesalahan Pilot Dari Hal. 1 Seorang sumber seperti dikutip RIA mengatakan, data awal menunjukkan insiden terjadi akibat kesalahan mesin atau pilot, sedangkan kantor berita Interfax melaporkan bahwa pesawat tidak mengirim sinyal darurat SOS. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengata-
kan masih terlalu dini untuk menetapkan penyebab jatuhnya pesawat, sedangkan Presiden Rusia Vladimir Putin akan terus diberi informasi perkembangan terakhir insiden ini. Kementerian Pertahanan Rusia kerap menerbangkan musisi ke Suriah untuk menggelar konser demi menghibur tentara di negeri itu. (ant/rtr)
sebagai ruang bisnis. Selain itu, sedimentasi yang terjadi di sejumlah alur sungai juga harus diatasi. Pemerintah tak bisa hanya mengeloa air sungai saja untuk kepentingan bisnis, tetapi harus melakukan langkah-langkah perawatan terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS). Sementara 1,18 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Mereka mengingatkan agar Bali konsisten menjaga luas kawasan hutannya dan menjaga perimbangan tata ruangnya. Pengelolaan dan optimalisasi fungsi-fungsi kawasan hulu sebagai kawasan tangkapan air hujan harus dilakukan. (dir)
Dari Hal. 1 Pertama saat melakukan kunjungan kerja ke Mandeh, pesisir selatan, beliau mengingatkan agar arsitektur Nusantara dilestarikan. Kedua pada saat kunjungan kerja ke Borobudur beliau mengingatkan sekali lagi pentingnya identitas ini,’’ paparnya. Wakil Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. mengatakan, ke depan harus ada upaya berkesinambungan dari pemimpin Bali dan semua pihak menjaga karakteristik dan ciri khas arsitektural Bali yang semestinya dituangkan dengan lebih detail dalam master plan pembangunan Bali. Dosen Fakultas Teknik Universitas Warmadewa ini menegaskan, setiap pembangunan gedung harus mengakomodir arsitektur lokal Bali. Sebenarnya hal tersebut telah diatur dalam Perda 5/2005 tentang persyaratan arsitektur bangunan gedung. Namun selama ini aturan itu hanya menjadi macan kertas karena tidak diterapkan dengan tegas dan pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran juga lemah. Selain itu, tambah Prof. Runa, pelanggaran juga dikarenakan perda tersebut belum secara prinsip dan detail mengatur arsitektur bangunan gedung, sehingga kerap terjadi berbagai penafsiran dari masingmasing arsitek. Hal senada diungkapkan dosen Fakultas Teknik Unud Prof. Dr. Ir. Rumawan Salain, M.Si. Menurutnya,
Bali yang merupakan jendela Indonesia, seharusnya kental menampilkan identitas ke-Bali-annya melalui wujud fisik arsitektural. Ke depan, ia berharap pembangunan di Bali tidak mengabaikan arsitektur lokal, karena hal itu bisa menghilangkan ciri khas Bali. Wisatawan ke Bali juga tertarik dengan keunikan dan kearifan lokal bangunannya sehingga jika keunikan ini hilang, dikhawatirkan lama-kelamaan Bali akan ditinggal wisatawan. Ia juga berharap pemerintah mampu menegakkan Perda RTRWP Bali dan perda mengenai arsitektur gedung sehingga mampu menjaga identitas budaya Bali. Kepala Dinas Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra juga menyesalkannya. Arsitektur khas Bali kini lebih banyak terkikis gaya minimalis. Padahal, arsitektur merupakan salah satu media untuk menunjukkan budaya Bali kepada wisatawan. ‘’Orang luar datang ke sini mau lihat budaya kita, mau lihat gaya arsitektur kita. Kita lihat Prancis, Italia itu masih dengan gaya arsitektur mereka, ngapain kita kok gaya-gayaan dengan gaya minimalis yang di negaranya dia juga mereka buat. Kalau tidak ada perbedaan, ngapain juga dia datang ke sini,’’ sesalnya. Menurut Yuniartha, hasil survei mengatakan bahwa 65 persen wisatawan datang ke Bali untuk melihat budaya. Oleh karena itu, budaya harus tetap menjadi ‘’jualan’’ utama pariwisata. (iah/rin)
16 Pages
243 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
Philippines braces for Christmas storm, offers roasted pigs
st.com. http://epaper.in rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Monday,
Decembe
r 26, 2016
n-Chyna Kardashia continues w reality sho dia me on social r 26, 2016
Monday, Decembe
to unfold continues The drama media platforms.
has been Chyna” across multiple “Rob & reality show and to before the The couple’s a second season, announced — The night mother renewed for Kardashian family Kardashian to where on E!, Rob that his fiance and LOS ANGELES and taken according social media is premiered left him tradition, points are born. baby special Instagram followers had abruptly are the realityfuture plot daughter his 8.2 million storymyself and The Kardashians He of their month-old embarrassed of cross-platform with her. things that in the days before. TV experts Katie Walsh, a doctoral the baby School said family” Kardashian Blac Chyna, my later, fiancee his A few days posts with various apologized to help” for socks those his fans he is “seeking replaced holiday-themed in said ” and asked He explained an “flaws/issues images of pray for me.” been “in from his company. that he’d did some to “please and another entry bad place emotional
telling, USC’s Annenberg student at on and Journalism, on reality for Communicati her studies year’s Solast who presented culture at Studies TV and fan and Media ciety for Cinema in Montreal. a TV Conference Chyna have “Rob and can continue watchsaid. you show, and social media,” she media ing it on aspect of social that is “The other it so important has that makes .. Everybody Snapchat, it’s participatory. Instagram, access to then you can actually of the Twitter, andin the story line their on participate comments show by making are also chamInstagram.” as marThe Kardashians social media head pions of usingDavid Schwab, keting, said strategy firm Octagon of celebrity in First Call. is nobody like them “There socialite social that has a have been the states and therefore everything footprint promote to able to cross shows to products sister they do, from want to help a he they out with,” anything P, File or godkid or niece unique.” (ap) Strauss/Invision/A Jordan Photo by at the MTV said. “It’s Chyna arrives
Blac file photo, 30, 2015 Angeles. In this Aug. Awards in Los Video Music
ional Bali
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar Goanna 16 17 Batu Jimbar
You can
find Internat
AP Photo/Aaron
Favila
pig is popular 2016. Roasted nation. Dec. 23, on Friday tly Roman Catholic Philippines of Manila, in this predominan city, north Buena” pigs in Quezon called “Noche eve dinner under roasting hot charcoalduring a Christmas arranges served Manny Paroginog and traditionally Filipino cook celebrations during Filipino
tmas for Chris es braces Philippin ers roasted pigs storm, off
have moved reported to by Sunday people were centers lechon at to six evacuation region, which the Bicol we’ll be having Sur. evacuate, morning in targeted includes Camarines force celebrapopulation, evacuation centers.” to Sur officials at Roman Catholic officials to Camarines families — some “It’s difficultlives will be put to largest it difficult for to heed the 50,000 evacuation tions when our safety and making blew closer to about people — for attention Please prioritize by local the number menacingly get people’sWith many refusing 250,000 night, but was initially risk. heed of warnings official typhoon Day as officials struggled , some s and travel. warnings. communitiesto carry by Saturday — A powerful responded In Catand- take units,” welfare on Christmas celebration MANILA The Associated of those who government villagers leave high-risk they decided Philippines Shirley Felino Castro told from family pigs to entice below expectations. officials said Vice Gov. the eastern a ty- far 6 evacuations. people’s attention by phone. to page offered roasted out forcedpast 65 years, seven uanes province,she had ordered to divert say- Press Continued governor In the the Philippines Abundo said of villagers, Luzon. A provincialemergency shelters. winds phoons have struckaccording to the forced evacuation also be heard hard-headed, to range in southern destructive News can Day, at Global to move “are really houses packed Christmas weather agency. Heavy rainfall, were threatening ing some want to leave their need in “Bali Image” from 9.30 Nock-Ten of 185 re- on 96.5 of Cabattering wavesrural and urban Typhoon Radio FM am. Listen to winds government’s Villafuerte is in they don’t Christmas.” “We to and and sustained it’s weather populated which until 10.00 FM at http:// we need Gov. Miguel because maximum (114 miles) per hour heavily Philippine force, the mph), Global Radio ten2mywarnings, marines Sur province,path, offered to do this by now,” she told ABSkilometers to 255 kph (158 gions, where forecast Christmas at in globalfmbali.lis them into the agency raised typhoon streaming typhoon’s of people gusts of up to smash on or live video and the pigs, a popular “lechon,” in evacuate Welthousands and http:// radio.com of Social roast CBN television. lfmbali.com and was expectedof Catanduanes stranding li. called canceled flights http://radiogloba nel/global-fm-ba The Department , which helps from sailing. delicacy locally to entice villagisland province ports as airlines durprevented Development surges evacuation centers ustream.tv/chan shelters. to blow west- ferries were Sunday night. of storm emergency but this fare and government response4,200 to and forecast warned portion move then ... floods about to It’s said only the southern and Officials villages, flashvillagers to ers know it’s ChristmasVillafuerte oversee “I ing disasters, ward across island of Luzon in coastal and asked typhoon,” is a legit Christmas Eve. “Please of the mainto the capital, Manila, the landslides, safer grounds. on pass close before exiting overmay evacuate to is the biggest holiday tweeted Asia’s Christmas on Monday, Sea. Nock-Ten and which has South China making landfall in the Philippines, mountain weaken after Sierra Madre hitting the
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
SENIN KLIWON, 26 desember 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Nanoe Biroe Ajak Generasi Muda Giat Bekerja SEMAKIN malam, suasana Konser Musik Bali Songsong 2017 semakin meriah dan bergairah. Pasalnya, di pengujung acara, Nanoe Biroe dengan rambutnya yang gimbal mampu ‘’mengguncang’’ Panggung Terbuka Ardha Candra Art Centre, Denpasar, Sabtu (24/12) malam. Dengan ciri khasnya yang menggunankan pakaian serba hitam, pierching di mulut, gelang hitam di tangan dan sepatu beda warna, para Baduda (sebutan fans Nanoe Biroe - red) larut dalam euforia konser tersebut. Mengawali penampilan dengan menggunakan ‘’tapel’’ raksasa, Nanoe Biroe menyapa fansnya dengan lagu andalannya ‘’Baduda Tai Urek’’. Dilanjutkan dengan ‘’Boya Je Superman’’ dan ‘’Mejalan Megae’’. Pada lagu ‘’Mejalan Megae’’, Nanoe Biroe mengajak masyarakat, khususnya ‘’Baduda’’ untuk semangat bekerja sehingga apa yang diinginkan bisa tercapai, apalagi menjelang tahun baru. Tentunya para ‘’Baduda’’ mempunyai citacita dan harapan baru. ‘’Bangunlah dari mimpi. Ayo kerja dan kerja. Sehingga apa yang kalian impikan bisa terwujud. Jangan bekerja hanya mengejar uang semata, tapi yang utama adalah untuk memberikan kebahagiaan dan kemajuan bangsa,’’ kata Nanoe Biroe di sela-sela penampilannya. S e lain lagu tersebut, Nanoe Biroe juga membawakan beberapa lagu andalan lainnya, seperti ‘’Matan Iluhe Mobil’’, ‘’Manusa Raksasa’’, ‘’Gumi Tanpa M a t a n Ai’’ dan menutup penampilannya dengan single ‘’Menyama’’. Lewat lagu ‘’Menyame’’, N a n o e B i ro e mengajak dan menyadarkan fansnya bahwa siapa pun dia, apa pun latar b e lakangnya dan dari mana pun asalnya, semua manusia adalah bersaudara (manyama). Sehingga, ia berharap semua harus hidup rukun dan damai dalam satu-kesatuan Bhinneka Tunggal Ika. (win) Nanoe Biroe
Atiqah Hasiholan Beberkan Resep Cantik dan Sehat SEJAK terpilih menjadi bintang ‘’Venus Two Way Cake’’, nama dan karier Atiqah Hasiholan semakin bersinar. Ia juga menerima banyak tawaran baik untuk berakting maupun menjadi model. Untuk akting, wanita kelahiran Jakarta, 3 Januari 1982 ini mengaku ia sering melakukan syuting di luar ruangan dan sering terkena sinar matahari. Tetapi, itu tak membuatnya merasa khawatir. ‘’Di satu sisi, profesionalisme harus tetap aku jalani. Di sisi lain, perawatan kulit harus tetap diperhatikan. Bukan berarti saat melakukan tuntutan profesi, perawatan kulit dilupakan. Saat itu aku selalu menjaga kondisi kesehatan kulit dengan menggunakan sunblock,’’ kata Atiqah, belum lama ini. Dalam kesehariannya, Atiqah mengaku selalu mengonsumsi banyak air putih. Baginya, air putih sangat bermanfaat untuk menunjang penampilan dan kecantikannya. ‘’Setiap pagi, saya membiasakan diri minum satu botol air putih. Khasiatnya benar-benar terasa. Berasa berat badan lebih ringan,’’ ungkapnya. Menurut Atiqah, meski kini dirinya menyandang sebagai bintang Venus, tak ada perawatan khusus yang dilakukan olehnya. Seperti kebanyakan orang awam, Atiqah hanya melakukan perawatan tubuh sederhana dan tak memerlukan biaya yang mahal. Sementara perawatan rambut, Aitiqah hanya meluangkan waktu sebulan sekali untuk pergi ke salon. Sementara untuk lulur, wanita pemilik tinggi badan 170 sentimeter dan berat badan 52 kilogram ini melakukannya dua minggu sekali. Meski demikian, sebagai perawatan tubuh harian yang sederhana, Atiqah tak pernah lupa menggunakan body lotion. ‘ ’ D a n satu lagi, masalah konsumsi makanan, saya enggak pernah pantang makan apa pun. Tapi, selalu menjaga agar tidak berlebihan. Air es merupakan salah satu minuman yang sering saya hindari, saya juga tidak makan daging, keju dan susu sesuai diet menurut golongan darah A. Sarapan pagi hanya buah. Tidur kalau bisa delapan jam sehari,’’ paparnya. (pik)
Bali Post/wan
SEMARAK – Suasana semarak Konser Musik Bali Songsong 2017 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Sabtu (24/12) malam.
Konser Musik Bali Songsong 2017
Puluhan Artis Bali ’’Guncang’’ Ardha Candra MENGAKHIRI tahun 2016 dan menyongsong awal tahun 2017, Bali TV menggelar Konser Musik Bali Songsong 2017 di Panggung Terbuka Ardha Candra Art Centre Denpasar, Sabtu (24/12) malam. Puluhan artis penyanyi Bali dihadirkan dan mampu ‘’mengguncang’’ Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali dengan ciri khas masing-masing. Di antaranya Nanoe Biroe, Rocky N’ Band, Dek Ulik, Trisna STE, Ayu Saraswati, 3G Angels, Galuh Bilen, Yan Peri dan dua penyanyi muda berbakat, Anggos Devaki dan Adhipa, serta dihibur oleh pelawak asal Buleleng Susi, Gapul dan Gabeng. Terlihat ribuan penonton memadati Panggung Terbuka Ardha Candra untuk menyaksikan penampilan artis-artis penyanyi Bali kesayangan mereka. Konser Musik Bali Songsong 2017 ini juga terbilang istimewa. Sebab, tidak hanya penonton khalayak umum yang
datang, namun juga disaksikan langsung oleh pimpinan pemerintah kabupaten/kota se-Bali. Tentu pemandangan ini mendeskripsikan semangat para pemimpin pemerintah kabupaten/kota se-Bali dalam menyambut tahun 2017 dengan berbagai program baru mereka untuk kemajuan daerah masing-masing. Tidak hanya itu, kejutan juga ditunjukan oleh mantan Pangdam Udayana Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (WBT). Dalam kesempatan
itu, Ketua PHDI Pusat ini secara tiba-tiba menggaet Ketua Kadin Bali AA Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H., Sekda Kota Denpasar Rai Iswara dan Senator DPD-RI wilayah Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III untuk bernyanyi bersama di tengah Panggung Terbuka Ardha Candra. Lagu yang dibawakan yaitu ‘’Nyame Peturu Bali’’ dan ‘’Selem-selem Manis’’. Mekipun terlihat agak canggung dan tidak begitu hafal lirik lagu, namun
semuanya bisa menyanyikan lagu tersebut dengan santai dan mampu menghibur masyarakat yang datang. Dalam kesempatan tersebut, WBT berharap melalui Konser Musik Bali Songsong 2017 dan lagu yang dibawakan bisa mempersatukan masyarakat Bali dan tidak mudah terprovokasi, bersatu dan kuat seperti sapu lidi. ‘’Bali harus kuat dan tidak mudah diprovokasi, sehingga harus bersatu dan saling dukung. Wujudkan Bali mangde trepti, raket tekek sekadi sampat lidi,’’ ujarnya. Selain itu, dikatakan, melalui konser musik tersebut generasi muda bisa menjaga dan melestarikan seni dan budaya yang ada di Bali. Sebab, melalui seni dan budaya bisa mempersatukan yang berbeda menjadi satu-kesatuan. Dengan begitu, Bali tetap kuat dalam menghadapi persaingan global
pada tahun 2017 mendatang. Tak hanya itu, Rocky N’ (Rochineng) dengan lagu ‘’Bali Shanti’’ juga mengajak masyarakat Bali untuk hidup bersatu, sehingga tidak ada sekat antara masyarakat Bali. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat Bali bersatu untuk menjaga dan mengajegkan tanah kesucian Bali. Setelah lagu ‘’Bali Shanti’’, ia juga menyanyikan lagu ‘’Nyujuh Ipian’’. Lagu ini menceritakan kisah tentang perjuangan seseorang yang jauh dari keluarga untuk bisa mencapai suatu tujuan yang diimpikan demi keluarga. Meskipun selalu merindukan keluarga, tetapi semangatnya untuk mencapai impian dan masa depan tersebut tidak pernah pudar. Rochineng juga menyanyikan lagu ‘’Tuah Iluh’’ dan ‘’Basudewa Kutumbakam’’. (win)
BERBAUR – Sejumlah pejabat pemerintah daerah dan anggota Dewan di Bali, anggota DPDRI serta pengusaha berbaur dengan masyarakat Bali dan para undangan menyaksikan ‘’Konser Musik Bali Songsong 2017’’ di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Sabtu (24/12) malam. Bali Post/wan
Sampah Kiriman Terparah Tahun 2016
Ribuan Krama Desa Adat Seminyak Bersihkan Pantai DAMPAK dari musim hujan dan angin barat belakangan ini, kawasan Pantai Seminyak dan pantai sekitarnya kembali dikepung sampah kiriman. Sejak enam hari lalu, sampah yang berhasil dukumpulkan dan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) sudah mencapai 105 truk. Sementara Minggu (25/12) kemarin, sampah kiriman tersebut kembali menumpuk, bahkan lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya. Diperkirakan bisa sampai 122 truk sampah yang dikumpulkan. Kondisi ini bisa dikatakan sampah kiriman terparah untuk tahun ini, karena volume sampah tersebut terbesar dibandingkan dengan tahun lalu. ‘’Untuk akhir tahun 2016 ini, merupakan sampah yang terbesar di Pantai Seminyak dan pantai-pantai lainnya,’’ kata Bendesa Adat Seminyak, Badung, I Nyoman Sudana. Untuk membantu pihak terkait mengatasi permasalahan sampah tersebut, warga Desa Adat Seminyak, yaitu dari PKK, sekaa teruna, yowana semua berpartisipasi untuk membersihkan
pantai, Minggu kemarin. Sejak pagi, warga yang jumlahnya ribuan orang ini tampak bersemangat melakukan aksi nyata membersihkan pantai yang sangat kotor akibat sampah kiriman. ‘’Sekarang ini momen kita di Desa Adat Seminyak dengan mengerahkan ribuan warga semuanya untuk bersih-bersih di Pantai Seminyak. Sampah ini adalah siklus alam yang setiap tahun sekali pasti ada,’’ kata Sudana. Selain warga Seminyak dan pihak hotel, turis asing yang menginap di kawasan tersebut juga ikut terlibat membersihkan sampah kiriman itu. Pihaknya berharap sampah kiriman ini segera bisa diatasi agar tidak menimbulkan citra buruk yang berdampak pada penurunan okupansi dan lama tinggal wisatawan di kawasan tersebut. Sudana juga berharap kepada Pemkab Badung agar menambah lagi alat berat untuk membantu membersihkan sampah kiriman tersebut. Apalagi saat ini angin masih kencang dan diperkirakan masih ada lagi sampah kiriman. ‘’Sekarang di Seminyak kurang pen-
gangkutan sampah. Truk dan mobil pecalang juga sudah dilibatkan, namun masalah sampah ini belum bisa teratasi. Khsusnya alat berat perlu ditambah,’’ ujarnya. Selama ini, kata Sudana, Desa Adat Seminyak sudah membuat aturan yang berlaku baik untuk masyarakat setempat dan wisatawan jika kedapatan membuang sampah sembarangan maka dikenakan sanksi berupa denda Rp 500 ribu. ‘’Kami mengimbau agar masyarakat tidak seenaknya membuang sampah di aliran sungai. Sebab, sampah-sampah itu otomatis akan menuju ke hilir (pantai - red),’’ katanya. Salah seorang pemudi Seminyak, Gung Sri, mengaku risi dengan banyaknya sampah kiriman di kawasan pantai tersebut. ‘’Kalau pantainya kotor penuh sampah seperti ini, tentunya kami sebagai warga dan wisatawan pastinya risi dan tidak nyaman melakukan aktivitas di pantai. Dari kegiatan ini diharapkan kondisi pantai kembali bersih dan indah yang membuat wisatawan jadi senang melihatnya,’’ harapnya. Sementara itu, Mariana,
SAMPAH KIRIMAN - Ribuan warga Seminyak, pengelola hotel dan wisatawan membersihkan sampah kiriman di Pantai Seminyak, Minggu (25/12) kemarin. salah seorang wisatawan asing asal Italia yang ditemui saat olahraga di Pantai Seminyak, mengaku kaget melihat keadaan Pantai Seminyak yang dipenuhi sampah. Menurutnya, jika tidak ada sampah, pastinya pantai ini cantik dan meny-
enangkan. ‘’Dengan adanya aksi bersih-bersih pantai ini, saya rasa warga Bali peduli kebersihan. Saya awalnya kaget saat melihat pantai ini penuh sampah dan yang paling mengganggu adalah sampah plastik ini,’’ keluhnya. (kmb23/k50)