20 HALAMAN
NOMOR 323 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa umanis, 25 juli 2017
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Adhyaksa Dukung Kilafah dan HTI
Menpora Minta Pramuka Jangan Dikorbankan Jakarta (Bali Post) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan segera memanggil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault terkait pernyataannya mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). ‘’Makanya nanti akan kami panggil segera,’’ kata Imam Nahrawi, Senin (24/7) kemarin. Ia menyatakan pemerintah pada prinsipnya akan betul-betul teliti mana yang menyangkut individual dan mana organisasi. ‘’Kita tidak mungkin mengorbankan Pramuka secara kelembagaan karena Pramuka ini telah membentuk katakter pemuda, pelajar, mahasiswa yang lebih baik,’’ katanya. Menurutnya, memang ada soal terkait dengan posisi Adhyaksa Dault sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Kemenpora akan mengklarifikasi lebih lanjut, tetapi prinsipnya tidak akan mengorbankan Pramuka, apalagi mereka akan meng-
gelar Raimuna, 14 Agustus 2017. ‘’Yang kita klarifikasi tentang statemen Adhyaksa yang saya dengar dan saya lihat itu mendukung kilafah, mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meskipun waktunya sudah beberapa waktu yang lalu,’’ katanya. Akibat adanya kasus itu hingga saat ini pemerintah masih menahan dana yang seharusnya disalurkan untuk Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebesar Rp 10 miliar. ‘’Kan tidak mungkin kemudian kita memberikan fasilitas sebelum ada klarifikasi lebih lanjut. Kami sedang mendalami karena
Pramuka itu memerlukan dana secara kelembagaan, tetapi harus ada sikap yang jelas nanti tentang individual yang menolak Pancasila atau secara kelembagaan Pramuka,’’ katanya. Menurutnya, dana itu belum akan dicairkan sebelum pemerintah yakin dengan sikap pimpinan Pramuka. ‘’Kita ingin menyelamatkan Pramuka secara kelembagaan. Klarifikasi atau memanggil akan dilakukan secepatnya. Kami nanti akan koordinasi dengan Kemenko Polhukam,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
Adhyaksa Dault
KASUS SUAP - Saksi Anggita Ekaputri berjalan meninggalkan ruangan seusai sidang lanjutan kasus suap hakim MK terkait uji materi atas Undangundang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (24/7) kemarin.
Imam Nahrawi
Gerindra Mundur dari Pansus KPK
Sidang Patrialis Akbar
Bahas Perppu Ormas
Presiden Jokowi Bertemu Pimpinan Partai Pendukung
Ada Upaya Lemahkan KPK
Jakarta (Bali Post) – Wakil Fraksi Partai Gerindra DPR-RI Desmond J Mahesa mengatakan fraksinya menarik diri dari Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Tugas dan Wewenang KPK, salah satunya terkait legalitas Pansus. ‘’Fraksi Gerindra tarik diri dari Pansus Hak Angket KPK. Alasan pertama pembentukan Pansus tidak memenuhi syarat yang sesuai Tata Tertib DPR dan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD,’’ kata Desmond di Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Ia mengatakan Pansus Angket harus melibatkan seluruh fraksi, namun nyatanya masih ada fraksi yang belum menyetorkan nama anggotanya ke dalam pansus tersebut. Menurutnya, kalau hal itu dibiarkan dan Fraksi Gerindra tidak bersikap maka itu ada sesuatu yang salah serta rapat Pansus diadakan seolah-olah dadakan. ‘’Misalnya ke Lapas Sukamiskin, kami bilang tidak setuju, namun mereka tetap berangkat. Saya bilang kalau tetap berangkat, Gerindra akan keluar, sehingga ini yang membuat kami tidak bisa ikut,’’ ujarnya. Menurutnya, setelah berangkat dari Sukamiskin, perwakilan Fraksi Partai Gerindra tidak kembali aktif sehingga diputuskan Gerindra keluar dari Pansus. Hal. 19 Harus Keluar
Jakart (Bali Post) – Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah perwakilan partai politik pendukung pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/7) sore. Politikus Partai NasDem Jhonny G Plate mengatakan kehadiran mereka untuk membahas peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). ‘’Diundang Presiden, membahas Perppu Nomor 1 dan Perppu 2,’’ ujar
Jhonny di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Hingga kini, DPR belum menyetujui Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tentang Keterbukaan dan Pertukaran Informasi Keuangan Perbankan dan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Meski belum disetujui DPR, kedua perppu sudah berlaku. Hal. 19 Agenda Dadakan
Bali Post/ant
KOALISI - Perwakilan partai koalisi pemerintah berbincang saat tiba untuk memenuhi undangan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Pertemuan Presiden dengan perwakilan partai koalisi pemerintah tersebut berlangsung tertutup.
Anggita Ekaputri Akui Dikasi Uang dan Mobil Jakarta (Bali Post) – Mantan hakim Konstitusi Patrialis Akbar memberikan uang 500 dolar AS dan mobil Nissan March kepada seorang perempuan bernama Anggita Ekaputri. ‘’Menerima uang 500 dolar AS,’’ kata Anggita dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Anggita adalah perempuan yang diamankan oleh penyidik KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Patrialis pada 25 Januari 2017. Kata Anggita, pemberian uang dan mobil itu sebelum Patrialis umroh. ‘’Pemberian uang sebelum Pak Patrialis umroh, tapi tidak mepet sih waktunya,’’ tambah Anggita yang lahir pada 12 Juli 1992. Patrialis menjalankan umroh pada Desember 2016. ‘’Diberikan sekaligus, persisnya saya lupa, seminggu sebelum umroh mungkin,’’ ungkap Anggita. Uang 500 dolar AS itu ditemukan di dompet Anggita saat dilakukan OTT terhadap Patrialis dan dirinya serta tiga orang lain di pusat perbelanjaan Grand Indonesia pada 25 Januari 2017. ‘’Betul uang 500 dolar AS di dompet saudara yang diamankan pada 25 Januari 2017 itu dari Patrialis?’’ tanya jaksa penuntut umum KPK Lie Putra Setiawan. ‘’Betul
dan sudah disita KPK,’’ jawab Anggita. Anggita mengaku kenal dengan Patrialis saat ia masih bekerja di salah satu tempat bermain golf. ‘’Kenal Pak Patrialis saat di kantor aku sebelumnya, pas aku lagi kerja. Aku diminta salah satu teman kerja ada yang mau membuat member lalu aku samperin terus bicarakan tentang member itu,’’ ungkap Anggita. Peristiwa itu terjadi pada September 2016. Selain uang, Anggita pun mengaku mendapatkan pemberian lain dari Patrialis termasuk mobil. ‘’Pernah terima sesuatu berupa pakaian, uang dan mobil,’’ kata Anggita. Mobil merek Nissan March itu diberikan pada sekitar November atau Desember 2016, tepat sebelum Patrialis menjalankan umroh. ‘’Mobil diberikan sebelum umroh, mungkin bulan November akhir,’’ ungkap Anggita. Ia pun mengklarifikasi pemberitaan yang sempat beredar mengenai hubungan dirinya dan Patrialis. ‘’Saat penangkapan saya bersama mama saya, anak saya, sepupu saya dan Bapak Patrialis, jadi lima orang, bukan berdua, bukan di hotel dan bukan di kos-kosan,’’ tegas Anggita. Hal. 19 Tidak Relevan
Yulianis Dipanggil Pansus
Sebut Nazar Diistimewakan KPK Jakarta (Bali Post) Mantan anak buah Muhammad Nazaruddin (Nazar), Yulianis, memberikan keterangan kepada Pansus Hak Angket KPK DPR-RI, Senin (24/7) kemarin. Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group ini mengungkap sejumlah hal antara lain Nazaruddin masih mengendalikan perusahaan dan asetnya dari dalam penjara. Selain itu, Nazaruddin juga disebut bisa bebas melakukan intervensi dan intimidasi terhadap para mantan karyawannya yang menjadi saksi di KPK, dan sejumlah penyimpangan yang terjadi di KPK berkaitan dengan mantan bosnya itu. ‘’Tujuan saya bicara ini bukan untuk menjelekkan KPK, melemahkan KPK dan menjatuhkan KPK. Tapi berhenti mengistimewakan Nazaruddin. Tolong perhatikan korban dan teman-teman karena ulah Nazaruddin. Jangan orang kecil kayak kami jadi tumbal,’’ kata Yulianis. Pamanggilan Yulianis, dinilai Pan-
sus, perlu mengingat selama ini, sejumlah perkara yang ditangani KPK berawal dari ocehan Nazaruddin termasuk kasus megaproyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Adapun teman-teman yang dimaksud adalah mereka yang namanya dipakai di perusahaan Nazar. Beberapa di antaranya Mindo Rosalina Manulang (Rosa), Manager Marketing Permai Group, dan terseret kasus proyek Wisma Atlet. Juga Direktur Utama PT Sanjico Abadi, Asep Aan Priandi, yang dijerat pidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Umum dr. Murjani Sampit, Kalimantan Tengah. Ada juga Devi Reza Raya yang dulunya hanya tukang fotokopi tetapi dijadikan Direktur PT Bina Inti Sejahtera dan dihukum pidana karena proyek RSUD Keraton, Solo, Jawa tengah. Begitu juga, Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Matondang, yang terseret kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Ru-
mah Sakit Khusus Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata di Universitas Udayana tahun anggaran 2009. ‘’Pak Marisi dijadikan tersangka karena awalnya tidak mau bekerja sama dengan KPK untuk ungkap Nazaruddin. Saya tidak menyalahkan Pak Marisi karena dia ikut Nazaruddin dari tahun 1999. Dia tahu perangai Pak Nazar karena sering dapat kekerasan fisik,’’ ungkap Yulianis. Terkait kesaksian BAP Marisi, Yulianis mengungkapkan dirinya kerap memperoleh keluhan dari Marisi terkait sepak terjang Nazaruddin dalam proses BAP di KPK. ‘’Pernah dalam satu penyidik, Pak Marisi mengungkapkan kepada saya, ketika dia sedang diperiksa penyidik KPK, tiba-tiba Nazaruddin datang. Kemudian BAP yang ditulis penyidik, bukan mencatat keterangan Pak Marisi tetapi keterangan dari Nazaruddin,’’ kata Yulianis. Hal. 19 BAP Karyawan
Bali Post/ant
YULIANIS - Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunanjar (kiri) didampingi Wakil Ketua Pansus Taufiqulhadi dan Masinton Pasaribu berjabat tangan dengan mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Group Yulianis sebelum rapat dengar pendapat umum (RDPU) di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/7) kemarin.
denpasar
2
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
figur
Bali Post/edi
Pemahaman Wawasan Nusantara
SELAMA ini, para pelajar di Bali mengenal kebudayaan dari daerah lain hanya dari buku pelajaran di sekolah. Seperti halnya dalam mengenal kebudayaan dari daerah Maluku Utara, mereka hanya memperoleh dari teori di sekolah. Untuk itu, sebanyak 20 orang pelajar tingkat SMA sederajat di Bali berkesempatan mengetahui secara langsung kebudayaan, adat istiadat dan kehidupan masyarakat Maluku Utara. Mereka mendapat kesempatan itu pada tanggal 16 Juli hingga 24 Juli 2017 lalu. Pelajar asal Bali ini mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang merupakan program BUMN Hadir Untuk Negeri 2017. Managing Director Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua Wayan Karioka menjelaskan, program ini untuk memberikan pemahaman terhadap siswa terkait wawasan Nusantara, bahwa kita menjadi satu kesatuan Indonesia. Dengan mengunjungi Provinsi Maluku Utara, para pelajar Bali tersebut bisa mengenal kebudayaan yang ada di sana. “Harapan kita, dari hanya mengenal teori bisa langsung menjadi pengalaman. Siswa juga nampak senang. Di Maluku Utara, mereka mendapat wawasan yang baru,” katanya saat penutupan SMN, Senin (24/7) kemarin. Kegiatan ini, kata Karioka, mengarah pada pemahaman pariwisata, di mana para siswa diberikan pengenalan secara langsung terkait budaya yang menjadi salah satu aset berharga dari industri pariwisata. Dengan begitu mereka diharapkan nantinya bisa menceritakan dan menjelaskan tentang budaya Nusantara itu dengan baik kepada para wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. (edi)
Dishub Tambah 30 Rambu Lalin Baru
Denpasar (Bali Post) – Sorotan terhadap kekroditan arus lalu lintas (lalin) di Denpasar ditanggapi serius jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar. Pihak Dishub terus berupaya mencari terobosan. Selain melakukan rekayasa lalin, Dishub juga secara rutin menambah rambu-rambu dan pemasangan traffic light (TL) atau lampu pengatur lalin. Tahun ini Dishub menambah 30 unit rambu lalin dan pemasangan TL di simpang Jalan Hayam Wuruk – Jalan Anyelir. Dikonfirmasi Senin (24/7) kemarin, Kepala Dishub Kota Denpasar I Gede Astika didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas I Nyoman Sustiawan mengatakan, tahun ini ada pemasangan 30 unit rambu lalin baru. Dengan penambahan tersebut, kini di seluruh ruas jalan di kota Denpasar, baik jalan nasional, provinsi dan jalan kota sudah terpasang 3.833 unit rambu lalin. Sustiawan menambahkan, selain penambahan rambu lalin, Dishub juga memasang road barrier beton atau pemisah jalur di Jalan Teuku Umar atau tepatnya di depan Level 21 dan di wilayah Buagan. ‘’Pemisah jalur yang terpasang masih belum permanen. Selanjutnya akan dievaluasi. Jika dinilai efektif, baru akan dibuat permanen,’’ ujarnya. Sementara untuk pemisah jalur di simpang Jalan Hayam Wuruk – Jalan Anyelir, Denpasar Timur yang sudah setahun diuji coba akan diganti dengan lampu pengatur lalin. Menurut Sustiawan, kini di seluruh Kota Denpasar sudah terpasang 67 unit traffic light dan 30 unit warning light. Ditanya, apakah masih ada persimpangan jalan yang perlu lampu pengatur lalu lintas? ‘’Masih ada dua persimpangan yang perlu lampu pengatur lalin. Yakni simpang Jalan Gatot Subroro Barat – Jalan Gunung Catur dan simpang Jalan Imam Bonjol – Jalan Nakula. Namun, karena statusnya jalan nasional, maka hal itu akan dikoordinasikan dengan Dinas PU Provinsi Bali dan Balai Jalan Nasional,’’ paparnya. Selain pemasangan traffic light baru, tambah Sustiawan, masih ada beberapa lampu pengatur lalin yang belum terkoneksi dengan Area Traffic Control System (ATCS). ‘’Tapi untuk pergantian, kami juga perlu koordinasi karena traffic light itu berada di jalan provinsi,’’ ujarnya. Sustiawan menambahkan, tahun ini Pemkot Denpasar juga mengalokasikan dana Rp 175 juta untuk pembuatan zona sekolah. Pembuatan zona sekolah diutamakan di depan SD dan SMP. Tujuannya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi siswa, karena zona sekolah tersebut dilengkapi dengan pita penggaduh. ‘’Hingga kini baru 26 sekolah di Denpasar yang dilengkapi zona sekolah,’’ katanya. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : BALI TUJUAN PERDAGANGAN NARKOBA INTERNASIONAL Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
AIR MANCUR – Sejumlah warga tengah bersantai sambil menyaksikan air mancur menari di Taman Kota Lumintang, Denpasar. Air mancur yang dioperasikan setiap Sabtu malam dan Minggu malam ini menjadi daya tarik tersendiri, sehingga pada malam tersebut Taman Kota Lumintang ramai dikunjungi warga.
Pemkot Didesak Tata Permukiman Kumuh
Denpasar (Bali Post) –
Keberadaan permukiman kumuh di Denpasar perlu penanganan lebih serius. Apalagi persoalan permukiman kumuh di kota ini berbeda dengan yang terjadi di kotakota besar lainnya di Indonesia. Masalahnya, permukiman kumuh terjadi di areal lahan kontrakan. Meski demikian, penanganan masalah ini harus tuntas pada 2021 mendatang. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Denpasar dari Fraksi PDI-P Nyoman Darsa, Senin (24/7) kemarin. Menurut Darsa, usulan ini sudah masuk dalam pandangan umum fraksi pada sidang paripurna DPRD saat penetapan revisi RPJMD belum lama ini. Dikatakan, Fraksi PDI Perjuangan mengingatkan agar persoalan permukiman kumuh bisa tuntas tepat waktu, yakni tahun 2021 mendatang. Pemkot Denpasar agar memenuhi indikator sasaran serta capaian yang
ingin diraih hingga akhir tahun 2021 nanti. Selain tuntasnya persoalan permukiman kumuh serta lahan telantar, kata Darsa, yang juga cukup mendesak adalah penataan infrastruktur jalan, jembatan, drainase serta berkurangnya titik genangan dan banjir di Kota Denpasar. ‘’Juga tertatanya lalu lintas serta pasilitas pendukungnya pada ruas-ruas jalan di Kota
Denpasar,’’ paparnya. Darsa menambahkan, yang juga mendesak dilakukan adalah terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat, lapangan pekerjaan, sarana prasarana kesehatan dan pendidikan, tertatanya ruang terbuka hijau, sarana kepemudaan serta sarana pengembangan budaya. ‘’Pengembangan kawasan hulu, tengah dan hilir Kota Denpasar sebagai destinasi wisata mesti terintegrasi,’’ ujar politisi kelahiran Panjer ini. Sementara itu, Pansus XII DPRD masih menggodok Ranperda Permukiman Kumuh. Ketua Pansus XII DPRD Denpasar I Wayan Suadi Putra mengakui ada kendala dalam menata permukiman kumuh di Denpasar. Pihaknya belum
melihat adanya aturan yang membolehkan melakukan penataan permukiman kumuh milik perorangan atau kontrakan dengan menggunakan dana APBD atau APBN. Suadi Putra menambahkan, tipelogi permukiman kumuh di Denpasar berbeda dengan daerah lainnya, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang maupun kota-kota besar lainnya. Kalau di Denpasar, permukiman kumuh itu berada di lahan milik perorangan. Tidak ada kawasan kumuh di Denpasar di lahan pemerintah. “Ini yang sulit untuk kita tata. Dasar hukumnya agar kita bisa masuk ke tanah perorangan itu yang perlu dicari,” ujar Suadi. Sementara itu, berdasarkan SK Wali Kota Denpasar Nomor
88.45/509/HK/2012, jumlah kawasan kumuh di Kota Denpasar sebanyak 18 hektar. Dalam waktu tiga tahun, jumlahnya meningkat menjadi 167 hektar. Peningkatan tersebut berdasarkan hasil verifikasi dan identifikasi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi. Dari 167 hektar itu, paling banyak di Denpasar Utara, yakni seluas 54 hektar. Selanjutnya disusul Denpasar Selatan seluas 50 hektar, Denpasar Barat 35 hektar dan di Kecamatan Denpasar Timur sebanyak 27 hektar. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Kasus Penganiayaan di Kamar Waria
Kondisi Porter Bandara Itu Diprediksi Tak Bisa Normal Denpasar (Bali Post) Setelah dirawat di RSUP Sanglah selama sepekan, Muhamad Susilo diperbolehkan pulang, Kamis (20/7) lalu. Namun kondisinya belum pulih dan dikhawatirkan Susilo yang bekerja sebagai porter di Bandara Ngurah Rai, Tuban ini tidak bisa kembali normal. Hal itu diduga akibat benturan di kepalanya saat dia jatuh dari lantai dua kamar kos, bencong berinisial WD di Jalan Pura Banyu Kuning, Denpasar Barat (Denbar). “Kata dokter, tidak bisa normal kembali. Sekarang saja ia belum bisa bicara dan sebagian badannya kaku,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Senin (24/7) kemarin. Oleh karena itu, Susilo belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Saat ini, kata Sumena pihaknya sudah memeriksa WD dan Fd, waria yang diajak kencan. “WD sendiri tidak mau melapor karena dia juga korban,” ujarnya. Menurut WD, lanjut Kapolsek, Susilo mengaku tidak membawa uang
Bali Post/ist
BELUM PULIH - Meski belum pulih, Muhamad Susilo (tengah) dijemput temannya dari RSUP Sanglah
tapi HP-nya dipakai jaminan. Selanjutnya WD memanggil temannya, Fd untuk melayani Susilo. Usai kencan, tiba-tiba Susilo minta HP-nya tapi dipertahankan oleh WD. Versi WD, saat itulah Susilo mengeluarkan pisau lipat dan dipakai menyerang WD hingga mengalami beberapa luka sabetan. “Fd lari duluan disusul WD. Diduga Susilo mau mengejar mereka tapi malah melompat dari lantai dua dan jatuh menimpa sepeda motor parkir di lantai satu. Apakah kepalanya membentur besi motor itu sehingga dia langsung tidak bergerak-gerak,” tegas mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Melihat hal itu, WD menggotong Susilo dan ditaruh di tanah kosong sebelah tempat kosnya. Pakaian dan sepeda motor pria asal Jombang, Jawa Timur ini juga ditaruh di sana. “Kalau cederanya tidak parah, pasti sudah bangun atau paling tidak bergerak. Ini sampai pagi dan dibawa ke rumah sakit diam begitu. Penyebabnya masih dicek tim medis,” ujarnya. Siapa tersangka dalam kasus ini? Mantan Wakapolsek Denpasar Selatan ini mengatakan, sampai saat ini belum ditentukan tersangkanya. Jika berdasarkan keterangan WD dan temannya, tidak menutup ke-
mungkinan Susilo sebagai tersangka karena dia melukai WD. Selain itu, Susilo ke TKP tidak membawa uang dan minta dilayani sehingga itu yang jadi pemicunya. Apalagi dia dalam keadaan mabuk. “Tapi WD tidak mau melapor. Kami masih menunggu dan mudah-mudahan Susilo bisa dimintai keterangan,” harapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Pura Banyu Kuning, Denpasar Barat (Denbar) dikagetkan dengan penemuan seorang pria telanjang bulat di tanah kosong di dekat simpang Jalan Mahendradatta-Jalan Pura Banyu Kuning, Kamis (13/7) lalu. Kondisinya sekarat dan muka berlumuran darah. Warga mengira pria itu yang tak lain bernama Muhamad Susilo (21) sudah meninggal dan langsung dilarikan ke RSUP Sanglah. Saat ditemukan, korban telanjang bulat, mulut bau minuman, bagian wajah dan kelopak mata lebam serta kepala sebelah kiri luka robek. Selanjutnya, petugas Polsek Denbar melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Hasil olah TKP di kamar waria yang diajak kencan oleh Susilo, WD petugas mengamankan kondom yang sudah dipakai, pisau lipat, ceceran darah, HP dan sepeda motor. (kmb36)
Nihil Sanggahan, Tender Pasar Badung Tuntas Denpasar (Bali Post) – Tender proyek pembangunan Pasar Badung yang dilakukan ulang, akhirnya tuntas. Pasalnya, pada masa sanggah tidak ada yang melakukannya. Artinya, PT Nindya Karya yang ditetapkan sebagai pemenang bisa segera melakukan pekerjaan, setelah dilakukan penandatanganan kontrak. Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar Maria Antonia Dezire Mulyani mengatakan hal itu, Senin (24/7) kemarin. Menurut Dezire Mulyani, masa sanggah
sudah berakhir Senin kemarin. Selama masa itu, tidak ada sanggahan atas keputusan yang telah dikeluarkan terkait dengan tender pembangunan Pasar Badung. “Tidak ada sanggahan yang masuk. Ini artinya pembangunan Pasar Badung segera bisa dilakukan,” jelasnya. Sebelumnya, pada tender pertama sempat mengalami kegagalan, sehingga pembangunan pasar Badung sedikit molor. Dezire Mulyani mengatakan, setelah melakukan seleksi pendaftaran dari 47
rekanan pendaftar menjadi enam pendaftar yang masuk ke dalam proses tender. Dari enam rekanan tersebut kembali diseleksi bertahap dari administrasi, teknis, harga dan kualifikasi. Jadi, dari enam perusahaan tersebut hanya satu yang memenuhi persyaratan dari tahapan seleksi hingga selesai, yakni PT Nindya Karya (Persero) yang memenuhi semua kriteria dari pelamar pembangunan Pasar Badung. Rekanan ini menawar Rp 75.010.998.000 dari pagu Rp 88.514.959.000.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar I Wayan Gatra mengatakan, pihaknya tetap akan menunggu selesai sanggahan hingga tanggal 25 Juli. Yang pasti, kata Gatra, ketika nanti sudah selesai sanggahan maka akan langsung dilakukan teken kontrak dan memulai pengerjaannya. Rencananya pembangunan Pasar Badung tahap I ini akan meliputi pembuatan basement dua lantai ke bawah, lantai dasar yang difungsikan untuk pedagang. Karena setelah ada
Diduga Korsleting Listrik, BMW Ludes Terbakar MOBIL BMW X6 M Series dengan nomor polisi B 905 NZO ludes terbakar di Jalan Raya Sunset Road, Senin (24/7) kemarin. Musibah ini diduga akibat terjadi korsleting listrik pada mobil tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah, karena mobil dalam keadaan terparkir. Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung I
Wayan Wirya membenarkan kejadian itu. Dikatakan, kendaraan mewah yang diketahui milik Dedy Wira Andika (33) itu terbakar saat terparkir. Akibatnya, seluruh bagian kendaraan ludes terbakar. “Informasi yang kami himpun di lapangan, kejadian kebakaran itu kecelakan tunggal,” ungkapnya. Mantan Camat Kuta Se-
latan itu mengatakan, sesaat setelah mendapat informasi terjadinya kebakaran, tim pemadam armada Majapahit dan Kunti turun dengan dua unit mobil pemadam. Meski upaya pemedaman tidak memakan waktu lama, namun mobil mewah itu tidak bisa diselamatkan. Wirya menghimbau agar masyarakat selalu waspada.
Khusus untuk pemilik kendaraan, diharapkan untuk selalu memeriksa kendaraan secara berkala. (edi) Bali Post/ist
TERBAKAR - Kondisi mobil BMW X6 M Series dengan nomor polisi B 905 NZO pascaterbakar di Jalan Raya Sunset Road, Senin (24/7) kemarin.
review dari Kementerian Perdagangan terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar dan dana pendamping dari APBD sebesar Rp 15 miliar, pembangunan Pasar Badung harus sudah ada yang bisa difungsikan pada pembangunan tahap pertama 2017 ini. Oleh karena itu, penggunaan dana APBN itu akan digunakan untuk membangun dua basement ke bawah, lantai satu dengan los yang akan menampung 459 pedagang dan lantai dua hanya sampai dak saja. (kmb12)
BADUNG
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
3
Bali Tujuan Perdagangan Narkoba Internasional tersebut. Menurut Masmini, Bali sebagai daerah wisata dunia telah menjadi daerah tujuan perdagangan narkoba internasional. Oleh karena itu, potensi penyalahgunaan narkoba sangat besar terjadi di Bali dan menjadi anca-
man bagi masyarakatnya, terutama di wilayah Kuta. Apalagi saat ini Indonesia secara keseluruhan dalam kondisi darurat narkoba sehingga perlu diantisipasi. “Tujuan kegiatan ini di samping untuk menekan peredaran narkoba, juga untuk menyelamatkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah Kuta,” ujarnya. Masmini berharap, seluruh personel yang dilibatkan dalam kegiatan itu dapat bekerja dengan sungguhsungguh. Jika ditemukan hal-hal mencurigakan agar segera dikoordinasikan dan
Mangupura (Bali Post) Keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Badung bakal terusik. Sebab, pemerintah setempat akan turut andil dalam pengelolaan lembaga milik desa adat tersebut. Menurut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Pemkab Badung akan membuat sebuah sistem LPD yang sama serta sistem pengawasan internal. “Untuk perbaikan LPD ke depan, kami betul-betul akan memproteksi dengan membuat sistem LPD yang sama dan sistem pengawasan internal,” tegas Giri Prasta saat menghadiri Paruman Bendesa Adat dan LPD se-Badung, Senin (24/7) kemarin. Giri Prasta menambahkan, pelaksanaan sistem pengawasan internal LPD ini akan dikerjasamakan dengan tim audit. Dengan begitu, audit dapat dilaksanakan secara rutin setiap tiga tahun sekali. “Dengan sistem pengawasan internal, setiap tiga tahun sekali wajib LPD itu di audit,” ujarnya. Dengan sistem tersebut, Giri Prasta menginginkan pengelolaan LPD lebih baik dan tidak ingin ada LPD dalam LPD.
Upaya ini disebut wujud darurat berbenah yang dilakukan Pemkab Badung. “Yang baik kita pakai dan yang jelek kita buang. Kami inginkan investasi untuk krama desa adat melalui penguatan LPD sebagai penopang desa adat,” tegasnya. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini menyebutkan, paruman ini sangat penting artinya dalam upaya mengembangkan LPD ke depan sehingga mampu sebagai lembaga keuangan mikro yang dapat mendukung segala kegiatan pembangunan adat, seni, agama dan budaya di desa adat. “LPD itu adalah dapurnya desa adat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapurnya desa dinas. Mari kita berbenah,” katanya. Giri Prasta menegaskan, Pemkab Badung berkomitmen siap mem-back-up 122 desa adat dan 122 LPD di Badung yang diwujudkan dengan mendukung pembangunan di pura khayangan tiga hingga paibon, termasuk pembangunan LPD. Mengenai pelaksanaan awigawig dan pembuatan pararem LPD menjadi tugas dari Dinas Kebudayaan. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma menambahkan,
Mangupura (Bali Post) -
Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung dan Kelurahan Kuta menggelar sweeping terhadap rumah kos di wilayah Banjar Segara dan Banjar Jaba Jero, Kuta, Senin (24/7) kemarin. Alhasil setelah dilakukan tes urine, dua penghuni kos dinyatakan positif mengonsumsi ekstasi dan satu orang positif benzo. Selanjutnya mereka dibawa ke Kantor BNNK Badung di Jalan Raya Abianbase, Badung. Disasarnya wilayah Kuta, mengingat Kuta merupakan pusat kunjungan wisatawan dunia dan besar kemungkinan jadi daerah tunjuan perdagangan narkoba internasional. Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H, mengatakan op-
Bali Post/ist
SWEEPING - BNNK Badung bersama instansi terkait saat melakukan sweeping di wilayah Kuta.
erasi tersebut dimulai pukul 04.30 Wita melibatkan aparat gabungan TNI, Polri, Kesbangpolinmas Badung, Satpol PP Badung dan Linmas Kelurahan Kuta sebanyak 50 orang. Lurah Kuta I Wayan Daryana juga terlibat langsung dalam kegiatan
Terkait Bantuan Hibah Rp 350 Juta
Mantan Bendesa Adat Jimbaran Angkat Bicara
Mangupura (Bali Post) Persidangan kasus korupsi bantuan dana hibah Pemkab Badung Rp 350 juta untuk Desa Adat Jimbaran sudah berakhir. Mantan Bendahara II Desa Adat Jimbaran I Wayan Badra divonis satu tahun dan sekarang sudah bebas bersyarat. Namun dalam sidang tersebut dan dalam putusan hakim, nama mantan Bendesa I Made Budiasa muncul dan bahkan disebut juga harus bertanggung jawab. Atas apa yang menimpa mantan bendesa yang juga menjadi saksi dalam perkara ini, Budiasa melalui kuasa hukumnya, Wayan Sumardika, Senin (24/7) kemarin angkat bicara. “Kalau putusan menyebutkan bendesa adat harus bertanggung jawab, ya memang benar. Klien kami mantan bendesa adat memang bertanggung jawab. Artinya, sejauh mana dan dalam limit waktu mana dia harus bertanggung jawab,” jelas Sumardika selaku kuasa hukum mantan Bendesa Adat Jimbaran ini. Ia menjelaskan, ketika uang dari
pemerintah cair, bendesa adat sudah menarik uang itu. “Dan setelah uang ditarik dan sudah di tangan bendesa adat, kemudian uang itu diserahkan ke bendahara II yang akan dipergunakan sesuai peruntukannya,” tandas Sumardika. Ia menambahkan, jika saat itu bendesa adat pegang uang, dia menilai salah juga. “Karena tupoksinya yang memegang dan mengelola uang adalah bendahara,” urai Sumardika. Lantas soal muncul adanya permintaan uang tidak dimasukkan ke dalam kas, itu dibantah semua oleh Budiasa. Menurut kuasa hukumya, jika di persidangan terdakwa (I Wayan Badra red) mengatakan bahwa diperintahkan bendesa adat untuk tidak mencatatkan dan tidak dimasukkan ke dalam kas desa adat, atau membuat laporan fiktif. Menurutnya, hal itu perlu dibuktikan. “Ya, pertanyaan saya mampukah dia (bendahara II) membuktikan pernyataan itu? Kalau tidak mampu buktikan bahwa itu perintah dari bendesa adat, kan sama dengan senjata makan tuan,”
ucap Sumardika. Yang jelas, lanjutnya, mantan Bendesa Adat Jimbaran tidak ada memerintahkan bendahara untuk tidak mencatatkan di dalam kas desa adat. Dia kembali menegaskan, yang punya tugas keuangan adalah bendahara. “Kalau diambil alih masalah keuangan salah lagi bendesanya, yang jelas bendesa adat sudah bekerja sesuai tupoksi dan bekerja dengan benar,” tegas Sumardika. Soal pos anggaran salah sebagaimana dakwaan jaksa, katanya, dana hibah Rp 350 juta itu untuk agenda desa adat dari Januari 2013 sampai Desember 2013. Uang bantuan cair di akhir tahun. Oleh bendesa dan bendahara, agar kegiatan berjalan dipinjamlah kas desa adat. “Ketika uang cair di akhir tahun, ditarik bendesa adat diserahkan ke bendahara. Harusnya dicatat dulu dan dikembalikan ke kas desa adat. Namun oleh bendahara dibayarkan untuk membayar gong dan lainnya. Kalau jujur, ini masalah administrasi saja, bukan korupsi,” tegas Sumardika. (kmb37)
dalam melakukan penggeledahan disesuaikan dengan prosedur yang berlaku serta dalam pelaksanaan diutamakan keselamatan. “Kami bagi dua tim. Tim pertama menyasar kos-kosan di lingkungan Banjar Segara Kuta, sedangkan tim kedua di lingkungan Banjar Jaba Jero Kuta,” tegasnya. Hasil dari sweeping tersebut berhasil diamankan dua pengguna ekstasi dan satu orang pemakai benzo. Selanjutnya mereka dibawa ke Kantor BNNK Badung untuk menjalani konseling. (kmb36)
Pemkab Campuri Sistem Pengelolaan LPD
paruman ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dari bendesa adat dan ketua LPD, karena dilihat perkembangan sekarang ini bahwa pengelolaan LPD dananya cukup besar dan perlu dikelola dengan profesional. “Melalui paruman ini diharapkan mampu mewujudkan tertib administrasi ke depannya,” ujarnya. Anom Bhasma mengatakan, keberadaan LPD adalah istimewa karena tidak tunduk dengan UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro yang dikukuhkan dengan ketentuan peralihan UU Nomor 1 Tahun 2013 pasal 39 ayat (3) yang berbunyi “Untuk itu menjadi sebuah kesempatan untuk menyusun pararem LPD. Sementara di awig-awig LPD sudah dicantumkan bahwa LPD itu adalah milik desa adat, sehingga jelas bagaimana arah LPD ke depan”. Ditegaskan, LPD sangat berarti dalam kehidupan dan pembangunan desa adat itu sendiri. “Jika LPD berjalan dengan baik, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan uang. Cukup dari laba LPD ini akan mampu membiayai kegiatan upacaraupacara yang dilaksanakan desa adat,” tegasnya. (kmb27)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Karya I Gusti Ayu Ratu Sima Saraswati Geeta Adishati W. Suyasa
Wedakarna Tradisikan Agnihotra dan Lantunkan Weda di Puri Tegeh Kori
PURI Tegeh Kori Badung memiliki hajatan cukup besar pada Sabtu (22/7) lalu, yakni mengadakan karya manusa yadnya (piotonan lan upacara enam bulanan) pradana puri, putri keempat dari pasangan Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa dan Jero Melati Merry Dyanti, S.T. Upacara yadnya ini di-puput oleh Ratu Sulinggih Ida Shri Bhagawan Nabe Wira Kerthi dari Geria Tegeh Kori Buleleng. Hadir pihak keluarga dari semeton Tegeh Kori Penyaringan, Jembrana dan sejumlah kerabat puri. Uniknya, upacara manusa yadnya ini dipuncaki dengan upacara Agnihotra dan pembacaan Kitab Suci Hindu Bhagawad-Gita yang diikuti ratusan tamu undangan. Upacara Agnihotra dipimpin Pandit Narayan yang bertujuan memohon kemuliaan dari Dewa Agni dan Dewi Durga atas berkat yang telah diberikan kepada keluarga puri khususnya telah lahir penerus dan warih dari leluhur Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori. Sementara pembacaan Bhagawad-Gita dipimpin langsung oleh Panglingsir Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa yang membacakan sloka di Bab VII tentang Jnana Yadnya agar putri yang dilahirkan senantiasa mendapatkan berkah pengetahuan dan kemuliaan sesuai wahyu dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Vasudewa Krisna). ‘’Sebagai bagian dari warih Majapahit, kita sepatutnya menata tradisi dengan baik. Tradisi dan kebudayaan tidak hanya selesai di tingkatan leluhur dan pakempakem tidak saja diciptakan oleh raja–raja di masa lalu, tetapi di kehidupan saat ini. Setiap warih baik Abhiseka Raja maupun panglingsir
PURI TEGEH KORI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama kerabat di sela–sela acara manusa yadnya di Puri Tegeh Kori Badung. di puri masing–masing dapat menguatkan tradisi baru dengan penyempurnaan pengetahuan. Prinsip 5P dalam menjalankan tradisi puri tetap harus dijalankan, yakni pura (tempat pemujaan), puri (kediaman), pusaka (peninggalan leluhur), purana (sejarah leluhur) dan pasar (ketahanan ekonomi),’’ ungkap Shri Gusti Wedakarna. Ia menitikberatkan bahwa ilmu pengetahuan adalah hal yang utama pada setiap manusia. ‘’Dalam hidup ini yang paling penting bagi setiap manusia adalah menguasai jnana dan menggunakan untuk kepentingan agama, bangsa dan negara. Apalah arti gelar kebangsawanan, kemegahan tembok puri dan istana, serta kekayaan material duniawi, warih (pratisenatana) leluhur, jika keturunan kita tidak mampu menjadi teladan,’’ tuturnya. Sejak kepemimpinan (Swargi) Shri Wedastera Suyasa, pihaknya dituntut selalu mengutamakan tata
krama. Setiap pikiran, perkataan dan perbuatan haruslah terukur dengan baik. ‘’Kami meyakini konsep Manunggaling Kawula Gusti dan Sabdo Pandhito yang mengikat keluarga puri dalam bertindak-tanduk. Semoga putri Ratu Sima dapat menjadi pemimpin Bali dan pemimpin bangsa nantinya,’’ ujar Sekretaris Jenderal di Pasemetonan Ageng Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) ini. Pada puncak acara, Gusti Wedakarna memberikan cihna dan penganugerahan berupa nama untuk Pradana yang diupacarai, yakni I Gusti Ayu Ratu Sima Saraswati Geeta Adishati Wedawitryputri Suyasa yang berarti seorang putri yang tegas seperti Ratu Sima, memiliki pengetahuan dan kecantikan selayaknya Dewi Saraswati serta menjadikan Bhagawad-Gita sebagai pedoman hidup dan dapat berkuasa selayaknya Adhishati (Sakti Siwa). (ad1876)
Fakultas Dharma Duta Jurusan Hukum
Gelar ’’Workshop’’ Penyusunan Penyuluhan Hukum dan Konsultasi Bantuan Hukum FAKULTAS Dharma Duta Jurusan Hukum Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Senin (24/7) kemarin menggelar workshop di kampus Jalan Ratna. Dalam workshop dengan tema ‘’Penyusunan Pedoman Penyuluhan Hukum dan Konsultasi Bantuan Hukum’’ tersebut dihadirkan dua narasumber yaitu Dr. I Dewa Made Suartha, S.H., M.H. dan Hasrul Halili, S.H., M.A. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Nengah Duija yang membuka workshop menjelaskan, selama ini Jurusan Hukum belum punya pedoman. Jika memberi bantuan hukum, mereka belum mempunyai standar yang pasti. ‘’Karena mempunyai kompetensi hukum yang memadai, kami mengintegrasikan antara hukum positif, hukum nasional dan hukum Hindu. Saat ini hukum positif 80% sedangkan hukum agama baru 20%. Kami integrasikan, coba buat pedomannya, sehingga nanti ketika ada persoalan hukum khususnya hukum agama, bisa dijadikan standar,’’ jelasnya. Melalui workshop ini, Rektor IHDN berharap secara bertahap hukum Hindu punya standar yang nanti bisa diintegrasikan ke hukum positif. Saat ini penyelesaian hukum di Bali ada nuansa agamanya. ‘’Substansi hukum itu, apakah satu pasal dalam hukum Hindu, sudah bisa
SAMBUTAN - Rektor IHDN I Nengah Duija (kanan) usai memberikan sambutan dalam Workshop Fakultas Dharma Duta Jurusan Hukum di IHDN Denpasar, Jalan Ratna. diintegrasikan ke hukum positif. Ini perlu dianalisis dan diintegrasikan,’’ ujar Prof. Duija. Sementara itu, Dr. I Dewa Suartha mengatakan, jika dilihat dari tema workshop ini, permasalahan sentral itu adalah bagaimana pemahaman hukum atau undangundang bagi masyarakat dan peningkatan pengetahuan hukum terhadap masyarakat. Atau bagaimana pemahaman keberadaan hukum bagi masyarakat Indonesia. Salah satu caranya dengan mengadakan penyuluhan hukum, konsultasi hukum dan bantuan hukum. Ini bisa dilakukan dalam hal pengabdian di masyarakat. Perguruan tinggi
sudah bisa melaksanakan dalam hal menyeimbangkan antara teori dan praktik. Kendalanya, ada UU Nomor 18 Tahun 2003 pasal 31 tentang advokat. Di sana terurai bahwa selain advokat tidak boleh beracara atau menjalankan pekerjaan sebagai advokat. Jika dilanggar dipenjara paling lama lima tahun dan denda Rp 50 juta. Di satu sisi, hal itu dinilai bertentangan dengan UU 1945, hingga dilakukan uji materiil ke Mahkamah Konstitusi dan pada 13 Desember 2004 diputuskan UU Advokat itu bertentangan dengan UUD 1945. Sementara Hasrul Halili mengupas tentang bantuan hukum. (ad1880)
Gandeng Global Leadership Adventure dan Bali Institute
Stikes Wira Medika PPNI Bali Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Mas Ubud STIKES Wira Medika PPNI Bali terus mengembangkan kerja sama dengan lembaga di luar negeri untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mas, Ubud, Gianyar. Dalam kesempatan ini, Stikes Wira Medika PPNI Bali bekerja sama dengan Global Leadership Adventure (GLA) dan Bali Institute mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema ‘’Global Health Initiative’’. Kegiatan diikuti siswa–siswa lulusan SMA yang sedang menjalani summer break di Amerika Serikat untuk belajar mengenai Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan di negara lain. Global Health Initiative dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Wira Medika PPNI Bali yang
dikemas dalam bentuk pengecekan kesehatan bagi lansia (gula darah, asam urat dan tekanan darah), penyuluhan kesehatan dan trengaya hidup sehat untuk pemuda, home visit (pengecekan jentik nyamuk), cuci tangan dan children workshop bagi anak–anak sekolah dasar. Kerja sama ini disambut baik oleh semua pihak, karena memberikan kesempatan belajar bagi siswa–siswa Global Leadership Adventure akan kehidupan masyarakat Bali mulai kebiasaan mencuci tangan hingga keadaan lingkungan sekitar rumah tempat tinggal. Home Visit yang dilakukan oleh Tim Stikes Wira Medika PPNI Bali dan siswa –siswa GLA juga memberikan edukasi mengenai pemberantasan jentik nyamuk dan pemberian
PENGABDIAN – Stikes Wira Medika PPNI Bali bersama GLA dan Bali Institue mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mas, Ubud.
bubuk abate. Kegiatan utama yang melibatkan lansia diadakan di tiap– tiap banjar yang ditunjuk oleh Kepala Desa Mas pada pukul 09.00–15.00 Wita. Pada proses pemeriksaan kesehatan setiap lansia diberikan buku mengenai catatan yang terdiri atas tekanan darah, kadar gula darah dan asam urat. Dari hasil pemeriksaan kesehatan tersebut kemudian diberikan penyuluhan mengenai langkah–langkah untuk mengurangi penyebab timbulnya penyakit seperti mengurangi makan nasi putih dan kacang– kacangan. Penyuluhan kesehatan yang dilakukan di tiap–tiap banjar melibatkan teruna-teruni banjar dengan memberikan informasi mengenai gaya hidup sehat bagi remaja dan bahaya merokok di usia muda. Children Workshop merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melibatkan anak–anak SD untuk belajar mencuci tangan yang benar serta informasi mengenai makanan berbahaya yang mengandung pewarna dan pengawet buatan. Global Health Initiative dimulai bulan Juli hingga Agustus 2017 yang dibagi tiga gelombang (batch). Tiap gelombang terdiri atas mahasiswa Keperawatan dan Analis Kesehatan yang berjumlah 12 orang dan Global Leadership Advanture mengirimkan 23 siswa. Dalam rangkaian kegiatan tersebut didampingi lima orang mentor dari Global Leadership Advanture. (ad1882)
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Parwata Serahkan Hibah Rp 1 Miliar di Banjar Tegal Jaya Dalung Percepat Pembangunan Balai Banjar
PEMERINTAH Kabupaten Badung terus memberikan kemudahan masyarakat Badung dalam membangun infrastruktur publik. Pihak eksekutif dan legislatif sudah sejalan dalam membantu kebutuhan dan keperluan masyarakat di Kabupaten Badung. Seperti halnya bantuan hibah di sejumlah banjar serta bantuan keuangan khusus, hampir semua banjar mendapatkannya. Kali ini, krama Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung mendapat bantuan hibah Rp 1 miliar untuk perbaikan balai banjar setempat. Dana hibah Pemkab Badung tersebut diserahkan Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Minggu (23/7) lalu. Hadir Klian Adat Banjar Tegal Jaya I Made Antika, Klian Dinas Ketut Siswanto, Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa serta sejumlah tokoh masyarakat banjar. Putu Parwata mengatakan, pembangunan balai banjar ini sudah dirancang setahun lalu, sehingga pihaknya sebagai wakil rakyat memfasilitasi. ‘’Untuk menyokong pembangunan balai banjar ini, saya mewakili pemerintah menyerahkan dana hibah Rp 1 miliar dari anggaran pembangunan yang dibutuhkan Rp 1,6 miliar,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskannya, untuk material bangunan pemer-
SERAHKAN HIBAH - Ketua DPRD Badung Putu Parwata (kiri) menyerahkan bantuan dana hibah Rp 1 miliar untuk pembangunan Balai Banjar Tegal Jaya Desa Dalung. intah membantu dengan dana hibah, sedangkan pengerjaan balai banjar nantinya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan bergotong royong. ‘’Dari anggaran pembangunan Rp 1,6 miliar, nanti kekurangannya dibantu lagi Rp 600 juta dari dana BKK sehingga semua terpenuhi untuk pembangunan balai banjar,’’ terangnya. Menurut Parwata, dengan pembangunan balai banjar ini, masyarakat Banjar Tegal Jaya dapat mengadakan kegiatan kreativitas baik di bidang seni,
adat maupun budaya. ‘’Balai banjar ini nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai pertemuan dan kegiatan organisasi para pemuda. Dengan percepatan pembangunan ini, kami harapkan ada percepatan potensi ekonomi dari wilayah banjar hingga desa,’’ paparnya. Parwata juga memfasilitasi dana hibah Pemkab Badung Rp 1,5 miliar untuk Balai Banjar Gaji. ‘’Pembangunan di Banjar Gaji, Dalung, kami bantu di hibah tahun 2017 dan BKK tahun 2018,’’ ungkapnya. (ad1879)
‘’Kalau untuk sumber makanan, antara protein hewani dan nabati harus seimbang 50 persen - 50 persen. Contoh protein hewani itu susu, putih telur atau ikan segar. Kalau yang nabati ya... berbagai jenis kacang-kacangan. Kebutuhan protein penderita GGK dengan cuci darah akan lebih tinggi dari orang normal,’’ jelasnya. Sutadarma menambahkan, pada pasien dengan cucui darah, konsumsi protein harus sesuai dengan kebutuhannya. Jika kurang, pemecahan protein dari otot akan lebih banyak terjadi sebagai sumber energi tubuh. Hal inilah yang menyebabkan penderita bertambah kurus. Sementara jika asupan berlebih, sisa metabolisme protein akan menumpuk di dalam tubuh sehingga memperberat penyakitnya. ‘’Kebutuhan kalorinya tergantung status gizi penderita. Pada gizi kurang atau buruk maka asu-
pan kalori harus lebih tinggi untuk menaikkan berat badan. Selain itu, gizi kurang atau buruk akan meningkatkan risiko komplikasi seperti infeksi menjadi sangat besar,’’ imbuhnya. Sutadarma melihat pasien cuci darah masih banyak yang kurang memperhatikan asupan nutrisinya, salah satunya akibat pengetahuan gizinya kurang. Padahal, mereka harus makan setiap hari seumur hidupnya, sedangkan salah satu organ tubuhnya sudah mengalami gangguan fungsi yang berat. Di sisi lain, asupan makanan membuat kinerja organ tubuh semakin berat pada saat melakukan cuci darah. Oleh karena itu, konseling gizi harus lebih sering dilakukan. ‘’Harapan hidup penderita GGK bisa lebih lama asalkan memperhatikan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi,’’ tandasnya. (ad1875)
Penderita Gagal Ginjal Kronis Juga Harus Perhatikan Asupan Protein
CUCI darah (hemodialisis) kerap dianggap sebagai satusatunya penyelesaian masalah penderita gagal ginjal kronis (GGK). Padahal, mereka juga harus memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Salah satunya asupan protein. Spesialis Gizi Klinik RS BaliMed Denpasar dr. I Wayan Gede Sutadarma, M.Gizi., Sp.GK. mengatakan, ada banyak permasalahan terkait nutrisi yang sering dialami penderita GGK. Di antaranya gizi buruk, gangguan keseimbangan cairan atau penurunan kadar protein tubuh (salah satunya kadar albumin). Penderita GGK juga mengalami mual dan muntah sehingga menurunkan selera makan. ‘’Kalau sudah dilakukan cuci darah, keluhan mual dan muntah akan menurun sehingga selera makan akan meningkat. Namun, permasalahan yang dapat terjadi setelah cuci darah antara lain kehilangan protein tubuh, gangguan cairan dan elektrolit. Kehilangan protein inilah sebagai salah satu penyebab gangguan gizi tubuh,’’ ujarnya. Menurut Sutadarma, protein akan ikut hilang bersama zat sisa metabolism dari dalam tubuh pada saat proses cuci darah. Itu sebabnya asupan protein harus ditingkatkan pada pasien GGK yang rutin menjalani cuci darah. Sebaliknya, penderita GGK yang tidak melakukan cuci darah maka asupan proteinnya harus dibatasi agar kerja ginjal tidak semakin berat karena zat sisa metabolisme protein harus dikeluarkan oleh ginjal.
Bali Summer Course II
FP Unwar Ajak Peserta Lihat Simantri FAKULTAS Pertanian Universitas Warmadewa (FP Unwar) bekerja sama dengan SAFE (Sustainable Agriculture Food Energy) Network menyelenggarakan Bali Organic Workshop and Bali Summer Course II, 24-29 Juli. Dalam kegiatan tersebut lima negara terlibat sebagai pembicara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Amerika Serikat dan Jepang. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta juga menjadi pembicara. Peserta datang dari berbagai negara, yaitu delapan orang peserta lokal dan 18 peserta internasional di kawasan dari Asia Pasifik, yakni Filipina, Malaysia, Sri Lanka dan Indonesia. Masing-masing pembicara memperkenalkan sistem pertanian di negara masing-masing, baik teknologi maupun sistemnya. Sementara FP Unwar memperkenalkan tentang sistem pertanian terintegrasi (Simantri) yang ada
di Bali. Para peserta juga diajak melihat langsung teori yang dipaparkan di dalam kelas dengan implementasi di lapangan. Usai workshop, FP Unwar mengajak para peserta ke daerah yang simantrinya sudah bagus dan maju, yaitu Blangsinga (Gianyar), Baliwoso (Bangli), Antapan (Tabanan) dan Cau Belayu (Tabanan). Dekan FP Unwar Ir. Dewa Sadguna, M.Agb. mengatakan, selama enam hari kegiatan Bali Summer Course diisi dengan transfer keilmuan (science) dan keterampilan dari pakar luar negeri berkaitan dengan perkembangan pertanian organik. ‘’Ini tambahan nilai keilmuan bagi mahasiswa di seluruh Asia Pasifik,’’ ujarnya, Senin (24/7) kemarin. Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program Bali Clean and Green yang salah satu implementasinya adalah Simantri. ‘’Kami mencoba menganalisis
BERSAMA - Dosen FP Unwar Dewa Sadguna berfoto bersama Wagub Bali Ketut Sudikerta dan para delegasi Bali Summer Course II.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
dan memahami kegiatan yang dilakukan di Simantri dan memperkenalkan kepada peserta dari berbagai negara,’’ kata Dewa Sadguna. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. menyatakan, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut karena memberikan banyak manfaat tidak hanya bagi Unwar tapi juga mahasiswa. ‘’Dari proses Bali Summer Course yang pertama sudah dirasakan manfaatnya,’’ tandasnya. Mahasiswa mendapatkan pengetahuan dari para expert berbagai negara secara free of charge. Hal itu karena lobi dari Fakultas Pertanian yang baik sehingga bisa mendapatkan kemudahan untuk menjalin kerja sama. ‘’Tidak gampang mendapatkan Summer Course ini karena semua negara minta. Kami ke Vietnam berjuang untuk mendapatkan Summer Course, sehingga bisa sampai dua kali sekarang. Sebetulnya jika kami buka secara umum, banyak orang yang mau,’’ ungkapnya. Summer Course sangat bermanfaat bagi Unwar karena mahasiswa dapat mengikutinya sehingga terjadi interaksi dengan peserta dari luar negeri. Hal itu bermanfaat untuk menambah pengalaman mahasiswa dan menyerap ilmu-ilmu yang didapatkan dari berbagai negara. ‘’Paling tidak menambah wawasan, ilmu dan keterampilan. Mahasiswa akan mendapatkan sesuatu yang tidak didapatkan dari bangku kuliah saja,’’ jelas Putu Widjana. (ad1881)
OPINI
6
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Bersih dari Korupsi TRANSPARANCY International dalam Indeks Persepsi Korupsi 2016 melansir Indonesia masuk peringkat negara terkorup di dunia. Meski kalau dilihat dari angka tergolong besar yakni peringkat 90 dari 176 negara, tetapi tetap saja masuk sebagai negara terkorup di dunia, bukan terbersih dari korupsi. Masalahnya lagi, upaya pemberantasan korupsi agar bisa keluar dari label “jajaran negara terkorup di dunia” justru menuai berbagai ganjalan. Contoh kasus yang belakangan viral di berbagai media, adanya hak angket dari lembaga legislatif terhadap lembaga pemberantasan korupsi di negeri ini, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Terlepas dari motif di balik mencuatnya hak angket terhadap KPK ini, publik banyak yang mengaitngaitkannya dengan kasus korupsi e-KTP yang melibatkan begitu banyak pihak, termasuk DPR. Tentu saja ini sah-sah saja, karena saat ini KPK sudah dianggap paling besar peranannya dalam pemberantasan korupsi di negeri ini. Mengingat yang sangat diperlukan saat ini, justru penguatan atau dukungan terhadap berbagai upaya pemberantasan korupsi di negeri ini. Sudah tentu, dukungan dan penguatan KPK sebagai salah satu lembaga pemberantasan korupsi yang sudah cukup dipercaya oleh masyarakat. Dikatakan salah satu, karena selain KPK masih ada lembaga lain yang bisa mengendus dan mengusut berbagai kasus dan potensi korupsi, di antaranya kejaksaan dan kepolisian. Memberantas korupsi yang sudah begitu mengakar bahkan mungkin membudaya ini, memang tidaklah mudah. Apalagi korupsi boleh dikatakan sebagai extra ordinary crime, kejahatan luar biasa, karena dampaknya menyengsarakan orang banyak karena merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan. Karena itu, pemberantasan korupsi ini tidaklah cukup hanya dibebankan kepada KPK, kejaksaan dan kepolisian yang penuh keterbatasan dan kini menghadapi berbagai ganjalan. Peran masyarakatlah yang paling besar, dengan melaporkan jika mengendus dan menemukan potensi korupsi atau paling tidak, tidak ikut-ikut melakukan korupsi. Dan justru di sinilah masalahnya, karena masyarakat selama ini telanjur dininabobokan dengan berbagai kemudahan seperti suap-menyuap, kolusi dan nepotisme yang justru menjadi biangnya korupsi dan pungli (pungutan liar). Jika ditelisik, sebenarnya ada empat faktor dominan penyebab merajelalanya korupsi di Indonesia. Pertama, faktor penegakan hukum yang masih lemah, mental aparatur, kesadaran masyarakat yang masih rendah, dan political will. Korupsi menjadi ganjalan serius terhadap pembangunan. Karena korupsi berdampak pada berbagai aspek kehidupan bangsa dan negara ini. Misalnya politik, korupsi akan mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance). Termasuk, mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan (political will) karena pemilihan umum (proses politik) akan menghasilkan para koruptor. Di pengadilan, korupsi yang terjadi dapat menghentikan ketertiban hukum (siapa yang membayar lebih mahal itulah yang dimenangkan). Sementara korupsi di pemerintahan, akan menghasilkan ketidakadilan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat (layanan publik). Jika semua sadar, begitu parahnya dampak perilaku korupsi terhadap pembangunan dan negara ini, maka sudah seharusnya upaya pemberantasan korupsi mendapat dukungan semua pihak. Terpenting, dukungan masyarakat untuk menghentikan perilaku korupsi dari diri sendiri terlebih dulu sebelum ke hal-hal (korupsi) yang lebih besar. Misalnya mulai mengubah perilaku nombok, menyuap, menggunakan katebelece (nepotisme dan kolusi) dalam segala urusan. Termasuk, saat pemilihan umum seperti pemilihan kepala daerah sehingga melahirkan pemimpin yang benar-benar bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Di Bali, hajatan demokrasi ini sebentar lagi akan digelar, yakni pemilihan bupati dan pemilihan gubernur. Mulailah bersih diri agar bisa melahirkan pemimpin yang bersih dan bangsa yang bersih dari korupsi. Bukan suatu kebanggaan masuk peringkat negara terkorup di dunia, entah itu berada di urutan yang ke berapa pun. Bukan suatu kebanggan menjadi orang yang di-cap koruptor, sekecil apa pun uang yang dikorupsi.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Layanan KTP Cepat dan Akurat
Sejalan dengan pengungkapan kasus korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saya sebagai warga negara sangat mendukungnya. Langkah ini tentu memiliki banyak manfaat bagi saya termasuk bagi ribuan masyarakat lainnya yang merasakan betul susahnya mendapatkan KTP elektronik. Dulu ketika program e-KTP ini digulirkan langkah pemerintah sangat cepat bahkan bisa menghadirkan alat yang komplet hingga ke kantor camat. Layanan e-KTP massal pun dilakukan secara cepat dan respons positif masyarakat. Belakangan setelah proses berjalan malah proses pencetakannya banyak ngadat. Ada satu keluarga yang tercecer keluarganya padahal saat diambil identitasnya bersamaan. Bahkan, yang memprihatinkan saya dengan warga harus menunggu datangnya blangko e-KTP berbulanbulan. Jika dalam urusan membuat e-KTP saja sedemikian ribetnya, bagaimana kita bisa hidup cepat dan efektif di masa mendatang. Terlebih belakangan sekolah juga mulai menggunakan pendekatan zonasi. Ini tentu akan bermuara juga pada identitas keluarga. Saya mohon pemerintah melayani masyarakat secara cepat dan efektif termasuk dalam layanan KTP. Saya khawatir, lambatnya layanan e-KTP ini karena memang negara tak mengambil kebijakan dalam hal ini. Kasus e-KTP jangan sampai menyandera hak warga mendapatkan KTP secara cepat. Putu Sudamia Wirawan Badung, Bali
KPK dan Upaya Pemberantasan Korupsi Terungkapnya kasus korupsi dalam megaproyek pengadaan e-KTP menegaskan bahwa perilaku korupsi benar-benar telah menghambat jalannya pembangunan dan menghancurkan sendi-sendi perekonomian. Oleh karenanya, perlu penanganan yang luar biasa. Penanganan yang luar biasa tidak akan bisa tercapai tanpa upaya-upaya yang luar biasa pula.
Oleh I Made Mulyawan Subawa enyadari hal itu maka apa yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mestinya mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak, dalam hal ini seluruh rakyat Indonesia. Alih-alih mendapat dukungan penuh, yang terjadi saat ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang notabene adalah wakil dari seluruh rakyat Indonesia telah membentuk Pansus yang justru bertujuan memeriksa KPK. Hal ini akhirnya banyak menimbulkan pertanyaan, ada apa dengan KPK sehingga parlemen kita harus membentuk Pansus, apakah ini pertanda bahwa hubungan antara kedua lembaga ini sedang tidak harmonis? Sudahkah keinginan anggota dewan yang terhormat merepresentasikan kehendak seluruh rakyat Indonesia? Kalau mau jujur tentang keadaan saat ini, sangat menyedihkan menyaksikan pelayanan
M
administrasi kependudukan terhadap masyarakat sangat terganggu akibat megakorupsi yang terjadi pada pengadaan e-KTP tersebut. Masyarakat di seluruh pelosok tanah air kali ini benar-benar merasakan dampaknya, masih segar dalam ingatan kita saat banyak orang tertunda memiliki e-KTP dengan alasan tidak adanya blangko. Satu hal lagi yang mungkin luput dari perhatian kita, ketika anak-anak Indonesia sedari kecil bermimpi memiliki KTP, saat menginjak usia yang cukup ternyata hanya mendapatkan selembar kertas (bukti kepengurusan), lalu harus menunggu sampai waktu yang tidak jelas selesainya. Mimpi mereka untuk segera memegang kartu tanda penduduk pun akhirnya tertunda, padahal memiliki kartu identitas kependudukan selain kewajiban juga adalah hak bagi setiap warga yang dijamin oleh negara. Ini berarti, tidak ada satu orang pun yang boleh menghalangi orang yang telah memenuhi syarat untuk memperoleh
KTP. Pertanyaannya kemudian, siapa yang bertanggung jawab atas ketidaknyamanan ini? Sebenarnya ada banyak hal yang akan dimudahkan ketika semua terintegrasi melalu sistem elektronik data kependudukan. Layanan kesehatan, layanan pendidikan, layanan perbankan sampai ke pemilu dan pilkada akan dengan mudah dikerjakan. Tetapi mimpi menjadi bagian dari negara yang tertib dalam pendataan kependudukan yang sebenarnya tinggal selangkah lagi berantakan karena ulah para koruptor. Meskipun saat ini kekisruhan atas pelayanan e-KTP perlahan sudah mulai bisa teratasi, tetapi tetap perlu dipertanyakan, kenapa hal ini bisa terjadi? Akan sangat disayangkan jika benar ada oknum penyelenggara negara yang turut serta menggerogoti anggaran proyek tersebut dan menjadi sebab dari kekisruhan ini. Para aktor yang diduga terlibat dalam mega-korupsi e-KTP telah melengkapi cerita kelam tentang
maraknya korupsi di Indonesia. Jika terbukti ada sekumpulan oknum dewan yang terhormat di lembaga legislatif terlibat, mereka telah mencoreng kehormatannya sendiri menyusul apa yang telah dilakukan sebelumnya oleh oknumoknum di lembaga yudikatif. Masih terang juga dalam ingatan, saat sebelum kasus e-KTP disidangkan, publik telah dicengangkan juga oleh dugaan korupsi di lembaga yang menjadi benteng terakhir pengadilan konstitusi Indonesia. Pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK hampir selalu mendatangkan hambatan. Kalau benar ada pihak-pihak yang menghalangi bahkan ingin menutup gerak para pendekar hukum kita memberantas kejahatan luar biasa ini, maka mereka (si penghalang) bukan saja berhadapan dengan KPK sebagai institusi hukum tetapi berhadapan dengan negara dan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di negara ini. Teror yang dialami oleh KPK dan jajarannya apalagi sampai berkalikali adalah jelas merupakan tindakan perlawanan dari pihak-pihak yang tidak senang dengan upaya pemberantasan korupsi. Namun, KPK mulai dari pimpinan pertama hingga saat ini tampaknya tidak pernah kendur dan menjadikan teror justru sebagai pemicu bagi KPK untuk berlari lebih kencang lagi menghadapi para penjahat yang diduga berlindung di balik jabatannya, di balik segala fasilitas dari negara, dan berbuat semaunya
Suara Mahasiswa
Estetika Media Sosial dalam Menunjang Profesionalisme Perkembangan media sosial begitu pesat nyaris tak terbendung dengan berbagai dampak baik terhadap sosial, budaya, ekonomi, politik, dan aspek lainnya. Hal tersebut dimulai dari perkembangan peradaban manusia yang disertai dengan perkembangan pola pikir manusia untuk mencapai kehidupan yang maju dan berkembang untuk memudahkan kehidupan manusia dari waktu ke waktu. Pembuatan teknologi dimulai dari rakitan yang sederhana hingga saat ini teknologi tidak lagi persoalan suatu rakitan dan kecanggihan piranti, namun bagaimana teknologi tersebut saat ini menghubungkan berbagai aspek. Saat ini, kualitas kehidupan manusia seringkali diukur dengan eksistensi manusia tersebut di media sosial. Seseorang yang terlihat mengikuti zaman dan terlihat keren dianggap sebagai orang yang hebat dan sukses. Hal tersebut kontras sekali dengan tujuan awal teknologi diciptakan. Teknologi pada awalnya diciptakan guna membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Namun saat ini, kehidupan manusia terkesan begitu ironis. Dengan berkembangnya kecanggihan teknologi dari waktu ke waktu, manusia justru semakin mengalami kemunduran sosial dalam hal beretika. Tampaknya manusia menjadi tidak tahu diri dan telah melampaui batas. Sebagai contoh, semakin majunya kecanggihan teknologi, batas khayal antara baik dan buruk menghilang. Tidak adanya lagi batas kesopanan dalam hal bertutur kata dan berpendapat. Lebih mirisnya lagi, manusia mulai ikut campur urusan orang lain. Kemudian timbul beberapa akun media sosial yang bersifat mengumbar privasi orang lain ke ruang publik. Sebenarnya, kita mengetahui bahwa hal tersebut merupakan privasi orang lain dan bukan urusan dan bukan hak kita untuk mengumbarnya ke publik.
Oleh
Karena Janice Kineta Namun saat ini telah menjadi hal yang sangat lumrah di masyarakat, bahkan jika kita tidak mengetahui hal tersebut terkesan tidak up-to-date. Pada akhirnya timbul sifat yang saling iri, menjatuhkan, dan nyinyir dengan kehidupan orang lain. Secara tidak sadar, hal tersebut membentuk karakter manusia yang buruk. Timbul rasa tidak puas sebagai manusia karena selalu membandingkannya dengan kehidupan orang lain yang terlihat di media sosial keren, padahal belum tentu dalam kehidupan nyata, orang tersebut begitu bahagia dan sempurna. Estetika bukan melulu membahas suatu objek mengenai keindahan. Estetika eksis dalam hampir semua aspek kehidupan manusia, bahkan estetika ada dalam suatu objek yang dinilai buruk. Estetika ada ketika keseimbangan terjadi. Sama seperti halnya ketika estetika diimplementasikan pada kehidupan. Estetika kehidupan terjadi ketika kehidupan tersebut memiliki keseimbangan antara suatu yang indah dan buruk. Diibaratkan seperti
putaran roda. Tidak mungkin selamanya kondisi kehidupan manusia selalu di atas seperti yang terlihat dalam media sosial. Ada saat ketika manusia dalam kondisi yang sangat baik juga di kemudian hari mendapatkan kondisi yang buruk. Tiap kondisi yang baik dan buruk mengajarkan kita hal baru dan makna arti kehidupan yang sesungguhnya. Hal tersebut menyadarkan kita untuk selalu bersyukur. Sama halnya dalam menghadapi gejolak kondisi media sosial masa kini. Selayaknya perahu di dalam lautan, kita bisa membatasi dan mengontrol nakhoda kita dengan menggunakan dan menyaring hal yang baik dan buruk dalam media sosial. Hal baik untuk dipelajari dan hal buruk yang ada jangan diikuti. Estetika sendiri terlahir dari jiwa yang indah. Jiwa yang mampu dengan bijaksana memaknai hidup dan dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk. Bukan sebaliknya kita menjadi kehilangan identitas diri kita yang sebenarnya dan dipengaruhi oleh lingkungan. Bukankah yang dapat kita lakukan adalah mengontrol nakhoda perahu karena kita tidak mampu mengontrol badai? Sebagai seorang warga negara Indonesia, kita patut menjunjung tinggi dan mempertahankan budi luhur yang telah ditanam, dibentuk, dan diperjuangkan oleh para terdahulu kita. Menjadi seseorang yang berpendirian dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip dan nilai yang mulia, yang baik dan berakhlak, yang mengerti dan paham maksud dari estetika budaya Indonesia yang hingga kini menjadi kebanggaan dan khazanah kekayaan budaya yang menjadi bahan dan cakrawala luas bagi bangsa bangsa lain di dunia.
di atas penderitaan rakyatnya sendiri. Semangat pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK sangat patut mendapatkan apresiasi dari semua pihak. Sudah saatnya oknum pejabat negara yang terlibat kasus korupsi dan dinyatakan sebagai tersangka lebih mengedepankan budaya malu, daripada arogansi berkuasa dan berlindung di balik kata-kata “asas praduga tidak bersalah” atau menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) untuk mundur dari jabatannya. Memang di negara hukum kita harus mengedepankan proses hukum dan menjadikan hukum sebagai panglima. Tetapi dalam keadaan tertentu di mana sebagian besar rakyat sudah tidak lagi memiliki rasa kepercayaan terhadap pemimpinnya maka di situ moralitas harus dikedepankan daripada menunggu ketok palu pemungkas dari seorang hakim. Apalah artinya hukum tanpa disertai moralitas, karena sejatinya dia hanya akan memiliki kekuatan jika dijiwai oleh moralitas. Tanpa moralitas, hukum bukanlah apa-apa. Seorang pemimpin harus menunjukkan jiwa kesatria, mengedepankan moral dan bertanggung jawab menjaga kehormatan lembaga yang dipimpinnya. Dengan demikian maka upaya pemberantasan korupsi pun tidak akan terhambat karenanya. Penulis, praktisi hukum dan pengajar di FH Unmar Denpasar
POJOK Jokowi panggil pimpinan parpol pendukung pemerintah. - Tak setia, menteri dicopot. *** Gerindra pilih keluar dari pansus karena melemahkan KPK. - Baru tahu rupanya. *** Cuaca buruk, harga garam di Bali naik dua kali lipat. - Petani garam turun berlipat-lipat.
Penulis, mahasiswa Desain Komunikasi Visual 2013. Ketua Pembinaan Pelayanan Mahasiswa 2015 Universitas Kristen Petra
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
ANGKUT SAMPAH Sejumlah petugas men gangkut sampah yang digelontor dari got di kawasan pariwisata Petitenget, Jalan Petitenget, Kuta Utara, Senin (24/7) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Jangan Korbankan Anak RASA sayang orangtua kepada anaknya kadang-kadang kebablasan. Ini bisa berdampak buruk. Misalnya anakanak dibelikan sepeda motor, padahal belum memiliki SIM karena belum 17 tahun. Bahkan tidak jarang anak-anak masih Sekolah Dasar (SD) naik Bali Post/rah sepeda motor. Aparat keamanan khususnya Polantas sudah sering sosialisasi ke sekolah-sekolah agar pelajar yang belum punya SIM tidak naik kendaraan. Tapi sosialisasi itu dianggap angin lalu. “Orangtua jangan mengorbankan anaknya dengan membiarkan mereka mengendarai kendaraan sendiri. Usia di bawah 17 tahun secara fisik dan mental belum mampu mengendalikan kendaraan,” ujar Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Bali I Made Rai Ridartha, beberapa waktu lalu. Selama ini, orangtua berdalih sibuk kerja sehingga tidak sempat mengantarkan anaknya sekolah. Selain itu, ada juga beralasan pemerintah tidak menyediakan transportasi publik memadai. Anak merupakan tanggung jawab orangtua dalam memberi perlindungan, menyayangi, pendidikan sehingga punya masa depan yang baik sehingga berguna demi keluarga, masyarakat, nusa dan bangsa. “Dari segi teknis, saya melihat tinggal tunggu waktu. Harus disadari dan dipatuhi bahwa pengendara wajib punya SIM yaitu usia 17 tahun ke atas. Umur 17 tahun secara fisik dan mental dinilai mampu mengendalikan kendaraan. Kalau terjadi kecelakaan jangan salahkah siapasiapa, salahkanlah para orangtua yang membiarkan anaknya belum punya SIM naik kendaraan,” tegasnya. (rah)
Bali Post/rin
Diapresiasi Positif USULAN Fraksi Partai Golkar DPRD Bali agar eksekutif menaikkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Pakraman dari Rp 200 juta menjadi minimal Rp 300 juta dalam APBD 2018, disambut positif. Mengingat, gubernur menyatakan siap untuk mempertimbangkan kenaikan itu sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Jawaban ini pun diapresiasi anggota fraksi yang juga Wakil Ketua DPRD Bali, I Nyoman Sugawa Korry. “Paling tidak untuk anggaran induk (APBD Induk 2018 - red) ditambah Rp 50 juta dan di anggaran perubahan 2018 ditambah lagi Rp 50 juta,” ujarnya di Denpasar, Minggu (23/7). Sugawa Korry berpandangan desa pakraman adalah jantung dari pertahanan adat, budaya, dan agama Hindu di Bali. Oleh karenanya, dukungan anggaran untuk desa pakraman agar terus mendapat perhatian yang memadai. Kendati saat ini pun masing-masing desa pakraman sudah dianggarkan BKK sebesar Rp 200 juta. Sedangkan untuk subak dan subak abian, masing-masing diberikan Rp 50 juta. “Melalui tambahan dukungan bantuan ini, pemberdayaan desa pakraman sebagai lembaga yang mengayomi adat, budaya dan agama menjadi lebih efektif,” jelasnya. Di samping itu, lanjut Sugawa Korry, pemberdayaan lembaga ekonomi pendukung seperti LPD juga akan terus ditingkatkan. Demikian pula subak sawah, subak tanah kering (subak abian) dan krama bendega di seluruh Bali. (rin)
Bali Post/wan
PERTANIAN – Seorang petani di Desa Songan, Kintamani, Bangli menyiram tanaman di lahan pertanian di tepi Danau Batur, belum lama ini. Di kawasan ini petani setempat menanam berbagai jenis tanaman seperti bawang, tomat dan cabai.
Pemprov Klaim Beras Oplosan Belum Sampai Bali
Dewan Minta Konsumen Jeli Denpasar (Bali Post) -
Pemprov Bali mengklaim beras oplosan sesuai hasil operasi Bareskrim Mabes Polri belum sampai di Bali. Kendati demikian, pengawasan terhadap distribusi beras saat ini dilakukan secara lebih intensif. Sebab, keberadaan beras oplosan disebut akan membahayakan ketahanan pangan Pulau Dewata.
“Kan pengawasannya baru dilakukan hari ini (kemarin - red) untuk mengecek benar tidak masuk ke Bali. Jadi, nanti kita tunggu hasil laporan dari Satgas Pangan,” ujar Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, di Denpasar, Senin (24/7) kemarin. Sudikerta meminta masyarakat agar ikut aktif melaporkan bila memang menemukan keberadaan beras oplosan tersebut. Antara lain beras dengan merek Maknyus, Ayam Jago Merah, dan Pandan Wangi. Dengan demikian, pihaknya bisa segera mengambil langkah-langkah penindakan. “Beras oplosan yang terjadi sekarang ini, kita sangat sesalkan. Mudah-mudahan di Bali tidak terjadi. Ini kan terjadi baru di luar Bali,” tandasnya.
Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi mengatakan, sampai saat ini belum ada petunjuk resmi dari Kementerian Perdagangan terkait temuan beras oplosan oleh Bareskrim Mabes Polri. Oleh karena itu, pihaknya belum melakukan pemantauan khusus pada merek beras yang disebut sebagai beras oplosan. Pemantauan rutin dari dinas hanya menyangkut harga dan ketersediaan beras. “Tidak ada begitu karena dari pusat pun belum ada petunjuknya. Kami hanya memantau di pasar, pasar swalayan, supermarket, normal-normal saja. Tidak ada masalah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan
Jeli Anggota Komisi II DPRD Bali Gede Kusuma Putra meminta masyarakat agar jeli dan berhati-hati saat berbelanja beras. Terlebih, isu beras mengandung pemutih ataupun pemanis buatan sudah lama berembus sebelum ada operasi beras oplosan. Tetapi nyatanya, beras yang mengandung pemutih tetap laku keras karena kebanyakan konsumen saat ini hanya ingin enaknya. “Konsumen maunya beras bersih, nggak perlu repot-repot lagi membersihkan terutama mereka-mereka yang berjualan nasi rata-rata memilih itu (beras
dengan pemutih - red). Makanya serba dilematis karena ada yang perlu,” ujar politisi PDI-P ini. Menurut Kusuma, kalau semua masyarakat sadar dan tidak mau mengonsumsi beras berpemutih atau oplosan, tentu produksinya juga akan terputus. Di sisi lain, BPOM dan YLPK (Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen) diminta lebih proaktif melakukan pemantauan dan pemeriksaan. Lebih khusus lagi BPOM terkait pemeriksaan kandungan berbahaya dalam beras. “Seperti beras yang ada pemutihnya itu kan berbahaya untuk masyarakat kalau dikonsumsi. Sekali dua kali mungkin tidak, tapi kalau terus-menerus kan berbahaya. Termasuk YLPK itu juga harus proaktif mencari sampel. Kan kita lemah urusan itu. Jangankan beras, obat-obatan, kosmetik, makanan dan minuman anak-anak SD itu juga kan banyak ditemukan mengandung bahan berbahaya,” tandasnya. (kmb32)
Pengakuan ABG Pengedar Narkoba
Sering ”Matajen”, Tiga Kali Dikirimkan Paket Dodol SS DI usianya 14 tahun semestinya WAS, tersangka pengedar narkoba, menimba ilmu di sekolah. Bagaimanapun WAS yang mengaku bersaudara sendiri, menjadi harapan kedua orangtuanya kelak -- menjadi orang sukses dan bisa dibanggakan. Namun garagara salah pergaulan dan kondisi keluarga tidak harmonis, dia malah berhenti sekolah menjelang kenaikan kelas. Mestinya sekarang dia duduk di kelas III salah satu SMP swasta di Denpasar. “Sejak bapak saya nikah lagi, ibu saya pisah ranjang. Bapak tinggal di Jalan Ahmad Yani, Peguyangan dan ibu di Jalan Drupadi,” kata WAS saat diinterogasi Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Senin (24/7) kemarin. Sejak berhenti sekolah, pergaulannya semakin tidak terarah. Dia sering matajen sampai memelihara ayam aduan. Selain itu, dia juga pesta sabu-sabu (SS) bersama teman-temannya. “Saya baru sekali pakai sabu-sabu, itu pun belinya patungan. Saya keluar uang Rp 50 ribu dan sekitar
empat hari sebelum ditangkap. Saya dibujuk sama teman-teman disuruh nyoba,” dalih WAS. Sejak suka matajen, dia kenal dengan bandar narkoba berinisial D. Pengakuan WAS, D juga bebotoh tajen dan sering bertemu di Jalan Jaya Giri, Denpasar Timur. Selanjutnya seminggu lalu, WAS mengaku ditelepon oleh D dan disuruh mengambil paket jajan, oleh-oleh untuk ibunya. Paket itu diambil dan diserahkan kepada ibunya. “Mungkin dia sayang juga sama ibu saya makanya dikasi jajan. Tapi saya dibilang bodoh (oleh D) karena menyerahkan semua kepada ibu. Saya disuruh ambil dua bungkus dodol dan disuruh nempel di Jalan Pulau Indah. Saya tidak tahu kalau isi dodol itu narkoba,” tegasnya. Walau mengaku tidak tahu dodol itu isi SS, anehnya WAS mengatakan kalau barangnya sama dengan saat ditangkap yaitu 50 gram SS. Tiga hari kemudian, ia ditelepon lagi dan disuruh mengambil paket yang ditempel di salah satu gang di Jalan Buana Raya,
Kemungkinan Tak Tercapai, Target Seribu Simantri Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali menargetkan seribu kelompok Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) terbangun hingga 2018. Namun, realisasinya terancam tidak mencapai target. Sebab, secara keseluruhan baru ada 702 Simantri hingga sekarang. Tahun ini saja, dari target 100 hanya terpenuhi 69 Simantri yang bisa menerima bantuan hibah Pemprov Bali. “Tahun ini, kita anggarkan untuk 100 Simantri sebesar Rp 225 juta per kelompok. Setelah kita lakukan verifikasi, ada 31 Simantri yang tidak memenuhi syarat,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana di sela-sela penyerahan
Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana mengatakan, sebetulnya telah ada Satgas Pangan yang dipimpin Kapolda Bali dan Dewan Ketahanan Pangan yang diketuai Gubernur Bali. Satgas Pangan dibentuk jelang hari raya Idul Fitri untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan khususnya beras. Bisa jadi karena produksinya yang terbatas atau distribusinya yang terganggu. “Sekarang sedang turun Satgas Pangan, kebetulan saya ikut menjadi anggotanya. Belum ada laporan beras oplosan masuk ke Bali. Satgas utamanya mengecek pelanggaran distribusi seperti penimbunan dan pengoplosan,” ujarnya. Sementara Dewan Ketahanan Pangan, lanjut Wisnu, yang salah
satunya beranggotakan BPOM bertujuan untuk mengecek keamanan pangan. Baik pangan segar maupun olahan. Dewan Ketahanan Pangan dikatakan sudah turun mengecek kandungan bahan berbahaya pada beras yang beredar dan sementara ini belum ada laporan yang masuk.
hibah Simantri 2017 di kantor dinas setempat, Senin (24/7) kemarin. Menurut Wisnu, ada ketentuan baru yang membuat sejumlah kelompok tidak bisa menerima hibah dari Pemprov Bali. Misalnya terkait ketentuan penerima tidak boleh berturut-turut menerima hibah atau sudah menerima hibah yang lain, di samping masalah intern seperti ketiadaan lahan. “Target sebenarnya kan 1.000 Simantri sampai 2018, sedangkan nanti sampai akhir 2017 ada 702. Target 1.000 kan kemungkinan tidak tercapai kecuali kalau 2018 itu bisa kita bangun Simantri baru lagi 298,” jelasnya. Wisnu mengaku sudah
melaporkan kepada gubernur terkait sisa target yang akan sulit terpenuhi itu. Kendati sebetulnya sudah ada banyak Simantri swadaya yang mereplikasi program pemerintah itu. “Kalau dijumlahkan Simantri swadaya sama Simantri kita (dibantu APBD Provinsi - red) itu hitung-hitungannya 1.200 Simantri sudah ada tahun ini,” imbuhnya. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta tak menampik bila sampai tahun 2017 ini, Simantri yang terbentuk masih belum mendekati target 1.000 Simantri. Namun, program ini tetap harus digerakkan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat khususnya yang berada di pelosok. (kmb32)
Denpasar. Setelah paket SS itu diambil lalu disuruh memecah menjadi 10 paket masing-masing seberat 0,98 gram. Empat paket disuruh nempel di Jalan Pulau Indah, Denpasar. Sukses pengiriman pertama dan ketiga, WAS kembali disuruh mengambil paket dodol di dalamnya isi SS. Kali ini, dia gagal karena ditangkap tim Opsnal Resnarkoba Polresta Denpasar. Dari tiga kali pengiriman, tersangka kurus ini mengaku belum menerima upah sepeser pun. Bandarnya hanya janji-janji akan mentransfer uang tapi sampai sekarang belum terbukti. “Jadi, soal upah saya tidak tahu berapa dapat karena sampai sekarang saya belum dapat. Saya masih berpikir kenapa sampai seperti ini?” kata WAS. Sementara itu, Kompol Arta mengatakan masih mendalami pengakuan WAS. Pasalnya, pengakuannya masih plintat-plintut, diduga karena pengaruh nyabu. “Kami masih kembangkan kasus ini, terutama melacak pengirim barang tersebut,” ujarnya.
Bali Post/rah
INTEROGASI - Kasat Resnarkoba Polreta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat menginterogasi tersangka WAS. Seperti diberitakan sebelumnya, sindikat narkoba terus berinovasi dalam memuluskan bisnis ilegalnya tanpa pandang bulu. Saat ini mulai direkrut anak baru gede (ABG) sebagai pengedar, contohnya WAS (14). ABG yang berhenti sekolah saat kelas II SMP ini ditangkap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar saat mengambil kiriman paket 50 gram sabu-sabu (SS) dari Jawa. Dia dibekuk di halaman parkir perusahaan ekspedisi di Jalan Cok.
Agung Tresna, Denpasar Timur, Sabtu (22/7) lalu. Setelah mengambil paket tersebut, tersangka langsung ditangkap. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan diamankan 5 SS ukuran besar dengan berat total 50 gram. Selanjutnya, tersangka digiring ke tempat kosnya di Jalan Drupadi, Denpasar Timur. Polisi langsung mengobok-obok kamarnya dan ditemukan 6 paket SS seberat 3,36 gram. (rah)
BANGLI
8
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Penerbitan Akta Kelahiran
Pemkab Belum Penuhi Target Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) belum bisa memenuhi target nasional terkait pencapaian penerbitan Akta Kelahiran 0-18 tahun. Sebab dari yang ditargetkan sebesar 85 persen, Disdukcapil baru mampu memenuhi 74 persen. Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Bangli Sang Katut Pastika, Senin (24/7) kemarin, mengungkapkan untuk mengejar target Bali Post/nan tersebut pihaknya Ketut Pastika sudah mensiasatinya dengan memberikan pelayanan ke sekolah-sekolah. Dipilihnya sekolah lantaran untuk masuk sekolah sekarang ini siswa diwajibkan untuk melampirkan Akta Kelahiran. ‘’Kita sebelumnya sudah menyasar sebanyak sepuluh sekolah di Bangli. Karena dengan dituntut supaya anak memiliki Akta Kelahiran bagi yang hendak bersekolah ke SD, SMP dan SMA, orang tua siswa bisa lebih termotivasi untuk mengurus Akta Kelahiran anaknya,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, bagi warga yang sampai saat ini belum memiliki Akta Kelahiran untuk anaknya, diharapkan segera mengurusnya. Sebab pihaknya tidak ingin Akta Kelahiran diurus ketika dalam kebutuhan mendesak yang justru bisa menyebabkan kerugian bagi masyarakat itu sendiri. (kmb41)
Kodim Gelar Sosialisasi Keimigrasian Bangli (Bali Post) Kodim 1626/Bangli menggelar sosialisasi keimigrasian di Aula Kodim, Senin (24/7) kemarin. Tujuan utama kegiatan adalah tegaknya keutuhan NKRI. Sosialisasi dibuka Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf. Suka Prajaka dan dilanjutkan pemaparan materi sosialisasi yang diberikan oleh Kasi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Denpasar Amar Buchdiansyah. Mayor Inf. Suka Prajaka dalam sambutannya mengatakan, materi sosialisasi diharapkan benar-benar diserap semua prajurit TNI sebagai bekal dalam pengabdian di tempat tugas masing-masing. Hal ini mengingat materi keimigrasian sangat penting untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan pengawasan warga negara asing (WNA). Sementara itu, Amar Buchdiansyah menjelaskan, imigrasi adalah hal ihwal lalu lintas orang masuk dan keluar wilayah RI dalam rangka tebalnya kedaulatan negara berdasarkan UU No. 6/2011 tentang Keimigrasian. Dalam mobilitas orang masuk keluar wilayah Indonesia khususnya Bali banyak muatan kepentingan seperti menyangkut pemerintahan, sosial budaya, wisata dan agama. ‘’Kita perlu waspadai jangan sampai ada kepentingan lain yang diduga berbahaya, seperti illegal logging, illegal fishing, terorisme, koruptor dan pelarian, pencurian suaka dan kepentingan yang lainnya,’’ katanya. Dia menegaskan, pihak keimigrasian pada dasarnya menerapkan sistem selective police, artinya hanya WNA yang bermanfaat bagi negara yang boleh masuk ke Indonesia. Dari sisi pengawasan, ada dua bentuk pengawasan yakni pengawasan administratif dan pengawasan lapangan. Ditambahkannya, pengawasan terhadap WNA harus melibatkan semua pihak seperti TNI. Anggota TNI diharapkan bisa mengawasi WNA di tempat tugas masing-masing dan berbagi informasi terkait hal tersebut. (kmb41)
Warga Desak Jalan di Bantas Segera Diperbaiki Bangli (Bali Post) Kondisi jalan di Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani yang rusak tergerus longsor sejak lima bulan lalu kembali menuai keluhan warga. Keluhan kembali muncul menyusul adanya dua orang anak yang jatuh hingga mengalami luka lecet saat melintas di lokasi tersebut. Atas kejadian tersebut, warga pun meminta pemerintah untuk segera memperbaiki jalan penghubung menuju 12 dusun yang ada di balik bukit Desa Songan itu. Kepala Dusun Kayuselem Desa Songan I Komang Catur Yasa, Senin (24/7) kemarin, mengungkapkan dua anak yang jatuh di jalan tergerus longsor itu merupakan warganya. Mereka adalah I Putu Darma dan Ni Nyoman Simpen. Kedua anak tersebut jatuh saat berboncengan menggunakan sepeda motor di lokasi, Minggu (23/7) sore. ‘’Ketika itu keduanya yang merupakan kakak adik datang dari sembahyang. Di jalan tanjakan tepat di posisi longsor tersebut jalannya cukup licin dan menyebabkan motornya selip hingga mundur jatuh ke bekas longsor itu,’’ terangnya. Beruntung di lokasi tersebut masih ada lubang yang menyangga tubuh kedua anak itu sehingga tidak sampai terperosok ke tebing bekas longsor. ‘’Keduanya sudah langsung dapat penanganan medis di Puskesmas Kintamani V. Sementara sepeda motornya yang jatuh ke bawah, sudah diangkat oleh masyarakat,’’ ujarnya. Catur Yasa menjelaskan, pascatergerus longsor, kondisi jalan di lokasi saat ini sudah rusak parah. Badan jalan yang tersisa hanya sekitar 2 meter. Itupun kondisinya sangat rawan karena tanah di bawahnya terus terkikis. Pihaknya mengaku cukup menyayangkan lambannya penanganan jalan rusak di lokasi tersebut. Pihaknya berharap penanganan jalan rusak di lokasi yang katanya akan segera dilakukan dan bukan sekadar wacana. ‘’Mudah-mudahan tidak terjadi hal serupa lagi yang disebabkan karena faktor infrastruktur yang rusak,’’ katanya. Sebelumnya, mobil pamedek berpenumpang empat orang yang hendak balik dari Pura Kayu Selem di Desa Songan, Kintamani sempat nyaris terjungkal ke lokasi setempat. Salah seorang warga, Kardi saat diwawancarai belum lama ini mengatakan, pemerintah sejatinya sudah sempat menjanjikan untuk memperbaiki senderan jalan yang tergerus longsor tersebut. Janji itu disampaikan pascamusibah tanah longsor menerjang beberapa rumah di Dusun Bantas. Bahkan pembangunan senderan dijanjikan akan dilakukan pemerintah sebelum piodalan di Pura Kayu Selem beberapa waktu lalu. Akan tetapi sampai sekarang kerusakan itu tak kunjung mendapat penanganan. (kmb40)
Bali Post/nan
SAMPAH - DLH Bangli akan membantu warga Desa Terunyan mengelola sampah, termasuk sampah yang berjubel di beberapa titik di Desa Abang Batudinding.
DLH akan Ikut Tangani Sampah di Desa Terunyan
Bangli (Bali Post) Sampai saat ini sampah masih menjadi permasalahan pelik di Desa Terunyan, Kintamani. Terkait hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli akan ikut membantu warga menangani sampah di desa setempat. Hal itu dikatakan Kepala DLH Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha, Senin (24/7) kemarin. Yudi Sutha mengatakan, sampah di Desa Terunyan harus mendapat penanganan serius. Sebab desa tersebut
menjadi salah satu tujuan pariwisata. Kebersihan lingkungan harus selalu dijaga agar wisatawan bisa merasa lebih nyaman saat berkunjung. ‘’Kita harap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan bisa meningkat. Apalagi sampah plastik sampai dibuang ke danau. ini jelas dapat mencemari air danau,’’ ungkapnya. Dia mengatakan, sejatinya masyarakat mampu menyelamatkan lingkungan sekitar
dari sampah melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengelola sampah di desa setempat. Di sisi lain, Pemkab juga sudah terus mengimbau desa untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui penyelenggaraan lomba Adipura Desa. Menurutnya, lomba tersebut sejatinya bertujuan meningkatkan kesadaran perangkat dan masyarakat desa akan kebersihan. ‘’Saat lomba Adipura Desa, lingkungan di Desa Terunyan
memang bersih dari sampah plastik. Hanya saja setelah usai lomba, sampah plastik kembali menghiasi desa setempat. Jadi kita harap kebersihan lingkungan tidak hanya saat lomba saja tetapi saat hari-hari biasa juga,’’ katanya. Meski demikian, pihaknya mengakui selama ini masyarakat di Terunyan kesulitan dalam menangani sampah. Maka dari itu pihaknya akan ikut turun tangan membantu warga untuk menangani
sampah setiap bulannya. Diharapkan upaya ini bisa mewujudkan Desa Terunyan yang bebas sampah plastik. Disinggung terkait banyaknya sampah di beberapa titik di sepanjang jalan di Abang Batudinding menuju Terunyan, Yudi Sutha menegaskan, sejatinya yang bertanggung jawab untuk membersihkannya adalah desa setempat. Akan tetapi, nantinya pihaknya juga akan ikut membantu menanganinya. (kmb41)
Pemanfaatan Dana PHR
Dewan Tak Dilibatkan dalam Penyusunan Proposal Bangli (Bali Post) –
DPRD Bangli menyayangkan sikap eksekutif yang selama ini tak pernah melibatkan dewan dalam proses penyusunan proposal kegiatan penggunaan dana PHR Kabupaten Badung. Menurut dewan, sebelum mengajukan ke Pemkab Badung, eksekutif seharusnya membahas terlebih dahulu program-program yang akan dituangkan dalam proposal. ‘’DPRD memiliki hak budget, tetapi selama ini dikesampingkan dalam penganggarannya. Seharusnya sebelum proposal diajukan ke Badung, harusnya dibahas terlebih dahulu dengan kami di Dewan. Sehingga kami tahu dan ada kesamaan,’’ kata Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma dalam rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Bangli terkait pelaksanaan APBD tahun 2016 yang digelar DPRD Bangli, Senin (24/7) kemarin. Selain Basma, anggota dewan Ketut Suastika juga mempertanyakan apa saja
program yang selama ini dirancang eksekutif dengan dana bantuan dari Pemkab Badung itu. Suastika mengaku pihaknya selama ini tidak pernah mendapat informasi yang jelas soal hal tersebut. ‘’Ke mana saja dialokasikan dana tersebut? Selama ini informasi yang saya dapatkan soal arah dana bantuan Badung tersebut sangat minim,’’ ujarnya. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra didampingi Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Gede
Suryawan menjelaskan, Pemkab Bangli awalnya direncanakan mendapatkan PHR Rp 30 miliar yang berasal dari Kota Denpasar Rp 12 miliar dan Rp 18 miliar dari Kabupaten Badung. Untuk penggunaan anggaran tersebut sudah dituangkan dalam APBD 2017. Namun dalam perjalanannya terjadi perubahan. Kabupaten Badung tidak lagi memberikan dana PHR melalui Pemerintah Provinsi melainkan secara langsung ke Bangli. Nilainya Rp 53 miliar melalui pengajuan proposal. Sesuai rancangan, dana
tersebut akan dialokasikan untuk kegiatan bina marga sebesar Rp 27 miliar dan Rp 26 miliar untuk program pariwisata. ‘’Ini baru pertama kali disalurkan langsung. Kalau dulu diberikan melalui provinsi,’’ terangnya. Selain menyampaikan soal dana PHR, Sekda didampingi jajarannya yang lain juga menyikapi pertanyaan dewan soal penyebab lambatnya serapan anggaran. Giri Putra menjelaskan, salah satu penyebab lambatnya serapan anggaran karena faktor kehati-hatian di mana untuk penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Kabupaten Badung harus sesuai proposal. Selain itu, pihaknya juga menyatakan, lambatnya
serapan anggaran karena setelah dilakukan evaluasi APBD tengah semester, pihaknya menemukan adanya kekurangan dana untuk pembayaran gaji ke-13 tahun 2017. Kekurangan dana pembayaran gaji tersebut mencapai Rp 15 miliar. Untuk menutupi kekurangan itu, pihaknya melakukan beberapa rasionalisasi kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum. Giri Putra mengatakan, kekurangan tersebut bukan disengaja melainkan akibat kurangnya koordinasi. ‘’Kondisi ini baru pertama kali terjadi,’’ ujarnya. Menanggapi penjelasan tersebut, anggota DPRD, Made Sudiasa meminta persoalan ini ke depannya bisa menjadi bahan evaluasi sehingga tidak terulang kembali. (kmb40)
Soal Guru Jarang Mengajar di Subaya
Disdikpora Harus Segera Bertindak
Nyoman Gelgel Wisnawa
Bangli (Bali Post) – Belum berjalannya proses belajar mengajar di kelas jauh SMPN 7 Kintamani di Desa Subaya yang disebabkan karena jarangnya guru datang ke sekolah untuk mengajar, mendapat perhatian dari anggota Komisi II DPRD Bangli Nyoman Gelgel Wisnawa. Gelgel meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli untuk segera bersikap dan mencari akar permasalahan dari persoalan itu. Jika memungkinkan, Disdikpora menempatkan guru tetap di
sekolah tersebut sehingga proses belajar mengajar bisa berlangsung normal sebagaimana mestinya. Ditemui di kantor DPRD Bangli, Senin (24/7) kemarin, Gelgel mengaku cukup prihatin dengan kondisi pendidikan di Desa Subaya. Apalagi belakangan ini dikabarkan jarang ada guru SMPN 7 Kintamani yang datang untuk mengajar di kelas jauh desa setempat hingga menyebabkan anak-anak memilih putus sekolah. ‘’Kasihan anakanak. Saya minta Kadis yang membidangi untuk menyikapi persoalan itu. Harus dicari tahu
apa yang menjadi penyebab guru ogah mengajar ke sana,’’ terangnya. Menurutnya, jika penyebab guru ogah mengajar ke Subaya karena jaraknya jauh dan tidak ada tambahan uang transport yang diterima oleh guru maka Disdikpora diminta untuk segera menyikapi hal itu. ‘’Kita tidak bisa serta merta menyalahkan guru. Harus dicari tahu dulu apa penyebabnya,’’ kata Gelgel. Agar proses belajar mengajar di kelas jauh itu bisa berjalan normal setiap harinya, pihaknya sangat berharap
Bangli (Bali Post) Di Kabupaten Bangli terdapat 27 desa wisata. Namun hanya segelintir yang mampu berkembang. Guna mengggeliatkan desa wisata, para pengelola diminta gencar melakukan promosi. Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli I Wayan Merta, Senin (24/7) kemarin, mengatakan baru sedikit desa wisata yang bisa berkembang, salah satunya Penglipuran. Untuk memajukan desa wisata, perlu keseriusan dari semua pihak mulai dari pengelola maupun warga setempat. Menurutnya, masyarakat maupun pengelola desa wisata harus lebih proaktif untuk mempromosikan potensi desa. Pengelola tidak harus bergantung kepada pemerintah apalagi untuk urusan
promosi pariwisata. Pengelola desa wisata juga harus bersinergi dengan instansi terkait untuk membuat program pengembangan pariwisata. Sebab sejatinya ke-27 desa wisata di Bangli memiliki potensi besar terutama dari segi alam, kesenian dan pertanian. ‘’Pemerintah sudah memberikan SK Desa Wisata. Dengan SK itu seharusnya pengelola yang lebih aktif untuk mempromosikan desa wisata mereka. Misalnya, melalui media sosial maupun dengan cara yang lainnya. Jadi kita berharap bagi desa wisatanya yang belum menggeliat, supaya bisa tetap bersemangat untuk mengembangkan desanya sendiri. Paling tidak bisa kecipratan wisatawan ke depannya,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, pembenahan sarana dan pras-
arana termasuk sumber daya manusia (SDM) juga harus dilakukan untuk mendukung pengembangan desa wisata. Sebab jika tanpa didukung semua itu, maka desa wisata sulit berkembang. ‘’Pembenahan infrastruktur seperti parkir, penerapan Sapta Pesona di lapangan seperti apa. Semua itu menjadi pendukung untuk pengembangan desa wisata,’’ ucap Merta. Sebelumnya, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan banyaknya desa wisata yang masih belum berkembang bukan merupakan kesalahan pemerintah melainkan karena semangat desa dalam mengembangkan potensi wisata yang dimiliki masih sangat minim. Di samping itu, desa wisata bersangkutan tak memiliki pengelolaan yang jelas. (kmb41)
PENGLIPURAN - Desa wisata Penglipuran merupakan salah satu desa wisata di Bangli yang telah berkembang cukup baik.
Bali Post/ina
Dinas terkait dapat menempatkan guru tetap. Dengan adanya guru tetap, maka diyakini persoalan tersebut tidak akan terjadi lagi. ‘’Saya juga harapkan Dinas terkait untuk melakukan pengawasan terhadap tenaga guru di sekolah-sekolah lainnya terutama di sekolah satu atap,’’ harapnya. Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Bangli Nyoman Sedana menyatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti keluhan warga tersebut dengan menurunkan tim. (kmb40)
Pengelola Desa Wisata Diminta Gencar Berpromosi
Bali Post/nan
GIANYAR
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
9
Bantuan Jamban Sasar 126 KPM
Gianyar (Bali Post) Di Kabupaten Gianyar masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak. Pemerintah pun berupaya menangani hal tersebut, salah satunya dengan memberikan bantuan jamban. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Drs. Made Watha. Dia menjelaskan, pada Senin (24/7) kemarin Pemkab menyerahkan bantuan 126 unit jamban pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Kabupaten Gianyar. Bantuan ini merupakan salah satu program peduli sosial yang diberikan pada warga kurang mampu yang tersebar di seluruh kecamatan. Dijelaskannya, di Kecamatan Gianyar bantuan yang diberikan sebanyak 19 unit, Kecamatan Blahbatuh 16 unit, Kecamatan Sukawati 17 unit, Kecamatan Ubud 19 unit, Kecamatan Payangan 19 unit, Kecamatan Tegallalang 19 unit dan untuk Kecamatan Tampaksiring sebanyak 17 unit. Watha menyebutkan, bantuan ini merupakan program Dinas Sosial Gianyar tahun 2017, tepatnya pada program pemberdayaan fakir miskin Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya dengan kegiatan jambanisasi. ‘’Kami selalu berupaya agar bantuan yang kami berikan selalu tepat guna dan tepat sasaran. Kami tidak ingin bantuan yang kami berikan siasia, tak berguna,’’ tegas Watha. Ditambahkannya, bantuan jamban ini sebagai upaya pelayanan sosial yang dilakukan oleh pemerintah daerah guna terpenuhinya kebutuhan MCK yang sehat bagi warga kurang mampu. Tujuan lainnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang lebih baik. Sementara itu, Ketua K3S Kabupaten Gianyar Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan, tiap KK wajib memiliki jamban untuk program kesehatan dan kebersihan keluarga. Tidak zamannya lagi ada warga yang buang air besar di sungai. ‘’Intinya kita harus selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat,’’ ujarnya. (kmb35)
Tagih Piutang dengan Mengancam
Dua Oknum Anggota Ormas Dipolisikan
Bali Post/nik
Satpol PP Layangkan SP 3
Gianyar (Bali Post) Dua oknum anggota ormas berinisial I Made S (29) dan I Ketut S (34) diamankan aparat Polsek Ubud. Kedua pria yang berperan sebagai debt colector ini diringkus karena menagih utang disertai dengan ancaman kepada korban A.A. Gde Agung di rumahnya di Banjar Kertawangsa, Desa Lodtunduh, Ubud. Dua pria berbadan kekar ini ditahan di Mapolsek Ubud. Informasi dihimpun, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat. Disebutkan dua anggota ormas itu datang ke rumah A.A. Gde Agung untuk menagih utang. Namun, ketika itu mereka mengancam korban. Menurut keterangan korban, dua pria tersebut sudah lima kali keluar-masuk rumahnya untuk menagih utang atas perintah pria berinisial AA yang beralamat di Kuta. Korban sempat memberikan uang. Pertama sebesar Rp 25 juta dengan bukti kuitansi. Kemudian pada kedatangan kelima yakni 23 Juli, korban bermaksud mengembalikan uang sebesar Rp 23 juta. Namun baru bisa diserahkan Rp 3 juta sebab sisanya Rp 20 juta sedang proses penarikan di LPD. Dua pria penuh tato itu nampak tidak terima dengan alasan korban. Mereka kemudian mengeluarkan ancaman sehingga membuat takut keluarga korban. Resah akibat ancaman kedua orang itu, pihak keluarga akhirnya memilih untuk lapor polisi. Menerima laporan tersebut, Unit Buser Reskrim Polsek Ubud yang dipimpin Panit 2 Ipda Andika Arya Pratama langsung mengamankan dua pria tersebut. Mereka lantas digiring ke Mapolsek Ubud. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya mengatakan, kedua oknum anggota ormas ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Ubud dengan barang bukti uang tunai hasil rampasan sebesar Rp 3 juta. ‘’Pelaku kami kenakan pasal pengancaman yakni 368 dan subsider pasal 335 KUHP,’’ ucapnya. Berdasarkan hasil interogasi, kedua tersangka mengaku melakukan aksi pemerasan atas perintah pria berinisial AA. Sebelumnya AA berbisnis jual-beli tanah dengan korban. ‘’Dari bisnis itu kemudian merugi. Nah menurut keterangan kedua tersangka, bahwa dari kerugian itu korban memiliki utang sampai Rp 2 miliar kepada bosnya (AA - red),’’ terangnya. Sementara dari hasil pemeriksaan korban, dibenarkan pernah ada bisnis antara kedua belah pihak hingga merugi. Namun A.A. Gde Agung menyatakan tidak ada nilai terperinci terkait utang-piutang atas kerugian bisnis tersebut. ‘’Pengakuan korban rincian utangnya tidak ada. Hanya karena didatangi oknum ormas berbadan kekar, korban ini takut dan bersedia menyerahkan uang. Yang pertama Rp 25 juta dan kedua Rp 3 juta,’’ ucapnya. Kapolsek juga menegaskan, saat pengancaman tersebut belum ada aksi kekerasan ataupun penodongan dengan senjata tajam yang dilakukan kedua tersangka. Meski demikian, ancaman tersangka membuat keluarga korban mengalami tekanan psikis sehingga beberapa kali bersedia menyerahkan uang meski belum ada perincian jelas terkait utang-piutang. (kmb35)
Bali Post/nik
TUNJUKKAN BARANG BUKTI - Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya saat menunjukkan barang bukti berupa uang dan tersangka.
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792
SERAHKAN SP - Petugas Satpol PP Gianyar saat menyerahkan SP 3 kepada karyawan toko modern yang belum memiliki izin.
Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913
Dua Toko Modern Segera Disegel
Gianyar (Bali Post) -
Satpol PP Gianyar akhirnya menjatuhkan Surat Peringatan (SP) 3 terhadap dua toko modern berjaringan tanpa izin alias bodong, Senin (24/7) kemarin. Selang tiga hari setelah turunnya SP terakhir tersebut, Satpol PP Gianyar akan melakukan penyegelan terhadap dua toko modern bodong yang ada di seputaran Desa Lodtunduh dan Desa Singapadu. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa menyatakan, dua toko modern berjaringan berstatus bodong tersebut sebelumnya sudah mendapat SP 1 dan SP 2. ‘’Tahapan sudah kita laksanakan sehingga tadi (kemarin - red) petugas kembali turun menjatuhkan SP 3 kepada dua toko modern
yang beroperasi tanpa izin,’’ tegasnya. Diungkapkannya, selama proses tersebut, pemilik toko modern bodong ini sudah beberapa kali mendatangi Kantor Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Gianyar untuk mengurus izin. Na-
mun, ditegaskannya, Pemkab Gianyar tidak lagi mengeluarkan izin toko modern lantaran jumlah saat ini sudah jauh melebihi kuota. ‘’Beberapa kali mereka datang menghadap, tapi tetap kami tegas izin tidak bisa dikeluarkan. Sebab itu, operasional toko modern itu harus dihentikan dulu,’’ ucapnya. Dijelaskannya, selang tiga hari pascadilayangkannya SP 3 tersebut, petugas Satpol PP akan kembali turun ke dua toko modern bodong itu untuk melakukan penutupan. ‘’Kamis ini petugas akan turun lagi. Dan ini sesuai
perintah pimpinan untuk menutup toko modern tanpa izin,’’ tegas pejabat asal Puri Peliatan, Ubud ini. Selain dua toko modern tersebut, Satpol PP Gianyar juga melanjutkan proses pemberian SP yang juga sudah dilayangkan ke sejumlah toko modern lain. Puluhan toko modern tak berizin, juga disasar petugas secara bertahap. ‘’Anggota saya terus turun bergerak memberikan surat peringatan ke toko modern yang tidak memiliki izin,’’ ujarnya. Disinggung soal toko modern berjaringan yang baru muncul di Desa Bedulu,
Cokorda Agusnawa mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi. ‘’Di sana belum ada terpasang pelang toko modern berjejaring. Setelah kami cek kemarin, itu milik pribadi milik warga namanya I Rarem,’’ katanya. Untuk diketahui, kuota toko modern di Kabupaten Gianyar hanya 79 unit. Namun kenyataan di lapangan, jumlah toko modern berizin justru sudah 100 unit. Selain jumlah itu ada pula 25 toko modern yang izinnya sedang diproses dan 29 dipastikan bodong, tidak mau mengurus izin. (kmb35)
Panen Menjanjikan
Petani Subak Dangin Umah Siap Beralih ke Bawang Merah
PEMKAB Gianyar melalui Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menangkar benih bawang merah dalam demplot seluas satu hektar di Subak Dangin Umah, Desa Batubulan Kangin, Sukawati. Penangkaran benih bawang merah dilakukan sejak Mei lalu dengan pendampingan dari Pusat Kajian Hortikultura Tropika, Institut Pertanian Bogor (IPB). Setelah 60 hari ditanam, tiga varietas unggul bawang merah siap dipanen. Kegiatan panen demplot penangkar benih bawang merah dilakukan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra didampingi Camat Sukawati, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas KPKP, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Danramil Sukawati, Kapolsek Sukawati, Perbekel Batubulan Kangin dan para pekaseh se-Batubulan Kangin, Senin (24/7) kemarin. Panen demplot penangkar benih tersebut per ubinan (2,5 m x 2,5 m) menghasilkan bawang merah varietas Bauji sebanyak 27,35 kg, varietas Bima Brebes sebanyak 15,20 kg dan varietas Super
Tulhip sebanyak 23,05 kg. Berdasarkan hasil panen uji coba penanaman bawang merah tersebut disimpulkan varietas Bauji yang paling cocok ditanam di Batubulan Kangin, yang mana per hektarnya bisa menghasilkan 21,88 ton dalam sekali panen. Sementara varietas Bima Brebes menghasilkan 12,32 ton per hektar dan varietas Super Tulhip menghasilkan 18,88 ton per hektar. Wabup Mahayastra terkesan dengan hasil panen demplot tersebut. ‘’Uji coba demplot bawang merah ini sangat sukses, satu ubinan saja menghasilkan lebih dari 27 kg. Kalau luas lahan satu hektar bisa menghasilkan panen lebih dari 20 ton, saya optimis kesejahteraan petani lebih terjamin bila kondisi panen begini,’’ ujar Mahayastra. Ditambahkannya, Batubulan Kangin dipilih sebagai lokasi penangkaran benih bawang merah karena semakin berkurangnya lahan pertanian di daerah ini. Alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perumahan menyebabkan semakin sulit bagi para petani untuk mendapat air irigasi. ‘’Untuk menanam padi,
PANEN - Suasana panen bawang merah di Batubulan Kangin. membutuhkan air yang cukup dan tidak terputus. Sementara di Batubulan Kangin persawahan sudah dikepung perumahan sehingga aliran irigasi terputus. Karenanya para petani jangan takut beralih ke tanaman hortikultura ini lebih menjanjikan dari padi dalam kondisi saat ini,’’ urai Wabup Mahayastra. Salah seorang petani, Nyoman Suweca menyambut baik pendampingan yang dilakukan Pemkab Gianyar
Tiga Sapi Hilang, Petani Lapor Polisi Gianyar (Bali Post) Warga diresahkan dengan aksi pencurian sapi di areal Subak Gandalanggu. Tiga ekor sapi yang dikandangkan di areal setempat hilang sejak Minggu (23/7). Sapi-sapi tersebut adalah milik petani I Made Darma yang merupakan warga Banjar Tengkulak Kaja Desa Kemenuh Kecamatan Sukawati. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Sukawati, Senin (24/7) kemarin. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP Ida Bagus Mas Kencana mengungkapkan, polisi belum menemukan titik terang atas kasus tersebut. ‘’Belum ketemu, masih lidik,’’ terang AKP Mas Kencana, siang kemarin. Dugaan sementara kasus pencu-
rian tersebut dilakukan pada malam hari. Minim saksi mata dan situasi tegalan tempat menaruh sapi yang gelap menyulitkan penyelidikan. Akan tetapi, ada petunjuk kecil dari beberapa sumber di lapangan. Selain itu, ada pula informasi warga yang menyebutkan melihat dua mobil pick-up lalu lalang di Jalan Raya Kemenuh. Mobil itu sempat dilihat keluar dari Subak Gandalanggu. Anehnya, pick-up itu malam-malam membawa sapi. Mobil pick-up pertama melintas ke arah utara membawa dua ekor sapi. Lalu mobil kedua melintas ke utara dengan mengangkut satu ekor sapi. (kmb35)
bagi para petani agar berani beralih dari pola tanam padi ke hortikultura. Baginya, beralih dari padi ke hortikultura membutuhkan keberanian. Karena menanam hortikultura seperti bawang merah membutuhkan biaya produksi yang tinggi. Selain itu, dia dan teman-temannya belum menguasai pengetahuan tentang tanaman hortikultura. ‘’Kami siap melanjutkan menanam bawang merah karena hasilnya cukup ba-
gus. Namun saya harap pendampingan dari Pemkab dan IPB tidak berhenti sebatas pada demplot ini saja, agar ada pendampingan sampai kami berani mandiri dan menguasai tekniknya,’’ harap Suweca yang juga Pekaseh Subak Belaki ini. Tak lupa, Suweca juga menyampaikan kekhawatiran dan kendala yang dihadapinya dalam menanam bawang merah selama mengikuti uji coba penangkaran benih dalam demplot. Bila ingin budidaya bawang merah, dia bertanya dari mana memperoleh bibit berkualitas ke depannya. Selain itu, biaya produksi yang cukup tinggi membuat dia kesulitan modal. Suweca juga meminta bantuan mesin cultivator (penggembur tanah). Menanggapi permintaan tersebut, Wabup Mahayastra berjanji akan mengupayakan bantuan mesin cultivator di anggaran 2018. ‘’Kami upayakan. Bila ini untuk kesejahteraan petani kenapa tidak. Apalagi bawang merah ini cukup menjanjikan untuk dikembangkan di Gianyar, khususnya Batubulan Kangin,’’ tegas Mahayastra. (ad1877)
Ditinggal Nonton Sepak Bola, Motor Disikat Maling
Gianyar (Bali Post) Aksi pencurian di Stadion Dipta Gianyar makin marak. Kali ini terjadi kasus kehilangan sepeda motor yang diparkir di areal parkir stadion, Minggu (23/7) malam. Korban Putu Adi Gunarsa (20) kehilangan sepeda motor Honda Scoopy DK 6576 OD. Kasus ini dilaporkan ke Mapolres Gianyar, Senin (24/7) kemarin. Kepada polisi, korban menyampaikan awalnya ia menonton bola bersama temannya, Rio Setia Adi (21). Mereka tiba di stadion pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 Wita. Usai memarkir kendaraan, mereka langsung masuk untuk menyaksikan pertandingan Bali United VS PSM Makassar. Usai menyaksikan pertandingan,
mereka kembali ke areal parkir sekitar pukul 22.00 Wita. Alangkah terkejutnya korban, sebab sepeda motor miliknya sudah tidak ada di tempat. Korban bersama sejumlah temannya sempat melakukan pencarian di sekitar TKP, namun tidak membuahkan hasil. Korban mengaku teledor karena meninggalkan kunci di motor. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 13 juta. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni mengatakan, pelaku dengan mudah melakukan aksinya karena kunci masih nyantol dan ditinggal oleh korban. Kini polisi masih melakukan pencarian dan penyelidikan. Dia pun mengimbau masyarakat untuk selalu hati-hati saat memarkir sepeda motor. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Bali Post/ist
BIMTEK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan, Senin (24/7) kemarin.
Buka Bimtek, Bupati Suwirta Dorong LPM Ikut Bangun Desa GUNA meningkatkan pengetahuan pengurus dan anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pemkab Klungkung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) menggelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan, Senin (24/7) kemarin. Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan ini dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Kepala Dinas PMDPPKB I Wayan Suteja mengatakan kegiatan ini diikuti 189 peserta yang terdiri dari 59 ketua LPM, 59 sekretaris LPM, 95 bendahara LPM serta 12 orang pengurus LPM kecamatan. Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan ini, digelar 29 Juli 2017 yang dibagi menjadi 3 kelompok. Materi yang disampaikan antara lain, peran dan fungsi LPM dalam pembangunan desa, Perencanaan Pembangunan Desa, Pengelolaan Keuangan Desa, Audit Pelaksanaan Pembangunan Desa, Regulasi Desa, Penyelenggaraan Pemerintahan Desa serta Pendampingan Desa. Sementara para instruktur berasal dari DPD LPM Provinsi Bali, Baperlitbang, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Inspektorat, serta sejumlah KPD dan Tenaga Ahli. “Ini baru terselenggara pertama kali,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Nyoman Suwirta berharap melalui bimtek ini para LPM akan semakin termotivasi dalam memberdayakan dan membangun berbagai potensi desanya. Ditekankan pula, LPM juga harus mampu melahirkan program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti memberdayakan warga, ekonomi, infrastruktur serta potensi desa lainnya. “Lembaga ini harus mampu berkontribusi untuk pembangunan desa,” tegasnya. Menurut Bupati asal Nusa Ceningan ini, sebelum mengarah pada masyarakat, LPM harus memperdayakan dirinya terlebih dahulu. Seorang anggota hendaknya adalah orang yang memiliki kemampuan dan jiwa entrepreneur, serta didukung dengan komitmen dan keseriusan dalam membangun desa. “Ketika sudah memiliki komitmen dan kemampuan untuk membangun desa, tanpa ada kepentingan apapun untuk pribadi bapak, maka di saat itulah kemungkinan besar usulan dan program akan dapat berjalan,” ujar Bupati Suwirta. “Seorang anggota LPM hendaknya memiliki wawasan luas, memiliki kompetensi, pintar dalam mengambil peluang dan potensi di desanya. Dengan dana desa yang besar, LPM bisa mengajukan usul pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan warga melalui pelatihan-pelatihan kerja, namun pemberdayaan masing-masing desa tidak akan sama persis, tergantung dari potensi yang dimiliki masing-masing desa,” pungkasnya. (ad1878)
Bali Post/sos
KERTA GOSA - Sejumlah wisatawan terlihat berkunjung ke objek wisata Kerta Gosa Klungkung belum lama ini. Selain melihat lukisan kamasan yang terpasang pada bangunan, beberapa wisatawan juga ada yang mengambil foto. Objek wisata ini selalu menjadi incaran wisatawan, terlebih hari libur tiba karena memiliki berbagai keunikan.
Tak Higienis dan Belum Kantongi Izin
Usaha Cincau Akhirnya Ditutup Semarapura (Bali Post) -
Usaha cincau dan agar-agar di Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung yang sempat disidak beberapa waktu lalu akhirnya ditutup Tim Yustisi, Senin (24/7) kemarin. Penutupan ini dilakukan lantaran kondisi produksinya tetap tak higienis dan pemilik usaha tidak mengindahkan imbauan petugas. Selain itu, pemilik juga belum mengantongi izin usaha. Berdasarkan pantauan, kedatangan tim yang dipimpin Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta itu langsung memeriksa cincau dan agar-agar yang siap jual. Saat pengecekan, hasil produksinya kembali ditemukan kurang higienis. Khusus untuk cincau, alat cetaknya masih menggunakan kaleng bekas lem dan minyak goreng. Tempat produksinya juga dinilai belum memenuhi standar kesehatan. Selain itu, pemilik juga belum mengantongi izin usaha. Yang ada hanya surat keterangan dari kelurahan. Hal tersebut menyebabkan petugas meradang. Tanpa pikir panjang, usaha yang telah beroperasi dua tahun ini langsung ditutup. “Setelah kami pantau, usaha ini tidak memenuhi standar. Izin juga belum ada. Jadinya ditutup sementara,
sampai ada izin,” ungkap Wabup Kasta. Seiring dengan penutupan itu, pemilik usaha tidak diperkenankan menjual seluruh produknya ke pasaran. Hal ini pun akan diawasi Tim Yustisi. “Sebelum ada izin, produk ini tak boleh dijual,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Made Adi Swapatni mengatakan sesuai pantauan, usaha ini belum memenuhi standar kesehatan. Produksinya belum dilakukan secara higienis. Guna membuktikan kualitas produknya, pihaknya telah mengambil sampel untuk diuji laboratorium. Selain itu, pada 3 Agustus mendatang, Dinas Kesehatan Provinsi Bali akan turun melakukan pemeriksaan. “Kalau dilihat, cara produksinya memang kurang higienis,” bebernya. Peringatan untuk segera mengurus izin usaha sudah
SIDAK - Wabup Klungkung I Made Kasta saat melakukan sidak usaha cincau di Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Senin (24/7) kemarin. disampaikan tim yustisi pada sidak sebelumnya. Namun hal tersebut diabaikan pemilik. “Sidak beberapa waktu lalu, kami sudah minta pemilik segera mengurus izin. Tetapi sampai sekarang belum. Kami sudah tegaskan, kalau itu tak dipenuhi, usaha akan ditutup,” tegas Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran
Klungkung I Putu Suarta. Tindakan penutupan itu cukup membuat pemilik usaha, Aris, terkejut. Ia lebih banyak terdiam. Sesekali juga meminta petugas untuk memberikannya kesempatan perbaikan. “Kalau bisa jangan ditutup. Berikan kesempatan untuk berbenah,” pintanya. Namun, hal itu tak digubris
petugas. Keputusan tetap tak bisa digugat. Dihadapkan dengan hal seperti itu, pria asal Medan ini hanya pasrah dan bersedia segera mengurus izin. “Kalau sudah seperti itu, saya mengikuti. Tetapi cara produksi seperti banyak dilakukan produsen lain. Saya minta itu juga ditutup,” pungkasnya. (kmb45)
Rusaknya Terumbu Karang di Nusa Lembongan
Bupati Minta Investor Ikut Lakukan Konservasi Bali Post/ist
TANDA TANGANI - Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menandatangani laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Klungkung 2016, Senin (24/7) kemarin.
Dewan Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2016 RANCANGAN Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Klungkung 2016 disepakati menjadi Perda oleh DPRD Klungkung dalam rapat paripurna, Senin (24/7) kemarin. Meski demikian, sebagian besar fraksi tetap memberikan sebuah catatan yang perlu ditindaklanjuti bupati, salah satunya dalam hal pengelolaan keuangan. Pada rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru, Fraksi PDI-P melalui pembicara Ni Ketut Suwerni menyampaikan pada tahun anggaran 2016, pelaksanaan APBD Kabupaten Klungkung sudah berjalan baik. Hal tersebut ditandai dengan adanya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meski demikian, di balik itu masih terdapat sejumlah catatan. Hal tersebut diharapkan bisa ditindaklanjuti. Selain itu, kualitas pengelolaan keuangan juga perlu ditingkatkan. “Kami juga berharap ke depan pemkab fokus pada upaya pencapaian target yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2014-2019,” katanya. Partai banteng moncong putih ini juga meminta pemkab untuk memberikan perhatian lebih maksimal terhadap pelestarian sektor pertanian sebagai salah satu bagian kebijakan nasional. Demikian juga dengan aspek budaya. “Ini juga perlu mendapat perhatian,” imbuhnya. Berbeda dengan Fraksi Gerindra. Melalui pembicara A.A Gde Sayang Suparta disampaikan sampai saat ini masih ada piutang pajak, baik PBB-P2, hotel dan restoran. Guna menggenjot pendapatan daerah, penagihan perlu diintensifkan. “Apalagi piutang ini telah berlangsung sejak lama,” ungkapnya. Sementara itu, Fraksi Demokrat dengan pembicara I Made Jana mendorong pemkab untuk memanfaatkan secara optimal atas semua pendapatan dan Silpa untuk program prioritas dan memaksimalkan penggalian seluruh potensi untuk meningkatkan pendapatan. Harapan serupa juga disampaikan Fraksi Golkar, Hanura dan Fraksi Persatuan Nasional. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku sangat mengapresiasi masukan yang diberikan kalangan legeslatif itu. Ia pun memandang seluruhnya bersifat rekonstruktif. “Kami sangat apresiasi itu. Ini akan kami tindak lanjuti di eksekutif,” katanya didampingi Wabup I Made Kasta. (ad1874)
Semarapura (Bali Post) Kerusakan terumbu karang di perairan Nusa Penida mendapat atensi dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Diakui, kerusakan biota bawah laut belakangan ini cukup sering terjadi. Guna memulihkan itu, investor diminta untuk ikut turun tangan melakukan konservasi. Hal ini ditegaskan Bupati Suwirta di sela-sela rapat paripurna DPRD Klungkung, Senin (24/7) kemarin. Bupati asal Nusa Ceningan ini mengatakan kerusakan itu diketahui saat melakukan pemantauan menggunakan speed boat. Jika mengacu pada
UU Nomor 23 Tahun 2014, kewenangan pengelolaan kelautan berada di tangan pemerintah provinsi. Itu artinya, persoalan yang muncul, penanganannya langsung dari sana. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan langkahlangkah pemulihan, salah satunya dengan meminta pihak ketiga, dalam hal ini investor selaku pemanfaatkan potensi daerah. “Bagaimana caranya melibatkan pihak ketiga, investor, untuk ikut berpartisipasi. Ini akan kita bicarakan. Para diving, para pemandu wisatawan juga harus mendidik wisatawan
jangan hanya mengejar kuantitas tapi lingkungan kita akan makin terancam,” katanya. Jika hanya menunggu dana pusat, menurut Suwirta penanganan terumbu karang tak bisa secara cepat, terlebih adanya aturan yang belum final dan sulit diterjemahkan. Dicontohkan, seperti anggaran Rp 1,5 miliar yang diterima pemkab dari pusat untuk pendanaan konservasi. Namun itu tak bisa dimanfaatkan. “Jadinya kita ibarat seduk macarikan,” katanya. Mempercepat penuntasan persoalan ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan
Kabupaten telah diminta untuk menindaklanjuti. “Jangan sampai potensi luar biasa ini sudah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan (KKP) tidak dapat perhatian,” ungkapnya. Suwirta menegaskan jika tak segera direspons, kerusakan terumbu karang dinilai akan semakin tinggi. Kondisi itu akan menjadi semakin buruk jika ditambah adanya investor yang membuang limbah ke laut. “Ponton banyak, kemarin sudah ada izin dari provinsi, saya tidak bisa berbicara banyak. Usaha water spot makin bertambah,” sebutnya.
Guna menghindari munculnya persoalan lain, pariwisata di Nusa Penida akan siapkan badan badan pengelola. “Ini sedang kita siapkan, tidak akan buru-buru. Semua berproses, kita melihat baik melihat potensi tapi jangan sampai melabrak aturan,” tandasnya. Ketua Komunitas Pencinta Nusa Penida Nyoman Widana mengatakan untuk mengantisipasi kerusakan, perlu adanya sanski tegas untuk para pelanggar. “Kalau tak ada sanksi keras, kelestarian dan lainnya sedikit dipikirkan,” katanya. (kmb45)
Cerita Nelayan di Kusamba
Kesulitan Tangkap Ikan, Beralih Profesi Jadi Buruh Angkut Barang PROFESI nelayan masih digeluti sejumlah masyarakat di Kabupaten Klungkung. Salah satunya nelayan di pesisir Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Namun, dalam perkembangan, jumlahnya cenderung berkurang. Beberapa di antaranya ada yang memilih profesi lain. Alasannya, penghasilan lebih meyakinkan. Pantai Kusamba merupakan salah satu dari sekian pantai di Kabupaten Klungkung. Pasirnya hitam. Nampak bercahaya saat didera sinar mentari. Gelombang lautnya terbilang cukup tenang. Ombaknya juga tak terlalu besar. Terlihat indah saat terhempas ke pantai. Di tengah pemandangan seperti itu, nampak barisan sejumlah perahu. Warnanya didominasi putih. Ukurannya pun cukup besar. Itulah yang dipakai nelayan untuk mencari ikan. Melawan gelombang yang terseok-seok. Di tengah suasana hangat, nampak seseorang yang lalu lalang. Mengambil sejumlah barang untuk dinaikkan ke kapal yang akan menuju kepulauan Nusa Penida. Dia adalah Gusti
Nyoman Wata (60). Di sela-sela kesibukannya, ia tak canggung menceritakan sekelumit kehidupan para nelayan di pantai itu. Disebutkan nasibnya tak berbeda dengan profesi petani. Tak mampu memberikan harapan. Tak mampu memberikan kesejahteraan. Ikan tak lagi melimpah di tengah lautan. Tak jarang yang pulang melaut dengan tangan hampa. Apalagi saat cuaca buruk mendera. Kondisi yang demikian secara perlahan menyebabkan sejumlah warga berhenti sebagai nelayan. Beberapa juga dikabarkan ada yang menjual perahunya. “Banyak yang berhenti. Cukup sulit dapat ikan,” tuturnya, belum lama ini.
Supaya tetap mendapat penghasilan, dapur tetap ngepul, yang berhenti itu memilih beralih ke profesi lain. Termasuk dirinya. Menjadi buruh angkut barang ke kapal menjadi salah satu tempat berlabuh. Hasilnya dipandang lebih meyakinkan dan pasti. Kisaran Rp 80 ribu per hari. Pekerjaan ini dilakoni sejak pagi hingga siang hari. Sesekali juga hingga sore. Tergantung jumlah barang. “Kalau mencari pekerjaan lain juga sulit. Ini menjadi salah satu pilihan,” katanya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma mengatakan berdasarkan data terakhir, nelayan di bumi serombotan mencapai 73 kelompok. Itu sebagian besar berada di Nusa Penida. Ia tak menampik belakangan ada yang berhenti. Namun menurutnya itu bukan karena tangkapan ikan yang lesu. Tetapi akibat nelayan sudah berusia tua. “Nelayan yang berhenti ini memang kareja sudah usia,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
PROFESI - Sejumlah warga di pesisir Kusamba tengah menaikkan barang ke kapal. Beberapa dari mereka sebelumnya berprofesi sebagai nelayan.
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
BULELENG
11
Distan Targetkan Seluruh Jatah Vaksin Rabies Habis
Bali Post/dok
VAKSINASI – Pada vaksinasi rabies massal di Buleleng, Distan manargetkan akan menghabiskan sekitar 70 ribu vial VAR yang sudah dijatah Pemprov Bali.
Gerak Jalan 45 Kilometer Start di Celukan Bawang
Singaraja (Bali Post) – Lomba gerak jalan 45 kilometer yang rutin digelar setiap HUT Kemerdekaan RI, untuk pertama kalinya mengambil start di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Ini akan memengaruhi rute gerak jalan dari yang sudah dipilih sebelumnya. Semua peserta nantinya akan melalui rute tambahan di ruas jalan protokol di Kota Singaraja. Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana mengatakan hal itu usai memimpin rapat koordinasi dengan jajaran panitia di sekretariat KONI Buleleng belum lama ini. Dia mengatakan, pertimbangan memindahkan start dari lokasi sebelumnya di Desa Musi adalah untuk memperlancar arus lalu lintas. Perubahan ini berdampak pada rute berikutnya di mana para peserta akan menambah rute di tengah kota. Selain itu, diharapkan juga etape pertama bisa menggunakan lapangan umum Seririt, sehingga tempat istirahat dan aktivitas pendukung yang bisa diakomodir lebih banyak. Gerak jalan bergengsi ini rencananya akan dihelat 12 Agustus 2017. “Dari hasil evaluasi dan kajian secara teknis dari segi krodit lalu lintas maka diputuskan untuk memindahkan start di Pelabuhan Celukan Bawang mengingat tempatnya di dalam maka tidak terlalu banyak mengganggu arus lalu lintas,” katanya. Mantan Direktur PDAM Buleleng ini menambahkan, dalam lomba ini panitia akan membagi kategori peserta yaitu peserta umum dan pelajar/mahasiswa. Kebijakan ini diambil sesuai arahan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) yang meminta agar membedakan kelompok pelajar dan mahasiswa, organisasi pemuda, instansi, dan umum. Sementara itu, terkait hadiah, pemerintah daerah memastikan akan menaikkan dua kali lipat dari hadiah tahun-tahun sebelumnya. Juara pertama disiapkan hadiah uang pembinaan Rp 50 juta, juara II Rp 30 juta, dan juara III Rp 20 juta. Sementara untuk kategori peserta tingkat SD dan SMP dengan rute delapan kilometer akan digelar pada tanggal 8 dan 9 Agustus. Kategori dewasa putri dengan rute 17 kilometer digelar 10 Agustus 2017 dengan mengambil start dan finis di Jalan Udayana Singaraja depan GOR Bhuwana Patra Singaraja. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menggenjot pelaksanaan vaksinasi rabies massal yang dijadwalkan berakhir 31 Juli 2017 ini. Distan akan tetap melanjutkan vaksinasi hingga seluruh jatah vaksin antirabies (VAR) dari Pemerintah Provinsi Bali terpakai, kendati jadwal pelaksanaan vaksinasi telah berakhir. Dengan demikian, anjing liar yang masih tercecer, bisa divaksin. Data yang dikumpulkan di lapangan hingga 22 Juli 2017 lalu, total hewan penular rabies (HPR -red) yang terdiri atas anjing, kucing, dan kera tercatat 68.103 ekor. Dibandingkan dengan perkiraan populasi HPR di Buleleng sekitar 91 ribu ekor, d ip a stikan hingg a batas vaksinasi berakhir masih banyak HPR yang belum tersentuh vaksinasi. Dari sembilan kecamatan di Bali Utara, Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Sawan hingga sekarang
Singaraja (Bali Post) – Buleleng kekurangan kepala sekolah (kasek) berstatus PNS. Jumlahnya makin sedikit karena tidak diimbangi dengan penambahan kasek baru. Pengangkatan kepala sekolah PNS harus memenuhi peryaratan yang ada. Tetapi, karena adanya moratorium perekrutan CPNS oleh pemerintah pusat, Buleleng pun mengalami krisis kepala sekolah.
Bali Post/dok
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa, Senin (24/7) kemarin, mengatakan banyaknya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun, baik pada jenjang SD maupun SMP, membuat banyak sekolah dibiarkan lowong. Dia mencontohkan, rata-rata setiap tahun guru PNS yang pensiun lebih dari 100 orang. Bahkan pada tahun 2018 mendatang, dipastikan guru PNS di Bali Utara yang pensiun mencapai lebih dari 200 orang. Situasi ini sebenarnya berdampak pada terhambatnya pengelolaan, pengambilan kebijakan, hingga mengurus administrasi di sekolah bersangkutan. Bahkan, lowongnya kursi kepala sekolah ini seperti tidak bisa ditangani dengan cara menugaskan pelaksana tugas (plt) atau mengangkat dengan guru kontrak. Pasalnya, ada kebijakan strategis yang tidak bisa dijalankan seorang plt seperti penandatanganan rapor atau ijazah ketika mengakhiri tahun ajaran. “Tidak hanya
Disdukcapil Tunggu Tambahan Blangko E-KTP
Bali Post/kmb38
Suara Buleleng Alat Uji Kir Rusak
Dipertanyakan, salah satu komponen alat uji kir di bagian rem yang sangat potensial bagi setiap kendaraan, bisa rusak. Saat ini, kerusakan itu belum mendapatkan perbaikan. Kenapa hal itu sampai bisa terjadi. Bagaimana bila ada kendaraan yang melakukan kir, utamanya saat uji kir di rem, mengingat kelengkapan itu sangat vital bagi kendaraan. Bila tidak ada biaya perbaikan, kan bisa diambilkan dari dana yang disetorkan oleh pemilik kendaraan saat uji kir. Apa masih menunggu anggaran keluar. Apa perlu nantinya ada kendaraan yang remnya tidak baik atau layak diberikan kesempatan beroperasi. Yang jelas akan merugikan banyak orang bila tak laik jalan. Gung De, Ngurah Rai
Peran Pecalang dan Bandara
Dengan diundangnya Pasikian Pecalang Bali dan Buleleng oleh Kapolda Bali, sebagai pertanda keberadaan pecalang di masyarakat sebagai jaga baya-nya desa pakraman sangat berperan. Mengingat peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing merupakan hak mutlak, sehingga pecalang merupakan ujung tombaknya keamanan di wilayah desa masing-masing. Termasuk juga soal wacana bahwa sebelumnya bulan Agustus ini akan ada peletakan batu pertama pembangunan bandara di Buleleng, diharapkan masyarakat jangan terlalu percaya dengan isu tersebut. Investor sudah gembar-gembor mengatakan akan melakukan peletakan batu pertama, sedangkan koordinasi dengan desa pakraman saja belum. Batu apa yang mau diletakkan dan di mana akan diletakkan. Anggas, Kubutambahan
sampaikan bahwa vaksinasi rabies massal akan tetap berlangsung sampai jatah VAR yang kita terima habis. Apalagi, banyak anjing liar di daerah kita yang diliarkan, dan anjing yang tidak dapat dijangkau, maka sisa vaksin ini akan kita pakai sampai habis,” jelasnya. Di sisi lain, Swatantra mengatakan, banyaknya HPR yang belum tersentuh dalam vaksinasi rabies massal ini tidak bisa dihindari karena perilaku warga yang sulit diubah dalam memelihara anjing, seperti anjing sengaja diliarkan dan bahkan ketika ditelusuri oleh petugas kepemilikan hewan peliharaannya tidak jelas. Persoalan ini sebenarnya tidak terjadi pada saat ini saja, tetapi pada vaksinasi tahun-tahun sebelumnya. Jika perilaku ini bisa diubah, maka pihaknya meyakini vaksinasi rabies massal akan bisa terserap lebih optimal dari yang sudah tercapai sekarang ini. (kmb38)
Banyak Pensiun, Sejumlah Sekolah Tanpa Kasek
Gede Suyasa
Nyoman Arta Wiadnyana
masih melakukan vaksinasi rabies massal. Sedangkan tujuh kecamatan lainnya, telah menyelesaikan vaksinasi. Meski sudah menyelesaikan vaksinasi rabies massal, kecamatan yang sudah menyelesaikan vaksinasi akan tetap diturunkan untuk kembali melakukan penyisiran mencari HPR yang belum tervaksin. Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra, Senin (24/7) kemarin, mengatakan meski sudah menetapkan batas akhir vaksinasi rabies massal hingga 31 Juli 2017 ini, tetapi vaksinasi tetap berlangsung sampai jatah VAR yang telah diterima dari Pemprov Bali sebanyak 70 ribu vial seluruhnya terpakai. Dalam masa lanjutan vaksinasi rabies massal tersebut, Distan akan menyasar HPR yang tercecer (belum divaksin -red) karena pada masa vaksinasi rabies massal sebelumnya, HPR tersebut tidak dikandangkan atau diikat oleh pemiliknya. “Kita sudah
Singaraja (Bali Post) – Buleleng masih menunggu tambahan jatah blangko KTP elektronik (e-KTP) dari pusat. Sebelumnya, pemerintah pusat sudah mendistribusikan 10 ribu keping blangko e-KTP dan seluruh jatah tersebut telah terpakai. Bahkan, tambahan jatah yang kedua sebanyak 14 ribu keping saat ini masih 1.200 keping. Tingginya jumlah penduduk yang wajib KTP, dipastikan sisa jatah tersebut tidak akan mencukupi, sehingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng kembali mengajukan permohonan tambahan blangko e-KTP elektronik. Kepala Disdukcapil Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, Senin (24/7) kemarin, mengatakan, persediaan blangko tidak sebanding dengan permohonan e-KTP. Permohonan yang membeludak tidak lepas dari perkembangan penduduk begitu cepat, sehingga perlu adanya penambahan blangko e-KTP. Mencegah jangan sampai warga tidak mendapatkan e-KTP setelah melakukan perekaman, maka satu-satunya cara yang bisa ditempuh adalah mengusulkan permohonan tambahan blangko e-KTP itu sendiri. “Jatah keping KTP yang kita terima sudah terpakai seluruhnya dan takutnya kalau kekurangan ini dibiarkan, maka makin banyak penduduk wajib KTP masuk daftar antre,” jelasnya. Mencegah bertambahnya warga yang tidak bisa mencetak KTP setelah perekaman data kependudukan, Reike mengaku masih menunggu persetujuan permohonan tam-
bahan keping KTP dari pemerintah pusat. Untuk memastikan persetujuan permohonan itu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi ke pemerintah pusat. Dengan koordinasi itu, dipastikan akan ada informasi pasti kapan dan berapa tambahan keping KTP elektronik, sehingga secepatnya dapat digunakan. Apalagi, dari data terbaru menunjukkan bahwa warga Buleleng sebanyak 811.923 jiwa, yang wajib KTP tercatat 590.396 jiwa. Dari jumlah itu, penduduk yang sudah melakukan perekaman di masing-
guru, kepala sekolah pun sekarang kurang dan kondisinya semakin parah. Jabatan ini lowong karena memang kita tidak bisa mengangkat plt atau mengangkat kepala sekolah dengan sistem kontrak, sehingga sekarang sekolah yang kepala sekolahnya pensiun sampai sekarang kita biarkan lowong,” katanya. Menurut mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng ini, satu-satunya solusi permanen untuk bisa keluar dari persoalan ini adalah penambahan PNS baru melalui jalur pelamar umum. Akan tetapi, kebijakan pemerintah pusat sepertinya terlalu lama menutup perekrutan CPNS pelamar umum, sehingga krisis kepala sekolah di Bali Utara semakin bertambah parah. Pihaknya khawatir jika situasi ini dibiarkan dalam waktu satu atau dua tahun ke depan, maka tidak menutup kemungkinan sebagian besar SD dan SMP tidak memiliki kepala sekolah. “Harusnya moratorium CPNS ini sudah
masing kecamatan atau memanfaatkan layanan jemput bola sebanyak 525.100 jiwa. Penduduk yang sudah perekaman sampai sekarang belum seluruhnya KTP-nya bisa dicetak karena kekurangan stok keping e-KTP. Sedangkan, penduduk yang belum perekaman tercatat 65.296 jiwa. “Bukan hanya kita, daerah lain juga mengalami kekurangan stok keping KTP elektronik. Nanti, kami bersama Kadisdukcapil lain di Indonesia akan memastikan berapa jatah dan kapan akan didistribusikan ke daerah,” jelasnya. (kmb38)
dibuka kembali karena sudah lama sekali ditutup. Kita tidak ingin kondisi ini akan bertambah parah, dan mudah-mudahan secepatya moratorium ini segera dicabut, sehingga kalau bisa menambah PNS, maka kita bisa menambah kepala sekolah baru,” jelasnya. Suyasa menambahkan, seorang PNS dengan syarat kepangkatan menjadi kepala sekolah terpenuhi, tidak bisa diangkat menjadi kepala sekolah. Akan tetapi, Disdikpora mensyaratkan seorang PNS yang menjadi calon kepala sekolah harus mengikuti persiapan melalui program calon kepala sekolah yang diikuti dengan terbitnya sertifikat. Syarat ini tidak saja ditentukan oleh internal Disdikpora, tetapi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) melalui regulasi juga mensyaratkan bahwa PNS sebelum menjadi kepala sekolah harus dinyatakan lolos dalam persiapan calon kepala sekolah sesuai regulasi yang ada. (kmb38)
Bali Post/dok
Putu Ayu Reika Nurhaeni
PUSAT DAIHATSU BALI TERMURAH & TERLENGKAP XENIA
8
SIGRA DP
DP Jt-an READY PROSES CPT & MUDAH STOCK FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR
11Jt-an
PICK-UP
5Jt-an
DP
KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH GRATIS JALAN-JALAN KE JEPANG BUNGA MURAH 3,6% BONUS LAINNYA
0821 4505 4252 / 0822 4445 9698
C.0001504-MBL
JEMBRANA
12
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Peluang Kerja Lulusan SMK Kemaritiman Terbuka Luas
Negara (Bali Post) – Lulusan sejumlah jurusan di sekolah kejuruan (SMK) sejatinya memiliki peluang kerja yang luas. Sayangnya, beberapa jurusan masih dilihat sebelah mata. Termasuk kejuruan kemaritiman yang masih terbuka luas menyerap kerja di sektor ini. Di Jembrana, salah satu sentra perikanan dan kelautan memiliki SMK Negeri dengan Jurusan Kemaritiman. SMKN 2 Negara di Baluk, saat ini terdapat satu kelas untuk Program Studi Keahlian Pelayaran yakni Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI). Jumlah kelas ini masih stagnan setiap tahunnya, padahal sejatinya lulusan ini terbuka bekerja untuk pelayaran. Kepala SMKN 2 Negara I Ketut Suartika, Senin (24/7) kemarin, mengatakan dari data resmi Kementerian Pendidikan, cakupan kerja lulusan kemaritiman ini sangat luas di Indonesia. Namun baru segelintir yang terpenuhi. Ada sekitar 13 juta potensi tenaga kerja yang dibutuhkan, namun baru terpenuhi sekitar 19 ribu lebih. “Untuk program keahlian di sini terkait tangkap ikan, banyak lulusan yang sudah bekerja,” ujar Suartika. Tahun ini, SMK Negeri yang juga memiliki program studi Teknik Otomotif, Peternakan dan Pertanian ditunjuk salah satu sekolah di Bali untuk program revitalisasi SMK. Program Kemendikbud yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 itu meliputi empat poin, di antaranya meliputi revitalisasi kurikulum, pendidik, kerja sama dengan dunia usaha industri (DUDI) dan lulusan. “Fokusnya juga bagaimana dengan fleksibel memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang siap dipakai di dunia usaha dan industri. SMK di sini terkait kemaritiman,” tambahnya. Secara konsisten SMK ini mengembangkan Jurusan Kemaritiman. Namun diakuinya, minat lulusan SMP untuk mengambil jurusan ini masih rendah. Padahal sejatinya, lulusan jurusan ini juga sangat berpotensi dibutuhkan di bidang Kemaritiman. (kmb26)
Bali Post/olo
OPERASI – Petugas gabungan dari Satpol PP dan Dinas Kependudukan saat melakukan operasi yustisi di wilayah Gilimanuk, Senin (24/7) kemarin.
Operasi Yustisi, Belasan Duktang Tanpa SKTS Diciduk
Negara (Bali Post) – Guna mengantisipasi adanya pelanggaran penduduk pendatang (duktang), petugas Satpol PP Jembrana, Senin (24/7) kemarin melakukan operasi yustisi. Lokasi yang disasar kali ini, yakni di Kelurahan Gilimanuk. Selain Satpol PP, operasi ini juga melibatkan petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), PPNS dan petugas Kelurahan
Gilimanuk. Sejumlah tempat kos dan rumah kontrakan menjadi bidikan petugas. Dari operasi yang digelar sejak pagi ini, diketahui belasan duktang tanpa mengantongi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). Bahkan di antaranya juga sama sekali tanpa identitas. Petugas pun selanjutnya mengangkut seluruh duktang yang diketahui melanggar perda tersebut ke
Kantor Lurah setempat. Petugas menyisir sejumlah tempat kos yang memang menjamur di sekitar Gilimanuk. Sebagian besar merupakan warga pendatang dari luar Bali yang bekerja di Gilimanuk. Bahkan di salah satu tempat kos, diketahui seorang penghuni yang justru menunjukkan surat anggota jurnalis dan mengaku anggota KPK. Namun, petugas tak bergeming dan turut membawanya
ke Kantor Lurah. Setelah dikumpulkan, mereka selanjutnya didata dan diberikan pembinaan. Berdasarkan Perda Kabupaten Jembrana Nomor 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, para duktang ini harus melengkapi SKTS. Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Jembrana I Made Tarma mengatakan selain didata dan diberikan
Dugaan Korupsi Dana Santunan Kematian
pembinaan, mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan melengkapi SKTS. “Ada 17 duktang yang kita berikan pembinaan. Sebagian besar belum memiliki SKTS,” terang Tarma. Selain itu berdasarkan Perda, mereka yang melanggar administrasi kependudukan ini dikenai denda. Operasi ini menurutnya untuk menegakkan Perda terkait kependudukan. (kmb26)
Penyidik Tetapkan IS Jadi Tersangka, Lima Pelaku Lain Dibidik I Ketut Suartika
Negara (Bali Post) Penyidik Unit Tipikor Polres Jembrana akhirnya menetapkan IS (45), PNS di Pemkab Jembrana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana santunan kematian. Selain ditetapkan sebagai tersangka, berkasnya langsung dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara, Senin (24/7) kemarin.
Bali Post/olo
Hendak Diselundupkan
Dua Ular Piton Diamankan di Gilimanuk
Negara (Bali Post) – Pemeriksaan ketat yang dilakukan petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk di pos II pelabuhan membuat para pelaku kejahatan yang hendak menyelundupkan barang terlarang tak bisa berkutik. Buktinya, hampir setiap hari aksi penyelundupan berhasil digagalkan petugas yang berjaga di pos tersebut. Kali ini, dua ekor ular piton dan seekor biawak kecil diamankan petugas, Senin (24/7) dini hari kemarin, karena tidak dilengkapi dengan dokumen. Selain hewan dilindungi itu, petugas juga menggiring si pembawa, yakni M. Zainuri (28) dan rekannya, Fathorrohman (20), ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk diperiksa lebih lanjut. Hasil interogasi sementara, kedua pelaku mengaku hewan itu sengaja mau dibawa ke Bali dan akan dipelihara di tempat kerjanya di Denpasar. “Kami masih dalami kasusnya,” kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Anak Agung Gede Arka melalui Kanit Reskrim AKP Komang Mulyadi. Ia menjelaskan kedua pelaku ini diamankan ketika mereka menjalani pemeriksaan di pos II Pelabuhan Gilimanuk. Seperti biasa, pemeriksaan awal dilakukan dengan mengecek surat-surat kendaraan. Sebab, saat itu pelaku mengendarai motor dengan nopol P 3896 KK. Usai memeriksa surat-surat, giliran barang bawaan yang dibidik. Sebab, pelaku membawa sebuah kardus dan tas ransel. Begitu kardus dan tasnya dibuka, di dalamnya berisi dua ekor ular jenis piton. Ketika ditanya, pelaku nampak gugup dan mengaku sengaja membawa ke Bali dari rumah untuk dipelihara. Ular tersebut diakui diperoleh dari sekitar sungai di belakang rumahnya di Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Kemudian tas ransel yang dibawanya juga dibawa. Ternyata di dalam tas tersebut juga ditemukan biawak kecil yang ditaruh dalam toples. Untuk memastikan hewan yang dibawanya ilegal, polisi meminta dokumennya ke pelaku. Namun, mereka tidak bisa menunjukannya. Oleh petugas, kedua pelaku asal Jember tersebut diamankan di Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak BKSDA setempat untuk menindaklanjuti hasil tangkapan tersebut. Dari informasi, ular piton atau sanca bodo ini merupakan hewan yang dilindungi. (kmb26)
Bali Post/olo
ULAR - Petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk menunjukkan dua ular piton yang hendak diselundupkan.
AKP Yusak A Sooai
Bali Post/kmb
Tak hanya itu, penyidik juga masih membidik pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam kasus yang merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai seizin Kapolres Jembrana mengatakan pihaknya sudah melimpahkan berkas tersangka ke Kejari Negara karena sudah rampung. “Sudah kami limpahkan berkasnya. Kami juga masih membidik tersangka lainnya,” katanya. Dikatakan, sedikitnya ada lima orang yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus ini. Dari hasil hitungan yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali, total
kerugian negara mencapai Rp 451.500.000. Modus yang diterapkan pelaku yakni dengan memanipulasi data kematian warga untuk mendapat satunan kematian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Dugaan korupsi santunan kematian itu pertama kali diselidiki Satreskrim Polres Jembrana di Kelurahan Gilimanuk. Di kelurahan ini, diduga ada tiga oknum kepala lingkungan yang terlibat. Santunan kematian yang seharusnya diterima sekali oleh ahli warisnya, namun diajukan hingga tiga kali ke Dinas Sosial Jembrana dan uangnya masuk ke kantong sendiri. Tersangka IS adalah petugas yang melakukan verifikasi permohonan
para kaling tersebut. Dengan adanya laporan dugaan korupsi santunan kematian di Kelurahan Gilimanuk tersebut, berkembang ke desa lain yakni Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya yang juga dilaporkan ada santunan kematian fiktif. Sementara itu, selain dugaan korupsi santunan kematian, polisi saat ini masih melakukan perbaikan berkas dugaan korupsi Pengembangan Pertanian Terpadu (Pepadu) dengan tersangka K.RA (55). Berkas yang sudah dua kali dikembalikan atau P-19 oleh Kejari Jembrana, masih dalam proses melengkapi berkas yang dinilai kurang. Ada 125 orang yang sudah diperiksa dalam kasus ini. (kmb)
Polisi Tangkap Pelaku ”Illegal Logging”
Negara (Bali Post) Komang Sukadana (37) asal Banjar Kembangsari, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, ditangkap petugas Satuan Reskrim Polres Jembrana, Rabu (19/7) malam. Pria ini diamankan lantaran diduga melakukan tindak pidana illegal logging. Pelaku menebang kayu di hutan dan disimpan di rumahnya. Polisi pun mengamankan dua batang kayu jenis kutat dengan ukuran masing-masing ukuran 6 x 11 x 400 cm. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana, Senin (24/7) kemarin menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat. Mereka mengatakan bahwa pelaku menyimpan kayu yang diperolehnya dari menebang di dalam hutan Banjar Kembangsari, Desa Tukadaya. Adanya informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengecekan ke rumah pelaku, ditemukan ada dua batang kayu siap pakai. Polisi pun menelusuri asal muasal kayu tersebut. Saat ditanyakan ke pelaku, ia mengakuinya bahwa kayu itu
didapat dari menebang di dalam hutan. Atas pengakuan itu, polisi pun mengamankan pelaku dan digiring ke Polres Jembrana. “Barang buktinya (BB) juga kami sita,” katanya. Dari pengakuan pelaku, ia mencuri kayu itu seorang diri dengan berjalan kaki pada Selasa (11/7) pagi. Berbekal satu unit mesin chainsaw, pelaku langsung melakukan penebangan. Setelah itu, kayu diangkut dengan dipikul ke rumahnya. Sedangkan sisanya ditinggal di dalam hutan dan rencananya akan diambil di kemudian hari. Namun, sebelum diambil, pelaku sudah ditangkap polisi. Kayu-kayu tersebut, kata pelaku, akan digunakan untuk membangun rumah. Yusak menambahkan atas perbuatannya itu pelaku kini telah ditahan di Polres Jembrana. Ia dijerat dengan pasal 83 ayat 1 huruf b, yo pasal 12 huruf e atau pasal 82 ayat 2 yo pasal 12 huruf c UU RI No.18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun serta pidana denda Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar. (kmb)
Bali Post/kmb
DIAMAKNAN - Pelaku ilegal logging ketika diamankan di Polres Jembrana.
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
KARANGASEM
13
Berakhir Damai
SOSOK Tidak Menghambat LEMBAGA DPRD Karangasem belakangan dibuat cukup pusing dengan polemik Badan Pengelolaan Kawasan Padangbai. Bahkan, muncul anggapan lembaga dewan menghambat upaya Pemkab Karangasem mencari opsi baru guna meningkatkan pendapatan daerah. Hal ini cukup mengganggu lembaga dewan dan membuat Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, angkat bicara. Politisi Partai Golkar itu Senin (24/7) kemarin, menegaskan tidak ada maksud sedikit pun lembaga dewan mau menghambat terobosan apa pun yang dibuat Pemkab Karangasem. Kritisi tajam yang dilakukan dewan, khususnya mengenai aspek regulasi pada pembentukan Badan Pengelola Kawasan Padangbai itu semata-mata hanya mengingatkan kembali pemerintah daerah. Sesunggunya, ada hal serius yang dilupakan. Peran DPRD Karangasem mengingatkan atas segala rencana pembangunan yang dilakukan eksekutif. Agar ke depan ketika sudah berjalan tidak macet di tengah jalan. Apalagi tersangkut kasus hukum. “Kami sudah berulang kali mengingatkan pemerintah daerah bahwa pembentukan Badan Pengelola Kawasan Padangbai itu ada yang keliru. Tetapi bahasa eksekutif berulang kali selalu optimis tidak ada masalah. Buktinya, sekarang sudah jelas. Eksekutif sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Lembaga DPRD ini sudah mengkritisi secara benar. Mengkritisi di kemudian hari tidak ada masalah,” kata Sumardi. Sekarang, pihaknya meminta eksekutif untuk mengkaji kembali regulasinya. Regulasi pembentukannya sebatas Perbup. Dasar itu saja tidak cukup kuat. Sebab belum dipayungi Perda. Dia meminta pikirkan regulasi yang pas. Itu penting agar pemanfaatan kawasan Padangbai itu bisa dilakukan dengan regulasi tepat. Sehingga, nantinya pemerintah daerah aman dan tidak bersentuhan dengan lembaga hukum. (gik)
Kisruh Pengusaha Vs Desa Culik Amlapura (Bali Post) -
Polemik utang seorang pengusaha dengan pihak Desa Adat Culik, Kecamatan Abang, akhirnya tuntas. Melalui mediasi yang digelar khusus Kapolsek Abang AKP I Wayan Sugita Yasa, S.H., Senin (24/7) kemarin, kisruh keduanya berakhir damai. Pengusaha sepakat membayar utangnya Rp 90 juta dari total utang sebesar Rp 124,6 juta. Kapolsek menegaskan, sebelumnya masalah ini sudah berulang kali dimediasi, tetapi hasilnya selalu deadlock. Untuk mencegah masalah ini semakin melebar dan serius antara pengusaha dan Desa Adat Culik, pihak Polsek Abang akhirnya berinisiatif memediasi keduanya di Mapolsek Abang. Pengusaha fast boat tunggal yang masih menunggak utang, I Wayan Sukadana alias Pendet, dihadirkan langsung bersama Bendesa Adat Culik I Gede Degeng, BMD Desa Adat Culik I Gede Patra Yadnya, Forum Pemahayu Desa Culik I Nyoman Darmika dan seluruh Prajuru Desa Adat Culik. Permasalahan ini sempat menimbulkan polemik sampai Desa Adat Culik tiga kali memberikan teguran tertulis. Namun, belum menemukan penyelesaian berarti. Bendesa Culik I Gede Degeng menegaskan, sesuai kesepakatan yang sudah dijalankan antara
pengusaha ini dengan prajuru adat lama, memang terjadi tunggakan yang jumlahnya cukup besar. Karena itu, pengusaha ini diminta agar melunasi tunggakan biaya retribusi ke Desa Adat Culik. Pengusaha fast boat lainnya tidak ada permasalahan. Besaran tunggakannya mencapai Rp 124,6 juta. Jumlah itu dihitung mulai Agustus 2016 sampai Juni 2017, dua kapal Fast Boat Kuda Hitam dan Pacha Expres. Pengusaha fast boat I Wayan Sukadana mengakui jumlah utangnya itu. Tetapi, dalam mediasi itu dia meminta kebijakan keringanan pembayaran Rp 46 juta dari seluruh tunggakannya kepada Desa Adat Culik. Dia meminta keringanan, karena selama ini dia mengaku sudah mengeluarkan biaya banyak untuk pembangunan Desa Adat Culik. Seperti saat pengadaan bale sakepat dan kamar mandi untuk kepentingan umum di
Kisruh utang seorang pengusaha dengan Desa Adat Culik akhirnya berakhir damai setelah dimediasi Kapolsek Abang, Senin kemarin. tempat bersandarnya fast boat di Jemeluk. Sempat terjadi perdebatan di antara keduanya. Namun, untuk mencari jalan tengah masalah itu, prajuru Desa Adat Culik menyampaikan pihak desa hanya bisa memberikan kebijakan meringankan pembayaran menjadi Rp 93 juta dari keseluruhan tunggakan. Pembayarannya bisa dengan cara dicicil di
LPD Desa Culik. Dengan opsi itu, pengusaha fast boat ini akhirnya mengaku siap membayar tunggakan mendekati opsi prajuru desa menjadi Rp 90 juta dengan cara dicicil di LPD Desa Culik. Cicilannya dalam kurun waktu lima bulan. Selain itu, pihak Desa Adat Culik juga memberikan penurunan biaya retribusi dari Rp 10.000 menjadi Rp 7.500/orang bagi pengusaha
fast boat lokal dan Rp 10.000/ orang bagi pengusaha di luar warga Desa Adat Culik. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Polsek Abang yang sudah memediasi masalah ini. Prajuru akan menempatkan diri sebagai bapak terhadap anak-anaknya dan berusaha adil mengambil keputusan agar tidak terkesan pilih kasih,” kata Gede Degeng. (kmb31)
Investasi Tanah
PEMALSUAN SILSILAH -
Masyarakat Diminta Hati-hati
Bali Post/kmb
SEMPURNAKAN REGULASI - Rapat kerja gabungan DPRD Karangasem dan eksekutif sepakat melakukan penyempurnaan regulasi pengelolaan Padangbai.
DPRD dan Eksekutif Sepakat Sempurnakan Regulasi Amlapura (Bali Post) – DPRD Karangasem pada prinsipnya mendukung dibentuknya Badan Pengelola (BP) untuk mengoptimalkan potensi aktivitas pariwisata di Padangbai. Melalui rapat kerja gabungan Senin (24/7) kemarin, dewan dan eksekutif akhirnya menyepakati penyempurnaan regulasi terkait pembentukan BP Padangbai tersebut. ‘’Kita sepakat ada badan pengelolanya. Hanya saja, regulasinya perlu disempurnakan. Saya juga setuju jika Badan Pengelola itu nantinya diserahkan kepada masyarakat Desa Adat Padangbai sendiri,’’ ungkap anggota Fraksi Golkar I Wayan Tama. Dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua DPRD Nengah Sumardi dan unsur pimpinan dewan lainnya, Sekda Adnya Mulyadi mengatakan selama ini ada kekurangan dalam hal regulasi pembentukan Badan Pengelola. Pihaknya juga menyinggung PP 50 tahun 2007 yang menyebutkan rencana pungutan yang membebani masyarakat harus mendapat persetujuan dewan. Dari kondisi itu, sejak 21 Juli lalu, BP Padangbai melalui Manajemen Operasional (MO) telah menghentikan aktivitas pemungutan retribusi kepada wisatawan. ‘’Kita sudah sepakat menghentikan untuk sementara operasional BP Padangbai sampai ada regulasi baru terkait hal itu,’’ ujarnya. Dewan sangat mengapresiasi sikap eksekutif itu. Gede Dauh Suprapta dari Fraksi PDI-P misalnya, mengaku menyambut baik iktikad eksekutif menghentikan operasional MO Padangbai sampai adanya regulasi yang pas. ‘’Saya pribadi menghormati sikap eksekutif. Kita bersikap kritis karena tidak ingin pembentukan BP dan MO ada masalah,’’ ucapnya. Ketua DPRD Nengah Sumardi mengatakan, dewan dan eksekutif masih akan mengkaji dan mempelajari peluang dilakukannya revisi Perda 16 tahun 2016 tentang retribusi objek wisata. Atau malah menyusun perda baru yang khusus mengatur soal itu. Sedangkan menyangkut uang retribusi yang telanjur dipungut, hal itu diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah ataupun Badan Pengelola. ‘’Sekali lagi saya sampaikan, dewan kritis sebagai fungsi kontrol untuk kebaikan bersama,’’ tegasnya. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Tanah dan emas menjadi pilihan investasi yang dinilai paling aman dan menguntungkan. Pasalnya, harganya cenderung terus naik. Namun dalam berinvestasi tanah khususnya, masyarakat diminta berhati-hati dan waspada. Itu penting agar tidak membeli lahan yang kepemilikannya bodong. Harapan tersebut dilontarkan Ketua LSM Api Semar I Nyoman Pasek, S.H. merujuk sebuah kasus jual beli tanah di seputaran Jalan Teuku Umar, Karangasem. Menurutnya, kehati-hatian berinvestasi tanah penting. Alasannya nilai investasinya biasanya besar. ‘’Kepemilikan bodong bisa karena ada pemalsuan sertifikat ataupun proses pe-
nyertifikatannya yang tidak sah,’’ ungkapnya, Senin (24/7) kemarin. Pihaknya mencontohkan kasus tanah di Jalan Teuku Umar Karangasem yang kini dijual dengan sistem kapling. Sertifikat tanah seluas sekitar 40 are itu, kata Nyoman Pasek, bodong. Dikatakan, proses balik namanya menggunakan silsilah palsu. Disebut palsu karena yang membuatnya yaitu I Komang Suyadnya alias Jero Mangku Komang Suyadnya Putra (alm) tahun 2010 sudah divonis bersalah. Dia melakukan pemalsuan silsilah oleh PN Amlapura. Dikatakan, Suyadnya divonis empat bulan penjara dengan delapan bulan masa percobaan. Namun karena sertifikat tanah yang sebel-
Artis-artis lokal ternama di Bali seperti Motifora, lawak Rare Kual dan Ray Peni menghibur penggemarnya. Mereka pun tampil bersamaan dalam satu panggung, Jumat (21/7) lalu. Masingmasing dari mereka tampil dengan gayanya yang khas menghibur masyarakat saat mengisi acara peresmian Sekaa Truna-truni (STT) Yowana Wira Satya di Desa Pakraman Timbrah, Karangasem. Bagaimanakah apresiasi masyarakat menyambut hiburan artis artis lokal ternama itu? MEREKA tampil menggambarkan ciri khas para artis top dalam jagat hiburan di Bali. Motifora sedikit tampil beda dari biasanya. Band asal Buleleng ini tampil solo, dengan gaya akustik. Vokalis Motifora yang tersohor Putu Sumermayadi alias Tunick benarbenar tampil memukau saat membuka hiburan rakyat yang diselenggarakan secara gratis pihak panitia STT itu. Turun dengan lagu-lagu andalannya, seperti ‘’LDR’’, ‘’Ngalahin Gumi’’ dan single terbarunya, ‘’Sukla (Suksma Lan Asturangkara)’’. Pada album ‘’Ngalahin Gumi 2’’, Tunick tampil rancak dengan sedikit humor khas Buleleng. Meski tampil solo, hal itu tidak mengurangi per-
form-nya di atas panggung. Sebab, Tunick warna vokalnya kerap disandingkan dengan vokalis Band Noah, Ariel. Kehadiran Tunick sang vokalis Motifora cukup menjadi kejutan para penonton di Wantilan STT Yowana Wira Satya ini. Sebab, sebelumnya yang dijadwalkan datang hanya Lawak Rare Kual dan Ray Peni. “Walau Tunick baru pertama kali manggung di sini, respons warga antusias sekali. Ten nyangka ada begitu banyak fans Motifora di sini,” kata Tunick didampingi istrinya, usai manggung. Rare Kual juga tampil maksimal. Pelawak itu berhasil mengocok perut ribuan warga setempat. Kehadiran Rare Kual memang sangat
kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
menunjukkan dokumen hasil persidangan yang menyatakan terjadi pemalsuan silsilah atas proses balik nama sertifikat tanah di Jalan Teuku Umar, Bali Post/kmb
mestinya BPN mengoreksi sertifikat baru yang telah diterbitkannya. Pasek mengklaim ahli waris sah dari I Kentung (alm) adalah Nyoman Rudy Putrayasa yang sudah sempat mengajukan gugatan
Karangasem.
perdata ke PN Amlapura. Sehingga mengacu putusan PN Amlapura yang menyatakan Suadnyana (alm) melakukan pemalsuan surat, tanah di Jalan Teuku Umar, Karangasem itu masih milik Rudy Putrayasa. (kmb)
Motifora, Rare Kual, dan Ray Peni Tampil Sepanggung
Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
umnya atas nama I Kentung (alm) telanjur dikuasai dan dipindahtangankan dengan cara dijual, permasalahan itu kemudian menjadi agak berlarut-larut. Bahkan kemudian oleh pembelinya, tanah itu dikapling-kapling. Parahnya sebagian telanjur dibeli masyarakat. Pasek sendiri mengaku menyayangkan terjadinya jual-beli kepada masyarakat itu. Pasalnya status tanah itu masih dalam sengketa. Selain heran dengan keberanian sang penjualnya, Pasek akhirnya juga mempertanyakan sikap Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karangasem. Ketika proses pengusulan balik nama sertifikatnya tidak sah karena ada pemalsuan silsilah, menurutnya, se-
Nyoman Pasek
Bali Post/gik
SEPANGGUNG - Rare Kual dan Tunick, vokalis band Motifora saat tampil sepanggung di Wantilan STT Yowana Wira Satya Desa Pakraman Timbrah, Jumat (21/7) lalu.
ditunggu-tunggu. Kelompok lawak asal Buleleng ini, sangat menghibur dalam setiap aksi panggungnya. Selain menghibur, tampilan grup lawak Rare Kual yang beranggotakan empat orang itu juga membawa pesan moral yang dikemas apik dalam setiap penampilan humornya. Salah satunya, bahaya narkoba, merokok hingga minum-minuman keras. Penampilan Ray Peni juga tak kalah spektakulernya. Sebagai bintang utama acara hiburan itu, Ray Peni memukau penonton den-
gan lagu-lagu andalannya. Seperti ‘’Takut Jak Bojog’’, hingga single teranyarnya, ‘’Hidup di Rantauan’’. Dengan gitar serta dua personel gitar listrik dan kajon, Ray Peni juga sesekali menyisipkan pesan moral dalam aksi panggungnya itu tampak pada tema lagu ‘’Anak Rantauan’’. Penyanyi asal Sukawati, Gianyar itu sesungguhnya ingin menyampaikan pesan perjuangan sebagai anak rantau itu tidaklah mudah. Mengais rezeki di wilayah orang sudah pasti banyak tantangan dan cobaan yang
harus dihadapi. Namun, pada prinsipnya tidak boleh menyerah. Demikian juga pada lagu bertemakan ‘’Ormas’’, Ray Peni berpesan bahwa tidak semua ormas pada aktivitasnya selalu mengakibatkan bentrok fisik. Hal kontra produktif bisa terjadi, lebih kepada personelnya yang kurang paham belajar berorganisasi. Terlalu cepat tersulut emosi. “Tidak ada manfaatnya punya lengan besar. Apalagi selalu bentrok sesama orang Bali. Kita harus bersatu, jaga Bali sebaikbaiknya,” pintanya. (gik)
TABANAN
14 Promkes Terbentur Fasilitas
Tabanan (Bali Post) Puskesmas sebagai layanan primer masyarakat saat ini lebih didorong menerapkan di masyarakat menggunakan upaya promosi dan juga upaya preventif atau pencegahan. Lewat dua langkah itu diharapkan angka kesakitan yang memerlukan pengobatan bisa ditekan, sehingga antrean pada layanan kesehatan juga dapat dikurangi. Dalam mengoptimalkan kedua langkah tersebut, setiap puskesmas memiliki tim Promosi Kesehatan (Promkes). Tabanan sendiri sempat mendapatkan juara pertama Promkes tingkat Provinsi. Namun di balik hasil kerja yang baik itu, petugas promkes mengeluhkan kurangnya fasilitas, antara lain satu unit latop berikut LCD-nya. Itu terungkap saat pelatihan Promkes beberapa waktu lalu di Dinas Kesehatan Tabanan. Atas situasi itu, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Senin (24/7) kemarin, mengatakan pendanaan kegiatan puskesmas dialokasikan untuk dana JKN. Dana itu diperuntukkan buat biaya operasional sarana-prasarana. ‘’Ada beberapa petugas puskesmas yang mengeluhkan kekurangan fasilitas berupa latop dan LCD. Jika memang kurang, maka peralatan itu bisa diadakan lewat dana operasional dari alokasi dana sarana-prasarana JKN,’’ ujarnya. Ia melanjutkan, promkes berfungsi untuk menyebarluaskan informasi. Visi dan misi program promkes dalam paradigma sehat dengan mengupayakan langkah promosi dan preventif. Karenanya program promkes ini memerlukan SDM profesional di bidangnya. Selama ini, kata Suratmika, petugas promkes di Tabanan ketika sosialisasi mengenai kesehatan adalah dengan bertatap muka langsung dengan masyarakat. Ia berharap lewat pelatihan-pelatihan yang baik, ke depannya petugas promkes bisa menggunakan media sosial sebagai langkah promosi kesehatannya, sehingga mereka tidak hanya terjun ke lapangan. Untuk itu diperlukan pelatihan menulis untuk promkes dan melakukan promosi di media sosial, sehingga materi yang disajikan itu menarik dan mampu dicerna dengan gampang oleh masyarakat. Selain lewat media sosial, kegiatan promkes juga bisa disebarkan melalui audiovisual. Karena itu bisa diputar di mobil kesehatan keliling. Jadi sambil melayani masyarakat, juga bisa sambil mendengar sosialisasi mengenai kesehatan melalui audiovisual dari mobil kesehatan tersebut. ‘’Langkah-langkah efektif dan efisien itu akan terus ditingkatkan ke depannya. Sehingga tindakan promotif dan preventif bisa diterapkan di masyarakat. Kami optimis hal itu dapat menekan angka kesakitan,’’ ujar Suratmika. (kmb24)
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Limbah Air Licid Dapat Dijadikan Pupuk Cair
Tabanan (Bali Post) -
Timbunan sampah di TPA Mandung yang mencapai kurang lebih 20 meter kubik, ternyata menghasilkan limbah cair. Limbah cair yang biasa disebut air licid itu selama ini ditampung di empat kolam sebelum dialirkan ke lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat, sesungguhnya limbah licid itu bisa diolah menjadi pupuk cair. Kepala UPT TPA Sembung Gede Ni Luh Sukartini, Senin (24/7) kemarin mengatakan, rata-rata per hari dari air licid itu dihasilkan tumpukan sampah di TPA Mandung yang volumenya sekitar dua meter kubik. Limbah berbentuk cair itu berwarna kehitaman, kemudian ditampung dalam kolam yang disebut kolam lindi. Pada kolam lindi itu, air licid disaring secara gravitasi, air itu sehingga aman dibuang ke lingkungan. Selain gas metan, salah satu zat yang dihasilkan dari penguraian atau fermentasi sampah yang ada di TPA Mandung itu adalah air licid yang dapat dijadikan pupuk cair. Berbeda dengan gas metan yang saat ini sudah diolah dijadikan bahan bakar. Air licid itu hingga saat ini masih dibuang ke lingkungan dengan proses gravitasi.
Untuk memastikan keamanan air licid ini, kata Sukartini, secara teratur selalu dikontrol muatan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Bilogycal Oxygen Demand (BOD). Hingga saat ini masih dalam rentang normal atau aman dibuang ke lingkungan. ’’Sampel limbah air licid itu dibuang ke lingkungan secara rutin dan diperiksa laboratorium setiap tiga bulan sekali. Sejauh ini produksi sampah air itu masih aman,’’ ujarnya. Pihak TPA Mandung saat ini sudah memiliki mesin aerator yang nantinya berfungsi memutar air licid itu di dalam kolam, sehingga hasil buangannya lebih bersih. Namun, hingga saat ini mesin aerator belum terpasang. Pasalnya, mesin itu belum ada pipa instalasinya. ‘’Belum bisa dipasang karena
Bali Post/kmb24
KOLAM LINDI - Kolam Lindi yang ada di TPA Mandung berfungsi menampung air licit atau limbah cair yang dihasilkan sampah yang tertimbun di TPA Mandung. belum ada pipanya. Mudahmudahan dalam waktu dekat sudah bisa dipasang,’’ ujar Sukartini. Ia menambahkan, beberapa waktu lalu mahasiswa Unud pernah datang melakukan studi pengelolaan sampah di TPA Mandung. Dari sana
didapatkan informasi jika sebenarnya air licid itu bisa diolah menjadi pupuk cair yang sangat bermanfaat. Tetapi, tentu memerlukan pendanaan agar bisa dijadikan pupuk. Air licid itu harus diolah dan ada campurannya. Dengan adanya prospek tersebut, kata Sukar-
tini, masih perlu penelitian lebih lanjut sehingga nantinya dari air licid itu dapat dihasilkan sampah di TPA Mandung. Dan diharapkan sampah itu bisa dapat digunakan sebagai pupuk, sehingga tidak terbuang percuma ke lingkungan. (kmb24)
Pesona Budaya di TMII
Tampilan Seni dan Budaya Diapresiasi Tabanan (Bali Post) Pergelaran Pesona Budaya yang diwakili Kabupaten Tabanan di Anjungan Bali, TMII, Jakarta sangat memikat. Tidak pelak pertunjukan yang dilakukan mendapat apresiasi hangat undangan dari kalangan duta besar dan para pengunjung lainnya. Meski minim anggaran, sebanyak 96 orang kontingen yang dikirim mengisi pergelaran seni dan budaya bisa tampil maksimal.
Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan I Gusti Ngurah Supanji ditemui di sela-sela acara mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk bisa memberikan persembahan seni dan budaya asal Kabupaten Tabanan ini sebesar Rp 1 miliar. Dari jumlah tersebut 85 persen diperuntukkan untuk keberangkatan kontingen, berikut alat gamelan dan lainnya. “Untuk alat setidaknya kita gunakan tiga kontainer,”
ucapnya, Sabtu (22/7) malam. Supanji menyampaikan, dalam mewakili Bali di ajang Pesona Budaya di TMII setidaknya ada empat misi yang harus disiapkannya, yakni kesenian, pameran, koperasi kuliner dan PKK (meng-handle suvenir untuk para duta besar berikut kuliner) dan misi pariwisata, yakni pembagian brosur tentang potensi pariwisata apa saja yang ada di Tabanan. Menurutnya, melalui ajang
pesona budaya itu akhirnya berbagai pihak tahu di Bali itu ada Kabupaten Tabanan, yang punya budaya adiluhung selain potensial di sektor pertanian. “Kami mengenalkan potensi dan kebinekaan terbangun di Tabanan. Gelaran yang dihadiri para duta besar, konjen dan ekspatriat yang belum tahu secara mendalam tentang Tabanan jadi sangat strategis. Banyak manfaat yagn diperoleh,’’ tukasnya (kmb28)
I Gusti Ngurah Supanji
Warung Global
Terapkan Hukum Kejahatan Anak, Kebiri, Seumur Hidup dan Mati Bali Post/kmb28
KOLAM BOCOR - Kolam BBI Pesiapan mulai bocor. Rencananya tahun 2017 kolam itu direhabilitasi menggunakan dana DAK Pusat.
Kolam Balai Benih Ikan Pesiapan Bocor
Tabanan (Bali Post) Sejak dibangun tahun 2004 silam, kondisi kolam dan saluran air Balai Benih Ikan (BBI) Pesiapan, Tabanan mulai mengalami sejumlah kebocoran. Kondisi ini tentu saja dikhawatirkan memengaruhi tingkat produksi benih ikan jenis lele dan nila. Tahun ini salah satu balai benih ikan di Tabanan akan direhabilitasi dan mendapat gelontoran dana Rp 750 juta. “Tahun ini kami dapat dana DAK dari pusat. Dana itu diarahkan untuk proses rehabilitasi kolam dan saluran BBI Pesiapan,” beber Kadis Perikanan Tabanan Made Subagia, Senin (24/7) kemarin. Terkait program rehab tersebut akan dilakukan secara bertahap. Alasannya, anggaran yang digelontorkan dari pusat itu tidak mencukupi untuk proses rehab secara keseluruhan. Rehabilitasi itu kemungkinan baru dimulai Agustus. “Masih proses lelang, kalau tidak gagal tender bulan Agustus sudah bisa mulai dikerjakan secara bertahap. Sementara dijatah hanya empat kolam saja,” ucapnya. Disinggung kondisi BBI Pesiapan, Subagia mengatakan sebanyak 16 kolam yang ada sebagai tempat produktivitas benih ikan tersebut sebagian besar sudah bocor akibat usia. Sehingga perkembangan perbenihan ikan kurang maksimal. Diyakini keberadaan kolam itu dapat memengaruhi PAD kabupaten sesuai perda retribusi benih. Dari data produksi benih ikan UPTD BBI Pesiapan khusus unit BBI Pesiapan, hingga Juni 2017 produksi nila baru mencapai 280 ribu ekor dari target 480 ekor. Sedangkan lele 75 ribu dari target 125 ribu ekor. (kmb28)
HENTIKAN berwacana yang hanya membuat prokontra yang tidak tentu arahnya. Sementara jumlah korban sudah tak terhitung. Bisakah para elite pemerintah berhenti berwacana. Mohon berikan contoh langsung. Itu penting agar menjadi shock therapy para perusak generasi masa depan Indonesia. Singkatnya, kebiri saja bagi pelaku kejahatan seksual pada anak. Dan hukum mati pelaku pemerkosaan. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik “Penjahat Terhadap Anak Layak Dikebiri’’ Senin (24/7) kemarin. Acara itu dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM, dan Swara Negara FM. Maraknya kasus-kasus yang menimpa anak-anak Indonesia membuat kita hanya bisa mengelus dada. Anak-anak kerap menjadi korban kejahatan seksual, KDRT, pernikahan di bawah umur, perdagangan manusia dan beragam kasus anak-anak lainnya. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menyatakan, kejahatan terhadap anak tidak bisa diampuni. Hukumnya mulai dari kebiri, penjara seumur hidup hingga hukuman mati. “Penjahat terhadap Anak layak Dikebiri” demikian topik Warung Global hari ini. Siti Sapurah dari Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) sempat menyampaikan sudah banyak Lembaga Perlindungan Anak dibentuk oleh Negara. Tetapi lembaga itu tidak punya acuan jelas dalam Perlindungan Anak. Jika saja implementasinya sesuai aturan yang dibuat dan seluruh SKPD bisa menjalankan tupoksi nya
(tugas dan fungsinya nya), ia yakin kekerasan terhadap anak bisa di hentikan. Dikatakan, hukuman dikebiri merupakan hukuman tambahan agar ada efek jera para pelaku kejahatan seksual terhadap anak, di samping pidana penjara. Dari beberapa kasus yang pernah ia tangani terkait kejahatan anak, Ipung sapaan akrabnya mengatakan kebanyakan para korban kejahatan terhadap anak ini rata-rata ekonominya kelas bawah. Pelakunya tak sedikit orang yang memiliki kuasa. Ia menambahkan,
kejahatan terhadap anak di negara kita sedang berada pada situasi darurat. Implementasi peraturan yang sudah ada diharapkan lebih mengutamakan hak asasi para korban yang masih di bawah umur. Ia mengingatkan kepada orangtua, masyarakat kita semua agar selalu menyediakan ruang dan waktu dengan anak berkomunikasi, bersosialisasi dan mencurahkan kasih sayang sebanyak-banyaknya. Fera di Tabanan, kejahatan terhadap anak sudah sangat mengkhawatirkan. Tidak sedikit kasus kejahatan terhadap anak berujung hilangnya nyawa. Jadi pelakunya perlu dihukum mati. Eka juga dari Tabanan dan Mahayadi di Kuta Selatan menyampaikan, apa sejatinya terjadi pada moral manusia ini. Untuk meminimalisir kejahatan kepada anak, berikanlah ruang dan waktu lebih banyak kepada anak-anak. Benar, kejahatan terhadap anak itu sudah memperihatinkan. ‘’Komunikasi perlu ditingkatkan selain keg-
iatan positif,’’ ujar Mahayadi. Kejahatan terhadap anak itu layak dikebiri. Seperti itu layak hukumannya kepada para pelaku kejahatan seksual. Tetapi Werdha di Gianyar melihat kejahatan terhadap anak itu sudah banyak variannya. Ia menekankan agar peraturan yang ada diimplementasikan. Sudah pasti jangan hanya jadi “macan kertas “ saja. Kedengarannya kebiri itu mengerikan. Ketut Dawi di Badung, sekeras apapun hukumannya para pelaku tidak pernah jera. Kejahatan serupa pasti terulang lagi. Berikan juga hukuman penjara dan juga sanksi moral terhadap pelaku selain dikebiri. Nyoman Mastra di Gianyar, pelaku kejahatan apapun pantas mendapat hukuman berat. Kejahatan yang mengintai anak itu mengingatkan orangtua agar selalu memberikan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak. Gung Derah di Denpasar, sepertinya hukuman kebiri ini terlalu kejam. Hukuman itu tidak sesuai
perikemanusiaan dan Pancasila. Ia lebih setuju kalau moralnya diperbaiki. Caranya dengan memperbanyak sosialisasi dan bekali orangtua, juga anak-anak pemahaman moral yang baik. Ardana di Denpasar mengatakan, bicara soal moral di saat gentingnya kejahatan terhadap anak sepertinya kurang tepat. Ia setuju hukuman tambahan kebiri selain hukuman penjara. Menurutnya kejahatan terhadap anak ini lebih kejam dari pada kejahatan narkoba. Gus Dark di Denpasar, wacana sudah terlalu banyak. Sedang jumlah korban sudah tak terhitung. Bisakah para elit pemerintah berhenti mewacana. Mohon langsung berikan contoh agar menjadi shock therapy bagi para perusak generasi Indonesia masa depan. Wacana-wacana yang berlebihan hanya membuat pro-kontra berkepanjangan yang tak tentu arah. Kebiri pelaku kejahatan seksual pada anak. Hukum mati pelaku pemerkosaan dan lakukan tanpa gembar-gembor. (sikha)
15
Selasa Umanis, 25 Juli 2017 Tour de France Etape 21 1. 2. 3. 4. 5.
Dylan Groenewegen (LottoNL-Jumbo) Andre Greipel (Lotto-Soudal) Edvald Boasson Hagen (Dimension Data) Nacer Bouhanni (Cofidis) Alexander Kristoff (Katusha-Alpecin)
Klasemen Umum 1. Chris Froome (Team Sky) 2. Rigoberto Uran (Cannondale-Drapac) 3. Romain Bardet (AG2R La Mondiale) 4. Mikel Landa (Team Sky) 5. Fabio Aru (Astana Pro Team)
2 jam 25 menit 39 detik “ “ “ “
Paris -
86 jam 20 menit 55 detik +54 +2:20
Froome Layak Disandingkan dengan Para Legenda Tour
+2:21 +3:05
Klasemen Tim 1. Team Sky 259 jam 21 menit 06 detik (Inggris) 2. AG2R La Mondiale +7:14 (Prancis) 3. Trek-Segafredo +1:44:46 (AS) 4. BMC Racing Team +1:49:49 (AS) 5. Orica-Scott +1:52:21 (Australia)
Etape ke-21 lomba balap sepeda Tour de FRance, Senin (24/7) kemarin dimenangkan pembalap Belanda Dylan Groenewegen dari tim LottoNLJumbo. Namun itu tak cukup untuk menghentikan Chris Froome untuk keempat kalinya menjuarai lomba ini. Meski memasuki garis akhir di posisi ke-65, Froome yang menjuarai lomba ini pada 2013, 2015 dan 2016 kini layak disandingkan dengan para legenda. Pembalap Team Sky itu menempati peringkat ke-5 di belakang Eddy Merckx, Jacques Anquetil, Bernard Hinault dan Miguel Indurain. Mereka memenangkan lomba ini lima kali. ‘’Suatu kebanggaan luar biasa disamakan dengan mereka yang mencatat sejarah di Tour de France,’’ ujar pembalap berusia 32 itu yang berjanji tahun depan akan kembali bertarung lagi di sini ‘’Setiap kali memenangkan Tour, ada perasaan unik dan berbeda namun untuk kali ini ada pertarungan yang berbeda,’’ lanjutnya kepada jaringan berita ITV4. Setelah tiga pekan bertarung dalam 21 tahapan dengan jarak total lebih dari 3.500km, Froome melewati Champs Elysees di Paris bersamasama dengan rekan setimnya. Ia mengenakan jaket kuning, sementara rekan setimnya seragam putih dengan strip biru. Kesuksesan kali ini tergolong langka dan paling ketat sepanjang 104 tahun penyelenggaraan lomba. Froome
Bali Post/ap
Juara Tour de France Chris Froome dari Team Sky Inggris. menang dengan hanya terpaut 54 detik dari peringkat kedua klasemen umum Rigoberto Uran dari Kolombia. Sedangkan peringkat ketiga Romain Bardet (Prancis) berselisih 2 menit 20 detik. Etape terakhir yang berjarak 103 km, dimulai dari kota Montgeron. Kota ini menjadi start penyelenggaraan pertama kali Tour pada 1903. Froome memulai lomba dengan minum sampanye bersama pembalap Team Sky saat meluncur keluar kota menuju garis akhir di Paris.
Meski rute ini lebih sering disebut sebagai jalur formalitas menuju juara, namun perebutan juara etape tetap sengit. Groenewegen meluncur cepat dalam adu sprint menuju garis akhir dengan waktu 2 jam 25 menit 39 detik. Dibelakangnya Andre Greipel, juara dua kali rute Champs Elysees ini, disusul Edvald Boasson Hagen. ‘’Ini tempat yang istimewa bagi pembalap. Memenangkan Champs-Elysees membuat hari menjadi sempuran,’’ kata pembalap Belanda Groenewegen yang
membela tim Lotto NL Jumbo. Froome berhak mempertahankan jaket kuning atas kesuksesannya memimpin klasemen keseluruhan. Pembalap Australia Michael Matthews berhak atas jaket hijau sebagai juara kategori sprint. Pembalap Prancis Warren Barguil sebagai Raja Tanjakan dengan jaket polkadot. Sementara pembalap muda Inggris Simon Yates mengikuti jejak kembarannya, Adam, merebut jaket putih sebagai pembalap muda terbaik. (kmb39/rtr)
James Rodriguez Miliki Peran Kunci di Bayern
Bali Post/ap
Kiper Real Madrid Francisco Casilla menjatuhkan diri untuk menghadang bola.
Tujuh Penalti Tanpa Hasil Santa Clara Tujuh penalti gagal menghasilkan gol saat Manchester United (MU) mengalahkan Real Madrid 2-1 pada pertandingan International Champions Cup, Senin (24/7) kemarin. MU membuka keunggulan sebelum turun minum ketika Anthony Martial meliuk-liuk menuju kotak penalti melewati tiga pemain bertahan Real untuk kemudian memberi umpan yang dimaksimalkan Jesse Lingaard dari jarak dekat. Kedua tim melakukan banyak pergantian pemain saat turun minum, yang mengacaukan irama permainan. Kondisi panas terik juga menjadi faktor ketika para pemain kesulitan untuk menaikkan tempo permainan, sementara 65.109 penonton menanti-nanti terciptanya gol berikutnya. Gol itu baru tercipta pada menit ke-69 setelah Victor Lindelof menjatuhkan pemain Real Theo Hernandez di kotak terlarang, dan pemain asal Brazil Casemiro mencetak gol dari titik putih untuk menyamakan skor. Casemiro akan mendapatkan peluang lain dari titik putih pada penalti kelima dapada fase penentuan. Namun tembakannya membentur mistar gawang dan mebawa MU sebagai pemenang laga itu. Empat eksekutor pertama gagal menunaikan tugasnya, memicu tawa dari para penonton. Henrikh Mkhitaryan dan Daley Blind mencetak gol untuk MU, sedangkan Luiz Miguel Quezada menjadi satu-satunya eksekutor Real yang mampu menyelesaikan tugasnya. Jose Mourinho senang dengan kemenangan ini, namun menegaskan bahwa hal ini tidak lebih dari sekadar latihan. Satu-satunya perhatiannya dari pertandingan ini adalah gelandang Ander Herrera yang harus tertatih-tatih keluar lapangan hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua. ‘’Saya selalu mengatakan kepada para pemain, tidak ada risiko pada pertandingan-pertandingan persahabatan,’’ kata Mourinho. ‘’Jika Anda merasakan sesuatu, atau jika Anda merasakan sesuatu akan datang, keluarlah, karena hasilnya tidak penting.’’ Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengambil pelajaran dari apa yang dilihat dari timnya pada pertandingan pra-musim pertama mereka. ‘’Ini merupakan pertandingan pertama kami dan kami tampil cukup baik melawan tim yang telah memainkan empat atau lima pertandingan. Menurut saya ini positif,’’ kata Zidane. Kedua tim akan kembali bertemu di Piala Super UEFA pada 8 Agustus di Makedonia, yang akan menjadi pertandingan yang lebih kompetitif. Juara Eropa Real selanjutnya akan bermain melawan Manchester City, sedangkan MU menghadapi Barcelona di kelanjutan turnamen ini. (afp/ant)
Bali Post/rtr
MENANG - Pemain Inter Milan Danilo D’ Ambrosio mencoba menghadang laju penyerang Olympiaque Lyon Memphis Depay pada pertandingan turnamen International Champions Cup di Jiangsau, Tiongkok, Senin (24/7) kemarin. Stevan Jovetic mencetak gol menit ke-74 yang memberi kemenangan Inter 1-0.
Singapura Pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti meyakini James Rodriguez akan memainkan peran kunci di tubuh tim juara Jerman ketika mereka berupaya mengekspor dominasi domestik mereka ke seantero Eropa. Ancelotti membawa Bayern meraih gelar Liga Jerman kelima secara beruntun pada musim lalu, namun tim itu tersingkir di fase gugur Liga Champions untuk keempat kalinya secara beruntun. Pria Italia itu berharap gelandang Rodriguez akan memicu mereka ke kesukesan yang lebih besar. ‘’James memiliki kualitas fantastis yang dapat mengembangkan level permainan kami,’’ kata Ancelotti kepada para pewarta di Singapura pada Senin (24/7) kemarin. ‘’Menurut saya dia memberikan kami sesuatu yang lebih di antara garis-garis (serangan dan lini tengah), khususnya pada operan terakhir untuk para penyerang,’’
Bali Post/rtr
Gelandang Bayern Munich James Rodriguez (kiri). tambah Ancelotti mengenai pemain Kolombia itu, yang bergabung ke Bayern dengan status pemain pinjaman selama dua tahun dari Real Madrid. ‘’Saya bergabung ke Bayern karena mereka adalah salah satu tim terbaik di du-
Petenis AS John Isner.
Bali Post/ap
Isner Juara Tanpa ’’Break Point’’
London John Isner menjadi petenis pertama dalam satu dekade yang melaju di turnamen ATP tanpa terkena break point ketika dia mendominasi servis untuk memenangi turnamen Hall of Fame Open, Newport, di Rhode Island, Senin (24/7) kemarin. Unggulan pertama Isner dalam final di lapangan rumput Newport mengalahkan petenis Australia Matthew Ebden 6-3 7-6(4) untuk meraih gelar karier ke-11 dia dan pertama dia sejak 2015. ‘’Saya tidak pernah membayangkan bermain empat pertandingan tanpa terkena break point,’’ kata petenis AS berusia 32 tahun itu. ‘’Servis saya di seluruh pekan
bagus, ini turnamen yang sangat bagus untuk servis saya dan saya tahu sulit bagi lawan untuk mematahkan saya,’’ katanya. ‘’Ini terjadi beberapa tahun lalu sejak saya memenangi sebuah turnamen dan selalu menjadikan dorongan bagi kepercayaan diri anda, dan sekarang saya sedang menunggu pertandingan sisa musim panas,’’ tambahnya. Isner yang mulai pekan ini berada di peringkat 21 dunia, tersingkir di putaran kedua Wimbledon dua pekan lalu. Namun di Newport, dia bangkit dengan permainannya yang dia yakini bisa membuatnya lebih baik menghadapi Grands Slam terakhir tahun ini AS Terbuka akhir Agustus nanti. (kmb39/rtr/ant)
nia dan saya senang berada di klub, di mana sang pelatih benar-benar mempercayai saya,’’ tambah pemain 26 tahun itu, yang menjalani musim-musim penuh frustrasi di ibu kota Spanyol. ‘’Saya berada di sini untuk
memenangi gelar-gelar dan yakin bahwa kami memiliki tim dan pelatih untuk melakukannya.’’ Ancelotti juga bergerak cepat untuk menepis laporanlaporan media yang mengaitkan pemain Chile Arturo Vidal dengan kepindahan dari Bayern, sang pelatih menegaskan bahwa sang pemain tidak akan hengkang ke mana pun. ‘’Tidak ada jalan bagi Vidal untuk pergi,’’ tambahnya. ‘’Dia adalah pemain kami dan akan tetap demikian. Saya tahu bahwa ada berbagai rumor namun hal itu normal untuk periode ini, namun Vidal 100 persen akan bertahan dengan kami.’’ Bayern menelan kekalahan 0-4 dari AC Milan pada pertandingan di Zhenzen pekan lalu. Ancelotti berharap timnya mampu meningkatkan permainan saat melawan juara Inggris Chelsea pada pertandingan pembukaan International Champions Cup pada Selasa ini. Inter
Milan menjadi tim ketiga yang terlibat pada turnamen di Singapura ini. ‘’Tidak apa-apa untuk membuat kesalahan pada periode pramusim ini. Kami menggunakannya untuk mempersiapkan diri dengan baik menuju musim baru, untuk memperbaiki beberapa hal yang perlu diperbaiki,’’ tuturnya. ‘’Tentu saja, tidak seorang pun ingin kalah 0-4 maka kami berharap penampilan yang lebih baik esok hari. Kami mengharapkan ujian yang bagus dan kami fokus pada beberapa hal permainan bagus, pertahanan, keseimbangan, dan serangan,’’ tambah Ancelotti. Menjelang musim baru Liga Jerman, Ancelotti memperkirakan ancaman utama bagi Bayern datang dari Borussia Dortmund dan tim runner-up kejutan musim lalu RB Leipzig, yang ia yakini mungkin menghadapi kesulitan dengan beban kerja yang lebih berat. (afp/ant)
Van Dijk Absen Latihan Pra-Musim
London Pemain Southampton Virgil van Dijk absen pada pemusatan latihan pra-musim di Prancis pekan ini. Absennya bek bertubuh jangkung itu meningkatkan kemungkinan bahwa dia hengkang pada bursa transfer kali ini. Pemain 26 tahun itu telah dikait-kaitkan dengan Liverpool, meski klub Merseyside tersebut secara resmi telah mengakhiri ketertarikan mereka pada pemain Belanda itu. Pada bulan lalu Southampton melaporkan klub-klub ke Liga Inggris karena melakukan ilegal pada bulan lalu. ‘’The Saints’’ tidak mau menjual Van Dijk, namun pada pekan lalu manajer Mauricio Pellegrini mengatakan sang pemain berlatih sendirian karena ia tidak 100 persen siap secara mental. Van Dijk, yang bernilai sekitar 60 juta pound absen pada pertandingan persahabatan di Brent-
Bek Southampton Virgil van Dijk.
ford pada Sabtu pekan lalu. Kini namanya dicoret dari skuad Southampton yang berisi 25 pemain yang akan bermain melawan St Etienne, akhir pekan ini di Prancis. Media Inggris melaporkan bahwa Liverpool masih tertarik pada pemain belakang itu, yang pada tahun lalu meneken kontrak enam tahun di Southampton. Liverpool telah memiliki empat mantan pemain Southampton sejak 2014 dengan nilai 91 juta pound. Mereka menghuni posisi kunci klub yakni Adam Lallana, Dejan Lovren, Nathaniel Clyne, dan Sadio Mane. Pemain kelima, Rickie Lambert, telah direkrut dan kemudian dijual. Liverpool serba salah dengan keinginannya sendiri. Di satu sisi klub itu tidak ingin menjual gelandang Philippe Coutinho yang diminati Barcelona, namun di sisi lain memerlukan biaya untuk mendatangkan Van Dijk. (afp/ant)
Bali Post/net
OLAH RAGA
16
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Putra Pegok dan Putra Pemenang Berpeluang Lolos
Denapsar (Bali Ppst) Kesebelasan Putra Pegok atau Putra Pemenang berpeluang lolos ke babak semifinal, mewakili Grup B, mendampingi Perseden Denpasar, dalam Kompetisi Liga 3 Rayon Bali. Sedangkan di Grup A, PS Gianyar atau Pro Kundalini membuka peluang melaju ke babak empat besar, mendampingi Persekaba Badung. Ketua Panpel Gede Made Anom Prenatha di Denpasar, Senin (24/7) kemarin menerangkan, guna menentukan tim yang melenggang ke babak semifinal, diberlakukan head to head. Hasil laga sebelumnya, Putra Pemenang unggul 1-0 atas Putra Pegok, sedangkan Putra Pegok menang 2-1 melawan Singaraja FC. Oleh sebab itu, dalam babak penyisihan terakhir, Putra Pemenang melawan Singaraja FC, Kamis (27/7) lusa, jika Putra Pemenang menang, otomatis melaju ke babak empat besar, sebab dalam head to head, Putra Pemenang sukses menekuk Putra Pegok. Sebaliknya, kalau Singaraja FC yang unggul, maka Putra Pegok yang berhak mendampingi Perseden, sebab dalam head to head, Putra Pegok mengalahkan Singaraja FC 2-1. Anom Prenatha menambahkan, pada laga penyisihan terakhir, di Grup A, PS Gianyar jumpa Pro Kundalini, pada Kamis (27/7) lusa. ‘’Persaingan antarkontestan memang sangat ketat, terbukti sampai laga penyisihan terakhir baru bisa diketahui yang lolos,’’ sebut Anom Prenatha. (022)
Timnas Bola Basket Jalani Uji Coba di Lithuania
Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket putra Indonesia berencana melakoni enam kali uji coba di Lithuania sebagai persiapan menuju SEA Games 2017, Malaysia. Dikutip dari laman Liga Bola Basket Indonesia (IBL), Jakarta, Senin (24/7) kemarin, Timnas Indonesia akan diperkuat 13 pemain di Lithuania. ‘’Sebenarnya saya ingin memberangkatkan 14 pemain, tetapi apa daya hanya sanggup 13 pemain,’’ kata Manajer Timnas Putra Suhadi. Dari jumlah tersebut, 12 pemain berangkat dengan tanggungan negara melalui Satlak Prima, sementara seorang dibiayai oleh manajer. Namun, pihak tim masih belum menyebutkan nama-nama pemain tersebut. Timnas putra dijadwalkan berangkat ke Lithuania paling lambat pada Rabu (26/7) dan berada di sana selama sekitar dua minggu. ‘’Akan tetapi, saya akan usahakan kalau bisa tim bertolak Selasa (25/7),’’ tutur Suhadi. Saat ini timnas yang masih diperkuat 14 pemain dan terkini, mereka telah menjalani pemusatan latihan (TC) di Batam. Sebelumnya, mereka sudah melakoni pemusatan latihan (TC) di Los Angeles, Amerika Serikat pada 12-23 Juni 2017. Para pemain tersebut adalah Arki Dikania Wisnu, Hardianus Lakudu, Christian Ronaldo Sitepu, Kevin Yonas Siturus, Vamiga Michel, Mario Wuysang, Sandy Febriansyakh, Firman Dwi Nugroho, Andakara Prastawa Dhyaksa, Abraham Damar Grahita, Vincent Kosasih, Diftha Pratama, Ferdinand Damanik dan pemain naturalisasi Ebrahim “Biboy” Enguio Lopez. Di SEA Games 2017, Malaysia, baik tim nasional bola basket putra dan putri hanya diperbolehkan mendaftarkan 12 pemain termasuk seorang pebola basket naturalisasi. Pada pesta olahraga multicabang se-Asia Tenggara yang digelar pertengahan Agustus 2017 tersebut, timnas bola basket putra Indonesia bergabung di Grup B bersama Singapura, Kamboja, Vietnam, dan Laos. (ant)
Bali Post/ant
UMPAN - Pebola voli putra Indonesia Aji Maulana (kiri) mengumpankan bola ke arah rekannya Hernanda Zulfi (tengah) saat berlaga melawan tim voli putra Arab Saudi dalam Turnamen 19th Asian Senior Men’s Volleyball Championship 2017 di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Senin (24/7) kemarin. Indonesia menang atas Arab Saudi dengan skor 3-1 (25-23, 25-21, 22-25, 26-24).
Indonesia Bidik Kemenangan atas Kazakhstan
Gresik (Bali Post) -
Timnas voli putra Indonesia membidik kemenangan kedua melawan Kazakhstan pada Kejuaraan Bola Voli Putra Senior Asia ke-19 atau Asian Senior Men`s Volleyball Championship yang akan berlangsung d GOR Tridharma, Kabupaten Gresik, Jatim, Selasa (25/7) ini.
Manajer Timnas Indonesia Nanang Masbudi di Gresik, Senin kemarin, mengatakan modal bagus untuk meraih kemenangan kedua adalah setelah mampu mengalahkan Arab Saudi pada pertandingan perdana 3-1 (25-23, 25-21, 22-25, 26-24). Nanang
mengatakan, yang perlu diwaspadai pada permainan Kazakhstan adalah terkait tinggi postur badan lawan, sehingga akan memengaruhi secara umum pertandingan kedua tim. ‘’Pada pertandingan besok (Selasa ini) dengan Kazakh-
Indonesia Intip Kekuatan Rival di Kejuaraan Karate Asia
Jakarta (Bali Post) Tim Indonesia mengintip persaingan pada cabang olahraga karate Asian Games 2018 dari Kejuaraan Karate Asia 2017 yang berlangsung di Astana Kazakhstan, pada 15-16 Juli. ‘’Meskipun persaingan nanti akan ketat, atlet-atlet kami menampilkan peningkatan teknik dan kepercayaan diri pada Kejuaraan Asia 2017,’’ kata pelatih nomor kumite Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Baron Bahar di Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Bahar mengatakan peraturan pertandingan cabang karate pada Asian Games 2018 akan lebih ketat dibanding SEA Games 2017 menyusul satu atlet hanya diperbolehkan turun pada satu nomor pertandingan. ‘’Dalam Asian Games, tidak ada nomor pertandingan kata beregu. Setiap negara peserta juga hanya punya kuota atlet yang sama,’’ katanya. Peraturan pertandingan yang lebih ketat dalam cabang karate itu, menurut Bahar, mengikuti peraturan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Bahar mengatakan tim karate Indonesia akan lebih mudah menyesuaikan dengan peraturan-peraturan pertandingan internasional menyusul keberadaan wasit pertandingan Indonesia yang besertifikasi internasional Donald Kolopita. Donald juga menjabat sebagai Ketua Dewan Wasit Karate Indonesia. Tim karate Indonesia terdiri dari 20 atlet yang akan mengikuti SEA Games 2017 di Malaysia pada 22-24 Agustus. Mereka akan turun pada 12 nomor kumite dan empat nomor Kata pada Pesta Multi-Cabang Olahraga Asia Tenggara itu. ‘’Kami belum tahu siapa atlet yang akan turun pada Asian Games karena sekarang mereka fokus terlebih dahulu ke SEA Games. Promosi dan degradasi atlet akan ditentukan manajer tim setelah SEA Games,’’ ujar Bahar. Tiga medali perak Indonesia dalam Kejuaraan Karate Asia 2017 diperoleh dari nomor individual kata putra atas nama Zigi Zaresta Yuda, individual kata putri atas nama Sisilia Agustiani Ora, dan kumite -50 kg putri atas nama Srunita Sari Sukatendel. Tim senior Indonesia itu menempati peringkat tujuh di Asia setelah tim Jepang yang menempati peringkat pertama disusul Iran, Arab Saudi, Kazakhstan, Taiwan, dan tim Tiongkok. Sementara tim Vietnam menempati peringkat sembilan, tim Malaysia menempati peringkat ke-11, dan tim Thailand menempati peringkat ke-12. (ant)
Bali Post/rtr
RENANG - Perenang Hungaria Katinka Hosszu memulai start babak penyisihan nomor 100m gaya punggung Kejuaraan Dunia di Budapest, Senin (24/7) kemarin. Hosszu menempati peringkat ketiga dengan waktu 58,80 detik, namun lolos ke babak 16 besar. Babak penyisihan ini dimenangkan Kylie Masse (Kanada) dengan waktu 58,62 detik.
Bali Post/ist
JUARA III - Petenis meja Bali Deva Prasetia (kanan) meraih juara III pada Kejuaraan Tenis Meja Kelompok Umur Kadet Piala Dankodilatau, di Jakarta, 20-22 Juli lalu.
Petenis Meja Deva Juara III di Jakarta Denpasar (Bali Post) Petenis meja Bali Deva Prasetia keluar sebagai juara III pada Kejuaraan Tenis Meja Kelompok Umur (KU) Kadet Piala Dankodilatau, di Jakarta, 20-22 Juli lalu. Pada babak semifinal, langkah Deva terhenti pascaditundukkan Gusti (Papua), yang magang pada salah satu klub ternama di Ibu Kota sejak lima tahun lalu dengan skor 2-3. Sementara sang adik Galuh Prasasti juga merebut juara III di sektor tunggal putri. Ofisial Tim Bali Made Sudana, Senin (24/7) kemarin menerangkan, kejuaraan
Piala Dankodilatau juga melibatkan atlet kelompok umur. Sudana menyatakan keberhasilan juara III ini sebagai upaya menebus kegagalannya pada Kejurnas Kelompok Umur di GOR Sepak Takraw, di Pekanbaru, Riau, 16-20 Juli lalu. ‘’Dalam kejurnas yang dibuka langsung Ketua Umum PP PTMSI Oegroseno itu Deva juga harus mengakui ketangguhan Gusti pada babak delapan besar,’’ ujar Sudana. Sedangkan sang adik Galuh Prasasti tersingkir pada babak 16 besar saat berlaga pada Kejurnas di Pekanbaru, Riau. (022)
stan, Indonesia menilai faktor tinggi badan yang sangat bagus sekali dari lawan, dan akan memengaruhi tim. Namun kami punya modal bagus karena telah mengalahkan Saudi Arabia,’’ katanya. Ia mengatakan kemenangan Timnas Voli Putra In-
donesia atas Arab Saudi dikarenakan banyak faktor, salah satunya yang dominan adalah psikologi pemain yang sedang naik, karena mendapat dukungan dari suporter Tanah Air. ‘’Oleh karena itu, ini adalah hal postif dan semua pemain bisa turun sehingga kami optimistis mampu melewati Kazakhstan,’’ katanya. Sementara pada pertandingan lainnya, Kazakhstan
mampu menundukkan Qatar 3-2 (18-25, 20-25, 26-24, 25-19, 15-10), dan di grup D Tiongkok menang telak atas Thailand 3-0 (25-19 29-27, 25-13). Di tempat terpisah, yakni di GOR Wahana Ekspresi Pusponegoro Gresik, Taiwan yang bertarung di Grup B dengan Pakistan unggul 3-0 (25-17, 25-16, 25-14), dan juara dunia voli putra Iran menang dari Irak 3-0 (25-17, 25-16, 25-21). (ant)
Suwandi Merasa Gagal Bina KONI
Denpasar (Bali Post) Sesungguhnya Ketut Suwandi sukses memimpin KONI, dengan menorehkan prestasi spektakuler mengantarkan Kontingen Bali dari urutan kesembilan melonjak ke peringkat ke-6 pada ajang PON XIX di Jabar, 2016 lalu. Akan tetapi, dirinya merasa gagal dalam membina KONI Denpasar, hingga timbul dualisme kepemimpinan di tubuh Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Denpasar. Itu dilontarkan Suwandi saat berkunjung ke KONI Denpasar, Senin (24/7) kemarin, terkait agenda mediasi munculnya dua kepengurusan TI. ‘’KONI Bali ini kan semestinya membina KONI kabupaten dan kota, termasuk pengprov cabor, ya… saya merasa gagal,’’ selorohnya. Suwandi menegaskan, dirinya tak mau intervensi terhadap sanksi yang dijatuhkan kepada atlet dan pengurus Pengkot TI Denpasar. ‘’Saya juga kurang tahu, mungkin pemberian sanksi sudah sesuai dengan AD/ART,’’ tuturnya. Yang jelas, dirinya mengharapkan terjadi hubungan yang harmonis, antara Pengkot, Pengprov, sampai ke PP TI. Wasekum KONI Denpasar Made Darmiyasa menjelaskan, agenda mediasi yang ketiga, kemarin, mentok. ‘’Sebelumnya juga diadakan mediasi pertama pada 19 Juni, kemudian mediasi kedua 6 Juli, namun upaya mediasi belum pernah terwujud,’’ sebut Darmiyasa. Kendati demikian, Ketua Umum KONI Kota Denpasar
Bali Post/ist
Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi (kanan) bersama Ketua Umum KONI Kota Denpasar IB Toni Astawa. IB Toni Astawa tetap mengirimkan atlet terbaiknya pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali tersebut. ‘’Kami akan mendaftarkan atlet terbaik Denpasar, meskipun beberapa taekwondoin andalan kami telah hengkang ke kabupaten lain,’’ kata mantan pebulu tangkis Bali ini. Alasannya, dirinya tak tega melihat persiapan atlet yang getol berlatih dua tahun menunggu event Porprov ini, kemudian Porprov yang sudah di depan mata mendadak mereka tak bisa tampil. ‘’Saya kasihan atlet yang rajin berlatih, tetapi mendadak tak bisa berlaga di
Kejuaraan Junior Asia 2017
Porprov,’’ kilahnya. Bahkan, dirinya siap mengikuti prosedur yang dijadwaklkan KONI Bali, seperti entry by number sampai dengan entry by name. ‘’Kami kontingen Denpasar mendukung pembatasan atlet Porprov, sebab kami getol melakukan pembinaan berikut regenerasi atlet,’’ jelas IB Toni. Pada bagian lain, Ketua Umum Pengprov TI Bali Lan Ananda menegaskan, upaya mediasi tak perlu dilakukan lagi. ‘’Untuk apa lagi, kasus sanksi atlet dan pengurus TI Denpasar sudah dibawa ke ranah hukum, dan kami yang memenangkannya,’’ ujarnya. (022)
Tim Beregu Indonesia Rebut Tiket Final
Jakarta (Bali Post) Tim bulu tangkis beregu Indonesia berhasil menembus putaran final Kejuaraan Junior Asia 2017 usai menundukkan Malaysia 3-1 dalam pertandingan fase empat besar di Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Hasil ini sekaligus melampaui target awal Indonesia yang mematok babak semifinal sebagai capaian maksimalnya sekaligus mencetak sejarah untuk pertama kalinya bisa masuk putaran final sejak tahun 2006 ketika berformat seperti Piala Sudirman, laporan website PP PBSI. Kepastian lolosnya Indonesia ke putaran final setelah tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang turun di partai pertama, mendapatkan keuntungan atas mundurnya Goh Jin
Wei karena cedera kaki kiri, sekaligus menyumbangkan poin perdana bagi Indonesia. Akan tetapi, Indonesia harus melepaskan partai kedua akibat kekalahan Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu dari Jun Hao Leong dalam dua game langsung yang menyebabkan skor sementara imbang 1-1. Pasangan ganda putra, Adnan Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang turun di pertandingan keempat, menjadi penentu kemenangan tim Indonesia ke putaran final setelah di partai ketiga, pasangan ganda putri Indonesia juga mendapatkan keuntungan karena lawan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti, yaitu Goh Jin Wei/Pearly Koong Le Tan mundur dari pertandingan akibat cederanya Goh.
Adnan/Fikri sendiri memastikan kemenangan Indonesia usai mengalahkan Yee Jun Chang/Wei Chong Man dengan skor 21-17, 21-15. ‘’Yang pasti bangga bisa menjadi penentu Indonesia ke final. Bawa nama Indonesia untuk pertama kalinya dan bisa menyumbangkan poin,’’ kata Adnan usai bertanding. ‘’Permainan mereka tidak beda jauh dengan yang kami perkirakan sebelumnya. Ada stop-stopannya dan main adu depannya. Tapi kami sudah bisa mendahului lawan,’’ ujar Fikri. Adnan/Fikri mengaku cukup puas dengan penampilannya hari ini yang menurut mereka laga melawan Malaysia kali ini menjadi penampilan terbaiknya selama di pertandingan beregu ini. ‘’Kami puas dengan penampilan
hari ini. Ini merupakan penampilan terbaik kami dan kami bisa all out. Semoga nanti di final bisa terus mempertahankan penampilan seperti ini,’’ ucap Adnan. Pada pertandingan beregu Kejuaraan Junior Asia yang berlangsung sejak tahun 1997 hingga 2005 menggunakan format Piala Thomas dan Uber, tim putra Indonesia pernah menjadi juara pada 1999 dan 2002. Pada 2017 ini, selain memecahkan rekor masuk final untuk pertama kalinya, Indonesia juga berpeluang menjadi kampiun untuk pertama kalinya dalam era pertandingan format Piala Sudirman ini, jika di partai final nanti mampu menundukkan unggulan pertama Korea Selatan yang di semifinal menyudahi perlawanan Jepang 3-1. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
**Hiring English Speaking Secretary PadangSambian Honest Self Starter CV to:greg.finlay son@kangaroovisa.com
Dcr Staf Serabutan T.Dalam dan Scuriti Dalam u/Kafe Widuri Jl. P.Moyo I/3 Dps H.081246554645
Dcr Sgr!! SPG di Nusa Dua & Seminyak Gj 2.250.000 + Bns Hub.082145548444 (Pak Leo)
“Dcr Staff Pria 17-23Th,Gaji 1,5-2,1Jt H.081802777997"
B.BP.004.07.17.0001842
B.BP.001.07.17.0001852
Dbthkn Chef&Manager u/Rest Sanur Hub:bali.corp.01@gmail.com
B.BP.001.07.17.0001856
Dicari Sopir SIM A Untuk Toko Bangunan Jl.Ratna No.9(227831)
B.BP.001.07.17.0001869
Dicari Tukang Cuci Mobil Gaji 1,1Jt Tdr Dlm Hub.081339632215
B.BP.001.07.17.0001858
Dcr Supir Pariwisata Hub:081237693980
B.BP.001.07.17.0001840
B.BP.004.07.17.0001873
Dcr PRT Wanita Tidur Dalam Bs Setrika H.085333468877
Dcr Cpt PRT Gaji 1,6Jt Jujur Bersih Tdr dlm, 082341168381
!Gj 1,5Jt+Mkn+Bns Karyawan/ti u/Buat LaklakBali,085103851168
B.BP.001.07.17.0001830
Dcr:Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta
B.BP.001.07.17.0001811
Walk in Intvw for Mktg Agent & Adm,Sls&RbuJm10-17.00Century21 Grande Seminyak.0361 9348118
B.BP.001.07.17.0001753
B.BP.001.07.17.0001739
Dibthkan tng satpam utk gedung dgn syarat:usia max 35 th,pria /wnt,punya pengalaman dibidangnya, punya sertifikat pelatihan satpam disiplin&jujur.Lam bawa lsg ke Kantor RTC Diponegoro Jl.Diponegoro No.136 Denpasar
B.BP.166.07.17.0001871
PT.Duta Grosir Expres Bth Kry P/L Pss:Adm,SPG,Csir,Acct,MD, Gdg,OB,Spv Gj 2,6-3,5Jt/Bln CV SMS B.Gung 081916249566
B.BP.001.07.17.0001846
Major Cargo Company in Bali is Looking for sea freight Assistant,experience ± 4Years,English or french speaking,Team work,CV to Limajari Cargo,Jl. Kerobokan 100X or judy@limajar icargo.com
B.BP.001.07.17.0001844
!!Dibutuhkan Segera 7Waiter/ss utk Restaurant di Daerah SetiabudiKuta.Lincah,Ramah,tdk malas.CV:Tiffanymayestika@gmai l.com Hub.0812 38552605
B.BP.004.07.17.0001843
Dcr Mekanik bisa buka pasang ban mobil,pend.min SMA umur max 30thn,bawa lmrn ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps
B.BP.001.07.17.0001831
Dcr Sopir,Serabutan,Gudang Cargo Sari Dana V/8, 087860180816
B.BP.001.07.17.0001857
B.BP.001.07.17.0001825
Dcr SPG utk di Bali Collection Nusa Dua 085 237 237 215
B.BP.001.07.17.0001827
DIJUAL RUMAH
Dcr:Receptionis,Admin,Terapis Cln Serv Hb:8475662 LLuvia Spa
Dcr Waiter/ss lancar ing,ada gj,Tip u/RMLegian,081236109808
Dicari Kasir, Kolektor Koperasi Kuwera Jaya Belakang SPBU Dalung Permai Tlp.0361-9004286
Dcr Sopir SIM A Umum Max.35Th Lam Jl.Apit Telaga No.12/16 Br. Batur,Peguyangan.085100480049
B.BP.001.07.17.0000528
BENGKEL LAS
Dicari Receptionis.Kirim CV ke Budget Villa Studio Jl.Kunti II Gg.Nuansa No.11 Seminyak
B.BP.001.07.17.0001845
FURNITURE
G.01
B.BP.001.07.17.0001849
B.BP.001.07.17.0001832
Dibutuhkan 6 Pegawai Rumah Mkn Lamaran ke Warung Mkn Demung Jl.Raya SibangKaja 08123913958
Dcr Kasir, Penddkn SMU/SMK, blm menikah,wanita, umur maks.27thn. ke Koperasi Krama Bali, Jl.Kepundung No.61 A Dps
Dicr Sopir Pribadi Ulet,Jujur, Bertanggung Jawab Hub.08113881 42/08123802028 B.BP.001.07.17.0001834
SERVICE
B.BP.001.07.17.0001386
B.BP.001.07.17.0001833
B.BP.031.07.17.0001841
B.BP.141.07.17.0001855
SERVICE
FOTOCOPY
DIJUAL MOBIL
SERVICE
SERVICE
TEGANGANLISTRIK ANDATIDAKSTABIL? Solusinya di 1 phase
3 phase
NAGATA
Garansi 2 Tahun Jual Step Down& UPS Jual Accu Kering Terima Service Stavol & UPS Segala Merk TOKO AGUNG
RUPA-RUPA
Stavol
Jl. Waturenggong No. 139 Denpasar-Bali
Hp. 08123614789, 087761612839 C.0000947-rpa
C.0001813-rpa-2 C.0001813-rpa-2
DIJUAL RUMAH BUC Rumah Luas Tanah 140M Jl.Cargo (Saridana X No.1) Hub.081999625222/085100924176
Rumah 2,5Are Jl.Gn.Andakasa Penamparan,085100856999 Prbdi
B.BP.141.07.17.0001853
Rumah Villa 164/100 2Lt Br. Semer Kerobokan 085102888089
B.BP.001.07.17.0001815
DISEWAKAN RUMAH Dikontrakan Rumah di Perum Garuda Dalung Hub.089687647729
B.BP.164.07.17.0001864
SUZUKI
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
B.BP.164.07.17.0001865
B.BP.154.07.17.0001866
B.BP.001.07.17.0001835
SERVICE
C.0000403-mbl-1
DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349
Djl Rumah Lantai 2 Puri Gading Hub.081337291467/087860954489
Dijual Mercy C 230 Th’99 Full Variasi Orisinil 08123809046
SERVICE
081 353 013 881 WA. 087 862 126 999
B.BP.001.07.17.0001820
MERCEDEZ
DIJUAL MOBIL
LILA
Dijual Suzuki APV thn’2012 Putih Hub:081338631985
B.BP.001.07.17.0001826
BIRO JASA
WA. 081 999 497 797 085 100 848 837
SUZUKI
Kia Rio’13&CRV’09 pth,Avanza’ 11, Mercy CLK’00,Yarris’08 H.081807779807
***Matahari Auto Gallery*** ***464168,081999315168*** *Fortuner VRZ Disel’16 Putih* *Mercedes C250 Avagarde Th’2016 KM4ribu* *Harrier 2.0 Modelista Putih* *Vellfire 2.4 Th’2011 Hitam*
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
Djl Tnh Kebun Ls.1Ha Ds.Padangan Pupuan HP:081238355032
B.BP.001.07.17.0001812
Jual Tanah BtBulan Gg.Gelatik 2 Are SHM Tlp.085903142329 BUC
KEHILANGAN Hilang BPKB No.F0721283-O DK71 34DO An.I Komang Triana Putra B.BP.001.07.17.0001824
B.BP.014.07.17.0001816 DICARI MOTOR B.BP.141.07.17.0001854 *WA 085100410850/087860120877* DISEWAKAN TANAH AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput Tnh Disewa 210m2 Sanur ada SuPrbd,081933610070/082341251453 B.BP.001.07.17.0001823 mur Bor+Listrik Hb:081999395073 B.BP.141.07.17.0001872
B.BP.001.07.17.0001821
TOUR
AYU HITA
B.BP.001.07.17.0001818
Kjg.Rover Short’94 Pwr Stering AC Dbl 35Jt,085100856999 Prbd
KIA
C.0001351-SRV
� Free tour ke Jepang � Kredit Max 6 th � Bisa T. Tambah XENIA � Free Souvenir Menarik DP.8Jt � Ready Stock NEW AYLA DP 13 Jt/ Angs. 2JT-an � KTP Luar BISA
Jual Avanza Th’2006 Silver Metalic STNK 05-6-2018/2022 Mulus 081337983034
Jual Mobil Zebra ZL 2003 Priba di 35Jt bs Kredit 085100817267
TOYOTA
: : : :
� Email: pembacabalipost@gmail.com
DAIHATSU
081999111542 082144420026
PU. G MAX
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
B.BP.154.07.17.0001867
AC
DP. 5 Jt-an
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
DIJUAL MOBIL
TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat
GEBYAR ASTRA DAIHATSU
: : : :
Jual Cepat Ertiga Abu Metalik harga Nego Hub:081337172195 B.BP.001.07.17.0001829
DIJUAL MOTOR HONDA
Beat Dp 1,2Jt,Scoopy 1,8Jt, Revo 1,7Jt.Bayu:082144036768 B.BP.001.07.17.0001814
DIJUAL TANAH *Tnh 1A,370,Jl6m Cempaka Dalung Hub:081237666809, 081238920022 B.BP.001.07.17.0001002
23Are Batubulan kangin BrPuseh H.200Jt/Are 081337283254/081338 791301/081237449024/0361466840
B.BP.001.07.17.0001541
DISEWAKAN TOKO Disewakn segera,toko strategis didekat Hotel Padma Legian ukuran Panjang 720 & Lebar 360 Listrik 1300 Hub.081338178178
B.BP.001.07.17.0001727
KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070
B.BP.001.07.17.0001487
DISEWAKAN TEMPAT Dikontrakkan T.Usaha 4x16m Jl. Akasia No.14 Hub.082144177780
B.BP.001.07.17.0001838
RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658
B.BP.164.07.17.0001859
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
B.BP.001.07.17.0001775
SEMINAR Ikuti Seminar Cara Kaya dr B.BP.001.07.17.0001655 BIRO JASA Usaha Tour&Travel dg MdlRingan Dijual Tanah Pnggir Jalan SMKI Saya Siap Kerja Partime nyusun Sabtu 29 Juli IBIS BALIKUTA. Btbulan 2Are,SHM,081337112202 Daftar_Nama SMS ke081214500084 Lap Pjak(Gj750rb/Bln8113893027 B.BP.001.07.17.0001850
B.BP.004.07.17.0001847
B.BP.001.07.17.0001828
EKONOMI
18
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
Ekonomi Syariah, Solusi Atasi Kesenjangan Sosial
Jakarta (Bali Post) Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo mengatakan, ekonomi syariah merupakan salah satu cara mengatasi permasalahan ekonomi yang masih terdapat di Indonesia. Kesenjangan sosial salah satunya. Pasalnya sistem ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang menjunjung tinggi keadilan, kebersamaan, dan keseimbangan dalam pengelolaan sumber daya. Hal tersebut dikatakannya saat diskusi panel bertajuk ‘’Peran Ekonomi Syariah dalam Arus Baru Ekonomi Indonesia’’ di Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Ekonomi syariah, kata Agus, dilengkapi dengan mekanisme dis-
tribusi harta kepada masyarakat miskin serta dorongan partisipasi masyarakat untuk berkontribusi bagi kepentingan publik, sehingga bersifat inklusif. ‘’Ekonomi syariah merupakan salah satu cara mengatasi permasalahan ekonomi yang masih terdapat di Indonesia, seperti kesenjangan sosial. Oleh karena itu BI terus mendorong peran ekonomi syariah dalam mendukung pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional,’’ kata Agus. Dikatakannya, pengembangan program ekonomi dan keuangan syariah secara nasional diharapkan akan memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap
pertumbuhan sektor produksi yang semakin kuat dan merata. Selain itu bisa meningkatkan daya tahan ekonomi (resilience) terhadap gangguan, baik internal maupun eksternal, meningkatkan stabilitas dan efisiensi sektor keuangan syariah, membuka peluang pelaksanaan program literasi ekonomi syariah. Dijelaskan, sistem ekonomi syariah yang sudah mulai menjadi salah satu pilar pendukung dari sistem perekonomian Indonesia saat ini, harus diperkuat dengan kebijakan. Demikian pula perangkat instrumen yang dapat mendukung distribusi sumber daya dan kesempatan, mengoptimalkan investasi yang berdaya
guna, dan mendorong partisipasi sosial untuk kepentingan publik. Menurut Agus, ada sejumlah pilar keuangan syriah. Pertama, pilar pemberdayaan ekonomi syariah. Pilar ini menitikberatkan pada pengembangan sektoral usaha syariah, melalui penguatan seluruh kelompok pelaku usaha baik besar, menengah, kecil, mikro, serta kalangan lembaga pendidikan Islam seperti pesantren. Program kerja utama pada pilar ini mencakup pengembangan halal supply chain, serta faktor kelembagaan dan infrastruktur pendukungnya. Kedua, pilar pendalaman pasar keuangan syariah. Pilar ini merefleksikan upaya peningkatan mana-
jemen likuiditas serta pembiayaan syariah, guna mendukung pengembangan usaha syariah. ‘’Cakupan pilar ini tidak terbatas pada keuangan komersial, namun juga pada sektor ZISWAF (zakat, infak dan wakaf) dan upaya integrasi keduanya. Pilar ketiga, yakni pilar penguatan riset, asesmen dan edukasi termasuk sosialisasi dan komunikasi. ‘’Pilar ini ditujukan sebagai landasan bagi tersedianya sumber daya insani yang andal, profesional, dan berdaya saing internasional. Secara global, tambahnya, kinerja ekonomi dan keuangan syariah dunia memperlihatkan pertumbuhan yang pesat. Pada tahun 2015, volume industri halal global mencapai 3,84
triliun dolar AS dan diperkirakan akan meningkat mencapai 6,38 triliun dolar AS pada tahun 2021. Sementara itu, meskipun pertumbuhan sektor keuangan syariah di Indonesia cukup tinggi, posisi Indonesia pada Global Islamic Economic Indicator 2017 masih berada pada urutan ke-10 dengan posisi tertinggi dicapai oleh Uni Arab Emirates, dan diikuti oleh Malaysia pada peringkat kedua. Sejauh ini, Indonesia baru mampu halal, industri wisata halal, industri fashion syariah, serta industri obat dan kosmetik halal. Besarnya pasar industri halal ini pada dasarnya memperlihatkan besarnya potensi ekonomi syariah domestik. (010)
Tidak Ada Arahan Lelang Kapal Asing
Jakarta (Bali Post) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan tidak ada arahan dari Presiden Joko Widodo untuk melelang kapal perikanan asing yang ditangkap di kawasan perairan Indonesia. ‘’Sampai dengan hari ini tidak ada satu pun arahan Presiden untuk melakukan lelang kapal asing yang melakukan IUU Fishing,’’ kata Menteri Susi dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Susi mengemukakan hal tersebut sehubungan dengan adanya rencana bakal dilelangnya kapal ikan asing di Batam, Senin (24/7), yang kemudian ternyata dibatalkan. Menurutnya, tidak ada rencana kerja maupun syarat lelang atau apa pun dalam penindakannya selain dengan penenggelaman. ‘’Putusan dirampas oleh negara adalah sebuah opsi, tapi bukan untuk dilakukan lelang,’’ katanya. Ia juga menyatakan apabila ada yang mengusulkannya digunakan untuk kapal riset atau lainnya, maka dinilai perlu pengkajian lebih lanjut untuk itu.
Ia mengingatkan bahwa perlu juga untuk dipahami tujuan keberadaan kapal asing karena setiap kapal dinilai memiliki kedaulatan dan mewakili bendera kapal masing-masing. ‘’Di lain sisi ada moral hazard di dalamnya. Yang tidak kami kompromikan adalah kejahatan ekonomi sumber daya alam yang sudah laten terjadi sejak lama,’’ jelasnya. Dia juga menyoroti bahwa dalam pengumuman calon peserta lelang ada limit atau batasan Rp 186 juta, padahal harga 1 kapal dengan ukuran minimal 100 gross tonnage
(GT) tanpa freezer setidaknya Rp 1 miliar. Selain itu, Susi juga mengingatkan bahwa muatan ikan yang dicuri oleh kapal-kapa tersebut juga memiliki harga yang lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan harga yang ditawarkan di lelang. ‘’Ini modus lama, mereka nanti balik lagi. Jangan biarkan kapal-kapal asing itu merusak kedaulatan kita,’’ tegasnya. Dari informasi terakhir yang diterima, Kejaksaan Tinggi Negeri Kota Batam telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan lelang tersebut. (ant)
Bali Post/dok
KAPAL ASING - Sejumlah kapal asing diledakkan dan selanjutnya ditenggelamkan pascaditangkap melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia.
Harga Garam Naik Pemulihan Pertumbuhan Rupiah Menguat Penyebabnya Cuaca dan Luas Lahan Global Ada pada Jalur Tepat Kuala Lumpur Perkembangan pemulihan pertumbuhan global masih berada pada jalur yang tepat, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan dalam laporan World Economic Outlook (WEO) terbaru yang dirilis di Kuala Lumpur, Senin (24/7) kemarin. IMF mempertahankan perkiraan pertumbuhan global sebelumnya masing-masing di level 3,5 persen dan 3,6 persen untuk tahun ini dan 2018. Proyeksi pertumbuhan global yang tidak berubah mencerminkan kontribusi yang berbeda di tingkat negara, kata laporan tersebut. ‘’Revisi tersebut terutama mencerminkan implikasi makro-ekonomi dari perubahan asumsi kebijakan untuk dua ekonomi terbesar di dunia, Amerika Serikat dan Tiongkok,’’ kata IMF dalam laporan tersebut. Perkiraan pertumbuhan Tiongkok untuk tahun ini direvisi naik sebesar 0,1 persentase poin menjadi 6,7 persen dari April, mencerminkan kuartal pertama yang kuat dan harapan berlanjutnya dukungan fiskal. Dan revisi naik sebesar 0,2 persentase poin dari April menjadi 6,4 persen diperkirakan pada pertumbuhan Tiongkok 2018. Perkiraan pertumbuhan Amerika Serikat direvisi turun dari 2,3 persen menjadi 2,1 persen pada tahun ini, dan dari 2,5 persen menjadi 2,1 persen pada tahun depan, terutama mencerminkan asumsi bahwa kebijakan fiskal akan tidak terlalu ekspansif daripada yang diantisipasi sebelumnya, laporan mengatakan. Negara lain dengan perkiraan pertumbuhan yang lebih rendah untuk 2017 adalah Inggris, dengan aktivitas yang lebih lemah dari perkiraan pada kuartal pertama. Sebaliknya, proyeksi negara-negara paling maju di zona euro, Jepang dan Kanada direvisi naik karena aktivitas
positif di akhir 2016 dan awal 2017, yang membantu mempertahankan proyeksi pertumbuhan 2,0 persen untuk negara-negara maju. Sementara itu, IMF mencatat prospek pertumbuhan yang menantang di Timur Tengah dan Afrika Utara, kinerja yang solid pada kuartal pertama 2017 di Tiongkok, India, Asia Tenggara dan Turki membuat IMF meramalkan pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang sebesar 4,6 persen pada 2017, naik dari 4,3 persen pada 2016. Perkiraan pertumbuhan untuk 2018 adalah 1,9 persen untuk negaranegara maju, naik 0,1 persentase poin dari WEO April 2017, sementara 4,8 persen untuk negara-negara berkembang dipertahankan. Sementara risikorisiko sekitar perkiraan pertumbuhan global tampak secara luas seimbang dalam waktu dekat, IMF mencatat, mereka tetap condong ke sisi negatif dalam jangka menengah. Pada sisi positifnya, rebound siklikal bisa lebih kuat dan lebih berkelanjutan di zona euro, di mana risiko politik telah berkurang, katanya dikutip Xinhua. Pada sisi negatifnya, valuasi pasar yang kaya dan volatilitas yang sangat rendah di lingkungan ketidakpastian kebijakan tinggi meningkatkan kemungkinan koreksi pasar, yang dapat mengurangi pertumbuhan dan kepercayaan, dikatakan dalam WEO. IMF mengatakan bahwa pilihan kebijakan akan sangat penting dalam membentuk pandangan dan mengurangi risikonya. Laporan tersebut mencatat bahwa normalisasi kebijakan moneter di beberapa negara maju, terutama Amerika Serikat, dapat memicu pengetatan yang lebih cepat dari perkiraan dalam kondisi-kondisi keuangan global.(ant)
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (24/7) sore, menguat 10 poin menjadi 13.303 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.313 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan bahwa nilai tukar rupiah kembali mengalami penguatan terhadap dolar AS, sebagian pelaku pasar uang yang khawatir terhadap situasi politik di Amerika Serikat menjadi salah satu faktor pendorong pelepasan aset berdenominasi dolar AS. ‘’Juru bicara Gedung Putih yang mengundurkan diri, mengindikasikan adanya gejolak politik,’’ katanya. Situasi politik di Amerika Serikat yang kurang kondusif itu, lanjutnya, juga turut membebani imbal hasil obligasinya, situasi itu yang mendorong sebagian pelaku pasar menahan diri untuk masuk ke aset berdenominasi dolar AS. Dari dalam negeri, ia mengatakan bahwa keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan (BI 7-Day Repo Rate) di level 4,75 persen juga masih direspons positif pelaku pasar uang di dalam negeri. Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa investor memperkirakan pertemuan the Fed pada 25-26 Juli ini akan mempertahankan kebijakan suku bunga acuannya (Fed Fund Rate) di level 1-1,25 persen. ‘’The Fed terakhir naikkan FFR-nya pada pertemuan 14 Juni lalu. Dan kemungkinan menaikkan FFR tersebut pada pertemuan September atau bahkan Desember 2017 nanti,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (24/7) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.319 dibandingkan hari sebelumnya (Jumat, 21/7) 13.323 per dolar AS. (ant)
Denpasar (Bali Post) Harga garam di Bali dan di Indonesia naik hingga 100 persen. Dari harga semula Rp 5.000 - Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 10.000 per kilogram. Hal itu karena produksi garam menurun. Berdasarkan data tahun 2016 dibandingkan tahun 2015, menurun 6,61 persen. Tahun 2016 produksi garam di Bali yaitu 10.790 ton, sedangkan tahun 2015 produksinya 11.554 ton. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Ir. I Made Gunaja, M.Si. mengatakan, hal itu karena pengaruh curah hujan yang cukup tinggi. Curah hujan yang tinggi disebabkan fenomena alam La Nina yang terjadi di Indonesia. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga akhir 2017. Menurutnya, faktor lain yang menyebabkan harga garam naik yaitu petambak garam merasa harga garam tidak menarik yaitu hanya Rp 500/kg garam krosok di tingkat petani. ‘’Tidak menarik bagi petani karena harga terlalu rendah, sehingga banyak petambak garam tidak mengandalkan pekerjaan pokoknya sebagai petani garam. Jadi sekarang petani garam kita, sebagian besar orang tua-tua, tidak ada regenerasi karena dari sisi pendapatan tidak menarik,’’ pungkasnya. Menurutnya, semua kabupaten mempunyai potensi untuk dikembangkan produksi garam, kecuali Bangli. Namun produksi garam terbanyak di Buleleng dengan produksi pada tahun 2016 yaitu 8.672 ton. Jumlah petani garam saat ini 470 orang, 409 di antaranya adalah petani garam, 61 orang pengolah garam. Pengolah garam adalah petani yang membeli garam krosok, lalu dimurnikan dan diolah kembali untuk siap dikonsumsi. Jumlah petani garam terbanyak yaitu di Bule-
leng 180 orang dan Karangasem sebanyak 146. Namun dari sisi luas lahan yang termanfaatkan paling besar di Buleleng, sehingga produksi garam terbanyak di Buleleng. Selain itu, pengaruh luas lahan juga memengaruhi. Namun, diakui ia belum memiliki data terkait perubahan fungsi lahan petambak garam menjadi restoran atau hotel. Namun dari fakta di lapangan, terdapat lahan petambak garam yang berubah fungsi menjadi hotel. Contohnya di Pantai Kelating, Tabanan. ‘’Tantangan kita ke depan bagaimana upayanya membantu meningkatkan pendapatan petambak garam ini dengan meningkatkan harga jual. Yang menyebabkan harga tidak bagus kan karena ketika musimnya bagus, terangnya panjang, garam krosok yang produksinya besar seperti Madura masuk ke Bali. Sehingga harga di Bali mengikuti harga yang ada di Jawa, makanya jadi rendah,’’ pungkasnya. Garam yang datang dari luar Bali banyak digunakan oleh industri pemindangan. Di samping itu juga beberapa wilayah di Karangasem mengambil garam krosok dari Jawa untuk kemudian dimurnikan kembali di Bali. Garam tersebut dihancurkan dan dijemur kembali untuk menghasilkan garam yang lebih halus dan siap dipasarkan. ‘’Dari sisi volume memang berkurang, tapi dari sisi nilai meningkat,’’ imbuhnya. Namun, produksi garam di Bali belum cukup untuk memenuhi kebutuhan di Bali. Berdasarkan asumsi, volume hasil pemindangan di Bali 15.548 ton pada tahun 2016. Jika kebutuhan garam untuk pemindangan 10 persen, maka dibutuhkan 5.548 ton garam. ‘’Kalau garam itu betul memang produksi dari Bali sebetulnya cukup, tapi kadangkala tidak hanya pemindangan, karena ada juga yang dimurnikan kembali,’’ tandasnya. (kmb42)
19
Selasa Umanis, 25 Juli 2017 PEMBEKALAN - Presiden Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja (capaja) Akademi TNI dan Polri tahun 2017 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa para calon perwira remaja harus mampu mengikuti visi pertahanan sesuai dengan perkembangan zaman.
Keponakan Setnov Dicegah ke LN
Jakarta (Bali Post) –
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Irvanto Hendra Pambudi, keponakan Ketua DPR-RI Setya Novanto (Setnov), ke luar negeri (LN) dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (e-KTP). ‘’Saksi Irvanto Hendra Pambudi dicegah ke luar negeri untuk kepentingan pemeriksaan dalam kasus e-KTP untuk tersangka Setya Novanto (SN),’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Febri menyatakan saksi Irvanto Hendra Pambudi dicegah ke luar negeri untuk enam bulan ke depan terhitung sejak 21 Juli 2017. Sebelumnya, Irvanto Hendra Pambudi, keponakan Ketua DPR Setya Novanto, mengaku memimpin konsorsium Murakabi Sejahtera yang merupakan salah satu peserta lelang KTP elektronik. ‘’Saat KTP elektronika, Murakbi ikut serta menjadi Ketua Konsorsium Murakabi, lead-nya saya sendiri,’’ kata Pambudi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, di Jakarta, Kamis (27/4). Dia bersaksi untuk dua terdakwa yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri
Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada direktorat jenderal itu, Sugiharto. Pambudi dalam sidang pun mengaku sebagai keponakan Novanto. Dalam dakwaan, Novanto disebut sebagai orang yang punya pengaruh besar untuk menentukan anggaran KTP elektronik di DPR diputuskan. ‘’Setya Novanto om saya dari ibu,’’ ungkapnya. Dia pun mengaku aktif di Partai Golkar tempat pamannya memimpin dan bahkan menjadi Wakil Bendahara DPP Golkar. ‘’Waktu KTP elektronik itu bukan partai, tetapi Kosgoro tahun 2009-2011, tetapi saya tidak aktif. Setelah 2011 saya di DPP Partai Golkar sebagai anggota bagian kepemudaan
dan saat ini sejak periode 2016 saya menjadi wakil bendahara partai,’’ katanya. Pambudi mengaku PT Murakabi itu ia beli pada 2006 dengan membeli saham adik Andi Narogong, Vidi Gunawan. Dia sudah mengenal Vidi yang merupakan teman SMA-nya di Bogor. Sehingga Pambudi pun menjabat sebagai manajer pengembangan bisnis PT Murakabi Sejahtera pada 20072010 dan pada 2010 ia menjadi direktur pada perusahaan itu. ‘’Kami bergerak bidang printing, lalu security printing. Selama mulai Murakabi ikut, kami berkutat seputaran bidang security printing dan printing itu saja awalnya kenapa bisa masuk ke KTP elektronik,’’ katanya. Dia pun mengaku pernah
Lubukbasung (Bali Post) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjatuhkan hukuman penjara 15 bulan kepada Ropi Yatsman (35), penghina Presiden Joko Widodo dan penyebar ujaran kebencian di media sosial. Dalam sidang di PN Lubukbasung, Senin (24/7) kemarin, majelis hakim yang diketuai Mahendrasmara dengan anggota Ida Maryam Hasibuan dan Duano Aghaka menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.
Mahendrasmara menyatakan terdakwa, yang juga mengedit foto Presiden Joko Widodo dalam akun Facebook-nya, melanggar Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hukuman yang diterima Ropi Yatsman sama dengan pasal yang dituntut oleh jaksa penuntut umum (JPU) selama satu tahun tiga bulan. Dalam pertimbangan yang disebutkan Mahendrasmara, hal yang meringankan terdakwa telah mengakui kesalahan dan bersikap sopan selama persidangan. Semen-
tara terdakwa usai dijatuhi vonis oleh majelis hakim menyatakan menyesali semua perbuatannya. Dalam amar putusan majelis hakim dijelaskan bahwa terdakwa ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di sebuah ruko perusahaan ekspedisi tempatnya bekerja di Banuhampu, Kabupaten Agam, Senin (27/2) sekitar pukul 11.30 WIB. Terdakwa ditangkap setelah menyebarkan ujaran kebencian di media sosial dan juga mengedit foto Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat, termasuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Terdakwa meng-
datang ke Ruko Fatmawati tempat Andi Narogong mengatur para pengusaha untuk mengerjakan proyek KTP elektronik untuk mengatur pelelangan, sehingga konsorsium yang mereka inginkan dapat menang lelang. ‘’Pernah sekali datang ke Ruko Fatmawati pada sekitar akhir 2010. Saat itu ada rekan saya dari PT Pura yang menginformasikan bahwa ada pertemuan sejumlah perusahaan percetakan di ruko itu,’’ katanya. KPK telah menetapkan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP) tahun 20112012 pada Kemendagri. ‘’KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan seorang lagi sebagai tersangka. KPK menetapkan saudara SN (Setya Novanto) anggota DPRRI periode 2009-2014, sebagai tersangka karena diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau
suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena kedudukannya atau jabatannya sehingga diduga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sekitar Rp 5,9 triliun dalam paket pengadaan e-KTP pada Kemendagri,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Senin (17/7). Setnov disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atas Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal tersebut mengatur tentang orang yang melanggar hukum, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya jabatan atau kedudukan sehingga dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara dan memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. (ant)
gunakan akun alter dengan nama Agus Hermawan dan Yasmen Ropi di Facebook untuk memposting konten bernada kebencian kepada pemerintah. Ia juga sebagai admin dari akun grup publik Facebook Keranda JokowiAhok. Orangtua terdakwa, Maya (65), mengatakan selama ini Ropi Yatsman merupakan tulang punggung keluarga,
setelah ayahnya sakit beberapa tahun lalu. ‘’Setelah anak saya ditangkap kepolisian, sudah banyak barang elektronik yang dijual untuk memenuhi kebutuhan seharihari,’’ katanya. Dengan vonis itu, pihaknya berharap Ropi Yatsman menjalankan hukuman dengan baik dan tidak melakukan kesalahan kembali agar mendapatkan keringanan nantinya. (ant)
BAP Karyawan
ket KPK Masinton Pasaribu mengatakan rapat sengaja dilakukan terbuka agar publik tahu apa yang terjadi sesungguhnya terhadap orang-orang yang diperiksa KPK. Menurut Masinton, semua informasi dari Yulianis akan didalami perkembangannya dalam rapat selanjutnya. Politisi PDI Perjuangan membantah pemanggilan pihak-pihak yang pernah bersinggungan hukum dengan KPK oleh Pansus bukan untuk memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan di KPK. ‘’Ini sama sekali tidak ada kaitan proses penanganan di KPK. Silakan KPK berjalan, sudah kami buktikan, Pansus bekerja dalam konteks pengawasan penyelidikan terhadap pelaksanaan perundang-undangan,’’ tegas Masinton. (kmb4)
Penghina Jokowi Dihukum 15 Bulan
DPR Tolak Dana Kajian Pemindahan Ibu Kota
Jakarta (Bali Post) – Komisi XI DPR-RI menolak dana untuk kajian rencana pemindahan ibu kota Indonesia yang diajukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp 7 miliar dalam pembahasan APBN-P 2017. Sebelumnya, Bappenas telah mengajukan tambahan anggaran Rp 26 miliar untuk penugasan khusus pada 2017, salah satunya untuk kajian
cepat rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke tempat lain. Dengan penolakan atas tambahan anggaran itu, maka anggaran yang diajukan Bappenas dalam APBN-P 2017 dan disetujui Komisi XI DPR yakni Rp 1,358 triliun. ‘’Jumlah tersebut tidak termasuk di dalamnya anggaran Rp 7 miliar untuk kajian rencana pemindahan ibu kota negara,’’ kata Wakil Ketua Komisi XI
DPR Soepriyatno saat rapat kerja dengan pemerintah, di Jakarta, Senin (24/7) kemarin. Sementara itu, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam melaksanakan rencana pemindahan ibu kota negara. Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan kajian terlebih dahulu yang sifatnya komprehensif. (ant)
Selasa, 25 Juli 2017
05.00 Gayatri Mantra
05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Ganesh(1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz
BIMUN 2017 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Folk Song 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Asri Kencana (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.00 Dunia Pendidikan 17.30 Taman Sari TK Prema Ananda School (2)
18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Kuis KBS 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif Soman 20.30 Lila Cita Kong Kebyar Wanita Buleleng (1) 21.30 Taksu Putra Wijaya, Mengabdi untuk Seni Lukis 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Tambangan Badung (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Bahula Duta-Pohmanis (2)
Dari Hal. 1 Ia juga mengaku heran mengapa tiap mantan karyawannya bersaksi di KPK, Nazaruddin selalu memperoleh BAP-nya. ‘’Tiap ada yang bersaksi. Nazaruddin selalu dapat BAP saksi. Bisa dapat BAP karyawan yang bersaksi di KPK. Jadi Nazaruddin kok diistimewakan banget,’’ kata Yualinis. Pemanggilan Yulianis oleh Pansus Angket KPK DPR-RI terkait dengan pemeriksaannya di KPK selama ini dan yang bersangkutan pernah menyampaikan secara terbuka di media sosial bahwa ada praktik penyimpangan hukum dalam proses pananganan perkara di KPK. Wakil Ketua Pansus Ang-
Agenda Dadakan Dari Hal. 1 Sementara politikus Partai Hanura Nurdin M Tampubolon mengatakan, undangan dari Jokowi merupakan agenda dadakan. Belasan perwakilan partai politik itu masuk melalui jalur tamu biasa sekitar pukul 15.40 WIB. Mereka yang hadir ialah Idrus Marham (Golkar),
Agus Gumiwang (Golkar), Melchias Mekeng (Golkar), Robert Kardinal (Golkar), Jhonny G Plate (NasDem), Utut Adianto (PDI-P), Amir Uskara (PPP), Reni Marlinawati (PPP), Nurdin M Tampubolon (Hanura), dan I Gusti Agung Rai Wirajaya (PDI-P). (kmb4)
Harus Keluar Dari Hal. 1 Alasan terakhir, sejak ke Sukamiskin, Fraksi Gerindra menilai ada oknum-oknum yang berusaha melemahkan KPK dengan adanya Pansus tersebut. ‘’Kami melihat ada langkah-langkah yang mau melemahkan kelembagaan KPK. Kalau ini yang ada maka kami harus keluar,’’ ujarnya. Desmod mengatakan, yang aktif di Pansus Angket KPK pun kini seluruhnya fraksi dari koalisi partai politik pen-
dukung pemerintah. Menurutnya, seharusnya mereka menguatkan KPK, sehingga Gerindra sebagai partai nonpemerintah memutuskan keluar dari Pansus Angket. ‘’Harusnya mereka menguatkan. Kami sebagai partai nonpendukung ya… kami keluar. Koalisi pemerintahlah yang melemahkan KPK,’’ katanya. Desmond menegaskan bahwa keluarnya Fraksi Partai Gerindra dari Pansus Angket KPK sudah sepengetahuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (ant)
Tidak Relevan
Dari Hal. 1
Terkait keterangan Anggita tersebut, Patrialis mengakuinya. ‘’Kesempatan ini untuk mengklarifikasi bahwa betul saya di-OTT bukan berdua tetapi berlima orang di tempat terbuka untuk umum. Hal kedua, uang 500 dolar bukan satu kali diberikan tapi 100, 200 lalu 200 jadi tiga kali semacam pemberian, semacam tip-lah. Kemudian keterangan Anggita lain tidak relevan dengan kasus ini,’’ ungkap Patrialis. Patrialis dalam perkara ini diduga menerima 70 ribu dolar AS (sekitar Rp 966 juta),
Rp 4,043 juta dan dijanjikan akan menerima Rp 2 miliar dari Basuki Hariman dan Ng Fenny melalui Kamaludin untuk mempengaruhi putusan Perkara Nomor 129/ PUUXIII/2015 terkait uji materi atas UU No 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Basuki Hariman adalah beneficial owner (pemilik sebenarnya) dari perusahaan PT Impexindo Pratama, PT Cahaya Timur Utama, PT Cahaya Sakti Utama dan CV Sumber Laut Perkasa, sedangkan Ng Fenny merupakan General Manager PT Impexindo Pratama. (ant)
16 Pages
137 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c online: http://www.intern
Tuesday,
ner among War e man the star Wonder Wo ing superhero franchis Bros’ expand Tuesday, July
Polish president to veto bills that led to street protests
July 25, 2017
25, 2017
year, Wonder records this box office DC superheroes gathered footage - After smashing among the present new SAN DIEGO the loudest cheers Comic-Con to film franchise. annual comic book Woman received Aquaat San Diego’s expanding Cyborg and on Saturday for Warner Bros’ the Flash, joined by supervillain Steppenwolf. and trailers said age
upcoming man to fight says “They as Warner Bros’ to the 6,500 come again,” Wonder Woman A teaser of films shown glimpse of heroes would never superhero the panel gave a “it has to.” at a presumed Batman tells her, characters are dealing attendees come Woman II,” “All of theseissues and they cirof “WonderJune’s “Wonder Woman” to to use those is with personal sequel to is on track this weekend grossing together and are able world, which movie that second-highest to save the cumstancesFisher said. become the the 2017. revealed about after watching movie of details were star Gal Gadot beautiful,” Momoa In his excitement No further muscle-bound breakII,” but Ezra Miller new trailer, the the stage, “Wonder Woman Jason floor. chair across Affleck (Batman), joined Ben Fisher (Cyborg) and latest threw his briefly sitting on thefirst look the ing it and also debuted the movie, to present (Flash), Ray League” Momoa “Aquaman” Momoa (Aquaman), “Justice superwill November’s the DC superhero at the standalone trailer for the aquatic will unite and revealed brother, the supervillain movie, which due out next luckiest guy be battling his heroes. in the film he was “the play Affleck saidand “so thrilled” to trade Ocean Master, a Comic-Con, dispelling year. in the world” fan base at culture fans, crusader, The avid nerd the caped The Hollywood Reporter’s and Warner of pop as Batgathering shown footage of “Ready publication week that his future were also sci-fi films 2049.” report this upcoming up after the Runner man was uncertain. trailer picks last year’s Bros’ One” and “Blade The latest Player from Justice,” Superman death of Superman: Dawn of Woman (rtr) v “Batman Batman and Wonder and shows
REUTERS/Kacper
Clay Enos/Warner
nt shows Bros. Entertainme
Bros. Entertainment
Gal Gadot
in a scene
via AP
from
Comic-Con Panther for new king Black
released This image Woman.” “Wonder
by Warner
corporate.” (Blanchett) all got very Hela As supervillain home planet of and Cate Blanchett Hiddleston the Norse god has takes over Thor’s recruit the help lost Tom his discuss how film, specifically as Asgard, he must - Thor has including Black to in the g hamSAN DIEGO the superheroes, Loki, to stop hammer andrespon- evolved his power-wieldin brother named of - the lost the his invincible in he has trapped on a planetgladiator mischievous shoulders prevent Ragnarok Panther being a new king, mer, is Hela and world. fight in a from Disand has to lined sibility of of the scenes shown upcoming Sakaar with the Hulk. many of whom five end exclusive Avid fans, to get into the 6,500studios’ Diego’s contest played this character with standSan bored “I’ve ney’s Marvel a rousing movies at ... I got a bitmake some- up overnight superhero Hall H, gave times now to first footage in said. seat ovation for the Comic-Con.the most high-profile myself and wanted Hemsworth a ing “Black Panther,” plays One of convention thing different,” from 2018’s Boseman weaves through the annual fans, Comedy draws of of fictional Thor meeting which Chadwick nerd culture sesthe new king that shows him in on his panel who is for pop and T’Challa, star-studded off with trailer and filling my own African nation Wakanda,(rtr) Marvel’s kicked the Hulk “I’m doing sion on Saturday due in theaters status, saying not really hanging also a deadly superhero. it I’m Ragnarok,” now, anymore, “Thor: Anzuoni stars thingwith the Avengers REUTERS/Mario out Waititi joined at a in November. Director Taika Mark Ruffalo, Hiddleston Interna- Chris Hemsworth, (L) and Tom No. 106 Dps Jl. Raya Puputan 2017 Comic-Con No 148 22, 2017. Chris Hemsworth during the Mandala Renon Renon U.S., July Kopi Made Cast members Ragnarok” Jl. Raya Niti 148 California, Sanur 28 Manan “Thor: Mandala No. Diego, Niti for Dimsum D.Tamblingan Raya San Jl. 29 Jl. in panel Yamin No.18 Sanur Jl. Mohamad Cafee Jl. D.Tamblingan 30 Furama 19 Smirnof tional Convention No.88 Renon
Thor, hammerless Marvel brings
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal Bali
find Internati
No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
July 24,
Pempel
2017.
veto bills sident to ts Polish pre to street protes that led People gather
in front of
the Presidential
Palace during
a protest
against the
Supreme
Court legislation
in Warsaw,
Poland,
told him: a state He said Romaszewska I lived in would divide “Mr. President, general had prosecutors that the changes position where the powerful everybills show do society. that there is no tradition an unbelievably two contentious practically to go back general He said he will veto system by the ruling and could like a prosecutor Andrzej in Poland for large powers and he thing. I would notDuda said he was Monday that first time e of the judicial announced the such president on the independenc decision marks thethe ruling Law and to havenot agree to that now. many to such a state.” a bill changing of — Poland’s in 2015 would also vetoing he consulted National Council protests. Thepowerful leader WARSAWwidely seen as assaults candidate He said thatmaking his decision, functioning of theThe change would the of nationwide which werethat sparked days Jaroslaw Kaczynski,as the party’s presidential greater sociologists, of the Judiciary. until now. experts before lawyers, lawmakers veto the two party and broken openly with by Kaczynski nationalist agenda have given courts. he would bills out of including and even philosophers. hand-picked conservative, 6 Duda said having con- power over the Duda has politicians to page Duda was party’s tense. Mateusz most controversial Continued by lawmakers He did not mentionKaczynski or Justice party. supported the in and appeared prime min- three recently passed the judicial sulted with either also be heard the deputy and has loyally to take party tions Beata Szydlo, News can Minister at Global Morawiecki, the most prominent aimed at overhaulinghave put the sign of a rift in “Bali Image” from 9.30 Duda appeared with a move ister and one of and government, system. One would the political Primemight be another also noted 96.5 surprise under Radio FM am. Listen to halts the figures in the party giv- what party leaders. He by and disillu- Supreme Court leaders by for now, consulted its with ruling party, until 10.00 FM at http:// “surprised that, at least to consolidate the said he was Walesa — the Nobel control of the minister, who is that he had not beenthe legislation, m Global Radio on over Lech ten2myradio.co party’s attempts He said ing the justice general, power the ruling party at http:// party’s moves a suc- sioned.”Prize laureate, democracy globalfmbali.lis streaming him — praised also prosecutor Duda said the a break with procedure. power. The http:// Peace video including live or years, influenced , a li.com and li. of the consti- leader and ex-president past two as it works it “a difficult to appoint judges. person who radioglobalfmbanel/global-fm-ba concerns Duda’s step, calling justice system he said the the was Zofia Romaszewska cessful neutralizing ustream.tv/chan decision.” country’s st dissident but have raised most country long and a courageous the presidential now needs reform, threatened to tutional court, leading anti-communi of law in a 1980s. Crowds outside about rule a model of democratic thank you!” planned overhaul system and in the 1970s and chanted “We days of Polish an oppressive considered the names erupted create protests of recent his of- palace at chanted transition. had arrived and that the where protests than a week. As Kaczynski party meeting , he towns emergency over more fice for an repeatedly Duda’s announcement following answer reporters’ quesrefused to
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa Umanis, 25 Juli 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Diduga Perdagangan Manusia
Polisi Temukan Delapan Tewas dan 28 Luka di Parkiran Toko Ritel
Washington (Bali Post) -
Sebanyak delapan orang ditemukan tewas pada Minggu (23/7) di dalam sebuah truk di tempat parkir toko ritel Walmart di San Antonio, Texas, yang diduga oleh polisi sebagai “kejahatan perdagangan manusia.” Sebanyak 28 orang lainnya terluka -- 20 di antaranya mengalami luka parah -- dan dirawat di tujuh rumah sakit setempat, kata kepala polisi San Antonio William McManus dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Charles Hood kepada wartawan.
Polisi mengatakan korban meliputi anak-anak, tetapi kemudian dia mengatakan kepada CNN delapan orang yang tewas adalah pria dewasa. Dia juga mengatakan sopir truk sudah diamankan. “Kami menerima telepon dari karyawan Walmart men-
genai pemeriksaan di sebuah trailer yang diparkir di tempat parkir di sini,” kata McManus dalam konferensi pers. “Dia didekati oleh seseorang dari truk itu, yang meminta air,” lanjutnya. Karyawan tersebut mengambilkan air dan kemudian
menghubungi polisi yang “menemukan delapan orang tewas di belakang trailer itu,” kata kepala polisi, dan menyebutnya sebagai “tragedi yang mengerikan.” Dia mengatakan rekaman kamera CCTV toko menunjukkan beberapa kendaraan datang untuk menjemput beberapa orang yang ada di dalam truk tersebut dan yang berhasil keluar hidup-hidup. Belum diketahui berapa
banyak orang yang selamat dan berhasil kabur, kata McManus. Hood mengatakan pendingin udara di trailer itu tidak berfungsi. Imigrasi ilegal di perbatasan Amerika Serikat dengan Meksiko terjadi setiap hari. Sebagian besar imigran berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah yang berusaha mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih baik di Amerika Serikat, demikian AFP. (ant)
Irwan Hidayat Gal Gadot
Angkat ”Local Wisdom”
Bali Post/ap
Sekuel Wonder Woman akan Diberi Judul ”Wonder Woman II” Wonder Woman merupakan film keluaran Warner Bros yang menangguk sukses besar pada tahun ini. Bahkan hingga Minggu (23/7), film pahlawan super ini menempati posisi teratas pendapatan sementara di musim panas ini. Total pendapatan kotor film ini mencapai 398 juta dolar AS di bioskop Amerika Utara saja. Saking suksesnya film ini, sekuel dari ‘‘Wonder Woman’’ secara resmi diumumkan. Warner Bros belum berbicara banyak soal sekuel ini. Namun studio pembuat film ini memperlihatkan sebuah judul “Wonder Woman II” saat melakukan presentasi di Comic-Con, Sabtu. Namun, konfirmasi resmi soal keberadaan sekuel film ‘‘Wonder Woman’’ hanya berhenti di sana saat konvensi penggemar film itu digelar. Belum ada pernyataan resmi terkait apakah Patty Jenkins akan menyutradarai sekuel ini, siapa yang akan membuat naskah filmnya dan kapan sekuel ini akan diluncurkan. Gal Gadot, sang pemeran ‘‘Wonder Woman’’ pun tidak membahas sekuel film yang membuat namanya menjadi tenar seantero dunia ini saat panel diskusi “Justice League” di Comic-Con. (iah/ap)
BALI 2018
Ilustrator/Suka Adnyana
POLLING
RAKYAT BALI MEMILIH Proses politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali.
Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.
Calon Gubernur Bali Nama :
BALI 2018
Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.
Calon wakil Gubernur Bali Nama :
BALI 2018
Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.
Bali Post/win
LUKISAN - Pelukis I Wayan Beratha Yasa memperkenalkan lukisannya kepada para pejabat yang datang menyaksikan pameran lukisannya “Pelestarian Alam Spiritual dan Seni Tari Bali” di kediamannya di Desa Kapal, Mengwi.
Pameran Lukisan Wayan Beratha Yasa
60 Karya Seni Dipamerkan
Seniman I Wayan Beratha Yasa, peraih anugerah Seni Dharma Kusuma dari Pemprov Bali, menggelar pameran lukisan bersama sang putra, I Nyoman Suyasa, di kediamannya di lingkungan Langon Desa Kapal, Mengwi, Badung, Minggu (23/7). Sebanyak 60 karya seni dan 40 lukisan di antaranya objek wisata pura di Pulau Dewata ditata sedemikian rupa di rumahnya mulai dari Balai Delod, Balai Dangin, Balai Daje hingga di emperan dapur. Pameran lukisan bertema “Pelestarian Alam Spiritual dan Seni Tari Bali” ini dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Kabupten Badung Ida Bagus Anom Bhasma dan dihadiri Ketua PHRI Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Ketua ICPI (Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia) Badung Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par. I Wayan Beratha Yasa mengisi hidupnya dengan berkarya seni sejak 1967. Ia sangat suntuk berkarya di rumahnya yang dilengkapi dengan studio dan gedong seni (mirip galeri). Studionya itu diberi nama Mahabharata Studio Painting. Sejak pensiun dari Pemkab Badung (Bagian Humas) tahun 2000, dirinya terus mengembangkan kreativitas dalam bidang seni rupa mengimbangi penghargaan Dharma Kusuma yang diperolehnya dari Gubernur Bali Dewa Made Beratha pada 2007, serta piagam seni
Kerti Budaya dari Bupati Badung pada 1998. Untuk mempertanggungjawabkan kedua penghargaan itu, ayah tiga orang anak itu, memiliki rasa jengah yang makin membara untuk menarikan kuas di atas kanvas. Beragam tarian Bali, legong, barong, dan tarian unik lainnya telah tercipta bergaya tradisi nan ekspresif. Impiannya untuk ikut melestarikan, mempertahankan, dan mengembangkan seni tari diwujudkan dalam visualisasi ekspresi tarian di atas kanvas. Belakangan ini, Wayan Beratha Yasa yang pernah kuliah di Fakultas Teknik Seni Rupa Universitas Udayana yang kini bergabung dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar itu meledak-ledak untuk melukis Pura-pura besar di Bali. “Dengan melukis pura, berarti saya sudah mendekatkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujarnya, Minggu (23/7). Sejak setahun belakangan ini, hatinya terusik dengan degradasi lingkungan Bali, terutama lingkungan spiritual alam Bali, seperti pura, gunung, danau, sungai dan laut yang disebabkan oleh pembuangan sampah, seperti alih fungsi lahan, hutan beton, dan pembabatan pohon juga tak terkendali. Kegelisahannya ini, diwujudkan melalui lukisan pura dengan latar belakang gunung, sawah, danau, dan pesisir nan asri dengan dibalut kain poleng (saput poleng). “Bagi
Hindu, saput poleng sangat disakralkan. Artinya, saput poleng itu dikenakan pada objek-objek yang disucikan. Berarti pohon itu juga dikeramatkan dan tak boleh ditebang sembarangan. Oleh karena itu, alam spiritual perlu dilestarikan dan dikembangkan,” tandasnya. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung IB Anom Bhasma sangat mengapresiasi pameran lukisan I Wayan Beratha Yasa. Ia pun sangat terkesan dengan lukisan yang dipamerkan. Selain dapat melestarikan seni, terutama seni lukis yang saat ini jarang dilakukan oleh seniman lainnya, pameran ini sekaligus juga mendukung program pemerintah Badung. Sebab, kebudayaan merupakan salah satu program yang diprioritaskan oleh Pemkab Badung. “Saya kagum dengan semangat beliau melukis, meskipun di pasaran bisa dijual atau tidak, tetapi beliau tetap melukis,” ucapnya. Sementara itu, Pengamat Seni Rupa Bali I Ketut Lanus Sumantra mengemukakan pameran lukisan yang baru pertama kali digelar di tempat tinggalnya Desa Kapal dengan mengundang sejumlah pejabat dan pencinta seni itu, merupakan terobosan yang luar biasa. Pihaknya berharap, agar pameran ini bisa mengangkat nama Desa Kapal sebagai desa wisata dan masyarakat di sekitar ada kepedulian dengan seni rupa. (win)
Irwan Hidayat sudah lama menekuni bidang obatobatan herbal. Kesuksesan pria yang satu ini dengan keluarganya di bisnis herbal bisa dilihat dari pesatnya pertumbuhan Sido Muncul, sebagai merek produk obatobatan herbal secara nasional. Ditemui saat menjadi pembicara dalam seminar di Universitas Unud yang mengangkat tema “Manfaat Obat Herbal Menuju Indonesia Sehat” belum lama ini, Direktur PT Sido Muncul ini mengutarakan obat herbal atau lazim disebut jamu merupakan salah satu kearifan lokal yang harus dilestarikan. Ia mengatakan tak hanya di Jawa warganya rajin mengonsumsi obat-obatan herbal, di Bali pun sama. “Bali punya obat-obatan herbal yang disebut loloh. Ini merupakan local wisdom yang harus diangkat sehingga khasiatnya yang dipercaya mampu menyembuhkan beragam penyakit bisa juga dirasakan masyarakat di luar Bali,” sebutnya. Namun, sebelum bisa dijadikan sebagai obat yang dikonsumsi dalam perawatan penyakit, obat herbal ini menurutnya harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Saintifikasi jamu ini sangat penting karena produk ini menjadi alternatif sehat sebab tidak mengandung bahan-bahan kimia saat pengolahannya. “Yang terpenting kita harus memiliki bukti ilmiah bahwa jamu atau loloh ini bisa bermanfaat menyembuhkan suatu penyakit,” jelasnya. Guna mengangkat local wisdom ini, Irwan mengatakan perlu adanya kerja sama dengan para peneliti dan akademisi untuk melakukan penelitian ilmiah soal obat-obatan herbal. Jadi, ke depannya, obat-obatan herbal tak lagi semata-mata dikonsumsi karena kepercayaan saja tapi khasiatnya telah terbukti secara ilmiah. Saat ini, diakuinya sudah ada sejumlah universitas yang digandeng pelaku industri jamu untuk melakukan penelitian soal khasiat tanaman herbal. Universitasuniversitas itu antara lain Universitas Diponegoro dan Udayana. Selain itu, untuk makin memasyarakatkan obat herbal, seminar rutin digelar di berbagai kota di Indonesia. Bahkan seminar yang baru pertama kali digelar di Unud tersebut, diutarakan Irwan, merupakan seminar ke-36 yang sudah digelar. Ia menilai melalui upaya kerja sama dengan peneliti dan akademisi serta rutin menyosialisasikan khasiat obat herbal, otomatis obat-obatan herbal juga bisa dijadikan alternatif dalam pengobatan maupun pendamping obatobatan kimia. (iah)
Irwan Hidayat
Bali Post/ist