Skip to main content

Edisi 25 Januari 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 154 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis kliwon, 25 januari 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Partai Pengusul dan Pendukung KBS-ACE Sangat Solid Tanda Tangani Empat Komitmen Politik Dukungan partai terhadap pasangan calon Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Dr. Ir. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati, M.M. sangat solid. Terbukti para petinggi partai pengusul maupun partai pendukung paslon yang dikenal KBS-ACE tersebut kompak hadir pada acara ramah tamah di Sanur, Rabu (24/1) kemarin. Tak hanya petinggi partai, para petinggi PDI-P yang duduk di legislatif maupun eksekutif juga kompak hadir. Pada acara yang penuh kekeluargaan itu, juga ditandatangani komitmen politik untuk memenangkan paket KBS-ACE. Penandatanganan dilakukan ketua dan sekretaris masing-masing parpol pengusul dan pendukung.

PARPOL - Pasangan KBS-ACE bersama petinggi partai pengusul dan pendukung serta petugas partai di legislatif dan eksekutif usai penandatanganan empat komitmen politik menangkan paket KBS-ACE, Rabu (24/1) kemarin.

Agung Room Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Rabu kemarin, dipenuhi tokoh-tokoh politik. Tak kurang dari 1.200 pentolan partai hadir pada acara ramah tamah KBS-ACE, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Pada pertemuan yang baru pertama kali itu, hadir pengurus partai pengusul dan pendukung dari tingkat provinsi, kabupaten dan kecamatan, serta anggota fraksi DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten se-Bali.

15 Ribu Warga Asmat Alami Gizi Buruk

Siswa Tembaki Temannya

Dua Tewas, 17 Luka-luka

PENEMBAKAN di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kentucky barat daya itu menyebabkan dua siswa meninggal dan melukai 17 orang lainnya. Gubernur negara bagian Kentucky Matt Bevin menyampaikan bahwa pelaku penembakan adalah seorang siswa laki-laki berusia 15 tahun, yang sudah ditahan dan akan dibawa ke pengadilan atas dakwaan melakukan pembunuhan serta percobaan pembunuhan. Dalam peristiwa penembakan tersebut, satu siswi meninggal di tempat karena terkena tembakan, sementara satu siswa meninggal di rumah sakit. Media setempat melaporkan bahwa kepolisian bergerak menangani penembakan di SMA itu sekitar pukul 08.00 waktu setempat, lokasi kejadian saat ini sudah diamankan dan tersangka sudah ditangkap. Para siswa kemudian dievakuasi ke sebuah sekolah menengah lainnya di dekat SMA Marshall County untuk dijemput oleh orangtua mereka. Di tengah kekacauan pascapenembakan, banyak siswa yang tidak sempat mengeluarkan telepon seluler dari ransel mereka ketika menjalani proses evakuasi. Karena itu, banyak orangtua yang cemas saat berupaya mengontak anak-anak mereka, lapor saluran televisi daerah WPSD-6. Sejumlah helikopter terlihat mendarat di SMA Marshall County untuk merawat para korban yang luka, demikian Xinhua. (ant)

Petinggi parpol pengusul dan pendukung yang hadir; Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bali Ketut Jengiskan dan Sekretaris Zainal Abidin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia I Kadek Nuartana dan Sekretaris I Gde Kasjaya, Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bali Made Sudarta dan Sekretaris Gde Wirajaya Wisna. Hal. 19 Tim Pemenangan

Bupati Tolak Relokasi Warga ke Kota Jakarta (Bali Post) – Kapolda Papua Irjen Pol. Boy Rafli Amar memperkirakan jumlah warga di Kabupaten Asmat, Papua yang menderita gizi buruk mencapai 15 ribu orang. ‘’Yang mengalami gizi buruk, kurang lebih 10 ribu orang hingga 15 ribu orang,’’ kata Irjen Boy di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Rabu (24/1) kemarin.

Bali Post/ant

BAWA BANTUAN - Prajurit TNI bersama warga membawa bantuan kemanusiaan KLB gizi buruk dan campak di Pelabuhan Misi, Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Selasa (23/1). Sebanyak 15 ton bantuan untuk KLB gizi buruk dan campak akan didistribusikan ke distrik dan kampung di wilayah Kabupaten Asmat.

Menurutnya, gizi buruk yang dialami masyarakat di Asmat disebabkan beberapa faktor di antaranya lokasi yang jauh dan sulit dijangkau, minimnya sarana kesehatan seperti puskesmas, taraf perekonomian masyarakatnya rendah, keterbatasan sarana

transportasi dan keterbatasan akses distribusi makanan bergizi. ‘’Beberapa aliran sungai pasang-surut jadi tidak selalu dapat dilewati kapal untuk mendistribusikan bahan makanan,’’ katanya. Hal. 19 Terserang Campak

Soal Sarjana Masih Berstatus Miskin

Adakan Pelatihan dan Perbanyak Bursa Kerja

Bali Post/rtr

ACARA DOA - Siswa menghadiri sebuah acara doa untuk siswa yang terbunuh dan terluka setelah seorang anak lakilaki berusia 15 tahun melepaskan tembakan di Kentucky, AS.

WARGA yang berijazah sarjana dan diploma namun masih menyandang status miskin menjadi sorotan. Tak hanya kalangan wakil rakyat, juga disoroti akademisi yang bertugas mencetak SDM andal. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Rabu (24/1) kemarin, mengatakan adanya penduduk miskin yang berijazah diploma dan sarjana perlu didata dengan lebih cermat dan mutakhir. Solusi untuk mereka, salah satunya dengan membuat pelatihan. Selanjutnya, mereka bisa diberangkatkan untuk magang atau bekerja hingga ke luar negeri. ‘’Kita akan coba carikan formulasinya. Kita akan menganggarkan untuk training, tapi singkat. Karena kemampuan akademiknya sudah bagus, tinggal kita mencarikan peker-

jaan,’’ papar mantan Bupati Tabanan dua periode ini. Ketua Yayasan STIMI Handayani Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. juga menyoroti hal tersebut. Apakah ini indikasi bahwa kampus telah gagal menciptakan lulusan yang berkualitas atau lapangan pekerjaan yang tersedia belum memadai. Kata dia, persoalan ini tentu perlu dilihat secara multidimensi. Andaipun kampus dianggap sukses mendidik para sarjana atau ahli madyanya, namun faktanya banyak juga dari mereka yang tidak bekerja ataupun menciptakan lapangan kerja. Jika dikatakan kampus telah gagal, juga tidak dapat secara prematur mengatakan demikian. Harus ada survei dengan parameter yang jelas untuk

bisa menyimpulkan hal ini. Di sisi lain, dikatakan, rasio antara ketersediaan lapangan kerja dan ketersediaan tenaga kerja juga tidak memadai. Artinya, antara permintaan dan pasokan yang tidak seimbang, sehingga menyebabkan ada sejumlah lulusan yang tidak terserap. ‘’Kampus juga perlu introspeksi diri, apakah sarjana atau ahli madya yang mereka hasilkan betul-betul sudah berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja, atau hanya sekadar mencetak lulusan,’’ pungkasnya. Sementara akademisi Unud Prof. Wayan Ramantha mengatakan, hal tersebut bisa dilihat dari dua sisi. Jika orang miskin bisa sarjana berarti perguruan tinggi tersebut pasti memberikan pendidikan gratis/beasiswa

kepada orang miskin. ‘’Kemudian setelah mereka sarjana belum mendapat pekerjaan,’’ ujarnya, Rabu kemarin. Kemiskinan yang terjadi pada lulusan perguruan tinggi juga bisa karena perguruan tingginya lemah dalam menanamkan soft skill. Sehingga begitu mahasiswanya tamat, tidak bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk dirinya sendiri. Job Fair Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, perlu diperbanyak kegiatan job fair (bursa kerja). Sebab, kegiatan tersebut merupakan tempat bertemuanya pencari kerja dengan pemberi kerja. Hal. 19 Bukan Seremonial

Pengentasan Kemiskinan di Klungkung Dapat Pujian

Konsep Jelas dan Ada Upaya Berkelanjutan

PENGENTASAN kemiskinan menjadi salah satu prioritas Pemkab Klungkung setiap tahun. Sejumlah program yang langsung menyentuh masyarakat digulirkan. Demikian juga dengan memaksimalkan potensi daerah. Langkah tersebut telah memunculkan hasil positif. Sejak 2015 hingga 2017, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, angkanya mengalami penurunan dari 12.110 KK menjadi 11.147 KK atau dari 6,35 persen menjadi 6,29 dari jumlah penduduk. Hal serupa juga terjadi pada kedalaman dan keparahan kemiskinan. Prestasi ini pun mendapat pujian dalam Rapat Kerja Evaluasi Program Pembangunan Provinsi Bali Semester II Tahun 2017 di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (23/1). Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho (BP, 24/1) mengatakan, meskipun persentase kemiskinannya nomor dua tertinggi setelah Karangasem, namun jumlah penduduk miskinnya paling sedikit dibandingkan seluruh kabupaten/kota. ‘’Klungkung sekarang 6,29 persen atau 11.147 orang, relatif tinggi persentasenya. Tetapi di Klungkung ada isyarat kuat penurunan dengan tingkat penurunan yang juga kuat dari sebelumnya 6,35 persen. Mudah-mudahan ini juga isyarat

bahwa Klungkung sudah menemukan rumus untuk mengupayakan penurunan penduduk miskin,’’ jelasnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung I Gede Putu Winastra menjelaskan, sesuai potret yang dilakukan mulai Maret 2015 sampai 2017, Kabupaten Klungkung berhasil menurunkan kedalaman kemiskinan (P1) dari 0,78 menjadi 0,33. Capaian ini menjadi yang terbaik di Bali. Sementara keparahan kemiskinan (P2), dari 0,13 dengan garis kemiskinan (GK) Rp 284.789/kapita/bulan menjadi 0,04 dengan GK Rp 299.664/kapita/bulan. ‘’Ini capaian yang sangat baik. Kedalaman dan keparahannya terendah di Bali,’’ ujarnya, Rabu (24/1) kemarin. Terkait success story menurunkan angka kemiskinan, pejabat asal Tabanan ini menyebutkan persentase penduduk bekerja dengan di bawah 35 jam per minggu sebesar 28,90 persen. Angka tersebut relatif sedikit. ‘’Itu artinya penduduk Klungkung yang bekerja di atas 35 jam perminggu semakin meningkat,’’ ujarnya. Mewujudkan capaian itu, juga tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi daerah berada di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali yang berimbas pada peningkatan pendapatan per kap-

ita. Selain itu juga dipengaruhi penerapan sejumlah kebijakan pembangunan, khususnya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, meliputi sektor pertanian, infrastruktur, perbaikan dan pembangunan pasar. ‘’Kalau dari 2011 sampai 2014, pertumbuhan ekonomi masih di bawah provinsi. Setelah itu, cenderung naik dan sekarang lebih tinggi,’’ bebernya seraya menambahkan, gini ratio (pengukur tingkat ketimpangan pendapatan secara menyeluruh) Kabupaten Klungkung juga berada tidak jauh dari Provinsi Bali, yakni 0,3601. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan pengentasan kemiskinan maupun menurunkan kedalaman dan keparahannya bukan perkara mudah. Namun harus melalui serangkaian proses yang harus dikomunikasikan dengan pemerintah di bawah, seperti desa dan dusun. ‘’Pertama kali saya menjabat sebagai bupati, data kemiskinan dibedah. Setelah itu dilanjutkan dengan turun ke desa melalui program bedah desa. Dari itu bisa tahu kondisi sesungguhnya dan langsung mencarikan solusi persoalan yang dihadapi masyarakat,’’ ungkapnya. Hal. 19 Lebih Baik

TINJAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (tiga dari kiri) bersama Wabup I Made Kasta (dua dari kanan) meninjau warga miskin saat bedah desa. Sesuai data BPS, angka kedalaman dan keparahan kemiskinan di Klungkung terendah di Bali.


denpasar

2

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Banjir di Denpasar

Sejumlah Sekolah Masih Terendam MEMBERSIHKAN – Sejumlah siswa membersihkan lantai dari genangan air di SDN 2 Panjer, Rabu (24/1) kemarin. Selain sekolah ini, juga terdapat beberapa sekolah di kawasan Sesetan tergenang air akibat hujan lebat yang mengguyur Denpasar. Bali Post/eka

Denpasar (Bali Post) – Bencana banjir yang melanda Denpasar belum sepenuhnya surut. Sejumlah tempat, terutama sekolah, masih terendam banjir. Seperti yang terlihat di SDN 2 Panjer. Sekolah yang terletak di Jalan Tukad Pancoran tersebut masih tergenang air cukup tinggi. Air sampai masuk ke ruang kelas. Akibat bencana ini, siswa kelas I dan II dipulangkan lebih awal. Ditemui Rabu (24/1) kemarin, Kepala SDN 2 Pajer I Gusti Made Putra mengatakan, akibat genangan air di sekolahnya, proses belajar mengalami gangguan sedikit. Teurtama untuk ruang kelas I dan II yang kemasukan air. Karena itu, pihaknya memutuskan untuk memulangkan siswa di kedua kelas tersebut. Gusti Made Putra mengatakan, genangan air seperti ini sering terjadi bila hujan lebat turun. Saat ini sudah dua hari sekolah dengan siswa sebanyak 254 orang ini terendam banjir. Meski demikian, siswa kelas III sampai VI masih tetap belajar, meski sedikit terganggu akibat genangan air ini. Dikatakan, genangan ini terjadi selain akibat curah hujan yang tinggi, lokasi sekolah juga lebih rendah dari jalan. Akibatnya, air hujan tidak bisa

mengalir ke drainase. Kecuali harus disedot dengan mesin. ‘’Biasanya ketika hujan, kami sudah siapkan mesin untuk menyedot air. Kali ini mesinnya rusak, sehingga air sampai tergenang,’’ ujarnya. Kemarin, petugas BPBD Denpasar turun tangan untuk melakukan penyedotan air. Puluhan petugas datang ke lokasi untuk melakukan penyedotan air di halaman sekolah tersebut. Karena banyaknya air yang tergenang, proses penyedotan memakan waktu yang cukup lama. Terlebih, mesin yang digunakan BPBD juga tidak terlalu besar. Sementara itu, Sekretaris BPBD Denpasar Ardy Ganggas mengatakan, banjir masih terjadi di beberapa sekolah. Selain di SDN 2 Panjer, genangan juga terjadi di SDN 12 dan SDN 10 Dauh Puri di Jalan Pulau Misol. Semua sekolah yang masih tergenang sudah ditangani petugas BPBD. Sementara pantauan di kawasan permukiman, genangan air sudah tidak ada lagi. Hanya ada beberapa warga yang sedang melakukan pembersihan bekas banjir yang melanda kompleks perumahannya. Seperti yang terlihat di Kompleks Perumahan Bhuana Permai, Padangsambian. Sejumlah rumah di kompleks ini sempat teredam banjir akibat hujan lebat, Senin (22/1) malam lalu. (kmb12)

Bali Jadi Persembunyian Wali Kota Rai Mantra Tinjau Langsung SDN 2 Panjer Penjahat Internasional Intensitas Curah Hujan Tinggi

Buronan Interpol Ditangkap di Bandara

Denpasar (Bali Post) -

Bali yang terkenal sebagai tempat wisata internasional, diduga kuat menjadi tempat persembunyian bagi penjahat internasional. Hal ini dikuatkan dengan ditangkapnya dua orang buronan Interpol di wilayah Kuta, beberapa waktu lalu. Kedua buronan tersebut, Balmus Petru asal Rumania dan Xiao Xiaofei asal Tiongkok, yang dibekuk karena terlibat penipuan di negaranya. Penangkapan tersebut dilakukan tim gabungan Direktorat Pam Obvit, Subdit IV Direktorat Reskrimum dan Subdit IV Direktorat Intelkam Polda Bali. ‘’Tidak tertutup kemungkinan, Bali yang notabene sebagai daerah wisata menjadi tempat persembunyian pelaku kejahatan dari luar negeri. Ini terbukti dengan data pelaku yang kita ungkap,’’ kata Wadir Reskrimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso, Rabu (24/1) kemarin. Dari data yang dihimpun, kata Sugeng Sudarso, pada tahun 2016 ada satu warga negara Jerman yang ditangkap. Sedangkan tahun 2017 lalu, ada 12 penjahat internasional ditangkap saat berkunjung ke Bali. Apabila dipersentasekan,

terjadi kenaikan yang sangat signifikan, yakni hingga 1.200 persen. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Sugeng Sudarso, pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap orang asing yang berkunjung ke Bali. ‘’Kami selalu berkoordinasi dengan pihak Imigrasi, asosiasi pengusaha hotel maupun penginapan untuk mendata tamu-tamu yang datang ke Bali. Secara struktural, kami akan terus berkomunikasi dengan Hubinter dan Interpol,’’ tegasnya. Terkait penangkapan buronan tersebut, Balmus dibekuk saat berada di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Selasa (16/1) lalu. Tersangka baru tiba dari Malaysia. ‘’Awalnya kami menerima surat permintaan dari pemerintah Maldova melalui Kadiv Hubinter untuk

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : BALI JADI PERSEMBUNYIAN PENJAHAT INTERNASIONAL

menangkap pelaku (Balmus - red),’’ ujar Sugeng Sudarso. Menurut Sugeng Sudarso, tersangka Balmus terlibat penipuan di Maldova. Namun, dia tidak mejelaskan lebih rinci kasus yang dilakukan tersangka. Menurut mantan Kapolres Karangasem ini, pihaknya hanya sebatas melakukan penangkapan dan penahanan selama 20 hari sambil menunggu permintaan ekstradisi dari pemerintah Maldova. Sementara tersangka Xiao Xiaofei dibekuk di salah satu hotel di Tuban, Kuta, Badung, Minggu (21/1) lalu. Modusnya, pelaku melakukan penipuan produk finansial di Tiongkok dengan cara mengumpulkan dana ilegal. Dia mengiming-imingi korban dengan bunga uang 6-12 persen dalam kurun waktu setahun. Dalam aksinya ini, pelaku berhasil mengumpulkan dana sekitar 21,5 juta dolar Amerika atau senilai Rp 280 miliar. ‘’Yang bersangkutan melarikan diri dari Macau dan menuju Bali,’’ ungkapnya. Sugeng Sudarso mengatakan, pelaku tiba di Bali tanggal 18 Januari 2018. Selanjutnya, menginap di salah satu hotel di Jalan Kartika Plaza, Kuta dan ditangkap tanggal 21 Januari lalu. Berhubung permintaan ekstradisi sudah turun dari Tiongkok, tersangka akan dideportasi sekitar pukul 01.00, Kamis (25/1) ini. ‘’Buronan ini akan diserahkan kepada Kepolisian RRT di Bandara Ngurah Rai dan dipulangkan melalui proses deportasi,’’ ujarnya. (kmb36)

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 0361-7400391

Ketua Dekranasda Ny. Selly Dorong Perajin Promosi Produk di Rumah Belanja

PEMBINAAN - Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara saat melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi di tiga perajin Denpasar, Rabu (24/1) kemarin. PROMOSI produk perajin Denpasar menjadi salah satu langkah dalam peningkatan produk perajin untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Langkah tersebut menjadi dorongan Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Denpasar dalam menjawab tantangan di era industri dan globalisasi saat ini. Tentu langkah ini telah dilakukan Dekranasda Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar dengan membuka ruang kepada perajin untuk berpromosi di Rumah Belanja Denpasar. Hal ini dikemukakan Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra saat melakukan monitoring dan evaluasi Dekranasda Kota Denpasar kepada tiga perajin Kota Denpasar, Rabu (24/1) kemarin. “Produk perajin Denpasar kaya warna dan corak

dari tekstil hingga berbagai aksesoris dapat terus kita programkan lewat promosi tidak hanya sebatas berpameran namun juga memasukan dalam program Rumah Belanja yang juga menggunakan pendekatan dengan teknologi informasi,’’ ujar Ny. Selly. Rumah Belanja Denpasar, kata Ny. Selly, berada dalam satu gedung dengan Denpasar Desain Centre di Jalan Melati Denpasar. Mengingat Rumah Belanja ini tidak hanya melakukan transaksi langsung di tempat juga bisa dilakukan melalui online, sehingga produk-produk unggulan UMKM dapat bersaing di era globalisasi. Ny. Selly mengharapkan dan mendorong perajin Denpasar untuk dapat memanfaatkan Rumah Belanja. Meski Rumah Belanja telah mendapat respons positif dari para perajin Denpasar, namun pihaknya

terus mendorong untuk secara bersama-sama memanfaatkan ruang ini sebagai media promosi. Seperti perajin kipas, produk spa, tenun ikat endek hingga aksesoris lainnya yang telah berpromosi di Rumah Belanja. Pemanfaatan ini juga telah dilakukan promosi Pemkot Denpasar kepada setiap tamu kenegaraan yang hadir di Denpasar diarahkan juga melakukan kunjungan di Rumah Belanja. “Meski telah dipromosikan secara online, namun juga terus mengarahkan para tamu hingga para turis untuk mengunjungi Rumah Belanja,’’ ujar Ny. Selly. Kunjungan Dekranasda Denpasar pada pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi kepada para perajin kali ini menyasar perajin Kipas Sri Kandi, Bali Ratih Spa dan Garment Suka Pandawa. Monitoring dan evaluasi ini juga tampak dihadiri Wakil Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara. Seperti, usaha Kipas Sri Kandi menyediakan kipas-kipas tradisional Bali, di mana bahannya terbuat dari beberapa jenis, yaitu kayu (cendana, eben, bengkel), kain dan kertas yang telah diekspor ke mancanegara. Bali Ratih adalah paket perawatan tubuh yang dibuat dari bahan-bahan alami berkualitas dan terkenal khasiatnya, yang diolah menggunakan teknologi modern yang bersih dan higienis. Produk ini didalamnya terdapat bahan-bahan tradisional pilihan dengan kandungan ekstrak dari sari buah dan tumbuhtumbuhan dan sudah terdaftar di Depkes RI dan BPOM sehingga legal dan sangat aman digunakan. Sudah diekspor hingga ke Korea Selatan, Jepang, Malaysia dan negara lainnya. Begitu juga Garment Suka Pandawa yang juga telah merambah ekspor ke mancanegara. (ad1185)

DUA hari belakangan ini Bali diterjang curah hujan yang cukup tinggi, tidak terkecuali di Denpasar. Posisi Kota Denpasar yang berada di hilir tidak dapat menghindari munculnya beberapa titik genangan di ruas-ruas wilayah tertentu. Kini, di beberapa titik genangan tersebut sudah berangsur-angsur surut dan segala aktivitas mulai dapat berjalan seperti biasa. Guna memastikan keadaan masyarakat khususnya para siswa dalam aktivitas belajar, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meninjau langsung ke salah satu lokasi sekolah, tepatnya di SDN 2 Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Rabu (24/1) kemarin. Dalam kunjungannya, Wali Kota Rai Mantra mengatakan aktivitas belajar mengajar tetap harus berjalan seperti biasa kendati kemarin sempat ada beberapa titik genangan air hujan. ‘’Kita tidak bisa melawan kehendak alam, terlebih intensitas hujan yang cukup tinggi. Dengan upaya khusus yang sudah dilakukan, baik dari OPD terkait hingga masyarakat sehingga pemerintah bisa melakukan tindakan yang responsif,’’ katanya. Rai Mantra menambahkan, saat ini jumlah genangan pascaterjadinya hujan lebat sudah berangsur surut dan diharapkan segala aktivitas bisa berjalan seperti biasa. Terkait dengan antisipasi permasalahan genangan air, Pemkot Denpasar secara khusus memiliki pasukan biru yang bertugas untuk memantau dan melakukan penggelontoran

MENINJAU - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat meninjau kondisi SDN 2 Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Rabu (24/1) kemarin. got untuk mengurangi titik-titik genangan air. Lebih lanjut, Rai Mantra mengatakan, di setiap kelurahan/desa dapat melihat dan memanfaatkan program Smart City yang sudah disiapkan untuk menampung masukan masyarakat. Sehingga mampu mendata permasalahan ataupun kendala yang dialami di setiap lingkungan secara detail yang nantinya perencanaan program khususnya pembangunan bidang infrastruktur dapat diimplementasikan secara tepat guna dan tepat sasaran. ‘’Peran serta aparatur desa tentu sangat penting guna melakukan monitoring, evaluasi dan respons cepat pada setiap pengaduan

masyarakat. Selain itu, dalam keadaan darurat, Call Center 112 atau 223333 selalu siap melayani masyarakat,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala SDN 2 Panjer I Gusti Made Putra menyampaikan terima kasih atas perhatian Wali Kota Rai Mantra yang sudah berkenan turun langsung meninjau. ‘’Proses belajarmengajar tetap berlangsung. Memang karena ini kehendak alam, jadi para guru tetap melakukan kewajiban seperti biasa serta memperhatikan kenyamanan dan keselamatan para siswa,’’ kata Gusti Putra seraya mengharapkan agar kondisi alam selalu bersahabat. (ad1183)

Konsisten Tingkatkan Pelayanan Publik

Pemkot Raih Tiga Penghargaan Nasional

KOTA Denpasar kembali meraih penghargaan pelayanan publik terbaik di tingkat nasional. Pada awal 2018 ini, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) menganugerahkan tiga penghargaan sekaligus dalam bidang pelayanan publik kepada Pemkot Denpasar. Adapun ketiga instansi tersebut, yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Denpasar, Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, dengan kategori “A” sebagai kategori sangat baik. Penghargaan pelayanan publik ini juga disusul RSUD Wangaya Kota Denpasar meraih pelayanan publik kategori “B” sebagai kategori baik. Penghargaan ini diserahkan Sekretaris PAN RB Dwi Wahyu Atmaji, disaksikan Menteri PAN RB Asman Abnur yang diterima Kadis PMPTSP Made Kesuma Diputra, Plt. Kadis Dukcapil A.A. Isteri Agung dan Direktur RSUD Wangaya Setiawati Hartawan disaksikan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di Ruang Serba Guna Kementerian PAN RB, Jakarta, Rabu (24/1) kemarin. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, prestasi ini tak lepas dari komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar untuk menjadikan Denpasar sebagai kota dengan pelayanan publik yang baik. Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemkot Denpasar terus berupaya mengembangkan inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Terlebih dengan kemajuan teknologi saat ini, masyarakat akan sangat terbantu di dalam bidang pelayanan. Di samping itu, masyarakat bisa mengakses semua informasi dengan cepat dan mudah. “Ke depan, kami akan terus berbenah dan berkomitmen serta meningkatkan mutu pelayanan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi lewat program Denpasar Smart City yang bermuara pada pembangunan inklusif. Selain itu, kami juga

mendorong OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar dapat terus melakukan pengembangan inovasi dalam percepatan pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujar Rai Iswara. Sementara itu, Menteri PAN RB Asman Abnur mengatakan, penghargaan kepada sejumlah unit kerja instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai role model pelayanan publik. Penghargaan ini berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pelayanan publik pada 72 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Di mana, monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk mendapat gambaran secara konkret sampai sejauh mana kepatuhan instansi pemerintah terhadap pelaksanaan UU No. 25/2009 tentang Pelayanan Publik. Selain itu, untuk menjadikan 72 kabupaten/kota sebagai pilot project keberhasilan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. “Dengan demikian, daerah tersebut dapat menjadi tempat belajar bagi instansi lain dalam peningkatan kualitas pelayanan

publik,” ujarnya. Asman Abnur menambahkan, pemberian penghargaan dari pembina pelayanan publik nasional sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan capaian yang telah diperoleh unit penyelenggara pelayanan publik. “Unit penyelenggara pelayanan publik yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan agar terus mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya sehingga tercapai pelayanan publik yang prima terhadap masyarakat dan terus bisa berinovasi untuk memajukan pelayanan publik yang telah dimiliki,” imbuhnya. Terdapat lima pembina pelayanan publik yang masuk dalam kategori A (sangat baik) dari 72 kabupaten/kota. Selain itu, ada 67 unit penyelenggara pelayanan publik yang mendapatkan penghargaan dengan kategori sangat baik (A). Jumlah itu terdiri dari 14 Disdukcapil kabupaten/kota, 17 RSUD kabupaten/kota, 17 Dinas PTMTSP kabupaten/kota, 2 DPMPTSP provinsi, 9 Polres/ Ta/Tabes, 6 BPOM provinsi dan 2 Kantor Pertanahan. (ad1186)

PENGHARGAAN - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara berfoto bersama pimpinan OPD usai menerima penghargaan pelayanan publik tingkat nasional di Ruang Serba Guna Kementerian PAN RB, Jakarta, Rabu (24/1) kemarin.


Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

BADUNG

3

Badung Raih Penghargaan Role Model Nasional Pelayanan Publik Terbaik 2017 MENDORONG percepatan perbaikan pelayanan publik secara berkelanjutan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) menyampaikan evaluasi pelayanan Publik di hadapan pimpinan daerah se-Indonesia di Gedung Serbaguna Kemen-PAN RB, Jakarta, Rabu (24/1) kemarin. Dalam penyampaian evaluasi tersebut, Kabupaten Badung cukup banyak memperoleh sanjungan dari pihak kementerian dan berhasil meraih penghargaan Role Model Nasional Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2017. Hadir dalam penerimaan

penghargaan tersebut, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Made Agus Aryawan, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Badung Cokorda Raka Darmawan, Kadis Kesehatan Gede Putra Sauteja, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Wayan Soka, Kabag Organisasi dan Tatalaksana Wayan Wijana. Menteri PAN RB Asman Abnur didampingi Deputi Pelayanan Publik KemenPAN RB RI Diah Natalisa mengatakan, penghargaan ini merupakan sebuah bukti dan tidak sekadar dipertah-

ankan. Namun, harus dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di daerah tersebut. “Kegiatan ini juga bagian dari program pemerintah pusat dalam penyelarasan pelayanan pemerintah pusat dengan daerah,” ujarnya. Sementara itu, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa usai meraih penghargaan mengatakan, apa yang diraih Pemerintah Kabupaten Badung merupakan sebuah hasil kerja yang nyata. Namun, pihaknya tidak bisa berpuas diri hanya sampai di sini saja, ke depannya masih banyak tantangan yang harus dikerjakan ber-

sama untuk membangun Badung yang kuat. “Melayani masyarakat sudah menjadi keharusan kita sebagai Aparatur Sipil Negara. Ini merupakan hasil kerja kita bersama sesuai dengan apa yang menjadi visi dan misi Bupati Badung,” terang Adi Arnawa yang juga sebagai Pembina Pelayanan Publik di Kabupaten Badung. Adi Arnawa menambahkan, penghargaan ini akan selalu menjadi cambuk dan penyemangat untuk pegawai ASN di Pemerintah Kabupaten Badung untuk selalu kerja, kerja dan kerja. “Kita merupakan pelayan masyarakat, bukan untuk

dilayani,” tegasnya. Pemerintah Kabupaten Badung mengadopsi program PPNSB pusat dan dinilai sudah sangat sinkron oleh pemerintah pusat sehingga bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. “Dengan diraihnya penghargaan ini, Program Pola Pembangunan Semesta Berencana yang dicanangkan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wabup Ketut Suiasa bisa dikatakan berhasil dalam bidang pelayanan publik dan ini perlu kami pertahankan dan bila perlu ditingkatkan lagi,” ungkap Adi Arnawa. (ad1182)

PENGHARGAAN - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Kadis DPM PTSP Made Agus Aryawan, Cokorda Raka Darmawan dan jajaran terkait seusai menerima penghargaan Role Model Nasional Pelayanan Publik Terbaik 2017.

Proyek ”Underpass” Simpang Tugu Ngurah Rai

Bangunan Terdampak Mulai Dibongkar

Mangupura (Bali Post) Pengerjaan proyek underpass Simpang Tugu Ngurah Rai dibagi menjadi empat zona. Rinciannya, zona satu berada di bundaran, zona dua di sisi selatan, zona tiga di sisi utara dan zona empat untuk pelebaran jalan di Simpang Jimbaran.

Bali Post/kmb23

DIBONGKAR - Sejumlah bangunan yang terdampak pengerjaan proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai mulai dibongkar.

2018, Kasus Sifilis Diprediksi Meningkat

PENYAKIT sifilis pada tahun 2018 ini diprediksi mengalami peningkatan. Padahal, menurut Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Rabu (24/1) kemarin, penyakit ini merupakan penyakit zaman dulu. Nila F. Moeloek mengatakan, penyakit zaman dulu yang muncul lagi pada saat sekarang harus diwaspadai dan menjadi perhatian semua pihak. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan revolusi mental. “Kalau penyakit zaman dulu kini muncul lagi, kita harus bertanya, ada apa dengan bangsa kita? Untuk itu, revolusi mental yang diinginkan Presiden Jokowi sangat penting untuk diwujudkan,” katanya di sela-sela peresmian fasilitas

produksi rapid test Kimia Farma di Denpasar. Selain sifilis, kata Nila F. Moeloek, narkoba juga masih menjadi persoalan besar bagi Indonesia. Selain itu, penyakit HIV/AIDS. Melalui adanya test kit yang bisa mendeteksi awal tentang penyakit ini, ia sangat mengharapkan ada keberanian untuk melakukan test HIV/AIDS, terutama untuk ibu-ibu hamil. “Sebab, jika sampai anak-anak dalam kandungan terkena HIV/ AIDS, mereka akan seumur hidup menderita penyakit itu,” katanya mengingatkan. Berdasarkan data yang dilansir Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir, prevalensi kasus beberapa penyakit menunjukkan kecenderungan

semakin meningkat. Bahkan di 2018, diprediksi jumlah kasus sifilis mencapai 344.520. Angka prediksi ini meningkat sebanyak 4.062 kasus dari tahun lalu, yaitu 340.458 kasus. Selain sifilis, penyakit lain yang diprediksi meningkat yakni malaria sebesar 795.046 kasus atau meningkat 9.373 kasus dari tahun lalu, yaitu 785.673 kasus. Terdapat juga peningkatan di kasus hepatitis B yang tercatat di angka 693.280 atau meningkat 8.173 kasus dari tahun lalu, yaitu 685.107 kasus. Selain itu, kasus Dengue sebesar 121.510 kasus atau meningkat sebanyak 1.433 kasus dari tahun lalu, yaitu 120.077 kasus. Untuk hal me-

dis lain, prediksi jumlah kasus kelahiran (based on crude birth rate) mencapai 5.035.291 kasus. Sementara itu prediksi jumlah kasus HIV tercatat di angka 62.226. Untuk itulah, diperlukan adanya sistem deteksi dini. Terlebih sejumlah penyakit yang menunjukkan peningkatan itu termasuk ke dalam kategori penyakit yang berkontribusi dalam peningkatan angka kematian. Honesti Basyir mengatakan, test kit yang diproduksi fasilitas Kimia Farma akan memberikan deteksi penyakit atau screening medis awal dengan menggunakan peralatan yang sederhana serta memberikan hasil dalam waktu yang cepat. (iah)

Mangupura (Bali Post) – Gelombang tinggi yang menerjang perairan Bali beberapa hari terakhir ini, membuat sejumlah nelayan menganggur. Mereka memilih untuk memperbaiki alat tangkap mereka sembari menunggu cuaca membaik. Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bali Nengah Manumudhita mengatakan, sejumlah nelayan memilih untuk tidak melaut lantaran kondisi cuaca yang kurang bersahabat. “Ya, beberapa nelayan memang memilih tidak melaut karena cuaca ini. Untuk mengisi waktu luang, mereka memper-

baiki jala dan perlengkapan lainnya,” ujar Manumudhita, Rabu (24/1) kemarin. Bardasarkan data dari BBMKG Wilayah III Denpasar, informasi prakiraan cuaca harian wilayah Bali tanggal 23 - 25 Januari 2018, secara Meteorologi, tinggi gelombang laut di perairan Utara Bali berkisar 0,5-2,0 meter dan perairan Selatan Bali berkisar 0,75-3,0 meter. Perairan Selat Bali berkisar 0,5-3,0 meter dan perairan Selat Lombok berkisar 0,53,0 meter. Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana

mengimbau nelayan untuk tidak melaut. “Kami sudah kerahkan petugas di kecamatan untuk mengimbau nelayan hati-hati saat melaut. Kalau bisa, jangan,” tegasnya. Menurut Oka Swadiana, tingginya gelombang biasa terjadi di awal tahun. Kondisi ini diperkirakan terjadi hingga akhir Februari. “Biasanya sampai akhir Februari musim Barat baru berakhir. Namun, nelayan pastinya melihat situasi. Saya yakin, mereka sudah paham kapan turun melaut dan tidak,” katanya. Kendati demikian, buruknya cuaca tidak akan

mempengaruhi pasokan ikan ke sejumlah pasar karena sejumlah nelayan memiliki cool storage untuk mengantisipasi saat pasokan ikan seret. “Tidak masalah (cuaca buruk - red). Mereka punya stok yang disimpan dalam pendingin, apalagi tingkat konsumsi ikan rendah,” kata Oka Swadiana. Konsumsi ikan per kapita masyarakat Badung, kata Oka Swadiana, masih tergolong rendah, yakni, hanya 33 kilogram/kapita/tahun. Hal ini sangat jauh dari harapan dan target nasional yang dicanangkan mencapai 47 kilogram/kapita/tahun. (kmb27)

Cuaca Buruk, Nelayan Nganggur

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 11 Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar I Nyoman Yasmara, pada zona I hingga zona III masih terus dikerjakan. Sedangkan untuk di zona tiga, sudah mulai dilakukan pembongkaran bangunan yang terdampak sejak awal Januari ini. Pembongkaran itu dilakukan setelah diselesaikannya pembayaran oleh Pemkab Badung terhadap pemilik lahan. “Bangunan yang terdampak itu totalnya baik pada sisi timur dan barat jalan dimiliki oleh 20 kepala keluarga,” kata Yasmara, Rabu (24/1) kemarin. Sebelum pembongkaran, kata Yasmara, sudah dilakukan sosialisasi lisan melalui tulisan oleh Dinas PUPR Badung kepada para pemilik. Pembongkaran itu dilakukan selama waktu 14 hari mulai 1

Januari lalu. “Sebagian besar memang sudah dilakukan pembongkaran dan sebagian lainnya masih dalam tahap pembongkaran. Yang sedang dilakukan pembongkaran saat ini, yakni yang berada di sisi timur jalan raya,” ungkapnya. Selain pembongkaran bangunan milik warga terdampak, lanjut Yasmara, saat ini juga sedang dalam penyelesaian pengaturan utulitas, optik dan tiang milik PLN yang terdampak proyek. Sedangkan untuk tiang PLN dan dan billboard akan direlokasi ke sisi timur terluar jalan. Dalam minggu ini, pihaknya mulai menggarap pada sisi barat untuk memindahkan sejumlah fasilitas lain. “Selain bangunan milik warga, juga terdapat fasilitas lain seperti billboard dan ramburabu lalin,” tambahnya. Sementara pengerjaan

pada zona IV yang berada di Simpang Jimbaran, kata Yasmara, saat ini masih menunggu putusan Pengadilan Negeri (PN) atas pembebasan tanah milik masyarakat. Pengerjaan akan segera dilakukan setelah mendapat putusan dari pengadilan. “Kami berharap, Februari ini agar sudah selesai di pengadilan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, proses pembebasan lahan seluas 6 are itu terhambat karena pemilik lahan belum sepakat dengan harga yang ditetapkan oleh tim appraisal yakni Rp 10 juta per meter persegi atau Rp 1 miliar per are. Pemilik lahan menolak karena harga tersebut setengah harga dari harga lahan yang terdampak proyek yang sama di Tuban yaitu Rp 20 juta per meter persegi atau Rp 2 miliar per are. (kmb23)

Pascabanjir di Legian

Sejumlah Titik Masih Tergenang Air Mangupura (Bali Post) Pascaditerjang banjir, Selasa (23/1) lalu, kondisi aliran Tukad Mati mulai normal. Meski demikian, beberapa titik di kawasan Legian masih digenangi air, seperti di Jalan Campuhan dan Jalan Dewi Sri hingga Rabu (24/1) kemarin. Warga di sekitar Legian mulai melakukan pembersihan. ‘’Hari ini masih ada beberapa genangan kecil, seperti di Jalan Campuhan dan di beberapa titik di Jalan Dewi Sri,’’ kata Lurah Legian Made Madia Suryanatha. Menurutnya, tidak ada kerusakan bangunan atau fasilitas lain akibat banjir. Yang rusak kebanyakan kendaraan. ‘’Sembilan mobil teredam, sedangkan di rumah warga ada sepeda motor yang terendam,’’ tambahnya. Saat kejadian, lanjut Suryanatha, memang ada

sejumlah wisatawan yang terjebak, baik di kawasan vila maupun yang melintas di jalan. Mereka langsung dievakuasi. Ketika dievakuasi ada yang memang check out. Ia memperkirakan banjir ini juga diakibatkan oleh rob atau luapan air laut dan terjadinya sedimentasi yang terlalu tinggi pada aliran Tukad Mati. Akibatnya, alur Tukad Mati yang seharusnya bisa menampung air lebih banyak menjadi kurang maksimal. Untuk langkah antisipasi, ke depan pihaknya mengimbau masyarakat dan pengusaha di sekitar Legian agar lebih waspada terutama terhadap cuaca ekstrem dan ikut menjaga lingkungan. Karena seperti saat dilakukan pembersihan di beberapa titik, tim dari PUPR menemukan banyak sampah pada salu-

ran drainase. ‘’Kami harap masyarakat dan pengusaha peduli terhadap lingkungan,’’ ujarnya. Pihaknya sebenarnya sejak dulu sudah mengusulkan agar dilakukan normalisasi atau pengerukan Tukad Mati. Sebab, endapan lumpur atau sedimentasi pada aliran Tukad Mati setiap tahun terus meningkat karena alurnya berkelok-kelok. ‘’Selama ini memang sudah rutin dilakukan normalisasi, namun belum menyasar semuanya,’’ terang Suryanatha. Tahun ini akan ada penataan di kawasan hulu dan hilir oleh Balai Wilayah Sungai. Untuk itu, ia minta agar alur Tukad Mati di kawasan Legian juga diperhatikan. Bila tidak segera dilakukan penataan, kawasan Legian akan terus terkena banjir. (kmb23)

Harga Beras Melonjak, Pemkab Gelar OP Mangupura (Bali Post) – Lonjakan harga beras di pasaran menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, pemerintah mengelar operasi pasar (OP). Kegiatan ini diawali di Banjar Petang Kelod, Kecamatan Petang, Rabu (24/1) kemarin, dengan melibatkan Perum Bulog Provinsi Bali. Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung Ketut Karpiana mengatakan, pihaknya menyediakan beras sebanyak 1 ton dengan harga yang cukup murah yaitu Rp 9.350 per kilogram. OP dilakukan dalam upaya mengantisipasi melonjaknya harga beras di pasaran sehingga diharapkan harga beras berangsur stabil. “Kegiatan ini juga untuk mengendalikan

inflasi daerah. Sebab, operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras dan mengendalikan inflasi di Badung,” ujarnya. Karpiana menambahkan, harga beras medium di pasar saat ini berkisar antara Rp 11.000 hingga Rp 12.000 per kilogram. Untuk itu, Pemkab Badung bersama Bulog melakukan langkah operasi pasar dengan memberikan harga beras yang cukup murah. Kegiatan operasi pasar dengan harga eceran terendah cadangan beras murah di Bulog sebesar Rp 9.450. Untuk kerjasama dengan Pemkab Badung, Bulog menurunkan harga sebesar Rp 100 per kilogram sehingga harga yang diberikan kepada masyarakat Rp 9.350 per kilogram. Pada operasi pasar, masyarakat diberikan membeli beras maksimal 10 kilogram.

“Beras satu bungkus dengan berat 5 kilogram dengan harga Rp 46.700 dan dapat dibeli dua bungkus (10 kilogram) dengan harga Rp 93.500,” jelasnya. Karpiana menjelaskan, operasi pasar ini akan berlanjut di masing-masing Kecamatan di Badung. Setelah di Petang, operasi pasar akan kembali dilaksanakan di Pasar Mambal, Abiansemal pada Kamis (25/1), Pasar Bulau, Kuta Selatan pada Jumat (26/1), GOR Bina Raga, Banjar Lebak, Desa Dalung pada Sabtu (27/1), Kantor Lurah Kuta pada Senin (29/1) dan di Pasar Mengwi pada Selasa (30/1) mendatang. “Stok beras yang disiapkan untuk masing-masing kecamatan sebanyak satu ton,” ujarnya. Birokrat asal Desa Cemagi, Kuta Utara itu juga mengaku akan memperingati para peda-

gang yang menjual beras premium melampui Harga Eceran Tertinggi (HET). Terlebih, melakukan penimbunan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. “Kalau ada yang menjual di atas HET, pasti akan kami peringati. Apalagi, sampai menimbun berat sanksinya itu,” katanya. Kendati demikian, Karpiana mengakui belum ada sanksi tertulis yang mengatur terkait penjualan di atas HET. Hanya saja, sebagai fungsi kontrol, pihaknya wajib memperingati pedagang yang memjual beras jauh di atas HET. “Kalau aturan tertulis (larangan menjual beras di atas HET-red) memang belum ada. Yang diatur di Permendag adalah sanksi bagi penimbun beras. Tapi, kami tetap akan memperingati jika ditemukan,” tegasnya. (kmb27)

Bali Pst/kmb23

MASIH TERGENANG - Pascabanjir di Legian, sejumlah titik masih terlihat tergenang air, salah satunya di Jalan Campuhan.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

DPRD Badung Terima Tiga Kunjungan Dewan Luar Daerah KEBERHASILAN programprogram inovatif Kabupaten Badung membuat sejumlah daerah berkunjung dan belajar dari kabupeten terkaya di Bali ini. Selasa (23/1) lalu, DPRD Kabupaten Badung menerima kunjungan tiga DPRD dari luar daerah sekaligus yakni DPRD Kabupaten Tuban (Jawa Timur), Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah). Kunjungan diterima Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman Karyana didampingi anggota AAN Ketut Agus Nadi Putra, I Wayan Luwir Wiana, I Nyoman Oka Widianta, Kepala Dinas Kesehatan Badung Gede Putra Suteja dan Kabid Industri Pariwisata Dispar Badung Ngakan Triariawan. Nyoman Karyana mengungkapkan terima kasih kepada seluruh anggota dewan yang berkunjung karena telah memilih Badung untuk melakukan kunjungan kerja. Untuk saling bertukar informasi, ia menjelaskan sedikit tentang Kabupaten Badung. Badung Utara, kata politisi Partai Golkar ini, memiliki potensi di bidang perkebunan, pertanian dan sebagai desa wisata. Badung Tengah merupakan pusat pemerintahan dan industri kerajinan. Sementara Badung Selatan mempunyai potensi pariwisata yang besar. ‘’Bahkan, bisa dikatakan pusat pariwisata ada di Nusa Dua, karena sangat sering digunakan sebagai tempat melaksanakan event nasional dan internasional,’’ ujarnya. Nyoman Karyana melanjutkan, Badung dipimpin oleh Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa yang telah mengeluarkan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat. ‘’Program Bapak Bupati selama ini benar-benar pro-rakyat. Salah sa-

TERIMA - Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman Karyana didampingi anggota AAN Ketut Agus Nadi Putra, I Wayan Luwir Wiana, I Nyoman Oka Widianta menerima kunjungan DPRD Kabupaten Tuban, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri. tunya Badung memiliki KBS yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Berapa pun biayanya akan ditanggung pemerintah,’’ ungkapnya. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri Basriyono mengatakan, pihaknya sudah kesekian kalinya berkunjung ke Badung. Kali ini ingin mencari referensi berkaitan dengan pelayanan kesehatan gratis dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Badung. ‘’Karena saat ini kami sedang membahas satu ranperda berkaitan dengan pelayanan kesehatan serta penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Wonogori, kami ingin tahu di Badung seperti apa,’’ jelasnya. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban Hadi Nur Iza menerangkan, kedatangannya ke Badung untuk belajar terkait pengelolaan infrastruktur pariwisata. Selain itu, ingin mengetahui cara menarik

wisatawan agar mau berkunjung ke Badung. ‘’Terus terang untuk menarik wisatawan mancanegara kami masih sangat kesulitan. Kami ingin bagaimana destinasi Tuban bisa terkenal seperti Badung,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen Bambang Widyo Purwanto mengungkapkan, tujuannya berkunjung ke DPRD Badung untuk mengetahui berapa banyak ranperda yang saat ini sedang digodok di DPRD Badung. ‘’Berapa perda inisiatif dewan dan berapa perda dari eksekutif, ini yang ingin kami ketahui,’’ sebutnya. Nyoman Karyana menambahkan, terkait dengan pertanyaanpertanyaan tersebut pihaknya akan menjawab melalui email yang akan dikirim ke masing-masing DPRD, baik DPRD Kabupaten Tuban, Kabupaten Sragen maupun DPRD Kabupaten Wonogiri. (ad1184)

FKG Unmas Kirim Lima Mahasiswa ke Jepang dan India

PERTUKARAN - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji didampingi Rektor Made Sukamerta dan Dekan FKG Dewa Made Wedagama bersama lima peserta pertukaran mahasiswa ke Jepang dan India. FAKULTAS Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar sejak lama dikenal fakultas yang go international. Program kerja sama internasionalnya tak hanya di tataran penandatanganan MoU, melainkan langsung diterapkan dalam bentuk pertukaran mahasiswa. Sebanyak lima mahasiswa FKG Unmas, Rabu (24/1) kemarin dilepas Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dan Dekan FKG Unmnas Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. untuk mengikuti exchanges student ke Jepang dan India. Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri drg. Dewi Farida, Sp.Pros. menjelaskan, lima mahasiswa FKG Unmas ini terpilih dari 20 peserta yang mengikuti seleksi akademik dan bahasa Inggris. Syarat utamanya adalah memiliki kajian penelitian yang berkualitas dan mampu berbahasa Inggris secara aktif. Sebab, sela-

ma di luar negeri mereka akan belajar di kelas internasional dan tinggal di gues house kampus setempat. Mereka adalah Henny Susanto ke Fakulty of Medicine Kinky University Osaka, Jepang. Ia akan berangkat 29 Januari mendatang. Ida Ayu Widiastiti dan Alfa Florentia menjadi duta FKG Unmas untuk pertukaran mahasiswa ke Faculty of Dentistry Showa University, Jepang, akan berangkat sekitar April. Dua mahasiswa ke India masing-asing Ni Made Pramesti dan Dewa Putu Januar Eka Prasetya menjadi duta FKG Unmas ke Faculty of Dentistry Coorg University. Dekan FKG Unmas Dewa Made Wedagama menegaskan, kerja sama pertukaran mahasiswa ini dipayungi oleh MoU yang diteken belum lama ini. Khusus untuk ke Jepang sudah berlangsung dua kali. Program ini akan dilanjutkan dengan pertukaran dosen dan penelitian internasional. Para mahasiswa itu akan berada di luar negeri selama dua

minggu. Duta FKG Unmas di India ikut menjadi pembicara di seminar internasional Ayur Weda. Seorang memaparkan penelitian soal manfaat daun pegagan untuk mencegah gusi berdarah dan limbah kulit udang menjadi itosan mempercepat penyembuhan tulang. Dekan Faculty of Dentistry Coorg University Prof. Dr. Sunil Muddaiah akan melakukan kunjungan balasan ke FKG Unmas. Rektor Unmas Made Sukamerta mengaku bangga FKG Unmas semakin banyak mendapat tawaran kerja sama bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan perguruan tinggi asing. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Bagus Ketut Lodji merasa senang FKG Unmas banyak menjalin kerja sama dengan FKG di luar negeri. Kerja sama ini bermanfaat menambah wawasan mahasiswa dan kemajuan lembaga yang akhirnya bermuara pada proses dan lulusan FKG Unmas yang berkualitas. Bagus Ketut Lodji juga menantang FKG Unmas tak hanya berhenti menjalin kerja sama dengan Jepang dan India, namun juga dengan FKG negara tetangga guna menghasilkan lulusan yang cerdas dan berkarakter. Lulusan FKG Unmas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali. Makanya ia ikut memantau pelaksanaan proses seleksi agar benar-benar objektif. Ketua Yayasan PR Saraswati itu mengatakan pihak luar negeri memilih FKG Unmas karena namanya sudah mengglobal. Ia bangga pihak Coorg Univeristy memilih FKG Unmas karena simbol Yayasan PR Saraswati berupa Ganesha dan nama Saraswati memiliki nilai historis dan kedekatan dengan India. (ad1180)

CBR250RR Club Bali Gelar Touring dan Aksi Sosial

AGENDA perdana komunitas CBR250RR Bali tahun 2018 adalah menggelar touring dan aksi sosial pada weekend, 20 Januari lalu. Sebanyak 15 anggota komunitas CBR250RR berangkat menuju kawasan Bali Utara tepatnya Kota Singaraja. Walaupun diguyur hujan tidak menurunkan semangat anggota CBR250RR untuk melanjutkan perjalanan melalui jalur DenpasarBedugul dengan karakter tanjakan, turunan dan tikungan hingga sampai ke tujuan yaitu Panti Asuhan Dana Punia, Singaraja. Sambutan dari penghuni panti asuhan sangat hangat. Ini terlihat dari persiapan tempat parkir buat anggota komunitas CBR250RR, ruangan untuk silaturahmi dan makanan ringan. Berbagai acara diadakan oleh anggota komunitas untuk menghibur anak-anak panti asuhan. Sekitar 50 anak ikut larut bergembira dalam acara kunjungan komunitas ini. Tiga acara digelar dalam kehangatan itu yaitu sosialisasi safety riding yang disampaikan oleh tim Safety Riding Astra Motor Bali, persiapan, tips dan trik Cari_Aman sebelum berkendara, hiburan ringan dan games seputaran Honda. Kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu anak panti adalah menikmati Kota Singaraja dengan City Rolling naik motor CBR250RR, sehingga

BERSAMA – Anggota komunitas CBR250RR Bali bersama anak-anak Panti Asuhan Dana Punia Singaraja di halaman panti setempat. mereka mempunyai pengalaman mengendarai motor sport premium dari Honda. ‘’Kami ingin berbagi dengan anak panti asuhan. Berada di tengah mereka membuat kami terharu. Semoga aktivitas yang kamu lakukan bermanfaat menambah pengetahuan anak-anak panti dan membuat mereka bersemangat menjalani masa depan,’’ ungkap Octa Wendy selaku Area Sales Supervisor Astra Motor Bali. Bantuan yang terkumpul meru-

pakan sukarela dari seluruh member CBR250RR berupa sembako, pakaian layak pakai dan uang tunai. Seluruh bantuan disumbangkan ke Panti Dana Punia Singaraja dan diterima oleh ketua panti. ‘’Terima kasih atas kunjungannya. Semua anak panti sangat terhibur dan senang karena selain kunjungan, mereka juga mendapat edukasi cara berkendara yang benar serta mengalaman menarik turut berkendara dengan CBR250RR,’’ ujar Made, salah satu pengurus panti. (bns1)

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Promosi Doktor Prodi Doktor Ilmu Linguistik FIB Unud

Kadek Eva Krishna Adnyani Lulus dengan Predikat Sangat Baik PROGRAM Studi Doktor (Prodi S-3) Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar ujian terbuka Promosi Doktor Ilmu Linguistik Kadek Eva Krishna Adnyani. Ujian terbuka berlangsung selama dua jam di Ruang Soekarno Gedung Purbacaraka Kampus FIB Unud, Rabu (24/1) kemarin. Kadek Eva Krishna Adnyani merupakan doktor ke-30 di FIB Unud dan doktor ke-128 di Prodi Doktor Ilmu Linguistik FIB Unud. Ujian dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. Selaku Promotor Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A., Kopromotor I Prof. Dr. I Wayan Pastika, M.S., Kopromotor II Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A. dan enam anggota penyanggah ujian lainnya. Kadek Eva Krishna Adnyani yang membawakan disertasi berjudul ‘’Jeseigo dan Pergeserannya pada Wanita Jepang di Ubud’’ dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Baik. Kadek Eva Krishna Adnyani menjelaskan, masyarakat penutur bahasa Jepang mengenal adanya danseigo (ragam bahasa pria) dan joseigo (ragam bahasa wanita). Pemakaian danseigo dan joseigo merefleksikan maskulinitas atau femininitas penuturnya. Perbedaan antara ragam bahasa pria dan wanita dianggap sebagai suatu kekhususan linguistik bahasa Jepang. Namun, di era modernisasi dan globalisasi saat ini, pergeseran nilai-nilai budaya berdampak pada pergeseran ragam bahasa yang digunakan penuturnya. Bahkan, ada perbedaan joseigo yang digunakan wanita Jepang yang lebih tua dengan wanita Jepang yang lebih muda. Dalam keadaan masyarakat Jepang masa kini, penggunaan joseigo mengalami pergeseran ke arah

UJIAN - Kadek Eva Krishna Adnyani (lima dari kiri) bersama Ketua Sidang Prof. Ni Luh Sutjiati Beratha, promotor, kopromotor I dan II serta anggota tim penyanggah lainnya usai ujian terbuka. kesetaraan gender. ‘’Ada dua faktor yng memengaruhi pergeseran penggunaan joseigo yaitu faktor penutur yang meliputi usia, partisipasi sosial, jejering sosial, dan faktor situasi yang terdiri atas latar, mitra tutur dan topik pembicaraan. Selain itu, modernisasi negara yang mengarah pada ideologi kesetaraan gender memengaruhi menuju ke tuturan netral,’’ jelas wanita kelahiran Bangli, 12 Mei 1987 ini. Ia memilih Ubud sebagai lokasi penelitian karena bahasa yang digunakan oleh orang Jepang di sini ada tiga kategori. Pertama, orang Jepang yang hanya bergaul dengan orang Jepang lainnya yang cuma menguasai bahasa Jepang. Kedua, orang Jepang yang ingin bergaul atau punya banyak kepentingan dengan orang lokal atau orang asing lainnya merasa perlu belajar bahasa Indonesia atau bahasa asing lainnya dengan memanggil guru privat. Ketiga, ada orang Jepang yang merasa bahasa as-

ing (seperti bahasa Indonesia dan bahasa Inggris) penting untuk dikuasai, sehingga mereka ingin belajar namun belum intensif karena kesibukan. ‘’Saya berharap dengan penelitian ini ada pemahaman yang lebih baik dari penggunaan joseigo, karena sangat penting bagi pemula yang mau belajar atau menggunakannya. Mereka mengetahui perbedaan antara bahasa pria dan wanita serta konsekuensinya kalau salah menggunakannya,’’ tandas Kadek Eva Krishna Adnyani. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. sangat mengapresiasi dan kagum atas penelitian yang dilakukan Kadek Eva Krishna Adnyani. Lewat penelitian ini budaya Bali dan Jepang yang memiliki kemiripan akan semakin erat hubungannya. Kadek Eva Krishna Adnyani yang merupakan dosen di Undiksha diharapkan bisa memperkuat stafing kelembagaan Undiksha dan Unud ke depannya. (ad844)

27 Januari, Gubernur Pastika Gelar ’’Simakrama’’ di Wantilan DPRD Bali

GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mengundang masyarakat untuk hadir pada kegiatan simakrama yang akan dilaksanakan pada Sabtu (27/1) lusa di Wantilan DPRD Bali, Niti Mandala Renon, Denpasar. Undangan terbuka disampaikan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Rabu (24/1) kemarin. Lebih jauh Dewa Mahendra menginformasikan, simakrama pertama pada tahun 2018 ini mengusung tema khusus yaitu ‘’Mencari Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023’’. ‘’Pemilihan tema ini berkaitan dengan proses pemilihan gubernur yang mulai bergulir,’’ ujarnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa menyampaikan harapan dan masukan tentang figur Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023. Sama seperti pelaksanaan simakrama sebelumnya, masyarakat yang ingin berpartisipasi diharapkan hadir pukul 08.00 Wita untuk proses registrasi. Sebagaimana pelaksanaan simakrama sebelumnya, acara akan dimulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 Wita. Simakrama akan diakhiri dengan Puja Trisandya dan makan siang bersama. Bagi masyarakat yang tidak berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut, dapat menyimak pelaksanaan simakrama melalui saluran Pro 1 RRI Denpasar 88,6 MHz atau menyaksikan langsung melalui live streaming di www.birohumas.bal iprov.go.id. (ad1187)

I Dewa Gede Mahendra Putra

HUT Ke-18 SMK PGRI 3 Denpasar

Siapkan Model PPDB ’’Online’’ untuk Jalur Prestasi

SETIAP momen ulang tahun, Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. selalu memunculkan ide baru untuk menaikkan grade sekolah ini. Pada puncak HUT ke-18 SMK PGRI 3 Denpasar yang digelar Rabu (24/1) kemarin, Madiadnyana mencanangkan menerapkan model Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online khusus untuk jalur prestasi. Hal ini dilakukan lebih awal guna menjaring calon siswa baru yang berkualitas lewat seleksi nilai rapor dan prestasi non-akademik. Hanya, kuota untuk jalur prestasi ini maksimal 10 persen dari jumlah kursi yang disediakan. Model PPDB online jalur prestasi ini akan membuat SMK PGRI 3 Denpasar makin berkualitas karena menampung input yang bermutu. Mereka yang tak lulus jalur prestasi masih bisa mengikuti jalur seleksi reguler. Masyarakat yang ingin putraputrinya cepat kerja diajaknya bergabung dengan SMK PGRI 3 Denpasar di Jalan Drupadi XVII, Gang Dewi Tara No.7. Tahun 2018 sekolah ini akan menerima 600 calon siswa baru untuk Program Keahlian Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga. Perayaan HUT ke-18 SMK PGRI 3 Denpasar digelar secara sederhana. Puncak HUT ditandai pemotongan kue oleh Kasek Madiadnyana disaksikan Kepala UPT Disdik Provinsi Bali Dewa Ayu Eka Kartini, Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Wakil YPLP Kota PGRI Denpasar Dr. I Nengah Sukama dan dewan guru. Saat itu Kasek Madiadnyana menyerahkan penghargaan ke-

HADIAH - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Nengah Madiadnyana didampingi Dewa Ayu Eka Kartini menyerahkan hadiah saat puncak HUT ke-18 SMK PGRI 3 Denpasar. pada tiga guru yang berprestasi mengantarkan siswanya juara. Mereka adalah Ni Kadek Astrea Dewi, SST.Par. dan Putu Ayu Puri Sintya Dewi, SSP.Par. yang berhasil membawa siswanya juara LKS di boga dan house keeping serta I Wayan Ardi Wiranata, S.Pd. di olahraga. Madianyana mengajak jajarannya menjadikan HUT sebagai media mengevaluasi diri untuk lebih bekerja keras lagi ke depannya. Dewa Ayu Eka Kartini mengacungkan jempol bagi SMK PGRI 3 Denpasar yang konsisten menjaga mutu sekaligus kepercayaan masyarakat. Model kepemimpinan dan manajemen kaseknya bisa dijadikan panutan bagi sekolah lainnya. Hal yang sama juga diungkapkan Nyoman Winata. Ia menyebut SMK PGRI 3 Denpasar sebagai sekolah luar biasa dalam jumlah siswa, kualitas, fasilitas dan SDM-nya. Saat itu juga diserahkan piala

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dan hadiah bagi pemenang lomba serangkaian HUT. Menurut Ketua Panitia I Made Sugiartana, SSP. Par. didampingi Ketua OSIS Putu Adi Putrawan, para pemenang juga disiapkan kursi gratis jika masuk di SMK PGR 3 Denpasar. Lomba dharma gita dijuarai SMP PGRI 7, disusul SMP PGRI 2 (juara II) dan SMP Ganesha (juara III). Pada lomba masatua Bali tampil sebagai juara I A.A. Sagung Putri Jambe Kencana Wisesa (SMP PGRI 5), diikuti A.A. Istri Ananda Pramesti (SMP Ganesha) dan I Nengah Arika Saputra Komahayana (SMP PGRI 1). Juara lomba pidarta bahasa Bali masing-masing I Gede Ananda Jaya Pratama (SMP PGRI 2), Ni Made Rani Meliantha (SMP Ganesha) dan Putu Nirmala Pridayanti (SMP PGRI 5). Lomba speech contest dijuarai I.A. Putu Diyah Sri Parwati (SMP PGRI 5), diikuti I Putu Ardi Ardiana (SMP PGRI 7) dan Erika Enzelina Novitasari Situmorang (SMP PGRI 2). (ad1181)


daerah

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Pererat Kebersamaan

PT SIT Gelar ’’Media Gathering’’ PT Sejahtera Indobali Trada (SIT) menggelar media gathering, Selasa (23/1) lalu. Gathering di awal tahun 2018 ini dilaksanakan di dua tempat yakni Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, Badung, dan dilanjutkan ke Ubud, Gianyar. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk apresiasi SIT kepada awak media. Menggunakan sejumlah mobil Suzuki, awak media yang ada di Bali berbaur dengan jajaran PT SIT berangkat dari SIT Denpasar di Jalan Teuku Umar Barat menuju lokasi Desa Wisata Bongkasa Pertiwi. Dalam rombongan turut hadir Kepala Wilayah PT SIT Fie An bersama jajaran dan kepala cabang SIT di Bali. Di lokasi pertama awak media diajak menguji nyali dengan mencoba All Terrain Vehicel (ATV). Menempuh rute sekitar 25 kilometer menyusuri medan berlumpur dan berair, peserta benar-benar dipacu adrenalinnya. Tidak sedikit peserta berteriak saat melalui rute ekstrem. Sesuai arahan instruktur, meski ada beberapa

GATHERING - Kebersamaan jajaran PT SIT dengan awak media dalam media gathering di Bongkasa Pertiwi, Badung, Selasa (23/1). peserta yang terjatuh dan tersangkut, keamanan dan keselamatan tetap terjaga. Semua peserta dapat menyelesaikan tantangan jalur ATV dengan baik. Rute melalui jalan persawahan, masuk ke perkebunan dan hutan warga, ditambah sejumlah jalur yang sengaja disiapkan untuk uji nyali oleh pihak pengelola, menjadi pengalaman yang sangat menarik buat awak media

Dugaan Korupsi APBDes

Mantan Perbekel Dihukum 15 Bulan

Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila akhirnya menghukum I Made Rai Sukadana selama setahun tiga bulan atau 15 bulan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (24/1) malam kemarin. Mantan Perbekal Mengwitani ini juga dihukum membayar denda Rp 100 juta subsider satu bulan kurungan. Mantan perbekel yang didakwa atas korupsi APBDes yang merugikan negara hingga Rp 1.227.031.888,06 itu juga dituntut membayar denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Terdakwa bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Tipikor, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Dalam perkara ini tiga orang diajukan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Terdakwa lainnya adalah Ni Wayan Nestri selaku Kaur Keuangan. Ia masih menjalani proses persidangan dengan agenda pembuktian di Pengadilan Tipikor Denpasar. Sementara Ni Kadek Wirastini selaku staf pembantu Kaur Keungan Desa Mengwitani sudah divonis bersalah oleh hakim tipikor dan dipidana penjara selama empat tahun. Kabid Perizinan Sementara itu, Kabid Perizinan dan Non-Perizinan (B) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kabupaten Gianyar, I Nyoman Sukarja (50), oleh majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila divonis setahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Ia juga dikenakan hukuman denda Rp 50 juta, subsider lima bulan kurungan. Sukarja dijerat dengan Pasal 11 UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Terdakwa ditangkap polisi di Kantor Dinas PMPPTSP Gianyar dalam OTT. Ia diduga melakukan pemerasan dalam pengurusan perpanjangan surat izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Ditreskrimsus Polda Bali juga menetapkan Kepala Dinas PMPPTSP Gianyar I Ketut Mudana (48) sebagai tersangka. (kmb37)

dan jajaran SIT. Setelah menyelesaikan kegiatan di Desa Bongkasa Pertiwi, rombongan bergerak menuju salah satu restoran di Ubud yang berdekatan dengan objek wisata Monky Forest. Kegiatan yang penuh keakraban dan kebersamaan ini dilaksanakan dengan harapan terjalin kerja sama antara SIT dan media yang lebih baik dan erat lagi ke depannya. (bns2)

5

Senator Sumbangkan Patung Dewi Sri di Subak Guliang Bangli

Shri Wedakarna Minta Subak di Bali Tiru Manajemen Sawah Rural Commune Tamanbali S E D E R H A N A , itulah gambaran sosok tokoh muda Bali yang juga Senator DPDRI Utusan Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, dalam memperhatikan kaum Marhaen. Prinsip-prinsip ajaran Bung Karno selalu diingatkan kepada masyarakatnya, terutama bagaimana menciptakan wangsa Bali yang mandiri dan berdikari. Hal itu terekam saat kunjungan Senator Arya Wedakarna di Kabupaten Bangli. Ia selalu mengingatkan warga Bali agar mengedepankan sifat dan sikap berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) atau yang dalam ajaran Hindu disebut Swadhesi. ‘’Bangli adalah kabupaten kesayangan saya, karena ada Ibu Dewi Danu yang dipuja oleh seluruh soroh dan kawitan di Bali. Beliau adalah simbol amerta dan kemakmuran. Selain itu, di Bangli umat Hindu masih mayoritas sehingga nilai-nilai Hindu masih sangat terjaga. Setelah kemarin meresmikan Patung Dewi Danu tertinggi di Indonesia untuk masyarakat adat Songan, Batur, kini saya bersama pemerintah pusat di bawah komando Presiden Joko Widodo berjuang agar Universitas Hindu Negeri Jaya Pangus segera terealisasi di Bangli, selain penataan

TINJAU - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat meninjau sumbangan Patung Dewi Sri di Subak Tamanbali, Bangli. Kaldera Geopark Batur yang ‘’Saya minta seluruh klian akan dikonkretkan pada ta- subak di Bali untuk mengunhun 2018 pasca-MoU Pemkab jungi dan studi banding ke Bangli dengan BKSDA. Kita Subak Tamanbali ini. Tanpa akan terus berjuang agar mengubah landscape, mereka Bangli benar–benar menjadi mampu membuat ekonomi jantungnya adat Bali,’’ ung- kreatif bersinergi dengan kap Senator Arya Wedakarna. tokoh-tokoh desa yang prakIa juga mengapresiasi tisi wisata dan sarjana. Kini usaha subak di Desa Ta- Rural Commune ini sudah manbali, Bangli, yang telah mendunia dan banyak wisaberkreasi dengan mendirikan tawan asing bisa menikmati Rural Commune Tamanbali. kehidupan asli Bali di Rural

Commune, di samping dimanfaatkan untuk tempat kursus memasak, cycling, trekking dan sight seeing petani membajak sawah. Ini perlu SDM yang cerdas di desa-desa. Di sini kecerdasan pemimpin desa akan dibuktikan yakni dengan membuat sentra ekonomi kreatif tanpa merusak alam,’’ papar Shri Gusti Wedakarna. Terkait keberadaan Rural Commune, Shri Arya Wedakarna menyampaikan pujiannya dan akan mendukung usaha–usaha kerakyatan yang berhubungan dengan eksistensi pelestarian alam terutama dalam menanggulangi alih fungsi lahan. ‘’Pembangunan Bali tidak bisa melawan keberadaan alam. Apa yang dilakukan oleh semeton di Tamanbali ini merupakan prestasi dan teladan baik. Saya akan sebarkan kebaikan dari komunitas ini ke internasional, agar dunia tahu bahwa di Bali ada orang-orang desa yang berpikir berkelanjutan (sustainable),’’ ujar mantan Rektor Universitas Mahendradatta ini. Sebagai bentuk apresiasi, Shri Arya Wedakarna menyumbangkan sebuah Patung Dewi Sri yang diletakkan di area wisata Rural Commune dan papan petunjuk arah yang diserahkan ke komunitas. (ad1188)

Satu Rumah di Pedawa Tertimbun Tanah Longsor

Singaraja (Bali Post) – Hujan deras yang melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Buleleng pada Selasa (23/1) malam juga mengakibatkan bencana longsor. Rumah semipermanen milik Gede Eka Sumayasa (28) rusak berat setelah tertimbun tanah longsor. Rumah ini berada di perkebunan cengkeh yang terjal. Eka Sumayasa di lokasi kejadian, Rabu (24/1) kemarin menuturkan, sebelum kejadian turun hujan sejak pukul 19.00 Wita. Sekitar pukul 21.00 rumahnya tiba-tiba tertimbun tanah longsor hingga rusak berat. Peralatan dapur dan kasurnya ikut tertimbun. Beruntung ia bersama kedua orangtuanya berhasil menyelamatkan diri meski sempat terjebak dalam lumpur. ‘’Saya dan keluarga sebenarnya sudah tidur. Beruntung saya dibantu warga untuk menyelamatkan diri,’’ katanya. Pascakejadian itu, Eka dan keluarganya terpaksa mengungsi di rumah tetangganya. Kepala Dusun (Kadus) Desa, Desa Pedawa, Ketut Arya Wirawan, mengatakan atas musibah yang dialami warganya itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pedawa dan BPBD Buleleng. Setelah kejadian, personel BPBD turun ke lokasi meninjau rumah warganya yang tertimbun tanah longsor.

Selain rumah tertimbun, banjir bandang juga merusak jalan penghubung di Dusun Desa. Hampir sebagian badan jalan longsor sehingga tak bisa dilewati mobil, lantaran hanya tersisa sebagian. ‘’Kondisi lahan perkebunan yang miring memang rawan longsor. Kami sudah imbau warga agar waspada,’’ ujarnya. Sementara itu, di Desa Bestala Kecamatan Seririt, jaringan pipa air bersih putus karena luapan air sungai. Di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, sebagian jalan provinsi tergerus. Bencana ini mengakibatkan kendaraan yang melintas harus bergiliran. Karena tertutup lumpur, jalan menjadi licin, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati untuk menghindari terjadinya lakalantas. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur mengatakan telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke sejumlah lokasi bencana.

Bali Post/kmb38

TERTIMBUN – Rumah semipermanen di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng, tertimbun tanah longsor akibat hujan pada Selasa (23/1) malam lalu. Terkait kerugian, pihaknya masih melakukan pendataan. Hasil pendataan akan dijadikan acuan dalam memberikan bantuan terhadap warga

terdampak bencana. ‘’Untuk jalan yang tergerus seperti di Desa Munduk, kami sudah berkordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi

Bali untuk mendapatkan bantuan perbaikan sementara. Tim kami masih bekerja untuk menelusuri lokasi bencana di daerah lain,’’ jelasnya. (kmb38)

Paiketan Krama Bali dan IAB Gelar Seni Kolaborasi India-Bali

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra (kiri) menunjukkan pisau milik DWP.

Residivis Tusuk Pengunjung Warnet

Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di salah satu warnet di Jalan Nusakambangan, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (23/1) lalu. Residivis berinisial DWP (17) mengamuk sambil membawa pisau. Salah satu pengunjung warnet, Putra (17), terkena tusuk di tangan kanannya. Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Rabu (24/1) kemarin, mengatakan pelaku pernah diamankan dalam kasus penganiayaan. Berhubung pelaku di bawah umur, kasus ini diproses diversi (penyelesaian perkara di luar persidangan). Kasus penusukan terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Kejadian ini berawal dari pelaku yang dalam kondisi mabuk ingin mencuri mangga di depan warnet, tetapi kesulitan memetiknya. Selanjutnya pelaku turun dari pohon. Pada saat bersamaan, datang seorang pria membonceng pacarnya. ‘’Saat itu pelaku melirik cewek tersebut dan dilihat oleh cowoknya. Si cowok bilang apa cai sambil masuk ke warnet,’’ ujar Aan. Mendengar ucapan tersebut, pelaku berang. Pelaku yang bekerja di toko mebel langsung mengejar pria tersebut sambil menghunus pisau. Diduga karena mabuk, pelaku melihat wajah korban mirip dengan orang yang sedang dicarinya. Pelaku lalu menusuk korban dan langsung kabur, sedangkan korban melaporkan kasus ini ke Polsek Denbar. Setelah kasusnya dilaporkan, petugas langsung menangkap pelaku saat sedang tidur di rumahnya di Jalan Ahmad Yani, Denpasar. ‘’Kami juga mengamankan barang bukti pisau,’’ ucap mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

INDIAN Association Bali (IAB) bekerja sama dengan Paiketan Krama Bali akan menggelar pertunjukan seni Kolaborasi India-Bali di Taman Budaya, Denpasar, Sabtu (27/1) mendatang. Pertunjukan ini digelar untuk lebih mempererat persaudaraan antara masyarakat India dan Bali karena ada kesamaan keyakinan yakni Hindu. Di sisi lain, masyarakat India yang berdomisili di Bali ingin ikut berpartisipasi memulihkan kondisi pariwisata Bali menyusul erupsi Gunung Agung. Ketua Indian Association Bali (IAB) Vijay Mulani didampingi Sekretaris Sonia Kaur mengatakan, acara ini untuk mengampanyekan bahwa Bali aman untuk dikunjungi. Gunung Agung merupakan anugerah bagi Bali karena pemandangannya indah untuk dinikmati. “Saya mendukung pencabutan travel warning oleh negara-negara yang sempat me-warning warganya datang ke Bali,” ujarnya di Warung 63, Denpasar, Rabu (24/1) kemarin. Ia menambahkan, kesenian Bali dan India ada kemiripan, sehingga sangat bagus jika saling berinteraksi. Tarian-tarian yang akan dipertunjukkan adalah tarian klasik yakni Bharat Natyam dan Khatak dengan Bollywood Song yang menarikan Dewa Ganesha, yang sangat baik untuk pendidikan spiritual bagi umat Hindu di Bali. ‘’Ini adalah pertukaran kebudayaan antara India dan Bali. Atas karunia Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kami mendapatkan dukungan dari Paiketan Krama Bali dan Pemerintah

Bali Post/wan

USAI DISKUSI – Pengurus Paiketan Krama Bali dan pengurus IAB foto bersama usai berdiskusi di Warung 63, Denpasar, Rabu (24/1) kemarin. Provinsi Bali melalui Gubernur Bali Made Mangku Pastika,” imbuhnya. Rombongan kesenian dari India berjumlah 67 orang guna memeriahkan pertunjukan ini. Selain menggelar pertunjukan, mereka akan diajak berkeliling untuk menyaksikan bahwa Bali ini sangat aman dikunjungi. ‘’Mereka mesti lihat langsung bahwa Bali sangat aman untuk dikunjungi,” tandas Vijay. Sonia Kaur menambahkan, Pancer

Langiit akan menampilkan tarian pembuka dan kolaborasi India-Bali serta tari Amerta Sri Bhumi yang merupakan simbolik rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia kesejahteraan yang telah dilimpahkan kepada alam semesta. Program ini intinya saling berinteraksi antara seniman India dan Bali. Ketua Departemen Adat dan Budaya Paiketan Krama Bali Muliana Guntur sangat mendukung program

ini karena berbasis budaya. “Budaya akan mempersatukan antarbangsa. Kita ingin ada aksi-aksi nyata untuk memulihkan pariwisata Bali. Awalnya saya dengar tim kesenian India ini sempat ragu ke Bali. Tetapi teman-teman India yang ada di Bali berhasil meyakinkan mereka,” ungkapnya seraya berharap kerja sama serupa dilakukan dengan komunitas dari negara lain. Gubernur Bali Made Mangku Pastika akan hadir dalam pergelaran seni kolaborasi nanti. Ia menyambut positif pertunjukan seni kolaborasi ini. Seluruh masyarakat termasuk masyarakat Bali keturunan India wajib membantu pemulihan pariwisata Bali akibat isu erupsi Gunung Agung. Pembina Paiketan Krama Bali Dr. I Nyoman Suwidjana, S.E., M.A., S.H., M.H. menambahkan, gerakan tarian India dan Bali memiliki makna-makna simbolik sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan. Dari sisi kultur, nama-nama orang Bali sejak beberapa tahun terakhir banyak mengadopsi bahasa Sansekerta dan ajaran Hindu. Kesamaan kultur antara India dan Bali ini perlu dilestarikan. Menurut Pembina Umum Paiketan Krama Bali Ida Rsi Acharya Agni Budha Wisesanatha, keberadaan IAB di Bali mempunyai peran penting untuk menghubungkan kebudayaan Bali dengan India. Ida Rsi berharap IAB tidak lagi sembunyi-sembunyi menampilkan kesenian India di Bali, tetapi harus percaya diri, sehingga Bali dan India semakin erat dan saling mengisi. (win)


OPINI

6

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Perlu Kecermatan Sikapi Polemik LGBT MASALAH lesbian, gay, biseksual, serta transgender (LGBT) memang sedang jadi polemik. Bahkan, masalah ini tengah dibawa ke parlemen untuk dibicarakan payung hukumnya. Kalau melihat ke belakang, sebenarnya hal ini bukanlah hal baru lagi. Cuma, dulu mereka yang mengalami hal ini masih malu-malu serta bersembunyi di tengah kondisi sosial masyarakat yang cenderung memojokkan dan menganggap hal itu sebagai ‘’dosa’’. Kalangan ini pun, menerima hal itu dan secara sembunyi pula membentuk semacam komunitas tersendiri di kalangan kaumnya. Waktu pun bergulir seiring kemajuan zaman. Teknologi yang berkembang pesat serta terjadi perubahan sosial yang dahsyat di kalangan masyarakat lambat laun, ada semacam pengakuan soal keberadaan mereka ini. Saat mereka diterima walaupun dalam kalangan terbatas, maka masyarakat pun secara perlahan-lahan mulai belajar menerima mereka. Meskipun masih dalam ranah ruang abu-abu, namun perlakuan terhadap komunitas ini mulai membaik. Apalagi banyak kalangan juga menaruh perhatian. Pegiat sosial, hukum, akademisi serta yang lainnya ikut urun rembuk menyoal LGBT. Di kalangan mereka pun mulai terbuka. Ada yang secara terang-terangan mengakui masuk golongan itu. Baik yang datang dari kalangan kebanyakan maupun sampai orang-orang terkenal. Dari yang berpendidikan rendah sampai tinggi sekalipun. Dari yang kalangan biasa sampai yang punya posisi penting. Masyarakat semakin adaptif dan menerima mereka walau di sana-sini masih banyak pandangan sinis, meremehkan, melecehkan dan sebagainya. Hal itu pun mungkin semacam proses juga sebenarnya. Jadi, kita tidak bisa saling menyalahkan siapa pun dalam hal ini. Terus terang saja, ini sebenarnya hal yang agak rumit dalam pemikiran. Jadi sebaiknya, karena menyangkut norma sosial, adat maupun agama, semua pihak hati-hati serta tidak terburu-buru dalam hal melegitimasi. Perlu banyak pertimbangan yang matang. Apakah hal ini segera masuk dalam ranah pengakuan hukum atau masih ada pertimbangan lain yang melibatkan banyak pihak. Soal lesbian, gay, biseksual, ataupun transgender, mungkin agak bisa diterima. Akan tetapi, kalau kemudian melebar ke arah pernikahan sejenis dan sebagainya. Tentu ini akan menimbulkan polemik sosial yang akan menyita banyak pendapat. Kalau kemudian dikaitkan dengan soal waktu yang lambat laun akan diterima masyarakat tentu akan lain persoalannya. Kalau kemudian itu dibenturkan dengan norma agama, norma sosial serta lainnya tentu akan menimbulkan semacam gejolak sosial. Maka dari itu, menyikapi hal ini mesti hati-hati. Semua pihak sebisa mungkin menahan diri kalau memang tidak tahu masalahnya secara mendalam. Demikian pula halnya dengan komunitas LGBT, tidak perlu secara demonstatif karena mendapat angin. Proses sebuah generasi memang cenderung mengadopsi hal-hal yang sekiranya terus berkembang seiring peradaban itu sendiri. Akan tetapi harus pula diingat, disaring, dan dicocokkan dengan adat serta budaya setempat. Tidak mudah memang segera memploklamirkan diri sebagai pihak yang setuju atau tidak setuju. Tidak serta merta hitam atau putih. Masih ada area abu-abu. Hal ini mohon dimengerti juga karena hal ini memang sensitif. Kita bergerak ke dalam jalur peradaban yang di dalamnya ada nasib generasi muda.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tanggapan Nyoman Sugawa Kory Wakil Ketua DPRD Bali

Berkenaan dengan berita di media terkait acara rembug desa di Art Center (BP, 24/1), berikut ini saya sampaikan penjelasan sbb: 1. Tanggal 22 Januari jam 9.45 saya hadir di acara rembug desa mewakili pimpinan DPRD Bali. Sebelum masuk ke ruang transit saya bertemu Sekda Bali. Beliau sampaikan Pak Koster hadir. Lanjut saya tanya apa beliau diundang, Pak Sekda sampaikan dalam daftar undangan yang beliau tanda tangani tidak ada, beliau juga tambahkan tidak dikoordinasi oleh MC mendadak ada acara Pak Koster beri sambutan. Terus saya tanya, apa sikap Pak Sekda? Kalau begini, karena ini acara melibatkan kepala desa se-Bali dan juga melibatkan ASN saya akan tinggalkan tempat saja. Dan betul pada saat acara pembukaan Pak Sekda tidak ada dalam acara. 2. Setelah itu saya masuk ke ruang transit, dan saya menanyakan kehadiran Pak Koster dalam kapasitas apa? Dijawab oleh ketua panitia sebagi DPR-RI. Lanjut saya sampaikan kalau sebagai DPR-RI kenapa anggota DPR-RI Dapil Bali lainnya tidak diundang dan kalau sebagi paslon kenapa calon lainnya tidak diundang. Saya sampaikan juga Bapak hadir secara adil dalam pendaftaran kedua calon di KPUD sangat baik dalam ciptakan suasana kondusif menjelang pilkada di Bali. 3. Lanjut saya sampaikan karena ini melibatkan seluruh perbekel se-Bali, dihadiri oleh banyak ASN serta disponsori juga oleh salah satu BUMN, saya menyampaikan kalau Pak Koster ikut sebagi pembicara di dalam, saya tidak akan ikut masuk ke acara. 5. Setelah itu Pak Koster menyatakan tidak ikut acara, saya pun berikan apresiasi dan jabat tangan dengan beliau. Itulah hal-hal yang terjadi secara kronologis, terima kasih. Sugawa Kory Denpasar

Menyikapi Kehadiran LGBT di Masyarakat LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) menjadi sorotan cukup tajam di media elektronik akhir-akhir ini. Tidak bisa dilepaskan karena keberadaan kelompok masyarakat demikian sedang dikaji hak mereka melalui perundangundangan di parlemen. Banyak pihak yang menolak tetapi banyak juga mendukung. Boleh dikatakan mereka yang menolak adalah pihak yang beraliran “tradisional” dan mereka yang menerima merupakan kelompok yang dapat membaca perubahan sosial, perubahan zaman, dan kemajuan zaman. Tulisan ini tidak membahas tentang bagaimana seharusnya mereka dalam konteks hukum, tetapi bagaimana kehadiran mereka di dalam kehidupan sosial. LGBT adalah sebuah fakta sosial, yang merupakan produk perubahan zaman yang harus diadaptasi oleh pemerintah dan masyarakat.

Oleh I Ketut Sunantara alam konteks perubahan sosial, perilaku dan orientasi seksual dari individu atau kelompok selalu mengikuti tren yang ada di masyarakat. Termasuk juga dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan. Pada masa lalu, orientasi seksual seperti ini sering disembunyikan karena bukan merupakan perilaku umum. Masyarakat yang mempunyai budaya tradisional cenderung mengikuti pola ini. Sikap terhadap orientasi seksual itu juga sangat dipengaruhi oleh orientasi pemerintahan yang ada. Maka pada sistem pemerintahan yang terkontrol, orientasi LGBT seperti ini tertutup rapat karena takut akan menjadi sasaran dari pelanggaran yang dinyatakan oleh pemerintah. Pada masa Orde Baru, konon mereka yang berorientasi homoseksual atau lesbian, “menyembunyikan” dirinya. Akan tetapi di Indonesia justru pada zaman itu, dengan dipelopori oleh cendekiawan intelektual, telah muncul organ-

isasi pasangan sesama jenis di Surabaya. Dari diskusi publik yang muncul, keberadaan organisasi ini ternyata mempunyai hal positif. Sekitar tahun 1985, mulai muncul penyakit mematikan AIDS, yang mengguncang dunia. Organisasi yang muncul di Surabaya ini muncul pada saat penyakit itu mulai menyebar, dan bertujuan mengelola individu yang mempunyai kecenderungan seks sesama jenis itu agar tertib sehingga kesehatan mereka terjaga. Salah satu dari kelompok yang mudah terkena penyakit AIDS ini adalah mereka yang mempunyai orientasi seksual sejenis. Dengan adanya organisasi ini maka penyuluhan dapat semakin sering dilakukan dan cara pencegahan penyakit menular juga bisa disosialisasikan dengan lebih baik. Mereka juga dikelola dengan lebih baik. Akan tetapi, pada konteks demokrasi yang di dalamnya ada unsur keterbukaan, organisasi dan kecenderungan masyarakat yang mempunyai seksual sesama

jenis ini semakin terbuka dan memperlihatkan diri kepada masyarakat. Bahkan, cara berpakaiannya pun menyerupai orang dengan orientasi seperti ini. Sistem keterbukaan dan munculnya teknologi mutakhir di bidang komunikasi diyakini menjadi faktor yang memperkuat keberanian mereka untuk menampilkan diri di hadapan publik. Di negaranegara Barat, misalnya Australia, fenomena ini malah sudah mendapatkan pengakuan secara hukum dan secara sosial, bahkan juga secara moral dan agama. Pemerintah mengakui adanya kecenderungan seksual seperti ini sebagai bagian alami dari kehidupan sosial manusia dan karena itu kemudian dimasukkan ke dalam aturan dan dibolehkan melakukan pernikahan antara sesama jenis. Nilai hak asasi manusia sangat menonjol pada bidang ini, sekaligus juga memperlihatkan bahwa manusia tidak mampu mengatasi apa yang namanya cinta. Malah pernikahan sejenis ini konon telah mendapatkan

pengakuan lembaga agama di negara-negara Barat. Dibawa ke ranah filsafat, pengkodratan manusia atas hak privat itu bukanlah ditentukan oleh pihak lain, apalagi manusia, tetapi oleh supra-kekuatan yang tidak dapat dijangkau oleh manusia. Di sini, pemerintah harus mengalah dan mengakui hak privat seperti ini yang menjelma di dalam LGBT tersebut. Dalam perjalanan sejarah manusia, selalu dijumpai fenomena seperti ini. Bahkan di Indonesia, secara kultural juga telah diakui fenomena yang mirip seperti LGBT. Konon di Jawa, ada pelaku budaya pada bidang kesenian sengaja tidak menikah, dan berhubungan dengan sesama lelaki untuk mendapatkan kekuatan. Kekuatan ini bukan tidak mungkin pula ditafsirkan secara supranatural. Maka, jika Indonesia telah mengadaptasi kultur demokrasi ala Barat seperti yang kini dipraktikkan (secara kebablasan) oleh masyarakat, dan tidak lagi berorientasi pada sistem pemerintahan terpusat dan menekan, maka fenomena LGBT ini memang harus diakui keberadaannya. Tidak elok manakala ketika kita menerapkan demokrasi (ala Barat) tetapi kemudian tidak mengkui keberadaan mereka yang masuk kategori LGBT ini. Hanya, yang kemudian menjadi pemikiran bersama adalah bagaimana upaya pengakuan ini, dan dalam bentuk apa? Yang pertama, munculnya diskusi publik terhadap keberadaan LGBT ini merupakan sebuah pengakuan juga karena kita semua dapat mendiskusikannya di ruang publik, baik di televisi maupun media massa, dan juga

Mengkritisi Seleksi Tertutup Hakim MK

Tanpa disadari banyak pihak, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah merampungkan fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat guna memperpanjang masa baktinya sebagai hakim konstitusi. Jamak disadari, masa jabatan Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi segera berakhir pada 1 April 2018. Dalam konteks itu, DPR sebagai lembaga yang memiliki “jatah” atas posisi Arief Hidayat di MK pun meresponsnya dengan menggelar proses seleksi hakim konstitusi baru. Ironisnya, dalam menjalankan kewenangan untuk memilih hakim konstitusi baru itu, DPR tidak betul-betul mengejawantahkan mandat dari konstitusi, khususnya Undang-undang nomor 8/2011 tentang Perubahan atas UU Nomor 24/2003 tentang MK (UU MK). Berdasarkan pasal 22 UU MK, memang disebutkan bahwa hakim konstitusi dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan berikutnya. Maka, Arief Hidayat yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua MK memang boleh-boleh saja didapuk kembali untuk maju sebagai calon hakim konstitusi baru. Namun, implementasi dari pasal tersebut tentu tidak serta merta kemudian membatasi atau bahkan menghilangkan ketentuan-ketentuan lainnya yang juga terdapat di

Oleh Sumarsih dalam UU MK terkait proses seleksi hakim konstitusi. Misalnya, yakni ketentuan pada pasal 19 UU MK yang mensyaratkan pencalonan hakim konstitusi dilaksanakan secara transparan dan partisipatif. Ketentuan pada pasal 20 ayat (2) UU MK yang mensyaratkan pemilihan hakim konstitusi dilaksanakan secara objektif dan akuntabel. Berdasarkan ketentuan-ketentuan tersebut, maka sekali pun DPR berkeinginan mendapuk Arief Hidayat untuk melanjutkan jabatannya sebagai hakim konstitusi, tetapi proses pencalonan dan seleksinya mutlak harus tetap dilakukan secara transparan, partisipatif, objektif, dan akuntabel. Tidak seperti saat ini, dengan tibatiba saja hanya menunjuk Arief Hidayat sebagai calon tunggal hakim konstitusi, kemudian langsung melakukan fit and proper test terhadapnya. Petaka bagi MK Jika merunut ke belakang, proses seleksi hakim konstitusi yang tidak mengindahkan mandat UU MK demikian, sangat berpotensi menjatuhkan marwah MK. Satu dekade ke belakang pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono

(SBY), DPR juga menerapkan mekanisme serupa dalam memperpanjang masa jabatan Akil Mochtar sebagai hakim konstitusi. Kala itu, Akil Mochtar yang masa jabatannya sebagai hakim konstitusi akan berakhir pada Agustus 2013, didaulat kembali oleh DPR untuk menjadi hakim konstitusi periode 2013-2018 tanpa melewati proses penetapan calon dan seleksi sebagai hakim konstitusi yang transparan, objektif, dan akuntabel. Hasinya, proses seleksi serampangan yang dilakukan dengan tanpa mengindahkan mandat UU MK itu pun berbuah petaka bagi MK. Yaitu, dengan tertangkap tangannya Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terbelit kasus suap. Nahasnya, proses seleksi hakim konstitusi secara tertutup oleh DPR itu pun malah turut pula dipraktikan oleh Presiden SBY pada era pemerintahannya. Ketika itu, Presiden SBY menunjuk dan menetapkan Patrialis Akbar yang notabene bekas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) di kabinetnya sebagai hakim konstitusi yang dipilih berdasarkan kewenangan presiden (pasal 18 ayat 1 UU MK).

Hasilnya, selain Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2013 terkait penetapan Patrialis sebagai hakim konstitusi digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), pada gilirannya nasib Patrialis pun tak jauh berbeda dengan Akil Mochtar yang sama-sama tertangkap tangan oleh KPK. Oleh karenanya, berkaca dari pengalaman buruk seleksi hakim konstitusi secara tertutup selama ini, masyarakat tidak boleh hanya berpangku tangan melihat lembaga negara menggunakan kewenangannya memilih hakim konstitusi secara serampangan. Dalam artian, mekanisme yang digunakan jauh dari ketentuanketentuan yang dimandatkan oleh konstitusi, seperti transparan, partisipatif, objektif, dan akuntabel. Maka, salah satu opsi yang laik ditempuh yakni masyarakat bisa mengajukan gugatan ke PTUN terhadap Keppres penetapan hakim konstitusi pilihan DPR tersebut. Dengan demikian, selain permohonan gugatan ke PTUN itu bisa menjadi sarana untuk “mengingatkan” DPR, bila permohonan diterima bisa juga sebagai sarana untuk memperoleh hakim konstitusi baru yang jauh lebih kapabel dan berintegritas sesuai dengan mandat konstitusi.

media sosial. Dengan olah diskusi seperti itu, keberadaan komunitas LGBT ini secara langsung diketahui masyarakat. Minimal masyarakat tahu apa kepanjangan LGBT tersebut. Dari situlah akan berkembang berbagai diskusi lanjutan di tingkat masyarakat. Kedua, masalah LGBT sesungguhnya ada dalam tataran kultur masyarakat Indonesia, termasuk cerita pewayangan. Kultur ini malah diakui dan dihormati. Dengan konteks demikian, maka tidak boleh ada pihak yang mendiskreditkan kehadiran kelompok LGBT ini. Mereka mesti mendapat pengakuan, dan masyarakat mesti belajar untuk mengakui hal itu. Modernisasi dengan teknologi yang menjadi instrumennya akan memberikan bantuan bagi masyarakat untuk melihat kehadiran LGBT ini. Ketiga, perubahan sosial harus mempertimbangkan keseimbangan. Artinya, manakala pemerintah mengakui keberadaan LGBT ini, pihak kelompok yang bersangkutan juga harus memahami fenomena sosial yang ada. Tidak boleh kelompok LGBT ini kemudian over-acting, lalu membuat berbagi move semata-mata untuk memengaruhi masyarakat agar berpihak kepada mereka atau malah mencari pengikut. Harus disadari bahwa di dalam perubahan sosial tersebut ada keseimbangan biar tidak menimbulkan konflik di masyarakat. Keempat, perkembangan diskusi di lembaga parleman (DPR) mestinya mengacu berbagai pendapat di atas agar semua pihak terakomodasi. Indonesia tidak boleh terlalu tradisional bersikap karena telah berani mengadopsi demokrasi.

POJOK Kata Adi Wiryatama, sarjana yang masih miskin harus diberi pelatihan. - Agar tak masuk ormas anarkis. *** Program untuk entaskan kemiskinan harus jelas dan berkelanjutan. - Bukan sekadar visimisi paslon. *** Perlu kebijakan yang inovatif untuk menekan kemiskinan di Bali. - Bukan kebijakan ‘’pemanis bibir’’.

Penulis, staf peneliti Alwi Research and Consulting

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


DORONG GEROBAK Pengendara sepeda motor mendorong gerobak di Jalan Melati, Denpasar, Rabu (24/1) kemarin. Gerobak tertutup terpal berisi barang dagangan itu didorong menuju Pasar Kereneng, Denpasar Timur.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

kamis Kliwon, 25 Januari 2018

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Istri Pentolan Ormas Tepergok Nyabu

7

Kasus Jayen Diduga Ada Kaitan dengan Jro Jangol

Bali Post/ist

GEREBEK - Anggota BNNP Bali saat menggerebek rumah Nyoman Juni Artana alias Jro Jayen di Jalan Uluwatu, Jimbaran.

Jika Anggaran KPU Rp 155 Miliar

Dikhawatirkan Tak Cukup untuk Bangun TPS

Denpasar (Bali Post) Persoalan anggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 untuk KPU Bali rupanya masih belum tuntas. Kendati DPRD dan Pemprov Bali sebelumnya sudah menyepakati rasionalisasi anggaran dari Rp 229,36 miliar dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) menjadi Rp 155 miliar. Namun, KPU Bali tetap bersikeras anggaran itu tidak akan mencukupi. “Sampai sejauh ini, tahapan memang masih berjalan seperti biasa. Namun demikian, masalah anggaran perlu dicarikan solusi,” ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang dikonfirmasi, Rabu (24/1) kemarin. Menurut Raka Sandi, sudah ada dua kali pencairan anggaran Pilgub pascapenandatanganan NPHD Rp 229,36 miliar. Masingmasing, Rp 100 miliar dalam APBD Induk 2017 dan Rp 25 miliar dalam APBD Perubahan 2017. Anggaran tersebut masih cukup untuk melaksanakan tahapan Pilgub, bahkan sampai masa kampanye. “Cuma kalau jumlahnya yang terakhir itu nanti Rp 30 miliar (dalam APBD Induk 2018 - red) atau dipak-

sakan agar totalnya Rp 155 miliar, dikhawatirkan tidak cukup untuk membuat TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan juga honor KPPS,” imbuhnya. Raka Sandi mengaku sudah bersurat ke Pemprov Bali terkait kebutuhan anggaran dan masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Masalah ini pun sempat disampaikannya kepada Komisi II DPR RI. Rancangan awal TPS seluruh Bali berjuml a h 6 . 7 35. Namun, data ini masih bergerak setelah coklit oleh PPDP selesai dilaksanakan. Perkembangan terakhir, kabupaten/kota se-Bali baru menyiapkan 6.294 TPS. Pihaknya berharap segera ada solusi atas masalah ini agar pengalaman Pilkada di Jembrana tidak terulang.

“KPU Bali punya pengalaman di Jembrana karena permasalahan anggaran. Kalau dulu kasusnya anggaran sudah tersedia, tetapi NPHD belum ditandatangani. Akibatnya, pemilunya tertunda,” jelasnya. Menurut Raka Sandi, Pilgub merupakan sesuatu yang sangat penting dan strategis sehingga pelaksanaannya harus sukses. Terlebih, tahapan Pilgub juga telah berjalan dan sudah ada pendaftaran bakal pasangan calon. “Kami juga tentu siap mengurangi atau melakukan adendum terhadap NPHD sepanjang jumlah yang disepakati menjamin kelangsungan pemilu,” tandasnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya men-

gaku akan menggelar rapat kerja terkait kesiapan Pilgub pada pekan depan. Termasuk membahas masalah anggaran untuk KPU Bali. Kendati menurutnya, KPU Bali tidak mesti mengeluarkan banyak anggaran untuk membuat TPS. “KPU kan bisa bekerja sama dengan banjar, lingkungan, paling dia menyiapkan kotaknya saja (kotak suara -red). Memang, honornya ini yang harus dia siapkan untuk KPPS. Minggu depan, kita rapat kerja biar tahu masalahnya,” ujar politisi PDI-P ini. Tama menambahkan, masalah yang ada harus segera dicarikan jalan keluar sebagai antisipasi dini. Nantinya, rapat kerja tidak saja melibatkan KPU. Tapi juga Bawaslu dan stakeholder terkait lainnya, termasuk pengamanan. “Bagaimana kesiapannya karena semua punya tanggung jawab, karena yang kita pertanggungjawabkan ini dana APBD,” tandasnya. (kmb32)

Gelombang Capai 4 Meter, Masyarakat Pesisir Diminta Waspada

Denpasar (Bali Post) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah III Denpasar, Rabu (24/1) kemarin, meminta kepada masyarakat pesisir, nelayan, dan pelaku kegiatan wisata bahari untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang mencapai 4 meter di sekitar wilayah perairan selatan Bali. Imbauan ini dikeluarkan mengingat Bali hingga Februari mendatang masih mengalami puncak hujan. Sehingga, kemungkinan dampak bencana yang dit-

imbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat/petir bisa terjadi kapan saja. Kondisi ini disebabkan, karena adanya tekanan rendah di Samudera Hindia Selatan Jawa (1003 hPa) dan di Australia bagian utara (1000 hPa). Hal ini mendukung pengumpulan masa udara basah di sekitar wilayah Bali. Selain itu, masa udara basah ini masih terkonsentrasi pada lapisan permukaan hingga lapisan 200 mb – 12.000 m. Kondisi ini

mendukung pembentukan awan hujan di atas wilayah Bali. Di samping itu, MJO (Madde Julian Oscillation) juga masih aktif ada kuadran 4, sehingga memberikan kontribusi pada proses pembentukan awan di Indonesia pada umumnya. Sementara itu, angin kencang dengan kecepatan 1040 km/jam juga terjadi yang bertiup dari arah barat hingga barat laut. Tinggi gelombang laut di perairan utara Bali berkisar antara 0,5-2,5 meter dan perairan selatan Bali berkisar 0,75-4,0 meter.

Sementara itu, perairan Selat Bali dan perairan Selat Lombok berkisar 0,5-3,5 meter. “Masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar memerhatikan tinggi gelombag laut mencapai 2 meter atau lebih di sekitar wilayah perairan Selat Bali dan agar selalu memerhatikan imbauan kami, khususnya peringatan dini cuaca atau iklim yang ekstrem,” tandas Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl., SEIS. (win)

Banjir di Perkotaan

Dewan Kritik Buruknya Sistem Drainase

Denpasar (Bali Post) Banjir yang terjadi di kawasan perkotaan seperti Denpasar merupakan cermin dari buruknya sistem drainase. Begitu juga di kawasan pariwisata yang padat seperti Seminyak dan Legian di Badung. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota mesti bersinergi untuk memperbaiki sistem drainase secara total. “Banjir selama ini kan terjadi setiap tahun. Ini menunjukkan bahwa drainase yang ada di Denpasar khususnya, itu kan tidak bagus karena selama ini

dibuat tidak terencana,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana, Rabu (24/1) kemarin. Menurut Kariyasa, drainase merupakan hal yang utama dalam tata kelola kota. Namun, goronggorong untuk drainase kerap hanya ditutupi dengan trotoar untuk estetika belaka. Dari pantauannya, tidak ada perbaikan drainase yang memang bersifat rutin. Oleh karena itu, banjir selalu menjadi langganan saat musim hujan lebat tiba. Ditambah lagi

kemungkinan masuknya air laut yang mengganggu aliran air. “Drainase harus diperbaiki secara total. Gubernur dan bupati/wali kota harus membuat saluran drainase yang terintegrasi dan terkoneksi. Drainase itu juga bisa dipakai untuk kabel bawah tanah, saluran air bersih, dan pembuangan limbah,” jelas politisi PDI-P ini. Kariyasa menambahkan, perbaikan drainase jangan sekadar tambal sulam. Terlebih sekarang, banjir yang terjadi di Bali sudah

disoroti oleh media asing. Hal ini akan memengaruhi citra Bali sebagai destinasi pariwisata internasional. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, masalah banjir merupakan masalah tahunan yang tak kunjung selesai. Apa yang menjadi penyebabnya harus dipelajari segera. Di samping karena curah hujan belakangan ini memang luar biasa tinggi. “Nanti saya perintahkan untuk cari sebabnya apa, solusinya apa. Misalnya, harus ada pompa,” ujarnya. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Tim Berantas BNNP Bali terus mengembangkan penangkapan salah satu pentolan ormas, tersangka Nyoman Juni Artana alias Giant alias Jro Jayen. Apalagi istri Jayen berinisial FS tepergok nyabu bersama temannya, Gek Ga. Mereka pesta sabusabu (SS) di kamar kecil yang disediakan oleh Jayen khusus untuk nyabu. “Setelah didalami keterangan tersangka dan saksi-saksi, omzet penjualan tersangka JA (Jayen) kisaran Rp 200 sampai Rp 250 juta (bukan Rp 10 juta seperti berita sebelumnya). Informasinya, dia ini ada kaitannya dengan Mang Jangol alias Jro Jangol,” tandas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Rabu (24/1) kemarin. Brigjen Suastawa menyampaikan sudah memerintahkan timnya untuk mengungkap semua jaringan terkait kasus ini. Termasuk asal muasal narkotika yang selama ini dijual oleh tersangka. “Saya yakin dia salah satu bandar yang beraksi di Bali. Modusnya sama

dengan Mang Jangol,” tegas jenderal asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung ini. Informasi lainnya, setiap hari ada puluhan orang di rumah Jayen. Hal ini membuat warga di seputaran TKP resah. “Siang hari saja pelanggannya bisa 15 orang. Belum termasuk malamnya. Warga di sana sudah resah dan banyak yang tahu di rumah Jayen dijadikan apotek (tempat transaksi narkoba -red),” kata sumber. Menurut sumber yang enggan disebut identitasnya ini, di rumah Jayen ada tiga kamar tidur dan satu kamar khusus untuk pesta sabu. “Kamar khusus itu ukurannya lebih kecil. Istri Jayen dipergoki petugas sedang nyabu bersama temannya. Informasinya, FS itu istri nomor 5. Kalau yang lain saya tidak tahu, apakah cerai atau bagaimana,” ujarnya. Dalam penggerebekan beberapa waktu lalu, sebagaimana diberitakan, petugas menyita barang bukti dari tersangka Jayen yaitu 11 paket SS seberat 5,72 gram bruto, uang Rp 1,2 juta, 5 lakban, korek gas, 4 pipet modif, 6 pipa kaca,

lem dan gunting. Selain itu, disita 2 timbangan digital, 1 bundel plastik klip, buku catatan penjualan, 2 kartu ATM dan HP. Tersangka menjual SS per paket hemat Rp 500 ribu. Jika habis, pelaku memesan SS 5 sampai 10 gram kepada orang tidak dikenal. Selain itu, juga ditangkap I Ketut Sukarada alias Arya (32) dan I Wayan Sudiarta (43) sebagai tersangka. Mereka ditangkap bersamaan dengan Juni Artana. Dari tersangka Sukarada disita barang bukti tas pinggang berisi satu paket SS seberat 0,38 gram bruto dan korek api. Sedangkan dari tersangka Sudiarta diamankan dua paket SS seberat 0,80 gram bruto, HP, dan uang Rp 2.047.000. Selain menangkap ketiga tersangka tersebut, tim Berantas BNNP dipimpin Kabid AKBP Ketut Arta, didampingi Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri mengamankan istri Jaye, FS, dan pecandu lainnya, I Made Dn, I Ketut Wa, Agus Pu, Made So, Made Su, Gede Wi, Komang Pa, Ketut Pu, Wayan Ma, dan Gek Ga. (kmb36)

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Arta Ariawan menunjukkan barang bukti narkoba.

Residivis Sindikat Narkoba Lintas Lapas Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Petugas Satresnarkoba Polresta Denpasar menggerebek rumah kos di Jalan Cempaka Putih Gang II, Denpasar Timur, Senin (22/1) lalu. Kasat Resnarkoba Kompol Wayan Arta Ariawan bersama anggotanya menangkap residivis kasus narkoba, Lina Elvianti alias Lin (25). Dari tangan pelaku diamankan barang bukti dua paket sabu-sabu (SS) berat 188,48 gram. Polisi mengatakan Lin merupakan anggota sindikat narkoba lintas lapas. “Dia mengaku menda pat sabu-sabu dari napi Lapas Kerobokan. Barang terlarang itu dikirim dari lapas luar Bali. Jadi, antarnapi lintas lapas masih bisa komunikasi,” tegas Kompol Arta, Rabu (24/1) kemarin. Dijelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku mengedarkan narkoba jenis SS. Petugas kemudian melakukan penyelidikan. Senin pukul 16.30 Wita, petugas mengerebek tempat tinggal pelaku di Jalan Cempaka Putih Gang II, Denpasar Timur. Tersangka mengaku barang bukti tersebut didapat dari seseorang berinisial End yang berada di Lapas Kerobokan. “Suami tersangka juga ditahan

di Lapas Kerobokan,” ujarnya. Pelaku merupakan residivis narkoba tahun 2013 dan divonis satu tahun tiga bulan penjara. Ia berdalih disuruh menyimpan dan memindahkan SS tersebut dengan upah yang belum ditentukan jumlahnya. Barang bukti tersebut dibungkus tas plastik hitam dan disimpan di kamar mandi kosnya. Sedangkan I Kadek Suara Darma (32) dibekuk di areal parkir Puskesmas I Denpasar Barat di Jalan Gunung Rinjani, Monang Maning, Denpasar. Polisi mengamankan barang bukti satu paket SS berat bersih 0,35 gram. Barang terlarang itu dibeli dari temannya, Daniel Ari Mahendra Hadi (30) seharga Rp 450 ribu. Petugas langsung mengembangkan kasus ini dan menangkap Daniel di Jalan Gunung Lebah Gang 1, Denpasar Barat. Hasil penggeledahan di kamar Daniel, petugas menyita tiga paket SS berat 0,61 gram dan satu toples ganja berat bersih 32,45 gram. Daniel mengaku mendapat SS dan ganja tersebut dari Om berada di Lapas Kerobokan dan dibeli seharga Rp 1,5 juta per gram. “Pelaku sudah tiga kali membeli narkotika dari Om. Dia mengaku memecah sabu-sabu tersebut menjadi lima paket kecil

dan akan dijual kembali seharga Rp 450 ribu,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Polisi juga menangkap karyawan money changer di Seminyak, Kuta, Komang Adi Wijana (27) di Jalan Kesambi, Kerobokan, Kuta Utara. Satu paket SS seberat 0,4 gram disita dari tersangka. Pengakuan pelaku, narkotika jenis SS tersebut dibeli dari napi biasa dipanggil Om. Dia bisa pesan lewat HP dan Om akan menyuruh kurirnya mengantar SS tersebut ke suatu tempat. Selain itu, petugas juga menggerebek rumah di Jalan Darmasaba Gang Pandan Harum, Abiansemal, Badung, Selasa (23/1) pukul 15.00 Wita. Di rumah tersebut, polisi menangkap Karni (37) dan disita barang bukti 17 paket SS dengan berat bersih 6,93 gram. Sementara Putu Wiraguna (28) juga ditangkap di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat. Dia ditangkap di areal parkir salah satu minimarket. Dari tangan tersangka disita satu paket SS dengan berat bersih 0,4 gram. “Dua hari (Senin dan Selasa), kami menangkap enam tersangka. Jumlah keseluruhan barang bukti kami amankan yaitu sabu-sabu 196,77 gram dan ganja 32, 45 gram,” tegas Kompol Arta. (kmb36)


BANGLI

8

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Khawatir Tanah Longsor

Warga Bantas Terpaksa Mengungsi Saat Hujan Deras Bangli (Bali Post) – Hujan deras yang belakangan ini terus mengguyur wilayah Bangli membuat warga Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani dirundung waswas. Beberapa warga terpaksa meninggalkan rumah setiap hujan deras, karena khawatir terjadi bencana tanah longsor. Terlebih senderan di dekat permukiman penduduk yang sudah diperbaiki pascaambrol setahun lalu, kondisinya kini sudah banyak rusak. Salah seorang warga di Dusun Bantas, Gede Miana, Rabu (24/1) kemarin, mengungkapkan warga khawatir hujan deras kembali memicu tanah longsor seperti yang terjadi 2017 lalu. Di mana ketika itu, longsor di Bantas mengakibatkan tujuh warga tewas tertimbun. ‘’Warga masih trauma. Apalagi senderannya yang baru diperbaiki itu kini kondisinya banyak yang menganga,’’ terangnya. Miana mengatakan, hampir seluruh warga yang bermukim di dekat lokasi longsor 2017 lalu terpaksa meninggalkan rumah jika hujan deras melanda. Mereka terpaksa mengungsi di rumah kerabat yang lokasinya di sekitar pusat desa. Biasanya warga mengungsi jika terjadi hujan deras pada malam hari. Sementara pada siang hari, beberapa warga masih berani menempati rumahnya. Pertimbangannya, kalau siang hari warga bisa lebih cepat menyelamatkan diri jika sewaktu-waktu terjadi longsor. ‘’Tapi kalau memang deras sekali, ya terpaksa kabur juga,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, warga mengungsi tidak lama. Biasanya warga kembali pulang ke rumah masingmasing dan beraktivitas seperti biasa jika cuaca sudah kembali cerah. Agar warga bisa beraktivitas dengan tenang, Miana sangat berharap pemerintah segera melakukan relokasi warga ke tempat yang aman. Dia menyatakan, janji relokasi pascamusibah itu sampai sekarang belum terealisasi. Padahal tanah pengganti lahan hutan yang akan ditempati sudah sempat diukur dan dicek langsung oleh petugas terkait. (kmb40)

Tebing Longsor Timbun Hektaran Sawah di Sulahan

Bangli (Bali Post) -

Hujan deras dan dan angin kencang, Selasa (23/1) malam, memicu tanah longsor di Desa Sulahan Kecamatan Susut. Akses jalan yang menghubungkan Desa Pengiangan dan Desa Sulahan tidak dapat dilalui kendaraan karena seluruh badan jalan tertimbun longsor. Besarnya volume material tanah longsor juga menimbun hektaran sawah di bawah tebing.

Bali Post/nan

SIDAK - Satpol PP Bangli saat sidak bangunan di Banjar Petak Kelurahan Bebalang, Rabu (24/1) kemarin.

Cegah Pembangunan Tanpa Izin

Satpol PP Sidak di Bebalang Bangli (Bali Post) Dinas Satpol PP dan Damkar Bangli melaksanakan sidak di Banjar Petak Kelurahan Bebalang, Bangli, Rabu (24/1) kemarin. Sidak tersebut sebagai upaya mencegah pembangunan toko modern tanpa izin. Kasi Penyelidikan dan Penindakan I Dewa Nyoman Adnyana Putra seizin Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli, Rabu (24/1) kemarin, menjelaskan sidak bertujuan untuk menegakkan Perda tentang Izin Bangunan dan Ketertiban Umum. Dalam sidak itu, pihaknya menemukan proses pembangunan kios baru, namun tidak menemukan pemilik kios. ‘’Kita hanya menemukan buruh saja yang sedang bekerja. Kita telah menyampaikan pesan dan meminta jaminan berupa KTP salah seorang buruh. KTP bisa diambil. Pemilik kios bisa mengambilnya ke kantor sekaligus pemilik kios menunjukkan IMB-nya,’’ ungkapnya. Kata Adnyana Putra, pihaknya juga menemukan material bangunan berupa pasir, batako dan koral untuk pembangunan kios itu yang diletakkan di atas trotoar. Hal ini sangat mengganggu ketertiban umum lantaran trotoar merupakan fasilitas bagi pejalan kaki. ‘’Kita juga mengimbau kepada buruh supaya bisa memindahkan material dari atas trotoar,’’ terangnya. (kmb41)

Bali Post/nan

PETANI - Petani di Bangli memotong padi yang pertumbuhannya tidak baik. Agar hasil pertanian lebih maksimal, petani diharapkan menggunakan pupuk NPK.

Dinas PKP Dorong Petani Gunakan Pupuk NPK

Bangli (Bali Post) Pemakaian pupuk NPK khusus bagi petani persawahan di Kabupaten Bangli dinilai masih cukup rendah. Atas kondisi itu, Dinas PKP melalui petugas PPL akan terus mendorong petani untuk memanfaatkan pupuk ini. Kabid Sarana Prasarana dan Pemasaran Dinas PKP Bangli Dewa Putu Sugiarta, Rabu (24/1) kemarin mengungkapkan, sejauh ini pupuk NPK belum begitu diminati oleh petani padi di Bangli. Petani enggan memakai pupuk ini lantaran dianggap memicu tumbuhnya gulma di lahan sawah. Petani lebih memilih pupuk jenis lain. Menurut Sugiarta, pupuk NPK sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman padi. Karena dengan memakai pupuk ini, tekstur tanah menjadi lebih baik ketimbang pupuk lainnya. Pupuk NPK dapat membuat tanah menjadi subur dan gembur. ‘’Selain itu, pupuk ini juga mampu memperbaiki tekstur tanah, mengatifkan organisme yang ada di dalam tanah,’’ ungkapnya. Terkait rendahnya tingkat pemakaian pupuk NPK, pihaknya bakal terus mendorong semua petani padi yang ada di Bangli supaya mau memakai pupuk ini. Dengan begitu, ke depannya lahan persawahan yang ada di Bangli kualitas tanahnya tetap terjaga. Langkah ini juga dilakukan supaya kualitas beras yang dihasilkan bagus. ‘’Kita akan wajibkan petani padi supaya memakai pupuk NPK. Dorongan itu akan diberikan melalui petugas PPL,’’ ungkapnya. (kmb41)

Bali Post/nan

LONGSOR - Tebing di Desa Sulahan Kecamatan Susut yang longsor dan menutupi sawah sekitar.

Klian Subak Banjar Lumbuan Desa Sulahan I Nyoman Arka, Rabu (24/1) kemarin, mengungkapkan tanah longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu wilayah Desa Sulahan dan sekitarnya diguyur hujan lebat disertai kilatan petir dan angin kencang hingga pagi. Akibat tanah longsor, akses jalan setempat terputus. Warga yang ingin melakukan aktivitas di luar desa pun terpaksa harus melalui jalur Kayuambua. ‘’Kalau melalui jalur Kayuambua jaraknya cukup jauh, mencapai 7 km. Sementara untuk membersihkan material longsoran, tidak

bisa dilakukan warga karena cukup besar disertai banyaknya pohon besar, sehingga harus memakai alat berat. Dan sekarang (kemarin-red) material sudah dibersihkan,’’ ungkapnya. Soal lahan sawah yang tertimbun, dia menyebutkan, luasnya sekitar 1,5 hektar. Lahan tersebut baru saja ditanami padi pada siang hari sebelum kejadian. Tak hanya itu, terowongan saluran irigasi sepanjang 50 meter juga rusak akibat tanah longsor. Akibatnya, sekitar 18 hektar sawah tidak dapat teraliri. Di lokasi berbeda, palinggih taksu dan piyasan milik Sang Putu Sudarsana, war-

ga Banjar Tegalasah Kelod Desa Tembuku, roboh akibat diterjang angin kencang. Sudarsana mengungkapkan, kejadian berlangsung pada Selasa sekitar 21.00 wita, saat hujan lebat. ‘’Palinggih ini baru selesai dibangun setahun lalu. Bahkan baru di-pelaspas alit, sementara untuk upacara Rsi Gana-nya baru mau digelar, tapi keburu roboh,’’ ungkapnya. Atas kejadian ini, pihaknya mengalami kerugian ratusan juta rupiah. ‘’Saya akan membuat proposal agar bisa mendapatkan bantuan. Saya harap dari pemerintah bisa dibantu, meskipun tidak dibantu secara keseluruhan,

namun setidaknya bisa dibantu untuk sedikit meringankan untuk membangun kembali palinggih itu,’’ kata Sudarsana. Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa mengungkapkan, pihaknya sudah menerjunkan alat berat ke Susut untuk membersihkan material longsoran. Atas berbagai bencana yang terjadi belakangan ini, dia kembali mengimbau seluruh warga agar tetap waspada bencana. ‘’Jadi, kita minta agar warga tidak melakukan aktivitas di tebing-tebing yang rawan longsor. Termasuk pohon-pohon milik warga yang ada di permukiman yang rawan tumbang, agar bisa dipangkas atau dipotong untuk mengurangi risiko bencana,’’ katanya. Kasi Operasi Pemeliharaan Irigasi Sumber Daya

Air Dinas PUTRPKP Bangli Ida Bagus Nyoman Adnyana mengaku sudah melakukan pengecekan terhadap terowongan air yang rusak akibat tanah longsor di Sulahan, Susut. Pihaknya pun akan mengkaji mengenai pembuatan terowongan air di lokasi lain. ‘’Kalau terowongan masih di sana dengan kondisi tanah yang masih labil, akan rugi. Karena terancam akan rusak jika kembali longsor,’’ katanya. Untuk sementara agar air dapat mengaliri sawah setempat, Adnyana menyatakan, untuk sementara ini pihaknya bakal memanfaatkan terowongan yang tertimbun longsor. ‘’Kita akan ajak para krama subak gotong royong agar sawah warga bisa dialiri air. Dengan kondisi ini, paling lambat tiga hari, sawah baru bisa dialiri air,’’ imbuh Adnyana. (kmb41)

Soal Jebolnya ’’Panyengker’’ TIC

Dewan Desak Pemkab Evaluasi Kinerja Rekanan Bangli (Bali Post) Jebolnya tembok panyengker kantor Tourist Information Center (TIC) di Kintamani, menuai sorotan anggota DPRD Bangli. Anggota dewan, Made Sudiasa, Rabu (24/1) kemarin, sangat menyayangkan peristiwa itu mengingat tembok tersebut baru seumur jagung. Dia pun meminta Pemkab Bangli mengevaluasi kinerja rekanan penggarap proyek tersebut. Menurut Sudiasa, dalam proses pembangunannya, Disparbud Bangli semestinya melakukan perencanaan dan pengawasan dengan baik sehingga hasilnya bisa sesuai yang diharapkan. Jangan sampai proyek pemerintah kualitasnya rendah. Sudiasa meminta Disparbud melakukan evaluasi sekaligus memberikan peringatan terhadap rekanan yang mengerjakan proyek TIC. Hal itu perlu dilakukan agar ke depannya pihak rekanan di Bangli bisa mengerjakan proyek dengan baik. ‘’Ini harus menjadi evaluasi dari Pemerintah Daerah. Bahwa dalam rangka pembangunan, apapun agar direncanakan dengan matang,’’ terangnya. Di sisi lain, lokasi TIC tak

luput dari kritikannya. Sudiasa mempertanyakan alasan Disparbud mendirikan TIC di tengah Pasar Singamandawa. Menurutnya, TIC semestinya didirikan di lokasi yang ramai dikunjungi wisatawan. ‘’Kalau di tengah pasar seperti sekarang, siapa wisatawan yang mau ke sana?’’ katanya. Menurut Sudiasa, sebelum mendirikan TIC, Disparbud seharusnya mempunyai perencanaan yang matang dalam hal menentukan lokasi yang tepat. TIC idealnya didirikan di lokasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan seperti di Penelokan atau Desa Wisata Penglipuran. Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata itu bisa sekaligus mendapat informasi tambahan mengenai keberadaan tempat wisata lainnya di Bangli melalui TIC. ‘’Jangan asal-asalan. Kalau TIC hanya sebagai simbol saja, ya di Metra, Desa Yangapi juga bisa dibangun. Agar proyeknya bisa sekadar jalan,’’ jelasnya. Dia juga meminta agar dalam pengoperasian TIC nanti Disparbud rutin melakukan evaluasi, salah satunya terkait berapa jumlah wisatawan

yang dilayani. ‘’Jangan sampai TIC yang berada di dalam areal pasar hanya dikunjungi lalat,’’ imbuhnya. Tembok panyengker kan-

tor TIC jebol pada Minggu (21/1) lalu. Tembok tersebut baru rampung digarap pada November 2016. Tembok yang jebol menimpa se-

jumlah lapak pedagang di bawahnya. Hingga saat ini, bangunan TIC belum difungsikan karena belum diserahterimakan. (kmb40)

TIC - Kantor TIC di areal Pasar Singamandawa, Kintamani.

Bali Post/ina

Puluhan Truk Galian C Terjebak Lumpur

Bali Post/nan

TERGENANG LUMPUR - Truk galian C banyak yang terjebak di jalur Culali lantaran badan jalan tergenang lumpur.

Bangli (Bali Post) Jalan di Culali, Desa Batur, Kintamani sejak beberapa hari belakangan tidak dapat dilalui kendaraan. Pasalnya, badan jalan tertutup lumpur setinggi 30 cm. Puluhan truk galian C terjebak di jalur tersebut. Tidak saja truk, kendaraan pribadi pun tak bisa melintas. Sopir truk asal Desa Buahan, I Wayan Karyawan, Rabu (24/1) kemarin, mengungkapkan genangan lumpur membuat dirinya dan sopir truk lainnya kesulitan melintasi jalur tersebut apalagi dengan beban berat. Jalan juga sangat licin sehingga sangat membahayakan. ‘’Kita harap Pemkab Bangli melalui instansi terkait agar

bisa mengeruk lumpur. Kalau tidak, akses ke Kedisan, Penelokan agar bisa dibuka sementara, karena jalur ini (Culali - red) menjadi macet karena banyak truk berhenti di tengah jalan,’’ ucapnya. Sopir truk lainnya, I Nengah Suarto, menyebutkan, timbunan lumpur tersebut sudah ada sejak beberapa hari lalu, semenjak intensitas hujan tinggi. Sedikit demi sedikit lumpur bertambah. ‘’Saat ini kedalaman lumpur telah mencapai 30 cm. Ini tentunya sangat menyulitkan bagi kami untuk melintas. Bahkan sejumlah kendaraan harus diderek karena tidak mampu melintasi genangan lumpur bercampur batu itu,’’ ucapnya. (kmb41)


Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

GIANYAR

9

Pohon Tumbang Tutup Jalan ke Pura Ratu Bajang Di Sukawati, Bale Dangin Rusak Tertimpa Senderan Jebol

Gianyar (Bali Post) -

Bencana pohon tumbang terjadi di Pura Ratu Bajang, Desa Lebih, Gianyar, Rabu (24/1) kemarin. Pohon kresek yang berada tepat di depan pura tumbang dan menimpa jembatan yang menjadi satu-satunya akses menuju pura tersebut. Pangempon pura pun kini mengharapkan bantuan pemerintah, terlebih pura tersebut sudah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Bali Post/nik

ODGJ - ODGJ di Bedulu diamankan petugas Satpol PP Gianyar.

Mengamuk, ODGJ di Bedulu Diamankan Satpol PP

Gianyar (Bali Post) Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), I Nyoman Mertayasa, membuat resah warga Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh, Rabu (24/1) kemarin. Pria 60 tahun ini mengamuk dengan melempar batu ke rumahnya sendiri. Atas perbuatannya itu, Mertayasa pun diamankan Satpol PP Gianyar. Anggota Satpol PP Gianyar, Wayan Nasta, menerangkan, Mertayasa sudah mengalami stres sejak lama. Namun puncaknya, Mertayasa mengamuk pagi kemarin. ‘’Tumben dia ngamuk sehingga harus kami amankan,’’ ujarnya. Menurut Nasta, sejak pagi, Mertayasa ngomel-ngomel di kediamannya yang dihuni banyak kepala keluarga itu. ODGJ ini juga membawa batu lalu melempari rumahnya sendiri. ‘’Akibat dilempari batu itu, sejumlah fasilitas rusak seperti kaca dan barang lainnya,’’ ungkap Nasta. Penghuni rumah khawatir dengan aksi Mertayasa yang kian menjadi-jadi. Mereka pun akhirnya melapor ke petugas Satpol PP Gianyar. ‘’Saat kami cari, dia sedang ada di kamarnya. Saya sudah siapkan borgol untuk jaga-jaga,’’ ujar Nasta. Belum sempat menyiapkan borgol, Nasta mengaku langsung disambut oleh Mertayasa yang berambut gondrong itu. ‘’Dia menyapa, bagaimana kabarnya. Bertanya segala macam. Akhirnya, saya langsung ajak ke RS Jiwa Bangli,’’ terangnya. Nasta mengungkapkan, Mertayasa dulunya adalah seorang penjual cincin dan keris. Pelanggannya pun tidak hanya di wilayah Gianyar namun sampai Karangasem. Namun, Mertayasa diketahui sering mabuk arak. Mertayasa juga diduga depresi berat. (kmb35)

Polisi Selidiki Kasus Pencurian di Kemenuh Gianyar (Bali Post) Aksi pencurian terjadi di sebuah restoran di Desa Kemenuh Kecamatan Sukawati, Senin (22/1) lalu. Pencuri melarikan satu laptop dan uang tunai Rp 3,5 juta. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Informasi dihimpun, awalnya pemilik restoran, Komang Wira Laksana, menyimpan uang dan laptop di dalam laci kasir restoran pada Minggu (21/1) malam. Kala itu, laci tersebut sudah dikunci oleh pria 25 tahun itu. Bahkan, ia sendiri yang membawa kunci tersebut. Keesokan harinya, karyawan restoran Ni Kadek Melani sudah mendapati laci tersebut dalam keadaan kosong dengan kunci laci masih nyantol. Beberapa karyawan pun mulai mempertanyakan hilangnya laptop dan uang di laci tersebut. Kasus ini lantas dilaporkan ke Mapolsek Sukawati pada Selasa (23/1) lalu. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana, Rabu (24/1) kemarin, mengatakan jajarannya sudah melakukan penyelidikan atas kasus ini. Seluruh karyawan restoran sudah diperiksa. ‘’Kita masih dalami ini, dugaan sementara pelakunya tidak jauh karena tidak ada perusakan akibat membuka paksa pada laci tersebut,’’ katanya. (kmb35)

Jro Mangku Nyoman Cakra menerangkan, pohon tumbang di pinggir Tukad Sangsang itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita, usai hujan deras mengguyur kawasan Gianyar. ‘’Ada warga sekitar sini yang mendengar suara gemuruh pas dini hari. Dan setelah dicek paginya, pohon kresek di depan pura tumbang,’’ ucapnya. Tumbangnya pohon setinggi 40 meter itu tidak sampai memutus jembatan yang menjadi satu-satunya akses menuju pura tersebut. Namun, bagian pegangan jembatan mengalami kerusakan parah. ‘’Jembatan ini kami bangun swadaya masyarakat di Desa Lebih yang baru dibangun 2011 lalu. Swadaya masyarakat setempat,’’ katanya. Tidak hanya jembatan, senderan bagian depan pura itu pun rusak berat akibat terhantam akar pohon. Beruntung, areal bagian dalam pura yang ditetapkan sebagai cagar budaya sejak 1990-an itu tidak mengalami kerusakan. ‘’Pura tidak kena. Dua arca di dalam pura yang dianggap sebagai peninggalan purbakala juga masih utuh,’’ katanya. Pangempon pura yang berjumlah 22 kepala keluarga mengharapkan perhatian pemerintah untuk turut serta menjaga kawasan pura. Menurutnya, pengajuan permohonan bantuan sudah

beberapa kali diajukan ke Pemkab Gianyar, namun hingga kini belum ada respons. ‘’Sejak ditetapkan sebagai pura cagar budaya, kami hanya dapat bantuan bangunan semipermanen di areal pura. Itu pun sudah lama sekali. Kalau panyengker dan bangunan lainnya itu swadaya semua,’’ bebernya. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya sudah menerjunkan tim evakuasi bencana pohon tumbang ke lokasi tersebut. Diungkapkannya, dari kejadian ini diperkirakan kerugian mencapai Rp 50 juta. ‘’Sudah kita evakuasi. Kali ini memang intensitas bencana cukup tinggi,’’ jelasnya. Oka Digjaya mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur sepanjang malam juga menyebabkan sebuah senderan jebol dan menimpa panyengker sanggah dan bale dangin milik Ketut Wijana Sangging di Desa Sukawati dini hari kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hanya bongkahan bebatuan dari material longsor sempat menghambat saluran irigasi Subak Palak di sisi barat senderan. Pemilik sanggah, Ni Ketut Suarni (69), mengatakan jebolnya senderan yang awalnya dikira gempa, terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Akibat tertimpa bebatuan, panyengker sanggah

Bali Post/nik

PEMBERSIHAN - Warga dan petugas BPBD bahu-membahu melakukan pembersihan pohon tumbang di Pura Ratu Bajang, Desa Lebih. dan rumahnya rusak parah sepanjang kurang lebih 16 meter. Sementara, sanggah kemulan dan bale dangin miliknya hanya kena pada bagian belakang. ‘’Untung atasnya tidak runtuh, namun kerugian akibat bencana ini sekitar Rp 250 juta,’’ katanya. Senderan yang jebol terse-

Gianyar (Bali Post) Bus milik Kodim 1623/Karangasem dengan nomor kendaraan 8647-IX terguling saat melintas di By-pass I.B. Mantra, Simpang Pantai Pering, Desa Pering, Blahbbatuh, Rabu (24/1) kemarin. Kendaraan itu terbalik karena menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang melaju dari sisi utara persimpangan itu. Informasi dihimpun, saat kejadian, bus itu melaju dari Karangasem menuju Denpasar dikendarai sopir dari Kodim Karangasem. Ada empat penumpang di dalamnya yang merupakan anggota TNI. Sekitar pukul 10.00 Wita, dari arah utara tiba-tiba melintas sepeda motor Yamaha Vixion yang pengendaranya tidak diketahui identitasnya. Lantaran menghindari sepeda motor itu, sopir bus pun banting setir hingga bus berwarna hijau itu terbalik dengan posisi atap bus menghadap utara. Badan bus naik ke pembatas jalan. Beruntung, penumpang dan sopir tidak sampai mengalami cedera serius. Di saat bersamaan, beberapa pengendara yang melintas di jalur terse-

gianyar PDAM - 944225/943233

DPRD - 943144

KPA Gianyar - 942184

BPBD - 7844717/7844718

PMI Gianyar - 8958414

PMK - 943113

KONI Gianyar - 947261

Kantor Satpol PP - 944436

BNN Kab. Gyr. - 946122

RSUD Sanjiwani - 943020

PLN - 947166

Sekitar pukul 12.20 Wita, material longsor sudah dapat dibersihkan dan saluran irigasi kembali lancar. Di lokasi berbeda, akibat hujan deras juga terjadi bencana tanah longsor dan pohon tumbang menimpa saluran irigasi Subak Padpadan di Desa Petak Kaja. (kmb35)

Hindari Tabrakan, Bus Kodim Karangasem Terguling

Telepon Penting Kantor Bupati - 943056

but adalah milik tetangganya, I Komang Putrawan (40). ‘’Itu isinya tegalan. Mungkin saking derasnya hujan, airnya kebanyakan, jadinya jebol,’’ terangnya. Sementara itu, anggota TRC BPBD Kabupaten Gianyar beserta armada dan perlengkapan melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Bali Post/ist

TERGULING - Bus Kodim 1623/ Karangasem yang terguling, Rabu (24/1) kemarin.

but berusaha mengejar pengendara Yamaha Vixion yang menyebabkan bus itu terguling, namun tidak berhasil. Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Benny Rahadian yang dikonfirmasi membenarkan adanya musibah tersebut. Menurutnya, kejadian itu akibat bus TNI menghindari sepeda motor yang tiba-tiba melintas. ‘’Pas di belakang bus banyak pengendara motor yang melihat kejadian itu, dan mereka sempat berupaya mengejar, namun pemotor ini berhasil kabur,’’ katanya. Beberapa bagian bus mengalami kerusakan, seperti kaca depan bus lepas. Tak lama kemudian, masyarakat setempat dan pengendara membantu mengembalikan posisi bus. ‘’Saya sampaikan banyak terima kasih kepada warga karena turut membantu mengembalikan posisi bus. Bahkan, secara manual gotong royong membalikkan bus,’’ ucapnya. Bus tersebut selanjutnya dibawa ke markas TNI di Kepaon, Denpasar untuk diperbaiki. Dandim pun mengimbau agar warga lebih berhati-hati saat berkendara. Mereka yang terlibat lakalantas diimbaunya bersedia bertanggung jawab. ‘’Baiknya jangan sampai kabur seperti ini. Bagaimana bila yang terlibat laka ini salah satu keluarga kita. Dan untung ini anggota saya tidak ada luka serius,’’ katanya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Inspektorat Pelajari Kasus Dugaan Pungli Negara (Bali Post) Kasus dugaan pungutan liar (pungli) terkait penambangan material di Sungai Bilukpoh, Tegalcangkring saat ini ditangani Inspektorat Jembrana. Namun, untuk menentukan pelanggaran dan sanksinya, pihak Inspektorat belum mengambil keputusan. pihak Inspektorat mengaku belum membahas lebih lanjut kasus yang melibatkan oknum desa adat tersebut. Sebelumnya kasus ini didalami penyidik Reskrim Polres Jembrana. Polisi setelah mengamankan enam truk yang mengangkut material (pasir dan batu) dari sungai Biluk Poh. Selain para penambang, polisi juga mengamankan pelaku, Nengah SW yang diduga melakukan pungutan retribusi. Setelah didalami, polisi melimpahkan kasusnya ke Inspektorat Jembrana. Inspektur pada Inspektorat Jembrana Ni Wayan Koriani saat dikonfirmasi, Rabu (24/1) kemarin, mengatakan terkait dugaan pungli dari kasus tersebut memang sudah disampaikan ke pihaknya. Namun, hingga kini belum ada keputusan karena kasusnya masih dipelajari. Pihaknya juga belum bisa mengambil keputusan karena belum mengetahui secara jelas. Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti uang Rp 610 ribu hasil pungutan serta rekapan catatan uang yang masuk pada sebuah buku. Kepada penyidik, Nengah SW beralasan melakukan pungutan itu setelah hasil rapat yang diikuti para pemucuk, klian adat, dua juru arah dan LPM Kelurahan. Dari rapat tersebut diputuskan untuk memungut setiap truk yang menambang sebesar Rp 15 ribu. Dari total hasil pungutan nantinya, INS selaku pemungut mendapat bagian 25 persen sebagai upah pungut. Selain dugaan pungli ini, Polres sebelumnya juga menindak sejumlah pelaku penambangan dan mengamankan enam truk. (kmb26)

Bali Post/olo

SELAT BALI - Suasana penyeberangan di Selat Bali saat mendung, Rabu (24/1) kemarin. Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk sempat ditunda sebanyak dua kali karena cuaca buruk.

Cuaca Buruk di Selat Bali

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Sempat Ditutup Dua Kali Negara (Bali Post) -

Bali Post/dok

DIAMANKAN - Sejumlah truk yang sempat diamankan di Polres Jembrana lantaran tertangkap basah mengangkut material hasil penambangan liar di sungai Sungai Bilukpoh, Tegalcangkring.

Empat SMP Siap Ikuti UNBK Negara (Bali Post) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jembrana yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018, sebanyak empat sekolah. Jumlah ini tidak berubah dengan tahun sebelumnya. Untuk jenjang SMP, ada empat sekolah yang mengikuti, baik negeri maupun swasta. Sedangkan untuk sederajat SMP/MTs seluruh sekolah menerapkan UNBK. Ketua Musyawarah Bali Post/olo Kerja Kepala Sekolah I Gede Riantori (MKKS) SMP se-Jembrana I Made Riantori belum lama ini mengungkapkan, empat SMP yang mengikuti UNBK itu di antaranya SMPN 1 Negara dan SMPN 2 Negara, SMPN 4 Mendoyo serta SMP Firdaus. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah sekolah yang mengikuti tidak berubah. Berbeda dengan MTs, baik swasta maupun negeri yang diwajibkan mengikuti UNBK. Bila digabungkan, baik SMP maupun MTs, total yang mengikuti UNBK sebanyak 15 sekolah. Nantinya bila ada sekolah peserta UNBK yang pesertanya kurang dari 20 orang, maka akan digabung dengan sekolah lain. Begitu juga terkait sarana prasarana. Apabila ada sekolah yang sarana komputernya kurang, maka bisa memakai sarana sekolah lain. Termasuk SMPN 1 Negara yang nantinya akan mengadakan UNBK di SMKN 1 Negara. Sedangkan SMPN 2 Negara, akan menggunakan perangkat di SMAN 1 Negara. Hal itu dilakukan karena minimnya prasarana, khususnya komputer. Peserta UNBK jenjang SMP belum bisa mandiri. Harus meminjam di sekolah lain. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135

Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Cuaca buruk yang sering terjadi belakangan ini rupanya berdampak terhadap pelayaran di Selat Bali. Hal itu terlihat ketika penyeberangan GilimanukKetapang sempat ditutup sebanyak dua kali. Seperti yang terjadi pada Rabu (24/1) kemarin. Pelayaran terpaksa ditutup lantaran terjadi hujan lebat yang menimbulkan kabut tebal dan angin kencang. Dengan situasi seperti itu, jarak pandang nakhoda terbatas dan sangat berbahaya bila pelayaran tetap dilakukan. Meski sejumlah kendaraan sudah masuk kapal, pihak syahbandar meminta pelayaran untuk

ditunda selama sekitar 30 menit. Sementara kapal yang sudah terlanjur berlayar, syahbandar memerintahkan nakhodanya untuk diam mengapung dan menurunkan jangkar. “Penundaan berlangsung sekitar 30 menit,

mulai pukul 15.00 Wita,” kata Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Heru Wahyono, kemarin. Ia mengatakan, penundaan dilakukan beberapa menit selama dua hari berturut-turut. “Pada Selasa lalu juga ada pe-

nundaan. Waktunya hampir sama dengan yang tadi (kemarin-red),” ucapnya. Meski terjadinya penundaan, tidak ada penumpukan kendaraan yang hendak menyeberang. Sebab, kondisi arus kendaraan masih normal. Adanya cuaca buruk ini, kata dia, pihaknya menerapkan sistem buka-tutup. Hal ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara itu, pihak BMKG Negara melakukan

pemantauan dari citra satelit sekitar pukul 15.00 Wita. Disebutkan terjadi pertumbuhan awan konvektif yang tebal. Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Negara, Rakhmat Prasetia menjelaskan pantauan satelit dapat dipastikan jenis awan tersebut yakni cumulonimbus. Awan tersebut dapat menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir. (kmb26)

Giliran Desa Air Kuning dan Samblong Terendam Banjir Puluhan Warga Sempat Diungsikan

Negara (Bali Post) Setelah tiga banjar di Desa Melaya terendam banjir, kini giliran Desa Air Kuning dan Samblong dilanda hal serupa. Banjir ini terjadi ketika turun hujan sejak Selasa (23/1) malam hingga Rabu (24/1) dini hari kemarin. Sejumlah rumah dan sawah milik warga terendam air setinggi pinggang orang dewasa. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas SAR dan BPBD Kabupaten Jembrana langsung melakukan evakuasi terhadap puluhan warga. Kepala Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung I Gede Utamayasa mengatakan, sedikitnya ada 5 KK yang rumahnya kebanjiran. Mereka kemudian diungsikan sementara ke tempat aman. Air perlahan naik hingga masuk ke rumah warga setelah air sungai Samblong meluap pada Selasa malam. “Sebenarnya warga tidak menyangka akan terjadi banjir. Karena hujan tidak terlalu deras seperti sehari sebelumnya,” ujarnya. Sekitar pukul 00.00 Wita, petugas SAR dan BPBD terpaksa mengevakuasi puluhan warga ke Balai Tempek III Werdi Cita Banjar Adat Samblong. “Ada enam rumah warga yang terendam. Peng-

huninya sempat diungsikan. Ada dua KK yang tidak mengungsi lantaran pondasi rumahnya cukup tinggi. Mereka memilih bertahan di rumahnya,” ucapnya. Ia menyebutkan genangan air tersebut tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 03.00 Wita, air mulai surut. Warga yang sebelumnya mengungsi, kini (Rabu pagi - red) sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Dari pengamatan yang dilakukan memang di beberapa titik masih tergenangi air, namun sudah tidak tinggi. Seperti di rumah Wayan Warnen dan persawahan Subak Samblong. Begitu pula halnya di Sirkuit Makepung Sio-Sio, Samblong juga masih terlihat genangan air. Selain di Samblong, luapan air juga merendam permukiman warga di Desa Air Kuning, Jembrana. Perbekel Air Kuning, Samanhuri menerangkan, ada sekitar 14 KK di dua banjar yang rumahnya di bantaran sungai terendam banjir. Ketinggian airnya sekitar 1 meter. Meski demikian, warga tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Sekitar empat jam kemudian air perlahan surut. Di permukiman tersebut saat ini menjadi langganan banjir lantaran tanggul sungai jebol

Negara (Bali Post) Lantai bangunan pintu air Bendung Jero Pengentuh di Banjar Taman, Desa Batua-

gung, Jembrana, Selasa (23/1) jebol. Akibatnya, bangunan tersebut terancam ambruk. Jebolnya lantai itu diduga

Bali Post/kmb

BANJIR - Salah satu rumah warga yang terendam banjir di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Jembrana, Rabu (24/1) kemarin. sejak beberapa tahun lalu. Ketika air sungai meluap, banyak rumah warga yang kebanjiran. Bahkan, belakangan ini tanggul sungai yang jebol itu kerusakannya semakin melebar ke sisi barat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang,

Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Jembrana I Wayan Darwin yang turun ke lokasi banjir mengatakan penyebab sering terjadinya banjir di kawasan ini karena lokasinya di hilir. Begitu pula merupakan pertemuan dua

daerah aliran sungai (DAS). Setiap air sungai meluap disertai dengan air laut pasang, pasti akan terjadi banjir rob. Dua DAS yang saling bertemu itu adalah DAS Sowan (Tukad Samblong) dan DAS Pergung (Tukad Yeh Kuning). (kmb26/kmb)

akibat sering terjadinya hujan lebat, sehingga menggerus tahan di bawahnya. Jebolnya lantai itu pertama kali diketahui penjaga Bendung Jero Pengentuh, I Wayan Sudi Artawan. Saat ditemui Rabu (24/1) kemarin, Sudi Artawan mengatakan peristiwa jebolnya itu diperkirakan terjadi pada Selasa malam. Sebab, sebelumnya ia sempat mengecek kondisi pintu bendung dan tidak ada masalah. Keesokan harinya, ia hendak memantau kondisi dan melihat ada tanah yang jebol. Tanah yang berada di dekat pintu air itu diduga tergerus air hujan. Diperkirakan ada kebocoran pada terowongan saluran pintu air di sisi barat. Sekitar enam bulan lalu,

pintu air Bendung Jero Pengentuh sempat dicek oleh Bagian Sumber Daya Air (SDA) Pemkab Jembrana. Saat itu, tidak ditemukan adanya kebocaran seperti yang diperkirakan sebelumnya. Namun setiap ada air meluap, di sebelah utara terlihat keluar air dari saluran pintu. Selain di pintu air, penahan sungai di dekat bendung juga jebol. Panjangnya sekitar 10 meter. Senderan yang ambles itu di samping tanah kebun warga dekat dengan jembatan penghubung jalan Batuagung-Sawe Rangsasa. Bila tidak segera ditangani dikhawatirkan akan semakin meluas dan membahayakan jembatan. Sementara Kabid SDA pada Dinas Pekerjaan Umum,

Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana Wayan Widnyana mengaku telah mengecek jebolnya lantai bangunan di pintu Bendung Jero Pengentuh termasuk senderan yang di dekat jembatan. Bendung yang dibangun sejak tahun 1970-an itu merupakan aset milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida. Saat ini pengelolaannya diserahkan ke kabupaten. Pihaknya akan memperbaiki kerusakan lantai pintu bendung itu. Dugaannya memang karena terjadi kebocaran pada terowongan saluran pintu air di sisi barat. Sementara untuk senderan di pinggir jembatan yang jebol, akan dilaporkan ke BWS. (kmb26)

Lantai Pintu Bendung Jero Pengentuh Jebol

Bali Post/olo

JEBOL - Lantai di pintu air Bendung Jero Pengentuh, Batuagung terlihat jebol dan mengancam bangunan.


Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

BULELENG

11

Hadir di Deklarasi KBS-ACE, Tiga Perbekel Diklarifikasi Singaraja (Bali Post) – Tiga perbekel memenuhi undangan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Buleleng untuk menjalani klarifikasi terkait dugaan kehadirannya dalam deklarasi pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-ACE). Ketiga perbekel yang memberikan keterangannya masing-masing Perbekel Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng I Ketut Suka dan Perbekel Desa Panji Kecamatan Sukasada, I Made Sutama diklarifikasi di Sekretariat Panwaslu Buleleng. Perbekel Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan Gede Wardana diklarifikasi di Sekretariat Panwascam Kubutambahan. Sementara Perbekel Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar Gede Riasa rencananya akan diklarifikasi di Sekretariat Panwascam Banjar, Kamis (25/1) ini. Dalam klarifikasi tersebut, Perbekel Desa Kalibukbuk Ketut Suka mengatakan, dalam deklarasi KBS-ACE di Taman Kota, Sabtu (20/1) lalu hanya kebetulan. Saat dia melihat warganya berada di lokasi kegiatan, dia ikut menyaksikan parade budaya yang menjadi bagian dalam acara deklarasi tersebut. Sementara Perbekel Desa Panji Made Sutama dalam klarifikasi itu mengakui ada di lokasi deklarasi KBSACE. Hanya, dia tidak mengikuti kegiatan deklarasi, tetapi di lokasi deklarasi karena kebetulan membeli bakso. Sedangkan Perbekel Desa Bukti Gede Wardana secara tegas menyatakan hadir di tempat itu hanya beberapa menit. Di lokasi ini, dia hanya memantau warganya yang hadir dalam acara tersebut. Selanjutnya, dia memilih meninggalkan lokasi deklarasi. Atas keterangan ketiga perbekel itu, anggota Panwaslu Divisi Hukum dan Penindakan Putu Sugiardana mengatakan, mereka dimintai keterangan untuk mengklarifikasi mengenai kehadiran perbekel terkait ajang politik yang sudah jelas dilarang oleh regulasi. Terkait keterangan yang sudah diberikan oleh ketiganya, Panwaslu belum menyimpulkan apakah kehadiran ketiga perbekel itu melanggar regulasi atau tidak. Sebaliknya, Panwaslu akan mengkaji kembali sesuai mekanisme yang ada. Selain itu, alasan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan data dan bukti yang ditemukan di lokasi deklarasi. “Artinya sebelum yang bersangkutan melanggar atau tidak perlu didengar keterangannya, mesti kita beri kesempatan untuk yang bersangkutan apa alasannya hadir dalam deklarasi yang diawali parade budaya itu. Hasilnya, belum kami simpulkan karena masih perlu dicocokkan dengan regulasi apakah perbuatannya itu melanggar atau tidak,” katanya. Sebelumnya, Panwaslu Buleleng menemukan empat perbekel hadir dalam deklarasi KBS-ACE pada Sabtu (20/1) lalu. Perbekel dilarang menghadiri kegiatan partai politik, sebagaimana yang diatur dalam UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa pasal 51 huruf b, huruf g dan huruf j. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KLARIFIKASI - Panwaslu Buleleng mengklarifikasi keterangan tiga perbekel yang hadir dalam deklrasi paslon KBS-ACE, Rabu (24/1) kemarin.

Suara Buleleng Sinergitas Antarnegara Menteri Pertahanan AS James Mattis setelah bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu. Ia hadir ke Istana Negara bertemu Presiden Jokowi. Momen ini diisi perbincangan singkat, pertemuan tertutup sekaligus menjadi kerja sama di bidang ekonomi dan pertahanan. Kami harap Indonesia yang menjadi poros maritim dapat membina hubungan sinergis antarnegara. Bilamana banyak oknum masyarakat mendemo AS, harus dipikirkan implikasi baik atau tidaknya demo tersebut. Gung Surya, Lovina

Pengawasan Keamanan Bersama Pemerintah RI terbuka dengan negara mana pun masuk ke Indonesia. Namun, untuk mengawasi orang asing yang masuk ke Indonesia harus lebih diawasi. Inilah peran semua pihak baik imigrasi, aparat keamanan dan masyarakat luas. Zona darat, laut, dan udara sebagai jalur orang asing masuk harus diawasi keamanannya dengan ketat. Mologan, Seririt

Sanitasi Kesehatan untuk Papua Saudara kita di Papua masih memerlukan bantuan kesehatan. Sanitasi lingkungan dibutuhkan untuk mencegah penyakit menular. Jangan sampai pencernaan balita dan anak-anak tidak lancar. Masalah kesehatan di Papua, ini bukan hanya mengenai dokter, tetapi perlu asupan gizi makanan yang sangat penting. Direksen, Teratai

Kebutuhan Listrik Masa Depan Pada masa mendatang, kabel bawah laut Jawa-Bali penting untuk kebutuhan listrik jangka panjang. Di mana penduduk Bali makin berkembang, jadi kebutuhan ke depan harus sudah dipikirkan kembali. Rencana kabel bawah laut bukan berarti buruk, asalkan itu tidak melanggar aturan. Maka itu, instansi pusat harus lebih sering mensosialisasikan ke masyarakat. Sebab, nilai proyek ini pasti sangat banyak. Gung De, Ngurah Rai

Tidak Bicara di Atas Meja Peran pemerintah, DPRD, dan tokoh masyarakat bukan hanya berbicara di media massa. Mereka harus banyak blusukan turun ke masyarakat. Lebih serius melayani masyarakat dengan terjun ke lapangan. Apa keluhan-keluhan masyarakat harus ditangani cepat, sehingga tidak hanya bisa bicara di atas meja. Pasek Sujana, Bantang Banua

Bali Post/kmb38

BANJIR – Akses jalan di Dusun Corot, Desa Dencarik tertutup potongan kayu dan lumpur pascabanjir bandang, Selasa (23/1) malam lalu. Warga di sekitar membersihkan puing-puing dan kayu yang terbawa air bah.

Banjir Bandang, Ratusan Rumah di Dencarik Terendam

Singaraja (Bali Post) –

Ratusan rumah di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar terdampak banjir bandang Selasa (23/1) malam. Banjir bandang ini akibat volume air sungai atau Tukad Tampekan meluap hingga menggenangi rumah warga. Tak hanya itu, hektaran sawah yang ditanami padi serta tanaman lain turut terdampak hingga mengancam gagal panen. Informasi dikumpulkan di lapangan Rabu (24/1) kemarin, menyebutkan, sejak malam hujan deras melanda hampir seluruh wilayah Buleleng. Sekitar pukul 20.00 Wita, air mulai meluap hingga menggenangi pekarangan rumah warga. Tidak hanya aliran banjir, namun batang pohon hingga ranting pohon dan lumpur menggenang ke ruangan rumah warga. Jembatan di perbatasan Dusun Corot dan Dusun Bajangan juga terancam putus karena diterjang banjir. Jalan ini sempat tertutup karena tergenang air dan batang kayu yang digerus air. Bahkan, mobil milik salah seorang warga nyaris dihanyutkan banjir karena saat kejadian pemiliknya lupa memindahkan ke tempat yang lebih aman. Pascamusibah itu, warga

bergotong royong membersihkan rumah warga yang terendam lumpur dan membersihkan jalan yang tertutup potongan kayu dan lumpur agar bisa kembali dilalui kendaraan. Terlihat juga aparat TNI dan polisi bahu-membahu membersihkan sisa material yang dihayutkan banjir. Salah seorang warga Dusun Corot, Ketut Budiarta (37), menceritakan saat kejadian dia dan warga lainnya sedang istirahat di rumah. Saat itu, hujan deras hingga air di sungai semakin membesar dan meluap menerjang rumah warga. Saat itu, ketinggian air diperkirakan mencapai 60 cm. Terjangan banjir ini menghayutkan kasur, perlengkapan dapur, dan barang-barang miliknya. Tembok panyengker rumahnya ikut ambruk

akibat tergerus air dari arah selatan. Khawatir akan situasinya bertambah parah, dia bersama anggota keluarganya yang lain terpaksa mengungsi ke Balai Dusun Bajangan. “Tiba-tiba air sungai meluap dan menerjang rumah dan saya takut hingga mengungsi ke Balai Dusun Bajangan. Saat itu, perlengkapan rumah sudah hanyut semua karena teerlambat saya pindahkan,” tuturnya. Hal senada diungkapkan Putu Mastika (37). Dia mengaku tahu rumahnya terendam banjir bandang setelah dihubungi oleh kerabatnya. Dia nekat menerobos genangan air di jalan menuju rumahnya. Tiba di rumahnya air sudah masuk ke dalam rumah dan dia bersama keluarganya menyelamatkan diri. Namun, mobil dan sepeda

motor miliknya tidak bisa dipindahkan hingga terendam lumpur tebal. “Pasrah saja, mobil dan motor saya tinggal dan syukur sekarang masih ada. Tidak sampai dihayutkan banjir,” katanya. Kondisi memprihatinkan juga dialami Kadek Kartini (45). Dia bersama suami, anak, dan mertuanya yang sudah lanjut usia sekarang tidak memiliki perlengkapan rumah tangga karena semuanya dihanyutkan banjir bandang. Bahkan, Kartini mengaku tidak memiliki beras yang akan dimasak. Sementara dia harus mengurus kebutuhan keluarga termasuk mertuanya yang sudah lansia. Dia juga mengungsi ke rumah tetangganya. “Sudah tidak ada yang diselamatkan semuanya hanyut. Saya kasian mertua sudah tua dan waktu banjir syukur saya bisa selamatkan, dan ajak mengungsi. Mudah-muduhan segera ada bantuan,” jelasnya. Perbekel Desa Dencarik Putu Budiasa mengatakan, pascabanjir bandang ini

pihaknya masih mendata rumah warga yang terdampak banjir. Dia memperkirakan rumah warga yang terdampak banjir mencapai ratusan rumah. Untuk menghindri jatuhnya korban jiwa, dia telah mengungsikan 15 kepala keluarga (KK) ke Balai Dusun Bajangan. Selain itu, puluhan hektar sawah dan tanaman anggur terdampak dan dipastikan akan mengalami gagal panen. “Paling parah itu rumah warga di pinggir sungai hingga di utara tepatnya pinggir jalan SingarajaSeririt,” jelasnya. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur mengatakan, banjir bandang itu diakibatkan curah hujan tinggi. Selain itu, aliran sungai yang tersumbat kayu membuat air mudah meluap ke jalan raya Singaraja-Seririt. Terkait kerusakan lahan pertanian, Subur merencanakan mengusulkan bantuan pemulihan kepada pihak BPBD Provinsi Bali. (kmb38)

Hasil Sidak di Lapas

Puluhan HP dan Pisau Cutter Dimusnahkan

Singaraja (Bali Post) – Puluhan barang terlarang hasil sitaan petugas keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja dimusnahkan, Rabu (24/1) kemarin. Barang yang diduga milik penghuni lapas itu seperti handphone (HP), charger, powerbank, kartu domino, dan pisau cutter. Barang terlarang tersebut merupakan hasil sitaan selama tahun 2017. Barang siataan itu terdiri dari 60 HP yang masih berfungsi dan ada pula yang sudah rusak. Dari pengecekan petugas, HP yang masih berfungsi itu justru berisi bukti-bukti transaksi narkoba dan juga transaksi perjudian togel. selain itu, enam buah powerbank, puluhan charger, dan kartu domino dan remi juga berhasil disita. Tidak itu saja, belasan pisau cutter ditemukan di dalam sel tahanan. Pisau cutter itu sebenarnya dimanfaatkan warga binaan untuk kegiatan pengembangan bakat dan

keterampilan. Hanya, beberapa warga binaan justru membawa cutter itu masuk ke dalam ruang tahanan. Seluruh barang terlarang itu disita dan dimusnahkan untuk menghindari kemungkinan akan dimanfaatkan kembali oleh warga binaan. Kepala Lapas Kelas II B Singaraja Edi Cahyono mengatakan, razia ke dalam ruang sel dilakukan sebulan setelah dirinya ditugaskan memimpin lapas di Bali Utara. Dalam sidak yang dilakukan, pihaknya menyasar pemakaian HP oleh warga binaan. HP banyak disalahgunakan oleh warga binaan. Hingga sekarang, penggeledahan barang terlarang di dalam lapas terus dilakukan. Dengan upaya ini, kalau ada kelalaian dari pintu masuk utama, ada pengunjung yang memasukkan barang terlarang, maka penggeledahan rutin di dalam sel sebagai upaya pencegahan terakhir. “Biasanya menyembunyikan di pakaian dalam, setelah di

ruang besuk baru diserahkan. Nah kalau di dalam ruang tahanan, biasanya disembunyikan di bawah bantal, di pakaian bekas, atau di dalam kasur. Itu kasurnya dirobek, malam dibuka untuk ambil HP, pagi dimasukkan lagi dan dijahit lagi. Setelah kita dalami barang bawaan itu didapat dari kiriman pihak keluarga warga binaan,” katanya. Menurut Edi, warga binaan yang kedapatan membawa barang terlarang itu akan dikenakan sanksi disiplin. Sanksinya adalah tidak mendapatkan hak warga binaan sesuai UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, baik itu tidak mendapatkan cuti menjelang bebas (CB), pembebasan bersyarat (PB), hingga pengurangan masa pidana (remisi). “Yang tidak berkelakuan baik atau melanggar aturan dikenakan hukuman disiplin, berupa enam hari tutupan sunyi, dan tidak diberikan hak baik CB, PB dan remisi,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DIMUSNAHKAN – Berbagai jenis barang terlarang hasil sidak petugas Lapas Kelas II B Singaraja dimusnahkan, Rabu (24/1) kemarin.

Sepeda Motor Masuk Jurang

Pengendara Tewas, Dua Orang Luka Serius Singaraja (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) akibat out of control (OC) kembali merenggut korban jiwa. Kali ini terjadi di Jalan Desa Pacung – Desa Sembiran Km 27-28 wilayah Banjar Dinas Sembiran Bawah, Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. Pengendara sepeda motor DK 5477 UI Nyoman Winasa

(60), warga Desa Bondalem Kecamatan Tejakula tewas di lokasi kejadian. Sedangkan dua orang korban yang diboncengnya masing-masing istrinya Wayan Sulastri (55) dan anaknya Sukeni (6) mengalami luka serius hingga dirawat di tempat bidan praktik Desa Pacung. Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suar-

tika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (24/1) kemarin, mengatakan pengendara sepeda motor DK 5477 UI membonceng istri dan anaknya melintas dari selatan sekitar pukul 06.30 Wita. Memasuki jalan menurun dan tikungan tajam, remnya tiba-tiba tidak berfungsi (blong - red). Akibatnya, laju kendara-

an tidak bisa dikendalikan dan korban terjun bebas ke dalam jurang sekitar enam meter. Akibat benturan itu, Winasa mengalami luka berat dan meninggal dunia. Sementara istri dan anaknya selamat, namun mengalami luka serius dan masih memerlukan perawatan medis. Menurut AKP Suartika,

dari pemeriksaan saksi-saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), lakalantas ini murni karena rem kendaraan yang dikendari korban tidak berfungsi alias blong. Situasi ini ditambah dengan jalan licin karena hujan deras, sehingga pengendara kesulitan mengendalikan kendaraan dan terjadi OC. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Penduduk Buta Aksara Capai 15,4 Persen Semarapura (Bali Post) Buta aksara masih membelit ribuan masyarakat Kabupaten Klungkung. Mayoritas sudah berusia tak produktif. Guna meminimalisasi itu, langkah pengentasan terus digulirkan Pemkab. Sesuai data yang dihimpun, jumlah pendudukan Kabupaten Klungkung mencapai 230.861 jiwa. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gde Darmawan menjelaskan tercatat 15,4 persen masih buta aksara. Bali Post/kmb45 Tersebar di Kecamatan Banja- Dewa Gde Darmawan rangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. “Sesuai data terakhir, yang sudah melek aksara 84,6 persen,” ungkapnya di sela-sela mengikuti acara bedah desa di Desa Nyalian, Banjarangkan, Rabu (24/1) kemarin. Buta aksara mayoritas membelit masyarakat usia tak produktif. Sebab, pada masa kelahirannya, perkembangan pendidikan tidak begitu pesat. Demikian pula akses sekolah tidak semudah saat ini. Langkah pengentasan sudah dilakukan pemkab melalui pelayanan tutor keluarga dan menggalakkan kejar paket C. “Tutor keluarga untuk menangani masyarakat yang malu datang ke sekolah maupun ke balai banjar,” sebutnya. Program tersebut juga telah didukung dengan pengadaan petugas pusat kegiatan belajar masyarakat. Jumlahnya menyesuaikan dengan yang diajar. “Yang diajar usia masih produktif, maksimal 50 tahun. Ini cukup efektif,” kata pejabat asal Desa Manduang Kecamatan Klungkung ini. Meningkatkan animo untuk belajar, masyarakat bersangkutan juga diberikan motivasi oleh petugas Yowana Gema Santi yang direktut Pemkab Desember 2017. “Kami sudah koordinasikan supaya petugas itu bisa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk menempuh pendidikan,” tandasnya. (kmb45)

LONGSOR - Bangunan kemulan warga Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, I Wayan Alit Ardika longsor, Rabu (24/1) dini hari.

Dikira Gempa, Senderan ”Sanggah Kemulan” Longsor Semarapura (Bali Post) -

Bali Post/sos

BALIHO - Baliho pendukung bakal pasangan calon Suwasta yang bertarung dalam pilkada serentak dicat pilok. Baliho itu terpasang di perempatan utara RSUD Klungkung.

Jelang Pilkada Serentak, Diwarnai Aksi Vandalisme

Semarapura (Bali Post)Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung mulai memanas. Aksi vandalisme terhadap baliho dukungan untuk bakal pasangan calon telah terjadi. Padahal, sebelumnya pasangan yang bertarung sudah meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. Vandalisme itu ditunjukkan dengan mencoret baliho dukungan untuk bakal pasangan calon I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta). Cat berwarna kuning keemasan menutupi gambar wajah pemasang I Dewa Gede Alit Saputra yang masih berstatus sebagai kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Parahnya, aksi tak terpuji itu menyasar seluruh baliho yang terpasang di seputaran kota Semarapura, yakni di Jalan Raya Batu Tabih, perempatan utara RSUD, pertigaan Jalan Jempiring, dan selatan Kantor Camat Klungkung. Alit Saputra yang dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui hal tersebut. Diduga dilakukan oknum yang aspirasinya berseberangan. “Pagi ini saya dapat laporan dari teman-teman yang melihat di lapangan. Bahwa empat baliho dukungan saya untuk paslon Suwasta dirusak oleh orang tak dikenal dengan cara menyemprotkan cat pilok gold tepat ke gambar wajah saya,” ungkapnya, Rabu (24/1) kemarin. Aksi itu sudah dilaporkan ke Polres Klungkung dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Diharapkan bisa disikapi dan semaksimal mungkin dilakukan penyelidikan dan penindakan karena itu masuk ranah kriminalitas. “Cara-cara seperti ini jelas merusak tatanan demokrasi. Di mana setiap orang bebas menentukan aspirasinya karena dilindungi undang-undang,” tegasnya. Pria asal Lingkungan Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod ini sejak awal menyatakan dukungannya jatuh pada incumbent. Bertolak belakang dengan rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang mengarahkan ke Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) yang diusung PDI-P dan PKPI. Menurutnya, soal dukungan tak semata-mata dilihat dari partai, namun lebih pada bukti kerja. Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan menyatakan penanganan persoalan tersebut belum menjadi ranahnya. Sebab, belum ada penetapan pasangan calon. Namun, karena sifatnya laporan, itu ditindaklanjuti dengan klarifikasi. “Apakah ada saksi yang melihat, terus terlapornya siapa. Itu akan kami dalami lagi,” jelasnya. Bakal pasangan calon sempat mengimbau pesta demokrasi lima tahunan ini bisa berjalan secara kondusif. (kmb45)

Bali Post/sos

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Klungkung, Rabu (24/1) dini hari mengakibatkan senderan sanggah kemulan warga Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, I Wayan Alit Ardika, longsor. Materialnya juga nyaris menimbun kendaraan. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai jutaan rupiah. Menurut Alit Ardika, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00 Wita, bertepatan dengan guyuran hujan lebat. Saat itu ia tengah di RSUD Klungkung menunggui keluarganya yang sakit. “Saya dihubungi kerabat. Katanya senderan amblas,” tuturnya. Longsor sepanjang 4 meter itu juga menggerus dua palinggih yang ada di dalamnya. Kerugian materi ditaksir mencapai jutaan

rupiah. “Palinggih rusak berat. Ini tumben terjadi,” terangnya. Materialnya juga nyaris menimbun dua unit sepeda motor milik Made Minggu. “Motornya kena tanah. Untung tidak rusak. Yang rusak hanya tempatnya saja. Atapnya ambruk,” ucapnya. Kejadian tersebut, kata pria paruh baya ini diawali suara gemuruh, dikira gempa. Hal tersebut membuatnya yang tengah tidur

langsung bergegas bangun dan berlari ke halaman. “Ternyata baru dilihat, itu yang longsor,” sebutnya. Longsor juga terjadi pada tebing di jalan raya perbatasan BanjarangkanGianyar. Materialnya menimbun badan jalan hingga memicu terjadinya kemacetan lalu lintas. Penanganan langsung dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Penanganan juga dikoor-

dinasikan Pemadam Kebakaran maupun Pol PP,” ungkap Kalak BPBD Klungkung Putu Widiada. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang melakukan pemantauan meminta masyarakat untuk waspada akan munculnya kejadian serupa, terlebih yang bermukim di kawasan berbukit. “Angin kencang juga berpotensi terjadi. Pohon tumbang perlu juga diwaspadai,” katanya. Seperti berita sebelumnya, bencana longsor untuk di kecamatan Klungkung berpotensi terjadi di Desa Selisihan, Manduang, Selat, Akah, Tangkas, Kelurahan Semarapura Kangin, dan Kelurahan Semarapura

Kelod Kangin. Kecamatan Banjarangkan, berpotensi di Desa Tohpati, Bungbungan, Nyalian, Tusan, Getakan, Aan, dan Nyanggekan. Sementara untuk Kecamatan Dawan, berpotensi di Desa Paksebali, Gunaksa, Besan, dan Pikat. Kecamatan Nusa Penida, ada di Desa Kutampi, Batu Kandik, Bungamekar, Suana dan Pejukutan. Selain itu, bumi serombotan juga berpotensi terkepung angin kencang, terutama pada desa yang berada di kawasan pesisir. Demikian juga dengan tsunami. Bencana banjir juga berpotensi melanda. Hanya itu lebih banyak di kawasan perkotaan. (kmb45)

Bedah Desa Nyalian

Bupati Suwirta Dorong Pemanfaatan Sumber Air Bersih DESA Nyalian Kecamatan Banjarangkan, Klungkung memiliki potensi sumber air bersih melimpah dan sangat layak dikonsumsi. Kekayaan alam itu langsung dilirik Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memimpin acara bedah desa, Rabu (24/1) kemarin. Diharapkan, hal ini bisa digarap untuk menambah pendapatan desa. Sumber air, salah satunya berada di Dusun Tegalwangi, tepatnya di areal Pura Tirta Harum. Namun, hal itu belum dimanfaatkan secara maksimal. Terlihat dari masih banyaknya terbuang percuma ke Tukad Melangit. Diperkirakan, mata air ini mengeluarkan air 15 liter per detik. Warga setempat hanya mampu mengambilnya dengan galon plastik dengan jumlah yang sangat terbatas. Menuju mata air ini harus

menempuh jarak sekitar 300 meter dari kawasan permukiman. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang didampingi Ny. Ayu Suwirta dan puluhan rombongan bedah desa pun turut meminum air yang segar ini. Perbekel Desa Nyalian Ida Bagus Alit Negara mengatakan selama ini warga mengambil air hanya menggunakan galon untuk langsung dikonsumsi sendiri. Belum dimanfaatkan secara optimal, dan terbuang karena letaknya yang cukup jauh dan harus menuruni ratusan anak tangga. Dusun Uma Anyar juga memiliki sumber mata air yang berlimpah serta belum digarap maksimal. Untuk menuju ke lokasi, diperlukan tenaga ekstra karena harus berjalan kaki melalui jalan tanah setapak yang terjal dan

belum terisi anak tangga. Bupati Suwirta berharap desa dapat mengembangkan potensi ini sehingga mampu menambah pendapatan desa. “Wah kalau semua mata air di sini ditata dengan dibuatkan kolam pemandian dan dijadikan objek wisata, pasti akan mampu meningkatkan PADes,” ujarnya. Menindaklanjuti hal itu, PDAM langsung perintahkan untuk melakukan survei dan penelitian terhadap kedua sumber air ini. Jika dibutuhkan, bisa dimanfaatkan untuk disalurkan memenuhi kebutuhan warga. Kepala unit PDAM Banjarangkan Ida Bagus Wahyudi mengatakan kebutuhan air di Kecamatan Banjarangkan masih dapat terpenuhi. Namun demikian, pihaknya akan dilakukan survei pada sumber mata air itu. Pi-

haknya pun mencoba mengusulkan permohonan bantuan

pembangunan jaringan ke pemerintah pusat. (ad1179)

Bali Post/ist

TINJAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau sumber mata air di Desa Nyalian saat acara bedah desa, Rabu (24/1) kemarin. Ia berharap kekayaan alam ini bisa dimanfaatkan desa untuk menambah pendapatan.


Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

SOSOK BKK untuk Pengungsi SITUASI Gunung Agung saat ini menyulitkan desa-desa di daerah Kawasan Rawan Bencana itu memanfaatkan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Desa-desa di lereng Gunung Agung itu khususnya di radius 6 km harus disibukkan dengan penanganan pengungsi, hingga banyak desa di sana belum merampungkan laporan pertanggungjawaban BKK 2017. Tetapi, BKK ternyata juga bisa digunakan untuk memberdayakan pengungsi, sebagaimana petunjuk teknis penggunaannya. BKK itu bukan sekadar dimanfaatkan untuk proyek fisik atau upacara adat semata. ‘’BKK itu bisa juga digunakan memberdayakan masyarakat. Bukan hanya mengoptimalkan potensi wilayah saja. Jadi BKK itu sangat bisa digunakan untuk penanganan pengungsi. Dengan BKK itu jadi lebih efektif,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana saat bertemu perbekel di Karangasem, Selasa (23/1) lalu. Kepada desa-desa yang berada di wilayah KRB, pihaknya membuka diri membedayakan masyarakat yang ada di lokasi pengungsian itu, dengan catatan tetap mengajukan proposal. Dengan cara itu anggaran BKK dapat terserap dengan baik. ‘’Jangan sampai tidak ada proposalnya. Kalau tidak ngamprah (terakhir 31 Agustus), dana tentu tidak cair,’’ kata Lihadnyana mengingatkan menjawab pertanyaan penggunaan BKK untuk Desa Sebudi yang tidak cair tahun 2017 itu lantaran terlambat menyampaikan proposal, menyusul situasi level IV Gunung Agung. Desa Sebudi, Selat itu sesungguhnya menjadi salah satu desa terpadat di Karangasem. Sebab, di desa itu ada 12 desa pakraman dan 8 subak abian yang tahun lalu menyedot dana BKK Rp 2,6 miliar. Dana BKK itu terpaksa tak bisa cair, lantaran terlambat menyampaikan proposal dan RAB-nya. Saat ini pihak Desa Sebudi memohon agar dana itu bisa dicairkan tahun ini. Tetapi, itu tak memungkikan karena sudah tutup tahun anggaran. (gik)

Longsor Nyaris Putus Jalan Dlundungan-Asti

Amlapura (Bali Post) Hujan lebat dalam minggu-minggu terakhir ini menimbulkan kerusakan Infrastruktur sangat parah di sejumlah wilayah Kabupaten Karangasem. Salah satunya, akses jalan Dlundungan-Asti di Desa Ban, Kubu itu nyaris putus. Di tempat itu terjadi longsor relatif parah. Tanah longsor itu bahkan hampir memutuskan badan jalan di tempat itu. Karena itu, perlu segera ditangani, sebab jika tidak diperbaiki secepatnya maka dikhawatirkan juga akan menggerus gedung sekolah di sebelahnya. Untuk memastikan penanganannya, BPBD Karangasem bersama Dinas PUPR Karangasem, legislator setempat dan instansi terkait lainnya meninjau lokasi longsor yang relatif parah itu Rabu (24/1) kemarin. Kerusakan akses jalan satu-satunya itu memang cukup parah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsornya jalan itu. Tetapi, akses lalu lalang warga setempat menjadi sangat terganggu. ‘’Yang saya takutkan, akses jalan itu terputus dan gedung sekolah (SDN 4 Ban) itu ikut tergerus. Kasihan anak didik itu dalam menjalankan proses belajar mengajar. Mereka di sana pasti secara psikis punya perasaan waswas,’’ kata legislator asal Kubu Nyoman Musna Antara, seraya menegaskan akan mengawal proses penganggaran proyek itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem sudah mendata dengan turun ke lokasi titik longsor itu untuk proses penanganan lebih lanjut. Rencananya, dampak bencana ini akan ditangani menggunakan anggaran tidak terduga. BPBD Karangasem akan segera menunjuk rekanan untuk mengerjakan perbaikan akses jalan tersebut. “Rencananya penanganan jalan longsor itu menggunakan dana tak terduga. Besarannya masih dihitung Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Karangasem,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa. Kepala Dinas PUPR Karangasem I Ketut Sedana Merta mengatakan, setelah pengecekan langsung ke lapangan, pihaknya kini sedang membuat perencanaan. Sejauh ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Karangasem. Akses jalan ini rencananya akan ditangani tahun ini melalui belanja tidak langsung. Namun, besaran anggarannya belum bisa dipastikan. Pihaknya berharap, warga setempat maupun pihak terkait yang sangat berkepentingan terhadap akses jalan tersebut, bisa bersabar. Alasannya, semua sedang berproses. (kmb31)

Bali Post/kmb31

JALAN LONGSOR - Akses jalan Dlundungan-Asti yang longsor akibat hujan lebat dalam seminggu terakhir.

KARANGASEM

13

BNPB Cek Sirene Gunung Agung Drone Hilang Gagal Ditemukan

Amlapura (Bali Post) –

Cuaca ekstrem telah meningkatkan kewaspadaan masyarakat Karangasem yang sedang dihadapkan pada situasi ancaman erupsi Gunung Agung. Para pemangku kepentingan tak kalah serunya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), misalnya, secara berkala melakukan pengecekan sirene di Kecamatan Kubu. Sirene itu sangat vital karena berfungsi memberi sinyal tanda bahaya, jika secara signifikan terjadi peningkatan aktivitas Gunung Agung. Seperti pada Rabu (24/1) kemarin, personel BNPB bersama personel Tim Eearly Warning System – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (EWS-BPBD) Karangasem melakukan pengecekan di ketiga titik pemasangan sirene. Dua dari tiga titik itu berada di Kecamatan Kubu masing-masing sirene VI di Pos Polisi Tianyar dan Sirene V di Pos Batuniti. Terakhir tim mengecek kondisi peralatan serupa yang terpasang di Koramil Abang. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem I.B. Ketut Arimbawa mengatakan, pengecekan alat sensor bunyi itu merupakan kegiatan rutin untuk memastikan sirene dalam kondisi baik. Tim mengecek fungsi masing-masing komponen secara detail. Tim juga membersihkan peralatan dari kotoran yang menempel terutama pada bagian sirene. Selain itu mengecek tegangan sirene, memanaskan mesin genset dan melakukan pengisian BBM. ‘’Tegangan dinyatakan normal apabila tegangan baterai di atas 21.0 VDC. Kesimpulannya, ketiga sirene dalam kondisi baik,’’

jelasnya. Sirene yang dipasang BNPB itu dioperasikan secara manual. Jika ada situasi genting, petugas yang sudah ditunjuk akan mengaktifkan sirine secara manual, setelah mendapat instruksi dari pejabat berwenang. Bunyi sirene itu sebagai perintah bagi masyarakat untuk segera mengevakuasi diri. Bersamaan pengecekan sirene oleh BNPB itu relawan Pasebaya Gunung Agung itu mencoba mencari drone AI 450 ER milik Aeroterrascan Bandung yang hilang saat melaksanakan misi mengambil sampel gas kawah Gunung Agung. Sayangnya misi pencarian yang melibatkan 15 relawan dan personel Koramil Selat itu gagal. Drone tidak berhasil ditemukan. Pencarian dipusatkan di kawasan hutan Pura Pasar Agung Sebudi, Desa Sebudi, Selat. Relawan melakukan penyisiran di daerah atas pura dan di lembah sisi barat juga pada bagian timur pura. Relawan naik sambil membawa makanan untuk monyet liar. Mereka mencoba mencari jejak drone selama

Amlapura (Bali Post) – Guna meningkatkan pelayanan kepada wisatawan serta mendongkrak pendapatan asli daerah, Pemkab Karangasem mencoba memaksimalkan potensi aktivitas penyeberangan wisata Padangbai-Gili Trawangan, Lombok Utara. Langkah prioritas yang diambil yakni memermak dermaga rakyat Padangbai itu dengan cara penggantian total terhadap dermaga yang saat ini dominan menggunakan konstruksi kayu. Kepala Dinas Perhubun-

gan Karangasem I.B. Putu Swastika, Rabu (24/1) kemarin, mengatakan rencana pembangunan ulang dermaga itu sudah mendapat restu pemerintah pusat, yang ditandai pelimpahan aset kepada pemerintah kabupaten. Rencananya, proyek itu sudah akan dikerjakan Februari ini. Semua materialnya menggunakan konstruksi beton. ‘’Mei kita targetkan sudah rampung,’’ ujarnya. Untuk mewujudkan proyek tersebut, Pemkab Karangasem tidak sendiri. PT Patagonia Pelayaran In-

Amlapura (Bali Post) Di tengah kesibukan menghadari ancaman erupsi Gunung Agung, tahun ini jajaran Kodim 1623/ Ka ra ng a se m t e t a p a ka n melaksanakan program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD). Targetnya, membuka badan jalan sepanjang tiga kilometer di Desa Sidemen, Kecamatan Sidemen. Program TMMD itu juga diharapkan dapat membuka akses perekonomian masyarakat. Namun, kegiatan hari H TMMD itu baru akan dilaksanakan selepas Pilgub Bali. Persiapan pelaksanaan TMMD itu dibahas pada rapat bersama di Makodim Karangasem, Rabu (24/1) kemarin. Rapat dipimpin Dandim Letkol Inf. Beny Rahardian, dihadiri para perwira Kodim dan unsur terkait dari Pemkab Karangasem di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) I Komang Agung Sukasena, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wedasmara, serta Perbekel Sidemen I Gusti Lanang Oka. ‘’Pelaksanaan yang

sebenarnya Oktober, tetapi karena medannya sangat berat, maka akan kita awali dengan Pra-TMMD mulai Juli nanti,’’ terang Beny Rahardian. Sama dengan kegiatan TMMD dua tahun lalu di Desa Ban, Kecamatan Kubu. Badan jalan di sana akan dibuat selebar 7 meter. Start di Banjar Guminten, ruas jalan itu nantinya berfungsi menghubungkan Banjar Guminten dengan Desa Sinduwati. Untuk menyukseskan program tersebut, Pemkab Karangasem mengalokasikan anggaran Rp 1,7 miliar. Kepala DPMD Agus Sukasena mengatakan, Sidemen dipilih sebagai lokasi pelaksanaan TMMD, untuk menjawab persoalan infrastruktur jalan yang dihadapi masyarakat, terutama warga Banjar Guminten. Selain akses pengangkutan hasil kebun, program TMMD itu nantinya akan mempermudah akses jalan dalam rangka kegiatan agama di Pura Puncak Sari Guminten, milik desa setempat, Pura Puncak Sari Cemeng dan Pura Dewangga. Pemkab Karangasem,

Bali Post/kmb

MENGECEK SIRENE - Petugas BNPB mengecek kondisi sirene di Pospol Tianyar, Kecamatan Kubu. hampir tiga jam. ‘’Kita fokuskan pencarian di sini karena ada warga Yeh Kori mengaku sempat melihat drone itu terbang di sekitar Pura Pasar Agung. Cuma memang informasinya kurang jelas,

apakah saat itu drone dalam posisi naik atau turun,’’ ungkap Ketua Pasebaya I Gede Pawana. Seperti diketahui, drone yang membawa sensor multigas itu hilang saat melak-

sanakan misi Selasa (23/1) pagi. Saat hilang kontak, drone berada di ketinggian 2.854 meter. ‘’Kita hanya ketemu monyet, di bagian atas pura. Jumlahnya sekitar 15 ekor,’’ kata Pawana. (kmb)

donesia sudah menyatakan kesanggupan mengucurkan CSR-nya Rp 1 miliar dari Rp 1,2 miliar dana yang diperlukan. Menurut Swastika, PT Patagonia Pelayaran Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di jasa akomodasi pariwisata, yang juga memiliki armada kapal cepat jalur Padangbai-Gili Trawangan. Perusahaan itu tidak menuntut kompensasi apa pun atas dana yang akan dikucurkan. Swastika mengatakan dermaga rakyat Padangbai itu nantinya dikelola Badan Usa-

ha Pelabuhan (BUP) di mana BUP itu sepenuhnya menjadi kewenangan Departemen Perhubungan. Prosesnya bisa melalui lelang ataupun penunjukan. Di luar masalah itu, saat ini sedang dikoordinasikan untuk kegiatan penggodokan teknis pengelolaannya. Dengan berpegangan pada Permendagri No. 19 Tahun 2016 dan Permenhub No. 166 Tahun 2016, teknis pengelolaannya diharapkan proporsional dalam artian mampu mengakomodir semua pihak termasuk kepentingan Desa Adat Padangbai.

Swastika menegaskan motivasi Pemkab Karangasem untuk terlibat dalam pengelolaan pelabuhan rakyat Padangbai itu bukan hanya karena kepentingan pendapatan daerah. Pemkab juga ingin memastikan aktivitas pelayaran itu bisa terkelola dengan baik, termasuk sisi keamanannya. Meskipun pelabuhan rakyat Padangbai itu hanya sebagai tempat transit menuju Gili Trawangan, tetapi keberadaannya sangat berdampak terhadap citra pariwisata Karangasem secara umum. (kmb)

Dermaga Rakyat Padangbai Segera Dipermak

TMMD Buka 3 Km Jalan di Sidemen

Bali Post/kmb

RENCANA TMMD - Dandim Letkol Inf. Beny Rahardian mengecek rencana lokasi TMMD di Banjar Guminten, Sidemen. kata Agus Sukasena, sangat mendukung terlaksananya program TMMD itu. Selain untuk akses pertanian, ruas

jalan hasil TMMD itu juga diarahkan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di Sidemen secara umum. ‘’Ang-

garan untuk TMMD ini sudah siap dan sudah dapat dipergunakan pertengahan tahun ini,’’ jelasnya. (kmb)

Sah, Pungutan Desa Pakraman yang Diatur ’’Pararem’’ Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Bali Jro Gede Wayan Suwena Putus Upadesa gerah dengan pernyataan bahwa pungutan desa pakraman yang ditengarai sebagai pungli (pungutan liar). Pernyataan tersebut dikatakan tidak berdasar alias ngawur. Mereka itu sama sekali tidak mengerti tentang hak ulayat desa pakraman di Bali. Lalu mengapa eksistensi desa pakraman yang mulia itu dituding melakukan pungli ketika menarik dana dari hasil pungutan? SESUNGGUHNYA desa pakraman itu sangat berhak memperoleh pendapatan baik dari iuran krama desa, pengelolaan hasil kekayaan desa pakraman, bantuan pemerintah baik pusat maupun daerah hingga menerima dari sumber pendapatan lainnya. Bendesa Agung menyampaikan kekecewaan itu saat hadir pada sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali di Gedung UKM Center,

Amlapura, Selasa (23/1) lalu. Dikatakan, kalau pungutan desa pakraman berdasarkan hasil paruman maupun awigawig disebut tidak sah, maka ini dinilai sangat mencederai sistem adat yang diakui secara nasional. ‘’Awig-awig itu disahkan bupati. Sekarang kalau awig-awig-nya tidak diakui, maka bupatinya dianggap apa. Kalau pejabat desa pakramannya tidak mematuhi isi awig-awig itu

Bendesa Agung MUDP Bali, Jro Gede Wayan Suwena Putus Upadesa. maka yang bersangkutan Terkait pungutan, itu sudah terkena sanksi aturan desa sangat jelas disebutkan pada adat. Tetapi dia tidak bisa Peraturan Daerah (Perda) dipidanakan,’’ katanya. Nomor 3 Tahun 2003 tentang Jro Gede Suwena kembali Perubahan Atas Perda Nomor memperingatkan desa pakra- 3 Tahun 2001 tentang Desa man itu diakui oleh negara. Pakraman khususnya Bab VI

Pasal 10 terkait Pendapatan Desa Pekraman. Pada ayat (1) dinyatakan pendapatan desa pakraman itu diperoleh dari urunan krama desa pakraman, hasil pengelolaan kekayaan desa pakraman, hasil usaha Lembaga Perkreditan Desa (LPD), bantuan pemerintah dan pemerintah daerah, pendapatan lainnya yang sah dan sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat. Karena itu, pungutan yang dilakukan desa pakraman yang diatur melalui pararem maupun awig-awig adalah sah secara hukum adat. ‘’Karena itu, hal itu tidak bisa dikatakan pungli,’’ tegas Jro Gede Suwena. Hukum adat itu bahkan diatur dalam amandemen kedua UUD 1945 sebagaimana diatur pasal 18 B yang menyatakan negara mengakui dan menghormati kesatuankesatuan masyarakat hukum

adat beserta hak-hak tradisionalnya, sepanjang masih hidup dan sesuai perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam undang-undang. Jadi, seharusnya semua pihak menghormati aturan yang dibuat desa adat itu melalui pararem atau awig-awig. Sehingga pungutan yang dilakukan desa adat yang pengaturannya melalui pararem itu sepanjang tidak berlebihan adalah sah secara hukum adat dan tidak bisa dikatakan pungli. Bendesa Agung meminta pihak desa pakraman di Bali tidak dibuat resah dengan pernyataan ini. Tetap kelola segala potensi yang ada di desa. Untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa. Dia meyakinkan keberadaan desa pakraman itu tidak

bisa diintervensi dengan cara ditakut-takuti seperti itu. Sepanjang pungutan itu sudah disepakati di dalam desa pakraman tersebut, tidak ada yang bisa memidanakan. Seperti diberitakan harian Bali Post sebelumnya, Kajari Karangasem I Nyoman Sucitrawan mengatakan pungutan desa adat tanpa dipayungi perda kabupaten adalah pungli. Pernyataan itu disampaikan pada rapat dengan pimpinan lembaga daerah yang tergabung pada Forkopinda Karangasem bersama seluruh bendesa adat se-Karangasem di Gedung UKM Center, Amlapura, Selasa 19 September tahun lalu. Sampai saat ini, pernyataan ini terus menimbulkan perdebatan. Khususnya bagi desa pakraman yang memiliki potensi pariwisata dan sudah dikelola secara mandiri. (gik)


TABANAN

14

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Kualitas Pelayanan Publik Harus Ditingkatkan

Tabanan (Bali Post) -

Pelayanan publik merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan bersih (clean governance) dan berwibawa serta efisien (good goverment). Pemkab Tabanan melalui bagian Ortal Tabanan menyelenggarakan bimbingan teknis pelayanan publik, di ruang rapat kantor bupati, Rabu (24/1) kemarin, dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan pemerintaah daerah. Bali Post/kmb24

FLUKTUASI HARGA - Terjadi fluktuasi harga-harga barang di pasar. Beberapa komoditas mengalamikenaikan harga sebaliknya beberapa kebutuhan pokok juga mengalami penurunan.

Operasi Pasar Tunggu Jadwal Bulog Tabanan (BaliPost) Harga beras medium di Tabanan masih bertahan di angka Rp 11.500. Meski tidak terjadi kenaikan, tetapi harga tersebut masih jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sementara operasi pasar yang direncanakan belum dilaksanakan di Tabanan. Alasannya, sedang menunggu jadwal dari Bulog Bali. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Primayani, Rabu (24/1) kemarin, mengatakan dari hasil monitoring harga, untuk beras medium masih bertahan di Rp 11.500 per kilogram. Tidak hanya harga beras medium, kenaikan juga terjadi di beberapa sektor seperti sektor perkebunan terjadi kenaikan seperti asam dari Rp 15.000 menjadi Rp 26.000 per kilogramnya. Lombok besar merah naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram. Ubi rambat dan ketela pohon sama-sama di harga Rp 6.000 per kilogram dari harga awal masing-masing Rp 5.000 dan Rp 4.000 per kilogram. Sektor perikanan terjadi kenaikan. Ikan asin teri KW1 dari Rp 70.000 menjadi Rp 80.000 per kilogramnya. Kenaikan terjadi pula garam rakyat naik dari Rp 8.000 menjadi Rp 9.000 per kilogram. Meski terjadi kenaikan di beberapa item, kata Primayani, cukup banyak pula kebutuhan pokok mengalami penuruan harga. Untuk jenis sayur-sayuran misalnya, semua harganya turun, baik sayur kol, sawi putih, kacang panjang, wortel, kentang, hingga tomat. Penurunan untuk sayur-sayurannya ini berada pada rentang persentase 10 persen hingga 75 persen. ‘’Penurunan hingga 75 persen terjadi pada sayur bayam dari Rp 8.000 per ikat menjadi Rp 2.000 per ikat,’’ ujar Primayani. Untuk hasil perkebunan selain kenaikan juga terjadi penurunan harga seperti harga bawang merah kualitas I turun dari harga Rp 23.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram, bawang merah kualitas II turun dari Rp 18.000 menjadi Rp 13.000 per kilogram, bawang putih kualitas I turun dari Rp 24.000 menjadi Rp 16.000 perkilogram, bawang putih kualitas II turun dari Rp 20.000 menjadi Rp 14.000 per kilogramnya, lombok merah kecil kualitas I turun dari Rp 50.000 menjadi Rp 32.000 per kilogramnya dan lombok merah kecil kualitas II turun dari Rp 45.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram. Disinggung operasi pasar yang belum terealisasi, Ketua Pelaksana Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bulog Bali. ‘’Sedang menunggu keputusan Bulog dan menunggu jadwal. Mudah-mudahan bisa digelar dalam waktu dekat ini,’’ ujarnya. (kmb24)

Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan sudah banyak hal dilakukan Pemkab Tabanan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara transparan dan akuntabel. Seperti penetapan Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan Nomor 13/2015 tentang Pelayanan Publik hingga penetapan Peraturan Bupati Tabanan nomor 21/2017 tentang Standar Pelayanan, penyempurnaan standar operasional prosedur, pembinaan dan evaluasi pelayanan publik kepada seluruh perangkat daerah sebagai penyelenggara pelayanan publik. Ia melanjutkan, ada beberapa poin penting yang harus dipahami dalam kegiatan ini. Ditekankannya, harus ada batasan jelas antara penyelenggara pelayanan publik dengan masyarakat sebagai pengguna layanan, dalam upaya terwujudnya sistem penyelenggaraan pelayanan

publik yang layak sesuai asasasas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. Hal lain yang perlu dipahami adalah terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai peraturan perundang-undangan dan terwujudnya perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Pihaknya mengajak semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus berupaya secara maksimal meningkatkan kualitas pelayanan sesuai harapan dan aspirasi masyarakat, serta melakukan evaluasi terusmenerus, guna mencegah terjadinya mala-administrasi yaitu perbuatan melawan hukum atau melampaui wewenang. Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Bali Umar Ibnu Al Khatab menjelaskan kendala utama kualitas pelayanan publik itu adalah rendahnya kepatu-

Bali Post/kmb24

BIMTEK PELAYANAN - Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai kewajiban dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, Pemkab Tabanan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelayanan Publik, Rabu (24/1) kemarin, di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan. han implementasi standar pelayanan publik. Hal ini mengakibatkan terjadi berbagai jenis mala-administrasi. “Mala-administrasi yang terjadi antara lain seperti ketidakjelaskan prosedur, ketidakpastian jangka waktu layanan, pencapaian target RPJPN, RPJMN, RKP yang terkait bakal terhambat, serta kepercayaan publik terhadap aparatur dan pemerintah menurun. Sudah pasti

hal seperti itu berpotensi mengarah pada apatisme publik,” ungkapnya. Metode penilaian kepatuhan tentang standar pelayanan publik dari Ombudsman, menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian survei. Teknik pengambilan sampel pada penilaian kepatuhan menggunakan teknik cluster sampling, yaitu teknik pemilihan sampel dari kelompok (clusters). Semen-

tara metode observasi dilakukan dengan cara mengamati ketampakan fisik dari ketersediaan komponen standar pelayanan di unit pelayanan publik di kementerian, lembaga dan pemerintah daerah dalam periode tertentu. ’’Observasi dilakukan secara mendadak tanpa memberitahukan terlebih dahulu kepada UPP/OPD tentang waktu pelaksanaan observasi itu,” imbuhnya. (kmb24)

Kasus Persetubuhan di Bawah Umur

Segera Digelar Prarekonstruksi Tabanan (Bali Post) Kasus persetubuhan di bawah umur hingga membuat korban, siswi SMP berusia 14 tahun itu meninggal, akan segera dilakukan prarekonstruksi oleh penyidik Polres Tabanan. Wakapolres Tabanan Kompol Wimboko,mengatakan hal itu, Rabu (24/1) kemarin. Menurutnya, penyidik merasa perlu menggelar reka ulang tahap awal. Prarekonstruksi itu diupayakan untuk melakukan

cross check dan membuktikan keterangan-keterangan yang muncul selama proses penyidikan. Baik keterangan yang disampaikan tersangka maupun dari saksi-saksi. “Prarekonstruksi itu akan segera dilakukan setelah hasil autopsi kami terima secara resmi,” ujar Wimboko. Terkait penyebab tewasnya korban, Wimboko tidak mau berasumsi macammacam apalagi menyatakan terlalu dini sebab masih ada

pada domain penyidik. Pastinya pihak kepolisian sedang dalam proses penyidikan berdasarkan fakta-fakta yang mengemuka. Baik dari keterangan tersangka, saksi, hasil olah TKP, bukti-bukti, maupun hasil autopsi yang hasil resminya sedang ditunggu. Walau demikian, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka yang didasarkan barang bukti yang dinilai telah memenuhi unsur-unsur pidana. Terkait status tersang-

ka itu, sementara penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 81 ayat 2 Undangundang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jungto Pasal 291 ayat 2 KUHP tentang persetubuhan yang menyebabkan kematian. Kedua pasal tersebut sama-sama memiliki ancaman hukuman maksimal 15 tahun. Khusus Undang-undang Perlindungan Anak, tersangka juga

terancam denda maksimal Rp 5 miliar. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa menyebutkan, penyidik sempat menanyakan kepada tersangka terkait upaya pembunuhan dengan pembekapan sehingga korban kehabisan napas. Namun, hal tersebut dibantah tersangka. “Tersangka bisa berstatemen apa saja, cuma kami perkuat penyidikan dengan bukti-bukti, terutama hasil autopsi,” jelasnya. (kmb24)

Hujan Disertai Angin

Nelayan Tabanan Belum Berani Melaut Cuaca buruk menyebabkan gelombang laut tinggi disertai hujan, malah petir termasuk angin kencang. Tidak pelak, dalam satu minggu terakhir ini, nelayan di Tabanan tidak pergi melaut. Padahal, saat ini sedang musim ikan layur dan lobster terpantau sangat berpeluang ditangkap. Karena itu, untuk mengisi waktu, beberapa nelayan hanya melakukan penangkapan di pinggir pantai saja saat air laut surut atau memperbaiki alat-alat perlengkapan sehari-hari yang dipergunakan melaut. Bagaimana pula solusi lainnya ketika para nelayan itu tidak bisa turun melaut? KETUA DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan Ketut Arsana Yasa mengatakan, Rabu (24/1) kemarin, pihaknya telah mengimbau para nelayan agar tidak melaut. Paling tidak sampai tiga hari ke depan. Perkiraan cuaca tiga hari ke depan, hujan disertai angin dan petir akan terjadi. ‘’Angin kencang puncaknya diperkirakan hari ini (Rabu red) dan akan terus ada hingga tiga hari ke depan. Angin juga disertai hujan dan petir. Karenanya, nelayan dilarang melaut dulu,’’ ujar Arsana Yasa.

Meski cuaca sedang buruk, kata Arsana Yasa, beberapa nelayan masih melakukan aktivitas penangkapan di pinggir-pinggir laut. Menurutnya, lobster masih bisa ditangkap di pinggir laut yang ukurannya tentu tidak besar dan juga tidak bisa memenuhi standar berat ekspor minimal 200 gram. Pada saat seperti ini, nelayan biasanya mengecek alat tangkap lobster yang mereka tebar jika air sedang surut. ‘’Ada beberapa bubu atau alat tangkap yang dipasang di pinggir laut. Jadi saat surut, nelayan mengeceknya,’’ jelas

Arsana Yasa. Terkait keberadaan lobster ekspor, karena beberapa hari ini, nelayan tidak melaut, maka stoknya kosong. Dikatakan, hanya ada beberapa lobster untuk memenuhi keperluan lokal. Itu pun kata Arsana Yasa, merupakan stok lama di kolamkolam penampungan dan tidak ada tangkapan baru. Adanya larangan melaut itu dibenarkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan I Made Subagia. Dikatakan, dari pantauannya, baik nelayan di Pantai Yeh Gangga, Pantai Pasut, Pantai Soka,

maupun Pantai Selabih saat ini, semuanya sedang tidak melaut. Mereka memilih melakukan aktivitas lain. Ada yang bertani dan tidak sedikit yang memperbaiki perlengkapan melautnya. Padahal saat ini, sedang musim layur. Namun, pihaknya tidak menyarankan nelayan melaut demi keselamatan mereka. Mengenai kondisi cuaca, Subagia mengatakan nelayan Tabanan sudah melakukan pemantauan secara personal. Pasalnya, nelayan saat ini sudah cerdas. Mereka bisa mengecek dan membaca prakiraan cuaca dari BMKG. ‘’Selain memang ada peringatkan dari dinas, mereka juga sudah tahu kondisi cuaca termasuk saat cuaca baik dan aman turun ke laut,’’ ujarnya. Diharapkan, kondisi cuaca buruk tidak berlangsung lama, sehingga nelayan Tabanan bisa segera melaut dan mendapatkan penghasilan. (san)

Bali Post/san

NELAYAN TAK MELAUT - Akibat cuaca buruk, nelayan memilih tidak melaut dan menyandarkan perahunya di pinggir pantai sambil menunggu cuaca membaik.


15

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018 Hasil Pertandingan --------------- Copa del Rey ---------------------------------------Perempatfinal, Pertandingan II Sevilla vs Atletico Madrid 3-1 (Sevilla unggul keseluruhan 5-2) --------------- Piala Liga ----------------------------------------------Semifinal, Pertandingan II Bristol City vs Manchester City 2-3 (Manchester City unggul (5-3) --------------- Coupe de France ---------------------------------Babak 16 Besar Bourg-en-Bresse vs Toulouse 2-0 Nantes vs Auxerre 3-4 Colomiers US vs Sochaux 1-2 Stade Briochin vs Lens 0-1 Epinal vs Olympique Marseille 0-2 Granville vs Concarneau 1-1 (Granville menang lewat perpanjangan waktu 3-2) Canet Roussillon vs Caen (Caen menang adu penalti 4-3)

1-1

0-0

Chateauroux vs Chambly (Chambly menang adu penalti 4-3) Jadwal

--------------- Copa del Rey ----------------------------------------Jumat (26/1) dini hari Barcelona vs Espanyol --------------- Coupe de France ----------------------------------Jumat (26/1) dini hari Strasbourg vs Lille

Petenis Swiss Roger Federer.

Bali Post/rtr

Federer Ditantang Chung

Melbourne Juara bertahan Roger Federer sempat beradu argumen dengan wasit, namun itu tak menghalangi lajunya menuju babak semifinal Grand Slam Australia Terbuka. Petenis Swiss mengalahkan Tomas Berdych 7-6(1), 6-3, 6-4, Rabu (24/1) kemarin dan bersiap menghadapi Chung Hyeon dari Korsel. Melawan petenis bertubuh kekar dari Ceko itu, Federer mencatatkan rekor untuk ke-43 kalinya mencapai babak empat besar Grand Slam dan 11 kalinya tanpa kehilangan satu set pun. Federer sempat direpotkan pada awal pertandingan, namun permainan petenis unggulan ke-19 Berdcyh merosot ketika ia melakukan servis pada kedudukan 5-3. Federer dibuat geram oleh video tayangan ulang Hawkeye yang mengalami malfungsi. Berdych memiliki satu set poin yang dapat diselamatkan Federer dengan pukulan backhand, dan pukulan backhand lain membuat petenis Swiss ini balas memberikan break. Unggulan kedua Federer tampil lebih baik pada tiebrak, membuat Berdych hanya mendapatkan satu poin, dan kemudian menutup set kedua dengan satu break. Di set ketiga, Berdych tampil konstan merepeotkan Federer. Tapi lawannya yang berusia 36 tahun itu kembali mematahkan servisnya untuk menyiapkan pertemuan melawan bintang Korea Selatan Chung Hyeon untuk memperebutkan tiket final. Sebelumnya Chung kembali membuat kejutan dengan menaklukkan petenis AS Tennys Sandgreen dengan skor 6-4, 7-6(5), 6-3. Ia menjadi petenis pertama Korsel yang mencapai semifinal Grand Slam. Berkacamata seperti Clark Kent namun bermain seperti Superman di Rod Laver Arena, petenis peringkat 58 dunia Chung menjadi petenis peringkat terendah di empat besar di Melbourne Park sejak Marat Safin pada 2004. Chung sebelumnya mencatat prestasi besar saat menyingkirkan juara enam kali Novak Djokovic di putaran keempat. (rtr/ant)

City Hancurkan Harapan Bristol City Bristol -

Manchester City mencapai final Piala Liga, Rabu (24/1) kemarin dengan menghancurkan harapan tim divisi dua Bristol City. Tim pemuncak klasemen Liga Inggris itu menang 3-2 dan unggul keseluruhan 5-3. City terlihat akan melaju ketika gol-gol dari Leroy Sane dan Sergio Aguero pada masing-masing babak membawa mereka unggul tiga gol secara keseluruhan setelah kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama. Tapi Bristol kemudian menunjukan tekad mereka untuk melawan dan tidak ingin malu di depan pendukungnya di stadion Ashton Gate. Marlon Pack memperkecil ketertinggalan tim tuan rumah pada menit ke-60 dan Aden Flint mencetak gol pada fase akhir waktu normal untuk mengubah skor menjadi 2-2. Bristol hanya membutuhkan satu gol lagi untuk memaksakan perpanjangan waktu. Namun sayangnya gol itu justru bersarng di gawang tim divisi dua yang dicetak oleh Kevin De Bruyne pada menit keenam masa tambahan waktu. Hasil ini membuat Manchester City asuhan Pep Guardiola akan berhadapan dengan pemenang antara Arsenal vs Chelsea di final pada 25 Februari. Aksi heroik Bristol City di Stadion Etihad dua pekan silam memberikan peringatan Guardiola untuk tampil lebih menekan di Ashton Gate. City jarang memberi kesempatan

Bali Post/rtr

PIALA LIGA - Gelandang Manchester City Kevin de Bruyn (tengah) berhasil menjebol gawang Bristol City pada pertandingan kedua babak semifial Piala Liga, Rabu (24/1) kemarin. kepada tuan rumah pada babak pertama dan memiliki peluang yang mengenai tiang gawang dari umpan silang Aguero dan tandukan John Stones melebar sebelum Sane membawa mereka unggul. Setelah 40 menit tekanan itu berlangsung, Bristol City lengah. Bernardo Silva mencuri bola dan memberi umpan ke-

gol larut Pablo Sarabia memastikan kemenangan mereka. Antoine Griezmann sempat membawa Atletico menyamakan kedudukan 1-1 melalui sepakan kaki kanan pada menit ke-13 setelah kiper Sergio Rico salah memilih posisi. Namun pemain Prancis ini dua kali melepaskan tembakan melambung dari jarak dekat. Mitranya di lini depan Kevin Gameiro gagal memanfaatkan peluang melalui sundulan kepala.

Barcelona Gelandang Barcelona Javier Mascherano akan meninggalkan klub Katalan itu setelah tujuh setengah tahun berkiprah di Nou Camp. Pemain Argentina itu mencatatkan 334 penampilan, meraih 18 trofi, termasuk dua Liga Champions (2011 dan 2015), serta empat gelar Liga Spanyol. Media Spanyol melaporkan bahwa Mascherano akan bertemu dengan kompatriotnya Ezequiel Lavezzi di klub Tiongkok Hebei China

Fortune, yang dilatih oleh mantan pelatih Real Madrid dan Manchester City Manuel Pellegrini. ‘’Javier Mascherano meninggalkan FC Barcelona setelah tujuh setengah musim. Pemain Argentina ini mendapatkan perpisahan institusional dari klub pada Rabu,’’ kata Barcelona dalam pernyataannya, Rabu (24/1) kemarin. ‘’Presiden klub, Josep Maria Bartomeu dan skuad tim pertama akan hadir. Sang pemain akan mengucapkan selamat tinggal kepada

Bali Post/rtr

PERPISAHAN - Javier Mascherano menyampaikan salam perpisahan, Rabu (24/1) kemarin. Pemain Argentina itu akan meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan klub Tiongkok Heibei China Fortune.

Sevilla yang unggul 2-1 di laga pertama, mencetak gol cepat melalui Escudero. Griezmann dengan cepat menyamakan skor menit ke-13 melalui sepakan jarak jauhnya. Setelah turun minum, tuan rumah kembali unggul ketika Banega mengonversi penalti setelah Saul Niguez dinyatakan melanggar Joaquin Correa. Penyerang Atletico Angel Correa kemudian membuang peluang untuk membawa timnya kembali imbang ketika berhasil menaklukan Rico pada duel satu lawan satu. Namun

tembakannya berhasil diblok Rico. Sevilla yang dilatih Vincenzo Montella mengamankan tiket ke babak semifinal setelah Sarabia memperbesar keunggulan timnya melalui serangan balik sepuluh menit sebelum pertandingan usai. Juara Piala Raja 2013 Atletico, yang tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen Liga Spanyol Barcelona, kini harus menggeser fokus mereka ke Liga Eropa. Griezmann dkk. berada di putaran 32 besar setelah tersingkir dari fase grup Liga Champions. (kmb39/rtr/ant)

ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN PROSES CEPAT DISKON PULUHAN JUTA

BUNGA RINGAN 0,3% READY STOCK

KTP LUAR BISA TENOR 6-8TH

Bali Post/rtr

PIALA RAJA - Sergio Escudero mencetak gol pembuka Sevilla saat menundukkan Atletico Madrid 3-1 pada pertandingan Copa del Rey (Piala Raja), Rabu (24/1) kemarin.

Tuan rumah tidak memiliki pilihan selain mengejar ketertinggalan. Pack menanduk bola menuju sudut gawang pada menit ke-64 yang melewati kiper Claudio Bravo. Gol balasan itu membakar semangat para penonton. Tiga menit menjelang akhir waktu normal, bek tengah Flint melakukan penyelesaian dari

jarak dekat terhadap sundulan Bobby Reid dan memberikan secercah harapan kepada publik Ashton Gate menuju babak tambahan. Namun tidak lama berselang, kepercayaan diri di kalangan para penggemar tuan rumah segera terhapus ketika Sane mengirim umpan tarik untuk dikonversi menjadi gol oleh De Bruyne. (rtr/ant)

Mascherano Tinggalkan Barcelona

Sevilla Tatap Semifinal Madrid Atletico Madrid disingkirkan Sevilla dari Copa del Rey (Piala Raja) menyusul kekalahan 1-3 pada pertandingan kedua babak perempatfinal, Rabu (24/1) kemarin. Tim asuhan Diego Simeone menyerah secara keseluruhan 2-5. Sevilla membuka keunggulan saat pertandingan baru berlangsung 23 detik di mana bek Sergio Escudero memanfaatkan penjagaan yang longgar, sebelum penalti Ever Banega dan

pada Sane yang tembakannya terdefleksi untuk masuk ke gawang kiper Luke Steele. Aguero menggandakan keunggulan timnya pada menit keempat setelah turun minum. Ia mengarahkan bol ke gawang setelah menerima operan sempurna De Bruyne untuk mengakhiri serangan balik mematikan dari tim tamu.

PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah

081246730700, 081999043890

www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL

para penggemar di lapangan menjelang pertandingan klub melawan Espanyol di Piala Raja pada Kamis (Jumat dini hari.’’ Mascherano (33) didatangkan Barca dari Liverpool pada 2010 dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 22 juta euro. Saat itu posisinya digeser oleh pelatih Pep Guardiola dari gelandang bertahan menuju bek tengah. Ia kerap menjadi pelapis mantan kapten yang rawan cedera Carles Puyol. Kepergiannya juga membuat nomor punggung 14, yang dulu pernah dikenakan oleh legenda Belanda Johan Cruyff, kini tidak memiliki pemilik. Media Spanyol melaporkan bahwa pemain baru Philippe Coutinho akan diberikan nomor punggung prestisius itu. Pengatur serangan asal Brazil itu didatangkan dengan memecahkan rekor transfer klub yakni sebesar 142 juta pound pada awal bulan ini dari Liverpool. (kmb39/rtr/ant)

GRUP MAUT Trofi dan logo Liga Nasional Eropa (UEFA) diperkenalkan bersamaan dengan undian turnamen ini dilakukan di Lausanne, Rabu (24/1) kemarin. Seluruh anggota UEFA terbagi dalam empat divisi berdasarkan ranking negara-negara tersebut. Divisi terkuat yakni Liga A terdiri dari empat grup dengan masingmasing berisi tiga negara. Grup maut itu adalah A yang berisi Jerman, Prancis dan Belanda. Bali Post/rtr


olah raga

16

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

BU Petik Kemenangan Kedua Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/net

LOLOS - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu lolos ke putaran kedua turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2018, Rabu (24/1) kemarin.

Greysia/Apriyani Belum Temui Kesulitan

Jakarta (Bali Post) Grafik penampilan Greysia Polii/Apriyani Rahayu memang tengah menanjak. Belum genap setahun berpasangan, Greysia/Apriyani sempat bertengger di peringkat Top 10 dunia. Di kejuaraan Daihatsu Indonesia Masters 2018, Greysia/Apriyani menyandang status unggulan kedelapan. Babak pertama dilalui Greysia/Apriyani tanpa kesulitan berarti dengan mengalahkan rekan sepelatnas, Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco, dengan skor 21-6, 21-18, Rabu (24/1) kemarin. ‘’Mungkin karena lawannya teman sendiri di pelatnas, jadi sudah sama-sama tahu. Kami lebih fokus meningkatkan persiapan diri kami,’’ kata Apriyani kepada awak media. ‘’Soal unggulan, tidak pengaruh ya buat saya pribadi. Status unggulan tidak menentukan kami harus juara, jadi ya anggap seperti biasa saja,’’ tambah Apriyani. Greysia menuturkan bahwa targetnya dan Apriyani adalah fokus satu demi satu pertandingan terlebih dahulu. Sebagai pasangan ganda putri terbaik Indonesia saat ini, Greysia/ Apriyani tentunya ingin menjadi juara. ‘’Step by step targetnya. Mengenai lawan besok, kami belum tahu permainan mereka seperti apa, jadi belum bisa bilang banyak. Tetapi kami punya video pertandingan mereka,’’ ungkap Greysia. ‘’Lawan enggak ada yang gampang, semua harus diperjuangkan,’’ tambah Greysia saat ditanya soal hasil undiannya yang cukup menguntungkan. Greysia/Apriyani menyusul langkah ganda putri pelatnas, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris, yang sudah lebih dulu lolos ke babak kedua. Pasangan itu mengalahkan rekannya di perlatnas Tiara Rosalia Nuraidah/Nisak Puji Lestari, dengan skor 21-11, 21-9. Selanjutnya Della/Rizki menantang juara dunia, Chen Qingchen/Jia Yifan yang menyingkirkan pasangan Indonesia, Zara Faza Azka/Brigita Marcelia Rumambi 21-11, 21-13. Ganda Campuran Lima pasangan ganda campuran Indonesia sukses melaju ke putaran dua setelah tiga wakil berhasil memastikan langkah mereka dalam pertandingan putaran pertama, Rabu kemarin. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Ricky Karanda Suwardi/ Debby Susanto lebih dulu lolos ke putaran dua turnamen grade II level 4 (Super 500) Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang baru dipasangkan, merebut tiket putaran kedua dengan mengalahkan rekannya di pemusatan latihan nasional, Ronald Alexander/ Winny Oktavina Kandow, dengan skor 21-19, 16-21, 21-13. Rinov Rivaldy/Angelica Wiratama meraih kemenangan atas Muhammad Arif Abdul Latif/Rusydina Antardayu Riodingin (Malaysia/Indonesia), dengan skor 17-21, 21-12, 21-12. Sedangkan Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami yang menang atas sesama pemain Indonesia, Andika Ramadiansyah/ Mychelle Crhystine Bandaso, dengan skor 14-21, 21-16, 21-17. Sementara itu tiga pemain tunggal putra Indonesia juga memastikan diri melaju ke putaran kedua. Anthony Sinisuka Ginting, Tommy Sugiarto dan Sonny Dwi Kuncoro memperoleh hasil positif di putaran pertama, Rabu kemarin. Ginting melaju ke putaran dua selepas mengalahkan wakil Hongkong, Wong Wing Ki Vincent, dalam pertarungan selama 36 menit yang beresudahan 21-17, 21-8. Sonny Dwi Kuncoro yang berjuang dari babak kualifikasi menumbangkan wakil Hongkong unggulan tujuh, Ng Ka Long Angus, 21-19, 21-19. Tommy Sugiarto menumbangkan pemain Indonesia lainnya, Shesar Hiren Rhustavito, dua gim langsung 21-16, 21-10. Nasib kurang menyenangkan didapat Ihsan Maulana Mustofa yang ditundukkan Rasmus Gemke (Denmark) dengan skor 21-17, 23-21, 16-21, dan Jonatan Christie tumbang dari unggulan keempat asal Korea Selatan Son Wan Ho, 15-21, 10-21. (ant/net)

Drama lima gol mewarnai kemenangan Bali United (BU) pada babak penyisihan grup D dalam Piala Presiden 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (24/1) kemarin. Tim Serdadu Tridatu menundukkan PSPS Riau dengan skor 3-2. Pada babak pertama, BU berhasil mencetak gol melalui sepakan keras Martinus Novianto pada menit ke-7 setelah mendapat umpan terukur dari Hamdi dalam laga itu. Keunggulan BU tidak bertahan lama, karena PSPS Riau mampu membalas ketertinggalannya dengan mencetak gol penyeimbang melalui Wahyu Kristanto pada menit ke-11 lewat proses sundulan kepala. BU yang tidak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya mencoba bermain menekan dan berhasil mencetak gol tambahan melalui sepakan I Nyoman Sukarja pada menit ke-22 setelah berhasil mengecoh penjaga gawang PSPS Riau Jandia Eka Putra, sehingga mengubah papan skor menjadi 2-1. Pada babak kedua, PSPS Riau kembali berhasil menyamakan kedudukan. Sundulan Abdul Rahman Abanda pada menit ke-52 tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Bali United Moch Diky. Skor menjadi imbang 2-2. Mendapat tekanan dari tim lawan, BU mengubah strategi menggantikan Martinus Novianto dengan memasukkan Azka Fausi dan pemain pengganti (Azka) itu terbukti mampu mencetak gol pada menit ke-71 melalui sepakan kaki kiri. Hingga wasit Iwan Sukoco asal Malang meniup peluit panjang babak kedua, keunggulan tetap bertahan 3-2 untuk kemenangan BU. Berkat kemenangan tersebut, Bali United kini mengoleksi enam poin dan bertengger di posisi kedua. Pelatih PSPS Riau Jafri Sastra mengakui pada babak pertama anak-anak didiknya tidak percaya diri dan permainan kurang berkembang. ‘’Babak kedua, anak asuh kami bisa bermain menekan, namun

Bali Post/ant

MENANG - Pesepak bola PSPS Riau Dendi Sembiring (kiri) berebut bola dengan Hanis Sagara (tengah) dari Bali United dalam pertandingan babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (24/1) kemarin. Bali United menang atas PSPS Riau dengan skor 3-2. kemenangan berhasil diperoleh Bali United,’’ katanya. Ke depan, kata Jafri Sastra, keikutsertaan PSPS Riau dalam ajang ini dapat menjadi pengalaman dan evaluasi terhadap tim asuhannya untuk dapat lebih baik dalam Liga Dua 2018. ‘’Kekalahan dua kali dalam ajang Piala Presiden ini akan menjadi perbaikan tim kami untuk lebih baik ke depannya,’’ ujarnya. Sementara itu, pelatih Bali United Hans Peter Schaller mengungkapkan, tim anak asuhnya mampu bermain dengan semangat yang tinggi dan berjuang keras untuk meraih kemenangan ini. ‘’Kami berharap di laga selanjutnya tim ini mampu memenangkan laga dan

lolos ke laga selanjutnya,’’ kata Hans Peter. Ia juga mengakui sudah berusaha dengan baik dengan laga kali ini dengan menggunakan tim cadangan yang juga mengalami progres

Hasil Rabu (24/1) PSPS Riau Pusamania Borneo FC Klasemen Grup D 1. Persija 2. Bali United 3.Pusamania Borneo 4. PSPS Riau

Bali Post/022

Sante Mante ke Final Piala Danrem

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Sante Mante melaju ke babak final turnamen sepak bola usia 41 tahun ke atas memperebutkan Piala Danrem 163/Wirasatya, setelah mencukur Dalung United dengan skor 4-0 (2-0) pada babak semifinal, di Lapangan Makorem 163/ Wirasatya, Rabu (24/1) kemarin. Sante Mante bakal berlaga pada partai puncak, meladeni tim pemenang antara Putra Tresna Denpasar melawan Pesanku Kuta, Kamis (25/1) ini. Dalam laga 2 x 40 menit, sejak kick-off, Sante Mante bermaterikan pemain berkualitas seperti Kocet Sugiarto, Muhammadan, Kornelis, Wayan Sukadana, IGN Bayu Sutha, mengurung benteng pertahanan. Alhasil, Kocet Sugiarto membuka kemenangan timnya, di menit ke-16, ketika sontekan bolanya yang mengarah ke gawang, gagal diantisipasi kiper Dalung United Gede Arta. Selang tiga menit, giliran bomber plontos Kornelis Litelay menggandakan kemenangan timnya menjadi 2-0. Sante Mante unggul dua gol hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Sante Mante terus menekan pertahanan lawan, hingga defender IGN Bayu Sutha kembali menggetarkan jala Dalung United yang dikawal kapten Gede Arta, pada menit ke-69. Saat injury time, kembali Balik Bagiada memperbesar kemenangan timnya menjadi 4-0. Sampai pertandingan yang dipimpin wasit Ali Mustofa Bacho, Sante Mante tetap unggul 4-0. Pelatih Sante Mante Made Pasek Alit menuturkan, pihaknya mematok target juara untuk merebut trofi Danrem. Dia tak memilih lawan yang akan dihadapi, apakah Putra Tresna atau Pesanku Kuta. ‘’Yang jelas, kami pasang target juara, bahkan kami sudah pernah mengalahkan Pesanku Kuta dengan skor 4-0 pada babak penyisihan lalu,’’ ujar Pasek Alit. (022)

2 2 2 2

vs vs 2 2 0 0

0 0 0 0

Bali United Persija

0 0 2 2

5-0 6-4 2-5 2-6

2-3 0-2

6 6 0 0

Timnas Hoki Uji Coba di Belanda Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (FHI) mengagendakan pemusatan pelatihan luar negeri di Malaysia pada Maret jelang pertandingan Asian Games pada Agustus 2018. ‘’Kami merencanakan pelatihan selama satu setengah bulan di Terangganu, Malaysia selain rencana uji coba di Belanda,’’ kata Ketua PP FHI Yus Adi Kamrullah di sela-sela kunjungan Komisi X DPR-RI di lapangan hoki Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (24/1) kemarin. Yus Adi mengatakan tim hoki Indonesia membidik peringkat delapan Asia menyusul persaingan ketat dari enam negara lain yaitu Tiongkok, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Pakistan. ‘’Kami tetap punya peluang untuk merebut medali. Semoga ada kejutan pada

pertandingan,’’ kata Yus Adi. Yus Adi mengatakan seluruh atletnya telah berlatih di lapangan hoki GBK pada pertengahan Januari. ‘’Kami juga akan mengajukan untuk menggelar kejuaraan uji coba setelah pelatihan di Malaysia, mungkin pada April,’’ ujar Yus Adi. PP FHI, menurut Yus Adi, akan mengundang empat negara di ASEAN seperti Malaysia, Thailand, ataupun Vietnam dalam kejuaraan uji coba hoki jelang Asian Games. Sementara itu, pelatih tim putri hoki Indonesia Yanuar Pribadi mengatakan alasan pemilihan Malaysia sebagai lokasi pemusatan pelatihan luar negeri yaitu tim hoki Negeri Jiran merupakan tim peringkat pertama pada cabang hoki tingkat Asia Tenggara. ‘’Kami mengharapkan kesiapan tim setelah kembali dari Malaysia mencapai

90 persen sehingga ketika mengikuti kejuaraan uji coba di Eropa atau Korea hanya perlu sedikit pembenahan,’’ ucap Yanuar. Tim hoki Indonesia, menurut Yanuar, mengundang 27 atlet putra dan 27 atlet putri dalam pemusatan pelatihan nasional di lapangan hoki GBK. ‘’Kami masih proses seleksi untuk mendapatkan tim inti yang terdiri dari 18 atlet putra dan 18 atlet putri. Kami akan mengerucutkan komposisi tim menjadi 22 atlet putra dan 22 atlet putri pada Februari,’’ tutur Yanuar. Namun, Yanuar men gatakan lima atlet putri masih mengikuti liga hoki di Malaysia dan akan selesai pada Februari. ‘’Kami akan tetap melihat perkembangan kemampuan mereka di sini meskipun dari sisi kualitas mereka mampu lolos seleksi nasional,’’ kata Yanuar. (ant)

Jakarta (Bali Post) Duta Besar Republik Korea (Korea Selatan) untuk Indonesia Cho Tae-yong menawarkan bantuan teknologi telekomunikasi generasi kelima (5G) untuk Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia. ‘’Kami bersedia memberikan dukungan teknologi 5G jika Pemerintah Indonesia berminat,’’ ujar Tae-yong di Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia di Jakarta, Rabu (24/1) kemarin. Menurut Tae-yong, teknologi 5G jauh lebih baik daripada teknologi 4G yang saat ini masih lazim digunakan di seluruh dunia, termasuk

Indonesia. Korea Selatan sendiri akan menerapkan teknologi 5G ini di Olimpiade Musim Dingin 2018 yang digelar di Pyeongchang pada 9-25 Februari 2018. ‘’Jadi kami akan bersedia berbagi pengalaman dengan Indonesia,’’ kata Taeyong. Teknologi komunikasi 5G ini sendiri disebut-sebut baru bisa dimanfaatkan secara umum di masyarakat pada 2020. Namun, bukan berarti Indonesia tidak bersiap untuk itu. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah menyiapkan datangnya

teknologi yang bisa membuat kecepatan berselancar internet jauh lebih cepat daripada 4G ini sejak tahun 2015. Beberapa hal yang dikaji pemerintah seperti aspek teknologi, regulasi, industri pendukung dan social development. Untuk memperlancar kajian dan penelitian itu, sudah dibentuk pula Forum 5G Indonesia. Anggota dari forum ini adalah para praktisi, akademisi, regulator serta para peneliti yang bertugas untuk menganalisis dan mengkaji hal-hal terkait mengenai teknologi 5G dalam kaitannya dengan disiplin ilmu masingmasing. (ant)

Korsel Tawarkan Teknologi 5G

HADANG - Pesepak bola Sante Mante menggiring bola dihadang lawannya dari Dalung United dalam babak semifinal turnamen Piala Danrem 163/Wirasatya, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Rabu (24/1) kemarin.

cukup baik. ‘’Untuk pertandingan selanjutnya, saya akan berkoordinasi dengan Widodo Cahyono siapa saja pemain yang akan diturunkan dalam laga berikutnya,’’ katanya. (ant)

Bali Post/wan

SERANGAN - Salah satu nomor kumite dalam kejuaraan Piala Kapolda Cup IV yang berlangsung di GOR Ngurah Rai, Rabu (24/1) kemarin.

Tim Inkanas Denpasar Boyong Piala Kapolda

Denpasar (Bali Post) Tim karate Institut Karate-do Nasional (Inkanas) Kota Denpasar memboyong Piala Kapolda Bali, setelah keluar sebagai juara umum dalam kejuaraan Inkanas Piala Kapolda IV/2018, di GOR Ngurah Rai, yang berakhir Rabu (24/1) kemarin. Tim Inkanas Denpasar memborong 25 emas, 18 perak, dan 47 perunggu, disusul Gianyar 15 emas, 12 perak, dan 16 perunggu, serta Jembrana 4 emas, 15 perak, dan 14 perunggu. Sistem perolehan medali dijumlahkan dari beberapa dojo dalam satu daerah. Tambahan emas Denpasar dipersembahkan Agastya Revananda (Dauh Puri) di kumite -35 pra pemula, Richard Ronald Ariel Silimang (Wirasatya) di kumite -50 kg pemula, AA Ananda Maheswari (Wirasatya) di kumite -47 kadet, Cut Dewi Purnamasari (RBC) di kumite +54 kg

kadet, Ni Putu Riska kemala (RBC Brimob) di kumite -54 kg kadet. Karateka Denpasar lainnya yang mendulang emas adalah Wayan Panji (SMA PGRI 2 Denpasar), di kumite +76 juniot, Nyoman Arya Gumyartha Jaya (Wirasatya) di kumite -50 kg pemula, Nadya Putri Rahma (RBC di kumite -30 kg pra pemula, Rio Alhabsyi (Grissa), di kumite -52 kadet, Aldo Dimas Afriano (Dauh Puri), di kumite -70 kg kadet, Ketut Melki Candra Saputra (Dauh Puri), di kumite -30 kg usia dini. Sementara donasi medali emas Gianyar dipersembahkan AA Gede Wiryanatha di kumite -45 kg pemula, AA Gede Agung Kresna di kumite -68 kg junior, Ni Luh Putu Arya Kencana Wati di kumite +30 kg pra pemula, Kadek Dodi Ardana di kumite -57 kg kadet, Made Mahendra Jaya Purnama di kumite + 50 kg pemula. (022)

Juni, Empat Arena AG Ditargetkan Selesai Renovasi

Bali Post/ant

RAMPUNG - Foto areal Stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang, di Sumatera Selatan, Selasa (23/1). Renovasi stadion yang akan dipergunakan untuk cabang olahraga sepak bola wanita Asian Games XVIII 2018 tersebut telah rampung.

Jakarta (Bali Post) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) menargetkan empat arena Asian Games (AG) akan selesai direnovasi pada Juni 2018 menyusul sebagian besar arena di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta dan Jakabaring Palembang yang sudah selesai pada 2017. ‘’Arena pertandingan yang belum selesai antara lain arena squash di kawasan GBK karena kami baru mendapatkan penugasan pada November-Desember 2017. Kami akan mulai renovasi pada Februari dan akan selesai pada Juni,’’ kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kemen PUPR Sri Hartoyo di sela-sela kunjungan Komisi X DPR RI di GBK Senayan, Jakarta, Rabu (24/1) kemarin. Selain arena pertandingan cabang squash, Hartoyo men-

gatakan arena pertandingan cabang jetski dan layar di kawasan Ancol, Jakarta Utara juga akan selesai pada Juni menyusul penyerahan lokasi dari Pemerintah DKI Jakarta kepada Kemen PUPR pada Oktober 2017. Satu arena pertandingan lain yang juga akan selesai mendapatkan renovasi adalah Padepokan Pencak Silat di komplek Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. ‘’Selama proses renovasi arena pertandingan untuk Asian Games, kami menghadapi tantangan, terutama di kawasan GBK karena sebagian besar bangunan mempunyai nilai sejarah dan kami harus berkonsultasi dengan tim ahli cagar budaya serta Ikatan Arsitek Indonesia (IAI),’’ kata Hartoyo. Sementara itu, Direktur Bina Penataan Bangunan Ke-

men PUPR Iwan Suprijanto mengatakan kementeriannya telah mendapatkan tugas renovasi Padepokan Pencak Silat di TMII melalui Instruksi Presiden. ‘’Renovasi padepokan sedang dalam proses lelang karena itu penugasan baru. Kami akan memenuhi standar dan persyaratan untuk pertandingan pencak silat,’’ ujar Iwan. Kemen PUPR, lanjut Iwan, hanya bertugas untuk merenovasi gedung utama padepokan tanpa pekerjaan penataan lingkungan. ‘’Kami akan mulai mengerjakan renovasi pada Februari. Kemungkinan penggunaan padepokan untuk kejuaraan uji coba masih ada sebelum kontrak pekerjaan. Tapi secara prinsip, kami mengharapkan padepokan tidak dipakai karena sudah diserahkan kepada kami untuk renovasi,’’ kata Iwan. (ant)


Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Admin Pengalaman BPR.Siaga Dana Kuta Bth Krywn LOWONGAN Telp.081338278481 Pejabat Exc,Teller,Acount Offc Dcr segera karyawati bersih2 B.BP.001.01.18.0001069 Pddk Min D3 Umur Max 30th.Lam: Villa Rental di Legian. Bisa Dicari PRT wanita Gaji 1,8Jt Jl.Raya Kesambi Krobokan 100X Bhs Inggris. Hub:081337967727 Simpang Siur Kuta,081239232035 Kuta Utara -Badung/08123866686 B.BP.001.01.18.0001144 Dbthkn 2hair dresser& 2stylist prmpuan u/salon di Dps brminat silakan WA ke 081906374770 B.BP.001.01.18.0001140

B.BP.154.01.18.0001173

Sales/Marketing,for Healthcare /Beauty Care,experience. Hub: Dewi : 0812-3622-2509

B.BP.031.01.18.0001160

B.BP.001.01.18.0001071

B.BP.004.01.18.0001028

Dibutuhkan Segera Receptionist Kirim CV ke The Amasya Villas Jl.KayuAya 88X Seminyak 731601

B.BP.166.01.18.0001177

ATASI :

B.BP.101.01.18.0001158

Dcr Mekanik Bisa Buka Pasang Ban Mobil,Umur Max 35Th, Laki-Laki.Bawa Lamaran ke Banoli Motor,Jl.Buluh Indah No.75 DPS (Toko Ban Goodyear)

B.BP.001.01.18.0001042

Dcr Office Rentcar Bhs Inggris Aktif Hub.087761493063 B.BP.001.01.18.0001115

B.BP.004.01.18.0001161

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081 338 013 066

WC WC

MELAYANI MAMPET JASA KURAS

LIMBAH BERGARANSI LIMBAH MELAYANI MAMPET KLOSET, WASTAFEL, MELAYANI MAMPET BERGARANSI BATHUB SALURAN AIR, BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, SALURAN DAPUR KLOSET, SALURAN WASTAFEL,AIR, BATHUB BATHUB SALURANSALURAN DAPUR AIR, SALURAN DAPUR

BIRO JASA 0877 6129 5235

081 238 450 210 0877 6129 5235 0877 6129 5235 C.0000620-brj 081 238 450 210 081 238 450 210 C.0000620-brj

ANTI MAMPET GARANSI

C.0000620-brj

081 239 534 731 C.00001124-BRJ

BIRO JASA

BALI WANGI

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0001167-BRJ

BIRO JASA

RAJA SUMBAT

WC

GARANSI

Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081 338 633 936

C.0001172-BRJ

DIJUAL MOBIL ASTRA DAIHATSU Grand Max PU DP 5 jt

TERIOS DP 30 JT

AYLA

DP 12 JT Xenia DP 13 jt Sigra DP 16 jt Bunga 0,3% Discount Gede Tenor s/d 8 th

085100499473 / 085737578282 C.0000510-mbl

FOTOCOPY

B.BP.001.01.18.0001153

B.BP.001.01.18.0001162

Dicr Sgr PRT Tggl Luar Jl Kenyeri III/19 DPS,H:085102920563

B.BP.141.01.18.0001168

Looking for tourism driver good Eng max’30th 081916567566

B.BP.001.01.18.0001139

B.BP.001.01.18.0001137

Need Staff Accounting & Operational for Travel Agent,Woman, Min D3 or S1 Accounting, can speak English. Send CV to: hardi@rutasindonesia.viajes And fran@rutasindonesia.viajes or call : 081239199162

TOYOTA

Agya 2016 Silver,Matic,Samsat Baru,KM 99.000 HP:081249063444 B.BP.001.01.18.0001147

AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070

Distributor Ban&Oli Membutuhkn 1.Salesman Umur Max 30Th, B.BP.141.01.18.0001170 Pendidikan Min SMA.2.SPG Min Djual Inova V AT th’2013 hitam 30Th.Bawa Lamaran ke Banoli matic kon.bgus Hub:08123835258 DISEWAKAN TOKO Motor Jl.Buluh Indah No.75 DPS B.BP.001.01.18.0001143 B.BP.004.01.18.0001176 Dikont toko 15x5 parkir luas (Toko Ban Goodyear) Rush S Matic’2009 Asli Bali PT.BPR Padma Dibutuhkan Segera B.BP.001.01.18.0001041 Tkd.Yeh Aya Renon,085100584428 Mulus Orisinil T.085101944625 Teller Jemputan A/O,Driver, Experianced Supervisor for B.BP.141.01.18.0001169 B.BP.001.01.18.0001175 Security,Untuk Pusat.Lam Kirim B.BP.004.01.18.0001029 Jl.Raya Sesetan No.324 Dicr Sopir Max 35Th SIM A Umum Busy Restaurant.Must Speak English, DIJUAL RUMAH Immediate Start,Good Salary. B.BP.001.01.18.0001151 DIJUAL TANAH HB:085100480049.Jl.Apit Telaga Hanya dg 595 sdh dpt Rmh siap Send CV:reservation@brazil Sopir KTP Bali Hafal Wil DPS& Dijl Tnh Ls.7,8 Are Akasia XV. No.12/16 Banjar Batur ianaussiebbq.com/081999094104 Karyawan/ti.SMSke:081339111406 Jl Masuk 5 Mtr.HP:085100854585 huni,SiluanPnatih,081558041018 Peguyangan DPS Utara B.BP.001.01.18.0001106

Dcr Sales and Front Desk, IT Social Media untuk Agent Property pengalaman, Bahasa Inggris + Komp. lamaran email : agentbali@gmail.com atau kirim ke F1 Jln.Mertanadi No.107 Kerobokan 081558900410

B.BP.004.01.18.0001142

B.BP.001.01.18.0001152

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

Telp. 085100493221 C.0000680-SRV

B.BP.164.01.18.0001166

B.BP.001.01.18.0001048

DEWATA JAYA TEKNIK BALI JAYA TEKNIK

Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321

KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Puji Syukur Atas Terkabulnya Doa Novena 3xSalam Maria *Gama

B.BP.001.01.18.0000914

Siap Bnt Adm Pjk Bln/Th-SPT Tahunan&Byrkn Pjk H.082146447060

B.BP.001.01.18.0000355

KEHILANGAN Hlg BPKB No.L09847640-O DK4590 OJ a/n Fini Rosiana Hibu.

B.BP.001.01.18.0001030

PRO TEKNIK

AC 50rb CUCI

Service panggilan BERGARANSI

082331838863

C.0001052-SRV

KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER

0821 4689 3375 0819 9907 4576

C.0000606-SRV

C.0001033-SRV

PROMO ALL NEW DAIHATSU DISKON BESARBESARAN

BALI WANGI JASA KURAS BALI BALI WANGI WANGI LIMBAH JASA KURAS

B.BP.001.01.18.0001114

B.BP.001.01.18.0001174

B.BP.001.01.18.0001154

B.BP.001.01.18.0000315

RUPA-RUPA Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346

Xenia’2015 AsBali Putih cc1.3 H.136jt T.085100856999 Pribadi

C.0000972-BRJ

BIRO JASA

B.BP.164.01.18.0001164

B.BP.001.01.18.0001096

Ayla X’14 Pth MT AsBali low KM 87jt,Splash11 Slv MT AsDK 93jt AvzG’09 slv 108jt,085100584428

B.BP.001.01.18.0001145

Dcr Pria Tamatan SMK/D1 u/Jadi Staf Admin Gudang Lamaran ke PT.Ultranindo Sedayu d/a Jalan Teuku Umar Barat No.288X Telp:0361-8476144/8447020

B.BP.001.01.18.0001135

Rumah 2Lt 2unit 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat Tlp.089652974339

DAIHATSU

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

RAJA BUNTU Garansi 1 bulan

Dcr Krywn Salon &Bakery yg berpglmn Nusa Dua H:087861131370

B.BP.031.01.18.0001159

SERVICE PANGGILAN

BIRO JASA

WC

B.BP.001.01.18.0001146

DIJUAL MOBIL

Tnh 7,7A pgr jl Raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687

B.BP.001.01.18.0001047

Dcr Admin,Wanita Max 25Th, Nusa Dua.Hub:081239691058

B.BP.141.01.18.0001111

Tnh 2A Dama dkt Induk 1,30 are 1,5A Tiying Tutul,082147454248

Dicari sales,Bawa lamaran ke Suzuki Permai Jl.Veteran 85Dps

Cr Sales,Supir,Staf Gudang Gj Tinggi.081558096445/4745296

B.BP.001.01.18.0001136

Waiter/s SMK penglmn utk Resto Seminyak,PakKadek 082247543444

B.BP.001.01.18.0001138

Cr Karyawati Min.SMKmultimedia Usia Max.23Th H.081338251999

BPR Pande Artha Dewata Membutuhkan Tenaga:AO,Kepala Kas dan Accounting Mohon Lamaran ditujukan ke Jl Diponogoro No. 162 Denpasar.Syarat Pendidikan Minimal D1

Dcri PRT jujur bersih tdrdalam gaji 1,7 Jt Hub.082341168381

Dicari Tng Admin wnt max 30th bisa komputer min SLTA/DIII. Hub.CV Adrian Pratama Jl.Gn.Agung 144B Dps

B.BP.004.01.18.0001141

***Dicari Sopir Pribadi Lokasi Sanur,Max35Th,Hub:081337737060

Dijual Tanah 2-4Are Jln.Kutat Lestari Sanur HP:08164706634

B.BP.004.01.18.0001171

Cr:Guru PAUD S1,Jln Panji No.6 Br.Kwanji-Dalung,085105020066

Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30,Must Speak English.Call:085237256305 / 081246378545 No SMS

Teknisi Listrik/SMK Listrik, Pglmn.Hub:Dewi 081236222509

Dicari Pengawas Lpngn,Drafter. Min.STM Bangunan/S1,Brpnglman. Hub PT.Satriacipta 03614712553 Jl.Sekar Jepun No4 Gatsu Timur

Bar & Waitress Staff Required for Busy Hotel&Restaurant.Imme diate Start.Must Speak English Send CV:reservation@braziliana ussiebbq.com/081999094104

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr Sgr Accounting Pria E:dewi-bali@citramandiritrans.com

B.BP.820.01.18.0000955

B.BP.001.01.18.0001104

Informasi pasang iklan Telepon

PROSES CEPAT & MUDAH

PICK UP DP 5Jtan

READY STOCK NEW VARIAN

KTP LUAR BISA

BUNGA RINGAN 0,3%

TENOR s/d 8TH

NEW TERIOS DP 30Jtan

081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000496-MBL


EKONOMI

18

Kecil, Peluang Turunkan Suku Bunga Acuan Jakarta (Bali Post) – Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menekankan peluang untuk menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo dari level 4,25 persen pada 2018 sangat kecil, mengingat masih derasnya risiko eksternal dan kebutuhan untuk menjangkar inflasi di 2,5-4,5 persen (yoy). Agus usai penandatanganan kerja sama mengenai pengembangan keuangan syariah di Jakarta, Rabu (24/1) kemarin, mengatakan bank sentral pada tahun ini akan lebih mengandalkan instrumen moneter lainnya selain bunga acuan, dan instrumen kebijakan makroprudensial. ‘’Saya harus

sampaikan pada kesempatan ini, kondisi sudah mungkin tipis sekali kesempatan penyesuaian 7-Day Reverse Repo Rate,’’ ujar Agus. Bank sentral terakhir kali menurunkan suku bunga acuan pada Oktober 2017, dari 4,5 ke 4,25 persen, karena inflasi yang terus menurun saat itu. Pemangkasan suku bunga acuan itu juga melengkapi pelonggaran moneter yang terbilang agresif oleh BI sejak Desember 2015 hingga Oktober 2017 sebesar 200 basis poin. Agus mengatakan pelonggaran kebijakan makropudensial akan diberikan pada tahun ini dengan memperluas perhitungan rata-

rata Giro Wajib Minimum (GWMAveraging) ke denominasi valas di bank umum, dan juga rupiah dan valas di bank syariah. Besaran GWM Averaging pun dinaikkan menjadi dua persen dari total GWM-Primer 6,5 persen terhadap Dana Pihak Ketiga untuk simpanan rupiah di bank umum. Otoritas Moneter juga akan menerapkan rasio intermediasi makroprudensial dengan menambah perhitungan pembelian obligasi pada komponen pinjaman yang disalurkan perbankan. Kemudian, penyempurnaan GWM Sekunder untuk menjadi penyangga likuiditas makroprudensial. (ant)

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

DPR Dorong Susun RUU EBT

Jakarta (Bali Post) – DPR-RI segera mendorong penyusunan Rancangan Undang-undang tentang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT) guna mengatur pemanfaatan potensi EBT yang sangat besar di Indonesia tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Wakil Ketua DPR-RI Agus Hermanto mengatakan hal itu pada Seminar Nasional ‘’Urgensi Penyusunan UU EBT: Pengembangan EBT’’ di Gedung MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu (24/1) kemarin. Menurut Agus Hermanto, Indonesia memiliki potensi EBT sangat besar tetapi pemanfaatannya masih minim, sehingga potensi EBT ini harus dioptimalkan. Kendala yang dihadapi kementerian dan lembaga terkait

dalam membuat kebijakan dalam pengelolaan EBT, menurutnya, karena aturan perundangannya masih terbatas dan belum memiliki keberpihakan terhadap potensi EBT. Karena melalui Seminar ‘’Urgensi Penyusunan UU EBT’’ ini, katanya, DPR-RI mengundang semua stakeholder di bidang energi serta baru dan terbarukan untuk menyampaikan masukan dan sarannya. ‘’Masukan dan saran dari stakeholder akan disusun menjadi naskah akademik dan kemudian draf rancangan undangundang,’’ katanya. Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, draf rancanangan undang-undang ini nantinya akan dilakukan harmonisasi di Badan Legislasi (Baleg) DPR-RI untuk disusun

menjadi rancangan undang-undang (RUU) yang selanjutnya disetujui di rapat paripurna untuk dibahas bersama pemerintah. Menurut Agus, DPR-RI akan berusaha mendorong penyusunan draf RUU dan pembahasan secepatnya, karena tahun 2018 ini telah memasuki tahun politik. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Herman Khaeron yang menjadi salah satu pembicara pada seminar mengatakan, Indonesia sampai saat ini masih memanfaatkan energi fosil yakni minyak bumi dan batu bara. Padahal, katanya, cadangan energi fosil sudah semakin menipis dan dalam waktu sekitar 30 tahun lagi akan habis. ‘’Indonesia harus segera mencari sumber energi baru yakni EBT,’’ katanya. (ant)


19

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

Warung Global

Pemerintah Wajib Perhatikan Pertanian SEKTOR pertanian menjadi topik bahasan Warung Global, Rabu (24/1) kemarin. Ugi di Kediri mengatakan, pemerintah harus lebih menggalakkan asuransi pertanian. Sebab, program tersebut akan memberikan kepastian kepada petani bila panen gagal. Pemerintah sudah semestinya memperhatikan para petani. Ia juga mengharapkan pemerintah harus betul-betul memperhatikan petani dengan kajian dan solusi. Dana yang digelontorkan agar ditingkatkan jangan dihabiskan untuk belanja pegawai saja. Werda di Tegallalang mengatakan peran serta pemerintah sangat dibutuhkan agar petani bisa meningkatkan mutu dan sejahtera. Pemerintah agar membantu petani dalam perbaikan saluran irigasi, pupuk serta pemasaran saat panen agar harganya sesuai standar dan tidak anjlok. Selain itu pengembangan prasarana yang ada harus lebih diarahkan untuk mendukung pengembangan kegiatan pertanian.

Lilis di Tabanan mengatakan, persoalan mendasar yang dihadapi sektor pertanian pada saat ini yakni pendapatan petani yang masih rendah. Bila dibandingkan dengan sektor lain, usaha pertanian masih belum memadai. Meningkatnya kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, terbatasnya infrastruktur, lahan dan air juga sering menjadi kendala. Gubar di Klungkung juga menyoroti agar pemerintah melindungi sawah produktif. Katanya, harus ada kontribusi dari pemerintah untuk para petani yakni membebaskan pajak pada sawah mereka dan membuat kebijakan lainnya yang membantu dalam prasarana, penyediaan bahan pertanian dan mengadakan penyuluhan dan pelatihan kepada petani. Ardana di Gianyar mengharapkan pemerintah harus membuat langkah-langkah agar petani lebih bergairah menggarap sawahnya dan melakukan kajian dengan melibatkan akademisi dan petani agar hasil pertanian bermutu dan berdaya saing. (dika)

Tim Pemenangan Dari Hal. 1

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bali H. Bambang Sutiyono dan Sekretaris Imam Mutammam Setiawan serta Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Bali H. Erfan Efedi dan Sekretaris Muchtar. Sedangkan dari PDI Perjuangan langsung hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster (calon gubernur) dan Sekretaris IGN Jaya Negara yang juga Wakil Wali Kota Denpasar. Hadir pula Ketua DPP PDI Perjuangan Made Urip, petugas partai di eksekutif yaitu Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Bupati Jembrana I Putu Artha, Wakil Bupati Jembrana Kadek Kembang Hartawan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gde Sanjaya, Bupati Gianyar A.A. Gede Beratha, Wakil Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara serta Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha. Wayan Koster dalam sambutannya menyatakan sangat berterima kasih sekaligus meminta maaf kepada jajaran partai pengusul dan pendukung karena baru saat inilah bisa bertatap muka. ‘’Ramah tamah ini spiritnya adalah kita duduk bersama, saya tidak mau membedabedakan lagi partai pengusul atau partai pendukung. Semuanya adalah barisan partai pendukung Wayan Koster–Cok Ace. Kita harus bersama-sama berkerja dengan serius, bergotong-royong, tulus ikhlas, lahir batin untuk memenangkan pasangan Wayan Koster–Cok Ace pada pilkada serentak Provinsi Bali pada 27 Juni 2018,’’ kata

Wayan Koster. Ia sangat yakin partaipartai sudah memiliki pengalaman bekerja di lapangan, agar memenangkan ‘’pertempuran’’ di wilayahnya masing-masing, untuk dapat mencapai target kemenangan pasangan Wayan KosterCok Ace sebesar 70 persen untuk tingkat provinsi. Wayan Koster juga mengajak partai-partai menjaga soliditas, dan menjamin soliditas di PDI Perjuangan mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting sangat baik. ‘’Di partai kami (PDI Perjuangan) kondisinya sekarang sangat solid, semua bergerak, gotong royongnya sangat tinggi untuk memenangkan pasangan Wayan Koster–Cok Ace,’’ ujarnya. Politisi asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini mengajak seluruh pendukungnya menggunakan cara-cara yang baik dan simpatik dalam melakukan sosialisasi, serta jangan terpancing karena ada pihakpihak yang menggunakan cara-cara yang tidak baik. ‘’Pilkada seharusnya menjadi arena bersaing untuk mengajukan ide dan gagasan membangun Bali, bukan dengan cara-cara kampanye hitam,’’ imbuhnya. Pendukung Wayan Koster–Cok Ace harus menunjukkan kecerdasan dan kedewasaan dalam menghadapi kampanye hitam yang belakangan beredar di media sosial. ‘’Kita ingin menyajikan pilkada sebagai pendidikan politik yang sehat, jangan terpancing kita harus sabar dan tetap cerdas,’’ tandasnya. Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura I Made Sudarta yang mewakili pimpinan gabungan parpol menegaskan, seluruh partai pengusul dan pendukung sudah sepakat dan menyamakan persepsi untuk memenangkan Wayan Koster–Cok Ace. Dia mengharapkan pimpinan partai segera melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan jajaran partainya masing-

masing. ‘’Yang terpenting partai kita masing-masing harus solid dan kompak,’’ ujar Sudarta. Pada acara itu juga dilaksanakan penandatanganan Komitmen Partai Pengusul dan Pendukung pasangan Wayan Koster–Cok Ace pada Pilgub Bali 2018, yang dilakukan oleh Ketua dan Sekretaris masing-masing parpol. Setelah penandatanganan komitmen ini kemudian dibacakan oleh Ketua DPW Partai PKB Provinsi Bali H. Bambang Sutiyono. Ada 4 (empat) poin penting dalam komitmen politik tersebut. Pertama; partai politik pengusul dan pendukung Pasangan Calon Wayan Koster-Cok Ace pada Pilgub Bali 2018, berkomitmen menyatukan kekuatan suara pemilih untuk memenangkan Pasangan Calon Wayan Koster-Cok Ace di semua tingkatan daerah pemilihan. Kedua, partai politik pengusul dan pendukung Pasangan Calon Wayan Koster-Cok Ace pada Pilgub Bali 2018, berkomitmen menyatukan arah kebijakan politik partai selama lima tahun ke depan untuk terwujudnya pembangunan Bali yang terencana, sinergis, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ketiga, partai politik pengusul dan pendukung Pasangan Calon Wayan KosterCok Ace pada Pilgub Bali 2018, berkomitmen menjaga soliditas koalisi, komunikasi komprehensif, hubungan strategis, melalui kegiatan Tim Pemenangan atau Tim Kampanye Pasangan Calon Wayan Koster-Cok Ace, baik di media massa, media cetak, media elektronik, media sosial hingga media online. Keempat, partai politik pengusul dan pendukung Pasangan Calon Wayan Koster-Cok Ace pada Pilgub Bali 2018, berkomitmen mengikuti dan mengawasi seluruh Tahapan Pemilihan Gubernur Bali Tahun 2018 sesuai peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku, dengan menggerakkan seluruh potensi kekuatan partai. (kmb)

Terserang Campak Dari Hal. 1

KLB campak dan gizi buruk terjadi di Kabupaten Asmat sejak September 2017. Hingga kini dilaporkan terdapat 61 anak dan balita yang meninggal dunia akibat terserang campak dan gizi buruk. Sejumlah bantuan pasokan makanan bergizi dan obat-obatan telah disalurkan, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta sejak kasus ini mengemuka di pemberitaan berbagai media. Bupati Asmat Elisa Kambu menilai bahwa upaya merelokasi warga Asmat ke tempat yang baru tidak dimungkinkan. ‘’Kalau relokasi ke tempat yang baru tidak mungkin, relokasi yang dimaksudkan Presiden adalah kita akan melakukan perbaikan permukiman masyarakat di sekitar distrik, di kampung yang mereka tinggali itu,’’ kata Elisa di Istana Bogor, Jabar, Selasa (23/1). Elisa menyampaikan hal itu dalam pernyataan pers bersama seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Pertemuan itu dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Sosial Idrus Marham, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Bupati Asmat Elisa Kambu, Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menawarkan opsi relokasi ke kota untuk mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Asmat. Kasus penyakit campak dan gizi buruk di Papua itu tersebar di sejumlah wilayah termasuk Kabupaten Pegunungan Bintang, bahkan hal itu terjadi berulang kali. ‘’Karena memindahkan orang tidak segampang itu, karena terkait budaya adat istiadat, hak ulayat, dan bagaimana mereka menanam dan sebagainya. Nanti rakyat akan kita urus, kita tempatkan dengan akses yang lebih baik,’’ tambah Elisa. Menurut Elisa, fasilitas kesehatan seperti puskesmas sudah ada di semua ibu kota distrik (kecamatan) sehingga tinggal masalah operasional yang masih dipikirkan bersama. ‘’Kita harap masyarakat ada di kampung, bukan di hutan atau di mana, kami tidak bermaksud memindahkan mereka dari kampung, jauh ke tempat yang jauh dari wilayah mereka,’’ ungkap Elisa. Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan relolasi yang paling mungkin adalah memperbaiki tempat mereka sendiri di dalam satu distrik dengan membangun perumahan dan jalan. ‘’Tapi untuk pindah ke tempat lain tidak bisa,’’ kata Lukas. (ant)

Bukan Seremonial Dari Hal. 1

‘’Kegiatan ini tidak sematamata untuk tujuan seremonial, namun benar-benar menghadirkan solusi dan memiliki asas manfaat yang konkret terutama dalam mengatasi persoalan pengangguran,’’ tegasnya. Hal serupa juga ditekankan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sertifikasi dan Kompetensi Kota Denpasar Drs. IGA Rai Anom Suradi, M.M. Menurutnya, bursa kerja sangat efektif untuk mengurangi pengangguran. ‘’Karenanya bursa kerja ini kami akan lakukan lagi 2018 ini,’’ tegasnya. Selain melaksanakan bursa kerja, upaya mengurangi pengangguran juga dilakukan dengan melaksanakan pelatihan-pelatihan. Tahun ini dilaksanakan pelatihan tata rias kepada masyarakat kurang mampu. Di samping itu, tambah Anom Suradi, untuk mengurangi pengangguran, pihaknya menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS). Tercatat ada 84 LPKS di Kota Denpasar, sehingga sangat membantu dalam memberikan pelatihan dan penyaluran tena-

ga kerja hingga ke luar negeri. ‘’Kami juga melaksanakan sertifikasi komptensi bagi siswasiswi SMK,’’ katanya. (tim bp)

DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)

Punia Pura Windhu Brahmadhya Gung Agung, Denpasar Rp AAK, Denpasar Rp Gung De, Denpasar Rp A Dewi Rp NN Rp NN Rp NN Rp Agus Darmendra Rp Putu Agus Darmendra Rp I Ketut Narta Santosa Rp Is PDD MD Rp Pdd is Md Rp Made Anindia Kayana Rp DP Rp

500.000 500.000 500.000 500.000 300.000 250.000 200.000 120.000 100.000 100.000 50.000 50.000 50.000 50.000

Pdd is Md DP DP DP Ketut Sandi Pdd is Md I Ketut Sandiasa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 15.000

Rp 3.585.000 Rp 8.678.500 Rp 12.263.500

Lebih Baik Dari Hal. 1

Tak kalah penting, pengentasan kemiskinan juga memerlukan konsep yang jelas. Harus ada upaya secara berkelanjutan yang benarbenar mampu membawa masyarakat bersangkutan ke arah yang lebih baik. ‘’Seperti bedah desa tadi, ada anak yang ditinggalkan orangtuanya. Dia tinggal dengan kakeknya. Sekarang memang belum tergolong miskin. Tetapi kalau tidak ditangani, bisa jadi miskin nantinya. Ini harus ditangani. Berikan mereka beasiswa pendidikan. Berikan juga jaminan kesehatan. Harus ada konsep melihat, memvalidasi dan

Bincang Terkini 22:05 Wita Foks Song 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Solusi Alternatif Marion sam

menangani,’’ tegasnya. Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini menambahkan, mempertahankan prestasi itu, langkah-langkah inovatif harus terus digulirkan. Peningkatan perekonomian masyarakat dilakukan dengan menggali sumber-sumber ekonomi kreatif, seperti pertanian garam dan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang bisa menghasilkan bahan bakar dan listrik. ‘’Ekonomi kreatif ini sangat potensil untuk meningkatkan kesejahteraan. Kami juga telah punya Yowana Gema Santi. Mereka akan memotivasi masyarakat untuk bangkit,’’ tandasnya. (ad1178)


16 Pages

37 Number 10th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

, January Thursday

les, ‘Get s man’ stumb ‘Wonder Wo at Oscar nomination es Out’ surpris Thursday,

January 25,

ationalbalipost.c

Overflowing water of Tukad Mati floods Legian and Seminyak

25, 2018

2018

Oscar failed to conquer box office Woman” - “Wonder to one of the biggest it one of LOS ANGELES despite ridingempowerment, making Tuesday voters on on a wave of female highest honors. that this hits of 2017 snubs for Hollywood’s archaic notionmyth was ed break this the biggest it featur-

superhero-siz Bros. movie, g grand ‘the boys,’ but it delivered for The Warneras the sword-wieldin that is a high stand- done said. of excellency ing Gal Gadot was the first since at a level the filmmaker film Wonder Woman, watermark,” of Motion Picture superhero $825 million The Academy traditionally alone female Patty earned some Sciences has 2005 and its filmmaker ing Arts and big action and superhero art-house globally, making disdained the highest-gross favor of smaller Jenkins, 46, in Hollywood. movies in year’s Oscar champion Oscar nomina- fare, like last and this year’s dark female director Outside the direc- “Moonlight” But at Tuesday’s Billboards landed was left off tions, Jenkins the film was snubbed comedy “Three which and tor’s race picture category, despite Ebbing, Missouri,” fanwomen seven nods. in the best only the 2003 movies about Since 1990, of the Rings; The nods for otherwomen. del by that and made it was Guillermo“The tasy epic “LordKing” snapped the honor. Instead, fantasy romance Return of the top Oscarthe bigled the Oscar trend to win still Toro’s surreal Water” that nods. movie “Avatar,” of all time, Shape of with 13 said Sci-fibox office movie nomination nominations to Reuters, del Toro gest a best picture “The Hurt Speaking omission of “Wonder of received but lost out to the that despite the Oscars, the impact in 2010 Woman” at “undeniable.” Locker.” (rtr) was Woman’) film the did (‘Wonder “Not only

IBP/Yudi

REUTERS/Mario

award for

her performance

in “Wonder

Anzuoni

Woman.”

s chett joke p Cate Blan In Davos, ing Melania Trum about play Actress Gal

Gadot receives

the 2018

#See Her

position as ‘What’s her and say: What does she think? to -a woman? being married by name. ald Trump I’m playing a character What’s it like by Blanchpeople “When you know’.” was honoured to present Actress Cate DAVOS - at the World Eco- I think you haveshe said in an onalong with Blanchett ett, speaking in Davos on Tuesday, warts and all,” with New York the WEF on Monday, and Bollywood nomic Forum when she jokingly stage interview Nicholas Kristof, singer Elton JohnKhan, for raising about Rukh First Lady Times reporter drew laughs actor Shah about human rights. her about playing saying written extensively speculated on screen, such a who has awareness panel on Tuesday, meetMelania Trump At the refugees. playing Melania Trump described not approach cast broke as she “If I was she woulda “Free Melania” point family in probably be neces- voicea Syrian refugee that I would role from forced to flee ing a -- not role -- I wouldn’t be place of Jordan that had been gunfire, with of view. came during in that from the The comment about refugees, sarily coming she continued to their country under suitcases so jettisoning across a goodwill ‘Free Melania’,” serious discussion the father audience. Blanchett, his children in which for the UN’s refugee chuckles in the to understand the he could carry said what she “I’d be trying you could then the border. (rtr) ambassador leadership situation so that at an audience agency, condemned of political back was a lack the refugee problem, throw that Donin addressing President Balibouse 106 Dps No. REUTERS/Denis without mentioning Raya Puputan

Cate Blanchett

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Jl. No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Karnaedi

Mati of Tukad ing water Seminyak Overflow ian and floods Leg Flood which

happened

in Legian

area on

Tuesday

the Legian flood hittingsaid the flood Ady, the He

installed due and the pumps the water upstream said cannot accommodate Tukad Mati,” to overflowing

of large. repeats Dalem when confirmed. future area is quite cycle that to hit a number up, in the by with water is a five-year should be As a follow it is causedand floods began He (Jan. 22), the areas inundated water again. Admittedly, area of this arrangement catchment reduce floods. district, to overflowing rains on Monday the reduced rampant settlement continued to arrangement in Badung to heavy floods due Tuesday (Jan. 23). RA - Due victims of the previous As happened stage. “We until increasingly Re- said indeed the initial MANGUPU and Denpasar. become the Legian, areas. inundated around LC was Both areas condition still got this with related and Head of Natural Dewi Sri, areas in Badung Division Badung Public Works have coordinated the arrangement this and Seminyak. he Jalan Pandawa, Jalan Sri Rejeki known the were Legian channel. Moreover, Jalan (PUPR), A.A. agencies. Further,Bali-Penida River flood was sources at incident occurred, Mati by When the a monitoring Jalan Nakula. The 04:00 local time. and Housing Agency the condition. (kmb23) of Tukad will be done conducted since and people’s

admitted guard Jalan he explained. to making to start emerge the flood reached Gde Dalem, also immediately with civilian the floods on did Agency,” In addition the floods roads to the locationprotection. In addition Then, at its peak meter. To prevent According to him, roads also be heard News can of at Global of one residents, trapped to the house inundated, Sri and surrounding in a number area community the affected travelers a height in “Bali Image” from 9.30 from gettingforced to Dewi in 2010. Then, dueestuary, 96.5 caused traffic as in Seminyak to monitoring evacuate road users were Radio FM am. Listen to to happenand sediment in the that acto be paralyzed II, Jalan Yudistira, he also helped As is known, pud- in puddles, police PLN had until 10.00 FM at http:// waste Kunti in 2013. On a long BPBD floods. m the height traffic. Besides, at some like Jalan Global Radio re-occrred trapped in office of headman, ten2myradio.co the electricity is also floods in 2015 began to build Mati. condition dles on the road reached body. “We divert around the at http:// market globalfmbali.lis of Tukad count, the most severe motorcycle’salso trapped extinguish streaming http:// office, and of half of a to the condi- storage at the estuary to be effective are or live video points. “Customary li.com and li. closed due (Jan. 23), know that tourists some was in Seminyak. then provedeliminate floods. radioglobalfmbanel/global-fm-ba on Tuesday riding motorcycle. temporarily of It was due Kadek Oka in floods when we evacuate them tion of the puddles. Meanwhile, years to When met ustream.tv/chan to get out for several floods re-emerged the Seminyak, the their evacuated the headman of that last Monday, from On that account,and deliver to residents are said Madia. “This time discharge Parmadi, saidvery high. Moreover, to a safe point said. their house,” to one of the Legian to the high water he rainfall was heavy rain, the Tukad destination,” headman of Legian, According Nyoman Rutha explained community leaders, Meanwhile, due to quite able to accommodate not Madia Suryanatha, also hit Mati was of rainwater. “If seeing the Made the Legian area, floods the volume it is coming from that in the water, said. north,” he

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Kliwon, 25 Januari 2018

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Bali Post Goes to School

Juarai Lomba Mading

Dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca dan bakat menulis anak-anak siswa, media Bali Post berkomitmen memberikan ruang kepada siswa dari tingkat TK hingga perguruan tinggi untuk mengekspresikan minat dan bakatnya dalam pelatihan dan perlombaan jurnalistik. Salah satu programnya adalah Bali Post Goes to School 2018. Berbagai pelatihan dan perlombaan jurnalistik digelar. Salah satunya adalah lomba majalah dinding (mading) tingkat SMP dan SMA/ SMK se-Kota Denpasar di Sekolah Dwijendra, Selasa (23/1). Antusias para siswa dari berbagai sekolah mengikuti perlombaa ini sangat tinggi, yaitu diikuti oleh 26 tim dengan masing-masing tim berjumlah 10, bahkan lebih. Tema mading yang dilombakan yaitu Meningkatkan Minat Baca Anak Zaman Now. Dengan harapan, minat baca dan menulis anak-anak siswa dapat meningkat, sehingga bisa mencerdaskan kehidupan bangsa. Tim Jurnalistik SMKN 3 Denpasar dan SMP 1 Saraswati Denpasar dinyatakan menjadi juara I di masing-masing kategori. Tim Jurnalistik SMKN 3 Denpasar dibina oleh I Made Dede Beny Rasgita, S.Pd. Mereka ini berjumlah 13 siswa, yakni Ni Ketut Saniscacaryani, I Made Khrisna Eca Putra, Ida Ayu Putri Adnyani, Ni Kadek Wella Wahyuningsih, Ni Made Ayu Pearly Utari, Putu Mona Pratiwi, Ni Kadek Trisna Yundari, Ni Kadek Rahmika Sari,Ni Made Elis Dwiantari, Putu Vanesa Julia Adnyani, I Made Ade Basuokta Putra, Putu Diva Prayoga Adi Gunawan, dan I Kadek Angga Dwipayana. Sementara itu, tim dari SMP 1 Saraswati Denpasar di bawah binaan I Gede Ari Martana, S.Pd. dan Ni Nyoman Ayu Savitri, S.Pd. berjumlah 10 siswa. Mereka adalah Ni Kadek Dian Apriyanti, Ni Made Sri Dharmapatni, Fransiska Intan Sari Sitanggang, Angely Pannadevi Budyana, Putu Arya Raditya Antara, AA. Istri Chintya Paramita, Ni Made Putri Amelia Kusumaningrum, AA Raka Triana Pratiwi, Komang Septritami Auriel Yustin, dan Komang Liona Agustiana Sudani. Dede Beny mengatakan di era digital saat ini minat baca dan menulis siswa sangat minim. Mereka lebih sibuk dengan gadget masingmasing. Melihat hal tersebut, dibentuklah tim jurnalistik. Harapannya bisa memotivasi anak-anak untuk menulis dan membaca hasil

Bali Post/win

Tim Jurnalistik SMP 1 Saraswati Denpasar dan guru pembina.

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/win

TIM - Tim Jurnalistik SMKN 3 Denpasar dan guru pembina.

karyanya maupun hasil karya temannya. Karya tulis tim jurnalistik ini didesain dalam mading yang diterbitkan setiap 1 bulan sekali. “Tim redaksi kami juga telah menyumbangkan bahan bacaan di dalam kelas, sehingga anak-anak termotivasi untuk gemar membaca. Di samping juga disediakan rak-rak buku atau perpustakaan mini di dalam kelas,” ujar Dede, Rabu (24/1) kemarin. Salah satu siswa anggota tim SMKN 3 Denpasar, Ni Ketut Saniscaryani, mengungkapkan rasa bangga bisa menjadi juara pada lomba mading Bali Post Goes to School. Dengan menjadi juara, dirinya lebih termotivasi untuk menulis sebuah karya yang lebih baik lagi ke depannya. Soal minat baca, Pembina Tim Jurnalistik SMP 1 Saraswati Denpasar Ni Nyoman Ayu Savitri, S.Pd. pun mengamini. Ia mengatakan untuk menumbuhkembangkan minat baca, anak-anak tidak harus membaca buku pelajaran, tetapi lewat novel, cerpen, dan tulisan menarik lainnya. Begitu juga dalam upaya menggerakkan bakat menulis anak-anak. Tidak hanya menulis materi pelajaran saja, tetapi menulis hal lainnya juga dapat meningkatkan bakat menulis mereka. Seperi menulis berita untuk mading. Apalagi, menulis di mading lebih menarik untuk dibaca, karena didesain dengan karikatur-karikatur yang menarik. Salah satu siswa dari tim jurnalistik SMP 1 Saraswati Denpasar, Ni Kadek Dian Apriyanti, mengaku tidak butuh waktu lama dalam proses pengerjaan mading. Ia bersama timnya hanya butuh waktu satu minggu. Kendati demikian, dalam menentukan narasumber, ia bersama timnya mencari narasumber yang kredibel sesuai dengan tema. “Untuk mendukung rubrik kami, kami mewawancarai Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Kepala Balai Perpustkaan Provinsi Bali, beserta beberapa pegawainya, dan para guru serta siswa lainnya. Dalam wawancara itu kami menanyakan bagaimana peran masing-masing dalam upaya meningkatkan minat baca anak-anak di tengah perkembangan teknologi seperti saat ini. Setelah itu, kami mengerjakannya dengan desain kami sehingga menarik untuk dibaca,” pungkasnya. (win)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Academy Award

”Shape of Water” Dinominasikan di 13 Kategori

Los Angeles (Bali Post) Nominasi untuk Academy Award sudah diumumkan pada Selasa (23/1) malam waktu setempat di Los Angeles. Film bergenre romansa produksi Fox Searchlight “The Shape of Water” memperoleh nominasi terbanyak. Film tersebut memperoleh nominasi di 13 kategori, termasuk kategori-kategori bergengsi. Sutradara Guillermo del Toro masuk nominasi sebagai Sutradara Terbaik, selain itu film ini juga dinominasikan dalam kategori Film Terbaik, Naskah Terbaik, dan pemain terbaik lewat Sally Hawkins, Richard Jenkins dan Octavia Spencer. “Shape of Water” menceritakan tentang seorang perempuan yang jatuh cinta dengan makhluk sungai. Film ini diakui karena visual efeknya yang sangat baik. “Selama 25 tahun, saya berharap bahwa sajak gelap dan emosi dalam kisah-kisah saya merupakan kisah dongeng un-

tuk zaman modern,” kata del Toro. Selain “The Shape of Water,” film lain yang juga memperoleh banyak nominasi adalah “Dunkirk” dengan 8 nominasi dan “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri”. Film bergenre komedi gelap ini memperoleh 7 nominasi. “Three Billboards” dalam sejumlah penghargaan bergengsi selain Oscar sudah berhasil mendominasi. Terakhir, film ini menang besar di Screen Actors Guild awards yang diselenggarakan Minggu (21/1) lalu. (iah/rtr)

Cate Blanchett

Bermain Jadi Melania Trump

Artis Cate Blanchett membuat sejumlah peserta di Forum Ekonomi Dunia di Davos tertawa pada Selasa (23/1). Ia secara guyon mengatakan akan bermain menjadi Melania Trump yang kini menjabat sebagai Ibu Negara AS di layar lebar. Komen yang terlontar dari artis kenamaan Hollywood ini saat diskusi serius mengenai pengungsi. Blanchett merupakan duta untuk agensi pengungsi PBB. Ia mengecam adanya keinginan politis dari pemimpin dalam menghadapi persoalan pengungsi ini, tanpa menyebutkan nama Presiden AS Donald Trump. “Ketika saya menjadi seseorang, saya berpikir bahwa saya harus merepresentasikan orang tersebut secara keseluruhan,” katanya kepada reporter New York Times Nicholas Kristof yang banyak menulis tentang pengungsi. “Jika saya bermain sebagai Melania Trump --bukannya saya akan diaudisi untuk peran itu, saya tidak perlu harus menempatkan diri pada ‘Free Melania’,” katanya disambut tawa dari peserta forum itu. Ia mengatakan akan berupaya mengerti tentang situasi yang dihadapi dan mendalami orang tersebut. “Terkait posisinya sebagai perempuan, apa yang dipikirkan, dan bagaimana rasanya menikah, Anda tahu siapa,” ujarnya. Blanchett diberikan penghargaan oleh Forum Ekonomi Dunia. Selain Blanchett, Elton John dan Shah Rukh Khan juga diberikan penghargaan yang sama karena aktivitas mereka meningkatkan kesadaran tentang hak asasi manusia. (iah/rtr)

Daftar Nominasi Oscar Ke-90 Film Terbaik Call Me by Your Name Darkest Hour Dunkirk Get Out Lady Bird Phantom Thread The Post The Shape of Water Three Billboards Outside Ebbing, Missouri Aktor Terbaik Timothée Chalamet, Call Me by Your Name Daniel Day-Lewis, Phantom Thread Daniel Kaluuya, Get Out Gary Oldman, Darkest Hour Denzel Washington, Roman J. Israel, Esq. Aktor Pendukung Terbaik Willem Dafoe, The Florida Project Woody Harrelson, Three Billboards Outside Ebbing, Missouri Richard Jenkins, The Shape of Water Christopher Plummer, All the Money in the World Sam Rockwell, Three Billboards Outside Ebbing, Missouri Aktris Terbaik Sally Hawkins, The Shape of Water Frances McDormand, Three Billboards Outside Ebbing, Missouri Margot Robbie, I, Tonya Saoirse Ronan, Lady Bird Meryl Streep, The Post Aktris Pendukung Terbaik Mary J. Blige, Mudbound Allison Janney, I, Tonya, Lesley Manville, Phantom Thread Laurie Metcalf, Lady Bird Octavia Spencer, The Shape of Water Sutradara Terbaik Dunkirk, Christopher Nolan Get Out, Jordan Peele Lady Bird, Greta Gerwig Phantom Thread, Paul Thomas Anderson The Shape of Water, Guillermo del Toro Film Animasi Terbaik The Boss Baby Breadwinner Coco Ferdinand Loving Vincent Skenario Asli Terbaik The Big Sick Get Out Lady Bird The Shape of Water Three Billboards Outside Ebbing, Missouri

TELAH HADIR !!!

Produk Kesehatan Pertama dan Satu-Satunya di Dunia tanpa Pesaing, melalui Ribuan Riset dan Bukti Klinis. Terdaftar di PDR (Physicians Desck Reference) Buku Panduan Para Dokter di USA. Masuk dalam Jurnal Kedokteran Woodland yang memuat Temuan-Temuan Terbaik di Bidang Kesehatan.

8 x Lebih Efektif dari Lingzhi 10 × Lebih Efektif dari Echinacea 15 × Lebih Efektif dari Cordyceps 19 × Lebih Efektif dari Colostrum 29 × Lebih Efektif dari Noni 30 × Lebih Efektif dari Ginseng, Spirulina, Royal Jelly, Chlorophyl, Bee Propolis dan sejenisnya.

Transfer Factor merupakan Molekul Cerdas Pendidik Sistem Imun (Kekebalan) tubuh yang mampu meningkatkannya s/d 437% sehingga mampu melawan infeksi akibat infeksi virus, bakteri, jamur, dan kuman lainnya (Kasus Imun Lemah seperti Kanker, Miom, Kista, TBC, Diabetes, Hepatitis, DB, Herpes, Bronchitis, Stroke, Thyroid, dll) serta Menyeimbangkannya untuk membatu kasus Auto Immune/ Imun Hyper Active seperti Lupus, GBS, Psoriasis, Leukimia, Alergi, Asthma, Epilepsi, dll).

ROMI ALEXANDER DHARMA

082 144 991 687 (T-Sel) | PIN BB : 2A61B44F

L.0000122-bls

SPESIALIS STANDAR/MODIF INTERIOR MOBIL & SALON MOBIL DETAIL THE NEXT GENERATION COATINGS

1.

Melindungi cat mobil dari sinar UV sehingga cat tidak mudah kusam

2. Permukaan cat menjadi lebih licin

3.

Mengurangi terjadinya baret halus

Ahli Mengatasi Kerak Closet

JOK SEMI (KULIT) SARUNG/PATEN KARPET DOOR TRIM DASBOARD (BUNGKUS/CAT) PLAFON WWW.BABUONLINE.TK

0895360327143, 085737121286 JANGAN DIBUANG, SUATU SAAT PASTI DIBUTUHKAN

L.0001269-bls

- POLES BODY / PAINT PROTECTION (NANO CERAMIC COATING) - POLES KACA TAHPROM O U - CLEANING INTERIOR DISKO N BARU N1 0% - CLEANING MESIN - PEREDAM

READY STOCK SARUNG JOK & KARPET!

AVANZA, INNOVA, AGYA, XENIA, AYLA, MOBILIO, APV, R3 Auto Nyaman autonyaman.bali

JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com

L.0000918-BLS

4.Mobil selalu tampak Wet & Glosy

5. 6.

Efek Hydrophobic sehingga air tidak mudah menempel dan mengurangi jamur

Dapat diaplikasikan pada kaca, fiber/ plastic, grill, lampu, dan chrome

7.Harga jual mobil anda lebih tinggi Auto Nyaman autonyaman.bali

P TAH ROMO DIS UN BA KON RU 20%

Produk Paint Protection (Nano Ceramic Coating “Teknologi Germany” dengan bahan dasar Silica Oxide Yang akan mengeras dan berbentuk seperti Kristal sehingga melindungi cat mobil Anda dan membuatnya selalu berkilau Dapatkan Perawatan Nano-Ceramic Coating Hanya di: Distributor : Bali - NTB - NTT

JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com

L.0000919-bls


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook