Skip to main content

Edisi 24 Januari 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 153 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu wage, 24 januari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

BALI DIKEPUNG BANJIR DAN TANAH LONGSOR

HUJAN yang melanda Bali seminggu ini, menyebabkan seluruh kabupaten/ kota di Pulau Dewata ini dikepung banjir. Selain merendam perumahan, sekolah dan perkantoran, lebatnya hujan juga menyebabkan tanah longsor di banyak titik. Bahkan di Baturiti, Tabanan, tanah longsor menimbun pasutri asal Situbondo, Jawa Timur. Saat kejadian, Senin (22/1) malam, buruh pemetik sayur itu tidur di bedeng dekat tempatnya bekerja.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan juga mencatat longsor terjadi empat titik di Kecamatan Penebel. ‘’Material paling banyak terjadi di Banjar Dinas Gunungsari Kelod, Desa Jatiluwih, tetapi sudah dievakuasi oleh petugas dibantu pihak kepolisian, TNI dan warga dengan alat manual,’’ beber Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita, Selasa (23/1) kemarin. Di Jembrana juga tak luput dari banjir dan tanah longsor. Musibah tanah longsor menimpa rumah milik Nyoman Tastra (58) di Lingkungan Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Material longsoran berupa tanah, batu dan besi fondasi dari senderan rumah Tastra sempat menutupi akses jalan di bawahnya. Akibatnya jalur tembus ke Kelurahan Pendem itu sempat tertutup selama beberapa jam. Sementara itu, Kota Denpasar juga dilanda banjir. Bukan hanya banjir, pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik. Parahnya lagi, longsor yang terjadi di Jalan Cokroaminoto Gang Mahoni, Banjar Batur, Kelurahan Ubung, meluluhlantakkan rumah semipermanen. Hal. 19 Tengah Malam

KUTA - Kampung turis, Kuta, sejak Senin malam hingga Selasa (23/1) kemarin terendam banjir. Puluhan warga dan wisatawan harus dievakuasi menggunakan perahu karet. Bali Post/ist

Gempa di Banten

Penduduk Miskin di Bali 176.480 Orang

311 Bangunan Rusak Jakarta (Bali Post) – Gempa tektonik berkekuatan 6,1 skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) kemarin. Akibatnya 311 unit rumah rusak. Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Madias di Lebak mengatakan, gempa itu terjadi di koordinat 7.21 Lintang Selatan dan 105.91 Bujur Timur pukul 13.35 WIB dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 115 rumah di Banten rusak karena gempa 6,4 skala Richter yang berpusat di Samudera Hindia dengan kedalaman 64 kilometer berjarak 43 kilometer barat daya Kabupaten Lebak, Selasa, pukul 13:34 WIB. ‘’Sementara satu masjid rusak dan satu puskesmas rusak di Lebak,’’ kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Hal. 19 Dua Pelajar

HUT Megawati

Usia 71 Tahun, Semangat 17 Jakarta (Bali Post) Megawati Soekarnoputri, Selasa (23/1) kemarin merayakan hari ulang tahunnya yang ke-71. Walaupun merayakan HUT ke-71 tetapi tetap dengan semangat usia 17 tahun. ‘’Tahun lalu saya merayakan ulang tahun di sini. Tahun ini saya merayakan kembali ulang tahun di sini,’’ kata Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya pada perayaan peringatan ulang tahun ke-71 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Selasa kemarin. Hal. 19 Puan Maharani

4,03% Diploma, 4,58% Sarjana Angka pengangguran di Bali paling rendah di Indonesia. Hanya 1,48 persen. Namun, hal ini tidak menjamin penduduknya bebas dari kemiskinan. Saat ini Bali masih mengantongi 4,14 persen penduduk miskin atau sekitar 176.480 orang. Namun di luar dugaan, di antara penduduk yang terhitung miskin itu, 4,03 persen berijazah diploma perguruan tinggi dan bahkan ada 4,58 persen yang berijazah sarjana.

KEMISKINAN DI BALI 2017 Badung Denpasar Gianyar Tabanan Bangli Jembrana Buleleng Klungkung Karangasem

20.702

2,27

22.419

4,46

21.656

4,92 5,23 5,38 5,74 6,29

11.756 14.781

11.147

6,55

ingkan Maret 2016 sebesar 95,13 persen. Imbasnya, jumlah penduduk miskin yang tidak bekerja tahun 2017 naik menjadi 29,75 persen bila dibandingkan tahun 2016 sebesar 4,87 persen. Selain itu, komposisi penduduk miskin juga diisi oleh lulusan diploma dan sarjana. ‘’Ternyata di antara penduduk yang terhitung miskin di Bali, ada 4,03 persen mereka berijazah diploma perguruan tinggi dan bahkan ada 4,58 persen yang berijazah sarjana,’’ jelasnya. Adi Nugroho menambahkan, penduduk dengan ijazah rendah seperti SD lebih bisa tertampung

di lapangan kerja. Itu sebabnya, angka pengangguran terbuka untuk tingkat pendidikan SD ke bawah kurang dari 1 persen. Atau lebih rendah bila dibandingkan dengan persentase lulusan perguruan tinggi yang menganggur. ‘’22,96 persen dari mereka yang bekerja ternyata setengah menganggur, jam kerjanya sangat sedikit. Ada potensi yang tidak termanfaatkan di antara mereka, di samping mereka yang benarbenar menganggur, belum mendapat pekerjaan,’’ imbuhnya. Hal. 19 Sangat Kecil

Perlu Inovasi Tekan Kemiskinan

13.163

2,06

KEPALA BPS Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, dari jumlah penduduk miskin tersebut 70,25 persennya sudah bekerja. ‘’Untuk kondisi bulan Maret 2017, ternyata penduduk miskin untuk wilayah Bali, 70 persennya sudah bekerja. Sekalipun ternyata masih miskin,’’ ujarnya dalam Rapat Kerja Evaluasi Program Pembangunan Provinsi Bali Semester II Tahun 2017 di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (23/1) kemarin. Menurut Adi Nugroho, persentase penduduk miskin yang sudah bekerja ini sebetulnya menurun bila diband-

27.023

Denpasar (Bali Post) Persentase angka kemiskinan di sembilan kabupaten/kota terbilang variatif. Hanya dua daerah yang angka kemiskinannya jauh di bawah Provinsi Bali, yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Sementara tujuh kabupaten lainnya tercatat lebih tinggi, kendati sebagian besar mengalami penurunan bila dibandingkan tahun lalu. Data BPS Provinsi Bali, Kabupaten Badung mengantongi penduduk miskin terendah yakni 2,06 persen atau 13.163 orang. Disusul kemudian Kota Denpasar sebesar 2,27 persen atau 20.702 orang. Menurut Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho, penurunan 37.481 angka kemiskinan di Badung akan semakin berat. Dibutuhkan kreativitas yang out of the box untuk mengatasinya. Sama Persen seperti Denpasar, Badung merupakan wilayah yang Orang menarik bagi pendatang.

‘’Menarik itu mendorong urbanisasi, mendorong migrasi, sehingga kalau toh ada orang yang turun atau naik status sosialnya, segera digantikan oleh pendatang yang baru dengan status sosial di bawah. Ini salah satu bentuk kesulitan menggeser angka kemiskinan yang levelnya sudah sangat rendah,’’ ujarnya. Khusus untuk Denpasar, lanjut Adi Nugroho, ada isyarat menggelisahkan pada rendahnya angka kemiskinan di ibu kota provinsi tersebut. Sebab, pihaknya juga melihat ada sinyal kenaikan yang cukup tajam. Kenaikan angka kemiskinan tampak pula di Jembrana, Gianyar, dan Bangli. Di Jembrana, misalnya, angka kemiskinan kini tercatat 5,38 persen dari sebelumnya 5,33 persen. Padahal, pernah ada penurunan yang cukup kuat dari 2015 ke 2016. Jembrana kini membutuhkan program untuk menurunkan kemiskinan, serta mengurangi kedalaman dan meratakan kemiskinan itu sendiri. Kemudian di Gianyar memiliki 22.419 masyarakat miskin atau 4,46 persen dan di Bangli sebesar 5,23 persen atau 11.756 orang. Hal. 19 Empat Kabupaten

sumber: BPS Bali

Minat Baca dan Menulis Harus Ditumbuhkembangkan

Bali Post/ant

MEGAWATI - Presiden Joko Widodo saat perayaan HUT ke-71 Megawati, Selasa (23/1) kemarin. Pada acara itu juga dimeriahkan pementasan Teater Kebangsaan bertajuk ‘’Satyam Eva Jayate’’.

Denpasar (Bali Post) Di era global seperti saat ini, minat baca dan menulis anak-anak sangat minim. Terlebih, perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat memengaruhi hal tersebut. Oleh karenanya, upaya untuk menumbuhkembangkan minat baca dan menulis anak-anak harus ditingkatkan. Berbagai upaya dan sinergisitas harus dilakukan, sehingga anak-anak yang merupakan generasi muda bangsa terselamatkan dari ancaman global dan teknologi tersebut. Kadisdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan mengatakan di era milenial seperti saat ini, budaya membaca dan menulis telah menurun di kalangan anak-anak didik. Bahkan, dari 1.000 anak didik hanya 1 di antara mereka yang benar-benar gemar membaca dan menulis. Hal ini disebabkan pengaruh teknologi begitu pesat yang telah masuk ke dalam dunia anak didik.

Oleh karena itu, budaya minat baca dan menulis kepada anak-anak harus mulai digaungkan dan ditumbuhkembangkan sejak dini. Peran guru sangat diharapkan sebagai motivator, sekaligus bisa menjadi teladan bagi siswa di dalam upaya meningkatkan minat baca tersebut. ‘’Kami di Kota Denpasar telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan minat baca dan menulis anak-anak, terutama kepada guru sekolah dan orangtua siswa. Kami menyarankan kepada mereka agar anak didiknya diarahkan untuk membaca buku yang sesuai dengan kurikulum di sekolah, dan kami juga menyarankan kepada pihak sekolah agar membiasakan anak didiknya untuk membaca buku selama 15 menit sebelum masuk kelas,’’ tandas Gunawan saat membuka acara Bali Post Goes To School di Gedung Serbaguna Dwijendra, Denpasar. Hal. 19 Program Kreatif

Bali Post/kmb23

LOMBA KORDING - Acara Bali Post Goes To School di Dwijendra diikuti 900 peserta. Selain lomba fotografi dan mewarnai juga digelar lomba koran dinding (kording) yang diikuti siswa SMA dan SMP se-Kota Denpasar.


denpasar

2

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Pemkot Denpasar Tingkatkan Peran Damakesmas

Proaktif Jemput Bola Tangani Kesehatan Masyarakat

Bali Post/ara

LONGSOR - Lokasi rumah semipermanen milik Yuli yang longsor dan menghanyutkan satu unit mobil dan tiga sepeda motor.

Longsor di Ubung

Satu Unit Mobil dan Tiga Sepeda Motor Hanyut Denpasar (Bali Post) –

Hujan deras yang mengguyur Denpasar, Senin (22/1) malam, membuat sejumlah wilayah tergenang air cukup tinggi. Bukan hanya banjir, pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik. Parahnya lagi, longsor yang terjadi di Jalan Cokroaminoto Gang Mahoni, Banjar Batur, Kelurahan Ubung meluluhlantakkan rumah semipermanen. Selain itu, satu unit mobil pick-up dan tiga sepeda motor juga hanyut. Ditemui Selasa (23/1) kemarin, pemilik rumah, Yuli, mengatakan kejadiannya saat hujan lebat tengah malam sekitar pukul 01.00 dini hari. Dikatakannya, material longsoran menimpa rumahnya. Saat kejadian di rumah itu ada dua orang yang tidur yakni Kandar dan Anjas. Mereka sempat terseret arus sungai saat longsor menimpa rumah yang berada di bantaran Tukad Bindu tersebut. Dua orang yang merupakan tenaga kerja yang membantu Yuli membuat tahu itu, akhirnya bisa menyelamatkan diri. Keduanya hanya mengalami luka-luka lecet. Keduanya juga sempat dirawat di

rumah sakit dan sudah diperbolehkan pulang. ‘’Hanya mengalami lecet-lecet,’’ tambah Lurah Ubung Wayan Ariyanta saat ditemui di lokasi kejadian. Mobil yang terseret arus sungai sampai kemarin belum dievakuasi. Keberadaan mobil sudah ditemukan sekitar 100 meter lebih dari longsoran. Namun, ketiga sepeda motor yakni dua jenis Vario dan satu unit Satria FU belum ditemukan. ‘’Kemungkinan masih tertimbun atau masih tersangkut di dasar sungai,’’ kata Ariyanta. Untuk membersihkan puing-puing rumah yang ada di sungai, sejumlah

petugas dari Dinas PUPR diterjunkan. Pembersihan material yang longsor itu untuk menghindari tersumbatnya arus air. Pasalnya, curah hujan yang tinggi dikhawatirkan masih tetap terjadi dalam beberapa hari terakhir ini. ‘’Kami minta bantuan ke petugas Dinas PUPR untuk membersihkan material yang ada di sungai,’’ kata Ariyanta. Sementara itu, Yuli mengaku tidak menyangka akan terjadi bencana seperti itu. Dikatakan, pihaknya mengontrak lahan seluas setengah are itu untuk tempat usaha tahu itu sejak tiga tahun lalu. Kini pihaknya akan berusaha untuk mencari tiga sepeda motor yang belum ditemukan. ‘’Sedangkan untuk mobil akan menunggu proses evakuasi,’’ katanya. (kmb12)

FM 96,5

KOMITMEN Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam bidang kesehatan hingga kini terus dimaksimalkan. Sebelumnya, Pemkot Denpasar telah meluncurkan inovasi Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (Damakesmas) untuk menangani kegawatdaruratan masyarakat Kota Denpasar dalam bidang kesehatan. Guna menunjang kelancaran berbagai inovasi layanan kesehatan tersebut, Pemkot Denpasar kembali melakukan pembinaan pegawai yang kali ini dilaksanakan di Puskesmas IV Denpasar Selatan, Selasa (23/1) kemarin. Hadir langsung untuk memberikan pembinaan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang juga selaku Pembina Kepegawaian di lingkungan Pemkot Denpasar didampingi Kadis Kesehatan dr. Ni Luh Putu Sri Armini, Camat Denpasar Selatan I Wayan Budha, Plt. Kepala Puskesmas IV Densel dr. Ni Made Saraswati Rahayu serta instansi terkait lainnya. Rai Iswara mengatakan, dalam rangka pembangunan dan pengembangan Kota Denpasar terdapat tiga sektor dasar yang harus mendapat perhatian serius. Pertama yakni bidang pendidikan, bidang sosial dan bidang kesehatan. Hal ini lantaran ketiganya menjadi satu-kesatuan yang utuh dan saling menunjang di segala bidang. ‘’Kalau pintar yang dalam hal ini adalah pendidikannya bagus, tapi tidak ditunjang dengan kesehatan tentu tidak akan berjalan maksimal, begitu pula untuk sosial,’’ jelasnya. Dalam kesempatan itu, Rai Iswara turut memotivasi para petugas kesehatan di Puskesmas IV Denpasar Selatan yang berjumlah 81 pegawai. Di mana, sebagai petugas kesehatan hendaknya selalu memperkuat citra kelembagaan yang dapat dilakukan dengan selalu mengedepankan rasa kebersamaan,

PEMBINAAN - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat memberikan pembinaan kepada pegawai di Puskesmas IV Denpasar Selatan, Selasa (23/1) kemarin. selalu menjaga kekompakan dan selalu berusaha untuk meningkatkan SDM yang ada. ‘’Seluruh pegawai harus kompak dan jangan saling menjelekkan satu sama lain, sehingga citra lembaga dapat tetap terjaga,’’ ujarnya. Sekda Rai Iswara juga menekankan agar setiap pegawai puskesmas tetap mengedepankan setiap pekerjaan harus berlandaskan kepada aturan yang ada. Hal ini merupakan salah satu wujud komitmen Kota Denpasar dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bersih dan transparan. Rai Iswara menambahkan, dalam rangka menjamin kesehatan masyarakat pihaknya mendorong seluruh puskesmas untuk peka terhadap lingkungan, sehingga kepastian akan kesehatan masyarakat tetap terjamin. ‘’Puskesmas harus peka terhadap lingkungan sekitar. Apalagi sekarang musim hujan, jadi alangkah baiknya melakukan jemput bola karena beberapa wilayah Denpasar terjadi genangan. Jadi, kita di Pemkot Denpasar telah memikirkan upaya penanganan pas-

TRC Denpasar Tangani Titik Banjir

Demi Keselamatan Siswa, Pemkot Upayakan Jam Belajar Pengganti

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 0361-7400391

Banjir di Denpasar

Perumahan, Sekolah, dan Gedung Dewan Terendam

Denpasar (Bali Post) – Hujan yang mengguyur Denpasar dengan intensitas cukup tinggi, Senin (22/1) malam, menimbulkan genangan di sejumlah titik. Seperti yang terjadi di Jalan Bumi Ayu Sanur, Jalan Tukad Bilok, Perumahan Bhuana Permai Padangsambian, Jalan Atena Padangsambian serta beberapa tempat lainnya. Selain jalan dan perumahan, genangan air juga terjadi di beberapa sekolah, di antaranya SDN 1 Sanur, SDN 4 Sanur, SMPN 6 Denpasar dan SD 11 Padangsambian. Ironisnya, gedung DPRD Denpasar juga ikut teredam banjir. Mengingat genangan air masih terjadi hingga Selasa (23/10) kemarin, beberapa sekolah terpaksa meliburkan kegiatan belajar-mengajar siswanya. ‘’Kami telah memulangkan seluruh

siswa karena halaman tergenang banjir,’’ ujar Kepala SDN 1 Sanur I Made Suparta. Menurut Suparta, beberapa siswanya sudah sempat datang ke sekolah. Namun, karena kondisi belajar tidak memungkinkan, maka pihaknya berinisiatif memulangkan siswanya. ‘’Hanya ada empat siswa yang masih tetap belajar, karena akan mengikuti Olimpiade Matematika. Sementara yang lainnya kami liburkan,’’ ujarnya. Kondisi serupa juga terlihat di SDN 11 Padangsambian. Sekolah yang menampung 724 siswa tersebut sempat terendam banjir cukup tinggi. Pada malam harinya, ketinggian air sampai di atas jendela, seperti yang terjadi di ruang kelas II. Seluruh ruangan tergenang air.

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : SEKTOR PERTANIAN BISA AKSES KUR

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Ironisnya, setelah air surut, lumpur cukup tebal memenuhi halaman sekolah. ‘’Siswa kelas II sudah kami pulangkan, karena tidak bisa belajar,’’ ujar Kepala SDN 11 Padangsambian Dra. Si Luh Made Ayu Sutarmini, M.Pd. Untuk membersihkan lumpur, petugas BPBD Denpasar melakukan penyemprotan. Akibat tebalnya lumpur, satu unit mobil pemadam yang digunakan untuk menyemprot lumpur tak cukup. Mereka harus bolak-balik untuk mengambil air lagi. Bukan hanya sekolah yang terkena banjir, beberapa unit rumah yang berada di kompleka Perum Bhuana Permai juga kemasukan air. Ketinggian air mencapai satu meter. ‘’Air mulai masuk sekitar pukul 23.00 dan baru surut pada pukul 06.00 tadi pagi (kemarin - red),’’ ujar Agus, salah seorang penghuni. Yang lebih mengejutkan lagi, banjir juga melanda Gedung DPRD Denpasar. Lantai basement Gedung Sekretariat Dewan tergenang air cukup tinggi. Peristiwa ini baru pertama kali terjadi sejak direnovasinya gedung ini beberapa tahun lalu. Pihak Sekretariat Dewan akhirnya berkoordinasi dengan BPBD untuk menyedot genangan air di lantai basement tersebut. ‘’Mungkin karena pipa penyedotnya tersumbat sampah bekas proyek lalu, jadi airnya tergenang,’’ ujar Sekretaris DPRD Denpasar I Putu Dharmawiyasa. (kmb12)

caterjadi genangan dan menjamin kesehatan masyarakat,’’ tegasnya sembari menginstruksikan langsung pengecekan kesehatan jemput bola pasca-adanya genangan di beberapa titik Kota Denpasar kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Sementara itu, Kadiskes Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri Armini bersama Plt. Kepala Puskesmas IV Densel dr. Ni Made Saraswati Rahayu mengatakan, saat ini di Kota Denpasar terdapat 11 Tim Damakesmas yang tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar. Tim Damakesmas tersebut dilengkapi dengan kegawatdaruratan dan pemeriksaan kesehatan sehari-hari yang dilengkapi dengan armada kesehatan dengan sistem jemput bola dalam upaya memberikan pendampingan kesehatan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Sri Armini menyatakan kesiapan untuk melakukan koordinasi dan respons cepat terkait dengan penanganan kesehatan pascaterjadi genangan di beberapa titik Kota Denpasar. (ad1129)

MENINJAU - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat meninjau langsung proses penanganan genangan air di SMPN 6 Denpasar, Selasa (23/1) kemarin. INTENSITAS hujan tinggi yang melanda hampir di seluruh wilayah Bali berdampak pada terjadinya genangan di beberapa titik di Kota Denpasar, Selasa (23/1) kemarin. Kondisi ini menyebabkan genangan air di beberapa sekolah di Kota Denpasar. Langkah cepat dilakukan Tim Respons Cepat (TRC) Pemkot Denpasar dengan menerjunkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar hingga pihak lurah/desa dan kecamatan. Bahkan, Tim Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (DAMAKESMAS) bersama BPBD juga telah melakukan evakuasi di beberapa titik. Seperti halnya evakuasi tiga warga termasuk bayi berusia dua bulan di kawasan Perumahan Padang Indah, Desa Padangsambian dan melakukan penanganan dini di Puskesmas II Denpasar Barat. Selain itu, genangan terjadi di beberapa sekolah seperti SMPN 6 Denpasar, Kelurahan Sesetan Kecamatan Denpasar Selatan dan beberapa sekolah lainnya yang mengalami genangan air dan tampak berangsur surut. Sekda Kota Denpasar AAN Rai

Iswara atas instruksi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meninjau langsung ke SMPN 6 Denpasar dan beberapa sekolah lainnya. “Kami telah memerintahkan OPD terkait untuk segera melakukan tindak cepat dalam menangani genangan meski telah berangsur surut, sehingga seluruh aktivitas dapat segera kembali seperti semula,’’ ujar Rai Iswara. Proses belajar mengajar di SMPN 6 Denpasar maupun di beberapa sekolah yang sempat mengalami genangan air dengan langkah menghentikan sementara proses belajar mengajar untuk keselamatan dan kenyamanan para siswa serta orangtua. Hal ini telah ditangani dengan cepat sehingga dipastikan proses belajar-mengajar tidak terganggu dan siswa dapat kembali belajar seperti biasa. ‘’Kerja sama dan koordinasi komunikasi yang dilakukan dengan cepat dari pihak sekolah, lingkungan, kelurahan/desa hingga pihak kecamatan mampu menangani bersama dampak dari intensitas hujan yang sangat tinggi melanda Denpasar dan hampir di beberapa wilayah di Bali,’’ ujarnya. Di samping itu, Dinas Kesehatan Denpasar juga dilibatkan untuk menangani pascagenangan ini. Keterlibatan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dapat meningkatkan in-

tensitas pemantauan jentik nyamuk sehingga tidak berdampak pada kesehatan masyarakat. “Sebelumnya, pada tahun 2010 di Kota Denpasar terdapat 32 titik banjir namun hingga saat ini dengan berbagai upaya yang telah dilakukan seperti penggelontoran drainase dan sodetan, titik tersebut berkurang menjadi enam titik banjir,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Sekda Rai Iswara turut menyarankan agar waktu belajar siswa yang diliburkan akibat adanya genangan air ini dicarikan solusi yakni dengan menyediakan waktu pengganti. “Nantinya, siswa yang libur ini tidak serta merta waktu belajarnya hilang, melainkan akan dicarikan waktu khusus untuk mengganti waktu yang hilang hari ini (kemarin-red),” jelasnya. Langkah ini disikapi langsung Kepala Disdikpora Denpasar Wayan Gunawan dengan memberikan instruksi kepada seluruh kepala sekolah di Kota Denpasar dalam rangka menyikapi cuaca yang ekstrim saat ini. Hal ini dilakukan dengan memberikan pemenuhan jam belajar siswa sesuai dengan kalender pendidikan yang berlaku. “Jadi, nantinya kalau ada siswa yang terpaksa diliburkan hendaknya kepala sekolah mencarikan jam pengganti belajar siswa,’’ ujarnya. Sementara itu, Lurah Sesetan Ni Ketut Sri Karyawati didampingi Kepala SMPN 6 Denpasar Gusti Ayu Tirtawati mengatakan, genangan air di lingkungan sekolah baru terjadi saat ini setelah 10 tahun lalu. Namun, genangan air kali ini tidak begitu lama dan sudah berangsur-angsur surut. Hal ini menurut Sri Karyawati disebabkan curah hujan yang cukup tinggi diikuti air laut yang pasang. Sehingga, air tidak bisa langsung menuju ke hilir dan menggenangi beberapa wilayah di hilir yang tergolong lebih rendah. ‘’Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan siswa, langkah memulangkan siswa untuk belajar di rumah dinilai tepat yang sudah dilakukan koordinasi dengan Disdikpora Kota Denpasar,’’ ujarnya. (ad1128)

Fokus Peningkatan Infrastruktur Tangani Banjir

Pemkot Denpasar Gencar Maksimalkan Sodetan dan Drainase

PEMERINTAH Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar terus mengupayakan realisasi perbaikan jalan dan trotoar secara maksimal. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara masyarakat. Tim OP Bima dari Bina Marga Dinas PUPR melakukan pemeliharaan jalan dan perbaikan trotoar yang jebol di beberapa titik wilayah seperti di Jalan Nangka Utara, Jalan Waribang dan ruas jalan lain sesuai dengan pantauan dan pengaduan masyarakat, baik secara langsung maupun pengaduan rakyat online Pro Denpasar Plus. Terkait dengan hujan yang beberapa hari ini masih terjadi, pasukan biru Dinas PUPR dikerahkan

untuk melaksanakan kegiatan rutin, yakni pembersihan saluran air dan sungai untuk mengantisipasi terjadinya banjir akibat hujan yang beberapa hari ini intensitasnya cukup tinggi. Langkah ini juga ditegaskan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat meninjau genangan air yang sempat terjadi di SMPN 6 Denpasar, Selasa (23/1) kemarin. Ia mengatakan langkah penggelontoran dan pembersihan drainase dari sumbatan sampah rutin dilakukan. Sehingga antisipasi ini mampu menjadi salah satu solusi saat intensitas hujan yang tinggi seperti yang terjadi saat ini. ‘’Pada tahun 2010, di Kota Denpasar terdapat 32 titik banjir. Dengan dilakukan upaya khusus penanganan banjir seperti pembangunan sode-

tan dan penggelontoran drainase, kini jumlah titik genangan menjadi 11 titik,’’ ujar Rai Iswara. Tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Bali belakangan ini, Denpasar yang letaknya di hilir sangat merasakan dampaknya. Kendati demikian, Pemkot Denpasar selalu megupayakan penanganan baik saat genangan maupun pascagenangan dengan maksimal. Seperti penanganan penyedotan air, hingga melibatkan tim kesehatan untuk memastikan kesehatan masyarakat. I Gusti Ngurah Putra Sanjaya yang membidangi Sumber Daya Alam (SDA) mengatakan, upaya pasukan biru Dinas PUPR juga sudah sangat optimal, termasuk pada Senin (22/1) lalu, tim turun

langsung untuk mengatasi beberapa pohon tumbang yang menghalangi aliran air sungai. ‘’Atensi terhadap sumbatan sampah di beberapa aliran sungai juga dilakukan, kerja sama tim sangat baik,’’ ungkapnya. Putra Sanjaya menambahkan, atensi terhadap jalan yang jebol juga ditanggapi dengan cepat. ‘’Tim langsung turun jika memang keadaan sangat darurat. Jadi, pengaduan masyarakat yang masuk selalu ditinjau sehingga upaya khusus dapat dilakukan sesegera mungkin,’’ ujarnya. Berdasarkan data dari Dinas PUPR Denpasar, pada tahun 2017 tinggal enam titik banjir yang dalam upaya penanganan khusus, seperti di Simpang Gatsu 1, Jalan Kenyeri, Jalan Kecubung, kawasan

PENANGANAN - Kerja sama dalam upaya penanganan banjir yang dilakukan Pemkot Denpasar. Jalan Kerta Pura Pemecutan Kelod, kawasan Bumi Ayu Sanur dan kawasan Perum Mekar Jaya Pemogan. ‘’Diharapkan masyarakat juga

dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,’’ ujarnya. (ad1131)


BADUNG

Rabu Wage, 24 Januari 2018

3

KBS Berkomitmen Menjaga Pilkada Aman, Nyaman dan Damai Klarifikasi Ketidakhadiran pada Sarasehan Pendidikan ANGGOTA Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. akhirnya buka suara terkait ketidakhadirannya dalam acara Sarasehan Membangun Masa Depan Pendidikan Bali, di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (22/1). Absennya Koster yang juga menjadi calon Gubernur Bali ini, karena komitmennya yang sangat kuat agar pilkada serentak di Bali tahun 2018 berlangsung dengan nyaman, aman dan damai. Politisi PDI Perjuangan asal Desa Sembiran yang dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) ini tak ingin menodai kegiatan yang memiliki tujuan mulia tersebut, lantaran sebelumnya kehadirannya dalam acara Rembug Desa yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemprov Bali di Ksiarnawa Art Center, Denpasar, Minggu (21/1), dipermasalahkan. Padahal dirinya mendapat undangan resmi dari Kementerian Desa, Dinas PMD Provinsi Bali, dalam kapasitasnya sebagai anggota Pansus Perancang Undang-

undang Desa dari Bali. Pada acara Sarasehan Membangun Masa Depan Pendidikan Bali, KBS diundang secara resmi dalam kapasitas sebagai anggota Komisi X DPR-RI yang membidangi pendidikan, sangat relevan dengan tema sarasehan. Undangan yang diterimanya ditandatangai oleh Sekretaris Daerah Tjokorda Ngurah Pemayun. ‘’Sesungguhnya saya berencana dan sudah menjadwalkan untuk hadir, karena ada seorang panitia yang menghubungi bahwa Pak Gubernur sangat mengharapkan kehadiran saya,’’ kata KBS, Selasa (23/1) kemarin. Akan tetapi dengan mempertimbangkan agar menjaga kondusivitas suasana, dirinya memutuskan tidak hadir. Lantaran sehari sebelumnya pada saat acara Rembug Desa, kehadiran dirinya dipersoalkan oleh Wakil Ketua DPRD Bali Fraksi Golkar dapil Buleleng Nyoman Sugawa Korry. ‘’Pada acara Rembug Desa itu saya diundang dalam kapasitas sebagai

BERSAMA - Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. bersama Gubernur Bali Mangku Pastika dan sejumlah tokoh Bali. anggota DPR-RI yang menjadi salah satu anggota Pansus penyusun Undang-undang Desa. Kehadiran saya

dipersoalkan oleh Bapak Sugawa Korry, katanya karena saya menjadi calon Gubernur Bali, sedangkan calon

lain tidak hadir padahal juga diundang dalam kapasitas jabatannya saat ini,’’ ungkapnya. Pada saat itu, menurut KBS, Sugawa Korry menyampaikan sangat keberatan kalau acaranya jalan terus dengan menghadirkan dirinya sebagai salah satu pembicara, dan mengancam dirinya tidak akan hadir pada acara tersebut. Sugawa bahkan bersikap lebih jauh lagi bahwa kehadiran dirinya pada acara itu mengganggu kenyamanan dan keamanan serta menodai Pilgub Bali 2018. ‘’Oleh karena itu, saya memilih tidak jadi hadir pada acara Rembug Desa tersebut, karena saya tidak ingin kehadiran dengan niat baik malah dinilai dan dipersepsikan secara politis yang negatif oleh Pak Sugawa Korry,’’ kata KBS. Pada saat itu, Sugawa juga menyampaikan suatu sikap agar Pemprov Bali tidak lagi melaksanakan acara yang mengundang calon gubernur, Pemprov harus netral katanya. Atas pertimbangan itulah dirinya

memutuskan tidak hadir pada acara sarasehan pendidikan tersebut, agar tidak mendapat protes semacam itu lagi. Dan yang tak kalah penting, untuk menjaga jangan sampai Bapak Gubernur yang memprakarsai acara sarasehan tersebut disudutkan atau dipersepsikan secara negatif oleh pihak lain. KBS mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali atas undangan untuk menjadi narasumber pada acara sarasehan pendidikan untuk masa depan Bali. Namun, dirinya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan panitia serta para peserta acara sarasehan tersebut atas ketidakhadiran dirinya, sama sekali bukan karena ada kesibukan di DPR-RI atau faktor lain, tetapi semata-mata tidak ingin lagi ada protes dari Sugawa Korry atau pihak lain. Pada kesempatan lain dengan format berbeda pastilah dirinya akan bisa bertemu dan tampil pada acara seperti itu seperti yang diharapkan masyarakat Bali. (r/kmb)

Banjir, Turis di Seminyak dan Legian Dievakuasi Mangupura (Bali Post) –

Puluhan wisatawan dan warga yang tinggal dan menginap di Seminyak dan Legian terpaksa harus dievakuasi lantaran kedua kawasan tersebut terendam banjir, Selasa (23/1) kemarin. Evakuasi sepanjang alur Sungai Mati ini dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung dan Basrnas Bali hingga pukul 11.10 Wita. Kepala BPBD Badung Nyoman Wijaya mengatakan, pihaknya menyiapkan empat perahu karet untuk melakukan evakuasi warga dan wisatawan asing yang ada di kawasan tersebut. ‘’Kami berkerja sama dengan pihak Basarnas Bali melakukan evakuasi ke rumah keluarga korban banjir agar warga lebih nyaman sembari menunggu surutnya air,’’ ujar Nyoman Wijaya didampingi Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Badung dr. Ni Nyoman Ermy Setiari. Menurut Wijaya, hujan lebat yang mengguyur wilayah Badung merendam Kampung Turis, Kuta. Terkait jumlah warga dan wisatawan yang dievakuasi, saat ini masih didata. ‘’Saat ini kami masih melakukan proses evakuasi. Dari data yang kami himpun, tidak ada korban jiwa. Namun, yang jelas jelas ada puluhan warga di kawasan di sekitaran Sungai mati,’’ terangnya. Selain di kawasan Kuta Selatan, bencana akibat hujan lebat juga terjadi di wilayah Kuta Utara. Dari data yang

diperoleh, terdapat tiga titik kawasan longsor dan sudah dilakukan evakuasi. Untuk melakukan evakuasi, pihaknya dibantu oleh Dinas PUPR Badung. ‘’Di kawasan utara, ada bencana longsor. Untuk membersihkan longsoran yang menimbun badan jalan di Banjar Buangga, Desa Getasan, kami dibantu Dinas PUPR,’’ ujar Wijaya. Berdasarkan prakiraan cuaca Balai Besar Meteorologi Klimatologidan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, prakiraan cuaca harian wilayah Bali tanggal 23 - 25 Januari 2018 secara meteorologi, kondisi wilayah Bali saat ini, cuaca umumnya berawan dan berpotensi hujan sedang. Suhu udara berkisar 23 - 31 derajat Celcius. Angin bertiup dari arah Barat-Barat Laut dengan kecepatan 08 - 36 kilometer/jam. Tinggi gelombang laut di perairan Utara Bali berkisar 0,5-2,0 meter dan perairan Selatan Bali berkisar 0,75 – 3,0 meter. Perairan Selat Bali berkisar 0,5 – 3,0 meter dan perairan Selat Lombok

berkisar 0,5 – 3,0 meter. Kondisi ini disebabkan oleh Wilayah Bali telah memasuki musim hujan, di mana normal puncak musim hujan terjadi pada periode Januari - Februari. Massa udara basah masih terkonsentrasi pada lapisan permukaan hingga lapisan 200 mb. Kondisi ini mendukung pembentukan awan hujan di atas wilayah Bali. Adanya tekanan rendah di Samudera Hindia Selatan Jawa (1002 hPa) yang memanjang hingga Utara Australia (1000 hPa). Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Permana mengatakan, banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kuta merupakan faktor alam yang mengakibatkan air di Sungai Mati meluap. ‘’Untuk saluran drainase, sebetulnya tidak ada masalah. Seperti di Jalan Dewi Sri, saluran drainase dalam kondisi prima. Hanya memang akibat curah hujan tinggi, air tak mengalir lancar,’’ tegasnya. (kmb27)

Bali Post/ist

PERAHU KARET - BPBD Badung dan Basarnas Bali menyiapkan empat perahu karet untuk mengevakuasi warga dan wisatawan asing.

Hujan Deras Diadili Kasus Narkoba Diselaraskan, DED Polantas Cegah Pengendara Motor Terseret Banjir Turis Australia Mengaku Program Taman Alami Gangguan Kejiwaan Bumi Banten Mangupura (Bali Post) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung menyelaraskan Detail Engineering Design (DED) program Taman Bumi Banten. Pasalnya, terdapat perubahan desain dalam program yang berlokasi di kawasan Puncak Tedung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang tersebut. Kepala DLHK Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, proyek taman tersebut akan dirampungkan pada tahun 2021. Dikatakan, tahun 2017 lalu baru sebatas pembelian bibit tanaman sebanyak 800 lebih tanaman dan pada tahun 2019 mendatang dilanjutkan dengan penataan. ‘’Luas lahan yang dipakai sekitar 15 hektar lebih dan itu milik desa adat setempat. Namun, DED-nya saat ini masih diselaraskan,’’ ujar Eka Merthawan, Selasa (23/1) kemarin. Menurut Eka Merthawan, konsep Taman Bumi Banten menyerupai miniatur hutan tanaman banten. Seperti taman untuk berbagi kegiatan dari masyarakat yang datang bisa mendokumentasikan lewat foto, front office, taman rekreasi, jembatan unik dan sarana parkir. ‘’Untuk masalah tamannya dari Dinas Lingkungan Hidup yang mengonsepkan. Nanti penyediaan sarana jalannya bisa pihak Dinas PUPR yang menggarap. Ini butuh lintas perangkat daerah yang mengerjaan sehingga DED-nya perlu penyelarasan lagi. Saya yakin tahun 2021 taman ini sudah rampung,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, program Taman Bumi Banten yang dicetuskan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wabup Ketut Suiasa terus dilakukan penataan. Bahkan, program tersebut dinyatakan sudah berjalan sejak tahun 2017 lalu. Taman Bumi Banten ini akan menjadi tempat pelestarian berbagai jenis tanaman, khususnya yang sering digunakan sebagai sarana upacara keagamaan di Bali. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Badung Made Wira Darmaja mengatakan, program Taman Bumi Banten sudah dikerjakan sejak tahun 2017 dan untuk tahun ini memang ada perubahan desain. ‘’Lokasi untuk tanaman itu di kawasan Puncak Tedung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Untuk anggaran bibit tanam saja sekitar Rp 1 miliar dan yang menanam tanaman tersebut adalah warga setempat,’’ ujarnya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Hujan lebat cukup lama, Senin (22/1) lalu, rawan kecelakaan dan pengendara sepeda motor terseret banjir. Pasalnya, got dan saluran drainase tidak mampu menampung air hujan sehingga meluber ke jalan. Alhasil, penutupan jalan yang tergenang air dilakukan agar tidak ada korban. Jalan tergenang air yang kondisinya parah, di antaranya Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar dan Jalan Sunset Road, Kuta. Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana dan Wadir Lantas AKBP Sangkan Bonaparte Silalahi mengerahkan anggota PJR untuk meminimalisasi terjadinya korban akibat banjir. Pasalnya, genangan air cukup tinggi terjadi di Simpang Jalan Sunset Road-Jalan Nakula. Bahkan, air sungai meluap ke jalan karena drainase tidak mampu menampung derasnya kapasitas air. “Untuk mencegah korban jiwa dan material, kami menutup beberapa jalur dan mengarahkan kendaraan agar tidak melintasi jalan tersebut,” tegas Kombes Anak Agung Sudana, Selasa (23/1) kemarin. Menurut Sudana, pihaknya mengerahkan 30 personel untuk mencegah terjadinya korban terseret banjir. “Saya juga perintahkan Kasubdit Dikyasa untuk

Bali Post/ist

BERSIHKAN SAMPAH - Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana bersama anggotanya membersihkan sampah yang menutupi lubang got. menghubungi petugas terkait, agar segera melakukan penanganan banjir dengan cepat. Sambil menunggu, kami membersihkan lubang got dari sampah. Kami menggunakan alat seadanya,” ujarnya dan menambahkan, penanganan genangan air di Jalan Teuku Umar Barat lebih mudah karena banjir tidak terlalu tinggi dan bisa diupayakan dengan membuat pembuangan air ke tempat lain.

Sementara itu, AKBP Bonaparte mengurai kemacetan lalu lintas dengan melaksanakan upaya rekayasa dan pengaturan lalu lintas. “Kami mengimbau kepada pengendara kendaraan jangan nekat menerobos banjir karena berbahaya. Kalau tidak terseret air, kendaraan bisa mogok. Lebih baik cari jalan alternatif atau menunggu air surut,” ujar mantan Kapolresta Denpasar ini. (kmb36)

Dituntut 1,5 Tahun

Mantan Perbekel Mengwitani Minta Dibebaskan

SETELAH dituntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun), mantan Perbekel Mengwitani I Made Rai Sukadana yang didakwa atas korupsi APBDes yang merugikan negara hingga Rp 1.227.031.888,06, Selasa (23/1) kemarin minta dibebaskan dari jeratan hukum. Saat mengajukan pledoi di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa melalui kuasa hukumnya Edyanto M Silalahi dan kawan-kawan menyatakan jaksa tidak mampu membuktikan kesalahan terdakwa. Berdasarkan keterangan para saksi, dijelaskan tim kuasa hukum terdakwa bahwa terdakwa tidak ada niatan melakukan korupsi. Selain itu juga sudah disampaikan dalam surat tuntutan jaksa, terdakwa tidak ada menikmati

kerugian keuangan negara. Atas dasar itu, dia meminta supaya mantan Perbekel Mengwitani itu dibebaskan dari dakwaan jaksa. ‘’Jika majelis hakim mempunyai pendapat lain, mohon kiranya hukuman yang seringan-ringannya dan seadil-adilnya,’’ ujar tim kuasa hukum Rai Sukadana. Sebelumnya, JPU Wayan Suardi menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan (1,5) penjara. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, JPU Wayan Suardi menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang

perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. ‘’Menuntut terdakwa I Made Rai Sukadana dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada di dalam tahanan,’’ tuntut JPU Wayan Suardi. Di samping hukuman fisik, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 100 juta, subsider tiga bulan kurungan. Dalam dugaan korupsi dana Desa Mengwitani ini, jaksa tidak membebankan terdakwa yang saat itu menjabat Perbekel Mengwitani membayar uang pengganti. Alasannya, terdakwa tidak menikmati hasil korupsi, sebagaimana fakta persidangan yang terungkap. (asa)

TURIS asal Australia yang ditangkap petugas bea dan cukai dalam dugaan kasus narkoba, terdakwa Baker Joshua James (32), Selasa (23/1) kemarin, mulai diadili di PN Denpasar. Usai dakwaan dibacakan oleh JPU Paulus Agung, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Pande Putu Maya Arsanti, mengaku dirinya mengalami gangguan kejiwaan. Kendati demikian, majelis hakim pimpinan Wayan Kawisada meminta pihak terdakwa melampirkan bukti-bukti dan nanti disampaikan dalam eksepsinya. Sementara itu, JPU memaparkan bahwa terdakwa ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai pada tanggal 8 Oktober 2017 sekitar pukul 11.30 Wita, setelah pesawat Thai Lion Air SL 258 rute BangkokDenpasar mendarat di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai. Petugas Bea dan Cukai melakukan pemeriksaan dengan X-ray. Di dalam tas terdakwa ditemukan tembakau double cherry yang berisi ganja seberat 36,42 gram brutto atau 28,02 gram netto serta tiga strip dan 10 tablet diazepam yang disembunyikan dalam slop

rokok dan 7 tablet diazepam yang disembunyikan dalam sepatu. Dalam perkara ini, jaksa dari Kejati Bali itu menjerat terdakwa dengan pasal berlapis. Yakni, pasal 113 ayat 1, pasal 111 ayat 1 dan pasal 127 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 61 ayat 1 huruf a dan pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotrapika. Atas dakwaan itu, kuasa hukun Joshua, Maya Arsanti mengatakan bahwa terdakwa mengalami gangguan kejiwaan. Yakni, bipolar dan kecemasan berlebihan. Apabila seseorang mengalami gangguan kejiwaan, maka yang bersangkutan tidak bisa diproses hukum. “Analisa dokternya ada kok. Saat ditangkap, dia dibawa ke RS Trijata. Terdakwa mengalami penyakit turunan. Kata dokter, mestinya dia dibawa ke RSJ Bangli,” tandas Maya. Bukti lainnya, kata Maya Arsanti, dia sempat mengecek ke dokter Deny Tong dan ternyata terdakwa menjadi pasiennya sejak 2015. Atas dakwaan dan tanggapan kuasa hukum secara lisan, pekan depan pihak terdakwa akan mengajukan eksepsi. (asa)

Bali Post/asa

DIADILI - Baker Joshua James (32) saat diadili di PN Denpasar, Selasa (23/1) kemarin.


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

OSIS SMK PGRI 3 Denpasar Gelar Lomba ’’Ngelawar’’ OSIS SMK PGRI 3 Denpasar dikenal sangat kental dengan program penguatan tradisi yang dihubungkan dengan dunia kerja dan jiwa kewirausahaan. Serangkaian HUT ke-18 SMK PGR 3 Denpasar, Selasa (23/1) kemarin digelar lomba ngelawar antarkelas. Ketua OSIS SMK PGRI 3 Denpasar I Putu Adi Putrawan mengungkapkan, semua kelas di SMK PGRI 3 Denpasar mengikuti lomba ini. Selain untuk meningkatkan soliditas dalam sekaa ngelawar, ajang ini juga penting guna mengasah keterampilan anak muda Bali zaman now agar siap ngayah di masyarakat. Lebih penting lagi munculnya ide kreatif siswa dan lulusan SMK PGRI 3 Denpasar menjadi pengusaha atau pedagang nasi lawar Bali yang sukses. Mereka tak hanya memiliki pasar di konvensional, namun juga di medsos dan media online lainnya. ‘’Bila perlu ada lulusan sekolah ini menjadi bos pengusaha lawar di online yang sukses,’’ tegasnya. Lomba ngelawar, menurut Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., adalah khazanah budaya khas Bali. Menu ini tak hanya disukai orang dewasa tetapi juga anak-anak. Nah, bagi siswa SMK yang dipersiapkan memasuki dunia kerja di jasa boga dan pariwisata harus memi-

liki kompetensi ini. Selain mewariskan seni tradisi juga memperluas kesempatan kerja mereka setelah tamat. ‘’Siapa lagi yang akan melanjutkan tradisi ngayah ini di masyarakat,’’ ujarnya. Ditambahkannya, selain berhubungan dengan budaya, ngelawar juga dekat dengan dunia usaha. Mereka tak hanya terjun di hotel dan restoran besar, namun juga bisa di sektor informal mulai dari pedagang kecil hingga pengusaha sukses di boga lawar. Ketua PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. mengungkapkan, kita harus belajar dari filosofi ngelawar yakni kebersamaan dan keseimbangan. Kebersamaan diartikan semua bumbu akhirnya memberi citarasa yang enak, sedangkan keseimbangan adalah semua bumbu berfungsi sesuai perannya masing-masing tanpa ada yang menonjol. Jika dihubungkan dengan sekolah, berarti semua komponen sekolah ikut bersama memajukan sekolah dengan swadharma-nya masing-masing. Sama dengan filosofi gong bahwa semua komponen memainkan suara yang berbeda dan harmonis, sehingga menghasilkan tabuh yang merdu. Dari agenda ini ia mengacungkan jempol karena kepemimpinan Kasek Madiadnyana mampu membuat sekolah ini maju secara akademis dan nonakademis. (ad1133)

NGELAWAR - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Nengah Madiadnyana bersama siswa terlibat dalam lomba ‘’ngelawar’’.

Pemkot Mataram Siapkan Anggaran Pengadaan Alat Pengawasan Pajak

Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan anggaran Rp 640 juta untuk pengadaan alat pengawasan pajak atau tapping box pada sejumlah wajib pajak guna memaksimalkan pendapatan daerah. Anggaran tersebut direncanakan untuk memasang sekitar 34 unit alat pengawas pajak. Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram H. Nizar Deni Cahyadi di Mataram, Selasa (23/1) kemarin, mengatakan apabila dari hasil evaluasi hasilnya memuaskan, proses pengadaan alat pengawas pajak akan dilaksankaan pada triwulan kedua tahun ini. ‘’Tapi sebelum melaksanakan pengadaan alat tersebut, kami terlebih dahulu akan mengevaluasi efektivitas pemasangan alat yang telah dilakukan Desember 2017,’’ ujarnya. Kalau hasilnya kurang memuaskan, BKD akan berpikir ulang untuk melakukan pengadaan alat tersebut karena dinilai belum sempurna bisa mendukung memaksimalkan pendapatan daerah. Salah satu indikator yang menjadi keberhasilan yang memuaskan adalah laporan wajib pajak sesuai dengan hasil laporan yang disampaikan ke pemerintah kota. ‘’Laporan pendapatan wajib pajak sinkron dengan laporan hasil pengawasan yang kami lakukan. Jika dalam evaluasi ini terjadi, alat pengawas pajak akan kami adakan kembali,’’ katanya. Untuk mengetahui hasil pemasangan alat pengawas pajak pada 54 titik pada wajib pajak parkir, restoran dan hotel, saat ini masih dilakukan evaluasi. Dari 54 titik alat yang sudah dipasang, 29 titik sudah tuntas dievaluasi. Sisanya diharapkan bisa tuntas agar segera diketahui hasilnya. Sebanyak 54 wajib pajak yang telah dipasangkan alat pengawasan pajak terdiri atas lima wajib pajak parkir, 29 wajib pajak restoran dan 22 wajib pajak hotel. Satu wajib pajak bisa dipasangkan lebih dari satu alat atau tergantung jumlah kasir register pada wajib pajak. Misalnya untuk di Lombo. (ant)

Puluhan Rumah Terendam Banjir

Rabu Wage, 24 Januari 2018

ISI Denpasar Terima Mahasiswa Baru Melalui Jalur SNMPTN TAHUN 2018 Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menerima pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Seleksi melalui SNMPTN ini merupakan tahun pertama ISI Denpasar melaksanakannya. Sebelumnya, ISI Denpasar belum mendapat jawaban yang pasti dari Menristek Dikti bahwa seleksi bidang seni tidak bisa seperti bidang lainnya. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. didampingi Penyusun Bahan Informasi dan Publikasi I Gede Eko Jaya Utama, S.E., M.M. menjelaskan, pada 12 Januari lalu Menristek Dikti telah meluncurkan dua agenda yaitu SNMPTN dan SBMPTN ditambah jalur masuk melalui jalur mandiri. SNMPTN diproyeksikan untuk calon mahasiswa baru pada sekolah masing-masing lewat jalur prestasi. ISI Denpasar yang merupakan institusi pendidikan seni menerima hasil perankingan yang dilakukan sekolah-sekolah. Dari tiga jalur masuk perguruan tinggi (PT), disepakati ISI Denpasar memberikan kuota 30 persen untuk jalur SNMPTN, 40 persen untuk jalur SBMPTN dan 30 persen jalur mandiri. Pendaftaran SNMPTN dibuka mulai 21 Februari sampai 6 Maret 2018. Sementara pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) mulai 13 Januari sampai 10 Februari 2018. Pengumuman hasil seleksi SNMPTN pada 17 April. Sementara ujian tulis (UTBC dan UTBK) SBMPTN dilakukan pada 8 Mei, ujian keterampilan pada 9 dan 11 Mei, pengumuman hasil seleksi pada 3 Juli 2018. ‘’SNMPTN adalah seleksi bersama, tidak ada tes tulis, dan lainlain tapi dari nilai rapor semester I-V. Kalau bidang seni dilengkapi dengan piagam-piagam. SBMPTN

MAHASISWA BARU - Rektor ISI Denpasar Prof. I Gede Arya Sugiartha (tengah) didampingi Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerja Sama (kanan) serta Penyusun Bahan Informasi dan Publikasi menjelaskan terkait penerimaan mahasiswa baru. memang ada seleksinya dengan tes tulis. Jalur mandiri dengan mendaftar langsung ke sini, seleksi di sini,’’ jelas Gede Arya Sugiartha. Tahun 2018 merupakan tahun kedua ISI Denpasar melaksanakan SBMPTN. ‘’Kami mensyaratkan harus mengetahui atau menelusuri bakat dan talenta mereka lewat tes praktik atau portofolio. Mengingat sekarang sudah dijamin bahwa sekolahsekolah juga kami ajak ikut menyeleksi dengan baik, kami mau ikut SNMPTN. Di SNMPTN sudah ada kewenangan dari kami langsung untuk melakukan seleksi terhadap calon mahasiswa baru. Itulah sebabnya kami baru bisa melaksanakan,’’ bebernya. ISI Denpasar sudah bisa meningkatkan daya tampung dibandingkan tahun lalu yang hanya 600 orang. Tahun 2018 Prodi Desain, Komunikasi, Visual (DKV) kuotanya 80, Seni Tari yang dulu-

nya hanya menerima 35, tahun ini bisa menampung 70. Prodi Seni Karawitan daya tampungnya meningkat menjadi 80, Seni Pedalangan 15, Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik 80, Seni Musik 30, Seni Rupa Murni 50, Sesain Interior 40, Kriya Seni 40 dan Fotografi 40. Peningkatan kuota tersebut diiringi perbaikan fasilitas dan rasio dosen. Selain itu, dari 10 prodi di ISI Denpasar, sembilan telah terakreditasi A. Dengan bergabungnya ISI Denpasar dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN, jum lah pelamarnya pun meningkat. ‘’Jika tahun 2016 ISI Denpasar menerima pelamar 800 dan tahun 2017 sebanyak 1.200, tahun ini dengan masuknya ISI Denpasar dalam jalur SNMPTN akan semakin memberikan kesempatan luas pada calon mahasiswa baru,’’ jelas Gede Arya Sugiartha. (ad1132)

Danrem Komit Berantas Penebangan Liar di NTB Mataram (Bali Post) –

Komitmen untuk melindungi dan melestarikan hutan di NTB telah dibangunnya sejak memegang tongkat komando militer di wilayah NTB dua tahun yang lalu. ‘’Sejak berdinas di sini, saya sudah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur NTB. Saya nyatakan akan melindungi hutan dan memberantas pelaku-pelaku illegal logging,’’ ujarnya. Ia mengakui dari sekian

banyak kasus illegal logging yang berhasil diungkap oleh jajarannya, tak banyak yang bisa berakhir sampai tahap pemidanaan. Sampai sekarang sudah diamankan 14 truk di Kodim Dompu, belum lagi yang di Kodim Sumbawa, Lombok Barat. Semuanya ditahan dan masih proses hukum. Terkait hal tersebut muncul pertanyaan yang menjadi bahan pemikirannya terhadap progres penanganan

kasus illegal logging yang tak kunjung tuntas. Pemikiran itu muncul setelah Farid mengetahui dan melihat puluhan truk diamankan sampai berbulan-bulan menginap namun belum mendapat kejelasan hukum dari pihak dinas terkait. ‘’Sebenarnya kan simpel saja, karena tidak ada surat, jadinya ditahan dan pidanakan,’’ ucapnya. Bahkan, pernah dalam satu kasus truk yang men-

gangkut kayu tanpa dokumen angkut kayu, Farid menerima laporan bahwa pemiliknya datang untuk mengambil barang bukti. Pihaknya terpaksa menyerahkan kepada pemilik truk karena telah menunjukkan dokumen angkut kayu yang sah dari pemerintah. ‘’Dua sampai tiga bulan ditahan, tiba-tiba datang bawa surat resmi, kan kalau begini logikanya tidak nyambung. Oke kalau satu dua hari, alasannya karena ketinggalan, masih bisa kami berikan toleransi,’’ kata Farid. Meskipun kabarnya pemerintah telah mengambil langkah mutasi kepada puluhan

Mataram (Bali Post) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (22/1) menandatangani nota kesepahaman (MoU) perihal bantuan pengamanan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Penandatanganan kesepakatan untuk bersinergi dalam mengamankan pesta demokrasi tersebut diwakilkan oleh Kapolda NTB Brigjen Pol. Firli dan Danrem 162/Wira Bhakti

Kolonel Inf. Farid Makruf di Kota Mataram. ‘’Dengan adanya MoU ini, diharapkan TNI bersama Polri dapat bekerja sama membantu pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap tahap pelaksanaan pilkada di NTB,’’ kata Firli. Meskipun peran menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sudah menjadi tugas pokok TNI dan Polri, koordinasi dengan pihak pengawas pemilu, mulai dari tingkat provinsi sampai kecamatan tetap dilaksanakan.

Dengan membangun kerja sama ini, Firli melihat pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 untuk wilayah NTB dapat berjalan dengan aman tanpa adanya gangguan. Sementara itu, Farid Makruf menyatakan pihaknya siap membantu Polda NTB dalam memberikan pengamanan di seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan pilkada. ‘’Melalui kesepakatan yang telah kita buat dalam MoU bersama Polda NTB, kami dari TNI, sesuai dengan ketentuan aturan perundang-undangan

militer, siap membantu mengamankan seluruh rangkaian pilkada,’’ tegasnya. Langkah awal dalam keterlibatannya ini, Danrem 162/ Wira Bhakti secara berjenjang telah memerintahkan kepada prajuritnya untuk turun ke lapangan melakukan pemetaan terhadap segala potensi kerawanan. ‘’Dandim, Danramil, sampai Babinsa (Bintara Pembina Desa) yang menjadi garda terdepan kami di tengah masyarakat, sudah saya perintahkan untuk pemetaan wilayah, mana yang rawan,

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti Kolonel Inf. Farid Makruf berkomitmen memberantas kasus illegal logging (penebangan liar) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). ‘’Tidak ada kompromi untuk persoalan illegal logging. Tidak ada yang bisa lolos dari tangan saya. Saya nyatakan perang,’’ tegasnya di Mataram, Selasa (23/1) kemarin.

Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Dinas Kehutanan yang dianggap bermain kotor, hal itu dinilainya belum tepat dalam memberantas akar illegal logging. Dalam menjaga integritas komitmennya sejak awal memegang amanah sebagai Danrem 162/Wira Bhakti, Farid telah melakukan evaluasi terhadap dirinya dan seluruh jajaran. ‘’Yang jelas saya sudah katakan sejak awal, saya tidak main-main dengan persoalan hutan. Apa yang saya lakukan, perbaikan di dalam, kalau ada anggota yang terlibat, pastinya saya akan tindak tegas,’’ tambahnya. (ant)

mana yang perlu diwaspadai. Dari sana akan kami tentukan langkah antisipasi,’’ ujarnya. Selain melakukan pemetaan wilayah, Farid juga telah meminta secara khusus kepada Babinsa untuk mengedepankan langkah preventif. ‘’Melalui peran Babinsa, kami juga serukan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu atau kabar yang berkembang di media sosial, apalagi persoalan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,’’ ucapnya. (ant)

TNI-Polri Tanda Tangani MoU Pengamanan Pilkada

Kupang (Bali Post) – Puluhan rumah di Desa Nunkolo Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) terendam banjir dengan ketinggian satu meter, akibatnya ratusan warga di desa tersebut mengungsi. Kepala Desa Nunkolo, Kecamatan Nunkolo, David Kase, Selasa (23/1) kemarin, mengatakan ratusan warga di desa itu sudah dievakuasi ke sejumlah rumah yang tak terendam banjir. Banjir yang terjadi di daerah itu, menurutnya, akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Khususnya Senin (22/1), hujan terjadi sejak pagi hingga malam hari. Akibatnya, sungai yang dikenal dengan sebutan Menu yang berjarak sekitar 300 meter itu meluap ke permukiman warga. Dari pendataan sementara ada dua rumah yang mengalami kerusakan yang parah akibat banjir luapan sungai itu. ‘’Ada dua RT yang mengungsi yakni RT 07 dan RT 08. Namun, sebagian lagi memutuskan untuk menyelamatkan barang-barang berharganya di rumahnya,’’ ujarnya. Pemerintah desa juga sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten TTS untuk membantu mengavakuasi warga. Bantuan berupa makan, tenda, selimut serta bantuan lainnya sudah diserahkan oleh BPBD setempat kepada warga yang mengungsi. ‘’Kami juga sudah mengimbau warga agar tetap waspada mengantisipasi banjir susulan, karena intensitas hujan hingga saat ini masih sangat tinggi,’’ tambahnya. Akibat banjir itu tanaman pertanian milik warga setempat seperti umbi-umbian dan jagung rusak. (ant)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

GAMELAN SASAK - Seorang anak turut serta memainkan musik tradisional gamelan Sasak di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (22/1). Agar kesenian tradisional gamelan Sasak tidak terkikis dan meghilang begitu saja dan tergerus budaya modern di kalangan anak muda, para seniman gamelan di daerah tersebut sengaja melatih dan membiasakan anak-anaknya untuk ikut serta dalam setiap pementasan.


Rabu Wage, 24 Januari 2018

daerah

5

Kakak Adik Derita Kulit Bersisik di Petang WARGA Banjar Angantiga, Desa/Kecamatan Petang, Badung, I Putu Agus Gustiawan (19) dan adiknya, Ni Made Sukmadewi (13), menderita kulit bersisik sejak lahir. Walau mengalami kondisi seperti itu, mereka beraktivitas selayaknya anak seusianya. Kapolsek Petang AKP I Ketut Edi Susila, Senin (22/1) lalu, mengunjungi kakak adik tersebut di rumahnya. Ayah Gustiawan dan Sukmadewi, I Wayan Edi Nata, menuturkan kedua anaknya menderita penyakit kulit bersisik sejak lahir. Ia sudah berulang kali mengantar kedua anaknya ke beberapa rumah sakit agar ditangani secara medis, namun tidak ada perubahan. Kegagalan itu membuat keluarganya hanya bisa pasrah. Melihat kondisi tersebut, AKP Edi sangat prihatin. Kapolsek memotivasi kedua anak itu dan orangtuanya agar tidak berputus asa dalam melakukan pengobatan medis. ‘’Menurut saya, tidak ada usaha yang sia-sia. Terus berusaha, semoga diberikan jalan untuk kesembuhan adik-adik ini,’’ ujarnya. (rah)

Bali Post/kmb30

Bali Post/ist

KUNJUNGI - Kapolsek Petang AKP I Ketut Edi Susila (kanan) mengunjungi penderita kulit bersisik di Banjar Angantiga, Desa Petang.

Bobol ATM BNI

Dua Warga Rumania Diadili Denpasar (Bali Post) – Diduga sebagai hacker, peretas dan membobol mesin ATM BNI, warga asing asal Rumania, terdakwa Ion Iabanji (40) dan Iurie Vrabie (37), Selasa (23/1) kemarin diadili di Pengadilan Negeri Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) Sri Supriyanti dan Dedeh Herawati di hadapan majelis hakim pimpiman I G.N. Partha Bargawa mengatakan, kedua terdakwa melalukan aksinya selama dua hari yakni 23-24 Februari 2016 bertempat di mesin ATM BNI ID S1ELGA04JT Inna Kuta Beach, Badung. Dari laporan BNI ke Bareskrim Mabes Polri melalui Moh. Irfan Rafiek, telah terjadi dugaan tindak pidana skimming berdasarkan adanya pengaduan nasabah BNI yang berada di wilayah Bali. Para nasabah komplain atau menyanggah laporan sejumlah transaksi yang tidak pernah dilakukan. Dari laporan itu, pihak BNI memeriksa CCTV yang terpasang di TKP. Terungkap ada pihak yang memindahkan data mesin ke kartu kosong. Pelakunya tak lain adalah kedua orang asing itu. Modus yang dilakukan, terdakwa Ion berperan melakukan ilegal akses atau mencuri data nasabah dengan membuka cover PinPad di mesin ATM BNI di Inna Kuta Beach. Ia memasang alat skimming berupa Router dan Hidden Camera pada mesin ATM tersebut. Tindakan ini membuahkan hasil, dengan mampu merekan pin ATM setiap nasabah BNI yang melakukan transaksi di mesin tersebut. Data itu masuk ke kartu kosong yang kemudian digandakan menjadi kartu ATM yang baru. Selama dua hari itu, terdakwa mampu meretas dan membobol kartu ATM dari 38 nasabah dengan total kerugian mencapai Rp 424.415.709. Petugas Bareskrim melakukan penyelidikan. Kedua terdakwa dibekuk di kamar No.122 Varna Culture Soerabaia Hotel, Jalan Tunjungan Genteng Kota, Surabaya, Jawa Timur. (kmb37)

Polresta Sidoarjo Tangkap Pelaku Aborsi Sidoarjo (Bali Post) – Petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku tindakan aborsi di wilayah hukum setempat. Dua orang yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial IE dan AK Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo Komisaris Polisi Muhammad Harris mengatakan, kedua orang yang merupakan satu pasangan ini ditangkap karena telah melakukan aborsi bayi dalam kandungan akibat perbuatan mereka berdua,’’ ujarnya saat temu media di Sidoarjo, Selasa (23/1) kemarin. Kasus ini terungkap saat pelaku ketahuan warga membuang bayi hasil hubungan mereka di daerah Tawangsari Barat, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Penangkapan terhadap dua orang ini berdasarkan laporan warga setempat yang telah menemukan bayi yang hendak dikubur di Desa Tawangsari Barat, Kecamatan Taman, 17 Januari lalu. Setelah dilakukan pengembangan, pihaknya berhasil menangkap sepasang warga yang diduga orangtua bayi yang dikubur dalam ladang sawah. Tersangka berinisial IE asal Surabaya dan AK asal Pati, Jawa Tengah, ditangkap di rumah temannya yang tak jauh dari lokasi kejadian. ‘’Berdasarkan keterangan tersangka, kejadian itu bermula saat kedua tersangka sedang menginap di salah satu hotel di kawasan Waru Sidoarjo. Tersangka IE yang mengetahui dirinya hamil dengan tersangka AK, kemudian mencari cara untuk menggugurkan janin yang ada di dalam perutnya,’’ kata Harris. Ada beberapa cara yang dilakukan keduanya untuk menggugurkan bayi tersebut. Awalnya tersangka IE mengonsumsi makanan dan minuman bersoda atau memiliki kadar alkohol tinggi dan gagal. Kemudian tersangka IE dan AK mencari cara lain yakni membeli obat melalui online dan dikonsumsi di kamar hotel. Setelah meminum obat dalam jumlah banyak, tersangka sempat merasakan sakit dalam perutnya dan ingin buang air besar. Setelah itu barulah janin (tak bernyawa) keluar dengan dibantu AK. Setelah janin keluar, tersangka AK membungkusnya dengan kain putih dan dimasukkan dalam plastik. Selanjutnya keduanya keluar dari hotel dan pergi ke sebuah ladang di Desa Tawangsari Barat, Kecamatan Taman, Sidoarjo, untuk mengubur bayinya. Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 77A ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. (ant)

BERAS MURAH - Beras murah di bawah HET yang ditawarkan Perpadi laris dibeli oleh warga Banyuwangi, Selasa (23/1) kemarin.

Harga Melambung

Beras Murah Jadi Rebutan Warga Banyuwangi (Bali Post) Harga beras di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur masih tinggi, berkisar Rp 11.000-Rp 12.000 per kilogram. Mengantisipasi terus melambungnya harga, Satgas Pangan bersama Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi) Banyuwangi menggelontorkan beras murah di bawah harga eceran tertinggi (HET) di Pasar Banyuwangi, Selasa (23/1) kemarin. Tak sampai satu jam, hampir satu ton beras murah terjual. Harga beras murah ini ditawarkan Rp 9.000 per kilogram. Jauh di bawah HET yang ditetapkan pemerintah senilai Rp 9.350 per kilogram. ‘’Kami siapkan 8 ton per hari untuk operasi pasar. Hara-

pan kami harga bisa normal. Ini beras dari Perpadi untuk stabilitas pangan,’’ kata Ketua Satgas Pangan Kabupaten Banyuwangi AKP Sodik Efendi. Kasat Reskrim Polres Banyuwangi itu menambahkan, operasi pasar akan terus berlanjut hingga harga beras di

Ambon (Bali Post) – Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Gedung Hindu dan Buddha Center yang dibangun Pemerintah Provinsi Maluku, bila menghadiri pembukaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXX di Kota Ambon pada 9 Februari 2018 mendatang. Kadis PUPR Maluku Ismael Usemahu di Ambon, Selasa (23/1) kemarin, menyatakan kedua fasilitas keagamaan itu telah siap diresmikan, menyusul pembangunan Islamic Center, Kristiani Center dan Katholik Center. Ini sesuai arahan Gubernur Maluku Said Assagaff, Wagub Zeth Sahuburua dan Sekda Hamin Bin Thahir. “Maluku diprogramkan menjadi laboratorium kerukunan antarumat beragama sehingga fasilitas tersebut mencerminkan perhatian Pemprov Maluku,” ujarnya. Pemprov Maluku telah membangun Islamic Center yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Ambon pada 9 Juni 2012 sebagai bagian dari penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXIV di Ambon, 8-15 Juni 2012. Kristiani

Center dan Katholik Center diresmikan Presiden Jokowi di Ambon pada 6 Oktober 2015 sebagai bagian dari penyelenggaraan Pesta Padua Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XI di Ambon, 2-12 Oktober 2015. Peresmian dua gedung itu bersamaan dengan rehabilitasi Baileo Oikumene, Taman Budaya, aula Xaverius Keuskupan Amboin, patung dr. Siwabessy dan pengelolaan air minum Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah. Sementara renovasi Gedung Maranatha diresmikan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu pada 6 September 2013. “Pemprov Maluku juga sedang mempersiapkan pembangunan permukiman multikultur yang nantinya didiami semua pemeluk agama. Lahannya sedang disiapkan,” tandas Ismael. Sementara itu, Ketua Panitia Kongres HMI Nasional XXX Fauzi Marasabessy memastikan Presiden Jokowi akan membuka kegiatan tersebut di Ambon pada 9 Februari 2018. Kepastian kedatangan Presiden Jokowi setelah Ketua Umum PB HMI Mulyadi Tamsir menemuinya di Istana Negara. (ant)

Presiden akan Resmikan Hindu dan Buddha Center

Protes Vonis Kasus Palu Arit

pasaran stabil. Operasi pasar digelar berpindah-pindah setiap hari. Perwira ini mengklaim operasi pasar bisa ikut menurunkan harga beras. ‘’Harga beras sudah mulai turun di kisaran Rp 11.000 per kilogram. Kami berharap terus turun hingga sesuai HET,’’ ujar Sodik. Ketua Perpada Banyuwangi Irwan Kuswanto menjelaskan, pihaknya memberikan harga lebih murah karena disubsidi. ‘’Kami beli gabah dari petani langsung. Jadi, kami bisa memberikan subsidi harga beras,’’ ungkapnya.

Saat ini pasokan beras di gudang Perpadi sedikit menurun akibat belum memasuki panen raya. Meski begitu, pasokan untuk pasar dipastikan normal. Harga gabah juga mulai turun dari kisaran Rp 5.500 per kilogram menjadi Rp 5.200 per kilogram. Harga ini diprediksi terus turun seiring masuknya panen raya Maret mendatang. Salah satu warga, Eka Indri, mengaku tertarik membeli beras murah lantaran harganya terjangkau. Kualitas berasnya juga lumayan bagus. (kmb30)

Distan Mataram Pertanyakan Kelangkaan Beras Mataram (Bali Post) – Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mempertanyakan isu kelangkaan beras yang menyebabkan kenaikan harga hingga muncul ide untuk mengimpor beras. Kota Mataram dan NTB secara umum sejauh ini belum membutuhkan beras impor, sebab produksi beras di daerah ini sudah surplus. ‘’Informasi dari Bulog, stok beras kami cukup hingga enam bulan ke depan, bahkan sekarang sudah mulai panen raya,’’ kata Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H. Mutawalli di sela kegiatan panen raya pertama dengan menggunakan traktor panen atau combine harvester di Kelompok Tani Jaya II Lingkungan Tegal, Kecamatan Sandubaya, Mataram, Senin (22/1). Produksi gabah kering giling di NTB sekitar 4 juta ton, sedangkan kebutuhan 800 ribu ton. Selebihnya dikirim untuk memenuhi kebutuhan di luar daerah. ‘’Lalu langkanya di mana,’’ kilahnya. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah kota sangat tidak setuju jika pemerintah berencana mengimpor beras, apalagi sebentar lagi masuk

musim panen raya. Menurutnya, kalau pemerintah mendatangkan beras dari luar negeri, siapa yang akan membeli beras petani. Sekarang saja Bulog masih belum maksimal menyerap gabah petani dengan alasan kadar air dan kualitas rendah, padahal harga beli Bulog ke petani Rp 470.000 per kuintal. Sementara harga biasanya Rp 480.000 per kuintal, sedangkan untuk dipengepul bisa mencapai Rp 500.000 per kuintal. Di sisi lain, petani yang panen bulan Januari ini lebih beruntung dibandingkan petani yang panen pada Februari, sebab harga gabah kering panen saat ini masih bagus yakni Rp 470.000-Rp 480.000 per kuintal. Tetapi kalau sudah panen bulan Februari saat terjadi panen raya termasuk petani di Pulau Jawa, harga gabah kering bisa mencapai Rp 450 ribu per kuintal. Mutawalli menambahkan, kendati luas lahan pertanian di Mataram hanya sekitar 1.993 hektar, produksi padi petani mencapai 6 ton hingga 6,5 ton per hektar. Di atas kabupaten/kota lainnya di daerah ini sekitar 5,8 hingga 5,9 ton per hektar. (ant)

Massa Tolak Tambang Emas Datangi Pemkab Banyuwangi (Bali Post) Terdakwa kasus poster palu arit saat demo tolak tambang emas Tumpangpitu, Banyuwangi, Jawa Timur, Budi Pego, akhirnya divonis 10 bulan penjara, Selasa (23/1) kemarin. Vonis dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi ini jauh di bawah tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) tujuh tahun penjara. Vonis itu menuai reaksi massa tolak tambang. Ratusan massa yang sejak pembacaan vonis menggelar aksi langsung berorasi. Salah satunya Koordinator Walhi Bali Wayan Gendo Suardana. Aktivis lingkungan ini mengajak warga tetap kokoh menolak tambang, sebab berpotensi merusak lingkungan. Massa juga memprotes vonis majelis hakim yang tidak membebaskan Budi Pego dalam perkara spanduk palu arit. Versi massa asal Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran ini, spanduk tersebut murni menolak tambang emas, bukan menyebarkan ajaran komunis. Usai berorasi, massa melanjutkan aksi di depan Kantor

Pemkab Banyuwangi. Mereka menggelar long march sekitar 500 meter. Belasan poster dan spanduk bertuliskan ‘’Tolak Tambang Emas’’ dibentangkan. Di delan pemkab, massa kembali berorasi. Suasana sempat memanas. Warga berniat masuk ke kantor pemkab, namun dihalau barikade aparat kepolisian. Warga bertahan di pinggir jalan. Mereka memilih bubar setelah menggelar aksi teaterikal. Aksi juga dilakukan massa pendukung pengusutan kasus spanduk palu arit dari lintas ormas. Mereka memprotes vonis majelis hakim yang terlalu ringan, jauh dari tuntutan JPU. Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Putu Endru Sonata memvonis terdaka Budi Pego selama 10 bulan penjara. Terdakwa dinilai melanggar pasal 107 A KUHP tentang tindak pidana aksi demo tak berizin dan menyebarkan ancaman negara karena memasang spanduk bergambar palu arit, simbol ajaran komunis. Yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Bali Post/kmb30

TOLAK TAMBANG - Massa tolak tambang emas mendesak masuk ke Kantor Pemkab Banyuwangi. Kuasa hukum terdakwa, Ahmad Rifai, menyatakan pikir-pikir. ‘’Kami bukan melihat nilai vonis, tapi vonis yang menyatakan klien

kami bersalah. Tidak ada bukti di persidangan yang menyatakan klien kami membuat gambar palu arit,’’ kilahnya. Pihaknya juga

menyayangkan hakim yang tidak memperhatikan kesaksian saksi ahli. Sikap pikirpikir juga dinyatakan JPU S. Ahmad. (kmb30)


OPINI

6

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pemimpin Merakyat, Cerdas, dan Inovatif BERITA persiapan dan proses pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah daerah kini menghiasi berita di koran dan televisi. Pilkada secara langsung ini mengacu diberlakukannya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dari Perspektif Desentralisasi. Pilkada langsung tersebut merupakan sebuat terobosan baru yang bermakna bagi proses konsolidasi demokrasi di tingkat lokal. Pilkada langsung akan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat dalam proses demokrasi untuk menentukan kepemimpinan politik di tingkat lokal. Sistem ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengaktualisasi hak-hak politiknya secara lebih baik tanpa harus direduksi oleh kepentingan-kepentingan elite politik, seperti ketika berlaku sistem demokrasi perwakilan. Pilkada langsung juga memicu timbulnya figur pemimpin yang aspiratif, kompeten, legitimate, dan berdedikasi. Sudah barang tentu hal ini karena kepala daerah yang terpilih akan lebih berorientasi pada warga dibandingkan pada segelitir elite di DPRD. Secara teori di atas semuanya baik, namun sering melenceng dari tujuan atau roh dari pilkada langsung tersebut. Sebut saja munculnya dugaan mahar polotik yang kini ramai dibicarakan. Untuk mencari dan menjadi calon gubernur atau bupati, sang calon harus mengeluarkan uang politik bagi parpol pengusungnya. Artinya, kita di daerah akan kesulitan mendapatkan calon pemimpin yang benar-benar cerdas dan pintar segala hal. Sekalipun ada peluang masuk di calon independen, namun akan banyak menghadapi kendala di lapangan. Dengan budaya mahar politik, hanya mereka yang berduit atau memiliki relasi banyak yang bisa menjadi calon, apalagi nilainya sampai ratusan miliar rupiah. Kedua dikatakan pilkada langsung akan mereduksi kepentingan elite politik, kenyataannya budaya di Indonesia penentuan calon pemimpin atau paslon tergntung pada selera pemilik partai di pusat. Kasusnya bisa kita lihat pada turunnya rekomendasi paslon di Klungkung yang tak sesuai aspirasi arus bawah. Jadi, selera elite parpol masih dominan. Sementara pilkada langsung di daerah akan meningkatkan peran serta pemilih menggunakan hak pilihnya juga masih diragukan. Di Bali, tingkat partisipasi massa baru 78 persen masih tergolong sedang, sementara kategori baik mencapai angka di atas 80 persen. Ini menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya perlu ditingkatkan. Masih ada kelompok masyarakat yang berpikir ‘’untuk apa ke TPS, tak punya beras masih kita tanggung sendiri’’. Ada juga yang mengatakan, ’’Buat apa memilih, siapa yang menang kita tetap seperti begini.’’ Nah, sikap apatis dan pendidikan politik semacam ini harus digerus dan menjadi kewajiban parpol dan pemerintah menumbuhkan kesadaran berpolitik. Nah, apakah dengan pilkada kita utuh menentukan pemimpin lokal. Yang satu ini memang benar. Tak ada lagi droping calon dari pusat atau titipan elite tertentu. Demokratisasi lokal adalah implikasi dari desentralisasi yang dijalankan di daerah-daerah sebagai perwujudan dari proses demokrasi di Indonesia. Konsepnya mengandaikan pemerintahan itu dari, oleh, dan untuk rakyat. Hal paling mendasar dalam demokrasi adalah keikutsertaan rakyat, serta kesepakatan bersama atau konsensus untuk mencapai tujuan yang dirumuskan bersama. Dengan pilkada langsung secara formal rakyat sendiri yang menentukan calon pemimpinnya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Peningkatan Pendidikan TK/PAUD di Bawah Yayasan

Saya mantan Ketua Yayasan Yasa Kerthi PAUD Tunjung Mekar dan TK Dharma Kumara Desa Adat Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, menyambut baik sikap Pemda Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pendidikan untuk meningkatan status TK swasta menjadi TK negeri. Saya sangat mendukung program tersebut karena keberadaan TK swasta di bawah yayasan sulit untuk meningkatkan kesejahteraan guru pendidik, dsb. Dari segi pemasukan dan pengeluaran tidak memadai tergantung dari penerimaan siswa itu sendiri. Kalau TK swasta menerima siswa sedikit jelas pemasukan dari TK tersebut bisa dihitung jumlahnya sehingga bisa dihitung jumlah pemasukan. Sehingga honor untuk seorang guru TK Rp 300.000 secara logika tidak bisa hidup layak apalagi jika sudah berkeluarga. Jelas, gaji sebesar tersebut tidak bisa menghidupi keluarga. Andai kata ada salah satu guru mohon berhenti sebagai guru TK/PAUD mencari penggantinya susah sekali. Dengan hal tersebut, saya mohon kepada Pemda Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pendidikan bisa mengambil terobosan seperti di Kabupaten Tabanan agar TK swasta statusnya bisa ditingkatkan menjadi TK negeri termasuk sekolah PAUD agar pendapatan guru TK/PAUD cukup memadai. Hal ini saya usulkan mengingat PAD Kabupaten Gianyar jauh lebih besar dibandingkan PAD Kabupaten Tabanan. Kenapa Tabanan bisa. Kenapa Pemda Gianyar tidak berani mengambil langkah seperti itu untuk meningkatkan kesejahteraan sekolah TK/PAUD Kabupaten Gianyar. Saya memohon melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar bisa mengikuti terobosan Kabupaten Tabanan, jika ada TK/PAUD di bawah yayasan berada di wilayah Kabupaten Gianyar yang dinilai belum mampu menyejahterakan terutama guruguru pendidiknya perlu diadakan pendataan. Kalau ada TK/PAUD di bawah yayasan karena sudah mampu menyejahterakan untuk kepentingan TK/ PAUD tersebut silakan jangan paksakan status TK/ PAUD tersebut dinegerikan. Melalui surat pembaca ini, saya mohon kepada Pemda Gianyar melalui Dinas Pendidikan bisa dicarikan solusinya untuk meingkatkan kesejahteraan guru-guru TK/PAUD di Kabupaten Gianyar. Drs. I Ketut Kertayasa Br. Akta, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar

Potret Demokrasi Bali Menjelang Pilgub 2018 Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 tidak ada salahnya kita melihat potret demokrasi Bali saat ini. Alat ukur objektif dan empirik terhadap kondisi demokrasi politik provinsi di Indonesia adalah Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). IDI merupakan indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Sejak tahun 2009 Badan Pusat Statistik (BPS) mengukur tingkat perkembangan demokrasi tersebut berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan sejumlah aspek demokrasi dengan menggunakan 4 sumber data yaitu (1) review surat kabar lokal, (2) review dokumen (Perda, Pergub, dll), (3) Focus Group Discussion (FGD), dan (4) wawancara mendalam.

Oleh Putu Indri Widyani DI Bali 2016 mencapai angka 78,95 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini relatif tetap, walaupun sedikit mengalami penurunan dibandingkan dengan angka IDI Bali tahun sebelumnya yaitu 79,83. Capaian kinerja demokrasi Bali tersebut masih berada pada kategori sedang. Klasifikasi tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni baik (indeks > 80), sedang (indeks 60 – 80), dan buruk (indeks < 60). Perubahan dari 2015–2016 dipengaruhi tiga aspek demokrasi yakni (1) kebebasan sipil naik 2,52 poin (dari 94,42 menjadi 96,94), (2) hak-hak politik yang turun 7,82 poin (dari 77,42 menjadi 69,60), dan (3) lembaga-lembaga demokrasi yang naik 5,87 poin (dari 65,31 menjadi 66,87). Aspek demokrasi penyusun IDI kemudian dijabarkan menjadi 11 variabel dan 28 indikator yang dianggap paling sesuai. Aspek kebebasasan sipil disusun oleh 4 variabel yaitu kebebasan berkumpul dan berserikat, kebebasan berpendapat, kebebasan berkeyakinan, dan kebebasan dari diskriminasi. Aspek hak-hak politik disusun oleh dua variabel yaitu hak memilih dan dipilih, serta partisipasi politik dalam pengambilan keputuasan dan pengawasan. Aspek lembaga-lembaga demokrasi

I

disusun oleh 6 variabel yaitu pemilu yang bebas dan adil, peran DPRD, peran partai politik, peran birokrasi pemerintah daerah, dan peran peradilan yang independen. Bila dibedah lebih lanjut, di Bali 2016 terdapat empat variabel yang mengalami penurunan indeks di samping lima variabel yang mengalami peningkatan, dan dua variabel yang tidak mengalami perubahan. Dari empat variabel yang mengalami penurunan, variabel partisipasi politik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan mengalami penurunan yang sangat tajam yaitu 15,54 poin, disusul variabel kebebasan berkeyakinan sebanyak 1,37 poin, peran birokrasi pemerintah daerah sebanyak 1,20 poin, dan hak memilih dan dipilih sebanyak 0,09 poin. Di sisi lain, beberapa variabel yang mengalami peningkatan di antaranya: variabel kebebasan berpendapat sebanyak 32,65 poin, variabel peran partai politik sebanyak 27,72 poin, variabel peran DPRD sebanyak 3,46 poin, variabel kebebasan berserikat dan berkumpul sebanyak 3,13 poin, dan variabel kebebasan dan diskriminasi sebanyak 0,10 poin. Walaupun mengalami peningkatan variabel peran partai politik dan variabel peran DPRD masih berkategori buruk dengan nilai indeks variabel masing-masing 48,57 dan 44,40.

Pada IDI Bali 2016, dari 28 indikator terdapat 18 indikator yang mencapai kategori baik dengan skor di atas 80, yaitu indikator ancaman/penggunaan kekerasan oleh aparat pemerintah yang menghambat kebebasan berkumpul dan berserikat, indikator ancaman/penggunaan kekerasan oleh masyarakat yang menghambat kebebasan berkumpul dan berserikat, indikator ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan oleh aparat pemerintah yang menghambat kebebasan berpendapat, indikator ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan oleh masyarakat yang menghambat kebebasan berpendapat, indikator aturan tertulis yang membatasi kebebasan menjalankan ibadah agama, indikator tindakan/ pernyataan pejabat yang membatasi kebebasan menjalankan ibadah agama, indikator ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan dari satu kelompok masyarakat terhadap kelompok masyarakat lain terkait dengan ajaran agama, indikator aturan tertulis yang diskriminatif dalam hal gender, etnis, dan kelompok, indikator tindakan/pernyataan pejabat yang diskriminatif dalam hal gender, etnis, dan kelompok, indikator ancaman/penggunaan kekerasan oleh masyarakat karena alasan gender, etnis, dan kelompok, indikator hak memilih atau dipilih terhambat, indika-

tor kualitas daftar pemilih tetap (DPT), indikator keberpihakan KPUD dalam penyelenggaraan pemilu, indikator kecurangan dalam penghitungan suara, dan indikator persentase perempuan pengurus partai politik. Meskipun demikian, masih terdapat 7 indikator yang berkategori buruk dengan skor di bawah 60 pada tahun 2016. Indikatorindikator yang termasuk dalam kategori tersebut yaitu indikator persentase perempuan terpilih terhadap total anggota DPRD provinsi, indikator demonstrasi/ mogok yang bersifat kekerasan, indikator alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan, indikator perda yang merupakan inisiatif DPRD, indikator rekomendasi DPRD kepada eksekutif, indikator kegiatan kaderisasi yang dilakukan peserta pemilu, dan indikator upaya penyediaan informasi APBD oleh pemerintah daerah. Ketujuh indikator tersebut kiranya memerlukan perhatian khusus dari semua pihak sehingga dapat menjadi lebih baik. Berdasarkan data-data tersebut ada hal-hal yang layak diberi apresiasi dalam kehidupan demokrasi Bali, namun ada pula hal-hal yang perlu mendapat perhatian khusus. Saat ini, salah satu program pemerintah Provinsi Bali yang layak mendapat apresiasi karena telah mendukung kebebasan masyarakatnya untuk menyampaikan pendapat yaitu adanya wadah berpendapat atau berbicara untuk masyarakat Bali sebagai perwujudan kebebasan sipil melalui Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja. Di ajang ini, masyarakat bebas mengungkapkan keluh kesahnya, untuk selanjutnya ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Adapun hal-hal yang perlu mendapatkan apresiasi namun masih perlu perhatian, antara lain: (1) peningkatan persentase perda yang berasal dari inisiatif

Suara Mahasiswa

Pendidikan Bukan Sekadar Kelulusan dan Ijazah Segala tindakan yang telah dilakukan secara sadar pasti memiliki arah dan tujuan yang ingin dicapai, begitu juga dengan pendidikan. Seorang yang sedang menempuh pendidikan tentunya memiliki harapan yang hendak dicapainya. Dalam hal ini adalah sebuah kelulusan dan sertifikat hasil belajar berupa ijazah. Mengenai proses pendidikan maupun keluaran atau output yang diperoleh setelah peserta didik menyelesaikan studi di lembaganya masing-masing, selembar ijazah pendidikan tinggi terutama bukti gelar sarjana, seperti sudah menjadi hal utama dari pendidikan itu sendiri. Padahal, pendidikan yang sesungguhnya tidaklah sekadar itu. Kenyataannya, itu tidaklah cukup dan belum menjamin keberhasilan dalam dunia kerja nantinya. Hal ini tentunya memberikan dampak yang kurang baik bagi alumni itu sendiri. Para alumni yang tidak memanfaatkan waktu belajarnya dengan baik dan hanya mengandalkan kelulusan serta berbekal ijazah, dirasa kurang siap mempertanggungjawabkan tugas-tugas yang akan diembannya dalam dunia kerja. Para alumni akan mengalami pertentangan batin jika yang dipelajarinya tidak sesuai dengan kenyataan, tidak adanya teladan yang dijadikan panutan akan membuat mereka ragu-ragu untuk berkiprah dalam

Oleh Komang Eri Jayanti menghadapi kehidupannya. Mereka yang terbiasa santai tidak bisa berpikir kritis dalam menghadapi masalah, maka kecil kemungkinan untuk dapat menemukan solusi sendiri. Kalau pertentangan batin berlangsung lama dan tidak terselesaikan, maka akan berpengaruh dalam bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Agustus 2016, di Indonesia ada 567.235 orang dari total pengangguran yang merupakan alumni perguruan tinggi bergelar sarjana dan mengalami peningkatan sebanyak 39.704 orang hingga Februari 2017 dengan jumlah 606.939 orang. Beberapa faktor bisa saja menjadi penyebabnya, di antaranya; kurangnya lapangan pekerjaan, tidak jarang ditemukan alumni yang kurang berkualitas, keadaan ini tidak lain karena proses pendidikan hanya dianggap datang dan menerima tanpa terlalu mau memahami apa yang dipelajari. Padahal jika disadari bahwa pendidikan sesungguhnya merupakan proses untuk mengembangkan kepribadian supaya menjadi manusia cer-

das, cakap intelektual, kreatif, inovatif, sekaligus bermartabat (bermoral) yang semuanya ini juga melibatkan berbagai pihak yaitu lembaga formal (sekolah), lingkungan rumah/keluarga, dan lingkungan teman atau kelompok sebaya, yang semuanya akan menentukan sikap maupun perilaku sebagai manusia terdidik. Orientasi pendidikan yang tidak hanya mengacu pada ijazah dan sekadar lulus tentunya akan menjadikan seorang peserta didik memilki wawasan/pengetahuan luas, kepribadian kuat, integritas sosial tinggi, dan bertanggung jawab karena ditempa oleh berbagai aspek yang melingkupinya. Setidaknya, kecerdasan kognitif (knowledge), afektif, dan psikomotorik yang dimiliki paserta didik dalam hal ini bisa dijadikan bekal untuk “pra-seleksi kerja” di kemudian hari, serta mampu mengurangi jumlah pengangguran yang kemudian bisa mempertanggungjawabkan gelar yang telah diraih. Dengan kata lain, bagaimana seorang mampu merealisasikan apa yang telah dipelajarinya dan tidak hanya mengacu atau mengandalkan ijazah atau kelulusannya. Penulis, mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

DPRD yaitu 0% di tahun 2015 menjadi 40% di tahun 2016, namun jumlahnya relatih masih sedikit; (2) Kegiatan kaderisasi partai sudah mulai menggeliat di tahun 2016; dan (3), pengurus perempuan sudah mulai dipertimbangkan pada masing-masing partai politik di Bali. Tantangan lain yang perlu mendapat perhatian khusus dalam kehidupan demokrasi Bali yaitu masih adanya demonstrasi/ mogok yang bersifat kekerasan, dan masih kurangnya upaya penyediaan informasi APBD oleh pemerintah daerah. Selain itu, bertolak dari pelaksanaan Pilgub Bali 2013 diperlukan adanya peningkatan penyediaan fasilitas sehingga para penyandang cacat dapat menggunakan hak pilih, perbaikan kualitas Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan meningkatkan kesadaran penduduk untuk secara aktif menggunakan hak pilih, karena masih ada sekitar 26,01 persen penduduk yang tidak menggunakan hak pilih dalam Pilgub Bali 2013. Dengan melihat potret demokrasi Bali saat ini, diharapkan semua pihak dapat mengambil langkah sesuai perannya dan memberikan perhatiannya untuk suksesnya Pilgub Bali 2018, dan meningkatnya Indeks Demokrasi Provinsi Bali. Mulai dari hal kecil seperti, pengendalian diri dalam bertutur kata dan bertindak agar tidak ada ketersinggungan dan perpecahan sehingga keamanan tetap terjaga, secara aktif mengecek keberadaan diri dalam DPT, turut aktif menggunakan hak pilih, dan mengawal jalannya pemilu yang jujur. Walaupun mendukung pasangan calon yang berbeda, suasana yang kondusif saat Pilgub Bali 2018 harus tetap dijaga. Kita memang tidak sama, tapi kita bekerja sama menyukseskan Pilgub Bali 2018 untuk Bali yang lebih baik. Penulis, Seksi Statistik Ketahanan Sosial BPS Provinsi Bali

POJOK Bali dikepung banjir dan tanah longsor. - Lupa lingkungan rupanya. *** Penduduk miskin di Bali 176.480 orang, 4,58% sarjana. - Ciptakan kerja hanya angan-angan. *** Minat baca dan menulis harus ditumbuhkembangkan. - Jangan hanya diwacanakan.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


PEMASANGAN ALAT - Seorang petugas sedang melakukan pemasangan alat pembungkus khusus pada kabel listrik bertegangan tinggi di kawasan Desa Sumerta di Jalan Hayam Wuruk Denpasar, Selasa (23/1) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Wage, 24 Januari 2018

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur

Harus Berani Tampil PARA yowana (pemuda) Bali mempunyai peran vital dalam mengawal pembangunan dan menjaga kearifan lokal. Terlebih, Bali mempunyai budaya yang unik. Keunikan budaya tersebut menjadi ikon pariwisata Bali. Oleh karenanya, para pemuda Bali harus tetap mampu mempertahankan jati diri kebaliannya sekaligus harus berani tampil ke tingkat nasional dan global dengan keahlian yang dimiliki masing-masing. Apalagi, branding sebagai orang Bali sangat kuat dan bisa diterima oleh masyarakat dunia. Demikian diungkapkan Pembina Paiketan Krama Bali, Departemen Infrastruktur dan Tata Ruang, Ir. Nyoman Priyatna ”Popo” Danes, beberapa waktu lalu. Popo menambahkan, para pemuda Bali yang berasal dari berbagai disiplin ilmu dan keahlian harus sering bertemu dan sharing tentang program-program yang dicanangkan, sehingga menciptakan pikiran-pikiran positif dan berkarya nyata untuk Bali. Apalagi, pemuda merupakan tulang punggung pembangunan Bali ke depan. Kata Popo, masa lalu patut dibanggakan dan dikenang, namun yang paling penting bagi generasi muda adalah menatap masa depan dengan meningkatkan kualitas diri. “Tidak baik selalu memelihara kecemasan, justru yang lebih penting adalah harus selalu optimis kalau kita bisa menjadi hebat dan bahkan lebih hebat dari orangorang di luar sana,” tandasnya. Popo dikenal sebagai tokoh arsitek kaliber internasional yang selalu komit dengan budaya Bali melalui karya-karyanya. Popo saat itu menginspirasi para pemuda Bali agar terus mempertahankan karakter budaya Bali di mana pun tampil dan beraktivitas. (win)

Infrastruktur dan Layanan Air Minum Pengaruhi Angka Kemiskinan Denpasar (Bali Post) Infrastruktur serta akses layanan air minum dan sanitasi bisa dikatakan sangat terkait dengan angka kemiskinan. Namun, kondisi dan kapasitas infrastruktur saat ini masih belum memenuhi standar kebutuhan. Baik itu jalan, bidang sumber daya air, maupun cipta karya. Demikian juga masih ada keterbatasan akses dan kualitas layanan air minum dan sanitasi. Demikian disampaikan Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali, I Nyoman Astawa Riadi, dalam Rapat Kerja Evaluasi Program Pembangunan Provinsi Bali Semester II tahun 2017 di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (23/1) kemarin. “Terkait dengan kemiskinan memang sangat erat sekali, karena infrastruktur pekerjaan umum merupakan layanan dasar untuk masyarakat. Di bidang air minum, kebutuhan akan air minum setiap tahun meningkat sesuai dengan perkembangan jumlah penduduk. Begitu juga untuk sanitasi,” ujarnya. Saat ini, Karangasem tercatat sebagai kabupaten dengan persentase kemiskinan tertinggi di Bali. Astawa Riadi mengakui jika belum semua kecamatan di bumi lahar ini terjangkau air bersih, khususnya untuk air minum. Pasokan air minum dari Telaga Waja baru bisa masuk di empat kecamatan saja. Itu pun dengan adanya bencana erupsi Gunung Agung, mesin di sumber air baru dihidupkan jika kondisi gunung terlihat baik. “Jadi, belum semua kecamatan bisa teraliri. Dengan kondisi Gunung Agung yang sekarang, kita bersyukur karena airnya masih dapat dialirkan. Namun masih istilahnya buka tutup. Kita menghidupkan mesin di sumber airnya itu dengan melihat kondisi gunung. Kalau kondisinya bagus tetap mesinnya itu hidup,” paparnya. Berbeda dengan Karangasem, lanjut Astawa Riadi, kebutuhan air minum di Denpasar, Badung, dan Gianyar sudah dipenuhi melalui dua Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Ke depan bahkan sudah ada rencana untuk membangun SPAM Sidan. SPAM Sidan saat ini sudah diawali dengan pembangunan Waduk Sidan di Petang Utara, Badung. “Pembangunan waduk itu sudah dimulai untuk ketersediaan air bakunya,” jelasnya. Menurut Astawa Riadi, SPAM juga akan dibangun dengan mempergunakan Waduk Titab sebagai sumber air bakunya. SPAM tersebut nantinya untuk memenuhi kebutuhan air minum di daerah Buleleng bagian barat dan Kecamatan Melaya di Jembrana, khususnya Gilimanuk. Tahun 2017 lalu, pihaknya sudah membebaskan lahan untuk pembangunan reservoar-reservoar. Biaya pembangunan SPAM ini diperkirakan hampir Rp 700 miliar dengan dana sharing antara pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Buleleng. “Itu telah disepakati oleh Kementerian dan pembangunannya dimulai 2018. Kita di provinsi menyediakan reservoar dan pipa-pipa distribusi,” imbuhnya. Astawa Riadi menambahkan, keperluan air minum di daerah-daerah lain diupayakan terpenuhi melalui Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Kendati pembiayaannya dibantu Kementerian PU, namun pengerjaannya diserahkan ke kabupaten/ kota. (kmb32)

RILIS KASUS - Kabid Berantas BNNP Bali AKBP I Ketut Artana merilis penggerebekan rumah pentolan ormas.

Bali Post/rah

Pentolan Ormas Jual Narkoba

Setiap Bulan Raup Omzet Rp 10 Juta

Denpasar (Bali Post) -

Setelah menangkap pentolan salah satu ormas, Nyoman Juni Artana alias Giant (Gn) alias Jro Jayen, tim Berantas BNNP Bali langsung melakukan penggeledahan. Di kamar tersangka Juni Artana diamankan banyak barang bukti di antaranya sebelas paket sabu-sabu (SS) seberat 5,72 gram bruto. Sedangkan tiap bulan pelaku meraup omzet Rp 10 juta.

“Pengakuan tersangka JA (Juni Artana), dia baru setahun jualan narkoba. Dia juga sering nyabu bersama istrinya,” kata Kabid Berantas BNNP Bali AKBP I Ketut Arta, seizin Kepala BNNP Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Selasa (23/1) kemarin. Adapun barang bukti tersangka Juni Artana, kata AKBP Artana, yaitu 11 paket sabu-sabu seberat 5,72 gram bruto, uang Rp 1,2 juta, 5 lakban, korek gas, 4 pipet modif, 6 pipa kaca, lem dan gunt-

ing. Selain itu, disita 2 timbangan digital, 1 bundel plastik klip, buku catatan penjualan, 2 kartu ATM dan HP. Tersangka menjual SS per paket hemat Rp 500 ribu. Jika habis, pelaku memesan SS 5 sampai 10 gram kepada orang tidak dikenal. Selain itu, juga ditangkap I Ketut Sukarada alias Arya (32) dan I Wayan Sudiarta (43) sebagai tersangka. Mereka ditangkap bersamaan dengan Juni Artana. Dari tersangka Sukarada disita barang

bukti tas pinggang berisi satu paket SS seberat 0,38 gram bruto dan korek api. Sedangkan dari tersangka Sudiarta diamankan dua paket SS seberat 0,80 gram bruto, HP, dan uang Rp 2.047.000. “Para tersangka ini merupakan sindikat narkotika di daerah Jimbaran. Saat ini, petugas masih melakukan upaya pengembangan,” ungkapnya. Sedangkan modus yang dilakukan Juni Artana yaitu selain menjual, dia juga menyediakan

tempat nyabu di rumahnya. Oleh karena itu, pelanggannya bisa beli SS dan nyabu di TKP. Selain menangkap ketiga tersangka tersebut, tim Berantas BNNP dipimpin Kabid AKBP Ketut Arta didampingi Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri menahan istri Juni Artana, FS. Pasalnya dari tes urine FS hasilnya positif mengonsumsi narkoba. FS merupakan istri kedua tersangka Juni Artana. Petugas juga mengamankan sebelas pengguna lainnya. “Mereka (pengguna narkoba) diamanakan di rumah JA. Karena saat dites urine hasilnya positif narkotika,” ujar mantan Kasubdit I Ditreskrimum Polda Bali ini. Pecandu narkoba yang dia-

mankan tersebut berinisial I Made Dn, I Ketut Wa, Agus Pu, Made So, Made Su, Gede Wi, Komang Pa, Ketut Pu, Wayan Ma, dan Gek Ga. “Waktu digerebek, diduga mereka sedang nyabu. Namun tidak ditemukan barang bukti kemungkinan habis dipakai,” ungkapnya. Seperti diberitakan, tim Berantas BNNP Bali menggerebek rumah di Jalan Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Senin (22/1). Hasil penggerebekan tersebut diamankan empat orang, termasuk pentolan salah satu ormas berinisial Gn (54). Modus mengedarkan narkoba mirip dengan tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol. (kmb36)

Buleleng Kantongi Angka Putus Sekolah SMA/SMK Tertinggi

Jenjang SD dan SMP Terbanyak di Karangasem

Denpasar (Bali Post) Kabupaten Buleleng tercatat mengantongi siswa putus sekolah tertinggi pada jenjang SMA/SMK. Data terakhir Dinas Pendidikan Provinsi Bali, pada tahun ajaran 2015/2016, tercatat ada 150 siswa putus sekolah di Buleleng. Disusul Kota Denpasar 111 siswa dan Karangasem 51 siswa. Secara keseluruhan di 9 kabupaten/kota, angka putus sekolah pada jenjang pendidikan menengah ini berjumlah 441 dari 172.835 siswa. “Akses pendidikan di Buleleng memang masih perlu ditingkatkan lagi karena rata-rata lama sekolah Kabupaten Buleleng 6,85 tahun pada 2016. Sedangkan di tingkat Provinsi Bali sudah 8,37 tahun,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kabupaten

Buleleng, Gde Darmaja, dalam Rapat Kerja Evaluasi Program Pembangunan Provinsi Bali Semester II tahun 2017 di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (23/1) kemarin. Untuk tingkat SD, Buleleng menempati posisi ke-2 jumlah siswa putus sekolah se-Bali yakni sebanyak 63 orang sesuai data Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Demikian pula di tingkat SMP berada di urutan kedua tertinggi sebanyak 53 siswa. Menurut Darmaja, Pemkab Buleleng melalui Dinas Pendidikan setempat sudah membentuk Posko DO di masing-masing UPP untuk menelusuri keberadaan siswa yang drop out. Tim di Posko DO salah satunya membujuk anak-anak agar mau

bersekolah, sehingga angka DO bisa diperkecil. Sementara itu, angka putus sekolah tingkat SD dan SMP tertinggi ditempati oleh Kabupaten Karangasem. Di Bumi Lahar ini, 126 siswa dari 45.871 siswa jenjang SD mengalami putus sekolah. Di tingkat SMP tercatat lebih sedikit yakni 61 orang dari 21.081 siswa, namun tetap menjadi yang terbanyak di Bali. Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, mengatakan, angka harapan sekolah di Karangasem memang terbilang sangat menyedihkan. Jika Buleleng sudah hampir menembus 7 tahun, di Karangasem justru belum mampu menggapai 6 tahun. “Jadi, masih di bawah 6 tahun, yakni 5,59 tahun. Dengan

demikian, masih sangat terbelakang di bidang pendidikan,” ujarnya. Menurut Artha Dipa, 20 persen masyarakat Karangasem saat ini buta huruf. Bisa dikatakan, buta huruf telah menjadi penyebab kemiskinan paling utama di Karangasem. “Tahun 2020, kami menargetkan bisa menekan buta huruf menjadi 5 persen,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani mengakui jika mutu pendidikan di kabupaten/ kota masih belum merata. Selain itu, kebijakan penyelenggaraan pendidikan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota juga masih belum sinkron. Di sisi lain, anak usia sekolah belum semuanya mendapatkan

akses pendidikan. “Memang kami sadari terjadi ketimpangan yang sangat tajam. Dulu, pemprov sempat mengalokasikan anggaran di luar dana BOS untuk siswa SD dan SMP yang memiliki kemampuan terbatas. Tetapi begitu terbit UU 23/2014, sudah tidak lagi menjadi kewenangan. Provinsi tidak boleh lagi memfasilitasi SD dan SMP,” ujarnya. Masalah lainnya, lanjut TIA, sarana pendidikan inklusi masih kurang di Bali. Kemudian distribusi guru masih belum merata. Ditambah lagi, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan masih belum optimal, serta belum terpenuhi terkait kebutuhan jumlah dan kualifikasinya. (kmb32)

Properti Bali ”Tidur”

Rancang Perumahan Ideal dan Terjangkau di Perkotaan WARGA Denpasar maupun Badung khususnya yang tinggal di perkotaan sulit memiliki rumah karena terbentur harga. Akibatnya, mereka justu tinggal di luar Denpasar dan Badung, meskipun jauh dari tempat

kerja. Oleh karena itu, lima asosiasi yaitu REI Bali, IAI, Kadin Bali, Gapensi, dan Ikindo akan merancang perumahan ideal dan terjangkau di perkotaan yang selama ini menjadi impian masyarakat berpeng-

Bali Post/rah

DISKUSI - Menjelang pameran Indobuildtech Expo ke-9 digelar diskusi dihadiri Kadin Bali, REI Bali, IAI dan asosiasi lainnya.

hasilan rendah (MBR). Pasalnya sejak 2015 properti di Bali tidur (menurun). Guna merancang hunian tersebut, kelima asosiasi ini memanfaatkan Bali Indobuildtech Expo ke-9 di Hotel Sanur Paradise Plaza, 28 Februari sampai 4 Maret 2018. Ketua Kadin Bali, Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, Selasa (23/1) kemarin, mengatakan, saat ini pertumbuhan perekonomian di bawah 6 persen, padahal biasanya 7 persen. Ternyata penyumbang atau pendukung pertumbuhan ekonomi Bali hingga 7 persen adalah sektor konstruksi dan real estate. “Tahun 2009 sampai 2012 (konstruksi dan real estate) sangat luar biasa besarnya. Sejak tahun 2015 mulai turun sampai sekarang. Bahkan properti di Bali tidur. Mudah-mudahan dengan pameran ini bisa bangkit,” tegasnya. Alit Wiraputra berharap PT Debindo Mitra Tama melalui Organization & Business Development Sector Chief Ir. Boediono mengundang investor dari Jawa ke Bali. Selain pameran ini

sukses, investasi properti bisa meningkat. “Sektor pariwisata bersinergi dengan properti. Properti disewakan untuk pariwisata,” ungkapnya. Sekretaris DPD REI Bali Tino Wijaya dan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali I Kadek Pranajaya mengungkapkan pihaknya mengapresiasi pameran tersebut. Pihaknya memanfaatkan seminar ini untuk mengadakan seminar, jajak pendapat dan dialog pada tanggal 28 Februari 2018. “Kami mangadakan dialog tentang tantangan kebutuhan perumahan di perkotaan yang ideal dan terjangkau oleh masyarakat. Kelima asosiasi ini betul-betul concern bagaimana dapat menyediakan hunian yang terjangkau dan tentunya ideal untuk MBR,” tegas Tino. Sedangkan Pranajaya mengungkapkan terjangkau artinya bagaimana masyarakat perkotaan bisa kredit rumah layak sesuai kemampuannya. “Kalau rumah kisaran harga di atas Rp 500 juta sepertinya tidak bisa dijangkau MBR,” tegasnya. Kalau solusinya, lanjut

Pranajaya, pemerintah mengizinkan dibuat rumah susun seperti apartemen, pihaknya akan menyesuaikan desainnya dengan norma-norma yang ada di Bali seperti dari sisi budaya, masalah ketinggian dan ornamen Balinya. Sementara itu, Organization & Business Development Sector Chief Ir. Boediono mengungkapan pameran ini tiap tahun dilaksanakan di Bali, sebelum ke provinsi lain yaitu Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Pameran ini juga mendukung sektor pariwisata Bali karena kalangan pabrikan, toko material bangunan, arsitek lokal dan internasional, desain interior, kontaktor dan real estate akan menyumbangkan pikiran serta saran untuk memajukan pariwisata di Pulau Bali ini. “Pameran ini bertujuan memberikan informasi komprehensif perkembangan industri dan teknologi bahan bangunan terkini. Peserta 55 perusahaan. Untuk menambah cakrawala pemain industri konstruksi,” tegasnya. (rah)


BANGLI

8

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Pemkab Verifikasi RAPBDes

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) melakukan verifikasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) sejumlah desa. Verifikasi bertujuan menyempurnakan RAPBDes sebelum ditetapkan. Hal itu diungkapkan Kepala DPMD Bangli I Dewa Agung Bagus Riana Putra, Selasa (23/1) kemarin. Riana Putra menjelasBali Post/nan Dewa Agung Riana Putra kan, sejatinya RAPBDes di masing-masing desa sudah selesai disusun. Hanya saja, pihaknya masih perlu memverifikasi agar tidak ada permasalahan di kemudian hari. Berdasarkan data per Senin (22/1) lalu, dari 68 desa, sekitar 40 desa sudah clear APBDes-nya. Sementara, 28 desa masih diverifikasi. ‘’Sekarang tim juga sudah turun untuk melakukan verifikasi APBDes ke Susut. Setelah melakukan verifikasi di Susut, selanjutnya tim akan memverifikasi APBDes di sejumah desa di Kintamani,’’ ungkapnya. Dikatakannya, verifikasi dilakukan mengingat adanya perubahan bantuan Dana Desa. Tahun ini ada penurunan jatah Dana Desa dari pusat, yakni dari Rp 55 miliar menjadi Rp 52 miliar. Imbasnya, Pemerintah Desa harus melakukan rasionalisasi anggaran. ‘’Kita targetkan akhir Januari APBDes sudah semuanya rampung,’’ katanya. Ditambahkannya, belum rampungnya APBDes membuat Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa belum bisa ditransfer ke masing-masing desa. Pencairan bantuan tersebut harus menunggu penetapan APBDes. (kmb41)

Bali Post/ina

JEBOL - Kondisi tembok panyengker TIC yang jebol.

’’Panyengker’’ TIC di Kintamani Jebol Timpa Sejumlah Lapak Pedagang Bangli (Bali Post) –

Tembok panyengker kantor Tourist Information Center (TIC) milik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli yang berlokasi di areal Pasar Kintamani sudah jebol. Jebolnya tembok panyengker itu mengenai sejumlah lapak milik pedagang yang ada di bawahnya. Berdasarkan pantauan, Selasa (23/1) kemarin, panyengker TIC yang jebol berada di sebelah timur bangunan TIC. Panjangnya sekitar 20 meter. Sejumlah lapak pedagang yang

terbuat dari bambu yang berlokasi di bawah tembok pagar itu tertimpa reruntuhan. Satu kios beratap seng yang berada juga mengalami kerusakan. Menurut informasi, tem-

bok panyengker itu baru selesai dibangun beberapa bulan lalu. Pembangunannya satu paket dengan gedung TIC dengan menelan anggaran Rp 600 juta lebih. Pembangunannya dilaku-

Bangli (Bali Bali) Hujan lebat yang melanda wilayah Bangli dan sekitarnya, Senin (22/1) memicu tanah longsor di Desa Pengotan, Bangli. Material tanah longsor menutup jalan Dusun Penyebeh - Malet hingga membuat aktivitas warga setempat terganggu selama beberapa jam. Untuk memindahkan material tanah longsor, BPBD Bangli menerjunkan alat berat ke lokasi kejadian. Sementara di Dusun Demulih, tebing setinggi 50 meter juga longsor yang mengakibatkan palinggih panunggun karang dan tembok panyengker warga rusak. Kadus Penyebeh Nyoman Wardana, Selasa (23/1) kemarin mengungkapkan, kejadian tanah longsor ini diperkirakan terjadi Senin malam. Sebelum longsor, wilayah Desa Pengotan diguyur hujan lebat beberapa jam. ‘’Kalau pastinya kurang tahu. Yang jelas malam. Karena kemarin (Senin-red) ada warga yang

lewat sekitar pukul 19.00 wita belum longsor. Mungkin setelah itu baru tebing longsor,’’ ungkapnya. Agar jalan dapat dilalui, puluhan warga Dusun Penyebeh, Dusun Malet Tengah, Malet Gede, Pukuh dan Malet Gusti, mulai pukul 06.00 wita melakukan gotong royong untuk memindahkan material longsor. Namun hal itu belum maksimal. Material belum sepenuhnya bisa dibersihkan. ‘’Kami lakukan pembersihan sementara agar bisa dilewati roda dua saja. Terutama anak-anak SMP, SMA termasuk warga lain yang memaka sepeda motor agar bisa melewati jalan ini,’’ imbuhnya. Di tempat berbeda, I Wayan Widana, pemilik rumah di Desa Demulih yang rusak akibat tertimpa tebing longsor menyatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 23.30 wita. Setelah mendengar suara benda jatuh, dia mengecek di seki-

tar rumahnya untuk mencari tahu apa yang terjadi. Dia pun terkejut setelah melihat tebing longsor telah merusak panyengker dan palinggih panunggun karang. ‘’Saya sampai tidak bisa tidur. Saya takut mengingat di utara rumah ada tebing yang di atasnya ada rumah, sementara di sebelah timur ada pohon besar,’’ ucapnya. Perbekel Desa Demulih I Nyoman Wijana menyatakan, untuk menyender tebing tersebut, membutuhkan anggaran yang cukup besar. Dana dari ADD dan anggaran pascabencana tidak mencukupi karena jumlahnya kecil. Kalaupun digunakan, baru bisa pertengahan tahun. ‘’Jadi, untuk bisa menyender tebing itu kita harus mengajukan bantuan ke pemerintah. Mudah-mudahan nantinya bisa dibantu sehingga tebing itu bisa disender untuk mencegah terjadinya bencana yang lebih besar,’’ katanya. Sementara itu, Kasi Ke-

mah Ni Nengah Punduh (56) warga Banjar/Desa Bonyoh Kintamani. Pelaku I Ketut K (33), asal desa yang sama diringkus di rumah kos pacarnya di Denpasar, Sela-

sa (23/1) kemarin. Pelaku diamankan saat berupaya bersembunyi di atas plafon kamar. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menjelaskan, pelaku melakukan aksi pencurian disertai kekerasan di rumah korban pada Senin (22/1) lalu. Kejadian bermula saat korban mandi di belakang rumahnya sekitar pukul 16.00 wita. Sekembalinya dari mandi, korban kaget melihat pelaku ke luar dari dalam rumahnya. Korban sempat menanyai pelaku, namun tidak dijawab dan langsung kabur. Saat masuk ke dalam kamar, korban mendapati kamarnya berantakan. Tak berapa lama kemudian, pelaku tiba-tiba datang dengan membawa sebatang kayu dan kemudian memukul korban. Tak hanya memukul, pelaku juga sempat mencekik

kan secara swakelola. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli Wayan Adnyana belum bisa dikonfirmasi terkait jebolnya tembok panyengker itu. Beberapa kali handphone-nya dihubungi, tidak direspons. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Objek Disparbud Bangli Wayan Bona mengatakan, jebolnya tem-

bok panyengker itu terjadi pada Minggu (21/1) lalu, ketika hujan dan angin kencang melanda wilayah Kintamani. Bona mengakui, tembok panyengker dan TIC merupakan bangunan baru, yakni rampung pada N o v e m b e r 2 0 1 7 . H i ng g a saat ini bangunan TIC itu belum difungsikan karena belum diserahterimakan. (kmb40)

Tanah Longsor Timbun Jalan Dusun Penyebeh-Malet

Bali Post/nan

PKH - RTM di Kecamatan Bangli menerima PKH, Selasa (23/1) kemarin.

Ratusan RTM di Kecamatan Bangli Terima Bantuan PKH

Bangli (Bali Post) Ratusan Rumah Tangga Miskin (RTM) yang masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Bangli menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Penyaluran PKH tahap IV tahun 2017 itu dilaksanakan di kantor Camat Bangli, Selasa (23/1) kemarin. Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Made Wista Asta mengatakan, jumlah KPM di Kecamatan Bangli sebanyak 347 KK. PKH merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat yang disalurkan empat tahap. Jumlah KPM di seluruh Kabupaten Bangli sebanyak 2.661 KK. ‘’Warga miskin yang menerima bantuan ini memang tidak langsung diberikan uang tunai. Karena mereka di sini hanya menandatangani dan diberikan kartu ATM. Kalau mereka ingin menggunakan uang itu, bisa menarik uang itu di Bank BNI dan BRI di Bangli. Untuk tahap IV ini, KPM menerima uang sebesar Rp 390 ribu. Karena bantuan ini diberikan tiga bulan sekali. Kalau tahap I-III yang sudah diterima sebelumnya masing-masing Rp 500 ribu,’’ ucapnya. Menurut Wista, setelah di Kecamatan Bangli, selanjutnya pihaknya akan menyalurkan PKH ketiga kecamatan lainnya. Untuk bantuan di Kecamatan Susut dilaksanakan pada 25-26 Januari, Kecamatan Tembuku 30-31 Januari dan Kecamatan Kintamani dilaksanakan 1-2 Februari. Sementara itu, Koordinator PKH Kabupaten Bangli I Dewa Made Nandi Wardana mengatakan, sebelum bantuan ini diberikan, pihaknya lebih dulu melakukan validasi dan verifikasi data RTM. Warga yang menjadi sasaran pemberian bantuan PKH ini harus masuk dalam tiga kriteria yang telah ditentukan, yakni KK miskin yang terdapat ibu hamil, KK yang memiliki anak sekolah dari SD sampai SMA dan KK yang memiliki keluarga disabilitas kategori berat. ‘’Jika RTM tidak memenuhi komponen tersebut, maka tidak masuk program PKH ini. Kami setiap lima tahun akan melakukan evaluasi. Kalau ada RTM yang menerima PKH, namun jika dalam evaluasi didapat RTM tidak lagi memenuhi komponen itu, mereka akan dikeluarkan dari program PKH dan tidak mendapat bantuan lagi,’’ ungkapnya. Koordinator Wilayah Provinsi Bali Tanjung Arum Pamungkas menyatakan, pihaknya berharap bantuan di masing-masing ATM penerima tidak semuanya ditarik. Dia mencontohkan, jika diberikan uang Rp 390 ribu, setidaknya bisa ditabung Rp 50 ribu sehingga mereka memiliki sedikit tabungan jika nantinya ada kebutuhan mendesak. ‘’Kami berharap mereka memiliki prinsip pentingnya menabung. Tapi kadang-kadang penerima tidak memikirkan itu. Karena berapa bantuan yang dikasih, semuanya ditarik untuk digunakan,’’ jelasnya. (kmb41)

Bali Post/nan

TANAH LONGSOR - Alat beras diturunkan untuk membersihkan material tanah longsor di Desa Pengotan, Selasa (23/1) kemarin. daruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa mengatakan, tebing yang longsor dan menimpa rumah Widana tersebut tingginya sekitar 50 meter. Beruntung hanya sebagian

Pelaku Curas Diringkus Polisi

Bangli (Bali Post) Aparat gabungan Polsek Kintamani dan Polres Bangli berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang beraksi di ru-

Bali Post/ina

DIAMANKAN - Pelaku pencurian dengan kekerasan saat diamankan di Mapolsek Kintamani.

leher korban. Korban pun menjerit. Pelaku yang panik mendengar teriakan korban, langsung kabur. Korban yang kembali mengecek barang berharga miliknya, mendapati beberapa perhiasannya sudah raib. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kintamani. Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi mengamankan barang bukti berupa kayu dan satu buah sepeda motor Honda Vario DK 2935 EA milik pelaku yang tertinggal di TKP. AKP Sulhadi mengatakan, setelah melakukan olah TKP, petugas langsung melakukan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berada di Denpasar. Pengejaran dilakukan tim gabungan Polsek dan Polres Bangli di-

kecil saja yang longsor. Untuk di Desa Pengotan. material tanah longsor sudah dibersihkan dengan menggunakan loader. ‘’Akses jalan sudah kembali normal,’’ katanya. (kmb41)

back-up Sat Reskrim Polresta Denpasar. Kemarin sekitar pukul 10.30 wita, petugas yang mendapat informasi mengenai keberadaan pelaku di rumah pacarnya di Jalan Pidada Denpasar langsung melakukan penggerebekan. ‘’Pelaku berhasil ditangkap saat bersembunyi di atas plafon kos tersebut,’’ terangnya. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita beberapa barang bukti hasil curian berupa satu buah kalung emas, subeng dan cicin emas. Oleh petugas, pelaku selanjutnya digiring ke Mako Polsek Kintamani. ‘’Pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang pernah dua kali tertangkap Polres Bangli dan Kintamani. Atas perbuatannya pelaku disangkakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,’’ jelas Sulhadi. (kmb40)

Tak Kantongi IMB

Pembangunan Toko Modern di Cempaga Distop Satpol PP Bangli (Bali Post) Aktivitas pembangunan toko modern di Banjar/Kelurahan Cempaga, distop Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli, Selasa (23/1) kemarin. Hal itu lantaran proyek toko tersebut tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tak hanya menghentikan aktivitas pembangunan, petugas juga menyita sejumlah peralatan dari beberapa buruh yang sedang bekerja di lokasi. Kasi Ops Ngakan Astawa seizin Sekretaris Dinas Sat-

pol PP dan Damkar Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma menjelaskan, petugas mendatangi proyek tersebut siang kemarin. Namun ketika itu, pihak toko tidak bisa menunjukkan IMB sehingga penyetopan pembangunan harus dilakukan. Petugas juga terpaksa menyita sejumlah alat pertukangan dari beberapa buruh yang sedang bekerja di lokasi karena dinilai membandel. Sebab setelah proyek itu distop, selang dua jam kemudian, petugas yang melakukan patroli kembali menda-

pati beberapa orang pekerja yang beraktivitas di lokasi tersebut. ‘’Karena sudah distop masih kami temukan bekerja, terpaksa kami sita alat-alatnya,’’ terangnya. Beberapa alat-alat pertukangan yang disita petugas berupa dua buah bor listrik, satu buah circle, satu buah gunting seng dan satu meteran. Dinas Satpol PP dan Damkar melarang dilanjutkannya aktivitas pembangunan toko modern itu hingga pemilik bisa menunjukkan IMB. ‘’Kami sekarang akan terus pantau. Apabila kembali

ditemukan adanya aktivitas di sana sebelum bisa menunjukan izin, alat-alatnya akan kami sita dan orangnya akan kami panggil,’’ jelasnya. Astawa mengakui pihaknya sempat kecolongan terkait pembangunan toko tersebut. Sebab saat awal proses pembangunan toko itu berlangsung, aktivitasnya tidak terlihat dari luar karena tertutup bangunan bekas gudang. Pihaknya semula mengira proyek itu hanya sebatas rehab gudang. Namun, beberapa hari lalu, pihaknya baru mengetahui pasti bahwa

itu adalah pembangunan toko modern. ‘’Setelah jadi baru bangunan di depannya dibongkar. Kita sempat kaget, ternyata itu dibangun toko modern,’’ terangnya. Disinggung mengenai berapa jarak lokasi toko tersebut dari pasar tradisional terdekat, Astawa tidak bisa menjawab dengan pasti. Dia hanya menjelaskan, sesuai Perda tentang Toko Modern, jarak antara pusat perbelanjaan atau toko modern dengan pasar tradisional minimal 500 meter. (kmb40)

Bali Post/ist

PAPAN LARANGAN - Sejumlah petugas memasang papan larangan melanjutkan kegiatan pembangunan toko di Kelurahan Cempaga, Selasa (23/1) kemarin.


Rabu Wage, 24 Januari 2018

GIANYAR

9

Bali Post/nik

TUNJUKKAN PELAKU - Polisi saat menunjukkan pelaku penganiayaan.

Pelaku Penikaman di Medahan Diringkus Polisi

Gianyar (Bali Post) Polisi berhasil mengamankan I Komang S alias Bontat (22), pelaku penikaman di Jalan Raya Medahan, Desa Medahan Kecamatan Blahbatuh. Pelaku yang merupakan security kafe asal Lingkungan Kelod Kauh Kelurahan Abianbase, Gianyar ini mengaku menikam I Kadek Yadnya Wira Putra (26) lantaran dendam. Perburuan terhadap pelaku dilakukan oleh Tim Opsnal Polres Gianyar. Polisi membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk menemukan pelaku. ‘’Awalnya kami cari ke rumahnya. Tapi menurut keluarga, pelaku belum pulang kerja,’’ jelas Kanit Buser Polres Gianyar Iptu Reza Pranata seizin Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni. Ketika dicari di tempatnya bekerja di salah satu kafe di Desa Medahan, pelaku juga tidak ada. Informasinya, ia libur tiga hari dengan alasan sakit. Kemudian polisi memburu pelaku di wilayah Masceti, tempat kos pacar pelaku. ‘’Pelaku berhasil kami temukan hari itu juga sekitar pukul 12.00 Wita. Saat kami gerebek, pelaku mengakui perbuatannya tanpa perlawanan,’’ ujar Reza Pranata. Dia mengatakan, pelaku melakukan aksi penganiayaan tersebut memang didasari dendam lama. Dulu korban sempat mengunjungi kafe tempat pelaku bekerja. Dalam keadaan mabuk, korban berulah. ‘’Nah, karena pelaku jadi security di kafe itu, kan dia tidak bisa berbuat apa-apa, hanya mengamankan, apalagi mereka satu kelurahan. Tapi ini akhirnya jadi dendam hingga berujung aksi penikaman,’’ katanya. Diterangkannya, saat kejadian, korban melakukan perjalanan pulang usai mengunjungi Kafe Bunga di By-pass I.B. Mantra. Ketika korban yang membonceng temannya, Wayan Yeta Ariana, melintas di jalan Medahan, pelaku memepet sepeda motor korban kemudian menendang. Korban dan temannya pun jatuh ke parit dan mengalami luka lecet pada lutut dan siku. Tak cukup sampai di sana, pelaku kemudian mengeluarkan pisau dari saku celananya lalu berusaha menikam korban secara membabi buta. Korban pun menangkis, hingga mengalami luka pada jari kiri. ‘’Pergulatan masih terjadi hingga korban ditikam sebanyak dua kali di bagian dada dan bahu kiri,’’ katanya. Tak hanya itu, pelaku juga mengancam korban agar tidak lapor polisi. Jika sampai korban lapor polisi, maka pelaku saat keluar dari penjara akan membunuh korban. Meski terngiang-ngiang dengan ancaman pelaku, korban tetap melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke kantor polisi. Korban langsung melapor sekitar tiga jam setelah kejadian. Reza Pranata mengungkapkan, pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (kmb35)

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra menemui para sopir usai mengikuti sosialisasi di Balai Budaya Gianyar, Selasa (23/1) kemarin.

Angdes Gratis untuk Siswa Ditargetkan Beroperasi Mulai Juni

Gianyar (Bali Post) -

Angkutan desa (angdes) gratis khusus siswa di Kabupaten Gianyar dipastikan terealisasi tahun ini. Sistem transportasi ini akan melengkapi layanan Bus Sekolah yang juga gratis untuk siswa. Program angdes gratis untuk siswa dengan anggaran Rp 3,9 miliar tersebut kini tengah ditenderkan. Pemkab juga terus melakukan sosialisasi untuk para sopir angkutan umum. Pada sosialisasi yang digelar di Balai Budaya Gianyar, Selasa (23/1) kemarin, Kepala Dinas Perhubungan Gianyar I Wayan Artana menjelaskan, sistem yang akan diterapkan pada program angdes gratis untuk siswa pada dasarnya sama dengan yang dijalankan Pemkab Tabanan berupa sewa layanan. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan. Layanan transportasi gratis un-

tuk pelajar ini diperkirkan mulai beroperasi pada Juni mendatang. Pihaknya pun sudah menyiapkan 150 kendaraan berupa angdes dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) untuk program ini. Sementara untuk pola pengoperasian, setiap kendaraan bertanggung jawab melintasi sejumlah sekolah. ‘’Paling penting mereka bertanggung jawab di jam masuk dan pulang sekolah.

Di luar itu, mereka diperbolehkan mencari kerja mengangkut penumpang lain,’’ katanya. Artana menambahkan, jajarannya juga akan terlebih dahulu mengecek kondisi seluruh angdes. Uji kelayakan akan dilaksanakan agar armada nanti benar-benar siap digunakan. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra yang hadir pada sosialisasi itu menyatakan,

saat ini, kondisi sopir angkutan umum sangat memprihatinkan, khususnya semenjak mudahnya kepemilikan kendaraan pribadi. ‘’Melihat profesi itu semata bukan hanya pencaharian, tetapi juga militansi warga Gianyar sebagai sopir, makanya saya mulai menyampaikan program ini,’’ ucapnya. Diakuinya, program ini terinspirasi kebijakan Pemkab Tabanan. Dengan meniru program itu, diharapkan para sopir angkutan umum akan lebih sejahtera. ‘’Saya koordinasi dengan Bu Eka (Bupati Tabanan - red), saya lihat programnya bagus. Dan Pak Bupati juga melihat

bagus. Kalau kemarin, kita siapkan tujuh bus, ternyata itu belum maksimal dan harus ada tambahan layanan lagi,’’ katanya. Angdes, katanya, bisa menjangkau wilayah yang tidak bisa dimasuki bus seperti gang atau jalan kecil. Maka dari itu, sinergi angkutan umum ini diharapkan mampu memberikan layanan prima bagi siswa di Kabupaten Gianyar. Ditambahkannya, dalam perencanaan, pihaknya juga akan mengatur jalur angdes. Diperkirakan, dalam sekali jalan angdes menempuh jarak sekitar 6 km. Dengan begitu, dipastikan seluruh armada bisa menjangkau pelosok desa. (kmb35)

Mangkir dari Panggilan Dewan

Widarma Bantah Hadiri Tes Kompetensi Calon Sekda

Bali Post/nik

TANAH LONGSOR - Bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Pura Beji Batuan, Sukawati.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Dua Kecamatan Gianyar (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar dalam beberapa hari terakhir kembali memicu bencana tanah longsor di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar pun harus bekerja keras melakukan penanganan. Bencana tanah longsor terjadi di Desa Kerta Kecamatan Payangan. Material tebing yang longsor menutupi Jalan Raya Kerta. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Petugas BPBD Gianyar pun sudah turun melakukan pembersihan lokasi. Bencana longsor juga terjadi di Pura Beji Batuan, Kecamatan Sukawati. Tebing setempat yang dipenuhi pohon bambu, longsor dan menimpa areal pura. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya yang dikonfirmasi, Selasa (23/1) kemarin, mengaku sudah menerjunkan petugas guna melakukan penanganan. Pihaknya pun mengimbau masyarakat waspada bencana di saat hujan lebat. ‘’Untuk banjir, masyarakat jangan buang sampah ke selokan dan sungai,’’ katanya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

PDAM - 944225/943233

DPRD - 943144

KPA Gianyar - 942184

BPBD - 7844717/7844718

PMI Gianyar - 8958414

PMK - 943113

KONI Gianyar - 947261

Kantor Satpol PP - 944436

BNN Kab. Gyr. - 946122

RSUD Sanjiwani - 943020

PLN - 947166

Gianyar (Bali Post) Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga mencampuri proses seleksi jabatan sekda, mangkir dari panggilan dewan, Selasa (23/1) kemarin. Dewan pun melakukan pemanggilan kedua yang dijadwalkan berlangsung Rabu (24/1) ini. ‘’Besok (hari ini red), kita panggil lagi keduanya,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra. Menurutnya, Gede Widarma Suharta (Kepala Bappeda Gianyar) dan Ni Made Mirnawati (Disperindag Gianyar) seharusnya tidak perlu menghindar. Mereka pun semestinya menyampaikan alasan tidak menghadiri

pertemuan di DPRD Gianyar. ‘’Ini tidak ada konfirmasi, dan kami tunggu mereka tak kunjung datang,’’ katanya. Ngakan Putra menegaskan, yang mengundang ini adalah lembaga DPRD, sehingga tidak ada alasan mangkir. ‘’Yang memanggil ini Ketua DPRD Gianyar dan Komisi I. Itu kaitannya semua dinas, intinya berkaitan dengan kinerja. Jadi, tidak ada itu alasan katanya tidak ada keterkaitan kinerja,’’ tegasnya. Politisi PKPI ini menegaskan, pemanggilan terhadap dua ASN itu untuk mengklarifikasi kehadiran mereka saat seleksi Sekda Gianyar beberapa pekan

lalu. Kehadiran dan kapasitas mereka saat tes kompetensi calon sekda menjadi pertanyaan besar lantaran keduanya dinilai tidak berkepentingan dan tidak masuk tim seleksi. Secara terpisah, Kepala Bappeda Gianyar Gede Widarma Suharta membantah tudingan dewan bahwa dirinya hadir saat seleksi Sekda Gianyar pada 7 dan 8 Januari lalu. ‘’Saya dari tanggal 5 hingga 9 cuti. Di kampung ada upacara matatah anak-anak saya. Itu dikatakan saya hadir dalam seleksi, padahal saya tidak hadir,’’ katanya. Ditegaskannya, pada 5 hingga 9 Januari, prosesi matatah dise-

lenggarakan di kampung halamannya, Buleleng. Rangkaian upacara cukup padat. ‘’Eedan upakara cukup lama, tanggal 6 itu undangan adat di kampung, tanggal 7 itu puncak matatah, tanggal 8 itu resepsi, hingga tanggal 9 itu cuti istirahat,’’ jelasnya. Alasan lain dirinya tidak memenuhi panggilan DPRD Gianyar karena tidak mendapat izin Bupati dan Wakil Bupati. ‘’Surat perihal undangan rapat itu kan ditujukan kepada pimpinan. Dan pimpinan memang tidak memperkenankan saya untuk hadir. Jadi, tidak mungkin saya membantah perintah pimpinan,’’ ungkapnya. (kmb35)

Optimalkan PAD

BPKAD Ingatkan Pentingnya Sinergi Antarinstansi Gianyar (Bali Post) Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gianyar. Salah satu upaya yang ditempuh yakni intensifikasi pajak dan retribusi daerah melalui sinergi dengan instansi terkait hingga tingkat desa. Hal itu terungkap dalam pertemuan yang dilangsungkan BPKAD di Ruang Sidang Bappeda dan Litbang Gianyar, Selasa (23/1) kemarin. Kepala BPKAD Kabupaten Gianyar I Wayan Ardana mengatakan, sosialisasi ini dimaksudkan untuk menyatukan persepsi antara Pemkab Gianyar khususnya BPKAD sebagai viskus Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dengan pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan terhadap regulasi untuk peningkatan PAD sesuai perundang-undangan yang berlaku khususnya dalam kaitannya pelaksanaan program intensifikasi pa-

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Suasana pertemuan membahas upaya peningkatan PAD. jak dan retribusi daerah. Menurutnya, intensifikasi pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan PAD dengan cara mengoptimalkan pendapatan dari objek pajak dan retribusi

yang sudah ada. ‘’Misalnya dengan kegiatan audit atau pemeriksaan pajak, membuat tim intensifikasi pajak dan retribusi daerah yang melibatkan kecamatan dan desa serta instansi terkait,’’ terang Ardana.

Sementara ekstensifikasi pajak dan retribusi merupakan kegiatan perluasan subjek pajak dan retribusi daerah yang sebelumnya belum tersentuh. Hal ini dapat dilakukan dengan menjalin kerja sama antara

pemerintah daerah dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk menghimpun data potensi pajak dan retribusi daerah. ‘’Setiap suatu produk hukum, wajib diketahui masyarakat umum. Pada momen ini, kami perlu koordinasi dengan camat dan kepala desa se-Kabupaten Gianyar agar upaya peningkatan PAD menjadi optimal,’’ terang Ardana. Dia menambahkan, pada tahun 2017, target PHR dari pajak hotel yakni Rp 147.824.600.000 dan terealisasi sebesar Rp 153.925.720.059 atau 104,33 persen. Pajak restoran ditargetkan Rp 88.000.000.000 dan terealisasi Rp 90.881.673.806 atau 103,27 persen. Pajak Hiburan dari target Rp 50.500.000.000 terealisasi sebesar Rp 51.936.867.958 atau 102,85 persen. Sementara Pajak Air Tanah yang ditargetkan Rp 5.000.000.000, hanya terealisasi Rp 4.236.087.864 atau 84,72 persen. (kmb35)


JEMBRANA

10

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Penambangan Liar di Sungai Bilukpoh

Ketua Pecalang Pungut Restribusi, Kasusnya Diserahkan ke Inspektorat Negara (Bali Post) Kasus penambangan liar di sungai Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo, hingga kini masih berlanjut. Selain sejumlah sopir truk, petugas juga mengamankan ketua pecalang berinisial I Nengah SW (52) yang diduga memungut retribusi. Setelah dilakukan pendalaman, kasus ini akan diserahkan ke Inspektorat Jembrana. Hal ini dibenarkan Anggota Tim Tindak Satgas Saber Pungli Ipda Made Pasek seizin Kapolres Jembrana dan Kasat Reskrim Polres Jembrana, Selasa (23/1) kemarin. Ipda Pasek mengatakan dalam pemeriksaan, Nengah SW memungut uang Rp 15 ribu per truk yang mengambil bahan material berupa tanah, pasir dan batu (sirtu) di sungai di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring. Pelaku mengaku melakukan pungutan itu sejak, Sabtu (6/1) lalu tanpa adanya surat resmi. Kegiatan itu dilakukan atas suruhan pemucuk banjar yaitu Nyoman G, Made WW, Made SD, LPY, Wayan W dan. Pungutan itu dilakukan rapat di rumah Nyoman G pada, Jumat (5/1) siang. Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa para sopir truk yang mengambil bahan material di sungai Bilukpoh dipungut retribusi. Saat itu, Nengah SW ditugaskan sebagai tukang pungut retribusi untuk sekali pengambilan. Uang tersebut setelah dipotong 25 persen oleh tukang pungut disetor kepada bendahara banjar yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan adat di Banjar Adat Bilukpoh kangin. Saat diamankan, dari tangan pelaku disita barang bukti berupa buku catatan rekap penerimaan uang dan uang tunai Rp 610 ribu. “Kasus ini akan kami serahkan ke Inspektorat Jembrana. Nanti, jika kami temukan adanya pidana, maka unit Tipiter yang akan tangani sesuai pasal 158 UURI No. 4 Tahun 2009 yo pasal 56 ke 2e KUHP yaitu memberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin usaha pertambangan dipidana dengan penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” jelas Pasek. (kmb)

Bali Post/olo

LONGSOR - Material longsoran senderan rumah warga di Lingkungan Pangkung Gayung mengakibatkan akses jalan antarkelurahan sempat tertutup.

Diguyur Hujan Lebat

Banjir di Tiga Banjar, Longsor di BB Agung Negara (Bali Post) -

Bali Post/kmb

TUNJUKAN BB - Petugas menunjukkan barang bukti (BB) dalam kasus penambangan liar di sungai di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo.

Ditimpa Pohon Kelapa, Rumah Warga Hancur

Negara (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana, Senin (23/1) lalu, tak hanya menimbulkan banjir dan tanah longsor. Pohon kelapa setinggi 7 meter pun ikut tumbang dan menimpa rumah milik I Nyoman Muliartha alias Mang Tha (48) di Banjar Kebebeng, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo. Akibatnya, rumah yang belum selesai dibangun itu hancur. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sebab, pemilik rumah saat itu tidur di rumahnya yang lagi satu. “Kejadiannya (pohon kelapa tumbang-red) sekitar pukul 01.00 Wita. Untung saat kejadian tidak tidur di rumah tersebut. Saya dan istri tidur di rumah yang satunya lagi. Rumah yang tertimpa ini belum selesai dibangun,” kata Muliartha saat ditemui di lokasi, Selasa (23/1) kemarin. Sementara Perbekel Mendoyo Dangin Tukad I Gusti Agung Kade Bambang Sumitra yang langsung datang ke TKP mengatakan pihaknya menerima laporan bahwa ada warganya yang kena musibah. Ia pun langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Begitu mengetahui kejadian itu, ia langsung membuat laporan ke kabupaten. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian material sekitar Rp 3.000.000. (kmb)

Kabupaten Jembrana sejak Senin (22/1) hingga Selasa (23/1) kemarin, diguyur hujan lebat. Akibatnya, terjadi bencana alam di sejumlah titik. Tak hanya banjir di tiga banjar yakni di Banjar Melaya Tengah Kelod, Banjar Melaya Tengah Kaja dan Banjar Sumbersari, tetapi juga bencana tanah longsor di Lingkungan Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale (BB) Agung, Kecamatan Negara. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk banjir di tiga banjar tersebut, ketinggian airnya mencapai 80 cm. Puluhan rumah warga tergenang lantaran volume air dari hulu sangat besar. Akhirnya, air bermuara di tiga banjar ini. Sebab, permukaan tanah di tiga banjar ini lebih rendah dibandingkan tujuh banjar lainnya di Desa Melaya. “Di tiga banjar ini memang rutin terjadi banjir setiap tahunnya,” kata Perbekel Melaya I Made Mara kemarin. Ia berharap penangan-

an banjir ini harus segera dilakukan. Bahkan, jika memungkinkan dilakukan pencegahan supaya ketika musim hujan tidak terjadi banjir lagi di tiga banjar tersebut. Pemerintah mesti mencarikan solusi dalam penanggulangan banjir dan bencana lainnya. “Saya harap, pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal ini (bencana banjir - red),” harapnya. Selain banjir, bencana longsor juga terjadi di Ling-

kungan Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Senderan rumah milik Nyoman Tastra tergerus sehingga menutupi badan jalan penghubung Pangkung Gayung-Pendem. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Material longsoran berupa tanah, batu dan besi pondasi berjubel di tengah jalan. Akibatnya jalur tembus ke Kelurahan Pendem itu sempat tertutup selama beberapa jam.

Bali Post/kmb

TINJAU - Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Jefri Marsono Hanok didampingi Muspika Melaya, Kadis PU Kabupaten Jembrana dan lainnya ketika meninjau lokasi jembatan putus di Desa Blimbingsari, Selasa (23/1) kemarin.

Untuk menanggulangi akses jalan antar-kelurahan itu, warga bersama petugas gabungan dari Tagana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bhabinkamtibmas bergerak cepat membersihkan material tersebut. Pembersihan puing-puing material itu dilakukan secara material bergotong royong. Sekitar pukul 12.00 Wita, akses jalan yang sempat tertutup sejak dinihari, bisa kembali dilalui kendaraan. “Walaupun kecil, jalur ini sering dilalui kendaraan roda empat, terutama untuk angkut hasil bumi,” ujar salah satu warga setempat. Sementara saat kejadian longsor, Tastra yang baru pulang setelah dirawat di rumah sakit

mengaku sedang tidur. Tepat pukul 03.00 Wita, terdengar suara gemuruh di sekitar rumahnya. “Saya lihat keluar sudah ambrol (senderan halaman depan - red),” ucapnya. Untungnya longsoran itu hanya terjadi pada bagian halaman depan rumah. Dengan kondisi sekarang ini, Tantra mengaku khawatir rumahnya yang berada di tebing setinggi lima meter dari jalan akan ikut ambrol. Begitu juga dengan bangunan dapur yang berada di pinggir senderan juga terancam tergerus. “Yang ambrol ini panjangnya sekitar 13 meter. Sebenarnya memang sudah ada retakan sedikit. Mungkin dari sana air masuk dan menggerus senderan itu,” terangnya. (kmb26/kmb)

SELAIN banjir dan longsor, hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Jembrana juga menyebabkan jembatan di Banjar Ambyarsari Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana, putus. Jembatan berukuran sekitar 7 meter tersebut merupakan penghubung antardesa. Putusnya jembatan itu membuat warga tidak bisa lewat. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Jefri Marsono Hanok didampingi Muspika Melaya, Kadis PU Kabupaten Jembrana, Wayan Darwin, Kepala Desa Blimbingsari Jhon Romy serta Babinsa dan Bhabinkantibmas, langsung turun ke lokasi, Selasa (23/1) kemarin.

Menurut keterangan warga setempat hujan yang disertai petir sudah turun sejak beberapa minggu terakhir. Seringnya terjadi hujan menyebabkan air meluap. Bahkan, dalam kejadian tersebut nyaris menimbulkan korban jiwa. Sebab, saat kejadian (jembatan ambruk - red) itu, I Made Mastika (47) melintas di sana dan sempat terjatuh. Korban hanya mengalami luka lecet pada pelipis mata kiri, kaki kiri dan dadanya dirasakan sakit. Sementara, sepeda motor Honda Astrea Grand DK 6144 BY yang dikendarinya mengalami kerusakan. Ketika itu korban hendak memberikan pakan kepada ayamnya di kandang. (kmb)

Jembatan Putus

Tender Ulang Diprediksi Kembali Gagal

Proyek ”Multiyears” RSUD Diminta Dievaluasi

Bali Post/kmb

HANCUR - Atap rumah milik I Nyoman Muliartha di Banjar Kebebeng, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, terlihat hancur setelah ditimpa pohon kelapa.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Negara (Bali Post) Tender pembangunan RSUD Negara secara multiyears (tiga tahun) pada tahun lalu gagal. Untuk itu, tender ulang kembali dilakukan. Namun, tender tahun ini kemungkinan besar kembali gagal, sehingga proyek infrastruktur untuk menunjang peningkatan status rumah sakit (RS) semakin tertunda. Padahal pembangunan gedung-gedung baru itu sudah sangat dibutuhkan RS tersebut. Mengetahui kondisi ini, Komisi C DPRD Jembrana meminta agar rencana pembangunan secara multiyears tersebut mesti dievaluasi. Dari sidak yang dilakukan komisi yang membidangi infrastruktur diketahui sedang berlangsung proses tender ulang pembangunan sarana RS dengan pagu anggaran Rp 186 miliar. Namun dari informasi, dari 25 perusahaan yang mengikuti tender tersebut, hanya satu yang dinyatakan lolos administrasi. Kini sudah memasuki tahap evaluasi teknis dan harga. Akan tetapi, dikhawatirkan tender ulang ini gagal. Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Sus-

rama, Selasa (23/1) kemarin mengatakan, pembangunan sarana RS dengan sistem multiyears itu tidak berjalan efektif. “Sebenarnya pembangunan sudah mulai 2017. Tetapi tidak terwujud pada tahun itu. Sekarang (tender ulang) juga akan berpotensi gagal,” kata Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan ini. Karena Pemkab Jembrana menginginkan untuk segera mewujudkan kekurangan sarana RS itu, menurut Gus Susrama perlu evaluasi. “Banyak faktor gagal lelang. Bisa dikarenakan persyaratan pelelangan ataupun dari sisi harga pagu yang ditetapkan,” ucapnya. Menurutnya persyaratan pelelangan hendaknya tidak berlebihan. Akan tetapi, tidak melanggar peraturan presiden (perpres) atau aturan terkait. Kemudian dari sisi harga, semestinya juga perlu ada penyesuaian dengan kondisi material tahun 2018 ini. Bila memang dirasa sulit dilakukan multiyears, bisa juga secara bertahap sesuai kemampuan daerah. Pemerintah tidak perlu memaksakan. Ketika itu terjadi, tentunya efek yang dirasakan oleh pengusaha

di daerah. Apalagi saat ini sejumlah bangunan sudah telanjur dibongkar. Bila kembali gagal tender, lokasi yang akan dibangun itu semakin lama kosongnya. Kendati saat ini dipasangi penutup terpal oleh pihak manajemen, akan mengundang tanda tanya dari masyarakat, terutama para pasien. “Dengan kondisi seperti saat ini jelas akan berpengaruh pada psikis pasien. Perlu ada evaluasi agar pengerjaan sarana RS ini segera dilakukan,” tegasnya. Dari pengamatan yang dilakukan, pascadibongkarnya sejumlah bangunan lama di areal RSUD Negara, di sepanjang lorong jalan yang melintasi lokasi tersebut ditutupi terpal. Sedikitnya ada lima unit gedung yang kondisinya seperti itu, yakni eks bangunan sal-sal. Penutup sementara itu juga sebagai K3RS (Keselamatan, Kesehatan Kerja Rumah Sakit). Rencananya setelah ada tahap pembangunan, akan ditutup lebih permanen dan lebih rapi sehingga tidak terlihat seperti sekarang ini. Namun, melihat hasil tender yang berpotensi kembali gagal, pemasangan terpal ini akan semakin lama. (kmb26)

Bali Post/olo

TERPAL - Lorong jalan menuju sejumlah sal di RSUD Negara ditutupi terpal. Setelah gagal tender tahun lalu, pembangunan sarana RS ini berpotensi tertunda.


Rabu Wage, 24 Januari 2018

BULELENG

11

Perekaman E-KTP Sasar Warga Binaan Lapas Singaraja Singaraja (Bali Post) – Selain masyarakat umum, warga yang menjalani pembinaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja juga disasar perekaman data kependudukan dengan sistem jemput bola. Petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Selasa (23/1) kemarin, melayani perekamanan KPT elektronik (e-KTP) bagi warga binaan lapas. Kendati hanya satu orang, petugas tetap sigap melayani perekamanan data kependudukan. Sekitar lima menit, petugas merekam data kependudukan warga binaan, Agus Kartika, asal Singaraja. Setelah perekaman ini, Kartika tinggal menunggu sampai e-KTP dicetak. Kartika mengatakan, dirinya belum memiliki e-KTP. Karena itu, ia ingin memiliki KTP karena keluarganya akan mengurus surat-surat keperluan sekolah anaknya dan juga mengurus BPJS. Diketahui kalau dia belum melakukan perekamanan e-KTP, petugas Disdukcapil pun menyarankan agar dirinya meminta izin kepada pimpinan lapas. Pada Jumat (19/1) lalu, lapas kemudian melayangkan surat permohonan perekamanan kepada Disdukcapil. “Keluarga mau urus surat anak-anak sekolah dan KTP lama dan diminta cari keterangan di lapas untuk bisa membuat e-KTP,” katanya. Menurut Kartika, pelayanan perekamanan oleh Disdukcapil membantu warga. Model pelayanan langsung ke lokasi (jemput bola) ini diakuinya memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk siapa pun warga termasuk dirinya yang sedang menjalani pembinana di lapas tetap mendapat pelayanan administrasi kependudukan. “Sangat terbantu karena walau di tahanan tetap dilayani perekamanan, sehingga surat-surat kependudukan tetap bisa dilengkapi yang sangat penting untuk surat-surat yang lain,” katanya. Sementara itu, Kepala Seksi Pendataan Penduduk Ni Wayan Sukayasih mengatakan, perekamanan dengan sistem jemput bola ini siap melayani permintaan dari pihak siapa pun termasuk dari lapas. Hal ini sesuai komitmen pemerintah dalam memberikan pelayananan administrasi kependudukan dengan optimal. Terkait dengan hasil perekaman atas permohonan yang bersangkutan, Sukayasih mengatakan datanya masih diolah kembali melalui sistem aplikasi yang sudah ada. Setelah lengkap, nantinya e-KTP milik warga binaan itu akan dicetak dan dibawakan langsung ke lapas. (kmb38)

Bali Post/kmb38

ROBOH – Sebuah rumah di Dusun Bangah, Desa Panji roboh hingga rata dengan tanah. Diduga rumah ini roboh karena suda lapuk dan fondasinya tergerus air irigasi.

Rumah Roboh, Seorang Nenek Tertimbun

Bali Post/kmb38

KTP – Seorang warga binaan Lapas Kelas II B Singaraja melakukan perekamanan e-KTP, Selasa (23/1) kemarin.

Pendistribusian KIS Dikeluhkan

Singaraja (Bali Post) – Pendistribusikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) mendapat keluhan. Pemberian rekomendasi KIS dinilai tidak tepat sasaran. Ketua Komisi III DPRD Buleleng Made Putri Nareni di gedung DPRD Buleleng, Selasa (23/1) kemarin, mengaku pernah mohon bantuan ke Dinsos agar salah satu warganya dari Desa Les yang menjalani operasi di RSUD mendapat KIS untuk meringankan biaya pengobatan. Tetapi saat itu Dinsos berdalih bahwa kuota KIS sudah habis. Anehnya, di hari yang sama dengan waktu yang berbeda, warga yang dimohonkan rekomendasi justru sudah mendapatkan KIS lewat bantuan orang lain. Ia mengaku kejadian dialami 18 Januari 2018. Kala itu, ia mengaku diminta tolong oleh salah satu warganya agar bisa mendapatkan KIS untuk meringankan biaya operasi di rumah sakit. Nareni mengaku berusaha menghubungi Kadisos Gede Komang agar warganya diberikan rekomendasi untuk mendapat KIS. ‘’Dari koordinasi saya katanya kuota KIS sudah habis. Sorenya warga yang saya mohonkan justru sudah mendapatkan KIS lewat bantuan orang lain. Kok aneh saat saya mohon dibilang habis, tetapi kenapa orang lain justru diberikan,’’ katanya. Dia mengaku sempat menanyakan masalah itu kepada Kadisos, namun jawaban yang didapat tidak bisa diterima. Untuk itu pihaknya berharap agar pengelolaan KIS terhadap orang tidak mampu lebih trasparan agar kasus yang dialami tidak terulang. ‘’Tahun 2017 juga begitu, saya mohon dibilang kuota habis, dan sekarang juga demikian dibilang kuota habis, saya mohon ini harus diperbaiki sistemnya,’’ katanya. Sementara itu, Kadisos Gede Komang saat dikonfirmasi membantah kalau dibilang pembagian KIS tidak transparan. Selama ini rekomendasi KIS itu tetap diberikan kepada warga kurang mampu atas usulan perbekel desa. Saat Ketua Komisi III Nareni menyampaikan permohonan rekomendasi KIS, pihaknya tidak diberikan data yang lengkap. Justru permohonannya lewat telepon. Sedangkan orang lain yang mengurus permohonan yang sama terhadap warga yang dimohonkan oleh Nareni, datang dengan data dan persyaratan yang lengkap. ‘’Orang lain yang mengurus dengan data dan persyaratan lengkap ada tanda tangan dari kepala desa. Selama sesuai prosedur saya berikan. Sampai minta kepada masing-masing kepala desa agar mengusulkan warganya kurang mampu mendapat KIS,’’ tegasnya. (kmb38)

Suara Buleleng

Singaraja (Bali Post) – Sebuah rumah di Dusun Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada roboh, Selasa (23/1) kemarin. Pemiliknya, Ketut Sepi (60), terluka karena terkena reruntuhan bangunan saat kejadian. Nenek yang sehari-hari berjualan di pasar ini kehilangan uang Rp 20 juta dan beberapa perhiasan emas dalam musibah tersebut. Informasi yang dikumpulkan di lokasi kejadian, cuaca di Desa Panji saat itu mendung. Sekitar pukul 12.00 Wita, rumah beratap seng dengan dinding batu bata itu tiba-tiba roboh. Sebagian temboknya roboh hingga menutup setengah badan jalan di sebelah barat dan sebagian lagi bongkahan beton dan atapnya roboh menutup saluran irigasi di sebelah timur. Saat roboh menimbulkan suara benturan, sehingga warga keluar rumah dan menemukan rumah itu ambruk dan rata dengan tanah. Warga melihat korban

tertimbun di saluran irigasi. Korban tertimbun dan tubuhnya terlindungi kasur. Korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Korban hanya mengalami benjol pada dahi dan tangannya luka lecet. Korban kemudian dipindahkan ke rumah tuanya di Dusun Kelod, Kauh Desa Panji. Anak korban, Komang Sukadana (46), menceritakan secara pasti dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut. Dia mendadak diberi tahu oleh warga yang menemukan rumah korban roboh. Setelah dicek, benar rumah

orangtuanya itu roboh. Beruntung, orangtuanya selamat dan hanya mengalami luka ringan. Meski demikian, orangtuanya kehilangan uang hasil berjualan di pasar yang diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Uang itu diduga dihanyutkan air irigasi tepat di bawah fondasi rumah. Dia berusaha mencari uang termasuk kalung dan cincin emas juga hilang dan gagal ditemukan. Menurut Sukadana, orangtuanya menempati rumah di atas tanah milik Desa Panji itu sejak 40 tahun silam. Sejak itu, kondisi rumahnya,

atap dan temboknya sudah rapuh. Dia dan kerabatnya sudah berusaha membujuk agar orangtuanya bisa pindah ke rumah tua di Kelod Kauh, namun orangtuanya menolak tanpa alasan yang jelas. Diduga karena termakan usia, sehingga fondasi yang berbatasan langsung dengan saluran irigasi itu tergerus hingga akhirnya rumah ambruk. Sementara itu, seorang warga Putu Emi Relawati menuturkan, sebelum kejadian, dia mendengar suara benturan keras. Dia pun keluar rumah dan menemukan rumah nenek Sepi sudah rata dengan tanah. Dia terkejut setelah melihat sang nenek tertimbun di saluran irigasi. Melihat korban berusaha keluar sendiri, Emi yang sebagai perawat Postu Desa

Ambil Sisa Perlengkapan Ngaben

Pemulung Diamankan

Singaraja (Bali Post) – Seorang pencari barang bekas (pemulung), AP (41), asal Singaraja terpaksa diamankan ke Kantor Desa Pengelatan, Kecamatan Buleleng, Selasa (23/1) kemarin. Pasalnya, AP tidak sengaja mengambil sisa perlengkapan upacara ngaben di Setra Dalem Alit Banjar Adat Kajanan, Desa Pakraman Pengelatan. Tak hanya berurusan dengan pihak warga dadia yang melangsungkan upacara ngaben, AP juga mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada polisi. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan,

upacara ngaben ini baru saja selesai digelar pada Jumat (19/1) lalu. Tercatat 37 sawa dan seorang melangsungkan ngaben dengan tingkatan ngelungah. Keterangan sejumlah warga, AP mengambil sisa perlengkapan upacara ngaben itu sekitar pukul 09.30 Wita. Warga sempat mengingatkan agar AP tidak mengambil perlengkapan upacara itu. Akan tetapi AP tetap megambil perlengkapan upakara itu. Belum sempat meninggalkan setra, dia akhirnya diamankan warga ke kantor Perbekel Desa Pengelatan. Saat diamankan, sisa perleng-

kapan upakara seperti bokor aluminium, sejumlah potongan besi, kawat yang sudah terbakar, dan sarana lain telah dimasukkan dalam karung yang rencananya akan dijual kembali. Saksi yang sekaligus Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengelatan I Wayan Sukerena mengatakan, dia tidak sengaja menemukan AP mengambil barang bekas di areal setra. Setelah didekati, ternyata AP mengambil sisa perlengkapan upakara ngaben. Barang itu diambil dengan cara menggali tanah bekas perlengkapan upakara itu dikubur

pada kedalaman antara 15 sampai 30 centimeter. Melihat kejadian itu, Sukerena kemudian mengamankan AP ke kantor perbekel untuk dipertemukan bersama pihak keluarga dadia yang menggelar upacara ngaben. “Pekerja yang kebetulan mengerjakan penyenderan di areal setra melihat dia (AP -red) melakukan penggalian, dan cek memang perlengkapan upakara itu diambil dan langsung saya ajak ke perbekel,” katanya. Perbekel Desa Pengelatan Nyoman Budarsa mengatakan, untuk sementara pihak keluarga dadia yang

Perlu Tenaga Guru dan Dokter

Guru dan dokter di Buleleng agar diangkat menjadi pegawai negeri. Misalnya, tenaga guru yang sudah lama mengabdi dan kualitasnya mumpuni agar diprioritaskan, begitu pula untuk tenaga dokter. Buleleng masih membutuhkan banyak tenaga dokter spesialis. Gung Surya, Lovina

Potong Rumput Liar

Rumput liar di Jalan Yudistira menuju RSUD Buleleng mohon dibersihkan. Supaya lingkungan menjadi lebih terlihat bersih. Sengen, Nagasepaha

KIS untuk Masyarakat

Peruntukkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah untuk warga yang membutuhkan. Pemerintah informasinya juga akan menambah kuota kartu untuk masyarakat. Jadi, mereka yang belum dapat kartu agar segera mengurus di kepala desa. Mologan, Mayong

PNS Muda Berkompeten

Prioritaskan tenaga PNS muda yang berkompeten dan dibutuhkan pemerintah. Sedangkan, untuk PNS yang pensiun dilakukan pendataan. Setiap tenaga PNS baru masuk jangan sampai terlibat narkoba. Gung De, Ngurah Rai

Panji ini mencari bantuan hingga warga lain berdatangan membantu korban keluar dari puing reruntuhan bangunan. Menariknya, walapun sempat tertimbun dan setelah keluar dari puing reruntuhan, korban tetap ingin mencari uang simpananya sekitar Rp 20 juta. Namun karena kerabatnya datang menjemput, dia pun langsung dipindahkan ke rumah tuanya di Kelod Kauh. Pascakejadian itu, anak kroban dan kerabatnya berusaha memindahkan barang perlengkapan yang masih bisa diselamatkan. Sementara aparat desa sudah melakukan pendataan dan menyusun laporan kejadian bencana kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. (kmb38)

Bali Post/kmb36

DIAMANKAN – Seorang pemulung diamankan ke kantor Perbekel Desa Pengelatan karena ditemukan mengambil barang bekas sisa upacara ngaben di Setra Dalem Alit Banjar Adat Kajanan, Selasa (23/1) kemarin.

menggelar upacara ngaben itu masih melakukan pertemuan untuk menyepakati apakah kembali menggelar upacara atau tidak. Ini karena sisa perlengapan upacara ngaben yang diambil oleh AP itu sudah dikubur sesuai tradisi upacara ngaben di Desa Pengelatan. Barang seperti itu pantang untuk digali kembali. “Setelah kami fasilitasi, pihak keluarga dadia masih berunding. Bagaimanapun barang yang diambil itu sifatnya sakral. Karena ini sudah digali dan diambil, jadi selanjutnya akah dimusnahkan dan bentuk upacaranya seperti apa itu yang dirundingan, sehingga yang bersangkutan (AP - red) diminta untuk tetap diamankan dulu,” katanya. Perwakilan Dadia Pasek Gelgel Sibang Kaja Wayan Sayang (68) mengaku akan melakukan musyawarah bersama 88 kepala keluarga (KK) yang ikut dalam upacara pengabenan. Dia tidak berani memutuskan secara sepihak. Ini karena kejadian harus diselesaikan dengan melaksanakan upacara sesuai kepercayaan Hindu. Apalagi, upacara ngaben digelar dadia setiap 10 tahun sekali dan menelan biaya sekitar Rp 200 juta. Sementara itu, AP berdalih tidak tahu kalau bokor bekas dan kawat terbakar itu masih disakralkan. Dia memperkirakan barang-barang tersebut berada di tempat pembakaran setra. Rencananya, barang itu akan dijual kembali dan memang memiliki nilai jual mahal dibandingkan barang bekas jenis lain. “Tidak sengaja saya ambil barang itu karena sudah bekas dibakar. Tadi saya juga sudah minta maaf, dan saya korek-korek di lokasi pembakaran itu ada bokor bekas dan saya ambil untuk dijual lagi,” tegasnya. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Rabu Wage, 24 Januari 2018

SOSOK Klungkung ”Masadu” PROGRAM smart city sudah di-launching Pemkab Klungkung pada Desember 2017. Ini salah satunya menawarkan layanan pengaduan yang bernama “Klungkung masadu”. Namun, oleh masyarakat belum dimanfaatkan secara maksimal. Sekitar satu bulan berjalan, tercatat baru ada delapan pengaduan, yang sebagian besar berupa kerusakan jalan. “Belum banyak yang memanfaatkan aplikasi ini. Padahal bisa diunduh di play store,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klungkung, I Wayan Parna, Selasa (23/1) kemarin. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini menyebutkan masyarakat masih lebih cenderung menyampaikan keluhannya di media sosial, seperti facebook. Padahal, itu belum tentu bisa ditanggapi dengan cepat. Bahkan, terkadang menuai tanggapan negatif. Berbeda dengan “Klungkung Masadu”. Keluhan langsung diterima command center dan langsung diteruskan ke OPD terkait. “Keluhan yang sudah kami terima sudah seluruhnya langsung diterima OPD terkait. Bisa diakses secara cepat,” terangnya. Menurutnya, pengaduan yang disampaikan bukan hal negatif. Namun justru bisa menjadi bahan untuk merancang perencanaan membangunan daerah. “Dari sini juga bisa diketahui kualitas kerja OPD. Bisa dilihat dari kecepatan menanggapi pengaduan. Ke depan, hal-hal berkaitan dengan keperluan publik juga bisa terakses melalui ini,” sebutnya. Mengingat itu sangat penting, sosialisasi terus dilakukan ke masyarakat. Diharapkan, seluruh persoalan yang terjadi di lapangan bisa tersampaikan dengan baik. Selain itu, pemkab juga terus melakukan langlah-langkah percepatan dalam menanggapi keluhan tersebut. “Kami juga terus mengevaluasi. Supaya program ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” pungkasnya. (sos)

KLUNGKUNG MEMILIH

Bali Post/sos

PILKADA - I Wayan Sutena (dua dari kanan) bersama Anak Agung Gde Anom (dua dari kiri) memberikan keterangan pers terkait perhelatan pilkada di Sekretariat DPC PDI-P Klungkung, Selasa (23/1) kemarin.

Pilkada 2018

Pengusung Bagia Tegaskan akan Jaga Kondusivitas Semarapura (Bali Post) Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung sudah berjalan. Menyusul hal tersebut, PDI-P sebagai pengusung Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) menegaskan akan mengkuti segala proses dan menjaga kondusivitas. Tidak ada aksi memanasi lawan, apalagi bertarung fisik. Wakil Ketua Organisasi DPD PDI-P Bali I Wayan Sutena menyatakan pada tahapan pilkada, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 sudah mulai berjalan. Keputusan tersebut harus didukung oleh masyarakat. “Kami di PDI-P memiliki kewajiban untuk ikut memperjuangkan. Kami turut mengawal,” ungkapnya. Mantan Ketua DPRD Klungkung ini juga menyatakan pada hajatan politik lima tahunan ini, partai pengusung dan pendukung tidak diperkenankan mengoreksi hal yang semestinya tak pantas dilakukan. Namun harus mampu menjual program. Bahkan ditegaskan, tidak ada aksi memanasi lawan, apalagi beradu fisik. “Siapa yang baik, bisa menyentuh masyarakat, itu yang mendapat kepercayaan. Mudah-mudahan paket yang kami usung mendapat pilihan,” ungkapnya saat jumpa pers di Sekretariat DPC PDI-P Klungkung, Selasa (23/1) kemarin. Meski bakal pasangan calon sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemasangan baliho maupun atribut lainnya belum dilakukan. Hal itu juga dipandang sebagai cara untuk menghindari keributan di masyarakat. Sebab, belum ada regulasi terkait hal tersebut. “Kami menunggu regulasi dari KPU. Di mana saja lokasi boleh memasang. Nanti yang kami pasang juga tidak isi atribut negara,” tegasnya. Ketua DPC PDI-P Klungkung Anak Agung Gde Anom pun menyatakan demikian. Pada pertarungan itu harus benar-benar berjalan secara kondusif, sesuai regulasi yang ada. “Kami cinta damai. Soal menang kalah, sudah biasa,” tandasnya. (kmb45)

JEBOL - Plafon gedung DPRD Klungkung jebol sebelum di-“pelaspas”.

Bali Post/sos

Baru Selesai, Plafon Gedung DPRD Sudah Jebol

Semarapura (Bali Post) Plafon gedung DPRD Klungkung yang baru tuntas dibangun pada Desember 2017, kini sudah jebol. Hal tersebut diduga akibat adanya kebocoran pada lantai yang memicu masuknya air hujan. Parahnya lagi, hal itu terjadi sebelum di-pelaspas. Sesuai pantauan, Selasa (23/1) kemarin, jebolnya plafon tersebut terjadi di lantai dasar yang difungsikan untuk parkir. Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian DPRD I Ketut Sukla mengungkapkan hal itu telah berlangsung, Jumat (19/1). Saat itu, muncul rembesan air dari lantai II. “Saat itu hujan. Air masuk ke lantai. Kemungkinan kontruksi lantai kurang bagus. Mungkin ada celah.

Jadinya air merembes ke plafon dan mengakibatkan jebol,” jelasnya. Kerusakan tersebut, kata pejabat asal Nusa Penida ini telah disampaikan kepada pelaksana yang masih memiliki kewajiban untuk pemeliharaan selama enam bulan dari penyerahan yang

berlangsung 8 Desember 2017. “Pelaksana sudah menyatakan siap untuk memperbaiki. Kemarin sudah mengecek ke sini,” ungkapnya. Ia pun menyebutkan gedung yang pembangunannya menelan anggaran Rp 2.236.451.000 itu belum

di-pelaspas. Hal tersebut masih menunggu hari baik. Sesuai rencana, gedung itu akan dijadikan ruang sekretariat, mengurangi kekroditan bangunan yang ada saat ini. “Untuk jadwal melaspas masih ditanyakan. Kapan baiknya,” imbuhnya. Anggota Komisi II DPRD Klungung I Gde Artison Andarawata mengatakan kerusakan tersebut harus segera tertangani. Bahkan diharapkan dilakukan pemeriksaan pada bagian lain untuk mengantisipasi mun-

culnya hal serupa. “Ini perlu ditangani segera. Meskipun masa pemeliharaan masih,” ucapnya. Untuk diketahui, sebelum muncul kerusakan sebelum berumur jagung, pembangunan gedung lantai III yang berlokasi di sisi selatan itu juga tak tuntas sesuai kontrak. Terjadi keterlambatan 20 hari. Namun, pelaksana sudah dikenakan denda per hari seperseribu dari nilai kontrak. “Denda sudah jalan,” pungkasnya. (kmb45)

Temu Wirasa di Kecamatan Dawan

Pemkab Komitmen Garap Sektor Pariwisata

TEMU wirasa yang digelar Pemkab Klungkung terus berlanjut. Setelah Kecamatan Banjarangkan dan Klungkung, Selasa (23/1) kemarin menyasar Kecamatan Dawan yang dipusatkan di Banjar Ulunsui, Desa Sampalan Klod. Pada acara yang dihadiri ratusan masyarakat dan tokoh ini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan komitmen untuk membangkitkan potensi pariwisata untuk mendongkrak pendapatan daerah. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekda Klungkung Ketut Suayadnya yang membuka kegiatan acara menyatakan program temu wirasa rutin berlangsung setiap tahun yang menyasar seluruh kecamatan. Tujuannya untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menerima saran maupun kritik untuk program atau kegiatan

Bali Post/ist

BAGIKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membagikan kartu JKN-KIS kepada masyarakat saat temu wirasa, Selasa (23/1) kemarin. pembangunan di Kabupaten Klungkung. Usai memaparkan program pemkab dan berbagai inovasi yang sudah dibuat, serta capaian yang sudah berhasil diperoleh selama

4 t a hun ke p e m i m p ina nnya bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Bupati Suwirta menyampaikan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depannya. Khusus

di Kecamatan Dawan, menurutnya ada banyak potensipotensi yang bisa digarap. Seperti Pantai Belatung dan Goa Lawah, Desa Pesinggahan. Tahun ini, itu akan disulap menjadi rest area sehingga mampu mendongkrak pariwisata. Rencana ini juga terintegrasi dengan garam yang kini masih digeluti sejumlah masyarakat, sehingga bisa tetap bertahan. Anggaran yang dipersiapkan pun tak tanggung-tanggung, yakni mencapai Rp 3,5 miliar. “Potensi pariwisata cukup besar. Ini terus kami bangkitkan. Kami ingin masyarakat juga terlibat dalam pembangunan,” tegasnya. Mendukung hal tersebut, di Kecamatan Dawan juga akan digelar festival Goa Lawah sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Selain yang dipaparkan itu, peningkatan pendapatan

juga dilakukan dengan ektensifkasi potensi lain, seperti pembangunan pelabuhan segitiga emas dan menyulap eks Galian C sebagai objek wisata baru. “Galian C memiliki potensi yang luar biasa karena merupakan kawasan strategis pariwisata. Ke depan Klungkung harus mengambil langkah-langkah ekstensifikasi agar PAD Klungkung meningkat,” ungkap bupati asal Nusa Ceningan ini. Dalam sesi penyampaian aspirasi, masyarakat sangat mengapresiasi programprogram yang sudah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung, di antaranya bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi serta inovasi lain yang sudah memberikan dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan. Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta juga membagikan kartu JKN-KIS kepada sejumlah masyarakat. (ad1130)

Produksi Gula Merah di Besan

Dihantui Produk Oplosan, Regenerasi Kian Sulit PRODUKSI gula merah di Desa Besan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung masih digeluti puluhan masyarakat. Namun, belakangan penjualannya harus “berperang” dengan gula oplosan yang masuk dari daerah lain. Dihadapkan situasi demikian, produsen terus melakukan inovasi untuk menarik minat pembeli. Selasa (23/1) siang kemarin, dari kejauhan, celah atap dapur Ni Luh Wirasmini, warga Banjar Kawan, Desa Besan penuh dengan kepulan asap. Warnanya putih. Memperlihatkan tengah menyalakan api dengan kayu bakar. Baunya sangat khas. Saat disambangi, ia nampak sibuk. Mengaduk cairan yang tertampung dalam wajan berukuran besar. Wajan nampak sudah berumur. Warnanya hitam. Tampilannya masih bagus. Tangannya seakan tak ada henti menggerakkan sendok dengan tangkai berukuran besar. Nyala api membara. Memancarkan panas, mengucurkan keringat. Namun tak ada keluh kesah yang terlontar. Seolah seluruhnya sudah

menjadi sahabat. Itulah rutinitasnya setiap hari. Sebagai pembuat gula merah berbahan nira kelapa. Industri rumahan yang tergolong langka di masa kini. Sehari, perempuan satu anak ini bisa memproduksi 5 kilogram gula. Menghabiskan nira 65 liter. Produksi masyarakat lokal. Kualitasnya sangat baik dan manis. Bukan layaknya nira yang diperjualbelikan sekadar untuk minum. Gula buatannya sudah terkenal. Tak hanya di wilayah Klungkung. Tetapi juga kabupaten lain di Bali. “Peminatnya cukup banyak. Kualitasnya banyak yang bilang bagus,” tuturnya. Di tengah prospek yang tergolong menjanjikan, pemasaran gula ini mulai terbelit

persoalan. Tersaingi produk dari daerah lain. Produk yang diduga oplosan. Kehadirannya membuat harga gula lokal sempat merosot. Bahkan sepi. “Gara-gara itu, harga gula hanya Rp 15 ribu per kilo,” katanya. Untungnya, hal tersebut tak membuat usaha yang telah ada secara turun-temurun ini tak gulung tikar. Masih bisa bertahan. Strateginya, meyakinkan pembeli bahwa produknya memiliki kualitas baik. Selain itu, juga ada inovasi tampilan. Tak hanya kemasan dengan berat 1 kilogram. Tetapi menjadikannya permen yang sangat pas untuk souvenir acara pernikahan. Bahkan, ini sangat dilirik. Terobosan itu diperkenalkan warga Australia pada 2013. “Kalau sekarang harganya sudah tergolong baik. satu kilo Rp 20 ribu. Untuk yang kemasan permen dengan cetakan bentuk hati, jantung sekilo Rp 40 ribu per kilo. Kalau musim nikah, cukup

laris,” kata perempuan paruh baya ini. Selain gula biasa, ia juga memproduksi gula semut. Bentuknya layaknya gula pasir. Warnanya saja yang berbeda. Coklat kekuningan. Hanya tak banyak yang berminat. Dari orang-orang tertentu saja. “Kalau ada yang pesan, baru buat. Prosesnya cukup lama. Kalau harga, Rp 50 ribu per kilo,” terangnya. Di tengah jeratan sejumlah tantangan, penjualan gula ini masih dilakukan secara mandiri oleh perajin. Campur tangan pemerintah kabupaten melalui instansi terkait masih nihil. Padahal, sangat diharapkan adanya sebuah gerakan yang mampu menjangkau pangsa pasar lebih luas. “Katanya penjualan akan dibantu BUMDes. Mudahmudahan bisa,” cetusnya. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, jumlah perajin juga semakin berkurang. Hanya sekitar 50 orang. Sangat berbeda dengan era 1990-an. Ada di

setiap rumah. Kini, generasi muda lebih memilih untuk mengadu nasib ke wilayah perkotaan. “Generasi yang sulit. Tidak ada yang bisa buat nira. Apalagi langsung buat

gula,” imbuhnya. Menyikapi persoalan itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku akan memerintahkan instansi terkait untuk memberikan pendamp-

ingan. Demikian pula pemasaran produknya. “Garam kami bangkitkan. Gula ini juga menjadi produk unggulan daerah. Ini potensinya cukup besar,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

PERAJIN GULA - Perajin gula di Desa Besan, Kecamatan Dawan. Di tengah kualitas produknya yang baik, kini dihantui masuknya gula oplosan.


Rabu Wage, 24 Januari 2018

Selasa Dini Hari Gunung Agung Empat Kali Erupsi Longsor Terjadi di Mana-mana Amlapura (Bali Post) Kendati turun hujan, Gunung Agung memperlihatkan aktivitas vulkaniknya. Dalam rentang waktu satu jam pada Selasa dini hari, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMMG) merekam empat kali letusan masing-masing pukul 02.31, pukul 02.45, pukul 02.49, dan pukul 02.57. Letusan hanya bisa terpantau melalui seismograf dari Pos Pantau Rendang. Pasalnya, saat itu Gunung Agung tertutup mendung tebal. Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana mengatakan, ketinggian kolom abu tidak terpantau, karena mendung sangat tebal. Tetapi terpantau adanya kilatan cahaya dari kawah. ‘’Kilatan cahaya itu terpantau pada erupsi kedua pukul 02.45,’’ katanya. Pada erupsi terakhir, aktivitas seismik didominasi gempa dahsyat yang tercatat di semua stasiun seismik dalam jarak 15 km dari kawah. Namun, dalam rentang waktu enam jam setelah erupsi terakhir, tremor menerus dengan amplitude tinggi, tercatat hanya oleh stasiun seismik di radius 6 km. Getaran itu terjadi saat hujan deras. Getaran itu diduga bersumber dari pergerakan air hujan di lereng gunung. ‘’Getaran itu kemungkinan besar terkait banjir,’’ katanya. Tanah Longsor Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu tanah longsor di sejumlah ruas jalan di Karangasem. Longsor juga sempat menutup separuh badan jalan di wilayah Sanghyang Ambu hingga membuat arus lalu lintas Amlapura-Candidasa tersendat. Longsor terparah di wilayah Banjar Kunyit, Kecamatan Rendang, yang sampai Selasa (23/1) sore kemarin, masih dalam penanganan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Karangasem sudah disibukkan urusan longsor sejak pagi hari. Sekitar pukul 09.00 Wita, satu tim reaksi cepat dari BPBD dikerahkan mengatasi longsor di Sanghyang Ambu. Di sana, longsor menggerus sebuah pohon berukuran sedang yang tumbuh di tebing di atas badan jalan. Bersamaan itu, tim dari Dinas PUPR meluncur ke arah Selat untuk mengatasi longsor yang menutup ruas jalan Amlapura-Rendang di wilayah Desa Muncan. Longsor juga menimbun separuh badan jalan dan penanganannya dilakukan secara manual. ‘’Untuk di Kunyit, ditangani personel PUPR,’’ terang Kepala Pelaksana BPBD Karangasem I.B. Ketut Arimbawa. Cuaca ekstrem juga memicu pohon tumbang. Di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu. Sedikitnya terdapat tiga titik pohon tumbang yang melintang di jalan umum. Tim BPBD melakukan penanganan bersama warga setempat. Masih di Desa Ban, curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan 100 meter areal kuburan di Banjar Panek tergerus. Arimbawa mengatakan rentetan kejadian longsor itu dipicu hujan deras Senin (22/1) lalu. Saat itu, intensitas hujan sangat tinggi yang disertai petir. Hujan berlangsung sejak pagi sampai tengah malam. Di wilayah Banjar Asak, Desa Pertima, Kecamatan Karangasem, petir menyambar konduktor jaringan kabel di tiang listrik hingga menyebabkan padamnya arus listrik semalaman. Selama hujan, wilayah Kota Amlapura dikepung banjir. Banjir terparah di seputaran Jalan Ngurah Rai dan di ruas jalan yang menuju ke Jalan Gajah Mada. Banjir itu disebabkan meluapkan air kali di Lingkungan Susuan yang notabene berada di daerah ketinggian. Selain karena volume air sangat tinggi, banjir juga disebabkan buruknya sistem drainase. (kmb)

Bali Post/kmb

LONGSOR - Di Sanghyang Ambu terjadi longsor. Kejadian itu sempat mengganggu arus lalu lintas Amlapura-Candidasa.

Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

KARANGASEM

13

Faktor Cuaca Buruk

Drone Aeroterrascan Jatuh di Puncak Gunung Agung Amlapura (Bali Post) -

Drone AI 450 ER yang digunakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengambil sampel gas kawah Gunung Agung hilang kendali saat menjalankan misinya, Selasa (23/1) kemarin. Pesawat tanpa awak milik Aeroterrascan Bandung itu dipastikan jatuh karena faktor cuaca buruk. Drone ratusan juta rupiah itu hilang kontak ketika terbang di ketinggian 2.854 meter tepatnya 300 meter arah tenggara kawah Gunung Agung. Sebelumnya, drone itu lepas landas dari Lapangan Umum Kecamatan Selat sekitar pukul 10.24 untuk misi mengambil sampel multigas. Penerbangan itu merupakan penerbangan kelima dalam empat hari terakhir setelah dua hari lalu sukses menjalankan misinya. Seno Sahisnu dari Aeroterrascan mengatakan, drone tersebut memiliki kemampuan terbang selama 30 menit, menyesuaikan dengan kekuatan baterainya. Setelah lepas landas, drone sudah beberapa kali bermanuver di atas kawah. Namun ketika pilot mengirimkan sinyal perintah balik, pesawat mengalami gangguan. Pesawat itu tiba-tiba turun hingga ketinggian 600 meter hanya dalam beberapa detik. Setelah

itu, pesawat hilang dari jangkauan sinyal remote control. ‘’Ketinggiannya tiba-tiba drop ketika dibelokkan ke arah tenggara,’’ jelasnya. Pihak Aeroterrascan sebenarnya sudah mempersiapkan drone tersebut dengan matang sebelum misi terbang. Semua prosedur sudah dilalui dan pesawat dalam kondisi baik. Tidak ada kerusakan ataupun gangguan teknis sehingga meskipun cuaca tidak cerah, diyakini drone itu mampu menuntaskan misinya. Kerugian terbesar dari kecelakaan drone tersebut bukan pada drone-nya melainkan pada sensor multigas yang dibawa. Ugan Saing dari PVMBG mengatakan sensor multigas yang diterbangkan di atas kawah Gunung Agung itu merupakan barang langka. Sensor yang mampu mendeteksi konsentrasi gas karbon dioksida (CO2), air

Bali Post/kmb

DRONE JATUH - Penerbangan Selasa (23/1) kemarin menjadi penerbangan terakhir drone AI 450 ER. Pesawat tanpa awak Aeroterrascan Bandung itu hilang kontak dan dipastikan jatuh saat berada di ketinggian 2.854 di atas puncak Gunung Agung. (H2O), dan belerang (SO2) itu satu-satunya sensor milik PVMBG bantuan dari USGS Amerika Serikat. Sejauh ini belum ada sensor pengganti. Misi pengambilan sampel gas ke atas kawah itu belum bisa dilakukan. ‘’Kita akan

koordinasi lagi dengan pihak USGS Amerika agar bisa dibantu dengan alat sejenis,’’ katanya. Sementara itu, pihak PVMBG menegaskan misi penerbangan drone sangat penting untuk analisis kon-

disi Gunung Agung. Karenanya masyarakat yang menemukan ataupun mengetahui posisi jatuhnya drone agar segera menginformasikan ke Pos Pasebaya di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. (kmb)

Terkait Bantuan Keuangan Khusus

39 Desa Belum Setor Pertanggungjawaban 2017 Amlapura (Bali Post) Sebanyak 39 desa pakraman di Karangasem rupanya belum menyetorkan laporan pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali tahun 2017. Padahal, saat ini sudah memasuki tahun anggaran 2018. Situasi ini dimaklumi bagi desa yang berada di sekitar Kawasan Rawan Bencana (KRB). Tetapi, bagi desa lainnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bali, meminta agar laporan tersebut segera diselesaikan, sebelum anggaran BKK Provinsi tahun ini dicairkan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana mengatakan hal itu, Selasa (23/1) kemarin, usai memberikan sosialisasi BKK untuk desa pakraman, subak dan subak abian di Karangasem di Gedung UKM Center Amlapura. Sosialisasi itu mengundang klian desa, subak dan subak abian se-Karangasem, juga seluruh perbekel di Karangasem. Sebagaimana data Dinas PMD, desa-desa ini tersebar di seluruh kecamatan di Karangasem.

Antara lain, untuk wilayah Kecamatan Kubu. Di antaranya, Desa Dukuh, Kubu, Baturinggit, Sukadana, Ban, Tianyar, Tianyar Tengah, dan Tianyar Barat. Untuk Kecamatan Abang, di antaranya Desa Tiyingtali, Pidpid, Nawa Kerti, Labasari, dan Datah. Di Kecamatan Rendang di antaranya Desa Menanga, Pempatan, Besakih, Rendang, Nongan, dan Pesaban. Kecamatan Sidemen, di antaranya Desa Sinduwati, Sidemen, Telaga Tawang, Tri Eka Buana, Desa Talibeng, Lokasari, Wisma Kerta, Tangkup, dan Sangkan Gunung. Selain itu, juga Kecamatan Manggis, di antaranya Desa Gegelang, Antiga, Manggis, Ngis, Nyuh Tebel dan Antiga Kelod. Sementara, Kecamatan Bebandem dan Karangasem, masing-masing dua desa, di antaranya Desa Macang dan Bhuana Giri, serta Desa Tumbu dan Seraya Barat. Satu lagi di Selat, tinggal satu desa yakni Desa Sebudi. Pihaknya menargetkan BKK Provinsi Bali untuk desa pakraman, subak dan subak abian di

Karangasem, bisa cair Februari nanti. Karena itu, dia berharap desa yang belum mengumpulkan laporan pertanggungjawaban BKK 2017, agar segera dipenuhi. Selain itu, untuk mempercepat proses pencairan ini, pihaknya juga meminta proses pembuatan proposal dan RAB-nya juga dipercepat. ‘’Kalau bisa ke depan kita atur, agar dananya langsung masuk ke rekening desa pakraman, tidak lagi ke desa dinas,’’ kata Lihadnyana. Pihaknya ingin proses pencairan BKK tahun ini bisa dipermudah. Dia ingin fokus bagaimana membuat desa pakraman itu nyaman bekerja. Bahkan, tim verifikasi provinsi juga sudah diperingatkan agar tidak melakukan verifikasi terlalu ribet dan membuat bingung penerima BKK. ‘’Satu contoh misalnya, tim verifikasi jangan lagi terlalu merinci penggunaan BKK, khususnya untuk upacara adat. Misalnya, sarana upacara berupa daksina dan sarana di dalamnya jangan di rinci lagi. Itu ngapain?’’ tegasnya. Menurutnya, para perbekel, jro bendesa, klian subak dan

Amlapura (Bali Post) BPJS Kesehatan sedang berupaya menambah jumlah peserta BPJS. Sebab, saat ini jumlah warga yang menjadi peserta BPJS di Karangasem baru 318.666 jiwa. Sisanya 253.670 belum masuk ke dalam kepesertaan BPJS. BPJS Kesehatan Cabang Klungkung (juga mewilayahi Karangasem, Bangli dan Gianyar) mendorong Pemkab Karangasem agar memfasilitasi ribuan tenaga kontrak untuk didaftarkan menjadi peserta BPJS dari jalur Pekerja Penerima Upah (PPU). Kepala BPJS Klungkung Endang Triana Simanjuntak, belum lama ini, mengatakan

selama ini tenaga kontrak lebih memilih mendaftar sendiri-sendiri menjadi peserta BPJS Kesehatan melalui jalur Pekerja Mandiri. Jika pemkab mau memfasilitasi mereka, nantinya ribuan tenaga kontrak ini bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan melalui jalur PPU. ‘’Jalur PPU ini banyak kelebihannya. Yang terdaftar satu, tetapi yang ditanggung lima orang. Yakni kepala keluarga, istri dan tiga orang anaknya,’’ kata Endang. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri merespons baik dorongan BPJS Kesehatan ini. Sebab, tenaga kontrak di Karangasem jumlahnya mencapai ribuan dan belum

ditanggung BPJS. Dia meminta Dinas Sosial Karangasem memetakan lebih jauh, sebelum pihaknya mengambil kebijakan. ‘’Kalau ini memungkinkan, tentu kami akan support apa yang menjadi program BPJS Kesehatan,’’ katanya. Dari analisis Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Karangasem, total jumlah tenaga kontrak di Karangasem saat ini mencapai 3.200 orang. Sebagaimana arahan Perpres Nomor 111 Tahun 2013 tentang perubahan atas Perpres Nomor 12 tentang Jaminan Kesehatan, Pasal 16 B disebutkan iuran jaminan kesehatan bagi peserta penerima upah, sebesar 5 persen dari gaji atau

Bali Post/kmb31

SOSIALISASI BKK - Bendesa, klian subak dan subak abian saat hadir dalam sosialisasi BKK Provinsi Bali di Gedung UKM Center, Amlapura. subak abian itu adalah ‘’darah daging’’ pemerintah. Kesakitan mereka juga harus dirasakan pemerintah. Bahwa itu semua disebabkan pemerintah sendiri yang membuat rumit. Bahkan, dia meminta kalau bisa RAB dan proposal BKK tahun ini bisa dikirim ke email, sehingga setelah sudah benar, baru dipanggil menghadap ke

Denpasar. Ini untuk mengatasi persoalan prajuru adat atau perbekel sendiri harus bolak-balik ke Denpasar hanya saat mengurus proposal. BKK untuk desa pakraman tahun ini sudah dinaikkan dari Rp 200 juta menjadi Rp 225 juta. Untuk subak dan subak abian tahun ini nilainya masih tetap. (kmb31)

upah. Dari iuran sebesar itu, 3 persen di antaranya harus dibayar oleh pemberi kerja dan 2 persen lagi oleh penerima kerja atau peserta. Dengan jumlah tenaga kontrak sebanyak 3.200 orang, dihitung menggunakan pendekatan UMR Karangasem sebesar Rp 2.180.000, maka 3 persen dari total UMR ini, sebesar Rp 65.400. Artinya, jumlah anggaran pemerintah daerah yang diperlukan untuk mengcover tenaga kontrak ke dalam BPJS jalur PPU mencapai Rp 2.511.360.000 selama setahun, hasil dari 3.200 jiwa kali Rp 65.400 kali 12 bulan. Persoalan ini juga sempat menjadi perhatian Komisi

IV DPRD Karangasem saat rapat kerja dengan eksekutif dan BPJS Kesehatan, Senin (22/1) lalu. Sejumlah legislator juga mendorong agar Pemkab Karangasem bisa berperan memfasilitasi tenaga kontrak menjadi peserta BPJS Kesehatan dari jalur PPU, sehingga layanan kesehatan di rumah sakit bisa didapat secara gratis oleh tenaga kontrak. Apalagi ditanggung bersama istri dan juga tiga anak. Sebab, jika Pemkab Karangasem tak melakukannya tentu akan bertentangan dengan perintah Perpres Nomor 111 Tahun 2013 tentang perubahan atas Perpres Nomor 12 terkait Jaminan Kesehatan. (kmb31)

BPJS Dorong Pemkab Fasilitasi Tenaga Kontrak Jadi Peserta

Suasana Mencekam, Listrik Padam

Hujan Lebat Disertai Petir Menyambar Hujam lebat Senin (22/1) malam hingga Selasa (23/1) pagi kemarin, memimbulkan suasana sangat mencekam. Sebab, hujan lebat itu terus terjadi sepanjang hari. Bahkan, disertai kilatan petir bergemuruh sepanjang malam. Petir itu menyambar infrastruktur milik PLN, hingga mengakibatkan pemadaman listrik cukup lama. Apa pemicunya sehingga tampak ada kesulitan terkait perbaikan jaringan kerusakan pada PLN itu? KERUSAKAN infrastruktur milik PLN salah satunya terjadi di sepanjang jalan Desa Bugbug, Timbrah sampai Asak, Kecamatan Karangasem. Sambaran petir itu menyebabkan konduktor 4 GW terputus, sehingga kejadian itu menyebabkan listrik padam. Proses penormalan dilakukan malam itu juga. Namun karena hujan turun sangat

lebat sepanjang malam sampai pagi, proses penormalan itu menjadi terhambat. ‘’Proses recovery (pemulihan) saat ini masih berlangsung hingga pagi,’’ kata Kepala PLN Rayon Karangasem Putu Surya Atmaja, Selasa (23/1) kemarin. Setelah proses pemulihan, tengah malam itu listrik sempat kembali normal. Tetapi, untuk memastikan

keamanannya, paginya kembali dilakukan perbaikan agar proses penormalan itu benarbenar berjalan baik. ‘’Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Dampak dari cuaca memang paling susah diantisipasi,’’ ujarnya. Hujan dengan kilatan petir ini diakui warga setempat membuat situasi mencekam. Warga sampai tak berani keluar rumah. Sebab, sambaran petir itu dirasakan sangat dekat. Seperti yang diutarakan warga yang tinggal di sekitar titik sambaran petir di Desa Pertima. Masyarakat mengaku sejak petir pertama itu menggelegar, langsung menutup rapat pintu dan bergegas mematikan televisi. Bahkan, sinyal

HP android pun langsung dinonaktifkan, agar tidak memicu serangan petir. ‘’Malam itu petir rasanya ada di atas atap rumah. Ternyata benar, titik kerusakan kabel PLN yang disambar petir itu tidak jauh dari rumah,’’ kata salah satu warga Desa Pertima, Ketut Indra Kusuma. Cuaca ekstrem ini, diakui Surya Atmaja, terjadi di seluruh Bali. Selama 22 Januari malam, ada 15 laporan kerusakan jaringan listrik akibat hujan lebat disertai petir. Sambaran petir juga terjadi di daerah lain. Akibat hujan disertai petir itu mengakibatkan kerusakan serupa di beberapa wilayah di Karangasem. Seperti di Candidasa, Ulakan, Manggis,

Bali Post/gik

PERBAIKAN JARINGAN - Petugas PLN saat melakukan perbaikan jaringan listrik yang disambar petir. Antiga, Tenganan, Bungaya ke depan. Jika masih disertai warga sekitar bisa segera dan sekitarnya. Hujan lebat petir dan mengakibatkan menyampaikan kepada pihak ini diperkirakan terus ber- kerusakan infrakstruktur mi- PLN, u n t u k s e g e r a b i s a lanjut dalam beberapa hari lik PLN, pihaknya berharap diperbaiki. (gik)


TABANAN

14

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Bali Post/kmb28

EVAKUASI - Petugas BPBD dibantu pihak kepolisian dan TNI saat melakukan evakuasi di sejumlah titik longsor di Kecamatan Penebel.

Penebel Hujan

Terjadi Empat Titik Longsor Tabanan (Bali Post) Bencana longsor tidak hanya terjadi di Kecamatan Baturiti hingga menewaskan dua orang yang merupakan pasangan suami istri di Banjar Bukit Catu, Desa Candikuning. Sesuai catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir yang dipicu hujan deras mengguyur sejak Senin (22/1) lalu, menyebabkan terjadi empat titik longsor di Penebel, Selasa (23/1) kemarin. Beruntung longsor di Kecamatan Penebel itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya material longsor sempat menutup sebagian badan jalan. “Paling banyak material longsor di Banjar Dinas Gunungsari Kelod, Desa Jatiluwih, tetapi material longsoran itu sudah dievakuasi petugas, dibantu pihak kepolisian, TNI dan warga menggunakan alat manual,” beber Kepala BPBD Tabanan I Gst Ngurah Sucita, Selasa kemarin. Dikatakannya, material longsor itu sempat menutupi badan jalan setinggi 15 meter dan lebar 5 meter, di Banjar Dinas Gunungsari Kelod, Desa Jatiluwih, Penebel. Tanah longsor itu berasal dari lahan milik warga setempat, Mangku Heri (55). Dikatakannya, selain Kecamatan Baturiti dan Penebel, sejumlah wilayah lainnya juga rawan terjadi bencana longsor. Usai mendapat laporan, petugas tim reaksi cepat BPBD langsung melakukan evakuasi. Hal yang sama juga rawan terjadi di Kecamatan Selemadeg dan Pupuan. Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya mengatakan, dari laporan yang diterimanya Selasa kemarin, sekitar pukul 24.30 wita, sebagian jalan raya di Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan tertutup material longsor dengan ketinggian 2 meter dan lebar 1,5 meter. Longsoran itu berasal dari tanah milik Pan Juli (55), pengusaha asal Banjar Dinas Babahan Kanginan. Longsor juga terjadi di Banjar Bolangan, Desa Babahan dengan ketinggian 4 meter dan lebar 2 meter dari lahan milik I Wayan Mayun (57) wiraswasta, alamat Banjar Penebel Kaja, Desa Penebel. “Saat ini. jalan sudah bisa dilewati kendaraan, setelah dilaksanakan pembersihan oleh anggota BPBD Tabanan, dibantu personel Polsek Penebel,” ucapnya. (kmb28)

Sektor Pertanian Bisa Akses KUR

Tabanan (Bali Post) Tahun ini, suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) 7 persen. KUR itu tidak hanya membantu usaha kecil menengah. Bantuan permodalan ini juga menyasar sektor pertanian tanaman budi daya padi. Kepala Bank BPD Bali Tabanan Ida Bagus Ary Wijaya Guntur, M.M. mengatakan hal itu, Selasa (23/1) kemarin. Menurutnya, permodalan untuk sektor pertanian selama ini berupa program Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan (LUEP). Sementara waktu, program itu dihentikan. Meski program ini dihentikan, permodalan untuk sektor pertanian masih bisa diakses melalui KUR. Hanya, kata Ary, meski KUR itu bisa diserap sektor pertanian tanaman budi daya padi, ternyata masih banyak petani yang enggan mengajukan kredit permodalan ke perbankan. Pasalnya, lahan yang mereka miliki cenderung terbatas alias di bawah satu hektar. Luasan yang kurang itu menyebabkan penghitungan keperluan modal bagi petani, di antaranya untuk membeli pupuk, bibit, hingga obat-obatan besarannya tidak sesuai. Sebab, modal yang diberikan perbankan jatuhnya kecil. ‘’Pembiayaan di sektor pertanian acuannya adalah luasan lahan. Luas lahan itulah yang menjadi dasar penghitungan keperluan produksi di pertanian dan menjadi dasar besaran KUR yang diberikan,’’ ujarnya. Karena pengaruh cuaca yang tidak menentu, pemasukan petani tidak pasti, kapan panennya. Mereka takut tidak bisa membayar cicilan, sehingga sebagian besar urung mengakses KUR. ‘’Jadi, bukan perbankan yang tidak berpihak kepada petani. Namun, petani sendiri yang tidak percaya diri mengajukan kredit ke perbankan. Persoalannya, dari lahan yang kurang, atau tidak pastinya hasil panen,” paparnya. Karena alasan itu, lanjut Ary, saat ini KUR itu belum ada terserap oleh petani. Padahal salah satu tujuan KUR itu membiayai sektor pertanian. Berbeda dengan sektor petenakan, perikanan yang beberapa sudah memanfaatkan bantuan kredit penguatan modal dari perbankan. (kmb24)

Bumdes Perlu SDM Andal Tabanan (Bali Post) Untuk bisa mengembangkan potensi dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa, Pemkab Tabanan mendorong setiap desa membentuk Bumdes. Saat ini, Tabanan sudah memiliki 79 Bumdes. Bahkan, Bumdes itu sudah berjalan. Tahun 2017 lalu, 30 di antaranya mendapatkan pelatihan membentuk Bumdes. Dari 79 Bumdes Bali Post/kmb24 yang sudah berjalan, 10 Roemi Liestyowati Bumdes di antaranya bisa lebih berkembang optimal. Kepala BPMD Tabanan Roemi Liestyowati didampingi Kasi PUEM (Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat) Made Sudira, Selasa (23/1) kemarin memaparkan, untuk mengembangkan Bumdes itu, diperlukan SDM yang andal. Hal inilah yang menjadi perhatian Pemkab Tabanan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Tabanan. SDM andal itu sangat penting agar potensi di desa masingmasing lebih cepat terlihat. Karenanya, pihak BPMD selalu melakukan pelatihan di desa-desa yang hendak membentuk Bumdes itu di samping diperlukan suntikan dana Rp 200 juta, untuk bisa membeli bahan baku produk Bumdes itu. ‘’Selain anggaran membeli bahan baku produk Bumdes itu, juga diberikan bantuan peralatan yang mendukung. Tentu dibantu sesuai proposal yang diajukan oleh Bumdes tersebut. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan daerah’’ ujar Roemi. Ia mengakui, namun masih ada desa yang belum bisa memaksimalkan potensi Bumdes yang ada di desanya. Namun, dengan pembinaan secara terus-menerus, diyakini secara bertahap desa itu akan bisa mengembangkan potensi tersebut. ’’Kuncinya ada pada SDM. Bila SDM-nya mumpuni, maka pengembangkan potensi di desa itu akan bisa dilakukan lebih optimal,’’ ujarnya. Terkait pemasaran, saat ini sudah disediakan sarana dari Pemkab Tabanan melalui Bumda. ‘’Jadi, pasar sudah ada. Sekarang tinggal desa itu mengembangkan potensinya melalui Bumdes. Hasilnya nanti disalurkan ke Bumda,’’ imbuh Roemi. (kmb24)

Bali Post/kmb28

LONGSOR - Longsor di Kecamatan Baturiti mengakibatkan dua orang tewas tertimbun. Tampak warga dan petugas mengevakuasi sepeda motor.

Tanah Longsor

Pasutri Tewas Tertimbun Material

Tabanan (Bali Post) -

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Tabanan, Selasa (23/1) kemarin, mengakibatkan longsor di sejumlah wilayah. Kerusakan terparah terjadi di Banjar Bukit Catu, Desa Candikuning. Pasangan suami-istri, Mistari (43) dan Murniati (41), asal Kampung Duren, Desa Gondosuli, Kecamatan Pakuniran, Probolinggo, Jawa Timur, ditemukan tewas tertimbun material longsor di rumah bedeng yang sudah ditempati sejak tiga tahun lalu. Rumah bedeng itu berada di atas lahan milik Bendesa Adat Bukit Catu I Wayan Puja Umbara. Korban merupakan pekerja perkebunan sayur miliknya. Dari pantauan di lapangan, longsor selebar lima meter dengan ketinggian enam meter itu pertama kali diketahui oleh warga yang juga rekan korban saat melintas menuju ke kebun itu. Dirinya pun kemudian menghubungi aparat desa yang selanjutnya mengecek ke lokasi kejadian itu. “Sampai di lokasi, saya lihat ada sepeda motor tertimbun dan sebuah gundukan seperti kampil. Namun setelah dikorek ternyata manusia,” ucap I Wayan

Sarma, Klian Dinas Bukit Catu, didampingi Perbekel Desa Candikuning I Made Mudita. Dengan alat seadanya, ia dibantu warga masyarakat setempat melakukan evakuasi secara manual. Dan benar, dalam tumpukan material longsor tersebut ditemukan dua korban dalam posisi saling berpelukan. Posisi kepala menghadap ke timur, dan berada pada titik lokasi di mana pasangan itu kerap tidur. Hal serupa juga disampai-

kan Perbekel Candikuning, I Made Mudita. Dikatakannya, material longsor itu berasal dari areal perkebunan milik warga bernama I Putu Sudarta. Malam sebelum kejadian dikatakannya hujan sangat deras mengguyur Kecamatan Baturiti, sehingga sejumlah tanah menjadi labil. Kondisi korban dikatakannya saat pertama kali dilihat, berpelukan. Wajahnya lebam dan lengannya diduga tertimpa batako yang digunakan pagar rumah jenis bedeng tersebut. Bagian

kakinya patah. “Keluarga korban sudah kita hubungi. Rencananya, kedua jenazah itu akan dihantar pulang ke rumah duka di Jawa Timur,” ujarnya.

Yatim Piatu Kejadian longsor yang menyebabkan pasutri asal Jawa Timur ini tewas tertimbun membawa duka mendalam bagi Fauzi (19), anak korban. Sesekali ia berusaha mengingatkan klian dinas setempat untuk membantunya membawa jenazah kedua orangtuanya pulang kampung agar bisa disemayamkan. “Mohon dibantu ya pak,” ucapnya lirih kepada Klian Dinas Bukit Catu I Wayan Sarma. Pria bertubuh kurus ini mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum mendapat informasi kedua orangtuanya tewas tertimbun. Bahkan, ia mengaku

sebelum kejadian, Senin (22/1) malam, sempat ngobrol bersama kedua orangtuanya, sembari menunggu hujan reda. Kemudian Fauzi memutuskan kembali ke tempat kosnya pukul 20.30 Wita. “Biasanya saya juga ikut tidur di sini. Cuma kemarin kebetulan ingin balik ke rumah kos, tetapi pagi sudah denger berita duka. Saya kaget langsung datang ke sini,” ucapnya. Fauzi mengatakan kedua orangtuanya sudah tinggal di rumah bedeng di atas lahan milik bendesa adat ini hampir tiga tahun. “Orangtua saya bekerja di perkebunan milik pak bendesa, sementara saya kerja di tempat cuci mobil di Bukit Catu,” katanya. Fauzi sendiri akan ikut mengantar jenazah kedua orangtuanya untuk disemayamkan di kampung halamannya. (kmb28)

Korban Dibantu Tabanan (Bali Post) Kejadian tanah longsor hingga menyebabkan pasangan suami-istri tewas tertimbun di Dusun Bukit Catu, Desa Candikuning, Baturiti mendapat perhatian Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Bahkan, Bupati memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta kepada keluarga korban. Bantuan itu diserahkan Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita yang diterima anak kedua korban, Ahmad Fauzi, di depan Ruang Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Tabanan, Selasa (23/1) kemarin. Korban meninggal Mistari (43) dan Murniati (41) itu merupakan pasutri asal Probolinggo, Jawa Timur yang

hampir tiga tahun ini bekerja sebagai buruh sayur. Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bupati terhadap warga yang terkena musibah. ”Ini wujud kepedulian Ibu Bupati terhadap warga yang terkena musibah. Semoga bantuan ini bisa meringankan biaya pemulangan, dan juga penguburan di Jawa Timur,” ungkapnya. Terkait banyaknya kejadian bencana itu, Sucita mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap bahaya tanah longsor maupun bahaya lainnya. Sebab, belakangan ini cuaca ekstrem

hujan disertai angin kencang. Dari data BPBD wilayah rawan longsor di Tabanan ada di sejumlah kecamatan seperti Baturiti, Penebel, dan juga Pupuan. Terkait bantuan yang diterimanya, Ahmad Fauzi mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Tabanan, khususnya Ibu Bupati, karena kepeduliannya atas musibah yang menimpa orangtuanya. “Terima kasih Ibu Bupati. Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Tentu ini akan sangat membantu kami meringankan beban proses pemulangan hingga penguburan orangtua kami di Jawa Timur,” kata Ahmad Fauzi. (kmb28)

Bali Post/kmb28

SERAHKAN BANTUAN - Kepala BPBD Tabanan saat menyerahkan bantuan dari Bupati Tabanan kepada keluarga korban longsor.

Durian Kunyit Dikembangkan

Rasanya Sangat Khas Selain Tahan Hujan Produksi perkebunan di Tabanan tidak sebatas kopi dan manggis. Buah durian pun sangat potensial, terlebih penyuka buah jenis ini sangat banyak di Bali. Karenanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi durian itu hendak dikembangkan durian kunyit. Ada dua desa yang memiliki potensi durian jenis itu di Tabanan, yaitu Desa Belimbing dan Desa Jelijih Punggah. Bagaimanakah mempercepat proses pengembangan jenis durian kunyit ini? TOKOH Desa asal Pupuan I Gusti Nyoman Omardani, Selasa (23/1) kemarin, mengatakan pengembangan durian kunyit itu perlu dilakukan. Alasannya, keberadaan buah durian kunyit itu sudah mulai jarang ditemukan. ‘’Durian kunyit ini, hanya ada di Desa Belimbing dan Desa Jelijih Punggah. Memang hanya terdapat dua wilayah itu. Saat ini keberadaan durian itu cukup sulit ditemukan,” katanya. Menurutnya, durian kunyit itu memiliki ciri khas terutama pada warna yang mencolok kuning. Memang seperti warna kunyit. Rasanya manis, berdaging tebal dan ketika matang tidak sulit ketika mengupasnya. Kelebihan lain, buahnya tidak cepat rontok, meski sering diterpa hujan. Istimewanya durian

ini berbuah sepanjang tahun. Karena kelebihan ini serta keberadaannya yang sudah mulai jarang, pada 18 Januari lalu, baik Desa Belimbing dan Desa Jelijih Punggang, telah meminta bantuan ke Badan Penyuluh Teknologi Pertanian (BPTP) Provinis Bali, Dinas Pertanian Bali dan Dinas Pertanian Tabanan untuk mengecek jenis durian kunyit itu. Pohon durian kunyit itu kata Omardani, umumnya berbuah saat usia delapan tahun. Dengan teknologi pertanian, baik proses tumbuh maupun berbuahnya diyakini bisa lebih dipercepat. Kabid Pengembagan Produksi dan Hortikulturan, Wayan Suandra, menambahkan, pihaknya telah mengecek pohon durian kunyit tersebut bersama-sama BPTP. Saat ini, prosesnya baru tahap identi-

fikasi. Untuk mengembangkan durian kunyit itu, harus ditetapkan dulu sebagai pohon induk. Untuk itu memerlukan beberapa tahap salah satunya indetifikasi pohon. ‘’Datanya harus lengkap, untuk bisa diajukan sebagai pohon induk,’’ ujarnya. Kelengkapan data itu bisa terpenuhi jika pohon sudah menghasilkan buah matang. Sementara saat ini di Desa Belimbing pohon durian kunyit itu belum menghasilkan buah. Sedangkan, di Desa Jelijih Punggah buahnya belum matang atau tua. Jika nanti sudah menjadi pohon induk, lanjut Suandra maka pengembangan durian kunyit itu bisa melalui batang yang ditanam ke pohon durian tersebut. ‘’Maksudnya sebagai pohon induk nantinya pohon akan

dicari batang-batangnya sebagai tempat penempelan atau pengembangan secara vegetatif. Pasalnya, durian ini jika ditumbuhkan lewat biji memakan waktu delapan tahun agar bisa berbuah,’’ jelas Suandra. Dengan pengembangan lewat batang, diharapkan pohon yang dihasilkan lebih cepat tumbuh dan juga berbuah tanpa mengurangi kelebihannya. Selain itu den-

gan pengembangan seperti itu, durian kunyit itu bisa dipatenkan sebagai durian asal Tabanan. Selain rasa dan tekstur, kata Suandra, kelebihan durian kunyit itu tahan terhadap hujan. Jika durian lain, bunga dan buahnya cepat rontok pada musim hujan. Berbeda dengan durian kunyit, buah maupun bunganya tidak cepat rontok meski diterpa hujan. (san)

Bali Post/san

DURIAN KUNYIT - Proses identifikasi durian kunyit di Desa Jelijih Punggah Pupuan beberapa waktu lalu.


15

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Chiangrai Atasi Bali United

Hasil Pertandingan Liga Inggris Swansea City vs Liverpool 1-0 -------------------------------------------------------------------1. Man City 24 21 2 1 70-18 65 2. Man Utd 24 16 5 3 49-16 53 3. Chelsea 24 15 5 4 45-16 50 4. Liverpool 24 13 8 3 54-29 47 5. Tottenham 24 13 6 5 47-22 45 6. Arsenal 24 12 6 6 45-31 42 7. Leicester 24 9 7 8 36-32 34 8. Burnley 24 9 7 8 19-21 34 9. Everton 24 7 7 10 26-39 28 10. Watford 24 7 5 12 33-44 26 Pencetak gol : 21 - H. Kane (Tottenham Hotspur). -------------------------------------------------------------------Liga Italia Juventus vs Genoa 1-0 -------------------------------------------------------------------1. Napoli 21 17 3 1 45-13 54 2. Juventus 21 17 2 2 50-15 53 3. Lazio 20 13 4 3 53-25 43 4. Inter 21 12 7 2 36-16 43 5. Roma 20 12 4 4 31-15 40 6. Sampdoria 20 10 3 7 39-30 33 7. Milan 21 9 4 8 27-28 31 8. Atalanta 21 8 6 7 31-27 30 9. Udinese 20 9 2 9 34-28 29 10. Torino 21 6 11 4 29-28 29 Pencetak gol : 20 - C. Immobile (SS Lazio). -------------------------------------------------------------------Jadwal Pertandingan Liga Italia Kamis (25/1) dini hari Lazio vs Udinese Sampdoria vs AS Roma -------------------------------------------------------------------Copa del Rey Kamis (25/1) dini hari Deportivo Alavés vs Valencia Real Madrid vs Leganés -------------------------------------------------------------------Piala Liga Kamis (25/1) dini hari Arsenal vs Chelsea -------------------------------------------------------------------Piala Prancis Kamis (25/1) dini hari PSG vs Guingamp Troyes vs Saint-Etienne Montpellier vs Lorient Tours vs Metz Biesheim vs Grenoble Foot 38 Saint-Lo Manche vs Les Herbiers Monaco vs Olympique Lyonn

Nadal Mundur di Perempatfinal Melbourne Unggulan pertama Rafa Nadal akan menjalani pemindaian Rabu (24/1) ini untuk mengetahui penyebab cederanya sehingga mundur pada set kelima Grand Slam Australia Terbuka pada pertandingan melawan Marin Cilic, Selasa kemarin. Nadal dalam kondisi tertinggal 0-2 namun kemudian mengundurkan diri. Ia mengaku merasa sakit pada bagian atas kaki kanannya pada pertandingan babak perempatfinal di lapangan Rod Laver Arena. Ini menjadi kali kedua Nadal mundur di babak perempatfinal setelah tampil 250 pertandingan Grand Slam. Insiden serupa pernah terjadi pada 2010 saat menghadapi Andy Murray. ‘’Ini bukan yang pertama,’’ kata Nadal yang menepis itu sebagai kutukan perempatfinal. ‘’Saya positif saja. Tapi hari ini saya kehilangan peluang lolos ke semifinal Grand Slam.’’ Nadal tercatat tujuh kali terhenti langkahnya di Grand Slam sepanjang akriernya. Lima kekalahan itu di antaranya terjadi lapangan biru Melbourne Park. Pada pertandingan lain Kyle Edmund menaklukkan lawannya yang merupakan unggulan ketiga Grigor Dimitrov dengan skor 6-4, 3-6, 6-3, 6-4 di Rod Laver Arena. Petenis non-unggulan berusia 23 tahun tersebut, yang tampil di perempatfinal Grand Slam untuk pertama kalinya, tidak memperlihatkan tanda-tanda gugup ketika ia tampil baik sepanjang pertandingan dengan mengandalkan forehandnya untuk meredam Dimitrov. Edmund merupakan satu-satunya petenis Inggris setelah juara Grand Slam tiga kali Andy Murray mengundurkan diri karena harus menjalani operasi pinggul. Di tunggal putri Elise Mertens membuat kejutan dengan menaklukkan unggulan keempat Elina Svitolina dengan skor 6-4, 6-0 untuk mencapai semifinal Australia Terbuka. Petenis Ukraina Svitolina mencatatkan laju sembilan kemenangan beruntun musim ini, namun ia dipecundangi petenis peringkat 37 dunia asal Belgia dalam waktu 73 menit di Rod Laver Arena. Mertens yang agresif mencatatkan 16 pukulan winner untuk memenangi set pembukaan, dan menahan rasa gugupnya untuk menambah tekanan kepada petenis peringkat empat dunia pada set kedua yang berlangsung berat sebelah. Petenis 22 tahun itu akhirnya mencatatkan pukulan winner ke-26 untuk memastikan pertemuan dengan Caroline Wozniacki atau Carla Suarez Navarro pada semifinal pertamanya di ajang Grand Slam. (kmb39/ rtr/ant)

Bali Post/rtr

Petenis Spanyol Rafa Nadal.

Bali Post/ist

TERSUNGKUR - Seorang pemain Bali United sampai tersungkur dalam upaya berebut bola dengan lawannya dari Chiangrai United, Thailand pada babak kualifikasi Liga Champions Asia (LCA), di Singha Stadium, Thailand, Selasa (23/1) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah Chiangrai United menang tipis atas tamunya, Bali United, dengan skor 2-1 pada babak kualifikasi Liga Champions Asia (LCA), di Singha Stadium Thailand, Selasa (23/1) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Rowan Arumughan (India), baik Chiangrai United maupun Bali United saling melancarkan serangan sejak kick-off. Bahkan, permainan terbuka masih berlanjut pada babak kedua, hingga laga berlangsung 2 x 45 menit, sama sekali belum terjadi gol. Akhirnya dilakukan babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit. Petaka bagi Tim Serdadu Tridatu justru terjadi pada babak ini. Ironisnya lagi, kedua gol ke-

menangan Chiangrai diciptakan pemain pengganti. Gol pembuka kemenangan Chiangrai United terjadi di menit ke-94 melalui sepakan Akarawin Sawasdee, yang mengoyak gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan. Pemain pengganti lainnya, Pathomphom Charoenrattana, juga menjebol gawang Wawan Hendrawan di menit ke-105. Tendangan keras Pathomphom menyusur kembali tak mampu dijangkau kiper Wawan Hendrawan. Tertinggal 0-2, Bali United berupaya bangkit. Alhasil, gocekan keras pemain naturalisasi Ilija

Spasojevic dari jarak jauh di menit ke-115, bolanya meluncur deras ke gawang, dan tak mampu dibendung kiper Chiangrai United Chatchai Bootprom. Sayangnya, gol indah yang dilesakkan Spasojevic tak mampu mengangkat prestasi timnya. Sampai akhir pertandingan, Chiangrai United unggul 2-1 atas Bali United. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro mengakui laga kedua tim sangat seru, baik Chiangrai United maupun Bali United samsama mengerahkan permainan terbaiknya. ‘’Saya kira anak-anak sudah maksimal, dan inilah sepak bola harus ada yang menang dan kalah,’’ jelas Widodo. (022)

Klopp Frustrasi London -

Penampilan buruk Liverpool di babak pertama saat melawan tim juru kunci Liga Inggris, Swansea City, membuat manajer Juergen Klopp marah dan frustrasi ketika mereka kalah 0-1 di Stadion Liberty, Selasa (23/1) kemarin. Klopp mengkritik para pemainnya karena tidak disiplin menjaga posisi mereka pada babak pertama. Kondisi itu berhasil dieksploitasi Swansea yang mencetak gol melalui pemain bertahan Alfie Mawson lima menit sebelum turun minum setelah sapuan buruk dari bek termahal Virgil van Dijk. ‘’Kami kalah pada permainan di babak pertama, bukan hanya karena kami kemasukan gol... Namun kami tidak mempertahankan posisi yang kami inginkan. Kami ingin melakukannya dengan berbeda, namun hal itu tidak berjalan lancar,’’ kata pria Jerman ini kepada Sky Sports. ‘’Kami frustrasi, tentu saja, dan saya frustrasi dan marah. Itu karena hal ini tidak diperlukan, apa yang kami lakukan hari ini,’’ tambahnya setelah timnya yang menghuni peringkat keempat gagal untuk memperbesar selisih dua gol atas Tottenham Hotspur pada persaingan untuk memperebutkan zona Liga Champions.

Liverpool tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan di semua kompetisi dan memulai laju empat kemenangan beruntun di liga dengan menghancurkan ‘’The Swans’’ dengan skor 5-0 pada 26 Desember. Namun rentetan ini berakhir setelah penampilan pertahanan tuan rumah yang gemilang dan dinaungi keberuntungan. Pasukan Klopp mendominasi penguasaan bola, namun dengan Swansea yang mengandalkan banyak pemain untuk bertahan, tim tamu kesulitan untuk membuka jalan. Penyerang Liverpool Roberto Firmino nyaris menyamakan kedudukan sebelum peluit panjang berbunyi, namun tan-

dukannya melewati tiang gawang, dan tembakan Adam Lallana untuk memanfaat-

kan bola pantul kemudian terdefleksi dan melebar. ‘’Peluang terbaik kami kurang-lebih adalah pada detik terakhir. Saya tidak tahu bagaimana hal itu dapat terjadi, bagaimana bola tidak masuk. Satu poin tentu saja akan bagus, namun itu bukan yang kami inginkan sebelum pertandingan,’’ kata Klopp. (rtr/ant)

Juve Tampil Kurang Impresif

Bali Post/net

SERAGAM BARU - Foto dari Instagram ini memperlihatkan Alexis Sanchez (kiri) dan Henrikh Mkhitaryan mengenakan seragam barunya. Sanchez tak lagi Arsenal tapi MU, sementara Mkhitaryan sebaliknya.

Sanchez dan Mkhitaryan Bertukar Klub

Manchester Manchester United mendapatkan penyerang Chile Alexis Sanchez dari Arsenal pada pertukaran dengan gelandang Henrikh Mkhitaryan setelah saga transfer ini akhirnya berakhir, Selasa (23/1) kemarin. Sanchez (29), yang kontraknya di Arsenal akan habis pada akhir musim, bergabung ke klub yang bermarkas di Old Trafford itu setelah rival sekotanya, Manchester City, mengundurkan diri dari persaingan. Media Inggris melaporkan bahwa Sanchez, yang akan mengenakan nomor punggung ikonik yakni nomor 7, bergabung ke klub itu dengan kontrak empat setengah tahun. Sedangkan Arsenal mengumumkan bahwa kapten Armenia Mkhitaryan, yang berusia 29 tahun, telah meneken kontrak jangka panjang. ‘’Saya gembira untuk bergabung ke klub terbesar di dunia. Kesempatan untuk bermain di stadion bersejarah ini dan untuk bekerja bersama Jose Mourinho merupakan sesuatu yang tidak dapat saya tolak,’’ kata Sanchez. ‘’Saya sangat bangga untuk menjadi pemain Chile pertama yang bermain untuk United dan saya berharap saya dapat memperlihatkan kepada para penggemar kami di seluruh dunia mengapa klub mendatangkan saya ke sini.’’ Sanchez absen saat Arsenal menang 4-1 atas Crystal Palace pada akhir pekan lalu menjalani pemeriksaan media di Manchester sepanjang akhir pekan lalu. Ia dapat pergi begitu saja dengan status free transfer ketika kontraknya habis dalam waktu empat bulan lagi. City tidak lagi meneruskan ketertarikan pada Sanchez sementara manajer United Mourinho mendesak timnya untuk bisa mendapatkan pemain Chile ini. Sanchez mencetak 80 gol dari 166 penampilannya setelah klub London itu membelinya dari Barcelona sebesar 35 juta pound pada Juli 2014. Ia memenangi Piala FA 2015 dan 2017, di mana pada kedua ajang itu ia mencetak gol di final. Kepindahannya ke Old Trafford membuat Sanchez tak bisa tampil di Liga Champions musim ini. Selain itu, timnas Chile juga gagal untuk lolos ke putaran final Piala Dunia tahun ini. Sementara Mkhitaryan bergabung ke

Arsenal setelah 18 bulan membela MU. Ia mencatatkan 39 penampilan namun hanya mengoleksi lima gol. Ia bergabung dengan MU dengan kontrak empat tahun pada Juli 2016 dari Borussia Dortmund, di mana ia menjadi salah satu gelandang serang terbaik di Eropa. Sebelum bergabung ke Dortmund pada 2013, Mkhitaryan menghabiskan empat tahun di Donetsk, Ukraina, pertama bersama Metalurh dan berikutnya dengan Spartak. Ia bantu klub itu ‘’mengawinkan’’ Liga Ukraina dan Piala Ukraina dalam tiga musim beruntun antara 2011 sampai 2013. Ia terus menjadi pemain penting di tim Armenia dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka dengan 25 gol dari 70

pertandingan. Pemuncak klasemen Liga Inggris Manchester City mengumumkan gelandang berpengaruh Kevin De Bruyne telah setuju untuk meneken kontrak baru berdurasi lima tahun. Pemain Belgia itu didatangkan City dari Wolfsburg pada 2015 dan menjadi pemain kunci manajer Pep Guardiola. Sosok 26 tahun ini merupakan pemain penting untuk membantu pasukan Pep Guardiola memimpin klasemen Liga Inggris dengan 12 poin. Sumbangan delapan gol dan 13 assist-nya di semua kompetisi juga berkontribusi bagi City dalam mencapai 16 besar Liga Champions, semifinal Piala Liga, dan putaran keempat Piala FA. (rtr/ant)

Turin Juventus kembali hanya terpaut satu poin dengan pemuncak klasemen Serie A Liga Italia Napoli, berkat kemenangan 1-0 atas tamunya Genoa pada Selasa (23/1) kemarin. Kemenangan sang juara bertahan itu tidak disertai penampilan kurang impresif pada pertandingan di Stadion Allianz, Turin. Gol kemenangan Juve itu diciptakan Douglas Costa pada menit ke-16 sekaligus mengakhiri laju empat clean sheet beruntun kiper Genoa Mattia Perin di liga. Tambahan tiga poin untuk Juve itu mengantarkan tim tuan rumah menghuni peringkat kedua dengan 53 poin terus menempel Napoli (54 poin). Napoli dan Juve masing-masing memenangi lima pertandingan terakhirnya di Liga Italia. Sementara Lazio dan Inter Milan kini tertinggal sepuluh poin dari tim Turin tersebut di posisi ketiga dan keempat. Costa mengoper bola kepada Mario Manduzkic di sisi kiri dan ia mengecoh pertahanan Genoa dengan mengirimannya kembali ke pemain Brazil itu, yang tidak terkawal untuk menaklukkan Perin dari jarak dekat. Genoa lebih banyak bermain di area pertahanan mereka sendiri pada babak pertama, meski Diego Laxalt sempat mengancam melalui tembakan jarak jauh yang melambung di atas mistar gawang Wojciech Szczesny. Juventus terus mendominasi penguasaan bola setelah turun minum namun tidak mampu menyarangkan gol kedua. Kepercayaan diri Genoa bertambah dan mereka berjuang sampai akhir, sempat menimbulkan kepanikan di area Juve sebelum Giorgio Chiellini menyapu bola. Setelah itu tim tamu tidak pernah terlihat benar-benar mengancam. (afp/ant)


16

OLAHRAGA

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Istora Senayan Diresmikan

Piala Danrem

Sante Mante Jumpa Dalung United di Semifinal Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Sante Mante bakal melawan Dalung United pada babak semifinal, turnamen sepak bola di atas usia 41 tahun, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Rabu (24/1) ini. Event yang memperebutkan Piala Danrem 163/ Wirasatya, merupakan serangkaian HUT ke-57 Korem 163/Wirasatya. Semifinalis lainnya mempertemukan Putra Tresna melawan Pesanku Kuta, Kamis (25/1) besok. Laga berikutnya, tim kalah melawan tim kalah, guna memperebutkan posisi ketiga pada Sabtu (27/1) nanti, sedangkan tim pemenang bertemu tim pemenang pada laga final, Minggu (28/1) mendatang. Sebelumnya, pada babak delapan besar, Dalung United unggul atas Badung Lingsir (Baling) 2-1, dan Sante Mante mencukur Kundalini 8-0 pada Sabtu (20/1) lalu. Selanjutnya, Pesanku menundukkan LSC Sanur 2-1, dan Putra Tresna menang atas Margoz 7-3 pada Minggu (21/1) lalu. Turnamen yang digelar sejak 5 Januari lalu melibatkan 15 tim yang dibagi dalam Grup A Wirasatya, Margoz, Putra Tresna Sobangan, Dalung United, kemudian Grup B Sante Mante, Pesanku Kuta, Wisnu Putra, Buduk FC, Grup C dihuni Old Star Kelan, Tebas FC, Kundalini, LSC Sanur. Grup D adalah Badung Lingsir, Pemkab Badung, dan Putra Tresna Denpasar. Salah seorang panpel Gede Made Anom Prenatha, di Denpasar, Selasa (23/1) kemarin menerangkan, sejauh ini pemain Sante Mante Jamal Balbed menyumbang tujuh butir gol dan merupakan calon pemain tersubur. Tim Sante Mante juga diunggulkan pada turnamen ini, karena diperkuat Kocet Sugiarto, Komang Mariawan, Wayan Sukadana, Neil Parasuci, Muhammadan, sedangkan Badung United diperkuat Muhaji. (022)

Piala Presiden

MU Lolos ke Perempatfinal

Surabaya (Bali Post) Madura United (MU) lolos ke babak perempatfinal Piala Presiden 2018 setelah menumbangkan PS TNI dengan skor 3-1 di pertandingan kedua babak penyisihan Grup C di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jatim, Selasa (23/1) kemarin. ‘’Kami puas dengan hasil ini dan ingin menyelesaikan memenangkan semua pertandingan di babak penyisihan grup,’’ ujar pelatih MU Gomes De Oliviera kepada wartawan usai pertandingan. Gol-gol kemenangan tim asal Pulau Madura tersebut masing-masing dicetak oleh Bayu Gatra, Greg Nwokolo dan Christian Gonzales, sedangkan gol balasan ‘’The Army’’ (julukan PS TNI) disarangkan oleh Elio Bruno. Pada babak pertama, MU yang pada pertandingan sebelumnya melawan Perseru Serui menang 5-0 bermain menyerang dan mencoba mencetak gol terlebih dahulu. Terbukti, pada menit ke-17, gelandang serang Bayu Gatra sukses menggetarkan gawang PS TNI yangdijaga Teguh Amiruddin usai menerima umpan terobosan Patrick N’Koyi. PS TNI yang pada kompetisi Liga 1 mendatang berubah nama menjadi PS TIRA menyamakan kedudukan pada menit ke-25 lewat penyerang Elio Martins memanfaatkan umpan sodoran Redouane Zerzouri. Sementara itu, pada babak kedua MU yang bertekad lolos perempatfinal dengan status juara grup memasukkan sejumlah pemain baru, seperti Christian Gonzales dan Raphael Maitimo. Masuknya kedua pemain naturalisasi tersebut membuat serangan Laskar Sape Kerab (julukan Madura United) kembali agresif, bahkan baru 13 menit babak kedua berjalan, sundulan Greg Nwokolo menghujam ke gawang PS TNI. Kemenangan Madura United disempurnakan Christian Gonzales pada menit ke-91 memanfaatkan umpan silang Greg melalui sontekan kakinya. (ant)

Bali Post/net

BABAK UTAMA - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung meraih tiket ke ke babak utama turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018, Selasa (23/1) kemarin.

Gregoria Lolos ke Babak Utama

sung menandatangani prasasti peresmian. Setelah itu, Jokowi juga secara simbolis memberikan raket kepada para atlet bulu tangkis yang hadir. Para atlet yang hadir dan mendapat raket adalah Retno Kustiah, Lius Pongoh, Alan Budi Kusuma, Chandra Wijaya, Haryanto Arbi, Ivana Lie, Susy Susanti dan Yuni Kartika. Dalam sambutannya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan Istora Senayan dapat menjadi tempat berbagai kegiatan. ‘’Istora ini berfungsi sebagai gedung serbaguna. Pada saat Asian Games digunakan untuk basketball dan badminton, kemudian konser musik. Pada saat ini peresmian venue juga sedang berlangsung Indonesia Master yang diikuti beberapa negara dengan para top atlet,’’ kata Basuki. Sebelum direnovasi, Istora dapat menampung sekitar 10.000 penonton. Kursi panjang kayu yang dulu terpasang kemudian diganti dengan kursi single seat sehingga kapasitasnya berubah menjadi 7.120 penonton. Selanjutnya, jika dulu Istora hanya menggunakan lampu gantung. Kini, dengan teknologi baru, lampu bisa bergerak naik-turun pada ketinggian 9-12 meter dan dapat diatur sesuai kebutuhan. (ant)

Jakarta (Bali Post) -

Pemain tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung lolos ke babak utama turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018. Pada babak kualifikasi di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (23/1) kemarin, pemain pemusatan latihan nasional binaan Mutiara Cardinal Bandung tersebut, mampu menghentikan perlawanan wakil Denmark Sofie Holmboe Dahl 21-12, 21-13. Gregoria tampil dominan sejak awal game pertama, tanpa memberikan sekalipun celah bagi Dahl. Tak mau semakin tertinggal, wakil Denmark mencoba mengimbangi permainan Gregoria. Hasilnya pertandingan ketat pun tersaji di awal laga babak kedua. Poin Gregoria yang kembali menjauh, mampu didekati oleh Dahl hingga dua angka 13-15. Namun akhirnya Gregoria berhasil memenangkan pertandingan dengan mencetak enam angka tanpa balas sekaligus mengamankan tiket babak utama. ‘’Lawan saya sebenarnya bagus, tapi game pertama kalah angin, saya bisa mengatur dia untuk menyerang ke belakang. Di game kedua dia mulai menemukan permainan tapi malah kurang konsentrasi sehingga saat hampir

mengejar saya dia malah sering salah,’’ kata Gregoria selepas pertandingan. Sementara Dahl menilai hasil positif pantas didapatkan Gregoria, karena menurutnya, pemain kelahiran Wonogiri 18 tahun yang lalu tersebut memiliki banyak pukulan yang sangat baik. ‘’Namun sangat menyenangkan berada di sini. Atmosfernya sangat bagus dan menyenangkan mengalami atmosfer di venue baru ini,’’ kata Dahl. Di babak utama, Gregoria akan menghadapi wakil Malaysia yang sama-sama berangkat dari babak kualifikasi di turnamen ini, Goh Jin Wei. Gregoria sendiri mengaku siap melawan Goh karena beberapa kali sempat memenangkan pertandingan meski sempat juga kalah. ‘’Saya empat kali melawan

Goh. Saya tahu dia punya tangan bagus, saya harus punya fisik bagus karena dia suka bermain di depan. Tapi saya tak mau memikirkan hasilnya, yang jelas saya ingin maksimal mengeluarkan kemampuan saya,’’ ujar Gregoria menambahkan. Dengan lolosnya Gregoria ke babak utama Indonesia Masters 2018, Indonesia kini memiliki empat wakil di babak utama. Yakni Dinar Dyah Ayustine, Fitriani, Hanna Ramadhini dan Gregoria sendiri. Sementara Gregoria akan menghadapi Goh Jin Wei, Dinar Dyah menghadapi Carolina Marin (Spanyol), Fitriani menghadapi Kristy Gilmour (Skotlandia) dan Hanna akan menghadapi Pusarla V Sindhu sebagai lawannya di babak utama putaran pertama ini. (ant)

TdI Tawarkan Desain Baru ’’Jersey’’

Jakarta (Bali Post) Setelah tujuh tahun vakum, kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia (TdI) 2018 digulirkan dan untuk menandai kembalinya balapan ini pihak penyelenggara melakukan inovasi yang salah satunya dengan menggunakan warna kostum unik. ‘’Warnanya dicari yang unik dan tidak gampang ditiru. Ini kami lakukan agar Tour de Indonesia mempunyai kekhususan,’’ kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa (23/1) kemarin. Warna kostum unik yang dimaksud adalah yang digunakan oleh pembalap pemegang klasemen mulai klasemen umum, klasemen tanjakan, klasemen poin (sprint) dan klasemen pembalap Indonesia terbaik pada kejuaraan yang pada tahun ini naik level dari 2.2 menjadi 2.1 UCI itu. Berdasarkan data dari penyelenggara, untuk klasemen umum yang biasanya menggunakan warna kuning berubah menjadi warna ungu bercorak Toraja dengan sebutan Gandaria Jersey. Begitu juga untuk pemimpin klasemen poin (sprint) yang biasanya menggunakan warna hijau berubah menjadi warna krem dengan sebutan Gumading Jersey. Kostum raja tanjakan (King of Mountain) juga tidak luput dengan perubahan. Jika biasanya menggunakan warna dasar merah atau putih dengan dihiasi bulatan dengan warna sebaliknya, untuk tahun ini menggunakan warna hijau toska dengan bulatan berwarna putih dan bercorak Toraja dengan sebutan Hejo Jersey. Satu lagi kostum yang bakal diperebutkan adalah predikat pembalap Indonesia terbaik. Biasanya untuk kategori ini menggunakan kostum Merah Putih. Namun pada kejuaraan yang diprakarsai penuh oleh PB ISSI ini menggunakan merah muda (pink) dengan sebutan Kayas Fighter. ‘’Penggunaan warna kostum ini merupakan keputusan dari tim. Saya hanya menyetujui saja,’’ kata pria yang saat ini juga menjadi ketua penyelenggara Asian Paragames 2018 Jakarta itu. Tour de Indonesia 2018 sesuai dengan rencana bakal dimulai dari Candi Prambanan, Yogyakarta, Kamis (25/1) dan bakal finis di Denpasar, Bali, Minggu (28/1). Kejuaraan level 2.1 untuk pertama kali di Indonesia memang belum sepanjang sebelumnya yaitu hanya empat etape. Sedangkan sebelumnya sepuluh etape. Etape pertama dari Candi Prambanan menuju Alun-alun Ngawi dengan jarak tempuh 124,7 km. Berikutnya dari Alunalun Kota Madiun menuju Kantor Wali Kota Mojokerto dengan jarak tempuh 117,7 km. Etape tiga dari Probolinggo menuju Banyuwangi dengan jarak tempuh 200 km yang menjadi etape terpanjang. Untuk etape empat, semua pembalap akan menyeberang ke Pulau Bali. Balapan sendiri akan dimulai dari Gilimanuk dan akan finis di Lapangan Puputan Renon, Denpasar dengan jarak tempuh 170,9 km. Sementara untuk peserta hingga saat ini baru 15 tim yang sudah melakukan konfimasi ulang. Dari jumlah tersebut empat tim berasal dari Indonesia yaitu KFC Cycling Team, PGN Cycling Team, ACC dan Timnas Indonesia. Sedangkan sisanya merupakan tim kontinental asing. Tim asing yang sudah melakukan konfimasi ulang adalah Team Sapura Cycling dan Terengganu Cyling Team Malaysia, 7-Eleven Cycling Team, Thailand Continental Cycling Team, Aisan Cyling Team, Interpro Stradalli, St. George Continental Cycling Team, Java Partizan, Timnas Malaysia, Timnas Eritrea dan Timnas Mongolia. (ant)

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo, Selasa (23/1) kemarin meresmikan renovasi Istora Senayan, Jakarta Pusat yang akan digunakan untuk ajang Asian Games 2018. ‘’Saya betul-betul terkejut masuk ke sini tadi ada perubahan total dari Istora dari keadaan sebelumnya,’’ kata Presiden di Istora Senayan, Jakarta. Presiden didampingi Menteri Pekerjaan dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. ‘’Renovasi besar ini saya lihat mengembalikan kepada bangunan awal pada tahun 60-an dan ini merupakan renovasi besar yang betul-betul mengubah Istora Senayan diharapkan bisa digunakan untuk venue olahraga lainnya,’’ tambah Presiden. ‘’Dengan mengucap bismillah hirrohmannirohim dengan rahmat Tuhan Yang Mahakuasa renovasi Istora GBK saya resmikan,’’ ungkap Presiden. Usai menyampaikan sambutan singkat, Jokowi lang-

Bali Post/wan

ROBOHKAN LAWAN - Seorang karateka manampilkan teknik merobohkan lawan saat unjuk kepiawaian dalam final kata beregu remaja putra di GOR Ngurah Rai pada turnamen Kapolda Cup yang berlangsung Selasa (23/1) kemarin.

Tim Karate Inkanas Gianyar Pimpin Piala Kapolda Denpasar (Bali Post) Tim karate Institut Karatedo Nasional (Inkanas) Gianyar memimpin sementara pada hari pertama Kejuaraan Karate Inkanas Piala Kapolda Bali IV/2018, di GOR Ngurah Rai, Selasa (23/1) kemarin. Tim Gianyar mendulang 6 emas, 3 perak, dan 5 perunggu, disusul Dauh Puri menyabet 5 emas, dan 6 perunggu. Karateka Gianyar yang menyumbang emas, seperti Putu Diah Ariyanti (kata perorangan junior) dan (kumite +59 kg junior), Made Suamba Dyana (kata perorangan usia dini) dan kata beregu usia dini. Sang Putu Dharma Aryasa dan kawan-kawan (kata beregu pemula), Ni Kadek Ditya Widnyani (kumite -59 kgjunior), Sementara tim karate Dauh Puri menyabet emas yang dipersembahkan oleh Agastya Revananda (kata perorangan pra pemula dan kata beregu), Veyori Yella Salim (kata perorangan pemula), Claresta Aralea Salim (kata perorangan pemula). Karateka lainnya yang juga merebut emas, seperti dari Tim Grissa yakni Putu Handika Surya Pratama dan kawankawan (kata beregu kadet), Nazwar Albari Yusuf (kata perorangan kadet). Karateka SMK PGRI 2 Denpasar yang menyabet emas yakni Putu Oktavia dan kawan-kawan (kata beregu junior), Ni Komang Tri Ariyanti (kumite 53 kg junior). Karateka Tabanan yang meraih emas adalah Made Satya Dharma Wijaya (kata

perorangan pemula). Karateka Kasturi yang menyumbang emas yakni Ni Putu Dwi Setiawati (kumite -48 kg). Karateka Melaya Jembrana yang merebut emas adalah Komang Alit Yudistira (kata perorangan junior), dan Ni Made Bulan Setya Cahyani (kata perorangan usia dini). Karateka Wirasatya yang menyabet emas adalah AA Ananda Maheswari (kata perorangan kadet. Kejuaraan karate Inkanas

Piala Kapolda IV/2018 dibuka langsung Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. Gede Alit Widana. Ketua Panpel AA Gede Putra menjelaskan, kejuaraan melibatkan 400 karateka, dari seluruh kabupaten dan kota di Bali, dan akan berakhir sampai dengan Kamis (25/1) besok. Tujuan kejuaraan untuk menyiapkan atlet yang akan diterjunkan pada Kejurnas Inkanas di Sumbar, 2019 mendatang. (022)

ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN PROSES CEPAT DISKON PULUHAN JUTA

BUNGA RINGAN 0,3% READY STOCK

KTP LUAR BISA TENOR 6-8TH

PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah

081246730700, 081999043890

www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL

PROMO ALL NEW DAIHATSU DISKON BESARBESARAN

PROSES CEPAT & MUDAH

PICK UP DP 5Jtan

READY STOCK NEW VARIAN

KTP LUAR BISA

BUNGA RINGAN 0,3%

TENOR s/d 8TH

NEW TERIOS DP 30Jtan

081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000496-MBL

Bali Post/ant

RAMPUNG - Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) berbincang dengan sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia usai meresmikan Istora Senayan di Jakarta, Selasa (23/1) kemarin. Istora Senayan yang telah rampung direnovasi tersebut akan menjadi salah satu arena Asian Games 2018.

Thailand dan Timor Leste Ikut ’’Test Event’’ Basket

Jakarta (Bali Post) Manajer Arena cabang olahraga bola basket Asian Games 2018 Riska Natalia Dewi menyebut sudah ada dua negara yang memastikan diri mengikuti turnamen uji coba atau test event bola basket Asian Games 2018. ‘’Sampai hari ini sudah ada dua negara yang terdaftar secara daring di Komite Olimpiade Indonesia yaitu Thailand dan Timor Leste. Kami masih menunggu kepastian dari India,’’ ujar Riska di Jakarta, Selasa (23/1) kemarin. Perempuan yang biasa disapa Baby ini melanjutkan, pihaknya masih terus mengusahakan agar India bisa berpartisipasi di test event bola basket yang rencananya digelar pada 8-12 Februari 2018 di Istora Senayan, Jakarta. Sebab, federasi bola basket India sebenarnya secara resmi sudah menyatakan akan ikut test event Asian Games 2018 kepada Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Namun, agar bisa mengikuti test event, seluruh cabang olahraga harus mendaftarkan diri melalui komite olimpiade

(NOC) masing-masing negara ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) selaku NOC di Indonesia, bukan dari federasi. ‘’Kami berharap India bisa mengirimkan datanya melalui NOC setempat pada hari ini karena besok, Rabu (24/1), daftar peserta harus sudah pasti dan dilaporkan kepada INASGOC,’’ kata Riska. Adapun kepastian dari India diperlukan karena Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 INASGOC menegaskan test event untuk olahraga permainan seperti bola basket minimal harus diikuti empat negara termasuk Indonesia. ‘’Kalau nantinya hanya ada tiga negara peserta termasuk Indonesia, kami belum tahu kelanjutannya bagaimana. Itu keputusan INASGOC,’’ tutur Riska. Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Deputi I Bidang Sport and Games Operation INASGOC Harry Warganegara juga belum bisa memutuskan bagaimana kelanjutan test event bola basket jika hanya diikuti tiga negara. ‘’Kami harus berkoordinasi dengan pimpinan. Besok kami putuskan,’’ tutur Harry. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 24 Januari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Prsh Bth Sopir SMA,Srius Tdk SMS.081805412118/085101241228

LOWONGAN Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30, Must Speak English.Call:085237256305 / 081246378545 No SMS

B.BP.001.01.18.0001120

Dicari Supir B1 Berpengalaman Hub.08123637000

B.BP.001.01.18.0001000

B.BP.141.01.18.0001111

B.BP.001.01.18.0001069

Dcr FO Wanita Penampilan Menarik Hub.081353303051

Dcr Pria Tamatan SMK/D1 u/Jadi Staf Admin Gudang Lamaran ke PT.Ultranindo Sedayu d/a Jalan Teuku Umar Barat No.288X Telp:0361-8476144/8447020

Dicari Kasir MinSMA suka Kerja Keras Hub.081237172650/WA

DIJUAL MOBIL

Dicari Sgr Admin, Bs Akuntansi Hubungi:081338572216

Szk Splas Mnual’2012 silver istimewa,082146454964 H.100jtBUC

BPR.Siaga Dana Kuta Bth Krywn Pejabat Exc,Teller,Acount Offc Pddk Min D3 Umur Max 30th.Lam: Jl.Raya Kesambi Krobokan 100X Kuta Utara -Badung/08123866686

Dcr Sales and Front Desk, IT Social Media untuk Agent Property pengalaman, Bahasa Ingris + Komp. lamaran email : agentbali@gmail.com atau kirim ke F1 Jln.Mertanadi No.107 Kerobokan 081558900410

Dicr Pria SMA/Sederajat Tenaga Pest Control Hub:087860417444

B.BP.001.01.18.0001104

Dcr Adm,Pria,Bs Comp,SMK/Dplom /S1.085339057458/087861722648

B.BP.004.01.18.0001127

Dicari Drafter Arsitektur Hub.08989644043

B.BP.001.01.18.0001100

Dcr Baker Pengalaman bisa buat Roti / Cake Hub.08123637000

B.BP.001.01.18.0000876

PT.SME Cr IT Support, D3/S1 Informatika Telp.410720 (HRD) CV:sdmsastramas@gmail.com

B.BP.001.01.18.0000999

B.BP.001.01.18.0000961

Griya Santrian Urgently Need FB Sales(1) Bartender/DW(2) Experience 1 years,fluent in English.Please Send Your CV to hrm-griya@santrian.com or assthr-griya@santrian.com the latest Feb 07,2018

B.BP.001.01.18.0001059

Dcr teknisi,sales,spv, adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS, Lam Jl. Tukad Banyumas No.1 Denpasar

Dcr Sgr Staff Engineering, Reception,Marketing u/Villa Sanur bs Bhs Inggris,T.085100048580

B.BP.004.01.18.0000883

B.BP.821.01.18.0000866

B.BP.001.01.18.0001106

B.BP.004.01.18.0001029

Dcr Tenaga Laki-Laki,Lulusan SMA, Hub:081353333995

B.BP.001.01.18.0001090

B.BP.001.01.18.0001094

B.BP.001.01.18.0000998

B.BP.820.01.18.0001113

SERVICE

SERVICE

SERVICE

ANTI MAMPET

SERVICE AC

BALI JAYA TEKNIK

PRO TEKNIK

OKA

MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT

KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

M. CUCI KULKAS

CEPAT BERGARANSI

081 239 534 731

TEL.085100404827

C.00001124-BRJ

C.0000983-SRV C.0001383-SRV

BIRO JASA

SERVICE SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS

BALI BALI WANGI WANGI HUB. GARUDA SERVICE JASA KURAS

WC

BIRO JASA

JASA KURAS

LIMBAH Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

LIMBAH MELAYANI MAMPET MELAYANI MAMPET

Telp. 085100493221

BERGARANSI BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, KLOSET, WASTAFEL,AIR, BATHUB SALURAN BATHUB SALURANSALURAN DAPUR AIR, SALURAN DAPUR

C.0000680-SRV

0877 0877 6129 6129 5235 5235 SERVICE 081 210 081 238 238 450 450 210 C.0000620-brj

ANTI BUNTU

C.0000620-brj

AHLINYA MELANCARKAN

WC MAMPET SALURAN AIR, WASTAVEL DLL TANPA BONGKAR Garansi

WA. 085237466203 C.0000707-BRJ

BIRO JASA

BALI WANGI

WC

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001052-SRV

INTERIOR

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000710-BRJ

BIRO JASA

RADITYA JAYA Interior & Furniture Melayani : Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah

081999940833, 081999940819 C.0000736-INT

FOTOCOPY

Service panggilan BERGARANSI

082331838863 C.0000606-SRV

CHELEER FREZEER

AC AC 50rb

Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC

BERGARANSI 6 BULAN

082 236 620 990 081 939 797 598

GARANSI

SERVICE

TEKNIK

B.BP.004.01.18.0000991

B.BP.001.01.18.0001092

SUZUKI

B.BP.001.01.18.0001118

B.BP.001.01.18.0001108

Finance/Accountant,Pglmn,Capable English Hub.Dewi 081236222509

DAIHATSU

Luxio X’2010 Silver Mulus Spt Baru Bisa Kredit H.08123808700 B.BP.141.01.18.0001123

B.BP.001.01.18.0000460

C.0000620-SRV

0821 4689 3375 0819 9907 4576 C.0001033-SRV

B.BP.001.01.18.0000973

B.BP.001.01.18.0001101

B.BP.164.01.18.0001125

Dswkan Kamar Besar Rp.800.000 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat P/M, Kamar Kecil Rp.400.000 P/M T.08123985172 / 412815 semua kamar dengan Kamar mandi B.BP.001.01.18.0000694 dan dapur.Tanah lebar, jangka Puji Syukur Atas Terkabulnya panjang tersedia untuk bisnis Doa Novena 3xSalam Maria *Gama 13 x 9m .Gunung Lumut II Dps B.BP.001.01.18.0000914 081934907393/081803538176 BIRO JASA B.BP.001.01.18.0001119 Sy Punya Brevet A/B siap Bantu DIJUAL TANAH Adm Pjk,Bayarkn/Laporkn PjkBln Dijl Tnh Ls.7,8 Are Akasia XV. Thn/SPT Tahunan HP082146461910 Jl Masuk 5 Mtr.HP:085100854585 B.BP.001.01.18.0000356

B.BP.001.01.18.0000921

B.BP.001.01.18.0001089

DIJUAL MOBIL ASTRA DAIHATSU

CUCI

KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER

B.BP.001.01.18.0001114

DISEWAKAN RUMAH RUPA-RUPA Dikontrakan Rumah Jl.Saridana Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR Cargo Permai.Hub:085100535516 0,5% Hb.430373/74-081999290387

B.BP.031.01.18.0001121

Hotel Reservations Personnel needed in Jimbaran-Bali.Very Well Spoken And Written English is a must.Experience Work ing in the hospitality Industry is a plus. Please send Cover letter and CV to hr@lotus-hotel.com

SPA

DIJUAL TANAH Tnh 7,7A pgr jl Raya±2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687

DISEWAKAN BENGKEL DIJUAL RUMAH Dikontrakan Bengkel Resmi SepeDjl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460 da Motor Honda Hub.08123636462

Dicari Accounting,Lulusan S1, Dcr FO Male untuk Villas+SIM A PT.Karya Kalasan Jl. Batukaru 78 H.8476626/info@thebuahbali.com Tuakilang Tabanan B.BP.001.01.18.0001072 B.BP.001.01.18.0001103 Hub.03618940710/081999133299 Dcr Kywn Srbtn Wnt,Tdr+Mkn dlm PT.Kura Kura Membutuhkan Bus B.BP.004.01.18.0001116 Gj s/d 2Jt T.087861783753 Driver,SIM B1 Umum,Gaji Menarik Dicari Cook,Waiter/ss, Kasir B.BP.001.01.18.0001058 Szk Swif t Mnual’2011 slver F.var u/Resto di Renon 081916420095 Lamaran+CV:eka_e@kura2bali.com spt Baru, 081238169620 pribadi Dcr Office Rentcar Bhs Inggris 0361-772969 Detail:kura2bus B.BP.001.01.18.0001102 B.BP.001.01.18.0001117 Aktif Hub.087761493063 .com/page/recruit#driver B.BP.001.01.18.0001115 Pembantu utk Rumah Orang Asing TOYOTA B.BP.004.01.18.0001099 Dcr Pria Mengurus Taman di Nusa di Umalas.Bisa Mengurus Rumah, Pembantu RT bersih2 Vila tdr Agya TRD S Th’2014 Tgn1 Silver B.BP.001.01.18.0001048 Dua,Tdr dalam Hp: 087881251499 Laundry,Kebun,Mmasak,Jujur,pny luar di Kuta Telp.081246267171 Hub.087862270180-085333124554 sikap Baik,Bertanggung Jawab & B.BP.101.01.18.0001122 B.BP.001.01.18.0001091 B.BP.164.01.18.0001126 Dijual Tanah Perumahan 2,73 HA Dicari Tukang Masak Pengalaman Rajin, mengerti Bhs Inggris, Dsn.Penyalin Tabanan,5 Mnt dr Dicr PRT Tinggal dlm,Umur25-36 Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik, 2.Su- Jual Avanza G’Hitam 2006 105Jt Masak Chinese Western IndoneGaji Bagus Hub.0361-733939 Th,Pengalaman.Tlp:081239189929 pir SIM B1.Hub:T.Umar 142 Dps Nego Hub:081337506080 BUC Polsek kota Tbn,Hub:0811394850 sia India Hub.08123637000

BIRO JASA

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicr Kabag Kredit, Kabag Dana, SPI,AO,Accounting CV ke PT.BPR Wahyu Nirmala Jl.Raya Buduk No.7 Mengwi Badung Telp:8449393 081338987027

B.BP.001.01.18.0001109

Dcr Admin Pengalaman Telp.081338278481

Informasi pasang iklan Telepon

Grand Max PU DP 5 jt

TERIOS DP 30 JT

AYLA

DP 12 JT Xenia DP 13 jt Sigra DP 16 jt B u n ga 0 , 3 % Discount Gede Tenor s/d 8 th

085100499473 / 085737578282 C.0000510-mbl

B.BP.001.01.18.0001032

RUPA-RUPA

HEWAN Jual Anjing Haskey Champion Hub.081246666167 B.BP.001.01.18.0001055

RUPA-RUPA


EKONOMI

18

Rabu Wage, 24 Januari 2018

PLN Pertanyakan Alasan Penolakan Jabali Crossing

Denpasar (Bali Post) PHDI dan Kadin Bali secera tegas menolak proyek Jawa-Bali (Jabali) Crossing dengan transmisi 500 kV. Hal itu membuat PLN bertanya-tanya alasan penolakan proyek tersebut. Jika alasannya karena jarak tower dengan Pura Segara Rupek, PLN pun telah menggeser tower dari yang semula 50 meter dari pura menjadi 350 meter dari pura. Namun hal itu rupanya juga tidak membuat PHDI merestui proyek tersebut. ‘’Saya juga orang Bali. Saya sebagai anak ingin tanya alasannya kenapa tidak boleh? Saya ingin mendapatkan masukan, ingin mendapatkan penjelasan, kalau tidak boleh, lalu yang boleh seperti apa? Kami hormati kearifankearifan yang ada di Bali,’’ papar I Nyoman Suwarjoni Astawa, General Manager PLN Distribusi Bali, Selasa (23/1) kemarin. PLN mempunyai tugas untuk menjaga pasokan listrik Bali. Ia tidak ingin kejadian tahun 2014-2015 terulang kembali, ketika terjadi pemadaman bergilir di Bali. Bali saat ini memang surplus pasokan listrik hingga 50 persen. Namun dengan melihat pertumbuhan konsumsi listrik di Bali yang 8,52 persen per tahun, diprediksikan Bali akan terancam defisit listrik tahun 2020. Kalaupun proyeksi pertumbuhan konsumsi listrik diturunkan menjadi 5 persen, beban puncak Bali tahun 2020 akan mencapai 1.260 MW. Beban puncak ini sama dengan kapasitas pasokan listrik Bali saat ini yaitu 1.280

MW. ‘’Kalau satu pembangkit saja pemeliharaan, kita akan mengalami pemadaman,’’ tandasnya. Alasan PLN membangun Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) ini selain cost efective juga lebih aman dari risiko-risiko kerusakan. Dibandingkan dengan membangun di bawah laut, risiko kabel putus tinggi karena arus Selat Bali kuat. Biayanya pun lebih mahal. Sebelum memutuskan proyek dengan 514 tower dari Jawa ke Bali ini, PLN telah melakukan kajian-kajian. Sehingga proyek Jabali Crossing ini merupakan yang paling memungkinkan untuk dilakukan dalam menjaga keandalan listrik Bali hingga tahun 2026. Pihaknya mengaku telah bertemu dengan PHDI untuk mendengar pendapat. Ke depan pihaknya juga akan kembali melakukan pertemuan untuk menerima masukan-masukan. PLN pun terbuka terhadap masukanmasukan. Sementara itu pengamat energi

Fabby Tumiwa mengatakan, beban puncak yang pernah dialami Bali adalah 860 MW. Beban puncak 7 – 8 tahun akan tumbuh dua kali lipat sehingga diperkirakan mencapai 1.700 MW. Maka dari itu harus dipikirkan dari sekarang untuk mendapatkan pasokan energi listrik. ‘’Menyediakan listrik tambahan untuk Bali bukan perkara mudah, karena harus dipikirkan sejak lama. Harus dipikirkan solusi yang paling cost efective,’’ ujarnya. Sebelum proyek Jabali Crossing dilaksanakan pun telah dilakukan kajian dampak lingkungan hidup. Langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi risiko lingkungan itu sudah dilakukan. ‘’Transmisi 500 kV ini kan tidak menggunakan air, sehingga tidak ada penyedotan air besarbesaran di Bali,’’ ungkapnya. Proyek ini juga tidak menggunakan lahan dalam skala yang luas. Lokasi tapak hanya menggunakan jalur transmisi, tidak menutupi lahan. Sehingga dalam konteks resapan

air, tidak menggunduli hutan, maka sebenarnya dampak lingkungannya tidak terlalu signifikan. Namun, yang menjadi kekhwatiran adalah jalur transmisi. SUTET dikhawatirkan dapat memberikan dampak kesehatan, karena radiasi elektromagnetik. ‘’Ini memang pandangan yang marak tahun 1970-1980-an. Tapi jika kita lihat penelitian-penelitian terbaru mengenai dampak gelombang elektromagnetik dari SUTET itu sebenarnya tidak berdampak signifikan pada manusia. Malah radiasi HP jauh lebih berbahaya,’’ tandasnya. Sejauh ini, pihaknya melihat dari kajian Asia Development Bank (ADB) dampak lingkungannya sudah dimitigasi sejak tahun 2014 sampai 2016. Termasuk hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan lahan. Karena ada relokasi sejumlah rumah, dengan memberikan ganti rugi dan melakukan akuisisi tanah. Pihaknya pun telah melihat adanya idetifikasi terhadap dampak-dampak yang mungkin timbul. (kmb42)

Harga Gabah di Atas HPP

HET Beras di Bali Diharapkan Tidak Sama dengan NTB Denpasar (Bali Post) Harga gabah di Bali mencapai Rp 5.100Rp 5.200 per kilogram. Harga tersebut di atas harga HPP, karena kualitas gabah Bali lebih baik dari daerah lainnya. Penyebab tingginya harga gabah di Bali juga dipengaruhi harga lahan. Oleh karena itu diharapkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium di Bali tidak disamakan dengan NTB yaitu Rp 9.450 per kilogram. ‘’Kualitas beras di Bali lebih baik dari wilayah lain, sehingga sampai saat ini Bulog belum mampu membeli gabah petani di Bali,’’ kata I Wayan Mardiana, M.M., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Oleh karena itu ke depan, ia meng-

inginkan review terhadap Peraturan Menteri Perdagangan No. 57 Tahun 2017. Yaitu review terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) beras untuk klaster beras medium maupun premium untuk wilayah Bali agar tidak disamakan dengan daerah NTB. Klaster HET beras Bali saat ini sama dengan NTB yaitu Rp 9.450 per kilogram untuk beras medium dan Rp 12.800 untuk beras premium. Pihaknya mengharapkan HET beras medium Bali dinaikkan menjadi Rp 11.000 atau Rp 10.800 per kilogram. ‘’Sehinga petani kita bisa menikmati dengan harga yang layak. Harga medium harapannya di atas HET NTB karena

konsumen kita adalah konsumen yang mengutamakan kualitas, juga karena Bali daerah wisata. Dari segi masyarakat kita, harga beras tidak menjadi masalah, aman-aman saja,’’ ungkapnya. Ia juga mengatakan akan ada rencana kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp 4.200 per kilogram yang sebelumnya hanya Rp 3.750 per kilogram. Namun hal tersebut masih dalam tahap kajian oleh Kementerian Pertanian. ‘’Jadi HPP akan di-review, tapi belum diputuskan. Itu untuk seluruh Indonesia,’’ ungkapnya. Tujuannya, untuk menggairahkan petani untuk bertani dan untuk mensyejahterakan petani. (kmb42)

Lupa Punya Utang, Bisa Akses di SLIK Denpasar (Bali Post) Untuk mengetahui riwayat kredit seseorang di Lembaga Jasa Keuangan (LJK) baik bank, finance, pegadaian, dll. kini telah ada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan SLIK ini tidak hanya dapat diakses oleh LJK namun juga masyarakat umum. Sehingga dengan mengetahui riwayat kredit dan jika ada yang belum terlunasi, maka dapat dilunasi di LJK yang bersangkutan. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mudah mengakses kredit berikutnya. Sebelum adanya SLIK, riwayat keuangan tercatat di SID yang dipegang oleh Bank Indonesia (BI). SID pun hanya dapat diakses oleh perbankan, sehingga dapat mempersulit pelaku usaha atau seseorang yang mengakses kredit jika ada riwayat tunggakan. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Bali Nusra Hizbullah mengatakan, masyarakat atau debitur akan sulit memperoleh pinjaman baru di semua LJK bila pernah memiliki riwayat lupa membayar kredit. Kredit yang belum terlunasi di salah satu LJK akan tercatat pada SLIK. ‘’Untuk itu bagi masyarakat yang ingin

mengajukan kredit baru di LJK sebaiknya mengecek terlebih dahulu apakah punya riwayat kredit bermasalah atau kurang lancar. Jika kredit tidak dilunasi terlebih dahulu maka akan terus tercatat macet dan tidak akan bisa pinjam di semua LJK,’’ bebernya Selasa (23/1) kemarin. Ia mengatakan, masyarakat bisa datang ke OJK untuk mengetahui apakah memiliki riwayat kredit bermasalah atau tidak. Karena tidak menutup kemungkinan karena memiliki beberapa pinjaman lupa membayar, sehingga tercatat di SLIK. Salah satu contohnya adalah kartu kredit. OJK pun menegaskan dengan adanya SLIK, maka debitur yang memiliki kredit macet di LJK akan terlihat pula di data perbankan, begitu pula dengan LJK lainnya. ‘’Beda saat zaman SID yang hanya tampak di perbankan saja, maka ketika debitur punya kredit macet di finance tidak akan kelihatan di perbankan,’’ ungkapnya. Maka dengan SLIK dapat mencegah kredit bermasalah karena aplikasi itu akan memudahkan perbankan saat melakukan analisis kepada calon debitur sebelum menyalurkan pinjaman. Jika

diketahui ada kredit bermasalah di salah satu LJK, maka solusinya harus melunasi kredit tersebut di LJK yang bersangkutan. Sehingga nantinya LJK tersebut akan mengubah kolektibilitas debitur menjadi lancar. Dengan demikian ke depannya masyarakat bisa meminjam kredit baru di tempat lain. ‘’Yang dapat mengubah kategori kredit bermasalah hanya LJK bersangkutan bukan OJK,’’ tegasnya. Dengan menggunakan aplikasi SLIK, perbankan dapat melihat rekam jejak calon debitur yang mengajukan aplikasi kredit mulai lancar, kurang lancar hingga bermasalah. Ini tentunya dalam upaya akan meningkatkan kehati-hatian perbankan untuk memberikan kredit. ‘’Bank jadi tahu kualitas calon debiturnya termasuk fasilitas apa saja yang pernah diterima debitur,’’ imbuhnya. Ia pun menyampaikan rata-rata 5 orang per hari yang datang ke OJK untuk memohon data SLIK. Saat ini data SLIK meliputi perbankan dan perusahaan pembiayaan dengan data yang lebih lengkap. Rencananya, secara bertahap mencakup informasi di pegadaian dan asuransi yang semuanya dilakukan secara terintegrasi. (kmb42)

I Nyoman Suwarjoni Astawa

Kendala Pembangunan Pembangkit EBT

KEINGINAN beberapa pihak agar dilakukan pembangunan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT), tidak semudah yang diharapkan. Suwarjoni Astawa mengungkapkan sejumlah kendala yang dialami terhadap pembangunan pembangkit Energi Baru Terbarukan. Jika akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hanya bisa beroperasi siang hari yaitu pada rata-rata pukul 08.00 hingga 16.00. Padahal beban puncak terjadi di malam hari. Sumber energi PLTS adalah matahari.

Jika matahari tertutup awan maka sumber tenaga akan hilang. Jika sumber energi dengan batere, biayanya sangat mahal, sama dengan minyak. Bali mempunyai potensi panas bumi di Bedugul yaitu 55 MW. Jika potensi ini ingin dimanfaatkan, ia mengajak masyarakat mendukung. PLTP pun dinilai ramah lingkungan. ‘’Jika pengeboran tidak boleh dilakukan di atas, maka PLN akan melakukan kajian melakukan pengeboran di bawah,’’ tandasnya. (kmb42)

Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (23/1) sore, bergerak menguat sebesar 28 poin menjadi 13.322 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.350 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan bahwa apresiasi nilai tukar rupiah kembali berlanjut terhadap dolar AS seiring dengan optimisme pelaku pasar uang terhadap ekonomi Indonesia. ‘’Dengan ekonomi yang optimistis maka akan mendorong investasi meningkat sehingga menopang nili tukar rupiah,’’ katanya. Di sisi lain, lanjutnya, harga minyak mentah dunia yang masih berada dalam tren penguatan turut menopang mata uang berbasis komoditas, termasuk rupiah. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Selasa (23/1) naik 0,69 persen ke posisi 64,01

dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude menguat 0,67 persen ke 69,49 dolar AS per barel. Sementara itu, ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa pemungutan suara di kongres AS mengakhiri government shutdown yang terjadi selama tiga hari dengan menyetujui anggaran belanja sementara (temporary spending) sampai 8 Februari 2018 mendatang dapat mendorong dolar AS menguat. ‘’Berakhirnya shutdown sementara ini memberikan sentimen positif ke pasar keuangan AS. Dolar AS dapat kembali menguat terhadap mata uang dunia,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (23/1) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.318 dibandingkan posisi sebelumnya 13.334 per dolar AS. (ant)


19

Rabu Wage, 24 Januari 2018

Program Kreatif Dari Hal. 1

Selain itu, program kreatif dan inovatif juga harus sering dilakukan oleh stakeholder terkait. Bahkan, pihaknya mengapresiasi program Bali Post Goes to School yang diselenggarakan oleh media Bali Post di Sekolah Dwijendra, Selasa (23/1) kemarin. Bagi Gunawan, program ini adalah program yang kreatif dan inovatif di dalam mencerdaskan kehidupan generasi muda anak bangsa. Selain itu, baginya, kegiatan Bali Post Goes to School sebagai ajang untuk meningkatkan kreativitas berpikir siswa untuk meningkatkan kualitas diri di

dalam menuangkan ide-ide kreatifnya. ‘’Program ini harus didukung dan bisa dilakukan oleh instansi lainnya,’’ tandas Gunawan. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Drs. Dr. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca dan menulis anak-anak, maka fasilitas pendukung untuk membaca dan menulis harus terus dimaksimalkan dan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Selain itu, cara kreatif juga harus diupayakan. Seperti membuat ruangan khusus dan pojok baca untuk anakanak, sehingga anak-anak merasa lebih nyaman dalam

Tengah Malam dunianya saat membaca maupun menulis. Selain itu, peran guru dan orangtua juga sangat penting di dalam membina dan mengarahkan anakanaknya untuk sering membaca dan menulis. Sehingga budaya membaca bisa terbangun sejak dini. ‘’Di sekolah kami (Dwijendra Denpasar - red), saya selalu mengingatkan para guru untuk memberikan arahan kepada anak didiknya untuk membaca buku selama 5 menit sebelum pelajaran dimulai. Hal ini saya tekankan agar budaya membaca bisa tumbuh sejak dini terhadap anak-anak didik,’’ pungkasnya. (win)

Empat Kabupaten Dari Hal. 1

Sementara empat kabupaten lain menunjukkan adanya penurunan angka kemiskinan. Kendati, persentase kemiskinan di empat kabupaten ini bersama tiga kabupaten yang mengalami peningkatan sama-sama lebih tinggi dari rata-rata provinsi. Kabupaten Klungkung tercatat yang paling mendapat pujian. Meskipun persentase kemiskinannya nomor dua tertinggi setelah Karangasem, namun jumlah pen-

duduk miskinnya paling sedikit dibandingkan seluruh kabupaten/kota. ‘’Klungkung sekarang 6,29 persen atau 11.147 orang, relatif tinggi persentasenya. Tetapi di Klungkung ada isyarat kuat penurunan dengan tingkat penurunan yang juga kuat dari sebelumnya 6,35 persen. Mudah-mudahan ini juga isyarat bahwa Klungkung sudah menemukan rumus untuk mengupayakan penurunan penduduk miskin,’’ jelasnya. Adi Nugroho menambah-

Dua Pelajar

Dari Hal. 1

Ia mengatakan, di Kabupaten Cianjur sebanyak enam pelajar luka berat akibat gempa tersebut dan dua pelajar luka ringan akibat tertimpa genteng. Selain itu, terdapat satu rumah rusak berat di Desa Tanggeung dan satu rumah rusak berat di Desa Pagermaneuh. Di Kabupaten Sukabumi, katanya, terdapat sembilan rumah rusak ringan, satu rumah rusak sedang, satu masjid rusak berat dan dua

fasilitas kesehatan umum rusak ringan. Selanjutnya, di Kabupaten Bogor terdapat beberapa rumah dan bangunan rusak di Kecamatan Sukajaya, Kecamata Nanggung, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Caringin dan Kecamatan Cijeruk. Sebanyak tujuh rumah rusak berat dan lima rumah rusak ringan. ‘’Data akan bertambah karena diperkirakan masih terdapat bangunan yang rusak,’’ katanya. Ia mengatakan, di Ja-

Puan Maharani Dari Hal. 1

Hadir pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta mantan Wakil Presiden Boediono dan mantan Wapres Try Sutrisno. Menurut Megawati, pada suatu hari dirinya berdialog dengan putrinya, Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, perihal rencana ingin merayakan ulang tahun ke-71. Semula, kata Megawati, Puan Maharani menyarankan agar Megawati tidak merayakan ulang tahun lagi, karena tahun lalu sudah merayakan ulang tahun di TIM. ‘’Saya mengatakan, ini ulang tahun ke-71 dan kalau dibalik menjadi ke-17. Ini merupakan kesempatan, karena semangatnya 17 tahun,’’ katanya. Menurut Megawati, Puan kemudian mengalah dengan semangat yang dimiliki Megawati. ‘’Apalagi temanteman di partai dan teman lainnya juga mendukung agar saya merayakan kembali ulang tahun,’’ katanya. Pada kesempatan itu, Ketua Umum PDI Perjuangan mengajak Presiden Joko Widodo dan para ketua umum partai politik untuk tetap bisa meluangkan waktunya berkumpul dalam suasana santai. Bagi Megawati, para elite politik tetap bisa menyumbangkan pikirannya untuk perbaikan demokrasi dengan kemasan suasana santai meski saat ini sudah berada di tahun politik. ‘’Di tahun politik ini yang

kayaknya akan menegangkan. Kayaknya ya. Tapi kita berharap berjalan seperti biasanya. Untuk Bapak Oresiden, bilang sama ajudannya, seperti tahun lalu enggak usah buru-burulah (pulang - red). Tujuannya agar Bapak, Pak Kalla (Wapres Jusuf Kalla) dan juga kalau ada di sini para ketua umum partai untuk menyumbangkan pikirannya,’’ ucapnya. Pada HUT-nya kali ini dipersembahkan sejumlah acara di antaranya lagu yang dinyanyikan dari ibu-ibu paduan suara Suara Mahardhika yang dipimpin dan

kan, Buleleng juga hampir mirip dengan Klungkung. Hanya, jumlah penduduk miskin di Buleleng adalah yang terbanyak di Bali yakni 37.481 orang. Padahal, dari segi persentase yakni 5,74 persen mengalami penurunan dari sebelumnya. Angka kemiskinan di Karangasem juga menyiratkan penurunan yang kini berjumlah 27.023 orang atau 6,55 persen. Demikian pula di Tabanan yang turun dari 5,0 persen menjadi 4,92 persen atau 21.656 orang. (kmb32)

karta, Tangerang Selatan dan Bogor masyarakat merasakan guncangan gempa dengan skala IV-V MMI yang tergolong ringan hingga sedang. Akibat guncangan itu masyarakat berhamburan keluar bangunan dan rumah. Masyarakat yang berada di perkantoran, apartemen, hotel dan bangunan yang tinggi, katanya, merasakan guncangan lebih keras sehingga panik dan berhamburan keluar bangunan. Mereka berkumpul di beberapa tempat yang aman. (ant)

menjadi dirijen Guruh Soekarnoputra. Juga pagelaran Teater Kebangsaan berjudul ‘’Satyam Eva Jayate’’ yang digawangi seniman Butet Kertaradjasa. Megawati lahir pada 23 Januari 1947 di Yogyakarta. Judul ‘’Satyam Eva Jayate’’ adalah semboyan dari bahasa Sansekerta yang berarti hanya kebenaran yang berjaya. ‘’Itu adalah peristiwa di awal abad ke13. Kita-kira tahun 1296 Masehi. Bercerita seorang Raden Wijaya,’’ sebut Megawati menjelaskan sekelumit tentang judul cerita pagelaran yang dipilih. (kmb4)

Dari Hal. 1

Selain itu, satu unit mobil pick-up dan tiga sepeda motor hanyut. Pemilik rumah, Yuli, yang ditemui Selasa kemarin mengatakan, kejadiannya saat hujan lebat tengah malam. Saat kejadian di rumah itu ada dua orang yakni Kandar dan Anjas. Mereka sempat terseret arus sungai saat longsor menimpa rumah yang berada di bantaran Tukad Badung tersebut. Sementara itu, mobil yang terseret arus sungai, sampai kemarin belum dievakuasi. Mobil sudah ditemukan 100 meter lebih dari longsoran. Sedangkan ketiga sepeda motor yakni dua jenis Vario dan satu unit FU belum ditemukan. ‘’Kemungkinan masih tertimbun atau masih tersangkut di dasar sungai,’’ kata Lurah Ariyanta. Tidak hanya perumahan, sekolah dan gedung Dewan juga terendam. Seperti yang terjadi di Jalan Bumi Ayu Sanur, Jalan Tukad Bilok, Perumahan Bhuana Permai Padangsambian, Jalan Atena Padangsambian, serta beberapa tempat lainnya. Selain jalan perumahan, genangan juga terjadi di beberapa sekolah, di antaranya SDN 1 Sanur, SDN4 Sanur, SMPN 6 Denpasar, serta SD 11 Padangsambian. Ironisnya, gedung DPRD pun ikut teredam banjir. Selain Denpasar, Badung juga tergenang banjir. Bahkan kampung turis di Seminyak, Kuta ikut terendam. Puluhan wi-

satawan dan warga yang tinggal dan menginap di Seminyak dan Legian terpaksa harus dievakuasi lantaran kedua kawasan tersebut terendam banjir, Selasa kemarin. Evakuasi sepanjang alur Tukad Mati ini dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung dan Basarnas Bali hingga pukul 11.10 Wita. Kepala BPBD Badung Nyoman Wijaya mengatakan menyiapkan empat perahu karet untuk melakukan evakuasi warga dan wisatawan asing yang ada di kawasan tersebut. Selain di kawasan Kuta Selatan, bencana akibat hujan lebat juga terjadi di wilayah Kuta Utara. Di Gainyar juga terjadi longsor, tepatnya di Desa Kerta, Kecamatan Payangan. Sebuah tebing longsor dan menutupi badan jalan. Longsor juga terjadi di Pura Beji Batuan di Kecamatan Sukawati. Sementara itu, kota Bangli juga dikepung banjir, Senin (22/1) malam. Berdasarkan pantauan di lapangan, air yang mengalir berasal dari utara Lapangan Kapten Mudita tepatnya di sebelah timur Kantor Bank BNI. Air meluap lantaran saluran drainase dipenuhi dengan sampah. Akibatnya air meluber ke jalan raya membawa material sampah berserakan di depan kantor Bupati Bangli. Sementara sejumlah pedagang yang berjualan di timur lapangan terpaksa memindahkan sementara barang dagangannya. (Tim BP)

Sangat Kecil Dari Hal. 1

Di sisi lain, lanjut Adi Nugroho, angka kemiskinan di Bali sebetulnya cenderung menurun dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Angka 4,14 persen sesungguhnya relatif sangat kecil untuk tingkat kemiskinan pada satu wilayah. Oleh karena itu, penurunan angka kemiskinan akan semakin landai. Hanya, pihaknya mendapati tidak semua penduduk miskin menerima bantuan atau program yang digalang pemerintah pusat dan daerah. Pembagian raskin, misalnya, yang hanya dinikmati 12 persen penduduk miskin sesuai data Agustus 2017. Di wilayah perkotaan, persentasenya bahkan le bih rendah lagi yakni 7,08 persen. Padahal, sepertiga lebih pendapatan masyarakat miskin terkuras untuk

membeli beras. ‘’Kemudian penduduk miskin yang menerima bantuan berbentuk Kartu Keluarga Sejahtera 17,98 persen. Demikian juga Program Keluarga Harapan (PKH) hanya kurang dari 1 persen, Kredit Usaha Rakyat hanya 4,45 persen,’’ imbuhnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menggarisbawahi 70 persen masyarakat miskin yang ternyata bekerja. Menurutnya, kualitas pekerjaan yang ditekuni masyarakat miskin itu tidak benar, sehingga tidak menghasilkan uang yang cukup. ‘’Mereka kerja sebenarnya, tapi miskin. Saya lihat orang yang kerjanya mecah batu di Karangasem dari pagi sampai sore, capek dia kerja, tapi hasilnya cuma sedikit. Berarti dia tidak bekerja cerdas itu,’’ ujarnya. (kmb32)

Rabu, 24 Januari 2018

05:00 Wita Gayatri Mantra

14:00 Wita Klip Bali

05:52 Wita Mars Indonesia Raya

14:30 Wita Lila Cita

05:54 Wita M ars Bali Jagadhita

Sanggar Semara Ratih

05:56 Wita L agu Ngastitiang Bali

Kerobokan (2)

06:00 Wita P uja Trisandya

15:30 Wita Bali Channel Tourist TV

06:05 Wita Dharma Wacana

16:05 Wita Dialog Interaktif

Pitra Yadnya dan

Atma Wedana (3)

17:00 Wita Agrobisnis

Dedy Susanto

06:35 Wita Seputar Bali Pagi

17:30 Wita Kartun Krisnha Karna

07:05 Wita Bali Channel

18:00 Wita Puja Trisandya

07:35 Wita Kartun

18:05 Wita Seputar Bali

19:00 Wita Giliran Anda

Krisnha Garuda (3)

08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 19:30 Wita Orti Bali 09:05 Wita Perspektif Dan Solusi

20:00 Wita Dialog Interaktif

10:05 Wita Lejel Homeshopping

10:30 Wita Ista Dewata

21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama

21:30 Wita Mahadewi

Pura Siwa-Budha Pujungan

11:05 Wita Bali Channel Tourist TV

Profit Indonesia

Manfaat Masker Wajah

12:00 Wita Puja Trisandya

22:00 Wita Berita dan

12:05 Wita Dharma Wacana

Pitra Yadnya dan

22:05 Wita Lila Cita Calonarang

Atma Wedana (4)

Bincang Terkini Desa Satra Klungkung (2)

12:30 Wita Berita Siang

23:00 Wita Berita dan

13:00 Wita Klip Bali

13:30 Wita Lejel Homeshopping

23:05 Wita Folks Song

Bincang Terkini

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-05

Vitalitasnya On Terus, Istrinya Kini Bisa Hamil Lagi

Ayah 2 anak ini ingin punya anak lagi tapi terusik lantaran penyakit mag. “Kalau penyakit itu datang, lambung saya perih sekali. Akhirnya, vitalitas saya jadi menurun. Padahal, saya ingin punya anak lagi,” kata I Kadek Suryantara ketika ditemui 3

Juni 2016 lalu. Ya, lelaki 36 tahun ini punya masalah dengan mag sejak tahun lalu. “Tapi saya mengatasinya dengan madu hitam pahit. Syukur, kini sudah tak sakit lagi,” lanjutnya mengomentari manfaat Madu Bima 99. Lantas bagaimana dengan vitalitasnya? Terutama sejak 4 bulan lalu, penduduk Desa Sudaji, Kecamatan Pesawan, Kabupaten Buleleng, ini merasakan vitalitasnya tinggi terus. Hubungan suami-istri meningkat pesat, dan sang istri pun merasa puas. Ternyata, di samping terus mengonsumsi Madu Bima 99, ia dan istrinya juga

mengonsumsi Madu Kesuburan Pria dan Madu Kesuburan Wanita. Dan apa hasilnya? Kini istrinya sudah berbadan dua. “Padahal, istri sudah tak KB lagi sejak tahun lalu, tapi baru bisa hamil dua bulan lalu semenjak minum madu pahit itu. Wah, madu pahit itu ternyata manis manfaatnya,” lanjut lelaki yang menafkahi keluarganya dengan berwiraswasta ini senang. Seorang manusia akan senantiasa sehat bila sistem imunnya tinggi. Walaupun demikian, ia mesti rajin memelihara kesehatan. Memelihara kesehatan itu

banyak caranya. Selain rutin berolahraga, ia juga mesti rutin bersitirahat dengan cukup, minum air putih dengan cukup, berpikir positif, dan mengonsumsi bahan-bahan makanan dan minuman bergizi

tinggi. Apa contoh bahan bergizi tinggi itu? Tentu saja salah satunya adalah madu. Lalu, berkaitan dengan vitalitas itu, surat kabar Indonesia Today pernah menulis bahwa sudah lama madu diketahui memiliki banyak manfaat. Namun, banyak yang tak tahu madu termasuk makanan afrodisiak. Madu konon menjadi makanan pilihan rajaraja zaman dulu sebelum bercinta. Kehebatannya timbul lantaran di dalamnya terdapat mineral boron, yang membantu tubuh memanfaatkan estrogen, hormon seksual wanita, serta menambah testosteron,

hormon seksual pria. Bahkan, madu mengandung vitamin B, untuk produksi testosteron. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu

Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-24


goes TO

school Rabu Wage, 24 Januari 2018

Tingkatkan Minat Baca

Dwijendra Berencana Luncurkan Mobil Baca Dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca dan bakat menulis anak-anak, berbagai upaya harus dilakukan. Seperti halnya di sekolah Dwijendra Denpasar. Menurut Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Drs. Dr. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., berbagai fasilitas pendukung untuk minat baca dan menulis terus diupayakan. Bahkan, tidak hanya menyediakan perpustakaan, namun ruangan khusus dan ruang pojok baca telah disediakan untuk anakanak didiknya. Bali Post/edi Sementara itu, untuk membuChandra Jaya dayakan minat baca, para guru diwajibkan untuk memberikan arahan kepada anak didiknya untuk membaca buku selama 5 menit sebelum pelajaran dimulai. “Sebentar lagi kita juga akan meluncurkan mobil baca, sehingga anak-anak akan lebih tertarik untuk membaca,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Chandra Jaya mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Kelompok Media Bali Post yang telah memilih Dwijendra sebagai tempat pertama digelarnya program Bali Post Goes to School. Sebab, baginya program Bali Post Goes to School sangat baik dan mulia dalam membangun, memajukan dan mencerdaskan kehidupan anak-anak siswa yang merupakan generasi muda bangsa ke depannya. “Program ini (pelatihan dan lomba jurnalistik - red) harus didukung, sebab program ini untuk memajukan sekolah, khususnya bagi kami di Yayasan Dwijendra tentu ini ada manfaat buat kami ke depannya. Sebab, dengan kegiatan ini kreativitas anak-anak siswa kami bisa tersalurkan,” tandasnya. (win)

Harus Sering Dilakukan Memberikan ruang kreativitas untuk menuangkan daya pikir dan imajinasi anak-anak sekolah, media Bali Post menggelar Bali Post Goes to School di Sekolah Dwijendra, Selasa (23/1) kemarin. Sebanyak 900 siswa peserta dari berbagai sekolah se-Kota Denpasar antusias mengikuti lomba dan pelatihan jurnalistik. Bahkan, jumlah peserta lomba dan pelatihan jurnalistik ini di luar ekspektasi. Hal ini diakui oleh Ketua OSIS SMA Dwijendra Denpasar Desak Tia. Siswa kelas XI SMA Dwijendra ini mengakui kalau jumlah peserta lomba melebihi kuota yang ditargetkan sebelumnya, yaitu 500 peserta. Hal ini membuktikan bahwa keinginan siswa untuk belajar dunia jurnalistik sangat tinggi. Baginya, dunia jurnalistik merupakan dunia untuk menyebarluaskan berita kepada publik. Sehingga perannya sangat vital di dalam mengawal dan membangun bangsa ke depannya. “Lomba-lomba semacam ini harus sering dilakukan di sekolahsekolah. Apalagi, saat ini anak-anak yang mau menulis sangat langka. Melalui kegiatan ini nantinya bisa mendapatkan bibitbibit penulis yang andal dan yang terpenting dari lomba ini adalah bakat-bakat kreatif siswa dapat tersalurkan,” ujarnya. Hal senada juga diutarakan Wakil Ketua I OSIS SMP Dwijendra Denpasar, Kadek Amanda Christina Himawan (14). Ia mengaku sangat senang lomba dan pelatihan jurnalistik yang digelar di sekolahnya. “Semoga kegiatan Bali Post Goes to School terus bisa berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya,” pungkas siswi yang saat ini duduk di Kelas VIII SMP Dwijendra tersebut. (win)

Bali Post Goes to School

Lomba Fotografi

Kategori SMA/SMK Juara I : I Gede Ngurah Pramudya Surya (SMAN 7 Denpasar) Juara II : I Dewa Gd Kresnanta (SMAN 4 Denpasar) Juara III : I Made Agil Putra Kharisma (SMAN 7 Denpasar) 10 Nominasi 1. Deva Candra Dewi (SMA PGRI 2 Denpasar) 2. Dina Indira Amrita Dewi (SMAN 1 Denpasar) 3. Gd Denis Satya Nugraha (SMA Dwijendra Denpasar) 4. I Gede Angga Krisna MP (SMK 3 Denpasar) 5. I Kadek Ardi Wiranata (SMK Dwijendra) 6. Ida Ayu Yogiswari (SMAN 1 Denpasar) 7. IGP Candra Bhaswara (SMAN 5 Denpasar) 8. Kadek Aditya Pratama (SMA Dwijendra) 9. Ni Putu Sintia Puspita Dewi (SMK Saraswati 1 Denpasar) 10. Putu Gede Bara Wiranata (SMA Dwijendra) Kategori SMP Juara I : Ade Gita Ahimsa (SMP Dwijendra) Juara II : Putu Weldan Satwika (SMP 3 Denpasar) Juara III : I Kadek Kariada (SMP Dwijendra Denpasar) 10 Nominasi 1. Putu Ayu Mas Saty Devi (SMP Dwijendra) 2. Putu Sri Permita Sari (SMP Dwijendra) 3. Ananda Gita Prasanti (SMP 3 Denpasar) 4. Cok Istri Dewi Icaka Shasi (SMP 3 Denpasar) 5. Feby Ayub (SMP 3 Denpasar) 6. I Gusti Arya Agung Restu Diva (SMP 3 Denpasar) 7. I Nyoman Dwita Adhatama (SMP 3 Denpasar) 8. Komang Dersya Virtisari (SMP PGRI 2 Denpasar) 9. Made Nityayukta Mahardika (SMP 3 Denpasar) 10. Ngurah Aditya Warma Wardna (SMP 3 Denpasar) Lomba Mading Juara I Juara II Juara III Juara Harapan I Juara Harapan II Juara Harapan III Karikatur Terbaik Penulisan Terbaik Juara I Juara II Juara III Juara Harapan I Juara Harapan II Juara Harapan III Karikatur Terbaik Penulisan Terbaik

“Raihlah cita-citamu setinggi langit dengan membaca dengan penamu kamu akan sukses menguasai dunia” balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Satria Naradha

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bali Post Goes to School

Bali Post/edi

PEMBUKAAN - Suasana pembukaan kegiatan Bali Post Goes to School yang digelar di Dwijendra pada Selasa (23/1) kemarin. Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Denpasar mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Hampir Seribuan Anak Zaman ”Now” Ikuti Lomba dan Pelatihan Generasi zaman now tak selalu apatis dan cuek. Buktinya, saat acara Bali Post Goes to School diadakan di Yayasan Dwijendra, Selasa (23/1) kemarin, hampir seribu siswa dari berbagai sekolah di Denpasar mengikuti berbagai macam lomba yang digelar. Suasananya pun semarak, meski cuaca mendung kelabu. Begitu jam menunjukkan pukul 08.00 Wita, ratusan murid dari Yayasan Dwijendra berbaris rapi di lapangan. Mereka meneriakkan yel-yel sekolah dengan semangat. Setengah jam kemudian, ketika tamu undangan akan menuju lokasi acara pembukaan, yel-yel tersebut kembali dikumandangkan. Semuanya semangat. Media Bali Post sebagai media pengemban dan pengamal Pancasila bekerja sama dengan Yayasan Dwijendra Denpasar dan Kadisdikpora Kota Denpasar menggelar Bali Post Goes to School 2018 di Yayasan Dwijendra. Berbagai jenis perlombaan, seperti lomba mewarnai tingkat TK

dan SD, pelatihan jurnalistik tingkat SMP, SMA/SMK, dan pers kampus, workshop dan lomba fotografi tingkat SMP dan SMA/SMK, serta lomba mading tingkat SMP dan SMA/ SMK digelar. Total ada 900 siswa dari berbagai sekolah se-Kota Denpasar yang mengikuti lomba kegiatan Bali Post Goes to School yang pertama kali digelar 2018 ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan ruang kepada anak-anak siswa dalam upaya meningkatkan minat baca dan menggalakkan bakat menulis anak-anak siswa. Dengan harapan tercipta generasi muda yang cerdas, berkarakter dan berbudaya di tengah gerusan budaya global,

sehingga berguna bagi nusa dan bangsa. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka perayaan HUT Yayasan Dwijendra Denpasar yang ke-65. Kegiatan pembukaan diawali dengan tari Sekar Jagat dan diakhiri dengan tari kolaborasi anak-anak siswa Dwijendra Denpasar. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kadisdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan bersama Pimpinan Umum Kelompok Media Bali Post (KMB) Satria Naradha dan Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Drs. Dr. MS Chandra Jaya, M.Hum. Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Yayasan Dwijendra Denpasar, Rektor Universitas Dwijendra Denpasar beserta jajaran, Kepala SMA dan SMP Dwijendra Denpasar beserta jajaran dan dihadiri oleh seluruh siswa di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar. Ketua Panitia Bali Post Goes to School I Made Sueca menjelaskan, program Bali

Post Goes to School yang diawali di Sekolah Dwijendra Denpasar ini merupakan program awal Bali Post di 2018. Program ini selanjutnya akan digeber di semua sekolah daerah di Bali. Tujuannya adalah untuk mencerdaskan anak bangsa melalui sejumlah program jurnalistik (membaca dan menulis) untuk memperkuat SDM generasi emas Bali ke depannya. Kegiatan Bali Post Goes to School melibatkan ratusan siswa se-Kota Denpasar. Selain sebagai ajang nincapang pasemetonan siswa di Kota Denpasar, Sueca mengatakan, lomba ini sekaligus sebagai evaluasi pembinaan ekstra jurnalistik dan menumbuhkembangkan budaya membaca dan menulis di sekolah. “Penguatan dalam minat baca, budaya menulis, mendengarkan dan berbicara perlu terus kita gelorakan. Kita tak boleh kalah dengan kemajuan TI yang menjanjikan berbagai kemudahan yang cenderung

membuat anak didik kita semakin manja dan malas membaca. Melalui Bali Post Goes to School ini kita bersama-sama pemerintah peduli dengan nasib anak bangsa ke depannya,” tandasnya. Sementara itu, Pimpinan Umum KMB Satria Naradha mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Yayasan Dwijendra Denpasar yang telah memfasilitasi gerakan awal Bali Post Goes to School 2018. Menurutnya, gerakan ini merupakan gerakan atau program untuk menyelamatkan generasi muda bangsa melalui minat baca, menulis, mendengar dan berbicara. “Bagaimana anak-anak bisa memanfaatkan media untuk menuju kesuksesan dan bijak dalam memilih dan memilah informasi dari media, terutama media sosial (medsos). Sebab, saat ini banyak media yang tidak kredibel bisa menyampaikan pendapat (berita - red) di akun medsosnya,” tandas Satria Naradha. (win)

berbagai lomba Suasana pelaksanaan lomba dan pelatihan jurnalistik yang digelar serangkaian Bali Post Goes to School di Yayasan Dwijendra, Selasa (23/1) kemarin. Usai lomba, diserahkan hadiah dan penghargaan untuk para pemenang.

Kategori SMP : SMP Saraswati 1 : SMP 3 Denpasar : SMP PGRI 1 Denpasar : SMP PGRI 2 Denpasar : SMP Dwijendra : SMP 10 Denpasar : SMP Dwijendra : SMP Saraswati 1 Kategori SMA : Gayatri (SMKN 3 Denpasar) : Pers (SMA 5 Denpasar) : Gesa Team (SMA Saraswati) : SK Grissa (SMK PGRI 1 Denpasar) : H4D (SMA Dwijendra) : Satpam (SMAN 2 Denpasar) : Mentari (SMAN 4 Denpasar) : Media Karmany (SMAN 1 Denpasar)

Lomba Mewarnai

Kategori PAUD/TK Juara I : Kaela Purnama (TK Saraswati 2 Denpasar) Juara II : Gusti Ayu Ishana Adlani Nugraha (TK Saraswati 2 Denpasar Juara III : Adrian Nino (TK Dwijendra) Juara Harapan I : Avrilianda Artha T (TK Saraswati 2 Denpasar Juara Harapan II : Victory Amcitas (TK Dwijendra) Juara Harapan III : Bagus Ngurah Agung Wahyu W (TK Dwijendra) Kategori SD Juara I : Ni Nyoman Lusiana Okpartini (SD Saraswati 2 Denpasar Juara II : Komang Korry Anjani Saraswati (SD Saraswati 1) Juara III : Made Diah Kirana Arnida Sari (SD Saraswati II) Juara Harapan I : Ni Komang Hasya Wicaksari (SD Saraswati 1) Juara Harapan II : Kadek Indah Wijayanti (SD 3 Kesiman) Juara Harapan III : I Made Aryadutha Restu Bumi (SD Cipta Dharma)

Bali Post/edi/yud


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 24 Januari 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu