Skip to main content

Edisi 24 februari 2019 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 182 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu kliwon, 24 februari 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Petani Keluhkan Saluran Irigasi Tabanan (Bali Post) – Subak, ikon Bali. Salah satu yang menjadi keunggulannya adalah pengaturan air irigasi secara tradisional. Namun keunggulan itu rupanya sudah tak ‘’unggul’’ lagi. Buktinya, petani di Subak Jaka, Marga, mengeluhkan hal itu ketika bertemu Presiden Jokowi, Jumat (23/2) kemarin. Selain irigasi, pensertifikatan tanah juga menjadi keluhan petani.

Jokowi sudah terbiasa bertemu petani di sawah. Sedikit pun tidak ada rasa canggung. Demikian pula petani. Mereka duduk satu bale-bale dengan Presiden. Jokowi pun dengan seksama mendengar keluhan petani. Dua di antaranya adalah soal irigasi dan pensertifikatan tanah. Kepala Desa Kukuh Marga I Made Sugianto mengatakan, kedatangan Presiden Jokowi ke Marga membawa vibrasi yang luar biasa bagi warganya. Program padat karya tunai untuk Subak Jaka ini merupakan bantuan pertama kali dari pusat. Bantuan diarahkan untuk pembuatan saluran irigasi dan jalan subak sepanjang 600 meter dengan dana yang dikucurkan pemerintah pusat sebesar Rp 600 juta. ‘’Tadi (kemarin - red) Bapak Presiden

sudah meminta Kementerian PUPR untuk menghitung ulang, karena jalan itu rencananya tembus ke desa tetangga. Jadi ini sifatnya bantuan awal, dan kami diminta mengajukan proposal permohonan bantuan lagi untuk bendungan,’’ terang Sugianto. Sebelum meninjau Subak Jaka, Jokowi menyerahkan sertifikat kepada masyarakat Tabanan yang dipusatkan di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana. Di hadapan ribuan warga, Jokowi menargetkan Bali bisa menjadi provinsi pertama yang seluruh bidang tanah, baik milik warga maupun negara harus sudah tersertifikat tahun 2019 mendatang. Hal. 19 Provinsi Pertama

’’Kita patut bersyukur, tahun depan Provinsi Bali adalah provinsi yang pertama, yang semuanya telah memegang sertifikat. Tahun 2024 seluruh Indonesia juga semua sudah harus pegang sertifikat.’’ Jokowi Presiden

Bali Post/bit

DIALOG - Presiden Jokowi berdialog dengan petani di Subak Jaka, Marga, Tabanan, Jumat (23/2) kemarin.

Kembali Diusung PDI-P

Jokowi Yakin Pemerintahannya Makin Stabil Bali Post/ant

TERJEBAK - Kendaraan terjebak di Jalan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/2) kemarin. Kemacetan tersebut diakibatkan oleh banjir di jalur utama yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Bandung.

Puluhan Ribu Rumah di Jawa Terendam Banjir Jakarta (Bali Post) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana banjir dalam beberapa waktu terakhir merendam puluhan ribu rumah di Jawa. ‘’Banjir tersebar di banyak tempat di Jawa,’’ kata Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (23/2) kemarin. Hal. 19 Tanggul Jebol

Denpasar (Bali Post) PDI Perjuangan kembali akan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggunakan hak prerogatifnya untuk mengusung kembali Jokowi yang disampaikan dalam Rakernas III PDI-P di Sanur, Denpasar. Hal itu ditegaskan Jokowi usai menyerahkan sertifikat tanah adat desa pakraman dan pura se-Bali di Wantilan Pura Dalem Sakenan, Serangan, Denpasar, Jumat (23/2) kemarin. Sebelum tiba di Serangan, Jokowi memang sempat hadir dalam rakernas. Namun, rakernas sendiri berlangsung tertutup dari media. ‘’Dalam Rakernas ke-3 PDI-P di Bali, Ibu Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dengan menggunakan hak prerogatifnya yang diberikan kongres partai telah menetapkan kembali

saya sebagai calon presiden 2019-2024,’’ ujarnya. Menurut Jokowi, Megawati juga menekankan spirit berdikari sesuai tema Rakernas ‘’Pola Pembangunan Berdikari untuk Indonesia Raya’’. Spirit berdikari yang dimaksud, terutama dalam hal pangan, energi, pertahanan dan keuangan. ‘’PDI-P di bawah kepemimpinan Ibu Mega merupakan partai yang solid, mengakar, pancasilais dan tentunya PDI-P kuat karena semangat gotong royong. Itulah yang membuat saya yakin bahwa pemerintah ke depan akan lebih stabil, lebih efektif karena dukungan partai-partai yang menyatu dengan dukungan rakyat,’’ imbuhnya. Namun, Jokowi belum buka suara soal siapa yang akan mendampinginya sebagai calon wakil presiden. ‘’Belum, ini masih panjang,’’ tandasnya. (kmb32)

Bali Post/PDIP

MEGAWATI - Jokowi bersama Megawati saat Rakernas III PDI-P di Sanur, Bali, Jumat (23/2) kemarin.

Tak Capai Target

Menteri Diancam Dicopot Denpasar (Bali Post) Badan kurus dan baju gede, menjadi guyonan Presiden Jokowi saat masimakrama dengan bendesa pakraman di Wantilan Pura Dalem Serangan, Jumat (23/2) kemarin. Di hadapan ratusan masyarakat adat, Presiden Joko Widodo tiba-tiba saja berseloroh soal badannya yang kurus. Terutama setelah memberi tahu masyarakat soal target pensertifikatan ta-

nah yang diberikannya untuk Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. ‘’Saya enggak mau kerja rutinitas, enggak ada target. Enak banget. Menteri saya beri target semuanya, karena saya juga punya target. Sampai kurus kayak gini. Yang gede kan hanya baju saya ini,’’ curhat Jokowi. Hal. 19 Nomor Satu

Indonesia Dibanjiri Narkoba Dua Bulan 2,9 Ton Sabu Diamankan Batam (Bali Post) Aparat Ditjen Bea Cukai bekerja sama dengan pihak terkait berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 2,9 ton sabu-sabu sepanjang 2018. Ini menggambarkan Indonesia dibanjiri sabu-sabu dari luar negeri. ‘’Pada 2018 yang belum genap dua bulan, yang disita dari 57 kasus penanganan, total 2,9 ton sabu,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, Jumat (23/2) kemarin. Penggagalan upaya penyelundupan dalam dua bulan terakhir lebih besar dibandingkan sepanjang tahun lalu. Ia mencatat, sepanjang 2017, aparat Bea dan Cukai menangani 342 kasus penyelundupan sabu-sabu dengan total berat mencapai 2,132 ton. ‘’Ini menggambarkan Indonesia banjir narkoba,’’ katanya. ‘’Saya merasa sedih, melihat begitu besar jumlah penyelundupan

sabu ke Indonesia,’’ katanya lagi. Menurutnya, banyaknya sabusabu yang berusaha dimasukkan ke wilayah NKRI menandakan pasar narkoba di Indonesia sangat besar. Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menyatakan pihaknya terus melakukan operasi-operasi tertutup untuk mengungkap sindikat narkoba yang mencoba memasukkan sabu-sabu ke wilayah NKRI. Menurutnya, penggagalan upaya penyelundupan sabu merupakan keberhasilan bersama, yang menyelamatkan generasi muda dari serangan jaringan narkotika internasional. Kapolri mengapresiasi jajaran Bea Cukai yang selama ini bekerja sama dengan erat, termasuk saat penangkapan kapal pembawa sabu itu. Selanjutnya, Polri akan

terus melakukan kerja sama dengan Bea Cukai, TNI dalam operasi-operasi tertutup, juga dengan otoritas internasional seperti Malaysia, Singapura, dan Tiongkok. Sementara itu, aparat kepolisian kembali mengamankan kapal yang diduga membawa sabu-sabu di perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. ‘’Saya mendapat laporan ada penangkapan baru, kapal dibawa ke Tanjungbalai Karimun, dari Tim Gabungan Bareskrim,’’ kata Tito Karnavian, Jumat kemarin. Namun, ia belum dapat memastikan apakah kapal yang digiring ke Karimun itu membawa barang haram, narkotika atau barang berbahaya lainnya. Ia menolak memberikan pernyataan resmi terkait dengan hal itu. Hal. 19 Upaya Penyelundupan

Bali Post/ant

NARKOTIKA - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian (kelima kiri) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) dan pejabat lainnya menunjukkan barang bukti narkotik jenis sabu-sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/2) kemarin.


2

denpasar

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

figur Minat Masyarakat Turun MINAT masyarakat untuk berinvestasi pada properti, khususnya rumah, mengalami penurunan. Hal itu terasa sejak tahun 2011 hingga saat ini. Penurunan ini ditandai dengan turunnya permintaan dan penjualan rumah komersial. Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Bali Pande Agus Permana Widura mengatakan, tipe pembeli rumah komersial ada dua karakter. Pertama, pembeli memang betul-betul membutuhkan rumah. Artinya, memang untuk ditempati karena menjadi rumah pertama. Kedua, untuk investasi. “Untuk investasi ini agak drop saat ini, sehingga pangsa pasar beralih kepada orang yang betul-betul memerlukan rumah,” jelasnya. Ia menambahkan, terjadi penurunan yang cukup signifikan untuk investasi pada rumah. Hal itu terjadi karena memang pelemahan ekonomi global yang sedang terjadi. Sehingga karakter pembeli adalah yang betul-betul membutuhkan rumah. “Itu yang lebih banyak di Bali. Rumah subsidi saja kita baru bisa di empat kabupaten, sisanya kan masih komersial. Inilah yang terjadi penurunan,” katanya. Berdasarkan data dari seluruh anggota REI di Bali, terjadi penurunan daya beli masyarakat mencapai 60 persen pada tahun 2017. Salah satu pemicunya adalah masih tingginya suku bunga KPR komersial yang mencapai 12 persen hingga 13 persen. Selain itu, pemicu turunnya daya beli dan permintaan rumah komersial adalah keberadaan program rumah bersubsidi. “End user rumah pertama lebih memilih FLPP ketimbang rumah komersial, karena mereka ingin memiliki rumah pertama bersubsidi mengingat harganya yang terjangkau, termasuk uang muka dan cicilan yang ringan,” tegasnya. Guna membangkitkan gairah masyarakat dalam membeli rumah komersial, REI Bali akan mencari terobosan-terobosan. Salah satunya berkoordinasi dengan pihak bank penyalur untuk bisa menurunkan suku bunga KPR. Selain itu, menarik minat pembeli dengan suku bunga sama dengan rumah subsidi yakni lima persen atau maksimal bisa di angka delapan persen. “Kami yakin perbankan juga ingin komersial ini berjalan. Dengan kondisi yang serba sulit saat ini, kami berharap suku bunga KPR ini bisa turun sehingga dapat menarik minat masyarakat,” harapnya. (may)

Meningkat, Jumlah Penderita TB Denpasar (Bali Post) Pemberantasan Penyakit Tuberkulose Indonesia (PPTI) Cabang Kota Denpasar terus memberikan pendampingan pada penderita dengan mensosialisasikan minum obat yang tepat PMO (Pengawas Penelan Obat). Dengan demikian, diharapkan penderita TB yang meminum obat dalam jangka waktu cukup panjang yaitu enam bulan benar-benar mengikuti aturan dalam meminum obat. Hal ini agar tidak terjadi resistensi atau kuman menjadi kebal bila tidak mengikuti aturan meminum obat. “Saya harapkan semua penderita TB mengikuti aturan dalam meminum obat. Sedangkan untuk PMO benar-benar melakukan pengawasan terhadap penderita TB sehingga dapat mengikuti aturan dalam minum obat,” ujar Ketua PPTI Cabang Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha usai menyerahkan bantuan sembako di Kantor PPTI Kota Denpasar, Jumat (23/2) kemarin. Di sisi lain, Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Denapasar I.B. Eka Putra mengatakan, penyakit TB disebabkan oleh kuman dan penyebarannya disebabkan beberapa faktor di antaranya kesehatan diri sendiri dalam kondisi lemah, di samping juga lingkungan yang kurang sehat. Untuk itu, Eka Putra berharap semua masyarakat memperhatikan lingkungan sekitar agar tetap bersih. Terkait dengan jumlah penderita TB di Kota Denpasar, Eka Putra mengku setiap tahun mengalami peningkatan. Tahun 2016, jumlah penderita TB mencapai 1.168. Sedangkan tahun 2017, jumlah penderita mencapai 1.217. Jumlah ini jauh lebih kecil dari hasil survei yang di lakukan WHO, di mana penderita lama dan baru ditemukan kasus 660 per 100 penduduk. Apabila penduduk Denpasar diasumsikan 800 jiwa, maka diperkirakan terdapat 5.280 penderita. Eka Putra menambahkan, peningkatan penderita juga dampak dari adanya penyakit HIV/AIDS dan penyakit lainnya, seperti kencing manis. Di samping itu, kemungkinan sulitnya menemukan penderita mengingat banyak yang tidak mau memeriksakan diri ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Kendati demikian, untuk penderita yang telah sembuh dari TB mencapai 90,82 persen di tahun 2016, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 73,61 persen. “Peran PPTI sangat penting dalam menuntaskan kasus TB yang ada di Kota Denpasar. Kami berharap PPTI Kota Denpasar tetap gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya TB,” ujarnya. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Ditjen Bimas Hindu Dorong Pembangunan Pasraman Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

MENATA LAWAR - Beberapa siswa SMP menata lawar dan prani pada lomba lawar, prani dan sate renteng di Disbud Kota Denpasar, Jumat (23/2) kemarin. Kegiatan yang diikuti siswa SMP se-Kota Denpasar ini bertujuan untuk regenerasi dan melestarikan budaya Bali agar tidak punah tergilas globalisasi.

Ditjen Bimas Hindu Dorong Pembangunan Pasraman Denpasar (Bali Post) – Keberadaan tempat suci (pura) dan pasraman Hindu sangat strategis dalam meningkatkan kualitas SDM umat. Sayangnya sampai saat ini keberadaan pasraman Hindu masih sangat minim, yakni baru 30 unit. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Hindu Kementerian Agama RI mendorong tumbuhnya pasraman di seluruh Indonesia. Bahkan, jika bisa membangun 2.600 pasraman, diyakini akan mampu mengubah struktur kelembagaan dan kucuran dana untuk pasraman semakin besar. Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Dr. Drs. I Ketut Widnya, M.Sc. menegaskan hal itu di sela-sela Lokakarya Pembangunan Kahyangan Agung Jagatnatha Nusantara dan Pasraman Agung Nusantara, di Jayasabha, Jumat (23/2) kemarin. Lokakarya yang diselenggarakan Panitia Pembangunan Kahyangan Agung itu dibuka Gubernur Bali diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha dan dihadiri Ketua Umum PHDI Pusat Letjen (Purn) Wisnu Bawa Tanaya. Lokakarya sehari itu menghadirkan tiga pembicara yakni Prof. Dr. Ir. Rumawan Salain, Ida Bhagawan Putranata Wangsa Pemayun dan Swami Anand Krisna. Menurut Widnya, belakangan ini masyarakat sudah mulai antusias untuk mendaftarkan yayasannya sebagai pasraman. Padahal pihaknya sempat kha-

watir karena ini sesuatu yang baru atau diadopsi dari India yang sejatinya secara tradisional di Indonesia sudah dilaksanakan sejak zaman Siwa Budha. Bahkan pilot project-nya di Nabire disambut positif. “Kita berharap tahun 2019 nanti semua pasraman Hindu bisa jalan,” katanya. Sementara itu, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tanaya menyambut baik ide dan gagasan pendirian Pura dan Pasraman Jagatnatha Nusantara. Dikatakan, langkah ini sebagai wujud untuk meningkatkan kualitas SDM umat Hindu. “Selama ini, banyak kegiatan fokus

hanya pada ritual saja. Sekarang mulai dikembangkan pasraman untuk meningkatkan ilmu pengetahuan umat. Kita dorong pembangunan pasraman formal dan nonformal,” ujar mantan Pangdam IX/Udayana ini. Di sisi lain, Ketua Panitia Lokakarya Ida Acharya Agni Yogananda mengatakan, ide dan gagasan untuk membangun pura dan pasraman ini sudah tercetus sejak lama. Kemudian sembilan organisasi umat, seperti PHDI, Forum Penyadaran Dharma/Pusat Kajian Hindu, Veda Poshana Asrham, Forum Studi Majapahit, Pinandita Sanggaraha Nusan-

Bali Post/kmb12

LOKAKARYA - Panitia lokakarya memberikan cenderamata kepada Dirjen Bimas Hindu, Gubernur Bali yang diwakili Kadis Kebudayaan dan Ketua Umum PHDI Pusat. tara, Sabha Pandita PHDI Bali, Yayasan Sanatana Dharma, Ashram Lembah Bhayam dan Dewan Persatuan Pasraman Indonesia bersepakat untuk membentuk panitia pembangunan. “Sebelum merealisasikan hal itu, kami mengawali dengan lo-

kakarya ini,” katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kasus Pembunuhan Pria Berkebutuhan Khusus

Kejiwaan Pembunuh Diobservasi Denpasar (Bali Post) Sempat diamankan di Polsek Denpasar Barat (Denbar), Agus Gede Susastra yang merupakan pembunuh I Nyoman Kertiyasa langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Bali di Jalan Trijata, Denpasar, Kamis (22/2) lalu. Tujuannya, agar kejiwaan pelaku pembunuhan pria berkebutuhan khusus dan alumni SLB tersebut bisa diobservasi. “Dari pengakuan keluarganya, mereka meyakini jika pelaku mengidap gangguan jiwa. Tapi kami perlu bukti konkretnya, sehingga harus diobservasi oleh tim medis. Saat korban diautopsi, pisau tanpa gagang ditemukan di perutnya. Mungkin saat pelaku menusuk korban, pisau itu masih menancap dan lepas dari gagangnya,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Jumat (23/2) kemarin. Selama menjalani observasi, tim medis akan melakukan pemeriksaan dan menganali-

sis. Setelah itu, baru bisa dipastikan pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak. Jika memang benar pelaku mengidap gangguan jiwa berdasarkan pemeriksaan tim medis, lanjut Kompol Sumena, proses kasus ini tidak bisa dilanjutkan. Pasal 44 KUHP mengamanatkan, barang siapa melakukan perbuatan yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena jiwanya cacat dalam pertumbuhan atau terganggu karena penyakit, tidak dipidana. “Ya, harus dihentikan penanganan kasusnya. Untuk kasus ini kami menunggu hasil pemeriksaan tim medis supaya ada bukti konkret,” tegas mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Sementara itu, menurut Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, pelaku dirujuk ke RSJ Bangli. Alasannya, supaya pemeriksaan

lebih intensif dan keamanan terjamin. “Kalau di RSJ Bangli kan merawat orang-orang seperti itu. Dengan demikian, akan lebih intensif dan kami juga tidak perlu menugaskan anggota untuk menjaganya,” tegas Iptu Aan Saputra. Berapa lama pelaku diobservasi? “Biasanya dua minggu. Tapi tergantung kondisi pelaku dan tim medisnya,” ungkapnya. Terkait tindak lanjut kasus tersebut, mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi, Badung ini mengatakan pihaknya tetap memprosesnya dan diajukan ke jaksa. Tentu saja dilampirkan hasil pemeriksaan medis dan observasinya. “Nanti menunggu keputusan jaksa, bagaimana? Tapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku,” ungkapnya. Tulang Dada Terbelah Sementara itu, Instalasi Ke-

dokteran Forensik RSUP Sanglah telah melakukan autopsi pada korban pembunuhan I Nyoman Kertiyasa. Hasil autopsinya sangat mengenaskan, karena tulang dada korban terbelah hingga menyebabkan organnya terpotong. Menurut Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., SH., tulang dada korban terbelah hingga menembus jantung. Luka memanjang ke bawah juga mengenai hati. Dari gambaran luka itu, diduga senjata yang digunakan adalah senjata berat. “Bisa berupa kapak atau golok yang diayunkan berulang-ulang karena sampai memotong tulang dada,” ujarnya. Dudut Rustyadi menambahkan, luka tersebut membuat organ jantungnya tembus hingga terpotong. Begitu juga hatinya terbelah menjadi dua. Usus besar bagian

atas juga terkena senjata tersebut. Sehingga bisa disimpulkan luka tersebutlah yang menyebabkan kematian, karena merobek jantung dan hati sehingga menyebabkan perdarahan hebat. Pada bagian belakang, kata Dudut Rustyadi, pihaknya juga menemukan lima luka tusuk dan satu luka yang menembus rongga dada. Saat diautopsi, mata pisau bermata satu masih tertinggal di tubuh korban. “Jadi ditusuk, mungkin dicabut oleh pelakukan tapi yang ketarik hanya pegangan pisaunya saja. Mata pisaunya masih menancap di rongga dada kanan. Dari gambaran luka itu, pisau yang digunakan berukuran sembilan sentimeter dan lebar dua sentimeter,” katanya dan menambahkan, luka di bagian dada dan punggung tersebut menyebabkan korban kehabisan darah. (kmb36/kmb42)

Berbagai Kegiatan Sambut HUT Ke-230 Kota Denpasar

Jaya Negara Buka Lomba Tarik Tambang dan Pemadaman Api RIBUAN pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar tumpah ruah untuk mengikuti lomba tarik tambang. Hingar bingar hingga sorak-sorai terdengar sambari memberikan semangat kepada tim mereka yang sedang berlomba. Kendati bergerak di bawah terik matahari, tidak mengurangi semangat mereka untuk berlomba saling mengalahkan satu sama lainnya untuk berebut menjadi juara. Lomba tarik tambang ini terbilang unik, karena semua peserta tarik tambang wajib mengenakan sarung. Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga serangkaian kegiatan menyambut HUT ke-230 Kota Denpasar tahun 2018. Hadir dan membuka kegiatan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara yang ditandai dengan pengibasan bendera di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (23/2) kemarin. Dalam kesempatan tersebut,

MEMBUKA - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat membuka lomba tarik tambang yang ditandai dengan pengibasan bendera di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (23/2) kemarin. Plt. Wali Kota Jaya Negara mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah momentum untuk saling menjaga serta saling memupuk rasa persaudaraan antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan ini juga untuk lebih mempererat

rasa kebersamaan dan keakraban antarpegawai. “Kami mengharapkan, melalui lomba ini mereka bisa saling menjaga dan memupuk rasa kebersamaan. Selain itu, para pegawai juga harus disiplin dalam bekerja guna memberikan pelayanan

yang terbaik untuk masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Lomba A.A. Made Wijaya Asmara mengatakan, pelaksanaan lomba diikuti seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Masing-masing tim terdiri dari 10 orang, yang terdiri dari lima perempuan dan lima laki-laki dan wajib mengenakan sarung. Untuk lebih sportif, dalam lomba ini pihaknya melibatkan lima juri dalam setiap lomba dan lomba ini dibagi menjadi dua grup yakni A dan B. “Yang terpenting dalam lomba ini dapat menjalin kebersamaan dan memupuk tali persaudaraan antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar,” katanya. Adapun lomba tarik tambang tersebut menempatkan RSUD Wangaya sebagai juara pertama, disusul PD Pasar Kota Denpasar dan di posisi ketiga diraih Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar. Selain lomba tarik tambang, di lokasi yang sama juga dilak-

sanakan lomba pemadaman api oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta yang berasal dari seluruh bank dan lembaga keuangan di Kota Denpasar. Kepala BPBD Kota Denpasar I.B. Joni Ariwibawa yang dijumpai di sela-sela acara menjelaskan, pelaksanaan lomba ini merupakan salah satu sarana dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kali ini turut dilibatkan peserta dari bank dan lembaga keuangan adalah untuk memberikan pemahaman dini penanganan kegawatdaruratan di sebuah lokasi kerja. “Jadi, ini salah satu upaya untuk mensosialisasikan tata cara pemadaman api bagi karyawan perbankan untuk menangani secara tepat dan tetap tentang adanya kebakaran,” jelasnya sembari menambahkan, kegiatan ini untuk melatih kemampuan para karyawan menjadi pelopor penanganan dini atas kondisi kegawatdaruratan, terutama kebakaran. (ad1281)


Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

BADUNG

3 Wabup Suiasa Buka ’’Berawa Beach Art Festival’’ Tahun 2018

Bali Post/kmb27

PERBAIKAN - Kondisi jalur utama wilayah Kecamatan Petang atau tepatnya di Banjar Angantiga, Desa Petang, mengganggu kenyamanan pengguna jalan lantaran sedang dalam perbaikan.

Mengkhawatirkan, Kondisi Jalan Raya Petang-Pelaga Mangupura (Bali Post) – Kondisi aspal Jalan Raya Petang-Pelaga yang sempat tergerus air hingga nyaris putus pada tahun 2016 lalu, saat ini terkelupas. Kondisi ini membuat para pengendara yang melintas harus berhati-hati lantaran jalan berpasir, terlebih saat hujan. Rusaknya kondisi aspal di jalan tersebut membuat warga sekitarnya khawatir. Pasalnya, jalan yang berlubang sangat rentan menimbulkan kecelakaan. Informasi yang diperoleh Jumat (23/2) kemarin, kerusakan jalan proyek yang sudah rampung sejak Juni 2017 lalu, sudah terjadi sejak sebulan yang lalu. ‘’Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan karena jalur tersebut merupakan ak-

ses yang juga menghubungkan antarkabupaten,’’ ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi. Perbekel Petang I Wayan Suryantara juga mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang berlubang, terlebih di malam hari. Sebab, sepanjang jalan tersebut tidak terdapat lampu penerangan jalan. ‘’Jalan yang terkelupas itu sudah terjadi sejak sebulan yang lalu. Sekarang mungkin dipadatkan dulu baru

diaspal,’ ujarnya. Suryantara berharap, kerusakan jalan tersebut segera diperbaiki untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, jika dibiarkan dalam jangka waktu panjang akan berisiko menimbulkan kecelakaan. ‘’Jika berlamalama, tentunya akan sangat berisiko. Kami juga berharap dipasang lampu penerangan jalan, karena

kawasan itu berisiko terjadi kecelakaan,’’ katanya mengingatkan. Ditemui terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung A.A. Gde Dalem mengatakan, jika jalur utama wilayah Kecamatan Petang atau tepatnya di Banjar Angantiga, Desa Petang itu sedang dilakukan perbaikan karena sempat ada keretakan antara aspal lama dan aspal baru. ‘’Jadi kita padatkan dulu supaya benar-benar siap, baru diaspal lagi,’’ ujarnya seraya berjanji akan segera menindaklanjuti keruskan tersebut. (kmb27)

Winasa ’’Seret’’ Mantan Anak Buah MANTAN Bupati Jembrana Prof. Winasa jengah dan berusaha membuka tabir soal perkara korupsi program beasiswa pendidikan untuk mahasiswa Stikes dan Stitna Jembrana yang membuat dia dihukum tujuh tahun penjara di Mahkamah Agung (MA). Salah satunya adalah “menyeret” mantan anak buahnya Made Sudiada, mantan Kabag Hukum, Organisasi dan Tata Laksana Dinas Pendidikan, Pariwisata dan Budaya Jembrana yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana dan Made Wisnu Wirama (Seksi Perencanaan Program dan

Evaluasi Dikparbud Jembrana). Kedua nama yang sering mencuat saat di Pengadilan Tipikor Denpasar beberapa lalu akhirnya dilaporkan ke Polda Bali. Hal itu dibenarkan kuasa hukumnya, Simon Nahak. Mereka dilaporkan Senin (19/2) lalu. Alasan dan dasar pelaporan, dijelaskan Simon Nahak tak lepas dari dugaan peran Sudiada dan Wisnu terkait adanya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 04 Tahun 2009 tentang Beasiswa yang diduga kuat adalah Perbup palsu. Dijelaskan, Made Sudiada sebagai Kabag Hukum saat

itu berperan sebagai pejabat yang mengundangkan Perbup 04/2009. Sedangkan Made Wisnu Wirama selaku staf yang menggandakan Perbup 04/2009. Selain itu, ditambahkan, dugaan kuat copy Perbup 04/2009 palsu, selain Winasa selaku Bupati Jembrana saat itu tidak pernah memproses dan membuat serta menanda tangani Perbup. Ada sejumlah alasan sekaligus bukti mendasar Winasa melaporkan sekda dan staf. Pertama, bukti Perbup 04 palsu selain terdiri dari dua tanda tangan bupati yang berbeda dan bukan asli, karena

Gede Winasa selaku bupati tidak pernah tanda tangan. Begitu pula ada bagian induk dan bagian keterangan yang janggal karena berdiri sendiri. Kedua, pada Perbup 04 semua tanpa ada cap stempel resmi bupati. Ketiga, di setiap tanda tangan bupati tanpa ada paraf Sekda Jembrana di atas tanda tangan bupati dan tanpa paraf sekda di setiap lembar halaman lampiran. Kejanggalan lainnya ada pada lampiran, yakni tidak jelas tanggal dan nomornya. Inilah yang kemudian hendak dibongkar, sehingga kasus tersebut dibawa ke ranah hukum. (asa)

Pengguna Internet Capai 143,28 Juta Mangupura (Bali Post) Perkembangan penguna internet di Indonesia terus meningkat. Bahkan kenaikannya sangat tajam. Dari data tahun 2012 lalu, penggunanya baru sejumlah 63 juta. Namun dalam waktu lima tahun sudah meningkat lebih dari dua kali lipat yaitu sebanyak 143,28 juta pada tahun 2017. Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan hal itu di sela-sela kegiatan Digital and Risk Managemet in Insurance (DRim) 2018 di Nusa Dua, Kamis (22/2) lalu. Menurut Samuel Abrijani Pangerapan, hal itu menandakan bahwa sudah lebih dari 50 persen warga Indonesia saat ini menjadi warga net. “Lebih dari 50 persen warga Indonesia sudah menjadi warga net, dengan tata kelolanya juga diatur oleh tata kelola internet yang ada di dunia,” katanya. Samuel Abrijani Pangerapan menambahkan, pengguna perangkat smartphone juga mengalami peningkatan. Untuk sim card telekomunikasi saat ini sudah terdaftar sebanyak 229 juta. Nantinya yang sudah terdaftar tersebut akan kembali dilakukan verifikasi untuk kebenaran datanya. “Sehingga kalau sim card ini sudah terdaftar, nantinya bisa digunakan sebagai Know Your Customer (KYC) baik di bidang perbankan maupun asuransi,” tegasnya. Dengan dimulainya revolusi industri 4.0, kata dia tentunya peran manusia akan lebih ban-

yak digantikan oleh tenaga mesin. Untuk itu, semua pihak diharapkan bisa lebih cerdas lagi dalam menghasilkan lapangan kerja baru. “Ini akan menjadi tantangan saat memasuki revolusi industri 4.0,” ujar Samuel Abrijani Pangerapan. Dari sisi industri sendiri, kata

Samuel Abrijani Pangerapan persiapan dalam penerapan transformasi digital masih perlu ditingkatkan. Hal ini merujuk pada data dari The Microsoft Asia Digital Transformation, Enabling The Intelligent Enterprise yang menyebutkan bahwa sebanyak 90 persen pebisnis di

Indonesia menyatakan perlunya melakukan transformasi digital untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Namun dari jumlah tersebut, hanya 27 persen yang mengaku sudah mempunyai strategi yang menyeluruh guna menyambut transformasi digital. (kmb23)

BERAWA Beach Art Festival (BBAF) secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Kamis (22/2). Hadir pula dalam pembukaan tersebut perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI yakni Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan II Ni Wayan Giri Adnyani, Kepala Bidang Pemasaran Area I Arianto, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata beserta anggota, Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa, para perbekel dan lurah se-Kecamatan Kuta Utara, bendesa adat serta tokoh masyarakat Kuta Utara. Dalam pembukaan festival tersebut, Ketut Suiasa mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut. Kegiatan seperti ini dapat memberikan ruang kepada para pekerja seni dan para seniman ikut dalam menunjang kunjungan kehidupan pariwisata. ‘’Berawa Beach Art Festival ini adalah sebagai wujud dari pelaksanaan lima prioritas PPNSB yang salah satunya adalah pariwisata. Kegiatan ini adalah basisnya masyarakat, ini bagian pemberdayaan potensi seni dan budaya yang ada di masyarakat Desa Tibubeneng dan kita harapkan gairah tradisi seni semakin bangkit melalui events seperti ini,’’ ujarnya. Suiasa menambahkan, kegiatan Berawa Beach Art Festival sangat memberi dampak positif untuk sektor promosi wisata di Kabupaten Badung. Ke depan pihaknya berharap events seperti ini semakin baik kualitasnya, sehingga wisatawan mendapat suguhan yang beda jika datang ke

Badung. ‘’Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini, destinasi wisata di Badung bisa berkembang dengan baik. Ini bagian dari inovasi keratif masyarakat untuk memajukan pariwisata kita,’’ paparnya. Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan II Kementerian Pariwisata RI Ni Wayan Giri Adnyani dalam kesempatan tersebut mengatakan, festival seperti ini adalah hal yang sangat kongkret dalam melakukan promosi pariwisata untuk pengembangan destinasi objek wisata. ‘’Kegiatan seperti ini dapat diterima oleh masyarakat, baik lokal maupun internasional. Bali yang menjadi tujuan wisata nasional maupun internasional telah memberikan sumbangan 40 persen dari pariwisata di Indonesia. Berawa Beach Art Festival diharapkan dapat mem berikan kontribusi terhadap pariwisata di Badung dan Bali ke depannya,’’ jelasnya. Sementara itu, Prebekel Tibubeneng I Made Kamajaya selaku Ketua Panita melaporkan, Berawa Beach

Art Festival mengambil tema ‘’Pesisir Langu’’. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkenalkan Desa Tibubeneng dengan Pantai Berawanya. ‘’Kita berharap, dengan kegiatan ini Pantai Berawa akan lebih dikenal oleh wisatawan nasional maupun mancanegara. Festival yang bernuansa pesisir ini diharapkan dapat memberikan nuansa yang lain dari festival-festival pantai lainnya di Badung,’’ ujarnya. Kamajaya menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 22 hingga 25 Februari 2018. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pagelaran budaya seni kecak kolosal dengan 5.555 penari, pameran patung pasir, seni wayang, pameran lukis, lomba mancing serta parade budaya dan seni dari masing-masing banjar di lingkungan Desa Tibubeneng. ‘’Semoga Berawa Beach Art Festival dapat menunjang kunjungan wisatawan ke Bali, khususnya di Kabupaten Badung,’’ ujarnya. (ad1282)

DIBUKA - Berawa Beach Art Festival (BBAF) secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Kamis (22/2).

Badung Kerja Keras Datangkan Wisatawan Mangupura (Bali Post) – Penurunan kunjungan wisatawan ke Bali, khususnya ke Kabupaten Badung akibat erupsi Gunung Agung disikapi secara serius oleh Dinas Pariwisata Badung. Pemerintah bersama stakeholder terkait bekerja keras untuk memulihkan kunjungan wisatawan yang mengalami penurunan drastis. Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung GN Rai Surya Wijaya mengatakan, penurunan intensitas erupsi Gunung Agung ke level 3 (Siaga) telah terjadi, sehingga Bali aman dan sangat layak dikunjungi. ‘’Kami terus kerja keras membantu pemerintah dalam memulihkan pariwisata, salah satunya dengan melakukan promosi ke sejumlah pasar potensial,’’ ujar Surya Wijaya, Jumat (23/2) kemarin. Menurut Surya Wijaya, adanya SOP mitigation plan menjamin kenyamanan wisawatan mancanegara yang datang ke Bali. Jika Gunung

Agung meletus dan menyemburkan abu vulkanik sampai menimbulkan dan mengganggu navigasi penerbangan sehingga harus terjadi penutupan bandara, pemerintah dan industri memberikan jaminan berupa kompensasi akomodasi dan breakfast di hotel tempat tamu menginap. ‘’Begitu pula ketika harus meninggalkan Bali melalui bandara terdekat seperti Banyuwangi, Surabaya dan Lombok, pemerintah akan menyiapkan transportasi gratis yang layak bagi wisatawan mancanegara serta diberikan konsumsi (makan) dalam perjalanan menuju lokasi terminal keberangkatan,’’ terangnya. Surya Wijaya menambahkan, target wisatawan Australia ke Bali 1,3 juta dan 1,5 juta ke Indonesia pada tahun 2018. Total target wisman ke Bali tercatat tujuh juta dan 17 juta ke Indonesia. Untuk mencapai target, harus dibarengi dengan kerja keras melalui

promosi baik keluar negeri maupun mengundang melalui fam trips ke Bali. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Badung Made Badra mengatakan, kesiapan destinasi dan industri di Kabupaten Badung, yakni berupa peningkatan infrastruktur jalan, venue, kebersihan objek bagi wisatawan mancanegara yang datang ke Badung khususnya dan Bali pada umumnya. Pengembangan desa wisata di Badung Utara serta beragam pilihan produk wisata antara lain wedding, spa, golf serta berbagai event atraksi yang menarik agar wisatawan bisa lebih lama tinggal di Badung dan Bali. ‘’Kami juga mengundang bisnis partner untuk ikut bergabung dan menghadiri Bali and Beyond Travel Fair (BBTF). Perbaikan jalan underpass Ngurah Rai mendapat perhatian dari para peserta. Ini dinilai menjadi hambatan kelancaran lalu lintas menuju bandara,’’ terangnya. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremonial Made Urip Sosialisator 4 Pilar Kebangsaan di Bali Tanamkan Pemahaman Berbangsa dan Bernegara

DI BERABAN – Anggota DPR-RI dari Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. (tengah) selaku Bangar MPR-RI usai memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan di Wantilan Desa Beraban, Kamis (22/2). ANGGOTA DPR-RI dari Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. tak pernah surut menemui masyarakat sampai ke pelosok desa. Tidak saja turun memberikan akses bantuan dari tingkat pusat, namun selaku salah satu anggota MPR-RI menjadi sosialisator pemahaman nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara di Bali dengan menanamkan 4 Pilar Kebangsaan. Seperti dalam sosialisasi yang dipusatkan di Wantilan Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Kamis (22/2), ia juga membawa oleh-oleh pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Kedatangan Ketua DPP PDI-P itu disambut hangat oleh perbekel, jero bendesa adat yang juga Ketua Ranting PDI-P Desa Beraban, kelompok tani, nelayan, PKK dan anggota STT se-Desa Beraban. Sebagai narasumber kader lumutan PDI-P I Wayan Dika Sumantra. Perbekel Beraban Gede Suastika mengatakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digencarkan Made Urip sebagai dasar untuk mempersatukan bangsa dan negara. Akhir-akhir ini ada oknum yang ingin memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga

menjadi kewajiban wakil rakyat seperti Made Urip turun memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan terutama bagi generasi muda. ‘’Masyarakat Desa Beraban ditanamkan 4 Pilar Kebangsaan agar tetap bersatu padu. Sangat tepat kedatangan Pak Made Urip memberikan pemahaman di tengah masyarakat. Apalagi Pak Urip sudah sangat dikenal dan setiap diundang dalam kegiatan selalu hadir. Kami harapkan tahun 2010 bisa naik menjadi Bupati Tabanan karena seluruh masyarakat mendukung,’’ tegasnya. Ketua STT Segara Wibawa Murthi I Gede Artha Wiguna menyebutkan, sosialisasi yang diberikan Made Urip sangat baik untuk menambah pemahaman generasi muda. Wakil Ketua STT Segara Wibawa Murthi Gede Ardi Widarma berharap wakil rakyat lainnya mengikuti sepak terjang Made Urip. Sementara Bendahara STT Segara Wibawa Murthi Ni Kadek Novita Handayani menyambut positif program sosialisasi ini. ‘’Program Pak Urip sangat bagus diberikan agar generasi muda lebih mudah memahami 4 Pilar Kebangsaan. Kami harap Pak Made Urip

terus mensuport generasi muda dalam pemahaman 4 Pilar Kebangsaan,’’ tandasnya. Made Urip menyatakan MPR yang terdiri atas anggota DPR-RI dan DPD-RI diwajibkan melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. ‘’Kebetulan ditugaskan partai di Bangar MPR, sehingga harus keliling memperkuat pemahaman 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh lapisan masyarakat termasuk generasi muda yang menjadi agen pembaru bangsa,’’ ujarnya. Dijelaskannya, sebelumnya MPR sebagai lembaga tertinggi negara, namun sekarang hanya lembaga tinggi negara, akibat tuntutan reformasi terhadap amandemen UUD 1945 yang dilakukan oleh mahasiswa. Tuntutan mengamandemen tersebut sudah dilakukan empat kali sampai dicetuskan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh mantan Ketua MPR-RI Taufik Kiemas. Sosialisasi dilakukan sampai sekarang karena ada ancaman yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Itu sebabnya dibangkitkan lagi nilai-nilai kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. ‘’Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang mengikat dan mempersatukan seluruh Tanah Air dari Sabang sampai Merauke,’’ bebernya sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menerapkan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, 4 Pilar Kebangsaan jangan hanya dihapalkan, namun harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan seharihari. ‘’Seperti nilai-nilai kegotongroyongan mesti terus dipelihara di tengah masyarakat,’’ tutur Made Urip seraya menyerahkan sejumlah dana tali kasih. (ad1273)

IKIP PGRI Bali PKM di SMAN 1 Selemadeg dan Kerambitan

Beri Pendampingan Guru Susun Soal USBN

PKM - Rektor IKIP PGRI Bali Dr. Made Suarta didampingi Dr. Wayan Widana dan Dr. Drs. Wayan Citrawan saat PKM di SMAN 1 Selemadeg dan SMAN 1 Kerambitan. SEBAGAI LPTK berkualitas, IKIP PGRI Bali menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara seimbang dan berkualitas. Termasuk ikut ambil bagian dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Air. Kepedulian tersebut diwujudkan dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 1 Selemadeg dan SMA Negeri 1 Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Kegiatan PKM tersebut terlaksana atas kerja sama IKIP PGRI Bali dengan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kemenristek Dikti. Tim PKM IKIP PGRI Tahun 2018 ini dipimpin Dr. I Wayan Widana, S.Pd., M.Pd. Widana adalah dosen Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA yang sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Akademik (LPA) IKIP PGRI Bali dengan anggota Dr. I Made Suarta, S.H.,

M.Hum. (Rektor IKIP PGRI Bali) dan Dr. Drs. I Wayan Citrawan, M.Pd. (Wakil Rektor III IKIP PGRI Bali). Widana menjelaskan, PKM di SMAN 1 Selemadeg dan SMAN 1 Kerambitan difokuskan pada workshop dan pendampingan penyusunan soal-soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). PKM di SMAN 1 Kerambitan diawali workshop pada 6 Februari, sedangkan di SMAN 1 Selemadeg dilaksanakan 17 Februari. Materi workshop dan pendampingan yang diberikan berupa teknik penyusunan kisi-kisi soal, kaidah penulisan butir soal, penyusunan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), analisis butir soal dan teknik perakitan perangkat tes. Menurutnya, topik PKM yang terkait dengan penyusunan soal USBN didasarkan pada pengalaman empiris bahwa mutu soal buatan guru selama

ini perlu ditingkatkan. Mekanisme penyusunan butir soal USBN belum dilaksanakan sesuai prosedur. Level kognitif soal yang dibuat guru tidak sesuai dengan tuntutan Kompetensi Dasar (KD). Level kognitif soal yang dibuat oleh guru cenderung di bawah kata kerja operasional dalam KD, sehingga belum mampu menggambarkan kompetensi siswa terhadap ketercapaian KD. Ini berdampak pada kesenjangan antara hasil Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN). Rerata nilai US jauh lebih tinggi daripada rerata nilai UN di kedua sekolah. Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. saat membuka PKM menyampaikan bahwa PKM IKIP PGRI Bali ikut berperan mencerdaskan anak bangsa. Untuk itu ke depan IKIP PGRI Bali tetap menjalin kerja sama dengan SMAN 1 Kerambitan dan SMAN 1 Selemadeg. Kepala SMAN 1 Kerambitan Drs. I Wayan Sueca, M.Pd. dan Kepala SMA Negeri 1 Selemadeg I Made Wardita, S.Pd., M.Pd. merasa bersyukur dijadikan mitra oleh IKIP PGRI Bali karena topik-topik PKM yang dilaksanakan sangat diperlukan guru-guru dalam penyusunan soal-soal USBN. Kedua kasek ini berharap ke depan hal ini bisa dilanjutkan dalam bentuk kerja sama yang lain. Setelah diberikan pemahaman tentang mekanisme penyusunan soal-soal USBN, para guru sekolah sasaran mengaku mendapatkan pencerahan yang sangat dibutuhkan. Penjelasan yang sangat teknis sangat membantu mereka untuk menyusun soal USBN. Melalui kegiatan pendampingan, para guru didampingi menyusun soal USBN secara teknis melalui kegiatan diskusi partisipatif dalam forum MGMP sekolah. (ad1279)

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

S-2 dan S-3 Linguistik FIB Unud Gelar Konferensi Internasional

Bahas 121 Makalah tentang Bahasa Ibu PROGRAM Studi (Prodi) S-2 dan S-3 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Asosiasi Peneliti Bahasa Lokal (APBL) mengadakan International Conference on Local Language (ICLL). Konferensi yang pertama kali diadakan ini dilaksanakan selama dua hari pada 23-24 Februari di Kampus FIB Unud. Tema yang diangkat adalah ‘’Empowerment and Presentation of Local Language’’. Ketua Panitia ICLL I.A. Laksmita Sari mengatakan, sebelum konferensi internasional pertama telah dilakukan seminar nasional 10 kali. Untuk meningkatkan level, seminar nasional yang diadakan lebih dulu ditingkatkan menjadi konferensi internasional. Ini dimaksudkan agar masyarakat internasional juga mengetahui tentang bahasa ibu yang ada di Indonesia, khususnya Bali. Konferensi internasional dihadiri peserta dari dalam dan luar negeri.

Peserta luar negeri dari Jepang, Singapura dan Thailand, sedangkan peserta dalam negeri asal dari berbagai wilayah di Indonesia yaitu Aceh, Bandung, Flores, Jakarta, Kupang, Manggarai, Kendari, Mataram, Medan, Palembang, Padang, Semarang, Makassar, Surabaya, Jember dan Yogyakarta. Konferensi diikuti oleh dosen serta mahasiswa S-2 dan S-3. Total makalah berjumlah 121. Satu makalah bisa dikerjakan oleh dua orang atau lebih, sehingga total peserta 167 orang. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Sutjiati Beratha mewakili Rektor Unud mengatakan, konferensi ini dalam rangkaian merayakan bahasa ibu internasional, sehingga sangat tepat dilaksanakan. Seminar bahasa ibu sudah dirancang sejak tahun 2008, namun saat itu masih dalam level seminar nasional. Seminar nasional telah 10 kali dilakukan. Seminar ke10 ini merupakan konferensi pertama kalinya.

ICLL – Acara pembukaan ICLL yang digelar Prodi S-2 dan S-3 Linguistik FIB Unud, Jumat (23/2) kemarin.

‘’Bahasa Bali mulai termarginalkan, sehingga langkah ini menjadi sangat penting. Kita harus lestarikan bahasa ibu, supaya kita tidak tercabut dari akar budaya. Kalau di Bali yaitu Bahasa Bali. Boleh mempelajari bahasa asing, tapi tidak melupakan bahasa ibu. Makanya ada slogan lestarikan bahasa ibu, utamakan bahasa Indonesia, pelajari bahasa Inggris,’’ bebernya. Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional dan bahasa resmi untuk mempersatukan bangsa Indonesia. Karena Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dan bahasa maka perlu bahasa pemersatu yaitu bahasa Indonesia. Namun, bukan berarti menomorduakan bahasa ibu. ‘’Kita menggunakan bahasa tersebut sesuai dengan ranah pakai. Kalau memang ranah tradisional, ya… kita gunakan bahasa ibu kita,’’ tandas Sutjiati Beratha. Tak hanya masalah penggunaan bahasa, penelitian dan jurnal tentang bahasa ibu juga minim. Itu karena perhatian orang terhadap penelitian bahasa ibu memang sangat jarang. Tetapi yang terjadi di Bali, Pemerintah Provinsi Bali sudah mem-perdakan Bahasa Bali. Artinya bahasa Bali sudah mulai disosialisasikan karena akan diajarkan mulai dari tingkat SD sampai perguruan tinggi sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU). Ia mengakui bahasa Bali memang terpinggirkan, namun dampaknya tidak luar biasa. Maka dari itu, bahasa Bali tetap bisa bertahan dan digunakan untuk seterusnya karena telah dipakai dalam semua ranah. ‘’Setiap ranah tradisional, spontan kita sudah berbahasa Bali. Saya merasa amat sangat bangga kalau bisa berpidato dalam bahasa Bali,’’ pungkas Sutjiati Beratha. (ad1278)

FKIK Unwar Gelar Penyuluhan Kesehatan ’’Pre Graduate Course’’ Narkoba dan HIV/AIDS FAKULTAS Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menggelar Pre Graduate Course (PGC) ke-4 yang diisi acara penyuluhan kesehatan serta ceramah narkoba dan HIV/AIDS di Banjar Majangan, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, Kamis (22/2) malam. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tugas akhir mahasiswa Kedokteran Unwar sebelum mengakhiri perkuliahan. Acara dihadiri Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, Dinas Kesehatan Gianyar, Dekan FKIK Unwar, Wakil Dekan III FKIK Unwar, Direktur BPJS Kesehatan Gianyar, Direktur RSUD Sanjiwani, Camat Payangan, Kapolsek Payangan, Kepala UPT Kesmas Payangan, Kades Buahan, Kades Buahan Kaja, Klian Banjar Buahan, Klian Banjar Buahan Kaja, dosen dan staf di lingkungan FKIK Unwar, STT di lingkungan Desa Buahan dan Buahan Kaja serta seluruh Panitia Penyuluhan Kesehatan. Kepala Desa Buahan Kaja Wayan Wirtama mengucapkan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan kesehatan tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS yang diberikan kepada masyarakat khususnya generasi muda di Lingkungan Desa Buahan dan Desa Buahan Kaja. Ia berharap penyuluhan ini dapat memberikan bekal dan edukasi kepada generasi muda agar tidak terjerumus ke hal-hal yang merusak masa depan. Hal senada dikatakan Kapolsek Payangan AKP I Gede Endrawan. Kegiatan seperti ini sangat perlu diadakan di wilayah pedesaan sebagai langkah edukasi untuk masyarakat. Satu tahun belakangan ini pihaknya tiga kali menangani dan mengatasi masalah kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di daerah Kecamatan Payangan. Oleh karena itu, sangatlah penting edukasi tentang bahaya HIV/AIDS ini diberikan kepada generasi muda untuk mencegah dan tidak melakukan seks bebas, apalagi di bawah umur. ‘’Sesuai hasil

survei di daerah Gianyar, penyakit HIV/AIDS tertinggi berada di daerah Gianyar atas seperti Tampaksiring dan Payangan. Jadi, sangat perlu penyuluhan tentang HIV/AIDS agar masyarakat sadar akan bahaya penyakit ini,’’ sebutnya. Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK. dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sosialisasi kesehatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan. FKIK Unwar akan terus mendukung program BPJS sebagai langkah meringankan biaya kesehatan. Dipilihnya Desa Buahan sebagai tempat sosialisasi karena saat ini menjadi destinasi yang sering dikunjungi wisatawan, sehingga memungkinkan masuknya narkoba dan tindakan asusila. Oleh karena itu, edukasi tentang bahaya narkoba dan HIV/ AIDS dipandang perlu diberikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. ‘’HIV/AIDS merupakan penyakit yang berbahaya dan menular, sehingga sangatlah berbahaya untuk kelanjutan keturunan kita. Oleh

karena itu, sangatlah penting memeberikan edukasi sejak dini untuk langkah pencegahan, terutama kepada anak-anak generasi muda bangsa kita,’’ ujarnya. Selain melakukan penyuluhan tentang kesehatan, ke depan pihaknya juga akan mengadakan program lainnya, mengingat permasalahan air bersih masih menjadi bumerang di Desa Buahan. ‘’Ke depan kami juga akan ikut berpartisipasi dalam hal menangani air bersih di desa ini di samping tetap memprioritaskan kesehatan bagi anak-anak sekolah,’’ tandas Anom Murdhana. Penyuluhaan kesehatan ini diisi kegiatan diskusi panel yang membahas tentang program kesehatan pemerintah dan BPJS Kesehatan oleh perwakilan dari BPJS Kabupaten Gianyar, Dinas Sosial Gianyar, Dinas Kesehatan Gianyar dan perwakilan RSUD Sanjiwani yang dimoderatori oleh WD III FKIK Unwar. Setelah itu ceramah tentang bahayanya narkoba oleh dr. Putu Asih Primantanti, Sp.KJ. dan ceramah tentang bahayanya HIV/AIDS oleh dr. DAP Sri Masyeni, Sp.PD-KPTI. (ad1280)

PENYULUHAN - Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK. memberikan sambutan pada acara Penyuluhan Kesehatan Pre Graduate Course Narkoba dan HIV/ AIDS di Banjar Majangan, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar.

Tempat Wisata Toya Devasya Kintamani

Dipilih BI Jadi Tempat Gelar ’’Leadership Camp Genbi Bali 2018’’

SEMINAR - Tempat Wisata Toya Devasya Natural Hot Spring dan Ayurvedic Spa dipakai Bank Indonesia melaksanakan kegiatan Leadership Camp Genbi Bali 2018, Jumat (23/2) kemarin.

TEMPAT Wisata Toya Devasya Natural Hot Spring dan Ayurvedic Spa, Kintamani, dipilih Bank Indonesia (BI) untuk melaksanakan kegiatan Leadership Camp Genbi Bali 2018, Jumat (23/2) kemarin. Selain itu, yang menggembirakan bahwa vila yang ada di Toya Devasya sudah full di-booking untuk retreat dari grup Cina selama 10 hari. Owner Toya Devasya I Ketut Marjana mengatakan kegiatan Leadership Camp Genbi Bali 2018 yang dilaksanakan BI diikuti sekitar 100 orang dari kalangan mahasiswa. BI melaksanakan seminar dengan topik ‘’Kepemimpinan di Era Millenium’’ sekaligus melakukan gathering. ‘’Selama bermalam di Toya Devasya mereka juga melakukan hicking, cycling dan camping. Jadi, semua kegiatan yang diadakan oleh BI di-handle oleh Toya Devasya. Mereka sangat menikmati sekali semua kegiatan. Bahkan, nanti BI Jakarta berencana datang melaksanakan kegiatan di sini,’’ ungkapnya.

Hal yang menggembirkan lainnya, vila yang ada sudah full di-booking untuk retreat dari grup Cina selama 10 hari. ‘’Selama di sini mereka melakukan banyak aktivitas seperti yoga, belajar majejahitan dan kegiatan lainnya. Beberapa hari ini kami sampai kekurangan vila,’’ terangnya. Menurut Marjana, diminatinya Toya Devasya sebagai tempat belibur, melaksanakan meeting, seminar dan kegiatan lainnya tidak lepas dari kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki. Toya Devasya telah mempunyai delapan pool yang cukup besar yang dijadikan sebagai tempat berendam dan berenang oleh pengunjung, mempunyai ruang rapat yang lengkap dan memiliki halaman yang cukup luas. Dengan begitu, belakangan ini Toya Devasya tidak hanya dipakai sebagai tempat berwisata, namun juga melaksanakan kegiatan penting lainnya. ‘’Toya Devasya juga memiliki tempat camping dua jenis yakni eksekutif dan regular, spa dan

coffee house. Kelengkapan ini membuat perkembangan pengunjung yang datang baik domestik maupun mancanegara meningkat di kisaran 500-700 orang. Sekarang Toya Devasya sudah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan untuk berlibur. Sementara untuk pengunjung asing kami siapkan bar yang sesuai dengan kebutuhan mereka termasuk coffee house yang baru dibangun. Coffee house dapat menampung 150 orang. Nantinya kami akan perluas agar dapat menampung sampai 250 orang,’’ kata Marjana. Panitia Seminar ‘’Kepemimpinan di Era Mellenium’’ dari BI I Gede Ryan Shebastian mengungkapkan, pihaknya memilih Toya Devasya sebagai lokasi untuk melaksanakan kegiatan Leadership Camp Genbi Bali 2018 karena merupakan tempat yang paling bagus yang ada di Kintamani. Selain itu, Toya Devasya mempunyai fasilitas yang sangat memadai untuk pengunjung. ‘’Dari segi sarana dan prasarana, Toya Devasya sangat bagus. Se-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

gala fasilitas yang ada hampir semuanya berbahan alami dari alam. Baru pertama kalinya kami melaksanakan kegiatan seperti ini di Toya Devasya. Semoga ke depannya kami bisa kembali mengadakan kegiatan di sini,’’ ujarnya. Direktur Toya Devasya Ayu Saraswati selaku pembicara dalam Seminar ‘’Kepemimpinan di Era Millenium’’ menyampaikan materi tentang kewirausahaan. Menurutnya, untuk menjadi wirausaha yang sukses tidak mudah karena membutuhkan waktu dan perjuangan yang keras. Untuk mencapai kesuksesan tidak bisa instan tetapi butuh proses. ‘’Pada dasarnya harus mempunyai rencana yang matang bisnis apa yang akan dikembangkan. Tak cukup itu saja, juga harus memiliki keyakinan tinggi dan tidak meragukan kemampuan yang ada. Tidak kalah pentingnya mempunyai semangat dan suport dari keluarga,’’ jelas Ayu Saraswati. (ad1277)


Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

daerah

5

Kemenkop dan UKM Diminta Perbanyak Pelatihan Mataram (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) minta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) memperbanyak pelatihan di daerah ini karena anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) terbatas dan tersedot untuk pemilihan kepala daerah serentak 2018. ‘’Kami mengharapkan program bimbingan teknis (bimtek) di kementerian lebih banyak ke NTB, mengingat anggaran untuk pembinaan dan pengembangan UKM pada tahun anggaran 2018 sangat terbatas,’’ kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB H. Mohammad Imran di Mataram, Jumat (23/2) kemarin. Permintaan tersebut disampaikan kepada Deputi Produksi dan Pemasaran pada Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, yang menghadiri bimtek pendampingan teknis penerapan e-commerce serta bimbingan pengembangan jaringan pemasaran dan daya saing produk UMKM. Menurutnya, perlunya pemberian pelatihan karena pelaku UKM secara umum merupakan kelompok pelaku ekonomi terbesar dalam perekonomian Indonesia. Keberadaannya terbukti menjadi katup pengaman perekonomian nasional dalam masa krisis. Selain itu, UMKM menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi pascakrisis ekonomi. UMKM juga menciptakan peluang kerja yang cukup besar bagi tenaga kerja dalam negeri, sehingga sangat membantu upaya mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. ‘’Tapi pelaku UMKM masih dihadapkan dengan berbagai persoalan, salah satunya pemasaran produk,’’ ujar Imran. Dalam konteks pemasaran, kelemahan mendasar yang dihadapi seluruh pelaku UMMK adalah orientasi pasar relatif rendah. Selain itu, lemah dalam persaingan yang kompleks dan tajam serta tidak memadainya insfrastruktur pemasaran. Untuk itu, Imran minta kepada seluruh pelaku UMKM untuk terus-menerus mempersiapkan diri dengan segala pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal menghadapi mekanisme pasar yang makin terbuka dan kompetitif. ‘’Kami juga berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan melalui berbagai pelatihan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM pelaku usaha kecil menengah,’’ ungkapnya. Data Dinas Koperasi dan UMKM NTB tercatat potensi UMKM berjumlah 648.343 unit seluruhnya tersebar di 10 kabupaten/kota (Pulau Lombok dan Sumbawa). (ant)

Bali Post/eka

PENIPUAN - Polisi menunjukkan barang bukti dan tersangka penipuan sopir taksi online di Ditreskrimsus Polda Bali, Jumat (23/2) kemarin. Para tersangka melakukan kecurangan diduga dengan menggunakan program sejenis GPS palsu.

Diduga Manipulasi Rute

Lima Sopir Taksi ”Online’’ Ditangkap Denpasar (Bali Post) – Tim Ditreskrimsus Polda Bali menangkap lima sopir taksi online Grab, Rabu (21/2) lalu. Para pelaku berinisial HC (32), ANS (37), PW (21), AS (23) dan AR (27). PW dan AS berstatus mahasiswa. Mereka diduga melakukan manipulasi rute GPS dan penumpang fiktif. Tujuannya untuk mendapat bonus dari perusahaan karena mencapai target.

AKBP Priyanto Priyo Hutomo

Bali Post/kmb

Polres Jembrana Data ODGJ Negara (Bali Post) – Kasus pembunuhan yang dilakukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) semakin banyak di Bali. Melihat kondisi tersebut, jajaran Polres Jembrana mulai gencar melakukan pendataan terhadap ODGJ di wilayah Kabupaten Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Kamis (22/2), mengatakan pendataan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas di masing-masing desa dan melaporkannya ke masing-masing Polsek untuk diteruskan ke tingkat Polres. Pendataan dilakukan untuk langkah antisipasi dan memudahkan pemantauan terhadap gerak-gerik ODGJ guna mengantisipasi kasus penyerangan seperti yang terjadi di Denpasar dua hari lalu. ‘’Pendataan masih berlangsung, sehingga belum diketahui jumlah pasti berapa warga yang mengalami gangguan jiwa di Jembrana. Jika pendataan sudah final baru ketahuan jumlahnya,’’ terang Priyanto. Sementara itu di Air Kuning terdapat lima ODGJ. Menurut Kapolres, langkah antisipasi sekecil apa pun akan dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas di Jembrana. Pihaknya berusaha semaksimal mungkin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Jembrana. (kmb)

53 Desa Belum Dialiri Listrik Kupang (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Lembata, NTT, mencatat ada 53 desa di Kabupaten Lembata sampai Februari 2018 belum dialiri oleh jaringan listrik. Ini dikatakan Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday saat dihubungi dari Kupang, Jumat (23/2) kemarin. Walaupun belum dialiri jaringan listrik, saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah memasang sejumlah tiang listrik di jalan menuju sejumlah desa tersebut. Tiang-tiang listrik dipasang di sepanjang jalan menuju ke desa-desa di Kecamatan Nagawutun, Atadei dan Wulandoni. Thomas yang juga adalah mantan Pengamat Ekonomi dari Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang mengatakan, baik PLN maupun Pemda Lembata menargetkan tahun 2018 ke-53 desa itu sudah terpasang listriknya. Namun, ada satu desa yang menurutnya sangat jauh sehingga baru bisa dipasang listriknya pada tahun anggaran 2019 mendatang. ‘’Saya lupa desanya apa tetapi desa itu nantinya pemasangan jaringan listriknya dilakukan pada tahun 2019. Tetapi desa yang lain pada 2018 ini akan diterangi oleh listrik,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon optimistis semua desa di kabupaten paling timur Pulau Flores, NTT, itu akan dialiri listrik pada 2018. ‘’Rasio elektrifikasi kami tertinggi kedua di NTT. Semua desa di Flores Timur akan dialiri listrik pada 2018 ini,’’ katanya. PT PLN (Persero) Wilayah NTT mencatat rasio desa berlistrik di Kabupaten Flores Timur pada 2017 mencapai 90,4 dari total 251 desa dan rasio elektrifikasi mencapai 93,87 persen. Tingkat rasio tersebut menempatkan posisi kabupaten kepulauan itu menjadi yang tertinggi dari semua kabupaten se-NTT setelah Kota Kupang yang tercatat pada tahun yang sama memiliki rasio elektrifikasi mencapai 98,96 persen. (ant)

Direskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo, Jumat (23/2) kemarin mengatakan, Selasa (20/2) perwakilan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) Iwan Restu Ary melapor ke SPKT Polda Bali. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi online ini sejak Januari 2018 mendeteksi melalui sistem aplikasi Grab beberapa mitranya (sopir) telah melakukan manipulasi terhadap rute yang ditetapkan oleh perusahaan atau sistem aplikasi Grab. Berdasarkan laporan tersebut, Rabu (21/2) tim Unit Cyber Crime bekerja sama dengan Cyber Troops Ditkrimsus Polda Bali melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat tim gabungan dipimpin Kanit Cyber Crime Kompol Wayan Wisnawa Adi Putra menangkap kelima pelaku. ‘’Mereka melakukan routing map atau memanipulasi rute

perjalanan, sehingga mengakibatkan perusahaan PT Solusi Transportasi Indonesia atau Grab mengalami kerugian material mencapai miliaran rupiah,’’ ujar Anom Wibowo didampingi Kasubbid Penmas Humas AKBP Made Ayu Kusumadewi. Modus operandinya, pelaku melakukan routing map (pengalihan rute) menggunakan program aplikasi sejenis fake GPS (bluetooth dan navigator) dan aplikasi pendukung (zuper, magisk, xposed installer, disable service, root explorer, imei changer). Maksudnya untuk mencurangi atau mengelabui sistem aplikasi Grab terutama rute perjalanan resmi. Dengan demikian saat para pelaku tidak memperoleh penumpang tapi terlihat seolah-olah memperoleh penumpang untuk memenuhi target (trip) yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Setelah

mencapai target yang ditentukan, pihak perusahaan melalui sistemnya secara otomastis memberikan bonus kepada sopir Grab. Hasil penyelidikan polisi, TKP-nya di Jalan Serma Made Pil, Denpasar (tersangka HC dan AR), Jalan Serma Gede, Denpasar (tersangka ANS), Jalan Serma Jodog (tersangka PW) dan depan Pasar Kereneng (tersangka AR). Barang bukti yang diamankan meliputi lima unit mobil beserta STNK dan 10 HP berbagai merek beserta sim card-nya. Pengembangan Anom Wibowo mengatakan itu baru bagian kecil yang diungkap. Oleh karena itu pihaknya masih melakukan pengembangan. ‘’Dilihat dari sistem yang dimiliki oleh Grab car ini, sudah berapa banyak anggaran yang dikeluarkan membiayai penumpang tuyul (fiktif) ini. Penumpang tuyul lagi tren. GPS kendaraan jalan padahal penumpangnya tidak ada. Ada juga kendaraannya diam tapi GPS-nya jalan,’’ ungkapnya. Menurutnya, kasus ini merupakan tantangan bagi sistem yang dimiliki perusahaan taksi online karena bisa di-

Desa Pakraman dan Warga Saling Klaim Lahan di Perbatasan Singaraja (Bali Post) – Sengketa tanah antara Desa Pakraman Kubutambahan dan warga Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, kembali mencuat. Sejak beberapa bulan terakhir, para pihak ini sama-sama mengklaim tanah di perbatasan antara Desa Kubutambahan dan Desa Bulian. Kedua belah pihak sama-sama ingin digugat menyusul gagalnya mediasi, Jumat (23/2) kemarin. Mediasi dilaksanakan di lokasi tanah sengketa menghadirkan kedua belah pihak. Pihak Desa Pakraman Kubutambahan diwakili Klian Desa Jero Ketut Warkadea bersama prajuru dan pecalang. Sementara pihak yang diajak bersengketa adalah Ketut Kariana Suta, warga Desa Bulian. Mediasi dipimpin Muspika Kecamatan Kubutambahan. Dalam mediasi terungkap Ketut Kariana Suta mengklaim memiliki sisa tanah warisan seluas 60 are. Tanah ini dikuatkan dengan bukti Kohir 202 dan Persil 3A3B. Lokasi lahan di sisi utara tanah warisannya. Belakangan ini diketahui tanah seluas 60 are itu juga dikuasai oleh Desa Pakraman Kubutambahan dengan status tanah pelaba pura. Penguasaan ini dikuatkan dengan bukti sertifikat Drue Pura (DP-red) yang terbit tahun 2014.

Mediasi berjalan alot. Kedua pihak sama-sama ngotot sebagai pemilik berdasarkan bukti yang ditunjukkan saat mediasi. Pihak Desa Pakraman Kubutambahan menyayangkan pemasangan pelang sebagai batas lahan oleh keluarga Ketut Kariana Suta di atas lahan yang disengketakan. Pelang itu kemudian dicabut oleh Pecalang Desa Pakraman Kubutambahan, karena pemasangan pelang itu dianggap tanpa izin pemilik tanah Desa Pakraman Kubutambahan. Ketut Kariana Suta mengatakan, bukti Kohir dan Persil yang dimiliki tanah warisannya dulu tercatat 6.710 meter persegi. Tanah itu kemudian dijual kepada tiga orang yang sudah memiliki sertifikat dengan luas total 6.110 meter persegi. Luas tanah yang dijual dengan jumlah yang tercatat dalam pipil masih kurang seluas 60 are. Ia yakin lahan yang diklaim itu adalah tanah warisannya. Hal ini karena Desa Bulian memiliki setra batas (kuburan di perbatasan desared) posisinya jauh di utara dari posisi lahan yang sekarang samasama diklaim. ‘’Hasil penelusuran saya, posisi lahan itu ada sisi utara. Kalau di sisi timur tidak mungkin karena ada pangkung (sungai), sedangkan di sisi selatan dan barat sudah jalan,’’ katanya. Terkait

pencabutan pelang yang dipasang, Kariana Suta mengatakan pemasangan pelang itu agar pihak yang keberatan menempuh jalur hukum. Sementara itu, Klian Desa Pakraman Kubutambahan Jero Ketut Warkadea mengungkapkan, desa pakraman keberatan karena lahan yang diklaim Ketut Kariana Suta adalah lahan pelaba Pura Desa yang sudah bersertifikat. Berdasarkan sertifikat itu, tanah pelaba pura tersebut luas keseluruhan 7.600 meter persegi atau 7,6 hektar. Sesuai sertifikat itu, batas-batas tanahnya sudah jelas, sehingga kalau ada pihak yang mengklaim tanah pelaba pura, desa pakraman akan mempertahankan. ‘’Batasnya sudah jelas dan tanah itu adalah pelaba pura. Kalau diakui sebagai hak milik warga di sana (Desa Bulian-red), kami jelas keberatan karena bukti kami adalah sertifikat,’’ tegasnya. Di sisi lain, Jro Warkadea menyatakan kalau ada pihak yang ingin menguasai tanah tersebut dengan buktinya sendiri hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang wajar. Bukan dengan memasang pelang batas tanah tanpa izin pemiliknya. Untuk itu, pihaknya mempersilakan menempuh jalur hukum untuk menggugat, sehingga jelas diketahui siapa pihak pemilik tanah yang disengketakan. (kmb38)

NTB Punya Pabrik Pengolahan Ikan Internasional

Mataram (Bali Post) – Pabrik pengolahan ikan berstandar internasional diresmikan di Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Pabrik tersebut merupakan pengolahan ikan pertama berkelas internasional dan akan mengolah sumber kakayaan ikan di perairan NTB, terutama yang berada di kawasan Samota (Saleh, Moyo, Tambora). Sekretaris Daerah NTB H. Rosiady Sayuti dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Jumat (23/2) kemarin, menjelaskan pabrik ini dikembangkan atas investasi sejumlah investor Amerika yang tergabung

dalam PT Bali Seafood International (PT BSI). Pabrik pengolah ikan berkelas dunia ini diresmikan Sekda NTB H. Rosiady Sayuti, Kamis (22/2). Sekda menegaskan, pemerintah dan masyarakat NTB tetap percaya pabrik ini bisa memberikan manfaat tidak hanya bagi perusahaan sebagai pengolahan ikan semata tapi juga untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah. ‘’Pengaruh positif seperti itulah yang kami harapkan,’’ tegasnya. Sekda Kabupaten Sumbawa H. Rasyidi menyampaikan terima kasihnya kepada PT BSI yang telah berinvestasi di Kabupataen Sum-

bawa. Diharapkan PT BSI mampu meningkatkan penghasilan masyarakat Sumbawa khususnya para nelayan yang ada di 18 kecamatan pesisir di Kabupaten Sumbawa. Ia mengusulkan produk yang dihasilkan terdapat sebutan (nama) Sumbawa supaya ketika orang melihat bisa mengenal produk tersebut diproduksi di Sumbawa. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB H. Lalu Hamdi mengatakan, beroperasinya PT BSI sudah lama dinantikan karena investor asal Amerika ini merupakan salah satu pemacu percepatan pembangunan Samota. (ant)

bobol menggunakan beberapa aplikasi atau kemajuan teknologi. Tersangka mengatakan praktik kejahatan seperti ini sudah berlangsung selama empat bulan. Alasannya karena ada bonus dijanjikan oleh perusahaan apabila mereka mencapai target. Bonus tersebut memotivasi mereka menggunakan GPS fiktif. ‘’Kami masih memburu kelompok yang menginstal sistem ini. Tidak hanya terjadi di Bali, juga di Jakarta dan Makassar. Kemungkinan kota besar lain seperti Medan, Surabaya, Yogyakarta juga bisa dijebol karena pakai sistem sama,’’ tandasnya. Ia menduga banyak orang terlibat kasus seperti ini. Apalagi Grab di Bali mempunyai anggota ribuan orang. Masyarakat kadang-kadang mengeluh saat order, padahal dicek GPS-nya tahu kalau sopir taksi online ini dekat, tapi tidak respons. ‘’Bagaimana mau respons, cukup dengan tuyul ini bisa jalan sendiri. Citra Grab jadi menurun. Saya mengimbau kepada perusahaan agar perbaiki sistem yang digunakan. Kalau sistem bonus dihilangkan, tentu berhenti sendirinya,’’ kata Anom Wibowo. (kmb36)

Lombok Tengah akan Bentuk Desa Sadar Kerukunan Lombok Tengah (Bali Post) – Kementerian Agama akan membentuk desa sadar kerukunan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah melalui berbagai kajian terutama kesiapan daerahnya. Lombok Tengah merupakan kabupaten kedua yang membentuk desa sadar kerukunan setelah Kabupaten Lombok Utara pada 2017. Kepala Sub Bagian Hukum dan Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB Suardi di Lombok Tengah, Jumat (23/2) kemarin, menyatakan Kemenag menjalankan program Desa Sadar Kerukunan bertujuan memantapkan kerukunan antarumat beragama yang dilatarbelakangi multikultural. Persiapan pembentukan dan pemilihan desa menjadi tanggung jawab Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Tengah. Pasalnya, pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran langsung ke daerah. Proses pembentukan dilakukan melalui rapat dan dialog para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Tengah bersama Kemenag setempat. Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan sebuah kesepakatan bersama tentang desa yang layak dari sisi kemajemukan umat beragamanya. ‘’Kemenag Provinsi NTB juga ikut memberikan masukan, di samping menyampaikan petunjuk teknis yang belum turun dari pusat,’’ ujarnya. Berbeda dengan pembentukan di Kabupaten Lombok Utara, penentuan Desa Sadar Kerukunan dilakukan oleh FKUB Provinsi NTB bersama Kemenag NTB. Pasalnya, kabupaten termuda itu merupakan daerah pertama yang melaksanakan program dan menjadi percontohan. Para tokoh lintas agama tingkat provinsi kemudian menetapkan Desa Tanjung sebagai percontohan kawasan sadar kerukunan umat beragama karena dianggap memiliki tingkat kemajemukan yang relatif tinggi. ‘’Awalnya Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, tapi desanya dominan satu agama,’’ ucap Suardi. Jika desa sadar kerukunan sudah terbentuk di Kabupaten Lombok Tengah, akan dilanjutkan dengan berbagai program yang sifatnya menjaga keharmonisan antarpemeluk agama. Misalnya silaturahmi dan dialog rutin tokoh lintas agama. Anggaran untuk kegiatan semacam itu sudah disediakan pemerintah pusat melalui Kantor Kemenag di kabupaten/kota. ‘’Silaturahmi dan dialog adalah cara efektif untuk menjaga kerukunan. Kami berharap pemerintah kabupaten/kota juga berperan,’’ imbuhnya. (ant)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jumlah Partai sebagai Jalan Tengah JUMLAH partai politik di Indonesia yang diverifikasi KPU dalam periode lima tahun sejak tahun 2019 adalah empat belas partai politik. Jumlah ini empat lebih banyak dibanding dengan masa pemilu sebelumnya. Tahun 2014, jumlah partai politik yang terverifikasi adalah sepuluh. Jumlah partai sebanyak ini barangkali penting untuk dipikirkan oleh masyarakat karena akan mampu memberi alternatif lebih banyak untuk menjatuhkan pilihan kelak pada pemilihan umum tahun 2019. Ini bukan merupakan pekerjaan yang mudah bagi masyarakat yang sudah terlalu biasa direcoki oleh sikap-sikap partai lain. Ada pendapat yang mengatakan bahwa partai yang paling ideal untuk sistem pemerintahan sekarang adalah tiga atau malah dua. Ini tujuannya untuk mencegah konflik. Di negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Jepang atau Australia, partai politik yang menonjol tidak lebih dari tiga partai. Orientasi masyarakat terhadap politik akhirnya mengerucut pada jumlah partai itu. Ada yang berpendapat bahwa di negara maju, masyarakatnya sudah tidak demikian peduli dengan politik. Ini disebabkan di samping sistem ketatanegaraan mereka sudah berjalan dengan baik, para politisi yang menjalankan partai maupun sistem ketatanegaraan negara tersebut telah profesional sehingga sudah demikian dipercaya. Pandangan kedua menyebutkan masyarakat mereka sudah profesional sehingga lebih memilih profesi ketimbang harus mencampuradukkan profesi dengan politik. Ini tentu berbeda dengan kita yang ada di Indonesia, di mana bebagai profesi bisa masuk partai politik. Tetapi sebagian mengatakan bahwa untuk bangsa Indonesia yang kompleksitas budayanya tinggi, maka jumlah partai yang banyak akan mendukung. Artinya, setiap partai akan mencoba menguraikan sistem budaya yang ada di Indonesia sehingga masyarakat merasa terwakili. Namun, manakala dibandingkan dengan sejarah Indonesia, sesungguhnya kedua model ini telah kita punyai. Pada zaman Orde Lama, pernah ada 172 partai. Sedangkan pada zaman Orde Baru secara konsisten berlaku 3 partai, yang sebelumnya merupakan fusi dari sepuluh partai politik yang berkompetisi pada tahun 1971. Perkembangan pada zaman reformasi memperlihatkan bahwa masyarakat Indonesia masih mencari-cari wujud yang tepat tentang jumlah partai yang ada. Pernah kita memiliki jumlah partai 48 buah tahun 1999. Tahun 2009, jumlahnya menjadi 38. Tetapi juga pernah mempunyai jumlah partai sepuluh yaitu pada tahun 2014. Ini memperlihatkan bahwa kita kurang konsisten dalam melihat perkembangan politik. Ketidakkonsistenan tersebut sebenarnya berakar dari sikap kita berpolitik. Jumlah partai politik itu ditentukan oleh verifikasi KPU dan verifikasi tersebut dilakukan berdasarkan persyaratan-persyaratan yang ada, yang didasarkan atas aturan yang ditentukan. Bahwa kemudian pasang-surut jumlah partai yang ada pada zaman reformasi itu menandakan kita tidak mampu memenuhi persyaratan yang ada. Ringkasnya kita masih belum siap dengan pemenuhan peraturan, ingin cepat membentuk partai tetapi tidak siap dengan kerja keras yang diperlukan. Membentuk partai memerlukan kerja keras, apalagi kemudian menjalankannya. Ini boleh dikatakan merupakan cerminan mental orang kita jika harus dikatakan secara jujur. Maka, ada baiknya kita melihat perkembangan jumlah partai yang ada sekarang sebagai jalan tengah. Artinya, masyarakat Indonesia termasuk politisinya, masih harus banyak belajar dalam berpolitik. Kita memakai pelajaran bahwa jumlah partai tersebut bukan merupakan akibat dari perkembangan emosional berpolitik seperti pada zaman Orde Lama yang mencapai ratusan partai itu, juga bukan sebagai kekangan politik seperti pada zaman Orde Baru. Jumlah empat belas partai ini merupakan kondisi yang disebabkan oleh peraturan yang ada. Jadi, itu merupakan implementasi dari peraturan. Kita sebagai masyarakat memanfaatkan jumlah partai itu secara wajar tidak emosional dan menempatkannya untuk kesejahteraan dan tujuan bersama.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Gerakan Literasi Informal di Pedesaan Belakangan ini, gerakan literasi terus disuarakan. Ada kesan, bahwa kesadaran bahwa minat baca yang rendah harus segera dilawan dengan gerakan tersistem. Jika gerakan literasi ini memang akan dibudayakan dengan sasaran yang jelas, maka perpustakaan mestinya mulai merambah pedesaan. Selama ini, literasi hanya menjadi kegiatan formal. Usulan ini saya sampaikan agar ada pengelolaan dana desa yang bersifat penguat SDM, bukan hanya dominan pada pembangunan fisik. Saya berpikir alangkah efektifnya jika gerakan literasi juga dilakukan secara informal. Dalam hal ini, pemerintahan desa harus mengambil peran. Dua tahun pertama ini yang saya lihat dana desa lebih banyak untuk membangun gapura, rehab kantor dan pavingisasi. Mestinya, ada alokasi dana yang lebih khusus yakni penguatan SDM pedesaan. Kepala desa bersama Badan Pemberdayaan Desa harus melakukan terobosan untuk terkondisikannya pelatihan-pelatihan yang bersifat memberikan kecakapan profesi kepada warganya. Kembali pada gerakan literasi, saya memandang pemberdayaan perpustakaan pedesaan perlu diefektifkan. Pemerintah desa harus mengajak warganya untuk gemar membaca saat melakukan sosialisasi program desa. Saya yakin gerakan ini akan efektif walaupun pada tahap awal akan ada banyak tantangan dan kendala. Namun, saya tetap optimis desa bisa menjadi bagian dalam membudayakan gerakan literasi. I Putu Winata Denpasar, Bali

Partai Baru Menjaga Keseimbangan Politik Setelah verifikasi partai yang dilakukan oleh KPU beberapa waktu lalu, di Indonesia kini ada 14 partai. Ada empat partai baru, yaitu Partai Solidaritas, Partai Garuda, Partai Perindo, dan Partai Berkarya. Seluruh partai itu akan dapat melakukan fungsinya untuk pemilu tahun 2019. Dalam budaya politik di Indonesia, jumlah partai ini tidak seberapa karena sebelumnya juga ada jumlah partai yang banyak. Bahkan, sejarah pada Orde Lama, Indonesia pernah mempunyai ratusan partai politik. Secara kultural, malah jumlah partai yang lebih besar tentu akan dapat mengakomodasi ragam kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Artinya, berbagai budaya yang tumbuh itu mampu akan terserap secara lebih terwakili ke dalam partai-partai politik yang ada. Akan tetapi, dalam iklim modern seperti saat ini, empat belas partai itu boleh dikatakan kebanyakan. Apalagi untuk Indonesia yang derajat demokrasinya masih tidak jelas.

Oleh GPB Suka Arjawa elihat dari perkembangan partai, keanggotaan serta perilaku para elitenya, maka ada beberapa kelemahan banyak partai ini di Indonesia. Fenomena lompat pagar merupakan salah satu dari ciri politik kepartaian di Indonesia. Karena itu, semakin banyak partai akan semakin besar pula potensi dari elite partai untuk melompat menuju partai lain jika tidak puas dengan kebijakan partai tempat pijakannya semula. Ketidakpuasan itu dapat saja berupa tidak terakomodasinya keinginan untuk menduduki jabatan strategis partai, tidak puas dengan janji yang telah diucap sebelumnya. Jika ini terjadi, maka perkembangan politik di Indonesia tidak terlalu bagus, tidak akan pernah menjadi matang demokrasinya. Partai politik semestinya memang harus mempunyai budaya konflik, dalam arti konflik yang sifatnya positif. Perbedaan pendapat di dalam partai, termasuk juga misalnya tidak terpenuhinya keinginan

M

untuk mendapatkana jabatan, merupakan salah satu cara untuk menguji kesetiaan. Ini pantas dilakukan karena kesetiaan menentukan tingkat ketahanan partai itu pada masa depan. Dalam kesetiaan inilah kemudian segala kebijakan partai itu dapat dimatangkan. Apabila kemudian hanya karena konflik jabatan saja kemudian pindah menuju partai baru, tidak akan mungkin dapat terpelihara nilai dan cita-cita partai secara utuh. Mereka yang lompat pagar akan menyebarkan kebobrokan partai itu kepada partai baru, sehingga mudah untuk digembosi. Bermain politik di dalam partai, tidak ada bedanya dengan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis. Ada hal prinsip yang harus dirahasiakan, dan karena itu harus ada orang yang benar-benar loyal, tidak mudah tergoda pindah partai. Empat belas partai yang ada di Indonesia, dari sisi ini, ada tiga belas partai lain bagi politisi oportunis untuk berkiprah. Dengan demikian, pekerjaan parta-partai politik di Indonesia sekarang adalah mencari kader yang benar-benar loyal dan tidak mudah lompat pagar.

Yang kedua, perusahaan yang dimaksudkan dalam partai politik itu adalah tempat untuk menggodok berbagai kebijakan, melahirkan nilai-nilai baru, merahasiakan dan mengembangkan kebijakan inti masa depannya. Tetapi kecenderungan yang terlihat pada partai politik di Indonesia adalah “penjaga gawang” untuk para kandidat kepala daerah dan kemudian memungut biaya sebagai “bayaran” atas kendaraan kandidat untuk mencalonkan diri. Partai yang berlagak seperti ini, tidak akan ada bedanya dengan perusahaan. Dan sangatlah tidak elok, partai politik berperan seperti itu. Elite-elite di dalam partai akan bertindak seperti pengusaha liberalis, memungut “pajak” dari mereka-mereka yang menjadi sandaran untuk mencalonkan diri. Sementara “pegawainya” belum tentu mendapatkan gaji. Outcome partai ini akan banyak menciptakan konflik. Jika ini terjadi pada empat belas partai politik yang ada, maka perkembangan Indonesia akan lebih jelek dibanding Orde Baru. Jika pada masa Presiden Soeharto demokrasi Indonesia

itu dikatakan sebagai demokrasi etalase, maka demokrasi yang berlangsung sekarang bukan sekadar elatalase tetapi demokrasi hipokrit, munafik. Demokrasi etalase adalah konsepsi demokrasi yang penampakannya saja komplet dengan jumlah partai politik yang berkembang, pemilu yang regular, pemilih yang mengalir menuju tempat pemungutan suara. Tetapi sesunguhnya semua itu adalah rekayasa belaka dari pemerintah yang berkuasa. Demokrasi hipokritmunafik adalah penampakan demokrasi itu memang berlangsung di masyarakat tetapi organ utama demokrasi, yaitu partai politik dan para elitenya ternyata hanya sebuah penjaga gawang untuk menjaring uang dari para calon kepala daerah. Partai yang menjadi penjaga gawang seperti ini tidak akan berkembang idealis, tetapi berupaya meraup uang sebanyak-banyaknya. Dan jika tidak berhasil, mereka akan mencoba menguasai lembaga negara, bahkan badan usaha milik negara. Indonesia jelas tidak ingin mempunyai partai seperti ini. Kelemahan ketiga adalah potensi gangguan kepada pemerintahan. Dengan empat belas partai politik, kemungkinan adanya koalisi partai di lembaga legislatif akan lebih besar. Jika koalisi tersebut digunakan untuk mendukung pemerintah demi pemerintahan yang lebih baik, jelas berguna. Tetapi apabila koalisi itu dibuat untuk mendukung kepentingan pribadi dan kelompok, inilah yang berbahaya bagi Indonesia yang majemuk ini. Dalam perjalanan kepemerintahan Indonesia sekarang tanda-tanda itu kelihatan. Dan itu tidak saja terjadi di pusat tetapi juga di daerah-daerah. Sistem politik di Indonesia mengharuskan

Urgensi Literasi Berlalu Lintas Situs Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan rata-rata sejak 1992 sampai dengan 2016 terjadi sekitar 49.782 kecelakaan dalam setahun. Hal tersebut tentu bukan angka yang sedikit. Pasalnya, dari data tersebut juga diketahui rata-rata 16.500 korban meninggal, 18.201 luka berat, dan 46.643 luka ringan setiap tahun karena kecelakaan. Pemberitaan mengenai kecelakaan lalu lintas seperti tidak pernah ada habisnya. Hal tersebut perlu menjadi perhatian bersama mengingat kecelakaan bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk kepada yang sudah berhatihati sekalipun. Hal tersebut menunjukkan bahwa dalam berlalu lintas perlu lebih dari sekadar berhati-hati, tetapi juga harus memiliki persiapan dan pengetahuan yang bagus dalam berlalu lintas. Kecelakaan memang sesuatu yang tidak bisa diprediksi, namun hal tersebut dapat diantisipasi atau paling tidak diminimalisasi dampaknya. Salah satu upaya preventif yang bisa dilakukan ialah menanamkan pemahaman berlalu lintas dengan baik dan benar sedini mungkin. Literasi lalu lintas perlu dipahami

Oleh Thorig Tri Prabowo, S.IP., M.IP. bukan hanya pada pengendara kendaraan bermotor, akan tetapi juga perlu dipahami oleh para pejalan kaki atau pengguna kendaraan umum. Pasalnya, rambu-rambu lalu lintas sudah didesain sedemikian rupa untuk mengatur seluruh penggunanya agar tercipta suasana berlalu lintas yang nyaman dan aman. Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), definisi dari literasi ialah kemampuan menulis dan membaca, selain itu literasi juga diartikan sebagai pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu. Literasi sering disimplifikasikan kepada kemampuan membaca atau menulis saja, namun hal tersebut kini hampir tidak relevan lagi, mengingat nyaris seluruh masyarakat kini sudah bisa membaca. Uji pengetahuan dalam berlalu lintas melalui tes pada saat membuat SIM (Surat Izin Mengemudi) seharusnya tidak dipahami sebagai sebuah pengetahuan semata,

namun perlu lebih jauh daripada itu yaitu haruslah diamalkan. Pakar Informasi dari UGM Dr. Ida Fajar Priyanto mengatakan bahwa masalah terbesar di Indonesia bukan pada kemampuan membaca masyarakatnya, tetapi pada kemampuan mereka dalam memahami sebuah tulisan (juga simbol). Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perlu lebih dari sekadar kemampuan membaca ramburambu lalu lintas, tetapi harus memahami dan mampu mengimplementasikannya. Pengetahuan dan keterampilan dalam berlalu lintas tentu juga meliputi aspek persiapan dalam berkendara. Persiapan tersebut meliputi persiapan kondisi fisik pengendara dan persiapan kondisi kendaraan yang akan digunakan. Jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan untuk berkendara maka pengendara tidak boleh memaksakan diri untuk tetap berkendara. Pemeriksaan kendaraan secara singkat untuk memastikan seluruh komponen berfungsi

dengan baik haruslah dibiasakan. Selain itu, perlu juga dilakukan pengecekan dan servis kendaraan secara berkala agar kondisi kendaraan tetap prima dan tetap aman untuk dikendarai. Pengendara juga harus memerhatikan kondisi jalan yang sering kali rusak dan berlubang. Jalan sebagai media untuk transportasi darat sangat rawan rusak terutama karena pada musim hujan ini. Rusaknya jalan tentu membahayakan keselamatan pengendara. Apalagi jika melintas di malam hari, mengingat kondisi jalan di Indonesia masih banyak yang belum dilengkapi dengan lampu penerangan. Berdasarkan data Korlantas Polri, diketahui bahwa dari 95.000-an kecelakaan, 5% di antaranya disebabkan oleh faktor jalan. Jika dihitung, maka angka kecelakaan karena jalan rusak sekitar 5.290. Untuk itu, pemerintah harus lebih aktif lagi dalam melakukan pengecekan kondisi jalan secara berkala, dan dengan sigap harus memperbaikinya.

produk undang-undang tersebut dibuat beriringan dengan lembaga legislatif. Gangguan kepada pemerintah tidak akan membuat jalannya pembuatan kebijakan sosial dapat berjalan dengan baik. Dalam konteks demikian, apa yang dapat diperbuat oleh partaipartai yang baru ikut di dalam perhelatan politik di Indonesia. Tidak lain adalah menjaga keseimbangan politik. Artinya partai-partai baru ini tidak ikut arus dengan partaipartai “tradisional” yang sudah sebelumnya ada di Indonesia. Mereka bisa melakukan penjagaan keseimbangan itu dengan cara membuat alternatif kebijakan, yang meski sebelumnya kurang popular, lama-kelamaan akan menjadi model bagi partai-partai lain, bahkan partai yang sudah ada sebelumnya. Salah satu upaya itu misalnya adalah kebijakan untuk tidak menerima politisi kutu loncat. Kebijakan ini mungkin tidak populer sekarang tetapi akan memberi sumbangan positif bagi pembangunan politik di masa depan. Orang akan harus hati-hati untuk hengkang dari partai asal sematamata karena tidak mendapatkan jabatan. Partai-partai baru ini juga harus berani mencari kader baru dan hanya mencalonkan kadernya untuk menjadi anggota legislatif atau kepala daerah. Partai tidak menjadi lembaga murahan yang “menjual” partai hanya untuk menjadi wadah bagi pencalonan kepala daerah, padahal yang bersangkutan bukan kader. Jadi, kaderlah yang akan mendapat prioritas. Tentu positif apabila partai politik konsentrasi dan meningkatkan peran wanita di dalam aktivitas dan profesi politik. Ini akan menjadi model baru di Indonesia. Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Jokowi targetkan semua tanah di Bali bersertifikat 2019. - Sertifikat ada, tanah ditelan abrasi. *** Sudah delapan parpol usung Jokowi dalam Pilpres 2019. - Lainnya masih malumalu. *** Kata KPU, terdapat tiga musuh besar dalam Pilkada 2018. - Termasuk musuh dalam selimut.

Penulis, dosen Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu BudayaUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

Cakra, Pemenang Kuis Jokowi

Ngaku Petani tetapi Sawahnya Telah Dijual Tabanan (Bali Post) Setiap kunjungannya ke daerah, Presiden RI Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi selalu menggelar kuis berhadiah sepeda. Hal ini menjadi salah satu keunikan dari kunjungan orang nomor satu di Indonesia ini dan ditunggu oleh masyarakat yang datang ke tempat acara. Kuis ini juga digelar saat kunjungannya ke Tabanan, tepatnya di TPB Margarana, Marga dalam rangka penyerahan sertifikat tanah sebanyak 15.000 kepada warga Tabanan, Jumat (23/2) kemarin. Salah satu pemenang kuis Jokowi ini adalah I Gusti Agung Made Cakra dari Banjar Taman Desa Gubung, Tabanan. Saat maju ke depan, Cakra diminta oleh Presiden untuk menyebutkan tujuh nama suku Indonesia. Tidak seperti peserta lain yang gugup sampai menyebutkan nama ikan putri duyung saat ditanya nama-nama ikan, Cakra menyebutkan nama tujuh suku di Indonesia dengan cukup lancar tanpa kesalahan. Ketika ditanya pekerjaan, Cakra mengaku sebagai petani di depan Jokowi. Lahan yang disertifikatkan seluas 630 meter persegi. Namun ketika ditanya usai acara, Cakra mengaku justru tidak punya lahan pertanian. ‘’Lahannya sudah dijual. Ini

yang disertifikatkan lahan rumah,’’ ujarnya sambil tersenyum. Ia mengaku menyebutkan petani sebagai pekerjaan meski tidak punya lahan lagi karena malu bilang kepada Presiden kalau dia tidak punya pekerjaan tetap. ‘’Petani saja biar aman. Soalnya pekerjaan serabutan dan kadang tidak ada pekerjaan,’’ paparnya yang saat ini membantu-bantu di DPC PDI-P Tabanan. Ia mengaku sangat senang dipilih maju ke depan dan memenangkan sepeda dari Jokowi. Terlebih ia sudah lama nge-fans dengan Presiden ke-7 RI ini. Cakra mengaku pertemuannya dengan Jokowi langsung pada Jumat (23/2) adalah yang kedua kalinya. Ia sempat mendampingi Jokowi saat berkunjung ke Pasar Tabanan. ‘’Sempat bilang sama Bapak Presiden tadi kalo saya sempat mendampingi beliau ketika berkunjung beberapa waktu lalu melihat kondisi Pasar Tabanan,’’ ujarnya. Meski Presiden Jokowi sepertinya tidak ingat, tetapi Cakra sudah sangat senang bisa berhadapan langsung dengan Jokowi, bahkan memenangkan sepeda. Rencananya sepeda yang ia menangkan akan diberikan ke anak atau keponakannya. (kmb24)

Bali Post/kmb24

Pemenang kuis Jokowi, I Gusti Agung Made Cakra.

DIKERUBUTI – Daya tarik Presiden Jokowi membuatnya selalu disambut antusias warga di tempat yang dikunjunginya.

Antusiasme Krama Subak Jaka Sambut Jokowi

Tidak Bisa Tidur, Rela Menunggu Sejak Pukul 6 Pagi KEDATANGAN Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Jumat (23/2) kemarin membawa kesan tersendiri bagi sejumlah warga, khususnya krama Subak Jaka, Banjar Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan. Meski harus menunggu sejak pukul 06.00 Wita, warga tampak antusias demi bisa melihat lebih dekat sosok Presiden yang mereka idolakan. Kebahagiaan tampak terpancar saat Presiden Jokowi akhirnya menyempatkan melakukan peninjauan kegiatan padat karya tunai di subak setempat yang luasnya mencapai 47,58 hektar tersebut. Bahkan, sosok orang nomor satu di Indonesia ini tidak segan duduk santai di

dipan bambu di sawah dan mendengar sejumlah keluhan petani, salah satunya terkait saluran irigasi dan sertifikat tanah. Perbincangan tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Presiden Jokowi meminta agar seluruh kementerian di kabinetnya bisa mencontoh program dari Kementerian PUPR. ‘’Kita harapkan semua kementerian seperti ini, meski sudah ada beberapa yang melaksanakan. Artinya, kementerian yang lain untuk proyek-proyeknya di daerah kita sudah tekankan juga untuk segera dimulai,’’ tegas Jokowi. Menurutnya, percepatan itu semata-mata diharapkan untuk kepentingan rakyat, dan bisa mendongkrak perekonomian rakyat, sehingga tercipta masyarakat adil dan

makmur. ‘’Ini betul-betul nanti kita harapkan untuk mendongkrak peredaran uang di desa, di daerah, meningkatkan daya beli, dan meningkatkan konsumsi masyarakat, arahnya ke sana,’’ jelas Jokowi. Sementara itu, Kepala Desa Kukuh Marga I Made Sugianto mengatakan kedatangan Presiden Jokowi ke Marga membawa vibrasi yang luar biasa bagi warganya. ‘’Paling tidak selain ada kebanggaan pernah didatangi Presiden, warga akan terus lebih semangat bersamasama membangun desa lebih baik lagi ke depan,’’ ucapnya. Dikatakannya, program padat karya tunai untuk Subak Saka ini merupakan bantuan pertama kali dari pusat. Bantuan diarahkan

untuk pembuatan saluran irigasi dan jalan subak sepanjang 600 meter dengan dana yang dikucurkan pemerintah pusat sebesar Rp 600 juta. ‘’Tadi (kemarin - red) Bapak Presiden sudah meminta Kementerian PUPR untuk menghitung ulang, karena jalan itu rencananya tembus ke desa tetangga. Jadi ini sifatnya bantuan awal, dan kami diminta mengajukan proposal permohonan bantuan lagi untuk bendungan,’’ terang Sugianto. Perasaan luar biasa juga cukup dirasakan Pekaseh Subak Jaka Ir. I Wayan Yusa dan mantan Pekaseh I Wayan Sukanada. Pasalnya, kedua warga ini mendapat hadiah spesial dari Presiden Jokowi sebelum bertolak ke Margarana untuk acara penyerahan

sertifikat. ‘’Sampai saat ini belum saya buka hadiah apa yang diberikan, dan ini perasaan yang luar biasa dan tentu tidak terbayangkan bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi,’’ ucapnya. Ia pun mengaku sulit tidur jelang adanya rencana orang nomor satu di Indonesia itu akan turun meninjau Subak Jaka. Bahkan kegiatan gotong royong pembuatan saluran irigasi oleh krama subak berjumlah 367 orang yang biasanya dikerjakan mulai pukul 08.00 Wita, khusus untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi, warga anggota subak sudah mulai bekerja pukul 06.00 Wita. ‘’Pokoknya rasanya luar biasa, apalagi bisa ngobrol langsung dengan Presiden,’’ ucapnya. (kmb28)

Petani Butuh Banyak Bantuan Alat Pertanian Modern

SOSOK

Tabanan (Bali Post) Sebagai kabupaten penyangga pangan di Bali, ternyata masih sangat sedikit petani di Tabanan memiliki alat pertanian modern dengan penggerak mesin. Dalam proses produksi hingga pascapanen, masih ada yang menggunakan tenaga manusia maupun hewan. Karenanya, pemerintah mengeluarkan program alat bantuan pertanian, di mana untuk tahun 2018 ini dari dana APBN akan disalurkan 205 bantuan alat pertanian. Dengan alat pertanian ini, diharapkan pengelolaan pra dan pascapanen pertanian bisa berjalan cepat dan efisien. Kepala Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan Gusti Putu Wiadnyana, Jumat (23/2) kemarin mengatakan, dari 205 alat pertanian ini terdiri dari 75 IGA Rai Dwipayana

Bali Post/kmb28

unit traktor roda dua, tiga unit rice transplantes, tujuh unit pompa air, cultivator sebanyak 20 unit dan hand spriyer sebanyak 100 unit. Dalam memenuhi kebutuhan alat pertanian ini, menurut Wi-

adnyana, disesuaikan dengan kebutuhan petani. Sebelum mengajukan bantuan, setiap subak mengajukan proposal pengadaan alat pertanian yang dibutuhkan. Dinas Pertanian kemudian memfasilitasi pen-

gajuan ini ke pemerintah pusat. Alat yang saat ini sangat dibutuhkan petani adalah hand spriyer. Menurut Wiadnyana, satu subak minimal mendapatkan dua alat hand spriyer. Sementara subak di Tabanan saat ini berjumlah 223 subak, sehingga diperlukan hand spriyer minimal 446. Dari bantuan tahun 2018, baru dialokasikan sebanyak 100 hand spriyer dan tahun 2017 sebanyak 28 unit. Dari jumlah ini, baru memenuhi kebutuhan sekitar 28 persen. ‘’Pengerjaan

dengan menggunakan hand spriyer ini lebih mudah dan efisien dari segi tenaga. Sebab, untuk melakukan penyemprotan kebanyakan petani masih manual. Kalau dengan alat ini digerakkan dinamo,’’ jelas Wiadnyana. Selain bantuan dari pemerintah pusat, bantuan alat pertanian juga datang dari provinsi. Saat ini pihak Dinas Pertanian Tabanan sedang menunggu jenis apa saja alat pertanian yang datang dari Pemerintah Provinsi Bali. (kmb24)

Bali Post/bit

Desa Sadar Administrasi Kependudukan MENINDAKLANJUTI Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) dan Gerakan Tabanan Tertib Administrasi Kependudukan (GERTTAK), dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan tengah mempersiapkan pembentukan desa sadar administrasi kependudukan. Rencananya ada tiga desa yang ditunjuk sebagai pilot project, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan dan Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan. Ketiga desa ini nantinya akan mendapatkan pelayanan ekstra dari Disdukcapil Tabanan, terkait dengan layanan administrasi kependudukan. “Konsepnya jemput bola, jadi kami akan turun ke tiga desa tersebut untuk koordinasi dengan perbekel dan Camat, apapun kebutuhan yang diperlukan masyarakat setempat mengenai administrasi kependudukan akan kita layani langsung,” terang Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil IGA Rai Dwipayana, Jumat (23/2). Untuk layanan, nantinya tiga desa yang dijadikan pilot project ini akan dibangun sebuah serambi atau teras dukcapil untuk melayani kebutuhan akan administrasi kependudukan apapun itu bentuknya. “Sebagai langkah awal kita sasar tiga desa tersebut mewakili tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan, nantinya akan kita tambah jumlahnya dengan harapan 2023 Kabupaten Tabanan sudah bisa tertib administrasi kependudukan, sesuai target pemerintah pusat,” terangnya lagi. Jika sudah diluncurkan, nantinya baik itu SDM, pelayanan keliling yang didanai dari APBD tentunya akan dibawa ke desa tersebut. “Kita harapkan bulan Maret mendatang sudah mulai action-nya,” pungkasnya. (bit)

Bali Post/ist

MAUT - Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan tujuh orang luka-luka terjadi di jalur tengkorak, tepatnya di Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur pada Jumat (23/2) kemarin.

Kecelakaan di Jalur Tengkorak, Tujuh Orang Luka-luka Tabanan (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan tujuh orang, merupakan satu keluarga mengalami luka-luka terjadi di jalur tengkorak, tepatnya di Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur pada Jumat (23/2) kemarin sekitar pukul 10.15 Wita. Kecelakaan melibatkan Mobil Daihatsu Grand Max P 1596 ZV yang dikemudikan oleh Purwanto (46) asal Dusun Blok Agung, Karangdoro, Tegalsari, Banyuwangi menabrak Truk Tronton

Hino DK 9356 AX yang dikemudikan oleh I Nyoman Sutarwan (28), beralamat di Jalan Sekar Tanjung Denpasar Timur. Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat kendaraan Daihatsu Grand Max melaju dari timur jurusan Denpasar-Gilimanuk. Sesampai di lokasi pada jalan lurus, diduga karena mengantuk pengemudi mobil Daihatsu tiba-tiba mengambil haluan ke kanan dan menabrak Truk Tronton Hino. Akibatnya, mobil Daihatsu Grand Max ringsek pada bagian depan,

sedangkan truk pada bagian depan kanan hancur dan kaca depan pecah. Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Gede Surya Kusuma saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Benar ada kecelakaan. Pengemudi mobil Daihatsu bahkan sempat terjepit sekitar 10 menit sebelum berhasil dikeluarkan oleh warga dan anggota polsek,” ujarnya. Ada total tujuh penumpang dalam mobil Daihatsu dan mengalami luka-luka. Adapun para korban, yakni Purwanto (46) sebagai supir

mengalami pendarahan di bagian perut, kondisi sadar dan langsung menjalani operasi di BRSUD Tabanan. Rohaniah (37) mengalami cedera kepala ringan dan pingsan. Aisah (18) tidak sadarkan diri dan mengalami sesak nafas dan luka di bagian kepala. Nursari (17) mengalami trauma tumpul pada perut dan cedera kepala ringan. Seorang balita atas nama Mohammad Adang Zulkarnain pingsan dan diduga mengalami retak di rahang. Dua orang bayi kembar yang berusia sekitar enam bulan

tidak sadarkan diri. Kasubdit Rawat Darurat BRSUD Tabanan dr Anak Agung Ngurah Putra Wiradana mengatakan, BRSU Tabanan menerima tujuh pasien karena kecelakaan di jalur tengkorak Seltim sekitar pukul 11.12 Wita dan semuanya tidak sadarkan diri serta mengalami luka-luka. Mereka langsung mendapatkan penanganan sesuai prosedur. “Pasien merupakan satu keluarga. Untuk pasien yang masih balita sedang persiapan untuk dirujuk ke RSUP Sanglah,” ujarnya. (kmb24)


KARANGASEM

8

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

SOSOK Kembalikan Kearifan Lokal KEHIDUPAN masyarakat di daerah pesisir pantai dulu sarat dengan kearifan lokal. Kearifan lokal itu sejalan dengan konsep Tri Hita Karana, yakni parhyangan, palemahan, dan pawongan. Namun, kearifan lokal ini semakin memudar, seiring makin hilangnya kehidupan nelayan yang dalam bahasa Bali disebut bendega yang sesungguhnya. Kehidupan masyarakat pesisir yang kental dengan kearifan lokal ini harus dikembalikan lagi, untuk menyelaraskan kembali kehidupan masyarakat pesisir dengan konsep Tri Hita Karana ini. Demikian disampaikan Ketua DPD HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Bali Ir. I Nengah Manumudhita, M.M. saat ditemui di Karangasem, belum lama ini. Menurutnya, kehidupan masyarakat pesisir, bukan sekadar menangkap ikan. Akan tetapi, ada adat, tradisi budaya yang tetap harus dijaga dan dilestarikan. Ada nilai-nilai luhur yang harus dirawat untuk mengembalikan kearifan lokal warga pesisir di Bali. “Sebagian besar wilayah kita adalah laut. Tetapi, kenapa kita mengabaikan apa yang semestinya kita lakukan pada laut. Dulu ada budaya nyepi segara, ada juga Pura Segara. Sekarang, jarang kita lihat warga pesisir yang masih merawat semua itu,” katanya. Manumudhita mendorong harus ada perhatian khusus terhadap masyarakat pesisir ini. Kehidupan mereka harus ditata, sehingga ada perkembangan yang lebih baik terhadap kehidupan warga pesisir ke depan. Berkaca dari konsep Tri Hita Karana, maka palemahan mencakup aktivitas ekonomi, sosial, budaya dan relegius bagi bendega. Pawongan, bagaimana hubungan antar-krama bendega. Saling menjaga dan membangun kerukunan di dalam kelompok. Demikian juga parhyangan, menguatkan hubungan dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan memerhatikan tempat suci Pura Segara. Jika semua mampu menyadari itu, maka alam akan merespons positif, baik secara sekala maupun niskala. “Tri Hita Karana ini adalah sumber kesejahteraan, kedamaian dan kebahagiaan bagi umat manusia. Program jangka panjang kami ingin mewujudkan itu dengan mengembalikan lagi nilai-nilai luhur dan kearifan lokal tersebut,” tegas Manumudhita. (gik)

Hari Ini di SMAN 1 Rendang

’’Bali Post Goes to School’’ Siap Digelar Amlapura (Bali Post) Setelah sukses digelar di Kota Denpasar, Sabtu (24/2) hari ini Bali Post Goes to School kembali digelar. Bumi Tanah Aron dipilih sebagai tempat diselenggarakannya event yang menyasar para pelajar ini. Selain untuk meningkatkan minat baca, penyelenggaraan event untuk kali kedua ini memiliki makna penting yakni ikut membangkitkan kembali semangat warga Karangasem pasca-erupsi Gunung Agung. Untuk itu kegiatan yang diisi dengan pelatihan dan lomba-lomba ini digelar di SMA Negeri 1 Rendang, Karangasem. Pelatihan yang diberikan nantinya lebih menekankan kepada kemampuan dasar-dasar jurnalistik, baik dalam hal menulis maupun fotografi. Instruktur merupakan wartawanwartawan Bali Post yang sudah lama berkecimpung di dunia jurnalistik dan fotografi. Bahkan, salah satu instruktur fotografi yakni I Wayan Sumatika sering mendapatkan penghargaan nasional maupun internasional. Sementara lomba-lomba yang digelar yakni Lomba Majalah Dinding, Lomba Gerak dan Lagu, Lomba Fotografi, dan Lomba Puisi. Peserta lomba melibatkan siswa mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK. Untuk Lomba Gerak dan Lagu akan melibatkan anak-anak SD, SMP, SMA dan SMK. Lomba Fotografi dan Lomba Majalah Dinding melibatkan SMP, SMA dan SMK. Menurut rencana, event Bali Post Goes to School ini akan dibuka unsur pimpinan daerah di Kabupaten Karangasem dan dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Ketua Panitia Bali Post Goes to School I Made Sueca mengatakan program Bali Post Goes to School di Karangasem ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang digelar di Denpasar, Januari lalu. Bali Post Goes to School bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan generasi muda bangsa dalam upaya meningkatkan minat baca dan menulis anak-anak siswa. ‘’Gerakan minat baca dan menulis harus terus ditingkatkan, terutama dari kalangan anak didik. Sehingga generasi muda bangsa terselamatkan dari pengaruh perkembangan teknologi yang semakin masif,’’ ujar Sueca. (kmb)

PELATIHAN - Sebanyak 41 pendamping desa mengikuti pelatihan Sipede P3MD di Aula Dinas Kominfo Karangasem.

Bali Post/kmb

Penggunaan Dana Desa Dipantau Lewat Sipede Masyarakat Bisa Memantau secara ’’Online’’ Amlapura (Bali Post) Guna meningkatkan kemampuan desa dalam mengelola potensinya, Pemkab Karangasem kini didukung 41 orang pendamping desa dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa. Namun sebelum bertugas di daerah, personel pendamping desa dimantapkan kapasitasnya melalui pelatihan-pelatihan. Teranyar, para pendamping desa tersebut dilatih menjalankan aplikasi berbasis internet yang disebut Sistem Aplikasi Pembangunan Desa

(Sipede). Pelatihan digelar di Aula Dinas Kominfo Karangasem, Kamis (22/2) lalu. “Pelatihan tingkat kabupaten merupakan tindak lanjut pelatihan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bali akhir tahun lalu,” terang I Komang Kutawaringin, Koordinator P3MD Karangasem. Menurutnya, pelatihan Sipede dalam rangka meningkatkan transparansi pembangunan di desa. Aplikasi Sipede penting bagi desa sebagai media transparansi berbasis online terkait peren-

canaan pembangunan. Tim Ahli PMD dan Fasilitator Kabupaten I Ketut Wijaya Mataram mengatakan, melalui Sipede masyarakat bisa melihat dan memantau kegiatan pembangunan di desa baik terkait dengan pembangunan maupun jumlah anggarannya. “Aplikasi ini akan menampilkan bagaimana pembangunan yang dilakukan desa dan masyarakat desa bisa memantaunya,” katanya. Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Tim Ahli P3MD Bali Made Agus Wirajaya

dan Tim Ahli P3MD Pusat, Ariana Azimah. Pihaknya mengatakan, aplikasi Sipede dijadikan pemetaan dalam pemantauan pembangunan desa dan penggunaan dana desa. Secara berkala Kementerian Desa akan memantau perkembangannya sehingga bisa melakukan tindak lanjut atas persoalan yang dihadapi desa. Bupati IGA Mas Sumatri melalui Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dr. Priagung Duarsa mengatakan, gelontoran dana desa yang disalurkan pemerintah harus jelas arahnya dan

harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Sistem pertanggungjawaban tersebut salah satunya melalui transparansi berbasis online. Pihaknya mengakui pentingnya peran pendamping desa sebagai fasilitator pembangunan transparansi pengelolaan keuangan desa. “Pendamping desa harus mampu terlibat secara optimal dalam segala hal. Dengan menguasai aplikasi Sipede, pendamping desa bisa membantu mewujudkan transparansi pembangunan dan pengelolaan dana,” tegasnya. (kmb)

Komputer Terbatas

Sebagian Besar SMP Ujian Berbasis Kertas dan Pensil Amlapura (Bali Post) -

Seiring turunnya status Gunung Agung ke level Siaga, Gubernur dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali menginstruksikan Disdikpora Karangasem menerapkan sistem berbasis komputer dalam pelaksanaan ujian nasional SMP. Sayangnya, keterbatasan sarana-prasarana menjadi penghalang, sehingga besar kemungkinan SMP di Bumi Tanah Aron masih akan menerapkan sistem berbasis kertas dan pensil (UNKP). Kadisdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, Jumat (23/2) kemarin, mengakui Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kemungkinan belum bisa dilaksanakan dengan optimal. Keterbatasan sarana-prasarana menjadi penyebabnya. Aktivitas vul-

kanik Gunung Agung yang sempat mengganggu sektor pendidikan juga ikut memberi andil. “Provinsi memang minta berbasis komputer, tapi sepertinya belum semua bisa,” ungkapnya. Ketika Gunung Agung berstatuas Awas, Kartika menga-

takan pihaknya mengusulkan Karangasem cukup dengan UNKP saja. Usulan itu karena sebagian besar sekolah mengaku belum siap. Dari 53 SMP/ MTs yang ada, diperkirakan sekitar 90 persen masih akan menerapkan sistem UNKP. “Hanya beberapa sekolah

yang bersedia menerapkan UNBK. Untuk yang belum siap mungkin masih pakai UNKP. Sekarang kita masih mendata sekolah mana yang siap mengikuti UNBK,” katanya. Untuk tahun 2017, menurut Kartika, hanya dua sekolah yang sudah menerapkan UNBK. Keduanya yakni SMPN 2 Amlapura dan SMP 1 Manggis. Mereka berkerja sama dengan SMK PGRI Amlapura dan SMKN Manggis. Komputer milik SMP dan SMK digabung, ujiannya bergiliran.

Selain kendala sarana prasarana, belum maksimalnya penerapan UNBK juga karena faktor sumber daya manusia. Kartika mengatakan kompetensi siswa menggunakan teknologi juga penyebab ketidaksiapan sejumlah sekolah mengikuti UNBK. Siswa di sekolah terpencil sebagian belum mahir mengoperasikan komputer. “Siswa SMP yang akan ujian tahun ini sebanyak 6.987 orang. Sementara umumnya sekolah hanya punya 10 unit komputer,” ujarnya. (kmb)

Meski Diguncang Erupsi

LPD Sibetan Catatkan Keuntungan Rp 3,2 Miliar

Bali Post/kmb

SIAP DIGELAR - Panggung event ‘‘Bali Post Goes to School’’ sudah siap menyambut peserta Sabtu (24/2) hari ini di SMAN 1 Rendang.

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363 363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254

ERUPSI Gunung Agung membuat tahun 2017 menjadi tahun terberat bagi lembaga perbankan. Apalagi lembaga keuangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di desa seperti Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Dari sekian banyak LPD yang terdampak hingga kolaps, LPD Sibetan, Kecamatan Bebandem, justru sukses menjaga kepercayaan masyarakat sehingga masih bisa beroperasi dengan baik. Bahkan, masih bisa mencatatkan laba atau keuntungan mencapai Rp 3,2 miliar. Kepala LPD Sibetan Made Mastiawan mengatakan capaian positif di tengah dampak bencana ini, tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat Desa Sibetan terhadap LPD. Dalam setahun terakhir, tabungan masyarakat berupa tabungan harian, tabungan program SIMASDA, dan deposito meningkat 8,15 persen. Dari Rp 105,4 miliar menjadi Rp 114,3 miliar tahun 2017 dengan total nasabah 13.234 orang. Sementara kredit total mencapai Rp 73,6 miliar dengan jumlah nasabah 1.985 orang. “Keuntungan tahun 2017, kami sisihkan ke modal Rp 1,3 miliar. Ini untuk memperkuat modal LPD, dalam menghadapi situasi tahun ini. Dengan tambahan modal lagi dari 60 persen keuntungan LPD, sebesar Rp 1,9 miliar,

maka total modal LPD tahun ini, mencapai Rp 22,1 miliar,” kata Mastiawan, saat menyampaikan kondisi terakhir keuangan LPD dalam acara HUT ke-27 LPD Sibetan di Balai Masyarakat Desa Pakraman Sibetan, Jumat (23/2) kemarin. Selain catatan keuntungan yang masih tetap meningkat, total aset LPD Sibetan juga naik Rp 8,5 persen. Dari Rp 122,3 miliar tahun 2016 naik menjadi Rp 132,6 tahun 2017. Naik sekitar Rp 10,3 miliar. “Tahun 2018, sampai dengan Februari aset kita sudah hampir Rp 140 miliar. Dari laporan dan hasil audit Kesehatan LP LPD Karangasem, keberadaan LPD Sibetan dikategorikan sehat,” tegas Mastiawan yang juga Ketua BKS LPD Karangasem ini. Mastiawan menambahkan, dari total keuntungan LPD Sibetan tahun 2017, 20 persen dari keuntungan itu dikembalikan lagi ke desa adat untuk pembangunan desa adat. Total LPD Sibetan menyerahkan dana bantuan kepada desa adat Rp 641 juta. Serangkaian HUT digelar gebyar LPD yang kali ini diisi penyerahan hadiah tiga unit sepeda motor, hadiah tabungan deposito, dan masih banyak lagi hadiah hiburan lainnya. Total hadiahnya mencapai hampir Rp 90 juta. Selain hadiah menarik, serangkaian HUT

LPD kali ini juga dilaksanakan pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada lansia kurang mampu sebanyak 200 paket. Kemudian, pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi tingkat SD, SMP, SMA se-Desa Sibetan sebanyak 66 orang. Jumlah dananya Rp 20,8 juta. LPD juga memberikan dana pengobatan dan dana duka kelayuan sekar, prajuru banjar, suaka, pemangku, pemaksan, sebesar Rp 30 juta kepada penerima 25 orang. Dalam menghadapi perkembangan teknologi, tahun ini, LPD Sibetan juga siap dengan program baru berupa produk layanan IBS Collect dan LPD Mobile. Dengan IBS Collect ini, petugas kolektor menginput data di lapangan dengan HP yang terhubung langsung dengan server LPD. Ini untuk menghindari penyalahgunaan dana dari petugas kolektor. Sementara LPD Mobile, bermanfaat untuk cek saldo, tabungan, kredit, deposito lewat HP. Nasabah juga bisa pembayaran pulsa listrik, BPJS dan lainnya, transfer antar-rekening LPD maupun dengan LPD lain. Nasabah juga bisa belanja di toko yang bekerja sama dengan LPD. Perkembangan LPD Sibetan ini mendapat apresiasi dari Klian Desa Adat Sibetan, Wayan Subadra. Bantuan dari LPD sebesar 20 persen dari keuntungan ini, dinilai sangat

LPD SIBETAN - Kepala LPD Sibetan saat menyerahkan bantuan dana secara simbolis kepada Klian Desa Pakraman Sibetan. membantu pembangunan desa adat. Bantuan ini, juga akan diserahkan kepada banjar adat, pemaksan dan lembaga adat lainnya. Ketua BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan, juga menilai LPD Sibetan di bawah kepemimpinan Made Mastiawan sudah berkembang sangat pesat. Dia meminta masyarakat jangan ragu-ragu memanfaatkan LPD. Aset LPD di Bali saat ini mencapai Rp 18,4 triliun. Dia mendorong lembaga tradisional ini harus dikelola profesional. Desa Sibetan su-

dah menunjukkan itu, ditambah sentuhan teknologi dengan hadirnya layanan LPD Mobile dan IBS Collect. Kepala Dinas Koperasi dan UKM I Gusti Ngurah Yudiantara, berterima kasih kepada LPD Sibetan, di tengah kekacauan akibat erupsi, tetapi masih mampu menjaga keutuhan LPD Sibetan. Bahkan, masih bisa mencatatkan keuntungan miliaran rupiah. Dia juga mendorong adanya sentuhan teknologi, untuk mempermudah proses transaksi dan layanan kepada masyarakat. (ad1276)


GIANYAR

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

9

Septiyani Belum Bisa Dimintai Keterangan Gianyar (Bali Post) Polisi belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap Ni Luh Putu Septiyani Permadani. Hal ini lantaran perempuan yang diduga meracuni ketiga anaknya hingga tewas tersebut, masih terbaring lemah di RSUP Sanglah. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta, Jumat (23/2) kemarin mengatakan, ibu tiga anak itu masih dirawat di RSUP Sanglah. Septiyani belum bisa dimintai keterangan terkait kasus yang terjadi di Banjar Palak Desa Sukawati tersebut. ‘’Belum bisa kami BAP. Kondisinya masih lemas,’’ katanya. Menurutnya, polisi hanya sebatas mengajak Septiyani mengobrol seadanya alias belum fokus. ‘’Belum bisa nyambung diajak bicara. Dia cuma bilang pusing, mual, enggak enak badannya,’’ jelasnya. Karena kondisinya belum stabil, pembicaraan Septiyani belum bisa dijadikan acuan untuk mengorek keterangan lebih jauh. Saat ditanya tentang aksi meracuni tiga anaknya dengan obat pembasmi serangga, Septiyani juga belum bisa memberikan keterangan yang detail. ‘’Depresi berat, stres, begitu katanya,’’ ujar Kompol Pande. Apakah Septiyani tahu tiga anaknya meninggal? Kapolsek mengaku belum menanyakan itu. ‘’Nah, itu yang belum sempat kami tanyakan karena kondisinya belum stabil,’’ terangnya. Selama dirawat di RSUP Sanglah, Septiyani dijaga ketat anggota Polsek Sukawati bersama Polwan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gianyar. ‘’Petugas terus memantau di sana, menjaga jangan sampai terjadi apa-apa,’’ ungkapnya. Disinggung mengenai kesaksian suami dari Septiyani, Kapolsek menyebut pihaknya akan menunggu pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan dalam waktu dekat. ‘’Suaminya baru sekali saja kami periksa, setelah kejadian itu saja. Pemeriksaan lanjutan belum. Tapi akan kami mintai keterangan lagi untuk yang kedua kalinya,’’ tegasnya. (kmb35)

BERSIH-BERSIH - Jajaran Pemkab Gianyar menggelar kegiatan bersih- bersih di Pantai Masceti, Jumat (23/2) kemarin.

Bali Post/nik

Pemkab Keluarkan SE Gerakan Kebersihan Masyarakat Diminta Proaktif Kelola Sampah Gianyar (Bali Post) Menindaklanjuti instruksi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Pemkab Gianyar mengeluarkan surat edaran tentang gerakan kebersihan, pengurangan dan penanganan sampah. Mengawali pelaksanaan SE ini, Penjabat (Pj.) Bupati Gianyar I Ketut Rochineng bersama pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar, Jumat (23/2) kemarin melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Masceti, Pantai Saba hingga Pantai Lebih. Kegiatan bersih-bersih pantai tersebut melibatkan selu-

ruh OPD di Pemkab Gianyar, masyarakat pesisir, organisasi kepemudaan serta siswa. Langkah ini dimaksudkan sebagai aksi nyata dalam upaya mendorong partisipasi semua komponen untuk secara aktif menjaga kebersihan kantor, lingkungan, tempat suci, sungai, pantai di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, kegiatan kali ini merupakan serangkaian memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2018 Provinsi Bali yang dipusatkan

di Kabupaten Gianyar. Peringatan HPSN 2018 ini merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran semua pihak dalam menjaga kebersihan dan peduli sampah di Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini diharapkan mendorong dan partisipasi semua komponen untuk semakin menjaga kebersihan lingkungan serta peduli sampah. ‘’Aksi peduli lingkungan dan peduli sampah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkab Gianyar. Namun, dari segi peran serta masyarakat masih perlu ditingkatkan lagi.

Kegiatan ini merupakan momentum untuk secara bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan,’’ terang Kujus Pawitra. Sementara itu, Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng mengatakan, bersih-bersih di kawasan Pantai Masceti hingga Pantai Lebih merupakan tindak lanjut dari Program Nasional Peduli Sampah. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan program yang dilaksanakan secara berkala oleh Pemkab Gianyar dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Ditambahkannya, Gianyar pada khususnya dan Bali pada umumnya merupakan destinasi pariwisata internasional sehingga keamanan dan kebersihan sangat penting. ‘’Tidak hanya dari pemerintah saja, semua komponen masyarakat, baik lembaga LSM, maupun organisasi lainnya. Semua kita harapkan melakukan kegiatan yang sama yaitu menjaga kebersihan lingkungan, pantai khususnya. Mewujudkannya perlu sinergitas antara pemerintah dan komponen masyarakat atau lembaga sosial lainnya,’’ terangnya. (kmb35)

Jelang ’’Palebon’’ di Puri Ubud

”Pacaruan” Hanya Diikuti Keluarga dan Prajuru Banjar

Kunjungan Wisatawan Terus Meningkat Gianyar (Bali Post) Kunjungan wisatawan ke Ubud diprediksi terus meningkat. Hal ini menyusul akan digelarnya palebon di Puri Ubud pada 2 Maret mendatang. Hal itu diungkapkan Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Jumat (23/2) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Pascaterbunuhnya tiga bocah di Banjar Palak Desa Sukawati, pihak keluarga Ni Putu Septiyani Parmadani bersedia melangsungkan pacaruan manca warna pada rahina Tumpek Wayang, Sabtu (24/2) hari ini. ‘’Dari pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan bersedia menanggung biaya upacaranya,’’ ujar Klian Banjar Palak Made Sanggra, Jumat (23/2) kemarin. Dikatakannya, pihak keluarga juga merasa mampu menanggung biaya upacara, serta tidak mau merepotkan masyarakat. Upacara rencananya berlangsung pukul 11.00 Wita. ‘’Upacara dan banten ini atas arahan dari Ida Pedanda Mas di Banjar Gelumpang,’’ terangnya. Prosesi hanya akan dihadiri oleh prajuru banjar dan bendesa. Kegiatan ini tidak melibatkan krama Banjar Palak. ‘’Pihak kerabat dan keluarga saja. Tapi ada upasaksi,’’ jelasnya. Macaru manca warna ini merupakan hasil paruman desa. Upacara tersebut dimaksudkan menetralisir energi dan pengaruh buruk akibat peristiwa yang menimbulkan korban jiwa tiga bocah tersebut. (kmb35)

Ari Brahmanta mengatakan, palebon di Puri Ubud selalu menjadi daya tarik wisata. Meningkatnya kunjungan wisatawan setiap digelarnya hajatan tersebut bisa dikatakan sebagai fenomena rutin. ‘’Sekarang saja sudah mulai menggeliat kunjungan wisatawan di Ubud, padahal sekarang seharusnya memasuki low season,’’ ucapnya. Dijelaskannya, saat low season, angka kunjungan wisatawan di Ubud biasanya menyentuh 40 persen. Namun menurut laporan yang ia terima, saat ini justru sudah melebihi angka tersebut. ‘’Saat hari H nanti perkiraan kita akan mencapai 60 hingga 70 persen,’’ katanya. Menurut pria yang akrab disapa Gung Ari ini, meskipun hanya sehari, wisatawan

Diparkir di Depan Balai Banjar, Motor Raib Gianyar (Bali Post) Aksi pencurian sepeda motor terjadi di depan Balai Banjar Pabean Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati pada Kamis (22/2). Sampai saat ini polisi masih memburu pelaku. Pencurian berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita. Pemilik motor Ni Wayan Yati (35) yang juga warga setempat memarkir sepeda motor Honda Beat DK 7031 LZ miliknya di depan balai banjar. Kala itu sepeda motor sudah dalam keadaan terkunci. Setelah parkir, dia menuju tempat upacara agama di banjar. Sekitar pukul 12.00 Wita, saat hendak pulang motor berwarna putih dengan strip merah itu sudah raib. Yati sempat bingung dan bertanya kepada warga lainnya. Namun tidak ada yang mengetahui ke mana sepeda motor tersebut. Yati pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukawati. Polisi kemudian menyebar lalu memburu pelaku. Polisi berhasil mendapatkan informasi posisi diduga pelaku dan motor curian tersebut di sebuah kos-kosan di seputaran Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh. Namun saat didatangi, pelaku sudah tidak ada di tempat. ‘’Kami sudah mengamankan motornya. Pelakunya masih kami kejar. Dia lari ke Bangli,’’ ujar Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP Ida Bagus Mas Kencana, Jumat (23/2) kemarin. Menurutnya, kondisi sepeda motor sudah tidak utuh. Motor itu dirusak pada beberapa bagian. Pelat motor pun sudah diganti. ‘’Motor dalam kondisi dipreteli. Sebelum kabur, pelaku sempat mempreteli dulu,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/ist

PEMBUATAN LEMBU - Proses pembuatan lembu yang akan digunakan sebagai sarana upacara palebon di Puri Ubud.

Ribuan Pil Koplo Rencananya Diedarkan di Gianyar dan Denpasar Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Salah satu bukti, ribuan pil koplo yang belum lama ini berhasil diamankan polisi dari tiga pelaku, ternyata rencananya diedarkan di wilayah Gianyar dan Denpasar. Hal itu diungkapkan Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Dharmanatha, Jumat (23/2) kemarin. Menurut Dharmanatha, ketiga pelaku yakni Satrio alias Rio (25), Hendrik Eko Cahyono (26) dan Ahmad Qurrata A’yun alias Ahul (26), diketahui baru pertama kali mencoba mengirim barang haram tersebut ke wilayah Ubud. ‘’Kemungkinan mereka coba-coba karena di Gianyar mulai ada musik-musik,’’ jelasnya. Pil koplo jika dikonsumsi memiliki efek berhalusinasi bahkan sampai tertawa. Hasil pengembangan sementara, pembeli pil koplo ini

sebatas warga lokal saja, terutama penonton live music di Ubud. ‘’Baru lokal, belum sampai dijual ke orang asing,’’ ungkapnya. Dijelaskanya lebih lanjut, polisi akan melakukan pengembangan kasus ini ke Jember. Hal ini mengingat banyaknya barang bukti yang berhasil diamankan yakni 7.600 butir pil koplo. Polisi ingin memastikan ada tidaknya pabrik pil tersebut di Jember, sesuai keterangan pelaku. ‘’Apakah di sana stok barang banyak atau ada tempat memproduksi, itu akan dicari tahu. Mudah-mudahan sesuai hasil interogasi, mengarah ke satu daerah di wilayah Jawa Timur,’’ terangnya. Apabila informasinya valid, maka kepolisian akan langsung berangkat ke Jember. ‘’Kami selidiki dulu. Kalau A1, baru kami lakukan penangkapan,’’ tegasnya. (kmb35)

biasanya ingin mengetahui secara mendalam prosesi palebon. Biasanya pula, mereka akan menambah lama tinggal baik homestay, vila ataupun hotel yang ada di Ubud. ‘’Dulu bahkan pernah ada bule yang mengaku tidak dapat kamar, akhirnya tinggal di bale banjar setempat,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua PHRI Gianyar Cokorda Ichiro juga mengakui, selain sebagai ajang pelestarian budaya, palebon di Puri Ubud memang berdampak terhadap kunjungan wisatawan. Informasi terkait prosesi palebon di Puri Ubud sudah disampaikan ke instansi terkait. ‘’Ya, kita sampaikan bahwa di Ubud akan ada hajatan. Dan biasanya pada puncak acara, kunjungan wisatawan pasti akan meningkat

signifikan,’’ katanya. Menurutnya, dampaknya nanti paling banyak dirasakan oleh pemilik artshop dan restoran di Ubud khus u s n y a d i s e p a n j a n g j alan dari catus pata Ubud menuju Setra Dalem Puri. ‘’Demikian juga untuk wisatawan yang ingin mengekspresikan lebih jauh, ya... mereka bisa tinggal di Ubud, terutama homestay hingga hotel banyak menjadi pilihan,’’ ujarnya. Cokorda Ichiro mengungkapkan, wisatawan yang menginap di luar Ubud juga dipastikan banyak memilih rute ke Ubud pada puncak palebon. ‘’Rute Ubud dari Denpasar, Nusa Dua, Sanur dan Kuta itu kan tidak begitu jauh. Karena itu, tour-nya mereka pasti diprioritaskan ke Ubud pada saat hari H itu,’’ ungkapnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

Kematian Satwa di TNBB

Banyak Akibat Tertabrak Kendaraan Negara (Bali Post) Sejumlah hewan liar di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) selama tahun 2017 lalu tercatat mati akibat tertabrak kendaraan. Kematian hewan akibat ditabrak itu kerap terjadi setiap tahunnya. Sebab, wilayah TNBB ini dilalui jalan utama, baik Denpasar-Gilimanuk maupun Cekik-Singaraja. Seperti halnya di wilayah Cekik. Di kawasan hutan musiman ini kerap terlihat satwa liar lalu-lalang di jalan. Dari data yang dihimpun, selama setahun belakangan ada tujuh ekor rusa (cervus timorensis) yang mati. Satu di antaranya mati karena tertabrak kendaraan yang melintas di jalan. Kasubbag TU Balai TNBB Wiryawan, Jumat (23/2) kemarin, membenarkan adanya penyebab kematian satwa, salah satunya karena tertabrak kendaraan. “Tahun lalu ada (rusa) yang mati tertabrak mobil,” tandasnya. Selain karena tertabrak, kematian rusa juga disebabkan dehidrasi akibat cuaca panas dan luka infeksi pada kaki. Satwa yang mengalami infeksi sempat dirawat di kandang karantina, namun tak bisa diselamatkan. Di samping kecelakaan, penyebab matinya satwa-satwa juga akibat faktor predator atau rantai makanan di alam liar hingga aksi perburuan. Wirawan mencontohkan pada awal tahun 2017, TNBB sempat menghentikan perburuan empat ekor kijang (muntiacus muntjak). Dari pendataan berdasarkan perjumpaan di lapangan, populasi kijang di TNBB mencapai 672 ekor. Sedangkan untuk menjangan sekitar 1.200 ekor. Untuk menekan satwa agar tidak tertabrak, TNBB mengaku memasang papan imbauan di sejumlah titik rawan lintasan satwa. Papan peringatan itu berisi imbauan kepada para pengguna jalan untuk berhati-hati melintas karena rawan. Sekurangnya ada 10 papan imbauan dari jalur Sumberejo-Teluk Terima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng dan di jalur Cekik-Klatakan di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. (kmb26)

Bali Post/olo

JALAN RUSAK - Jalan nasional Denpasar-Gilimanuk yang rusak, tepatnya di wilayah Melaya. Tahun ini rencananya akan dilakukan perbaikan long segment dari Cekik hingga perbatasan Kota Tabanan.

Jangan Sekadar ”Ngaspal”

Kualitas Perbaikan Jalan Harus Diperhatikan Negara (Bali Post) –

Perbaikan ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk yang rencananya dilakukan tahun ini, diharapkan tidak sekadar mengaspal. Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII didorong agar dalam perbaikan memperhatikan kualitas, sehingga jalan bisa bertahan lama. Selain itu, drainase dan jembatan di sepanjang jalan nasional itu juga jangan diabaikan.

Bali Post/olo

HUTAN CEKIK - Jalur Denpasar-Gilimanuk yang melintasi hutan Cekik dan TNBB merupakan jalur rawan lalu lintas satwa. Sejumlah satwa sering mati lantaran tertabrak kendaraan.

Dikepung Sampah, Muara Perancak Dibersihkan Negara (Bali Post) Ribuan orang dari berbagai instansi melakukan bersihbersih sampah di kawasan estuari Perancak, Jumat (23/2) kemarin. Di sepanjang alur sungai yang melintasi Pura Dangkhayangan Perancak hingga di muara, sampah-sampah dipunguti. Sampah ini selain berasal dari hulu sungai juga merupakan kiriman dari tempat lain ketika air laut pasang. Sejumlah warga sekitar yang ditemui mengungkapkan, muara Perancak ini merupakan ujung alur dari sejumlah sungai di Kecamatan Negara, Jembrana dan Mendoyo. Termasuk sungai Ijogading yang membelah Kota Negara bermuara di sini. “Setiap air laut pasang, sampah menyelimuti pantai. Kadang justru kembali ke sungai,” terang Wayan Astika, salah seorang warga. Aksi bersih sampah yang dikoordinir Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana ini merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional. Upaya membersihkan sampah menggunakan berbagai perlengkapan seperti karung, penjepit sampah (dari bambu) termasuk sabit mendapat apresiasi warga sekitar. Kadis Lingkungan Hidup I Ketut Kariadi Erawan mengatakan, aksi bersih-bersih dalam rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional ini sengaja dipusatkan di desa Perancak. Selama empat bulan dilaksanakan sejumlah kegiatan, salah satunya bersih sampah di Perancak. Selain menjadi salah satu kawasan wisata, di Perancak juga terdapat pura Dang Khayangan Perancak. Selama dua jam melakukan bersih-bersih pantai, berhasil dikumpulkan dua ton baik sampah organik maupun non-organik. Bupati Jembrana I Putu Artha seusai aksi, bersama mengajak masyarakat memerangi sampah. Mulai dari lingkungan terkecil, keluarga, bersama-sama memerangi sampah. “Salah satunya dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, “ujarnya. Bupati Artha juga mengharapkan kegiatan semacam ini rutin dilakukan dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih. (kmb26)

Bali Post/olo

BERSIH-BERSIH – Ribuan warga dari berbagai instansi melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Perancak.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165

Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba, Jumat (23/2) kemarin. Dari pengamatan Dewan asal Peh, Kaliakah ini, selama setahun banyak ditemui jalan yang berlubang di poros Jawa-Bali itu. Terutama di wilayah Jembrana, mulai Gilimanuk hingga Pekutatan. Yang teranyar bahkan di Melaya, jalan banyak berlubang hingga sering menuai protes dari para pengguna jalan.

Selain itu, di beberapa titik sering terjadi banjir ketika hujan sebagai dampak dari drainase jalan nasional yang buruk. Untuk mengatasi itu, semestinya tidak hanya dengan pemeliharaan (menambal). Berdasarkan koordinasi dengan Balai, tahun ini rencananya akan ada perbaikan paket long segment dari Cekik, Gilimanuk hingga awal ruas batas Kota Tabanan. Pengerjaan menunggu tender yang dilakukan di

awal tahun ini. Terkait adanya perbaikan jalan tersebut, Tamba mengingatkan untuk memperhatikan kualitas pengerjaan. Sehingga tidak hanya sekadar menjadi proyek tahunan lantaran kekuatan jalan hanya bertahan kurang dari setahun. Selain perbaikan jalan, drainase di pinggir jalan dan perawatan jembatan juga wajib diperhatikan. Drainase, menurutnya, penting guna menghindari

air yang menggenang atau banjir. Dari pengamatannya di wilayah Jembrana, ada beberapa titik yang menjadi langganan banjir akibat permasalahan drainase di bawah jalan nasional. Seperti di Candikusuma, Sumbersari, Tegalcangkring dan teranyar di Yehembang tepatnya di depan Anjungan Cerdas Rambut Siwi. Sejumlah jembatan yang menjadi kewenangan Balai juga mendapat sorotan. Seperti Jembatan Yeh Leh di perbatasan Tabanan dan Jembrana yang minim pembatas (payal). “Jembatan juga harus diperhatikan, payal-payal untuk kesela-

matan semestinya terus dipelihara,” tandasnya. Pemeliharaan rutin harus dilakukan agar tidak lagi terjadi jembatan roboh seperti di Dangintukadaya beberapa tahun lalu. PPK 03, Cekik-Batas Kota Tabanan pada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII Gede Agus Punarta sebelumnya mengatakan pemeliharaan jalan-jalan yang rusak selama ini terus dilakukan dengan penambalan. Tahun ini dianggarkan perbaikan jalan dengan paket long segment mulai dari awal ruas batas Kota Tabanan hingga Cekik, Gilimanuk. Namun masih proses lelang di awal tahun (kmb26)

Panwaslu Tertibkan Baliho Paslon

Bali Post/olo

DITERTIBKAN – Salah satu baliho yang masih terpasang di Jalan Sudirman ditertibkan Panwaslu bersama Satpol PP Jembrana, Jumat (23/2) kemarin.

Negara (Bali Post) – Panwaslu Jembrana bersama jajaran terkait, Jumat (23/2) kemarin mulai melakukan penertiban alat pengenalan diri pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang melanggar. Panwaslu Jembrana sebelumnya telah mengimbau kepada masing-masing tim paslon Pilgub Bali di Jembrana, guna menurunkan alat pengenalan diri tersebut. Namun dari tenggang waktu yang diberikan, masih ada beberapa baliho yang belum diturunkan. Untuk itu, Panwaslu bersama Satpol PP, kepolisian, Dinas Perizinan, Kesbangpol melakukan penurunan alat pengenalan diri yang menyalahi. Penertiban kemarin diawali di jalan protokol di Kota Negara. Dari penelusuran, hanya satu alat pen-

genalan diri berupa Baliho yang diturunkan. Baliho milik salah satu paslon tersebut terpasang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, Kelurahan Pendem. Ketua Panwaslu Jembrana I Made Ady Muliawan mengatakan, dari pengawasan di jalan protokol masih tersisa satu baliho yang belum diturunkan. Sehingga Panwaslu dengan bantuan Satpol PP menertibkan baliho tersebut. “Beberapa billboard dan baliho yang kemarin (Kamis-red) masih terpasang, kemarin sudah diturunkan sendiri. Tapi masih ada satu baliho yang terpasang dan kami tertibkan,” tandas Pande. Selain baliho, di sepanjang jalan Udayana juga masih terpasang sejumlah neon box di tengah jalan. Dari koordinasi dengan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Ter-

padu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPT) Jembrana, neon box tersebut tercatat masih berizin. Namun karena ada rekomendasi dari Panwaslu untuk diturunkan lantaran ada gambar salah satu Cagub, maka juga harus diturunkan. “Rencananya besok (Sabtu) pemegang izin mau menurunkan,” tambahnya. Setelah di jalan protokol, penertiban selanjutnya akan menyasar ke masing-masing kecamatan hingga pekan depan. Setelah penertiban ini, masing-masing paslon nantinya akan diberikan kesempatan atau diperbolehkan memasang APK (alat peraga kampanye) baik yang disediakan KPU maupun dari tim. Lokasi pemasangan juga nantinya ditentukan sesuai kesepakatan hingga ke desadesa. (kmb26)

Monumen Lintas Laut Jawa-Bali

Mengenang Pertempuran Laut Pertama yang Heroik MONUMEN Lintas Laut Jawa-Bali di Cekik, Gilimanuk merupakan salah satu tonggak mengenang sejarah peristiwa heroik pertempuran laut di Selat Bali. Peristiwa heroik “Pasukan-M” pimpinan Kapten Markadi yang membawa misi ekspedisi melintasi Selat Bali. Pasukan ini membawa persenjataan guna membantu perjuangan kemerdekaan di Bali. Pertempuran di tengah laut ini sangat berarti bagi TNI Angkatan Laut (AL). Karena kisah operasi lintas laut Banyuwangi-Gilimanuk ini sejatinya merupakan operasi pendaratan gabungan pertama dalam sejarah TNI dan merupakan pertempuran laut pertama dalam sejarah berdirinya Republik Indonesia. Setiap tahun peristiwa ini diperingati di Monumen Operasi Lintas Laut. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber saat peringatan beberapa waktu lalu, peristiwa ini terjadi tahun 1946. Heroik lantaran hanya berbekal sarana persenjataan yang serba terbatas, ekspedisi Pasukan-M menuai sejarah pertempuran yang gemilang. Mereka mampu menempuh rute laut yang saat itu diblokade secara ketat oleh musuh dan berhasil menenggelamkan kapal Belanda. Cikal bakal nama Pasu-

kan-M diambil atau disesuaikan dengan nama perwira yang membentuk sekaligus memimpinnya, yaitu Pasukan Markadi (Pasukan M). Kapten Markadi sebelumnya mengemban tugas mendampingi Kolonel Prabowo, Kolonel Munadji dan Letkol I Gusti Ngurah Rai ke Markas Besar TRI (Tentara Rakyat Indonesia) di Yogyakarta dalam upaya meminta bantuan kekuatan seiring semakin lemahnya kekuatan TRI Sunda Kecil di Bali. Markas Besar TRI di Yogyakarta memutuskan memperkuat kekuatan TRI Sunda Kecil dengan bantuan senjata beserta amunisinya kepada pasukan I Gusti Ngurah Rai. Saat misi pengiriman kekuatan ke Bali inilah terjadi peristiwa pertempuran di Selat Bali. Dua perahu melawan kapal Angkatan Laut Belanda jenis LCM (Landing Craft Mechanized) yang sedang patroli. Kapal-kapal patroli tersebut mendekat ke arah perahu yang ditumpangi Kapten Markadi dan meletuslah pertempuran laut. Kapal Belanda yang menyerang dengan mitraliur berat jenis browning kaliber 12,7 mm, kalah dengan lemparan granat dari pasukan kapten M. Satu LCM meledak, dan satu LCM lainnya melarikan diri dengan keadaan terba-

kar bagian dek dan lambung kapal ke arah Gilimanuk. Pertempuran yang berlangsung kira-kira 15 menit itu dicatat dalam sejarah sebagai Perang Laut Pertama dalam Sejarah RI. Dalam pertempuran itu korban di pihak Pasukan-M satu orang gugur, Sumeh Darsono dan satu orang mengalami luka tembak, Tamali.

Dari kisah heroik itulah atas inisiatif banyak pihak pemerintah berkenan membangun Monumen Operasi Lintas Laut Banyuwangi-Bali pada 4 April 1988. Monumen dengan tugu yang berbentuk unik ini berada di Cekik, Gilimanuk. Sekitar empat kilometer dari arah Timur (menuju Denpasar) dari Pelabuhan Gilimanuk.

Selain tugu yang bisa dinaiki hingga ke bagian atasnya, kawasan monumen ini juga terdapat sejumlah ornamen meriam dan peluru. Monumen ini memiliki arti penting bagi negara maritim seperti Indonesia. Dengan begitu, para pewaris sah negeri ini diharapkan tidak kehilangan arah dan dapat menghargai pengorbanan para patriot. (olo)

Bali Post/olo

MONUMEN – Monumen Lintas Laut Jawa-Bali yang berada di Cekik merupakan tonggak untuk mengingatkan peristiwa heroik pertempuran laut di Selat Bali.


11

BALI DWIPA

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

FIGUR Jaga Kerukunan DALAM kehidupan yang beraneka ragam suku, ras, dan agama di Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan, hendaknya keberagaman itu dijadikan sebuah kekayaan dan kekuatan mewujudkan bangsa yang besar. Namun, beberapa pihak justru ingin menjadikan perbedaan dan keberagaman tersebut senjata untuk memecah belah persatuan bangsa yang sudah terbangun sejak dahulu. Mengantisipasi upaya tersebut, Polres Badung terus menggandeng para tokoh tokoh agama, adat dan masyarakat untuk memperkuat persatuan. “Salah satu upaya yang kami lakukan yaitu mengunjungi Vihara Vimala Kerti dan bertemu dengan unsur Tripka Kelurahan Sempidi, beberapa hari lalu,” kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Jumat (23/2) kemarin. Kapolres Yudith mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Selama ini, masyarakat di Kelurahan Sempidi dengan pihak wihara sudah terjalin hubungan erat dan saling menjaga apabila ada kegiatan keagamaan. Hal ini agar dipertahankan paya tidak terjadi gangguan kamtibmas di tempat-tempat ibadah. “Kami menggandeng tokoh-tokoh masyarakat, agama dan adat ersama-sama menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Polres Badung tetap aman dan kondusif,” ujarnya. (rah)

Bali Post/rin

RAPAT - Kekurangan anggaran Pilgub dikhawatirkan menjadi gangguan Pilgub Bali 2018. Hal itu mencuat dalam rapat koordinasi yang digelar Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Jumat (23/2) kemarin.

Kekurangan Anggaran Berpotensi Jadi Gangguan Pilgub Bali Bali Post/ist

KASUS PENIPUAN - Kapolsek Kuta Kompol Wirajaya merilis pengungkapan kasus penipuan melibatkan karyawan MC.

Tipu WNA, Karyawan ’’Money Changer’’ Ditangkap Mangupura (Bali Post) Polsek Kuta terus memburu pemain money changer (MC) ilegal yang melakukan penipuan. Dua warga negara asing (WNA), Mohamad Ibrahim Alayoub (37) asal Jordania dan Sunil Rawat (19) asal India, ditipu saat menukar mata uang asing. Ibrahim ditipu saat menukar mata uang asing di depan Love F Hotel di Jalan Legian, sedangkan Sunil di depan Aloe Vera Spa di Jalan Pantai Kuta. Terkait kasus tersebut, polisi menangkap karyawan money changer (MC) berinisial KEP (15), KA 17), dan K M (25), Kamis (22/2) lalu. Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Ario Seno, Jumat (23/2) kemarin, mengatakan kasus yang dialami Ibrahim terjadi pada Mingggu (18/2) lalu dan tersangka KEP asal Karangasem dibekuk sehari kemudian. Kata Kapolsek Wirajaya, awalnya korban ke TKP dengan maksud menukarkan 200 dolar Amerika. Saat itu pelaku mengatakan kalau menukar sejumlah itu rate-nya Rp 13.990 per 1 dolar AS. Namun korban mau menukar 400 dolar Amerika maka rate per 1 dolar Rp 14 ribu. Selanjutnya, korban memberikan uangnya 400 dolar Amerika dengan rincian empat lembar pecahan 100 dolar. Ternyata dengan keahliannya pelaku menyembunyikan satu lembar uang korban tersebut di bawah meja. Selanjutnya, pelaku menaruh tiga lembar uang korban di atas meja counter sambil mengatakan tidak berlaku karena seri lama. Pelaku terus memperdaya korban dengan tipu dayanya. Akibatnya, korban semakin bingung. “Akhirnya, korban menyetujuinya menukar 200 dolar Amerika dan mendapat uang Rp 2.850.000. Ternyata satu lembar uang milik korban 100 dolar Amerika tidak dikembalikan pelaku. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Kuta,” ungkapnya. Setelah menerima laporan kasus tersebut, tim opsnal dipimpin Panit 1 Reskrim Iptu I Putu Budiartama mendatangi TKP. Keesokan harinya, polisi menangkap pelaku di Jalan Nyangyang Sari, Kuta. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya yaitu telah mengambil 100 dolar Amerika milik korban. Cara mengecoh korban yaitu mengajak lama ngobrol sampai terlena dan lupa dengan jumlah uang yang ditukarkan. Sementara Sunil ditipu oleh KA dan KM, Rabu (21/2) lalu, di depan Aloe Vera Spa di Jalan Pantai Kuta. Menurut Wirajaya, mantan Kapolsek Ubud ini, saat itu korban bersama istri menukarkan uang di TKP. Korban menukar 500 dolar Amerika dalam pecahan 100 dolar sebanyak 5 lembar. Namun, korban tidak sempat menghitung dan langsung dimasukkan ke tasnya. Setibanya di tempatnya menginap, korban baru sempat menghitung uang yang ditukarkan tersebut. Ternyata dia hanya menerima 79 lembar uang pecahan Rp 50 ribu dan kurang lagi 54 lembar. “Seharusnya, korban dapat 140 lembar senilai Rp 7 juta. Karena dicurangi, korban langsung melapor ke Polsek,” ungkapnya. Tim dipimpin Iptu Budiartama menangkap tersangka (KA dan KM) di TKP. Kami komit akan terus memerangi money changer seperti ini,” tegasnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Kekurangan anggaran yang dialami penyelenggara Pilkada, dalam hal ini KPU dan Bawaslu Bali berpotensi menjadi gangguan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (Pilgub) 2018. Persoalan ini harus disikapi secara serius karena akan berdampak luar biasa. Terlebih, sudah ada pengalaman di Jembrana yakni penundaan pemilu karena masalah anggaran. “Pada prinsipnya KPU Bali berharap ada solusi, karena di naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) sebenarnya sudah disepakati,” ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi usai mengikuti Rapat Koordinasi di Kantor Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Jumat (23/2) kemarin. Seperti diberitakan, NPHD yang ditandatangani

KPU Bali terkait anggaran Pilgub sebelumnya Rp 229,36 miliar. Namun, anggaran itu dirasionalisasi menjadi Rp 155 miliar yang dikhawatirkan tidak cukup untuk membangun Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan membayar honor KPPS. “Ini penting sekali karena Pilgub bukan saja agenda daerah tapi agenda nasional yang harus disukseskan,” kata Raka Sandi. Menurutnya, sudah ada dua kali pencairan anggaran Pilgub pascapenandatanganan NPHD Rp 229,36 miliar. Masing-masing, Rp 100 miliar dalam APBD Induk 2017 dan Rp 25 miliar dalam APBD Perubahan 2017. Pihaknya juga sudah mengajukan pencairan anggaran pilgub tahap akhir pada bulan Januari lalu. Tapi sampai saat ini masih belum ada jawaban, lantaran

sedang dalam proses. “Kami menghormati proses itu, karena sesungguhnya dana kami masih sekarang. Jadi, saya pastikan tahapan sedang berjalan dan terus berjalan, sampai dana itu habis,” jelasnya. Raka Sandi menambahkan, perekrutan KPPS dalam PKPU diatur mulai 3 April sampai 3 Juni 2018. Pihaknya berharap proses ini bisa dilakukan tepat waktu, mengingat peran KPPS yang sangat penting sebagai ujung tombak penyelenggara pilkada. Estimasi KPPS yang dibutuhkan mencapai 60 ribuan orang, sesuai jumlah TPS yang direncanakan 6.735 di seluruh Bali. Dari hitung-hitungan KPU Bali, pembangunan TPS dan honor KPPS membutuhkan anggaran Rp 46,7 miliar. Pihaknya kekurangan anggaran untuk itu, jika anggaran untuk

KPU tetap dipaksakan Rp 155 miliar. “Mudah-mudahan sebelum (dana) habis, nanti kebutuhan untuk sejumlah kekurangan itu sudah bisa difasilitasi,” ujarnya. Tak jauh berbeda dengan KPU, Bawaslu Bali juga mengalami kekurangan anggaran setelah ada rasionalisasi dari NPHD sebesar Rp 62,898 miliar menjadi Rp 39 miliar. Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia mengatakan, anggaran itu hanya cukup sampai 3 Juni 2018. Pihaknya sampai saat ini bahkan belum bisa menyelenggarakan bimtek untuk anggota Panwas Kecamatan dan Panitia Pengawas Lapangan di desa-desa. “Kalau kita break down dengan angka Rp 39 miliar itu memang sampai 3 Juni. Tapi kita dengar paling lambat 3 April itu sudah ada kepastian,” ujarnya.

Rudia mengaku akan menunggu upaya komunikasi yang dilakukan Pemprov Bali melalui Badan Kesbangpol. Terlebih sebelum ada rasionalisasi, KPU dan Bawaslu bersama Pemprov sudah menyelesaikan NPHD dengan angka-angka yang telah disepakati bersama. “Kita harus optimis pilgub ini, tahapannya dapat berjalan. Tentu dengan support anggaran yang sesuai dengan kebutuhan,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali Dewa Putu Mantera mengatakan, masalah anggaran pilgub saat ini sedang dibicarakan oleh Pemprov Bali. Utamanya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Itu sedang dibicarakan, belum bisa kami sampaikan. Itu sedang dicarikan solusi terbaik seperti apa,” ujarnya. (kmb32)

Bawaslu Ingatkan ASN Jaga Netralitas Denpasar (Bali Post) -

Adanya dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada Klungkung disayangkan Bawaslu Bali. Terlebih, ASN yang dimaksud adalah kepala dinas yang mendatangi kediaman salah satu calon bupati saat masa kampanye. Atas kejadian ini, Bawaslu Bali kembali mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga netralitasnya selama pilkada serentak 2018. Baik Pilkada Klungkung dan Gianyar maupun Pilgub Bali.

I Ketut Rudia

Bali Post/rin

“Pada tahapan kampanye ini, kami sudah memeriksa 3 ASN terutama di Klungkung, dan 2 kepala desa. Ini sedang berproses,” ujar Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Jumat (23/2) kemarin. Menurut Rudia, maksimal dalam lima hari sudah ada putusan apakah ASN dan kepala desa yang diperiksa itu terbukti tidak netral atau tidak. Kalau terbukti, pelanggaran tersebut pasti dikenai sanksi tegas. Pihaknya akan mengirim rekomendasi ke Komisi ASN (KASN), selain meneruskan pula ke atasan

masing-masing. “Nanti KASN yang akan memonitor. Kalau atasannya tidak memberikan sanksi, nanti KASN itu bisa langsung memberikan sanksi berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu,” jelasnya. Rudia mengaku belum menemukan kejadian serupa di daerah lain. Pihaknya berharap kejadian di Klungkung menjadi yang pertama dan terakhir. Apalagi seluruh ASN telah diundang ke lapangan terbuka terkait sosialisasi aturan berikut sanksinya. Dalam hal ini, bahkan sudah ada Surat Edaran dari Mendagri, Menpan-RB, dan KASN.

“Ini kan kembali ke pribadi ya. Jangan coba-coba itu, sanksinya sudah tegas,” imbuhnya. Bawaslu, lanjut Rudia, melakukan pengawasan secara berjenjang dari PPL di tingkat desa. Setiap harinya, mereka melakukan komunikasi dengan Panwas Kecamatan dan diteruskan hingga ke Bawaslu. Hasil pengawasan juga dibuat setiap harinya dalam bentuk laporan. Selain ASN, pasangan calon beserta tim kampanye masing-masing juga diingatkan untuk tidak melanggar jadwal kampanye karena tergolong sebagai tindakan pidana. (kmb32)

Prajurit Pendam Gelar Karya Bakti

Budayakan Hidup Bersih dan Sehat Denpasar (Bali Post) Sebagai wujud peduli lingkungan, prajurit Pendam IX/Udayana berbaur dengan warga Desa Ubung Kaja membersihkan parit, selokan dan sampah di sepanjang Jalan Ken Dedes dan sekitarnya, Jumat (23/2) kemarin. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean mengatakan, sebagai koordinator lapangan dalam kegiatan ini yaitu Kasi Listra Mayor Caj. Nasrulloh dan melibatkan 200 orang. Kegiatan tersebut tindak lanjut pelaksanaan program kerja Penerangan Kodam IX/Udayana Triwulan I di awal tahun 2018 yaitu Karya Bakti. Program Karya Bakti ini bertujuan lebih mendekatkan diri masyarakat dalam rangka pengua-

tan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain itu, sebagai salah satu inovasi dalam menggugah, menumbuhkan serta mengajak masyarakat untuk senantiasa membudayakan hidup bersih dan sehat. Sedangkan Mayor Nasrulloh menyampaikan kegiatan seperti ini sudah beberapa kali dilaksanakan di wilayah Desa Ubung Kaja. Sedangkan untuk di Jalan Ken Dedes baru pertama kalinya. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu media untuk saling mengenal antara anggota Penerangan Kodam IX/Udayana dengan masyarakat Desa Ubung Kaja. Dengan demikian mampu meningkatkan jalinan silaturahmi yang pada akhirnya bermuara

pada kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Nasrulloh menegaskan betapa penting dan mahalnya kesehatan, sehingga masyarakat diimbau selalu menjaga kesehatan dengan membudayakan hidup bersih dan sehat. Sementara itu, Kepala Desa Ubung Kaja I Wayan Mirta mengatakan, berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan, pihaknya telah berupaya menggugah dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan sehat dengan berbagai terobosan serta inovasi. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Pendam IX/Udayana untuk melaksanakan karya bakti pembersihan lingkungan. (kmb36)

Bali Post/ist

KARYA BAKTI - Anggota Pendam IX/Udayana bersama warga melaksanakan program karya bakti membersihkan lingkungan di Jalan Ken Dedes, Denpasar Utara.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

Hengkang dari Hanura, Dewa Alit Loncat ke PSI Langsung Siapkan Amunisi Maju Pileg

Semarapura (Bali Post)Pascamundur sebagai kader Partai Hanura akibat perbedaan persepsi terkait dukungan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung, I Dewa Gede Alit Saputra loncat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bahkan itu langsung mengantarkannya untuk melaju merebut kursi legislatif pada Pemilu 2019 Bali Post/sos I Dewa Gede Alit Saputra mendatang. Pria asal Lingkungan Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod ini menyatakan, jatuhnya pilihan partai baru lahir itu tak lain karena adanya persamaan persepsi untuk turut berkontribusi dalam membangun Kabupaten Klungkung ke depan, di samping dalam hal dukungan pada pilkada yang mengarah pada I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) yang diusung Partai Gerindra, Golkar, NasDem dan Demokrat. ‘’Saya kan pernah gabung dengan beberapa partai. Kalau tidak menemukan yang pas, untuk apa dipertahankan. Seperti kemarin (di Hanura - red). Saya resmi resain karena ada ketidakcocokan secara prinsip dalam hal dukungan ke Suwasta,’’ sebutnya, Jumat (23/2) kemarin. Perlu diketahui, pada hajatan politik lima tahunan ini, sesuai mandat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura telah menyatakan untuk mendukung paket Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) yang diusung PDI-P dan PKPI. Disampaikan lebih lanjut, PSI dipandang layaknya bayi yang baru merangkak. Hal tersebut menjadikannya belum terkontaminasi ‘’dosa-dosa’’ politik. Ini juga menjadi alasan kenapa ia berlabuh. ‘’Walaupun dalamnya anak muda, mereka pasti cerdas. Saya lebih senior dan ikut di dalamnya. Ikut memberikan dukungan,’’ katanya. Mantan Sekretaris DPC Partai Hanura Klungkung ini pun menyatakan sebelum berujung pada keputusan finalnya itu, sejumlah partai lain telah mencoba meminang. Namun itu hanya ditanggapi dengan senyum. ‘’Komunikasi dengan PSI secara intensif sekitar dua minggu terakhir. Tetapi kalau obrolan ringan sudah lebih dari itu,’’ katanya. Adanya kendaraan baru, juga membuatnya mengambil langkah untuk maju merebut kursi legislatif di Kabupaten Klungkung pada Pemilu 2019. Bahkan keputusan itu disebut-sebut sudah bulat dan mendapat dukungan penuh dari pengurus. ‘’Saya komitmen untuk maju di pileg. Setelah diposting di media sosial, selama ini trennya positif. Banyak anak muda yang mendukung,’’ akui pria yang juga seniman ini. Meski kini berbeda ‘’kulit’, optimisme mendapatkan dukungan dari masyarakat, khususnya Kecamatan Klungkung, masih sangat besar. Bahkan, ia siap tempur dengan calon dari partai lain, termasuk Hanura. ‘’Kalau masuk ke partai kawakan, mungkin dianggap sebagai korban,’’ ucapnya. Bergabungnya ke partai dengan Ketua Umum Grace Natalie ini menambah power untuk mendukung Suwasta. ‘’Kebetulan sama dukungannya,’’ imbuhnya. Ketua DPD PSI Klungkung I Wayan Topik Nusa Putra menegaskan, orang yang bergabung dengan partainya sudah pasti memiliki prinsip yang sama dalam mendukung pembangunan. ‘’Garis kami sama dengan Pak Dewa. Ideologi sama. Pemikirannya juga terbuka. Itu yang jadi alasan untuk menerima,’’ jelasnya. Khusus untuk pilkada, politikus asal Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan ini mengaku sudah terus memanaskan mesin partai. Penggalangan dukungan dengan menyasar generasi muda sudah bergulir. ‘’Mainnya ke pemuda. Yang jadi pemilih ada 60 persen. Sudah pasti kita menggarap generasi milenial,’’ pungkasnya. (kmb45)

Genjot Program TOSS

Pengolahan Terkendala Peralatan Semarapura (Bali Post) Program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang menjadi unggulan Pemkab Klungkung di bidang lingkungan telah diterapkan belasan desa. Namun dalam prosesnya, pengolahan belum sepenuhnya berjalan mulus. Masih ada yang terkendala peralatan. Hal tersebut salah satunya dialami TOSS Desa Gelgel yang berlokasi di jalan menuju Pura Watu Klotok. Sejak beroperasi sekitar dua bulan lalu, sampah yang dihasilkan masyarakat diolah di tempat tersebut menjadi pellet yang bisa digunakan sebagai bahan bakar maupun listrik. Namun volumenya yang mencapai enam truk per hari, prosesnya belum mampu berjalan maksimal. “Alat pembuat pellet masih kurang. Baru ada satu. Itu yang menjadi kendala,” kata pekerja Putu Dedi Suyasa, Jumat (23/2) kemarin. Dihadapkan, sampah yang telah menumpuk berhari-hari terpaksa kembali dibuang ke TPA. Mengingat program ini sangat positif untuk penyelamatan lingkungan, pemerintah diharapkan bisa memberikan bantuan. “Dulu hanya dapat alat pencacah saja. Kalau untuk buat pellet, dibeli BUMDes,” terangnya. Sejak berdiri, pellet yang dihasilkan masih tergolong sedikit. Bahkan belum ada yang dimanfaatkan masyarakat maupun terjual ke Indonesia Power untuk bahan listrik. Terlepas dari itu, program ini telah mampu memberikan lapangan pekerjaan sejumlah masyarakat dengan upah Rp 60 ribu per hari. “Di sini ada sepuluh tenaga. Enam mengangkut sampah, empat mengolah,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Anak Agung Kirana mengaku segera melakukan evaluasi untuk program itu. Seluruh kendalanya akan diinventarisasi untuk selanjutnya dicarikan solusi. “Kami segera bertemu dengan pengelola, mencari tahu apa saja kendalanya. Termasuk soal peralatan,” katanya. Sejak bergulir, tidak ada dana khusus yang digelontorkan Pemkab. Desa hanya memanfaatkan alokasi dana desa yang rutin didapatkan setiap tahun sebesar maksimal 15 persen dari jumlah total. “Alokasi dana desa memang ada untuk pengelolaan sampah. Kami akan terus evaluasi ini. Tidak akan berhenti. Harus berlanjut,” tegasnya. Berdasarkan data terakhir, program yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta ini sudah diterapkan dua belas desa. Jika sarana memadai, pengolahan sampah dengan metode ini dinilai tidak sulit. Langsung melalui proses peuyeumisasi, briketisasi/peletisasi, dangasifikasi, dengan menggunakan bio aktivator. Selama tiga hari bau sampah akan hilang dan dalam waktu sepuluh hari volumenya akan berkurang. Kemudian sampah yang telah diolah dijadikan briket dan pellet yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk proses memasak dan listrik. “Dengan pengolahan ini, sampah akan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. Lingkungan pun menjadi lebih baik,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

TEBING - Objek wisata di Nusa Penida banyak bertebing. Mengantisipasi adanya kecelakaan wisatawan, pengelola diminta tidak mengabaikan aspek keselamatan.

Soal Kecelakaan Wisatawan

Pengelola Objek Wisata Jangan Abaikan Aspek Keselamatan Semarapura (Bali Post)Musibah yang menimpa wisatawan asing asal Rusia Keren Tatarenko (22) yang tewas terperosok di tebing Klibun, Banjar Karangadawa, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (22/2), akibat kendaraannya tergelincir pada jalan berkrikil mendapat atensi Dinas Pariwisata Klungkung. Mengantisipasi tragedi itu terulang kembali, pengelola objek wisata diminta benarbenar memperhatikan aspek

keselamatan. Jalan di jalur bertebing perlu dilengkapi pengaman, meski sifatnya masih darurat. Kepala Dinas Pariwisata I Nengah Sukasta menjelaskan, objek wisata di kepulauan The Blue Paradise Island itu yang bertebing tak hanya di wilayah Bunga Mekar. Namun juga tersebar di desa lain, seperti Pejukutan. Kondisinya yang demikian diperlukan pengamanan yang lebih maksimal dan juga dilengkapi pagar. “Objek wisata di sana

banyak yang bertebing. Kami sudah sering imbau untuk membuat pagar,” tegasnya, Jumat (23/2) kemarin. Menyusul adanya wisatawan tewas terperosok, mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Klungkung ini mengaku segera melakukan evaluasi terhadap pengelola. Seluruhnya juga diminta untuk membenahi objek. “Kami memang sudah rencanakan untuk membuat pagar permanen di objek-objek yang

kiranya berbahaya. Tetapi sekarang kan anggaran sudah jalan. Belum memungkinkan. Kami minta pengelola untuk membuat pagar yang sifatnya darurat dulu menggunakan bambu,” sebutnya. Anggota DPRD Klungkung I Made Jana menyebutkan, aspek keselamatan pada objek wisata harus benarbenar diperhatikan. Jika itu terabaikan, dikhawatirkan kejadian serupa terulang lagi dan berimbas pada kunjungan wisatawan ke depan-

nya. “Kalau tak ada langkah pencegahan dan kejadian serupa terulang lagi, dikhawatirkan berdampak negatif terhadap kepariwisataan,” ungkapnya. Tak hanya darat. Menurutnya hal serupa juga dilakukan pada wisata laut yang belakangan juga telah beberapa kali terjadi kecelakaan wisatawan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan pembentukan tim penyelamat. “Rambu bahaya juga perlu diperbanyak,” tandasnya. (kmb45)

DSP Belum Cair

Jaspel Pegawai RSUD Macet Semarapura (Bali Post) Pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung telah seluruhnya kembali ke kampung halaman. Meski demikian, Dana Siap Pakai (DSP) untuk pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung belum juga cair. Hal tersebut masih ditalangi mengunakan dana operasional. Imbasnya, jasa pelayanan (jaspel) untuk pegawai macet. Direktur RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma, Jumat (23/2) kemarin menjelaskan, biaya perawatan pasien pengungsi sejak September 2017 hingga awal Februari 2018 mencapai Rp 1,6 miliar. Itu sudah termasuk untuk rawat jalan maupun inap. Jumlah tersebut sepenuhnya ditalangi dengan dana operasional. “Dana yang dipakai untuk menalangi cukup be-

sar,” ungkapnya. Pascakepulangan pengungsi menyusul penurunan status Gunung Agung dari awas ke siaga, klaim dari pemerintah pusat melalui DSP belum cair. Kondisi itu menyebabkan pembayaran jasa pelayanan pada Januari tertunda. Beruntung itu tidak berimbas pada hal lain, terutama menyediaan obatobatan. “Kalau dampaknya

Topik : Membangkitan desa wisata

CABUP Tjokorda Bagus Oka mengungkapkan dalam membangkitan desa wisata,

baru pada jasa pelayanan saya. Itu pada Januari. Kalau obat-obatan tetap jadi prioritas untuk pengadaan,” jelasnya. Penundaan itu, diakui menuai pertanyaan dari sejumlah pegawai. Namun sudah dijelaskan fakta sebenarnya. Sebelumnya, pihaknya telah memohon kepada pemerintah provinsi untuk bisa memfasilitasi ko-

munikasi dengan pemerintah pusat terkait pencairan DSP itu. “Kami sudah komunikasi. Kami diminta mengirimkan data ke pemerintah Karangasem. Nanti itu lanjut bawa ke provinsi dan kemudian diteruskan ke pusat,” kata Kesuma. Jika tak segera mendapatkan jawaban, dikhawatirkan imbas ke depannya semakin luas. “Kami berharap ini bisa segera tertangani. Supaya jasa pelayanan bisa terbayarkan. Katanya Pemrov Bali segera menyampaikan ini ke pusat,” tandasnya. Sesuai data per 12 Februari, pengungsi yang tertangani

SOLUSI

Tawarkan Keunikan tidak hanya mampu mengandalkan promosi saja. Namun juga perlu ada langkahlangkah lain, yakni dengan menampilkan keunikan dari masingmasing objek yang nantinya bisa menjadi magnet untuk menarik wisatawan berkunjung. “Bisakah hanya menggencarkan promosi wisatawan bisa datang? Belum

RS mencapai 2.702 jiwa, baik rawat jalan maupun inap. Sejalan kepulangan pengungsi juga, sisa logistik masih menumpuk di Posko GOR Swecapura. Rinciannya, sekitar 21 ton beras, 602 dus air mineral, 1.724 dus mi instan dan 4.150 liter minyak goreng. Pemanfaatannya belum ditentukan. “Untuk dibawa kemana, akan dirapatkan dulu,” ungkap Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Wayan Sugata seraya menambahkan, kondisi logistik masih baik. (kmb45)

tentu bisa. Ini harus didukung hal-hal lain. Buat objek yang bisa menarik hati wisatawan,” ungkapnya, belum lama ini. Pada deklarasinya beberapa waktu lalu, cabup yang duet dengan I Ketut Mandia ini juga telah membuat konsep, khusus untuk pengembangan Desa Wisata Kamasan. Jika terpilih, itu akan disulap menjadi objek yang menarik. Museum kamasan

akan dibangun. Di tempat itu seniman bisa melakukan rutnitasnya dengan suasana zaman dulu. “Kalau dibiarkan, Kamasan akan begitu saja, tidak akan maju. Kita harus berpikir, buat sesuatu yang otentik. Ini bisa dimanfaatkan menjadi city tour,” katanya. Tak hanya itu, paslon nomor urut 1 ini juga mengaku akan melakukan penataan Tukad Unda dari wilayah

Desa Paksebali hingga Tangkas. Melalui itu akan muncul banyak manfaat. Tidak hanya sebatas selfie, namun juga jogging track maupun lainnya. “Begitu juga dengan Bukit Mandean. Bisa dikembangkan jadi pariwisata. Bisa buatkan restoran. Pagi kita bisa lihat sunrise, sore sunset,” ucapnya. Pembangkitan keunikan nantinya juga akan dilakukan pada desa wisata lainnya. (sos)

Gencarkan Promosi dan Kuatkan SDM

Bali Post/sos

TOSS - TOSS di Desa Gelgel masih terkendala peralatan untuk produksi pellet.

MEMBANGKITAN desa wisata menjadi salah satu hal harus dilakukan Cabup I Nyoman Suwirta dan Cawabup I Made Kasta (Suwasta). Menurut Suwirta, hal tersebut tak hanya harus dilakukan oleh pemerintah, namun juga ada gayung bersambut dari masyarakat yang notabene sebagai penikmat kunjungan wisatawan. “Konsep desa wisata ini kan tidak bisa jalan sendiri.

Perlu kerja sama. Jangan menunggu gerakan pemerintah. Tetapi masyarakat juga harus berperan,” sebutnya. Menggaet kunjungan wisatawan, sambungnya, bisa dilakukan dengan menggencarkan promosi. Ini pun tak harus menelan anggaran miliaran rupiah. Namun cukup melalui media sosial yang kini hampir dimiliki semua orang. “Pola ini sudah banyak yang melakukan. Seperti

di Nusa Penida. Ini sangat efektif,” jelasnya. Langkah tersebut tentunya juga akan diimbangi penataan maupun memaksimalkan penggalian potensi yang dimiliki masing-masing desa. Tak hanya terbatas pada keindahan alam, namun juga lainnya yang dapat menjadi pendukung. “Pembangkitan tidak bisa dilakukan begitu saja. Perlu ada langkah inovatif. Harus ada branding,” tegasnya.

Tak kalah penting menurutnya, kualitas sumber daya manusia. Itu akan terus ditingkatkan, terutama dalam manajemen pengelolaan. Ini pun sudah dilakukan pada kepemimpinannya dalam empat tahun terakhir. “Kalau SDM kurang mumpuni, pengembangan apapun akan sulit. Ini yang akan kami terus gerakkan.

Masyarakat harus mampu menjadi pelaku,” tandasnya. (sos)


EKONOMI

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

13

Kuota 10.000 Ton Beras Impor Bukan Hanya untuk Bali

Denpasar (Bali Post) Sebanyak 10.000 ton beras impor kini ditempatkan di Gudang Bulog Divre Bali. Namun kuota itu tidak hanya untuk masyarakat Bali. Beras impor tersebut juga akan disalurkan untuk seluruh Indonesia. ‘’Beras impor itu (10.000 ton) bukan untuk Bali saja. Kan Bulog itu seluruh Indonesia, itu bisa saja dipindah-pindahkan. Wilayah mana yang kekurangan, itu disalurkan. Itu sesuai dengan perintah pusat. Bukan di Bali yang menentukan, tapi pusat yang menentukan,’’ pungkas Wahyu Sutanto, Kepala Bulog Divisi Regional Provinsi Bali, Jumat (23/2) kemarin. Sebanyak 10.000 ton beras impor akan disimpan di gudang Kediri dan Jimbaran. Pada tahap awal, beras impor yang masuk Bali baru 4.750 ton. Beras impor asal Vietnam tersebut masuk melalui Pelabuhan Benoa. Ia belum bisa memastikan kedatangan beras impor tahap berikutnya.

Beras impor tersebut masuk kelas premium dengan broken 5 persen. Dengan masuknya beras impor tersebut dalam kelas premium, bukan berarti untuk komersial. Kata Wahyu, penggunaannya tergantung pemerintah pusat. Beras tersebut bisa digunakan untuk korban bencana alam,

bisa sebagai cadangan beras pemerintah (CBP), bisa disalurkan ke daerah lain yang membutuhkan. Karena wilayah seperti Kalimantan dan NTT defisit beras. Untuk pengadaan sendiri susah. ‘’Bulog itu hanya sebagai operator, pelaksana,’’ tandasnya. (kmb42)

September 2018, Pertukaran Data Keuangan RI-Singapura

John Hutagaol Jakarta (Bali Post) – Direktur Perpajakan Internasional Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan John Hutagaol mengatakan pertukaran data keuangan pertukaran data otomatis untuk kepentingan perpajakan (Automatic Exchange Of Information/ AEOI) dengan Singapura akan mulai dilakukan September 2018. ‘’Nanti dengan Singapura kita mulai pertukaran informasi September 2018,’’ kata John seusai acara Indonesia Investment Outlook 2018 di Jakarta, Jumat (23/2) kemarin. Menurut John, saat ini pemerintah tengah menyiapkan regulasi sumber daya manusia serta infrastruktur teknologi. Singapura siap memberikan

informasi keuangan warga negara Indonesia ke pemerintah Indonesia sebagai bagian dari penerapan pertukaran data otomatis untuk kepentingan perpajakan AEOI. Tidak hanya dengan Indonesia, Singapura juga akan bertukar informasi dengan negaranegara yang telah menyepakati Multilateral Competent Authority Agreement (MCAA) terkait AEOI di Belanda pada Juni 2017. Komitmen itu merupakan bentuk kesepakatan yang menyediakan standardisasi dan skema efisiensi untuk memfasilitasi AEOI. Dengan demikian, kesepakatan bilateral tidak harus dilakukan. Pertukaran informasi secara resiprokal dapat dimulai setelah kedua yurisdiksi memperkenalkan aturan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan Common Reporting Standard (CRS) dan kebutuhan untuk menjaga kerahasiaan dan perlindungan atas data yang dipertukarkan. ‘’Dengan menandatangani MCAA berarti secara otomatis Singapura siap bertukar informasi dengan Indonesia,’’ katanya. Selain dengan Singapura, John mengatakan Indonesia juga akan melakukan hal sama dengan 101 negara yurisdiksi, termasuk negara-negara surga pajak (tax haven). ‘’Ada juga dengan Jepang, Hongkong, Belgia dan masih banyak lagi,’’ katanya. (ant)

Rupiah dan IHSG Naik Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (23/2) sore, bergerak menguat sebesar 12 poin menjadi 13.664 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.676 per dolar AS. Analis Koneksi Kapital Alfred Nainggolan di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan bahwa kondisi perekonomian nasional yang kondusif menjadi salah satu sentimen yang menopang nilai tukar rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS. ‘’Nilai tukar rupiah bergerak stabil terhadap dolar AS, selain karena ekonomi kita yang kondusif kemungkinan juga adanya penjagaan dari Bank Indonesia,’’ ujarnya. Ia menambahkan, salah satu indikator perekonomian nasional kondusif yakni cadangan devisa Indonesia yang naik, sehingga dapat menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Januari 2018 sebesar 131,98 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan posisi akhir Desember 2017 sebesar 130,20 miliar dolar AS. Di sisi lain, lanjutnya, peringkat Indonesia yang berada di level layak investasi (investment grade) dari sejumlah lembaga pemeringkat internasional turut memberi indikasi ekonomi nasional pada tahun 2018 stabil. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat (23/2) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.670 dibandingkan posisi sebelumnya 13.665 per dolar AS. Sementara itu, Ideks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat kemarin ditutup menguat 26,74 poin cenderung dipengaruhi faktor teknikal. IHSG BEI ditutup

menguat 26,74 poin atau 0,40 persen menjadi 6.619,80, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,50 poin (0,41 persen) menjadi 1.109,74. ‘’Penguatan IHSG pada akhir pekan ini cenderung dipengaruhi faktor teknikal mengingat pada sebelumnya cenderung mengalami tekanan,’’ ujar Analis Koneksi Kapital Alfred Nainggolan, di Jakarta, Jumat kemarin. Ia menambahkan, penguatan IHSG juga relatif terbatas mengingat apresiasi saham-saham di dalam negeri tidak merata, hal itu dikarenakan investor cukup selektif dalam melakukan akumulasi beli. ‘’Ekspektasi kinerja keuangan emiten cukup positif, namun di sisi lain potensi The Fed menaikkan suku bunganya pada Maret mendatang juga menjadi perhatian investor,’’ katanya. Ia mengharapkan bahwa nilai tukar rupiah dapat kembali masuk dalam tren penguatan dengan bergerak di bawah level 13.600 per dolar AS. Kondisi itu dinilai dapat menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal. ‘’Risiko sebuah negara salah satunya diukur dari pergerakan mata uangnya,’’ katanya. Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 393.530 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,803 miliar lembar saham senilai Rp 9,375 triliun. Sebanyak 207 saham naik, 154 saham menurun, dan 114 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan. Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 156,34 poin (0,72 persen) ke 21.892,78, indeks Hang Seng menguat 301,49 poin (0,97 persen) ke 31.267,17 dan Straits Times menguat 44,76 poin (1,28 persen) ke posisi 3.533,22. (ant)

Bali Post/ant

BERAS IMPOR - Aktivitas bongkar muat beras impor asal Vietnam di atas kapal di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (23/2) kemarin. Sebanyak 20 ribu ton beras impor dalam kemasan bag cargo itu akan didistribusikan ke wilayah Indonesia bagian timur seperti NTB dan NTT.

Pengusaha Korsel Tertarik Investasi di Banjarmasin Banjarmasin (Bali Post) – Para pengusaha asal negeri Korea Selatan dari 16 perusahaan menyatakan ketertarikan untuk berinvestasi di Kota Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Ketertarikan para pengusaha Korsel ini ditegaskan dalam pertemuan dengan Pemerintah Kota Banjarmasin yang dipimpin Wali Kota H. Ibnu Sina di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin, Jumat (23/2) kemarin. Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina menyatakan kedatangan para pengusaha asal Korea Selatan ke Banjarmasin ini menindaklanjuti MoU dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kota untuk menjajaki investasi. ‘’Para pengusaha Korsel ini datang ke Banjarmasin untuk melihat langsung kondisinya, makanya akan kita arahkan kebeberapa lokasi yang sudah kita proyeksikan untuk mereka tertarik berenvestasi,’’ tutur Ibnu Sina. Potensi investasi yang diarahkan pemerintah kota terhadap para pengusaha Korsel ini di antaranya pengembangan pelabuhan terpadu dan lokasi ekonomi terpadu di daerah Mantuil, Banjarmasin Selatan. ‘’Ini memang sifatnya hanya sebatas penjelasan saja, nanti kalau mereka serius ingin berenvestasi, kita persilakan untuk datang kembali,’’ papar Ibnu Sina. Dia menyebutkan, para pengusaha asing yang datang ini dari beragam bidang usaha, bahkan ada dari pupuk, lampu LED, alat-alat berat dan sebagainya. ‘’Makanya macam-macam juga kita tawarkan untuk bisa berenvestasi, seperti pengembangan

H. Ibnu Sina

PDAM, pembangkit listrik, pelabuhan hingga kepariwisataan,’’ papar Ibnu Sina. Diungkapkannya, penjajakan investasi dengan para pengusaha negeri Korea Selatan ini berawal dari kunjungannya kenegara tersebut. ‘’Saat saya di Korea Selatan, kita sudah bertemu dengan mereka ini, dan mengunjungi perusahaan mereka, sehingga kita yakin akan keseriusan mereka ini ingin berenvestasi di daerah kita,’’ tegasnya. Ibnu Sina menyatakan, Banjarmasin sangat terbuka untuk investasi, sebab daerah ini memiliki potensi besar untuk pengembangan perekonomian di bidang pelabuhan, perdagangan, pariwisata dan jasa. ‘’Jadi kita sangat terbuka sekali dengan para investor untuk mengembangkan usahanya di sini, utamanya untuk pengembangan pariwisata dan pelabuhan, ini potensinya sangat besar,’’ tuturnya. Sementara itu, perwakilan pengusaha asal Korea Selatan Mr. Park Jong Bok menyatakan pihaknya cukup tertarik untuk menjajaki investasi di Banjarmasin ini. Khususnya, ungkapnya, di bidang energi listrik, LED dan perpabrikan. ‘’Jadi kalau kita bangun pabrik di sini nantinya, itu bukan made in Korea Selatan, tapi made in Indonesia,’’ ujarnya. Dia berharap akan ada kelanjutan pertemuan dengan pemerintah kota ini nantinya pihaknya lakukan, sebab pihaknya ingin serius untuk ikut meningkatkan perekonomian di daerah ini. ‘’Kalau untuk Indonesia, baru Banjaramsin kita datangi, dan kita cukup terkesan dengan kota ini,’’ akunya. (ant)

Bekraf Gelar Sosialisasi ’’Food Startup’’ BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menggelar sosialisasi Food Startup Indononesia (FSI) 2018 di Makassar, Sulawesi Selatan. ‘’Acara ini dibuat untuk mencoba mengomersialisasi pelaku ekonomi kreatif khususnya kuliner sekalian pengembangan bisnisnya,’’ sebut Direktur Akses Non-Perbankan Bekraf Syaifullah, Jumat (23/2) kemarin. Kegitan ini sekaligus peluncuran platform www.foodstartupindonesia.com yang bukan hanya berfungsi sebagai pendaftaran online demoday FSI 2018, tetapi juga platform ekosistem subsektor kuliner jaringan Bekraf, termasuk data pengusaha rintisan (startup) kuliner mentor, dan investor. ‘’Selain mendaftar di demoday FSI 2018, lanjutnya, startup kuliner Indonesia juga bisa tergabung pada ekosistem kuliner yang dibangun Bekraf melalui platform FSI,’’ papar Syaifullah. Selain Makassar, ada beberapa kota lainnya di Indonesia dikunjungi Bekraf untuk sosialisasi FSI 2018, seperti Semarang pada (1 Maret), Banjarmasin (6 Maret), Malang

(9 Maret), Yogyakarta (13 Maret). Selanjutnya, Surabaya (20 Maret), dan Mataram (23 Maret), dan Belitung (27 Maret). ‘’Kami sosialisasi di sepuluh kota untuk memberikan kesempatan startup kuliner daerah menunjukkan talenta di demoday FSI 2018,’’ tambah Syaifullah. Untuk 100 startup lolos kurasi berkesempatan memperlihatkan produk ke masyarakat pada expo, meningkatkan kapasitas sekaligus scale up dengan arahan mentor yang merupakan ahli kuliner Indonesia saat mentoring, serta menarik minat investor melalui pitching. Kurator memiliki beberapa kriteria dalam seleksi startup kuliner untuk demoday FSI antara lain usaha sudah berjalan satu hingga tiga tahun, membutuhkan pendanaan tahap awal maupun berkembang, memiliki inovasi, berbasis teknologi, dan memiliki dampak sosial yang positif untuk masyarakat. Khusus Sosialisasi FSI 2018 di Makassar, dibuka Direktur Akses Non-Perbankan Bekraf Syaifullah bersama Kepala Subdirek-

torat Dana Masyarakat Bekraf Hanifah Makarim. Hanifah menjelaskan FSI, demoday, dan pitch desk disampaikan kepada ratusan peserta yang hadir di tempat itu. Selain itu, tambahnya, Bekraf mengundang perwakilan salah satu top three atau tiga terbaik dari FSI 2017 yaitu Yennie Tandaputra dari Chillibags untuk menceritakan manfaat yang diperoleh setelah tergabung pada FSI. ‘’Kita diberi ilmu, diberi limpahan ilmu yang saya rasakan itu membangun kita untuk lebih baik dan lebih maju. Support yang luar biasa dari Bekraf, foodlab, dan para investor,’’ ucap Yennie pada kesempatan tersebut. Sementara iru, perwakilan Foodleb Indonesia Yustinus Agung menginformasikan investasi yang sesuai dengan tahapan startup kuliner. Salah satu pihak swasta yang memberikan dukungan kepada program Bekraf terkait startup kuliner, Salim Group, Hendra Noviyanto, hadir untuk memberikan mini class mentor bertema scalling up. (ant)

Pengusaha di Bali Ingin ’’Go Public’’ tetapi Syarat Sulit Denpasar (Bali Post) Pengusaha di Bali sejatinya ingin melantai di bursa saham, namun banyak kendala yang dihadapi. Salah satunya manajemen keuangan yang harus akuntabel. Selain itu juga syarat untuk IPO sulit dipenuhi. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, semua pengusaha sebenarnya menginginkan IPO. Karena dengan IPO, pengusaha bisa mendapat dana murah dari masyarakat, sehingga lebih mudah mengembangkan usahanya. ‘’Tidak perlu pinjam di bank. Karena IPO ini untuk pengembangan usahanya,’’ ujarnya, Jumat (23/2) kemarin. Namun saat ini belum ada anggota Kadin Bali yang masuk Initial Public Offering (IPO) atau

go public. Karena banyak kendala yang dihadapi yaitu manajemen finansial (keuangan) dan persyaratan untuk IPO. Persyaratan ini di antaranya jumlah aset yang dimiliki minimal Rp 100 miliar, jenis dan ragam usaha yang harus sama atau sejenis. Demikian pula dari sisi manajemen keuangan harus akuntabel. Untuk dapat menjalankan manajemen keuangan secara akuntabel, maka SDM-nya pun harus profesional. Sementara banyak pengusaha di Bali yang keuangannya tidak stabil dalam 2-3 tahun terakhir, sehingga harus menunggu untuk bisa masuk bursa saham (IPO). Meski anggota Kadin Bali belum ada yang masuk IPO, namun ada beberapa perusahaan di Bali yang sudah IPO. Di antaranya BaliTower dan ALILA. Tahun ini

Kadin Bali sedang mempersiapkan dan merekomendasikan enam perusahaan anggota Kadin untuk IPO. ‘’Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa masuk bursa saham,’’ ujarnya. Ia menyebut telah ada kerja sama antara Kadin Indonesia dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memberikan kemudahan bagi anggota Kadin untuk go public. Kadin Bali berharap UKM dan koperasi dengan aset minimal Rp 5 miliar ikut bursa saham walaupun berada di papan bawah. Koperasi dibolehkan melantai di bursa saham asal aset minimal Rp 5 miliar. ‘’Ini program BEI dan Kadin agar koperasi dan UKM bisa mendapatkan dana murah dari masyarakat,’’ tandasnya. Kepala Kantor BEI Denpasar Agus Andiyasa mengatakan, syarat perusahaan agar bisa go

public atau tercatat di bursa saham adalah berbadan hukum perseroan terbatas (PT), masa operasional minimal 12 bulan untuk perusahaan yang masuk papan pengembangan dan 36 bulan untuk perusahaan yang masuk papan utama. Dari sisi laba usaha, untuk perusahaan yang masuk papan utama minimal satu tahun memperoleh laba. Sedangkan untuk perusahaan yang masuk papan pengembangan boleh rugi. ‘’Tapi proyeksi ke depan menghasilkan keuntungan,’’ tandasnya. Dari sisi permodalan, untuk perusahaan yang masuk papan utama aktiva berwujud bersih minimal Rp 100 miliar dan jenis perusahaan yang masuk papan pengembangan aktiva berwujud bersih minimal Rp 5 miliar. (kmb42)


BULELENG

14

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

TNI Sumbang Puluhan Kantong Darah Singaraja (Bali Post) Jajaran TNI di Buleleng melakukan aksi sosial serangkaian peringatan HUT ke-57 Korem 163/Wirasatya, Jumat (23/2) kemarin. Melalui momen penting itu, 94 kantong darah berhasil disumbangkan kepada PMI Buleleng. Puluhan kantong darah itu merupakan hasil donor dari anggota TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Buleleng, dan pelajar. Donor darah ini dipusatkan di lapangan umum Taman Kota Singaraja bertepatan dengan Apel Jumat Krida. Pasiter Kodim 1609 Buleleng Kapten Inf. Gede Oka mengatakan, kegiatan donor darah dipilih untuk memeriahkan HUT ke-57 Korem 163/Wirasatya untuk berpartisipasi aktif menyediakan stok darah demi kepentingan kemanusiaan. Apalagi, belakangan ini informasi dari Unit Transfusi Darah (UTD) masih terjadi krisis stok darah. Bahkan, pihaknya sering menemukan masyarakat yang memerlukan bantuan darah harus mencari pendonor ke jajaran Kodim 1609 Buleleng. Hal ini karena terbatasnya stok darah di UTD itu sendiri. Untuk itu, lewat donor darah untuk menyambut dan merayakan HUT Korem 163/Wirasatya, pihaknya berpartisipasi aktif untuk menyumbangkan setetes darah untuk warga yang membutuhkan. ‘’Kebetulan jajaran TNI di Buleleng ditunjuk melakukan kegiatan sosial, sehingga donor darah ini kami pilih untuk berpartisipasi dalam menyediakan stok darah untuk kemanusiaan. Stok darahnya terbatas, lewat bantuan darah ini harapannya ke depan bisa menumbuhkan partisipasi masyarakat lain untuk peduli dan mau menyumbangkan setetes darah,’’ jelasnya. Dalam kegiatan itu tercatat 124 peserta yang terdaftar. Mereka itu sebagian besar anggota TNI, Polri, dan kalangan pegawai negeri, serta pelajar. Dari jumlah itu, setelah melalui pemeriksaan oleh petugas PMI, sebanyak 94 orang saja yang layak mendonorkan darahnya. Dari jumlah itu UTD mendapatkan sumbangan darah yang terdiri atas 19 kantong darah golongan A, 26 kantong golongan darah B, 1 kantong darah golongan AB, golongan darah O sebanyak 48 kantong. (kmb38)

Bali Post/km38

SHU NAIK - KPN Praja Mukti Kantor Bupati Buleleng membukukan SHU tahun 2017 sebesar Rp 445 juta. Capaian ini naik sebesar 6 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 416 juta.

KPN Praja Mukti

SHU dan Nilai Aset Naik Singaraja (Bali Post) Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Praja Mukti, Kantor Bupati Buleleng tahun 2017 membukukan sisa hasil usaha (SHU) Rp 445 juta. Naik sekitar enam persen dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 416 juta. Selain SHU, nilai aset KPN Praja Mukti hingga tahun 2017 sebesar Rp 9,2 miliar. Naik dibandingkan tahun 2016 senilai 7,6 miliar. Demikian juga modal sendiri yang sekarang dikelola dari tahun 2016 sebesar Rp 4,3 miliar, tahun 2017 lalu naik menjadi Rp 5,3 miliar. Capaian prestasi tersebut terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPN Praja Mukti Kantor Bupati Buleleng,

BATA Komit Jaga Persatuan dan Kembangkan Potensi Desa SCTP Singaraja (Bali Post) Komunitas Bali Aga Trail Adventure (BATA) rutin menggelar aksi sosial. Seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu, penghobi otomotif ini menyumbangkan dana untuk meringankan biaya upacara ngaben di Desa Adat Cempaga, Kecamatan Banjar yang berlangsung Rabu (21/2) lalu. Bantuan ini digalang sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga persatuan antara sesama warga Desa Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa (SCTP) yang merupakan desa Bali Aga di Buleleng. Ketua BATA Made Yogi Suliartana mengatakan, sumbangan dana untuk upacara ngaben desa ini merupakan hasil penggalian dana beberapa event yang telah digulirkan sebelumnya. Tujuannya untuk menunjukkan solidaritas dan memupuk persatuan antarwarga desa SCTP. Selain itu, lewat aksi sosial ini, Yogi ingin menghilangkan kesan desa SCTP itu terkesan keras. Aksi yang digelar anggota BATA menunjukkan warga SCTP kompak dan melangkah bersama untuk peduli antarsesama dan membangun desa terutama di sektor pariwisata. Untuk itu, aksi sosial ini sudah menjadi agenda rutin dan akan terus digelar di semua lingkungan desa SCTP. ‘’Nilai bantuannya tidak seberapa, tapi berapa pun itu ini ikhlas sebagai wujud solidaritas dan wujud kami bersatu sesama SCTP dalam menjaga wilayah dan berpartisipasi membangun potensi yang ada dan mendorong investasi pariwisata di SCTP,’’ katanya. Selain berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, Yogi dan teman-temannya sudah beberapa kali menggalang aksi sosial dalam menjaga dan mengembangkan potensi desa SCTP. Kegiatan itu mulai dari penanaman pohon, kebersihan, dan gencar mengajak pihak pemodal untuk berkunjung ke SCTP untuk diberikan kesempatan berinvestasi dalam membangun pariwisata. Sementara itu, Ketua Panitia Ngaben Desa Adat Cempaga, Made Juwika, menyambut positif aksi sosial anggota BATA. Ini menunjukkan bagaimana persatuan antara warga desa Bali Aga tetap terjaga dengan baik. Untuk itu, kegiatan sosial lain untuk kepentingan dan partisipasi pembangunan di Bali Aga sangat tepat dan layak untuk didukung, sehingga memberikan hasil positif untuk desa Bali Aga itu sendiri. ‘’Kami berterima kasih karena anak-anak BATA ini peduli dan komitmen untuk membangun di desa Bali Aga. Mereka juga kompak dan mudah-mudahan ini terus berlanjut, sehingga situasi di desa kami tetap kondusif,’’ jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DONASI - Ketua BATA, Made Yogi Suliartana, saat menyerahkan donasi kepada panitia Ngaben Desa Adat Cempaga, belum lama ini.

SHU, modal sendiri, dan aset itu koperasi kita meningkat. Ini adalah hasil kerja keras semua anggota dan kita jadikan untuk motivasi pengelolaan koperasi di tahun buku berikutnya,’’ katanya. Menurut Suparto, sesuai laporan pertanggungjawaban pengurus, koperasi dikategorikan sehat. Hal ini karena lembaga ini telah memiliki likuiditas sebesar 260 persen. Hal ini berarti kemampuan koperasi melakukan program jangka pendek menutup utang satu berbanding 2,6. Sedangkan, program jangka panjang sebesar 230 persen, sehingga kalau koperasi bubar, maka utang dapat dibayarkan dengan satu banding tiga. Selain kemampuan koperasi untuk

membayar utang manakala koperasi ini bubar, aset layak untuk diusahakan dan menguntungkan anggota itu sendiri, jelasnya. Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng ini mengatakan, dari segi anggota KPN Praja Mukti cenderung fluktuatif. Dia mencontohkan, di tahun 2017 yang lalu, 54 orang anggotanya keluar dari keanggotaan koperasi karena sudah pensiun. Sebaliknya anggota baru yang terdaftar hanya 18 orang saja, sehingga hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus koperasi ke depan untuk menjaga anggota dan kalau berhenti karena pensiun, maka penggantinya minimal sama dengan anggota yang keluar.

Untuk itu, salah satu solusi adalah koperasi akan merekrut anggota baru dari pegawai honor daerah (honda) maupun pegawai kontrak. Hanya upaya ini tidak bisa dilakukan di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Buleleng karena berkaitan dengan pembiayaan nafkah bulanan setiap pegawai yang akan dipotong menjadi simpanan wajib sebagai anggota koperasi. Sekarang anggotanya 645 dan ini sudah banyak yang keluar karena pensiun. Dulu, kami sudah tutupi dengan merekrut angota baru dari pegawai honor daerah dan untuk menambah kembali kita akan jajaki agar pegawai kontrak bisa juga direkrut sebagai anggota koperasi, jelasnya. (kmb38)

Wacana Bandara Bali Utara

Bali Post/kmb38

DONOR DARAH - Puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan lewat donor darah serangkaian HUT ke- 57 Korem 163/Wirasatya di lapangan umum Taman Kota Singaraja, Jumat (23/2) kemarin.

Jumat (23/2) kemarin, di Wanitlan Praja Winangun Kantor Bupati. RAT dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Made Astasemadi mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Ketua KPN Praja Mukti Ketut Suparto. Usai RAT, Suparto mengatakan, capaian SHU atau peningatan modal dan aset tersebut bisa dicapai tidak lepas dari peran pengurus dan seluruh anggota koperasi. Selain itu, capaian ini dijadikan motivasi untuk meningkatkan manajemen pengelolaan koperasi di tahun 2018 ini. Target ini bisa dicapai apabila seluruh anggota tetap pada komitmen awal mengembangkan koperasi dari dan untuk menyejahterakan anggota itu sendiri. ‘’Kalau dari

Pemerintah Daerah Diminta Serius Berjuang ke Pusat Singaraja (Bali Post) – Rencana pembangunan bandara internasional Bali Utara hingga sekarang belum jelas. Pemkab Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali diminta serius memperjuangkan dan mengawal rencana proyek bandara yang diyakini akan memberikan multiplier effect untuk pembangunan di Buleleng. Demikian diungkapkan Ketua LSM Gema Nusantara (Genus) Antonius Sanjaya Kiyabeni di Singaraja, Jumat (23/2) kemarin. Pria ini mengatakan, ketimpangan pembangunan antara Bali Selatan dan Bali Utara terjadi akibat infrastruktur yang belum memadai. Tidak heran kalau kesan pembangunan terpusat di Bali Selatan saja. Sementara di utara terjadi kesenjangan tinggi. ‘’Masyarakat Buleleng

mendambakan bandara untuk menjawab percepatan kesejahteraan masyarakat Buleleng, sekaligus menjawab ketimpangan pembangunan di Bali yang selama ini ramai didengung-dengungkan,’’ katanya. Menurut Anton, hasil penelusurannya menyebut bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan kunjungan

tertutup ke Buleleng, Kamis (22/2) lalu. Hadir dalam kunjungan dinas itu Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra Sp.OG. Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati dikabarkan menanyakan keberadaan izin penetapan lokasi (penlok) Bandara Bali Utara. ‘’Info yang saya dapat bahwa sesuai dengan hasil penelitian dan survei, penlok ditetapkan di Kubutambahan dan itu di darat. Bahkan, penlok sudah turun, hanya tunggu

Bali Post/kmb38

Antonius Sanjaya Kiyabeni

perpres,’’ katanya. Menyusul kabar tersebut, Anton mengajak semua komponen masyarakat ikut men-

gawasi, jangan sampai rencana pembangunan bandara ditungganggi oleh kepentingan pribadi atau kelompok. Dia meminta pemkab dan pemprov mendorong pemerintah pusat, segera mewujudkan pembangunan bandara di Bali Utara. Apalagi, proyek bandara merupakan program nasional di era Presiden Joko Widodo, sehingga program ini perlu diamankan oleh semua komponan masyarakat utamanya Buleleng. ‘’Masyarakat menerima semua investor untuk kemajuan daerah. Ini komitmen yang harus serius dibangun,’’ jelasnya. (kmb38)

Peringati HPSN 2018

Pemkab Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

MEMILIKI garis pantai terpanjang di Bali, Pemkab Buleleng terus menggalakkan kegiatan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir. Bentang pantai sepanjang 144 kilometer dari timur ke barat itu selain masih dikepung abrasi parah, di musim cuaca buruk seperti sekarang ini, kawasan pesisir kerap kali dipenuhi sampah kiriman yang hanyut dari daerah hulu. Sadar dengan kondisi itu, upaya menjaga kebersihan pantai lewat berbagai kesempatan digalakkan pemkab dan jajarannya. Seperti Jumat (23/2) kemarin, bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, pemkab menggelar aksi bersihbersih, menyasar sejumlah kawasan pantai di daerah ini. Selain PNS, pelajar di Bali Utara pun terlibat dalam aksi bersih sampah di pesisir pantai. Peringatan HPSN mengusung tema “Kerja Bersama untuk Penanganan sampah, Mari Sayangi Bumi Bersihkan dari Sampah”. Aksi yang dimotori Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng ini menyasar Pantai Kubujati, Pantai Taman Sari, Pantai Tambak Sari, Pantai Eks Pelabuhan Buleleng, Pantai Kampung Anyar, Pantai Kayu Buntil, Pantai Lingga,

BERSIH PANTAI - PNS dan pelajar di Buleleng menggelar aksi bersih-bersih di sejumlah kawasan pantai, serangkaian HPSN tahun 2018, Jumat (23/2) kemarin. Pantai Camplung, Pantai Indah, Pantai Penimbangan, Pantai Binaria, Pantai Happi, Pantai Anturan, dan di Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng. Dengan antusias PNS dan pelajar ini bergerak memungut sampah yang mengotori kawasan pantai tersebut. Sampah yang terkumpul itu kemudian diangkut dengan armada truk pengangkut sampah DLH untuk selanjut-

nya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Kepala DLH Buleleng Ir. Nyoman Genep, M.T. di sela-sela aksi bersih pantai kemarin, mengatakan, sebagai daerah tujuan wisata, Buleleng tidak lepas dari persoalan sampah. Sebagian besar pengunjung masih membuang sampah sembarangan, walau telah disediakan tempat sampah di tempat-tempat wisata uta-

manya di kawasan pantai. Selain itu, dari pengamatannya di lapangan kawasan pantai masih saja kotor akibat sampah kiriman yang dihanyutkan lewat Daerah Aliran Sungai (DAS) yang bermuara di pantai. Puncak permasalahan ini ketika terjadi hujan deras hingga memicu banjir, maka pesisir pantai seakan mirip TPA karena dipenuhi sampah kiriman. Sampah

ini mulai dari ranting pohon, potongan kayu dan sampah plastik, hingga bangkai hewan pun kerap kali terdampar di pantai. “Sampah yang ada di pantai ini sebagian besar kiriman dari hulu. Kami selalu menjaga kebersihan tempat wisata yang ada, khususnya pantai,” katanya. Menurut birokrat asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada ini penanganan sampah di pesisir pantai tidak akan selesai hanya dengan gerakan pembersihan saja. Pasalnya, setelah aksi pembersihan bisa saja sampah akan kembali menyebar di pingir pantai, sehingga seolaholah aksi kebersihan tidak memberikan hasil nyata. Untuk itu, aksi bersih pantai perlu diimbangi dengan edukasi dan membangun kesadaran semua komponen masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan apalagi membuang sampah ke sungai dan pantai. ‘’Jelas tidak akan maksimal kalau hanya mengandalkan pembersihan seperti ini saja, namun perlu ada kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membiasakan diri membuang sampah sembarangan. Untuk itu, lewat HPSN tahun ini kita ajak pelajar dan bagian edukasi untuk peduli akan kebersihan lingkungan,’’ jelasnya. (ad1275)


15

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (24/2) malam Celta de Vigo vs Eibar Minggu (25/2) dini hari vs Real Madrid vs Leganes Barcelona vs

Deportivo Alaves Las Palmas Girona

Minggu (25/2) malam Villarreal vs

Getafe

Senin (26/2) dini hari Athletic Club vs Valencia vs vs Sevilla Selasa (27/2) dini hari Levante vs

Malaga Real Sociedad Atletico Madrid Real Betis

--------------- Liga Inggris -----------------------------------------Sabtu (24/2) malam vs Stoke City Leicester City AFC Bournemouth vs Newcastle United Brighton & Hove Albion vs Swansea City Burnley vs Southampton vs West Ham United Liverpool Huddersfield Town West Bromwich Albion vs Minggu (25/20 dini hari vs Watford

Everton

Minggu (25/2) malam vs Crystal Palace vs Manchester United

Tottenham Hotspur Chelsea

Selasa (27/20 dini hari Crystal Palace vs

Tottenham Hotspur

--------------- Liga Italia -------------------------------------------Minggu (25/2) dini hari vs Genoa Bologna Internazionale vs Benevento Minggu (25/2) malam Crotone Fiorentina Sassuolo Hellas Verona Sampdoria

vs vs vs vs vs

SPAL Chievo Lazio Torino Udinese

Senin (26/20 dini hari Juventus vs vs Roma

Atalanta Milan

Senin (27/2) dini hari Cagliari vs

Napoli

--------------- Liga Jerman ----------------------------------------Sabtu (24/2) malam vs Hertha BSC Bayern Munich Hoffenheim vs Freiburg Hannover 96 vs Borussia M’gladbach vs Eintracht Frankfurt Stuttgart Minggu (25/2) dini hari Werder Bremen vs

Hamburg SV

Minggu (25/2) malam Bayer Leverkusen vs

Schalke 04

Senin (26/20 dini hari RB Leipzig vs

Koln

Selasa (27/2) dini hari vs Borussia Dortmund

Augsburg

FIFA Yakin dengan Pengamanan Piala Dunia Barcelona -

Badan sepak bola internasional FIFA cukup yakin dengan sistem pengamanan dalam pelaksanaan putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia, Juni nanti. Pernyataan itu berkaitan dengan kasus kerusuhan yang melibatkan pendukung tim Rusia Spartak Moscow pada pertandingan Liga Eropa, Jumat (23/2) kemarin. Piala Dunia dimulai 14 Juni mendatang di 10 kota di negara Rusia. Pemerintah menjalankan prosedur pengamanan amat ketat untuk mengontrol para perusuh sepak bola (hooligan), termasuk fans Rusia yang membuat ulah pada Piala Eropa di Prancis 2016 lalu dan berbagai pertandingan sepak bola. ‘’FIFA sepenuhnya percaya pada perjanjian pengamanan dan konsep keamanan menyeluruh yang dibuat pemerintah Rusia dan Panitia Pelaksana Lokal,’’ jelas FIFA dalam pernyataan tertulisnya. Seorang polisi Spanyol meninggal di kota Bilbao akibat serangan jantung saat mengamankan kerusuhan yang melibatkan fans klub Rusia Spartak Moscow dan penggemar Athletic Bilbao jelang pertandiang Liga Europa. Polisi antihuru-hara Inocencio Alonso meninggal di rumah sakit, karena serangan jantung ketika pasukan polisi wilayah Basque Country Ertzaintza mencoba menghentikan tawuran di jalanan antara para pendukung kedua tim, kata polisi. Setidaknya sembilan orang ditangkap. Koran El Mundo melaporkan dua fans garis keras Rusia dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka-

Bali Post/rtr

MENINGGAL - Polisi antihuru-hara dikerahkan untuk membubarkan kerusuhan antara pendukung Athletic Bilbao dan Spartak Moscow di luar Stadion San Mames, Jumat (23/2) kemarin. Seorang polisi meninggal akibat serangan jantung dalam insiden itu. luka akibat bentrokan itu. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengutuk kejadian itu dan menyatakan belasungkawa atas meninggalkan petugas kepolisian itu. ‘’Saya

London Penyerang Leicester City Jamie Vardy dan sejawatnya di Tottenham Hotspur Harry Kane dapat membangun kemitraan yang bagus untuk membantu tim Inggris tampil bagus pada Piala Dunia tahun ini. Vardy mencetak 13 gol dari 26 penampilan di Liga Inggris musim ini. Sedangkan Kane mengoleksi 23 gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Inggris dan saat ini berada di jalur untuk memenangi Sepatu Emas untuk ketiga kalinya secara beruntun. Manajer Leicester Claude Puel meyakini bahwa duet tajam itu dapat bekerja sama dengan baik untuk Inggris,

yang akan memulai perjalanan di Piala Dunia melawan Tunisia pada 18 Juni. ‘’Mereka dapat bermain bersama untuk Inggris, tentu saja,’’ kata Puel seperti dikutip oleh koran Leicester Mercury, Jumat (23/2) kemarin. ‘’Dia memiliki atributatribut lain dari Harry Kane dan terkadang mereka dapat bermain bersama karena mereka dapat berkombinasi dengan atribut-atribut yang berbeda,’’ tambahnya. ‘’Ini akan luar biasa untuk melihat tim ini di Piala Dunia.’’ Baik Kane maupun Vardy berada di jalur mencetak gol yang subur. Vardy mengemas empat gol dari lima pertandingan liga untuk Leicester,

Nice

Saint-Etienne Olympique Marseille

McGregor Kembali Bertarung di Oktagon Washington Petarung bela diri campuran Conor McGregor berjanji untuk kembali ke arena Oktagon untuk laga berikutnya. Ia mengatakan bahwa dirinya telah ditawari melawan Frankie Edgar pada akhir pekan mendatang di UFC 222 meski hal tersebut belum dapat diwujudkan. Mcgregor terakhir kali bertarung di UFC pada November 2016, ketika ia mengalahkan Eddie Alvarez untuk memenangi sabuk kelas ringan. Namun kemudian petarung 29 tahun itu tidak pernah mempertahankan gelar dan justru memasuki ring tinju, untuk berhadapan dengan Floyd Mayweather, Agustus silam. Petarung Irlandia itu siap kehilangan sabuk kelas ringannya ketika presiden UFC Dana White mengatakan pada bulan lalu bahwa Khabib Nurmagomedov dan Tony Ferguson akan bertarung untuk memperebutkan gelar tersebut pada UFC 223 yang berlangsung pada 7 April. ‘’Saya kembali bertarung. Titik. Saya merupakan yang terbaik untuk urusan ini,’’ tulis McGregor pada akun Instagram resminya, Jumat (23/2) kemarin. ‘’Saya mempertaruhkan nama saya untuk masuk ke UFC 222. Namun saya diberitahu bahwa tidak cukup waktu untuk menghasilkan uang yang akan diperlukan UFC.’’ McGregor tak pernah bertarung lagi setelah kekalahan TKO-nya dari Mayweather, pertarungan dengan bayaran terbesar peringkat kedua sepanjang sejarah. Ia mengatakan sebelumnya bahwa ia tidak ingin mengikuti WWE. Edgar diharapkan akan bertarung melawan petarung AS Max Holloway untuk memperebutkan gelar kelas bulu pada UFC 222, namun petarung 26 tahun itu mengundurkan diri karena cedera dan digantikan Brian Ortega. (rtr/ant)

dan Kane mencatatkan lima gol untuk Tottenham di beberapa laga terakhirnya. Eksploitasi Vardy membantu Leicester pulih dari start buruk musim ini, di mana pasukan Puel menghuni peringkat kedelapan menjelang pertandingan menjamu Stoke City yang terancam degradasi pada Sabtu malam ini. Kapten Leicester Wes Morgan berpeluang untuk memainkan pertandingan pertamanya di liga sejak Januari setelah pulih dari cedera pergelangan paha belakang. Sedangkan gelandang Shinji Okazaki diharapkan akan kembali berlatih dari cedera lutut pekan depan. (rtr/ant)

Penyerang Leicester City Jamie Vardy.

Bali Post/rtr

Dua Gol Belum Cukup Selamatkan Napoli

Bali Post/rtr

Senin (26/2) dini hari Olympique Lyon vs PSG vs

Namun klub Rusia tersingkir setelah kalah dengan skor keseluruhan 4-3 oleh klub divisi kedua tersebut setelah kalah pada laga pertama 1-3 di Moskow. (kmb39/rtr/ant)

Vardy Sejawat Tepat untuk Kane di Piala Dunia

--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Minggu (25/2) dini hari Toulouse vs Monaco Dijon vs Caen Guingamp vs Metz Lille vs Angers SCO Nantes vs Amiens SC Rennes vs Troyes Minggu (25/2) malam Bordeaux vs

turut berduka cita kepada keluarga dan rekan-rekan polisi yang tewas di Bilbao,’’ katanya lewat akun Twitter. Spartak memenangi pertandingan kedua babak 32 besar dengan skor 2-1.

GOL - Pemain Arsenal Sead Kolasinac menyumbang satu gol saat timnya ditundukkan Ostersund FK di Stadion Emirates, Jumat (23/2) kemarin.

AC Milan dan Arsenal Berebut Tiket Perempatfinal

Nyon Juara tujuh kali AC Milan akan menghadapi Arsenal pada pertandingan 16 besar Liga Europa. Laga tersebut menjadi yang paling sengit pada pengundian di Nyon, Swiss, Jumat (23/2) kemarin. Dua tim yang tengah bangkit dari keterpurukan itu berburu tiket perempatfinal. Untuk pertama kalinya dua tim top itu bertemu di kompetisi Eropa setelah mereka bertemu terakhir kali pada 2012. Kala itu Arsenal berhasil disingkirkan wakil Italia itu dengan skor keseluruhan 3-4 pada babak perempatfinal Liga Champions. Milan yang absen di kompetisi Eropa sepanjang tiga musim terakhir, menjalani kebangkitan di bawah kendali pelatih Gennaro Gattuso. Mantan pemain Milan dan gelandang tangguh timnas Italia itu membawa timnya tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir. Di kompetisi domestik, posisi Milan cukup mengkha-

watirkan karena kesulitan untuk mencapai zona Liga Champions. Pasukan Gattuso menempati peringkat ke-7 klasemen Serie A. Sementara Arsenal untuk pertama kali dalam 20 tahun tak berkompetisi di Liga Champions. Tim asuhan Arsene Wenger itu menjalani musim dengan penuh permasalahan sebelum bangkit di paruh kedua kompetisi hingga menempati peringkat ke-4 klasemen sementara. Dengan iming-iming tiket lolos ke Liga Champions dengan menjuarai Liga Europa, pertemuan dua klub besar akan menjanjikan laga sengit. Dalam enam pertemuan sebelumnya antara kedua tim, keduanya masing-masing memenangkan dua pertandingan dan dua sisanya berakhir seri. Arsenal mencapai babak 16 besar Liga Eropa dengan menyingkirkan Ostersund 3-2 setelah kalah 1-2 di Stadion Emirates kemarin. Sementara AC Milan menundukan Ludogerets 4-0. (kmb39/rtr)

Bern Napoli meraih kemenangan 2-0 di markas RB Leipzig di pertandingan kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (23/2) kemarin. Tetapi pemuncak klasemen Liga Italia tersingkir karena kalah gol tandang. Tim Italia itu kalah 1-3 di kandang sendiri pada laga pertama pekan lalu. Penampilan itu membuat malu pelatih Maurizio Sarri, meski ia mengatakan bahwa menjuarai Liga Italia merupakan suatu prioritas. Mereka merestorasi harga dirinya di Stadion Red Bull Arena kemarin saat Piort Zielinski mencetak gol dari bola pantul pada menit ke-33. Rekannya, Lorenzo Insigne mengonversi umpan silang Jose Callejon saat pertandingan tinggal menyisakan lima menit. Fase akhir pertandingan berlangsung menegangkan dan Callejon semestinya dapat mengamankan laju timnya menjelang laga usai, namun tembakannya melambung. Dengan skor keseluruhan imbang 3-3, Leipzig diuntungkan dengan lebih produktif mencetak gol tandang. Tim asuhan Ralph Hasenhuettl maju ke babak 16 besar melawan Zenit St Petersburg yang menyingkirkan Celtic 3-1. Pada pertandingan St. Petersburg, tuan rumah Zenit yang di laga pertama kalah 0-1, mencukur tamunya Celtic 3-0 melalui gol Branislav Ivanovic, Daler Kuzyaev dan Aleksandr Kokorin. Tim Rusia lainnya Lokomotiv Moscow menang 1-0 atas Nice dan unggul keseluruhan 4-2. Gol tunggal laga itu dice-

tak Igor Denisov. ‘’Kami mendominasi permainan. Kami tidak kemasukan peluang apapun sampai menit ke-70,’’ kata pelatih Zenit Roberto Mancini setelah pertandingan yang dimulai dalam suhu minus 13 Celcius. ‘’Setelah 70 menit kami sedikit kelelahan namun itu normal, namun pada akhirnya kami layak untuk menang.’’ Selanjutnya Zenit akan melawat ke Spanyol untuk pertandingan 18 besar melawan Atletico Madrid di laga pertama pada 9 Maret mendatang. Atletico lolos ke-16 besar dengan menang tipis

1-0 atas FC Copenhagen lewat gol Kevin Gameiro dalam laga formalitas. Atletico memenangkan pertandingan pertama 4-1 dan unggul keseluruhan 5-1. Dynamo Kiev, Sporting, Viktoria Plzen, dan Olympique Lyon juga mencapai 16 besar. Penyerang Lazio Ciro Immobile mencetak tiga gol untuk memimpin timnya menang 5-1 atas FCSB, yang dulu bernama Steaua Bucharest, setelah kalah 0-1 pada laga pertama. Di babak 16 besar, Lazio bertemu Dynamo Kiev. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

TENDANG BOLA - Penyerang Napoli Dries Merten menendang bola di depan pemain Leipzig Ibrahima Konate pada pertandingan Liga Europa, Jumat (23/2) kemarin. Hasil undian 16 besar Liga Europa Lazio RB Leipzig Atletico Madrid CSKA Moscow Olympique de Marseille Sporting Lisbon Borussia Dortmund AC Milan

vs vs vs vs vs vs vs vs

Dynamo Kiev Zenit St Petersburg Lokomotiv Moscow Olympique Lyon Athletic Bilbao Viktoria Plzen FC Salzburg Arsenal


16

olah raga

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

Tim Bulu Tangkis Simulasi Ketinggian Servis 115 Cm Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/022

Pontas Sitanggang (kiri) bersama Putu Yudi Atmika.

Panjat Tebing Optimis Sabet Dua Emas di AG Denpasar (Bali Post) Cabor panjat tebing optimis mampu mewujudkan impiannya, mendulang dua keping emas pada Asian Games (AG) XVIII/2018 di Indonesia. Padahal, selama ini cabor panjat tebing belum pernah menggelar test event, karena minimnya dana. Itu dilontarkan Wakil Ketua III Pimpinan Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Pontas Sitanggang, di Denpasar, Jumat (23/2) kemarin. Menurut Pontas, rasa optimis timnas Merah-Putih menyabet dua emas, mengingat pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Iran, tim Indonesia merebut satu perak. ‘’Saya optimis, sebab Asian Games kan levelnya Asia,’’ katanya. Dikemukakan, sejauh ini panjat tebing hanya menggelar kejurnas pada 2017 lalu, dan belum ada rencana menyelenggarakan test event. ‘’Ke depan, kalau mau mengadakan test event, lagi-lagi tergantung dananya,’’ jelasnya. Pontas menerangkan, sistem pelatnas dihuni atlet inti dan pelapis. Bahkan, mereka sering berkompetisi hingga terjadi promosi dan degradasi. ‘’Atlet yang mengundurkan diri dari pelatnas, otomatis terkena degradasi. Alasannya, bermacam-macam ada urusan pribadi, keluarga, termasuk sibuk kuliah,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika menambahkan, atlet Bali asal Badung Nadya Putri Virgita bersama suaminya, Temi Lasa (Jateng), memutuskan mundur dari pelatnas dan bertekad untuk membela Badung di ajang Porprov. ‘’Nadya dan Temi sudah punya rumah di Badung, dan Temi sedang dalam proses mutasi dari Jateng ke Badung,’’ ujarnya. Atlet lainnya Farina Handayani, yang berasal dari Bangka Belitung (Babel), juga mengurus surat kepindahannya ke Gianyar. Bahkan, Farina Handayani sudah menyumbang emas untuk tuan rumah Gianyar pada Porprov Bali XIII/2017. Yudi Atmika menjelaskan, pihaknya berencana membangun papan lintasan panjat tebing di Puspem Badung, sebab cabor petualang (adventure) ini juga digandrungi wisman. ‘’Kami ingin menggeliatkan program sport-tourism,’’ terang Yudi Atmika. (022)

Bali Post/net

Ganda putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Piala Uber Bukan Target Ganda Putri Jakarta (Bali Post) Nomor ganda putri pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tidak memprioritaskan prestasi di Piala Uber 2018 yang akan digelar di Thailand pada 20-27 Mei mendatang. ‘’Untuk ganda putri sendiri, Piala Uber 2018 bukan prioritas, untuk tahun ini yang utama adalah Asian Games dan turnamen-turnamen perorangan,’’ kata kepala pelatih ganda putri Eng Hian, Jumat (23/2) kemarin. Tidak dijadikannya Piala Uber sebagai prioritas, kata Eng Hian, karena dirinya hanya mengirimkan pemain ke turnamen yang sekiranya bisa memberikan prestasi tertinggi sebagai juara. Dan dalam Piala Uber 2018 sendiri, Eng Hian menilai peluang tim Indonesia tidak begitu besar untuk menjadi juara walau dirinya menegaskan tak meragukan kekuatan pemain-pemain sektor putri terlebih setelah raihan di Kejuaraan Asia Beregu 2018 di Malaysia lalu di mana Indonesia terhenti di semifinal. ‘’Kita lihat kekuatan tim uber kita, kalau jadi juara sangat kecil kemungkinannya, bukan saya under estimate kekuatan kita. Seperti di Kejuaraan Beregu Asia, kalau boleh dibilang seharusnya kita berhasil, tapi ya… maksimal kita segitu kita masih di bawah tim elite Asia seperti Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, bahkan India sekalipun,’’ ujarnya. Karena itu, berdasarkan pengamatannya, Eng Hian menilai ada sisi baiknya juga untuk menurunkan pemain yang lebih muda ke Piala Uber 2018, yang bisa sekaligus memberikan pengalaman berkompetisi. Sementara pemain senior terus digojlok di turnamen-turnamen perorangan. ‘’Kalau memungkinkan saya beri pengalaman turnamen ke pemain yang lebih muda, saya akan lakukan, tapi kembali lagi tergantung pada PBSI. Karena tahu sendiri, di Indonesia kalau tidak juara artinya gagal, ekspektasinya terlalu tinggi, padahal kita harus melihat kapasitas pasukan kita karena untuk mendapatkan gelar juara tahun ini belum lah, lebih baik siapkan untuk generasi berikutnya,’’ ucapnya. Untuk pemain utama sendiri, Eng Hian menargetkan capaian yang berbeda-beda bagi setiap pasangan, misalnya untuk pasangan yang kini jadi pilar utama ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang menurutnya dengan kapasitas mereka saat ini, berpeluang mendapatkan gelar sebanyak-banyaknya dengan prioritas prestasi di All England, Indonesia Open, Kejuaraan Dunia. ‘’Sementara pasangan yang lainnya, tetap diarahkan berprestasi ke arah sana. Namun untuk saat ini, saya masih mencari bentuk pasangan yang memiliki kualitas lebih dari sekarang agar gap kapasitasnya mengecil baik dengan Greysia/Apriyani, maupun dengan target yang saya canangkan, untuk menjadi pemain juara,’’ tutur Eng Hian. (ant)

Wasit bulu tangkis Edy Rufianto memperingatkan atlet-atlet nasional terkait reflek gerakan tangan mereka saat melakukan pukulan servis menyusul aturan baru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tentang batasan ketinggian servis. ‘’Seorang atlet akan terkena pelanggaran servis karena reflek tangan mereka yang naik saat melakukan servis menghentak atau flick,’’ ujar Edy selepas simulasi aturan ketinggian servis 115 cm dari permukaan lantai lapangan di pemusatan pelatihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (23/2) kemarin. Aturan baru batasan ketinggian pukulan servis 115 cm itu, menurut Edy, mengubah aturan lama tentang batas ketinggian pukulan servis berdasarkan tulang iga terbawah dari masing-masing atlet. ‘’Aturan itu memang merugikan bagi atlet yang berpostur tubuh tinggi dan sebaliknya menguntungkan bagi atlet berpostur pendek. Tapi, aturan itu juga meringankan tugas hakim servis karena ada batasan yang jelas tentang ketinggian servis itu,’’ kata wasit asal Indonesia yang telah mengantongi sertifikat internasional dari BWF itu. Edy mengatakan seluruh wasit cabang bulu tangkis bersertifikat internasional akan mempunyai persepsi dan standar yang sama tentang pelanggaran pukulan servis para atlet dalam kejuaraan internasional. ‘’Saya sudah menyampaikan kepada para pelatih dan atlet nasional untuk mengukur ketinggian 115 cm itu sebatas pada tubuh dia. Itu dibutuhkan agar para atlet dapat mengukur saat bertanding,’’ katanya. Penilaian ketinggian pukulan servis, menurut Edy, akan dipantau para wasit ketika shuttlecock menyentuh raket pemain pada permulaan pertandingan. ‘’Kami juga akan mendapatkan bantuan dari alat pemantau ketinggian itu,’’ katanya. Atlet-atlet pelatnas yang masih kesulitan mengatasi reflek tangan mereka untuk menghindari

pelanggaran batasan ketinggian servis antara lain Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan, dan Rian Agung Saputro. ‘’Mereka harus membiasakan untuk tidak reflek mengangkat tangan kiri saat servis, apalagi saat mereka mencoba pakai flick service,’’ kata Edy. Meskipun aturan ketinggian pukulan servis itu tampak menyulitkan atlet-atlet bulu tangkis, Edy mengatakan penerapan aturan baru juga sekaligus menghilangkan aturan lama pukulan servis tentang arah raket. ‘’Aturan poin 9-17 dihapuskan dengan penerapan aturan baru. Poin 9-17 itu mengatur posisi batang dan kepala raket harus menghadap ke bawah saat pemain melakukan servis,’’ ujarnya. Konsekuensi penghapusan aturan poin 9-17, lanjut Edy, adalah karakter permainan cabang olahraga bulu tangkis akan berubah dan mulai mendekati permainan tenis. ‘’Pada bulu tangkis, servis itu adalah awal dimulainya permainan. Dengan aturan poin 9-17 yang hilang, para pemain, terutama yang berpostur tubuh pendek, dapat memosisikan raket mereka untuk menyerang dan itu sama sebagaimana tenis yang memahami servis sebagai awal permulaan serangan,’’ ujar Edy. Dipertanyakan Indonesia akan mempertanyakan aturan baru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tentang batasan tinggi pukulan servis 115 cm bagi setiap atlet dan

Bali Post/net

ATURAN BARU - Ihsan Maulana Mustofa melakukan servis. Badan bulu tangkis internasional BWF memberlakukan aturan baru yakni ketinggian servis 115cm dari permukaan lantai. mengubah aturan lama tinggi pukulan servis yang disesuaikan rusuk bawah masing-masing atlet. ‘’Sosialisasi aturan baru ketinggian servis itu terlalu mepet waktunya. Aturan itu juga dikeluhkan oleh semua atlet dari semua negara karena para atlet sudah terbiasa dengan servis di bawah pinggang,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti. Susy mengatakan aturan baru pukulan servis atlet setinggi 115 cm dari permukaan lantai lapangan mulai diumumkan BWF pada akhir 2017 dan akan diujicobakan pada kejuaraan Jerman Terbuka 2018 dan All England 2018. ‘’Kami akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada BWF ketika rapat manajer tim saat pertemuan dengan Federasi Bulu Tangkis Asia sebelum All England 2018 karena kami melihat ada kelemahan pada aturan baru

Bhayangkara FC Targetkan Pertahankan Gelar Jakarta (Bali Post) Juara GoJek Traveloka Liga 1 2017 Bhayangkara FC bertekad mempertahankan gelar juara pada musim kompetisi 2018 sekaligus mendapatkan lisensi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) agar bisa berkompetisi di Asia. Dalam peluncuran tim di salah satu hotel di Jakarta, Jumat (23/2) kemarin, Chief Executive Officer (CEO) Bhayangkara FC Irjen Polisi Royke Lumowa menegaskan timnya bertekad menjadi yang terbaik meski menyadari kompetisi 2018 akan lebih ketat daripada sebelumnya. ‘’Klub lain mempersiapkan diri lebih baik dibandingkan musim lalu. Itu bisa dilihat dari Piala Presiden 2018,’’ ujarnya. Pada Piala Presiden 2018, Bhayangkara FC gagal lolos

ke delapan besar setelah tidak bisa menjadi peringkat dua terbaik. Sebagai juara Liga 1 2017, Bhayangkara FC sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengikuti kualifikasi Liga Champions Asia 2018. Namun, kesempatan itu musnah karena klub berjuluk The Guardian itu gagal mendapatkan lisensi AFC. Agar tak terulang pada musim 2018, Bhayangkara pun berbenah mulai dari persiapan tim, administrasi, infrastruktur, sampai pembinaan pemain muda. ‘’Bhayangkara FC akan memiliki akademi sepak bola usia muda di seluruh Indonesia yang akan dikelola langsung Kepolisian Daerah (Polda). Ini sudah dimulai pada tahun 2017 di Provinsi Papua,’’ tutur Royke.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Irjen Pol. Putut Eko Bayu Seno yang datang mewakili Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta Bhayangkara FC tidak berhenti bermimpi menjadi klub terbaik di Indonesia bahkan Asia. ‘’Gantungkan mimpi ke setinggi-tingginya dan terus berusaha untuk mewujudkannya. Kuncinya adalah kerja keras,’’ kata Putut. Adapun Putut bersama Royke, jajaran petinggi dan sponsor secara resmi meluncurkan tim, seragam, dan website resmi Bhayangkara FC (bhayangkarafc.id) untuk musim 2018. Seragam tim resmi untuk musim 2018 adalah kuning emas (kandang), merah (tandang), dan hijau (seragam ketiga). (ant)

Cabor PON 2020 Bisa Bertambah Jayapura (Bali Post) Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua 2020 mengklaim cabang olahraga yang dipertandingkan berpeluang bertambah meski saat ini sudah ditetapkan sebanyak 38 cabang olahraga. Ketua PB PON XX Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Jumat (23/2) kemarin, mengatakan penambahan cabang olahraga ini terjadi karena ada usulan dari cabang olahraga di luar 38 cabang yang sudah ditetapkan. ‘’Akan ada penambahan jika usulan 10 cabang olaharaga tambahan bisa diterima dan ditetapkan pada Rapat Anggota

KONI se-Indonesia pada Maret di Jakarta,’’ katanya. Menurut Lukas, pada intinya ke-38 cabang olahraga ini sudah diputuskan, sehingga provinsi lain sudah bisa menyiapkan para atletnya untuk berlatih. ‘’Bahkan buku panduan cabang olahraga yang sudah dijabarkan lengkap dengan lokasi pertandingan dan jadwal akan disebarkan kepada 33 KONI seluruh Indonesia,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, PON adalah agenda nasional dan kebanggaan bagi masyarakat karena Papua menjadi tuan rumah multi-event empat tahunan tersebut. ‘’Oleh karena itu, siapa pun yang men-

jadi Gubernur Papua nantinya, PON XX pada 2020 akan tetap dilaksanakan,’’ katanya lagi. Sekadar diketahui, ke-38 cabang olaharaga yang akan dipertandingkan yakni aerosport, aquatik, anggar, angkat besi, atletik, sepeda, baseball, biliar, bola basket, bola voli, bridge, bulu tangkis, catur, cricket, dayung, golf, gulat, hockey, judo. Berikutnya karate, kempo, layar, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, selam, senam, sepak bola dan futsal, sepak takraw, tarung drajat, ski air, taekwondo, tenis, tenis meja, tinju, wushu dan sepatu roda. (ant)

itu,’’ kata Susy. Susy mengaku PBSI belum mendapatkan penjelasan detail dari BWF tentang aturan baru ketinggian pukulan servis, termasuk rencana penerapan 11 poin pada setiap game pertandingan. ‘’Kami mungkin akan mengirim surat kepada BWF terkait aturan-aturan baru dalam pertandingan internasional, termasuk keharusan atlet untuk mengikuti 12 kejuaraan internasional. Padahal, itu akan mempengaruhi kondisi atlet,’’ ujarnya. Selain Indonesia, Susy mengatakan asosiasi bulu tangkis Tiongkok, Denmark, India, Korea Selatan, dan Malaysia juga sempat mempertanyakan aturan-aturan baru BWF dalam pertandingan internasional. ‘’Risiko aturan baru 11 poin dengan lima game, misalnya, pola dan strategi permainan atlet akan berubah, latihan juga berubah. Jangan sampai aturan itu hanya menguntungkan sponsor tapi justru merugikan atlet-atlet,’’ ujar Susy. (ant)

Tim Inkai Buleleng Rebut 11 Emas Mangupura (Bali Post) Tim Institut Karate-do Indonesia (Inkai) Buleleng merebut 11 keping emas pada hari pertama Kejuaraan Karate Terbuka Inkai se-Bali memperebutkan Piala Bupati Badung Giri Prasta I/2018, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Jumat (23/2) kemarin. Kesebelas emas dipersembahkan karateka Komang Dina Kartika (kata pra pemula), Ni Kadek Renia Sophia Putri/Gusti Kadek Widiyani/Komang Dina Kartika (kata beregu pra pemula), Made Amanda Pramesty Maheswari (kata perorangan pemula), Nyoman Dharma Yogi/Made Krisna Dwipayana/Putu Reppa Rahinadhinata dan Made Candra Monica/Salsabila Astita/Gusti Ayu Rahardian Pradnyani Parameswari (kata beregu kadet), Kadek Andri Dwiwahyudi dan Nyoman Dewi Saras Ari Susila (kata perorangan junior), Made Dhina Aprillia Putri (kumite usia dini -25 kg), Made Wahyudi Brahmantara (kumite pra pemula +35 kg), Kadek Reina Sophia Putri (kumite pra pemula -30 kg), Komang Dira Kartika (kumite pra pemula +30 kg). Kontingen Tabanan meraup enam emas, yang dipersembahkan karatekanya yakni Kadek Sastra Nadila Putri (kata peorangan usia dini), Muhammad Zidan Tri Abdullah/ Made Radea Wirawan/ Angga Satrio Adi Wicaksono

(kata beregu pra pemula), Putu Agus Sastra Indrawan (kata perorangan pemula), Putri Natalia Dama (kata perorangan kadet), Kadek Agus Amertha Yoga/Kadek Dion Artha Kusuma/Putu Yoga Wima Putra (kata beregu junior), Vidya Vevina Vega (kumite usia dini +25 kg), Sementara tim tuan rumah Badung meraih empat emas, melalui karatekanya Putu Ratna Kencana Dewi (kata perorangan senior), AA Ngurah Ariyantadana (kumite usia dini -30 kg), Farrel Amvoni Mauboy (kumite pra pemula -30 kg), I Kadek Tio Junarta Loski (kumite pra pemula -35 kg). Atlet daerah lain yang meraup emas seperti Komang Restu Satwikayana (Klungkung/kata perorangan usia dini), I Nyoman Wahyu Suryatama (kata perorangan prapemula), Putu Krisna Jayantara Adiputra/Bagus Gede Sastra Widyatmika/Putu Dedi Ananta (Karangasem/ kata beregu pemula), Putu Kardiyasa (Karangasem/kata perorangan kadet), Kadek Dwipayana (Jembrana/kumite usia dini +30 kg). Sekretaris Panpel Wayan Usadi menjelaskan, kejuaraan terbuka ini melibatkan 600 atlet se-Bali, mulai kategori usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior, dan senior. Kejuaraan berakhir sampai dengan Minggu (25/2) besok. (022)

Tim Basket Smansa Jumpa Sisma di Final

Bali Post/022

FAVORIT - Tim basket putri SISMA (SMA 7) dan TRISMA (SMA 3) berebut bola dalam turnamen Piala Wali Kota IX/2018, di GOR Ngurah Rai, Sabtu (24/2) ini.

Denpasar (Bali Post) Tim basket putra dan putri SMAN 1 (Smansa) jumpa SMAN 7 (Sisma) dalam babak final turnamen Piala Wali Kota X/2018, di GOR Ngurah Rai, Sabtu (24/2) ini. Smansa dan Sisma menggulung lawan-lawannya pada babak semifinal, Jumat (23/2) kemarin Smansa meladeni musuh bebuyutannya, SMAN 2 (Resman), pada babak semifinal, kemarin, dengan hanya unggul tipis 4846. Karena itulah, banyak pihak yang menduga laga inilah final ideal, namun harus bentrok lebih awal di babak empat besar. Smansa yang menurunkan Kesawa, Lie, Reza, Yudiantara, dan Keivo hanya unggul tipis 7-6 pada kuarter pertama. Pada kuarter kedua, Resman yang diperkuat Gus Nanta, David, Kusuma Yoga, Krisna, dan Ganeca berupaya bangkit, dan memberi perlawanan sengit. Alhasil, Resman tetap tertinggal 18-19. Bah-

kan, pada kuarter ketiga, masih terjadi saling kejar poin, namun Smansa unggul 32-30, dan Smansa menutup kemenangan 48-46. ‘’Kami optimis Smansa merebut juara,’’ sebut pelatih tim putra Smansa Gusti Ngurah Rusta Wijaya. Semifinal tim putra lainnya, Sisma menekuk SMAN 5 (Smanela) dengan skor ketat 37-33. Kuarter pertama, Sisma unggul pada kuarter pertama dan kedua dengan skor 7-5 dan 18-16. Sementara pada kuarter ketiga skor imbang 25-25. Dengan demikian, perebut juara III mempertemukan Resman melawan Smanela. Di sektor putri, Smansa menunjukkan kedigjayaannya dengan menggebuk Resman 89-8. Dalam permainan tak seimbang, Smansa melesat 17-2 pada kuarter pertama, kemudian skuad Smansa Dita, Della, Meidy, Aya, dan Adista pada kuarter kedua memperbesar keunggulannya

menjadi 40-4. Pada kuarter ketiga, Smansa memimpin 65-6, dan skor akhir Smansa menang 89-8. Semifinal lainnya, Sisma menekuk SMAN 3 (Trisma) 3713. Dengan demikian, perebutan juara III Trisma melawan Resman. Untuk tingkat SMP, tim SMPN 1 (Spensa) putra dan putri melaju ke final. Di babak semifinal, tim putra Spensa mengalahkan SMPN 6 dengan skor 60-27, serta SMPK Santo Yoseph (Sanjose) menaklukkan SMPN 3 dengan skor 53-35. Dengan demikian, Spensa melawan Sanjsoe di partai final, sedangkan SMPN 3 melawan SMPN 6 merebut juara III. Di sektor putri, tim Spensa menundukkan SMPN 10 dengan skor 36-15, dan SMPN 8 menang atas SMP Dyatmika dengan skor 51-24. Babak final dimeriahkan Spensa melawan SMPN 8, dan perebutan juara III SMPN 10 melawan SMP Dyatmika. (022)


Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dbthkan Admin/Accounting Berpengalaman Dibidangnya.Lam Email:hrd@seasafaricruises.com B.BP.001.02.18.0001196

Garmen Cari Tukang Patrun Pengalaman,Pekerja Keras, bs Kerja dgn Team Hb.081999559449 B.BP.001.02.18.0001265

Hiring Operational Manager, Butler,Chef,DW.Villa Complex in Pandawa.CV &Expected Salary Send to:hrdvilla2018@gmail.com B.BP.004.02.18.0001173

Bth SPB/SPG Toko Daiso Japan Pnmptn Plaza Renon,Bali.P/W Max.24Th.SMA/SMK.085100645575 B.BP.031.02.18.0001175

Dbthkn S1/Diplm T.Sipil Email: hrdmitrakonsultan@gmail.com HP:085829031735

!Bth!Staf Villa&Laundry wanita Sanur!AdaMes!085102077800!Cpt B.BP.001.02.18.0001207

!Job AustraliaResmi Perkebunan Hub.Whatsapp : 08563925015 B.BP.166.02.18.0001270

AquaMarineDivingBali is hiring an Admin Asst.(Indonesian only)Excellent English/motivated/pro-active/highly organized/can do attitude/Ms.office skills 5.5days/wk/8hrs/day/min 12mths Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to HRD@AquaMarineDiving. com admin assistant B.BP.004.02.18.0001228

Dcr Sopir SIM A Umum Serabutan Max 35th.Hub.085100480049 Jl. Apit Telaga No.12/16,Br.Batur Peguyangan Kaja Dps Utara B.BP.001.02.18.0000971

B.BP.001.02.18.0001162

Dcr Krywti u/ Laundry,Lok.Jaya Giri Utara No.3 H:081258118546

Teknisi Listrik/SMK-Sarjana LstrkPglm.Hub:Dewi081236222509

B.BP.001.02.18.0000959

B.BP.031.02.18.0001252

Dcr PRT u/Daerah Cargo Tdr Dlm Hub:081558575977

Looking for Female Spa Therapist.Very good English Min 3yrs experience.Send CV to serenavillasseminyak@gmail.com

B.BP.001.01.18.0000847

Dcr Sales Food Memiliki SIM C Max25Thn,Pengalaman.SendCV: recruitment@ladanglima.com Kirim Tukad Bdg Timur 2/7

B.BP.004.02.18.0001021

Lowongan Kerja Laundry:Staff Laundry berpengalaman (Canggu) Staff Delivery/Kurir.Kirim CV ke:gabbiequik@gmail.com Whatsapp:087763144588

B.BP.004.02.18.0001168

Dcr Sgra Sopir Pariwisata SIM B1,HP:081337218080/08123636156 B.BP.001.02.18.0001225

B.BP.004.02.18.0001169

Dcr Sls Counter Ymh Bisma, min SMK,Wanita,Hub:410535/413045 B.BP.004.02.18.0001167

Dcr Sopir SIM A,Jl.Kartini 106 Dps Hub:0361-226815/236895 B.BP.001.02.18.0001144

Dcr Staf Accounting Pria Min S1 Akuntansi 28Th SIM A&C;Staf Personalia Pria S1 Psikologi/ Manajemen SDM 28 Th SIM A&C; Mekanik Pria Min SMK/Teknik Otomotif 28 Th SIM A&C;SPG Wanita 28 Th Min SMA SIM C Krm CV Lgkp ke PT Sinar Sosro Sunset Road 108 SS Kuta Bali

Dicari Kasir (Max 30Th),Min D3 Bs.Komp,Lam:Tk.Gayathri Dupa Wangi,Jl.Gatsu Timur 85XX Kav IV,(Depan KFC Nangka),Dps T.0361-239980/085716151818 B.BP.004.02.18.0000415

Dicari Marketing & Accounting Villa di Ubud Hub:08195140888 B.BP.001.02.18.0001230

B.BP.001.02.18.0001272

Cr Sgr 15Org Staf Public Area (HK) Min.SMA,Niat Kerja,Serius, Jujur,Disiplin&Tanggung Jwb bs di Area NusaDua(Gaji UMK+BPJS) KDA Jl.P.Moyo No.27A-B/727529 B.BP.001.02.18.0001274

Dcr PRT Wnt Tggl dlm Max .35Th Gj1,8Jt S.SiurKuta 081239232035 B.BP.154.02.18.0001255

Dcr Staf HRD,Tugas Utama Staf Development,Peng.Min 1Th,Disiplin&Tanggung Jwb,Gj Disesuaikan.Lam:KDA Jl.P.Moyo No.27A-B 727529/ officeos.kda@gmail.com

B.BP.001.02.18.0000888

Bth Sopir Jl. Noja Ayung 6 Gatsu Timur T:462912/087860646969 B.BP.001.02.18.0001236

Bth.Gr Ekonomi,Kearsipan,Kores Sistelkom,BK.Hub:081337995868 B.BP.001.02.18.0001030

Butuh segera Sopir Hubungi 087861508606 B.BP.001.02.18.0001246

Dbthkn S1 Ilmu Sos/Ilmu Ksjhtr Sosial/Sosiologi&S1 Psikologi E:hrdmitrakonsultan@gmail.com HP:085829031735 B.BP.001.02.18.0001241

Dcr Driver utk Spa di Jimbaran Hub: 0361-704664/085100638867

B.BP.001.02.18.0001271

BIRO JASA

B.BP.101.02.18.0001258

BIRO JASA

B.BP.001.02.18.0001227

Dibutuhkan Security Restaurant Min 170cm PDL THR Cuti Tahunan &Tunj.Kesehatan.Kirim CV ke La Lucciola Pantai Petitenget Jl.Kayu Aya,Kerobokan,Kuta Utara Telp.0361730838 B.BP.820.02.18.0001244

Dicari Engineering Hubungi: 081999382204 B.BP.001.02.18.0001234

Dicari HK utk Villa Female,Hub 8476626 info@thebuahbali.com B.BP.001.02.18.0001264

Dicari Karyawati Jaga Stand Di Clandys Buluh Indah.Gaji 1,5Jt Hubungi:082145530990 B.BP.001.02.18.0000945

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,ADM, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps B.BP.001.02.18.0001079

Dist.Philips Bth:1.Salesman/ Girl Income s/d 10Jt, 2.Admin Gudang,Bedahulu IV/12 B.BP.001.02.18.0001248

Dstrbutor Bngn Bth Supervisor& Sales.u/Spv L/P,MinD3/S1,Pglmn Sales 2-3Th,Max 35Th.u/Sales Min SMU,L/P,Pglm tdk diutamakn Lam ke Jl.Suwung Batan Kendal 33 Dps/E:salestibdps@gmail.com B.BP.001.02.18.0001029

Djl Inova 6 Hitam,Manual Th’14 Tangan Pertama,Asli Bali, 198jt/Nego.Hub:081558566108 B.BP.001.02.18.0001239

Yaris’2012 AT Hitam Asli Bali Pribadi 081.999.591.666 B.BP.001.02.18.0001262

DIJUAL MOTOR YAMAHA

Dijual MX Th 2010 7Jt, Banjar Pemenang-Tbn.Hub:081338615680 B.BP.001.02.18.0001222

DIJUAL RUMAH BU Dijual Murah,Rmh Lt2,Sp Huni Lux,3+1,136/170M2,Tk.Badung Hrg.2,225M.Hub:081337770647TP

Sekolah di Jimbaran cari: Kep.Sek.TK,Guru Bhs.Inggris, Komputer,Biologi,Matematika, Olah Raga,French,Bhs.Indonesia Driver,Receptionist,Dokter, Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com

J.Cpt&Murah,MudingMekar 1,5Are SHM,4KT,2KM,Garasi,0811327845

B.BP.004.02.18.0000005

B.BP.004.02.18.0001253

B.BP.001.02.18.0001211

Dijual Rmh L2 Br.Jadi Tbn DP 10% bunga Krd 1% perbln Hub:082236881191/081805374433 B.BP.004.02.18.0000067

2 UNIT RUKO DIJUAL

SERVICE

C.0000917-DJR

RUPA - RUPA

SALON

SERVICE

� 08124651138-085103005620

BALI LESTARI JASA KURAS

WC

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

ALUMINIUM AC

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ

SERVICE

BALI SPA WANGI

BIRO JASA

SERVICE

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj

B.BP.001.02.18.0001217

DICARI RUMAH

DIJUAL RUKO

Cari Rumah Dalung Budget 9-10 Jt/Th. Hubungi:081558847042

Djl/dikont 6 Ruko Baru 3Lt,Jl. Mahendradata Hub:085237077978

B.BP.001.02.18.0001095

B.BP.001.02.18.0001231

B.BP.001.02.18.0001238

�0811613807

BIRO JASA

B.BP.001.02.18.0001224

DIJUAL GUDANG Dijl Gudang 7Are,Jl Raya Mengwitani 110 Badung/081353317474

TOYOTA

SERTIFIKAT HAK MILIK

Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001098-BRJ

Dikontrakan 1 Unit K.Kost/Ruko Jln Tukad Citarum F1/4X Renon Hubungi:081936246227

B.BP.001.02.18.0001105

Dijl Cpt BU Suzuki Futura GRV 04 AC Dbl 45Jt Hub:08123933779

TK. YEH AYA RENON

SULASTRI - BIRO JASA

DISEWAKAN RUKO

B.BP.001.02.18.0001257

TnhPntaiPurnama(2265m2=22,24IB Mntra081237449024-081338791301

B.BP.001.02.18.0001237

LB . 318 M2 LT . 300 M2

GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar

B.BP.031.02.18.0001251

B.BP.001.02.18.0001156

Tnh Kav di Siulan T.08123641494-085100804676

SUZUKI

B.BP.001.02.18.0001223

Bth Sales Bpglm,Staf Akunting Email CV:nexky1975@gmail.com

DISEWAKAN RUMAH Disewakan Rumah/Vila di Ungasan,Komplek Vila,dekat GWK /Nirmala,2 Kamar Tidur,Bulanan @6Jt Nego Hub.087785001250

B.BP.001.02.18.0001101

Tnh 7,7A pgr jl Raya ±2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687

HONDA

B.BP.001.02.18.0001070

B.BP.001.02.18.0001208

B.BP.031.02.18.0001226

B.BP.001.02.18.0000920

Tnh 23A Ds Batubulan Kgn Skwt Gnr,081337283254-081237449024

H.Freed PSD Matic Putih 2012 Asli DK,190jt Hub:085935091466

Dibthkan Accounting,Spv&Admin H:081246081567ShowroomYKKAP

Bth Guru/Mhs Matematika/B.Ingg Partime,2xSeminggu08179791223

B.BP.001.02.18.0001146

Jual Cepat Rumah Casa Ungasan LB/LT 65/100,SHM,2km, LingkunganAsri,Hub:08123222588

DIJUAL MOBIL

B.BP.154.02.18.0001250

Dcr Staff Marketing Min.SMU, Luwes Berkomunikasi dgn Baik, Jujur,Disiplin&Tanggung Jawab, Good Looking,Gaji Disesuaikan Lam ke:KDA Jl.P.Moyo No.27A-B 727529/ officeos.kda@gmail.com

B.BP.001.02.18.0001074

Urgent!Need Rsrvtion,Operation, Asst product for Pulse Travel Bali.Fluent English,Ms Excel, Ms Word, Min S1 Pls send to: info@pulse-indonesia.com Telp: 0361 764 028 / 029

DIJUAL TANAH Murah 11Are/SHM Dalung bisa beli sebagian Hub.081998392361

B.BP.001.02.18.0001092

Dcr Tng Pngjr Smua Mta Peljran U Max 22 u/PartTime:0817566499

Dibthkan Sgr Staff Perempuan/ Laki-Laki utk Administrasi Gudang,Pend Min D1/D2,Peng Min 1 Tahun Umur Max 30 Th.Lam ke Mitraco Utama,Jl.Nangka Utara Gg Belibis No.38/Telp:422235

PT.IBI cari Krywati D3,Bhs Inggris u/Cargo.HB:8474236/725162

DIJUAL RUMAH Rumah Murah Kuta Dekat Bandara BUC Berminat Hub:081547314416

Ymh Bisma Dicr:1.D1/SMA/S1 Ek 2.Mekanik Hub:T.Umar 142 Dps

B.BP.004.02.18.0001159

B.BP.101.02.18.0001259

B.BP.001.02.18.0001069

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.02.18.0001232

Dcr Staff(bs Mandarin)Send CV E :lee_fusen@hotmail.com Windys Bali Tour

Dibthkan Office & acct Ass bs Bhs Inggris unt Htl & Rest krm email: info@balifoods.con

Need Accntg,Female/FrshGrdt,CV to:industrialseafood@gmail.com

Informasi pasang iklan Telepon

DIJUAL TANAH

DICARI TANAH

Dijl Tnh 39A Jl Panglan Kapal, 76A&50ASelatanRSUD Mangusada Badung.Hub:081353317474(Debby)

Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk di-develop/dijual kembali.Budget Rp.5-10 Milyar. Hub Purnama:085881515449

B.BP.001.02.18.0001215

Dijual Lahan 3 are Jl.Nangka Gg.Nuri. tanpa Perantara Hub:08123803813 B.BP.001.02.18.0001007

Dijual Tanah Sawah Cocok u/ Investasi Lok Tegaljadi Marga Tabanan Hub:081237021698 B.BP.001.02.18.0001090

Dijual murah tanah di Bali Pererenan sekitar 500 meter dari pantai, luas 10-30 are/ 1000-3000m2,harga 400juta per are,SHM.H:0812-36126912(Kiki) B.BP.004.02.18.0001102

Hny 5 Kavling!Rp.175Jt/are Net @Jl.RayaPering-Saba0817340222 B.BP.001.02.18.0001243

Jl Tnh 2Are Jl.Pidada XI Ubung 800Jt/A Nego 081805456444 B.BP.001.02.18.0001170

B.BP.820.02.18.0001261

RUPA-RUPA Gestun Visa & Master 2,8% Pelunasan 3% Hub.081999762767 B.BP.004.02.18.0001268

BIRO JASA Pajak Spt Tahunan/Bulanan dan SIUP082144112400,087761427004 B.BP.001.01.18.0001412

SEMINAR Seminar Income Dollar Aktif & Pasif “Profit Forex” Gratis!!! 24-2-2018,Jam:16.00 s/d 20.00 Tmpat:VIP Room Ayam Bakar Wong Solo,Jl.Merdeka No.18 Dps.Info Daftar Hub. Arief:081237936422 B.BP.001.02.18.0001235


BANGLI

18

Soal Ditundanya Pembahasan Delapan Ranperda

Vaksinasi JE Dimulai Maret Bangli (Bali Post) Program vaksinasi untuk mengantisipasi virus Japanese Encephalitis (JE) dilaksanakan mulai Maret mendatang. Pada tahap awal, program ini akan menyasar anakanak dari jenjang TK sampai SMP. Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani, Jumat (23/2) kemarin, mengatakan pemkab telah menyiapkan vaksin 12.960 vial. Vaksin sudah didistribusikan ke seluruh puskesmas di Bali Post/nan Bangli. ‘’Petugas sudah Eka Sasiani siap untuk melaksanakan vaksinasi JE ini,’’ ungkapnya. Sasiani mengungkapkan, pada tahap awal sasaran program ini sebanyak 5.184 anak umur 9 bulan sampai 15 tahun. ‘’Untuk Maret, kita akan sasar anak-anak yang sudah bersekolah mulai dari TK sampai SMP. Sedangkan untuk April, menyasar anak-anak yang belum sekolah atau di bawah 5 tahun,’’ papar Sasiani. Dijelaskannya, vaksinasi sangat penting bagi anak di bawah 15 tahun. Pasalnya, di rentang umur tersebut sangat rentan terjangkit virus JE. Terkait hal ini, para orang tua yang memiliki anak-anak pada rentang umur tersebut diharapkan bisa mengajak anaknya untuk divaksin. ‘’Untuk mencegah virus ini, salah satunya yang paling efektif adalah melakukan vaksinasi JE,’’ katanya. (kmb41)

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

Dewan Tunggu Ketegasan Bupati Bangli (Bali Post) –

DPRD Bangli belum membahas delapan rancangan peraturan daerah (ranperda) yang telah diajukan eksekutif pada Rabu (21/2) lalu. Salah satu penyebabnya, tak kunjung dilakukannya pengisian jabatan lowong di lingkungan Pemkab Bangli. Dewan baru bersedia membahas ranperda tersebut, setelah diadakannya rapat dengar pendapat dengan Bupati Bangli I Made Gianyar. Anggota DPRD Bangli Made Sudiasa, Jumat (23/2) kemarin, mengungkapkan dalam rapat paripurna penyampaian delapan ranperda belum lama ini, dewan sepakat menunda pembahasan ranperda hingga diadakannya rapat dengar pendapat dengan Bupati. Ada beberapa persoalan krusial yang perlu untuk dibahas bersama Bupati di antaranya menyangkut tak kunjung diserahkannya buku APBD Bangli 2018 ke DPRD. Meski APBD Bangli 2018 telah diketok palu akhir November 2017,

hingga saat ini DPRD belum menerima buku penjabaran APBD dari eksekutif. Pihaknya pun curiga ada yang tidak beres dari tidak diserahkannya buku APBD 2018. Terlebih, terjadi beberapa perubahan kebijakan APBD tanpa persetujuan dewan. Menurut Sudiasa, kebijakan-kebijakan yang dituangkan dalam APBD seharusnya melalui kesepakatan antara DPRD dengan eksekutif. ‘’Ada kebijakan-kebijakan yang sudah disepakati berubah di pertengahan

jalan. Contohnya, kesepakatan nilai GGS (Gerbang Gita Santi - red). Tanpa ada komunikasi dengan DPRD, ternyata ada perubahan kebijakan. Ini akan kami tanyakan nanti,’’ kata Sudiasa. Tak hanya itu, dalam rapat dengar pendapat tersebut pihaknya juga akan meminta ketegasan Bupati tentang rencana pengisian jabatan lowong. Hal ini penting, mengingat jabatan lowong sudah cukup banyak. Pengisian jabatan tidak hanya dibutuhkan untuk maksimalnya pelaksanaan APBD, na-

Bali Post/nan

KEBERSIHAN - Anggota Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan kebersihan di sepanjang Jalan Moh. Hatta, Lingkungan LC Subak Aya, Bangli, Jumat (23/2) kemarin.

Bali Post/ina

Made Sudiasa

wat rapat dengar pendapat nanti tentang rencana pengisian OPD. Kami harapkan bisa dilakukan secepatnya,’’ ungkapnya. (kmb40)

Percepat Perekaman Data E-KTP

Disdukcapil Buka Layanan Sabtu dan Minggu

Kodim Gelar Aksi Kebersihan di Subak Aya Bangli (Bali Post) Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah, puluhan anggota TNI dari Kodim 1626/Bangli melaksanakan aksi bersih-bersih sampah di sepanjang Jalan Moh, Hatta, Lingkungan LC Subak Aya, Bangli, Jumat (23/2) kemarin. Gerakan kebersihan yang juga diikuti ASN di Pemkab Bangli tersebut dipimpin Pasiopsdim 1626/Bangli Lettu Inf. Putu Suratnya. Lettu Inf. Putu Suratnya seizin Dandim Letkol Cpn. Andy Pranoto mengatakan, aksi bersih-bersih sampah tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan. Sampah sudah menjadi masalah bersama, terlebih lagi sampah plastik. Selain melakukan bersihbersih di sepanjang jalan di Lingkungan Subak Aya, pihaknya juga menggelar pembersihan sampah plastik di kawasan Danau Batur, tepatnya di Desa Buahan, Kintamani. ‘’Jika sampah seperti ini tetap dibiarkan, akan dapat mengganggu kelestarian lingkungan. Selain itu, sampah juga dapat menimbulkan bencana seperti tanah longsor, banjir dan bencana yang lainnya,’’ ungkapnya. Lebih lanjut, pihaknya meminta seluruh masyarakat agar mau peduli, membuang sampah pada tempat yang sudah ditentukan. ‘’Kita optimis apabila masyarakat semua peduli dan mau membuang sampah pada tempatnya, Bangli akan menjadi kota yang bersih dari sampah,’’ tegasnya. Sementara itu, aksi serupa dilakukan jajaran Polsek Susut. Mereka melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah plastik dan tumpukan sampah di saluran drainase depan Mako Polsek dan seputaran Pasar Kayuambua. Kapolsek Susut AKP Ida Bagus Ketut Karyawan mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga untuk menggugah kepedulian warga dan membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Namun sayangnya, masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan tersebut kurang gereget dan masih pasif dengan tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Hanya terlihat beberapa yang memiliki toko yang tampak ikut membantu kerja bakti di halaman tokonya pada pagi hari,’’ ucapnya. (kmb41)

mun juga untuk pembahasan ranperda. ‘’Dalam rangka pembahasan ranperda, perlu OPD. Ya... kadisnya, ya... kabidnya. Struktur itu kan harus diajak komunikasi. Sementara, kita lihat kondisi sekarang, sebagian besar posisi jabatan masing kosong,’’ terangnya. Politisi Demokrat ini menegaskan, pihaknya tidak ingin pengalaman saat pembahasan ranperda terkait perlindungan perempuan beberapa waktu lalu kembali terulang. Kala itu, posisi Kepala Dinas terkait masih belum terisi dan hanya diisi plt, sehingga pembahasan tidak maksimal. ‘’Kami jadi ragu dengan apa yang dirancang OPD. Dengan dasar itu, kami ingin ada ketegasan Bupati le-

Bali Post/ina

STUDI TIRU - Suasana studi tiru Bagian Humas Pemkab Bangli di Pemkot Bandung.

Studi Tiru di Bandung

Pemkab Bangli Belajar Pengelolaan Pemberitaan HUMAS memiliki peranan sangat penting dan strategis dalam organisasi pemerintahan. Humas ikut berperan menciptakan suasana kabupaten/kota menjadi aman dan nyaman melalui informasi yang disampaikan ke masyarakat. Demikian disampaikan Kabag Humas Pemkot Bandung, Yayan A. Brillyana, saat menerima kunjungan Bagian Protokol, Kerja Sama Media dan Komunikasi Pemkab Bangli dalam rangka studi tiru di kantor Pemkot Bandung, Kamis (22/2) lalu. Rombongan Bagian Protokol, Kerja Sama Media dan Komunikasi Pemkab Bangli dipimpin Kasubag Protokol Ni Wayan Rai Arsini. Selain Yayan A. Brillyana, rombongan Pemkab Bangli juga diterima Kasubag Kerja Sama Media Pemkot Bandung Lilis Yuliani. Yayan A. Brillyana menjelaskan, keberadaan humas di Pemkot Bandung cukup strategis. Humas menentukan terciptanya suasana sebuah kabupaten/kota menjadi aman dan nyaman melalui penyampaian informasi yang benar. ‘’Humas sangat berperan untuk menjaga kondusivitas kota. Di Bandung ini kan sebagian besar mata pencaharian masyarakat di sektor jasa. Dan itu sangat tergantung kondusivitas kota,’’ terangnya. Disampaikannya, humas

di Pemkot Bandung berperan menjaga keberimbangan pemberitaan di media massa. Tanpa peranan humas, pemberitaan di media terutama saat ada kejadian, akan menjadi berkembang terlalu jauh dan berpotensi liar. Karena sedemikian strategisnya peranan humas, Pemkot Bandung akhirnya memisahkan humas dari Dinas Kominfo. ‘’2015, humas gabung di Dinas Kominfo. Namun mengingat pentingnya peran humas, kemudian humas akhirnya bisa berdiri sendiri,’’ terangnya. Dijelaskan Yayan, dalam menjalankan semua tugas dan fungsinya, Humas Pemkot Bandung mengandalkan 12 orang PNS dan 29 orang tenaga ahli. Keberadaan tenaga ahli dipercayakan Pemkot Bandung untuk mengerjakan hal-hal yang teknis seperti merilis berita, advetorial, sambutan dan pembuatan video. ‘’Tenaga ahli ini yang benar-benar ahli pada bidangnya. Dalam menjalankan tugasnya selama ini mereka tidak harus ngantor. Kalau saya butuh mereka selalu siap,’’ katanya. Yayan juga mengatakan, jika sedang tidak ada kegiatan pemerintahan, Bagian Humas tetap bertugas turun mencari berita ke lapangan. Berita itu kemudian dirilis untuk disebarkan ke awak media. Berita yang dirilis biasanya

yang sifatnya mengangkat ekonomi masyarakat. Selain dikirimkan ke media, rilis tersebut juga diupload ke media sosial seperti Instagram, Twitter, website maupun kanal berita milik Pemkot Bandung. Rilis berita tersebut bisa dijadikan referensi langsung bagi wartawan dalam mendapat informasi. Ditambahkannya, Humas Pemkot Bandung selama ini berinovasi dengan membuat program ‘’Bandung Menjawab’’. Program itu menjadi ajang kemunikasi wartawan dengan OPD. Dalam seminggu, program tersebut dilaksanakan dua kali. ‘’Jadi, dalam Bandung Menjawab, humas memberikan kesepataan kepada OPD maupun swasta untuk berkomunikasi dengan awak media. Dan ini kita jadwalkan,’’ terangnya. Sementara itu, rombongan Bagian Protokol, Kerja Sama Media dan Komunikasi Pemkab Bangli sangat mengapresiasi program dan capaian yang telah dilakukan Bagian Humas Pemkot Bandung. Kasubag Protokol Ni Wayan Rai Arsini menyampaikan beberapa program yang selama ini dilaksanakan Humas Pemkot Bandung akan ditiru untuk ke depannya bisa diterapkan Humas Pemkab Bangli. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangli terus membuat terobosoan untuk mempercepat pelayanan perekaman data e-KTP. Selain jemput bola ke desa-desa, Maret nanti, Disdukcapil mulai membuka pelayanan perekaman e-KTP pada Sabtu dan Minggu. ‘’Kita sudah laporkan terkait rencana tersebut dan sudah diizinkan Pak Sekda untuk memperkerjakan ASN di Disdukcapil di hari libur,’’ ungkap Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Jumat (23/2) kemarin. Dibukanya layanan perekaman data e-KTP pada hari libur, kata Sumantra, adalah untuk mempercepat pelayanan bagi warga yang belum melakukan perekaman data. Layanan ini terutama ditujukan bagi mereka yang tidak bisa melakukan perekaman pada hari kerja. Di sisi lain, sejak dua pekan lalu, pihaknya sudah

melakukan pencetakan eKTP hingga malam hari. Hal ini mengingat pada siang hari, peralatan mengalami kendala lantaran banyaknya yang harus ditangani. ‘’Pencetakan sedikit terganggu karena loading-nya lambat ketika mau mengambil data penduduk yang akan dicetak,’’ katanya. Disinggung adanya permintaan untuk melakukan perekaman hingga malam hari, Sumantra menegaskan, ada beberapa faktor yang menjadi kendala. Jika dibuka sampai malam hari, diyakini kurang efektif. ‘’Kita kurang yakin masyarakat mau perekaman malam hari. Kalau misalnya KPU maupun pihak mana pun siap mengerahkan puluhan warga untuk melakukan perekaman, kita akan siap melayaninya. Jangan sampai saya sudah siapkan petugas untuk melakukan perekaman, namun yang datang hanya satu sampai dua orang. Itu kurang efektif,’’ tegasnya. (kmb41)

Bali Post/nan

DISDUKCAPIL - Mulai Maret, Disdukcapil Bangli akan membuka layanan perekaman data e-KTP pada Sabtu dan Minggu.


19

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

Tiga Musuh Besar di Pilkada 2018

Jakarta (Bali Post) Pilkada serentak 2018 akan menghadapi tiga musuh besar. Apabila tidak ditangani akan menurunkan kualitas pilkada. ‘’Dari 171 daerah yang menyelenggarakan pilkada di tahun 2018, saat ini sedang menyiapkan kampanye. Ada tiga musuh besar pilkada yaitu politik uang, politisasi SARA dan merebaknya hoax,’ kata anggota KPU RI Wahyu Setiawan dalam diskusi dengan tema ‘’Pilkada Serentak dan Pemilu; Pemilih Berdaulat Negara Kuat’’ di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (23/2) kemarin. Wahyu mengatakan musuh besar tersebut sebenarnya masalah yang sudah terjadi pada pilkada sebelumnya. ‘’Politik uang sudah menjadi penyakit politisi ketika musim kampanye tiba. Para pemilih termakan janji setelah politik uang beraksi,’’ kata Wahyu menyebut politik uang yang disebutnya sudah menjadi penyakit tahunan pilkada. Begitu juga isu suku, agama, ras dan nantargolongan (SARA) yang dalam kampanye politik, akhir-akhir ini sangat mengganggu kualitas pilkada. Dia mencontoh, kasus isu SARA dalam Pilkada DKI Jakarta menjadi contoh konkret bagaimana isu SARA dipolitisir untuk kemenangan politik. Sementara itu, merebaknya hoax atau kabar bohong yang tidak berdasar fakta juga turut andil menurunkan kualitas pilkada. Bahkan konflik di masyarakat akibat kampanye politik kerap bermula

dari hoax tersebut. ‘’Untuk itu, pendidikan politik pemilih jadi keniscayaan untuk terus diberdayakan,’’ kata Wahyu. Pembicara lainnya, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengingatkan ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam pesta demokrasi baik pesta demokrasi di tingkat daerah yaitu pilkada dan pemilu di tingkat nasional yaitu kualitas pemilu, partai politik, dan partisipasi politik pemilih. Menurutnya, kualitas pemilu dan pilkada itu dimulai dari pemutakhiran data pemilih yang akurat atau daftar pemilih tetap (DPT). Lalu selanjutnya proses. ‘’Biasanya akan ada kampanye negatif bernuansa SARA, money politics, penyebaran hoax, dan sebagainya. Proses perhitungan suara juga harus dikawal,’’ kata Agus. Sementara dari sisi pemilih, dia menegaskan rakyat atau pemilih adalah pemegang kedaulatan. Secara teoretik, katanya, pemilu merupakan sarana legitimasi politik yang selanjutnya terjadi sirkulasi kekuasaan berdasarkan representasi politik. ‘’Rakyat harus diajak melihat para wakilnya yang ada di eksekutif maupun legislatif. Tanpa keikutsertaan rakyat yang berdaulat, pemilu dan pilkada hanya rutinitas, prosedural demokrasi tanpa kualitas,’’ tegasnya. Sementara itu, anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengakui masa kampanye pilkada sudah tiba. Oleh karena itu, penyelenggara pemilu harus dapat mengantisi-

Provinsi Pertama

Upaya Penyelundupan

Dari Hal. 1

Dari Hal. 1

Jokowi mengatakan, penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Tabanan kali ini terbanyak dibandingkan dengan jumlah penyerahan di daerah lainnya. ‘’Kita patut bersyukur tahun depan Provinsi Bali adalah provinsi yang pertama, yang semuanya telah memegang sertifikat, dan di tahun 2024 seluruh Indonesia juga semua sudah harus pegang sertifikat,’’ ucap Presiden Jokowi. Apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi tentunya bukan retorika semata. Sejak tahun 2017 Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN agar bisa menerbitkan minimal 5 juta sertifikat, dari biasanya 500 ribu setiap tahun. Selanjutnya target 7 juta sertifikat yang harus diberikan kepada masyarakat di tahun 2018, dan tahun 2019 sebanyak 9 juta sertifikat. ‘’Sertifikat adalah bukti hukum tertulis hak atas tanah, sertifikat ini harus dipegang, agar tidak akan ada orang yang berani menggugat, dan saya tidak mau tahu bagaimana caranya, target harus tercapai. Hatihati ini urusan jabatan, tidak capai target bisa dicopot,’’ kata Presiden. Presiden juga mengingatkan agar pemegang sertifikat berpikir matang jika ingin mengagunkan untuk memperoleh pinjaman dari bank. ‘’Tolong dihitung, dikalkulasi bisa ndak mencicil setiap bulan, kalau tidak jangan,’’ tegas Presiden. Pinjaman yang diperoleh, lanjut Presiden, harus digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti modal usaha, dan tidak digunakan untuk hal lainnya seperti matajen. Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Dr. Sofyan A. Djalil mengatakan, Provinsi Bali memang ditargetkan menjadi provinsi pertama yang tuntas masalah sertifikat tanah di tahun 2019. Karena dari data yang ada, Bali memiliki 1,8 juta bidang tanah, di mana hanya sisa sekitar 500 ribu bidang yang belum diterbitkan sertifikatnya. ‘’Sesuai instruksi Presiden, kami sudah ada kesepakatan bahwa di tahun 2019, seluruh tanah di Bali sudah bersertifikat, artinya Provinsi Bali akan menjadi provinsi pertama,’’ ucapnya. (kmb28)

Kapolri Tito dan Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan penghargaan kepada tim gabungan yang menggagalkan upaya penyelundupan 1,6 ton sabu-sabu di Perairan Kepri. Pada Selasa (20/2) sekitar pukul 02.00 WIB, tim gabungan melakukan penangkapan kapal yang mengangkut 81 karung dengan total 1,622 ton narkotika jenis sabu-sabu. Ia menyatakan Tim Gabungan Polri dan Bea Cukai sudah mengintai kapal pembawa sabu-sabu seberat 1,6 ton sejak 2017. ‘’Sudah lama diikuti Polri dan Bea Cukai. Mulai Desember, informasi dikembangkan,’’ kata Kapolri Tito. Sabu-sabu diselundupkan menggunakan kapal ikan yang disamarkan dalam kompartermen khusus dan masuk wilayah perairan NKRI. (ant)

pasi potensi pelanggaran yang akan terjadi. ‘’Masa kampanye sudah dilakukan, hanya untuk yang bersifat sosialisasi pilkada seperti pemasangan bendera dan pemasangan nomor partai dibolehkan. Tapi untuk visi dan misi tidak dibolehkan,’’ kata Rahmat. Dia mengatakan tiga masalah besar pilkada itu sudah terjadi. Misalnya di Jawa Barat, Bawaslu menemukan berita tentang kampanye hitam terhadap calon tertentu. Begitu juga adanya laporan politik uang yang diterima Bawaslu. ‘’Ada masalah politik uang. Ada laporan kepada kepala desa yang dijanjikan uang. Kepala desa itu dilaporkan oleh RT dan RW-nya. Harus diakui politik uang paling sulit dibuktikan,’’ katanya. Oleh karena itu, dia meminta agar semua pihak tidak langsung menyalahkan Bawaslu yang seringkali dituduh lambat menangani laporan. ‘’Sebab, kita tidak mau mengekpos laporan yang sedang diselidiki Bawaslu. Kalau nanti, kita sampaikan progresnya, keburu dihentikan oleh pelakunya. Sehingga kami tidak memiliki bukti,’’ katanya. Soal hoax, Rahmat mengatakan hingga saat ini Bawaslu masih menyelidiki para penyebar berita bohong. ‘’Bawaslu masih mencari beberapa akun media yang seringkali muncul melalui akun-akun bayangan. Kami masih pantau akun-akun yang bermasalah. Karena kampanye hitam itu biasa sekarang ini disebar melalui media sosial,’’ ujarnya. (kmb4)

Nomor Satu Dari Hal. 1 Masyarakat yang hadir pun tak kuasa menahan tawa. Mereka sendiri tetap antusias meskipun telah menunggu kedatangan Jokowi sejak siang. Sementara orang nomor satu di Indonesia itu tiba sekitar pukul 16.45 Wita. ‘’Saya sangat senang bisa masimakrama dengan pemangku dan para bendesa desa pakraman, karena desa pakraman adalah yang utama penyangga budaya di tanah Bali ini. Bali tidak mungkin terjaga budayanya kalau tidak ada desa pakraman,’’ ujar Jokowi. Seringkali dirinya mendengar tanah due desa pakraman dan pelaba pura di Bali banyak yang belum bersertifikat. Lantaran baru mengetahui hal ini, maka baru tahun lalu dirinya memberi perintah untuk menuntaskan urusan tanah adat dan pura di Bali. ‘’Hari ini (kemarin) kita patut bersyukur telah diberikan 845 sertifikat. Di Tabanan kita juga membagi sebanyak 15 ribu sertifikat, dan tahun depan kita sudah menargetkan Bali adalah provinsi yang pertama 100 persen, semua (bidang tanah)

bersertifikat,’’ imbuhnya. Soal target untuk Menteri ATR/BPN, Jokowi meminta 7 juta sertifikat bisa dikeluarkan di tahun 2018 dari sebelumnya 5 juta sertifikat pada 2017. Tahun 2019, target pensertifikatan ditingkatkan lagi menjadi 9 juta. Mengingat dari 126 juta sertifikat tanah di Indonesia, baru 51 juta yang telah diterima rakyat. Kalau per tahun hanya mengeluarkan 500 ribu sertifikat saja seperti sebelum-sebelumnya, sama artinya dengan meminta rakyat menunggu hingga 140 tahun. ‘’Kalau tidak tercapai, hati-hati menteri diganti atau dicopot karena rakyat sudah terlalu lama nunggu,’’ tegasnya. Sementara itu, Menteri ATR/ BPN Sofyan Djalil mengatakan, ada 182 desa pakraman yang hadir (diwakili prajuru) dalam penyerahan sertifikat tanah adat desa pakraman dan pura seProvinsi Bali di Wantilan Pura Dalem Sakenan. 845 sertifikat yang dimaksud Presiden merupakan sertifikat bidang tanah tempat peribadatan atau pura. Selain itu, diserahkan 41.657 sertifikat bidang tanah hak milik desa pakraman.(kmb32)

Parpol Jangan Hanya Nempel ke Jokowi Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah mengusulkan kepada partai politik segera menunjuk kader potensialnya untuk diusung pada pilpres. Mulai sekarang, partai sudah harus saling adu program tentang calon presidennya supaya rakyat bisa membandingkan programprogram para capresnya. ‘’Kita minta mereka mulai saling adu program, supaya rakyat mulai menonton secara riil secara kasat mata perbandingan dari program-program di antara calon presiden yang ada,’’ kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (23/3) kemarin. Penegasan itu disampaikan menyikapi dicalonkannya kembali Joko Widodo oleh PDI Perjuangan secara resmi melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI-P di Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali. Pentingnya partai mengusung capresnya sendiri, menurut politisi dari PKS itu, karena dalam rangka menghadapi pileg dan pilpres yang bersamaan, maka partai-partai juga harus

punya program yang jelas. Dia menilai, partai yang hanya ingin menjadikan kadernya sebagai wakil presiden, dasarnya hanya menyembunyikan kemampuannya dalam menyajikan alternatif bagi program dan kebijakan untuk membawa Indonesia maju ke depan. ‘’Saya kira itu makna dari pencalonan Pak Jokowi sebagai capres oleh PDI-P kembali, dan karena itu yang lain harus segera maju ke depan, jangan bisanya cuma nempel,’’ kata Fahri Hamzah. Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto berharap Pemilu 2019 bisa menghasilkan tiga poros pasangan calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. ‘’Rasanya kita cukup pertimbangan apakah ini mau dua poros tiga poros kan bisa juga. Hitung-hitungan kita bisa paling banyak tiga poros pasangan kandidat,’’ kata Agus. Agus mengakui sejauh ini sudah ada dua poros besar yang kuat untuk maju Pilpres

2019. Mereka adalah calon petahana Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Demokrat sendiri, menurut Agus, terus menjalin komunikasi untuk memajukan kadernya sebagai calon untuk diusung. ‘’Semua masih cair dan diperlukan waktu. Demokrat ingin menggunakan waktu seefektif mungkin sesuai dengan proporsional,’’ kata Agus yang juga Wakil Ketua DPR-RI. Agus mengatakan, satu calon yang paling kuat dari Demokrat untuk Pilpres 2019 adalah putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia mengklaim banyak pihak yang meminta mantan kandidat gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 itu untuk maju dalam pilpres mendatang. ‘’Itulah yang diinginkan kader demokrat bahkan tidak hanya demokrat, kawula muda dan partai lain banyak menginginkan AHY menjadi leader,’’ katanya. (kmb4)

Tanggul Jebol Dari Hal. 1 Dia mengatakan ribuan rumah di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes terjadi banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung dan sebagian tanggul jebol dengan ketinggian banjir antara 50-120 sentimeter. Dampak longsor di Brebes tercatat tujuh orang meninggal dunia, 13 orang hilang dan lima orang masih dirawat di rumah sakit. Sekitar 600 personel tim SAR gabungan terus mencari korban. Banjir besar juga melanda wilayah di Kabupaten Cirebon pada Jumat kemarin. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai meluapnya Sungai Cibeureus

dan Sungai Cisanggarung. Tanggul di beberapa titik jebol menyebabkan banjir merendam permukiman, lahan pertanian dan fasilitas publik. Banjir melanda sembilan kecamatan, yaitu Kecamatan Losari, Waled, Gebang, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, dan Plumbon. Ketinggian air banjir sekitar 100-200 sentimeter. Akibat banjir itu sekitar 20 ribu rumah terendam banjir. Banjir menyebabkan jalur keretapi lumpuh total termasuk jalur kereta DAOP 3 Cirebon. Sementara itu, banjir juga melanda wilayah di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat sejak Rabu (21/2) pukul 14.00 WIB. Banjir melanda Desa Margacina, Kecamatan Karang-

kancana. Sebanyak 250 kepala keluarga yang terdiri dari 987 jiwa mengungsi ke sanak saudara dan sebagian mengungsi di Balai Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkencana. Di Kabupaten Bandung banjir kembali melanda tujuh kecamatan yaitu Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Majalaya, Paseh, Ibun dan Solokan Jeruk pada Jumat. Dampak banjir itu 9.938 rumah tergenang, 29.814 jiwa terdampak banjir dan 10 gedung sekolah tergenang. Arus lalin penghubung dari Andir ke Katapang, Dayeuh Kolot ke Banjaran, Dayeuhkolot ke Ciparay dan dari Majalaya ke Rancaekek saat ini lumpuh total. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Kliwon, 24 Februari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

PARIWISATA Desa Wisata di Gianyar

Terus Diminati Sepanjang Dijaga dengan Baik

Bali Post/nik

DESA WISATA - Aktivitas wisatawan di salah satu homestay di kawasan wisata Ubud, beberapa waktu lalu. Ubud merupakan desa wisata yang ramai menjadi tujuan wisatawan mancanegara.

KAMPUNG Turis adalah sebutan yang umum disematkan untuk Ubud yang berlokasi di Gianyar. Tak hanya Ubud, Gianyar punya banyak potensi desa wisata lain yang juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Bahkan, Ketua PHRI Gianyar Cokorda Ichiro Sukawati meyakini konsep desa wisata masih potensial dikembangkan di Gianyar. Ia mengutarakan, setiap tahunnya wisatawan yang mengunjungi desa wisata makin meningkat. “Prospek desa wisata ke depan masih besar, apalagi di Gianyar. Kawasan pedesaannya memang menarik untuk dieksplor buat para turis,” ucapnya, Jumat (23/2) kemarin. Dikatakan, potensi desa wisata ini akan tetap menarik selama dijaga dengan baik, sebagai pariwisata yang berbasis budaya dan agama. “Sebenarnya, di mana saja pasti ada budaya, hanya kita di sini bisa mengemas dengan baik, sehingga bisa tetap menarik saat disajikan kepada wisatawan,” ujarnya. Disinggung daya saing desa wisata yang berbasis budaya dengan pariwisata modern, Cokorda Ichiro menilai semua

sudah memiliki market tersendiri. Misalnya, masyarakat yang ingin suasana tenang perdesaan pasti datang ke Ubud. Sementara wisatawan yang ingin mencari keramaian dengan dunia malam, biasanya pergi ke kawasan Badung selatan. “Jadi, setiap keinginan wisatawan sesunguhnya bisa terakomodir di Bali, dan pasar untuk desa wisata tetap bagus,” katanya. Cokorda Ichiro kembali menekankan bahwa semua itu akan tetap bisa bertahan bila komponen pemerintah selaku regulator, serius memberi perhatian terhadap desa wisata. Ditambah peran pelaku pariwisata hingga partisipasi masyarakat sekitar. “Bila ketiga komponen ini bisa bersinergi dengan baik, saya yakin pengembangan desa wisata ke depan sangat bagus untuk terus dikembangkan di kawasan Gianyar,” sebutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Gianyar A.A. Bagus Aris Brahmanta mengatakan, kunjungan para turis ke desa wisata terus meningkat setiap tahunnya. Sebab itu, pemerintah cukup gencar menggerakkan masyarakat untuk mengembangkan desa

wisata. Dikatakan pula hampir seluruh desa yang ada di Kabupaten Gianyar, memiliki potensi dijadikan desa wisata. “Kami sudah melakukan verifikasi secara bertahap, tujuanya melihat potensi yang lebih konkret, terkait apa yang menonjol di satu wilayah sehingga layak dijadikan desa wisata,” katanya. Disparda Gianyar pun sudah melakukan verifikasi terhadap delapan desa untuk dijadikan desa wisata. Selain itu dari 62 desa di Kabupaten Gianyar, sudah ada 30 desa yang tercatat sebagai desa wisata. “Dari verifikasi ini kita lihat potitioning, misal Desa Taro dengan sejarah Rsi Markandeya-nya, kemudian kita lihat di sana ada banyak pura dan hutan, sehingga branding-nya nanti bisa desa spiritual,” kata pria asal Ubud ini. Pejabat yang akrab disapa Gung Ari ini pun mengakui pengembangan desa wisata di Kabupaten Gianyar, sudah berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan. “Selama ini, kita betul-betul melihat apa yang bisa memberikan multiefek dari pengembangan desa wisata, seperti wisata

Bali Post/ist

Cokorda Ichiro Sukawati

air terjun Tegenungan, kini banyak menyerap tenaga kerja lokal,” terangnya. Sementara itu di sepanjang kawasan wisata Ubud tercatat 13 titik desa wisata yang masuk dalam kategori sudah berkembang. Desa Wisata ini pun dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya. Mereka menikmati kesenian dan budaya di setiap rumah penduduk yang dijadikan pondok wisata. “Ini desa wisata yang sudah berkembang, artinya kita tinggal meningkatkan kualitas, seperti perbaikan infrastruktur jalan dan trotoar rusak. Yang jelas ini sudah kami koordinasikan dengan Dinas PU kabupaten dan provinsi,” tandasnya. (nik)

Skandal Perselingkuhan

Deputi PM Australia Mundur Sydney (Bali Post) Deputi Perdana Menteri (PM) Australia Barnaby Joyce mengatakan akan mundur dari jabatannya, Jumat (23/2) kemarin. Ia juga mengatakan mundur dari jabatan ketua partai karena skandal perselingkuhannya dengan seorang staf. Menurut pernyataannya, ia akan mundur secara resmi pada Senin (26/2) dengan mengumumkannya di parlemen. Sebelumnya, selama berminggu-minggu, Joyce mendapat tekanan karena hubungannya dengan seorang mantan sekretaris medianya. Bahkan dalam waktu dekat, ia dan pasangannya ini akan memiliki seorang anak. Ia akan tetap berada di parlemen, untuk melindungi posisi PM Australia Malcolm Turnbull. Keputusan Joyce ini diambil setelah hubungannya dengan Turnbull memanas. Turnbull yang kini ada di Amerika Serikat untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump menolak menyerahkan tugas-tugas pemerintahan pada Joyce. Pada minggu lalu, Turnbull mengatakan perselingkuhan Joyce merupakan sebuah keputusan salah yang membuat shock. Sedangkan Joyce membalasnya dengan mengatakan Turnbull tidak

kompeten. Joyce yang merupakan pemeluk Aagama Katolik sudah menikah selama 24 tahun dan berkampanye tentang nilai-nilai keluarga. Ia mengatakan memutuskan untuk berhenti setelah adanya tudingan pelecehan seksual yang mengemuka pada Jumat lalu. Ia membantah melakukan hal tersebut namun mengakui tudingan itu menyebabkan ia memutuskan mundur. “Saya akan mengatakan pada Senin pagi di ruang partai bahwa saya akan mundur dari jabatan sebagai pemimpin Partai Nasional dan Deputi PM Australia,” kata Joyce. Joyce baru saja melalui krisis dan kembali ke parlemen sekitar sebulan lalu setelah menjadi korban dari krisis kewarganegaraan di Australia. Mahkamah Agung Australia menganggap Joyce sebagai warga negara Selandia Baru pada Oktober dan memaksa Turnbull untuk memerintah dengan dukungan

Bali Post/win

TARIAN KOLABORASI - Salah satu tarian kolaborasi Yunan dan Bali dipentaskan pada Resepsi Perayaan Tahun Baru Imlek di Gedung Ksirarnawa, Art Center-Denpasar, Kamis (22/2) malam.

Konjen RRT Rayakan Imlek

Bali Post/rtr

AKAN MUNDUR - Deputi Perdana Menteri (PM) Australia Barnaby Joyce mengatakan akan mundur dari jabatannya, Jumat (23/2) kemarin. minoritas di parlemen hingga Joyce memenangkan kembali kursinya. Partai Nasional akan memilih seorang pemimpin baru, yang juga akan menjadi Deputi PM Australia melalui perjanjian koalisi dengan Partai Liberal yang dipimpin Turnbull. Keputusan mundur

Joyce akan menyembuhkan perseteruan antara Liberal dan Nasional yang merupakan sekutu politik selama hampir 100 tahun. Hampir dua per tiga dari pemilih di Australia menginginkan Joyce mundur, berdasarkan survei yang digelar Newspoll, surat kabar Australia. (iah/rtr)

”Shape of Water” Diterpa Isu Plagiarisme “THE Shape of Water”, salah satu calon kuat pemenang film terbaik Oscar menghadapi terpaan isu plagiarisme. Sebuah gugatan hukum terkait adanya plagiarisme ini dilayangkan pada Rabu (21/2). Dalam gugatan itu, “Shape of Water” yang menceritakan tentang kisah cinta antara seorang perempuan pesuruh

dengan makhluk sungai misterius diduga diambil dari sebuah naskah panggung. Gugatan ini dimasukkan ke Pengadilan Federal di Los Angeles. Sutradara Guillermo del Toro, produser Daniel Kraus dan studio film Fox Searchlight menjadi terlapor karena diduga sudah mengopi kisah, karakter, dan sejumlah elemen,

serta tema dari naskah yang dibuat almarhum Paul Zindel pada 1969. “The Shape of Water” meraih nominasi terbanyak dalam penghargaan Oscar yang akan diumumkan pada Maret depan dengan 13 nominasi. Bahkan, film ini juga dinominasikan untuk film dan sutradara terbaik.

Bali Post/rtr

DESAIN TERBAIK - Paul Austerberry, Jeff Melvin, dan Shane Vieau meraih penghargaan Produksi Desain Terbaik untuk “Shape of Water” di British Academy of Film and Television Awards (BAFTA).

Gugatan ini dilayangkan sehari setelah nominasi Academy Awards diumumkan. Gugatan dibuat oleh anak Zindel, David. Ia juga menyertakan daftar 600 kemiripan antara naskah “Let Me Hear You Whisper’’, dengan “The Shape of Water’’. Dalam naskah yang dibuat Zindel, makhluk misteriusnya adalah lumba-lumba. Sementara di film “Shape of Water’’, makhluk misteriusnya adalah setengah pria dan setengah makhluk sungai. Fox Searchlight membantah adanya klaim dari Zindel dan mengatakan semua tudingan tidak berdasar dan tidak disertai bukti-bukti. Dalam pernyataannya, studio film itu mengatakan gugatan tersebut dilayangkan untuk mencari kompensasi karena waktunya bertepatan dengan pengumuman nominasi Oscar. Dikatakan pihak Fox akan melakukan perlawanan hukum terhadap gugatan itu. Zindel pernah meraih Pulitzer untuk naskah drama “The Effect of Gamma Rays on Man-in-the-Moon Marigolds’’, yang dibuatnya pada 1964. Ia meninggal pada 2003. “The Shape of Water” telah memenangkan sejumlah penghargaan, di antaranya Film Terbaik Golden Globe dan sejumlah penghargaan lainnya. (iah/rtr)

Pentaskan Kolaborasi Kesenian Yunan dan Bali MERAYAKAN Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada 16 Februari, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) di Denpasar menggelar resepsi perayaan Imlek di Gedung Ksirarnawa, Art Center-Denpasar, Kamis (22/2) malam. Berbagai jenis kesenian kolaborasi antara kesenian dari daerah otonomi suku Bai Da Li Provinsi Yunan, Tiongkok dan Bali dipentaskan di hadapan ribuan masyarakat Bali keturunan Tiongkok dan para anggota delegasi Tiongkok. Kolaborasi kesenian yang ditampilkan yaitu Rasa Sayang Lentera dan Janger yang merupakan wujud nyata hubungan Tiongkok dengan Bali dari segi kebudayaan dan kesenian. Plt. Konjen RRT di Denpasar, Chen Wei, mengatakan hubungan persahabatan Tiongkok dan Pulau Bali sejak lama telah dijalin dan berkembang terus hingga saat ini. Hubungan tersebut bermula dari cerita cinta sejati antara Raja Bali Jayapangus dengan gadis dari Tiongkok Kang Cing We pada abad ke-21. Akibatnya, berbagai bentuk kesenian, mulai dari arsitektur, patung dan lukisan Bali mengandung banyak unsur dari Tiongkok. Hal ini membuktikan bahwa integrasi kebudayaan antara Tiongkok dan Bali masih mesra sampai saat ini. Salah satu bukti adalah masih digunakannya uang kepeng Tiongkok (pis bolong) menjadi sarana upacara yang sangat penting bagi masyarakat Hindu Bali. Selain itu, seiring dengan peningkatan level dan kualitas kehidupan masyarakat Tiongkok, berpariwisata ke luar negeri menjadi semakin tren. Pada tahun 2017, dikatakan warga negara Tiongkok berwisata ke luar negeri 130 juta jiwa, meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus untuk Indonesia, sebanyak 2,5 juta lebih wisatawan Tiongkok mendatangi Indo-

nesia. “Pulau Bali juga menjadi salah satu destinasi favorit warga kami. Walaupun pada akhir tahun lalu, Bali terdampak erupsi Gunung Agung, namun wisatawan dari Tiongkok datang ke Bali mencapai 1,38 juta, meningkat hampir 50% dari tahun sebelumnya. Kami akan lebih meningkatkan kerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI dengan merayakan festival Cap Go Meh khusus untuk warga Tiongkok yang ada di Bali pada 2 Maret mendatang,” tandas Chen Wei, Kamis (22/2) lalu. Sementara itu, Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha, mengatakan hubungan persahabatan kebudayaan antara Bali dengan Tiongkok yang telah terjalin sejak lama harus terus diper-

tahankan. Apalagi, diakuinya masyarakat Bali yang heterogen sampai saat ini telah mampu menjaga kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis dengan filosofi manyama braya dengan umat lainnya, seperti umat Bali keturunan Tiongkok. Oleh karena itu, ke depannya, hubungan yang harmonis ini harus dimaknai sebagai kekuatan untuk mendukung pembangunan di Bali. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat Bali keturunan Tiongkok yang perekonomiannya memadai untuk menyumbangkannya untuk pembangunan di Bali, seperti medukung program bedah rumah, biaya pendidikan untuk siswa miskin dan lainnya. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 24 februari 2019 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu