Skip to main content

Edisi 24 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 7 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu umanis, 24 agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Berdua Dapat Bonus Rp 10 M Jakarta (Bali Post) – Letusan kembang api menandakan kehadiran peraih medali emas Olimpiade 2016 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (23/8) malam. Kantor Kemenpora menjadi pemberhentian terakhir setelah Tontowi/Liliyana serta peraih medali perak Olimpiade 2016, Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni, diarak dari Bandara Soekarno-Hatta ke sejumlah titik di kawasan Jakarta. Warga yang sudah berkumpul sejak sore itu melambaikan bendera Merah Putih dan mengelu-elukan nama mereka. Tontowi dan Liliyana merupakan ganda campuran bulu tangkis Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade untuk pertama kalinya. Mereka juga menjadi penyumbang medali emas satu-satunya di Olimpiade Rio untuk Indonesia. Liliyana mengaku terharu dengan sambutan yang begitu meriah. Ia bahkan tampak tak kuasa menahan air matanya. ‘’Terima kasih luar biasa penyambutannya, saya merasa terharu,’’ kata Liliyana yang akrab disapa Butet saat memberikan keterangan pers di Terminal 3 Ultimate, Ban-

dara Soekarno-Hatta. Ketua DPR Ade Komaruddin (Akom) mengaku lega karena bonus Rp 5 miliar untuk pebulutangkis peraih emas di Olimpiade Rio 2016 Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir tidak dibagi dua. ‘’Saya bersyukur, Tontowi dan Liliyana masing-masing Rp 5 miliar. Kita harus hargai anak-anak yang berprestasi,’’ ujar Akom saat kedatangan atlet peraih emas dan perak Olimpiade Rio 2016 di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Selasa kemarin. Hal. 19 Merah Putih MEDALI EMAS - Ganda campuran bulu tangkis peraih medali emas Olimpiade Brazil, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, diarak menggunakan bus bandros setibanya di Terminal Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/8) kemarin.

Perlu Penyelidikan Komprehensif

Bali Post/ant

Dermaga Tanah Ampo Belum Berfungsi Dermaga Tanah Ampo di Karangasem hingga kini tak kunjung beroperasi. Padahal, fisik dermaga sudah rampung sejak 2009 silam. Begitu juga bangunan dermaga sudah selesai pada tahun 2012 lalu. Anggaran yang digelontorkan bahkan mencapai hampir Rp 100 miliar. Perencanaan proyek ini pun dipertanyakan karena potensial merugikan negara. Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana melihat proyek Dermaga Tanah Ampo sekadar menjadi kepentingan pihak-pihak tertentu agar ada dana yang turun dari pemerintah pusat. Di samping itu perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) memang tidak layak. Terbukti, sampai sekarang Dermaga Tanah Ampo belum bisa dimanfaatkan sesuai

perencanaan awal sebagai dermaga utama kapal pesiar. ‘’Makanya hati-hati ketika membuat perencanaan, apa pun bentuk proyeknya itu perencanaannya harus bagus. Kalau tidak bagus, apalagi tidak ada, tentu akan mengakibatkan kerugian negara baik dalam APBN maupun APBD,’’ ujarnya. Terkait uji coba, Kariyasa mengatakan ada persepsi yang

300 Perwira Polisi Diduga Terlibat Narkoba

Kampanye Antinarkoba

1.900 Orang Terbunuh di Filipina Bali Post/ant

FOTO GUBERNUR - Penyidik KPK melintas di depan foto Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam yang terpajang di depan ruang kerjanya, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (23/8) kemarin.

Gubernur Sulteng Tersangka Korupsi

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sulteng) Nur Alam sebagai tersangka dalam perkara korupsi terkait pemberian izin eksplorasi di Kabupaten Buton dan Bombana. ‘’Berdasarkan perkembangan penyelidikan, kami menemukan tindak pidana korupsi dalam penerbitan surat izin tambang di Sulawesi Tenggara pada tahun 2009-2014,’’ kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/8) kemarin. Hal. 19 Melawan Hukum

Manila – Kampanye antinarkoba di Filipina menimbulkan aksi menyerahkan diri besar-besaran mereka yang terlibat narkoba. Sejak gerakan antinarkoba, tujuh pekan lalu, sebanyak 700 ribu pengguna dan pecandu narkoba menyerahkan diri demi menghindari penggerebekan. Sementara itu lebih dari 1.900 orang atau 36 orang per hari terbunuh dalam kampanye antinarkotika sejak Presiden Rodrigo Duterte naik berkuasa di Filipina tujuh pekan lalu, kata Direktur Jenderal Kepolisian Nasional Filipina (setingkat Kapolri di Indonesia) Ronald dela Rosa dalam dengar pendapat dengan Senat, Selasa (23/8) kemarin. Dela Rosa menegaskan tidak ada perintah membunuh para pengguna dan pecandu narkotika dan mengatakan sekitar 1.100 kematian tengah diselidiki polisi. ‘’Kami bukan jagal,’’ kata dela Rosa seperti dikutip Reuters. Sisa dari jumlah yang terbunuh

itu tewas dalam operasi antinarkotika yang dilancarkan polisi, kata dela Rosa. ‘’Ini adalah dampak mengerikan. Kami semua prihatin dengan jumlah kematian sebesar itu, dari sudut apa pun ini memang mengkhawatirkan,’’ kata Senator Frank Drilon setelah mendengarkan pemaparan dela Rosa. Duterte, yang dijuluki ‘’si Penghukum’’, terpilih menjadi presiden karena berjanji untuk memerangi narkoba dan memperingatkan para pelaku perdagangan narkotika bahwa mereka berisiko kehilangan nyawa jika terus beroperasi. Penyelidikan Senat atas kerja polisi Filipina melawan narkotika itu diprakarsai kritikus utama Presiden Duterte, Senator Leila de Lima. Ia memanggil para pejabat polisi dan antinarkotika guna menjelaskan banyaknya orang yang mati akibat kampanye antinarkoba oleh polisi. Hal. 19 Upaya Polisi

berbeda. Sebab, dari hasil sidak Komisi III ke dermaga tersebut, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Perwakilan Bali justru menyatakan Dermaga Tanah Ampo belum pernah diuji coba. Selain itu, panjang dermaga yang kini baru 150 meter sebetulnya sudah bisa untuk kapal pesiar berukuran 150-200 meter. Hal. 19 Tidak Sesuai

Rodrigo Duterte

Manila Kepala kepolisian nasional Filipina, Ronald dela Rosa, mengatakan hari ini bahwa sekitar 300 perwiranya disangka terlibat perdagangan narkoba. Bukan hanya mengumumkan, Ronald dela Rosa yang berjabatan direktur jenderal, juga mengancam akan memecat dan memejahijaukan para perwira itu jika terbukti bersalah. Ronald dela Rosa mengatakan sekitar 300 perwira polisi berada dalam daftar pengawasan karena dicurigai menjual narkoba sitaan dari penggerebekan-penggerebekan atau melindungi sindikat narkotika yang terlibat dalam pembuatan dan penyaluran narkotika. Dia juga berkata dalam dengar pendapat dengan Senat Filipina bahwa polisi tidak memiliki kebijakan untuk membunuh para pengguna dan pecandu narkoba, demikian Reuters. (ant)

71 Tokoh Berpengaruh 2016

Menteri Puspayoga Masuk 10 Besar Majalah Men’s Obsession kembali merilis tokoh-tokoh yang memberi peran dalam mengisi Hari Kemerdekaan. Tahun ini, mereka menampilkan 71 Tokoh Berpengaruh 2016 yang dianggap memiliki prestasi dan inspiratif. Para tokoh tersebut berasal dari latar belakang berbeda dan dinilai memiliki peran dan pengaruh besar bagi khalayak luas. Baik karena aspek ketokohannya, penguasaan sumber daya ekonomi yang dimiliki, maupun karena predikat jabatan atau kedudukan yang diembannya.

MAJALAH Men’s Obsession memiliki tradisi merayakan HUT Kemerdekaan RI. Setiap tahun menjelang 17 Agustus, media yang dipimpin oleh Usamah Hisyam ini membuat edisi khusus dengan membuat daftar tokoh sesuai usia Kemerdekaan RI. Kebijakan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap mereka yang telah berkontribusi besar untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Majalah Men’s Obsession edisi 8 Tahun 2016 menempatkan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dalam jajaran 10 besar. Tokoh paling berpengaruh di urutan pertama adalah Presiden RI Joko Widodo, kedua Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, ketiga Presiden ke-3 RI BJ Habibie, keempat Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan kelima Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Menkop dan UKM dinilai sebagai sosok yang peduli membina koperasi dan UKM di Indonesia dan sebagai menteri yang berhasil membuat kebijakan penataan kembali koperasi dan UKM bersinergi dengan K/L dan pemerintah daerah. ‘’Kementerian yang dia pimpin menyangkut hajat hidup orang banyak dan begitu luas pen-

garuhnya. Bayangkan berapa jumlah UKM yang dia bina (57 juta UKM), berapa pula anggotanya baik dari skala mikro maupun yang menengah. Setiap kebijakan yang dia buat pastinya multiplier effect-nya begitu luas,’’ ujar Direktur Media Obsession Media Group, Andi Nursaiful. Puspayoga sejak menjabat sebagai Menkop dan UKM pada 27 Oktober 2014 langsung membuat kebijakan penting yang berjalan sukses, yakni Reformasi Total Koperasi di Indonesia secara bertahap dan terukur. Pertama, rehabilitasi koperasi, yakni pemutakhiran data dan pembekuan/pembubaran koperasi. Kedua, reorientasi koperasi, yakni mengubah paradigma dari pendekatan kuantitas menjadi kualitas. Ketiga, pengembangan koperasi. Majalah tersebut menilai Menkop dan UKM ini mampu menunjukkan berbagai prestasi, terutama penataan kembali data koperasi dan UMKM berbasis online system. Kemudian, Puspayoga membuat program pembebasan biaya pembuatan akta koperasi bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia. Hal. 19 Secara Gratis

AAGN Puspayoga


DENPASAR

2

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Turis Jerman Diduga Bikin Pabrik Narkoba di Kerobokan

Denpasar (Bali Post) -

Bali Post/ara

TIPIRING - Suasana sidang tipiring di Lapangan Puputan Badung, Selasa (23/8) kemarin.

Sidang Tipiring di Lapangan Puputan

Denpasar (Bali Post) – Sidang tindak pidana ringan (tipiring), Selasa (23/8) kemarin menarik perhatian warga. Bagaimana tidak, sidang tersebut digelar di areal terbuka yakni Lapangan Puputan Badung I Gusti Made Agung. Sidang kali ini menghadirkan para pelanggar yang kedapatan merokok di tempat umum serta sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di tempat terlarang. Sedikitnya 10 orang perokok di tempat umum ditipiring, karena terjaring petugas gabungan saat melakukan sidak beberapa waktu lalu. Mereka ini diciduk petugas di sejumlah tempat, di antaranya di Lapangan Puputan Badung Gusti Made Agung, Lapangan Lumintang, Rumah Sakit Wangaya dan RSUP Sanglah. Sidang yang dipimpin hakim Angelky Handajani Day, S.H., M.H. dari Pengadilan Negeri Denpasar didampingi Panitera I Putu Darmana, S.H. dan jaksa Yulia Wirasnimrum dan Agus Wahyu Pramana memutuskan setiap perokok didenda Rp 100 ribu. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Untuk menegakkan perda itu, maka pihaknya selalu melakukan penertiban dan tindak lanjutnya dengan menggelar sidang tipiring. Hal ini untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar tidak merokok sembarangan. Selain itu, sidang ini untuk mengantisipasi adanya perokok pemula. Salah satu pelanggar, Suhaili, tidak sanggup membayar denda yang dijatuhkan hakim. Untuk bisa mengambil kartu identitasnya, Suhaili diberikan kesempatan membayar denda sidang tersebut langsung ke kantor pengadilan. Pelanggar lainnya, A.A. Ketut Wardana dari Denpasar Barat, mengaku baru pertama kali merokok langsung ditangkap Satpol PP Kota Denpasar dan didenda Rp 100 ribu. Bapak tujuh anak ini mengaku setiap harinya hanya suka ngemil tembakau, sedangkan untuk rokok yang diisap saat itu didapat dari temannya. Selain itu, ia juga tidak mengetahui bahwa di kawasan Lapangan Puputan Badung Gusti Made Agung dan sekitarnya itu merupakan kawasan tanpa rokok. Untuk itu, ia meminta agar Pemerintah Kota Denpasar lebih gencar melakukan sosialisasi agar semua masyarakat Kota Denpasar mengetahuinya. ‘’Saya berharap masyarakat Kota Denpasar tidak merokok sembarangan agar tidak didenda seperti saya,’’ ungkap sopir bemo ini. Tidak hanya itu, dalam sidang ini juga menyidangkan dua pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar. Namun, kedua PKL atas nama Jonius Nani Lendai dan Leti tidak hadir dalam persidangan. Karena itu, barang bukti berupa rombong dagangannya akan dibawa ke Kantor Pengadilan Negeri Denpasar dan untuk sanksi akan ditentukan pada sidang selanjutnya. (kmb12)

Bali Post/rah

TKP - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo saat mendatangi TKP kasus pembunuhan dan gantung diri suami-istri.

Usai Bunuh Istri, Suami Gantung Diri

Denpasar (Bali Post) Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di Denpasar. Di kos-kosan di Jalan Tukad Badung XlV nomor 8 kamar nomor 19, Denpasar Selatan, Selasa (23/8) kemarin ditemukan mayat suami-istri. Mayat Mangku Kadek Supartayasa (48) ditemukan tergantung di pintu kamar mandi. Sementara mayat istrinya, Desak Gede Yuliartini, A.Md.Par. (36), ditemukan tergeletak di lantai kamar mandi. Kondisi mayat Yuliartini setengah telanjang dengan bekas cekikan di leher dan kepala bagian belakang luka serta masih mengeluarkan darah. Kuat dugaan, Yuliartini asal Kemenuh Kelod, Sukawati, Gianyar ini dibunuh lebih dulu oleh suaminya. Setelah istrinya tewas, Supartayasa mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Keterangan pemilik kos I Nyoman Rusna (65) beralamat Jalan Tukad Bilok, Renon, pukul 11.30 Wita dirinya ditelepon oleh Ni Putu Juniari, salah satu penghuni kos. Rusna disuruh datang ke kos karena penghuni kos kamar nomor 19 tidak pernah keluar dari tiga hari lalu. Rusna langsung ke TKP bersama menantunya. ‘’Saksi (Rusna) langsung menggedor pintu kamar itu, tetapi tidak ada jawaban. Dia makin curiga lalu mecari kepala lingkungan dan pacalang. Karena berkali-kali pintunya digedor tidak ada jawaban, lalu dicarikan tukang kunci,’’ kata petugas Polresta Denpasar. Setelah tukang kunci datang dan dibuatkan kunci duplikat, pintu kamar dibuka dan ditemukan mayat kedua korban di kamar mandi. Menurut pemilik warung di depan TKP, Ida Ayu Oka Rustini (27), Sabtu (20/8) lalu Supartayasa asal Seririt, Buleleng ini datang ke warungnya dan bilang tidak punya uang. Oka lalu membuatkannya kopi. Supartayasa juga bilang belum makan, lalu dibuatkan mi. Selesai makan, Supartayasa bilang pinjam uang untuk beli bedak untuk istrinya. Sementara menurut penghuni kos, Anita, setiap pagi Yuliartini bekerja di sebuah perusahaan kontraktor. Sedangkan suaminya setiap hari mondar-mandir menyapa dan mengajak ngobrol para tetangga kosnya. Supartayasa sempat bisnis properti, tetapi bangkrut hingga menjual rumahnya. ‘’Supartayasa merupakan duda beranak dua, sedangkan istrinya janda beranak dua. Mereka baru sebulan kos di sini,’’ tambah Anita. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo usai olah TKP mengatakan, Yuliartini mengalami penganiyaan terlebih dahulu sebelum tewas. Sedangkan motif dalam kasus tersebut, karena KDRT. Di dalam kamar kos tersebut, petugas menemukan surat pengajuan gugatan cerai oleh Yuliartini. Menurut Hadi, surat pengajuan cerai dibuat bulan Mei. ‘’Dilihat dari temuan di TKP, awalnya istrinya dicekik lalu kepalanya dibenturkan di dinding dan lantai. Itu menyebabkan kepalanya luka dan meninggal dunia di tempat. Setelah istrinya tewas, diduga Supartayasa merasa bersalah lalu gantung diri. Pemicunya belum ketahui pasti. Nanti kami periksa saksi-saksi, tetangga kosnya,’’ kata mantan Kapolres Gianyar ini. (kmb36)

Kian banyak saja terungkap warga negara asing (WNA) sebagai pelaku kriminal di Bali. Setelah kasus paedofilia, kasus penyelundupan narkoba, pembunuhan polisi oleh Amokrane Sabet, dan yang baru kasus pembunuhan Polantas di Pantai Kuta oleh sepasang kekasih, David asal Inggris dan Sara asal Australia. Belum tuntas kasus pembunuhan Polantas ini terungkap, kini Bali kembali digemparkan WNA yang diduga membuat pabrik narkoba di Kerbokan, Kuta. Tim Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggerebek salah satu rumah di Perum Puri Wahana, Jalan Raya Semer, Kerobokan, Badung, Senin (22/8) lalu. Pasalnya, rumah tersebut diduga dipakai membuat sabu-sabu (SS) dan bahannya dikirim dari Malang, Jawa Timur. Terkait kasus itu, petugas menangkap empat orang berinisial BB (35) asal Jerman, MA (24), STV (21) dan VM (35). Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dimintai konfirmasi, Selasa (23/8) kemarin, membenarkan adanya pengungkapan home industry narkoba tersebut. ‘’Kasusnya masih dikembangkan. Pelakunya warga negara Jerman dan WNI (warga negara Indonesia). Nanti kalau sudah selesai kami rilis,’’ tegasnya. Sementara informasi di lapangan, penggerebekan itu dilakukan pukul 18.15 Wita dipimpin Kabid Berantas AKBP Ketut Arta didampingi Kompol Made Pakris. Pengungkapan kasus itu berawal dari penggerebekan di Perumahan Nakula Stay di Jalan Nakula Timur Gang Marga Ayu, Kuta. Saat itu, petugas menangkap tersangka STV (21). Dari tersangka be-

ralamat di Jalan Pulau Moyo, Denpasar ini, disita dua paket SS seberat 2,05 gram dan HP. Selanjutnya dilakukan pengembangan. Pengakuan STV, dia mendapat barang terlarang itu dari VM (35). Petugas BNNP lantas menangkap VM di Jalan Pulau Moyo, Denpasar. ‘’Ternyata asalmuasal sabu-sabu itu dari tersangka BB asal Jerman,’’ tegas sumber kepolisian. Tim BNNP langsung menggeledah rumah BB di Perumahan Puri Wahana di Jalan Raya Semer, Kerobokan, Kuta Utara. Selain menangkap BB dan MA, petugas menemukan home industry SS. Barang bukti yang diamankan di antaranya bahan pembuat SS lengkap dengan peralatannya. Selain itu, disita dua paket plastik klip berat 10 gram SS siap edar diduga sisa hasil produksi, dua alat isap, dua korek api, satu dos bekas kiriman paket bahan-bahan SS dari Malang, satu unit komputer diduga berisi dokumen proses pembuatan SS dan 2 HP. ‘’Hasil pengembangan, tim juga mencari pacar BB yang tinggal di Gelogor Carik, Pemogan. Empat tersangka itu ditahan di Rutan BNNP Bali di Kereneng,’’ ujar sumber yang enggan disebutkan namanya ini. (kmb36)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Sidang Kasus Paedofilia

W dan S Diminta Ikut Dijadikan Terdakwa Denpasar (Bali Post) Kasus dugaan paedofilia yang menjerat Robert Andrew Fiddes Allis, Selasa (23/8) kemarin memasuki pemeriksaan terdakwa. Dalam sidang tertutup itu, terdakwa didampingi penerjemah. Yang menarik terungkap di persidangan, terdakwa meminta supaya W dan S ikut dijadikan tersangka karena mereka yang mengantar anakanak ke rumah terdakwa. Di samping itu, terdakwa juga mengaku mengeluarkan hampir Rp 12 juta setiap bulannya untuk diberikan anak-anak (korban). Hal itu diungkapkan Luh Putu Anggraeni usai persidangan dan dibenarkan kuasa hukum terdakwa, Yanuar Nahak. Sementara dalam sidang yang dipimpin hakim Wayan Sukanila, Yanuar mengatakan Robert mengaku bersalah atas perbuatannya kendati dia lebih banyak mengaku hanya memandikan korban saja. ‘’Dia tahu, apa yang dilakukan itu melanggar undangundang di Indonesia,’’ katanya. Dari belasan orang yang menjadi korban, hanya lima anak yang diakui dicabuli oleh terdakwa. ‘’Terdakwa mengaku hanya lima anak yang dicabuli. Selebihnya, terdakwa mengaku hanya memandikan saja. Dan wajar kalau memandikan kemudian menyentuh bagian sensitif dari anak-anak itu,’’ tegas Yanuar. Lima korban yang dicabuli terdakwa, DS, S, KM, SP, dan KP. Soal W dan S, Yanuar mengatakan, terdakwa tidak pernah mencari calon korban atau korban. Melainkan, para korban diantar oleh dua orang yang namanya sering disebut-sebut dalam sidang

Bali Post/ist

PABRIK SS - Kabid Berantas BNNP Bali AKBP Ketut Arta menunjukkan pemilik pabrik sabu-sabu (SS) tersangka BB asal Jerman (nomor tiga dari kanan) yang ditangkap bersama sindikatnya. Selain itu, diamankan barang bukti alat pembuat SS.

tersebut. Bahkan, ada korban yang diantar langsung oleh orangtuanya. W dan S, disebut oleh Yanuar sebagai pintu masuk bagi para korban untuk bertemu terdakwa. W ini dibelikan motor seharga Rp 17 juta oleh terdakwa, sedangkan S dibelikan motor seharga Rp 8,8 juta. Tak hanya itu, terdakwa di muka sidang juga mengaku, sebelum ditangkap sering memberi uang kepada W. ‘’Terakhir sekali sebelum terdakwa ditangkap, W minta uang Rp 4 juta. Selain itu, W juga sering dikasih, setiap kali datang minimal itu Rp 3 juta,’’ ucapnya. Dalam sidang juga terungkap terdakwa mengeluh kehabisan uang. Sebab, uang pensiun yang selama ini diterimanya habis hanya untuk diberikan kepada anak-anak yang setiap hari datang ke tempatnya, baik di Tabanan, Karangasem maupun di Kuta. Luh Anggraeni mengatakan, korban diberikan uang mulai Rp 50 ribu sampai Rp 4 juta. Bahkan total per bulan bisa mencapai Rp 12 juta. ‘’Pengakuan terdakwa, tiap Jumat uang itu sudah habis,’’ katanya. Soal permintaan penetapan W dan S sebagai tersangka, ternyata didukung oleh Siti Sapurah alias Ipung dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar. Pasalnya, peranan kedua orang ini sangat besar dan bisa mengarah ke perdagangan manusia. ‘’Bukan bermaksud mendukung Robert, tetapi sejak awal saya juga minta supaya W dan S dibidik karena dia yang mengantar korban ke rumah terdakwa,’’ ucapnya. (kmb37)

Terkait Wacana Kenaikan Harga Rokok

Hasil Cukai Wajib Menanggung Pihak Terdampak Denpasar (Bali Post) Petani tembakau dan buruh pabrik rokok disebut-sebut akan terdampak bila wacana menaikkan harga rokok dilakukan pemerintah. Sementara kenaikan harga rokok yang menjadi wacana saat ini, apabila terlaksana, tidak ada keterkaitan dengan harga pokok produksi rokok itu sendiri. Melainkan, kenaikan pajak perdagangan (cukai) barang tertentu yang patut dikendalikan peredarannya, dalam hal ini rokok. ‘’Kenaikan cukai ini pada prinsipnya adalah kenaikan dalam rangka pengendalian dan tentunya hasil cukai ini wajib menanggung segala sesuatu yang terdampak di dalam situasi tersebut. Termasuk di dalamnya para petani tembakau maupun pekerja atau buruh pabrik rokok,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, di Denpasar, Selasa (23/8) kemarin. Adhi Ardhana menambahkan, petani tembakau dan buruh pabrik rokok memang besar kemungkinannya untuk terdampak. Oleh karena itu, pemerintah wajib hadir di tengahnya untuk menjamin kehidupan mereka melalui jaminan sosial ataupun penyerapan hasil petani tembakau tersebut. ‘’Kami berkeyakinan pemerintah telah menghitung secara seksama peningkatan pendapatan dan pengendalian peredaran sehingga kedua tujuan tersebut tidak sampai menanggung kerugian,’’ imbuhnya. Kendati demikian, lanjut Adhi Ardhana, saat ini pabrik rokok memang sudah mengurangi jumlah buruhnya. Bukan karena jumlah produksi rokok yang menurun, tetapi karena pengusaha rokok telah beralih ke otomatisasi produksi dan meninggalkan rokok yang diproduksi manual. ‘’Jadi jangan dengan alasan kenaikan cukai terjadi penurunan penjualan lalu mem-PHK buruh. Padahal jelas, mereka (pabrik rokok - red) memiliki alasan yang berbeda,’’ tandasnya. Dekan FEB Unud I Nyoman Mahaendra Yasa mengatakan, industri rokok selama ini sangat berperan dalam menciptakan peluang kerja yang cukup besar. Namun sesuai hukum ekonomi, naiknya harga rokok tentu akan berpengaruh pada penurunan terhadap permintaan rokok. Ketika ada penurunan permintaan, tentu berpengaruh pula terhadap industri rokok itu sendiri. ‘’Kalau sudah berpengaruh ke industri, berarti berpengaruh juga terhadap tenaga kerja dan sebagainya. Ini harus diantisipasi dengan mengompensasi dengan perkembangan sektor-sektor yang lain, itu harus disiapkan,’’ imbuhnya. Kendati demikian, Mahaendra tak menampik bila penurunan permintaan pada rokok akibat kenaikan harga membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat. Sebab, selama ini masyarakat kerap berlebihan dalam menghisap rokok. Selain tidak baik bagi kesehatan diri, dari segi ekonomi juga terhitung boros. ‘’Kalau harga rokok naik saya kira animo mereka khususnya anak muda yang belum punya penghasilan akan terpengaruh juga,’’ jelasnya. (kmb32)

Wali Kota Sampaikan Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

Berikan Pelayanan Lebih Inklusif, Efektif, Efisien dan Proporsional DENGAN ditetapkannya Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah Kabupaten/Kota yang terdiri atas Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas, Badan dan Kecamatan, Pemerintah Kota Denpasar mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Denpasar. Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya saat menyampaikan Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Denpasar pada Pembukaan Sidang Paripurna, Selasa (23/8) kemarin, di Gedung Sawaka Dharma, Lumintang. Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, dihadiri Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar beserta jajarannya serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Rai Mantra mengatakan, untuk masing-masing urusan pemerintah diwadahi dalam bentuk dinas. Di samping dinas, terdapat juga badan daerah yang merupakan

unsur penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah kota meliputi perencanaan, keuangan, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan serta fungsi penunjang lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Untuk penataan perangkat daerah itu sendiri, Rai Mantra menyampaikan, diawali dengan pemetaan urusan pemerintahan untuk memperoleh informasi tentang intensitas pemerintahan wajib dan potensi urusan pemerintahan pilihan, termasuk beban kerja penyelenggara urusan pemerintahan. Penetapan tipe perangkat daerah didasarkan pada perhitungan jumlah nilai variabel umum yang terdiri atas indikator jumlah penduduk, luas wilayah dan jumlah APBD serta variabel teknis, sehingga perangkat daerah terbagi menjadi 3 tipe yaitu tipe A, B dan tipe C. ‘’Dengan adanya Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2016, pelayanan yang diberikan akan lebih inklusif. Artinya, siapa berbuat apa bagi perangkat daerah, jelas sekali,’’ ujarnya. Rai Mantra mencontoh-

kan, untuk urusan sertifikasi tenaga kerja dalam menghadapi MEA, sudah jelas dilakukan Dinas Tenaga Kerja. Di samping juga dengan adanya PP No. 18 Tahun 2016, pengukuran kinerja perangkat daerah lebih jelas. ‘’Nantinya semua perangkat daerah sudah mempunyai pengukuran kinerja dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah,’’ kata Rai Mantra. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menambahkan, menurut PP 18 Tahun 2016, Pemerintah Kota Denpasar dapat membentuk 41 perangkat daerah. Namun, Pemerintah Kota Denpasar hanya akan membentuk 36 perangkat daerah. Hal ini untuk mengefektifkan dan mengefisienkan serta memproporsionalkan dalam hal pelayanan. Seperti Badan KB dan PP, dalam memberikan pelayanan menyasar keluarga sehingga sangat proporsional dan efektif dalam pelayanan. ‘’Dalam pembentukan perangkat daerah, Pemerintah Kota Denpasar sesuai dengan PP 18 Tahun 2016 tetap berpatokan pada pelayanan yang efektif, efisien dan proporsional,’’ ujarnya. (ad908)

PARIPURNA - Wali Kota Rai Mantra menyampaikan Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Denpasar pada Pembukaan Sidang Paripurna, Selasa (23/8) kemarin, di Gedung Sewaka Dharma Lumintang.

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : turis diduga bikin pabrik narkoba Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


BADUNG

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

3

Sidang PK Terpidana Mati

Jaksa Minta Hakim Kuatkan Putusan MA

Denpasar (Bali Post) Sempat tertunda sepekan karena pemohon PK (Peninjauan Kembali) pasangan suami-istri terpidana mati Heru Hendriyanto alias E’en alias Komang dan Putu Anita Sukra Dewi tidak disertai petugas lapas ke pengadilan, sidang PK, Selasa (23/8) kemarin dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Agendanya adalah tanggapan atau pendapat jaksa atas memori PK yang disampaikan kuasa hukum terpidana, Edy Hartaka dkk. Jaksa Kadek Wahyudi Ardika pada pokoknya menolak PK terpidana, sehingga dia minta majelis hakim pada Mahkamah Agung (MA) RI memutuskan untuk menolak seluruh PK Heru dan Anita. ‘’Memohon menolak seluruh alasan PK dari terpidana,’’ pintanya. Selain itu, jaksa memohon supaya hakim menguatkan putusan MA No. 675 K/PID/2013 tertanggal 11 Juli juncto (jo) putusan PT Denpasar No. 90/PID/2012/PT Denpasar tanggal 14 Januari 2013 jo PN Depasar No. 741/PID.B/2012/PN Denpasar tanggal 6 November 2011. Jaksa penuntut umum (JPU) berpendapat, sebagaimana disampaikan di depan majelis hakim PK pimpinan I Gede Ginarsa, mengenai judex juris telah khilaf atau melakukan kekeliruan yang nyata karena tidak mempertimbangkan ketentuan UU No. 12 Tahun 2005 yang mengadopsi ketentuan dalam kovenan internasional tentang hak-hak sipil, juga judex juris telah khilaf atau melakukan kekeliruan yang nyata karena tidak mempertimbangkan ketentuan UUD 1945 yang secara tegas mengatur mengenai hak untuk hidup bagi seluruh umat manusia, adalah alasan yang tidak tepat dan keliru diajukan oleh pemohon PK. Menurut jaksa, dalam hal tersebut justru pemohon PK yang telah keliru atau khilaf dalam mengartikan ketentuan dan menerapkannya sebagai permohonan PK. ‘’Sebaliknya hakimlah yang benar dan telah menerapkan Pasal 6 kovenan internasional tentang hak-hak sipil,’’ jelasnya. Alasan pemohon PK mengenai judex juris telah khilaf atau melakukan kekeliruan yang nyata karena menggunakan kesaksian dari terdakwa lainnya sebagai dasar putusan, proses tersebut mengandung kelemahan yaitu sering mengakibatkan terjadinya keterangan palsu. Menurut jaksa, adalah tidak tepat dan keliru untuk dijadikan alasan adanya kekhilafan hakim. Pun alasan pemohon mengenai judex juris telah khilaf atau melakukan kekeliruan yang nyata karena tidak mempertimbangkan filosofi pemidanaan di Indonesia, yaitu hukuman pidana sebagai proses pertobatan dan pemohon PK telah menyesali perbuatan, menurut jaksa, alasan tersebut adalah alasan yang tidak tepat dan mengada-ada untuk dijadikan alasan kekhilafan hakim. Sehingga, dia meminta hakim menolak PK yang dimohonkan terpidana. Setelah sidang selesai, para pihak kini tinggal menunggu putusan dari MA. Kapan keluarnya, masih menunggu proses lebih lanjut. (kmb37)

Wabup Minta Kualitas Layanan Publik Ditingkatkan

Mangupura (Bali Post) Guna memberikan pelayanan yang tepat sasaran kepada masyarakat, Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa meminta setiap instansi di Pemerintahan Kabupaten Badung meningkatkan kualitas layanan publik. Ini bertujuan untuk membangun kepercayaan kepada masyarakat serta memacu potensi ekonomi dan sosial masyarakat. ‘’Pelayan publik dituntut untuk selalu melaksankan penataan dan peningkatan kualitas pelayanan. Selain membangun kepercayaan masyarakat, hal itu juga merupakan modal utama dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ tegas Wabup Suiasa, Senin (22/8). Menurutnya, dengan pencanangan One Agency One Inovation dari pemerintah pusat, tentu ini merupakan sebuah cambuk bagi Pemerintah Kabupaten Badung. Seperti diketahui, Gumi Keris selalu mendapatkan penghargaan sebagai top 99 Inovasi Pelayanan Publik Indonesia. ‘’Tentu perlu dan selalu berinovasi untuk membuat terobosan-terobosan dalam peningkatan pelayanan publik yang lebih prima kepada masyarakat,’’ ujarnya. Pemerintah Kabuapten Badung, kata politisi Golkar ini, mengapresiasi dan menyambut baik dengan pelaksanaan Asistensi Pengembangan dan Penyusunan Proposal Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Di era globalisasi dan teknologi informasi ini, pelayanan kepada publik menjadi sesuatu yang sangat mutlak. Berbagai upaya perbaikan harus terus dilakukan dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang prima,’’ terangnya. Karena itu, kepada para peserta asistensi diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, penuh tanggung jawab, sehingga dapat memahami dan mengimplementasikan di tempat tugas masing-masing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Saya berharap masing-masing SKPD dapat berlomba-lomba menumbuh dan mengembangkan inovasi serta program-program terobosan agar dapat memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat, sehiggga pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, adil dan akuntabel,’’ ungkapnya. Ketua Penyelenggara Asistensi Pengembangan dan Penyusunan Provosal Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung IBA Yoga Segara menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi cambuk pemicu untuk melaksanakan berbagai inovasi dalam menunjang pembangunan di Pemerintah Kabupaten Badung. Hal ini telah tertuang dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. ‘’Tujuan dari pelaksanaan asistensi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta dapat menyusun proposal inovasi pelayanan publik di SKPD dan BUMD di Pemkab Badung,’’ pungkasnya. (kmb27)

Badung Rekrut Ratusan Tenaga Pengajar

Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung berencana merekrut pegawai tidak tetap, khususnya tenaga pengajar. Tak main-main, tenaga pengajar yang akan direkrut mencapai ratusan orang. Berdasarkan informasi, rekrutmen sebanyak 249 orang tenaga pengajar atau guru bahasa Bali non-PNS dan sebanyak 44 orang guru BK non-PNS. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat dimintain konfirmasi, membenarkan hal itu. Bahkan, perekrutan berupa guru kontrak ini telah dialokasikan pada Rancangan APBD Perubahan Tahun 2016 sebesar Rp 1.008.800.000. Rencananya guru-guru ini akan mengisi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). ‘’Perekrutan diutamakan untuk tenaga guru bahasa Bali dan guru Bimbingan Konseling (BK),’’ ungkap Bupati Giri Prasta usai rapat paripurna DPRD Badung, Senin (22/8). Pihaknya telah mengalokasikan anggaran yang cukup guna menafkahi ratusan tenaga tak tetap tersebut. ‘’Kami anggarkan untuk itu (perekrutan guru non-PNS - red) sebesar satu miliar (rupiah) lebih,’’ ucapnya. Kebijakan Bupati Giri Prasta ini mendapat respons positif dari kalangan dewan di DPRD Badung. Sebab, pengangkatan guru bahasa Bali saat ini memang sangat dibutuhkan karena jumlahnya sangat sedikit. Bahkan, wakil rakyat mengusulkan penambahan kuota tenaga pengajar khususnya guru bahasa Bali dan BK sesuai kebutuhan sekolah. ‘’Kami sangat setuju dengan kebijakan bapak bupati menambah guru bahasa Bali karena jumlah guru muatan lokal saat ini sangat kurang,’’ ujar I.B. Alit Argapatra, anggota dewan dari Fraksi PDI-P. Dia berpendapat, penambahan ratusan guru bisa sedikit menambal kekurangan guru bahasa Bali yang ada di seluruh SD dan SMP di Badung. (kmb27)

Bali Post/eka

PEMERIKSAAN - Tersangka David James Taylor dikawal polisi usai menjalani pemeriksaan di RSUP Sanglah, Denpasar, Selasa (23/8) kemarin. Tersangka ditangkap polisi terkait dugaan pembunuhan anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa.

Kasus Pembunuhan Polantas di Pantai Kuta

Tersangka Juga Dibidik Pasal Perampokan

Denpasar (Bali Post) -

Pemeriksaan David dan Sara, tersangka pembunuh anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa, Selasa (23/8) kemarin bejalan lancar. Mereka menepati janji berkata jujur kepada penyidik saat diperiksa. Yang cukup mengagetkan, pengakuan tersangka David. Tersangka asal Inggris ini menuduh Aipda Wayan Sudarsa pencuri tas Sara. Tak hanya itu, dia juga mengatakan korban adalah polisi gadungan, bahkan menghina korps Polri. Sementara tersangka Sara juga mengambil barang milik korban, di antaranya dompet. Oleh karena itu, dia juga dibidik Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan atau perampokan. ‘’Itu pengakuannya saat diperiksa. Mereka juga mengambil HP, dompet berisi KTA, KTP dan uang korban. KTA dan KTP korban dipotong-potong lalu dibakar. Baju mereka yang berisi bercak darah korban juga dibakar. Mereka berusaha menghilangkan barang

bukti,’’ tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Selasa kemarin. Menurut Kapolresta, awalnya Sara kehilangan tas di TKP. Hal itu membuatnya panik karena tas tersebut berisi kartu ATM, SIM dan dompet berisi uang. Kebetulan korban berdiri di tangga pintu masuk ke pantai. ‘’Sara sempat bertanya kepada korban, apa bapak tahu tas saya? Korban bilang tidak tahu, tetapi Sara ngotot dan bilang bapak harus tahu. Kok polisi dipaksa harus tahu,’’ ujarnya. Kemudian, David datang dan langsung menggeledah

korban sebagai pelaku. Selain itu, korban dibilang polisi gadungan. ‘’Padahal, korban berpakaian lengkap. Korban digeledah sama David. Namanya polisi digeledah, gimana sih, tersinggung dong,’’ kata Hadi. Korban pun langsung menonjok David sampai jatuh dan terjadi pergumulan sampai ke pantai. David sempat ditindih oleh korban. Sara datang dari mencari tasnya dan langsung membantu pacarnya menarik korban hingga jatuh. Selanjutnya, gantian David yang menindih korban. ‘’Saat Sara bantu itu, sempat tangannya digigit oleh kor-

ban. Paha Sara juga digigit. Korban sempat melakukan perlawanan,’’ ucap mantan Kapolres Gianyar ini. David menemukan HP di TKP dan langsung dipakai memukul korban sebanyak dua kali. David terus menuduh korban mencuri tas pacarnya. Pergulatan terus terjadi dan David memukul korban memakai botol bir sampai pecah. David kembali mengambil pecahan botol lalu dipakai memukul kepala korban. ‘’David membabi buta. Setelah korban tak berdaya, David menggeledah. Sara juga ikut menggeledah. Tidak ditemukan barang bukti. David mengira korban pingsan dan langsung mengajak Sara pergi dari TKP. Jadi, mereka tidak tahu korban meninggal atau tidak,’’ ujarnya. Mereka sempat bertemu

tukang ojek dan minta diantar ke kantor polisi. Namun, tukang ojek itu menolak karena mereka berdarah-darah dan belepotan pasir. Selanjutnya, mereka jalan kaki sampai ke homestay tempatnya menginap. Kapolresta menegaskan, pembunuh korban hanya mereka, tidak ada yang lain. Saat diperiksa pertama kali, kondisi mereka lagi takut dan labil sehingga memberi keterangan seadanya dan cenderung berbohong. ‘’Keterangan mereka sebelumnya bohong. Pemeriksaan kedua baru jujur. Keterangan kedua tersangka sebagian cocok. Yang tidak cocok, David mengatakan korban memukul Sara, sedangkan Sara mengaku dijambak, diduduki, mencabut kopel korban, memeriksa sambil buka dompet korban,’’ tegas Hadi. (kmb36)

Giri Prasta Rancang APBD-P 2016 Pro-Rakyat

Belanja Publik Dirancang Lebih Besar daripada Belanja Aparatur KOMPOSISI Rancangan APBD Perubahan Badung Tahun 2016 sebagian besar diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Ini terlihat dari aspek penerima manfaat, di mana belanja publik yang manfaatnya diterima masyarakat dirancang 70,09 persen, jauh lebih besar daripada belanja aparatur yang hanya 29,03 persen. Sedangkan untuk pendapatan sendiri dalam APBD Perubahan dirancang naik 6,19 persen menjadi Rp 4,07 triliun. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada rapat paripurna DPRD Badung, Senin (22/8) lalu menjelaskan, peningkatan rancangan anggaran pendapatan dan belanja diprioritaskan untuk membiayai program/ kegiatan unggulan daerah. Di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian dan sosial. Pemkab Badung mengalokasikan anggaran 22,50 persen dari total belanja daerah untuk bidang pendidikan. Implementasinya berupa berbagai

kegiatan, seperti pelatihan guru yang dianggarkan Rp 238 juta. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik pada jenjang SD dan SMP dengan merekrut guru bahasa Bali non-PNS sebanyak 249 orang dan guru BK sebanyak 44 orang dengan anggaran Rp 1 miliar lebih. Sedangkan untuk sarana pembelajaran dan penambahan alat peraga pendidikan, disiapkan dana Rp 11 miliar lebih. Di samping kegiatan tersebut, pada Rancangan APBD Perubahan juga telah dirancang pengadaan laptop untuk siswa SD yang menyasar siswa kelas VI pada 249 SD Negeri sebanyak 8.636 unit dengan anggaran Rp 58 miliar lebih. Selanjutnya untuk SMP akan dilakukan pengadaan sarana-prasarana laboratorium komputer dengan sasaran 11 SMP Negeri di Badung melalui pengadaan perangkat komputer siswa sebanyak 1.144 unit dengan anggaran Rp 17 miliar lebih. ‘’Di samping merancang program yang mengasah ke-

cerdasan intelektual, saya juga merancang program yang mengarah pada pengembangan karakter dan penanaman nilai-nilai budaya dan agama mulai sejak dini kepada anak didik, yaitu dengan merancang program pendidikan PAUD/ TK bernuansa Hindu,’’ ujar Giri Prasta. Sementara di bidang kesehatan, dialokasikan anggaran sebesar 12,79 persen dari total belanja daerah. Di antaranya untuk persiapan penyelenggaraan layanan Krama Badung Sehat (KBS) dengan anggaran Rp 2 miliar untuk mencetak Kartu Badung Sehat. Selain itu, mengantisipasi peningkatan kasus demam berdarah yang masih menghantui Kabupaten Badung, dirancang anggaran Rp 7 miliar lebih. ‘’Untuk di RSUD Mangusada, dalam rancangan perubahan saya alokasikan anggaran untuk pengadaan alat kesehatan sebesar Rp 3 miliar lebih,’’ kata Bupati. Sementara bidang infrastruktur dasar permuki-

PENJELASAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan penjelasan pada rapat paripurna DPRD Badung, Senin lalu. man, sebagai salah satu pro- dang ini berkorelasi signifikan gram prioritas dialokasikan dalam upaya peningkatan cukup besar yakni Rp 31,6 daya saing daerah. Makanya miliar lebih. Giri Prasta beral- saya menempatkan peningasan, karena peran infrastruk- katan dan perluasan akses tur dasar permukiman sangat sarana-prasarana infrastrukpenting dalam mendorong tur sebagai salah satu pripertumbuhan perekonomian oritas dengan total anggaran kesehatan masyarakat serta mencapai Rp 31 miliar lebih,’’ perkembangan wilayah. ‘’Bi- pungkas Giri Prasta. (ad906)

Minimalisasi Masalah Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Wabup Suiasa Hadiri ’’Apkasi Procurement Network 2016’’

APKASI - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menghadiri acara Apkasi Procurement Network di Puri Agung Hall, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta. ASOSIASI Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersinergi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Selasa (23/8) kemarin melaksanakan Apkasi Procurement Network (APN) dengan tema ‘’Membangun Kemitraaan Pemerintah Daerah dengan

Penyedia Barang dan Jasa’’ di Puri Agung Hall, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta. Kegiatan Apkasi Procurement Network 2016 ini menjadi penting dan strategis bagi pemerintah daerah, termasuk tentunya bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung yang APBD-nya terus meningkat bahkan telah tem-

bus Rp 4,6 triliun lebih tahun 2016 ini. Kondisi ini tentu berimplikasi pula terhadap besarnya belanja barang dan jasa pemerintah. Di sela-sela acara APN tersebut, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengatakan, Anggran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai instrumen kebijakan publik yang diorientasikan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, belanja terhadap barang dan jasa ini menjadi demikian penting karena akan menjadi stimulan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menyadari demikian pentingnya dalam tata kelola penyediaan barang dan jasa pemerintah ini, maka Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menugaskan Wakil Bupati Badung Drs. Ketut Suiasa untuk hadir pada acara Apkasi Procurement Network 2016 ini. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Badung, Kepala Bagian Administrasi Umum

Pemerintahan Setda Badung I Gusti Made Dwipayana dan Kabag Humas Protokol Badung A.A. Gede Raka Yuda. Ketua Apkasi Mardani Maming mengungkapkan, kegiatan APN ini bertujuan untuk menginformasikan secara langsung kepada para pelaku pengadaan barang dan jasa di daerah tentang pentingnya e-purchasing melalaui e-katalog agar terhindar dari permasalahan hukum. Kegiatan APN terdiri dari dua rangkaian kegiatan utama yaitu presentasi yang diikuti dengan pameran produk dan talkshow. Untuk presentasi, para penyedia barang dan jasa di antaranya dari ATPM kendaraan bermotor, alat berat, alat kesehatan dan pendidikan, mesin pertanian, teknologi informasi. Sementara terkait dengan talkshow yang mengusung tema ‘’Meminimalisasi potensi masalah dalam pengadaan barang dan jasa agar terhindar dari permasalahan hukum’’ menghadirkan nara-

sumber di antaranya Kasubdit LKPP Samudra Guna Dharma yang mewakili Ketua LKPP, Kepala Bappeda DKI Jakarta Tuty Kusuma Wati. Dalam paparannya, Samudra Guna Dharma mengatakan, percepatan proses e-katalog ini dilakukan dengan maksud agar dapat mempercepat proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Daerah juga didorong dapat mengembangkan katalog secara lokal. ‘’Kepala daerah dapat membentuk tim e-katalog sebagai bagian dari aktualisasi reformasi pengadaan barang dan jasa,’’ ujarnya. Kepala Bappeda DKI Jakarta Tuty Kusuma Wati memaparkan pengembangan ekatalog daerah dalam rangka peningkatan ekonomi lokal. Dasar hukum pembuatan katalog lokal sudah sangat jelas sehingga dapat menjadi dasar dalam pembentukan katalog yang sifatnya lokal ini. (ad907)


info seremoniAL

4

Undhira Tanda Tangani MoU dengan Interisland Group

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Buka Peluang Kerja dan Training di Luar Negeri

DISKUSI - Diskusi Ketahanan Pangan dan Regenarasi Petani di Provinsi Bali, Sabtu (20/8) lalu menemukan titik dilematis antara pariwisata untuk pertanian atau pertanian untuk pariwisata.

GMNI Denpasar Imbau Pemerintah Serius Pebaiki Pertanian Agar Tidak ’’Seksi’’ Ketika Pemilu

KEBERLANGSUNGAN pertanian di Bali selalu menjadi pembahasan yang menarik, tetapi tak berujung solusi. Dalam diskusi yang bertemakan ‘’Ketahanan Pangan dan Regenerasi Petani di Provinsi Bali’’ yang menjadi momok jatuhnya pertanian tidak hanya alih fungsi lahan, tetapi sumber daya manusia. Diskusi yang diselenggarakan oleh Organisasi Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Denpasar ini dilaksanakan di Yayasan Panti Marhaenis, Sabtu (20/8) lalu. Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) I Wayan Supartha mengatakan, sedikit pemuda yang mau menjadi petani dan pengusaha tani. Baginya pemuda Bali tidak memiliki rasa memiliki tanah air lagi dan nasionalisme. Selain itu, benteng terbesar menghambat kemajuan pertanian di Bali karena pertanian bentrok dengan pariwisata. ‘’Petani harus memiliki intelektualitas, realitas, kreativitas, produktivitas, kualitas, intensivitas. Kita semua harus bisa meregenerasi petani dan meningkatkan kapasitas building-nya,’’ ungkapnya. Menariknya, dosen Fakultas Pertanian Unud Alit Susanta Wirya mengatakan, pembahasan pertanian hanya eksis saat pemilu. Dia menjelaskan, saat pemilu semua orang berlomba-lomba membuat kelompok tani untuk merebut bantuan sosial (bansos). Selain itu, dalam diskusi tersebut terdapat masukan agar produk pertanian impor yang masuk ke Indonesia harus harganya mahal agar masyarakat lokal lebih memilih produk dalam negeri. Sebab, dalam diskusi yang berlangsung 180 menit itu mengatakan ketahanan pangan ujung tombak di pertanian. Ketua Bidang Produksi Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali

mengatakn, di Bali tidak hanya butuh petani saja tetapi membutuhkan petani yang bisa ilmu teknologi. Maksudnya, agar petani dapat bersaing dengan petani di luar negeri. Selain itu dilematis, pemerintah masih mengimpor beras karena lahan pertanian tidak sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia. ‘’Kami butuh sedikit petani, tetapi yang berkompeten. Pertanian butuh terobosan baru dan inovasi baru,’’ tandasnya. Ketua Panitia I Kadek Aryani mengatakan, diskusi ini diselenggarakan atas kesadaran pemuda terhadap kondisi pertanian di Bali. Menurutnya, pangan adalah hidup-matinya masyarakat suatu bangsa. Dia menambahkan, bangsa yang merdeka adalah bangsa yang rakyatnya tidak kelaparan. Ketua Bidang Kaderisasi GMNI Denpasar I Putu Sindhu Andreditha menjelaskan, dalam diskusi tersebut sudah saatnya pertanian Bali bangkit dari pemikiran cerdas generasi muda. Pertanian dan petani jangan lagi menjadi ‘’jualan politik’’ yang laris manis saat jelang pemilu. Dia berharap pemuda, dan khususnya mahasiswa pertanian lebih serius lagi membangun pertanian di Bali. ‘’Tergerusnya pertanian di Bali karena pemerintah tidak serius menggarap pertanian. Hingga kami sebagai pemuda Bali harus ikut memikirkan masa depan pertanian di Bali,’’ ungkap mahasiswi semester III Fakultas Pertanian Unud ini. Selain itu, diskusi tersebut juga dihadiri Ketua Pengurus Alumni GMNI Bali Dewa Wiarsa Raka Sandhi. Wiarsa yang terkenal sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali ini juga concern menyikapi permasalahan pertanian. Sebab, dia juga anak dari seorang petani. (ad1721)

DENGAR PENDAPAT - Dengar pendapat Komisi I DPRD Badung dengan BPMD membahas soal pro dan kontra UU Perangkat Desa, Selasa (23/8) kemarin.

Bahas Pro dan Kontra UU Perangkat Desa

Komisi I DPRD Badung ’’Hearing’’ dengan BPMD MENYIKAPI pro dan kontra pemberlakuan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Perangkat Desa, Komisi I DPRD Badung menggelar hearing atau rapat dengar pendapat dengan Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) di ruangan Komisi I, Selasa (23/8) kemarin. Hearing yang dipimpin Ketua Komisi I Wayan Suyasa, S.H. itu dihadiri sejumlah anggota komisi seperti Made Duama, Wayan Regep, Made Subawa dan Kepala Kantor BPMD Putu Gede Sridana. Sejak awal pemberlakuannya, menurut Ketua Komisi I Wayan Suyasa, UU Nomor 6 Tahun 2014 mengundang pro dan kontra sehingga pemberlakuan UU tersebut tidak efektif. Bahkan, sejumlah perangkat desa (klian dinas) di Badung sempat menggelar berbagai aksi penolakan karena dinilai tidak aspiratif. Dikatakan, salah satu ketentuan yang mengundang pro dan kontra dalam UU Perangkat Desa adalah ditetapkannya usia maksimal 42 bagi calon perangkat desa baru yang boleh ikut mendaftar dalam pemilihan klian dinas. ‘’Ketentuan batasan usia maksimal 42 tahun itulah yang banyak dipermasalahkan oleh para klian dinas. Terutama bagi klian dinas yang masih menjabat dan usianya sudah di atas 42 tahun, karena bila masa jabatannya habis tidak bisa lagi mencalonkan

diri,’’ jelas Suyasa. Untuk itulah, Suyasa bersama BPMD berusaha mencari solusi sehingga bagi klian dinas yang masih menjabat dan akan mengakhiri masa jabatannya di usia di atas 42 tahun, bisa dipertimbangkan untuk kembali secara langsung dikukuhkan tanpa melalui proses pemilihan untuk menghindari kekosongan jabatan. ‘’Kami berharap hearing ini nantinya bisa mencarikan solusi, sehingga Bupati nantinya bisa menerbitkan surat edaran (SE) sebagai pedoman dalam menyikapi pro dan kontra UU Nomor 6 Tahun 2014 itu,’’ kata Suyasa didampingi rekannya, Wayan Regep. Kepala BPMD Badung Putu Gede Sridana mengakui penerapan UU Perangkat Desa masih menuai pro dan kontra. Untuk itu, pihaknya bersama Komisi I terus melakukan pembahasan dan kajian dengan melibatkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan tim kabupaten yang dikoordinasikan Sekda Kompyang R Swandika untuk mencari celah agar bisa mengadopsi sejumlah aspirasi para kepala lingkungan yang masih menjabat dan usianya sudah di atas 42 tahun. ‘’Hearing kali ini merupakan bagian dari upaya kami, agar pro dan kontra pemberlakuan UU Perangkat Desa cepat bisa diatasi,’’ katanya. (ad909)

UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) menandatangani MoU (nota kesepahaman) dengan Interisland Group di aula Kampus Hijau Universitas Dhyana Pura, Senin (22/8). Penandatanganan MoU ini dalam rangka membuka peluang bekerja ke luar negeri dan training bagi mahasiswa, calon lulusan dan alumni Undhira dengan mendapatkan fasilitas dan jaminan perlindungan dan rasa aman. Undhira memiliki 13 program studi yang terakreditasi, yakni S-1 Manajemen, S-1 Sastra Inggris, S-1 Psikologi, S-1 PG PAUD, S-1 PG PKK, D-3 Pemasaran, S-1 Perekam dan Informasi Kesehatan, S-1 Fisioterapi, S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat, S-1 Ilmu Gizi, S-1 Biologi, S-1 Sistem Informasi, S-1 Teknik Informatika dan program pelatihan 1–3 tahun (PPLP Dhyana Pura). Hadir dalam penandatanganan MoU itu Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS., Wakil Rektor II Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A., Dekan Fakultas Ekonomika dan Humaniora Dr. Jaya Pra-

mana, S.Pd., M.Par., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi dr. Bambang Hadi Kartiko, MARS., Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa, S.E., M.M., para Kaprodi dan sekitar 200 mahasiswa yang juga sekaligus mendengarkan sosialisasi dari Interisland Group. Dari pihak Interisland hadir Elvis Thong selaku Director Owner of Interisland, Amelie dari Head Office di Singapura, Josten dari Interisland Kuala Lumpur dan perwakilan Interisland Bali yakni Dewa Gede Mahendrata. Dalam sambutannya, Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra menyambut positif penandatanganan MoU dengan Interisland karena ini akan memberi peluang kesempatan yang baik bagi para mahasiswa, calon lulusan dan para alumni Undhira untuk berkiprah dan berkarya sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki di dalam maupun luar negeri, sesuai dengan visi Undhira yakni menjadi Universitas Teladan dan Unggulan. Para mahasiswa hendaknya melihat ini sebagai

MOU - Undhira menandatangani MoU dengan Interisland Group di aula Kampus Undhira, Senin (22/8). suatu tantangan yang harus dalam tantangan global. Meladiperjuangkan sebagai tenaga lui sosialisasi peluang kerja kerja yang profesional dan diharapkan para mahasiswa kompeten untuk menunjuk- akan mendapatkan informasi kan ide dan kreativitasnya. yang benar tentang peluang Ini juga merupakan kesem- bekerja dan training di luar patan bagi para lulusan un- negeri dan apa yang menjadi tuk menyambut Masyarakat kebutuhan pasar luar negeri. Ekonomi ASEAN (MEA) un- Diingatkan kembali kepada tuk maju dan berprestasi, ser- para mahasiswa untuk tidak ta memiliki masa depan yang pernah lelah meningkatkan lebih baik. kemampuan, baik dalam Dalam sosialisasi yang bidang bahasa dan keahlian dilakukan oleh Elvis Thong, lainnya untuk bisa bersaing Direktur Intersisland, me- dengan pencari kerja lainnya nyatakan Interisland ingin di seluruh dunia. Interisland membuka pola pikir dan pan- membuka peluang kerja di dangan para generasi muda Singapura, Malaysia, Taiwan, Undhira untuk mau keluar Macau, Jepang, Vietnam dan dari zona aman dan masuk ke juga Indonesia. (ad1720)

PROGRAM Pascasarjana (PPS) Universitas Udayana (Unud) melepas 174 calon wisudawan ke-83, Selasa (23/8) kemarin. PPS periode III tahun 2016 ini melepas 13 orang dari Program Doktor dan 161 orang dari Program Magister. Ketua Panitia Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. mengatakan, prestasi akademik yang dicapai oleh para calon wisudawan pada periode ketiga ini mulai Program Magister sebanyak 41 orang (25,47 persen) dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Dari 41 orang tersebut, tiga orang di antaranya memiliki indeks prestasi akademik tertinggi, yaitu Putu Diah Sastri Pitanatri, S.ST.Par. dari Prodi Magister Kajian Pariwisata I Gede Totok Suryawan, S.Kom. dari Prodi Magistes Teknik Elektro dan I Gusti Ngurah Bagus Mahendra Putra, S.T. dari Prodi Magister Teknik Mesin. Budiarsa menambahkan, 13 orang calon wisudawan dari Prodi Doktor yang berhasil menyelesaikan studinya pada periode ini, 4 orang (30,77 persen) dinyatakan lulus dengan cumlaude. Dari 4 orang tersebut, tiga di antaranya memiliki indeks prestasi akademik

tertinggi, yaitu Dr. Luh Putu Ruliati, S.KM., M.Kes. dari Prodi Doktor Ilmu Kedokteran, Dr. Dra. Ni Made Rai Suarni, M.Si. dari Prodi Doktor Ilmu Peternakan dan Dr. Dra. Ni Gusti Ayu Manik Ermayanti, M.Si. dari Prodi Doktor Ilmu Peternakan. Dengan demikian, PPS Unud telah berhasil menamatkan 6.371 orang magister dan 547 orang doktor. ‘’Jumlah tersebut sudah termasuk calon wisudawan yang akan dilepas wisudawan dan dilepas oleh Ibu Direktur pada pagi ini (kemarin - red),’’ kata Budiarsa. Direktur PPS Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). menjelaskan, salah satu persyaratan setelah lulus menjelang ujian akhir mahasiswa harus melakukan publikasi terhadap hasil penelitiannya, baik tesis maupun disertasi. ‘’Publikasi itu adalah salah satu siklus pengembangan ilmu pengetahuan untuk dipakai referensi oleh peneliti-peneliti selanjutnya,’’ ujarnya dan menambahkan, jurnal S-2 diharapkan masuk dalam jurnal terakreditasi, sedangkan S-3 diharapkan hasil penelitiannya dapat masuk ke

PENGHARGAAN - Direktur PPS Unud bersama Ketua Panitia berfoto bersama dengan para lulusan yang berhasil meraih penghargaan. jurnal internasional. Olahraga bisa melampaui Menurut Raka Sudewi, 70 persen tepat waktu. Yang pelepasan ini merupakan lainnya masih belum,’’ kacermin dari kemampuan PPS tanya dan menambahkan, Unud dalam meluluskan ma- pihaknya terus meningkathasiswa yang masuk program kan mutu dengan mendorong PPS Unud. Maka dari itu, mahasiswa agar lulus tepat target kelulusan tepat waktu waktu. menjadi salah satu tolak ukur Dikatakan, waktu untuk kualitas mutu pendidikan program S-2 menyelesaikan di PPS Unud. Pihaknya me- studinya yaitu 4 semester nargetkan 70 persen lulusan dengan keterlambatan ditepat waktu, yaitu 4 semester toleransi hingga 3 tahun (6 untuk Program Magister dan semester). Sedangkan un6 semester untuk Program tuk program S-3 ditoleransi Doktor. ‘’Sampai saat ini baru hingga 5 tahun. Ia berharap beberapa progran studi yang ke depannya mahasiswa dabisa memenuhi hal terse- pat menyelesaikan studi tepat but, yaitu Prodi Kesehatan waktu tanpa mengabaikan Masyarakat dan Fisiologi kualitas. (ad1719)

MASIH dalam rangkaian perayaan HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI, PT Asaparis Group menggelar acara yang bernuansa kebersamaan melalui Gathering Customer Loyal di Balai Pertemuan Bhumiku, Minggu (21/8) lalu. Dengan mengambil tema ‘’Bersama Kita Peduli dalam Satu Hati’’, acara ini sangat meriah. Terlihat ruangan dipenuhi oleh sekitar 700 undangan yang merupakan konsumen loyal yang hadir dan disuguhkan dengan berbagai hiburan serta informasi mengenai beberapa produk istimewa di antaranya informasi perbankan, informasi otomotif, informasi sparepart dan produk lainnya yang dimiliki oleh PT Asaparis Group. Selain itu, para undangan juga diberi kesempatan untuk sharing informasi ekonomi yang dikemas dalam bentuk Seminar ‘’Outlook Ekonomi 2016’’ yang dibawakan oleh pembicara putra Bali Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak.CPA. Semangat, tepuk tangan dan interaksi para undangan membuat suasana seminar begitu menarik,

sehingga tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Milanda selaku owner PT Asaparis Group mengungkapkan, dengan acara Gathering Customer ini, diharapkan dapat berbagi informasi dengan para nasabah setia PT Asaparis Group. ‘’Selain penjualan sepeda motor Honda, kami juga memberikan solusi keuangan terbaik untuk konsumen melalui perbankan yang merupakan salah satu grup perusahaan ini. Kami ingin senantiasa selalu menjaga kepercayaan konsumen selama ini. Untuk itu, kami menyediakan berbagai layanan yang dapat mempermudah konsumen untuk tetap bertransaksi di tempat kami dan selalu memilih PT Asaparis sebagai dealer pilihan,’’ ujarnya. Di lokasi tersebut juga dipamerkan all type Honda dan Big Bike Honda yang menjadi stan paling diramai dikunjungi oleh para undangan yang ingin lebih dekat mengenal produk ini. Di akhir acara, para undangan bersemangat menantikan pengundian doorprize dengan hadiah utama Honda Scoopy serta hadiah menarik lainnya.

Program Pascasarjana Unud Lepas 174 Calon Wisudawan

Asaparis Group Jalin Kedekatan Melalui ’’Gathering Customer’’ Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan 5 unit Honda Scoopy untuk nasabah perbankan yang mengikuti Program Deposito. Bapak I Ketut Alit Arya, salah satu undangan, mengungkapkan dirinya sangat senang bisa hadir di acara tersebut. ‘’Saya bisa bertemu dengan teman-teman dan kami banyak menerima in-

formasi tentang apa dan bagaimana PT Asaparis Group. Mulai dari dealer sepeda motornya, sampai dengan bank dan showroom mobilnya, sehingga kami yakin dan akan tetap bertransaksi di sini karena begitu banyak kemudahan yang dimiliki,’’ ungkapnya sembari melihat-lihat produk premium Honda di salah satu stan. (bns1)

MERIAH - Suasana meriah ‘’Gathering Customer’’ yang digelar PT Asaparis Group, Minggu (21/8) lalu.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

5

Bulan Vitamin A Sasar 20.917 Balita

Tabanan (Bali Post) Sekitar 20.917 balita ditargetkan untuk mendapatkan vitamin A di bulan vitamin A pada Agustus ini. Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana, Selasa (23/8) kemarin, mengatakan bulan vitamin A dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu Februari dan Agustus. Untuk kali ini pemberian vitamin A dirangkaikan dengan pemberian obat cacing. Lebih lanjut Nariana menjelaskan, ada dua jenis vitamin A yang diberikan pada balita, yaitu vitamin A biru untuk usia 6 bulan hingga 11 bulan dan vitamin A merah untuk usia 12 bulan hingga 59 bulan. Pemberian vitamin A sendiri bertujuan untuk meningkatkan daya

tahan tubuh sekaligus untuk mencegah penyakit mata yang sifatnya degeneratif. ‘’Memang tidak bisa terlihat saat ini, karena efeknya jangka panjang setelah anak-anak menginjak usia dewasa,’’ ujarnya. Pemberian vitamin A, menurut Nariana, harus secara rutin diberikan, setidaknya enam bulan sekali hingga anak berusia lima tahun. Untuk vitamin A biru hanya didapatkan anak sekali seumur hidup karena hanya diberikan pada anak usia enam hingga 11 bulan. ‘’Jadi setelah di atas usia 12 bulan pemberian vitamin A jenis yang merah. Rutin diberikan hingga anak berusia lima tahun,’’ ujar Nariana. Selain vitamin A, pada Agustus ini juga dirangkai-

kan dengan pemberian obat cacing. Target pencapaiannya adalah 63.264 orang, yang terdiri dari usia 12-23 bulan sebanyak 5.935 orang, usia 24-59 bulan sebanyak 16.229 orang dan usia 5-12 tahun sebanyak 41.100 anak. Pemberian obat cacing sendiri bertujuan untuk menghindari gangguan kekurangan gizi pada anak akibat menderita cacingan. Di mana cacingan sendiri menyebabkan anak kurus dan mengalami anemia sehingga cepat lelah dan lesu, serta menganggu perkembangan dan pertumbuhannya. Untuk mendapatkan layanan vitamin A dan pemberian obat cacing, lanjut Nariana, masyarakat bisa mendatangi posyandu atau puskesmas terdekat. (kmb24)

Akibat Cuaca Buruk

Puluhan Hektar Lahan Garam Rusak

Tuban (Bali Post) Harapan petani garam meraup untung pada musim panen kali ini sirna. Cuaca buruk dengan intensitas hujan tinggi merusak semua lahan garam yang siap panen. Akibatnya, kristal garam yang sudah berwarna putih dan siap panen, kembali mencair karena tergenang air. Petani pun menderita kerugian hingga jutaan rupiah. Kondisi ini menimpa petani garam di Desa Leran Kulon, Pliwetan, dan Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban. Lebih dari 80 hektar lahan garam milik petani setempat rusak dan gagal panen. Agar lahan tak terbengkalai dan

dapat dimanfaatkan kembali, petani terpaksa mengolah kembali lahan mereka dengan cara menguras dan memadatkan tanah menggunakan silinder. Surat, salah seorang petani di Desa Leran Kulon, Tuban, Selasa (23/8) kemarin, mengatakan kondisi ini sudah berlangsung berulang kali selama dua bulan terakhir. Cuaca tak menentu dan sulit diprediksi, membuat petani sama sekali belum berhasil memproduksi garam. Bahkan, proses produksi yang sudah dilakukan hingga lima kali selalu rusak dan tidak menghasilkan apa-apa. Padahal, dalam kondisi normal

satu petak lahan mampu menghasilkan rata-rata 5 kuintal sampai 1 ton garam. Karena gagal panen, petani harus menanggung kerugian besar. Kerugian berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta setiap petani, belum termasuk sewa lahan, modal dan tenaga yang harus dikeluarkan setiap kali memproduksi garam. Menghadapi situasi tersebut, petani hanya dapat pasrah dan berharap cuaca segera membaik. Mereka minta pemerintah membantu kesulitan petani, khususnya bantuan permodalan untuk persiapan produksi garam pada musim selanjutnya. (kmb/059)

WANITA - Polisi merazia blok napi wanita Lapas Banyuwangi, belum lama ini.

Bali Post/udi

Ajak Pesta Miras Napi Wanita, Dua Sipir Dicopot

Banyuwangi (Bali Post) -

Perilaku dua oknum sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi ini tak layak ditiru. Keduanya nekat mengajak pesta minuman keras (miras) tahanan dan napi wanita di lorong tahanan setempat. Akibat perbuatannya itu, dua oknum sipir tersebut langsung dicopot.

Kepala Lapas Banyuwangi Arimin membenarkan pencopotan dua anak buahnya. Dua oknum sipir nakal itu masingmasing Dw dan Sb. Mereka langsung dipindahtugaskan ke Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jatim terhitung Selasa (23/8) kemarin. “Hasil pemeriksaan pesta miras itu memang ada. Kita langsung pindahtugaskan dua oknum sipir tersebut,” kata Arimin di kantornya, kemarin. Mantan Kepala Rutan Negara ini menambahkan, kejadian itu sangat memalukan lembaganya, sehingga aksi dua sipir tersebut langsung mendapatkan sanksi tegas. “Ini peringatan keras

juga bagi yang lain. Jika melanggar, sanksinya lebih berat lagi,” tegasnya. Menurut Arimin, dua oknum sipir itu sedang bertugas saat melakukan kesalahan. Satu adalah personel sipir, satu lagi oknum ketua regu jaga. Aksi pesta miras ini dilakukan, Sabtu (20/8) dini hari. Kedua sipir ini mengajak In dan Ag, dua wanita yang tinggal di blok A3. Parahnya, satu orang masih berstatus tahanan titipan Polres Banyuwangi. Setelah selesai pesta miras, dua warga binaan ini kembali dimasukkan sel, namun beda ruangan. Modusnya, agar terlihat tak terjadi peristiwa

apa pun, termasuk napi wanita yang keluar tahanan saat jam istirahat. Parahnya, dua orang wanita ini seluruhnya kasus narkoba. Kejadian ini mencuat se-telah sejumlah sumber membocorkan peristiwa itu ke publik. Alhasil Kepala Lapas langsung turun tangan. Bahkan tim dari Kanwil Kemenkum ham Jatim ikut turun ke Lapas Banyuwangi. “Intinya, sanksi sudah kita berikan. Ini pelanggaran berat,” tegas Arimin. Kejadian memalukan ini juga menuai kecaman keluarga napi. Ditemui di rumahnya, orangtua Ag menyayangkan kejadian tersebut. Bahkan,

dia mengaku kejadian ini tak hanya sekali terjadi. “Saya sudah lama mendengar kejadian tersebut. Tapi anak saya memilih mengalah,” keluhnya kemarin. Pihaknya mendesak dua oknum sipir tersebut dihukum berat. Sebab, membuat para keluarga napi resah. Kasus pesta miras oknum sipir dengan napi wanita ini menambah citra buruk Lapas Banyuwangi. Belum lama ini, oknum Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Banyuwangi Wahyu Dhita Putranto dicopot dari jabatannya setelah diduga terlibat pungli kepada para napi. Modusnya diduga mengancam akan mengirim napi ke luar pulau jika tak membayar sejumlah uang. Insiden ini sempat membuat tim Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum ham turun ke Banyuwangi. (kmb30)

Sukseskan SVF XI 2016

Bali Post/udi

PULAU MERAH - Pengunjung, Selasa (23/8) kemarin melihat pesisir Pulau Merah, Banyuwangi yang sempat tergenang banjir lumpur dari arah tambang emas Tumpangpitu di kawasan setempat.

Pascabanjir Lumpur, Warga Menderita Gatal-gatal

Banyuwangi (Bali Post) Banjir lumpur di pesisir Pulau Merah, Pesanggaran, Banyuwangi terus menuai keluhan warga. Yang terbaru, pascabanjir warga di sekitar pesisir mengeluh gatal-gatal setelah mandi air laut. Mereka khawatir ada material kimia yang hanyut pesisir dari arah tambang emas Gunung Tumpangpitu di kawasan setempat. Keluhan gata-gatal ini merebak setelah kondisi banjir mulai mereda. Warga yang biasa beraktivitas di pesisir merasakan gatal tak wajar usai mandi atau menyentuh air laut. “Biasanya air laut sedikit gatal. Tapi ini beda dengan biasanya,” keluh Yanto, salah satu warga di pesisir Pulau Merah, Selasa (23/8) kemarin. Akibat fenomena ini, berbagai spekulasi bermunculan. Ada yang menduga air laut sudah bercampur kimia dari arah tambang emas yang terbawa banjir lumpur. Bahkan ada yang khawatir kimia mercury dan sianida sudah mencemari air laut. “Banyak yang khawatir air laut sudah tercemar. Ini yang meresahkan,” tegas warga lainnya. Warga berharap sumber gatal di air laut ini bisa diusut. Bahkan mereka juga mendesak aktivitas pertambangan emas Tumpangpitu yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI) dihentikan. Sebab, kekhawatiran pencemaran laut mulai dirasakan warga. Bahkan versi warga, saat banjir lumpur akhir pekan kemarin ketebalan lumpur di pesisir mencapai 10 cm, sehingga merusak pemandangan. Manager External Affair PT BSI Bambang Wijonarko enggan menanggapi terkait adanya bahan kimia yang kemungkinan mengalir ke pesisir Pulau Merah. Namun pria ini memastikan PT BSI belum menggunakan bahan kimia apa pun dalam proses pertambangan. Sebab, saat ini pihaknya masih melaku-

kan eksplorasi, belum tahap produksi. “Jadi tak ada penggunaan kimia. Kami belum produksi, tapi masih pembangunan infrastruktur,” tegasnya. Meski begitu, pihaknya sudah mengambil langkah cepat mengatasi banjir lumpur dari arah Gunung Tumpangpitu. Salah satunya melakukan pengerukan aliran Sungai Katak dan mengebut pembuatan tiga dam penampungan air hujan. Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi menegas-

kan lumpur yang mengalir ke pesisir Pulau Merah masih dinyatakan aman. Meski begitu, pihaknya terus mengawal pembangunan dam di PT BSI untuk mengatasi banjir lagi. “Surat teguran pertama sudah dilayangkan. Kita akan kawal terus PT BSI mengikuti dokumen amdal,” tegasnya. Menurut Khusnul, air pesisir Pulau Merah sudah mulai normal. Meski begitu, pihaknya tetap memantau ketat perkembangannya. (kmb30)

Telkom Group Dukung dengan Digital Media

PT TELKOM Indonesia Tbk. (Telkom) sebagai King of Digital Media di Indonesia kembali mendukung salah satu event pariwisata bergengsi di Bali, yakni Sanur Village Festival (SVF) XI Tahun 2016, yang akan berlangsung pada tanggal 24-28 Agustus 2016 di Lapangan Masionette, Sanur. Event SVF tahun ini yang mengangkat tema “Tat Twam Asi“ akan mengedepankan sport tourism and fun untuk itu Telkom Group (Telkom bersama Telkomsel) akan menyediakan kemudahan untuk memperoleh akses melalui media promosi digital yang sangat diminati saat ini. Selama event berlangsung, Telkom Group menyiapkan akses internet cepat, baik di media center maupun public area yang bisa dinikmati oleh pengunjung dan juga

tenant-tenant. “Di ruangan media center, Telkom memfasilitasi internet dengan layanan dedicate Astinet 50 Mbps dan Wifi.id Corner (WiCo) dengan kecepatan up to 100 Mbps. Untuk mendukung mobile apps event ini Telkomsel juga akan meningkatkan availability signal GSM dan mobile data,” ujar Anak Agung Ngurah Bagus Segara mewakili GM Witel Denpasar, Senin (22/8). Selain media center, fasilitas WiCo kecepatan up to 100 Mbps juga di-support Telkom di beberapa titik public area event yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berinternetan. Dijelaskan, khusus untuk pengunjung dapat memanfaatkan WiCo kecepatan up to 100 Mbps dengan cara membelian voucher fisik wifi. id yang ada di stan Telkom

Group dalam ajang SVF 2016, atau dengan mengetik sms “ NET < spasi > 5.000 ” kirim ke 98108 untuk menda-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

patkan username dan password yang bisa digunakan untuk berinternetan selama 12 jam. (bns2)


OPINI

6

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Celah Lain Tingkatkan Pendapatan BEBERAPA tahun yang lalu, masyarakat sempat dihebohkan oleh rencana pemerintah yang akan menaikkan harga cukai rokok. Alasannya cukup klise karena dipakai sebagai upaya untuk menekan konsumsi rokok yang memberikan akibat tidak baik bagi kesehatan. Sebagai alasan politis, mungkin hal ini dapat dibenarkan. Akan tetapi, di balik alasan tersebut sesungguhnya ada agenda lain, yaitu menarik pajak lebih banyak dari masyarakat, khususnya dari perokok. Di sini seolah-olah rakyat dijebak karena kegagalan mencari pajak dari tempat lain, para perokoklah yang kemudian menjadi sasaran. Kita tahu, di masyarakat banyak ada perokok dan apabila sudah kecanduan merokok, akan sulit melepaskannya. Cara lain untuk menarik pendapatan negara adalah menaikkan pajak kendaraan bermotor atau menaikkan harga minyak bumi. Semuanya ini merupakan elemen yang bersentuhan langsung dari masyarakat. Masyarakat kita yang sudah semakin dewasa, salah satunya karena disebabkan melek informasi, mau tidak mau juga ada yang mengetahui ada apa di balik wacana menaikkan harga rokok. Apakah memang benar-benar untuk menyejahterakan rakyat, atau ada hal lain, semisal upaya untuk meningkatkan pendapatan negara lewat APBN. Kita tahu sebelumnya, pemerintah telah berupaya keras untuk meningkatkan pendapatan melalui pajak. Akan tetapi ternyata itu tidak sukses karena banyak yang malas melakukan itu. Salah satu penyebabnya adalah karena birokrasi masih saja rumit. Sudah bersedia mengurus pajak tetapi harus membuang waktu antre, mengisi formulir yang demikian menjelimet sampai petugas pajak yang tidak ramah dan tidak becus. Maka, ketika kemudian pemerintah berwacana untuk menaikkan harga rokok, beberapa pendapat sumbang pun bermunculan. Masyarakat sudah tahu bahwa pemerintah kesulitan mendapatkan pajak karena harga sumber minyak bumi Indonesia itu telah jauh berkurang dan tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Maka apabila hal itu untuk menaikkan pendapatan negara yang perlu diperhatikan adalah pemborosanpemborosan dan korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara. Pengawasan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang harus diperketat. Apabila kemudian hal itu diberikan perhatian lebih serius, maka akan memberikan hasil yang lebih maksimal dalam sumbangannya kepada negara. Jumlah penyimpangan keuangan negara oleh oknumoknum seperti ini bisa jadi jauh lebih besar dibandingkan upaya kita untuk menaikkan pajak dan sebagainya itu. Menaikkan harga rokok memang pilihan bagus, akan tetapi ini hanya untuk menaikkan tingkat kesejahteraan rakyat dan menjaga kesehatan rakyat. Tetapi menaikkan harga rokok semata-mata hanya untuk mendapatkan pajak, nampaknya terlalu abai. Maksudnya kita atau pemerintah mengabaikan kebocoran kas negara di sektor lain. Soal korupsi, pembengkakan biaya, uang siluman mungkin jauh lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan upaya memajaki berbagai hal yang bersentuhan dengan rakyat. Hal lain yang mesti menjadi perhatian adalah soal kemungkinan adanya penipuan pemakaian listrik di mana-mana. Dalam hal listrik, edukasi rakyat untuk melakukan penghematan sangatlah penting sehingga ini juga dapat membantu menyimpan energi untuk negara. Jadi, marilah kita memaksimalkan upaya untuk menaikkan pajak dengan cara-cara yang proporsional. Maksimal artinya melihat celah yang mungkin dapat dipakai untuk menambah menaikkan pendapatan negara, tanpa mesti memberatkan rakyat. Atau apabila memang soal pajak itu demikian diperlukan untuk menambah pendapatan negara, berikanlah cara yang paling mudah untuk melakukan pembayaran itu, jangan berbelit-belit sehingga untuk melaksanakan kewajiban membayar pajak saja menjadi susah. Mudah-mudahan kabinet sekarang mampu memberikan improvisasi yang lebih baik terhadap upaya meningkatkan pendapatan pajak.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Subak Sembung Sebagai krama Subak Sembung kami sangat bangga karena dipilih oleh Pemkot Denpasar sebagai ekowisata Kota Denpasar. Itu menandai bahwa Wali Kota Denpasar dan jajarannya sangat perhatian terhadap sektor pertanian, bahkan bantuan pun terus mengalir seperti bantuan traktor, bibit, dll. Subak Sembung setiap hari selalu ramai digunakan masyarkat untuk bersantai, olahraga bahkan acara seremonial, namun di lain pihak krama Munduk Taman Subak Sembung justru bersedih dengan dibuatkan senderan baru justru air tidak bisa mengalir karena bocor di mana–mana. Krama sudah sering memperbaiki dengan swadaya tetap tidak berhasil. Kami mohon kepada instansi terkait minta solusinya agar tanah sawah berfungsi kembali. Mohon dicek sekali lagi, suksma. K. Sudama Denpasar

Keluhan Pelanggan Telkom Saya pelanggan telepon Telkom di Jalan Raya WR Supratman 200 Denpasar. Sudah berkali-kali saya melaporkan gangguan kabel putus dan rusaknya alat transpormator di dinding rumah lewat pengaduan 147 dan 108. Oleh petugas dikatakan tim sudah akan berangkat ke lokasi, laporan sudah dicatat dan tinggal menunggu petugas. Bayangkan laporan tersebut sudah dilakukan berbulan-bulan dan tahunan lamanya, namun tak ada petugas yang nongol. Padahal saya tiap bulan membayar abunemen telepon rumah (240580), namun tak bisa memakai fasilitas telepon. Nah, ini kan tak adil, apalagi kata di media massa Telkom mau menjadi operator kelas dunia. Ayo tunjukkan pelayanan cepat dan berkualitas! Made Sueca Denpasar 08123840249

Demi Kesehatan dan Kesejahteraan, Bukan Soal APBN Wacana menaikkan harga jual rokok menjadi Rp 50.000 sebungkus, menarik perhatian masyarakat. Sudah pasti pro dan kontra terjadi. Konon kenaikan itu akan mampu mendorong meningkatnya APBN karena penerimaan dari cukai akan meningkat. Ada juga yang mengatakan bahwa kenaikan harga rokok itu akan memberikan efek jera kepada pemakai, minimal tidak akan meningkatkan konsumsinya. Karena perokok kebanyakan dari kalangan kelas menengah ke bawah, maka kenaikan harga itu diharapkan mampu menurunkan pemakai sehingga kemiskinan pun berkurang. Di pihak lain, mereka yang khawatir juga banyak apabila kebijakan menaikkan harga ini benar-benar direalisasikan. Akan memicu berkurangnya rokok di pasaran, sehingga bisa juga mengurangi jumlah pekerja pabrik rokok. Padahal pabrik rokok menyerap cukup banyak tenaga kerja. Tentu juga apabila penghasilan pabrik rokok berkurang, akan membuat pajak yang disetorkan akan berkurang juga kepada negara. Jadi, sama saja target meningkatkan penerimaan APBN belum dapat dipenuhi.

Oleh I Nyoman Dasna ersoalan rokok sebenarnya dapat dikatakan sebagai persoalan masyarakat. Jumlah pemakai rokok sangat tergantung dari kesadaran sosial yang ada. Artinya orang memutuskan untuk menjadi perokok dan berhenti merokok, sangat tergantung dari kesadarannya. Karena itu berlaku pada banyak kalangan di masyarakat, maka menjadi masalah kesadaran sosial. Sebagai sebuah fenomena sosial, perokok mempunyai identitas tersendiri. Artinya mereka mempunyai masing-masing alasan untuk merokok, tidak merokok atau berhenti merokok. Menurut perokok, orang dapat mempunyai sahabat apabila merokok karena dengan itu komunikasi dan interaksi akan lancar dan bertambah. Saling menawarkan rokok atau meminta api, akan menjadi awal pembuka bagi perkenalan yang selanjutnya dapat dipakai sebagai ajang pertemanan. Ada yang mengatakan bahwa dengan merokok, justru merasa mempunyai teman (yaitu rokok tersebut), dan ada juga yang menyebutkan dengan merokok, justru mampu menghilangkan stres yang ada. Atau malah, merasa mempunyai inspirasi dan dapat berkonsentrasi bekerja, apabila merokok. Merokok juga dipandang sebagai mode, atau gaya tersendiri. Inilah yang menjadi ciri dan alasan dari para perokok. Di pihak lain para penentang merokok mempunyai alasan kesehatan dan etika untuk segera menghentikan perilaku merokok. Menurut ahli kesehatan, merokok dapat merusak paru-paru dan menjadi pencetus penyakit berbahaya di bidang ini. Hal itulah yang membuat

P

gambar-gambar risiko merokok di pampang pada pembungkus rokok di seluruh dunia. Karena tidak semua orang suka merokok, maka di tempat-tempat umum tidak dibolehkan merokok, termasuk di sarana pengangkutan umum. Ada tempat tersendiri untuk merokok. Inilah merupakan alasan etika, mengapa di negara-negara maju dan bersih lingkungan sengaja memasang papan larangan merokok di tempat umum. Ketika kemudian Indonesia mewacanakan meningkatkan harga rokok sampai Rp 50.000, usulan ini berada di antara dua pendapat di atas. Tidak melarang, tetap mengizinkan tetapi sengaja memberikan beban kepada para perokok. Ada alasan yang kurang elok apabila menaikkan harga rokok tersebut bertujuan untuk meningkatkan APBN. Di sini terkesan pemerintah sengaja menarik pajak dari rakyat dengan cara membuat mereka tetap merokok dengan harga yang tinggi. Logikanya menyatakan hal demikian. Dengan asumsi jumlah perokok tetap dan harga yang tinggi, maka jumlah pajak dan penerimaan negara akan besar. Sekali lagi, alasan ini tidak elok, apalagi misalnya dikeluarkan oleh pejabat pemerintah.

Pemerintah terkesan malas mencari terobosan dan hanya mencari jalan pintas menarik cukai tinggi dari para perokok, yang memang komunitasnya tinggi di Indonesia. Malah mungkin dapat menggerakkan petani tembakau, cengkeh (untuk rokok keretek) dan tentu saja industri rokok. Karena itu, alasan yang paling pantas untuk menaikkan harga rokok itu tidak lain adalah untuk mengurangi pemakaian rokok pada tingkat masyarakat sekaligus mengurangi angka kemiskinan. Inilah alasan yang harus dipakai dalam kerangka menaikkan harga rokok sampai berlipat-lipat tersebut. Akan tetapi, apabila cara untuk mengurangi pemakaian rokok dengan hanya menaikkan harganya, tetap mempunyai risiko tidak maksimal. Para perokok berat akan tetap berupaya membeli rokok dengan harga sebegitu, karena memang kesehariannya sudah ketergantungan dari barang ini. Belum lagi apabila kemudian dikaitkan dengan masalah gaya, mode dan gengsi bagi anak-anak muda. Karena itu, kebijakan untuk mengurangi ketergantungan merokok, tidak cukup dengan menaikkan harga saja tetapi juga harus dilakukan dengan

‘’Merokok pada hakikatnya dapat dihentikan secara permanen dengan disiplin dan tekad yang bulat. Bahwa kemudian ada dampak terhadap penurunan produksi rokok yang berpotensi membuat industri bangkrut, justru itulah yang menjadi indikator keberhasilan negara dalam menciptakan masyarakat sehat dan sejahtera, bebas dari kemiskinan. Jika kemudian hal ini berdampak kepada para pekerja pabrik rokok, akan menjadi tugas pemerintah untuk menyalurkan tenaga tersebut kepada perusahaan lain.’’

Suara Publik Pantai Pekutatan Barat Perlu Dipromosikan PULAU Bali terkenal memiliki pemandangan yang indah yang telah tersohor ke mancanegara. Seperti Pantai Kuta, Sanur, Pura Tanah Lot, Penelokan di Gunung Batur, Pantai Candidasa, Goa Lawah, Bedugul dan seterusnya. Ternyata pemandangan indah yang terdapat di pantai barat Pekutatan yang sangat memesona, perlu diperkenalkan dan dipromosikan sehingga bisa sejajar dengan Pantai Sanur dan mungkin lebih indah. Sejak saya masih kecil sampai saat ini keindahan pantai barat Pekutatan tetap memikat hati. Apakah yang disajikan oleh pantai barat Pekutatan itu? Alam di sana didukung oleh materi alam yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Di bagian timur membujur batu karang yang cukup panjang yang mungkin terpanjang di Bali yang membendung laut di bagian timur. Di bagian selatan, laut di sana dibendung oleh Semenanjung Blambangan dan di bagian barat laut Selat Bali dibendung oleh Pantai Banyuwangi sampai Pantai Ketapang. Di bagian utara pertemuan laut Selat Bali den-

Oleh I Made Dendra Dwi Putra gan laut Samudera Hindia dibendung oleh Pantai Jembrana yang sangat panjang. Dengan materi alam seperti itu, seolah laut di sana bagaikan danau yang sangat besar dan luas di jagat ini melebihi luas Danau Laut Kaspia di Rusia yang tercipta oleh laut Selat Bosporus yang melintas di negara itu. Keindahan pantai Pekutatan itu kita nikmati dari arah timur dari sekitar Monumen Jukung Pasukan Ngurah Rai yang mendarat di sana pada tahun 1946 saat zaman revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. Dari sana di hari yang cerah akan terlihat tiga gunung di Jawa Timur yaitu Gunung Raung, Gunung Ijen, dan Gunung Merapi yang membiru dari kejauhan yang sangat indah. Di bagian utara pegunungan di Kabupaten Jembrana/Bali Barat yang panjang dan membiru dilindungi oleh Gunung Merbuk dan Gunung Mesehe yang juga memesona. Di bagian selatan semenanjung Blambangan yang melin-

tang dari barat ke timur juga merupakan pemandangan yang indah. Di pesisir Pantai Pekutatan pohon kelapa yang melambai nan subur dan menghijau, menjadi menambah pantai itu makin memikat apalagi di sana telah ada Hotel Puri Dajuma yang sangat terkenal. Laut di sana yang telah bagaikan danau membuat suasana tenang di hati, apalagi di laut itu berlayar jukung-jukung dengan layarnya yang terkembang menambah nuansa keindahan alam. Saya pernah menulis di harian Bali Post saat saya masih menjadi siswa, mengusulkan Tanjung Karang tersebut beserta daratannya dinamakan Tanjung Layar Terkembang dengan alasan Pantai Pekutatan Barat merupakan pelabuhan jukung partama di Pantai Timur Jembrana. Pantai Pekutatan Barat adalah pantai bersejarah di negara kita, tempat pendaratan Pasukan Ngurah Rai dalam membela negara Republik Indonesia mengusir penjajah Belanda. Jadi pantai yang indah tersebut adalah pantai yang berjasa untuk negara Indonesia tercinta. Penulis, warga Banjar Dauh Pangkung, Pekutatan

kebijakan lain, yaitu mempersempit areal merokok alias memperbanyak ruang steril rokok. Ruang-ruang umum seharusnya sekarang sudah harus steril dari rokok, semisal taman hiburan dan taman-taman umum tempat bermain lainnya. Kini pesawat terbang, kantor ber-AC, gedung bioskop, perkantoran, rumah sakit, sekolah, kampus dan sebagainya telah menerapkan zona bebas rokok. Kini zona tersebut harus diperluas ke wilayah-wilayah umum. Razia terhadap pembuangan puntung rokok sembarangan, juga mesti diperluas. Dengan cara demikian, ada dua hal sekaligus yang mampu mengepung para perokok untuk memaksa mengurangi konsumsinya, yaitu harga yang mahal dan norma larangan yang tertulis di berbagai tempat. Ini merupakan strategi ganda untuk mengurangi jumlah para perokok. Tujuannya tentu demi menyehatkan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan. Merokok pada hakikatnya dapat dihentikan secara permanen dengan disiplin dan tekad yang bulat. Bahwa kemudian ada dampak terhadap penurunan produksi rokok yang berpotensi membuat industri bangkrut, justru itulah yang menjadi indikator keberhasilan negara dalam menciptakan masyarakat sehat dan sejahtera, bebas dari kemiskinan. Jika kemudian hal ini berdampak kepada para pekerja pabrik rokok, akan menjadi tugas pemerintah untuk menyalurkan tenaga tersebut kepada perusahaan lain. Cukup banyak perusahaan yang mampu menyerap tenaga massal. Misalnya industri garmen, minyak kelapa (kopra), atau membuat industri baru melalui rumah tangga. Sekarang berkebun hidroponik dengan menggunakan kota tersendiri di rumah tangga, dapat dilakukan secara mandiri. Juga memproduksi makanan ringan seperti kerupuk. Jadi, pemerintah tidak usah memakai alasan menaikkan APBN untuk menaikkan harga rokok, tetapi lebih baik mengungkapkan dengan hal yang berguna kepada masyarakat, yaitu meningkatkan kesehatan sosial dan menurunkan angka kemiskinan. Orang-orang yang berada di level menengah ke bawah memang harus diketuk kesadarannya dan dilatih kemampuannya untuk tidak merokok. Uang rokok inilah yang harus dialihkan menuju kesejahteraan secara pelanpelan.

POJOK Rampung, proyek Tanah Ampo di Karangasem belum bisa difungsikan. - Usut, siapa di baliknya. *** Setelah bunuh polisi, kini wisman diduga punya pabrik narkoba di Bali. - Dulu malah mesum di pura. *** Digempur pariwisata, petani Ubud di ambang kepunahan. - Peduli petani hanya di bibir.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BERLUBANG – Pengendara mesti berhati-hati saat melintas di Jalan Dewi Candra, Batubulan, Gianyar (sebelah selatan Terminal Batubulan), karena jalan tersebut ada lubangnya. Lubang itu telah diisi ‘tanda’ dengan menancapkan dedaunan. Foto diambil Selasa (23/8) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Mengaku Menyesal AWALNYA sempat mengelak bahkan berkata bohong agar bisa lepas dari jeratan hukum. Hal itu dilakukan sepasang kekasih, David James Taylor asal Inggris dan Sara Connor asal Australia, setelah membunuh anggota Polantas Polsek Kuta Aipda Wayan Sudarsa. Namun, mereka akhirnya berkata jujur karena polisi mengantongi alat bukti kuat bahwa mereka pelakunya. “Setelah sadar, mereka mengaku menyesal. Mereka melakukan perbuatan itu hanya garagara kehilangan tas,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Selasa (23/8) kemarin. Kapolresta bersyukur karena kasus tersebut cepat terungkap. Semua itu berkat tim khusus dibentuk Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto. Selain itu, berkat kerja keras tim Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polsek Kuta. “Juga Puslabfor Mabes Polri Cabang Denpasar yang all out menemukan buktibukti. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, terutama saksi-saksi sehingga kasus ini terungkap dalam tiga hari. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu pengungkapan kasus ini,” ujar mantan Kapolres Gianyar ini. Pengungkapan kasus itu, lanjut Kapolresta, berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Meskipun awalnya keterangan saksi minim, tapi berkat keuletan tim khusus itu akhirnya terungkap. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda yang telah membentuk tim khusus. Saat ini proses penyidikan sedang berlangsung dan mudah-mudahan cepat selesai sehingga bisa dilimpahkan ke kejaksaan,” ungkap Kombes Hadi. (rah)

Bali Post/wan

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan berkunjung ke kawasan Pura Hulun Danu Beratan, Tabanan, Selasa (23/8) kemarin. Kunjungan wisatawan ke objek wisata ini selalu ramai, terlebih pada musim liburan.

Perlu Bentuk Koperasi

Agar Hotel Bisa Langsung Beli Produk Pertanian dari Petani Denpasar (Bali Post) -

Kualitas dan konsistensi menjadi semacam syarat agar komoditas pertanian bisa masuk ke sektor pariwisata. Namun, tidak semua petani di Bali mampu menghasilkan produk yang berkualitas disertai dengan konsistensi dalam produksinya. Akibatnya, para pelaku pariwisata masih harus memenuhi kebutuhan dari luar Bali karena produksi pertanian Bali belum mencukupi. Bali Post/rah

Sidang Kasus Perikanan

Terdakwa Tak Hadir, Diduga Melarikan Diri

Amlapura (Bali Post) – Seorang terdakwa kasus UU tentang Perikanan yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, diduga melarikan diri. Saat sidang dengan acara JPU dari Kejari Amlapura, Made Santiawan, S.H. membacakan tuntutan Senin (22/8) lalu, hanya hadir empat terdakwa dari lima terdakwa. Satu orang yakni terdakwa Slamet Riadi tak hadir. JPU Santiawan mengatakan, pihaknya sudah memanggil terdakwa Slamet Riadi beberapa kali, tetapi tak hadir. Bahkan, Slamet Riadi sempat dicari JPU diantar salah seorang rekannya dari empat terdakwa itu, tetapi tak ditemukan. ‘’Ada informasi, terdakwa Slamet Riadi kini berada di Flores, tetapi alamatnya kami tak tahu,’’ ujar Santiawan di depan majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain di depan sidang, Senin. Saat persidangan sebelumnya, terdakwa Slamet Riadi sempat minta izin untuk menikah. Karena kelima terdakwa tak ditahan, dia dipersilakan menikah. Namun, diminta tak berbulan madu jauh apalagi meninggalkan Bali, sehingga begitu dipanggil, bisa menghadiri sidang. Diduga, Slamet Riadi usai menikah malah melarikan diri. Pada sidang pembacaan tuntutan Senin lalu, empat terdakwa lainnya yakni Komari, Herianto, Herman, dan Jabirudin alias Jabir, masing-masing dituntut hukuman selama 10 bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun. Atas tuntutan itu, empat terdakwa mohon keringanan hukuman. Di lain pihak, Ketua Majelis Dzulkarnain, menyarankan mereka agar bisa menghubungi Slamet Riadi, sehingga bisa hadir di depan sidang. ‘’Ini agar kasusnya cepat selesai. Kalau tetap tak hadir, nanti bisa dijemput paksa,’’ tegas Dzulkarnain. Seperti diberitakan sebelumnya, kelima terdakwa empat bulan lalu dibekuk nelayan di Labuan, Manggis, Karangasem. Pihak Dinas Peternakan Kelautan dan Perikanan Karangasem lantas menyerahkan kelima pria itu ke polisi guna disidik. Kelima tersangka saat itu ditemukan nelayan di atas perahunya dengan gelagat mencurikan. Mereka membawa alat tangkap ikan berupa kompresor. Di depan sidang, kelimanya mengakui dari Pulau Serangan berangkat hendak menangkap ikan dengan menyelam di bawah laut dengan alat bantu pernapasan berupa kompresor. JPU Santiawan mengatakan, sesuai UU tentang Perikanan, dilarang menangkap ikan dengan bahan peledak, racun, termasuk dengan kompresor, karena selain bisa membahayakan nelayan, juga mengganggu habitat ikan di laut yang mengancam kelestarian populasi ikan. (013)

“Kalau kita lihat sebenarnya, semua produk pertanian yang memenuhi standar, semua sudah diambil oleh hotel. Contohnya buah, sayur, kemudian juga produk-produk lain dalam bentuk bunga. Tapi petani kita sampai sekarang belum mampu menyediakan itu semua. Artinya, produk-produk itu sebagian kita ambil juga dari luar Bali,” ujar Sekjen PHRI Bali Perry Markus di Denpasar, Selasa (23/8) kemarin. Perry tak menampik, masih ada petani yang protes lantaran produknya berkualitas namun belum terserap di pariwisata. Kesenjangan itu terjadi karena hotel dan restoran tidak langsung membeli produk pertanian dari petani. Begitu pun petani, tidak langsung menjual komoditasnya ke pelaku pariwisata. “Jadi lewat yang namanya suplier atau pihak ketiga. Para petani yang menjual produkproduknya itu melalui pihak ketiga. Pihak ketiga yang ke hotel.

Ini ada mata rantai. Mungkin di mata rantai ini ada yang terputus di sana. Namanya suplier, dia berpikir pokoknya saya harus menyiapkan apa yang hotel dan restoran minta. Kalau petani ini tidak bisa, saya ambil dari petani yang di sana,” jelasnya. Terkait hal ini, Perry menganjurkan para petani membentuk satu koperasi. Dengan demikian, pihak hotel dan restoran bisa langsung datang ke koperasi untuk membeli komoditas pertanian. Selain itu, petani juga diminta menjaga konsistensi dan mutu produk yang dihasilkan. “Sebenarnya dari situ, kalau mereka sudah ada wadah-wadah itu hotel bisa langsung ke sana, oh ini loh yang kami inginkan kualitasnya, ini yang perlu ditanam sekarang, dan sebagainya,” tandasnya. Diwawancara terpisah, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama melihat petani selama ini ada yang asal main tanam. Akibatnya ketika panen raya, tidak ada pasar

yang menerima hasil pertanian mereka. Di sini peran pemerintah sangat diperlukan untuk mengawasi agar apa yang ditanam petani sesuai dengan kebutuhan pasar. Begitu juga dengan masalah pupuk, bibit, hingga obat hama yang digunakan petani. “Di mana biasanya, begitu petani mau mupuk, pupuknya nggak ada, langka. Obat juga kalau mau beli obat, obatnya langka, yang celakanya lagi dapat obat palsu kayak vaksin palsu itu. Dari dulu, pertanian sudah ada bibit palsu, obatnya palsu,” tutur mantan Bupati Tabanan ini. Wiryatama mengaku pernah mencoba salah satu merek insektisida yang dipalsukan untuk membasmi hama semut. Tapi ternyata, semut tidak mati karena insektisida itu rupanya dicampur dengan lumpur. Kemudian, ada pula bibit padi palsu yang dimasukkan ke dalam ember berisi air justru mengapung. “Bibit asli nggak ada yang ngapung karena disortir. Teorin-

Direkrut, Calon Perwira Prajurit Karier TNI-AD

Bali Post/ist

Letnan Kolonel CAJ Amrullah, S.IP.

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka pemenuhan personel di lingkungan TNI-AD khususnya untuk calon Perwira Prajurit Karier (PA-PK) dari lulusan perguruan tinggi, Kodam IX/ Udayana melalui Kaajendam IX/ Udayana Letnan Kolonel CAJ Amrullah, S.IP. membuka penerimaan mahasiswa beasiswa TNI PA-PK kepada seluruh masyarakat Bali, NTB dan NTT. Kesempatan bagus itu diberikan kepada yang berminat untuk menjadi calon Perwira Prajurit Karier TNI-AD dengan persyaratan tertentu. Menurut Kaajendam IX/Udayana Letnan Kolonel CAJ Amrullah, Selasa (23/6) kemarin, persyaratan umum menjadi calon PA-PK adalah warga negara Indonesia (pria/ wanita) bukan prajurit TNI, ang-

gota Polri maupun PNS. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Berkelakuan baik serta tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI yang dinyatakan dengan surat keterangan dari Polres setempat. Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba, tinggi badan untuk pria tidak kurang dari 163 sentimeter dan wanita tidak kurang dari 157 sentimeter. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam status mahasiswa beasiswa TNI, jurusan/kesarjanaan yang dibutuhkan oleh angkatan sesuai yang ditentukan dan mendapatkan surat rekomendasi dari dekan/ direktur fakultas/jurusan dengan melampirkan transkip (daftar nilai) berikut Indeks Prestasi (IP) tiap semester dan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terakhir serta keterangan Akreditasi jurusan/ program studi. Persyaratan tambahannya, lanjut Kolonel Amrullah, adalah usia saat tanggal 1 November 2016 tidak lebih dari 25 tahun. Persyaratan SKS, jurusan kedokteran umum minimal mencapai 120 SKS atau semester 6 atau 3 semester menjelang lulus sarjana kedokteran umum (S.Ked.), jurusan/program studi S-1 lainnya minimal sudah mencapai 110 SKS dan jurusan/program studi yang ditempuh harus sesuai dengan kebutuhan angkatan. Selain itu,

persyaratan Indeks Prestasi (IP) semester terakhir dan atau Indeks Prestasi terakhir, untuk perguruan tinggi negeri atau swasta dengan jurusan/program studi yang berakreditasi “A” minimal 2,80 dan perguruan tinggi binaan Kemhan/TNI/Angkatan dengan jurusan/program studi yang berakreditasi “B” minimal 3,00. Persyaratan khusus menjadi calon PA-PK yaitu mengajukan permohonan secara tertulis untuk memperoleh beasiswa Ikatan Dinas TNI kepada Panglima TNI u.p. Aspers Panglima TNI, Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur. Sanggup menjalani Ikatan Dinas Pertama Keprajuritan (IDP) selama 10 tahun sejak diangkat menjadi Perwira TNI dan sanggup ditempatkan di seluruh wilayah NKRI setelah selesai pendidikan. “Pendaftaran dimulai tanggal 12 Juli hingga 12 September 2016. Bisa secara online di http:// rekrutmen-tni.mil.id dan informasi selengkapnya dapat diperoleh di Kantor Ajendam IX/Udayana, Ajenrem 161/WS dan Ajenrem 162/ WB,” ujarnya. Calon PA-PK bisa mendaftar melalui website di http://rekrutmen-tni.mil.id dan pendaftaran ulang di Kantor Ajendam IX/ Udayana Jalan PB Sudirman Denpasar, Kantor Ajenrem 161/WS Jalan Cendana No. 7 Kupang dan Ajenrem 162/WB jalan Malomba Mataram. (kmb36)

Bali Post/kmb23

GIPI - Suasana pelantikan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali atau Bali Tourism Board (BTB), Selasa (23/8) kemarin di Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali. ya begitu, tetapi kenyataannya di lapangan berbeda. Inilah penyakit petani banyak sekali, bibit palsu, pupuk palsu, obat

palsu, perlu pengawasan bersama karena pada intinya pertanian butuh intensifikasi,” tegasnya. (kmb32)

”Kalau kita lihat sebenarnya, semua produk pertanian yang memenuhi standar, semua sudah diambil oleh hotel. Contohnya buah, sayur, kemudian juga produk-produk lain dalam bentuk bunga. Tapi petani kita sampai sekarang belum mampu menyediakan itu semua. Artinya, produk-produk itu sebagian kita ambil juga dari luar Bali.” Sekjen PHRI Bali Perry Markus

Dikeluhkan Wisatawan

Jalan Menuju Air Terjun Gerombong Rusak Singaraja (Bali Post) – Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata air terjun Gerombong, Desa Lemukih Kecamatan Sawan, Buleleng, mengeluhkan akses jalan menuju objek wisata tersebut. Jalan sepanjang satu kilometer itu rusak berat dan belum diperbaiki. Jalan yang dibuat dengan konstruksi rabat beton itu sepanjang 200 meter bisa dilintasi kendaraan roda empat. Sedangkan sisanya sekitar 600 meter hanya bisa dilewati sepeda motor. Lapisan beton pada jalan di beberapa titik kini berlubang dan ketika hujan, jalan ini sangat membahayakan karena licin. Gede Sugiarta Wiguna salah satu pemandu wisata Selasa (23/8) kemarin, menyampaikan, sejak jalan itu rusak pihaknya sering menerima pengaduan pengunjung. Wisatawan mengeluh karena tidak nyaman melewati jalan tersebut. Bahkan, akibat kerusakan jalan itu ada wisatawan yang mengalami kecelakaan. Selain tukang ojek yang biasanya mengantar pengunjung sampai ke lokasi objek air terjun juga mengaku sering menerima keluhan atas kerusakan jalan tersebut. Karena itu, tukang ojek ini harus

berhati-hati ketika mengantarkan wisatawan agar tidak terjadi kecelakaan. Pihak pengelola mengenakan tarif pengunjung Rp 15.000 tiap orang untuk wisatawan asing dan wisatawan lokal dikenakan Rp 10.000 tiap orang. “Kalau cuaca panas jalannya sulit dilalui, apalagi setelah turun hujan, jalan licin jadi harus hati-hati melintas. Kalau jalan rusak dilalui tamu komplain, dan kalau cari jalan yang masih baik tapi jalannya licin karena turunannya curam,” katanya. Di tempat terpisah, Perbekel Desa Lemukih Ketut Budiarta membenarkan kalau akses jalan menuju air terjun Gerombong rusak. Dia sendiri juga sering menerima pengaduan dari warga termasuk pelaku pariwisata dan pengunjung yang hendak menikmati objek wisata di desanya. Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan ada pada pengelola air terjun Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tirta Wana Sari, Desa Lemukih. “Benar jalan menuju objek wisata itu 60 persen rusak dan dari jumlah itu sekitar 20 persennya yang rusak parah,” jelasnya. (kmb38)


BANGLI

8

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

SOSOK Subsidi Uji Kendaraan

NASIB angkutan umum semakin memprihatinkan. Penghasilan sopir cenderung berkurang lantaran masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Kondisi itu mengakibatkan uji kendaraan umum setiap tahunnya tidak bisa dilakukan secara rutin lantaran terbentur biaya. Hal ini berpotensi mengurangi standar keamanan Bali Post/sos kendaraan umum saat beroperasi. Menyikapi hal ini, Pemkab Bangli pun menerapkan program subsidi uji kendaraan. ‘’Supaya aman, uji kendaraan angkutan umum kami berikan subsidi,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bangli I Gede Arta, Selasa (23/8) kemarin. Menurutnya, subsidi juga sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan keberadaan angkutan umum. Sebab, jika kendaraan umum tidak ada, maka pemerintah wajib menyediakannya. Tentunya ini akan berimbas pada anggaran yang dikeluarkan. Selain itu, program subsidi uji kendaraan umum yang mulai digagas setahun lalu ini juga dimaksudkan untuk menyukseskan ajang bergengsi tingkat nasional berupa Wahana Tata Nugraha (WTN) yang kini sudah memasuki penilaian tahap ketiga. ‘’Dalam WTN, kondisi kendaraan umum mendapat perhatian. Sudah taat aturan apa belum,’’ katanya. Jumlah angkutan umum di Bangli berdasarkan catatan Dishubkominfo sekitar 300 unit. Akan tetapi, yang masih beroperasi hanya sekitar 75 unit. Jumlah ini terbagi pada empat jurusan, yakni Bangli-Kintamani, BangliSusut, Bangli-Tembuku dan Bangli-Gianyar. ‘’Pembinaan kepada sopir juga sudah terus kami lakukan,’’ tandas Mantan Kabag Hukum Setda Bangli ini. (sos)

TRANSPLANTER - Alat tanam padi atau transplanter yang digelontorkan pemerintah untuk petani.

Bali Post/sos

Pemerintah Pusat Gelontorkan Puluhan Alsintan

Bangli (Bali Post) Keinginan masyarakat untuk bekerja di sektor pertanian kian meredup. Hal tersebut salah satunya dipicu oleh meningkatnya biaya operasional. Guna menekan biaya yang dikeluarkan petani, subak pun digelontor puluhan alat mesin pertanian (alsintan) oleh pemerintah. Kabid Pengolahan, Pemasa-

ran dan Sarana-prasarana Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli I Dewa Putu Sugiarta, Selasa (23/8) kemarin, menjelaskan belakangan ini biaya operasional yang harus dikeluarkan petani sebelum panen cukup tinggi. Di samping itu, ketersediaan air juga masih mejadi persoalan. Hal ini mengakibatkan keinginan

untuk menekuni sektor agraris semakin berkurang. Di sisi lain, kebutuhan akan pangan khususnya beras semakin meningkat. Guna meringankan beban petani, 53 unit traktor, 5 unit transplanter dan 3 unit alat panen digelontorkan. Jumlah itu ditujukan untuk sejumlah subak. ‘’Itu bantuan dari pusat,’’ ujarnya.

Bantuan berupa traktor bertujuan mempercepat pengolahan lahan di tengah tuntutan peningkatan indeks produksi padi sebagai bagian program swasembada pangan. Penyaluran bantuan didahului verifikasi ke masing-masing subak. ‘’Sekarang mencari buruh sangat sulit. Itu juga memicu pengolahan tanah lebih lambat. Kalau ada

traktor jadi lebih cepat,’’ kata Sugiarta. Selain bantuan untuk pertanian lahan basah, alsintan beroda dua ini juga diberikan untuk lahan kering. Supaya tak mangkrak, evaluasi oleh petugas penyuluh lapangan terus dilakukan. ‘’Kalau ditemukan mangkrak, bantuan akan diambil,’’ tandasnya. (kmb45)

Terkait Wacana ”Nonjob” Pejabat Rangkap Jabatan

Bupati Diminta Bicara Berdasarkan Kajian

Bangli (Bali Post) -

Wacana Bupati Bangli Made Gianyar untuk me-nonjob-kan pejabat yang merangkap jabatan di luar lembaga pemerintahan, salah satunya sebagai bendesa adat menuai sorotan kalangan dewan. Langkah tersebut dinilai kurang tepat karena seolah-olah menjadikan pejabat bersangkutan sebagai kambing hitam atas opini WDP yang diraih Bangli. Ke depan, Bupati diminta mengeluarkan kebijakan yang aturannya jelas dan berlaku untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Nyoman Sumantra

Bali Post/sos

Warga Diminta Segera Lakukan Perekaman E-KTP Bangli (Bali Post) Batas perekaman e-KTP berakhir 30 September mendatang. Bagi warga yang tidak melakukan perekaman maka data kependudukannya akan dinonaktifkan sehingga tidak akan mendapatkan pelayanan publik. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli I Nyoman Sumantra menjelaskan, batas akhir perekaman eKTP sesuai informasi yang diterimanya dari Mendagri. Kebijakan itu dikeluarkan karena nantinya lembaga pelayanan publik seperti PDAM dan rumah sakit akan menerapkan layanan berbasis teknologi berupa card reader. ‘’Itu (layanan publik-red) basisnya Nomor Induk Kependudukan dan KTP elektronik. Kalau tidak ada itu (e-KTP-red), jadinya tidak bisa melakukan registrasi,’’ jelasnya, Selasa (23/8) kemarin. Jumlah warga wajib KTP di Bangli per Juli mencapai 26.618 jiwa. Menindaklanjuti imbauan pusat, sosialisasi langsung dilakukan baik oleh petugas kabupaten maupun UPTD yang ada di masing-masing kecamatan. ‘’Kami berharap warga bersangkutan bisa segera melakukan perekaman,’’ pintanya. Menghadapi batas waktu yang tergolong singkat, perekaman tak hanya bisa dilakukan di UPTD maupun kantor dinas. Khusus untuk daerah yang jaraknya cukup jauh seperti Kutuh dan Subaya, dilakukan dengan sistem offline yakni petugas langsung jemput bola. Cara ini pun diklaim cukup efektif dan mampu meringankan beban masyarakat. ‘’Percobaan sudah dilakukan di Desa Siakin, Kintamani. Itu cukup membantu. Ini akan diterapkan di 50 lokasi,’’ terangnya. Ditegaskan, data yang direkam belum tentu langsung dicetak lantaran tergantung pada jumlah blangko e-KTP. Jika sistem card reader sudah berlaku, warga bersangkutan bisa mendapatkan layanan publik hanya dengan menyebutkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). ‘’Yang penting ada NIK. Biar belum dicetak,’’ tegasnya. Kebijakan itu, menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bangli ini, akan mengakibatkan jumlah penduduk yang melakukan perekaman lebih banyak dari sebelumnya. Meski demikian, peralatan yang dimiliki dinyatakan masih memadai. ‘’Alat rekam sudah memadai. Itu tak menjadi kendala,’’ tandasnya. (kmb45)

Anggota DPRD Bangli I Dewa Gede Oka yang notabene sebagai bendesa adat memandang opini yang didapatkan Bangli dari BPK berupa Wajar Dengan Pengecualian (WDP) tidak ada kaitannya dengan pejabat yang merangkap jabatan seperti bendesa adat maupun klian. Sebab, aktivitas pejabat bersangkutan di masyarakat tergolong sangat jarang sehingga tidak berpengaruh besar terhadap kualitas kerjanya. Opini WDP justru

akibat kurang maksimalnya kinerja SKPD secara menyeluruh. Seharusnya, ini yang patut menjadi perhatian bupati. ‘’Dapat opini itu karena kurang maksimalnya kinerja SKPD. Contohnya persoalan aset, dari dulu sampai sekarang tidak tuntas. Ini kan kinerja SKPD yang bermasalah. Jangan malah pejabat yang rangkap jabatan itu dijadikan kambing hitam,’’ katanya, Selasa (23/8) kemarin.

Menurutnya, sebelum mengeluarkan kebijakan seperti itu, bupati harus mengetahui kualitas kerja pejabat yang merangkap jabatan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari polemik di intern lembaga pemerintahan. ‘’Apa yang disampaikan saat apel itu belum didasari atas kajian yang jelas. Harusnya lihat dulu kualitas kerja pejabat bersangkutan, bagus atau tidak. Jangan sama ratakan seperti itu,’’ ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa membeberkan, sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Bali maupun kabupaten lainnya juga banyak yang memiliki jabatan seperti bendesa. Namun bisa mendapatkan opini WTP. ‘’Kalau tidak ada pejabat yang merangkap jabatan, apakah Bangli yakin dapat WTP?’’ sindirnya. Jika bupati serius dalam meningkatkan kualitas aparatur sipil negara, politisi Demokrat ini menyebut perlu ada aturan yang jelas. Bukan hanya disikapi dengan kebijakan dadakan yang dilontarkan saat apel disiplin saja. ‘’Buatkan aturan yang jelas, bagaimana harusnya pegawai itu. Jangan hanya menyampaikan saat apel, tetapi itu tidak

ada dasar,’’ tegasnya. Dikatakan juga, aturan yang diterapkan hendaklah tidak bersifat parsial. Dalam artian jangan hanya menyasar pegawai di Sekretariat Daerah saja, namun juga diberlakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Wakil rakyat asal Desa Undisan, Tembuku ini juga kembali mengkritisi langkah bupati yang tetap memberikan sebutir telor untuk pegawai sakit. Hal itu dinilainya sebagai bentuk pelecehan. ‘’Aturan yang ada harus berlaku untuk semua. Ini kan kesannya hanya menyalahkan pegawai di sini saja (Sekretariat Daerah-red). Khusus untuk yang sakit, lebih baik bawakan dokter saja,’’ tandasnya. (kmb45)

Debit Air Tak Mendukung

Delapan Kawasan Belum Tersentuh Layanan PDAM

PETANI TEMBAKAU - Petani tembakau di Dusun Kubusuih, Desa Yangapi.

Bali Post/sos

Harga Tembakau Dipermainkan Tengkulak, Petani Mengeluh Bangli (Bali Post) Petani tembakau di Dusun Kubusuih, Desa Yangapi, Tembuku mengeluhkan harga hasil panen yang dipermainkan pengepul. Hal itu mengakibatkan penghasilan petani tidak menentu. Pemerintah pun diharapkan bisa memberikan perlindungan. Salah seorang petani, I Made Kritikayasa, menuturkan animo masyarakat membudidayakan tembakau cenderung meningkat. Hal tersebut ditunjukkan

dengan bertambahnya luas lahan perkebunan yang sebelumnya hanya 10 hektar menjadi 15 hektar. Kualitas panen pun tergolong cukup baik. Namun sayangnya, sampai sekarang ternyata petani masih dihadapkan dengan persoalan permainan harga dari tengkulak. ‘’Harga tembakau di tingkat petani sangat rendah yakni Rp 40 ribu per kilogram. Idealnya sekitar Rp 75 ribu,’’ keluhnya, Selasa (23/8) kemarin.

Adanya permainan harga ini mengakibatkan penghasilan petani tidak menentu. Oleh sebab itu, pemerintah diharapkan bisa memberikan perlindungan berupa standardisasi harga. Sebelumnya, dalam mendongkrak harga jual, sejatinya kerja sama dengan perusahaan rokok sudah sempat dilakukan. Hanya saja kerja sama itu berhenti di tengah jalan. ‘’Kalau bisa, petani biar mendapatkan perlindungan,’’ katanya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Delapan daerah di Kintamani belum tersentuh layanan PDAM. Selain karena debit air yang belum mendukung, hal itu juga dipicu belum tersedianya anggaran dari Pemkab untuk mengangkat air dengan pompa. Guna memenuhi kebutuhan air seharihari, warga di delapan wilayah tersebut terpaksa membeli dan memanfaatkan air hujan yang ditampung dalam cubang. Direktur PDAM Bangli, I Wayan Gede Yuliawan Askara, Selasa (23/8) kemarin, menjelaskan daerah yang belum tersentuh layanan air bersih yakni Desa Bayung Cerik, Desa Langgahan, Banjar Petung Desa Batur, Banjar Yeh Mampeh Desa Songan, Bubung Kelambu dan Banjar Tandang Bhuana Sari, Desa Batur Utara, Desa Suter, dan Desa Abang Batudinding. ‘’Itu beberapa daerah yang belum tersentuh layanan,’’ jelasnya. Selain Desa Suter dan Abang Batudinding, pemberian layanan sejatinya sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Rencananya akan memanfaatkan sumber air di Desa Catur, Kintamani. Namun, hingga kini belum bisa terealisasi. Penyebabnya karena debit air turun hingga 50 persen. ‘’Sumber air yang rencananya dimanfaatkan ada di Pebini Desa Catur. Tapi belakangan ini debitnya turun,’’ katanya. Disampaikannya, sumber air yang bisa dimanfaatkan juga ada di Desa Lembean. Debit per detiknya hingga ratusan liter. Akan tetapi, untuk mengalirkan air ke permukiman warga, harus

dilakukan penambahan pompa. Hal ini memerlukan anggaran miliaran rupiah. Guna mewujudkan itu, pihaknya hanya menggantungkan bantuan dari pemerintah pusat. ‘’Air yang dimanfaatkan di sana baru 20 liter per detik. Untuk memberikan pelayanan, kami perlu pompa lagi tiga unit,’’ ungkap Askara. Khusus pemenuhan air bersih di Desa Suter dan Desa Abang Batudinding, pria asal Kelurahan Kawan, Bangli ini mengatakan hal itu hanya bisa bergantung pada Danau Batur. Dinas Pekerjaan Umum tengah melakukan pengkajian untuk mengangkat air danau. Sementara selama ini masyarakat di daerah tersebut masih mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Beberapa juga ada yang membeli dengan harga yang cukup mahal. ‘’Untuk konsumsi warga di daerah itu masih mengandalkan air hujan dan membeli,’’ ucapnya. Disinggung layanan untuk wilayah kota Bangli, Askara mengakui belakangan ini kerap terganggu, seiring dengan menurunnya debit air di beberapa sumber. Beberapa lokasi juga pelanggannya sudah tergolong overload. Sebagai penambah pasokan, pihaknya merencanakan untuk memanfaatkan sumber mata air Gredeg di Desa Tambahan, Tembuku, Alas Arum dan Jangkaan yang berlokasi di Desa Kayubihi, Bangli. ‘’Total biayanya sekitar Rp 8,7 miliar. Itu harus menggunakan pompa. Ini juga akan diajukan ke pusat supaya dibantu,’’ tandasnya. (kmb45)


GIANYAR

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

9

Blangsinga Kembangkan Potensi Wisata Alam Gianyar (Bali Post) Mengawali 2016, warga Banjar Blangsinga mulai fokus mengembangkan air terjun yang ada di Tukad Petanu. Selain objek wista air terjun, warga juga mengangkat potensi wisata alam dari sisi timur sungai yang masuk wilayah Banjar Blangsinga seperti wisata mata air yang diyakini bisa menyembuhkan penyakit hingga jogging track yang menawarkan keindahan panorama alam dan habitat di dalamnya. Klian Dinas Banjar Blangsinga Gusti Ngurah Made Oka menjelaskan, objek wisata air terjun menjadi salah satu andalan pihaknya. Dengan jarak tempuh hanya 20 menit dari Kota Gianyar dan 30 menit dari Denpasar, cukup mudah mengakses lokasi tersebut. Objek wisata ini sesungguhnya air terjun yang sama dengan Tegenungan Waterfall, karena air terjun di Tukad Petanu tersebut memang menjadi perbatasan antara wilayah Banjar Blangsinga dengan Tegenungan yang berada di sisi barat. Namun bila berkunjung dari sisi timur yakni Banjar Blangsinga, pengunjung bisa menikmati tiga sisi air terjun setinggi 30 meter tersebut yakni sisi atas, tengah, dan bawah. Menuju lokasi air terjun dari areal parkir Blangsinga Waterfall, pengunjung disuguhi jogging track

dengan panorama alam yang eksotis. ‘’Di sini kami menyiapkan jogging track dari areal parkir Blangsinga Waterfall, menuju bagian atas air terjun. Dan di sana sudah ada holly spring di sisi timur Tukad Petanu. Sejak dulu mata air ini kami yakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit,’’ jelas Gusti Ngurah Made Oka didampingi Bendesa Pakraman Blangsinga Ketut Kariawan. Dari mata air tersebut, wisatawan akan dituntun menuju mata air di Pura Musen Blangsinga. Dikatakan, sepanjang jalan menuju lokasi tersebut, pengunjung akan disuguhi panorama alam dan satwa liar berupa monyet. ‘’Di sini kami memiliki tiga lokasi perkumpulan monyet di hutan Blangsinga dan kini kami tata menjadi objek wisata monkey river,’’ tuturnya. Dikatakan pihaknya pun akan terus melakukan pengembangan di objek wisata ini. Apalagi pada APBD induk 2017 nanti, Pemkab Gianyar sudah menjanjikan akan membantu menyiapkan penataan jogging track. ‘’Kemarin pemkab sudah berjanji akan membantu menyiapkan anggaran, sehingga nanti jogging track bisa start di Pura Dalem Blangsinga hingga Pura Musen Blangsinga,’’ katanya. (kmb35)

Perpustakaan Harus Penuhi Standar Nasional Gianyar (Bali Post) Budaya membaca buku perlahanlahan memudar. Di era teknologi, segala informasi sangat mudah diakses melalui internet. Generasi muda pun lebih terbiasa mengakses informasi melalui internet ketimbang buku. Padahal di balik kemudahan internet, tersimpan berbagai dampak negatif. Untuk membangkitkan minat baca buku di masyarakat khususnya generasi muda, Pemkab Gianyar melakukan berbagai upaya. Salah satunya memperkuat citra perpustakaan. Seluruh perpustakaan di Gianyar diharapkan memenuhi standar nasional perpustakaan. Hal itu diungkapkan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Gianyar Cokorda Gde Agusnawa pada sebuah workshop di kantor Bupati Gianyar, Selasa (23/8) kemarin. Menurut Cokorda Agusnawa, membatasi masyarakat mencari informasi secara cepat lewat internet jelas tidak mungkin. Sebab hal itu memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat di zaman modern. Namun untuk membiasakan kembali masyarakat membaca buku tentu memerlukan kerja keras. Meski cukup sulit, namun Pemkab Gianyar terus mengupayakan budaya membaca buku di masyarakat. Salah satu program yang dilakukan adalah membangkitkan kembali citra perpustakaan. Dalam hal ini perpustakaan harus dikelola secara profesional dan wajib berpedoman pada standar nasional perpustakaan yang meliputi standar koleksi buku, sarana prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga kerja serta standar penyelenggaraan dan pengelolaan keuangan. Sementara itu, Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah (KPAD) Gianyar Hery Nurhancoko mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Gianyar terdapat 449 unit perpustakaan. Dari jumlah tersebut, yang terbanyak adalah perpustakaan SD sebanyak 292 unit, perpustakaan SMP 48 unit, perpustakaan SMA/SMK 29 unit, perpustakaan desa 70 unit dan masing-masing satu unit perpustakaan di LP Gianyar, DPRD, Denzipur, Istana Kepresidenan Tampaksiring, dan Perpustakaan Daerah. Sedangkan untuk perpustakaan keliling tersedia tiga unit. ‘’Dari 449 unit perpustakan, koleksi buku yang tersedia sebanyak 685.429 judul. Sementara jumlah kunjungan mencapai 313.066 orang per bulan,’’ tambahnya. Menurut Hery, untuk meningkatkan animo masyarakat ke perpustakaan dan membaca buku, SDM para pengelola perpustakaan masih perlu ditingkatkan. ‘’SDMnya perlu terus kita tingkatkan kualitasnya sehingga nantinya masing-masing perpustakaan dikelola dengan standar nasional perpustakaan,’’ tegasnya. (kmb25)

Bali Post/nik

BERFOTO - Pemandu wisata dari Banjar Blangsinga saat mengantar wisatawan berfoto di bagian atas air terjun di kawasan Tukad Petanu.

Pemkab Berencana Bangun Sekolah Khusus Warga Miskin Gianyar (Bali Post) -

Pemkab Gianyar tengah menyiapkan pembangunan sekolah khusus untuk warga miskin. Anggaran pembangunan dirancang di APBD induk 2017. Hal tersebut diungkapkan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Gianyar, Selasa (23/8) kemarin. Menurut Agung Bharata, guna merealisasikan rencana tersebut, Pemkab Gianyar sudah merancang anggaran sekitar Rp 4 sampai 5 miliar. Sekolah untuk warga miskin rencananya berlokasi di seputaran Desa Batubulan Kecamatan Sukawati. Di lokasi tersebut sudah disiapkan areal milik Pemkab

Gianyar lengkap dengan gedung dan aula. ‘’Di lokasi ini arealnya sudah siap untuk belajar, olahraga dan akan disiapkan seperti asrama,’’ katanya. Mengapa tidak direncanakan dibangun di Gianyar Utara seperti Kecamatan Payangan, Tegallalang, dan Tampaksiring? Menjawab hal ini Agung Bharata

menyatakan pihaknya belum mendapatkan lahan di tiga kecamatan tersebut. ‘’Maunya di sana, tapi lokasi belum dapat. Belum lagi untuk bangun gedung hingga aula. Kalau ini sudah ada lengkap dan ini aset pemda, tinggal kami siapkan pagar saja,’’ terangnya. Tokoh Puri Agung Gianyar ini pun berharap sekolah ini bisa menerapkan sistem full day school. Tujuannya agar siswa betul-betul dididik dari pagi hingga sore dengan pola yang disesuaikan. ‘’Rencananya ya full day school, agar siswa benar-benar belajar.

115 Pedagang dan Petugas Pasar

Terdaftar Program Edukasi Pasar Rakyat BPJS Ketenagakerjaan BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kembali mendekatkan diri ke masyarakat melalui aksi Edukasi Pasar Rakyat yang diselenggarakan di Pasar Klungkung, Sabtu (20/8) lalu. Pada acara tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar menggandeng Pemkab Klungkung. Kegiatan ini akan diadakan secara berkelanjutan di

berbagai wilayah di Bali Timur. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk membangun awareness masyarakat mengenai BPJS di mana BPJS kini ada dua yakni BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Manfaat pasti akan dirasakan begitu peserta terdaf-

Bali Post/ist

EDUKASI - Suasana program Edukasi Pasar Rakyat BPJS Ketenagakerjaan.

tar. Seruan ini diharapkannya dapat semakin meningkatkan pemahaman masyarakat secara komprehensif terkait program dan keuntungannya. ‘’Hanya mulai dengan Rp 1.000 per hari anda akan terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan mulai Jaminan Kematian (JK), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Sekarang tenaga kerja bukan penerima upah seperti petani, nelayan, tukang ojek, tukang jamu, pedagang, bisa masuk BPJS Ketenagakerjaan,’’ tegasnya. Sementara saat di Pasar Klungkung, acara dimulai dari pukul 08.00 hingga 12.00 Wita, dengan didukung alat promosi yang unik dan hadiah serta doorprize untuk pendaftar yang melakukan pembayaran tiga bulan ke atas. Acara ini juga dibalut dengan musik dan sosialisasi. Program diapresiasi Kepala UPT Pasar Klungkung Komang Widiasa Putra didampingi Kepala Pasar Semarapura. Widiasa Putra mengatakan, dalam kegiatan itu, terjaring sekitar 115 tenaga kerja bukan penerima upah (pedagang, petugas pasar dan petugas parkir) untuk masuk program JKK, JK dan JHT. (kmb25/k100)

Dimulai dari jam empat pagi,’’ ujarnya. Lebih lanjut Bupati Agung Bharata menjelaskan, rencana awal, sekolah khusus warga miskin ini disiapkan untuk tingkat SMA. Namun rencana ini masih akan dikaji lagi, mengingat aturan baru yang mengalihkan kewenangan SMA ke pemerintah provinsi. ‘’Inilah yang masih saya koordinasikan ke pemerintah provinsi. Boleh atau tidak pemkab mengelola satu sekolah tingkat SMA agar tidak terbentur dengan aturan dari pusat,’’ jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gianyar Ketut Jata menyambut baik rencana tersebut. Ia mengatakan, pihaknya akan mengawal agar rencana pembangunan sekolah khusus untuk mendidik siswa miskin ini terealisasi pada 2017. ‘’Banyak anak didik kita yang tidak mampu tapi memiliki keinginan dan semangat kuat untuk menuntut ilmu. Jadi, saya kira ini akan menjadi solusi tepat, apalagi rencananya menerapkan full day School, siswa tentu akan fokus belajar tanpa terkena pengaruh luar,’’ ucapnya. (kmb35)

Petani Ubud di Ambang Kepunahan Gianyar (Bali Post) Dahulu, sektor pertanian Ubud kerap diabadikan dalam media lukisan baik itu aktivitas petani maupun keindahan areal persawahan. Lukisanlukisan itu pula yang salah satunya mencuatkan nama Ubud di kancah internasional. Namun sayang, setelah pariwisata berkembang pesat, petani di Ubud justru di ambang kepunahan. Pekaseh Gede DAM Tukad Wos Kajanan, Nyoman Sudariasta, Selasa (23/8) kemarin, mengungkapkan, sekarang jumlah warga asli Ubud yang masih mau bertani bisa dihitung dengan jari. Selain itu, di Ubud hampir tidak ada pemilik sawah yang mau bertani. ‘’Walaupun ada, itu bisa dihitung hanya tiga atau lima orang saja,’’ ujarnya. Dia mengatakan, areal pertanian yang masih aktif di kawasan Ubud dominan dikontrakkan dan dikelola oleh warga pendatang sebagai penyakap (penggarap -red). Sementara warga asli Ubud lebih memilih beraktivitas di bidang pariwisata karena hasilnya jauh lebih menjanjikan ketimbang bertani. ‘’Hampir tidak ada warga Ubud yang mau menunggu air di sawah apalagi turun ke lumpur menanam padi.

Mungkin karena tantangan bertani terlalu banyak seperti hama hingga iklim yang tidak menentu sehingga masyarakat lebih memilih pekerjaan di pariwisata yang lebih bersih dan hasilnya jelas,’’ terang pria yang juga sebagai Pekaseh Subak Semujaan ini. Diakui pula, alih fungsi lahan menjadi akomodasi seperti vila dan hotel juga terus menggoda masyarakat Ubud. Apalagi berdasarkan informasi, harga per are tanah di kawasan ini hampir mendekati Rp 2 miliar. ‘’Dari 20 subak di Ubud, alih fungsi lahan yang paling tinggi itu di Subak Nyung Kuning, Subak Bua, Subak Padang Tegal, termasuk Subak Semujaan,’’ ujarnya. Terkait perhatian pemerintah terhadap petani di Ubud, Sudariasta mengatakan, pemerintah sebenarnya sudah banyak memberikan bantuan. Bahkan, ia menyebut Pemkab Gianyar menjanjikan insentif bagi petani yang mau mempertahankan sawahnya. ‘’Kalau dari pemerintah sudah banyak sekali bantuan. Dan bantuan tidak pernah terlambat. Tetapi masyarakat memang sudah lebih memilih hidup dari pariwisata, kan kita tidak berani memaksa,’’ tandasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Didukung, Pengangkatan Tenaga Pengabdi Semarapura (Bali Post) – Keputusan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk mengangkat tenaga pengabdi sebagai pegawai kontrak mendapat dukungan dari DPRD. Hanya, Bupati Suwirta juga perlu memikirkan kondisi pegawai kontrak yang saat ini gajinya masih di bawah upah minimum kabupaten (UMK). Ketua Fraksi Hanura, I Wayan Buda Parwata, menyampaikan komitmennya untuk mendukung upaya Bupati Suwirta mengangkat tenaga pengabdi menjadi tenaga kontrak. Komitmen Bali Post/dwa itu sudah disampaikan pada I Wayan Buda Parwata sidang Paripurna Penetapan APBD Perubahan tahun anggaran 2016 belum lama ini. “Sikap Fraksi Hanura sudah jelas mendukung kebijakan bupati mengangkat tenaga pengabdi sebagai tenaga kontrak,” tuturnya, Selasa (23/8) kemarin. Pihaknya juga meminta Pemkab Klungkung meningkatkan upah pegawai kontrak. Pasalnya, saat ini upah pegawai kontrak masih termasuk rendah, yaitu Rp 1,2 juta per bulan. ‘’Meski nantinya pegawai pengabdi diangkat menjadi pegawai kontrak, PR Bupati Suwirta belum tuntas. Pasalnya, pegawai kontrak yang jumlahnya akan bertambah dengan adanya pengangkatan pegawai pengabdi masih mendapatkan upah di bawah UMK,’’ jelasnya. Upah yang didapat pegawai kontrak sekarang masih sama bahkan di bawah pegawai honorer. Kondisi ini yang membuat Pemkab Klungkung lebih memprioritaskan untuk mengangkat tenaga pengabdi yang gajinya Rp 300 ribu dibandingkan pegawai honorer. “Kami meminta agar saudara bupati bisa meningkatkan nafkah tenaga kontrak, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” imbuhnya. Menurut Buda, pengangkatan tenaga pengabdi harus ditentukan dari masa pengabdiannya. Jangan sampai yang baru mengabdi selama enam bulan lebih dulu diangkat sebagai pegawai kontrak. Untuk itu diperlukan transparansi dalam proses pengangkatan. Apalagi tidak sedikit tenaga pengabdi yang telah memiliki masa kerja di atas tiga tahun belum mendapatkan kesempatan diangkat sebagai pegawai kontrak. Ia minta pemkab membentuk tim kecil untuk mengawal proses pengangkatan tenaga pengabdi agar tidak ada manipulasi data yang bisa saja dilakukan oleh jajaran pemerintah di bawah. “Kami percaya saudara bupati akan berbuat yang terbaik asal jajaran di bawahnya tidak memanipulasi masa pengabdian,” tegasnya. (dwa)

MANGKRAK - IPAL di Tempat Pemindangan Ikan Desa Kusamba, Dawan, sempat mangkrak karena biaya listrik tinggi.

Bali Post/kmb

Tangani Limbah

Pemkab Gandeng Desa Bangun IPAL Komunal Semarapura Bali Post) –

Persoalan limbah di sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Klungkung mendapat perhatian Bupati I Nyoman Suwirta. Untuk menangani masalah ini, pemkab berencana membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di sejumlah desa yang membutuhkan. Hanya, sejauh ini penanganan limbah di desa-desa belum satu bahasa, sehingga ada yang sampai menolak anggaran. Menurut Bupati Suwirta, ada beberapa desa yang perlu mendapat penanganann soal limbah. Contohnya di Kecamatan Banjarangkan tepatnya di Nyanglan, ada warga yang disinyalir membuang limbah kacang kace ke sungai karena terbentur lahan. Begitu pula limbah pemindangan di TPI Kusamba. ‘’Untuk kasus di Kusamba, kami telah memerintahkan dinas terkait,

seperti lingkungan hidup, camat dan perbekel untuk duduk bersama,’’ katanya, Selasa (23/8) kemarin. Dikatakannya, persoalan limbah harus mendapat perhatian semua masyarakat. Mereka perlu diberikan pemahaman soal penangangan limbah. Pemkab berencana menggandeng desa untuk membangun IPAL Komunal agar warga tidak kesuli-

tan lagi membuang limbah jika tempat pembuangannya penuh. ‘’Sistemnya nanti terintegrasi. Limbah yang dibuang warga terkumpul dalam satu tempat dan diolah sehingga tidak mencemarkan lingkungan,” ujarnya. IPAL di tempat pemindangan Kusamba sudah ditangani Pemkab Klungkung, terutama terkait biaya pen-

goperasiannya akan disubsidi. Anggaran untuk biaya listrik telah dianggarkan dalam anggaran Perubahan Tahun 2016. “Intinya warga yang memiliki usaha seperti pemindangan wajib membuat IPAL,” jelas Suwirta. IPAL di TPI Kusamba mangkrak atau tidak bisa dioperasikan sejak 2013 lalu. Bantuan dari Kementerian Perikanan senilai Rp 800 juta ini mangkrak karena pemkab dalam hal ini Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (PPK) tidak mampu membayar beban listrik Rp 10 juta per bulan. Mesin pengolahan limbah ini sempat beroperasi

selama satu bulan, namun tidak dioperasikan lagi karena biaya listrik yang dikeluarkan cukup besar. IPAL itu sebenarnya dibangun di Kusamba untuk mengatasi persoalan limbah di tempat pemindangan. Usulan pembuatan limbah ini juga datang dari nelayan, karena selama ini tempat pemindangan di Kusamba tidak memiliki mesin pengolahan limbah. Semua limbah di tempat pemindangan dibuang ke laut, sehingga dikeluhkan nelayan lantaran mencemari dan mempengaruhi hasil tangkapan ikan. (kmb)

Pantau Harga Jelang Galungan

Wabup Kasta Sidak Pasar Galiran Bali Post/kmb

SEPI - Pasar Desa Ped di Banjar Nyuh Kukuh, Nusa Penida, tampak sepi setelah ditinggal sejumlah pedagang.

Pasar Desa Ped Ditinggal Pedagang

Semarapura (Bali Post) – Pasar Desa Ped, Nusa Penida, baru diresmikan beberapa bulan lalu. Meskipun begitu, pasar yang berlokasi di Banjar Nyuh Kukuh, Desa Ped, ini justru mati suri. Banyak pedagang yang meninggalkan pasar ini dan konsumen yang datang berbelanja juga sedikit. Kondisi itu mendapat perhatian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika menghadiri upacara ngaben di Nusa Penida beberapa hari lalu. Ia meninjau Pasar Desa Ped bersama istri, Kabag Humas Wayan Parna dan Camat I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. Kedatangan bupati disambut Ketua Pengelola Pasar Wayan Rai. Menurut Rai, Pasar Desa Ped sempat ramai usai diresmikan, namun lambat laun makin sepi. “Sekarang jumlah pedagang yang berjualan semakin sedikit,” katanya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghidupkan kembali pasar tersebut. Salah satunya berkoordinasi dengan Perbekel Ped dan Bendesa Adat Nyuh Kukuh, tetapi belum membuahkan hasil maksimal. Ia menduga hal ini terjadi karena alur distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok dari Lembongan-Jungutbatu lebih mudah melalui Pelabuhan Toya Pakeh. Bila pedagang menurunkan barang di Pasar Desa Ped harus menempuh jalur panjang dan tambahan biaya. “Ada dua kali kerja bila barang didistribusikan lewat Pasar Desa Ped, karena pemilik transportasi tak mau menurunkannya di Pelabuhan Banjar Nyuh Kukuh,” terangnya. Bupati Suwirta akan berupaya mencari solusi agar Pasar Desa Ped bisa dikelola dengan maksimal. Pihak pengelola didorong memaksimalkan peran desa adat dan desa, termasuk bertindak tegas terhadap pemilik kios yang tidak berjualan, namun masih menguasai. “Pengelola pasar bisa memaksimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kios-kios yang tidak digunakan bisa diambil alih BUMDes untuk berjualan sembako dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya. Dijelaskannya, ada hal positif yang didapat jika pasar dikelola oleh BUMDes. Salah satunya biaya angkutan terutama ke Nusa Penida bisa disubsidi oleh pemkab, sehingga harga lebih murah dibandingkan di tempat lain. Hal ini tentu menguntungkan konsumen yang datang ke pasar. (kmb)

Semarapura (Bali Post) – Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan pada awal September mendatang, harga kebutuhan pokok masih stabil. Hal ini terungkap setelah Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui harga kebutuhan pokok di Pasar Umum Galiran, Selasa (23/8) kemarin. Meski harga masih stabil, Pemkab Klungkung tetap mengambil ancangancang untuk mengatasi peningkatan harga kebutuhan pokok. Wabup yang didampingi Kepala UPT Pasar Semarapura Komang Widiasa Putra dan Kasi Pembinaan Usaha

Perdagangan Diskoprindag I Nyoman Merta, menyisir satu per satu pedagang kebutuhan pokok di pasar terbesar di Kabupaten Klungkung tersebut. Rombongan mengecek sejumlah harga kebutuhan pokok, di antaranya daging ayam Rp 35 ribu per kilogram, telur ayam buras Rp 1.100, cabai besar Rp 22 ribu, bawang putih Rp 28 ribu per kilogram, apel fuji Rp 30 ribu dan jeruk Rp 12 ribu. Salah seorang pedagang di Pasar Galiran, Ni Luh Jempiring, mengatakan harga barang kebutuhan pokok masih stabil, sedangkan jenis buah-buahan seperti pisang mengalami fluktuasi tergantung jumlah permintaan dan

persediaan di pasaran. Wabup Kasta mengakui pada umumnya semua harga masih stabil atau normal. Namun, pihaknya menemukan beberapa buah-buahan harganya naik seperti pisang. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan mendekati Galungan. Untuk mencegah lonjakan harga kebutuhan pokok yang dapat membebani masyarakat, Pemkab Klungkung telah mempersiapkan sejumlah program seperti operasi pasar. “Mudah-mudahan harga masih tetap stabil, sehingga daya beli masyarakat terjangkau,’’ kata Kasta. (dwa) SIDAK Sidak harga barang dan kebutuhan pokok yang dipimpin Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta di Pasar Galiran, Selasa (23/8) Bali Post/dwa

kemarin.

Bali Post/dwa

SUPERVISI - Jajaran Ro Rena Polda Bali melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Klungkung.

Polda-Polres Selaraskan Perencanaan Semarapura (Bali Post) – Dalam rangka sinkronisasi produk perencanaan, akselerasi penyerapan anggaran dan program RBP tahun 2016, Rorena Polda Bali melaksanakan kegiatan supervisi di Bagian Perencanaan Polres Klungkung, Selasa (23/8) kemarin. Tim Supervisi Rorena Polda Bali yang dipimpin Kabag Strajemen AKBP Ni Nyoman Ayuniati, S.H., M.H. dengan anggota Kompol Ida Bagus Mertayasa, S.Ag. Kompol I Wayan Wirata dan Kompol I Wayan Muka, S.H., M.H., diterima Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., di ruang kerjanya. Pada kesempa-

tan tersebut, tim supervisi melakukan pendalaman di Bagian Perencanaan Polres Klungkung didampingi Kabag Ren Polres Kompol Dewa Ketut Darma, S.T., M.M. Menurut Ayuniati, supervisi ini dilaksanakan untuk menyelaraskan produkproduk perencanaan dari tingkat pusat sampai ke wilayah. Di samping itu, untuk mengetahui tingkat penyerapan anggaran sekaligus permasalahan yang dihadapi sehingga dapat dicarikan solusi. “Diharapkan di kemudian hari tidak ada lagi permasalahan dalam realisasi perencanaan dan laporan penggunaan anggaran,” ungkapnya. (dwa)


BULELENG

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Dewan Usulkan Perbaikan Pustu Masuk Program Prioritas

Singaraja (Bali Post) Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa-desa perlu mendapat bantuan memadai dari pemerintah. Alasannya, banyak ditemukan gedung Puskesmas Pembantu itu rusak parah di desa, yang lokasinya jauh dari layanan puskesmas di kecamatan. Bukan saja soal gedung fisik, tenaga medisnya juga bermasalah. Bahkan, ada Pustu kekurangan petugas medisnya. Atas kondisi ini, pemerintah diminta memprioritaskan program perbaikan gedung Pustu yang ada saat ini sekalian menempatkan petugas medisnya. Salah satu Pustu yang perlu penanganan serius adalah Pustu di Desa Tegallinggah, Sukasada. Kondisi gedung Pustu di sana mulai rusak. Gedung itu belum mendapat perbaikan yang memadai dan dikeluhkan warga. Selain mengadukan kepada aparat desa dinas, warga juga menyampaikan

persoalan ini kepada Komisi II dan Komisi IV DPRD Buleleng. Menindaklanjuti keluhan itu, Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa, Ketua Komisi IV Ketut Wirsana dan anggotanya meninjau lokasi Pustu Tegallinggah Selasa (23/8) kemarin. Kehadiran wakil rakyat di

Bali Post/kmb38

GEDUNG PUSTU - Komisi II dan Komisi IV DPRD Buleleng meninjau gedung pustu di Desa Tegallingah, Sukasada, Selasa (23/8) kemarin.

sana diterima Perbekel Desa Tagallingah I Ketut Mudarna. Dikatakan, fasilitas Pustu di desanya bukan saja mengalami kerusakan, petugas medisnya juga masih kurang, sehingga pelayanam jadi belum optimal. Harus ada petugas medis bertugas siaga di Pustu, namun petugas itu juga melayani pasien pada program kesehatan di kantor perbekel setempat. Atas kondisi ini, pihaknya meminta kepada pemerintah agar ada kebijakan menambah petugas medis di Pustu itu. Hal ini penting karena pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan vital masyarakat. “Saya mengusulkan agar ada tenaga medis pembantu yang sudah mengabdi selama dua tahun diangkat sebagi tenaga kontrak, sehingga bisa membantu memberikan pelayanan lebih baik,” pintanya. Menanggapi usulan Perbekel itu, Ketua Komisi II

DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa berjanji akan mengomunikasikan dengan instansi terkait. Langkah ini ditempuh agar fasilitas kesehatan di desa lebih diprioritaskan. Alasannya, kesehatan merupakan kebutuhan vital masyarakat. ‘’Masalah bangunan fisik Pustu yang rusak, saya kira harus kita prioritaskan. Sebab kalau ini dibiarkan maka akan bertambah parah dan jelas jelas mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Hal senada diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Ketut Wirsana. Dia juga berjanji berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Diskes), untuk mencari solusi bersama mengatasi kekurangan petugas medis di Pustu itu. Yang jelas sebaran petugas medis itu jangan hanya mementingkan di perkotaan. Distribusinya harus merata dari Puskesmas Pembantu di kecamatan hingga di Pustu yang ada di desa. “Semestinya, petugas medis disebar ke seluruh Kabupaten Buleleng. Jangan ada kesan di dalam kota saja. Kalau sudah merata pelayanan kesehatan akan jadi lebih optimal,” jelasnya. (kmb38)

Orientasi Kehumasan Pemkab Buleleng

Sasar Kabupaten Bantaeng, Pelajari Manajemen TPST KABUPATEN Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) satu-satunya kabupaten yang berhasil mengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Prestasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu diaraih oleh kabupaten ini tahun 2010. Keberhasilan ini dimanfaatkan oleh Pemkab Buleleng untuk menambah wawasan dalam mengelola TPST. Hal ini terkait program Buleleng Bebas Sampah Plastik Tahun 2015 yang salah satunya melalui pengelolaan TPST. Kegiatan menambah wawasan itu dikemas dalam program Orientasi Kehumasan Tahun 2016. Rombongan dipimpin Asisten II Sekkab Buleleng Ida Bagus Geriastika, didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Nyo-

man Genep, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Drh. Nyoman Suryatemaja, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Nyoman Swatantra, dan Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan (Dishutbun) Ketut Nerda, Kabag Humas dan Prtokol Made Supartawan, dan KSB Pemberitaan Cok Aditya. Sebelum meninjau TPST terbaik nasional, rombongan diterima Kepala Bappeda Kabupaten Bantaeng Prof. Dr. H. Syamsu. Asisten II Geriastika mengatakan, untuk orientasi kehumasan tahun ini sengaja menyasar Kabupaten Bantaeng. Alasannya, daerah ini sukses mengelola TPST. Materi ini dinilai penting karena manajemen TPST yang sedang digenjot di Buleleng masih perlu dikembangkan. Untuk menambah referensi, pihaknya mencari

TINJAU TPST - Kepala DKP Buleleng Nyoman Genep saat meninjau TPST di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) Selasa (23/8) kemarin.

tambahan wawasan, trik dan solusi dari Kabupaten Bantaeng dalam mengelola TPST ini. “Ini sangat penting kita pelajari karena di daerah kita juga terus menambah TPST. Pengeloaan TPST itu perlu manajemen yang baik. Mencari pembanding ini untuk kita coba kombinasikan dengan pola pengelolaan yang sudah kita lakukan,” katanya. Kepala DKP Nyoman Genep mengatakan, secara umum pengelolaan TPST antara di Bantaeng dengan di Buleleng hampir ada kesamaan. Pengelolaan itu mulai dari proses pemilahan antara sampah organik dan non-organik. Di Bantaeng sampah non-organik seperti plastik dan botol masuk ke TPST kemudian diolah menjadi bahan setengah jadi. Produksi per bulan sebanyak delapan ton. Plastik itu kemudian dijual ke Surabaya, untuk didaur ulang. Sementara di Buleleng pengolahan sampah organik memang sudah dilakukan. Hanya, untuk mencacah hingga menjual ke pengepul belum difasilitasi. Sampah non-organik itu hanya dijual kepada pengepul sebagai barang rongsokan. Dikatakan, produksi sampah di Buleleng tercatat 125 ton per hari. Total volume ini jauh lebih kecil dengan volume sampah di Bantaeng hanya 70 ton per hari. Volume yang semakin tinggi itu tidak bisa dihindari, soalnya perkembangan penduduk di Bali Utara relatif pesat. “Kalau pemilahan dan pengolahan hingga menjadi bahan

setengah jadi di Bantaeng sudah dilakukan. Sedangkan kita belum. Cara ini nantinya akan kita coba tiru. Ini perlu kita lakukan persiapan matang dan koordinasi lebih lanjut,” katanya. Banyak desa, kata Genep, yang bisa mengolah sampah dengan baik. Pemkab terus menggenjot desa-desa agar bisa mengelola TPST di wilayahnya. Saat ini dari 129 desa, baru 25 desa yang mengelola TPST dan beberapa desa mengelolanya rumah kompos di bawah binaan BLH Buleleng. Untuk menambah banyak TPST itu, desa didorong membeli lahan dengan luas rata-rata tiga are. Caranya Alokasi Dana Desa (ADD) bisa dimanfaatkan. Langkah ini dilakukan karena desa-desa masih kesulitan lahan milik desa dinas atau aset desa pakraman yang akan dibangun TPST. “Tahun 2017-2021, kita targetkan semua desa memiliki TPST. Dengan demikian, warga semakin sadar dan berpartisipasi aktif mengatasi permasalahan sampah ini,” jelasnya. Selain pola pengelolaan TPST, lanjut Genep satu trik dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) adalah pekerja kebersihan. Langkah yang dilakukan Bantaeng adalah memberikan gaji standar kepada pekerja kebersihan. Di samping itu, kesadaran warga ikut menjaga kebersihan lingkungan juga harus terus digenjot. Seperti yang dilakukan Pemkab Bantaeng ini. (ad904)

Cuaca Buruk

Tanaman Bawang Terancam Gagal Panen Dampak cuaca tidak menentu, masih dirasakan kalangan petani bawang di Desa Bungkulan, Sawan. Akibat hujan dengan intensitas tinggi, tanaman bawang membusuk. Bagaimanakah strategi petani menghadapi persoalan yang sulit dihindari ini? AKIBAT situasi ini, petani waswas jika tanaman, yang mereka pelihara mengalami gagal panen. Mencegah kematian tanaman meluas, petani mencabuti tanaman yang sudah mati karena membusuk. Dari informasi di lapangan Selasa (23/8) kemarin, sejumlah petani di Desa Sawan menanam bibit bawang di atas lahan puluhan hektar. Pada awal musim tanam, benih bawang tumbuh subur. Belakangan sering turun hujan dengan intensitas tinggi. Akibat guyuran hujan itu, tanaman yang masih muda itu batangnya membusuk. Mencegah lebih banyak tanaman mati, petani mencabuti tanaman yang telah membusuk itu sebelum masa panen tiba. Meski demikian, dari tanaman yang mati itu, petani diperkirakan menelan kerugian

ratusan juta rupiah. Seorang petani Ketut Astawa menuturkan, sejak Maret 2016 lalu, hujan dengan intensitas tinggi merendam lahan yang sudah ditanami bibit bawang. Akibat genangan air hujan itu, bawang yang mulai berumbi itu pertumbuhannya tidak normal. Batang dan ujung daunnya keriting dan pelan-pelan tanaman itu menguning. Dari kondisi itu, dia mencoba mengamati dengan cara mencabut bibit. Pengamatannya ternyata tanaman telah membusuk mulai batang bawah hingga umbi yang masih kecil-keci. “Saat menanam cuacanya panas. Setelah mulai berumbi, hujan malah turun deras. Genangan airnya membuat tanaman membusuk hingga mati,” katanya. Mencegah lebih banyak tanaman membusuk, Astawa kemudian mencabuti bibit tan-

aman yang membusuk itu. Ini dilakukan agar tanaman yang utuh tidak ikut membusuk. Itulah cara efektif menghindari kerugian yang lebih besar. Dia juga rutin mengecek kondisi saluran lahan seluas 1,25 hektar agar air hujan tidak sampai merendam tanaman. Selain itu, tanaman yang masih tumbuh normal itu secara bertahap akan dipanen lebih awal. Jika tidak ada gangguan cuaca, masa panen dilakukan setelah tanaman berumur tujuh bulan. Namun karena pengaruh cuaca, tanaman yang masih bisa diselamatkan itu dipanen lebih awal, sehingga langkah ini bisa mengurangi kerugian. “Takutnya tanaman yang lain ikut membusuk. Makanya yang sudah busuk dicabut dan diimbangi dengan menjaga kondisi saluran air di lahan. Kalau turun hujan, air yang berlebihan itu dialirkan, sehingga tidak sampai merendam tanaman,” jelasnya. Terganggunya budi daya tanaman bawang di Desa Bungkulan itu berdampak

pada menipisnya stok bawang di pedagang pengecer di pasar tradisional. Maklum, stok bawang di pasar lokal ini dipasok dari petani bawang di Desa Bungkulan, yang terkenal sebagai penghasil bawang. Stok yang menipis itu dikhawatirkan memicu kenaikan harga. Apalagi, mendekati hari raya Galungan dan Kuningan tahun ini, kebutuhan bawang meningkat dibanding hari biasanya. Seorang pedagang di Pasar Anyar Buleleng Made Asih mengatakan, sejauh ini harga bawang belum mengalami peningkatan. Dia menjual bawang kepada konsumen rata-rata Rp 36.000 hingga Rp 38.000 tiap kilogram. Namun, Asih mengaku bisa saja akan terjadi kenaikan harga bawang. Apalagi jika pasokan bawang dari petani itu berkurang. Kenaikan harga dipastikan akan terjadi. “Harga masih normal dan kalau stoknya sedikit dan permintaan tinggi bisa saja akan memicu kenaikan harga,” katanya. (mud)

11

Bupati PAS Jadi Pembicara Seminar Kepemimpinan di Fakultas Ekonomi Undiksha FAKULTAS Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha (FE Undiksha) Singaraja sukses menggelar orange party serangkaian agenda Orientasi Kehidupan Kampus (OKK). Kebanggaan tersendiri pada agenda seminar kepemimpinan dihadiri pembicara Putu Agus Suradnyana, S.T. sekaligus juga Bupati Buleleng. Dekan FE Undiksha Dr. Naswan Suharsono, M.Pd. dalam sambutannya merasakan atmosfer berbeda di kalangan mahasiswa ketika menerima masukan dan motivasi Bupati PAS. Ia menilai ini kesempatan langka mahasiswa baru FE Undiksha mendapatkan ilmu penting dari Bupati. Banyak masukan konstruktif didapatkan dari Bupati PAS. “Terima kasih secara tulus kepada Bupati PAS beserta jajarannya yang berkenan meluangkan waktu pada seminar kepemimpinan terkait orange party,” ujar Naswan, Selasa (23/8) kemarin, di Auditorium Undiksha Singaraja. Ia menambahkan, materi dan wawasan kepemimpinan luar biasa dan positif diberi Bupati PAS. Pesan konstruktif itu diharapkan dapat diteladani mahasiswa FE. Ke depan, lahir pemimpin ahli di bidang ekonomi dan turun bersama membangun Bali Utara. “Semoga materi yang diberikan mampu diserap mahasiswa lewat motivasi Bupati PAS sebagai the real leader atau pemimpin sesungguhnya. Pembangunan ekonomi ke depan bisa menjadi lebih baik. FE memiliki sejarah tersendiri bisa mendatangkan Bupati PAS,” imbuhnya. Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengungkapkan, 651 mahasiswa-mahasiswi FE Undiksha memiliki kesempatan belajar langsung dari Bupati PAS. Ia sangat men-

ORANGE PARTY - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. mendapat kesempatan sebagai pembicara pada momentum orange party Fakultas Ekonomi Undiksha dan disaksikan langsung Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., Selasa (23/8) kemarin. gapresiasi kehadiran Bupati PAS di hadapan ratusan mahasiswanya. Di bidang entrepreneurship Bupati PAS sudah teruji dan sangat andal, karena diketahui telah berhasil mengembangkan usahanya sejak muda. “Keinginan Pak Bupati menjadikan Undiksha lebih baik dan berkualitas adalah komitmen bersama Pemkab Buleleng. Bahkan, prodi baru ini diharapkan bisa dibuka Undiksha, meningkatkan minat belajar menempuh perguruan tinggi di Undiksha,” ungkapnya. Bupati PAS asal Desa Banyuatis, Banjar ini didampingi moderator sekaligus Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan FE Undiksha I Putu Gede Parma, M.Par. menjelaskan, menjadi pemimpin dibutuhkan modal percaya diri tinggi agar bisa menggapai keberhasilan. Ia menekankan ketika seseorang menjadi pemimpin, ia sekaligus memegang amanah masyarakat. Ia menuangkan seluruh program terstruktur dengan tujuan bersama dalam RPJMD. “Harus bekerja lebih keras. Di bidang bisnis suatu

momentum harus dimanfaatkan dalam kesempatan kecil sekalipun. Pemimpin di era MEA secara individu dituntut memiliki kelebihan bahasa Inggris dan mental sukses pantang menyerah,” ujarnya. Calon lulusan sarjana ekonomi ini diingatkan jangan sampai membuat skripsi menjiplak. Penting terhadap individu membangkitkan logika berpikir di lingkungan sekitar. Perlu pula dibangun kepercayaan diri dalam entrepreneurship bisnis. “Individu mahasiswa harus mampu membuka network dan komunikasi dua arah. Mencari pengalaman baru dan jangan pernah lupa memberi dukungan moril kepada anak buah dan sesama rekan bergerak lebih baik,” tambahnya. Sehari sebelumnya, Senin (22/8), orange party mengundang pembicara Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo. Dandim menekankan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada 651 mahasiswa FE Undiksha. Dandim mengajak mahasiswa berperan serta memajukan bangsa dan Tanah Air ini. (ad905)

Sertijab Danyonif Raider 900/SBW

Handoko Yudho Wibowo Gantikan B. Rahadian

Singaraja (Bali Post) Upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Infanteri Raider (Danyonif) Raider 900/SBW akan dilakukan dari pejabat lama Letkol Inf. Benny Rahadian S.E. kepada Mayor Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E. Rabu (24/8) ini. Sertijab itu dipastikan dihadiri jajaran TNI dan undangan dari pejabat istansi terkait. Rangkain acara digelar mulai peresmian Yonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (SBW), kemudian dilanjutkan sertijab Danyonif Raider 900/ SBW, selain itu demonstrasi Yongmodo hingga demonstrasi Gultor (serbuan bus -red). Sehari sebelumnya, jajaran anggota TNI mengikuti geladi bersih pagi harinya sedangkan sore harinya pemantapan pelaksanaan kegiatan. Letkol Inf. Benny Rahadian S.E. mengatakan pergantian jabatan ini merupakan hal wajar. Sertijab ini bertujuan meningkatkan motivasi, penyegaran agar rotasi manajemen kepemimpinan menjadi lebih baik. “Besok (Rabu ini - red) dilaksanakan upacara sertijab dari Komandan Batalyon Infanteri Raider (Danyonif) Raider 900/SBW, saya sendiri kepada pejabat baru Mayor Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E. Dalam regenerasi dan tour of duty, sertijab ini suatu hal wajar di institusi TNI,’’ jelasnya, Selasa (23/8) kemarin. Jajaran TNI terkait akan mengikuti peresmian nama Batalyon dari Batalyon Infanteri 900/Raider menjadi Bataylon Inf. Raider 900/SBW.

Letkol Inf. Benny Rahadian S.E. menambahkan, dirinya kemudian mengisi jabatan baru sebagai Kasi Ops Korem 163/Wirasatya. Ia memberi kepercayaan tongkat estapet ini kepada pejabat barunya untuk segera menjalankan amanat sesuai regulasi yang digariskan TNI. “Regenerasi jabatan harus tetap berjalan. Kegiatan serah terima bertujuan mengukuhkan atau sah-nya jabatan menduduki posisi baru di hadapan prajurit sekaligus pejabat terkait,” paparnya. Letkol Inf. Benny Rahadian S.E. menilai setiap pejabat memiliki pola cara masing-masing terkait gaya kepemimpinan. Ia berharap pola kepemimpinan ke depan harus lebih maju dari sebelumnya. “Jadi, kepemimpinan adalah seni. Karena itu, masing-masing memiliki gaya dan ciri khas tersendiri. Tapi, tujuannya sama membangun

kesatuan menjalankan tugas pokok lebih baik lagi,” imbuh Rahadian yang sudah hampir 1,5 tahun bertugas di Buleleng ini. Mayor Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E., penggantinya, merupakan lulusan Akmil tahun 2000. Ke depan, dia tetap mengacu kepada program satuan atas. Dia berharap selama bertugas dapat diterima anggotanya dengan baik. “Saya berusaha menjadikan satuan ini lebih baik dari sebelumnya. Pengamanan di daerah tetap dilakukan secara kondusif. Kami ke depan berupaya berkerja sama dengan satuan terkait di Kepolisian, Brimob, dan Muspida lainnya. Hubungan antarsatuan harus dijalin erat dalam meningkatkan koordinasi keamanan,” tandas Handoko yang sebelumnya bertugas sebagai Pabandya Renops Kodam IX/ Udayana ini. (kmb34/k100)

SERTIJAB – Serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat lama Komandan Batalyon Infanteri Raider (Danyonif) Raider 900/SBW Letkol Inf. Benny Rahadian S.E. (kiri) kepada pejabat baru Mayor Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E. (kanan), Rabu (24/8) hari ini.


JEMBRANA

12

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Tabrak Truk, Pengendara Motor Luka Berat

Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk dan sepeda motor terjadi di jalan Denpasar-Gilimanuk, Klatakan, Desa Melaya, Selasa (23/8) kemarin. Sepeda motor Yamaha DK 5899 AQ yang dikendarai oleh Agung Candra Sukma (33) asal Desa Tegalbadeng Timur, Kecamatan Negara bertabrakan dengan Truk DK 9509 FG yang dikemudikan oleh I Wayan Agus Artawan (20) asal Desa Pupuan, Tabanan. Akibat kecelakaan itu, truk yang penuh muatan genteng terperosok di selokan akibat menghindari kendaraan roda dua itu. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo membenarkan kecelakaan lalu lintas di Klatakan itu. Dari penyelidikan,

kecelakaan bermula dari datangnya sepeda motor dari arah selatan. Kondisi jalan sedikit licin akibat diguyur hujan semalam sebelumnya. Di sekitar TKP, sepeda motor berusaha mendahului sepeda motor lainnya hingga melewati garis tengah jalan atau masuk jalur berlawanan. Sementara dari arah berlawanan melaju truk yang dikemudikan oleh Agus Artawan. Kecelakaan terjadi hingga sepeda motor berikut pengendaranya terlempar. Pengendara sepeda motor mengalami patah pada kaki kiri, tangan kiri patah, luka robek pada dagu serta mulut dan hidung keluar darah. Sementara pengemudi truk selamat tanpa cedera kendati truk sempat terperosok. (kmb26)

Bali Post/olo

DIAMANKAN – Panitia kontes modifikasi mobil (duduk) ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Jembrana dan dijerat UU Pornografi.

Buntut Tarian Erotis

Bali Post/olo

LAKALANTAS – Sepeda motor yang ringsek akibat tabrakan dengan truk di Klatakan, Melaya, kemarin.

Jaga Ketertiban Lingkungan

Polres Luncurkan Babinkamtibmas Berkesan

Negara (Bali Post) Para anggota Babinkamtibmas sebagai ujung tombak kamtibmas di tingkat desa/ kelurahan ditutut untuk terus berinteraksi dengan masyarakat. Melalui peran anggota di desa/kelurahan ini bisa meminimalisir kendala rasio petugas yang belum seimbang, perangkat pendukung yang masih minim serta permasalahan lainnya dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo saat peluncuran “Babinkamtibmas Berkesan” akronim dari berjabat tangan, kenalan dan menyampaikan pesan. Terobosan baru ini bertujuan untuk menjaga ketertiban lingkungan masyarakat. Kunci penyelesaian perkara di tingkat desa, tidak semua perkara harus diselesaikan sampai pengadilan, karena keadilan sebenarnya adalah ketika kedua pihak satu sama lain bisa menerima penyelesaian damai. Hukum adalah pedang terakhir guna menyelesaikan masalah. Program ini secara garis besar, mencakup berjabat

tangan yang diartikan membiasakan diri berkomunikasi dengan masyarakat, saling bermaaf-maafan sehingga apabila ada ketersinggungan di kemudian hari oleh individu, hubungan dengan masyarakat maupun kedinasan bisa luntur melalui berjabat tangan. Kenalan, guna mengenalkan identitas diri kesatuan tugas agar nantinya selalu dikenal oleh masyarakat, sehingga apabila dibutuhkan aparatur dengan mudah dihubungi masyarakat dan memberikan pelayanan selama 24 jam. Menyampaikan pesan, dalam berkomunikasi dengan masyarakat babinkamtibmas, secara langsung dapat menyampaikan pesan serta mengajak setiap komponen masyarakat berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif. Saat apel di halaman Mapolres Jembrana Selasa (23/8) pagi, yang diikuti perwira dan anggota Polres, perbekel/lurah se-Jembrana dan unsur pecalang dipimpin Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan. Wabup secara simbolis memasangkan pin program kepada perwakilan babinkamtibmas. (kmb26)

Bali Post/olo

TEROBOSAN – Suasana apel saat peluncuran terobosan kreatif kamtimbas “Babinkamtibmas Berkesan” di Mapolres Jembrana kemarin.

Panitia Kontes Mobil Tersangka, Dijerat UU Pornografi

Negara (Bali Post) – Buntut insiden tarian erotis oleh tiga penari, Polres Jembrana menetapkan ketua panitia kontes modifikasi mobil sebagai tersangka. Komang AL (26), asal Dauhwaru dijerat dengan Undang-undang No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, karena terbukti menyuruh ketiga penari membuka pakaian dan menari erotis untuk menarik minat pengunjung. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana, Selasa (23/8) kemarin, mengatakan tersangka yang bertindak sebagai ketua panitia dijerat Pasal 36 jo Pasal 10 dengan ancaman paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar. Tiga penari yang turut diamankan dan dimintai keterangan menjadi saksi. Mereka itu, yakni HI (26) asal Denpasar dan Ft (23) dari Banyuwangi diamankan seusai acara Minggu (21/8) malam, di Pekutatan, sedangkan DT (24) yang naik kendaraan lain diamankan di Singaraja. Usai pemeriksaan, ketiga penari dipulangkan. Dari keterangan mereka, para penari dibayar untuk tarian erotis itu senilai Rp 1,2 juta ditambah Rp 300 ribu biaya transport. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 3 pasang baju kaos merah dan kimono, tiga pasang pakaian dalam (bikini) hitam, serta uang tunai Rp 1,5 juta.

Diberitakan sebelumnya, suguhan tarian erotis semibugil ini muncul saat kontes modifikasi mobil di Gedung Kesenian Bung Karno, Minggu petang. Atraksi saat acara yang turut dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan itu di luar ekspektasi termasuk Wabup sendiri. Wabup Kembang bahkan memilih keluar areal dan meminta panitia menghentikan. Pihak panitia menurutnya tidak menggubris imbauannya yang ditekankan jauh hari sebelum acara. “Dari awal sudah kami ingatkan lewat sekretaris panitia, lagi diingatkan sebelum acara. Dan ketika saya di sana (hadir) kembali mengingatkan. Tapi tidak digubris panitia, kami

serahkan ini ke pihak berwajib,” ujar Wabup Kembang kepada wartawan. Wabup yang juga selaku Ketua Panitia HUT Kota Negara pun menekankan selama Jembrana Festival juga ditonjolkan kesenian lokal Jembrana. Termasuk ketika mendatangkan artis Ibu Kota, Syahrini, di puncak HUT Kota, disandingkan dengan artis asal Jembrana dan Bali yang saat itu diwakili Ayu Cinta dan Mr Botax. Sehingga, ada keseimbangan pentas artis dalam satu panggung baik dari Jembrana (lokal), Bali dan Nasional. “Kerja keras kami dua bulan, tercoreng dengan kejadian ini (tarian erotis),” terangnya. (kmb26)

Dikecam Aktivis Perempuan

SUGUHAN tontonan tarian erotis saat kontes modifikasi mobil itu dinilai tidak tepat dan bentuk ekspolitasi perempuan. Aktivis Perempuan, Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati, Rabu (23/6) kemarin mengecam keras adanya atraksi itu. Srikandi asal Yehembang ini menegaskan permintaan maaf yang dilontarkan panitia tidak otomatis menghentikan proses hukum. “Polisi selaku penyidik tidak boleh main-main. Kalau masuk angin bahaya juga, preseden buruk dalam upaya kita membangun revolusi mental,” terangnya. Sri Wigunawati juga mengaku miris, di tanah kelahirannya selalu dihebohkan dengan kejadian yang berbau pornografi dan pornoaksi. Mulai dari joged bumbung anak SD saat perpisahan, hingga sekarang ini tarian erotis di Gedung Kesenian. “Membangun jembatan roboh bisa sehari, tetapi membangun kembali peradaban yang sudah rusak membutuhkan waktu yang sangat lama,” ujarnya. Dalam konteks pameran mobil, menurutnya juga tidak ada hubungannya dengan tarian tiga perempuan itu apalagi dilaksanakan dalam rangkaian HUT Kota dan HUT RI. Kenapa tidak anggaran ditonjolkan untuk kearifan lokal di Jembrana, seperti pesta kesenian, penguatan budaya lokal, perjuangan kemerdekaan dan lainnya. Karena itu menurutnya pemerintah daerah juga harus selektif dalam menentukan acara. Pihaknya juga menilai ada unsur kelalaian hingga muncul tarian itu. Dari awal panitia harus menetapkan standar baku secara tertulis jangan secara lisan saja. Harus dibuat detail apa yang disuguhkan atau dipentaskan, bila perlu lakukan presentasi. Sehingga jelas, mana yang boleh dan tidak. “Ketika ada wanprestasi, sanksinya jelas ketika tertulis,” pungkasnya. (olo)

Warga Sayangkan Senderan Penahan Ombak Berlubang Negara (Bali Post) – Senderan batu penghalang ombak di Desa Perancak masih terdapat bolong. Hal tersebut dikhawatirkan masyarakat sekitar apalagi setiap pasang, air laut naik menggenangi senderan tersebut. Pembangunan senderan sepanjang 220 meter itu memang sudah rampung tahun lalu. Namun, disayangkan warga masih terdapat lubang di bagian batu amor. “Ini lubangnya besar, kalau pasang air masuk ke sini. Kalau lihat senderan seperti

ini di tempat lain tidak ada lubang seperti ini,” tandas salah seorang warga, Selasa (23/8) kemarin. Sejatinya, di titik lokasi berlubang itu sudah diperbaiki. Namun, kini muncul lubang lagi dan belum ada penanganan. Warga berharap agar lubang itu bisa ditutup dan senderan berfungsi seperti semestinya. Ketika pasang, air laut menggenangi senderan sehingga pasir-pasir menyelimuti bagian atas senderan hingga permukiman warga. Di Banjar Mekarsari, lokasi senderan ini

merupakan daerah yang paling rawan terkena abrasi. Dua banjar lainnya yakni Banjar Perancak dan Lemodang juga paling rentan terkena dampak gempuran air laut Perbekel Perancak, I Nyoman Wijana dikonfirmasi terkait senderan itu membenarkannya. Menurutnya proyek yang dikerjakan tahun 2015 itu masih masa pemeliharaan dan desa mengharapkan agar bisa diperbaiki. Kerusakan ini merupakan yang keduakalinya setelah sebelumnya juga terjadi di lokasi yang sama. (kmb26)

Bali Post/olo

LUBANG – Batu senderan di Perancak yang berlubang. Warga berharap senderan itu diperbaiki agar bisa bertahan lama.


Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

KARANGASEM

13

Bobol ’’Counter’’ HP, Ari Wibowo Dipenjara Delapan Bulan Amlapura (Bali Post) – I Wayan Ari Wibowo alias Wayan Sulawesi (22) dijatuhi pidana penjara delapan bulan pada sidang pembacaan putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Selasa (23/8) kemarin. Atas putusan itu, pemuda asal Seraya Timur itu langsung menyatakan menerima hukuman tersebut. Ari Wibowo mengatakan, dirinya menyesali perbuatannya. Sebelumnya kalau tidak ditangkap polisi karena membobol counter HP, dia sudah menikah. Pacarnya dari Buleleng. “Kalau tidak duluan ditangkap polisi, mestinya saya sudah menikah,” katanya saat ditemui di sel PN Amlapura. Putusan majelis hakim yang diketuai Putu Ayu Sudariasih itu sama dengan tuntutan JPU Putu Erycs Sunas Arintama, yakni delapan bulan. Ari Wibowo dibekuk polisi tiga bulan lalu. Dia sebelumnya membobol sebuah counter HP di Lingkungan Galiran, Karangasem. Ari Wibowo mengatakan setelah berhasil membobol counter HP itu dengan linggis, dia ngembat tiga HP bekas. Rencananya, HP itu selain ada yang dipakai sendiri dan dijual, juga satu buah diberi pacarnya. Namun, satu HP diembat temannya Nyoman Suardana. Sementara itu, Suardana yang juga dari Seraya, sudah lebih dahulu dijatuhi pidana penjara lima bulan. “Suardana rupanyanya tak tahu. Dia malah mencuri satu HP curian dari saya,” katanya. Suardana pertama yang dibekuk polisi. Dari mulut Suardana, terungkap siapa dan dari mana dia mencuri HP, lantas terungkap Ari Wibowo yang membobol counter HP di Galiran itu. “Setelah ke luar Lapas, saya kapok mencuri,” ujar Ari Wibowo. (013)

Terima Remisi, Daeng Langsung Bebas dari Lapas

Amlapura (Bali Post) – Masih ingat kasus seorang dukun asal Sumbawa Daeng Abdul Rahman (61) yang menghamili dan lantas menikahi istri orang dari Desa Purwakerti, Karangasem? Daeng yang sebelumnya dihukum delapan bulan penjara, langsung bebas setelah mendapatkan remisi HUT ke-71 RI 17 Agustus lalu. Hal itu disampaikan mantan penasihat hukum Daeng dan Ni Nyoman Mini (alm.) yakni Yuyun, di sela-sela sidang kasus narkoba, Selasa (23/8) kemarin. Yuyun mengatakan, Daeng termasuk disiplin di Lapas Karangasem sehingga mendapatkan remisi HUT RI. Namun, Yuyun mengaku prihatin dengan Mini. Usai diputus pidana penjara enam bulan, Mini yang sejak dulu menderita TBC itu jatuh sakit dan lantas meninggal. ”Informasinya dia muntah darah di Lapas dan akhirnya meninggal,” kata Yuyun asal Padangbai itu. Yuyun mengaku prihatin karena Mini meninggalkan seorang anak perempuan hasil buah cintanya dengan Daeng. Saat ini, putri Mini berusia beberapa bulan. Anak itu kini diasuh pamannya. Mini dulu masih sah memiliki suami asal Purwakerthi. Dia sakit-sakitan, menderita TBC. Korban pelapor, suaminya berkenalan dengan Daeng dan lantas minta bantuan Daeng mengobati Mini. Mini sempat sembuh atau mereda TBC-nya, setelah diobati dengan pil herbal dukun Daeng. Karena lama mengobati, sementara suami Mini seorang nelayan dan kerap pergi melaut dini hari, Mini dan Daeng sering berduaan di rumah Mini. Benih cinta tumbuh dan akhirnya terjadi perselingkuhan, sampai Mini hamil. Daeng lantas mengajak Mini lari ke Kota Amlapura, kemudian ke Klungkung dan menikah di Sumbawa. Namun, suami Mini tak terima dan mempolisikan dua pasangan gelap itu ke Mapolsek Abang, tahun lalu. (013)

Dimintai Uang Lelah Rp 2 Juta

Korban Eksodus Timtim Resah Amlapura (Bali Post) – Sejumlah warga korban eksodus Timor Timur (Timtim), Selasa (23/8) kemarin, mengeluh dan resah. Pasalnya, mereka sedang dalam proses mengisi blangko guna diusulkan mendapatkan uang kompensasi Rp 10 juta. Namun, pihak yang menguruskan yakni dari pihak LSM tertentu, minta uang biaya mengurus kompensasi atau uang lelah Rp 2 juta di muka. Menurut beberapa anggota eks korban eksodus Timtim itu, uang administrasi Rp 2 juta dinilai terlalu besar. Jumlah itu mencapai 20 persen dari rencana kompensasi yang diterima yakni Rp 10 juta. “Kalau sekadar uang terima kasih jangan dipatok. Kalau Rp 500 ribu, kami rela menyisihkan jika uang kompensasi itu sudah masuk ke rekening kami,” ujar salah seorang anggota eksodus Timtim itu. Berdasarkan Keppres No. 25 Tahun 2016 tentang Pemberian Kompensasi kepada WNI Eks Timtim yang berdomisili di luar NTT, rencananya korban diberikan kompensasi tahun ini masing-masing Rp 10 juta per KK. Namun, mereka mesti mengisi blangko dengan sejumlah persyaratan, di antaranya memegang bukti berupa kartu Komite Nasional Korban Politik Timtim (Kokpit). Pengajuannya dari Disos Kabupaten terus ke LSM di Denpasar dan diteruskan ke Kemensos. Dihubungi terpisah, Kadis Sosial Karangasem Made Sosiawan dan Kabid Bansos Wayan Mangku membenarkan adanya rencana pengurusan uang kompensasi itu. Mangku sendiri mengikuti sosialisasinya di Kemensos RI beberapa hari lalu. Namun, baik Sosiawan maupun Mangku mengatakan tak ada aturannya di Keppres atau Permensos, calon penerima kena uang administrasi atau uang lelah Rp 2 juta. Menurut Mangku, anggota yang nanti mendapatkan kompensasi, uangnya langsung masuk ke rekening penerima. “Saya tak mendengar ada syarat seperti itu. Nanti saya tanyakan kepada staf, Kabid Bansos,” kata Sosiawan. Mangku mengatakan, sosialisasi soal rencana pemberian uang kompensasi sudah dilakukannya 15-18 Agustus lalu. Eksodus yang memenuhi syarat mesti secepatnya mengajukan. Soalnya, batas waktu selesai verifikasi usulan itu per 2 September mendatang. Terkait alasan kenapa Kokpit diberikan kompensasi, kata Mangku, karena mereka menjadi korban politik pascajajak pendapat Timtim 30 Agustus 1999 lalu. Hasil jajak pendapat itu diumumkan 6 September 1999 dan setelah itu keadaan di Timtim menjadi kacau yang memakan banyak korban jiwa. Harta benda bergerak maupun tak bergerak milik WNI baik masyarakat biasa, pengusaha, PNS dan TNI/Polri hilang. Padahal, harta benda itu mereka kumpulkan setelah bekerja sampai puluhan tahun. Sementara itu, Koordinator eks eksodus Timtim di Kabupaten Karangasem Ketut Subawa menyampaikan, pihaknya mengaku mendengar adanya calon penerima diharapkan membantu pengurusan uang itu. Namun, pihaknya tak tahu berapa jumlahnya. “Nanti soal itu, kami serahkan kepada anggota yang menerima,” katanya. Subawa yang kini bertugas di Diskes Karangasem itu mengatakan, di Karangasem jumlah korban eksodus Timtim terdata 145 KK. Namun yang lolos atau tercatat namanya berdasarkan hasil verifikasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sebanyak 136 KK. Di Bali, tambah Subawa, total anggota Kokpit 1.663 KK. Sementara di Indonesia sebanyak 27.607 KK. (013)

GELADI - Para Truna dan Daha saat melakukan geladi ritual Manda, di Pura Bale Agung, Sabtu (20/8) lalu.

Bali Post/gik

Tradisi Manda Serangkaian Usaba Dangsil

Jika Gending Salah, Prosesi Bisa Berulang-ulang Sampai Pagi USABA Dangsil dilaksanakan dalam berbagai tahapan. Sebelum puncak Usaba Dangsil, Truna Daha akan melaksanakan ritual Manda di Pura Bale Agung. Ritual ini cukup bersejara h, y a ng m enceri t a ka n bagaimana perjalanan pasukan Rsi Markandya dari Gunung Rawung, Jawa Timur menuju Gunung Agung, Bali melalui lebatnya hutan. Bahkan, bila ada gending yang salah saat prosesi ini, pelaksanaannya bisa terus berulang-ulang sejak malam hingga pagi. Manda dilaksanakan sebagai rangkaian berbagai tarian. Gerakan tarian ini dinilai amat sakral dan tidak akan ditemukan di tempat lain. Dalam konteks perjalanan pasukan Rsi Markandya itu, sebelum bertemu dengan De Kebayan, perjalanan yang ditempuh pasukan ini dalam legenda sangat jauh, melewati hutan rimba. Sehingga saat itu ada istilah

makebit, ngeruak membuka hutan dalam rangkaian perjalanan pasukan itu sebelum tiba di Desa Adat Bungaya. “Perjalanan saat itu, pasukannya dilepas empatempat. Untuk bisa melewati ini, perjalanannya sangat panjang,” kata Penyarikan Utama Usaba Dangsil 2016 I Gede Krisna Adi Widana, belum lama ini. Rangkaian pelaksanaan Manda cukup panjang. Saat pelaksanaan Manda ini, Daha mengenakan gelung atau kekompol mejejenggeran, mekamben, mekampuh karah, mesabuk kuning. Sedangkan, untuk Truna m eng ena ka n teluk i, m e lelenter amput, mesaput karah, melamak kalih meoncer, maselibeh geringsing, mabusana nyunglit keris. Saat proses pandayan Daha Truna, 27 Agustus sekitar pukul 16.30 wita, saat proses matengeran Ida Batara Bagus Selonding, Mekel Truna Wayahan dan Mekel Truna Nyomanan, Penyari-

kan, melepas prosesi Manda dari selatan menuju ke utara di Bale Agung. Saat prosesi Manda akan diiringi berbagai gending semara dari selonding, seperti saat masolah pendet, gulung wangsul, makebit dan ngampat paku. Gerakan setiap sesolahan ini memperlihatkan gerakan-gerakan yang memperlihatkan sulitnya perjalanan pasukan yang harus menerobos hutan belantara. Setelah para Truna dan Daha, baru diikuti oleh para pemangku dari utara diringi gending Anda Sahat, mekel Daha masolah Anda Daha, diikuti oleh Truna Nyomanan dan Daha Nyomanan dilepas bersamaan masing-masing empat orang diiringi gending Calon. Setelah prosesi ini selesai, baru dilanjutkan dengan Pandayan Ageng atau pailehan Gede Daha Truna di Bale Agung. Daha Truna bersama pamangku, De Ke b a y a n, De B a a n I st r i

melakukan pailehan Nyepi tiga kali di depan Ida Batara Bagus Selonding. “Ketika De Mekel Daha menggunakan sekar dupa menjit, maka saat itu juga tidak boleh ada orang bersuara, seluruh lampu dipadamkan,” katanya. Prosesi ini akan berlanjut dengan maileh lagi tiga kali yang diiringi Gending Papulang, dilanjutkan dengan Gending Kale. Gendinggending ini amat disakralkan. Setelah prosesi maileh ini dilakukan sampai sembilan kali, gending ini diganti lagi dengan iringan Gending Anda Sahat, dilanjutkan dengan Gending Kale, diganti dengan Gending Ngebit dan kembali diiringi Gending Kale. Prosesi ini dilakukan sebanyak sembilan kali. ”Saat prosesi ini, bila ada gending yang salah, maka prosesinya akan diulang. Salah lagi, diulang lagi. Seperti pelaksanaan dulu, pelaksanaannya bisa dari malam hari sampai

pagi hari,” kata Klian Desa Adat Bungaya De Salah Sukata. Para Daha kemudian ke pinggir. Sedangkan Truna menghunus keris sambil berjalan di Bale Agung sebanyak tiga kali yang diiringi dengan Gending Landung Loncong. Setelah pelaksanaan Manda ini, Truna kembali ke Pura Penataran mencari pemuit yang hilang. Kemudian balik ke Bale Agung. Prosesi Manda ini kembali akan digelar sehari berikutnya, 28 Agustus nanti, dengan tempat dan prosesi yang sama. Penyarikan Truna Daha Ketut Sugata mengatakan, prosesi ini akan dilakukan oleh seluruh Truna Daha Wayanan maupun Truna Daha Nyomanan. Terakhir jumlahnya sudah mencapai lebih dari 820 orang. Guna kelancaran proses Manda ini, seluruh Truna Daha sudah melakukan gladi sejak Sabtu (20/8) lalu. (gik)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Harus Bangun Kesadaran Berpolitik Amlapura (Bali Post) -

Kinerja KPU meningkatkan angka partisipasi pemilu, kembali akan diuji dalam pelaksanaan Pilkada Bali nanti. KPU Karangasem dituntut mampu menaikkan angka partisipasi ini dengan berbagai cara. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membangun kesadaran politik masyarakat agar mau menggunakan hak pilihnya. Hal ini mengemuka dalam seminar Pendidikan Pemilih yang digelar KPU Karangasem di Gedung UKM Center, Amlapura, Selasa (23/8) kemarin. Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan beberapa kali pemilihan umum (pemilu), seperti Pileg, Pilgub, Pilpres, Pilkada dan Pilkel di 75 Desa. Dari seluruh perhelatan pemilu tersebut, partisipasi pemilih terus menurun sampai di Pilkada Karangasem, mendekati persentase 65 persen, penurunan terjadi pula dalam Pilkel beberapa bulan lalu. KPU Karangasem khusus mengundang tokoh-tokoh penting di Karangasem, seperti tokoh masyarakat, klian desa adat dan tokoh adat agar dapat memberikan kontribusi bagi kesuksesan sebuah pemilu ke depan. Minimal partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya bisa meningkat pada Pilgub Juni 2018 nanti. KPU Karangasem juga secara khusus mengundang tokoh masyarakat Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. dan Kombes Pol. (Purn) I Wayan Suwena, S.H. atau Jero Gede Suwena Putus Upadesha. Sudiana di hadapan tokoh masyarakat di Karangasem menilai penurunan partisipasi pemilih sudah menjadi keprihatinan pada perhelatan pemilu. Hal ini menurutnya terjadi di sejumlah negara di dunia, seperti Jepang. “Makna pemilu dalam Agama Hindu merupakan sebuah yadnya dan tugas mulia bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang akan menentukan masa depan

kehidupan masyarakat. Halhal yang memengaruhi penurunan partisipasi pemilih, cukup beragam,” tegasnya. Sudiana merinci, penyebabnya adalah kemungkinan pemimpin terakhir kinerjanya mengecewakan, kemungkinan kualitas hidup masyarakat tidak berubah selama pemimpinnya menjabat, janji para pemimpin tidak terwujud dan kemungkinan tidak mengetahui makna dari

pemilu. Melihat persoalan tersebut, KPU Karangasem, menurutnya harus bergegas mengambil langkah-langkah. Seperti, melaksanakan pendidikan calon pemilih tentang kewajiban sebagai warga negara, manfaat pemilu diukur dari sebab akibat. Selain itu, perlu menumbuhkan toleransi agar pikiran masyarakat universal dalam menentukan pilihannya. Mengajak agar para tokoh masyarakat yang hadir

mengimbau masyarakatnya untuk memilih pada saat pemilu. “Pemilih lintas Agama merupakan momen untuk menjaga Pancasila dan UUD 1945, dengan menjadikan perbedaan sebagai keindahan,” katanya. Sementara itu, Suwena Putus Upadesa mengatakan, penurunan partisipasi pemilih dipengaruhi kesadaran politik yang masih rendah, dalam perspektif desa pakraman di Bali. Hal ini terjadi karena perkembangan tata kehidupan terus berubah. Perubahan ini berpengaruh pada cara pandang dan pemahaman serta tradisi tata pergaulan, nilai-nilai, kesadaran diri masyarakat

sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban serta tanggung jawab dalam berbangsa dan bernegara. Perubahan perpolitikan di Indonesia, khususnya di Bali, berdampak pula kepada sistem nilai adat budaya Bali yang bersumber pada ajaran Agama Hindu. Sehingga kesadaran politik masyarakat Bali yang didasarkan atas pelaksanaan hak dan kewajiban dharma negara dan dharma agama harus diperhatikan dan ditingkatkan. “Pemahaman politik perlu diberikan kepada tokoh politik agar pada saat menjadi pemimpin dapat menepati janjinya (satya wacana),” katanya. (kmb31)


TABANAN

14

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Jual Sapi Demi Sidak KTR di Pupuan Jalak Bali

TIDAK salah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali mengusulkan I Ketut Gede Jiwa Artana sebagai kader konservasi nasional di Jakarta. Pemilik sekaligus penangkar burung jalak Bali ini akhirnya berBali Post/ist hasil mendapatkan penghargaan dari I Ketut Gede Menteri LingkunJiwa Artana gan Hidup dan Kehutanan dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Taman Nasional Bali Barat, Jembrana, 10 Agustus lalu. Kategori penghargaan yang diterimanya adalah ‘’Penangkar Dalam Upaya Konservasi Curik Bali’’. Ini juga menjadi kebanggaan bagi Kelompok Penangkar Kicau Bali yang berlokasi di Desa Bongan, Tabanan. Apalagi belum lama berselang Bongan diresmikan sebagai Desa Wisata Kampung Jalak Bali. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi diri dan kelompoknya untuk terus menangkarkan dan mengembangbiakkan burung jalak Bali yang statusnya dilindungi. Kegiatan penangkaran dilakukannya sejak 2012. Berawal dari satu pasang burung jalak Bali yang dibelinya di daerah Solo, Jawa Tengah. “Saya mengawalinya sangat berat. Saya sampai harus jual sapi seharga Rp 15 juta demi jalak Bali,” kata Jiwa Artana beberapa hari lalu. Sepasang burung jalak tersebut kemudian berkembang menjadi empat pasang. Di titik ini, upaya penangkaran belum mudah. Bagaimana tidak, untuk membuat kandang yang ideal dirinya harus meminjam uang ke bank. “Syukurnya saat itu kami didukung Pak Ketut Suryadi (Ketua DPRD Tabanan). Akhirnya sedikit demi sedikit upaya penangkaran ini berjalan. Pemkab Tabanan menghibahkan kami dua pasang burung jalak Bali yang kemudian berkembang jadi tiga pasang,” imbuhnya. BKSDA Bali juga memberikan motivasi, sehingga tempat penangkaran burung miliknya berkembang terus. Kandang tempat perkawinan burung jalak Bali yang semula dari bahan triplek dibuat lebih representatif. ‘’Sekarang burungnya sudah dua ratusan ekor. Indukan dan anakan masing-masing 50 pasang,” ungkapnya. (bit)

Efisiensi Aparatur

86 Jabatan Eselon Hilang

Tabanan (Bali Post) Ranperda tentang kelembagaan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 dibahas oleh Pemkab dan DPRD Tabanan. Hasil pembahasan eksekutif dan legislatif dalam hal ini Pansus 10 DPRD Tabanan, Sabtu (20/8) lalu, dipastikan 86 jabatan eselon II, III, IV dan V akan hilang. Hal ini sesuai ketentuan agar daerah melakukan efisiensi dalam bidang aparatur. Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa menyatakan dalam rapat kerja itu ada kesepakatan terkait jumlah SKPD dan kelembagaan di Pemkab Tabanan. Ini sesuai PP 18/2016 tentang perangkat daerah, yaitu daerah dapat melakukan efisiensi termasuk pembentukan kelembagaan. “Ada sekitar 86 jabatan harus hilang termasuk di eselon II. Ini adalah konsekuensi dari pelaksanaan PP 18 Tahun 2016,” ucapnya beberapa hari lalu. Jabatan eselon II yang hilang adalah staf ahli yang kini hanya boleh tiga dari sebelumnya lima orang. Sejumlah SKPD digabung seperti Dinas Peternakan dan Perkebunan akan menjadi Dinas Pertanian. Sementara Dinas Kehutanan, DKP dan LH dirancang menjadi satu SKPD, karena ruang lingkup kewenangan di kabupaten tidak terlalu besar. Ada juga SKPD yang dipecah menjadi dua seperti Perhubungan dan Kominfo. Sementara sejumlah SKPD tetap seperti Setda, Setwan, Inspektur, Badan Kesbangpol Linmas, BRSU, dan BPBD. Setelah melewati pembahasan, ranperda kelembagaan rencananya ditetapkan 27 Agustus nanti, diawali konsultasi ke Kemendagri agar tidak ada masalah setelah ditetapkan. “Kami bersama dewan akan melakukan konsultasi terlebih dahulu ke pusat sebelum ranperda ini ditetapkan,” ucapnya. Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi membenarkan adanya kesepakatan awal antara eksekutif dan Pansus 10 terkait perangkat daerah sesuai PP 18/ 2016. Dikatakannya, pihaknya lebih mengedepankan efisiensi dengan membentuk kelembagaan yang sarat fungsi. Ada beberapa SKPD yang memang harus digabung karena sejenis dan ada pula yang dipecah sesuai kepentingan daerah dan amanat peraturan. “Kelembagaan disusun untuk efisiensi demi efektivitas pelayanan publik,” ungkapnya. (kmb28)

Tim Temukan Asbak dan Rokok di Ruang Guru dan Kantor Desa

Tabanan (Bali Post) -

Pemkab Tabanan gencar menegakkan Perda Nomor 10 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Meski kerap melakukan sidak di sejumlah wilayah, masih saja ada pelanggaran. Seperti dalam sidak di sejumlah tempat layanan publik di Kecamatan Pupuan, Selasa (23/8) kemarin, tim menemukan asbak dan rokok di sejumlah lokasi seperti di ruang guru SMAN 1 Pupuan serta Kantor Desa Batungsel dan Pujungan.

Bali Post/ist

ASBAK - Tim KTR Tabanan menemukan asbak di salah satu kantor pelayanan publik di Kecamatan Pupuan.

Tim menyisir Kantor Perbekel Desa Belimbing, Kantor Desa Batungsel, Kantor Perbekel Desa Pujungan, SMAN 1 Pupuan, Kantor Perbekel Desa Pupuan, UPTD dan Puskesmas Pupuan. Di enam lokasi ini tim menjaring sejumlah pelanggar yang kedapatan merokok di tempat yang dilarang. Dua orang pelanggar di Kantor Desa Belimbing dan satu orang di Kantor Perbekel Desa Batungsel. “Pelanggar yang kami jaring mau mengakui kesalahannya. Mereka diberikan sanksi berupa bimbingan nantinya di Kantor Satpol PP Tabanan dan KTP-nya sementara kami sita,” ujar Pelaksana Teknis Kegiatan Penegakan Perda KTR I Wayan Kinten selaku pemimpin penegakan perda. Tim juga menemukan asbak dan rokok di Kantor Perbekel Desa Batungsel, Kantor Perbekel Desa Pujungan, dan di ruang guru SMAN 1 Pupuan. Tim selanjutnya menyita asbak dan KTP salah satu staf yang nantinya harus diambil di Kantor Satpol PP Tabanan. “Kami langsung memberikan bimbingan agar mematuhi aturan dan mengindahkan stiker KTR yang telah ditempel serta sosialisasi tentang bahaya rokok terhadap anak di

”Pujawali Nyanggar Tawang” di Pura Ulun Danu Beratan

Tabanan (Bali Post) Setelah upacara Panca Bali Krama pada 2011 lalu, sebagai kelanjutannya bertepatan dengan Anggara Kasih Juluwangi, Selasa (23/8) kemarin, digelar upacara Pujawali Nyanggar Tawang di Pura Ulun Danu Beratan, Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan. Ribuan krama dari seluruh Bali sejak pagi tangkil di pura yang terkenal dengan keindahan danaunya ini. Jro Mangku Gede Ulun Danu Beratan, I Putu Artayasa, mengatakan rangkaian pujawali dilaksanakan sejak awal Agustus lalu diawali nunas tirta, upacara mapepada tawur dan melasti. Tawur Agung diselenggarakan Minggu (21/8) lalu. “Untuk pujawali yang digelar lima tahun sekali ini, sarana upakara yang dihaturkan lebih besar dibandingkan piodalan enam bulan sekali. Pujawali ini menggunakan bebangkit 65 soroh serta pakelem berupa kambing ke segara dan danau,” jelasnya. Rangkaian pujawali di-puput 12 sulinggih, sedangkan puncak karya di-puput empat sulinggih yakni Ida Pedanda Geria Taman Baturiti, Ida Pedanda Geria Buda Santian Ubud, Ida Pedanda Geria Taman Lukluk dan Ida Pedanda Buda Geria Jadi Tabanan. Sebelum pelaksanaan puncak Pujawali Nyanggar Tawang, pros-

esi upacara diawali piodalan di masing-masing lawa, yaitu di Meru Tumpang Tiga, Dalem Purwa, Meru Tumpang 11, Tembuku Aya, Natar Agung, dan Taman Beji. Piodalan di-puput enam sulinggih, yakni Ida Pedanda Istri Geria Anyar Ketewel, Ida Pedanda Geria Taman Baturiti, Ida Pedanda Istri Geria Anyar Ketewel, Ida Pedanda Mas Geria Baleran Baturiti, Ida Pedanda Geria Taman Lukluk dan Ida Pedanda Geria Bukit Kembang Merta. “Pujawali ini sebagai rasa bakti kepada Tuhan dalam bentuk manifestasinya berikut untuk menyuci-

kan bhuana agung dan memohon kesejahteraan bagi umat, karena Danau Beratan sangat penting bagi kehidupan manusia,” ujar Artayasa. Panitia Karya I Nyoman Suamba mengatakan seluruh rangkaian upacara pujawali sejak awal hingga puncak karya berjalan lancar karena rasa bakti krama pangayah dari petang satak yang terdiri atas 20 desa pakraman se-Kecamatan Baturiti dan Marga. Petang satak meliputi Candi Kuning, Baturiti, Antapan dan Bangah ditambah pangayah Pande Marga dan Pande Bayahan. (kmb28)

Bali Post/wan

SEMBAHYANG – Ratusan umat Hindu melakukan persembahyangan serangkaian upacara pujawali di Pura Ulun Danu Beratan, Selasa (23/8) kemarin.

bawah umur,” jelasnya. Tim KTR selanjutnya menyisir Kantor Perbekel Pupuan, UPTD Pupuan, Puskesmas Pupuan dan Kantor Camat Pupuan. Di lokasi ini tidak ditemukan asbak atau rokok. Hanya, di Kantor UPTD belum terpasang

stiker KTR. Menurut Kinten, sidak bertujuan memonitor dan memberikan bimbingan kepada masyarakat sesuai Perda 10/2014 tentang KTR (Kawasan Tanpa Rokok) serta bahaya merokok bagi perokok aktif atau pasif. (kmb28)

Bendungan Telaga Tunjung

Bali Post/dok

Cegah Risiko Bencana Bendungan Telaga Tunjung

Tabanan (Bali Post) Guna mencegah terjadinya risiko bencana di Bendungan Telaga Tunjung, Balai Wilayah Sungai Bali Penida selaku lembaga yang menaungi keberadaan bendungan merasa perlu segera melakukan antisipasi. Salah satunya berkoordinasi dengan Pemkab Tabanan terkait kegiatan penyusunan dokumen rencana tindak darurat Bendungan Telaga Tunjung di ruang rapat kantor bupati, Senin (22/8). Koordinasi yang dipimpin Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa melibatkan perwakilan dari Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Polres Tabanan, Dinas Pekerjaan Umum Tabanan, BPBD Tabanan, Camat Seltim dan Kerambitan, konsultan penyusun rencana tindak Darurat, serta instansi terkait lainnya. Mereka membahas rencana tindak darurat Bendungan Telaga Tunjung yang berada di Desa Timpag, Kerambitan, seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam diskusi tersebut semuanya sepakat bendungan merupakan aset strategis yang memberikan manfaat besar dalam peningkatan ketahanan pangan, penyediaan air baku, dan konservasi lingkungan. Namun, risiko dari keberadaan bendungan khususnya bagi wilayah di hilir tidak bisa dihindari. “Kami sangat mengapresiasi kesigapan Balai Wilayah Sungai Bali Penida karena telah mengalokasikan kegiatan penyusunan dokumen rencana tindak darurat Bendungan Telaga Tunjung,” ujar Wirna. Beberapa hal pokok ditegaskan terutama mengenai bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat baik saat kejadian normal maupun ketika terjadi bencana. “Kordinasi ini intinya untuk memberikan masukan agar nantinya bisa dipakai bahan pertimbangan membuat SOP jika kemungkinan ada bencana,” ucapnya. Wirna menekankan bahwa pelayan masyarakat harus mengetahui dan saling bahu-membahu serta melakukan koordinasi yang baik. Setiap instansi, aparat pemerintah dan masyarakat yang mengetahui harus berbuat jika terjadi bencana di Bendungan Telaga Tunjung. “Penanganan bencana perlu koordinasi yang baik antarinstansi, baik Balai Wilayah Sungai Bali Penida selaku pengelola Bendungan Telaga Tunjung maupun Pemerintah Kabupaten Tabanan selaku pengendali keamanan di wilayah hilir,” ungkapnya. (kmb24)

Warung Global

Mendikbud Mesti Fokus pada Pemerataan Guru

KAK Kenceng di Jimbaran dan Fera di Tabanan setuju dengan pengaturan ini, namun jangan sampai menjadi beban bagi guru dan siswa. Guru tidak kelimpungan lagi mencari jam mengajar sampai ke sekolah lain. Keduanya mengungkapkan ini mengomentari topik ‘’Mendikbud Segera Atur Jam Mengajar’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Selasa (23/8) kemarin. Sebaliknya Arya di Denpasar menyatakan Mendikbud tidak perlu sampai mengatur jam mengajar guru di sekolah. Cukup kaseknya yang mengatur. Guru harus mengajar di satu tempat, tidak seperti selama ini mesti mengajar sana-sini demi mendapatkan 24 sepekan karena ini merupakan syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi. Semoga akan lebih baik ke depannya. Ditambahkannya, apa yang selama ini dikhawatirkan akhirnya terjadi, yaitu setiap ganti menteri, ganti pula kebijakannya. Padahal tujuan utama pendidikan adalah mencer-

daskan kehidupan bangsa sesuai UUD 1945, ini yang harus diutamakan. Banyak sekali persoalan pendidikan

di negeri ini. Yang pertama perlu dilakukan pemerintah adalah fokus pada pemerataan guru baik di pedesaan maupun perkotaan. Selama ini malah lebih banyak jam mengajar guru yang ditempatkan di desa ketimbang di kota. Menurut Ayu di Petang, bukan jam mengajar yang harusnya digunakan sebagai indikator mendapatkan tunjangan profesi tetapi prestasi guru masing-masing. Ba-

gaimana seorang guru mampu menjadikan anak-anak yang kemampuannya biasa-biasa saja menjadi siswa yang luar biasa (cerdas). Dari dulu, kata Gede Biasa, Febri, Made Bukit, Sugik di Denpasar dan Suparta di Singaraja, jam mengajar guru

sudah diatur 24 jam sepekan, cuma mengajarnya bukan di satu tempat saja. Mereka sependapat bahwa guru mesti fokus mengajar di satu sekolah. Jangan sampai ada lagi kelas yang kosong lantaran tidak ada guru sehingga anakanak terbengkalai. (sikha)


15

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Celta Vigo Valencia

vs Leganes 0-1 vs Las Palmas 2-4

1. Barcelona 1 2. Real Madrid 1 3. Sevilla 1 4. Las Palmas 1 5. Deportivo Coruna 1 6. Sporting Gijon 1 7. Leganes 1 8. Alaves 1 9. Atletico Madrid 1 10. Granada CF 1 11. Malaga 1 12. Osasuna 1 13. Villarreal 1 14. Athletic Club 1 15. Eibar 1 16. Celta Vigo 1 17. Espanyol 1 18. Valencia 1 19. Real Sociedad 1 20. Real Betis 1

1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1

6-2 3-0 6-4 4-2 2-1 2-1 1-0 1-1 1-1 1-1 1-1 1-1 1-1 1-2 1-2 0-1 4-6 2-4 0-3 2-6

3 3 3 3 3 3 3 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0

Pencetak gol : 3 - Luis Suarez (Barcelona)

Bali Post/rtr

LATIHAN - (Dari kiri ke kanan) Pemain Manchester City John Stones, Kelechi Iheanacho, Raheem Sterling dan Sergio Aguero (kedua dari kanan) menjalani latihan di City Football Academy, Manchester, Selasa (23/8) kemarin. City akan memainkan laga kedua playoff Liga Champions melawan Steaua Bucharest Kamis dini hari nanti.

Piala Jerman

Aguero Kena Kritik

Putaran I Eintracht Trier (IV) vs Borussia Dortmund 0-3 FSV Zwickau (III) vs Hamburg SV 0-1 Kickers Offenbach (IV) vs Hanover 96 (II) 2-3 SC Paderborn (III) vs SV Sandhausen (II) 1-2

London -

Jadwal Pertandingan

Penyerang Manchester City Sergio Aguero diminta untuk membantu rekan-rekannya saat tidak menguasai bola. Tenaga penyerang Argentina itu diperlukan saat City menghadapi tekanan lawan.

Liga Champions Playoff, Pertandingan II Kamis (25/8) dini hari Rostov vs Ajax Amsterdam Borussia Moenchengladbach vs Young Boys Salzburg vs Dinamo Zagreb APOEL Nicosia vs FC Copenhagen Manchester City vs Steaua Bucharest Piala Liga Inggris Putaran II Kamis (25/8) dini hari Accrington Stanley(IV) vs Burnley Fulham(II) vs Middlesbrough Morecambe(IV) vs AFC Bournemouth Sunderland vs Shrewsbury Town(III)

Rusia Kalah pada Sidang Banding CAS Zurich Rusia kalah dalam sidang banding untuk menentang keputusan Komite Paralimpik Internasional (IPC) yang mencekal negeri beruang merah tersebut dari ajang Paralimpik di Rio de Janeiro, bulan depan karena skandal doping. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Selasa (23/8) kemarin mengatakan bahwa keputusan yang diambil IPC tidak melanggar aturan prosedural dalam menangani kasus ini. Pernyataan tersebut menyebabkan Rusia diskors dari gelaran Paralimpik pada September mendatang yang akan mempertandingkan tujuh hingga 18 jenis perlombaan. ‘’Keputusan tersebut sudah sesuai dengan persyaratan yang terjadi, sementara itu Komite Paralimpik Rusia tidak bisa mengajukan bukti yang berlawanan dengan fakta yang dijadikan dasar keputusan IPC,’’ tulis CAS dalam keterangannya. Keputusan untuk mencekal seluruh kontingen Paralimpik Rusia, dibuat oleh IPC pada 7 Agustus 2016 lalu yang berarti sedikitnya 250 atlet Paralimpik Rusia tidak bisa bertanding di Rio. Keputusan IPC pada Rusia tersebut melebihi keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang tidak menjatuhkan sanksi menyeluruh pada kontingen Olimpiade Rusia di Rio 2016. IOC sendiri memberikan kewenangan atas skandal doping Rusia pada Federasi Internasional masing-masing cabang olahraga. Awal mula persoalan ini adalah dari temuan Badan Anti Doping Dunia (WADA) yang menyebutkan bahwa pemerintah Rusia dan Badan Intelijen Rusia (FSB) selama bertahun-tahun ‘’melindungi’’ ratusan kasus doping yang terjadi di berbagai cabang olahraga utama Olimpiade, termasuk dalam gelaran Paralimpiade. Rusia sendiri menyatakan keputusan IPC tersebut dilatarbelakangi urusan politik dan akan ikut menghukum puluhan atlet yang tidak bersalah. (rtr/ant)

Permintaan sekaligus kritik itu dilontarkan Manajer City Pep Guardiola, Selasa (23/8) kemarin, jelang laga kedua babak playoff Liga Champions melawan Steaua Bucharest di Stadion Etihad pada Kamis dini hari. Di pertemuan pertama City menggebuk klub Rumania itu 5-0 di depan pendukungnya sendiri.

Aguerro mencetak dua gol saat City menang 4-1 atas Stoke City pada pertandingan Liga Utama Inggris pekan lalu. Tambahan dua gol itu ia telah mengoleksi enam gol di semua kompetisi pada musim ini. Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu mengatakan Aguero harus membantu rekan-

rekan setimnya dengan pergerakan-pergerakan tanpa bolanya. ‘’Tidak cukup untuk menerima bola dari rekan-rekan setimnya, dia harus membantu kami pada tekanan pertama dan banyak berlari dan banyak membantu kami dengan pergerakan,’’ kata Guardiola kepada media Inggris.

Neymar Kembali Perkuat Timnas Brazil Brazil baru mengemas 9 poin setelah 3 kali meraih hasil imbang, sekali kalah dan sekali menang. Tim Samba terpaut 4 poin dari Uruguay yang memimpin klasemen sementara diikuti Ekuador (13), Argentina (11), Chile (10) dan Kolombia (10). Zona Amerika Selatan meloloskan secara langsung posisi 1-4 ke putaran final di Rusia. Sementara peringkat kelima memainkan babak playoff antarbenua. (kmb39/ap)

Rio de Janeiro Kesuksesan meraih medali emas di Olimpiade, memberi keyakinan tersendiri bagi pelatih timnas Brazil Tite dalam menyiapkan skuadnya menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2018. Tujuh anggota tim Olimpade termasuk penyerang Neymar, Selasa (23/8) kemarin, dipanggil lagi untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Brazil yang mengalahkan Jerman di final Olimpiade akan bertandang ke Quito untuk menghadapi Ekuador pada 1 September mendatang. Lima hari kemudian Brazil menantang Kolombia di Manaus. Untuk menghadapi laga ini Tite memanggil kiper Weverton, bek Marquinhos dan Rodrigo Caio, gelandang Renato Augusto serta striker Neymar, Gabriel Barbosa juga Gabriel Jesus. Ketujuh pemain tersebut mengenakan seragam kebesaran mereka pada final Olimpiade di Stadion Maracana. Usai menahan imbang Jerman 1-1, mereka meraih kemenangan 5-4 dalam drama adu penalti. Neymar menjadi penentu kemenangan lewat penalti pamungkasnya. Ini menjadi medali pertama Brazil di level Olimpiade. Tite memerlukan penampilan maksimal pemain-pemainnya di pentas Piala Dunia. Sejauh ini Brazil menempati peringkat ke-6 dari 10 peserta kualifikasi zona Amerika Selatan. Penyerang timnas Brazil Neymar.

PS Gianyar dan Pro Kundalini Berebut Posisi ’’Runner-up’’ Mangupura (Bali Post) Kesebelasan PS Gianyar dan Pro Kundalini merebut posisi runner-up sekaligus satu tiket ke semifinal setelah Tunas Muda Ubud memastikan juara Grup A. PS Gianyar membuka peluang melenggang ke babak empat besar, pascamenaklukkan Putra Pegok dengan skor 6-2 (2-0) dalam lanjutan Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Selasa (23/8) kemarin. Pasalnya, poin Pro Kundalini sudah mentok 7. sedangkan PS Gianyar meraup nilai 5, dan menyisakan satu laga melawan Tunas Muda. Jika PS Gianyar sukses mengalahkan Tunas Muda, otomatis melaju sebab mengantongi

poin 8. Sebaliknya, jika seri apalagi kalah, dipastikan PS Gianyar tersingkir. Pada pertandingan kemarin PS Gianyar menunjukkan keperkasaannya atas Putra Pegok. Keenam gol kemenangan tim Kota Seni itu hasil bidikan Kadek Sutrisna (menit ke-79 dan 87), Toni (7), Juniarta (39), Suwimbawa (68) dan Suastika (74). Sedangkan dua gol balasan Putra Pegok dihasilkan lewat tendangan bebas Putu Agus Joni di menit ke-78, yang membobol gawang Ricky, serta gocekan Putra Windu menit ke-81. Dalam laga yang dipimpin wasit Putu Pasek (Tabanan), Putra Pegok menurunkan dua kiper Nyoman Agus Budiarta dan Komang Subagiana. Pelatih Putra Pegok I Gusti

Lanang Rai menegaskan, posisi kiper dihuni pemain tengah, sebab pemainnya terlambat datang ke lapangan. ‘’Pemain ada yang potong gigi, KKN, Opspek, dan bekerja,’’ kilah Lanang Rai. Di sisi lain, pelatih PS Gianyar Wayan Suarya mensyu-

kuri kemenangan ini, sebab membuka peluang timnya lolos. ‘’Semangat anak-anak ingin menaklukkan Tunas Muda Ubud, jika ingin melenggang ke semifinal. Kami jamin permainan fair-play, dan tidak ada main mata,’’ ungkap Suarya. (022)

Data Pertandingan Klasemen Grup A 1. Tunas Muda 2. Pro Kundalini 3. PS Gianyar 4. BAS 5. Putra Pegok

3 4 3 3 3

3 2 1 0 0

0 1 2 1 0

0 1 0 2 3

9-1 8-6 9-5 1-4 5-16

Jadwal Rabu (24/8) Putra Pemenang vs Undiksha (Lapangan Yoga Perkanthi)

9 7 5 1 0

‘’Anda tidak dapat menjadi brilian ketika Anda menghilang ketika Anda (tidak) menguasai bola. Itu mustahil.’’ ‘’Sampai sekarang dia melakukannya dan ketika hal itu terjadi, Anda terlibat dalam tugas-tugas pertahanan dan serangan.’’ Guardiola juga memuji penyerang muda Kelechi Iheanacho, yang masuk sebagai pemain pengganti dan membuktikan pengaruhnya pada gol ketiga dan keempat City ke gawang

Stoke. ‘’Dia (Iheanacho) selalu siap,’’ tambah Guardiola. ‘’Kami akan memerlukan dirinya. Sergio tidak dapat bermain sepanjang musim dan Kelli akan bermain. Kami tidak dapat mencapai apa pun dengan hanya 11 atau 12 pemain. Kami memerlukan semua orang dan saya harap mereka menyadarinya.’’ Usai menghadapi Steaua, City selanjutnya akan menjamu West Ham United pada pertandingan Liga Utama pada Minggu. (kmb39/rtr/ant)

Allardyce Siap Berdialog jika Terry Ingin Bela Timnas London Pelatih timnas Inggris Sam Allardyce, Selasa (23/8) kemarin menyatakan siap berdialog dengan John Terry jika bek Chelsea itu ingin kembali memperkuat the Three Lions di pentas internasional. Terry tampil untuk timnas Inggris untuk ke-78 kali sekaligus terakhir kalinya pada 2012. Ia pensiun dari timnas setelah FA mengajukan kasus kepadanya menyusul tudingan-tudingan pelecehan rasial terhadap bek Queens Park Rangers Anton Ferdinand. Bek Chelsea itu kemudian diskors empat pertandingan oleh FA, meski di pengadilan London ia dinyatakan tidak bersalah. Allardyce tidak menepis kemungkinan kembalinya mantan kapten Inggris itu. ‘’Mungkin demikian. Menurut saya itu tergantung pada apa yang John katakan. Jika saya mendapatkan kesempatan, saya mungkin memberinya kesempatan bermain,’’ ucapnya kepada media Inggris. ‘’Namun sampai saya masuk dalam seleksi atau proses itu, kita akan menunggu dan melihat dulu.’’ ‘’Saya tidak tahu apa sisi politis yang muncul dari masalah ini, jika ada. Saya akan harus berbicara padanya jika saya merasa bahwa John mungkin dapat kembali (ke timnas).’’

Bek Chelsea John Terry.

Bali Post/rtr

Allardyce mengatakan John Stones akan mendapat keuntungan dari bermain di bawah arahan manajer Pep Guardiola di Manchester City. Bek itu memiliki peluang bagus untuk mengamankan tempatnya di lini pertahanan Inggris. ‘’Potensi adalah sesuatu yang akan menjadi hebat di masa yang akan datang. Saya menginginkannya sekarang dan dia (Stones) memiliki peluang besar untuk menjadi hal itu saat ini dengan bekerja di Manchester City,’’ tambahnya. Allardyce akan mengumumkan skuadnya pada akhir pekan ini. Inggris akan memainkan pertandingan pertama kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Slovakia pada 4 September. (kmb39/afp/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

LADI Perlu Perbaiki Kinerja untuk Dapatkan Lisensi Jakarta (Bali Post) Menpora Imam Nahrawi mendorong perbaikan kinerja Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) karena hingga saat ini belum mendapatkan lisensi badan anti-doping dunia atau WADA, sehingga belum bisa melakukan tes doping kejuaraan internasional. ‘’Jangan sampai kita terus membayar negara asing yang sudah mendapatkan lisensi dari WADA. Sangat penting Indonesia mendapatkan lisensi,’’ kata Menpora di rapat koordinasi dengan LADI di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/8) kemarin. Indonesia, katanya, sebentar lagi menjadi tuan rumah kejuaraan multi-event paling bergengsi di Asia yaitu Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang. Untuk itu semua kelengkapan harus bisa dipenuhi sebelum kejuaraan empat tahunan itu berlangsung. Dengan kondisi tersebut, Menpora meminta kepada LADI untuk memperkuat jajarannya dengan mencari pihak-pihak yang mampu dan mau bekerja keras untuk mendapatkan lisensi dari WADA. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah melakukan tes doping atlet minimal 3.000 orang setiap tahun. ‘’Kumpulkan semua atlet, lakukan tes doping secara rutin tiap tahun. Saya yakin dari situ ada upaya untuk bisa memenuhi syarat dari WADA. Langkah itu juga untuk membuktikan Indonesia selalu fair dalam dunia olahraga,’’ kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. Orang nomor satu di Kemenpora itu menegaskan, dengan rutin melakukan tes doping, atlet Indonesia diharapkan akan terbebas dari permasalahan saat turun di kejuaraan internasional. Selain itu, saat bertanding juga bisa maksimal. ‘’Pemerintah tidak mau atlet meraih prestasi karena limpahan doping, tetapi harus benar-benar prestasi yang diraih di atas lapangan, penuh perjuangan dan pantang menyerah,’’ kata Menpora menegaskan. Pria kelahiran Bangkalan, Madura ini menjelaskan, jika saat ini pihaknya belum melihat secara nyata kerja dari LADI. Bahkan lembaga ini sempat mendapatkan tiga kali surat dari WADA terkait keseriusan salah satu lembaga pemerintah ini dalam menjadi lembaga antidoping. ‘’Saya dapat pesan dari Presiden, bahwa sudah ada tiga kali surat dari WADA, tetapi tidak direspons oleh LADI. Jangan hanya workshop-workshop dan pelatihan saja tetapi harus action,’’ kata Menpora dengan tegas. Dengan target mampu mendapatkan lisensi dari WADA, pemerintah dalam hal ini Kemenpora akan berusaha menyesuaikan anggaran yang dibutuhkan. Namun, semuanya harus diimbangi dengan kerja keras agar LADI bisa mendapatkan lisensi dari WADA. (ant)

Porba Juara Guntur Cup

Denpasar (Bali Post) Kepala SSB Guntur Ida Bagus Purnaya, Selasa (23/8) kemarin mengungkapkan turnamen Guntur Cup yang dimenangi Porba Batubulan merupakan ajang untuk mengasah skill-ball para pemain setelah ditempa di SSB. ‘’Di ajang kejuaraan Guntur Cup inilah para pemain bisa leluasa mengerahkan segala kemampuannya selama dibekali teknik, serta penempaan fisik selama latihan di SSB,’’ jelasnya. Selain itu, pihak pelatih SSB bisa melakukan evaluasi selama penampilan asuhannya selama mengikuti Guntur Cup. Kesebelasan Porba Batubulan untuk kategori kelahiran 2007-2008 keluar sebagai juara pada turnamen Guntur Cup 2016, pascamenang tipis 1-0 atas Mandala Putra, di Lapangan Renon. Sementara juara III direbut tuan rumah Guntur A yang mengalahkan Guntur B dengan skor 1-0. Purnaya menerangkan, turnamen untuk kategori kelahiran 2007-2008 diikuti 12 tim. Selain itu, pihaknya juga menggelar kategori pemain kelahiran 2005-2006 yang diikuti 12 tim, serta kategori kelahiran 2003-2004 yang melibatkan 6 tim. ‘’Untuk dua kategori kelahiran 2003-2004 serta 2005-2006 bakal dilanjutkan Minggu (28/8) mendatang,’’ tambahnya. (022)

LATIHAN - Pebulutangkis Indonesia Tommy Sugiarto tampil di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil. Sepulang dari Rio, Tommy langsung menjalani latihan di Sukabumi.

Tommy Langsung Digembleng di Sukabumi

Bali Post/rtr

Jakarta (Bali Post) -

Tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto usai memperkuat kontingen Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, tidak mendapatkan waktu istirahat yang panjang karena akan langsung digembleng di pemusatan latihan Sukabumi, Jawa Barat. ‘’Seperti biasa akan langsung latihan. Di depan sudah banyak kejuaraan yang menunggu,’’ kata orangtua Tommy, Icuk Sugiarto, di sela penjemputan kontingen Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/8) kemarin. Tommy Sugiarto yang merupakan satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra belum mampu meraih hasil yang terbaik setelah hanya bertahan hingga babak perempatfinal. Padahal, unggulan ketujuh pada kejuaraan

empat tahunan ini diharapkan meraih hasil terbaik. Anak mantan pebulu tangkis andalan Indonesia itu pada babak perempatfinal harus menyerah dari pemain asal Inggris Rajiv Ouseph dengan skor 13-21, 21-14 dan 15-21.

Papua Berlaga di 34 Cabor PON Jayapura (Bali Post) Kontingan Papua akan berlaga pada 247 nomor di 34 cabang olahraga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, 17-29 September 2016. Gubernur Papua Lukas

Enembe, di Jayapura, Selasa (23/8) kemarin, mengatakan atlet Papua akan mengikuti 247 nomor dari total 570 nomor yang dipertandingkan/ diperlombakan di ajang PON XIX Jawa Barat. Sebanyak 380 atlet Provinsi Papua

Pulang dari Olimpiade, Maria Londa Langsung Berlatih

Denpasar (Bali Post) Meskipun baru saja datang dari Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, atlet lompat jauh dan lompat jangkit andalan Bali Maria Natalia Londa langsung menjalani latihan sebagai persiapan menuju PON XIX Bandung, Jawa Barat, September mendatang. Meski sudah dua hari tiba di Pulau Dewata, Ratu Lompat Jauh dan Jangkit Asia Tenggara itu tidak mengikuti tes fisik tahap akhir, Selasa (23/8) kemarin. “Saya baru dua hari tiba di Bali. Memang saya mendapat dispensasi dari KONI Bali untuk tidak melakukan tes fisik, tetapi saya sudah mulai latihan hari ini (kemarin - red),’’ ungkap Londa di KONI Bali, Selasa (23/8) kemarin. Ia langsung berlatih guna menggenjot fisik usai berlaga di Olimpiade. Apalagi setelah perjalanan yang cukup jauh selama 36 jam dari Rio de Janeiro, Brazil ke Indonesia. ‘’Saya tidak santai-santai. Bahkan saya langsung masuk prakompetisi untuk PON nanti. Yang penting, saya tidak mengalami cedera,’’ katanya.

Atlet peraih medali emas di SEA Games dan Asian Games itu mengungkapkan, meskipun melakukan latihan di lintasan sintetis di Lapangan Mengwi yang menurut sebagian orang sudah tidak terlalu bagus, dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut. ‘’Bagi saya, tidak

ada alasan apa pun untuk menghalangi saya latihan. Banyak orang yang bilang lintasan tidak standar atau apa pun, tetapi saya tetap bisa mengakalinya dengan pelatih,’’ ungkap Londa. Londa menambahkan, dirinyalah yang membuat upaya untuk selalu ber-

prestasi tanpa alasan apa pun. Beruntung dirinya memiliki rekan-rekan yang selalu mendukung meskipun dirinya berlatih terpisah dengan rekan yang lain. ‘’Mereka orang yang luar biasa. Kami selalu mendukung satu sama lain,’’ ungkap Maria Londa. (kmb41)

Tes Fisik Tahap Akhir

Atlet Tinju Capai Level Maksimal

Denpasar (Bali Post) Seluruh cabang olahraga (cabor) yang meloloskan 363 atletnya ke PON XIX Bandung, Jawa Barat telah usai menjalani tes fisik di GOR Lila Bhuana Denpasar, Selasa (23/8) kemarin. Dari hasil tes tersebut, cabor tinju kembali menunjukkan level tertinggi dibandingkan cabor lainnya. Setelah tes pertama beberapa bulan yang lalu menjadi jawara, kali ini Cornelis K Wangulangu dkk. masih merajai dari keseluruhan tes fisik. Kelima petinju yang mengantongi tiket di multi-event empat tahunan itu, semuanya level fisiknya di atas 12.

‘’Hasil tes fisik petinju Cornelis Kwangulangu sangat luar biasa, karena hasilnya mencapai 14,2. Itu hasil maksimal sesuai yang ditetapkan KONI Bali target level kemampuan 14,’’ ungkap pelatih Kepala Tinju PON Bali Gusti Alit Swandana di GOR Lila Bhuana, Denpasar, kemarin. Pria yang juga Komisi Teknik Pertina Bali itu menjelaskan untuk Gories tembus 12,7, Valentino Nahak 12,3, Cornelis K Wangulangu 14,2, Julio Bria 13,3 dan Jacky Riwu 13,1. ‘’Julio sebenarnya masih bisa tembus 14, tetapi dia keluar begitu hendak menyentuh angka 14. Petinju

Kekalahan ini di luar dugaan karena peringkatnya jauh di bawah Tommy Sugiarto. Icuk menegaskan hasil kurang maksimal Tommy Sugiarto di kejuaraan multievent paling bergengsi di dunia itu diharapkan men-

lainnya juga demikian. Terlihat sangat terpengaruh dengan peserta tes fisik lainnya. Begitu lainnya keluar dia ikut keluar dari tes fisik,’’ katanya. Swandana menegaskan, seorang atlet mestinya disiplin. Harus menunjukkan kemampuan aslinya. ‘’Ini petinju banyak yang terpengaruh dengan rekan di sebelahnya. Padahal masih bisa menembus level fisik puncak. Tadi, kan kelihatan dia keluar dengan santai. Buktinya, Cornelis all out bisa melebihi 14,2 meskipun harus berlari sendirian,’’ terang Swandana. Pada 3 September mendatang cabor tinju kembali

menggelar khusus tes fisik. Minimal dua pekan jelang pertandingan di PON Jabar mereka akan diuji. ‘’Kami akan tes fisik kembali di Lintasan Stadion Ngurah Rai. Sementara tes fisik di KONI diakui bersifat umum. Kami khusus untuk cabor. Dan, tidak ada lagi petinju meremehkan tes fisik. Harus menunjukkan kemampuan aslinya,’’ tegas Swandana. Julio Bria mengakui atlet tinju memang terlihat prima fisiknya. Bahkan, meski berlarinya terlihat paling santai, tempo napas teratur. ‘’Saya memang masih bisa tadi berlari, tetapi kami tahan sedikit,’’ kata Julio Bria. (kmb41)

akan mengikuti ajang PON XIX di Jawa Barat itu. Awalnya tercatat 390 atlet yang akan mengikuti PON XIX Jabar itu, namun setelah diseleksi hanya 380 yang layak dan berhak. ‘’Jadi dari 390 atlet ini, ada yang

jadi pemicu semangat untuk meraih hasil terbaik pada beberapa kejuaraan internasional bergengsi lainnya yang sudah di depan mata. ‘’Ada beberapa super series yang harus diikuti Tommy. Kami berharap dia secepatnya menyesuaikan diri setelah dari Olimpiade ini,’’ kata Icuk Sugiarto menegaskan. Icuk Sugiarto sejak siang memang menunggu kedatangan kontingen bulu tangkis Indonesia. Setelah mendapatkan kepastian kedatangan tim, mantan pebulu tangkis Indone-

sia itu langsung menghampiri anaknya yang tiba bersama dengan Hendra Setiawan dan kawan-kawan. Tak ketinggalan Icuk bersalaman dengan anaknya yang saat itu menggunakan jaket kontingen berwarna merah. Namun, Icuk belum bisa langsung pulang bersama karena semua atlet olimpiade diundang ke Kemenpora bersama dengan peraih emas, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. ‘’Ke Kemenpora dulu, setelah itu pulang,’’ kata Icuk menegaskan. (ant)

diberhentikan dan dipecat sehingga hasilnya hanya 380 atlet saja yang akan mengikuti PON XIX Jabar,’’ ujarnya. Dia menuturkan, 380 atlet ini adalah yang berhak untuk mengikuti PON XIX Jabar dan dalam waktu dekat pihaknya akan melepas secara resmi kontingen Papua.

‘’Diperkirakan 700-800 orang yang akan dilepas oleh kami untuk mengikuti ajang PON XIX di Jabar pada September 2016,’’ katanya lagi. Dia menambahkan, pihaknya pun menargetkan bisa masuk dalam 10 besar dalam ajang PON XIX di Jawa Barat pada September 2016. (ant)

BENGKEL LAS

DIJUAL MOTOR

KOMPUTER

AC

BENGKEL LAS

KONTRAKTOR

FURNITURE

KONSTRUKSI BAJA


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Looking for HK,Min 1 years in Same Position,Send CV to: info@aquabalivilla.com

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

B.BP.004.08.16.0000777

A.BP.153.08.16.0001718

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** !!! Kapal Pesiar Cr SPG/Sales Counter/Marketing Rekrutmen Tui Men Schiff 6 A.BP.001.08.16.0000775 Semua Posisi,CV Langsung ke Dcr staff Gudang,Sales,Kasir, PT.Demarin Jl.Gunung Salak Security(KTA). CV : PT.Bali Selatan No.237 Denpasar Ph:0361-731530/085100852225 Tegehe Agung(Polo) T.290.189 A.BP.001.08.16.0001678 PraInterview Tgl.30 Agustus’16 Warung Ocha Membthkan Chef yg A.BP.001.08.16.0001707 Berpnglmn di Masakan Indonesia Dibutuhkan Sgr Guru Bimba Western bs Bhs English krm CV AIUEO Hub.081236110357 ke Warung Ocha Jl.Raya A.BP.820.08.16.0001688 Dcr Mekanik u/Bengkel Mobil Seminyak 52 Seminyak-Kuta A.BP.001.08.16.0001716 Pengalamn tdk Diutamakan,Kusus *Info Kerja Keluar Negri Pasti yg Hobby+Serius Kerja”GM POWER Hb:0859 3529 7350-081236000400 Berangkat Resmi utk Semua Umur B.BP.164.08.16.0000891 H:081337903069,085953774417 B.BP.166.08.16.0000900 Dbthkn Sgra Posisi:Security, A French Restaurant Needs an Driver/Sopir,Waiter/es&Roomboy Experienced Staff Pastry&Cook BrpnampilanMenarik&BsBerbahasa Urgent Call 081338507217 Inggris Lamaran Via Email A.BP.001.08.16.0001286 ke:hrd@seasafaricruises.com Blue Bird Taxi Cari Sopir Gaji A.BP.001.08.16.0001717 Harian %tase Reservasi on line Urgently Sales Mrktg Salon & Cab.Tabanan/Dps H:081338544504 Klinik Wnt,Spv Salon&Klinik, Restaurant Wnt/L Waiter/ss, Supir&PRT,T:4723225 Email:srid ani@greenbowl-indonesia.com

A.BP.001.08.16.0001712

Dcr Sgr:30 org Cleaning Srvice PT.Bali Dana Sejahtera Pertokoan Sudirman Agung F-31 Dps Tlp 0361255376 (Buka Senin-Jumat) A.BP.001.08.16.0001590

A.BP.001.08.16.0000946

Bth Marketing 2orang L/P max 30 th min DIII/S1 Penampilan Menarik Hub.085237021110

A.BP.001.08.16.0001668

Dibutuhkan Tk Kebun/Gardener utk Vila Pribadi.Bisa Bahasa Inggris. Peng.1-2 Thn. Hub:081237605389

Bth Sgr Acct Min D1 Lam Ke Jln.PB.Sudirman Agung B9 Dps

A.BP.001.08.16.0000869

Dcr Gr Mat,Fis,Kim,IPS,Acct,B.Ingg, Dcr Tkg.Potong Ayam,Adm,Sopir Adm Hub:082 147 456 074 Prum Yani Permai,087862206279 A.BP.001.08.16.0001705

Bth Sgr Wanita Min.SMA Usia Max.30Th Lam Krm ke Citramart Citraland Blok GG.10B Jl.Cargo

Dcr H.Keep Griya Sunset Kuta Jl.Pura Mertasari V/29 Sunset Road Kuta Sblh Harris Htl.

Bth:Guide(F) 3D Dream Museum Zone.We Prefer English,Gaji Sesuai hub-i:0361-8496221/220

Dcr Krywn/ti Utk Rumah Makan Usia Max 30Th Hub.089650182655

A.BP.001.08.16.0001694

B.BP.004.08.16.0000715

Cr AA&Prmdis u/Apotek Big Bro Kurusetra,Kampial 081916181256

A.BP.001.08.16.0001622

Cr Admin U/Garment,min SMK Bhs Inggris Komputer Hb.PEG 720578

A.BP.001.08.16.0001681

Cr Staff FO(L&P);Security;Cook Engineering u/Hotel di Kuta Hub:081529106375/087860355476

A.BP.001.08.16.0001370

A.BP.001.08.16.0001633

Dcr Bar,Gardeneer,Waiter/ess, Steward,Cook,Cook Helper, Purchasing u/Restoran di Seminyak Hub:(0361)730603. Email:analafavela@gmail.com B.BP.004.08.16.0000886

B.BP.004.08.16.0000883

A.BP.001.08.16.0001517

Dcr Waiter/s Reception,Cook bs Bhs Mandarin Hub:087761581981 Emil:info@balinatureland.com

A.BP.155.08.16.0001711

Dcr:Staff Utk Konsultan Pjk Wanita,Single,Pdk:Min S1 Ak/D3 Pjk Hub:081239521793

B.BP.804.08.16.0000791

Dcr PRT Tdr Dlm/Luar Suka Anak Hub:082144655009, Ayani Utara

A.BP.001.08.16.0001701

A.BP.001.08.16.0001666

Dcr Sales Minuman,Spd Mtr+SimC SMS 087861051592

Dibthkan Sgr Spa Therapist;Pglmn /Tdk &Salon u/Spa di Canggu, Komisi+Gaji Hub:081246228210

A.BP.001.08.16.0001685

A.BP.001.08.16.0001544

Dcr Accounting bisa Pajak Diutamakan-085100200200/ sales@haente.com

A.BP.001.08.16.0001614

A.BP.001.08.16.0001684

Dcr Staf Gdng,Ksir,Prmnaga.Wil Dps-BtBln. 085738559532/290407

B.BP.154.08.16.0000902

Dibthkn Sgra Operation Staff Wanita u/Travel Lamaran kirim ke Telp.0361729196

A.BP.001.08.16.0001583

A.BP.001.08.16.0001699

Dcr Staff Villa bhs.Inggris Hub.Ena Villa Jl.Tirta Ening No.1 Sanur Telp.0361288829

B.BP.135.08.16.0000894

Dcr Stocker/Tng Bgn Gudang u/ Garment bs Cmpter,085100050706 E:infojob_garmen@yahoo.co.id

A.BP.001.08.16.0001713

Dcr Therapist pglmn/tdk,dpt GP +Kms+Bns+THR Hub:081338279478

A.BP.001.08.16.0001682

Dcr Therapist u. Seminyak Area bisa Meni Pedicure081805554516

B.BP.166.08.16.0000898

Dcr Tng Operator,Sopir Truk & Mekanik PT.Adi Murti Jl.Plawa 37 Dps Hub 224109/0811398865 Dcr Tng Serabutan,Single,Jujur Gaji+Bonus Hub:0361-8422043

Dcr Marketing.Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.154.08.16.0000901

Dbthkn tng guru bhs inggris unt mngjr kursus,Hub.Ktr Jl.P. Komodo 38X Dps,T.262854/224917

A.BP.001.08.16.0001437

A.BP.001.08.16.0001676

Dcr Sales Rokok u/Pasarkan Lgs ke Proyek2 Hb:082125516868 (WA)

Cr@Sopir@Sales SMA,Jujur&Ulet Hub.081337306169/087860886822

A.BP.001.08.16.0001542

Dicari IT bisa Program Segera Hub:081999407947

Dcr Tng Cleaning Service Kerja Shift Hub.08563816011

A.BP.001.08.16.0001586

Dicari Nanny Urus Anak Tidur Dalam Hub.081916128755

A.BP.001.08.16.0001675

Dicari Staff Accounting, Lulusan Min D3,bisa Komputer dan mau Bekerja dalam Team. Kirim CV ke Email sasmitadewi@ gmail.com,Tlpn 0361487240

The Griya Villas & Spa-Bunutan Butuh:Exc.Chef,Spa Spv & Asst Mgr. CV:info@thegriya.com A.BP.012.08.16.0001634

Dicari Terapis (Wanita) utk Spa Villa di Jimbaran,Market Jepang.Interview Langsung Tel:0811388628

Toyota Kuta Main Dealer:Butuh Sales Executive(P/W)Min.D1,Max 30th.diutamakan KTP Bali,Kompensasi:Gaji Pokok,Tunjangan(Makanan,Operasional),Askes,Insentif, THR,Bonus Jalan2 Ke Luar Negeri.Lmrn di Krm Ke:PT.Agung Automall,Jl.Sunset Road Brt, Seminyak-Kuta Badung U/P.Bag HRD,Interv. 31/8’16 T.8947099

Dicari Tk Maintenance & Engineering Pengalaman untuk Kerja di Villa-Hotel Daerah Seminyak.SMS:081999830058

Urgently need:Adm & CS,bisa Inggris send CV to: document@bayusbalicargo.com

B.BP.004.08.16.0000847

Dicari Staff Delivery Makanan & Penerima Telp bs Bhs. Inggris Laki2 Dibwh 35Th Tidak Bertato Telp/SMS ke 0812 463 0812

A.BP.001.08.16.0001494

B.BP.004.08.16.0000885

B.BP.005.08.16.0000881

B.BP.820.08.16.0000818

B.BP.004.08.16.0000799

B.BP.804.08.16.0000005

A.BP.001.08.16.0001603

Villa in Seminyak Looking for HK,Security,Driver Bs Inggris Experienced HK&Chef CP:08179435 Htl Kuta H.752647/085737190669 A.BP.001.08.16.0001650 A.BP.001.08.16.0001577 677/info@balivillamassilia.com Dicari 3org Sopir pengalaman Hotel Baru di Maldives Bth KaryaB.BP.154.08.16.0000897 Hub CV.SIP Gatsu 1/5 T.412288 wan/ti,Gj18Jt/Bl,08124698969 We Are Looking for Haidresser A.BP.001.08.16.0001528 A.BP.001.08.16.0001704 House Keeping ke Sidoi Hotel M/F(3Jt+10%Coloring Comm+16500 Dicari Admin Wanita Mahir Komp /Jam Insentiv) Expr Min 1Year. Jl.Legian 363,Kuta,0361754201 & Prof Hub:08113867250 A.BP.001.08.16.0001515 Bring CV to Bodyworks Spa Jl. A.BP.001.08.16.0001436 Kuta Townhouses Looking For KayuJati No.2 Petitenget.735058 Dicari QC/Tukang Cek Untuk Security,Bartender&Waitress Send E.acc.bodyworksbali@yahoo.com Garment diKuta Hub.0361-759832 CV:derrick@kutatownhouses.com A.BP.001.08.16.0001664 /087860696996 082144450099 for Intevriew B.BP.154.08.16.0000895 Ymh Bisma Dicr:1.Supir SIM B1 B.BP.004.08.16.0000882 Dicari Sopir Pribadi Hub. 2.Mekanik; 3.S1 Ek;4.SMA (srbtn) SPG for jewelry shop,Kuta:0811 Komang 8464530/085100454671 3866371;Sanur/Ubud 08113866372 Hub.T.Umar 142 Dps B.BP.154.08.16.0000810

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Inova G’10 Akhr Silver AsDK 70 Rb KM Orsnil 157Jt,08123804634

CHEVROLET

Dijual mobil Captiva Diesel 2012 Asli DK Hitam 08123840950

A.BP.001.08.16.0001710

Kjg SSX’97Dsl AbuMet Oris 68Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.08.16.0001607

HONDA

B.BP.141.08.16.0000889

CRV 2.4’11+13 Prestige Putih + Fortuner’13 TRD Htm+Yaris S’11 Silver Hub.085737180911 B.BP.164.08.16.0000892

Jual Honda CRV Th2010 Warna Putih Hb.0811398350-085339818142 A.BP.001.08.16.0001581 TOYOTA

Jaguar-X 2.5 AT’02 Slvr Soon Avanza G’09 Hitam asBali Mls Roof Knds Sngt Istmw Skli Siap Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.141.08.16.0000887 Pakai 195Ng,G.Agung 183/424390 B.BP.141.08.16.0000890 Avanza’07 GVVTi Velg17 Kondisi Bagus Sekali Hub:087740224478 SUZUKI A.BP.001.08.16.0001703

Escudo XL7 Manual 2500cc AsDK AvnzaG09Pmk Htm BanBr2 113,5Jt Hub.081238151929/081933119414 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.08.16.0001588

A.BP.001.08.16.0001714

Pick UP’2011 Jl.G.Batukaru Gg Dijual Innova Th’2012 Padang I/3 081353361761/480799 AsDK KM 7.300 Hub:081337405900

A.BP.001.08.16.0001698

A.BP.001.08.16.0001687

SERVICE

Tanah Kavling Murah Pering Tojan Gianyar Hub:081246613444

B.BP.141.08.16.0000888

A.BP.001.08.16.0001161 Tnh Kvl Jln Juwet Sari Jln Dijual Rmh Lt2 LT117m2 LB90m2 Taman Pancing Pemogan,Babakan Padang Udyana Padang Sambian JEEP Canggu & Sading H.081337327078 Rmh Baru fasilitas lengkap A.BP.001.08.16.0001689 Wrangler’13Pth+GrandCerokee’12 085238063577 11 Are Jl.Lodtunduh Ubud 1&2 Htm+Vellfire Z’12 Htm + Range bisa KPR Hrg 1,5M A.BP.001.08.16.0001505 Are Jl Pantai Purnama Utara Rover Evoque12Pth,085737180911 Djl Rmh Baru LT1Are 3KT2Km Dpr B.BP.164.08.16.0000893 Bay Pass Hub:0811397695 Lok828 Pemogan Densel strtegis A.BP.001.08.16.0001164 DICARI MOTOR viewsawah 950JtNg 081239487661 BUC Tnh 2Are Lok.Sgt Bgs Jmbrn A.BP.001.08.16.0001278 081338294465 fas.PLN PAM Jl5m,085792224346 Djl Rmh Lt2 Prum Dalung Permai A.BP.001.08.16.0001665 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.08.16.0001715 100/171 900Jt Hub:081315832747 Dijual Tanah Kav Padang Galak A.BP.001.08.16.0001384 “08123667168 Wa.081916157168 Hub.08563734043, 081337112202 A.BP.001.08.16.0000629 Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk T.36/70 H.460Jt+Kav1A,2A Kboiwa A.BP.001.08.16.0001297 Utr,Canggu,G.Salak081239851138 Dijual Tanah Luas 1Ha hrg 600 A.BP.001.08.16.0001706 Jt/Are Lok Aisis Pecatu Hub: DIJUAL MOTOR DIJUAL TANAH 081339584125, 081233175511 SUZUKI A.BP.001.08.16.0001597 *Tnh 1Are Lingk Perumahan Suzuki Inazuma 250cc 2014 Djl Cpt Rmh Lt2 6KT LT.2,55Are Perang Alas Badung082341005577 Orisinil Hub.081999591666 Lok.Sanur H:2,5M,081338248677 B.BP.166.08.16.0000899 A.BP.001.08.16.0001709 A.BP.001.08.16.0001669 14A LD51mt;8mtAspal Hdp Timur@ Djl Tnh Kbn 60Are Lok.Desa ByPas MntraKtewel 082147026666 ARSITEKTUR Wanagiri Kec.Selemadeg Tab.Hrg A.BP.001.08.16.0001674 BUC Jl Rugi1-2A Sempidi Tegehe Rp.10jt/Are Hub.082145379963 Terima Gambar IMB Gambar 3D Bu Arjun dan Urus IMB Hub:081338804602 Jl.5m Pav cas/krdt,081337332121 A.BP.001.08.16.0001532

Jazz RS MMC Hitam Matic Th’13 Up Grd 188Jt Nego,081246073194

JAGUAR

DIJUAL RUMAH Dijual Rmh Jl.Pratama Nusa Dua LT 2,3Are 3KT,2KM, 08123526920

SERVICE

B.BP.166.08.16.0000896

SERVICE

A.BP.001.08.16.0001465

BIRO JASA

A.BP.001.08.16.0001670

BIRO JASA

Djl Tnh Ls 3,7A Lok Ungasan Gg. Cadasya Jl.5m Hrg 1M Global bs Ambil 1A 300jt/A H.08123627869 A.BP.001.08.16.0001680

Kav Istimewa Jl.Gurita I Dps Ling.Nyaman OneGate Systm Jl7m Hub.085954040909/0895601308278 A.BP.001.08.16.0001621

Tanah 2,16A Lok.Jl.Pidada II Jln 10mtr Bs TkrMbl, 0817356452 A.BP.001.08.16.0001416

Tnh 1&5A Utr Bypas Ketewel dan Pering,Truk masuk T08123923726 A.BP.001.08.16.0001677

Tnh Kav,elit,Unud Jimbaran,SHM 2,1&4A,550Jt/A Ng,08113801502 B.BP.820.08.16.0000200

Tnh+Rmh 230m2 625Jt/A Ng Lok. Jl.Wijaya Kusuma,085100829330

Hlg BPKB Mbl Toyota Pick Up DK 9002X No1434218-O H:0361720862

DIJUAL GUDANG Gudang LT.14A Tronton msk @By Pas Ktwel 650Jt/A 082147026666

A.BP.001.08.16.0001667

Hlg BPKB 8936457-G,DK 900 JL, an:Ni Nym Marminingsih,Klngkng yg menemukan Hub.Sunarta H.081236191963

A.BP.001.08.16.0001673

DIJUAL RUKO Gadai Ruko 4Lt ByPas kdri 1,3M Hrg Pasar 1,8M,2019 Kami Siap Tebus 2M Serius:085338259869

A.BP.001.08.16.0001679

KURSUS Les Mapel TK SD SMP SMU B Ingg Musik Guru ke Rmh 081999051772

A.BP.001.08.16.0001692

RUPA-RUPA 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5%

A.BP.001.08.16.0001686

PELUANG BISNIS Invstasi di BisnisProperty Min 10Jt Dpt Saham10rb,08113801502

A.BP.001.07.16.0001990

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.820.08.16.0000201

PENGUMUMAN Surat Panggilan Kpd Tergugat AN Ni Made Indrayani Lahir di Klungkung 27-09-1987 Perempuan Agama Hindu,Pekerjaan Karyawan Swasta,Alamat Tidak Diketahui, Supaya Hadir di Pengadilan Negeri Semarapura Jl.Gajah Mada No.59 Semarapura,Hari Kamis 22 September 2016 Pukul 09.00Wita

A.BP.001.08.16.0001484

KEHILANGAN Tlh Hlg Sertifikat Tanah(SHM No.1953 Luas 320m2 dan SHM No. DISEWAKAN RUMAH Dikn Rmh,RTm,RK,2KT,Dpr,Pondok 1957 Luas 680m2 AN Sebastianus Didinong Gudipung)Lokasi Ds. Galeria,Umadui H:081558020402 A.BP.001.08.16.0001693 Pecatu,Kec.Kuta Selatan,Kab. Dikont Rmh 2KT2KM,RT RKlg Grs Badung.Bagi yg Menemukan PAM-PLN Hub.081917947600 Hub:082147083777 A.BP.001.08.16.0001700

A.BP.001.08.16.0001702

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0001671

ALUMINIUM

A.BP.165.08.16.0001690

ALUMINIUM

KURSUS

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL BIRO JASA SPA

PERCETAKAN

SALON

BIRO JASA

INTERIOR

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

PINJAMAN

FOTOCOPY


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 24 agustus 2016

Perlu Inovasi dan Kreativitas

Tingkatkan Layanan Pelindo III

Rupiah Menguat 36 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (23/8) sore bergerak menguat sebesar 36 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.190 dibandingkan posisi sebelumnya 13.226 per dolar AS. ‘’Bank Indonesia juga masih terus menjaga stabilitas mata uang rupiah agar sesuai fundamentalnya,’’ kata pengamat pasar uang Bank Himpuan Saudara Rully Nova di Jakarta, Selasa kemarin. Ia menambahkan, ruang pertumbuhan perekonomian Indonesia masih terbuka menyusul mulai berjalanannya sejumlah program pemerintah. Salah satunya amnesti pajak. Sentimen itu akan menambah dorongan bagi pelaku pasar uang untuk kembali mengakumulasi aset berdenominasi rupiah. ‘’Meski jumlah dana hasil repatriasi masih minim,

ada harapan akan meningkat yang nantinya dapat memperbaiki fiskal negara,’’ katanya. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, di tengah kehati-hatian pelaku pasar uang menjelang simposium tahunan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) di Jackson Hole pada akhir pekan nanti, dolar AS diperdagangkan cenderung melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah. ‘’Dolar AS terlihat kehilangan momentum penguatan menjelang pertemuan tahunan itu. Simposium itu biasanya selalu digunakan Ketua The Fed, memberikan sinyal arah kebijakan moneternya,’’ katanya. Di tengah situasi itu, lanjutnya, pelaku pasar akan berhati-hati, apalagi kondisi ekonomi Amerika Serikat belum sepenuhnya membaik. (ant)

Surabaya (Bali Post) Layanan terbaik sangat diperlukan pengguna jasa kepelabuhanan. Karena itu inovasi dan kreativitas selalu dibutuhkan demi meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan pelat merah itu. Sebagai operator pelabuhan yang memiliki aktivitas utama berupa kegiatan bongkar-muat barang dan pelayanan kapal serta arus mobilisasi manusia, maka pelayanan jasa kepelabuhanan, operator dituntut memiliki minimum requirement. Hal itu dijadikan tolok ukur bagian standardisasi jenis layanan yang diberikan kepada pengguna jasa di seluruh wilayah kerja Pelindo III. ‘’Agar syarat itu tercapai, diperlukan dukungan semua pihak, baik pemegang saham, direksi hingga karyawan di seluruh unit kerja. Baik cabang hingga kawasan melakukan perbaikan tidak hanya layanan kepada pelanggan, juga terkait penyediaan infrastruktur dan fasilitas yang memadai,’’ kata Direktur Utama Pelindo III Orias Petrus Moedak kepada Bali Post, Selasa (23/8) kemarin. Inovasi dan kreasi, kata Moedak, sangat dibutuhkan semua perusahaan agar produknya selalu relevan dengan kebutuhan customer. ‘’Di dunia bisnis, perusahaan dituntut terus melakukan inovasi agar mampu bertahan dalam persaingan pasar dan bisa menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut,’’ ujarnya.

Peningkatan layanan dengan cara perbaikan sejumlah fasilitas dan infrastruktur lebih difokuskan pada sepuluh pelabuhan cabang utamanya di wilayah timur Indonesia. Hal itu termasuk perbaikan terminal penumpangnya. Pembangunan Terminal Penumpang Kapal Laut Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak ini merupakan wujud nyata Pelindo III memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang kapal laut dengan berbagai fasilitas kenyamanan, yang tersedia setara dengan fasilitas di bandara. Hal itu menjadi salah satu bentuk inovasi yang diberikan kepada para pengguna jasanya. Direktur Keuangan Saefudin Noer menyampaikan

para general manager cabang harus berpikir tentang pelabuhan yang dikelolanya selama dua puluh lima tahun ke depan. ‘’Rencana perbaikan harus segera dilakukan karena hal itu merupakan bentuk investasi jangka panjang,’’ ungkapnya. ‘’Dukungan pendanaan juga sudah disiapkan manajemen,’’ imbuhnya lagi. Tidak hanya itu, inovasi berbasis teknologi saat ini juga sedang dilakukan yaitu Information Communication Technologi (ICT) based enterprise yang dikerjakan Pelindo III, ini akan segera terealisasi dan go live pada awal 2017 nanti. Diharapkan berbagai inovasi yang dilakukan nantinya memberi kemudahan bagi stakeholder pelabuhan. (059)

2018

Pemkab Terapkan Katalog Elektronik Jakarta (Bali Post) Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menargetkan pada 2018 ke-416 kabupaten anggotanya sudah menerapkan sistem katalog elektronik dalam pengadaan barang dan jasa. “Melalui sosialisasi yang berkelanjutan diharapkan 2-3 tahun ke depan seluruh kabupaten atau 100 persen sudah menerapkan e-katalog, meningkat dari saat ini yang masih sangat rendah atau kurang dari 10 persen,” kata Wakil Bendahara Umum Apkasi Ratu Tatu Chasanah di sela expo Aplikasi Procurement Network (APN) 2016, di Jakarta, Selasa (23/8) kemarin. Chasanah yang juga Bupati Serang ini menambah-

kan, selain menciptakan efisiensi dalam mengurangi biaya-biaya pengadaan barang dan jasa, katalog elektronik juga menjamin kecepatan penyerapan anggaran. “Harga barang dan jasa juga bisa lebih murah, jaminan ketersediaan langsung berhubungan dengan distributor dan minim indikasi penggelembungan harga atau menghindari kebocoran anggaran,” katanya. Katalog elektronik adalah solusi yang berisi daftar secara elektronik yang bisa diakses secara online berbasis internet untuk pengadaan barang dan jasa yang gencar disosialisasikan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Apkasi. (ant)

Bali Post/ant

JALAN LAYaNG - Pembangunan jalan layang rute Kapten Tendean-Blok M-Ciledug di Jakarta.

Bali Post/ant

SRI MULYANI - Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) saat berbincang dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sebelum mengikuti arahan Presiden Joko Widodo.

Hongkong, Sumber Dana Repatriasi Amnesti Pajak

Hongkong (Bali Post) Hongkong menjadi salah satu sumber besar dana repatriasi amnesti pajak, mengingat banyak WNI yang memiliki usaha di kota pelabuhan internasional itu. Direktur Utama PT Bank BNI (Persero) Tbk. Achmad Baiquni mengatakan hal itu, Senin (22/8). ‘’Saya yakin banyak, makanya kita pilih Singapura dan Hongkong karena banyak orang Indonesia yang bermukim di sini,’’ katanya di sela-sela sosialisasi amnesti pajak dalam Indonesia Business Outlook di Hongkong. Ia menyatakan, ‘’Kalau kita lihat jumlahnya enggak beda jauh dengan Singapura, tetapi mungkin dilihat banyak yang individu. Jadi skalanya sedikit lebih kecil. Kalau peserta, jumlahnya mungkin banyak.’’ Total warga negara Indonesia yang berada di Hongkong 170.000 orang dan sekitar 5.000 orang di Macau. Banyak orang Indo-

nesia melakukan aktivitas di Hongkong. Hingga kini, BNI telah menerima pembayaran uang tebusan sebesar Rp 85 miliar dari 1.500 wajib pajak yang mengajukan surat pernyataan harta. Dana repatriasi yang sudah masuk mencapai kisaran Rp 70 miliar. ‘’Ini akan terus bertambah dan saya yakin menjelang akhir Agustus dan September pasti akan meningkat,’’ ungkap Baiquni. Bank berpelat merah tersebut menargetkan dana repatriasi yang masuk ke grup BNI mencapai Rp 70 triliun, dengan rincian Rp 55 triliun ke produk BNI dan Rp 25 triliun tersebar ke produk anak usaha. Duta Besar Indonesia untuk Cina dan Mongolia Soegeng Rahardjo mengatakan, sebagai perwakilan pemerintah RI tentu akan melakukan langkahlangkah sosialisasi kepada WNI di wilayah akreditasi. (ant)

Ditargetkan 8 Juta UMKM ’’Go Online’’

Bali Post/ant

BERBINCANG - Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wapres Jusuf Kalla sebelum memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/8) kemarin.

Jokowi Perintahkan Izin Investasi Disatukan di BKPM

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo memerintahkan pelayan perizinan di beberapa kementerian ditarik dan dijadikan satu pada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). “Saya minta sekali lagi kepada seluruh kementerian pada bagian penerbit perizinan berkaitan dengan penanaman modal mulai diberikan BKPM, mulai ditarik saja agar kecepatan lebih cepat lagi,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas membahas evaluasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor Kepresidenan Jakarta, Selasa (23/8) kemarin. Dengan menjadi satu, kata

Presiden, investor tidak perlu berkeliling di setiap kementerian untuk mendapatkan izin penanaman modal. “Saya ingin PTSP ini benar-benar satu pintu dan benar-benar memberikan pelayanan yang tepat dan betul-betul terpadu, terintegrasi,” kata Jokowi. Presiden menambahkan, kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan akan ditopang investasi sehingga PTSP di BKPM harus dievaluasi untuk perbaikan dan pembenahan, terutama demi mempercepat pelayanan investasi agar lebih baik lagi. “PTSP bukan semata-mata loket yang berada di satu lokasi, tetapi kalau masih

menunggu lama, untuk apa?” kata Jokowi. Presiden memerintahkan semua yang berhubungan dengan penanaman modal harus dilihat dan harus ada standardisasi pelayanan investasi yang betul-betul bersinergi dan mengkoordinasikan pusat dan daerah. “Saya harapkan terus monitoring pengawalan terhadap proses-proses investasi dan benar-benar dilakukan, diidentifikasi, dicarikan solusi, sehingga tidak ada investor kesulitan saat proses perizinan,” kata Presiden. (ant)

Jakarta (Bali Post) Ditargetkan 8 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) go online guna menyongsong ekonomi digital. Direktur E-Bisnis Kementerian Komunikasi dan Informatika Azhar Hasyim mengatakan hal itu di Jakarta, Selasa (23/8) kemarin. ‘’UMKM Go Online didorong sehingga (pasar) tidak hanya diserbu luar negeri,’’ katanya . Menurutnya, Indonesia siap menyongsong era digital ekonomi. Visi Indonesia menjadi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Untuk itu, pengembangan ekonomi digital UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dengan menyumbang 58 persen PDB menjadi sangat penting. Guna mendukung program 8 juta UKM go online tersebut, menurutnya, pemerintah perlu melakukan sejumlah upaya. Selain mendorong kerja sama antara UMKM dengan sejumlah pemain e-commerce,

pemerintah juga menyediakan satu juta domain gratis. Untuk 2016 ditargetkan 350 ribu domain. Ia mengatakan, pada 2020, perdagangan via internet (e-commerce) ditargetkan dapat mencapai 130 miliar dolar AS. Peningkatan e-commerce tersebut akan turut meningkatkan perekonomian Indonesia. Sementara itu, untuk mendukung digital ekonomi, ia mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah melakukan sejumlah upaya di antaranya program sejuta petani dan nelayan go online, menciptakan 1.000 teknopreneur hingga 2019 nanti dan mengembangkan desa broadband terpadu (DBT). Selain itu, dari sisi infrastruktur, kementerian juga telah meluncurkan pembangunan proyek palapa ring yang akan menjadikan seluruh kabupaten kota pada 2019 terkoneksi broadband internet. (ant)


19

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

Anggota DPR Soal Konser di SMAN 1 Tabanan

Penolakan SID atas Reklamasi Hak Warga Negara Jakarta (Bali Post) Anggota Komisi X DPR-RI Anang Hermansyah mempertanyakan sikap aparat yang berlebihan saat mengamankan konser Superman is Dead (SID) di SMAN 1 Tabanan, Bali, akhir pekan lalu. Konser SID menjadi viral di media sosial, karena dalam laman fanpage SID diinformasikan adanya pengamanan yang berlebihan dilakukan aparat. ‘’Saya menolak keras bila aksi aparat dalam konser SID dalam rangka menekan kebebasan berekspresi. Karena konstitusi telah menjaminnya dengan tegas,’’ kata Anang Hermansyah dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (23/8) kemarin. Dalam viral yang bersumber dari fanpage SID disebutkan aparat memeriksa penonton dan pengisi acara agar tidak membawa atribut Bali Tolak Reklamasi (BTR). Bahkan, disebutkan atribut BTR yang sempat dipasang di drum SID dipaksa dilepas atas permintaan aparat. Anang menilai konser SID merupakan bentuk kebebasan berekspresi

yang tidak menggunakan aksi kekerasan. Oleh karena itu tidak ada alasan bagi aparat untuk bersikap berlebihan. ‘’Aparat harus bisa membedakan kekerasan dengan musik keras,’’ tegas politisi dari Partai Amanat nasional (PAN) tersebut. Dia menambahkan, langkah aparat ini tentu harus dikonfirmasi lebih jauh apa motif dan tujuannya. Menurutnya, jika tindakan itu bertujuan sebagai langkah preventif tentu menjadi lain persoalannya. ‘’Ini kan dipicu soal polemik reklamasi di Bali yang telah berlangsung bertahun-tahun itu. Semestinya persoalan ini segera diselesaikan. Jangan dibiarkan menganga seperti ini,’’ ingatnya. Anang meminta agar lembaga formal di tingkat Provinsi Bali semestinya dapat menjembatani aspirasi yang muncul di masyarakat untuk menemukan titik temunya. Dia juga meminta agar pemerintah pusat memberi perhatian serius tentang polemik reklamasi di Bali. ‘’Ingat Bali sebagai etalase pariwisata Indonesia, semua

pihak harus menjaganya agar tetap kondusif,’’ kata Anang. Anang berpendapat sikap SID yang mengampanyekan penolakan reklamasi Teluk Benoa merupakan langkah yang tidak ada masalah. Sebagai warga negara, siapa pun berhak menyampaikan pendapatnya di depan publik. ‘’Apa yang dilakukan SID sah-sah saja. Itu hak warga negara menyampaikan pendapatnya dan ekspresinya,’’ kata anggota DPR dari dapil Jawa Timur ini. Kepala SMAN 1 Tabanan Made Jiwa mengaku tidak mendapatkan laporan mengenai pelarangan pemakaian baju tolak reklamasi ke dalam arena konser. Menurutnya, acara yang sama telah digelar sebanyak enam kali oleh OSIS di bawah pengawasan guru pembina. Dari pengalaman melakukan konser pada saat suasana panas dan berjingkrakjingrak terkadang gesekan kecil terjadi dan bisa menjadi besar jika tidak ditangani baik. Untuk itu pihaknya meminta panitia untuk melakukan

Secara Gratis

Tidak Sesuai Dari Hal. 1

‘’Itu pengakuan dari KSOP sehingga hanya bisa dimanfaatkan untuk jangka pendek saja, untuk kapal yacht saja. Berarti kan tidak sesuai dengan tujuan utamanya. Ini kan harus ada penyelidikan secara detail, apakah proyek ini memang sekadar menggelontorkan dana untuk kepentingan tertentu atau memang betul untuk kepentingan cruise,’’ tandasnya. Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba mengaku akan segera menanyakan kelanjutan proyek Tanah Ampo ke pemerintah pusat. Kalau memang ada masalah, agar terungkap dengan jelas. Ia juga meminta pihak terkait yakni Dinas Perhubungan dan KSOP agar turut serta ke Jakarta bertemu pihak Kementerian Perhubungan. ‘’Ada pendapat yang simpang-siur. Ada yang bilang dermaga kurang panjang, katanya dermaganya goyang, belum diuji coba. Kenapa hal seperti ini kok didiamkan dari 2012. Kita harus kejar ini,’’ ujarnya. Tamba menambahkan, akan mencari tahu perencanaan proyek ini dari awal. Termasuk siapa yang dulu menyusun detail engineering design-nya. Rencananya, Komisi III bersama pihak terkait akan berangkat minggu depan. ‘’Biar benar-benar kita tahu, ada gelombang besar kok bisa lolos ada pembuatan dermaga di situ. Apalagi ada anggaran pemeliharaan gedung Rp 18 juta,’’ tandasnya.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Denpasar, Selasa (23/8) kemarin, mengatakan telah disepakati bila pembangunan dermaga dilakukan oleh pemerintah pusat. Sementara bangunan pelabuhan atau terminal dibuat oleh pemerintah provinsi, dan jalan dibuat pemerintah kabupaten. Ketika terminal dan jalan sudah rampung, ternyata dermaga yang dibuat pemerintah pusat baru sepotong yakni sepanjang 150 meter. Anggaran untuk memperpanjang dermaga inilah yang kini tersendat. ‘’Kalau dermaganya bisa diperpanjang sekitar 200 meter lagi, itu sudah bisa bersandar kapalkapal pesiar dan itu akan menghidupkan semua,’’ imbuhnya. Pastika menambahkan, panjang yang masih kurang membuat kapal pesiar kesulitan berlabuh di dermaga. Dari hasil uji coba, kapal-kapal itu akhirnya berlabuh di tengah sehingga wisatawan yang ingin ke pinggir harus diangkut menggunakan sekoci. Selain masalah dermaga, lanjut Pastika, siapa yang akan mengelola pelabuhan itu juga masih menjadi persoalan. Pemprov sendiri tidak memiliki kemampuan untuk mengelola karena membutuhkan keahlian yang luar biasa. Mengingat, kapal pesiar tidak sekadar berlabuh di sana. Wisatawan yang turun juga membutuhkan logistik seperti air bersih, ikan, daging, hingga sayur-mayur. ‘’Jadi ini memerlukan keahlian yang luar biasa. Mungkin perencanaannya kurang komprehensif,’’ jelasnya. (kmb32)

antisipasi. Salah satunya adalah dengan mengamankan barang pemicu konflik baik itu berupa sajam, rantai ataupun baju-baju yang bertuliskan bahasa memprovokasi. ‘’Tetapi mengenai baju tolak reklamasi saya tidak tahu pasti,’’ ujarnya. Ketua OSIS SMAN 1 Tabanan I Made Myasa Dharmika meyebutkan jika acara yang digelarnya hanya bertujuan untuk hiburan saja. Siswa kelas XII IPA itu menyebutkan, pihaknya tidak menginginkan ada nuansa politik masuk ke dalam acara yang digagasnya. ‘’Kami tidak mendukung atau menolak (reklamasi Teluk Benoa - red), yang jelas ini hanya acara hiburan,’’ ujarnya. Kapolres Tabanan AKBP Putu Putra Sedana mengatakan tidak ada instruksi dari pihaknya terkait pelarangan penggunaan atribut Bali tolak reklamasi Teluk Benoa. Dia menjelaskan, kebebasan berekspresi dihargai asal sesuai dengan tempat dan tidak mengganggu ketertiban umum. (kmb4/kmb24)

Dari Hal. 1

Di bawah komando mantan Wali Kota Denpasar ini, Kementerian juga mengeluarkan Sistem Badan Hukum Koperasi secara online, yang semula dilakukan prosesnya secara manual di setiap dinas kabupaten/kota dan provinsi dengan memakan waktu 90 hari. Dengan sistem online, maka pengesahan dapat dilakukan dalam waktu kurang lebih lima hari kerja. Sementara untuk menumbuhkan kewirausahaan di Tanah Air, Menteri Puspayoga juga membuat kebijakan dengan Kementerian Hukum dan

Dari Hal. 1

Duterte sudah memperingatkan DPR agar tidak mengintervensi kampanye antinarkotikanya dengan mengatakan mereka bisa terbunuh jika mereka menghalagi upaya polisi dalam menciptakan keamanan di negeri itu. Menurut dela Rosa, hampir 700 ribu pengguna dan pecandu narkoba menyerahkan diri demi menghindari penggerebekan. Dia juga mengatakan ada penurunan drastis pada angka kejahatan, kendati angka pembunuhan meningkat. Di luar gedung DPR, para pendukung mengelu-elukan dela Rosa atas kepemimpinannya dalam perang melawan narkotika dengan meneriakkan nama panggilannya, ‘’Bato, Bato’’. Mereka berseru, ‘’Kami bersamamu Bato dalam perang

HAM untuk memberikan hak cipta secara gratis kepada pelaku UKM. Hal tersebut dalam rangka mendorong produktivitas usaha dan melindungi kreativitas UKM. Terobosan sangat penting adalah terlibat dalam menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 22% menjadi 9% per tahun dengan plafon kredit sampai dengan Rp 25 juta, tanpa agunan. Juga penurunan suku bunga dana bergulir LPDB-KUMKM untuk sektor rill menjadi 0,2% per bulan atau (4,5% per tahun) dan KSP 0,3% per bulan atau (8% per tahun). ‘’Secara personal kami memi-

Upaya Polisi

melawan narkotika.’’ Dela Rosa mengakui bahwa jumlah orang tewas akibat perang melawan narkoba sebenarnya lebih besar dari 1.900 orang. Dia juga mengatakan sekitar 750 yang mati itu tewas dalam operasi antinarkoba yang dilancarkan polisi. Sisanya tengah diselidiki polisi, kata dela Rosa. ‘’Tidak semua kematian yang tengah diselidiki itu berkaitan dengan narkotika,’’ kata dela Rosa. 40 di antaranya karena berkaitan dengan perampokan. Dela Rosa juga mengatakan sekitar 300 perwira polisi diduga terlibat dalam perdagangan narkotika. Dia mengancam polisi-polisi yang terlibat akan dipecat dan diadili jika terbukti bersalah. Media massa Filipina sendiri mengungkapkan beberapa orang dari yang terbunuh itu

lihnya sebagai salah satu orang berpengaruh karena dia tergolong orang yang bersih track record-nya bahkan sebelum menjabat menteri di Kabinet Kerja Jokowi, Puspayoga sudah aktif di pemerintahan daerah (Bali), yang membuat dia begitu dikenal melalui kebijakannya,’’ katanya. Majalah ini juga melihat hasil kerja Puspayoga diakui dan diapresiasi banyak kalangan, termasuk dunia internasional. Pada 15 Juni 2016, Puspayoga menerima penghargaan ICSB Presidential Award di Markas PBB New York, AS atas dukungan pengembangan kewirausahaan sosial. (kmb)

adalah hasil kerja para polisi korup yang membunuh para penyalur narkoba demi menghilangkan jejak mereka dalam perdagangan narkotika, demikian Reuters. (ant/rtr)

Merah Putih Dari Hal. 1 Secara pribadi dia merasa bangga atas prestasi atletatlet Indonesia, karena sukses mengibarkan bendera Merah Putih di Rio de Janeiro. ‘’Saya malam tadi berbincang sampai jam 2 dini hari (dengan Menpora). Kita tentu senang bangsa Indonesia kembali menunjukkan sebagai bangsa yang besar. Merah Putih telah berkibar di negeri yang jauh di sana, Rio de Janeiro,’’ katanya. (ant)

Melawan Hukum Dari Hal. 1

Kata dia, penyidik KPK telah menemukan dua alat bukti dan sedang diperbanyak lagi dan menetapkan NA (Nur Alam) sebagai tersangka. Tersangka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi. Nur Alam mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan Eksplorasi, SK Persetujuan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi dan SK Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi kepada PT Anugerah Harisma Barakah (AHB) selaku perusahaan yang melakukan penambangan nikel di Kabupaten Buton dan Bombana. Penerbitan surat-surat keputusan tersebut diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Modusnya, menurut Laode, dengan mengeluarkan surat izin usaha pertambangan kepada orang atau perusahaan tertentu tetapi dalam pelaksanaannya diketahui ada pemberian imbalan kepada penerbit izin. ‘’Modusnya sebenarnya

tidak terlalu sophisticated, jadi seperti biasa saja, dan sering jadi modus yang sama kepada daerah-daerah yang punya sumber daya alam melimpah,’’ ungkap Laode. Laode memperingatkan kepala daerah agar berhatihati dalam mengeluarkan suratsurat izin usaha pertambangan (IUP). ‘’KPK kembali mengingatkan kepada gubernur yang punya kewenangan karena IUP sudah ditarik dari bupati ke tingkat provinsi, semoga hal tidak terjadi lagi,’’ tambah Laode. Namun, KPK belum menyimpulkan jumlah imbalan yang diduga diterima oleh Nur Alam. ‘’Untuk memperkaya diri sendiri itu sedang dihitung, tetapi kami sudah dapat beberapa bukti transfer, belum bisa mengeluarkan karena masih diakumulasi, jumlahnya cukup signifikan. Salah satu angka yang dipakai adalah laporan dari PPATK,’’ katanya. KPK juga masih menyelidiki pihak-pihak yang memberikan imbalan dan belum menetapkan status hukumnya. Selain menetapkan Nur Alam sebagai tersangka, KPK juga sudah melakukan penggeledahan di beberapa tempat di Kendari dan Jakarta terkait perkara ini. (ant)

Bela Satyaki, Arjuna Panah hingga Putus Tangan Bhurisrava

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Dua Puluh Enam)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SECARA mental ksatria utama Arjuna memuji Bhurisrava, prajurit Kuru itu. Oh raja, Arjuna yang berlengan perkasa menjawab Vasudeva, berkata, ‘’Mataku telah terpaku kepada orang Sindhu itu. Karena itu aku tidak dapat, oh Madhava, melihat Satyaki. Bagaimanapun aku akan melakukan sesuatu kepada prajurit Yadava itu, demi mencapai sebuah prestasi yang sangat sulit.’’ Setelah mengatakan kata-kata ini, untuk mematuhi Vasudeva, putra Pandu itu memasang pada Gandiva sebuah anak panah tajam berkepala seperti pisau cukur. Anak panah itu, yang ditembakkan dari tangannya Partha menyerupai sebuah meteor. Dalam sekejap melesat dari langit, memotong lengan prajurit Kuru itu dengan pedang masih dalam genggamannya dan dihiasi Angada itu. Sanjaya berkata, ‘’Lengan Bhurisrava yang dihiasi Angada

dan pedang yang masih dalam genggamannya itu pun terpotong, jatuh ke bumi. Peristiwa itu membuat kesedihan sangat besar dari semua makhluk hidup. Sungguh, lengan itu, yang harusnya memotong kepalanya Satyaki itu sendiri, tetapi kenyataannya lengan itu dipotong oleh Arjuna yang tidak kelihatan. Lengan Bhurisrava itu dengan cepat jatuh ke bumi, seperti seekor ular berkepala lima. Prajurit Kuru itu, setelah melihat dirinya sendiri dibuat tidak berdaya oleh Partha, kemudian melepaskan pegangannya pada Satyaki dan dengan penuh kemarahan mengecam putra Pandu itu.’’ Bhurisrava berkata, ‘’Engkau oh putra Kunti telah melakukan sebuah kelakuan keji dan kejam. Karena tanpa terlibat dengan aku, engkau telah, dengan tidak terlihat aku, memotong lenganku. Akankah engkau tidak harus mengatakan kepada Yudhishthira, putra Dharma itu, bahkan ini

yaitu ‘Bhurisrava, ketika terlibat orang lain, dibantai olehku dalam pertempuran?’ Apakah engkau diajari penggunaan senjata-senjata ini oleh Dewa Indra yang berbudi luhur itu atau Dewa Rudra, oh Partha atau oleh Guru Drona, atau oleh Guru Kripa? Engkau, di dunia ini, mengetahui lebih baik peraturan-peraturan tentang penggunaan senjata daripada semua orang lainnya. Lalu kenapa kemudian engkau memotong, dalam pertempuran, lengan seorang prajurit yang tidak terlibat pertempuran denganmu? Orang saleh tidak pernah menyerang, dia yang tidak memperhatikan, atau dia yang ketakutan. Selain itu juga dia yang dibuat tanpa kereta. Dia yang memohon hidup atau perlindungan, dari dia yang telah jatuh dalam keadaan menderita. Kenapa kemudian, oh Partha, engkau telah melakukan perbuatan yang sangat tidak pantas seperti ini. Perbuatanmu benar-benar penuh dosa.

Kelakuanmu itu hanya pantas untuk orang celaka dan bertabiat rendah. Ini hanya dilakukan oleh seorang yang jahat! Seorang yang terhormat, oh Dhananjaya, dapat dengan mudah menyelesaikan sebuah perbuatan terhormat. Sebuah perbuatan, yang adalah tidak terhormat, menjadi sulit diselesaikan oleh seorang yang terhormat. Seorang dengan cepat menangkap kelakuan dari mereka dengan

siapa dan di antara siapa dia bergerak. Kejadian ini memperlihatkan siapa dirimu yang sebenarnya oh Partha! Menjadi seorang keturunan raja dan lahir khususnya, dalam keturunan Kuru. Bagaimana kemudian membuat engkau telah jatuh jauh dari kewajiban-kewajiban seorang ksatria, walaupun engkau berkelakuan baik dan mematuhi sumpah-sumpah sangat baik.’’ (bersambung)

Sloka 9.13 Mahatmanas tu mam partha daivim prakritim asritah bhajanty ananya-manaso jnatva bhutadim avyayam Tetapi jiwa-jiwa yang agung – paramahatma -- oh Arjuna, yang mengambil sebagian dari sifat-sifat-Ku, yang suci, memuja-Ku, dengan iman yang teguh. Mereka sadar bahwa Aku adalah Yang Tak Terbinasakan. Asal dari segala makhluk.


16 Pages

lipost.com.

online: http://www.in

day, August

Wednes

alify aim to qu Dancers na’s World for Argentiampionship Tango Ch ay, August

Wednesd

24, 2016

ods like Aires neighborho Omar Aguilera, Buenos to transported a dance San Telmo. Chilean about being for glided onto dancers qualifyingyear 30, spokeworld while dancing. hip, so hopes of another it’s a champions very - Salon tango AIRES on Monday in the ship held every “Well, level is always BUENOS Aires watching (skill) and Champion always to the floor in Buenos realize the Tango Festival high. You’re to go through ips and you year,” capital. the World if you want are people championsh even more every round the the difficult because there in the Argentine level growssaid. “During thefeel the is to havehav- the finals very well, around said anyone one could I get here, of said who dance “My expectation said. He would be Aguilera danced in, of tango, so of being it world,” Magro semifinal is what we energy experience growth in dance,” but you feel in Maria who reached the result I can’t see are powerful ing personal tango dancer but “the lost in that. on the floor dancing very happy, because people Uruguayan Tango Festo dance when you’re matters way and 38. The World opened on goes our great, least meet other people, Poggio, hip be full swing.” here to to run “If everything ... that wouldthing is to and have fun.” in the early tival and Champions scheduled Arte, a is qualify and we originated 22 del ss port important for this, od The tangoin the working-cla ball- August 31 at Usina but the mostand prepare she said. Now a until August in the neighborho 19th century participate to grow,” world, cultural center Buenos Aires. around the (rtr) areas of an expectation 35, who is originally passionately of La Boca. was about room dance popular Andre Magro, can be seen streets of said dancing couples still tango on the from Brazil, the couples having fun.are more than 400it is very dancing g and “There comparticipatin Couples dancing, the pete in Salon Tango style qualifier the round at Tango World Champion Buenos ship in Aires, Argen-22, tina, August 2016.

ue Marcarian

REUTERS/Enriq

tional Bali

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur 18 Ramayana Cafee Sari Kuta Jl. D.Tamblingan Sanur 19 Smirnof Jl. Bakung Kuta Hotel Jl. Pantai Jl. D.Tamblingan Sanur 20 Legwa Cafee Tanduk Club Jl. D.Tamblingan 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta 1 Kuta Beach the Coffe Bear Book Sari 17 DKerobokan Kuta 22 Ganesa Jl. Bakung Jl.Petitenget 2 Wen Dys Bali Hotel Daiving 17E Kerobokan Paradiso Legian Kuta 23 All For Klod Jl. Padma Jl.Petitenget 3 Seminyak 23 Resort&Spa 17C Kerobokan Six/Werkudara 51 24 Barocca 4 Ramayana Jl. Doble Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod No. Legian Resort&Spa 25 Lantern Jl. D.TamblinganA Sanur 5 The Lokha Emtertaiment Jl.Petitenget No. 106 Dps Live Sport No.126 26 Shearlock 148 6 66 Corner Jl. Raya Puputan Jl. D.TamblinganD.Tamblingan 140 Renon No Grill 27 Cafe Degan Mandala Jl. 7 Leghawa No 68 Jl. Raya Niti No. 148 Renon dan Restoran Jl. D.Poso 28 Kopi Made Mandala 8 Retno Barr Manan Yamin No.18 Jl. Raya Niti No. 50D 29 Dimsum Jl. D.Poso Jl. Mohamad 9 Elkomedor No. 39 No.88 Renon Scret Jl. D.Poso 30 Furama Jl. Merdeka 10 Malaika Denpasar Sanur Subah Renon Shack Wuruk 184 Jl. D.Poso 31 Warung Gilimanuk 11 Snack Jl. Hayam Sanur Betutu khas Lokal Jl. D.Poso 32 Ayam 12 Warung Sanur Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery 13 Cokro Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur Kebab Jl. D.Tamblingan 15 J & N Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

find Interna

U.S. judge Obama blocks nder school transge m policy bathroo Page 6

3.000,-

lipost.co.id . e-mail: info_ibp@ba lbalipost.com .internationa http://epaper

killed Over 1,900g” in “chillin Philippines drugs war on Page 13

ternationalba

says Don’t panic, as LiverKlopp, instant pool seek back bounce

24, 2016

160 Number 8th Year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

L O N A A T I E R N I N T

World’s largest cemetery grows bigger as Shi’ite militias bury their dead

, the After rice ds poor spen ey much mon s on cigarette

TLY many APPAREN in Bali set poor people earnings to aside their filter. Exbuy cigarette on the cigapenditure ranked the rette is even the expenother second after rice. In diture on is still indeed a smoking words, there between rate correlation the poverty to even though 5.25 percent and poverty dropped from into in Bali has is divided 4.25 percent. re of the poor non-food com“Expendituthe food and s, the highest the commoditie two, namely rice. Well, For food modities. is clearly for the means, it is the spending on cigarette. This a month calcuin is second of the poor Statistics Agency said for expenditure the Center them poor,” lated by what has made I Putu Astawa, (BPS), notof Bappeda Bali, Monday in Denpasar, the Head confirmed when Rice... (Aug. 22). 2 on page Continued

r ws bigge etery gro ad gest cem de World’s lar litias bury their mi as Shi’ite REUTERS/Alaa

The Wadi

al-Salam

cemetery,

Arabic

for “Peace

Valley”,

is seen

in Najaf,

south of

Baghdad,

Iraq August

Al-Marjani

3, 2016.

are above , some graves the wealth calligraphy reflecting Iraq in 2014. ground tombs, (rtr) and western of different of those within. heard of north of graves also be to battle News can Millions the roughly 10 square at Global that in to be 9.30 in “Bali Image” to the frontlines shapes lie request 96.5 from miles) cemetery heading Radio FM am. Listen to State, andal-Salam should km (4 square from Shiites all over Shi’ite until 10.00 FM at http:// in Iraq’s as the Islamic in Wadi for their attracts burials nationality, Iraq’s to laid to rest Global Radio listen2myrate By as a reward largest cemetery, at are thought its usual the world. globalfmbali. they be killed, world’s streaming people neighbours at double on Islamic State. the cost D - The or live video and http:// ed sacrifice. becomes scarce, fam- Iranian second in number war BAGHDANajaf, is expanding radio.com balfmbali.com m-bali. with the State, the As land 25 square metre of 5 come near Ali’s golden-dom http://radioglo annel/global-f after Islamic overran holy city death rate increased interred a standard has risen to about ustream.tv/ch bricks to 150-200 Sunni group almost lot said of nation’s ($4100) same shrine. built with bakedKoranic cemetery,a ultra-hardline country in 2014, the ily burial of with Iraqi dinars al-Salam Often the for the IS has decorated a historian a third of a million the amount paid The Wadi“Peace Valley,” as and plaster, escalated of Shi’ite Jihad Abu Saybi,rate was 80-120 double Arabic for in the hearts swathes before violence the Mau- cemetery. The he said. over large special place visit lots as it surrounds Ali Bin day previously, y often exerted control Muslims their first imam, before Shi’ite paramilitar ed shrine soleum of a cousin and son-in-law Ali’s golden-dom Abi Talib, Mohammad. rose of Prophet of daily burials The pace

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Umanis, 24 Agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764

Facsimile: 227418

Desa Tembuku Bangli

Sentra Pembuatan ’’Dulang’’ INDUSTRI kreatif yang berkembang di Kabupaten Bangli sangat beragam. Tak hanya berbahan bambu, masyarakat juga mengembangkan kerajinan berbahan kayu dan fiber. Salah satunya dulang. Sentra produksinya ada di Desa/Kecamatan Tembuku, Bangli. Perbekel Tembuku Ketut Mudiarsa, Selasa (23/8) kemarin, menyampaikan di desanya terdapat delapan banjar, yakni Tembuku Kawan, Tembuku Bakas, Tembuku Sesetan, Tembuku Kaja, Penida Kelod, Penida Kaja, Tegalasah dan Kedwi. Di daerah itu pertanian cukup berkembang pesat, seperti jeruk dan kakao. Namun bertani bukanlah satu-satunya pekerjaan yang digeluti masyarakat. Masyarakatnya juga mengembangkan industri kerajinan dulang. “Kerajinan dulang sudah berkembang sejak dulu. Sudah menjadi ciri khas daerah kami,” ujarnya. Dulang yang diciptakan tangan-tangan kreatif warga ini memiliki kualitas yang cukup baik. Pemasarannya merambah sejumlah pasar di Bali, maupun luar Bali, utamanya daerah transmigran. Semakin berkembangnya teknologi, mo-

tif dulang terus mengalami inovasi. Demikian juga dengan bahannya. Belakangan kayu albesia sebagai bahan utama semakin sulit didapatkan. Menyiasati hal itu, perajin beralih menggunakan fiber. Meski berbeda bahan, kualitasnya tetap terjaga. “Penyedia kayu biasanya dari warga lokal. Tapi sekarang albesia sudah sulit didapat. Jadinya perajin beralih ke fiber,” jelasnya. Di balik adanya tantangan pasar, pemasaran dulang ini masih tergolong stabil. Maklum karena tempatnya di Bali. Banyak yang menggunakannya saat upacara di pura. Saat dilihat lebih jauh, ternyata beberapa produk home industry ini sudah pernah terjual ke luar negeri, salah satunya Dubai. Namun, karena lesunya perekonomian, itu tak lagi berjalan. “Dulu sampai ekspor,” tandas Mudiarsa. (kmb45)

DULANG Perajin dulang di Desa Tembuku, Bangli. Bali Post/kmb45

Film ’’Headshot’’ Tayang Perdana di Toronto HINGGA saat ini perkembangan industri film Indonesia terus mencapai kemajuan yang pesat. Film terbaru kali ini adalah film besutan terbaru dari Mo Brothers (yang beranggotakan Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto) yang bertajuk ‘’Headshot’’ yang telah siap untuk melakukan world premiere dalam program Midnight Madness ajang Toronto International Film Festival 2016. Pemeran utama dalam film ‘’Headshot’’ tersebut telah memilih Iko Uwais yang mengaku sangat bangga sekaligus telah mengalami deja vu. Seperti diketahui, ‘’Headshot’’ adalah film keduanya yang telah tayang perdana dalam program serupa setelah lima tahun lalu sukses mencuri perhatian melalui aktingnya sebagai Rama dalam ‘’The Raid’’. ‘’Saya jadi ingat apa yang saya alami di Toronto beberapa tahun lalu. Dengan ‘Headshot’, sekarang saya optimis, insya Allah bisa dua kali lipat responsnya,’’ ujar Iko Uwais. Meskipun bukan yang pertama film Indonesia melenggang di ajang bergengsi dunia, namun sang produser Wicky V Olindo turut berbangga hati dengan hasil yang telah dicapainya sekarang. Selain itu tidak hanya di dalam Toronto saja. Film ‘’Headshot’’ juga akan premiere di enam ajang lain yang hingga saat ini belum bisa diungkapkan sebelum ada pengumuman resmi dari pihak terkait. ‘’Sebenarnya ada beberapa festival kelas bagus yang akan menayangkan ‘Headshot’. Cuma enggak bisa kita umumkan sebelum mereka mengumumkan terlebih dahulu,’’ bocor Wicky di tempat yang sama. Ternyata film ‘’Headshot’’ sendiri akan diputar tengah malam pada 9 September 2016 waktu setempat. Pada program yang dikhususkan untuk pecinta horor, action dan fantasi ini, film yang turut dibintangi Chelsea Islan dan Julie Estelle tersebut berdampingan dengan karya sineas lain. Dari berbagai sineas yang terpilih di antaranya ‘’The Autopsy of Jane’’, ‘’Dog Eat Dog’’, ‘’The Belko Experiment’’, ‘’Rats’’, ‘’Sadako vs Kayako’’, ‘’Free Fire’’, ‘’The Girl W’’. Setelah tayang perdana di Toronto, film ini akan masuk bioskop Indonesia pada akhir November mendatang. (pik)

Tawarkan Objek Wisata Alam SELAIN menjadi sentra pembuatan dulang, Desa Tembuku juga memiliki keindahan alam yang sangat memukau. Maka tak heran jika Pemkab Bangli menganugerahkannya sebagai desa wisata sejak setahun lalu. Yang paling menjadi daya tarik dari wisatawan, yakni air terjun Cepung. Menuju air terjun yang berlokasi di Banjar Penida Kelod ditempuh dengan berjalan kaki ratusan meter dari jalan raya melalui jalan setapak dan berundak. Perjalanan juga akan dilanjutkan dengan menyisiri Sungai Yeh Gadang dan berlanjut ke Sungai Cepung. Saat itu mata akan dimanjakan dengan keindahan alam berupa tebing bebatuan dan juga goa sangat memesona yang terbentuk secara alami. Suasana tenang semakin terasa saat telinga dihiasi suara gemericik air sungai yang seolah-olah tak rela dihadang bebatuan. Tak hanya itu, hijaunya daun p e p o ho n a n j ug a m e n un jukkan potensi alam yang masih perawan. Sekitar 10 menit berjalan, tibalah di air terjun tersebut. Mata akan dihipnotis dengan indahnya

deburan air yang sangat hening dan dikelilingi batu cadas. Saat itu pula dirasakan sensasi seperti masuk ke dalam goa. Pancaran si-

nar matahari memunculkan warna berdegradasi. Berkat keindahan yang dimiliki, air terjun setinggi 15 meter ini juga diberi ju-

Air Terjun Cepung

FKUB Medan Kunjungi FKUB Bali

Kagumi Bali yang Kokoh Jaga Adat dan Budaya Iko Uwais dan Chelsea Islan

Bali Post/pik

David Bowie

Punya Rumah Bersejarah di Berlin SEBUAH rumah yang pernah ditempati mendiang penyanyi Inggris David Bowie saat berkecamuk Perang Dingin di Berlin, Jerman, diberi penanda pada Senin (22/8) waktu setempat. Bowie yang bernama lengkap David Robert Jones meninggal pada Januari lalu. Ia pindah ke Berlin pada 1970-an, sebagaimana dikutip dari Reuters. Ia tinggal di sana selama mengerjakan album ‘’Low’’, ‘’Heroes’’ dan ‘’Lodger’’. Penggemar Space Oddissey ini berkumpul di depan bangunan itu dan meletakkan bunga serta lilin sebagai simbol turut berduka. Wali Kota Berlin Michael Mueller membuka selubung lempengan bertulisan ‘’David Bowie (1947-2016) tinggal di rumah ini 1976-1978’’. Lempengan tersebut juga memuat kutipan lagu ‘’Heroes’’. ‘’Saya rasa bisa dibilang David Bowie dan Berlin Barat punya hubungan spesial,’’ kata Mueller.

Bali Post/rtr

David Bowie (alm)

Seperti diketahui, David Bowie meninggal dunia pada usia 69 tahun akibat penyakit kanker. Lagu-lagu seperti ‘’Space Oddity’’ dan ‘’Starman’’ yang sangat terkenal pada era akhir 1960-an dan awal 1970-an membuat namanya berada di papan atas percaturan musik dunia, pencapaian yang ia pertahankan hingga ia mengembuskan napas yang terakhir. (ant)

KEBERADAAN Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali tidak pernah sepi dari kunjungan organisasi sejenis, universitas, maupun lembaga-lembaga lain dari sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan, beberapa lembaga dari luar negeri juga sering berkunjung ke FKUB Bali. Seperti yang terlihat Senin (22/8) lalu, giliran FKUB Kota Medan berkunjung ke FKUB Bali. Rombongan yang berjumlah 32 orang itu diterima Ketua FKUB Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet di Puri Den Bencingah, Klungkung. Ketua didampingi jajaran pengurus FKUB Provinsi Bali, pengurus FKUB Kota Denpasar, Forum Perempuan dan Forum Generasi Muda Lintas Agama yang merupakan bentukan FKUB Provinsi Bali. Dipilihnya Bali sebagai tujuan kunjungan, tidak lain karena Bali dinilai layak mendapt apresiasi secara nasional dalam bidang kekurunan umat beragama. ‘’Kami berkunjung dan ingin menimba pengalaman di Pulau Bali ini, pulau yang lebih dikenal daripada Indonesia,’’ ujar Ketua FKUB Kota Medan sekaligus pimpinan rombongan K.H. Palitmuda Harahap. FKUB Medan mengagumi masyarakat Bali, walau bersentuhan langsung dengan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, namun tetap ajeg dan kokoh dalam menjaga budaya serta adat istiadat. Ketua FKUB Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet selaku tuan rumah sekaligus panglingsir puri me-

nyampaikan selamat datang di Pulau Bali, semoga penuh berkah. Pihaknya bersama segenap jajaran pengurus sangat senang serta merasa terhormat selalu mendapat kunjungan dari FKUB-FKUB di Indonesia. Bahkan juga dari kalangan perguruan tinggi dan dari luar negeri. ‘’Kami syukuri kita dapat melakukan sesuatu, walaupun kecil untuk kepentingan bangsa dan negara,’’ ujar Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet yang juga Ketua Asosiasi FKUB Indonesia ini. Dalam kapasitas sebagai Ketua Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung menguraikan tentang kondisi nasional, baik ditinjau dari aspek demografi/kependudukan, geografi/letak, serta SDA maupun SDM yang tersedia serta peluang maupun tantangan yang dihadapi. ‘’Di era global ini sekat-sekat tidak jelas sehingga siapa sebenarnya yang menjadi musuh bersama kita, oleh karenanya tidak ada jalan lain kita harus

mempererat persatuan kesatuan di antara kita, merajut kerukunan umat beragama guna tetap tegaknya NKRI,’’ katanya. Ketua FKUB Kota Denpasar Prof. Budiasa dalam sambutannya menyampaikan, negara demokrasi yang berkembang sangat pesat harus berjalan pada rel masingmasing dalam bingkai NKRI guna menghindari benturan. Terlebih di Kota Denpasar yang keberadaannya sangat majemuk dari berbagai aspek, di samping Kota Denpasar sebagai pusat pemerintahan Bali, kota wisata, pusat perdagangan, sehingga perlu dikembangkan konsep manyama braya. Sementara itu, dalam sesi tanya jawab, pertanyaan yang mengemuka dijawab oleh Dr. I Gusti Made Ngurah serta majelis-majelis agama yang hadir. Acara yang dipandu Ida Dewa Gede Bagus Badra, diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan serta foto bersama. (kmb12/k100)

Bali Post/ist

BERSAMA - Pengurus FKUB Medan foto bersama dengan FKUB Bali di Pendopo Agung, Puri Den Bencingah, Klungkung.

lukan air terjun turun dari langit. Sebab, aliran air terlihat berkilau saat terkena sinar matahari dan batu di sekelilingnya, seperti tak

Bali Post/kmb45

terlihat. Pengunjung yang datang tak hanya domestik saja. Namun juga asing. Terkesan keindahan yang ditawarkan, pengunjung pun tak hanya mengabadikannya melalui foto saja. Namun ada pula yang langsung menikmati segarnya air. Suasana alami yang dirasakan tak hanya itu saja. Dekat air terjun ini juga terdapat sejumlah pancoran disucikan warga yang disebut “Patirtaan Nawa Ratna”. Konon diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Perbekel Tembuku I Ketut Mudiarsa mengatakan, menurut penilaian beberapa waktu lalu air terjun Cepung tersebut menduduki peringkat ke tujuh terindah di Bali. Saat memasuki hari libur, jumlah kunjungan per harinya kisaran 250 sampai 300 orang. Kades yang juga seorang pelukis ini menambahkan, ke depan juga ada rencana penerapan wisata paket. “Di desa kami juga ada Arca sebagai tempat melukat. Potensi alam lainnya juga mendukung. Mudah-mudahan nanti bisa jadi wisata paket,” tandasnya. (kmb45)

Tari Tradisional Indonesia Pukau Publik Yunani TARIAN dan busana tradisional yang dikenakan para penari kelompok seni Ayodya Pala dari Depok, Indonesia berhasil memukau publik Lefkada, Yunani. Kelompok seni Ayodya Pala mewakili Indonesia pada festival budaya The 54th Lefkas International Folklore Festival yang diadakan di kota Lefkada sejak tanggal 21 hingga 28 Agustus di pantai barat Yunani. Pensosbud KBRI Athena John Admiral kepada Antara London, Selasa (23/8) kemarin menyebutkan, Lefkas International Folklore Festival tahun ini diadakan beberapa kedutaan besar di Yunani seperti Indonesia, Argentina, Brazil dan Norwegia dalam kerangka European Platform. Sebelum acara pembukaan peserta festival, berkeliling kota Lefkada dengan busana tradisional menampilkan tarian serta musik tradisional berhasil memikat publik Lefkada. Sepanjang jalan, terdengar kata-kata omorfi (indah), yperoxi (luar biasa), bravo (hebat) Indonesia! Penampilan Indonesia dalam festival ini mendapat sambutan meriah dari penonton dan publik Lefkada. Sehingga panitia festival selalu mengharapkan Indonesia berpartisipasi setiap tahun. Kelompok seni Ayodya Pala pada festival menampilkan tujuh tarian yaitu tari Topeng Betawi, tari Goyang Ngamprok Betawi, tari Mambo Papua, tari Randai Minang, tari Kalimantan, tari Ratoeh Jaroh dan tari Bhineka gabungan beberapa tarian nusantara, dan lagulagu daerah pada festival. Para peserta dari 10 negara seperti Indonesia, Argentina, Brazil, Costa Rica, Norwegia, Estonia, Prancis, Polandia, Serbia dan Yunani berkeliling kota Lefkada dengan mengenakan busana tari menampilkan tarian serta musik tradisional. Salah satu media online berbahasa Greek terkemuka di Lefkada, www.lefkadapress.gr, menampilkan wajah anggota kelompok Ayodaya Pala dengan busana tradisional Indonesia pada berita utama. Pada tahun ini, panitia meminta Indonesia selain menampilkan tarian dan musik juga menyajikan kuliner Indonesia yang sudah dikenal publik Yunani seperti nasi goreng dan mi goreng. Untuk memperkenalkan cita rasa asli nasi goreng dan mi goreng Indonesia, KBRI Athena menyajikan dua kuliner tersebut dan lumpia kepada publik Lefkada melalui program Indonesian Lunch pada 27 Agustus mendatang. Lefkada teletak di Laut Ionian, pantai barat Yunani, merupakan salah satu pulau tujuan wisata utama masyarakat Yunani dan wisatawan internasional yang terkenal dengan keindahan pantainya dan airnya yang jernih biru seperti kristal, di antaranya pantai Porto Katsiki. Ratusan ribu wisatawan berlibur di Lefkada di musim panas, membuat festival ini menjadi salah satu target utama KBRI Athena mempromosikan budaya Indonesia. Sejak pertama kali diadakan tahun 1962, Lefkas International Folklore Festival mempromosikan pesan perdamaian, persaudaraan antarbangsa di dunia melalui budaya seni tarian dan musik. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 24 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu