20 HALAMAN
NOMOR 152 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa pon, 23 januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
1,2 Ton Obat Dikirim ke Asmat
Jakarta (Bali Post) – Sedikitnya 1,2 ton obat sudah didistribusikan ke Kabupaten Asmat, Papua, untuk pengendalian kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk dan campak yang dikirimkan oleh berbagai pihak. Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (22/1) kemarin, Kementerian Kesehatan telah mengirimkan 142,2 kilogram obat yang dilakukan bersamaan dengan keberangkatan 39 tenaga kesehatan untuk menanggulangi KLB. Obat tersebut akan didistribusikan ke Distrik Sawa Erma, Kolof Brasa, dan Pulau Tiga menggunakan kapal cepat. Obat-obat tersebut di antaranya berupa amoksisilin, salep antibakteri, parasetamol, infusion, vitamin, dan obat-obat lainnya yang dikemas dalam bentuk tablet, kapsul, botol, dan dus. Pada rapat koordinasi KLB gizi buruk dan campak di Asmat yang dihadiri oleh tim dari Kementerian Kesehatan, Kapolda Papua, Kementerian Sosial, Bupati Asmat, Komandan Resor Militer, perwakilan Kantor Staf Kepresidenan, keuskupan, dan ketua adat telah dilaporkan sudah ada sebanyak 1,2 ton obat yang terdistribusikan. Adanya persediaan stok obat saat ini diharapkan dapat mengatasi KLB gizi buruk dan campak di Asmat. Hal. 19 Sesuai Kebutuhan
Bali Post/ant
GARASI MOBIL - Sejumlah anak menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Senin (22/1) kemarin. Bertambahnya pasien rawat inap gizi buruk, campak dan malaria mix dari beberapa distrik di Kabupaten Asmat membuat pasien dirawat di bagian garasi mobil rumah sakit karena ruang perawatan penuh.
Atasi KLB di Pedalaman Papua
Jokowi Tawarkan Relokasi ke Kota
Palembang (Bali Post) – Beberapa daerah di Papua ditetapkan sebagai Keadaan Luar Biasa (KLB). Hal ini menyusul meninggalnya puluhan warga, terutama anakanak, akibat campak dan gizi buruk. Atas kondisi itu, Presiden Joko Widodo menawarkan opsi relokasi untuk mengatasi KLB tersebut. ‘’Nanti akan saya sampaikan ke Gubernur (Lukas Enembe) dan bupati, langkah lebih baik kalau itu direlokasi ke kota karena jumlahnya juga enggak banyak,’’ kata Presiden Jokowi, Senin (22/1) kemarin.
Bali Post/ant
EVAKUASI - Warga kampung Warse, Distrik Jetsy menumpang perahu menuju Pelabuhan Misi, Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Senin (22/1) kemarin. Sebanyak 15 anak dievakuasi menuju RSUD Agats untuk diberikan perawatan dan pengobatan.
Kepengurusan Golkar 2017-2019
Demer Geser Gus Adhi
Jakarta (Bali Post) Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah mengumumkan susunan kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar periode 2017-2019. Pengumuman dilakukan di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Pusat, Senin (22/1) kemarin. Untuk jabatan Sekretaris Jenderal, Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus dipercaya mengemban posisi nomor dua di dalam struktur kepengurusan partai. Dari 251 orang yang masuk dalam kepengurusan, untuk wilayah Bali nama Gde Sumarjaya Linggih (Demer) pada periode ini masuk dalam kepengurusan inti menduduki Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (PP) Wilayah Bali. Hal. 19 Periode Lalu
Bali Post/ant
DIRAWAT - Seorang ibu mendampingi anaknya Yakubus (kiri) saat perawatan di aula Gereja Protestan, Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Senin (22/1) kemarin. Jumlah anak penderita gizi buruk dan campak yang dirawat sebanyak 85 orang di antaranya di RSUD Agats 40 anak dan 45 anak di aula Gereja Protestan Indonesia.
Presiden mengatakan hal itu menanggapi kasus penyakit campak dan gizi buruk tidak hanya terjadi di Kabupaten Asmat, tetapi juga terjadi di Kabupaten Pegunungan Bintang. Menurut Presiden, untuk menjangkau Kabupaten Asmat, Agats, Nduga, kondisi lapangan yang harus dilalui memang sangat berat. Selain itu, kasus penyakit campak dan gizi buruk di Papua itu tersebar di sejumlah wilayah. Bahkan, Jokowi mengungkapkan setiap tahun kejadian ini selalu ada. ‘’Kita tidak menutup-nutupi. Yang
Impor Garam Tak Sesuai Rekomendasi KKP
Jakarta (Bali Post) Setelah ribut impor beras, kini pemerintah berencana impor garam. Rencana ini kembali menuai protes. Tak hanya kalangan DPR, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga tak setuju terhadap besaran impor garam. Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Perdagangan mengambil kebijakan impor garam sebesar 3,7 juta ton. Namun, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menilai jumlah impor sebanyak itu terlalu berlebihan. ‘’Setelah menginvestigasi, kami yakin garam petani cukup
bagus dan cukup banyak. Oleh karena itu lewat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2017 kami hanya merekomendasikan impor garam sebesar 2,17 juta ton untuk industri. Namun rekomendasi kami tidak diindahkan,’’ kata Menteri KKP Susi Pudjiastuti dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di ruang rapat Komisi IV DPR, Jakarta, Senin (22/1) kemarin. Susi mengungkapkan bahwa impor garam ini sudah berlangsung sejak 15 tahun yang lalu, dan untuk impor kali ini pihaknya hanya merekomendasikan impor garam sebesar 2,17 juta ton garam untuk industri.
Namun rekomendasi tersebut tidak diindahkan, oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang telah memutuskan untuk melakukan impor garam sebesar 3,7 juta ton. Menurutnya, berdasarkan investigasi kementeriannya, produksi garam oleh petani lokal memiliki kualitas cukup bagus dan mampu memenuhi kebutuhan sebagian masyarakat. Hal. 19 Cukup Bagus
DPR Berencana Bahas Kontroversi Impor Garam Halaman
Percakapan Setnov dan Made Masagung
Jakarta (Bali Post) Jaksa penuntut umum KPK menunjukkan bukti percakapan antara mantan Ketua DPR Setya Novanto dan pemilik Delta Energy dan OEM Investment Made Oka Masagung dalam sidang KTP-elektronik (e-KTP) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22/1) kemarin. Setidaknya ada empat percakapan antara Setnov dan rekan dekatnya itu, namun Made Oka bersikeras lupa dan tidak tahu mengenai apa percakapan tersebut. Percakapan pertama: Made: Eh Nov ada waktu kapan Nov, gua mau ketemu si Charles nih, mau ketemu. Ada kerjaan. Setnov: Besok deh. Made: Jam? Setnov: besok. Made: Di mana? rumah pagi? Setnov: Ya oke oke. Made: Jam berapa? jam delapan pagi ya? Setnov: Oke. Made: Jam delapan pagi ya Setnov: Oke. Made: Oke thank you. Pertemuan yang dimaksud adalah pertemuan pada 2012 saat mantan Country Manager Hewlett Packard (HP) Enter-
terpenting bagaimana kita mencari jalan keluar agar saudara-saudara kita tidak terkena wabah penyakit seperti sekarang campak dan gizi buruk,’’ katanya. Menurut Kepala Negara, karena lokasinya memang jauh dari kota, contoh dari Wamena menuju Nduga itu empat hari perjalanan melalui hutan belantara. ‘’Yang di Asmat juga, menyeberangi rawa sehingga harus naik boat tiga jam dan biayanya hingga Rp 4 juta,’’ katanya. Hal. 19 Budaya Berpindah
prise Services, Charles Sutanto Ekapradja, datang ke rumah Setnov di Jalan Wijawa XIII No. 19 Kebayoran Baru. Setnov menanyakan harga satu keping kartu ID dan bertanya apakah e-KTP dapat menggunakan chip produk Cina yang harganya lebih murah. Saat itu Charles menginformasikan harga automated finger print identification system (AFIS) merek L-1 yang digunakan dalam e-KTP terlalu mahal. Percakapan kedua adalah pada 26 Januari 2012 saat Made pamit untuk berjalan-jalan ke Singapura dengan keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, yang juga mengikuti lelang e-KTP dengan perusahaan Murakabi Sejahtera. Made: Gua mau jalan-jalan dulu sama si Irvan. Setnov: Oke oke oke oke. Made: Haah pas ada ada itu, nanti Sabtu deh kalau gitu pagi gua ketemu ya. Setnov: Oke oke oke Made: Haah thank you ya Nov yok. Setnov: yok. Hal. 19 Terkait Penagihan
18
Susi Pudjiastuti
Istri Novanto Diperiksa
Bali Post/ant
SAKSI - Pengusaha Made Oka Masagung (tengah) saat memberikan kesaksian pada sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/1) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – KPK memanggil Deisti Astriani Tagor, istri mantan Ketua DPR-RI Setya Novanto. Ia diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana menghalang-halangi penyidikan kasus korupsi dengan tersangka Fredrich Yunadi. Selain memanggil Deisti, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya yakni Direktur Utama Rumah Sakit Medika Permata Hijau Hafil Budianto, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Glen S Dunda, dan Sandy Kurniawan Singarimbun, pengacara mitra yang bekerja di kantor milik Fredrich, Yunadi and Associates. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK mengonfirmasi kepada Deisti Astriani Tagor terkait peristiwa proses penangkapan dan kecelakaan yang dialami Novanto pada November 2017 lalu. Hal. 19 Keberadaan Novanto
Deisti Astriani Tagor
Disebut Partai Merah, Kuning, Biru
Jakarta (Bali Post) – Konsultan lepas e-KTP dibayar 800 ribu dolar AS atau lebih dari Rp 8 miliar untuk memberikan konsultasi selama satu tahun kepada Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem. ‘’Saya menerima 800 ribu dolar AS pada 2012 dari Biomorf, kaitannya sebagai konsultan dengan dua kali pembayaran, pertama Agustus 2012 sebesar 500 ribu dolar AS dari Biomorf
Mauritius lalu 300 ribu dolar AS dari Biomorf Indonesia,’’ kata saksi mantan Country Manager Hewlett Packard (HP) Enterprise Services, Charles Sutanto Ekapradja, dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22/1) kemarin. Charles menjadi saksi untuk terdakwa Setya Novanto yang didakwa dalam kasus korupsi e-KTP yang merugikan
negara Rp 2,3 triliun. ‘’Hitungannya per satu hari saya dibayar Pak Johanes Marliem 3.000 dolar AS dikali 300 hari karena saya bantu dia selama setahun, uangnya masuk ke perusahaan milik saya K2 di Hongkong, pekerjaan itu tanpa kontrak,’’ tambah Charles. Saksi mengatakan bahwa Setya Novanto pernah bertemu sejumlah vendor pengadaan KTP elektronik untuk membicarakan harga chip e-KTP
di rumahnya. ‘’Saya ditelepon, disuruh datang ke rumah Pak Novanto. Saya datang malam-malam dan kalau tidak salah ada Pak Paulus Tannos. Saat itu saya ditanya cost kartu untuk produksi berapa, saya jawab based on pengalaman HP Amerika sekitar 2,5 3 dolar AS per keping,’’ kata Charles Sutanto Ekapradja. Hal. 19 Percaya Saja
denpasar
2
Selasa Pon, 23 Januari 2018
figur Zero Kasus Rabies SEPANJANG tahun 2017, Kota Denpasar terbebas dari kasus positif rabies alias zero kasus. Hal tersebut dikarenakan program vaksinasi yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kota Denpasar berjalan sangat baik dengan capaian cakupan vaksinasi rabies sebesar 87,56 persen dari 87.992 populasi Hewan Penular Rabies (HPR). Hal ini tentu bagian dari kerja sama masyarakat Kota Denpasar yang aktif memberikan vaksin kepada anjing peliharaannya. “Capaian ini tentu akibat kerja sama yang baik dari masyarakat yang sangat responsif dan tim yang selalu memberikan sosialisasi terkait dengan bahaya rabies,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra, Senin (22/1) kemarin. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus yang dapat menular dan menyebabkan kematian. Hingga saat ini, penyakit rabies tidak ada obatnya. Hewan yang tergolong HPR adalah anjing, kucing dan kera yang dapat menularkan virus melalui air liur hewan penderita dengan perantara gigitan atau kontak luka. “Infeksi virus rabies ini dapat menyebabkan kematian karena menyerang saraf pusat. Masyarakat harus diberikan edukasi tetang hal ini, khususnya tentang pemberian vaksin dan tindakan yang harus dilakukan. Beruntung, di Kota Denpasar petugas dan masyarakat dapat bersinergi untuk menangani hal ini,” katanya. Terkait dengan penyebaran virus ini, kata pejabat low profile ini, sebenarnya sangat bisa dicegah. Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian Kota Denpasar selalu melakukan sosialisasi guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat dengan cara rutin melakukan vaksin untuk anjing peliharaan, stop membuang anjing di jalanan dan tentunya melaporkan segera kepada petugas jika menemukan hewan yang terjangkit atau terindikasi HPR untuk menghindari gigitan HPR. “Kami berharap, mayarakat selalu bersinergi dan terus aktif melaporkan serta melakukan upaya bersama untuk mencegah penyakit rabies,” tegasnya. (ara)
Pajak Hiburan Didominasi Bioskop
Denpasar (Bali Post) – Perolehan pajak yang dilakukan Pemkot Denpasar dalam menunjang pendapatan asli daerah (PAD) cukup besar. Salah satu pajak yang potensial menyumbang cukup banyak ke pundi-pundi PAD, yakni pajak hiburan. Bahkan, pada 2017 lalu, pajak hiburan yang berhasil diraup Denpasar mencapai Rp 18,4 miliar. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar I Dewa Gede Semadi mengatakan, pajak hiburan berhasil menyumbang sedikitnya Rp 18,4 miliar. Dari jumlah itu, perolehan dari pajak bioskop yang paling besar. Hiburan ini berhasil menyumbangkan sebesar Rp 5,4 miliar selama setahun lalu. ‘’Pajak ini cukup besar dibandingkan pajak jenis hiburan lainnya,’’ jelas Semadi, Senin (22/1) kemarin. Selain pajak bioskop, kata Semadi, perolehan pajak lainnya dalam sektor hiburan yakni karaoke. Jenis hiburan yang tumbuh pesat di Denpasar ini mampu menyetorkan sedikitnya Rp 5,3 miliar. Dua jenis hiburan ini tergolong yang paling besar realisasinya pada sektor hiburan. Hiburan lainnya yang juga cukup besar, yakni hiburan ketangkasan atau permainan anak-anak. Jenis hiburan ini mampu menyumbangkan Rp 2,7 miliar ke PAD Kota Denpasar. Pajak hiburan pada 2017 lalu realisasinya mampu melampaui target yang ditentukan pada APBD yang dirancang sebesar Rp 15 miliar. Sedangkan untuk 2018 ini, Pemkot Denpasar merancang perolehan pajak hiburan lebih kecil dari tahun lalu. Bahkan, dilihat dari realisasi tahun lalu, target tahun ini jauh lebih kecil karena tahun ini Pemkot merancang pendapatan dari pajak ini hanya Rp 13,3 miliar. Artinya, terjadi penurunan sekitar 10,96 persen dari tahun lalu. Semadi menambahkan, realisasi pada tahun ini sejatinya sudah ada yang masuk. Namun karena masih awal tahun, jadi belum terekap seluruhnya. ‘’Tahun ini sudah ada beberapa yang masuk, namun belum final karena baru awal tahun,’’ katanya. Sebelumnya, dalam Rancangan APBD 2018 tercantum sejumlah perolehan pajak daerah untuk mendukung pembangunan di Denpasar. Pajak daerah tersebut, meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak air tanah, PBB Perkotaan dan Perdesaan dan BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan). Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada sidang paripurna pengesahan RAPBD menjadi APBD 2018 beberapa waktu lalu mengatakan, pajak daerah merupakan sumber utama penerimaan atau pendapatan asli daerah. Karena itu, peningkatan pajak daerah menjadi sasaran penting dalam rangka memperkuat basis dan kapasitas pendanaan anggaran daerah. Terlebih, kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah rata-rata mencapai 71 persen. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : JATAH RASTRA BERKURANG Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
BERJAGA - Mobil polisi berjaga di pintu masuk tempat hiburan Akasaka, Denpasar. Pascapenggerebekan narkoba beberapa bulan lalu, tempat hiburan ini belum operasi.
Soal Kasus Akasaka
Izin Belum Dicabut, Hanya Disegel
Denpasar (Bali Post) -
Masih ingat dengan penemuan ribuan butir narkoba di Akasaka Music Club, beberapa waktu lalu. Kasusnya sedang dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Denpasar. Namun, Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan langkah penegakan perda terhadap tempat hiburan karaoke serta pub tersebut, berupa penyegelan atau penghentian semua kegiatan yang ada di tempat itu. Segel tersebut hingga kini masih tetap diberlakukan. Dikonfirmasi Senin (22/1) kemarin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Denpasar I Made Kusuma Diputra mengatakan, hingga saat ini Akasaka belum beroperasi. Hal ini merupakan bentuk tindak lanjut atas surat dari Polda Bali kepada Wali Kota Denpasar yang mengamanatkan penutupan Akasaka. ‘’Penutupan Akasaka itu berdasarkan surat dari Polda Bali kepada Wali Kota Denpasar
yang mengamanatkan penutupan Akasaka. Itu masih berlaku sampai sekarang,’’ jelasnya. Kusuma Diputra mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan Akasaka kembali dibuka. Hal ini lantaran proses hukum yang sedang berjalan. ‘’Jadi karena sedang proses hukum, kita menunggu proses tersebut selesai dan berkekuatan hukum tetap. Selain itu, kita juga menunggu adanya rekomendasi dari Polda Bali apakah akan
dibuka atau ditutup,’’ paparnya. Menurut Kusuma Diputra, dalam proses pencabutan izin harus melalui beberapa prosedur dan mekanisme. Selain itu, perlu juga dilakukan kajian dalam bidang hukum. ‘’Karena dalam izin yang dikeluarkan tertera jika Izin Usaha atau Tanda Daftar Usaha bisa dicabut apabila terkena sanksi untuk penghentian usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan,’’ terangnya. Seperti diberitakan sebel-
Didakwa sebagai Kurir Tempel Narkoba
Pasangan Kekasih Diadili Denpasar (Bali Post) Pasangan kekasih I Gede Sudarta (33) dan pasangan kumpul kebonya, Tutik Ernawati (35), diadili dalam kasus narkoba, Senin (22/1) kemarin. Sidang kemarin juga langsung pemeriksaan terdakwa. Di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, terdakwa mengaku mendapatkan sabu-sabu dari warga binaan di Lapas Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, bernama John. John inilah sebagai operator yang menyetir terdakwa jika ada pembeli narkoba. Sekali tempel, dia
mengaku mendapatkan upah Rp 50 ribu. Antara terdakwa dan John yang mendekam di Lapas Porong, berkomunikasi via ponsel. Sudarta yang didampingi kuasa hukumnya Hari Purwanto mengatakan, setelah dihubungi oleh John, dia tinggal mengambil tempelan sesuai arahan. Ketika ditanya siapa yang menempel, Sudarta mengatakan tidak mengetahui. Dia jalan sesuai tugas dari John. ‘’Tapi, transaksi dan pembayaran langsung ditransfer oleh pembeli ke John,’’ kata Sudarta yang juga mengaku
memakai sabu-sabu. Sementara itu, sang kekasih Tutik Ernawati juga mengaku pernah mengkonsumsi sabu-sabu. Kedua terdakwa itu didakwa melakukan pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram, berupa kristal bening mengandung metamfetamina berat bersih 683,65 gram. (kmb37)
umnya, penemuan ribuan butir narkoba di Akasaka Music Club beberapa waktu lalu, berbuntut panjang. Pemerintah Kota Denpasar juga melakukan langkah penegakan perda terhadap tempat hiburan karaoke serta pub tersebut, berupa penyegelan atau penghentian semua kegiatan yang ada di tempat itu per 22 Juni 2017 lalu. Penyegelan dilakukan berdasarkan surat keputusan PM dan PTSP Denpasar Nomor 570/80/DPMPTSP/2017 tentang Penghentian Sementara Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan dan Rekreasi serta Usaha Jasa Makanan dan Minuman. Dasar dari penyegelan tersebut, akibat adanya pelanggaran yang dilakukan. Di antaranya perda yang dilanggar oleh Akasaka,
yakni Perda Nomor 9 Tahun 2001 tentang Izin Tempat Usaha dan HO, Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, Perda Nomor 11 Tahun 2001 tentang Rekreasi dan Hiburan Umum dan Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung. ‘’Selain itu, ada pula surat rekomendasi dari kepolisian dengan nomor R/1219/VI/2017/Bidkum, tertanggal 13 Juni 2017 yang berisikan tiga poin rekomendasi yang ditujukan kepada Wali Kota Denpasar,’’ ujar Kusuma Diputra. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Residivis Narkoba Dihukum Lima Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Residivis kasus narkoba, terdakwa Arsi Amir Chaniago (44), Senin (22/1) kemarin dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun oleh majelis hakim pimpinan Ida Ayu Adnya Dewi. Dalam sidang di PN Denpasar, putusan majelis hakim itu membuat terdakwa bersama keluarganya ikut menangis. Artinya, perkara narkoba tidak hanya merugikan pelakunya. Namun, keluarga juga terdampak akibat perbuatan Arsi sebagai kurir narkoba. Di samping hukuman badan selama lima tahun, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 1 miliar. Apabila tidak dibayar setelah putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka terdakwa dapat menggantinya dengan
hukuman kurungan selama tiga bulan. Majelis hakim mengatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan tanpa hak melawan hukum menguasai, menjual, membeli, narkotika golongan I bukan tanaman berupa sabu-sabu seberat 2,04 gram. Perbuatan terdakwa sebagaimana pelanggaran atas Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas putusan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya, Yanuar Nahak dan Carlie Uspunan menyatakan menerima. Sementara jaksa menyatakan pikir-pikir. Vonis ini lebih ringan dua tahun dari tuntutan JPU Dewa Narapati yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman tujuh tahun penjara. (kmb37)
Revitalisasi LPD di Denpasar
Penguatan Digitalisasi dan Konsep Berwawasan Budaya
LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) memberikan manfaat bagi masyarakat dengan peran penting keberadaan LPD dalam pembangunan desa. Dari segi ekonomi, keberadaan LPD memberikan manfaat simpan-pinjam di tataran masyarakat desa. Hal ini tak terlepas dari harapan Prof. Dr. I.B. Mantra sebagai tokoh yang sangat memperhatikan kelangsungan adat dan budaya serta perekonomian masyarakat Bali. Menciptakan gagasan ide untuk mengembangkan pola sekaa simpan-pinjam menjadi sebuah lembaga yang dapat mendorong pembangunan perekonomian masyarakat sekaligus dapat melestarikan adat dan budaya LPD. Begitu juga di Kota Denpasar, keberadaan LPD mendapatkan perhatian Pemerintah Kota Denpasar. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara mendorong langkah revitalisasi lembaga LPD dalam penguatan digitalisasi dan konsep berwawasan budaya. Ditemui Senin (22/1) kemarin, Wali Kota Rai Mantra menekankan, LPD sebagai lembaga keuangan dan ekonomi, saat ini mau tidak mau harus siap menghadapi persaingan global. Berbagai lembaga perbankan dan keuangan yang tumbuh dan berkembang dewasa ini akan menyebabkan persaingan cukup ketat. Untuk
LPD - Wali Kota Rai Mantra dalam sebuah kesempatan pertemuan LPD di Kota Denpasar. memenangkan persaingan ini, LPD harus mempunyai identitas dan keunggulan spesifik yang tidak dimiliki oleh lembaga keuangan lainnya. Identitas LPD mampu menonjolkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki, baik di bidang pelayanan maupun penampilan LPD. Spesifikasi LPD yang memiliki kedekatan budaya dan psikologi dengan nasabah, faktor lokasi yang mudah dijangkau dan karakter bisnis yang luwes merupakan kekuatan lembaga ini untuk bertahan dan memilki daya saing terhadap lembaga sejenis. Keberadaan dan program LPD yang ada di Kota Denpasar
saat ini sudah sesuai dan sejalan dengan program Kota Denpasar yakni meningkatkan perekonomian masyarakat berbasis budaya unggulan. Tatanan masyarakat Kota Denpasar yang terpola dalam desa pakraman telah memberikan sebuah keunggulan dalam penggalangan potensi dan pemberdayaan sumber daya desa. Keberadaan LPD yang baik dapat mendorong pembangunan ekonomi masyarakat desa serta meningkatkan daya beli masyarakat dan memperluas serta pemerataan kesempatan kerja. Sampai saat ini, peran LPD terus didorong tidak saja dalam kelembagaan perekonomian namun
juga memberikan kemanfaatan pelaksanaan upacara agama di Kota Denpasar. Inovasi ini ditunjukkan LPD di Denpasar dalam berbagai upacara agama Hindu seperti ngaben massal, mamukur massal dan matatah massal. Penyamaan cara pandang bagi seluruh pengurus LPD di Kota Denpasar telah dilakukan dalam sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 44 Tahun 2017 tentang Peraturan Pelaksaaan Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa, belum lama ini. Apresiasi bagi kinerja LPD berprestasi juga diperhatikan Pemkot Denpasar dengan memberikan reward berupa kendaraan mobil yang bisa digunakan untuk kepentingan operasional di masing-masing LPD. Langkah ini juga ditekankan Wali Kota Rai Mantra agar OPD terkait Pemkot Denpasar melakukan evaluasi kepada seluruh LPD setiap tahunnya, sebagai acuan untuk pemberian reward tersebut. Saat ini keberadaan LPD di Denpasar telah ditunjang dengan berbagai inovasi dalam memajukan lembaga keuangan untuk kesejahteraan masyarakat. Arah digitalisasi LPD terus dilakukan yang memberikan kemudahan dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam program kesejahteraan bersama di desa. Salah satunya, inovasi LPD Kesiman melun-
curkan sebuah program ‘’LPD Mini Sekolah’’ yang diperuntukkan untuk sekolah-sekolah di wilayah Desa Kesiman serta sudah meluncurkan digitalisasi LPD. Di samping itu, kerja sama dalam meningkatkan kebersihan lingkungan yang melibatkan bank-bank sampah yang ada di desa setempat. Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun mengatakan, keberadaan program LPD Mini Sekolah ini begitu banyak memiliki manfaat dan kegunaan, baik bagi anak maupun orangtua murid dengan tujuan memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah mengenai manfaat serta kegunaan uang. Anak-anak sekolah juga harus diberikan pengenalan sejak dini mengenai sosial budaya atau desa adat yang sangat berperan penting dalam sosial budaya sebagai identitas diri. Program ini sangat strategis dalam konsep berwawasan budaya dan juga ekonomi kreatif yang dilakukan oleh LPD Kesiman dan bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Denpasar. Rayun menjelaskan, LPD Mini Sekolah merupakan layanan pengelolaan tabungan siswa (plus) oleh pihak sekolah yang menggunakan sistem berbasis teknologi informasi. Semua sekolah yang ada di wilayah Desa Kesiman akan melakukan link (koneksi) dengan program LPD Mini Sekolah. (ad1080)
BADUNG
Selasa Pon, 23 Januari 2018
3
Wabup Suiasa Audiensi ke Provinsi Terkait Kelurahan Menjadi Desa WAKIL Bupati (Wabup) Badung Drs. I Ketut Suiasa didampingi Kadis PMD Putu Gede Sridana dan Kabag Hukum Komang Budi Argawa melaksanakan audiensi ke Pemerintah Provinsi Bali terkait perubahan status kelurahan menjadi desa, Senin (22/1) kemarin. Wabup Suiasa diterima langsung Inspektur Provinsi Bali I Wayan Sugiada yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Hukum dan HAM Provinsi Bali. Turut mendampingi Plt. Karo Hukum dan HAM Dewa Putu Sunarta beserta pejabat terkait di lingkungan Provinsi Bali. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Dikatakan, segala proses usulan tentang perubahan status kelurahan menjadi desa di Kabupaten Badung, prosesnya sudah selesai sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku sehingga tahapan selanjutnya di tingkat provinsi untuk diberikan nomor register dan selanjutnya diproses ke pusat melalui Kemendagri untuk mendapatkan nomor induk desa. Wabup Suiasa menjelaskan, audiensi ini dalam rangka membangun komunikasi dan koordinaasi dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk mencapai target kerja Pemerintah Kabupaten Badung dalam proses perubahan kelurahan menjadi desa. “Untuk pemberian nomor induk desa dari pemerintah
Bali Post/km23
ALAT BERAT - Sebuah alat berat dikerahkan untuk melakukan pengurukan tanah yang tergerus air hujan di Pantai Geger, Senin (21/1) kemarin.
Restoran di Pantai Geger Tergerus Air Hujan
Mangupura (Bali Post) – Sebuah bangunan restoran di kawasan Pantai Geger kembali tergerus dan ambruk akibat diterjang luapan air hujan, Minggu (21/1) lalu. Tidak hanya bangunan restoran, namun bangunan artshop dan warung juga ikut tergerus air. Menurut penuturan pemilik restoran, Ketut Sabrina, saat ditemui di lokasi, Senin (22/1) kemarin, musibah itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Sabrina yang kebetulan berada di sekitar lokasi mengatakan, saat itu hujan cukup deras. Air sungai juga meluap dan mengalir ke jalan hingga setinggi pinggang orang dewasa. Luapan air ini juga mengakibatkan tanah tergerus air dan merobohkan sejumlah bangunan. “Air hujan dan luapan air sungai naik ke jalan dan menggerus tanah di dekat restoran,” tuturnya. Sabrina mengatakan, restoran yang dibangun lima tahun lalu itu sudah dua kali jebol akibat tergerus air. Kejadian
pertama terjadi pada tahun baru 2018. Untuk itu, pihaknya memperbaiki bangunan yang rusak tersebut. Minggu (21/1) lalu, pihaknya berencana memasang atap, namun air hujan kembali menggerus bangunan restoran. “Beruntung tidak ada tukang yang bekerja saat kejadian. Karena masih hujan deras, tukang tidak bekerja. Sebelumnya, sekitar tiga pekan lalu juga sempat jebol. Sekarang lagi diperbaiki, ternyata jebol lagi,” keluhnya. Akibat kejadian tersebut, Sabrina mengaku menderita kerugian sekitar Rp 100 juta. Sementara saat kejadian pertama, kerugian material diperkirakan mencapai 300 juta. Dikonfirmasi terpisah, Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Badung A.A. Gde Dalem mengatakan, di sepanjang jalan menuju Sawangan akan dilakukan perbaikan saluran drainase yang akan menuju ke sungai. Hal tersebut dilakukan, mengingat kondisi di daerah tersebut
TK Kumara Santi Terendam Banjir Mangupura (Bali Post) – Selain merendam rumah dan jalan, hujan yang mengguyur Kabupaten Badung beberapa hari terakhir juga merendam sebuah Taman Kanak-kanak (TK) di Jimbaran, Senin (22/1) kemarin. Pihak sekolah langsung melaporkan kejadian itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr. Ni Nyoman Ermy Setiari membenarkan perihal tersebut. Dikatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk menangani genangan air. “Kami telah terjun ke lokasi sesaat setelah mendapat laporan. Air menggenangi halaman TK, tempat siswa biasanya bermain. Kami diminta menyedot air keluar agar anakanak bisa bermain,” ujar Ermy Setiari seizin Kepala Pelaksana BPBD Badung I Nyoman Wijaya. Menurut Ermy Setiari, puluhan siswa TK Kumara Santi itu terpaksa dievakuasi lantaran air yang menggenangi halaman sekolah tidak kunjung surut. Hal ini dikarenakan posisi halaman TK memang lebih rendah dari permukaan jalan raya. “Ukuran selokan air juga tidak memadai, ditambah tersumbat. Akibatnya, air sempat menggenang di jalan raya dan masuk ke halaman sekolah,” katanya. Ermy Setiari menambahkan, pihaknya dibantu perangkat desa setempat telah melakukan gotong-royong untuk membersihkan selokan yang tersumbat. Namun, air masih tetap menggenang karena air tidak bisa dibuang di dekat lokasi. “Kami telah berusaha menyedot air dengan mesin genset pompa air. Mestinya memang pakai mobil tangki dan dibuang jauh,” katanya. Ermy Setiari mengakui, kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi. Namun, pihaknya baru pertama kali melakukan penanganan. “Sudah terjadi sebelumnya. Hanya saja, warga mengandalkan mobil tangki dari DLHK. Yang sekarang (kemarin–red), kami yang diminta bantuan,” ujarnya. Untuk sementara, proses belajar mengajar dipindahkan ke gedung SMA terdekat. Sementara itu, tahun ini direncanakan perbaikan gorong-gorong di sekitar lokasi. (kmb27)
Bali Post/ist
MENGGENANGI - Hujan yang mengguyur Kabupaten Badung membuat air meluap hingga menggenangi TK Kumara Santi, Senin (22/1) kemarin.
sering menerima air kiriman. Sebelum berdiri banyak bangunan, kawasan itu merupakan daerah resapan. Namun, saat ini kondisinya berbeda karena daerah resapan berkurang dan saluran pembuangan air hujan tidak lancar menuju ke laut. “Kami sudah sempat turun ke lokasi bersama kepala lingkungan dan tokoh masyarakat setempat. Akhirnya, kami berencana melakukan normalisasi alur sungai dan drainase di kawasan tersebut,” ujarnya. Dalem menambahkan, pihaknya akan melakukan proses studi lapangan guna menyikapi permasalahan tersebut. Dikatakan, normalisasi alur sungai dan drainase paling cepat baru bisa dilakukan pada anggaran perubahan 2018 mendatang. Namun, karena waktunya i proyek sangat mepet, maka rencana itu masih dipertimbangkan dengan mepet. “Kita akan melakukan studi lapangan terlebih dahulu,” tegasnya. (kmb23)
AUDIENSI - Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa didampingi Kadis PMD Putu Gede Sridana dan Kabag Hukum Komang Budi Argawa melaksanakan audiensi ke Pemerintah Provinsi Bali terkait perubahan status kelurahan menjadi desa. pusat yaitu Mendagri itu ada temponya yaitu dua kali dalam setahun pada Maret dan September. Yang ingin kita kejar adalah nomor induk desa pada Maret karena jika tidak bisa mendapatkannya pada bulan itu, maka progress kelurahan menjadi desa ini bisa molor menjadi tahun 2019,” jelasnya. Lebih lanjut, Wabup Suiasa mengatakan bahwa target dari Pemerintah Kabupaten Badung, kelurahan menjadi desa itu di tahun 2018 ini sudah terbentuk desa definitif dan sampai terpenuhinya semua perangkat-perangkat mulai dari perbekel terpilih sampai dengan perangkat lainnya. Dari pihak Pemerintah Provinsi Bali sendiri setelah dilakukan komunikasi dan segala proses tahapan serta beberapa argumen pertimbangan dari Pemkab Badung, pihak Pemerintah
Provinsi Bali sangat merespons positif komunikasi yang telah terbangun. Pihak Pemerintah Provinsi Bali juga sudah menyatakan kesiapan untuk memberikan pendapat dari segi hukum dan akan segera diproses. Sementara itu, Kepala PMD Putu Gede Sridana menyampaikan, terkait dengan usulan Pemerintah Kabupaten Badung tentang perubahan status kelurahan menjadi desa di mana tahapannya harus melalui Pemerintah Provinsi Bali untuk mendapatkan nomor register. “Hal ini sempat terkendala di Pemerintah Provinsi Bali karena adanya administrasi yang belum dilampirkan. Setelah kita melengkapi administrasi, pihak provinsi akan memproses untuk mendapatkan nomor registrasi dan dilanjukan ke pemerintah pusat yaitu Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya. (ad1079)
Bappeda Dampingi Penerima Bedah Rumah Mangupura (Bali Post) –
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung memberikan pendampingan kepada para penerima bedah rumah. Pendampingan ini guna membantu para penerima dalam membuat laporan pertanggungjawaban. Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya mengatakan hal itu, Senin (22/1) kemarin.
Bali Post/eka
I Made Wira Dharmajaya
Menurut Wira Dharmajaya, tahun 2017 lalu ada 625 penerima bantuan rumah layak huni. Untuk Kecamatan Petang mendapat alokasi bantuan sebanyak 111 RTS, Abiansemal 264 RTS, Mengwi 244 RTS, Kuta Utara 3 RTS dan Kuta Selatan 3 RTS yang berasal dari 45 desa/kelurahan di Kabupaten Badung dengan masing masing anggaran bedah rumah sebesar Rp 55 juta. Sementara untuk peningkatan kualitas rehab sedang mendapat Rp 30 juta dan peningkatan kualitas rehab ringan mendapat bantuan dana Rp 15 juta. Wira Dharmajaya menye-
butkan, sedikitnya ada 3.025 RTS, di mana sesuai data yang didapat sekitar 625 RTS yang memerlukan bedah rumah dan 2.400 RTS yang memerlukan peningkatan kualitas rumah. “Kami telah menyiapkan tenaga pendamping, sehingga bisa berjalan dengan baik. Kami harapkan ketika mereka sudah menerima bantuan ini langsung bekerja dan dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Kendati diberikan kuasa penuh atau swakelola, kata Wira Dharmajaya, pemberian bantuan bedah rumah dan peningkatan kualitas rumah merupakan bantuan sosial (bansos) yang harus dipertanggungjaw-
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Pemuda NTT
Mantan Perbekel Mengwitani Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Nekat Bunuh Korban karena Tak Diberi Rokok
Mangupura (Bali Post)Polsek Kuta Utara menahan dua pelaku terkait kasus pembunuhan Darius Taba Kababa (32) asal NTT. Dua pelaku tersebut masing-masing berinisial Komang EM alias Edo (18) dan IF alias Yoga (15), dibekuk beberapa waktu lalu. Pelaku mengaku nekat membunuh korban karena tidak diberi rokok. “Kami menangkap kedua pelaku ini di wilayah Ubung, Denpasar. Sedangkan temantemannya masih ditahan di Polsek Denbar,” Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa seizin Kapolsek AKP Johannes H. Widya Nainggolan, Senin (22/1) kemarin. Saat diinterogasi, lanjut Iptu Ika Prabawa, kedua pelaku mengakui melakukan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Mereka melakukan perbuatan keji itu bersama tujuh temannya yang kini ditahan di Polsek Denbar terkait kasus curanmor dan begal. Saat dikeroyok, korban melakukan perlawanan. Meskipun sendirian, korban sempat memukul SGIR alias Condet. Hal itu membuat SGIR berang dan langsung mengeluarkan pisau lipat. Selanjutnya, SGIR menusuk korban hingga tewas. Sedangkan tersangka AN (ditahan di Polsek Denbar) menebas korban dengan samurai. “Kalau kedua tersangka ini (Edo dan Yoga - red) mengaku ikut memukul korban. Tapi,
Bali Post/ist
MENGAMANKAN - Polsek Kuta Utara merilis penangkapan pembunuh Darius dan mengamankan barang bukti. pengakuannya itu masih kami dalami,” ujarnya. Setelah korban tidak berdaya, para pelaku mengambil dompet dan HP korban. “Selain pasal pembunuhan, pelaku juga dikenakan pasal perampokan,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Denbar ini. Seperti diberitakan sebelumnya, pelarian pelaku pembunuhan Darius Taba Kababa (32) asal NTT diakhiri oleh Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat dipimpin Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra.
abkan oleh penerima. “Artinya, penerima menerima bantuan berupa uang yang ditransfer melalui rekening bank. Uang itu dikelola untuk bedah rumah maupun peningkatan kualitas rumah. Setelah jadi, penerima bantuan ini harus membuat laporan pertanggungjawaban,” jelasnya. Wira Dharmajaya menambahkan, pihaknya baru merealisasikan 150 RTS dengan anggaran Rp 8,2 miliar tahun 2018 ini. “Tahun 2018 ini, kami memasang anggaran bedah rumah untuk 150 RTS. Itu hasil verfikasi di lapangan,” ujarnya. Wira Dharmajaya menegaskan, pihaknya telah meminta
petugas untuk melanjutkan proses verifikasi di lapangan, sehingga di APBD Perubahan 2018 bisa dianggarkan untuk bedah rumah dan peningkatan kualitas rumah. “Kalau untuk 2.000 bedah rumah se-Bali, karena menyangkut bantuan keuangan Pemda dan bantuan itu sudah dianggarkan,” jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD Badung Ketut Gede Suyasa menjelaskan, nominal masing-masing penerima bantuan bedah rumah senilai Rp 50 juta. Perhitungan sederhana bila satu rumah seharga Rp 50 juta, jadi total pemerintah menyiapkan sedikitnya Rp 100 miliar untuk merealisasikan program tersebut. “Saya lupa perinciannya. Yang jelas, ada jatahnya per kabupaten,” ujarnya. (kmb27)
Pelakunya anak baru gede (ABG) berjumlah delapan orang, tapi baru tujuh orang yang ditangkap, Jumat (12/1) lalu. Pelaku berinisial AN (15), Ar (15), MR (16), FAP (17), Yu (13), DR (17) dan SGIR (14). Kasus ini ditangani Polsek Kuta Utara karena TKPnya di depan SD Imanuel Dalung di Jalan Raya Dalung, Kwanji, Kuta Utara, Badung. Selain itu, mereka juga terlibat kasus begal, curanmor dan pembobolan warung. (kmb36)
MANTAN Perbekel Desa Mengwitani I Made Rai Sukadana yang didakwa atas korupsi APBDes yang merugikan negara hingga Rp 1.227.031.888,06, Senin (22/1) kemarin dituntut hukuman penjara selama satu tahun enam bulan atau 1,5 tahun. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, JPU Wayan Suardi di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. “Menuntut terdakwa I Made Rai Sukadana dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada di dalam tahanan,” tuntut JPU Wayan Suardi. Di samping hukuman fisik, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 100 juta, subsider tiga bulan kurungan. Dalam dugaan korupsi dana Desa Mengwitani ini, jaksa tidak membebankan terdakwa yang saat itu menjabat Perbekel Mengwitani membayar uang pengganti. Alasannya, terdakwa tidak menikmati hasil korupsi, sebagaimana fakta persidangan yang terungkap. Namun, mereka yang menikmati kerugian keuangan negara adalah pihak lain, yang perkaranya sudah diputus dan ada juga yang sedang dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Sebelum pada kesimpulan tadi, jaksa mempertimbangkan sejumlah hal baik yang memberatkan maupun pertimbangan yang meringankan. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang gencar memberantas korupsi dan juga akibat perbuatannya telah merugikan keuangan negara dalam hal ini APBDes. Sedangkan yang meringankan, terdakwa sopan, mengakui terus terang perbuatannya dan belum pernah dihukum. Atas tuntutan itu, terdakwa akan mengajukan pembelaan (pledoi), Selasa (23/1) hari ini. (kmb37)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Baksos XXIX FKG Unmas
Satu Aksi, Sejuta Senyum untuk Baliku
SATU Aksi, Sejuta Senyum untuk Baliku. Inilah salah satu ungkapan semangat yang diutarakan panitia dan peserta Bakti Sosial (Bakos) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) pada saat penutupan baksos di Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, belum lama ini. Kegiatan rutin yang diadakan oleh FKG Unmas ini bertujuan meningkatkan peranan dan fungsi mahasiswa dalam upaya sebagai pelaksana pembangunan berlandaskan kepada Tri Dharma Perguruan Tinggi serta untuk meningkatkan kesadaran dan pengertian tentang kesehatan pada masyarakat khususnya kesehatan gigi dan mulut. ‘’Tabanan merupakan pilot project Universitas Mahasaraswati. Hal ini pula menjadi pemacu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Tabanan khususnya di Kecamatan Kerambitan,’’ ungkap Dekan FKG Unmas Denpasar Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. didampingi Oka selaku Ketua Baksos XXIX FKG Unmas Denpasar. Kegiatan ini disebar ke delapan desa di Kecamatan Kerambitan yaitu Desa Pangkung Karung, Desa Kukuh, Desa Baturiti, Desa Kerambitan, Desa Tista, Desa Belumbang, Desa Penarukan dan Desa Kelating. Baksos berlangsung selama tiga hari, 18–20 Januari 2018. ‘’Saya ucapkan terima kasih atas kegiatan bakti sosial yang dilaku-
BAKSOS - Suasana pembukaan Baksos XXIX FKG Unmas di Kecamatan Kerambitan, Tabanan. kan oleh FKG Unmas Denpasar. Saya berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Tabanan khususnya Kecamatan Kerambitan serta mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut,’’ ujar Ketut Subrata Suyasa, staf ahli yang mewakili Bupati Tabanan. Baksos XXIX diisi beberapa macam kegiatan yang bertujuan membantu warga sekitar desa seperti mengadakan penyuluhan kepada masyarakat mengenai kesehatan gigi, screening dan sikat gigi massal ke Sekolah Dasar sekitar desa serta pelayanan berupa konsultasi, tambal dan cabut kepada masyarakat sekitar. ‘’Syukurlah
masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan ini. Acara ini mampu meraup 1.111 warga di Kecamatan kerambitan,’’ jelas Dewa Made Wedagama. Kegiatan yang setiap tahunnya diadakan di kota berbeda ini diikuti oleh 122 dokter PDGI, 69 dosen FKG Unmas serta 205 mahasiswa Program Sarjana dan Profesi. ‘’Dengan diadakannya bakti sosial kami harapkan FKG Unmas mampu menjangkau masyarakat lebih luas. Bukan hanya di wilayah Bali, namun bisa bekerja sama pula dengan universitas lainnya serta mampu meningkatkan bekal ilmu mahasiswa program sarjana dan profesi,’’ imbuh Dewa Made Wedagama. (ad1082)
HUT Ke-18 SMK PGRI 3 Denpasar
OSIS Gelar Jalan Sehat dan Bersihkan Sampah Plastik
JALAN SEHAT - Ketua PGRI Kota Denpasar Nyoman Winata dan Kasek Nengah Madiadnyana melepas balon saat melepas peserta jalan sehat HUT ke-18 SMK PGRI 3 Denpasar. SMK PGRI 3 Denpasar terus memperkuat jati dirinya sebagai sekolah berprestasi, bersih, peduli lingkungan dan budaya. Untuk itu, serangkaian HUT ke-18 SMK PGRI 3 Denpasar, Senin (22/1) kemarin OSIS SMK PGRI 3 Denpasar menggelar jalan sehat peduli lingkungan yang diisi acara membersihkan sampah plastik di Denpasar. Setiap kelas berlomba mengumpulkan sampah plastik untuk memperebutkan juara pengumpul sampah terbanyak. Ketua OSIS SMK PGRI 3 Denpasar I Putu Adi Putrawan menjelaskan, jalan sehat diikuti 3.000 siswa dan guru. Hal ini rutin dilakukan setiap tahun dan tahun ajaran baru bagi siswa baru untuk memperkuat visi SMK PGRI 3 Denpasar sebagai sekolah bersih. Di samping itu, untuk mendukung Denpasar sebagai kota
budaya dan bersih. Makanya tema HUT kali ini dipilih ‘’Melalui HUT Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan untuk Menghasilkan Peserta Didik yang Profesional, Berkarakter dan Berbudaya’’. Peserta jalan sehat dilepas Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. bersama Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. Winata memuji kekompakan dan kebersamaan warga SMK PGRI 3 Denpasar dalam menyukseskan segala kegiatan akademik dan sosial. Hal ini patut dijadikan contoh bagi sekolah lainnya di Denpasar. Kunci utamanya adalah manajemen sekolah terbuka dan profesional serta semangat bersama untuk memajukan sekolah. Nengah Madiadnyana mengakui sebenarnya HUT dilaksanakan secara sederhana, namun karena
desakan dan semangat siswa, OSIS menggelar berbagai acara lomba intern dan eksternal yang melibatkan siswa SMP se-Bali. Lomba yang diadakan di antaranya dharma wacana, pidato bahasa Inggris, bahasa Bali, busana serta ngelawar antarkelas. Ia membenarkan semua urusan HUT dikoordinir oleh OSIS untuk melahirkan kaderisasi serta menyiapkan mereka sebagai SDM yang mandiri dan siap ngayah di masyarakat. Pengalaman mengelola event akan sangat berharga ketika mereka terjun ke masyarakat. Menurut Nengah Madiadnyana, SMK PGRI 3 Denpasar terus meningkatkan kualitas SDM dan saranaprasarana untuk menjadi SMK yang benar-benar SMK. Dikatakan demikian, karena kompetensi lulusannya harus teruji di dunia kerja dan siap kerja. Makanya SMK harus diarahkan sebagai sekolah menengah kerja karena dasarnya adalah untuk mempersiapkan SDM Bali siap bekerja. Untuk itu, kurikulum SMK PGRI 3 Denpasar adalah 70 persen praktik dan 30 persen di kelas. Ini artinya 70 persen waktu siswanya ada di lab dan praktik, baik di lab kitchen, restoran maupun hotel. Untuk menjadi SDM yang profesional, siswa dibina oleh guru yang profesional juga. Pengajar di SMK PGRI 3 Denpasar saat ini didukung guru yang sudah S-2. SMK PGRI 3 Denpasar dikenal sebagai SMK swasta ber-ISO, terakreditasi A. Selain itu, gedungnya megah dengan fasilitas lengkap (29 ruang belajar, empat lab dan dua kitchen). Sekolah ini tiap tahun meraih predikat sekolah favorit dan manajemen terbaik tingkat nasional. (ad1083)
Selasa Pon, 23 Januari 2018
RS BaliMéd Gelar Seminar Difteri
Wujud Promosi Kesehatan dan Dukung Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan
RS BaliMéd menggelar seminar difteri, Minggu (21/1). Seminar diikuti dokter umum, dokter spesialis dan kalangan medis lainnya. Kasus difteri yang merebak di Indonesia bahkan provinsi di sekitar Bali berstatus KLB menjadi alasan dipilihnya topik ini. Wakil Direktur RS BaliMéd dr. A.A. Ngurah Budiarta, MARS. mengatakan, kegiatan seminar merupakan salah satu bentuk fungsi promosi kesehatan rumah sakit yang bertujuan memberikan edukasi baik kepada staf medis, paramedis maupun masyarakat. Kasus difteri telah menjadi wabah atau Kejadian Luar Biasa (KLB). Sebagian besar wilayah di Indonesia, terutama yang ada di sekitar Bali berada pada zona merah difteri, dengan jumlah kasus meningkat cepat, dengan komplikasi yang berat sampai menimbulkan kematian pada penderitanya. Bali saat ini masih berstatus hijau. Meskipun demikian, karena Bali merupakan daerah tujuan wisata domestik dan mancanegara, akan berdampak pada tingginya risiko penularan difteri dari wisatawan domestik ke penduduk lokal. ‘’Mengingat kondisi tersebut maka kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan difteri,’’ ujar Ngurah Budiarta. Meningkatkan kewaspadaan dimulai dengan meningkatkan pengetahuan tentang penyakit difteri
SEMINAR - RS BaliMéd menggelar seminar difteri untuk paramedis. dengan mengenali cara penularan, masa inkubasi, gejala awal, riwayat kontak dan gejala lanjutan. Dengan pengetahuan ini diharapkan bisa melakukan deteksi dini dengan cepat, sehingga dapat melakukan penanganan secara tepat. Selanjutnya dapat mengobati dengan cepat, mengurangi risiko memberatnya penyakit dan mencegah penularan. Menurutnya, seminar ini juga sebagai salah satu upaya rumah sakit untuk mendukung kegiatan pengembangan pendidikan berkelanjutan kepada staf medis atau paramedis. Untuk mendukung perluasan jaringan penanganan kasus difteri, keesokan harinya dilanjutkan dengan seminar awam yang mengambil
peserta masyarakat umum (kader kesehatan) di lingkungan sekitar RS BaliMéd. ‘’Untuk pencegahan kami juga menyediakan vaksin difteri di RS BaliMéd, yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Bila anggota masyarakat berencana melaksanakan vaksinasi difteri, silakan berkunjung ke Rumah Sakit BaliMéd. Staf kami siap melayani,’’ tandas Ngurah Budiarta. Diinformasikan juga bahwa RS BaliMéd Denpasar mengalami perubahan nomor telepon call center yang sebelumnya (0361) 484 748 menjadi (0361) 3117 311. Silakan menghubungi kami di nomor baru tersebut. (ad1076)
Fikom Undwi Kumpulkan Siswa SMA dan SMK Se-Bali
Beri Pelatihan ’’Public Speaking’’ untuk Menangkan Dunia Kerja
PELATIHAN - Rektor Undwi Putu Dyatmikawati bersama Dekan Kotaniarta dan pembicara di pelatihan public speaking. UNIVERSITAS Dwijendra (Undwi) Denpasar semakin memperkuat diri menjadi kampusnya anak muda di Bali. Semua program fakultas dan universitas diarahkan melibatkan siswa SMA dan SMK se-Bali. Seperti yang dilakukan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Undwi, Senin (22/1) kemarin, mengadakan pelatihan public speaking kepada siswa SMA dan SMK se-Bali yang dibuka Rektor Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Menurut Dekan Fikom Undwi Drs. I Wayan Kotaniartha, S.H., M.H., pelatihan diikuti 98 siswa SMA dan SMK se-Bali. Pelatihan ini sangat penting untuk membuat anak muda Bali tampil percaya diri dalam setiap event serta diperlukan di semua pekerjaan. Fikom Undwi juga memberi materi ini kepada mahasiswanya agar kelak mampu memenangkan persaingan di dunia kerja. Ini yang disebut membekali anak muda Bali dengan kompetensi
tambahan berupa soft skill agar mereka menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Acara yang dirangkaikan dengan HUT ke-65 Yayasan Dwijendra ini menampilkan pembicara dosen Fikom yakni A.A. Ayu Mirah Krisnayanti, S.Sos., M.Ikom. tentang menjadi public speaking profesional dan Drs. A.A. Gede Bagus, M.Si. tentang teknik presentasi dan games inspiratif serta Kotaniarta tentang komunikasi efektif dan membangun kepercayaan diri. Pelatihan berjalan atraktif karena diisi ceramah, diskusi dan praktik games. Semua materi ini sangat penting bagi pelaku public speaking karena keberhasilan presentasi juga menentukan karier dan kepercayaan kepada orang lain. Makanya pelatihan ini sangat bermanfaat bagi anak muda Bali menjadi pembicara di depan umum. Selain menggelar pelatihan public speaking, Fikom Undwi juga mengadakan bakti sos-
ial dan pelatihan jurnalistik kepada siswa se-Bali. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati memberi apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelatihan public speaking pada dasarnya sebagai implementasi dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi Undwi guna memberi kontribusi untuk kebutuhan nyata masyarakat. Rektor menekankan, dunia kerja saat ini dan masa depan terus mengalami kompetisi atau persaingan. Karena itu pelajar hendaknya terus menyiapkan diri secara sungguhsungguh agar mampu memenangkan persaingan yang semakin ketat. Pelajar tidak hanya perlu menguasai bidang ilmu yang langsung berperan untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang ilmu pengetahuan secara akademik, namun kemampuan soft skill juga harus terus diasah. Salah satu kemampuan soft skill yang harus dikembangkan adalah dalam hal public speaking. Dikatakannya, kemampuan berbicara di depan umum dan presentasi merupakan salah satu penunjang penting bagi keberhasilan seseorang, terutama mereka yang menggeluti pekerjaan yang senantiasa bersinggungan dengan orang lain. Sebab, sebagai makhluk hidup, manusia harus melakukan komunikasi dengan cara menyatakan ekspresi lewat kemampuan presentasi dan berbicara. Mengingat pentingnya kemampuan ini, maka public speaking pada dasarnya sebagai keterampilan yang wajib dimiliki oleh semua profesi karena dapat menunjang karier dan rasa percaya diri. (ad1084)
Astra Motor Bali Ajak Pencinta OSIS Fourgriska Gelar IT Competition Ke-9 Honda PCX150 Kunjungi Objek Wisata Jadikan Generasi Milenial Berkarakter
DALAM upaya memberikan apresiasi kepada pencinta motor skutik premium Honda PCX150, Astra Motor Bali bersama komunitas Honda melakukan fun touring menuju objek wisata Tirta Empul. Acara yang bertemakan ‘’Honda PCX Vacation 2018’’ digelar Minggu (20/1) lalu diikuti 45 peserta yang tergabung dalam komunitas Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Bali, Dewata PCX Club (DPC) Bali dan Viber Bali. Para anggota komunitas memulai kegiatan dengan city rolling dari titik berkumpul Astra Cokroaminoto, Denpasar menyusuri rute yang memiliki berbagai karakter tanjakan, turunan dan tikungan menuju Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, sekaligus menikmati pemandangan alam, persawahan dan suasana kenyamanan berkendara menggunakan Honda PCX150 sesuai tema yang diusung pada perhelatan ini. Sesampainya di Tirta Empul, para peserta touring melakukan aktivitas sekaligus beristirahat sejenak dan mendokumentasikan kebersamaan mereka. Seperti diketahui, Tirta Empul merupakan salah satu objek wisata yang biasa dikunjungi umat Hindu untuk memohon keselamatan dan kesehatan dengan melakukan pembersihan diri (malukat). Selain pura, di tempat wisata ini terdapat Istana Presiden yang didirikan oleh Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno sebagai tempat peristirahatan yang lebih dikenal dengan Istana Tampaksiring. Para peserta melanjutkan perjalanan menuju Kota Bangli yang sejuk dan perjalanan berakhir di Cafe Motor. Di tempat ini berbagai aktivitas dilakukan mulai dari games seru, karaoke dan diakhiri makan malam
TIRTA EMPUL – Pencinta Honda PCX150 foto bersama di kawasan objek wisata Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar. bersama. ‘’Kegiatan ini merupakan salah satu agenda kebersamaan antarkomunitas. Tidak hanya touring, tapi komunitas bisa lebih mengenal objek wisata di Bali, sehingga dapat memberikan image yang positif terhadap keamanan Bali,’’ ungkap Iswahyudi selaku PIC Community Astra Motor Bali. Seluruh anggota komunitas antusias sepanjang perjalanan bersama Honda PCX Vacation yang menjadi bukti bahwa Honda PCX dapat memberikan pengalaman kenyamanan dalam berkendara. Honda PCX menjadi motor skutik premium yang terus diminati masyarakat. Model ini dibekali mesin canggih 150cc eSP (Enhance Smart Power) terintegrasi dengan ACG Starter yang mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara dan menjadi dasar pengaplikasian
fitur canggih Idling Stop System (ISS). Dilengkapi ragam fitur unggulan tercanggih di kelasnya seperti penerapan sistem lighting LED di semua lampu, lampu Hazard yang pertama diterapkan di sepeda motor Indonesia. Sebagai motor skutik premium terbaik di kelasnya, Honda PCX dilengkapi Answer Back System yang terintegrasi dengan remote control alarm antipencurian yang mampu mendeteksi getaran dan gerakan pada saat alarm diaktifkan serta mempermudah mencari posisi motor saat diparkir. Untuk menunjang kenyamanan, model ini dilengkapi DC socket untuk power charger yang disematkan di konsol box sisi depan dan sistem pengereman combi brake hidrolis dengan tiga caliper yang memberikan kestabilan saat pengereman. (bns1)
PROGRAM unggulan OSIS SMK PGRI 4 Denpasar yakni Fourgriska IT Competition (FITC) tingkat SMP se-Bali semakin berkualitas. Senin (22/1) kemarin, FITC 2018 ke-9 dibuka ditandai penekanan tombol oleh Kepala UPT Disdik Bali di Kota Denpasar Dewa Ayu Eka Putri Kariini dan penyerahan piala bergilir dari Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar yang diwakili Drs. I Gusti Ngurah Wirata, M.M. Acara pembukaan dihadiri Ketua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. Kasek Ketut Suarya mengungkapkan, Fourgriska IT Competition merupakan agenda rutin tahunan OSIS SMK PGRI 4 Denpasar untuk memotivasi kreativitas generasi muda yang kini dikenal sebagai generasi Y atau generasi milenial dalam mengaplikasi software. Ajang ini untuk menuangkan gagasan, ide kreatif dan SDM yang melek di bidang IT. Ketut Suarya menyebutkan, banyak perubahan yang dialami generasi milenial saat ini. Di tangan para milenial dan dukungan teknologi, cara berbelanja mengalami perubahan signifikan. Cukup memakai handphone atau lewat PC para konsumen sudah bisa mendapatkan barang yang diinginkan. Program FITC ini juga seirima dengan program pendidikan yang digulirkan Pemprov Bali yakni e-learning yang diterapkan di SMA/ SMK se-Bali. FITC berlangsung selama empat hari dibarengi pameran pendidikan. FITC diikuti 235 siswa dari 83 SMP se-Bali. Lomba meliputi Microsoft
PEMBUKAAN FITC – Pembukaan Fourgriska IT Competition SMK PGRI 4 Denpasar oleh Kepala UPT Disdik Bali di Kota Denpasar Dewa Ayu Eka Putri Kariini didampingi Kasek Ketut Suarya, Gusti Ngurah Wirata dan Nyoman Winata. Word, Excel, Powerpoint dan Desain Poster. FITC sepenuhnya dikelola OSIS SMK PGRI 4 Denpasar bersama Fourgriska Technology Club sekaligus dipakai media sosialisasi keberadaan sekolah yang membuka program keahlian dalam bidang pariwisata (akomodasi perhotelan), jasa boga dan multimedia (MM). Menurut Ketut Suarya, di bidang IT siswa SMK PGRI 4 Denpasar tiap tahun langganan juara animasi di Kota Denpasar, Bali dan tingkat nasional. Tahun ini SMK PGRI 4 Denpasar yang sudah mengantongi sertifikat kualitas manajemen mutu ISO 9001:2008 juga mengikuti UNBK. Program kerja ini diapresiasi positif oleh YPLP Kota PGRI Denpasar. Ngurah Wirata mengatakan, FITC ke-9 ini menunjukkan SMK PGRI 4 Denpasar semakin meningkatkan kualitasnya. Ini prestasi luar biasa bagi SMK PGRI 4 Den-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
pasar untuk mengemban kepercayaan masyarakat. Pelaksanaan FITC juga diapresiasi positif oleh Kepala UPT Disdik Bali di Kota Denpasar Dewa Ayu Eka Putri Kariini. Ia memuji SMK PGRI 4 Denpasar termasuk sekolah yang dipenuhi berbagai kegiatan. Event ini bisa dijadikan proses pembelajaran dan pembinaan IT di SMP. Ditegaskannya, pada era MEA saat ini SDM Bali tak boleh jadi penonton di daerah sendiri. Apalagi jadi pengangguran di daerah sendiri. Karena itu, ia mengapresiasi semangat SMK PGRI 4 Denpasar menyelenggarakan event ini didukung fasilitas sekolah lengkap, bertaraf hotel bintang empat dan ber-ISO. Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Gusti Bagus Wiadnyana, M.M. menyebut lomba ini adalah hasil kreativitas yang sarat dengan pendidikan karakter di zaman now. (ad1081 )
daerah
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Seleksi Jabatan Sekda Provinsi Bali
Enam Nama Lulus Seleksi Administrasi
SETELAH melalui proses verifikasi, enam nama dinyatakan lulus seleksi administrasi pada tahapan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Bali. Informasi itu tertuang dalam Pengumuman Nomor 821/1128/MP/BKD, tertanggal 22 Januari 2018 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jataban Pimpinan Tinggi Madya Pemprov Bali Cokorda Ngurah Pemayun, S.H., M.H. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Senin (22/1) kemarin. Lebih jauh Dewa Mahendra menyampaikan, enam nama yang lolos seleksi administrasi adalah Ir. I Putu Astawa, M.MA., Ir. Ketut Lihadnyana, M.MA., Ir. Ida Bagus Wisnuardhana, M.Si., Luh Putu Haryani, S.E., M.M., Drs. Dewa Made Indra, M.Si. dan I Wayan Suarjana, S.E., M.T. Selanjutnya, keenam nama itu wajib mengikuti uji kompetensi yang akan dilaksanakan 25-26 Januari 2018 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali. Mengacu pada tahapan seleksi yang telah disusun pihak pansel, pengumuman tiga calon terbaik akan dilakukan 5 Februari 2018. Pada tahap terakhir, tiga nama terbaik yang dipilih dari proses seleksi akan diajukan oleh Gubernur Bali kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri. Dewa Mahendra menegaskan, Pemprov
I Dewa Gede Mahendra Putra Bali berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara terbuka dan transparan. Seluruh proses tahapan seleksi akan diumumkan melalui website resmi Pemerintah Provinsi Bali (baliprov.go.id) dan website BKD (bkd.baliprov.go.id ). Selain itu, pengumuman akan ditempel pada papan pengumuman Kantor BKD Provinsi Bali. (ad1085)
Sidang Tahanan Kabur
Christian Ganti Pengacara
Denpasar (Bali Post) Pascakabur dari Lapas Kerobokan dan ditangkap di Lombok oleh polisi, Christian Beasley asal Amerika Serikat, Senin (22/1) kemarin kembali menjalani sidang di PN Denpasar. Namun, sidang dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan ini tidak dilanjutkan karena terdakwa Christian Beasley memecat pengacaranya, Edward dan Hari Purwanto. Christian menyerahkan sepucuk surat pernyataan pada majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi yang pada pokoknya ingin mengganti pengacara. Melalui penerjemahnya, ia menyampaikan keinginan itu. Namun, saat ditanya majelis hakim siapa pengacara yang akan mendampinginya, Christian mengaku belum punya. Majelis hakim kemudian memberikan waktu sepekan pada terdakwa yang terlibat perkara narkoba itu untuk mencari pengacara. “Sidang ini berjalan lama karena saudara kabur. Kami memberikan waktu seminggu untuk menyiapkan pengacara,” tandas hakim. Jika dalam waktu sepekan tidak ada pengacara, majelis hakim akan melanjutkan persidangan. “Tolong sampaikan juga. Kalau dalam seminggu tak dapat pengacara, kami akan menunjuk pengacara. Bilang tanpa bayar,” tandas hakim kepada penerjemah. Sidang pun ditutup dan dilanjutkan pekan depan. (kmb37)
Oknum Dewan Banyuwangi Dilaporkan ke BK
Banyuwangi (Bali Post) Kasus dugaan perselingkuhan oknum anggota DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, berinisial AT akhirnya direspons Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi. Wakil Ketua BK DPRD Banyuwangi Ruliono menegaskan pihaknya secara resmi sudah menerima laporan dari keluarga yang mengaku korban perselingkuhan anggota dewan. ‘’Laporan resmi sudah kami terima. Kami akan segera panggil yang bersangkutan (AT) untuk klarifikasi. Ini sesuai mekanisme di BK. Jadi, tidak bisa pengakuan sepihak,’’ kata Ruliono, Senin (22/1) kemarin. Pascamenerima laporan, pihaknya langsung menggelar rapat internal, termasuk memanggil terlapor. Politisi Golkar itu memastikan BK bergerak cepat menyelesaikan persoalan ini. Pihaknya akan mengklarifikasi sekaligus mediasi dengan pelapor. Terkait kemungkinan mengarah ke sidang BK, pihaknya menunggu hasil klarifikasi dari terlapor. Sementara itu, kuasa hukum keluarga pelapor, Zaenuri Ghazali, menjelaskan pihaknya menghormati langkah dan prosedur dari BK. Apalagi, pihak kliennya siap menempuh upaya mediasi. ‘’Sampai detik ini, klien kami masih membuka pintu mediasi. Harapannya, BK bisa mempertemukan. Klien kami masih berharap keluarganya utuh,’’ ungkap pengacara asal Situbondo, Jawa Timur ini. Oleh karena menghormati proses BK, pihaknya menunda kasus tersebut dilaporkan ke Polres Banyuwangi. Kepada BK, ia menyerahkan bukti rekaman percakapan dugaan asusila tersebut. (kmb30)
Korsleting, Swalayan Terbakar
Banyuwangi (Bali Post) Diduga akibat korsleting, sebuah toko swalayan di Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terbakar Senin (22/1) kemarin. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Api diketahui berkobar sekitar pukul 04.30 WIB. Belum diketahui dari mana asal kobaran api. Dalam hitungan menit, api dengan cepat menjalar melalap seluruh isi swalayan. Bahkan, sempat terdengar ledakan. ‘’Pertama ada kepulan asap sekitar pukul 04.00. Belum ada api. Saat itu toko masih tutup,’’ kata Giyanto, salah satu warga. Warga berusaha menggedor pintu swalayan yang terkunci, kemudian membongkar paksa toko. Ternyata api sudah membesar dari dalam. Tak berselang lama, atap swalayan roboh. Akibatnya, warga yang berniat memadamkan api berlarian menjauh. Sejurus kemudian lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Saat petugas pemadam tiba, api mulai menjalar ke bangunan di sekitar lokasi. Petugas pemadaman berjuang keras menjinakkan api. Amukan si jago merah baru bisa dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Seluruh isi swalayan keburu hangus. Polisi masih menyelidiki pemicu kebakaran. Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono menegaskan api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 06.30. ‘’Kami masih lakukan penyelidikan. Dugaan sementara dipicu korsleting,’’ jelasnya. Total kerugian masih diinventarisasi. Lokasi kebakaran berada di pinggir jalan protokol. Mengantisipasi kemacetan, pihaknya menutup arus lalu lintas di lokasi. Kendaraan diarahkan memutar menggunakan jalur alternatif dari dua sisi. Meski api sudah padam, warga masih terus bergerombol melihat dari dekat. Pantauan di lokasi, seluruh swalayan hangus total. Barang-barang yang mudah terbakar tak satu pun bisa diselamatkan. (kmb30)
5
Senator RI Gagas Bali Institute For Tourism Hospitality Policy
Wedakarna Restui Proses Terbit Sertifikasi Bahasa Jepang untuk TKI Diadakan di Bali KONSISTENSI perjuangan Senator Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III untuk menjadikan Bali sebagai Pulau Pengetahuan (The Island Of Science) semakin dikonkretkan lewat kerja sama Bali dengan salah satu lembaga pengetahuan Jepang yang dipimpin oleh Mr. Kamata Atsushi asal Tokyo. Tidak tanggung–tanggung, tiga lembaga besar menyatakan keinginannya untuk bekerja sama dengan Bali yakni Senmon Kyouiku Pubishing Co.Ltd., International Conversation Academy dan AIK Inc. Hal ini disampaikan Kamata dalam audiensi dengan Senator Arya Wedakarna (AWK) yang juga anggota Komite III DPDRI Bali Bidang Pendidikan, Pariwisata, Tenaga Kerja dan Kesra. Dalam kesempatan itu, Kamata menyampaikan bahwa saat ini banyak lulusan tenaga kerja Bali yang diminati oleh sejumlah industri di Jepang, namun terkendala dengan terbitnya surat sertifikasi dan surat kelayakan bahasa Jepang yang disyaratkan oleh aturan di Jepang. ‘’Saya minta restu dari Senator RI Dr. Arya Wedakarna agar tahun 2018 ini, proses tes, seleksi dan keluarnya surat ke-
TERIMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima Mr. Kamata Atsushi (CEO Senmon Kyouiku Aik Group Japan) di Kantor DPD-RI. layakan bahasa Jepang untuk melaksanakan kegiatannya di Indonesia ini bisa diadakan di Bali. DPD-RI Bali akan memBali. Selama ini yang baru di- bantu memberikan rekomendasi lakukan di Depok dan Jakarta dan fasilitas khususnya bagi hanya satu tahun sekali. Kini, SDM Bali untuk menjadi tenaga saya minta Bali bisa menyeleng- kerja yang profesional di Jepang. garakan setiap tiga atau empat ‘’Momentumnya baik sekali. bulan sekali. Semoga semakin Saya sedang menggagas Bali banyak lulusan diploma dan Institute For Tourism Hospitalsarjana dari Bali yang mampu ity yang akan diresmikan akhir bersaing di Jepang,’’ ungkap Ka- Januari ini. Saya berharap ini mata didampingi Nyoman Gede menjadi desk international agar Nuada dari Dwipahara Bali Bali menjadi center excellent (Japanese Course and Training studi dunia. Saya akan bantu, Center). apalagi untuk urusan Jnana Senator AWK menyatakan Yadnya, pendidikan dan SDM, persetujuannya dan memper- Bali harus terutama,’’ ujarnya. silakan lembaga dari Jepang Gusti Wedakarna menan-
man-teman media untuk bekerja bersama membesarkan Unwar. Semua kami anggap saudara. Jele, melah, ada sing ada lan pada gelahang (baik, buruk, ada tidak ada sesuatu, mari miliki bersamasama),’’ ungkap Artawan di Ruang Rapat Rektor Unwar, Senin (22/1) kemarin. Meski telah menjalin kerja sama, ia menegaskan pihak Unwar sangat terbuka terhadap kritik dari masyarakat yang sifatnya membangun. ‘’Kami berterima kasih kepada saudara (awak media) atas kerja samanya selama ini. Ke depan semoga lebih baik,’’ ujarnya. Hal senada diungkapkan Wakil Rektor II Unwar Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. Ia mengatakan tahun ini anggaran lembaga lebih difokuskan pada program peningkatan kesejahteraan dosen dan pegawai, serta untuk hibah penelitian mahasiswa dan dosen. Namun, anggaran untuk publikasi media tetap dianggarkan. Sebab, media turut memberikan andil yang
signifikan terhadap perkembangan Unwar selama ini. Banyaknya kegiatan di kampus, berbagai inovasi, serta perkembangan kegiatan di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi sedapat mungkin disampaikan kepada masyarakat melalui media. ‘’Teman-teman jangan khawatir. Kami hanya lakukan penyesuaian sementara waktu. Kami juga meminta kepada awak media, jika ada isu-isu hangat segera disampaikan kepada kami, sehingga bisa dicarikan jalan keluar demi kemajuan kita bersama,’’ terangnya. Kepala Humas dan Protokol Unwar Dr. Agus Darma Yoga Pratama, S.S., M.Hum. menambahkan, sebagai penyambung lidah lembaga dengan masyarakat, pihaknya berusaha membuka ruang komunikasi satu pintu dengan awak media. Hal ini untuk mempermudah koordinasi karena kegiatan di kampus sangat kompleks dan dilakukan oleh masingmasing unit kerja. (win)
daskan, konsep Bali Institute For Tourism Hospitality akan menjadi embrio dari cetak biru dunia pariwisata di Bali. ‘’Setelah saya pelajari bertahun-tahun, ternyata ahli pariwisata di Bali hanya itu-itu saja. Tidak ada perkembangan. Tokoh pariwisata di Bali didominasi tokoh tua dan senior yang mungkin pemikirannya tidak sesuai dengan generasi milenial dan digital saat ini. Begitu juga ketokohan pariwisata di Bali ini hanya dikuasai oleh dinasti pariwisata alias pemain lama, yang kini menguasai asosiasi, perhimpunan dan organisasi pariwisata. Pemikiran mereka masih konservatif dan perlu ada opsi-opsi baru secara pengetahuan di Bali dan penting ada sindikasi di Bali yang memainkan hal ini,’’ tegasnya. Menurutnya, institut ini akan menjadi lembaga strategis untuk mensuplai data, membahas naskah akademik dan draf aturan kebijakan publik sebelum dijadikan hukum positif. ‘’Kita bermain di tataran kebijakan bukan saja untuk Bali, tapi untuk dunia. Makanya beberapa negara akan kita undang agar bisa menjadi bagian dari Bali Institute,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad1087)
Pipa PDAM Bocor, Unwar Tingkatkan Pasokan Air Sinergisitas dengan Media di Kutsel Terganggu
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) yang berada di bawah naungan bendera Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali yang diketuai Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. terus menunjukkan peningkatan kualitas di segala bidang. Tahun 2017 lalu, peningkatan kualitas dan kuantitas sangat dirasakan. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama yang intens dilakukan dengan media. Kepala BAPPSIK Unwar I Made Artawan pada rapat sinergisitas dengan media partner menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan Unwar memenangkan persaingan yang semakin ketat di era global saat ini adalah memperkuat sinergi dengan media cetak dan elektronik, baik lokal maupun nasional. Peran media sangat menentukan pengembangan sebuah institusi, sebab segala kegiatan atau informasi dapat diketahui oleh masyarakat luas melalui media. ‘’Kami menggandeng te-
Mangupura (Bali Post) Warga di wilayah Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel), Badung, kembali mengalami gangguan pasokan air bersih sejak Minggu (21/1). Seperti dikatakan Luh Eka, salah seorang warga di Taman Griya, Jimbaran, pada pagi hari air PDAM mati, sedangkan saat malam sempat mengalir, namun tekanannya sangat kecil. Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama, Ketut Golak, membenarkan gangguan tersebut. Menurutnya, gangguan ini diakibatkan adanya pipa diameter 400 mm yang bocor saat pengerjaan proyek underpass Patung Ngurah Rai, Tuban. Pipa yang terkena bor ini memang akan direlokasi, tetapi untuk sementara akan ditambal dulu. “Pipa ini terkena bor saat pengerjaan proyek, sehingga bocor,” ucapnya saat diminta konfirmasinya, Senin (22/1) kemarin. Ia minta rekanan memperbaiki pipa yang berada di kedalaman tujuh meter itu dan Selasa (23/1) ini sudah tuntas dikerjakan. “Untuk pelayanan kepada masyarakat, kami sudah minta kepada rekanan agar segera menyeselesaikannya. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” ujarnya. Upaya perbaikan pipa itu dipastikan mengganggu pasokan air bersih PDAM di Kelan, Kedonganan, Jimbaran, Kori Nuansa, Taman Giri, Puri Nusa Dua, UPA, Sawangan, Jalan Pratama, ITDC, Taman Mumbul dan sekitarnya. Untuk itu, pihaknya mengharap permakluman masyarakar. (kmb23)
Pemkab Buleleng Ajukan Tiga Ranperda
RAPAT - Suasana rapat sinergisitas Humas Unwar dengan media partner, Senin (22/1) kemarin.
Singaraja (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Buleleng mengajukan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) kepada DPRD setempat. Ranperda itu masing-masing tentang Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, tentang perubahan atas Perda No.1 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah dan ranperda tentang perubahan atas Perda No.5 Tahun 2013 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan. Sebelum dibahas, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menyampaikan nota pengantar melalui sidang paripurna di gedung DPRD, Senin (22/1) kemarin. Sidang dipimpin Ketua DPRD Gede Supriatna. Sutjidra mengatakan, Ranperda RPJMD Tahun 2017-2022 diajukan karena kepala daerah yang telah dilantik wajib menyusun dan mengajukannya. Ranperda tentang perubahan Perda No.1 Tahun 2013 tentang pengelolaan persampahan diajukan untuk menyempurnakan perda sebelumnya karena aturan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) hukumannya dicantumkan enam bulan kurungan. Padahal, ketentuan di pengadilan tipiring hukumannya tiga bulan. Kekeliruan ini disempurnakan, sehingga perda yang sudah dibuat nantinya bisa diterapkan. Sementara ranperda tentang perubahan Perda No.5 Tahun 2013 tentang PBB Pedesaan dan Perkotaan diajukan untuk menyesuaikan tarif pajak. Sementara itu, DPRD mengajukan ranperda hak inisiatif tentang Perlindungan Mata Air. Ranperda ini diajukan untuk menjaga kelestarian sumber daya air dan menata pemanfaatan sumber mata air di lahan milik perorangan karena sering memicu persoalan saat dikelola untuk kepentingan umum. (kmb38)
gadakan UNBK. Sekolah yang berada di kawasan rawan bencana Gunung Agung tidak ingin mengambil risiko sehingga memilih melaksanakan UNPK. Untuk jenjang SMP, semua sekolah di Karangasem bahkan telah kompak memilih UNPK alias tidak melaksanakan UNBK. “Kepala Dinas Pendidikan Karangasem sudah menyampaikan surat dengan pertimbangan seandainya nanti terjadi (erupsi - red) bagaimana? Karena di satu pihak Kemendikbud juga minta secepatnya terkait data sekolah-sekolah yang bersiap untuk UNBK dan yang tidak,” ujarnya. TIA menambahkan, pemerintah pusat saat ini sudah memulai proses tender untuk UNPK. Oleh karena itu, data
Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di depan panggung Pameran Dagang Membah Sari Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (21/1) lalu. Akibat kericuhan tersebut, dua orang yaitu Didik dan Edi ditusuk oleh Iwan Sudipyono (21). Pria asal Malang, Jawa Timur ini diamankan di Polsek Densel. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, Senin (22/1) kemarin, mengatakan dari keterangan saksi-saksi kejadiannya pukul 22.30 Wita. Hasil interogasi, pelaku mengaku datang ke pameran bersama temannya, Suwandi, Heri, Iis dan istrinya. Mereka tiba di sana pukul 18.30 untuk menonton konser dangdut. Pelaku bersama teman-temannya duduk di depan panggung. Selanjutnya pengunjung mulai ramai sambil berjoged. Tiba-tiba pelaku melihat Suwandi dikeroyok oleh banyak orang dan berhasil kabur. Selanjutnya giliran pelaku dikeroyok dan saat itulah melakukan perlawanan menggunakan pisau. “Pelaku mengaku mengayunkan pisaunya ke arah yang mengeroyoknya. Dia tidak tahu siapa yang kena akibat sabetan pisau tersebut,” tegasnya. Setelah menerima laporan kasus itu, polisi langsung ke TKP dan mengamankan pelaku, sedangkan korban dilarikan ke RSUP Sanglah karena luka di perut dan tangan kanan. “Barang bukti pisau sudah kami amankan. Kami masih mendalami kasus ini,” kata Bangkit. (kmb36)
Bali Post/win
Pameran Ricuh, Gubernur Bali Minta Sekolah di Karangasem Laksanakan UNBK Dua Orang Ditusuk Denpasar (Bali Post) – Gubernur Bali Made Mangku Pastika minta agar sekolah-sekolah di Kabupaten Karangasem melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), terutama SMA dan SMK negeri. Bencana erupsi Gunung Agung bukan alasan untuk meniadakan UNBK dan lebih memilih UNPK (Ujian Nasional Berbasis Pensil dan Kertas). Permintaan itu disampaikannya usai mengikuti Sarasehan Pendidikan di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (22/1) kemarin. Diwawancarai terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani mengatakan tidak semua SMA/SMK di Karangasem menyatakan siap men-
mengenai sekolah yang akan melaksanakan UNPK harus disetor segera. Kalau tidak dan di hari H ujian ternyata terjadi erupsi, yang dirugikan adalah anak-anak atau siswa. Sebab, mereka tidak akan bisa mengikuti UNBK dan UNPK karena tidak ada soal yang dikirim dari pusat. Lantaran sekarang gubernur meminta agar sekolahsekolah di Karangasem tetap melaksanakan UNBK, pihaknya akan segera melapor kembali ke pemerintah pusat. “Nah, ini juga harus menjadi pertimbangan kami kepada pusat. Kita harus bicara. Kalau bisa UNBK, lanjut. Untuk daerah-daerah yang memang diprediksi ada musibah, paling tidak tetap disiapkan UNPK,’’ jelas TIA. (kmb32)
OPINI
6
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Momen Uji Komitmen Peduli Lingkungan TAHAPAN pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak telah dimulai. Diawali dengan pendaftaran para pemilih, pendaftaran pasangan calon (paslon), verifikasi, tes kesehatan, dan lainnya. Selanjutnya, kampanye mulai 15 Februari, masa tenang dan pembersihan alat peraga (kampanye) mulai 24 Jni 2018. Pemungutan dan penghitungan suara pilkada serentak dilaksanakan 27 Juni 2018 dan rekapitulasi hasilnya 28 Juni 2018. Dari sekian tahapan pilkada serentak itu, biasanya yang banyak mendapat sorotan atau menyedot perhatian publik adalah pendaftaran paslon, masa kampanye dan saat pencoblosan serta penghitungan suara. Saat pendaftaran, selain figur, partai pengusung yang menjadi perhatian, juga visi misi serta program para paslon. Menyangkut visi misi dan program, selama ini boleh dikatakan sedikit yang menonjolkan upaya penyelamatan dan pelestarian lingkungan. Dominan paslon membicarakan kebijakan maupun pembangunan infrastruktur, baik itu bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnya. Menjadi sangat menarik, pada pilkada khususnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 ini. Kali ini justru masalah penyelamatan dan pelestarian lingkungan (alam) Bali paling menjadi sorotan. Bahkan, isu ini dikemas untuk menarik simpati calon pemilih. Ini tentu menjadi hal yang sangat positif, terlebih bila hal tersebut benar-benar bisa diwujudkan para paslon setelah terpilih nantinya. Untuk menjamin hal itu, diperlukan suatu komitmen nyata dari para kontestan, tidak bisa sebatas jargon politik. Bahkan bila perlu, ada semacam kontrak politik. Langkah awal menguji komitmen para paslon dalam kepedulian terhadap penyelamatan dan pelestarian lingkungan, dari berbagai atribut dan alat promosi yang mereka gunakan, mulai pendaftaran, kampanye dan seterusnya. Jika mereka menggunakan berbagai bahan yang tidak ramah lingkungan bahkan cenderung mencemari lingkungan, ini sudah dapat diapaki ukuran penilaian. Berikutnya, perlakuan terhadap berbagai peralatan/media/ atribut tersebut. Apakah peralatan/media tersebut dipasang dengan tidak ramah lingkungan, misalnya ditancapkan di pohon-pohon, mengganggu pemandangan, di tempat/zona ramah lingkungan dan sejenisnya. Berikutnya, perlakuan para konstestan pascakampanye dan pasca-Pilkada. Apakah mau dengan kesadaran sendiri membersihkan berbagai peralatan/medianya tersebut. Jika hal-hal kecil seperti ini saja tidak bisa mereka lakukan, patut dipertanyakan komitmen mereka mengelola, menyelamatkan dan melestarikan alam dan lingkungan Bali yang lebih besar. Bagaimana mereka bisa dipegang pengakuan komitmennya jika pada lingkungan sekitar yang begitu dekat dengan mereka saja mereka tidak acuh dan tidak peduli. Karena itu, tahapan pilkada ini bisa dijadikan momen memilih pemimpin yang benar-benar peka pada lingkungan dan alam Bali seutuhnya. Dalam arti, peduli dengan alam lingkungan Bali yang dimulai dari dalam diri, lingkungan terkecil di sekitarnya, baru ke hal-hal besar yang dihadapi Bali ke depan. Sampah terutama sampah plastik merupakan salah satu permasalahan yang mengancam lingkungan dan alam Bali ke depan. Bahkan, permasalahan sampah ini sudah dikatakan menjadi bom waktu bagi Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata terkenal di dunia. Karena itu, masalah penanganan sampah atribut/peralatan/media para paslon mulai sejak mendaftar, kampanye, pencoblosan sampai penghitungan akhir pilkada, dapat menjadi momen untuk menguji komitmen para paslon terhadap alam lingkungan Bali. Mari jadikan momen pilkada ini sebagai ajang uji komitmen para calon pemimpin terhadap upaya penyelamatan dan pelestarian alam dan lingkungan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pemasangan Baliho Kandidat
Belakangan ini, setiap sudut jalan terlihat gambar besar yang menampilkan sosok para kandidat gubernur Bali dan wakilnya. Banyak juga yang menampilkan foto pendukung dan kader pendukung kandidat. Sepanjang pengamatan saya, foto-foto dalam baliho ini tergolong indah dilihat karena desainnya menarik. Foto-foto ini juga bisa memberikan informasi tentang sebaran wilayah dukungan kandidat. Ini jika merujuk banyaknya baliho di salah satu wilayah. Sebagai masyarakat Bali, melihat baliho ini saya meyakini begitu banyak biaya yang dikeluarkan. Jika memungkinkan anggaran untuk baliho juga diimbangi dengan dukungan untuk membantu warga kita yang ada di pengungsian. Artinya, anggaran baliho hendaknya jangan sampai mubazir. Gunakan anggaran pembuatan baliho untuk kegiatan sosial termasuk keagamaan. Hal lain yang saya harapkan agar pemasangan baliho ini tetap artistik. Artinya, pemasangan baliho tidak terkesan semrawut. Palang-palang baliho agar diyakini kuat agar tak roboh saat musim hujan dan ada angin kencang. Satu lagi, jika kegiatan politik sudah memasuki tahapan akhir agar para kandidat lewat tim sukses atau kadernya membersihkan ruang yang digunakan untuk memajang baliho. Sampai saat ini, saya masih merasakan Pilkada Bali berjalan damai dan lancar. Ribuan massa yang menghadiri deklarasi juga terlihat tertib dan sopan. Artinya, belum ada gangguan kamtibmas yang terjadi walaupun ada ribuan massa terkonsentrasi pada satu lokasi. Wayan Arsana Gianyar, Bali
Sampah Kampanye Pilkada Tanggung Jawab Siapa? Tahun 2018 ini merupakan pemanasan dari tahun politik di Indonesia. Ada 171 wilayah di Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak. Para calon kepala daerah ini pun mulai melakukan gerakan kampanye dengan berbagai cara, seperti memasang spanduk dan baliho yang bertebaran di berbagai sudut jalan kota hingga desa-desa terpencil.
Oleh Ida Ayu Indira Dwika Lestari, S.KM., MKKK. emasangan baliho dan spanduk, tentunya memang sudah diatur dalam Undang-undang Pemilu dan kandidat diperbolehkan untuk menyebarkan bahan kampanye pemilu kepada umum dan pemasangan alat peraga di tempat umum. Aturan tentang pemasangan alat peraga kampanye (termasuk spanduk/baliho) sebenarnya telah diamanatkan agar pemasangan berbagai alat peraga/sosialisasi oleh peserta pemilu harus dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota, atau kawasan setempat. Kegiatan kampanye ini sejatinya bisa menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat. Selain itu, seharusnya juga dapat menanamkan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungan. Namun, sepertinya hal kecil untuk sekadar menjaga lingungan ini cenderung tidak terlalu mendapat perhatian. Setelah masa pendaftaran calon kepala daerah berakhir, para
P
simpatisan dari masing-masing kandidat sudah gencar untuk mulai mensosialisasikan kandidatnya masing-masing melalui baliho serta spanduk-spanduk di setiap sudut jalan yang nantinya akan menambah volume sampah ketika gelaran kegitan kampanye ini berakhir nantinya. Fenomena sampah yang muncul dari kegiatan kampanye memang merupakan kenyataan yang umum terjadi hampir di semua kota di tanah air. Kuatnya keinginan para kandidat kepala daerah untuk meraih dukungan yang maksimal dari masyarakat, menyebabkan para kandidat berlomba-lomba melipatgandakan pemasangan berbagai atribut promosi dan propaganda di ruang-ruang publik. Padahal disadari atau tidak, kebiasaan ‘’berkampanye’’ seperti ini pada akhirnya menghasilkan sampah yang mengotori kota. Selain itu, pemasangan media kampanye luar ruang seperti, spanduk, bendera, billboard, poster, dan sebagainya yang bercampur baur dengan media iklan, seperti papan-papan
promosi rokok, minuman dan sebagainya di tiang-tiang listrik tidak hanya mengganggu keindahan dan kebersihan kota juga kenyamanan visual masyarakat. Bahkan, pemasangan media kampanye yang seperti ini kerap memicu terjadinya kecelakaan di jalan raya karena beberapa di antaranya menutupi ramburambu lalu lintas. Sampah sebagai dampak negatif dalam kegiatan kampanye pada akhirnya menjadi beban masyarakat dan pemerintah. Kekhawatiran telantarnya sampah sisa pilkada sangat realistis karena kandidat nantinya tidak lagi fokus pada media kampanye yang dipasangnya setelah pungutan suara selesai dilakukan. Perhatian mereka akan tersita pada kalkulasi perhitungan suara. Media kampanye dibiarkan begitu saja tanpa ada yang bertanggung jawab. Jika setiap pasangan memasang 10 baliho di masingmasing desa adat yang ada di masing-masing kabupaten/kota di Bali sampah dari baliho bisa mencapai ribuan lembar. Selain
baliho, pasangan calon gubernur/ bupati/wali kota biasanya juga memasang alat peraga lain, seperti spanduk, pamflet, dan stiker yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai ribuan lembar. Jumlah tersebut akan semakin besar jika diakumulasikan dengan media sosialisasi yang dipasang KPU. Lantas, berapa besar sampah yang dihasilkan pilkada di 171 wilayah di seluruh Indonesia? Sampah memang berimplikasi rendah dalam penyelenggaraaan pilkada. Perhatian terhadap masalah ini relatif rendah karena tidak menjadi fokus peserta dan penyelenggara pesta demokrasi itu. KPU tidak bersikap terbuka karena tidak memiliki kewajiban mengelola sampah, sedangkan perhatian para kandidat dipastikan tersita pada perolah suaranya. Dari sekian banyak media kampanye yang digunakan, kita bisa cermati sebagian besar terbuat dari bahan plastik, bahan yang sangat sulit terurai. Meski dari jenis thermoplastic yang memungkinkan daur ulang, media kampanye jarang dikelola secara tepat. Lebih banyak media sisa pilkada telantar. Padahal, bahan plastik setidaknya memerlukan waktu 80 tahun agar terurai sempurna. Karena itulah, ke depan perlu dibuat regulasi yang mengatur sampah sisa pilkada. Langkah ini diperlukan supaya hajatan demokrasi ini tidak lagi rutin mencemari lingkungan. Regulasi tersebut bisa dibuat dalam bentuk peraturan KPU
Membingkai Pemilukada Bali Damai
Tahun 2018 merupakan tahun politik. Paling tidak terkait dua kontestasi politik elektoral, yaitu Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Pemilukada serentak akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 di 171 daerah, terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Di antaranya adalah Pemilukada Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung. Sedangkan Pemilu 2019 juga menjadi pemilu perdana yang menggabungkan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden. Puncaknya akan diselenggarakan pada 17 April 2019. Kedua kontestasi di atas diprediksi akan penuh kompleksitas, baik sisi teknis maupun dinamika pelakunya. Apa pun itu prinsip kontestasi demokrasi mesti ditambah, tidak cukup luber (langsung, umum, bebas, rahasia). Namun, harus ditambah dengan bersih dan damai. Motivasi kontestasi apa pun kendaraan politiknya, mesti dilakukan demi kontribusi positif bagi daerah maupun negara. Pilkada sifatnya lokal, namun terbuka potensi turut menyeret lingkup nasional akibat pelaksanaan serentak dan berkaitan dengan kepentingan Pemilu 2019. Salah satu konsekuensi yang mesti disadari sejak dini oleh semua pihak adalah potensi gesekan horizontal yang dapat mengganggu iklim damai. Singgungan dan gesekan merupakan keniscayaan dalam kontestasi demokrasi. Hal penting diantisipasi adalah jangan sampai gesekan tersebut membesar dan melebar hingga berbuah konflik. Galtung (2003) menguraikan bahwa perdamaian terwujud dengan diagnosis, prognosis, dan terapi yang tepat. Kekeliruan dalam melakukan diagnosis membawa akibat kekeliruan dalam melakukan prognosis termasuk terapi yang akan dilakukan. Konflik horizontal yang melanda Indonesia, terindikasi lebih dipengaruhi oleh politik penguasa ketimbang ketidakcocokan etnis atau SARA (Andreas, 2017). Selanjutnya dipaparkan ada empat penyebab sumber konflik. Pertama,
Oleh Ribut Lupiyanto perbedaan akses terhadap sumber-sumber ekonomi yaitu pengaturan lahan, hutan, mineral, pasar dan distribusi, bank, kesempatan berkuasa, pengangguran, kemiskinan, dan perlindungan politik. Kedua, pengaturan perluasan batas-batas budaya seperti bahasa, permukiman, simbol publik, upacara publik, pakaian, kesenian, etika, dan kebiasaan-kebiasaan daerah. Politisasi etnis selalu akan mendapat tempat karena bisa mendatangkan uang sekaligus meraih dukungan publik. Ketiga, pertentangan ideologi, politik, dan agama. Agama muncul dalam bentuk ideologi atau politik, budaya atau kelompok etnis, atau akses untuk memonopoli ekonomi. Sementara pertentangan politik dimunculkan untuk memperkuat segregasi atau kelanggengan kepentingan ekonomi. Keempat, ketidakberesan penyelenggaraan negara seperti antidemokrasi, KKN (korupsi, kolusi, nepotisme), ketidakadilan, penguasaan alat produksi oleh elite, pelanggaran HAM, tindakan ekstra judicial, privilege (keistimewaan, perlakuan spesial) bagi kaum elite, dan impunitas. Terkait potensi konflik politik pada Pilkada 2018, KPU memprediksi akan meningkat dibanding Pilkada 2017. Polri juga telah memetakan 171 titik rawan konflik terkait penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Daerah yang dinilai paling rawan konflik pada Pilkada 2018 antara lain Jawa Barat, Papua, dan Kalimantan Barat. Bingkai Damai Setiap kontestan pasti akan mengerahkan energi total guna memenangkan elektoral. Namun, laku ksatria mesti ditunjukkan baik siap menang maupun kalah. Proses kemenangan tentunya mesti dengan strategi yang taat
regulasi. Hal lain yang mesti dilakukan adalah proses dinamisasi politik yang memprioritaskan penciptaan iklin kehidupan yang damai. Politik berbasis massa rentan terkena adu domba. Isu-isu politik berbungkus SARA dan identitas politik diprediksikan menjadi paling mudah menyulut emosi massa. Untuk itu, semua pihak mesti waspada terhadap provokasi. Kontestan wajib dan siap berada di garda terdepan mengendalikan massa pendukungnya agar mewujudkan iklim kompetisi yang berkedamaian. Mengawali tahapan pesta demokrasi biasanya dilakukan penandatanganan pakta integritas seluruh kontestan dalam mewujudkan proses yang damai. Harapannya, hal tersebut tidak seremonial dan formalitas belaka. Patut diperhatikan bahwa pemilih sudah mulai melek untuk menghindari pilihan peserta yang senang membuat kegaduhan. Artinya, pembiaran bahkan kesengajaan menciptakan ketidakdamaian suasana akan berbuah blunder politik. Kerawanan politik yang mengganggu kedamaian publik terjadi pra, saat, dan pascakontestasi demokrasi. Pada tahapan pra antara lain dapat berwujud gesekan saat pengumpulan dukungan, rebutan tim sukses, ketidakpuasan atas putusan pengurus partai, dan lainnya. Saat proses kontestasi merupakan periode paling rawan dan paling panjang. Antara lain dapat berbentuk rebutan calon pemilih, provokasi saat kampanye terbuka, klaim penguasaan basis teritorial, dan lainnya. Sedangkan pascapemungutan rawan terjadi ketidakpuasan atas hasil perhitungan, ketidakpuasan tim atas janji kontestan, dan lainnya. Semua kondisi di atas penting dipetakan sejak dini dan disadari semua pihak untuk disiapkan antisipasinya. Sinergi dan komunikasi antarpihak menjadi kunci penciptaan suasana damai.
atau peraturan daerah (perda). Misalnya, antara KPU dan peserta Pilkada dibuat kesepakatan mekanisme penanganan limbah sisa kampanye. Perlu dibuat aturan tertulis yang mengikat supaya masing-masing pasangan calon bertanggung jawab menangani limbah sisa kampanye yang mereka produksi. Sebelum masa kampanye dimulai, KPU Provinsi Bali perlu mengawasi serta mengatur mekanisme terkait media kampanye yang diproduksi tim sukses masing-masing kandidat. Caranya, setiap tim sukses diwajibakn melaporkan jumlah media kampanye yang diproduksi berdasarkan kategori jenis media, jumlah, dan daerah penyebaran. Mereka juga perlu melaporkan rencana penanganan limbah sisa kampanye, apakah akan disimpan, disumbangkan kepada pihak lain, atau didaur ulang secara mandiri. Pilkada adalah momentum perubahan. Pada saat itulah, integritas kepemimpinan dan moral calon pemimpin diuji. Perhatian mereka terhadap persoalan limbah kampanye setidaknya bisa menjadi gambaran kepedulian mereka terhadap persoalan masyarakat. Jika pada masa kampanye saja mereka mengabaikan limbah yang dihasilkannya bagaimana jika sudah menjabat nanti? Penulis, mahasiswa Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
POJOK Menteri Susi sebut rekomendasi KKP soal impor garam diabaikan. - Beda kepentingan. *** JPU KPK perdengarkan percakapan Novanto dengan Made Masagung. - Sama kepentingan. *** Pemerintah dan BI sepakati lima langkah strategis jaga inflasi. - Semua penting.
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PERBAIKAN Atap bale bengong di depan kantor Bali Tourism Board Jalan Puputan Renon Denpasar roboh. Ini perlu segera diperbaiki. Foto diambil Senin (22/1) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Yowana Bali ’’Matangi’’-lah! PARA yowana (pemuda) Hindu khususnya di Bali sudah saatnya matangi (bangun), bangkit berkreativitas mengasah diri dan menjadi pemuda-pemuda yang berkarakter mulia dan profesional di bidang masing-masing. Selain itu, para yowana juga sudah saatnya bersinergi Bali Post/win satu dengan yang lainnya untuk mengawal dan membangun budaya dan agama Hindu Bali. Apalagi, di era global seperti saat ini, pemuda Hindu harus berani tampil terdepan dan siap menjadi kader-kader pemimpin Bali dan Hindu di masa depan. Demikian diungkapkan Ida Rsi Acharya Agni Budha Wisesanatha, salah satu founding father dan Pembina Umum Paiketan Krama Bali, Sabtu (20/1), di Denpasar. Menurut Ida Rsi Wisesanatha, yowana Bali yang merupakan generasi penerus bangsa saat ini baru matangi pada dimensi fisik, emosi, dan rasionya saja. Bahkan tak banyak yang sadar bahwa dimensi ego atau ahamkara masih “serumah” dengan dimensi rasio. “Kurang disadari betapa bahayanya kalau kita hanya menggunakan rasio tanpa pengembangan dimensi welas asih yang memiliki rasa maklum, bijaksana dan sabar,” ujarnya. Menurutnya, yang perlu dirancang dari kebangkitan dan diketahui keberadaannya dari awal oleh para yowana adalah dimensi bakat, keinginan alami dan kehendak alami. Ketiga hal itu sudah terprogram di dalam diri, sehingga dapat menentukan jalan dan pilihan hidup sedini mungkin agar dapat melakukan hal-hal yang membahagiakan diri. Yang menjadi bagian terdalam dari diri adalah soul dimension dan divine dimension yang membawa kepenyerahan dan keikhlasan seutuhnya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. “Inilah dimensi-dimensi bagian dari manusia yang belum di-tangi-kan (dibangkitkan) yang mengantarkan manusia bisa menjadi pribadi lebih utuh, lengkap dan mulia,” imbuhnya. Ditambahkan, tatkala dimensi-dimensi ini sudah berkembang, maka peradaban manusia pasti akan berubah drastis menjadi lebih baik. Bukan tak mungkin peradaban akan beralih dari zaman besi ke zaman emas. (win)
Dewan Tak Hadiri Sarasehan Pendidikan
Denpasar (Bali Post) Kehadiran anggota DPR-RI dan DPRD Bali yang membidangi pendidikan sebetulnya sangat diharapkan dalam Sarasehan Pendidikan bertajuk “Membangun Masa Depan Pendidikan Bali”, Senin (22/1) kemarin. Utamanya dalam memberikan penjelasan mengenai politik pendidikan terkait kenyataan dunia pendidikan nasional dan Bali saat ini. Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, ada dua narasumber dari Komisi X DPR-RI yang diundang yakni Putu Supadma Rudana dan I Wayan Koster. Pihaknya juga mengundang lima orang anggota Komisi IV DPRD Bali. Namun semua tak hadir dalam sarasehan tersebut. Supadma Rudana dikatakan berhalangan hadir lantaran sedang mengikuti rapat yang tidak bisa ditinggalkan. Sementara ketidakhadiran Koster justru berkaitan dengan alasan-alasan politis. Mengingat politisi PDI-P itu sudah mendaftar sebagai bakal pasangan calon gubernur dalam Pilgub Bali 2018. Dikonfirmasi usai acara, Gubernur Pastika mengaku belum berbicara langsung dengan Koster. Bisa jadi Koster memang ada acara lain yang tidak bisa ditinggalkan. Pastika menegaskan, undangan untuk Koster sama sekali tidak terkait dengan pilkada. Sebaliknya, topik yang dibicarakan mengenai pendidikan justru sangat serius. Revisi UU Sisdiknas yang diusulkan oleh Pemprov Bali membutuhkan suatu kebijakan nasional. Para pembuat UU di DPR-RI khususnya Komisi X perlu menyadari adanya perubahan-perubahan yang terjadi saat ini. “Menurut saya, sangat mulia hari ini. Sayang beliau tidak datang, tapi nanti hasil (sarasehan) ini boleh juga kita sampaikan ke mereka dalam bentuk usulan legislasi. Mungkin tidak diganti UU-nya, tapi direvisi beberapa hal. Misalnya, keberpihakan pada orang miskin, kenapa orang sampai putus sekolah,” jelasnya. Selain dua anggota DPR-RI tersebut, Komisi IV DPRD Bali yang membidangi pendidikan juga diundang tapi tak hadir. Termasuk unsur pimpinan dewan yang turut tidak tampak dalam sarasehan. “Komisi IV kita juga mengundang dan pimpinan DPRD Bali. Tapi semuanya sedang ke luar kota,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengaku tengah melakukan kunjungan kerja di Lombok, NTB. Kunjungan kerja Komisi IV berkaitan dengan program Pemprov Bali yang ingin mempersiapkan 500 tenaga kerja ke luar negeri. Baik di kapal pesiar, perhotelan, maupun spa. “Kita baru tiba di Lombok mencari informasi ke BLK internasional tentang keberangkatan TKI dan TKW ke luar negeri,” ujarnya. (kmb32)
Bali Post/sos
BUNGA - Sejumlah petani di Kabupaten Klungkung menjajakan bunga pacah hasil panennya di Pasar Galiran, Minggu (21/1) siang. Di tengah meningkatnya intensitas hujan, harga jualnya tergolong baik, kisaran Rp 10 ribu per kilogram. Itu dibeli oleh pengepul yang tak hanya dari Klungkung, namun juga dari Gianyar.
Bali Masih Dihantui Angka Putus Sekolah
Pemprov Usulkan Revisi UU Sisdiknas
Denpasar (Bali Post) -
Angka putus sekolah masih menghantui Bali, terutama pada jenjang pendidikan menengah. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan angka putus sekolah masih ada di Pulau Dewata. Yaitu masalah ekonomi, susahnya akses ke sekolah, faktor geografis dan sebagainya. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani menyampaikan hal itu pada Sarasehan Pendidikan di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (22/1) kemarin.
“Jumlah siswa putus sekolah masih tetap ada. Dari tahun ke tahun memang menurun, tapi masih tetap ada, walaupun sudah ada dana BOS, kemudian ada dana pendampingan dari provinsi,” ujar TIA Kusuma Wardhani. Dari data terakhir tahun ajaran 2015/2016, lanjut TIA, pada jenjang SD ada 247 orang anak putus sekolah. Di jenjang SMP tercatat 217 anak, serta 441 anak putus sekolah di jenjang SMA. Dikatakan, angka putus sekolah
pada jenjang pendidikan menengah masih tinggi utamanya karena faktor ekonomi. Artinya, Bali masih mengantongi KK dengan kategori sangat miskin. “Selain itu, pemahaman orangtua terkait pentingnya pendidikan masih rendah sehingga anak usia sekolah sudah mulai bekerja,” imbuhnya. Menurut TIA, hubungan keluarga yang kurang harmonis turut memengaruhi angka putus sekolah. Begitu juga pernikahan dini akibat pengaruh media sosial
Pentolan Ormas Diduga Jadi Bandar Narkoba Mangupura (Bali Post) Tim Berantas BNNP Bali menggerebek rumah di Jalan Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Senin (22/1) kemarin. Hasil penggerebekan tersebut diamankan empat orang, termasuk pentolan salah satu ormas berinisial Gn (54). Modus mengedarkan narkoba mirip dengan tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol. Dari pantauan di lapangan, pukul 17.39 Wita mobil Suzuki APV hitam tiba di Kantor BNNP Bali di Jalan Kamboja, Denpasar Timur. Dari mobil tersebut keluar pria dan tangannya diborgol. Beberapa menit kemudian menyusul dua pria pakai pakaian adat madia yang tangannya diborgol. Kata petugas mereka diamankan di rumah Gn. Sekitar pukul 18.00 Wita, datang city car warna hitam.
Dari mobil tersebut keluar Kabid Berantas AKBP Ketut Arta bersama seorang pria. Informasinya pria tersebut adalah Gn. “Penggerebekan rumah Gn dilakukan sekitar pukul 12.30 Wita, dipimpin Kabid Berantas (AKBP Arta) didampingi Kasi Intel (Kompol Saifudin Jupri),” kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Dari penggerebekan tersebut diamankan barang bukti di antaranya sabu-sabu (SS). “Masih dilakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diamankan di TKP. Ditangkap di Jimbaran,” ujar AKBP Arta. Sementara itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Kasusnya masih didalami sama anggota kami,” ungkapnya. (kmb36)
dan game online, serta kendala geografis. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, Bali perlu memulai e-learning untuk membuka akses pendidikan yang lebih murah, cepat, dan lebih banyak menampung siswa. Terutama di tingkat SMA/SMK yang jumlah siswanya cenderung lebih sedikit bila dibandingkan siswa SD atau SMP. Data Pendidikan Provinsi Bali
tahun 2017, siswa SD berjumlah 399.224 orang. Sedangkan jumlah siswa di jenjang SMP 194.687 orang, serta di jenjang SMA 86.466 orang, dan SMK 96.684 orang. Bila siswa jenjang SMA dan SMK dijumlahkan pun masih lebih rendah dari jumlah siswa SMP. “Banyak orang tidak bisa mengecap pendidikan tadi, dari SD sudah putus, SMP makin sedikit, SMA makin sedikit lagi, apalagi kuliah karena semua mahal, jauh, orang harus bekerja, dan sebagainya. Ini harus kita potong dengan sistem pendidikan yang berbeda, yakni e-learning,” ujarnya. Menurut Pastika, sistem pendidikan online tersebut membutuhkan kebijakan politik. Dalam hal ini, pihaknya menginginkan
ada perubahan Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Perubahan undang-undang selain berkaitan dengan payung hukum, juga untuk menciptakan daya saing. Mengingat, pendidikan untuk semua masyarakat tanpa kecuali merupakan salah satu cara untuk memutus kemiskinan. “Undang-undang itu umurnya sudah 15 tahun. Waktu itu mungkin perkembangan teknologi belum seperti sekarang. Anak-anak kita belum seperti sekarang. 2003 itu yang lahir tahun 2000 baru 3 tahun, sekarang sudah 18 tahun anak itu. Masak enggak diubah, harus ada, menyesuaikan dengan perkembangan dunia kalau kita mau bersaing,” tandasnya. (kmb32)
Diduga Gerayangi Turis, Buruh Ditangkap
Bali Post/kmb36
DIAMANKAN - Dua pria ini dibawa masuk ke Kantor BNNP Bali, setelah diamankan di Jimbaran.
Mangupura (Bali Post) Anggota Polsek Kuta menangkap seorang buruh berinisial BS (33) di tempatnya menginap di salah satu vila di Jalan Legian, Kuta, Minggu (21/1). Pria tinggal di Jawa Barat ini dilaporkan melakukan pelecehan seksual terhadap WNA, TC (27), yang tinggal di Australia. Korban digerayangi saat tidur oleh pelaku. “Pelaku dan korban menginap sama-sama di TKP. Kalau dari paspornya, korban lahir di Kanada tapi saat ini tinggal di Australia,” kata sumber. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 07.00 Wita. Kebetulan pintu kamar korban tidak terkunci dan pelaku menyelinap masuk. Pelaku menyingkap selimut korban saat tertidur pulas. Selanjutnya, pelaku menggerayangi tubuh korban. “Pelaku mengaku terangsang
saat melihat korban tertidur dengan gaun yang agak pendek,” ujarnya. Korban terbangun saat merasa tubuhnya ada yang menyentuh. Begitu melihat pelaku, korban tersentak dan langsung berteriak minta tolong sambil mendorong pelaku sampai jatuh. Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke polisi dan dia masih trauma. Setelah menerima laporan kasus ini, petugas Polsek Kuta langsung ke TKP dan menangkap pelaku. Saat diinterogasi pelaku berada di Bali dalam rangka liburan ini mengakui perbuatannya. Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno Wiboko saat dikonfirmasi, Senin (22/1) kemarin, membenarkan adanya laporan kasus tersebut. “Pelaku sudah kami amankan dan sedang didalami. Mungkin Bapak Kapolsek yang merilisnya,” tegasnya. (kmb36)
Disiplin Rehabilitasi, Pecandu Narkoba Bisa Pulih KEBIJAKAN pemerintah melalui BNN khususnya dalam program rehabilitasi adalah agar pecandu, mantan pecandu dan penyalah guna narkoba pulih kembali. Hal itu bisa terealisasi jika mereka disiplin mengikuti program rehabilitasi dan pascarehabilitasi. Jika ini tercapai maka mereka bisa mandiri dan siap terjun ke masyarakat serta menjalani kehidupan dengan normal. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa di sela-sela pembukaan layanan pascarehabilitasi intensif tahap pertama tahun 2018 di Rumah Damping Tembau, Denpasar Timur, Senin (22/1) kemarin, mengatakan mereka harus meyakinkan diri sendiri bahwa ketergantungan ini dapat disembuhkan. Selain itu, masalah narkoba bisa dipulihkan dan sumbernya adalah kesadaran diri sendiri untuk berubah.
“Kalau ingin pulih dari ketergantungan narkoba, yakinkan diri untuk itu (pulih). Caranya proteksi diri dan disiplin mengikuti program rehabilitasi serta pascarehabilitasi. Harus muncul dalam kesadaran diri sendiri dulu dan negara sudah menyediakan anggaran,” tegasnya. Menurut Brigjen Suastawa, sifat narkoba terbagi dalam tiga garis besar yaitu habitual, toleran serta adiktif (ketergantungan). Program pascarehabilitasi ini merupakan lanjutan dari program rehabilitasi yang telah dijalani oleh mantan pecandu narkoba. Para mantan pengguna ini akan mendapatkan keterampilan (vokasional) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang baru bagi mereka agar bisa kembali produktif. Selain itu, program ini juga dapan menjadikan mereka lebih mandiri dan siap mereka
kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Diharapkan dari mengikuti program ini, para mantan pecandu bisa mengajak teman-teman lain untuk bisa bersosialisasi langsung ke masyarakat dan belajar bagaimana menghadapi masalah-masalah ketika berada di luar lingkungan Rumah Damping. “Pesan terpenting untuk para klien yang menjalani kegiatan ini adalah mengikuti program dengan serius dan disiplin. Tiga hal harus diikuti yaitu pertama harus menjadi orang yang menang mengalahkan diri sendiri, kedua bisa dan mampu menjadi konselor dengan memotivasi orang lain untuk sembuh dari kecanduan. Terakhir jangan mudah terpengaruh dan kembali ke kelompok lama,” ujarnya. Sementara Manajer Program Rumah Damping, Made Belgi menyampaikan kegiatan ini diikuti
Bali Post/ist
PASCAREHABILITASI - Belasan mantan pecandu narkoba sedang mengikuti program pascarehabilitasi di Rumah Damping BNNP Bali. oleh 15 orang yang akan menjalani kegiatan selama 50 hari ke depan. Klien yang mengikuti program pascarehabilitasi ini berasal dari RSJ, Yayasan Kasih Kita, Lapastik Bangli dan Rumah
Konseling Singaraja. Aktivitas yang akan diikuti sangat menarik seperti konseling sesi keluarga, 24 kali kegiatan vokasional dan bentuk kegiatannya seperti pembuatan dupa. (ken)
BANGLI
8
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Isu TPP Ditiadakan, Resahkan Guru
Sejumlah Organisasi Temui Sekda Bangli (Bali Post) – Sejumlah organisasi guru di Kabupaten Bangli menemui Sekda Bangli, Senin (22/1) kemarin. Mereka mempertanyakan isu ditiadakannya pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis kinerja untuk guru yang telah tersertifikasi. Mereka berharap, TPP tetap diberikan. Sejumlah organisasi guru yang mendatangi kantor Bupati Bangli yakni PGRI, MKKS, K3S, dan IGTKI Kabupaten Bangli. Sebelum menemui Sekda Ida Bagus Giri Putra, organisasi guru yang diwakili sejumlah pengurusnya, sempat menemui Kadisdikpora dan Kepala Badan Keuangan Pendapatan Daerah (BKPAD) Bangli. Ketua PGRI Kabupaten Bangli Nengah Wikrama mengatakan, pihaknya menyampaikan aspirasi agar TPP untuk guru tersertifikasi bisa tetap diberikan seperti yang sudah berjalan selama ini. Menurutnya, pemberian tunjangan sertifikasi memiliki tujuan yang berbeda dengan pemberian TPP. Tunjangan sertifikasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas profesionalitas guru dalam menjalankan tugasnya. Sementara TPP diberikan sebagai tambahan penghasilan untuk meningkatkan kesejahteraan PNS di daerah. Dari hasil penyampaian aspirasi kemarin, Wikrama mengungkapkan, belum ada keputusan dari Sekda. ‘’Aspirasi dari kami akan diteruskan. Jadi belum ada kepastian soal itu,’’ terangnya. Wikrama berharap, Pemkab Bangli bisa tetap memberikan TPP demi kesejahteraan para guru. Dalam pemberian TPP berbasis kinerja, Pemkab diharapkan mencari model pemberiannya yang mampu memenuhi azas keadilan dan profesionalitas. Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra mengakui belum bisa memberi jawaban pasti terkait aspirasi yang disampaikan organisasi guru. Pihaknya baru akan memberikan jawaban setelah ada peraturan Bupati (perbup) yang mengatur tentang pemberian TPP berbasis kinerja. Semua masukan dan aspirasi yang disampaikan pengurus organisasi guru kemarin akan diteruskannya ke Bupati untuk dipertimbangkan. (kmb40)
Kawasan Kota Dikepung Banjir
Bangli (Bali Post) Kawasan kota Bangli kembali dikepung Banjir, Senin (22/1) kemarin. Hujan lebat yang terus melanda wilayah Bangli serta saluran drainase yang tidak berfungsi maksimal lantaran masih dalam proses perbaikan, menjadi pemicu utama banjir. Berdasarkan pantauan di lapangan, air yang mengalir berasal dari sebelah utara
I Made Gianyar
Bali Post/ina
Stabilkan Harga Pangan
Bali Post/nan
BANJIR - Banjir di kawasan kota Bangli, Senin (22/1) kemarin.
Lapangan Kapten Mudita. Di kawasan tersebut, air meluap lantaran saluran drainase dipenuhi sampah. Air meluber ke jalan raya membawa material sampah hingga di depan kantor Bupati, rumah jabatan Bupati dan Jalan Lettu Sobat. Sejumlah pedagang yang berjualan di sebelah timur lapangan terpaksa memindahkan sementara barang dagangannya sambil menunggu air surut.
Bagas, salah seorang pedagang setempat mengungkapkan, luapan air dari saluran drainase cukup besar. Tidak perlu waktu lama sebelum banjir menggenangi kawasan tersebut. Dia pun terpaksa memindahkan barang dagangannya ke atas trotoar agar tidak tergenang. ‘’Kalau dibiarkan, akan hanyut dibawa air,’’ ungkapnya. Menurutnya, kejadian sep-
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-5501596
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
yang lain agar tidak disapu air. ‘’Airnya besar sekali. Saya tidak bisa jualan,’’ ucapnya. Dia menyebutkan, air yang meluap ke jalan akibat perbaikan drainase yang belum tuntas. Kalau pengerjaan drainase rampung, kemungkinan tidak ada air yang meluber sampai ke tempatnya berjualan. ‘’Semoga pengerjaan drainase itu bisa cepat selesai,’’ katanya. (kmb41)
Jatah Rastra Berkurang Bangli (Bali Post) -
Bupati Berencana Bangun ”Cold Storage”
Bangli (Bali Post) Rencana pembangunan cold storage atau ruang khusus untuk menyimpan berbagai produk pangan kembali diwacanakan Bupati Bangli I Made Gianyar, Senin (22/1) kemarin. Bupati menargetkan cold storage terwujud tahun 2019 mendatang. Keberadaan cold storage diyakini mampu mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga pangan di Bangli. Rencana pembangunan cold storage disampaikan Bupati Made Gianyar saat memimpin rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bangli di Gedung BMB. Acara ini dihadiri Asisten Direktur Bank Indonesia Wilayah III (Bali Nusra) Dadi Esa Cipta, perwakilan Bulog Bali I, Ketut Gunada, tim inti TPID Bangli, Perbekel, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Bangli. Gianyar menjelaskan, cold storage adalah sebuah ruangan yang dirancang khusus dengan kondisi suhu tertentu dan digunakan untuk menyimpan berbagai macam produk pangan sehingga kesegarannya bisa dipertahankan. Tujuan pembangunan cold storage adalah menyimpan hasil pangan saat terjadi over produksi dan mengeluarkan ketika barang itu langka. ‘’Cold storage akan kita bangun untuk menjaga ketersediaan barang,’’ jelasnya. Dengan cold storage, nantinya saat musin panen padi, Pemkab Bangli bisa membeli gabah dari Kabupaten Tabanan. Gabah selanjutnya diolah dan disimpan di cold storage. Saat beras langka di Bangli, beras itu akan dikeluarkan sehingga harganya bisa stabil kembali. Menurut Gianyar, selama ini yang menjadi penyebab mahalnya harga adalah ketersediaan barang itu sendiri. Kalau barang yang tersedia sedikit, harganya pasti mahal. Keberadaan cold storage, jelas Gianyar, fungsinya hampir sama dengan gudang Bulog. Hanya saja dalam cold storage, akan ditentukan komoditi tertentu yang sering mengalami fluktuasi seperti beras, bawang merah, cabai dan sebagainya. Ditambahkannya, pengelolaan cold storage akan diatur dalam peraturan daerah (perda). ‘’Dalam waktu dekat kita akan membuat Perusda tentang PD Pasar. Apakah cold storage akan dikelola oleh PD pasar atau PD Pertanian, Itu yang masih dalam tahap kajian,’’ jelas Gianyar. Sementara itu, Asisten Direktur Bank Indonesia Wilayah III (Bali Nusra) Dadi Esa Cipta menyampaikan, selama ini ada dua hal pemicu utama inflasi di Bali maupun nasional. Pertama bahan makanan yang dipengaruhi oleh musim dan hari besar keagamaan. Jika ada gangguan musim, otomatis produksi pangan terganggu dan harga juga akan naik. Begitu juga dengan hari besar keagamaan, seperti Galungan dan Kuningan akan berpengaruh pada kenaikan harga karena permintaan beberapa jenis barang meningkat. Penyebab inflasi lainnya adalah harga-harga yang diatur oleh pemerintah. Contohnya, saat pemerintah menaikkan tarif listrik dan BBM, hal itu otomatis akan berdampak pada meningkatnya biaya produksi. Biaya produksi yang mengalami peningkatan tentu akan berpengaruh pada naiknya harga jual. (kmb40)
erti ini bukan kali pertama terjadi. Saat hujan lebat, air pasti mengalir ke tempat dirinya berjualan. Kondisi itu, kata Bagas, membuat dirinya kesulitan untuk berjualan. Pedagang lainnya, Ibu Simpen menyatakan, air cukup deras mengalir dari utara. Bahkan sempat sampai naik ke trotoar. Atas kondisi itu, pihaknya terpaksa memindahkan kompor dan peralatan
Jatah beras sejahtera (rastra) yang akan diterima rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Bangli tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Tahun ini, masing-masing RTM hanya mendapatkan jatah rastra 10 kg setiap bulannya. Jumlah tersebut berkurang 5 kg dibandingkan 2017.
Bali Post/ina
RASTRA - Stok rastra di gudang Bulog Bangli.
Serapan Rendah, Kuota Bantuan Pupuk NPK Dipangkas Bangli (Bali Post) Kuota pupuk jenis NPK dari Pemerintah Pusat tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Tahun lalu, Bangli mendapatkan jatah 865 ton, sementara tahun ini hanya 600 ton. Hal itu diungkapkan Kabid Sarana Prasarana dan Pemasaran Dinas PKP Bangli Dewa Putu Sugiarta, Senin (22/1) kemarin. Putu Sugiarta menjelaskan, untuk tahun lalu bantuan pupuk bersubsidi dari Pemerintah Pusat ada lima jenis yakni pupuk urea sebanyak 1.322 ton, pupuk SP-36 sebanyak 34 ton, pupuk ZA sebanyak 200 ton, pupuk NPK sejumlah 865 ton dan pupuk organik dengan jumlah 120 ton. Sementara tahun ini, untuk pupuk urea mencapai 1.600 ton, pupuk SP-36 sebanyak 100 ton, pupuk ZA sebanyak 400 ton, pupuk NPK sejumlah 600 ton dan pupuk organik mencapai
725 ton. ‘’Jadi, jatah pupuk yang turun tahun ini hanya pupuk NPK saja,’’ ungkapnya. Menurut Sugiarta, jatah pupuk NPK disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Bantuan pupuk ini sejatinya guna meningkatkan produksi padi. Namun di lapangan, petani tidak banyak memakai pupuk jenis ini. ‘’Melihat serapan pupuk masih belum maksimal, makanya tahun ini jatah pupuk NPK dikurangi. Tapi kalau nanti kurang, kita bisa mengajukan tambahan pupuk ini,’’ katanya. Mengingat masih rendahnya penggunaan pupuk NPK, pihaknya akan terus mendorong petani padi agar mau menggunakan pupuk jenis ini melalui petugas pembina mapun PPL. ‘’Pemakaian pupuk NPK ini dapat membuat tanah menjadi subur dan gembur. Kalau tidak mamakai pupuk ini, tanah akan keras. Selain
itu, pupuk ini juga mampu memperbaiki tekstur tanah, mengaktifkan organisme yang ada di dalam tanah. Akan tetapi, selama ini petani masih kurang memahami manfaat ini,’’ imbuhnya. Mengenai bantuan dari provinsi, Sugiarta menyebutkan hanya berupa pupuk organik. Untuk tahun lalu, Bangli mendapatkan jatah pupuk sebanyak 900 ton. Namun karena penggunaaan pupuk organik lebih banyak, akhirnya jatah kabupaten lain yang masih ada sisanya, diberikan untuk Bangli sehingga total Bangli menerima jatah sebanyak 1.250 ton. Sementara untuk tahun ini, jumlah pastinya belum diketahui. ‘’Surat resminya belum masuk. Kalau informasi yang diperoleh lewat WA dari provinsi, tahun ini Bangli dapat jatah sama yakni 900 ton,’’ katanya. (kmb41)
PETANI - Petani di Bangli tengah merawat tanaman padinya.
Bali Post/nan
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bangli Made Sudiarsa, Senin (22/1) kemarin, mengatakan pengurangan jatah rastra merupakan kebijakan pusat. Meski ada penurunan jatah rastra, namun untuk mendapatkan rastra yang disebutnya berkualitas premium, RTM tidak lagi harus membayar pengganti. ‘’Kalau dulu kan bayar, tapi saya lupa berapa angkanya,’’ terangnya. Mengenai kebijakan pengurangan jatah rastra, Sudiarsa mengungkapkan, sejauh ini belum disosialisasikan ke masyarakat. Pihaknya kini masih melakukan validasi data dengan petugas pendamping PKH. ‘’Segera
akan kita sosialisasikan,’’ ujarnya. Dia menyebutkan, jumlah RTM di Kabupaten Bangli tahun 2018 yang menerima rastra sebanyak 6.693 KK. Sementara tahun lalu sebanyak 9.566 KK. Dari semua kabupaten di Bali, saat ini hanya Bangli dan Buleleng saja yang masih menerima rastra. Sementara di kabupaten lainnya sudah menerapkan pemberian bantuan non tunai dalam bentuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Di mana untuk bisa mendapatkan rastra, RTM yang telah mendapat KKS cukup menukarkan kartunya di Ewarung. (kmb40)
Diskes Imbau Masyarakat Konsumsi Garam Beryodium Bangli (Bali Post) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bangli mampu memenuhi target konsumsi garam beryodium tahun 2017. Dari target 75 persen yang ditetapkan, realisasinya mencapai 82 persen. Untuk tahun ini, konsumsi garam beryodium di masyarakat ditargetkan 76 persen. Kabid Kesehatan Masyarakat Diskes Bangli I Nyoman Arsana, Senin (22/1) kemarin, mengungkapkan meskipun tahun lalu pihaknya mampu memenuhi target konsumsi garam beryodium, tetapi pihaknya tetap akan berupaya keras untuk melampaui target tahun ini. Guna meningkatkan konsumsi garam beryodium di Bangli, pihaknya akan terus mengimbau masyarakat mengkonsumsi garam beryodium. Caranya, dengan melakukan penyuluhan ke rumahrumah warga melalui petugas Posyandu yang ada di masing-masing desa. ‘’Jika dilihat persentase masyarakat, perlahan mulai sadar dan mau menggunakan garam beryodium. Jadi, kita akan terus mendorong supaya masyarakat Bangli yang selama ini belum memakai garam beryodium agar mau mengkonsumsi garam beryodium,’’ katanya. Dijelaskannya, pemakaian garam beryodium sangat mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan
Bali Post/nan
I Nyoman Arsana
pada otak dan mencegah gondok. Namun selama ini masyarakat kurang memahami manfaat garam beryodium. Masyarakat cenderung memakai garam biasa karena dinilai lebih bagus. Lebih lanjut dikatakannya, bagi masyarakat yang sudah menggunakan garam beryodium, supaya menyimpannya di tempat tertutup. Kalau penyimpanannya tidak bagus, garam akan rusak dan mengurangi kadar yodium di dalamnya. ‘’Sementara bila dimasak, garam yodium harus dituangkan ketika masakan sudah mau matang. Karena metode pemakaian garam biasa dan garam beryodium berbeda, sehingga khasiatnya tidak hilang,’’ tegas Arsana. (kmb41)
Selasa Pon, 23 Januari 2018
GIANYAR
9
Dimakan Usia, Gelung Kori Pura Langon Ambruk
Gianyar (Bali Post) Warga Kelurahan Gianyar digegerkan dengan ambruknya gelung kori yang merupakan pintu utama Pura Langon di Kelurahan Gianyar, Sabtu (20/1) sore. Akibat kejadian itu, bangunan bale patok berukuran 3 x 3 meter di pura yang di-empon Keluarga Puri Agung Gianyar ini juga ikut roboh. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Ambruknya gelung kori setinggi 5 meter itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Insiden ini diduga terjadi akibat gelung kori yang dibangun pada 1917 ini sudah termakan usia. Diperparah dengan guyuran hujan yang turun cukup deras beberapa waktu ini, menyebabkan fondasi bangunan berusia 101 tahun ini tak kuat menahan beban. ‘’Kemarinnya hujan cukup deras dari jam 10 malam. Hingga Sabtu sore itu baru reda. Nah saat hujan reda itulah, gelung kori ini ambruk,’’ jelas Dewa Mangku Langon saat ditemui di kediamannya, Senin (22/1) kemarin. Dikatakannya, gelung kori tersebut sudah lama rusak. Bangunan itu miring ke arah utara. Akibatnya, pintu masuk pada bangunan itu pun tak dapat dibuka dengan baik. ‘’Saat ada persembahyangan atau piodalan, ya harus pakai pintu sebelah barat. Kalau gelung kori ini memang lama tidak digunakan karena takut juga kalau lewat,’’ jelasnya. Gelung kori yang ambruk menimpa bale
patok yang jaraknya sekitar 2,5 meter. Dewa Mangku Langon pun mengaku menerima informasi akan dilakukannya renovasi terhadap kawasan pura itu, namun ia belum tahu kapan itu terealisasi. ‘’Informasinya memang akan ada renovasi. Tapi saya sendiri tidak tahu kapan. Karena dari pihak puri yang menangani itu,’’ jelasnya. Pasca-ambruk, sejumlah petugas tampak melakukan upaya pembersihan, karena materialnya cukup banyak. Diungkapkan Dewa Mangku Langon, kondisi bangunan pura secara umum memang memprihatinkan. Terutama bagian tembok panyengker yang mulai bergelombang. ‘’Bahan perekatnya masih tanah polpolan. Di sebelah timur pura, parasnya sudah mulai berjatuhan,’’ jelasnya. Terkait sejarah Pura Langon, Dewa Mangku Langon menuturkan, berdasarkan cerita para tetua pura ini semula seperti Pura Ibu (Paibon). ‘’Hanya yang telah dinobatkan sebagai raja saja yang malinggih di pura ini,’’ jelasnya. Hal itu dapat dilihat dari jumlah palinggih utama yang ada dalam pura yakni 6 palinggih. Di Gianyar, hingga 22 Desember 1896 telah dinobatkan sebanyak 8 raja. Raja terakhir bernama Dewa Gde Raka atau Dewa Manggis VIII. ‘’Dalam pura ini berstana Raja Gianyar ke-2, 3, 4, 5, 7, dan 8. Sedangkan Raja Gianyar pertama dan raja ke-6 berstana di Pura Penataran Agung Beng,’’ jelasnya.
Pulang dari Kafe, Pemuda Ditikam Pelaku Masih Diburu Polisi
Gianyar (Bali Post) Usai mengunjungi salah satu kafe di seputaran By-pass I.B. Mantra, Desa Medahan, Blahbatuh, seorang pemuda berinisial KYW (25) menjadi korban penganiayaan, Senin (22/1) kemarin. Pria asal Kelurahan Abianbase, Gianyar ini mengalami banyak luka akibat ditikam dengan pisau oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya. Informasi dihimpun, awal kejadian, KYW mengendarai sepeda motor bersama temannya WAY (26) sekitar pukul 03.00 Wita. Kala itu, mereka hendak pulang usai berkunjung di salah satu kafe. Saat memasuki Desa Medahan, tiba-tiba datang pelaku mengendarai sepeda motor seolah hendak mendahului. Namun, setelah posisi sejajar, pelaku langsung menendang sepeda motor korban sampai jatuh ke parit. Melihat KYW jatuh, pelaku langsung mengambil pisau dan menyerang korban secara membabi buta. Kala itu KYW sempat melakukan perlawanan. Usai menikam korban, pelaku lantas kabur dengan sepeda motornya. Akibat kejadian ini KYW mengalami luka akibat tikaman di bagian dada dan punggung sebelah kiri, sementara WYA hanya mengami luka lecet akibat jatuh dari motor. Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim yang dikonfirmasi membenarkan adanya penganiayaan tersebut. Dikatakannya, kasus ini langsung ditangani jajaran Polres Gianyar. ‘’Informasinya, pelaku masih diburu,’’ katanya. (kmb35)
Tidur Saat Jaga Malam, Satpam Jadi Korban Pencurian
Gianyar (Bali Post) Seorang satpam, I Made Suardika (28), melaporkan kasus pencurian yang menimpa dirinya ke Mapolsek Sukawati pada Senin (22/1) kemarin. Uniknya, insiden ini terjadi saat pria 28 tahun ini sedang tidur ketika tugas jaga di gudang Rossbrand di Jalan By-pass I.B. Mantra, Desa Ketewel, Sukawati. Pria asal Karangasem ini kehilangan sepeda motor dan tas gendong berisi barang berharga. Informasi dihimpun, korban tugas jaga di gudang tersebut sejak Minggu (21/1) malam. Pada Senin dini hari, sekitar pukul 02.00 Wita, ia merasa ngantuk, hingga akhirnya memilih tidur di pos satpam gudang tersebut. Kala itu dia memegang tas gendongnya. Beberapa saat kemudian ketika terbangun, Suardika kaget lantaran tas yang ia pegang sembari tidur sudah hilang. Dia pun melakukan pencarian di sekitar pos satpam berukuran 1,5 meter itu, namun hasilnya nihil. Dia lantas mengecek di luar pos satpam. Suardika pun semakin terkejut, lantaran sepeda motor Honda Supra X Dk 4050 QF miliknya juga lenyap. Korban melakukan pengecekan di sekitar lokasi, namun tidak ditemukan. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sukawati. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, aksi pencurian ini adalah yang pertama kali terjadi di gudang tersebut. Barang-barang di dalam gudang tidak ada yang hilang. ‘’Yang dicuri hanya motor dan tas milik satpam yang di dalamnya berisi surat-surat penting dan uang Rp 100 ribu,’’ katanya. Ditambahkannya, saat kejadian, korban mengaku tertidur pulas, karena saking lelahnya. Suardika juga tidak merasa tas yang ia pegang saat tidur itu disikat maling. Polisi masih mendalami keterangan korban termasuk keterangan warga sekitar lokasi kejadian. ‘’Kita juga cek warga seputar lokasi, karena di kawasan itu cukup banyak juga warga pendatang,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/ist
POS SATPAM - Pos satpam tempat Made Suardika berjaga.
Bali Post/nik
AMBRUK - Gelung kori dan bale patok Pura Langon yang ambruk. Dikisahkan Dewa Mangku Langon, dahulu kala, Kerajaan Gianyar terpusat di Beng. Karena satu dan lain hal, terjadi pemekaran sekitar 200 meter ke sebelah selatan kerajaan. Lalu, puri ini disebut
Geria Anyar yang lama-kelamaan menjadi Puri Gianyar. Pura Langon, pernah mengalami kerusakan parah hingga seluruhnya rata dengan tanah sekitar tahun 1917. ‘’Waktu itu terjadi gempa besar,’’ katanya.
Setelah itu, pura direhab total. ‘’Setelah tahun 1917 itu, seingat saya tidak ada renovasi total. Hanya servis bagian-bagian yang mengalami kerusakan kecil,’’ ungkapnya. (kmb35)
Dewan Pertanyakan Transparansi Seleksi Sekda Gianyar (Bali Post) -
Surat Mantan Kepala DPMPTSP Turut Dipersoalkan
Kalangan DPRD Gianyar mempertanyakan transparansi tahapan seleksi jabatan sekda. Pasalnya, diduga ada dua orang yang tidak berkepentingan ikut terlibat saat proses seleksi. ‘’Seleksi sekda oleh panitia seleksi (pansel) dari Unud sebenarnya sudah profesional. Hanya entah kenapa, saat itu hadir dua ASN yang tidak ada hubungannya dengan pansel,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra, Senin (22/1) kemarin. Menurutnya, dua ASN tersebut adalah Kepala Bappeda Widarma Suharta dan Ni Made Mirnawati dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar. Dua orang ini akan dipanggil ke dewan untuk dimintai keterangan. ‘’Kami panggil besok (hari ini - red) untuk mengklarifikasi kehadiran mereka saat pelaksanaan seleksi sekda,’’ tegas Ngakan Putra. Dijelaskannya, dewan sudah memanggil Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gianyar I Ketut Artawa, siang kemarin, guna menjelaskan
persoalan tersebut. Dalam pertemuan yang dilangsungkan di gedung DPRD itu, Ngakan Putra menegaskan bahwa kehadiran dua pejabat tersebut merupakan kekeliruan. Selain itu, dia juga membeberkan adanya secarik kertas tentang pemberhentian dua orang tenaga kontrak di Satpol PP Kabupaten Gianyar. Uniknya permintaan pemberhentian itu atas nama tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang merupakan mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar,
Ketut Mudana. ‘’Ini kasus hukumnya bagaimana? Kenapa bisa tersangka memberhentikan pegawai kontrak, apalagi ada surat tertulis begini?’’ tegasnya. Dia menjelaskan, pada surat tersebut, Mudana bertindak selaku pengawas Puri Anyar Gianyar. Di puri yang menjadi kediaman Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata itu, ada pegawai kontrak yang bertugas di Satpol PP yang sering tidur ketika jaga malam. Pada surat yang diteken Mudana, pegawai kontrak di Satpol PP
itu juga disebutkan sempat bersitegang dengan sesama pegawai di Satpol PP. ‘’Ini termasuk surat nyeleneh. Mudana adalah tersangka dan terlibat kasus OTT. Kenapa institusi harus takut dengan orang ini?’’ ujarnya. Ngakan Putra juga mempertanyakan sejauh mana status hukum Mudana yang sempat di-OTT Polda Bali pada 2017 lalu itu. ‘’Karena sedang mengikuti proses hukum, Mudana saat ini diberhentikan sementara jadi ASN. Perlu dicek status hukumnya. Kalau memang Mudana tidak salah, dia harus kerja supaya tidak makan gaji buta,’’ ungkapnya. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Cokorda Wisnu Parta mengaku sangat menyayangkan munculnya persoalan tersebut. ‘’Kalau begini, banyak pegawai kontrak dipecat, karena semudah itu men-
girim surat langsung berhentikan pegawai kontrak,’’ tegasnya. Atas munculnya surat dari Mudana itu, dewan berencana memanggil Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa hari ini. Dikonfirmasi hal ini, Cokorda Gde Agusnawa membenarkan bahwa pihaknya menerima surat dari Mudana tersebut. ‘’Kemarin memang ada surat itu. Tapi silakan, itu urusan personal antara petugas dengan Bapak Mudana. Saya persilakan mereka menyelesaikannya dulu,’’ katanya. Cokorda Agusnawa juga menegaskan, pihaknya belum ada memecat dua petugas Satpol PP yang disebut dalam surat tersebut. ‘’Tidak ada saya memecat. Itu kan petugas kontrak. Besok saya cek statusnya,’’ ungkapnya. (kmb35)
Pengangkutan Kotak Suara Ditargetkan Rampung Pekan Depan kumpul, akan dilakukan pembersihan dan perbaikan jika ada kotak suara yang rusak. ‘’Kotak-kotak suara tersebut kita bersihkan dengan menghilangkan kertas-kertas yang masih menempel. Dan jika ada kotak suara yang sedikit rusak, juga akan kita lakukan perbaikan,’’ jelasnya. Pihaknya menargetkan dalam sehari jumlah kotak suara yang bisa diangkut mencapai 300 buah. Dengan
KOTAK SUARA - Petugas KPU Gianyar tengah mengangkut kotak suara. Gianyar (Bali Post) KPU Kabupaten Gianyar, Senin (22/1) kemarin mulai mengangkut kotak suara pilkada dari gudang peny-
impanan di Stadion I Wayan Dipta ke Balai Budaya Gianyar. Jumlahnya mencapai 1.600 kotak suara. Divisi Perencanaan Keuan-
Bali Post/nik
gan, Logistik, Umum, Rumah Tangga dan Organisasi KPU Gianyar Ngakan Nyoman Oka Sudaryana menyampaikan setelah seluruhnya ter-
perkiraan tersebut, proses pengangkutan bisa rampung Senin depan. Ngakan Nyoman Oka menambahkan, jumlah kotak suara tersebut sesuai dengan kebutuhan pilkada mendatang. ‘’Ada 1.600 kotak suara. Ditambah bilik dikali empat dari jumlah TPS yang ada, itu semua nantinya untuk kebutuhan pilkada di Kabupaten Gianyar,’’ ungkapnya. (kmb35)
JEMBRANA
10 SOSOK
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Peran Tokoh Masyarakat MEWAKILI wilayah yang luas dengan penduduk padat serta heterogen, memerlukan penanganan ekstra. Di samping mengedepankan peran Bhabinkamtibmas di desa/kelurahan, juga perlunya komunikasi yang aktif dengan tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas). Wilayah perkotaan yang padat perlu juga adanya peningkatan pelayanan harian oleh anggota. “Tentu kami tidak bisa sendiri. Peran aktif masyarakat juga sangat penting,” kata Kapolsek Kota Negara Kompol I Bali Post/olo Ketut Maret, Senin (22/1) kemarin. Sejak menduduki jabatan Kapolsek, mantan Kanit II Bagian Pengawas Penyidikan (Bagwasdik) Dit. Reskrimsus Polda Bali ini langsung menyambangi para tokoh. Perwira polisi asal Kayu Putih, Buleleng ini menilai peran atau kontribusi para tokoh ini penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Apalagi menjelang hajatan pemilihan umum dan kegiatan-kegiatan lain. Dalam setiap kejadian, Kompol Maret tak jarang ikut turun bersama-sama anggota di TKP. Pihaknya juga menerapkan pelayanan harian di jalur lalu lintas padat bagi seluruh anggota di pagi dan siang hari. “Terutama saat jam padat, yakni anak-anak ke sekolah, pegawai ke kantor. Begitu juga ketika mereka pulang,” ucapnya. Diharapkan peran anggota dalam melayani masyarakat bisa dirasakan langsung. Selain itu dalam menciptakan kondisi aman, tertib dan lancar jalur utama Jawa-Bali, operasi jalan raya juga dilakukan setiap hari dengan waktu acak. (olo)
Curi HP, Residivis Ditangkap
Negara (Bali Post) Tersangka Gusti Kade Suardana alias Kodok (46) asal Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, rupanya tak kapok merasakan pengapnya sel tahanan. Terbukti, sudah tiga kali sempat mendekam di penjara, namun ia kembali melakukan tindak pidana pencurian. Tersangka mencuri handphone (HP) milik Gusti Ngurah Komang Nariana sebanyak dua kali. Pencurian pertama dilakukan pada 8 Desember 2017. Ketika itu, tersangka yang merupakan residivis ini berhasil mengembat satu unit HP merek Samsung dan satu unit HP merek Oppo. Sedangkan pencurian kedua berlangsung pada 4 Januari 2018. Saat itu, tersangka mengambil dan membawa kabur satu unit HP merek Iphone. Kemudian ketiga Hp itu disembunyikan di sebelah rumahnya. Modus tersangka dalam menjalankan aksi jahatnya yakni dengan masuk ke areal rumah korban, kemudian naik ke atap lalu mengambil HP yang sedang di-chass. Begitu barang sasaran ada di tangan, tersangka langsung kabur. “Karena seringnya kehilangan HP, korban melaporkan kejadiannya ke Polres Jembrana,” kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana, Senin (22/1) kemarin. Berdasarkan laporan korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan cara olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Hasilnya, pelaku mengarah ke tersangka. Setelah adanya cukup bukti, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka pada Jumat (19/1) lalu. Tersangka dibekuk tanpa melakukan perlawanan dan selanjutnya digiring ke Polres Jembrana. Kasar Yusak menjelaskan dalam kasus ini korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 7 juta. Sedangkan, dari pengakuan tersangka, satu HP ditukar dengan seorang perempuan. Sedangkan, HP lainnya diakui untuk digunakan sendiri. Atas perbuatan tersangka, ia dijerat dengan pasal 363 jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun. (kmb)
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Tersangka pencurian HP Gusti Kade Suardana alias Kodok saat diamankan di Polres Jembrana, Senin (22/1) kemarin.
Perekrutan Perangkat Desa Perlu Dievaluasi
Negara (Bali Post) Pascaterjadi permasalahan pembayaran beras sejahtera (rastra), Desa Melaya akan melakukan evaluasi seluruh perangkat desa. Untuk menghindari permasalahan serupa, desa juga akan mengevaluasi pola rekruitmen perangkat desa. Namun, evaluasi itu akan dilakukan setelah masalah uang rastra itu dibayarkan ke Perum Bulog sesuai pernyataan yang dibuat oleh oknum perangkat desa itu. Perbekel Melaya Made Mara, Senin (22/1) kemarin mengungkapkan, setelah kewajiban oknum perangkat desa itu dilakukan, pihaknya akan melakukan evaluasi secara keseluruhan. Hal itu harus dilakukan karena kejadian itu sudah kali kedua terjadi dengan dua orang berbeda. Sebagian besar dari perangkat desa ini sudah lama bekerja hingga belasan tahun. Termasuk oknum perangkat desa yang belum menyetor pembayaran rastra tersebut. Dalam evaluasi nanti, pihaknya juga akan mengikutkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat setempat. Bila memang diperlukan, pihaknya akan melakukan perekrutan perangkat desa baru. Untuk itu, permasalahan serupa tidak terjadi kembali. Pihaknya menyayangkan kendati sudah berulangkali diberikan peringatan, namun kejadian ini masih saja terulang. Adanya permasalahan di desa ini juga mendapat sorotan dari wakil rakyat. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jembrana I Putu Dwita mengatakan adanya permasalahan itu bisa dikarenakan faktor perekrutan perangkat desa yang belum profesional. Sesuai UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, para perangkat di desa itu paling tidak harus berpendidikan, kompeten dan memiliki skill sesuai yang dibutuhkan desa. (kmb26)
Bali Post/olo
PARKIR BERJEJER - Sejumlah sepeda motor milik warga yang mengurus akta dan surat-surat lainnya di Kantor Disdukcapil terlihat parkir berjejer di depan, Senin (22/1) kemarin. Padahal di areal tersebut terlihat jelas telah dipasangi tanda larangan parkir.
Parkir di Depan Kantor Disdukcapil
Ban Motor Digembosi, Puluhan Aparat Desa Protes Negara (Bali Post) -
Sejak kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jembrana dipindahkan dari areal Kantor Bupati, belakangan ini sering muncul persoalan. Salah satunya masalah parkir. Sebab, parkir di kantor pelayanan kependudukan dinilai sangat minim sehingga warga harus memarkir kendaraannya di badan jalan. Kondisi ini justru menimbulkan kemacetan. Atas kondisi itu, petugas Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Kabupaten Jembrana pun kerap turun tangan menangani kemacetan itu. Bahkan, petugas sampai menggembosi ban kendaraan yang parkir di badan jalan. Bahkan ada juga kendaraan pelat merah.
Sebab, di depan Kantor Disdukcapil ini terdapat tanda larangan untuk parkir. Hal itu (aksi menggembosi bad - red) terlihat pada Senin (22/1) kemarin. Lantaran ban kendaraan digembosi, warga pun protes. Bahkan mereka mendatangi Kantor Dinas Kelautan, Peri-
kanan dan Perhubungan. Sedikitnya, ada 20 orang yang datang dan beberapa diantaranya merupakan klian banjar. Mereka menanyakan adanya tindakan menggembosi ban tersebut. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan I
Made Dwi Maharimbawa menegaskan di sepanjang jalan tersebut merupakan jalur larangan parkir. Jalan tersebut merupakan jalur padat bagi pengguna kendaraan lain. Sejatinya sudah disediakan lahan parkir di utara Kantor Bupati Jembrana yakni di lapangan tenis hingga Lapangan Pecangakan. Petugas melakukan tindakan tegas lantaran larangan parkir dilanggar. Selain melakukan penggembosan ban, pihaknya juga tidak se-
gan menggembok kendaraan yang melanggar. Pihaknya menyayangkan justru aparat desa yang melanggar, sementara masyarakat yang mengurus sendiri sudah menaati. Pihaknya tetap akan memberlakukan tindakan tegas, walaupun sejumlah perangkat desa sempat protes ke kantor. Sejatinya jarak antara kantor dengan lahan parkir di lapangan tenis dan Lapangan Pecangakan hampir sama dengan kantor sebelumnya. (kmb26)
Jalur Rawan Lakalantas
PJR Pasang Spanduk Peringatan di Cekik Negara (Bali Post) Sejumlah titik jalur rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan DenpasarGilimanuk, Senin (22/1) kemarin dipasangi spanduk peringatan. Beberapa wilayah yang dipasangi yakni di hutan Cekik, Klatakan, Sumbersari. Selain karena pengendara, kecelakaan yang terjadi di kawasan ini juga karena faktor kondisi jalan dan alam. Sepanjang 10 kilometer jalan nasional menuju Cekik itu sering terjadi kecelakaan. Bahkan, saat menjelang Lebaran tahun lalu, jalur ini menelan korban jiwa hingga 8 orang. Begitu juga kecelakaan lainnya sering terjadi, baik roda dua hingga truk. Guna mengantisipasi hal itu, sejumlah upaya dilakukan polisi. Salah satunya pemasangan spanduk peringatan oleh unit III PJR Polda Bali. Spanduk dengan dasar warna mencolok itu diisi tulisan peringatan bagi para pengguna jalan su-
paya berhati-hati. Beberapa spanduk juga berisi imbauan bahwa di jalur masuk hutan tersebut menjadi lintasan satwa dan sering terjadi pohon tumbang. Oleh karena itu, para pengendara diminta untuk berhati-hati. Sebab, selain sepi dan gelap di malam hari, juga sering menjadi jalur lintasan satwa baik kera, menjangan dan lain-lain. Kainduk III PJR Polda Bali AKP Ketut Suryawan di sela-sela pemasangan spanduk mengatakan di sepanjang 10 kilometer jalan keluar dan masuk ke Gilimanuk ini memang rawan lakalantas. Diharapkan dengan adanya spanduk di titik-titik rawan lakalantas ini dapat menjadi peringatan para pengguna jalan untuk lebih hati-hati. Pihaknya juga berharap kendati jalur sering sepi, para pengendara untuk tidak saling salip menyalip dan ngebut. (kmb26)
Bali Post/olo
SPANDUK - Sejumlah petugas dari Unit PJR Gilimanuk memasang spanduk di titik rawan lakalantas di kawasan hutan Cekik dan Klatakan, Senin (22/1) kemarin.
Bangun Pabrik Limbah di Tegalbadeng Barat
Warga Minta Sejumlah Syarat Negara (Bali Post) – Rencana pembangunan pabrik pengolahan limbah medis di Desa Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara mendekati terlaksana. Dari informasi yang dihimpun, pihak investor yang berbasis di Jawa Timur sudah beberapa kali berkoordinasi bahkan
melakukan sosialisasi dengan masyarakat sekitar. Namun, dalam pengoperasiannya nanti, warga meminta sejumlah syarat yang harus dipenuhi pihak investor. Sejumlah warga di Banjar Anyar, Desa Tegalbadeng Barat, Minggu (21/1) lalu membenarkan adanya rencana pem-
bangunan pabrik pengolahan limbah medis tersebut. Lokasi lahan itu sudah ditetapkan berada jauh dari permukiman warga, tepatnya di Banjar Anyar. Kendati kecil dan rusak, namun jalan itu tembus dan biasa dilalui truk. Klian Banjar Anyar Komang Sandita saat dikon-
Bali Post/olo
Lokasi – Lokasi yang rencananya akan dibangun pabrik pengolahan limbah medis di Tegalbadeng Barat.
firmasi membenarkan di wilayahnya direncanakan akan dibangun pabrik tersebut. Namun, untuk kepastian, pihaknya masih belum mengetahuinya. “Sudah sempat ada sosialisasi sekali. Ada sekitar sembilan poin syarat yang diminta warga,” katanya. Secara umum, warga menerimanya dengan syarat-syarat yang diminta. Mengingat pabrik itu merupakan pengolahan limbah. Beberapa syarat yang diminta, yakni terkait kepentingan masyarakat sekitar. Misalnya, jalan yang kecil itu diharapkan diperlebar. Begitu pula dalam hal tenaga kerja, diharapkan prosentase lebih banyak merekrut warga sekitar desa. Sementara,lahan yang akan digunakan sekitar 80 are dan kemungkinan akan diperluas lagi. Dari informasi, pabrik ini khusus untuk pengolahan limbah medis dari rumah sakit. Sebab, di Bali belum memiliki pabrik ini. Sementara untuk perizinan masih dalam proses.
Sebab, memperoleh izin ini tidak mudah, harus dari pemerintah pusat. Dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup. Di pabrik ini nantinya akan difungsikan untuk pengolahan limbah medis yang berbahaya. Sedangkan pembuangan dari pengolahan itu dilakukan di luar Bali. Selama ini, limbah-limbah medis padat di beberapa rumah sakit di Bali langsung dikirim ke luar Bali. Diharapkan dengan adanya pabrik ini bisa memfasilitasi rumah sakit untuk pengolahan limbah. Kepala Desa Tegalbadeng Barat Kadek Sudiana belum lama ini juga mengakui akan adanya rencana pembangunan pabrik itu. Sudiana juga tak menampik ada beberapa persyaratan yang diminta warga sekitar pabrik dari hasil sosialisasi. Kendati demikian pihaknya belum mengetahui kepastian karena baru tahap rencana dan ditetapkan lokasinya, “Nanti kepastiannya kami informasikan lagi,” ucapnya. (kmb26)
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Diduga Epilepsi Kambuh
Mulyanti Meninggal di Saluran Irigasi
Singaraja (Bali Post) – Sesosok mayat ditemukan di saluran irigasi, Senin (22/1) kemarin sekitar pukul 08.00 Wita di Lingkungan Banyuning Timur. Mayat diketahui bernama Ketut Ayu Devi Mulyanti (28), warga Lingkungan Banyuning Timur, Kelurahan Banyuning. Pertama kali mayat ditemukan oleh saksi Desak Made (40) alamat Kelurahan Banyuning. Sekitar pukul 08.00 Wita, saksi melihat saluran irigasi di lahan sawah miliknya. Saat itu, dia melihat sesosok mayat dengan posisi tertelungkup di saluran irigasi. Dia kemudian memberitahukan temuan itu, sehingga warga di sekitar lokasi penemuan mendatangi lokasi. Polisi dan petugas kesehatan tiba di lokasi kejadian. Dari pemeriksaan itu, ciri-ciri mayat memiliki tinggi 150 sentimeter, mengenakan kaus putih, celana hijau, dan mengenakan sandal jepit. Sementara tanda-tanda kekerasan di tubuh korban tidak ditemukan. Saksi lain Kadek Suryani (50), warga Kelurahan Banyuning, menjelaskan sebelum kejadian dia melihat korban keluar rumah. Saksi tidak sempat menanyakan maksud korban meninggalkan rumah pada dini hari. Namun, saksi terkejut setelah mendengar kabar kalau korban telah meninggal di saluran irigasi. Kapolsek Kota Singaraja Kompol Agung Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, secara pasti belum bisa dijelaskan penyebab kematian korban. Namun, dari pemeriksaan luar dan keterangan saksi-saksi menyebut kalau korban tewas diduga karena terpeleset kemudian terjatuh di saluran irigasi. Selain itu, keterangan saksi menyebut korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, sehingga ada dugaan penyakitnya itu kambuh hingga korban tewas di lokasi kejadian. “Kalau tanda-tanda kekerasan tidak kita temukan, namun keterangan di lokasi menyebut korban menderita epilepsi dan dugaan kita penyakit itu kambuh saat korban terjatuh dan meninggal dunia,” jelasnya. (kmb38)
Suara Buleleng Raskin Tepat Sasaran
Pihaknya berharap kepada pihak pemerintah agar pembagian raskin kepada warga yang seharusnya mendapatkan agar tepat pada sasaran. Tidak pilih kasih dalam pembagiannya di masyarakat dan juga memerhatikan warga disabilitas seperti dirinya. Putu Gama Arta, Pemaroan, Patemon
Registrasi Ulang Kartu Perdana
Berharap kepada pengelola salah satu seluler yang memberitahukan untuk meregistrasi ulang kartu perdananya, dirinya sudah beberapa kali melakukan hal tersebut namun dijawab tidak sesuai dengan data kependudukan dan yang bersangkutan sudah memasukkan sesuai dengan NIK dan Kartu KK, mohon penjelasan. Ajik Bima, Banjar
Usulan Masyarakat Buleleng
Apa yang diusulkan Ketua DPC PDI-P Buleleng saat dilaksanakan Deklarasi KBS – Ace di Buleleng pihaknya mendukung memang hal tersebut merupakan harapan seluruh masyarakat Buleleng dan berharap ke depannya bila terpilih agar dilaksanakan MOU mengenai usulan tersebut sehingga mampu memberikan harapan kepada warga seluruh warga masyarakat Buleleng. Sengen, Nagasepeha
Harapan kepada Gubernur Mendatang
Pihaknya berharap kepada Gubernur mendatang agar bisa memberikan harapannya kepada masyarakat Buleleng sehingga bisa juga berorientasi di Buleleng, menyangkut pembangunan pelabuhan udara, pelabuhan kapal pesiar. Sehingga mampu memberikan hal yang membanggakan bagi Buleleng termasuk juga soal pemberian asuransi kepada para nelayan di mana di Buleleng banyak yang belum mendapatkan asuransi mengingat faktor umur yang sudah tidak sesuai dengan peruntukan bagi nelayan tersebut. Berharap kepada nelayan yang sudah melebihi dari umur untuk mendapatkan asuransi agar tidak melaut atau mengambil pekerjaan tersebut untuk mencari ikan. Gung Surya, Lovina
Mendukung Bali sebagai Tuan Rumah PON
Mendukung Bali menjadi tuan rumah PON nantinya sehingga mampu memberikan nilai lebih bagi kepariwisataan dan di bidang olahraga di Bali. Pihaknya berharap Bali bisa menjadi tuan rumah PON ke depannya berkat perjuangan pengurus KONI Bali dengan dukungan pengurus KONI Kabupaten seluruh Bali. Hal ini akan berdampak bagi perkonomian di Bali termasuk juga dengan terjadinya perpecahan parpol di Indonesia yang sejak lama juga terjadi di Indonesia antarbeberapa parpol dan berharap semoga perpecahan ini bisa teratasi dengan baik dan koordinasi yang baik sehingga kembali bersatu demi kemajuan parpol di Indonesia. Nang Mologan, Mayong
Persoalan Impor Besar
Pihaknya tak sependapat dengan apa yang dikemukakan oleh Menteri Perdagangan yang ingin mengimpor beras sebanyak 5.000 ton untuk mengantisipasi kekurangan beras di Indonesia. Keterangan Menteri Pertanian bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Perdagangan. Dikatakan bahwa Indonesia surplus beras dari Menteri Pertanian. Berharap semoga hal ini tidak menimbulkan kredibilitas Jokowi menurun dengan tidak sinkronnya pendapat dari kedua menteri tersebut. Termasuk juga banyaknya trotoar yang ada di Jalan Gajah Mada yang berlobang agar segera dilakukan perbaikan oleh pihak terkait sehingga tidak menimbulkan korban dulu baru ada perbaikan. Kadek Kariana, Gajah Mada
Perbaikan Jalan Singaraja-Denpasar
Berharap kepada pihak terkait agar memperbaiki jalan yang menuju Denpasar dari Singaraja utamanya dari atas jembatan Bangkiang Sidem ke atas sudah banyak yang rusak sehingga nantinya tidak menimbulkan korban berjatuhan. Termasuk juga kepada pihak-pihak terkait dalam hal ini tim pemenangan dari pasangan calon agar memasang baliho dengan memperhatikan estetika dan tempat yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh KPU. Pan Tomblos, Kayu Putih Melaka
Program Disesuaikan Kemampuan Daerah
Dalam tahun politik ini berharap kepada siapa pun yang akan bertarung agar dalam Pilkada nanti memberikan janji yang bermanfaat bagi seluruh warga Bali. Jangan memberikan janji-janji palsu dan juga apa yang dijanjikan agar juga memerhatikan kemampuan keuangan daerah. Gung De, Jalan Ngurah Rai
BULELENG
11
24 Ribu Penduduk Belum Lakukan Perekaman E-KTP
Singaraja (Bali Post) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tampaknya harus bekerja keras untuk memfasilitasi warga yang melakukan perekamanan KTP elektronik (e-KTP). Sampai sekarang, Disdukcapil mencatat 24 ribu lebih penduduk yang wajib KTP belum melakukan perekamanan. Mencegah jangan sampai penduduk itu tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni 2018 mendatang, Disdukcapil meminta agar camat, perbekel, dan lurah memfasilitasi warga untuk melakukan perekamanan data kependudukan. Data Disdukcapil semester dua 2017 yang lalu tercatat 814.356 jiwa penduduk yang wajib KTP (sudah berumur 17 tahun - red). Dari jumlah itu, sampai awal tahun ini masih ada lebih dari 24 ribu jiwa warga yang wajib KTP belum juga melakukan perekamanan data kependudukan. Tidak diketahui pasti penyebab ribuan warga ini belum melakukan perekaman sampai tahun ini. Padahal, Disdukcapil selain memfasilitasi perekamanan di setiap kecamatan, juga membuka pelayanan perekamanan dengan sistem jemput bola. Dengan upaya ini, baru 95,88 persen penduduk yang sudah melakukan perekaman. Sedangkan, sisanya 4,42 pesen lagi belum perekamanan. Kepala Disdukcapil Putu Ayu Reike Nurhaeni usai sidang di gedung DPRD Buleleng, Senin (22/1) ke-
marin, mengatakan sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan kecamatan agar lebih intens memfasilitasi proses perekamanan di masing-masing kecamatan. Ini bisa dilakukan kalau perbekel desa atau lurah aktif menyadarkan warganya untuk melakukan perekamanan. Selain itu, Disdukcapil juga menggenjot pola perekamanan data kependudukan dengan sistem jemput bola. Ini dikhususkan untuk membantu warga yang kesulitan datang ke kecamatan atau ke kantor Disdukcapil di kabupaten. Situasi ini tidak bisa dihindari karena pergerakan data penduduk di daerahnya sangat dinamis. Selain penduduk yang sudah menginjak usia 17 tahun, ada pula perubahan status sosial, hingga pindah dari luar Buleleng. Sementara terkait ketersediaan blangko KTP, pihaknya menjamin stoknya masih
mencukupi untuk menuntaskan penduduk yang belum perekamanan tersebut. Saat ini, keping blangko KTP elektronik masih tersedia sekitar 18 ribu keping. “Kami sudah berkoordinasi dengan camat untuk diteruskan kepada perbekel desa dan lurah agar 24 ribu lebih warga bisa melakukan perekamanan, sehingga menghindari mereka tidak masuk sebagai pemilih dalam Pilgub atau Pileg dan Pilpres,” katanya. Mantan Camat Banjar ini mengatakan, untuk keberadaan pemilih pemula selama 2017 yang lalu, pihaknya sudah berhasil melakukan perekamanan dengan sistem jemput bola ke SMA dan SMK di Buleleng. Dari perekamanan itu siswa yang sudah 17 tahun telah mengantongi KTP elektronik. Sementara untuk siswa yang belum menginjak 17 tahun juga sudah melakukan pereka-
Putu Ayu Reike Nurhaeni manan dan setelah usianya cukup umur ber-KTP, maka pelajar bersangkutan tinggal mencetak KTP-nya. ‘’Terkait pemilih pemula kami sudah sasar dan sudah dicetak KTnya dan kalau belum berumur 17 tahun nanti begitu sudah cukup umur kita tinggal cetak saja,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, memasuki tahapan pencocokan dan penelitian
Bali Post/kmb38
(coklit) pemilih menjelang Pilgub Bali, diperkirakan ada sekitar 30 ribu lebih penduduk di Buleleng belum melakukan perekamanan. Disdukcapil diminta untuk menggenjot lagi perekamanan. Dengan demikian, persoalan pemilih yang tidak terdaftar sebelum pencoblosan nanti dapat dihindari dan otomatis meningkatkan partisipasi pemilih. (kmb38)
Panwaslu Temukan Empat Perbekel Hadiri Deklarasi Paslon
Singaraja (Bali Post) – Deklarasi pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS–Ace) tidak lepas dari pengawasan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Buleleng. Hasilnya, empat perbekel desa di daerah ini ditemukan hadir dalam deklarasi yang dikemas dalam parade budaya pada Sabtu (20/1) yang lalu tersebut. Panwaslu telah melayangkan surat undangan untuk mengklarifikasi empat perbekel pada Rabu (24/1) besok. Informasi yang dikumpulkan di lapangan, Senin (22/1) kemarin, perbekel desa yang ditemukan hadir dalam deklarasi itu yakni Perbekel Desa Kalibukbuk, Perbekel Desa Panji, Perbekel Desa Bukti, dan Perbekel Desa Tirtasari. Anggota Panwaslu Buleleng Divisi Penindakan Pelanggaran Putu Sugiardana mengatakan, secara detail pihaknya belum berani memastikan indikasi pelang-
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
Gede Supriatna
Putu Sugiardana
garan yang dilakukan oleh empat perbekel tersebut. Meski demikian, bukti berupa dokumentasi saat deklarasi, Panwaslu menemukan keempatnya hadir dalam deklarasi yang merupakan kegiatan partai politik (parpol). Dari segi atribut yang dikenakan, akademisi Universitas Panji Sakti (Unipas) ini menyebut kalau penampilan perbekel itu mencirikan seperti parpol yang saat itu menggelar deklarasi. Untuk memastikan maksud dan tujuan perbekel itu hadir pada deklarasi, pihaknya akan mengklari-
fikasi secara maraton dan juga mengklarifikasi beberapa saksi. “Kami mencoba melakukan pengawasan saat deklarasi itu. Saat itu, kami menemukan empat perbekel ini hadir dalam deklarasi. Kami belum sebut ini pelanggaran, karena masih mendalami dengan melakukan klarifikasi,” katanya. Di sisi lain, Sugiardana mengatakan, sesuai UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan UU pasal 51 huruf B berbunyi perangkat desa dilarang membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri,
Pemkab Usulkan Pengangkatan Bidan dan Dokter PTT
Singaraja (Bali Post) – Kabar baik bagi kalangan dokter dan bidan yang berstatus pegawai tidak tetap (PTT). Menyusul perekrutan CPNS tahun ini, Pemkab Buleleng mengusulkan pengangkatan dokter dan bidan PTT menjadi CPNS. Sementara untuk formasi guru dan infrastruktur, formasi yang diusulkan tetap lewat pelamar umum. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. usai menghadiri sidang paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Penyampaian Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di gedung DPRD Buleleng, Senin (22/1) kemarin. Lebih jauh, Sutjidra mengatakan, berdasarkan analisis beban kerja (ABK - red) dan analisis jabatan (anjab), Buleleng memiliki pegawai di bidang kesehatan sebanyak 465 orang. Sementara kebutuhannya mencapai 965 orang, sehingga tenaga kesehatan di daerahnya masih kurang lagi 500 orang. Memenuhi kekurangan itu, pemkab mengusulkan formasi CPNS untuk tenaga kesehatan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB). Formasi ini diusulkan dengan mengangkat dokter dan bidan yang sekarang tercatat sebagai PTT. “Sejalan dengan rencana pemerintah pusat membuka kembali moratorium CPNS pada instansi yang spesifik kita usulan dokter dan bidan PTT untuk diangkat menjadi CPNS, sehingga kekurangan
tenaga kesehatan ini bisa dipenuhi,” katanya. Menurut Sutjidra, selain usulan formasi tenaga kesehatan, pemkab juga mengusulkan tambahan pegawai baru untuk bidang guru dan infrastruktur. Untuk guru pemkab mengusulkan tambahan sebanyak 1.403 orang. Ini sesuai anjab tambahan guru diperlukan lagi 2.995 orang. Saat ini, guru PNS yang aktif mengajar tercatat 1.590 orang. Sementara untuk bidang infrastruktur kebutuhan 18 orang. Pegawai
yang sudah ada sebanyak 8 orang, sehingga diusulkan tambahan pegawai baru lagi 8 untuk kualifikasi teknik sipil, pengairan, dan elektro. “Usulan sudah disampaikan BKPSDM dan sekarang kami masih melengkapi dengan dokumen pendukungnya, sehingga tinggal menunggu persetujuan dari pusat. Harapan kami, tambahan pegawai baru itu dipenuhi, sehingga krisis pegawai utamanya guru, kesehatan, dan tenaga teknis bisa kita tangani,” jelasnya. (kmb8)
anggota keluarga, pihak lain, dan/atau golongan tertentu. Huruf G berbunyi perangkat desa dilarang menjadi pengurus partai politik, dan huruf J berbunyi perangkat desa dilarang ikut serta dan/atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan/atau pemilihan kepala daerah. Di tempat terpisah, Ketua Tim Pemenangan KBSAce Kabupaten Buleleng Gede Supriatna mengatakan, pihaknya tidak pernah mengundang perbekel desa atau PNS untuk mengikuti deklarasi. Saat deklarasi yang diundang adalah tokoh agama, tokoh adat, komunitas, dan pihak terkait lain. Terkait temuan itu, pria yang juga menjabat Ketua DPRD Buleleng ini mempersilakan Panwalsu melakukan proses tindak lanjut pengawasan yang dilakukan. “Kami tidak ada mengundang perbekel atau PNS, dan kalau itu ditemukan kami tidak tahu kehadirannya apakah ikut kegiatan atau menonton parade budaya,” katanya. Di sisi lain, politisi PDI
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng
Bali Post/kmb38
3477 22713 22510, 21841
Polsek Tejakula
28541
Polsek Kubutambahan
23012
Polsek Sawan
24900
Polsek Singaraja
22566
Polsek Sukasada
25791
Polsek Banjar
93347
Polsek Seririt
92450
Polsek Busungbiu
92126
Polsek Gerokgak
92999
KP3 Celukan Bawang
92842
Pospol Wisata Lovina
41010
Pospol Pancasari
25755
Siaga Reskrim
27511
Siaga Intel
29973
Siaga Lantas
22531
Pemadam Kebakaran
21113
RSUD Buleleng
22046
RS Kerta Usada
26278
RS Santhi Graha Seririt dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG.
Perjuangan ini mengkritisi terkait pengawasan yang dilakukan Panwaslu terkesan berlebihan dan seperti tidak ada kejelasan terkait subjektivitas seorang perangkat desa atau PNS yang hadir dalam kegiatan partai politik itu sendiri. Dia mencontohkan, apakah seorang perbekel atau PNS yang ada dalam kegiatan parpol sudah terlibat dan melakukan pelanggaran. Hal ini karena bisa saja yang bersangkutan menonton atau kebetulan mengetahui ada kegiatan sehingga hadir. Sementara perangkat desa atau PNS masih memiliki hak pilih dan memilih dan diberikan hak untuk mengenal calon dan mengetahui visi dan program pasangan calon itu sendiri. “Kami khawatir sekali kalau sebatas hadir dalam kegiatan parpol lalu diawasi dan dipanggil, bisa saja perangkat desa atau PNS menjadi apatis dan ujung-ujunggnya akan memicu rendahnya angka partisipasi pemilih dalam pilkada serentak,” jelasnya. (kmb38)
RS Parama Sidhi
94554, 94549 29787
KLUNGKUNG
12
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Jelang Pilkada Serentak
Coklit Data Pemilih Sasar Pengungsi Semarapura (Bali Post) Pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pilkada serentak, 27 Juni 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung tak hanya menyasar masyarakat lokal. Pengungsi Gunung Agung, Karangasem yang tinggal di puluhan desa/kelurahan di wilayah Klungkung juga turut menjadi sasaran. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada menjelaskan coklit tersebut akan dilakukan dengan dua metode. Untuk yang tertampung di posko berskala besar, seperti GOR Swecapura maupun balai banjar dilakukan langsung Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDB) yang diambil langsung dari internal pengungsi. Melalui itu, data yang terhimpun lebih akurat. Sementara untuk pengungsi mandiri, seperti tinggal di rumah kost maupun keluarga, akan di-coklit PPDP di masing-masing desa. “Untuk pelaksanaannya masih menunggu petunjuk dari KPU Provinsi,” ungkapnya, Senin (22/1) kemarin. Gambaran awal, jadwal coklitnya akan berakhir sama seperti masyarakat lokal, yakni sampai 18 Februari 2018. Mengingat belum ada data pasti terkait pengungsi yang memiliki hak menyalurkan suara, petugas akan menyiapkan form kosong. “Nanti catat semua identitasnya di form itu. Kemudian disampaikan hasilnya ke KPU Bali maupun Karangasem. Itu tidak sulit,” sebutnya. Mengetahui keakuratan data pengungsi, pria asal Nusa Penida ini mengaku akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung. Melalui itu juga bisa diketahui sebaran tempat tinggal pengungsi. “Soal data kan ada di BPBD,” imbuhnya. Sesuai data terakhir BPBD Klungkung, jumlah pengungsi di Kabupaten Klungkung sebanyak 4.367 jiwa. Yang tersebar di 36 desa/kelurahan di tiga Kecamatan, yakni Klungkung, Dawan dan Banjarangkan. Terkait coklit data pemilih potensial yang merupakan masyarakat lokal, sudah berlangsung sejak 20 Januari lalu dengan menyasar 162.742 orang. Data tersebut merupakan data yang berasal dari KPU pusat. Lebih banyak dari Pilpres yang hanya 153.737 jiwa. (kmb45)
Bali Post/sos
PENGUNGSI - Pengungsi Gunung Agung di GOR Swecapura. Jelang pilkada serentak, KPU Klungkung melakukan coklit data pemilih.
Di Nusa Penida
Cakupan PDAM Ditarget Naik 20 Persen
Semarapura (Bali Post)Peningkatan cakupan layanan air bersih di Nusa Penida terus digenjot Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Tahun ini, ditargetkan ada peningkatan 20 persen dari 2017. Meski daerah tersebut minim sumber air, angka itu diyakini bisa tercapai. Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa, Senin (22/1) kemarin menjelaskan pada 2017, cakupan layanan di kepulauan yang dikenal dengan sebutan the blue paradise island itu baru mencapai 40,41 persen dari potensi 16.615 KK. Mengingat air menjadi kebutuhan pokok, peningkatan kualitas layanan terus digenjot. “Tahun ini kami targetkan ada peningkatan 20 persen,” ungkapnya.
Bali Post/sos
PERAJIN TEDUNG - Perajin tedung di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung.
Menoleh Kerajinan Tedung di Paksebali
Muncul 1965, Penjualan Sasar Kantong Transmigrasi USAHA kerajinan tedung di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan masih bertahan. Keberadaannya telah mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan lapangan pekerjaan untuk sejumlah warga yang sebelumnya menganggur. Produk usaha yang muncul sekitar 1965 silam ini tak hanya memenuhi pasar dalam daerah saja. Tetapi juga menyasar kantong-kantong transmigrasi. Memasuki Desa Paksebali, barisan tedung nampak menyesaki ruko yang berdiri di pinggir jalan. Sebuah perlengkapan untuk upacara adat berbentuk payung. Warnanya beraneka ragam. Ada merah, putih, kuning, dan putih. Di salah satu gudang, nampak seorang warga tengah sibuk. Ia adalah Anak Agung Gde Oka. Pria berambut panjang ini mengebor kayu dengan peralatan modern. Nampak hati-hati dan teliti. Itulah aktivitas yang dilakukan setiap hari. Sebagai bagian dari proses pembuatan tedung. Keahliannya membuat kerajinan itu didapatkan langsung dari orangtuanya. Diajarkan sejak masih kecil. “Saya dari kecil sudah biasa ikut buat ini. Diajarkan orangtua,” terangnya, Senin (22/1) kemarin. Di gudangnya yang berukuran sekitar 4x6 meter nampak disesaki tedung yang sudah jadi. Tingginya bervarasi. Ada pula ratusan kayu yang dipakai tangkai. Berbalut kuningan dengan ornamen patra. Menunjukkan kesan indah. Beberapa di antaranya sudah ada yang terpesan. “Pemesan ada dari Klungkung, Gianyar dan Badung,” ucapnya. Menariknya, hasil karyanya tak hanya terjual dalam daerah saja. Kantong-kantong transmigrasi umat Hindu, seperti Sulawesi dan Lampung turut menjadi sasaran. Bahkan, pengirimannya berlangsung setiap tiga bulan. Jelang hari raya besar, bisa berlangsung sebelum itu. “Sekali ngirim bisa seratus buah. Ada juga ke Lombok,” sebut pria dari Banjar Satria Kawan ini. Keberadaan usaha ini memberikan imbas positif untuk masyarakat. Yang sebelumnya menyandang status sebagai pengangguran, bisa terserap untuk bekerja. Penghasilan tetap setiap bulan juga dapat dirasakan. “Kalau di usaha saya saja ada sekitar 25 orang yang bekerja. Belum lagi di tempat lain,” tuturnya. Melihat perkembangan dari tahun ke tahun, produksi tedung cenderung semakin mudah. Sebab, peralatan sentuhan modern sudah mulai masuk. Berbeda dengan era 1980-an, masih manual. Pemesanan dengan jumlah puluhan sulit terpenuhi dalam waktu cepat. “Sekarang sudah banyak pakai alat modern. Produksi bisa lebih cepat,” katanya. Di tengah situasi perekonomian yang gonjang-ganjing, penjualan produknya turut terkena imbas. Cenderung melesu. Perbulan hanya kisaran 250 buah. Berbeda dengan situasi normal yang mencapai 500 buah. “Untuk harga paling murah Rp 30 ribu dan termahal Rp 1 juta per buah. Tergantung bentuk dan bahan,” imbuhnya. Perajin lain, Anak Agung Aji Raka menuturkan usaha tersebut sudah muncul sejak 1965 silam. Awalnya hanya digeluti warga Banjar Satria Kawan dan kangin. Namun lambat laun meluas ke Banjar Pakel, Desa Sampalan Tengah. “Sekarang ada ratusan yang buat. Kalau dulu sedikit. Permintaan cukup banyak. Apalagi jelang hari raya,” terangnya. Semakin ketatnya persaingan, perajin terus berinovasi dalam menciptakan produk. Bahan yang dipakai, benar-benar memiliki kualitas baik. Selain tedung, di desa yang juga menyandang status sebagai desa wisata ini juga terdapat usaha pembuatan ider-ider dan saput saka. Penjualannya telah menyasar pasar di wilayah Gianyar dan Denpasar. “Saat musim hari raya bisa jual sampai 500 lembar. Ini cukup banyak yang menekuni,” pungkasnya. (sos)
Pejabat asal Nusa Penida ini tak menampik sumber air masih menjadi persoalan. Jumlahnya sangat minim. Yang besar hanya sumber air Penida dan Guyangan yang debit totalnya 37 liter per detik. Guna mewujudkan target tersebut, seluruhnya akan dimaksimalkan supaya bisa beroperasi 24 jam. “Sumber ini dikelola provinsi. Untuk bisa capai layanan 60 persen, kami usulkan penambahan daya listrik untuk mengoperasikan pompa
lagi satu. Jadinya bisa seharian beroperasi,” sebutnya. Air tersebut, sambungnya akan didistribusikan ke wilayah Desa Pejukutan, Sekartaji dan Tanglad. Ini juga diimbangi dengan pembangunan jaringan. Paling lambat 2019, Kementerian PU-PR menargetkan seluruh masyarakat harus sudah terlayani air bersih seratus persen, beriringan dengan program nol persen permukiman kumuh dan seratus persen akses san-
itasi layak atau yang dikenal dengan program 100-0-100. Namun, untuk di Nusa Penida, dinilai sulit terealisasi. Lagi-lagi, kesulitan sumber air menjadi pemicu. Khusus untuk cakupan layanan seKabupaten Klungkung, disebutkan pada 2017 mencapai 80,44 persen. Tahun ini ditargetkan mampu menyentuh 85 persen. Pihaknya menyatakan optimis itu bisa tercapai. Sebab, pamanfaatan sumber air di Kecamatan Rendang, Karan-
gasem yang jaringannya terputus akibat terjangan banjir lumpur membawa materal erupsi Gunung Agung sudah bisa tertangangi dengan penggunaan pompa. “Untuk distribusi air tidak ada masalah. Yang di Rendang sudah normal seperti dulu. Itu memakai pompa,” terangnya. Disampaikan lebih lanjut, tahun ini direncanakan ada 2.400 sambungan rumah baru. Rinciannya, 1.600 merupakan hibah dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, masyarakat hanya membayar Rp 700 ribu. Sisanya sebanyak 800 sambungan merupakan program reguler membayar Rp 2.150.000. “2017 sudah ada 30.200 sambungan. Untuk hibah, sudah disosialisasikan. Sudah ada pendaftar. Nanti akan ada verifikasi lagi. Penerimanya yang listriknya maksimal 1.300 kWh,
Bali Post/sos
I Nyoman Renin Suyasa
masyarakat berpenghasilan rendah, belum memiliki sambungan dan rumahnya tidak bertingkat,” pungkasnya. (kmb45)
Temu Wirasa di Kecamatan Klungkung
Genjot PAD, Bupati Suwirta Terapkan Intensifikasi
TEMU wirasa bersama masyarakat dan tokoh tak hanya dilaksanakan Pemkab Klungkung di Kecamatan Banjarangkan. Namun juga di Kecamatan Klungkung, Senin (22/1) kemarin. Pada acara tersebut, Bupati I Nyoman Suwirta membeberkan sejumlah keberhasilannya selama memimpin. Salah satunya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih dari seratus persen. Ditegaskan, pencapaian itu hanya dengan melakukan intensifikasi. Acara yang bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya itu juga dihadiri Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, dan seluruh kepala OPD di lingkungkan Pemkab Klungkung, Perbekel serta Bendesa. Bupati Suwirta memaparkan program yang telah digulirkan dan berbagai inovasi yang sudah dibuat, serta capaian yang sudah berhasil diperoleh. Selama 4 tahun
Bali Post/ist
SERAHKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta menyerahkan hibah tanah dan kartu JKN-KIS saat temu wirasa bersama masyarakat dan tokoh di Kecamatan Klungkung, Senin (22/1) kemarin. kepemimpinannya bersama I Made Kasta sejak 2013 hingga 2017, peningkatan PAD mencapai 127,5 persen atau
dari Rp 67,4 miliar menjadi Rp 153,37 miliar. Untuk merealisasikan itu, belum dilakukan langkah-
langkah ekspansi. Namun baru sebatas intensifikasi potensi yang sudah ada. “Klungkung masih memiliki peluang sangat tinggi untuk meningkatkan pendapatan dari sumber-sumber ekstenstifikasi seperti memanfaatkan potensi yang terdapat di galian C, dan lainnya. Tetapi kami belum mengambil langkah ini. Baru intensifikasi saja,” sebutnya. Pada kesempatan tersebut, mantan Manager Koperasi Pasar Srinadi ini juga menyampaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Klungkung dari tahun ke tahun juga cenderung membaik. Ke depan, hal ini tetap mendapat penanganan. Pendidikan dan perekonomian yang menjadi faktor penentu terus ditingkatkan. “Pendidikan menjadi kebutuhan dasar. Ini terus mendapat perhatian. Demikian juga kesehatan. Per 1 November 2017, pemkab telah menganggarkan kepesertaan BPJS
Kesehatan untuk masyarakat yang belum punya. Semua gratis,” tegasnya. Selain itu, dalam percepatan penuntasan persoalan di desa, pemkab telah menempatkan pendamping “Yowana Gema Santi” yang direkrut pada Desember 2017. “Program Yowana Gema Santi melibatkan anak-anak muda yang nantinya diharapkan dapat menjadi pelopor Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif,” ungkapnya. Di sela-sela acara itu, Suwirta menyerahkan Hibah Tanah kepada Klian Banjar Puri Desa Pekraman Gelgel Anak Agung Gde Bagus untuk tempat pembangunan Balai Banjar Puri Desa Pakraman Gelgel, serta hibah tanah dan bangunan kepada Perbekel Desa Gelgel I Nengah Soma dengan tujuan pembangunan Kantor Perbekel. Saat itu juga diserahkan Kartu JKN-KIS kepada masyarakat Desa Pakraman Selisihan dan Tegak. (ad1077)
Tiga Siswa Bertemu Bupati
Sabet Medali Kejuaraan Renang Tingkat Nasional
TIGA siswa peraih medali bidang olahraga renang tingkat nasional menemui Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di ruang kerjanya, Senin (22/1) kemarin. Yakni, Luh Putu Satya Putri (15) dan Nyoman Septiani Candra dewi (14) dari SMPN 1 Semarapura serta Komang Anggi Marselina (14) SMPN 1 Banjarangkan. Kadisdik Dewa Gde Darmawan yang turut mendampingi memaparkan Luh Putu Satya Putri berhasil meraih 1 medali emas kategori 50 meter untuk gaya punggung, 1 perak 100 meter gaya punggung dan 1 perunggu 200 meter gaya ganti pada ajang Indonesia Open di Jakarta, 10 sampai 16 Desember 2017. Pada kejuaraan Piala Wali Kota Yogyakarta, Oktober tahun lalu, ia juga berhasil menyabet 4 emas dan 1 perunggu. Sedangkan di Kota Palem-
bang pada ajang Kejurnas Open yang berlangsung Mei 2017, meraih 1 perak untuk gaya punggung 50 meter. Segudang prestasinya itu mengantarkannya pada Maret 2018 menjadi salah satu wakil Indonesia untuk bertanding ke Singapura. Nyoman Septiani Candra Dewi dan Komang Anggi Marselina berhasil juga turut unjuk gigi di Kejuaraan Renang Antar Sekolah (KRAS) yang diselenggarakan FIK Universitas Negeri Yogyakarta. Candra Dewi meraih 2 medali perunggu masingmasing di cabang 50 meter gaya punggung dan 100 meter gaya kupu-kupu. Anggi Marselina meraih 3 emas dari gaya dada 50 meter, 100 meter, dan 200 meter serta 1 medali perak untuk gaya bebas 50 meter. Sejalan dengan prestasi gemilang itu, Pemkab akan memberikan perhatian lewat dukungan dan
pembinaan. Ketiga siswa tersebut tergabung dalam klub renang Takahide Swimming Center dan berlatih di kolam renang Srinadi, Desa Gelgel yang sudah bertaraf nasional. Menghadapi setiap kejuaraan, mereka mengaku telah mempersiapkan fisik secara maksimal. Bupati Suwirta menegaskan selain renang, cabor lain juga harus bangkit. Dirinya menyakini Klungkung sebenarnya memiliki banyak bibit atlet potensial seperti para siswi ini. Hal tersebut harus dikembangkan sehingga mampu melahirkan prestasi gemilang. “Perlu kejelian dan pembinaan yang tepat dari guru olahraga masing-masing sekolah. Maka siswa akan dapat atlet berprestasi,” tegasnya. Bupati asal Nusa Ceningan ini berkomitmen akan terus mendukung pembinaan para bibit atlet melalui
Bali Post/ist
BERTEMU - Tiga siswa SMP yang berhasil meraih medali pada cabor renang 2017 bertemu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Senin (22/1) kemarin. KONI dengan menggelar berbagai kejuaraan. “Masing masing cabor harus menentukan target apa yang ingin dicapai dan event apa yg ingin diikuti atau digelar, dengan begitu akan muncul bibit atlet dengan
kemampuan yang terukur,” ujarnya. Pada tatap muka tersebut, para siswa turut didampingi Kepala SMPN 1 Semarapura Nyoman Kariawan dan SMPN 1 Banjarangkan, Nengah Suradnya. (ad1078)
KARANGASEM
Selasa Pon, 23 Januari 2018
13
SOSOK 90 KK Per Minggu TUNGGAKAN peserta BPJS Kesehatan di Karangasem sudah mencapai Rp 1 miliar. Ini disebabkan, banyak warga yang baru memanfaatkan layanan BPJS saat berobat saja. Setelah itu, mereka enggan melanjutkan pembayaran iuran setiap bulannya, sesuai kelas yang dipilih. Menindaklanjuti persoalan itu, BPJS Kesehatan Unit Karangasem, kini harus menghubungi satu per satu peserta yang nunggak pembayaran ini. Saking banyaknya, BPJS Kesehatan Unit Karangasem, menargetkan menghubungi peserta yang menunggak sebanyak 90 kepala keluarga per minggu. Mereka dihubungi langsung, baik melalui telepon maupun melalui pesan singkat SMS. ‘’Bahkan, kami juga datangi langsung ke rumahnya,’’ kata Kepala Unit BPJS Karangasem Nyoman Sudarma, Senin (22/1) kemarin. Hasil dari upaya jemput bola menagih tunggakan pembayaran itu memang ada yang akhirnya sadar dan membayar iuran tiap bulannya. Aakan tetapi, ada juga yang mengaku tidak tahu hingga mengaku miskin. Warga miskin semestinya nanti masuk ke dalam peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kalau saat ini, warga miskin yang belum masuk, kuota PBI Daerah masih tersisa 11.072. Pihaknya berharap warga yang benar-benar miskin dan belum masuk kepesertaan BPJS PBI, bisa nanti masuk ke dalam sisa kuota tersebut. Saat ini, total warga Karangasem yang sudah menjadi peserta BPJS sebanyak 318.666 jiwa atau 57,61 persen. Sementara yang belum menjadi peserta sebanyak 242.598 jiwa atau 42,39 persen. (gik)
Perbekel Wajib Jaga Netralitas
Amlapura (Bali Post) Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa mengisyaratkan perbekel dan perangkat desa berlaku netral dalam menjalankan tugas-tugasnya, termasuk netral dalam urusan perpolitikan. Menyambut hajatan Pilgub Bali tahun ini, penyelenggara pemerintahan di tingkat desa itu juga diwajibkan menjaga netralitasnya. Perbekel tidak diperbolehkan terlibat politik praktis untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Penegasan itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri usai melantik tiga perbekel periode 2018-2024 di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (22/1) kemarin. Mas Sumatri mengingatkan agar para perbekel fokus pada tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemerintahan di tingkat desa. Sesuai amanat UU Desa, tegasnya, desa telah berkembang dalam berbagai bentuk sehingga perlu dilindungi dan diberdayakan maju, mandiri, dan demokratis. Melalui itu diharapkan tercipta landasan yang kuat dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan. ‘’Paradigma ini dimulai saat proses perencanaan pembangunan yang dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah dan dijabarkan dalam rencana kerja periode satu tahun,’’ ungkapnya. Menghadapi pilgub, perbekel tidak boleh melakukan intervensi, mengarahkan masyarakat untuk memilih figur tertentu. Yang harus dilakukan adalah bekerja bahu-membahu dengan lembaga penyelenggera pemilu sehingga masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya dengan baik. Penegasan serupa disampaikan Ketua Forum Perbekel Provinsi Bali, I Gede Pawana. Menurutnya, dalam peraturan perundangan sudah jelas perbekel itu tidak boleh ikut berpolitik. Perbekel wajib menempatkan diri pada posisi netral terlebih ketika nanti KPU sudah menetapkan pasangan calon. ‘’Sama dengan pegawai pemerintahan, perbekel boleh menghadiri kampanye dalam posisi pasif,’’ tegasnya. Sementara itu, tiga perbekel yang dilantik yakni I Komang Sutirtayana (Perbekel Desa Abang, Kecamatan Abang), I Ketut Ada (Perbekel Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu), dan I Nengah Suta (Perbekel Desa Pempatan, Kecamatan Rendang). Selain pejabat di lingkungan pemkab termasuk Wabup Wayan Artha Dipa dan unsur Forkompinda, pelantikan juga disaksikan para perbekel se-Karangasem. (kmb)
SAMPEL GAS - Tim Aeroterrascan berhasil melaksanakan misi mengambil video dan sampel gas di kawah Gunung Agung.
Kawah Gunung Agung
Menurun, Konsentrasi Belerangnya Amlapura (Bali Post) -
Sempat dua hari tertunda karena faktor cuaca, Senin (22/1) kemarin Tim Aeroterrascan Bandung akhirnya berhasil menjalankan misinya. Pesawat tanpa awak (drone) yang diterbangkan dari Lapangan Umum Kecamatan Selat berhasil mengambil sampel gas di atas kawah Gunung Agung. Selain itu drone juga berhasil mengambil video tentang kondisi terkini kawah gunung setinggi 3.142 meter tersebut. Drone dari Tim Aeroterrascan Bandung itu melakukan dua kali penerbangan. Misi pengambilan sampel gas dan video itu tercapai pada peberbangan pertama sekitar pukul 09.30 Wita. Sedangkan pada penerbangan kedua pukul 12.40 Wita, drone terpaksa dipulangkan lebih awal karena kendala cuaca. ‘’Penerbangan pertama
berlangsung 38 menit. Drone berhasil mencapai puncak sempat masuk sampai sepertiga kawah. Misi pengambilan video dan sampel gas itu sukses,’’ ungkap Seno Sahisnu, Principal Development Engineer Aeroterrascan Bandung, yang menangani misi penerbangan tersebut. Sementara itu, Ugan Saing dari Pusat Vulkanologi
dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan, drone itu membawa tiga sensor gas yakni karbon dioksida (CO2), air (H2O) dan belerang (SO2). Berdasarkan sampel tersebut, diketahui konsentrasi gas CO2 dan SO2 di atas kawah mengalami penurunan dibandingkan pengukuran pada 18 Desember lalu. Sedangkan untuk H2O dalam
kondisi normal dan tidak ada konsentrasi gas dari kawah. ‘’H2O ada tapi sumbernya bukan dari kawah,’’ jelasnya. Meski ada penurunan, kata Ugan Saing, konsentrasi gas CO2 dan SO2 belum masuk kategori normal. Kandungan kedua gas tersebut masih cukup tinggi. Pihaknya juga mengatakan pengambilan sampel gas itu bukan untuk mengevaluasi kondisi gunung. Pengambilan sampel dilakukan secara rutin sebulan sekali untuk melihat perkembangan kandungan gas di puncak gunung. Penjelasan tersebut sejalan dengan situasi di lapan-
gan. Sepanjang hari kemarin Gunung Agung itu masih mengalami embusan yang menandakan aktivitas vulkanik masih tinggi. Selain embusan, hujan juga mengakibatkan sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Agung itu juga diterjang banjir lahar dingin. Pasemetonan Jagabaya (Pesebaya) Gunung Agung mengeluarkan imbauan agar warga yang ada di aliran Tukad Lenggung dan Tukad Lusuh di Kecamatn Selat itu agar meningkatkan kewaspadaannya. Volume air Tukad Yeh Sah juga meningkat dan menjadi tontonan warga. (kmb)
Bantu Pasien Miskin
Dewan Dorong Pemanfaatan Dana Bansos Tak Terencana SEBANYAK 236.679 penduduk Karangasem sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS baik melalui program Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat maupun daerah. Namun, sekitar 60 ribu penduduk miskin masih tercecer, sehingga berpotensi menjadi masalah ketika berurusan dengan rumah sakit. Menyikapi persoalan tersebut, Komisi IV DPRD Karangasem mendorong pemerintah kabupaten memanfaatkan dana bantuan sosial (bansos) tak terencana, yang dalam APBD 2018 dipasang Rp 550 juta. Harapan agar dana yang terpasang di pos Dinas Sosial itu dimanfaatkan secara maksimal dilontarkan saat Komisi IV menggelar rapat kerja dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Direktur RSUD Karangasem, dan BPJS Unit Karangasem, Senin (22/1) kemarin. Dewan menyoroti pos anggaran tersebut karena selama ini pemanfaatannya dinilai tidak maksimal dan proses pencairannya berbelit-belit. Ketua Komisi IV Nyoman Musna Antara mengatakan,
RAPAT KERJA - Komisi IV DPRD Karangasem melaksanakan rapat kerja dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RSUD Karangasem, dan BPJS Unit Karangasem, Senin (22/1) kemarin. tahun lalu serapan anggaran ini rendah. Dari Rp 350 juta yang dianggarkan tetapi ketika tutup tahun masih tersisa Rp 200 juta. Dana itu sebenarnya, kata Musna Antara, bisa dimanfaatkan untuk berbagai program. Selain penanganan pasien miskin yang belum ditanggung BPJS, juga bisa untuk penanganan bencana
erupsi Gunung Agung. Tahun ini serapan anggaran diharapkan bisa maksimal dan mekanisme pencairannya harus lebih singkat. ‘’Tahun lalu harus tiga kali bolak-balik ke meja Bupati untuk dikaji sebelum bisa cair. Sekarang waktu proses pencairannya harus jelas, misalnya paling lambat sebulan sudah
selesai,’’ tegasnya. Sekretaris Komisi IV I Nyoman Rena juga menilai birokrasinya terlalu panjang, sehingga masyarakat merasa dipersulit. Agar warga makin banyak bisa terbantu, politisi Golkar ini minta birokrasinya dipermudah. ‘’Sekarang anggarannya sudah naik, tolong Dinas Sosial perbaiki birokrasinya agar tidak ribet,’’ pinta Nyoman Rena. Kepala Dinas Sosial Ni Ketut Puspa Kumari mengakui proses birokrasi pencairan dana ini memang cukup panjang. Tahapannya, setelah diajukan kepada Bupati, setiap usulan harus diverifikasi lebih dulu. Kemudian hasilnya kembali diajukan kepada bupati sebelum benar-benar disetujui. Sebagaimana masukan Komisi IV, pihaknya mengaku akan mengupayakan mempermudah proses pencairannya. ‘’Segera kita laporkan hasil rapat kerja ini kepada Ibu Bupati Mas Sumatri,’’ katanya. Selain masalah dana bansos tak terencana, Komisi IV
juga mendorong Dinas Sosial mempercepat pengisian 11.072 kuota BPJS dari PBI Daerah yang masih kosong. Mengacu penjelasan Kepala Unit BPJS Karangasem I Nyoman Sudarma, dewan juga minta penduduk miskin yang sempat menjadi peserta BPJS Mandiri itu segera dikonversikan ke program PBI Daerah tersebut. Wakil Ketua Komisi Made Latra dan anggota Komisi Nyoman Semadi menyoroti persoalan para pengusaha yang tidak mampu membayar premi karena usahanya terdampak aktivitas vulkanik Gunung Agung. Mereka berharap BPJS memberikan keringan sehingga para karyawan masih bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dari BPJS. Mengacu penjelasan pihak BPJS, mereka mempersilakan perusahaan yang seperti itu mengajukan proposal usulan ke BPJS. ‘’BPJS berjanji membantu. Sejauh ini baru Hotel Mimpi Tulamben yang mengajukan proposal ke BPJS,’’ ujar Semadi. (ad1086)
Sasar Pengungsi
KPU Bentuk PPDP di Lokasi Pengungsian Bali Post/kmb
PERBEKEL DILANTIK - Tiga perbekel dilantik di wantilan kantor Bupati Karangasem, Senin (22/1) kemarin.
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Amlapura (Bali Post) Proses pencocokan dan penelitian (coklit) sudah dilakukan serentak sejak Sabtu (20/1) lalu. Proses ini selanjutnya akan dilakukan dalam sebulan penuh. Namun, proses coklit data itu terkendala situasi dampak bencana Gunung Agung. Puluhan warga masih berada di pengungsian. Untuk mengatasi persoalan itu, KPU rencananya membentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di lokasi pengungsian. Ketua KPU Karangasem Made Arnawa membenarkan recana KPU itu, Senin (22/1) kemarin. Dikatakan, warga yang berada di lokasi pengungsian saat ini sekitar 46 ribu warga. Rencananya, proses coklit itu juga akan dilakukan di lokasi pengungsian. ‘’Akan dibentuk PPDP baru di lokasi pengungsian. Proses
coklit itu langsung dilakukan di sana,’’ kata Arnawa. Orang yang dipilih menjadi petugas PPDP, dicari dari warga pengungsi di lokasi setempat. Bagaimana teknis perekrutannya, berapa orang yang akan direkrut hingga terkait honornya, hal itu masih belum dapat dijelaskan lebih jauh. ‘’Untuk program ini memang harus mendapat dukungan tambahan anggaran,’’ ujar Arnawa. Terkait pengangkatan, pihaknya mengacu pada petunjuk teknis KPU Provinsi Bali. Siapa yang mengangkat, hingga masalah bimtek dan supervisi serta hasil kerjanya nanti. ‘’Perekrutannya akan kami lakukan secepatnya,’’ tegasnya. Hingga Senin (22/1) kemarin, pukul 18.00 Wita, jumlah pengungsi Gunung Agung masih 46.423 jiwa di 229 titik
Urus Monyet Liar
Pasebaya Kekurangan Logistik Menyelamatkan satwa liar tetap menjadi misi relawan Pasemetonan Jagayaba (Pasebaya) Gunung Agung selain misi utama melakukan mitigasi dan edukasi menuju masyarakat tangguh bencana. Namun untuk misi penyelamatan satwa liar terutama monyet, organisasi yang digawangi 28 perbekel lingkar Gunung Agung itu mulai kewalahan. Bagaimanakah kira-kira langkah efektif yang harus diupayakan untuk membantu penyelamatan satwa liar terutama moyet itu?
SEPERTI diketahui, upaya penyelamatan monyet liar yang mendiami lereng Gunung Agung itu sementara dilakukan dengan mensuplai buah-buahan ke habitat satwa liar tersebut. Relawan Pasebaya bahkan bertaruh nyawa menerobos masuk sampai ke radius 3 km. Memang relatif berisiko -- nyawa taruhannya -- dalam misi penyelamatan satwa liar yang dilakukan Pasebaya itu yang juga tujuannya menyelamatkan kebun warga itu. Dengan tetap bertahan pada
habitatnya, monyet yang jumlahnya ratusan ekor itu tidak eksodus terlalu dekat dengan lahan perkebunan di kaki gunung. Ketua Pasebaya I Gede Pawana, Senin (22/1) kemarin, mengatakan kendala dalam upaya penyelamatan monyet Gunung Agung itu bukan pada sisi relawannya. Relawan selalu siap menjalankan misi tersebut. Permasalahan yang relatif krusial adalah pada suplai logistik berupa buah-buahan yang belakangan ini mulai
pengungsian. Apakah nanti, PPDP akan dibentuk sesuai jumlah titik pengungsian, atau ada opsi lain, hal itu juga belum diketahuinya. Yang jelas, kata Arnawa, tugas-tugasnya nanti akan sama dengan PPDP yang sudah dibentuk KPU Karangasem sebelumnya sebanyak 1.496 orang. Jika situasi seperti ini terus berlanjut hingga hari pencoblosan nanti, maka opsi yang dipilih, proses pencoblosan pun akan dilakukan di lokasi pengungsian. Caranya adalah memindahkan TPS pemilih di zona merah itu ke lokasi pengungsian. Opsi ini sesuai Surat KPU Pusat melalui Surat Edaran Nomor 60 Tahun 2018. Arnawa mengakui terbitnya surat KPU itu merupakan angin segar bagi KPU Karangasem. Namun sistem jemput
COKLIT DATA - Petugas PPDP saat melakukan coklit data kepada warga di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. itu, menurut Arnawa, masih Selain persoalan warga menyimpan banyak kendala. Di mengungsi, pelaksanaan antaranya tempat pengungsian pilgub di Karangasem juga yang terpisah-pisah menyulit- terganjal masih banyaknya kan menempatkan pengungsi warga yang belum melakukan menjadi satu TPS. Tindak perekaman e-KTP. Saat ini lanjut dari terbitnya surat KPU sedikitnya 32 ribu penduduk itu masih akan dikoordinasikan yang masih dalam posisi sepdengan KPU Bali. erti itu. (kmb31)
sepi. ‘’Sekarang kami hanya punya persediaan empat tandan pisang saja,’’ ungkapnya. Untuk misi tersebut, selama ini Pasebaya mengandalkan pasokan buah-buahan dari masyarakat dan pedagang buah di sejumlah pasar tradisional. Selain secara pribadi, bantuan juga sempat datang dari kelompok-kelompok masyarakat, salah satunya organisasi Pecalang Jaga Baya, Desa Adat Karangasem. Jenis logistik yang disumbangkan beragam mulai buah pisang, apel, salak, hingga buah naga. Logistik itu disebar di empat titik berkumpulnya kawanan monyet yakni di wilayah Banjar Temukus dan Banjar Kesimpar (Desa
Besakih-Kecamatan Rendang), di kawasan hutan Pura Pasar Agung Sebudi di Desa Sebudi, Kecamatan Selat dan Pura Pasar Agung Yeh Kori di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Keputusan Pasebaya mengantarkan buah-buahan itu ke habitan monyet didasari beberapa hal. Selain untuk misi penyelamatan satwa khas Gunung Agung itu juga menyelamatkan ladang dan kebun warga. Sebelum misi itu dilaksanakan, Pasebaya mendapat banyak laporan bahwa kawanan monyet liar itu mulai berulah. ‘’Sang Wanara’’ itu merusak kebun warga yang notabene berada di luar radius berbahaya 6 km. Karenanya, Pasebaya berharap pemerintah ikut
Bali Post/kmb31
Bali Post/kmb
I Gede Pawana turun tangan. ‘’Tentunya akan sangat bagus jika ada dukungan dari pemerintah,’’ kata Pawana. (kmb)
TABANAN
14
Selasa Pon, 23 Januari 2018
SOSOK
Bali Post/bit
Tim Promosi Digital DI tengah minimnya anggaran promosi wisata, tentunya tidak menyurutkan Dinas Pariwisata Tabanan, selalu mempromosikan potensi wisata yang ada di bumi lumbung beras Bali ini. Apalagi sektor pariwisata juga menjadi salah satu potensi PAD yang sangat berarti. Adalah Kepala Dinas Pariwisata, I Made Yasa, tahun ini mencoba membuat terobosan baru. Caranya membentuk tim kreatif promosi digital pariwisata Tabanan. Tim yang beranggotakan tujuh orang itu nantinya bertugas turun langsung ke seluruh objek wisata, baik yang sudah cukup dikenal oleh para wisatawan maupun objek wisata baru seperti desa wisata. Dan, petugas yang disiapkan wajib memiliki keterampilan bahasa asing, seperti bahasa Inggris dan Jepang. Saat turun langsung ke objek wisata itu, para petugas juga akan meminta pendapat baik itu saran, keluhan ataupun hal-hal lainnya dari para wisatawan yang tentunya akan direkam dalam sebuah video. “Masukan, saran, dan keluhan ini yang nantinya kita kumpulkan untuk dibahas, jika bagus untuk peningkatan kualitas pariwisata tentu bisa dipertimbangkan,” terangnya. Tidak hanya itu, hasil wawancara dengan para wisatawan ini juga akan diviralkan baik itu lewat media sosial maupun media lainnya. Mantan Kepala BKD Tabanan ini menjelaskan pariwisata layaknya dunia marketing yakni wisatawan merupakan customer-nya. Tentunya keterlibatan para wisatawan ini dalam menilai objek wisata yang ada diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas objek wisata itu sendiri. “Misalnya saja ada keluhan tentang lahan parkir. Dengan dasar ini akan kita lakukan kajian sebagai dasar acuan pengembangan kawasan objek wisata kedepannya,” ucapnya. Untuk terobosan tim promosi digital ini dikatakannya dirancang sekitar Februari, sudah benar-benar bisa segera terealisasi. Meski diakuinya pilot project sebelumnya itu juga sudah menyasar kawasan DTW Jatiluwih. “Sudah persiapan, baik petugas dan armada yang akan digunakan, intinya meski anggaran minim, kita tetap berupaya maksimal untuk promosi wisata,” janjinya. (bit)
Disiapkan Pendamping Siskeudes di Kecamatan Tabanan (Bali Post) Dana yang besar masuk ke desa disadari tidak serta merta mampu dipergunakan secara optimal pihak aparat desa. Pengelolaan dana itu perlu agenda dan programprogram kreatif, selain inovatif sehingga dana yang ada bisa terserap lebih baik, bukan justru gagal mendesain program sesuai aturan yang ada, sehingga malah berpeluang memunculkan penyimpangan. Untuk mencegah terjadinya penyelewengan anggaran itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tabanan mendesak memberikan pendampingan, utamanya dalam penyusunan anggaran desa. Dalam waktu dekat ini akan segera disiapkan sejumlah petugas di setiap kecamatan untuk melakukan pendampingan kepada desa. “Rencananya setelah triwulan pertama ini akan ada evaluasi. Barulah nanti kita rancang petugas siskeudes tingkat kecamatan,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Roemi Listiyowati. Menurutnya, keberadaan petugas di tingkat kecamatan ini tentunya lebih mendekatkan pelayanan terkait pemberian pendampingan, khususnya masalah siskeudes. Hanya, siapa yang ditunjuk sebagai petugas di kecamatan, hal itu diserahkan sepenuhnya kepada camat masing-masing. Camat bisa saja menunjuk salah satu perangkat di kecamatan ataupun merekrut tenaga ahli dari luar. “Kecamatan menyiapkan petugasnya. Sedangkan kami di kabupaten yang akan melakukan pelatihan dan pembinaan terlebih dahulu. Selanjutnya, mereka yang akan mensosialisasikan ke tingkat bawah,” jelasnya. Apalagi seperti diketahui pengelolaan keuangan desa, baik menyangkut Dana Desa (DD), maupun Alokasi Dana Desa (ADD) itu menggunakan sistem online, sesuai sistem keuangan desa (siskeudes). “Siskeudes tiap kecamatan akan dilatih. Targetnya maret ini sudah terlaksana. Selama ini terus di kabupaten. Kita dapat anggaran sangat terbatas, jadi sifatnya pelan-pelan,” ucapnya. Mantan Kepala Dinas Kehutanan ini menyampaikan saat ini sejumlah kepala desa juga masih ada yang belum paham aturan dari pusat. Seperti disampaikan Perbekel Angseri, Baturiti, I Made Arya, yang juga Ketua Forum Perbekel Tabanan. Dikatakan, sebagian kepala desa mengakui masih sering kebingungan terkait pengelolaan dana desa itu. Salah satunya disebabkan seringnya terjadi perubahan aturan oleh pemerintah pusat. “Kita kadang sampai bingung menyusun anggarannya. Karena aturannya sering berubah-ubah. Belum juga sempat di-download untuk disosialisasikan aturan sudah berubah lagi,” ucapnya. Dengan peraturan berubah-ubah itu, tentu akan memengaruhi pembangunan di desa. “Jadi selama ini, kita hanya menggunakan Peraturan Bupati sebagai dasar pengambilan keputusan, baik untuk pelaksanaan dana desa ataupun hal lainnya,” ujarnya. (kmb28)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194
Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan ‘ 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810
Bali Post/kmb28
DETEKSI KARDUS - Kasat Sabhara Polres Tabanan bersama tim melaksanakan deteksi kardus menggunakan metal detector.
Kardus Mencurigakan, Warga Wanasari Geger Tabanan (Bali Post) Warga perumahan Taman Sari, Banjar Wanasari Belodan, Desa Wanasari Kecamatan/Kabupaten Tabanan, Senin (22/1) kemarin, sempat digegerkan tumpukan kardus yang terikat tali plastik warna hitam. Tak pelak barang yang masih dianggap misteri itu mencurigakan banyak pihak. Namun setelah dilakukan
pengecekan oleh pihak kepolisian, ternyata kotak mencurigakan hanya berisi pecahan kaca. Kardus itu ditemukan di pinggir jalan umum jurusan Tabanan-Penebel, sekitar pukul 09.30 wita oleh I Made Arsa (60), warga setempat. Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Gede Surya Atmaja saat dikonfirmasi mengatakan, pelapor saat itu
lewat di pinggir jalan depan tanah kapling Perum Taman Sari. Dia melihat ada tumpukan kardus terikat tali plastik warna hitam. Karena curiga yang bersangkutan kemudian melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Wanasari Ipda I Made Londra. Laporan itu diteruskan ke Polsek Tabanan. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kota Tabanan
bersama anggota melaksanakan pengamanan TKP dan memasang police line. Dibantu Kasat Sabhara Polres bersama tim melaksanakan deteksi kardus itu menggunakan metal detector. “Ternyata isi kedua kardus itu adalah pecahan kaca serta tidak ditemukan benda-benda yang berbahaya,” ucap Kompol Surya Atmaja. (kmb28)
Siswi SMP Tewas Usai Disetubuhi Disdik Imbau Kasek Beri Perhatian Anak Didik
Tabanan (Bali Post) -
Seorang pelajar SMP, Luh Gede DS (14), asal Desa Pupuan Sawah, Kecamatan Selemadeg, didapati meninggal akibat pendarahan usai berhubungan badan dengan Gung De Wiradana (25). Pria yang berasal dari Banjar Dinas Puspajati, Desa Gunung Sari, Seririt, Buleleng itu mengaku pacar korban. Usai dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Umum Tabanan, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sanglah untuk dilakukan autopsi. Sedangkan tersangka diamankan di Polres Tabanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa mengungkapkan hal itu, Senin (22/1) kemarin. Menurutnya, atas kasus ini, pelaku yang tidak lain pacar korban bisa dijerat Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 76D Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 291 ayat (2) jo Pasal 287 ayat (1) KUHP. Ancaman hukuman atas kasus itu tersangka bisa dikenakan hukuman 15 tahun penjara. “Kita masih menunggu hasil autopsi untuk proses hukum selanjutnya,” terangnya. Untuk diketahui, kasus ini mencuat setelah sebelumnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Tabanan akibat pendarahan. Korban yang bernama Luh Gede DS (14) diketahui meninggal setelah berhubungan badan sebanyak tiga kali
dengan pacarnya, Gung De Wiradana (25), buruh asal Seririt, Buleleng itu. Dari informasi yang dihimpun, kedua sejoli ini mulai kenal sejak 29 Desember 2017, melalui aplikasi BBM. Kemudian beberapa kali mereka ketemuan. Hingga akhirnya, Minggu (21/1), mereka kembali bertemu di daerah air terjun Singsing Angin, Desa Apit Yeh, Selemadeg sekitar pukul 13.30 Wita. Kemudian korban diajak pacarnya ke tempat kos di daerah Dangin Carik, Tabanan. Sampai di kos, mereka ngobrol dan nonton televisi lanjut berhubungan badan layaknya suami-istri sebanyak tiga kali. Pada saat hubungan badan yang ketiga kali, korban mengeluarkan darah dari kelaminnya, kemudian selesai berhubungan ditinggal oleh pacarnya ke kamar mandi. Kembali dari kamar mandi
tiba-tiba dilihat korban sudah tidak sadarkan diri, kemudian Luh Gede dibawa ke rumah sakit oleh pacarnya sekitar pukul 15.30 Wita. Sampai di BRSUD Tabanan, korban langsung diperiksa dan dinyatakan meninggal. Orangtua korban pun merasa tidak terima atas kejadian yang menimpa putrinya, dan melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.
Atas kejadian itu, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila sangat menyayangkan peristiwa itu. Bahkan, mantan Setwan DPRD Tabanan ini langsung memberikan atensi kepada seluruh kepala sekolah (kasek) untuk lebih memberikan perhatian pada siswa-siswinya. “Kami merasa prihatin terhadap kejadian ini. Kami telah berkoordinasi den-
gan kasek yang bersangkutan. Kondisi sehari-hari anak tersebut baik-baik saja,” ucap Susila. Atas kejadian ini, pihaknya juga sudah mengimbau para kasek untuk memberi perhatian lebih kepada para siswa. Jangan sampai kejadian seperti itu terulang. Untuk proses hukum kasus itu, diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. (kmb28)
Hasil Autopsi Forensik Kekurangan O2, Luka di Mulut dan Pipi
BERDASARKAN hasil autopsi forensik terhadap jenazah siswi SMP berusia 14 tahun asal Selemadeg, ditemukan beberapa luka pada bibir, leher, dada, dan paha. Hasil autopsi yang dilakukan ditemukan penyebab kematian korban itu kekurangan oksigen (02). Autopsi dilakukan pukul 08.30 Wita, Senin (22/1) kemarin. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. memaparkan, dari hasil PL ditemukan luka lecet dan memar pada daerah bibir, leher, dada, dan paha baik kanan dan kiri. Luka tersebut menandakan korban mengalami kekerasan benda tumpul. Luka lecet merupakan luka penekanan di bibir dan leher. Penyebab kematian korban, karena kekurangan oksigen berupa warna kebiruan pada bibir dan kuku. Pada bagian organ dalam juga ditemukan bintik-bintik perdarahan dan pelebaran pembuluh darah. “Artinya, orang ini mati lemas. Dugaannya dibekap, karena adanya luka lecet di bibir dan pipi,” ungkapnya. Pada
kelamin korban juga ditemukan darah. Namun, ada tidaknya persetubuhan pihaknya belum bisa menentukan. Karena masih mengambil sampel untuk pemeriksaan laboratorium. Sehingga untuk memperkuat penyebab pasti kematian korban dilakukan pemeriksaan toksikologi. Korban diduga juga sempat melawan. Ditandai adanya luka memar di kepala, bibir, dan paha. Namun luka akibat senjata tidak ditemukan. “Dugaannya, korban dibekap karena ada luka memar dan lecet di bibir,” imbuhnya. Mendengar kematian korban, pihak keluarga sangat terkejut. Hingga ibunya pingsan. “Ibunya tidak ikut ke sini, karena pingsan,” kata Wayan Armini, bibi korban. Korban yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara itu sebetulnya jarang keluar desa. Ayah korban saat di forensik terlihat linglung sehingga tidak bisa memberikan keterangan. Pihak keluarga masih menitipkan jenazah korban hingga tanggal 31 Januari. Karena ada upacara di rumahnya. (may)
Kurang SDM, Tera Mandiri Tabanan (Bali Post) Pemeriksaan tera ulang untuk perlindungan terhadap konsumen dilimpahkan wewenangnya ke masing-masing kabupaten/kota. Untuk itu, setiap kabupaten/kota harus memenuhi syarat minimal untuk bisa melakukan pemeriksaan tera secara mandiri. Kabupaten Tabanan sendiri sudah mampu memenuhi syarat minimal dan tahun ini dipastikan bisa melaksanakan pemeriksaan tera secara mandiri. Namun meski syarat minimal telah terpenuhi, Tabanan masih kekurangan SDM yang ideal dalam melakukan pemeriksaan tera itu.
Kepala Bidang Kemetrologian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan, I Gusti Ayu Sri Wahyuni, beberapa waktu lalu mengatakan, saat ini Tabanan sudah memiliki dua penera dan dua pengamat tera. ‘’Ini syarat minimalnya. Sebenarnya untuk idealnya, kami masih memerlukan dua penera dan satu pengamat tera,’’ ujarnya. Sayangnya sangat sulit mendapatkan SDM tera ini. Sebab selain harus berstatus Pegawai Negeri Sipil, titelnya juga spesifik yaitu lulusan Sarjana MIPA Fisika. Lanjut Sri Wahyuni, dengan terpenuhinya tenaga SDM
yang ideal ini, tentu layanan tera ulang bisa dilakukan secara maksimal. Tidak sebatas di Tabanan tetapi juga bisa melayani daerah lain yang belum bisa melakukan tera secara mandiri. Dalam melakukan tera mandiri itu, kata Sri Wahyuni, SDM-nya harus memiliki ‘’SK Pegawai Berhak’’. ‘’Jika belum memiliki surat ini artinya belum bisa melakukan pelayanan. SDM hanya bisa melakukan peneraan saja,’’ ujarnya. Untuk pegawai yang sudah mendapatkan SK pegawai berhak itu akan diberikan cap tanda tera. Diharapkan ke depan, SDM tera
itu bisa dipenuhi Pemkab Tabanan. Sebab, layanan Tera ini memiliki potensi sebagai pemasukan PAD daerah. Dengan pemeriksaan tera sudah bisa mandiri, dalam hal ini Disperindag Tabanan tidak perlu lagi memfasilitasi layanan tera keluar Bali. Hal ini tentu menghemat biaya SPBU ketika hendak melakukan tera ulang. ‘’Sebelumnya, Tabanan masih meminta pelayanan tera keluar, ya, biayanya relatif tinggi. Dengan pelayanan tera sudah bisa mandiri, selain dapat menekan biaya, tentu menjadi PAD sendiri buat Tabanan,’’ jelas Sri Wahyuni. (kmb24)
Cegah Pemotongan Kuota Pupuk, Tingkatkan Serapan Awal Tahun Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, kuota pupuk Tabanan dipotong oleh pusat. Alasannya, pupuk yang didistribusikan dianggap tidak terserap maksimal. Karena itu, Dinas Pertanian (Distan) Tabanan tahun 2018 mendorong petani melakukan penyerapan pupuk pada awal tahun setidaknya hingga 50 persen dari alokasi yang diterima. Mengapa harus dilakukan strategi maksimalisasi penyerapan pupuk pada awal itu? DENGAN strategi seperti itu, para petani didorong menyerap pupuk lebih maksimal pada awal tahun. Dengan cara itu, diharapkan serapan pupuk nantinya bisa merata juga optimal, sehingga tidak terjadi lagi pemotongan kuota dari pusat. Kepala Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan, I Gst. Putu Wiadnyana, mengatakan di kantornya Senin (22/1) kemarin. Dikatakan, adanya pemotongan kuota
pupuk tahun 2017 itu lantaran serapan pupuk maksimal di Tabanan terjadi pada akhir tahun. Sementara pusat tidak bisa diajak kompromi, karena menilai serapan pupuk pada pertengahan tahun tidak maksimal, lebih-lebih pada awal. Karena itu, pihak pusat menyimpulkan dari fakta tersebut terjadi alokasi pupuk berlebihan di Tabanan. Setelah itu, pihak pusat serta merta melakukan pemotongan kuota pupuk untuk Tabanan. “Tahun
lalu, serapan pupuk bersubsidi hingga Juni memang sedikit. Karenanya, pusat melakukan realokasi sebab alokasi yang diberikan dianggap berlebih. Hal itu terjadi karena keperluan pupuk untuk Tabanan paling banyak Oktober-Desember. Pada bulan itu, merupakan musim tanam yang juga disertai musim hujan,” ujar Wiadnyana. Karena itu, penyerapan di awallah dimaksimalkan, sebagai strategi menghindari
pemotongan kuota pupuk tersebut. Dan menyikapi dengan cara percepatan serapan awal baik jenis NPK, SP, dan urea termasuk memberi peluang sektor perkebunan mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi. Hal itu bisa saja, sepanjang memenuhi ketentuan. Dengan strategi dan pola percepatan seperti itu realisasi serapan pupuk hingga Juni nanti bisa tersalurkan 50 persen lebih. ‘’Semoga cuaca juga mendukung sehingga target serapan pupuk hingga pertengahan tahun bisa tercapai. Dan tidak lagi terjadi pemotongan kuota,’’ ujarnya. Selama ini, kata Wiadnyana, penyaluran pupuk bersubsidi diawasi dan dievaluasi oleh pemerintah
pusat. Evaluasi serapan itu dilakukan setiap pertengahan tahun. Jika hasil evaluasi tersebut ternyata serapan maksimal bahkan terjadi kekurangan pupuk, maka akan dilakukan penambahan kuota pada enam bulan berikutnya. Namun jika serapan pupuknya dalam evaluasi tidak maksimal, maka akan dilakukan realokasi pupuk atau pengurangan alokasi, minimal 50 persen dari kuota yang diberikan. Pada tahun 2018 ini, alokasi pupuk bersubsidi untuk Tabanan untuk pupuk urea bersubsidi 11.600 ton, pupuk SP-36 880 ton, dan pupuk bersubsidi jenis ZA 800 ton. Untuk pupuk NPK sebanyak 6.300 ton dan organik 4.500 ton. (san)
15
Selasa Pon, 23 Januari 2018 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Deportivo Alaves vs Leganes 2-2 Real Madrid vs Deportivo La Coruna 7-1 Real Sociedad vs Celta de Vigo 1-2 Real Betis vs Barcelona 0-5 1. 2. 3. 4. 5.
Barcelona Atletico Valencia Real Madrid Villarreal
20 20 20 19 20
17 12 12 10 10
3 7 4 5 4
0 1 4 4 6
57- 9 29- 9 41-21 39-18 28-22
54 43 40 35 34
Pencetak gol : 19 - L. Messi (FC Barcelona). --------------- Liga Inggris ---------------------------------------Southampton vs Tottenham Hotspur 1-1 1. 2. 3. 4. 5.
Man City Man Utd Chelsea Liverpool Tottenham
24 24 24 23 24
21 16 15 13 13
2 5 5 8 6
1 3 4 2 5
70-18 49-16 45-16 54-28 47-22
65 53 50 47 45
Pencetak gol : 21 - H. Kane (Tottenham Hotspur). --------------- Liga Italia --------------------------------------------Atalanta vs Napoli 0-1 Bologna vs Benevento 3-0 Lazio vs Chievo 5-1 Hellas Verona vs Crotone 0-3 Sampdoria vs Fiorentina 3-1 Udinese vs SPAL 1-1 Sassuolo vs Torino 1-1 Cagliari vs Milan 1-2 Internazionale vs Roma 1-1 1. 2. 3. 4. 5.
Napoli Juventus Lazio Inter Roma
21 20 20 21 20
17 16 13 12 12
3 2 4 7 4
1 2 3 2 4
45-13 49-15 53-25 36-16 31-15
54 50 43 43 40
Barca dan Real Madrid Pesta Gol Madrid -
Barcelona dan juara bertahan Real Madrid sama-sama merayakan panen gol saat mencukur lawan-lawannya pada pertandingan kompetisi Liga Spanyol, Senin (22/1) kemarin. Kemenangan dua klub utama itu tidak mengubah komposisi papan atas klasemen di mana Barca sebagai pemimpinnya. Barca mengoleksi 54 poin usai menuntaskan 20 pertandingan. Atletico Madrid di posisi kedua dengan 43 poin, diikuti Valencia (40), Real Madrid (35) dan Villarreal (34). Sebelumnya Atletico ditahan Girona 1-1 dan Valencia menyerah 1-2 atas Las Palmas. Meski memainkan laga tandang, Barca terlalu kuat atas Real Betis yang dibekap 0-5. Sementara di Santiago Bernabeu, Real Madrid meraih kemenangan besar 7-1 atas Deportivo La Coruna. Sepakan Ivan Rakitic mematahkan kegigihan tuan rumah pada menit ke-58 setelah Betis mampu menahan Barca tanpa gol di babak pertama. Pencetak gol terbanyak Lionel Messi serta Luis Suarez masing-masing mencetak dua gol dalam waktu 25 menit untuk memberi kemenangan keenam beruntun bagi pasukan Ernesto Valverde. Messi kini mengoleksi 19 gol dan memimpin daftar pemain paling produktif di La Liga. Sementara Suarez 15 gol di mana 10 di antaranya dihasilkan dari tujuh pertandingan terakhir. Sementara itu, penyerang Cristiano Ronaldo mencatatkan dua gol sebelum meninggalkan lapangan dengan wajahnya berlumuran darah. Real menemukan kembali pola permainannya menghancurkan tamunya Deportivo la Coruna.
Real telah dua kali kalah dari tiga pertandingan terakhirnya di liga dan harus kemasukan terlebih dahulu saat melawan Deportivo. Mantan penyerang Atletico Madrid Adrian Lopez membawa tim tamu memimpin pada menit ke-23 dengan memanfaatkan lemahnya barisan pertahanan Real. Sang juara bertahan Liga Spanyol itu meresponsnya dengan baik, dan kemudian mencatatkan kemenangan terbesar mereka musim ini di semua kompetisi dengan dua gol dari Gareth Bale, Nacho Fernandez, dan Ronaldo, serta sepakan jarak jauh Luka Modric. Ronaldo tidak dapat meneruskan permainan setelah ia meninggalkan lapangan dengan wajah berlumuran darah akibat terjangan kaki bek Deportivo Fabian Schar ketika ia mencetak gol kedua, yang membawa dirinya menyamai Bale sebagai pencetak gol terbanyak Real di liga dengan enam gol. ‘’Para pemain memerlukan pertandingan seperti ini,’’ kata pelatih Real Zinedine Zidane kepada para pewarta. Real memulai musim dengan kemenangan di markas Deportivo dan kali ini kembali tidak mengalami kesulitan saat menghadapi klub Galicia tersebut, bahkan meski Depor mencetak gol terlebih dahulu. Pemain bertahan Nacho membawa
Real menyamakan kedudukan menit ke-32 setelah memainkan operan satudua dengan Marcelo. Bale melepaskan sepakan melengkung untuk membawa Real berbalik unggul menjelang turun minum. Bale memperbesar keunggulan timnya setelah turun minum dengan menyambut tendangan sudut Toni Kroos. Ini menjadi gol keenamnya pada tujuh penampilannya di liga
sekaligus bukti cedera ototnya tidak menghalangi ketajamannya. Ronaldo hanya memiliki sedikit keberuntungan di depan gawang. Dengan cepat, penyerang Portugal itu mencuri perhatian melalui dua golnya dalam rentang waktu enam menit, sebelum meninggalkan lapangan sambil menggunakan telepon genggam untuk memeriksa wajahnya yang berlumuran darah. (rtr/ant)
Kevin Targetkan Samai Perolehan Musim Lalu
Pencetak gol : 20 - C. Immobile (SS Lazio).
Kane Cetak Gol Ke-99 London Southampton tetap menghuni zona tiga terbawah di klasemen Liga Inggris setelah gagal mempertahankan keunggulan untuk bermain imbang 1-1 melawan tim peringkat kelima Tottenham Hotspurs, Senin (22/1) kemarin. Harry Kane menjadi penyelamat Tottenham dengan gol penyama skor. Meski telah menjalani sepuluh pertandingan liga tanpa kemenangan dan kalah 2-5 di markas Spurs empat pekan silam, Southampton memulai pertandingan dengan baik dan mampu unggul pada menit ke-15. Ryan Bertrand melakukan overlap di sisi kiri dan dari umpan silang mendatarnya bek Tottenham asal Kolombia Davinson menyentuh bola untuk melewati kipernya sendiri Michel Vorm, yang mengisi posisi Hugo Lloris. Harry Kane kemudian menyamakan kedudukan tiga menit kemudian, melompat untuk menyambut tendangan sudut Ben Davies dan mencatatkan gol ke-99-nya di Liga Inggris. (rtr/ant)
Bali Post/ant
OPTIMIS - Pebulu tangkis Indonesia Kevin Sanjaya (kanan), Gregoria Mariska Tunjung, dan Jonatan Christie memberikan keterangan persiapan atlet bulu tangkis Indonesia yang akan berlaga pada kejuaraan Daihatsu Indonesia Masters 2018 di Jakarta, Senin (22/1) kemarin. Pebulu tangkis Indonesia optimis meraih hasil terbaik pada kejuaraan Daihatsu Indonesia Masters 2018 yang juga menjadi arena persiapan menuju Asian Games, berlangsung pada 23-28 Januari mendatang.
Lyon Pangkas Jarak dengan PSG Paris Gol indah di akhir pertandingan Memphis Depay membawa Oympique Lyonn menang 2-1 atas tamunya Paris St Germain (PSG) pada pertandingan Liga Prancis, Senin (22/1) kemarin. Kemenangan di Stadion Groupama itu membawa peringkat kedua Lyon memangkas keunggulan dengan tim pemuncak klasemen itu menjadi delapan poin. Depay mengemas gol pada menit keempat masa tambahan waktu untuk membawa Lyon mengoleksi 48 poin dari 22 pertandingan. Sementara PSG, yang tidak diperkuat Neymar karena cedera, dengan koleksi 56 poin setelah kekalahan keduanya musim ini. Pada laga yang berjalan keras itu, Dani Alves mendapatkan kartu merah pada menit ke-57 akibat menekel dengan kasar Tanguy Ndombele. PSG lengah pada menit kedua ketika Nabil Fekir membuka gol dengan ten-
Bali Post/rtr
LAMBAIKAN TANGAN - Gelandangan Real Madrid Luca Modric melambaikan tangan usai mencetak gol ke gawang Deportivo La Coruna pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (22/1) kemarin. Real Madrid mencukur tamunya 7-1.
dangan bebas dari jarak 30 meter. Tim tamu mendominasi penguasaan bola namun kehilangan kecepatan dan kreativitas Neymar, yang absen pada pertandingan ini karena cedera paha. Kylian Mbappe harus ditandu keluar lapangan setelah bertubrukan dengan kiper Lyon Anthony Lopes, namun dokter klub PSG Eric Rolland mengatakan tidak ada masalah serius dengan pemain muda Prancis itu. PSG menyamakan kedudukan pada fase akhir pertandingan ketika Layvin Kurzawa yang menerima umpan Alves, melepaskan sepakan voli yang mengenai mistar gawang dan masuk. Upaya PSG mencuri kemenangan mendapat pukulan saat, Alves diusir keluar lapangan akibat tekelnya terhadap Ndombele pada menit ke-57. PSG akhirnya kemasukan pada momen terakhir ketika Depay melepaskan tembakan keras yang mengarah ke sudut atas gawang di injury time.
Bali Post/rtr
RANGKUL - Memphis Depay (kanan) merangkul Nabil Fekir keluar lapangan setelah timnya Olympique Lyon menang tipis 2-1 atas PSG di Liga Prancis, Senin (22/1) kemarin.
Monaco menghuni peringkat keempat dengan 46 poin. Gol-gol dari Jorge, Rachid Ghezzal, dan Rony Lopes membawa klub kerajaan itu menang 3-1 atas Metz. Liga Jerman Robert Lewandowski dan Thomas Mueller masingmasing mencetak dua gol untuk membawa Bayern Munchen menang 4-2 atas Werder Bremen. Pasukan Jupp Heynckess itu memperbesar keunggulan di puncak klasemen Liga Jerman menjadi 16 poin. Lewandowski, yang absen pada pertandingan terakhir Bayern karena cedera lutut, membawa Bayern memimpin 2-1 dengan tandukan kerasnya pada menit ke-63. Ia kemudian membukukan gol lain pada menit ke-76 dengan sundulan kepala lainnya, setelah Bremen menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Niklas Suele. Pada babak pertama, pemain internasional Jerman Mueller menyamakan skor 1-1 setelah Bremen menciptakan gol lebih dhaulu lewat Jerome Gondorf. Mueller mengemas gol kedua enam menit sebelum pertandingan usai. Lewandowski kini mengemas 17 gol di Liga Jerman musim ini saat Bayern mengoleksi 47 poin. Bayer Leverkusen, yang menang 4-1 atas Hoffenheim, menduduki peringkat kedua dengan 31 poin. Schalke 04 membuang peluang merebut peringkat kedua setelah Niclas Fuellkrug mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-86 untuk Hanover 96, untuk bermain imbang 1-1. Schalke berada di peringkat ketiga dengan 31 poin, memiliki koleksi poin yang sama dengan Leverkusen serta RB Leipzig dan Borussia Moenchengladbach. (rtr/ant)
Jakarta (Bali Post) Pebulu tangkis spesialis ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo mengungkapkan ingin menyamai capaian prestasi pada 2017 untuk musim 2018 dan menjadikan Indonesia Masters sebagai langkah awal mereka mendulang prestasi bersama pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon. ‘’Untuk musim ini saya memiliki target pribadi pada 2018 minimal menyamai perolehan tahun lalu,’’ kata Kevin di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (22/1) kemarin. Untuk 2017 lalu memang menjadi capaian pribadi yang sangat gemilang bagi Kevin bersama Marcus. Mereka mampu menjadi kampiun di tujuh turnamen level Super Series dan dua kali menjadi runner-up di turnamen level yang sama. Sementara 2018 ini, dengan format baru turnamen dan ke-
tentuan satu pemain top harus mengikuti sedikitnya 12 turnamen, Kevin bertekad memberikan yang terbaik untuk usahanya dan menjadikan turnamen level 4 (Super 500) grade II, Indonesia Masters 2018, menjadi pembuka jalan kesuksesannya tersebut. ‘’Ini sebagai awal turnamen yang saya ikuti di tahun 2018, karenanya saya ingin memberikan yang terbaik, apalagi bermain di kandang,’’ ujarnya. Dengan menawarkan hadiah total 350 ribu dolar AS, turnamen ini menjadi naik kasta setingkat Super Series dari level Grand Prix Gold pada musim-musim sebelumnya. Dengan demikian, para pemain yang akan berlaga di turnamen ini juga bukan pemain sembarangan, yang otomatis menjadi motivasi tersendiri bagi Kevin dan Marcus di samping ekspektasi tinggi para penggemar bulu tangkis. ‘’Saya sendiri punya
motivasi untuk memenuhi ekspektasi para penggemar, itu saya anggap bukan tekanan dan saya menikmatinya,’’ kata Kevin. Optimistis Kevin sendiri juga dimotivasi oleh keinginannya untuk menebus kegagalan ‘’di kandang’’ pada musim 2017 lalu yaitu di turnamen Super Series Premier Indonesia Terbuka 2017 karena cedera. ‘’Selain itu, saya ingin menebus kegagalan ketika bermain di Indonesia Open tahun lalu. Saat itu saya memang kurang maksimal karena menderita cedera. Karenanya kali ini saya harus lebih baik,’’ ujar pebulu tangkis kelahiran Banyuwangi berusia 22 tahun tersebut. Di turnamen Indonesia Masters 2018 ini sendiri, Kevin/Marcus akan menghadapi wakil Thailand Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash di putaran pertama. (ant)
Chung Hentikan Langkah Djokovic Melbourne Juara enam kali Novak Djokovic harus terhenti pada putaran keempat turnamen tenis Grand Slam Australia Terbuka. Petenis Serbia itu tak mampu menghentikan permainan sengit Chung Hyeon mengalahkannya 7-6(4) 7-5 7-6(3), Senin (22/1) kemarin. Chung, peringkat 58 dunia, membuktikan dirinya sulit digoyahkan dan dapat merendam berbagai pukulan dari mantan pemain nomor satu dunia asal Serbia itu. Djokovic terlihat sering meringis dan menggerak-gerakkan sikunya yang pernah cedera. Petenis mantan nomor satu dunia itu kehilangan empat game awal dan meski ia bisa mengejar, Chung dapat merebut set pertama melalui tiebreak. Petenis Korsel berusia 21 tahun itu kemudian melesat lagi di set kedua dengan memimpin 4-1. Dan sekali lagi Djokovic dapat mengejar namun hanya sampai pada angka 5 sebelum ditutup oleh Chung 7-5. Permainan ketat kembali terlihat pada set ketiga hingga terjadi tiebreak,
dan Chung tidak memberi kesempatan Djokovic untuk menyulitkannya lagi. Chung maju ke perempatfinal untuk menghadapi petenis non-unggulan asal AS Tennys Sandgren, yang menyingkirkan unggulan kelima Dominic Thiem 6-2 4-6 7-6(4) 6-7(7) 6-3. Bagi Chung, kemenangan ini merupakan prestasi terbesar dalam kariernya. Ia juga sebagai petenis Korsel pertama yang mampu mencapai perempatfinal turnamen selevel grand slam. ‘’Saya tidak tahu bagaimana saya dapat menang malam ini. Saya merasa terhormat bisa bertanding melawan Novak, dan senang melihat ia tampil lagi di Tour,’’ kata Chung usai pertandingan di Melbourne itu. ‘’Saya mencoba meniru cara main Novak, karena ia adalah idola saya,’’ tambahnya. Sementara itu, Djokovic yang kembali bertanding setelah istiharat karena cedera siku itu mengakui penampilan Chung yang luar biasa. ‘’Selamat pada Chung atas penampilan yang luar biasa. Ia pantas menang,’’ kata juara grand slam 12 kali itu. (rtr/ant)
Bali Post/rtr
Petenis Korea Selatan Chung Hyeon.
16 Dua Peselancar Bali Ikuti Seleknas Tim AG
Denpasar (Bali Post) Dua peselancar Bali yakni Nyoman Suartana dan Gede Subagiasa saat ini mengikuti seleksi nasional (seleknas) pembentukan timnas Asian Games (AG) di Pantai Ancol, Jakarta Utara. Tercatat total 18 atlet yang mengikuti seleknas dan tim definitif diharapkan hanya berkekuatan 10 atlet. Pelatih selancar timnas Merah-Putih AG Wayan Sujana, di Denpasar, Senin (22/1) kemaBali Post/022 rin menjelaskan, dalam Gede Subagiasa seleksi selama 15 race, untuk nomor RSX putra, Nyoman Suartana peringkat pertama, disusul Gede Subagiasa, kemudian Susilo (Jatim), Hendra (Banten), Wirna (Jabar), dan Sandi (Kaltim). Sementara untuk nomor RSX putri, peringkat pertama diduduki Riyo (Jatim) dan Ratiah (Banten). Untuk nomor RS One Mix (campuran putra dan putri), urutan pertama Ridwan (DKI)/Nabila (DKI), disusul Dadang (Sulsel)/Kiky (Sulsel), Deky (Banten)/Neni (Kaltim). Wayan Sujana mengemukakan, pihaknya berniat menjaring skuad timnas AG, paling lambat akhir Januari nanti. Ia pun memutuskan, merekrut skuad timnas untuk RSX putra (2), dan putri (2), ditambah RS One mix (3 pasangan), sehingga totalnya berkekuatan 10 peselancar. ‘’Konsekuensinya, kami akan mendepak delapan peselancar. Sebenarnya, peselancar Bali Gusti Bagus Gopala Sulaksana juga dipanggil seleknas, tetapi yang bersangkutan sibuk belajar, karena masuk sekolah di SMA,’’ jelasnya. Dikemukakan, setelah merekrut 10 atlet, pihaknya bakak memproyeksikan mereka berlaga pada turnamen Singapore Open di Singapura, 7-11 Februari mendatang. Sujana bakal menerjunkan atlet Bali seperti Gopala Sulaksana, Gusti Ayu Candra Pertiwi Sulaksana, Duta Kirana, serta Gusti Danendra Menzel, ‘’Nyoman Suartana dan Subagiasa jika tidak diberangkatkan pelatnas, kami pun memasukkan nama keduanya membela Bali,’’ ungkap Sujana. Sujana sendirian menjadi pelatih selancar AG. Ia hanya dibantu mekanik. Bahkan, dirinya biasa menjadi pelatih merangkap manajer tim, sebagaimana pada Olimpiade, di Beijing 2008 silam. ‘’Saya hanya mendampingi Gusti Made Oka Sulaksana, yang terjun di Olimpiade,’’ kenangnya. (022)
olah raga
Barito Putra Menangi Derby Tim Kalimantan
Samarinda (Bali Post) -
Kesebelasan Barito Putra berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan rivalnya sesama tim asal Kalimantan Selatan, Martapura FC, dengan skor 4-2 pada laga lanjutan Piala Presiden 2018 grup B di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Kaltim, Senin (22/1) kemarin. Tim berjuluk ‘’Laskar Antasari’’ unggul dengan gol cepat Samsul Arief ketika pertandingan baru masuk di menit ke-2. Sayangnya, berselang sepuluh menit kemudian tim Martapura FC berhasil menyamakan skor
melalui Bissa Donald. Tim besutan Jacksen F Tiago yang lebih diunggulkan pada laga derby tim Kalimantan Selatan itu, akhirnya berhasil unggul kembali pada menit 45 melalui Samsul Arief.
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata menang tipis atas lawannya Kembali FC dengan skor 4-3 dalam uji coba di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Badung, Senin (22/1) kemarin. Kembali FC diperkuat sederet mantan pesepak bola Perseden Denpasar, seperti Made Anta Wjaya Mucin, Bambang Trijati, Vital Ximenez, Gede Galung Setyadi, Ketut Sudi Artawan Katos, Komang Merta Wibawa, Wayan Sumarjana, Agus Bulu Winarno, Lucky Adi Nugroho, Agus Wiranata, Budi Hertwig, dan Roni Sianturi. Pada 30 menit pertama, Kembali FC unggul di lini tengah, hingga memudahkan suplai bola yang menukik ke jantung pertahanan Mitra Devata. Sayangnya, Kembali FC lemah pada penyelesaian akhir (finishing). Kendati demikian, Kembali FC unggul lebih dulu 1-0 melalui serangan sayap hingga menjebol gawang Mita Devata. Mitra Devata menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui titik putih, yang dieksekusi sang
algojo Komang Mariawan. Penalti diberikan wasit, setelah pemain Mitra Devata Made Pasek Alit dijatuhkan di petak keramat. Pada 30 menit kedua, serangan rancak dengan bola tik-tak dari kaki ke kaki diperagakan anak-anak Mitra Devata. Mitra Devata unggul 1-0 melalui gol yang tercipta lewat tandukan Komang Mariawan, namun keunggulan Mitar Devata mampu disamakan 1-1 melalui gol yang diciptakan Sudi Artawan Katos. Gol sepakan Made Pasek Alit yang menggetarkan jala Kembali FC membawa Mitra Devata unggul 2-1. Pada babak 30 menit ketiga, pertarungan makin sengit. Komang Mariawan mampu mengoyak gawang Kembali FC, menuntaskan umpan matang Made Pasek Alit. Kembali FC mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, memanfaatkan kesalahan pemain Mitra Devata Ketut Tanjung Mudana yang kurang akurat mengoper bola, diserobot pemain Kembali FC, bahkan mampu menceploskan bola ke gawang Mitra Devata. (022)
Mitra Devata Menang Tipis Atas Kembali FC
Atlet Panjat Tebing Jateng Temi Bakal Mutasi ke Bali
Denpasar (Bali Post) Atlet panjat tebing asal Jateng Temi Lasa menyatakan keinginannya mengusung bendera Bali pada event nasional. Bahkan, suami atlet panjat tebing Bali Nadya Putri Virgita itu sudah bekerja di Bali dan tinggal mengurus administrasi kepindahannya. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Denpasar, Senin (22/1) kemarin menjelaskan, persyaratan mutasi atlet sudah dipenuhi, misalnya menikah dan bekerja di Bali. ‘’Saya juga mau mengontak jajaran pengurus KONI Jateng, termasuk Pengprov FPTI Jateng, guna mengurus surat pelepasan atlet,’’ kata Suwandi. Dia ingin Temi Lasa yang atlet nasional bisa memberikan pelatihan dan membagi ilmunya kepada atlet panjat tebing junior Bali. ‘’Kami sangat memerlukan tenaga Temi Lasa,’’ ujarnya. Di sisi lain, Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika belum mau berkomentar seputar rencana kepindahan Temi Lasa dari Jateng ke Bali. ‘’Saya bersedia memberikan statemen kalau sudah dilantik saat ini saya menjabat Ketua Umum FPTI Bali, tetapi belum dilantik,’’ kilahnya. Hanya, dirinya sebatas menerima informasi, pelatnas memberikan surat edaran yang menyebutkan bahwa atlet pelatnas dilarang tampil di ajang Porprov. ‘’Kenyataannya, Nadya meninggalkan pelatnas dan turun di Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. Pascahajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali, Nadya tak balik menghuni pelatnas lagi,’’ katanya. Sementara Temi Lasa yang juga atlet pelatnas memutuskan meninggalkan pelatnas, apalagi mereka ini pengantin baru. ‘’Saya sempat menanyakan mengapa meninggalkan pelatnas, Nadya hanya menjawab lebih nyaman di luar pelatnas. Saya pun tak punya hak menginterogasi lebih rinci lagi,’’ ungkap Yudi Atmika. Yang jelas, dirinya bangga jika benar Temi Lasa bisa mengusung bendera Bali, utamanya pada PON XX di Papua pada 2020 mendatang. ‘’Kami ingin menambah perolehan medali emas dari cabor panjat tebing,’’ jelasnya. (022)
Tim Anggar Junior Raih Dua Emas di Malaysia
Samarinda (Bali Post) Tim anggar junior Indonesia merebut dua medali emas, dua perak dan sembilan perunggu pada kejuaraan anggar SEAFF Championship 2018 di OCM Indoor Sport Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Manajer tim anggar Indonesia, Muslimin, Senin (22/1) kemarin, mengatakan emas Indonesia itu diperoleh dari kelas kadet degen putri perorangan atas nama Geby Novita asal Kalimantan Timur. Sedangkan satu emas lagi dari nomor degen junior beregu putri. Tim yang Indonesia yang mampu mempersembahkan medali emas tersebut adalah Ania Rohadatul (Kaltim), Agnes Destiana Putri (Kaltim), Rana Alzahra (Jateng) dan Aditya Risky Pambudi (DKI). Sedangkan tim Malaysia terdiri Putri Nur Fatihah, Jeanna Leila Alis Juna, Nyam Zhie-Yee dan Nur Sahla Zahra Bint di laga final. ‘’Melalui pertarungan yang cukup ketat, akhirnya tim Indonesia berhasil mengalahkan tim Malaysia dengan skor 45-32. Ini adalah emas kedua bagi tim Indonesia,’’ kata Muslimin. Menurutnya, pada hari terakhir pelaksanaan kejuaraan tersebut, atlet Indonesia selain merebut satu medali emas juga mampu merebut satu medali perak dan dua perunggu. ‘’Kami bersyukur telah mengakhiri pertandingan kejuaraan SEAFF di Malaysia ini dengan hasil memuaskan. Total tim Indonesia telah meraih dua emas, dua perak dan sembilan perunggu,’’ jelas Muslimin. Melihat hasil tersebut, Muslimin mengaku bangga pasalnya baru tahun ini tim Indonesia berhasil meraih medali emas selama berpartisipasi di kejuaraan SEAFF sejak 2010 di Brunei Darussalam. Di sisi lain, lanjut Muslimin, kejuaraan SEAFF yang mempertandingkan kelas kadet dan junior dinilai memiliki banyak kelebihan karena juga dijadikan sebagai media untuk melakukan regenerasi atlet terutama bagi Indonesia. Atlet yang diturunkan di kejuaraan anggar Malaysia ini, tambah Muslimin, juga akan dijadikan pelapis bagi atlet anggar Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. ‘’Mereka masih berpeluang untuk masuk dalam tim inti, asalkan punya grafik bagus selama pelatnas,’’ kata Muslimin menegaskan. (ant)
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Memasuki babak kedua, Barito Putra tetap mengambil inisiatif menyerang dan berusaha memperbesar skor keunggulan. Sayangnya, agresivitas serangam pemain Barito tersebut justru berbuah petaka. Melalui skema serangan balik, justru penyerang Martapura FC Bissa Donald berhasil menyamakan skor menjadi 2-2, melalui gol yang tercipta di menit 55. Ady Setiawan kembali membawa tim Barito unggul melalui golnya pada
menit 66. Tiga menit kemudian giliran Kapten tim Risky Pora menyumbangkan gol dan menjadikan skor keunggulan menjadi 4-2. Keunggulan 4-2 untuk Barito Putra bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Tambahan tiga poin membawa tim Barito Putra menduduki puncak klasemen grup B dengan nilai 4. Sementara Martapura FC masih belum beranjak dari posisi juru kunci, dengan nilai 0, akibat dua kali hasil kekalahan. (ant)
Bali Post/ist
TIM KARATE - Kepala SMP Dharma Wiweka Denpasar Drs. Nyoman Mariana, M.Si. melepas tim karate sekolah guna berlaga pada Kejurda Inkanas Piala Kapolda IV/2018, di GOR Ngurah Rai, 2325 Januari. Tim SMP Dharma Wiweka menerjunkan 12 atletnya, terdiri atas tujuh putra dan lima putri. Persiapan tim karate SMP Dharma Wiweka sejak November 2017 lalu yang ditangani pelatih Wayan Puja (DAN IV karate). Para karateka digenjot mulai fisik, diasah mentalnya, serta dibekali teknik kumite dan kata.
Laga Grup E Pindah ke Stadion Kanjuruhan
Bali Post/ant
KUALIFIKASI - Pesepak bola Bali United Fadil Sausu (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Borneo FC Aulia Hidayat (kanan) dalam pertandingan babak penyisihan Grup D Piala Presiden di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Bali United akan menghadapi Chiangrai United di Singha Stadium, Chiang Rai, Thailand, Selasa (23/1) ini pada pertandingan kualifikasi Liga Champions Asia.
Serdadu Tridatu Siap Hadapi Chiangrai United Bangkok Laga penting babak kualifikasi Liga Champions Asia akan dilakoni Bali United (BU) saat bertandang ke markas Chiangrai United di Singha Stadium, Chiang Rai, Thailand, Selasa (23/1) ini. Terkait laga tersebut, kapten tim BU Fadil Sausu mengaku dirinya dan seluruh pemain Bali United sudah siap untuk meraih hasil positif. Fadil juga mengakui bila dirinya sudah pernah mendengar bagaimana kekuatan Chiangrai United yang menurutnya merupakan tim yang cukup tangguh terutama di Liga Thailand. ‘’Saya mewakili rekan-rekan pemain lainnya sudah sangat siap 100 persen untuk pertandingan besok melawan Chiangrai. Saya pribadi mendengar bila Chi-
- KONSTRUKSI BAJA, - PINTU BESI HARMONIKA - PINTU BESI GRANT - ROLLING DOOR - KUSEN ALUMINIUM - ATAP TWINLITE
angrai United salah satu tim bagus di Thailand. Mereka tim kuat yang sulit untuk dikalahkan,’’ ujar Fadil Sausu. Kendati memuji kekuatan Chiangrai United sebagai tim yang kuat, namun hal tersebut bukan berarti mengurangi optimisme Fadil Sausu dan pemain Bali United lainnya. Menurutnya, segala persiapan yang telah dilakukan akan menjadi modal untuk tim Serdadu Tridatu di laga besok. ‘’Kami datang jauh-jauh dari Bali tentu ingin berusaha meraih hasil yang maksimal. Tim pelatih juga telah mempersiapkan strategi untuk kami terapkan besok. Mudah-mudahan dengan modal persiapan yang telah kami jalani, kami mampu meraih hasil maksimal besok,’’ kata Fadil. (kmb/r)
JL. PULAU BACAN 27 TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 FAX. 224778 DENPASAR - BALI C.0000045-BKL
Jakarta (Bali Post) Penyelenggara Piala Presiden 2018 memindahkan laga Grup E dari sebelumnya di Stadion Gajayana, Malang, ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, karena kondisi stadion yang tidak layak. ‘’Perpindahan harus dilakukan karena kondisinya tidak memungkinan untuk menggelar laga. Ini demi menjaga kemampuan terbaik dari masing-masing tim di pertandingan tersisa,’’ ujar anggota Panitia Pelaksana (OC) Piala Presiden 2018 Tigor Shalom Boboy, Senin (22/1) kemarin. Arema FC selaku tuan rumah di Grup E Piala Presiden 2018 menyadari tidak baiknya kondisi Kanjuruhan. Untuk ituk manajemen Arema mengirimkan surat permohonan pindah untuk laga tanggal 25 dan 30 Januari 2018 kepada panitia Piala Presiden 2018 dengan nomor 056/SEKRARM/1/2018 yang ditandatangani oleh General Manager Arema FC Ruddy Widodo. Arema FC menyebut ada beberapa pertimbangan atas kebijakan perpindahan stadion tersebut. Selain karena kondisi permukaan lapangan yang tidak bagus dan faktor cuaca. ‘’Kami mendapatkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bahwa Kota Malang dan sekitarnya akan dilanda hujan setiap hari dalam dua pekan ke depan.
Jadi akan berisiko jika kami tetap melangsungkan pertandingan di Stadion Gajayana,’’ kata Media Officer Arema FC Sudarmadji. Dengan perpindahan ini, artinya laga Grup E pada 25 Januari 2018 yakni Persela Lamongan versus Bhayangkara FC dan PSIS Semarang kontra Arema FC, serta di 30 Januari 2018 PSIS Semarang versus Persela Lamongan dan Arema FC berhadapan
dengan Bhayangkara FC digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang. Piala Presiden 2018 sendiri sudah berjalan hingga pekan kedua. Di Grup E, juara Liga 1 2017 Bhayangkara FC masih memimpin klasemen sementara dengan tiga poin hasil menang dari PSIS Semarang. Arema FC dan Persela Lamongan berada di posisi kedua dan ketiga setelah bermain imbang di laga terakhir. (ant)
Bali Post/ant
PINDAH - Pesepak bola Arema FC Thiago Furtuoso (kiri) berebut bola dengan Jodi Kustiawan (kanan) dari Persela Lamongan dalam Kompetisi Piala Presiden di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/1) lalu. Pertandingan sisa Grup E akan dipindahkan ke Stadion Kanjuruhan karena Stadion Gajayana tidak layak dipakai.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Pon, 23 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dicari Tukang Masak Pengalaman Masak Chinese Western Indonesia India Hub.08123637000
LOWONGAN Dcr Admin Pengalaman Telp.081338278481
B.BP.001.01.18.0001069
B.BP.001.01.18.0000998
Dicari Staff Marketing yg Handal Hub.085100842017
B.BP.001.01.18.0001063
Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G1,8JtTdr Dlm 082237496717/081999776071
B.BP.001.01.18.0001034
Cr Sopir Srbt bs Matik bs bw Mersi Alpad Hub.085238127777
B.BP.004.01.18.0001065
Dcr Sales and Front Desk, IT Social Media untuk Agent Property pengalaman, Bahasa Ingris + Komp. lamaran email : agentbali@gmail.com atau kirim ke F1 Jln.Mertanadi No.107 Kerobokan 081558900410 B.BP.004.01.18.0001029
Dcr Staff Wanita untuk Kantor Notaris di Kuta Hub.758761
Dcr FO Male untuk Villas+SIM A H.8476626/info@thebuahbali.com B.BP.001.01.18.0001072
Dcr Karyawan Pria SMU/Sederajat KTP,SIMC utk Bag.Teknis Lapangan Pasilitas Gaji UMK,Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke CV Gong Dewata Tlp.0361-722709/ 0361-728443/081246383864
B.BP.154.01.18.0001070
Dcr Kywn Srbtn Wnt,Tdr+Mkn dlm Gj s/d 2Jt T.087861783753
B.BP.001.01.18.0001000
Dcr Sopir u/KontrakBulanan,Mbl Calya Ijin Prwsta,087862127626
B.BP.001.01.18.0001068
Dcr Tkng Potong Blnan/Borongan Hub Indah Garment(0361)463708
B.BP.001.01.18.0001047
Dcr Tng Serabutan Pria Max30Th Hub:085100522885 Lokasi Dps
SERVICE
AHLINYA MELANCARKAN
MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT
WA. 085237466203 C.0000707-BRJ
BALI WANGI
WC
M. CUCI KULKAS
CHELEER FREZEER Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC
BERGARANSI 6 BULAN
C.0000620-SRV
JASA KURAS
B.BP.001.01.18.0001041
SERVICE
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
C.0000710-BRJ
TOYOTA
Inova Diesel Th’2005 Type G silver 135jt Ng,H.087861555677
DIJUAL TANAH Dijl Tnh Lok.Nyanyi Tnh Lot Ls 60 Are View Villa sdh Diaspek Hub:081558065085/085100767800
B.BP.001.01.18.0001051
B.BP.001.01.18.0001044
B.BP.004.01.18.0000992
B.BP.001.01.18.0001045
RUPA-RUPA
DEWATA JAYA TEKNIK FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
Jl. Raya Pemogan No. 172
� 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001052-SRV
SERVICE
PELUANG BISNIS
PRO TEKNIK
Peluang BIT COIN
AC 50rb
Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja)
CUCI
KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER JASA KURAS 0821 4689 3375
BALI WANGI
WC
LIMBAH 0819 9907 4576
MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
C.0001033-SRV
RUPA-RUPA
PROMO ALL NEW DAIHATSU
Modal Min 10$ = Rp.139.000
Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz.
DISKON BESARBESARAN
RAJA BUNTU
C.0000620-brj
WC
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081 338 013 066 C.0000972-BRJ
DIJUAL MOBIL
PROSES CEPAT & MUDAH
READY STOCK NEW VARIAN
KTP LUAR BISA
BUNGA RINGAN 0,3%
TENOR s/d 8TH
C.0000659-PB
0877 6129 5235 081 238 450 210
ATASI :
B.BP.001.01.18.0001037
LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI
0877 6129 5235 081 238 450 210
Garansi 1 bulan
DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko Ukuran 6x8, Jl.Setia Budi, Hub:081246014465
Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
AC AC
082 236 620 990 081 939 797 598
�
WC MAMPET SALURAN AIR, WASTAVEL DLL TANPA BONGKAR Garansi
B.BP.004.01.18.0000991
Dicari PRT Wanita Tidur Dalam belum nikah Hub:085333468877
NEW TERIOS DP 30Jtan
PICK UP DP 5Jtan
081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000496-MBL
HONDA promo di awal tahun Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal
A TERIM R TUKAAH TAMB
PROMO SUZUKI ERTIGA
CARRY
FUTURA
15
DP 5 Jt-an
DP
Jt-an
IGNIS
DP
5
Jt-an
HUB AYU 085238555858
C.0000395-MBL
JASA KONSTRUKSI
JASA KONSTRUKSI � DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR
HUB.
081 338 744 141 087 860 300 744 C.0000674-JK
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000599 -BKL
FOTOCOPY
B.BP.159.01.18.0001060
RUPA-RUPA Puji Syukur Atas Terkabulnya Doa Novena 3xSalam Maria *Gama
B.BP.001.01.18.0001042 Dcr Baker Pengalaman bisa buat B.BP.164.01.18.0001067 B.BP.001.01.18.0001036 Distributor Ban&Oli Membutuhkn Roti / Cake Hub.08123637000 B.BP.001.01.18.0001057 B.BP.001.01.18.0000914 Avanza G18 DP 42,6Jt Kredit 5th Dijl Tnh Ls.7,8 Are Akasia XV. B.BP.001.01.18.0000999 1.Salesman Umur Max .30Th, Siap Bnt Adm Pjk Bln/Th-SPT TaLangsung A/N T.087762984309 Jl Masuk 5 Mtr.HP:085100854585 Pendidikan Min SMA.2.SPG Min Prsh Nas Membthkan Staf AccounDIJUAL MOBIL hunan&Byrkn Pjk H.082146447060 B.BP.159.01.18.0001061 B.BP.001.01.18.0001048 ting, S1 Akuntansi,Usia Max B.BP.001.01.18.0000355 30Th.Bawa Lamaran ke Banoli DAIHATSU Kijang Grend Extra’94 Sot Velk18 T44A SHM 500m Pantai Area Villa Spesial Kolam Hias+Tebing buat27Thn,Pengalaman Diutamakan Motor Jl.Buluh Indah No.75 DPS Jual Sirion 2012,Type M,Matic Lam.PT.Tempo Jl.Antasura 21 Dps Ungu Metalik,Hub:08113437680 Sgt Terawat, Hub:08123900272 Lks.Tabanan.75Jt/A085257539923 an-lukis dinding,081 237586699 (Toko Ban Goodyear)
B.BP.001.01.18.0000965
ANTI BUNTU
B.BP.004.01.18.0001028
B.BP.001.01.18.0001062
B.BP.164.01.18.0001066
B.BP.004.01.18.0001039
Dicari Kasir MinSMA suka Kerja Keras Hub.081237172650/WA
B.BP.001.01.18.0001031
DIJUAL RUMAH Hanya dg 595 sdh dpt Rmh siap huni,Siluan Pnatih,081558041018
Dibutuhkan Guru untuk TPA di Renon,Hub:081236889579 Dcr Admin,Wanita Max 25Th, Nusa Dua.Hub:081239691058
B.BP.001.01.18.0001032
B.BP.001.01.18.0001074
B.BP.001.01.18.0001046
B.BP.001.01.18.0001071
B.BP.001.01.18.0001038
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
B.BP.001.01.18.0000902
Cr Sales,Supir,Staf Gudang Gj Tinggi.081558096445/4745296
Dcr pengawas Lapangan Arsitek Akunting,Daerah Ubud.Kirim CV ke: suryakembarbali@yahoo.com
B.BP.001.01.18.0001088
Dijual Tanah Perumahan 2,73 HA KEHILANGAN Dsn.Penyalin Tabanan,5 Mnt dr Hlg BPKB No:I-09590866-O DK900 Polsek kota Tbn,Hub:0811394850 BC, an DRA.A.A.Mahadewi Sadhaka
Kav Jl.Permata Pering 10km dr Hlg BPKB R22149 DK4110VR an. *Harrier 2.4 LPrem Th’08 AsDK* SUZUKI *H.Jazz RS Th’2011 Putih AsDK* Prempatan Tohpati, 087862127626 Loman Rinta A1.P.Samosir Sgr Ertiga GX’2013 Putih 140jt B.BP.001.01.18.0000996 B.BP.009.01.18.0001043 APV’2015 GX 128jt,085100856999 *Avanza G Th’2010 Mulus AsDK* Tnh 2 lok:Jl Intan II Gatsu T. Hlg Pipil Luas Tanah 1100m2 B.BP.141.01.18.0001054 *Hub.0361-464168/081238116467* &Pering Gyr,H.Nego,08123848286 Kelas 085 A.N I Komang Suama B.BP.141.01.18.0001053
B.BP.001.01.18.0000995
Cr Karyawati Min.SMK multimedia Usia Max.23Th H.081338251999
Dibutuhkan Segera Sales. Lamaran ke Jln Siulan-Penatih. Hub:087860810128/085738490709
TOYOTA
B.BP.001.01.18.0001058
Dicr Karyawan/ti Koperasi Min SMU Hub.0361-736606 Krobokan
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Agya’15 awal, pth mls, 96.750jt nego smst baru 0878860575696
B.BP.141.01.18.0001050
B.BP.001.01.18.0000964
Dicari Supir B1 Berpengalaman Hub.08123637000
Dcr Mekanik Bisa Buka Pasang Ban Mobil,Umur Max 35Th,LakiLaki.Bawa Lamaran ke Banoli Motor,Jl.Buluh Indah No.75 Dps (Toko Ban Goodyear)
MERCEDEZ
*Mercedes C250 AMG Th’2016 KM4Rb Hitam Istw,081999315168*
Informasi pasang iklan Telepon
BRIO HUBUNGI :
PUTU OKA
JAZZ
HR-V
081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL
B.BP.001.01.18.0001049
Telah Hilang BPKB No.R/002299/ VI/14 a.n. Francisca Sagita. Bg yg menemukan Hub.081239799089
B.BP.001.01.18.0001073
Hlg SHM No.925 L.300m2 A/N I Md Sumitra Almt.Dauhwaru
B.BP.159.01.18.0001056
HEWAN Jual Anjing Haskey Champion Hub.081246666167
B.BP.001.01.18.0001055
EKONOMI
18
Selasa Pon, 23 Januari 2018
DPR Berencana Bahas Kontroversi Impor Garam
Jakarta (Bali Post) – Komisi IV DPR-RI berencana untuk membuat rapat gabungan dengan Komisi VI DPR-RI dan berbagai kementerian serta lembaga terkait dalam rangka membahas mengenai permasalahan kontroversi impor garam. ‘’Komisi IV DPR-RI akan melakukan rapat gabungan dengan Komisi VI DPR-RI, bersama dengan Kemenko Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Badan Pusat Statistik, dan PT Garam,’’ kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Michael Wattimena saat membacakan salah satu hasil rapat kerja dengan KKP di Jakarta, Senin (22/1) kemarin. Michael Wattimena memaparkan, rapat gabungan yang masih belum ditentukan jadwalnya tersebut dalam rangka membahas kebijakan impor garam yang telah diputuskan pemerintah. Keputusan lainnya adalah Komisi IV DPR-RI menolak dilakukan impor garam tanpa
rekomendasi dari Menteri Kelautan dan Perikanan sesuai amanat Pasal 37 UU No. 7/2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam. Menteri Susi, terkait dengan permasalahan impor garam, dalam rapat kerja tersebut juga menginginkan adanya koordinasi antara Komisi IV DPR (yang membawahi sektor kelautan dan perikanan) dengan Komisi VI DPR (yang membawahi sektor perdagangan). Hal tersebut, lanjutnya, agar petani garam nasional yang telah susah payah memproduksi garam di berbagai daerah tidak dirugikan, sehingga juga bisa menjadi acuan dalam program kerja KKP pada tahun 2018 ini. Sebagaimana diwartakan, pemerintah siap mengimpor 3,7 juta ton garam industri untuk memenuhi kebutuhan agar industri mampu membuat perencanaan yang baik guna mendorong ekspansi bisnis. ‘’Kita memutuskan 3,7 juta impor saja, tapi itu tidak sekaligus
juga, kita lihat berapa kemampuan sebulan,’’ kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution seusai rapat koordinasi terbatas mengenai garam industri di Jakarta, Jumat (19/1). Darmin mengatakan, permintaan impor garam industri disampaikan Kementerian Perindustrian mengingat garam industri tidak diproduksi di dalam negeri, padahal komoditas ini dibutuhkan untuk mendorong produksi. Ia menambahkan, angka 3,7 juta ton sudah disesuaikan dengan kebutuhan garam industri per tahun, sehingga apabila Kementerian Perdagangan dalam setahun ini ingin melakukan impor, tidak perlu lagi meminta rekomendasi Kementerian Kelautan dan Perikanan. ‘’Peraturannya tetap di KKP, tapi impor garam industri tidak memerlukan rekomendasi setiap kali impor, itu nanti di Kemendag dengan batas 3,7 juta ton. Tadinya tidak pernah ada batas-batas, pokoknya dikasih kewenangan impor,’’ kata Darmin. (ant)
Soal Harga Listrik
PLN Harus Transparan
Denpasar (Bali Post)Rencana PLN membangun Jabali Crossing berkekuatan 500 kV tidak hanya ditentang PHDI, tetapi juga Kadin Bali. Karena selama ini PLN menjual listrik ke industri pariwisata di Bali dengan harga lebih mahal. Seharusnya keuntungan dari penjualan listrik yang mahal tersebut digunakan untuk membangun pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT). Untuk itu, Kadin Bali meminta PLN buka-bukaan soal harga listrik. ‘’Kita ingin Bali mandiri secara energi dan memanfaatkan EBT. PLN harus berani beli mahal listrik dari EBT itu. Karena dia jual ke industri pariwisata di Bali mahal,’’ cetus A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Ketua Umum Kadin Bali. Ia menuturkan, pengusaha hotel dengan 30 kamar membayar listrik PLN cukup mahal. Setiap bulannya Rp 100 juta. Jika kamar hotel 100, berarti pengusaha hotel harus membayar listrik lebih dari Rp 200 juta per bulan. Sementara untuk vila yang jumlah 30 kamar, biaya listrik yang dibayar setiap bulannya Rp 75 juta. Menurutnya, listrik yang dijual ke industri pariwisata harganya lebih dari USD 25 sen per kWh. Padahal PLN membeli listrik dari Jawa hanya USD 6,5 sen per kWh, sehingga keuntungan yang didapat PLN sangat besar. Oleh karena itu, Kadin meminta PLN transparan terhadap masalah harga tersebut. ‘’Kadin meminta PLN buka-bukaan masalah harga. Berapa dia jual ke industri, berapa dia jual ke masyarakat yang katanya disubsidi. PLN Bali surplus kok, keuntungannya besar. Masyarakat Bali membeli listrik dengan token,
Rupiah Melemah
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (22/1) sore, melemah sebesar 32 poin menjadi 13.347 per dolar AS setelah pada hari sebelumnya ditutup pada 13.315 per dolar AS. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan bahwa mata uang dolar AS bergerak menguat terhadap rupiah meski terjadi shutdown atau penghentian sementara operasional pemerintahan di Amerika Serikat. Imbal hasil obligasi AS yang meningkat menjadi salah satu faktor penopangnya. ‘’Pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang meningkat berimbas pada terapresiasinya laju dolar AS. Pelaku pasar pun memanfaatkan kondisi itu untuk beralih ke dolar AS,’’ katanya. Kendati demikian, lanjutnya, pelemahan rupiah relatif terbatas mengingat fundamental ekonomi nasional cukup kondusif seiring dengan inflasi yang stabil sehingga akan menjaga momentum pemulihan ekonomi. ‘’Selain itu, sentimen shutdown pemerintah AS juga dapat membatasi pergerakan dolar AS,’’ katanya Analis Monex Investindo Futures Faisyal menambahkan, shutdown pemerintahan AS dapat membuat investor menjauhi aset-aset keuangan dari Negeri Paman Sam itu, sehingga apresiasi dolar AS bisa tertahan. ‘’Menjauhnya investor karena shutdown pemerintah AS serta adanya outlook untuk pengetatan moneter lebih lanjut dari bank sentral Jepang dapat membuat dolar AS bergerak turun,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (22/1) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.334 dibandingkan posisi sebelumnya 13.331 per dolar AS. (ant)
Alit Wiraputra itu harganya bahkan bukan USD 25 sen per kWh tapi USD 28 sen per kWh,’’ ujarnya. Karena itu, keuntungan yang didapat dari tingginya harga listrik seharusnya bisa untuk membangun pembangkit EBT dan seharusnya Bali bisa mandiri secara energi. Kalaupun nantinya listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik EBT lebih mahal, lebih dari USD 18 sen per kWh, menurutnya, industri pariwisata tidak masalah untuk membeli dengan harga segitu. Karena saat ini pun harga listrik PLN sudah mahal. Kata dia, PLN selalu beralasan pembangunan pembangkit dari EBT butuh investasi yang besar. Investasinya bisa mencapai Rp 1,2 triliun untuk mendapatkan daya listrik 20 MW dari pengolahan sampah TPA Suwung. ‘’Pengolahan sampah ini memang investasinya cukup besar. Hampir 5 kali lipat lebih besar dari PLTU dan energi lainnya. Padahal kalau energi yang lain seperti PLTU untuk 200 MW butuh investasi Rp 1,2 triliun. Sehingga dengan dibeli
oleh pemerintah dengan harga USD 6,5 sen, tidak masuk,’’ bebernya. Karenanya PLN harus mau membeli listrik dari pengolahan sampah itu di atas USD 18 sen per kWh. Sebelumnya General Manager PLN (Persero) Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan, dengan adanya Jabali Crossing tidak hanya akan menghindarkan Bali dari defisit listrik, tetapi harga listrik di Bali menjadi lebih murah. Dengan adanya Jabali Crossing, harga listrik bisa semakin murah dan semakin berwawasan lingkungan. ‘’Bukan hanya dari sisi keandalan yang harus kita perhatikan, tapi juga dari sisi ekonomis,’’ ujarnya. Ia mengatakan, harga listrik bisa lebih murah karena pembangkitpembangkit yang dibangun dengan 35.000 MW ini, hampir 26.000 MW dibangun di Jawa. Pembangkit yang dibangun ini skalanya 600 MW bahkan 1.000 MW yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan pembangkit yang lama. Contoh Biaya Pokok Produksi (BPP) dari PLTU adalah USD 4,2 sen per kWh, BPP PLTGU USD 4,6 sen per kWh. ‘’Itu lebih rendah dari BPP yang ada saat ini. Kalau nanti itu beroprerasi, BPP PLN akan turun, tarif listrik akan turun. Kalau mau pembangkit lain, apakah dari sisi skala dan ekonomis bisa membuat BPP kita turun? Kan itu juga harus menjadi salah satu perhatian. Karena kita tidak bisa hanya melihat dari sisi kecukupan, keandalan tapi juga ekonomis,’’ tandasnya. Hanya, ia belum bisa memastikan nantinya berapa harga listrik dengan Jabali Crossing. ‘’Namun di Jawa Bali, yang paling mahal adalah biaya BPP pembangkit di subsitem Bali,’’ pungkasnya. (kmb42)
Bali Post/ant
GARAM - Petani mengarungkan garam yang baru dipanen di Penggaraman Talise, Palu, Sulawesi Tengah. Garam di wilayah itu tidak bisa mencapai produksi maksimal disebabkan faktor cuaca, terutama intensitas hujan yang cukup tinggi.
Lima Langkah Strategis Jaga Inflasi Jakarta (Bali Post) – Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menyepakati lima langkah strategis untuk mendukung upaya menjaga inflasi 2018 agar tetap berada dalam kisaran sasarannya 2,5-4,5 persen. ‘’Rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat secara khusus menyepakati lima langkah strategis. Yang pertama adalah menjaga inflasi volatile food maksimal di kisaran 4-5 persen dengan memastikan kecukupan pasokan pangan,’’ kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman di Jakarta, Senin (22/1) kemarin. Adapun upaya menjaga inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) antara lain dengan mengelola kesiapan produksi antarwaktu, memperkuat cadangan pangan pemerintah dan tata kelola operasi pasar oleh Bulog, memperbaiki manajemen produksi melalui penguatan kelembagaan petani (corporate/cooperative farming), pengelolaan produksi dan pascapanen khususnya pengeringan dan pergudangan, serta pemasaran dan meningkatkan tingkat rendemen dan kualitas beras melalui revitalisasi penggilingan. Upaya lainnya itu menyalurkan Rastra Bansos dan Bantuan Pangan Non-Tunai sesuai dengan jadwal dan dengan kualitas yang terjaga, embangun sistem data produksi yang akurat melalui pembangunan dan pemanfaatan e-commerce untuk pangan, serta memfasilitasi sinergi petani dan industri hilir. Adapun langkah kedua yang dilakukan yaitu mengatur besaran dan timing kenaikan kebijakan administered prices serta mengendalikan dampak lanjutan yang berpotensi timbul, dalam
hal terdapat kebijakan penyesuaian administered prices. ‘’Langkah strategis ketiga yaitu memperkuat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia, antara lain melalui penyelenggaraan Rakornas Pengendalian Inflasi pada 2018 dengan tema ‘’Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Mendorong Momentum Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif serta Berkualitas’’. ‘’Langkah strategis berikutnya yaitu memperkuat kualitas data untuk mendukung pengambilan kebijakan dan memperkuat bauran kebijakan Bank Indonesia untuk memastikan tetap terjaganya stabilitas makro-ekonomi,’’ ujar Agusman. Inflasi yang rendah dan stabil berkontribusi positif pada upaya penguatan momentum pemulihan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Realisasi inflasi 2017 yang tercatat 3,61 persen, melanjutkan pencapaian sasaran inflasi (3-5 persen) selama tiga tahun berturut-turut mampu berkontribusi positif dalam men-
jaga daya beli masyarakat, dan menjadi penopang bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari koordinasi pengendalian inflasi yang kuat antara Pemerintah dan Bank Indonesia. Pada 2018, inflasi diperkirakan tetap terkendali dalam kisaran sasaran inflasi 2,5-5,5 persen didukung penguatan koordinasi untuk memitigasi risiko dari global dan domestik yang dapat mengganggu pencapaian sasaran inflasi. Koordinasi kebijakan meliputi konsistensi kebijakan moneter dan fiskal dalam menjaga stabilitas inflasi serta penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat-Daerah dalam meminimalkan risiko kenaikan inflasi dari komoditas pangan dan komoditas strategis yang diatur oleh pemerintah. ‘’Ke depan, pemerintah dan Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dalam rangka mencapai sasaran inflasi jangka menengah sebesar 2,5-4,5 persen di 2019, serta 2-4 persen di 2020 dan 2021,’’ kata Agusman. (ant)
Tentukan Kelas Mutu Beras
Pengusaha Beras Harus Registrasi Produknya Denpasar (Bali Post) Pengusaha beras atau pengusaha penggilingan padi per Januari tahun 2018 harus mendaftarkan berasnya ke Dinas Ketahanan Pangan untuk menentukan kelas dan mutu beras. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana, M.M. mengatakan telah menerima beberapa pendaftaran dari pengusaha penggilingan padi. Mardiana mengatakan,
beras yang masuk ke wilayah Bali harus teregistrasi. Pengusaha beras atau pengusaha penggilingan beras akan mendapat sertifikat prima. ‘’Apakah premium atau medium tegantung kualitasnya,’’ ujarnya, belum lama ini. Begitu juga beras dari Bali ketika dikirim ke luar Bali juga akan dimintakan tanda registrasi dan sertifikatnya. Selama ini beras yang beredar belum
ditentukan kualitasnya, sehingga cenderung beras yang beredar adalah beras curah. ‘’Ini kita tingkatkan agar semua beras bisa dalam bentuk kemasan, sehingga konsumen jelas membeli beras medium atau premium dan konsumen tidak merasa dirugikan,’’ tandasnya. Sertifikat tersebut berlaku selama tiga tahun dan setelah itu harus diperpanjang. Dalam periode tertentu, beras tersebut juga
akan disurvei untuk memastikan konsistensi kelas mutu beras. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 31 Tahun 2017 tentang Kelas Mutu Beras. Tidak hanya penentuan beras medium atau premium namun juga beras khusus. Maka dari itu diperlukan laboratorium untuk menentukan kelas dan mutu beras tersebut. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan komisi teknis yaitu
Universitas Udayana. Peraturan ini berlaku sejak awal tahun 2018, setelah Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKPD) terbentuk. Diakui, karena baru terbentuk, pihaknya masih kewalahan karena keterbatasn ang-
garan. ‘’Dana anggaran pemerintah terbatas. Karena untuk mendapatkan sertifikat prima persyaratannya macam-macam. Yaitu SDMnya, alat-alatnya, kebersihan lingkungan,’’ pungkasnya. (kmb42)
19
Selasa Pon, 23 Januari 2018
Terkait Penagihan
Warung Global
Hotel Mesti Serap Produk BUMDes
DALAM acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (22/1) kemarin, membahas tentang pernyataan Bupati Tabanan Eka Wiryastuti yang meminta toko berjaringan menyerap 30% produk Badan Usaha Milik Daerah (BUMDa) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta UKM seperti yang tercantum dalam peraturan bupati (perbup). Bupati Eka mengancam jika 170 toko berjaringan tersebut melanggar maka izin usahanya akan dicabut. Arya, pengunjung warung, menyebutkan akan lebih tepat bila aturan tersebut diterapkan di hotel-hotel dan di restoran-restoran. Produk-produk BUMDa dan BUMDes juga akan lebih efektif distribusikan atau diperjualbelikan ke koperasi-koperasi kantor dibandingkan dijual ke toko berjaringan yang notabene milik pengusaha besar. Suardana menilai aturan tegas Bupati Eka positif tapi yang penting harganya bersaing dibandingkan produk-produk lainnya dan kualitasnya mesti lebih bagus. Jika dijual lebih mahal dari yang sudah ada di pasaran, dia khawatir produk BUMDa maka tidak akan laku. Sementara itu, Mahayadi justru lebih menekankan keberadaan toko berjaringan dibatasi karena mematikan usaha toko-toko yang kecil milik masyarakat lokal. Bayangkan sekarang setiap desa ada 4 hingga 5 buah toko berjaringan dan saat ini tidak terkontrol. Penyerapan produk BUMDa ke toko berjaringan tidaklah seberapa untungnya. Lebih baik BUMDa dan BUMDes buat koperasi sendiri dan menjual langsung ke konsumen. Febri dan Fera melihat pemerintah masih banyak membela pengusaha besar dan mematikan pedagang kecil dengan terus memberikan izin toko berjaringan. Memang program yang
dilontarkan ini sangat baik dan dirinya setuju tetapi jangan hanya sebatas wacana saja dan hangat-hangat tai ayam. Putu Artha malah pesimis dengan program ini karena produk yang dijual di toko berjaringan berbeda dan lebih modern, jarang menjual buah-buahan, beras merah dan kopi bubuk tetapi lebih banyak yang sachet. Toko berjaringan harus dibatasi. BUMDa seharusnya membuat toko sendiri atau menjual produknya ke supermarket. Kak Werda dan Tut Dawi berharap ancaman ini tidak hanya macan kertas, galak di meja tetapi jinak di lapangan. Perbup ini cukup bagus yang penting penerapannya konsisten dan betul-betul berani mencabut izin toko berjaringan yang melanggar aturan. Jangan sampai ada main mata dan aturan dibuat untuk dilanggar. Lilis mempertanyakan mengapa produk BUMDa mesti dijual ke toko berjaringan apakah tidak laku? Dia juga menganggap jika dijual di toko modern tidak cocok. BUMDa dan BUMDes lebih baik dibina agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, sesuai segmen, layak jual dan gampang pemasarannya. Ancaman Bupati tersebut menurutnya salah sasaran. (kmb)
Periode Lalu
Dari Hal. 1
Demer sebagai representasi dari unsur Kosgoro/DPR-RI menggeser posisi A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) yang di periode lalu menjabat Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Wilayah Bali-Nusa Tenggara. Gus Adhi kini menjadi Ketua Departemen PP Wilayah Bali, didampingi anggota I Dewa Nida. Nama lain yang naik daun antara lain Ahmad Doli Kurnia. Mantan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang sempat dipecat Setya Novanto dari keanggotaan partai ini masuk di jajaran kepengurusan ini sebagai Wakil Ketua Korbid Pemenangan Pemilu (PP)
Sumatera yang diketuai Indra Bambang Utoyo. Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan struktur kepengurusan partai yang baru saja diumumkannya merupakan komposisi untuk menghadapi pemilu serentak 2019. ‘’Susunan dan strukturnya murni untuk menghadapi Pemilu 2019 dan Pilkada 2018,’’ kata Airlangga. Komposisi kepengurusan kali ini, menurutnya, lebih ramping karena hanya diisi oleh 251 orang. Jauh lebih ramping dibanding kepengurusan era Setya Novanto yang berjumlah 305 orang. Dari 251 orang tersebut, sebanyak 75 kader mewakili keterwakilan perempuan Golkar.
Percaya Saja
Dari Hal. 1
Dalam pertemuan itu, Charles juga menanyakan kepada pemilik perusahaan Delta Energy Investment Made Oka Masagung yang juga rekan dekat Setnov mengenai seberapa berpengaruhnya Setnov di e-KTP dan dijawab Made Oka Masagung ‘Sudahlah percaya saja sama dia (Setnov)’. ‘’Benar saudara mengatakan ‘terkadang kami membutuhkan blessing’ atau persetujuan orang-orang seperti Setya Novanto agar tidak dipersulit dan tidak dihambat?’’ tanya ketua majelis hakim Yanto. ‘’Ya,’’
jawab Charles. Selain Charles, vendor eKTP yang hadir di rumah Setnov juga adalah Dirut PT Sandipala Paulus Tannos sebagai penyedia chip e-KTP. ‘’Di BAP 16 katanya Paulus Tannos pernah minta modal ke Made Oka?’’ tanya hakim. ‘’Di luar pertemuan itu karena dia tidak punya modal untuk membeli mesin, jadi minta dicarikan pinjaman untuk mendapatkan uang ke Pak Oka Masagung.’’ ungkap Charles. ‘’Saudara juga menanyakan ke Made Oka Masagung siapa pemilik e-KTP lalu saudara
Selain Kementerian Kesehatan, TNI juga ikut membantu dalam memenuhi stok obat sesuai kebutuhan, dengan prioritas vaksin campak dan difteri serta alat kesehatan lainnya. Jumlah dan jenis obat yang dibawa disesuaikan dengan permintaan dari Asmat untuk mengendalikan
KLB gizi buruk dan campak. Meski demikian, kondisi gografis dan faktor ekonomi diharapkan tidak menjadi kendala signifikan dalam upaya pengendalian masalah kesehatan di Asmat. Sebelumnya juga telah dikirimkan 3 ton pemberian makanan tambahan ke Asmat dari Kementerian Kesehatan pada Selasa (16/1)
Percakapan ketiga adalah saat Made ingin bertemu dengan Setnov terkait penagihan. Setnov: Ya kak, halo? Made: Di mana Nov? Setnov: Gue di Kupang kak, baru Sabtu balik kak (tertawa) Made: Oke, aa kelihatannya itu ada problem tuh, aduuh Setnov: Yang mana Made: Nanti gua mesti laporkan Nov, yang si itu... penagihan.
Selain mengumumkan struktur yang baru, Airlangga juga menjelaskan terdapat nomenklatur baru dalam kepengurusannya. Yaitu Badan Harian Kajian Strategis serta Badan Penelitian dan Pengembangan. Dua posisi tersebut masing-masing dipimpin oleh Eko Wiratmoko dan Umar Juworo. Di bawah kepemimpinannya, Airlangga akan menitikberatkan pada tiga program utama yang harus dilaksanakan oleh semua kader yang ada di daerah. Yaitu Program harga sembako yang terjangkau dan tersedia; Memperbanyak lapangan pekerjaan; serta Penyediaan akses perumahan yang terjangkau. (kmb4)
menjawab multipartai merah kuning biru, memang partai apa?’’ tanya jaksa penuntut umum KPK Eva Yustisiana. ‘’Itu yang saya dengar dari pasaran, asumsi saya kuning itu Golkar, merah itu PDI-P, biru itu Demokrat,’’ jawab Charles. Pertemuan itu adalah pertemuan ketiga antara Charles dan Setnov. Charles mengenal Made Oka Masagung dari mantan mertuanya. Ia mengaku mendengar mengenai proyek e-KTP lalu menelepon Made Oka dan tiga minggu kemudian ia diajak ke rumah Setnov. (ant)
dan 10 koli obat campuran dari TNI pada Sabtu (13/1) menggunakan pesawat Hercules TNI-AU dari Bandara Halim Perdanakusuma. Selain adanya upaya yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat di Asmat pun diimbau untuk selalu memperhatikan kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar. (ant)
nih. Setnov: Di mana? Made: Nanti ajak dia makan siang, oo macet di Kuningan. Setnov: Ooh enggak kalau memang bisa maju gak papa. Made: Okee gua gua gua masih jemput tamunya sekarang. Setnov: Ooh ya wis. Siapa sih itu bos? Made: Itu namanya si jay dia itu oo. Setnov: Oo yang lu ngomong itu? ya ya ya.
Setnov: Oo ya oke oke oke.
Made: Iya yang bawa bawa duit buat kita cepek.
Made: Nanti kita ngomong deh ya.
Setnov: Ya ya ya ya. Made: Haa
Setnov: Oke oke oke
Setnov: Untuk investasi ya oke oke.
Made: Oke yuk selamat di sana. ‘’Saya lupa itu tentang apa tapi itu suara saya dan Pak Nov tetapi saya tidak ingat tentang apa,’’ ungkap Made mengomentari percapakan tersebut. Percakapan terakhir adalah pada 19 April 2012 Setnov: Gimana jadi ya? Made: Jadi dong jam sepuluh
Sesuai Kebutuhan Dari Hal. 1
Dari Hal. 1
Setnov: Oo gua udah nyampe nih. Made: Aah sudah nyampe Setnov: Ya. Made: Gua dah bilangin jam 10 ya. Setnov: Oh iya iya. Made: Ntar kalau besok kalau bisa lebih pagi gua lebih pagi gimana? Gua lagi ngangkut
Made: Oke. Setnov: Thank you thank you ricky. Made: Yak yak. Setnov: Lutfi ya. ‘’Siapa Pak Jay itu?’’ tanya JPU KPK Abdul Basir. ‘’Saya tidak ingat, itu siapa ya? Saya gak kenal, saya gak ngerti,’’ jawab Made. Dalam perkara ini Setnov diduga menerima 7,3 juta dolar AS dan jam tangan Richard Mille senilai 135 ribu dolar AS dari proyek e-KTP. Setya Novanto menerima uang tersebut melalui mantan Direktur PT Murakabi sekaligus keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, maupun rekan Setnov dan juga pemilik OEM Investmen Pte. Ltd. dan Delta Energy Pte. Lte. yang berada di Singapura Made Oka Masagung. (ant)
Budaya Berpindah Dari Hal. 1
Ia menyebutkan di daerah juga masih ada budaya berpindah-pindah. ‘’Karena itu kuncinya nanti akan saya sampaikan ke gubernur dan bupati, langkah lebih baik kalau itu direlokasi ke kota karena jumlahnya juga enggak banyak,’’ katanya. Namun, opsi itu juga harus mempertimbangkan adanya budaya berpindahpindah dan tentang kesiapan rumahnya sendiri. ‘’Saya kira pemkab, pemprov mampu, jangan semua dilarikan ke pusat, yang paling dekat ya… pemkab, tapi memang kalau sudah ke sana akan tahu dan medannya sangat berat dan terpencar-pencar,’’ kata Jokowi. Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang telah mengirim tim kesehatan ke Kampung Pedam, Distrik Okbab guna menangani kasus diare dehidrasi berat dan gizi buruk yang menimpa warga setempat. ‘’Tim yang dikirim sudah melakukan pengobatan kepada warga,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang Jeremias Tapyor ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Senin kemarin. Ia menjelaskan, tim juga sudah memberikan vaksin kepada balita di kampung
tersebut serta melakukan pendataan ulang terhadap warga yang sudah meninggal dunia, serta memberikan keterangan lainnya terkait dengan kondisi warga Kampung Pedam. ‘’Laporan awal yang kami terima dari tim kesehatan yang diturunkan, warga Kampung Pedam yang meninggal dunia tercatat 27 orang yang terdiri dari empat orang dewasa dan 23 orang balita,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, 27 orang itu meninggal dunia karena diare dehidrasi berat dan gizi buruk. Jeremias mengatakan, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang diturunkan bersama anggota TNI yang bertugas di Koramil 1702-01/Oksibil. ‘’Tim diberangkatkan ke Kampung Pedam pada Kamis, 18 Januari 2018, sekitar pukul 18.50 WIT dengan jumlah anggota tim sebanyak 12 orang,’’ ujarnya. Tim diberangkatkan dengan menggunakan pesawat berbadan kecil, yakni dua pesawat pilatus milik Associated Mission Aviation (AMA). Dia mengatakan 12 yang diturunkan ke daerah tersebut terdiri atas dua dokter, empat perawat, dua tenaga gizi dari RSUD Pegunungan Bintang, serta tiga anggota TNI dari Koramil Oksibil. (ant)
Cukup Bagus Dari Hal. 1
‘’Saya memberikan rekomendasi 2,1 juta ton karena menyadari dan melihat dan telah menginvestigasi hasil garam petani juga cukup bagus dan cukup banyak untuk mencukupi kebutuhan garam konsumsi masyarakat,’’ imbuhnya. Mendengar penjelasan Menteri Susi, sejumlah anggot a Komisi I V DPR mengaku terkejut dan kesal. Oleh karena itu, rapat Komisi IV DPR-RI menyepakati akan menggelar rapat gabungan Komisi IV DPR dengan Komisi VI DPR dengan menghadirkan kementerian terkait antara lain Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman, Badan Pusat Statistik, Menteri KKP,
Menteri Perindustrian, dan Menteri Perdagangan. Kesimpulan rapat lainnya, yaitu Komisi IV DPRRI menolak impor garam tanpa rekomendasi Menteri Kelautan dan Perikanan sebagaimana amanat Pasal 37 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam. Rekomend asi yang ti dak sesuai dengan KKP ini dipersoalkan DPR karena sesuai amanat undang-undang menyatakan bahwa impor hanya bisa dilakukan jika mendapat rekomendasi dari kementerian teknis terkait. Dengan demikian, Menko Perekonomian tidak mengindahkan ketentuan perundangan tersebut. (kmb4)
Keberadaan Novanto Dari Hal. 1
‘’Intinya kami mendalami lebih lanjut apa yang terjadi pada 15 dan 16 November 2017 tersebut dan juga tentu kami dalami proses medisnya seperti apa. Itu yang kami klarifikasi dalam pemeriksaan tersebut,’’ kata J Febri, Senin (22/1) kemarin. Terkait pemeriksaan Deisti, Febri menyatakan bahwa KPK ingin mengetahui sejauh mana saksi Deisti mengetahui keberadaan Novanto saat tim KPK melakukan proses penangkapan dan penggeledahan di kediamannya di Kebaroyan Baru, Jakarta Selatan. ‘’15 November 2017 kami datang ke rumah Setya Novanto. Pada saat itu tim juga bertemu dengan Fredrich Yunadi, tim juga bertemu dengan istri Setya
Novanto. Tentu kami lakukan pemeriksaan untuk mencari tahu sejauh mana Deisti mengetahui keberadaan Setya Novanto saat itu dan informasi-informasi lain yang relevan dalam kasus ini,’’ tuturnya. Sementara itu, Deisti memilih bungkam saat dikonfirmasi oleh awak media seputar materi pemeriksaannya. KPK telah menetapkan advokat Fredrich Yunadi dan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik atas tersangka Setya Novanto. Keduanya juga telah ditahan KPK. (ant)
Karna Janjikan Hadiah kepada yang Menunjukkan Arjuna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Delapan Puluh Dua)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DEMI menghormati Dewa Agni, Dananjaya telah mengalahkan para asura, termasuk ular-ular besar, manusia, burung-burung, para pishaca, yaksha, rakshasa menggunakan panah-panah surgawinya. Bahkan, Arjuna memberikan kepada Dewa Agni itu makanan yang diinginkan. Apa engkau ingat Karna, kata Prabu Shalya, pada peristiwa setelah membantai musuh-musuh dalam jumlah besar, dengan panah-panah sangat baik yang dilengkapi kemegahan matahari, Phalguna membebaskan putra Dhritarashtra itu sendiri yang merupakan para keturunan Kuru. Apa engkau ingat juga saat itu engkau paling pertama melarikan diri dibandingkan putra-putra Dhritarashtra yang cepat naik darah itu. Mereka kemudian dibebaskan para Pandava setelah Arjuna mengalahkan para pengelana angkasa dan para gandharva yang dikepalai Citraratha. Pada kejadian penjarahan sapi-sapi milik Virata itu para Kaurava mengguncang sejumlah besar baik manusia maupun binatang-binatang. Setelah sang Guru bersama putranya, demikian juga Bhishma dikalahkan oleh Kiritin, orang utama manusia itu. Kenapa, oh putra Suta, engkau tidak mengalahkan Arjuna saat
itu juga? Untuk kehancuranmu yang lainnya engkau sekarang menunjukkan dirimu sendiri. Jika engkau tidak melarikan diri karena ketakutan terhadap musuhmu. Ketahuilah, oh putra Suta, setelah engkau hadir di pertempuran itu nantinya engkau pasti dibantai oleh Arjuna. Sanjaya melanjutkan, ‘’Penguasa Madra itu bersungguhsungguh menyapa Karna menggunakan kata-kata kasar, selain itu mengeluarkan pujian-pujian kepada Arjuna. Belakangan putra Suta penghangus musuh-musuh itu dan panglima bala tentara Kuru itu digairahkan kemarahan. Kemudian mengucapkan katakata ini kepada Raja Madra itu.’’ Karna berkata, ‘’Biarlah terjadi demikian.’’ Kenapa, engkau larut memuji-muji Arjuna? Sebuah pertempuran hampir terjadi antara diriku sendiri dengan putra ketiga Pandu itu. Jika dia mengalahkan aku kemudian pujian-pujian ini akan dianggap sebagai ucapan yang bagus.’’ Sanjaya melanjutkan, penguasa Madra itu berkata, ‘’Terjadilah demikian,’’ dan tidak memberikan jawaban. Ketika Karna berkeinginan bertarung lalu menyapa Prabu Shalya. ‘’Teruskan,’’ kemudian sais kereta hebat itu memasang kuda-kuda putih.
Prabu Shalya sebagai sais kereta itu kemudian meneruskan melaju ke depan menemukan musuh besar Arjuna. Karna membantai prajurit-prajurit Pandava selama perjalanannya. Tampak seperti matahari sedang menghancurkan kegelapan. Karna berdiri gagah di atas kereta yang ditutupi kulit-kulit macan dan ditarik kuda putih yang dipasang di sana, Karna lalu meneruskan dengan hati gembira. Setelah itu melihat bala tentara para Pandava itu dengan cepat menuju Dhananjaya. Sanjaya berkata, ‘’Setelah Karna, membuat gembira bala tentara paduka, dia berangkat menuju pertempuran. Kemudian Karna berbicara kepada setiap serdadu Pandava yang berjumpa dengannya, dengan kata-kata ini: ‘Dhananjaya yang berbudi luhur, kuda-kudanya putih aku akan memberikan apa pun kekayaan yang dia inginkan. Jika setelah mendapatkan itu menjadi tidak puas. Sebagai tambahannya aku akan memberikan kepadanya siapa saja yang menunjukkan Arjuna kepadaku, sebuah gerobak penuh dimuati permata-permata dan juga batu-batu mulia. Jika tidak puas orang yang menunjukkan Arjuna itu kepadaku, akan
aku berikan seratus lembu dan kendi–kendi untuk memerah susu binatang-binatang itu. Aku juga akan memberikan dusundusun utama kepada orang yang menunjukkan Arjuna kepadaku. Aku akan memberikan kepadanya sejumlah gadis berambut panjang dengan mata hitam dan sebuah kereta ke dalam mana dipasangi bagal-bagal putih. Jika itu tidak memuaskan, orang yang menunjukkan Arjuna kepadaku akan aku berikan kereta-kereta lainnya. Kereta-kereta itu terbuat dari emas, memiliki enam ekor banteng yang dipasang di sana sebesar gajah-gajah. Aku juga akan berikan kepadanya seratus gadis yang dihiasi per-
hiasan-perhiasan dengan baju berkerah emas, corak warna kulit bersih dan sempurna menyanyi dan juga menari. Jika itu tidak memuaskan orang yang menunjukkan Arjuna kepadaku, aku akan berikan kepadanya seratus ekor gajah, seratus buah dusun dan seratus buah kereta serta seratus ribu ekor kuda yang berkelahiran utama, gemuk, jinak dan dilengkapi banyak sifat baik, juga mampu menarik kereta-kereta karena sangat terlatih. Aku akan memberikan juga kepada orang yang menemukan Arjuna itu empat ratus ekor lembu, masing-masing memakai tanduk keemasan beserta anakanaknya. (bersambung)
Sloka 18.2 Sri-bhagavan uvaca Kamyanam karmanam nyasam sannyasam kavayo viduh sarva-karma-phala-tygam prahus tyagam vicaksanah Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda: Meninggalkan kegiatan berdasarkan keinginan material disebut tingkatan hidup untuk pelepasan ikatan (sannyasi) oleh orang bijaksana yang mulia. Menyerahkan hasil segala kegiatan disebut pelepasan ikatan (tyaga) oleh orang bijaksana.
16 Pages
Tuesday, January
23, 2018
Philippines raises volcano alert again; hazardous eruption seen imminent
2018 January 23,
hazardous signifies a level 5 alert
towns. ash to distant and could carryhave to stay home of their “(People) to get out masks,” they intend
of if have to wear after a eruption is underway. has run out Monday houses, they volcano on Albay provinceand more people Bichara said. (rtr) likelier, prompting at its Mayon most emergency funds once government also be heard alert level a hazardous eruption the country’s News can at Global be evacuated raised the Mayon, in “Bali Image” from 9.30 13, displacing would help arrived, said provincial activity made 96.5 since Jan. Bichara. He - The Philippines to stay indoors. financial Radio FM am. Listen to Al Francis MANILA in the wake of increased classes, urge residentspyroclastic material until 10.00 FM at http:// governor to suspend and the schools and m of 8 km (5 ordered schools Global Radio loud explosion following to close all spewing ash, lava, of Albay. ten2myradio.co to a radius ash fall warnings at http:// authorities expanded added. has been globalfmbali.lis central province streaming had amid people, http:// zero at the volcano. or live video ali.com and advise all avoid miles), he said the agency active volcano, residents in the explosion areas...it’s already li. to foot “We strongly Solidum radioglobalfmb nel/global-fm-ba “In some seismic activity along the close to 40,000 and tourists,
,
Paul Dergarabedian buster,” said with comScore. starring - Sony’s “Ju- senior media analyst comedy, has LOS ANGELES The action and Kevin Hart, to the Jungle” title busiJohnson office manji: Welcome weekend box “12 Dwayne kept overall domestic also year-to-date won its thirdtopping newcomers with has healthy with the with ease, “Den of Thieves,” ness million through Strong” andat 3,704 North American total at $730.1 from a year ago. 2.1% $137 $20 million Sunday, up total hit about same locations. war drama “12 Strong” The weekend’s from the million at million, down 6% “Split” opened Afghan with $16.5 when and took second for Warner Bros. frame in 2017 by followed with $40 million. 3,002 sites great performance “Den of Thieves” 2,432 venues. “Another unstoppable ‘Jumanji’ STXfilms’ with million from with $15.3 Post” finished fourth its the seemingly nominations pre-Oscar by a pair Fox’s “The at 2,851 venues and powers the while bolsteredStrong’ and $12 million of “The Greatest Showfifth weekenddebuts from ‘12 not fifth weekend a solid draw in of solid but this was over man” remained at 2,823 screens. ‘Den of Thieves,’ a tough weekend ago to the Jungle” enough to beat with $11 million to the year Shya“Jumanji: Welcomestaying power, weekend comparison of M. Night said. remarkable weekend and performance has shown 28% this to- stellar ‘Split,’” DergarabedianHemonly declining malan’s North American starring Chris had “12 Strong,” lifting its 33-day -- the 61st highest Shannon, to million million tal to $317 It’s Sony’s fifth highest sworth and Michael in the $14 is trailing of all time. of all time, titles been tracking range. The movie domestic grosser 2009 bestseller $17 million three Spider-Man centers on “Spider-Man: based Doug Stanton’s only the first which and last summer’s “Horse Soldiers,”operations officers in winsent to fight Homecoming.” is also singular fourth CIA paramilitary Special Forces immedithird, “Jumanji” office in its finishing and U.S. in Afghanistan ProsTaliban after ning the box weekends weekends to the after the Sept. 11 attacks. are solid, and fifth its first two “This is an ately for ongoing business(rtr) in second pects The Last Jedi.” “Star Wars: and unusual box office given its A Cinemascore. unprecedented a wide release blockfor trajectory
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte
in; o alert aga raises volcan inent Philippines eruption seen imm hazardous ationalbalipost.c
online: http://www.intern
Tuesday,
Strong, ‘Jumanji’ StaysStrong,’ ‘Den of Topping ‘12 $20 Million Thieves’ With
35 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
L O N A A T I E R N I N T
Volto PhilInstitute of(Phi- both residentszone, and airlines and a sum- visibility, especially recorded increased he told CNNwinds night, The Philippine the danger near the volcano sum- and “lava fountaining strong and Seismology from Sunday ahead, of the volcano,” Mayon adding that canology avoid flying Renato Solidum mit explosion” its alert on A ippines, The dan- indicating more explosions a hazardous mit,” agency chief volcs) raised eruption. signifying conference. to level 4, imminent, from level told a news 2,462-metre including a hazardous around the an eruphas been eruption is that such days” ger zone volcano or even 3, which warns (8,077-foot) be “weeks tion could
ustream.tv/chan
away.
REUTERS/Lucas
Jackson/File
Photo
ger Ed British sin s engaged Sheeran get friend to school born Cherry Sea
REUTERS/Jason
Ed Sheeran
to longhe is engaged said on Saturday 11. the age of was Britain’s riter Ed Sheeran school at Beyonce, singer/songw he first met at featuring No. 1 last year. - British whom LONDON Christmas a keen field-hockey Cherry Seaborn, Grammy winSeaborn, at Duke University 2015. time friend ginger-haired just before hits since studied worked
Lee
Gillan attend Welcome (L) and Karen
Johnson “Jumanji: Dwayne their film promoting January 4, 2018. Cast members China, a news conference in Beijing, to the Jungle”
The a fiancé player, a string of and later “Got myself wrote on an Insta- ner has enjoyed + (Plus) topped the in North Carolina financial district he new year,” of him and Seaborn. his debut album and reached No. in the Wall Street 2011 before transferring gram photo happy and in love, UK charts in States. New York well was of has yet “We are very are chuffed as 5 in the United“Shape of You” in back to England. the wedding single His single and our cats A date for (rtr) biggest selling xx.” to the Official to be announced. 26, and accountant 2017’s Sheeran, were pupils at the the UK, according and “Perfect”, 25, eastCompany, Seaborn, in Suffolk, in Charts same schooland began dating No. 106 Dps ern England Jl. Raya Puputan 148
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr
onal Bali
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
No Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
REUTERS/Rhadyz
Barcia
, Albay prov-
away from as they run 2018. the rice paddy January 22, Philippines passes through Students of Metro Manila, ince, south
cascading
volcanic
materials
from the
slopes of
Mayon Volcano
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
in Guinobatan
9 Elkomedor
Selasa Pon, 23 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
MAESTRO Wayan Limbak
Pencipta Tarian Kecak
Wayan Limbak adalah pencipta tarian Kecak. Limbak lahir pada 1897. Sekitar tahun 1930-an, ia bersama Walter Spies, seorang pelukis Jerman, memodifikasi tarian Sanghyang menjadi tari yang kerap ditarikan bagi wisatawan mancanegara itu. Dalam modifikasi tarian tersebut, Limbak dan Spies menyisipkan sebuah cerita yang diambil dari epos Ramayana. Cerita itu menuturkan peristiwa ketika Jatayu dan Hanuman bertempur untuk melawan pasukan Rahwana yang menculik Dewi Sinta. Selain cerita pertempuran Rahwana, Limbak juga memberikan sentuhan kisah Subali ketika bertempur dengan adiknya, Sugriwa. Dalam memopulerkan tariannya di kancah nasional maupun internasional, Wayan Limbak membawa grup tarinya ke berbagai festival internasional.
Bali Post/ist
PENCIPTA KECAK - Wayan Limbak, pencipta tari Kecak sedang menari.
- PEMERAN UTAMA PRIA TERBAIK Gary Oldman, “Darkest Hour” - PEMERAN UTAMA WANITA TERBAIK Frances McDormand, “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” - PEMERAN PENDUKUNG PRIA TERBAIK Sam Rockwell, “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” - PEMERAN PENDUKUNG WANITA TERBAIK Allison Janney, “I, Tonya”
TELEVISI - FILM TELEVISI TERBAIK/BEST ENSEMBLE CAST IN A DRAMA SERIES “This is Us”
Nicole Kidman
Bagian dari Perubahan
Aktris Nicole Kidman mendapatkan penghargaan sebagai aktor terbaik untuk serial televisi dalam ajang penghargaan Screen Actors Guild (SAG) 2018 untuk perannya dalam serial televisi “Big Little Lies”. Dia menggunakan momen itu tak hanya untuk mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kariernya, tetapi juga memohon kepada pelaku dalam industri hiburan terus mengedepankan kisah-kisah para perempuan. “Aku mohon agar industri tetap berada di belakang kami karena cerita kami bisa diceritakan. Ini baru awal dan aku sangat bangga menjadi bagian dari komunitas yang memicu perubahan ini,” kata Kidman. “Aku mohon para penulis, direktur, pihak studio dan pemilik modal bisa tertarik kepada kisah kami. Kami telah membuktikan bahwa kami dapat melakukan hal ini. Kami bisa terus melakukan ini, tapi hanya dengan dukungan dari industri ini,” sambung dia. Kidman tak gugup saat itu, padahal dia bekerja hingga pukul 01.00 sehari sebelumnya dan menderita flu. “Aku ingin bilang, Reese Witherspoon, Laura Dern, rekan-rekan akting-ku yang berbakat. Lalu Susan Sarandon dan Jessica Lange, aku menghormati kalian. Aku telah belajar dari kalian. Meryl Streep, Jane Fonda, Judy Davis, Isabelle Huppert, Shirley MacLaine, Judi Dench. Daftar ini sangat panjang dan aku ingin menyebutkan semuanya tapi tak bisa. Aku ingin mengucapkan terima kasih atas kinerja kalian untuk karir kalian,” tutur Kidman. Tentu saja, dia juga menghaturkan terima kasih pada suaminya, Keith Urban dan anakanak mereka. “Dan untuk keluargaku, aku bukan apaapa tanpa kalian. Ini sebuah berkah. Terima kasih untuk semua aktor yang memberiku kesempatan untuk mengatakan ini,” pungkas Kidman. (ant)
yaitu seni drama dan tari karena seluruhnya menggambarkan seni peran epos Ramayana. Fungsi tarian Kecak ini sebagai sarana hiburan. Selain itu, tarian ini sebagai sarana pertunjukan sehingga ada penyampaian pesan dan penerimaan pesan, tarian ini juga lebih mementingkan bentuk estetika yang lebih digarap sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Keunikan tarian Kecak-lah yang menjadikan tarian ini sangat terkenal hingga ke taraf dunia sehingga para wisatawan dalam dan luar negeri datang berbondongbondong untuk mengunjungi Bali Pada 31 Agustus 2003, Wayan Limbak tutup usia di Desa Bedulu, Gianyar, Bali. Ia meninggal di usia 106 tahun, meninggalkan karya yang tak terpisahkan dari Indonesia, khususnya Bali. (Pusat Data)
Bali Post/dok
- FILM TERBAIK/BEST ENSEMBLE CAST IN A MOTION PICTURE “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri”
Bali Post/rtr
Tarian Kecak ini ditarikan 50 sampai 100 orang dengan hanya menggunakan kain hitam dan ikat pinggang poleng tanpa baju membentuk formasi lingkaran. Nada musik untuk mengiringi tarian dilakukan dengan suara para penari yang bersahut-sahutan dengan mengucapkan kata “Cak”. Tari Kecak juga sering disebut dengan The Monkey Dance. Sekarang ini tari kecak sudah sangat populer baik di kalangan masyarakat Indonesia maupun di kalangan wisman. Tarian ini juga biasa disebut sebagai tari “Cak” atau tari api (Fire Dance) yang memadukan sendratari
KECAK INOVATIF - Salah satu adegan dalam pergelaran tari Kecak inovatif “Cepuk Wirasa” di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali.
LAYAR LEBAR
Nicole Kidman
Tarian yang dijuluki “The Monkey Dance” tersebut nyatanya tidak mengkhianati kreatornya. Tari Kecak telah berhasil menjadi tarian terpopuler di Indonesia dan dunia. Tari Kecak berawal dari tarian suci yang hanya dipergelarkan di pura, dan perpaduan seni musik atau suara yang mengiringi tarian suci tersebut. Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat. Tarian Sanghyang yang merupakan tarian sakral bagi ritual upacara di pura.
- AKTOR DRAMA TERBAIK Sterling K. Brown, “This is Us”
”Three Billboards” Menang Tiga Penghargaan di SAG Los Angeles (Bali Post) -
Film bergenre komedi gelap “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” memenangkan tiga penghargaan di Penghargaan Screen Actors Guild (SAG) pada Minggu (21/1). Dalam acara tersebut, kasus pelecehan seksual dan perlakuan tidak setara bagi para perempuan pekerja di Hollywood juga masih menjadi topik utama. Frances McDormand memenangkan penghargaan Aktris Terbaik dan Sam Rockwell membawa pulang penghargaan Aktor Pendukung Terbaik. Sedangkan Gary Oldman berhasil memenangkan penghargaan Aktor Terbaik karena perannya sebagai Winston Churchill
dalam “Darkest Hour”. Allison Janney memenangkan penghargaan Aktris Pendukung Terbaik dalam perannya sebagai seorang ibu di “I, Tonya”. Penghargaan SAG merupakan salah satu indikator dari Oscar yang digelar Maret mendatang. Nominator
penghargaan Oscar akan diumumkan pada Selasa (23/1) ini. Penghargaan SAG digelar dua hari setelah ratusan ribu perempuan melakukan demo di seluruh Amerika Serikat. Pemandu acara SAG, Kristen Bell, mengatakan perempuan kini sedang mengalami momen habisnya kesabaran. “Mari kita pastikan kita menuntut dengan empati dan tuntas karena ketakutan dan amarah tidak pernah memenangkan lomba,” kata Bell, bintang televisi “The Good Place” ini. (iah/rtr)
- AKTRIS DRAMA TERBAIK Claire Foy, “The Crown” - KOMEDI TERBAIK/BEST ENSEMBLE CAST IN A COMEDY SERIES “Veep” - AKTOR KOMEDI TERBAIK William H. Macy, “Shameless” - AKTRIS KOMEDI TERBAIK Julia Louis-Dreyfus, “Veep” - AKTOR MINI SERI TERBAIK/BEST ACTOR, LIMITED SERIES/TV MOVIE Alexander Skarsgard, “Big Little Lies” - AKTRIS MINI SERI TERBAIK (BEST ACTRESS, LIMITED SERIES/TV MOVIE Nicole Kidman, “Big Little Lies” - PENGHARGAAN SEUMUR HIDUP/ LIFETIME ACHIEVEMENT Morgan Freeman
Bali Post/rtr
MENANG - Frances McDormand merayakan kemenangan dengan didampingi para pemain “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” saat penghargaan Screen Actors Guild (SAG).
Motifora
Rilis ”Tetep Metimpal”
Motifora
Bali Post/ist
Setelah sukses lewat album pertama yang berjudul “Hitam Putih” dan album kedua “Sang Dewi”, Motifora mempersiapkan album ketiganya yang akan dirilis pada Mei 2018 mendatang. Berbagai persiapan pun sudah dilakukan, Di tengah persiapan penggarapan album “2117”, Motifora memilih untuk merilis single pembukanya yang berjudul “Tetep Metimpal”. Single tersebut telah resmi dirilis pada 17 Januari. Vokalis Motifora, Tu-
nick, mengungkapkan single “Tetep Metimpal” tidak masuk sebagai hits single. Di samping sebagai single pembuka, dirilisnya single “Tetep Metimpal” juga untuk menjaga eksistensi Motifora di belantika musik Bali. “Single ini kami persembahkan untuk pembuka album kami yang ketiga,” ungkap Tunick, beberapa waktu lalu. Single “Tetep Metimpal” mengisahkan tentang kisah percintaan. Cinta yang berakhir di tengah jalan. Meskipun hubungan sudah
berkahir, tetapi persahabatan (matimpal) tetap harus terjaga dengan baik. “Mungkin lagu ini bisa mengajarkan kita untuk tetap menjalin persahabatan di saat kita menjalin sebuah hubungan percintaan tetapi kandas di tengah jalan,” ujarnya. “Kami juga sampaikan jika single ini lumayan berbeda dari karya kami sebelumnya. Mulai dari arransemen, lirik dan juga temponya nge-beat. Bisa dibilang hampir 50% beda dari karya sebelumnya,” tandasnya. (win)