20 HALAMAN
NOMOR 6 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa kliwon, 23 agustus 2016 ’’Selama ini guru dipenuhi dengan aturan administrasi yang jauh dari bersinggungan dengan peningkatan mutu guru dan peserta didik, serta jauh dari tujuan utama memuliakan guru.’’
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
PENUTUPAN OLIMPIADE
Unifah Rosyidi Plt. Ketua Umum PGRI
Mendikbud Segera Atur Jam Mengajar Siak (Bali Post) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan sedang mengkaji peraturan yang membahas mengenai jam mengajar guru selama sepekan. ‘ Hal. 19 Guru Kelimpungan
BERAKHIR - Pesta semarak dengan aneka pertunjukan musik dan tari, serta kostum warna-warni di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Minggu malam (Senin 22/8 pagi WIB) menandai berakhirnya Olimpiade ke-31 di kota paling populer di Brasil tersebut. Dalam acara penutupan itu pula Wali Kota Rio de Janeiro Eduardo Paes menyerahkan bendera Gerakan Olimpiade kepada Gubernur Tokyo Yoriko Koike. Ibu kota Jepang itu akan menjadi tuan rumah Olimpiade ke-32 tahun 2020. (Beritanya di halaman 16)
Bali Post/ant
AMNESTI PAJAK - Menkeu Sri Mulyani Indrawati didampingi Wamenkeu Mardiasmo, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi memaparkan perkembangan pelaksanaan kebijakan amnesti pajak di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (22/8) kemarin. Menkeu mengungkapkan hingga Senin (22/8), dana deklarasi mencapai Rp 45 triliun, terdiri atas Rp 39,2 triliun dari dalam negeri dan Rp 5,8 triliun dari luar negeri. Adapun dana repatriasi sebesar Rp 1,5 triliun, dana deklarasi dari Singapura mencapai Rp 4,79 triliun dan repatriasi Rp 1,086 triliun.
Kerap Suarakan Dukung Ahok
SBY Ambil Alih Posisi Ruhut Sitompul
Jakarta (Bali Post) Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan menonaktifkan Ruhut Sitompul dari jabatannya sebagai koordinator juru bicara partai. Banyaknya faktor yang dianggap sebagai kesalahan menjadi keputusan partai mereposisi Ruhut. ‘’Tentunya bukan karena satu faktor. Dewan Kehormatan pasti mengawasi perjalanan setiap kader, jadi dan apa pun keputusannya telah menjadi keputusan partai,’’ kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/8) kemarin. Hal. 19 Keputusan Partai
Bali Post/ant
SURAT - Ruhut Sitompul menunjukkan surat dari SBY, Senin (22/8) kemarin.
Pengeluaran Keluarga Miskin di Bali
Setelah Beras, Beli Rokok Denpasar (Bali Post) – Masyarakat miskin di Bali rupanya banyak menyisihkan pendapatan mereka untuk membeli rokok. Pengeluaran untuk rokok, nomor dua setelah pengeluaran untuk beras. Artinya, memang masih ada korelasi antara rokok dan angka kemiskinan. Meskipun di Bali angka kemiskinan sudah turun dari 5,25% menjadi 4,25%. Kepala Bappeda Bali I Putu Astawa, Senin (22/8) kemarin, mengatakan pengeluaran masyarakat miskin itu dibagi menjadi dua, makanan dan nonmakanan. Untuk makanan, pengeluaran tertinggi pertama jelas beras. ‘’Nah yang kedua itu rokok. Ini maksudnya pengeluaran orang miskin dalam sebulan yang dihitung BPS, jadi bukan
yang menyebabkan miskin,’’ ujarnya. Sesuai data BPS Bali per September 2015, lanjut Astawa, pengeluaran penduduk miskin di perkotaan untuk rokok kretek filter sebanyak 5,50% dari pendapatannya. Sedangkan penduduk miskin di perdesaan, persentase pengeluaran mereka untuk rokok sebesar 3,43%. Ironisnya,
persentase untuk rokok ini jauh lebih besar dibandingkan pengeluaran mereka untuk pendidikan pada komoditas nonmakanan. ‘’Pengeluaran penduduk miskin di perkotaan untuk pendidikan itu 2,14%. Sedangkan di perdesaan hanya 1,24%,’’ jelasnya. Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengatakan, rokok sangat berkorelasi dengan angka kemiskinan di Bali. ‘’Ya jelas sekali, dia menghasilkan satu bulan Rp 1,5 juta tapi beli rokok Rp 1 juta. Justru biaya pendidikannya nomor 7, rokoknya nomor 2,’’ ujarnya. Parta menambahkan, hal ini tidak lepas dari murahnya harga rokok di Indonesia. Padahal di negara lain seperti Singapura,
Amandemen UUD 1945
Dukung Haluan Negara Model GBHN
Jakarta (Bali Post) Pimpinan MPR-RI bersama Badan Pengkajian MPR-RI telah merampungkan lima belas (15) masalah yang akan dibahas sebelum melakukan amandemen UUD RI 1945. Kendati demikian, pimpinan MPR memastikan hanya akan menindaklanjuti pembahasan lebih lanjut mengenai haluan negara. ‘’Mayoritas masyarakat mendukung gagasan reformasi sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN, Badan Pengkajian menilai dukungan masyarakat perlu dihargai, tetapi keputusan politik tetap perlu diambil,’’ kata Ketua Badan Pengkajian MPR-RI Bambang Sadono usai pertemuan di Gedung MPR, Jakarta, Senin (22/8)
kemarin. Pertemuan dihadiri antara lain Wakil Ketua MPR-RI Oesman Sapta, EE Mangindaan, Mahyudin, Bambang Sadono, ketua-ketua fraksi MPR-RI dan kelompok DPD-RI, Sekjen MPR-RI Ma’ruf Cahyono dan lain-lain. Adapun lima belas masalah kebangsaan tersebut antara lain soal reformulasi tata negara semacam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN), penguatan sistem presidensial, penguatan DPD-RI, penataan lembaga negara seperti Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY), ekonomi dan keuangan negara, dan sebagainya. Hal. 19 Kedaulatan Rakyat
Bali Post/ant
BERBINCANG - Ketua MPR Zulkifli Hasan berbincnag bersama Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Hidayat Nur Wahid sebelum rapat gabungan dengan pimpinan fraksi di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8) kemarin.
Kurangi Efek Jera
Rencana Revisi PP 99/2012
Yasonna Bantah Obral Remisi Jakarta (Bali Post) – Pemerintah berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Remisi. Banyak yang menyebutkan remisi ini ditujukan untuk meringankan hukuman narapidana kasus korupsi. Namun itu dibantah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Ia mengatakan revisi itu dilakukan untuk memperbaiki sistem peradilan. ‘’Orang-orang kan mikirnya seolah-olah kita mau meringankan (hukuman) koruptor. Cara berpikirnya saya tidak suka, seolah-olah mau bagi-bagi remisi. Padahal kita cuma mau menempatkan sistem (hukum) dengan benar,’’ kata Yasonna, Senin (22/8)
Thailand, bahkan Vietnam, harga rokok sudah jauh lebih mahal. Selain itu, rokok juga mudah didapat dan bisa dijual eceran. ‘’Penyebab utamanya kenapa perokok banyak di Indonesia karena di negeri inilah satu-satunya rokok itu diecer, jadi bisa dibeli di mana saja. Di warung, di pinggir jalan bisa dibeli batangan, sehingga setiap orang bisa beli. Jadi kalau ingin mengurangi perokok, salah satu caranya adalah dengan tidak lagi memberikan peluang penjualan rokok secara eceran. Itu yang paling penting,’’ tegas politisi PDI Perjuangan asal Gianyar ini. Hal. 19 Berusia Dini
kemarin. Dalam rancangan revisi PP tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan itu terdapat salah satu syarat yang akan dihilangkan, yakni ketentuan mengenai justice collaborator (JC). Merujuk pada UU Mahkamah Agung dan UU Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, rencana penghapusan ketentuan tentang JC telah sesuai dengan sistem peradilan di mana JC seharusnya ditempatkan dalam proses peradilan, bukan di dalam PP. ‘’Yang membuat PP 99/2012 ini tidak mengerti soal peradilan. Kalau JC ditaruh di PP maka akan berbeda dengan sistem peradilan kita,’’ ungkap Yasonna.
Terkait rencana revisi PP tersebut, Menkum HAM menegaskan tidak akan ada upaya jual-beli status JC di Kemenkum HAM karena ranah pemberian JC menjadi wewenang kejaksaan dan kepolisian. Yasonna juga memastikan pemberian remisi untuk pelaku kejahatan berat akan diputuskan secara ketat melalui pembahasan dengan lembaga hukum terkait, misalnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Narkotika Nasional (BNN). ‘’Kami akan bahas satu-satu, orang ini pantas tidak dapat remisi. Jadi tidak sembunyisembunyi (pemberian remisinya),’’ tuturnya. (ant)
Yasonna Laoly
PELAKSANA tugas (Plt) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, pemberian remisi kepada sejumlah narapidana korupsi akan mengurangi efek jera. ‘’Kami menyesalkan sebegitu banyak remisi sehingga membuat efek jera berkurang. Sebagai penegak hukum kami sudah membangun kasus sedemikian rupa sampai dakwaan dan tuntutan, tetapi setelah berkekuatan hukum tetap malah ada remisi yang mengurangi masa tahanan,’’ katanya, pekan lalu. Seperti diketahui Kemenkum HAM pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 memberikan remisi kepada mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang
menjadi narapidana kasus korupsi wisma atlet SEA Games 2011. Ia mendapatkan remisi sebanyak 5 bulan, sedangkan istrinya Neneng Sri Wahyuni mendapat remisi 6 bulan sebagai narapidana kasus korupsi pengadaan dan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Sedangkan untuk narapidana korupsi lainnya seperti Sutan Bhatoegana, Anas Urbaningrum, Andi Alifian Mallarangeng, Suryadharma Ali, Dada Rosada, Angelina Sondakh, mantan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo tidak mendapatkan remisi. Hal. 19 Penegak Hukum
DENPASAR
2
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
FIGUR Konsentrasi Sejahterakan Petani DPRD Badung berharap kebijakan bupati dalam berbagai bidang, benar-benar dirasakan masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat terus dapat ditingkatkan. Salah satunya adalah kesejahteraan para petani, menjadi salah satu konsentrasi pembangunan Badung. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan telah diangBali Post/par garkan jalan usaha tani (JUT) yang akan mempermudah petani membawa hasil produksinya. Selain itu, akan dilakukan mekanisme pembinaan petani, produksi hasil melalui program OVOP (One Village One Product). ‘’Sesuai penjelasan bupati, itu (JUT – red) telah dianggarkan. Di bidang produksi juga dianggarkan Rp 18 miliar melalui Dinas Pertanian. Ini sebagai bentuk keseriusan, kami apresiasi itu,’’ ungkapnya. Upaya tersebut, kata politisi PDI Perjuangan ini, diharapkan mampu membangkitkan pertanian dalam arti luas di Badung. Bahkan, dalam RPJMD Badung Semesta Berencana 2016-2021, ada lima tolok ukur RPJMD berkaitan dengan pertanian. Pertama sandang, pangan dan papan, kedua kesehatan, pendidikan, ketiga jaminan sosial dan tenaga kerja, keempat pariwisata, infrastruktur dan keuangan serta kelima agama, adat, seni dan budaya. ‘’Kami mendukung semua upaya yang dilakukan Bapak Bupati Giri Prasta. Kami berharap petani Badung betul-betul bangga menjadi petani,’’ pungkasnya. (par)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Tewas Ditabrak Moge SEORANG perempuan yang belum diketahui identitasnya (Mrs. X) meregang nyawa setelah ditabrak motor gede (moge) di Jalan By-pass Ngurah Rai, Padanggalak, Denpasar Timur, Minggu (21/8) malam lalu. Menurut Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Nuryana, Senin (22/8) kemarin, kecelakaan terjadi karena pengendara moge berinisial KM (46) diduga tidak memberikan prioritas kepada pejalan kaki. Waktu itu Mrs. X hendak menyeberang jalan dari barat. Sementara moge tersebut melaju dari selatan. ‘’Pengendara moge kurang hati-hati sehingga terjadi tabrakan. Akibat kejadian itu, pengendara moge mengalami hidung patah dan keluar darah, dislokasi pada bahu kanan dan punggung tangan kanan robek,’’ ungkap Nuryana. Sedangkan Mrs. X mengalami luka di dahi, memar di dada, perut dan kaki kanan. Kaki kirinya patah dan betis kaki kiri robek. ‘’Korban meninggal dunia di RSUP Sanglah,’’ ujarnya. (rah)
Suara Denpasar & Badung
Penari Semitelanjang pada HUT Jembrana Terkait dengan penari semitelanjang yang digelar pada HUT Jembarana, menurut saya, yang bertanggung jawab adalah pemimpin Jembrana atau Bupati Jembrana. Kenapa Pemkab tidak menyajikan event tahunan seperti jegog kolosal yang terkenal di Bali dan satu-satunya ada di dunia. Hal ini akan menarik wisatawan untuk datang ke Jembrana. Di samping Jembrana masih banyak punya permasalahan yang harus dengan cepat diselesaikan, kenapa harus seperti itu merayakan HUT-nya? Torek, Ubung.
Waspadai Gejala Hepatitis A MENINGKATNYA angka kejadian hepatitis A di kalangan masyarakat khususnya mahasiswa, terutama di daerah Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, telah menimbulkan kekhawatiran banyak pihak. ‘’Jumlah kasus terus meningkat dan jika tidak dilakukan upaya pencegahan maka KLB (kejadian luar biasa) bisa menjadi mewabah,’’ kata Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD.-KGEH., FINASIM., MMB., FACP., dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi, Senin (22/8) kemarin. H hepatitis A, lanjutnya, merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat ditularkan dari konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi partikel tinja yang mengandung virus hepatitis A. Jika tidak ditangani dengan baik, dapat berujung pada gagal hati. Tingginya angka kejadian hepatitis A di suatu wilayah tak lain karena penularan yang sangat mudah dari konsumsi makanan dan minuman dari sumber yang sama. Gejala hepatitis A akan timbul 2-7 minggu setelah terinfeksi virus. Mulai gejala ringan yang biasanya ditandai dengan kelelahan, sampai gejala lain berupa demam, nafsu makan hilang, mual, muntah, sakit kepala seperti layaknya gejala virus pada umumnya. ‘’Pencegahan yang dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi selain dengan selalu mengolah makanan secara higienis,’’ imbuhnya. Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Gede Wira Sunetra, MPPM. mengatakan, penyakit hepatitis A kerap menjadi KLB terutama di wilayah Bangli dan Karangasem. Penyakit hepatitis ada obat dan vaksinnya. ‘’Semua hepatitis ada obatnya yang disebut hepatoprotektor, sedangkan vaksin untuk hepatitis hanya tersedia untuk hepatitis A dan B,’’ imbuhnya. (may)
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : mendikbud segera atur jam mengajar Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/kmb23
ALAT BERAT - Sebuah alat berat terlihat di tengah perairan kawasan Benoa, Senin (22/8) kemarin. Pengoperasian alat berat ini terkait proyek pembangunan terminal Liquid Natural Gas (LNG) atau gas alam cair milik PT Pertamina Gas (Pertagas) di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali.
Proyek Padmasana Gedung Dewan Sedot Rp 1,5 Miliar
Denpasar (Bali Post) –
Setelah melakukan renovasi ruang sidang utama gedung DPRD Denpasar, kini proyek melebar ke Padmasana dan tembok panyengker. Proyek ini mulai dikerjakan Agustus ini hingga Desember 2016 mendatang. Dana yang dikucurkan untuk proyek ini mencapai Rp 1,5 miliar. Sekretaris DPRD Denpasar I Gusti Rai Suta yang ditemui, Senin (22/8) kemarin, mengatakan saat ini pembangunan Padmasana dan tembok panyengker didahulukan. Sedangkan untuk bangunan ruang pertemuan di sebelah utara ruang sidang utama, belum dilakukan. ‘’Itu
belakangan, yang ini dulu (Padmasana - red) diutamakan,’’ katanya. Proyek rehabilitasi Padmasana dan tembok panyengker gedung dewan tersebut dikerjakan oleh CV Alam Karya Sentosa dan pengawas CV Mana Jaya. Proyek ini ditarget rampung
pada 23 Desember 2016 mendatang. Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira mengatakan, sebenarnya rehabilitasi ini bersamaan dengan renovasi ruang sidang utama. Namun karena sempat salah gambar dan juga gagal tender, maka pengerjaan-
Soal Jaringan Narkoba Lapas Kerobokan
nya baru bisa dilakukan saat ini. ‘’Saya berharap pelaksana bisa melakukan pembongkaran hingga ke bawah, jangan hanya ditumpuk,’’ katanya saat melihat pengerjaan tembok panyengker gedung dewan, kemarin. Sementara untuk renovasi ruang sidang utama, digelontor dengan dana Rp 4,3 miliar. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK/pimpro) proyek renovasi ruang sidang atau interior gedung DPRD Denpasar Ir.
I Gede Cipta Sudewa, M.T. menyebutkan, proyek tersebut menelan dana Rp 4,3 miliar yang digarap PT Mardika Griya Prasta. Sedangkan untuk konsultan pengawasnya yakni PT Bikarma menelan anggaran Rp 101,7 juta. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Perombakan OPD
Kalapas Minta Polisi Tunjuk Hidung Denpasar Rancang 23 Dinas
PENGUNGKAPAN sejumlah kasus narkoba yang dilakukan petugas Sat. Narkoba Polresta Denpasar, rupanya kerap membuat lembaga lain menjadi puyeng. Salah satunya Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan, yang mana tersangka kerap mengaku narkoba yang didapat merupakan jaringan lapas. Misalnya pengakuan tersangka KD (41) yang dibekuk di Jalan Griya Nuansa Pratama, Jimbaran, Kuta Selatan. Dia mengaku mendapatkan narkoba dengan cara membeli dari seseorang di dalam Lapas Kerobokan dengan modus menempel. Selain itu, ada MKA (22) yang mengaku terjerumus bisnis narkoba karena diajak kakaknya yang mendekam di Lapas Kerobokan. Ada juga pengakuan LL (27) yang dibekuk di Jalan Pidada, Ubung, mengaku mendapatkan sabu-sabu dari AN yang ada di dalam Lapas Kerobokan. Begitu juga WS, mengaku membeli narkoba dari Lapas Kerobokan. Lantas, apa tanggapan Kalapas Kelas II A Denpasar atas pengakuan itu? Kalapas Kerobokan Slamet Prihantara, Senin (22/8) kemarin, menyatakan sejak menjabat sudah sering mendengar, jika ada tersangka
ditangkap polisi, mereka mengaku mendapatkan barang dari dalam lapas. Namun, menurut Slamet, pengakuan tersangka itu tidak semua benar adanya. Pengakuan tersangka perlu dibuktikan dan polisi mesti tunjuk hidung, karena selaku kalapas dia sangat benci dengan yang namanya narkoba. ‘’Kami akui tidak 100% kami bisa bersih. Namun kami akan berbuat semaksimal mungkin untuk menghalau narkoba masuk lapas. Jika ada pengakuan tersangka mendapatkan narkoba, itu bukan berarti narkoba ada di dalam lapas. Tetapi menurut pengakuan, didapat dengan cara menempel di luar lapas,’’ ujar Slamet Prihantara. Atas adanya pengakuan tersangka mendapatkan narkoba melalui jaringan lapas, Slamet mengaku bahwa dia siap bersama polisi melakukan pengecekan dan bahkan melakukan razia. Dia mencontohkan, pernah ada tersangka yang mengaku mendapatkan narkoba dari dalam lapas. Bersama polisi, pihak lapas merangkai pengakuan tersebut dan hasilnya ternyata tidak semua pengakuan itu benar adanya. Oleh karenanya, jika ada pengakuan seperti itu, Kalapas
mengajak aparat kepolisian untuk mengecek langsung ke lapas sehingga terang siapa jaringan dimaksud. Karena, pengakuan juga harus perlu adanya penelitian untuk pembuktian. ‘’Mari kita gerak sama-sama. Kami juga menduga ada jaringan terputus, sehingga mereka yang ditangkap mengaku mendapatkan barang di lapas,’’ sambung Slamet. Saat ini, lanjut Kalapas yang murah senyum ini, pihak lapas sudah berupaya maksimal mungkin untuk mencegah adanya narkoba masuk lapas. Salah satunya dengan melakukan razia. Bahkan, pihaknya sempat mengamankan pelaku yang diduga membawa narkoba dan kasus itu diserahkan ke Polres Badung untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Kalapas mengakui, ada orang lain atau pihak lain yang berupaya memanfaatkan kelengahan petugas lapas untuk memasukkan bendabenda terlarang ke dalam lapas. ‘’Kami tegaskan di sini, tidak ada pembiaran dalam penanganan narkoba. Jika ada terbukti, ya… kita serahkan ke Polres Badung,’’ tegas Slamet sembari mengatakan, dalam pengawasan tidak 100% bisa bersih karena keterbatasan personelnya. (asa)
Denpasar (Bali Post) Pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) No. 18/2016 tentang Perangkat Daerah yang merupakan turunan dari UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, akan mengubah susunan organisasi perangkat daerah (OPD) di masing-masing daerah. Tidak terkecuali di Pemkot Denpasar. Bahkan, Denpasar sudah membahas rancangan susunan organisasi yang akan diterapkan. Pemkot merancang sedikitnya 23 dinas dan beberapa badan. Pembentukan OPD ini mendapat tanggapan dari jajaran DPRD setempat. Diharapkan, pembentukan OPD ini tidak sampai menimbulkan tumpang tindih kewenangan. Karena dalam rancangan yang disodorkan eksekutif, dinilai ada beberapa bidang kegiatan yang akan tumpang tindih, seperti pelaksanaan Porsenijar. ‘’Kami berharap jangan ada tumpang tindih dalam pelaksanaannya nanti,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Denpasar Ir. Eko Supriadi, Senin (22/8) kemarin. Anggota dewan lainnya, A.A. Susruta Ngurah Putra, menilai rancangan pembentukan OPD dengan 23 dinas tersebut terlalu gemuk. Karena dalam PP 18 tersebut ada beberapa pilihan yang bisa dibuat sesuai dengan kondisi setempat. ‘’Saya sejak awal mempertanyakan, di mana letak efisiensinya ini,’’ katanya. Masalah lain yang masih diperdebatkan jajaran wakil rakyat ini, yakni beberapa bidang pekerjaan yang sangat krusial belum ada yang menanganinya. Misalnya saja, pembangunan gedung-gedung publik maupun pemerintah yang berskala besar, di mana akan ditempatkan. Semestinya bidang itu ada di Cipta Karya. Namun, Denpasar tidak merancang dinas atau bagian itu. ‘’Jadi, ini yang perlu sebenarnya diperdebatkan untuk mencari hasil yang lebih baik,’’ tambah Eko Supriadi. Sebelumnya, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat ditemui usai sidang paripurna DPRD di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, beberapa waktu lalu, mengatakan Pemkot masih mematangkan susunan organisasi tersebut untuk finalisasi. Sementara di tempat terpisah, Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar Desak Nyoman Widiasih, S.H., M.H. mengatakan, pihaknya sudah merancang empat alternatif struktur organisasi yang sesuai dengan PP No. 18 Tahun 2016 tersebut. Karena dalam ketentuan ini, masing-masing bidang memiliki skor untuk dijadikan salah satu kriteria dalam merancang organisasi kali ini. (kmb12)
Kasus Pembunuhan Polantas di Pantai Kuta
Motif Belum Jelas, Pengakuan Tersangka Diduga Palsu MOTIF kasus pembunuhan anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa hingga kini masih belum jelas. Pengakuan tersangka Sara Connor asal New South Wales, Australia tasnya hilang, diintip saat pancaran hingga ditindih oleh korban diduga palsu. Mengingat berdasarkan alat bukti yang diperoleh, polisi meyakini terjadinya kasus itu karena kedua tersangka mabuk. ‘’Sebelumnya pengakuannya palsu. Hari ini dia janji mengaku sejujurnya apa yang dilakukan. Tidak ada pelecehan oleh korban,’’ tegas Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo, Senin (22/8) kemarin. Kapolresta menegaskan, kemarin dilakukan pemeriksaan ulang terhadap kedua tersangka. Terkait pengakuan tersangka Sara ditindih oleh korban, Komb-
es Hadi mengatakan itu hanya pembelaan tersangka, padahal itu tidak terjadi. ‘’Itu keterangan salah Sara. Dari prarekonsturksi, Sara bersama David beli minuman (bir - red) di salah satu kedai dekat TKP. Prarekonstruksi juga memperagakan posisi Sara waktu di pantai, dia main air, pacaran, minum bir habis beberapa botol. Pengakuannya terjadi kehilangan dompet dan dua botol bir,’’ ujar mantan Kapolres Gianyar ini. Menurut Kapolresta, korban mengawasi dan memonitor di sekitar TKP. ‘’Kalau mengintip, kenapa pakaian dinas? Ada dua orang pacaran, ya… diawasi,’’ tandasnya. ‘’Hasil penyelidikan dan alat bukti, sebelum ke Pantai Kuta, kedua tersangka minum di bar. Saat pacaran di TKP, mereka juga minum bir. Jelas saat itu
mereka mabuk,’’ kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan. Kasat Reskrim membantah jika saat itu tersangka kehilangan tas dan diduga dicuri oleh korban. ‘’Tas tersangka (Sara red) ditemukan jauh dari mayat korban. Tidak masuk akal bila korban mencuri tas tersebut,’’ ujarnya. Dengan posisi mabuk, lanjut mantan Kapolsek Kuta Utara ini, tenaga kedua tersangka jadi lebih kuat dari normal karena dipengaruhi alkohol. ‘’Pecahan botol bir ukuran besar dan kecil banyak kami temukan di TKP. Ini menandakan tersangka banyak minum bir,’’ tegas Reinhard. Jika tersangka kasus pembunuhan dalam keadaan mabuk, kata perwira asal Sumatera
Utara ini, ancaman hukumannya bisa lebih berat. Beda jika pelakunya mengalami gangguan jiwa. ‘’Bedakan pelaku mabuk dengan gangguan mental. Kalau mabuk ancaman hukumannya bisa lebih berat,’’ tandasnya. Apakah ada pelaku lain? ‘’Belum mengarah ke sana. Penyidik masih fokus memeriksa kedua tersangka ini. Jika berkembang, pasti ditindaklanjuti dan saya kabari,’’ tandas Reinhard. Sementara itu pengacara tersangka David, Haposan Sihombing, S.H., berharap kliennya berterus terang terkait kejadian itu. Dilihat dari pasal yang disangkakan terhadap David, menurut Haposaan, tidak ada unsur perencanaan. Pasalnya, tanggal 16 Agustus malam dia menjemput pacarnya, Sara. Kliennya mengaku sem-
pat berkelahi dengan korban. David mengambil teleskop yang tergantung di leher korban, lalu dipukulkan ke kepala korban sebanyak dua kali. ‘’Pemeriksaan sudah masuk materi. Saya harapkan kejujurannya,’’ tegasnya. Sementara pengacara tersangka Sara, Erwin Siregar, S.H., menyebutkan terkait luka di pahanya, kliennya mengaku belum ingat penyebabnya. ‘’Pemeriksaan (sebelumnya) belum masuk ke materi. Hari ini semua detail. Klien saya mengatakan dirinya tidak bersalah, tidak terlibat dalam kasus ini,’’ tegasnya. Erwin berharap pemeriksaan menyangkut substansi bisa dilakukan. Sedangkan sampai saat ini, belum jelas permasalahannya sehingga kasus itu terjadi. (rah)
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
BADUNG
3
Rancangan APBD Perubahan Badung 2016
Naik 6,19 Persen, Pendapatan Dirancang Rp 4,07 Triliun
Bali Post/kmb23
JETSKY - Sejumlah wisatawan menikmati permainan jetsky di kawasan Pantai Sanur, Senin (22/8) kemarin. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah kunjungan wisatawan pada bulan Juni 2016 mencapai 405.835 orang. Jumlah wisman ke Bali pada bulan Juni 2016 naik 2,86 persen dibandingkan bulan Mei 2016.
Tower Bodong Belum Dibongkar, DKP Geram
Mangupura (Bali Post) – Sejumlah tower tak berizin alias bodong milik PT Tower Bersama (TB) belum dibongkar dan masih berdiri kokoh di taman median jalan. Tower tersebut masing-masing di Jalan By-pass Ngurah Rai, wilayah Kelan, dan di Jalan Sunset Road persimpangan Jalan Dewi Sri, Legian. Padahal, pemilik tower tersebut berjanji akan membongkar keseluruhan tower hingga batas waktu yang telah disepakati yakni Senin (22/8) kemarin. Nyatanya, hingga batas akhir deadline, hanya satu yang dibongkar yakni yang di Jalan By-pass Ngurah Rai. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung I Putu Eka Marthawan pun mengaku geram melihat kondisi tersebut. Dia mengancam akan mengeksekusi sendiri tower-tower tersebut. Pihaknya akan memberikan teguran keras kepada PT TB yang setengah hati menepati janjinya. ‘’Dari pantauan kami, hanya satu yang dibongkar. Padahal, hari ini (kemarin - red) adalah batas akhir pembongkaran. Kami akan berikan teguran keras, bila teguran juga tak diindahkan kami akan melakukan pembongkaran sendiri,’’ tegas Eka Marthawan saat dimintai konfirmasi, Senin kemarin. Menurutnya, sikap PT TB yang tidak menepati janji merupakan pelecehan terhadap pemerintah yang berniat memberikan pembinaan agar mereka taat terhadap aturan yang berlaku di Badung. ‘’Ini namanya pelecehan terhadap pemerintah,’’ ucapnya. Eka Merthawan juga menyayangkan sikap PT TB yang mengingkari kesepakatan. Padahal, kesepakatan itu telah tertuang dalam berita acara. Termasuk, pernyataan dari investor akan melakukan pembongkaran sendiri paling lambat dalam sem-
inggu terhitung sejak 15 Agustus 2016. ‘’Kami minta agar dibongkar dan kondisi taman dikembalikan seperti semula. Karena jelas towertower itu tidak memiliki izin sama sekali,’’ tegasnya. Sebelumnya, Kasat Pol PP I Ketut Martha menyatakan siap membantu pemilik tower bersama Dishubkominfo dalam hal pengamanan kawasan tersebut. Sementara dalam berita acara No. 660/849/DKP/2016 yang ditandatangani Kepala DKP I Putu Eka Merthawan dan Emanuel Agung dari PT TB selaku pihak kedua, pihak I keberatan dengan pemasangan tower di areal taman yang ada di Kabupaten Badung, mengharuskan tower-tower yang telah berdiri agar dibongkar secara menyeluruh, mengembalikan eksisting taman seperti semula. Terakhir, waktu pembongkaran satu minggu dari tanggal 15 Agustus 2016. PT TB dalam pernyataan itu tunduk dan bersedia melaksanakan apa pun keputusan rapat, tanpa ada pemaksaan. Selain menandatangani berita acara, perwakilan PT TB juga membuat surat pernyataan di atas materai Rp 6 ribu. Isinya, siap melakukan pembongkaran tower di areal taman di Kabupaten Badung dan mengembalikan kondisi eksisting taman seperti semula. (kmb27)
Dilaporkan ke Polisi
Gendo Banjir Dukungan
DILAPORKANNYA Koordinator Forum Masyarakat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) I Wayan ‘’Gendo’’ Suardana ke Mabes Polri, menimbulkan banyak simpati. Bahkan, Gendo yang begitu getol menolak reklamasi Teluk Benoa itu kini banjir dukungan. Selain dari paguyuban desa adat, Senin (22/8) kemarin Gendo mendapat dukungan 75 orang pengacara dan Masyarakat Sipil Bali (MSB), yang terdiri dari 14 kelompok advokat dan LSM. Mereka yang kemarin menyatakan dukungan ke Gendo karena menduga ada oknum yang sengaja mengkriminalisasi perjuangan ForBALI yakni LBH Bali yang dihadiri Direkturnya Dewa Putu Adnyana, LBH APIK Bali Luh Putu Anggraeni, LABHI Bali Made ‘’Ariel’’ Suardana, IPW I Made ‘’Kablet’’ Suardana, PBHI Bali, Manikaya Kauci (Ateng), Walhi Bali (Darmoko), AJI Denpasar, HAMI Bali (Sekjen Valerian Libert Wangge), LBH Bali WCC (Somya Putra), Himpunan Advokat Bali (Nyoman Yudara), Yayasan Bintang Gana (Wayan Mardika), Lembaga Advokasi Buruh Bali (Made Wipra). Dalam keterangan persnya, Direktur LBH Bali Dewa Adnyana mengatakan, indikasi adanya kriminalisasi dan mengarah pada SARA membuat sesama penegak hukum angkat bicara dalam pelaporan ini. Sekjen HAMI Bali Valerian Libert Wangge mengatakan HAMI adalah salah satu wadah advokat yang concern
menangani masalah kebebasan berekspresi di Bali. HAMI mempunyai pandangan terkait dilaporkannya aktivis ForBALI Gendo, penyidik penting mengecek latar belakang Gendo. ‘’Dia adalah aktivis yang sedang melakukan perjuangan bersama rakyat Bali untuk menolak reklamasi,’’ ucap pria berkepala pelontos itu. Kedua, sambungnya, penggunaan pasal yang dilaporkan terhadap Gendo, yakni Pasal 28 ayat 2 UU ITE dan Pasal 16 UU No. 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi, bagi HAMI penting ditelisik. Luh Anggraeni dari LBH APIK Bali mengatakan siap dan bahu-membahu mendukung Gendo atas dugaan adanya kriminalisasi saat Gendo memimpin gerakan masyarakat Bali untuk menolak reklamasi. Sementara Wayan Mardika dari Yayasan Bintang Gana menyoroti soal demokratisasi yang sedang diperjuangkan masyarakat Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Khususnya soal kebebasan berekspresi. Made Suardana dari LABHI Bali mengatakan, lembaga hukum dan LSM yang tergabung dalam Masyarakat Sipil Bali ini segera melakukan konsolidasi untuk memperbesar gerakan ini. ‘’Saya pastikan Gendo Suardana banjir dukungan. Ini membuktikan bahwa Gendo dipercaya oleh publik, terlebih aktivitasnya melakukan pembelaan dan menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ kata Suardana yang biasa disapa Ariel ini. (asa)
DALAM Rancangan APBD Perubahan Badung 2016, pendapatan dirancang naik menjadi Rp 4,07 triliun. Kenaikannya Rp 237,3 miliar atau 6,19 persen dibanding APBD Induk 2016 yang nilainya Rp 3,83 triliun. Hal ini dikemukakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. saat memberikan penjelasan terhadap 5 ranperda pada rapat paripurna DPRD Badung, Senin (22/8) kemarin. Kelima ranperda tersebut adalah Rancangan Kebijakan Umum APBD Perubahan Badung 2016, Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Perubahan Badung 2016, Ranperda tentang Perubahan APBD Badung 2016, Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Badung, dan Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Kelurahan di Kabupaten Badung. Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Putu Par-
wata didampingi wakilnya Nyoman Karyana dan Made Sunarta. Acara dihadiri 39 dari 40 anggota DPRD, termasuk pimpinan. Bupati yang hadir pada acara itu didampingi Wabup Ketut Suiasa, Sekkab Kompyang R. Swandika serta pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Badung. Acara juga dihadiri staf ahli DPRD dan staf ahli fraksi serta undangan lainnya. Menurut Giri Prasta, pendapatan daerah tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai Rp 3,18 triliun. PAD ini mengalami kenaikan 8,25 persen dibandingkan PAD pada APBD Induk 2016 yang nilainya Rp 2,93 triliun. Pendapatan lain juga datang dari dana perimbangan yang dirancang Rp 650,3 miliar. Jumlah ini menurun 0,78 persen dibandingkan APBD Induk 2016 yang mencapai Rp 655,4 miliar. Satu pos pendapatan lainnya datang dari lainlain pendapatan daerah yang sah. Pendapatan dari pos ini
tidak mengalami perubahan dari APBD Induk 2016 yang nilainya Rp 239,7 miliar. Menyangkut belanja daerah, katanya, pada APBD Perubahan 2016 dirancang Rp 4,54 triliun. Belanja daerah ini meningkat Rp 488,3 miliar atau 12,03 persen dari APBD Induk 2016 yang nilainya hanya Rp 4,06 triliun. ‘’Belanja daerah ini terdiri atas belanja langsung Rp 2,33 triliun dan belanja tidak langsung Rp 2,21 triliun,’’ tegas politisi PDI Perjuangan asal Desa Pelaga, Petang tersebut. Pada kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan soal pembiayaan daerah. Penerimaan pembiayaan daerah pada APBD Perubahan Badung 2016 dirancang Rp 913,8 miliar. Jumlah ini meningkat Rp 415,2 miliar atau 83,3 persen dibanding APBD Induk 2016 yang nilainya Rp 498,5 miliar. ‘’Penerimaan pembiayaan daerah tersebut seluruhnya bersumber dari silpa (sisa lebih perhitungan angga-
PARIPURNA - Bupati Giri Prasta menyerahkan Ranperda kepada Ketua DPRD Putu Parwata saat rapat paripurna DPRD Badung, Senin (22/8) kemarin. ran) tahun anggaran sebelumnya,’’ ujarnya. Pada RAPBD Perubahan Badung 2016 ini, belanja langsung diprioritaskan untuk membiayai program atau kegiatan unggulan daerah. Salah satunya di bidang pelayanan publik berupa pengadaan perlengkapan kantor pada BPPT
Rp 222 juta, pemenuhan sarana dan prasarana alat perekaman KTP-El Rp 1,6 miliar, layanan administrasi kependudukan Rp 146,8 juta, penerapan teknologi informasi dan komunikasi Rp 132 juta lebih, serta penilaian potensi dan kompetensi pejabat administrasi Rp 471,5 juta. (ad877)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Koordinator Kopertis Buka COI Stikes Bali Kemendikbud Tetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai Sekolah Rujukan Kedepankan Edukasi dan Kasih Sayang
SEBANYAK 415 mahasiswa baru mengikuti Campus Orientation and Inauguration (COI) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali. Pembukaan COI Stikes Bali ditandai dengan pelantikan mahasiswa baru oleh Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud, M.M. dan pelepasan balon oleh Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. didampingi dan Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka, Senin (22/8) kemarin Jumlah mahasiswa baru Stikes Bali relatif konstan di angka 400 untuk memenuhi syarat rasio dosen dan mahasiswa yang ideal sesuai persyaratan Dikti. Menurut Sekretaris Puket III Stikes Bali Ins. IGNM Kusuma Negara, S.Kep., M.Ns., COI 2016 diikuti 415 mahasiswa masing-masing untuk Prodi Ilmu Keperawatan reguler sebanyak 239 orang, Program Ilmu Keperawatan Alih Jepang sebanyak 58 orang, D- 3 Keperawatan sebanyak 96 orang dan D-3 Kebidanan 22 orang. COI yang berlangsung hingga
24 Agustus nanti bertujuan untuk mempercepat mahasiswa baru menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus. COI diisi dengan pemberian informasi soal sistem pendidikan tinggi, visi dan misi serta upaya pengembangan Stikes Bali. Materi lainnya berupa kurikulum, peran lab dan TI, penanganan bencana. Sedangkan kegiatan sosial meliputi donor darah, kunjungan ke panti asuhan, penanaman pohon di Kelurahan Panjer dan aksi kebersihan di lingkungan kampus. Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M., COI bagi mahasiswa baru sangatlah penting sebagai dasar pemikiran dan kecenderungan tindakan mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan kampus dengan harapan mereka memiliki sikap dan tindakan yang benar terhadap almamaternya yang baru. Apalagi calon mahasiswa baru datang dari SMA dan SMK yang berbeda-beda. Bagi dia, COI yang terbaik adalah mengandung kegiatan
COI - Koordinator Kopertis VIII Prof. Dasi Astawa, IB Arka dan Ketut Widia melepas balon saat membuka COI Stikes Bali.
yang mampu merubah paradigma berpikir mahasiswa baru untuk mampu berpikir kritis dan global serta memahami diri sebagai agen of changes, serta cinta terhadap tanah air. Makanya, jika mahasiswa menjalankan COI dengan baik, mereka akan mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Bagi mahasiswa baru, dia mengingatkan jangan takut mengikuti COI karena tak ada praktik perpeloncoan di Kampus Stikes Bali. Alasannya, Stikes Bali konsisten menjalankan COI dengan penuh kasih sayang dan edukatif sesuai dengan tema COI kali ini yakni “Membentuk mahasiswa yang cerdas, unggul dan berkarakter”. Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa menegaskan, lewat COI ini kita menanamkan cinta pada kampus. Sebab, Stikes Bali adalah kampus yang sehat, nyaman dan unggul. Makanya sebaiknya COI dilakukan penuh senyum dan kasih sayang. COI Stikes Bali dikatakannya sangat luar biasa, kedepankan edukasi dan cinta dan kasih sayang. Dia melihat mahasiswa baru adalah calon pemilik masa depan. Untuk itu, kembangkan generasi yang penuh inovasi, dinamis dan selalu kreatif. “Jadikan Stikes Bali sebagai kampus kebanggaan,” ujarnya. Usai pembukaan, Koordinator Kopertis Nengah Dasi Astawa memberikan ceramah soal pendidikan tinggi. Dia juga minta masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan baik itu siswa, mahasiswa, guru, dosen dan karayawan lembaga pendidikan untuk tidak merokok. Apalagi di Bali sudah ada sekolah dan kampus sebagai kawasan bebas rokok. (ad1661)
Serangkaian ”Open House 2016”
Kasek Terima Puluhan Piala
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) RI menetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan. Ditetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan, setelah dilakukan survei dan verifikasi terhadap sekolah-sekolah yang telah memenuhi persyaratan. Kepala SMPN 1 Denpasar Drs. AA Gede Agung Rimbya Temaja, M.Ag., Senin (22/8) kemarin, mengungkapkan rasa bangga dengan ditetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan. Ia berharap dengan ditetapkan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah rujukan dapat memicu semangat guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan makin baik. Rimbya Temaja mengungkapkan, ada sejumlah indikator yang harus dipenuhi sebagai sekolah rujukan ini. Di antaranya, terakreditasi A (sangat baik) yang dibuktikan telah memenuhi delapan standar nasional pendidikan yaitu standar isi, standar proses pembelajaran, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilian. Indikator lainnya memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif, memiliki budaya mutu, melaksanakan program penumbuhan budi pekerti, menjadi pusat keunggulan serta lokasi yang strategis, mudah dijangkau dan aman. “Sebagai sekolah rujukan, SMPN 1 Denpasar wajib mengimbaskan berbagai keunggulan yang dimiliki dengan sekolah lain,” ujarnya. Ditetapkannya SMPN 1 Den-
BERPRESTASI – Kasek Drs. AA Gde Agung Rimbya Temaja, M.Ag. berfoto bersama siswa berprestasi. Tahun ini SMPN 1 Denpasar ditetapkan Kemendikbud sebagai Sekolah Rujukan. pasar sebagai sekolah rujukan, Mathematical Olympiad Open Conkata Rimbya Temaja, sejalan test 2016, Made Rona Maharani dengan visi sekolah, yakni unggul Siadja juara II story telling, tim dalam mutu, berdaya saing secara debat bahasa Inggris yang diperinternasional, berwawasan ling- kuat Tjokorda Istri Nadya Dewi kungan dan budaya serta beriman Pemayun, Putu Ayu Elina Priyanka dan bertaqwa. Ia juga menargetkan dan AAA Riezka Adelia memboyong tahun depan SMPN 1 Denpasar juara I di Smansa serta tim debat menyelenggarakan ujian nasional yang diperkuat IGA Prashanti Maberbasis komputer (UNBK). harani, Dewa Ayu Bintang Permata Di sisi lain, Rimbaya Temaja Sari dan Gede Vemby Yuntha Essa juga mengungkapkan kebanggaan- Sakti meraih juara II debat KISS di nya karena hampir setiap min- Smansa dan I Nyoman Gede Widya ggu siswanya menyumbang piala Cetana Jaya meraiah juara II Olimuntuk sekolah. Prestasi teranyar piade Fisika se-Bali. Prestasi lain dipersembahkan oleh Desak Made dipersembahkan tim mading juara Sri Widyadari yang memperoleh harapan I lomba mading se-Bali dan medali emas Asian School Game vokal grup juara II di OJK. Chiangmai Thailand, Kadek Dea Rimbya Temaja menyebutkan, Nanda Puspita Andini meraih kesuksesan ini tak lepas dari perjuara III Osman Satpa Odong di anan komunitas sekolah, dalam hal Jakarta dan Ghossan Wilanputra ini orangtua siswa yang sangat baik juara III Bulu Tangkis O2SN. mewujudkan kemajuan pendidikan Di bidang akademis, prestasi ter- di SMPN 1 Denpasar. Karena itu, baru dipersembahkan IB Prema Sa- SMPN 1 Denpasar juga mempertria Bayu Saputra meraih predikat oleh penghargaan The Best Practice harapan di Asia International dari Kementerian. (ad1659)
Jadi Tuan Rumah NersVaganza ILMIKI Wilayah V 2016
Stikes Wira Medika Juara Umum
NERSVAGANZA - Pada NersVaganza ILMIKI Wilayah V 2016, Stikes Wira Medika yang dipercaya sebagai tuan rumah berhasil meraih predikat juara umum. NERSVAGANZA merupakan Stikes Wira Medika Bali, Jalan Kecak agenda tahunan Ikatan Lembaga No. 9A Gatot Subroto Timur, DenMahasiswa Ilmu Keperawatan In- pasar. Kegiatan ini meliputi nursing donesia (ILMIKI) yang dilaksanakan skill competition dan english debate setiap setahun sekali. NersVaganza competition. Wilayah V ILMIKI 2016 berangKetua Pelaksana Ni Komang Tirta gotakan 69 peserta yang terbagi Dewi mengungkapkan, dengan tema menjadi 23 tim dari wilayah Jawa tersebut diharapkan mahasiswa Timur, Bali, NTB dan NTT. Tema keperawatan nantinya dapat menjadi Nersvaganza ILMIKI Wilayah V nurse yang profesional dalam bek2016 adalah ‘’Bersama Melangkah erja. Hal senada juga disampaikan Mewujudkan Perawat yang Cerdas Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Profesional’’. Keperawatan Stikes Wira Medika Peserta NersVaganza adalah Putu Aris Suapriyanti. Dikatakan, seluruh mahasiswa S-1 Ilmu Kep- kegiatan yang dilaksanakan HIMA erawatan perwakilan dari institusi Prodi Ilmu Keperawatan di bawah pendidikan tinggi di seluruh wilayah naungan ILMIKI bertujuan untuk Indonesia yang sudah terseleksi di meningkatkan kemampuan perawat antaranya Universitas Brawijaya, dalam komunikasi dan proses kepUniversitas Muhammadiyah Ma- erawatan, di mana kemampuan ini lang, Universitas Jember, Stikes sangat dibutuhkan guna menunjang Dr. Soebandi Jember, Universitas kemampuan pada persaingan di Udayana, Stikes Bina Husada Bali tingkat ASEAN (MEA). dan Stikes Wira Medika Bali. Ajang Persaingan kompetisi NersVatahunan ILMIKI ini telah berlang- ganza sejak hari pertama berlangsung sejak 19 hingga 21 Agustus 2016 sung sangat ketat hingga akhirnya yang dipusatkan di Gedung Kampus tim tuan rumah Stikes Wira Medika
Bali berhasil meraih juara pertama untuk nursing skill competition, juara II Universitas Brawijaya dan juara III Universitas Jember. Sementara itu, kategori english debate competition juara I berhasil diraih oleh Universitas Brawijaya, juara II direbut oleh tuan rumah Stikes Wira Medika Bali dan juara ketiga Stikes Bina Usada Bali. Sementara peserta yang dianggap the best speaker diraih oleh salah seorang peserta Stikes Wira Medika Bali atas nama Ni Luh Putu Sri Kumala Dewi Sudiarta. Para juara berhak memboyong piala, piagam penghargaan dan sejumlah uang pembinaan. Sekretaris ILMIKI Wilayah V Shannastaniar Aisya Adif menjelaskan, kompetensi Nersvaganza ini bertujuan untuk mengasah kemampuan calon–calon perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Aisya yang masih tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran Jurusan Keperawatan Unibra Malang menegaskan, selain kompeten di bidang keperawatan, juga harus menguasai bahasa Inggris yang baik sebagai bahasa internasional. Dalam sambutan pembukaan, Ketua Stikes Wira Medika Bali Drs. I Dewa Agung K. Sudarsana menegaskan, peserta agar terus berusaha meningkatkan kompetensi dalam bidang nursing skill dan berbahasa Inggris yang baik untuk menghadapi persaingan di tingkat internasional. ‘’Selain itu, mahasiswa juga harus meningkatkan kreativitasnya dalam mengimplementasikan soft skill sebagai seorang mahasiswa,’’ pungkasnya. (ad875)
FAKULTAS Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar pameran Keliaran Expresi “Fine Art Exhibition dalam Porm of Arts”, yang berlangsung di Museum Neka, 26 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Keliaran ekspresi dimaknai sebagai ruang jelajah kreatif yang tiada henti bagi seorang seniman pada ruang estetik yang tak terbatas. Apriori subjektif indrawi, tempramental dan transdental mempengaruhi serta menempatkan keterbatasan cara pandang subyek menginrawi ruang dalam sajian estetik kosmik yang maha agung nan suci. “Getar energi estetik itulah menarik dan merangsang kalbu untuk lebih dekat merasakan sebagai intisari kehidupan yang indah dan damai (amritham sundaram),” ujar Dosen FSRD ISI Denpasar I Ketut Murdana, Senin (22/8) kemarin. Murdana menambahkan, ketika respons memasuki ruang misteri dan memformulasi gagasan yang akan direfleksikan berhadapan dengan realitas, maka memperkaya wawasan dan memori kreatif menjadi sangat penting dan mendasar. Rekam jejak perjalanan panjang sejarah seni rupa dunia dan lokal yang menjadi rujukan, sadar maupun tak sadar sebagai upaya menempatkan diri secara utuh dan kreatif di dalamnya. “Realitas harapan ini jadi menantang perupa akademis agar makin cerdik dan lihai memainkan peran kreatifnya dalam kancah lintas budaya, kualitas artistik dan ‘roh yang tersaji nan tersembunyi di dalamnya. Tantangan ini diakibatkan demikian eratnya hubungan seni dengan ruang sosial, menjadi-
Melalui “Keliaran ekspresi” yang diwadahi “Poem of Colors” adalah jawaban visi kreatif yang esensial dilihat dari sudut pandang seni bahwa apa yang direpleksikan dalam seni tidak terelakkan, mereka telah mencapai ide-ide genius dan universal. Jangkauan keliaran ekspresi memberi jawaban bahwa mereka telah menempatkan upaya-upaya pencarian terus menerus kejatidirian masing-masing sebagai perupa. Patut disadari bahwa berkesenian bukanlah tujuan hidup, tapi melalui berkesenian bisa menyempurnakan diri untuk mencapai tujuan hidup yang sejati, yaitu kedamaian abadi. “Peran besar yang telah diberikan oleh Museum Neka sejak Program Studi ini didirikan, menjadi energi pembangkit dan pembuka ruang komunikasi publik yang sangat bermanfaat. Terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Bapak Suteja Neka beserta keluarga. Semoga sukses,” pungkasnya. (ad1658)
Teknik Sipil PNB Gelar ”Civil Ready Mix” SERANGKAIAN kegiatan Open House Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali (PNB) tahun 2016, Senin (22/8) kemarin digelar kegiatan Civil Ready Mix (CRM) 2016. Dengan mengambil tema “Mengembangkan Keterampilan Mahasiswa dalam Menerapkan Ilmu Ketekniksipilan Guna Menghadapi Persaingan Ekonomi”, kegiatan ini diikuti 18 tim dari semester III, V dan VII. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil PNB Ir. I Wayan Arya, M.T, yang juga dirangkaikan dengan launching kegiatan Open House 2016. Ketua Panitia CRM 2016 Putu Wira Pranata mengatakan, ada tiga jenis yang dilombakan, yaitu lomba rancang beton, lomba rancang meubelair dan lomba rancang baja. Menurutnya, pelaksanaan lomba ini bertujuan meningkatkan jiwa kompetitif dan keterampilan mahasiswa jurusan Teknik Sipil, sehingga berani menghadapi persaingan ekonomi. “Selain meningkatkan jiwa kompetitif, juga untuk menghimpun inovasi mahasiswa dengan mengaplikasikan ilmu ketekniksipilan dalam perancangan perencanaan mebel dan perencanaan baja,” katanya. Ketua Jurusan Trknik Sipil Ir. I Wayan Arya, M.T. didampingi Ket-
ua Panitia Open House 2016 Nyoman Anom Purwa Winaya, S.T., M.Si. dan Ketua Lab Ukur Tanah Jurusan Teknik Sipil Dr. Ketut Sutapa, S.ST., M.T. pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Himpunan Mahasiswa Jurusa (HMJ) Teknik Sipil yang sudah menggelar CRM ini. Dikatakannya, kegiatan Open House ini memang rutin digelar setiap tahunnya. Pada rangkaian kegiatannya juga digelar berbagai lomba, baik itu tingkat intern dan tingkat nasional. Terkait kegiatan Open House yang akan digelar pada Oktober mendatang, juga akan digelar beberapa lomba tingkat nasional, salah satunya adalah lomba beton nasional kemudian ada juga lomba karya tulis ilmiah tingkat Bali Nusra. “Yang terbaru juga akan diadakan lomba tender, autocad dan rancang bangun. Selain lomba untuk mahasiswa, kami juga akan melaksanakan lomba tingkat nasional untuk pengajar dan dosen,” ungkapnya. Melalui kegiatan seperti ini, pihaknya berharap mahasiwa makin mengenal Teknik Sipil baik dari sisi praktek maupun teori. Ini juga sebagai uji kompetensi mereka, karena sebelumnya sudah mendapatkan praktik, workshop, flumbing, beton, sehingga di sana
mereka mencoba berkompetisi untuk menguji kompetensi mereka di tingkat intern. “Secara tidak langsung juga untuk mempublikasikan kepada masyarakat maupun stakeholder, terkait kemampuan mereka sesuai dengan kompetensi yang dimiliki selama menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Sipil PNB,” jelasnya. Melalui kegiatan ini, pihaknya berpesan kepada seluruh mahasiswa peserta lomba agar bisa membentuk karakter yang baik, karakter yang bersaing dalam arti positif, memiliki motivasi dan inovatif serta karakter yang tertib yang taat terhadap aturan. “Kami ingin karakter yang terbentuk di Jurusan Teknik Sipil yang sudah terbentuk dengan baik ini harus tetap dipertahankan agar lebih bagus lagi,” harapnya. Selama kegiatan open house sampai Oktober mendatang, Jurusan Teknik Sipil PNB juga mengundang masyarakat luas, termasuk stakeholder untuk mengenal dan melihat dari dekat peralatan Teknik Sipil. Open house ini juga sebagai ajang untuk memperlihatkan dan menunjukkan kepada masyarakat terkait kemampuan yang dimiliki di Jurusan Teknik Sipil ini. (ad874) PRESENTASI - Sejumlah mahasiswa Teknik Sipil PNB menyampaikan materi presentasi kepada para juri Ready Mix 2016, serangkaian kegiatan Open House 2016, Senin (22/8) kemarin.
Bulan Kemerdekaan, BPR Lestari Bagi Hadiah Undian Tabungan Jumbo Wow 2016 DI BULAN Kemerdekaan ini, BPR Lestari kembali menggelar pengundian Tabungan Jumbo Wow Periode II Tahun 2016. Penarikan undian telah dilakukan Jumat (19/ 8) lalu di BPR Lestari WR Supratman. Pengundian ini dihadiri sekitar 50 nasabah dan jajaran manajemen serta karyawan BPR Lestari. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, hadiah Tabungan Jumbo tahun ini lebih istimewa, karena grand prize-nya adalah satu unit mobil Honda HRV. Ada juga 5 paket couple amazing tour ke Korea dan 10 unit motor Honda Vario. “Tahun ini ada 16 hadiah yang diundi setiap periodenya. Dan hadiahnya lebih istimewa dari tahuntahun sebelumnya,” kata Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. Dihadari oleh saksi-saksi dari pejabat yang berwenang, seperti dari Dinas Sosial, Notaris dan Kepolisian, pengundian dimulai dengan pembacaan tata tertib penarikan undian oleh Dinas Sosial. Dalam penarikan kali ini, 1 unit mobil Honda HRV berhasil
dimenangkan oleh Ibu Yeniwati, nasabah BPR Lestari Sanur. “Kami ucapkan selamat kepada para pemenang Undian Jumbo Periode II Tahun 2016,” tambah Erry Yoga. Sementara untuk pemenang 5 paket tour ke Korea dan 10 unit motor Honda Vario bisa dilihat di website www.bprlestari. com, fanpage BPR Lestari dan Twitter @BPRLestari. “Program Undian Jumbo Wow merupakan
program yang ditujukan untuk meningkatkan volume tabungan transaksi yang dirancang dengan berbagai kemudahan, seperti bebas biaya administrasi, bebas biaya RTGS dan transfer ke bank manapun, berbunga tinggi dan tentunya berhadiah. Jadi, gunakan terus Tabungan Jumbo Anda dan tingkatkan saldonya agar kesempatan memenangkan hadiah semakin besar,” tegas Erry Yoga. (ad1660)
PENGUNDIAN - Suasana pengundian Tabungan Jumbo Wow Periode II Tahun 2016 yang digelar BPR Lestari.
FSRD ISI Denpasar Gelar Pameran Keliaran Ekspresi ”Fine Art Exhibition dalam Porm of Colors”
PAMERAN – Suasana pameran Keliaran Ekspresi “Fine Art Exhibition dalam Porm of Colors” yang digelar FSRD ISI Denpasar. kan serapan nilai-nilai sosial makin penting, bahkan selalu menjadi rujukan perjuangan proses kreatif, agar terbebas dari pandangan ‘asik sendiri’,” paparnya. Serapan dari berbagai pergolakan imaji-imaji, intuisi, pengalaman estetik, pengalaman spiritual serta memori estetik personal lainnya menjadi energi penguat yang senatiasa bervibrasi menjadi bahasa estetik yang baru dan segar, menjadi visi kreatif yang senantiasa diperjuangkan terutama dalam pameran kali ini. “Poem Of Colors menjadi frem, bukan pembatasan, tapi menjadi pencerah arah mewadahi dan sekaligus mendorong tumbuhnya ’keliaran’ ekspresi mencapai visi kreatif yang mesti selalu berkembang. Pameran ini adalah sajian berbagai keliaran ekspresi sebagai wujud kebebasan personal yang terjangkau saat ini, dan esok hari pasti akan jauh dan lebih liar lagi,” tegasnya.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A
info seremoniAL
Atro Bali Laksanakan PPS
ATRO - Dari kanan: Ketua Yayasan Usadha Teknik Bali, Koordinator Kopertis Wilayah VIII, Wakil Direktur, dan Sekretaris Dinkes Bali. AKADEMI Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Atro) Bali melaksanakan Pengenalan Program Studi (PPS) pada mahasiswa baru, Senin (22/8) hingga Rabu (24/8). PPS tersebut diisi dengan sosialisasi dan ceramah dari Dinas Kesehatan yang menyampaikan pengenalan awal tentang kesehatan, Kopertis Wilayah VIII tentang jalannya PPS, dan Direktur Atro Bali yang menyampaikan tentang profil Atro Bali. Lebih dari 60 mahasiswa baru mengikuti kegiatan PPS. Mengingat PPS adalah masa transisi dari siswa SMA menjadi mahasiswa sehingga perlu penyesuaian-penyesuaian. Ir. I Wayan Adnyana, S.H., M.Kn., Ketua Yayasan Usadha Teknik Bali, mengatakan PPS merupakan kegiatan rutin setiap penerimaan mahasiswa baru. ‘’Tujuannya untuk memperkenalkan program studi Atro, bagaimana proses belajar-mengajar. Setelah lulus seperti apa, tanggung jawab profesinya seperti apa. Yang terpenting profil lulusannya, sehingga mahasiswa baru dapat mempersiapkan diri dari sekarang,’’ paparnya. Lanjutnya, PPS merupakan masa transisi dari siswa SMA menjadi mahasiswa di perguruan tinggi (PT). Maka
dengan PPS mahasiswa baru diajak lebih memahami, karena PPS adalah proses belajar-mengajar yang bisa membentuk profil mahasiswa baru di masa depan. ‘’Sehingga mereka mengetahui benar dan bisa menghayati benar apa yang perlu dipersiapkan, diikuti sehingga memang akan sangat membantu menyiapkan karakter dan diri menjadi radiografer yang profesional,’’ jelasnya. Dengan menempuh pendidikan selama 6 semester atau 3 tahun, 60 persen pendidikan di Atro Bali adalah praktik, mengasah skill dan keterampilan mengingat pendidikan vokasi di bidang kesehatan. Sedangkan 40 persennya teori penunjang. Teori penunjang penting agar pada saat Praktik Kerja Lapangan (PKL) dapat mempraktikkan teori yang didapat dengan baik. Sementara itu, serapan tenaga radiografer sesuai dengan UU Kesehatan, satu alat di bidang radiologi seperti rontgen, CT-scan, MRI, dioperasikan oleh 6 tenaga karena biasanya bekerja 24 jam. ‘’Saat ini di Atro Bali karena memang dipersyaratkan bahwa seluruh tenaga kesehatan itu memiliki kompetensi minimal D-3, sehingga lulusan yang sudah
S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
MEMUKUL GONG - Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. memukul gong sebagai tanda dibukanya kegiatan PKKMB FEB Unud Program Reguler di Kampus Unud Bukit Jimbaran, Senin (22/8) kemarin.
FEB Unud Gelar PKKMB Program Reguler
Bekal Mahasiswa Baru Masuk Perguruan Tinggi
SEBANYAK 534 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Reguler Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Senin (22/8) kemarin. Mahasiswa baru diberikan pembekalan terkait bidang akademik, fasilitas yang dimiliki FEB, hingga profil program studi di fakultas tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas, mentalitas, kemandirian, dan etika civitas Equilibrium Termuda sesuai tema acara. ‘’Kami berharap mahasiswa dalam proses kuliah itu tidak ada hal-hal yang mereka langgar, sebab saya baru enam bulan menjadi Wakil Dekan I, masih ada mahasiswa melakukan pelanggaran-pelanggaran, tidak tahu tata tertib yang seharusnya mereka memang patuhi,’’ ujar Wakil Dekan I FEB Unud Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S. yang membawakan materi tentang berbagai peraturan akademik. Selain bidang akademik, lanjut Kerti Yasa, dipaparkan pula materi tentang berbagai fasilitas di FEB oleh Wakil Dekan II, serta materi tentang kemahasiswaan dan alumni oleh Wakil Dekan III. Para ketua di tiga program studi, yakni Ekonomi Pembangunan, Manajemen, dan Akuntansi juga memperkenalkan profil prodi masing-masing. Ada pula materi dari Unit Informasi dan Komunikasi untuk menjawab masalah mahasiswa terkait input KRS. Kemudian Unit Kerja Sama Internasional menyangkut pertukaran mahasiswa khususnya yang ingin menempuh studi selama satu semester di luar negeri, informasi tentang ruang baca, dan ruang jurnal. ‘’Ditambah memang kami mendatangkan praktisi yang kompeten di bidangnya yaitu Ibu Suprapti Santi Sastra yang akan memberikan bagaimana membangun motivasi etika mahasiswa. Kami harapkan mahasiswa punya semangat, niat kewirausahaan yang semakin kuat,’’ tambahnya. Menurut Kerti Yasa, ketika mahasiswa sudah memahami aturan yang ada di kampus tentu proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Hal ini otomatis akan berdampak pada waktu penyelesaian studi mahasiswa.
Pihaknya berharap, mahasiswa FEB seluruhnya bisa menyelesaikan studi tepat waktu yakni 4 tahun. ‘’Memang peraturan pemerintah mengizinkan masa tempuh studi untuk S-1 itu sampai 14 semester atau 7 tahun, tetapi kami tidak berharap hal seperti itu terjadi, kalau bisa dieliminasilah sebab akan berdampak pada penilaian asesor dalam penentuan nilai akreditasi,’’ tandasnya. Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. mengatakan, PKKMB bertujuan untuk memberikan bekal bagi mahasiswa baru dalam memasuki perguruan tinggi. Mengingat, ada masa transisi dari pendidikan menengah ke pendidikan tinggi. Baik dari segi sistem pendidikan, kurikulum, fasilitas, hingga kegiatan dan organisasi kemahasiswaan. ‘’Dengan demikian kita harapkan mereka betul-betul nanti bisa melaksanakan, karena apa? Tugas mereka dalam pembelajaran ke depan bisa memberikan kontribusi positif bagi kinerja program studi termasuk FEB Unud. Kedua, memang PKKMB ini secara substansi sebetulnya memberikan manfaat yang besar bagi pendidikan karakter dari mahasiswa baru kita,’’ ujarnya. Pendidikan karakter yang dimaksud, lanjut Mahaendra, berkaitan dengan kepekaan mereka terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Dari sini diharapkan dapat menumbuhkan integritas, kejujuran, empati, inovasi, serta kreativitas mahasiswa baru sehingga mereka betulbetul menjadi sosok yang tangguh. Selain itu, PKKMB merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti sebagai syarat wisuda kelak. (ad1662)
ada hampir terserap semua,’’ tandasnya. Melihat peluang ke depannya, sesuai dengan UU Kesehatan, nantinya setiap unit pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh pemerintah terutama di puskesmas, harus ada unit radiologi sebagai suatu penyumbang utama menentukan diagnostik. Sehingga dengan demikian peluang untuk serapan radiografer masih terbuka lebar seiring dengan konsentrasi pasien dalam meningkatkan diagnostik kesehatan masyarakat. Pihaknya juga mengantisipasi dalam rangka menghadapi MEA, karena menurutnya peluangnya terbuka luas mengingat ada 18 prodi di Indonesia yang menyelenggarakan prodi serupa. ‘’Di Thailand, di Malaysia juga tidak banyak, tetapi perkembangan di dunia kesehatan cukup besar,’’ tandasnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut dengan mencanangkan tahun 2016 untuk go international. Atro Bali yang tahun ini genap berusia 8 tahun memulainya dengan berkomunikasi dengan PT di ASEAN untuk menjalin kerja sama agar standar pendidikan di Atro Bali dapat berstandar internasional, sehingga lulusannya dapat bekerja di mana pun, karena standarnya sudah sama. (ad1663)
5
Di Banyuwangi 5.141 Anak Putus Sekolah Banyuwangi (Bali Post) Angka putus sekolah di Banyuwangi lumayan tinggi. Tahun ini terjaring sebanyak 5.141 siswa yang tak bisa melanjutkan sekolah. Alasannya terganjal biaya. Mirisnya lagi, mereka yang tak bisa mengenyam pendidikan ratarata tinggal di pelosok desa. Mereka berasal dari tingkatan pendidikan berbeda, mulai SD hingga SMP. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihtiono mengatakan dari data yang ada Banyuwangi berhasil menjaring 5.141 anak putus sekolah. Namun dari jumlah tersebut, sebanyak 1.435 anak berhasil dikawal hingga lulus SMA/sederajat hingga Juli lalu. Kini tersisa 2.668 anak mulai SD-SMA yang masih tahap sekolah. Seluruhnya ditanggung pemerintah daerah. Lalu sisanya 1.041 orang masuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) melalui program kejar paket. ‘’Mereka yang putus sekolah berhasil kita sekolahkan lagi melalui program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh),’’ kata Sulihtiono, Senin (22/8) kemarin. Selain pendidikan formal, banyak anak putus sekolah yang disekolahkan ke pondok pesantren, termasuk berbagai pelatihan keterampilan. Sementara itu, Bupati
Banyuwangi Abdulah Azwar Anas menjelaskan, program mengangkat anak putus sekolah ini bekerja sama dengan para perangkat desa. Artinya, para perangkat desa diarahkan berburu anak putus sekolah di wilayah masing-masing. Lalu diminta melaporkan ke kecamatan, kemudian diteruskan ke Dinas Pendidikan. ‘’Dengan program ini banyak anak putus sekolah bisa kita selamatkan. Bahkan ada yang sudah kerja di Bali kita ajak pulang untuk sekolah,’’ jelasnya. Nantinya, kata Anas, siswa yang putus sekolah akan terus dipantau setiap akhir tahun. Salah satu siswa yang berhasil disekolahkan lagi adalah Nur Natasya. Gadis cilik asal Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo ini terpaksa bekerja di Bali setelah
lulus SD, bulan lalu. Lantaran tak memiliki biaya, dia hanya seminggu melanjutkan ke jenjang SMP lalu merantau ke Bali menjadi penjaga warung. Namun, dia berhasil dijaring Tim Pemburu Anak Putus Sekolah. Akhirnya diajak pulang dan kembali melanjutkan sekolah ke jenjang SMP. ‘’Tim menjemputnya, kini sudah mengikuti sekolah di SMPN Bangorejo,’’ kata Anas. Siswi ini tinggal di pelosok desa, bahkan berdekatan dengan hutan. Anas berharap banyak warga yang mau melaporkan jika ada anak yang putus sekolah, sehingga angka putus sekolah di Banyuwangi tak bertambah. Pemkab, katanya, mengalokasikan anggaran cukup besar untuk memberantas putus sekolah dari berbagai jenjang. (kmb30)
Bali Post/udi
KUNJUNGI - Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas mengunjungi siswa putus sekolah di Bangorejo, Banyuwangi, Senin (22/8) kemarin.
Hari Ini, Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem Ke-36 di Istana Mancawarna
Hidupkan Tradisi Raja Yadnya Majapahit ”Jamasan’’ Pusaka dan Kereta Kencana
HARI ini, Selasa (23/8) Anggara Kliwon, Wuku Julung Wangi Isaka Warsa 1938 digelar upacara peringatan hari lahir Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera Putra Suyasa III di Istana Mancawarna Tampaksiring. Dalam tradisi Majapahit ini disebut Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem atau peringatan hari ulang tahun untuk para panglingsir. Dalam sejarahnya, sejak turunnya gelar Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan di Pura Besakih pada 2009 lalu, setiap tahun rutin digelar upacara Tinggalan Dalem. Tujuannya untuk mendoakan atma yang bereinkarnasi dalam diri. Demikian diungkapkan Dewa Gede Anom Kurniawan (Karumga Istana Mancawarna) dalam siaran persnya, Senin (22/8). “Pada hari ini (Selasa red), kami akan menggelar ritual Raja Yadnya untuk Ratu Gusti Wedakarna. Acara akan di-puput Ida Pedanda Is-
tri dari Geria Tampakgangsul serta diadakan upacara Agnihotra. Mulai kemarin, prosesi mendak 36 tirta amerta dari 36 pura tirta khayangan jagat sudah dimulai. Dan hari ini akan dimulai proses ritual di Istana Mancawarna Tampaksiring. Selain itu juga akan ada jamuan kepada kerabat terdekat dan undangan khusus. Kita akan adakan sederhana tapi sakral,” kata Dewa Kurniawan. Dalam kesempatan itu, pihak Istana Mancawarna juga menyampaikan bahwa sebelum upacara dimulai, sudah diadakan sejumlah ritual yakni upacara di Merajan Puri Tegeh Kori Jembrana ring Badung, upacara larung sesaji di Parang Tritis Yogyakarta dan piuning di sejumlah tempat bersejarah di Bali termasuk di Pura Segara Danau Batur, Kintamani. “Upacara Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem ini sudah musnah sejak zaman Sandyakalaning Majapahit, tetapi sejak Ratu Wedakarna malinggih seba-
gai Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX dan beliau dijadikan panglingsir oleh umat Siwa Budha dan umat Kejawen di Nusantara, maka upacara ini diadakan kembali dan direkonstruksi kembali. Termasuk upacara pencucian (Jamasan) Pusaka milik Puri dan Jamasan Kereta Kencana Mangkubumi dan Kereta Kencana Segara Kidul yang merupakan hibah dari Gusti Pangeran Haryo Keraton Pura Mangkunegaran Solo,” ujar Dewa Anom. Pihak Istana Mancawarna menyampaikan terima kasih kepada rakyat Bali yang telah memberikan doa dan restu selama ini. ”Kami mengucapkan terima kasih atas doa yang diberikan oleh semeton di Bali dan seluruh Nusantara. Upacara ini dipersembahkan kepada leluhur yang bereinkarnasi pada wadah dan badan beliau. Upacara ini juga mengingatkan akan perjuangan leluhur Raja Badung yang pertama I Gusti Tegeh Kori, agar ketela-
UNDANGAN – Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun Mangkubumi (putri Sultan HB X) saat undangan Keraton Yogyakarta.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
danan beliau bisa diikuti oleh warih-nya. Semoga upacara hari ini lancar,” harap Dewa Anom. Menurut informasi dari pihak geria, dalam upacara Raja Yadnya tersebut akan diselipkan ritual yang khusus tedun saat Abhiseka Ratu akan melakukan proses pawiwahan. “Upacara nanti akan juga matur piuning kepada leluhur di Bali, khususnya Ida Batara Raja dan Ratu di Bali terkait rencana Shri Gusti Wedakarna akan melakukan pernikahan dalam waktu dekat dengan calon permaisuri (prameswari) di tahun Saka 1939. Dalam sastra usia pernikahan dianjurkan pada usia 36 tahun sesuai dengan usia Sri Rama dan Sri Krisna menikah pada zaman Veda. Astungkara Bali akan punya gawe besar nanti dan Bali akan memiliki simbol raja dan ratu yang diharap bisa menjadi pengayom jagat. Tahapan itu dimulai hari ini,” imbuh Dewa Gede Anom. (ad878)
OPINI
6
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Moral Bangsa sebagai Rumah Kedua Siswa FULL Day School, begitu keren istilah menghiasi media massa belakangan ini. Belajar seharian di sekolah, begitu kira-kira terjemahan istilah yang kali pertama dilontarkan oleh Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang baru pengganti Anies Baswedan. Namun di balik nama keren tersebut (termasuk terjemahannya), membuat cukup bergidik dunia pendidikan di Tanah Air menyikapinya. Bagaimana tidak, lewat idenya itu Menteri Muhadjir Effendy mengharapkan sekolah menjadi rumah kedua bagi siswa. Patut dimaklumi, cetusan ide tersebut dilatarbelakangi berbagai permasalahan (kasus) yang melibatkan siswa di Tanah Air belakangan ini. Misalnya, siswa bolos dan asyik main game online, terlibat berbagai aksi kriminal dan sebagainya yang disorot lebih banyak akibat siswa terlalu ‘’liar’’ di luar jam sekolah. Ini tentu saja patut dihargai sebagai sebuah perhatian terhadap kondisi generasi muda (pelajar) belakangan ini, yang dinilai sangat memprihatinkan bahkan mengkhawatirkan. Tetapi, apakah ide tersebut dapat diterima sebagai sebuah solusi? Salah satu pembanding negara yang menerapkan sistem ini adalah Korea Selatan. Di sana siswa pagipagi diantar para orangtua, lalu dititipkan di sekolah, tetapi tidak full untuk belajar dari pagi sampai sore saat para orangtua menjemput mereka sepulang kerja. Melainkan, di lingkungan sekolah disediakan berbagai fasilitas lengkap untuk interaksi sosial siswa, mulai dari yang paling sederhana semacam kantin, ruang ganti pakaian, ruang istirahat dan sebagainya. Di Indonesia, untuk sekolah-sekolah dengan fasilitas lengkap, barangkali ide tersebut bisa dijalankan. Katakanlah berbagai sekolah internasional yang kini tumbuh bak jamur di musim penghujan dan menawarkan berbagai fasilitas wah. Tentu saja, fasilitas wah ini sudah dapat dipastikan dibarengi dengan biaya sekolah yang wah juga. Akan tetapi pada kenyataannya, sekolah dengan fasilitas wah tersebut jumlahnya di Tanah Air tercinta ini sangatlah sedikit. Sebarannya pun lebih banyak numplek di kota-kota besar, di Bali misalnya di Denpasar. Yang terpenting lagi, orangtua yang mampu menyekolahkan anak-anak mereka di sekolahsekolah tadi jumlahnya juga sangatlah terbatas. Paling yang bisa mereka-mereka dari kaum the have. Sisanya yang menengah ke bawah, yang mayoritas menjadi penghuni Bumi Nusantara ini mau dikemanakan? Itu baru dari sisi jumlah sekolah. Bila ditelusuri lebih mendalam lagi, sekolah dengan fasilitas wah itu pun sebenarnya belumlah disebut layak menyelenggarakan full day school. Untuk bisa menyelenggarakan full day school, luas area sekolah haruslah memadai. Mengingat -- seperti yang diterapkan di Korea Selatan -- di sekolah yang menyelenggarakan full day school haruslah ada sarana dan prasarana berinteraksi sosial yang memadai/cukup bagi para siswa. Salah satu contoh paling sederhana, di dalam sekolah harus tersedia fasilitas kantin yang bisa menyediakan dan melayani kebutuhan para siswa dan guru atau mereka-mereka yang terlibat dalam full day school secara layak. Jika tidak, para peserta dipastikan ada kecenderungan ngeleyer ke luar sekolah mencari apa yang mereka butuhkan dan tidak didapat di dalam lingkungan sekolah. Belum lagi sarana lain yang dibutuhkan sekian siswa selama full day school. Jadi, akan sia-sia saja label full day school ditempel di pelang pintu sekolah jika nantinya masih ada warga sekolah yang keluarmasuk pada jam full day school. Di pihak lain, bercermin dari kondisi pendidikan di Tanah Air ini, jangankan memiliki fasilitas selengkap yang digambarkan dalam full day school, untuk bisa belajar saja banyak siswa di pelosok Tanah Air harus lesehan di lantai. Bahkan, untuk menuju sekolah mereka harus berjalan bertelanjang kaki karena harus menyeberangi sungai tanpa jembatan dan sejenisnya dengan memakan waktu berjam-jam. Lantas, jam berapa siswa harus masuk dan pulang sekolah di daerah seperti ini. Belum lagi tenaga guru di sana, jumlahnya masih sangat kurang. Sementara prasarana seperti komputer, tidak usahlah dibicarakan lagi. Lalu, untuk siapa full day school ini diwacanakan dan dipersembahkan? Jika hanya untuk memperbaiki moral generasi bangsa, justru lingkunganlah yang mempunyai porsi lebih besar. Generasi yang tumbuh di lingkungan yang korup, sedikit banyak tanpa sengaja mereka akan mendapatkan pendidikan moral korup. Karena itu, moral bangsa inilah sebagai rumah kedua siswa yang harus dipermak. Jangan paksakan sekolah dengan berbagai keterbatasannya disuruh mengambil peran besar yang sudah semestinya menjadi porsi lingkungan. Kecuali, segala hal yang dibutuhkan untuk itu telah disediakan di sekolah. Tanpa itu, full day school hanyalah sebuah wacana angan-angan tanpa melihat realitas pendidikan di negeri ini saat ini.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Reuni 1998 SMAN 1 Denpasar Kami ingin mengajak teman-teman SMAN 1 Denpasar tahun kelulusan 1998 untuk dapat berpartisipasi dalam reuni akbar yang akan diadakan pada Sabtu dan Minggu (8 - 9 Oktober 2016). Untuk informasi dan reservasi bisa segera menghubungi Dibia (082236348712), Dayu (081338399885), Yoga (082144439838) dan Iswahyudi (081337122222). AAN Agung Yudhaputra, S.E. Dangin Puri Kauh, Denpasar
’’Full Day School’’ Antara Keinginan dan Kebutuhan Wacana Full Day School (FDS) yang dilontarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy banyak menuai pandangan. Banyak yang menolak, namun tidak kurang pula yang mendukungnya. Beragam pandangan muncul, tampaknya wacana tidak dilandasi oleh kajian akademis, namun muncul sebagai sebuah gagasan. 24 jam sehari harus dibagi sesuai kebutuhan jiwa dan raga siswa sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikannya. Jika disuruh memilih saat ini tampaknya FDS bukan kebutuhan akan tetapi keinginan.
Oleh Putu Rumawan Salain ersoalan FDS semakin menarik ketika Dirjen Dikti (1999-2007) Satryo Soemantri Brojonegoro menekankan bahwa ‘’Sekolah bukan Pabrik atau Kantor’’. Pendapat kritis tersebut tentu sah-sah saja mengingat sekolah sejatinya memang bukan kantor dan juga bukan pabrik, karena yang diproses adalah makhluk hidup ‘’sosial’’ yang berkebutuhan berinteraksi dengan para siswa, para guru, pegawai, dan juga dengan masyarakat lingkungan mereka bersekolah atau tinggal. Intinya adalah bahwa manusia bukan robot dan juga bukan benda mati. Sebelumnya ketika wacana FDS digulirkan oleh Muhadjir, beliau sempat berujar agar sekolah dapat berlaku sebagai rumah kedua bagi siswa. Menjadikan sekolah bagaikan rumah kedua bagi siswa guna mendukung program FDS belumlah memadai, karena harus diakui bahwa fasilitas bangunan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia belum memadai dari segi kuantitas dan kualitasnya. Sebutlah soal penyediaan fasilitas toilet yang bersih, aman, nyaman, dan tentunya higienis. Masih ada anak didik yang harus menikmati proses belajar mengajar (PBM) di tingkat Sekolah Dasar yang rombongan belajarnya melampaui ketentuan, tidak memiliki kantin, kurangnya fasilitas ruang baca, ruang bermain, dan sebagainya. Kondisi demografis dan geografis berbagai strata sekolah di Indonesia
P
dari Sabang hingga Meraoke (TimurBarat) dan Miangas sampai Rote (Utara-Selatan) sangatlah meragam. Jarak merupakan kendala, kurangnya guru, dukungan infrastruktur yang minim menjadikan setiap sekolah harus bergulat dengan kondisi yang sangat tidak sepadan. Bahkan kondisi ini juga tercermin antara sekolah di kota besar dengan di pedesaan yang memiliki jenjang fasilitas yang sangat berbeda. Di beberapa desa anak-anak merupakan aset bagi orangtuanya sebagai tenaga kerja bagi keluarganya. Ketimpangan ini diperparah lagi dengan adanya sekolah swasta dan atau asing yang masing-masing memiliki visi dan misi yang berbeda. Bahkan mungkin saja sangat berbeda pelaksanaan waktu mengajarnya dengan pendidikan yang berada di bawah naungan pesantren atau sekolah yang dilengkapi dengan asrama. Dengan kata lain masing-masing jenjang pendidikan seperti SD, SMP, SMA/ SMK yang berbeda usia seharusnya didekati dengan jam mengajar yang berbeda; bahkan juga kurikulumnya. Anak-anak SD yang jiwanya dibentuk atau terbentuk melalui pengajaran harusnya tidak jauh dari roh bermain, karena usia anak-anak tersebut berada pada usia yang sedang butuh banyak waktu untuk bermain. Belajar sambil bermain adalah tematik atau konsep yang harus dilakukan. Ajarlah mereka agar tidak terjadi kata-kata yang terungkap seperti masa kanak-kanak yang kurang bahagia dan
lain sebagainya. Demikian selanjutnya bagi anak-anak siswa SMP harus dipilihkan tema yang tepat sesuai usianya bahkan ketika mereka lanjut di tingkat SMA/SMK mereka harus disentuh dengan kedisiplinan, kejujuran, kerja sama, integritas, wirausaha, leadership. Jam tatap mukanya tentu akan lebih panjang daripada tingkat di bawahnya. Pembentukan kepribadian harus dilakukan dengan baik karena pada usia tersebutlah mereka sedang labil dan cenderung mencari panutan. Mengajar yang mengedepankan jiwa menjadi penting setelah raga. Dengan demikian harus dicermati bahwa jika menambah jam pelajaran di masing-masing jenjang pendidikan seperti wacana FDS, pada usia yang berbeda, harus juga didekati dengan kajian mana yang lebih dominan dikuasai oleh anak didik seperti misalnya kognitif, afektif, dan psikomotor. Jika anak SMK yang membutuhkan keterampilan psikomotorik seharusnya jam belajar mereka lebih panjang dari anak SMA. Logika ini tentu juga berlaku bagi anak yang sedang mengikuti jenjang pendidikan di SD maupun di tingkat SMP. Artinya bahwa jika kita ingin melaksanakan FDS di Tanah Air seharusnya jelas dahulu konsep dan luaran masing-masing jenjang pendidikan. Dari pengamatan singkat, di beberapa kota besar untuk pendidikan tingkat SMA ada yang telah memberlakukan FDS dengan rincian waktu sekitar 8 jam setiap harinya. Di samping itu
POJOK
Suara Publik Bunga Bank, Mendorong Kebangkitan Dunia Usaha PERBANKAN harus memperkuat permodalan. BI 7 Days Repo Rate efektif mulai 19 Agustus 2016. Pemberlakuan suku bunga acuan baru berupa BI 7 Days Repo Rate menggantikan BI Rate dalam rangka mempercepat penurunan suku bunga di dalam negeri yang dikehendaki banyak pihak, dalam rangka memperkuat daya saing dunia usaha dengan mengingat suku bunga nasional masih dirasakan tinggi bila dibandingkan dengan suku bunga negara-negara anggota ASEAN lainnya. Dengan demikian, memungkinkan akan terjadi kecenderungan penurunan suku bunga ke depan akan mendorong pergerakan dunia usaha akan menjadi lebih baik. Namun di lain pihak diperkirakan akan bisa memperkecil pendapatan bunga perbankan karena terjadinya penurunan suku bunga yang membuat spread keuntungan yang semakin menipis, sehingga membuat laba perbankan dari pendapatan bunga menjadi rendah. Untuk mempertahankan dan meningkatkan laba usahanya, perbankan harus memperkuat permodalannya
Oleh IB Kade Perdana dengan menambah modal dan tidak membagikan deviden, mencari sumbersumber pendapatan baru seperti menggali potensi fee base income, melakukan langkah efisiensi meningkatkan pemamfaatan teknologi informasi, mengurangi penggunaan sumber daya manusia yang berlebihan, memperbaiki pelayanan, menginovasi produkproduk perbankan, meningkatkan dan mengefektifkan relationship, sehingga
harus pula diingat bahwa jam mengajar bagi para guru setiap pekannya adalah tidak kurang dari 24 jam. Titik temu tersebut dapat terjadi kekurangan guru ataupun mungkin target capaian 24 jam tidak diperoleh. Dengan demikian diduga wacana FDS tidak dilandasi oleh kajian yang holistik, mendalam, dan berbasis data lapangan. Padahal dunia pendidikan akhir-akhir ini setidaknya masih berkutat berulangulang tanpa penyelesaian sebutlah soal Kurikulum 2013, ujian nasional, penerimaan siswa baru, dana pendidikan sampai dengan sumbangan orangtua murid yang disiasati melalui komite sekolah. Hal lain yang seharusnya Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan lakukan adalah review sekaligus evaluasi terhadap Standar Nasional Pendidikan. Isi yang paling menarik untuk dikaji dari standar dimaksud antara lain soal infrastruktur sekolah, kuantitas dan kualitas guru dan tentunya kurikulum. Tiga hal mendasar dalam Standar Nasional Pendidikan tersebut seharusnya menjadi landasan utama kinerja Bapak Menteri, di samping mengimplementasikan fatwa undang-undang yang memudahkan dan meratakan kesempatan anak didik bersekolah. Dari kajian singkat tersebut di atas, FDS tidak dapat dilaksanakan secara nasional. Berikanlah kebebasan bagi sekolah-sekolah yang paling paham akan kekuatan, kelemahan, peluang maupun ancaman, sehingga kemandirian dan kebanggaan sekolah tampil dalam kebinekaan yang tunggal. Otonomi sekolah tampaknya menjadi perlu dan penting yang manunggal dalam NKRI dan bineka sesuai potensi kelokalan baik itu berupa demografis, etnis, geografis, dan modal sosial dan budayanya. Kecerdasan intelektual perlu namun sangat penting kecerdasan emosional, spiritual da lainnya dalam dunia yang semakin tanpa batas, multikultur, dan persaingan. Penulis, pengamat pendidikan, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Udayana
memiliki daya saing yang tinggi secara berkelanjutan. Penerapan BI 7 Days Repo Rate bisa membuat bank-bank yang kecil menjadi terdesak dan bahkan bisa terempas mengingat daya saingnya tidak sekuat bank-bank besar yang sudah kuat secara permodalan, sumber daya manusia, teknologi informasi, pelayanan, jaringan, reputasi maupun tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) yang masing-masing berperan dalam mikro prudential dan makro prudential agar mengambil langkah antisipasi, misalnya mengupayakan melakukan merger atau akuisisi agar jangan sampai penerapan BI 7 Days Repo Rate membuat bertambahnya bank sistemik yang bisa melemahkan kepercayaan terhadap perbankan. Tentu sangat tidak diharapkan akan menimbulkan dampak negatif yang bisa menghambat kemajuan dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan. Penulis, pemerhati masalah perbankan
Pengeluaran keluarga miskin di Bali, nomor duanya untuk beli rokok. - Pendidikan kalah jauh. *** Menteri Pendidikan dan Kebudayaan akan mengatur jam mengajar. - Ganti menteri ganti aturan. *** Revisi PP 99/2012, pemerintah bantah obral remisi untuk koruptor. - Kalau benar, artinya prokoruptor.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
DIGEMBOK – Satu unit kendaraan digembok petugas di Jalan Kamboja, Denpasar, Senin (22/8) kemarin. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
TAS KRESEK Sejumlah tas kresek dipasang petani agar tanaman padinya tidak diserbu burung pipit. Foto diambil di areal persawahan di kawasan Batubulan, Sukawati, Gianyar, Senin (22/8) kemarin.
Figur
Harus Terdata
DENSUS 88 Mabes Polri meringkus tiga terduga teroris berinisial DA, AS, dan MK, 15 Agustus dan 17 Agustus lalu. Mereka berencana melakukan aksi Bom Bali III. Menyikapi hal itu, Danrem 163/Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, mengatakan mengelola keamanan Bali harus Bali Post/eka betul-betul ulet. Apalagi menghadapi situasi berubah-ubah. “Lubanglubang (jalur tikus) yang ada di Bali kita yakinkan harus clear. Kita yakini dari level bawah atau banjar, atau orang yang ada di tempat itu ikut jaga keamanan. Makanya Korem selalu melakuan sweeping, razia, enggak boleh seorang manusia yang tinggal di Bali tidak terdata,” tegas Danrem, Senin (22/8) kemarin. Orang yang datang ke Bali, lanjut peraih penghargaan Adhi Makhayasa ini, harus jelas tujuannya. Ia berharap dengan kegiatan tersebut, orang terduga teroris tidak sampai masuk ke Pulau Dewata ini. “Laporan para Dandim tidak ada atau belum ada yang masuk Bali. Masyarakat Bali harus terus menjaga keamanannya dengan cara kegiatan Poskamling, wajib lapor, saling memerhatikan kalau ada yang mencurigaan, laporkan kepada aparat,” ungkap Cantiasa. Danrem mengaku prihatin karena banyak orang asing terlibat kriminal. Situasi tersebut harus jadi perhatian karena orang asing ke Bali tidak semua berwisata, tapi melakukan kriminal, merampok, bobol ATM, dan pelanggaran lain. “Kita siaga, enggak boleh berhenti. Tingkatkan kewaspadaan. Kami tetap melakukan patroli untuk mencegah teroris masuk Bali,” ujarnya. (rah)
Diduga Ditipu Kerja ke Luar Negeri
Lima Mahasiswa Melapor ke Polda Denpasar (Bali Post) Seorang dosen balai pelatihan perhotelan di Nusa Dua berinisial PSS dilaporkan ke Polda Bali oleh lima orang mahasiswa terkait dugaan penipuan tenaga kerja ke luar negeri, Senin (22/8) kemarin. Sedangkan jumlah korbannya 36 orang dengan kerugian miliaran rupiah. Menurut salah satu korban, I Gede Agus Angga Purnama (21), usai melapor ke SPKT Polda Bali, PSS ini merekrut calon tenaga kerja luar negeri melalui perusahaan penyalur tenaga kerja yang dibuatnya. PSS membuka program tenaga kerja ke Jerman dan Belanda pada Mei 2015. “Saya dan teman-teman dijanjikan berangkat bulan Agustus 2015,” tegas Angga yang didampingi pengacaranya dari Kantor Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Indonesia (LABHI) Bali. Angga menjelaskan PSS menjanjikan gaji sekitar 2.700 euro (Rp 40 juta) dan juga memberikan visa kerja. Dia memanfaatkan statusnya sebagai dosen di balai pelatihan itu sehingga para korban mudah percaya dan membayar rata-rata Rp 63 juta. “Pembayarannya dilakukan bertahap. Sambil proses pelunasan, kami diminta menjalani training,” ungkap Angga sambil menunjukkan bukti laporan dengan nomor: TBL/314/VIII/2016/SPKT Polda Bali. Sementara pengacara korban, Ni Luh Sukawati, menegaskan setelah para korban melunasi pembayaran, PSS tidak menepati janjinya. “Dia mengulur-ulur waktu, tetapi akhirnya batal tanpa alasan jelas,” ujarnya. Aksi PSS terkuak dengan adanya surat keterangan pemberitahuan dari Konsulat Jerman di Indonesia yang menyebutkan perusahaan milik PSS ternyata perusahaan kontraktor, bukan penyalur tenaga kerja. Dari 36 korban, baru lima orang yang resmi melapor ke Polda yaitu I Gede Agus Angga Purnama (21), Komang Agus Sunada (27), Ni Putu Sri Antari (22), Kadek Krisna Wijaya (22), dan Desak Putu Agustiani (20). “Para korban ingin menempuh cara kekeluargaan untuk mendapatkan uangnya. Namun, terlapor saat dihubungi handphonenya tidak aktif. Saat dicari ke rumahnya selalu tidak ada,” tegas Sukawati yang didampingi Ni Luh Desi Swandari, S.H. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana saat dikonfirmasi mengatakan laporan dugaan penipuan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Menurutnya, setiap laporan yang diterima Polda akan ditindaklanjuti penyidik. (kmb36)
7
Bali Post/wan
Kubu Jadi Sentral Galian C
Pemkab Karangasem Diminta Revisi Perda
Denpasar (Bali Post) -
Kecamatan Kubu, Karangasem dinyatakan sebagai sentral galian C. Hal ini mengemuka dalam jawaban Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur I Ketut Sudikerta pada Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (22/8) kemarin. Kubu dinilai memiliki potensi yang cukup besar. Setelah dilakukan pertambangan, lahan di sana bisa direhabilitasi untuk pengembangan komoditas pertanian, khususnya hortikultura. “Dalam tata ruang Kabupaten Karangasem dan juga Provinsi Bali, sudah ditetapkan kawasan Kubu sebagai kawasan pertambangan,” ujar Sudikerta usai rapat paripurna dengan agenda jawaban Gubernur atas Pandangan Umum terhadap Raperda Perubahan atas Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha. Sudikerta meminta Pemkab Karangasem segera merevisi Perda RTRW-nya serta Perda Kabupaten Karangasem No.13 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Galian yang mencantumkan batas galian maksimal pada ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Pasalnya, perda tersebut tidak sesuai dengan peraturan di atasnya menyangkut batas keting-
gian maksimal galian C. “Harus dilakukan perbaikan tata ruang Karangasem sehingga mereka (penambang, red) bisa melakukan penambangan. Juga soal perda ketinggian, karena ada aturan di atasnya yang bisa dilakukan pertambangan di sana (di atas 500 mdpl - red). Ini kan ada kontradiksi peraturan di atas dan di bawahnya yang perlu diselaraskan,” jelasnya. Menurut Sudikerta, bila kegiatan pertambangan telah berlandaskan pada regulasi yang ada, ke depan tidak akan ada lagi pelanggaran yang dilakukan pengusaha galian C. Oleh karena itu, diperlukan komitmen antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk bersama-sama menjaga kawasan pertambangan yang ada di Bali.
“Pertambangan ini juga penting dalam menopang program pembangunan di Bali sebagai penyedia material. Kalau material tidak ada, bagaimana kita bisa membangun? Karena itu ke depan harus kita tata dan kelola dengan bagus, dengan membenahi regulasi kita,” jelasnya. Anggota DPRD Bali Dapil Karangasem I Gusti Putu Widjera mengatakan, galian C tidak akan mungkin bisa ditutup. Namun, galian C harus dikelola dengan benar, taat aturan, serta ditentukan mana lokasi yang boleh digunakan menjadi galian C, mana yang tidak boleh. “Selama ini kan situasinya menjadi kacau, kemarin ada galian yang ditutup banyak yang teriak termasuk Gapensi
teriak. Kalau melihat daerah galian itu sangat mengerikan juga dari segi lingkungan, namanya pengusaha bagaimana mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Artinya harus ada juga tanggung jawab kita untuk lingkungan,” ujar anggota Komisi I ini. Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Bali Wayan Adnyana mengaku tidak masalah dengan penetapan Kubu sebagai pusat galian C. Hanya, yang menjadi masalah, belum tentu semua orang paham dengan penetapan ini. “Sekarang paham tidak mereka, kalau misalnya galiannya dipindah ke daerah lain. Apakah kualitasnya masih sama dengan yang ditutup sekarang, kan belum tentu. Itu perlu kesadaran semua pihak, harus ada yang memberikan pendidikan kepada mereka, jangan nuntutnya seperti dulu lagi,” ujarnya. Terlebih lagi, lanjut Adnyana, petugas-petugas di proyek pemer-
intah hanya mau menerima pasir dengan kualitas bagus yakni berwarna hitam dan bersih dari lumpur. Kalau pasir ternyata berwarna kuning dan mengandung unsur tanah, sudah pasti akan ditolak. “Perlu dipermaklumkan kondisi material yang ditetapkan pemerintah, kualitasnya seperti apa harus semua paham itu,” jelasnya. (kmb32)
”Harus dilakukan perbaikan tata ruang Karangasem sehingga mereka (penambang - red) bisa melakukan penambangan. Juga soal perda ketinggian, karena ada aturan di atasnya yang bisa dilakukan pertambangan di sana (di atas 500 mdpl, red). Ini kan ada kontradiksi peraturan di atas dan di bawahnya yang perlu diselaraskan.” Wagub Bali I Ketut Sudikerta
Mengembalikan Kejayaan Pertanian di Bali SEMUA orang yang hidup di muka bumi ini membutuhkan makan. Jika suatu negara tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya, maka negara tersebut akan rapuh dan terjadi konflik sosial. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo berharap Indonesia mampu menjaga ketahanan pangan dengan menggandeng TNI-AD. “Ketahanan pangan kita saat ini sangat ironis. Indonesia negara agraris. Hamparan sawahnya luas, tapi impor beras. Padahal, negara yang ekspor beras ke kita, lebih kecil. Oleh karena itu, Bapak Presiden memutuskan agar mampu menjaga ketahanan pangan tiga tahun ke depan. TNI-AD diminta membantu pemerintah dalam mepertahankan pangan,” tegas Danrem 163/Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E. usai membuka Rakor Percepatan Tanam AgustusSeptember 2016 Provinsi Bali di aula Makorem, Denpasar, Senin (22/8) kemarin. Rakor tersebut bertujuan melaksanakan evaluasi bagaimana program kerja Korem 163/ WSA berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Bulog, PU, dan instansi terkait, sehingga segera mengambil langkah ke depan. Sebagai Danrem, Cantiasa juga menyampaikan evaluasi kepada
jajarannya bagaimana para Dandim melakukan langkah-langkah ke depan. Terkait mindset, lanjut Danrem, masyarakat Bali terutama generasi mudanya memiliki niat mencintai pertanian. Oleh karena itu, Korem beserta jajaran berupaya masuk ke generasi muda sebagai aset bangsa yang nantinya bisa melanjutkan sektor pertanian. Peraih penghargaan Adhi Makhayasa ini menegaskan, petani terkadang berhitung terkait hasil menjadi petani, dibandingkan dengan penghasilan di sektor lain. Ini yang perlu menjadi perhatian semua pihak sehingga pertanian betul-betul menjadi kebanggaan. Agar bisa menambah kesejahteraan petani, Korem terus-menerus memberikan pembekalan, pendampingan, pengawalan, sampai membantu alat pertanian, sehingga mereka tidak terlalu terbebani. “Petani itu pahlawan. Kalau tidak ada petani, kita enggak makan. Kita terus evaluasi perbaikan padi, jagung, kedelai, dan hortikultura. Bali ini tempat wisata, orang berwisata ke sini butuh makan, beras, buah-buahan. Adanya pasar di depan mata seperti ini, petani Bali sebenarnya tidak usah ke mana-mana. Petani di Bali mestinya tidak bingung
Bali Post/eka
RAPAT KOORDINASI - Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa bersama peserta rapat koordinasi percepatan tanam di aula Makorem 163/Wirasatya, Denpasar, Senin (22/8) kemarin. Bali Post/eka
Staf ahli Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Mat Syukur
menjual hasil panennya. Bayangkan 40 ribu turis per hari datang ke Bali dan mereka butuh makan,” tegasnya. Staf ahli Menteri Pertanian Bidang Inovasi dan Teknologi, Dr. Mat Syukur, mengatakan kaitannya dengan pembangunan pertanian di Bali, Kementerian Pertanian sudah menyalurkan berbagai program pertanian, misalnya bantuan benih, pupuk bersusidi, traktor, mesin tanam dan panen, semua modernisasi. “Tenaga kerja pertanian kan terbatas, maka mekanisasi adalah jawabannya. Saya apresiasi Bali Post mengadakan
sarasehan bagaimana mengembalikan kejayaan pertanian di Bali. Ini harus kita dukung,” ujarnya. Supaya petani muda jangan lagi berpikir petani itu belepotan lumpur. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemanfaatan alat-alat pertanian modern tersebut sehingga jauh lebih cepat dan kualitasnya baik. “Sekarang tanam tidak perlu bungkuk-bungkuk, sudah ada mesin tanam dan panen. Petani tidak sekadar tanam, tapi ambil keuntungan,” tegas Mat Syukur. Ditanya soal alih fungsi lahan, Mat Syukur menegaskan, sesuai undang-undang yang mengatur lahan berkelanjutan, beberapa kabupatan telah menetapkan lahan tanam berkelanjutan. Selain itu, ia
berharap dari beberapa masukan supaya lahan pertanian jangan dikenakan pajak terlalu tinggi. “Harus ada insentif yang diberikan kepada petani. Apalagi pertanian di Bali betul-betul identik dengan subak dan diakui UNESCO. Harus dipertahankan. Sebenarnya, hasil panen di Bali mencukupi bahkan lebih untuk Bali. Tapi kita kan bicara NKRI sehingga Bali harus berkontribusi ke provinsi lain,” ucapnya. Menurutnya, bulan AgustusSeptember 2016 dalam situasi La Nina, di mana air lagi banyak di musim kemarau atau kemarau basah. Oleh karena itu, kesempatan ini paling baik untuk menambah luas tanam. (rah)
BANGLI
8
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Pipa Putus Terkeruk Alat Berat
Pelanggan PDAM di Petak Tak Dapat Air Bangli (Bali post) Puluhan pelanggan PDAM Bangli di Lingkungan Petak Kelurahan Bebalang mengeluh lantaran tidak mendapat air sejak beberapa hari lalu. Hal itu diakibatkan jaringan pipa putus akibat terkeruk alat berat. Direktur PDAM Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara, Senin (22/8) kemarin menjelaskan, pipa yang putus berada di barat batas Kota Bangli, tepatnya di perempatan menuju Dusun Jelekungkang Desa Tamanbali. Pipa putus akibat
Bali Post/sos
Cegah Hepatitis A
Ratusan Anggota Polres Divaksin Bangli (Bali Post) Ratusan anggota Polres Bangli diberikan vaksin Hepatitis A oleh tim kesehatan Polda Bali. Kegiatan vaksinasi yang juga diikuti Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. dilaksanakan di lobi Mapolres Bangli, Senin (22/8) kemarin. Pjs. Kasubag Humas Polres Bangli AKP I Made Simpen mengatakan, pelaksanaan vaksinasi bertujuan mencegah anggota Polres Bangli terjangkit virus Hepatitis A. Penyakit ini, kata AKP Simpen, biasanya ditularkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar kotoran atau tinja penderita Hepatitis A (fecal-oral). Adapun gejala yang ditimbulkan apabila terjangkit penyakit ini yakni demam tiba-tiba, hilang nafsu makan, mual, muntah, kulit dan mata berwarna kuning, air kencing berwarna tua dan tinja berwarna pucat. Untuk memastikan diagnosis Hepatitis A, harus dilakukan pemeriksaan enzim hati, SGPT, SGOT. Sementara untuk pencegahannya dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan perorangan seperti mencuci tangan dengan teliti. ‘’Imunisasi Hepatitis A dianjurkan bagi orang yang potensial terinfeksi seperti penghuni asrama dan mereka yang sering bekerja di luar rumah,’’ terangnya. Sementara itu, dalam pelaksanaan vaksinasi kemarin, sejumlah anggota Polres Bangli tampak antusias diberikan vaksi. Namun, tak sedikit anggota juga takut dengan jarum suntik sehingga terpaksa tidak bisa mendapatkan vaksin. (kmb40)
Bali Post/ina
VAKSINASI - Sejumlah anggota Polres Bangli saat menjalani vaksinasi Hepatitis A.
Puluhan Baliho dan Spanduk Diberangus Satpol PP
Bangli (Bali Post) Puluhan baliho dan spanduk yang selama ini terpasang di sejumlah titik di wilayah Kota Bangli ditertibkan jajaran Satpol PP Bangli, Senin (22/8) kemarin. Penertiban dilakukan lantaran keberadaan baliho dan spanduk yang tak mengantongi izin dan izinnya sudah kedaluwarsa tersebut mengganggu keindahan kota. Kepala Satpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma mengungkapkan, penertiban dilakukan dari perbatasan Guliang hingga wilayah Kelurahan Kawan. Dalam operasi tersebut pihaknya berhasil menurunkan sedikitnya 10 buah baliho berukuran besar dan 28 spanduk berukuran kecil yang terpasang di pohon-pohon perindang. ‘’Untuk baliho yang berukuran besar yang kita tertibkan di antaranya baliho ucapan selamat datang KKN, baliho bentuk uang Rp 50 ribu, baliho penerimaan sekolah, iklan rokok, baliho dudonan karya dan beberapa baliho yang sudah kedaluwarsa,’’ terangnya. Suryadarma mengatakan, penertiban bertujuan menjaga wajah kota agar tetap bersih dan tidak banyak dijejali baliho liar. Selain itu penertiban ini juga dilakukan untuk mendukung penilaian Wahana Tata Nugraha. ‘’Sehingga selain menertibkan baliho, kita juga peringatkan beberapa warga untuk memindahkan material yang selama ini masih ditaruh di jalan raya,’’ ujarnya. Suryadarma juga mengatakan bahwa untuk persiap an p enila ian wahana tata nugraha pihaknya akan membantu Dinas Perhubungan menertibkan parkir di badan jalan sehingga secara keseluruhan wajah kota Bangli terlihat lebih indah dan tertib. (kmb40)
LOKASI PIPA - Lokasi pipa PDAM yang terkeruk alat berat.
adanya aktivitas pengerukan lahan dengan alat berat yang dilakukan oleh pengembang. ‘’Dua hari lalu, pipanya di hulu putus karena dikeruk alat berat. Jadinya air ke pelanggan mati total,’’ jelasnya. Pelanggan yang tak mendapat air, kata dia, sekitar 40 orang. Beberapa juga sudah ada yang menyampaikan keluhan ke pihaknya. Supaya hal itu tak terus berlanjut, pengembang diminta untuk mengganti kerugian. ‘’Kami akan minta pengembang untuk ganti rugi. Itu ada aturannya,’’ tegasnya. Guna memenuhi kebutuhan pelanggan, untuk sementara air disuplai dengan mobil tanki. (kmb45)
Bupati akan ”Nonjob”-kan Pejabat Rangkap Jabatan Bangli (Blai Post) -
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bangli yang kedapatan rangkap jabatan akan di-nonjob-kan. Demikian juga dengan pegawai yang sering izin dan malas ngantor. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas lembaga pemerintahan ke depan. Hal itu diungkapkan Bupati Bangli I Made Gianyar dalam apel disiplin, Senin (22/8) kemarin. Gianyar memandang selama ini ada sejumlah pejabat yang juga menduduki jabatan sebagai bendesa adat, klian dan lain sebagainya. Hal ini dinilai menjadi salah satu pemicu berkurangnya profesionalisme pada lembaga pemerintahan yang pada akhirnya menempatkan Bangli menjadi kabupaten satu-satunya di Bali yang mendapatkan opini
Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK. ‘’Mendapat opini seperti itu (WDP-red) akibat kinerja pegawai yang kurang maksimal, tapi sudah mengambil pekerjaan lain,’’ ujarnya. Supaya hal ini tak terus berlanjut, para pejabat yang masih rangkap jabatan diminta untuk memilih salah satu jabatan. Menindaklanjuti kebijakan ini,
Sekda telah diintruksikan untuk bersurat ke seluruh SKPD. Jika setelah itu masih ditemukan pejabat yang merangkap jabatan, akan langsung di-nonjob-kan. ‘’Tinggal pilih saja. Kalau mau jadi bendesa atau klian, saya tak memakainya jadi kadis atau kabag,’’ tegas Gianyar. Hal serupa juga akan dilakukan pada pegawai yang sering
izin tanpa alasan yang jelas dan malas ngantor. ‘’Kalau yang jadi pamangku, saya masih maklumi. Itu kehendak Tuhan,’’ cetusnya. Pada kesempatan itu, pegawai juga dilarang keras mengikuti LSM di luar etika profesi Panca Prasetia Korpri. Gianyar menyebut, kebijakan ini tidak kejam melainkan memiliki sifat yang mendidik dan mampu memperbaiki kualitas lembaga pemerintahan ke depan. ‘’Kalau pegawai negeri, ya ikut Korpri, guru ikut PGRI dan dokter ikut IDI. Jangan malah ikut organ-
Belasan Proyek Belum Terealisasi
Komisi III Soroti Kinerja Disbudpar Bangli (Bali Post) Belasan program fisik berupa pengadaan fasilitas pendukung sejumlah objek wisata yang ditangani Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli belum terealisasi. Padahal ketok palu APBD Induk 2016 sudah dilakukan pada November 2015. Hal ini menjadi sorotan Komisi III DPRD Bangli pada rapat kerja dengan Disbudpar, Dinas PU, BPMPD dan Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli, Senin (22/8) kemarin. Anggota Komisi III DPRD Bangli I Dewa Gede Oka menilai, program Disbudpar yang belum terealisasi hingga mendekati akhir tahun ini menjadi persoalan yang sangat ironis. Itu mengindikasikan ketidakseriusan pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata. ‘’Saya melihat program itu saru gremeng (tidak jelas - red). Sampai sekarang belum terealisasi. Apa jadinya ke depan kalau seperti ini,’’ ujarnya. Saking geramnya, politisi Partai Gerindra ini meminta supaya persoalan yang membelit selama ini dibeberkan pada raker tersebut agar ke depan seluruhnya jelas. Menanggapi sorotan tersebut, Kadisbudpar Bangli I Wayan Adnyana mengungkapkan, program fisik berupa penataan jalan, parkir dan toilet yang belum terealisasi berada di 15 lokasi. Penyebabnya karena terbentur persoalan aset. Menyikapi hal ini pihaknya mengaku sudah sering berkoordinasi dengan instansi terkait, salah satunya Bagian Aset. Namun informasi yang diterima masih simpang siur. Selain itu, ketatnya pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menimbulkan ketakutan dalam merealisasikan program. ‘’Pembangunannya ada yang melintas di tanah milik adat,
Bali Post/sos
RAKER - Suasana raker DPRD Bangli bersama sejumlah SKPD, Senin (22/8) kemarin. pribadi, maupun BKSDA. Ini yang membuat program itu belum berjalan. Tapi kami tidak diam. Sudah berkoordinasi dengan instansi terkait,’’ bebernya. Jawaban yang disampaikan Adnyana itu kembali ditanggapi Dewa Oka. Menurutnya, hal-hal yang disampaikan Adnyana itu bukan sebuah alasan. Sebab, merealisasikan program sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. hanya saja guna menghindari jeratan hukum, perlu dicarikan solusi yang tepat dengan diimbangi koordinasi dengan instansi lain yang lebih intens. ‘’Kendala ini kenapa baru disampaikan saat raker. Kalau tidak raker, akan tidak dibahas? Mohon koordinasinya dipersering. Kami ingin ada sesuatu yang jelas. Supaya tidak katanya-katanya saja,’’ tegasnya. Di tengah perdebatan yang cukup alot, Kasubag Aset Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Putu Agus Mulyawan mengakui sudah berkoordinasi dengan Disbudpar terkait pemecahaan persoalan yang ada. Menurutnya, program yang berurusan dengan lahan, salah satunya bisa direalisasikan dengan sistem pinjam pakai terutama yang menjadi milik
adat. ‘’Pinjam pakai itu tidak bisa pada aset bergerak. Kalau lahan masih bisa. Asal semuanya jelas. Ada aturan tertulis. Pengalaman kami ini tidak terlalu lama prosesnya,’’ terangnya. Solusi yang disampaikan itu ditanggapi positif anggota Komisi III I Made Sudiasa. Dengan hal itu diharapkan persoalan aset bisa diselesaikan secepatnya dan realisasi pembangunan sudah bisa dipastikan sebelum pembahasan APBD perubahan. ‘’Aset ini harus segera dituntaskan. Harus jelas. Pansus Aset juga siap membantu,’’ ungkapnya. Hal senada juga disampaikan ketua Komisi III Ketut Suastika. Identifikasi persoalan lahan ini diharapkan bisa tuntas paling lambat tuntas dalam dua minggu ke depan. ‘’Apa saja masalahnya, itu harus sudah ada paling lambat dua minggu,’’ tandasnya Pertanyaan juga ditujukan untuk program hotmix jalan yang ditangani Dinas PU, yakni terkait jumlah ruas yang akan dikerjakan pada 2017 dan 2018 mendatang. Namun karena Sekretaris Dinas PU I Made Soma dan Kabid Bina Marga I Putu Wina Gunawan lupa membawa data, maka raker terpaksa ditunda. (kmb45)
isasi yang mengawasi pegawai. Nanti malah main sabun sendiri,’’ katanya seraya meminta masyarakat bisa memaklumi kebijakannya ini. Pada apel kemarin juga kembali ditegaskan pejabat yang berhalangan hadir karena sakit akan tetap dijenguk dan diberikan telur bertuliskan ‘’Semoga lekas sembuh.’’ Bupati meminta supaya langkah ini tak dipandang negatif. ‘’Istri saya sakit juga dapat telur. Itu melambangkan keperkasaan. Jangan dipandang negatif,’’ tandasnya. (kmb45)
Dana BKK Desa Songan
Diduga Diselewengkan Oknum Mantan Prajuru Bangli (Bali Post) Pengelolaan Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Songan, Kintamani, bermasalah. Bantuan yang diberikan oleh Pemprov Bali tersebut diduga diselewengkan oleh oknum mantan prajuru desa adat setempat. Modusnya dengan membuat SPJ (Surat Pertanggungjawaban) fiktif. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, dana yang diduga diselewengkan tersebut yakni dana BKK tahun 2011-2015. Selama kurun waktu lima tahun tersebut total bantuan BKK yang diduga diselewengkan oknum mantan prajuru berinisial Ketut KN mencapai Rp 163 juta. Modus yang dipakai dengan cara membuatkan SPJ fiktif. Setiap tahunnya oknum mantan prajuru tersebut membuatkan SPJ fiktif bernilai puluhan juta rupiah. ‘’Pertanggungjawabannya fiktif. Bangunan pura yang sudah lama dibangun, dibuatkan SPJ baru, seolah-olah baru dibangun,’’ kata salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya. Terkait persoalan ini, sejak beberapa bulan terakhir beredar kabar kasus ini mulai diselidiki Unit Tipikor Polres Bangli. Bahkan oknum mantan prajuru tersebut sudah beberapa kali diperiksa di Polres Bangli. Menurut sumber tersebut, oknum mantan prajuru itu kini bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dikonfirmasi terkait informasi tersebut, KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Ketut Purnawan seizin Kasat Reskrim AKP Yana Jaya Widya membenarkan adanya kasus tersebut. Namun, Purnawan hanya mengatakan untuk saat ini kasus itu masih dalam penyelidikan. ‘’Saat ini kasusnya masih lidik,’’ terangnya singkat. (kmb40)
GIANYAR
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
SOSOK Penilaian WTN
TIM Penilai Lapangan Tahap II dan III dari Kementerian Perhubungan mulai melakukan penilaian terhadap Kabupaten Gianyar terkait kegiatan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2016. Pada Senin (22/8) kemarin, tim melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi lalu lintas serta sarana dan prasarana transportasi. Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Gianyar Cokorda Gde Rai Widiarsa mengatakan, penilaian kemarin merupakan pengamatan lapangan dengan mendatangi langsung objek penilaian. Selain di beberapa titik jalan, Terminal Batubulan dan kantor Dishubinfokom juga menjadi sasaran penilaian. Di dua lokasi ini, tim penilai melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana yang ada di kantor tersebut di antaranya alat uji kendaraan. ‘’Kalau besok (hari ini -red) penilaian untuk pemaparan program dan kebijakan,’’ katanya. Dijelaskannya, ada 14 item penilaian WTN seperti manajemen transportasi, kondisi jalan, rambu-rambu lalu lintas, anggaran transportasi, hingga integritas sumber daya manusia. Berpijak dari raihan WTN sebelumnya, kinerja penyelenggaraan dan operasional transportasi di Kabupaten Gianyar terus ditingkatkan. Sejumlah program dilaksanakan. Mulai dari pengadaan dan pemasangan ATCS yang dilengkapi CCTV pemantau arus lalu lintas serta pengendalian traffic light dari ruang pusat kendali Dishubinfokom, penyelenggaraan car free day dan car free night, marka zoss (zona selamat sekolah) dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas. ‘’Pada intinya, tujuan peningkatan kinerja bukan hanya meraih WTN tetapi bagaimana mewujudkan sistem transportasi yang baik sehingga masyarakat mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas,’’ katanya. (ded)
Anggota Kodim Dites Urine
Gianyar (Bali Post) Guna mencegah penyalahgunaan narkoba di tubuh TNI, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar menggelar tes urine terhadap puluhan anggota Kodim 1616/ Gianyar, Senin (22/8) kemarin. Dari tes yang dilakukan secara acak ini, tidak ada terdeteksi penyalahgunaan narkoba. Tes urine tersebut dilakukan secara mendadak. Puluhan personel TNI langsung dikumpulkan di halaman Makodim untuk dipilih secara acak mengikuti tes urine. Usai pelaksanaan tes, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dari petugas BNNK Gianyar terkait program P4GN yakni Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Berto SP Capah, S.Sos. mengatakan, sidak seperti ini perlu dilakukan, agar seluruh prajurit khususnya di Kodim 1616/Gianyar bebas dari jeratan narkoba. ‘’Kita ingin tidak ada personel yang terkait apalagi berupaya mengonsumsi narkoba, karena jelas insitusi TNI tidak pandang bulu dalam menindak karena narkoba merupakan musuh negara,’’ tegasnya. (kmb35)
9
Jaga Kelestarian Subak
Pemkab Diminta Wujudkan Pariwisata Ramah Lingkungan Gianyar (Bali Post) -
Areal pertanian yang menjadi wilayah subak sudah banyak dieksploitasi dengan mengatasnamakan pemerataan pembangunan. Alhasil, subak yang sudah mendapat pengakuan UNESCO pun kian terancam keberadaannya. Terkait persoalan ini, Pemkab Gianyar pun diminta untuk mewujudkan pariwisata ramah lingkungan dengan menjaga kelestarian subak. Hal ini terungkap dari hasil penelitian Bali Internship Field School (BIFS) 2016 yang diikuti enam negara dari Jepang, Hongkong, Amerika Serikat, Belanda, Jerman, dan Indonesia. ‘’Dari catatan para peneliti subak, muncul gagasan agar pemerintah melestarikan subak dalam keterkaitannya dengan bidang pariwisata,’’ ucap Ketua Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) Catrini Kubontubuh saat acara penutupan BIFS di Gedung Mandala Pura Samuan Tiga, Senin (22/8) kemarin.
Catrini mengatakan, BIFS tahun kedua digelar dengan maksud mengintegrasikan berbagai hasil penelitian tentang subak yang sudah dilakukan selama 20 tahun oleh Universitas Udayana. Kemudian selama empat hari penelitian ini BIFS melakukan berbagai kegiatan, di antaranya kunjungan ke lapangan, berdiskusi dengan pemangku kepentingan dari petani hingga praktisi di sektor pariwisata dan kebudayaan. ‘’Penelitian ini memikirkan tentang bagaimana subak berkon-
tribusi terhadap pariwisata, dan sebaliknya,’’ kata dia. Catrini menerangkan, berdasarkan hasil penelitian, upaya pelestarian subak sangat penting dimaksimalkan. Tinggal bagaimana, pemerintah daerah maupun pelaku bisnis atau investor memikirkan formula terbaik untuk menjaga anugerah alam tersebut sehingga subak tidak hanya dieksploitasi dengan mengatasnamakan pembangunan. Pemkab diharapkan mampu mewujudkan pariwisata yang
ramah lingkungan. ‘’Kajiannya harus berdasarkan budaya sehingga wisatawan yang datang nanti lebih paham tentang arti subak,’’ ujarnya. Terkait alih fungsi lahan yang selama ini menjadi momok bagi petani, Catrini berharap ke depannya anggota organisasi subak dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan. ‘’Jangan tiba-tiba lahan yang semula merupakan sawah dengan mudah diberi izin menjadi hotel atau vila. Sebaiknya meminta saran dan masukan dari pengurus subak setempat, sebelum memberikan izin pembangunan di sana,’’ ucapnya. Pihaknya juga berharap agar penduduk tidak hanya menjadi objek namun bisa menjadi subjek yang ikut ber-
peran dalam pelestarian subak. Misalnya, kegiatan tracking dan edukasi, warga setempat dapat ditunjuk untuk menjadi pemandu wisatawan yang datang untuk belajar tentang subak. ‘’Jadi, wisatawan bukan sekadar ber-selfie ria, namun mereka paham akan sistem kerja, beserta filosopi subak yang berlandaskan Tri Hita Karana,’’ harapnya. Sementara Bupati Gianyar A. A. Gde Agung Bharata menyatakan, pihaknya mengapresiasi masukan tersebut. Dia menyebut, penelitian itu akan sangat bermanfaat dalam memberi ilmu tentang bagaimana cara menjaga kelestarian subak agar tetap bertahan di tengah perkembangan modern. (kmb35)
Guru Non-PNS Berhak Atas Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan RASA haru dan sedih tampak jelas di raut wajah Ni Nengah Sujani ahli waris dari almarhum I Wayan Kawan yang merupakan guru PTT SMPN 5 Bangli saat menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan dihadiri kepala sekolah dan guru setempat, jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar memberikan santunan Rp 24.000.000. ‘’Sesuai dengan PP No. 44 Tahun 2015, untuk Santunan Jaminan Kematian diberikan kepada tenaga kerja yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja sebesar Rp 16,2 juta ditambah uang pemakaman Rp 3 juta, santunan berkala Rp
4,8 juta dan beasiswa Rp 12 juta. Semoga ini bisa bermanfaat buat keluarga yang dtinggalkan dan harapannya seluruh guru non-PNS di bawah PGRI untuk wilayah seluruh Bali mendapatkan perlindungan yang sama di jaminan sosial,’’ kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi. Karma Krisnadi menjelaskan, sesuai UU No. 40 Tahun 2004, seluruh tenaga kerja baik penerima upah dan bukan penerima upah wajib mendapatkan haknya yakni Jaminan Kesehatan, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan
Pensiun. ‘’Sekarang, PNS, pegawai swasta, wiraswasta, dokter, pengacara, aktris, atlet, pembantu rumah tangga, tukang ojek dan lainnya, selama menjadi pelaku ekonomi wajib mendapat hakhaknya,’’ tegasnya. Pada kesempatan tersebut, pihak keluarga almarhum Wayan Kawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BPJS Ketenagakerjaan. Ni Nengah Sujani, istri almarhum, mengatakan, pihaknya masih merasa sangat berat kehilangan almarhum. ‘’Sangat berat karena ditinggalkan, tapi apa yang mau dikata. Perhatian untuk almarhum ini sungguh berarti buat keluarga,’’ ujarnya. (kmb25/k100)
Bali Post/ist
PENYERAHAN SANTUNAN - Suasana penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.
KLUNGKUNG
10
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Tersangka Penebas Ditahan Semarapura (Bali Post) – Setelah diperiksa sehari, petugas Satuan Reskrim Polres Klungkung di bawah komando Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno akhirnya menahan I Gede Agus Dery Pratama alias Zebro. Pria 20 tahun yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini melakukan penebasan di Banjar Pegending, Desa Pakraman Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Sabtu (20/8) malam. Untuk mengetahui kejelasan kejadian tersebut, petugas juga melakukan prarekontruksi di TKP, Senin (22/8) kemarin. Prarekontruksi yang dilakukan sekitar pukul 12.30 Wita mendapat perhatian warga. Apalagi tersangka dibawa ke Pegending dengan memakai baju tahanan dan tangan diborgol. Beberapa adegan diambil penyidik saat prarekontruksi. Salah satunya ketika tersangka mengambil pedang di rumah kakeknya Wayan Rasta. Lokasi rumah Wayan Rasta tidak jauh dari lokasi penebasan. Saat itu tersangka masuk melalui pintu depan untuk mengambil pedang yang ada di ruang kakeknya. Setelah itu, tersangka menuju lokasi kejadian. Tiba di TKP, Zebro memperagakan adegan saat memburu korban Komang Juliawan (30). Juliawan tidak diikutkan karena masih menjalani perawatan di RSUD Klungkung setelah menjalani operasi akibat mengalami patah tulang tangan kiri dan luka sabetan di tangan kanan. Usai menebas korban, tersangka balik ke rumah kakeknya. Dengan wajah sedikit berkeringat dia memperagakan bagaimana menyembunyikan pedang yang masih berlumuran darah di bawah pohon di halaman rumah kakeknya. “Tersangka tidak lagi masuk melalui pintu depan, tapi lewat belakang,” kata Wiastu Andri di sela-sela prarekonstruksi. Menurutnya, tersangka telah resmi ditahan setelah diperiksa satu kali 24 jam. Untuk melengkapi bukti-bukti, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi korban. “Saat ini kami sedang melengkapi berkas berita acara pemeriksaan dari beberapa saksi,” jelasnya. (kmb)
Bali Post/dwa
LURUSKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kanan) meluruskan terkait proses perekrutan pegawai kontrak dari tenaga pengabdian.
Pegawai Pengabdi Prioritas Dikontrak Masa Kerja Jadi Pertimbangan Semarapura (Bali Post) –
Bali Post/kmb
PRAREKONSTRUKSI - Polres Klungkung menggelar prarekonstruksi kasus penebasan yang melibatkan I Gede Agus Dery Pratama alias Zebro di Banjar Pegending, Desa Pekraman Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh.
Polisi Dilatih Rumuskan Sidik Jari Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung melaksanakan pelatihan perumusan sidik jari bagi anggota Satuan Reskrim dan Polsek jajaran di Rupatama Polres, Senin (22/8) kemarin. Bertindak selaku instruktur Panit II Unit I Sie Ident Dit Reskrim Um Polda Bali Iptu Made Oka Pujawan dan tim. Pelatihan dibuka Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno, S.H. Pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan personel Polri khususnya di tingkat Polsek yang dapat merumuskan sidik jari. Pasalnya, dinamika perkembangan kasus kriminal semakin hari semakin membutuhkan dan menuntut kepolisian meningkatkan keahlian dalam pengungkapan kasus. Wiastu Andri menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan meningkatkan kemampuan anggota Satuan Reskrim Polres dan Polsek jajaran. Pelatihan perumusan sidik jari berlangsung selama dua hari hingga 23 Agustus ini. (dwa)
Tari Sanghyang Grodog
Sakral dan Ajeg di Lembongan TARI Sanghyang Grodog adalah salah satu tradisi yang masih ajeg di Nusa Penida. Tarian yang berisi atraksi ini dipentaskan setiap pinanggal Tilem Sasih Karo. Tari Sanghyang Grodog tidak lumrah seperti tarian sanghyang lain pada umumnya di Bali. Ada 23 jenis sanghyang yang tergabung dalam Aci Sanghyang Grodog sebagai aci sakral di Desa Pakraman Lembongan selama 11 hari berturut-turut mulai pinanggal katujuh sasih karo (Juli–Agustus) dan kali ini berlangsung 9-21 Agustus. Menurut Ketua Panitia I Putu Bali, upacara ini digelar di perempatan Catus Pata Desa Pakraman Lembongan yang berperan sebagai alam bagi kehidupan semesta yang memberikan sumbangsih tanpa pamrih. Tarian sakral ini menjadi daya tarik wisatawan saat berkunjung ke kepulauan Nusa Lembongan. Tarian yang lazim disebut Sanghyang Perahu tersebut berkembang dan membudaya yang memiliki fungsi ritual magis penolak bala, terjangkitnya wabah penyakit, dan penyakit ternak (grubug). Ini juga digunakan sebagai sarana memohon hujan jika terlambat atau terlalu lama terjadi saat musim paceklik. Adapun 23 jenis Sanghyang Grodog meliputi Sampat, Bumbung, Penyalin, Lingga, Joged, Dukuh Ngaba Cicing, Jaran, Dukuh Masang Bubu, Sampi, Bangu-bangu, Kebo, Tilingtiling, Enjo-enjo, Manjangan, Tutut, Jangolan Dukuh Ngaba Penyu, Barong, Kelor, Capah, Perahu, Sumbul, Payung, dan Bunga. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Nyonya Ayu Suwirta menghadiri upacara pengeluar/ngelebar yang merupakan rangkaian terakhir upacara Aci Sanghyang Grodog di Desa Lembongan, Sabtu (20/8) lalu. Turut datang Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Wayan Baru didampingi Camat Nusa Penida I Gusti Agung Putra Mahajaya, Perbekel Desa Lembongan Ketut Gede Arjaya, Perbekel Desa Jungut Batu Made Gede Suryawan. (dwa)
Rencana Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta merekrut pegawai pengabdi menjadi pegawai kontrak tahun 2017 membawa angin segar bagi tenaga pengabdi. Ini terlihat dari banyaknya pegawai pengabdi yang berupaya memanfaatkan momen tersebut. Sejumlah pegawai mulai mengumpulkan surat lamaran dan tidak sedikit yang datang langsung ke rumah jabatan bupati agar diangkat sebagai pegawai kontrak. Bupati Suwirta menegaskan perekrutan pegawai pengabdian menjadi pegawai kontrak diproses oleh tim sesuai masa kerja yang menjadi barometer utama. Ia mengakui telah beberapa kali dikunjungi oleh tenaga pengabdian yang meminta bantuan untuk diangkat sebagai pegawai kontrak. Hal ini terjadi setelah wacananya mengangkat pegawai pengab-
dian menjadi pegawai kontrak disampaikan ke publik. “Jangan sampai kebijakan ini dimanfaatkan untuk tindakan negatif karena saya mendengar sendiri ada yang mengatakan tanpa memiliki orang tidak bisa menjadi pegawai kontrak. Itu sangat salah dan perlu diluruskan,” papar Suwirta di ruang kerjanya, Senin (22/8) kemarin. Menurut Bupati, perekru-
tan tenaga pengabdian akan dilakukan sistematis, yakni sesuai dengan masa kerja. Selain itu ada rekomendasi dari pimpinan SKPD terkait tentang kinerja tenaga pengabdian tersebut. Ini dilakukan agar jangan sampai pegawai yang malas malah naik menjadi pegawai kontrak. Pejabat asal Ceningan itu minta kepada pimpinan SKPD memberikan pakta
integritas agar tidak terjadi penyimpangan pada kelengkapan administrasi utamanya masa kerja. Yang akan menjadi pertimbangan adalah SK pertama kali kerja untuk memastikan masa kerja dan SK Bupati sebagai pengakuan Pemkab Klungkung sebagai tenaga pengabdian. Untuk itu, tahun ini seluruh SKPD diminta menyetor data base tenaga pengabdian dan tenaga honor. Setelah itu pihaknya akan mengecek kondisi keuangan untuk mengetahui beberapa kekuatan Pemkab Klungkung melakukan pengangkatan. “Kami lihat dulu ang-
garan yang ada. Selanjutnya baru lakukan perekrutan,” sebutnya. Tenaga pengabdian diminta tidak bersusah-susah membuat surat lamaran. Surat lamaran baru dibuat setelah mendapat kepastian peningkatan status menjadi pegawai kontrak. ‘’Semuanya tergantung masa kerja dan kelakuan selama mengabdi. Setelah diusulkan jumlah rekrutmen pegawai kontrak, baru nanti tim minta surat lamaran dan kelengkapan lainnya,” tegas Suwirta seraya menambahkan pihaknya akan membentuk tim untuk melaksanakan verifikasi berkas yang disetor. (dwa)
Limbah Pindang Dibuang ke Saluran Irigasi
Warga Pesinggahan Kembali Protes Semarapura (Bali Post) – Belasan warga Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, yang sebagian besar petani turun mengecek limbah pindang milik Komang Suidep (55), warga Banjar Pancingan, Kusamba, yang dibuang ke saluran irigasi Subak Pesinggahan. Aksi protes yang dipimpin Perbekel Pesinggahan Nyoman Suastika sekitar pukul 09.00 Wita, Senin (22/8) kemarin ini mendapat perhatian anggota Polsek Dawan. Dikomandoi Kapolsek Dawan AKP Ketut Suastika, petugas memantau setiap gerak gerik warga yang dikhawatirkan akan melakukan aksi anarkis. Tidak ketinggalan petugas dari Korampil dan Unit Patroli Polres Klungkung dengan bersenjata laras panjang ikut melakukan pengawasan.
Menurut Suastika, persoalan limbah ini sudah terjadi sejak awal 2014 lalu. Saat itu warga Pesinggahan banyak yang memprotes pembuangan limbah pemindangan ke saluran irigasi menuju Sungai Yeh Banges dan pantai. Limbah pindang ini menimbulkan bau dan membuat gatal-gatal warga yang mandi di sungai. ‘’Ketika itu bahkan sampai terjadi kasus penganiyaan melibatkan warga dan karyawan usaha pindang yang sampai diselesaikan di Mapolsek Dawan,” terangnya Persoalan ini sudah sempat dibahas di kantor camat melibatkan Perbekal Pesingghan dan Kusamba serta Kapolsek Dawan. Saat itu ada surat pernyataan yang isinya agar pemilik usaha pindang Komang Suidep tidak lagi membuang limbah ke saluran irigasi, melainkan
harus membuat instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Namun, kenyataannya pembuangan limbah pindang ini tetap berlanjut. Padahal, menurut hasil pengecekan tim yustisi dan Lingkungan Hidup, ada zat berbahaya B3 yang terkandung di air limbah tersebut. Hal senada dikatakan Klian Subak Pesinggahan, Ketut Suwitra. Anggota subak khususnya Tempek Pelepasan sudah lama mengeluhkan adanya limbah pemindangan yang dibuang ke saluran irigasi karena menimbulkan bau dan gatal-gatal kaki petani ketika bercocok tanam. Belum lagi petani yang berada di bagian selatan jembatan sempat gagal penen. Tim Yustisi Klungkung yang dipimpin Kasatpol PP Nyoman Sucitra turun ke
Bali Post/kmb
CEK LIMBAH - Warga Pesinggahan, Dawan, turun mengecek limbah pindang yang dibuang di saluran irigasi Subak Pesingahan, Senin (22/8) kemarin. lokasi pembuangan limbah, Sabtu (20/8) lalu. Saat itu tim memberikan surat peringatan kepada pemilik usaha pindang Komang Suidep dan melarang yang bersangkutan memperpanjang izinnya yang
sudah mati. “Kami sudah dua kali layangkan peringatan. Kami harapkan pemilik usaha memaksimalkan septictank dan tidak membuang limbah ke saluran irigasi,” ujarnya. (kmb)
BULELENG
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
11
Orientasi Kehumasan di Pemkot Makassar
Humas dan Protokol Buleleng Tukar Informasi Publik
HUMAS dan Protokol Pemkab Buleleng melaksanakan program rutinitasnya dengan melakukan orientasi kehumasan ke luar daerah. Daerah yang disasar tahun ini adalah Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Selawesi Selatan. Dalam orientasi ini sejumlah program kegiatan sepertinya bisa ditiru untuk diimplementasikan di Buleleng. Mulai dari program keamanan wilayah, kesehatan, kemiskinan, dan daya tarik wisata (DTW). Rombongan diterima Asisten IV Pemkot Makassar Drg. H. Hadijah Iriyani Ridwan. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Buleleng Made Supartawan didampingi Kepala Sub-Bagian (KSB) Bidang Pemberitaan Cok Aditya, usai kunjungan kerja di Pemkot Makassar mengatakan, orientasi kehumasan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Tujuannya mencari pembanding dan saling tukar informasi terkait program kegiatan pemerintah daerah secara umun dan terutama menyangkut manajemen publikasi. Tahun ini disepakati menyasar Pemkot Makassar. Alasannya, daerah ini berhasil melaksanakan beberapa kegiatan strategis. Salah satu program itu adalah wallroom yang merupakan kerja sama dengan Singapura. Program lainnya hampir sama dengan apa yang dijalankan Pemkab Buleleng, yakni layanan ambulans gratis yang beroperasi 24 jam penuh. Layanan ini tidak saja angkutan, juga dilengkapi penanganan kedaruratan oleh petugas medis
CENDERAMATA - Kabag Humas dan Protokol Made Supartawan (kiri) menyerahkan cenderamata kepada Asisten IV Pemkot Makassar Drg. H. Hadijah Iriyani Ridwan (kanan). profesional hingga dokter spesialis. “Setelah kita diskusi ada program untuk menangani masalah keamanan daerah. Yang menarik adalah pogram layanan ambulans yang hampir sama dengan program Buleleng Ermenjancy Service (BES),” katanya. Di bidang lainnya, lanjut Supartawan, dalam program mengentaskan kemiskinan Pemkot Makassar, yakni khusus menyiapkan apartemen untuk warga miskin. Sejatinya Buleleng sendiri telah melaksanakan program perumahan bagi warga miskin melalui program bedah rumah. Persoalan penanganan kemiskinan itu akan coba dikaji lagi di Buleleng. “Ini juga program yang sama tadi kita dapat masukkan kalau warga miskin dikasi rumah. Kita juga punya, namun di Makassar lingkungan permukiman itu dilengkapi taman. Dan ini kita coba teruskan
infonya ke instansi yang membidangi,” katanya. Menyinggung program kehumasan, Supartawan mengatakan, dalam orientasi tahun ini pihaknya tetap menggali pola manajemen publik. Selama ini manajemen media sudah berjalan baik. Kerja sama dengan wartawan sudah terjalin baik. Dari hasil orientasi di Pemkot Makassar. Mereka bekerja sama dengan sejumlah media cetak dan elektronik. Selain itu, masingmasing instansi di Pemkot Makassar mengisi siaran radio untuk mensosialisasikan program dan kegiatan pemerintah kepada publik di daerahnya. “Secara umum manajemen media itu sama. Kita tetap belajar dan saling bertukar informasi termasuk kawan wartawan mendiskusikan, sehingga bagaimana humas bisa menjalankan fungsinya dengan optimal,” jelasnya. (ad879)
Kapolres AKBP I Made Sukawijaya didampingi Kasat Reskrim AKP Teuku Ricky Fadliansyah, Senin (22/8) kemarin. Penangkapan itu berawal dari tersangka P dan buronan inisial IG, pada Kamis (10/3) lalu pukul 21.30 wita. Mereka beraksi menggunakan kunci T di parkiran kos Jalan Sahadewa No. 15 A, Kelurahan Banjar Tegal. Sepeda motor Honda Scoopy tahun 2014 warna hitam merah nomor polisi DK 7776 ZD dicuri. Selanjutnya, Kamis (24/3) lalu pukul 20.00 wita, tersangka P dan IG kembali menyasar Honda Vario Techno 125 tahun 2013 warna putih biru nomor polisi DK 2376 DS. Dia menyasar sepeda motor yang diparkir di parkiran Pura
Dalem Banyuasri, Singaraja. “Tersangka P dan IG memanfaatkan motor dalam kondisi kunci nyantol. Pengakuan mereka beraksi di enam TKP dan baru ditemukan dua bukti motor. Empat di TKP berbeda masih kami kembangkan,” imbuh Kapolres Sukawijaya. Tersangka SP menjual motor di Kota Singaraja dan Denpasar. Uang hasil curiannya itu digunakan untuk kepentingan pribadi baik P maupun SP. “Dua tersangka tersebut sekarang mendekam di rutan Polres, untuk disidik lebih lanjut. Kami kini kejar keberadaan tersangka IG yang berstatus DPO,” paparnya. Aparat kepolisian mengenakan pasal 363 ayat (1) ke 3e KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Pemberatan, kepada tersangka P. Ancaman hukumannya 7 tahun penjara. Berikutnya, pasal 480 ke 1e KUHP tentang tindak pidana pertolongan jahat atau penadah untuk tersangka SP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. ”Motor curian itu kami jual berkisar Rp 2 – Rp 3 juta kepada penadah. Baru empat bulan saya beraksi. Ini saya diberi uang penjualan Rp 100 ribu per motor. IG bilang kalau itu sepeda motor gadaian dan saya, lalu mau dijual dekat Pasar Loak Mumbul,” ujar tersangka SP. (kmb34)
Diciduk, Dua Tersangka Curanmor
Singaraja (Bali Post) Sat. Reskrim Polres Buleleng menciduk dua tersangka pencurian sepeda motor --curanmor. Terkuatnya tersangka curanmor itu berkat koordinasi aparat yang baik. Awalnya, intel bergerak menyebar dan menyamar sebagai pembeli motor, kemudian dua tersangka itu berhasil ditangkap. Satu tersangka lainnya masih buron. Tersangka inisial P alias AAN (22) tinggal di Jalan Salak No. 03 Kelurahan Kampung Kajanan. Tersangka SP (34) dari Jalan Patimura Gang Kapal No. 92 Kelurahan Kampung Bugis. “Kami temukan dua motor dari tersangka P dan SP. Satu lainnya belum ditemukan inisial IG. Dia masuk daftar pencarian orang (DPO),“ ujar
Bali Post/kmb34
CURANMOR - Tersangka inisial P alias AAN (22) dan SP (34) diciduk sebagai tersangka curanmor.
Bali Post/kmb34
PERLU BANTUAN – Luka borok menghitam di kaki kanan I Wayan Darsana (16), hingga Senin (22/8) kemarin, belum mendapatkan dana yang direncanakan sakitnya itu ditangani melalui operasi.
Kesulitan Biaya Operasi, Pergelangan Kaki Darsana Luka Borok
Singaraja (Bali Post) Luka borok akibat kecelakaan sepeda motor pada pergelangan kaki kanannya diderita remaja I Wayan Darsana (16). Hingga kini, remaja asal Desa Sumberklampok Gerokgak itu belum dapat bantuan padahal penanganan sakitnya itu harus dengan operasi. Ia terpaksa meliburkan diri tidak sekolah sejak lebih dari dua minggu. Luka infeksi itu menimbulkan bau tidak sedap. Keluarganya tidak bisa menangani lantaran keterbatasan biaya. Darsana, siswa kelas I SMK Nusa Dua Gerokgak itu masih tetap opname di Ruang Kamboja II RSUD Buleleng. Dia didampingi ayah kandungnya I Made Sukadana (35) dan tiga kerabat dekatnya. Kondisi serbakekurangan di rumahnya itu membuat luka borok pada kaki kanan itu sulit sembuh karena tidak mendapat perawatan memadai. Darsana merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Kata Sukadana awalnya anak sulungnya itu mengalami kecelakaan di jalan raya Singaraja-Gilimanuk, Senin (25/7) lalu. Persisnya di depan selokan dekat SD
Singaraja (Bali Post) Rumah Makan Manalagi ludes terbakar Minggu (21/8) lalu. Kebakaran yang diduga karena korsleting itu menyebabkan RM di Jalan Teleng No. 9 di wilayah Kota Singaraja mengepulkan asap tebal. Tidak pelak peristiwa itu membuat masyarakat di sekitar panik. Api yang sekitar satu jam baru bisa dikendalikan itu menyebabkan bangunan rumah makan itu ludes jadi arang. Diduga, titik api yang muncul itu karena korsleting. Saksi Adi Supianto alias Diping (34) yang merupakan pekerja di rumah makan itu mengatakan kobaran api menyala persis pukul 23.00 wita, Minggu (21/8) malam. Api yang tiba-tiba sudah membesar itu membuat dia terkejut bersama beberapa rekan kerja lainnya. Dia pun mencoba mematikan titik api di meeting room, tetapi tidak memberi hasil memadai. “Api
Wujudkan Bali Aga Menjadi Kawasan Wisata KELIMA desa ini sekarang melakukan berbagai terobosan dalam rangka eksistensi mereka lebih baik. Salah satunya, membentuk kepengurusan bersama Manca Warna Mahagotra Bali Aga SCTPB (MWMBA -red). Dalam susunan kepengurusannya, masing-masing bendesa pakraman di lima desa tersebut ditunjuk menjadi penasihat. Sedangkan susunan struktur utama kepengurusan organisasi itu diambil dari masing-masing perbekel desa di lima desa itu. Organisasi ini diketuai Perbekel Desa Tigawasa, Made Suadarma Yasa. Dia
didampingi wakilnya Perbekel Desa Pedawa I Putu Sudarmaja dan Perbekel Desa Sidatapa. Sedangkan sekretaris Perbekel Cempaga, Putu Suarjaya, dan Nyoman Sukadana yang juga Perbekel Desa Banyusri menjadi bendahara. Pada dasarnya, pembentukan kepengurusan ini bertujuan progresif. Mereka ingin menjadikan desa di Bali Aga ini kawasan desa terpadu. Program utama desa wisata berbasis budaya dan lingkungan alam nan indah itu adalah dengan mengembangkan potensi di masing-masing desa itu Selama ini, potensi di desa itu cenderung tak ada koordinasi,
Bali Post/kmb38
JAGA LINGKUNGAN - Warga Desa Bali Aga memasang pelang berisi ajakan menjaga lingkungan desa.
sehingga perlu disambungkan dengan baik, digali dengan lebih optimal. Perbekel Cempaga, Putu Suarjaya mengatakan, pembentukan kepengurusan ini untuk mewadahi segala bentuk pembangunan. Lembaga itu akan dijadikan media mencari solusi terhadap permasalahaan di kawasan Bali Aga ini. Setelah terbentuk, pihaknya telah memiliki data beberapa hal yang menjadi perhatian, yakni menyangkut batas desa antarkelima desa tersebut. Keberadaan batas desa harus disikapi secara bersama. Prinsip kekeluargaan harus dikedepankan. Hal ini penting karena kelima desa ini menjadi satu kawasan. Dari kepengurusan yang sudah dibentuk itu nantinya dicarikan solusisolusi terkait masalah yang mengemuka. Penyelesaiannya secara kekeluargaan supaya tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. Selain menyangkut masalah tapal batas wilayah, kepengurusan yang dibentuk ini juga mengagendakan menjaga keamanan desa di seluruh wilayah Bali Aga. Keamanan ini berkaitan sasaran dan cita-cita Bali Aga dalam proses pembangunan melalui berbagai program. Seperti menjadikan kawasan Bali Aga sebagai kawasan desa wisata berbasis
langan keseimbangan. Rem depan motor itu mengenai kaki Darsana. Beberapa rekannya yang bermain voli yang melihat langsung membantu membawa Darsana ke rumah sakit umum di wilayah Negara. “Dia dibawa ke Negara. Kami menyusul ke rumah sakit. Terus berusaha mencari bantuan pascamusibah. Memang dikasi gratis berobat dan kamar perawatan pakai JKBM, tapi untuk operasi kaki malam harinya saya tidak punya biaya, karena dimintai biaya pen berkisar Rp 10 – 15 juta. Saya sedih kaki kanan anak saya yang retak itu tidak bisa diobati. Kami putuskan
Rumah Makan Manalagi Ludes Terbakar
Tokoh Desa Membentuk MWMBA
Desa-desa yang selama ini dikenal dengan sebutan Bali Aga, Desa Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa dan Banyusri. Desa kuno itu semakin serius mengembangkan potensi di wilayahnya. Lalu, bagaimanakah strategi paiketan Desa Bali Aga itu menyikapi perkembangan era kekinian agar mereka tetap eksis dan berdaya?
2 Sumberklampok. Darsana tidak memerhatikan truk di depannya. Ia malah asyik menoleh beberapa rekannya di sebelah utara jalan yang kebetulan main bola voli. “Waktu itu, dia mau jemput ibunya ke kebun. Ketika berkendara, dia menoleh ke utara dan kebetulan ada truk di depannya. Truk tiba-tiba mengerem dan Darsana tidak siap. Jadilah, anak saya itu menabrak pantat truk itu dari belakang,” ujar Sukadana, Senin (22/8) kemarin. Kecelakaan itu membuat Darsana terjatuh. Motor Yamaha Jupiter MX warna hitam yang dikendarai kehi-
untuk pulang. Kami tidak jadi operasi. Terpaksa kami memberikan obat tradisional dengan boreh di rumah di Banjar Sumberklampok,” imbuhnya. Saat ini dirinya dengan istrinya Ni Wayan Kartini (36) hanya bisa pasrah akibat keterbatasan biaya. Ayah Darsana berharap ada dermawan memberi bantuan sehingga anaknya bisa cepat menjalani operasi. Ia mengaku baru mendapat bantuan dari masyarakat, komunitas sosial dan perwakilan dari Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. “Sebagai petani penyakap saya tidak punya uang banyak untuk biaya anak saya itu,’’ ujar Sukadana. Sebagai petani penggarap dia telah melakukan kewajibannya menanam jagung, pisang, dan sayuran. ‘’Di luar bertani saya tidak punya penghasilan tambahan.’’ keluh Sukadana. (kmb34)
kearifan lokal, adat dan budaya dengan lingkungan alamnya yang asri. ‘’Persoalan lingkungan, kebersihan kami sepakat ditangani bersama-sama. Bukan hanya tanggung jawab per desa dan perorangan. Pucuk pimpinan desa juga harus bisa mengimbau warganya supaya secara sadar mereka bisa menjaga kebersihan dan lingkungan yang asri ini dari yang terdekat,’’ jelasnya. Sejumlah masyarakat yang tergabung di lima desa ini juga sempat memasang papan pelang. Reklame itu menegaskan kelima desa di Bali Aga ini sebagai desa wisata berbasis adat, alam. Pada papan itu disampaikan pesan terkait upaya penjagaan lingkungan dan pelestarian alam. Salah satu tokoh yang kini getol merangsang kesadaran warga dalam menjaga lingkungan, adalah Wayan Ariawan, warga Desa Sidatapa. Menurutnya, beberapa pelang itu dipasang di masing-masing desa itu termasuk di jalur wisata Danau Buyan dan Tamblingan menuju salah satu desa Bali Aga. Pemasangan pelang itu berisi pesan dan ajakan kepada warga, agar semakin sadar menjaga lingkungannya. Atensi pada lingkungan itu penting, sebagai wujud komitmen warga agar Bali Aga layak menjadi desa wisata. (mud)
Bali Post/kmb34
KEBAKARAN - Peristiwa kebakaran menimpa Rumah Makan Manalagi di Kota Singaraja. Diduga kebakaran itu disebabkan arus pendek --korsleting. cepat sekali berkobar besar. Saya berusaha berteriak keras minta tolong. Kemudian saya melapor ke rumah pemilik warung ini, serta
mengontak pihak Pemadam Kebakaran,” ujarnya Senin (22/8) kemarin. Petugas PMK langsung menyemprotkan air pada
bangunan berukuran 20 x 7 meter, tetapi api baru bisa padam hampir selama satu jam. Pemilik warung Mohammad Saleh (56) mengatakan kebakaran ini membuat perabotan warung beserta isinya ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Sepekan mendatang, ia bersama pegawai akan melakukan pembersihan material bangunan yang tersisa. KBO Reskrim Polres Iptu Abdul Aziz menambahkan, polisi mendata saksi mata karyawan warung untuk dimintai kronologi kejadian. Warung itu dibangun hampir 15 tahun lalu. Pihak pemilik enggan memproses kejadian itu ke ranah hukum. “Ya kami sudah data sebelumnya. Pemilik menganggap ini adalah musibah yang harus terjadi dan sudah diikhlaskan,’’ paparnya. (kmb34)
Pedagang Cengkeh Pakai Sabu-sabu untuk Kerja
Singaraja (Bali Post) Tersangka Putu Yudiana (35) alias Yudi, yang seharihari berprofesi sebagai pedangang cengkeh ditangkap membawa paketan narkoba jenis sabu-sabu. Peredaran barang laknat ini sudah sangat memprihatinkan di wilayah Buleleng. Tersangka tinggal di Dusun Dauh Pangkung Desa Umajero, Busungbiu. Kepada aparat ia mengelak mengedarkan narkoba walau ditemukan alat bukti paketan sabu dan plastik plip kecil. Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menjelaskan, jajarannya di bawah Satuan Narkoba menangkap tersangka Yudi, Selasa (16/8) pukul 02.00 wita. Tersangka Yudi merupakan target operasi (TO) kepolisian sejak lama. “Sehari sebelum hari Kemerdekaan, Yudi kami tangkap di Umajero. Inisial PY ditangkap bersama barang bukti (BB) yang sudah dipaketkan. Lewat BB temuan dipastikan pelaku adalah pengedar meski dia ngaku pakai sabu sendirian,” jelasnya, didampingi Kasat Narkoba AKP Made Agus Dwi Wirawan, M.H. Senin (22/8) kemarin. Dari penangkapan Yudi itu ditemukan sejumlah BB yakni 18 paket sabu-sabu
masing-masing berat 0,06 gram bruto atau 0,05 gram neto. Barang bukti lainnya, 2 korek api gas, 1 gunting, 1 bong alat isap sabu, 2 pipet plastik warna putih berujung runcing, 1 HP, 1 dompet, dan 1 tabung kaca. “Kami harap ini jadi tangkapan terakhir dan enggak ada seperti ini lagi. Peredaran narkoba harus dihentikan di kalangan masyarakat. Polisi berusaha menumpas jaringan narkoba Busungbiu ini,” imbuhnya. Tersangka Putu Yudiana sehari-harinya merupakan pedagang cengkeh. Ia berdalih penyalahgunaan narkoba dilatarbelakangi untuk menggiatkan semangat bekerja. Konon ia memiliki 1 gram lebih sabu di rumah dan kemudian dipilah dalam paketan kecil. Semua itu untuk dikonsumsi pribadi. “Kumpulan paketan saya gunakan dalam dosis kecil Pak. Kalau ada 1 gram saya habis 1 bulanan untuk kerja. Sudah pernah konsumsi sabu dan dibuat paket sendirian. Satu hari pakai satu paketan,” dalihnya. Ia mengaku barang haram diperoleh memakai sistem tempel. Konsumsi narkoba hampir tiga tahun digunakan. Sabu-sabu dalam paketan kecil digunakan melibatkan beberapa teman kerja di
lapangan. Polisi mendalami beberapa nama pengguna narkoba di Desa Umajero. Tersangka kini menjalani proses penyidikan. “Barang itu saya dapat dari Agus di Denpasar. Tidak pernah dijual, tapi kalau sama teman-teman kerja pernah saya pakai bareng-bareng,” paparnya. Yudi dikenakan pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. (kmb34)
Pembetulan Foto
Sosok BP (22/8) halaman 11, terjadi kesalahan pemuatan foto. Pada berita itu dimuat foto Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng Gede Suardana, yang benar adalah Made Sudarma. (redaksi)
JEMBRANA
12
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Kontes Mobil Modifikasi Disuguhi Tarian Erotis
SOSOK
Dikecam, Wabup Kembang Minta Maaf
I Nengah Suwarbawa
Bali Post/olo
Disiplin dan Pantang Menyerah PENDIDIKAN dalam pramuka menjadi tonggak salah satu guru SMK di Jembrana hingga berprestasi di tingkat nasional. Guru SMK 3 Negara ini adalah I Nengah Suwarbawa. Pria kelahiran 1977 di Kelurahan Dauhwaru ini mengikuti kompetisi tingkat nasional dan diundang khusus mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Negara. Melalui kompetisi guru berprestasi tingkat nasional yang diikuti 32 provinsi itu, Suwarbawa meraih juara 2. Suami dari Made Yogi Ayu Padmawati ini mengungkapkan tekad meraih prestasi sudah ia tanamkan sejak awal mengikuti lomba. Semangat untuk selalu meraih prestasi ia peroleh dari pendidikan kepramukaan yang pantang menyerah menghadapi tantangan. “Disiplin dan semangat pantang menyerah, saya dapatkan waktu mengikuti Jambore Nasional Tahun 1991 di Cibubur Jakarta,” ungkapnya. Ayah dari dari dua anak ini mengungkapkan kebanggaannya sebagai warga Jembrana. “Prestasi inilah yang mampu saya berikan kepada Jembrana. Sebagai bukti bahwa guru-guru di Jembrana berani bersaing di provinsi, bahkan di nasional,“ kata Suwarbawa. Ia berharap ke depan ada guru yang mampu meraih prestasi tertinggi di nasional, bahkan bila perlu sampai tingkat internasional. (olo)
Batas Usia Perangkat Desa Jadi Polemik
Negara (Bali Post) DPRD Jembrana tengah mendalami dan mengkaji terkait batasan usia perangkat desa. Hal itu dilakukan, menyusul adanya informasi di Kabupaten Buleleng berdasarkan surat dari kementerian bahwa perangkat desa bisa menjabat sampai 60 tahun. Sementara, sesuai Perda Kabupaten Jembrana tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa yang baru ditetapkan, dibatasi umur maksimal 42 tahun. Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa, Senin (22/8) kemarin mengungkapkan terkait adanya surat tanggapan dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri tersebut, Dewan akan mendalaminya. Sebab, permasalahan terkait perangkat desa itu berkolerasi juga dengan kabupaten yang lain, termasuk Jembrana yang sudah menetapkan Perda tentang Perangkat Desa. “Kami meminta agar hal ini dikonsultasikan ke Kemendagri. Ada poin perangkat desa (incumbent) yang kurang dari 60 tahun bisa diangkat kembali,” tandasnya.
Bilamana itu benar, maka pihaknya akan mengusulkan Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Perangkat Desa direvisi. Artinya, ada kesempatan bagi perangkat desa (Kaur dan Kadus) yang berusia di bawah 60 tahun dapat diangkat kembali. Di sejumlah desa, banyak perangkat desa yang sudah berusia lebih dari 42 tahun terancam tidak bisa meneruskan jabatannya kembali karena Perda yang sudah ditetapkan dan mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. “Kalau di Buleleng boleh, kenapa di kabupaten lain tidak? Ini yang kita akan tanyakan. Agar tidak jadi polemik di bawah,” tambah Sugiasa. Menurutnya masih ada waktu untuk menyesuaikan terkait peraturan tersebut. Dalam surat tanggapan yang terkirim pada Maret lalu itu salah satu poinnya disebutkan bahwa perangkat desa yang telah melaksanakan tugas sampai habis masa tugasnya berdasarkan SK pengangkatan dan berusia kurang dari 60 tahun dapat diangkat kembali. (kmb26)
Negara (Bali Post) Perhelatan Jembrana Festival kini menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Pasalnya, dalam kontes mobil modifikasi yang digelar di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), Minggu (21/8) petang, disuguhi tarian erotis tiga perempuan. Tarian semibugil itu pun dikecam dan menjadi pergunjingan di masyarakat. Atas kejadian itu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan sangat menyesalkan tarian tidak etis itu dipertontonkan dalam pagelaran Jembrana Festival. Kendati merupakan tanggung jawab panitia teknis acara modifikasi, namun Wabup Kembang meminta maaf kepada masyarakat Jembrana. Informasi yang dihimpun, Senin (22/8) kemarin menyebutkan goyang erotis tiga wanita berpakaian bikini itu banyak direkam dan difoto para pengunjung. Bahkan, beberapa di antaranya diunggah di media sosial (medsos) dan tersebar luas. Hal itu pun semakin membuat heboh. Adanya kejadian itu, sejumlah kalangan menyayangkan pentas tersebut dipertontonkan di Jembrana. Apalagi, acara kontes kendaraan itu terangkai dalam Jembrana Festival dan digelar di Gedung Kesenian Bung Karno. Kontes mobil yang digelar tahunan ini hampir 80 persen pesertanya dari luar Jembrana. Termasuk tiga penari itu ternyata didatangkan dari luar daerah. Acara yang saat itu turut dihadiri Wabup Kembang Hartawan sebelumnya diisi hiburan modern dance. Namun, menjelang petang tarian erotis dengan konsep “Girl Car Wash” itu menjadi heboh. Para pengunjung dan peserta kontes tiba-tiba merangsek ke lokasi atraksi. Apalagi, para penari membuka baju dan hanya mengenakan pakaian dalam. Terkait insiden tersebut pihak panitia acara itu telah diamankan di Polres Jembrana untuk dimintai keterangan. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo saat dikonfirmasi kemarin membenarkan pihaknya telah mengamankan sejumlah orang yang dinilai bertanggung jawab. Di antaranya, ketua panitia kontes dan dua penari. Dua penari itu sempat dihentikan saat perjalanan pulang sampai di Pekutatan. “Kami masih lakukan pemeriksaan,” ujarnya. Sementara itu, Wabup Kembang Hartawan dibuat
berang dengan pentas tersebut dan langsung meninggalkan acara. Wabup yang juga Ketua Panitia HUT Kota Negara ini keluar areal dan langsung memanggil panitia serta meminta menghentikan acara tersebut. “Saya sampai meminta ke panitia agar macaru (usai dihentikan). Nasihat kami agar pelaksanaan sopan, tidak digubris. Terlepas dari itu semua, kami selaku pribadi dan pemerintah daerah minta maaf. Atas kejadian ini kami mendapat hujatan masyarakat dan itu keteledoran kami. kami minta maaf,” pinta Wabup. Wabup Kembang menilai GKBK Jembrana telah dikotori oleh tarian vulgar yang tidak etis dipertontonkan di tempat publik, apalagi disaksikan berbagai lapisan masyarakat. Untuk itu Kembang meminta pihak panitia teknis melakukan upacara pacaruan di lokasi acara. “Kalau sampai pada hari baik, panitia teknis tidak melakukan pacaruan, maka kami (panitia induk/Pemkab Jembrana) yang akan melakukan pacaruan,” terang Kembang. Wabup Kembang juga meminta panitia teknis yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut meminta maaf kepada masyarakat. Pihaknya menyerahkan penanganan ke Polres Jembrana. Sementara itu, Ketua Panitia Kontes Mobil Modifikasi Alex Trio juga meminta maaf kepada Pemkab Jembrana, khususnya Panitia Jembrana Festival 2016 dan warga Jembrana atas kelalaiannya sehingga terjadinya peristiwa itu. Alex mengakui pihaknya kurang cermat dalam mengontrol aktivitas sebelum acara berlangsung. Alex beralasan, adegan vulgar itu terjadi karena animo peserta dan pengunjung begitu heboh. Ia mengakui kontes mobil tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-121 Kota Negara. Sementara, Pemkab Jembrana memfasilitasi tempat dan sarana lainnya. Sedangkan, dana penyelenggaraannya murni dari swasta dan sponsor. (kmb26)
Cuaca Buruk, Sejumlah Nelayan Jadi Buruh Pemetik Cengkeh
Negara (Bali Post) Cuaca buruk kerap melanda di perairan Jembrana belakangan ini, bahkan, badai terjadi sekitar dua bulan terakhir. Kondisi seperti ini membuat nelayan di Kabupaten Jembrana kebanyakan menganggur. Guna memenuhi kebutuhan hidup, sejumlah nelayan pun nyambi menjadi buruh petik cengkeh. Samsul misalnya. Nelayan asal Pengambengan ini mengakui bahwa banyak nelayan yang mencari pekerjaan serabutan di darat. Ia memilih jadi buruh pemetik cengkeh bersama menantunya. Ia menjadi buruh pemetik cengkeh dengan sistem borongan. Sesuai dengan luas lahan yang mampu dipetiknya. Menurutnya, badai yang terjadi di laut, tidak hanya berdampak terhadap nelayan yang menggunakan perahu selerek. Tetapi juga nelayan yang memakai sampan dengan jarak tempuh melaut yang lebih pendek. Madek, nelayan lainnya mengaku kebingungan karena sudah dua bulan terakhir tidak melaut. Ia sempat mencoba melaut, namun hasil tangkapnya hanya sedikit sehingga tidak sesuai dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Sejatinya, ikan di laut banyak, namun nelayan tidak bisa menebar jaring karena ombak besar disertai angin kencang. “Perahu kami berlayarnya hampir tegak karena besarnya ombak,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia mengandalkan tabungan, baik uang maupun perhiasan yang dikumpulkan saat tangkapan ikan banyak sebelumnya. Hal yang sama juga diakui Saiful. Salah seorang pengepul ikan layur ini mengatakan belakangan ini nyaris tidak ada nelayan yang menyetorkan ikan kepadanya. Diharapkan, saat gelap bulan yang akan datang cuaca membaik sehingga hasil tangkap di laut kembali normal. (kmb)
Bali Post/kmb
MINTA MAAF - Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan minta maaf atas kejadian adanya tarian erotis di halaman GKBK Jembrana.
Bali Post/kmb
SEMIBUGIL - Lady car wash yang berpenampilan semibugil dan menari erotis saat kegiatan kontes mobil modifikasi di halaman GKBK Jembrana.
Sebaiknya Gunakan EO Profesional
PEMENTASAN tarian erotis yang dinilai kurang pantas dalam rangkaian Jembrana Festival 2016 mengundang reaksi sejumlah pihak, tak terkecuali pihak DPRD Jembrana. Kejadian ini menjadi tamparan, sekaligus perbaikan pelaksanaan ke depannya agar panitia lebih selektif. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya tidak menyalahkan siapa, atau sengaja tidaknya atraksi itu digelar. Namun, sudah seharusnya ke depan ini menjadi pembelajaran kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Secara keseluruhan event Jembrana Festival ini mestinya diserahkan ke Event Organizer (EO). Tidak perlu pemerintah daerah ikut menjadi panitia. Dengan begitu, pemerintah daerah bisa mengawasi dan penggunaan anggaran juga jelas. “Ke depan, sebaiknya gunakan EO yang profesional. Ketika terjadi seperti ini, semua merasa malu. Termasuk saya sebagai warga Jembrana,” tandasnya. Sementara, Forum Tranparansi Masyarakat Jembrana I Ketut Sujana juga menilai sejumlah acara tidak sesuai dengan tema. Di mana tema HUT ke-121 Kota Negara “Jagra Sabdaningrat” yakni pemimpin yang mewujudkan aspirasi rakyat. Namun, beberapa artis seperti
Syahrini dan atraksi tarian senonoh itu menurutnya bukan aspirasi masyarakat Jembrana. “Lebih kepada menggambarkan selera, gaya hidup dan mental oknum pejabat di Pemkab Jembrana. Hal ini akan membuat image buruk orang luar terhadap masyarakat Jembrana,” terangnya. Apalagi tontotan itu disajikan di tempat terbuka dan dilihat banyak anak-anak. Menurutnya ini
masalah serius terkait pembangunan mental karakter suatu masyarakat. “Untuk itu, DPRD Jembrana sebagai bentuk representasi masyarakat Jembrana sangat perlu memanggil Ketua Panitia HUT Kota yang notabene Wakil Bupati Jembrana,” tegasnya. Akan menjadi pertanyaan terkait dengan pencanangan revolusi mental yang selama ini didengung-dengungkan. (kmb26)
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
KARANGASEM
13
Tantangan Berat
Tanamkan Minat Baca dan Menulis di Kalangan Generasi Muda Amlapura (Bali Post) Menanamkam minat membaca dan menulis kepada generasi muda menjadi tantangan yang cukup berat. Persoalan ini sangat dirasakan oleh KNPI Karangasem. Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI ingin mendorong generasi muda, khususnya kalangan siswa untuk kembali gemar membaca dan menulis. Sebab, dari dua kebiasaan baik itu akan menjadi “jendela” untuk membuka ilmu pengetahuan dan membentuk generasi yang lebih peduli dengan situasi dan kondisi di wilayahnya. Situasi ini rupanya juga sangat disadari sejumlah sekolah. Salah satunya, SMAN 1 Rendang, Karangasem. “Kami gandeng sekolah-sekolah untuk mengawali gerakan gemar membaca dan menulis ini. Kebetulan sejumlah sekolah juga menyambut baik gagasan kami,” kata Sekretaris KNPI Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan usai memberikan pelatihan teknik dasar menulis di media massa kepada siswa di SMAN 1 Rendang, Senin (22/8) kemarin. Setiawan menegaskan, bila kebiasaan membaca dan menulis mulai ditinggalkan, ini menjadi pertanda buruk bagi proses pembangunan generasi muda. Terlebih, Karangasem yang selalu akrab dengan predikat daerah tertinggal, peran generasi muda perlu dibangun untuk membantu daerahnya terlepas dari predikat daerah tertinggal itu. Gerakan gemar membaca dan menulis di SMAN 1 Rendang ini menjadi awal untuk memulai gerakan yang lebih besar di Karangasem. Pihaknya berencana, Bulan Bahasa yang setiap tahun diperingati setiap sekolah pada Oktober nanti akan menjadi momentum bagi KNPI untuk memulai gerakan gemar membaca dan menulis ini menjadi lebih besar lagi di seluruh Karangasem. Kepala SMAN 1 Rendang Wayan Janiarta mengatakan, pihaknya berupaya menjaga minat membaca dan menulis siswa dengan memberdayakan ekstrakurikuler jurnalistik. Ekstra ini aktif membimbing siswa untuk menulis isi majalah sekolah dan majalah dinding sekolah. Bahkan, beberapa lulusannya juga ada yang akhirnya terjun langsung menjadi penulis dan wartawan aktif. Dalam proses pembinaan yang dilakukan bersama KNPI Karangasem, siswa yang tergabung dalam ekstra jurnalistik juga aktif menggali ilmu dengan serius menyimak dan ulet dalam bertanya. “Namun, ini belum cukup menggelorakan semangat membaca dan menulis yang lebih besar lagi. Nanti saat Bulan Bahasa, kami ada agenda khusus dengan melibatkan sekolah dari Kecamatan Rendang, Selat dan Sidemen,” kata kepala sekolah yang juga seorang pemangku ini. Sejumlah siswa seperti Ni Kadek Krisnayanti, Gusti Ayu Megantari Putri, Asri Yantini dan siswa lainnya mengaku kini lebih termotivasi. Mereka mengaku punya niat besar belajar menulis. Namun, wawasannya masih belum luas sehingga kerap kesulitan berekspresi, khususnya menentukan ide tulisan. Mereka berharap KNPI bisa konsisten membangun gerakan gemar membaca dan menulis ini secara berkelanjutan. (kmb31)
Bandar Togel Disidang, Oknum Sekdes Bersaksi Amlapura (Bali Post) – Seorang bandar toto gelap (togel), terdakwa Ketut Agus Kencana alias Lanying (28), disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Senin (22/8) kemarin. Saat terdakwa disidangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Santiawan dari Kejari Amlapura menghadirkan saksi oknum Sekdes Padangbai, terpidana Sudiana alias Jentik alias Lengur. Lanying didakwa dan disidangkan karena menjual atau menjadi bandar togel. Pria asal Banjar Bengkel, Antiga, Karangasem itu mengaku ketika ditangkap polisi 8 Juni lalu di rumahnya saat pulang kampung di Banjar Bengkel, sebelumnya dia sudah tiga bulan sebagai bandar togel. Lanying mengaku, dia hanya sebagai office boy di Denpasar dengan gaji Rp 1,5 juta per bulan. Gaji sebesar itu tak cukup untuk membiayai hidup sehari-hari di Denpasar. Sedangkan istrinya tak bekerja. Dia memiliki dua anak. Ibunya juga sakit keras. Karena kepepet uang, dia nyambi menjadi bandar togel. “Saya hendak berhenti menjadi bandar karena takut ditangkap polisi. Namun menjelang berhenti jualan togel, malah duluan dibekuk polisi,” ujar Lanying. Lanying menambahkan, kebetulan saksi Sudiana alias Jentik alias Lengur menawarkan diri sebagai pengecernya. Semula, kata saksi Lengur yang tak lain oknum Sekdes Padangbai yang sudah menjadi terdakwa dalam dua kasus judi berbeda yakni karena tepegok polisi berjudi ceki dan pengecer togel, saksi sebelumnya sering membeli togel kepada Lanying. Karena gaji sebagai sekdes tak cukup, dia nyambi dan menawarkan diri menjadi pengecer togel, bawahan Lanying. Saat dapat jualan, di mana seminggu menarik togel lima kali, uang hasil penjualan disetor kepada terdakwa Lanying. Pengiriman uang lewat transfer ke rekening Lanying di sebuah bank. Dalam surat bukti transfer uang, saksi Lengur pernah mengirim uang hasil transaksi togel kepada terdakwa Rp 1 juta sampai Rp 1,8 juta. Dari hasil jualan togel, saksi Lengur mendapatkan bagian 20 persen dari total penjualan. Keduanya membantah memiliki atasan sebagai bandar besar togel, saat ditanyai majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain. Menurut terdakwa Lanying, dia yang melawan sendiri pemasang togel. “Saya melawan sendiri, tak ada atasan atau bandar besarnya,” ujar Lanying. Ketua Majelis Dzulkarnain yang juga Ketua PN Amlapura itu, menyayangkan saksi atau terpidana Lengur. Dia sebagai tokoh di desanya yakni sebagai sekdes, malah menjadi terpidana kasus judi ceki dan togel. (013)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya Besakih (SWIB) 0363 21791 PMI 0363 21789 PDAM 0363 21363 PLN 0363 21711 BPBD/ESR
0363 22173
Badan SAR
0363 21135
Pemadam Kebakaran 0363 21113 URD RSUD
0363 21011
11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
SIDAK - Tim Yustisi melakukan sidak ke usaha galian C bodong. Namun, tidak ditemukan usaha galian C yang beroperasi.
Bali Post/013
Sidak Tim Yustisi Diduga Bocor
Galian C Bodong Tak Ditemukan Beroperasi Amlapura (Bali Post) –
Tim Yustisi Pemkab Karangasem, Senin (22/8) kemarin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi usaha galian C tak berizin di dua Kecamatan yakni di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem dan Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Sidak tim Yustisi diduga bocor. Saat tim tiba di lokasi, usaha galian C bodong yang sebelumnya diinformasikan dibuka lagi, pelakunya sudah tak ada di tempat atau usaha galian C-nya tidak beroperasi. Kepala Satpol PP Pemkab Karangasem Iwan Suparta, S.H. menegaskan, pihaknya sebelumnya tak ada menyampaikan baik ke pengusaha maupun kepada timnya sendiri. Tim Yustisi dari lintas SKPD total berjumlah sekitar 50 orang yang turun dengan sejumlah mobil. “Sebelumnya, kami tak menyampaikan lokasi tujuan sidak. Namun kalau kita duga-duga, bisa saja ada yang membocorkan,” katanya.
Iwan Suparta menambahkan, memang tak ada bekas penggalian baru di lokasi galian C ilegal itu. Sejumlah mesin seperti eksavator galian memang masih ada di lokasi penggalian mereka. “Saat saya pegang kunci atau bagian atas mesinnya, memang dingin. Bukan panas atau hangat,” paparnya. Lokasi galian yang didatangi, semuanya ditemukan tidak beroperasi. Sepi, tak
ada pekerja. Sekitar 15 menit kemudian, pemilik usaha itu memang datang menemui tim. Kepada timnya, tambah Iwan, para pengusaha itu mengaku selama ini memang tidak bekerja lagi, sejak diminta menutup usahanya yang bodong itu. “Sejak diminta menutup, kami tak buka karena takut nanti ditangkap,” ujar Iwan Suparta mengutip pernyataan pengusaha tersebut. Seperti diberitakan sebe-
lumnya, seluruh galian C di Kecamatan Rendang dan Selat diperintahkan oleh Bupati Karangasem melalui surat yang ditandatangani Sekda Karangasem untuk menutup galiannya karena tak berizin. Di dua kecamatan itu tak satu pun usaha galian C skala besar yang berizin. Soalnya, lokasi penggalian mereka di atas 500 meter di atas permukaan laut (DPL) yang merupakan wilayah resapan atau tangkapan air hujan, sebagai hulu sungai dan mata air di seluruh Karangasem. Ketentuan larangan penggalian galian C skala besar di atas 500 meter DPL, sesuai Perda nomor 17 tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Karangasem. Pascagalian C tak berizin
ditutup, puluhan pengusaha sempat berdemo ke DPRD Karangasem. Mereka keberatan, usahanya ditutup dengan alasan tak merusak alam dan usaha mereka menyerap tenaga kerja. Namun saat ada anggota DPRD Bali turun ke Kecamatan Selat dan ke Kubu, ada informasi penggali ilegal itu ada yang membuka galian lagi secara kucing-kucingan. Truk galian C memuat material galian C berseliweran di jalan-jalan di Selat dan Muncan. Informasi sejumlah warga, usaha galian tanpa izin itu ada yang buka kembali dengan alasan ada surat rekomendasi penggalian ilegal dibuka lagi sampai Desember ini dari pejabat tertentu. (013)
Antisipasi Aksi Teror
Polair Geledah Kapal Samudra Amlapura (Bali Post) Terungkapnya kembali upaya teroris yang ingin mengguncang Bali dengan bom, membuat polisi kembali siaga di seluruh kabupaten/kota di Bali. Tidak terkecuali, polisi yang bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan perairan seperti Satuan Polair Polres Karangasem. Guna mengantisipasi adanya aksi terorisme, Sat. Polair Polres Karangasem meningkatkan patroli di perairan Karangasem. Bahkan, Kapal Samudra yang melakukan penyeberangan dari Sulawesi menuju Benoa, tak luput dari pemeriksaan Sat. Polair Polres
Karangasem, Minggu (21/8) lalu. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama usai patroli mengatakan, Kapal Samudra itu langsung dicegat di tengah laut oleh petugas karena dinilai mencurigakan. Polisi langsung memeriksa isi kapal, berikut nakhodanya Safrudin (50) untuk memastikan keabsahan dokumen kapal dan berbagai dokumen izin penyeberangan. Isi kapal yang mengangkut ikan ini diperiksa dengan teliti agar polisi tidak kecolongan. Namun, hasilnya tidak ditemukan barang-barang mencurigakan atau aktivitas
yang mengarah pada dugaan terorisme maupun radikalisme. “Situasi ini membuat kami harus tetap peka, siaga, dan waspada di wilayah perairan,” kata Wartama. Selain memeriksa Kapal Samudra, patroli yang dilakukan sejak pagi ini juga sempat mencegat Boat Makirsa. Namun, hasil pemeriksaan dari boat ini juga nihil. Begitu juga dengan boat lainnya yang melakukan penyeberangan dari Gili Trawangan-Padangbai dan sebaliknya maupun dari Padangbai-Nusa Penida dan sebaliknya. Wartama memastikan patroli laut akan
Bali Post/kmb31
PEMERIKSAAN - Kasat Polair Polres Karangasem (kiri) bersama petugas Sat. Polair melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kapal dan boat. terus dilakukan, mengingat situasi Bali khususnya wilayah perairan menjadi salah satu pintu masuk yang bisa dimanfaatkan untuk rencana aksi terorisme maupun radikalisme. Pihaknya juga tetap men-
jalin kerja sama dengan para nelayan untuk bersama-sama memantau keamanan wilayah perairan di Karangasem. Sinergi dengan Polair kabupaten lain juga terus ditingkatkan guna mengawasi dan menjaga keamanan laut. (kmb31)
Sehari, Residivis Jalani Dua Kali Persidangan Amlapura (Bali Post) – Seorang residivis, Made Suastika alias Dangap (22), rupanya tak kapok mencuri. Senin (22/8) kemarin, pemuda asal Banjar Batudawa Kaja, Kubu, Karangasem itu harus menjalani dua kali persidangan dalam dua perkas perkara. Tahun lalu, dia antara lain dihukum dalam kasus pencurian sepeda motor tetangganya di Batudawa Kaja. Kini, dalam dua berkas perkara dalam dua surat dakwaan yang dibaca masing-masing JPU Putu Gede Juli Arsana dan Ni Wayan Sri Astini itu, dia mencuri tiga unit sepeda motor. Dua sepeda motor dicurinya di dua tempat dan milik dua saksi korban berbeda di lingkungan Banjar Temega,
Karangasem. Pemilik sepeda motor yang masing-masing kunci kontaknya masih nyantol yakni saksi korban Sang Made Susila dan Dewa Putu Puja. Karena masing-masing kuncinya masih nyantol, pada waktu yang berbeda, sepeda motor itu dilarikan satu ke arah Tianyar, Kubu dan satu lagi ke arah Jasri. Saat mengendarai sepeda motor curian ke arah Jasri, Dangap jalanjalan ke Seraya dan terjatuh di Banyuning, Desa Bunutan. Gara-gara kecelakaan lalu lintas itu, dia dibekuk polisi dan diketahui sepeda motor yang dikendarainya hasil curian. Sementara terkait pencurian sepeda motor milik saksi korban Nyoman Sumita, kejadianya Maret lalu. Saat itu,
kunci sepeda motor korban nyantol di sepeda motornya, sehingga dengan mudah dilarikan Dangap ke arah Singaraja. Di depan majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain, Dangap pemuda buta hu-
ruf dan tidak tamat SD itu mengatakan, dia maju sendiri menghadapi persidangan. Tidak didampingi penasihat hukum. Tahun lalu, dia dihukum enam bulan penjara gara-gara mencuri sebuah sepeda motor milik tetang-
ganya di Batudawa Kaja. Dari informasi di Batudawa, Dangap tergolong pemuda usil. Dia juga sering memasuki rumah warga dan sudah sering kali dimaafkan warga yang menjadi korban pencurian. (013)
TABANAN
14 FIGUR Tuntaskan Sertifikasi DARI 3.500 tenaga kerja (naker) pariwisata di Kabupaten Tabanan, rupanya baru 650 orang yang mengantongi sertifikat. Kondisi ini mendesak Disnakertrans Tabanan untuk segera menuntaskan program sertifikasi naket tahun 2016. Apalagi pemerintah Bali Post/bit pusat masih memberikan kuota 8.000 orang untuk disubsidi dalam proses uji sertifikasi. Mulai Oktober 2016 mendatang, naker akan dipungut biaya Rp 1,2 juta untuk pelaksanaan uji kompetensi karena subsidi dari pemerintah rampung hingga September. “Kami harap tenaga kerja pariwisata di Tabanan yang belum bersertifikat bisa mendapatkan kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat,” ujar Kadisnakertrans Tabanan Tjokorda Alit Juli, S.Sos. Ia berharap naker dan manajemen terkait bisa menangkap kesempatan yang ada. Minimnya naker yang bersertifikat dikarenakan kendala dari sisi manajemen dan kekhawatiran tenaga kerja itu sendiri. Ada anggapan jika naker mengikuti uji sertifikasi akan berpengaruh pada jam dan meninggalkan tempat kerja. Padahal naker hanya perlu meninggalkan pekerjaannya saat pembekalan karena uji kompetensi dilakukan di tempat kerja dan dinilai oleh asesor. Disnakertrans sendiri kerap memberikan pemahaman dan sosialisasi tentang manfaat sertifikasi. Sejak dideklarasikannya ‘‘Tabanan Kompeten’’ pada awal 2016, Disnakertrans Tabanan berupaya agar seluruh naker mengantongi sertifikat. “Sertifikasi ini diakui oleh 10 negara ASEAN karena memang berkompeten di bidang masing-masing. Apalagi sudah masuk Masyarakat Ekonomi ASEAN, jadi tenaga kerja kita harus bisa ikut bersaing di dalamnya,” ungkapnya. (bit)
Lintas Tabanan Dikunjungi Pemkab Bantaeng HUMAS dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan menjadi objek studi banding Humas dan Protokol Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Rombongan diterima Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Tabanan Putu Dian Setiawan, Jumat (19/8) lalu. Putu Dian dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan Pemkab Bantaeng. Momen ini bisa dijadikan ajang silaturahmi sekaligus bertukar informasi mengenai teknis kegiatan humas dan protokol. Dikatakannya, Tupoksi Humas dan Protokol Tabanan dan Bantaeng memiliki kemiripan, yakni melayani pimpinan dan mempublikasikan kegiatan lewat media cetak dan elektronik. Selain itu, bila dilihat dari karakteristik daerah, Tabanan dan Bantaeng memiliki potensi di bidang pertanian sehingga banyak hal yang bisa digali dari potensi ini. Kepala Bagian Humas dan Protokol Bantaeng Riesa Meylani mengatakan, kunjungan ini untuk berbagi informasi terkait pelayanan publik di Humas dan Protokol Tabanan. Rombongan yang berjumlah 38 orang memilih Tabanan karena dikenal sebagai lumbung pangannya Bali dan memiliki beberapa daerah pariwisata yang sangat terkenal sampai mancanegara. (kmb28)
Suara Tabanan Tak Ada PAM
Daerah saya di Banjar Munduk Wulan, Tegal Mengkeb, Tabanan, sejak lama kondisinya kering-kerontang, tidak ada air PAM, dan sawah gersang. Mohon Pemkab Tabanan memfasilitasi pengadaan air bersih dan sumur bor untuk kebutuhan warga sehari-hari Nang Kenceng, Tabanan
Jalan Saribuana Rusak
Jalan Sarinbuana, Tabanan, hingga kini masih rusak. Mohon Pemkab Tabanan memperbaikinya demi kelancaran perekonomian masyarakat setempat. Vera, Tabanan
Tiang Telepon Miring
Mohon kepada Telkom Tabanan untuk memperbaiki tiang telepon yang miring ke selatan dan kabel telepon yang terlalu rendah sehingga membahayakan keselamatan warga di Jalan KS Tubun, Gang X Tabanan. Ngurah Dibia, Tabanan
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan
0361-812519
Polsek Kediri
0361-812280
Polsek Marga
0361-8946155
Polsek Kerambitan
0361-8943991
Polsek Selemadeg
0361-8943669
Polsek Pupuan
0362-71110
Polsek Penebel
0361-819194
Polsek Baturiti
0368-21110
Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD PDAM
0361-7809054
0361-9311213, 0361-9311706
BRSU Tabanan
0361-811027
UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu
0361-3005757
Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Bupati Eka Serahkan 200 Unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya TAHUN 2016, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendapat 200 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Bantuan diberikan untuk lima desa di Kecamatan Pupuan sesuai Keputusan Dirjen Direktorat Penyediaan Perumahan dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Eka di Balai Serbaguna Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Senin (22/8) kemarin. Turut hadir dalam acara tersebut Kasi Pelaksanaan Wilayah I Sub Pelaksanaan Bantuan Stimulan Pusat Bambang Resti Irawan, Kepala Dinas PU Tabanan I Gusti Ngurah Anom Antara, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Gatot Hariawan, Camat Pupuan I Putu Arya Suta, dan tokoh masyarakat setempat. Bupati Eka mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang telah mengalokasikan dana di Kabupaten Tabanan. “Selaku pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih walaupun tahun 2016 ini baru memperoleh 200 unit dengan nilai kegiatan Rp 2.665.000.000,” katanya. Tahun mendatang diharapkan kegiatan ini dapat terus ditingkatkan karena masih banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sangat membutuhkan hunian. “Kami harap
keberlanjutan bantuan stimulan ini dapat terus ditingkatkan karena masih banyak masyarakat kami yang kategori MBR. Sebanyak 3.070 unit yang tersebar di 10 kecamatan sangat dibutuhkan sebagai upaya memiliki hunian yang layak,” ungkapnya. Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang mendapatkannya. “Kepada masyarakat penerima bantuan, manfaatkan bantuan secara maksimal dan sangat diharapkan bisa berswadaya sesuai dengan amanat pelaksanaan program BSPS,” ujarnya. Bupati Eka juga mohon agar Kabupaten Tabanan diprioritaskan oleh kementerian tahun mendatang khususnya dalam rangka menyukseskan program di bidang sanitasi. Program 100-0-100, yaitu bidang sanitasi, permukiman kumuh dan ketersediaan air minum layak. Sebelumnya, Pemkab Tabanan mengajukan permohonan bantuan 500 unit untuk Kecamatan Pupuan dan Marga. Berdasarkan permohonan tersebut pihak kementerian baru bisa merealisasikan 200 unit tahun ini. Realisasi dana itu terdiri atas PK Ringan 16 unit masing-masing Rp 7,5 juta, PK Sedang 43 unit (Rp 10 juta), dan PK Berat 141 unit (Rp 15 juta). Jumlah dana yang terserap Rp 2.665.000.000. Sisanya Rp 335.000.000 sudah ditindaklanjuti dengan usulan khusus di wilayah Pupuan dan Pujungan pada kawasan kumuh. (ad876)
SERAHKAN BANTUAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (kiri) menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Bali Serbaguna Desa Bantiran, Pupuan, Senin (22/8) kemarin.
Tahun Ini, BRSU Targetkan Jadi RS Pendidikan
Tabanan (Bali Post) -
Sejak 2014 BRSU Tabanan mempersiapkan diri menuju RS Pendidikan. Banyak kegiatan yang sudah dilakukan di antaranya berkoordinasi dan berkonsultasi dengan beberapa RS lain yang sudah memegang predikat RS Pendidikan baik di daerah maupun di luar daerah Bali. Selain itu, melaksanakan pravisitasi baik dari Dinkes Bali dan institusi pendidikan untuk lebih memaksimalkan persiapan. Jumat (19/8) lalu, BRSU divisitasi oleh tim dari Kemenkes RI dalam rangka penilaian menjadi RS Pendidikan. Hasilnya, masih ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi meski secara umum sudah baik. Jika tidak ada halangan, tahun ini menjadi target BRSU menjadi RS Pendidikan. Menurut Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, ada beberapa standar penting yang harus dilengkapi untuk bisa menjadi RS Pendidikan, yaitu SDM, sarana prasarana, kurikulum, dan informasi manajemen. Saat ini yang disorot adalah kelengkapan sarana
dan prasaraa seperti ruang untuk kuliah. ‘’Kami baru punya ruang kuliah sementara dan saat ini sedang dibangun untuk menunjang RS Pendidikan,’’ ujarnya, Senin (22/8) kemarin. Dengan menjadi RS Pendidikan akan ada keuntungan yang didapat baik untuk masyarakat, SDM, maupun RS sendiri. Masyarakat bakal mendapatkan pelayanan yang baik dan standar terbaru. Nantinya akan ada calon dokter atau dokter residen yang mempelajari kasus penyakitnya, sehingga pemeriksaan menjadi lebih detail. ‘’Tentu tidak semua pasien
diperiksa, melainkan ada pemilahan sehingga tidak menganggu pelayanan,’’ imbuhnya. Keuntungan lain adalah dari sisi kualitas SDM yang harus terus-menerus memperbahuri pengetahuan dan menambah pengalamannya. Untuk RS sendiri imbasnya pada pelayanan yang lebih berkualitas dan terbaru. Jika sudah menyandang status RS Pendidikan, BRSU Tabanan bakal bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Unud dan FK Unwar. Selama ini BRSU Tabanan telah menerima mahasiswa kedokteran, namun statusnya masih sebagai RS Pendidikan satelit, yaitu digunakan sebagai wahana pembelajaran klinik. ‘’Setelah menjadi RS Pendidikan, BRSU juga memberikan kuliah sesuai dengan kurikulum dan melakukan pengujian, meski beberapa bidang tertentu dikerjasamakan,’’ jelas Susila. (kmb24)
Warga Yehgangga Kelola Air Bersih
Tabanan (Bali Post) – Kebutuhan akan air bersih semakin meningkat dan makin sulit dipenuhi saat ini. Terlebih jika dekat dengan pantai tentu sumber air bersih lebih sulit didapatkan. Namun, tidak begitu dengan Banjar Yehgangga yang lokasinya dekat dengan Pantai Yehgangga. Dengan adanya bantuan mesin penghasil air yang merupakan hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2012, banjar ini mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warganya. Keuntungan dari menjual air galon hasil penyulingan digunakan untuk merenovasi gedung dan membeli mesin baru. Bendesa Adat Yehgangga, I Wayan Winda, Senin (22/8) kemarin, mengatakan mesin yang khusus mengelola air payau menjadi air bersih ini sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih terutama ketika ada upacara adat di banjar. Air hasil penyulingan yang dijual per galon Rp 7.000 juga diminati warga setempat. Dalam sehari terjual lebih dari 60 galon. Mesin pertama kali beroperasi pada 2013 dan telah melalui uji kualitas dari Dinas Kesehatan Tabanan. Bantuan hibah mesin ini didapat Banjar Yeh Gangga karena mengikuti lomba PPLB (Pemberdayaan Lingkungan Program Berbasis Masyarakat) Tahun 2009. Banjar ini mendapatkan dana Rp 450 juta dan harus membuat program melebihi anggaran tersebut. Hasilnya, Yeh Gangga mendapatkan juara tingkat nasional. Mesin ditempatkan di dekat pantai sebab fungsinya untuk menyuling air payau. “Kami pilih di tepi pantai. Di sebelahnya mengalir air dari Beji Yehgangga sehingga airnya kami namakan Water Gangga,” papar Leget. (kmb24)
Warung Global
Pengadaan Seragam PNS Harus Transparan
PENGADAAN seragam di Badung mengundang perhatian Gusti Sumardayasa di Denpasar. Menurutnya tidak masalah dan malah bagus asal transparan mulai dari proses tender dengan melibatkan semua rekanan. Ini disampaikannya dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Seragam PNS Badung Dianggarkan Rp 3,1 M’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Senin (22/8) kemarin.
Mengenai seragam untuk guru, ia berharap semua PNS di seluruh Bali mendapatkannya agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Seragam mesti berkualitas baik sesuai dengan harganya. Fera di Tabanan juga mengharapkan semua PNS memperoleh seragam. Ia yang berprofesi sebagai penjahit biasanya memasang ongkos jahit Rp 300 hingga Rp 400 ribu per setel. Yang namanya PNS memang harus diberikan baju seragam. Perincian pengadaan seragam, menurut Werdha di Gianyar, harus sesuai dengan jumlah PNS sehingga nilai Rp 3,1 miliar tidak terlalu mahal atau sebaliknya. Pengadaan seragam mesti transparan. Sugik di
Mambal dan Widya di Mengwitani juga berharap demikian. Dengan memakai seragam baru kinerja PNS sebagai pelayan publik harus lebih baik dibanding sebelumnya. Pengadaan seragam PNS mesti melalui satu pintu. Misalnya di tingkat I atau sekalian di pusat saja. Ini, kata Arya dan Kak Mokok di Denpasar, agar tidak terjadi ketimpangan dengan daerah lain. Kabupaten Badung sebagai daerah terkaya di Bali, bisa saja dalam setahun berganti seragam meskipun masih layak pakai. Berbeda dengan kondisi PNS yang daerahnya terpencil dan memiliki PAD rendah, baju yang lusuh dan pudar pun masih dipakai.
Pengadaan satu pintu untuk semua kabupaten, lanjut Arya dan Mokok, akan lebih terbuka, merata, dan tidak menimbulkan kesenjangan. Idealnya pengadaan seragam bagi PNS dilakukan dua tahun sekali karena masih layak pakai. Seragam guru PNS jangan dibedakan karena mereka berkedudukan dan memiliki hak yang sama selaku aparatur sipil negara.
Made Bukit di Jimbaran setuju pengadaan seragam PNS dilakukan melalui satu pintu entah di pusat atau di provinsi. Semua yang berstatus PNS harus mendapat seragam agar merata. Dengan anggaran Rp 3,1 miliar, berapa PNS yang akan mendapat seragam? Ini pertanyaan Becik di Tuban. Semuanya mesti dijelaskan ke publik agar tidak salah memberikan masukan atau
pendapat. Pengadaan apa pun di pemerintahan harus transparan dan jangan diskriminatif. Semua PNS mesti mendapat termasuk guru karena mereka juga PNS. Gung Derah di Denpasar minta bahan seragam PNS tidak kaku sehingga nyaman dipakai. Sebaiknya dipakai kain endek sebagai ciri khas Bali, tetapi bentuknya dimodifikasi. (sikha)
15
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Atletico Madrid Real Sociedad Sporting Gijon Barcelona Granada CF Sevilla 1. Barcelona 2. Real Madrid 3. Sevilla 4. Deportivo Coruna 5. Sporting Gijon 6. Alaves 7. Atletico Madrid 8. Granada CF 9. Malaga 10. Osasuna 11. Villarreal 12. Celta Vigo 13. Las Palmas 14. Leganes 15. Valencia 16. Athletic Club 17. Eibar 18. Espanyol 19. Real Sociedad 20. Real Betis
vs Alaves 1-1 vs Real Madrid 0-3 vs Athletic Club 2-1 vs Real Betis 6-2 vs Villarreal 1-1 vs Espanyol 6-4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1
6-2 3 3-0 3 6-4 3 2-1 3 2-1 3 1-1 1 1-1 1 1-1 1 1-1 1 1-1 1 1-1 1 0-0 0 0-0 0 0-0 0 0-0 0 1-2 0 1-2 0 4-6 0 0-3 0 2-6 0
Pencetak gol : 3 - Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris Sunderland vs Middlesbrough 1-2 West Ham United vs Bournemouth 1-0 1. Man. City 2 2. Man. United 2 3. Hull City 2 4. Chelsea 2 5. Everton 2 6. Middlesbrough 2 7. Tottenham Hotspur 2 8. Burnley 2 9. West Bromwich 2 10. West Ham United 2 11. Liverpool 2 12. Swansea City 2 13. Arsenal 2 14. Watford 2 15. Leicester City 2 16. Southampton 2 17. Stoke City 2 18. Sunderland 2 19. Crystal Palace 2 20. Bournemouth 2
2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2
6-2 6 5-1 6 4-1 6 4-2 6 3-2 4 3-2 4 2-1 4 2-1 3 2-2 3 2-2 3 4-5 3 1-2 3 3-4 1 2-3 1 1-2 1 1-3 1 2-5 1 2-4 0 0-2 0 1-4 0
Pencetak gol : 3 - Sergio Aguero (Manchester City), Zlatan Ibrahimovic (Manchester United) Liga Italia AC Milan Atalanta Bergamo Bologna Chievo Verona Empoli Genoa Palermo Pescara AS Roma Juventus
vs Torino 3-2 vs Lazio 3-4 vs Crotone 1-0 vs Inter Milan 2-0 vs Sampdoria 0-1 vs Cagliari 3-1 vs Sassuolo 0-1 vs Napoli 2-2 vs Udinese 4-0 vs Fiorentina 2-1
1. AS Roma 1 2. Genoa 1 3. Chievo Verona 1 4. Lazio 1 5. AC Milan 1 6. Juventus 1 7. Bologna 1 8. Sampdoria 1 9. Sassuolo 1 10. Napoli 1 11. Pescara 1 12. Atalanta Bergamo 1 13. Torino 1 14. Fiorentina 1 15. Crotone 1 16. Empoli 1 17. Palermo 1 18. Cagliari 1 19. Inter Milan 1 20. Udinese 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4-0 3 3-1 3 2-0 3 4-3 3 3-2 3 2-1 3 1-0 3 1-0 3 1-0 3 2-2 1 2-2 1 3-4 0 2-3 0 1-2 0 0-1 0 0-1 0 0-1 0 1-3 0 0-2 0 0-4 0
Pencetak gol : 3 - Carlos Bacca (AC Milan) Liga Prancis St Etienne Guingamp PSG
vs Montpellier HSC 3-1 vs Marseille 2-1 vs Metz 3-0
1. Olympique Lyon 2 2. Paris St Germain 2 3. Nice 2 4. Toulouse 2 5. Guingamp 2 6. Monaco 2 7. Bastia 2 8. St Etienne 2 9. Stade Rennes 2 10. Lille 2 11. Nantes 2 12. Caen 2 13. Montpellier HSC 2 14. Bordeaux 2 15. Metz 2 16. Marseille 2 17. Angers SCO 2 18. Dijon FCO 2 19. FC Lorient 2 20. AS Nancy-Lorraine 2
2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0
0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2
5-0 6 4-0 6 2-0 6 4-1 4 4-3 4 3-2 4 3-1 3 5-4 3 2-1 3 3-3 3 1-1 3 3-4 3 2-3 3 4-6 3 3-5 3 1-2 1 0-2 0 0-2 0 2-6 0 0-5 0
Pencetak gol : 5 - Alexandre Lacazette (Olympique Lyon)
GOL - Penyerang Real Madrid Gareth Bale (kiri) merayakan gol saat menghadapi Real Sociedad pada pertandingan pembuka Liga Spanyol, Senin (22/8) kemarin di stadion Anoeta, San Sebastian. Bali Post/ap
Real Madrid Hanya Hasilkan Tiga Gol Madrid -
Real Madrid tak mau ketinggalan memanen gol seperti dilakukan rivalnya, Barcelona dan Sevilla. Gareth Bale mengemas dua gol saat Real menang 3-0 di markas Real Sociedad pada pertandingan pembukaan Liga Spanyol, Senin (22/8) kemarin. Bale membuka gol dengan tandukan kepala pada menit kedua dan mengunci kemenangan timnya pada fase akhir pertandingan dengan penyelesaian sederhana. Rekrutan baru Marco Asensio mencetak gol di penampilan perdananya untuk Real pada menit ke-40. Pasukan Zinedine Zidane menduduki peringkat ketiga di klasemen Liga Spanyol dengan koleksi tiga angka menyelesaikan pertandingan pertama. Barcelona dan Sevilla berteng-
ger di atas Madrid dengan keunggulan selisih gol. Setelah pesaing utamanya untuk meraih gelar Barcelona menang besar 6-2 atas Real Betis dan Sevilla mencukur Espanyol 6-4, tekanan ada di kubu Real untuk membuka musim dengan meyakinkan. Pasukan Zidane tidak diperkuat dua penyerang utama Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema, sehingga Bale didampingi Alvaro Morata dan Asensio. Pemain internasional Wales
itu hanya mencetak satu gol pada pertandingan dengan lawan yang sama di musim lalu pada babak kedua. Namun kali ini ia hanya memerlukan kurang dari dua menit untuk mencetak gol, menyambar umpan silang Dani Carvajal untuk mengarahkan bola ke sudut atas gawang. ‘’Penting untuk mengawali (musim) dengan kemenangan khususnya di tempat sesulit ini. Inilah cara terbaik untuk mengawali musim,’’ kata Zi-
Bacca Cetak ’’Hat-trick’’
Milan Penyerang Carlos Bacca memborong tiga gol (hat-trick) dan kiper Gianluigi Donnarumma menggagalkan penalti untuk membawa AC Milan menang dramatis 3-2 atas Torino pada pertandingan pembukaan Serie A Liga Italia, Senin (22/8) kemarin. Sementara itu, Frank de Boer, satu dari delapan pelatih yang melakukan debutnya di klub baru, mengawali masa kerjanya dengan kekalahan ketika Inter Milan takluk 0-2 di markas Chievo. Runner-up musim lalu Napoli bangkit dari tertinggal dua gol untuk bermain imbang 2-2 di kandang Pescara. Donnarumma menggagalkan penalti Andrea Beloti pada menit ke-96 untuk memberikan kemenangan perdana bagi pelatih baru Vincenzo Montella pada laga di San Siro. Montella menjadi pelatih ketujuh yang menduduki kursi panas Milan dalam dua setengah tahun terakhir. Pertandingan ini juga membawa Milan bertemu langsung dengan Sinisa Mihajlovic, pelatih yang mereka pecat pada April lalu. Sementara Donnaruma mendapat debut profesional setelah musim lalu menjadi pemain
termuda yang tampil di Serie A dalam usia 16 tahun. “Jika saya tahu dia akan menggagalkan penalti, saya tidak akan membuat dia melakukan debutnya,” kata Mihajlovic, yang kemudian membuat komentar aneh mengenai penalti Beloti. “Saya tersenyum karena saya tahu dia akan gagal dan saya nyaris selalu benar,” kata Mihajlovic, yang melatih Torino untuk pertama kalinya. Penyerang asal Kolombia Bacca mencetak tiga gol antara menit ke-38 sampai ke-62. Belotti sempat membawa Torino menyamakan kedudukan 1-1 setelah turun minum sebelum Bacca membawa Milan berbalik unggul 2-1 menit ke-50. Milan memimpin 3-1 lewat penalti Bacca namun terlihat menyia-nyiakan keunggulannya jelang akhir pertandingan. Daniele Baselli mencetak satu gol balasan di injury time. Belotti dilanggar di dalam kotak terlarang oleh bek Gabriel Paletta yang mendapatkan kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan jelang pertandingan usai. Namun eksekusi Belotti dapat digagalkan Donnarumma sekaligus menggagalkan mimpi Torino meraih satu poin.
Tiga Angka Dua gol di babak kedua dari Valter Birsa membawa Chievo mendapatkan tiga angka atas Inter, yang mengontrak pelatih Belanda De Boer dua pekan silam. Pelatih lama Roberto Mancini memilih hengkang dengan kesepakatan bersama. Birsa mengecoh dua bek untuk mencetak gol pada menit ke-49. Selanjutnya pemain Slovenia itu berlari melewati Gary Medel untuk mencetak gol bagi “The Flying Donkeys” dengan penyelesaian apik saat pertandingan tinggal menyisakan sembilan menit. Tim promosi Pescara mengejutkan Napoli ketika Ahmed Benali dan Gianluca Caprari membawa mereka unggul 2-0 saat turun minum. Dries Mertens masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan langsung mencetak dua gol dalam rentang waktu hampir empat menit untuk menyamakan kedudukan. Pertandingan pertama Gian Piero Gasperini bersama Atalanta berakhir dengan kekalahan 3-4 dari tamunya Lazio. Genoa, pada pertandingan pertamanya di bawah asuhan Ivan Juric, menaklukkan tim promosi Cagliari dengan skor 3-1. (afp/ant)
Tabanan Berjaya di Kejuaraan Kependekaran KW Mangupura (Bali Post)Tim silat Tabanan keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Kependekaran PPS Kertha Wisesa (KW) Pusat VI/2016, di GOR Dharma Praja Dalung. Terpilih sebagai pesilat terbaik putra Sindu Wardana (Sulteng), sedangkan pesilat terbaik putri Martini Putri (Denpasar), serta wasit juri terbaik Komang Sugita (Denpasar). Ketua Panpel AA Buda Tama, Senin (22/8) kemarin, menyatakan, tujuan kejuaraan yakni menjaring pesilat usia dini, serta untuk mengukur prestasi, karena selama ini
para pesilat ditempa di tempat latihan mereka masingmasing. ‘’Di ajang inilah para pesilat dan pelatih bisa menunjukkan prestasinya,’’ ungkap Staf Keamanan Depan Lapas Kerobokan ini. AA Buda Tama bangga Kejuaraan Kependekaran KW 2016 ini, melibatkan 520 pesilat yang berdatangan dari 10 kontingen yakni Bali, Sulteng, NTB, Jawa Timur, dan NTT. Kejuaraan Kependekaran mempertandingkan kategori usia dini (SD), pra remaja (SMP), serta remaja (SMA). Diakuinya, Kertha Wisesa menggelar Kejuaraan Kependekaran
sebagai wujud bakti dan penghormatan kepada pahlawan pejuang terdahulu. Oleh sebab itu, event ini dihelat tiap Agustus. Di samping itu, hajatan ini merupakan ajang silaturahmi bagi sesepuh, kader, dan pesilat PPS Kertha Wisesa. (022)
Perolehan Medali Akhir 1. Tabanan 23 2. Bangli 4 3. Denpasar 4 4. Sulteng 4 5. Karangasem 2 6. Padepokan 2
3 6 8 9 7 8 1 5 10 17 4 3
dane. ‘’Semua pemain memberikan upaya besar dan kami menyerang dan bertahan bersamasama. Jika kami bertarung untuk setiap bola, kami dapat mencapai hal-hal besar.’’ Mantan gelandang Real Asier Illarramendi memiliki dua peluang terbaik tuan rumah untuk menyamakan kedudukan, namun ia memilih untuk mengoperkan kepada penyerang Juami ketimbang mencoba peruntungannya. Hasilnya justru sia-sia dari kesempatan itu. Kegagalan itu memicu Real mencari gol keduanya. Operan Raphael Varane dari
sektor pertahanan, diterima Asensio dan pemain muda itu kemudian mengendalikan bola dengan satu sentuhan sebelum mencungkil bola melewati kiper Geronimo Rulli. Real begitu dominan pada babak kedua dan nyaris memperbesar keunggulan ketika upaya Morata digagalkan Rulli dan sepakan Toni Kroos mengenai mistar gawang. Bagaimanapun, Bale kemudian menjadi sosok terakhir yang mencetak gol, mengejar umpan terobosan James Rodriguez dan dengan tenang melewati Rulli untuk memperbesar keunggulan tim tamu. (kmb39/afp/ant)
Perseden Denpasar Raih Poin Sempurna ke-16 lewat gocekannya yang mengoyak gawang Supriyanto. Tertinggal 0-2, Pro Kundalini berupaya bangkit. Alhasil, di menit ke-67 tandukan Prima Permadi menjebol gawang Tunas Muda yang dikawal Putrayana. Diawali sepak pojok Rizal, disongsong Benny kemudian memberikan bola kepada Prima, yang disundul dan terciptalah gol, namun dianulir wasit Gusti Ketut Kalem karena dianggap posisi Prima off-side. Di menit ke-71, lagi-lagi bola muntah dari dekapan kiper Putrayana dicocor Benny hingga terjadi gol, tetapi kembali tidak disahkan wasit Gusti Kalem karena dianggap terjadi pelanggaran. Usai laga, pelatih Pro Kundalini Arif Rizal mencak-mencak dan tak menerima kekalahan ini. ‘’Dua gol itu murni. Lucunya wasit sudah meniup peluit panjang pertanda mengesahkan gol, seraya menunjuk titik putih di tengah lapangan. Mengapa dianulir, terus kapan lagi gol kami disahkan,’’ keluhnya. Selain itu, pemain Pro Kundalini Ricky di babak pertama tinggal berhadapan dengan kiper, tetap dilabrak kiper dan hanya diberi kartu kuning. Di sisi lain, pelatih Tunas Muda IB Mahayasa berjanji tidak akan main mata saat meladeni PS Gianyar, mengingat dua tim yang berpeluang mendampingi Tunas Muda yakni Pro Kundalini dan PS Gianyar. (022)
Gianyar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar mencetak poin sempurna selama melakoni babak penyisihan Liga Nusantara. Laga terakhir, Tim Laskar Catur Muka menekuk Putra Tresna dengan skor 4-0 (1-0) pada Grup B, di Stadion Dipta, Gianyar, Senin (22/8) kemarin. Keempat gol yang bersarang ke gawang Putra Tresna yang dijaga Sujana diciptakan Mucin Antha Wijaya menit ke-61 dan 83, serta Heru menit ke-26, dan Mega Adi Gunawan menit ke-73. Hebatnya lagi, selama penyisihan gawang Perseden sama sekali belum kebobolan setelah melakoni empat pertandingan. Kemenangan keempat ini juga ditandai dengan suburnya gol-gol yang diciptakan. Total 23 gol berhasil digelontorkan ke gawang empat rivalnya di Grup B. Semifinal Sebelumnya, hasil Minggu (21/8) lalu, kesebelasan Tunas Muda Ubud memastikan melenggang ke babak semifinal usai mengalahkan lawannya Pro Kundalini dengan skor 2-0 (2-0) pada Grup A, di Stadion Wayan Dipta Gianyar. Gol pembuka kemenangan Tunas Muda diciptakan Dewa Dwipayuda ketika pertandingan yang dipimpin wasit Gusti Ketut Kalem (Tabanan) baru bergulir 8 menit. Dewa Aryananda menggandakan kemenangan di menit
Hasil Pertandingan Klasemen Grup A 1. Tunas Muda 2. Pro Kundalini 3. PS Gianyar 4. BAS 5. Putra Pegok
3 4 2 3 2
3 2 0 0 0
0 1 2 1 0
0 1 0 2 2
Klasemen Grup B 1. Perseden 2. Perst 3. P. Tresna 4. Undiksha 5. P. Pemenang
4 3 3 2 2
4 2 1 0 0
0 0 0 0 0
0 1 2 2 2
9-1 8-6 3-3 1-4 3-10
9 7 2 1 0
23-0 12 4-5 6 2-7 3 1-9 0 0-9 0
Jadwal Selasa (23/8) Putra Pegok vs PS Gianyar (Lapangan Yoga Perkanthi)
Tes Fisik Tahap Akhir
Ada Peningkatan dan Penurunan Hasil Latihan
Denpasar (Bali Post) KONI Bali, Senin (22/8) kemarin kembali menggelar tes fisik tahap akhir kepada seluruh atlet PON yang berlangsung di Stadion Ngurah Rai, Denpasar dan GOR Lila Bhuana. Dari hasil tes tersebut diketahui ada yang meningkat hasil latihannya dan ada pula yang mengalami penurunan. Tes fisik digelar dua sesi di pagi dan sore serta selama dua hari sampai Selasa hari ini. Puluhan atlet dari 24 cabang olahraga
(cabor) mengikuti tes fisik tahap akhir hari pertama. Mereka dari cabor renang, terbang layang, aeromodeling, paralayang, boling, bola basket, menembak, panjat tebing, catur, balap sepeda, biliar, panahan, kriket, wushu, gulat, dansa, angkat besi, angkat berat binaraga, balap motor, layar, senam, anggar, voli pantai dan sepak bola. ‘’Tes yang dilakukan sama dengan tes sebelumnya. Di tes tahap akhir ini saya lihat ada atlet
mengalami penurunan, peningkatan juga ada,’’ kata A.A. Ardana, koordinator tes fisik. ‘’Prestasi itu bisa dilihat di VO2 Max, di sana cerminan hasil latihan yang dijalani selama ini. Kalau berhasil kelihatan di sana. Kalau tidak ada peningkatan, maka pelatihan selama ini gagal,’’ jelas Ardana di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Senin kemarin.Hari ini atlet yang menjalani tes fisik dari cabor kempo, silat, karate, taekwondo, tarung derajat, judo,
tinju, atletik, voli, sepak bola, futsal, bulu tangkis, golf, tenis meja, tenis lapangan, sepak takraw, dan baseball. Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Bali Maryoto Subekti mengatakan, dilihat secara global ada beberapa atlet yang fisiknya lemah sampai tes fisik tahap akhir ini. Akan tetapi, apa pun hasilnya hari ini menjadi catatan tersendiri untuk dievaluasi ke depan. ‘’Jika tidak ada peningkatan di tes fisik tahap akhir ini, mau tidak mau hasil hari ini
dijadikan sebagai strategi untuk melakoni pertandingan di PON. Karena apa pun hasilnya, ya… harus siap untuk bertarung di PON,’’ kata Maryoto. Dijelaskannya, pihaknya tidak menutup kemungkinan jika nantinya ada atlet yang tidak dikirim ke PON. Misalnya, bila ada atlet yang cedera parah. ‘’Kini tugas pelatih untuk tetap menjaga kebugaran fisik atletnya, sehingga nanti bisa meraih juara di Jabar,’’ tutup Maryoto. (kmb41)
Olimpiade 2016 Rio de janeiro
16
5 - 21 Agustus 2016
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Daftar Perolehan Akhir Medali Olimpiade 2016 Rio de Janeiro No. Negara 1. AS 2. Inggris 3. Tiongkok 4. Rusia 5. Jerman 6. Jepang 7. Prancis 8. Korea Selatan 9. Italia 10.Australia 46.Indonesia
Emas 46 27 26 19 17 12 10 9 8 8 1
Perak 37 23 18 18 10 8 18 3 12 11 2
Perunggu Total 38 121 17 67 26 70 19 56 15 42 21 41 14 42 9 21 8 28 10 29 0 3
Indonesia Fokus Bina Cabor Olimpiade
Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan jika saat ini Indonesia harus fokus dalam melakukan pembinaan pada cabang olahraga olimpiade, mengingat persaingan terutama di kawasan Asia Tenggara mulai ketat. ‘’Kita harus secepatnya fokus pada pembinaan cabang olahraga potensi. Jika tidak, kita akan jauh tertinggal dengan negara-negara tetangga,’’ kata Menpora di sela persiapan penyambutan peraih medali emas Olimpiade di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (22/8) kemarin. Demi melaksanakan misi perbaikan tata kelola dan pembinaan atlet Indonesia, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap pemangku kepentingan olahraga mulai dari KONI, KOI, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) hingga pengurus cabang olahraga. Pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, Indonesia hanya mampu mengumpulkan satu medali emas pada cabang bulu tangkis lewat pasangan Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir dan dua perak dari cabang angkat besi lewat Eko Yuli dan Sri Wahyuni. Hasil ini terbilang sukses karena mampu menyambung kembali rentetan emas dari cabang bulu tangkis. Namun, hasil tersebut terbilang kurang maksimal, apalagi banyak negara tetangga di Asia Tenggara mulai bisa meraih emas. Selain Thailand, ada beberapa negara yang akhirnya mampu meraih emas yaitu Vietnam dari menembak dan Singapura dari renang. ‘’Persaingan di Asia Tenggara mulai sengit. Kalau kita diam saja maka bakal tertinggal. Makanya kita harus fokus pada cabang potensi dengan banyak nomor seperti renang, atletik maupun menembak, di samping cabang yang telah menyumbang medali,’’ kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam ini. Pria kelahiran Bangkalan, Madura ini menjelaskan, selain akan memanggil pemangku kepentingan olahraga Indonesia, pihaknya juga akan melakukan evaluasi pada cabang olahraga yang dipertandingkan di PON maupun SEA Games agar disesuaikan dengan cabang olimpiade. ‘’PON, SEA Games dan Asian Games adalah pijakan untuk Olimpiade 2020. Untuk itu dengan waktu yang ada kita harus bisa memaksimalkan dengan baik,’’ kata Menpora Imam Nahrawi dengan tegas. Pihaknya juga mengimbau kepada pengurus cabang olahraga di Indonesia bersiap diri untuk menghadapi kejuaraan yang di depan mata. Pemerintah juga akan berusaha memberikan dukungan dengan harapan prestasi olahraga Indonesia terus meningkat. (ant)
Bali Post/ap
EMAS - (Dari kiri ke kanan) pemain bola basket AS Kevin Durant, DeAndre Jordan dan Kyle Lowry berpose dengan medali emas.
Emas untuk Kado Perpisahan Krzyzewski
Rio de Janeiro Amerika Serikat untuk ketigakalinya secara beruntun memenangi medali emas cabang olahraga bola basket putra Olimpiade 2016, Senin (22/8) kemarin. Carmelo Anthony dkk. menghancurkan Serbia 96-66 pada pertandingan itu. Ini menjadi kado perpisahan yang manis bagi pelatih kepala Mike Krzyzewski yang akan meninggalkan tim AS. Krzyzewski menjadi pelatih kepala pertama yang memimpin tim untuk meraih tiga medali emas. Sedangkan kapten tim Anthony juga memenangi medali emas ketiganya. Setelah meraih kemenangan dengan keunggulan hanya tiga angka atas Serbia di penyisihan grup, AS dengan cepat menghapus peluang hal serupa akan terulang. Anthony dkk. memimpin 52-29 pada pergantian babak kemudian melaju untuk mengukir kemenangan ke-25-nya secara beruntun di Olimpiade. Kevin Durant memimpin pembantaian ini, memasukkan 30 angka termasuk 24 angka pada babak pembukaan. Rekannya DeMarcus Cousins juga piawai di bawah ring basket, di mana ia mengukir 15 rebound. Kemenangan ini menutup masa kerja brilian bagi pelatih Krzyzewski, yang menyudahi masa baktinya setelah memimpin AS sukses di tiga Olimpiade secara beruntun. Ia memiliki rekor nyaris sempurna 88-1 di kompetisi internasional. Satu-satunya noda dalam resume sosok berjuluk ‘’Coach K’’ adalah kekalahan di semifinal Kejuaraan Dunia 2006 dari Yunani. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Spanyol menang 89-88 atas Australia untuk membawa pulang medali perunggu. Sergio Rodriguez melakukan dua lemparan bebas untuk membawa Spanyol unggul satu angka. Australia menguasai bola dengan lima detik tersisa, namun tidak mampu mencetak angka. Australia kalah pada perebutan medali perunggu pada empat keikutsertaan di Olimpiade. Spanyol memenangi medali perak pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012. (afp/ant)
Bali Post/rtr
PENUTUPAN - Penyanyi Brazil Mariene de Castro menyanyikan lagu sebelum api Olimpiade perlahan dipadamkan pada upacara penutupan Olimpiade 2016 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brazil, Senin (22/8) kemarin. PM Jepang Sinzho Abe tampil dengan busana tokoh game Super Mario.
Super Mario Undang Atlet ke Olimpiade 2020 Tokyo
Rio de Janeiro (Bali Post) -
Pesta dengan aneka pertunjukan musik dan tari, serta kostum warna-warni di Stadion Maracana, Senin (22/8) kemarin, menandai berakhirnya Olimpiade ke-31 di kota Rio de Janeiro, Brazil. Jepang mengundang kehadiran para peserta pada Olimpiade 2020 Tokyo mendatang lewat penampilan PM Shenzo Abe seperti tokoh game Super Mario. Setelah 17 hari berkompetisi, bersaing dan mengerahkan segala kekuatan untuk memperebutkan medali, para atlet dari berbagai negara peserta pun larut dalam suasana kegembiraan dan persahabatan pada acara penutupan pesta olahraga sejagat itu. Para atlet yang memasuki Stadion Maracana tanpa disekat-sekat berdasarkan asal negara. Malam itu mereka saling berbaur serta ikut menyanyi dan menari, termasuk saat munculnya penari-penari khas Festival Rio de Janeiro dengan kostum warna-warni di pengujung acara penutupan. Super model Brazil Izabel Goulard yang muncul dengan kostum gemerlap, menjadi pusat perhatian di Stadion Maracana tersebut. Hujan rintik-rintik dan
angin kencang yang malam itu melanda kota Rio de Janeiro, tidak memengaruhi kemeriahan suasana pesta. Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach secara resmi menyatakan Olimpiade ke31 di Rio de Janeiro ditutup, dan api Olimpiade 2016 pun perlahan padam dari kalderon di Stadion Maracana. Bach mengucapkan terima kasih kepada kota Rio de Janeiro, pemerintah Brazil, panitia, para sukarelawan, dan juga para atlet atas kompetisi yang bagus dan penuh persahabatan. ‘’Ini Olimpiade yang menakjubkan, di kota yang menakjubkan,’’ ujar Thomas Bach dalam sambutannya. Sebelumnya dalam acara penutupan itu Wali Kota Rio de Janeiro Eduardo Paes menyerahkan bendera
Gerakan Olimpiade kepada Gubernur Tokyo Yoriko Koike. Ibu Kota Jepang itu akan menjadi tuan rumah Olimpiade ke-32 pada 2020. Jepang pun mendapat sesi khusus, melalui pergelaran singkat, untuk menunjukkan kesiapannya menggelar Olimpiade yang spektakuler empat tahun mendatang. Berbagai karakter populer asal Jepang pun ditayangkan, seperti Doraemon, Tsubasa dan Super Mario yang siap mendukung kesiapan Tokyo 2020. Puncaknya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tiba-tiba muncul di tengah arena di akhir pertunjukan bernuansa Jepang itu, dengan pakaian biru, krah warna merah, topi merah serta bola merah seperti tokoh game Super Mario. Ia kemudian merobek sera-
gam itu dan melambaikan topi sebagai simbol undangan untuk menyukseskan Olimpiade di Negeri Sakura tersebut. Olimpiade Rio de Janeiro berlangsung sejak 5 Agustus lalu itu diikuti lebih dari 10 ribu atlet dari 205 negara anggota IOC. Amerika Serikat kembali menjadi juara umum pada Olimpiade ke31 ini.
Pada acara penutupan tersebut, cabang maraton putra mendapat kehormatan berupa pengalungan medali terakhir Olimpade ke-31 oleh Thomas Bach. Atlet Kenya Eliud Kipchoge meraih medali emas maraton putra, perak untuk atlet Ethiophia Feyisa Lilesa, sedangkan perunggu didapat Gallen Rupp dari AS. (kmb39/afp/ant)
Brazil Ulangi Sukses di Athena Rio de Janeiro Tim bola voli putra Brazil merebut medali emas setelah di final mengalahkan Italia dalam pertarungan tiga set 25-22, 28-26, 26-24 di final, Senin (22/8) kemarin. Kemenangan ini membuat Brazil menebus kegagalannya di dua Olimpiade sebelumnya setelah sukses di Athena 2004. Brazil sempat kalah pada dua pertandingan di tahap penyisihan dari AS dan Italia, namun mampu lolos ke babak sistem gugur setelah mengalahkan Prancis pada pertandingan terakhir. Pada putaran selanjutnya Brazil mulai menunjukkan kelas hingga mampu mencapai final dan merebut medali emas. Kemenangan Brazil itu
berkat penampilan servis dan blok mereka yang akurat serta kepiawaian Wallace de Souza yang memberikan sumbangan besar bagi kemenangan timnya. ‘’Tim Brazil bermain sangat bagus dan pantas untuk menang, sedangkan tim kami sebetulnya sudah mengerahkan seluruh kekuatan namun Brazil sangat tampil superior dan mendominasi permainan,’’ kata pelatih Italia Gianlorenzo Blengini. Disaksikan kapten tim sepak bola Brazil Neymar yang sehari sebelumnya berhasil menyumbangkan medali emas, tim Brazil juga melepas libero Serginho. Pemain berusia 40 tahun itu memastikan diri pensiun setelah Brazil meraih
medali emas dengan mengalahkan Italia di Maracazinho Arena. Usai pertandingan Serginho mencopot kaos bernomor punggung 10 dan meletakannya di lantai. Ia secara resmi pensiun setelah dua kali dalam 12 tahun membawa Brazil meraih medali emas. ‘’Apa yang layak bagiku adalah pulang dan menjemput anak dari sekolah,’’ kata pemain berusia 40 tahun itu. ‘’Saya kini tak mempunyai utang apa pun.’’ Serginho ambil bagian saat Brazil kalah di final Olimpiade 2008 Beijing dan 2012 London. Namun, ia juga membawa timnya meraih kemenangan saat Olimpiade 2004 di Athena. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/ap
SMES - Pemain Brazil Wallace de Souza (kanan) melepaskan smes di depan pertahanan pemain Italia pada pertandingan final cabor bola voli.
Indonesia Selesaikan Misi Penjemputan Medali Emas Rio de Janeiro (Bali Post) Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil, berakhir Senin (22/8) kemarin, ditandai dengan pesta semarak pada acara penutupan di Stadion Maracana. Kontingen Indonesia pun telah bertolak kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan misi ‘’menjemput’’ medali emas pada pesta olahraga sejagat itu. Olimpiade yang berlangsung selama 17 hari sejak 5 Agustus 2016 ini diikuti lebih dari 10 ribu atlet dari 205 negara anggota IOC, termasuk Indonesia, mempertandingkan 38 cabang olahraga. Amerika Serikat kembali menunjukkan superiotasnya di dunia olahraga dengan tampil sebagai juara umum Olimpiade ke-31 ini. Dengan perolehan 46 medali emas, 37 perak, dan 38 perunggu, Amerika Serikat jauh mengungguli negara-negara peserta lainnya di Olimpiade 2016. Sementara kontingen Indonesia pada Olimpiade di Rio de Janeiro
tahun ini berhasil menyelesaikan misinya yaitu ‘’menjemput’ medali emas yang pernah hilang pada Olimpiade London 2012. ‘’Misi kita sejak awal adalah menjemput emas, dan alhamdulillah medali emas sudah kita dapat di Brazil ini,’’ kata Ketua Kontingen Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari. Indonesia meraih satu medali emas dan dua perak, atau lebih bagus dibanding ketika hanya medapat satu perak satu perunggu pada Olimpiade London 2012. Medali emas diraih pada cabang bulu tangkis, sedangkan dua perak diraih melalui cabang angkat besi. Cabang lainnya yang diikuti Indonesia, yakni panahan, atletik, renang, balap sepeda BMX dan dayung gagal mempersembahkan medali. Kemenangan pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir pada final bulu tangkis ganda campuran, tepat di saat Indonesia memperingati HUT Kemerdekakan 17 Agustus,
telah menempatkan kembali Indonesia di deretan negara-negara peraih emas Olmpiade. Dalam peringkat medali, Indonesia menempati peringkat ke-46 dari 205 negara peserta Olimpiade 2016. Posisi tersebut lebih baik dibanding pada Olimpiade 2012, ketika itu Indonesia berada di urutan ke-63. Di antara negara-negara ASEAN, Indonesia hanya berada di bawah Thailand yang mengantongi dua medali emas, dan masih di atas Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Tuan rumah Brazil berada di urutan ke-13 dengan tujuh emas, enam perak, dan enam perunggu. Kontingen Olimpiade Indonesia meninggalkan Rio de Janeiro bersamaan dengan penutupan pesta olahraga sejagat tersebut. Rombongan tim Indonesia yang dipimpin chef de mission Raja Sapta Oktohari itu kembali ke Tanah Air dan dijadwalkan akan tiba pada Selasa petang di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. (ant)
ARSITEKTUR
ALUMINIUM BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!Bth Karyawati Min. SMA,Gaji Tinggi Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888 Dps
B.BP.141.08.16.0000774
Dicari: Front Office,House keeping,Driver,Engineering, Bellboy,Scurity dan PRT untuk Hotel Hb:PO Box 2005 Kuta Bali
B.BP.164.08.16.0000857
Dbthkan Sales & Sopir SIM A/B min SMA,Umur maks 35th.Krm lam PT Gunung Slamat Tlp.410188
B.BP.001.08.16.0000746
Dcr 3Tk kbn:2 Spr,2Satpam Hub Villa Ayu,Br Kuwum Kauh II/21X Kerobokan,4771979/736353
B.BP.154.08.16.0000868
Cust.Service for school,S1, Experienced,Good English,Max 30yo CV:info@balikiddy.com / Telp.(0361)8954991-8954957
Dbthkn Sgr Staf Rsvs u/Spa Send CV:info@reiwellness.com
Cr Guru Komputer u/Murid TK & Admin Wanita Hub.0361 265019
Dcr PRT L/P Gaji 1,5Jt bs Lbh Mkn+Tdr Dlm/Luar,081999595858
Dcr Sopir Pribadi Bujangan Serabutan Max30Th.081238708515
Cr Mgr. Produksi Garmen Ingris Emil: gingersnapbali@gmail.com
Dcr PRT Seceptnya Jl.Sehati No 9A Pesanggaran Hb.08123930844
A.BP.153.08.16.0001654
A.BP.001.08.16.0001645
A.BP.001.08.16.0001616
B.BP.004.08.16.0000845
Looking for Engineer Project Manager,Can use Autocad, Sketch up,Excell,Building, Quotation,Good Payment office@paradise-realty-ltd.com
Cr Pembantu Gj 1,5 yg anter dpt 500 T.0361488315 Lgs Kerja
** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG/Sales Counter/Marketing
Cr Sgr Tkg Jahit utk Garmen Tlp. 081805503545, 08116116173
*Info Kerja Keluar Negri pasti Berangkat Resmi utk Semua Umur H:081337903069,085953774417
Dcr Accounting bisa Pajak Diutamakan-085100200200/ sales@haente.com
A.BP.001.08.16.0001649
A.BP.001.08.16.0000775
Cr Peg Salon Bs Potong Bonding Facial Crbt 08563756269 Segera
A.BP.001.08.16.0001576
A.BP.001.08.16.0001553
B.BP.004.08.16.0000843
A.BP.001.08.16.0001608
A.BP.001.08.16.0001494
A.BP.155.08.16.0001656
A.BP.001.08.16.0001635
Experienced Cook Needed for Private Villa.Speak English 0878 537 50386
B.BP.004.08.16.0000864
Dcr Sgr:30 org Cleaning Srvice PT.Bali Dana Sejahtera Pertokoan Sudirman Agung F-31 Dps Tlp 0361255376 (Buka Senin-Jumat) A.BP.001.08.16.0001590
A.BP.001.08.16.0001584
Dcr Sopir dan Accounting Hub.087860183220
Dcr Pembantu Masak,Waiter/ss bs Inggris,Ada Gaji,Tip,Bonus Hub.081236109808/0818553392
A.BP.001.08.16.0001509
A.BP.001.08.16.0001400
Dcr Staff Kitchen; bw CV lgsg interview Bali Beach Shack Jl. Sahadewa PadmaLegian Bali No.7
B.BP.154.08.16.0000871
Dcr Supervisor CleaningService Pengalaman Supervisor Min.1Thn Hub.08563816011
A.BP.001.08.16.0001626
Dicari Staff Gudang,Sales, Security (KTA) CV PT.Bali Tegehe Agung T.290189
Dcr Purchasing u/Sea Circus Rest di Seminyak penglm bs Inggris 089690186140/081353344928
B.BP.154.08.16.0000869
Dcr QS/SM(T.Sipil/Arstek)Accnt Admin,Logistik,Jln.P.Singkep 46X Dps Hub.08128491709
A.BP.001.08.16.0001633 Dcr Sales Rokok u/Pasarkan Lgs B.BP.166.08.16.0000873 Dcr Admin+Sopir+Tng serabutan, ke Proyek2 Hb:082125516868(WA) 5 Krywn Lk/Pr Bg.Dapur,Sopir A.BP.001.08.16.0001583 Srbtn,G.Soputan48/085338061044 PRT Gaji+tgl dlm.087862163222 A.BP.001.08.16.0001595 Dcr Segera Pmbantu Rmh Tangga, B.BP.141.08.16.0000849 B.BP.164.08.16.0000865 Dcr DW Waitress,Cook Helper Supir Tgl,Mkn Dlm 08174716050 A French Restaurant Needs an PT.Fuji Home Japan Dcr Bag. Kitchen lulusan SMK/SMU A.BP.001.08.16.0001644 Experienced Staff Pastry&Cook Arsitek&peng.proyek pengalaman Hotel Puri Cendana Hub.732947 Dcr Segera Tukang Jahit&potong Urgent Call 081338507217 min3Th,disiplin,jujur,teamwork A.BP.001.08.16.0001489 A.BP.001.08.16.0001286 KTP Bali untuk diUbud Hub. Dcr Drafter STM Baru Tamat Mau penampilan menarik Tlp.4723564 Cr AA&Prmdis u/Apotek Big Bro 082145014906/081999243636 Email:info@fujihomejapan.com Kurusetra,Kampial 081916181256 di Lap Hub.081338037733 Krm CV A.BP.001.08.16.0001506 A.BP.001.08.16.0000640 A.BP.001.08.16.0001622 ke Antasura Gg.Krisna No.8 Dcr Sgr Guru Bahasa Bali Utk Dicari Pembantu,Supir,Tukang Dicari Staff Delivery Makanan A.BP.001.08.16.0001600 Bimbel Lok.Dps Hub.08113927296 Kebun, u/Villa di Jl.Kesambi Gg. & Penerima Telp bs Bhs Inggris Dcr Manager,Spv Rest,Spv Agro, A.BP.001.08.16.0001615 Kesambi Indah No.22 Kerobokan Laki2 Dibwh 35Th Tidak Bertato Chef Hub:081353322999 atau Dcr: Guru PAUD S1 ke Jl.Panji Hub.081337542061/081381302935 Telp/SMS ke 0812 463 0812 Email:info@balinatureland.com No.6 Kwanji Dalung 085105020066 A.BP.001.08.16.0001655
Dcr Sgr Staff Adm utk Garment min SMA Sederajat Max 25Th Hub.8466632
A.BP.001.08.16.0001578
A.BP.001.08.16.0001585
A.BP.001.08.16.0001258
Dcr: Driver Pribadi bs bw Mbl Matic/Manual SIM A,Pglmn Krm: True Bali Experience Jl.Dipono goro 150 B-12 Ph.0361-239440 E:hrd@atruebalineseexperience. com A.BP.001.08.16.0001636
Dicr Acc yg mengerti Pajak Krm Lam ke krisna_acc@hotmail. com 087861684111
B.BP.004.08.16.0000844
Dcr Tng Operator,Sopir Truk & Mekanik PT.Adi Murti Jl.Plawa 37 Dps Hub 224109/0811398865
A.BP.001.08.16.0001614
Dibutuhkan Sgr DW Waiter/is, Driver & Therapis Kirim Lamaran ke: prs@thebalidreamvilla. com Telp.081239364054 A.BP.155.08.16.0001657
Dcr Tkg.Las & Mekanik Hub.425082/3
Mama&LeonGarmentManufacturer bth sgr:Designer,E-Comerce Mgr A.BP.001.08.16.0001580 Sales Manager,Sales Cordinator Dibutuhkan segera Barman min 3 Max.35th,pengalamn min 2th, thn pengalaman dibidangnya Pend.min D3,Krm Lam&CV ke (Speak English).Krm CV ke: hrm@keratonjimbaranresort.com resto.canggu@gmail.com, Macan Tlp.0361-701961 ext.176 Cafe Jl.Pantai Berawa No.14b. A.BP.001.08.16.0001579 Canggu.087761623018 PRT Tinggal Dlm Bersih Rumah & B.BP.004.08.16.0000801 Jaga Anak 1,2Jt,081239022222 Dibutuhkan sgr Apoteker utk A.BP.001.08.16.0001640 Farmasi PBF. Hub.0361-246902 Pria bisa Komputer,Bisa Nyetir A.BP.001.08.16.0001631 Lam:UNO Group Jl.Tegal Wangi Dicari FO bisa Driver.CV ke Gg.Trimula No2 Dps 08123629219 Villa Mandi ubud,085103022308 A.BP.001.08.16.0001593 A.BP.001.08.16.0001629 The Griya Villas & Spa-Bunutan Dicari SPG/SPB Untuk Outlet Butuh:Exc.Chef,Spa Spv & Asst Daerah Legian dan Kuta Min SMA Mgr. CV:info@thegriya.com A.BP.012.08.16.0001634 Pengalaman Kerja Min 1Thn Urgently Need:Marketing,CS, CP:081246403181/081246797188 Accounting n Admin. A.BP.156.08.16.0001624 Send CV to Dicari Sopir SIM B1,Berpengalaman Hub.Jl.Hayam Wuruk No.244 document@bayusbalicargo.com A.BP.001.08.16.0001620
Dicari karyawan bag Expedisi Hub.081338299831 A.BP.001.08.16.0001591
HK,Security,Driver Bs Inggris Htl Kuta H.752647/085737190669
B.BP.004.08.16.0000848
Ymh Bisma Dicr:1.Supir SIM B1 2.Mekanik;3.S1 Ek;4.SMA(srbtn) Hub.T.Umar 142 Dps
A.BP.001.08.16.0001603
Dcr 2 Or Staf Kitchen u/RestoA.BP.001.08.16.0001577 ran Jepang.Lamaran bawa ke Hotel Baru di Maldives Bth KarKokoya,Jl.D.Tamblingan No. 178 yawan/ti,Gj18Jt/Bl,08124698969 Tlp.0361-289252-081238724555 A.BP.001.08.16.0001528
A.BP.001.08.16.0001602
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post HONDA
BUC New Acord’06akhir Dk LowKM jok klt,brg simpnn, 08124611999 B.BP.164.08.16.0000859
Jual Honda CRV Th2010 Warna Putih Hb.0811398350-085339818142 A.BP.001.08.16.0001581 ISUZU
Panther Grand Touring’12 As DK Hitam Istmw H.081236009045 Krd
A.BP.001.08.16.0001601
MERCEDEZ
*****OTO 89///0811398989****** *Mercy SLK 200 AMG’2012 Hitam* *Rangerover Evoque Lux’13Hitam *Wrangler Sahara 4D’2011 Hitam *Wrangler Sahara 4D’2011 Putih *Vellfire V Audio Japan’12 Pth *Lexus RX350 Japan’2011 Merah* *Fortuner G VNT A/T’2014 Hitam *Camry 2.4 V AsDK’2007 Hitam** *****Cash/Tradein/Kredit***** B.BP.164.08.16.0000867
NISSAN
Nissan X-Trail XT A/T’2011 Silver asDK 185Jt,085100578850 B.BP.141.08.16.0000856
CHEVROLET
Dijual mobil Captiva Diesel 2012 Asli DK Hitam 08123840950 A.BP.001.08.16.0001607 DAIHATSU
Terios TS Extra’12 htm as Bali VR17,fulvar,145jt,085100507977 B.BP.164.08.16.0000862
SERVICE
Jual Mobil Livina 2008 Hitam Hub.08123636725 A.BP.001.08.16.0001611 SUZUKI
Dijual Cary’86 Mls Siap Pakai Hub:082144191267 A.BP.001.08.16.0001643
Dijual Pick Up ST150 Th’2004 Wrn Putih Hub.081338674810 A.BP.001.08.16.0001304
Escudo XL7 Manual 2500cc AsDK Fortuner’12 Hitam Manual Desel Hub.081238151929/081933119414 TRD 081916445404/081236707533 A.BP.001.08.16.0001588
TOYOTA
Djl Tanah 3,3 Are di Barat Trafic Light Pantai Purnama, View Pantai Hub:08123654999
A.BP.001.08.16.0001604
Fortuner’13 VNT TRD Matic Htm Istimewa Pribadi 081237872767
Lexus NX.200 Th’2015 B.BP.001.08.16.0000846 Harga On The Road Rp.950Jt Toyota Hardtop’84 Asli Diesel H.Odyssey 2.4 Putih’12 KM11RB Original Penggmar 081248788363 H.CRV 2.4 Prestise’13Pth 350Jt A.BP.001.08.16.0001619 Hub.0361-464168/081999315168 DICARI MOBIL B.BP.141.08.16.0000855 Avanza G’04 Silver Sgt Bgs Dcr Bbrp Mbil Over Kredit, Tanpa Lecet,085101581600 Prbd Inova,Avanza,Xenia,dll,Serius, B.BP.141.08.16.0000854 Hub:081999394000 utk pribadi Avanza G’14 asDK Hitam 165Jt A.BP.005.08.16.0001612 Gatsu I/3 No.41 T.0811395010 DIJUAL MOTOR B.BP.141.08.16.0000852 Inova G Silver’2005 Istimewa HONDA SPakai 114JtNg,081239600292BUC Djl Supra X 125’2007 Mulus Tgl Rmh Minimls 2Lt,3KT,3KM MahenA.BP.001.08.16.0001651 dradata H:1,1M 081338558078 Pakai,Kunci 2,081239333606 Avanza G’10 Silver asBali Mls A.BP.001.08.16.0001609 A.BP.001.08.16.0001632 Prbd,081933610070/082341251453 KAWASAKI DISEWAKAN RUKO B.BP.141.08.16.0000851 Agya TRD’16 Mnual Silver KM6Rb Ninja 250Fi Th’15 Mrh LoKM Knl- Ruko sewa Sunset Road Kuta,5x 20m 3 lantai startegis dpn RS Bs Tkr/Krd Dp25Jt,085100856999 pot Pro Speed Hb.081999058009 A.BP.001.08.16.0001599 B.BP.141.08.16.0000853 Siloam Rp.150jt/th, 0811902229 All N.AvanzaG’14 slvr,asDk,spt B.BP.154.08.16.0000866 DISEWAKAN RUMAH br,Jl.Bikini V/1,085100024424 DISEWAKAN APARTEMEN B.BP.164.08.16.0000863 Kontrak Rmh 2Lt 5KT 3KM Jl.PaDikontrakan Apertemen Lengkap Avanza 09 silver pribadi lapa XI 32A H.08123995674 Nego Parkir Luas Murah Di Kuta A.BP.167.08.16.0001617 117 Nego Hub.08123940394 B.BP.154.08.16.0000870 Hub.087761301643 DIJUAL RUMAH A.BP.001.08.16.0001596 Avanza G’09 hitam,DK Dps mulus sekali siap pakai,081337295930 Dijual Rmh Lt2 LT117m2 LB90m2 DIJUAL TANAH B.BP.164.08.16.0000860 Padang Udyana Padang Sambian 15A Jl.Utama Rangdu Seririt Avanza Veloz’14 slvr+ijin Par Rmh Baru fasilitas lengkap asDK,sptbr,20RbKm,085102225352 bisa KPR Hrg 1,5M 085238063577 cck SPBU 100Jt/A 081338708444 B.BP.164.08.16.0000861
AvanzaG09Htm,MercyC180’95+C180 04 Terano’95 Htm,081807779807
A.BP.001.08.16.0001652
A.BP.001.08.16.0001505
Djl Rmh 2Lt LT.125 5KT 2KM Dalung Permai,087862442728
A.BP.001.08.16.0001623
BIRO JASA
SERVICE
A.BP.001.08.16.0001592
BUC Tanah 1A Pinggir Jln Utama Sanggulan 225Jt H.081999946688 A.BP.001.08.16.0001598
Dijual Tanah 1Are Jl.Batuyang Gang Walet Hub:081237912201 A.BP.821.08.16.0001625
Dijual Tanah Luas 1Ha hrg 600 Jt/Are Lok Aisis Pecatu Hub: 081339584125, 081233175511 A.BP.001.08.16.0001597
Tanah 4 are Jl.Legian Kuta Hub.081999123461
B.BP.154.08.16.0000872
Dijual Tnh Kav Tanpa Uang Muka 15-20Thn Lok.Dalung Juwet Sari Pemogan Hub:081239891555
A.BP.001.08.16.0001501
Kav Istimewa Jl.Gurita I Dps Ling.Nyaman OneGate Systm Jl7m Hub.085954040707/0895601308278
A.BP.001.08.16.0001621
Tnh Bedugul 5,25Are pinggir Jl.Raya dkt Pr .Beratan Lok Sngt Strategis 085935366064
A.BP.001.08.16.0001647
Djl Tnh 11Are,Kutuh,Goa Gong Ungasan 250Jt/A Ng,08123925664
Tnh 2Are Blumbungan,Sibang Gede Strtgs lingk.Nymn 085935366064
A.BP.001.08.16.0001575
A.BP.001.08.16.0001648
Djl Tnh 2,79A SHM Lok.Strtgs, Celuk Sukawati H:081337743794 A.BP.001.08.16.0001582
Harga Promo 99Jt Hanya yg bisa Dp 80Jt sampai Rabo Punggul Badung Jl.4mtr Pangembang 082341670605,081238364632 A.BP.001.08.16.0001630
Jl Tnh 1 Are Jl.Kampus Ngr Rai Gg.Jepun Hub.081337646322
GIANYAR
Tnh 2A A/350Jt dkt Pantai Cucukan Keramas strgs 087862392060
A.BP.001.08.16.0001594
KLUNGKUNG
Tnh Kav 1,2A Dkt Fas.Umum Sekolah RSU Cash/Crdt 081339538123 A.BP.001.08.16.0001618
DIJUAL VILLA Dijual Villa di Echo Beach Jl Tnh Kvl Jl.Raya Anggungan Canggu 3A 2Lt 3KmrTdr Pool Bar Lukluk08123885877/081337922448 200m ke pantai Hub.08123931778 A.BP.001.08.16.0001613
Pjak SPT Th/Bln Tax Amnesti NP DIJUAL RUKO WP SIUP Paspor Hp.081338344155 Jl 3Ruko 3Lt Hrg 1,8M Nego Lok A.BP.001.08.16.0001109 Panjer Hub Pemilik 08123817965 KEHILANGAN A.BP.001.08.16.0001289 BPKB Corolla’1975 DK507DO Noka KE30831946 Nosin:3K2032235 No RUPA-RUPA BPKB:1745618-J AN:Drs I Wayan 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Wiyawahara Yoga,Mengwi H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.08.16.0000858
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
A.BP.001.08.16.0001485
A.BP.001.08.16.0001587
BPKB Minibus’2008 DK120MO AN: Gereja Roh Kudus Katedral,Noka MHFM1CA4J8K009367 Nosin:DAH984
Pelunasan/Gestun kartu kredit A.BP.001.08.16.0001589 promo 2,3% hub.082340004545 Telah Hilang BPKB No.E5015123A.BP.000.08.16.0000088 A.BP.001.08.16.0001642 A.BP.001.08.16.0001639 Simpanan Koperasi 100Jt Dapat O Honda Vario DK3588XL a/n Sri Tnh Nempil 250Jt/A Jl.Besakih Scoopy gratis H.081337380202 Maulana Jl.Made Bina PerumBina DISEWAKAN VILLA Permai BlokII No110 Ubung Kaja A.BP.001.08.16.0001641 Pmogan08123871809/081337569788 Disewakan/For Rent Villa Di A.BP.001.08.16.0001605 A.BP.001.08.16.0001610 Kredit Renov/Bangun Rmh,Proses A.BP.001.08.16.0000782 Tlh Hlng Izin Kendaraan Sewa EchoBeach Canggu 5Kmr Tdr,Pool 3hari Jw 15Th,Hub:Werayoga(082 BUC Jl Rugi1-2A Sempidi Tegehe Tanah 4 Are View Laut Bandara 200m ke pantai Hub.08123931778 144255819)Ngurah(081236030864) DK1931DS DK1933DS DK1783AS Jl5m Pav cas/krdt,081337332121 Pecatu Tlp.08123852121 A.BP.001.08.16.0001465
A.BP.001.08.16.0001475
A.BP.001.08.16.0001638
A.BP.001.08.16.0001291
A.BP.001.08.16.0001646
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
KONTRAKTOR
BIRO JASA
RUPA-RUPA
SALON
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
SPA
242389 / 081236774491 SERVICE
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
KOMPUTER
BIRO JASA DIJUAL MOBIL KOMPUTER
PINJAMAN
EKONOMI
18
Selasa Kliwon, 23 agustus 2016
Rupiah Jadi 13.164/Dolar AS Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (22/8) pagi, bergerak menjadi 13.164 per dolar AS. ‘’Bank Indonesia mempertahankan suku bunga baru. Pelonggaran moneter yang tertunda bisa membuat pelemahan rupiah di tengah penguatan dolar AS di pasar global,’’ kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta. Bank Indonesia, Jumat (19/8) mempertahankan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 5,25 persen, dengan penurunan bunga lending facility sebesar 100 basis poin menjadi 6 persen.
Ia menambahkan, Bank Indonesia juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2016 yang turut memengaruhi laju mata uang domestik. Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova mengatakan, pelemahan rupiah relatif terbatas, hal itu dikarenakan Bank Indonesia masih menjaga fluktuasinya sesuai fundamentalnya. ‘’Nilai tukar rupiah masih stabil, apalagi ada penjagaan Bank Indonesia yang juga didukung dari fundamental ekonomi yang relatif masih baik,’’ katanya. (ant)
Nilai tukar rupiah.
Bali Post/ant
Budi Daya Jeruk Keprok
Kualitas Buah Jeruk Belum Optimal Singaraja (Bali Post) Uji coba pengembangan jeruk keprok di Kabupaten Buleleng mulai memasuki masa panen perdana. Hanya, dari panen awal itu kualitasnya belum sama dengan vegetasi asli jeruk keprok di Tejakula. Kualitas jadi berkurang, karena kandungan air pada buahnya masih tergolong minim. Atas kondisi ini, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) masih melakukan penyempurnaan. Data dikumpulkan di lapangan Minggu (21/8) menyebutkan, uji coba budi daya jeruk keprok dimulai tahun 2015 dan berlanjut tahun 2016. Demplot ini seluas 130 hektar tersebar di Desa Pemuteran, Pejarakan, Sanggalangit, dan desa lain di Buleleng. Demplot ini didanai secara penuh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Ide pembuatan demplot budi daya ini karena pemerintah daerah ingin mengembalikan kejayaan produksi jeruk keprok yang memiliki cita rasa asam bercampur manis tersebut. Sebenarnya, jeruk jenis ini potensial dikembangkan di Tejakula. Namun di tengah produksi memuncak, budi daya ini terhenti akibat serangan penyakit CVPD. Petani hanya menyiapkan lahan kemudian mereka mendapat dana operasional secara penuh dari APBN murni. Sejak awal, tanaman jeruk yang dibudidayakan itu pertumbuhannya normal. Namun, memasuki musim panen perdana, kualitasnya masih kurang. Kini, Distanak tengah menyempurnakan pengengembangan demplot tersebut. Kepala Distanak Buleleng Nyoman Swatantra mengakui kalau masa panen awal demplot budi daya jeruk keprok itu masih mengalami hambatan. Saat panen awal dengan poduksi rata-rata 400 kilogram tiap pohon. Dari
butiran buah dan tekstur kulit jeruk itu telah berhasil sesuai buah asli vegetasi jeruk keprok Tejakula. Hanya dari segi rasa, jeruk keprok ini kandungan airnya masih minim. Kondisi ini istilahnya ngampas. ‘’Dari panen awal setelah demplot budi daya kita lakukan itu kualitasnya masih kurang. Produktivitas per pohonnya menunjukkan hasil bagus. Ini masih kita lakukan pengkajian dan cara meningkatkan kualitasnya,’’ katanya. Dari pengkajian awal, kata Swatantra, kandungan air pada buah belum maksimal. Persoalannya, lahan di wilayah Buleleng Barat itu masih kurang unsur pospat dan kalium. Situasi ini tengah diupayakan dengan menambah pemupukan untuk memperkaya kandungan unsur pospat dan kalium. Perlu juga dilakukan efektivitas pengairan. Ini penting untuk menjaga keseimbangan unsur hara tanah. ‘’Untuk memenuhi kandungan itu kita lakukan pemupukan baik secara sampel dan ada juga dilakukan sendiri oleh petani,’’ jelasnya. Meski baru tahap uji coba, hemat Swatantra, petani di Buleleng Barat sudah mulai tertarik menanam jerok keprok ini. Fakta ini menunjukkan petani memiliki keinginan besar menanam jeruk keprok yang pernah menjadi komoditas andalan di Bali Utara. Semangat petani menanam jeruk ini karena lahan pendukung produk ini potensial dikembangkan. Jeruk keprok ini cocok ditanam pada lahan datar atau ketinggian 400 meter di atas permukaan laut. ‘’Saya yakin hasil uji coba ini sudah mendekati sempurna. Petani juga sudah banyak yang menanam. Ini juga didukung kondisi lahan di Buleleng Barat potensial ditanami jeruk keprok ini,’’ jelas swatantra. (kmb38)
Mudahkan Transaksi di SVF XI 2016
BRI Terapkan Penggunaan Kartu Brizzi
Bali Post/ant
BI OPTIMIS - Suasana deretan gedung bertingkat di Jakarta. Bank Indonesia (BI) optimis pertumbuhan ekonomi tahun 2016 berkisar 5,2 hingga 5,6 persen yang didorong investasi pemerintah, konsumsi dan investasi swasta.
Belum Tampak, Kontribusi Digitalisasi untuk Perekonomian
Jakarta (Bali Post) Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Iwan Jaya Azis mengatakan hingga saat ini kontribusi ekonomi digital maupun teknologi digital bagi perekonomian secara keseluruhan belum tampak. Iwan Jaya Azis yang merupakan pengajar di Cornell University, Amerika Serikat menyampaikan hal itu dalam diskusi Wining the Digital War yang digelar IndonesiaX di Jakarta, Senin (22/8) kemarin. Bila teknologi digital atau digital ekonomi, kata Iwan Jaya Azis, memiliki kontribusi terhadap perekonomian, maka seharusnya jumlah barang dan jasa maupun produktivitas meningkat. Namun kenyataannya produktivitas justru menurun seiring perkembangan teknologi digital, meski ada keuntungan yang dirasakan perusahaan maupun industri tertentu. ‘’Ada kemungkinan, semoga saya salah, digital ekonomi, digital teknologi oversold atau overdamped, realitinya belum. Jadi realitanya tidak secepat yang kita dengar dan kita baca, karena evidence-nya (buktinya) tidak saya lihat,’’ katanya. Ia mengatakan, transformasi ekonomi digital juga belum diikuti perubahan pola pemikiran (mindset) secara luas. Dalam ekonomi digital, bisnis model lama yang men-
gasumsikan lingkungan tertutup (closed) dan stabil (stable) tidak dapat lagi bertahan. Lingkungan menjadi dinamis, terbuka (open) dan tidak stabil (unstable). ‘’Bisnis model harus berubah, kalau tidak dengan cepat apa yang anda lakukan sukses saat ini berubah, maka sepuluh tahun ke depan benar-benar akan berubah. Apakah bisnis model yang mengasumsikan bahwa bisnis lama closed and stable environment menjadi open and unstable environment bisa diantisipasi bisa direspons oleh bisnis model yang baru?’’ katanya. Untuk itu, perubahan pola pikir tersebut harus disebarkan secara luas. Pendidikan, menurutnya, merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan membantu mengubah pola pikir. Selain itu, desain kebijakan yang tepat bagi masyarakat
juga dibutuhkan. Ia mencontohkan, selama satu dekade lembaga internasional berupaya mengurangi kemiskinan melalui bantuan tunai dengan menggunakan data digital satelit di sejumlah wilayah Afrika, seperti Mali dan Kenya. Hasilnya justru gagal. ‘’Ahli-ahli sudah dikerahkan gagal, mengapa? Ternyata sederhana, saat mereka menggunakan satelit, mereka menemukan ternyata banyak masyarakat desa yang tidak terjangkau dan kemudian mereka tidak menerima uangnya. Kedua yang menerima uang bukan masyarakat yang seharusnya, bukan masyarakat miskin. Kemudian dia menggunakan tipe atap, jadi di Mali kalau rumah di desa kalau sudah dirumbai itu miskin, kalau dari metal itu kaya, dalam satu tahun diterapkan perbaikannya 80 persen,’’ katanya. (ant)
Amlapura (Bali Post) – Warga di Banjar Abian Canang Desa Ulakan, Karangasem, kebanyakan sebagai petani penggarap. Ada juga yang bekerja sebagai buruh serabutan. Guna mengepulkan asap dapur, mereka memanfaatkan segala potensi, termasuk memelihara madu kela. Dari pantauan Bali Post, Senin (22/8) kemarin, warga di Abian Canang dan sekitarnya sampai ke Batu Gede, tinggal terpencar di perbukitan. Syukurnya, perbukitan itu curah hujanya termasuk tinggi sehingga perbukitan hijau dengan hutan dan kebun sepanjang tahun. Di perbukitan ini, pohon enau tumbuh subur. Petani setempat memanfaatkan ijuknya untuk dijual sebagai atap rumah stil Bali dan palinggih di pura. Saking banyaknya pohon enau, populasi lebah dan serangga penghasil madu kela juga banyak. Warga pun membuat dan memasang kung-
kungan (sarang) lebah atau madu kela. Di Abian Canang dan sekitarnya, di tiap rumah tangga petani, semuanya memasang kungkungan di pohon besar maupun digantung di tiap dinding atau tembok rumah. Seorang petani madu kela, Nyoman Rarud, mengatakan sebenarnya hasil dari madu kela tak seberapa. Soalnya, panennya musiman. Terka-
dang setahun sekali dapat satu botol dari puluhan bahkan ratusan kungkungan yang dipasang. Menurut Rarud yang mantan Klian Dadia Pasek Gelgel itu, sebotol madu kela harganya berkisar Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Ada saja pengepul yang membeli madu kela, baik untuk dipasarkan di Bali atau ke Jawa, bahkan ada juga yang diekspor ke Jepang. (013)
Warga Abian Canang Kembangkan Usaha Madu Kela
Bali Post /013
MADU KELA - Pengunjung dari Denpasar menyaksikan sarang lebah penghasil madu kela bergelantungan di dinding gubuk petani miskin di Abian Canang, Karangasem.
Denpasar (Bali Post) Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank jaringan unit kerja terbesar dan tersebar terus berupaya menjadi mitra bagi semua lapisan masyarakat dan stakeholder. Salah satunya tetap berkomitmen memberikan dukungan dalam kegiatan melestarikan kebudayaan dan membangun perekonomian masyarakat, khususnya ekonomi kreatif seperti kegiatan Sanur Village Festival (SVF). Tahun 2016 ini, Bank BRI telah enam kali menjadi salah satu partner yang mendukung pelaksanaan kegiatan SVF. Seperti halnya penyelenggaraan SVF tahun sebelumnya, tahun ini BRI juga menerapkan penggunaan kartu Brizzi pada tenant-tenant (penyewa – red) kuliner yang turut berpartisipasi pada SVF 2016. Tujuannya, mempermudah bagi tenant dan masyarakat bertransaksi, tanpa harus menggunakan uang tunai. Hal ini juga merupakan bukti konkret Bank BRI terus mendukung program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia. ‘’Ini adalah salah satu bentuk totalitas BRI dalam penerapan GNNT pada event SVF 2016. Kami akan menempatkan lebih kurang 58 EDC di tenant-tenant kuliner
SVF. Dan kartu Brizzi dapat diperoleh di stan BRI dan titik-titik penjualan kartu Brizzi serta pada kantor cabang BRI tersekat. Dan saat ini Brizzi dapat dipergunakan di merchant-merchant besar wilayah Bali-Nusra seperti McDonalds, Indomaret, Tiara Dewata, Tol Bali Mandara, Khrisna Oleh-oleh, Bali Bird Park, Moena Fresh, Conato Bakery dan lainlainya,’’ pungkas Arif wicaksono selaku Wakil Pemimpin Wilayah BRI Bali Nusra, Senin (22/8) kemarin. Selain itu, selama event SVF berlangsung, pengunjung dapat memperoleh hadiah menarik dari Bank BRI apabila bertransaksi menggunakan Brizzi yaitu promo diskon senilai Rp 5.000 dengan minimal pembelanjaan Rp 10.000. Selain promo diskon, pengunjung juga dapat menikmati reward menarik apabila melakukan isi ulang Brizzi di stan Bank BRI yang ada di SVF 2016. Hingga Juli 2016, jumlah kartu Brizzi yang telah tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 4.989.399 kartu dengan jumlah transaksi sebesar 8.259.161 transaksi. ‘’Sedangkan untuk wilayah Bali-Nusra sendiri telah beredar sebanyak 389.190 kartu dengan transaksi sebesar 302.166 transaksi,’’ imbuhnya. (win)
Pelaku Usaha
Berhak Atas Kepastian Pelayanan Jakarta (Bali Post) – Ombudsman Republik Indonesia menyatakan semua pelaku usaha di Indonesia, baik berskala besar atau kecil, berhak memperoleh kepastian pelayanan. “Kepastian seperti dalam hal penerbitan izin usaha menjadi aspek paling penting dalam berusaha, sehingga standar pelayanannya terkait prosedur, persyaratan, jangka waktu, dan biaya perlu diterapkan dengan jelas,” ujar anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala usai pemaparan hasil Lokakarya “The Ease of Doing Business dan Peran Ombudsman RI” di Jakarta, Senin (22/8) kemarin. Adrianus melanjutkan, kepastian merupakan indikator dari baiknya pelayanan yang diberikan kepada investor. Jika ada pelanggaran, sudah seharusnya pelaku usaha melaporkannya kepada instansi terkait, seperti Ombudsman. Sayangnya, katanya, banyak pihak tidak melakukan itu karena menganggap hal tersebut berimbas pada sulitnya pengurusan izin usaha. “Karena itu, kami yang diharapkan masyarakat lebih aktif melakukan upaya pencegahan dan pengawasan pelayanan perizinan,” kata Adrianus. Caranya, pria yang sempat menjabat Komisioner Kom-
polnas (Komisi Kepolisian Nasional) ini menambahkan, Ombudsman akan melakukan “jemput bola” laporan warga dan rutin mengadakan diskusi dengan pemangku kepentingan terkait. Terkait daerah, pengaduan, investasi dan perdagangan yang paling banyak diterima Ombdusman adalah dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan. Adapun lokakarya tentang The Ease of Doing Business dan Peran Ombudsman RI diadakan diadakan di empat kota yaitu Palembang, Surabaya, Makassar dan Jakarta. Berdasarkan survei Kemudahan Berusaha/Ease of Doing Business oleh Bank Dunia yang dilakukan 2014 sampai 2014, Indonesia hanya berada di peringkat 109 dari 189 negara. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan Georgia tahun 2010-2012 yang kini menjadi ekonom Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG) Vera Kobalia sepakat jika kepastian pelayanan adalah kebutuhan primer pelaku usaha. “Investor itu terkadang tidak peduli tentang waktu dan prosedur perizinan asal ada kepastian,” ujar Vera. (ant)
19
Selasa Kliwon, 23 Agustus 2016
Kasus Jamaah Haji
Berusia Dini Dari Hal. 1 Menurut Parta, penjualan eceran ditambah murahnya harga rokok juga membuat perokok berusia dini (8-14 tahun) jumlahnya terus meningkat setiap tahun. Padahal, anakanak usia SD-SMP itu belum memiliki penghasilan sendiri. Parta menambahkan, pemerintah bisa menyediakan lebih banyak ruang konsultasi untuk berhenti merokok. Selain itu, menyiapkan pula obat-obat herbal sebagai pengganti rokok. Biaya sosialisasi dan penyediaan obat herbal bisa diambil dari pendapatan pajak rokok. Tahun 2016, Bali dialokasikan mendapat Rp 58.620.011.100 atau 30% dari pagu se-Bali Rp 195.400.037.000. Nominal ini meningkat dari tahun 2015 yakni Rp 58.226.803.353 atau 30% dari realisasi se-Bali Rp 194.089.344.510. ‘’Sayangnya di Bali, dana itu tidak dimanfaatkan untuk kepentingan sosialisasi, tidak dipakai untuk menyiapkan konsultan-konsultan berhenti merokok, dan tidak dipakai untuk menyiapkan bahan–bahan pengganti rokok. Malah dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan lain,’’
tandasnya. Kepala Dinas Pendapatan Bali I Made Santha mengaku belum dipanggil oleh pemerintah pusat terkait wacana menaikkan harga rokok. Oleh karena itu, pihaknya belum mengetahui berapa besaran harga rokok yang ditetapkan. Termasuk berapa kira-kira proyeksi perolehan pajak setelah adanya kenaikan harga rokok itu. ‘’Kita masih asumsikan (pendapatan pajak rokok - red) yang lama di Rp 220 miliar. Kita bicarakan kembali, berapa besaran kenaikan harga dan berapa kira-kira proyeksi perolehan dari pajak rokok itu,’’ ujarnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengklaim angka kemiskinan di Pulau Dewata sudah menurun dari 5,25% menjadi 4,25%. Menurutnya, penurunan persentase kemiskinan hingga satu digit bukanlah pencapaian mudah. Oleh karena itu, Pemprov akan terus menyikapi dan menelaah lebih lanjut bila ada kriteria baru yang dipakai untuk menentukan kemiskinan secara menyeluruh di Indonesia. (kmb32)
Penegak Hukum Dari Hal. 1 ‘’NSW (Neneng Sri Wahyuni) dan MNZ (Muhammad Nazaruddin) ada surat keterangan Justice Collaborator-nya. Tetapi sebenarnya KPK hanya memberi surat keterangan JC, kalau Kemenkum HAM meminta rekomendasi, kita sampaikan apakah surat keterangan JC itu terbit atau tidak. Jadi KPK hanya membalas surat dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, bukan KPK yang merekomendasikan untuk remisi,’’ tambah Yuyuk. Menurut Yuyuk, KPK pernah menerbitkan surat keterangan telah bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memperoleh hak remisi berdasarkan surat KPK No
KET-30/55/07/2014 pada 21 Juli 2014. ‘’Tapi untuk rekomendasi pemberian hak asimilasi dan pembebasan bersyarat atas nama NSW tidak pernah diberikan,’’ ungkap Yuyuk. Sementara terkait dengan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No. 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan yang melonggarkan syarat pemberian remisi dan pembebasan untuk narapidana termasuk koruptor dengan menghilangkan syarat sebagai justice collaborator (JC) dan persetujuan tertulis dari instansi yang menangani termasuk dalam hal ini KPK, KPK sudah mengirimkan surat keberatan.(ant)
Kedaulatan Rakyat Dari Hal. 1 Dalam rapat gabungan ini, Badan Pengkajian MPR menyampaikan hasil kajian dan pokok-pokok pemikiran diskusi dengan para narasumber dari berbagai kalangan. Beberapa pokok pikiran yang dibacakan Ketua Badan Pengkajian MPRRI Bambang Sadono, antara lain haluan negara sebagai pemandu arah pelaksanaan pembangunan nasional yang berkesinambungan. Kemudian haluan negara yang mampu mengintegrasikan pembangunan nasional dan daerah, perlunya sistem perencanaan pembangunan yang berbasis kepada kedaulatan rakyat dan as-
pek hukum terhadap pembangunan nasional. Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengatakan pimpinan MPR menyerahkan kepada masing-masing untuk membahas lebih jauh di internal fraksi terkait 15 masalah pembahasan amandemen konstitusi tersebut. ‘’Lembaga Pengkajian MPRRI kini menyerahkan ke fraksi-fraksi MPR-RI dan kelompok DPD-RI untuk membahas kelima belas masalah kebangsaan tersebut. Dari lima belas masalah kebangsaan itu, nantinya akan diputuskan mana dan apa saja yang harus dibahas. Kita tunggu tanggal 20 September nanti,’’ kata Zulkifli Hasan. (kmb4)
Palsukan Paspor Filipina Jakarta (Bali Post) Sebanyak 30 dari 177 calon jamaah haji yang ditahan Filipina merupakan warga Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Mereka ditahan petugas negara Filipina karena dianggap memalsukan dokumen. Humas Kementerian Agama Kabupaten Nunukan Sayid Abdullah di Nunukan, Senin (22/8) kemarin, mengiyakan hal itu, bahwa mereka ditahan petugas imigrasi Filipina di Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino, Manila, ketika hendak berangkat ke Tanah Suci Mekah sekitar pukul 04.00 setempat, Jumat (19/8). ‘’Saya sudah mencari beberapa informasi terkait calon haji yang ingin berangkat ke Tanah Suci Mekkah lewat Filipina dan 30 orang itu memang warga (Pulau) Sebatik,’’ kata Abdullah. Namun, dia menyatakan belum dapat memberikan keterangan resmi terkait penahanan ke-30 warga Sebatik itu karena terus mengumpulkan informasi terutama dari Kedutaan Besar Indonesia di Manila. Infrormasi yang diperoleh, jumlah WNI yang akan berangkat ibadah haji pada 2016 menggunakan paspor Filipina sebanyak 177 orang di mana 30 orang di antaranya warga Pulau Sebatik. Menurut keterangan Kepala Imigrasi Nunukan I Nyoman Suryamataram, penggunaan paspor Filipina oleh WNI dengan tujuan melaksanakan ibadah
15.30 Education on Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.05 DW TV. Inovator 17.30 Taman Sari PAUD Pompom School (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Bisnis Alfafa 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Nusa Dawa Pura Kancing Gumi Petang (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Abianbase Gianyar (2) 24.00 Closing
yang lamanya bisa mencapai 15 tahun. Dari pelurusan Kementerian Agama RI, terdapat delapan lembaga perjalanan haji dan umroh yang memfasilitasi, namun dari 46 lembaga perjalanan haji dan umroh yang resmi terdaftar di Kemenag, tidak ada satu pun dari ke delapannya yang terdaftar di Kemenag, Fahri mengakui problem penyelenggaraan ibadah haji tiap tahun karena kuota Indonesia yang tidak lebih dari 211 ribu jamaah haji. Karena permintaan yang ada melebihi jumlah kuota yang tersedia, maka persoalan ini terus menjadi masalah dari tahun ke tahun bahkan ada yang harus antre hingga 25 tahun. Sementara di negara di tetangga seperti Thailand, Myanmar dan lainlainnya, penggunaan kuota haji negara tersebut tidak maksimal. ‘’Nah, kebetulan ada negara tetangga yang kuota hajinya tidak dipakai inilah yang harus dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia,’’ kata Fahri yang juga Ketua Tim Pemantau Penyelenggaraan Ibadah Haji DPR. Hal lain yang juga ditekankan kepada dewan adalah perlunya pemerintah melobi secara intensif pemerintah Arab Saudi agar memberikan kuota tambahan sebesar 20.000 kuota jamaah haji seperti yang dijanjikan pemerintah Arab Saudi saat terjadinya musibah di Mina pada musim haji tahun 2016 lalu. (kmb4/ant)
Keputusan Partai Dari Hal. 1 Salah satu faktor penyebab yang disebut Syarief tersebut membenarkan bahwa pernyataan Ruhut yang kerap menyatakan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk Pilkada Serentak DKI Jakarta pada 15 Februari 2017 mendatang. Ini dinilai telah melangkahi keputusan partai. Sebab, hingga saat ini, Partai Demokrat (PD) belum memutuskan dan menyatakan sikap resminya tentang siapa calon gubernur DKI yang akan didukung untuk pilkada serentak tahun 2917 mendatang. Syarief mengungkapkan, keputusan menonaktifkan Ruhut sebagai koordinator jubir setelah melalui pembahasan di Dewan Kehormatan Partai, kemudian dilanjutkan ke Majelis Tinggi Partai Demokrat. Dia berharap keputusan ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi Ruhut untuk lebih berhatihati dalam mengambil tindakan maupun ucapan. Penonaktifan Ruhut di-
lakukan setelah Ketua DPP Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan PD tersebut menerima surat secara langsung dari SBY. Isi pernyataan menyatakan penyesalan SBY karena Ruhut tidak mengikuti kebijakan dan garis partai. Kepada sejumlah wartawan yang menghubunginya, Ruhut Sitompul mengatakan jabatan jubir partai akan diambil alih langsung SBY. Soal pengambialihan jabatan itu, Ruhut mengaku telah bertemu SBY terkait reposisi jabatannya di kepengurusan DPP. ‘’Pak SBY sangat menghitung semua. Kita ngobrol soal partai ke depan,’’ ungkapnya. Kepadanya, SBY memberikan surat berisi tentang reposisi jabatan Ruhut di kepengurusan DPP Partai Demokrat. Surat yang berjudul ‘’Tugas untuk Bung Ruhut Sitompul’’ itu berisi tujuh butir yang harus diikutinya yaitu pertama, tetap aktif dan kritis di Komisi III DPR, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan komunikatif dengan Ketua
Fraksi Partai Demokrat. Kedua, lebih aktif dalam jabatan di DPP sebagai koordinator polhukam, para ketua departemen (di bawah koordinasi Ruhut) harus lebih digalakkan. Ketiga, mengimplementasikan sikap politik Partai Demokrat, non-blok tak masuk koalisi. Dukung kebijakan pemerintah yang tepat dan pro-rakyat. Keempat, menyangkut isu politik yang sangat sensitif dan berkaitan dengan Partai Demokrat harus lebih memahami posisi Partai Demokrat, lebih aktif. Kelima, berkaitan dengan penataan kembali pengurus Partai Demokrat dalam proses ke depan, tim jubir akan dipimpin langsung oleh SBY. Keenam, harus lebih fokus laksanakan tugas tersebut. Saya berharap Ruhut tetap kritis dan aktif dengan sikap dan kebijakan ketum, jika ada yang ingin dikonfirmakasikan agar langsung hubungi ketum atau sekjen dan ketua fraksi. Ketujuh, untuk dilaksanakan dan sukses selalu. (kmb4)
Guru Kelimpungan
Selasa, 23 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Bina Remaja (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 BCTTV 11.30 Dunia Kita 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Kerta Jaya (1)
haji merupakan pelanggaran hukum kewarganegaraan. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta pemerintah melobi negara-negara tetangga di sekitar kawasan untuk menggunakan sisa kuota haji tak terpakai negara tetangga secara legal. Penegasan ini terkait dengan modus baru penggunaan kuota haji dengan memanfaatkan kuota haji negara-negara ASEAN yang tidak terpakai. ‘’Jadi ini ada calo demand di Filipina dan calo supply di Indonesia ketemu. Mereka mengatur-atur itu. Oleh karena itu ketimbang sisa kuota haji itu jadi pasar gelap. Indonesia harus bisa membicarakan masalah tersebut sehingga sisa kuota itu bisa dikelola secara baik,’’ kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/8) kemarin. Saat ini, sebanyak 177 warga negara Indonesia (WNI) tertahan di Filipina. Belakangan WNI yang ditangkap itu diketahui sebagai rombongan jamaah haji asal Indonesia. Para jamaah ini menggunakan paspor Indonesia, namun menggunakan kuota haji Filipina untuk keberangkatannya. Mereka menggunakan visa turis saat masuk ke negara Filipina. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah jamaah mengungkapkan penggunaan melalui modus seperti untuk menghindari lamanya daftar tunggu keberangkatan di Indonesia
Dari Hal. 1 ’’Bulan depan akan saya tanda tangani peraturannya. Melalui peraturan ini, guru tak harus ke sana-ke mari dalam mencapai jumlah jam mengajar selama sepekan,’’ ujar Mendikbud usai pembukaan Porseni PGRI di Siak, Riau, Senin (22/8) kemarin. Selama ini guru kelimpungan dalam mencapai jumlah jam mengajar selama sepekan yakni 24 jam. Sebagian guru memilih untuk mengajar di tempat lain, agar mencapai jumlah jam tersebut. Pencapaian tersebut merupakan salah satu syarat untuk
mendapatkan tunjangan profesi. ‘’Jadi nanti akan ada ekuivalensinya atau penyetaraan. Bukan pengurangan jam mengajar, tetapi penyetaraan agar guru tak ke sana-ke mari mencari tambahan jam mengajar.’’ Hal itu, lanjut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini, amat mengganggu karena guru tidak berada di sekolah. Oleh karena itu pihaknya berupaya mencari cara lain yakni dengan penyetaraan tersebut. ‘’Bentuk penyetaraannya bisa melalui pembimbingan perorangan ataupun ko-kurikuler yang akan kami bikin,’’ cetusnya.
Plt. Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan pihaknya menyambut baik pembenahan tata kelola guru. ‘’Selama ini guru dipenuhi dengan aturan administrasi yang jauh dari bersinggungan dengan peningkatan mutu guru dan peserta didik, serta jauh dari tujuan utama memuliakan guru,’’ kata Unifah. Menurut Unifah, sejatinya guru hadir di sekolah dari Senin hingga Sabtu, waktunya tidak terbatas 24 jam. Bahkan ketika guru sampai di rumah pun, tugas merencanakan dan mengevaluasi peserta didik menjadi bagian keseharian guru. (ant)
Bali Post/ade
GUGATAN CUTI - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri sidang perdana pengujian materi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Senin (22/8) kemarin. Ahok menjalani sidang pendahuluan terkait gugatan uji materi mengenai wajib cuti untuk calon petahana yang akan maju di pilkada.
Bhurisrava Unggul dan Seret Satyaki
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Dua Puluh Lima)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SATYAKI, ksatria yang tak terkalahkan itu mengeluarkan segenap kekuatannya menghadapi Bhurisrava yang digairahkan kemarahannya. Ksatria Kuru ini dengan penuh semangat menyerang Satyaki, oh raja. Serangannya seperti seekor gajah marah menyerang seekor gajah temannya yang marah. Kedua prajurit utama itu sama-sama berdiri di atas kereta-kereta mereka, pertarungan sengiit itu juga, oh raja, disaksikan Kesava, dan Arjuna menyaksikan pertarungan mereka. Kemudian Krishna yang berlengan perkasa itu menyapa Arjuna, ‘’Lihatlah, macan di antara keluarga Vrishni dan Andhaka itu. Dia telah mengalah kepada putra Somadatta itu. Setelah mencapai prestasi-prestasi yang sangat sulit, Satyaki kehabisan usahanya. Saat ini dia telah kehilangan kereta miliknya. Oh Arjuna, tolong lindungilah Satyaki, muridmu yang gagah perkasa itu. Lihatlah yang
utama dari manusia itu semua yang dilakukan untuk kepentinganmu, oh macan di antara manusia, dia menyerah kepada Bhurisrava, yang taat melaksanakan upacara kurban. Oh engkau yang berkuasa, karena itu cepatlah lakukan apa yang diperlukan.’’ Dhananjaya dengan sebuah hati gembira menyapa Vasudeva, ‘’Lihatlah, banteng di antara keluarga Ruru. Dan ksatria utama di antara keluarga Vrishni itu sedang bermain-main satu dengan lainnya. Seperti seekor gajah raksasa mabuk, dalam kemarahannya bermain-main dengan seekor singa perkasa di hutan.’’’ Ketika Dhananjaya, putra Pandu itu, sedang berbicara teriakan sangat keras. Kata-kata oh dan sayang muncul di antara pasukan-pasukan, oh banteng keturunan Bharata, karena Bhurisrava yang berlengan perkasa itu berusaha dengan penuh semangat memukul Satyaki, kemudian membawa Satyaki ke tanah.
Seperti seekor singa menyeret seekor gajah. Ksatria utama keturunan Kuru Bhurisrava itu, pemberi hadiah-hadiah berlimpah pada upacara-upacara kurban. Dia kemudian menyeret orang utama di antara keluarga Satwata itu. Tampak sangat gemerlapan dalam pertempuran itu. Kemudian Bhurisrava dalam pertarungan itu menarik pedang dari sarungnya. Dengan secepat kilat menangkap rambut Satyaki di kepalanya dan memukulnya di dada dengan kakinya. Bhurisrava kemudian hampir memotong kepala yang dihiasi anting-anting dari Satyaki. Untuk beberapa saat, kepala pahlawan Satwata itu diputar-putar dengan cepat oleh lengannya Bhurisrava yang memegang rambutnya, seperti roda tukang priok diputar dengan tongkat. Setelah menyaksikan Satwata itu diseret pada pertempuran oleh Bhurisrava, Vasudeva sekali lagi, oh raja, menyapa Arjuna dan berkata, ‘’Lihatlah, macan
di antara keluarga Vrishni dan Andhaka itu, muridmu itu, oh engkau yang berlengan perkasa. Satyaki itu tidak lebih rendah dalam ilmu panah-memanah dari engkau, dia telah menyerah kepada putra Somadatta itu. Oh Partha, karena Bhurisrava itu demikian menang atas pahlawan Vrishni itu, Satyaki yang keberaniannya tidak dapat digagalkan itu maka nama yang belakangan dibuat itu hampir akan menjadi sia-sia.’’ Demikian Vasudeva menyapa putra Pandu yang berlengan
perkasa itu, secara diam-diam Arjuna memuja Bhurisrava pada pertempuran itu lalu berkata, ‘’Aku senang Bhurisrava, yang memperbesar ketenaran keturunan Kuru, sedang menyeret Satyaki pada pertempuran itu, seolah-olah dalam permainan. Tanpa membantai Satyaki yang orang utama di antara pahlawan-pahlawan keluarga Vrishni, prajurit Kuru itu toh hanya menyeretnya saja, seperti seekor singa perkasa di hutan ketika menyeret seekor gajah raksasa.’’ (bersambung)
Sloka 9.12 Moghasa mogha-karmano Mogha-jnana vicetasah rakshasim asurim caiva prakritim mohinim sritah Harapan-harapan mereka sia-sia saja. Tindakan mereka pun sia-sia saja, ilmu pengetahuan mereka pun sia-sia saja. Jauh dari kesadaran, mereka mengambil sebagian dari sifat-sifat iblis dan syaitan.
16 Pages
Monday, August
22, 2016
August 22,
2016 g at Bombin party in wedding Turkey n souther 50 kills at least Page 6
n Europea Show of unity: Merkel, meet e, Renzi n Holland gamepla to discuss Page 13
hands Neymar s Brazil preciou gold football medal
ession Unique procgirl of boy and at Bungaya
- Arnolda KONG HONG egger says being Schwarzenng champion, movie of California bodybuildi governor wants people star and - he is not enough the to be fit too.
ger was unveiling MultiSchwarzeneg Classic Asia Arnold inaugural in Hong Kong. SunSport Festivalwhich will run until such The event, a range of activitiesyoga, day, featuresbodybuilding, rugby, and chess as fencing, , arm wrestling, weightlifting cube puzzles. Yip important REUTERS/Bobby solving Rubik’s t and was not only champion “To me, it Asia Multi-Sporal the governor, Classic profession to be a bodybuilding and to be of influence at the Arnold and former Kong, China to do movies ts pose all over use my power in Hong d by actor but also to health and fitness told ParticipaninaugurateSchwarzenegger, Festival, r Arnold to promote Schwarzene gger ger has held the world,” Schwarzeneg around the bodybuilde 20, 2016. reporters. August elsewhere similar events world. (rtr)
$7 mln charity d donates to Amber Hearfrom Johnny Depp settlement
estranged against her obtained joint statepersonally husband. released a role for me “inThe coupletheir relationship played no except to the extent and, Am- ey calling and at times to charity - Actress is and never has, donate it those ment she passionatebound by love,” LOS ANGELES that I could hopefully help the tensely always said on Thursday any indoing so, volatile but “there was never ber Heard her $7 million divorce Depp in able to defend themselves,” harm.” that less donating from actor Johnny or emotionalthe counot adding ended tent of physical actress said.representative did settlement to requests The settlement marriage after Depp’s to charity. 30, said in a statement respond claims Heard, the full settle- immediately ple’s 15-month publicized and dividing privately weeks of highly by Heard that she is between the American for comment. Depp, 53, violence blackHeard and acrimonious divorce ment equally Union, specifically of of domestic s of financial their women, day ahead counterclaim Civil Liberties Depp. (rtr) violence against of Los settledon Tuesday, a the status of a mailing by Hospital case to prevent on actress had a court hearing and the Children’s order the Angeles. in the restraining restraining “As described settlement, monJl. D.Tamblingan divorce Sanur order and
You can
ional Bali
find Internat
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip st.com. http://epaper.in rnationalbalipo online: http://www.inte
Monday,
he egger says Schwarzen to be fitter wants world
158 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
L O N A A T I E R N I N T
TPX IMAGES
OF THE
DAY
and girl (truna boy and village, BEING customaryis not as daha) at Bungaya Karangasem, Bebandem, Just like getting boy easy as imagined. school, becomingmust into a new this old village and girl at an orientation through process of boy also go coinciding period. Recruitment only be done dangsil ritual. and girl can of the usaba should be with a series to be boy and girlprocession of local residents on the melasti 17. August Readiness first day of fasting the village on and girl at Buntested on boy to its sea at Bugbug ritual. Due to the south to of being legitimate a very sacredpermission first The process the has become to ask for gaya villagethey are advised days. Moreover, ten for it will be orgaat least sacredness, workplace be determined when having been school or Although cannot do not usaba dangsil how many years. if the deities . but, in fact, be implemented nized or within ten years, cannot planned forusaba dangsil still Unique... the allow, on page 2 Continued
Philippines’ Duterte threatens to quit U.N. after drugs war censure
Celis/Pool Service REUTERS/Noel 115th Police Philipduring themetro Manila, a speech city, while delivering rs in Quezon gestures Duterte (PNP) headquarte Rodrigo National Police President Philippine y at the Philippine Anniversar 17, 2016. pines August
ens to te threat sure es’ Duter Philippin after drugs war cen quit U.N. expert,” he very stupidcount not just you are a to
doto this stupid?”the U.N. for not and Criticising address hunger to to able ing enough not being
consethe possible Asked about comments, he said: his I don’t quences of repercussions? ... “What is to them.” give a shit the United Nations to proHe said according
and for Syria and Iraq deaths railed said, urging them such as a have acted Duterte drug-related lost to terrorism about bomb shouldby sending someone an end Rodrigo number of lives him. (rtr) tocol do anything big powers to to talk to President it called for saying the also the innocent and allowing innocent civilians, rapporteur but - Philippine on Sunday after on drugs, also be heard an attack villages and kill invite China and MANILA others to drugs. by his war News can launched at Global United Nations another and its he said he would China and He then in “Bali Image” from 9.30 to form Nations against the of killings unleashed 96.5 n and invite the United by inference African nations Radio FM am. Listen to organisatio if to the wave ally, - including and in on until 10.00 FM at http:// leave the members traditionally close not global organisation. United Nations,me, was responsible he might one. Global Radio ten2myit could “You now, bad thing about tell government e-night news conferManila’s at - saying, globalfmbali.lis form a new but was you). I streaming can say one Davao, said rights experts middle-of-th you a (about mandate human of the Washington to stop ence in his home town, its own bones of I can give you 10inutile. Because if Two U.N. the work to fulfil about the and urged Manila were not you are an to your mandate, “worryingpiling up”. last week l executionssince the deaths invited U.N. experts true But you, all these and criminals want to insult you. to you are really the extra-judicia have escalated on a police have stopped themselves. broad“I do not just have to decide you could investigate conference was full killings that the presidency and killing.” The news media and the drugs. maybe we’ll the United Nations,” Duterte won trafwipe out listen wars promise to900 suspected drug he cast by local posted on Facebook separate from do you have to was since said. “Why About been killed the version news. that he winning by GMA prove to the world fickers have power after “I will came to May 9. the election onon Friday denied that Duterte
balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
or live video and http:// radio.com lfmbali.com ali. http://radiogloba nel/global-fm-b ustream.tv/chan
SELASA KLIWON, 23 AGUSTUS 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Berkat Tari Tiang
Asmara Abigail Main ’’Setan Jawa’’
Muhadjir Effendy
Bali Post/ist
Pendidikan Karakter Harus Dominan Dalam Pendidikan Dasar
MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pendidikan karakter harus mendominasi pendidikan dasar - tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). ‘’Pendidikan karakter harus mendominasi pendidikan dasar. Untuk tingkat SD pendidikan karakter dan budi pekerti itu proporsinya 70 persen. Sedangkan untuk tingkat SMP sebanyak 60 persen,’’ ujar Mendikbud saat membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI di Siak, Riau, Senin (22/8) kemarin. Untuk tingkat pendidikan dasar, lanjutnya, pendidikan karakter itu mutlak diberikan oleh para guru. ‘’Saya tidak bisa melakukan apa-apa tanpa guru. Guru yang menentukan dan menerjemahkan pendidikan karakter tersebut,’’ lanjutnya. Ada tiga aspek penting dalam pendidikan karakter tersebut yakni etika, estetika dan kinestetika. Semua hak itu diajarkan oleh guru mulai dari guru budi pekerti, guru seni dan olahraga. Untuk itu guru harus keluar dari zona nyaman dan memberikan yang terbaik bagi anak didik kita. ‘’Di tangan kita semua, pendidikan karakter tersebut dapat terlaksana,’’ lanjut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu. Muhadjir menyebut ada tiga hal yang dilakukan dalam rangka menerjemahkan visi dan misi Presiden Jokowi mulai dari Kartu Indonesia Pintar, pendidikan vokasi dan pendidikan karakter. Mendikbud juga berharap para guru dapat bekerja dengan ikhlas dalam menjalankan tugasnya serta menjadikan profesi itu sebagai panggilan jiwa. Plt. Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan para guru mendukung pentingnya pendidikan karakter karena pendidikan sejatinya adalah memanusiakan, membebaskan alam pikir peserta didik agar dapat terbang ke angkasa luas meraih cita, menghaluskan akal budi, membuatnya tangguh, kuat dan siap menghadapi tantangan kehidupan global. (ant)
Warga Pedawa Minta Bantuan Rehab Pustu
BANGUNAN puskesmas pembantu (pustu) di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng rusak berat. Warga dan aparat desa setempat, Senin (22/8) kemarin mengadukan persoalan itu ke DPRD Buleleng. Komisi II dan Komisi IV meninjau bangunan pustu tersebut. Rombongan wakil rakyat dipimpin Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa dan Ketua Komisi IV Ketut Wirsana. Dalam pemantauan itu, dewan menemukan kondisi gedung pustu sudah rusak. Kerusakan nampak pada dinding, plafon, hingga rangka atap. Selain itu, peralatan medis di pustu ini masih sangat kurang, sehingga pelayanan kurang optimal. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Guci Adnyana, menuturkan sejak lama gedung pustu di desanya belum pernah direhab. Kepada wakil rakyat pihaknya meminta agar pemerintah daerah membantu rehab gedung pustu. Di samping itu, Adnyana juga meminta agar pemerintah melengkapi peralatan medis yang memadai, sehingga pelayanan pustu bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Perbekel Desa Pedawa Putu Sudarmaja mengatakan, meski gedung pustu dalam kondisi demikian, warganya tetap memanfaatkan fasilitas kesehatan itu. Hal ini karena warga kesulitan menjangkau puskemas di Kecamatan Banjar yang jaraknya cukup jauh. Terlebih warganya sebagian bertempat tinggal di perkebunan perbatasan desa. Ketua Komisi IV Ketut Wirsana mengaku prihatin setelah melihat kondisi gedung pustu di Desa Pedawa. Ia menyebut kondisi gedung itu sudah tidak layak lagi ditempati. Bahkan yang mengejutkan adalah petugas medis tidak ada yang bertugas di pustu ini. Menyusul kondisi ini, pihaknya mendesak agar pemerintah segera menyusun program untuk memperbaiki gedung pustu dan melengkapi dengan tenaga medis serta alat kesehatan. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PUSTU - Komisi IV dan Komisi II DPRD Buleleng meninjau gedung pustu di Desa Pedawa, Senin (22/8) kemarin.
VIDEO tari Tiang Asmara Abigail berhasil memikat Garin Nugroho, membuat sineas itu mengajaknya bermain dalam film bisu dengan tema mitologi Jawa berjudul ‘’Setan Jawa’’, yang menggabungkan seni sastra, tari, musik dan visual. ‘’Latar belakang saya tari Tango, Flamenco dan pole dancing,’’ kata Asmara Abigail dalam konferensi pers film ‘’Setan Jawa’’ di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Senin (22/8)kemarin. Saat diminta mengirimkan video menari, Asmara yang berjumpa dengan Garin saat pesta film ‘’Tjokroaminoto’’ mengirimkan video tari Tiang-nya ke Garin. Asmara, menuturkan video tari Tiang itu dia buat untuk me-
menuhi persyaratan beasiswa kursus musim panas di sebuah institut seni di Milan, Italia. Ia mengombinasikan tari Tiang dan tari Tango menjadi film pendek tentang kebudayaan Italia. ‘’Video yang dikirim ke Mas Garin itu juga membuat saya bisa dapat beasiswa,’’ katanya berseri-seri. Garin menilai Asmara punya ekspresi yang tepat untuk berperan sebagai Asih dalam film terbarunya itu. Asmara digembleng latihan intensif tari Jawa di Solo selama dua pekan sebelum pengambilan gambar dimulai. Tari klasik Jawa hingga interpretasi tari klasik Jawa ke gerakan binatang ia pelajari ber-
sama para maestro dari Institut Seni Indonesia. Di setiap adegan Asmara menari dengan orang yang berbeda. Ada yang berperan sebagai ibunya, suaminya, raja setan hingga badut. Mereka sama-sama menciptakan komposisi tari yang dirasa akan pas untuk film bisu ini. ‘’Ini momen yang saya suka, discover semuanya sama-sama terasa sekali ini kerja barengbareng,’’ kata Asmara, yang menonton film bisu seperti ‘’Metropolis’’ dan ‘’Mata Hari’’ untuk riset. Penari dan model itu berperan sebagai Asih, perempuan Jawa ningrat yang dip-
ingit keluarganya. Ia jatuh cinta pada Setio, pria miskin yang mencari kekayaan mendadak lewat pesugihan agar lamarannya diterima keluarga Asih. Perempuan Jawa itu kemudian bertemu dengan setan untuk menyelamatkan nasib sang s u a m i . ‘’Saya suka karakter ini karena memperlihatkan sisi kekuatan perempuan Jawa,’’ ujar Asmara, yang baru pertama kali berperan dalam film panjang. (ant)
Bali Post/ant
Indra Lesmana Siap Meriahkan SVF
Bali Post/kmb23
SVT - Suasana jumpa pers terkait pelaksanaan Sanur Villages Festival (SVF) dengan tema ‘’Tat Twam Asi’’ yang akan dibuka tanggal 24 Agustus besok.
SVF XI 2016
Membumikan ’’Tat Twam Asi’’
TAT TWAM ASI diangkat sebagai tema utama dalam perhelatan Sanur Village Festival (SVF) XI 2016, 24-28 Agustus mendatang. Tema ini sebagai bentuk refleksi dalam melihat diri ke dalam, memaknai dan memberikan vibrasi kuat bagi setiap laku menuju kehidupan yang lebih baik. Laku kehidupan yang berakar pada filosofi universal ini setidaknya akan mengajarkan empati yang sangat tinggi menyetarakan seluruh insan dalam suatu tataran. Masingmasing individu dituntut merasakan apa yang dirasakan orang lain juga dapat kita rasakan. Begitu juga sebaliknya (Aku adalah kamu, kamu adalah aku). ‘’Spirit inilah yang ingin digemakan, sehingga seluruh lapisan warga dapat mewujudkan rasa saling memiliki, menghargai, dan menjaga. Seperti halnya suasana desa ideal yang bersih, lestari, warganya hidup rukun, tenang dan nyaman. Suasana ini tentunya mendorong terciptanya kerja sama yang melahirkan inovasi dan kreativitas tanpa henti,’’ ungkap Ketua Umum SVF XI 2016,Ida Bagus Gde Sidartha Putra, Senin (22/8) kemarin. Gusde - panggilan akrabnya - mengatakan panggung utama SVF XI akan bertabur bintang dengan penampilan sejumlah penyanyi dan musisi papan atas Tanah Air serta sederet artis-musisi dari Bali. Di antaranya Indra Lesmana-Dewa Budjana feat. Penggak Men Mersi, Eva Celia, putri Indra Lesmana, Rio Sidik Quintet feat. Dias, Sandhy Sondoro, Glen Fredly & The Bakuucakar, Gus
Teja World Music, UNBroken Blues, Sundown 1 (UJM), The Sons, Gustu Brahmanta & Friends, Universe, Ansuara, Emoni Bali, Ika & Soul Brothers, Winnie the Blues, Keisha Palar, Komang Layang Moko, Crazy Horse, Bali Raggae Movement, The Bodhi/Smallaxe dan Joni Agung & Double T. Dia berharap seluruh warga masyarakat bisa ikut berperan membumikan Tat Twam Asi dalam suatu kesetaraan egaliter melalui fungsi masing-masing pribadi di masyarakat. Selain itu, tentu dengan kondisi yang terbangun tersebut bisa lebih mengokohkan persatuan, kesatuan, kebersamaan dan gotong royong membangun lingkungan yang lebih baik. Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan SVF kini bukan hanya milik warga Sanur, melainkan telah menjadi kebanggaan bersama yang mendukung promosi pariwisata secara kolosal. Publikasi SVF telah memiliki gaung internasional dan menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara di samping warga Denpasar dan sekitarnya. Pihaknya menilai festival yang dikelola secara profesional oleh Yayasan Pembangunan Sanur selama 10 tahun ini telah banyak menginspirasi kegiatan serupa di berbagai daerah. ‘’Saya berharap SVF terus mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta memberikan kemanfaatan mengangkat potensi pariwisata dan perekonomian di daerah ini,’’ pungkasnya. (win)
MUSISI jazz Indra Lesmana memastikan dirinya akan tampil pada acara Sanur Village Festival (SVF) atau Sanfest. Indra Lesmana bakal tampil pada malam pertama SVF Rabu, 24 Agustus 2016, dengan seorang gitaris yang juga sohibnya dalam tajuk ‘’Indra Lesmana-Dewa Budjana Project’’ yang berkolaborasi dengan Penggak Men Mersi. Pada sesi tersebut, penyanyi jazz Eva Celia, putri Indra Lesmana, juga ikut tampil membawakan beberapa lagu. Indra Lesmana mengatakan, SVF 2016 ini berbeda dengan event lainnya. Sebab, alam Sanur mempunyai spirit bagi seniman untuk menumbuhkan kreativitasnya. Oleh karena itu, pihaknya antusias berpartisipasi pada event ini. Sebab, SVF mempunyai vibrasi yang berbeda dengan event lainnya. ‘’Saya pikir Sanur dengan kelompok seniman yang ada sudah banyak menghasilkan karya. Oleh karena itu, saya membangun visi untuk berkesenian di Sanur,’’ ujarnya saat press conference SVF XI 2016, Senin (22/8) kemarin, di Hotel Maya Sanur. Pemilik suara mezzo soprano ini telah membuka sanggar musik Indra Lesmana di Sanur dan akan berencana meluncurkan album perdana karyanya pada awal September mendatang. (win)
Dokter Internis dari 69 Negara Bahas Penelitian Penyakit Dalam SEBANYAK 3.400 dokter spesialis penyakit dalam (internis) berasal dari 69 negara berkumpul pada World Congress of Internal Medicine (WCIM), Senin (22/8) kemarin di Nusa Dua, Badung. Mereka membahas tentang penemuan (penelitian) pengobatan penyakit dalam, sebagai tantangan baru dan peluang. Sekitar 700 makalah penelitian dari para dokter spesialis penyakit dalam dibahas pada kongres internasional tersebut, 350 di antaranya merupakan penelitian dari dokter Indonesia. Wakil Ketua I Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis
Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.D.-K-GEH., FINASIM., MMB., FACP. mengatakan, momen ini kesempatan bagi para pakar Indonesia untuk menyampaikan hasil penelitiannya, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada dunia kesehatan. ‘’Penelitian itu tergantung metodenya, tapi apa pun namanya ini poin positif karena ini kesempatan bagi dokter spesialis Indonesia karena yang hadir dokter internis dari 69 negara. Tentu mereka akan melihat apa yang dikerjakan dokter Indonesia,’’ ujarnya. Dalam penelitian, tentu ada
KESEHATAN
penelitian lanjutan yang perlu di-follow up karena penelitian di Indonesia akan berujung pada kondisi angka kejadian, cara mendiagnosis penyakit, dan mengobatinya. Kegiatan terbesar di bidang kedokteran beberapa tahun terakhir itu banyak membahas tentang penyakit dalam yang menjadi momok masyarakat, seperti serangan jantung dan pembuluh darah, lever, bidang hematologi, endokrin, geriatri, infeksi, dll. (kmb42) Dr. dr. Ari Fahrial Syam
Bali Post/kmb42