Skip to main content

Edisi Sabtu 21 Juli 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 316 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Bali Post

SEJAK 1948

Perajin Tak ’’Rajin’’ Lagi SEKTOR kerajinan Bali sudah mendunia. Sempat terpuruk pascabom Bali I. Kini kembali menggeliat. Nilai ekspornya mengalami peningkatan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali mencatat Bali mendapatkan devisa sebesar USD 220,60 juta tahun 2017 dari sektor industri kecil. Meningkat USD 19,84 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat USD 200,76 juta. Jumlah ini merupakan 32,46 persennya dari total nilai ekspor Bali. Sampai di sana tentu kita terkagum-kagum atas perolehan ekspor Bali. Namun apakah itu murni dihasilan perajin Bali. Belum tentu! Sebab, banyak pengusaha luar yang membuka toko kerajinan di Bali. Bahkan, mereka membuka show room di sini. Sebutlah Lombok, Jepara, Yogya, Banyuwangi, dan Jawa Barat. Mereka semua menjadikan Bali sebagai etalase. Bahkan yang menjadi pilihannya adalah Kuta, kampung internasional. Matinya jalur Tegallalang, salah satu contoh terpuruknya kerajinan di Bali. Di era 90-an, di sepanjang jalan dari Ubud sampai Tegallalang ‘’dipagari’’ artshop. Semuanya ramai dikunjungi wisatawan. Kini, kawasan itu tak lagi menjadi daya tarik. Toko seni beralih menjadi warung pecel lele atau dagang bakso. Wisatawan hanya lewat. Mereka hanya menyasar kawasan Ceking, sebelum menuju Kintamani. Demikian pula para perajin. Mereka tak lagi ‘’rajin’’ mengolah kayu menjadi patung atau barang seni lainnya. Banyak di antaranya beralih profesi menjadi tukang bangunan. Ada juga yang kembali ke habitatnya sebagai petani. Adakah kondisi itu disebabkan pasar sudah jenuh. Artinya, luar negeri tak lagi tertarik dengan barang kerajinan Bali. Atau produk seni Bali sudah tak lagi berkualitas. Baik dalam pengerjaan maupun bahan yang digunakan. Ini pertanyaan yang mesti ditelusuri lebih lanjut. Masalah mutu, misalnya. Selama ini bahan baku yang digunakan tidak lagi menggunakan kayu pilihan. Banyak yang memilih kayu dengan harga murah. Hal. 15 Perajin Perak

Rupiah Lampaui 14.500/Dolar, BI Salahkan Amerika

Jakarta (Bali Post) – Pelemahan nilai tukar rupiah pada Jumat (20/7) hingga 14.520 per dolar AS lebih disebabkan perkembangan arah ekonomi Amerika, terutama setelah Presiden Donald Trump mengkritik kebijakan Bank Sentral The FED yang akan menaikkan suku bunganya. Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto sesuai ibadah Jumat di Jakarta mengatakan, kontradiksi sikap pemerintah dan Bank Sentral AS mengenai suku bunga kebijakan moneter AS menimbulkan ketidakpastian bagi negara berkembang. Alhasil, mata uang dolar AS serentak menguat ke sejumlah mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia yang baru saja menahan kenaikan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate di 5,25 persen Kamis (19/2). ‘’Domestik tidak ada masalah, masalahnya adalah Trump yang membuat pernyataan berlawanan dengan Fed,’’ ujar Erwin.

Arah perkembangan ekonomi AS menghentak pelaku pasar setidaknya dua kali pekan ini. Gubernur The Fed Jerome Powell pada pidatonya awal pekan ini mengindikasikan konsistensi menaikkan suku bunga acuannya empat kali tahun ini. Namun, Presiden Trump, Kamis (19/1) melontarkan kritiknya kepada Bank Sentral AS karena kenaikan

Gelombang Tinggi di Selatan Bali

suku bunga bisa menghambat percepatan pemulihan ekonomi AS. Berbarengan dengan itu, eskalasi perang dagang antara dua negara raksasa ekonomi AS dan Cina semakin meningkat setelah kontradiksi pernyataan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow dan Penasihat Ekonomi Senior Pemerintah Cina Liu He. ‘’Cina itu melakukan,

misalnya devaluasi menurunkan kursnya berkaitan dengan ‘perang dagang’ itu,’’ ujar Erwin. Erwin membantah jika melemahnya nilai rupiah Jumat ini karena pelaku pasar merespons negatif keputusan BI yang mempertahankan suku bunga acuan 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 5,25 persen pada Kamis (19/7). ‘’Jika

Banyuwangi (Bali Post) Para nelayan di selatan Jawa dan Bali diimbau siaga beberapa hari ke depan. Diperkirakan kondisi gelombang dan angin masih memburuk, sehingga berbahaya bagi pelayaran perahu nelayan. Kondisi ini dipicu fenomena perbedaan tekanan yang tajam antara utara dan selatan ekuator. Diperkirakan ketinggian gelombang di selatan Jawa dan Bali bisa mencapai 5 meter lebih. Kecepatan angin juga di atas rata-rata. ‘’Berdasarkan pengamatan citra satelit, selatan Jawa masih berpotensi gelombang tinggi. Kami mengimbau

melihat lebih luas, bukan hanya rupiah yang melemah hari ini, tapi juga mata uang lainnya,’’ ujarnya. Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dolar Rate yang diumumkan Bank Indonesia, Jumat (20/7), menunjukkan rupiah diperdagangkan 14.520 per dolar AS, melemah 102 poin dibanding acuan Kamis (19/7) sebesar 14.418 per dolar AS. (ant)

nelayan tetap waspada,’’ kata Ibnu Haryo, prakirawan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Jumat (20/7) kemarin. Kecepatan angin, lanjut Ibnu, mencapai 4-10 knot. Sehingga berdampak pada naiknya gelombang laut. Ditambahkan, fenomena Juli-Agustus, matahari berada di utara ekuator. Kondisi ini berdampak pada pemanasan di wilayah utara, sehingga memicu tekanan rendah di selatan ekuator. Hal. 15 Angin Kencang

Bali Post/ant

GELOMBANG TINGGI - Sejumlah calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan menggunakan kapal feri melalui Dermaga 2 Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Jumat (20/7) kemarin.

Rebut Posisi Cawapres

Jokowi Sindir Persaingan Cak Imin dan Rommy

Sofyan Basir

Bali Post/ade

Dirut PLN Diperiksa KPK Jakarta (Bali Post) – Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi suap kesepakatan kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. ‘’Diperiksa sebagai saksi ya,’’ kata Sofyan saat tiba di gedung KPK Jakarta, Jumat (20/7) kemarin. Sofyan tampak didampingi sejumlah stafnya. Saat ditanya soal penunjukan langsung proyek senilai 900 juta dolar AS itu, Sofyan tidak menjelaskannya kepada wartawan. ‘’Nggak, nggak, nggak ada,’ kata Sofyan. Pada Kamis (19/7), KPK juga sudah memeriksa Menteri Sosial Idrus Marham dalam kasus yang sama. Rumah Idrus adalah lokasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Jumat (13/7) yang menjadi awal kasus ini. Idrus mengaku kenal dengan dua orang tersangka dalam kasus tersebut yaitu Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI dari Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo. Pada Minggu (15/7) petugas KPK menggeledah rumah Dirut PLN Sofyan Basir, sedangkan pada Senin

(16/7) KPK menyita dokumen dan CCTV dari penggeledahan di kantor Pembangkit Jawa Bali (PJB) I di gedung Indonesia Power yang merupakan anak perusahaan PLN, ruang kerja Eni Maulani Saragih di gedung DPR dan kantor pusat PLN. Saat OTT, KPK mengamankan sejumlah barang bukti yaitu uang Rp 500 juta dan dokumen atau tanda terima uang sebesar Rp 500 juta tersebut. Diduga penerimaan uang sebesar Rp 500 juta merupakan bagian dari commitment fee sebesar 2,5 persen dari nilai proyek yang akan diberikan kepada Eni Maulani Saragih dan kawankawan terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Sebelumnya Eni sudah menerima dari Johannes sebesar Rp 4,8 miliar yang diberikan melalui staf dan keluarga. Tujuan pemberian uang adalah agar Eni memuluskan proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1. PLTU tersebut dijadwalkan beroperasi pada 2020 dengan kapasitas 2 x 300 MW dengan nilai proyek 900 juta dolar AS atau setara Rp 12,8 triliun. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Presiden RI Joko Widodo menyindir persaingan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) untuk mendapatkan posisi cawapres mendampingi dirinya dalam Pemilihan Umum Presiden 2019. ‘’Dua ketua umum (parpol), Bapak Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Bapak Romi Romahurmuziy, Ketua Umum PPP, yang saat ini baru bersaing,’’ kata Presiden saat membuka Musyawarah Nasional VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) di Hotel JS Luwansa Jakarta, Jumat (20/7) kemarin. Jokowi juga mengungkapkan bahwa Cak Imin yang juga alumnus PMII. ‘’Beliau ini banyak membantu saya. Ada yang kelihatan, ada yang tidak kelihatan, yaitu kerjakerja politik, terutama dalam mendirikan posko-posko ‘Join’ (Jokowi/Cak Imin),’’ kata Presiden yang disambut tepuk tangan hadirin. Dalam pemberitaan menyebutkan bahwa kedua tokoh yang sama-sama memiliki basis Nahdlatul Ulama (NU) ini bersaing

meningkatkan pamor untuk bisa mendapat ‘’jatah’’ cawapres mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019. Kepala Negara dalam kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh alumnus PMII karena sudah membantu kerja pemerintah selama ini. Presiden mencontohkan Sekjen PMII yang juga Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri yang bisa melakukan pendekatan pada komunitas, serikat pekerja, sehingga dalam empat tahun terakhir berkurangnya unjuk rasa dari serikat pekerja. ‘’Kemudian juga Pak Imam Nahrawi, mungkin sudah enam bulan ini kurang tidur karena mempersiapkan Asian Games 2018,’’ kata Jokowi. Dalam acara pembukaan Munas PMII ini hadir juga Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Ketua Umum IKA-PMII Akhmad Muqowam, serta beberapa menteri Kabinet Kerja, di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (ant)

Bali Post/ant

ASIAN GAMES - Presiden Joko Widodo membagikan boneka maskot Asian Games 2018 kepada anak saat menggelar acara bermain, berdendang, dan berimajinasi bersama anak di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (20/7) kemarin. Kegiatan menyaksikan film dan lagu yang memenangi lomba cipta lagu anak tahun 2018 yang diikuti ratusan anak tersebut untuk membangkitkan film dan lagu anak nasional.

Cawapres, PD Unggulkan AHY Jakarta (Bali Post) – Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan mengatakan putra Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sangat layak untuk dipertimbangkan sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2019. ‘’Menurut saya, kalau tepat ambil cawapres, maka bisa mengalahkan lawan. Kalau AHY dilirik boleh juga,’’ ujar Hinca dalam diskusi publik ber-

tema ‘’The Contender: Jokowi vs Kotak Kosong?’’ yang diselenggarakan Para Syndicate di Jakarta, Jumat (20/7) kemarin. Hinca menegaskan, Demokrat sudah menyatakan tidak menyiapkan sosok calon presiden. Tetapi Demokrat menyiapkan kader terbaiknya sebagai cawapres yakni AHY. ‘’Berdasarkan sejumlah survei nama AHY sebagai cawapres itu paling atas,’’ ucap Hinca. Ia mengatakan posisi Demokrat saat ini pun jelas, bisa bergabung dengan koalisi Jokowi, bergabung dengan ko-

alisi Prabowo, atau berada di luar dua koalisi tersebut. Ia mengatakan jawaban atas jalan politik Demokrat di Pilpres 2019 pada akhirnya akan diketahui publik. Saat ini, kata Hinca, Demokrat masih ingin melakukan komunikasi politik lebih dulu. Komunikasi politik yang dalam waktu dekat akan dilakukan Demokrat dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. ‘’Kami harapkan bisa terjadi pekan depan. Tunggu tanggal mainnya,’’ ujar Hinca. (ant)


DENPASAR

2

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

FIGUR Pentingnya Pendidikan Karakter PENDIDIKAN adalah roh dalam menjaga ketahanan negara. Oleh karenanya, untuk menjaga stabilitas keamanan dan rongrongan, baik dalam negeri maupun faktor eksternal, pendidikan karakter sangat penting diberikan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa yang akan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. usai memberikan wejangan pada ribuan mahasiwa di Unud, Jumat (20/7) kemarin. Lebih spesifik, soal pendidikan karakter dimaksud adalah bagaimana cara dan pola generasi muda untuk tidak terongrong oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Misalnya soal narkoba atau ancaman pihak asing yang memanfaatkan anak muda sebagai ujung tombak. ‘’Makanya generasi muda khususnya mahasiswa, tidak boleh terpancing oleh narkoba,’’ jelasnya. Lebih lanjut Mayjen Benny meminta mahasiswa agar selama berinteraksi dengan masyarakat khususnya di perdesaan, agar selalu berjiwa Pancasila dan menunjukkan kedewasaan sebagai generasi muda bangsa. ‘’Jaga nama baik generasi muda yang berintelektual,’’ tegasnya. (asa)

Pemotor Tewas Digilas Truk Denpasar (Bali Post) Kecelakaan berujung maut kembali terjadi di wilayah Denpasar. Pengendara motor Moh. Basit (49) meregang nyawa setelah digilas truk di Jalan Cokroaminoto, sebelah barat Balai Banjar Pemangkalan, Denpasar, Kamis (19/7) malam. Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, Jumat (20/7) kemarin mengatakan, kejadian berlangsung pukul 19.30 Wita. Saat itu korban yang beralamat di Jalan Gelatik, Tabanan ini mengendarai sepeda motor Honda Vario. Sedangkan truk boks dikemudikan I Kadek Sugiana (49) asal Desa Melaya, Jembrana. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, truk tersebut bergerak dari arah selatan. Setibanya di TKP, truk melewati tikungan ke kiri atau arah barat. Semen-

tara korban melaju dari arah yang sama, tapi posisinya di belakang truk. Setibanya di TKP korban memacu sepeda motornya karena hendak menyalip dari sebelah kiri. Namun, saat melewati separuh badan truk, diduga ban motor korban selip karena melintasi lubang. Akibatnya, korban jatuh ke kanan dan langsung digilas ban belakang truk sebelah kiri. ‘’Korban meninggal di TKP, kondisinya CKB (cedera kepala berat red) karena kepalanya pecah. Mayat korban lalu dibawa ke rumah sakit. Sopir truk sudah dimintai keterangan,’’ tegasnya. Kompol Rahma -- panggilan Rahmawaty -- ni tak bosan-bosannya mengimbau agar pengguna jalan raya hati-hati. Ia mengingatkan agar pengendara mematuhi aturan dan tata tertib berlalu lintas. (kmb36)

JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018 Sabtu, 21 Juli 2018 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Tari dan Musik: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan Jawa Timur

Bali Post/eka

TAMAN KOTA - Seorang anak bermain di Taman Kota Denpasar. Tiap harinya RTH di Kota Denpasar tersebut ramai dikunjungi warga, baik untuk olah raga, rekreasi maupun lainnya.

Dewan Usulkan Tanah Pemerintah Dijadikan RTH Denpasar (Bali Post) Berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di perkotaan, menjadi perhatian jajaran DPRD Denpasar. Terlebih sesuai dengan Permen PU No. 05/2008, lahan sawah tidak lagi sebagai RTH. Akibatnya, luasan RTH di Denpasar masih di bawah yang ditentukan, yakni 20 persen dari luas wilayah. Untuk itu muncul ide agar aset pemerintah berupa tanah yang tidak terbangun dibiarkan untuk RTH. Hal ini diungkapkan anggota Komisi

II DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra, Jumat (20/7) kemarin. Menurutnya, saat ini banyak lahan pemerintah yang justru dikontrakkan kepada pihak ketiga. Padahal dilihat dari posisinya sangat strategis untuk menunjang RTH. Pihaknya berharap dalam pembuatan perda RDTR, bisa dibuatkan kebijakan agar lahan pemerintah yang berada di lokasi-lokasi tertentu dan tidak dimanfaatkan untuk kantor pemerintah, agar dibi-

arkan terbuka. Terlebih selama ini untuk mencari lahan terbuka semakin sulit. Bila tanah hak milik dijadikan ruang terbuka hijau, jelas akan merugikan masyarakat. Di satu sisi pemerintah masih banyak punya lahan yang bisa digunakan untuk RTH. ‘’Saya mendorong agar lahan milik pemerintah dibiarkan saja terbuka,’’ ujar politisi Demokrat ini. Sebelumnya, anggota Pansus XV DPRD Denpasar Hilmun Nabi mengharapkan

Denpasar (Bali Post) -

Masalah kekeringan di Bali mendapat sorotan dari Fraksi Panca Bayu DPRD Bali. Dalam rapat paripurna belum lama ini, alih fungsi lahan pertanian menjadi vila dan hotel disebut-sebut sebagai penyebab utama kekeringan. Apalagi bisnis pariwisata itu kemudian menyerap hampir 65 persen atau sebagian besar air tanah Bali. Dalam pandangan umum yang dibacakan Nyoman Tirtawan dari Fraksi Panca Bayu menyebutkan, dampak penggunaan air tanah oleh industri pariwisata adalah 260 dari 400 sungai di Bali mengalami kekeringan selama satu dekade terakhir. Praktik ekstraksi air

tanah menurunkan pasokan air tanah hingga 60 persen. Sumber air terbesar di Bali yaitu Danau Buyan juga mulai menyusut. Permukaan air danau kini telah menurun 3,5 meter. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya intensif oleh OPD terkait untuk menga-

tasi masalah kekurangan air bersih ini. ‘’Bali dibebani target menarik tujuh juta wisatawan asing pada tahun 2018. Potensi krisis air ini akan terus berlangsung kecuali pemerintah memperbaikinya,’’ jelas anggota Komisi I ini. Dalam jangka pan-

FM 96,5

Topik : Bisnis Pariwisata Serap Sebagian Besar Air Tanah Bali Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

penduduk, karena banyaknya hotel dan vila, telah dilakukan upaya penyediaan air bersih melalui SPAM (Sistem Pengelolaan Air Minum - red),’’ ujarnya. Selain SPAM yang dikelola Dinas PUPR, lanjut Pastika, beberapa bendungan juga dibangun untuk menyediakan air bersih. (kmb32)

Bali Post/eka

PREMBON - Duta Kabupaten Tabanan menampilkan seni prembon inovatif di PKB, Jumat (20/7) kemarin. Denpasar (Bali Post) Paguyuban Seni Arja Prembon Kakul Gondang, Banjar Dangin Uma Kaba-Kaba, Kediri, Tabanan, mementaskan prembon inovatif pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) di kalangan Angsoka, Taman Budaya, Jumat (20/7) kemarin. Lakon yang dibawakan adalah ‘’Ida Bang Manik Angkeran’’. Lakon ini menceritakan tentang Ida Bang Manik Angkeran yang mendirikan pesraman di Besakih, tepatnya di sebelah utara goa. Saat Manik Angkeran membersihkan diri di Toya Sah, ia melihat Ni Luh

Warsiki, putri dari Dukuh Belatung. Manik Angkeran tertarik kepada Ni Luh Warsiki dan menemui Ki Dukuh Sakti Belatung. Awalnya Manik Angkeran diejek oleh Ki Dukuh Sakti Belatung hingga terjadi keributan di antara mereka. Kemudian Manik Angkeran menunjukkan kesaktiannya dengan membakar kawasan itu dengan air kencingnya. Barulah Ki Dukuh Sakti Belatung meminta maaf kepada Manik Angkeran dan menyerahkan Ni Luh Warsiki dan wilayahnya kepada Manik Angkeran. Meski demikian, prembon ino-

vatif ini juga menyelipkan kritik sosial tentang Bali melalui tokoh Punta. Tokoh yang diperankan I Made Riana Putra itu tiba-tiba bertanya tentang apa yang berbeda antara Bali 1970-an, Bali 2010, dan Bali 2015. Dikatakannya, Bali di tahun 1970-an artinya Bersih dan memang benar-benar bersih, aman karena hampir tidak ada pencurian atau pemerkosaan, dan indah lantaran pemandangan Bali, baik gunung maupun perdesaannya ketika itu benar-benar indah. Sementara Bali di tahun 2010 dapat diartikan B itu B (flu) burung, A itu AIDS, karena ketika itu beragam penyakit mematikan banyak menerpa masyarakat Bali. Sementara Bali tahun 2015 itu ‘B’ berarti Bali, ‘A’ abis atau habis, ‘L’ artinya lahan dan ‘I’ investor. ‘’Jadi, Bali tahun 2015 itu lahan-lahan di Bali habis dibeli investor,’’ kritiknya. Koordinator Paguyuban Seni Arja Prembon Kakul Gondang, Br. Dangin Uma Kaba-Kaba I Gusti Putu Wisma Putra mengatakan, kritik sosial yang muncul dalam garapan prembon inovatif merupakan bagian dari proses berkesenian. ‘’Kita menangkap rumorrumor yang terjadi di masyarakat dan kita ingatkan agar tidak benar-benar terjadi. Di sinilah fungsi kita sebagai seorang seniman pragina untuk meluruskan, biar memang seperti harapan leluhur, harapan kita bersama,’’ ujarnya. (kmb32)

Henricus Prihantoko Jabat Danlanal Denpasar Denpasar (Bali Post) Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko resmi memangku jabatan Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Denpasar, menggantikan Kolonel Laut (P) Gusti Bagus Oka Tapayasa, S.E. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Mako Lanal Denpasar, Jumat (20/7) kemarin, dipimpin Danlantamal V Laksam ana Pertama TNI Edwin, S.H. Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko sebelumnya menjabat

jang, lanjut Tirtawan, permukaan air yang terus menurun bisa menjadi masalah besar. Menyikapi masalah kekeringan, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasinya. Terutama dengan penanaman pohon di hulu atau daerah pegunungan, sehingga pasokan air tetap ada sekalipun pada saat musim kemarau. ‘’Permasalahan kekurangan air bersih di Bali dengan adanya pertambahan jumlah

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Prembon Inovatif Kritik Bali Dulu dan Sekarang Banyak Bacaleg Belum Penuhi Syarat

Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Pagelaran Gong Kebyar Lansia: Sekaa Gong Wredha Sancayate, Br Tatasan Kaja Desa Pakraman Tonja dengan Sekaa Gong Gargita Kumara, TK Kumara Sari Br. Mertayasa Desa Pemecutan Kaja

(0361) 7400391, 812987

pasar Ir. I Gede Cipta Sudewa, M.T. mengungkapkan ada regulasi yang berubah dalam menentukan RTH. Bila sebelumnya sawah masih bisa dimasukkan dalam luasan RTH, dalam regulasi baru ini sawah tidak bisa dimasukkan ke dalam RTH. Akibat kebijakan ini, luasan RTH publik di Denpasar sangat minim. Karena berada jauh di bawah yang diamanatkan dalam UU Penataan Ruang yakni 20 persen. Sedangkan Denpasar hanya memiliki 5,83 persen. (kmb12)

Bisnis Pariwisata Serap Sebagian Besar Air Tanah Bali

Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Kesenian Khas Bima: Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima

Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : - Penutupan Pesta Kesenian Bali XL – 2018 - Pagelaran Sendratari Kolosal “Gugurnya Parikesit”: SMKN 3 Sukawati, Kabupaten Gianyar

lahan kuburan ditata sehingga bisa dijadikan RTH. Dikatakan, dalam Ranperda RDTR yang digarap Dinas PUPR, jumlah kuburan cukup banyak. Untuk kuburan yang menjadi milik Umat Hindu mencapai 37 kuburan. Sedangkan kuburan untuk Muslim mencapai sembilan titik. ‘’Ini bisa ditata oleh pemerintah, bekerja sama dengan desa adat agar bisa ditanami pohon,’’ katanya. Kabid Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Den-

sebagai Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) di Armada II. Sedangkan Kolonel Laut (P) Gusti Bagus Oka Tapayasa, S.E. selanjutnya bertugas sebagai Kepala Staf Gugus Tempur Laut Koarmada III. Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin mengatakan, tingkat kerawanan keamanan laut di Bali perlu terus diwaspadai. Karena seperti diketahui, Bali adalah destinasi pariwisata dunia dan menjadi pintu masuk orang yang akan

datang ke Indonesia. Selain itu, Bali berada dekat dengan perlintasan kapal-kapal cukup besar, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi tindakantindakan ilegal. ‘’Bali bisa juga dijadikan sebagai batu loncatan seperti aksi penyelundupan baby lobster

yang sempat digagalkan pihak Lanal Denpasar,’’ ungkapnya. Di Bali, lanjut Edwin, banyak rangkaian kegiatan akan digelar, salah satunya IMFWB Annual Meeting. Untuk itu, pihaknya akan tetap siaga melakukan pengamanan dari sisi laut. (kmb23)

SERTIJAB - Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko (kiri) bersama Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin S.H. (tengah) dan Kolonel Laut (P) Gusti Bagus Oka Tapayasa berfoto bersama usai sertijab.

Denpasar (Bali Post) KPU Provinsi Bali menyerahkan hasil verifikasi kelengkapan administrasi bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Bali dan DPDRI di kantor setempat, Jumat (20/7) kemarin. Dalam proses verifikasi, rupanya banyak bacaleg yang masih belum memenuhi syarat. ‘’Misalnya karena ada perbedaan pekerjaan caleg antara di KTP elektronik dengan di form BB1 dan BB2-nya,’’ ujar anggota KPU Provinsi Bali I Wayan Jondra. Menurut Jondra, bacaleg yang dinyatakan belum memenuhi syarat bisa melakukan perbaikan pada 22 hingga 31 Juli. ‘’Setelah nantinya ditetapkan sebagai daftar calon sementara (DCS - red), KPU akan melakukan verifikasi faktual,’’ imbuhnya. Sesuai tahapan, calon yang sudah memenuhi syarat akan dimasukkan ke dalam DCS pada 8-12 Agustus. Pascapenetapan dan pengumuman DCS pada 12-14 Agustus, masyarakat berkesempatan untuk memberi masukan mulai 12-21 Agustus. Misalnya, ada dugaan ijazah palsu atau calon tertentu adalah mantan terpidana. Anggota KPU Provinsi Bali Ni Putu Ayu Winariati mengingatkan para caleg agar jujur dalam mengisi data di BB1 dan BB2. Jika seorang caleg merupakan kepala desa, anggota TNI atau Polri, maka harus melampirkan surat pengunduran diri. Bila hal itu tidak dipenuhi dan ada laporan masyarakat, maka caleg tersebut bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat. ‘’Demikian juga untuk caleg yang merupakan pindahan dari partai politik lain dan masih menjadi anggota DPRD, maka dia harus menyertakan surat pengunduran diri dari partai lamanya dan dari DPRD-nya,’’ imbuhnya. (kmb32)


BADUNG

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

3

Nelayan Tak Melaut

SOSOK Standar Bidang Pengelasan SAAT ini Indonesia belum memiliki standar nasional dalam hal pengelasan. Karena itu Asosiasi Pengelasan Indonesia (API) mendorong pemerintah segera menetapkan standar di bidang pengelasan. Material & Welding Reference Specialist, Ardian Fandika mengatakan, API dalam hal ini siap diajak bekerja sama jika pemerintah hendak membentuk standar itu. Karena keberadaan standar tersebut diakui sebagai hal yang amat penting. Bukan hanya untuk API sendiri, melainkan juga pemerintah dan industri. ‘’Kami akui perwujudan standar itu memang tidak akan mudah. Namun demikian, saya pastikan bahwa kami akan tetap berusaha melakukan pendekatan dan menyampaikan bahwa API memiliki kemampuan untuk itu,’’ katanya saat ditemui di sela-sela penutupan The 71st International Institute of Welding (IIW) Annual Assembly and International Conference 2018 di Nusa Dua, Rabu (18/7). Menurutnya, Indonesia saat ini sedang disorot sangat baik karena banyak pembangunan. Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, tenaga pengelas dituntut terus mengikuti perkembangan tersebut. Oleh karena itu, untuk mengimbangi kemajuan teknologi tidak hanya dibutuhkan tenaga yang kompeten, tetapi juga dibutuhkan tenaga profesional bersertifikasi internasional. Sertifikasi ini akan lebih memudahkan mereka untuk bisa masuk ke industri manapun, baik di dalam negeri maupun di mancanegara. Dikatakan, penggunaan para tenaga profesional tentu menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam standar tersebut. API sendiri selama ini mengacu pada standar internasional yang diterbitkan oleh International Institute of Welding (IIW). ‘’Sertifikasi ini menjadi penting, karena industri pasti akan melihat kemampuan seseorang dari itu. Apalagi ketika industri tersebut melakukan kegiatan ekspor, tentu industri akan memilih menggunakan tenaga pengelasan yang sudah tersertifikasi,’’ jelasnya. (edi)

Produksi Ikan PPI Kedonganan Turun Drastis Mangupura (Bali Post) Produksi ikan di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Kedonganan sejak beberapa hari terakhir turun drastis. Pasalnya, sebagian besar nelayan tidak berani melaut karena gelombang tinggi disertai angin kencang yang melanda sejumlah daerah. Kepala PPI Kedonganan Made Kena dihubungi, Jumat (20/7) kemarin, mengakui hal itu. Walaupun ada beberapa nelayan yang melaut itu karena sudah telanjur di dalam, sehingga menunggu gelombang mereda untuk bisa merapat ke daratan.

Dikatakannya, penurunan produksi memang terjadi sangat drastis. Hal ini dikarenakan hampir sebagian besar nelayan memilih tidak melaut karena kondisi gelombang yang ekstrem. Akibatnya, hal ini sangat berpengaruh terhadap pasokan ikan ke PPI Kedonganan. Diungkapkannya, produksi ikan di PPI Kedonganan biasanya per hari mencapai 45 hingga 50 ton. Bahkan pernah mencapai 60 ton dalam sehari. Namun saat ini jumlahnya sangat sedikit. ‘’Hari ini sangat sedikit, bahkan lima ton saja tidak ada,’’ ujarnya. (kmb23)

Terkesan Seremonial, Bupati Minta FBP Dievaluasi

Bali Post/edi

Mangupura (Bali Post) –

Festival Budaya Pertanian (FBP) yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung tak luput dari perhatian Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini meminta perhelatan tahunan yang dipusatkan di jembatan Tukad Bangkung dievaluasi lantaran terkesan seremonial. ‘’Kegiatan ini harus dievaluasi. Ini hanya seremonial. Bagi saya feedback dan outcome, output masih kurang,’’ ungkap Bupati Giri Prasta, belum lama ini. Kegiatan FBP yang telah diselenggarakan tujuh kali, diharapkan memberikan manfaat nyata pada kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Badung. Terlebih kegiataan yang menyerap anggaran daerah ini telah dikenal ke tingkat nasional, bahkan mampu memecah-

kan rekor MURI. ‘’Saya bicara sepenuhnya tentang data dari manfaat ini (kegiatan FBP - red) maka tahun depan seremonial ini harus ada fakta real di lapangan,’’ katanya. Politisi PDI Perjuangan ini juga akan memadukan sektor pertanian dengan pariwisata, di mana hasil pertanian diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan industri, sedangkan aktivitas pertanian akan

menjadi daya tarik wisatawan. ‘’Untuk Badung Utara saya akan mengembangkan pertanian kontemporer. Semua kebutuhan industri akan diambil dari hasil pertanian di Badung, sehingga masyarakat bangga menjadi petani,’’ tegasnya. Sementara itu, Plt. Kadis Pertanian Oka Swadiana saat dikonfirmasi Jumat (20/7) kemarin, telah menyiapkan sejumlah program implementasi dari kegiatan rutin tersebut, sehingga FBP memberikan manfaat kepada petani. ‘’Bapak Bupati akan membentuk badan pangan untuk menfasilitasi produk para pertanian. Selai itu, juga dirintis kerja sama petani dengan pemerintah, di mana petani selaku direksinya dengan

luas lahan antara 500 hingga lima ribu hektar,’’ jelasnya. Tujuan FBP, kata Oka Swadiana, untuk menjaga image kawasan Badung Utara, menggali spirit budaya pertanian, dan menciptakan market untuk terjadinya transaksi. Tujuan lainnya, katanya, untuk menginisiasi tumbuhnya sinergi pertanian dan pariwisata, serta merintis tumbuhnya ekonomi kreatif dan daya saing yang berbasis pada sektor pertanian. ‘’Ini sejalan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni berkepribadian di bidang budaya, membangun dari pinggiran dan desa serta hadirnya pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi lokal,’’ pungkasnya. (kmb27)

Giri Prasta Komit Ringankan Beban Pribadi dan Komunal ”Krama” Badung Bupati dan DPRD Sepakati 7 Ranperda dan 4 Nota Kesepakatan

BUKA - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Made Sunarta didampingi Panglingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung membuka secara resmi gelaran Taman Ayun Barong Festival Regeneration & Superstar tahun 2018, Jumat (20/7) sore di kawasan Pura Taman Ayun, Kecamatan Mengwi.

Bupati Giri Prasta Buka Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi gelaran Taman Ayun Barong Festival Regeneration & Superstar tahun 2018, Jumat (20/7) sore di kawasan Pura Taman Ayun, Kecamatan Mengwi. Festival yang dimotori oleh Sanggar Mangu Samcaya Puri Ageng Mengwi, diikuti oleh peserta berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Budung Ketut Suiasa, Panglingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung yang juga insiator penyelenggaraan Taman Ayun Barong Festival Regeneration & Superstar tahun 2018. Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Badung, Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta, anggota DPRD Badung Nyoman Satria serta segenap tokoh masyarakat. Pada seremonial pembukaan kemarin diawali dengan tari Sekar Jepun yang merupakan tari maskot Kabupaten Badung. Kemudian dipersembahkan khusus tari Jauk Manis. Ketua Panitia Ngakan Tri Ariawan melaporkan, festival ketiga itu merupakan kerja sama Pemerintah Badung dalam hal ini Dinas Pariwisata Badung dengan sangar binaan Puri Mengwi. “Festival ini bertujuan menyalurkan kreativitas seni serta melestarikan tradisi bapang barong dan makendang tunggal serta mempromosikan pariwisata Badung, sehingga dapat meningkatan pendapatan pariwisata Badung,” ungkapnya. Diterangkan, Taman Ayun Barong Festival Regeneration & Superstar tahun 2018 akan berlangsung pada 20-21 Juli 2018. Untuk Peserta SD dan SMP

masing-masing 15 orang. SD usia 9-12 tahun sedangkan SMP 13-15 tahun. Selanjutnya, untuk kategori superstar peserta telah mendapat juara I lomba bapang barong se-Bali yang diundang untuk mengikuti lomba bapang barong dan makendang. Antara penari barong dan makendang bukan merupakan satu tim. Panglingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah mendukung penuh terselenggaranya Taman Ayun Barong Festival Regeneration & Superstar tahun 2018, yang terselenggara untuk ketiga kalinya. Menurut Gde Agung, festival ini digelar untuk menjaga menjaga kesenian warisan budaya Bali, khususnya barong. Kenapa dilaksanakan di Pura Taman Ayun, karena juga sebagai warisan budaya dunia yang ditetapkan tahun 2012 oleh UNESCO. “Jadi Taman Ayun Barong Festival Regeneration & Superstar tahun 2018, digelar untuk menjaga kesenian warisan budaya Bali, dengan cara menampilkan penari barong cilik SD-SMP dari seluruh Bali,’’ ujarnya. Selain itu, juga ada pameran foto tentang barong untuk mendongkrak kunjungan wisatawan di Kabupaten Badung. ‘’Kami berharap kegiatan ini ke depannya bisa masuk dalam kalender of event. Sehingga wisatawan yang ingin menyaksikan jalannya festival dapat menentukan jadwal kunjunganya,’’ harap mantan Bupati Badung dua periode tersebut. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi atas terselenggarakan Taman Ayun Barong Festival

Regeneration & Superstar tahun 2018. Ini adalah wujud nyata apresiasi seniman yang ada di Bali. “Barong adalah rwa bhineda, apalagi diselenggarakan di Taman Ayun yang telah diakui oleh UNESCO, termasuk barong yang menjadi warisan tak benda, jadi tidak ada alasan pemerintah tidak mendukung,” terangnya. Bupati Giri Prasta juga mengaku bangga sebagai putra daerah Bali melihat seniman mampu menunjukkan prestasi. “Saya bangga sebagai anak Bali melihat seniman yang berprestasi,” ucapnya. Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus dalam upaya pelestarian budaya, khususnya barong. Untuk itu, pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan itu berharap ke depannya kegiatan ini semakin ditingkatkan lagi. Dalam upaya menumbuhkembangkan seni budaya Bali, tidak cukup sekadar menjaga tetapi mampu membangkitkan, dan juga menggali serta melestarikan. Terlebih, budaya, adat, agama suatu yang kita tidak bisa pisahkan menjadi satu kesatuan yang menjadi kekuatan besar bagi masyarakat Bali, tandasnya. Untuk diketahui, hadiah untuk kategori bapang barong dan makendang masingmasing, juara I Rp 5 juta, juara II Rp 4 juta, juara III Rp 3 juta. Sementara untuk SMP, bapang barong dan makendang juara I Rp 7,5 juta, juara II Rp 6,5 juta dan juara III Rp 5,5 juta. Peserta juga mendapat piagam penghargaan. Sedangkan untuk kategori superstar hadiah yang diperoleh, yakni juara I Rp 10 juta, juara II Rp 7 juta dan juara III Rp 6 juta. Selain itu seluruh peserta mendapat piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. (ad1203)

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta dan pimpinan DPRD Badung melakukan penandatanganan bersama tujuh dokumen peraturan daerah dan empat nota kesepakatan penganggaran daerah pada rapat paripurna DPRD Badung, Jumat (20/7) kemarin. Hadir pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Putu Parwata, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda I Wayan Adi Arnawa, pimpinan dan segenap anggota DPRD, serta pejabat di lingkungan Pemkab Badung. Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, tujuh dokumen perda dan empat nota kesepakatan yang ditandatangani bersama itu telah melalui serangkaian pembahasan yang intens antara pemerintah daerah dengan DPRD Badung. ‘’Setelah melalui pembahasan dan rapat kerja antara pemerintah dengan DPRD, maka tujuh perda dan empat dokumen penganggaran daerah sudah dapat dituntaskan,’’ ujarnya. Selaku bupati dan pimpinan DPRD Badung, pihaknya juga telah menandatangani dokumen-dokumen tersebut. ‘’Saya dan pimpinan DPRD sudah menandatangani tujuh Ranperda dan empat nota kesepakatan tersebut,’’ imbuhnya. Selaku bupati, Giri Prasta mengaku sangat menyadari bahwa selama pembahasan terjadi dinamika, apresiasi dan persepsi

yang dapat mempengaruhi penyusunan dan penyesuaian dokumen dan penganggaran yang sudah dirancang sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pihaknya dalam usaha mewujudkan kesepakatan antara pemerintah dan DPRD tentang 11 dokumen tersebut telah melakukan sinergi, sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan ke publik. ‘’Selanjutnya saya akan segera menyampaikan rancangan dokumen daerah dimaksud kepada Gubernur Bali untuk dievaluasi untuk selanjutnya ditetapkan menjadi peraturan daerah. Sedangkan untuk nota kesepatan tentang kebijakan umum

APBD Perubahan dan KUA/ PPAS APBD 2019 saya akan jadikan sebagai pedoman penyusunan APBD 2019,’’ kata Giri Prasta. Lebih lanjut berkaitan dengan pemandangan umum (PU) fraksi di DPRD Badung, Giri Prasta yang juga mantan Ketua DPRD Badung ini juga memberikan sejumlah tanggapan. Di antaranya berkenaan dengan usulan sekolah SMA di Badung. Untuk pembangunan sekolah SMA baru sudah berproses. Untuk di Kecamatan Abiansemal, SMA baru akan dibangun di Desa Sedang. Kemudian untuk Kecamatan Kuta Selatan, SMA baru akan didirikan di kawasan Mum-

SIDANG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa, Sekda Adi Arnawa dan pimpinan DPRD Badung melakukan penandatanganan bersama seusai rapat paripurna DPRD Badung, Jumat (20/7) kemarin.

bul. ‘’Astungkara di perubahan ini kita sudah mulai buat SMA. Dan penerimaan siswa baru di tahun 2019 sudah bisa kita serahkan,’’ jelasnya. Kemudian, terkait usulan evaluasi beasiswa sekolah ke luar negeri, pihaknya juga siap menindaklanjuti agar betul-betul anak didik yang menunaikan pendidikan ke luar negeri bisa kembali ke Badung menjadi orang yang handal. ‘’Selanjutnya untuk penataan catus pata di Desa Adat Tuban. Kami akan buatkan DED di perubahan sekarang. Sementara untuk teknis pengerjaan nanti bisa melalui program kegiatan ataupun program hibah,’’ katanya. Pada kesempatan itu, politisi asal Pelaga ini juga mengajak seluruh tokohtokoh di Badung dan Bali untuk bersama-sama membangun Bali. Selaku Bupati Badung, Giri Prasta mengaku komit membangun Badung. Salah satunya adalah dengan membantu meringankan beban pribadi krama Badung dan beban komunal masyarakat. Untuk meringankan beban pribadi masyarakat, pihaknya telah menyiapkan program pendidikan dan kesehatan gratis dan bedah rumah. Sedangkan untuk meringankan beban komunal, semisal pepeson (urunan), pembangunan pura dan pembangunan wantilan, pihaknya memberikan bantuan hibah kepada masyarakat. (ad1193)

Melawan, Penjambret Komplotan Pandu Ditembak Mangupura (Bali Post) Pengembangan dan perburuan komplotan jambret dipimpin Pandu Sudrajat yang masih tercecer terus dilakukan tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta. Pada Senin (16/7) lalu, giliran tersangka Iip Purwanto (22) dibekuk di Jalan Pantai Batu Bolong, Kuta Utara. Polisi terpaksa menembak kaki kirinya karena melawan saat diajak menunjukkan TKP. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek AKP Teuku Ricki, Jumat (20/7) kemarin, mengatakan pihaknya berupaya mengungkap kasus-kasus yang belum terungkap. Terkait kasus jambret ini, katanya, kejadiannya pada Sabtu (28/4) pukul 01.30 Wita, dan korbannya Felisya Oktaviani (23) asal Jakarta Selatan. Saat itu korban hendak pulang ke hotel bersama temannya naik sepeda motor. Waktu melintas di Jalan Sunset Road Seminyak, depan Havainass, Kuta, datang pelaku mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dan

langsung memepetnya. Pelaku langsung merampas HP milik korban yang saat itu dipegang temannya, Buckhori Juniansyah. Korban berteriak sambil mengejar pelaku dan berhasil menabrak pelaku hingga jatuh. Tetapi mereka bangun lagi dan langsung kabur. Korban lalu melapor ke Polsek Kuta. ‘’Waktu itu tersangka Iip beraksi bersama Pandu. Dia sebagai eksekutor, sedangkan Pandu jokinya,’’ ujar Aan Saputra. Polisi langsung melakukan penyelidikan. Tim Opsnal dipimpin Aan Saputra melakukan penyelidikan dan menginterogasi tersangka Pandu yang sudah ditangkap. Pengakuan Pandu bahwa dialah yang beraksi di sana bersama Iip. Polisi lalu melacak keberadaan Iip dan informasinya dia kerja di daerah Batu Bolong, Canggu. Pada Senin (16/7) sekitar pukul 14.00 Wita, pelaku berhasil ditangkap. ‘’Dia melawan saat diajak pengembangan, terpaksa kami lumpuhkan dengan menembak kaki kirinya,’’ ucap mantan Kanitreskrim Polsek Denpasar

Barat ini. Saat diinterogasi Iip mengaku HP hasil Jambret tersebut dijual kepada Amirudin (39) Rp 1,5 juta. Uang tersebut dibagi dua, Rp 1 juta diambil Pandu dan Iip kebagian Rp 500 ribu. ‘’Kasus ini masih terus kami kembangkan, tidak menutup kemungkinan masih ada anggota komplotan jambret ini tercecer,’’ tandasnya. Selain itu, Polsek Kuta juga

mengungkap kasus pencurian yang terjadi di Jalan Kubu Anyar Gang Harley Davidson, Kuta, Badung. Pelakunya Zainudin, terlibat kasus pencurian HP. Korbannya Jordan Wijaya, tak lain tetangga kos pelaku. Setelah mencuri HP milik korban, pelaku hendak pulang ke kampungnya di Probolinggo, Jatim. Tetapi dia keburu ditangkap di Terminal Ubung. (kmb36)

Bali Post/ist

PELAKU JAMBRET - Polsek Kuta merilis penangkapan pelaku jambret dan pencuri HP.


info seremoniAL

4

DPRD Badung Sepakati 7 Dokumen Ranperda dan 4 Nota Kesepakatan DPRD Badung menyepakati tujuh dokumen ranperda disahkan menjadi perda, serta empat nota kesepakatan dalam Rapat Paripurna DPRD Badung yang digelar, Jumat (20/7) kemarin. Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakilnya I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta. Hadir pula Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta serta Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Tujuh ranperda yang disahkan, yakni Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksnaan APBD Tahun 2017, Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 13 Tahun 2017 tentang APBD Badung 2018, Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2005 tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar Mangu Giri Sedana, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 22 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah dan Ranperda tentang Rancana Detail Tata Ruang dan Zonasi Kawasan Kuta Selatan serta satu Ranperda Inisiatif Dewan tentang Penyelenggaraan Sistem Pendidikan. Kemudian empat dokumen daerah yang disahkan, yakni tentang Rancangan Kebijakan Umum APBD Badung 2019, Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD Badung 2018, Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Badung 2019, dan Rancangan Prioritas

dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD 2018. Ketua DPRD Badung I Putu Parwata mengatakan, tujuh ranperda serta empat dokumen daerah telah melalui pembahasan baik di tingkat pansus, rapat intern DPRD Badung maupun rapat legislatif bersama eksekutif. ‘’Apa yang telah dibahas telah mendapat persetujuan untuk disahkan,’’ kata Parwata ditemui usai memimpin rapat paripurna. APBD Perubahan 2018 telah disepakati sebesar Rp 7,519 triliun lebih, naik dari APBD Induk sebesar Rp 952 miliar lebih dari Rp 6,567 triliun lebih. Kemudian

APBD 2019 ditetapkan sebesar Rp 10,091 triliun lebih naik sebesar Rp 3,534 triliun lebih dari APBD Induk 2018 sebesar Rp 6,567 triliun lebih. Atas pencapaian tersebut, DPRD Badung melalui pimpinan memberikan apresiasi terhadap pendapatan yang terus bertumbuh yang merupakan kerja keras Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Untuk itu, saat ini kami memiliki tugas untuk mengawasi dan memberikan suport terhadap bupati dan seluruh OPD untuk menuntaskan pembangunan yang telah menjadi prioritas pemerintah,’’ kata Parwata. (ad1192)

KETERANGAN PERS - Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta memberikan keterangan pers usai memimpin sidang paripurna, Jumat (20/7) kemarin.

STIMI HANDAYANI Denpasar Gelar Bakti Sosial

Upaya Menumbuhkembangkan Wawasan Lingkungan Mahasiswa TINGKATKAN kesadaran, kepekaan, dan kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan, STIMI HANDAYANI Denpasar menggelar bakti sosial berupa penanaman pohon kembang kertas dan bersih-bersih sampah plastik di areal Pura Dalem Pengembak Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Jumat (20/7) kemarin. Kegiatan rutin ini dilakukan secara berkelanjutan setiap enam bulan sekali sebagai komitmen STIMI HANDAYANI Denpasar terhadap lingkungan yang merupakan fondasi dasar perkembangan pariwisata di Bali, khususnya di Desa Sanur Kauh. Kegiatan bakti sosial ini dibuka langsung Asisten II Bidang Ekonomi Kota Denpasar I Made Saryawan yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Ketua STIMI HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Gede Udiyana, S.E., M.Si.Ak., Bendesa Adat Sanur Kauh, BUMDes dan 220 peserta yang terdiri dari mahasiswa STIMI HANDAYANI semester VI, para dosen dan seluruh karyawan STIMI HANDAYANI Denpasar. Ketua STIMI HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Gede Udiyana, S.E., M.Si.Ak. mengatakan, kegiatan bakti sosial berupa penanaman pohon dan bersih-bersih sampah plastik ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan menjaga kebersihan areal Pura Dalem Pengembak dari sampahsampah plastik, serta meningkatkan sinergi dan interaksi antarmahasiswa, masyarakat desa dan pemerintah. Sehingga mahasiswa di dalam mengambil suatu keputusan selalu berorientasi pada aspek lingkungan. ‘’Kegiatan bakti sosial yang peduli terhadap lingkungan ini sebagai upaya untuk menghindarkan mahasiswa dari sikap-sikap

dan isu-isu radikalisme, karena melalui kegiatan berbasis lingkungan dan budaya dapat menumbuhkan sikap-sikap yang toleran, jujur, dan bertanggung jawab di setiap diri mahasiswa,’’ ujarnya. Udiyana menegaskan, komitmen ini akan terus dilakukan dengan melakukan kerja sama dengan pihak Desa Sanur Kauh terutama dalam hal revitalisasi dalam menjaga keamanan pohon dan tanaman hias yang ditanam di kawasan Pura Dalem Pengembak. Diharapkan melalui kegiatan ini kepercayaan masyarakat terhadap STIMI HANDAYANI Denpasar semakin meningkat. ‘’Sekarang mahasiswa kami sudah meningkat signifikan, padahal kami hanya memiliki dua prodi. Ini membuktikan bahwa antusias masyarakat terhadap kampus kami semakin meningkat,’’ tandasnya. Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. menambahkan, kegiatan bakti sosial ini sebagai upaya untuk

mencetak sarjana-sarjana berwawasan lingkungan. Sebab, lulusan tidak hanya cukup dengan ilmu pengetahuan secara akademik saja, melainkan harus mempunyai mentalitas berwawasan tentang lingkungan. Apalagi kita merupakan integral alam semesta, dalam mengambil suatu kebijakan harus berorientasi pada lingkungan agar menjadi gaya dalam pemikiran (style of thinking) mereka. Sehingga mahasiswa yang merupakan generasi muda penerus bangsa mempunyai kecerdasan yang multidimensi, yang salah satunya dalah kecerdasan tentang lingkungan. Asisten II Bidang Ekonomi Kota Denpasar I Made Saryawan mendukung dan mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan STIMI HANDAYANI Denpasar. Pihaknya berharap mahasiswa STIMI HANDAYANI Denpasar mempunyai wawasan yang semakin cinta terhadap lingkungan, masyarakat dan Kota Denpasar. (ad1196)

MENANAM - Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. (dua dari kanan) bersama Ketua STIMI HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Gede Udiyana, S.E., M.Si.Ak. dan dua mahasiswa menanam pohon kembang kertas di areal Pura Dalem Pengembak Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Jumat (20/7) kemarin.

Sasar 170 Desa

Rektor Unud dan Pangdam IX/Udayana Lepas 3.426 Mahasiswa KKN PPM UNIVERSITAS Udayana, Jumat (20/7) kemarin, kembali melepas mahasiswa dari berbagai jurusan untuk berbaur dengan masyarakat. Setidaknya, ada 3.426 mahasiwa dari berbagai fakultas yang ditugaskan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Periode XVII yang akan disebar di 170 desa yang ada di Bali. Sebelum ribuan mahasiwa itu dilepas oleh Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., mereka diberikan bekal dan pemikiran ketika terjun langsung selama sebulan di masyarakat desa. Prof. Sudewi mengatakan, dalam KKN PPM ini yang akan diterapkan adalah KKN yang berbasis riset. Sehingga Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam pelepasan mahasiswa KKN PPM akan terbagi. Yakni, KKN tematik revolusi mental dan KKN tematik infrastruktur permukiman. ‘’KKN PPM ini berpijak pada paradigma baru, yakni pemberdayaan masyarakat yang berbasis riset. Sehingga mahasiswa yang berasal dari berbagai macam ilmu dapat memberikan motivator, katalisator dan problem solver terhadap masalah yang dihadapi masyarakat,’’ ujarnya. Prof. Sudewi menambahkan, mahasiswa nantinya diharapkan mampu mentransformasikan apa

yang mereka pelajari atau didapat di bangku kuliah, mereka lakukan di masyarakat. Sehingga diharapkan ribuan mahasiwa ini mampu menjembatani atau memberikan solusi terhadap persoalan di masyarakat. Hal senada disampaikan Ketua Panitia KKN PPM Prof. I Gede Rai Maya Temaja. Ia meminta supaya mahasiswa mampu menjaga nama almamater ketika menjalankan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi ini. Mahasiswa mampu mentransfer ilmu ke masyarakat. Mereka bisa membantu persoalan di pemerintahan desa, bilamana ada anggaran yang kurang bagus penerapan dan pengelolaannya. Bisa juga soal penerapan administrasi.

‘’Tidak hanya sebatas membuat tapal batas. Tapi mampu memberikan dan menstransfer ilmu apa yang sudah didapat di kampus, untuk kemudian diterapkan di masyarakat,’’ tegasnya. Sementara itu, Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. memberikan bekal yang luar biasa pada ribuan mahasiswa peserta KKN PPM Unud. Ada dua hal yang secara umum disampaikan jenderal bintang dua di pundak tersebut. Pertama, ketahanan NKRI dari dalam dan kedua rongrongan NKRI dari luar. Salah satu rongrongan yang mesti dihadapi dari dalam adalah soal paham radikalisme. Dan yang kedua adalah narkoba. (ad1194)

KKN PPM - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. didampingi Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) dan panitia serta mahasiwa dan perwakilan kepala desa foto bersama usai pelepasan secara simbolis peserta KKN PPM Unud Periode XVII.

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

Balindo Paradiso Lepas 2.500 Lulusannya ke Kapal Pesiar MSC PELUANG kerja ke kapal pesiar masih terbuka lebar. Terlebih, sejumlah perusahaan kapal pesiar terus menambah armadanya untuk melayani para penumpang. Seperti yang dilakukan sebuah kapal pesiar besar, Mediterranean Shipping Company (MSC). Perusahaan ini telah memiliki 15 unit kapal pesiar yang menampung ribuan tenaga kerja. Seperti yang dilakukan lembaga pendidikan Balindo Paradiso yang dikelola PT Bali Paradise Citra Dewata, Jumat (20/7) kemarin, melepas 2.500 lulusannya untuk bekerja di kapal pesiar MSC. Pelepasan secara simbolis crew kapal pesiar MSC ini dilakukan Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali Ni Luh Made Wiratmi didampingi Direktur PT Bali Paradise Citra Dewata Wayan Kawan Setiawan, B.A., S.Sos. di Kampus Balindo Paradiso. Kawan Setiawan mengatakan, peluang kerja ke kapal pesiar masih cukup potensial. Terlebih, perusahaan yang mengelola kapal MSC selalu meminta tenaga dari Bali. Meski sebelumnya sempat terdampak akibat adanya manajemen baru di MSC, namun sejalan dengan waktu, pihaknya kembali dimintai tambahan tenaga yang cukup banyak. Dikatakan, baru-baru ini MSC kembali menambah armadanya yang mampu mengangkut 5.500

penumpang. Ini artinya perlu tambahan tenaga kerja yang tidak sedikit. Karena itu, peluang generasi muda Bali untuk bisa bekerja di kapal pesiar semakin besar. Mengingat, kualitas tenaga kerja Bali sudah diakui mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lainnya. ‘’Kami sudah mengirim tenaga kerja sejak 1998 lalu,’’ katanya. Sementara itu, Kadis Tenaga Kerja dan ESDM Bali Luh Made Wiratmi menyambut baik pengiriman tenaga kerja ke kapal pesiar yang dilakukan Balindo Paradiso. Kegiatan ini mampu mengurangi pengangguran di Bali yang kini masih tercatat sebanyak 22.345

orang atau 0,86 persen. Terlebih, pengangguran di Bali ini lebih banyak dari kalangan intelektual, yakni jenjang pendidikan SMA ke atas. ‘’Kami mengharapkan tenaga kerja Bali harus terus meningkatkan kompetensinya untuk bisa bersaing ke dunia kerja,’’ ujarnya. Di sisi lain, Gubernur Bali dalam sambutannya mengungkapkan, Bali masih menghadapi persoalan tenaga kerja, terutama belum selarasnya tingkat pertumbuhan angkatan kerja dengan kesempatan kerja yang ada. Akibatnya, pengangguran masih menghantui Bali. Sampai saat ini Bali memiliki jumlah angkatan kerja sebanyak 2,6 juta. (ad1195)

LEPAS - Usai pelepasan lulusan Balindo Paradiso menjadi crew kapal pesiar MSC, Kadis Tenaga Kerja dan ESDM dan Direktur PT Bali Paradise Citra Dewata melakukan foto bersama.

Berikan Keyakinan untuk Bersaing di Dunia Kerja

FEB Unud Kembali Gelar LPCW

FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) menggelar Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) Periode I Tahun Akademik 2018/2019, Kamis (19/7). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Unud Bukit Jimbaran yang diikuti oleh 302 orang calon wisudawan. Menurut Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S., 302 orang calon wisudawan ini berasal dari program S-1, S-2, S-3, D-3 dan Profesi. Rinciannya, calon wisudawan yang berasal dari program S-1 sebanyak 124 orang, program D-3 sebanyak 146 orang, program profesi sebanyak 15 orang, program Magister sebanyak 14 orang dan program Doktor sebanyak 3 orang. ‘’Kalau dilihat karakteristik gender, untuk LPCW kali ini masih didominasi oleh perempuan, di mana sebanyak 61 persen perempuan dan 39 persen laki-laki,’’ ujarnya. Sementara itu, Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. mengatakan, tujuan dilaksanakannya LPCW ini adalah untuk melepas secara formal calon wisudawan dari FEB Unud sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan dari institusi, di mana mereka telah berhasil melaksanakan proses pembelajaran dengan baik yang tentunya sangat membanggakan institusi, keluarga dan masyarakat. Di samping itu, momentum ini dimanfaatkan untuk memberikan keyakinan kepada mereka, bahwa mereka sudah sepatutnya percaya diri sebagai alumni FEB Unud untuk masuk dan bersaing di pasar kerja. Harus diingat oleh mereka, bahwa lulusan FEB Unud sudah disiapkan secara terstruktur sebagai SDM di bidang ekonomi yang unggul, mandiri dan berbudaya. Mahaendra menambahkan, upaya terstruktur yang secara reguler sudah dilakukan

adalah selalu berupaya mendorong peningkatan mutu dan aksesibilitas lulusan ke pasar kerja nasional dan internasional. Upaya ini akan membuahkan hasil, jika selalu berupaya membangun proses pengakuan yang akuntabel dan transparan terhadap capaian pembelajaran yang diakui secara nasional dan atau internasional. Di sinilah peran penting dari akreditasi maupun sertifikasi, baik level nasional maupun internasional. Dikatakannya, saat ini seluruh program studi di FEB Unud sudah terakreditasi minimal B, bahkan ada program studi sudah empat kali terakreditasi A dari BAN-PT. ‘’Selanjutnya, beberapa program studi saat ini sedang kita siapkan mengikuti sertifikasi internasional,’’ yakinnya. Basis dari itu semua adalah bagaimana proses pembelajaran menghasilkan korelasi positif antara mutu luaran, capaian pembelajaran dan proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan untuk LPCW kali ini kinerja akademik, baik berupa indikator lama studi, IPK maupun predikat kelulusan di semua jenis dan jenjang pendidikan menunjukkan tren positif yang membanggakan. Meski demikian, yang paling penting ditanamkan, khususnya pada saat mereka berinteraksi di masyarakat luas, khususnya di dunia kerja, mereka tidak hanya

menguasai kompetensi saja. Namun hal yang paling utama yaitu sikap dan tata nilai juga amat penting dimiliki, mengingat unsur utama dari capaian pembelajaran adalah sikap dan tata nilai, kemudian baru disusul oleh kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan dan wewenang serta tanggung jawab. Oleh karena itu, soft skill menjadi parameter penting yang harus dipahami dan diterjemahkan dalam sikap, integritas, kejujuran, komitmen dan lainnya, sehingga menjadi nilai lebih bagi alumni FEB unud. Dengan demikian, diharapkan mereka tidak menambah deretan penganggguran yang menjadi salah satu persoalan pelik yang dihadapi daerah dan nasional, khususnya persoalan pengangguran terdidik. Pada LPCW kali ini, lulusan terbaik dari masing-masing program studi, yakni dari Program Doktor diraih oleh I Wayan Edi Arsawan dengan IPK 3,94, Program Magister diraih oleh Ida Ayu Meisthya Pratiwi dengan IPK 3,93, Program S-1 diraih oleh Diana Adriani dengan IPK 3,70, Program Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) diraih oleh Edi Fahrudin dengan IPK 3,93 dan Program Diploma diraih oleh I Gusti Ayu Putu Radha Novianti dengan IPK 3,88. (ad892)

TERBAIK - Lulusan terbaik pada Lepas Pesan Calon Wisudawan Periode I Tahun Akademik 2018/2019 FEB Unud berfoto bersama, Kamis (19/7).

PS D-3 Analis Kesehatan Stikes Wira Medika Bantu Masyarakat Melalui PKMD

PROGRAM Studi (PS) D-3 Analis Kesehatan Stikes Wira Medika kembali menerjunkan mahasiswanya dalam kegiatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD). Kegiatan ini dengan sukses terselenggara di Banjar Cengkilung, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara. PKMD merupakan kegiatan rutin PS D-3 Analis Kesehatan yang diselenggarakan setiap tahun. ‘’Kegiatan ini merupakan sarana aplikasi ilmu yang didapatkan mahasiswa selama perkuliahan, baik teori atau praktikum. Kami berharap kegiatan PKMD ini mampu berkontribusi secara positif dalam membantu pembangunan desa,’’ ujar Ns. Ni Ketut Ayu Mirayanti, M.Kep. selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik Stikes Wira Medika Bali. Program PKMD yang dilaksanakan oleh mahasiswa angkatan IX D-3 Analis Kesehatan ini meliputi beberapa kegiatan. Ni Luh Nova Dilisca Dwi Putri, S.Si., M.Si. selaku Ketua Program Studi D-3 Analis Kesehatan Stikes Wira Medika memaparkan, pelaksanaan PKMD meliputi kegiatan screening kesehatan masyarakat, pemeriksaan cacing pada anak, pemeriksaan jentik dan pemeriksaan jajanan makanan dan minuman. ‘’Masingmasing subkegiatan PKMD memiliki target atau sasaran tersendiri. Selain melakukan pemeriksaan atau screening, masyarakat juga diberikan pendekatan edukatif

melalui penyuluhan. Melalui penyuluhan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku kesehatan masyarakat, sehingga mampu melakukan perbaikan mutu kesehatan dan lingkungan hidup,’’ terangnya. Selanjutnya, Program Studi D-3 Analis Kesehatan akan terus mengembangkan kegiatan PKMD yang rutin dilaksanakan oleh mahasiswa semester VI di setiap tahunnya. Kepala Puskesmas III Denpasar Utara Anak Agung Ngurah Taruma Wijaya dalam sambutannya mengatakan, setiap tahunnya PS D-3 Analis Kesehatan Stikes Wira Medika Bali selalu bekerja sama dengan Puskesmas III Denpasar Utara melalui program Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) ini. ‘’Kami berharap kegiatan PKMD ini bisa terus dilakukan setiap tahunnya dan terus berinovasi guna

membantu masyarakat dalam memperbaiki mutu kesehatan diri dan lingkungan,’’ ujarnya. PS Studi D-3 Analis Kesehatan merupakan program diploma dengan masa studi tiga tahun yang menghasilkan lulusan profesi Analis Kesehatan dengan gelar Amd.AK. Lulusan Analis Kesehatan dipersiapkan untuk bekerja di laboratorium kesehatan yang mampu melaksanakan pelayanan laboratorium serta mampu bekerja sama dengan tim profesi kesehatan lainnya. Lulusan D-3 Analis Kesehatan dipersiapkan untuk bersaing di dunia kerja melalui penyelenggaraan pendidikan dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dengan rumah sakit negeri dan swasta, laboratorium klinik serta laboratorium kesehatan di Bali, Surabaya, Yogyakarta dan Semarang yang bekerja sama dengan Stikes Wira Medika. (ad1197)

PKMD - PS D-3 Analis Kesehatan Stikes Wira Medika kembali menerjunkan mahasiswanya dalam kegiatan PKMD di Banjar Cengkilung, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Sabtu Paing, 21 Juli 2018

INFO SEREMONIAL

Gubernur Bali Apresiasi Orangtua Cerdas dan Bijak Hasilkan Generasi Emas

PERINGATAN - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri peringatan Harganas ke-25 dan Hari Koperasi ke-71. KELUARGA merupakan wahana pertama dan utama untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak untuk menumbuhkan sifat peduli dan karakter yang kuat. Oleh karena itu, kita harus menjadi orangtua yang bijaksana dan cerdas untuk mengantarkan putra-putri kita menjadi generasi emas bagi bangsa dan negara. Hal ini disampaikan Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25 dan Hari Koperasi ke-71 di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno Kabupaten Jembrana, Jumat (20/7) kemarin. Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-25 dengan tema ‘’Cinta Keluarga, Cinta Terencana dan Cinta Indonesia’’, pemerintah dan instansi terkait mengajak para orangtua untuk senantiasa menjadi yang terbaik bagi anakanak dan tidak pernah lelah memberikan nasihat kebaikan kepada anak-anak kita semua, dan selalu memberikan keteladanan sekaligus menjadi teladan bagi perkembangan mental, sosial dan spiritual agar dapat melakukan kegiatan yang positif bagi perkembangan

jiwa dan karakter mereka. Jika digunakan untuk memberikan perhatian terhadap pertumbuhan dan perkembangan masa depan anak kita, memberikan pengayoman dan perhatian dalam 1.000 hari pertama kehidupan mereka, apakah keluarga sudah memberikan pola asuh yang baik dan benar sejak mereka balita dan remaja, apakah sudah memberikan perhatian dan perlindungan kepada para lansia, dan apakah keluarga sudah menjalankan dharma negara dengan baik. Hal itulah sebagai pedoman pola asuh dan keberlanjutan dalam mencapai kesuksesan dalam pendidikan karakter. Sehingga melalui peringatan Harganas XXV ini, pemerintah Indonesia berharap mampu menjadikan Hari Keluarga Nasional kali ini sebagai momentum untuk mengangkat dan mengingat tentang empat konsep dasar makna keluarga yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berbudaya dan keluarga berbagi. Sementara peringatan Hari Koperasi ke-71 dengan mengangkat tema ‘’Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional’’ diharapkan mampu menjadi momentum untuk mempertahankan komitmen dan segenap insan koperasi untuk senantiasa berupaya memajukan koperasi serta

memanfaatkan perannya agar benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat luas. Selain itu, Hari Koperasi ini diharapkan mampu bermakna sebagai wahana untuk memantapkan komitmen dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan serta seluruh insan koperasi guna turut mendorong memajukan koperasi, sekaligus mengevaluasi kontribusinya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kita. Untuk tahun ini, pengembangan koperasi yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional merupakan salah satu peran pemerintah untuk melakukan pemerataan ekonomi, sehingga mampu mengingatkan kita semua untuk bersama-sama membangun dan bekerja keras dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah. Sementara itu, Kepala BKKBN dr. Sigit Priohutomo mengatakan bahwa untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera dan melahirkan generasi muda yang baik dapat dimulai dari perencanaan yang baik pula. Jika perencanaan dilakukan dengan baik, maka semua akan menjadi lebih mudah dan ke depannya akan lebih siap dalam menghadapi permasalahan yang datang. Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Bali mewakili Gubernur Bali menyerahkan sejumlah piala dan piagam kepada para pemenang lomba. Salah satunya, lomba pengembangan koperasi dan pemasarannya, koperasi dalam layanan terhadap konsumen yang terangkum dalam lomba ‘’Koperasi yang Berkinerja dengan Baik’’ tingkat Provinsi Bali, serta sejumlah lomba bagi para remaja yang terangkai dalam kegiatan Harganas ke-25, salah satunya ‘’Pidato Kependudukan’’. Hadir pula dalam acara tersebut, perwakilan OPD se-Bali, PKK se-Bali serta undangan lainnya. (ad1204)

Promosi Doktor Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M.

Penyelesaian Sengketa Perbatasan Darat Indonesia-Timor Leste Harus Kedepankan Jalan Damai

BERSAMA - Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M. berfoto bersama keluarga seusai ujian Promosi Doktor di UGM, Rabu (18/7) lalu. SALAH satu akademisi putra Bali, Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., baru saja meraih gelar Doktor Hukum di Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dosen Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja ini mengangkat disertasi dengan judul ‘’Pengelolaan Perbatasan Darat Antara Indonesia Timor Leste di Wilayah Enclave Oecussi’’. Promosi Doktor yang berlangsung Rabu (18/7) lalu ini dipimpin oleh Prof. Dr. Marsudi Triatmodjo, S.H., LL.M. selaku Promotor dan Dr. Harry Purwanto, S.H., M.Hum. selaku Ko-Promotor. Tim penguji di antaranya Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D. selaku Ketua Penguji, Prof. Dr. Sigit Riyanto, S.H., LL.M., Prof. Dr. Agustinus Supriyanto, S.H., M.Si., Dr. H. Jaka Triyana, S.H., LL.M., M.A., Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., Dr. Yustina Trihoni Nalesti Dewi, S.H., M.Hum. dan Dr. Sefriani, S.H., M.Hum. Saat mempertahankan disertasi Program Doktor FH

UGM, Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M. mengatakan, persoalan perbatasan darat antara Indonesia dan Timor Leste di wilayah Enclave Oecussi masih belum terselesaikan hingga saat ini. Hal ini disebabkan belum adanya kejelasan dan batas darat yang tegas antara kedua negara. Pria asal Desa Panji, Singaraja ini menyebutkan ketidakjelasan perbatasan satu negara dengan negara yang berbatasan dengan darat menjadi salah satu faktor potensial yang bisa memicu konflik antarwarga kedua negara yang tinggal di perbatasan. Adanya gangguan ke amanan yang kerap terjadi di perbatasan kedua negara, semakin menegaskan adanya ketidakjelasan batas darat tersebut. Sehingga hal ini dapat dengan mudah memunculkan perselisihan dan konflik, baik antarmasyarakat maupun masyarakat dengan aparat keamanan. ‘’Meskipun sudah banyak kemajuan dalam kesepakatan penentuan batas wilayah darat, tetapi masih menyisakan sejumlah persoalan yang harus segera

dicari solusi tanpa memakai kekerasan,’’ tegasnya. Sengketa perbatasan yang belum terselesaikan itu adalah di segmen Noel Besi-Citrana, segmen Bidjael Sunan-Oben, dan di segmen Subina. Tidak hanya itu, Dewa Mangku mengatakan masyarakat belum dilibatkan dalam penyelesaian sengketa perbatasan di kedua negara dengan cara damai. Padahal, dengan kondisi masyarakat yang mendiami Timor Bagian Barat (Indonesia) memiliki latar sosiokultural yang sama dengan masyarakat yang mendiami Timor Bagian Timor (Timor Leste) menjadikan tatanan hukum adat yang berlaku di kedua kelompok masyarakat ini pun sama. Tatanan substansi hukum adat tersebut termasuk mengatur tentang persoalan pertanahan dan batas wilayah adat. Oleh karena itu, para tokoh adat memiliki peran penting dalam melakukan negosiasi menyelesaikan persoalan yang ada. ‘’Yang ada, justru ini menjadi kendala saat negara mengambil peran utama tanpa mempedulikan tokoh adat yang berpotensi untuk menentukan penyelesaian batas negara secara damai,’’ tandas ayah dari Dewa Ayu Putu Supraba Dewi ini. Melihat kondisi tersebut, suami dari Putu Kartika Dharmayanti ini memberikan sejumlah rekomendasi. Beberapa di antaranya adalah kedua negara diharapkan dapat mengedepankan penyelesaian sengketa secara damai tanpa kekerasan serta mengedepankan diplomasi perbatasan. Selain itu, juga harus melibatkan masyarakat dalam penyelesaian sengketa perbatasan. Namun, sebelum dilibatkan, masyarakat terlebih dahulu harus dibekali pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan tentang perbatasan dan menguatkan jiwa nasionalisme. ‘’Melalui langkah itu, keterlibatan masyarakat akan memberikan dampak positif bagi posisi Indonesia dalam perundingan,’’ tegas pria kelahiran Denpasar, 27 Desember 1984 ini. (ad1191)

5

Gubernur Pastika Beri Penghargaan bagi Seniman Lingsir Pengabdi Seni

GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika memberikan penghargaan bagi 11 Seniman Lingsir Pengabdi Seni. Penghargaan tersebut diserahkan pada rangkaian pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (19/7) malam. Menurut Gubernur Pastika, penghargaan ini merupakan wujud apresiasi Pemprov Bali kepada para seniman yang telah berjasa dalam melestarikan seni budaya dan menunjukkan dharma bhakti secara konsisten kepada pemerintah, masyarakat dan seni itu sendiri. Penghargaan yang rutin diberikan kepada seniman lingsir sejak pelaksanaan PKB tahun 1985 ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh seniman untuk melanjutkan pengabdian dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya Bali yang adiluhung. Pastika menambahkan, pengabdian para seniman lingsir menjadi bukti bahwa mereka mampu menjadi penerus nilai-nilai berkesenian warisan leluhur. ‘’Seniman lingsir adalah pewaris sekaligus penerus segala hasil cipta, rasa, karsa dari para leluhur yang selanjutnya akan diteruskan kepada generasi berikutnya,’’

ujarnya. Pastika berpendapat, tetap lestarinya seni dan budaya Bali di tengah derasnya arus globalisasi tidak bisa dilepaskan dari peran dan pengabdian para seniman lingsir. Semangat para seniman lingsir hendaknya diteladani oleh generasi muda agar mereka semakin mencintai seni dan budaya daerah. Pada bagian lain, Pastika juga menyinggung keberadaan sekaa kesenian yang berkembang di seluruh pelosok Bali. Seiring tuntutan zaman, ia berharap pengembangan seni budaya harus diarahkan pula untuk memenuhi kebutuhan hidup seniman. ‘’Seni bukan hanya untuk ngayah, tapi seni adalah untuk hidup. Inilah yang menjadi tanggung jawab pemerintah, pengabdi seni dan lembaga pendidikan seni,’’ imbuhnya. Pemprov Bali, ujar Pastika, telah memberi ruang yang seluas-luasnya bagi para seniman untuk berkreasi dan berinovasi melalui berbagai event seperti PKB, Bali Mandara Mahalango hingga gelar seni akhir pekan Bali Mandara Nawa Natya. Dia berharap, semaraknya event kesenian ini makin mendorong kreativitas para seniman serta berpengaruh positif pada kesejahteraan

PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Sabtu (21/7) hingga Selasa (24/7) mendatang di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Seperti pameran sebelumnya, berbagai model perhiasan berkualitas dengan desain masa kini siap menyambut para pecinta berlian di Bali. ‘’Pameran kali ini, Felice Jewellery hadir kembali dengan Minis Design Diamond dengan harga promo yang sangat terjangkau, mulai Rp 350 ribu hingga Rp 2 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Ricky, saat dikonfirmasi, Jumat (20/7) kemarin. Ricky menegaskan, koleksi Minis ini sangat digemari oleh pecinta perhiasan. ‘’Selain harganya murah, desainnya juga bagus,’’ tambahnya. Menurut Ricky, di setiap pameran Felice juga menawarkan berlian dan batu-batu mulia. Berlian-berlian koleksi Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih, sehingga membentuk perhiasan yang indah dan berkelas. Sementara

koleksi batu-batu berharga dari Felice, di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Ricky menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Dikatakan, pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit, atau dengan kartu kredit. Ricky juga menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery, kata Ricky, memang tidak sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan

LINGSIR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika berfoto bersama dengan 11 Seniman Lingsir Pengabdi Seni. mereka. ‘’Mari kita satukan komitmen dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera (Bali Mandara),’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha melaporkan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian kepada seniman dan budayawan yang konsisten dalam upaya pengembangan serta pelestarian seni budaya Bali. Proses seleksi melibatkan pemerintah kabupaten/kota yang mengusulkan nama-nama nominator yang kemudian digodok oleh tim kurator. Sebelas seniman lingsir pengabdi seni yang meneri-

ma penghargaan pada PKB ke-40 Tahun 2018, antara lain I Gede Begug Mahardika (sastrawan dan budayawan), Ni Wayan Latri (penari arja), I Ketut Muka dan I Gusti Made Raka Bawa (seniman pedalangan), I Gusti Bagus Adi Perbawa dan I Made Wardana (seniman kerawitan), I Gusti Ngurah Sueka, Ni Ketut Yuliasih, I Ketut Susila dan Jero Komang Gde Urip Tribhuana (seniman tari) serta I Ketut Sudiarta (seniman Sastra Bali). Mereka berhak atas penghargaan berupa piagam dan uang tunai. Pada malam penganugerahan penghargaan, para seniman lingsir menampilkan kolaborasi Arja Prembon dengan garapan berjudul ‘’Puun Api Kundawa’’. (ad1201)

Dapatkan Minis Design Mulai Rp 350 Ribu Hanya di Pameran Felice Jewellery

Minis Design, koleksi Felice Jewellery. maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya. Bagi anda yang gemar

mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (br1205)


OPINI

6

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Perbaikan Dimulai dari Calon Anggota Legislatif MEMPERBAIKI kualitas politik haruslah dimulai dari kualitas anggota legislatifnya. Sebab di sinilah, kita dapat melihat segala ide, aturan, norma, dan sopan santun. Ide tentu kita dapatkan dari produk-produk hukum dan aturan yang dibuat menyesuaikan dengan perkembangan masyarakat. Ide yang baru akan dapat mempermudah kehidupan masyarakat. Pada akhirnya, kualitas aturan yang muncul jelas akan lebih baik karena dapat menjamin stabilitas sosial. Norma-norma yang berlaku di masyarakat menjadi ditaati dan berwibawa. Sebagai wakil rakyat, tentu saja anggota legislatif akan dapat memberikan contoh dengan kesopanan dalam bersikap di lembaga ini. Sopan tentu mempunyai arti menyesuaikan perilaku yang pantas dan berbudaya yang kita anut. Jelas tidak pantas dilihat kalau anggota dewan itu berteriak-teriak atau selalu mencaci saja ujarannya manakala muncul di televisi. Usai pendaftaran calon anggota legislatif baik di pusat maupun daerah beberapa waktu yang lalu, sebagian anggota masyarakat tiba-tiba saja meresa kurang puas dengan penampilan beberapa calon anggota legislatif. Ada yang memandang bahwa perilaku politik sebagian dari mereka tidak ubahnya seperti awal-awal reformasi, yaitu adanya fenomena kutu loncat partai. Masyarakat memandang politisi seperti ini tidak konsekuen, hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa menoleh pada ideologi yang mereka bawa. Partai politik mempunyai ideologi. Tidak seluruh partai mempunyai ideologi sama. Pasti ada perbedaan, minimal pada misi dalam pencapaian tujuan yang tertuang pada ideologi tersebut. Maka, politisi yang suka main kutu loncat adalah mereka yang sama sekali tidak mampu menghargai ideologinya sendiri. Bagaimana mungkin nilai yang sudah mengental dalam ideologi tersebut berubah secara tiba-tiba, hanya karena permusuhan di dalam partai? Padahal, pikiran dan pemikiran sosial yang dianut oleh seorang politisi adalah identifikasi dari ideologi tersebut. Dari konteks ini, pantaslah sebagian anggota masyarakat yang tidak puas dengan calon anggota legislatif tersebut. Fenomena ketidakpuasan demikian tidak hanya ada di satu daerah, tetapi menyebar juga pada daerah-daerah lain di Indonesia. Di salah satu daerah di Bali, anggota dan kader partai politik ngambul hanya gara-gara tidak puas dengan pencalegan. Karena tidak masuk dalam daftar caleg, sejumlah pengurus partai memutuskan mundur. Inilah mental lemah ideologis dari para calon sehingga ada yang mempertanyakan, sesungguhnya apa yang diperjuangkan mereka di partai. Apakah kepentingan pragmatis pribadi, kepentingan ideologis, atau hanya untuk mencari kesibukan sendiri. Tetapi kita yakin, para anggota partai tersebut masih dalam proses dan ke depan diharapkan mampu menemukan jati diri sehingga di partai mana pun mereka berlabuh, akan tetap memperjuangkan cita-cita ideologis yang bertumpu pada partai politik. Indonesia saat ini benar-benar harus berjuang, bahkan pada tataran politik. Pelembagaan partai politik, dalam arti kekuatan eksistensial partai itu yang menyangkut pembinaan kader, penguatan ideologis kader atau kecintaan pada partai dan masyarakat, harus benar-benar dibenahi. Ini pekerjaan tidak ringan. Dua dasawarsa reformasi yang sudah dilalui seolah tidak berguna karena demikian keberadaan politisi dan partai politik kita. Maka, ketika calon anggota legislatif ini sudah didaftarkan ke KPU oleh partai politik, hendaklah waktu yang tersedia sebelum pemilihan umum tahun depan, dimanfaatkan semaksimal mungkin. Bukan untuk apa-apa, tetapi belajar berpolitik. Para artis yang mendapatkan kritikan oleh masyarakat harus rajin belajar, masuk ruang seminar, diskusi publik dan sejenisnya. Para politisi yang pragmatis, hentikan perilaku itu dan kembali belajar tentang makna politik yang sesungguhnya.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Nasib Lapangan Kapten Japa

Sebagai masyarakat biasa, saya melihat Lapangan Kapten Japa di kawasan Kesiman Kertalanggu, Denpasar Timur nasibnya semakin tak terurus. Rumputnya yang dibiarkan jomblang-jomblang ibarat dibiarkan hidup sendiri. Lapangan ini lebih pas disebut tempat melatih mengendarai mobil ketimbang berfungsi sebagai lapangan olahraga. Mengapa Pemkot Denpasar tak mau menjadikan lapangan ini seperti pusat olahraga dan rekreasi warga. Jika Lapangan Puputan Badung selalu ramai setiap hari dengan aktivitas olahraga dan sore aktivitas seni. Bukan pekerjaan sulit kalau Lapangan Kapten Japa juga dipakai untuk sarana rekreasi. Lalu mana suara wakil rakyat kami yang berasal dari Denpasar Timur? Jangan sehabis duduk di kursi DPRD, lupa melakukan inovasi. Pemkot juga demikian, siapkan sarana hiburan dan olahraga yang memadai, baru masyarakat mau ke sana. Toh juga berfungsi mengurangi warga Dentim ke Puputan Badung dan Lapangan Lumintang. Bila perlu lemgkapi dengan lampu merkuri sehingga bisa dipakai warga rekreasi dan berkreativitas pada malam hari. Caranya, di bagian lain dibuatkan lapangan tenis dan bulu tangkis untuk permainan sore dan malam, buatkan stage hiburan yang bisa dipakai sekolah untuk acara pentas seni, penggalian dana dan perpisahan daripada mereka menyewa lokasi lain dengan harga mahal. Otomatis stan kuliner Bali akan tumbuh subur. Katanya Denpasar kota kreatif? Semoga suara saya didengar pihak berwenang. Panji Kesiman

Pragmatisme Dalam Praktik Politik di Indonesia Setelah selesainya pendaftaran calon anggota legislatif ke KPU beberapa waktu lalu, terungkap beberapa hal yang sesungguhnya cukup menyedihkan bagi perkembangan politik di Indonesia. Ternyata ingar-bingarnya politisi yang mengatakan dirinya unggul, masih terlihat kecenderungan adanya sikap pragmatisme. Pragmatisme dalam dunia politik dimengerti sebagai upaya mencapai tujuan dengan mengesampingkan nilai-nilai yang ada.

Oleh GPB Suka Arjawa eskipun secara hukum tidak bersalah, akan tetapi dalam konteks nilai tujuan politik, kerap dipandang masih kurang layak. Nilai politik terletak pada ukuran, salah satunya, konsistensi terhadap ideologi dan perjuangan partai. Yang lain adalah bahwa memasuki dunia politik, seharusnya diikuti oleh pengalaman berpolitik atau mengorganisir massa yang cukup. Mungkin ukuran ini dapat dilihat sebagai aktivis partai. Pengalaman inilah yang membawa hikmah dan lanjutan nilai politik itu, yaitu memperjuangkan kepentingan masyarakat berdasarkan ideologi yang dimilikinya. Politik yang nyata adalah memperjuangkan kepentingan sosial, bukan kepentingan kelompok apalagi pribadi. Bagaiamana mungkin orang yang tidak mempunyai pengalaman mengorganisir sebuah kegiatan, yang tidak mempunyai pengalaman untuk memformulasi kebijakan seperti dalam sebuah organisasi atau lembaga swasta, akan mampu memperjuangkan tujuan-tujuan politiknya. Bagaimana mungkin orang yang tidak punya visi ideologis yang jelas, akan mampu berjuang di bawah dasar partainya. Dari

konteks itulah kemudian banyak komentar yang menyebutkan bahwa sebagian dari mereka yang mendaftarkan diri menjadi anggota legislatif disebutkan orang yang berwatak pragmatis. Mungkin sebagian yang dimaksudkan adalah para artis dan para politisi yang lompat pagar menuju partai lain, semata-mata hanya untuk tujuan mendapatkan anggota legislatif yang baru melalui partai bersangkutan atau partai baru yang dimasukinya. Dalam konteks tinjauan kritis terhadap para artis yang kembali “nongol” menjelang perhelatan politik pemilu tahun mendatang, memandang seluruh artis atau sebagian artis tidak tahu politik, dan hanya memanfaatkan popularitas untuk maju ke kancah legislatif, mungkin juga berlebihan. Tidak semua artis buta dengan pengetahuan politik. Pada tataran nasional. Rano Karno, Dedy Mizwar dapat dikatakan artis yang mempunyai pemahaman cukup terhadap politik. Pada tataran internasional, yang paling terkenal adalah Ronald Reagan yang menjadi Presiden Amerika Serikat sebanyak dua kali periode antara tahun 1980 sampai tahun 1988. Sejumlah hal yang perlu diperhatikan kalangan artis ini

adalah para calon yang hendak mencalonkan diri menjadi pejabat atau anggota legislatif. Secara sosial, artis di Indonesia memang dipandang hanya sebagai penghibur atau entertainment. Lebih parah lagi, para artis sering tidak memberikan hiburan yang memuaskan terutama untuk golongan kelas menengah ke atas dan banyak artis yang terlibat pelanggaranpelanggaran norma seperti yang sering disiarkan oleh televisi nasional. Maka, dari sini sering kali artis di Indonesia itu dipandang hanya mampu memberikan hiburan sosial ketimbang dengan berkecimpung pada bidang politik. Inilah yang harus diperbaiki oleh artis itu sendiri. Organisasi yang memayungi artis harus berbuat banyak mengenai hal ini, untuk memperbaiki citra artis yang bersangkutan. Banyak artis yang ketika bangkrut di panggung, mencari cara yang aneh-aneh untuk mempertahankan keberadaannya. Ada yang menyebutkan bahwa pernikahan dengan orang kaya, merupakan salah satu cara artis itu mempertahankan eksitensinya. Dalam konteks pandangan masyarakat, artis itu hidupnya glamor, selalu di panggung dan berjarak dengan masyarakat. Artis juga sering diidentikkan dengan kehidupan “palsu”, yang kelihat-

annya glamor tetapi jauh dari kesediaan untuk lekat dengan kehidupan lapisan bawah. Politik pun sering dikatakan sebagai kehidupan dengan janji-janji palsu. Sehingga, apabila seorang artis masuk menuju dunia politik, “kepalsuan-kepalsuan” itu seolah berlipat yang membuat rakyat semakin khawatir apabila artis yang menjadi politisi. Juga, hidup glamor itu dipandang menjauhkan eksistensi diri dengan rakyat kebanyakan pada lapisan bawah. Artis dipandang tidak mau berkotor-kotor ke tanah, blusukan ke kandang bebek dan hidupnya hanya berpakaian mewah dengan minyak wanginya. Jika para artis ingin terjun ke politik, maka persepsi-persepsi di atas haruslah dicermati dan diderap, tidak tersinggung terlebih dahulu. Tujuannya agar bisa mengubah persepsi tersebut. Cara paling bagus untuk menghilangkan persepsi tersebut adalah ikut kursus politik yang dilakukan oleh partai-partai besar, atau sering mengikuti kegiatan pertemuan ilmiah di kampus-kampus atau yang diselenggarakan masyarakat umum, ikut kegiatan sosial atau sengaja sekolah di Fakultas Ilmu Sosial Politik atau Ilmu Hukum. Semuanya ini dilakukan demi mengubah citra artis seperti yang dikemukakan di atas. Organisasi artis sebaiknya mewadahi kegiatan untuk menghilangkan cap negatif atas artis yang mau masuk politik. Tidak salah organisasi para artis tersebut secara reguler menggelar seminar politik atau mengundang pakar politik untuk memberikan ceramah. Tidak salah juga kalau ada workshop di bidang itu. Cara seperti yang diuraikan

Zonasi Sekolah dan Tata Ruang Kota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Indonesia, hampir setiap tahun seakan menjadi ritual tersendiri bagi para orangtua murid utamanya untuk tingkat SMP dan SMA/SMK. PPDB tahun 2018 juga tidak kalah karut-marutnya. Sengkarut kali ini lebih banyak dipicu karena adanya pertimbangan jarak tempat tinggal calon murid dengan sekolah (sistem zonasi) pada sistem seleksinya, serta adanya kuota minimal murid yang wajib diterima sekolah dengan penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) orangtua murid. Sistem seleksi dengan pola zonasi yang diatur dalam pasal 12 hingga pasal 16 Permendikbud RI Nomor 14 Tahun 2018, memang memerlukan rincian detail dalam implementasinya. Kegagalan implementasi Permendikbud tersebut lebih banyak disebabkan para pemangku kepentingan di daerah belum siap dengan hal-hal yang diatur di dalamnya. Rincian teknis implementasi Permendikbud dengan sendirinya harus dibuat dalam waktu singkat, secara tergesa-gesa. Akibatnya, di satu sisi hanya ada sisa waktu terbatas untuk melakukan sosialisasi kepada para orangtua murid yang akan menjadi penggunanya. Sedangkan di sisi lain, banyak hal detail teknis yang belum diatur guna antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang bakal terjadi. Aparat di daerah menjadi tergagap, terlihat tidak siap mengha-

Oleh Ir. Dharma Gusti Putra Agung Kresna dapi kendala-kendala yang muncul di lapangan. Pada kelanjutannya, para orangtua calon murid, mencari segala celah yang ada dalam Permendikbud tersebut agar anaknya dapat diterima di sekolah yang mereka inginkan. Jalur kuota siswa minimal 20% yang wajib diterima di suatu SMA/SMK dengan melampirkan SKTM sebagaimana diatur dalam pasal 19 Permendikbud, menjadi salah satu celah yang banyak digunakan orang tua murid dengan cara yang tidak terpuji. Permendikbud No. 14/2018 adalah upaya pemerintah dalam melakukan pemerataan pendidikan di seluruh pelosok Indonesia. Ada upaya menghapus kesenjangan pendidikan melalui pemenuhan standar pendidikan yang merata. Ketimpangan yang muncul akibat adanya stigma sekolah favorit, juga dicoba dikikis melalui Permendikbud tersebut. Kualitas calon peserta didik yang menonjol, dengan sendirinya akan terdistribusi di semua wilayah sesuai tempat tinggal mereka. Sayangnya, keberadaan lokasi sekolah sebagai fasilitas pendidikan yang dituju para calon murid, realitanya belum tersebar secara merata mengikuti

proporsi hunian penduduknya. Lokasi sekolah masih banyak yang terkumpul dalam suatu lokasi tertentu. Realitanya keberadaan sekolah sebagai fasilitas publik bidang pendidikan, tidak mengikuti panduan Tata Ruang Kota/Wilayah yang dipersyaratkan. Ada kesan abai dari pemerintah dalam penempatan lokasi sebuah sekolah. Bahkan, tidak sedikit sekolah berkualitas baik terkumpul dalam sebuah kawasan permukiman elite. Revitalisasi pendidikan di Indonesia memang sangat diperlukan saat ini. Beberapa hal dapat dilakukan dengan: pertama, penempatan lokasi sekolah yang sesuai dengan Tata Ruang Kota/Wilayah yang ada sebagaimana yang diamanatkan dalam SNI. Jika segala fasilitas publik utamanya fasilitas pendidikan dapat sesuai dengan standar Tata Ruang Kota/Wilayah yang ada, niscaya segenap warganya dapat terlayani dengan baik. Kedua, adanya pemerataan tenaga pendidik berkualitas. Tenaga pendidik dengan kualitas tinggi tidak boleh terkumpul di sekolahsekolah favorit saja. Tenaga pendidik berkualitas harus terdistribusi secara merata di semua sekolah, negeri maupun swasta. Pemerataan ini secara otomatis dapat

membantu pemerataan kualitas sekolah. Ketiga, harus ada kesetaraan sekolah negeri dan swasta. Keberpihakan yang salah selama ini secara tidak sadar telah dilakukan pemerintah selaku pengampu pendidikan nasional. Sekolah negeri dengan kualitas bagus, lebih mudah mendapatkan bantuan dana dari pemerintah. Sementara sekolah swasta yang selama ini sudah berpartisipasi membantu kekurangmampuan negara dalam memberikan pendidikan bagi warganya, justru relatif terabaikan. Sudah saatnya pemerintah memperlakukan sekolah swasta setara dengan sekolah negeri, dalam pembinaan maupun pemberian bantuan. Sehingga sekolah swasta akan dapat berperan sebagaimana sekolah negeri, tanpa pemerintah perlu melakukan pengelolaan sekolah swasta. Sekolah sebagai wadah fisik kegiatan pendidikan berupa proses belajar mengajar, membutuhkan tiga pilar utama yakni kurikulum, tenaga pendidik, dan siswa didik. Indonesia yang beragam dengan wilayah yang cukup luas, membutuhkan kurikulum standar tinggi namun masih bisa diimplementasikan secara fleksibel sesuai kondisi di setiap wilayah yang berbeda.

di atas, akan mampu mengurangi persepsi liar masyarakat dan justru mampu menin gkatkan citra artis sebagai politisi sekaligus juga sebagai ajang persiapan artis untuk menekuni profesi baru setelah “pensiun” atau tidak laku lagi di dunia hiburan. Dibandingkan dengan masyarakat kebanyakan dan calon legislatif kebanyakan, artis ini telah mempunyai keuntungan yang lebih tinggi, yaitu popularitas. Yang dipentingkan sekarang adalah mengisi otak dan memperbaiki perilakunya agar lebih banyak pada pengabdian sosial yang berbasis pada keilmuan politik. Dengan cara inilah maka mereka yang terjun ke dunia politik tidak akan dicap sebagai politisi pragmatis, apalagi politisi pelarian artis. Sangatlah sayang kalau politik yang mempunyai tujuan mulia untuk mengatur pemanfaatan sumber daya masyarakat, justru “dimurahkan” oleh kehadiran artis yang oportunis. Pada pendaftaran calon anggota legislatif beberapa waktu yang lalu, puluhan politisi saling lompat menuju partai politik lain. Tidak tanggung-tanggung ada politisi yang melompat kepada partai yang sebelumnya menjadi musuh. Inilah gejala pragmatisme yang ada pada dunia politik Indonesia. Persamaannya dengan artis pragmatis adalah sama-sama menempatkan politik sebagai lahan untuk mencari hidup, mencari eksistensi diri. Di sini yang harus diperbaiki adalah bukan sekadar pada militansi kepada partai, tetapi militansi ideologis. Penulis adalah staf pengajar Sosiologi FISIP, Universitas Udayana

POJOK

Rupiah lampaui 14.500 per dolar AS, BI salahkan Amerika Serikat.

- Amerika salahkan siapa? *** Hasil survei Partai Demokrat, AHY paling pas jadi cawapres. - Menunggu bukti 2019. *** Atasi kelesuan pasar, perajin Bali mesti kreatif. - Pantang menyerah.

Penulis, senior researcher pada Centre of Culture & Urban Studies Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

Bali Post/ist

Tak Kantongi Identitas

Sepuluh Anak ’’Punk’’ Diamankan Polisi Tabanan (Bali Post) -

Sepuluh anak punk diamankan jajaran Polsek Kerambitan, Jumat (20/7) kemarin. Mereka diamankan saat kedapatan mengamen di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Setelah dilakukan pendataan, kesepuluh anak bergaya punk asal luar Bali ini tidak mengantongi identitas. Mereka, yakni Mohamad Alfin Idayatulah (17), Mohamad Romadono (17), Zakaria Olil (16), Ahmad Farin (17), Mohamad Indra, Mohamad Istomo (15), Mohamad Reskyanto (18), Mohamad Fandi (18) Mohamad Firman (16), dan Mohamad Rah-

man (15). Semuanya berasal dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana mengungkapkan, kesepuluh anak bergaya punk ini diamankan saat tengah mengamen di jalan. Apalagi setelah

dilakukan pengecekan identitas, mereka sama sekali tidak membawanya. Akhirnya mereka diamankan ke Polsek Kerambitan. ‘’Kami cek mereka tanpa identitas sama sekali,’’ ujarnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku

Rumah Dokter Disatroni Maling Tabanan (Bali Post) Sebuah rumah mewah di Banjar Dinas Samsam II, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kamis (19/7) malam disatroni maling. Pencuri berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan emas serta uang tunai di rumah milik dokter salah satu rumah sakit swasta. Dari informasi yang dihimpun, kasus pencurian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 Wita. Pemilik rumah saat itu melaksanakan persembahyangan bersama di merajan. Usai persembahyangan, istri korban hendak masuk kamar, namun tidak bisa membuka pintu samping karena terkunci dari dalam, selanjutnya korban

mengambil kunci cadangan dan membuka pintu kamar. Namun ketika masuk kamar, pemilik rumah justru kaget melihat kondisi kamar berantakan, utamanya almari perhiasan. Setelah dicek ternyata sejumlah barang yang ada dalam tas berupa uang tunai Rp 1.000.000 dan satu kotak gelang emas raib. Jendela kamar terbuka. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana membenarkan adanya kasus pencurian tersebut. Dari olah TKP pelaku masuk kamar korban dengan cara mencongkel jendela. ‘’Saat ini anggota masih terus melakukan penyelidikan, semoga pelakunya cepat tertangkap,’’ ucapnya. (kmb28)

Bali Post/ist

PENYELIDIKAN - Polisi saat melakukan penyelidikan di rumah yang disatroni maling, Kamis malam.

hendak menonton konser yang diselenggarakan di Denpasar dan Badung. Namun karena bekalnya habis di perjalanan, mereka nekat ngamen. ‘’Ratarata usianya belasan tahun dan sudah putus sekolah,’’ bebernya. Karena tanpa identitas dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kesepuluh anak punk ini selanjutnya dibawa ke Dinas Sosial Tabanan untuk dipulangkan. Pengakuan mereka tiba di Bali pada Jumat subuh

dilakukan rutin, seperti pemberian obat bisa dilakukan tanpa khawatir putus obat. Karena selama ini pemberian obat dari pihak keluarga kerap terputus, sehingga yang bersangkutan kembali kambuh. ‘’Jadi lebih terfokus memantau perkembangannya, namun kembali ini tergantung persetujuan pihak keluarga,’’ terangnya. Tidak hanya armada untuk penanganan ODGJ, selanjutnya Dinas Sosial juga

Sosial Provinsi,’’ jelasnya. Mereka diantar menggunakan kendaraan dinas ditemani beberapa staf Dinas Sosial Tabanan. Seperti diketahui, dalam kurun waktu dua bulan ini Dinas Sosial sudah ketiga kalinya mengantar anak punk ke Dinas Sosial Provinsi dengan wajah yang berbeda-beda. Mereka sebelumnya diamankan Satpol PP dan polisi karena kedapatan mengamen di sekitar lampu merah Gerogak, Tabanan. (kmb28)

Harga Komoditas Hortikultura Naik Tabanan (Bali Post) Giliran harga komoditas hortikultura naik cukup signifikan. Sebelumnya harga beras medium juga sempat naik dan kini sudah stabil. Sekarang tak hanya harga komoditas hortikultura, harga daging ayam dan telur pun mengalami peningkatan. Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Jumat (20/7) kemarin, menyampaikan kenaikan komuditas komoditas hortikultura seperti sayur-mayur dan cabai serta daging ayam dan telur ini memiliki pengaruh dalam pengendalian inflasi. ‘’Meski Tabanan tidak menjadi salah satu daerah yang dijadikan ukuran nilai inflasi, kenaikan komoditas hortikultura dan produk peternakan ayam ini memiliki pengaruh dalam pengendalian inflasi,’’ ujar Ekayana. Pihaknya sudah memantau kenaikan harga ini sejak satu minggu. Dalam satu minggu ini belum ada tanda-tanda penurunan harga. Rencananya di awal minggu ke-4 bulan Juli ini pihaknya bersama TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Tabanan akan kembali melakukan sidak di pasar. Jika pada waktu tersebut masih terjadi kenaikan, maka akan dilakukan koordinasi dengan pihak terkait, baik itu Bulog maupun Disperindag untuk melakukan kegiatan pasar murah. Sementara itu, dari data Disperindag Tabanan, produk hortikultura yang mengalami kenaikan seperti sayur kol/kubis naik dari Rp 5.000 per kg menjadi Rp 6.000 per kg, kacang panjang naik dari Rp 6.000 per kg menjadi Rp 10.000 per kg, tomat naik dari Rp 6.000 per kg men-

Dinsos Peroleh Armada Khusus untuk ODGJ Tabanan (Bali Post) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabanan tahun ini akhirnya memperoleh bantuan satu unit armada untuk operasional penanganan masalah tuna sosial Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang bersumber dari APBD. Seperti diketahui, Dinas Sosial khususnya yang membidangi masalah ODGJ kerap kewalahan dalam melakukan tupoksinya. Ketika mengirim pasien ke RSJ Bangli, armada yang dimiliki kerap mogok dalam perjalanan lantaran usianya sudah cukup tua dan keropos. ‘’Selain berumur tua, mobil itu juga langganan mogok dalam perjalanan. Terkadang petugas sering panik saat pengiriman ODGJ ke RSJ Bangli, lantaran saat mobil mogok, orgilnya ngamuk di jalanan,’’ ucap Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan, Jumat (20/7) kemarin. Dengan telah adanya pengadaan satu unit armada untuk operasional penanganan ODGJ, diharapkan ke depan masalah ODGJ bisa tertangani maksimal. Apalagi lebih aman saat pengiriman, lantaran armada baru kali ini juga dilengkapi dengan terali untuk menghindari pasien ngamuk saat perjalanan ke RS. ‘’Bagi keluarga yang setuju kita ajak ODGJ langsung ke panti laras yang saat ini sudah ada enam orang,’’ terangnya. Diharapkan, dengan dibawa ke Panti Laras penanganan pada ODGJ dapat

dengan menumpang truk sehingga lolos pemeriksaan. Kepala Bidang Perlindun gan Jaminan Sosial dan Fakir Miskin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Tabanan Ni Made Murjani mengatakan, anak punk tersebut sudah langsung diserahkan ke Provinsi Bali untuk dipulangkan. Mengingat mereka ke Bali tanpa identitas sama sekali. ‘’Karena ini antarpulau, jadi untuk pemulangan mereka kita serahkan ke Dinas

tengah kembali mengusulkan pengadaan armada untuk operasional panti jompo. Hal ini untuk mempermudah operasional ketika orang tua yang dirawat di panti, mempercepat ketika terjadi kondisi gawat darurat. ‘’Kami ajukan satu unit di anggaran perubahan 2018, agar nyaman. Saat ini jumlah lansia di Panti ada 11 orang. Sebelumnya 13, dua di antaranya meninggal dunia karena sakit,’’ pungkasnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

MOBIL - Kadis Sosial saat mengecek terali dalam mobil bantuan tahun 2018 untuk penanganan ODGJ.

Bali Post/kmb24

PASAR - Harga komoditas hortikultura dan daging ayam mengalami kenaikan akhir-akhir ini. Dalam foto tampak suasana Pasar Dauh Pala. jadi Rp 7.000 per kg. Lombok merah kecil naik dari Rp 55.000 per kg menjadi Rp 60.000 per kg. Sementara untuk daging ayam naik dari Rp 39.000 per kilogram menjadi Rp 40.000 perkilogram. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Tabanan, Primayani mengatakan dalam mengatasi kenaikan harga ini pihak Disperindag biasanya mengadakan pasar murah. Terutama saat-saat mendekati hari besar keagamaan. Pasar murah tersebut di tahun 2018 sudah

dilakukan saat menjelang hari raya Galungan dan hari raya Idul Fitri. Untuk menggelar pasar murah kembali, lanjut Primayani, sedang menunggu anggaran di APBD perubahan. ‘’Anggaran di induk sudah semua terpakai untuk kegiatan pasar murah. Jadi untuk pasar murah selanjutnya kami menunggu anggaran dari perubahan. Total anggaran yang diajukan Rp 150 juta untuk tiga kali pasar murah,’’ ujarnya. (kmb24)

Pendapatan Turun

Pelaku Usaha Masuk Program Restrukturisasi Kredit

Tabanan (Bali Post) Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Tabanan masuk dalam program restruk turisasi kredit dari kalangan perbankan, karena pendapatannya menurun. Kondisi itu diakibatkan belum membaiknya daya beli konsumen hingga perekonomian yang melesu karena dampak erupsi Gunung Agung. Salah satu perbankan yang melakukan program restrukturisasi kredit adalah Bank BPD. Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan IB Gede Ary Wijaya Guntur, S.E., M.M. beberapa waktu lalu mengungkapkan, saat ini posisi kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) mencapai 2,75 persen. Posisi NPL ini, menurut Ary, mengalami peningkatan. Penyebabnya karena kondisi ekonomi yang masih melesu, sehingga pendapatan sejumlah pelaku usaha menurun, khususnya pada usaha yang

menggunakan modal pinjaman dari bank. Selain itu, erupsi Gunung Agung membuat omzet sejumlah usaha yang memiliki pangsa pasar ke hotel dan restoran mengalami penurunan. ‘’Menurunnya tingkat kunjungan wisatawan ke Bali karena Gunung Agung, membuat permintaan produk pelaku usaha di sektor pertanian yang mengirimkan produknya ke kalangan hotel dan restoran menurun dari biasanya. Akibatnya, pelaku usaha yang menjadi debitur bank tidak maksimal melakukan kewajiban membayar kredit,’’ tuturnya. Jelas Ary, menyikapi kondisi NPL yang meningkat ini pihaknya memasukkan sejumlah pelaku usaha tersebut ke dalam program restrukturisasi kredit atau penyelamatan kredit. Selain restrukturisasi, upaya lainnya ditempuh melalui

pendekatan ke debitur sekaligus memantau perkembangan usaha debitur. Ary melanjutkan, penyumbang terbesar NPL ini ada di sektor perdagangan besar dan pedagang eceran. Di Tabanan hingga Juni 2018, debitur yang masuk dalam program restruk turisasi kredit ini mencapai 101 pelaku usaha dengan total nilai mencapai Rp 32,7 miliar. Dijelaskan Ary, salah satu syarat usaha yang bisa masuk dalam program restrukturisasi kredit ini adalah nasabah dalam hal ini debitur masih memiliki usaha yang berjalan, namun kemampuan bayarnya menurun. Jika persyaratan dipenuhi, maka debitur yang masuk dalam program restruk turisasi ini akan mendapat keringanan bunga atau nilai nominal yang harus dibayar lebih kecil dari sebelumnya. (kmb24)


BULELENG

8

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

Dua Calon Direksi PD Pasar Gugur

Bali Post/kmb38

Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Singaraja (Bali Post) – Panitia Seleksi (Pansel) perekrutan Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng mengumumkan hasil penelitian administrasi masing-masing pelamar calon direksi pasar tradisional itu. Hasilnya, dua calon direksi dinyatakan gugur. Masing-masing tidak berhak mengikuti tes wawancara dan presentasi makalah. Dua calon direksi itu dinyatakan tidak memenuhi syarat batasan umur yang sudah ditentukan sesuai peraturan pemerintah (PP). Dua calon direksi itu Dewa Ketut Anom yang merupakan direksi incumbent. Saat pendaftaran Dewa Ketut Anom umurnya lebih dari 55 tahun. Selain itu, calon direksi yang juga gagal adalah Gede Trisna Ari Sudana. Calon direksi dari kalangan profesional itu umurnya di bawah batas umur minimal yang dipersyaratkan yakni 35 tahun. Sementara lima calon direksi yang dinyatakan lolos administrasi adalah Drs. Putu Dana Harta, Made Agus Yudiarsana, S.H. (direksi incumbent), I Putu Suardhana, S.E., Mistatik, S.P. dan Dewa Nyoman Dharma Suyasa, S.P. Ketua Pansel Ir. Dewa

Ketut Puspaka didampingi Sekretaris Pansel yang juga Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Sekkab Buleleng Desak Rupadi mengatakan, setelah perpanjangan pendaftaran itu ditutup Kamis (19/7), Pansel kemudian menerima tujuh orang pelamar calon Direksi PD Pasar itu. Setelah berkas administrasi para pelamar itu diteliti, hasilnya, calon Direksi Dewa Ketut Anom dan Gede Krisna Ari Sudana dinyatakan gugur. Keduanya tidak memenuhi ketentuan syarat batasan umur calon direksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pada saat pendaftaran, umur minimal 35 tahun dan maksimal 55 tahun. ‘’Keduanya tidak memenuhi syarat umur karena yang satu umurnya lebih dari 55 tahun dan satu lagi kurang dari 35 tahun. Lima calon lainnya dinyatakan l o l o s d an berkasnya sudah lengkap. Kelima nama calon direksi itu sudah diumumkan secara terbuka,’’ katanya. Puspaka menambahkan, Pansel akan membahas kembali tahapan seleksi berikutnya Rabu (25/7) pekan depan. Nantinya, Pansel juga akan mengagendakan jadwal tes wawancara dan presentasi makalah oleh kelima calon direksi itu. Sebelum jadwal tes wawancara dan presentasi makalah, kelima calon direksi itu sudah dihubungi agar menyiapkan makalah yang akan dipresentasikan pada seleksi berikutnya. Dari dua materi tes ini akan ditentukan siapa-siapa tiga nama calon direksi yang memperoleh nilai terbaik untuk dipilih menjadi direksi definitif. ‘’Tim pengujinya nanti adalah Ketua Pansel yakni Pak Sekda dan dua orang akademisi dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Tema makalah yang akan dipresentasikan juga sudah ditentukan oleh Pansel atas petunjuk pimpinan,’’ jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TERTIBKAN PKL – Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Kecamatan Seririt, polisi, dan TNI menertibkan PKL yang berjualan di bahu jalan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Jumat (20/7) kemarin.

Penertiban PKL di Desa Lokapaksa

Singaraja (Bali Post) –

Tim gabungan terdiri dari Satpol PP, polisi, TNI, dan aparat Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt Jumat (20/7) kemarin, melancarkan penertiban pedagang kaki lima (PKL), yang beroperasi di desa setempat. Selain menertibkan PKL yang berjualan tidak pada tempatnya itu, tim gabungan ini juga memeriksa identitas penduduk pendatang (duktang) yang tinggal sementara di rumah kos atau kontrakan di desa tersebut. Camat Seririt Nyoman Riang Pustaka mengatakan, penertiban PKL ini setelah aparat desa menemukan banyak PKL berjualan tidak pada tempatnya. Dicontohkan tidak sedikit PKL yang menggelar dagangannya di

bahu jalan. Selain lokasinya dilarang, aktivitas PKL itu kerap kali mengganggu kelancaran arus kendaraan yang melintas. Pasalnya, pembeli terpaksa mamarkir kendaraannya di bahu jalan, sehingga situasinya jadi

rawan macet. Selain itu, juga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Dari razia itu, anggota tim gabungan belum memberikan sanksi tegas. Sejumlah pedagang itu diperingati agar mereka memerhatikan lokasi berjualan itu. Jangan sampai PKL itu justru mengganggu kenyamanan dan kelancaran lalu lintas. Pedagang juga diingatkan agar ikut menjaga estetika wilayah dengan tidak membuat lapak berjualan menggunakan atap terpal plastik atau atap lainnya. Diharapkan, barang dagangan

dan lapaknya pada malam hari itu agar dipindahkan. “Penertiban rutin dan ada penyampaian dari desa, sehingga PKL itu agar dibina, dan mereka diingatkan untuk sama-sama memerhatikan estetika. Karena itu, jangan sampai menggelar dagangannya sembarangan sehingga mengganggu kenyamanan dan kelancaran lalu lintas,” katanya. Selain menyasar PKL, tim gabungan kemarin juga memeriksa identitas penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di rumah kos atau rumah kontrakan.

Upaya ini sebagai langkah sosialisasi, kemudian menyarankan duktang itu agar mengikuti tertib administrasi kependudukan sebagaimana yang berlaku. Duktang yang berasal dari beberapa daerah di Jawa itu diingatkan agar segera mencari Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD) kepada aparat terdekat. Dengan mencari SKLD itu, aktivitas atau pekerjaan yang digeluti para duktang di daerah ini bisa dipantau. Hal itu juga sebagai upaya mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (kmb38)

’’Coaching Clinic’’ E-SAKIP

Pemkab Buleleng Targetkan Peningkatan Nilai PEMKAB Buleleng menargetkan ada peningkatan nilai dalam upaya penerapan Elektronik Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (e-SAKIP) pada tahun mendatang. Mengejar target itu, Pemkab Buleleng gencar melakukan persiapan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Salah satunya melakukan sosialisasi dan coaching clinic (e-SAKIP). Sosialisasi yang diikuti Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Buleleng itu berakhir, Jumat (20/7) kemarin. Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Buleleng Made Arya Sukerta mengatakan, keinginan meningkatkan nilai e-SAKIP itu karena saat

ini Pemkab baru mengantongi nilai SAKIP dari penilaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2017. Pemkab Buleleng telah meraih nilai B. Sebenarnya, nilai B tersebut merupakan capaian yang tertinggi di Bali. Semua pihak bangga atas prestasi tersebut. Meski sudah sangat baik, namun motivasi meningkatkan kinerja pemerintahan senantiasa terus digenjot. ‘’Tidak boleh berhenti pada prestasi ini saja. Kita harus terus mengembangkan LAKIP yang telah kita buat,’’ jelasnya. Terkait target penilaian 2018 itu, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng ini mengatakan,

setiap OPD harus mampu menunjukkan peningkatan kinerjanya agar lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini untuk mewujudkan nilai BB. Bahkan, ada cita-cita mengincar nilai tertinggi yakni AA. Untuk mencapai target besar itu, sosialisasi dan coaching clinic ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kinerja OPD itu sendiri. Dari pengalaman ini satu per satu SAKIP yang telah dibuat oleh masingmasing OPD, terus diperbarui. ‘’Laporan akuntabilitas kinerja yang akan dinilai pada Agustus 2018 berada di atas nilai B. Sementara target kita mendapat nilai BB,’’ jelasnya. Sementara itu, narasumber Medi Mahendra mengatakan

pemanfaatan e-SAKIP ini merupakan salah satu inovasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk menyelesaikan laporan kinerja yang diawali dari proses perencanaan, pengukuran, pelaporan, monitoring, dan juga evaluasi. Dengan proses ini diharapkan berbagai visimisi pemerintah daerah bisa diwujudkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemanfaatan aplikasi itu sesungguhnya merupakan kendala ataupun persoalan yang kerap dihadapi oleh para kasubbag perencanaan bisa menuntaskan pelaporan kinerja secara cepat dan baik. ‘’Pemanfaatan aplikasi e-SAKIP itu seharusnya ‘ justru dapat mempermudah

dan mempercepat pekerjaan kita untuk memulai proses pelaporan kinerja,’’ ujarnya. Aplikasi e-SAKIP, kata Mahendra, adalah mengintegrasikan semua proses pelaporan kinerja, sehingga output-nya bisa menghasilkan sebuah laporan akuntabilitas kinerja yang lebih baik, berujung pada upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah tidak cukup hanya menyelenggarakan pemerintahan efisien dan efektif. Pendekatan program itu tidak saja berorientasi pada output, melainkan outcome atau hasilnya menjadi penentu sebuah kinerja pemerintahan itu sendiri. ‘’Setiap uang yang kita alo-

kasikan untuk biaya pelaksanaan program pemerintah itu bisa betul-betul berorientasi pada hasil, guna me-

ningkatkan kebermanfaatan yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat,’’ tegasnya. (ad1198)

COACHING CLINIC - Sosialisasi dan coaching clinic (e-SAKIP) berakhir, Jumat (20/7) kemarin.

KPU akan Coret Bacaleg yang Nekat Daftar di Dua Parpol KPU Buleleng mempersilakan bakal calon legislatif (bacaleg) yang mendaftar lewat dua partai politik (parpol) hanya memilih satu parpol saja yang dijadikan ‘’kendaraan’’ pada laga Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Regulasi mengamanatkan bahwa satu bacaleg hanya bisa mendaftar lewat satu parpol. Sebaliknya, jika bacaleg tetap mendaftar melalui dua parpol, maka bacaleg bersangkutan akan dicoret alias tidak ditetapkan sebagai calon legislatif (caleg). Siapa saja bacaleg yang belum memenuhi syarat (BMS) itu?

Bali Post/kmb38

RAPAT PLENO - KPU Buleleng menggelar rapat pleno penyampaian berita acara pengumuman hasil penelitian dan verifikasi berkas bakal calon legislatif (bacaleg) Pileg 2019 di ruang rapat KPU, Jumat (20/7) kemarin.

KETUA KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan hal itu usai rapat pleno penyerahan berita acara (BA) pengumuman hasil penelitian dan verifikasi berkas bacaleg dari 14 parpol di Buleleng, Jumat (20/7) kemarin. Pleno ini juga dihadiri masing-masing pengurus parpol, selain disaksikan Ketua Panwaslu Buleleng Ketut Ariyani. Lebih jauh, Gede Suardana

mengatakan, bacaleg yang mendaftar lewat dua parpol tersebut adalah Wayan Swarjana. Dia berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, yang meliputi Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Tejakula. Berkas yang diserahkan Swarjana tercantum dalam daftar bacaleg Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Berkarya. Atas kejanggalan berkas tersebut, status bacalag Swarjana dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS - red) oleh KPU. ‘’Kita menemukan berkas di Perindo dan Berkarya satu nama itu (Swarjana - red) tercantum, sehingga kita nyatakan BMS karena regulasi mengatur satu bacaleg hanya boleh mendaftar lewat satu parpol saja,’’ katanya. Karena berkas itu dinyatakan BMS, kata Gede Suardana, maka bacaleg bersangkutan dipersilakan melakukan perbaikan berkas. KPU meminta kedua parpol itu agar memastikan parpol yang mana akan dijadikan ‘’kendaraan’’ untuk maju pada laga pileg mendatang. Jika sudah dipilih salah satu parpol, maka parpol yang tidak dipilih itu dipersilakan untuk mengusulkan bacaleg pengganti dari dapil dan

menempati nomor urut yang sama. Jika kedua parpol itu tetap mendaftarkan satu nama bacalegnya itu, KPU akan mencoret nama bacaleg bersangkutan dan tidak ditetapkan sebagai caleg. ‘’Kami persilakan parpol berkoordinasi dengan bacaleg dan memilih parpol yang akan dipakai. Kalau dipilih satu dan parpol yang satu lagi kita nyatakan BMS dan bisa diganti bacaleg yang ditinggalkan itu. Kalau kedua parpol menyertakan satu bacaleg, dan setelah kita klarifikasi tetap didaftarkan di dua parpol, maka KPU akan mencoret dan tidak ditetapkan menjadi caleg,’’ jelasnya. Berkas bacaleg yang juga dinyatakan BMS adalah bacaleg yang masih menjabat perbekel desa. Tercatat empat perbekel desa mendaftar sebagai bacaleg. Tiga orang bacaleg didaftarkan lewat PDI Perjuangan dan satu orang perbekel desa dicalonkan melalui Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Empat berkas bacaleg berlatar belakang perbekel desa ini dinyatakan BMS. Pasalnya, bacaleg bersangkutan belum menyerahkan surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatan perbekel desa.

Surat pernyataan ini bisa disetorkan ke KPU paling lambat sampai H-1 sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) tanggal 19 September 2018. Dan kalau tidak dilengkapi maka KPU tidak menetapkan sebagai DCT caleg Pemilu 2019. ‘’Dalam perbaikan ini, bacaleg dari perbekel wajib menyertakan surat pernyataan pengunduran diri sebagai perbekel, menyerahkan surat permohonan pengunduran diri dan menyerahkan surat tanda terima bahwa sudah menyerahkan surat pengunduran diri, serta menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri sedang diproses oleh instansi berwenang,’’ jelasnya. Selain bacaleg dari perbekel desa, ada berkas bacaleg yang sekarang menjabat anggota DPRD Buleleng yang mendaftar bukan melalui parpol yang diwakilinya pada Pemilu 2014. Bacaleg itu adalah H. Mulyadi Putra dari Dapil 4 (Kecamatan Seririt dan Kecamatan Gerokgak). Saat ini yang bersangkutan menjadi anggota DPRD dari PPP dan kembali mendaftar lewat PKB. Berkas bacaleg itu dinyatakan BMS karena belum melengkapi surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD. (mud)


GIANYAR

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

9

Cuaca Buruk, BPBD Pasang Bendera Merah di Pantai Gianyar (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar memasang bendera merah bergambar tengkorak di Pantai Purnama, Jumat (20/7) kemarin. Bendera yang dijejerkan di tepi pantai itu dipasang supaya tidak ada masyarakat yang nekat melakukan aktivitas di tengah laut. Hal ini untuk mengantisipasi terulangnya kasus nelayan asal Ketewel yang nyaris tenggelam belum lama ini. Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Oka Digjaya mengatakan, pihaknya melakukan pemasangan bendera sesuai arahan BMKG. Bendera akan dicabut saat cuaca membaik. ‘’Selama kondisi seperti ini akan tetap dipasang. Kalau ada yang hilang, kami pasang lagi,’’ jelasnya. Tidak sekadar memasang bendera, BPBD melalui petugas Balawista terus memantau perkembangan cuaca dan aktivitas di tepi pantai. Ia pun berharap masyarakat bisa lebih paham dengan pemasangan bendera seperti ini. ‘’Kalau begini keadaannya, gelombang besar, siapa pun tidak berani mandi di pantai,’’ ujarnya. Pihaknya juga telah mengimbau kepada seluruh kelompok nelayan di pantai Gianyar untuk beristirahat sejenak menunggu situasi

normal dulu. ‘’Itu sudah kami informasikan lewat media sosial,’’ tegasnya. Secara terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) Kabupaten Gianyar Dewi Hariani, mengaku sudah melakukan antisipasi kondisi seperti ini berupa program kerja. ‘’Dari dulu kami sudah mengantisipasi, jangan nelayan itu terlalu mengandalkan mata pencaharian di nelayan,’’ ujarnya. Pihaknya telah beberapa kali mengajari nelayan budidaya ikan. Misalnya bila tidak bisa berlayar, maka nelayan bisa memelihara lele di rumah. ‘’Kami percaya di Bali kalau punya rumah Bali pasti akan ada halamannya. Itu dimanfaatkan,’’ terangnya. Adapun contoh nelayan yang punya sambilan berada di Pantai Manyar Desa Ketewel Kecamatan Sukawati. Program semacam itu baru dilakukan oleh beberapa kelompok nelayan di Gianyar. Kelompok lainnya akan menyusul. Selain memelihara lele, nelayan juga mengolah tangkapan ikan mereka. Misalnya kalau dapat tangkapan ikan lebih hasilnya bisa diolah menjadi tepung ikan. ‘’Jadi, dengan berbagai upaya ini seharusnya iklim yang tidak menentu bisa diantisipasi,’’ katanya. (kmb35)

Pelaku Curat Ditembak Polisi

Gianyar (Bali Post) Unit Buser Polres Gianyar meringkus dua pelaku pencurian dengan pemberatan yang sudah menggasak puluhan hp di salah satu counter di seputaran Kecamatan Sukawati. Salah satu pelaku ditembak pada bagian kaki kiri karena melawan saat hendak diamankan. Kini kedua pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Gianyar. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Jumat (20/7) kemarin menjelaskan, pelaku Andika (18) diburu hingga ke kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur. Sedangkan pelaku lain yang seorang residivis, Rio ditangkap saat bekerja di proyek kawasan Desa Munggu, Badung. Kedua pelaku melakukan pencurian di counter di Jalan Raya Sukawati, Kecamatan Sukawati, pada Juni lalu. Tak tanggung-tanggung sebanyak 20 unit HP baru digasak sekaligus. Pemilik counter Komang Suryawan yang asal Banjar Pekuwudan Desa Sukawati pun mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Tidak hanya itu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan, ternyata pelaku curat ini juga beraksi di beberapa tempat di Bali. ‘’Selain pencurian di Sukawati, pelaku juga mencuri di counter kawasan Nusa Dua dan counter HP di Dalung,’’ jelas AKBP Priyanto. Dia menerangkan, pengungkapan dua pelaku ini membutuhkan waktu sebulan. Selama penyelidikan, pelaku menjual sejumlah barang bukti pada orang maupun counter di wilayah Gianyar dan Klungkung. Saat ditangkap, hanya empat HP berikut kotaknya yang masih utuh. Selebihnya telah dijual untuk memenuhi kebutuhan seharihari dan foya-foya. ‘’Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

BENDERA - Bendera merah di Pantai Purnama, Sukawati. Bendera tersebut sebagai tanda peringatan bagi warga agar tidak beraktivitas di perairan.

Terjaring OTT Pungli

Kadus Buahan Terancam Penjara Seumur Hidup Gianyar (Bali Post) -

Polisi meringkus Kepala Dusun Buahan Desa Buahan, Kecamatan Payangan, I Nyoman Wirawan, melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (18/7) lalu. Tersangka 33 tahun ini terbukti telah menyalahgunakan wewenang, dengan melakukan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 25 juta kepada korban Ni Made Wirani (41). ‘’Saat ini tersangka yang terjaring OTT ditahan di ruang tahanan Polres Gianyar,’’ ucap Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo dalam rilis pengungkapan kasus, Jumat (20/7) kemarin. Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang sebesar Rp 25 juta yang diminta oleh tersangka kepada korban, dimaksudkan untuk memuluskan pengurusan suratsurat yang dipersyaratkan. Seperti surat pernyataan bahwa tanah yang akan diperjualbelikan tidak berhadapan dengan hukum, tidak sedang dijaminkan, diutangkan hingga surat silsilah ahli waris. Polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. ‘’Masih banyak berkas yang ada di tersangka yang akan naik ke desa. Sementara yang kita sita baru dua bendel. Kita masih dalami,’’ jelasnya. Sementara terhadap korban Ni Made Wirani, polisi juga telah melakukan pemeriksaan. Dalam kasus ini korban tidak masuk dalam kategori penyuap, sehingga polisi hanya mene-

tapkan satu tersangka yakni Nyoman Wirawan. ‘’Tersangka satu, pelaku tunggal. Si pemberi bukan tersangka karena dia dipaksa menyerahkan uang. Sampai korban meminta pembayaran dilakukan secara mengangsur,’’ terangnya. Kapolres juga menegaskan bahwa tersangka Nyoman Wirawan melanggar Pasal 12 huruf e dan atau pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Melalui pasal itu, tersangka diancam dengan pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun. ‘’Pasal itu juga menyebutkan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar,’’ ungkapnya.

”Ubud Royal Weekend” Ke-5

Kupas Kearifan Lokal Ubud Gianyar (Bali Post) Berbagai kekayaan seni, budaya dan UKM Ubud ditampilkan di event Ubud Royal Weekend di Museum Puri Lukisan Ubud. Salah satu kekayaan Ubud yang ditampilkan kali ini ialah lontar Pemada Semara. ‘’Teks lontar Pemada Samara ini merupakan pustaka warisan

yang selama ini tersimpan di Puri Anyar Ubud,’’ ucap Ketua Panitia Ubud Royal Weekend ke-5 Cokorda Agung Ichiro Sukawati, Jumat (20/7) kemarin. Dia menjelaskan, lontar tersebut berisikan tentang seksologi. Isi lontar tersebut jika dicermati adalah kearifan lokal yang mampu beradaptasi di za-

Bali Post/nik

UBUD - Hermawan Kertajaya (tengah) saat mengisi salah satu acara Ubud Royal Weekend di Museum Puri Lukisan Ubud, Jumat (20/7) kemarin.

man modern. Lontar tersebut dikupas dari segi kedokteran dan sastra. Melalui kegiatan ini pihaknya ingin membuka wawasan masyarakat khususnya para pemuda, bahwa kearifan lokal yang dimiliki Bali khususnya Ubud merupakan warisan berharga. Kearifan lokal patut diketahui dan dicintai, warisan leluhur ini sangat luar biasa manfaatnya. Event ini juga akan diisi dengan seminar, workshop, festival, pameran dan stan kuliner. Event yang merupakan kerja sama Puri Ubud dan Markplus Inc. tersebut juga terlaksana berkat keterlibatan para pemuda di Ubud. ‘’Tujuan dari Ubud Royal Weekend ini untuk membangkitkan memotivasi teman-temen kami khususnya anak muda untuk membangkitkan inovasi dalam berkarya dan

bertindak di bidang wirausaha,’’ jelasnya. Kegitan dengan tema culture, entrepreneurship dan tourism ini diselenggarakan hingga Minggu (22/7) besok. Sore kemarin diselenggarakan opening Ubud Royal Weekend di Puri Agung Ubud. ‘Sementara itu, Founder and Chairman Markplus Inc. Hermawan Kertajaya mengaku bangga karena kerja keras selama ini telah membuahkan hasil yang cukup memuaskan. Menurutnya, Ubud dikenal selalu menjaga kearifan lokal, namun tidak pernah menolak modernitas dari teknologi. Hal ini pula yang menjadikan Ubud selalu dikagumi wisatawan. ‘’Hal ini pula yang menurut saya, Ubud Royal Weekend kali ini menjadi sangat berharga,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

BERIKAN KETERANGAN - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo saat memberikan keterangan pers di halaman Mapolres Gianyar, Jumat (20/7) kemarin. Sementara itu, Kasatreskrim AKP Deni Septiawan menambahkan, tim satgas saber pungli akan kembali melakukan pengecekan ke rumah tersangka. Terlebih tersangka sudah menjabat klian

dinas selama 1,5 tahun, sehingga ada dugaan sebelumnya tersangka sempat melakukan aksi yang sama. ‘’Maunya kita cek selama itu, siapa saja yang urus sertifikat tanah,’’ imbuhnya. (kmb35)


10

JEMBRANA

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

BPBD Imbau Warga Pesisir Waspadai Gelombang Tinggi

Negara (Bali Post) -

Gelombang tinggi hingga mencapai empat meter berpotensi terjadi di pesisir Jembrana selama beberapa hari ke depan. Seluruh aktivitas di laut, baik nelayan, budidaya ikan hingga jasa penyeberangan diminta untuk waspada. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana juga telah memberikan imbauan kepada warga yang ada di pesisir untuk mewaspadai fenomena alam tersebut. Para perbekel/lurah yang wilayahnya masuk kawasan pesisir juga diminta mendatangi nelayan untuk sementara tidak beraktivitas. Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila A.P., Jumat (20/7) kemarin, mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat ke desa-desa dan kelurahan yang wilayahnya masuk pesisir. Surat tersebut berisi peringatan dini cuaca di perairan Jembrana. Dari informasi yang diterima, tinggi gelombang laut masuk kategori ekstrem. Di mana tinggi gelombang antara 2,5 meter hingga 4 meter. Selain itu juga disertai dengan kecepatan angin berkisar 4-15 knot yang bertiup dari tenggara menuju selatan. “Kami sudah surati untuk peringatan dini di perairan Selat Bali. Terutama di desa-desa pesisir yang sudah kami petakan,” terangnya. Dampak cuaca buruk di perairan ini yang paling merasakan adalah para nelayan. Selain itu, juga para penduduk yang tinggal di pinggir pantai rawan abrasi. Untuk mengantisipasinya, pihaknya menyiagakan satu regu. Kemudian satu regu lainnya siap mem-back-up bilamana muncul dampak gelombang tinggi, seperti perahu terbalik ataupun abrasi.

“Satu regu siaga di kantor. Satu (regu) lagi siap mem-back up. Kita harapkan tidak terjadi apapun. Kita juga sudah mengimbau ke desa-desa pesisir,” terangnya. Imbauan itu salah satunya kepada warga di Pantai Medewi dan Pekutatan yang memiliki nelayan cukup banyak. Sementara itu, Kepala Desa Medewi Komang Suartika membenarkan adanya imbauan dari BPBD terkait peringatan dini tersebut. “Kami juga sudah mengimbau ke nelayan untuk memperhatikan peringatan dini,” tandasnya. Sementara itu, kondisi cuaca buruk ini juga mendapat perhatian dari jasa penyeberangan di Selat Bali (Ketapang-Gilimanuk). Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Komang Sudiarsa mengatakan, pihaknya bersama jajaran juga siaga dengan adanya peringatan dini di perairan Jembrana. Khusus di Jembrana, Pos SAR dibagi menjadi dua. Di antaranya di Kantor SAR di Banyubiru dan di Gilimanuk. “Keduanya standby, termasuk di Gilimanuk,” imbuhnya. (kmb26)

Bali Post/dok

Tanpa Dokumen, Ratusan Unggas Diamankan di Gilimanuk

Negara (Bali Post) – Petugas gabungan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dan Karantina Pertanian Terpadu Wilayah Kerja Gilimanuk, Jumat (20/7) kemarin kembali menggagalkan aksi penyelundupan. Kali ini ratusan unggas tanpa dokumen diamankan di Gilimanuk. Unggas jenis ayam, kalkun burung merpati, puyuh dan perkutut ini kini telah disita di Kantor Karantina Gilimanuk. Ratusan unggas tersebut berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Rencananya akan dibawa ke Pasar Beringkit, Mengwi, Badung. Total unggas yang diamankan sebanyak 793 ekor, baik burung maupun ayam. Selain karena tidak dilengkapi dokumen, pengiriman unggas hidup seperti ini memang dilarang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyeberan virus flu burung. Dalam penyelundupan itu, pelaku rupanya hendak mengelabuhi petugas. Ratusan unggas ini ditempatkan di bak belakang truk. Setelah

diamankan petugas, ratusan unggas tersebut langsung dibawa ke karantina untuk tindaklanjut. Unggas-unggas itu sementara ditempatkan di kandang karantina. Penanggung Jawab Karantina Pertanian Terpadu Wilker Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra mengatakan, setelah unggas selundupan itu ditempatkan di kandang, pihaknya memberikan kesempatan kepada pemilik untuk melengkapi dokumen. Tetapi hingga kemarin belum diketahui pemiliknya dan tidak bisa dihubungi. “Sebenarnya kami berikan tindakan menolak, tetapi pelaku tidak bisa dihubungi,” terangnya. Meski demikian, pihaknya memberikan waktu hingga 3x24 jam (tiga hari) kepada pemilik untuk mengurus surat dari karantina asal. Tetapi bila tidak ada, maka akan dilakukan pemusnahan. Pemusnahan dilakukan untuk mengantisipasi unggas-unggas tersebut mengidap penyakit flu burung. (kmb26)

Bali Post/olo

DIAMANKAN - Ratusan unggas yang diamankan petugas gabungan di Gilimanuk.

Puncak Harganas Ke-25 dan Hari Koperasi Ke-71 Provinsi Bali Diadakan di Jembrana PUNCAK Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25 dan Hari Koperasi ke-71 diselenggarakan Jumat (20/7) kemarin di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno. Puncak perayaan tersebut dihadiri Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kepala Perwakilan BKKBN Bali Catur Sentana, Bupati se-Bali atau yang mewakili, para Kepala OPD se-Bali, Ketua Tim Penggerak PKK se-Bali dan peserta Harganas dan Hari Koperasi se-Bali. Dalam sambutannya, Bupati Jembrana I Putu Artha menyatakan sebuah kehormatan bagi Jembrana atas penyelenggaraan Harganas ke-25 dan Hari Koperasi ke71. Artha berharap selama perayaan ini, peserta dapat meluangkan waktunya untuk menikmati daerah tujuan wisata dan kuliner Jembrana. Memperingati Harganas, Bupati Artha berpesan melalui momentum ini dan mengajak semua komponen masyarakat agar memberikan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak serta memberikan jaminan atas pemenuhan hak mereka. Artha juga mengajak semua orangtua agar melakukan pembinaan, pendidikan, pengayoman kepada putra dan putri agar terbentuk kekuatan dalam keluarga

Uang Hasil Korupsi Rp 479,7 Juta Diserahkan ke Kas Negara

Negara (Bali Post) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Jumat (20/7) kemarin melakukan eksekusi uang kerugian negara yang telah dikembalikan dan pidana denda terkait kasus korupsi retribusi Parkir Manuver Gilimanuk. Sebelumnya kedua terdakwa yakni mantan Kadishubkominfo Jembrana Gusti Bagus Putra Riyadi dan koordinator terminal manuver I Nengah Darna sudah diputus bersalah. Kerugian negara atas

korupsi retribusi parkir sebanyak Rp 429.700.000 langsung diserahkan kepada kas negara. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jembrana Nur Elina Sari mengatakan, pengembalian ke kas negara itu totalnya berjumlah Rp 479.700.000. Uang tunai ratusan juta itu di antaranya dari kerugian negara dan denda yang dibayar. Kerugian negara sebanyak Rp 429.700.000 yang sebelumnya telah dikembalikan oleh kedua terdakwa serta

Bali Post/olo

UANG KERUGIAN - Kajari Jembrana Nur Elina Sari bersama jajaran dan perwakilan BRI menyerahkan uang kerugian negara serta denda yang dibayarkan oleh terdakwa kasus korupsi retribusi Parkir Manuver Gilimanuk.

sejumlah orang yang disebutkan menerima aliran dana dari retribusi parkir manuver ini. Sedangkan Rp 50.000.000 merupakan pidana denda yang dibayarkan oleh terpidana I Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi. Dengan sudah membayar denda itu terpidana yang merupakan mantan Kadishubkominfo itu subsider satu bulan dari vonis sebelumnya gugur. Sebelumnya dalam putusan di Pengadilan Tipikor Denpasar, mantan Kadiskominfo Jembrana divonis satu tahun penjara serta denda Rp 50 juta subsider satu bulan. Sedangkan I Made Darna dipidana 1 tahun 6 bulan dengan denda dan subsider sama. Tetapi terpidana Darna hanya mengembalikan kerugian negara, belum membayar denda. Upaya pengembalian kerugian negara ini berlangsung sejalan dengan optimalisasi penindakan tindak pidana korupsi. Kajari didampingi Kasipidsus I Made Pasek Budiawan menyebutkan eksekusi ini merupakan kado menjelang Hari Bakti Adhiyaksa. Ke depan, Kajari mengaku akan lebih optimal melakukan pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi. Eksekusi pengembalian uang kerugian negara dan denda ini kemarin juga mendatangkan perwakilan dari Bank BRI Cabang Negara. Seluruh uang tunai senilai ratusan juta itu selanjutnya diserahkan untuk disetorkan ke kas negara. Uang kerugian negara yang dikembalikan itu sebelumnya disimpan di rekening barang bukti Kejari Jembrana. (kmb26)

baik di bidang kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya demi terwujudnya ketahanan keluarga yang pada akhirnya mewujudkan ketahanan nasional. Sedangkan dalam momen Peringatan Hari Koperasi, Artha berharap agar koperasi semakin tumbuh kuat sebagai gerakan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. ‘’Mari bersama-sama kita dukung koperasi untuk terus maju dan berkembang. Koperasi haruslah bangkit untuk bisa menjawab tantangan terhadap menjamurnya toko-toko berjaringan yang tumbuh subur hingga ke desa-desa,’’ ungkap Artha Sementara itu, Gubernur Bali dalam sambutannya dibacakan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan melalui peringatan dengan masyarakat tema ‘’Cinta Keluarga, Cinta Terencana dan Cinta Indonesia’’ ini pemerintah dan instansi terkait mengajak agar semua para orangtua untuk senantiasa menjadi yang terbaik bagi anak-anaknya. Tidak pernah lelah memberikan nasihat kebaikan kepada anak-anak semua. Selain itu juga selalu memberikan keteladanan sekaligus menjadi teladan bagi perkembangan mental, sosial dan spiritual agar dapat

memberikan pengaruh baik dan melakukan kegiatan yang positif bagi perkembangan jiwa dan karakter mereka. Sementara peringatan Hari Koperasi dengan mengangkat tema ‘’Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional’’ diharapkan mampu menjadi momentum untuk mempertahankan komitmen dan segenap insan koperasi untuk senantiasa berupaya memajukan koperasi serta memanfaatkan perannya agar benar-benar mampu

meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat luas. Kepala BKKBN dr. Sigit Priohutomo mengatakan untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera dan melahirkan generasi muda yang baik dapat dimulai dari perencanaan yang baik pula. Jika perencanaan dilakukan dengan baik, maka semua akan menjadi lebih mudah dan ke depannya akan lebih siap dalam menghadapi permasalahan yang datang. (ad1199)

Bali Post/ist

HARGANAS – Puncak Harganas ke-25 dilaksanakan di Jembrana, Jumat (20/7) kemarin. Melalui momentum ini Bupati Artha mengajak semua komponen pemerintah dan masyarakat agar memberikan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak serta memberikan jaminan atas pemenuhan hak mereka.

Lagi, Puluhan Anak Jalanan Tanpa Identitas Dipulangkan Negara (Bali Post) – Berdalih hendak menonton konser, puluhan anak jalanan nekat datang ke Pulau Bali dengan menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk. Mereka sengaja menumpang truk dari Jawa dengan tujuan Denpasar. Mirisnya, para remaja ini diketahui tanpa identitas dan juga tidak membawa bekal. “Katanya mau nonton konser di Denpasar,” kata salah satu petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Jumat (20/7) kemarin. Puluhan remaja itu, kata petugas tadi menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk. Mereka dari Jawa Timur menuju Pelabuhan Ketapang dengan menumpang truk. Setelah sampai di Gilimanuk mereka dipaksa turun karena tujuan truk itu ke wilayah lain. Mereka pun terpaksa turun di sana dan berkeliaran secara bergerombol. Sembari menunggu kendaraan, mereka ngobrol dengan satu sama lainnya. Nah, kebetulan saat itu petugas kepolisian sedang berpatroli langsung mendatangi mereka. Setelah ditanya maksud dan tujuannya, mereka mengaku akan ke Denpasar untuk menonton

konser. Guna memastikan, petugas melakukan pemeriksaan dan pengecekan identitas, Ternyata 39 remaja ini sama sekali tidak membawa identitas diri. Oleh petugas mereka kemudian dibawa ke Pos KTP. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa saat dikonfirmasi kemarin membenarkan diamankannya puluhan remaja tersebut. Karena tidak ada yang membawa identitas atau KTP, petugas terpaksa memulangkan mereka. “Se-

belum diamankan mereka berjalan secara bergerombol di Cekik dan dekat terminal lama,” ucapnya. Sementara itu, Lurah Gilimanuk I Gede Wariana Wibawa mengaku setelah dilakukan pengecekan identitas semuanya tidak ada yang membawa. Mereka pun sempat diberikan pembinaan di Pos KTP dan selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya. Untuk memastikan mereka kembali, petugas mengantar sampai masuk kapal. (kmb26)

Bali Post/olo

DIPULANGKAN – Puluhan remaja tanpa identitas yang sebelumnya diamankan di Gilimanuk langsung diantar naik kapal untuk dipulangkan ke daerah asalnya.


Sabtu Paing, 21 Juli 2018

Arnawa, Mantan Ketua KPU Nyaleg Hanura Amlapura (Bali Post) Memasuki tahapan pendaftaran bacaleg, struktur organisasi KPU Karangasem mengalami perubahan. Ketua KPU tidak lagi dijabat I Made Arnawa. Pasalnya, pria asal Kubu itu memutuskan terjun ke politik dengan menjadi bacaleg Partai Hanura untuk DPRD Karangasem. Kondisi itu baru dapat dipastikan ketika Jumat (20/7) kemarin, KPU Karangasem menyampaikan hasil verifikasi bacaleg kepada partai politik peserta pemilu. Di antara pengurus parpol yang datang ke Sekretariat KPU Karangasem adalah Arnawa. Mantan Ketua KPU ini datang mengenakan jaket kebesaran partai besutan Wiranto tersebut. ‘’Ya, saya sudah mengundurkan diri dari KPU per 16 Juli lalu. SK pemberhentian dari KPU Bali sudah saya terima per 17 Juli,’’ ujarnya. Kabar pengunduran diri Arnawa sebagai penyelenggara pemilu sejatinya sudah berembus beberapa hari terakhir. Namun awalnya, pria yang identik dengan kacamata hitam itu selalu berkelit. Kemudian, baru kemarin, dia mau bukabukaan. Dia juga mengaku kepastian mencalonkan diri pada Pileg itu baru diambil pada detik-detik akhir penutupan pendaftaran bacaleg. Sebelum memutuskan ke Hanura, komisioner KPU Karangasem dua periode ini mengaku mendapat tawaran gabung dari beberapa parpol. Dia mengaku akhirnya memilih Hanura. Alasannya, ada kesamaan visi-misi baik secara organisasi maupun tokoh-tokoh yang ada di parpol tersebut. ‘’Ada beberapa tawaran, pada akhirnya saya putuskan berdasarkan hati nurani,’’ katanya. KPU Bali melalui SK tetanggal 18 Juli 2018 telah menetapkan Putu Deasy Natalia sebagai Ketua KPU Karangasem yang baru. Sebelumnya telah dilakukan pemilihan melalui rapat pleno tertutup KPU Karangasem. Pleno itu dilaksanakan sehari setelah KPU Bali menerbitkan SK pemberhantian Arnawa. Menyangkut kelengkapan administrasi pendaftaran bacaleg, Deasy Natalia mengatakan hampir semua parpol harus melakukan perbaikan maupun pelengkapan berkas. Dari 12 parpol yang mengajukan bacaleg untuk DPRD Karangasem, Gerindra dan Hanura yang paling banyak bolongnya. Kekurangan syarat administrasi umumnya untuk berkas surat tidak pernah dipidana penjara. Selain itu, surat keterangan bebas narkoba dan surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani dari rumah sakit. ‘’Kita memberikan waktu perbaikan sampai 31 Juli. Bacaleg yang tidak bisa memenuhi persyaratan tidak bisa masuk daftar caleg sementara (DCS),’’ jelas Deasy Natalia. (kmb)

WADAH DIANGKUT RATUSAN UMAT - Wadah pengabenan saat diangkut ratusan umat dari Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan menuju setra setempat.

Ngaben Massal Berlangsung Lancar

Ketua Dewan Apresiasi Semangat Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan

PELAKSANAAN ngaben massal Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan di Banjar Kreteg, Desa Adat Sibetan, Bebandem, berlangsung aman dan lancar. Lancarnya kegiatan ngaben massal periode lima tahunan itu tidak terlepas dari semangat dan dukungan penuh keluarga besar pasemetonan yang merancang sejak awal hingga puncak pelaksanaan upacara ngaben massal yang berlangsung Jumat (20/7) kemarin. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi yang hadir pada kesempatan tersebut, mengapresiasi semangat tersebut, sehingga upacara ngaben massal yang tidak terasa berat bagi setiap individu itu bisa terlaksana dengan lancar. Sejak pagi, lokasi payadnyan di areal persawahan Banjar Kreteg itu sudah dipadati umat. Mereka sibuk melakukan berbagai persiapan, sebelum rangkaian puncak acara ngaben massal itu dilaksanakan. Diawali melaspas wadah pengabenan saat pagi hari. Kemudian kesibukan panitia dan umat dari Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan itu terus berlanjut hingga siang hari. Mereka nampak bersemangat, membawa satu per satu berbagai sarana pengabenan. Seperti sekah dan lainnya, melalui panduan panitia dan pemangku dengan menggunakan pengeras suara. Seluruh rangkaian ngaben massal itu berjalan tertib. Selain pemangku, Ketua Panitia Karya Ngaben Massal Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan I Komang Kisid juga nampak sibuk mengatur jalannya rangkaian upacara. Panglingsir Pusat Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan yang juga Bupati Karangasem dua periode (2005-2010, 2010-2015) nampak hadir di tengah-tengah umat bersama keluarga. “Beginilah hasilnya jika mau dan mampu bergerak bersama. Semua pekerjaan menjadi jauh lebih ringan. Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan sudah menunjukkan hal baik itu. Contohnya hari ini, pesertanya bukan saja dari seluruh Bali, malah juga ada dari luar Bali,” kata Kisid. Semakin siang, lokasi payadnyan kian dipenuhi belasan ribu umat. Bahkan, sepanjang jalur menuju setra setempat semakin dipadati umat. Mereka bersama-sama mamargi ke setra dengan wadah pengabenan. Proses perjalanan wadah yang diangkut ratusan warga menuju setra itu berjalan lancar. “Saya melihat ini sebagai contoh kegotongroyongan yang baik. Banyak orang ngaben, sampai jual tanah, jual aset. Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan, dengan program ngaben massal ini tidak sampai umatnya menjual tanah. Semua bisa murah dan berjalan lancar,” katanya. Dia menyampaikan terima kasih kepada panglingsir Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan, yang telah mampu melaksanakan kegiatan ngaben massal ini dengan lancar. Pelaksanaannya yang sudah keempat kalinya itu menunjukkan kematangan seluruh panglingsir-nya, sehingga mereka mampu meringankan beban umat dan seluruh pasemetonannya. “Ini cara yang patut dicontoh,” katanya. Ngaben massal Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan Karangasem memprosesi 184 sawa dan 152 ngelungah. Agenda pitra yadnya itu didukung sedikitnya 1.185 KK. Setelah pelaksanaan puncak ngaben massal itu akan dilanjutkan ritual atma wedana pada 9 September 2018. Pada prosesi ini, sekaligus juga akan mendatangkan undangan dari kalangan pejabat. Bahkan, sejumlah menteri kabarnya sudah mengonfirmasikan kehadirannya. Seperti Menteri Sosial Idrus Marham dan juga beberapa menteri lainnya. (ad1202)

KARANGASEM

11

Sidak Komisi IV DPRD

Memprihatinkan Kondisi SDN 6 Gegelang

Amlapura (Bali Post) Banyaknya keluhan terhadap kondisi dan pengelolaan SD di Kecamatan Manggis, disikapi Komisi IV DPRD Karangasem. Secara khusus, mereka turun langsung ke salah satu SD di Desa Gegelang, Kamis (19/7) lalu. Di sana para anggota dewan kaget dan prihatin. Sebab, realitasnya lebih menyedihkan dari laporan masyarakat. Salah satu SD yang didatangi adalah SDN 6 Gegelang. Ketua Komisi IV DPRD Karangasem Nyoman Musna Antara mengatakan permasalahan di lapangan, cukup kompleks. Mulai dari kekurangan tenaga guru, gedung, dan bangku rusak. Sehingga banyak orangtua mengeluh, anaknya tak dapat belajar di sekolah. “Tiga ruang kelas rusak parah, plafon jebol. Meja kursi juga banyak rusak. Orangtua mengeluh sejak dua tahun lalu. Mereka ingin anak-anak dapat pendidikan yang layak,” kata politisi Partai Golkar ini didampingi anggota DPRD Karangasem lainnya, Nyoman Sumadi. Di sana, guru PNS-nya hanya 3 orang, tenaga kontrak 1 orang, dan tenaga pengabdi 2 orang. Menurutnya, ini harus ditindaklanjuti dengan serius. Agar, anak-anak setempat bisa

memperoleh pendidikan yang layak. Ini baru satu sekolah. Laporan warga di Kecamatan Manggis, masih banyak sekolah yang kondisinya serupa. Rencananya, pihaknya akan turun ke setiap sekolah sesuai informasi awal. Sebelumnya, anggota DPRD Karangasem Dapil Kecamatan Manggis Nyoman Sumadi melihat persoalan pemerataan guru, sudah amat mengkhawatirkan. Soal pemerataan guru ini, kata Sumadi, ada satu SD gurunya sudah uzur semua atau sudah menjelang pensiun, seperti di SDN 4 Manggis. Ada pula di satu SD, guru-gurunya perempuan semua seperti di SDN 1 Pasedahan. Bahkan, ada pula SD yang belum ada kepala sekolahnya. “Ada posisi kepala sekolah yang belum terisi, memasuki tahun ajaran baru ini,” sorot Sumadi.

Selain masalah pendidikan dasar formal, ada juga keluhan di sektor informal. Sumadi menyebut ada keluhan kepadanya beasiswa untuk siswa di kejar paket, sampai siswanya tamat, beasiswanya justru belum cair. Ada pula honor petugas yayasan, yang seharusnya dibayarkan sebagai uang transpor, juga tak ada realisasi. Melihat banyak persoalan pendidikan, tidak hanya yang di Kecamatan Manggis, tetapi juga di kecamatan lainnya, Musna menegaskan akan segera mengagendakan rapat kerja lagi dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga. Sebelumnya, agenda serupa gagal dilaksanakan karena pihak eksekutif memilih tak hadir. “Setelah rapat kerja, nanti kami ingin dorong agar bisa direhab secara bertahap tahun 2019,” katanya. (kmb31)

Bali Post/kmb31

KUNJUNGAN - Ketua Komisi IV Musna Antara (kiri) dan Nyoman Sumadi saat melakukan kunjungan ke SDN 6 Gegelang.

Cetak Generasi Muda ’’Skill’’ Tinggi

Pemkab Karangasem Sosialisasikan Program KDBB UNTUK mencetak generasi muda yang mempunyai skill tinggi, Pemkab Karangasem bekerja sama dengan Kampus Alfa Prima. Caranya disepakati melakukan sosialisasi program Kuliah Dulu Bayar Belakangan (KDBB), Jumat (20/7) kemarin. Sosialisasi itu dipusatkan di gedung UKM Center Amlapura. Acara itu dihadiri Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Kepala OPD terkait dan para guru dan peserta se-Karangasem. Direktur Alfa Prima I Made Artana menyampaikan, Kampus Alfa Prima sudah berdiri 15 tahun lalu. Setiap tahunnya menerima pendaftaran ratusan mahasiswa baru. Kampus Alfa Prima sebelumnya, sudah didirikan di Kabupaten Buleleng, dan sekarang saatnya di Kabupaten Karangasem. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Made Puri Suastika menyambut gembira, dan juga salut atas inisiatif serta prakarsa Pemkab Karangasem. Upaya strategis itu untuk meningkatkan pendidikan masyarakat Karangasem. Kerja sama seperti ini menurutnya merupakan suatu kiat atau terobosan yang baik mengawali sebuah proses panjang yaitu sebuah proses menuju pening-

SOSIALISASI PROGRAM KDBB - Bupati Karangasem saat hadir dalam sosialisasi program KDBB di Gedung UKM Center Amlapura. katan sumber daya manusia. Terlebih daerah Karangasem, sampai saat ini masih manyandang predikat daerah tertinggal di bidang pendidikan. Pihaknya sangat mengharapkan upaya berbagai elemen yang sekiranya dapat memberikan kontribusi terpacunya pembangunan,khususnya di bidang pendidikan. Pemerintah telah menyampaikan, rata-rata lamanya pendidikan masyarakat Karangasem belum tamat Sekolah Dasar

atau kurang dari 6 tahun. Hal ini disebabkan masih banyak masyarakat tidak melanjutkan sekolah, karena beberapa kendala yakni mahalnya biaya pendidikan serta jauhnya tempat belajar. “Kami antusias menyambut perguruan tinggi yang bisa membantu lebih awal calon mahasiswa itu dengan cara Kuliah Dulu Bayar Belakang,” kata Puri Suastika. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengata-

kan kegiatan seperti ini sudah dirancang dengan matang untuk meningkatkan SDM di Karangasem. Ia meminta Dinas Pendidikan sebagai penggerak terdepan pembangunan di bidang pendidikan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai konseptor, pengambil kebijakan, hendaknya memiliki pemahaman yang baik terhadap program pemerintah. Dengan kesetaraan pemahaman tersebut, upaya peningkatan mutu pendidikan, akan mendapat dukungan dari segala penjuru. Dan hal ini akan menjamin memperoleh keberhasilan. Bidang pendidikan adalah faktor utama untuk menunjang pembangunan di Karangasem. Pemerintah juga sudah menyiapkan Kartu Indonesia Pintar, Karangasem Cerdas dan banyak lagi. Hal tersebut merupakan kepedulian pemerintah mencerdaskan masyarakat Karangasem. “Saya memerintahkan semua jajaran untuk memprioritaskan pembangunan pendidikan minimal 20 persen dari APBD wajib dibawa ke pendidikan,” tegasnya. Mas Sumatri menjelaskan, pendirian Kampus Alfa Prima di Karangasem adalah bagian dari pengejawantahan Nawa

Satya Dharma, khususnya dalam pengembangan SDM Karangasem. Dengan dikembangkannya kampus Alfa Prima di Karangasem ini diharapkan akan mampu menjadi embrio peningkatan kualitas SDM di Karangasem. Ini tentu akan bermuara pada penguatan pembangunan di berbagai bidang. Peluang masyarakat, khususnya anak muda Karangasem mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan bangku kuliah menjadi lebih tinggi. Karena mereka tidak perlu lagi biaya hidup yang lebih besar, sebagaimana mengikuti perkuliahan di Denpasar atau luar kota. Masyarakat atau anak muda di Karangasem memungkinkan semakin banyak yang tinggal di kampung asalnya masing-masing dan tetap bisa melakukan aktivitas adat, budaya, agama. Ini adalah rancangan strategis menyiapkan SDM yang siap bekerja, SDM yang memiliki sopan santun, mempunyai karakter untuk meningkatkan kualitas Kabupaten Karangasem. Hasil dari MoU pemerintah Kabupaten Karangasem dengan kampus Alfa Prima itu adalah untuk menunjang masyarakat Karangasem dalam bidang pendidikan. (ad1200)

Diperpanjang, Penutupan Dermaga Rakyat

Truk Antre hingga By-pass Prof. Mantra Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai memperpanjang penutupan dermaga rakyat Padangbai sampai Rabu (25/7) depan. Kondisi cuaca relatif buruk yang memicu gelombang tinggi di perairan Selat Lombok itu masih menjadi alasannya. Dengan penutupan itu maka dipastikan tidak ada aktivitas penyeberangan fast boat dari Padangbai ke Pulau Gili Trawangan, Lombok Utara. Bagaimanakah dampak antrean truk pascapenutupan dan juga tidak bergulirnya jadwal keberangkatan kapal yang biasanya berangkat setiap jam sekali itu? PENUTUPAN pelabuhan tradisional di Padangbai akan diperpanjang sampai 25 Juli atau sampai cuaca membaik. Kasubsi Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai I Nyoman Parwata menegaskan hal itu, Jumat (20/7) kemarin. ‘’Penutupan dermaga rakyat itu dilakukan didasarkan rekomendasi BMKG Wilayah III Denpasar. Disebutkan, ketinggian gelombang di perairan Selat Lombok

itu berkisar 0,5 sampai 1,5 meter. Ketinggian gelombang seperti itu dengan kecepatan angin sampai 15 knot, dinilai sangat membahayakan keselamatan kapal berkecepatan tinggi, selain juga kapal-kapal berukuran kecil termasuk jukung yang dipergunakan para nelayan mencari ikan,’’ ujar I Nyoman Parwata. Sebelumnya, KSOP Padangbai menerbitkan rekomendasi serupa per 19 Juli lalu. Saat itu, penutupan aktivi-

Bali Post/kmb

TAMPAK SEPI – Situasi pelabuhan tradisional di Padangbai tampak sepi, tidak seramai biasanya.

tas penyeberangan wisata ke Gili Trawangan diberlakukan sampai Jumat kemarin. Saat itu, BMKG mengatakan, kecepatan angin di Selat Lombok diperkirakan mencapai 20 knot. Sedangkan gelombang lautnya mencapai satu sampai tiga meter. Cuaca buruk yang terjadi di perairan Selat Lombok, juga masih berdampak terhadap aktivitas penyeberangan Padangbai-Lembar, Lombok. Meski tidak ada keputusan penutupan pelabuhan namun cuaca buruk sangat berpengaruh terhadap proses bongkar muat barang. Dari informasi

di lapangan, keberangkatan kapal tidak bisa sesuai jadwal trip. Biasanya kapal-kapal itu berangkat setiap satu jam sekali. Sejak cuaca buruk, hanya ada satu kapal yang berangkat setiap empat jam. Ada juga kapal yang hanya bongkar untuk kemudian lego jangkar di Padangbai. Tersendatnya penyeberangan feri itu memicu antrean panjang kendaraan yang menunggu giliran diseberangkan ke Lembar. Meski sudah mulai terurai dan kondisinya tidak separah dua hari lalu, kendaraan yang didominasi truk-truk itu masih menum-

puk di sepanjang jalan menuju Padangbai termasuk di By-pass I.B. Mantra. Humas Polres Karangasem, AKP Herson Djuanda, mengatakan, Sat. Lantas Polres Karangasem sempat melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan. Kendaraan yang hendak ke Karangasem maupun dari Karangasem ke Denpasar, diarahkan melewati jalur alternatif sebelum SPBU di Perbatasan Yeh Malet tembus di depan Depo Pertamina, Manggis. ‘’Mulai siang (kemarin - red), kemacetan sudah mulai terurai,’’ katanya. (kmb)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

SOSOK Waspada Bertransaksi AKSI kejahatan skiming pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) belakangan telah terjadi, termasuk di Kabupaten Klungkung. Baru-baru ini terungkap di wilayah Nusa Penida. Pelakunya pun sudah dibekuk. Meski demikian, itu masih berpeluang terjadi. Masyarakat harus tetap waspada. ‘’Saat transaksi harus waspada,’’ ungkap Kasat Reserse Kriminal Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan, Jumat (20/7) kemarin. Mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Buleleng ini menyebutkan, aksi kriminalitas itu rawan terjadi di tempat-tempat keramaian, seperti pariwisata. Sebab, di sana peluang untuk transaksi keuangan cukup besar untuk memenuhi kebutuhan saat liburan. ‘’Sasarannya biasanya tempat ramai, seperti pariwisata. Tetapi untuk ATM di tempat sepi juga berpeluang. Waspada saja,’’ katanya. Di tengah kebutuhan yang semakin kompleks, kejahatan lain juga berpotensi mengikuti, salah satunya pencurian. Sebelumnya aksi itu beberapa kali berhasil terungkap. Pelakunya bukan hanya orang lokal, tetapi juga dari luar. Lagi-lagi, ini berpeluang besar menyasar daerah pariwisata. ‘’Aksi kriminalitas bisa terjadi di mana dan kapan saja,’’ ucapnya. Mengantisipasi kejadian demikian, kepolisian telah melakukan langkahlangkah menjaga keamanan di masyarakat dengan menggencarkan patroli. ‘’Patroli sudah sering. Langsung dari anggota Polres. Tetapi ini perlu diimbangi kehati-hatian. Aksi kriminal tidak mengenal waktu. Bisa terjadi kapan saja,’’ katanya. (sos)

Bali Post/sos

VERIFIKASI - Suasana pengumuman hasil verifikasi berkas bacaleg di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung, Jumat (20/7) kemarin. Ditemukan sebagian besar belum memenuhi syarat.

Ombak Besar Terjang Rumah dan Lahan Petani Garam

Semarapura (Bali Post) Ombak besar di kawasan pesisir Kabupaten Klungkung terjadi beberapa hari terakhir. Ombak itu menerjang rumah warga, Ni Nyoman Sandat, di Pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Beruntung tak ada kerusakan, hanya air laut naik sehingga pasirnya sampai ke tengah kamarnya. Janda dua anak berusia 80 tahun ini, Jumat (20/7) kemarin, menuturkan ombak besar telah terjadi sejak tiga hari lalu. Saat itu, sekitar pukul 21.00 Wita, menerjang rumahnya yang berukuran 4 x 6 meter yang jaraknya sekitar 15 meter dari bibir pantai. Halaman dan kamarnya dikepung pasir. Perlengkaan tidurnya, seperti kasur turut terhempas. ‘’Rumah memang tidak ada yang rusak. Tetapi pasir masuk,’’ tuturnya. Fenomena alam tersebut membuatnya waswas dan harus berlari dalam suasana gelap menuju rumah iparnya yang berjarak sekitar 500 meter. Saat tu juga ia harus menerobos kebun kangkung milik warga. ‘’Khawatir terjangan semakin keras,’’ ucapnya. Di rumah itu, ia tinggal bersama seorang anaknya, Dewa Ayu Putri (34), yang mengalami keterbelakangan mental. Kerabatnya, Dewa Nyoman Sayang Ardana, berencana membuatkan rumah di tempat yang lebih aman.

KPU Sebut Sebagian Besar Belum Memenuhi Syarat

Semarapura (Bali Post) Verifikasi berkas bakal calon legislatif (bacaleg) yang didaftarkan parpol telah selesai dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung. Hasilnya, sebagian besar belum memenuhi syarat, sesuai yang disampaikan sebelumnya.

Bali Post/sos

BANJIR PASIR - Rumah warga Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Ni Nyoman Sandat, dibanjiri pasir yang dibawa ombak. Kondisi itu dipantau Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. ‘’Supaya aman, rencananya dipindahkan,’’ ungkapnya. Kejadian yang menimpanya itu direspons Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Yang bersangkutan langsung diberikan bantuan sembako untuk bekal beberapa hari ke depan. ‘’BPBD juga telah diminta untuk membantu membersihkan pasirnya. Kami juga mengimbau masyarakat lain untuk waspada. Kalau merasa tidak aman, mohon pindah dulu,’’ ungkapnya. Ombak tersebut juga menerjang lahan petani garam.

Sebagai imbasnya, produksi menjadi tersendat. Di beberapa titik juga ada yang tergerus sehingga lahan menyempit. Petani pun tak bisa berbuat apa-apa untuk menyikapi hal itu. Aktivitas penyeberangan menuju Kepulauan Nusa Penida dari Pelabuhan Tribhuana, Desa Kusamba juga masih ditutup. Ini berlangsung sejak dua hari lalu. ‘’Untuk pelabuhan masih ditutup. Beroperasinya menyesuaikan dengan perkembangan situasi,’’ ungkap pengawas I Made Suardika. (kmb45)

Nelayan di Kusamba

Nekat Melawan Laut Tak Bersahabat, Kepincut ’’Serbuan’’ Ikan OMBAK besar dan gelombang tinggi dua hari terakhir telah melanda kawasan pesisir Kabupaten Klungkung. Meski tak belangsung terus-menerus, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofosika (BMKG) tetap memberikan imbauan untuk waspada. Termasuk imbauan untuk menunda aktivitas guna mengurangi risiko kecelakaan. Namun, hal tersebut tak membuat nyali sejumlah nelayan ciut. Tetap nekat mencari ikan. Sejumlah warga nampak sibuk di Pantai Segara, Desa Kusamba, Jumat (20/7) kemarin. Jarum jam masih menunjukkan pukul 08.15 Wita. Ketika itu, ada yang menurunkan ikan tongkol dari perahu. Ukurannya tergolong sedang. Ditampung dalam wadah yang tak terlalu besar. Beberapa perempuan pun langsung menjual di tempat. Masih sangat segar. Harganya

Verifikasi Berkas Bacaleg

lebih miring dari biasanya. Ada pula yang diangkut ke tempat pemindangan. Lokasinya sangat dekat. Hanya sekitar 50 meter. Ikan yang mencapai ratusan ekor itu ditangkap nelayan sejak subuh. Sekitar pukul 04.00 Wita, dengan menjaring. Nelayan pun nekat menantang kondisi laut yang tak bersahabat. Ombak besar rentan terjadi. Begitu juga dengan gelombang.

Bali Post/sos

HASIL TANGKAPAN - Ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Jumat (20/7) kemarin, dijual ke pusat pemindangan.

‘’Ombak dari dua hari memang besar. Sampai mendekati permukiman. Gelombang juga tinggi. Tadi pagi tenang lagi. Beberapa nelayan jadi melaut,’’ kata warga, Nyoman Rinda. Nelayan sejatinya sudah mengetahui imbauan untuk waspada soal fenomena alam itu. Namun rasa nekatnya muncul karena melihat potensi keberadaan ikan cukup banyak. Itu menjadi angin segar untuk mendulang rupiah, untuk dapur ngebul. ‘’Kemarin sore juga, pas ombak besar nelayan tetap mancing ikan. Tetapi tetap waspada,’’ tuturnya. Warga, Nengah Mundra, menyebutkan nelayan sudah biasa dihadapkan fenomena alam demikian. Sejauh ini, disyukuri belum pernah terjadi kecelakaan. Perahunya pun tak ada yang rusak diterjang ombak. ‘’Nelayan juga membaca kondisi gelombang. Saat melaut juga tidak jauh saat situasi seperti ini,’’ ucapnya. Kasatpol Air Polres Klungkung AKP I Nyoman Arnawa mengaku sudah terus memberikan imbauan kepada masyarakat supaya waspada, termasuk pengelola objek wisata bahari. ‘’Imbauan sudah terus dilakukan. Termasuk di objek wisata. Personel juga terus mengawasi. Ada di sejumlah titik,’’ jelasnya. Sejauh ini, katanya belum ada informasi adanya kejadian, termasuk soal kerusakan fasilitas masyarakat akibat ombak. Kondisi laut demikian tak berimbas pada pasokan ikan ke pusat pemindangan Desa Kusamba dari nelayan di Klungkung dan Karangasem. (sos)

Ketua KPU Klungkung I Made Kariada, Jumat (20/7) kemarin, menjelaskan verifikasi berkas untuk 322 bacaleg yang berasal dari 15 parpol berlangsung sejak 18 Juli lalu, atau sehari setelah batas akhir pendaftaran. Berkas yang dinyatakan tak memenuhi syarat ditentukan sejumlah hal. Seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau dari lembaga lain yang menerangkan tentang calon, yang disertakan justru fotokopinya saja, namun dilegalisasi. ‘’Semestinya dilampirkan yang asli. Semestinya yang fotokopinya dilegalisir itu

adalah ijazah, karena tidak mungkin aslinya. Terus ada beberapa hal lagi yang memang dikeluarkan rumah sakit, ada hanya medical record-nya. Seharusnya dilengkapi surat keterangan,’’ ungkapnya. Berkas yang belum memenuhi peryaratan lebih banyak milik calon yang sebelumnya tidak pernah mengikuti pencalegan. ‘’Sebagian besar belum memenuhi syarat. Hasilnya sudah kami serahkan hari ini (kemarin -red),’’ jelasnya. Perbaikan masih bisa dilakukan dari hari ini sampai 31 Juli mendatang. Setelah

itu akan kembali dilakukan verifikasi. Jika masih ditemukan belum memenuhi syarat, tidak ada toleransi lagi untuk perbaikan susulan. Melainkan langsung dicoret dan tidak masuk ke Daftar Calon Sementara yang pengumumannya dijadwalkan 12 Agustus. ‘’Untuk penetapan daftar calon tetap dijadwalkan September,’’ kata pria asal Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida ini. Disampaikan lebih lanjut, soal persyaratan itu sudah disampaikan KPU jauh-jauh hari, sebelum pendaftaran berlangsung. ‘’Mungkin set-

elah melakukan proses pencarian, banyak hal di luar persepsi mereka. Apa pun yang didapatkan, misalnya dari rumah sakit, pengadilan, itu saja yang diambil. Tidak ngecek. Persyaratan itu untuk jabatan publik. Jadi, tidak bisa main-main,’’ ucapnya. Ditambahkan, kelengkapan berkas untuk bacaleg perempuan yang kuotanya 30 persen juga harus benarbenar diperhatikan. Pasalnya, jika nantinya masih tidak memenuhi syarat, maka akan berimbas pada calon lain pada dapil. ‘’Kalau bacaleg perempuan nanti tetap belum memenuhi syarat, satu saja. Maka seluruh calon di dapil akan dicoret. Intinya, kesuksesan calon laki-laki bertumpu pada perempuan,’’ imbuhnya. (kmb45)

Status Lahan Kertha Gosa Belum Jelas

Pembangunan Patung Ida Dewa Agung Jambe Terancam Batal Semarapura (Bali Post) Pembangunan Patung Ida Dewa Agung Jambe yang direncanakan berlokasi di areal Kertha Gosa, Klungkung terancam batal. Hal tersebut terbentur status lahan yang belum jelas. Padahal, Pemkab Klungkung telah menuntaskan perencanaannya. Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung I Gede Putu Winastra, Jumat (20/7) kemarin, menjelaskan sesuai rencana awal, pembangunan patung itu berlokasi di Lapangan Puputan Klungkung. Namun setelah dikoordinasikan dengan pihak Puri Agung Klungkung, disepakati untuk digeser ke areal Kertha Gosa yang kini menjadi salah satu objek wisata unggulan daerah. Seiring dengan tuntasnya review perencanaan, status kepemilikan lahan justru belum jelas. Hal ini berimbas pada pelaksanaan pembangunan yang terancam batal. ‘’Status lahan belum jelas. Sekarang masih dibicarakan pemkab dengan pihak puri. Ini juga ada mediator. Kalau tidak clear dalam waktu ce-

Bali Post/sos

KERTHA GOSA - Areal Kertha Gosa. Pemkab merencanakan pembangunan patung Ida Dewa Agung Jambe di dalamnya. Namun, itu terbentur status kepemilikan lahan yang belum jelas. pat, akan digeser 2019. Nanti pak bupati yang memutuskan seperti apa,’’ jelasnya. Pejabat asal Tabanan ini menegaskan, ide untuk membangun patung Raja Klungkung yang gugur saat Perang Puputan Klungkung 1908 tersebut tak lain sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dalam merebut

kemerdekaan melawan penjajah. ‘’Ini sebagai bentuk penghormatan,’’ sebutnya. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ida Bagus Anom Adnyana mengatakan pemkab telah mempersiapkan anggaran Rp 4,5 miliar. Sesuai perencanaan, tinggi patung sekitar 5 meter ber-

bahan perunggu. Pada 2017, dengan maksud yang sama, pemkab juga telah membangun patung tokoh Puri Agung Klungkung Ida Dewa Agung Istri Kanya setinggi 4,5 meter di persimpangan Tiingadi, By-pass Ida Bagus Mantra di Kecamatan Dawan. Anggaran telah mencapai Rp 4,4 miliar. (kmb45)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Dcr Design Grafis Kuasai Pshop & Corel, Hub.0853-12888-880

Dcr Tukang Masak u/Warung Nasi Goreng Hub:08123861204

Dcr Sgr Asst.Mekanik utk Mobil Pertamina Hub.081237384100

Dcr Sopir Pribadi Tdr Dlm bs Matic Bujang H.081999660972

Dicari Assistant Production Manager Kualifikasi:Pengalaman Min 1 Thn,Bhs. Inggris, Admin Skill,MYOB. Kirim CV : lina@lillalane.com

Dcr Sopir Berpenglmn,Bs Matic& Manual,Punya SIM B1,KTP Bali, Rapi, Lamaran Langsung ke Yamaha Hasanudin 74-78 Dps

Dcr Villa Manager dan Tukang Kebun utk Villa di Canggu, Echo Beach, Berpengalaman, Bhs. Inggris, Hub 0821 4479 1014

Dicari Kasir Cargo Jl.Bypass Ngurah Rai No.607 Pemogan Denpasar.Syarat: Min SMK, Telp:0361721262/087854014813

Dcr u/Farmasi,Pengirim& Gudang Pria,SMA Punya Motor.Lamarn ke PT.BKS Jl.Bung Tomo V/14 Dps

Dicari Quality Control Furniture Pengalaman. Info: www.yunibali.com/vacancy

Dicari Segera Cook untuk Villa Hub.(0361) 8475056

B.BP.004.07.18.0001171

B.BP.001.07.18.0001151

B.BP.001.07.18.0000955

Urgent Staf Operasional u/Legal Service Min:SMU,Email: erlina.bcentrum@gmail.com

B.BP.001.07.18.0000988

B.BP.001.07.18.0001156

B.BP.001.07.18.0000947

B.BP.004.07.18.0000921

B.BP.004.07.18.0000959

B.BP.004.07.18.0000960

Dibutuhkan Supervisor MEP dan Orang Gudang MEP,Min SMA & D3 Penempatan Area Jimbaran, Eml : jsw.msys@gmail.com Hub:081807173945/081999814343

B.BP.001.07.18.0000920

Dicr Relationship Manager SME L/P Max35Th,S1,diutmkn Brpglmn di Bank Devisa.Lam ke:KEB Hana Bank Jln Teuku Umar 169 Dps

B.BP.001.07.18.0000893

Urgent 6Bedroom Villa Looking for Female Buller & DW must be good English send CV to 081246 29122 manager@Villatjitrap.com

B.BP.001.07.18.0001008

Dicr Teknisi Beton Min SMA/SMK Punya Sim A .Kirim Lamaran ke Email:hjbeton@yahoo.com

B.BP.001.07.18.0000937

BPR.SEN butuh AO,Kabag Kredit, KabagOprasional,Admin(Wnt)Max 35th Hub:423974, Jl.Thamrin 23

B.BP.001.07.18.0000891

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,Admin MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Klungkng Kirim Jl.Ry Sempidi No.2 Dps

B.BP.001.07.18.0000877

Bth 1 krywn&1 Org krywati, jjr, dsiplin,ulet,min SMU 18th,UMR, Bs cmputer,Pglm min 1th. Utk Ekspedisi JNE pnmptn di PayanganUbudBali,081249679995

B.BP.001.07.18.0001045

Gandhi Memorial Intercontinental School mmbthkn Sopir SIM A disiplin dlm bkrja. Email Lam. ke : manager@gandhibali.org atau ayu@gandhibali.org atau kirim ke : Jl.Tukad Yeh Penet No.8A,Renon Tlp.(0361)239744

B.BP.031.07.18.0001186

Bth Admin u/Peternakan Dentim Hub:087861041828 SMK di utmkan

B.BP.001.07.18.0001012

Bth Sgr Penjahit.Fas.Tj .Mkn, Trsnpot,Khdrn.Info:0361-736309

B.BP.001.07.18.0000950

B.BP.004.07.18.0001018

Dbthkan Branch Manager Penj daging olah di Bali. laki,Pnglmn 3 tahun,dmsl Bali. CV ke metri@kemfood.co.id Plg lmbt 21/7/18

B.BP.031.07.18.0001185

Dcr AO Fas Gj Pokok Bonus dan Komisi.Krm CV ke adm.bali@flex indo.co.id Hub:0817356686

B.BP.001.07.18.0001145

Dcr Adm Acct&Adm Gdg Tmt SMK/ SMA Lam Thpati PS,081337273111 B.BP.001.07.18.0001164

B.BP.001.07.18.0001153

Dicari Segera Kary Butik Kebaya KTP Bali H.081236966746

B.BP.001.07.18.0001174

#Dream Maker E.O# Want Staff Creative WA:085739133892

B.BP.154.07.18.0001189

B.BP.001.07.18.0001077

Dicari segera pembantu yang sdh pengalaman Kerja sama orang asing gaji Bulanan Sms/WA saja +62 82 236 427 248

B.BP.004.07.18.0000962

Cr Pembntu Tggl Dlm/Luar Gj.1,7 +300Rb S.SiurKuta,081239232035

B.BP.004.07.18.0001170

Dicari Cpt! Sales+Sopir,Gaji, Fasilitas Bagus.Hub:PT.ASPP Jl.Tunjung Kuning No.1Denpasar Ph:081338652526/0361-466447

B.BP.001.07.18.0001157

Dcr Staf Untuk Vila di Ungasan FO,Butler,T.Kebun,Kichen, Engenering.Hub:0361-8471283 Email:booking@lenixsun.com

B.BP.001.07.18.0001163

Dcr Staff Tour&Travel (Wanita) & Driver Pariwisata(Laki-Laki) Hub.085737317070 atau Email CV ke:rusdy@istadewatatour.com B.BP.001.07.18.0001147

SERVICE

RUPA-RUPA

SERVICE

DIJUAL RUMAH

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

Dcr Waitris/Waiter,Tkg Cuci Piring utk Resto HP:087704293151 Jln.Raya Kuta Blok D No.104 Disediakan Tempat Tinggal.

B.BP.001.07.18.0001162

Dibthkan segera Pembantu Rumah Tangga yg serius,082144277772

B.BP.001.07.18.0001190

Dibutuhkan Waitress Wanita Ulet Bhs. Inggris,Sanur 0816771720 B.BP.004.07.18.0001182

Dicr Cleaning Servis & Sales u/ Rai Fitness.Hub:081999821210 B.BP.001.07.18.0001159

Kyti,Tk.Pakaian,SMA/SMP.Nangka Seltn Dps.Bln I=2Jt;II=2,1;III =2,2;Bln IV=2,3Jt. 081337506750

B.BP.001.07.18.0001161

Need Private Secretary Fluent English, Familiar Office&Intrnt Contact :081353002002

B.BP.001.07.18.0001144

Segera Admin Marketing Desain Grafis.WA 08113801588 nugreenworld@gmail.com B.BP.004.07.18.0001168

Sopir,Drafter,Adm Prod&Retail Lam ke Jln. Mertasari 21 Suwung Kangin Denpasar.Secepatnya Email: hrd@kevalaceramics.com

B.BP.001.07.18.0001158

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

G.01

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

G.02

Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

TOYOTA

DISEWAKAN RUMAH

Dijual Avanza Warna Silver Th’2013 Barang Mulus Silahkan Hub .Ph/WA.081338552747

Djl/Kont Rmh 2Lt4KT Pool Jl.Tkd Pakerisan Panjer 085237077978

Yaris Th’2008 Silver, Samsat Baru 0817356518 , 081236080388

Dkont Rmh pusat kota Jl.P.Sula No.44 daerah Sanglah. 1KT,3KT, 1R.Klg+K.Mandi,1 Dpr,1Grs. LT. 200m2 LB.125m2 H:085237050234

B.BP.004.07.18.0001172

B.BP.001.07.18.0001187

DIJUAL RUMAH BUC Rmh Lt 2 Jln.Gn.Agung Dps dan Griya Loka Tabanan Hub.08113802880

B.BP.004.07.18.0001175

B.BP.001.07.18.0001178

B.BP.001.07.18.0000804

Rumah 2Lt 4,8Are 6KT,4KM,Pool, Taman,Garasi Hub.082135274078

B.BP.001.07.18.0000880

KOST Kost2an Aktif 19Kmr,LT 10A,Msh ada tnh Kosong 3A.Hrg 4,5M Lok Jl .G.Agung DPS HP:087761724888

B.BP.001.07.18.0000991

DIJUAL TANAH Djl Tanah Villa Buduk Gunung 1,5A 3A 5A 10A BU,082147454248

B.BP.001.07.18.0001188

G.03

Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com

Dijual Kav 200m2 Kutuh Bdg DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:08174792678/081805374433

Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com

Dijual Tanah di Lantanggidung 5,15are & Rumah Lt2 di Subak Dalem Hub.087862813158

G.04

B.BP.004.07.18.0000133

G.05

B.BP.001.07.18.0001049

Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com

Jl Tnh 2,5 Hktr ada SHM & IMB Lok.Tabanan Hub:081381185747

Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com

Land fr Sale in Babakan Canggu Area 771m2,move info wa +628170036676/+6281808884144

Dicari Teknisi Komputer bw srt lam.ke Ruko Grand Sudirman B25

DICARI TANAH

B.BP.004.07.18.0001169

G.06

G.07

B.BP.031.07.18.0001184

Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali,Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449

B.BP.001.07.18.0001000

Sopir Galon Sim A Kuta +Admin, Kuli Serabutan H.082144877778

B.BP.001.07.18.0000839

Villa in Seminyak Look Security CV:Jl.Gatsu I/XVII No.12 B.BP.001.07.18.0000972

Villa in Seminyak-Canggu,Look for GRO,FO(DW),Therapist,FB Service.CV:bali_sky@yahoo.com B.BP.001.07.18.0000971

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Terios TX’09 AsDK Htm Met Ors Drupadi XIII/9 HP.081349347313 B.BP.001.07.18.0001146 NISSAN

Dijual:Nissan March Matic 1.5cc Th2015 KM16.000 H.0811389420 B.BP.101.07.18.0001183

B.BP.821.07.18.0001181

DIJUAL RUKO DIJUAL RUMAH 1.Dijual Rmh.LT.100m2 di Kel. Bitera,Gianayar; 2.Dijual Tanah & Bangunan, LT.290m2. Di Jl.Patih Jelantik, Gianyar. Hub.Telp.(0366)91054

B.BP.004.07.18.0000913

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rumah 2Lt 3KT Jl.Subak Dalem Gg XXIV Hub.085237077978

B.BP.001.07.18.0001179

Dikontrakan Rumah 2KT Jl. Padang Mekar Mahendradatta Blk Balimed.HP:081237203160

B.BP.001.07.18.0001048

Dijl/Dikont.6 Ruko Baru 3Lt Jl. Mahendradata Hub.085237077978

B.BP.001.07.18.0001176

RUPA-RUPA Badut,MC,Sulap,Dekorasi Balon, Games,MurahKeren,081338544255 B.BP.001.07.18.0000871

Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798 B.BP.001.07.18.0000898

BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP IMB 081338344155 B.BP.001.07.18.0000914


BANGLI

14

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

Dua Proyek IPAL Gagal Tender

Bangli (Bali Post) Proyek pembangunan dua unit instalasi pengolah air limbah (IPAL) milik Dinas Kesehatan Bangli belum bisa berjalan. Penyebabnya karena proyek senilai Rp 557 juta tersebut mengalami gagal tender. Untuk merealisasikannya, Pemkab Bangli rencananya menender ulang proyek tersebut. Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bangli Made Ari Pulasari, Jumat (20/7) kemarin, mengatakan dua proyek IPAL tersebut rencananya dibangun Dinas Kesehatan di Puskesmas Kintamani V dan Puskesmas Bangli Utara. Dalam proses lelang, dua proyek tersebut sempat ditawar tiga orang rekanan. Setelah dilakukan verifikasi dokumen

penawaran oleh tim, rekanan tidak memenuhi persyaratan yang diisyaratkan, sehingga gagal tender. “Kami gugurkn karena tidak memenuhi persyaratan,” ujarnya. Lanjut dikatakannya bahwa dari kedua proyek IPAL yang gagal tender tersebut, satu di antaranya rencananya akan ditender ulang. Proyek tersebut masih berpotensi ditender ulang karena dibiayai oleh Silpa DAK. Sementara untuk satu kegiatan lainnya, Ari Pulasari mengatakan pihaknya masih akan mengoordinasikannya dengan PPK Dinas Kesehatan karena proyek itu didanai DAK regular. Disebutkan, sampai saat ini total proyek yang sudah ditayangkan oleh Unit Layanan

Pengadaan (ULP) yakni sebanyak 81 paket kegiatan. Proyekproyek tersebut berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ari Pulasari mengatakan meski kini sudah masuk pertengahan tahun anggaran, masih ada beberapa proyek kegiatan belum ditayangkan. Penyebabnya menunggu peraturan bupati (perbup). Salah satu proyek yang dimaksud yakni kegiatan pengadaan makanan dan minuman bagi penunggu pasien di RSU Bangli. “Untuk puluhan kegiatan lainya, sebagian sudah siap dilaksanakan. Beberapa sudah masuk tahapan kontrak dan beberapa masih proses klarifikasi dokumen,” kata mantan Kabag Humas tersebut. (kmb40)

Dikhawatirkan Picu Putus Sekolah

Dewan Desak Disdikpora Penuhi Kebutuhan Guru di SMP Satap

Bangli (Bali Post) – Tidak berjalannya proses belajar mengajar di SMP Satap Desa Subaya Kintamani sejak setahun terakhir akibat tidak adanya tenaga pengajar di sekolah setempat, mengundang keprihatinan Ketua Komisi II DPRD Bangli Ketut Mastrem. Dia mendesak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli segera mengisi kebutuhan guru di SMP Satap, sehingga anak-anak di Subaya tidak lagi harus bersekolah jauh ke SMPN 7 Kintamani. Mastrem khawatir jika pemenuhan guru di SMP Satap tidak dilakukan, akan memicu banyak anak putus sekolah. Menurut Mastrem, penyediaan sarana belajar berupa sekolah wajib disertai dengan penyediaan tenaga pendidik yang memadai. Untuk memenuhi kebutuhan guru SMP Satap di Subaya, Pemkab Bangli melalui Disdikpora diharapkan melakukan pengangkatan guru tidak tetap (GTT) yang benar-benar memiliki komitmen untuk mengajar di sana. Selain itu, pemenuhan kebutuhan guru juga bisa dilakukan dengan mendistribusikan guru dari sekolah lain. Pendistribusian guru bisa dilakukan dengan sistem gilir. Untuk memotivasi guru agar mau datang mengajar di SMP Satap Subaya, Disdikpora bisa memberikan semacam insentif. ‘’Jadi bagaimana pun caranya. Disdikpora harus melakukan pengisian guru di sana. Berapa pun jumlah siswanya, kegiatan belajar di sana harus berjalan,’’ terangnya. Dikatakannya, jika pengisian guru di SMP Satap tidak dilakukan dan siswa terus diarahkan untuk belajar di SMPN 7 Kintamani, hal tersebut dikhawatirkan akan memberatkan para siswa. Kondisi itu juga

dikhawatirkan akan membuat banyak siswa memilih putus sekolah. ‘’Itu tidak boleh terjadi,’’ ujarnya. Oleh karenanya, politisi PDI-P ini pun mendesak Disdikpora segera melakukan pengisian guru, sehingga keberadaan SMP Satap dapat bermanfaat bagi masyarakat di Subaya. ‘’Di tahun ajaran baru ini, kami harapkan bisa dilakukan pengisian guru sehingga anak-anak bisa bersekolah di sana,’’ ujarnya. Sebelumnya diberitakan, keberadaan SMP Satap yang didirikan Pemkab Bangli di Desa Subaya, Kintamani terkesan mubazir. Pasalnya meski sudah ada sekolah, siswa di desa setempat masih harus melanjutkan pendidikan di SMPN 7 Kintamani dengan jarak yang lumayan jauh. Hal itu terjadi lantaran SMP satap yang mulai dioperasikan pemerintah sekitar tahun 2015, tidak memiliki guru sejak setahun terakhir. Perbekel Subaya Nyoman Diantara mengatakan, untuk menuju SMPN 7 Kintamani yang lokasinya berada di Desa Sukawana, jarak yang harus ditempuh anak-anak di Desa Subaya cukup jauh. Kurang

lebih sekitar 9 kilometer. Karena jauhnya jarak yang harus ditempuh, pihaknya pun berharap Pemkab Bangli dapat memerhatikan hal itu. Pemerintah diharapkan segera melengkapi SMP satap dengan tenaga pengajar yang memadai, agar siswa dari desanya tidak perlu bersekolah jauh. Sementara itu, Kadisdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengakui kegiatan belajar mengajar di SMP Satap pada tahun lalu sempat tidak berjalan. Sedikitnya jumlah siswa yakni hanya 7 orang dan kondisi jalan di Subaya yang saat itu masih rusak, menjadi alasan kegiatan belajar akhirnya disepakati untuk dilaksanakan di SMPN 7 Kintamani. Mengenai kegiatan belajar mengajar di SMP Satap tahun ajaran baru ini, Suteja mengatakan pihaknya masih akan mengecek jumlah siswa SMP di Subaya. Jika jumlah siswa sekitar 10-15, pihaknya akan mengkomunikasikan kembali agar kegiatan belajar bisa dilaksanakan di SMP Satap. ‘’Kemungkinan kami akan kirim guru ke sana,’’ katanya. (kmb40)

Kurangi Risiko Bencana

BPBD Pangkas Pohon Bunut di Jehem Bangli (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli melakukan pemangkasan pohon jenis bunut di simpang empat Jehem, Tembuku, Bangli, Jumat (20/7) kemarin. Pemangkasan itu dilakukan guna meminimalisasi risiko bencana di lokasi tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik I Ketut Agus Sutapa, Jumat (20/7) kemarin, mengungkapkan pemangkasan pohon ini dilakukan mengingat sangat rawan tumbang karena sudah mengalami pelapukan di pangkal pohon. Di samping itu, tanah penyangga juga sangat rawan terjadi longsor. ‘’Kita lakukan pemangkasan karena di lokasi pohon merupakan jalur padat lalu lintas yang menghubungkan Kota Bangli dengan Karangasem. Di samp-

Bali Post/kmb41

PANGKAS - BPBD Bangli ketika memangkas pohon bunut di Jehem, Tembuku. ing itu di sekitar pohon banyak terdapat permukiman. Jika pemangkasan tidak dilakukan, ketika ada hujan disertai angin kencang pohon dikhawatirkan tumbang,’’ ungkapnya. Dia mengatakan, dalam pemangkasan pohon tersebut, pihaknya melibatkan petugas kepolisian dari Polsek Tem-

buku, tenaga lapangan dari Dinas PU Provinsi, warga, dan aparat Desa Jehem. ‘’Kita akan terus lakukan pemangkasan pohon yang dinilai membahayakan. Dengan upaya yang dilakukan, mampu menekan risiko bahaya bencana terhadap masyarakat,’’ terang Sutapa. (kmb41)

Bali Post/kmb41

BAWANG - Tanaman bawang yang menjadi komoditas unggulan di Bangli terus didorong pengembangannya.

Fokus Kembangkan Komoditas Unggulan

Bangli (Bali Post) Masyarakat Bangli sebagian besar bergelut di sektor pertanian. Berbagai komoditas pertanian dikembangkan, di antaranya bawang, jeruk, kopi dan lain sebagainya. Guna mempertahankan hasil produksi, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan kini fokus mengembangkan komoditas unggulun tersebut. Sekretaris Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan I Wayan Sarma, Jumat (20/7) kemarin, men-

gungkapkan saat ini petani di Bangli mengembangkan beragam jenis komoditas. Namun, belakangan ini, petani dinilai lebih pragmatis dalam mengembangkan komoditas. Sebab, mereka ingin meraih hasil yang cepat dan praktis tanpa harus menunggu waktu yang lama. ‘’Sekarang, petani ingin menghasilkan cepat tanpa memikirkan jangka panjang. Sekarang apa yang cepat menghasilkan dan dibutuhkan di pasaran itu yang dikembangkan petani,’’ ungkapnya.

Dia mengatakan, jika ada bantuan dari provinsi maupun pasat, pihaknya tetap akan mengutamakan pengembangan komoditas yang menjadi unggulan Bangli. Jelas dia, pada sektor perkebunan yang menjadi unggulan meliputi cengkeh, kopi, jeruk, kelapa, tembakau, dan kakao. Sedangkan di hortikultura yakni bawang dan sayur-sayuran. Selain itu, pihaknya juga mengamankan program penanaman padi, jagung, dan kedelai (pajale). Sebab, pro-

gram ini menjadi indikator untuk penilaian keberasilan suatu OPD. Lebih lanjut dikatakan, untuk penanaman kedelai memang sangat minim dilakukan oleh petani. Maka dari itu, pihaknya bakal terus berupaya mendorong petani agar mau mengembangkan kedelai. Sehingga, produksi kedelai bisa lebih meningkat lagi ke depannya. Sementara edamame mulai ditanam sejumlah petani di wilayah Peninjoan, Abuan Kintamani. (kmb41)

Pasokan Minim, Harga Telur Melonjak

Bangli (Bali Post) Harga telur di Kabupaten Bangli sejak beberapa hari belakangan ini, melonjak cukup signifikan. Kenaikan harga ini disebabkan minimnya pasokan. Kondisi itu membuat jumlah pembeli menurun hingga 20 persen. Seorang pedagang di Pasar Kidul Bangli, Ni Ketut Suasti, Jumat (20/7) kemarin, mengungkapkan naiknya harga telur sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Jelas dia, sebelumnya harga telur ayam Rp 38 ribu per krat. Sekarang naik menjadi Rp 45 per krat. Demikian juga telur bebek ikut mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga telur bebek Rp 60 per krat, kini naik menjadi Rp 70 per krat. ‘’Per butirnya harga telur Rp 1.500. Kalau di warungwarung harga bisa mencapai Rp 50 ribu per krat. Harga telur sekarang ini paling mahal ketimbang saat bulan puasa lalu. Kala itu harga telur hanya Rp 42 per krat,’’ ucapnya. Dia menambahkan, naiknya harga telur ini karena pasokan yang datang sangat minim. Biasanya dirinya dibawakan telur hingga 30 krat setiap tiga hari. Namun, sekarang hanya 12 sampai 13 krat. Hal itu, dipicu banyaknya

TELUR - Pedagang telur di Pasar Kidul saat melayani pembeli. ayam yang diafkir oleh peternak lantaran tidak lagi mau bertelur. Bahkan, tak jarang peternak memilih mengosongkan kandangnya akibat tidak adanya bibit ayam dari luar. ‘’Kondisi cuaca yang dingin ini juga sangat memengaruhi produksi telur. Dalam cuaca dingin, ayam jarang mau

bertelur,’’ terangnya. Pedagang asal Banjar Blungbang, Kelurahan Kawan, Bangli itu menambahkan, dengan naiknya harga telur ini membuat pembeli mengalami penurunan sekitar 20 persen. Namun, sebagian pembeli sudah menyadari naiknya harga telur ini.

Bali Post/kmb41

‘’Kendati harga telur naik, mereka tetap membeli telur. Hanya mereka mengurangi pembelian telur. Kalau biasanya mereka membeli satu krat, kini hanya membeli setengah krat. Pelanggan memang menurun, kisaran 20 persen,’’ ujar Suasti. (kmb41)


15

Sabtu Paing, 21 Juli 2018

Terima 1.590 Ton Sampah Per Hari

Sampah untuk Bayar Trans Surabaya

ULAT SAMPAH - Petugas PDU Jambangan sedang menyaring ulat sampah. Ulat sampah ini nantinya dijual untuk pakan unggas dan pakan lele. Bahkan ulat sampah ini juga bisa dijadikan komestik seperti di Cina.

PERUBAHAHAN begitu drastis dalam pola penanganan tata kota di Pemerintah Kota Surabaya. Tidak lagi ambudardul. Pedagang tidak seenaknya berjualan di pinggir jalan. Trotoar zero pedagang kaki lima dan juga parkir kendaraan bermotor. Sampah-sampah tidak sembarang dibuang. Tong sampah, asbak, dan kantong plastik setiap hari dibersihkan. Linmas dan Satpol PP berjaga 24 jam. Di sana ada 60 taman dengan anggaran Rp 400 juta untuk perawatan dan tenaga kerja juga dianggarkan sekitar Rp 400 juta. Sementara untuk total angaran Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Pemkot Surabaya Rp 600 miliar dari total 9,2 triliun APBD Kota Surabaya. Selain pengelolaan tata ruang, sampah juga dikelola secara baik. Bahkan di Surabaya sampah bisa dijadikan uang. Salah satunya untuk bayar angkutan Trans Surabaya. Tentu pembayaran dengan sampah dimaksud

Hasilkan Generasi Andal

PENDIDIKAN lingkungan masuk kurikulum merupakan hal yang medesak. Sebab, hal itu akan menjadi generasi muda akan mencintai lingkungan. Apalagi Bali yang bergerak pada sektor pariwisata, pelestarian lingkungan adalah hal yang utama. Demikian opini pendengar pada acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Jumat (20/7) kemarin. Berikut rangkumannya. semua siswa sekolah untuk memahami dan memiliki kesadaran dalam memelihara lingkungan hidup. Budiada di Tabanan menegaskan, pendidikan lingkungan hidup membutuhkan suatu pengembangan kurikulum yang terstruktur dengan baik. Sehingga tujuan terselenggaranya pendidikan lingkungan hidup dapat tercapai dengan baik sesuai dengan kearifan lokal daerah. Sugi di Badung juga menyatakan hal serupa. Katanya, hal itu harus ditanamkan sejak dini. Dengan adanya kurikulum itu, anak didik menjadi pribadi yang peduli kepada lingkungan. Banyaknya kerusakan lingkungan yang kian hari kian parah membutuhkan tumbuhnya

kesadaran semua pihak untuk mengatasinya. Bu Vera di Tabanan mengatakan, permasalahan lingkungan tidak hanya butuh ketegasan hukum dan kesigapan pemerintah, juga peran pendidikan untuk menumbuhkan peserta didik yang berwawasan lingkungan. Tut Dawi di Abiansemal mengatakan, pendidikan lingkungan hidup harus diberikan, baik melalui jalur sekolah maupun luar sekolah. Pendidikan lingkungan merupakan salah satu faktor penting untuk meminimalisasi kerusakan lingkungan hidup dan merupakan sarana yang penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang andal. (dika)

Angin Kencang

‘’Jadi, ada selisih tekanan yang tajam antara utara dan selatan ekuator, sehingga memicu angin kencang dan gelombang tinggi,’’ jelasnya. Kondisi ini, lanjut Ibnu, cukup berbahaya bagi aktivitas pelayaran. Pihaknya mengimbau nelayan menunda melaut

jika ketinggian gelombang mencapai 5 meter lebih. Selain selatan Jawa dan Bali, potensi naiknya gelombang laut juga terjadi di perairan Selat Bali. Hanya, tidak separah di selatan Jawa. ‘’Kalau di Selat Bali ketinggian ombak 0,5-1,5 meter. Ini masih aman. Tetapi, tetap harus waspada,’’ pintanya. Fenomena naiknya gelombang laut ini, katanya, terjadi mulai pagi hingga sore hari.

Karena itu, setiap operator pelayaran maupun nelayan diimbau mengikuti perkembangan kondisi cuaca. Apalagi, potensi meningkatnya gelombang dan kecepatan angin ini cukup tinggi beberapa hari ke depan. Kecelakaan laut terjadi di Perairan Puger, Jember, Kamis (19/7) pagi. Sebuah perahu nelayan terbalik. Hingga Jumat siang, lima nelayan ditemukan tewas, tujuh dinyatakan hilang. (udi)

Perajin Perak Albesia, satu di antaranya. Ini tentu memengaruhi minat pasar luar negeri. Mereka tak lagi tertarik karena patung cepat rusak. Pengalaman ini dialami perajin perak di Batuan, Gianyar. Mereka mengganti bahan perak dengan alpaka. Satu-satunya alasannya adalah harga alpaka lebih murah dari perak. Harapannya, harga bisa bersaing dengan pasar daerah lain. Yogya salah satunya. Namun upaya itu akhirnya menjadi bumerang. Pasar luar negeri merasa tertipu. Produk yang dipasarkan tak lagi asli perak, tetapi sudah campuran. Berkaca dari hal tersebut, sekarang adalah tugas pemerintah untuk mencari tahu, mengapa produk kerajinan Bali mulai ditinggalkan. Adakah itu dikarenakan kualitasnya yang menurun. Atau pasar yang sudah jenuh? Kalau alasannya karena kualitas menurun, maka perajin harus mencari kayu atau bahan

lain yang berkualitas. Bukan semata murah. Pengerjaannya juga detail. Bukan asalasalan. Apabila kesimpulannya pasar sudah jenuh, maka jawabannya perajin harus inovatif dan kreatif. Kita ingat di era 80-an. Seorang perajin di Gianyar membuat patung buah-buahan. Berbagai macam buah dibuat. Salah satu yang sangat diminati adalah ‘’buah rambutan’’. Bentuknya unik dan sangat menarik. ‘’Bulunya’’ juga lentur. Mirip dengan aslinya.

Pasar pun menyambut dengan antusias. Namun tak lama setelah itu, pasar redup. Wisatawan tak lagi tertarik. Sudah banyak peniruan. Buah tak lagi seindah aslinya. ‘’Bulu’’ buah rambutan tak lagi lentur, tetapi bergerigi. Pasar pun meninggalkan. Alasannya, kembali masalah kualitas. Atas dasar pengalaman itu, perajin Bali harus kembali ke asal. Jangan semata mengejar jumlah namun harus memperhatikan kualitas. * Wirata

Sabtu, 21 Juli 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Belajar Menggambar Memberi Makan Unggas 10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV

12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (1) 12:30 Wita Folk Song 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Magz Sanur Fiesta 15:00 Wita Parameter 16:00 Wita Innovator 16:30 Wita Folk Song 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Rsi Yadnya Madeg Sulinggih Ring Jeroan Jero Gede Kayu Selem Tohpati, Kec. Banjarangkan, Kab.

uang. Hal itu terungkap saat Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali menggandeng sejumlah awak media berkunjung ke kota pimpinan Ibu Ir. Tri Rismaharini, Selasa hingga Kamis (19/7). Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Surabaya Ir. Hidayat Syah, M.T. mengatakan bahwa penanganan pengelolaan kebersihan, sampah, sungai dan pertamanan sudah dikelola dengan bagus. Dari luas wilayah kurang lebih 374 km2 dengan 31 kecamatan, Pemkot Surabaya menghasilkan sampah setiap harinya ke TPS sebanyak 1.590,57 ton. Sampah organik sebanyak 68,5%, sisanya anorganik seperti plastik, logam, kaca, gelas dan lainnya. Pengelolaan sampah ini dikerjasamakan dengan Kementerian Lingkungan Hidup, serta pemberdayaan masyarakat, sehingga semua sampah bisa dijadikan duit. Bahkan ulat sampah pun menghasilkan rezeki karena semua ulat sampah diambil dan dijadi-

kan pakan unggas dan pakan lele. Sedangkan sampah plastik setelah dipilah dan dipress bisa didaur ulang dan dijual ke pengusaha plastik. Selain pemilahan sampah mandiri dari rumah-rumah warga, Pemkot Surabaya juga memiliki 26 rumah kompos. Ada juga pusat daur ulang (PDU) sampah di Jambangan dan juga di Sutorejo. Setiap kelurahan ada fasilitas lingkungan juga diperankan untuk mengedukasi masyarakat perihal pentingnya pengelolaan sampah dari rumah. Lestari, selaku KUPT PDU DKRTH didampingi Warsito selaku Koordinator PDU Jambangan, mengatakan ada 17 items sistem pengelolaan sampah dari rumah tangga sampai daur ulang siap jual. Pengolahan sampah plastik dikerjasamakan dengan perusahaan pengelolaan plastik. Sedangkan ulat sampah dijual untuk pakan unggas dan lele. ‘’Kalau diolah lagi ulat sampah ini, bisa dijadikan kosmetik. Tapi kami alatnya belum punya. Kalau

di Cina alat ini sudah ada,’’ ungkap petugas pengawas penyaringan ulat sampah PDU Jambangan, Hadi. Di sana ada 14 karyawan pilah sampah dan digaji per harinya Rp 90 ribu. Warsito menceritakan, mengolah sampah ini menjadi duit adalah dengan diawali menimbang sampah dari warga. Setelah ditimbang dan dipilah, ada tukang robek plastik. Plastik dipilah antara warna bening, plastik kresek berikut warnanya. Terus petugas lainnya memilah kaleng, kaleng aluminium, kaleng seng, sepatu bekas dan sandal jepit. ‘’Sandal jepit kita manfaatkan jadi matras, yakni matras untuk mainan anak,’’ jelas Warsito. Begitu juga dengan jenis-jenis gelas. Semuanya dipisah. ‘’Sisa makanan warga juga kita pilah dari sumbernya,’’ terang Warsito. Di PDU Jambangan sampah reduksi sekali panen, sampah yang direduksi mencapai 504 kilogram dengan waktu 12 hari. (asa)

Temui Pengunjuk Rasa

WARUNG GLOBAL

Febri di Denpasar mengatakan, pendidikan lingkungan hidup penting dimasukkan dalam kurikulum muatan lokal untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan permasalahan Lingkungan. Harapannya masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. Menurut Bu Lilis di Tabanan, hal ini agak terlambat dilakukan. Kalau dari dulu dilaksanakan bisa mencegah banjir dan bencana lingkungan lainnya. Sekolah sebagai satuan pendidikan mesti memberikan pemahaman kepada

adalah penukaran sampah di bank-bank sampah, sehingga masyarakat dapat kredit poin dan hasilnya bisa dimanfaatkan. Proses pembelajaran ini berdampak positif. Penempatan jenis sampah terbagibagi. Mereka yang berani melanggar, harus berhadapan dengan tim yustisi. Ya, Wali Kota Surabaya punya payung hukum yakni Perwali No. 10 Tahun 2017. Mereka yang membuang sampah sembarangan kena denda. Efeknya Kota Surabaya yang berjuluk Kota Pahlawan menjadi bersih. Sungai-sungai sepanjang Surabaya tidak tampak ada barang bekas. Sebaliknya malah bersih, apalagi jika dilihat malam hari begitu indah karena dihiasi lampu lampyon warna-warni. Apa kiat Pemkot Surabaya menjadikan Kota Pahlawan itu meraih seabrek penghargaan? Kuncinya adalah kebersihan dan pejabatnya mempunyai komitmen yang kuat. Masyarakat diajari mengubah sampah menjadi

Klungkung 17:30 Wita Taman Sari TK Kumara Santhi Biaung (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Kautus rarung Pemogan (2) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:30 Wita Folk Song

Menteri Rini Bantah Jual Aset Pertamina

Jakarta (Bali Post) – Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan bahwa pemerintah selaku pemegang saham mayoritas terus mendorong perbaikan kinerja keuangan serta keberlangsungan PT Pertamina (Persero) di masa datang. ‘’Rencana aksi korporasi yang diusulkan kepada pemerintah merupakan bagian dari rencana bisnis guna meningkatkan kinerja portofolio bisnis Pertamina ke depan. Dalam surat yang disampaikan pemerintah ke Pertamina, tidak ada kalimat penjualan aset ataupun persetujuan penjualan asset, namun sebaliknya Pertamina diminta mempertahankan aset-aset strategis di hulu dengan menjadi pemegang kendali,’’ kata Rini, di Jakarta, Jumat (20/7) kemarin. Rini juga meminta agar Pertamina melakukan kajian mendalam dan komprehensif bersama dengan Dewan Komisaris untuk mengusulkan opsi-opsi terbaik yang nantinya akan di-

ajukan melalui mekanisme RUPS sesuai ketentuan yang berlaku. ‘’Tanggung jawab saya adalah bagaimana Pertamina terus sehat 100 tahun ke depan dan terus mengawal tugasnya sebagai BUMN yang menjalankan fungsinya sebagai agen pembangunan dan bisa terus sehat dan tumbuh. Pemerintah juga terus mengawal agar Pertamina betulbetul bisa dikelola secara profesional, transparan, dan sustainable untuk anak cucu cicit kita. Saya juga tekankan bahwa kontrol utama tetap di Pertamina,’’ ungkap Rini. Rini juga menambahkan, rencana aksi korporasi Pertamina yang diusulkan kepada pemerintah tersebut memberi peluang bagi Pertamina untuk mengundang mitra strategis yang memiliki keunggulan dalam teknologi dan bisnis di bidang energi. Dengan menggandeng mitra bisnis yang tepat, Pertamina juga bisa mendapatkan nilai tambah, baik dari segi teknologi,

perluasan pasar dan networking bisnis. Pertamina yang saat ini sudah menjadi induk BUMN migas adalah 100 persen milik Negara, sehingga harus didukung bersama agar mampu menjadi agen pembangunan yang dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, bangsa dan negara. ‘’Selanjutnya saya terus mendorong Direksi dan Komisaris Pertamina untuk mengkaji lebih dalam terkait langkah-langkah tersebut terutama untuk bisa mengatasi dan mengantisipasi kondisi-kondisi eksternal, sehingga kesehatan keuangan terus terjaga dan Pertamina tetap tumbuh dan lebih besar,’’ tegas Rini. Seperti diketahui, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengadakan demo di depan kantor Kementerian BUMN terkait penolakan penjualan aset Pertagas, di Jakarta, Jumat (20/7) kemarin. Massa awalnya

mengadakan long march dari arah Gambir menuju kantor Kementerian BUMN. Mereka yang berseragam putih serta mengenakan ikat kepala merah serentak beryel-yel untuk menyuarakan bahwa aset Pertamina gas tidak boleh dijual. Tujuan penjualan aset Pertagas disinyalir untuk meningkatkan kerja portofolio bisnis Pertamina untuk ke depannya. Rencana pelepasan aset yang 100% merupakan milik Pertamina tersebut, telah diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Berdasarkan AD/ART, untuk melakukan pelepasan aset perlu dilakukan kajian yang komprehensif serta diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Unjuk rasa dilakukan secara tertib, nampak petugas kepolisian dan Satpol PP berjaga demi menertibkan lalu lintas. Hingga pukul 10.00 WIB, massa masih berdemo dan melanjutkannya ke Kementerian ESDM. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

SABTU PAING, 21 Juli 2018

Klopp Keluhkan Agenda Padat Asuhannya London Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengeluhkan padatnya kalender kegiatan internasional untuk para pemainnya, padahal jadwal untuk pertandingan domestik saja di Inggris sudah cukup melelahkan. Liga nasional yang diikuti 55 tim, merupakan turnamen terbaru yang masuk dalam jadwal, di mana tim-tim nasional akan berkompetisi dalam grup-grup mulai September hingga November, kemudian finalnya akan digelar Juni tahun depan. ‘’Cukup berat menyesuaikan dengan jadwal ini, dan ke depan Bali Post/ist

EMAS — Pesilat Kertha Wisesa Bali yang turun pada kelompk SD dan mendulang emas yakni Ragil Furqon Raditya (kiri) turun di kelas D putra, kemudian Ni Luh Ketut Windi Yani (kelas C putri), dan Ni Luh Komang Winda Yani (kelas F putri).

Pesilat Kertha Wisesa Berjaya di Semarang

Mangupura (Bali Post) Para pesilat Kertha Wisesa Bali merebut gelar juara umum untuk kategori SD (usia dini), SMP (pra-remaja), dan SMA (remaja) pada Kejurnas Pencak Silat bertajuk ‘’USM Pencak Silat Championship 2018’’ di Gelora Prof. Sudarto, Kampus Universitas Negeri Semarang, Jateng, 6-8 Juli lalu. Manajer Tim Kertha Wisesa Bali Nyoman Sarawijaya di Kerobokan, Badung, Jumat (20/7) kemarin menerangkan, pihaknya menerjunkan 48 pesilat yang turun di nomor laga dan seni, berhasil membawa pulang 28 medali emas, 7 perak, dan 9 perunggu. Rinciannya, SD mengoleksi 10 emas, 2 perak, 3 perunggu. Kemudian SMP menyabet 9 emas, 4 perak, 2 perunggu. SMA 7 emas, 1 perak, 1 perunggu, serta kategori mahasiswa meraup 2 emas. ‘’Kami juara umum kelompk SD, SMP, dan SMA, hanya kategori perguruan tinggi yang lepas,’’ sebut Sarawijaya. Pihaknya tak menyangka pesilat Kertha Wisesa Bali bisa menjadi juara umum mengingat kejurnas tersebut diikuti 711 pesilat yang berdatangan dari 11 provinsi, serta 22 perguruan dan aliran se-Indonesia. ‘’Apalagi persaingan sangat berat, seperti Jatim menurunkan pesilat PPLP,’’ ucap Sarawijaya. Dijelaskannya, pihaknya merekrut atlet berdasarkan seleksi di Padepokan Canggu, selanjutnya melakukan pemusatan latihan. ‘’Anak-anak ini baru pertama kali bertarung ke Jawa, dan astungkara kami tak menyangka bisa merebut gelar juara umum,’’ katanya. Pesilat Kertha Wisesa juga berlaga pada Kejurnas Soedirman Cup di Purwokerto, Jateng, 14-17 Juli, dan meraih 1 emas dipersembahkan Ni Luh Githa Septiari (D putri), serta 2 perunggu melalui pesilat Ni Kadek Oca (E putri), dan Putu Ervi Aprilia Laksmi Dewi. Sementara itu, Ketua Umum DPW Kertha Wissa Bali A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra menerangkan, dirinya mencatat 19 pesilat Kertha Wisesa yang berlaga di ajang Porjar Bali. Alhasil, 15 pesilat menyumbang medali, hingga berani mengirimkan mereka ke Jawa. ‘’Mereka ini otomatis dapat tiket tampil di Semarang, dan mampu membuktikan kedigjayaannya di event kejurnas,’’ tuturnya. (022)

kami harus melakukan perubahan. Para pemain sudah tampil di Piala Dunia, kemudian di liga nasional, musim panas mendatang akan ada final liga nasional,’’ kata Klopp. ‘’Segalanya kini begitu penting di sepak bola, dan kami harus mengumpulkan usai melakoni bebagai tutrnamen yang panjang dan melelahkan,’’ tambahnya. Klopp saat ini memimpin tim Liverpool untuk tur pramusim di Amerika Serikat, yakni pada turnamen International Champions Cup, yang diawali dengan pertandingan melawan Borusia Dortmund. (ant/rtr)

Hazard Diminta Bertahan di Chelsea Melbourne -

Gelandang Chelsea Cesc Fabregas memohon kepada rekan setimnya, Eden Hazard, untuk tidak meninggalkan klub Liga Inggris tersebut, di tengah laporanlaporan bahwa penyerang Belgia itu akan diboyong Real Madrid. Saat berlangsungnya Piala Dunia di Rusia, Hazard mengungkapkan bahwa dirinya mempertimbangkan untuk meninggalkan klub yang mendatangkannya dari Lille pada 2012, namun Fabregas memintanya untuk tidak pergi. ‘’Menurut saya, dia adalah pemain terbaik kami,’’ kata Fabregas mengenai rekan setimnya itu, setelah mencapai Perth, menjelang pertandin-

gan persahabatan melawan Perth Glory. ‘’Kami adalah klub papan atas, kami ingin menjadi tim papan atas, kami ingin memenangi berbagai hal, dan untuk itu Anda memerlukaan pemain-pemain terbaik Anda. Eden adalah salah satunya. Dia adalah pemain yang kami semua suka bermain dengannya, khususnya saya. Bagi saya, dia adalah pemain terpenting kami. Semua orang mencintai dia, para penggemar, klub, para pemain, dan kami memerlukan dia. Dia men-

getahuinya,’’ tambah pria Spanyol ini. Pertandingan di Australia nanti merupakan laga pertama Chelsea di bawah asuhan manajer baru Maurizi Sarri, yang menjanjikan gaya bermain menyerang dan Fabregas tidak sabar menanti hal itu diterapkan. ‘’Itu adalah gaya sepak bola yang saya yakini, yang benar-benar saya sukai, saya tumbuh dalam sistem ini,’’ kata pemain 31 tahun itu. ‘’Untuk tipe pemain seperti saya, kami bisa mendapatkan banyak keuntungan,’’ sambunnya. (ant/rtr)

Ricciardo Optimis Bersinar di GP F1 Jerman

Ronaldo Gairahkn Sepak Bola Cina

Beijing Bintang asal Portugal Christiano Ronaldo menggairahkan kembali persepakbolaan Cina, setelah dilanda demam Piala Dunia. Kedatangan striker yang baru bergabung dengan Juventus ke Beijing itu, lalu menambah suasana yang menggerahkan pada musim panas tahun ini. Sejak dari Bandara Internasional Ibu Kota Beijing (BCIA) menuju gerai Nike, Kamis (19/7), dari hotel tempat dia menginap, hingga ke mana pun Ronaldo pergi, Jumat (20/7) kemarin, dikerubuti para penggila bola dari seantero daratan Tiongkok. Selain menandatangani kostum yang dikenakan para pemujanya sekaligus swafoto bersama, atribut sang bintang bertebaran di mana-mana. Dalam salah satu wawancara, Ronaldo memberikan saran atas kemajuan persepakbolaan Cina. ‘’Berikan kesempatan kepada anak-anak. Beri mereka kesempatan emas. Buka pintu bagi mereka, karena anak-anak merupakan masa depan,’’ sarannya. Ronaldo telah berkontribusi membangun persepakbolaan Cina setelah dia turut membantu salah satu sekolah dasar di Kabupaten Longxi, Provinsi Gansu, dalam kunjungan pertamanya ke Cina pada tahun lalu. Setelah pembangunan rampung pada Mei lalu, beberapa bocah di Cina makin menggemari sepak bola. (ant)

Juergen Klopp

BERTAHAN - Pesepak bola asal Belgia Eden Hazard diminta bertahan di klubnya, Chelsea, menyusul kabar dia akan diboyong ke Real Madrid, pasca-Piala Dunia 2018 di Rusia.

Nowitzki Setia Bela Maverick 21 Tahun Dallas Pebasket Dirk Nowitzki seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya setuju untuk kembali memperkuat klub basket NBA Dallas Maverick untuk tahun ke-21 dengan kontrak baru bernilai lima juta dolar AS. Nowitzki, pemain berusia 40 tahun itu, informasinya Jumat (20/7) kemarin, akan kembali membela Maverick untuk musim kompetisi 2018-2019. Seandainya Nowitzki tampil setidaknya satu pertandingan saja, maka ia akan mengukir sejarah NBA sebagai pemain dengan durasi kontrak terlama, secara beruntun dengan satu klub, memecahkan rekor sebelumnya yang

dipegang Kobe Bryant bersama LA Lakers. Dallas sebelumnya menolak opsi kontrak Nowitski untuk menaikkan batas gaji, tetapi kedua pihak sepakat dengan perjanjian baru. Sepanjang musim kompetisi lalu, Nowitzki ratarata menyumbang 12 angka dan 5,7 rebound untuk klubnya. Dengan rekor total 31.187 poin, Nowitzki saat ini menempati peringkat keenam, Nowitzki Setia Bela Maverik daftar pencetak angka terbanyak sepanjang sejarah NBA, terpaut 232 angka dari peringkat teratas Wilt Chamberlailn dan unggul 149 angka dari LeBron James. Selain Nowitzki, Dallas juga sepakat untuk memperpanjang kontrak guard Yogi Ferrel selama dua musim kompetisi dengan nilai kontrak lima juta dolar AS. Musim lalu, Ferrel rata-rata menyumbang 10,2 angka untuk Dallas dalam 82 kali penampilan. (ant/rtr)

Hockenheim Pembalap Daniel Ricciardo dari Australia yakin dia masih bisa bersinar di Grand Prix Formula Satu Jerman, Minggu (22/7) meski ada kemungkinan hukuman. Pembalap Red Bull diatur untuk melebihi alokasi mesin musimnya dan Hockenheim adalah tempat yang lebih baik, untuk mengambil setetes dari Hungaria pada akhir pekan berikutnya di mana tim Red Bull-nya memiliki peluang untuk menang. ‘’Saya suka trek itu menyenangkan dan Anda bisa menyusul,’’ kata Ricciardo, Jumat (20/7) kemarin. ‘’Jadi, jika kami memiliki penalti dan saya mulai ke belakang, saya akan tetap positif, dan tahu bahwa akan ada beberapa penyalaan yang baik.’’ Pembalap mengatakan kemungkinan dia akan mengambil penalti wajib, meskipun tingkat hukuman itu tetap tidak pasti, sebagai strategi jangka panjang terbaik. Dia tidak ingin mengambil risiko tidak mengambil penalti di Jerman dan kemudian menemukan dia harus di Hungaria. ‘’Anda tidak ingin mengambil risiko untuk biskuit disko,’’ katanya, sebuah ekspresi yang mungkin telah membingungkan setidaknya beberapa pendengarnya. Ricciardo finis di urutan kedua, terakhir kali Formula Satu melaju di Jerman. Tetapi Hongaria yang lebih lambat dan twistier, yang mengikuti akhir pekan setelah Jerman, jauh lebih sesuai dengan karakteristik mobil. The Australian menang di Hungaroring pada tahun 2014, tetapi mengatakan dia tidak menyerah melakukan dengan baik di kedua balapan tersisa sebelum istirahat Agustus. ‘’Aku ingin balapan yang bagus di sini,’’ katanya. ‘’Bahkan jika kami mulai ke belakang, saya masih ingin melakukannya. Saya merasa seperti triple-header tidak memperlakukan saya dengan baik sehingga saya ingin setidaknya membuat header ganda ini bagus untuk saya,’’ kata Ricciardo, mengacu pada tiga balapan terakhir pada akhir pekan berturut-turut, di Prancis, Austria, dan Inggris. (ant/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Sabtu 21 Juli 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu