20 HALAMAN
NOMOR 152 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sabtu umanis, 21 januari 2017
TANTANGAN kebinekaan harus diantisipasi oleh semua elemen. Umat Hindu sebagai bagian dari pengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hendaknya mengambil peran strategis dalam hal ini. Itu artinya, umat tak hanya melakukan penguatan dan kemandirian tetapi juga harus mejadi teladan dalam menjaga toleransi. Pandangan itu dilontarkan Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D. kepada Indonesia Network, Bali TV dan Bali Post. Prof. Ketut Widnya, putra kelahiran Desa Serangan,
karakter dan mentalitas umat yang positif, pengembangan kualitas dan profesionalisme keumatan harus dilakukan mulai dari tingkat pendidikan dasar. ‘’Untuk itulah, mulai tahun 2017 ini kami akan menggulirkan pendidikan Hindu dengan konsep pasraman. Saat ini sudah ada sekitar 40 yayasan yang siap mengembangkan pendidikan Hindu berbasis pasraman,’’ ujarnya. Formatnya tentu akan disosialisasikan secara lebih intensif. Setidaknya, kata Prof. Widnya, pasraman ini bisa dikelola secara formal dan nonformal. Dijelaskannya, model pendidikan Hindu ini berdasarkan keputusan Menteri Agama No.
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Parisada Harus Mandiri Dalam Pembinaan Umat Denpasar ini mengakui bahwa ke depan tantangan umat Hindu juga akan meningkat. Tak saja dari sisi kependudukan, ekonomi dan lingkungan, juga dari sistem pewarisan terhadap budayanya. ‘’Umat Hindu harus berperan dalam mengatasi masalah kebangsaan. Memetakan masalah dan mencarikan solusi atas masalah hendaknya menjadi bagian dari kesadaran kita,’’ ujarnya. Dirjen Bimas Hindu juga mengakui bahwa pihaknya juga memiliki tugas pengembangan keumatan lewat jalur pendidikan. Namun sampai saat ini baru mengelola pendidikan di tingkat perguraun tinggi (PT). Padahal untuk membentuk
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
56/2014 tentang Pendidikan Agama Hindu. Terkait dengan peran lembaga umat dalam pemberdayaan keumatan, Prof Widnya menegaskan agar lembaga umat berperan aktif. Kemandirian lembaga umat haruslah menjadi target. ‘’Kita ingin lembaga umat berperan lebih jelas dan terukur dalam membina umat. Kemandirian lembaga umat harus menjadi identitas Parisada,’’ ujarnya. Ia mengatakan, selama ini program strategis penyuluhan agama masih mengandalkan program kementerian. Hal. 19 Sangat Kecil
’’Untuk itulah, mulai tahun 2017 ini kami akan menggulirkan pendidikan Hindu dengan konsep pasraman. Saat ini sudah ada sekitar 40 yayasan yang siap mengembangkan pendidikan Hindu berbasis pasraman. Model pendidikan Hindu ini berdasarkan keputusan Menteri Agama No. 56/2014 tentang Pendidikan Agama Hindu.‘’ I Ketut Widnya Dirjen Bimas Hindu
Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Sabtu, 21 Januari 2017
Donald Trump Dilantik
Selebriti dan Politisi Protes
Bali Post/ap
DILANTIK - Presiden terpilih AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Barack Obama sebelum pelantikan di AS Capitol di Washington, Sabtu dini hari (WIB).
Hillary Hadiri Pelantikan Hillary Clinton mengahdiri pelantikan Donald Trump, semalam. Hillary hadir bersama suaminya, Bill Clinton, yang juga mantan Presiden AS. Seperti diketahui, pada kampanye 2016 lalu, keduanya; Hillary dan Trump, saling mencela. Bahkan banyak pengamat menyatakan bahwa sesi kampanye keduanya sangat keras. Selain Clinton, hadir pula mantan Presiden George W. Bush dan istrinya, Laura Bush. Mereka tiba di Capitol Hill di Washington, setengah jam sebelum kedatangan Trump. Tampak pula anak Donald Trump, Tiffany dan Ivanka Trump. Mereka berbaur dengan undangan lainnya. Pada hari-hari terakhir Obama menghabiskan waktunya melakukan salam perpisahan, berfoto bersama para pembantu dan keluarganya, dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua orang dari petugas Secret Service yang selama ini menjaganya. Pada hari Kamis, ia menjalankan tugas terakhirnya sebagai Presiden AS lewat pertemuannya dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, bukti kerja sama mereka selama delapan tahun dimulai dari kebijakan Rusia untuk memerangi ISIS. First Lady Michelle Obama dan suami Merkel, Prof. Dr. Joachim Sauer, pun bergabung dengan mereka, sebagai hal yang tidak biasa, demikian dikutip dari time.com. Saat hari mulai gelap, ketika asap-asap dari pesta kembang api dalam perayaan kedatangan Presiden terpilih Donald Trump di Lincoln Memorial, para staf di Gedung Putih membawa kardus-kardus milik mereka keluar Gedung Putih untuk terakhir kalinya. Gedung Putih akan segera menjadi rumah bagi presiden yang berbeda. (ant) HILLARY - Mantan Presiden Bill Clinton dan Hillary Clinton menghadiri pelantikan Donald Trump, Sabtu dini hari (WIB). Hilary merupakan pesaing Trump pada Pemilu Presiden AS 2016 lalu.
Washington Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama menyambut Presiden terpilih AS Donald Trump dan Melania Trump di Gedung Putih, Sabtu (21/1) dini hari WIB. Ia merupakan Presiden ke-45 Amerika Serikat. Pelantikan Trump memang penuh kontroversi. Banyak protes dilakukan masyarakat. Tak hanya di Amerika, juga di sejumlah negara. Sementara itu, ribuan orang turun ke jalan-jalan ibu kota dan New York City untuk mengekspresikan ketidaksenangan mereka dengan pemerintah. Sejumlah masyarakat yang rencananya akan berunjuk rasa pada Jumat waktu Washington karena terpilihnya Trump tersebut, dinilai bukan hal yang biasa terjadi pada pelantikan
presiden AS. Sekitar 28.000 personel keamanan dikerahkan untuk berjaga beberapa kilometer dari pagar, barikade jalan, termasuk truk yang sarat dengan pasir guna memperketat penjagaan keamanan di sekitar pusat pelantikan di Washington. Hal. 19 Aksi Protes
Bali Post/ap
TOPENG - Pendemo berada di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat di London, Jumat (20/1) kemarin, membawa plakat dan memakai topeng wajah Trump. Mereka protes menjelang pelantikan Donald Trump.
Bali Post/ap
Sylviana Murni Diperiksa Polisi
Akui Ada Pengembalian Rp 801 Juta Jakarta (Bali Post) – Jakarta, tapi ini bukan dana bansos. Ini dana Mantan Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana hibah,’’ paparnya. Pihaknya pun menegaskan Murni diperiksa selama 7,5 jam sebagai saksi bahwa dana hibah tersebut dikucurkan dari dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi APBD DKI Jakarta sesuai Surat Keputusan pengelolaan dana bantuan sosial (bansos) Gubernur Nomor 235 Tahun 2014 yang ditanPemprov DKI Jakarta di Kwarda Gerakan datangani oleh Joko Widodo yang ketika itu Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 2014 dan 2015. Sylviana yang maju sebagai ‘’Dana hibah berdasarkan SK Gubernur yang calon wakil gubernur DKI Jakarta dalam pada 14 Februari 2014 ditandatangani oleh Pilkada DKI itu datang ke Kantor Dittipikor Pak Joko Widodo,’’ katanya. Bareskrim Polri, Gedung Ombudsman RI, Dalam SK tersebut, Sylviana menuturkan Jakarta, Jumat (20/1) kemarin, pukul 08.00 bahwa biaya operasional kepengurusan WIB, dan keluar pada 15.30 WIB. Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta Usai diperiksa, ia menegaskan, tidak ter- dibebankan ke APBD DKI Jakarta melalui jadi korupsi dalam pengelolaan dana bansos belanja hibah. Pemprov DKI Jakarta di Kwarda Gerakan Hal. 19 Pramuka DKI Jakarta. ‘’Sudah ada auditor Gerakan Pramuka independen yang menyatakan semua kegiatan ini wajar. Laporan keuangan Kwarda DUGAAN KORUPSI - Sylviana Murni usai Gerakan Pramuka 2014 telah diaudit pada menjalani pemeriksaan di gedung Direk23 Juni 2015 dengan pendapat wajar,’’ kata torat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Sylviana di Gedung Ombudsman RI, JaPolri, Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. karta, Jumat kemarin. Sylviana Murni diperiksa sebagai saksi Ia juga menuturkan bahwa surat pangdalam kasus dugaan korupsi pengelolaan gilan Bareskrim yang dialamatkan padanya dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi ada kekeliruan. ‘’Di surat (tertera kasus) DKI Jakarta pada Kwarda Pramuka DKI pengelolaan dana bansos Pemprov DKI Jakarta tahun anggaran 2014 dan 2015.
Bali Post/ant
Polisi Tahan Pencoret Merah Putih Jakarta (Bali Post) – Personel Polda Metro Jaya menahan pembawa bendera Merah Putih yang bertuliskan huruf Arab saat massa Front Pembelas Islam (FPI) berdemonstrasi di Markas Besar Kepolisian Indonesia. ‘’Kita tangkap seorang pria berinisial NF di Pasar Minggu,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. Dia mengatakan, pria yang membawa bendera Indonesia berimbuhan huruf Arab itu ditangkap petugas di wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (19/1) malam. Selain menahan pelaku, polisi juga menyita bendera Merah Putih bertuliskan ‘’Laa Illaaha Illallah’’ dalam huruf Arab dan bergambar pedang di bawahnya, serta satu unit sepeda motor. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku yang mencoret bendera Merah Putih dalam aksi demonstrasi Front Pembela Islam (FPI) pada 16 Januari 2017. ‘’Kalau memang bendera ditulisi, tentu polisi harus menindak tegas,’’ kata Kalla. Hal. 19 Sanksi Hukum
DENPASAR
2
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Diduga Sakit Jantung
Turis Italia Meninggal di Vila
Denpasar (Bali Post) Turis wanita asal Italia, Maria Grezia (85), ditemukan tak bernyawa dalam posisi duduk di sebuah vila di Jalan Danau Tamblingan, Denpasar Selatan (Densel), Kamis (19/1). Hasil penyelidikan polisi, diduga korban terjatuh. Dari keterangan saksi-saksi, korban sejak kecil menderita sakit jantung. Kapolsek Densel Kompol Aris Purwanto, Jumat (20/1) kemarin mengatakan, dari keterangan Kadek Cantika (20), karyawan vila di TKP, pukul 16.30 Wita korban dilihat tidur. Selanjutnya korban dibangunkan untuk mengecek tensinya. Karyawan asal Singapadu, Gianyar ini kemudian mengganti seprei dan korban kembali tidur. Setelah Cantika ke dapur untuk masak, pukul 18.15 Wita dia ditelepon Aviadi Heru Purnomo yang ingin bicara dengan korban. Ia langsung masuk ke kamar korban dan dilihat korban dalam posisi duduk bersandar di kursi. ‘’Saksi langsung memberi tahu Avi (panggilan akrab Aviadi Heru Purnomo) atas kondisi korban. Avi datang ke TKP dan setelah diperiksa, korban sudah tidak bernapas,’’ ujar Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya yang mendampingi Kapolsek. Menurut keterangan Avi, dirinya diminta mertuanya untuk membantu mengawasi dan merawat korban. Korban tinggal di TKP sejak 2010. Avi mengaku mendapat mandat dari korban semasa hidup untuk membantu merawat dirinya. Korban memiliki latar belakang kesehatan yaitu darah tinggi dan sejak kecil sakit jantung dan korban rutin kontrol ke dokter. Seminggu terakhir, korban mengalami keluhan batuk-batuk. ‘’Hasil olah TKP oleh Unit Identifikasi Sat. Reskrim Polresta Denpasar dibantu BPBD Provinsi Bali, nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka terbuka lainnya. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah,’’ ujarnya. (kmb36)
Bali Post/eka
BUAH - Seorang warga sedang memilih buah di Pasar Agung, Denpasar. Sejumlah kebutuhan upakara seperti janur, bunga dan buah-buahan dipersiapkan umat Hindu di Bali untuk perayaan Hari Suci Saraswati, Sabtu (21/1) ini.
Pemkot Terus Perkuat Eksistensi Pasar Tradisional
Denpasar (Bali Post) -
Bali Post/wan
HERITAGE - Sejumlah pengendara melintas di deretan bangunan di sepanjang Jalan Gajah Mada, Denpasar. Kawasan heritage ini selalu ramai dikunjungi turis yang datang untuk berbelanja maupun sekadar jalan-jalan di kawasan Pasar Kumbasari di Pusat Kota Denpasar.
Suara Denpasar & Badung
Lanjutkan Pembangunan Dermaga Tanah Ampo Pemerintah Kabupaten Karangasem (Pemkab) jangan setengah hati untuk membangun. Lanjutkan pembangunan Dermaga Tanah Ampo yang selama ini mangkrak. Amed tidak kalah dengan objek wisata Tanah Lot. Sayang, infrastrukturnya terkesan tempo dulu. Mohon Pemkab Karangasem membangun pariwisata Karangasem lebih optimal karena banyak yang bisa dikembangkan. Wilson, Denpasar
Kesulitan Parkir di Bandara Para sopir sangat sulit mencari tempat parkir mobil di Airport Ngurah Rai, sampai muter– muter hingga 3 - 4 kali. Karena penuh, akhirnya pakir sembarangan. Penuhnya parkir karena karyawan juga parkir di sana. Bahkan, ada yang parkir sampai dua hari. Padahal, parkir karyawan sudah disediakan khusus. Selain itu, sepeda motor juga turut parkir di tempat parkir mobil. Mohon ditertibkan sehingga parkir di bandara tidak terkesan semrawut dan sembarangan. Beni, Tuban
Eksistensi pasar tradisional dalam era modern saat ini terus dilakukan penguatan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Tak terbatas hanya pada program revitalisasi secara berkesinambungan, namun juga dilakukan penguatan dalam aspek kebersihan, keamanan dan kenyamanan pasar tradisional lewat gelaran Festival Pasar Tradisional di bawah leading sector Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar. Puluhan pasar tradisional yang dikelola bendesa adat dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar dinilai untuk beradu kebersihan dan kesegaran. Penilaian Festival Pasar Tradisional akan dilaksanakan dari tanggal 30 Januari sampai 3 Februari 2017 mendatang dengan melibatkan Tim Perangkat Daerah Kota Denpasar. Terdapat 30 pasar tradisional yang akan dilakukan penilaian, meliputi Pasar Desa Tegal Harum, Pasar Tradisional Modern Desa Adat Kesiman, Pasar Desa Pakraman Penatih, dan lima pasar di bawah PD Pasar Kota Denpasar di antaranya Pasar Ketapian, Pasar Sanglah, Pasar Lokitasari, Pasar Kumbasari dan Pasar Gunung Agung Utara. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar Made Mertajaya saat ditemui, Jumat (20/1) kemarin, penilaian Festival Pasar Tradisional tetap mengacu pada kriteria penila-
ian tahun-tahun sebelumnya yang menekankan pada aspek kebersihan, zonasi pedagang, keamanan dan kenyamanan, keramahan, serta kesegaran pasar tradisional. Sebelum Festival Pasar dilaksanakan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pengelola pasar tradisional dan PD Pasar Kota Denpasar terkait dengan kriteria penilaian. Dengan demikian, aspek-aspek yang tercantum dalam penilaian dapat terpenuhi secara maksimal. Mertajaya didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ni Made Puspita Sari menjelaskan, pasar tidak saja sebagai tempat pertemuan penjual dan pembeli. Namun, memiliki aspek budaya matawahan yang masih tetap terjaga saat ini. Di samping itu, program revitalisasi pasar tradisional yang terus digulirkan Pemkot Denpasar dibantu dengan
Kekroditan di Kuta Terkait penataan arus lalu lintas di Kuta, selama ini perangkat hukum sudah jelas, rambu– rambu juga sudah jelas. Namun yang tidak jelas adalah penegakan hukum. Kekeroditan lalu lintas di Kuta akibat ketidakdisiplinan dan tidak tegasnya penegakan hukum. Mau ditata seperti apa pun jika tidak ada tindakan tegas terhadap pelanggar, selamanya kekroditan lalu lintas di Kuta akan terjadi. Wayan Gama, Singaraja
085 100 400 391, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : PARISADA HARUS MANDIRI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar mulai melakukan pemberkasan kasus dugaan penyelewengan perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar untuk tersangka Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Denpasar, I Gusti Rai Suta. Setelah pemeriksaan saksi dan ahli selesai dilakukan, pemberkasan juga diharapkan cepat rampung hingga kasus ini bisa segera diajukan ke persidangan. Rai Suta adalah tersangka kedua. Dalam perkara perdin ini, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) I Gusti Made Patra adalah tersangka pertama (kini berstatus terdakwa), yang sedang dalam proses sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Kasipidsus Kejari Denpasar Tri Syahru Wira Kosadha, Jumat (20/1) kemarin mengatakan, memang saat ini pihaknya masih menjadwalkan pemeriksaan saksi termasuk ahli. Namun pemberkasan untuk tersangka Rai Suta sudah mulai dilakukan. ‘’Kami sudah mulai pemberkasan supaya nanti tidak menumpuk di akhir,’’ ucap Tri Syahru. Selain fokus pada sidang dengan terdakwa I Gusti Made Patra dan pemberkasan tersangka Rai Suta, penyidik juga terus melakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya dalam perkara ini. Sementara Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri saat disinggung soal perkembangan kasus perdin ini mengaku bahwa pihaknya masih terus mengembangkannya. ‘’Untuk perdin, kita masih peirksa saksi dan juga keterangan ahli. Bila ke depannya ada progres atau mau ada tersangka baru, ya… kita minta keterangan ahli dulu,’’ ucap Erna Normawati. Kasus ini mencuat dari adanya temuan pihak BPKP. Jaksa kemudian melakukan penyelidikan hingga ditemukan dugaan penyimpangan dalam perdin yang dilakukan DPRD Denpasar. Sementara dari hasil penghitungan kerugian negara pihak BPKP Bali, ditemukan kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 2,2 miliar lebih. (kmb37)
Leher Buruh Tertancap Besi Tembus ke Dahi
Rakyat Indonesia mulai melek, dengan munculnya aksi–aksi nasionalisme dan penolakan terhadap ormas/kelompok radikal yang kian meresahkan, mengancam keutuhan NKRI. Berbagai isu SARA ditebarkan untuk memecah belah bangsa. Rakyat Indonesia yang cinta damai, mari gelorakan terus rasa nasionalisme dan persatuan untuk menangkal dan mengenyahkan paham radikal dari Indonesia. Walek, Denpasar Ireng, Bajera
Prihatin, mungkin inilah yang disebut zaman kaliyuga. Kejahatan lebih dominan daripada kebaikan. Perselingkuhan, kekerasan, isu SARA dan lain–lain, manusia tidak takut lagi akan dosa. Wayan Petran, Bangli
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Jaksa Mulai Lakukan Pemberkasan
Jatuh dari Ketinggian 3 Meter
Gelorakan Terus Nasionalisme
Zaman ’’Kaliyuga’’
dana pusat melalui APBN, dapat dikuatkan lewat gelaran Festival Pasar Tradisional. Dari data yang ada di Kota Denpasar, terdapat puluhan pasar tradisional yang telah direvitalisasi dan telah masuk dalam agenda penilaian Festival Pasar Tradisional di Kota Denpasar. Pelaksanaan Festival Pasar Tradisional tak terlepas dari tujuan Pemkot Denpasar bersama pengelola pasar mencari solusi, baik dalam penataan fisik, pengelolaan dan zonasi pedagang yang ada. Revitalisasi dan Festival Pasar Tardisional, katanya, memberi dampak positif bagi pengelola pasar untuk membawa pasar tradisional hidup kembali. Sehingga evaluasi dapat terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dari program-program yang telah dilakukan dalam membangkitkan eksistensi pasar tradisional. Dari evaluasi ini, nantinya akan membawa Festival Pasar Tradisional dapat sebagai dasar untuk melakukan gerakan dan target-target festival berikutnya. (kmb12)
Kasus Perdin DPRD Denpasar
Bali Post/ist
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP di proyek Hotel Canggu Intercontinental di Jalan Munduk Catu, Canggu, Kuta Utara, Kamis (19/1).
Denpasar (Bali Post) Kecelakaan kerja terjadi di proyek Hotel Canggu Intercontinental di Jalan Munduk Catu, Canggu, Kuta Utara, Kamis (19/1). Diduga melompat dari tembok ketinggian 3 meter, Ari Dwi Saputro (29) asal Tulungagung kritis dengan kondisi leher tertancap besi hingga tembus ke dahi. Saat dibawa ke rumah sakit, besi masih menancap di dahinya. Besi juga tertancap di ketiak korban. Informasi diperoleh di lapangan, kejadiannya pukul 16.00 Wita. Korban baru seminggu bekerja sebagai buruh di proyek hotel tersebut. Ketika para buruh proyek sudah selesai bekerja dan pulang ke bedeng, korban justru naik ke atas tembok dengan ketinggian 3 meter. Awalnya dia melompat ke bagian selatan dan saat itu dilihat
satpam dari pos satpam. Satpam itu langsung menghampiri korban dengan maksud mencegah agar tidak melompat. Ternyata, korban malah naik ke atas lagi dan langsung melompat dari tembok bagian timur. Tubuh korban pun melayang turun dan mendarat dengan kondisi leher tertusuk besi tembus ke dahi serta besi menusuk bagian ketiak kanan. Melihat kejadian itu, buruh proyek lain berupaya menolong korban dengan memotong besi yang tertancap di bagian leher tembus ke dahi. Mereka juga memotong besi yg menancap di ketiak kanan. ‘’Korban langsung dibawa ke RSUD Mangusada Badung dan besi masih menancap. Korban berasal dari Dusun Krajan, Tulung Agung, Jawa Timur dan
tinggal di bedeng proyek,’’ kata sumber kepolisian. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian itu. Korban sempat dibawa ke RSUD Mangusada Badung, tetapi keterbatasan alat dirujuk ke RSUP Sanglah. ‘’Besi masih menancap. Korban masih hidup. Apakah dia jatuh atau melompat, masih didalami,’’ ujarnya. Ditemui di IGD RSUP Sanglah, Jumat (20/1) kemarin, korban sedang dilakukan operasi pelepasan besi tersebut. Sementara itu Rizal (20), teman korban sesama buruh proyek menuturkan, saat dibawa ke rumah sakit, korban dalam kondisi sadar. ‘’Bahkan bisa bilang kedinginan,’’ ujarnya. (kmb36/ kmb42)
Kasus Dugaan ’’Mark-Up’’ Bantuan Kapal Ikan
Ekspos Telah Dilakukan, Jaksa Belum Tetapkan Tersangka
Denpasar (Bali Post) Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sudah melakukan gelar perkara atau ekspos bersama pihak BPKP dalam kasus dugaan mark-up bantuan pengadaan kapal ikan. Meski demikian, Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan bersama tim penyidik Wayan Suardi, Jumat (20/1) kemarin mengatakan, dalam kasus ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Lantas, apa hasil ekspos dengan BPKP? Pihak kejaksaan belum mau berkomentar banyak. Yang jelas, sambung Suardi, ekspos bersama BPKP sudah dilakukan. ‘’Hasilnya, ya… kita saat ini menunggu hasil penghitungan
tonasenya,’’ tambah Suardi. Sebagaimana diakui tim penyidik Wayan Suardi, Pidsus Kejati Bali ikut mendampingi dan memantau secara langsung saat ahli BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) Jakarta mengecek kondisi kapal di Pegametan, Sumberkima, Gerokgak, Buleleng. Kala itu, Suardi menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan di lokasi, memang ada indikasi kuat adanya penyimpangan dalam pengadaan kapal ini, khususnya soal speks dan gross ton (GT). Sehingga atas pemeriksaan dari BKI itu, pihak penyidik kejaksaan juga sedang menunggu jasa bandar. Apa tujuannya? Penyidik mengatakan, pemeriksaan itu untuk mengetahui kelas kapal-
nya, berapa GT. ‘’Nanti dari sana kita akan terkuak,’’ jelasnya. Pihak kejaksaan mengatakan, hasil jasa bandar itu akan menjadi rekomendasi berapa GT dan kemudian diajukan penghitungan kerugian keuangan negara. ‘’Dari sanalah kita akan tahu berapa KN-nya (kerugian negara - red),’’ jelas jaksa yang sudah tidak asing dengan perkara korupsi itu. Seperti pernah diberitakan, pemeriksaan tujuh unit kapal bantuan Pemprov Bali yang kemudian dilanjutkan Kementerian KKP itu berkaitan dengan dugaan mark-up pemberian bantuan kapal ikan ke nelayan. Pagu anggaran dalam pengadaan ini nilainya Rp 10 miliar lebih. (kmb37)
Bali Post/eka
JALA - Sambil mengisi waktu luang, seorang nelayan di Pantai Seseh, Badung, memperbaiki jala ikannya. Di pantai ini terdapat sekitar dua kelompok nelayan tradisional yang masih aktif melaut. Hasil tangkapan para nelayan sebagian besar dijual ke pasar. Seperti daerah wisata pantai lainnya, para nelayan setempat terkadang juga mengantarkan beberapa wisatawan maupun penghobi mancing ke laut.
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
badung
3
Indonesia Waspadai Kebijakan Protektif Presiden Donald Trump Mangupura (Bali Post) Indonesia patut waspada apabila Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump merealisasikan kebijakan proteksionisme di dalam negerinya. ‘’Apabila Presiden Trump melakukan upaya proteksionisme yang kemudian menutup pasarnya, maka ini juga perlu diwaspadai Indonesia. Nanti kami akan lihat saja, tetapi secara umum Indonesia memiliki banyak pilihan pasar yang lain,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada wartawan Antara usai memberikan kuliah umum di Universitas Udayana di Jimbaran, Kabupatan Badung, Jumat (20/1) kemarin. Bali Post/ist
WEBSITE - Salah satu tampilan website SKPD yang belum diubah, padahal sudah dikukuhkan OPD baru sejak awal bulan Januari lalu.
Nomenklatur Sudah Berubah
’’Website’’ Masih Pakai OPD Lama
Mangupura (Bali Post) Perubahan struktur Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Badung rupanya belum diikuti perubahan di website milik pemerintah setempat. Buktinya, meski struktur OPD telah berubah pada awal bulan Januari lalu, namun sampai pertengahan bulan ini nomenklatur atau penamaan bagi unit organisasi yang baru tersebut belum diganti. Selain papan nama di kantor masing-masing instansi, nomenklatur di website resmi pemerintah juga masih menggunakan nama OPD lama. Pantauan di website resmi Pemkab Badung http://badungkab.go.id/, Jumat (20/1) kemarin, nama-nama OPD masih yang dulu. Misalnya masih muncul nama Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan, padahal kini sudah berganti nama menjadi Dinas Pertanian dan Pangan. Dinas Cipta Karya (DCK) dan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) masih terpisah, padahal telah melebur menjadi satu dengan nama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Bahkan masih ada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) di website itu, kendati kini sudah ada pemisahan menjadi Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Dinas Komunikasi dan Informatika inilah yang sebetulnya bertanggung jawab terhadap website Pemkab Badung. Terhadap kondisi ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung Wayan Weda Darmaja yang dimintai konfirmasi kemarin, mengakui hal tersebut. ‘’Ya, belum kami ubah. OPD kan masih baru terbentuk, jadi masih berproses,’’ ujarnya. Weda Darmaja yang kini juga menjabat Plt. Kepala Dinas Perhubungan tersebut menegaskan, sudah ada pembahasan sebetulnya untuk mengubah nomenklatur OPD yang terpampang di website resmi Pemkab Badung. Tetapi, ini tentunya memerlukan waktu, mengingat harus berkoordinasi dengan instansi terkait. ‘’Secepatnya kami akan ubah. Kami masih bekerja sekarang,’’ terangnya. (kmb)
Sampah Menumpuk di Puspem Badung DLHP Angkut hingga 7 Truk
Mangupura (Bali Post) Sampah yang menumpuk di kawasan Puspem Badung termasuk di parkir ruang bawah tanah (basemant) Sekretariat Kantor Bupati Badung, menjadi sorotan. Agar tidak terus mendapat sorotan, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (DLHP) Badung bekerja ekstra membersihkan sampah-sampah tersebut. Bahkan, pembersihan sampah-sampah di areal Puspem Badung ini sudah dimulai sejak pukul 05.00 Wita hingga pukul 08.00 Wita. Kepala DLHP Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan, Jumat (20/1) kemarin mengatakan, pembersihan sampah menumpuk di sejumlah gedung di Puspem Badung sudah dikerjakan sejak Kamis (19/1). ‘’Semua sampah yang sempat belum tertangani sudah kami angkut semuanya. Personel yang kita kerahkan hingga 28 orang dengan jumlah sampah yang terkumpul mencapai tujuh truk dan ditambah dua unit mobil pick-up. Tim relawan kami mulai bekerja sejak pukul 05.00 Wita dan langsung mengangkutnya ke TPA di Suwung,’’ ujarnya. Agar sampah tidak kembali menumpuk, Eka Merthawan mengatakan, pihaknya pun akan melakukan pengangkutan secara berkala. ‘’Meski belum ada biaya operasional untuk kegiatan ini, tim relawan kita siap membantu untuk mengangkut sampah-sampah ini secara berkala. Sehingga tidak ada lagi sampah menumpuk di sudut-sudut basemant gedung-gedung di Puspem Badung,’’ paparnya. (kmb)
Bali Post/kmb
BERSIHKAN SAMPAH - Petugas relawan DLHK Badung saat melakukan pembersihan sampah di parkir Rubanah Sekretariat Kantor Bupati Badung sejak pukul 05.00 Wita.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, Kementerian Keuangan akan terus mengamati kebijakan-kebijakan Trump yang dilantik 20 Januari 2017 waktu setempat. Apabila Trump mengambil kebijakan fiskal untuk mendorong APBN menjadi motor infrastruktur, maka ekonomi AS diprediksi akan lebih kuat, sehingga permintaan barang dan jasa dari negeri adidaya itu akan meningkat. ‘’Itu mungkin positif bagi Indonesia,’’ imbuhnya. Selain itu, kerja sama positif dari sisi prospek perekonomian di AS juga akan menjadi perhatian sebagai salah satu faktor yang bisa memberi pengaruh kepada Indonesia atau tidak sama sekali. Trump terkenal memiliki komentar kontroversial saat kampanye. Dia kondang dengan janji mendeportasi imigran, membangun tembok perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko, mence-
gah kaum muslim masuk wilayah Amerika Serikat dan mengancam akan ‘’meninggalkan sekutu-sekutunya’’. Komentar kontroversial saat kampanye tersebut membuat masyarakat global khawatir, termasuk ekonomi yang dilanda ketidakpastian. Trump, pengusaha properti berusia 70 tahun itu, secara mengejutkan mengalahkan rivalnya dari Partai Demokrat Hillary Clinton dalam pemilu 2016 Amerika Serikat dengan meraih 276 suara elektoral. Amnesti Pajak Kepada ribuan mahasiswa dan dosen yang hadir saat itu, Sri Mulyani juga menyampaikan masalah perekonomian di dalam negeri. Salah satunya, terkait amnesti pajak. Menurut Sri Mulyani, pemerintah akan menerapkan langkah hukum apabila diperlukan jika amnesti pajak telah berakhir pada 31 Maret 2017. Mengingat, tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih
tergolong rendah. “Kami juga akan memperbaiki dari sisi enforcement (penegakan). Dalam hal ini, langkah-langkah hukum kalau yang diperlukan sesuai undang-undang, kami akan lakukan. Namun tentu kami akan menunggu sampai tax amnesty ini selesai,” katanya. Sri Mulyani mengatakan, dari 32 juta wajib pajak yang terdaftar, 20 juta di antaranya yang seharusnya menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT). Kenyataannya, dari 20 juta wajib pajak itu hanya 12 juta di antaranya yang benar-benar patuh membayar pajak sehingga tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia hanya 62,3 persen. “Bayangkan kalau tingkat kepatuhan kita mencapai 80 persen saja maka penerimaan pajak pasti akan meningkat,” jelasnya saat memberi kuliah umum. Dia menyebutkan, rasio pajak di Indonesia baru mencapai 11 persen. Sedangkan negara lain di kawasan ASEAN seperti Malaysia dan Thailand, kemampuan mengumpulkan pajak mencapai 15 hingga 16 persen. Untuk itu, ia mengingatkan kepada wajib pajak yang belum memanfaatkan program pengampunan pajak atau tax amnesty untuk segera menggunakan haknya pada termin ketiga yang akan berakhir pada 31 Maret 2017. (kmb42)
Bali Post/edi
SELFIE - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menyempatkan diri selfie bersama mahasiswa usai memberikan kuiah umum, Jumat (20/1) kemarin, di gedung Widya Sabha Kampus Unud, Jimbaran.
Imlek, Bali Kedatangan 10 Ribu Turis Tiongkok Mangupura (Bali Post) – Sekitar 10 ribu wisatawan dari Tiongkok akan berlibur di Pulau Dewata serangkaian Imlek 2017 ini. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia. ‘’Turis dari Tiongkok minatnya untuk datang ke Bali sangat tinggi, mengingat 65 persen wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata karena budaya,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Yuniarta di Kuta, Kamis (19/1). Menurut Yuniarta, sekitar satu juta turis dari negeri tirai bambu dengan ikon tembok besar itu berkunjung ke Pulau Dewata selama tahun 2016. Jumlah itu melonjak 40 persen jika dibandingkan tahun 2015 dari total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hampir lima juta orang. Ia juga mengapresiasi maskapai penerbangan nasional Garuda
Indonesia yang sudah membuka penerbangan langsung ke beberapa kota di Cina. Begitu juga sebaliknya, maskapai negeri tersebut juga membuka rute ke Bali sehingga akses ini turut mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Konsul Jenderal Cina di Denpasar Hu Yinquan dalam kesempatan yang sama mengatakan, Bali merupakan salah satu destinsi favorit warganya karena keunikan budaya dan alam yang indah. Hu menjelaskan, sekitar 10 ribu wisatawan tersebut datang ke Bali khusus untuk menghabiskan libur panjang serangkaian Imlek. Untuk menghibur wisatawan dari negeri panda itu, pihaknya menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata, DPP Asita Komite Cina, Pemerintah Provinsi Bali, Asita Bali, organisasi kemasyarakatan keturunan Tiongkok untuk mengadakan perayaan Imlek
bersama wisatawan. Hari raya Imlek yang merupakan hari raya penting di Tiongkok dan juga warga keturunan Tiongkok, berbagai kegiatan digelar untuk merayakannya. Untuk itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI bersama Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan didukung Pemprov Bali serta Dewan Pimpinan Pusat Asita akan menggelar perayaan Imlek tersebut. Hu Yinquan mengatakan, kegiatan perayaan Imlek yang digelar Kementerian Pariwisata RI bersama Konjen RRT juga akan digelar di tiga daerah, yaitu di Bali, NTB dan NTT. Khusus untuk Bali, acara ini akan digelar di Harris Sunset Road pada 27-28 Januari. Selain menampilkan kesenian lokal, dalam acara tersebut juga akan ditampilkan berbagai pertunjukan kesenian Tiongkok. Pihaknya juga akan mengundang seniman dan ar-
Bali Post/edi
PERAYAAN - Konjen RRT Hu Yinquan (tengah) memberikan keterangan terkait pelaksanaan perayaan hari raya Imlek, Kamis (19/1).
Petani Diminta Tak Naikkan Harga Cabai
Mangupura (Bali Post) – Harga cabai di pasar tradisional yang melonjak tinggi menembus rata-rata Rp 105 ribu per kilogram, telah menyedot perhatian berbagai pihak. Bahkan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Badung meminta kepada para petani di daerah ini tidak ikut-ikutan menaikkan harga cabai. ‘’Kalau harga cabai di tingkat petani sudah mahal, maka harga di pasaran juga ikut mahal. Namun sebaliknya, jika harga di tingkat produsen (petani) murah maka sampai di tingkat konsumen juga akan murah,’’ kata Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Badung IGK Sudaratmaja di Mangupura, Jumat (20/1) kemarin. Sudaratmaja mengatakan, meskipun pemerintah daerah sudah menggelar operasi pasar, namun harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Badung belum juga turun. Pada pekan kedua Januari 2017, harga jenis cabai rawit merah masih di
level tinggi mencapai kisaran harga Rp 105.000 per kilogram (kg). ‘’Cabai yang biasa dipergunakan unit usaha mikro kuliner ini masih berada di kisaran harga paling tinggi,’’ ujar Sudaratmaja. Untuk mengatasi kenaikan harga cabai rawit itu, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian akan memberikan subsidi dan bantuan bibit cabai kepada para petani. Selain itu, ia juga mendorong masyarakat di Kabupaten Badung ikut serta dalam menggalakkan program gerakan karangkitri dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). ‘’Program atau gerakan menanam cabai rawit di masing-masing halaman dan belakang rumah tempat tinggalnya ini juga dapat menurunkan harga cabai itu,’’ ujarnya. Sudaratmaja menyebutkan, luas lahan cabai rawit di Kabupaten Badung mencapai 152 hektar. Namun, petani hanya menanam cabai pada saat musim kemarau karena untuk menanam cabai rawit di musim penghujan seperti
sekarang ini memiliki risiko yang cukup tinggi. ‘’Investasi menanam cabai rawit membutuhkan biaya lima kali lipat dibandingkan menanam padi. Misalnya kalau menanam dan hingga perawatan tanaman padi per satu hektar membutuhkan biaya Rp 10 juta, sedangkan cabai lima kali lipatnya per hektar,’’ ujarnya. Selain itu, lanjut Sudaratmaja, dalam bercocok tanam cabai rawit perlu mendapatkan perhatian intensif dalam perawatannya. Karenanya, pada musim penghujan seperti sekarang ini petani tidak mau mengambil risiko untuk menanam cabai rawit karena takut merugi. Sementara tanaman cabai yang sudah atau sedang berbuah saat ini banyak yang mati atau buahnya membusuk dan rontok akibat terjangan air hujan. ‘’Dengan adanya penyebab ini, terjadi kelangkaan produksi cabai rawit dan saya meminta kepada para petani ikut berperan aktif membantu menurunkan harga cabai ini,’’ pintanya. (kmb)
tis nasional dari Negeri Tirai Bambu. Untuk acara perayaan yang digelar di Harris Sunset Road pada 27-28 Januari, per harinya akan mengundang sebanyak 500 wisatawan Tiongkok yang sedang berlibur di Bali. Sehingga, total 1.000 wisatawan akan hadir selama dua hari tersebut. ‘’Pada momen hari raya Imlek ini, kami memprediksi sebanyak 10 ribu wisatawan akan berwisata ke Bali,’’ katanya. Ketua Umum Asita H. Asnawi Bahar menambahkan, tujuan dari digelarnya kegiatan ini adalah untuk memberikan nilai lebih kepada wisatawan Tiongkok yang pada perayaan Imlek jauh dari rumah dan negaranya. Mereka pasti merindukan negaranya dan melalui kegiatan ini akan difasilitasi sehingga mereka seakan-akan ada di negaranya. Dengan adanya acara ini, akan menjadi nilai lebih terhadap pariwisata Bali pada khususnya. Ini akan menjadi media promosi dengan biaya kecil. Mereka pasti akan
menceritakan di negaranya tentang pengalamannya merayakan Imlek di Bali dan di Indonesia. Karena wisatawan Tiongkok tidak hanya berwisata ke Bali, NTB dan NTT, pihaknya akan mendorong agar acara seperti ini bisa digelar di seluruh kota di Indonesia secara serentak. Perwakilan Kementerian Pariwisata RI Dewa GN Byomantara mengungkapkan, pada tahun 2016 jumlah wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 1.340.000 lebih. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 26,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 990 wisatawan Tiongkok berkunjung ke Bali secara langsung. ‘’Dengan adanya acara ini, diharapkan bahwa wisatawan Tiongkok yang melaksanakan Imlek di Bali justru lebih menarik dan berkesan daripada apa yang seharusnya mereka lakukan di negaranya,’’ harapnya. (edi)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S
Wali Kota Rai Mantra ”Ngelawar” di SMK PGRI 3 Denpasar OSIS SMAN 6 Denpasar Gelar Lomba ”Ngelawar” dan ”Gebogan” Disiapkan Bisa Buat ”Banten Piodalan”
OSIS SMAN 6 Denpasar alias Sixsma, Jumat (20/1) kemarin, menggelar lomba budaya nyanggra piodalan di Parahyangan SMAN 6 Denpasar. Puncak piodalan dilakukan, Sabtu (21/1) hari ini, bertepatan dengan hari raya Saraswati. Untuk persiapan piodalan, OSIS Sixsma menggerakkan semua siswa. Menurut Ketua OSIS periode 2016-2017 I Gusti Agung Ngurah Wirdana Putra, semua kelas wajib mengikuti lomba membuat lawar dan membuat gebogan. Lawar dipakai untuk pesta bersama dan gebogan dipersembahkan untuk piodalan di parahyangan sekolah. Tiap kelas, kata dia, menanggung secara mandiri lewat uang kas kelas. Untuk para juara I, II dan III, OSIS juga menyiapkan hadiah uang tunai. Untuk lomba lawar, kriteria penilaian meliputi citarasa, kebersihan, proses pembuatan dan kreativitas. Sedangkan untuk lomba gebogan, dinilai dari kelengkapan, memakai buah lokal dan keindahan dengan waktu pengerjaan 90 menit. Wirdana Putra berharap, dari lomba ini untuk mendekatkan siswa SMAN 6 Denpasar dengan budayanya sendiri, yakni ngelawar dan membuat gebogan. OSIS bersedia memfasilitasi untuk bisa membuat bahan yadnya secara mandiri, sebab persembahan tak boleh diwakilkan. Wakasek Kesiswaan I Wayan Subiakta, S.Pd. mengatakan, dalam lomba ini melibatkan 956 siswa. Semua siswa dilibatkan. Bagi yang tidak mendapat tugas ngelawar dan membuat gebogan juga bertugas menjaga kebersihan kelas. Dengan demikian, tercipta kebersamaan dan kekompakkan. Wakasek Humas Drs. I Nyoman Sudiarta menambahkan, kegiatan ini dilakukan berkelan-
GEBOGAN - Kasek Nyoman Mudita bersama Wakasek dan Ketua OSIS Wirdana Putra di sela-sela lomba gebogan di SMAN 6 Denpasar. jutan untuk melestarikan budaya Bali dalam ngelawar dan gebogan. Kedua kegiatan lomba ini dihadapi oleh semua umat Hindu di Bali. Sementara itu, Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. memberi apresiasi terhadap program OSIS. Program ini dalam rangka nyanggra piodalan di parahyangan sekolah, idenya bersifat budaya yang sangat mendukung pendidikan karakter. Kegiatan ini dia izinkan sebagai bentuk penerapan implementasi K-13. Ini yang disebut kompetensi inti-1 (KI-1) menyangkut pendidikan spiritual dan KI-2 yakni bermuatan sosial. Dengan lomba ini, kata dia, sekolah menumbuhkan sikap kebersamaaan dan sikap sosial saling membantu dan menghargai dalam sebuah perbedaan. Ke depan, Nyoman Mudita mengharapkan kegiatannya lebih luas. Apalagi, SMAN 6 Denpasar sudah menyiapkan segala sarana, bila perlu mereka diajarkan membuat banten piodalan sendiri. Caranya, dengan memberi tugas secara parsial
kemudian digabung per kelas hingga menjadi banten piodalan. Kedua, semua keterampilan ini bisa digunakan di masyarakat dalam kehidupan beragama. Dia akan bekerja sama dengan masyarakat dengan mendatangkan tukang banten pada tingkatan pragembal. “Saya yakin, kalau kita serius pasti bisa,” ujarnya. Dengan agenda lomba ini, anak sejak awal memaknai Saraswati bahwa pengetahuan dan keterampilan adalah bekal untuk bisa eksis hidup. Rantai bermakna pengetahuan itu tak pernah putus. Wina lambang seni budaya sudah diimplementasikan oleh siswa SMAN 6 Denpasar. Keropak adalah lambang sumber ilmu pengetahuan, angsa dengan pengetahuan kita bisa bijaksana bisa membedakan yang baik dan buruk. Merak sebagai lambang keagungan, jika kita berpengetahuan tinggi muncullah keagungan. Intinya, menghantarkan siswa dari sifat kebodohan (awidya) menjadi SDM yang berpengetahuan atau widya. (ad2040)
BEROBAT - Sia Kok Siang (tengah) bersama pasiennya, Ni Made Nuriasih, dan suaminya saat berobat di teras rumah Sia Kok Siang. PENGOBATAN alternatif inginan membantu masyarakatSia Kok Siang telah terkenal di lah yang mendorongnya untuk berbagai kalangan. Pengobatan menunjukkan diri bahwa ia mamdengan mendeteksi aura pasien pu mengobati pasiennya dengam tersebut telah menyembuh- instan. Hanya dengan mendeteksi kan ribuan pasien mulai dari aura pasien lalu membuang aura masyarakat menengah ke bawah, buruk tersebut dengan tangan pemuka agama hingga pejabat kanannya menjadi andalan pentinggi sekalipun. gobatannya. Ditemui Kamis (19/1), Sia Kok Made Nuriasih, salah satu Siang menuturkan bahwa ke- pasien yang sedang berobat, saat
itu menuturkan sebelumnya ia tidak bisa bangun dari tempat tidur selama sebulan lantaran bagian pinggul ke bawah mengalami sakit yang luar biasa. “Pinggul ke bawah sakit luar biasa, seperti bengkak tapi tidak bengkak, ngesot saya jalan,” ujarnya. Atas saran dari keluarga, ia berobat ke Sia Kok Siang. Ajaib, dengan instan dikatakan sakitnya hilang dan ia pun mampu berjalan seperti biasa. Lain lagi dengan Nyoman Suwitri, pasien lain yang juga seorang penjual canang, mengeluh nyeri bagian punggung, pinggang dan perut. “Di perut ini rasanya seperti ada bayi,” akunya. Berbagai macam pengobatan telah dilakukan baik medis maupun nonmedis dan banyak biaya telah dikeluarkannya. Atas info dari mulut ke mulutlah ia mengenal Sia Kok Siang. Setelah beberapa kali berobat, ia mulai merasakan sakitnya menghilang. Iapun dapat menggerakkan tubuhnya seperti sedia kala. Masyarakat yang ingin berobat ke Sia Kok Siang dapat menghubungi nomor 081805316186 untuk membuat janji terlebih dahulu. (ad2036)
Pengobatan Alternatif Sia Kok Siang dengan Deteksi Aura
KPN Pradnya Kerthi Kopertis Wilayah VIII Denpasar Gelar RAT Ke-32 SHU Capai Rp 521 Juta
B R A N D I N G D I S I N I
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
KOPERASI Pegawai Negeri (KPN) Pradnya Kerthi Kopertis Wilayah VIII Denpasar menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-32 di Gedung Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra, Jumat (20/1) kemarin. RAT yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini dihadiri oleh Ketua KPN Pradnya Kerthi Kopertis Wilayah VIII Denpasar Dr. IB. Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak., Bendahara Dr. Putu Kepramareni, S.E., M.M., Sekretaris I Gusti Ayu Intan Saputra Rini, S.E., M.Si., Ak., CA., Dewan Pembina dan Badan Pengawas serta anggota KPN Pradnya Kerthi yang saat ini beranggotakan 825 orang. Pada acara tersebut juga diundi beberapa doorprize kepada seluruh anggota yang hadir. Ketua KPN Pradnya Kerthi Kopertis Wilayah VIII Denpasar Dr. IB. Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak. mengatakan, sejak berdiri pada tahun 1985 silam, KPN Pradnya Kerthi mengalami pasang surut. Bahkan, pada tahun 2011 lalu mengalami kerugian yang signifikan. Namun, setelah adanya pergantian kepengurusan pada tahun tersebut, dari tahun ke tahun kinerja keuangan KPN Pradnya Kerthi terus mengalami peningkatan yang sangat baik. “Hingga saat ini, kita sudah memperoleh laba di atas Rp 521 juta (Rp 521.079.984-red). Tentu
RAT - Suasana RAT ke-32 KPN Pradnya Kerthi Kopertis Wilayah VIII Denpasar yang dipimpin langsung oleh Ketua Dr. IB. Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak. hal inilah yang harus kami sam- sebesar 28,59 persen dari tahun paikan pada RAT ini kepada sebelumnya,” ujar Kepramareni. Untuk mempertahankan dan masyarakat dan anggota, bahwa laba yang kita peroleh sangat bisa meningkatkan kinerja pada tahun berikutnya, pihaknya akan signifikan,” ujar Udiyana. Dr. Putu Kepramareni, S.E., meningkatkan kerja sama dengan M.M. selaku Bendahara didamp- berbagai stakeholder. Sehingga, ingi I Gusti Ayu Intan Saputra pelayanan kepada anggota bisa Rini, S.E., M.Si., Ak., CA. selaku lebih ditingkatkan untuk mencasekretaris KPN Pradnya Kerthi pai target yang maksimal untuk menambahkan, tujuan lain dari kesejahteraan anggota. “Ada RAT ini adalah sebagai salah satu beberapa hal yang ingin kami bentuk laporan pertanggungjawa- tingkatkan pada tahun yang akan ban kepengurusan kepada anggota datang, yaitu dari segi peningkadan masyarakat, bahwa setahun tan pelayanan kepada anggota. ini sudah berusaha untuk men- Sehingga, kami sangat perlu dan ingkatkan kinerja di atas target harus meningkatkan kerjasama yang dicanangkan oleh anggota dengan stakeholder terkait unsebelumnya. “Kami sudah men- tuk membantu memberikan pecapai SHU (sisa hasil usaha-red) layanan kepada anggota kami,” di atas target dari peningkatan pungkasnya. (ad2037)
UNTUK kali pertama kunjungan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra ke sekolah langsung terlibat dalam kegiatan ngelawar. Serangakaian HUT ke-17 SMK PGR 3 Denpasar, Jumat (20/1) kemarin, Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra tak hanya meninjau stand kuliner dan membuka lomba seni dan budaya namun juga terlibat ngelawar. Saat itu, Wali Kota ngelawar didampingi Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. disaksikan Ketua PD PGRI Bali Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd., Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Sekretaris Disdikpora Drs. I Wayan Sukana, Kades dan Camat Detim. Tanpa canggung dan ragu, Wali Kota yang senang ngelawar melakukan praktik ngeramas dan mebat secara santai. Keduanya terlibat sampai ngadonan hingga menikmati bersama. Rai Mantra menekankan, semakin bertambah usia, SMK PGRI 3 Denpasar wajib semakin maju. Dia juga menegaskan dharmaning sisya yakni mengajegkan budaya Bali. Generasi muda Bali inilah, kata dia, yang mewariskan taksu dan budaya Bali. Ditegaskan, budaya mebat ini jangan sampai menjadi beban masyarakat juga jangan dilupakan. Sebab, ada nilai manfaatnya dalam mebat, di antaranya kebersamaan, melatih diri untuk bekerja team work dan membentuk jiwa kewirausahaan dan kepemimpinan. Di sekolahlah, tempat untuk menempa diri. Di ajang inilah dia harapkan dijalankan Tri Hita Karana. Makanya, budaya mebat ini diharapkan semakin sering dilakukan. Sementara itu, Kepala SMK PGR 3 Denapsar Drs. I Nengah
Madiadnyana, M.M. menjelaskan, serangkaian HUT ke-17, siswanya mengadakan berbagai lomba yang menyentuh tiga kerangka dasar agama Hindu yakni tatwa, susila dan upakara. Pencerahan tatwa diisi dengan menggelar lomba dharma wacana dan mengundang pedharma wacana Ida Pandita Mpu Acarya Nanda guna mengisi filsafat agama Hindu. Kedua, memberi penekanan pada susila dengan cara bersinergis dengan masyarakat membersihkan desa dan kawasan sekolah. Sedangkan penanaman upakara dilakukan dengan lomba mebat alias ngelawar dan membuat pejati. “Lewat agenda ngelawar, kita mampu memupuk rasa kebersamaan, toleransi dan gotong royong. Sementara membuat pejati mengajarkan siswa sejak awal mayadnya untuk bisa dijadikan persembahan saat piodalan Hari Raya Saraswati,” kata Madiadnyana. Ini semua, kata dia, pas dengan tema HUT kali ini yakni “Menjadi-
kan SMK PGRI 3 Denpasar Sekolah yang Bersih, Disiplin, Berprestasi dan Berbudaya”. Serangkaian HUT juga digelar lomba pidato Bahasa Inggris, guna memberi penguatan kompetensi siswa SMK PGRI 3 Denpasar yang berbasis kepariwisataan. Juga lomba pidato Bahasa Bali guna mendukung program Pemkot, setiap Rabu, Purnama dan Tilem Mabasa Bali. Saat ini, Madiadnyana memberlakukan aturan baru yakni guru wajib membuka pelajaran dengan Bahasa Bali 2-3 menit. Hal ini dilakukan untuk membiasakan guru berbahasa Bali. Kedua, sekolahnya memiliki English Corner di mana siswa dan guru yang melewati corner ini wajib berbahasa Inggris. Hal ini diperkuat lagi dengan program Jumat berbahasa Inggris. Semua program SMK PGRI 3 Denpasar ini diacungi jempol oleh Wali Kota Denpasar. Termasuk dalam memberikan pelayanan makan siang yang berkelas hotel berbintang. (ad2039)
NGELAWAR - Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Kasek Nengah Madiadnyana sedang ngelawar serangkaian HUT ke-17 SMK PGRI 3 Denpasar.
Menteri Keuangan Berikan Kuliah Umum di Unud
MENTERI Keuangan Sri Mulyani memberikan kuliah umum di Universitas Udayana (Unud), Jumat (20/1) kemarin. Topik yang dibahas yaitu “Membangun Fondasi untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan”. Rektor Unud Prof. Dr. dr. I Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. mengatakan, Menteri Keuangan sedang memberikan kuliah di beberapa universitas termasuk Unud. “Kuliahnya sangat luar biasa dan sangat inspiratif bagi generasi muda dan semua kalangan,” ujarnya. Dalam pemaparan kuliah umumnya, kata Suastika, Sri Mulyani membahas tentang APBN, income negara dan penggunaan income tersebut. Menurutnya, hal tersebut penting karena mahasiswa dan seluruh civitas akademika mendapatkan informasi yang penting dari orang yang paling penting dalam bidang keuangan. “Jadi, kita jangan menggunakan data dari hal yang aneh-aneh, tidak jelas dan tidak karuan. Tadi juga disebutkan kalau kita mau mengambil kesimpulan kemudian keputusan untuk mengimple-
KULIAH UMUM - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati saat hadir pada kuliah umum dengan tema “Membangun Fondasi untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan” di Gedung Widya Sabha, Kampus Unud, Jimbaran, Jumat (20/1) kemarin.
mentasikan, memang datanya harus benar dan detail,” terangnya. Ditegaskan, pemerolehan sumber data yang benar dan detail sangat penting bagi mahasiswa agar bisa menganalisis suatu persoalan. “Dan hal yang sangat penting dibahas oleh Ibu Menteri adalah masalah kredibilitas jadi konsistensi dan kredibilitas ini sangat penting sekali untuk mahasiswa. Apa pun yang dibuat, apa pun yang harus dilakukan, bahwa kita harus konsisten dan kredibelitas ini harganya mahal,” tegasnya. Belum satu bulan berlalu, Unud menghadirkan tiga tokoh penting yaitu Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan untuk memberikan kuliah tamu, Profesor Rizal dari BPK-RI dan kini Menteri Keuangan Sri Mulyani. Diakui, hal itu dilakukan bukan dalam rangka khusus. Namun, memang Menteri Keuangan sedang melaksanakan program memberikan kuliah di beberapa universitas dan salah satunya Unud. “Saya kira hal-hal seperti ini penting sekali bagi universitas sehingga memperluas cakrawala pemikiran dari para mahasiswa khususnya,” ujarnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam presentasinya memaparkan tentang tujuan dan tantangan pembangunan dan perekonomian Indonesia, update perekonomian Indonesia terkini, APBN sebagai instrumen kebijakan penting di dalam mengelola ekonomi, pentingnya peranan pemerintah daerah dan desentralisasi. Salah satu pembahasannya adalah tentang pembentukan negara Indonesia di mana para pendiri tentu memimpikan sebuah negara yang adil dan makmur. Dengan kemerdekaan, Indonesia dapat menciptakan kemakmuran dan keadilan. “Tidak salah satu di antaranya. Tidak salah satu duluan dan yang lainnya belakangan, jadi keadilan dan kemakmuran adalah dua hal yang harus berjalan bersama-sama,” ujarnya. Tantangan ekonomi Indonesia yang paling nyata adalah mengentaskan kemiskinan, meningkatkan produktivitas generasi muda yang memiliki inovasi, kemampuan untuk bersaing di dalam maupun di tingkat internasional dan tantangan mengurangi ketimpangan sosial. (ad2038)
Unwar ”Melaspas” Gedung Rektorat Setara Hotel Bintang Lima
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) Denpasar terus membangun dan menata diri. Sejak dipimpin Rektor Prof. Dewa Putu Widjana dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., pembangunan di Unwar maju pesat. Jumat (20/1) kemarin, Unwar melaspas ruang rektorat, pembangunan gedung timur dan perpustakaan. Ruang Rektorat Unwar kini tampil megah dan luas. Rektor Unwar Dewa Putu Widjana mengatakan, kini semua ruangan dan fasilitas di Unwar setara dengan fasilitas hotel bintang lima. Dia mengatakan, pembangunan perpustakaan telah menghabiskan dana Rp 1,6 miliar, pembangunan gedung timur senilai Rp 10 miliar, penataan rektorat Rp 11 miliar dan pembangunan gedung FH pada bulan depan juga dianggarkan Rp 10 miliar. Selain itu, dalam waktu dekat Unwar akan membangun Patung Sri Kesari Warmadewa dan istrinya Tirta Ayu Ningraty Pramesti Dewi. Kedua patung ini akan menjadi ikon Unwar. Dia bersyukur bisa melengkapi sarana secara bertahap, fasilitas dan gedung Unwar. Ini semua berkat kepercayaan masyarakat Bali akan posisi Unwar saat ini sebagai PTS terbanyak memiliki program studi, terbanyak SDM dosennya bergelar doktor dan satu-satunya yang memiliki Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Pembangunan Patung Sri Kesari Warmadewa ini untuk terus mensosialisasikan Sapta Bayu sebagai pengejewantahan spirit Sri Kesari Warmadewa. Juga untuk
mengkampanyekan visi Unwar yakni menjadi pusat pendidikan, ilmu dan teknologi yang bermutu, berintegritas, berwawasan lingkungan kepariwisataan dan mampu bersaing secara global. Untuk itu, Widjana mengajak semua civitas akademika Unwar menerapkan budaya mutu dengan memberi pelayanan berkualitas. Dengan demikian, Unwar menjadi kampus menara air, mampu dijamah oleh kalangan mana saja dan memberi nilai manfaat. “Bukan menara api yang sulit dijangkau,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. tampak tersenyum melihat kemajuan pembangunan di Unwar. Kondisi ini membuat Kampus Unwar tak pernah mati sepanjang hari, mulai pagi, siang dan malam. Dengan kemajuan seperti sekarang, ke depan dia yakin Unwar
semakin maju lagi. Dia ingin Unwar seperti PTN dan PTS favorit lainnya di Indonesia yang memiliki student body sampai ratusan ribu, memiliki program S-2 dan program S-3. Dengan demikian, akan menjadi kampus PTS terbesar di Bali dengan program yang lengkap. Yayasan, katanya, akan terus membangun untuk memberi kenyamanan proses pembelajaran. Namun demikian, dia tetap mengedepankan penataan kampus yang seimbang antara gedung dan lingkungan hijaunya. “Unwar tetap dijadikan green campus,” ujar Oka Wisnumurti. Kemajuan Unwar, katanya, berkat dukungan masyarakat Bali yang menjadikan Unwar sebagai tempat pendidikan tinggi yang utama dan pertama. Kemudian direspons dengan pelayanan dan proses pendidikan berkualitas yang diberikan civitas akademika Unwar. (ad2041)
GEDUNG BARU - Ketua YKKP Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. beserta pengurus pleno dan Rektor Prof. Dewa Putu Widjana beserta wakil rektor berfoto bersama di depan gedung rektorat baru Unwar yang di-’’pelaspas’’, Jumat kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
MKn Unwar Gelar Seminar
Perjanjian Perkawinan Timbulkan Kegalauan
CENDERAMATA - Rektor Dewa Putu Widjana didampingi A.A. Gede Oka Wisnumurti dan I Nyoman Sujana saat menyerahkan cenderamata bagi pembicara seminar MKn Unwar. MAGISTER Kenotariatan (MKn) Unwar, Jumat (20/1) kemarin genap berusia satu tahun. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng serta diisi Seminar ‘’Problematika Hukum Perjanjian Kawin Pasca-Putusan MK No. 69/ PUUU-XIII/2015’’. Seminar menampilkan tiga pembicara yakni Guru Besar Unair Prof. Dr. H. Mohc. Isnaeni, S.H., M.S. soal ‘’Palu Godam Hakim MK Menafikan Hakikat Perjanjian Perkawinan’’. Juga Dr. Sonny Dewi Judiasih, S.H., M.H. dari Universitas Pajajaran Bandung soal ‘’Pertaruhan Esensi Iktikad Baik dalam Pembuatan Perjanjian Kawin Pasca-Putusan MK’’ dan Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. dari FH Unwar tentang ‘’Dilema Penegakan Hukum Putusan MK (Dilema Perkawinan Campuran Tanpa Perjanjian Kawin)’’. Ketua Prodi MKn Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.H. menjelaskan, seminar diikuti 100 peserta dari unsur mahasiswa, Peradi, Ikatan Notaris Provinsi Bali dan para dosen. Seminar ini dilakukan untuk mewujudkan visi dan misi MKn Unwar yakni menghasilkan lulu-
san magister kenotariatan yang berwawasan lingkungan kepariwisataan, berintegritas dan berdaya saing tinggi di era global tahun 2020. Misinya melahirkan lulusan yang menguasai ilmu hukum dan keterampilan hukum di bidang kenotariatan, berbasis lingkungan kepariwisataan dan menjunjung tinggi etika akademik serta etika profesi. Tema seminar diangkat karena SK MK No. 69 menimbulkan kegalauan di masyarakat, utamanya bagi mereka yang mengadakan perikatan pasangan suami-istri yang beriktikad tak baik. Dengan adanya peluang membuat perjanjian kawin setelah perkawinan berlangsung, pihaknya akan menemui pasangan suam-istri yang memiliki iktikad tak baik, maka akan terbentur tembok tebal dalam memperoleh perlindungan hukum. Untuk itu masalah ini perlu dibahas bersama para ahli. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengharapkan MKn Unwar menjadi barometer pendidikan hukum di Bali dan menjadi prodi unggulan
di PPS Unwar. Juga sebagai sektor terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan kenotariatan di Indonesia Timur. Sebab, MKn hanya ada di tiga tempat di Indonesia Timur yakni Unud, Unwar dan di Unhas. Makanya dia menyebut MKn termasuk program langka. Soal perkawinan, katanya, perlu dibahas. Sebab, perkawinan hanya dinikmati selama enam bulan, setelah itu pasti muncul masalah. Karena perkawinan adalah perjanjian khusus untuk sepakat hidup bersama suka dan duka. Ketika kemudian muncul SK MK akhirnya membawa permasalahan baru. Seperti perkawinan dengan sesama jenis memungkinkan diizinkan. Kedua, ada perjanjian yang membuat orang menikah tanpa melihat wajah tampan dan cantik lagi, karena ada tujuan lain di balik itu. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana memberi apresiasi atas kemajuan yang dicapai MKn Unwar dalam usia satu tahun. Namun demikian, dia menegaskan, tak boleh cepat puas, melainkan untuk terus berbenah diri dan memberi pelayanan berkualitas. Soal perkawinan, Dewa Putu Widjana mengatakan, kini semakin berkembang. UU Perkawinan sekarang memberi kedudukan istimewa bagi kaum wanita. Sebab, dengan UU baru ini, kaum wanita juga berhak mendapatkan warisan hasil guna kaya dari orangtuanya. Kedua, pada masyarakat Bali yang modern dan demokratis sebenarnya sudah dilakukan. Misalnya ketika anak wanita kawin, diberikan hadiah rumah atau sebidang tanah. Ini artinya sudah banyak mengalami kemajuan. Hanya, dia tekankan perlu disosialisasikan pada masyarakat hingga yang terbawah. (ad2042)
Jelang Lengser, Dewan Desak Dirut PDAM Dievaluasi
Banyuwangi (Bali Post) -
Komisi III DPRD Banyuwangi terus mengkritisi sumber pendapatan daerah. Setelah pasar, giliran PDAM mendapat sorotan. Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi Basuki Rachmat menegaskan masa kerja Direktur PDAM segera habis. Karena itu, dia meminta eksekutif selaku pemilik PDAM mengevaluasi kinerja direktur perusahaan pelat merah tersebut.
‘’Kita mendorong eksekutif segera melakukan evaluasi kinerja Dirut PDAM. Jika memang sesuai harapan, bisa saja dipertahankan,’’ kata politisi Hanura ini, Jumat (19/1) kemarin. Basuki berharap Pemkab tak asal pilih Dirut PDAM yang baru. Namun, tetap mengikuti aturan main yang ada. ‘’Memilih Dirut PDAM memang hak Pemkab, tetapi harus tetap ikuti aturan main,’’ pintanya. Basuki menambahkan,
ada aturan dari Kementerian Dalam Negeri yang mengikat terkait pemilihan Dirut BUMD. Seperti pengalaman, sertifikat pengelolaan air dan lainnya. Menurut Basuki, aturan yang ada sudah jelas, sehingga harus diikuti. Tujuannya, menghindari tudingan miring. Basuki menambahkan, jika kualitas Dirut PDAM yang lama memang sesuai harapan, tak ada salahnya dipertahankan. Jika tidak, harus
keras, usaha dan pengabdian yang luar biasa dalam memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Selain itu juga menginspirasi pada generasi muda untuk berkarier di hotel. ‘’Saya percaya perayaan ini akan menjadi momen yang tepat untuk setiap hotelier untuk lebih berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap tamu.’’ (bns2)
Hari Hotelier - Patra Jasa Bali Resort & Villas ketika memperingati Hari Hotelier Internasional.
Lokasi Pendirian Polsek Blimbingsari Belum Jelas
Banyuwangi (Bali Post) Diresmikannya Kecamatan Blimbingsari menjadi kecamatan ke 25 di Banyuwangi ikut menambah pekerjaan baru bagi Polres setempat. Sebab, harus ikut membangun Polsek baru. Namun, sejak dua minggu diresmikan, belum ada kejelasan dari Pemkab terkait letak Polsek Blimbingsari. Alhasil, kegiatan Polsek masih menumpang di Polsek Rogojampi, kecamatan induk sebelum pemekaran. Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Banyuwangi Kompol Bagio menjelaskan, pendirian Polsek definitif harus didahului dengan pendirian pos polisi. Sejauh ini, katanya, belum ada penjelasan dari Pemkab Banyuwangi terkait pos polisi itu akan didirikan. ‘’Pendirian pos itu kan butuh tempat. Lokasinya di mana kita belum tahu. Untuk sementara kegiatan kamtibmas Kecamatan Blimbingsari masih di bawah Polsek Rogojampi yang dulu menjadi induknya sebelum pemekaran wilayah,’’ paparnya, Jumat (20/1) kemarin. Perwira ini menjelaskan, pemekaran wilayah di era tiga pilar seperti sekarang, seharusnya tak hanya memikirkan pendirian kantor kecamatan. Namun, Polsek dan Koramil Blimbingsari juga direncanakan. ‘’Jadi, pendirian kantor kecamatan itu include dengan pendirian Polsek maupun Koramil. Kalau Pemkab sudah memberikan gambaran lokasinya, kita akan rencanakan,’’ tegas Kompol Bagio. Pihaknya berharap segera ada kejelasan terkait lokasi
polsek ini, sehingga perencanaan bisa dilakukan dengan cepat. Pendirian Kecamatan Blimbingsari secara resmi disetujui DPRD Banyuwangi, 9 Oktober 2015. Namun kecamatan yang memangku Bandara Blimbingsari tersebut baru diresmikan awal Januari 2017. Mantan Lurah Boyolangu Abdul Latif ditunjuk sebagai camat di wilayah terbaru di Bumi Blambangan tersebut. Dulu, Blimbingsari hanya sebuah desa di pesisir timur Banyuwangi, masuk Kecamatan
Rogojampi. Desa ini kian dikenal setelah berdiri bandara. Kecamatan baru ini terdiri dari 10 desa. Delapan desa diambil dari Kecamatan Rogojampi, dua desa dari Kecamatan Kabat. Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menegaskan kantor Kecamatan Blimbingsari akan memanfaatkan gedung SD. Pihaknya melarang pembebasan lahan di sekitar bandara untuk pembangunan kantor. Namun, memanfaatkan bangunan yang sudah ada. (kmb30)
Bali Post/udi
Basuki Rachmat juga ramai. Namun, rekapan PAD tetap saja stagnan. Ratarata hanya naik 10 persen. ‘’Jadi kesannya dikondisikan. Seharusnya, PAD kalau memang turun biarkan turun. Tetapi, jika naik bisa signifikan,’’ kritiknya. (kmb30)
Kagumi Pelayanan Terpadu Pemerintahan Badung
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan Bupati Garut Rudy Gunawan beserta rombongan pejabat terkait Kabupaten Garut di Puspem Badung, Jumat (20/1) kemarin. Kunjungan Bupati Garut ke Badung ini, selain meningkatkan jalinan tali silaturahmi juga ingin bertukar pemikiran dan pengalaman mengenai pengelolaan pemerintahan serta upaya meningkatkan sumber pendapatan daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan, kun-
jungan ke Kabupaten Badung ini untuk bersilaturahmi serta belajar khususnya mengenai pelaksanaan pemerintahan yang terpadu, upaya peningkatan PAD serta tata perundang-undangan. ‘’Kami ingin bertukar pengalaman serta mendapatkan tambahan pengetahuan dari Badung, karena kami melihat Badung telah mampu mewujudkan pelaksanaan pelayanan pemerintahan satu atap seperti puspem ini, serta PAD Badung begitu besar,’’ jelasnya. Bupati Giri Prasta yang didampingi Sekda Badung
Peringati ’’International Hotelier’s Day’’ general manager di Lombok memutuskan untuk mendeklasikan pada 19 Januari sebagai International Hotelier’s Day yang akan dirayakan sebagai event tahunan. Askar mengungkapkan hari ini sangat berarti bagi semua hotelier. Acaranya bertema ‘’Indonesia Hotelier’s Dedication to the World’’. Event spesial ini adalah untuk memberikan apresiasi terhadap para hotelier’s atas kerja
diganti dengan mengikuti aturan. ‘’Intinya, PDAM harus bisa memberikan pelayanan terbaik ke warga. Lalu, PAD yang disumbangkan ke daerah benar-benar maksimal,’’ tegasnya. Sesuai jadwal, kata Basuki, jabatan Dirut PDAM yang dipegang Ayub Hidayat harus berakhir Februari 2017 mendatang. Selain PDAM, pihaknya menyoroti belum ada data potensi pendapatan dari pajak reklame di Banyuwangi. ‘’Kami menyimpulkan, PAD Banyuwangi masih stagnan. Penggalian potensi belum maksimal, seperti reklame. Banyak reklame, tetapi setoran PAD rendah,’’ kritiknya. Lalu, lanjutnya, hotel di Banyuwangi terlihat penuh, tempat wisata dan restoran
Bupati Giri Prasta Terima Kunjungan Bupati Garut
Patra Jasa Bali Resort & Villas
PADA Kamis (19/1), Patra Jasa Bali Resort & Villas memperingati Hari Hotelier Internasional. Event yang diselenggarakan di The Rinascimento Italian Restaurant itu dihadiri manajemen hotel, media, anggota IHGMA (Indonesia Hotel General Manager Association) DPD Bali dan repeater guest yang tinggal di hotel tersebut. Event bersejarah ini pertama kali dideklarasikan tahun lalu oleh beberapa hotelier di Lombok. Askar DG Kamis menginisiasi untuk menetapkan sejak dua tahun lalu melalui diskusi grup di Linkedin, di mana terdapat lebih dari 8.000 professional connection. Hotelier’s Day dicetuskan dalam memberikan pengakuan dan penghargaan kepada para hotelier atas kerja keras mereka dalam memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Setelah melalui diskusi yang panjang, kemudian Askar selaku inisiator dan didukung oleh beberapa
5
foto bersama - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta foto bersama dengan Bupati Garut Rudy Gunawan beserta rombongan saat kunjungan kerja Pemkab Garut ke Puspem Badung, Jumat (20/1) kemarin.
Kompyang R. Swandika serta pajabat terkait menyambut baik kunjungan Bupati Garut beserta rombongan di Puspem Badung, Mangupraja Mandala. Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan gambaran umum Kabupaten Badung yang terdiri dari 6 kecamatan dengan 62 desa/kelurahan. Badung dibagi tiga wilayah pembangunan yaitu kawasan Badung Utara dengan perioritas pembangunan pertanian, konservasi dan agrowisata, didukung festival budaya pertanian. Badung Tengah dengan pengembangan pertanian dalam arti luas, seni budaya dan pusat pemerintahan yang didukung festival seni budaya dan Badung Selatan dengan aktivitas akomodasi pariwisata dan pendidikan dengan dukungan festival bahari. Terkait dengan pendapatan daerah Badung, diakui sebagian besar bersumber dari pajak hotel dan restoran. Untuk tahun 2017 ini APBD Badung mencapai Rp 5,4 triliun dengan PAD berasal dari pajak sebesar Rp 3,6 triliun lebih. Dari PHR ini disisihkan untuk membantu desa di Badung termasuk untuk 6 kabupaten
di Bali. ‘’Untuk masing-masing desa di Badung diberikan dana berkisaran Rp 10 - 14 miliar, dan enam kabupaten dibantu Rp 342 miliar di tahun 2017 ini,’’ tambahnya. Dukungan ini untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdikari yaitu desa yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Bupati juga menyampaikan Badung sekarang menuju Badung Smart City, dan saat ini sedang tahapan pemasangan sistem dan pembangunan gedung Kominfo di Puspem. Untuk pelayanan kepada masyarakat, Badung telah mempunyai Pusat Pemerintahan, Mangupraja Mandala. Selain sebagai tempat pelayanan masyarakat, puspem milik masyarakat Badung ini juga sebagai tempat untuk kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan seperti lomba-lomba kegiatan seni, budaya serta kegiataan persembahyangan keagamaan termasuk tempat olahraga dan rekreasi masyarakat. ‘’Puspem tidak hanya sebagai kantor pemerintahan, namun juga kegiatan kemasyarakatan,’’ jelasnya. Diakhir kunjungan tersebut diisi sesi tanya jawab dan saling tukar cenderamata. (ad2043)
kungan,’’ terang Ketut Subrata selaku Chief Security Astra Motor Bali. Pada akhir acara pihak kepolisian Polresta Denpasar
menyerahkan rompi untuk petugas satpam Astra Motor, yang dapat digunakan untuk pelaksanaan tugas sehari-hari. (bns1)
Tingkatkan Produktivitas Kerja Satpam dengan Latihan Bersama Kepolisian
ASTRA Motor Bali bekerja sama dengan Polresta Denpasar mengadakan pembinaan petugas satpam yang berlangsung Kamis (19/1) di kantor Astra Motor, Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Pembinaan yang diikuti 43 satpam, terdiri dari satpam yang bertugas di Gudang Megati, gudang induk Cokroaminoto dan satpam yang bertugas di Office Astra Motor. Kegiatan pembinaan yang berlangsung setengah hari ini merupakan salah satu program dari pihak kepolisian yang bertajuk ‘’Bang Kumis’’ atau yang di sebut ‘’Sambang Kunjungan Setiap Hari Kamis’’ dilaksanakan meliputi pengarahan fungsi dan tugas, peningkatan keterampilan, peraturan barisberbaris, bela diri dan informasi perkembangan situasi yang terjadi di masyarakat. Perwira Unit Pembinaan Keamanan Swakarsa Satuan Pembinaan Masyarakat Kepolisian Resort Denpasar I Wayan Darmawan memberikan materi untuk mengingatkan kembali tentang segala hal yang pernah diterima saat mengikuti pelatihan/pendidikan pengetahuan tentang satpam. Dengan demikian, dapat menunjang dalam pelaksanaan
tugas untuk meningkatkan produktivitas kerja. Kemudian dilanjutkan dengan merefres kelengkapan petugas satpam, keterampilan memeriksa/menggeledah untuk mewaspadai gejala-gejala yang menyebabkan kerawanan. Perlunya kewaspadaan yang tinggi yang harus dimiliki oleh seluruh petugas keamanan. Dengan pelatihan ini diharapkan dapat melakukan tugas-tugas keamanan dengan baik, memberikan informasi tambahan mengenai perkembangan yang terkini. ‘’Jika ada gangguan dapat segera melaporkan ke kepolisian, sehingga hubungan emosional tetap terjalin dengan baik,’’ kata Darmawan. Satpam setidaknya mempunyai dua tugas utama. Pertama, membantu pengamanan perusahaan tempat bekerja. Kedua, membantu kepolisian menciptakan keamanan lingkungan. ‘’Kami sangat berterima kasih atas support dari pihak kepolisian yang telah memberikan pembinaan kepada satpam Astra Motor. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kewaspadaan, disiplin, dan tentunya membantu kepolisian menciptakan keamanan ling-
PEMBINAAN - Astra Motor Bali bekerja sama dengan Polresta Denpasar ketika mengadakan pembinaan petugas satpam, Kamis (19/1).
OPINI
6
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Membangun Kesadaran tentang Jati Diri ADA hal mendasar sebenarnya yang terjadi dalam konteks kehidupan masyarakat Bali saat ini. Yakni kurang atau bahkan hilangnya kesadaran serta jati diri manusia Bali yang sejati. Manusia Bali sejati sejatinya adalah entitas dari serangkaian keberagaman yang tumbuh dan berkembang serta menjiwai manusia Bali itu sendiri. Aspek agama, sosial, budaya, lingkungan dan lainnya itu menyatu ke dalam pribadi masing-masing. Justru itulah sekarang yang kita temui, berbagai aspek itu ternyata tidak muncul, tenggelam atau mungkin saja sudah lenyap. Akibatnya, kesadaran pribadi itu tidak muncul. Akibat yang lebih parah lagi adalah tidak munculnya kesadaran itu ke dalam setiap tindak tanduk perilaku sehari-hari. Inilah yang kita dapati saat ini. Kesadaran tentang jati diri itu sangatlah penting. Mengerti diri sendiri serta bagaimana fungsi serta peranan dalam hidup merupakan hal hakiki dalam kehidupan. Apa yang sudah kita perbuat? Banyak hal tentu saja sudah dilakukan. Namun apakah hal itu sudah mencerminkan berbagai aspek adiluhung yang membentuk karakter manusia Bali? Sudahkah menonjolkan aspek agama Hindu, sudahkah mencakup sisi sosial manyamabraya sagilik saguluk sabayantaka, sudahkah mencerminkan Tri Hita Karana dan sebagainya? Serentetan pertanyaan ini mesti dijawab. Sayangnya, kalau kita mau jujur, banyak pertanyaan yang tidak bisa kita jawab. Kalaupun bisa, jawaban itu salah dan menyimpang jauh. Mengapa? Karena kesadaran itu lama-lama sudah meredup. Cahaya sudah mulai padam akibat serangkain keserakahan, kebodohan, nafsu, keangkaramurkaan, ketidakjelasan orientasi dan sebagainya. Kita harus sadar dan bangkit. Menelisik diri sendiri dulu. Apakah kita sudah sebagai manusia Bali? Banyak peristiwa, upacara agama, upacara adat dan sebagainya di Bali bisa dipakai pengingat, tetenger (prediksi) atau bahan refleksi diri. Sebegitu adiluhungnya para leluhur menciptakan sebuah tanda-tanda agar diingat oleh generasi penerusnya. Diingat untuk dilaksanakan. Kalaupun sekarang masih tertidur lelap, hal tersebut bisa dipakai sinyal untuk bangkit dalam kesadaran penuh untuk menjalankan dharma serta bakti sebagai manusia Bali, sebagai masyarakat Bali yang mencintai tanah leluhurnya ataupun tanah dimana dia mendapatkan kenikmatan. Kesadaran, pencerahan atau apa pun itu mesti segera dinyalakan apinya. Dijaga agar terangnya selalu menyinari jalan kita semua menuju ke arah yang lebih baik. Menjadikan kita tahu di mana harusnya berjalan pelan dan bahkan berhenti sejenak. Dan di mana kita harus berlari kencang mencapai tujuan. Bangkitnya kesadaran ini tentu akan lebih signifikan bila terjadi di semua kalangan. Lapisan masyarakat dari yang tertinggi sampai terendah. Sampai saat ini, kita menyayangkan belum maksimalnya kesadaran yang dimiliki kalangan elite sehingga panutan itu tidak segera sampai ke masyarakat bawah. Apalagi kemudian ada banyak friksi serta jurang menganga antara pemerintah serta yang diperintah. Halhal ini menyangkut soal aspek-aspek itu tadi. Agama, sosial, budaya serta lainnya. Kesenjangan komunikasi juga banyak menghambat. Dan yang lebih penting lagi sifat hedonis sebagian masyarakat sangat memberikan andil bagaimana kesadaran serta kebangkitan itu banyak menemui kendala. Tidak ada titik temu, titik singgung membuat segala sesuatunya tidak mencapai sasaran. Biasanya, hal ini akan dapat diatasi dengan kesepakatan konvensional manakala kita secara kekeluargaan menghadiri berbagai masam kegiatan ritual maupun kultural dan sebagainya yang telah disiapkan nenek moyang kita. Di sanalah sebenarnya kita bercermin.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Sistem Pendidikan dan Pembangunan Manusia Indonesia Seutuhnya Indonesia adalah negara yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, adat dan agama. Namun demikian, seluruh masyarakat Indonesia telah sepakat untuk membentuk suatu negara kesatuan dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan idiil dan landasan konstitusional dalam rangka berbangsa dan bernegara. Dengan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia, di satu sisi akan saling memberikan manfaat bagi kehidupan bangsa dan negara, namun di sisi lain juga akan dapat membahayakan bagi persatuan dan keutuhan bangsa ke depan. Hal ini terjadi jika nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 tidak dipahami, dan diamalkan secara utuh. Pancasila adalah suatu sistem nilai yang merupakan bagian dari nilai-nilai agama yang kita anut. Pengamalan nilai-nilai Pancasila akan dapat dilakukan secara utuh, jika didahului dengan pemahaman yang benar. Pemahaman nilai-nilai Pancasila akan menjadi efektif jika dimulai dari siswa-siswa sekolah dasar. Indonesia sebagai bagian dari dunia, di samping memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, juga mampu bersaing di tingkat global. Agar bangsa Indonesia dapat bersaing di tingkat global, sejahtera, aman, persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga, maka sistem pendidikan harus mampu membangun manusia Indonesia seutuhnya. Oleh karena itu maka sistem pendidikan di samping mampu menggali dan mengembangkan potensi SDM Indonesia secara maksimal, juga menjadikan warga Indonesia memahami dan mengamalkan nilai Pancasila dan UUD 1945 secara utuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Drs. Nyoman Bintara Br. Pengiasan Mengwi, Badung
Saraswati, Menuju Kesadaran ’’Tattwa’’ Secara teologi Saraswati adalah kekuatan (sakti) Brahma sebagai sosok Dewi Ilmu Pengetahuan. Dari perspektif filosofi, Saraswati adalah ilmu pengetahuan itu sendiri, yang terus mengalir hingga kemudian melahirkan perangkat teknologi. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, peradaban manusia mencapai puncak kemajuan. Saraswati telah menjadi pendobrak gugon tuwon, mendepak anak mula keto, mengantarkan umat menuju kesadaran Tattwa.
Oleh I Gusti Ketut Widana attwa itu sendiri adalah salah satu dari tiga pilar agama Hindu, selain Susila dan Upacara. Hanya, elemen Tattwa yang sejatinya sebagai fondamen justru sering diabaikan penguatannya, dan lebih banyak diwakilkan secara semiotik simbolik lewat seperangkat ornamen ritualistik. Bahkan komponen Susila sebagai suplemen penguat Tattwa acapkali ditinggalkan, membuat jarak antara makna simbol dengan perilaku unggul yang diharapkan. Celakanya lagi, sudah terlalu lama Tattwa hanya dikemas dalam balutan satua, hingga terpeleset menjadi sat tuara ada, seperti tidak ada apa-apa. Menjadikan kesadaran Tattwa semakin tertinggal jauh oleh seremoni ritual yang memang tampak mendominasi. Inspirasi Saraswati boleh saja telah menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi canggih, namun dari sisi etika/susila, kebanyakan umat tergolong ganjih (labil), masih rapuh, belum kukuh/teguh memedomani Tattwa sebagai landasan Sraddha hingga mengejawantah ke dalam bentuk bhakti berdasarkan humanity-morality. Sebagaimana dikemukakan Bawa Atmaja (2014) dalam bukunya ‘’Saraswati dan Ganesha sebagai Simbol Paradigma Interpretativisme dan Positivisme’’, mencetuskan visi, bagaimana mewujudkan ilmu pengetahuan dan teknologi dari pembawa musibah menjadi berkah bagi umat manusia. Mengingat di balik dampak positif ilmu pengetahuan dan teknologi dengan aneka rupa produk keluarannya, ternyata menimbulkan banyak persoalan, di antaranya: 1) menggejalanya ideologi kekerasan (simbolik dan
T
praktik); 2) pengagungan uang (moneytheism: keuangan yang maha kuasa); 3) konsumerisme (boros belanja); 4) materialisme (kepemilikan benda/ barang sebagai ukuran status/nilai); 5) individualisme (mementingkan diri sendiri); 6) penampilanisme (membanggakan tampilan jasmani dari pada pendalaman rohani); dan 7) instanisme (semua ingin serba cepat didapat). Ekses ikutannya, menjadikan umat seakan berada pada situasi unconsciousness of tattwas, ketidaksadaran akan pentingnya Tattwa sebagai bagian pencerahan guna mencapai kesadaran diri. Padahal, mengacu Tri Kerangka Agama Hindu, elemen Tattwa merupakan bagian substansi/ inti dan berfungsi sebagai fondamen (landasan); lalu Susila merupakan esensi/isi, berfungsi sebagai suplemen (penguat), sedangkan Upacara/ritual adalah komponen materi berfungsi komplemen (pelengkap) dan ornamen (tampilan). Tuntutannya, bagaimana umat berkemampuan mensinergikan ketiganya hingga menjadi bangunan ideal bagi umat Hindu mencapai moksartham jagadhita. Saraswati sebagai kesadaran Tattwa, sepatutnya beranjak dari level
materi (ritualistik simbolik), melewati esensi/isi (etik humanistik) menuju substansi/inti (spiritualistik). Diperlukan proses panjang dan matang bagaimana umat Hindu melangkahkan diri, berangkat dari hasrat mengetahui/mempelajari pengetahuan, meningkat pada pendalaman, lalu mendapat pencerahan guna mencapai kesadaran Tattwa. Selama umat Hindu masih berkutat bahkan bersemangat di jalur material lewat aktivitas ritual, dipastikan perbaikan mental, peningkatan akhlak bermoral, apalagi kesadaran spiritual akan tertinggal, malah terpental, tidak menunjukkan korelasi positif dan konstruktif di tataran sosial. Ritual Saraswati sejatinya momen sakral yang senantiasa memberi ruang dan waktu membangkitkan kesadaran diri, betapa ilmu pengetahuan (jnana) penting dipelajari dan didalami. Bukan hanya untuk menghasilkan perangkat teknologi sebagai alat mempermudah hidup manusia, melainkan lebih kepada pencapaian kebijaksanaan (wijnana/kaprajnan) dan pengetahuan sempurna (samyagjnana). Tahapannya, mulai dari mendalami ilmu pengetahuan yang bersifat material/lahiriah (aparawidya), lanjut memuncak pada
”Piodalan Saraswati dapat dijadikan resolusi kesadaran Tattwa. Sehingga dengan berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi, dapat mengantarkan umat menyeberangi lautan kehidupan menuju pulau harapan, mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan hidup lahir batin, sebagaimana sloka Bhagawad-Gita, IV.36.”
Suara Publik Debat Calon Pemimpin DKI Persoalan DKI ternyata bukan hanya milik warga Jakarta. Riuhnya menjalar hingga pelosok negeri. Debat kandidat pemimpin DKI juga menjadi tontonan seribu wajah. Ini membuktikan bahwa warga juga ingin menyaksikan bagaimana pemimpin yang diharapkannya bisa cerdas berdebat dan memukau khalayak lewat layar kaca. Seharusnya debat kader pemimpin DKI ini menjadi tontonan yang menuntun dan mencerdaskan. Namun, ada sejumlah kalimat dari para kandidat yang kurang menarik. Seperti menyebut dosen, pak menteri maupun alexis. Bahkan sudah disepakati untuk tidak menyinggung pribadi kandidat. Yang bisa didebatkan akan program dan visi misi. Bukan menohok persoalan pribadi. Padahal semua kita sepakat, pemimpin bukan hanya harus jujur, bekerja, berpihak pada rakyat, namun juga harus santun untuk memberi efek teduh pada psikologis warganya. Bagaimana seorang pemimpin bisa membangun manusianya jika seluruh jiwa pemimpin itu diliputi kebencian, amarah, dendam, dan hal-hal negatif lain-
Oleh Ni Nyoman Ayu Suciartini nya. Kalimat paling ajaib yang terus diucapkan dalam debat ini, membangun manusia, harus benarbenar diupayakan. Pemimpin dunia yang tegas dan menjunjung tinggi kesantunan bisa saya paparkan seperti Mahatma Gandhi dan Nelson Mandela. Mereka pemimpin berpengaruh yang lisannya tetap terjaga dan mampu merasuk sanubari. Tak ada yang pernah sadar bahwa dua tokoh yang awalnya dikucilkan, ditindas, dan tak dipandang ini bisa menjadi alat pemersatu. Gandhi tak pernah membenci petugas kereta yang memberhentikannya dengan paksa sebab ia tak memiliki hak duduk yang layak bagi kaum seperti Gandhi. Nelson Mandela mendekap damai sipir penjara yang ketakutan didatangi Mandela sebab sipir tersebut ingat benar akan luka di dahi, mata, dagu, bahkan lututnya yang dibuatnya sendiri saat menyiksa Mandela dalam penjara. Namun, mungkin generasi pemimpin saat
ini hanya bisa membaca biografinya saja tanpa melihatnya nyata. Jika begitu, saya bisa melihat Barack Obama yang tegas, perkasa, juga humoris dalam memimpin. Beliau begitu dicintai. Bahkan di pidato terakhirnya sebagai presiden, warganya merasa ini kemenangan presiden terpilih. Warganya tak bisa lari dari sosok Obama yang begitu dicintai. Mem-bully secara verbal lawan debat Anda tidak akan membuat pemilih berdatangan pada Anda. Isilah debat dengan perang program secara habis-habisan. Program apa yang tidak baik dan bagaimana cara memperbaikinya dengan nyata tanpa bualan. Sesederhana itu. Namun tenang saja, jaga lisan masih bisa Anda benahi pada dua sesi debat yang akan datang. Semoga waktu yang disediakan untuk debat ini berisi hal-hal baik untuk mengasah jiwa kepemimpinan yang baik. Ingatlah yang terpilih nanti hanya satu pasangan calon. Setelah itu kita akan kembali pada kehidupan kita masing-masing. Lantas apakah selama sisa hidup itu akan terus membenci, mem-bully, dan gila sendiri?
pencapaian pengetahuan immaterial/ rohaniah (parawidya), hingga mencapai kesadaran Paramatman, bahwa hakikat Brahman dan Atman itu Tunggal, sebagai titik kulminasi kesadaran Tattwa. Sejauh ini, Saraswati masih tampak bergerak di tataran ritual lewat upacara Piodalan Sanghyang Aji Saraswati. Bahkan terkesan contradictio in terminis ketika ada wacana ‘’larangan membaca’’, menjadi bumerang bagi usaha memerangi kebodohan/kegelapan (awidya), terutama dalam Tattwa agama, yang sejauh ini memang nyaris belum disentuh umat. Umat begitu asyik dan tak boleh diusik untuk hal-hal yang berhubungan dengan ritualistik. Seolah sudah menjadi harga mati, Hindu itu identik dengan ritual an sich. Disebut Hindu karena aktivitas ritualnya, dan menjadi tidak Hindu jikalau (hanya) bermain di tataran Tattwa. Pentingnya kesadaran Tattwa bukan berarti hendak mengabaikan, apalagi meninggalkan upacara/ritual, justru menjadi penguat sraddha dan bhakti umat. Konkretnya, rutinitas ritual Saraswati tidak boleh berhenti di tingkatan simbolisasi material-simbolik, sepatutnya terus bergerak lewat internalisasi, dengan harapan usai proses ritual teraplikasi ke dalam perilaku unggul, baik dalam ranah sosial (pengabdian/ pelayanan kepada sesama manusia), maupun dalam konteks environmental (penyelamatan dan pelestarian lingkungan alam). Bila Piodalan Saraswati masih tetap stagnan berada di tataran simbolik ekspresif, sulit diharapkan dapat bergerak ke tingkatan kesadaran Tattwa, menjadikan ritual sebagai jalan pendakian spiritual. Setidaknya, Piodalan Saraswati dapat dijadikan resolusi kesadaran Tattwa. Sehingga dengan ‘’berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi, dapat mengantarkan umat menyeberangi lautan kehidupan menuju pulau harapan, mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan hidup lahir batin’’, sebagaimana sloka Bhagawad-Gita, IV.36 menegaskan. Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama & Seni Unhi Denpasar
POJOK Parisada harus mandiri dalam pendidikan umat. - Harus kompak, jangan pecah. *** Pemkot perkuat eksistensi pasar tradisional. - Perkuat pula pedagang pribumi. *** Polisi tangkap pencoret bendera Merah Putih. - Tangkap pula pembikin gaduh.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
OGOH-OGOH MINI Sejumlah anak mengangkat ogoh-ogoh mini, Kamis (19/1). Ogoh-ogoh mini pun kini kian banyak dipasarkan, seperti di Jalan Debes, Denpasar. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
NELAYAN – Pekerjaan sebagai nelayan masih digeluti sejumlah masyarakat di kawasan pesisir Kabupaten Buleleng. Seperti halnya di Desa Kalianget Kecamatan Seririt. Sementara itu, sejumlah perahu tampak terparkir di kawasan itu Jumat (20/1) siang kemarin.
Bali Post/sos
Figur
Lulusan Sarjana POLRI kembali membuka kesempatan kepada putraputri terbaik bangsa untuk mengikuti pendidikan pembentukan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja menyampaikan, Kamis (19/1) lalu, pendaftaran SIPSS dimulai akhir Januari 2017. “Bagi Bali Post/rah yang lulus tahap seleksi, selanjutnya menempuh pendidikan selama enam bulan. Output lulusan berpangkat inspektur polisi dua atau Ipda,” tegas Hengky. Program studi (prodi) atau sarjana yang direncanakan direkrut yaitu lulusan Prodi S-2 Psikologi, S-1 Dokter Umum, S-1 Dokter Gigi, S-1 Teknik Informatika, S-1 Desain Grafis, S-1 Teknik Sipil, S-1 Teknik Nuklir, S-1 Teknik Kimia, S-1 Teknik Elektro, S-1 Hubungan Internasional, S-1 Bahasa Prancis, S-1 Kurikulum Pendidikan, S-1 Metalurgi, S-1 Ilmu Sejarah, S-1 Psikologi, S-1 Musik dan D-4 Nautika. Hengky mengimbau kepada yang berminat SIPSS supaya mempersiapkan diri, secara fisik dan mental. Untuk informasi lebih lengkapnya, Kabid Humas mempersilakan datang ke Polres atau Polda. “Penerimaannya dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya,” ungkap mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini. (rah)
Steril Pedagang, Jalan Serangan Kondusif Denpasar (Bali Post) Sepanjang Jalan Pulau Serangan, Denpasar Selatan (Densel) dikenal rawan pengeroyokan, balapan liar, dan kasus kriminal lainnya. Setelah pedagang yang biasa mangkal di sana dilarang berjualan, perlahan situasi wilayah tersebut semakin kondusif. Selain itu, anggota Polsek Densel rutin menggelar patroli di sana. “Sebelumnya kan bisa jualan sampai pagi di sana. Orang-orang yang nongkrong pun sampai pagi. Kondisi seperti itu yang rawan,” tegas Kapolsek Densel Kompol Aris Purwanto, Jumat (20/1) kemarin. Apalagi, lanjut Aris, orang-orang yang nongkrong di sana sambil minum minuman keras. “Mereka datang berkelompok. Selisih paham sedikit saja, bisa ribut,” ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Aman dan kondusifnya jalan itu, kata Aris, juga berkat sinergi Polsek Densel dengan aparat desa di sana. Artinya, keamanan bisa terwujud dengan baik bila komponen masyarakat ikut andil. “Anggota kami juga setiap hari masuk ke sekolah-sekolah. Tujuannya sosialisasi mencegah narkoba, geng motor dan lainnya yang berkaitan dengan kamtibmas,” imbuh Aris. Di tempat terpisah, Wakapolres Badung Kompol Erwin Pratomo mengatakan, terus mengingatkan supaya anggotanya melaksakan pengamanan setiap pagi, sesuai tempat atau plotingan yang telah ditentukan. “Selain itu, diharapkan terus terjalin kebersamaan antarpersonel, edukasi, berkompetisi pelaksanaan tugas, memupuk rasa kebersamaan dan saling mendukung serta mampu mewujudkan sebuah produk yang dapat dibanggakan pada kesatuan,” tegas Wakapolres memberikan arahan di Polsek Petang. Kompol Erwin mengharapkan seluruh personel menjaga kesehatan dengan baik, mengingat tahun 2016 tercatat 60 anggota Polda Bali dan jajaran meninggal dunia. Paling banyak disebabkan karena diabetes. (kmb36)
Penyuluh Bahasa Bali Perlu Alat Konservasi Lontar
Denpasar (Bali Post) -
Berbagai macam kendala mulai tampak setelah 651 penyuluh bahasa Bali terjun ke desa-desa sejak 6 bulan terakhir. Tak hanya soal puluhan penyuluh yang memilih untuk tidak memperpanjang kontrak di tahun 2017, tapi juga mengenai ketiadaan alat dalam upaya mengkonservasi lontar. “Di masyarakat itu kan banyak sekali ada lontar. Ketika diminta untuk mengkonservasi, kami alat tidak punya. Ini penting untuk ditindaklanjuti, minimal kami diberi alat sehingga kami bisa lebih banyak mengkonservasi lontar,” ujar Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali I Nyoman Suka Ardiyasa saat melaporkan kinerja penyuluh bahasa Bali kepada Komisi IV DPRD Bali di Gedung Dewan, Jumat (20/1) kemarin. Menurut Suka, konservasi lontar merupakan program penyuluh selanjutnya pascamelakukan pemetaan tahun lalu. Selain itu, pihaknya juga akan membuat katalog agar jumlah lontar yang terdata menjadi lebih jelas. Secara umum, program kegiatan penyuluh tahun ini dibagi menjadi tiga. Masing-masing, program untuk peningkatan SDM penyuluh, program kerja bersama yang disusun berdasarkan rapat kerja (raker), dan program yang terintegrasi dengan kabupaten/ kota. “Artinya, Dinas Kebudayaan
masing-masing sudah membuatkan program untuk penyuluh di masing-masing kabupaten/kota. Kami juga akan melanjutkan kelompok belajar bahasa Bali, bukan hanya anak-anak tapi juga generasi tua kami akan lakukan dengan membentuk kelompok belajar dewasa. Kemudian, memberikan pembinaan terhadap sekaa santi,” paparnya. Suka menambahkan, mundurnya sejumlah penyuluh tidak banyak memengaruhi kinerja penyuluh yang masih tersisa. Sebab, mereka selama ini terbiasa bekerja dalam satu tim di kecamatan. Apalagi, Pemprov Bali sudah merencanakan perekrutan penyuluh baru. Di sisi lain, penyuluh yang mundur juga atas saran mereka agar tidak ada yang dobel kontrak lantaran diterima menjadi guru kontrak di SMA/ SMK atau SD. Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengatakan, penyuluh bahasa Bali yang kini tersisa 576 orang. Penyuluh yang berasal dari Badung pal-
RSBM Diuji Coba Mei Denpasar (Bali Post) Pembangunan RSUD Bali Mandara (RSBM) di Jl. By-pass Ngurah Rai Denpasar telah rampung Desember 2016 lalu. Saat ini bahkan tengah berjalan proses perekrutan tenaga kontrak medis dan nonmedis, serta pengisian alat kesehatan. Rencananya, rumah sakit tipe B ini akan mulai diuji coba Mei mendatang dan beroperasi secara resmi pada 14 Agustus 2017, bertepatan dengan HUT Provinsi Bali. “Bulan Mei, kita uji coba dulu-
lah. Kita kan rekrut SDM kira-kira bulan Maret. Cobalah kita sambil latihan, simulasi, kita uji coba, peralatannya sudah jalan apa enggak, SDM-nya sudah mantap apa belum,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. saat memantau fisik RSBM bersama Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali, Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, serta Plt. dan jajaran direksi RSBM, Jumat (20/1) kemarin. Menurut Suarjaya, RSBM di
Bali Post/ist
PENYULUH - Penyuluh bahasa Bali Provinsi Bali saat melaporkan kinerja di hadapan Komisi IV DPRD Bali di Gedung Dewan, Jumat (20/1) kemarin. ing banyak mundur sebanyak 22 orang. Mereka selama ini ada yang ditugaskan di kabupaten lain seperti Tabanan dan Jembrana. Pada beberapa penyuluh, lokasi desa yang jauh juga menjadi kendala tersendiri. Terkait konservasi lontar, Parta mengaku baru menyadari bila kegiatan tersebut membutuhkan biaya yang
tidak terpikirkan sebelumnya. Pihaknya akan menghitung kebutuhan anggaran untuk pembelian alat konservasi. Alat yang dibutuhkan seperti alkohol, air sureh, sarung tangan, dan tisu. “Kita memang tidak membekali alat-alat itu. Kalau hanya satu lontar kan tidak apa-apa, tapi ini ribuan lontarnya. Nanti kita hitung ke-
butuhannya berapa,” jelas politisi PDI-P dari Gianyar ini. Di sisi lain, Parta mendapat pula masukan dari bendesa adat agar penyuluh bahasa Bali ke depan ditempatkan di desa pakraman, tidak hanya di desa dinas seperti sekarang. Pasalnya, keberadaan mereka dinilai bermanfaat dan diterima dengan sangat antusias oleh masyarakat. (kmb32)
masa uji coba sudah mulai menerima pasien. Namun terbatas pada beberapa poliklinik, empat spesialis dasar (bedah, anak, kandungan, dan penyakit dalam), serta beberapa spesialis penunjang seperti kulit, mata, dan THT. Suarjaya mengklaim RSBM nantinya memberikan pelayanan berstandar internasional. Dapat dibedakan lewat fisik gedung dan alat kesehatan yang lebih canggih, SDM yang merupakan tenaga spesialis khusus, serta sistem pelayanan berkualitas. Sebagai contoh, lantai UGD dan ruang perawatan hingga kelas III sekalipun menggunakan lantai vinyl agar bakteri dan virus tidak
mudah menempel. Kemudian dinding di ruang UGD disamakan dengan ruang operasi menggunakan dinding sandwich untuk mencegah infeksi nosokomial. Di triage, akan diisi dokter senior yang benar-benar tahu dan bisa memilah pasien dengan kondisi sedang, berat, atau ringan. Tenaga medis dan nonmedis yang sedang dalam proses perekrutan pun harus menguasai bahasa Inggris. Total ada 205 tempat tidur, yang sebagian besar untuk kelas II sebanyak 53 tempat tidur dan kelas III sebanyak 49 tempat tidur. Kendati, lanjut Suarjaya, RSBM nantinya akan mengarah pula ke
medical tourism hospital lantaran lokasinya yang dekat dengan objek wisata. Namun ditegaskan, rumah sakit rujukan kabupaten/kota ini sifatnya nonprofit yakni bukan untuk mencari keuntungan tapi membantu masyarakat. Sementara itu, Plt. RSBM dr. Gede Bagus Darmayasa, M.Repro. mengatakan, penanganan emergency atau gawat darurat menjadi prioritas di rumah sakit berlantai lima ini. Ke depan, pihaknya akan berintegrasi dengan kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Seperti halnya dilakukan Royal Darwin Hospital di Australia, yang banyak memberi masukan untuk RSBM. (kmb32)
BANGLI
8
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Dinas Kesehatan Rekrut 12 Tenaga Kontrak Bangli (Bali Post) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli merekrut belasan tenaga kontrak di awal tahun ini. Nantinya mereka akan ditugaskan sebagai tenaga promotor dan petugas Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di sejumlah puskesmas di Kabupaten Bangli. Kepala Dinas KesBali Post/ina dr. Nengah Nadi ehatan dr. Nengah Nadi, Jumat (20/1) kemarin, mengatakan jumlah tenaga kontrak yang direkrutnya tahun ini sebanyak 12 orang. Dari 12 orang tersebut, 11 di antaranya direkrut sebagai tenaga promotor dan satu lagi sebagai tenaga STBM. ‘’Perekrutan tenaga kontrak ini dilakukan mengacu Permenkes 71 tahun 2016,’’ katanya. Dipaparkannya, proses perekrutan tenaga kontrak tersebut sudah mulai dilakukan sejak 18 Januari lalu, yakni dengan membuka lowongan pendaftaran hingga kemarin. Setelah pendaftaran ditutup, proses dilanjutkan dengan tahapan seleksi. Dalam melakukan seleksi, Dinas Kesehatan menggelar beberapa tes untuk pelamar meliputi tes administrasi, tes tulis, wawancara dan tes praktik penyuluhan. ‘’Mengenai berapa pendaftarnya, saya kurang hafal. Untuk datanya bisa ditanyakan ke Sekdis,’’ ujarnya. Dijelaskan dr. Nadi, belasan tenaga promotor dan STBM ini sangat dibutuhkan untuk menjalankan program-program Dinas Kesehatan Bangli. Dia menyebutkan, 11 tenaga promotor nantinya akan ditugasnya di 11 puskesmas untuk melakukan promosi kesehatan di masyarakat. Demikian juga tenaga STBM tersebut ditugaskan memberikan penyuluhan kesehatan lingkungan di masyarakat. ‘’Ada tiga program prioritas pembangunan kesehatan, yakni paradigma sehat yang mengutamakan promotif dan preventif dan penguatan layanan kesehatan dan pelaksanaan JKN,’’ terangnya. Dia menambahkan, sejatinya Dinas Kesehatan sudah bisa melakukan perekrutan tenaga kontrak tersebut tahun lalu. Hanya saja karena terkendala anggaran, perekrutan baru bisa dilakukan tahun ini. (kmb40)
Saluran Drainase di Kayubihi Harus Segera Dibenahi
Bangli (Bali Post) Penataan saluran drainase di wilayah Desa Kayubihi Bangli dinilai sangat mendesak untuk dilakukan. Pasalnya, setiap kali turun hujan, jalan provinsi yang ada di wilayah desa tersebut selalu menjadi langganan banjir. Tak hanya itu, saat hujan kawasan tersebut akan berubah kumuh lantaran banyaknya sampah dan kerikil yang berasal dari selokan kecil di sekitarnya. Perbekel Desa Kayubihi I Ketut Widiana, Jumat (20/1) kemarin, mengungkapkan ruas jalan di wilayah Desa Kayubihi belum dilengkapi saluran drainase memadai. Saluran drainase kebanyakan masih berupa selokan kecil yang belum dibeton. Hal ini kerap mengakibatkan jalan di Kayubihi selalu tergenang banjir setiap kali hujan turun. Widiana mengatakan, jika dilihat dari ketinggian wilayah, seharusnya pembangunan drainase terlebih dulu dilakukan di wilayah Kayubihi yang posisinya lebih rendah dari desa lain di wilayah utara. Hal ini dimaksudkan agar ketika hujan deras tiba, air kiriman yang datang dari wilayah utara punya saluran penampung yang memadai di hilir sehingga tidak meluber ke jalan. ‘’Ini justru lain, drainase di Desa Pengotan yang lebih dulu dibangun permanen. Sementara yang di selatannya (Kayubihi-red), tidak,’’ terangnya. Dia memaparkan, saat ini seluran air di Kayubihi hanya memiliki kedalaman 40 cm. Sementara drainase di wilayah utara yakni Pengotan kedalamannya mencapai 80 cm. Menurut Widiana, semestinya semakin ke selatan, saluran drainase semakin dalam. ‘’Apalagi di selatan tidak ada sodetan. Jadinya setiap hujan, air dari utara meluap ke jalan,’’ ujarnya. Atas kondisi tersebut pihaknya pun berharap pemerintah bisa segera melakukan penataan drainase di wilayah Desa Kayubihi. Saluran drainase di Kayubihi yang saat ini kebanyakan masih berupa selokan kecil diharapkan bisa diperlebar dan dibuat permanen. ‘’Selama ini sebenarnya sudah sempat dibuatkan drainase di Kayubihi, hanya saja di tengah. Yang di ujung utara dan selatan Desa Kayubihi belum dibuatkan drainase sampai sekarang,’’ imbuhnya. (kmb40)
SAMPAH - Sampah yang menumpuk di areal belakang Pasar Kidul.
Tebar Bau Busuk
Tumpukan Sampah di Pasar Kidul Dikeluhkan Warga
Bangli (Bali Post) -
Sejumlah warga di Lingkungan/Banjar Pule mengeluhkan tumpukan sampah yang menggunung di areal belakang Pasar Kidul. Pasalnya aroma busuk dari sampah-sampah tersebut sangat mengganggu warga terutama yang tinggal di dekat lokasi pembuangan sampah. Salah seorang warga Pule, Made Darma, Jumat (20/1) kemarin, mengungkapkan tumpukan sampah di belakang areal Pasar Kidul tepatnya di utara Pura Nataran Er Malet, sudah sangat mengganggu kenyamanan warga. Pasalnya sampah yang terdiri dari aneka sisa dagangan para pedagang pasar tersebut menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat hingga radius beberapa meter. Darma mengatakan, biasanya sampah diangkut rutin oleh petugas kebersihan setiap sore
hari. Namun, sejak beberapa hari terakhir, sampah di dalam kontainer tersebut belum diangkut dan dibiarkan menumpuk hingga meluber ke jalan. ‘’Apa petugasnya mogok atau bagaimana, saya tidak tahu. Ini baunya sudah luar biasa mengganggu,’’ keluhnya. Ia pun mengaku sangat keberatan dengan tumpukan sampah yang tak diangkut tersebut. Pihaknya berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk menangani persoalan tersebut.
Tak hanya Darma, sampah yang tak diangkut itu juga dikeluhkan seorang pedagang makanan yang warungnya tak jauh dari lokasi pembuangan sampah. Pedagang yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan, bau busuk menyebabkan pembeli enggan datang. Atas kondisi itu dirinya mengaku sudah sempat menyampaikan kepada salah seorang petugas kebersihan agar sampah-sampah itu segera diangkut. Akan tetapi, laporannya itu tidak mendapat tindak lanjut.
‘’Alasannya karena truk sampahnya rusak. Saya sarankan, kalau memang rusak kenapa tidak sewa truk saja untuk mengangkutnya. Katanya dia tidak ada dana untuk itu,’’ tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha saat dikonfirmasi siang kemarin mengakui bahwa pengangkutan sampah di wilayah Bangli dan Kayuambua belakangan ini tidak bisa dilakukan secara maksimal lantaran keterbatasan armada. Dari 12 armada pengangkut sampah yang dimiliki, lima diantaranya kini dalam kondisi rusak dan masih dalam perbaikan. ‘’Rusaknya sudah dari 5-6 hari lalu. Sekarang masih diperbaiki
di bengkel,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, kerusakan lima armadanya tersebut disebabkan faktor usia kendaraan yang sudah tua. Rata-rata armada yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup berusia di atas dua puluh tahun. Kendati demikian, pihaknya selama ini sudah berusaha memaksimalkan armada yang ada untuk mengangkut sampah termasuk sampah di Pasar Kidul. Sebagaimana laporan petugasnya di lapangan, sampah di Pasar Kidul sudah rutin diangkut setiap hari. ‘’Mungkin yang tadi itu timbunan baru. Tapi sekarang saya sudah perintahkan petugas saya untuk segera mengangkut sampah di pasar,’’ tandasnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Kerajinan katik sate dan katik dupa sangat menjanjikan. Hal ini mengingat permintaan masyarakat akan dua produk tersebut cukup tinggi. Hal itu diungkapkan perajin di Desa Bunutin Kecamatan Bangli, Tri Cahyadi, Jumat (20/1) kemarin. Menurut Cahyadi, kerajinan katik sate ini digelutinya sejak April 2015 lalu. Meski baru seumur jagung, tetapi usaha yang digeluti pemuda kreatif ini sudah berkembang cukup pesat. Sudah banyak konsumen yang dimilikinya. Untuk mengembangkan kerajinan ini dirinya memakai sistem kemitraan. Cahyadi mengatakan, peluang kerajinan katik sate dan katik dupa prospek ke depannya sangat bagus mengingat upacara keagamaan selalu dilakukan masyarakat Hindu di Bali setiap harinya. Untuk pembuatan katik dupa
dirinya mengaku baru belajar sehingga perlu terus dikembangkan. ‘’Jika saya bisa sudah siap, nantinya akan diberikan 50 ton katik dupa setengah jadi dari mitra untuk di-finishing,’’ jelasnya. Sejauh ini pihaknya masih terbentur masalah tenaga kerja. Sebelumnya dia sempat mempunyai dua pekerja, tetapi keduanya kembali ke kampung halaman dan tak pernah kembali. ‘’Memang masalah sekarang adalah tenaga kerja,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, dirinya sudah melakukan kemitraan dengan masyarakat di Kayubihi, Jehem, Tukad Batu. Sedangkan mitra dari luar kabupaten ada dari Klungkung, Denpasar, Gianyar, dan Buleleng dan Malang. ‘’Untuk bahan baku bambu tidak kekurangan. Mengingat mitra yang mencari sampai setengah jadi. Saya di sini hanya finishing saja,’’ jelasnya. (kmb41)
Prospek Kerajinan ”Katik” Sate Sangat Menjanjikan
SEPI - Dermaga Kedisan sepi pengunjung saat musim hujan.
Bali Post/nan
Musim Hujan, Penyeberangan ke Terunyan Menurun Bangli (Bali Post) Hujan yang turun di wilayah Bangli dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir berdampak pada penurunan jumlah kunjungan wisatawan yang hendak menyeberang dari Dermaga Kedisan Kintamani menuju ke Kuburan Terunyan. Penurunannya bahkan cukup signifikan. Hal itu diungkapkan Kepala UPTD Penyeberangan Danau Batur I Ketut Nasta, Jumat (20/1) kemarin.
Pengidap Gangguan Jiwa Tewas Gantung Diri
Bangli (Bali Post) Berselang tiga hari, warga Kintamani kembali dikejutkan dengan kasus bunuh diri dengan cara gantung diri. Kali ini dilakukan I Ketut Karya, warga Banjar Bantas Desa Selulung. Pria 44 tahun itu ditemukan tewas tergantung oleh anaknya dengan seutas tali plastik pada sebuah pohon di belakang rumah. Menurut informasi yang dihimpun Jumat (20/1) kemarin, kasus gantung diri tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 13.00 wita. Awalnya saksi, I Made Astrawan yang tak lain merupakan anak kandung korban baru saja pulang ke rumah usai bekerja. Saksi yang saat itu hendak buang air kemudian menuju ke kebun belakang rumahnya.
Bali Post/ina
Namun sesampainya di kebun, korban terkejut karena melihat ayahnya sudah tewas dalam posisi tergantung. Saksi spontan berteriak meminta meminta pertolongan warga. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek AKP Gede Sumena mengatakan, menindaklanjuti laporan warga, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. ‘’Dari hasil olah TKP, identifikasi dan pemeriksaan medis serta keterangan para saksi disimpulkan bahwa korban meninggal murni akibat bunuh diri,’’ terangnya. Sementara itu mengenai penyebab korban bunuh diri, diduga karena gangguan jiwanya sedang kambuh. (kmb40)
Menurutnya, jika sebelumnya ada sekitar lima hingga tujuh kali penyeberangan dengan boat setiap harinya, kini berkurang menjadi dua hingga tiga kali. ‘’Bahkan lima hari lalu hanya ada satu penyeberangan saja yang menyeberang ke Terunyan,’’ ungkapnya. Menurutnya, saat musim hujan, banyak wisatawan merasa was-was ketika hendak menyeberang ke Terunyan. Karena situasi inilah, penda-
patan penyewa boat menjadi berkurang. Dikatakannya lebih lanjut, penyeberangan ke Terunyan memang tidak menentu. Jadi pihaknya tidak bisa menargetkan berapa kali akan ada penyeberangan per bulannya. ‘’Kalau hari libur biasanya bisa sampai 20 penyeberangan setiap harinya. Tapi itu hanya pada hari-hari tertentu saja. Kalau hari biasa tidak sampai sebanyak itu,’’ ungkapnya. (kmb41)
Bali Post/nan
KATIK SATE - Kerajinan katik sate yang digeluti Tri Cahyadi.
GIANYAR
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Tiang Listrik Keropos Resahkan Warga Gelumpang
Program Bedah Rumah
Pemkab Targetkan Seratus Unit
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar tahun ini menargetkan bedah rumah KK miskin seratus unit. Sejumlah persiapan dilakukan dan diharapkan program bedah rumah yang didanai APBD 2017 itu bisa mulai berjalan Maret mendatang. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Gianyar Ida Bagus Sudewa, Jumat (20/1) kemarin, mengungkapkan ke-100 unit rumah sasaran tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar. Menurut estimasi, per unit rumah akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 40 juta dalam bentuk proyek fisik. ‘’Estimasinya segitu. Tapi bisa juga kurang, tergantung kondisi rumahnya. Bantuan menyesuaikan kondisi rumah penerima,’’ ujar mantan Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Gianyar ini. Dijelaskannya, proses verifikasi penerima bantuan bedah rumah telah dilakukan. Saat ini, pihaknya tengah menunggu SK terkait pelelangan. Ditargetkan, Maret mendatang program tersebut sudah bisa dieksekusi di lapangan. Verifikasi data penerima bantuan masih sama dengan proses tahun-tahun sebelumnya yakni dilakukan Dinas Sosial. Yang membedakan adalah proses pelaksanaannya yang kini dilimpahkan ke Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. ‘’Sebelumnya kan Dinas PU yang menggarap,’’ kata mantan Kepala Dinas PU Gianyar ini. Pria yang akrab disapa Gus Sudewa ini menyampaikan, sebagian tugas Dinas PU kini menjadi tanggung jawab pihaknya. Selain bedah rumah, program terkait berupa peningkatan kualitas permukiman. Dalam hal ini pihaknya akan menggelontorkan program menyangkut pengendalian dan penataan infrastruktur kawasan permukiman. (kmb25)
Gianyar (Bali Post) -
Warga mengeluhkan banyaknya tiang listrik yang sudah karatan di Banjar Gelumpang Desa Sukawati. Ironisnya sejumlah tiang listrik tersebut ada yang hampir roboh. Hal ini diungkapkan Klian Dusun Banjar Gelumpang I Wayan Metra, Jumat (20/1) kemarin. Dikatakannya, hampir seluruh tiang listrik di Banjar Gelumpang sudah karatan akibat termakan usia. Beberapa di antara tiang besi itu pun sudah keropos sehingga meresahkan warga karena dikhawatirkan roboh. ‘’Ada yang hampir roboh karena sudah keropos. Kalau saja tidak ada pepohonan yang menyangga, pasti sudah roboh menimpa rumah warga,’’ ucapnya. Dikatakannya, salah satu tiang listrik yang meresahkan tersebut ada di simpang empat Banjar Gelumpang tepatnya di sisi timur jalan. Selain sudah karatan dan keropos, tiang tersebut menyangga kabel dari empat arah. ‘’Beban tiang tersebut sangat berat karena menyangga kabel listrik dari empat arah dan sampai bengkok di bagian ujung tiang,’’ ujarnya. Terkait kondisi ini, ia pun berharap agar instansi terkait yakni PLN melakukan penggantian seluruh tiang listrik khususnya yang sudah keropos. Bila tidak segera diganti, pihaknya yakin tiang-tiang listrik tersebut hanya menunggu waktu untuk roboh. ‘’Hampir semua tiang yang dari besi ini sudah karatan dan akan cepat keropos. Tentunya kami harap ini segera diganti,’’ tandasnya. (kmb35)
Cok Nindia Lepas Masa Duda Gianyar (Bali Post) Mantan Sekda Gianyar, Cokorda Gde Putra Nindia, mengakhiri masa dudanya. Panglingsir Puri Agung Peliatan, Ubud ini melangsungkan pernikahan dengan Sagung Ratu Sri Jaya Laksmi asal Puri Gede Penebel, Tabanan. Upacara pernikahan berlangsung khidmat di Puri Agung Peliatan, Ubud, Jumat (20/1) kemarin. Pria 56 tahun yang akrab disapa Cok Nindia ini mengatakan, ada beberapa alasan mengapa dia akhirnya memilih untuk menikah kembali. Di antaranya dia sudah mendapat izin dari dua putrinya. Alasan lainnya, ia ingin ada yang mendampingi sebagai seorang panglingsir puri. ‘’Kegiatan di masyarakat sangat padat. Jadi nanti supaya ada yang menemani,’’ ujarnya. Cok Nindia yang sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Gianyar itu mengaku diperkenalkan dengan istri keduanya ini pada 2016 lalu oleh Raja Puri Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan. ‘’Setelah bertemu di Denpasar dan menjalani komunikasi yang intens, kami akhirnya pacaran hingga kini memutuskan menikah,’’ tuturnya. Prosesi pernikahan sudah berjalan sejak Sabtu (14/1) dengan upacara Dharma Pamikarsa di Puri Gede Penebel. Pada Selasa (17/1) digelar upacara pengambilan atau Amet Pinet di Puri Penebel. Hingga kemarin sekitar pukul 07.00 Wita dilakukan upacara pekalan-kalan dan pukul 17.30 wita dilakukan ngayab pewidiwidanan di Puri Agung Peliatan. Dinyatakan, pernikahannya kali ini dilakukan dengan penuh nuansa kesederhanaan. ‘’Upacara pewiwahan ini saya lakukan dengan sangat sederhana. Beda dengan pernikahan anak muda,’’ ujar Cok Nindia. (kmb35)
Bali Post/nik
PERNIKAHAN - Cok Nindia bersama istrinya Sagung Ratu Sri Jaya Laksmi di sela-sela prosesi pernikahan, Jumat (20/1) kemarin.
9
KEROPOS - Salah satu tiang listrik di Banjar Gelumpang yang telah keropos dan dikhawatirkan akan roboh.
Kembangkan ’’Home Stay’’ Ubud
STP Nusa Dua Bali Teken MoU dengan UHSA Tertimpa Pohon Buruh Tewas
SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali melakukan penandatanganan kerja sama dengan Ubud Home Stay Association (UHSA) dalam bidang pengembangan home stay di wilayah Ubud. Kegiatan yang dibarengi sarasehan dengan narasumber Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta dan Ketua STP Nusa Dua Bali Drs. Dewa G.N. Byomantara, M.Ed. tersebut diselenggarakan di Museum Puri Lukisan, Ubud, Jumat (20/1) kemarin. Ketua STP Nusa Dua Bali Drs. Dewa G.N. Byomantara, M.Ed. mengatakan, STP sebagai bagian dari Kementerian Pariwisata memiliki prioritas pembangunan tahun ini berupa digitalisasi, home stay dan connectivity. ‘’Home stay mendapat prioritas karena menggunakan rumah masyarakat sehingga terjangkau masyarakat karena membutuhkan investasi relatif rendah, pembangunannya cepat dan memberikan manfaat ekonomi, sosial budaya serta lingkungan,’’ katanya. Dijelaskan, program ini bertujuan menghasilkan model pengembangan home stay berbasis budaya agar menjadi pedoman pengembangan home stay di destinasi lain di Indonesia. Kementerian pariwisata juga menargetkan 100.000 home stay hingga 2019. Sementara untuk tahun ini ditargetkan 20.000 home stay untuk seluruh Indonesia. ‘’Di Bali kita mengembangkan lima lokasi penumbuhan home stay. Di Gianyar kita ada Ubud dan Bedulu, Tabanan kita ada Desa Piing dan Blimbing, terakhir ada Desa Penglipuran,’’ terangnya. Guna merealisasikan program tersebut, di Ubud sendiri akan mulai melakukan penguatan sadar wisata, peningkatan kualitas pelayanan, kualitas produk seperti kebersihan
TEKEN MoU - Ketua STP Nusa Dua Bali Drs. Dewa G.N. Byomantara, M.Ed. saat meneken MoU dengan Ketua UHSA I.B. Wirnaya di Puri Lukisan, Ubud. dan kerapian hingga penyiapan sarapan dengan menu lokal serta penyiapan paket aktivitas tamu. ‘’Terpenting juga pembuatan website dengan pemasaran bersama, menyiapkan sistem akuntansi home stay hingga pelestarian budaya,’’ jelasnya. Ditambahkannya, pelestarian budaya menjadi yang terpenting dalam pengembangan home stay. Sebab ada kekhawatiran dinamisme pariwisata akan menyeret home stay mengikuti pola hotel berbintang. ‘’Kita khawatir home stay akan terseret dengan pola pikir yang pragmatis, yang lebih banyak ke bisnis sehingga melupakan unsur-unsur budaya. Maka dari itu Ubud akan kami jadikan pilot project home stay,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua UHSA I.B. Wirnaya menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan STP Nusa Dua Bali ini. ‘’MoU ini untuk pengembanganan home stay. Program ini mengenai pelatihan untuk pemilik home stay di ubud. Nanti di sana juga dilakukan penelitian, permasalahan apa yang ditemukan
sehingga nanti menjadi acuan untuk home stay di seluruh Indonesia,’’ ucapnya. Dikatakan, saat ini UHSA memiliki 30 anggota dari total sekitar 300 pemilik home stay di Ubud. Dari 30 itu ada sekitar 200 kamar home stay. Ia pun optimis ke depan akan ada penambahan jumlah anggota UHSA. ‘’Untuk ring penjualan saat ini paling bagus itu yang kita rinci Rp 250 ribu sampai Rp 350 ribu dengan pasar Eropa masih menjadi andalan kami,’’ tandasnya. (ad2044)
Gianyar (Bali Post) Nasib nahas dialami Nyoman Suma saat memotong pohon albesia di Banjar Penusuan, Tegallalang, Jumat (20/1) kemarin. Pria 41 tahun ini tertimpa batang pohon yang dipotong hingga tak sadarkan diri di lokasi kejadian. Korban sempat dibawa ke puskesmas, namun nyawanya tak dapat diselamatkan. Informasi dihimpun, Suma bersama sejumlah buruh lainnya memotong pohon albesia di pekarangan milik Nyoman Nadra, sekitar pukul 10.30 wita. Saat kejadian, pohon digergaji oleh Ketut Repa (50). Pohon albesia itu itu kemudian roboh dan tersangkut di pohon kelapa. Korban pun berupaya menarik batang pohon tersebut, namun kembali menyangkut di pohon bambu. Saat Suma kembali menarik batang pohon albesia yang nyangkut itulah, pohon justru mengarah cepat ke korban. Batang pohon menghantam kepada korban. Korban langsung tersungkur di tumpukan potongan kayu. Sejumlah warga yang ada di lokasi kejadian langsung mendekati korban. Saat dicek, dari bagian kepala korban sudah penuh darah. Suma langsung dilarikan ke Puskesmas 1 Tegallalang. Meski sempat mendapat perawatan, nyawa korban tetap tidak tertolong. Kapolsek Tegallalang AKP I Putu Gede Ardana membenarkan adanya korban tewas akibat terhantam batang pohon di Banjar Penusuan. Dikatakannya, korban sudah sempat mendapat perawatan namun akibat mengalami cedera kepala berat, nyawa korban tidak terselamatkan. ‘’Insiden ini terjadi saat korban bekerja memotong pohon albesia,’’ katanya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10 Oknum Polisi Cabul Terancam Dipecat Semarapura (Bali Post) –
Oknum polisi cabul Aiptu Ketut Ardana yang diganjar 13 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh majelis hakim di PN Semarapura, segera menjalani sidang kode etik di institusinya. Pria asal Dawan Kaler, Klungkung ini Bali Post/kmb terancam dipec a t d a r i k o - AKPB F.X. Arendra rpsnya. Apalagi Wahyudi hak-haknya seperti gaji, kenaikan pangkat dan cuti telah dicabut sebulan setelah kasusnya mencuat Juli 2016. Meski begitu, Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengaku masih menunggu upaya hukum lain yang dilakukan Ardana. Sebab, setelah divonis hakim yang bersangkutan melalui penasihat hukumnya, Nyoman Suniata, menyatakan banding. ‘’Kami di institusi tentu menunggu inkracht dari upaya hukum tersebut. Setelah inkracht baru ada mekanismenya melalui proses rekomendasi pelaksanaan sidang kode etik profesi,’’ katanya, Jumat (20/1) kemarin. Kapolres tidak sertamerta memecat walaupun Ardana sudah divonis bersalah di pengadilan. Keputusan pengadilan justru nantinya dipakai dasar untuk melakukan sidang kode etik di Polri. Ardana saat ini masih anggota Polres Klungkung. ‘’Kami di Polres tidak ada istilah pemberhentian sementara. Yang ada yang bersangkutan sedang mengikuti proses persidangan dan telah dinyatakan bersalah,’’ tegasnya. Ia telah mengambil langkah-langkah terkait kasus pencabulan yang melibatkan anggotanya tersebut. Di antaranya mencabut hak-hak Ardana seperti menutup gajinya sejak kasusnya mencuat Juli 2016, kenaikan pangkat dan cuti. ‘’Finalnya jika upaya hukum terakhirnya ditolak. Jika ada vonis lebih dari tiga bulan bisa dijadikan syarat untuk memprosesnya dalam sidang kode etik Polri. Ada kemungkinan diberhentikan secara tidak hormat,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/dwa
DILAYANI – Petugas melayani masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan di Kantor Camat Nusa Penida.
Layanan di Kantor Camat
Warga Antusias Urus Administrasi Kependudukan Semarapura (Bali Post) –
Pelayanan administrasi di Kecamatan Nusa Penida disambut antusias masyarakat. Warga yang datang ke Kantor Camat Nusa Penida membeludak. Pasalnya, sebelumnya warga setempat sangat sulit mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan karena harus menyeberangi lautan menuju Kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klungkung. Faktor kepulauan menjadi kendala utama warga enggan mengurus administrasi kependudukan ke Kantor Disdukcapil. Banyak penduduk yang tidak mengurus akta kelahiran anaknya dan akta kematian kerabatnya. Hal ini membuat para kadus harus kerja ekstra keras untuk menyelesaikan administrasi kependudukan yang banyak menumpuk. Kadis Dikdukcapil Klungkung I Nyoman Dharma Suyasa dihubungi Jumat (20/1) kemarin, mengatakan pelayanan administrasi yang dilaksanakan tiga bulan sekali sangat membantu masyarakat. Sebab, warga tidak lagi harus mengeluarkan biaya menyeberang ke Klungkung daratan hanya untuk mengurus kependudukan. ‘’Seperti terlihat, sebanyak 200 dokumen antara lain KK, akta kematian, kelahiran dan penceraian harus dilayani petugas,’’ jelasnya seraya meminta warga mengurus dokumen kependudukan karena sangat berguna setiap saat. Kaur Desa Suana I Gede Arnawa mengeluhkan warga yang enggan mengurus dokumen kependudukan, terutama akta kematian. Mereka baru mengurusnya ketika dibutuhkan sehingga harus berdesak-desakan. ‘’Kami sampai mendatangi mereka ke rumah-rumah hanya mengurus dokumen. Kesadaran masyarakat masih kurang, sehingga perlu terus disosialisasikan,’’ katanya. (dwa)
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Program Bedah Rumah
Pemkab Bantu Warga yang Tak Punya Lahan Semarapura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya membangun wilayahnya menggunakan konsep nasional, yakni pembangunan dari desa. Akan tetapi untuk menangani masyarakat miskin, pemkab memakai cara proporsional dengan memberikan bantuan sesuai kebutuhan warga. Cara itu dipilih karena berdasarkan pengamatan Pemkab Klungkung selama melakukan bedah desa ke-27 di Desa Gunaksa, banyak masyarakat kategori miskin tidak mempunyai lahan, hidup sebatang kara, hidup dengan satu keluarga tetapi semuanya sakit, dan bekerja sebagai penggarap (pekerjaan mengolah lahan milik orang lain). Bila menggunakan indikator penerima bedah rumah secara nasional yang diharuskan mempunyai lahan yang cukup, tentu saja banyak masyarakat miskin yang tidak akan mendapatkan bantuan. ‘’Kepala SKPD harus mengubah pola pikir agar tidak
terus-terusan berbicara masalah kemiskinan. Kemiskinan tidak akan pernah berakhir jika menggunakan cara-cara konvensional,’’ ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Jumat (20/1) kemarin. Masyarakat yang dikunjungi Bupati Klungkung dalam program bedah desa banyak kondisi rumahnya tidak layak huni. Untuk itu, Dinas Sosial (Disos) serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diminta mencari solusi dan mengambil tindakan nyata. Khusus untuk masyarakat yang tidak memiliki lahan dan rumah, pemerintah akan men-
coba berkoordinasi dengan pemilik tanah. Kalau memungkinkan masyarakat ini diberikan surat keterangan dari pemilik lahan yang mengizinkan mereka tinggal di lahan tersebut. ‘’Dengan catatan masyarakat miskin mampu melakukan aktivitas, maka pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni,’’ sebutnya. Dalam kunjungannya di Desa Gunaksa, Bupati Suwirta yang didampingi Nyonya Ayu Suwirta dan kepala SKPD menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat miskin, di antaranya Nyoman Midig (80), Ni Wayan Rasi (65), I Ketut Ruka (65), Ni Wayan Sari (32), Nyoman Tamped (49), Wayan Murya (75), Ketut Sumiarta (45), Ni Wayan Sari (32), I Nyoman Tamped (49), I Nengah Kepreg (65),I Wayan Murya (75), Ni Made Narti (60), I Nyoman Nirta (64), I Putu Wardana (28) dan Wayan Plesur (84). (dwa)
Bali Post/dwa
SEMBAKO - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama warga miskin yang mendapat bantuan sembako.
Realisasikan Target PAD
Bupati Suwirta Imbau OPD Bergerak Cepat BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta benar-benar ingin segera mewujudkan apa yang menjadi visi dan misi di masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, yaitu menjadikan Klungkung yang unggul dan sejahtera. Hal ini disampaikan Bupati Suwirta saat merapatkan seluruh jajaran stafnya guna mengambil langkah-langkah lebih lanjut terkait pelaksanaan kegiatan pada tahun anggaran 2017 di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Jumat (20/1) kemarin. Bupati Suwirta dalam arahannya menyatakan tahun 2016 bisa dibilang tahun yang cukup berhasil dalam kaitan pencapaian program kegiatan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan berjalan sesuai harapan dan diperolehnya beberapa penghargaan. Dari target peningkatan PAD 100 persen yang dicanangkan, memasuki tiga tahun kepemimpinannya mampu mencapai 98%. ‘’Ini semua berkat kerja keras
dan dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat,’’ terangnya. Meski begitu, jajaran OPD di lingkungan Pemkab Klungkung diminta jangan berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kinerja pada tahun mendatang. Lebih lanjut Bupati Suwirta mengatakan, pertemuan kali ini adalah yang pertama dan merupakan langkah awal persiapan dalam kaitannya dengan pelaksanaan kegiatan pada tahun anggaran 2017. Ia juga mengingatkan bahwa apa yang sudah dilaksanakan tahun 2016 seperti yang disampaikan sekda sebelumnya agar lebih ditingkatkan lagi. ‘’Jadikan hal tersebut sebagai cermin dan pelajaran untuk melangkah lebih baik lagi tahun 2017,’’ ujarnya. Untuk mewujudkan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan ke depannya, Suwirta memberikan beberapa imbauan kepada para kepala OPD. Terkait dengan program bedah desa, semua OPD mesti membina dan membuat program pemberdayaan
PIMPIN RAPAT – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (tengah) didampingi Wakil Bupati Made Kasta (kiri) memimpin rapat jajaran stafnya di Ruang Rapat Praja Mandala. desa. Di samping itu sering turun langsung ke lapangan melihat permasalahan yang ada di masing-masing desa. ‘’Apa yang menjadi komitmen kita dalam mewujudkan Klungkung yang unggul dan sejahtera mesti segera
bisa diwujudkan,’’ ungkapnya. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Made Kasta. Ia menekankan dan menegaskan kembali bahwa OPD harus bisa memahami dan menjabarkan apa yang menjadi kebijakan,
tugas pokok dan fungsi masingmasing. ‘’Semua OPD harus tanggap dan bergerak cepat. Kerjakan apa yang sudah menjadi tupoksi, namun tetap berpegang pada aturan yang ada,’’ tegas Wabup Kasta. (ad2045)
Polisi Belgia Cari Warganya di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) –
Anggota kepolisian Belgia bernama Pascal Woutelet (Police Chief Commissioner) mencari dua warga negara asing (WNA) di wilayah Nusa Penida, Jumat (20/1) kemarin. Didampingi anggota Polwan Polda Bali Bripda Jessica Tolikov sebagai penterjemah dan Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika, Woutelet berusaha menemukan keberadaan Yvan Meers asal Belgia dan Lina Keil dari
Jerman. Kedua warga asing itu dicari kepolisian Belgia karena dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya. Yvan Meers dan Lina Keil diketahui sempat berkeliaran beberapa hari di wilayah Nusa Penida. Mereka juga dilihat pernah makan dan menginap di sebuah bungalo. Kapolsek Nusa Penida mengakui ada anggota kepolisian dari Belgia mencari dua WNA ke wilayah Nusa Penida. ‘’Kedua WNA tersebut
katanya dilaporkan hilang sama keluarganya, jadi dicari kepolisian Belgia. Namun, keduanya diduga kuat sudah meninggalkan Nusa Penida menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, naik Kapal Roro Nusa Jaya Abadi,’’ ujar Suastika. Menurutnya, ada sejumlah warga melihat kedua WNA tersebut berada di wilayah Nusa Penida selama tiga hari. Mereka sempat makan dan mengunjungi sejumlah objek
wisata menggunakan motor trail warna hijau. Warga yang melihat tidak sampai menanyakan asal-usul kedua WNA tersebut. Sebelum pergi, keduanya menanyakan jadwal keberangkatan Kapal Roro untuk menuju wilayah Amed, Karangasem. ‘’Keberangkatan mereka sudah kami cek melalui petugas loket pendaftaran penumpang Feri Nusa Jaya Abadi pada 16 Januari sekitar pukul 15.00 Wita,’’ jelasnya. Setelah dilakukan pengece-
kan pada manives penumpang, si perempuan menggunakan nama Lina dan yang laki-laki memakai nama Mickey samasama asal Jerman. Kepergian kedua bule menggunakan kapal roro itu juga dicek kepala petugas jaga pintu keluarmasuk Pelabuhan Nusa Penida I Ketut Suarsa dan Aiptu I Nyoman Sanjaya. ‘’Kami mohon partisipasi masyarakat yang menemukan agar melapor ke polisi terdekat,’’ ungkap Suastika. (kmb)
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
BULELENG
11
SOSOK Perhatikan Hulu-Hilir USAHA Kecil Menengah (UKM) telah digeluti sejumlah masyarakat di Kabupaten Buleleng. Guna semakin mengembangkan itu, perlu ada perhatian yang lebih serius dari pemerintah. “UKM ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Ini cukup mampu menopang ekonomi masyarakat,” ujar Ketua Komisi III DPRD Buleleng, Made Putri Nareni, belum lama ini. Perhatian tersebut, kata politisi NasDem ini tak terbatas pada bagian hulu, seperti pemberian bantuan modal yang nantinya berimbas pada peningkatan jumlah produksi. Ke depan, perhatian ini juga harus tertuju pada sektor hilir, berupa pemasaran. Ini pun tidak terbatas menyasar pasar lokal. Tetapi juga harus diintegrasikan dengan sektor lain, salah satunya pariwisata. “Pariwisata cukup berkembang. Produk dari usaha ini perlu dipasarkan ke sana. Perlu memperbanyak kerja sama,” ucapnya. Guna mewujudkan usaha yang berkelanjutan, pemerintah juga perlu lebih gencar melakukan pembinaan ke masyarakat. Tak terbatas pada pelaku usaha yang ada saat ini, tetapi juga harus ada upaya regenerasi. “Pembinaan ini penting untuk pengembangan usaha,” ujar wakil rakyat asal Desa Les ini. (sos)
Bali Post/kmb45
DIKELUHKAN - Galian C di Desa Banjarasem, Seririt yang dikeluhkan petani karena materialnya kerap menimbun saluran irigasi.
Diduga Material Kerap Timbun Saluran Irigasi
Subak Minta Izin Galian C Dikaji Ulang Singaraja (Bali Post) -
IGN Mahapramana
Bali Post/dok
Buleleng Kekurangan Puluhan Dokter dan Perawat
Singaraja (Bali Post) Desakan Komisi IV DPRD Buleleng untuk mengangkat dokter dan perawat kontrak disikapi Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng. Diskes akan mengatasi krisis dokter dan perawat itu dengan cara mengangkat dokter dan perawat dengan sistem kontrak. Dari data yang ada, seluruh puskesmas dan Rumah Sakit Pratama di Desa Tangguwisia Kecamatan Seririt kekurangan dokter umum, dokter gigi, dan perawat 81 orang. Kepala Diskes IGN Mahapramana beberapa waktu lalu di gedung dewan mengatakan, kekurangan dokter umum, dokter gigi, perawat terjadi di dua puluh puskesmas baik yang sudah rawat inap maupun puskesmas biasa. Selain itu, kondisi yang sama juga dialami oleh Rumah Sakit Pratama (Rumah Sakit Tanpa Kelas) di Desa Tangguwisia Kecamatan Seririt. Kondisi ini terjai sejak lama dan puncaknya ketika pemerintah pusat melakukan kebijakan moratorium perekrutan CPNS. Selain di puskesmas dan Rumah Sakit Pratama, RSUD Buleleng juga masih mengalami kekurangan beberapa orang dokter spesialis. Ini terjadi lagi-lagi karena kebijakan pemerintah pusat yang menutup perekrutan CPNS sejak beberapa tahun terakhir. Selain itu, rumah sakit seperti kesulitan mendapatkan tambahan dokter spesialis karena lulusan dari perguruan ternama di Bali termasuk luar daerah tidak tertarik untuk bertugas di RSUD Buleleng. Bahkan, upaya menambah dokter spesialis dengan sistem kontrak juga belum membuahkan hasil optimal, sehingga persoalan ini masih menjadi ganjalan rumah sakit dalam meningkatkan layanannya di bidang kesehatan untuk masyarakat luas. “Karena lama tidak ada pengangkatan kekurangannya terus bertambah. Sampai ada puskesmas yang sudah rawat inap namun hanya ada satu orang dokter PNS. Kita sudah menambah dengan kontrak namun belum maksimal dan terutama di rumah sakit sulit sekali mendapatkan dokter spesialis,” katanya. Menurut Mahapramana, berdasarkan data yang ada kekurangan dokter umum di 20 puskesmas dan Rumah Sakit Tanpa Kelas tercatat 31 orang. Idealnya, pemerintah mempekerjakan 83 orang dokter umum. Namun sampai tahun ini, seluruh puskesmas dan rumah sakit tanpa kelas hanya terisi dokter umum 57 orang. Dokter gigi juga kondisinya serupa. Jumlah idealnya 42 orang, namun saat ini pemerintah baru bisa memenuhi sebanyak 30 orang, sehingga masih kekurangan dokter gigi sebanyak 12 orang. Sedangkan untuk perawat idealnya pemerintah harus menugaskan perawat 228 orang, saat ini baru terisi sebanyak 198. Dengan demikian Buleleng masih kekurangan perawat 38 orang. “Itu sesuai data yang kita punya dan kalau keseluruhan masih banyak yang kurang dan pada intinya kita setuju dengan keinginan dewan untuk meminta formasi CPNS kepada pemerintah pusat,” jelasnya. Terkait rencana pengangkatan dokter dan perawat kontrak, Mahapramana mengatakan, upaya itu masih dilakukan kajian dengan pertimbangan kondisi keuangan daerah. Diakuinya, pengangkatan tenaga kontrak ini memang efektif untuk mengatasi krisis dokter dan perawat, namun karena kualifikasi dokter dan perawat ini spesifik yang notabene harus didukung dengan kemampuan anggaran untuk membayar gaji mereka. Yang jelas, pengangkatan dokter atau perawat dilakukan dengan mengikuti mekanisme dan regulasi termasuk mengedepankan transparansi tanpa mengabaikan mutu dan kualifikasi dokter atau perawat yang akan dikontrak. (kmb38)
Warga Temukan Puluhan Peluru Aktif
Singaraja (Bali Post) Puluhan peluru dalam kondisi aktif ditemukan di pekarangan rumah Nyoman Rupadi asal Jalan Mayor Metra, Kelurahan Beratan Kecamatan Buleleng Jumat (20/1) kemarin. Puluhan peluru itu ditemukan terkubur di dalam tanah. Khawatir akan memunculkan ledakan, peluru tersebut dilaporkan kepada aparat kelurahan setempat. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum peristiwa itu, Rupadi sedang membersihkan pekarangan rumahnya. Awalnya tidak mengira akan menemukan peluru, namun dia terkejut setelah melihat salah satu ujung peluru menembus permukaan tanah karena terkikis hujan. Setelah digali lebih dalam, ditemukan puluhan peluru tertimbun dalam tanah. Dari pemeriksaan aparat di lapangan, peluru tersebut terdiri dari kaliber 7,62 milimeter satu butir, kaliber 5,56 milimeter 31 butir, dan kaliber 9 milimeter 20 butir. Lantaran kondisi peluru aktif dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, temuan amunisi tersebut kemudian dititipkan di Kodim 1609 Buleleng. Lurah Beratan Made Wibawa mengatakan, temuan peluru di rumah warganya itu tidak diketahui secara pasti siapa pemiliknya. Sesuai pengaduan warga yang menemukan, peluru itu ditemukan secara tidak sengaja saat membersihkan pekarangan. Seluruh peluru itu telah diserahkan kepada aparat yang berwenang. “Saat menggemburkan tanah ditemukan benda itu. Kami laporkan kepada Babinsa dan Babinkamtibmas untuk diproses lebih lanjut,” katanya. Hingga kini, puluhan peluru aktif tersebut diamankan aparat Kodim 1609 Buleleng. Peluru itu kemudian diserahkan kepada Staf Logistik Kodim 1609 Buleleng. (kmb38)
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Jumat (20/1) kemarin, aktivitas galian pada lahan pribadi tersebut telah berlangsung sekitar tiga tahun dan lokasinya tersebar di sejumlah titik. Selain mampu menjadi sumber ekonomi sejumlah masyarakat, keberadaannya juga memunculkan keluhan dari petani di Subak Pangkung Kunyit dan Banjar Munduk Desa Banjarasem. Hal serupa juga muncul dari petani di Subak
Tegalenga dan Subak/Desa Kalisada, Kecamatan Seririt. Klian Subak Pangkung Kunyit, I Putu Suwija, mengatakan adanya keluhan petani terhadap keberadaan galian C tersebut karena saat hujan berlangsung, banyak materialnya yang hanyut dan mengendap di saluran irigasi hingga mengakibatkan aliran air terganggu. “Karena ada endapan lumpur di hilir, aliran air dari hulu tidak lancar. Itu mengakibatkan senderan
irigasi jebol,” katanya saat ditemui langsung saat membersihkan saluran irigasi. Lanjut dia, terganggunya aliran air sangat merugikan petani. Penanaman padi beberapa kali mengalami kegagalan. Menyikapi endapan lumpur itu, pembersihan oleh subak dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng sudah dilakukan. Akan tetapi hal tersebut masih menyisakan kekhawatiran. Sebab
jika sewaktu-waktu terjadi hujan, material masih berpotensi hanyut ke saluran irigasi. “Persoalan ini sudah sering kami sampaikan saat musrenbang. Kepada pemerintah juga. Kalau bisa dibilang, kami sudah capek,” keluhnya. Hal senada juga disampaikan Klian Subak Banjar Munduk, Gusti Made Arsana Saputra. Keberadaan galian itu sangat merugikan masyarakat, khususnya petani. Yang menjadi persoalan tak hanya terbatas pada aliran air yang tidak lancar. Sejumlah sawah juga turut dipenuhi material galian hingga tidak bisa melakukan pengolahan tanah. “Ini benar-benar merugikan petani. Perhatian pemilik galian juga sangat sedikit.
Singaraja (Bali Post) Penempatan pedagang di Pasar Seririt yang perbaikannya telah rampung, diupayakan Pemkab Buleleng melalui PD Pasar sudah terealisasi awal Februari mendatang. Ditegaskan, jumlah pedagang masih tetap dengan data pascakebakaran alias tidak ada penambahan. Dirut PD Pasar Buleleng, I Gde Putu Satwikayadnya, mengatakan perbaikan pasar sudah selesai. Menindaklanjuti itu, pelaksana proyek akan menyerahkan ke Dinas Perdagangan dan Peridustrian,
kemudian berlanjut ke Bupati. Dari itu, hak pengelolaannya akan kembali diserahkan ke PD Pasar. “Walaupun proses itu belum tuntas, PD pasar sudah melakukan langkah-langkah, salah satunya pemetaan lapak-lapak pedagang. Ini cukup banyak memakan waktu. Zona tempatnya harus dibuat jelas,” katanya Jumat (20/1) kemarin. Jika itu sudah tuntas dilakukan, kata dia, akan dilanjutkan dengan upacara pacaruan dan mlaspas bangunan. Ditargetkan, penempatan pedagang yang kini masih ber-
jualan di pinggir sejumlah ruas jalan dan eks terminal sudah dilakukan pada awal Februari mendatang. “Kami upayakan awal bulan depan pedagang sudah masuk,” ungkapnya. Jumlah pedagang yang nantinya menempati pasar kelas A tersebut masih tetap dengan sebelum kebakaran, yakni 1.533 orang. Rinciannya, pada los 1.126 orang, pelataran 171 orang, dan eceran 236 orang. Jumlah tersebut dinilai masih tergolong ideal. “Kalau pengurangan mungkin saja terjadi. Mungkin karena pedagang dulu keha-
bisan modal. Jadinya tidak bisa berjualan lagi. Tapi kalau penambahan, dipastikan tak ada. Tetap seperti data sebelumnya,” tegas pejabat asal Desa Rangdu, Kecamatan Seririt ini. Rencana penempatan itu, sebutnya, sudah disosialisasikan kepada seluruh pedagang. “Nanti pedagang senggol yang berjualan di sekitar Jalan Gadjah Mada juga harus kembali lagi ke tempat lama di eks terminal,” imbuhnya. Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Buleleng, Kadek Sumardika, men-
Aktivitas galian C di Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt dikeluhkan sejumlah subak. Pasalnya, saat hujan berlangsung, materialnya kerap menimbun lahan persawahan dan saluran irigasi hingga mengakibatkan aliran air tidak lancar. Kondisi demikian berimbas pada terganggunya penanaman padi. Supaya tak berlanjut, izin galian yang disebut-sebut berasal langsung dari Pemprov Bali itu diminta untuk dikaji ulang.
Menurut sepengetahuannya, galian tersebut langsung mengantongi izin dari pemrintah Provinsi Bali. Sebelum berlangsung, tidak ada sosialisasi kepada masyarakat sekitar, terutama yang terdampak. “Ini sudah merugikan petani. Kalau bisa izinnya di kaji lagi. Bila perlu jangan diperpanjang,” pintanya. Sementara itu, Perbekel Kalisada, Nyoman Bagiarta, yang juga memantau saluran irigasi mengatakan aktivitas galian C yang sudah berlangsung sekitar tiga tahun lalu itu benar-benar mengakibatkan petani geram. “Ini kan hanya menguntungkan perseorangan saja. Petani sudah dirugikan,” ujarnya. (kmb45)
gatakan pemindahan pedagang secara cepat sangat penting untuk dilakukan. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kesan kumuh di lingkungan kota Seririt. Supaya nantinya tak pemimbulkan polemik, pemkab perlu melakukan sosialisasi berkelanjutan. “Pedagang kaki lima di Jalan Gadjah Mada juga perlu diberi tahu. Karena saya dengar ada yang ingin tetap berjualan di sana, karena tempatnya strategis. Yang seperti ini perlu ketegasan,” imbuhnya. (kmb45)
Dipastikan, Pedagang Pasar Seririt Tak Bertambah
PILKADA Debat Publik Pilkada Buleleng
KPU Jamin Kerahasiaan Pertanyaan Singaraja (Bali Post) KPU Buleleng memastikan jadwal debat publik Pilkada Buleleng. Debat putaran pertama disiarkan langsung oleh stasiun radio dan putaran dua disiarkan langsung oleh stasiun televisi. Dalam debat nanti, KPU menyerahkan pertanyaan yang disusun oleh masing-masing panelis yang sudah dipilih. KPU menjamin kalau pertanyaan itu hanya diketahui oleh tim penyusunnya dan baru dibacakan pada debat berlangsung. Demikian diungkapkan Ketua KPU Gede Suardana usai memimpin rapat persiapan final pelaksanaan debat publik pilkada di ruang rapat KPU, Jumat (20/1) kemarin. Lebih jauh, Suardana mengatakan, debat publik putaran pertama digelar di salah satu hotel di Lovina pada 30 Januari 2017. Debat ini disiarkan secara langsung oleh stasiun radio milik pemerintah dan swasta. Putaran pertama debat akan membedah tema besar yakni “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, Keratif, Bersih Narkoba untuk Menciptakan Lapangan Kerja untuk Buleleng”. Dalam debat putaran pertama tampil sebagai moderator Dr. I Made Subanda, M.Si. Panelis masing-masing Bidang Budayawan Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja, M.A. Bidang Narkoba Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. Pendidikan Dr. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, M.Pd. Bidang Anak dan Perempuan Eka Shanti Indra Dewi, dan Bidang Kewirausahaan Sayu Ketut Sutrisna Dewi. Sementara debat putaran dua digelar di salah satu hotel terkenal di Bali disiarkan langsung oleh stasiun telivisi lokal Bali dan dirilis oleh stasiun televisi milik pemerintah dan swasta. Tim Panelis akan mengupas tema “Pembangunan Ekonomi, Pertanian, Pariwisata, Hukum, dan Poli-
tik”. Tampil sebagai moderator dalam debat putaran dua yakni Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Panelis masing-masing bidang hukum dan politik Dr. Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, S.H., M.H. Pertanian Prof. Dr. Ir. I Made Supartha Utama, M.Si. Ekonomi Prof. Dr. Kembar Sri Budihi. Bidang Kebijakan Publik Dr. Ida Ayu Sri Widnyani, S.Sos., M.AP. dan Bidang Pariwisata Bagus Sudibya. Menurut Suardana, tim perumus, moderator, dan panelis berasal dari praktisi dan kalangan kampus baik di Buleleng maupun di Denpasar. Selain itu, mereka juga memiliki pengalaman pada debat publik dalam hajatan demokrasi di luar daerah. Dalam pelaksanaan debat, KPU menyerahkan kepada tim perumus, moderator, dan panelis utnuk mengelaborasi seluruh pertanyaan yang akan disampaikan kepada pasangan calon nomor urut satu dan pasangan calon nomor urut dua. Khusus untuk pertanyaan, para panelis akan menyusun delapan jenis pertanyaan yang disesuaikan dengan tema debat yang sudah disepakati. Delapan pertanyaan ini kerahasiaannya dijamin. (kmb38)
Gede Suardana
Bali Post/dok
Sukrawan Janji Siapkan Investor Beli Buah Lokal
Singaraja (Bali Post) Persoalan pertanian di Buleleng salah satu program yang akan fokus ditangani calon Bupati Buleleng dari jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan. Jika diberikan kepercayaan memimpin Buleleng, dia akan mengajak petani untuk menanam buah lokal. Selain menyiapkan bantuan bibit, pupuk, dan teknik pemeliharaan, pihaknya juga sudah menyiapkan salah satu investor yang siap membeli produk buah yang dihasilkan petani di Bali Utara. Demikian diungkapkan calon bupati Buleleng nomor urut 1 Dewa Nyoman Sukrawan saat menghadiri kampanye terbatas, Jumat (20/1) kemarin. Lebih jauh, Sukrawan mengatakan, buah lokal belakangan ini masih dihadapkan pada pemasaran ketika musim panen tiba. Harga anjlok ketika musim panen raya, sehingga petani selalu menelan kerugian besar. Bahkan, petani kebanyakan putus asa, sehingga terpaksa menjual buah lokal kepada tukang ijon (tengkulak -red) karena jika buah cukup umur dipetik kemudian baru jual, petani takut tidak akan mendapat harga wajar. Menyelesaikan permasalahan pemasaran produksi buah lokal, Sukrawan menawarkan dalam visi, misi, dan program yang akan dijalankan setelah terpilih nanti, petani akan digenjot untuk menanam buah lokal. Dia menyiapkan bantuan bibit buah lokal Buleleng secara cuma-cuma. Tidak cukup memberikan bantuan bibit, pihaknya akan mengawal petani dalam memelihara, mendampingi petani dengan teknologi pertanian, hingga tanaman menghasilkan. Ketika tanaman sudah menghasilkan, Sukrawan tidak tinggal diam. Dia menjanjkan sudah menyiapkan pihak pemilik modal (investor) yang akan siap membeli buah lokal Buleleng dengan harga wajar. Dengan demikian,
petani akan semakin bersemangat menanam buah yang menjadi andalan Buleleng, dan karena produksinya dibeli dengan harga wajar, sehingga tingkat kesejahteraan petani akan semakin meningkat. Selain bidang pertanian, dalam kampanye terbatas kemarin, Sukrawan fokus menangani warga miskin dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. Jika warga yang sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) sudah ditanggung melalui anggaran pemerintah pusat, namun untuk warga yang sampai sekarang belum memiliki KIS harus dicarikan jalan keluarnya. Dia menjanjikan untuk menanggung jaminan kesehatan warga yang tidak memiliki KIS, pemerintah daerah wajib menyiapkan anggaran untuk untuk membiayai kesehatannya melalui program yang mirip seperti Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Selain kampanye terbatas, Sukrawan juga mengisi jadwal kampanye dengan persembahyangan bersama dengan jajaran pengurus Suka Duka Satria Muda Maja Pahit, Banyuning. (kmb38)
Bali Post/ist
KAMPANYE - Calon Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan menghadiri persembahyangan bersama pengurus dan anggota Suka Duka Satria Muda Maja Pahit, Banyuning, Jumat kemarin.
JEMBRANA
12
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Kekurangan 600 Guru
Pemkab Diharapkan Segera Lakukan Perekrutan
Negara (Bali Post) -
Kekurangan tenaga guru di Kabupaten Jembrana nyaris terjadi di seluruh Sekolah Dasar (SD). Dengan adanya persoalan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana diharapkan melakukan perekrutan untuk menambah tenaga pengajar supaya bisa memenuhi syarat minimal. Dengan demikian, tidak berdampak pada proses belajar mengajar di sekolah.
Bali Post/kmb
DILEPAS - Dua ekor penyu hijau yang diduga hendak diselundupkan akhirnya dilepasliarkan Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dan jajarannya, Jumat (20/1) kemarin.
Kapolres Lepas Dua Penyu Hijau di Pantai Pebuahan
Negara (Bali Post)Dua ekor penyu hijau yang ditemukan petugas Satuan Polair Polres Jembrana beberapa hari lalu, Jumat (20/1) kemarin, dilepasliarkan di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Pelepasan satwa dilindungi itu dilakukan Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo didampingi Kasatpol Air Polres Jembrana AKP Nengah Gelgel dan Kabag Sumda Kompol Made Prihenjagat. Kapolres Djoni Widodo mengatakan pihaknya mengindikasikan masih ada upaya eksploitasi dan penyelundupan penyu hijau. Dengan demikian, pihaknya meminta jajaran untuk lebih aktif melakukan patroli di perairan dan pesisir Jembrana. Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke masyarakat pesisir untuk menjaga ekosistem di laut khususnya penyu hijau sehingga tidak punah. Ia meminta jika ada yang memperjualbelikan penyu atau melakukan upaya penyelundupan diharapkan segera melapor ke kantor polisi terdekat. “Penyu ini merupakan satwa dilindungi. Jadi, kami harapkan kalau masyarakat melihat atau menemukan ada orang yang menyelundupkan penyu, agar segera melapor ke polisi,” pintanya. Seperti berita sebelumnya, jajaran Satuan Polair Polres Jembrana, Selasa (17/1) menemukan dua ekor penyu hijau di pesisir Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Kuat dugaan, penyu tersebut hendak diselundupkan lewat pesisir Pebuahan. Namun, pelakunya hingga kini masih buron dan tengah dikejar polisi. Awal penemuan satwa langka yang dilindungi ini ketika petugas menerima informasi dari masyarakat bahwa ada penyeludupan penyu di pesisir pantai Pebuahan. Polisi langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. Selama sepekan terakhir berpatroli, pada Senin (16/1) sekitar pukul 17.30 wita, anggota Satpol Air akhirnya menemukan dua ekor penyu di TKP. (kmb)
Dari informasi, Jumat (20/1) sebanyak 165 SD yang tersebar di Jembrana nyaris seluruhnya tidak memiliki tenaga yang ideal dengan 6 guru kelas, 1 guru agama dan 1 guru pendidikan jasmani (penjas). Kondisi ini jelas berdampak terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Bahkan di salah satu SD hanya ada satu guru PNS. Sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar sangat berharap agar pemerintah segera ada penambahan. Selama ini, menurut sejumlah guru, sekolah hanya memanfaatkan tenaga pengajar abdi dengan membayar menggu-
nakan dana BOS sesuai dengan yang diterima pihak sekolah. Plt. Kadis Pendidikan dan Olahraga Jembrana I Wayan Koriani saat dikonfirmasi kemarin mengatakan data dari Dinas Pendidikan pada 2017 memang di Jembrana kekurangan tenaga pengajar. Menurutnya hal ini disebabkan lantaran belum adanya penerimaan CPNS, khususnya tenaga pengajar. Hal ini juga diperparah dengan sejumlah guru-guru yang pensiun. Dikatakan, kalau dari data yang dimiliki untuk Jembrana itu kekurangan sekitar 519 guru kelas dan sebanyak 81
guru pendidikan jasmani. Agar tenaga pengajar di sekolah dasar bisa ideal, lanjut Koriani, maka pihaknya sudah menyerahkan data kekurangan tenaga pengajar tersebut ke Bupati Jembrana. Sementara untuk upaya yang dilakukan mengatasi kekurangan tenaga pengajar pihaknya bersama sekolah mengangkat tenaga abdi/honorer yang honornya dibayar menggunakan dana BOS. Pihaknya juga sudah menyampaikan kondisi itu ke bupati terkait hal itu. Namun, semua keputusannya berada di pimpinan. (kmb)
Bali Post/kmb
SIDAK - Bupati Jembrana Putu Artha didampingi Plt. Kadis Pendidikan Jembrana Wayan Koriani ketika melakukan sidak ke salah satu sekolah di Jembrana.
Sebulan Jadi TO, Pemakai Narkoba Ditangkap
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu kini diamankan di Polres Jembrana.
Negara (Bali Post) Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Jembrana rupanya masih marak. Hal itu dibuktikan dengan penangkapan pelaku Dewa Nyoman Mahayasa Putra alias Dewa Kembar (41) di Jalan Wibisana, Banjar Tengah, Negara, Rabu (18/1) pukul 14.15 Wita. Pria ini dibekuk Satuan Reskoba Polres Jembrana lantaran terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabusabu (SS). Belakangan diketahui, tersangka sudah menjadi target operasi (TO) sejak sebulan terakhir. “Informasinya sudah masuk sejak 30 hari. Baru sekarang berhasil ditangkap,” kata salah satu petugas kepolisian, Jumat (20/1) kemarin. Penangkapan tersangka yang tinggal di Jalan Arjuna No. 43, Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana ini berdasarkan informasi dari
masyarakat bahwa tersangka kerap mengonsumsi SS. Sejak itulah anggota Opsnal Satuan Reskoba Polres Jembrana melakukan penyelidikan dengan memantau pergerakan tersangka. Seiring berjalannya waktu, polisi menerima informasi kalau tersangka diduga akan melakukan transaksi. Polisi pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu dan tersangka diketahui melintas di seputaran Kota Negara. Begitu di TKP (Jalan Wibisana-red), tepatnya di depan sebuah warung polisi langsung melakukan penyergapan. Tersangka sempat lari. Namun, upaya tersangka untuk kabur tak berlangsung lama. Ia pun dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Begitu tak berkutik, polisi menggeledah badan tersangka untuk mencari barang bukti. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu buah paketan kristal
bening yang terbungkus plastik dan diduga SS. Barang bukti itu memiliki berat bruto 0,30 gram dan berat netto 0,25 gram. Tak hanya itu, barang bukti lainnya seperti satu lembar potongan kertas rokok warna silver sepeda motor tersangka Supra X nopol DK 3786 EX warna hitam juga disita polisi. “Kami masih kembangkan kasusnya,” ujar Kasat Reskoba Polres Jembrana AKP Gusti Komang Muliyadnyana seizin Kapolres Jembrana. Nantinya, kata Muliyadnyana, kalau tindakan hukum terhadap tersangka ini ditentukan oleh tim assasemen terpadu, apakah dilakukan rehabilitasi atau bagaimana. Pihaknya juga telah melakukan tes urine terhadap tersangka dan hasilnya positif. Kini, tersangka dan barang buktinya sudah di Polres Jembrana untuk proses lebih lanjut. (kmb)
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Februari, APBDes Harus Disetor ke DPMD Amlapura (Bali Post) Seluruh desa kini disibukkan penyusunan APBDes 2017, sekaligus menyiapkan laporan pertanggungjawaban APBDes 2016. Mayoritas desa di Karangasem belum menyelesaikannya. Sementara, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karangasem, menargetkan seluruh APBDes 2017 dan laporan pertanggungjawaban APBDes 2016 harus sudah disetor akhir Januari atau awal Februari nanti. Kasi Perencanaan Evaluasi Pengembangan dan Pengelolaan Keuangan Desa DPMD, Gede Kaneka Setiawan, yang dihubungi Jumat (20/1) kemarin mengatakan APBDes 2017 nantinya dilaporkan kepada Bupati Karangasem melalui Kantor Camat masing-masing. Setelah terkumpul di Kantor Camat, baru diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. “Per 31 Desember penetapan untuk APBDes 2017, pelaporan penghitungan batas waktunya sampai 10 Januari, nanti penyetorannya akhir Januari. Nanti Camat yang sampaikan ke kami,” kata Gede Kaneka Setiawan. Sementara untuk laporan pertanggungjawabannya, kata dia, laporannya dibuat dalam dua jenis, yakni untuk sumber dana desa dari APBN, ADD (Alokasi Dana Desa) dan sumber dana lainnya seperti hasil pajak dan bagi hasil retribusi. “Ada beberapa desa yang sudah setor, kami sampaikan setornya ke Kantor Camat. Nanti biar Camat
yang bawa ke sini,” tegasnya seraya mengingatkan, saat ini dituntut desa-desa harus punya SDM (sumber daya manusia) memadai untuk dapat memenuhi masing-masing tugas ini. Itu penting, soalnya hasil pelaporannya tetap akan mendapat pengawasan Inspektorat Daerah maupun BPK khusus dana desa. Laporan penggunaan dana desa memang harus dibuat khusus. Sebab formatnya turun langsung dari pemerintah pusat. Laporan ini menjadi syarat transfer tahap berikutnya. Karena itu mau tidak mau desa harus menyelesaikan laporan tahap pertama ini. Minimal realisasinya 50 persen. Setelah itu, baru nanti bisa ditransfer tahap kedua. Untuk transfer tahun berikutnya, maka desa harus menyiapkan laporan selama setahun tanpa menyisakan Silpa (sisa lebih penggunaan anggaran). “Silpa harus di bawah 30 persen. Kalau di atas itu dari pagu yang diterima, akan ada penundaan penyaluran,” katanya. Salah satu camat yakni Camat Karangasem Cokorda Alit Surya Prabawa, Jumat kemarin, mengakui belum ada desa yang menyetor. Alasannya, semua desa masih dalam proses penyelesaian laporan. Dia mengaku sudah melakukan rapat koordinasi dengan para perbekel, untuk memastikan semua desa bisa menyetorkannya tepat waktu. “Kami targetkan akhir Januari ini semua desa sudah bisa menyetor,” tegasnya. (kmb31)
KARANGASEM
13
Rumah Tertimpa Longsor
Keluarga Mengungsi, ’’Rong Telu’’ Hancur Amlapura (Bali Post) -
Dua keluarga di Banjar Tri Darma, Lingkungan Pendem, Karangasem, terpaksa mengungsi setelah rumah mereka tertimpa senderan longsor. Walau material tak sampai menimbun semua bangunan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyarankan mereka tetap di pengungsian. Alasannya, senderan dan tanah di bagian atas rumah di sana masih labil. Kedua keluarga tersebut berada dalam satu pekarangan dan masih ada hubungan keluarga yakni keluarga I Ketut Darsana (40) dan I Ketut Sumantra (42). Selain bencana longsor itu merusak rumah, kejadian Kamis (19/1) malam itu juga menghancurkan palinggih rong telu dan bale sakenem. Jebolnya senderan setinggi
6 meter dan panjang 20 meter di sebelah timur pekarangan rumah kedua keluarga itu terjadi sesaat setelah hujan lebat, sekitar pukul 20.00 wita. Menurut Darsana, saat kejadian dia bersama keluarganya berada di dalam rumah. Tibatiba terdengar suara gemeretak yang disusul gemuruh. ‘’Rumah saya saat itu bergetar. Saya
kira gempa,’’ ucapnya. Darsana mengaku tak menyangka akan ada kejadian seperti itu. Pasalnya sama sekali tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Meski hujan terus mengguyur belakangan ini tidak terlihat ada retakan pada senderan. Kedua keluarga itu lolos dari maut karena longsor tak sampai menyapu semua ban-
gunan. Material longsor hanya menimpa bale pebat yang menempel dengan bangunan utama rumah Darsana. Namun, hantaman material longsor itu membuat struktur bangunan rumah tidak stabil. Posisinya jadi miring hingga rentan roboh. Pihak BPBD menilai rumah tersebut riskan ditempati, selain itu karena masih ada potensi longsor susulan. Sampai Jumat (20/1) kemarin, material longsoran dan bangunan yang ringsek belum dibersihkan. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, pihak kepolisian memasangi
lokasi kejadian dengan garis batas polisi – police line. ‘’Tanahnya masih labil, apalagi kalau hujan lebat,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD I.B. Ketut Arimbawa. Kejadian tersebut ditaksir menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah. Untuk membantu meringankan beban korban, BPBD menyerahkan bantuan sembako, selimut, karpet, dan peralatan rumah tangga lainnya. Sedangkan untuk pembersihan material longsor, baru akan dilaksanakan Senin (23/1) nanti, bekerja sama dengan kepolisian, kelurahan, dan warga setempat. (kmb)
105 Warga Ban Kubu Tunggu Verifikasi Program Bedah Rumah Amlapura (Bali Post) Karangasem yang memiliki angka kemiskinan tinggi menjadi salah satu kabupaten yang mendapat prioritas program bedah rumah dari Pemprov Bali. Kecamatan Kubu menjadi salah satu fokus penanganan program bedah rumah itu. Tercatat, Desa Ban sebagai calon penerima terbanyak. Namun untuk kepastian finalnya belum 100 persen. Soalnya sejauh ini, para calon penerima program bedah rumah itu masih sebatas menunggu hasil verifikasi dari gubernuran. Camat Kubu I Made Suartana, Jumat (20/1) kemarin, mengatakan dari pendataan yang dilakukan Pemprov Bali, tercatat data rumah tak layak huni di Desa Ban mencapai 105 unit. Namun untuk realisasinya ditentukan berdasarkan hasil verifikasi. Verifikasi itu dilakukan langsung Pemprov Bali. Pihak kecamatan, menurut dia, sejauh ini belum mendapat tembusan mengenai jumlah
rumah tak layak huni yang lolos verifikasi tersebut. ‘’Kalau dilihat kondisinya, semuanya layak dapat bantuan. Tapi apa semuanya bisa dibantu. Nah, hal itu tergantung hasil verifikasi tersebut,’’ ucapnya. Meski tembusan data belum diterima, Suartana mengatakan pihaknya sudah melakukan tindak lanjut. Aksinya di antaranya membahas program ini dengan perbekel untuk pembentukan panitia bedah rumah di tingkat desa. Panitia desa dibentuk karena nantinya dana bedan rumah itu rencananya mulai direalisasikan Februari ini. Program bedah rumah itu akan dikelola langsung pemerintah desa. Sedangkan pihak kecamatan hanya bertugas sebagai fasilitator. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat menerima kunjungan pengelola unit belajar jarak jauh Universitas Terbuka, kemarin, mengatakan, saat ini warga miskin di Karangasem mencapai 30
ribu lebih. Itu menjadi tantangan dirinya. Bupati berharap warga miskin itu bisa diturunkan secara signifikan empat tahun ke depan. Pihaknya pun mengajak perguruan tinggi untuk bekerja sama membantu Karangasem. ‘’Membangun masyarakat diawali dari membangun manusianya. Mencerdaskan masyarakat tak lain lewat jalur pendidikan,’’ katanya. Kepala Pengelola Unit Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka, Hendrin Hariati Sawitri, menyatakan lembaganya siap mendukung upaya Pemkab Karangasem, utamanya dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pihaknya menawarkan kerja sama terkait peningkatan kualifikasi pegawai di lingkungan organisasi perangkat daerah, tenaga guru, tata usaha di sekolah maupun perangkat desa melalui program pendidikan strata 1 baik dengan sistem belajar mandiri maupun sistem belajar online. (kmb)
Potensi Alam dan Budaya KABUPATEN Karangasem menyimpan banyak potensi pariwisata, baik potensi alam maupun budaya. Namun, masih banyak yang belum dikelola maksimal. Kini, sejumlah tempat wisata lama, justru terus berbenah agar tampil menarik, berkesan dan punya ciri khas. Seperti yang terjadi di objek wisata Candidasa. Tempat yang populer era 1990-an ini, kini punya ikon baru, yakni lambang hati. Ini menambah kesan romantis tempat ini, khususnya saat sunset sambil menikmatinya dari deretan tempat hotel maupun restoran di sana. Belakangan, tempat ini juga makin ramai dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara, baik sekadar santai maupun selfie. Ikon baru ini juga sedikit mampu menunjang kunjungan wisata ke Candidasa. (gik)
Dampak Hujan di Kecamatan Karangasem
Bali post/kmb
MATERIAL LONGSOR - Petugas BPBD dan warga membersihkan material longsor di Banjar Kunyit, Desa Besakih, kemarin.
Pohon Tumbang Putus Akses Jalan Amlapura (Bali Post) Hujan lebat dan angin kencang sepanjang malam hingga pagi Jumat (20/1) kemarin, memicu pohon tumbang di wilayah Banjar Tengah, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem. Pohon kendal berdiameter sekitar 40 meter tumbang melintang di badan jalan hingga menutup akses jalan Selat-Karangasem. Informasi warga setempat, menyebutkan, pohon kendal di sisi kiri jalan itu tumbang pagi hari. Saat kejadian, jalan sedang sepi karena hujan lebat sehingga tak sampai merenggut korban. ‘’Sempat memutus akses jalan, tapi sudah segera kita tangani,’’ jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, I.B. Ketut Arimbawa. Guna membuka jalan, BPBD mengerahkan satu regu tim reaksi cepat yang berkekutan tujuh orang. Evakuasi batang pohon juga dibantu warga dan siang kemarin akses jalan sudah lancar. Cuaca ekstrem yang masih melanda Karangasem juga
mengakibatkan tanah longsor di wilayah Banjar Kunyit, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Kejadian sekitar pukul 08.00 wita tersebut menutup badan jalan hingga mengakibatkan akses jalan Kunyit-Besakih terganggu. Warga bersama personel BPBD langsung melakukan penanganan dan saat ini ruas jalan tersebut sudah bisa dilalui. ‘’Proses pembersihan material kita lakukan secara manual,’’ jelas I.B. Arimbawa. Guna meminimalisasi risiko atas cuaca ekstrem belakangan ini, telah dilakukan pemangkasan pohon-pohon perindang. Pemangkasan itu dikoordiniar Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pemangkasan pohon perindang sementara masih difokuskan di wilayah Kecamatan Kota. Seperti telah dilakukan di seputaran Pura Jagatnata Amlapura. Pihak BPBD berharap masyarakat ikut melakukan kegiatan serupa utamanya terhadap pepohonan yang berada di daerah permukiman. (kmb)
Dari Got Mampet, Jalan Putus hingga Banjir Bandang
Memasuki Januari 2017, intensitas curah hujan di delapan kecamatan di Kabupaten Karangasem, terus meningkat. Bahkan sering kali hujan diiringi embusan angin cukup kencang. Kondisi cuaca seperti ini harus diwaspadai masyarakat. Bencana yang intensitasnya terus meningkat itu harus diantisipasi dengan berbagai upaya pencegahan. Di mana sajakah di wilayah Kecamatan Karangasem terkena dampak hujan yang tidak kuasa untuk dicegah itu? CAMAT Karangasem Cokorda Alit Surya Prabawa, Jumat (20/1) kemarin, mengatakan cuaca seperti ini rentan menimbulkan ekses bencana, baik dalam skala kecil ataupun besar. Dalam dua minggu terakhir, dia menyebut di wilayahnya Kecamatan Karangasem, sudah beberapa kali terjadi bencana. Dari pohon tumbang hingga menimpa rumah maupun menutupi ruas jalan. Kejadian pohon tumbang ada di beberapa lokasi, di antaranya di
jalur ruas jalan Sang Hyang Ambu, Asak, Batannyuh Kaler, Jalan Veteran Amlapura, Jalan Pesagi, Bugbug, Jasri hingga wilayah Desa Seraya Timur. Kejadian dengan eskalasi lebih besar juga terjadi di wilayah Desa Bukit. Di sana senderan dekat Embung Bukit di Banjar Dinas Jumenang longsor. Dampak longsor ini cukup besar dan meluas sampai ke Desa Seraya Barat. Akibatnya, longsor itu menimbun ruas jalan
Bali Post/gik
TERSUMBAT SAMPAH - Salah satu bagian goronggorong di wilayah Kecamatan Karangasem yang tersumbat sampah, airnya meluap ke tengah jalan.
yang menghubungkan Banjar Dinas Jumenang dengan Bukit Tabuan. Sehingga sempat melumpuhkan aktivitas warga, termasuk aktivitas belajar mengajar salah satu SD di dekat lokasi longsor. Saat itu, longsor juga merusak satu pelinggih, penyengker, dan bale pesandekan salah satu pura di Desa Seraya Barat, yaitu Pura Pasucian Manik Pancoran. Karena relatif rentan, beberapa keluarga yang tinggal di dekat jalur longsoran di sana diminta pindah sementara ke lokasi lebih aman. Namun di satu sisi, kata Cok Alit Surya Prabawa, curah hujan yang tinggi justru menjadi keuntungan masyarakat lainnya. Khususnya masyarakat di Desa Seraya dan sekitarnya. Seraya yang selama ini dikenal memiliki curah hujan rendah dan sulit air, seolah mendapat anugerah, dengan turunnya hujan sepanjang dua minggu terakhir ini. Masyarakat terli-
hat mulai bisa mengolah lahannya untuk bercocok tanam. Kebutuhan air yang selama ini menjadi problem rutin pun menjadi terpenuhi. Di sisi lain, hujan juga menyebabkan volume air di beberapa sungai menjadi besar. Dampaknya, jalan lingkar Seraya yang melewati beberapa aliran sungai dan memotong alur sungai, menjadi terputus saat terjadi hujan. Sebab, jalan di sana tanpa ada jembatan. “Sungai ini kering ketika musim panas. Namun menjadi banjir dengan aliran deras, ketika musim hujan,” ujarnya seraya menyebut kejadian itu dapat dilihat di alur Sungai Perit dan Sungai Yeh Banges di Desa Seraya. Beda lagi di wilayah perkotaan, masalah klasik yang muncul ketika musim hujan dengan intensitas tinggi adalah tersumbat dan menyempitnya saluran air (got) atau gorong-gorong. Ini diakibatkan timbunan sampah dan pe-
nyempitan saluran air, akibat pesatnya pembangunan tanpa memerhatikan daya tampung drainase. Akibatnya, air meluber dan menggenangi fasilitas privat maupun publik. Seperti rumah, pekarangan, pura serta jalan tergerus hal itu menimbulkan gangguan. Kondisi seperti ini sudah terjadi di wilayah Perasi, Telagamas, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Untung Surapati. “Syukurnya, meski terjadi banyak bencana, tidak sampai merenggut korban jiwa,” tegasnya. Melihat begitu banyak bencana itu, pihaknya mengimbau masyarakat senantiasa melakukan upaya-upaya pencegahan. Seperti pemangkasan pohon perindang di pekarangan masing-masing. Selain itu , pembersihan saluran air di lingkungan, serta upaya lainnya. Kesadaran merawat lingkungan diyakini sangat membantu ketika terjadi hujan lebat di desa-desa maupun wilayah perkotaan. (gik)
TABANAN
14 Arus Pendek, Bale Gede Terbakar
Tabanan (Bali Post) – Kasus kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Selemadeg, Jumat (20/1) dini hari kemarin. Bangunan bale gede saka roras milik I Putu Astawa (45), warga Banjar Bale Agung Kaja, dilalap api. Diduga kuat kebakaran ini dipicu arus pendek yang menyebabkan pemilik rumah mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Dari informasi yang dihimpun, kepulan asap dan api pertama kali dilihat oleh pemilik rumah sekitar pukul 02.00 Wita. Saat itu Astawa dan keluarganya tidur di rumah sebelah utara (bale daja). Ia terbangun karena melihat kilatan api yang sudah membesar di bangunan bale gede berukuran 6 x 5 meter tersebut. Sontak saja dirinya
kaget dan berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan Astawa kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat manual. Sejumlah petugas TRC BPBD Tabanan dan anggota Polsek Selemadeg ikut serta membantu warga. Beruntung api tidak sampai merambat ke bangunan lain padahal kobarannya cukup besar. Api baru berhasil dipadamkan 30 menit kemudian. Kapolsek Selemadeg Kompol Nyoman Sukadana mengatakan kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik. ‘’Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Pemilik rumah menderita kerugian Rp 125 juta,’’ ujarnya. (kmb28)
SDM BRSUD Dipindah Bertahap ke Nyitdah
Tabanan (Bali Post) Untuk memaksimalkan layanan RS Nyitdah, Pemkab Tabanan berecana merekrut SDM baik tenaga medis, dokter maupun nonmedis sebanyak 50 orang. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah Tabanan Wayan Sugatra, Jumat (20/1) kemarin, perekrutan dilakukan Februari mendatang memakai sistem seleksi CAT. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika membenarkan rencana perekrutan itu. Selain itu, dilakukan pemindahan SDM dari BRSUD Tabanan ke RS Nyitdah secara bertahap. ‘’Ini tidak bisa dihindari, karena jika RS Nyitdah sudah rampung pembangunannya, layanan akan dipindahkan ke sana,’’ ujarnya. Menurutnya, proses pemindahan SDM cukup sulit karena layanan kesehatan terpecah menjadi dua, yaitu di BRSU dan RS Nyitdah. ‘’Istilahnya kami masih mengangkang, sebab proses pembangunan di RS Nyitdah tidak bisa selesai sekaligus,’’ katanya. Pendapatan SDM yang dipindahkan
ke RS Nyitdah dari BRSUD tidak jauh berbeda. Apabila di BRSUD mendapatkan remunerasi, di RS Nyitdah akan menerima beban kerja dan insentif. Jika tahun depan RS Nyitdah sudah berstatus Badan Layanan Umum (BLU), akan ada remunerasi seperti halnya BRSU Tabanan. Mengenai dokter spesialis yang sangat dibutuhkan RS Nyitdah saat ini agar bisa membuka layanan poliklinik, Suratmika menilai perlu proses, namun dipastikan akan ada. ‘’Lengkapi fasilitasnya dulu setelahnya baru dokter spesialis. Bertahap,’’ imbuhnya. Pada tahap pertama pihaknya memindahkan SDM delapan orang manajemen, 38 PNS, 55 pegawai kontrak dan enam dokter umum. Sementara dokter spesialis masih dalam proses dipindahkan ke RS Nyitdah. Pemindahan SDM ini, menurut Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila, membuat pihaknya kekurangan SDM. Meski demikian, lewat pengaturan internal kekurangan ini bisa diatasi sehingga tidak mengganggu layanan kepada masyarakat. (kmb24)
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Urus Akta Kelahiran
Anak Yatim Piatu Diberi Kemudahan
Tabanan (Bali Post) –
Anak yatim piatu, anak yatim dan anak piatu kini diberikan kemudahan dalam mengurus akta kelahiran. Pemkab Tabanan melalui Dinas Sosial (Disos) sejak akhir 2016 membuat terobosan membantu anak kurang beruntung ini mendapatkan hak pertamanya sebagai seorang anak. Disos Tabanan mencatat anak yatim piatu, yatim dan piatu berjumlah 570 anak, 88 orang di antaranya belum memiliki akta kelahiran. ‘’Kami selalu koordinasi dengan Dinas Catatan Sipil. Data serta alamat lengkap anak bersangkutan sudah diserahkan ke Capil. Selanjutnya masalah teknis hingga akta kelahiran sele-
sai menjadi ranah Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan,’’ ujar Kadisos Tabanan I Nyoman Gde Gunawan, Jumat (20/1) kemarin. Ke-88 anak yang terdata belum memiliki akta kelahiran tahun ini sudah bisa mendapatkannya. Penyerahan secara simbolis dilakukan di SD 2 Bongan kepada salah satu anak yatim piatu ber-
nama Kadek Andika Pramana. Saat meresmikan program bedah rumah di Desa Petiga, Kecamatan Marga, Kamis lalu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti juga didaulat menyerahkan akta kelahiran pada salah seorang anak yatim bernama Komang Hatta Raja Mulyana. ‘’Kami tidak ingin mereka duduk di SD tapi tidak memiliki akta,’’ katanya. Akta kelahiran merupakan fondasi dalam mengurus administrasi dokumen kependudukan serta ada kaitannya dengan penerbitan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan ijazah. Melalui terobosan ini,
anak yatim yang belum memiliki akta kelahiran bisa berkoordinasi dengan Dinas Sosial atau Catatan Sipil, sehingga keperluan administrasinya lengkap. ‘’Kami akan bantu,’’ jelas mantan Kadisdukcapil Tabanan itu. Menurut Gunawan, keterbatasan para wali atau tidak adanya orangtua yang mengurus menjadi salah satu faktor masih adanya anak-anak yang tidak memiliki akta kelahiran. Untuk pengurusan datanya selama ini Disos dibantu para pendamping keluarga harapan (PKH). (kmb28)
Warung Global
Perubahan Mesti Jadikan Bali Makin Maju MENURUT Nyoman Mastra di Gianyar, tak semuanya harus diubah. Mesti ada yang dipertahankan. Kalau terus berubah, mana jati diri? Mengatakan perubahan itu sangat gampang, tetapi konsepnya seperti apa? Ini dikatakannya dalam acara Warung Global mengangkat topik ‘’Bali Harus Lalukan Perubahan’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (20/1) kemarin. Bali memang harus berubah karena yang abadi di dunia ini adalah perubahan. Demikian komentar Ketut Dawi di Abiansemal. Saat ini memang telah terjadi perubahan, tetapi
menurut penilaian Fera di Tabanan, bukan bertambah baik melainkan makin memburuk. Putu Artha di Padangsambian berpendapat, perubahan itu dinamis dan kekal. Jika kita hanya
fokus mempertahankan yang ada tanpa mau berubah akan sangat sulit nantinya. Bali dan warganya sudah mengalami perubahan. Tentu perubahan ke arah yang positif. Tak mungkin Bali dan warganya kembali ke masa lalu. Kalau tak ikut perubahan, akan tergilas oleh perubahan itu sendiri. Bagaimana bisa menerima perubahan jika segalanya ditentang. Mau membangun infrastruktur, mau reklamasi ditolak. Menurut Arya di Denpasar, kalau begini terus kapan
Bali akan berubah menuju kesejahteraan. Dari segi mental dan fisik, Bali dan warganya sudah mengalami perubahan yang baik. Ini pendapat Febri di Denpasar dan Sugik di Mambal. Keduanya berharap dengan perubahan ini, Bali dan warganya semakin maju. Santa di Gianyar menambahkan, siapa pun tidak akan bisa menentang perubahan. Bali selalu terbuka terhadap perubahan. Alam Bali pun telah mengalami perubahan. (sikha)
15
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Target Emas SEA Games 2017
Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (21/1) malam Espanyol vs Granada CF Real Madrid vs Malaga Minggu (22/1) dini hari Alaves vs Leganes Villarreal vs Valencia Minggu (22/1) malam Osasuna vs Sevilla Athletic Club vs Atletico Madrid
Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan target untuk meraih emas sepak bola di ajang SEA Games 2017 Malaysia kepada pelatih baru timnas Luis Milla. ‘’Kami mau juara satu di SEA Games dan posisi empat besar di Asian Games 2018,’’ ujar Sekjen PSSI Ade Wellington di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Jumat (20/1) kemarin.
Senin (23/1) dini hari Real Betis vs Sporting Gijon Real Sociedad vs Celta Vigo Eibar vs Barcelona
Menurut Ade, PSSI cukup optimistis dengan keberadaan Luis Milla di kursi kepelatihan timnas senior dan timnas U-22 yang akan dibawa ke SEA Games. Pengalaman bermain pria berusia 50 tahun itu di Barcelona dan Real Madrid, serta membawa timnas U-21 Spanyol menjadi juara Eropa diyakini bisa membawa angin segar bagi prestasi sepak bola nasional. Demi mencapai target, PSSI membantu Milla dengan menyediakan 50 nama pesepak bola terbaik Indonesia untuk dipantau serta dipertimbangkan masuk tim. PSSI juga sudah menyiapkan program pemusatan latihan jangka
Liga Inggris Sabtu (21/1) malam Liverpool vs Swansea City Bournemouth vs Watford Crystal Palace vs Everton Middlesbrough vs West Ham United Stoke City vs Manchester United West Bromwich Albion vs Sunderland Minggu (22/1) dini hari Manchester City vs Tottenham Hotspur Minggu (22/1) malam Southampton vs Leicester City Arsenal vs Burnley Chelsea vs Hull City Liga Italia Minggu (22/1) dini hari Chievo Verona vs Fiorentina AC Milan vs Napoli
TIMNAS - Pelatih baru Timnas Indonesia Luis Milla berpose di depan Kantor PSSI, di Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona serta pernah menjadi pelatih Timnas Spanyol U-23, U-21, U-20, dan U-19 tersebut resmi dikontrak selama dua tahun oleh PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Minggu (22/1) malam Juventus vs Lazio Bologna vs Torino Empoli vs Udinese Genoa vs Crotone Palermo vs Inter Milan Pescara vs Sassuolo Senin (23/1) dini hari Atalanta Bergamo vs Sampdoria AS Roma vs Cagliari Liga Jerman Sabtu (21/1) malam FC Augsburg vs Hoffenheim Schalke vs FC Ingolstadt SV Darmstadt vs Moenchengladbach VfL Wolfsburg vs Hamburg SV Werder Bremen vs Borussia Dortmund Minggu (22/1) dini hari RB Leipzig vs Eintracht Frankfurt Minggu (22/1) malam Bayer Leverkusen vs Hertha Berlin Mainz vs Cologne Liga Prancis Sabtu (21/1) malam Nantes vs PSG Minggu (22/1) dini hari Dijon FCO vs Lille Guingamp vs Stade Rennes Metz vs Montpellier HSC Bordeaux vs Toulouse Caen vs AS Nancy-Lorraine Minggu (22/1) malam Monaco vs FC Lorient St Etienne vs Angers SCO Senin (23/10 dini hari Lyon vs Marseille Hasil Pertandingan Piala Raja Spanyol Pertandingan I, Perempatfinal Real Sociedad Atletico Madrid
vs Barcelona vs Eibar
0-1 3-0
Piala Italia Babak 16 besar AS Roma vs Sampdoria
4-0
Piala Presiden Gunakan Aturan Liga Indonesia
Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan akan menerapkan aturan Liga Indonesia di kompetisi Piala Presiden yang digelar mulai 31 Januari 2017. ‘’Diupayakan seperti itu, seperti aturan pemain asing dua plus satu, pembatasan usia dan adanya pesepak bola U-23 di susunan pemain,’’ ujar Sekjen PSSI Ade Wellington di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. A t u r a n p e m a i n a s i n g d u a p l u s sa tu sendiri adalah setiap tim bisa mengontrak dua pemain asing dari berbagai negara dan satu pemain asing dari Asia. Pembatasan usia maksudnya setiap tim diperbolehkan memiliki maksimal dua pemain berusia 35 tahun ke atas. Ade melanjutkan, Piala Presiden akan diikuti 20 tim dari liga super dan divisi utama. Namun, dia belum bisa merinci teknis pelaksanaan kompetisi yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2015 tersebut. Piala Presiden 2017 sendiri direncanakan berjalan di lima kota di Indonesia. Sampai saat ini, PSSI masih mendiskusikan kota mana saja yang dijadikan lokasi pertandingan, termasuk tempat pembukaan. ‘’Dalam satu atau dua hari ini akan ada rapat teknis dengan 20 tim yang bertanding,’’ tutur Ade. Piala Presiden 2017 dicanangkan berlangsung sampai Maret 2017. Setelah itu, dalam waktu tidak berapa lama, Liga Indonesia akan bergulir. (ant)
menengah, sekitar satu sampai dua bulan di luar negeri. ‘’Akan ada beberapa uji coba sampai tujuh bulan ke depan, termasuk yang tergolong pertandingan FIFA,’’ tutur Ade. Untuk memudahkan pemilihan pemain, PSSI pun telah mengeluarkan kebijakan bahwa setiap klub diwajibkan melepas pemainnya jika dipanggil oleh timnas. Luis Milla sendiri ditetapkan sebagai pelatih timnas senior dan timnas U-22 pada Jumat (20/1) kemarin. Dia mulai bekerja secara efektif pada 8 Februari 2017 dan dikontrak selama dua tahun dengan peninjauan capaian setiap tahunnya. Selain berprestasi di SEA Games dan Asian Games, Luis Milla juga diharapkan dapat mendongkrak posisi Indonesia di rangking FIFA. ‘’Realistisnya, kami ingin Indonesia berada di posisi 130 sampai akhir tahun,’’ kata Ade. Adapun Luis Milla memiliki karier yang bagus semasa menjadi pesepak bola. Dia adalah salah satu dari segelintir pemain yang pernah membela dua klub dengan jejak rivalitas panjang, Barcelona dan Real Madrid, mengikuti jejak beberapa nama seperti Luis Figo,
Michael Laudrup dan Bernd Schuster. Sepanjang kariernya sebagai pemain, Luis Milla sudah mencicipi berbagai gelar seperti Piala Winners UEFA, La Liga Spanyol, Piala Super Spanyol dan Piala Intertoto. Sebagai pelatih, dia pernah mengasuh beberapa klub seperti Al Jazira di Uni Emirat Arab dan Real Zaragoza di Spanyol. Pelatih yang saat bermain berposisi sebagai gelandang bertahan ini juga pernah menangani tim nasional usia muda Spanyol yaitu U-19, U-20, U-21 dan U-23. Di tangannya, timnas U-19 Spanyol menjadi runner-up Piala Eropa U-19 tahun 2010. Setahun setelah itu, dia berhasil membawa timnas U-21 Spanyol menjadi juara Piala Eropa U-21 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 2-0 di babak final. Beberapa nama yang membela timnas Spanyol ketika itu, kini sudah membela beberapa klub besar dunia seperti Ander Herrera dan Juan Mata, kini berkiprah di Manchester United serta Thiago Alcantara, mantan pemain muda Barcelona yang saat ini bermain untuk Bayern Munich. (ant)
Barcelona dan Atletico Madrid Dua Gol Nainggolan Bawa Roma Lapangkan Jalan ke Semifinal
Barcelona Juara bertahan Piala Raja, Barcelona, meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Real Sociedad pada pertandingan pertama babak perempatfinal, Jumat (20/1) kemarin. Sementara Atletico Madrid juga melapangkan jalan ke semifinal setelah menang 3-0 saat menjamu Eibar. Barca mengakhiri hasil buruknya selama 9,5 tahun di markas tim Basque. Penyerang Brazil Neymar membuat timnya mendapat hadiah penalti setelah dijatuhkan Aritz Elustondo. Ia mengeksekusi penalti pada menit ke-21 untuk menentukan kemenangan timnya. Sayangnya, Neymar kemudian menyia-nyiakan dua peluang emas setelah turun minum yang akan membuat Barca unggul lebih besar pada pertandingan ini. Sociedad tidak pernah kalah dari Barcelona di kandang mereka Anoeta pada kompetisi apa pun sejak 2007. Tuan rumah mendapat peluang terlebih dahulu ketika Willian Jose terjatuh di kotak penalti pada menit pertama akibat dihadang Gerard Pique, namun ia tidak mendapat hadiah penalti. Bek Spanyol Pique berhasil mencegat bola sebelum masuk gawang pada babak pertama untuk mencegah Asier Illarramendi menyamakan kedudukan dari tepi kotak penalti setelah Carlos Vela melakukan gebrakan. Pemain muda Mikel Oyarzabal, pencetak satu-satunya gol saat Sociedad menang atas Barca pada April silam, nyaris mencetak gol untuk tuan rumah, di mana tembakannya melebar di tiang jauh pada pergerakan timnya di babak kedua.
ke Perempatfinal
Bali Post/rtr
GOL - Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann (kanan) mencetak gol pembuka timnya saat menghadapi Eibar pada pertandingan Piala Raja, Jumat (20/1) kemarin di Stadion Vicente Calderon Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Atletico Madrid menapakkan satu kakinya di semifinal ketika mereka menang 3-0 atas Eibar melalui gol-gol dari Antoine Griezmann, Angel Correa, dan Kevin Gameiro. Pencetak gol terbanyak Griezmann menanduk bola yang membawa Atletico memimpin pada menit ke-28, setelah gol Stefan Savic dianulir karena offside. Sedangkan pemain sayap Argentina Correa menggandakan keunggulan
mereka pada menit ke-60 dengan menyapu bola setelah laju Yannick Carrasco. Pemain pengganti Gameiro memperbesar keunggulan Atletico melalui sundulannya dari jarak dua meter pada menit ke-67 setelah menggantikan Correa. Pada laga sebelumnya Real Madrid kalah 1-2 dari tamunya Celta Vigo, sedangkan Alaves menang 2-0 atas tim divisi kedua Alcorcon. (kmb39/afp/ant)
Ducati dan Yamaha Luncurkan Motor MotoGP
Milan Radja Nainggolan mencetak dua gol untuk memimpin AS Roma menang 4-0 atas Sampdoria pada pertandingan babak 16 besar Piala Italia, Jumat (20/1) kemarin. Kemenangan ini mengantarkan Roma maju ke babak perempatfinal. Pemain Belgia itu mencetak gol enam menit sebelum turun minum. Bek Sampdoria Matias Silvestre salah menghalau bola sehingga bola jatuh ke penguasaan Nainggolan, yang menyambar bola dan mengemas gol dari luar kotak penalti. Kedua tim memiliki peluang yang membentur tiang gawang di mana Luis Muriel menyepak bola ke bagian bawah tiang gawang untuk Sampdoria pada menit ketiga, dan Leandro Paredes melepaskan sepakan voli yang mengenai bagian bawah mistar gawang untuk Roma. Stephan El Shaarawy memberi umpan kepada Edin Dzeko untuk menjadi gol kedua Roma pada menit kedua babak kedua, dan mencetak gol ketiga dengan sepakan cungkil melewati Christian Puggioni pada menit ke61. Nainggolan menanduk umpan silang El Shaarawy pada menit ke-90 untuk menjadi gol keempat, untuk menambah tekanan terhadap pelatih Sampdoria Marco Giampaolo. Lawan Roma di perempatfinal adalah Cesena, satu-satunya tim strata kedua di delapan besar setelah mereka menang 2-1 di markas Sassuolo. Juara bertahan Juventus akan bertemu AC Milan pada perempatfinal lainnya. Inter Milan, yang menang 3-2 atas Bologna setelah perpanjangan waktu menghadapi Lazio. Sebelumnya Lazio menang 4-2 atas Genoa. Napoli akan menjamu Fiorentina pada pertandingan lain. (rtr/ant)
Madrid Tim MotoGP Ducati dan Yamaha masing-masing meluncurkan motor yang akan digunakan musim ini. Ducati mengambil tempat di Bologna, sementara Yamaha memperkenalkan tunggangannya di Madrid, Jumat (20/1) kemarin. Musim ini tim Desmosedici memperkuat timnya dnegan mendatangkan Jorge Lorenzo. Kehadiran pembalap Spanyol itu diharapkan bisa membawa tim Italia ini berjaya kembali seperti yang pernah dilakukan Casey Stoner pada 2007. Lorenzo diperkenalkan bersama rekan setimnya, Andrea Dovizioso. Sementara di Madrid, nuansa biru nampak mendominasi saat Valentino Rossi dan Maverick Vinales diperkenalkan bersama motor Yamaha YZR-M1. Tim-tim MotoGP akan menjalani uji coba pra-musim di Sirkuit Sepang Malaysia 30 Januari mendatang. (kmb39/net) MOTOR BARU - Tim Ducati (atas) dan Yamaha, Jumat (20/1) kemarin meluncurkan motor terbarunya untuk MotoGP 2017.
Bali Post/rtr
Gelandang AS Roma Radja Nainggolan.
OLAHRAGA
16
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Curry, Durant, LeBron, Irving Tampil di All Star
New York Komposisi tim All Star untuk pertandingan jeda musim kompetisi NBA telah terpenuhi, Jumat (20/1) kemarin. Stephen Curry akan bergabung dengan rekan setimnya di Golden State Warriors Kevin Durant memimpin tim Wilayah Barat. Sedangkan Wilayah Timur akan diperkuat dua bintang utamanya LeBron James dan Kyrie Irving dari Cleveland Cavaliers. Dalam jajak pendapat yang berakhir Jumat kemarin, Curry dan James Harden (Houston Rockets) berhasil menyisihkan Russell Westbrook. Musim ini jajak pendapat menggunakan model baru denghan melibatkan pemain serta media untuk pertama kalinya. Curry dan Harden akan menjadi tim pembuka Wilayah Barat bersama Durant, Anthony Davis (New Orleans) dan Kawhi Leonard (San Antonio). Curry yang meraih MVP pada 2015 dan 2016, untuk keempat kalinya akan tampil di All Star. Sementara bagi Harden yang musim ini rata-rata menghasilkan 28,9 poin per pertandingan, menjadi penampilannya kelima kalinya. Sementara tim utama Wilayah Timur untuk laga All Star 19 Februari mendatang di New Orleans, meliputi Giannis Antetokounmpo (Milwaukee), Jimmy Butler (Chicago), DeMar DeRozan (Toronto) plus duet Cavaliers itu. Jajak pendapat kemarin mencatat rekor tersendiri karena diikuti 38 juta pemberi suara. Angka ini meningkat 146 persen dari tahun lalu. Tim cadangan baik Wilayah Timur atau Barat akan diumumkan setelah pemilihan pelatih kedua tim. (kmb39/rtr)
Bali Post/ap
KECELAKAAN - Pembalap tim Toyota Jari-Matti Latvala melambaikan tangan saat memulai Reli Monte Carlo, di Monaco, Jumat (20/1) kemarin. Seri pembuka WRC ini diwarnai kecelakaan yang menewaskan penonton.
Reli Monte Carlo Makan Korban
Monaco Seri pembuka Reli Dunia (WRC) Monte Carlo, Monaco menelan korban. Seorang warga tewas tertabrak mobil milik pereli Selandia Baru Hayden Paddon, Jumat (20/1) kemarin. Panitia lomba mengumumkan korban tewas tertabrak mobil Paddon pada etape awal yang digelar pada malam hari. ‘’WRC mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban dan sahabat-sahabatnya akibat kecelakaan di Reli Monte Carlo ini,’’ isi pernyataan panitia lomba. Korban diangkut dengan menggunakan helikopter menuju rumah sakit di Nice. Meski segala upaya dilakukan namun nyawa korban tak bisa diselamatkan. Akibat tragedi ini, etape I ditunda. Sedangkan etape kedua dilanjutkan pada malam hari. Tim Hyundai Motorsport menarik mobil Paddon keluar dari lomba sebagai bentuk pernyataan belasungkawa. ‘’Kami meminta maaf kepada keluarga korban, fans dan dunia balap ini,’’ kata Paddon yang masih shocked dengan kecelakaan ini. Rekan setim Paddon, Thierry Neuville, memimpin jalannya lomba saat Sebastien Ogier dan Kris Meeke serta Juho Hanninen mengalami kerusakan teknis. (kmb39/rtr)
Perbaiki Peringkat, Tibo Hadapi Patilano
Jakarta (Bali Post) Petinju Indonesia Tibo Monabesa akan menghadapi Rene Patilano dari Filipina, Sabtu (21/1) ini, untuk memperebutkan sabuk WBC Silver Internasional pada kelas terbang ringan, sekaligus memperbaiki peringkat sebagai syarat ikut serta memperebutkan sabuk juara dunia. ‘’Patilano adalah petinju pertama yang akan berhadapan dengan Tibo di atas ring, dengan tujuan memperbaiki peringkat sebagai jalan untuk ikut serta memperebutkan juara dunia,’’ kata Armin di GOR Cendrawasih, Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. Sebelum bisa menantang juara dunia kelas terbang ringan, lanjut Armin, petinju berusia 26 tahun tersebut paling tidak harus bertanding melawan dua petinju internasional lainnya setelah Patilano. ‘’Dan itu setidaknya dilaksanakan tahun ini, karena target pribadi petinju sendiri tahun ini menjadi juara dunia,’’ ujarnya. Tibo sendiri merasa mampu menghadapi Rene Patilano dan mengharapkan dukungan semua pihak dalam laga yang sudah dipersiapkannya selama dua bulan latihan intensifnya. ‘’Saya siap untuk pertarungan esok hari dan mengharapkan semua pihak mendukung saya dalam merintis jalan menuju juara dunia ini,’’ ujar Tibo di lokasi yang sama. Tibo yang memiliki gaya petarung tersebut mengaku akan berhati-hati dalam menghadapi Rene Patilano yang memiliki gaya petinju lambat. ‘’Saya harus hati-hati karena petinju lambat biasanya memiliki pukulan sangat keras,’’ katanya. Pertarungan Tibo versus Patilano ini juga sebagai penanda dicabutnya sanksi dari WBC untuk Indonesia sejak 2013, menyusul kematian petinju muda Tubagus Setia Sakti. Sebelum petinju yang kini berada di peringkat 22 WBC dan 10 WBA tersebut bertanding, akan digelar delapan partai tambahan dari petinju-pentinju nasional seperti Jhon ‘Fox’ Rubah, Defri Palulu, Arief Bleder, Ilham ‘Flanker’ Leoisa, Kichang Kim, dan lainnya. (ant)
Bali Post/ant
LEWAT - Pebasket W88.News Aspac Jakarta Abraham Damar (kanan) berusaha melewati hadangan pebasket Satya Wacana Salatiga Yurifan Hosen (kiri) dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2017 Seri I di GOR Kertajaya Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/1) kemarin. W88.News Aspac Jakarta berhasil mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 84-46.
Dua Ganda Putra Pastikan Tiket Semifinal Malaysia Masters Pasangan yang pertama memastikan langkahnya di turnamen berlabel Grand Prix Gold ini adalah Berry Angrian/Hardianto yang berhak berlaga di partai semifinal setelah menumbangkan Law Cheuk Him/Lee Chun Hei Reginald asal Hongkong dalam pertarungan tiga game 21-23, 22-20 dan 11-21. Baik Berry/Hardiaanto maupun pasangan Hongkong samasama kuat sejak awal permainan hingga kemenangan Merah Putih dipastikan di game ketiga. ‘’Baik game pertama dan game kedua, kami banyak mengadu permainan drive dengan lawan. Kunci kemenangan tadi, hanya bermain tenang dan fokus aja,’’ kata Berry. Sementara pasangan Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido juga meraih kemenangan tiga game atas wakil Singapura Yong Kai Terry Hee/Kean Hean Loh pada putaran perempatfinal.
Setelah kalah di game pertama, Hendra/Kido bisa bangkit di game dua dan penentuan sehingga hasil akhir laga tersebut adalah 19-21, 21-13 dan 21-11. Hendra mengatakan kunci kemenangannya adalah bermain sabar dan tidak sering membuat kesalahan. ‘’Inti kemenangan tadi, hanya main sabar, tidak buat kesalahan-kesalahan, mengontrol permainan dan tidak buang-buang tenaga,’’ ujar Hendra. Di partai semifinal pada Sabtu (21/1), Berry/Hardianto akan berjumpa dengan pasangan baru Jepang Hiroyuki Endo/ Yuta Watanabe di babak semifinal yang merupakan pertemuan kali pertama mereka. Sementara Hendra/Kido akan menerima tantangan pasangan tuan rumah Nur Izzuddin/Sze Fei Goh dalam laga yang merupakan pertemuan pertama kedua pasangan tersebut.
Di tunggal putra, Indonesia meloloskan dua atlet dari lima yang bertarung Jumat kemarin. Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto lolos setelah tiga rekan-rekan senegaranya harus kandas dalam putaran perempatfinal. Anthony berhasil menembus semifinal setelah menekuk perwakilan India Ajay Jayaram dua game 21-13, 21-8. Sedangkan Tommy memastikan tiket semifinal setelah berhasil mengalahkan atlet Indonesia lainnya Wisnu Yuli Prasetyo dua game, 21-15 dan 21-9. Nasib kurang beruntung terjadi pada dua atlet Indonesia lainnya yaitu Jonathan Christie dan Muhammad Bayu Pangisthu yang harus menghentikan langkahnya hanya sampai putaran perempatfinal kejuaraan berlabel Grand Prix Gold tersebut. Di babak semifinal yang dihelat di Sibu Indoor Stadium, Malaysia pada Sabtu (21/1), Tommy Sugiarto akan menghadapi Lee Hyun Il, sementara Anthony Sinisuka Ginting menghadapi unggulan pertama Ng Ka Long Angus. (kmb39/ant)
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata sukses menundukkan lawannya Legian All Star dengan skor 7-3 dalam uji coba di Lapangan Tri Cakti Legian, Badung, Jumat (20/1) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Nyoman Nesa, ketujuh gol yang bersarang ke gawang Legian All Star, hasil bidikan pemain Jepang Masahito Noto (2 gol), Gustavo Chena (Argentina, 2 gol), serta tiga gol lagi dicetak Nyoman Rafik Armawan, Wayan Gangga Mudana, serta Komang Mariawan.
Koordinator Purwanto Iman Santoso menyatakan latih-tanding dipakai sistem 3 x 30 menit, dan skuad Legian menurunkan pemain U-18 dan lima pemain usia 30 tahunan. Di kubu Mitra Devata mendapat kohormatan diperkuat Gustavo Chena, yang pernah memperkuat Persija Jakarta dan Persegres Gresik, serta Masahito yang pernah merumput di Liga Jerman, serta Liga Laos. Skill-ball Masahito dan Gustavo yang mumpuni dan di atas ratarata, membuat keduanya masingmasing menyumbang 2 biji gol Purwanto menambahkan, se-
cara keseluruhan Legian All Star memberikan perlawanan sampai 30 menit kedua, sedangkan pertandingan 30 menit ketiga, mutlak milik Mitra Devata. Apalagi, skuad Mitra Devata bermaterikan pemain yang berpengalaman merumput di Liga Indonesia. Uji coba, kemarin, sebagai persiapan Mitra Devata yang akan bertandang ke Bandung. Dalam lawatannya ke Kota Kembang, Mitra Devata bakal dijamu Persib All Star, yang diperkuat Robby Darwis, Budiman Yunus, Suwita Pata. Serta Tjetjep Supriatna. (022)
Jakarta (Bali Post) Dua ganda putra Indonesia memastikan tiket semifinal turnamen Malaysia Masters 2017 setelah mendapat hasil positif di putaran perempatfinal di Sibu Indoor Stadium, Sarawak, Malaysia, Jumat (20/1) kemarin.
Mitra Devata Tundukkan Legian All Star
Jakarta Elektrik Bidik Putaran Semifinal Proliga Jakarta (Bali Post) Tim voli putra Jakarta Elektrik PLN membidik putaran semifinal dalam kejuaraan bola voli Proliga 2017 yang akan berlangsung di delapan kota pada 27 Januari - 23 April. ‘’Tentu kami ingin meraih gelar juara. Tapi, setidaknya kami ingin mencapai putaran empat besar lebih dahulu,’’ kata pelatih kepala tim putra Jakarta Elektrik Victor Laiyan di Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. Victor menjelaskan, komposisi tim Jakarta Elektrik seimbang antara pemain senior dengan pemain junior selain dua pemain asing asal Portugal dan Polandia. Pada Proliga 2016, tim putra Jakarta Elektrik terdiri dari 75 persen atlet senior dan 25 persen atlet junior.
‘’Kami sempat ragu-ragu apakah akan menyertakan tim putra atau tidak dalam Proliga kali ini. Kami sebagai pelatih tentu ingin mencari pemain terbaik. Tapi, pemain terbaik sudah diambil oleh tim-tim lain,’’ ujarnya. Mantan atlet voli nasional itu berharap para pemain senior dapat tampil kompak bersama pemain-pemain junior, sehingga menciptakan kejutan dalam kejuaraan yang diikuti enam tim voli putra itu. ‘’Komposisi tim kami kali ini sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain muda yang memang punya kemampuan seperti David Pratama pada posisi open spike,’’ katanya. Dua pemain asing dalam tim putra Jakarta Elektrik yaitu Id-
ner Faustino Lima Martins asal Portugal dan Bartosz Krzysiek asal Polandia. ‘’Kami belum benar-benar mengetahui kemampuan mereka di lapangan. Sementara yang kami tahu dari tayangan video, penampilan mereka bagus,’’ kata Victor tentang pemain asing yang akan datang pada Minggu (22/1) dan Selasa (24/1). Victor mengklaim tidak khawatir penyesuaian kondisi fisik maupun gaya permainan dengan pemain asing dengan pemainpemain lokal. ‘’Mereka adalah pemain profesional, kenapa kami khawatir? Kami memberikan kepercayaan kepada mereka. Kami sudah membayar mahal untuk mereka dan kami ingin yang terbaik,’’ katanya. (ant)
Drum Band Bali Mulai Bangkit
Denpasar (Bali Post) Drum Band di Bali mulai bangkit. Bahkan, Pengprov Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Bali berniat melakukan road-show keliling kota dan kabupaten di Bali, guna menggali potensi, serta pembentukan Pengkot dan Pengkab PDBI se-Bali. Ketua Pengprov PDBI Bali IGN Eddy Mulya, di Denpasar, Jumat (20/1) kemarin menjelaskan, langkah awal ini jambore drum band anakanak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Denpasar, bakal menyemarakkan di Denpasar, Kamis (26/1) mendatang. ‘’Di Denpasar saja tercatat sekitar 350 SD, yang terbagi dalam 38 gugus, dan tiap gugus dipastikan memiliki satu unit drumband,’’ tutur Eddy Mulya. Dijelaskannya, Unwar juga bakal menggelar Warmadewa Drum-Band Competition, April mendatang, melomba-
kan kategori TK, SD, SMP, SMA, sampai dengan perguruan tinggi (PT). ‘’Untuk penyelenggaraan lomba drum band, harus mendapatkan rekomendasi dari Pengprov PDBI, terutama untuk melengkapi surat izin keramaian dari kepolisian,’’ ungkapnya. Ke depan, Eddy Mulya berobsesi mengoptimalkan segala potensi di kota dan kabupaten se-Bali, guna membentuk tim drum-band yang andal. ‘’Dulu, tim drum-band Unud sering ikut lomba nasional dan merebut gelar juara,’’ sebutnya. Sementara untuk program jangka panjang, Eddy Mulya ingin tim drum band Bali lolos ke PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Drum band telah resmi dilombakan pada ajang hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia, dan Bali ingin tampil di PON Papua,’’ demikian tekad Eddy Mulya. (022)
Mediasi Pemain Gateball Denpasar Temui Jalan Buntu
Denpasar (Bali Post) Hengkangnya lima pemain gateball Denpasar yakni Danon, Juliarta, Mardiani dan Nila ke Karangasem, serta Artana ke Badung, telah dilakukan mediasi oleh Wakil Ketua Umum I KONI Bali IGN Oka Darmawan, di Sekretariat KONI Bali, Jumat (20/1) kemarin. Akan tetapi, proses tersebut menemui jalan buntu, hingga dilanjutkan mediasi berikutnya, Jumat (27/1) mendatang. Oka Darmawan menegaskan, surat pengunduran diri telah mereka klarifikasi, bahwa mereka sepakat mutasi guna membela kabupaten lain di ajang Porprov Bali, di Gianyar, September mendatang. Mereka juga menanyakan apakah ada jaminan turun di Porprov, jika mengibarkan bendera Denpasar, di kancah Porprov, ternyata jawabannya juga belum pasti berlaga di Porprov. Arbiter KONI Bali Fredrik Billy, S.H. menegaskan, dalam sidang mediasi, yang dilanjutkan mediasi tetap menemui jalan buntu, hingga dilanjutkan sepekan mendatang. ‘’Ya upaya mediasi kami agendakan seminggu lagi,’’ tuturnya.
Sementara termohon Made Suardana, S.H. menegaskan, dirinya telah mengecek surat kelima atlet, dan khusus Artana hanya menyatakan pengunduran diri. ‘’Kalau sebatas memohon mengundurkan diri, Pengkot Pergatsi Denpasar sudah mengabulkan,’’ jelas Suardana. Karena itu, KONI Bali tak berhak menyidangkan, sebab bukan ranahnya KONI. ‘’KONI Bali hanya berhak menyidangkan mutasi atlet, bukan pengunduran diri atlet,’’ tandasnya. Ia pun mempertanyakan, dalam hengkangnya kelima atlet Denpasar, tidak disertai pelepasan dari KONI Denpasar, keterangan domisili baru, berikut kartu atlet KONI Bali. ‘’Mereka ini masih tetap tinggal di Denpasar, bisa dicek dan ditanyakan langsung kepada atlet bersangkutan,’’ sarannya. Suardana mempertanyakan mengapa tiap kali menjelang Porprov, senantiasa marak diwarnai perpindahan atlet. Dia menduga ada aktor intelektual yang sengaja mengompor-ngompori supaya atlet Denpasar hijrah ke kabupaten lain. ‘’Jadi, di dunia olahraga ini tidak boleh ada mafia atlet,’’ pesannya. (022)
Bali Post/022
MENTOK - Lima pemain gateball Denpasar selaku pemohon, tetap mentok pascadilakukan mediasi dengan pihak terkait seperti termohon KONI Denpasar, Arbiter KONI Bali, Pengprov Pergatsi Bali, KONI Badung, dan KONI Karangasem.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dicari PRT Jujur Tidur Dalam Gaji 1.500 H085100513377
B.BP.141.01.17.0002020
!!Open Recruitment Therapis:Maldives,Quatar&Dubai Hub.081238229661/081916282679
B.BP.001.01.17.0002032
Dicari Supir yg Berpengalaman u/Pribadi Hub.08123677999
Bth Serabutan bisa Comp+ada motor, Gaji 1,5jt H.081933025599
Dcr Engineering dan Accounting Htl Jl.Pantai Kuta,08155753703
!!Dicari Spa Therapist utk di Padang Linjong H:081236119605
Bth Sopir A/B1,Waiter/s,Cook, SPG/B,Sales,OB,PRT, 0818359575
Dcr Karyawan/ti Spa/Trapist Gaji2Jt-3Jt H.081999761923
Bth Supir Travel Pglm Um max35Th &Admin Staf Wnt,081237772149
Dcr Sales SIM A & Motoris SIM C Umur Maks 35Th Min SMA.Krm Lam PT Gunung Slamat 410188
B.BP.001.01.17.0001851
*PT.Fujihome Japan* B.BP.166.01.17.0002026 Jl.Tkd.Batanghari No.3 Cr: !Dcr segera SPG utk Butik di Marketing Executive Penglmn Bid. Petitenget,Good English, Gaji Property & Peng.Proyek Diutmkn Komisi Bagus Hub:0361-8499337 yg Penglmn Min.3Th,Disipin,Jjr B.BP.166.01.17.0002024 &Teamwork(Bns+Gaji Mnarik) CV: ***A.BVC Kerja diluar Negri 4723564/info@fujihomejapan.com Resmi utk semua usia,Resto Hotel B.BP.001.01.17.0001917 Kebun081337903069,087860831351 Dicari sopir Inova Matic B.BP.166.01.17.0002025 Hub:081330666914/081390274269 A Boutique Villas in Sanur, B.BP.154.01.17.0002006 Looking for Candidate to Join Dicari Supir Pariwisata us as Position of Buttler, berpengalaman Hub.085737317070 B.BP.001.01.17.0001614 Energetic,Please Send CV to Alam Tirta Outbound,Mencari mahendra@latavernasuites.com Manager Marketing Pglaman 5 Th or Call 082144029393 B.BP.001.01.17.0001682 Gaji 5-15Jt/Bln H.081547110333 B.BP.001.01.17.0001729 A MultinationalCompany LookFor Tropic & Ocean Spa di Nusa Dua a Butler,M/F,Min Exp as Butler Mencari Therapist yang 5 years,Max 40 yo,Willing to pengalaman atau yang belum do Work Rotation Outside Bali, pengalaman. Mendapatkan Have a Driving Licence&Valid Gaji+Bonus+BPJS+Cuti+THR. Passport.Send Complete ApplicaHub:081337828727/081236159811 tion&CV to hnhjapfa@gmail.com B.BP.101.01.17.0002005 not Later Than Januari 30 2017 Dibutuhkan Sgera:Penjahit B.BP.001.01.17.0001954 Halusan untuk Pakaian Wanita. Admin & Accounting SMK/DIII/S1 Digaji diatas rata2 dari Garment Diutmkn Mnguasai Prog Akunt, lain,tergantung dari pengalaman. Jl.Beji Ayu 9 Sminyak 0823402 Diperlukan untuk selama Bulan: 90123/yahyamuhsien@yahoo.co.id B.BP.001.01.17.0001134 Maret,April,Mei (Kalau mau Bali Amenities Supplier diUbud fulltime bisa dinegosiasikan) Membthkan Sopir&Sales Brpnglmn Bisa mulai sekarang!! Hub:0361 419600/081999857442.Lokasi Hub:0361-8988085/08123860454 B.BP.820.01.17.0001836 Jl.Kebo Iwa Selatan,Matur Suksma. Bella Kita Retreat and Villas B.BP.164.01.17.0001657 looking for waiter/ss, Dicari Staff Admin,Kasir,Cook Reception, Cook,Cook Helper, Helper,Waitress&Steward Syarat Barista. Send CV direct to min.SMU,Pengalaman Min.1Th Padma Utara No.2 Legian Bali. Siap Kerja.Bawa Lamaran ke Jl. Oposite Garden View Hotel Tukad Yeh Aya 26D 081353075555 B.BP.001.01.17.0001948
B.BP.001.01.17.0002033
B.BP.031.01.17.0001983
B.BP.001.01.17.0001854
Cari HRD Staff berpengalaman, kirim CV ke info@ptjelajah.com tlp 0361487240
B.BP.154.01.17.0002009
B.BP.001.01.17.0001942
B.BP.001.01.17.0001626
Dcr Krywti Salon Hair Stylist & Kapster18-35Th,Rapi,Sopan,Ramah, GP+Bonus+Tunj,Lam:Nadya Devina Salon&Bridal 081339307747 B.BP.001.01.17.0001624
Dcr Sgr Sales Marketing Memp. Spd Mtr Sendiri Hub:082339361073 /langsung ke Gatsu Barat 99A
B.BP.001.01.17.0001388
B.BP.001.01.17.0001974
Cr Mrkting dan Accounting P/W,B.Ingg,Gj.2,5Jt+UM600Rb Jl.D.Tempe 1 Gg.Padma No.7 Sanur H:081353209082/9381591
B.BP.001.01.17.0001637
Dbthkn Sales Mrkting&Spv Laki2 /Wnt Brpglmn Dibid.Cat Min 2Th Bw Lmrn Lgs ke Jl.Gatsu Timur 88D Hub:0818590792 GajiMemuaskan,Insetif+UM
B.BP.154.01.17.0001894
B.BP.001.01.17.0001993
Pengajar pengalaman Java Desktop & Mobile 081337561687
B.BP.004.01.17.0001883
Dcr sgr staff Administrasi wanita SMA sederajat Hub.8466632
B.BP.001.01.17.0001886
B.BP.001.01.17.0001737
Dcr Sgr Mrktg HP,SPM/SPG(SMA) Driver,Tkns Listrik,Helper. Bw Lmrn lsg ke Teuku Umar 180 Dps
Dibutuhkan tenaga kerja yg fasih Bhs Inggris.087822533932
B.BP.001.01.17.0001816
Dcr Sopir,Gudang utk Farmacy Tdk Merokok,Max 30Th,Punya Mtr Lmrn ke PT.BKS Jl.Suli 102 Dps
B.BP.004.01.17.0001668
Dbthkn Sgr! Supervisor Sales,L, Pend S1 min Diploma,Pglmn Min 1Th Sales Executiv/Spv Sales Retail Bhn Bgn/Consumer Goods Lmrn ke Tratas Inti Bangunan Jl.Suwung Batan Kendal No.33 Dps, Eml:salestibdps@gmail.com
B.BP.001.01.17.0001961
Dibutuhkan tenaga Pengiriman min SMA,max 28Th,KTP/SIM Bali kirim Lamaran ke V-Gen Memory Ged,RTC Rimo,LT.Basement 7-8 Tlp.08561070707 (UP.Billy)
Dcr marketing/CV.Smart Technic Jl.Muding Mundeh No.28 / 0361-9071888
B.BP.001.01.17.0001504
B.BP.001.01.17.0001985
Dcr Sopir Prbdi SIM A KTP Bali Bs Matic,Tdr Dlm,081338623037
PT.Gentajaya Agungkarya bth Engineering(PR),Plksna Lpngan (LK),Pnglmn 3th di Prshaan kntrksi gypsum. Krm CV: gentajaya_bali@yahoo.co.id / Hub.Febi 0361 4728104
B.BP.001.01.17.0001140
B.BP.001.01.17.0001730
B.BP.001.01.17.0001858
Dcr Spv Miwon-Mamasuka Min.S1 single Jl.Gatsu I No.5 Dps B.BP.001.01.17.0001986 081236326826 / 087765475769 Dicari Accounting Manager,MYOB B.BP.001.01.17.0001991 Perpajakan & Laporan Keuangan Dcr Staf Admin wanita,Min.SMK E:wahyutulola@gmail.com Akuntansi, menguasai Komputer B.BP.001.01.17.0001988 Email ke hrd@dinetafoods.com Dicari Customer Service Unt B.BP.001.01.17.0001673 Jewelry Comp Bhs.Inggris,Comp, Dcr Therapist wnt pglm,RecepD3 E:wahyutulola@gmail.com tion Spa wnt,Ari Putri Hotel,Jl. B.BP.001.01.17.0001987 CemaraSemawangSanur08976778714 Dicari Gardener for Villa in B.BP.001.01.17.0001611 Legian Phone:Winda 081237605389 Dcr Tkg Kebon.Utk daerah B.BP.004.01.17.0001979 Peactu.Tdk tinggal didlm.Gj Dicari Kepala Cabang Srt Lamaran bersih 2Jt.Hub +6287862466668 Jl.Tunggul Ametung VD/1 Dps
Cari Housekeeping Pria untuk Guest House di Berawa/Canggu Bw lamaran langsung Tgl.24 Jan Jam 1 Siang Hub:0812-1023775
Dcr Cpt Tukang Masak yg bbq & Wetris diCanggu H:081237651816
Dibutuhkan Sgr QC/Tukang Cek Brpngalaman utk Garment & Staf Admin .Tlp.8466027 di Jl.Pura Demak Brt No.22 T.Umar Brt Dps
B.BP.001.01.17.0001941
B.BP.004.01.17.0001770
Dbthkn sgr Adm,Marketing (L/P) Hub.0361-281111/081237779300
Dcr Waiter/ss,Barista,Cook Sacred Ground Jl.Double Six Legian 0361730961 info@sacredgroundbali.com
Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss u/Resto di Renon 081916420095
Dcr Pembantu u/Sendiri Tinggal Didalam Hub.085857022280
Dcr Krywati CSO/Retail, Menarik bs Inggris,21-25Th PT.Sobek Bali Utama Jl.Waribang No.9 Dps
Dcr Sales&Teknisi Min SMA CV ke Kairos Sejahtera Hub.9005466/9005512
Dcr Sgr Laki2 Tamatan SMK Hub.08123878712/08123640476
Dcr Segera Tukang Las & Montir Truc. Hub.CV.Nusa 08123941575
B.BP.001.01.17.0001672
B.BP.001.01.17.0001627
B.BP.001.01.17.0001861
B.BP.001.01.17.0001953
Dcr. Kry.Wanita,Max23Th.Pend D1 Adm,kantor bisa Comp Bawa lamaran Jl.Apit Telaga No.12/16 Br batur,Peguyangan Kaja Dps UT Hub:085100480049
B.BP.001.01.17.0001112
Dibthkan Tng Checking yg Brpengalaman u/Garmen 081338800517
B.BP.001.01.17.0001966
B.BP.001.01.17.0001956
Distributor Unilever Cr Helper Gudang/Kiriman/Teknisi L -23Th single,Sales Horeka 0811394946
B.BP.033.01.17.0001971
Dicari Sopir,bisa Manual dan matic Hub: 0361-766308
B.BP.004.01.17.0001998
B.BP.004.01.17.0001888
B.BP.001.01.17.0002019
Pershan Distributor Cat Mcr Staf Acct,Wnt 27-35Th bs Pjk & jjr Hub:4480007/082144843033
B.BP.001.01.17.0001522
Perusahaan Spare Part Mbl Bth: Sales L/P Syrt:Pend Min SMA/ Sdrjt,SimC,pny MtrSdri,Max30Th Fas:GP+T.Trnspt+Kms.Lam Bw Lgs Jl.Trengguli No.44,0361461646
B.BP.001.01.17.0001537
Rest & Villa Cr Staf IT Faham Netwrking,CCTV,Software&Hardware, Lelaki Fresh Graduated. Email: accounting@theplumbersarms.com
B.BP.169.01.17.0001855
B.BP.001.01.17.0001965
Sales Acc HP,Gaji+Komisi.hub. PT.Vivan Cab.Bali,081237763718
B.BP.031.01.17.0001874
School in Bali is seeking candidates for : English,Biology,Science,Math, Mandarin,French,Bhs.Indonesia teachers,Kindergarten,Primary, &Secondary Principal, Driver, Receptionist, Maintenance AC Pls.send CV&a recent photo to: schoolhrdbali@hotmail.com
Dicari Supervisor Teknik Sipil Untuk Proyek di Bali Pria, S1 Sipil, Penglmn 2th.CV krm The Vira Bali Hotel Jl.Kartika Plaza No.27 Kuta Badung Bali 80361 UP.Bp Victor
Dicari:Tenaga pemasaran kayu H:Jl.Angsoka Cargo Permai 7 Dps
B.BP.001.01.17.0001540
Holycow SteakHouse,Dcr Server, Host,Kasir,Pglman/Tdk.Bw CV Lgsg ke Kuta,Jl.Dewi Sri & Renon Pertokoan Bajra Sandhi/Email: CV:hrd.h.bali@gmail.com
B.BP.001.01.17.0001475
B.BP.135.01.17.0002023
Looking for Secretary & Staff salary + Bonus CV send to Highway Ubud
B.BP.001.01.17.0001779
B.BP.004.01.17.0001755
B.BP.004.01.17.0001669
Urgent,Need FO and Admin Staff fluent English 1 year exp,Team Work.CV to rismasata@gmail.com B.BP.001.01.17.0002000
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Rumah Di BTN Tegal Buah Denpasar 2KT,1RK,Garase PDAM, Hub: 081339634170
TOYOTA
Avanza G’09 Silver AsBali Ors Prbd,081933610070/082341251453
B.BP.001.01.17.0001963
B.BP.141.01.17.0002021
Dijual Rumah LT108m2 LB65m2 Kota Gianyar,Murah dan Nego Hub.Pemilik 081236007710
Jual Toyota Yaris Manual 2013 Hub.081238142917
B.BP.001.01.17.0001850
Kijang Kapsul SGX’97 biru met fulvar Rp.56 nego 081999400809
B.BP.001.01.17.0001500
Djl Rmh LT165m2 KT4 KM2 RT,Dpr Grse,Prum Wana Asri 2, Abian Base Hubungi 081338754677
B.BP.001.01.17.0002013
Ovr Krd Alphard03/04 Tp V AsDK Htm minta Dp45JtNg081805330222
B.BP.001.01.17.0001969
B.BP.164.01.17.0002011
Ovr Krd Velfire’11 trlngkp Htm DK Dp88Jt Ng bsTT,085103086699 MERCEDEZ
Dijual Mercy S300,Th2008 Hitam Istimewa Hub:08123677999
B.BP.001.01.17.0001995
TOYOTA
B.BP.164.01.17.0002008
DIJUAL MOTOR
B.BP.001.01.17.0002028
Suzuki Inazuma 250cc Pemilik Hub.081999591666
Rush TRD’14 Putih DK Ori Trwt 0818 0561 3699 SUZUKI
Djl R3 hitam AT Des 13 mulus V.18 keren 08113882346
New Vellfire ZG Audio Lokal Th’2016 Hitam+Vellfire ZG’12 Hub.081238116467/081999315168
Jual Splash 2011 Merah,Mulus Low KM Hub.08123808313
Inova Reborn’16 V Silver asDK manual KM 8Rb,081246522033Prbd
Splash’13 Silver DK Istmw 0813 3721 6703
B.BP.141.01.17.0002022
B.BP.001.01.17.0002031
BIRO JASA
B.BP.001.01.17.0002015
B.BP.001.01.17.0001613
B.BP.001.01.17.0002027
SERVICE
SUZUKI
B.BP.001.01.17.0002029
DIJUAL RUMAH Dijual/Dikontrakan Rumah Dalung dkt SMU1 Kuta 082146177277
Rmh Br 2Lt 3KT,2KM,Grsi Jl.Tangkuban Perahu Pdg Asri IV/14 850Jt Pemilik 081999341824
Djl Rmh Jl.By Pass Ngr Rai Sanur Hub.08113854455
Rmh Lt.II 90/98 dkt Art Center Jln.SMA 3 Dps 081-999375261
B.BP.001.01.17.0001612
B.BP.001.01.17.0002017
B.BP.001.01.17.0001938
B.BP.001.01.17.0001744
SERVICE
B.BP.004.01.17.0002002
Tanah 55 Are Jembrana Subak Pecelengan.081285322996 BU
B.BP.001.01.17.0001967
B.BP.004.01.17.0002004
Rmh Murah Mnmls unit terbatas hanya 10 unit DP 20% Kredit Bank BTN,Lokasi: Blahbatuh Gianyar 325jt 087761855545081236169144
Jual tnh 10367m2 pemilik langsung di Sengigi Lombok Barat SHM Rp.20M Hub: 081233777780
B.BP.031.01.17.0001996
GIANYAR
B.BP.001.01.17.0001968
DISEWAKAN RUMAH Jual Rmh Kost LT230m2 8Kmr Lok Kmpus Unud Jimbran,08123805574 Dikont rmh Lt2,KT4,KM2,Dpr,Grs B.BP.001.01.17.0001632 Jl 5M 22jt min2th,081338003334 Open House! murah Rmh jual Dps B.BP.154.01.17.0002007 Dikontrakan Rumah lantai 1 1,5lt,750jt,RayWhiteKuta Putri full Furnish Jalan Cekomaria 0817340706/Angel 082313738 888 B.BP.004.01.17.0001997 081285322996 Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum B.BP.004.01.17.0002003 Nuansa Sandat T.089652974339 DIJUAL TANAH B.BP.001.01.17.0001629
Tanah 1 Are IB Mantra belakang POM Ketewel 081285322996 BU
Rmh Elit Baru Type 150M2/140M2 Residence 99 Biaung Dpsr,kodya Dpsr DP 30% 1,3M 089662708427087761855545
Dijual Tnh 23,5are,dekat Htl Dajuma Pekutatan Jembrana Hub:08123980218
Tnh Kav Siap Bangun,2A,75Jt/A Taro Tegalalang H:081246386211
B.BP.001.01.17.0001844
Jual Tanah 6,8are Taman Griya Jimbaran & Taman Girihill ada view 175 jt/are,0811386633
DISEWAKAN TOKO Dikont Toko Jl.Patimura 30 dkt Ps.Brng Dps uk5x13,08123955035
Jual Tnh 10367m2 Pemilik langsung di Senggigi Lombok Barat SHM Rp.20M Hub: 081233777780
DIJUAL RUKO Jual 3 Ruko 3Lt Jl.Dr.Sutomo Hub.081916436800/081946198089
B.BP.001.01.17.0002012
B.BP.031.01.17.0002001
B.BP.001.01.17.0001723
B.BP.001.01.17.0001825
Jual tanah 2are SHM Jl.4 meter lokasi Dalung Hp 081805530128
B.BP.001.01.17.0001964
B.BP.159.01.17.0001939
DISEWAKAN GUDANG RUPA-RUPA KEHILANGAN B.BP.001.01.17.0001655 B.BP.001.01.17.0001990 Sewa Gudang Baru,2Unit,Rk Baja AR Mngrjakan Gbr Rmh-Ruko-Vila Djl Tnh Jl.Anggungan 40A,di Uma- Obral.114mt,575Jt/Are,Jl.Utama Buku KIR DK9908BN AN:I Gede Atap Tinggi,Jl.Sekar Jepun 3/1 Dui 18A, 1,5A Hp.089677381638 Muding Jl.10mt, 081239 239405 Gatsu,4A,135Jt/Th,082127767888 Semara Bawa Jl.Ayani82 Lumintang G.IMB-G 3D-Dll HP:081916433040 B.BP.001.01.17.0001989
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.01.17.0001992
B.BP.004.01.17.0001636
ELEKTRONIK
SERVICE
AC DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL VILLA KEHILANGAN Villa Lantai 3 Baru Type 400M2 Telah Hilang Sertifikat Tanah /300M2 Abianbase dkt RS Kapal SHM No.1796/Pohsanten Luas 107 View Sungai Hrg 1,3M Net 70 m2 AN:Ida Ayu Bagawatirai 087761855545 - 089662708427 Hub.0857519725
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
ALUMINIUM
B.BP.001.01.17.0001952
B.BP.001.01.17.0001368
EKONOMI
18
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Indonesia Optimistis Rebut Pasar Kayu UE
Bali post/ant
RUPIAH EDISI BARU - Lembaran mata uang rupiah edisi baru diperlihatkan. Bank Indonesia secara resmi meluncurkan tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah berbahan logam bergambar Pahlawan Nasional dengan desain baru.
Rupiah Menguat Tipis
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (20/1) sore bergerak menguat tipis sebesar 10 poin. Rupiah menjadi 13.366 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.376 per dolar AS. Analis Monex Investindo Futures Putu Agus di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan dolar AS bergerak melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah menyusul pidato Ketua The Fed Janet Yellen yang masih akan berhati-hati mengambil kebijakannya. ‘’Dalam pidatonya, pihaknya masih akomodatif secara moderat, dan ketidakpastian adalah hal yang lazim, sehingga kebijakan moneter bisa berbeda dari yang diperkirakan sebelumnya,’’ katanya. Di sisi lain, lanjutnya, kehati-hatian pelaku pasar
uang menjelang inagurasi dan pidato Presiden AS terpilih Donald Trump juga turut membebani laju dolar AS pada akhir pekan ini. ‘’Pelaku pasar terlihat masih berhati-hati dalam mengakumulasi aset berdenominasi dolar AS menjelang pelantikan itu, sehingga kondisi itu berpeluang mendorong aset mata uang di negara berkembang,’’ katanya. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova menambahkan, sebagian pelaku pasar uang masih merespons positif data ekonomi domestik, yang telah dirilis turut menjaga fluktuasi mata uang rupiah di area positif. ‘’Inflasi yang terjaga, cadangan devisa meningkat, serta neraca perdagangan Indonesia yang surplus, menjaga rupiah untuk bergerak stabil dengan kecenderungan menguat,’’ katanya. (ant)
London (Bali Post) Pengapalan perdana ekspor kayu Indonesia berlisensi Forest Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT) ke Belgia tiba di Pelabuhan Antwerpen, menyusul pengapalan yang terlebih dahulu tiba di Tillburry dan Liverpool, Inggris. Fakta itu menjadi momen penting bagi Indonesia. Untuk merayakan momentum bersejarah ini, KBRI Brussel bekerja sama dengan importir kayu Belgia Altripan N.V dan Fepco N.V menggelar resepsi bertajuk ‘’Celebrating Indonesia’s FLEGT Timber Export to the European Union’’ di Antwerpen, demikian Sekretaris Pertama KBRI Brusel Ance Maylany kepada Antara London, Kamis (19/1). Menteri Marghem secara khusus menyampaikan selamat kepada Indonesia atas capaiannya menjadi negara pertama dunia yang mendapatkan lisensi FLEGT. Lebih jauh Menteri Marghem mengharapkan agar langkah Indonesia ini dapat diikuti negaranegara lainnya untuk bersama mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan diberlakukannya ‘’kayu hijau’’ berlisensi FLEGT,
Dubes RI untuk Belgia Yuri Thamrin sangat optimistis Indonesia merebut kembali pasar kayu UE yang pernah meredup menyusul isu deforestasi dan pembabakan liar. Lebih jauh, Dubes Yuri mengharapkan agar skema FLEGT dapat menjadi model bagi peningkatan penetrasi produk komoditas Indonesia lainnya seperti palm oil ke UE. Sejak diberlakukannya Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK) pada tahun 2013, ekspor kayu Indonesia semakin meningkat dari USD 10,4 miliar (2013) menjadi USD 10,6 miliar tahun 2016. Dengan diberlakukannya lisensi FLEGT bagi kayu asal Indonesia ke UE, diharapkan ekspor kayu Indonesia ke UE meningkat hingga 20 persen pada akhir tahun 2017. (ant)
PRODUK KAYU - Menko Perekonomian Darmin Nasution memecahkan kendi di truk pengangkut peti kemas berisi produk kayu Indonesia disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir (kanan) dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerent saat Perayaan Lisensi FLEGT di Kementerian LHK, Jakarta.
Jakarta (Bali Post) Nilai investasi Tiongkok di Indonesia mencapai 1,6 miliar dolar AS hingga pada triwulan III 2016 dan menduduki tiga besar investasi setelah Singapura dan Jepang. Demikian dicatat Badan Koordinasi Penanaman Modal. ‘’Investasi Cina sangat besar sampai 1,6 miliar dolar AS. Itu artinya hanya dalam sembilan bulan mencapai peringkat ketiga. Di atasnya ada Jepang, kemudian pertama Singapura,’’ kata Direktur Wilayah
III Kedeputian Pengendalian Pelaksanaan BKPM Wisnu Soedibjo di Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. Wisnu mengatakan dari investasi yang masuk, teknologi asal Tiongkok menjadi faktor meningkatkan investasi tersebut di Indonesia. Menurutnya, kebutuhan akan teknologi dari Tiongkok di Indonesia menjadi tidak aneh, sebab negara besar seperti Singapura dan Jepang juga menggunakan teknologi Tiongkok dalam lini produksinya.
Ia merinci hingga triwulan ketiga 2016, penanaman modal tertinggi ada di Provinsi Jawa Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 82 triliun, kemudian Jawa Timur Rp 60 triliun, Banten Rp 43 triliun dan DKI Jakarta sebanyak Rp 42 triliun. Sementara itu, di tengah merebaknya isu tenaga kerja asing ilegal asal Tiongkok di Indonesia, BKPM mengatakan tidak membatasi kebebasan investor untuk memilih teknologi berserta tenaga kerjanya. Ia
Bali Post/ant
Investasi Tiongkok di Indonesia 1,6 Miliar Dolar AS
BPPT Kembangkan Bibit Kentang Murah
Bali post/ant
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Operasional Garuda Tak Terganggu Kasus ESA Jakarta (Bali Post) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan penetapan mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Emirsyah Satar (ESA) sebagai tersangka dugaan kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC tidak akan mengganggu operasional maskapai penerbangan Garuda Indonesia. ‘’Kalau pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi itu urusan individual. Jadi saya pikir tidak ada gangguan,’’ kata Menhub di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (19/1). Saat ini, kata Budi, sudah ada rangkaian program yang disepakati oleh pemerintah dengan maskapai penerbangan pelat merah tersebut, sehingga operasional Garuda Indonesia tetap berjalan dengan baik. ‘’Jadi, kita ini memang sebagai dunia usaha harus mendapatkan teknologi secanggih mungkin, dengan efisiensi yang baik, dan menciptakan konektivitas sebanyak mungkin dengan pihak lain. Tapi kalau hukum dilanggar ya… itu memang tidak boleh,’’ tuturnya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang tersangka kasus indikasi suap terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat. Terkait hal tersebut, KPK meningkatkan status penanganan perkara ke tingkat penyidikan dan menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu ESA (Direktur Utama Garuda Indonesia periode 2005 s.d. 2014) dan SS (Beneficial Owner dari Connaught International Pte. Ltd.) Tersangka ESA diduga
menerima suap dari tersangka SS dalam bentuk uang dan barang, yaitu dalam bentuk uang masing-masing 1,2 juta euro dan 180.000 dolar AS atau setara Rp 20 miliar. Dalam bentuk barang senilai Rp 2 juta dolar AS yang tersebar di Singapura dan Indonesia. (ant)
Wonosobo (Bali Post) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan bibit kentang dengan biaya lebih murah melalui teknologi exvitro di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Kepala BPPT Unggul Priyanto di Wonosobo, Jumat (20/1) kemarin, mengatakan teknologi exvitro adalah perbanyakan bibit sesuai sifat induknya dengan cara yang lebih sederhana. ‘’Dengan demikian, petani bisa memanfaatkannya meskipun dengan keterbatasan alat maupun pengetahuan,’’ katanya usai pembukaan pelatihan aplikasi teknologi exvitro untuk perbanyakan bibit kentang pada petani kentang Wonosobo. Ia mengatakan, dengan adanya teknologi ini diharapkan biaya pembuatan bibit kentang lebih murah dan sederhana. Menurutnya, biaya budi daya kentang 30 persen habis untuk pengadaan bibit. Namun dengan cara ini biaya pengadaan bibit bisa dipangkas menjadi 15 persen dari total biaya budi daya.
Ia mengatakan kentang itu biaya bibitnya mahal. Dengan teknologi ini biaya yang dikeluarkan untuk budi daya kentang bisa turun sehingga keuntungan lebih banyak dinikmati petani. ‘’Melalui teknologi exvitro, diharapkan petani mendapat bibit yang kualitasnya lebih bagus, perbanyakannya juga lebih cepat, lebih sederhana, dan biaya lebih rendah,’’ katanya. Deputi Bidang Teknologi Agroindustridan Bioteknologi BPPT Eniya Listiyani Dewi mengatakan, kebutuhan benih kentang rata-rata per tahun sebanyak 108 ribu ton untuk area budi daya kentang seluas 72.000 hektar. Sedangkan ketersediaan benih kentang bersertifikat nasional saat ini baru mencapai 15 persen, sehingga masih terbuka untuk memenuhi kebutuhan bibit kentang dalam negeri. (ant)
menjelaskan kewenangan BKPM dalam mengawasi investasi hanya berdasarkan laporan penanaman modal, penambahan nilai investasi dan kegunaannya, baik untuk pembelian tanah, perluasa, pembangunan pabrik atau pembelian teknologi baru. ‘’Tidak ada persyaratan apa yang diawasi karena biasanya kami hanya melalui laporan penanaman modal per triwulan. Dari BPKM tida memiliki kewenangan apakah sudah ada IMTA (Izin Memperkerjakan
Petani kentang.
Tenaga Asing),’’ kata Wisnu. Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja, tenaga kerja dari Tiongkok yang mengajukan proses perizinan sesuai prosedur atau memiliki IMTA berjumlah 21.121 orang. Namun, ada 1.324 kasus sepanjang 2016 yang berhasil ditindak oleh Kementerian Ketenagakerjaan bersaama Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM terkait tenaga kerja asing (TKA) ilegal Tiongkok karena tidak memiliki IMTA dan penyalahgunaan jabatan. (ant)
Bali Post/ant
19
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
Anggota DPD-RI Jadi Politisi Lemahkan Penguatan Lembaga
Bali Post/ade
SALAM KOMANDO - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah) didampingi pejabat baru Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan pejabat lama Marsekal TNI Agus Supriatna saat salam komando seusai sertijab Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/1) kemarin.
Sangat Kecil
Dari Hal. 1
Dengan terbatasnya anggaran yang ada, tentunya sangat kecil kemungkinan bagi Ditjen Bimas Hindu melakukan optimalisasi program ke seluruh Indonesia. ‘’Ideologi pembinaan keumatan selama ini ditangani kementerian. Dengan mandirinya lembaga umat, target pemerintah dalam hal ini bisa lebih dioptimalkan,’’ ujarnya. Ia berharap kemandirian Parisada ini bisa menjadi momentum untuk membangun mentalitas dan kesadaran umat mengawal kebinekaan. Hal ini juga diharapkan berkorelasi langsung dengan peningkatan kesadaran umat. ‘’Kami juga akan mengoptimalkan peran penyuluh dalam hal ini. Saat ini di seluruh Indonesia
ada sekitar 3.500 penyuluh agama Hindu. Dari jumlah ini hanya 150-an yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mantan Ketua STAHN Gde Pudja Mataram ini secara khusus juga mengharapkan agar generasi muda Hindu menjadi penggerak dan penerus dalam pengawal budaya Hindu, termasuk alam dan lingkungannya. Tugas mengawal peradaban Hindu ini hendaknya menjadi kesadaran dan tanggung jawab yang harus terus dibangun. ‘’Umat Hindu terutama generasi mudanya harus memiliki komitmen menjaga budayanya. Dalam konteks ini pula semua umat tentu harus memiliki konsep yang jelas dalam menjaga kerukunan dan kebinekaan,’’ ujarnya. (dir)
Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Farouk Muhammad mengaku prihatin dengan fenomena anggotanya yang banyak masuk sebagai anggota partai. Menurutnya, jika DPD terlalu banyak dihuni kader partai politik maka akan melemahkan komitmen anggota DPD untuk penguatan lembaga. Penegasan tersebut disampaikan Farouk menyusul masuknya sekitar 27 anggota DPD dalam kepengurusan Partai Hanura. ‘’Ini akan sedikit memengaruhi misi DPD yang seyogianya nonpartisan,’’ kata Farouk Muhammad di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (20/1) kemarin. Anggota DPD dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini berpendapat, para senator yang saat pemilu legislatif merupakan caleg perseorangan dan dikesankan bebas dari konflik kepentingan sehingga kepercayaan rakyat di daerah menjadi semakin tebal untuk menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPD. Namun, dengan masuk sebagai kader partai maka akan menjadi terkotak dan terjebak pada konflik kepentingan partai. ‘’Semakin DPD didominasi oleh satu partai, semakin saya khawatir penguatan DPD akan
diganjal partai-partai lain,’’ katanya. Dia tidak memungkiri, saat pemilu legislatif, sejumlah anggota DPD terpilih memang sudah terafiliasi dengan partai politik tertentu. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan bekas kader dan anggota DPR dari partai politik. Namun, keberadaan mereka saat ini tidak terlalu berpengaruh. Dia mengungkapkan, sejumlah anggota DPD yang berlatar belakang dari Partai Golkar yang jumlahnya dinilai mendominasi, namun dalam menjalankan tugas-tugasnya di DPD tidak terlalu menginduk kepada Partai Golkar. Koodinator DPD Watch AB Indrayana menilai DPD saat ini sudah seperti underbow partai. Karena proses rekrutmen pencalonan antara anggota DPR dan DPD tidak lagi memiliki syarat subtanstif dan afirmatif yang jelas, akibatnya juga tidak lagi ada perbedaan mana keterwakilan daerah dan mana keterwakilan rakyat. Dia sangat menyayangkan fenomena banyaknya anggota DPD-RI masuk dalam kepengurusan partai politik. ‘’Ini mengisyaratkan bahwa DPD-RI seperti underbow partai, legitimasi kenetralan dan independensinya patut dipertanyakan. Ini akan berpengaruh
Gerakan Pramuka Dari Hal. 1
Ia merinci dana hibah sebesar Rp 6,8 miliar itu untuk membiayai operasional kepengurusan Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta pada 2013 hingga 2018. Ia pun menambahkan
bahwa dari penggelontoran dana tersebut, ada beberapa kegiatan kepramukaan yang tidak bisa terealisasi sehingga dilakukan pengembalian dana yang tidak terpakai ke kas daerah. ‘’Ada bukti pengembalian ke kas daerah sejumlah Rp 801 juta,’’ imbuhnya. (ant)
buruk pada pemilihan ketua DPD-RI ke depan yang sedianya akan dilakukan dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin kepentingan partai politik diselipkan dalam agenda penguasaan DPD-RI melalui kontestasi pemilihan ketua DPD-RI baru nantinya,’’ sesalnya. Indrayana juga mengaku prihatin karena upaya penguatan DPD yang selama ini selalu didengungkan justru akan semakin menjauh dari kenyataan. ‘’Tentu saja hal tersebut memiliki resistensi terhadap independensi dan kenetralan DPD-RI. Legitimasi DPD-RI pun patut dipertanyakan sisi keterwakilan daerahnya, karena otomatis lebih menjurus kepada perwakilan titipan partai di DPD-RI untuk perolehan suara dan bagi-bagi kursi dalam pemilu,’’ kritiknya. Padahal, menurutnya, salah satu unsur pembeda antara DPD-RI dengan DPR-RI adalah dari sisi kenetralannya dalam berpolitik. Ketika UU No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu, pasal 63 huruf (b) membuat sekat dengan menyatakan: ‘’Syarat menjadi calon anggota DPD tidak menjadi pengurus partai sekurang kurangnya empat tahun dihitung dengan tanggal pengajuan calon’’. DPD seolah menjadi harapan baru bagi masyarakjat di daerah. Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. laloly telah mnerima susunan kepengurusan resmi Partai Hanura. Sekretaris Jenderal Partai Hanura Sariffudin Sudding mengklaim terdapat 70 anggota DPD yang kini bergabung dengan partai tersebut. Adapun 27 anggota DPD di antaranya masuk dalam kepengurusan Partai Hanura. (kmb4)
Sabtu, 21 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Sapuh Leger, Bayuh Oton Pawitenan Saraswati (2) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Mahadewi
Yoga Aura Dewi Ratih & Yoga Tertawa 09.30 Belajar Menggambar Menggambar Iguana 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Upacara Sapuh Leger, Bayuh Oton Pawintenan Saraswati (3) 12.30 Mulat Sarira
Problematika Tenaga Kerja Asing di Indonesia 12.45 Eda Koh Ngomong Tenaga Kerja Lokal (Pribumi) Minim Apresiasi 13.00 Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Magz Pentas Kreativitas Sekolah LAB Undiksha 15.05 Parameter
15.30 Bali Channel Taourit TV & Etalase 16.05 Lila Cita Sanggar Kumara Werdhi (3) 17.05 Kreasi Anak 17.30 Gita Shanti Sekaa Shanti Widya Guna Gianyar (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 Orti Bali
20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Calonarang Ngeseng Waringin Desa Pakraman Panjer (5) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sanggar Seni & Tabuh Taman Suci (2) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 23.30 Dunia Kita 24.00 Lejel Home Shopping
Aksi Protes Dari Hal. 1
Malam sebelum pelantikan, ribuan orang memenuhi New York untuk menggelar aksi protes di Trump International Hotel and Tower, dan berbaris beberapa blok dari tempat tinggal pengusaha tersebut. Beberapa tokoh, mulai dari politisi, aktivis dan selebriti ambil bagian dalam unjuk rasa tersebut. Sebut saja Wali Kota New York Bill de Blasio, aktor Hollywood Robert de Niro dan Alec Baldwin, sutradara Pemenang Oscar untuk film dokumenter Michael Moore dan penyanyi Cher turut bergabung. Moore, sutradara film dokumenter peraih Oscar, mendesak para pengunjuk rasa untuk mengambil bagian dalam ‘’perlawanan 100 hari’’, sebuah gerakan untuk menolak kebijakan Trump. ‘’Hal buruk yang kita pikirkan akan terjadi, bahkan lebih buruk,’’ kata Moore. Pada kesempatan itu, ia juga menyerukan kalimat persatuan. ‘’Kita semua muslim, kita semua orang Meksiko, kita semua perempuan. Kita semua warga Amerika, ya… dan kita semua aneh, terlalu,’’ serunya. Koresponden Al Jazeera Kristen Saloomey yang melaporkan unjuk rasa antiTrump di New York mengatakan, orasi tersebut banyak membahas tentang rencana mereka untuk menentang pemerintahan Trump. ‘’Hal ini tidak mengherankan untuk New York, kota liberal dan berhaluan kiri, yang memilih Demokrat dalam pemilihan
presiden. Hal yang mengejutkan adalah melihat para pejabat kota dan negara yang dipilih untuk bersumpah menjalankan kebijakan Trump,’’ kata Saloomey. Seorang pengunjuk rasa mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Trump memilih kabinetnya seolah-olah ingin merusak institusi Amerika. ‘’Dia adalah seorang gangster, dia fasis, dan dia adalah megalomaniak,’’ kata seorang wanita tampak marah. Para penentang Trump kecewa dengan pernyataan pebisnis real estate ini karena komentarnya selama pemilu tentang perempuan, imigran tak berdokumen, masyarakat muslim, serta janji untuk membatalkan reformasi kesehatan dan soal pembangunan tembok di perbatasan Meksiko yang dibiayai untuk Meksiko. Sementara itu para pendukung Trump mengagumi pengalamannya dalam bisnis, termasuk sebagai pengembang properti dan bintang televisi realitas, dan mereka melihat Trump sebagai orang luar yang akan menyegarkan politik Amerika. ‘’Kita akan mendapatkannya kembali, kita akan mengambil pekerjaan kita kembali. Kami tidak akan membiarkan negara-negara lain mengambil pekerjaan kami lagi,’’ kata Trump pada sebuah kesempatan di Washington DC. ‘’Kita akan membangun militer yang besar, kita akan memperkuat perbatasan. Kita akan melakukan hal-hal yang belum dilakukan untuk negara kita selama bertahun-tahun,’’ tambahnya. (ant)
Sanksi Hukum Dari Hal. 1
Wapres juga mengaku melihat ada bendera Merah Putih yang ditulisi itu, namun tidak sempat membaca bunyi tulisannya, dalam demonstrasi FPI di depan Mabes Polri tersebut ‘’Ya, saya melihat juga, tapi tidak baca, kalau memang ada aturan yang dilanggar, ya… harus diberi sanksi hukum,’’ katanya. Polisi menangkap tersangka NF di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (19/1) malam dan menyita bendera yang ditulisi dan motor yang digunakan untuk demonstrasi. Penggunaan bendera Merah
Putih diatur berdasarkan Undang-undang No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan. Khusus larangan corat-coret bendera Merah-Putih terdapat pada Pasal 24 d juncto Pasal 67 yang melarang setiap orang untuk mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain dan memasang lencana atau benda apa pun pada bendera negara. Pelaku pencoretan bendera Merah Putih dapat dipidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah. (ant)
Ghatotkacha Tewas dengan Senjata Naikartana
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Empat Ratus Tiga Puluh Enam)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KEMUDIAN ksatria utama Kuru, Karna, melompat turun dari keretanya. Karna saat itu tanpa dilengkapi kuda dan keretanya. Putra Suta itu sangat prihatin melihat para Kaurava sedang melarikan diri, apalagi menyaksikan senjata surgawi yang dibidikkan sendiri, selalu dapat digagalkan oleh ilusi Rakshasa Ghatotkacha itu. Karna tanpa kehilangan kesadarannya, kemudian memikirkan dalam batinnya strategi apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kepiawaian Ghatotkacha. Putra Suta itu pun mulai membayangkan apa yang harus dikerjakan selanjutnya. Pada waktu itu seluruh Kaurava melihat Karna dan efek ilusi mengerikan dari Rakshasa Ghatotkacha itu. Mereka berteriak sambil berkata, ‘’Oh Karna, segera bantailah rakshasa itu engan panah saktimu Naikartana itu. Para Kaurava ini dan keluarga Dhritarashtra ada pada titik sangat gawat dan sedang dimusnahkan secara besar-besaran. Apa yang Bhima dan Arjuna akan lakukan terhadap kita? Karena itu bantailah secepatnya rakshasa celaka ini pada malam kematian ini. Dia sedang mengamuk menghabiskn seluruh ksatria Kuru itu.
Mereka lolos dari pertempuran menakutkan ini sekarang, dan akan bertarung melawan para Partha. Karena itu, bantailah rakshasa yang mengerikan ini sekarang. Gunakanlah panah Naikartana atau juga disebut Konta yang diberikan kepadamu oleh Vasava sendiri. Oh Karna, biarlah semua prajurit hebat itu para Kaurava, pangeran-pangeran yang menyerupai Indra itu sendiri, tidak dihancurkan dalam pertempuran malam ini.’’ Kemudian Karna, setelah melihat Rakshasa Ghatotkacha itu hidup pada malam kematian itu, bala tentara Kuru itu dilanda ketakutan. Dan setelah mendengar ratapan keras dari yang belakangan, dalam hatinya bertekad melemparkan anahnya. Diradang dengan kemarahan seperti seekor singa marah, Karna tidak dapat membiarkan serangan yang dilakukan rakshasa itu. Putra Suta itu mengambil panah sebagai pemberian kemenangan yang utama. Dan yang tak terkalahkan itu berkeinginan membatai demi kehancuran reputasi Ghatotkacha itu. Sungguh, panah Naikartana atau Konta itu, oh raja, yang dia telah simpan dan puja selama
bertahun-tahun itu sebetulnya untuk menyelesaikan tugasnya membantai putra ketiga Pandu, Arjuna. Panah sakti dan utama, milik Dewa Sakra itu sendiri, telah diberikan kepada putra Suta sebagai penukar anting-anting yang belakangan. Senjata Naikartana atau Konta itu sangat sakti mandraguna, karena senjata itu dapat dikendalikan dari jarak jauh. Senjata itu berkobar dan sangat mengerikan. Senjata surgawi itu diikat dengan tali-tali dan kelihatan haus darah. Senjata dahsyat itu benar-benar kelihatan seperti lidah sang Penghancur itu sendiri, atau saudara perempuan sang Kematian itu sendiri. Panah mengerikan dan gemerlapan Naikartana itu sekarang akan dibidikkan kepada Rakshasa Ghatotkacha itu. Setelah melihat senjata sangat baik dan berkobar itu mampu menembus tubuh setiap musuh. Senjata yang berada di tangan putra Suta itu sangat mencermaskan Rakshasa Ghatotkacha. Pura Bhima itu pun mulai melarikan diri dalam ketakutan. Ghatotkacha pun berubah menjadi sebuah tubuh sangat besar, seperti kaki Gunung Vindhya. Sungguh, setelah melihat pa-
nah itu di tangan Karna, semua makhluk di langit, oh raja, mengeluarkan teriakan keras. Angin dahsyat mulai berembus. Dan petir-petir dengan suaranya yang keras mulai berjatuhan di bumi. Setelah menghancurkan ilusi yang berkobar dari Ghatotkacha, panah Naikartana atau Konta itu dengan mudah menembus persis pada bagian dada putra Hidimva itu. Panah itu benar-benar sangat gemerlapan setelah itu panah itu elesat ke atas pada malam itu dan memasuki konstelasi bintang-
bintang di angkasa. Setelah bertarung menggunakan berbagai macam senjata indah dan banyak prajurit rakshasa dan manusia yang gagah perkasa itu tewas dari Ghatotkacha. Kemudian Ghatotkacha setelah tertembus senjatanya Karna, Naikartana, mengeluarkan berbagai macam raungan mengerikan. Putra Bhima itu pun terjatuh di bumi pertiwi. Dia kehilangan nyawanya oleh senjata panah yang diberikan Dewa Sakra itu. (bersambung)
Sloka 11.47 Sri-Bhagawan uvaca: Maya prasannena tavarjunedam rupam param darshitam atma-yogat tejo-mayam vishvam anantam adyam yan me tvad anyena na drsta-purvam Ya! Telah kau lihat, Arjuna! Dengan Karunia-Mu dan melalui kekuatan yoga, bentuk-Ku yang Agung dan Suci ini, Yang Maha Luas.
balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Umanis, 21 Januari 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Dipamerkan di Mal Bali Galeria
Bali Post/ist
PELUNCURAN - Suasana peluncuran album Relung Kaca ‘’Pang Ping Pung’’ yang disambut antusias pecinta musik di Buleleng.
Peluncuran Album ’’Pang Ping Pung’’
Relung Kaca ’’Bius’’ Penonton SASANA Budaya Buleleng, Kamis (19/1) malam, terlihat begitu meriah. Ratusan krama Buleleng memadati wantilan tersebut. Peluncuran album bertajuk ‘’Pang Ping Pung’’ dari band folk Relung Kaca mampu menarik animo masyarakat untuk hadir dalam acara tersebut. Uniknya, acara peluncuran album musik ini dibuka dengan pagelaran baleganjur dari Sanggar Gita Sunari. Mungkin ini satu-satunya acara peluncuran album musik yang dibuka oleh kesenian tradisional. Menurut Juli Wirahmini, pendiri Yayasan Manik Bumi yang memfasilitasi acara tersebut, hal ini disebabkan karena Relung Kaca adalah band yang tumbuh dari dinamika komunitas seni di Buleleng dan selama ini aktif dalam kegiatan pengelolaan lingkungan hidup di Buleleng. ‘’Berbagai komunitas terlibat aktif secara sukarela dalam acara ini, termasuk kesenian tradisional yang menjadi pembuka acara. Relung Kaca memang band yang tumbuh dan berkembang dari sanggar seni dan berproses di dalam kegiatan lingkungan hidup bersama Manik Bumi,’’ ujarnya. Selanjutnya, secara berturut-turut pergelaran ini dimeriahkan oleh Band Mata Jendela, Rastafara Cetamol dan Paku Lima. Meskipun dengan genre yang berbeda, ternyata tidak menyurutkan animo penonton untuk tetap mengikuti acara. Terlihat keberagaman ini justru memperkaya suasana dalam acara tersebut. Terlebih lagi sepanjang acara, penonton dihanyutkan dalam gelak tawa karena dihibur oleh lawak Bali yakni Rarekual. Suasana makin meriah, tatkala JRX SID & Sony Bono memasuki panggung. Musisi punkrock ini memainkan sesi akustik dengan single dari SID yang membuat para penonton berdiri dan merangsek ke depan panggung. Selesai penampilan JRX SID & Sony Bono, dilanjutkan dengan pemutaran perdana video klip dari single Relung Kaca ‘’Nyanyian Kecil untuk Sawah’’. Lagu yang mengisahkan keresahan mereka atas situasi pertanian yang makin suram akibat ekspansi modal yang tidak terkendali. Klip yang digarap oleh sutradara muda Erick Est membius penonton. Suasana terasa merinding saat video klip tersebut diputarkan. Sangat terasa sekali keresahan menghampiri penonton yang terdiam dan merinding menyaksikan video
tersebut. Di pengujung acara, trio ini memasuki panggung. Penampilan mereka dibuka dengan single ‘’Sekedar Romansa’’. Lagu yang terdengar melankolis, bernuansa cinta secara universal. Dendang ini terdengar syahdu dan membuat para penonton terhanyut dalam suasana romantis. Pada single kedua, saat lagu ‘’Saudara Satu Rasa’’, tanpa disangka mereka menampilkan additional palyer yang memainkan conga dari Chedox, menambah semarak penampilan mereka. Lagu ‘’Nyanyian Kecil untuk Sawah’’ yang menjadi andalan band ini dikumandangkan. Tidak lupa mereka menyampaikan pesan agar masyarakat menghargai petani dan profesi petani. Saat sawah hilang maka peradaban manusia menuju kehancuran. ‘’Mari kita jaga sawah dan pertanian, sebab itulah napas peradaban kita,’’ ujar Aristiana Jack, memberi pengantar lagu tersebut. Suasana semakin panas saat mereka melantunkan lagu ‘’Proses Bijak’’. Lagu yang menyiratkan pesan agar semua manusia menghargai proses alam. Menjaga alam dari eksploitasi yang koruptif agar berkeadilan menjadi pesan yang sarat dalam lagu ini. ‘’Lagu ini saya ciptakan karena terinspirasi dari lantunan lagu almarhum Bapak Durpa, seniman Buleleng dan saya jadikan lagu,’’ ujar Jack. Tidak disangka, di tengah lagu ketiga trio ini dibantu Chedox membuat penonton berdiri karena mereka menunjukkan kemampuan bermusiknya. Konot, pemain gitar sekaligus vokal, mengeksplorasi kemampuan bergitarnya. Demikian juga Pande Narwastu yang sangat lihai memperlihatkan kemampuan memainkan cajon. Dilengkapi dengan permainan conga yang lihai dari Chedox mampu “membius” penonton. Tepuk tangan gegap gempita penonton pun mengiringi sepanjang permainan mereka. Di pengujung penampilannya, Relung Kaca memainkan lagu ‘’Save Pulau Menjangan’’ yang di-medley dengan lagu ‘’Bali Tolak Reklamasi’’. Semua penonton mendekat ke panggung. Single ‘’Bali Tolak Reklamasi’’ yang biasanya dinyanyikan di lapangan aksi, membuncah di pagelaran ini. Seluruh pengisi acara turut serta naik ke atas panggung dan suasana ingar-bingar pun pecah. (r)
New Honda Mobilio Hadir dengan Perubahan Besar
MENGAWALI tahun 2017, pabrikan Honda menghadirkan mobil terbaru yaitu New Honda Mobilio. Setelah sebelumnya diperkenalkan di Surabaya, Honda Surabaya Center selaku Main Dealer Honda wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusra memperkenalkan New Honda Mobilio untuk wilayah Bali, Kamis (19/1). Bertempat di Mal Bali Galeria, bagi masyarakat yang penasaran, bisa datang langsung ke Mal Bali Galeria pada pameran yang akan berlangsung hingga tanggal 22 Januari mendatang. Menurut Celvin selaku Chief Sales Honda Surabaya Center, New Honda Mobilio kini tampil dengan perubahan besar pada eksterior, interior dan fitur yang semakin lengkap. Perubahan besar ini merupakan yang pertama kalinya bagi Honda Mobilio sejak diluncurkan oleh PT Honda Prospect Motor pada tahun 2014 dan Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang meluncurkan model terbaru ini. Dikatakannya, New Honda Mobilio tampil dengan perubahan pada grille depan, kap mesin dan lampu depan yang kini juga telah dilengkapi dengan LED Light Guide. Pada bagian samping, New Honda Mobilio menampilkan Alloy Wheels 15” dengan desain baru dan tampilan belakang semakin mewah dengan desain baru pada Rear License Garnish. Pada tipe RS, New Honda Mobilio juga menampilkan desain baru yang lebih sporty pada Alloy Wheels 15” dan Power Retractable Door Mirror. Perubahan desain dan penambahan fitur baru terdapat di dalam kabin seperti Separated & Adjustable Headrest, jok baris kedua yang lebih tebal dan New Audio Steering Switch untuk menambah kenyamanan dan kesenangan saat berkendara. Untuk tipe RS, lanjut Celvin, kini juga dilengkapi New Advanced 6.8” Touchscreen A/V System dengan 6 Premium Speakers, New Auto A/C, New Meter Cluster Design
dan desain interior hitam dengan kombinasi jahitan oranye yang lebih sporty. New Honda Mobilio juga menawarkan performa sensasional dari mesin 1.5 liter i-VTEC yang hemat bahan bakar sekaligus menghasilkan tenaga maksimal 118PS pada rpm 6.600 yang merupakan terbesar di kelasnya. ‘’New Honda Mobilio juga nyaman dikendarai berkat transmisi CVT dengan Earth Dreams Technology, Drive by wire, electronic power stering dan groud clearance setinggi 189mm,’’ ujarnya.
Untuk sisi keamanan, New Honda Mobilio sudah dilengkapi fitur Dual Front SRS Airbags, Pretensioner with Load Limiter Seatbelt, 3 Point Seatbelt pada bangku baris kedua, hingga ISOFIX dan Tether untuk menunjang kursi anak-anak. Serangkaian fitur keselamatan canggih juga hadir serta teknologi pengereman ABS + EBD. ‘’New Honda Mobilio juga telah melalui uji keselamatan di Real World Crash Test Facility,’’ tambahnya. Diakuinya, seluruh penyegaran inilah yang membuat
New Honda Mobilio sebagai mobil paling bernilai (Most Valuable Player - MVP) di kelas MPV. Sejak diluncurkan pertama kali, Honda Mobilio telah mendapatkan respons yang sangat baik dari konsumen di Bali, berkat berbagai fitur dan keunggulan dari Honda Mobilio yang tidak ditawarkan oleh model lain di kelasnya. ‘’Di tahun 2017 ini, kami yakin New Honda Mobilio akan menyegarkan pasar otomotif di awal tahun ini dan memperkuat posisi Honda di segmen Low MPV,’’ harapnya. Untuk pasar Bali, Honda mematok harga terendah untuk New Honda Mobilio yaitu Rp 207.650.000 untuk Mobilio tipe S, sedangkan harga tertinggi untuk Tipe RS sebesar Rp 262.150.000 dengan transmisi otomatis CVT. (bns3)
Bali Post/edi
NEW HONDA MOBILIO - Celvin, Chief of Sales Honda Surabaya Center (kiri), didampingi President Director Honda Dewata Motor, Director Honda Denpasar Agung dan Director Honda Kuta Raya saat launching New Honda Mobilio di Mal Bali Galeria, Kamis (19/1).