Skip to main content

Edisi 21 Desember 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 123 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Rabu kliwon, 21 desember 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Warga Ubud Geger

Tas Berisi Bahan Peledak Diletakkan Dekat Pertamini

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan temuan tas berisi kertas tertulis ‘’BOM’’ di warung milik Ketut Suela (47) di Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Ubud, Selasa (20/12) kemarin. Bahkan tas itu diletakkan dalam jarak dua meteran dengan kios Pertamini. Adapun barang yang ada dalam tas itu di antaranya rangkaian mercon ukuran 7 cm sebanyak 4 buah yang di dalamnya berisi mesiu, timer dalam bentuk kalkulator, charger dengan rangkaian kabel, tiga buah paku, satu kaleng minuman dan lakban. Tas misterius tersebut pertama kali ditemukan Ketut Suela, Selasa pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Ia pun sontak terkejut melihat tas berisi tulisan ‘’BOM’’ tepat di depan warung

makan miliknya ini. ‘’Saya buka warung jam 04.30 pagi, tapi saya baru lihat tas itu setelah saya selesai beres-beres di warung,’’ ucap Ketut Suela. Beberapa menit kemudian, puluhan polisi

dikomando Kapolsek Ubud AKP Nyoman Wirajaya mendatangi lokasi tersebut, memagari TKP dengan police line. Hal. 19 Dua Kali

Bali Post/nik

GEGER - Tas hitam yang menggegerkan warga Ubud, Selasa (20/12) kemarin.

Tas Milik Warga Belanda

Bali Post/nik

RAKITAN BOM - Kapolsek Ubud AKP Nyoman Wirajaya saat menunjukkan rakitan bom yang ditemukan dari dalam tas milik wisatawan Belanda.

TAS berisi rakitan bom, ternyata milik wisatawan asal Belanda, Mark Aart. Ia pun sudah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ubud, Selasa (20/12) siang sekitar pikul 11.00 Wita. Kepada polisi, Mark Aart mengaku kehilangan tas tersebut pada Senin malam saat sedang makan di salah satu restoran di Jalan Rama, Ubud. Kapolsek Ubud AKP I Nyoman Wirajaya mengatakan, Mark Aart melaporkan kehilangan tas tersebut pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Ia menduga ada keterkaitan dengan laporan tas hilang tersebut. ‘’Setelah kami cocokkan ternyata benar, itu tas milik Mark Aart,’’ ucapnya. Dari hasil pemeriksaan di Mapolsek Ubud, Mark Aart mengaku tidak tahu- menahu terkait isi rakitan bom di dalam tas berwarna abu-abu tersebut. Ia hanya menuturkan kehilangan tas pada Senin malam, dan dilaporkan ke Mapolsek Ubud pada Selasa pagi. Polisi pun telah berkoordinasi dengan pemilik restoran tempat Mark Aart makam malam. Hal. 19 Unsur Kesengajaan

TAS - Tim Gegana dari Polda Bali saat melakukan pengamanan tas misterius, di Desa Kedewatan, Ubud, Selasa (20/12) pagi. Bali Post/nik

Kasus Bintang Pamungkas

Ahmad Dhani dan Buni Yani Bersaksi

Jakarta (Bali Post) – Musisi Ahmad Dhani dan Buni Yani memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna menjadi saksi untuk tersangka Sri Bintang Pamungkas terkait dugaan percobaan makar. Hal. 19 Jadi Tersangka

Bali Post/ant

DIKAWAL - Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berjalan seusai menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Jakarta, Selasa (20/12) kemarin. Ahok dikawal polisi bersenjata lengkap ketika datang dan meninggalkan pengadilan. Sementara di luar gadung pengadilan, massa melakukan aksi menuntut agar Ahok ditahan.

LAPORAN BESOK Buleleng diidentikkan dengan ‘’kabupaten buah’’. Namun petaninya tak banyak memetik ‘’buah’’ keuntungan. Terutama ketika musim panen raya tiba, harga buah menjadi murah. Petani pun tak berdaya. Solusinya, sudah saatnya Pemkab Buleleng memikirkan pengolahan pascapanen. Caranya membentuk sentra industri kecil di pusat-pusat produksi buah. Ini tantangan pemimpin Buleleng pasca-Pilkada 15 Februari mendatang.

MUI Tegaskan Ormas Tak Boleh ’’Sweeping’’

Tito Minta Tangkap Semua Pelaku Jakarta (Bali Post) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak memberikan toleransi kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan sweeping atau pembersihan paksa atribut keagamaan non-Islam. Demikian pula Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menegaskan ormas bukan penegak hukum sehingga tidak seharusnya melakukan sweeping. Ketua Umum MUI Maruf Amin dalam konferensi pers di Gedung MUI, Jakarta, Selasa (20/12) kemarin, mengatakan sejak dahulu, sekarang, kapan pun, MUI tidak akan memberikan toleransi kepada masyarakat dan ormas untuk melakukan eksekusi dan sweeping. Penegasan Maruf Amin itu terutama menyoroti langkah sweeping oleh ormas yang beralasan mengawal Fatwa MUI Nomor 56 Tahun 2016 tentang Hukum Menggunakan Atribut Keagamaan Non-Muslim yang diterbitkan pada 14 Desember 2016. Fatwa MUI 56/2016 memutuskan bahwa menggunakan atribut keagamaan non-muslim adalah haram dan tindakan mengajak atau memerintahkan penggunaan atribut keagamaan non-muslim juga adalah haram. ‘’Ormas mestinya hanya melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat terkait fatwa tersebut,’’ ucapnya. Maruf juga meminta pemerintah dan instrumen resminya melindungi masyarakat dan mencegah terjadinya pemaksaan untuk pemakaian atribut keagamaan non-

muslim kepada pemeluk Islam. Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Tito Karnavian juga menegaskan ormas bukan penegak hukum sehingga tidak seharusnya melakukan sweeping. ‘’Ormas tidak boleh melakukan langkah upaya paksa dengan alasan penegakan fatwa. Mengawal fatwa untuk sosialisasi dan berkoordinasi dengan pemerintah boleh. Akan tetapi, kalau melakukan langkah sendiri tidak boleh,’’ katanya. Tito mengatakan, jika pelaku sweeping tidak bersedia dibubarkan, maka aparat kepolisian dapat mengenakan Pasal 218 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Dia menegaskan aparat kepolisian jangan ragu menindak sekelompok orang yang melakukan sweeping atau melakukan sosialisasi sweeping. Jika setelah dibubarkan pelaku sweeping melawan, maka mereka dapat ditangkap sesuai aturan hukum. ‘’Kalau ada petugas (kepolisian) yang terluka ancamannya tujuh tahun, pelaku bisa ditahan. Jangan ragu-ragu,’’ ucap Tito. Hal. 19 Perusakan Restoran FATWA MUI - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian bersama Ketua MUI Pusat Ma’ruf Amin ketika memberi keterangan terkait fatwa MUI tentang penggunaan atribut keagamaan nonmuslim di kediaman dinas Kapolri, di Jakarta, Selasa (20/12) kemarin. Bali Post/ant

Entaskan Kemiskinan

Bangli Mesti Lebih Serius Tingginya angka kemiskinan menjadi salah satu persoalan utama Kabupaten Bangli. Meski potensinya cukup besar, namun sektor pertanian, pariwisata hingga keanekaragaman hayati belum mampu digarap maksimal. Program pemerintah masih terkesan mengedepankan pembangunan fisik yang monumental ketimbang mengarah pada pemberdayaan masyarakat untuk menjamin distribusi pembangunan berlangsung dari hulu ke hilir. Guna mengangkat perekonomian masyarakat, ke depannya pola pembangunan harus diubah. Bangli mesti punya grand design pembangunan yang menjamin terwujudnya sinergitas antarsektor dan komponen masyarakat.

BERDASARKAN data BPS, angka kemiskinan di Bangli cenderung fluktuatif. Bahkan, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Selasa (13/12) lalu, mengakui angka kemiskinan meningkat 0,92 persen selama kurun waktu tahun 2011 hingga 2015. Hal tersebut mengindikasikan program pemerintah belum menyentuh substansi persoalan yang dihadapi masyarakat. Anggota DPRD Provinsi Bali dapil Bangli I Wayan Gunawan mengatakan dalam mengukur tingkat keberhasilan pembangunan, angka kemiskinan menjadi salah satu indikator. Jika angka kemiskinan meningkat, maka program yang digelontorkan pemerintah dapat diindikasikan telah gagal. Sulitnya upaya pengentasan kemiskinan tak terlepas dari grand design pembangunan yang dirancang Pemkab Bangli belum jelas dan masih parsial. Dalam artian, belum menyentuh seluruh potensi daerah dan kebutuhan masyarakat. Hal. 19 Harus Cermat

Perkuat Sektor Pendidikan

BERBAGAI program telah digulirkan pemerintah untuk pengentasan kemiskinan. Namun faktanya angka kemiskinan justru meningkat. Guru Besar Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja Prof. Wayan Lasmawan menilai masih adanya masyarakat yang terbelenggu kemiskinan bukan berarti karena program pemerintah gagal. Persoalan itu lebih karena ada hidden factors atau faktor tersembunyi yang harus diurai lebih bijak. Lasmawan menjelaskan, kemiskinan yang selama ini terjadi di masyarakat dapat dikategorikan menjadi tiga jenis yakni kemiskinan faktual, kemiskinan struktural dan kemiskinan kultural. Kemiskinan kultural yang paling sulit dientaskan karena dipicu kultur atau kebiasaan-kebiasaan masyarakat yang telah demikian lama dianutnya, sehingga mereka merasa nyaman berada pada zona kemiskinan, baik secara pemikiran, sikap maupun perilaku. Meski ada banyak indikator kemiskinan menurut BPS, namun pada dasarnya strategi pengentasan kemiskinan di pedesaan khususnya di Kabupaten Bangli bisa dilakukan dengan mengoptimalkan tiga bidang sebagai major driven yakni penguatan akses dan layanan kesehatan, penguatan akses dan layanan pendidikan dan penguatan akses dan bantuan modalitas ekonomi. Hal. 19 Penguatan Layanan


DENPASAR

2

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Belum Banyak Penelitian Dimanfaatkan ’’Stakeholder’’

Denpasar (Bali Post) Belum banyak penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh stakeholder, baik masyarakat, industri atau pemerintah. Dari beberapa bidang unggulan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Unud yaitu ketahanan pangan, energi baru dan terbarukan, kesehatan dan obat-obatan, transportasi, material baru dan terbarukan, memang skema penelitian-penelitiannya ada yang terbatas sampai dengan publikasi. Setelah dipublikasikan, akan ditindaklanjuti oleh stakeholder, apakah bisa dilanjutkan atau dihilirisasi sampai pembuatan model bahkan sampai diproduksi secara massal. ‘’Katakanlah di bidang ketahanan pangan, itu bagaimana kita memberdayakan sapi Bali, sehingga petani sapi Bali itu bisa mengambil manfaatnya dan bisa bersaing dengan daging sapi yang datang dari luar Bali,’’ ujar Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. Nyoman Gede Antara, M.Eng., belum lama ini. Memang jika dihitung secara persentase, lanjutnya, ada yang bisa dikerjasamakan. Tetapi, sebagian besar masih belum. Kendalanya, hasil yang dihasilkan dari penelitian memang belum sepenuhnya memenuhi kriteria yang diperlukan oleh stakeholder untuk diproduksi secara massal. ‘’Apakah itu dari segi kualitas, komersialisasi, cost-nya masih tinggi dibandingkan dengan produk yang sudah ada,’’ bebernya. Ke depan, peningkatan kapasitas penelitian dan hilirisasi penelitian tersebut akan terus dilakukan. ‘’Dan itu tantangan kita ke depan, yaitu menghilirisasi penelitian-penelitian sehingga bisa diambil oleh industri yang dipakai sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat,’’ ujarnya. Ke depan, pihaknya akan membuat penelitian dari segi harga bersaing dengan produkproduk yang sudah ada. ‘’Kemudian yang paling penting adalah kesesuaian kebutuhan market dengan apa yang kita lakukan dengan penelitian. Sehingga nanti kalau memang market-nya ada, penelitian itu pasti laku. Tapi kalau tidak ada market, percuma kita melakukan penelitian karena nanti hilirisasi masih menjadi kendala atau tidak ditindaklanjuti,’’ bebernya. Diakuinya, LPPM Unud telah berperan menjembatani kebutuhan industri dengan penelitian yang dilakukan dosen. Banyak hasil penelitian Unud yang telah dipakai industri, seperti penelitian Prof. Suprapta yang membuat wine dari ubi ungu. Di bidang energi ada penelitian mikrohidrologi, di bidang pemberdayaan masyarakat ada bibit pisang, jeruk Bali, dll. Gubernur Bali yang menginginkan LPPM Unud untuk memberdayakan energi, pangan, pengurangan kemiskinan, diakui pihaknya akan melakukan konsolidasi. ‘’Mudah-mudahan ke depan dalam satu tahun yang akan datang, apa yang diwacanakan, Unud bisa mengambil kesempatan tersebut untuk berpartisipasi dalam konteks pembangunan Bali ke depan,’’ harapnya. Penelitian akan diarahkan ke Bali Green and Clean sehingga nantinya penelitian yang dilakukan oleh dosen-dosen Unud tidak terlalu luas. Melainkan, sedikit tapi lebih fokus. Dari 1.800 dosen di Unud, hampir semuanya melakukan penelitian dan PKM dengan rasio hampir 1:1, jumlah pemenang dengan jumlah dosen itu hampir sama. (kmb42)

Suara Denpasar & Badung Perhatikan Sarana Kesehatan dan Pendidikan

Membangun boleh saja, akan tetapi sarana dan prasarana harus dilengkapi juga. Seperti masyarakat miskin yang sakit pasti datang ke rumah sakit milik pemerintah yang biayanya bisa terjangkau. Akan tetapi apa yang didapat? Pelayanan yang didapat tidak sesuai dengan harapan, pasien harus berhari-hari di ruang UGD. Jadi, saya minta kepada jajaran terkait agar memperhatikan hal tersebut, karena setahu saya anggaran untuk kesehatan cukup besar, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Selain itu, sarana-prasarana pendidikan juga harus diperhatikan. Banyak sekolah negeri yang belum memadai sehingga proses belajar-mengajar terganggu. Suardana, Gubug Tabanan

Trotoar Jadi Garasi Mobil

Trotoar beralih fungsi menjadi ‘’garasi’’ mobil. Saya melihat banyak trotoar dijadikan tempat pribadi, seperti berdagang, parkir kendaraan dan yang lainnya. Sehingga penutup trotoar banyak yang pecah. Kita ketahui anggaran untuk pembangunan tersebut sangat besar. Untuk itu saya imbau kepada pemerintah agar menyiapkan anggaran dan membentuk badan untuk pengawasan dan perawatan trotoar, sehingga badan-badan ini bertanggung jawab. Agung Jaya Negara, Denpasar

Pemkot Koordinasi dengan Badung

Jalan Gunung Salak perbatasan Badung dengan Denpasar, got dan jalan di kawasan Badung sangat bagus, tetapi setelah wilayah Denpasar sudah mulai rusak. Untuk itu saya berharap agar Pemkab Badung mau membantu memperbaiki. Mohon kepada Pemerintah Kota Denpasar berkoordinasi dengan Pemkab Badung. Subratha, Muding

Sayangkan Ormas Ingin Bubarkan Densus 88

Prestasi Desus 88 sangat luar biasa sebagai penyelamat bangsa ini. Menjadi pertanyaan saya, kenapa ormas-ormas ingin membubarkan Densus 88? Apakah ormas-ormas tersebut pendukung teroris? Ini sangat disayangkan kalau hukum kita tidak memberikan lebih luas terhadap pihak kepolisian untuk menindaknya. Wayan Gama, Singaraja

Pipa Besi Berisi Kawat Mengganggu

Pipa besi berisi kawat yang terpasang sepanjang Jalan Gajah Mada, Tabanan sangat mengganggu. Di samping itu, sangat mempermudah para pencuri untuk naik ke toko-toko yang berada di sana. Harusnya pembangunan tersebut ada perencanaannya, bukan sekadar proyek selesai. Menjadi pertanyaan, pipa besi tersebut digunakan untuk apa? Untuk itu mohon kepada Pemkab Tabanan berkoordinasi dengan Pemprov Bali. Dengkek, Tabanan

TROMPET - Menjelang perayaan tahun baru, berbagai jenis terompet mulai dijual di sejumlah tempat. Nampak pedagang di Denpasar memajang aneka terompet untuk dijual menjelang taBali Post/eka

hun baru.

Bali Masih Jadi Incaran Teroris

Masyarakat Harus Lebih Waspada dan Siaga Denpasar (Bali Post) -

Sebagai destinasi pariwisata dunia, Bali masih menjadi incaran teroris. Maklum, masyarakat dari segala bangsa berkumpul di sini. Sedikit saja ada isu teror bom, maka Bali akan langsung menjadi pusat perhatian dunia. Karena itu, masyarakat harus lebih waspada dan siaga. Praktisi pariwisata asal Legian, Kuta I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si. mengingatkan agar masyarakat lebih siaga dan waspada. Terutama, menjelang peak season (ramai kunjungan wisatawan) terkait libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mengingat, stabilitas yang sehat dan dinamis serta keamanan adalah esensial dalam pertumbuhan pembangunan dan kepariwisataan Bali. ‘’Yang absolut adalah pariwisata mudah guncang akibat ancaman keamanan, di samping ancaman yang lainnya seperti penyakit, bencana alam atau kejadian post majeur lainnya. Karenanya, keamanan harus mampu

dijamin dan dijaga secara stabil, periodik dan berkelanjutan oleh leading sector hingga seluruh masyarakat,’’ tegas mantan anggota DPRD Badung dua periode tersebut, Selasa (20/12) kemarin. Puspa Negara menambahkan, sejauh ini dengan adanya pengaruh global seperti konflik Suriah (kejadian Allepo), tertangkapnya beberapa teroris di Bekasi dan Purworejo yang diduga berkiblat pada ISIS, adanya dugaan bom di beberapa tempat di Bali, harus menjadikan semua pihak lebih siaga dan waspada. ‘’Kita tak mau kejadian tahun 2002 dan 2005 terulang. Pihak keamanan agar lebih gencar lagi melakukan razia, pa-

troli hingga penempatan perosnel di objek-objek vital. Pemeriksaan di pintu-pintu masuk Bali harus lebih ketat hingga kesiapan ERS (Emergency Response System) yang selalu standbay,’’ ujarnya. Pernyataan senada disampaikan anggota Komisi I DPRD Bali, Ida Gd. Km. Kresna Budi, yang meminta seluruh aparatur di Bali untuk meningkatkan kewaspadaan. Aparat keamanan khususnya agar memperketat pengamanan. Mengingat, sebentar lagi akan ada hari raya Natal dan Tahun Baru. Kelompok-kelompok yang tidak suka dengan keamanan Bali dan juga Indonesia umumnya, dikhawatirkan melakukan

BNNP Gagalkan Penyelundupan 25 Kg Ganja Denpasar (Bali Post) Penyelundupan narkoba ke Bali menjelang pengujung tahun ini, terus gencar dengan jumlah sangat besar. Terbukti dari penggagalan penyelundupan ganja oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Senin (19/12) lalu. Barang bukti yang diamankan mencapai 25 kilogram terdiri dari 25 paket bata yang dimasukkan ke dalam dua karung. Selain itu juga disita 5 gram ganja. Selain itu, ditangkap dua tersangka bernisial RN (25) dan GR (31) di Jalan Sahadewa Gang IV, Legian, Kuta, Badung. Menurut Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Gede Putu Suastawa, Selasa (20/12) kemarin, terungkapnya kasus itu berkat kerja sama BNNP Bali dengan BNNP Sumatera Utara (Sumut). Awalnya, tim Bidang Berantas BNNP Sumut menginformasikan jika ada pengiriman ganja dari Bandara Kualanamu, Medan ke Bali. Tim Berantas BNNP Bali dipimpin Kabid AKBP Ketut Arta menindaklanjuti informasi itu. ‘’Kami melakukan koordinasi dengan perusahaan ekspedisi yang ada di Denpasar. Hasilnya, terlacak barang itu dikirim melalui perusahaan ekspedisi beralamat di Sanur. Ganja itu ditutup dengan kain ulos,’’ ujarnya. Setelah itu, petugas melakukan

controled delivery terhadap ganja yang dibungkus pakai dua karung tersebut dan mengarah ke kos tersangka RN. Pukul 11.30 Wita, paket ganja tersebut sampai di TKP dan diterima oleh tersangka RN. ‘’Saat penyerahan barang itu terjadi, anggota kami langsung melakukan penangkapan terhadap dua tersangka tersebut,’’ kata mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di kamar tersangka dan diamankan paket ganja seberat 5 kilogram. Saat diinterogasi, tersangka mengaku ganja itu dikirim oleh bandar berinisial UD beralamat di Pematang Siantar, Sumut. ‘’Dengan

terungkapnya kasus ini, BNNP Bali berhasil menyelamatkan lebih dari 25 ribu orang dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Kedua tersangka sudah ditahan di Rutan BNNP Bali,’’ tandasnya. Suastawa mengimbau agar warga lebih waspada menjelang pergantian tahun ini. Pasalnya, diperkirakan penyelundupan narkoba ke Bali meningkat. Selain itu, kepolisian dan pemda akan menggencarkan razia dan sweeping. ‘’Kami akan gencarkan razia dan sweeping di pemukiman. Tim penyelidik sudah kami sebar di lapangan. Mudah-mudahan perayaan Nataru berjalan aman dan kondusif,’’ harap jenderal asal Gulingan, Mengwi ini. (kmb36)

Bali Post/rah

GANJA - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Gede Putu Suastawa (nomor dua dari kiri) saat merilis pengungkapan kasus ganja seberat 25, 5 kilogram.

teror supaya kondisi menjadi tidak aman. ‘’Makanya perlu kewaspadaan lebih tinggi untuk aparatur yang ada di Bali. Apalagi menjelang Natal dan tahun baru sangat riskan. Dengan keberagaman agama kita di Indonesia, kebinekaan kita, sudah seharusnya semua lapisan masyarakat berusaha menjaga Bali, secara keseluruhan,’’ ujarnya. Kresna Budi menambahkan, masyarakat harus respect dengan lingkungan sekitarnya. Setiap pendatang wajib melaporkan diri kepada aparat yang berwenang. Selain itu, bila ada hal-hal yang mencurigakan, juga harus segera dilaporkan kepada aparat berwajib. Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga mengatakan Bali masih tetap menarik bagi teroris. ‘’Bali itu masih tetap menarik un-

tuk teroris, kenapa? Karena orangnya banyak, segala bangsa ada di sini. Jadi dari segi lokasi, dari segi variasi calon korban banyak, terus jadi perhatian dunia,’’ ujarnya di Denpasar, Selasa kemarin. Pastika menambahkan, tidak akan banyak ada berita kalau teroris melakukan pengeboman atau aksi teror di tempat yang jauh atau tidak strategis. ‘’Coba kalau di Bali bikin petasan di Kuta itu, langsung besok habis,’’ imbuhnya. Menurut Pastika, menjaga keamanan Bali memerlukan kerja keras. Intel-intel harus hidup, masyarakat juga harus waspada. (012/kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Eksekusi Dirut PT SP Tunggu Pelimpahan Kasus Lain Denpasar (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar belum melakukan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung (MA) atas terpidana Made Wirata selaku Dirut PT Sembilan Pilar (SP). Alasannya pun sangat simpel, yakni menunggu pelimpahan tahap II kasus lain dari kepolisian. Walaupun putusan MA sudah diterima sebulan lebih. Hal tersebut dijelaskan Kasipidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung, Senin (19/12). Menurutnya, terpidana Wirata saat ini sedang tersandung kasus lain yang sedang disidik kepolisian. Yang menjadi pertanyaan, apa hubungannya kasus lain dengan kasus PT Sembilan Pilar? Kejaksaan menginginkan saat pelimpahan tahap II, yakni pelimpahan barang bukti dan terdakwa, kejaksaan langsung mengeksekusi. ‘’Kasusnya kalau tidak salah penipuan atau penyerobotan lahan. Karena dari kepolisian batal pelimpahan tahap II, jadi kami tunda dulu eksekusinya,’’ ucapnya. Jaksa asal Buleleng itu menyebutkan, kini terpidana Wirata sedang berada di Jakarta, sehingga pihaknya menunggu terpidana pulang ke Bali barulah dieksekusi. Agung mengklaim dijanjikan oleh kepolisian sebelum Natal terpidana sudah dilimpahkan. ‘’Tim eksekusi sudah kami siapkan. Begitu terpidana balik ke Bali, langsung kami ambil,’’ ucapnya. Made Wirata menjadi terpidana dalam kasus peyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Penanganan kasus penyelewengan BBM bersubsidi ini berjalan sangat alot, bahkan sempat diwarnai kisruh mengenai barang bukti berupa kapal tanker dan mobil tangki. Kasusnya terus bergulir sampai ke tingkat MA. Namun setelah putusan MA turun, pihak Kejari Denpasar belum juga melakukan eksekusi terhadap yang bersangkutan. (kmb37)

Pemeriksaan Lanjutan Kasus Dugaan Penurunan Bendera

Ratusan Aktivis ForBALI Datangi Mapolda hanya mengizinkan Made ‘’Ariel’’ Suardana selaku pengacara tersangka dan beberapa perwakilan ForBALI. Pemeriksaan tersebut berlangsung mulai pukul 11.15 Wita hingga pukul 13.00 Wita. ‘’Pemeriksaan Dharmawijaya dengan Gendo terpisah,’’ tegas Suardana. Dharmawijaya, lanjut Suardana, diberondong 12 pertanyaan pengembangan pemeriksaan sebelumnya. Materi pemeriksaan itu terkait peran dan aktivitasnya dalam penurunan bendera di Kantor DPRD Provinsi Bali beberapa waktu lalu. ‘’Darmawijaya menjelaskan tidak ada menurunkan bendera. Dia hanya memegang tali dan ada orang yang ingin melepaskan bendera,’’ jelas Suardana. Sementara Gendo menjawab 20 pertanyaan penyidik. Pertanyaan itu seputar pengetahuannya terhadap penurunan bendera tersebut. ‘’Gendo menjawab tidak tahu-menahu soal penurunan bendera tersebut. Saat kejadian, Gendo tidak melihat,’’ Bali Post/rah ungkap pengacara asal SidaAKTIVIS - Ratusan aktivis ForBALI mendatangi Mapolda karya, Denpasar Selatan ini. Suardana menambahkan, kaBali terkait pemeriksaan I Gusti Putu Dharmawijaya alias sus ini sudah masuk tahap P-19 Gung Omleth dan Wayan ’’Gendo’’ Suardana. Denpasar (Bali Post) I Gusti Putu Dharmawijaya alias Gung Omleth (aktivis ForBALI) yang berstatus tersangka dalam kasus dugaan penurunan bendera Merah Putih, Selasa (20/12) kemarin kembali diperiksa di Mapolda Bali. Pemeriksaan tersebut bersamaan dengan diperiksanya Kordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana seba-

gai saksi. Mereka datang dikawal ratusan massa ForBALI sekitar pukul 10.30 Wita. Ratusan aktivis ForBALI berpakaian adat madia berkumpul di depan pintu masuk timur Mapolda sambil menyanyikan lagu tolak reklamasi dan menyerukan yel-yel ‘’Bebaskan Omleth sekarang juga’’ diiringi gamelan. Setelah negosiasi, polisi

dan penyidik diberi tiga petunjuk jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali untuk melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Petunjuk itu di antaranya pemeriksaan tambahan tersangka Dharmawijaya, pemeriksaan Gendo dan melengkapi tanda tangan kuasa hukum. Menyikapi perkembangan penyidikan kasus tersebut, Suardana menegaskan, pihaknya akan mengajukan saksi ahli. Namun, ia enggan menyebut saksi ahli yang akan dihadirkan. Ia juga menyebutkan ada surat dari Komnas HAM merupakan suatu imbauan agar kriminalisasi kasus ForBALI yang bersifat moral

dihentikan, seharusnya bisa dijadikan landasan. ‘’Sesuai dengan asas oportunitas, kasus ini harus dihentikan demi kepentingan umum,’’ tandasnya didampingi Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purbanegara. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan itu tambahan sesuai petunjuk jaksa. ‘’Ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan sebelumnya. Kami mengimbau masyarakat Bali mengutamakan keamanan dan kondusivitas, apalagi menjelang Nataru,’’ tegasnya. (kmb36)

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : WASPADAI TERORIS JELANG NATARU Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

3

Bising dan Krodit

Demokrat Tolak Pasar Latu Dijadikan Taman Lansia Mangupura (Bali Post) – Sikap Dewan di DPRD Badung sepertinya terbelah dalam menanggapi usulan yang disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta untuk mengubah Pasar Latu menjadi taman lansia dan panti asuhan. Fraksi Gerindra DPRD Badung yang menolak Pasar Latu dijadikan pasar agro, sangat mendukung usulan Bupati tersebut. Namun tidak demikian halnya dengan Fraksi Demokrat, menolak Pasar Latu dijadikan taman lansia. Penolakan tegas itu disampaikan anggota Dewan asal Sibang Kaja, Abiansemal, Nyoman Oka Widyanta. Politisi Demokrat ini secara tegas menolak kalau panti jompo sampai dibangun di Pasar Latu. Alasannya, dari segi letak sangat tidak cocok panti jompo berdiri di Pasar Latu. Pasalnya, daerah itu adalah kawasan krodit, bising dan berada di daerah keramaian. ‘’Saya pasti menolak kalau Pasar Latu dijadikan panti jompo. Kalau mau bangun itu, lebih baik cari tempat yang tenang, seperti di Bongkasa,’’ pintanya, Selasa (20/12) kemarin. Ia mengatakan, para lansia butuh ketenangan dan

kenyamanan. Kalau dibuatkan tempat di Latu, ia yakin dari segi kenyamanan sangat tidak pas. Anggota Komisi II ini justru lebih setuju kalau Pasar Latu tetap dijadikan pasar. Hanya, konsepnya diubah sehingga bisa berkembang. ‘’Saya sebagai wakil Abiansemal pokoknya tidak setuju. Kami orang Abiansemal ingin di daerah kami ada pasar milik pemerintah,’’ tegas Oka Widyanta. Pihaknya justru lebih setuju dengan rencana PD Pasar menata Pasar Latu menjadi pasar agro. Karena dengan begitu, Pasar Mambal yang tiap pagi tumpah ke jalan bisa digeser ke pasar agro di Pasar Latu. Dengan begitu, kek-

Oka Widyanta roditan lalu lintas yang tiap pagi terjadi bisa dihindari. ‘’Saya lebih setuju dijadikan pasar agro untuk mendukung agrowisata yang ada di Petang daripada dijadikan panti jompo,’’ tegasnya. Di pihak lain, Fraksi Gerindra DPRD Badung yang jelas-jelas menolak Pasar Latu dijadikan pasar agro, mendukung usulan Bupati Badung untuk menjadikan lahan Pasar Latu sebagai taman lansia. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung

Kadek Sudarmaja mengatakan, pihaknya sepakat dengan Bupati Giri Prasta untuk menyulap Pasar Latu menjadi taman lansia dan panti asuhan. Menurutnya, pembuatan penampungan untuk para lansia ini sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada orang-orang tua di Badung. ‘’Saya setuju dengan Bapak Bupati, Pasar Latu dijadikan taman lansia dan panti jompo,’’ ujarnya saat ditemui di gedung dewan, kemarin. Politisi Gerindra asal Buduk, Mengwi ini juga mengatakan, dengan adanya taman lansia dan panti jompo di Badung, maka tidak ada lagi orang tua telantar di Badung. Semua bisa hidup layak di taman lansia milik Pemkab Badung. ‘’Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap para lansia agar masa tua mereka terutama yang tidak diurus oleh keluarganya lebih layak dan bisa menjalani hari tua secara bahagia,’’ tegas anggota Komisi I DPRD Badung ini. (kmb)

Di RSUD Mangusada

Pohon Maduri Tumbang Timpa Motor dan Mobil Mangupura (Bali Post) – Pohon maduri yang ada di RSUD Mangusada, Badung, Selasa (20/12) kemarin tiba-tiba saja tumbang. Robohnya pohon setinggi 20 meter tersebut cukup membuat sejumlah pengunjung rumah sakit

panik. Pohon tersebut menimpa sejumlah mobil dan motor yang sedang parkir di areal rumah sakit. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana

Bali Post/kmb

TIMPA MOTOR - Pohon maduri di RSUD Mangusada Badung yang tumbang dan menimpa sepeda motor yang parkir di kawasan rumah sakit tersebut, Selasa (20/12) kemarin.

Daerah (BPBD) Badung A.A. Rai Adnyana mengatakan, akibat musibah pohon tumbang itu ada beberapa kendaraan yang rusak. ‘’Ada dua mobil jenis Avanza dan Carry dan dua sepeda motor Honda yang rusak karena tertimpa pohon. Kami masih data berapa total kerugiannya,’’ katanya. Kendati begitu, katanya, untuk soal ganti rugi bagi kendaraan yang rusak tertimpa pohon, bukan kewenangan pihak BPBD. ‘’Yang jelas kami hanya mengevakuasi pohon yang tumbang saja. Masalah kerusakan kendaraan, bukan ada di kami. Berbeda kasusnya bila rumah kena bencana, memang ada dana kedaruratan,’’ katanya. Informasi yang dikumpulkan di lokasi kemarin, kejadian pohon tumbang tersebut sekitar pukul 12.00 Wita. Belum diketahui penyebab tumbangnya pohon tersebut, karena saat itu cuaca sedang tidak ada angin kencang atau pun hujan deras. Untuk sementara, di lokasi masih terlihat steril dari kendaraan. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, mengingat masih terdapat pohon-pohon besar di lokasi. Suasana di rumah sakit sendiri cukup kondusif pascakejadian. Begitu pula dengan potonganpotongan kayu, masih ditumpuk di lokasi setelah petugas dari BPBD melakukan evakuasi. Terkait kejadian tersebut, Dirut RSUD Mangusada Badung dr. Bintang Suryadi belum bisa dimintai konfirmasi. Sementara Putu Sunadiati selaku Kepala Bidang Penunjang enggan memberikan komentar. (kmb)

Ulat Bulu Resahkan Warga Dalung Permai Mangupura (Bali Post) – Sejak dua minggu terakhir, hama ulat bulu meresahkan warga Perumahan Dalung Permai, Kerobokan Kaja. Ribuan ulat bulu tersebut ditemukan di Banjar Tegal Permai. Saking banyaknya hama ulat bulu tersebut, pihak lingkungan setempat pun memanggil pihak Kelurahan Kerobokan Kaja dan UPT Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kecamtan Kuta Utara untuk segera melakukan tindakan pemusnahan. Lurah Kerobokan Kaja Made Adnyana yang ditemui di lokasi, Selasa (20/12) kemarin mengungkapkan, hama ulat bulu ini sebenarnya sudah merebak sejak dua minggu lalu, namun tidak separah

saat ini. ‘’Karena sekarang kondisinya cukup parah hingga ke rumah-rumah warga, jadi kami pun memanggil pihak UPT Dinas Pertanian, Perkebudan dan Kehutanan Kecamtan Kuta Utara untuk membantu menaggulangi hama ini, karena jumlahnya cukup banyak,’’ ujarnya. Kepala Lingkungan Tegal Permai Nyoman Sugita menimpali, hama ulat bulu ini mulai banyak terlihat hingga masuk ke rumah-rumah warganya, Senin (19/12). ‘’Agar warga kami tidak gatal-gatal nantinya akibat ulat bulu ini, kami segera melaporkan masalah ini ke pihak kelurahan agar cepat ditindaklanjuti,’’ terangnya.

Bali Post/kmb

INSEKTISIDA - Petugas UPT Dinas Pertanian, Perkebudan dan Kehutanan Kecamatan Kuta Utara melakukan penyemrotan insektisida untuk menekan perkembangbiakan ulat bulu di Banjar Tegal Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Selasa (20/12) kemarin.

Sugita juga mengimbau kepada para pemilik lahan kosong di lingkungannya agar segera melapor ke pihak kepala lingkungan dan kelurahan karena ulat-ulat ini berkembang biak di lahanlahan kosong dan kotor di kawasan Lingkungan Tegal Permai. ‘’Hingga saat ini kami belum tahu siapa-siapa pemilik lahan kosong di sini. Untuk itu, kami memohon para pemilik lahan kosong di lingkungan kami melapor ke kita agar nantinya kita bisa memberi tahu bahwa lahannya digunakan untuk tempat pembuangan sampah liar. Kami juga akan lebih gampang untuk melakukan koordinasi dalam membersihkan semak-semak di lahan kosong ini agar ulat bulu tersebut tidak berkembang lagi,’’ terangnya sembari menambahkan, lahan kosong di lingkungan Tegal Permai mencapai 2 hektar dari berbagi kepemilikan warga. Petugas UPT Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kecamatan Kuta Utara Wayan Serina mengatakan, untuk menekan perkembangbiakan hama ulat bulu ini, pihaknya telah menyemprotkan insektisida di sarang-sarang ulat bulu tersebut. ‘’Dua tahun lalu hal serupa terjadi di Desa Adat Dawas, Desa Tibubeneng dan ulat bulunya lebih banyak dari saat ini. Hal ini biasa karena memasuki musim hujan dan adanya lingkungan kurang bersih,’’ ujarnya. Agar perkembangbiakan hama ulat bulu ini tidak semakin meluas, pihaknya memberikan obat insektisida ini ke pihak kelurahan. ‘’Kemungkinan masih ada yang di dalam semak-semak ulatnya yang belum terkena insektisida. Kami berikan petugas kelurahan agar bisa dilanjutkan penyemprotannya secara bertahap sehingga peanganan hama ini bisa tuntas,’’ paparnya. (kmb)

Bali Post/wan

BERTEDUH - Sejumlah kusir dokar berteduh di atas kendaraan tradisional tersebut di kawasan Kuta. Mereka menunggu turis yang akan memesan naik dokar untuk berkeliling kawasan wisata Kuta yang menjadi primadona bagi wisman yang datang ke Bali.

Tingkatkan Mutu dan Layanan ke Masyarakat

UTD PMI Badung Raih ISO 9001:2015 UNTUK memberikan pelayanan dengan stadar yang baik, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung melakukan audit pelayanan serta standardisasi darah yang dikeluarkan. Bahkan Senin (19/12), Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Badung diaudit oleh tim ISO independen dari Jakarta dan berhasil meraih ISO 9001:2015. Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika menyampaikan apresiasi atas kinerja yang baik para tim UTD PMI Badung terkait standar pelayanan yang telah diraih ini. ‘’Kami mengapresiasi atas kerja sama yang telah dibangun antara PMI dengan pihak RSUD Mangusada Badung terhadap ketersediaan darah yang selalu terpenuhi. Penghargaan ini juga sebagai pemicu tim kita untuk tetap menjaga kualitas layanan kepada masyarakat agar semakin baik. Dan kami tetap berharap pelayanan PMI Badung semakin baik,’’ ujarnya, Selasa (20/12) kemarin. Lebih lanjut ia berharap agar UTD PMI Badung tetap menjaga standar layanan darah sesuai dengan standar yang telah didapat saat ini. ‘’Advokasi kepada pemerintah harus tetap dilakukan oleh pengurus PMI dengan didukung data dari UTD PMI, sehingga tercipta pelayanan darah yang berkualitas,’’ pintanya. Direktur RSUD Mangusada Badung dr. Agus Bintang Suryadi didampingi Kepala UTD PMI Badung dr. Nurija mengungkapkan, diraihnya standar mutu pelayanan ISO 9001:2015 ini adalah bukti dari pelayanan darah PMI Badung semakin baik. ‘’Ada tiga tim yang melakukan penilaian serta audit pelayanan kita mulai dari

Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika pengecekan darah hingga pendistribusiannya ke ruamh sakit hingga ke masyarakat, dan akhirnya kita memenuhi standar mutu layakan ISO tersebut,’’ ujarnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan diraihnya mutu pelayanan dengan ISO 9001:2015 ini, tentunya pelayanan darah PMI Badung akan semakin baik. ‘’Kita berharap standar layanan mutu ini bisa tetap dipertahankan agar kualitas pelayanan PMI Badung semakin baik di masyarakat,’’ terangnya. (ad604)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Telkomsel Perkenalkan NB-IoT Penggunaan Pestisida Bisa Sebabkan Petani Sakit Ginjal dan Jaringan 4,5G di Bali Seminar Internasional Pertanian di Unwar

FAKULTAS Pertanian Universitas Warmadewa (Unwar) mengggelar Seminar Internasional ‘’Ketahanan Pangan untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan’’, Selasa (20/12) kemarin. Seminar menampilkan pembicara Dr. Chana Jaya Sumana dari Rajarata Universisty of Sri Lanka, Ir. Gede Pasek Mangku, M.P. (dosen FP Unwar) dan Dr. Novizar Nazie (SAFE Networking International). Saat itu juga diberikan kuliah umum soal inkubator pertanian oleh Dr. Herfiani Riskia dari Kepala Inkubator Sumsel. Menurut Ketua Panitia Dr. Ir. IGB Udayana, M.Si., seminar diikuti 200 mahasiswa dari Indonesia dan Timor Leste. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana saat membuka seminar memberi apresiasi atas terselenggaranya seminar internasional dengan membahas pertanian yang kini menjadi isu global. Indonesia memerlukan berbagai strategi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Makanya, dia menyebut seminar ini sangat penting untuk mencapai MDGs. Menjaga ketahanan pangan tanpa merusak lingkungan. Sementara itu, Dr. Chana Jaya Sumana memaparkan soal penerapan teknologi pertanian tanpa menyebabkan penyakit bagi petani di Sri Lanka. Dia mengatakan, terjadinya epidemik penyakit ginjal di Sri Lanka yang diderita para petani Sri Lanka. Hal ini disebabkan dalam pemakaian pestisida glikosat mereka tak menggunakan secara aman. Akibatnya, pengaruh kontak pestisida ini sampai meracuni tubuh. Sri Lanka yang berpenduduk 21 juta jiwa dengan wilayah seluas

PERTANIAN - Rektor Unwar Prof. Dewa Widjana menyerahkan cenderamata kepada Dr. Chana Jaya Sumana saat seminar internasional pertanian. Jawa tetap mengandalkan beras naan pestisida, menyiapkan sarana sebagai makanan pokok. Hasil pene- minum air bersih. Dia mengusulkan litiannya di sebuah provinsi, banyak pembasmian penyakit dilakukan petaninya mengalami penyakit gin- secara massal lewat udara tanpa jal. Kasus ini ditemukan tahun 1994 melibatkan petani secara langsung. dan 24.800 lebih petani meninggal Petani Sri Lanka lebih cepat akibat penyakit ginjal. Sedangkan kena penyakit ginjal karena mereka pasien penyakit ginjal mencapai bekerja dalam kondisi panas dan 70.000 lebih dan sebagian sudah memerlukan air dalam jumlah banmenjalani transplantasi ginjal. yak. Ketersediaan air yang kurang Di Sri Lanka profesi petani tak ini membuat pengaruh pestisida hanya dilakoni kaum laki namun semakin kuat. Chana Jaya Sumana juga kaum wanita. Namun satu dari mengatakan, pemerintah sudah empat petani mengalami penyakit menyiapkan produk kimia yang penginjal. Apalagi yang menderita garuh negatifnya semakin sedikit. penyakit ini sebagian besar ada- Kedua, membantu petani dengan lah para petani muda. Ini akibat mesin bercocok tanam. kebiasaan buruknya yakni banyak Sementara itu, Ir. I Gede Pasek menggunakan bahan kimia pada Mangku, M.P. memaparkan pertanaman padi akhirnya berpengaruh lunya diversifikasi pangan untuk terhadap kondisi air yang diminum ketahanan pangan Indonesia. Hal petani. Air sumur dangkal yang ini perlu dilakukan agar Indonesia terkontaminasi pestisida inilah tak selamanya tergantung beras lagi. yang banyak diminum petani. Kini, Apalagi, di Indonesia banyak produk kebijakan yang diambil pemerintah pertanian yang bisa dijadikan sumSri Lanka yakni membatasi penggu- ber karbohidrat. (ad1120)

TELKOMSEL bersama Nokia memperkenalkan teknologi NB-IoT (Narrowband Internet of Things) di jaringan 4G. Uji coba ini merupakan bagian dari upaya Telkomsel mendukung ekosistem IoT di Indonesia. Demikian dikemukakan Direktur Network Telkomsel Sukardi Silalahi yang melakukan video conference dari Medan, Selasa (20/12) kemarin. Menurutnya, pengenalan NB-IoT kepada masyarakat Indonesia ini sangat penting untuk menunjang kinerja dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Ia menilai ada kebutuhan yang cukup besar untuk hal ini di masa mendatang. ‘’Saat ini jumlah pelanggan Telkomsel sudah mencapai 162 jutaan pelanggan. Ke depan, melalui teknologi NB-IoT ini pelanggan Telkomsel tidak lagi hanya orang melainkan juga things (benda - red),’’ katanya. Sukardi menambahkan, teknologi NB-IoT ini didesain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan kapasitas dan jaringan yang andal. Jaringan NB-IoT akan memudahkan jangkauan penetrasi indoor yang sangat luas dan dengan kemampuan konsumsi daya yang sangat rendah. Jadi, perangkat IoT beroperasinya hingga 10 tahun tanpa pengisian ulang. Pada kegiatan uji coba kali ini, Telkomsel dan Nokia mensimulasikan layanan telemetri untuk pemantauan lingkungan. Uji coba dilakukan menggunakan metode Band Frequency 200 Khz pada frekuensi 1800 MHz. ‘’Uji coba ini menunjukkan bagaimana NB-IoT dapat digunakan untuk menghubungkan jutaan sensor yang mendukung produktivitas bisnis, kualitas hidup dan mampu mempercepat proses terwujudnya

smart city di berbagai kota di Indonesia,’’ ujarnya. Implementasi 4,5G Dalam kesempatan uji coba NBIoT dilakukan juga pengenalan teknologi 4,5G. VP ICT Network Management Telkomsel Area Jawa Bali Ronny Arnaz mengatakan, penerapan teknologi 4,5G ini merupakan tahapan dari upaya mengimplementasi layanan 5G di Indonesia. Teknologi 4,5G yang diterapkan Telkomsel ini, lanjutnya, memanfaatkan teknologi LTE di spektrum frekuensi 1.800 MHz dengan broadband 20 MHz. ‘’Telkomsel mengombinasikan dengan teknologi 4x4 MIMO. Penggabungannya memungkinkan akses data yang lebih cepat hingga dua kali lipat daripada teknologi 4G,’’ jelasnya. Untuk saat ini, ia mengatakan

pelanggan sudah bisa mencoba kecepatan layanan 4,5G di Bali. Pelanggan bisa datang ke Grapari Telkomsel di Jalan Teuku Umar. Selain itu, uji coba juga digelar di Jakarta, Medan, Bandung, Mataram, Pontianak, Makassar, Manado dan Ambon. ‘’Di masing-masing Grapari itu sudah ada experience booth yang dilengkapi dengan customer-premise equipment (CPE) berupa perangkat yang sudah mendukung teknologi 4,5G dan televisi LCD,’’ paparnya. Telkomsel selalu berupaya mendorong terciptanya ekosistem digital yang lengkap di Indonesia. Komitmen Telkomsel menyediakan jaringan broadband andal ini bisa dilihat dari tergelarnya lebih dari 5.200 eNode B yang melayani lebih dari 12 juta pelanggan 4G di lebih dari 180 kota/kabupaten di Indonesia. (ad1118)

PELUNCURAN - Suasana peluncuran NB-IoT dan Jaringan 4,5G di Bali, Selasa (20/12) kemarin, di Grapari, Denpasar.

Panglingsir Pasemetonan Sri Nararya Promosi Doktor Program Pascasarjana Unud Kresna Kepakisan Sampaikan Terima Kasih Sulistyawati Lulus dengan Predikat ’’Cumlaude’’ Juga akan Laksanakan Tirtayatra

TANGGAL 30 November 2016 lalu, Keluarga Besar Tegal Kelodan (Jimbaran) sudah menggelar upacara Manusa Yadnya. Pada kegiatan ini, banyak pihak turut terlibat untuk membantu kelancaran acara. Untuk itu, I Made Widja mewakili keluarga besar, Panglingsir Pasemetonan Pratisentana Sri Nararya Kresna Kepakisan, Tegal Kelod, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan saat ditemui Selasa (20/12) kemarin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ucapan terima kasih ini terutama ditujukan kepada Ratu Pranda Istri dan Ida Bagus Aji dari Geria Tegal Beji Kawan, Jalan Gunung Lawu, Denpasar yang telah muput pelaksanaan upacara Manusa Yadnya tersebut. Widja menambahkan, upacara Manusa Yadnya Matatah (potong gigi) tersebut digelar di Jalan By-pass Ngurah Rai No. 88X, Jimbaran yang dihadiri oleh 700-an undangan. ‘’Melalui ini, kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang sudah bersedia

I Made Widja menghadiri serta mendoakan selama prosesi upacara berlangsung,’’ katanya. Serangkaian dengan prosesi upacara Manusa Yadnya tersebut, selanjutnya akan diadakan tirtayatra ke sejumlah pura di Bali pada 24 Desember 2016 mendatang. Adapun pura yang akan dituju yaitu Pura Kawitan Sri Nararya Kresna Kepakisan, Banjar Dukuh Gelgel Klungkung, Pura Gowa Lawah, Pura Ulun Danu

Batur, Bangli, Pura Padarman Dalem ring Pura Besakih dan Natar Agung Pura Besakih. Terkait kegiatan tirtayatra ini, I Made Widja yang juga anggota DPRD Bali periode 1999-2004 ini menyampaikan kepada seluruh semeton yang akan mengikuti kegiatan ini. Untuk itu, diharapkan masing-masing untuk menyiapkan banten pejati jangkep serta canang dan sarana persembahyangan lainnya. Sedangkan untuk keluarga yang melaksanakan upacara Matatah dan Mapetik (Matelubulanan) agar membawa banten untuk dihaturkan di pura kawitan. Dikatakannya, tujuan dari pelaksanaan tirtayatra ini adalah sebagai media silaturahmi antara pasemetonan. Selain itu, juga untuk mempererat hubungan persaudaraan antarpasemetonan. Selain itu, dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan terus terjadi komunikasi di masingmasing pasemetonan. ‘’Melalui kegiatan ini, kami berharap ke depannya, hubungan persaudaraan antarpasemetonan agar terus bisa terjalin,’’ harapnya. (ad1119)

RS BaliMed Gelar Seminar Sehari ’’Sepsis Management Update’’

RUMAH Sakit (RS) BaliMed Denpasar menggelar seminar sehari bertajuk ‘’Sepsis Management Update: Stop Sepsis Save Lives’’ di Aula Dewandaru RS setempat, Sabtu (17/12). Seminar menghadirkan empat pembicara utama yakni dr. Made Agus Kresna Sucandra, Sp.An., dr. Wayan Aryabiantara, Sp.An.KIC., dr. Putu Andrika, Sp.PD.KIC. dan dr. Putu Agus Surya Panji, Sp.An.KIC. Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RS BaliMed dr. A.A. Ngurah Budiarta, MARS. mengatakan, seminar ini diikuti kalangan dokter spesialis, dokter umum dan perawat atau paramedis yang bertugas di ruang intensif. Peserta tidak saja berasal dari internal RS BaliMed, tetapi juga dari rumah sakit lain di Bali. Istilah sepsis sendiri belum familiar di telinga praktisi kesehatan, apalagi di masyarakat umum. Berdasarkan data yang ada, kasus sepsis akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Bahkan, melebihi kasus serangan jantung dan stroke, dengan angka kematian yang lebih tinggi dari kasus serangan jantung. Biaya penanganannya juga mengalami peningkatan. Budiarta menambahkan, seminar ini bertujuan untuk memberi penyegaran dan meningkatkan pemahaman para dokter dan perawat tentang sepsis. Dari pemahaman tentang pengertian terkini, faktorfaktor yang potensial menyebabkan sepsis, penyebabnya dan pemeriksaan penunjang sebagai penanda sepsis. Adapun definisi terkini dari sepsis adalah kondisi gawat darurat yang timbul ketika respons tubuh terhadap infeksi menimbulkan kerusakan atau kegagalan fungsi jaringan dan organ. Dengan memahami pengertian tersebut, diharapkan dapat melakukan deteksi dini kasuskasus yang berpotensi menjadi

PROGRAM Pascasarjana Universitas Udayana (Unud) Denpasar menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor Prof. Dr. Ir. Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., D.Th. di Ruang Sidang Pascasarjana Unud Denpasar, Selasa (20/12) kemarin. Sulistyawati merupakan doktor yang ke-592 di Program Pascasarjana Unud Denpasar. Ujian Terbuka Promosi Doktor ini dipimpin langsung oleh Direktur Program Pascasarjana Unud sekaligus selaku ketua sidang Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) didampingi Promotor Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A., Kopromotor I Prof. Dr. I Komang Gde Bendesa, MADE. dan enam anggota penyanggah ujian lainnya. Dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor tersebut, Sulistyawati membawakan disertasi yang berjudul ‘’Strategi Peningkatan Jabatan Sumber Daya Manusia Pariwisata Hindu di Bali Tingkat Manajer pada Hotel Berbintang di Bali’’. Dia dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Dalam disertasinya, Sulistyawati mengatakan, menghadapi pasar Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Bali sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata Hindu di Bali (SDM PHB), sehingga bisa berkompetisi menduduki posisi general manager pada hotel berbintang di Bali. Sebab, selama ini adat istiadat dan budaya dianggap salah satu faktor penyebab lemahnya komitmen SDM PHB. Di samping fenomena hotel di Bali yang sebagian besar mempekerja-

kan SDM pariwisata asing untuk menempati posisi manager puncak. Alasannya, karena kompetensi SDM pariwisata asing sudah teruji dan memiliki komitmen lebih kuat dibandingkan SDM PHB. Padahal, dikatakan, SDM PHB memiliki motif berprestasi, memiliki kepercayaan diri, memiliki personality dan kepemimpinan yang sangat baik serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sangat baik. Selain itu, SDM PHB juga memiliki need for power yang kuat untuk menduduki posisi leader tersebut. ‘’Motivasi menjadi hal yang sangat penting bagi SDM PHB. Sebab, dengan motivasi berprestasi tinggi, SDM PHB bisa mencapai produktivitas kerja yang tinggi dan menunjukkan keunggulan prestasi sehingga mampu berkompetensi mencapai posisi strategis, yaitu top manager di hotel berbintang di Bali,’’ tegas Sulistyawati. Selain strategi motivasi SDM

PHB, strategi peningkatan kompetensi, daya saing dan pembuatan kebijakan pendukung peningkatan SDM PHB juga harus ditingkatkan. Sehingga SDM PHB memiliki kompetensi yang sebanding, bahkan lebih unggul daripada SDM luar Bali atau asing yang mempunyai nilai plus Balinese Cultural Values (BCV) yang melahirkan Spiritual Quotient pada SDM PHB yang bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan Adversity Quotient, Creativity Quotient dan Leader Quotient. Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) berharap, dengan penelitian ini bisa memacu kompetensi SDM PHB untuk bisa menjadi general manager hotel berbintang di Bali. ‘’Semoga dengan penelitian disertasi ini, SDM pariwisata Hindu di Bali bisa lebih kompetitif untuk bisa memimpin hotel berbintang di Bali, menjadi general manager,’’ harapnya. (ad1122)

BERSAMA - Promovendus Prof. Dr. Ir. Sulistyawati M.Si., M.M., M.Mis., D.Th. (nomor enam dari kiri) berfoto bersama dengan promoter, kopromotor dan anggota tim penyanggah.

Wisuda XXVII Akpar Denpasar dan Wisuda IX STMIK Denpasar

Tingkatkan Kualitas Lulusan, E-Kampus Diluncurkan

SEMINAR - Suasana seminar sehari bertajuk ‘’Sepsis Management Update: Stop Sepsis Save Lives’’ yang digelar RS BaliMed. sepsis. Sehingga bisa dilakukan tin- masuk dalam tingkatan berat maka dakan yang cepat agar sepsis tidak angka kematiannya akan tinggi, berkembang lebih lanjut agar tidak meskipun pasien itu dirawat di jatuh ke dalam kondisi shock septik ICU yang canggih sekalipun. ‘’Tuyang bisa menyebabkan kematian. gas kita sebagai tenaga kesehatan Dalam seminar ini juga dibahas mengenali lebih awal sepsis itu cara-cara terbaru dalam penan- seperti apa agar tidak salah terapi. ganan sepsis. Di mana pada sepsis Kalau kita tahu ‘musuh’ kita, kan bisa terjadi kegagalan fungsi organ, kita bisa mengobati lebih cepat. salah satunya terjadi gagal gin- Dengan pengobatan lebih dini, lebih jal akut. Bila terjadi gagal ginjal cepat, diharapkan tidak jatuh ke pada pasien sepsis dapat dilakukan kondisi yang lebih berat, sehingga dengan CRRT (Continuous Renal angka kematiannya bisa ditekan,’’ Replacement Therapy). RS BaliMed ujarnya. telah memiliki dan mengembangkan Panji menambahkan, ada tiga layanan CRRT ini. Dengan CRRT, pilar penanganan sepsis. Pertama, fungsi ginjal pasien dapat ditopang memberikan antimikroba baik itu dengan alat yang fungsinya sama antibiotika, antijamur maupun seperti cuci darah tanpa membebani antivirus kepada pasien yang sessirkulasi karena proses cuci darah di- uai. Kedua, memberikan resustasi lakukan secara kontinu tanpa henti baik cairan maupun obat-obatan selama beberapa hari (3 hari) yang supaya tekanan darah pasien bisa tidak mampu dilakukan pada mesin terjaga. Ketiga, menghilangkan hemodialisis (cuci darah) biasa. sumber misalnya ada nanah di peSalah seorang narasumber dr. rut, dihilangkan dengan tindakan Putu Agus Surya Panji, Sp.An. operasi. ‘’Salah satu saja tidak kita KIC. mengatakan, sepsis diawali lakukan dengan baik, hasilnya akan dengan infeksi yang menyebabkan jelek. Jadi, mesti ketiga-tiganya kerusakan organ tubuh. Ada tingka- dilakukan secara bersama-sama,’’ tan pada sepsis, yang kalau sudah jelasnya. (ad605)

WISUDA XXVII Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar dan Wisuda IX Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Denpasar diselenggarakan Selasa (20/12) kemarin. Pada wisuda kali ini, Yayasan Kertha Wisata melepas 113 wisudawan. Rinciannya, 28 wisudawan dari STMIK Denpasar, 3 orang di antaranya dari Prodi D-3 Manajemen Informatika dan 25 orang dari Prodi S-1 Teknik Informatika. Sedangkan Akpar Denpasar melepas 85 wisudawan yang terdiri dari 77 orang dari Prodi Perhotelan dan 8 orang dari Prodi Usaha Perjalanan Wisata. Ketua STMIK Denpasar I Putu Putra Astawa, S.Kom., M.Kom. mengatakan, wisuda merupakan upacara akademik yang dilakukan secara rutin pada perguruan tinggi. ‘’Wisuda merupakan perwujudan dari keberhasilan suatu perguruan tinggi dan salah satu tolok ukur kemampuan perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,’’ katanya. Sebagai rasa tanggung jawab terhadap masyarakat, pihaknya selalu meningkatkan dan memantapkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi tugas pokok perguruan tinggi. Di bidang pendidikan dan pengajaran, berbagai cara telah ditempuh yaitu mengadakan kerja sama dengan instansi-instansi pemerintah maupun swasta dalam praktik kerja lapangan, meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan pendidikan dan pengajaran. Di bidang penelitian, pihaknya menyadari bahwa kesinambungan dari ilmu pengetahuan hanya dihasilkan melalui kegiatan pelatihan dan penelitian. ‘’Untuk itu, kami terus memotivasi dosen maupun mahasiswa untuk melakukan penelitian yang bersifat individu, berkelompok maupun terlibat dalam penelitian lembaga,’’ jelasnya. Di bidang pengabdian kepada masyarakat, katanya, menjalin kerja sama dan keakraban hubungan antara perguruan tinggi dan wujud nyata kepedulian perguruan tinggi atas masalah-masalah yang ada di masyarakat. Upaya ini ditempuh dalam bentuk praktik kerja lapangan, kerja sosial, kegiatan bakti sosial masyarakat dengan mengambil lokasi kegiatan di beberapa desa di Bali. Direktur Akpar Denpasar I Wayan Sukita, S.E., M.Pd. berharap, untuk wisuda kali ini semua lulusan terserap di industri dan bisa bersaing dengan lulusan-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

lulusan dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tahun ini, hampir 90 persen lulusan Akpar Denpasar telah bekerja dan tinggal 10 persen belum bekerja. Hal itu karena kerja sama Akpar Denpasar dengan industri atas penempatan lulusan. Ke depan dalam rangka peningkatan kualitas, pihaknya telah bekerja sama dengan Gajah Mada Teknologi dalam pengelolaan elektronik kampus (eKampus) sehingga proses belajar-mengajar maupun proses rekrutmen mahasiswa mulai dari awal, pihaknya menggunakan sistem digital. (ad1117)

MEWISUDA - Direktur Akpar Denpasar dan Ketua STMIK Denpasar saat mewisuda para lulusannya, Selasa (20/12) kemarin.


Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

DAERAH

Tenaga Asing di Tambang Emas Tumpangpitu Dibatasi Banyuwangi (Bali Post) Ancaman serbuan tenaga asing mulai melanda Banyuwangi. Salah satunya ke kawasan pertambangan emas di Gunung Tumpangpitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tak ingin menjadi sorotan, PT Bumi Suksesindo (BSI), investor tambang emas, mulai membatasi penggunaan tenaga asing. Tenaga asing hanya dipakai bagi pekerjaan ahli khusus. Itu pun tetap menggunakan tenaga pendamping lokal. Tambang emas di selatan Banyuwangi ini mempekerjakan sekitar 800 orang. Dari jumlah ini, hanya 8 orang tenaga asing. “Kita memang membatasi penggunaan tenaga asing. Jika ada, sifatnya hanya konsultan dan sementara,” kata Direktur PT BSI Arif Firman, Senin (19/12) malam. Menurutnya, pihaknya terpaksa menggunakan tenaga asing lantaran tenaga lokal belum mampu menangani pekerjaan yang dibutuhkan. Meski begitu, tenaga asing ini tetap diberlakukan transfer pengetahuan ke tenaga lokal. Artinya, tenaga lokal tetap didik mengambil alih tenaga asing. “Jadi, tenaga asing sistemnya kontrak. Pendampingnya tenaga lokal kita siapkan mengambil alih tenaga asing jika kontraknya selesai,” jelasnya. Tenaga asing yang banyak digunakan berasal dari Australia. Mereka ahli dan konsultan pertambangan. Dalam penggunaan tenaga asing ini, kata Arif pihaknya tak sembarangan. Sebab harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). “Hanya tenaga asing yang memperoleh rekomendasi bisa kita pakai. Jadi kita benar-benar selektif,” tegasnya. Arif memastikan tenaga asing ini hanya menempati posisi khusus dan jarang. Posisi yang bisa dikerjakan tenaga

lokal pasti tak akan diisi tenaga asing. “Selama diperlukan, tenaga asing ini tetap dipakai. Jika tidak, tak akan diperpanjang kontraknya,” jelasnya. Ditambahkan, sejak awal pihaknya yang akan mulai produksi tahun 2017 memprioritaskan tenaga kerja lokal dan dalam negeri. Apalagi investasi yang ditanamkan dalam proyek tambang emas ini lumayan besar, sekitar Rp 2 triliun. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi

(Dinsosnakertrans) Banyuwangi Alam Sudrajat menegaskan data terakhir jumlah tenaga kerja asing di Banyuwangi hanya 34 orang. Jumlah ini naik dari tahun 2013 lalu yang hanya 23 orang. Selain pertambangan emas, tenaga asing banyak diserap di industri perkapalan. Mereka berasal dari berbagai negara, seperti Eropa, Australia dan Selandia Baru. “Kita sudah bentuk tim pemantau orang asing. Sementara belum ada tenaga asing ilegal,” jelasnya. (kmb30)

Bali Post/dok

EMAS - Proyek pertambangan emas di Tumpangpitu, Banyuwangi yang diincar tenaga asing.

Pertemuan Gusti Wedakarna dengan 19 Sulinggih di Bali

Usulkan Karang Suci, Beri Perlakuan Khusus di Rumah Sakit dan Airport bagi Sulinggih SEBANYAK 19 sulinggih yang berasal dari berbagai trah dan wilayah seluruh Bali (Paguyuban Sulinggih Satya Widya Dharma Santhi) mengundang Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di Geria Agung Sedaksa Penarukan, Kerambitan, Tabanan. Dalam pertemuan tersebut, para sulinggih menyampaikan aspirasi kepada Senator Arya Wedakarna terkait sejumlah hal. Di antaranya terkait keberadaan karang suci yang merupakan kebutuhan mutlak bagi sang sulinggih. “Tiang mendukung dibangunnya karang suci di setiap kecamatan di Bali. Tiang tahu bahwa tidak semua geria dan sulinggih mampu secara materi dan saatnya negara dan pemerintah hadir. Solusinya agar pihak geria bersinergi dengan desa adat agar bisa dipergunakan sebagai tempat palebon khusus untuk sulinggih. Kita tahu bahwa sang sulinggih tidak bisa memakai setra umum karena sudah dwijati. Cara lainnya agar pemerintah kabupaten/kota membantu pembangunan karang suci sesuai dengan kebutuhan. Mengingat saat ini kebutuhan tersebut sangat mendesak,” kata Gusti Wedakarna. Selain itu, Gusti Wedakarna juga dititip aspirasi oleh 19 sulinggih terkait dengan perhatian agar ada perlakuan khusus kepada dwijati saat di rumah sakit dan airport. “Saya kira perlakuan terhadap sulinggih sudah menjadi kebutuhan dasar dan ada sesana-nya. Di rumah sakit saya perlu ada perawat yang khusus menangani sulinggih dan pemangku. Mungkin ada perawat yang sudah mawinten, begitu juga dalam tindakan pemeriksaan awal ada aturan tata bahasa dan penanganan yang berbeda terhadap ida sulinggih. Juga misalkan kebersihan kamar, tempat tidur untuk opname dan juga bahan penyajian ajengan. Hampir sama seperti masyarakat memperlakukan hormat pada sulinggih. Nanti saya rapatkan bicara ke direktur RS seBali dan juga kepada sekolah-sekolah kesehatan di Bali. Sebagai bahan

masukan tidak masalah,” terang Gusti Wedakarna. Begitu juga usulan terkait perlakuan terhadap sulinggih di airport. “Saya masih sering melihat sulinggih kita antre saat check-in di pesawat. Tidak semua sulinggih membawa pengabih saat keluar Bali karena faktor biaya. Seharusnya di airport disediakan tempat duduk khusus untuk menghindari antre, petugas groundhandling dan staf airport bisa memberikan pelayanan selayaknya dalam menangani bagasi. Begitu juga petugas security saat sulinggih melewati metal detector, jangan sembarangan menyentuh sulinggih atau dengan bahasa seperti penumpang biasa. Termasuk kerap muncul perdebatan antara petugas security dengan sulinggih hanya karena si petugas tidak mengerti alat perlengkapan suci yang terbuat dari besi atau kuningan. Saya akan koordinasi dengan Angkasa Pura dan airport,” jelas Gusti Wedakarna.

Selanjutnya, DPD-RI juga memberikan dukungan terhadap sejumlah program Yayasan Gangga Pratistha yang dibina oleh sejumlah sulinggih. Adapun sulinggih yang turut hadir yakni Ida Pandita Mpu Sri Rastra Jaya Kerti, Ida Pandita Agni Mpu Putra Saraswati Yoga, Ida Bagawan, Ida Hyang Bhagawan Agung Ananda Narendra Kusuma, Ida Sri Bhagawan Dwija Dwibayana, Ida Pandita Sri Bowana, Ida Pandita Mpu Nabe D. Prabu, Ida Pandita Mpu Sadhu Eka Jaya Purieka DP, Ida Pandita Mpu Istri Sadhu Eka Jaya P.D.P, Ida Sira Mpu Dharma Agni Yoga Sogarta, Sira Mpu Dharma Janggarosa, Ida Rsi Agung Oka Dwija, Ida Rsi Agung Rai Pradnya, Ida Pandita Agni Resi Wita Darma, Ida Pandita Mpu Manikmas P.D, Ida Bhagawan Sidi Matra, Bagawan Istri Rukmini, Shri Bagawan Putra Dalem, Ida Rsi Agung Dwija Putra Pradnya Paramita. (ad606)

5

Dewan Godok Ranperda HIV/AIDS

Pekerja Karaoke Diwajibkan Rutin Tes Kesehatan

Banyuwangi (Bali Post) -

Tingginya penyebaran penyakit HIV/AIDS di Banyuwangi mendapat perhatian khusus DPRD setempat. Yang terbaru, DPRD Banyuwangi merampungkan pembahasan rancangan perda (ranperda) penanggulangan HIV/AIDS. Dalam ranperda itu, setiap pekerja karaoke atau bar dan panti pijat wajib menjalani tes kesehatan secara berkala. Ranperda penanggulangan HIV/AIDS ini merupakan usulan Pemkab Banyuwangi. Mulai digodok sejak November lalu. “Setelah melalui pembahasan panjang dan konsultasi, ranperda penanggulangan HIV/AIDS sudah kita rampungkan. Tinggal menunggu jadwal pengesahan,” kata Ketua Pansus Ranperda penanggulangan HIV/ AIDS DPRD Banyuwangi Umi Kulsum, Selasa (20/12) kemarin. Politisi Golkar tersebut menambahkan, salah satu yang ditekankan dalam ranperda ini adalah pentingnya para pemilik bar, tempat karaoke dan panti pijat untuk memantau anak buahnya. “Jadi, pekerja karaoke, panti pijat dan bar wajib menjalani scaning kesehatan rutin. Ini untuk memastikan kesehatan mereka,” imbuhnya. Menurut Umi, para pekerja tempat hiburan ini rawan terjangkit HIV/AIDS. Untuk itu harus diatur secara tegas. Sejatinya, kata Umi, aksi pemberantasan

HIV/AIDS ini sudah gencar dilakukan Pemkab bersama lembaga terkait. Hanya saja belum ada payung hukum yang resmi dari daerah. Harapannya, dengan ranperda ini pemberantasan HIV/AIDS bisa lebih gencar dan hasilnya memuaskan. Apalagi, kata dia, kasus HIV/AIDS di Banyuwangi cukup mengkhawatirkan. Selain pekerja karaoke dan bar, ranperda penanggulangan HIV/AIDS mengatur ketat pemeriksaan bagi ibu hamil. “Jadi, seluruh ibu hamil wajib diperiksa dan diberikan konseling. Ini mengantisipasi tertularnya penyakit HIV/AIDS pada bayi,” imbuhnya lagi. Ditambahkan Umi, dalam ranperda ini ibu hamil yang terjangkit HIV/AIDS harus diberikan pendampingan khusus. Bagi lembaga atau siapapun yang melakukan pelanggaran dari ranperda ini diancam pidana kurungan enam bulan atau denda Rp 50 juta. Rencananya ranperda

Umi Kulsum ini akan disahkan menjadi perda 27 Desember mendatang. Kasus HIV/AIDS di Banyuwangi hingga Oktober 2016 tercatat sebanyak 2.781 kasus. Untuk menekan angka tersebut, sepanjang tahun 2016 KPA dan pemkab terus melakukan berbagai langkah penanggulangan. Mulai tes HIV/AIDS gratis di sejumlah titik, seperti pelabuhan dan terminal bus secara periodik. Selain itu, untuk melindungi para orang dengan HIV/AIDS (ODHA), KPA melakukan pendampingan psikologis. Sehingga mereka tak dikucilkan dan bisa hidup normal. (kmb30)

Banyuwangi (Bali Post) Penyandang disabilitas di Banyuwangi benar-benar terlindungi, termasuk juga di bidang pendidikan. Saat ini Pemkab Banyuwangi mulai mengembangkan sedikitnya 210 sekolah inklusif. Yakni, semua pelajar bisa bersekolah di tempat tersebut tidak memandang keterbatasan fisik. Gerakan sekolah inklusif ini mulai digulirkan tahun 2014. Setiap sekolah wajib menerima semua anak tanpa terkecuali, termasuk anak penyandang disabilitas dan anak berkemampuan khusus. “Ini sebagai bentuk upaya kami memberikan kesempatan pendidikan yang sama. Anak berkemampuan khusus bisa bersekolah bersama dalam satu kelas di sekolah yang sama, mempelajari mata pelajaran yang sama dan mengikuti semua kegiatan di sekolah tanpa ada diskriminasi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, belum lama ini. Gerakan ini, katanya, diwujudkan dengan peningkatan kualitas guru dan sarana sekolah. Saat ini ada 275 guru dengan kompetensi pendamping anak berkemampuan khusus. Mereka telah melalui pendidikan yang disyaratkan. Para guru tersebut ada di 210 sekolah inklusif. Rinciannya, 55 PAUD, 89 SD/MI, 44 SMP/MTs, dan 22 SMA/SMK/

MA. “ Sekolah-sekolah tersebut menerima sekitar 1.246 anak penyandang disabilitas dan anak berkemampuan khusus,” imbuh Anas. Dengan pendidikan inklusi di sekolah umum, kata Anas, menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat inklusif. “Idealnya anak berkemampuan khusus memang harus mendapat pendekatan berbasis masyarakat, artinya melebur bersama, bukan dikotakkan. Misalnya harus

bersekolah di Sekolah Luar Biasa,” jelasnya. Pihaknya secara bertahap akan menambah jumlah sekolah inklusif. Sekolah inklusif juga memudahkan siswa berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas . Sebab mereka tak harus masuk SLB yang terkadang lokasinya jauh dari rumah. Hebatnya lagi, dalam sekolah inklusif para penyandang disabilitas dan berkemampuan khusus bisa berbaur bersama siswa normal. (kmb30)

Bali Post/udi

Banyuwangi Kembangkan 210 Sekolah Inklusif

Bali Post/ist

PENYANDANG DISABILITAS - Siswa penyandang disabilitas di salah satu sekolah inklusif di Banyuwangi.

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama 19 sulinggih di Geria Agung Sedaksa Penarukan, Kerambitan, Tabanan.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Perawatan Pesawat Hal yang Mutlak KITA prihatin dengan kecelakaan pesawat terbang yang seolah beruntun terjadi di tahun ini. Kurang lebih ada tujuh kecelakaan pesawat, yang sebagian besar ternyata milik Tentara Nasional Indonesia (TNI). Banyak korban tewas dalam kecelakaan itu, yang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Tentu saja Indonesia juga kehilangan prajurit-prajurit terbaiknya yang gugur dalam tugas. Ditambah dengan kecelakaan laut serta bencana alam yang terjadi, nampaknya tahun 2016 ini cukup banyak peristiwa kelabu yang terjadi di negara kita. Dalam hal kecelakaan pesawat dan juga laut, kiranya harus ada yang kita tekankan lebih luas lagi. Meski dikait-kaitkan dengan cuaca yang buruk akhir-akhir ini, tetap ada dugaan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh kekurangsiapan kita dalam melakukan perawatan terhadap pesawat dan juga kapal yang ada. Jika kita perhatikan lebih seksama, dalam hal alat angkut, terutama di udara dan laut, perawatan ini menjadi faktor yang sangat menentukan. Karena bagaimanapun, lalu lintas di udara dan laut mempunyai risiko yang paling besar. Untuk itulah pesawat dengan berbagai instrumennya dibuat sedemikian rupa teliti dengan berbagai pengujian. Konon pembuatan pesawat memakai uji guncangan dan memakai sistem keamanan yang berlapis-lapis. Akan tetapi karena begitu sadar dengan berbagai risiko yang kemungkinan dialami, pembuat pesawat secara sengaja memberikan petunjuk soal perawatan dan waktu pensiun bagi pesawat tersebut. Dengan itu, lembaga atau komunitas pengguna pesawat tersebut akan mampu melakukan perawatan dengan baik. Kita di Indonesia amat memerlukan kehadiran pesawat, baik untuk pertahanan maupun untuk keperluan komersial. Sebagai negara kepulauan yang banyaknya sampai belasan ribu, maka armada pesawat udara untuk pemantauan perbatasan sangatlah dipentingkan. Kita harus berjaga-jaga dengan berbagai ancaman dari luar. Di zaman sekarang kita tidak bisa menduga, bagaimana bentuk ancaman luar tersebut. Meski peretasan komputer menjadi kekhawatiran di zaman sekarang akan tetapi penyusupan dan sejenisnya tetap menjadi perhatian utama. Pendudukan terhadap pulau akan berbahaya bagi masa depan negara. Khusus di wilayah Asia Timur dan Tenggara, masalah kepulauan ini sekarang sedang sensitif terutama dengan kehadiran berbagai kekuatan berbagai negara di Kepulauan Spratley di Laut Cina Selatan. Kepulauan Indonesia yang paling luar, yaitu Natuna pernah juga mendapat usikan dari negara-negara lain. Kita jelas tidak ingin diusik di bidang ini. Kedaulatan negara harus terjaga penuh. Untuk itulah diperlukan armada kekuatan udara yang kuat dan mantap untuk memastikan keamanan kepulauan kita, baik terluar maupun yang di dalam. Kita juga tidak boleh melupakan soal penerbangan komersial. Saat ini penduduk Indonesia berjumlah sekitar 230 juta orang. Meski sebagian besar hidup di Pulau Jawa, akan tetapi sebagian dari mereka berasal dari daerah lain di Indonesia. Sebagian dari penduduk itu telah masuk dalam golongan kelas menengah yang secara ekonomi mapan. Mereka memerlukan angkutan yang cepat ke daerah-daerah asal, dan itu hanya dapat diwujudkan dengan menumpang pesawat. Pemerintah harus mengawasi tindak-tanduk perusahaan maskapai penerbangan agar dapat lancar dan merawat pesawatnya dengan baik agar dapat digunakan dengan layak dan laik. Di samping itu, sebagian dari masyarakat kita sekarang sudah dimanjakan dengan tiket penerbangan yang terjangkau. Sehingga orang yang terkategori bukan kelas menengah pun dapat menggunakan pesawat terbang untuk pulang kampung. Tidak ada alasan lain lagi, kecuali seluruh komponen harus memberikan peringatan kepada perusahaan-perusahaan penerbangan agar mampu memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat. Pengangkutan udara yang baik, akan menambah citra negara sebagai negara yang benarbenar mampu memanfaatkan dan merawat kekayaan sumber daya yang dimiliki. Dalam hal ini adalah pesawat terbang.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pendidikan Tak Pernah Sepi dari Perdebatan Rancangan sistem dan politik pendidikan kita memang harus bersifat dinamis. Kedinamisan sistem pendidikan akan dapat mendongkrak laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan arus transformasi komunikasi. Arah dan landasan pendidikan kita mengedepankan pendidikan yang bermoral Pancasila, karena merupakan kepribadian bangsa Indonesia. Kedinamisan dengan memperhatikan perkembangan iptek dan transformasi komunikasi, sehingga ungkapan yang menyatakan dunia tidak selebar daun kelor (dunia memang betul-betul luas) akan menjadi dunia selebar daun kelor. Karena kita dalam waktu singkat dapat berkomunikasi sama teman, dan dalam waktu singkat pula dapat menjelajahi dunia. Tidak seperti dahulu mengadakan perjalanan keliling dunia sampai berbulanbulan, hampir-hampir tidak sampai ke tujuan. Titik tolak belajar kita sudah tentu berhulu pada situasi perkembangan zaman yang makin dinamis. Jelaslah muara dari pendidikan kita pasti sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan tepat guna. Kita akan merasa terang berderang, jauh dari rasa waswas berjalan di atas kegelapan. Walaupun kedinamisan sistem pendidikan kita berjalan rasa waswas melenggang di atas kegelapan kemungkinan akan bertambah besar, bila biaya pendidikan kita mahal, lebih-lebih dari pendidikan dasar. Sebab, secara keseluruhan kemampuan dari masyarakat kita tidak seimbang. Ketidakmampuan masyarakat kita memikul beban biaya tersebut berdampak buruk pada tingkat ketahanan kita dari segi keilmuan. Pendidikan gratis berkualitas adalah satu-satunya sebagai solusi terbaik. Ide pendidikan gratis tidak perlu disangsikan lagi muaranya pasti bermutu, berkualitas. Mari kita bersama mengawal, merespons positif, ikut berupaya maksimal. Sepanjang pengalaman jadi guru pernah ada anak bule sekolah pada kita, dari penuturan orangtuanya pendidikan kita dikategorikan mahal, kalau di negaranya gratis terutama pada pendidikan dasar. Sekolah-sekolah berkualitas dan berprestasi tidak pernah sepi di media-media. Berkualitas, berprestasi amat sangat perlu dibarengi dengan proses hasil belajar benar-benar mencerminkan perilaku hidup, tata krama para siswa. Mari kita dukung pendidikan menyukseskan pendidikan gratis yang pasti berkualitas. I Gusti Ketut Suparta, S.Pd. Br. Celuk, Dalung, Kuta Utara

Diplomasi Jokowi dan Kecelakaan Pesawat Setidaknya ada tujuh kecelakaan pesawat terbang di tahun 2016 ini. Sebagian besar dari pesawat itu milik angkatan bersenjata. Ketujuhnya adalah peswat tempur Super Tucano milik TNI-AU, yang jatuh di Malang bulan Februari 2016, Helikopter Bell milik TNI-AD yang jatuh di Poso, Sulawesi Tengah bulan Maret. Bulan Juni jatuh pesawat Helikopter Bell di Papua. Di Kalasan, Yogyakarta bulan Juli juga jatuh pesawat helikopter jenis Bell milik TNI-AD, kemudian bulan November Helikopter Bell 412 milik TNI jatuh di Nunukan, Kalimantan Utara. Bulan Desember 2016 ini, dua pesawat yakni Skytruck milik Polri yang jatuh di Lingga, Kepulauan Riau 3 Desember dan 18 Desember jatuh pesawat Hercules milik TNI-AU di pegunungan kawasan Wamena, Papua. Hampir semua penumpang dari pesawat tersebut meninggal. Sebagian mengatakan bahwa cuaca menjadi faktor penyebab kecelakaan itu. Akan tetapi, ada juga yang mengatakan kalau kecelakaan tersebut disebabkan oleh kondisi pesawat yang tidak memenuhi syarat seperti kurang perawatan atau sudah tua.

Oleh GPB Suka Arjawa ulisan ini jelas tidak akan mengupas soal teknis tentang kerusakan atau usia yang telah tidak memenuhi syarat sebagai penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Akan tetapi, yang lebih dikupas adalah soal pengaruh kecelakaan tersebut bagi masyarakat. Dapat lebih diperluas lagi soal pencitraan dari kecelakaan ini bagi negara-negara lain. Sebuah kecelakaan pesawat, pasti membuat citra yang mendalam dan membekas. Ini disebabkan, baik karena sejarah maupun dampak kepastian buruk dari peristiwa itu. Artinya, manakala pesawat mengalami kecelakaan, baik dari udara maupun di darat, pasti akan mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah yang besar. Dengan kecepatan yang dimiliki pesawat, dengan ketinggian jelajah operasionalnya, sangat kecil kemungkinan bagi manusia untuk dapat selamat jika terkena kecelakaan seperti ini. Juga dari jumlah penumpang yang dimuat pesawat. Sejarah kecelakaan pesawat memang fatal karena hampir selalu menewaskan sebagian besar, bahkan seluruh jumlah penumpang. Dibandingkan dengan perang, kecelakaan pesawat jelas lebih mengerikan karena jumlah korban yang terjadi jauh lebih menghebohkan dibandingan dengan perang. Bahkan juga lebih menghebohkan dibanding dengan bencana alam, semisal gempa bumi. Itulah yang membuat ke-

T

celakaan pesawat selalu mendapatkan perhatian internasional. Dengan demikian, pembuatan dan pengoperasian pesawat sangat memerlukan orang-orang terpilih. Mereka yang berhasil mengoperasikan dengan baik, akan mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah maupun warga negara. Pencitraan juga akan baik dan pengoperasian yang baik akan mendapatkan apresiasi yang sangat positif. Ini tidak saja untuk armada pesawat angkutan militer tetapi juga untuk armada sipil. Dalam kasus kecelakaan pesawat yang dialami Indonesia pada tahun 2016 ini, sebagian besar adalah pesawat militer. Kondisi inilah yang cukup menimbulkan kekhawatiran. Sebelum adanya kecelakaan ini, pernah diberitakan bahwa pesawat-pesawat tempur Indonesia itu banyak yang tidak mempunyai suku cadang mencukupi. Akibatnya, apabila terjadi kerusakan pada salah satu pesawat tempur, maka dipakailah sistem kanibal. Artinya komponen pesawat yang lain terpaksa diambil untuk mengoperasikan pesawat yang lain. Bayangkan, pengoperasian pesawat mirip dengan sepeda motor tua! Jika ini benar, tentu saja menambah kekhawatiran tersebut. Sebab, kecelakaan yang menimpa beberapa pesawat helikopter tahun 2016 ini, bisa jadi juga mencerminkan apa yang terjadi pada pesawat tempur yang

dimiliki Indonesia. Meskipun kecelakaan tersebut tidak serta merta menjadikan cermin bagaimana kekuatan armada tempur Indonesia, akan tetapi berbagai kejadian itu akan memengaruhi pencitraan pertahanan udara Indonesia oleh negara-negara lain. Boleh dikatakan, kecelakaan beruntun dalam satu tahun terhadap instrumen angkatan udara, memengaruhi sikap negara luar. Beberapa waktu lalu, Indonesia sempat diganggu oleh pesawat-pesawat dari negara luar yang masuk menerobos batas wilayah kedaulatan negara. Bukan tidak mungkin pelanggaran-pelanggaran seperti itu merupakan pancingan hanya untuk menguji kemampuan kekuatan udara negara kita. Pancingan demikian, dalam strategi militer bisa saja diartikan sebagai upaya awal untuk keinginan yang lebih besar di masa mendatang. Akan tetapi, sekali gangguan dari luar yang kemudian direspons secara keras, akan mampu menghentikan upaya-upaya dari pihak luar. Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo melakukan upacara di pulau terluar Indonesia (di Sumatera). Dalam konteks diplomasi, boleh dikatakan bahwa ini merupakan pesan yang memberikan informasi bahwa Indonesia tidak akan tinggal diam jika ada dirasa gangguan keamanan dari luar, siapa pun

itu. Akan tetapi, adanya sejumlah kecelakaan dari pesawat militer ini, bisa-bisa membuat diplomasi yang dilakukan oleh Presiden berkurang maknanya. Negara luar akan memandang bahwa perawatan pesawat militer di Indonesia tidak maksimal karena itu mereka tidak takut dengan gertakan apa pun dari Indonesia. Sebagai negara yang luas, tentu saja armada angkatan udara sangat penting sebab armada inilah yang paling cepat mampu memantau seluruh wilayah dan perbatasan negara. Sebagai negara kepulauan, maka perpaduan antara armada angkatan laut dengan udara sangat penting untuk melakukan pemantauan dan bahkan penyerangan terhadap penyusupan-penyusupan dari luar. Jangan dilupakan juga hubungan antara militer dengan kondisi kebencanaan di Indonesia. Akhir-akhir ini terjadi bencana alam yang signifikan di Indonesia, mulai dari banjir, tanah longsor, kebakaran hutan sampai dengan gempa bumi. Tidak ada yang lebih disiplin dibandingkan dengan militer dalam melaksanakan tugas penyelamatan di Indonesia. Pesawat-pesawat paling ampuh yang dapat digunakan untuk melakukan pertolongan seperti ini tidak lain adalah helikopter dan Hercules, yang merupakan pesawat lincah untuk itu. Ditambah dengan petugasnya yang disiplin dan profesional, sering kali bantuan dari pihak militer akan mampu lebih cepat menangani masalah. Sekali lagi, dengan unsur komando dan kedisiplinannya, militer lebih ampuh dalam membantu penanggulangan ini. Untuk itulah kemudian amat diperlukan pemeliharaan dan perawatan terhadap pesawat-pesawat militer tersebut. Jadi, bukan saja untuk tugas-tugas pokoknya di bidang militer, pesawat seperti ini juga diperlukan untuk membantu masyarakat sipil. Dengan cara demikian, keterikatan dan kesatuan antara masyarakat dengan militer semakin menyatu. Modernisasi perlengkapan militer, bukan saja secara teoretik berguna untuk ketahanan nasional itu tetapi juga untuk ketahanan masyarakat.

Anak sebagai Korban Kekerasan Seksual Oleh Ni Komang Ratih Kumala Dewi, S.H., M.H.

ANAK adalah harapan. Tak hanya harapan ayah ibu dan keluarga namun juga harapan bangsa, negara bahkan dunia. Berdasarkan Undang-undang Perlindungan Anak, yang dimaksud dengan anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk yang masih dalam kandungan. Adapun tujuan dibentuknya Undang-undang Perlindungan Anak yakni untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Selama beberapa tahun terakhir ini bangsa Indonesia banyak menghadapi masalah kekerasan, baik yang bersifat massal maupun yang dilakukan secara individual. Masyarakat mulai merasa resah dengan adanya berbagai bentuk kejahatan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Kondisi seperti ini membuat anak-anak di bawah umur, terutama anak perempuan, menjadi lebih rentan untuk menjadi korban kekerasan dan pemerkosaan. Kasus pemerkosaan yang marak terjadi di Indonesia, menunjukkan bahwa pelaku tidak hanya menyangkut pelanggaran hukum namun terkait pula dengan akibat yang akan dialami oleh korban dan timbulnya rasa takut masyarakat secara luas. Seperti yang ada dalam KUHP pada Pasal 285 yaitu ‘’Barang siapa yang dengan kekerasan atau dengan ancaman memaksa perempuan yang bukan istrinya

bersetubuh dengan dia, karena perkosaan, dipidana dengan pidana penjara selamalamanya dua belas tahun’’. Adapun yang dimaksud dengan tindakan pemerkosaan adalah tindakan yang melanggar hukum. Tindakan pemerkosaan tersebut telah merugikan orang lain yaitu orang yang telah diperkosa tersebut. Perkosaan (rape) berasal dari bahasa Latin rapere yang berarti mencuri, memaksa, merampas, atau membawa pergi. Adapun jenis-jenis pemerkosaan yaitu pemerkosaan saat berkencan, pemerkosaan dengan obat, pemerkosaan wanita, pemerkosaan massal, pemerkosaan terhadap laki-laki, pemerkosaan anak-anak, pemerkosaan dalam perang dan pemerkosaan kelompok. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya pemerkosaan terhadap anakanak di bawah umur baik itu faktor intern maupun ekstern. Pemerkosaan terhadap anak juga memberikan dampak sosial maupun psikologis yang akibatnya sangat serius, baik secara fisik maupun secara kejiwaan (psikologis). Akibat fisik yang dapat dialami oleh korban seperti kerusakan organ tubuh seperti robeknya selaput dara, pingsan, meninggal, korban sangat mungkin terkena penyakit menular seksual (PMS), kehamilan tidak dikehendaki. Selain kemungkinan untuk terserang depresi, fobia, dan mimpi buruk, korban juga dapat menaruh kecurigaan terhadap orang lain dalam waktu yang cukup lama. Ada pula yang merasa terbatasi di dalam berhubungan dengan orang lain, berhubungan seksual dan disertai dengan ketakutan

akan munculnya kehamilan akibat dari perkosaan. Bagi korban perkosaan yang mengalami trauma psikologis yang sangat hebat, ada kemungkinan akan merasakan dorongan yang kuat untuk bunuh diri. Anak-anak yang menjadi korban pemerkosaan memiliki kemungkinan mengalami stres pascaperkosaan yang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu stres yang langsung terjadi dan stres jangka panjang. Stres yang langsung terjadi merupakan reaksi pascaperkosaan seperti kesakitan secara fisik, rasa bersalah, takut, cemas, malu, marah, dan tidak berdaya. Stres jangka panjang merupakan gejala psikologis tertentu yang dirasakan korban sebagai suatu trauma yang menyebabkan korban memiliki rasa tidak percaya diri, konsep diri yang negatif, menutup diri dari pergaulan. Sanksi pidana terhadap hal ini berupa pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000 (lima miliar rupiah). Pemerkosaan merupakan masalah yang harus segera dibenahi oleh kita semua karena sebagaimana kita ketahui bahwa pemerkosaan dapat merusak citra dan moral bangsa. Maka dari itu pemerintah dan masyarakat harus bekerja keras dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan, salah satunya dengan menanamkan sikap dan perilaku kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai moral, budaya, adat istiadat dan ajaran agama masing-masing serta menindaklanjuti dengan penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Penulis, Dosen Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

POJOK Kabupaten Bangli meski lebih serius entaskan kemiskinan. - Mestinya jadi prioritas. *** Warga Ubud digegerkan penemuan tas berisi bahan peledak. - Waspada jelang Nataru. *** Kapolri Tito Karnavian perintahkan tangkap pelaku ‘’sweeping’’. - Rakyat pasti mendukung.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

ARSITEKTUR BALI – Sejumlah undagi sibuk menyelesaikan pembangunan tembok panyengker kantor DPRD Kota Denpasar yang berarsitektur Bali, di Jalan Melati, Selasa (20/12) kemarin. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Figur

Awasi Penjualan Mercon

POLDA Bali mengeluarkan kebijakan melarang menjual dan menggunakan mercon dengan ukuran melebihi aturan yang telah ditentukan. “Kalau tahun lalu dilarang, tahun ini dan berikutnya diberlakukan sama. Kami imbau nyalakan kembang api dan mercon saat Bali Post/rah malam pergantian tahun saja, jangan dari sekarang,” tegas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. A.A. Made Sudana, Selasa (20/12) kemarin. Sesuai aturan yang berlaku, kembang api atau mercon yang dilarang itu ukurannya lebih dari 2 hingga 8 inchi. Untuk bisa menggunakannya harus memiliki izin pembelian, penjualan, dan penggunaan yang dikeluarkan Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri. Sementara yang diperbolehkan masyarakat umum ukurannya di bawah 2 inchi dan penjualnya harus memiliki izin. Mantan Kapolresta Denpasar ini menegaskan, pelarangan itu dimaksudkan terkait keamanan, ketertiban, kenyamanan dan keselamatan. Jangan sampai gara-gara menyalakan mercon terjadi perkelahian dan korban luka karena kena ledakannya. “Polda Bali bersama jajaran akan melakukan pegawasan ketat terhadap peredarannya. Ia berharap perayaan Natal dan tahun baru atau Nataru berlangsung aman dan kondusif. Kalau aman kan turis makin banyak datang ke Bali,” harap mantan Kabid Propam Polda Bali ini. (rah)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Antisipasi Teror, Pengamanan Pelabuhan Benoa Diperketat Denpasar (Bali Post) -

Pelabuhan Benoa merupakan salah satu objek vital dan pintu masuk Bali. Oleh karena itu, terkait maraknya aksi teror menjelang Nataru, tim gabungan terdiri atas Polsek Kawasan Laut Benoa, Dit. Polairud, TNI-AL, Pelindo 3 dan instansi terkait memperketat pengamanan, bahkan berlapis.

Bali Post/rah

BARANG BUKTI - Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra menunjukkan barang bukti senjata sajam dan miras.

Infrastruktur, Ditembak, Penipu Berkedok Kendala Tak Hibah Tempat Ibadah Meratanya Pariwisata Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan pariwisata Bali secara umum sebetulnya cukup bagus. Tahun ini saja, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara meningkat hingga di atas 20%. Sementara daerah-daerah lain belum tentu mengalami kenaikan hingga 10%. “Pertumbuhan pariwisata Bali hingga 21% itu adalah tertinggi di Indonesia. Daerahdaerah yang lain tidak bisa mencapai 21%, (tapi) di bawah 10%,” ujar Dewan Penasihat GIPI Bali Ida Bagus Ngurah Wijaya dalam Diskusi Pariwisata di Denpasar, Selasa (20/12) kemarin. Wijaya menambahkan, kalau saja runway Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bisa ditambah, jumlah wisatawan yang datang akan bisa lebih banyak lagi. Namun kini, pariwisata Bali juga menghadapi kendala rata-rata okupansi atau lama masa tinggal wisatawan yang masih di bawah 60%. Wisatawan pun hanya menumpuk di Bali Selatan, lantaran butuh waktu lama untuk mengunjungi wilayah Bali lainnya. “Ke Singaraja misalnya, perlu lebih dari tiga jam. Wisatawan tidak bisa melakukan one day tour. Jadi, transportasi menjadi kendala yang sangat besar di Bali,” jelasnya. Hal senada disampaikan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace. Saat ini, lama tinggal wisatawan di Bali banyak terpotong lantaran wisatawan memilih untuk mengunjungi destinasi wisata lain seperti Lombok. Wisatawan memang lebih tertarik datang ke Lombok dengan penerbangan hanya 30 menit, ketimbang misalnya ke Ubud yang butuh waktu 2 jam. Di samping memang ada keluhan bila destinasi yang ada di Bali sudah tidak menarik lagi, sehingga butuh adanya pembenahan. “Sebanyak 25% wisatawan kita memang diambil ke sana (Lombok - red), sehingga walaupun peningkatan kita di Bali 24% tahun ini, karena diambil 25% akhirnya tidak terjadi perubahan signifikan bahkan cenderung turun okupansi kita di Bali,” jelas Dewan Pembina GIPI Bali ini. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui peran pemerintah sangat diperlukan untuk mengatur agar pariwisata tidak menimbulkan kesenjangan. Saat ini pariwisata Bali hanya terpusat di Badung, Denpasar, dan Gianyar. Oleh karena itu, harus ada terobosan-terobosan yang dilakukan. “Harus ada destinasi baru di utara, di timur, di barat. Tadi keluhannya kan infrastruktur, jalan terutama. Jalan yang berliku-liku, jalan yang sempit, krodit, orang sekarang ke Ubud, ke Kintamani mulai malas karena macet, ke Bedugul apalagi. Sementara yang bisa dibuat itu shortcut,” ujarnya. Menurut Pastika, sebetulnya ada dilema ketika ingin meningkatkan jumlah wisatawan yang datang. Yakni mau tidak mau, fasilitas juga harus ditambah. Pihaknya juga tidak setuju bila kenaikan jumlah wisatawan tidak dibarengi dengan kualitas. Dalam artian, wisatawan banyak datang namun tidak banyak membelanjakan uangnya di Bali. “Bagaimana bisa menjadi pariwisata yang berkualitas. Mungkin tidak terlalu naik jumlahnya, tapi bermutu, duitnya banyak, belanjanya bagus. Kalau datang cuma bawa ransel tok, kacau juga kita, jangan begitu, saya juga nggak mau. Cari hotel murah cuma Rp 50 ribu sehari atau Rp 100 ribu sehari, kan kacau kita,” tandasnya. (kmb32)

7

Mangupura (Bali Post) Komplotan penipu menyasar korban di wilayah Kuta dan mereka beraksi di 30 TKP di Bali, Jakarta, Jawa Barat, dan Makassar. Setelah beraksi di Kuta, komplotan ini dibekuk di Jalan Kediri, Kuta. Namun, mereka berusaha kabur dan polisi menembak kaki Muhmmad Ramli alias Herman (50) dan Yogie Sukiman alias Siregar (52), Jumat (16/12) lalu. Selain itu, petugas meringkus Abdul Rasyid (44) dan Muh. Yusri alias Botak (32). Sementara gembongnya Sukri mengaku dari Brunei Darussalam berhasil kabur. “Di Polsek Kuta menerima empat laporan. Mereka ini komplotan profesional. Saat beraksi, mereka sudah menyiapkan kartu ATM beberapa bank tapi kosong,” kata Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara. Kompol Sumara mengungkapkan, aksi sindikat penipu didalangi Sukri. Awalnya, Sukri bertemu korban di depan lobi sebuah hotel di Jalan Raya Kuta. Selanjutnya, Sukri berkenalan dan direspons oleh korban. Saat itu, Sukri mengaku dari Brunei Darussalam sebagai Direktur Supervisor Petronas, pabrik minyak terbesar seAsia Tenggara. “Sukri menawarkan dana hibah pembangunan tempat ibadah. Dia memperlihatkan kartu nama Petronas kepada korban. Korban semakin percaya. Hibah yang dimaksud berupa bahan bangunan yaitu semen dan besi,” ujarnya. Selanjutnya, Sukri mengajak korban ke sebuah warung makan di Kuta. Saat itu, pelaku asal Kalimantan Timur ini menelepon dua temannya, Ramli dan Yogie, untuk datang. Saat Sukri dan korban tiba di warung, Ramli dan Yogie sudah ada di warung itu. Sukri mengajak korban memilih meja berbeda. “Mereka pura-pura tidak saling kenal. Tapi tersangka Ramli dan Yogie hanya menyimak obrolan Sukri dan korban,” terangnya. Sukri menjelaskan punya program pemberian hibah tersebut dan purapura bertanya ke Ramli terkait lokasi yang bagus dibangun tempat ibadah di Bali. Ramli menjawab tidak tahu pasti karena dia dari Kalimantan Timur. Selanjutnya, mereka gabung di satu

meja makan. Korban mulai tertarik program hibah tersebut dan akan diberikan secara tunai melalui rekening Bank Mandiri. Selanjutnya, korban diajak ke mesin ATM Mandiri. Sukri lalu menunjukkan saldo di rekeningnya Rp 19 miliar, padahal minus Rp 19 miliar. “Pelaku ini lihai, dia menutup tanda minus dengan jari telunjuknya. Tersangka Yogie juga menunjukkan saldo di rekening Bank Mandiri Rp 90 juta lebih, padahal minus. Modusnya sama,” jelas mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Selanjutnya, korban disuruh menunjukkan saldo rekeningnya. Saat menekan nomor PIN, korban disuruh menyebut nomor PIN dan mengulangi tiga kali. Ramli dan Yogie pura-pura main HP langsung mengetik nomor PIN itu. “Rekening korban saldonya Rp 26 juta. Setelah itu, Sukri pura-pura ingin melihat kartu ATM korban. Saat itulah kartu ATM korban ditukar. Mereka ini memiliki banyak kartu ATM berbagai bank tapi kosong,” tandasnya. Setelah itu, Ramli dan Yogie pamit pergi ke hotel. Padahal, mereka pergi ke ATM Mandiri di kawasan Seminyak dan menarik habis isi rekening korban dengan penarikan delapan kali. Selanjutnya, uang itu dibagi-bagi, termasuk kepada Rasyid karena jadi sopir dan Yusri yang ikutan saja. Setelah kasus itu dilaporkan ke Polsek Kuta, dilakukan penyelidikan dengan mengecek rekaman CCTV dan terlihat para tersangka mengenakan topi seperti koboi. Pada Jumat (16/12) lalu, saat petugas mengamankan Upacara Nangluk Merana di Kuta, dilihat mobil mencurigakan melintas di Jalan Bemo Corner menuju Jalan Raya Kuta. Aiptu Dewa Saputra dan Bripka Nengah Oka langsung mengejar mobil Terrios tersebut hingga ke Jalan Kediri. Bersama Kanit Reskrim Iptu Ario Seno dan Panit Ipda Budi Artama langsung menghentikan mobil tersebut. Tiga tersangka, Rasyid, Yogie, dan Yusri, langsung ditangkap. Karena berusaha melarikan diri, kaki tersangka Yogie ditembak petugas. Sedangkan, Ramli berusaha kabur saat digerebek di hotel di Jalan Majapahit, Kuta. Polisi pun menembak kaki Ramli karena mencoba kabur. (kmb36)

Bali Post/rah

UNGKAP KASUS - Polsek Kuta merilis pengungkapan kasus penipuan berkedok hibah tempat ibadah.

“Pengamanan mulai dari jalan menuju Pelabuhan Benoa, pintu masuk dan terminal serta tempat-tempat kapal nyandar. Kami berupaya melakukan pengamanan semaksimal mungkin bersinergi dengan instansi terkait,” kata Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra didampingi Pjs. Kepala Pelindo III Benoa Anak Agung Gede Agung Mataram, usai apel gabungan di lapangan Pelindo III, Selasa (20/12) kemarin. Menurut Kompol Gatra, dengan ditemukan koper misterius di Depo Pertamina, itu berarti Pelabuhan Benoa terindikasi jadi sasaran pelaku teror. Oleh karena itu, ia mengajak semua lembaga dan institusi yang ada di Pelabuhan Benoa untuk bersama-sama memperketat pengamanan. “Apalagi kami sering menangani calon penumpang mabuk, mengamuk, bawa senjata tajam, dan miras. Itu kondisi yang kerap terjadi di sini,” ujarnya. Ia mengakui sinergitas yang dibangun selama ini sudah

baik tapi perlu ditingkatkan lagi. Terutama soal sistem komunikasi. “Kami sudah merancang sistem komunikasi terpadu lewar HT. Jadi, setiap kejadian, semua pihak yang ada di sini monitor sehingga cepat koordinasi, penanganan dan antisipasi,” ungkapnya. Gatra berharap perusahaan ikan yang punya kapal yang nyandar di pelabuhan supaya tetap menjaga keamanan. Selain itu, pemeriksaan mesin dan peralatan beraliran listrik secara rutin diperiksa. “Berbahaya kalau satu saja kapal terbakar, bisa merembet ke mana-mana. Seperti kejadian beberapa waktu lalu, dua kapal terbakar karena apinya merembet. Ini yang perlu kita waspadai,” ungkap Gatra. Menyikapi situasi nasional di antaranya sweeping terhadap warga menggunakan atribut Natal, menurutnya, jadi atensi penuh oleh pimpinan Polri dan jangan sampai terjadi di Bali. Sepanjang karyawan mengenakan atas kemauan sendiri dengan tujuan untuk simpati, dipersilakan. Asalkan

tidak ada unsur paksakan. “Kalau ada paksaan, di situ baru Polri bertindak. Sepanjang dilakukan untuk toleransi dan tidak ada paksaan, silakan. Jangan sampai ada upaya paksaan apalagi sweeping. Mari sama-sama lakukan tupoksi masing-masing,” tandasnya. Selama 2016, pihaknya mengamankan 11 pedang, 2 badik, dan belasan liter arak. Barang bukti itu disita dari penumpang kapal. “Barang bukti ini akan kami musnahkan. Terkait Nataru, kami juga menggandeng pengamanan gereja, masjid, dan pura untuk sama-sama menjaga keamanan. Mudah-mudahan perayaan Nataru tahun ini berjalan aman dan lancar,” tandas mantan Waka Polsek Kuta ini. Pjs. Kepala Pelindo III Benoa Anak Agung Gede Agung Mataram menyampaikan selama ini sinergitas antarinstitusi yang ada di Pelabuhan Benoa terjalin sangat baik. Apalagi koordinasi dengan Polsek Kawasan Laut Benoa terus terjaga dengan baik. (kmb36)

Pariwisata Hadapi Masalah Sampah dan Sanitasi SAMPAH dan sanitasi turut menjadi permasalahan yang dihadapi pariwisata Bali, selain penyebaran wisatawan yang tidak merata dan kemacetan. Secara umum, Indeks Daya Saing Wisata dan Perjalanan Wisata mencatat sektor kebersihan dan sanitasi pariwisata destinasi di Indonesia memang tergolong buruk. Yakni berada pada peringkat ke-109 dari 141 negara. Di Bali khususnya, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali Ida Bagus Agung Partha

Adnyana menyoroti sampah di TPA Suwung. Menurutnya, masalah sampah dan sanitasi harus segera ditangani dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. “Secara berkesinambungan, kesadaran masyarakat juga perlu ditingkatkan,” ujarnya dalam Diskusi Pariwisata di Denpasar, Selasa (20/12) kemarin. Partha melanjutkan, sampah dan sanitasi merupakan satu dari delapan permasalahan pariwisata yang dirangkum GIPI Bali. Permasalahan lain, pihaknya

menilai pembangunan dan pengembangan pariwisata belum seimbang antarwilayah di Bali. Data kepariwisataan Bali juga tidak akurat, karena terdapat perbedaan data antara berbagai instansi dan swasta. “Pembangunan fasilitas akomodasi yang sangat masif, tidak didukung aksesibilitas jalan yang memadai. Mengakibatkan penyebaran wisatawan yang tidak merata dan terjadi persaingan yang semakin tidak sehat,” imbuhnya. (rin)


BANGLI

8

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Jadwal Pengukuhan Pejabat

Pemkab Tunggu Hasil Verifikasi Perda OPD Bangli (Bali Post) -

Bali Post/sos

REHABILITASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa (dua dari kanan) bersama Kadiv Pemasyarakatan Depkum-HAM Bali Nyoman Putra Surya Atmaja (paling kiri) didampingi Kalapas Narkotika Bangli Arif Rahman (paling kanan) menyapa salah satu peserta program rehabilitasi narkoba.

Perlu Gerakan Massal Cegah Kasus Narkoba

Pemkab Bangli belum menentukan jadwal pengukuhan jabatan kepala perangkat daerah beserta seluruh jabatan struktural di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pasalnya, Pemkab masih harus menunggu hasil verifikasi Perda OPD dari Pemprov yang hingga kini belum turun. Demikian disampaikan Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra, Selasa (20/12) kemarin. Dijelaskan Giri Putra, dalam pengisian jabatan, proses pengajuan lamaran sudah dilakukan 23 November sampai 5 Desember lalu. Proses ini diikuti seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Bangli. Akan tetapi sesuai rapat Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), jadwal pengukuhan para pejabat belum bisa ditentukan.

Menurutnya, hasil verifikasi Perda OPD yang telah ketok palu pada November lalu belum turun. Kondisi ini membuat pihaknya belum berani bertindak lebih jauh. Agar proses pengukuhan jabatan bisa berjalan sesuai aturan yakni paling lambat 1 Januari 2017, Bagian Hukum Setda Bangli sudah diminta untuk ‘’mengejar’’ hasil

verifikasi Perda OPD. ‘’Karena itu (verifikasi perda - red) belum turun, kami belum bisa mengundangkan. Ini tak hanya terjadi di Bangli saja. Daerah lain juga sama. Kami sudah terus berkomunikasi dengan pemprov,’’ katanya. Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal (Bappe-

Bali Post/sos

I.B. Gede Giri Putra

Perajin ’’Kulkul’’ di Tamanbali

Penuhi Permintaan dari Luar Bali

Bangli (Bali Post) Provinsi Bali menempati urutan ke-11 di Indonesia sebagai daerah yang mengantongi kasus narkoba tertinggi. Sebagai daerah yang namanya sudah mendunia, hal itu sangat memprihatinkan. Agar jumlah kasus bisa turun bahkan nihil, upaya pencegahan tak bisa hanya dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) tetapi harus ada gerakan massal dari seluruh pihak. Demikian disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, S.H. saat menutup program rehabilitasi narkoba di Lapas Narkotika Bangli, Selasa (20/12) kemarin. Dijelaskannya, kasus narkoba masih merajalela di pulau dewata. Masyarakat yang terjerat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan swasta, pengangguran hingga pelajar. Persoalan ini perlu disikapi secara bersama. Dalam meminimalisir kasus, harus ada gerakan massal salah satunya tes urine setiap enam bulan. Sejatinya, hal ini sudah sering disosialisasikan namun belum mendapatkan respons maksimal. ‘’Kalau lamar kerja, syarat utama harus ikut tes urine. Begitu juga kalau mau masuk sekolah. Ini salah satu upaya untuk menghindari munculnya kasus,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya telah menggulirkan program rehabilitasi sejak 2015. Di lapas, tiga gelombang dilaksanakan di Lapas Narkotika Bangli dan dua gelombang masing-masing berlangsung di Lapas Tabanan dan Karangasem. ‘’2017 program ini juga kembali dilaksanakan. Tempatnya sama. Masing-masing dua gelombang. Per gelombang 60 orang. Mereka ikut rehab tiga bulan,’’ beber Suastawa. Sementara itu, Kadiv Pemasyarakatan Depkum-HAM Bali Nyoman Putra Surya Atmaja mengatakan, berdasarkan data terakhir, warga penghuni lapas yang terjerat kasus narkoba mencapai 1.173 orang. Angka ini sekitar separuh dari total napi. ‘’Untuk mengantisipasi lapas overload, yang terjerat kasus narkoba diarahkan untuk rehabilitasi,’’ terangnya didampingi Kalapas Narkotika Bangli Arif Rahman. Guna menghindari peserta rehabilitasi itu kembali terjerumus dalam kasus serupa, pengawasan secara berkelanjutan oleh pihak lapas akan terus dilakukan. ‘’Kalau setelah rehab belum ada perubahan, yang bersangkutan akan kembali dipanggil lapas dan dimonitoring,’’ ungkapnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Masyarakat Bali sampai sekarang masih menjadikan kulkul (kentongan – red) sebagai alat komunikasi terutama dalam kaitannya dengan kegiatan adat. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan permintaan masyarakat terhadap kulkul masih tetap ada. Permintaan pun datang dari luar Bali. Dewa Made Manacika, perajin kulkul asal Puri Gelogor Tamanbali, Bangli, mengatakan hampir semua organisasi tradisional di Bali dan pura memiliki kulkul sebagai sarana komunikasi. Karena itulah selama ini permintaan kulkul selalu ada meskipun tidak tetap dan jumlahnya tidak banyak. ‘’Permintaan kulkul sampai saat ini selalu ada. Biasanya permintaan kulkul ramai saat jelang rahina Buda Wage Kelawu atau saat ada piodalan di Pura-pura,’’ ujarnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (20/12) kemarin. Selain di wilayah Bali seperti Bangli, Karangasem, Denpasar, dia selama ini juga memenuhi permintaan kulkul dari warga yang tinggal di luar daerah seperti Jakarta, Sulawesi, Sumatera

dan daerah-daerah transmigrasi lain. Untuk mengerjakan satu buah kulkul biasanya membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari. ‘’Proses melubanginya yang cukup sulit. Saya lubanginya pakai senso,’’ terangnya. Meski secara umum bentuknya sama, dia menyebutkan kulkul memiliki jenis tertentu sesuai peruntukan. Biasanya kulkul yang berukuran besar digunakan untuk kulkul banjar, sementara yang lebih kecil namun jumlahnya sepasang untuk kulkul pura. Ukuran yang lebih kecil dari kulkul pura biasanya disebut kulkul klentangan untuk mengumpulkan sekaa klentangan. ‘’Yang juga membedakan adalah suaranya. Kulkul banjar dan kulkul pura beda,’’ ujarnya. Dengan bahan baku kayu nangka, produk yang dihasilkannya dijual dengan harga bervariasi menyesuaikan ukuran. Kulkul untuk pura biasanya dijual Rp 4 juta sepasang. Sementara kulkul klentangan dijual Rp 1,5 juta per buah. ‘’Kecilan dari itu ada yang harganya Rp 400 ribu,’’ kata perajin yang pernah menjabat Perbekel Desa Tamanbali di era 80-an ini. (kmb40)

Lomba Berbusana Tempo Dulu akan Meriahkan Penglipuran Village Festival

Penanganan Nenek Moges

Puskesmas Susut I Hanya Lakukan Kunjungan Rumah

Bangli (Bali Post) Puskesmas Susut I telah mengetahui kondisi Ni Wayan Moges, lansia di Dusun Malet Gede Desa Tiga yang separuh wajahnya dipenuhi luka basah akibat kanker kulit. Hanya perhatian pihak puskesmas sebatas kunjungan rumah. Puskesmas tidak memberikan rujukan karena Moges tidak memiliki jaminan kesehatan. Kepala Puskesmas Susut I dr. Nyoman Kurniawati, Selasa (20/12) kemarin, menyatakan bidan desa sudah sempat turun melakukan kunjungan ke rumah Nenek Moges. Hanya saat ditanya sejak kapan kunjungan itu dilakukan, Kurniawati mengaku tidak tahu pasti. Meski bidan desa sudah turun ke rumah Nenek Moges namun sejauh ini pihaknya belum menerima laporan tertulis dari bidan bersangkutan. ‘’Laporan selama ini belum ada ke saya. Cuma baru kunjungan saja,’’ ujarnya. Dalam kunjungan bidan selama ini, Moges hanya diberikan cairan infus dan obat penghilang rasa sakit. Pihaknya mengaku belum memberikan rujukan untuk berobat karena Moges tidak memiliki jaminan kesehatan. ‘’Kita selama ini perawatan di rumah saja. Kalau kita menganjurkan beliaunya ke RS kan harus ada jaminan untuk pembiayaannya. Sementara ini beliau tidak punya jaminan kesehatan,’’ tandasnya. Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Tiga Putu Merta Utama mengatakan, Moges merupakan salah satu warganya yang masuk sebagai salah satu KK miskin. Dia mengaku sudah meminta keluarga Moges untuk mengurus administrasi pengobatan lansia tersebut. Akan tetapi sampai sekarang hal itu tidak ditindaklanjuti. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisosnakertrans) Kabupaten Bangli Nengah Sukarta saat dihubungi mengaku akan turun ke lapangan mengecek kondisi Nenek Moges. (kmb40)

da-PM) Bangli ini menyebutkan, kemungkinan pengukuhan dilakukan 31 Desember, menyesuaikan dengan beberapa kabupaten dan akhir tahun. ‘’Rasanya lebih condong tanggal itu. Tapi ini tergantung keputusan pak bupati,’’ ucapnya. Belum turunnya hasil verifikasi Perda OPD juga mengakibatkan penentuan kepala perangkat daerah yang sesuai OPD harus digabung juga belum bisa dilakukan. ‘’Untuk siapa yang digeser dan siapa yang menempati belum bisa ditentukan. Perda itu nanti jadi acuan,’’ tegasnya. (kmb45)

Bali Post/ina

KULKUL - Dewa Manacika saat mengerjakan sebuah kulkul berbahan kayu nangka di rumahnya.

Bangli (Bali Post) Penglipuran Village Festival mulai berlangsung Rabu (22/12) besok hingga 2 Januari 2017. Acara yang menginjak keempat kalinya ini dikemas sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pengunjung akan disuguhi lomba peragaan busana tempo dulu. Bendesa Adat Penglipuran I Wayan Supat, Selasa (20/12) kemarin menjelaskan, guna memanjakan pengunjung, kegiatan yang diselenggarakan tak hanya berkaitan dengan pendidikan seperti lomba story telling. Tahun ini festival dimeriahkan lomba peragaan busana tempo dulu dan ngelawang. Pesertanya

pun tak hanya dari Bangli, melainkan khalayak umum. ‘’Dua lomba ini baru sekarang diadakan. Sebelumnya tidak pernah,’’ ujarnya. Dua lomba itu di samping untuk menarik minat pengunjung juga untuk memperkenalkan kehidupan masa lalu orang Bali kepada generasi muda. ‘’Ini sebagai desa tradisional punya kewajiban untuk mempertahankan hal yang sifatnya tradisional,’’ ucap Supat. Ditambahkannya, dalam festival juga kembali dibuka berbagai stan kerajinan asli Bangli. Melalui hal ini, perekonomian masyarakat diharapkan bisa semakin berkembang. (kmb45)

Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak

Diusulkan Masuk ’’Pararem’’

Bangli (Bali Post) Bupati Bangli I Made Gianyar memberikan beberapa pendapat dan usul terhadap Ranperda inisiatif dewan tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Salah satu usul yang disampaikannya agar dalam pemberian perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan dapat melibatkan masyarakat adat, terutama banjar adat dan desa adat. ‘’Dan kiranya perlu dimasukkan dalam awig-awig atau pararem untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan pencegahan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak,’’ kata Bupati Made Gianyar dalam rapat paripurna di DPRD Bangli, Selasa (20/12) kemarin. Selain itu, Made Gianyar juga mengusulkan agar ranperda mencantumkan bentuk-bentuk kekerasan sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dia berpendapat perlu dituangkan rumusan pencegahan pada ranperda tersebut. ‘’Juga perlu kiranya dicantumkan bentukbentuk pusat pelayanan terpadu dalam ranperda kaitannya den-

gan pemberian perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan,’’ kata Gianyar. Menanggapi pendapat dan usulan yang disampaikan Bupati, gabungan fraksi di DPRD Bangli melalui pembicara Nengah Dwi Madya Yani menjelaskan bahwa ide Bupati melibatkan masyarakat adat dan pengaturan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan dalam awig-awig atau pararem, sebenarnya sangat bagus. Akan tetapi sebagaimana diketahui, lembaga adat adalah lembaga otonom yang kewenangan dan kebijakannya tidak bisa diintervensi. Singkatnya hal itu bukan kewenangan pemerintah daerah. ‘’Untuk dimasukkan dalam awig-awig adalah sepenuhnya kewenangan lembaga adat. Pemerintah sifatnya koordinatif,’’ katanya. Terkait usulan Bupati agar dalam ranperda mencantumkan bentuk-bentuk kekerasan, dijelaskan bahwa usul tersebut sudah diadopsi dalam Bab I, Pasal 1 ayat 8 dan ayat 9. ‘’Mengenai usulan perlu dituangkannya rumusan pencegahan pada ranperda, dapat kami jelaskan bahwa

Bali Post/ina

RAPAT PARIPURNA - Suasana rapat paripurna di DPRD Bangli, Selasa (20/12) kemarin. pencegahan merupakan tupoksi lembaga yang membidangi korban kekerasan sebagaimana yang diatur dalam Bab V, Pasal

8 yang mengatur tentang kelembagaan yang sudah sangat jelas tercantum dalam ranperda ini yang selanjutnya mempunyai

kewenangan untuk mengatur mengenai tupoksi kelembagaan tersebut berdasarkan SK Bupati,’’ jelasnya. (kmb40)


Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

GIANYAR

9

Satpol PP Tertibkan Pedagang di Parkir Selatan Pasar Payangan

SOSOK

Gianyar (Bali Post) Satpol PP melakukan penertiban terhadap lima pedagang yang berjualan di areal parkir selatan Pasar Payangan, Selasa (20/12) kemarin. Penertiban ini dilakukan lantaran para pedagang tersebut mendirikan bangunan semipermanen untuk berjualan. Mereka pun langsung diberikan surat peringatan (SP) I. Petugas juga mengancam akan melakukan pembongkaran paksa bila para pedagang tidak membongkar sendiri tempatnya berjualan.

Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika menjelaskan, lima pedagang tersebut sudah berjualan cukup lama di areal parkir selatan Pasar Payangan dengan mendirikan warung semipermanen. Persoalan yang paling mendasar, mereka berjualan menggunakan badan jalan sehingga mengganggu akses keluar-masuk pasar. Dikatakannya, pengelola Pasar Payangan sudah berulang kali memberikan imbauan, namun tidak digubris. Makanya Pemerintah Kecamatan Payangan akhirnya meminta bantuan ke Satpol PP Gianyar untuk melakukan penertiban. ‘’Tadi (kemarin -red), saya langsung ke lokasi dan kami lihat lima bangunan itu memang semipermanen. Didirikan tanpa ada izin dari kepala pasar, desa, ataupun Pemkab Gianyar,’’ ucapnya. Satpol PP Gianyar juga langsung melayangkan SP I kepada kelima pedagang pemilik warung tersebut. Mereka diberikan tenggang waktu selama satu minggu untuk melakukan pembongkaran sendiri. ‘’Bila selang waktu satu minggu ini juga belum dibongkar sendiri, maka akan dijatuhkan SP kedua. Bila masih membandel, pada SP ketiga kami akan melakukan

Tunjukkan Jati Diri ZAMAN sudah berubah, kini saatnya perempuan untuk menunjukkan jati dirinya. Bukan tampil mendominasi kaum pria, namun mampu mengekspresikan potensi dalam diri tanpa meninggalkan jati diri sebagai ibu dan perempuan Hindu. Hal itu ditegaskan Ketua Dekranasda Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Selasa (20/12) kemarin. Dia mengatakan, saat ini perempuan sudah tidak lagi hanya disibukkan dengan urusan rumah tangga namun sudah mampu tampil sebagai partner suami terutama dalam masalah ekonomi keluarga. Jika dulu ruang gerak kaum perempuan sangat terbatas, namun seiring dengan kemajuan zaman perempuan kini sudah mulai bangkit. Dia mencontohkan, di perdesaan tidak ada perempuan yang hanya duduk diam di kala waktu senggang. Bahkan, lansia pun ikut bekerja yang tentu saja disesuaikan dengan kemampuan misalnya membuat porosan dan canang. ‘’Ini membuktikan bahwa perempuan itu sangat tangguh dan mandiri. Mereka juga bisa bertindak sebagai penyokong perekonomian keluarga tanpa harus meninggalkan peran mereka sebagai ibu maupun adat istiadat,’’ ujarnya. Sebagai Ketua Dekranasda, dia tahu jumlah perempuan pengusaha di Kabupaten Gianyar cukup banyak. Mereka bergerak mulai dari usaha kecil, menengah, hingga merambah ekspor-impor. ‘’Rata-rata mereka sukses menjalankan usahanya. Bahkan bisa dibilang, saat ini tidak ada kaum perempuan yang tidak berusaha atau menghasilkan sesuatu,’’ tegasnya. (nik)

pembongkaran paksa,’’ tegasnya. Dewa Gede Suartika juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Pasar Payangan agar lima pedagang ini segera disiapkan tempat relokasi yang layak. Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini, kelima pedagang tersebut sudah membayar iuran terkait bangunan semipermanen tersebut kepada pihak desa. ‘’Ini juga sudah saya koordinasikan dengan pihak desa, agar pungutan tidak dilakukan lagi karena di kawasan tersebut merupakan areal parkir dan tidak diperuntukkan pendirian bangunan semipermanen,’’ terangnya. Lebih lanjut dia menyatakan, areal parkir pasar tersebut memang bisa diperuntukkan sebagai tempat berjualan. Namun, itu sifatnya menggunakan bangunan yang bisa dibongkar pasang. ‘’Biasanya berjualan di areal parkir diperuntukkan hingga pukul sepuluh pagi, setelah itu sudah harus bersih. Kemudian dilanjutkan sore untuk Pasar Senggol. Tetapi mereka tidak demikian, karena bangunan sudah semipermanen mereka dapat berjualan dari pagi hingga malam bahkan ada yang menetap di sana,’’ tandasnya. (kmb35)

Pohon Tumbang di Sukawati

Sejumlah Bangunan Rusak Berat

Bali Post/ist

PANTAU WARUNG - Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika saat memantau keberadaan warung semipermanen di Pasar Payangan, Selasa (20/12) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang pada Senin (19/12) malam, memicu sejumlah bencana pohon tumbang di Desa Batubulan dan Ketewel Kecamatan Sukawati. Sejumlah bangunan hancur akibat tertimpa pohon tumbang. Informasi dihimpun, pohon tumbang terjadi di SD 3 Ketewel. Di lokasi tersebut, pohon waru berukuran besar tumbang menimpa perpustakaan sekolah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun bangunan dengan ukuran 10 x 6 meter itu mengalami kerusakan pada bagian atap. Bencana serupa terjadi di Banjar Batur Desa Batubulan. Di lokasi tersebut, pohon

tumbang menghancurkan kandang babi milik I Made Sendung (60). Selain itu, ada pula pohon nangka yang tumbang menutup akses jalan menuju Pura Beji di banjar setempat. Di areal Pura Dalem Tanjung, Banjar Abianbase Kelod Kauh, pohon tumbang menimpa bangunan perantenan. Bangunan berukuran 7 x 4 meter itu pun mengalami kerusakan pada bagian atap. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya, Selasa (20/12) kemarin, mengatakan bencana di empat lokasi itu terjadi pada Senin malam, namun ada yang baru dilaporkan pada Selasa pagi. Pihaknya sudah langsung melakukan penanganan begitu menerima laporan. (kmb35)

Entaskan Kemiskinan

Bali Post/ist

PENANAMAN POHON - Salah satu kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di kawasan Monkey Forest.

Bazar Pohon di Monkey Forest

Minim Kehadiran Wisman

Gianyar (Bali Post) Sekitar 100 wisatawan mancanegara (wisman) menyatakan siap berpartisipasi pada bazar pohon Desa Adat Padang Tegal, Ubud. Namun saat hari H yakni Selasa (20/12) kemarin, tak satu pun dari mereka yang hadir. Hal ini memicu kekecewaan pihak desa adat. Bendesa Adat Padang Tegal Made Gandra, mengungkapkan, bazar pohon ini gencar dipromosikan lewat media sosial. Respons positif dari wisman banyak bermunculan. Sekitar 100 wisman menyatakan akan berpartisipasi di acara yang dipusatkan di kawasan timur Monkey Forest itu. ‘’Namun, hingga usai acara, tak ada satu pun turis tersebut datang,’’ katanya. Memang tidak ada kewajiban atau paksaan bagi wisatawan ikut acara ini. Namun setidaknya komitmen sebelumnya harus dihormati apalagi program ini sifatnya meningkatkan kepedulian terhadap alam. ‘’Mungkin mereka takut harus merogoh kocek sebab konsep bazar pohon itu sifatnya transaksi,’’ ujarnya. Lebih lanjut, dia berharap pengusaha dan masyarakat di Ubud berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan. Sebab, gerakan ini akan berdampak besar terutama untuk mewujudkan kawasan Ubud yang asri. Jika sudah asri maka wisatawan akan makin betah tinggal di Ubud. Soal penyelenggaraan bazar pohon, Gandra memaparkan, siapa pun yang ingin menanam pohon di areal Monkey Forest, terlebih dahulu membeli pohon di tempat yang telah disediakan. Pohon-pohon itu nantinya akan diberi pelat atas nama pembeli. Melalui upaya ini pihaknya berharap lingkungan Monkey Forest bisa terjaga kelestariannya. Kawasan timur khususnya diharapkan dalam dua tahun ke depan menjadi hutan yang asri. Ditargetkan seribu pohon tumbuh di dalamnya dengan memprioritaskan tanaman yang bisa dipakai untuk keperluan yadnya dan obat-obatan. ‘’Konsepnya hutan hijau yang dipadukan dengan ruang tunggu, sentral parkir dan ruang rekreasi bagi pencinta lingkungan,’’ katanya. (kmb25)

Pemkab Optimalkan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar berupaya mengoptimalkan bantuan untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu dan penyandang disabilitas. Optimalisasi bantuan sosial menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, Selasa (20/12) kemarin, di Payangan, mengatakan, bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan tidak hanya bersumber dari APBD, melainkan juga berasal dari kerja sama Pemkab Gianyar dengan pihak ketiga. ‘’Hal ini mengingat pemerintah tidak akan mampu melaksanakan program terutama pengentasan kemiskinan tanpa bantuan berbagai pihak,’’ katanya.

Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima. ‘’Sedangkan untuk masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, akan dialokasikan di tahun berikutnya,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Gianyar Made Wata mengatakan, bantuan sosial tidak terencana diberikan kepada penerima yang layak, misalnya penyandang disabilitas, orang tua jompo, serta warga yang benar-benar tidak mampu. Bantuan bisa berupa sembako, kursi roda, hingga bedah rumah. ‘’Mereka diverifikasi terlebih dahulu. Jika layak, baru bisa mendapatkan bantuan. Sumber dananya bisa berasal dari CSR atau Pemkab Gianyar,’’ katanya. (kmb25)

Bali Post/nik

POHON TUMBANG - Petugas BPBD Gianyar saat melakukan penanganan bencana pohon tumbang yang merusak bangunan di Sukawati.

MADP Tegallalang Gelar Pembinaan Pemangku dan ’’Serati Banten’’

PEMBINAAN - Ratusan pemangku dan serati banten mengikuti pembinaan di wantilan Pura Dalem Kangin, Desa Pakraman Tegallalang. Kegiatan dibuka Ketua MADP Kecamatan Tegallalang Drs. Wayan Muku, M.Pd.H.

MAJELIS Alit Desa Pakraman (MADP) Kecamatan Tegallalang menyelenggarakan pembinaan pemangku dan serati banten se-Kecamatan Tegallalang di Wantilan Pura Dalem Kangin, Desa Pakraman Tegallalang, Selasa (20/12) kemarin. Pembinaan yang diikuti ratusan peserta ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait tattwa dan upacara Agama Hindu. Ketua panitia yang sekaligus Ketua MADP Kecamatan Tegallalang, Drs. Wayan Muku, M.Pd.H. menjelaskan, kegiatan ini terselenggara atas bantuan Pemerintah Provinsi Bali. Kegiatan dihadiri Ketua MADP Kabupaten Gianyar drh. A.A. Alit Asmara, Ketua PHDI Kabupaten Gianyar Made Rinda, S.Pd., Kapolsek Tegallalang serta Camat Tegalalang. ‘’Pembinaan ini diberikan kepada pemangku dan serati banten se-Kecamatan Tegallalang serta prajuru yang diwakili Bendesa Pakraman seKecamatan Tegallalang,’’ ucapnya. Dijelaskannya, latar belakang pembinaan ini untuk penyamaan persepsi terkait tatwa dan upacara agama. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk

mempertahankan nilai-nilai budaya yang didasarkan pada sastra agama. ‘’Tujuan dari tuntunan ini tiada lain membangkitkan kembali apa yang telah dipahami serati banten dan para pemangku sehingga pemikiran, pemahaman dan praktik mereka menjadi segar kembali,’’ terangnya. Kegiatan ini juga menindaklanjuti keputusan Majelis Utama Desa Pakraman Provinsi Bali bahwa MADP di tingkat kecamatan wajib menjaga dan menata adat istiadat berbudaya yang didasarkan pada roh Agama Hindu. ‘’Di samping itu, Bupati Gianyar juga selalu komitmen dalam mengayomi desa pakraman sebagai benteng Bali, dengan jalan pembinaan,’’ katanya. Kegiatan ini diisi narasumber Ida Pedanda Gde Buruan dari Griya Sanding Pejeng dengan membawakan materi swadharmaning pemangku, Ida Pedanda Istri Oka Temuku dengan membawakan materi teknik membuat banten serta peralatannya dan Ketua PHDI Bali Prof. dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. yang menyampaikan materi tatwa, susila, dan upakara Agama Hindu. (ad1121)


10

KLUNGKUNG

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

SOSOK Pertahankan Wisata Religi MASYARAKAT Nusa Penida mendukung upaya Pemkab Klungkung, Pemprov Bali dan Pemerintah Pusat mengembangkan potensi wisata yang dimiliki wilayah kecamatan ini. Sebab, semua itu ujung-ujungnya untuk meningkatkan PAD demi membiayai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Klungkung. Meski begitu, pengembangan pariwisata Nusa Penida jangan disamakan dengan objek wisata lainnya. I Wayan Topik Nusa Putra minta wisata religi yang dimiliki Nusa Penida dipertahankan. Sebab, inilah ciri khas kecamatan Bali Post/mw dengan lima predikat yang tidak dipunyai daerah pariwisata lainnya di Bali. ‘’Hampir di setiap sudut Nusa Penida ada pura. Inilah salah satu daya tarik wisatawan Nusantara datang ke Nusa Penida. Saya kira seluruh umat Hindu di Indonesia ingin melihat daerah ini,’’ kata wiraswasta asal Banjar Kelod, Desa Jungutbatu, Lembongan ini. Wisata religi sangat bermanfaat bagi warga Nusa Penida khususnya para wanita lanjut usia . Paling tidak mereka bisa berjualan banten dan perlengkapan persembahyangan lainnya kepada wisatawan . Ini tentu mendatangkan pemasukan buat mereka untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari karena penghasilan dari bertani, nelayan dan rumput laut tidak menjanjikan lagi. ‘’Jadi, biarkan Nusa Penida seperti sekarang. Pembangunan wisata modern dan religi harus seimbang,’’ ujar mantan karyawan bar dan manajer bar yang kini menjadi Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Klungkung ini. Untuk mendukung wisata modern, Topik mengharapkan pemerintah memberikan pendidikan gratis bagi siswa putus sekolah yang jumlahnya cukup banyak di Nusa Penida . Minimal berikan pelatihan agar mereka memiliki keterampilan agar bisa bekerja di sektor pariwisata. Saat ini memang sudah ada sekolah pariwisata, namun biayanya sulit dijangkau oleh siswa putus sekolah yang rata-rata dari keluarga miskin.(mw)

Perbekel Harus Berdayakan Masyarakat Semarapura (Bali Post) – Dalam membuat APBDes, perbekel harus memperhatikan hak-hak dasar masyarakat seperti di bidang pendidikan dan kesehatan. Pemberdayaan masyarakat harus menjadi prioritas dengan terus memperkuat diri, adat dan budaya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan itu pada rapat koordinasi Forum Perbekel se-Kecamatan Dawan di ruang rapat Kantor Perbekel Dawan Kaler, Selasa (20/12) kemarin. Rapat yang dihadiri Camat Dawan A.A. Gede Putra Wedana dan Ketua Forum Perbekel Kabupaten Klungkung Ida Bagus Alit Negara ini dipakai ajang silahturahmi serta berbagi informasi dan program kerja. Bupati Suwirta mengapresiasi dan menyambut positif acara tersebut. “Yang bisa dibuat melalui APBDes silakan dibuat. Dalam membangun desa, jangan pernah membuang masyarakat. Sistem harus dibangun dengan orang, tetapi sistem jangan bergantung kepada orang,” ujarnya seraya menyarankan setiap desa mempunyai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi. Ketua Forum Perbekel Kecamatan Dawan I Kadek Sudarmawa menyatakan rapat tidak hanya dipakai ajang silahturahmi, namun juga untuk membuat tugas dan kewajiban perbekel dalam hal memimpin desa masing-masing. Ke depan diharapkan terjalin satu persepsi dan pemahaman dalam melaksanaan kegiatan di desa sesuai perundang-undangan yang berlaku. Ia mengingatkan seluruh perbekel di Kecamatan Dawan untuk berhati-hati dalam hal mengadakan pungutanpungutan. (kmb)

Bidan Mesti Tingkatkan Kualitas Pelayanan Semarapura (Bali Post) – Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan. Bidan memiliki andil untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, khususnya reproduksi perempuan serta tumbuh kembang bayi dan balita. Hal itu dikatakan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Klungkung N. Suratni, S.T. di Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan KB, Selasa (20/12) kemarin. Pengawasan kesehatan ibu sebelum hamil sangat menentukan kualitas anak yang akan dilahirBali Post/dwa kan. Demikian juga penN. Suratni gawasan kehamilan dan persiapan kelahiran serta kesiapan menjadi orangtua. Bidan juga sebagai mitra perempuan dan menjadi model bagi keluarga. Oleh karena itu, kesiapan bidan untuk memberikan pelayanan berkualitas sesuai peraturan perundangan yang berlaku merupakan kebutuhan mendasar. “Bidan yang akan menjalankan praktik dan pekerjaan keprofesiannya harus kompeten yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi atau profesi. Sesuai UU Nomor 36 Tahun 2014 pasal 46, setiap tenaga kesehatan yang praktik harus memiliki izin, demikian juga bidan yang akan menjalankan profesinya,” sebutnya. Sementara itu, kualitas bidan ditingkatkan melalui pelatihan midwifery update (MU). Kegiatan pendidikan berkelanjutan ini memberikan penyegaran, meningkatkan dan mempertahankan kompetensi bidan sesuai perkembangan pelayanan. Dengan mengikuti pelatihan MU, bidan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya. “Bidan harus mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, sehingga dapat berpartisipasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Kabupaten Klungkung,” kata Suratni. (dwa)

GOA JEPANG - Kondisi Goa Jepang pascatertimbun longsor akibat hujan lebat.

Goa Jepang Jadi Sarang Ular Tertimbun Longsor dan Tergenang Air Semarapura (Bali Post) –

Objek wisata Goa Jepang yang berada di Dusun Koripan, Desa Banjarangkan, Klungkung, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Sering tertimbun longsor dan saat hujan kemasukan berbagai jenis sampah yang terbawa air yang mengalir di trotoar. Kondisi trotoar yang lebih tinggi dari pada bibir goa membuat air di trotoar mengalir ke dalam goa. Setelah hujan, di bibir goa sering dijumpai gundukan tanah longsor. Goa Jepang terdiri atas 16 lubang yang hampir setengahnya berada lebih rendah dari pada badan jalan. Seluruh lubang menyatu di ruangan tengah yang lebarnya 165 meter dan panjang empat meter.

Ruangan ini cukup lega untuk dimasuki karena langitlangit goa tingginya sekitar dua meter. Menurut Juru Pelihara Cagar Budaya Goa Jepang Dewa Gede Wirawan, Selasa (20/12) kemarin, di dalam goa terbebas dari longsor karena merupakan tanah

keras bahkan bebatuan. Longsor hanya terjadi di luar karena permukaan tanah labil. Meski aman dimasuki, tidak sembarang orang berani. Pasalnya, Goa Jepang saat ini sudah menjadi sarang ular, sehingga harus hati-hati saat masuk agar tidak sampai berhadapan

atau menginjak binatang berbisa tersebut. Menurutnya, tidak adanya penerangan membuat ruangan di dalam jarang dibersihkan. Ruangan tengah kosong tanpa ada bendabenda peninggalan Jepang. Kondisi goa yang gelap dan dihuni ular membuat pihaknya takut membersihkan ruangan dalam. Padahal tidak sedikit sampah yang masuk dan adanya reruntuhan goa yang terjadi sejak puluhan tahun lalu. ‘’Kami berharap pada penataan

tahun 2017, Goa Jepang dipasangi lampu hingga ke ruangan dalam dan trotoar di depannya dibenahi. Air dari selokan membawa lumpur dan sampah sehingga goa menjadi kotor,” tutur Wirawan. BPBD Klungkung akan membersihkan secara bertahap longsoran yang terjadi di bibir goa. “Tadi sudah kami kerjakan sedikit. Selanjutnya kami akan ambil lagi mulai pagi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada. (dwa)

Amankan Nataru

Polres Libatkan Instansi Terkait dan Masyarakat Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung menggelar rapat koordinasi Operasi Lilin Agung 2016, yang diikuti instansi terkait dan organisasi kemasyarakatan di Rupatama Polres, Selasa (20/12) kemarin. Rakor ini bertujuan mempersiapkan pengamanan demi kenyamanan masyarakat saat merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hadir Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi, perwakilan Kodim 1610, Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Satpol PP, tokoh agama serta organisasi kemasyarakatan seperti ORARI dan Rafi. Kapolres dalam sambutannya mengatakan rapat koordinasi ini penting dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi terkait pengamanan perayaan Natal 2016 dan penyambutan Tahun Baru 2017. “Mari bersama ciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Klungkung yang akan merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru,” bebernya. Menurut Wabup Kasta,

melibatkan semua unsur dan instansi terkait yang ada di Klungkung merupakan bentuk sinergitas dan kerja sama yang baik dalam rangka mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru. Selanjutnya Kabag Operasi Polres Klungkung Nyoman Suarsika memaparkan situasi kamtibmas di wilayah Klungkung selama 2016. Sebelumnya Polres Klungkung beserta Polsek jajaran telah melaksanakan beberapa kegiatan, seperti patroli dengan sasaran tempat ibadah, daerah rawan pencurian dan ke jalur-jalur peredaran miras serta menyita meriam paralon dan spritus. Selain itu melaksanakan sambang ke tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat, gereja serta mendata tamu hotel, penginapan dan penduduk pendatang. Menurut Arendra, personel yang dilibatkan dalam Operasi Lilin Agung 2016, meliputi dua per tiga kekuatan Polres dibantu Polsek jajaran, potensi masyarakat (pacalang, ORARI, Rafi), instansi terkait seperti TNI, Dishub, Linmas, Satpol PP,

Bali Post/dwa

RAKOR - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi (kanan) memimpin rapat koordinasi (rakor) Operasi Lilin Agung 2016. Jasa Raharja, Damkar, PMI, Pramuka, PLN dan Dinas Kesehatan. Enam gereja yang perlu mendapat pengamanan adalah Gereja Pante Kosta, Gereja Kemah Injil, Gereja

Bethel Indonesia Rock, Gereja Tresna Asih, Gereja Bethel Indonesia Bethani dan Gereja Santa Sisilia. Polres Klungkung membangun dua pos pengamanan

yang ditempatkan di Lapangan Puputan Klungkung dan Goa Lawah, serta satu pos pantau di Lepang, dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup. (dwa)

Permukiman Warga Tusan Diserbu Lalat Diduga Berasal dari Kandang Ayam Semarapura (Bali Post) – Ribuan lalat berterbangan dan memasuki rumah warga yang tinggal di sekitar SDN 2 Tusan, Banjarangkan, Klungkung, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini sudah dilaporkan warga ke Kantor Camat Banjarangkan. Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda bersama petugas UPT Puskemas Banjarangkan I dan Dinas Kesehatan Klungkung turun melakukan pengecekan, Selasa (20/12) kemarin. Hasil pantauan di lapangan, lalat tersebut banyak hinggap di lantai, tembok dan jemuran. Warga sekitar menduga ribuan lalat tersebut berasal dari kandang ayam yang ada di sekitar permukiman. Warga tidak mau terang-terangan melaporkannya karena pemilik kandang merupakan warga lokal di sana. “Lalatnya mulai banyak sejak tiga hari lalu dan sampai masuk rumah,” kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. Camat Banjarangkan menduga ribuan lalat tersebut berasal dari kotoran ayam, karena di sekitar permukiman warga di SDN 2 Tusan terdapat kandang ayam. “Selain memang musimnya dan musim mangga, kotoran ayam tersebut kemungkinan menjadi

pemicu banyaknya lalat yang berkembang di sana,” ungkapnya. Menurut Ananda, pemilik kandang ayam sudah menyemprot kandangnya agar tidak diserbu lalat, namun tidak membuahkan hasil. Sementara peternak menduga lalat tersebut mulai berkembang karena salah satu pemilik kandang lambat melakukan panen. Kotoran yang ada di kandang memicu banyak lalat berkumpul di satu tempat. “Saya lihat ada dua kandang ayam di sana, satunya terlambat panen. Jadi ada kemungkinan lalatnya semua ke sana,” kilahnya. Ia memperkirakan lalat tersebut akan hilang sendirinya ketika peternak melakukan panen ayam. “Lalatnya mulai banyak sekitar tiga hari lalu. Kami dapat surat dari warga terkait hal ini pada 19 Desember,” ujar Ananda. Sejauh ini pihaknya belum menerima laporan ada warga yang diare atau terkena penyakit. Meski demikian, Camat Banjarangkan mengimbau warga yang tinggal di sekitar kandang ayam untuk selalu menutup makanan dan mencuci bersih bahan makanan yang akan dikonsumsi. “Jangan lupa selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan,” jelasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

CEK KANDANG - Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda bersama petugas Diskes dan UPT Banjarangkan I mengecek kondisi kandang ayam di Desa Tusan.


Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

SOSOK Jiwa Memiliki Bank PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menghadapi persaingan semakin ketat. Untuk memenangkan persaingan ini, BPD tidak hanya menyalurkan kredit atau menghimpun dana pihak ketiga (DPK). Sebaliknya, upaya menumbuhkan rasa memiliki dan mencintai BPD sebagai banknya masyarakat Bali harus dilakukan dengan baik. Hal ini penting dilakukan karena selama ini masyarakat masih ada yang menomorduakan BPD dan memilih bank swasta atau bank milik negara yang membuka kantor cabang di Buleleng. Kepala PT BPD Bali Cabang Singaraja, Made Lestara, mengatakan, prinsip mencintai BPD itu sangat penting dan tidak hanya di tatanan masyarakat, namun pemerintah, kalangan kampus atau pihak lainnya. Selama ini, untuk dunia pendidikan terutama dari perguruan tinggi di Buleleng masih enggan bekerja sama dengan BPD dalam melakukan transaksi perbankkan. Padahal, BPD telah memiliki program seperti M-Banking dan Internet Banking. Program ini sejatinya medukung transaksi di kalangan kampus mulai dari pembayaran SPP online atau penyimpanan dana-dana bantuan dari pemerintah atau pihak ketiga terhadap kalangan pendidikan. Untuk itu, mantan Kepala BPD Cabang Seririt ini belakangan gencar melakukan kerja sama dengan kalangan kampus maupun sekolah kapal pesiar di Buleleng yang menggunakan program BPD menunjang biaya pendidikan. “Rasa memiliki dan mencintai terutama kampus dan pihak ketiga perlu dimaksimalkan. Kalau ini bisa bekerja sama dengan kita, saya yakin BPD akan semakin berkembang dan mampu menghimpun DPK lebih besar dan kucuran kredit kita akan juga bisa lebih besar dari yang sudah ditargetkan,” katanya. Di sisi lain, bankir asal Lingkungan Bantang Banua, Kelurahan Sukasada ini menambahkan, tahun 2016 BPD telah mengucurkan kredit Rp 1,410 triliun. Dari jumlah itu, kucuran untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terserap dalam setahun mencapai Rp 30 miliar. Sisanya terserap untuk kredit konsumtif dan kredit produktif. Sementara penghimpunan DPK melalui tabungan juga tumbuh dengan baik. Hal ini tidak lepas dari perluasan kewenangan BPD yang diizinkan untuk menerima penyimpanan dana pemerintah baik APBN atau pemerintah daerah. Penghimpunan DPK yang cukup baik ini berkat kerja sama yang dibangun BPD dengan LPD Koperasi, dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Buleleng. “Kami terus membina jalinan kerja sama stakeholder dan salah satunya LPD karena ini potensial untuk menopang penghimpunan DPK kita selain dari penyimpanan dana APBN atau dana pemerintah di BPD,” jelas suami Ni Made Lilik Nurmiasih ini. (mud)

BULELENG

11

Senderan Jebol, Rumah Warga Nyaris Tertimbun Singaraja (Bali Post) Rumah permanen milik warga di Dusun Desa, Desa Lemukih Kecamatan Sawan nyaris tertimbun tanah longsor. Ini karena senderan tanah seorang warga longsor akibat hujan deras melanda wilayah ini, Senin (19/12). sekitar pukul 20.00 wita. Sebelum kejadian, hujan disertai petir melanda wilayah Desa Lemukih dan sekitarnya. Akibat gerusan air hujan, senderan lahan milik Gede Gara, warga Banjar Dinas Nangka Desa Lemukih tiba-tiba longsor. Bongkahan beton dan tanah ambruk ke arah timur. Di sebelah timurnya, lokasi rumah milik Gara berjarak hanya 20 meter dan rumah Ketut Suta (73) yang masuk wilayah Banjar Dinas Desa. Saat longsor diikuti suara bergemuruh hingga warga keluar rumah. Warga kemudian menemukan tanah longsor telah terjadi di wilayah mereka. Ketut Suta saat ditemui di

lokasi kejadian menceritakan, saat kejadian dia berada di dalam rumah menonton TV. Warga lainnya berteduh di dalam rumah karena hujan mengguyur desa sejak pagi. Saat kejadian, Suta mendengar suara bergemuruh dan setelah keluar rumah ditemukan material tanah sudah memenuhi halaman rumahnya. Suta trauma dengan musibah longsor itu, karena rumahnya ada di wilayah hilir. Jika ada hujan lebat, dirinya takut air dari arah Banjar Dinas Nangka mengalir ke rumahnya, sehingga rumahnya terancam kebanjiran. Sementara itu, Perbekel Desa Lemukih Ketut Budiarta mengatakan, ketinggian

senderan yang ambruk itu mencapai empat meter dan panjang sepuluh meter. Rencananya, material longsoran yang ada di halaman rumah Suta dibersihkan Rabu (21/12) ini. Pembersihan akan dilakukan relawan tangguh bencana yang telah dibentuk di Desa Lemukih. Mencegah air hujan mengalir dari bibir tanah yang longsor, pihaknya akan memasang tanggul penahan air. “Karena tidak mampu menahan gerusan air hujan apalagi lahan pekarangannya gundul, sehingga tanahnya labil dan akhirnya longsor. Untuk sementara kita pasang tanggul biar airnya tidak masuk ke rumah korban,” katanya. (kmb38)

Kasus Penebasan

Diduga Dipicu Cemburu Buta

Singaraja (Bali Post) Jajaran Polsek Sawan bekerja keras untuk mengungkap motif aksi penebasan di Banjar Dinas Desa, Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan. Hasil pemeriksaan maraton, diduga motif penganiayaan itu dipicu karena pelaku cemburu. Selain itu, pengakuan lainnya bahwa Gede Sum melakukan aksinya karena berada dalam pengaruh minuman beralkohol (mikol). Kapolsek Sawan AKP Made Derawi seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya Selasa (20/12) kemarin, mengatakan, Gede Sum mengakui perbuatannya menebas korban menggunakan sabit. Dari pengakuannya, dia mengaku cemburu buta sehingga emosi dan nekat menganiaya korban hingga mengalami luka tebas pada bahu kanannya. Tak hanya itu, Gede Sum juga mengakui sebelum melakukan aksinya sempat mengonsumsi mikol, sehingga kehilangan akal sehatnya. Sebelum kejadian itu, Gede Sum mengaku melihat istrinya bersama dengan seseorang yang mirip dengan korban. Lantaran emosi dan pengaruh mikol itu, Gede Sum kalap dan menebas korban menggunakan sabit yang dibawa dari rumahnya. “Setelah kita melakukan pemeriksaan maraton dia (Gede Sum -red) cemburu melihat is-

trinya bersama orang lain yang tidak dia kenal dan mirip korban. Emosi itu kemudian memuncak, sehingga menganiaya korban,” katanya. Menurut AKP Derawi, menyusul keterangan ini, Gede Sum sejak kemarin, secara resmi ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dia diancam dengan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Sementara itu, korban Sandra masih dalam perawatan di Ruang Cempaka RSUD Buleleng. Dokter rumah sakit menyebutkan kesehatan korban mulai membaik setelah menjalani operasi. Seperti diberitakan sebelumnya, Made Sandra (51), warga Banjar Dinas Desa, Desa Sekumpul Kecamatan Sawan mengalami luka serius di bahu kanannya. Dia terkena sabetan sabit oleh Gede Sum (38). Sebelum kejadian, Gede Sum mendatangi rumah korban pukul 01.00 wita. Istri korban Made Kersiah (48) keluar rumah setelah mengetahui Gede Sum menemui suaminya. Mendengar percakapan antara Kersiah dengan Gede Sum, korban kemudian keluar rumah. Saat keduanya berhadapan di teras rumah, Gede Sum langsung mengayunkan sabit. Akibat sabetan itu, korban tersungkur dengan tubuh bersimbah darah. (kmb38)

MMDP Tekankan Pelestarian Seni Budaya Bali Singaraja (Bali Post) Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Buleleng menekankan pentingnya pelestarian seni budaya Bali. MMDP rutin memotivasi generasi penerus untuk memacu potensi diri di tengah arus perkembangan zaman. “Jadi, bila sudah berani tampil menandakan mental anak muda sudah mulai terlatih. Tampil di muka umum dan berani berbicara sesuai konteks kekinian. Tidak lupa mengedepankan pembahasan dan praktik untuk melestarikan seni budaya Bali,” ujar Ketua MMDP Kabupaten Buleleng, Dewa Putu Budarsa, Senin (19/12). Pihaknya menambahkan, di era perkembangan teknologi informasi cukup dominan perilaku acuh generasi muda terhadap warisan budaya. Meski tidak dimungkiri budaya luar mulai merambah sendi-sendi kehidupan. Kesenian Bali sebagai khazanah turun-temurun harus tetap dijaga. “Soal perilaku dan

gaya hidup generasi muda patut dicermati bersama. Karena budaya Barat dan Timur tentu berbeda. Maka itu, perlu dipilah semisal cara berpakaian adat Bali, agar disesuaikan secara baik dan sopan,” tambahnya. Hal lain perlu dilakukan bersama-sama adalah tindakan mengampayekan pelestarian budaya dari tingkat pelajar SD hingga mahasiswa. Di lain sisi, peran pemuda di lingkungan sekaa teruna-teruni dapat mengikuti organisasi Hindu seperti Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan organisasi Hindu yang lain. (kmb34)

Bali Post/kmb34

Dewa Putu Budarsa

Bali Post/kmb38

AUDIENSI - Pimpinan PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk. Cabang Singaraja Dadan Supriatna bersama jajaran KMB, Selasa (20/12) kemarin.

BNI Fokus Garap Sektor Pertanian

Singaraja (Bali Post) Sektor pertanian di Kabupaten Buleleng mulai dilirik perbankan dalam menyalurkan kredit untuk usaha tani di daerah. Potensi yang menjanjikan ini mulai ditangkap PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk. Cabang Singaraja. Bank yang satu ini pun semakin gencar memasarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menambah modal usaha tani seperti perkebunan cengkeh, kopi, dan usaha tani lainnya. Hal itu diungkapkan Pimpinan Cabang PT BNI (Persero) Tbk Dadan Supriatna, S.PT. saat menerima audiensi Kelompok Media Bali Post (KMB), Selasa (20/12) kemarin. Lebih jauh, Dadan mengatakan, sejak dipercaya mengendalikan BNI untuk tiga kabupaten yakni Buleleng, Karangasem, dan Jembrana, pihaknya serius menggarap sektor pertanian dalam arti luas. Dengan kucuran KUR kelompok petani disasar dengan sangat baik. Hasilnya, serapan KUR di tahun ini mencapai Rp 45 miliar dengan angka kredit macet hanya dua persen. Serapan KUR yang

potensial itu tidak lepas dari minat petani untuk mendapatkan kredit modal di BNI. Selain itu, permintaan yang tinggi tersebut menandakan bahwa pertanian terutama di Buleleng menjanjikan, sehingga petani tidak ragu mengajukan permohonan kredit perbankan. “KUR salah satu produk kredit kami yang sangat potensial dan peminatnya cukup tinggi di Buleleng. Petani yang menggarap perkebunan cengkeh atau kopi di daerah ini sangat terbantu dengan kredit satu ini,” jelasnya. Selain sektor pertanian, Dadan menjelaskan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah ini tidak kalah potensial dalam menyerap kucuran kredit. Sektor ini ditangani dengan kredit konsumtif dan produktif. Untuk kredit konsumtif dalam tahun ini tersalurkan Rp 210 miliar dan kredit produktif mencapai Rp 200 miliar. Kedua kredit ini pun diminati para pelaku pariwisata yang mulai tumbuh dan berkembang. Dengan hasil ini, pihaknya semakin berkeyakinan ke depan perekonomian di Buleleng akan

semakin berkembang, karena sektor pertanian, UMKM dan pariwisata bergerak, sehingga produk perbankan semakin diminati. “Kalau kita gabungkan KUR dan kredit lain, kami sudah menyalurkan total kredit ke pasaran mencapai Rp 740 miliar dalam tahun 2016 dan ke depan sesuai perintah pimpinan, serapan kreditnya akan ditargetkan tumbuh sebesar 20 persen,” tegasnya. Sementara itu, pimpinan rombongan KMB Dira Arsana menjelaskan, audiensi dengan manajemen BNI ini untuk membangun kerja sama dengan kalangan perbankan dengan perusahaan media. Hal ini tidak lepas karena di tengah persaingan sesama lembaga perbankan yang semakin ketat upaya promosi melalui media massa ini memiliki peran strategis. “Kami ingin membangun kerja sama dan meningkatkan jalinan tali silaturahmi, dengan harapan kalangan perbankan dalam membangun daerah bisa bekerja sama dalam menyosialisasikan program maupun produk perbankan di daerah ini,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb34

OPERASI LILIN - Wakapolres Buleleng Michael Ravelindo melaksanakan rapat koordinasi Operasi Lilin Agung dan pengamanan menyambut malam tahun baru 2017, Selasa (20/12) kemarin.

Operasi Lilin Agung

Polres Libatkan 560 Personel

Singaraja (Bali Post) Jajaran Polres Buleleng melaksanakan rapat koordinasi Operasi Lilin Agung dalam rangka pengamanan hari raya Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, Selasa (20/12) kemarin. Wakapolres Buleleng, Kompol Michael Ravelindo Risakotta, mengatakan pada Operasi Lilin Agung di Buleleng, Polres akan menempatkan 1 Pospam di Taman Kota dan 1 Pos Taktis di Eks Pelabuhan Buleleng. “Kami akan melaksanakan Operasi Lilin Agung 2016 di Taman Kota Singaraja dengan melibatkan personel 560 orang terdiri atas 130 ops lilin, dan 430 pengamanan Nataru,” ujarnya seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, kemarin. Pengamanan lainnya dipusatkan di Terminal Banyuasri. Michael berharap para jajaran Polsek dapat melaksanakan operasi miras mendekati Nataru. Hal lain ditekankan pada Fatwa MUI tentang pemakaian atribut Natal yaitu tidak memaksa atau mewajib-

kan kepada umat Islam saat bekerja menggunakan atribut Natal semacam topi Sinterklas. Selain itu, saat perayaan Natal agar dari Pemuda Gereja proaktif dan ikut melaksanakan pengamanan dan mengenali jemaat yang akan melaksanakan ibadah. “Hal itu untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Kami harapkan juga agar masyarakat senantiasa menjaga kerukunan umat beragama,” ucapnya didampingi Kabag Ops Polres Buleleng Polres Buleleng, Kompol I Made Joni Antara Putra, S.H. Pihaknya menambahkan, kerja sama TNI/Polri bersama Pemkab Buleleng, senantiasa dijaga dalam momentum pengamanan Nataru. Selain itu, Michael meminta aparat pengamanan saling berkoordinasi dalam kegiatan pengamanan Pilkada Buleleng 2017. “Kami rasa kerja sama TNI, Polri, Pemkab Buleleng bersama FKUB sudah bagus dan saling mempererat komunikasi,” ujar Michael. (kmb34)

TNI Tingkatkan Kualitas SDM Babinsa

Singaraja (Bali Post) Peran anggota Babinsa di lingkungan Kodim 1609/ Buleleng ditingkatkan dalam memperluas komunikasi dan informasi di masyarakat. Babinsa diharapkan bertindak dan menjalin hubungan baik di masyarakat. Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa mengatakan, TNI menyatukan persepsi dan tindakan, dalam apel Danramil dan Babinsa Kodim 1609/Buleleng. TNI sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya Babinsa dalam mendampingi masyarakat dan membantu pemerintah daerah sesuai amanat Undang-undang nomor 34 tahun 2004 pasal 7 tentang TNI. “Evaluasi melibatkan Babinsa dilakukan dalam menyamakan persepsi dan pembinaan teritorial. Kami samakan pola pikir, sikap, dan tindakan untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan TNI-AD,” ujar Cantiasa Selasa (20/12) kemarin, dalam pertemuan yang mengusung tema ‘‘Melalui apel Danramil Babinsa tersebar TA 2016 kita tingkatkan pembinaan teritorial sebagai fungsi utama TNI-AD guna mewujudkan hak juang yang tangguh serta memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka mendukung tugas pokok TNI-AD’’. Cantiasa menambahkan, sistem keamanan di suatu wilayah wajib dipahami Babinsa. Di setiap desa sudah ada satu orang Babinsa. Mereka juga diperkuat jaringan koneksi antarmasyarakat. Hal itu sekaligus meningkatkan kemanunggalan TNI bersama rakyat. “Keberadaan Babinsa, Koramil, Kodim sangat bermanfaat dan berarti di suatu wilayah. Peran Babinsa mendeteksi dan cegah dini peristiwa di lapangan. Babinsa dapat mengedukasi masyarakat untuk wajib lapor dan menginformasikan peristiwa penting,” tuturnya didampingi Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto, S.E., Kasi Ter Rem 163/WSA Mayor Inf. Gusti Bagus Wisastra, Kapenrem Kapten Inf. I Putu Sukadana, Kasdim 1609/Buleleng Mayor Inf. Ketut Sudiarta, S.H., M.H. dan Danramil di jajaran Kodim 1609/ Buleleng. (kmb34)

Malam Tahun Baru

Tidak Boleh Ada Panggung Terbuka di Pinggir Jalan Singaraja (Bali Post) Aparat keamanan mengantisipasi adanya kericuhan yang dipicu bom-boman dari pipa menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru). Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan muspika di Kecamatan Seririt melakukan pertemuan di Mapolsek Seririt, Selasa (20/12) kemarin. Selain itu, juga dibicarakan menjaga keamanan dari pengaruh minuman keras (miras), motor berknalpot brong dan mainan petasan. Ka p ol se k Se ririt A KP Anak Agung Wiranata Kusuma, S.H., M.M. memimpin pertemuan didampingi Camat Seririt I Nyoman Riang Pustaka dan perwakilan Koramil Seririt. Wiranata mengatakan, masyarakat meminta dilakukan penindakan terhadap gangguan kamtibmas. Salah satunya dipicu bunyi-bunyian semacam bom pipa yang sudah dimodifikasi dan dapat mengeluarkan suara dentuman cukup keras. ”Bom-boman pipa menjadi perhatian kami dan akan segera dilakukan

razia karena peredarannya di masyarakat sudah mengarah pada gangguan dan ketertiban,” ujarnya seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Pencegahan dini keributan dari pengaruh miras, knalpot brong dan petasan tidak luput dari perhatian aparat. Hal penting pada malam tahun baru disepakati tidak ada acara membuat panggung terbuka di pinggir jalan karena dapat membuka ruang gesekan akibat

miras. “Jadi semua yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan agar sedini mungkin disampaikan masyarakat. Tidak diperbolehkan ada panggung terbuka di pinggir jalan. Bahkan khusus malam tahun baru kita terapkan jam malam. Artinya, ada pembatasan jam malam terutama untuk bunyi-bunyian petasan dan kembang api. Kembang api dimulai jam 22.00 wita hingga 02.00 dini hari,” ujarnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

PERTEMUAN - Antisipasi gangguan kamtibmas, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan muspika di Kecamatan Seririt melakukan pertemuan di Mapolsek Seririt, Selasa (20/12) kemarin.

Bali Post/kmb34

WAWASAN - Sebanyak 150 peserta Babinsa menambah wawasan, menyamakan persepsi dan peran antarBabinsa, Selasa (20/12) kemarin di aula Kodim 1609/ Buleleng.

Warga Selamatkan Penyu Singaraja (Bali Post) Warga Dusun Celuk Buluh Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng heboh dengan penemuan seekor penyu dewasa yang terdampar di pinggir laut. Penyu tersebut diduga dihempaskan ombak. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Selasa (20/12) kemarin, menyebutkan, sebelum penemuan penyu tersebut, ombak setinggi tiga meter disertai angin kencang melanda pesisir Bali Utara. Di tengah cuaca ekstrem itu, aktivitas nelayan di daerah ini terhenti. Warga menemukan seekor penyu dewasa di daratan. Informasi penemuan hewan langka tersebut dengan cepat menyebar. Warga berbondong-bondong menyaksikannya. Aparat desa dan tokoh masyarakat kemudian memutuskan untuk melepaskan kembali penyu tersebut ke tengah laut. Sebelum dilepaskan, warga melakukan persembahyangan untuk mendoakan agar penyu yang terdampar itu kembali ke

habitatnya untuk berkembang biak. Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasatpolair) AKP Putu Ariayana seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi. Dari pemeriksaan bersama petugas dari Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng, penyu tersebut masih bernapas dengan baik. Hanya, kondisinya lemas akibat melawan arus saat ombak menerjang. Untuk menyelamatkan, pihaknya bersama warga kemudian menggotong penyu itu ke tengah laut, sehingga terhindar dari hempasan gelombang pasang. “Kami menerima laporan dari warga dan setelah dicek memang penyu itu ditemukan terdampar dan masih bernapas. Setelah koordinasi, kita lepaskan kembali. Karena kondisnya lemas, penyu itu kita lepaskan agak ke tengah sehingga tidak lagi dihempas oleh ombak,” katanya.. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Jelang Nataru

Puluhan Gereja Dijaga 24 Jam Negara (Bali Post) Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), jajaran Polres Jembrana di bawah pimpinan Kapolres AKBP Djoni Widodo terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Guna mengantisipasi gangguan keamanan, pihak kepolisian pun menyusun strategi untuk melakukan pengamanan. Khusus pengamanan dalam perayaan Natal, puluhan gereja yang ada di wilayah Jembrana akan dijaga ketat 24 jam. Tak hanya pasukan korps baju cokelat, tetapi pengamanan juga bersinergi dengan TNI dan pecalang. Hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang merayakan Natal. Kapolres Djoni Widodo di sela-sela rapat koordinasi Operasi Lilin Agung 2016, Selasa (20/12) kemarin, mengatakan sedikitnya ada 29 gereja di Jembrana dan tersebar dari Gilimanuk hingga Pekutatan. Nantinya, setiap gereja ini akan disiagakan personel kepolisian 24 jam secara bergilir. Selain aparat keamanan, dalam pengamanan juga melibatkan pecalang. Kapolres didampingi Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Ketut Sukarta mengatakan jumlah personel yang dikerahkan selama pengamanan prosesi Misa Natal bervariasi di masing-masing gereja. Tergantung dari jumlah jemaat yang akan melaksanakan persembahyangan di gereja tersebut. Paling sedikit 10 dan terbanyak 34 personel. Dit a m b a hka n, sela in 29 gereja juga dilakukan pengamanan di sembilan rumah jemaat yang digunakan untuk beribadah. Di antaranya 2 rumah di Kecamatan Mendoyo, 4 di

Kecamatan Pekutatan, 1 di Kecamatan Negara dan 2 rumah di Kecamatan Melaya. Pengamanan itu mencakup orang-orang yang masuk ke dalam gereja. Sebelumnya, polisi juga akan menyeterilkan areal gereja dari kemungkinan barang berbahaya. Dalam pengamanan itu, polisi melibatkan pengurus serta pemuda-pemudi gereja untuk pengamanan di dalam areal. Sementara itu, dalam rapat koordinasi yang melibatkan ASDP dan Dinas Perhubungan itu membahas tentang pengamanan selama libur Nataru. Total anggota Polres Jembrana yang diterjunkan dalam pengamanan sebanyak 350 personel. Selain pengamanan di pintu masuk dan keluar Pelabuhan Gilimanuk, Polres juga mendirikan empat pos pengamanan di sepanjang jalur GilimanukDenpasar dan 1 pos pelayanan di Gilimanuk. Di samping itu, pengamanan juga terkonsentrasi pada tempat-tempat hiburan dan pusat keramaian. Begitu juga di Gilimanuk, selain pengamanan rutin dari Polsek Gilimanuk, Polres juga menambah jumlah personel. Sebab, seperti pengalaman liburan Nataru tahun sebelumnya, diprediksi akan terjadi lonjakan kendaraan, baik yang masuk maupun keluar Bali. Untuk itu, akan ada penebalan personel dengan menambah 50 anggota setiap shift. Personel kepolisian juga akan dibekali gergaji kayu untuk antisipasi terjadi pohon tumbang yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Hal ini juga telah dikoordinasikan dengan instansi terkait lainnya, sehingga dalam menangani situasi saat arus padat sudah siap dilakukan. (kmb26)

Bali Post/olo

RAKOR - Suasana rapat koordinasi (rakor) yang digelar Polres Jembrana dengan instansi terkait dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (20/12) kemarin.

Terbelit Utang, Petani Tewas Gantung Diri Negara (Bali Post) Warga di Banjar Tembles Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (20/12) kemarin dikejutkan dengan aksi bunuh diri. Gusti Made Putra (50), seorang petani dari Banjar Anyar Kelod Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo, Jembrana, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban gantung diri di pohon waru menggunakan tali plastik di pesisir pantai. Kuat dugaan, korban gantung diri karena terbelit utang. Hal itu dibuktikan dengan pesan singkat (SMS) yang dikirim ke ponsel anaknya, Gusti Lanang Putu Wiratama (29). Inti dari isi SMS itu yakni masalah utang. Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan anaknya sendiri, Lanang Putu Wiratama dan Gusti Komang Ngurah. Sebelumnya, korban mengirim SMS ke ponsel Gusti Lanang yang isinya ‘’Nang, alih aji dangin seme Tembles di pasih. Aji bingung, liu ngelah utang (Nang, cari aji/ayah sebelah timur kuburan Tembles di pantai. Aji bingung banyak punya utang)’’. Mendapat pesan itu, sekitar pukul 13.30 Wita, saksi langsung melakukan pencarian di tempat tersebut. Sekitar pukul 14.00 Wita, sesampainya di TKP, saksi kaget setelah melihat ayahnya sudah tergantung di cabang pohon waru. Ketika itu, kondisi korban sudah kaku. Saksi pun melepas ikatan tali yang terikat pada dahan pohon waru. Saat itu, saksi juga sempat melakukan pertolongan dengan memberikan napas buatan, namun tidak ada

respons. Korban ternyata sudah meninggal dunia. Mengetahui ayahnya sudah tiada, saksi pamannya Gusti Komang Ngurah dan melaporkan ke Polsek Mendoyo. Kapolsek Mendoyo Kompol A.A. Sukasana didampingi Kanit Reskrim Polsek Mendoyo Iptu H. Andi Muh Nurul Yaqin seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter Puskesmas I Mendoyo dr. Paramita, tidak ditemukan adanya tandatanda kekerasan di tubuh korban. ‘’Dari SMS korban juga mengindikasikan korban ada masalah,’’ jelasnya. Kini korban disemayamkan di rumah duka. (kmb)

Bali Post/olo

POHON TUMBANG - Salah satu pohon flamboyan di kawasan hutan Penginuman, Cekik, Gilimanuk yang tumbang, Senin (19/12) malam.

Pohon Tumbang di Penginuman

Arus Lalin di Gilimanuk Macet Tiga Jam Negara (Bali Post) Arus lalu lintas (lalin) di jalur Denpasat-Gilimanuk, Senin (19/12) malam sempat mengalami kemacetan cukup panjang. Penyebabnya, dua pohon perindang di Penginuman tumbang setelah diterpa angin kencang. Arus lalin dari dua arah, tepatnya di bilangan Gilimanuk pun macet hingga tiga jam. Pohon tumbang pertama terjadi di sekitar jalan CekikSumbersari, Gilimanuk, pukul 18.30 Wita. Saat itu kondisinya hujan lebat. Salah satu pohon flamboyan tiba-tiba tumbang. Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan atau warga yang melintas.

Namun, akibat tumbangnya pohon itu, lalin dari Gilimanuk maupun Denpasar macet cukup lama. Pohon dengan diameter cukup besar ini menghalangi jalan. Diduga pohon itu ambruk lantaran tanah di pangkalnya tergerus air hujan.

Adanya pohon tumbang ini membuat petugas, baik dari kepolisian maupun SAR serta petugas kebencanaan bergerak cepat dan mengevakuasi pohon tersebut dengan cara dipotong-potong. Usai pembersihan itu, beberapa jam kemudian, tepat-

nya pukul 21.30 Wita satu pohon lainnya kembali tumbang. Jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi pertama. Kondisi arus lalin kembali macet lantaran jalan tertutupi batang pohon. Akibat kejadian tersebut, arus lalin macet total sepanjang tiga kilometer. Kebetulan banyak kendaraan barang yang hendak menyeberang ke Jawa sehingga kemacetan cukup panjang. Namun, akhirnya polisi sigap mengatur lalin dengan mener-

Negara (Bali Post) – Hampir sepanjang pesisir pantai di Jembrana menjadi langganan persinggahan sampah kiriman. Sampah yang terbawa arus sungai dan laut itu terdampar di pantaipantai di Jembrana. Seperti di Pantai Prapat Agung, Teluk Gilimanuk, pantai Sumbersari Melaya, Pantai Candiksukuma (Kecamatan Melaya), Pantai Baluk Rening, Pebuahan (Kecamatan Negara) hingga di Rambut

Siwi (Kecamatan Mendoyo) dan Pengeragoan (Kecamatan Pekutatan) tak luput dari sampah kiriman. Selain dahan dan ranting pohon, tak sedikit juga sampah plastik. Kondisi ini membuat pemandangan pantai terkesan jorok dan kumuh. Seperti yang terlihat di pesisir Pantai Yehembang, Selasa (20/12) kemarin. Sepanjang pantai diselimuti sampah yang didominasi dahan dan pohon yang terseret arus sun-

gai. Ketika air laut pasang, sampah yang sudah terbawa hingga ke muara terdampar di pantai. Kondisi tersebut selain membuat kotor pantai juga memengaruhi ekosistem. Penyu-penyu yang biasanya mencari sarang di sekitar pantai tersebut enggan bertelur. Koordinator Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih, Desa Perancak, Anom Astika Jaya, mengatakan musim penghujan tahun ini san-

gat berdampak pada kondisi pantai di Jembrana. Hampir sepanjang pantai tak ada yang luput dari sampah. Kondisi ini selain membuat pantai menjadi kumuh, sampah-sampah yang ada di jalur tempat penambatan perahu mengganggu aktivitas nelayan. Hal ini menghambat nelayan ke laut karena sampah bisa menghalangi perahu serta jaring. Warga nelayan dan kelompok bahari kerap melakukan kegiatan

apkan pola buka-tutup jalan untuk mengurai kemacetan. Arus lalin baru lancar kembali sekitar pukul 24.15 Wita. Panit Lantas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk Ipda Budi Santika yang turun langsung melakukan evakuasi mengatakan, daerah ini memang rawan pohon tumbang. Disinyalir penyebab pohon ambruk karena kondisi pangkal pohon yang tanahnya gembur dan tergerus air akibat hujan. (kmb26)

bersih sampah, namun lantaran hujan masih berlanjut, sampah sulit dibersihkan. Banyaknya sampah terdampar di pantai juga berdampak pada habitat penyu. Penyu yang biasa menetas di lokasi pantai sejak musim penghujan berlangsung Oktober 2016 lalu, jumlah sarang penyu dibanding tahun sebelumnya berkurang. Sampah juga dapat membuat penyu terganggu saat bermigrasi atau berenang. (kmb26)

Pantai Yehembang Dikotori Sampah Kiriman

Blangko Belum Tersedia

Ribuan Warga Masih Gunakan Surat Pengganti E-KTP Negara (Bali Post) Lantaran blangko e-KTP belum tersedia, ribuan warga yang mengurus KTP sementara menggunakan surat keterangan dari Dinas Pendaftaran Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdafdukcapil) Jembrana. Secara aturan, surat ini bisa digunakan sementara untuk pengganti e-KTP. Kepala Disdafdukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada, Selasa (20/12) kemarin mengatakan, kosongnya blangko e-KTP ini dikarenakan tender di pusat yang gagal. ‘’Informasinya sudah ada tender, tetapi gagal,’’ kata Wiaspada, kemarin. Gagalnya tender tersebut membuat sampai saat ini belum ada pencetakan, sebab blangko habis. Untuk pengganti se-

mentara, sekitar 3.400 yang mengurus KTP menggunakan surat keterangan sebagai keterangan bahwa KTP mereka masih dalam proses. Secara legalitas, surat yang diberikan batas waktu itu bisa untuk keperluan mendesak yang membutuhkan kartu identitas. Seperti mengurus BPJS, mencari dan memperpanjang SIM serta yang lainnya. Surat ini, menurutnya, hanya sebagai keterangan agar dalam administrasi kependudukan warga tidak terhambat karena kendala blangko. Sementara itu, dari total seluruh masyarakat Jembrana yang wajib memiliki e-KTP, sudah 97 persen melakukan pendaftaran. Mereka sudah terekam identitasnya dan

ribuan di antaranya memang belum menerima fisik e-KTP karena belum tersedianya blangko. Nantinya, mereka pasti mendapatkan e-KTP itu setelah dilakukan pendataan. Yang terpenting targetnya semua melakukan perekaman. Perihal pendataan ini, tambahnya, tidak mungkin bisa mencapai 100 persen karena jumlah penduduk terus berubah. Baik ada penambahan maupun pengurangan. Selain yang sudah wajib eKTP, anak usia lima tahun ke bawah juga akan dilengkapi Kartu Identitas Anak (KIA) tanpa foto. Sedangkan anak di atas lima tahun dan di bawah 17 tahun juga akan memiliki kartu identitas dengan foto. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110


Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Perekrutan Guru Kontrak

Prioritas, Guru Pengabdi Juga Diseleksi Ketat Amlapura (Bali Post) Perekrutan guru kontrak dipastikan mulai dilakukan 27 Desember nanti. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem juga sudah mengumumkan jadwal seleksi administrasi hingga proses tes. Perekrutan guru kontrak SD ini memang memprioritaskan guru pengabdi. Tetapi, bukan berarti ini menjadi lebih mudah. Sebab, proses seleksinya juga dipastikan dilakukan dengan ketat. Kepala Disdikpora Drs. I Gede Ariyasa, M.Pd., Selasa (20/12) kemarin, mengatakan prioritas diberikan kepada guru pengabdi, namun dengan syarat ketat di antaranya wajib melampirkan surat keabsahan dokumen. Surat ini dibuat dalam bentuk surat pernyataan bermaterai 6000. Surat keabsahan dokumen ini masuk pada persyaratan khusus terakhir. Keputusan melampirkan prasyarat seperti itu untuk mencegah adanya manipulasi data yang bisa saja dilakukan oknum pelamar. Pascaperekrutan, Disdikpora akan melakukan pengecekan ke sekolah tempat pelamar yang lulus seleksi mengabdi. Surat keabsahan dokumen itu nantinya dijadikan dasar bagi Disdikpora jika ternyata dokumen yang dilampirkan tidak sesuai realita yang ada. Melampirkan surat pernyataan keabsahan dokumen dipercaya dapat mengeliminasi kecurangan. Sehingga proses perekrutan menjadi berkualitas dan menghasilkan guru kontrak yang berkualitas pula. Bila di kemudian hari data yang dilampirkan kata Ariyasa, tidak benar berarti pelamar siap kelulusannya dibatalkan. Selain harus membuat surat keabsahan dokumen, dalam syarat khusus ini, pelamar juga wajib melampirkan surat pernyataan bersedia menjadi guru kontrak dan siap ditempatkan di delapan kecamatan, rekomendasi dari ketua komite, rekomendasi dari tempat sekolah mengabdi, dan memiliki ijazah minimal DII PGSD atau S1 Pendidikan. Dari 300 orang, akan direkrut tenaga guru kontrak SD sebanyak 215 posisi guru kelas, sedangkan 85 orang guru olahraga SD. Proses seleksi nantinya dilaksanakan di Disdikpora Karangasem, meliputi seleksi administrasi, tes tulis, praktik menggunakan komputer, hingga tes wawancara. Para guru pengabdi yang ikut seleksi akan mendapatkan skor khusus, tergantung lamanya dia mengabdi. Mengabdi selama setahun, jika ikut seleksi mendapatkan skor tambahan 12 poin. Skor berlaku sesuai kelipatan tahunnya. “Kekurangan guru SD ini harus segera terpenuhi. Ini cukup mendesak agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di tingkat SD, dapat terlaksana dengan baik,” katanya. Dengan menjadi guru kontrak, Ariyasa mengatakan maka kesejahteraan para guru pengabdi nantinya bisa lebih terangkat, dari mulanya hanya mendapatkan penghasilan Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu sebulan, setidaknya bisa menjadi Rp 1 juta per bulan. (kmb31)

Sewa Motor Kemudian Digadaikan Amlapura (Bali Post) Ulah pemuda asal Banjar Dinas Ujung Pesisi Desa Tumbu, Karangasem, Ardiansyah ini, tak pantas ditiru. Usai menyewa sepeda motor milik I Gusti Lanang Gede, dia malah nekat menggadaikannya. Bahkan, hal itu dilakukan lebih dari satu kali. Akibatnya, Gusti Lanang Gede asal Lingkungan Subagan ini, melaporkan perbuatannya ke Mapolres Senin (19/12) lalu. Kepada petugas di Polres, Gusti Lanang Gede menuturkan, awalnya Ardiansyah melakukan sewa sepeda motornya sejak 27 Agustus lalu. Saat itu, terlapor datang ke rumahnya untuk menyewa satu unit sepeda motor Yamaha Mio DK 3738 B selama tiga hari. Uang sewanya hanya Rp 25.000 per hari. Namun, setelah masa sewanya habis, terlapor kembali datang ke rumah pelapor menyampaikan akan memperpanjang sewa sepeda motornya. Dia pun mengaku memberikannya lagi. Kali ini masa sewanya hampir sebulan. Tetapi, setelah itu, tak kunjung ada kabar. Belum tuntas persoalan sewa motor pertama, terlapor justru kembali menyewa sepeda motor lagi 22 September lalu. Anehnya, pelapor justru memberikannya lagi, padahal sepeda motor yang disewa pertama belum dikembalikan. Kali ini, terlapor menyewa satu unit sepeda motor Honda Beat DK 6008 SV dan dibayar sewanya Rp 100.000. Sewa yang kedua ini dibayar tuntas terlapor 2 Oktober lalu. Saat itu, terlapor membayar sewa Rp 250.000. Bahkan, 17 November, terlapor akhirnya membayar uang sewa untuk dua unit sepeda motor itu Rp 1 juta. Meski masa sewanya akhirnya sudah habis, terlapor tetap tak mengembalikannya kepada pelapor. Terlapor beralasan akan memperpanjang lagi masa sewanya. Setelah lama tak ada kabar, pelapor mengaku mulai curiga dengan Ardiansyah. Kecurigaannya benar, sepeda motor yang disewa pertama, rupanya sudah digadaikan kepada seorang warga di Desa Bukit, seharga Rp 2 juta. Demikian juga sepeda motor yang kedua, juga digadaikan terlapor kepada warga yang belum diketahui identitasnya, persisnya di wilayah Abang. “Jadi, modusnya seperti itu, pertama bilang sewa, setelah dapat motornya, malah digadaikan kepada orang lain,” kata Kasubag Humas Polres AKP I Komang Orta, Selasa (20/12) kemarin. Atas ulah Ardiansyah itu, pelapor mengaku sempat mendatangi rumah terlapor di Banjar Dinas Ujung Pesisi, Desa Tumbu. Kedua sepeda motornya memang tak ditemukan di dalam rumah terlapor. Dia akhirnya mengambil insiatif mencari langsung ke rumah tempatnya menggadaikan motor itu di wilayah Abang. Tetapi, sepeda motornya yang kedua DK 6008 SV, ditemukan di wilayah Subagan. “Atas peristiwa ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta,” jelas AKP Komang Orta. Saat ini, pihaknya mengaku sudah menindaklanjuti laporan tersebut. Terlapor Ardiansyah sedang dicari petugas kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (kmb31)

Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

14 SMAN 1 Manggis

Polres Karangasem Penjagaan Polres

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

KARANGASEM

13

TNI Ingatkan, Waspadai Bahaya Laten Komunis Amlapura (Bali Post) -

Bahaya laten komunis belakangan mulai muncul ke permukaan. Bibit-bibit komunis mulai tumbuh dengan berbagai macam propaganda. Propaganda itu masuk secara halus melalui dalih agama. Bila tidak waspada dan menumbuhkan sikap kritis, masyarakat dengan mudah akan terjerumus ke dalamnya dan menjadi bagian bahaya laten komunis itu sendiri. Demikian mengemuka pada sosialisasi bahaya laten komunis yang digelar di Kodim 1623/Karangasem, Selasa (20/12) kemarin. Melalui sosialisasi itu, TNI ingin masyarakat mampu mengantisipasi sekaligus menangkal bahaya laten komunis yang saat ini mencoba merangsek melalui berbagai cara propaganda. Dandim Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus menegaskan, ideologi komunis kembali dikenalkan kepada masyarakat melalui penyebaran stiker dan kaus bergambar palu arit oleh orang yang tidak dikenal. Hal itu harus kita waspadai bersama. Itu menunjukkan ada keinginan pihak-pihak tertentu menyisipkan ideologi komunis ke bangsa yang telah berideologi Pancasila. Saat ini, komunis telah mengubah kemasan menjadi lebih kooperatif dengan agama. Sehingga, mereka yang tidak memiliki pemikiran kritis, terkena dampak ideologi komunis yang bersinergis dengan ajaran agama,” katanya.

Pola-pola penyebaran dan propaganda seperti itu, menurut Dandim, patut menjadi perhatian bersama. Saat ini, Dandim mengatakan TNI termasuk Kodim 1623/Karangasem akan mengintensifkan sosialisasi dengan memperluas jangkauan peserta. Masyarakat termasuk yang di pelosok-pelosok harus lebih waspada. Alasannya, aksi propaganda paham komunis yang sangat radikal akhirakhir ini cukup gencar. Dengan cara seperti itu diharapkan masyarakat menjadi lebih peka sehingga sekecil apa pun persoalan yang muncul bisa segera tertanggulangi. Saat ini, seluruh elemen keamanan di Karangasem tetap fokus mengantisipasi bahaya laten komunis ini. Baru-baru ini, juga diamankan seorang warga asing yang mengenakan baju bergambar palu arit di Pelabuhan Padangbai. Namun, setelah diinterogasi, WNA asal Inggris itu mengaku tak tahumenahu perihal lambang palu arit itu. Saat diperiksa petugas kepolisian di Pelabuhan

Padangbai, dia mengatakan baju itu marak beredar di Vietnam. Materi sosialisasi dipaparkan Pasi Intel Kodim Kapten Inf. Taman, Danramil Kubu Kapten Inf. Nyoman Suatma dan Pasiter Kodim Lettu

Cpl. I Gusti Made Darsana. Sosialisasi diikuti seluruh personel Kodim mulai prajurut, PNS, anggota Persit Kartika Candrakirana, serta Keluarga Besar TNI. Pada agenda itu disampaikan beberapa materi, di antaranya

perkembangan sejarah dan tindakan terhadap partai komunis Indonesia. Selain bangkitnya kembali komunis dan strategi menghadapinya serta pengawasan kepada kelompok-kelompok radikal. (kmb31)

Bali Post/kmb31

BAHAYA LATEN KOMUNIS - Suasana pelaksanaan sosialisasi bahaya laten komunis yang berlangsung di Kodim 1623/Karangasem.

DPRD Lotim Tanyakan Perda PPPD Amlapura (Bali Post) – Sejumlah anggota DPRD Lombok Timur (Lotim), Selasa (20/12) kemarin, menanyakan pemberlakuan Perda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa (PPPD) saat studi banding di DPRD Karangasem. Pihak DPRD Lotim mengetahui Pemkab Karangasem juga sudah

memiliki Perda tentang PPPD itu. Dari catatan selama ini di Karangasem, perda itu juga mengundang pro dan kontra. Dari pantauan rencaan perda itu sudah berulang kali, plt., mantan klian banjar dinas, atau klian banjar yang masih aktif, tetapi usianya di atas 42 tahun, melakukan demo ke DPRD

serta ke kantor Bupati. Mereka menolak pemberlakuan Perda tentang PPPD itu. Alasannya, perda itu merugikan pihaknya karena pada perda itu yang bisa melamar kembali menjadi klian banjar dinas hanya usai maksimal 42 tahun. Sedangkan, klian banjar hasil pemilihan langsung sebelumnya, rata-rata usianya di

atas 42 tahun. Karena perda itu otomatis klian banjar dinas terdahulu terancam kehilangan pekerjaannya. Di Pemkab Lotim, kata salah anggota DPRD Lotim yang ikut rombongan studi banding, H.M. Zuhri, Perda tentang PPPD di daerahnya itu sudah disahkan tahun 2015, tetapi sampai kini belum diberlakukan.

Salah satu penyebabnya, katanya, masih adanya beberapa hal yang belum jelas diatur pada perda tersebut. Rombongan studi banding DPRD Lotim itu dipimpin H.L. Hassan Rahman. Kunjungan itu dalam rangka mencari berbagai informasi, seperti pemberlakuan Perda tentang PPPD di Karangasem. (013)

Kepala Membesar Harus Dioperasi

Orangtua Tak Punya Biaya

Bali Post/013

KEPALA MEMBESAR - Penderita kepala membesar Kadek Eka Pranata -- lima bulan – dalam pangkuan ibunya.

Amlapura (Bali Post) – Nasib kurang beruntung dialami balita Kadek Eka Pranata (5 bulan). Anak di bawah lima tahun pasangan suami-istri I Wayan Naya (28)- Ni Ketut Nariastari (23) yang tinggal di Dusun Sampih, Banjar Abang Kaler, Abang ini menderita hydrocephalus -- kepala membesar --. Meski usianya baru lima bulan, lingkar kepalanya mencapai 60 cm atau sebesar buah kelapa tua. Ayahnya, Wayan Naya, saat ditemui di Kantor Dinas Sosial Selasa (20/12) kemarin, menduga anak keduanya seperti ini akibat tertimpa pelangkiran -- tempat sembahyang -- di kamarnya. Dia mengenang, saat itu bayi Kadek baru berusia 20 hari. Saat tidur dan ditinggal ke luar oleh ibunya, tiba-tiba pelangkiran di kamarnya terlepas pakunya. Kontan saja, kepala Kadek tertimpa pelangkiran tersebut. Bayi Kadek hanya terlihat luka lecet di bagian mata kirinya saat itu. Namun, sekitar 20 hari sejak tertimpa pelangkiran itu tibatiba Kadek menderita kejangkejang. Dia lantas diajak ke rumah sakit dan menjalani

rawat inap sepuluh hari. ‘’Kata dokter yang menangani, anak kami ada penyumbatan darah di saluran cairan kepalanya. Cairan kepala yang tersumbat atau buntu itu yang menyebabkan kepala Kadek membesar terus. Dokter menyarankan harus segera dioperasi. Namun, kami tak memiliki biaya,’’ ujar Naya. Sejak saat itu, kondisi korban mulai terlihat tak normal, terutama di bagian kepalanya. Kepalanya terus membesar tak bisa dicegah. Kini, kata Naya yang dulu hanya buruh bangunan di Denpasar, lingkar kepala anaknya sudah mencapai 60 cm. ‘’Kami sudah periksakan ke dokter dan disarankan operasi kepala Kamis (22/12) besok. Namun kami bingung, karena tak memiliki uang. Biaya operasi anak kami diperkirakan lebih dari Rp 10 juta,’’ kata Naya saat ditemui di Kantor Disos Karangasem. Naya didampingi Klian Banjar Dinas Abang Kaler, Ketut Madyasta, tengah menyampaikan surat permohonan bantuan sosial. ‘’Kami tak tahu siapasiapa. Namun, kami berharap bisa dibantu agar anak kami

bisa dioperasi di bagian kepala dan bisa sembuh. Memang kami dari keluarga miskin, dan ada bantuan sebagian bebas biaya di rumah sakit, tetapi ada beberapa hal yang harus kami bayar. Seperti selang untuk penyaluran cairan di kepala,’’ papar Naya. Dia menambahkan, sejak anaknya Kadek menderita kepala membesar, dia terus ada di kampung. Dia tak bisa lagi merantau jadi buruh bangunan di Denpasar. Istrinya juga sama, harus mengasuh Kadek yang kerap menangis menahan deritanya. ‘’Istri saya hanya bisa menangis melihat penderitaan anaknya,’’ keluh Naya. Pasutri Naya-Nariastri, kata Klian Banjar Ketut Madyasta, memang tergolong keluarga miskin. Pasutri ini bersama ayah dan saudara laki-laki lainnya yang juga sudah berkeluarga, tinggal di satu areal pekarangan rumah di tengah ladang. Malah ladang itu milik orang lain. Mereka hanya sebagai penyakap, tinggal di rumah sederhana. Sedangkan, anak sulung pasutri ini, Gede Mahendra (6), tampak sehat dan ceria. (013)

Disayangkan, Tim Saber Pungli Tak Libatkan LSM Setiap kabupaten/kota di Bali membentuk Tim Saber Pungli. Tim ini dibentuk untuk memerangi segala bentuk pungli yang terjadi di setiap daerah. Disayangkan, Tim Saber Pungli yang dibentuk tersebut tanpa keterlibatan unsur tokoh masyarakat terkait (swasta) atau LSM. Bagaimanakah idealnya desain Tim Saber Pungli itu? SANGAT disayangkan berbagai pihak, kalangan LSM antikorupsi tak diberi ruang berkontribusi langsung pada Tim Saber Pungli itu. Padahal, dukungan kalangan swasta sangat penting sebagai fungsi kontrol dan kritis di internal Tim Saber Pungli itu sendiri. Sekretaris GTI -- Garda Tipikor Indonesia -- Karangasem I Dewa Gede Juniantara mengatakan hal itu Senin (19/12) lalu. Menurutnya, praktik pungli pada prinsipnya banyak terjadi justru di kalangan aparatur pemerintah. Jika unsur LSM antikoru-

psi tersebut tidak dilibatkan, maka gerakan berantas pungli tak akan maksimal. Soalnya, pungli itu ada pada domain, mengatasi permasalahan di tubuh mereka sendiri. Artinya, transparansi penanganan setiap masalah menyangkut lembaganya sendiri menjadi dipertanyakan. “Pemberantasan pungli adalah masalah bersama. Sesungguhnya, pungli bukan cuma masalah pemerintah dan aparat penegak hukum. Jadi, sangat penting bila di dalamnya juga dilibatkan unsur masyarakat (LSM),” katanya.

Melihat komposisi Tim Saber Pungli, pihaknya berharap perwakilan tokoh masyarakat antikorupsi bisa masuk dalam struktur tim. Sehingga, gerakan penanganan maupun pencegahannya bisa lebih maksimal. Karena itu pasti akan berjalan lebih cepat dalam menangani masalah-masalah yang ada. Keterlibatan tokoh masyarakat antikorupsi ini juga bertujuan, agar proses penegakan hukum dari Tim Saber Pungli ini, tak tebang pilih. Lucu kalau struktur yang dilibatkan hanya dari kalangan birokrasi. “Ini sebetulnya momentum bagi kita di daerah, memberantas segala bentuk pungli di daerah. Ini kesempatan bagus, jadi harus benar-benar disiapkan dengan matang, agar tim ini tak sekadar dibentuk, tetapi lembaga itu bisa benar-benar bekerja

maksimal,” tegasnya. Kepala Kesbangpolinmas Karangasem, Ida Bagus Suastika, belum lama ini, mengakui, keanggotaan Tim Saber Pungli ini nantinya hanya diisi kalangan birokrasi dan penegak hukum. Seperti dari Inspektorat Daerah, Polri, TNI, Kejaksaan, dan lainnya. Hal itu sebagaimana arahan Pemprov Bali. Tim ini akan diketuai Wakapolres Karangasem. Meski didominasi kalangan birokrat di dalam pemerintahan dan aparat penegak hukum, dia menyebut ada juga unsur perwakilan masyarakat. Tetapi, bukan tokoh masyarakat antikorupsi, melainkan organisasi antarumat, seperti FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan MMDP (Majelis Madya Desa Pakraman). “Tim ini selanjutnya diresmikan Irda. Irda sebagai leading sectornya. Kalangan LSM memang

tak masuk Tim Saber Pungli ini. Seluruhnya, ada sekitar 72 orang di dalam tim itu,” katanya. Meski tak masuk Tim Saber Pungli, kata Suastika, bukan berarti tokoh masyarakat antikorupsi, khususnya kalangan LSM tak bisa berkontribusi. Jika memang LSM punya informasi yang akurat dan lengkap dengan buktibukti yang berkaitan dugaan pungli, kata Suastika, nantinya bisa bekerja sama dengan Tim Saber Pungli, bergerak bersama-sama. Sehingga, penanganannya menjadi lebih cepat. Dikatakan, seluruh pihak terkait sudah ada di dalam tim itu. Tetapi, dia kembali menyerahkannya kepada Irda yang lebih berwenang, apakah nantinya akan menggandeng LSM antikorupsi seperti GTI atau tidak. (gik)


TABANAN

14

Dua Tiang Listrik Tumbang di Penebel

SOSOK Komputer untuk Disabilitas PEMERINTAH mengeluarkan UU Disabilitas mengenai penyerapan tenaga kerja di sektor formal dan informal, sekitar satu persen adalah disabilitas. Aturan ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkarya seperti warga lainnya. Meski demikian, tunanetra harus memiliki skill Bali Post/san dan kualitas sehingga mampu bersaing secara sehat. Salah satu kemampuan yang sangat penting dikuasai adalah komputer yang perkembangannya melaju pesat. Untuk itu, Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya memberikan keterampilan komputer bagi murid binaannya. Rudhy Setiawan salah satu pengajar IT di PSBN Mahatmiya memaparkan saat ini sudah ada program komputer bagi tunanetra yang awamnya dinamakan komputer bicara. Tunanetra dituntun menggunakan komputer melalui suara. Lewat suara mereka mengetahui letak dan posisi tool komputer yang hendak digunakan. Misalnya, untuk membuka email komputer akan menuntun tunanetra mengklik tool yang benar di layar komputer. Dengan program ini, disabilitas mampu membuka internet bahkan mengetik surat dan kegiatan teknologi lainnya. Syarat pengguna komputer bicara tidak berat. Tunanetra cukup bisa membaca dan menulis serta jarinya lengkap. Keyboard komputer telah dibuat sedemikian rupa sehingga bisa digunakan oleh disabilitas. Program yang sama juga diterapkan di handphone. “Ada namanya program talkback. Tetapi tidak semua hanphone memiliki program ini,” jelas Rudhy. Program talkback di handphone membantu tunanetra menemukan program yang diinginkan, nomor kontak dan mengirim SMS. (san)

Pelaku Usaha Sambut Positif Uang Baru

Tabanan (Bali Post) – Bank Indonesia mengeluarkan uang baru NKRI guna menekan jumlah peredaran uang lusuh (tidak layak edar) sekaligus mencegah pemalsuan. Hal ini disambut positif oleh pelaku usaha di Kabupaten Tabanan. Salah satu pengusaha di Tabanan Ida Bagus Raka Wiryanata, mengatakan penerbitan uang NKRI baru cukup positif bagi pelaku usaha. Sebab hal ini dapat menekan pemalsuan uang yang selama ini menghantui dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi nasional. ‘’Selama ini tingkat pemalsuan uang cukup marak, karena beberapa pecahan uang sebelumnya masih bisa diduplikat untuk digandakan,’’ ujarnya. Kondisi tersebut menciptakan ketidaknyamanan karena pelaku usaha rentan menerima transaksi uang palsu. Kini dengan adanya uang NKRI baru yang dilengkapi sejumlah pengamanan yang dibenamkan di masing-masing pecahan nominal, setidaknya bisa menghindarkan kemungkinan mentransaksikan uang palsu. Raka melanjutkan, pengamanan uang sangat penting. Tidak kalah urgennya dibandingkan upaya pemerintah memberantas korupsi mengingat dampak yang diakibatkan oleh tindak kejahatan ini sangat besar dalam upaya memperkokoh dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Di sisi lain penerbitan uang baru efektif menekan atau menggantikan jumlah peredaran uang lusuh di masyarakat. Menurut Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan Ida Bagus Ary Wijaya Guntur, S.E., M.M., peredaran uang baru di kalangan perbankan akan berbarengan dengan droping ke Bank Indonesia (BI) melalui kantor pusat. Peredaran uang baru ke nasabah atau masyarakat otomatis dilakukan saat melakukan penarikan di masing-masing bank. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810

Penerangan di Tiga Banjar Terganggu

Tabanan (Bali Post) –

Hujan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan, Senin (19/12) malam mengakibatkan tumbangnya dua tiang listrik di Kecamatan Penebel. Kejadian ini membuat terganggunya aliran listrik di Banjar Dinas Jegu Bendul, Banjar Dinas Jegu Tegal dan Banjar Dinas Ngis Kaja, Desa Jegu. Tiang listrik di jalan jurusan Banjar Dinas Jegu Tegal menuju Banjar Dinas Jegu Bendul itu tumbang karena kabelnya tertimpa pohon kelapa yang roboh di perbatasan kedua banjar. Pascakejadian, petugas BPBD Tabanan bersama jajaran kepolisian dan masyarakat setempat memotong pohon kelapa. Sementara tiang listrik yang melintang di jalan, diangkat dan diperbaiki petugas PLN Cabang Tabanan dan pihak vendor, Selasa (20/12) pagi kemarin. Manajer PLN Wilayah Rayon Tabanan I Made Jiwa membenarkan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan sejumlah tiang listrik tumbang. Dari data yang dimilikinya, tidak hanya gardu Bendul PB 056 dan gardu Desa Tagallinggah PB 72 yang mengalami kerusakan, namun juga jaringan PLN di Banjar Mekayu, Desa Selabih, Selemadeg, akibat tertimpa pohon kelapa. Untuk kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana alam ini, kurang lebih PLN Tabanan

mengalami kerugian Rp 80 juta. “Di Selabih dua tiang beton patah, tetapi tidak ada pemadaman karena aliran listriknya sudah diisi dari jalur yang lain,” ujarnya. Selama proses perbaikan, penerangan di dua desa di Kecamatan Penebel masih terganggu. “Di Penebel ada dua gardu yang padam. Jadi, selama proses perbaikan aliran listrik terpaksa dipadamkan,” ungkapnya. Diperkirakan paling lambat sore ini aliran listrik di Desa Jegu sudah normal kembali. Jaringan listrik di Desa Tegallinggah juga mengalami gangguan. Bahkan lokasinya sulit dijangkau oleh crain (mobil penancap tiang beton). Untuk itu, Jiwa menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman dan berjanji bekerja secepat mungkin guna bisa memperbaiki gangguan. “Kami berharap cuaca seperti ini tidak berlangsung lebih lama lagi, agar tidak berdampak pada sistem kelistrikan di Tabanan,” jelasnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PERBAIKI - Petugas PLN memperbaiki gangguan aliran listrik akibat tumbangnya sejumlah tiang listrik di Kecamatan Penebel, Senin (19/12) malam.

Lelang Pengadaan Jasa Trans Serasi Mendahului

Bali Post/kmb28

MONITOR - Kadishub Tabanan memonitor angkutan Trans Serasi pedesaan di SMPN 2 Kerambitan.

Tabanan (Bali Post) Program angkutan siswa gratis Trans Serasi di Kabupaten Tabanan berlanjut tahun 2017. Agar program ini bisa berjalan di awal tahun, proses tender (pengadaan jasa) dilakukan mendahului. Namun realisasinya sedikit tersendat karena terbentur masalah kelembagaan. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Hartawiguna, Selasa (20/12) kemarin menjelaskan saat ini pihaknya tengah menyelesaikan dokumen lelang agar segera bisa diajukan. Ada empat pekerjaan di dalamnya, yaitu mengikuti mekanisme lelang Trans Serasi angkutan siswa dengan angkutan umum, angkutan siswa dengan bus dan pedesaan di SMPN 2 Kerambitan. Sementara Trans Serasi pedesaan di SMPN 1 Penebel dilakukan pengadaan langsung karena nilainya di bawah Rp 200 juta. ‘’Kemungkinan pertengahan Januari baru bisa beroperasi,” ujarnya. Mantan Camat Selbar itu memaparkan, pengadaan jasa

Warung Global

Tanpa UN Siswa akan Malas Belajar SANGAT setuju jika Ujian Nasional (UN) dilanjutkan. Sempurnakan dan perbaiki tenaga pendidik yang sudah bersertifikasi, sehingga bisa mengajar murid lebih baik lagi. Fera di Tabanan menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’UN Terus Berlanjut’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (20/12) kemarin.

Dilanjutkannya, sarana penunjang pendidikan seperti gedung sekolah yang memadai juga sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Jika semua komponen ini sudah baik, kualitas anak didik sebagai generasi penerus bangsa juga berkualitas. Wayan Agus di Nusa Dua dan Sugik di Mambal setuju UN sebagai penentu kelulusan karena akan membuat siswa rajin belajar. Ka-

lau tidak ada UN anak-anak akan malas belajar, karena sudah pasti diluluskan oleh gurunya tanpa mengikuti ujian. Menurut Werdha di Gianyar, pelaksanaan UN selama ini masih jauh dari asas keadilan. Wilayah Indonesia terdiri atas banyak pulau, gedung sekolah belum memadai, masih ada murid yang harus berjalan puluhan kilometer ke sekolah, dan masih

banyak keterbatasan lainnya sehingga yang membuat proses pelaksanaan UN tidak merata. Pemerintah harus berbenah dulu sebelum UN telanjur dilaksanakan tahun depan. Pendidikan yang mesti paling serius mendapat perhatian, kata Anton di Denpasar adalah Sekolah Dasar. Jika di tingkat ini tenaga pendidik tidak bagus, lulusan SD hingga tingkat atas nanti juga tidak berkualitas. Jadi, perhatikan SD agar manusia Indonesia mampu bersaing. Meskipun siswa kita sudah baik dari sisi pendidikan Matematika dan membaca, para pelamar pekerjaan masih lemah di bidang matematika. Suardana di Tabanan tidak mempermasalahkan jika UN dilanjutkan. Malah akan bagus sebagai patokan kualitas pendidikan siswa. (sikha)

layanan angkutan siswa dengan angkutan umum dipasang anggaran Rp 3,9 miliar setahun, layanan bus Rp 800 juta dan layanan Trans Serasi pedesaan di SMPN 2 Kerambitan Rp 700 juta. Seperti diketahui, Pemkab Tabanan melarang siswa menggunakan kendaraan roda dua ke sekolah. Sebagai gantinya dikerahkan sekitar 80 kendaraan angkutan umum untuk melayani 12 trayek dari dan menuju seko-

lah. Armada itu bertugas mengantar anak-anak ke sekolah dan pulang. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melalui Program Rute Aman Selamat Sekolah telah memberikan bantuan bus sedang tiga buah untuk menambah kekuatan armada. Terakhir, Trans Serasi telah menjangkau trayek di wilayah pedesaan, yakni menyasar SMPN 2 Kerambitan dan SMPN 2 Penebel. (kmb28)

Pengendara Motor Jadi Korban Tabrak Lari

Tabanan (Bali Post) Seorang pengendara motor menjadi korban tabrak lari di Jalan Diponegoro, Desa Buahan, tepatnya di simpang empat Yos Sudarso, Desa Dajan Peken, Tabanan. Korban yang diketahui bernama I Made Alit Junaedi (29) tewas setelah sempat mendapatkan perawatan di BRSU Tabanan. “Kecelakaan tabrak lari, korbannya I Made Alit Junaedi asal Banjar Wanasari. Belum ketahuan siapa yang menabrak, masih kami telusuri,’’ ujar Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ketut Mastra, Selasa (20/12) kemarin. Kecelakaan terjadi, Senin (19/12) malam sekitar pukul 22.30 Wita. Korban mengendarai Honda Vario DK 7039 HC. Korban datang bersamaan dengan pelaku yang diduga mengendarai sepeda motor jenis Beat putih dari arah selatan menuju utara. Setibanya di TKP, saat hendak memasuki simpang empat Jalan Yos Sudarso kendaraan korban diduga ditabrak oleh pelaku dan jatuh. Pelaku langsung melarikan diri ke arah barat atau menuju Jalan Mataram. Sejumlah warga yang melihat kejadian kemudian melarikan korban ke BRSU Tabanan. Akan tetapi, pemuda asal Banjar Wanasari Belodan, Desa Wanasari itu tewas sesaat setelah kejadian dalam perawatan di UGD akibat mengalami luka pada pipi kiri bawah, alis kiri, dada kiri, patah tulang leher dan pendarahan dari hidung. (kmb28)


15

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Athletic Club

vs Celta Vigo

2-1

1. Real Madrid 15 11 4 0 40-14 37 2. Barcelona 16 10 4 2 41-16 34 3. Sevilla 16 10 3 3 32-21 33 4. Villarreal 16 8 5 3 25-11 29 5. Real Sociedad 16 9 2 5 28-21 29 6. Atletico Madrid 16 8 4 4 29-14 28 7. Athletic Club 16 8 2 6 22-19 26 8. Eibar 16 6 5 5 22-20 23 9. Espanyol 16 5 7 4 20-22 22 10. Las Palmas 16 5 6 5 26-24 21 11. Malaga 16 5 6 5 25-26 21 12. Alaves 16 5 6 5 15-17 21 13. Celta Vigo 16 6 3 7 25-31 21 14. Real Betis 16 5 3 8 18-29 18 15. Deportivo Coruna 16 4 4 8 22-27 16 16. Leganes 16 4 4 8 13-27 16 17. Valencia 15 3 3 9 21-29 12 18. Sporting Gijon 16 3 3 10 17-33 12 19. Granada CF 16 1 6 9 14-33 9 20. Osasuna 16 1 4 11 13-34 7 Pencetak gol : 12 - Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona). Liga Inggris Everton

Bali Post/rtr

vs Liverpool

0-1

1. Chelsea 17 14 1 2 35-11 43 2. Liverpool 17 11 4 2 41-20 37 3. Man. City 17 11 3 3 36-20 36 4. Arsenal 17 10 4 3 38-19 34 5. Tottenham 17 9 6 2 29-12 33 6. Man. United 17 8 6 3 24-17 30 7. Southampton 17 6 6 5 17-16 24 8. West Bromwich 17 6 5 6 23-21 23 9. Everton 17 6 5 6 21-21 23 10. Bournemouth 17 6 3 8 23-28 21 11. Stoke City 17 5 6 6 19-24 21 12. Watford 17 6 3 8 21-29 21 13. West Ham 17 5 4 8 19-31 19 14. Middlesbrough 17 4 6 7 16-19 18 15. Leicester City 17 4 5 8 23-29 17 16. Burnley 17 5 2 10 16-28 17 17. Crystal Palace 17 4 3 10 28-32 15 18. Sunderland 17 4 2 11 15-28 14 19. Swansea City 17 3 3 11 20-37 12 20. Hull City 17 3 3 11 14-36 12 Pencetak gol : 13 - Diego Costa (Chelsea).

Jadwal Pertandingan Liga Prancis Kamis (22/12) dini hari Monaco vs Caen St Etienne vs AS Nancy-Lorraine Dijon FCO vs Toulouse Metz vs En Avant de Guingamp Nantes vs Montpellier HSC Girondins Bordeaux vs Nice Lille vs Stade Rennes Olympique Lyon vs Angers SCO Paris St Germain vs FC Lorient Bastia vs Olympique Marseille Liga Italia Kamis (22/12) dini hari Inter Milan vs Lazio Liga Jerman Kamis (22/12) dini hari Cologne vs Bayer Leverkusen Bayern Munich vs RB Leipzig FC Ingolstadt vs Freiburg Hertha Berlin vs SV Darmstadt Hoffenheim vs Werder Bremen Piala Raja Pertandingan II, Babak 32 Besar Kamis (22/12) dini hari Eibar vs Sporting Gijon Sevilla vs SD Formentera Deportivo Coruna vs Real Betis Osasuna vs Granada CF Valencia vs Leganes Barcelona vs Hercules CF(III)

LIGA - Pemain Liverpool Sadio Mane (kanan) merayakan keberhasilannya menjebol gawang Everton pada pertandingan Liga Utama Inggris, Selasa (20/12) kemarin di Goodison Park.

Gol Sadio Mane Menangkan Liverpool Liverpool -

Sadio Mane mencetak gol semata wayang saat tambahan waktu untuk membawa Liverpool menang 1-0 atas rival sekota Everton. Kemenangan ini mengangkat the Reds ke peringkat kedua di klasemen Liga Inggris, Selasa (20/12) kemarin. Pemain pengganti Daniel Sturridge melepaskan tembakan mendatar yang mengenai tiang gawang dari jarak 20 meter. Bola mental kemudian disambar penyerang Senegal Mane dari jarak dekat. Kemenangan ini mengangkat Liverpool asuhan Juergen Klopp untuk terpaut enam angka dari sang pemuncak klasemen Chelsea, yang menang 1-0 di markas Crystal Palace pada Minggu lalu. Liverpool unggul 1 poin dari peringkat ketiga Manchester City.

Pada pertandingan dengan sedikit peluang ini, Everton kehilangan kiper Maarten Stekelenburg karena cedera kaki pada menit ke-60. Penggantinya Joel Robles melakukan penyelamatan bagus untuk menggagalkan peluang Roberto Firmino saat pertandingan tinggal menyisakan waktu sepuluh menit. Sebelumnya Stekelenburg menggagalkan upaya Firmino pada menit ke-50 ketika Liverpool mendominasi permainan. Sedangkan usaha Nathaniel

Clyne dari bola pantul juga dapat ditahan. Firmino melepaskan sepakan dari umpan silang Clyne, namun bola masih melambung. Situasi memanas ketika pergelangan kaki gelandang Liverpool Jordan Henderson terkena tekel dari Ross Barkley pada b a b a k kedua.

Kvitova Ditusuk

Zabaleta Targetkan Pulih Saat Hadapi the Reds London Bek Manchester City yang cedera Pablo Zabaleta menargetkan untuk pulih sepenuhnya tepat waktu untuk lawatan timnya ke markas tim peringkat kedua the reds Liverpool di Liga Inggris pada 31 Desember. Pemain internasional Argentina itu harus meninggalkan permainan saat turun minum ketika timnya menang 2-1 atas Arsenal pada Minggu lalu karena cedera lutut. Ia dipastikan absen pada lawatan ke markas Hull City pada 26 Desember mendatang. ‘’Mudah-mudahan ini tidak terlalu buruk,’’ kata pemain 31 tahun itu kepada media Inggris, Selasa (20/12) kemarin. Setelah timnya mendulang kemenangan kandang beruntun di liga untuk pertama

Praha Dua kali juara Wimbledon Petra Kvitova menderita luka pada tangannya setelah diserang oleh seorang pria yang hendak merampok rumahnya, Selasa (20/12) kemarin di Prostejov. Juara bicara Kvitova, Karel Tejka, menjelaskan Kvitpova mengalami luka pada tangan kiri dan telah mendapat perawatan dari dokter. Luka pada tangan petenis kidal itu tidak mengancam jiwanya. ‘’Yang utama dan terpenting bagi saya sekarang adalah dokter memeriksa kondisi tangan saya. Saya percaya pada mereka dan yakin segalanya akan berakhir dengan baik,’’ kata Kvitova dalam pernyataan yang diunggah di Facebook tim Piala Fed Rep. Ceko. Belum diketahui seberapa jauh luka-luka tersebut berpengaruh pada permainan petenis yang menjadi juara grand slam Wimbledon 2011 dan 2014. Dokter akan mengumumkan hasil pemeriksaan dan kondisi petenis andalan Rep. Ceko itu.

kalinya sejak Agustus, Zabaleta percaya City harus mempertahankan trennya untuk memberikan tekanan terhadap pemuncak klasemen Chelsea, yang unggul tujuh angka di atas mereka. ‘’Kami tahu bahwa mereka adalah tim yang berada dalam laju hasil bagus dan tim yang sangat solid saat ini, namun tentu saja kami tidak akan menyerah. Kami memiliki kepercayaan diri, kami memiliki keyakinan. Ada jalan panjang sampai akhir musim,’’ tambahnya. ‘’Kami memperlihatkannya dalam dua pertandingan terakhir bahwa melalui cara bermain kami, kami tentu saja merupakan salah satu di antara tim-tim yang dapat bertarung untuk gelar.’’ (afp/ant) SIAP Tim promosi Leipzig siap hadapi Bayern Munich pada laga penentu tengah musim Bundesliga, Kamis (22/12).

Pemain Manchester City Pablo Zabaleta.

Leipzig Bermimpi Taklukkan Bayern Munich Berlin Klub promosi RB Leipzig berniat menutup tahun sensasional mereka dengan kemenangan di markas juara bertahan Bayern Munich pada Kamis (22/12). Kemenangan di Allianz Arena akan menempatkan mereka posisi teratas di klasemen Liga Jerman menjelang libur musim dingin. Leipzig melaju kencang di strata tertinggi setelah produsen minuman berenergi Red Bull mengambil alih klub amatir itu pada 2009. Kini klub tersebut menghuni peringkat kedua akibat kalah selisih gol dari sang juara bertahan Bay-

ern setelah kedua tim samasama mengoleksi 36 angka. Pertandingan di Munich merupakan pertemuan pertama antara kedua tim di Liga Jerman musim ini. Namun tim pendatang baru Leipzig tidak memiliki tanda-tanda gentar. ‘’Kami tidak dapat bermain untuk apa pun selain kemenangan,’’ kata Direktur Olahraga Leipzig Ralf Rangnick. ‘’Kami akan menuju ke Munich dan jika memungkinkan, mendapatkan tiga angka.’’ ‘’Anda tidak dapat lebih ambisius lagi daripada menjelang pertandingan ini.’’ Leipzig pantas bermimpi

setelah tampil gemilang di awal musim dengan 11 kemenangan dan hanya satu kali kalah dari 15 pertandingan liga. Ini bukan pertama kalinya Rangnick menantang dominasi Bayern di kancah domestik. Dengan timnya sebelumnya Hoffenheim, juga pendatang baru di kancah kompetisi teratas saat itu, memuncaki liga pada paruh pertama 2009 sebelum merosot setelah libur musim dingin. Bagaimanapun, kali ini skuad Rangnick jauh lebih kuat. Permainan khas yakni agresif dan cepat telah membawa mereka hanya kurang empat gol dari Bayern. Sebaliknya la-

wan mereka seperti kehilangan kecepatan di bawah asuhan pelatih Carlo Ancelotti. ‘’Ketika Anda bermain melawan Real, Barcelona, dan Manchester United maka Anda juga mempersiapkan diri untuk menghadapi Raseballsport (Grasball sport),’’ kata CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge mengacu pada nama resmi lawan mereka di liga domestik. ‘’Mereka disebut seperti itu kan?’’ ucapnya sambil tersenyum karena Leipzig tidak diizinkan menggunakan nama Red Bull akibat peraturanperaturan di liga.

Terjadi saling dorong di antara para pemain dari kedua tim sebelum Barkley dan rekan setimnya Seamus Coleman mendapat kartu kuning dari wasit Mike Dean. Sebelumnya, babak pertama berlangsung membosankan di mana kedua kiper tidak mendapat ancaman serius. Divock Origi menyia-nyiakan peluang di depan gawang Everton menyusul umpan silang Clyne, dan Ramiro Funes Mori menanduk bola melebar pada sisi lain lapangan. Liverpool memaksa Everton menjalani 12 derby Merseyside tanpa kemenangan berturutturut dan 20 derby Merseyside dengan hanya satu catatan kemenangan. (afp/ant)

Klub Jerman Timur itu adalah salah satu tim paling menarik musim ini di mana pemain internasional Jerman bertalenta Timo Werner telah mencetak sembilan gol. Emil Forsberg mengoleksi delapan assist dan lima gol lainnya. Bayern berjuang keras saat menang 1-0 atas Darmstadt 98 pada pekan lalu namun diperkirakan telah dapat kembali diperkuat dua pemain sayap andalan Arjen Robben dan Franck Ribery. ‘’Ini akan menjadi pertandingan yang benar-benar sulit untuk kami,’’ kata bek Bayern Mats Hummels. (kmb39/rtr/ant)

Tejka menambahkan, insiden itu terjadi saat pria itu hendak mencuri di rumah Kvitova di kota Prostejov, Rep. Ceko Timur. Juru bicara kepolisian Prostejov Frantisek Ko rinek menyatakan pelaku seorang pria berusia 35 tahun, melarikan diri setelah kejadian itu dan kini tengah diburu petugas keamanan. Pada hari yang sama, Kvitova mengumumkan ketidakikutsertaannya di tim Piala Hopman Rep. Ceko. Ia mengaku tidak dalam kondisi fit karena cedera pada kaki, sehingga memilih mengundurkan diri dari tim beregu campuran negaranya. Insiden yang menimpa Kvitova pernah menimpa Monica Seles pada 1993. Kala itu Seles pada puncak kariernya dan ditusuk dengan pisau oleh seorang pria pada sebuah pertandingan di Hamburg. Cedera itu menimbulkan luka di punggung. Namun Seles mampu kembali bermain 27 bulan kemudian dan mencapai final AS Terbuka 1995. (kmb39/ap)


OLAHRAGA

16

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Petinju Pelatnas Dipulangkan

Oegroseno Nyatakan Diri Ketua PTMSI

Makassar (Bali Post) Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) Oegroseno menyatakan dirinya sebagai pengurus organisasi yang sah karena telah keluar keputusan Mahkamah Agung (MA). ‘’Sudah ada keputusan Mahkamah Agung yang telah inkracht. Kami juga sudah menerima surat dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),’’ kata Ketua Umum PB PTMSI Oegroseno di Makassar, Selasa (20/12) kemarin. Ia menjelaskan, pihaknya juga sudah menyampaikan surat ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat untuk segera mengesahkan kepengurusan PB PTMSI yang dipimpinya karena telah memiliki kekuatan hukum tetap. Kepercayaan diri sebagai pengurus yang sah itu pun yang membuat dirinya tidak ragu untuk melaksanakan kejuaraan internasional bertajuk 10Th South East Asia Table Tennis Championships (Seatta) di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Sulawesi Selatan, 21 hingga 24 Desember 2016. Menurutnya, pihakya juga mendapatkan kepercayaan sebagai penyelenggara Satta 2016 dari organisasi tenis meja ASEAN yang tentu sebagai bukti jika pihaknya mendapatkan pengakuan dari luar. Dirinya juga menyampaikan akan terus berupaya menyiapkan pembinaan yang berkelanjutan agar tenis meja Indonesia bisa lebih berprestasi lagi di ajang internasional. Sebaliknya dengan kondisi dualisme kepengurusan yang terjadi selama ini justru membuat pembinaan atlet khususnya di daerah juga berjalan tidak sesuai yang diharapkan. ‘’Kami sudah mengirimkan surat ke KONI agar bisa mengesahkan kepengurusan kami. Kami masih menunggu dan berharap segera ada jawaban,’’ katanya. Sebelumnya, Ketua KONI Pusat Tono Suratman memang telah melantik Ketua Umum PB PTMSI versi Lukman Edy. Namun hal itu ditanggapi dingin kubu Oegroseno dengan alasan PTUN sudah memutuskan dan diperkuat oleh Keputusan PT TUN dan dengan ditolaknya kasasi Ketua Umum KONI Pusat oleh Mahkamah Agung bulan Agustus 2015. (ant)

Sukabumi (Bali Post) Tujuh atlet tinju putra yang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di GOR Icuk Sugiarto di Kecamatan Kadudampit, Sukabumi untuk persiapan SEA Games 2017 Malaysia, terpaksa dipulangkan ke daerahnya masing-masing. ‘’Pada Selasa (20/12) ini merupakan hari terakhir pelatnas setelah dua bulan kami berlatih. Pemulangan ini terpaksa kami lakukan karena tidak adanya kepastian untuk pembiayaan atlet dan pelatih selama menjalani pelatnas di Sukabumi,’’ kata Pelatih Kepala Cabang Olahraga Tinju Adi Suwandana di Sukabumi, Selasa (20/12) kemarin. Menurutnya, dengan pembiayaan yang belum tersedia ini, sehingga pihaknya terpaksa harus mengambil sikap, karena khawatir segala kebutuhan atlet yang menjalani pelatnas ini seperti menu gizinya tidak terpenuhi. Selain itu, selama menjalani pelatihan di Sukabumi, atlet ini menggunakan alat seadanya, bahkan ada yang bawa sendiri. Ini dikarenakan tidak adanya anggaran untuk membeli alat. Bahkan, selama ini alat yang digunakan kebanyakan disuport oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) seperti samsak, sarung tinju dan lain-lain. Sehingga selama pelatihan ini atlet harus menggunakan alat yang seadanya. Meski demikian, di tengah serba keterbatasan ini pihaknya memberikan apresiasi kepada para atlet yang tetap bersemangat dan ingin terus mengharumkan Indonesia di kancah olahraga tingkat negara ASEAN. ‘’Yang kami khawatirkan setelah mereka pulang ke daerahnya masingmasing apakah kondisinya masih maksimal atau bisa saja menurun seperti konsentrasi, teknik dan daya tahannya,’’ tambah Adi. Sementara itu, pelatih tinju Pelatnas SEA Games 2017 Hermensen Ballo mengatakan tujuh atlet yang diturunkan untuk mengikuti pelatnas ini ada berasal dari enam provinsi dengan rincian, dua atlet asal Jabar dan masing-masing satu atlet dari Maluku Utara, DKI Jakarta, Bali, Maluku dan Sumatera Utara. ‘’SEA Games yang sudah di depan mata ini, kami tetap optimis para atlet bisa memberikan hasil yang maksimal di tengah keterbatasan saat ini,’’ katanya. (ant)

Gianyar Bidik Tiga Besar di Porprov 2017 TEROBOS - Pebolabasket Merpati Denpasar menerobos pertahanan lawannya tim Kijang Klungkung dalam pertandingan turnamen Merpati Hoops U-13 Boys Basketball di GOR Merpati, Selasa (20/12) kemarin.

Bali Post/ist

Ni Nyoman Dewi Setiari (dua dari bawah)

Bali Pari Tambah Dua Emas

Denpasar (Bali Post) Klub Bali Pari Badung menambah dua keping emas pada hari kedua Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) XXXVIII/2016 di Kolam Renang KONI Jatim, Kertajaya, Surabaya, Selasa (20/12) kemarin. Donasi dua emas dipersembahkan AA Oka Satria Prabawa di nomor 200 meter gaya ganti perorangan KU-III dengan catatan waktu 02 menit 23,65 detik. Emas berikutnya disumbangkan I Putu Wirawan (KU-II) di nomor 200 meter gaya ganti perorangan, catatan waktunya 02:13,77 detik. Wirawan juga meraih perak di nomor 100 meter gaya kupu-kupu, catatan waktunya 00:58,47 detik. Wirawan kembali merebut perak di nomor 200 meter gaya punggung dengan waktu 02:11,77 detik. Sementara perenang Pande Made Iron Digjaya (KU-II) merebut medali perak di nomor 200 meter gaya ganti perorangan, catatan waktunya 02:17,29 detik. Bali Pari juga menambah dua medali perunggu, yang disumbangkan Gde Wahyu Wodyantara di nomor gaya punggung 200 meter, catatan waktunya 02:15,58 detik. Satu perunggu lagi diraih Ni Nyoman Dewi Setiari (KU-II) di nomor 400 meter gaya bebas, catatan waktunya 04.37,74 detik. Dengan demikian, hingga hari kedua pelaksanaan KRAPSI, Bali Pari merebut 5 emas, 5 perak, dan 5 perunggu. (022)

Bali Post/wan

Merpati Jumpa Gianyar Muda di Semifinal Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah Merpati Denpasar selaku runner-up Grup A bertemu lawannya Gianyar Muda (juara Grup B) dalam babak semifinal kejurnas basket bertajuk ‘’Merpati Hoops U-13 Boys Basketball National Challenge 2016’’ di GOR Merpati, Rabu (21/12) malam ini. Semifinalis lainnya, mempertemukan Indonesia Muda (IM) Jakarta meladeni Mangupura Academy (runner-up Grup B). Merpati melenggang ke babak empat besar pascamengalahkan Kijang Klungkung dengan skor 63-29, Selasa (20/12) kemarin. Merpati yang menurunkan skuadnya kapten Hezkie, Ilios, Taufik, Daffa, unggul sejak kuarter pertama 11-4, kemudian kuarter kedua 27-9, kuarter ketiga 48-18, dan menutup di kuarter keempat 63-29. Kijang Klungkung menurunkan pemainnya kapten Agus Arta, Tjok Anom, Tjok Suwara, Darmayasa, dan Rizky Afarel. Usai laga, pelatih Merpati Hendra Jaya mengakui asuhannya saat melakoni di babak

empat besar, dituntut melakoni pemanasan yang panjang. ‘’Sebelum turun ke lapangan, anak-anak harus pemanasan (warming-up) yang cukup lama,’’ kata Hendra Jaya. Sementara itu, Manajer Tim Kijang Klungkung Cuncun mengakui ketangguhan lawannya, Merpati. Kendati demikian, pihaknya bangga tim asuhan AA Gede Risma Putra kurang digenjot fisik dan staminanya, serta kurang pengalaman. ‘’Jadi, kami bangga ikut turnamen ini, sembari melakukan evaluasi,’’ ungkap Cuncun. Hasil lain di Grup A tim favor-

it juara Indonesia Muda (IM) Jakarta menang telak atas lawannya Kamboja Jembrana dengan skor 66-16. IM memimpin sejak kuarter pertama 21-2, kuarter kedua 43-2, kuarter ketiga 49-8, dan kuarter keempat 66-16. Sementara di Grup B, Mangupura Academy menang atas Generasi Muda Tabanan dengan skor 32-25. Mengupura Academy diperkuat kapten Farrel, Gabriel, Pande Nyoman Gede Kresna, Putu Diva, serta Putu Bagus Santana. Sedangkan Gianyar Muda menundukkan lawannya Soverdi dengan skor 32-29. (022)

Denpsar (Bali Post) Ketua Umun KONI Gianyar I Nyoman Arjawa membidik peringkat tiga besar saat saat melakoni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Gianyar, September 2017 mendatang. Target yang dicanangkan itu cukup realistis, mengingat Gianyar bakal menjadi tuan rumah hajatan multi-event empat tahunan tersebut. ‘’Di Porprov 2017 kita selaku tuan rumah menargetkan Gianyar bisa meraih peringkat tiga besar. Karena, untuk posisi pertama dan kedua sudah tidak mungkin bisa direbut karena masih di pegang Badung dan Denpasar,’’ ungkap Arjawa, Selasa (20/12) kemarin. Arjawa mengatakan, pihaknya sedikit pesimis bisa merebut posisi pertama dan kedua karena berbagai alasan mulai dari kalah dari segi jumlah atlet, dan kualitas atlet. Karena dua daerah ini dalam mencetak atlet sangat bagus. ‘’Tidak hanya kalah dari jumlah dan kualitas saja. Kita juga kalah dari sisi anggaran. Karena anggaran kami untuk olahraga dari Pemerintah Daerah (Pemda) Gianyar tidak terlalu besar. Sedangkan untuk Denpasar dan Badung anggaran untuk olahraga sangat tinggi,’’ katanya. Dikatakannya, untuk anggaran pelaksanaan Porprov nanti, pihaknya belum tahu berapa dana yang akan dialokasikan untuk ajang itu. Pasalnya, pihaknya bakal mengadakan rapat terlebih dahulu untuk membahas hal tersebut. ‘’Kalau dulu pas Porprov Buleleng pemda memberikan dana Rp 8 miliar kepada KONI untuk pelaksanaan itu. Tapi jumlah itu di luar bonus atlet. Karena bonus atlet kembali diajukan di anggaran perubahan. Jadi, untuk masalah jumlah anggaran yang akan digelontorkan untuk Porprov 2017 kami akan rapat lebih dulu pada Kamis (22/12) nanti. Kalau dari KONI Bali nominalnya sama seperti Buleleng yakni Rp 4,5 miliar,’’ paparnya. Tentang cabor yang akan diikuti di Porprov Gianyar 2017 nanti, Arjawa menegaskan belum tahu pasti berapa cabor yang akan diikuti Gianyar nanti, lantaran masih harus melakukan rapat lebih dulu dengan pengurus. ‘’Saat Porprov Buleleng 2015 kami ikut 34 cabor, termasuk cabor ekshibisi. Dan waktu itu Gianyar menempati posisi empat besar dengan torehan 31 medali emas, 37 perak dan 78 medali perunggu. Untuk porprov 2017 nanti belum diputuskan berapa cabor yang akan diikuti. Tunggu saja karena masih dibicarakan lebih lanjut saat rapat nanti,’’ tegas Arjawa. (kmb41)

2017, Balap Motor Region II dan III Merger

Bali Post/ant

FINAL - Sejumlah pembalap beradu cepat pada race pertama Grandfinal Motoprix di Sirkuit Puncak Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Minggu (18/12). Grandfinal Motoprix diikuti sejumlah pembalap se-Indonesia dari enam region yang berhasil menjadi juara pada regionnya masing-masing.

Denpasar (Bali Post) Gara-gara selama 2016 Bali tak bisa mewujudkan menjadi tuan rumah seri kejunas balap motor jalan raya (road-race), dan hanya mendompleng ke NTB, maka mulai 2017 mendatang diputuskan merger Region III (Bali, NTB, NTT) dengan Region II (Banten, DKI, Jabar, Jateng, DIY, Jatim). Korwil Pengkab IMI Badung Nyoman Mulyajaya, di Denpasar, Selasa (20/12) kemarin menegaskan, ke depan pembalap Bali dipastikan berat bersaing, mengingat lawannya bukan hanya dari NTB dan NTT, tetapi seluruh wilayah Jawa. ‘’Saya memastikan pembalap Bali hanya jadi pelengkap dan sekadar penggembira,’’ tuturnya. Oleh sebab itu, Mulyajaya yang memiliki klub otomotif Mulyajaya Racing Management (MRM) menyarankan supaya ketua umum Pengprov IMI Bali terpilih nanti,

mampu mengembalikan Bali tetap menghuni Region III. ‘’Saya kasihan nasib pembalap Bali susah bersaing,’’ tuturnya. Diakuinya, bagi racer yang disponsori klub otomotif untuk menuntaskan semua seri dalam setahun cukup berat, karena harus mengikuti lomba ke Jawa. Apalagi, pembalap yang biaya pribadi harus siap merogoh kocek dalam-dalam. ‘’Kami akui mekanik yang mahir juga didominasi Jawa,’’ terangnya. Di sisi lain, Humas Ertiga Club Indonesia (Erci) chapter Bali Gusti Putu Mahaindra Yasa menyarankan, ketua umum IMI Bali ke depan agar mengedepankan transparansi dalam segala hal. Misalnya KTA maupun Tanda Klub Terdaftar (TKT) jika kedaluwarsa supaya diberi tahu, dan segera mengurusnya. Selain itu, Gusti Mahaindra Yasa juga mempertanyakan apakah benar calon ketum

yang maju harus menyiapkan dana. ‘’Apakah dalam AD/ART memang disebutkan demikian. Jadi, bagi siapa yang maju harus menyiapkan dana. Jadi, kalau tak punya dana kan tidak bisa maju,’’ kata Gusti Mahaindra yang klubnya berkecimpung di klub wisata. Pada bagian lain, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Wayan Muriawan menegaskan, pihaknya memastikan ada kandidat lain yang maju, sebab pendaftaran terakhir 6 Januari 2017 nanti. Muriawan senang terhadap sikap demokratis, termasuk mengkritisi IMI Bali. ‘’Makin banyak yang mengkritisi berarti kian banyak yang peduli, dan saya lebih senang hal ini menandakan IMI bersikap dinamis, daripada organisasi otomotif ini adem ayem. Yang penting, kritikan tersebut demi kemajuan dunia otomotif di Pulau Dewata,’’ ucap Muriawan. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Sopir& Tnga Srabutan Wnt,082247191953

A.BP.001.12.16.0001110

Goddes Bakery Bali Looking for: 1.Cook/Hot kitchen 2.Waitress 3.Rest Supervisor Pls send your aplication to Danau Buyan 5B Sanur or send email to:info@goddesbakery.com Or call directing to. 0361 288223/087861390193

Private Driver Needed,English must,min 2yrs Exp in Bali,must be Able ToBe Elexible,Responsible,BasedinSeminyak,Overnight Stays in Karangasem on Weekend Sometimes,Reference Last Job 6 Days Working,Good Salary CV to divinediva_189@hotmail.com

Bth!Pegawai Laundry!Sanur!Mess Makan!Cepat!Hub!!085102077800!

Dcr Admin Min.D3 Perpajakan CV:dewatajayapaper@gmail.com

Dcr Waitres 4,Steward 4 Hub.085100540105

Butuh Therapist Wanita untuk Spa Ubud,Pengalaman Tidak Diutamakan.Lamaran bawa langsung ke Fullmoon Villa Lodtunduh Ubud HP.082144888373

Dcr Admin,SMA/Sdrjt. Jl.Gunung Agung No.69 (dpn SMP 4 Dps)

Dcr:Receptionist,HK.Puri Asih Hotel.Jl.PantaiKuta No.40 Bali

Dcr Guru SD Nandini Jl.Gatsu VI No.46 Dps, 085953785896

Dcr Tk Jarit,Neci,Tres Lobang, Pengepul Jarit Hub:762306

A.BP.001.12.16.0001002

Cr Krywn Mini Market Min.SMU MiniMarket 3Tri Jl.D.Tempe Snr

A.BP.001.12.16.0001115

!!! SPG Butik Denpasar Max.25Th,Gaji+Bonus/Bln Hub.087860925080

A.BP.001.12.16.0001010

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.12.16.0000993

Dcr: Waiter,Waitress.Hub:Jl.Ry Kuta Blok D104.087882255690

A.BP.001.12.16.0001095

Bali Amenities(suplier)di Ubud membthkn accounting,adm,sales& sopir.Tlp.0361-8988085 Krm CV ke:info@balihotelamenities.com

B.BP.820.12.16.0000584

A.BP.001.12.16.0001106

B.BP.004.12.16.0000601

Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss Cari!Pegawai Masak Warung Jawa !Job Resmi di Macau Visa Kerja u/Resto di Renon 081916420095 Proses Seminggu 081999906893 Pengalaman!Cepat!089605688239! A.BP.001.12.16.0001099 A.BP.001.12.16.0001003 B.BP.166.12.16.0000598 Dcr Kurir SIM C &Telemarketing Cr Cpt Guide B.Jepang Max.35Th **A.BVC Kerja Diluar Negri ResMin.SMU.CV keSynus Refill CenPnglaman/Tidak Hub.03619347650 mi utk Semua Usia,Resto Hotel ter Jl.Imbo 551A,0361 490452-3 A.BP.001.12.16.0000515 A.BP.005.12.16.0001102 Kebun081337903069,087860831351 Cr Sales Hotel & Sopir SIM A B.BP.166.12.16.0000596 Dcr PRT Wanita Daerah Simpang Umur Mak.35Th Min.SMA Krm Lam AquaMarineDivingBali is hiring ke PT Gunung Slamat Tlp:410188 Siur Kuta Gj1,5Jt,081239232035 B.BP.154.12.16.0000592 Asst.Dir.of Diving Operations B.BP.001.12.16.0000460 Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Rajin,Lgs (Indonesian Only) Dbthkn Sgr:1.Kasir 2.Waiter/ss Krj Gj1-1,3Jt 081353193575 Excellent English/motivated/ 3.Koki 4.Helper 5.Diswasher A.BP.001.12.16.0000931 can-do attitude/independent/ Prsyaratan Min SMP.CV/Lmran Dcr SPG u/Counter di Carrefour organized/computer skills Dikrm ke Jl.P.Timor No.1 Sanglah 2-10pm. English bgs n lancar 5.5days/wk/8hrs/day/min12mths /Dps Info Call/SMS:08113849229 coky@bali-treasures.com Resume&Cover letter in English A.BP.001.12.16.0001042 Hp.081 145 2173 Expected salary+start date Dcr Admin Min D2 & u/Toko Hub B.BP.004.12.16.0000374 to HRD@AquaMarineDiving.com 085738559532/290407 Arys Mikro Dcr Sgr Drafter utk Pry Exp1Th B.BP.004.12.16.0000472 A.BP.001.12.16.0001100 ke gekmang.utari@yahoo.co.id Bth Adm(wnt)min D1,colektor, A.BP.001.12.16.0001028 Dcr Sgr 4 hairstylist u/BergaSurvey,Driver,ke PT.Wali Santosa Dibth Kary/i KSU Sari Tirta bung di Nyky Salon Grup Jl.H.Wuruk 140Dps,081999655591 Jl.G.Lempuyang Gianyar 942218 Hub:08563811047 A.BP.001.12.16.0001101

A.BP.001.12.16.0001067

A.BP.001.12.16.0001082

A.BP.001.12.16.0001085

A.BP.001.12.16.0001104

B.BP.004.12.16.0000583

A.BP.001.12.16.0000893

A.BP.014.12.16.0001114

A.BP.001.12.16.0000953

B.BP.145.12.16.0000585

Dicari Tenaga Engineering Pnglmn Bkl Otmtf/Msn Indstr Bs Las Lstrk(Min 2Th)tahu dsr Kelistrikan Hub 0361-978637

B.BP.004.12.16.0000373

Dcr Tk.Potong Ayam&Pilet,Max35 Prum Yani Permai,085338422666

A.BP.001.12.16.0000983

Dcr Tng Cuci Mbl Panggilan u/ Car Wash di Sunset Road,Syarat Pnya HP,Tahu Jln Dps Sekitarnya&punya Motor,Gaji 2Jt/Bln. SMS Only:081999668187

B.BP.004.12.16.0000602

Dcr:Staff DW u/Resto diNusaDua Chinese Cook,Admin,CV:Bawa ke BTDC Blok B12 #1-2, 773688

B.BP.145.12.16.0000587

Dibutuhkan therapist massage yang wanita/pria,yang sangat berpengalaman,gaji menarik tolong membawa lamaran langsung ke shambala spa Ubud.Jln.Monkey Forest(di belakang Rahayu Dicari Waitris utk Restaurant Restaurant)telp.(0361)4792229 Jepang Kokoya,Lmr Lsg ke Jl.Dn atau 082144187039 Tamblingan Sanur/081338041969 A.BP.001.12.16.0000952

A.BP.801.12.16.0000817

Dcr Tenaga Kerja Serabutan u. Villa,Pria,SIM A dan C, basic bhs.Inggris Hub.087860618890

A.BP.001.12.16.0001045

Dicari Adm Tamatan SMK.Lam ke Jl.Danau Tamblingan No22 Sanur

A.BP.001.12.16.0000902

Dicari Admin&Operasional Staff SMK Akuntansi,Multimedia Staff SMK Multimedia Pengalaman , Aktif,Rajin,Dedikasi,Fokus pd Hasil Email:info@bali8.co.id

B.BP.004.12.16.0000600

Dicari Sales,Adm,Sopir Minimal SMA/SMK 081703099000

A.BP.001.12.16.0001088

Le Pirate Hotel Gili Trawangan Looking for Operational Manager,Male,Age Max 35yo, Background as FB Mgr/Sprv,Exp Min 5 years in Hospitality, Please Contact 0361733493 or Email to contact@lepirate.com B.BP.004.12.16.0000564

Dicari Sgr Sopir Pick Up Hub.081246712871

A.BP.001.12.16.0001075

Lowngan Mhs Part Time Kumon Gn Salak Dps Tlp/WA 083119535537

A.BP.001.12.16.0001004

Marketing Simpanan Koperasi S1 Wanita Gaji 5Jt H.081239011111

A.BP.001.12.16.0001055

Resto di Dps Cr Karyawan/ti min.SMU/K Hub.081916638777

A.BP.001.12.16.0000939

SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372

B.BP.804.12.16.0000075

Sales Officer bs Bhs.Mandarin; Accounting Manager,Pnglmn 3th dibidangnya;Admin Officer Male /pnglmn min1th dibidangnya,Tlp 03618948137/081803568666(novi) E:novita.venusbali@gmail.com Assistant Chef,Pnglmn min.1th dibidangnya;Cook Helper;Kasir Tel.08121646441/081385656339 (Yudhi)

Looking for Reservation,R. B.BP.803.12.16.0000461 Ticketing Agent to Join Us.In Supir SIM B1,Teknisi Las Weldr Maldives,If you have passion for Supir Pribadi,FO :082349227530 A.BP.001.12.16.0000821 working on tral agency please Send your CV to:abdulla.shafee VilaPuspagrahaKedonganan,Cr4HK u@idmaldives.com/087860306738 2Rcpt 2Cookhelper.081337573666 A.BP.001.12.16.0001049

B.BP.154.12.16.0000552

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Swift ST’09A/T Velg17 ada TV Slvr AsliBali 115Ng, 0817356452

2&4A T.Badung 750jt/A,2A Tkd. Batanghari600Jt/A,082145270447

Karimun Wagon R (GX 2014) 87Jt BU.08123804329

!Djl Tnh 2A Jl.Tkd PetanuRenon Cash/Krd Hrg Nego 082147572676

TOYOTA

!T40A SHM dkt Pantai,Villa Asp PerumhnTbn 95Jt/A 085257539923

A.BP.001.12.16.0001108

A.BP.001.12.16.0001113

B.BP.154.12.16.0000589

B.BP.166.12.16.0000597

*Toyota Prado 2.7 TX’14 Putih* *Vellfire 2.4 Th’2011 Hitam* *Kijang Inova Diesel Th’2013* *Hub.0361-464168/08123907168*

A.BP.167.12.16.0001050

7unit 2A@Jl.UtamaKtwel 8M Aspl perbatasan Dps-Gyr-0817340222

B.BP.004.12.16.0000480

B.BP.141.12.16.0000593

Avanza 1.3 G’11 Htm Pribadi 082144212627

BU Tanah 18Are 28x70 Jl.Masuka diSmping Karma Kandara Ungasan Hrg.399Jt/Are H.08128.6955.889

DIJUAL MOTOR

BUC Dijual tanah kapling Lok. Gng Mas Pds Kelod 081338792660

A.BP.001.12.16.0001084

HONDA

Djl Vario 2015 hitam hrg 12 Jt Hub:082146054344/081238463164

A.BP.001.12.16.0001066

Rmh Minimalis Baru LT1 LT75m2 Dalung Hub.081238547374 A.BP.001.12.16.0001069

A.BP.001.12.16.0001076

SUZUKI

Splash’12 Silver, Asli DK H.105Jt,Mulus T.081353156600

A.BP.001.12.16.0001109

BIRO JASA

A.BP.001.12.16.0001079

Jual Tnh Pasekan Batubln Vila Pondok Batu Alam Gg.Tanah Lot Hub.081239289761/0811387200

DISEWAKAN RUMAH Dkont Rmh 2KT2KM,Dpr,NusaIndah DIJUAL RUMAH A.BP.001.12.16.0001089 Rmh baru S.huni IMB lengkap 35 H:081934376054/081558693506 Kav1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan A.BP.001.12.16.0001001 Dalung Pegending,082147454248 081999843755 / 08124622492 B.BP.164.12.16.0000595 A.BP.001.12.16.0001112 DIJUAL TANAH Djl Rmh 2Lt LT115 LB90 Jl.KerBU Cepat Tnh 1,5Are Renon,Jl. Pandawa Golf Seaview,Akomodasi tadalem Sari1 Dps,081337039226 Wisata 50A-2Ha 08123851858 A.BP.176.12.16.0001097 Laksmana Ada Rumah,08123900185 B.BP.004.12.16.0000437 A.BP.001.12.16.0001107 Djl Rmh Jl.Akasia 4 No.7 Ls.5A Tanah Bangunan Jl.Uluwatu II 2 Bgn:3KT,1Kmr Pmbtu,5Kmr Kos *4A* Kmpus Udayana Jimbrn,bisa Hrg 4,75M bs Ng 081999714992 ambil 1,3A.Pmilik.081338371818 Jimbaran Hrg Nego,08123859571 A.BP.001.12.16.0001078

PERCETAKAN

PENGUMUMAN Bahwa PT.Suluban Garment Berkedudukan di Kabupaten Badung Telah Dibubarkan Berdasarkan Akta No.4 Tgl 7 Desember 2016 Dibuat Oleh Anneke Wibowo,SH Notaris di Denpasar.Kreditur dapat Menghubungi Hadi Sastra Selaku Likuidator:085107719898

A.BP.001.12.16.0001086

B.BP.101.12.16.0000591

PAKAIAN

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.12.16.0000599

SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th RUPA-RUPA Arsitek&Kontraktor JS Gbr&Bgn NPWP PasportHP.081.338.344.155 A.BP.001.12.16.0000078 Rmh,Vila,G IMB,3D 081916433040 A.BP.001.12.16.0001068 PELUANG USAHA Tanah View 9Are di Singakerta Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Ubud 234Jt/Are+Bonus Gratis 2 Bth Peluang Usaha/Sampingan ? Talang,Dll(Daris) 085102796346 Joglo Sehrg 500Jt,081286955889 A.BP.001.12.16.0001081 Hub:087861965576-081999415846 A.BP.001.12.16.0001065 A.BP.001.12.16.0001087 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Tnh Sentanu Ahmad Yani 1A lbr T.08123985172 / 412815 KEHILANGAN Dpn 7m 335Jt Nego,087862392060 A.BP.001.12.16.0000642 A.BP.001.12.16.0001103 Hlg BPKB No.E 8047557-O DK2660 Dcari Property macet di Bank/ XJ an.I Komang Tirta Kencana DISEWAKAN TEMPAT Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.12.16.0001080 A.BP.001.12.16.0001091 Over kont Warung Jl.Gatsu Brt Hlg BPKB No.IO5863362-O Hub.087850896053, 087862261872 Deposito Koperasi Bunga 16%/Th A.BP.001.12.16.0001096 Aman&Pasti Untung 081337380202 DK 5914 CK AN:I Wayan Aryanta A.BP.001.12.16.0001116

KESEHATAN Jual VCO (Virgin Coconut Oil) Partai Besar Partai Kecil 081236372808

A.BP.001.12.16.0001083

Dijual No.Antrean Taxi diHotel Sofitel Smnyak+Mbl,08123900185

A.BP.001.12.16.0001111

Obral Brg Sisa Stock u/Valentine Murah, Msih Bgs 081353193575

A.BP.001.12.16.0000932

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.12.16.0000697

Telah Hilang Sertifikat Tanah Luas 2801m2 No:01627/Pedungan /2007 Lokasi Kel.Pedungan Kec. Densel AN. I Wayan Sumartika J A.BP.001.12.16.0001073

SALON

SERVICE

SERVICE BIRO JASA

SERVICE

FURNITURE

RUPA-RUPA BENGKEL LAS

PELUANG BISNIS

DIJUAL MOTOR BIRO JASA

BIRO JASA

AC


EKONOMI

18

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Tak Paceklik Desember Sejak 71 Tahun

Lompatan ’’Food Security’’ Tertinggi di Dunia Jakarta (Bali Post) Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan ketahanan pangan Indonesia terus membaik sejak dua tahun terakhir. Indikatornya, dengan menurunnya dan berhentinya impor komoditas pangan pokok. Amran di kompleks Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa (20/12) kemarin mengatakan, indeks ketahanan pangan Indonesia melompat menjadi yang tertinggi di dunia pada 2016. “Tidak impor beras, tidak impor bawang, tidak impor cabai, jagung impornya turun 60 persen, dan diakui The Economist Intellegence Unit, dunia mengakui food security kita lompatannya tertinggi di dunia,” ujar Amran. Berdasarkan Global Food Security Index (GFSI) 2016, ketahanan pangan Indonesia meningkat terbesar di dunia dengan indeks 2,7 dan aspek ketersediaan pangan naik tinggi di peringkat 66. Selain itu, Amran menjelaskan pasokan pangan cukup stabil dengan produksi pangan utama beras tahun 2015, naik 6,64 persen Radzi Saleh

Bali Post/edi

”Money Game” Seperti Narkoba BISNIS money game yang memberikan janjijanji mendapatkan untung besar dalam waktu singkat masih marak terjadi di masyarakat. Kejahatan praktik money game sudah merugikan triliunan rupiah dana warga. Meski demikian, bisnis abal-abal ini terus saja bertambah. Banyak pelaku penipuan berkedok Multi Level Marketing (MLM) ini sudah tertangkap dan dijebloskan di penjara. Namun bisnis seperti ini bagai bisnis narkoba. Memang sangat susah diberantas. “Bisnis tipu-tipu berkedok multi level marketing seperti bisnis narkoba. Banyak pelaku kejahatan ini sudah ditangkap, tetapi keberadaan money game ini tetap ada,” kata President Direktur KLink Indonesia Dato’ DR. H MD Radzi Saleh, Senin (19/12), saat acara Meeting and Dinner K-Link Indonesia, di Denpasar. Ditambakannya, sebelum ditindak pemerintah biasanya bisnis seperti ini sudah memakan banyak korban. Masyarakat yang memiliki pola pikir pragmatis tergiur iming-iming untung besar. Maka dalam waktu singkat mereka dipastikan menjadi korban. “Semua orang mimpi hidup senang, banyak uang,

liburan. Kalau ada jalan pintas mereka akan lakukan dan akhirnya mereka menjadi korban bisnis tak benar,” ungkapnya. Pihaknya mengingatkan memilih bisnis yang memiliki legalitas dan sistem marketing jelas. Ketika memilih perusahaan MLM, seharusnya kita tak terjebak bisnis yang memberi untung diluar kewajaran investasi besar. Perusahaan MLM harus memiliki produk yang diperjualbelikan. “Anda tak perlu investasi puluhan juta berbisnis di industri MLM dan berpenghasilan besar. Asalkan anda komit dan konsisten menjalankan sistem kerja yang jelas, maka anda pun bisa kaya,” imbuhnya. Ia pun menjelaskan mengenai tren bisnis MLM yang sudah bergeser dari konvensional (off line) ke online. Diperkirakan tahun 2020 mendatang, bisnis online menguasai bisnis perdagangan dunia. Hal ini tentu tak berlebihan, sebab keberadaan internet dan smartphone makin banyak. Ratusan juta orang sudah menjadi pengguna internet melalui smartphon. “Untuk menggarap market anak muda maka kita harus masuk ke bisnis online, semua bisa dilakukan dari ujung jari,” jelasnya. (edi)

Korsel Apresiasi KUR Mangupura (Bali Post)Korea Selatan mengapresiasi sistem penjami n an KUR d i In d o n e sia. Demikian dikatakan Achmad Muhlison, Kepala Jamkrindo Kanwil VII Denpasar, Selasa (20/12) kemarin, saat pertemuan antara Jamkrindo dengan perusahaan penjaminan di Korea Selatan beberapa hari lalu. Jamkrindo merupakan perusahaan penjaminan milik negara (BUMN) diminta menjelaskan pentingnya analisis kredit sistem online dan rating sistem. “Dan mereka minta penjelasan tentang KUR. Seluruh dunia mengenal KUR khususnya pada industri penjaminan. Sesungguhnya banyak negara lain ingin tahu tentang sistem penjaminan KUR,” ujarnya. Korea Selatan men-

gapresiasi sistem KUR karena banyaknya merespons fasilitas KUR di sana. “Dan mereka juga ingin melihat dampak KUR tersebut bagi perekonomian Indonesia,” katanya. Korea Selatan ingin mengetahui mekanisme pola KUR, core business process-nya, langkah-langkah dukungan IT. Tertariknya Korsel mengadopsi KUR, karena Korsel telah menggunakan IT dalam memberikan jangkauan ke UMKM. KUR merupakan pembiayaan pertama di Asia karena menggunakan likuiditas bank untuk kegiatan produktif di Indonesia, sehingga mendorong tumbuhnya UMKM baru. “Jadi tumbuhnya debitur baru sehingga membantu perekonomian daerah masing-masing,” tandasnya. (kmb42)

dan pada tahun 2016 naik 4,97 persen meskipun dalam kondisi iklim ekstrim El-Nino dan La-Nina. Selama dua tahun tersebut produksi beras naik 8,3 juta ton atau setara Rp 38,5 triliun. “Pada tahun 2016 tidak ada rekomendasi dan izin impor beras premium, hambatan distribusi dan permainan perdagangan dapat kita redam,” ujar Amran. Sementara berdasarkan Angka Ramalan II BPS dan Kementerian Pertanian, produksi padi tahun 2016 sebanyak 79,14 juta ton gabah kering giling (GKG) meningkat 3,74 juta ton atau 4,97 persen dibandingkan tahun 2015. Produksi jagung sebanyak 23,16 juta ton pipilan kering, meningkat 3,55 juta ton atau 18,11 persen dibandingkan

tahun 2015. Amran juga memaparkan pencapaian dalam meredam kenaikan harga-harga pangan pokok setiap Desember yang diakibatkan dari masa paceklik. “Ini pertama kalinya selama 71 tahun Indonesia belum pernah terjadi, paceklik tidak terjadi di Desember. Biasanya hargaharga tinggi di Desember, sekarang harga turun, beras turun, bawang juga demikian,” kata Amran. Menurut Amran, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran di Kementerian Pertanian melaksanakan program Upaya Khusus Swasembada Pangan dan peningkatan produksi komoditas strategis padi, jagung, kedelai, gula, daging sapi/ kerbau, cabai dan bawang merah. (ant)

1.082 UKM Korban Gempa Aceh Dapat Restrukturisasi Kredit

Jakarta (Bali Post) masing-masing perbankan, sehingga Kementerian Koperasi dan UKM bisa berbeda penerapannya tiap bank,” melakukan langkah-langkah memkata Braman. percepat pemulihan pelaku UKM Data pelaku UKM yang terkena korban gempa Pidie Jaya, Aceh. Dari dampak gempa Aceh merupakan hasil inventarisasi diperoleh sebandebitur dari 3 bank terbesar di Inyak 1.082 pelaku UKM menjadi donesia, yaitu 497 debitur dengan korban gempa. outstanding Rp 22,3 milyar dalam Deputi Pembiayaan Kemenbentuk kredit komersial dan 585 terian Koperasi dan UKM Bradebitur dengan outstanding Rp 8,9 man Setyo mengatakan sudah milyar berupa Kredit KUR. melakukan koordinasi dengan Jenis restrukturisasi yang akan Kepala Dinas Koperasi dan dilakukan antara lain: penuUKM Provinsi Aceh, perwakirunan suku bunga, perpanjanlan OJK, Pimpinan Wilayah gan jangka waktu kredit, penBRI Aceh, Area Head Mandiri gurangan tunggakan bunga Banda Aceh, Perwakilan dari kredit, pengurangan tunggaBNI, perwakilan dari Bank kan pokok kredit, penambahan Puspayoga Aceh dan Kepala Badan Penfasilitas kredit dan konversi anganan Bencana Aceh (BPBA) dan wakil dari kredit menjadi penyertaan modal sementara. Biro Ekonomi Setda Provinsi Aceh di Aceh, Dia menjelaskan, ada usulan UKM yang Senin (19/12). telah mengajukan kredit komersial dan terkena Dari pertemuan itu diputuskan 1.082 UKM musibah agar dilakukan konversi kredit ke akan mendapat restrukturisasi kredit untuk kredit Usaha Rakyat (KUR) bunga 9 persen membantu meringankan usaha mereka yang dengan syarat Non Performance Loan (NPL) hancur karena gempa. “Pada prinsipnya se- kredit komersial itu di bawah batas normal. mua perbankan setuju dan sepakat dilakukan “Saya kira ini sangat membantu para pelaku restrukturisasi kredit, tergantung kondisi UKM yang terdampak gempa di Aceh ini,” tegas pelaku usaha UKM dan jenis restrukturisasi Braman. (r)

Kalteng Sediakan Lahan Organik Terbesar Jakarta (Bali Post) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) sediakan lahan pertanian organik terbesar di Indonesia seluas 500.000 hektare. “Lahan yang disiapkan merupakan alih fungsi dari lahan bermasalah,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Jakarta, Senin (19/12). Sugianto mengatakan Pemprov Kalteng akan menyelesaikan lahan bermasalah yang merupakan proyek sejuta hektare sawah pada masa lalu. Lahan tersebut, menurut Sugianto, akan dioptimalkan untuk pertanian organik yang menyejahterakan masyarakat Kalteng. Sugianto menuturkan, lahan bermasalah itu menjadi beban bagi masyarakat Kalteng karena tidak digarap secara serius. Pemanfaatan lahan bermasalah menjadi pertanian organik akan lebih berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Sugianto optimistis Kalteng mampu menjadi penghasil produk pertanian organik terbesar di Indonesia. “Apabila lahan pertanian digarap serius yang didukung teknologi dan inovasi yang tepat,” ujar Sugianto. (ant)

Menteri Pertanian Amran Sulaiman

Bali Post/ant

Rupiah Melemah 36 Poin

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (20/12) pagi bergerak melemah sebesar 36 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.396 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.360 per dolar AS. “Minimnya sentimen domestik membuat faktor global menjadi dominan dalam penentu arah rupiah. Dalam jangka pendek diperkirakan masih akan mengalami pelemahan,” kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Selasa kemarin. Ia menambahkan, kekhawatiran pasar terhadap pencapaian defisit akhir 2016 itu bisa melebihi ekspektasi. Hal itu kembali menjadi perhatian dan turut memberikan sentimen negatif bagi

mata uang domestik. Ia menambahkan, permintaan dolar AS juga masih cukup kuat pasca kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (Fed Fund Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 0,5-0,75 persen pada pekan lalu. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, apresiasi dolar AS salah satunya juga didorong pernyataan positif dari bank sentral Amerika Serikat (The Fed) tentang pasar tenaga kerja yang kuat dalam hampir satu dekade. Ia juga mengatakan pernyataan The Fed mengenai adanya peluang kembali menaikan suku bunga pada 2017 mendatang sebanyak tiga kali juga turut menopang dolar AS. (ant)

Kurangi Diskon Restrukturisasi Mesin IKM

Bali Post/ant

TANAM PADI - Sejumlah petani menanam padi di lahan pertanian di Klambu, Grobogan, Jawa Tengah.

Jakarta (Bali Post) Ditjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian akan mengurangi potongan harga atau diskon untuk bantuan restrukturisasi mesin yang dibeli IKM pada 2018. “Jadi kita akan maksimumkan dan efektifkan fasilitasi yang namanya restrukturisasi. Kalau restrukturisasi sendiri sudah berjalan oke, tapi mohon maaf potongannya akan diturunkan,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Selasa (20/12) kemarin. Saat ini, lanjut Gati, Kemenperin memberikan potongan harga 45 persen untuk industri kecil dan 35 persen untuk industri menengah untuk restrukturisasi mesin IKM buatan dalam negeri. Sementara untuk mesin impor, Kemenperin memberikan potongan 35 persen untuk industri kecil dan 25 persen

untuk industri menengah. “Tahun 2018 akan dikurangi diskonnya rata-rata 10 persen dari yang sekarang. Kemudian mereka juga harus melampirkan faktur pajak, bukan hanya kwitansi pembelian mesinnya,” ujar Gati. IKM yang sudah terverifikasi untuk mendapatkan fasilitas tersebut pada 2017, kata Gati masih akan mendapatkan potongan harga saat ini, sehingga belum ada pengurangan. “Ada beberapa yang sudah diverifikasi, misalnya IKM kimia, sandang, aneka dan kerajinan itu ada sekitar 20. Belum lagi yang lain,” tutur Gati. Menurutnya, program pemotongan harga untuk restrukturisasi mesin IKM bertujuan untuk membantu IKM meningkatkan kapasitas dan kapabilitas produknya agar lebih berdaya saing. (ant)


19

Rabu Kliwon, 21 Desember 2016

Unsur Kesengajaan

Harus Cermat Dari Hal. 1

‘’Seharusnya program pembangunan mengacu pada apa yang diharapkan masyarakat. Hal ini harus sejalan dengan visi dan misi yang telah dicanangkan bupati. Pembangunan Bangli khususnya dalam setahun ini terlihat datar-datar saja. Belum ada grand design yang jelas,’’ kata Gunawan. Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, APBD harus dirancang dengan cermat. Pemerintah harus mendorong terciptanya iklim investasi yang baik agar investor mau menanamkan modalnya di Bangli. Investasi dimaksud bukan hanya di sektor pariwisata, juga di bidang lainnya. Selain lebih serius menggarap potensi daerah, perlu juga diimbangi gerakan massal yang melibatkan seluruh komponen. ‘’Misalnya kopi Kintamani, anjing Kintamani, itu kan khas Bangli. Yang begitu perlu digerakkan secara massal. Libatkan warga yang sudah sukses. Harus rembuk bareng. Cari tahu apa sesungguhnya harapan masyarakat. Mengimbangi itu, anggaran pusat juga harus dikejar,’’ katanya. Pengusaha bidang pertanian asal Songan, Kintamani, I Komang Sukarsana, menyebutkan potensi pertanian Bumi Bhukti Mukti Bhakti sangat besar. Tetapi sektor ini belum

sepenuhnya mendapatkan perhatian pemerintah. Padahal jika digarap secara serius akan mampu jadi alternatif percepatan pengentasan kemiskinan. ‘’Sekarang pertanian menjadi isu seksi. Sangat menarik untuk ditekuni. Ini bisa dijadikan alternatif meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ kata alumni Program Studi Biologi Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja ini. Perhatian pada sektor pertanian pun jangan diartikan secara parsial melainkan harus menyeluruh yakni dari hulu sampai hilir. Pembangunan tidak boleh hanya fokus pada upaya meningkatkan hasil panen. Pendampingan, motivasi dan bantuan pemerintah diupayakan berlanjut hingga pengolahan produk dan pemasaran. Dengan cara demikian masyarakat yang terlibat akan lebih banyak. Ke depan, pemerintah juga harus berani keluar dari zona nyaman yang cenderung menciptakan kondisi pembangunan yang stagnan. Pemerintah harus lebih berani mengambil terobosan dengan melibatkan kalangan yang visioner dan punya kredibilitas. ‘’Jangan takut untuk menggandeng putra Bangli yang sudah sukses untuk membicarakan bagaimana arah pembangunan ke depan dan aspek apa yang perlu diperbaiki,’’ tegasnya. (sos)

Penguatan Layanan Dari Hal. 1

Dari tiga bidang tersebut, strategi yang layak dikedepankan adalah perluasan akses dan penguatan layanan pendidikan. Strategi ini diperlukan karena orang yang terdidik akan merasa malu jika tidak berupaya dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya. Dengan penguatan pendidikan mereka memiliki kemampuan serta keterampilan nantinya untuk lepas dari kemiskinan. ‘’Orang terdidik akan tahu bagaimana caranya menjaga kesehatan serta berupaya mengakses atau memperoleh sumber daya dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya,’’ jelas pria asal Desa Bonyoh, Kintamani ini. Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan diperlukan keterlibatan semua komponen masyarakat, termasuk masyarakat sasaran itu sendiri. Salah satu nilai

lokal yang bisa dielaborasi ke dalam program pengentasan masyarakat miskin adalah ajaran Tat Twam Asi. Kesadaran masyarakat desa dibangkitkan baik melalui penyuluhan, dharma wacana, sangkep, kegiatan lembaga-lembaga lokal desa dan sejenisnya, sehingga lahir kepekaan sosial untuk bahumembahu membantu saudarasaudaranya yang masih berada pada zona kemiskinan. ‘’Karena manakala di sebuah komunitas ada masyarakat miskin, maka masyarakat sekitar di komunitas tersebut akan merasa dan menempatkan dirinya juga miskin, dengan catatan makna tat twam asi telah diinternalisasi dengan baik. Sehingga secara langsung program apa pun yang dikembangkan dan dilaksanakan terkait dengan upaya pengentasan kemiskinan akan terlaksana dengan baik,’’ jelasnya. (ina)

Dari Hal. 1

‘’Anggota saya masih ke lapangan, mudah-mudahan saja di sana ada CCTV dan ada petunjuk untuk mengungkap pelaku. Karena kami melihat ini memang ada unsur kesengajaan,’’ ucapnya. Kapolsek juga menegaskan bahwa kasus ini merupakan aksi teror yang sengaja dilakukan oleh oknum tertentu. Dugaan awal, pelaku sengaja mencuri tas milik Mark Aart, kemudian menaruh tas yang sudah berisi rakitan bom di warung milik Ketut Suala. ‘’Kami prediksi

daya ledak bom ini rendah. Tetapi ini diletakaan di dekat Pertamini yang berisini BBM dengan jarak kurang lebih 2 meter, kalau ini sampai meledak tetap saja berbahaya,’’ ungkapnya. Sementara itu, Mark Aart hingga Selasa siang kemarin masih diperiksa di Mapolsek Ubud. Kapolsek menegaskan pria asal Belanda ini belum bisa ditetapkan sebagai tersangka. ‘’Ini masih kita selidiki,’’ ucapnya. Sementara itu, Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan peka terhadap

Jadi Tersangka Dari Hal. 1

‘’Sebagai warga negara yang baik kita kooperatif,’’ kata pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis, Selasa (20/12) kemarin. A l i m e nje l a s ka n, Dhani akan dimintai keterangan sebagai saksi dengan terlapor Sri Bintang Pamungkas yang telah dijadikan tersangka. Ahmad Dhani mengaku kenal Sri Bintang saat menjalani pemeriksaan di Markas Komando Brimob Polri Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Calon wakil bupati Bekasi ini juga menyebutkan pernah hadir pada

pertemuan dengan Rachmawati Soekarnoputri yang dihadiri Sri Bintang di kampus Universitas Bung Karno (UBK). Selain Ahmad Dhani, Buni Yani juga dipanggil penyidik Polda Metro Jaya guna dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Sri Bintang Pamungkas terkait dugaan percobaan makar. Buni Yani mengaku penyidik meminta keterangan terkait orasi Sri Bintang dengan sejumlah orang di bawah jembatan jalan tol Kalijodo Penjaringan, Jakarta Utara pada beberapa waktu lalu.(ant)

pendatang. Kalangan pengusaha juga diimbau agar memasang CCTV yang mengarah ke jalan, jadi tidak hanya yang mengarah ke kasir. ‘’Kalau ada yang mencurigakan, jangan ragu untuk segera melapor,’’ ucapnya. Ditambahkan, pihaknya juga akan menggelar Operasi Lilin Agung 2016, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. Operasi ini akan digelar mulai 23 Desember hingga Januari 2017. ‘’Selama operasi ini kami akan meningkatkan pengamanan di objek vital seperti daerah wisata, khususnya Ubud,’’ ucapnya. (kmb35)

Dua Kali Dari Hal. 1

Sekitar pukul 07.50 Wita, tim Gegana Polda Bali yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan. Petugas yang mendeteksi adanya bahan mencurigakan dari tas tersebut, langsung melakukan peledakan sebanyak dua kali. Sisa hasil ledakan tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolsek Ubud. Setelah diperiksa di dalam tas tersebut memang berisi benda rakitan bom, namun diprediksi memiliki daya ledak rendah. Bom tersebut berupa rangkaian mercon ukuran 7 cm sebanyak 4 buah yang di dalamnya berisi mesiu, timer dalam bentuk kalkulator, charger dengan rangkaian kabel, tiga buah paku, satu kaleng minuman dan lakban. ‘’Mercon yang diikat jadi satu ini kami temukan di dalam kaleng, berisi pula timer dari kalkulator serta rangkaian kabel charger, kemudian terbungkus lakban hitam,’’ beber Kapolsek Ubud AKP Nyoman Wirajaya. (kmb35)

Rabu, 21 Desember 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Aeb Jagat Bali (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Adi Parwa (1) 08.0 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali Tegen-tegenan, Kearifan Lokal Desa Taro

11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Aeb Jagat Bali (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Cakra (3) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Indra Jagadhita (1) 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari

PAUD Tunas Mekar Sari (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Canting Camplung (1) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Round Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Penarungan Cupak Perang Tanding (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Tegalinggah (4) 24.00 Closing

Perusakan Restoran Dari Hal. 1

Tito Karnavian juga memerintahkan jajarannya untuk menangkap semua yang terlibat dalam sweeping yang disertai perusakan Restoran Social Kitchen, Solo, Jawa Tengah, yang terjadi pada Minggu (18/12). ‘’Di Solo itu ada beberapa orang yang melakukan sweeping dan bahkan di Social Kitchen, Solo, tadi malam sudah ada lima orang yang ditangkap. Saya sudah perintahkan tangkap semua yang terlibat,’’ kata Kapolri Tito. Dia mengatakan kepolisian akan menindak tegas para pelaku sweeping. ‘’Kalau mereka laku-

kan pelanggaran hukum ,apalagi anarkistis seperti yang di Solo, kita tangkap,’’ ujarnya menegaskan. Tito mengatakan jika ada gerombolon orang mau melakukan sweeping atau melakukan sosialisasi terkait sweeping yang dapat meresahkan masyarakat, pihak kepolisian jangan raguragu untuk menindak. Sebelumnya, tim gabungan Reskrimum Polda Jateng bersama Satuan Reskrim Polres Surakarta menangkap lima orang kelompok Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) atas peristiwa perusakan Restoran Social Kitchen, Solo, Jawa Tengah, yang terjadi pada Minggu (18/12). (ant)

Karna Habisi Kuda, Kereta dan Juga Sais Dhrishtadyumna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Lima Belas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA bercerita, ‘’Selanjutnya kekuatan pasukan sangat besar dari Yudhishthira itu kembali ke medan pertempuran. Mereka meneruskan menuju tempat d mana Guru Drona dan Karna sedang menggiling ksatria-ksatria Pandava lainnya. Pada malam kematian itu terjadi sebuah pertarungan sangat dahsyat. Pertarungan itu menyerupai dua lautan yang bertambah besar pada bulan sedang naik itu. Prajurit-prajurit dari bala tentara paduka, setelah melemparkan dari tangan-tangan mereka lampu-lampu menyala yang dipegang sebelumnya. Mereka lalu bertarung tanpa takut-takut dan sangat brutal dengan para Pandava. Pada malam mengerikan itu ketika bumi ditutupi kegelapan dan debu, para pejuang saling bertarung sengit satu dengan lainnya. Mereka hanya dipandu nama yang mereka ucapkan. Nama-nama diucapkan oleh raja-raja yang bertarung terdengar di mana- mana, oh baginda. Di sana seperti apa yang terjadi, oh raja, pada sebuah swayamvara atau memilih itu sendiri.

Tiba-tiba sebuah kesunyian meliputi medan pertempuran. Bahkan berhenti beberapa saat. Sebuah keributan keras terdengar. Keributan itu dibuat oleh para pejuang dalam situasi psikis berbeda, ada yang sedang marah, bergembira karena sebagai pemenang, dan kecewa, ketakutan karena dikalahkan. Terlihat lampu-lampu menyala, oh banteng keturunan Kuru, ke sana lampu-lampu itu pahlawan-pahlawan menyerbu seperti serangga -- menuju sebuah api menyala. Dan ketika para Pandava, oh raja, dan para Kaurava bertempur satu dengan lainnya di tengah kegelapan malam, semakin lama semakin bertambah tebal di sekeliling mereka.’’ Sanjaya berkata, ‘’Kemudian Karna, pembantai pahlawanpahlawan bermusuhan itu. Setelah menyaksikan hal itu, cucu Prishata lalu tanpa banyak cakap menyerangnya dengan 10 batang panah yang ditujukan pada dada Karna. Serangan itu terlihat benar-benar menembus bagian-bagian badan vitalnya. Panglima perang Pan-

dava, Dhrishtadyumna, terus tidakmengendurkan serangan kepada Karna, sebagai balasan pada perang besar Karna menyapanya, ‘Tunggu! Tunggu!’ Kemudian mereka saling menutupi satu dengan lainnya. Pertarungan antarkedua ksatria utama itu sangat menakutkan. Masing-masing mengeluarkan panah-panah tajam dan panahpanah surgawinya. Hebatnya panah-panah itu dilepaskan dari busur-busur yang ditarik sampai rentangan paling penuh. Kemudian Karna, pada pertempuran itu mengirim ke tempat tinggalnya Dewa Yama, sais kereta, keempat kuda Dhrishtadyumna. Padahal panglima utama Pandava ini adalah ksatria pilih tanding di antara keluarga Panchala. Dia kemudian memotong busur utama musuhnya dengan anakanakpanah tajam, selanjutnya Karna menumbangkan sais keretanya dengan sebuah panah berkepala lebar, yang belakangan dari relung keretanya. Dhrishtadyumna, yang merupakan ksatria gagah berani itu, kehilangan kereta, kuda-kuda

dan sais keretanya. Kemudian, dengan cepat melompat turun ari keretanya. Sejurus berikutnya mengambil sebuah gada. Walaupun diserang terus dengan panahpanah lurus oleh Karna, pangeran Panchala terus maju mendekati Karna. Ia pun membantai keempat kuda milik Karna dari belakang. Berbalik sangat cepat, pembantai kelompok-kelompok, cucu Prishata itu dengan cepat naik ke keretanya Dhananjaya. Setelah menaiki kereta Ar-

juna, ksatria kereta perkasa Dhrishtadyumna itu inginmeneruskan menuju ke tempatnya Karna lagi. Namun putra Dharma, Prabu Yudhishthira, memintanya untuk berhenti. Kemudian Karna yang dilengkapi energi besar itu mengeluarkan teriakan-teriakan singanya. Dengan dentingan busurnya yang keras, putra Suta itu juga meniup terompet kulit kerangnya dengan kekuatan besar.’’ (bersambung)

Sloka 11.26 Ami ca tvam dhristarashtrasya putrah sarve sahaivavani-pala-sanghaih bhismo dronah suta-putras tathasau sahasmadiyair api yodha-mukhyaih Semua putra Dhristarastra, beserta para raja, Bhisma, Karna, Dronacharya, dan semua pendekar agung tuan rumah kami, banyak terperangkap di antara gigi-gigi dan terlihat kepala-kepalanya terkepit dan pecah dan berjatuhan menjadi debu dan binasa.


Rabu Kliwon, 21 Desember 2016


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 21 Desember 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu