Skip to main content

Edisi 20 Juli 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 318 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis umanis, 20 juli 2017

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Kasus E-KTP

Satu Lagi Kader Golkar Tersangka Jakarta (Bali Post) – KPK menetapkan anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Markus Nari, sebagai tersangka baru korupsi KTP elektronik (e-KTP). Sebelumnya, Setya Novanto yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Ketua DPR ditetapkan menjadi tersangka. Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (19/7) kemarin, menyatakan Nari diduga berperan dalam memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran proyek KTP elektronik di DPR. ‘’Sebagaimana terungkap dalam fakta persidangan, indikasi peran Markus Nari (MN) adalah bersama sejumlah pihak lainnya, Markus Nari diduga memperkaya sejumlah korporasi yang terkait dalam pelaksanaan proyek e-KTP,’’ kata Diansyah.

Kedua, pada 2012 sedang dilakukan pembahasan anggaran untuk perpanjangan proyek KTP elektronik tahun anggaran 2013 sebesar Rp 1,49 triliun. ‘’Markus Nari diduga meminta uang kepada Irman atau terdakwa I sebanyak Rp 5 miliar. Sebagai realisasi permintaan tersebut, diduga telah terjadi penyerahan uang sekitar Rp 4 miliar kepada tersangka Markus Nari,’’ kata Diansyah. Terkait dengan penetapan Setya No-

vanto sebagai tersangka, ia mengatakan, KPK sudah menyerahkan surat pemberitahuan penetapan tersangka kepada Setya Novanto. ‘’Surat pemberitahuan pada tersangka Setya Novanto sudah kami sampaikan per tanggal 18 Juli 2017,’’ kata Febri Diansyah. Surat pemberitahuan penetapan tersangka itu sudah dikirim ke rumah Novanto, di Jalan Wijaya XIII Nomor 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (ant)

Markus Nari

KPK Tahan Anggota DPR dari PKS

Bali Post/ant

DITAHAN - Wakil Ketua Komisi V DPR Fraksi PKS Yudi Widiana Adia dengan rompi tahanan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/7) kemarin. Yudi ditahan KPK usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2016.

Pencatut Nama Jokowi Ditangkap

Jakarta (Bali Post) – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) membekuk warga Afrika, Kaba Soliman, yang diduga menipu bermodus mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap sejumlah perusahaan swasta dan badan usaha milik negara (BUMN). ‘’Dari Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya lidik selama satu minggu akhirnya ditemukan warga Afrika sebagai tersangka,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Rabu (19/7) kemarin. Hal. 19 Mohon Dukungan

Argo Yuwono

Jakarta (Bali Post) KPK menahan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yudi Widiana Adia dalam kasus penerimaan hadiah terkait proyek pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun Anggaran 2016. ‘’KPK menahan Yudi Widiana Adia (YWA) untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK Pomdam Jaya Guntur,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu (19/7) kemarin. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Yudi sebagai tersangka dalam kasus tersebut pada Senin (6/2) lalu. Yudi diduga menerima hadiah atau janji dari So Kok Seng alias Aseng sebagai Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa sebesar Rp

4 miliar. Atas perbuatannya, Yudi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Taun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Pasal tersebut mengatur mengenai pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai akibat atau disebabkan karena telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Hal. 19 Segera Diadili

Kamis Ini Paripurna RUU Pemilu

Samakan Persepsi PT Nol Persen, Demokrat Dekati PAN Jakarta (Bali Post) – Partai Demokrat intensif melobi beberapa partai politik untuk menyamakan persepsi terkait presidential threshold (PT), ambang batas pengajuan calon presiden sebesar 0 persen. Hal itu dilakukan menjelang Rapat Paripurna DPR pada Kamis (20/7) ini dengan agenda pengambilan keputusan Rancangan Undang-undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu. ‘’Kami harapkan pandangan Demokrat sebaiknya ambang batas partai mengajukan calon presiden 0 persen. Karena Pemilu 2019 dilakukan pemilu legislatif dan pemilu presiden secara serentak, sehingga tidak ada alasan diberlakukan ambang batas,’’ kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Gedung Nusantara III, Jakarta, Rabu (19/7) kemarin. Hal itu, dikatakan Syarief, usai bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Gedung Nusantara III, Jakarta. Syarief mengatakan, selain PAN, ada partai lain yang memiliki pandangan politik yang sama dengan Demokrat, yaitu Partai Gerindra dan PKS dan berharap PKB ikut bergabung. Dia berharap pengambilan putusan RUU Pemilu bisa dilakukan dengan mekanisme musyawarah mufakat. Namun kalau tidak dicapai maka partainya siap dengan cara pemungutan suara atau voting. ‘’Mudah-

mudahan bisa dengan musyawarah, namun kalau voting itu salah satu pengambilan keputusan,’’ ujarnya. Sementara itu, pada diskusi ‘’RUU Pemilu dan Perwujudan Keseimbangan Kewenangan DPR dan DPD’’ di Gedung MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu kemarin, terungkap bila Paripurna DPR-RI menyetujui persyaratan presidential threshold 20-25 persen, maka akan tampil dua pasangan calon presiden pada Pemilu 2019. Ketua Kelompok DPD-RI di MPR-RI John Pieris mengatakan jika paripurna DPR-RI menyetujui persyaratan presidential threshold 20-25 persen, maka secara teori dapat diusulkan maksimal empat pasangan calon presiden. Karena sebaran suara pemilu tentu tidak merata, maka kemungkinan dapat muncul tiga pasangan calon. ‘’Mencermati poros kekuatan politik saat ini, masih relatif sama dengan poros kekuatan politik pada Pemilu 2014. Karena itu saya memperkirakan akan tampil dua pasangan calon presiden pada Pemilu 2019,’’ katanya. Ketua Badan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan DPD-RI ini meyakini calon presiden yang tampil pada Pemilu 2019 tidak akan calon tunggal, tetapi akan muncul dua pasangan calon. Hal. 19 Usulan Partai

Mendagri Tepis untuk Loloskan Calon Tunggal

Tjahjo Kumolo

Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo masih berharap ada wadah musyawarah untuk membahas mengenai Revisi Undang-undang tentang Penyelenggaraan Pemilu. ‘’Kami masih berharap ada musyawarah. Ini kan bukan kepentingan partai, tetapi kepentingan bangsa,’’ kata Tjahjo, Senin (17/7). Tjahjo mengatakan ambang batas pemilihan presiden atau Presidential Threshold (PT) sebesar 20-25 persen dalam dua pemilihan presiden sebelumnya tidak menjadi masalah. Ketika ditanya bahwa PT 20-25 persen ini untuk meloloskan calon tunggal, Mendagri langsung membantahnya. Lihat saja, dua kali pilpres, 20 dan 25 persen tidak ada masalah. Hal. 19 Tidak Protes

Tahan Wereng dan Produksi Tinggi

Mentan Borong Benih Padi IPB-3S 200 Ton KABAR baik bagi petani Indonesia, khususnya yang bercocok tanam padi. Sebab, Institut Pertanian Bogor (IPB) telah menghasilkan benih padi unggul IPB-3S. Selain produksi per hektarnya mencapai 13 ton, varietas yang sedang siap dipasarkan itu juga tahan wereng. Atas keunggulan tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memborong 200 ton untuk dibagi-bagikan secara gratis kepada petani di Jawa.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut baik ‘’kehadiran’’ benih padi unggul IPB-3S. Varietas hasil penelitian Institut Pertanian Bogor itu diyakini akan mampu mengangkat produksi beras Indonesia. Selain produktivitasnya tinggi, varietas tersebut juga tahan terhadap serangan hama wereng. ‘’Benih sudah siap kami beli semua. Kami berikan gratis kepada petani,’’ kata Amran usai membuka Seminar Nasional Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/7) kemarin. Amran mengakui benih IPB3S sebagai benih unggulan yang sangat strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian

padi. Rata-rata produksi IPB-3S per hektar mencapai 10 sampai 13 ton. Atau melebihi produksi nasional yang hanya 5,5 ton per hektar. ‘’Dua tahun lalu IPB-3S sudah diujicobakan di Karawang, di lahan 500 hektar, hasilnya luar biasa. Pak Presiden langsung memanen bersama Rektor IPB,’’ kata Amran. Amran menginstruksikan agar Sekjen segera mengurus proses pembelian agar dipercepat, sehingga bisa langsung disalurkan kepada para petani. ‘’Kami akan salurkan prioritas ke Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah,’’ katanya. Hal. 19 Miliki Keunggulan

Bali Post/ist

PANEN PADI - Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memanen padi IPB-3S di Karawang, Jawa Barat.


denpasar

2

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

figur Mencegah Pungli INOVASI Pemkab Badung menggratiskan jasa gambar IMB rumah tinggal dengan luas lahan maksimal 200 meter persegi diapresiasi positif. Upaya itu dinilai dapat mencegah pungutan liar (pungli) terselubung, sekaligus mempermudah masyarakat, khususnya di Kabupaten Badung. ‘’Saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap rencana ini. Hal ini semestinya diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Bali,’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Rabu (19/7) kemarin. Adhi Ardhana melihat masyarakat juga akan sangat terbantu dengan adanya UPT Undagi yang kini tengah dipersiapkan Pemkab Badung. Sebab, UPT Undagi yang nantinya menyiapkan gambar sesuai aturan yang ditegakkan kabupaten setempat. Oleh karena itu, daerah lain mesti mengikuti langkah ini, tidak terkecuali Kota Denpasar. ‘’Denpasar sebagai contoh, menurut saya jauh tertinggal akibat banyaknya aturan yang diterbitkan untuk kebaikan namun tidak disertai pelaksanaan dengan konsep seperti Kabupaten Badung. Aturan di Denpasar mungkin lebih baik, tetapi tidak sampai memikirkan untuk membuat UPT Undagi dalam menata dan mempermudah masyarakat mendapatkan izin,’’ terang politisi asal Puri Gerenceng, Denpasar ini. Adhi Ardhana mencontohkan, di Denpasar ada aturan pada bangunan besar di atas 500 meter persegi harus disertai kajian bangunan oleh tim tertentu. Sementara tim tersebut tidak disiapkan oleh Pemkot Denpasar. ‘’Ataupun juga aturan yang ditegakkan perda atau perwali, namun karena ketidaktahuan ataupun keterbatasan lahan menjadi kendala tanpa solusi,’’ tegasnya. (rin)

Bali Post/eka

TAMAN KOTA – Sejumlah warga beristirahat di sekitar kandang burung di Taman Kota Lumintang, Denpasar. Untuk memperindah dan memberikan kenyamanan pada warganya, Pemkot Denpasar melengkapi berbagai sarana di taman tersebut, seperti jogging track, kandang burung, taman bermain anak dan kolam yang dilengkapi air mancur menari.

Pemkot Didesak Buat Kriteria dan Perda Kafe

Denpasar (Bali Post) –

Bali Post/rin

Sembunyikan Narkoba di Anus

Pria Madura Divonis 12 Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Seorang pria asal Sampang, Madura, Niat Naiman (42), divonis hukuman 12 tahun penjara. Sebelumnya, ia didakwa dalam kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 70,20 gram. Modusnya, narkoba itu disembunyikan di anus terdakwa yang dibawa dari Malaysia ke Bali. Dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Ni Made Sukereni di Pengadilan Negeri Denpasar, terdakwa yang kesehariannya sebagai buruh ini divonis dengan hukuman penjara pidana selama 12 tahun. Selain hukuman fisik, hakim juga menjatuhkan pidana sebesar Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Sesuai amar putusan majelis hakim, vonis tersebut itu karena terdakwa terbukti bersalah secara tanpa hak atau melawan hukum mengimpor narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram sebagaimana yang diatur dalam Pasal 113 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ‘’Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Naiman dengan pidana penjara selama 12 tahun dan hukuman pidana denda sebesar Rp 2 miliar. Bila tidak dibayar, maka diganti dengan hukuman kurungan selama enam bulan,’’ ujar ketua majelis hakim Made Sukereni. Atas vonis majelis hakim yang sama persis dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Purwanti, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini bergulir di pengadilan berawal dari penangkapan terdakwa di Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai Tuban, Bali. Saat itu terdakwa yang tiba dari Malaysia dengan pesawat Air Asia378 terlihat mencurigakan saat hendak melewati pintu pemeriksaan X-ray. Sempat menjalani pemeriksaan, namun petugas tidak menemukan barang mencurigakan alias nihil. Selanjutnya, petugas yang masih curiga langsung membawa Naiman ke Klinik BIMC. Hasilnya, setelah menjalani rontgen dan CT-scan, petugas baru menemukan barang yang mencurigakan yang di dalamnya diduga berisi sabu-sabu dan ditaruh di dalam anus. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PEMKOT DIDESAK BUAT KRITERIA DAN PERDA KAFE Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Belum adanya kriteria tentang usaha kafe, berdampak pada legalitas yang tidak jelas. Saat ini, usaha kafe yang menjamur di wilayah Denpasar hanya dimasukkan dalam usaha rumah makan. Padahal dalam realitasnya, barang yang dijual juga terkadang minuman yang beralkohol. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar didesak untuk membuat regulasi yang jelas untuk mengatur usaha tersebut. Usulan ini dilontarkan sejumlah anggota DPRD Kota Denpasar, Rabu (19/7) kemarin. Mereka di antaranya A.A. Ngurah Gede Widiada, A.A. Susruta Ngurah Putra, dan A.A. Alit Putra. Para wakil rakyat ini menilai potensi usaha kafe sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah mesti mencarikan celah, sehingga usaha kafe bisa mengurus izin. Bila sudah mengantongi izin, retribusinya juga bisa dengan mudah digarap. “Potensi ini belum digarap secara maksimal,” ujar Susruta Ngurah Putra.

Menurut Susruta Ngurah Putra, selama ini pengusaha kesulitan mengurus izin karena usaha kafe tidak tercantum dalam perda. Mengingat klasifikasinya berbeda dengan usaha penunjang pariwisata lainnya, seperti restoran, rumah makan, bar dan karaoke. Namun, karena usaha ini berkembang pesat, maka harus diakomodir dengan cara dibuatkan regulasi. “Dengan adanya regulasi tersebut, tentu akan memudahkan dalam pembinaan dan pengawasan. Selain itu, juga akan mem-

berikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Sebaliknya jika dibiarkan seperti sekarang ini, maka kadang-kadang akan disalahgunakan seperti untuk prostitusi dan peredaran narkoba,” paparnya. Senada dengan Susruta, anggota Komisi IV A.A. Ngurah Gede Widiada juga mendesak pemerintah mencarikan celah, sehingga pengusaha kafe bisa berusaha secara legal. Meski secara kategori tidak masuk dalam usaha penunjang pariwisata lainnya, perlu dibuatkan standardisasi usaha. Hal ini bisa dilakukan dengan dibuatkan perda. “Standar usaha kafe bagaimana, karena fasilitas yang disajikan umumnya hampir mirip dengan usaha rumah makan. Meski beberapa kafe ada yang menjual minuman beralkohol. Ini semestinya dibuatkan standar, sehingga ke depan usaha

kafe bisa dilegalkan,” ujar politisi Partai NasDem ini. Dengan adanya izin, kata Widiada, selain memberikan kenyamanan pada pengusaha, juga akan memudahkan pengawasan. Termasuk dalam mengambil tindakan, jika ditemukan usaha yang menyalahi operasional. “Kalau usaha itu berizin dan dalam perkembangannya ditemukan pelanggaran operasional, maka pemerintah bisa mengambil tindakan. Misalnya, meninjau atau mencabut izin. Tapi dengan kondisi sekarang ini, hanya pihak kepolisian yang bisa mengambil tindakan tegas,” ujarnya. Di samping itu, dengan tidak adanya izin, maka usaha tersebut tidak akan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Padahal, kenyataannya di lapangan usaha kafe sangat potensial. “Selaku masyarakat Denpasar, kami sangat men-

gapresiasi kehadiran investasi karena hal itu akan membantu pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja. Di sinilah tugas pemerintah mencarikan solusi, sehingga pengusaha merasa aman dan nyaman,” tegasnya. Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Denpasar Drs. Nyoman Nada, M.Si. mengakui belum banyak usaha kafe yang berizin. Selain itu, banyak usaha yang dijalankan tidak sesuai dengan namanya. “Usaha kafe itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan rumah makan. Namun dalam kenyataannya, fungsinya berubah. Banyak yang menjual minuman keras,” katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Giliran Diskotek NS dan Wirama Di-”sweeping” Polisi Manajemen NS Tak Bisa Tunjukkan Surat Izin Keramaian

Denpasar (Bali Post) Jajaran Polda Bali terus berupaya memerangi peredaran gelap narkoba. Gencarnya sweeping yang dilakukan aparat kepolisian bertujuan untuk menyelamatkan generasi muda

dari penyalahgunaan narkoba. Apalagi, Polda dan BNNP Bali melihat peredaran narkoba telah masuk ke pelosok-pelosok desa. Setelah personel Polda Bali, Satuan Brimobda Bali dan Polres Badung melakukan sweeping

di Lapas Kelas II A Denpasar, Kerobokan, Selasa (18/7) lalu, kali ini giliran Polresta Denpasar bersama BNNK Badung melakukan sweeping di tempat hiburan malam, Rabu (19/7) kemarin. Dengan melibatkan

Bali Post/ist

SWEEPING - Aparat kepolisian saat melakukan sweeping di tempat hiburan malam, Rabu (19/7) kemarin.

106 personel gabungan, aparat langsung bergerak menyasar Wirama Karaoke di Jalan Bypass Ngurah Rai dan Diskotek New Star (NS) di Jalan Gunung Soputan, Denpasar. Sweeping tersebut dipimpin langsung Wakapolresta Denpasar AKBP I Nyoman Artana, S.H., diikuti pejabat utama Polresta Denpasar. Usai mendapat arahan dari Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol Ketut Widiada, S.IK., polisi langsung bergerak menuju Kafe Wirama dan melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap para pengunjung, waitress, karyawan dan mengobok-obok kafe tersebut. Hingga pemeriksaan berakhir, polisi tidak menemukan narkoba dan polisi juga tidak mendapatkan adanya pengunjung yang positif mengonsumsi narkotika. Selain itu, terkait surat perizinan Kafe Wirama semuanya lengkap. “Izin keramaian, izin karaoke, izin usaha bar, izin gangguan, SIUP-MB dan NPPBKC Kafe Wirama lengkap dan masih berlaku,” tandas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.IK., M.Si. Usai menggeledah Kafe Wirama, ratusan polisi kembali

melanjutkan sweeping dengan menyasar Diskotek NS. Dari hasil pemeriksaan di NS, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba. Namun, dari hasil tes urine, polisi mendapatkan empat orang yang urinenya positif mengandung narkoba. Keempat orang tersebut berinisial MD (40) positif amphetamine dan metamphetamine, FM (28) positif metamphetamine, DS (28) positif amphetamine, methamphetamine dan benzodiazepine dan MR (38) positif amphetamine dan metamphetamine. “Keempat orang itu diamankan ke Polresta Denpasar untuk dimintai keterangan dan diperiksa dalam rangka pengembangan,” terang perwira lulusan Akpol 1993 ini. Hengky Widjaja mengatakan, saat diminta untuk menunjukkan kelengkapan administrasi tentang perizinan Diskotek NS, pihak manajemen hanya mampu menunjukkan surat izin daftar usaha pariwisata jenis bar dan surat izin gangguan yang masih berlaku. “Manajemen NS tidak dapat menunjukkan surat izin keramaian dan surat izin karaoke. Padahal, di sana terdapat 16 room untuk karaoke dan satu hall,” ujar Hengky Widjaja menyesalkan. (kmb37)

Perubahan APBD 2017

Pendapatan Dirancang Naik, Perolehan Retribusi Turun

Denpasar (Bali Post) – Badan Anggaran (Banggar) bersama tim anggaran Setda Kota Denpasar mulai membahas draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2017. Pemkot Denpasar memasang target pendapatan meningkat 7,22 persen dari APBD Induk 2017. Meski demikian, perolehan retribusi secara umum mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini mengemuka dalam rapat kerja antara tim anggaran Setda Kota Denpasar dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD setempat, Selasa (18/7). Dalam pembahasan yang dipimpin Kadek Agus Arya Wibawa (Banggar) didampingi Asisten III IGN Edy Mulya mengemuka perolehan retribusi mengalami penurunan dari target pada APBD Induk. Pada APBD Induk 2017, retribusi dirancang sebesar Rp 45 miliar, menurun menjadi Rp 35 miliar. Artinya,

terjadi pengurangan sekitar Rp 10 miliar. Bukan hanya pos retribusi yang mengalami penurunan, namun juga pos lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Pada pos ini semula dirancang Rp 143,8 miliar lebih, menurun menjadi Rp 135,5 miliar atau berkurang sebesar Rp 8,2 miliar lebih. Dalam kesempatan tersebut, anggota Banggar A.A. Susruta Ngurah Putra mempertanyakan rancangan perolehan retribusi yang terus mengalami penu-

runan. “Ini perlu diperhatikan, apakah penurunan ini akibat persoalan ekonomi secara umum atau akibat regulasi yang diterapkan. Kalau seandainya akibat faktor regulasi, maka harus segera dilakukan perbaikan,” katanya. Di sisi lain, Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi langkahlangkah eksekutif dalam merancang postur APBD Perubahan 2017 ini. Misalnya saja, antara belanja langsung dan tidak langsung sudah mendekati ideal.

Karena saat ini pos belanja langsung dirancang 48 persen dan belanja tidak langsung sebesar 52 persen. “Meski belum mampu merancang pos belanja langsung lebih besar dari pos belanja tidak langsung, namun sudah ada upaya ke arah itu,” katanya. Terhadap sejumlah pertanyaan dari anggota Banggar ini, tim anggaran dari pihak eksekutif menyampaikan berbagai alasannya. Misalnya, soal penurunan retribusi akibat kondisi ekonomi yang lesu secara global. (kmb12)


Kamis Umanis, 20 Juli 2017

BADUNG

3

Sulinggih Siap Kerja Sama Jaga Keamanan Bali

Situasi keamanan wilayah Bali yang berkembang saat ini mendapat perhatian dari kalangan sulinggih (pandita). Lima sulinggih yang tergabung dalam Yayasan Sabha Budaya Hindu Bali yang dipimpin Ida Pedanda Gede Putra Bajing mendatangi Polda Bali, Selasa (18/7). Kedatangannya diterima Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. didampingi Direktur Intelkam Kombes Pol. Akhmad Jamal Yuliarto, S.IK., M.Si. dan Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, S.H.,di Ruang Tamu Pimpinan. Ida Pedanda Gede Putra Bajing mengatakan, yayasan ini dibentuk tahun 2005 lalu yang keanggotaannya terdiri atas 22 sulinggih. Visinya ikut bersamasama mengajegkan (melestarikan) adat, agama dan budaya Bali. ‘’Yayasan kami siap bekerja sama dan bersinergi dengan Polda Bali untuk menjaga keamanan Bali,’’ ujarnya. Diharapkan kerja sama ini terus dilanjutkan untuk saling mengisi dalam bidang masing-masing. Pihaknya akan turun ke desa-desa untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat di bidang adat, agama, budaya termasuk bahaya narkoba. Terwujudnya keamanan yang kondusif tidak terlepas dari peran agama dan budaya, karena saling berpengaruh dan berhubungan dengan situasi keamanan. Alit Widana mengucapkan terima kasih atas kehadiran para sulinggih. Baginya menjadi suatu kehormatan dan kebahagiaan karena sudah meluangkan waktunya untuk datang ke Polda Bali. Mantan Kapolresta Denpasar ini sangat mengharapkan partisipasi dan bantuan para sulinggih, karena ketika memberikan ceramah atau dharma wacana akan banyak didengar oleh masyarakat. Ia mengharapkan para sulinggih saat memberikan pencerahan ke desa-desa agar mengimbau tentang kebinekaan, toleransi dan penyelesaian konflik adat, sehingga masyarakat bisa hidup berdampingan secara rukun dan damai. ‘’Apabila ada konflik jangan melibatkan adat karena akan terjadi benturan dengan masyarakat lain. Serahkan saja kepada pihak keamanan dan jangan mengambil tindakan sendiri,’’ ucap Alit Widana. (kmb37)

Bali Post/kmb23

POTENSI - Deretan kursi tempat makan tertata rapi di Pantai Kedonganan, Rabu (19/7) kemarin. Selain kafe tempat makan, potensi Pantai Kedonganan yang lainnya perlu digarap dan dikembangkan secara optimal.

Potensi Pantai Kedonganan Belum Digarap Optimal Mangupura (Bali Post) Pantai Kedonganan yang identik dengan pasar ikannya dan kafe tempat makan, sebenarnya masih memiliki potensi yang luar biasa. Namun, potensi itu masih belum digarap dan dikembangkan secara optimal. Kepala Badan Pengelola Kawasan Pariwisata Pantai Kedonganan (BPKP2K) I Wayan Mertha, S.E., M.Si. mengatakan

hal itu, Rabu (19/7) kemarin. Menurut Mertha, di Pantai Kedonganan sebenarnya masih banyak aktivitas wisata yang bisa dilakukan, selain aktivitas kafe. Ia mencontohkan, bentang dan gelombang laut di Pantai Kedonganan sangat bagus, namun tidak ada aktivitas apa pun. ‘’Artinya, potensinya memang ada. Namun, semua itu perlu alat, modal, SDM dan

sebagainya,’’ ujarnya. Apabila di Pantai Kedonganan nantinya memang dikembangkan aktivitas wisata, Mertha berharap di tempat itu tidak dikembangkan produk water sport seperti di Tanjung Benoa. ‘’Biarlah orang yang suka water sport, ya… pergi ke Tanjung Benoa. Mungkin di sini (Pantai Kedonganan - red) lebih pas yang nonmesin atau tidak ada mesin,

seperti wind surfing,’’ katanya. Terkait rencana pengelolaan pasar ikan higienis di kawasan tersebut, kata Mertha, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Badung. Pasalnya, selama ini pasar ikan itu belum dikelola dengan baik. Ke depan, pasar ini diharapkan bisa dikembangkan. Selain menyediakan produk perikanan yang benar-benar higienis, aktivitas di pasar ikan tersebut

juga bisa menjadi objek wisata. Sebelumnya, Pasar Ikan Kedonganan ini rencananya akan ada direvitalisasi. Diharapkan pasar ikan itu benar-benar difungsikan sebagai pasar higienis. ‘’Nantinya diharapkan mampu memberikan jaminan bahwa produk-produk perikanan yang dijual atau dibeli masyarakat di sini benar-benar higienis,’’ tegasnya. (kmb23)

Luas Lahan Perumahan Ditetapkan Minimal 1,5 Are Mangupura (Bali Post) –

Bali Post/ist

TERIMA - Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana (kiri) menerima Ida Pedanda Gede Putra Bajing yang memimpin para sulinggih datang ke Polda Bali.

Gumi Keris Butuh 1.760 Swalayan Mangupura (Bali Post) Pemkab melakukan kajian untuk menentukan jarak dan kuota toko modern di Kabupaten Badung. Dari hasil kajian yang melibatkan pihak akademisi ini, terdapat angka 1.760 toko swalayan yang dibutuhkan oleh masyarakat di Gumi Keris. Rinciannya, 400 unit di Kecamatan Kuta Selatan, 389 di Kuta, 408 di Kuta Utara, 264 di Mengwi, 222 di Abiansemal dan 77 toko modern di Kecamatan Petang. Kebijakan tersebut telah dituangkan dalam Ranperda Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan yang telah disahkan menjadi Perda. Dikonfirmasi Rabu (19/7) kemarin, anggota Komisi III DPRD Badung IGN Saskara mengatakan, perda tersebut mengacu pada turunnya Permendag Nomor 70 Tahun 2013 yang mengisyaratkan penataan toko modern ini dilakukan oleh pemerintah daerah. “Dalam perda itu, untuk toko swalayan yang dikelola mandiri tidak ada batasan. Ini menjadi peluang pengusaha lokal untuk berbenah diri atau meng-upgrade diri dalam standar pelayanan toko yang diminati masyarakat sekarang,” ujarnya. Menurut Saskara, perda yang telah disahkan Senin (17/7) lalu itu juga memberikan peluang bagi pasar rakyat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan karena masyarakat ingin pasar yang bersih dan timbangan yang lebih akurat. “Ada sejumlah persoalan pokok yang nantinya akan berpengaruh dengan keberadaan perda ini. Salah satunya adalah jumlah kuota toko swalayan berjaringan nasional akan berkurang dan toko swalayan milik lokal akan mendapat peluang besar dalam kebijakan tersebut,” ungkapnya. Sementara itu, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana mengatakan, pemberlakuan kuota pendirian toko swalayan ini semata-mata demi memproteksi agar toko swalayan yang kini banyak berjejaring tidak semakin merajalela. “Ini juga demi melindungi toko-toko kecil maupun pasar rakyat. Perda sudah ketok palu, tinggal menunggu verifikasi dari gubernur saja,” tegasnya. Ditegaskan, jumlah toko swalayan yang berizin di Badung mencapai 600-an. Sedangkan yang tidak berizin bisa lebih banyak. Makanya, pihaknya akan mendata secara keseluruhan, sehingga perda ini betul-betul ditegakkan. “Setelah resmi ranperda ini dapat dilaksanakan, maka otomatis apabila suatu daerah telah melebihi kuota, maka izin usaha toko swalayan dimaksud akan dicabut,” katanya. (kmb27)

Pemkab Badung sudah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Badung. Perda ini menetapkan luasan lahan perumahan minimal 1,5 are untuk satu kapling rumah. Menurut Ketua Pansus Ranperda Perumahan dan Permukiman Kabupaten Badung I Nyoman Sentana, pembatasan luasan lahan tersebut dilakukan guna menjaga Kabupaten Badung tidak terkesan murahan. Selain luasan lahan, perda ini juga mengatur tentang fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sos-

ial (fasos). ‘’Ini dilakukan untuk menjaga Badung agar tidak menjadi kawasan kumuh. Jadi, lahan perumahan minimal 1,5 are. Jika pengembangan ingin membangun perumahan, luasan lahan yang akan dijadikan dalam satu permukiman minimal 5.000 meter,’’ kata Sentana, Rabu (19/7) kemarin.

Sentana menambahkan, pembatasan dilakukan juga untuk menjaga masifnya alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman. Sebab, jika dibiarkan luas lahan tidak diatur, pihaknya khawatir akan mengundang masalah sosial. Seperti lahan rumah kurang dari 1 are dan lahan untuk parkir kendaraan

pribadi sangat sempit. Akibatnya, badan jalan akan digunakan sebagai tempat parkir. Belum lagi untuk kebutuhan lainnya seperti untuk menjemur cucian dan sebagainya. ‘’Kami tidak ingin di Badung luasan perumahan kurang dari 1 are. Pengembang juga diwajibkan menyerahkan fasos dan fasum kepada Pemkab Badung,’’ katanya. Kendati begitu, Sentana mengatakan, peraturan ini tidak berlaku surut jika renperda telah diundangkan, bagi pemi-

lik kapling kurang dari 1,5 are diminta segera mengurus izin untuk membangun atau segera dilakukan pembangunan. ‘’Kalau renperda telah diundangkan, ini tidak akan berlaku surut. Jika kurang dari 1,5 are, maka jelas tidak diperkenankan untuk dibangun perumahan. Pengembang diwajibkan menyerahkan fasos dan fasum kepada Pemkab Badung. Kami tak ingin fasos dan fasum itu kembali dijual oleh pengembang,’’ tegasnya. (kmb27)

FBP akan Dipadukan dengan ’’Job Fair’’

Bali Post/eka

SAMPAH - Seorang pengendara sepeda motor melihat tumpukan sampah di pinggir jalan Terminal Mengwi, Badung, Rabu (19/7) kemarin. Tumpukan sampah di beberapa sudut pinggir jalan tersebut terjadi akibat masih kurangnya kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan.

Tata Penduduk Pendatang

MADP Bersama Bendesa Se-Kutsel Samakan Persepsi Mangupura (Bali Post) Kawasan Kuta Selatan (Kutsel) kini semakin sesak oleh keberadaan penduduk pendatang. Selain memberikan dampak positif dalam hal ekonomi, tentu juga memberikan dampak negatif. Oleh karena itu, saat ini pihak desa adat di Kuta Selatan mulai merapatkan barisan. Dalam rangka penataan penduduk pendatang untuk mencegah terjadinya hal-hal negatif, Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) Kuta Selatan (Kutsel) bersama seluruh bendesa se-Kutsel akan menyamakan persepsi. Hal ini dilakukan dengan merumuskan pararem yang mengatur keberadaan penduduk pendatang. Dengan begitu, tidak terjadi tumpang tindih dan memunculkan perbedaan antara bendesa satu dengan bendesa yang lain. Ditemui seusai rapat gabungan di

Kantor Camat Kuta Selatan, Rabu (19/7) kemarin, Ketua MADP Kuta Selatan I Made Retha menyampaikan aturan yang akan dibuat bersama ini tentunya harus tetap mengacu dan tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. Baik itu Permendagri Nomor 14 Tahun 2012 maupun perundang-undangan tentang kependudukan itu sendiri. Meski pada pararem tersebut desa adat berhak melakukan penataan, namun untuk administrasi tetap dilakukan di dinas. “Dalam konteks pengelolaan, secara administrasi, dinas yang akan memberikan administrasi. Dalam konteks pengelolaan, perlu adanya persamaan persepsi dan selaku masyarakat adat berhak mengelola dan menata agar penduduk pendatang bisa tertib,” ujar Retha. Sementara itu, Camat Kuta Se-

latan I Made Widiana menyambut positif dan mendukung rencana tersebut. Untuk penduduk pendatang atau penduduk non-permanen, setiap desa adat juga harus mengayomi mereka. “Kalau di pemerintahan sudah jelas ada Permendagri, UU Kependudukan dan Pergub yang mengalir dari atas ke bawah,” jelasnya. Menurut Widiana, penduduk pendatang tinggal di wilayah desa adat, tentunya desa adat juga harus mengatur tentang itu. Sebanyak sembilan desa adat yang ada di Kutsel, seluruhnya menginginkan untuk membuat pararem bersama sehingga pengaturan dari desa adat satu dengan desa adat yang lain sama. “Sembilan desa adat di Kutsel nantinya akan di koordinir oleh MADP. Kami sangat mendukung rencana itu,” tegasnya. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) – Perhelatan Festival Budaya Pertanian (FBP) Kabupaten Badung bakal disinergikan dengan job fair dan perhelatan lainnya. Dengan demikian, FBP ini akan menjadi semacam one stop service untuk pelayanan publik dan media edukasi bagi masyarakat. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gusti Agung Ketut Sudaratmaja mengatakan hal itu saat menutup FBP ke-6, Selasa (18/7) malam. Berkaitan dengan perspektif pengembangan festival untuk pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat, kata Sudaratmaja, pihaknya sependapat bahwa kegiatan-kegiatan OPD yang ada dapat disinergikan di festival tersebut. Misalnya, job fair dan lomba-lomba dalam pengembangan minat baca. ‘’Dengan begitu, kegiatan ini akan menjadi semacam one stop service,’’ ujarnya. Sudaratmaja menambahkan, FBP ke-6 dengan tema Angajap Lango (mendambakan seni) adalah bentuk ekspresi dan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya sebagai modal dasar yang selama ini telah mampu menggerakkan partisipasi masyarakat di Kabupaten Badung dalam pembangunan. ‘’Ekspresi dan apresiasi ini sudah tentu diikuti pengharapan semoga pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten Badung ke depan selalu dalam nuansa dan aura positif yang berlandaskan budaya,’’ katanya. Sudaratmaja menegaskan, dari tahun ke tahun, festival ini semakin menunjukkan perubahan yang signifikan, semakin kreatif dan semakin mendapatkan dukungan dari masyarakat. Demikian pula makna festival yang berdimensi investasi, edukasi dan penciptaan daya saing khususnya untuk Badung Utara terlihat semakin nyata. ‘’Dalam rangka lebih memperkenalkan potensi Badung Utara dan memperkuat sinergi pertanian-pariwisata sebagai salah satu tujuan festival, telah dirintis Badung Fun Run 3 K, mulai dari lapangan parkir Pura Puncak Mangu sampai dengan Jembatan Tukad Bangkung,’’ ujarnya. Kegiatan tersebut ternyata mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat, tercatat hadir sekitar 1.000 perserta. Ke depan, acara ini bisa dikemas lebih baik dan profesional dengan mengundang para pelari nasional dan internasional dengan rute yang menantang. Sementara rute yang ada sekarang tetap dipertahankan untuk masyarakat lokal. ‘’Satu ide juga muncul yaitu menggelar dinner di atas Jembatan Tukad Bangkung. Kegiatan ini bisa dikemas dengan hiasan lampu spektakuler, sehingga menjadi paket wisata yang menarik,’’ tegasnya. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Ikuti Lomba Susur Pantai Tingkat Nasional

Mapala Stikes Wira Medika PPNI Bali Juara I MAHASISWA Stikes Wira M e d i k a P P N I B a l i k e m b a li meraih prestasi di tingkat Nasional. Kali ini salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam bidang pencinta alam yaitu Mapala Tresna Ring Gumi membuat kejutan dengan menjadi juara I Lomba Susur Pantai Nasional yang diadakan 16 Juli 2017. Kegiatan ini merupakan agenda rutin dua tahunan yang diselenggarakan oleh Mapala Bhuana Giri Universitas Mahasaraswati. Setiap kali diadakan event, Stikes Wira Medika PPNI Bali selalu mengirimkan tim untuk ikut berkompetisi. Mapala Tresna Ring Gumi merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di Stikes Wira Medika PPNI Bali yang fokus pada kegiatan cinta alam. Ajang rutin yang diadakan

oleh Mapala Tresna Ring Gumi antara lain susur pantai, trekking, pendakian, camping, arung jeram, diklatdas, tirtayatra dan bazaar tiap kepengurusan selama satu periode. Semua wilayah Bali sudah menjadi tempat kegiatan Mapala Tresna Ring Gumi, seperti pembukaan jalur di Gunung Batur, Kintamani, Bangli, yang belum pernah dilalui oleh penduduk setempat dan masyarakat. Gunung Rinjani di Lombok (NTB) dan Mahameru yang berada di luar Bali juga menjadi jalur pendakian rutin Mapala Tresna Ring Gumi. Lomba Susur Pantai kali ini dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pukul 12.00 Wita dengan jarak tempuh lari sepanjang 20 kilometer. Start di Pantai Matahari Terbit Sanur, Denpasar, dan finis di Pantai Lepang, Klungkung.

Lomba Susur Pantai diikuti seluruh kampus di Indonesia dengan total peserta lebih dari 300 mahasiswa. Mapala Tresna Ring Gumi mengirimkan tim yang terdiri atas tiga orang mahasiswa, yakni I Wayan Merta Wijaya, I Wayan Lentara Yasa dan I Komang Trisna. Ketua Mapala Tresna Ring Gumi, Tarakusuma Dewi, menyampaikan mahasiswa yang dikirim untuk berkompetisi dalam Lomba Susur Pantai merupakan tim yang solid karena sering melakukan latihan lari susur pantai dalam agenda kegiatan rutin UKM. Penghargaan yang didapatkan oleh tim Mapala Tresna Ring Gumi adalah piala bergilir dari Universitas Mahasaraswati, piala tetap sebagai juara I Lomba Susur Pantai dan sertifikat apresiasi Lomba Susur Pantai. (ad1531)

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Nursing College Tentara Thailand Berkunjung ke Stikes Bali

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali terus mendapat kunjungan dari berbagai perguruan tinggi luar negeri. Rabu (19/7) kemarin, Stikes Bali dikunjungi Nursing College Tentara Thailand yang tergabung dalam The Royal Thai Army Nursing College. Rombongan dipimpin Sr. COL Siripon Poonchai bersama 19 anggotanya. Mereka didampingi perwakilan Kedubes Thailand di Jakarta dan Konjen Thailand di Bali. Kedatangan The Royal Thai Army Nursing College ini bersamaan dengan 30 mahasiswa Thailand yang sedang melakukan program pertukaran di Stikes Bali hingga 8 Agustus mendatang. Rombongan diterima Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. bersama Ketua YP2LPK Bali Drs. I.B. Arka dan Pembina Yayasan Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M. Kedatangan The Royal Thai Army Nursing College ini untuk melihat proses pembelajaran dan sarana-prasarana yang dimiliki Stikes Bali. Mereka juga mengintip konten kurikulum Stikes Bali, termasuk bagaimana pengelolaan bencana dan keparawatan di Indonesia, khususnya Bali. Menurut I Gede Putu Darma Suyasa, mereka juga mempelajari budaya Bali yang berkaitan dengan nursing atau keperawatan. Sr. COL Siripon Poonchai mengaku sangat berkesan dengan proses pendidikan di Stikes Bali, terutama dalam menyiapkan lulusannya bekerja di era global. I Gede Putu Darma Suyasa menjelaskan, Stikes Bali sejak 2008 sudah menjalin kerja sama dan meneken MoU dengan lembaga pendidikan di Thailand, dilanjutkan Australia, Jepang dan Taiwan. Di samping itu, tetap membuka peluang

KENANG-KENANGAN - Ketua YP2LPK Bali Ida Bagus Arka (kiri) menerima kenang-kenangan dari pimpinan The Royal Army Thai Nursing College, Siripon Poonchai. kerja sama dengan lembaga lainnya di luar negeri. Soal konten kurikulum, ia mengakui Stikes Bali selangkah lebih maju terutama unggul dalam penyiapan SDM penguatan bahasa asing dan jiwa kewirausahaan. Sementara dalam hal budaya, Stikes Bali dan Thailand banyak memiliki persamaan. Salah satu model yang akan dibawa ke Thailand, kata Darma Suyasa, adalah meletakkan cermin di tempat-tempat strategis. Hal ini dilakukan di Stikes Bali guna meningkatkan penampilan mahasiswa terkait budaya menerapkan Senyum 227 (senyum dua senti ke kiri dan ke kanan selama tujuh detik) bagi tenaga kesehatan. Ketua YP2LPK Bali Ida Bagus Arka mengungkapkan, setelah mendengar dan menyaksikan keunggulan Stikes Bali, rombongan The Royal Thai Army Nursing College akhirnya jatuh hati untuk melaksanakan kerja sama pertukaran mahasiswa dan dosen dalam

bidang kurikulum dan penanganan bidang bencana tahun mendatang. Pada saat penyerahan kenang-kenangan, Siripon Poonchai membisikkan keinginannya agar diizinkan kerja sama seperti yang dilakukan college-college asal Thiland lainnya. Ini sejalan dengan konsep pemikiran dan manajemen Stikes Bali yang semakin banyak memiliki teman kerja sama maka semakin dekat mencapai kualitas yang diinginkan, asalkan kerja sama ini didasari hati yang tulus. Artinya, MoU tak sebatas di atas kertas. ‘’Hubungan Stikes Bali dengan college di Thailand dilakukan penuh kekeluargaan. Dengan demikian satu sama lain menyatakan susah melupakan kenangan di Stikes Bali,’’ tegasnya. Terhadap tawaran kerja sama ini, Ida Bagus Arka akan melakukan kunjungan ke kampus The Royal Army Thai Nursing College bersamaan dengan pengiriman mahasiswa dan dosen pertukaran ke Thailand sekitar Oktober mendatang. (ad1532)

PIALA – Tim Mapala Tresna Ring Gumi Stikes Wira Medika PPNI Bali mendapat piala setelah menjadi juara I Lomba Susur Pantai tingkat Nasional.

Dewan Buleleng Kebut Ranperda Tunjangan Keuangan

Singaraja (Bali Post) – Terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 Tahun 2017 tentang Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD memaksa pembentukan peraturan daerah (perda) sebagai turunan regulasi itu dikebut. Apalagi pembahasannya tidak masuk dalam program legislasi daerah (prolegda), sehingga rancangan perda (ranperda) ditargetkan rampung dalam waktu dekat ini agar anggarannya bisa dialokasikan dalam APBD Perubahan 2017. Pembahasan awal ranperda ini baru sebatas internal Badan Pembentukan Perda, Selasa (18/7) lalu dan Rabu (19/7) kemarin kembali dibahas maraton melibatkan pemerintah daerah. Sebab, ranperda ini ditarget rampung 21 Juli 2017, sehingga anggaran yang diperlukan dapat diakomdoir pada anggaran APBD Perubahan yang mulai dibahas Agustus 2017. Asisten I Sekab Buleleng Made Arya Sukerta mengatakan, dari

pembahasan yang dilakukan antara dewan dan eksekutif sudah ada kesepahaman terkait pemberian tunjangan transportasi dan dana reses. Kebijakan ini harus diikuti sebagai konsekuensi penjabaran kebijakan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Hanya, dewan dan eksekutif maiih mencari formulasi terkait besaran tunjangan yang akan dibayarkan oleh pemerintah kepada anggota dewan. ‘’Secara menyeluruh sudah tidak ada persoalan, tinggal berapa besarannya masih dicari formulasinya dan yang jelas mengikuti kondisi keuangan di daerah,’’ ujarnya. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bimantara menyatakan, nilai tunjangan transportasi berpedoman pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Meski sudah memiliki acuan itu, pihaknya belum berani menyebut angka pasti sebelum disepakati dan diatur dalam

peraturan bupati (perbup). Terkait informasi yang menyebut rata-rata setiap anggota dewan mendapatkan tambahan penghasilan hingga Rp 20 juta tiap bulan, ia enggan menanggapi. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Ketut Wisana mengungkapkan, selain karena menjadi keharusan, selama ini anggota DPRD memang belum menerima tunjangan yang memadai terkait tugas-tugasnya. Ia menyerahkan kepada pemerintah untuk menentukan nilai yang wajar dan tidak menyalahi regulasi. Selain itu, penghitungan nilai tunjangan ini diusulkan berdasarkan kondisi luas wilayah Buleleng. ‘’Kami bukan semata-mata mendapat penghasilan sebanyak-banyaknya. Tetapi karena ini keharusan, kami harapkan nilainya pantas dan kalau bisa dipertimbangkan dengan kondisi wilayah karena selain di kantor kebanyakan kami tugas lapangan menyerap aspirasi,’’ jelasnya. (kmb38)

Banyuwangi (Bali Post) Diduga korsleting, sebuah mobil tangki pengangkut BBM terbakar di Jalan Raya Jember, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (19/7) kemarin. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir dan kernet selamat. Saat kejadian, tangki berkapasitas 24.000 liter ini dalam kondisi kosong. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Mobil tangki bernopol N 8188 UC ini meluncur dari arah barat. Tiba di lokasi, sopir tangki, Sugiarto (52), asal Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah, Banyuwangi melihat api dari arah belakang. Api muncul di samping ban belakang kanan.

Melihat kondisi ini, sang sopir langsung meminggirkan kendaraan, namun api keburu membesar. Dalam kondisi panik, kernet Gozali (42) asal Licin, Banyuwangi, langsung turun. Pria ini berusaha memadamkan api yang berkobar, namun gagal. Malah api melalap empat roda bagian belakang. Separuh badan tangki ludes terbakar. Api baru bisa dipadamkan setelah mobil PMK dari Kecamatan Genteng tiba di lokasi. ‘’Api bisa dipadamkan setelah 30 menit. Kernet mengalami luka ringan pada jarinya terkena kawat pengikat alat pemadam,’’ kata Kanit Lantas Polsek Genteng Iptu Dalyono. Akibat kejadian ini, arus lalu

lintas di lokasi sempat terganggu. Warga juga berkerumun melihat di sekitar lokasi. Sementara itu, sopir Sugiarto mengaku tak ada firasat apa pun sebelum kejadian. Saat berangkat dari Jember sekitar pukul 02.00, kondisi tangki pengangkut solar itu dalam kondisi normal. ‘’Mungkin ada kabel yang korsleting. Untungnya tangki dalam kondisi kosong,’’ ujarnya. Belum diketahui berapa total kerugian akibat kejadian ini. Menurut Sugiarto, pihak perusahaan masih fokus mengevakuasi bangkai tangki yang hangus. Meski api sudah padam, kejadian ini tetap menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di lokasi. (kmb30)

Korsleting, Mobil Tangki BBM Terbakar

RAPAT - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) bersama peserta rapat dengar pendapat di Kantor Bupati Bangli.

DPD-RI Dorong Pembentukan Badan Pengelola Kawasan Batur

Wedakarna Bantu Percepat Tanah Korban Longsor Songan dan MoU Geopark

WALAU seorang putra Jembrana yang besar dan lahir di Denpasar, kecintaan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III terhadap Kabupaten Bangli benar–benar ditunjukkan selama menjadi Senator RI. Sejak menjabat tahun 2014 hingga 2017, sejumlah program untuk Bangli selalu menjadi skala prioritas dalam agenda Gusti Wedakarna. Spiritual Hindu dengan menjaga Kintamani sebagai pusat amerta Bali menjadi alasannya. Sejumlah program menjadi perhatian Gusti Wedakarna di antaranya penyelesaian status tanah untuk pasar di wilayah Pasar Seni Panelokan, pembangunan dermaga di Kintamani, penyusunan database Desa Tua Terunyan, mendorong terealisasinya kampus Hindu terbesar di Indonesia yakni Unhi Negeri Jaya Pangus, penataan kawasan Panelokan, rekomendasi kenaikan anggaran Museum Gunung Api di bawah Kementerian ESDM, pembangunan Patung Dewi Danu terbesar di Bali bersama Desa Adat Songan dan penanganan ashram ilegal Q-Rak di Kintamani bersama Desa Adat Batur. Selanjutnya kini dua program besar terus didorong pada 2017, yaitu realisasi pengelolaan kawasan Geopark Batur bersama BKSDA

(Kemenhut LH) dan realisasi penggunaan tanah negara untuk korban longsor Songan. Semuanya dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komite III DPD-RI B65 bersama Pemkab Bangli, Pemprov Bali dan BKSDA. Dalam RDP tersebut para pejabat terkait melaporkan progress kepada Senator Wedakarna bahwa MoU dari BKSDA dan Pemkab Bangli saat ini telah ada di meja Sekjen Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Memerlukan dorongan dari parlemen di Senayan untuk mempercepat proses turunnya izin pusat, begitu juga terkait paket rencana relokasi 26 KK yang terkena bencana longsor Songan saat ini semua persyaratan telah dipenuhi oleh Pemkab Bangli, termasuk rekomendasi gubernur, namun masih ada syarat tambahan yang harus dipenuhi yakni proposal teknis. Terkait hal ini, Senator Wedakarna bertekad membantu percepatan sebelum medio akhir 2017, mengingat status Geopark UNESCO perlu mendapatkan perhatian infrastruktur. ‘’Saya harap sebelum akhir 2017 tuntas agar dapat dieksekusi anggaran pembangunan Kintamani di APBN 2019. Kalau selesai sebelum Agustus 2017 malah bisa diajukan di APBNP 2018. Saya

akan komunikasi dengan menteri. Jika tidak cepat, status UNESCO bisa dicabut sewaktu–waktu. Tinggal selangkah lagi MoU akan ditanda tangani,’’ ungkapnya. Gusti Wedakarna juga mendorong agar ganti rugi dan pemberian tanah bagi korban longsor Songan ditindaklanjuti. ‘’Tanah yang akan diberikan ke korban tidak banyak, hanya 30 are atau sekitar 1 are per KK. Seharusnya tidak dipersulit. Saya akan bicara dengan Menteri Sosial RI dan Menteri Kehutanan agar dipercepat. Saya minta Bappeda Bangli segera susun proposal teknis yang diminta pusat. Jika lewat 2017 akan berat karena anggaran habis. Yang penting bagaimana korban longsor dapat tanah pengganti. Pemkab Bangli harus sinergi dengan DPDRI jika mau pembangunan cepat tuntas,’’ tegasnya. Mengemuka pula rencana penyerahan hutan sosial seluas 2.000 hektar kepada enam desa dan tujuh kemitraan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Bali tahun 2017. Pihak DPDRI Bali menyetujui jika pemanfaatan hutan untuk rakyat diprioritaskan. Senator Gusti Wedakarna juga merekomendasikan pembangunan Patung Jero Mangku Pucangan sesuai aspirasi masyarakat Desa Adat Batur beberapa waktu lalu. (ad1526)

Cegah Kecurangan Klaim Faskes

BPJS Kesehatan Bentuk Tim Anti-Fraud

Bali Post/kmb30

TERBAKAR – Mobil tangki BBM terbakar di jalan raya Jember, Desa Kaligondo, Genteng, Banyuwangi.

Denpasar (Bali Post) – Sebagai badan penyelenggara program jaminan kesehatan terbesar di dunia, BPJS Kesehatan bersinergi dengan KPK dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya mencegah potensi terjadinya kecurangan (fraud). Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 36 Tahun 2015, terdapat berbagai pihak yang berpotensi melakukan kecurangan dalam program JKNKIS, mulai dari peserta, fasilitas kesehatan, hingga penyedia obat dan alat kesehatan. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan membentuk tim pengawas bersama. ‘’Tim pengawas tersebut terdiri atas Koordinator Kelompok Kerja Pencegahan Kecurangan

dalam JKN, Kelompok Kerja Deteksi Kecurangan dalam JKN dan Kelompok Kerja Penyelesaian Kecurangan dalam JKN,’’ kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Rabu (19/7) kemarin. Khusus dalam hal memproses klaim fasilitas kesehatan (faskes), BPJS Kesehatan telah membentuk Tim Anti-Fraud serta mengembangkan sistem teknologi informasi yang dapat mencegah dan mendeteksi berbagai indikasi potensi kecurangan. BPJS Kesehatan juga aktif berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendorong rumah sakit membentuk Tim Anti-Fraud internal. Di sisi lain, menurut Fachmi, standar kendali mutu dan kendali biaya sangat membantu pencegahan kecurangan. Sebab, dari standar tersebut dapat

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ditelusuri tindakan mana yang mengarah pada potensi kecurangan. Oleh karena itu, jika kendali mutu dan kendali biaya berjalan baik, risiko potensi kecurangan bisa menurun. ‘’Prinsipnya, kami sangat fokus dalam menjalankan good governance. BPJS Kesehatan tidak berjalan sendiri dalam mengelola program JKN-KIS, melainkan diawasi oleh banyak pihak, mulai dari tingkat Satuan Pengawas Internal (SPI), Dewan Pengawas, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Keuangan (BPK), hingga KPK. Tiap tahun kami juga diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen dan telah 25 kali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) jika dihitung sejak PT Askes (Perseo),’’ papar Fachmi. (kmb42)


Kamis Umanis, 20 Juli 2017

DAERAH

5

Pencurian Kopi di Pupuan

Kerugian Rp 35 Juta Tabanan (Bali Post) – Kasus pencurian kopi terjadi di Banjar Dinas Batungsel Kelod, Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Kopi yang dicuri dalam bentuk sangrai siap giling sebanyak 25 karung. Pemilik kopi sangrai, I Nengah Sujana (72), mengalami kerugian Rp 35 juta. Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra saat dikonfirmasi, Rabu (19/7) kemarin, menyebutkan pencurian kopi diketahui Senin (17/7) sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu ada warga dari Desa Padangan menukarkan kopi bijian dengan kopi bubuk di perusahaan Kopi Mutiara. Pegawai Kopi Mutiara, Ni Made Ariati, yang melayani warga tersebut kemudian membuka pintu rolling tempat menyangrai kopi. Pada saat itu, Ariati melihat pintu besi telah terbuka lebar sekitar 50 sentimeter. Ia curiga ada orang yang masuk ke sana, karena sehari sebelumnya yakin pintu telah terkunci dan dirinyalah yang mengunci tempat tersebut. Untuk memastikan kecurigaannya, Ariati mencari rekannya Ni Putu Nurini Asih, pekerja lain, yang lebih mengetahui jumlah kopi di tempat penyangraian itu. Setelah dicek, kopi yang ada berkurang sekitar 25 karung. Setiap karung berisi 25 kilogram kopi. ‘’Kasus itu dilaporkan Selasa (18/7) sekitar pukul 10.00. Saat ini masih lidik,’’ kata Mahendra. (kmb24)

PP 18 Tahun 2017

Kenaikan Gaji DPRD Tabanan Masih Dihitung

Tabanan (Bali Post) – Keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Tunjangan Pimpinan dan Anggota Dewan menjadi angin segar bagi anggota DPRD, termasuk di Kabupaten Tabanan. Dengan adanya aturan baru tersebut, gaji dewan akan naik lebih dari 50 persen dibandingkan sebelumnya. Bahkan, dewan akan mendapatkan uang reses tiga kali dalam setahun. Belum lagi uang paket setiap kegiatan dan uang perjalanan dinas. Meski sudah tercantum dalam PP, besaran kenaikan gaji dewan ini di Tabanan belum ada angka pasti karena masih dalam penghitungan. ‘’Kenaikan penghasilan pimpinan dan anggota dewan nantinya sesuai PP 18 tersebut. Itu sudah sesuai aturan dari pusat,’’ kata Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) I Made Sukada usai rapat kerja dengan DPRD, beberapa waktu lalu. Sukada mengaku ikut bersama rombongan DPRD Tabanan untuk berkonsultasi ke Mendagri perihal tersebut. ‘’Soal besaran anggaran untuk kenaikan penghasilan dewan belum dihitung dan angkanya belum final,’’ ungkapnya. Jika sesuai PP 18/2017 tersebut, dapat diasumsikan selain mendapat gaji pokok, pimpinan dan anggota dewan akan menerima tunjangan perumahan, tunjangan transportasi serta tunjangan kerja yang besarnya bervariasi antara ketua, wakil ketua dan anggota. Untuk ketua setelah diperhitungan dengan kategori 2 akan mendapatkan penghasilan bersih Rp 54.401.909. Jumlah ini didapat dari gaji pokok bersih Rp 6.356.090, TKJ Rp 12.495.000, tunjangan perumahan Rp 14.450.000, tunjangan transportasi Rp 8.500.000 dan BPOP (tidak kena pajak) Rp 12.600.000. Wakil ketua mendapat gaji pokok Rp 5.046.180, TKJ Rp 12.450.000, tunjangan perumahan Rp 13.600.000, tunjangan transportasi Rp 8.500.000 dan BPOP (tidak kena pajak) Rp 6.720.000, sehingga total menerima Rp 46.361.180 tiap bulan. Untuk anggota, gaji pokok Rp 4.937.505, TKJ Rp 12.450.000, tunjangan perumahan Rp 12.750.000, tunjangan transportasi Rp 6.375.000 atau total mengantongi Rp 35.557.505 per bulan. Anggota dewan tidak mendapatkan BPOP seperti ketua dan wakil ketua. Selain itu, setiap anggota dan pimpinan mendapatkan uang reses Rp 14 juta setiap kali reses. Mengingat reses tiga kali setiap tahun, maka jumlah uang reses setiap anggota sekitar Rp 42 juta. Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi ketika dikonfirmasi mengaku belum tahu soal tersebut. (kmb24)

BP3TKI Mataram Telusuri TKI Terjaring Razia Mataram (Bali Post) – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Mataram sedang menelusuri data jumlah tenaga kerja Indonesia asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjaring razia oleh Polisi Diraja Malaysia. Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Mataram Mucharom Ashadi di Mataram, Rabu (19/7) kemarin, mengaku hanya mendapatkan data jumlah TKI yang terjaring razia secara keseluruhan 650 orang. “Data tersebut kami peroleh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia. Dari 650 TKI yang ditangkap, belum diketahui mana dari Jawa Timur, Jawa Tengah, apalagi NTB,” katanya. Pihak KBRI sedang meminta akses kekonsuleran kepada pemerintah Malaysia agar bisa bertemu dengan para TKI yang ditangkap sehingga ada pendampingan dan advokasi. Pemerintah Indonesia juga menginginkan agar Malaysia memperhatikan hak-hak para TKI ilegal tersebut secara manusiawi, meskipun mereka adalah pendatang asing tanpa izin. “Jangan sampai ada kekerasan, apalagi sampai ada penyiksaan dan sebagainya,” ujarnya. Sesuai hukum di Malaysia, pendatang asing tanpa izin dikenakan hukuman penjara minimal 3 bulan dan maksimal dua tahun disertai hukuman tiga kali cambuk. Namun, pemerintah Indonesia juga menginginkan agar pemerintah Malaysia menangkap majikan yang mempekerjakan TKI secara ilegal. Sebab, tidak mungkin ada pasar jika tidak ada permintaan. “Kan tidak mungkin ada yang ilegal kalau tidak ada permintaan. Majikan juga senang mempekerjakan yang ilegal itu karena bebas dari fee,” jelasnya. Sejauh ini pihaknya masih instensif melakukan koordinasi dengan KBRI di Malaysia untuk memastikan berapa jumlah TKI terjaring razia dari NTB. Setelah diketahui jumlahnya, pihaknya akan menjadikan TKI yang tertangkap dalam operasi razia tersebut sebagai skala prioritas untuk diberikan advokasi dan perlindungan. BP3TKI Mataram juga akan memberikan pelatihan keterampilan melalui program pemberdayaan TKI purna agar mereka punya usaha sendiri. Dengan kemandirian berusaha dan memperoleh pendapatan, diharapkan para TKI bermasalah itu tidak lagi berpikir untuk mencari pekerjaan di luar negeri. “Kami tentu menunggu proses pemulangan. Kami berharap ada keringanan dari pemerintah Malaysia agar TKI yang ditangkap bisa segera berkumpul dengan keluarganya,” ungkap Mucharom. (ant)

Bali Post/kmb31

RIBUAN BABI GULING - Ribuan babi guling dihaturkan warga Desa Pakraman Timbrah, Karangasem, saat Usaba Sumbu Kaja, Rabu (19/7) malam kemarin. Babi guling ini dipersembahkan di Pura Panti Kaler setelah Ida Batara ‘’katur tedun malinggih’’ sekitar pukul 22.30 Wita. Usaba Sumbu Kaja dilaksanakan setiap tahun sekali. Setiap KK menghaturkan satu babi guling. Sabtu (22/7) lusa akan dilaksanakan Usaba Sumbu Kelod.

Minim, Pemahaman Hukum Kalangan Pelajar Tabanan (Bali Post) Pemahaman generasi muda mengenai hukum di Indonesia, baik isi maupun tindakan yang melanggar hukum, ternyata masih minim. Hal ini terkuak dalam penyuluhan hukum yang dilakukan Kejati Bali di Pesantren La-Royba Bali Bina Insani Islamic Boarding School, Desa Meliling, Tabanan, Rabu (19/7) kemarin. Kebanyakan pelajar bertanya kepada pemateri mengenai apa itu hukum pidana, isi dan tindakan kekerasan di sekolah yang seperti apa dianggap melanggar hukum. Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Jaya Kesuma mengatakan, penyuluhan hukum dilaksanakan dalam merayakan Hari Bakti Adhyaksa ke-57. Pihaknya memberikan pemahaman hukum kepada anak-anak di Pesantren LaRoyba Bali Bina Insani Islamic Boarding School, Desa Meliling, Tabanan. Pemahaman ini dikemas dalam materi seperti pengenalan hukum kepada anak sekolah, pengenalan tindak kenakalan, kekerasan di sekolah dan implikasinya dalam pelanggaran hukum pidana. Pemahaman juga dikemas dalam pemaparan pengalaman dan berbagi cerita. Dalam pemberian materi ini terungkap bahwa banyak siswa yang belum paham mengenai hukum dan tindakan apa saja yang masuk dalam pelanggarannya. ‘’Banyak yang bertanya, tindakan kekerasan di sekolah apa saja yang masuk dalam pelanggaran,’’ ujarnya.

Melihat fenomena ini, Jaya Kesuma menegaskan, menjadi kewajiban semua lapisan Adhyaksa untuk memberikan pemahaman terutama kepada generasi muda mengenai hukum. Sebab, saat ini tindakan hukum tidak hanya sebatas penerapannya, tetapi juga harus disertai cara pencegahan. ‘’Pencegahan tidak hanya datang dari orangtua dan guru. Kita sebagai praktisi selain menerapkan hukum juga memberikan pemahaman kepada generasi muda,’’ ungkapnya. Adanya pemahaman mengenai hukum akan memberikan pengetahuan serta benteng bagi generasi muda untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum atau radikalisme yang sedang marak terjadi akhir-akhir ini. Penanaman mengenai sikap menghormati perbedaan serta menjaga kesatuan NKRI harus ditanamkan sejak dini. ‘’Membentuk karakter bangsa harus sejak dini, sehingga

Tim Wasev Mabes TNI Tinjau TMMD di Tabanan Tabanan (Bali Post) – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar (Mabes) TNI meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jelijih Punggang, Pupuan, Tabanan, Rabu (19/7) kemarin. Tim dipimpin Paban II/ Puanpotdirga Spotdirga Mabes TNI Kolonel Pnb. Heddezul, S.Sos. dan Letkol Pnb. Abdullah diterima Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa dan Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan.

Sekkab Tabanan dalam kesempatan tersebut memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah bersama-sama membangun sarana infrastruktur di Banjar Jelijih Kelod. Wirna juga berterima kasih kepada TNI yang telah melaksanan TMMD di banjar tersebut. ‘’TMMD mempunyai tujuan mempercepat pembangunan fisik dan nonfisik,’’ katanya. Wirna Ariwangsa mengharapkan program TMMD mampu membangkitkan semangat gotong royong di kalangan

Bali Post/kmb24

TINJAU TMMD - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI meninjau pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jelijih Punggang, Pupuan, Tabanan.

Bali Post/kmb24

PEMAHAMAN HUKUM - Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Dr. Jaya Kesuma usai memberikan pemahaman mengenai hukum di Pesantren La-Royba Bali Bina Insani Islamic Boarding School, Desa Meliling, Tabanan, Rabu (19/7) kemarin. mereka harus diberikan pemahaman Tidak hanya pesatren, melainkan sejak dini pula,’’ tegas Jaya Kesuma. semua agama dan kebudayaan akan Menurut Jaya Kesuma, kegiatan diberikan pemahaman mengenai apa ini akan dilaksanakan secara rutin itu hukum yang berlaku di NKRI. dan menyasar seluruh kalangan. (kmb24)

masyarakat dalam membangun desanya. Oleh karenanya, kemanunggalan TNI bersama masyarakat dalam membangun desa mesti dilakukan secara berkesinambungan. Kolonel Pnb. Heddezul mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Jelijih Punggang atas sambutan dan pelaksanaan TMMD yang berjalan lancar serta berterima kasih pada masyarakat yang telah menerima dan mendukung program TMMD. ‘’Kedatangan tim bertujuan melihat langsung lokasi TMMD dan mengetahui kendala yang ada,’’ ujarnya. Menurutnya, satgas harus tinggal dan membaur di rumah masyarakat. Setelah program TMMD selesai, segera diserahkan kepada Pemkab Tabanan sehingga bisa digunakan oleh masyarakat. ‘’Semua masukan yang disampaikan masyarakat dan bapak sekda, kami akan laporkan ke atas untuk dievaluasi,’’ ungkapnya. Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan menyebutkan, kunjungan Tim Wasev dalam rangka meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan melaksanakan serbuan teritorial. Ini bertujuan mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh serta memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kodam IX/Udayana khususnya di wilayah Kodim 1619/Tabanan. (kmb24)

Pertamini Didorong Jadi ’’Entrepreneur’’ Baru Kupang (Bali Post) – Ketua DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) Anwar Pua Geno mengatakan, pemerintah harus mendorong dan melegalkan Pertamini dan sejenisnya menjadi entrepreunership atau pengusaha baru di era yang penuh dengan persaingan ini. Dorongan ini penting dilakukan selain sebagai upaya mengurangi banyaknya penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran yang memakai identitas Pertamini juga sebagai penciptaan entrepreneur baru. Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD NTT ini mengatakan hal itu terkait apakah ada upaya mendorong Pertamini atau sejenisnya agar dilegalkan sebagai sebuah usaha yang prospektus. Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I G.N. Wiratmaja Puja akan menindaklajuti banyaknya penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran yang memakai identitas Pertamini. Menurut Anwar Pua Geno, Rabu (19/7) kemarin, maraknya usaha bahan bakar minyak secara eceran termasuk adanya depot Pertamini umumnya terjadi karena keterbataan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di daerah, terutama di daerah dengan status Terdepan, Tertinggal dan Terpiggir (3T) di NTT. Di daerah-daerah ini, banyak konsumen terpaksa harus membeli di pangkalan-pangkalan BBM jenis premium dengan harga yang tinggi, karena keterlambatan pasokan BBM ke depot-depot mini yang ada, sehingga untuk melancarkan aktivitas terpaksa membeli eceran. “BBM yang ditunggu-tunggu di daerah 3T itu juga sudah ada, tapi jumlahnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen BBM jenis premiun,” katanya. Harga BBM eceran jenis premium yang dijual di pinggiran jalan dalam Kota dan Kabupaten Kupang terus melambung naik dari Rp 15.000 menjadi Rp 25.000 per liter pada waktu-waktu tertentu. Melonjaknya harga BBM eceran hanya dalam hitungan jam dari biasanya Rp 6.000 hingga hingga Rp 15.000 per botol. Padahal Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota aktif mengawasi secara ketat pendistribusian BBM bersubsidi agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh pihak tertentu. (ant)


OPINI

6

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mencegah Perilaku Koruptif Jadi Kebiasaan TAMPAKNYA masyarakat Indonesia saat ini sudah kebal dengan berita-berita tentang pejabat politik dan pejabat negara yang terlibat korupsi. Mereka seolah paham apa yang terjadi sehingga reaksi terhadap Setya Novanto yang dijadikan tersangka korupsi e-KTP oleh KPK biasa-biasa saja. Reaksi ini bisa kita tafsirkan macam-macam. Misalnya tidak mau tahu urusan pihak lain dan lebih kosentrasi dengan pekerjaan sendiri atau bisa juga gambaran tidak dapat berbuat banyak menghadapi orang-orang besar yang justru terlibat korupsi. Namun, beberapa juga ada yang menyebut kalau memang ada unsur bebal, tebal muka dalam kasus seperti ini. Mungkin reaksi terakhir mencerminkan kekecewaan yang mendalam. Memang jika kita lihat dari posisi dan kualifikasi jabatan yang dipegang oleh Setya Novanto, membuat banyak pihak geleng-geleng kepala. Seolah mereka tidak habis mengerti mengapa orang dengan kedudukan strategis dalam sistem ketatanegaraan seperti itu bisa menjadi tersangka sebagai koruptor. Setya adalah Ketua DPR, lembaga tinggi negara yang tugasnya membuat perundang-undangan dan juga mengawasi jalannya keuangan negara. Jika pucuk pimpinannya terkena kasus seperti ini, bisa dibayangkan bagaimana tugas fungsional lembaga itu akan terkena imbas, mungkin dalam batasan psikologis. Ia juga menjadi Ketua Umum Partai Golkar, partai yang demikian berpengaruh di jagat politik Indonesia. Sekali lagi bukan tidak mungkin hal tersebut bisa menjadi inspirasi kepada pejabat-pejabat bawahannya. Ya, di balik semuanya itu, kita harus tetap mengatakan bahwa kasus Setya Novanto masih dalam konteks disangka melakukan korupsi oleh KPK. Artinya, masih dimungkinkan ia tidak melakukan korupsi jika itu memang terbukti di pengadilan. Namun, terhadap konteks ini, dalam perjalanan KPK melakukan tugasnya, mereka yang menjadi tersangka selalu kemudian terbukti melakukan tindakan tersebut sehingga harus mendekam di penjara. Kita tahu, demikian banyak pejabat yang telah masuk penjara karena sebelumnya telah mendapat status tersangka. Baiknya, kita mengatakan bahwa biarkan hukum yang bekerja, membuktikan dan memproses kasus ini dengan baik dan jujur. Upaya itu harus kita hargai sebagai hal yang paling baik. Ke depan yang harus kita pikirkan ada dua hal. Terhadap partai politik, sekali lagi diingatkan bahwa dalam memilih kader, harus betul-betul diperhatikan kualitas diri dari kader bersangkutan. Mereka harus berperilaku baik, mempunyai track record positif dalam urusan apa pun. Pada kader mesti dididik dari bawah. Soal korupsi yang perilaku negatif lainnya, merupakan kebiasaan sejak muda yang didapatkannya. Jika perilaku negatif ini tidak segera diputus, maka akan berkelanjutan, dan ketika telah berumur dewasa menjadi kebiasaan. Hukuman sulit mengubah orang yang sudah terkena perilaku seperti ini. Korupsi jelas perilaku buruk, korupsi kepada negara akan memperburuk perilaku itu karena berpotensi menyebar kepada orang lain. Yang kedua adalah kepada lembaga negara. Tidak saja DPR tetapi seluruh lembaga tinggi negara lainnya. Memilih pimpinan tidak boleh lagi ada unsur kolusinya. Sedikit saja ada unsur track record yang negatif, harus dibatalkan memilih pimpinan tersebut agar nama dan kinerja lembaga tidak terganggu. Di Indonesia, bukan saja lembaga DPR yang sudah tercoreng karena perilaku pimpinannya tetapi juga lembaga lain seperti Mahkamah Konstitusi. Pertaruhan nama lembaga negara Indonesia ke depan, dimulai dari kinerja dan citra pimpinannya. Jika pimpinan sudah mendapatkan cap negatif, seluruhnya akan kena. Kita sangat sulit memperbaiki citra ini jika sudah kadung melekat di masyarakat. Kita harapkan ke depan, kasus yang bertubitubi mengenai lembaga tinggi Indonesia ini dapat menjadi pelajaran untuk memperbaiki kondisi bangsa. Rakyat sudah bosan dan muak dengan perilaku-perilaku mereka.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Jangan Golput Memilih Pemimpin Bali

Dalam menyambut Pilkada Bali 2018 dalam memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, saya berharap rakyat Bali tidak jenuh atau golput. Saya berharap agar dalam Pilgub 2018 ini ada pasangan calon dari partai besar termasuk dari independen atau partai koalisi. Dengan adanya pilihan calon yang layak memimpin Bali, kita tentu bisa menggunakan hak pilih sesuai pilihan hati. Dengan datang ke tempat pemugutan suara (TPS) dan memilih maka kita bisa berpatisipasi secara langsung dalam memilih pemimpin Bali serta ikut menekan biaya Pilgub Bali yang sangat besar. Saya paham, rakyat sudah sangat cerdas memilih pemimpin Bali periode 2018 -2023. Mana calon yang pro-rakyat dan mana yang tidak, sudah diketahui secara baik. Mana calon yang mementingkan diri sendiri (KKN) serta menjadikan kekuasaan untuk memperkaya diri sendiri juga sudah bisa dipahami. Untuk itu, rakyat Bali harus hati-hati memilih agar tidak menyesal di kemudian hari. Saya berharap pemimpin Bali harus bersih, memikirkan kesejahteraan rakyatnya, membangun peluang kerja tidak menjadi agen investor serta memiliki program membangun Bali secara adil dan merata. Pembangunan hendaknya bisa dinikmati di Bali Utara dan Timur, bukan hanya di Bali Selatan. Langkah ini tentu bisa dijabarkan dengan membangun infrastruktur termasuk membangun jalur-jalur untuk transportasi. Misalnya dengan membuat jalan tol, kereta api lingkar Bali serta pengembangan kawasan industri di Bali Utara. Jika memungkinkan pemimpin Bali juga hendaknya mengarahkan pemilik modal membangun hotel di Bali Utara. Hal lain yang perlu diperhatikan pemimpin Bali hendaknya membangun budaya Bali yang adiluhung dan menjaganya. I Ketut Merta Suyasa Buleleng, Bali

Tragedi Simpatisan Partai Golkar Ditetapkannya Setya Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP oleh KPK boleh dikatakan seolah tinggal menunggu waktu saja. Banyak anggota masyarakat menduga bahwa hal itu akan terjadi, mengingat beberapa panggilan dan sebutan dari saksi lain yang diperiksa lembaga antirasuah itu menyebut-nyebut nama Ketua DPR ini. Sebagian masyarakat geleng-geleng kepala terhadap peristiwa ini, bukan saja karena jumlah uang yang disangkakan kepadanya tetapi posisinya sebagai ketua lembaga tinggi negara dan beberapa kasus lain yang pernah tersangkut kepadanya. Sebagian lain berkomentar tentang takdir Indonesia yang mempunyai kualitas pejabat-pejabat demikian. Bukan sekadar seorang pejabat yang terkena kasus tetapi cukup banyak apabila kemudian dikaitkan dengan sejumlah kepala daerah yang menjadi tersangka korupsi.

Oleh I Nyoman Sulaba kan tetapi yang penting dilihat dari kasus baru yang menimpa Setya Novanto adalah kaitannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Seperti yang kita ketahui, partai ini harus menghadapi pilkada tahun depan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk pilkada gubernur di Bali. Banyak yang mengenal bagaimana sepak terjangnya untuk mencapai posisi puncak baik di partai maupun di lembaga DPR. Tidak jarang ia juga ikut turun ke lapangan apabila ada hajatan pilkada daerah tingkat II. Dengan demikian, dipandang pengaruh figur ini cukup signifikan di Partai Golkar dari pusat sampai daerah. Sehingga apabila ia terkena kasus, banyak orang memperkirakan akan berdampak pula dengan kinerja dan capaian seluruh elemen Partai Golkar, termasuk juga prospeknya memenangkan pemilu di berbagai tingkatan. Pendapat bahwa kasus negatif yang menimpa pimpinan puncak sebuah partai

A

akan memengaruhi capaian partai itu sendiri, jelas tidak keliru. Pasti akan ada akibat dari peristiwa hukum seperti ini, paling tidak dalam ukuran citra. Di tengah luberan informasi yang begitu deras seperti sekarang, citra mempunyai peran signifikan memengaruhi sikap pemilih dalam aktivitas politik. Ini dikarenakan dalam sebuah pilihan, orang tidak akan mampu menilai secara keseluruhan kualitas individu. Pemilih akan menggabungkan berbagai citra berdasarkan informasi tersebut untuk kemudian diolah menjadi sebuah keputusan. Itulah yang membuat seorang politisi habishabisan membentuk citranya sendiri agar tetap dipandang positif. Dalam hal ini, seorang artis lebih mudah memasarkan citranya di bidang politik. Meskipun kemampuan intelek seorang artis jauh dari mumpuni, akan tetapi karena citra yang dimiliki positif maka ia akan dapat terpilih dalam pemilihan umum. Positifnya itu bisa-bisa hanya tampangnya atau kualitas suaranya

ketika bernyanyi. Namun, seperti yang telah disaksikan dan terbukti di lapangan, citra hanyalah salah satu yang memengaruhi kinerja politik. Banyak segmen lainnya seperti militansi pengikut, sejarah kekuasaan, kerja sama tim, kemampuan ekonomi sampai dengan kekuatan invisible hand yang terkadang juga ikut berperan. Dari sinilah yang harus diperhitungkan dari Partai Golkar dalam kasus tersangkanya “komandan” mereka. Artinya, para kompetitor Partai Golkar tidak boleh gegabah atau lengah dengan mengatakan kasus ini sebagai “durian runtuh” bagi kekuatan dirinya untuk menggungguli Golkar. Justru peristiwa ini akan menjadi menarik untuk melihat budaya politik masyarakat terutama pada wilayah-wilayah yang menjadi kantong Partai Golkar, di mana pun di Indonesia. Dalam konteks sejarah, termasuk juga sejarah korupsi, kolusi, dan nepotisme, Golkar seolah sudah berdekatan dengan kasus seperti itu. Artinya,

sebagian besar masyarakat telah memahami bagaimana sepak terjang partai ini di masa lalu semasih bernama Sekber Golkar maupun kini setelah bertransformasi menjadi Partai Golkar. Pada zaman Orde Baru, hampir semua jabatan dipegang oleh orang Golkar, dan bahkan ABRI pun pada waktu itu berdekatan, lengket dengan Golkar. Runtuhnya Orde Baru dikait-kaitkan dengan perilaku kolusi, korupsi, dan nepotisme yang juga lekat dengan Golkar. Akan tetapi, seperti yang kita ketahui bersama, partai ini masih kuat ternyata di masyarakat dan berhasil menjadi “juara dua” tahun 1999, sesaat setelah reformasi terjadi. Kekuatan itu terus ditunjukkan dalam berbagai pemilu nasional maupun daerah di masa reformasi. Kekuatan ini dikuasai tidak hanya di lembaga legislatif tetapi juga eksekutif, baik di pusat maupun daerah. Fenomena demikian memberikan kesan bahwa ada yang benar-benar kuat dari partai ini, dan itulah sumber daya yang dimilikinya ketika menghadapi peristiwa tragis seperti sekarang, manakala sang komandan tertimpa kasus sebagai tersangka korupsi. Apabila dilihat lebih dalam, kekuatan ini terletak pada selnya yang paling dalam, yaitu anak ranting yang ada di pedesaan, bahkan di banjarbanjar kalau di Bali. Pada masa Orde Baru, sosialisasi tersebut, bukan hanya dilakukan melalui warna bangunan yang kuning atau gedung sekretariat di desa, tetapi juga sosialisasi primer

Perlindungan Hukum Pasien di Rumah Sakit Peranan rumah sakit dalam dunia medis kian berkembang, sangat penting guna menunjang kesehatan masyarakat. Eksistensi suatu rumah sakit sangat bergantung kepada keberhasilan dari pihak-pihak yang bekerja di rumah sakit, seperti dokter, perawat, bidan, dll. Guna mencapai tujuannya maka pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan harus memerhatikan kode etik, prosedur tetap rumah sakit, serta peraturan perundang-undangan terkait. Peran dan fungsi rumah sakit sebagai tempat melakukan pelayanan medis yang profesional bertalian erat dengan unsur mutu yang dijamin kualitasnya, unsur keuntungan atau manfaat yang tercermin dalam mutu pelayanan dan hukum yang mengatur tentang rumah sakit secara umum serta kedokteran dan/atau tenaga kesehatan khususnya. Pelayanan kesehatan sangat membutuhkan kualitas pelayanan yang baik dan maksimal dengan manfaat yang dirasakan oleh pasien dan pelayanan kesehatan (tenaga kesehatan dan rumah sakit). Dalam hal ini, dokter dan tenaga kesehatan lainnya wajib memahami adanya landasan hukum transaksi terapeutik, hak dan kewajiban pasien dengan tenaga kesehatan serta adanya keharusan simpan rahasia kedokteran, rahasia jabatan dan pekerjaan. Tenaga kesehatan dalam suatu rumah sakit harus memiliki pemahaman yang baik tentang standar pelayanan medik dan standar profesi medik, pemahaman tentang malapraktik medik, penanganan penderita gawat darurat, rekam medik, euthanasia, dll. sehingga menjadi tenaga kesehatan yang andal dan profesional. Dalam konteks penanganan pasien baik dalam bentuk pengobatan maupun perawatan, keselamatan dan perkembangan kesehatan pasien menjadi landasan mutlak bagi rumah sakit, khususnya tenaga kesehatan. Misalkan seorang dokter harus melakukan segala upaya semaksimal mungkin

Oleh

I Kadek Apdila Wirawan, S.H. untuk menangani pasiennya. Akan tetapi, berdasarkan tindakan-tindakan medis tersebut tidak menutup kemungkinan adanya suatu kesalahan-kesalahan berupa kelalaian yang dilakukan tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas profesinya yang dapat berakibat fatal baik terhadap badan maupun jiwa si pasien sehingga hal tersebut sangat merugikan bagi pihak pasien. Lantas apabila ada kelalaian oleh tenaga kesehatan, apakah pasien yang dirugikan dimungkinkan melakukan tuntutan ganti rugi? Berdasarkan alasan tersebut di atas, maka dibutuhkan perlindungan hukum bagi pasien selaku penerima jasa pelayanan kesehatan yang kerap kali diabaikan haknya untuk mendapatkan perawatan kesehatan. Kedudukan pasien sebagai konsumen jasa, maka pasien mendapatkan perlindungan sesuai dengan Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, dalam asas dan tujuan (pasal 2 dan pasal 3) Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, menyebutkan bahwa “Rumah Sakit diselenggarakan berasaskan Pancasila dan didasarkan kepada nilai kemanusiaan, etika, dan profesionalitas, manfaat, keadilan, persamaan hak dan antidiskriminasi, pemerataan, perlindungan dan keselamatan pasien, serta mempunyai fungsi sosial”. Sementara itu, pengaturan penyelenggaraan rumah sakit bertujuan (a). mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan; (b). memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat, lingkungan rumah sakit dan sumber daya manusia di rumah sakit; (c). meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan rumah sakit; dan (d). memberikan kepastian hukum

kepada pasien, masyarakat, sumber daya manusia rumah sakit, dan rumah sakit. Demikian pula dengan pasal 56-58 diatur mengenai Perlindungan Pasien pada Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sehingga, jika terjadi sengketa antara para pihak dalam pelayanan kesehatan, maka penyelesaiannya harus mengacu pada peraturan perundang-undangan terkait yakni melalui mediasi sebagai penyelesaian sengketa alternatif (alternative dispute resolution) maupun litigasi. Proses penyelesaian dari perselisihan kesalahan dan/atau kelalaian pelayanan kesehatan dapat dilakukan di dalam maupun di luar pengadilan berdasarkan keinginan para pihak yang bersengketa. Salah satu hak pasien dalam setiap sengketa pelayanan kesehatan adalah mendapatkan ganti kerugian jika pelayanan yang diterima dapat dibuktikan tidak sebagaimana mestinya. Dalam konteks penyelesaian di dalam pengadilan, maka pasien sebagai penggugat akan melayangkan gugatan terhadap tenaga kesehatan dan rumah sakit dengan pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata sebagai dasar hukumnya. Selain perdata, para tenaga kesehatan juga diancam pidana jika melanggar hukum seperti melakukan malapraktik, aborsi, tidak memberikan pertolongan pertama, dll). Namun dalam konteks penyelesaian di luar pengadilan, maka mediasi menjadi solusi yang memenangkan para pihak yang bersengketa dengan metode yang sederhana, penyelesaian yang lebih cepat serta biaya lebih murah. Adanya keluhan, keberatan, saran hingga gugatan kepada tenaga kesehatan dan rumah sakit akan memberikan dampak yang positif pelayanan kesehatan kepada masyarakat karena akan menimbulkan disiplin, kehati-hatian, serta profesionalitas tenaga kesehatan dalam menjalankan pekerjaan dan profesinya.

dari tokoh-tokohnya di desa. Ketika Golkar berjaya pada zaman Orde Baru, pengurusnya itu mempunyai modal cukup besar (entah bagaimana caranya mempunyai modal tersebut), yang berpotensi membuat mereka mampu membiayai keluarga atau sebagai modal awal untuk membiayai keluarga. Secara tidak langsung kemudian fenomena ini menjadi sosialisasi primer Golkar kepada generasi baru yang tumbuh pada saat itu. Generasi inilah yang kini tetap melekat dengan image Partai Golkar dan tetap mampu menentukan kiprah politiknya di seluruh Indonesia. Sosialisasi primer sukar tercerabut dari ingatan, yang dengan demikian pada bidang politik dapat dipakai sebagai sumber daya dasar. Satu orang tokoh dapat saja tercoreng muka atau prestasinya, tetapi generasi baru yang terkena sosialisasi primer ini tidak terpengaruh oleh kasus yang menimpa oknum tersebut. Yang dilihat adalah partainya. Bahkan, mereka yang terkena sosialisasi primer Golkar ini dapat saja mencaci oknum bersangkutan tetapi tidak akan mencaci partainya. Dilihat dari konstelasi politik sekarang, maka soal terkena kasus korupsi itu tidak saja terjadi pada Partai Golkar, partai-partai besar lain, termasuk PDI Perjuangan juga kena. Ini juga akan memengaruhi sikap pemilih politik sehingga dapat berpikir lebih rasional. Masyarakat seolah sudah paham dengan kondisi partai politik di Indonesia.

POJOK Banyak partai inginkan ambang batas pengajuan presiden nol persen. - Rakyat makin bingung. *** Satu lagi kader Partai Golkar jadi tersangka KPK dalam kasus e-KTP. - Rakyat pasti mendukung. *** Darmin Nasution mendukung penyederhanaan nilai rupiah. - Rakyat ingin harga murah.

Penulis, mediator Pengadilan Negeri Semarapura

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

DORONG GEROBAK Sejumlah pemulung mendorong gerobak berisi sampah di salah satu tempat penampungan sampah sementara di Jalan Pulau Kawe, Denpasar, Rabu (19/7) kemarin. Sampah yang masih berguna akan dipilah untuk didaur ulang dan yang lainnya diangkut ke TPA Suwung.

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Persoalan Stigma Picu Pemasungan ODGJ “Stigma masih menjadi problem sampai hari ini. Itu tergantung faktor keluarganya, kasus gangguan jiwanya, dan aksesnya dapat berobat,” ujar Wakil Direktur RSUJ Bangli dr. Dewa Gede Basudewa, Sp.KJ. saat dikonfirmasi, Rabu (19/7) kemarin. Menurut Basudewa, ada masyarakat yang memang mau mengobati ODGJ lantaran mengerti dengan kondisi mereka. Ada pula mau mengobati karena dekat dengan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. Namun, ada juga yang bersikap sebaliknya yakni menyembunyikan ODGJ

lantaran dianggap membuat malu ataupun karena berada jauh dari fasilitas kesehatan. “Ada yang tidak tahu ini gejala gangguan jiwa, jadi didiamkan sehingga terlambat membawa dan menjadi parah. Atau keluarganya tidak ada yang mengurus karena hanya tinggal yang lanjut usia saja, kakek atau neneknya. Atau keluarganya sibuk kerja. Itu yang masalah,” imbuhnya. Basudewa menambahkan, sebuah LSM di Bali mencatat ada 9.000-an orang dengan gangguan jiwa berat di Bali. Dari jumlah itu, yang dipasung sekitar 300 orang. “Teori

nasionalnya itu. Jadi, ada namanya gambaran fenomena pasung yang bisa terjadi akibat dari stigma. Ini yang sekarang di Bali itu kita keluarkan program jemput pasung dan potensi dipasung kembali karena alasan keluarga. Per tahun kita anggarkan sekitar 50 orang,” jelasnya. Pemantauannya, lanjut Basudewa, dilakukan melalui 3 objek. Yakni, laporan dari masyarakat, dari puskesmas, dan dari media sosial. Begitu ada laporan masuk, pihaknya langsung mengintervensi dalam 1 x 24 jam. Asalkan keluarganya setuju atau memberikan izin

untuk merawat dan mengobati ODGJ, pihaknya akan langsung menjemput. Sebelumnya, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengaku kesulitan dalam mengatasi ODGJ, khususnya di ibu kota provinsi Bali ini. Kota Denpasar dikatakan banyak mengantongi ODGJ lantaran depresi atau stres bersaing di perkotaan. “Kedua, mereka masih melakukan cara kuno dalam penanganan tentang masalah ODGJ, masih pasung. Kita rencanakan bebas pasung, pasung nol tapi kita belum temukan cara efektif. Paling pemecahannya dibawa ke RSUJ Bangli. Tapi nanti balik lagi, warga terganggu, lingkungan terganggu,” ujarnya saat Pelantikan Pengurus IDI Cabang Denpasar beberapa waktu lalu. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Penjualan janur harus berizin yang disepakati dalam hasil pembahasan Ranperda Perlindungan Tanaman Kelapa DPRD Banyuwangi mendapat respons di Bali. Kalangan eksekutif di Pemprov Bali berharap tidak ada gejolak saat ranperda telah diberlakukan menjadi perda. Mengingat secara kasatmata, kebutuhan janur di Bali memang banyak dipasok dari Jawa Timur khususnya Banyuwangi. “Kita tunggu saja mudahmudahan tidak ada gejolak. Pasti mereka (Pemkab Banyuwangi - red) itu ingin mengatur penjualannya kemudian mereka ingin supaya lebih tertib. Sepertinya begitu. Sampai saat

ini sih belum ada dampak ke kita. Nanti kan kami harus berkoordinasi,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi yang dikonfirmasi, Rabu (19/7) kemarin. Kusumawathi mengaku akan terus memantau perkembangan yang terjadi. Termasuk melihat ada tidaknya penurunan pasokan janur ke Bali dari Jawa Timur. Langkahlangkah kerja sama antarpulau juga akan diambil agar Bali tidak kekurangan pasokan. Kendati, janur sebetulnya tidak tergolong sebagai kebutuhan bahan pokok dan bahan penting lainnya sesuai peraturan Menteri Perdagan-

gan. Namun, masyarakat Bali banyak memanfaatkan janur untuk kebutuhan upacara agama Hindu. “Tidak perlu dirisaukan menurut saya karena setiap daerah bisa mengatur masing-masing dirinya. Itu kan menyangkut sumber daya. Kita kan tidak tahu, misalnya dengan janurnya dipangkas begitu tentu mengganggu buah kelapanya,” tandasnya. Sementara itu, kalangan legislatif di DPRD Bali justru kurang mengapresiasi ranperda yang dibahas DPRD Banyuwangi tersebut. Anggota Komisi II A.A. Ngurah Adhi Ardhana menilai rancangan peraturan tentang janur yang ditujukan untuk perlindungan

tanaman kelapa itu justru sangat tendensius. Pasalnya, kebutuhan Bali terhadap janur sangat tinggi. Sedangkan peraturan itu mengharuskan penjualan janur agar berizin. Jika tidak, akan dikenai denda Rp 50 juta atau pidana enam bulan penjara. Sebelumnya diberitakan, DPRD Banyuwangi sedang membahas Ranperda Perlindungan Tanaman Kelapa yang merupakan revisi Perda No.5 Tahun 1996 (BP, 19 Juli). Nantinya, setiap pedagang janur wajib mengantongi izin khusus. Pengambilan janur juga wajib berizin. Imbasnya, perdagangan janur dari Banyuwangi ke Bali tidak akan bisa selonggar sekarang. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) -

Pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sebetulnya telah dilarang, dan bahkan diatur dalam undang-undang. Namun, stigma negatif terhadap ODGJ masih menjadi persoalan pokok yang mendorong masyarakat melakukan pemasungan, atau menyembunyikan ODGJ dari akses dunia luar. Bali Post/bit

BUS SEKOLAH - Bus sekolah yang disediakan Pemkab Gianyar sebagai angkutan umum bagi pelajar.

Bus Sekolah Hanya Mampu Layani 40 Persen Siswa

Dishub akan Usulkan Penambahan Armada Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar telah mengoperasikan bus sekolah sebagai salah satu elemen utama dalam sistem transportasi bagi pelajar. Namun karena keterbatasan anggaran dan masih tahap awal, hanya sekitar 40 persen siswa yang bisa diakomodir. Rencananya, dinas terkait kembali mengusulkan penambahan tujuh unit armada bus sekolah guna meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan. ‘’Memang ada program, rencana menambah tiap kecamatan minimal satu unit lagi. Namun karena keterbatasan anggaran, tahun ini belum bisa terpenuhi. Tapi akan terus kita usulkan karena angkutan siswa ini sudah mulai dilirik oleh kalangan pelajar,’’ kata Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Gianyar I Made Rai Ridharta, Rabu (19/7) kemarin. Dijelaskannya, penambahan armada bus sekolah sebenarnya sudah diusulkan dilaksanakan di tahun anggaran 2017. Namun karena terbentur anggaran dan Pemkab Gianyar memiliki skala prioritas program lainnya, secara

otomatis penambahan tersebut belum bisa terealisasi. Meski demikian penambahan bus sekolah akan kembali diusulkan tahun 2018. Disinggung tentang besaran anggaran untuk penambahan tujuh unit bus sekolah, Rai Ridharta tidak memberikan nominal pastinya. ‘’Kurang lebih anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 4,2 miliar, jika harga bus di pasaran Rp 600 juta per unit. Seperti tahun lalu,’’ ucapnya. Dijelaskannya, untuk tahap awal, tujuh unit armada angkutan siswa dengan kapasitas 30 seat sudah beroperasi dengan baik. Terbukti, setiap pagi angkutan gratis ini selalu dipenuhi siswa. Apalagi saat jam pulang sekolah, lebih banyak siswa yang bisa diangkut. ‘’Kemungkinan siswa yang paginya belum bisa terangkut dengan bus dan diantar oleh keluarganya. Saat jam pulang sekolah saling rebutan berharap bisa naik bus dengan gratis,’’ katanya. Diungkapkannya lebih lanjut, moda transportasi massal ini bertujuan memberikan keamanan dan kenyamanan

bagi pelajar di Kabupaten Gianyar. Sistem transportasi ini baru menyasar siswa yang ada di jalur utama sekolahdan belum sampai ke pelosok desa. Hal ini dikarenakan waktu tempuh yang diperlukan cukup panjang. Meski demikian, ia optimis seiring peningkatan layanan yang dilakukan, program angkutan siswa ini ke depannya bisa mengakomodasi seluruh siswa di Kabupaten Gianyar sehingga tujuan utama untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas bisa terwujud. Di sisi lain, sistem transportasi bagi pelajar ini juga mampu memberdayakan para sopir angkutan perdesaan. Para sopir angkutan perdesaan yang sudah mati suri akibat tingginya angka penggunaan kendaraan pribadi bisa beralih profesi menjadi operator pelaksana bus sekolah. ‘’Mereka yang tadinya berusaha sebagai sopir angkutan perdesaan, karena banyak kehilangan penumpang akhirnya kini memilih menjadi sopir, kondektur dan sopir cadangan angkutan siswa,’’ ujar Rai Ridharta. (kmb28)

Denpasar (Bali Post) Empat koban selamat dari kejadian nahas di Danau Batur, kawasan Desa Trunyan, Kintamani, Bangli dibawa ke RSUP Sanglah, Senin (17/7) malam. Empat korban tersebut yaitu Miftahul Janna (25), Kenzi (2), Dinda Nazwa Kharisma (13), dan Dwi Septia Cahaya (10). Tiga orang mengalami luka ringan, sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan satu korban luka parah yakni Dinda yang mengalami patah pada tumit kaki kiri menjalani operasi. Miftahul Janna Senin lalu menuturkan, ia tidak menyangka akan mengalami musibah tersebut. Ini merupakan liburannya yang ketiga ke Bali bersama keluarga, namun untuk pertama kalinya ke desa wisata Trunyan. “Katanya itu unik, pemakaman yang unik. Nah kita coba ke sana. Di sana kami cuma sebentar, sekitar 20 menit langsung balik,” ungkapnya. Diakui, rombongan memang tidak tahu medan perjalanan ke sana. Ketika hendak jalan pulang, rombongan sempat merasa kebingungan untuk menghadapi

medan jalan. “Kita bingung mau pulang gimana caranya dan saat itu kita benar-benar nyerah. Mungkin suami saya itu nyerah, itu pertanda sekali ya. Seperti firasat suami saya sempat bilang bisa pulang gak ini? Terus saya bilang ya udah dibawa santai aja, jangan dibawa cemberut, dan kita tidak nyangka terjadi kejadian itu,” tuturnya. Saat kejadian, Janna dan suami berada di kursi depan. Saat itu suaminya memakai sabuk pengaman, namun ia sendiri tidak mengenakan sabuk pengaman. Hingga saat ini suaminya masih terjebak dan belum ditemukan. “Waktu itu mobil dalam posisi terkunci, saya juga nggak tahu kenapa saya bisa keluar. Saya nggak tahu pokoknya saya merasa pontang-panting, bolak-balik, tahu-tahu saya sudah ada di pinggiran,” ujarnya. Anaknya ia gendong menuju pinggiran sampai di rerumputan. Ia juga berusaha menggendong keponakannya. “Saya lihat, ibu saya sudah meninggal di depan, mengambang. Bingung antara hidup atau mati saya langsung berenang

ke pinggiran. Untungnya saya jatuh di tempat yang tidak terlalu dalam. Setelah kejadian di danau itu, 20 menit kemudian ada orang yang lagi mendayung di sana,” katanya. Sebelum kejadian, mereka bertemu seorang warga di perjalanan. Orang itu menyuruh mereka mengikutinya. Namun pemandu yang mengendarai motor itu sudah jauh di depan, sehingga tidak tahu akan kejadian yang menimpa satu mobil itu. “Katanya disuruh ngikutin dia pas pulang. Sempat kita tanya, ada jalan alternatif lain nggak, yang jalannya agak besar. Meskipun jauh bagi kami nggak apa-apa. Kita sudah tanya dan kata pemandu tidak ada. Nah suami saya sempat pasrah waktu itu,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah mobil APV berpenumpang tujuh orang nyemplung ke Danau Batur, tepatnya di dekat jalanan menanjak di wilayah Desa Trunyan, Kintamani, Senin (17/7) petang. Kejadian tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang di dalamnya tewas. Sementara empat orang selamat. (kmb42)

Satu Korban Mobil Nyemplung di Danau Batur Dioperasi di RS Sanglah

Tendensius, Jual Janur ke Bali Harus Berizin


BANGLI

8

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Empat Banjar Dicanangkan sebagai Kampung KB Bangli (Bali Post) Empat banjar di empat kecamatan di Kabupaten Bangli dicanangkan sebagai Kampung KB tahun ini. Banjar yang dipilih menjadi Kampung KB adalah banjar-banjar yang kepesertaan penduduknya dalam program KB-nya masih sangat rendah. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli I Ketut Kayana, Rabu (19/7) kemarin, menyebutkan empat banjar yang dicanangkan menjadi Kampung KB tahun ini yakni Banjar Penarukan Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku, Banjar Kayu Kapas Desa/Kecamatan Kintamani, Banjar Cekeng Desa Sulahan Kecamatan Susut dan Banjar Padpadan Desa Pengotan Kecamatan Bangli. Dua dari empat banjar tersebut, yakni Penarukan dan Kayu Kapas sudah dicanangkan sebagai Kampung KB. Sementara pencanangan dua banjar lainnya rencananya dilakukan pada 20 dan 26 Juli mendatang. ‘’Untuk tingkat kabupaten pada tahun lalu sudah dilakukan pencanangan di Banjar Batu Meyeh Desa Songan, Kintamani. Sekarang dicanangkan di kecamatan masingmasing satu banjar,’’ terangnya. Dijelaskan Kayana, tujuan yang ingin dicapai dari pencanangan Kampung KB adalah meningkatkan kepesertaan KB sehingga kesejahteraan masyarakat bisa tercapai. Setelah dicanangkan sebagai Kampung KB maka kegiatan KB di dusun setempat akan lebih digenjot pemerintah. Di samping itu, seluruh OPD Pemkab Bangli juga akan membuat kegiatan di banjar-banjar yang menjadi Kampung KB. ‘’Jadi semua instansi di Pemkab Bangli nantinya akan membuat kegiatan di Kampung KB. Misalnya, Dinas PU ikut memikirkan jalan di sana, Dinas Pendidikan juga memikirkan soal pendidikan anak-anak di sana dan lainnya. Jadi kegiatannya menjadi terpadu,’’ jelasnya. Kayana menambahkan, pencanangan Kampung KB akan dilakukan berkelanjutan. Pihaknya menargetkan semua desa di Kabupaten Bangli nantinya akan menjadi Kampung KB. (kmb40)

Stabil, Ekspor Kerajinan Akar Bambu Bangli (Bali Post) Meski pemasaran di tingkat lokal mengalami kelesuan, namun ekspor kerajinan berbahan bambu masih stabil. Permintaan terutama dari Eropa. Perajin akar bambu, I Kadek Sudanco, Rabu (19/7) kemarin, mengatakan lesunya kerajinan bambu khususnya akar bambu di pasar lokal sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini diduga akibat dampak lesunya perekonomian secara nasional. ‘’Tapi untungnya pasar ekspor masih stabil,’’ ujarnya. Perajin yang memiliki bengkel kerja di Banjar Kembang Merta Desa Penglumbaran Kecamatan Susut ini menjelaskan, hasil kerajinannya selama ini banyak diekspor ke negara-negara di Eropa seperti Prancis, Italia dan negara lainnya. ‘’Untuk ekspor ke negara langganan masih stabil. Hanya yang di pasaran lokal turun drastis,’’ ungkapnya. Disinggung mengenai kendala yang dihadapi dalam produksi, Sudanco mengatakan pihaknya masih terkendala bahan baku di samping juga permodalan. Jika sebelumnya bahan baku berupa akar bambu bisa didapatnya dari desa-desa di Bangli seperti Penglipuran dan Kayubihi, belakangan ini dirinya harus membeli bahan baku dari luar daerah. ‘’Akhir-akhir ini agak sulit dapatkan bahan baku,’’ ungkapnya. Selama ini jenis kerajinan yang dibuat Sudanco dari bahan baku akar bambu berupa asbak, topeng lampu hias, keuntungan, miniatur bebek, burung dan lainnya. Sudanco sudah mulai menekuni kerajinan akar bambu sejak tahun 2004. Menurutnya, akar bambu yang memiliki karakter tersendiri. Nilai artistik akar bambu cukup tinggi. Inilah yang menurutnya membuat akar bambu sangat cocok diolah menjadi aneka jenis kerajinan. (kmb40)

Bali Post/ina

PERAJIN - Perajin sedang mengerjakan kerajinan akar bambu.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bali Post/ina

PASANG SPANDUK - Sejumlah petugas Sat Lantas Polres Bangli melakukan pemasangan spanduk imbauan di jalan menuju Desa Terunyan.

Kunjungi Terunyan

Wisatawan Diimbau Tak Gunakan Jalur Darat

Bangli (Bali Post) -

Pascakecelakaan mobil APV di Danau Batur yang menewaskan tiga orang, wisatawan diimbau tidak menggunakan jalur darat untuk menuju Desa Terunyan. Wisatawan diminta menggunakan jalur penyeberangan dari Dermaga Kedisan untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa serupa.

ke Polres Bangli. Hal itu dilakukan guna mencari tahu penyebab pasti kecelakaan. Tak hanya itu, agar pengendara yang melintas di jalur menuju Terunyan bisa selalu berhati-hati, pihaknya juga memasang spanduk-spanduk imbauan. Spanduk dipasang di beberapa titik seperti di pertigaan Desa Kedisan dan di jalan menuju wilayah Cemara Landung, Terunyan. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta mengaku telah berkoordinasi dengan Sat Lantas pascakejadian tersebut. Dikatakan Gede Arta, untuk sementara waktu, pihaknya mengimbau wisatawan yang hendak berkunjung ke Terunyan

untuk menggunakan jalur penyeberangan dari Dermaga Kedisan. Imbauan itu dikeluarkannya mengingat kondisi jalan yang masih belum bagus untuk dilalui. ‘’Kami bukan melarang, tapi mengimbau agar wisatawan yang hendak berkunjung ke objek wisata Terunyan sebaikanya melalui jalur penyeberangan,’’ terangnya. Untuk mengantisipasi kecelakaan di jalur tersebut, dia menyebut, Pemkab Bangli akan melakukan pembenahan. Selain akan memasang rambu-rambu, Pemkab melalui instansi terkait juga akan melakukan pembenahan terhadap kualitas jalan. (kmb40)

Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Gusti Agung Ayu Udayani Addi, Rabu (19/7) kemarin, mengatakan pascakecelakaan mobil APV berpenumpang tujuh orang wisatawan yang terjadi Senin (17/7) petang lalu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli. Dalam koordinasi tersebut pihaknya menyarankan agar wisatawan yang hendak berkunjung ke Desa Terunyan untuk sementara waktu diarahkan

melalui jalur penyeberangan di dermaga. Hal itu mengingat untuk saat ini jalur darat menuju Terunyan banyak dilalui kendaraan yang melakukan evakuasi. Menurut AKP Udayani, jalan di Desa Terunyan tidak representatif dilalui wisatawan. Selain karena kondisinya yang sempit dan curam terutama di wilayah Cemara Landung, sepanjang jalan menuju desa wisata itu juga minim rambu lalu lintas, tidak dilengkapi pagar penga-

man serta lampu penerangan jalan. ‘’Kalau untuk masyarakat lokal tidak masalah karena masyarakat sering melintasi itu dan sudah tahu medannya. Kalau wisatawan, kan jarang ke sana. Untuk itu kita arahkan melalui jalur penyeberangan,’’ terangnya. Lanjut dikatakannya, pasca-evakuasi bangkai mobil dari dasar danau oleh tim gabungan, pihaknya pagi kemarin membawa APV yang kondisinya telah ringsek itu

Bangli (Bali Post) Ribuan bangkai ikan yang mati akibat semburan belerang di Danau Batur, Kintamani sejak beberapa hari lalu kini mulai menebar bau busuk. Agar tak mencemari danau, bangkai ikan yang masih mengapung di permukaan danau akan dibersihkan. Menurut rencana, pengangkatan bangkai ikan akan dilakukan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli bersama masyarakat, Kamis (20/7) hari ini. Kasi Budi Daya Ikan Dinas PKP Kabupaten Bangli Wayan Widana saat mendampingi Sekretaris Dinas PKP Wayan Sarma, Rabu (19/7) kemarin, mengatakan sebagaimana laporan yang diterimanya dari petugas penyuluh di lapangan, wilayah danau yang terkena dampak semburan belerang ada di tiga titik, yakni di Desa Abang Batudinding, Desa Buahan dan Desa Terunyan. Akibat semburan belerang yang terjadi sejak kurang lebih empat hari itu, ribuan ikan yang dibudidayakan petani di keramba termasuk ikan-ikan yang hidup liar di perairan danau mati. ‘’Banyak yang mati, tapi tidak separah kejadian sebelumnya,’’ terangnya. Untuk mencegah terjadinya pencemaran, pihaknya mengaku telah merencanakan untuk melakukan pengangkatan

bangkai ikan pada pagi ini. Sesuai rencana, pengangkatan bangkai ikan akan dilakukan dengan melibatkan penyuluh dan staf di Dinas PKP serta anggota kelompok perikanan setempat. ‘’Untuk kegiatan pengangkatan bangkai ikan besok (hari inired) kita sudah buat surat imbauan untuk masyarakat agar ikut berpartisipasi membantu kegiatan tersebut,’’ ujarnya. Dijelaskan, nantinya bangkai ikan yang telah berhasil diangkat dari permukaan danau akan dikubur di lahan kosong di sekitar danau. Namun, jika bangkai ikan yang didapat terlalu banyak, pihaknya akan mengangkutnya dengan kendaraan untuk dibuang ke TPA. Widana lebih lanjut mengungkapkan, fenomena semburan belerang di Danau Batur merupakan siklus tahunan. Sesuai pengalaman tahuntahun sebelumnya, semburan belerang biasanya terjadi pada rentang waktu Juli hingga September. Guna mengantisipasi kerugian besar yang dialami petani, Dinas PKP sudah membuat surat imbauan agar petani tidak menebar benih ikan di bulan-bulan tersebut. Demikian juga untuk petani yang ikannya sudah mendekati masa panen pada rentang waktu tersebut, diimbau melakukan panen lebih awal. (kmb40)

BANGKAI IKAN - Ikan-ikan yang mati akibat semburan belerang di Danau Batur.

Bangkai Ikan di Danau Batur akan Dibersihkan

Bali Post/ina

Banyak Desa Wisata Tak Berkembang

Bupati Sebut Akibat Semangat Masyarakat Minim Bangli (Bali Post) Di Kabupaten Bangli terdapat 27 desa wisata. Namun, dari jumlah tersebut, hanya segelintir yang berkembang baik seperti Penglipuran, Guliang Kangin dan Suter. Terkait banyaknya desa wisata yang belum berkembang, Bupati Bangli I Made Gianyar berpendapat bahwa kondisi itu terjadi bukan karena kurangnya perhatian pemerintah melainkan akibat kurangnya semangat masyarakat desa dalam membangun dan

mengembangkan potensi wisata. Ditemui dalam sebuah kesempatan belum lama ini, Made Gianyar mengklaim dirinya sebagai bupati yang cukup mudah dalam mengeluarkan SK desa wisata. Dia mengaku sengaja memudahkan desa mendapatkan status sebagai desa wisata dengan tujuan memberikan peluang kepada desa tersebut agar lebih maju. ‘’Kalau saya buatkan standardisasi, dengan banyak syarat yang harus dipenuhi, saya yakin tidak ada

desa yang bisa jadi desa wisata,’’ ujarnya. Menurut Made Gianyar, banyaknya desa wisata yang belum berkembang bahkan mati suri bukan merupakan kesalahan pemerintah. Hal ini justru karena semangat desa dalam mengembangkan potensi wisata masih sangat minim. Di samping itu, pengelolaan yang belum jelas juga mengakibatkan perkembangan desa wisata tersendat. ‘’Bupati kan sudah mem-

berikan peluang untuk maju. Untuk bisa maju ya tergantung semangat desa itu sendiri. Jangan salahkan pemerintah. Saya ibaratkan seperti pendidikan. Universitas yang terbaik di Indonesia kan ITB. Kalau seseorang kuliah di ITB dan dapat ijazah tapi tidak dapat kerja, jangan ITB-nya yang disalahkan,’’ katanya. Ke depan agar semakin banyak desa wisata di Bangli yang berkembang seperti Penglipuran, Made Gianyar pun meminta desa wisata

lain untuk mulai beranjak dan semangat mengembangkan potensi yang dimiliki. Terlebih saat ini dana yang dikelola desa sudah cukup besar baik yang bersumber dari ADD maupun Dana Desa. Pemkab, kata Made Gianyar, siap membantu pembangunan fasilitas seperti areal parkir dan lainnya asalkan tidak ada kendala terhadap status lahan. ‘’Sekarang maju tidaknya desa wisata tergantung desa itu sendiri,’’ tegasnya. (kmb40)


Kamis Umanis, 20 Juli 2017

GIANYAR

Hingga Juni, 29 Tewas akibat Lakalantas Gianyar (Bali Post) Berdasarkan data Sat. Lantas Polres Gianyar, tahun ini hingga bulan Juni terjadi 110 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Dari jumlah tersebut, 29 orang meninggal dunia, baik pengendara sepeda motor, pejalan kaki, maupun pengendara kendaraan roda empat. Selain korban tewas, lakalantas hingga pertengahan tahun ini juga mengakibatkan enam orang luka berat dan 158 luka ringan. Kerugian material tercatat Rp 207 juta lebih. ‘’Kasus laka tertinggi terjadi di bulan Maret dengan 29 kasus serta lima orang korban meninggal dunia,’’ kata Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Eka Putra Astawa, Rabu (19/7) kemarin. Namun jika dibandingkan dengan data tahun 2016, angka kasus lakalantas memperlihatkan tren penurunan. Spanjang tahun 2016 tercatat 296 kasus dengan 67 orang korban meninggal dunia, 24

luka berat, dan 421 luka ringan. ‘’Kami harap dengan terobosan optimalisasi Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan 2017-2018, angka laka di wilayah Gianyar bisa ditekan,’’ ucapnya. Menurutnya, optimalisasi Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan 2017-2018 diimplementasikan dalam bentuk imbauan di sejumlah jalur rawan laka dengan pemasangan bendera tengkorak dan pemasangan PIN. ‘’Sudah kami pasang di By-pass I.B. Mantra dan di jalur Sukawati, Sakah dan beberapa titik rawan lainnya,’’ ujarnya. Mantan Kasat Lantas Polres Tabanan ini menambahkan, pemasangan bendera tengkorak ini juga bertujuan memetakan area lokasi dengan kerawanan tinggi terjadinya lakalantas di wilayah Gianyar. Selain pula sebagai penanda titik berhentinya patroli. ‘’Anggota yang berhenti di lokasi tersebut juga akan langsung menindak

pelanggaran baik pelanggaran kasatmata maupun pelanggaran potensi lakalantas,’’ terannya. Polisi pun akan terus mengevaluasi pemasangan bendera di area tersebut. Bila situasi terpantau lancar tanpa terjadi lakalantas maka bendera tersebut akan dicabut. ‘’Namun, bendera tengkorak akan dipasang di lokasi lain apabila terdapat lakalantas,’’ ungkapnya Dijelaskannya lebih lanjut, selama ini untuk kasus lakalantas, korban meninggal rata-rata usia produktif umur 14-30 tahun. Musibah tersebut sekitar 45 persen di antaranya akibat pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm. Sisanya akibat tidak disiplin dalam berkendara dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Untuk itu, ia mengajak semua pihak khususnya pelajar untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (kmb28)

Residivis Kasus Pencurian Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) Tiga kali mendekam di balik jeruji besi Lapas Kerobokan karena kasus curanmor tak membuat I Wayan Soma (43) kapok. Pria yang mengaku tinggal di panti asuhan di wilayah Klungkung ini kembali diciduk jajaran Sat. Reskrim Polres Gianyar karena melakukan aksi kepruk kaca mobil awal Juni lalu di Jalan By-pass Dharma Giri. Pelaku ditangkap Rabu (12/7) lalu, saat tengah mangkal di Pasar Kereneng, Denpasar sekitar pukul 21.00 Wita. Kanit Idik I Sat.

Reskrim Polres Gianyar Iptu Made Reza Pranata seizin Kasat Reskrim saat rilis kasus, Rabu (19/7) kemarin, mengatakan tim lidik Sat. Reskrim Polres Gianyar selama dua pekan berupaya mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku. Hasilnya, tim berhasil memperoleh identitas pelaku yang sering mangkal di Pasar Kereneng. Tim kemudian mengamankan pelaku. ‘’Pelaku ini tiap harinya bekerja sebagai buruh di Pasar Kereneng. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui sendiri telah melakukan aksi kepruk kaca mobil

Toyota Avanza hitam yang terparkir di By-pass Dharma Giri,’’ katanya. Untuk melancarkan aksinya, pelaku menggunakan batu lalu masuk ke dalam mobil dan mengambil satu unit HP merek Azus. Hasil penjualan barang curian itu kemudian dibelikan jam tangan seharga Rp 60 ribu dan untuk kebutuhan sehari-hari. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman pidana tujuh tahun. (kmb28)

9

Tunjangan Anggota Dewan akan Dinaikkan Besarannya Tunggu Kajian Tim Appraisal

Gianyar (Bali Post) -

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan DPRD. Salah satu poin penting di dalamnya, tunjangan anggota DPRD kabupaten/kota akan dinaikkan. Di Kabupaten Gianyar, rancangan kenaikan tunjangan dewan sudah dicantumkan di KUA-PPAS Perubahan 2017. Namun besaran kenaikannya, masih menunggu kajian tim appraisal. Sekretaris DPRD Gianyar I Ketut Astawa Suyasa mengungkapkan, kenaikan tunjangan anggota dewan sedang dalam kajian. Pemkab bekerja sama dengan pihak ketiga dalam penentuan besaran kenaikan tunjangan. Namun yang pasti, dalam pemberian hak keuangan dan administrasi dewan haruslah berdasarkan kelayakan, kepatutan dan standar-standar yang telah ditetapkan. ‘’Intinya bukan kita yang menentukan. Tunjangan perumahan dan transportasi masih kita kaji,’’ jelasnya, Rabu (19/7) kemarin. Tidak hanya itu, Astawa yang juga menjabat Ketua Forum Sekwan se-Bali ini juga berencana segera melakukan koordinasi dengan jajaran Sekwan lainnya guna membahas hal tersebut. ‘’’Kalau dari besaran mungkin tiap daerah berbeda karena

d isesua ika n d eng a n kem a m puan daerah masing-masing. Rencananya dalam waktu dekat ini akan saya kumpulkan para Sekwan,’’ ucapnya. Dijelaskannya, untuk tunjangan dewan, acuan pertama kenaikan adalah PP No. 18 Tahun 2017. Penjabaran lebih lanjut PP tersebut nantinya harus dituangkan dalam perda. ‘’Ranperda sedang dibahas oleh pansus. Kalau sudah ketok palu, nanti akan dilanjutkan dengan pembahasan APBD Perubahan terkait berapa nilai besaran kenaikan tunjangan, sekitar bulan September atau Oktober. Kalau sudah sah, itu pun nantinya diatur oleh perbup,’’ jelasnya. Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya kenaikan tunjangan ini kinerja para anggota DPRD, baik di Kabupaten Gianyar maupun di daerah lainnya dapat lebih ditingkatkan. Seperti dik-

I Ketut Astawa Suyasa etahui, PP No. 18 Tahun 2017 menggantikan aturan soal tunjangan untuk anggota DPRD yang sebelumnya diatur dalam PP No. 24 Tahun 2004. Tunjangan yang mengalami kenaikan di antaranya tunjangan alat kelengkapan dan sistem penanggungjawaban biaya operasional. Tunjangan fasilitas bagi anggota DPRD juga akan ditambah mulai dari rumah jabatan hingga kendaraan dinas. (kmb28)


KLUNGKUNG

10

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

405 Bidang Tanah Pemkab Belum Bersertifikat Semarapura (Bali Post) Ratusan bidang tanah dalam penguasaan Pemkab Klungkung belum bersertifikat. Tanah tersebut tak hanya berupa tanah sekolah, tetapi juga fasilitas lain seperti rumah dinas dan lahan dermaga. Hal ini disebabkan karena dokumennya belum lengkap. Meski kondisinya seperti itu, hal ini diklaim belum pernah memunculkan persoalan. Demikian diakui Kepala Bidang Aset Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Klungkung, Luh Gede Widiyanti, Rabu (19/7) kemarin. Aset tanah yang menjadi penguasaan pemkab sesuai data per Desember 2015 mencapai 759 bidang. Dari jumlah itu, tercacat masih ada 405 bidang yang belum bersertifikat. Itu tak hanya berupa Sekolah Dasar, tetapi juga kantor, tanah mes, rumah dinas, dermaga, TPA dan paling banyak tanah jalan. “Tanah ini tidak seluruhnya milik pemkab. Tetapi dalam penguasaan pemkab. Itu ada dengan pinjam pakai,” jelasnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya. Mengantisipasi munculnya persoalan, seperti gugatan, beberapa pemanfaatan tanah ini juga sudah dilengkapi bukti tertulis. Meski demikian, pemkab tetap berupaya melakukan percepatan penyertifikatan. Tahun ini teralokasi 39 bidang. “Sampai sekarang syukurnya belum muncul persoalan. Dengan pemerintah desa kami sudah komunikasi. Sudah ada persetujuan untuk pemanfaatannya. Tetapi, hal ini tetap menjadi perhatian. Sudah dikoordinasikan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait penyertifikatannya,” ungkapnya. Sesuai arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung, sambungnya, percepatan penyertifikatan juga bisa diusulkan masing-masing pengurus barang, dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Nanti bisa diusulkan, anggarannya kami yang menangani. Ini sebagai langkah percepatan,” tandasnya. (kmb45)

Batal, Pengumuman Hasil Perekrutan Pegawai RS Pratama Nusa Penida Semarapura (Bali Post)Pengumuman hasil tes wawancara seleksi penerimaan pegawai kontrak Rumah Sakit (RS) Pratama Nusa Penida, Klungkung yang direncanakan Rabu (19/8) kemarin, gagal terealisasi. Alasannya, karena masih ada belasan pelamar yang belum mengikuti tes pada jadwal yang telah ditetapkan, yakni 17 dan 19 Juli. Itu akan kembali diberikan kesempatan pada wawancara susulan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Made Adi Swapatni saat Bali Post/sos ditemui di SD Negeri 1 Sedr. Made Adi Swapatni marapura Tengah. Sesuai data, jumlah pelamar yang masuk ke meja panitia mencapai 141 orang. Itu akan berkompetisi menduduki 18 formasi. Namun, saat tes wawancara berlangsung, tercatat ada 12 orang yang absen. Meski demikian, mereka yang sebagian besar berasal dari Nusa Penida kembali diberikan kesempatan untuk mengikuti tes. Kebijakan tersebut mengakibatkan jadwal pengumuman berubah. “Untuk pengumuman kami tunda. Itu karena masih ada yang wawancara yang waktu ini tidak hadir. Kami berikan kesempatan supaya nanti tidak bermasalah,” ucap Swapatni. Disinggung jadwal wawancara susulan, mantan Direktur RSUD Klungkung ini mengaku belum tahu. Itu masih menunggu hasil rapat dari panitia seleksi. “Hari ini (kemarin - red) rapat timnya. Nanti tim yang menentukan apakah cukup sehari atau dua hari,” terangnya. Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Klungkung Nyoman Murtika saat dikonfirmasi mengatakan, wawancara susulan kembali dilaksanakan, Kamis (20/7) hari ini dan Jumat (21/7) besok. Pengumumannya masih menunggu hasil rapat tim. “Nanti maraton. Sabtu tim rapat. Astungkara Senin bisa diumumkan. Soalnya Agustus sudah terisi tenaga kontrak,” tandasnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun di Dinas Kesehatan, kemarin pagi terdapat sejumlah pelamar yang sempat datang untuk melihat pengumuman. Namun tak lama, mereka langsung pergi. Selain itu, pengumuman penundaan juga tidak ada terpasang pada papan informasi. (kmb45)

Bali Post/olo

SIDAK - Tim Yustisi Klungkung melakukan sidak terhadap tempat usaha cincau di Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Rabu (19/7) kemarin.

Tim Yustisi Sidak Usaha Cincau

Hasil Produksi Tak Higienis, Cetakan Diketahui Berkarat Semarapura (Bali Post) -

Usaha cincau dan agar-agar di Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung disidak Tim Yustisi, Rabu (19/7) kemarin. Tim yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kesehatan Klungkung mengecek lokasi produksi cincau tersebut. Hasilnya cara produksiknya dinilai tidak higienis alias jorok. Hal itu dilihat dari cetakan yang digunakan juga berkarat. Berdasarkan pantauan, pada sidak yang berlangsung pukul 09.00 Wita ini, petugas tak hanya memeriksa tempat produksi, tetapi juga langsung mengambil sampel cincau dan agar-agar. “Setelah kami periksa, ternyata produksinya tidak sehat. Kalau seperti ini, masyarakat yang jadi korban,” ucap Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta. Saat itu juga ditemukan

cetakan yang digunakan banyak berkarat. Itu tidak khusus untuk pembuatan kue, melainkan kaleng bekas wadah lem dan minyak goreng. Selain itu, bahan bakunya juga tak tersimpan baik. Produknya yang siap jual banyak berisi debu. “Peralatannya tidak higienis. Banyak yang berkarat,” katanya. Selain persoalan produk, usaha yang telah berdiri dua tahun ini juga belum dilengka-

pi izin. Hal itu pun membuat tim geram. Pemilik diminta untuk segera mengurus. “Saya beri waktu 2 x 24 jam. Kalau tidak, kami akan tutup. Begitu juga cara produksinya, kalau masih seperti ini, kami juga lakukan langkah sama,” tegasnya. Keberadaan usaha ini, sambung Suarta, diketahui saat dirinya melakukan sidak penduduk pendatang, Selasa (18/7) malam. “Ini tidak ada

pengaduan. Kami ketahui secara tidak sengaja saat sidak. Hari ini (kemarin - red) langsung ditindaklanjuti,” imbuhnya. Kepala Lingkungan Pande Kadek Suardana menjelaskan, sejak mulai, pengusaha hanya melapor dan mengurus surat keterangan tempat usaha. Pasca itu, ia sudah disarankan untuk mengurus izin ke kabupaten. “Secara resmi tidak ada keluhan dari masyarakat. Tetapi kalau lisan, beberapa ada yang menyampaikan,” ungkapnya. Sementara itu, pemilik usaha Aris menuturkan, peralatan itu sudah digunakan sejak lama. Itu juga dapat ditemui di sejumlah usaha luar Bali. “Ini

sudah turun-temurun. Saya tidak mengada-ada,” katanya sembari mengaku bingung menindaklanjuti arahan yang disampaikan tim yustisi. Khusus untuk sampel produk yang diambil, Kasi Farmasi Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Dinas Kesehatan Klungkung I Wayan Sara mengatakan akan dibawa ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar untuk uji laboratorium. “Anggaran kami terbatas untuk menguji produk. Sampel ini akan kami bawa ke Denpasar. Untuk hasilnya belum diketahui kapan keluar. Paling seminggu,” terangnya. (kmb45)

Tangani Sampah

Bupati Suwirta Belajar Pengolahan Sampah Jadi Listrik di STT-PLN GUNA mewujudkan kabupaten yang bersih, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta terus mencari terobosan dalam penanganan sampah. Itu tak hanya dilakukan dengan memaksimalkan fungsi TPST. Namun, juga dengan belajar mengolah sampah menjadi tenaga listrik di Sekolah Tinggi Teknik Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (STTPLN). Itu dilakukan Bupati asal Nusa Ceningan ini di sela-sela agenda dinasnya di Jakarta, Selasa (18/7). Kedatangan Suwirta di perguruan tinggi kelistrikan ini diterima Ketua STT PLN Yadi Supriadi Legino bersama pengurus sekolah lainnya. Saat melakukan pemantauan dan diskusi kecil, ia mendapat informasi proses pengolahan sampah hingga menghasilkan

tenaga listrik dan bisa menjadi briket yang digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak. “Sampah yang sudah diolah menjadi briket juga mempunyai nilai ekonomis. Ini sangat baik,” ujarnya. Sistem pengolahan sampah seperti ini diharapkan bisa diterapkan di Klungkung, khususnya di tiap TPST masing-masing desa. Tujuannya adalah untuk mengurangi volume sampah ke TPA dan meminimalisir lalu lalang truk pengangkut sampah. Menurut Bupati, dengan menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLN, sistem pengolahan sampah menjadi penghasil daya listrik ini terlebih dahulu akan dicoba dalam skala kecil. “Kita akan coba terlebih dahulu dalam skala kecil,” ungkapnya.

Dia berharap dengan sistem pengolahan sampah menjadi listrik sebagai energi terbarukan ini akan menggugah dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. Tidak cukup hanya mendapat penjelasan di balik meja, Bupati Suwirta juga melihat lebih dekat sekaligus belajar proses pengolahan sampah secara langsung bersama mahasiswa. STT-PLN Jakarta merupakan perguruan tinggi yang didirikan sebagai upaya memenuhi tuntutan akan tenaga-tenaga ahli yang terdidik, terampil dan profesional di bidang ketenagalistrikan. Di sekolah ini berbagai inovasi dilakukan. Selain memanfaatkan sampah, listrik juga diciptakan dengan tenaga dan angin. (ad1528)

Bali Post/ist

OLAH SAMPAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta belajar mengolah sampah menjadi tenaga listrik di Sekolah Tinggi Teknik Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (STT-PLN), Selasa (18/7).

Peringati HUT Ke-49

Bali Post/sos

MANDI - Sejumlah warga terlihat sedang mandi di Tukad Unda, Klungkung, Rabu (19/7) kemarin. Selain dewasa, terlihat pula anakanak. Mereka sangat asyik bermain air yang mengalir deras. Sungai ini sering dijadikan tempat berfoto.

Telepon Penting

BPJS Kesehatan Ajak Pelajar Budayakan Pola Hidup Sehat MEMPERINGATI HUT ke-49, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan promotif preventif di 13 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mengedukasi anakanak sekolah akan pentingnya

pola hidup sehat sehari-hari. Khusus Kedeputian Direksi Wilayah Bali, NTT, NTB, pelaksanaan kegiatan ini terselenggara di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya dan Lapangan Puputan

kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/ist

HUT - Memperingati HUT ke-49, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan promotif preventif.

Semarapura. Diawali dengan senam pagi, pemberian bantuan berupa alat-alat olahraga dan pojok KUPAS (KIE untuk peserta anak sekolah). Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang menerima langsung kehadiran Direktur Perluasan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Kepala Deputi Direksi Wilayah Bali, NTT, NTB beserta jajarannya menyampaikan kegiatan ini sangat positif. Itu sebagai salah satu langkah strategis untuk menumbuhkan sikap sadar terhadap kesehatan pada masyarakat. “Melalui BPJS kesehatan, banyak yang terbantu dalam mengakses pelayanan di Fasilitas Kesehatan. Kami sangat mengapresiasi itu,” jelasnya, Rabu (19/7) kemarin. Direktur Perluasan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari yang hadir langsung dari BPJS Kesehatan Kantor Pusat di Jakarta menyampaikan

materi berupa motivasi dan penayangan filler mengenai kesehatan kepada peserta yang hadir. “Dari tahun ke tahun, dana jaminan kesehatan yang terserap untuk membiayai penyakit katastropik kian meningkat. Kalau dibiarkan, hal ini dapat membawa dampak kurang baik bagi kualitas kesehatan penduduk Indonesia maupun keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Oleh karenanya sangat penting mengajarkan anak-anak sejak dini untuk membiasakan berperilaku sehat setiap hari,” kata Andayani didampingi Kepala BPJS Cabang Klungkung Nengah Sutrisni. Pada kegiatan yang dihadiri kurang lebih 500 siswa dan orangtua siswa serta masyarakat tersebut, ia juga memberikan motivasi untuk membangun rasa kepedulian, kerelaan membantu sesama, dan gotong royong. “Mari kita

bayangkan. Jika ada satu orang peserta JKN-KIS melakukan operasi jantung dengan biaya Rp 160 juta, dengan iuran rata-rata Rp 51.000, maka diperlukan sebanyak 3.737 orang peserta JKN-KIS yang sehat dan membayar iuran. Kalau hanya peserta yang sakit saja yang membayar iuran dan tidak membayar iuran lagi ketika sudah sehat, dari mana kita bisa membiayai pelayanan kesehatan peserta lainnya yang membutuhkan,” kata Andayani. Selain memberi edukasi tentang pola hidup sehat dan makna gotong royong, BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dalam menyediakan pemeriksaan kesehatan telinga, gigi dan mulut pada kegiatan tersebut. (ad1529)


Kamis Umanis, 20 Juli 2017

BULELENG

11

Orangtua Siswa Keluhkan Pengadaan Seragam Pramuka Singaraja (Bali Post) – Para orangtua siswa di Buleleng mengeluhkan program pengadaan seragam Pramuka karena dikoordinir oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng. Alasan lain karena harga seragam tersebut dirasa mahal, sehingga dinilai terlalu membebani siswa dan orangtua. Tak hanya orangtua siswa, kalangan komite sekolah juga keberatan dengan pengadaan seragam pramuka dengan pola terpusat tersebut.

Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P.

Bali Post/kmb38

Kemendagri Terbitkan Jadwal Pelantikan PAS-Sutjidra Singaraja (Bali Post) – Jadwal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) akhirnya ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Pasangan petahana yang akan menjalani masa jabatan 2017-2022 ini dilantik tepat pada tanggal masa jabatan periode pertama berakhir yakni 27 Agustus 2017 mendatang. Kepastian jadwal pelantikan ini dikuatkan dengan surat kawat Kemendagri ditujukan kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Surat yang ditandatangani Dirjen Otonomi Daerah Dr. Sumarsono, MDM. tertanggal 19 Juli 2017 perihal rencana pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala daerah serentak pada tanggal 22 Agustus 2017. Mengingat, Bupati dan Wakil Bupati Buleleng periode 2012-2017 terpilih kembali dan berakhir masa jabatannya tanggal 27 Agustus 2017, maka pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih dilaksanakan tanggal 27 Agustus 2017 oleh Gubernur Bali. Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. ketika dimintai konfirmasi, Rabu (19/7) kemarin, membenarkan telah menerima kabar pasti pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih tersebut. Untuk lebih memastikan surat kawat itu, Bagian Pemerintahan Pemkab Buleleng ditugaskan menyampaikan terbitnya surat kawat tersebut. Sementara, terkait teknis pelantikan serta sidang paripurna istimewa DPRD Buleleng dengan agenda tunggal sambutan bupati itu akan dibahas lebih lanjut bersama pihak terkait. “Baru saja saya dapat kabar kalau sudah ditetapkan tanggal pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Kami masih mengonfirmasi kepastian itu dan persiapan teknis akan kita bahas bersama dalam waktu dekat ini,” katanya. Seperti diketahui, Pilkada Buleleng diikuti dua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati. Pasangan itu yakni Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) dan pasangan independen Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Surya). Tanggal 15 Maret 2017, KPU Buleleng menetapkan pasangan PAS dan Sutjidra sebagai pemenang Pilkada Buleleng dengan angka 68,16 persen atau total suara 214.825. (kmb38)

Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, keluhan itu mengemuka setelah Kwarcab Pramuka Buleleng menerbikan Surat Edaran (SE) No. 080/22.08-C Tanggal 5 Juli 2017. Surat tersebut ditandatangani Ketua Kwarcab Pramuka Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka. M.P. Pada intinya, surat itu berisi imbauan agar pengadaan seragam pramuka dilakukan melalui Kedai Pramuka Kumarasthana yang dikelola Kwarcab Pramuka Buleleng. SE itu berisi tiga poin himbauan yakni, pertama kepala sekolah diminta melakukan sosialisasi dengan komite mengenai pengadaan seragam dan perlengkapan pramuka. Kedua, mendata

dan membuat pesanan sesuai dengan standar dengan harga yang telah ditentukan. Ketiga, mengadakan perjanjian kerja dengan kedai pramuka untuk setiap jenis pesanan. Selain itu, SE ini secara khusus memuat harga yang telah ditentukan. Seragam pramuka bagi siswa SD putra ditetapkan seharga Rp 342.500 dan Rp 332.500 untuk putri. Seragam pramuka untuk SMP putra ditetapkan Rp 367.500, dan Rp 357.500 bagi putri. Sedangkan tingkat SMA seharga Rp 412.500 bagi putra serta Rp 402.500 bagi putri. Terbitnya SE tersebut kemudian memicu keluhan di masyarakat. Bahkan, Ketua Dewan Pendidikan Bule-

Penyebaran narkoba dan korupsi yang merajalela di negara kita sangat memprihatinkan dan perlu direnungkan oleh semua warga masyarakat. Marilah kita bercermin ke zaman dulu di mana narkoba dan korupsi tidak ada. Kita sebagai warga berupaya untuk menekan narkoba dan korupsi dengan menerapkan aturan yang sesuai dengan kaidah-kaidah dan norma yang berlaku. Nang Mologan, Mayong

Penyelenggaraan Tajen

Penyelenggaraan tajen kenapa masih saja diberikan izin seperti yang terjadi di Banyualit. Sudah seharusnya jangan diberikan izin agar judi tajen bisa diberantas. Tanaya, Kampung Tinggi

Densus Antikorupsi

Kapolri berkeinginan membentuk Densus Antikorupsi yang nantinya dalam perjalanan pengungkapan kasus korupsi tidak berbenturan dengan KPK. Dalam perjalanannya selalu sinergi sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan saling menyalahkan. Dereksen, Jalan Teratai

Tak Setengah Hati

Pembentukan Densus Antikorupsi yang dicanangkan Kapolri diharapkan tidak setengah hati dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Juga tidak melakukan tebang pilih dalam menjalankan tugasnya. Termasuk juga soal penempatan pedagang kaki lima yang dijanjikan oleh pihak pengelola Taman di Kampung Tinggi sampai saat ini belum direalisasikan. Bagaimana ini? Sengen, Nagasepeha

kepada gusus depan di masing-masing sekolah. Tentu saja ini akan membantu sekolah dalam mendukung kegiatan dan pembinanan selain mengandalkan bantuan dari cabang. “Prinsipnya sekolah jangan sampai memaksa siswa. Kalau mau memesan seragam pramuka kami harap bisa ke kedai pramuka dan sasaran kami paling penting bagaimana peserta didik itu dicerdaskan,” tegasnya. (kmb38)

Perpustakaan Pelangi Desa Patas Dinilai

BULELENG kembali dipercaya sebagai wakil Bali ke tingkat Nasional melalui lomba Perpustakaan Umum (Desa/Kelurahan) Tahun 2017. Perpustakaan Pelangi, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak satu-satunya peserta dari Bali akan berlaga dalam lomba ini. Mengawali kompetisi ini, Rabu (19/7) kemarin, tim penilai dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) dipimpin Syamsul Bahri menilai keberadaan perpustakaan di Buleleng Barat tersebut. Tahapan penilaian itu disaksikan oleh Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng Ny. Ayu Wardhany Sutjidra, Camat Gerokgak Putu Aryadi Pribadi, dan pimpinan instansi terkait di lingkup Pemkab Buleleng. Syamsul Bahri menjelaskan, penilaian dengan mendatangi langsung perpustakaan yang terpilih menjadi wakil Bali ke nasional ini untuk mengamati dan memband-

ingkan data tertulis yang dikirim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali dengan bukti fisik yang sebenarnya. Dari dokumen yang dikirim tersebut, tim penilai nantinya memberikan nilai sehingga nanti ditetapkan perpustakaan yang masuk dalam lima besar. Setelah penilaian ada presentasi dari pengelola perpustakaan di depan tim penilai yang dipusatkan di Jakarta. Dalam presentasi tersebut nantinya diketahui bagaimana pengelola perpustakaan mengelola aset dan buku untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Kami menilai dengan membandingkan apa yang tertulis di dokumen dengan kenyataan fisik yang ada. Yang paling penting adalah setelah presentasi dan penentuan juara. Menjadi penting karena bagaimana kepala desa mempertahankan apa yang sudah diperoleh,” katanya. Menurut Syamsul, perpustakaan merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelayanan membaca untuk masyarakat. Peran penting ini, menuntut perpustakaan

dapat berfungsi dalam menambah wawasan masyarakat melalui gemar membaca. Selain itu, perpustakaan diperlukan karena pendidikan formal tidak cukup untuk belajar. Untuk itu, perpustakaan juga diharapkan mampu berperan sebagai sarana pembelajaran sepanjang hajat. “Jadi, tidak ada istilah masyarakat tidak mengerti karena tidak mendapat kesempatan belajar. Perpustakaan diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran sepanjang hayat,” tegasnya. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menyambut positif lomba perpustakaan yang digagas pemerintah pusat. Daerahnya yang menjadi duta Bali dalam lomba perpustakaan umum menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk meraih prestasi. Tidak kalah pentingnya mengikuti lomba ini adalah membangkitkan motivasi dan semangat pengelola perpustakaan di daerahnya untuk mengelola perpustakaan dengan optimal dan berfungsi dengan baik. Untuk itu, pemerintah daerah

PERPUSTAKAAN – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mendampingi tim pusat yang menilai Perpustakaan Pelangi, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Rabu (19/7) kemarin. berkomitmen mendukung sarana prasarana dan juga kesiapan mental pengelola dalam presentasi. Ke depan, kepala desa di Bali Utara diharapkan membangun perpustakaan di wilayahnya. Perpustakaan di desa diperlukan untuk merangsang minat baca anakanak dan masyarakat umum. “Perpustakaan saat ini menjadi urusan wajib pemerintah

kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk mendukung penuh pengelolaan perpustakaan. Kita menjadi duta Bali dalam lomba ini tentu selain mengejar juara juga memotivasi pengelola untuk terus berbenah agar perpustakaan dikelola dengan baik dan berfungsi untuk masyarakat,” jelasnya. (ad1527)

Tingkatkan Daya Tampung

Kucurkan Rp 1,2 Miliar, Pemkab Revitalisasi SDN 1 Baktiseraga

Kebebasan Membeli Seragam Pramuka

Darurat Narkoba dan Korupsi

Bali Post/kmb38

Gusti Ngurah Agung

Wakili Bali ke Tingkat Nasional

Suara Buleleng Berharap kepada sekolah agar memberikan kebebasan kepada siswanya untuk membeli seragam pramuka. Tidak memaksa membeli pada satu tempat sehingga terkesan ada main antara guru dengan toko penjual seragam pramuka. Biarkan para siswa membeli di toko maupun di pasar yang bisa ditawar dengan kualitas yang sama, sehingga tidak mematikan usaha konveksi yang kecil. Gung De, Ngurah Rai

leng, I Gusti Ngurah Agung mengemukan pendapatnya atas himbauan itu. Dia mengatakan, ekstra kurikuler pramuka memang diwajibkan bagi semua siswa. Tetapi pembelian seragam pramuka selama ini tidak pernah diwajibkan lengkap dengan semua atributnya. Di samping itu, sekolah juga tidak pernah mengkoordinir pengadaan seragam melalui salah satu lembaga atau usaha tertentu. “Jika sekarang harus dikoordinir dengan harga tinggi, saya kira akan memberatkan orang tua siswa. Munculnya SE itu, kami khawatir pramuka malah menjadi momok dalam persoalan ini,” katanya. Sementara itu Ketua

Kwarcab Pramuka Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. menegaskan, pengadaan itu sudah disepakati melalui rapat dengan semua kepala sekolah, yang notabene menjadi ketua majelis pembimbing gugus depan pramuka. Puspaka mengaku dengan pola ini pihaknya ingin mengakomodir agar pramuka di Buleleng memiliki standar seragam yang komprehensif, namun tidak memberatkan siswa itu sendiri. Sementara terkait rincian harga, dirinya memaklumi kalau kemampuan sekolah tidak merata. “Dari perbandingan harga seragam di pasaran dengan harga yang disepakati itu jauh di bawah. Pengadaan dengan pola ini juga sudah kami eveluasi jangan sampai niat baik malah membebani siswa,” jelasnya. Di sisi lain Puspaka mengatakan, dari pengadaan oleh Kedai Pramuka Kumarasthana kalau menghasilkan laba akan dikembalikan

REVITALISASI – SDN 1 Baktiseraga akhirnya membangun gedung baru setelah mendapat kucuran dana dari APBD Buleleng 2017 senilai Rp 1,2 miliar lebih. SDN 1 Baktiseraga Kecamatan Buleleng sejak lama mengalami kekurangan ruang kelas, sehingga tidak mampu menampung siswa yang terus bertambah. Melalui perjuangan panjang, sekolah tersebut mendapatkan kucuran dana untuk merevitaliasi sekolah yang tergolong padat siswa tersebut. Total dana APBD Buleleng terserap untuk

merevitalisasi sekolah ini mencapai Rp 1,2 miliar lebih. Dengan dana sebesar itu, nantinya dibangun enam ruang kelas baru (RKB - red). Mengawali pengerjaan proyek gedung sekolah itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menghadiri upacara peletakan batu pertama, Rabu (19/7) kemarin. Wakil Bupati didampingi Kadisdikpora Gede Suy-

asa, anggota DPRD Buleleng Gusti Made Artana, Perbekel Desa Baktiseraga Gusti Putu Armada, dan Kepala SDN 1 Baktiseraga Putu Ada. Kadisdikpora Gede Suyasa mengatakan, revitalisasi ini karena kebutuhan aksesibilitas pendidikan utamanya di Desa Baktiseraga yang semakin meningkat. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan penduduk di desa ini yang setiap tahunnya berkembang pesat. Tidak itu saja, sejak sekolah ini dibuka lokasinya tergolong rawan terkena banjir ketika musim hujan karena lahannya lebih rendah dari jalan kabupaten di depannya. “SD ini satu-satunya dan setiap tahun siswanya terus bertambah. Lokasinya juga rawan banjir, sehingga pertimbangan itu kita membangun gedung baru dan proyek ini paling prioritas agar aksibilitas pendidikan semakin optimal sesuai visi pimpinan kita di daerah,” katanya. Menurut Suyasa, persoalan lahan untuk me-

nambah sekolah baru di Baktiseraga hingga sekarang belum bisa menjawab tuntutan fasilitas sekolah yang mencukupi dengan kebutuhan sejalan dengan peningkatan perkembangan penduduk. Jika lahan tersedia, maka biaya pembangunannya akan bisa dipenuhi. Akan tetapi pembangunan gedung baru tahun ini dan dilanjutkan dengan pembangunan yang sama di tahun berikutnya, maka SDN 1 Baktiseraga dalam beberapa tahun ke depan akan mampu menampung siswa lebih banyak dari sekarang. Meski demikian, dalam jangka panjang nanti, penambahan sekolah baru harus diwujudkan. Wakil Bupati Buleleng . Nyoman Sutjidra mengatakan, program revitalisasi gedung SD menjadi kebijakan skala prioritas. Ini karena, siswa baru yang duduk di bangku SD kelas I semakin meningkat, sehingga kebutuhan ruang kelas juga semakin banyak. Menjawab persoalan itu, pemerintah terus mengupayakan ber-

bagai terobosan mulai peningkatan sarana prasarana pendidikan, peningkatan pendanaan pendidikan, peningkatan kualitas dan kuantitas guru, pembukaan akses pendidikan yang luas, peningkatan manajemen pendidikan dan program lain yang pro terhadap pendidikan di Buleleng. Tatkala revitalisasi sekolah ini rampung, masyarakat juga harus punya rasa memiliki yang tinggi dan turut menjaga keamanan dan kenyamanan sekolah ini. “Mari kita mengawasi pembangunan ini, dan nantinya pergunakan sekolah ini untuk proses pendidikan,” katanya. Sementara itu, Kepala SDN 1 Baktiseraga Putu Ada mengatakan, sekolahnya sekarang memiliki siswa sebanyak 308 anak. Siswa ini ditampung pada sepuluh rombongan belajar. Jumlah ini diakuinya sudah melebihi kapasitas. Meski siswa membeludak, jumlah guru masih mencukupi karena sekolahnya banyak menerima guru pindahan dari sekolah lain. (ad1530)


JEMBRANA

12

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Hampir Setahun Tidak Cair

Dipertanyakan, Dana Jaminan Sosial Penderita Disabilitas

Negara (Bali Post) Hampir setahun dana jaminan sosial tak cair membuat warga yang mempunyai keluarga penderita cacat atau disabilitas kebingungan. Sebab, dana dari Kementrian Sosial itu dinilai sangat penting untuk biaya berobat. Hal inilah yang dialami keluarga Agus Saifudin asal Ketugtug, Loloan Timur, Jembrana. Ia mempunyai anak bernama Muhamad Akbar Maulana (6) yang mengalami hydrocephalus (cacat fisik).

Bali Post/olo

PAGAR – Pagar alas menggunakan bahan batu Karangasem mengelilingi Kebun Raya Jagatnata yang belum semuanya rampung.

Pembangunan Kebun Raya Jagatnata Terancam Molor

Negara (Bali Post) – Pembangunan Kebun Raya Jagatnata yang bersumber dari APBN terancam molor. Pembangunan yang memasuki tahap bangunan gedung bertingkat dan pagar alas mengelilingi areal dari informasi terkendala bahan atau material. Terutama material berupa batu tabas atau batu lahar yang didatangkan dari Kabupaten Karangasem. Selain itu juga batu merah atau batu sengkol dari Lombok Tengah. Bahan yang dibutuhkan mencapai 360 meter. Padahal proyek tersebut dikejar untuk rampung sehingga bisa kebun raya di areal Pura Jagatnata itu bisa dibuka. Dari papan nama yang tertera, khusus untuk proyek dari APBN ini menguras dana hingga Rp 9,3 miliar dikerjakan PT Sastra Mas Estetika. Lama pengerjaannya 180 hari dengan kontrak April 2017. Pembangunan meliputi pagar pembatas mengelilingi tanah seluas 6 hektar serta sejumlah bangunan bertingkat. Dari pengamatan kontruksi pagar alas dengan stil Bali berbahan batu tabas atau batu Karangasem. Sementara ornamen di bagian dasar pagar alas menggunakan batu sengkol yang didatangkan dari Lombok Tengah. Pengerjaan sempat tersendat lantaran pasokan bahan tersebut juga tersendat. Komang Arya, petugas lapangan di PT Sastra Mas Estetika mengakui adanya kendala distribusi material batu tabas. Di awal, material batu tabas tersebut pengirimannya lambat sehingga berdampak juga pada waktu pengerjaan. Begitu halnya dengan material ornament dasar juga mengalami hal serupa. Dalam bestek, menurutnya memang harus menggunakan batu Karangasem, bukan batu candi. Stok yang terbatas membuat pengerjaan sempat tersendat. Namun, kini pasokan sudah mulai lancar dan pihaknya mengejar hingga target rampung di bulan Oktober nanti bisa terpenuhi. (kmb26)

Agus mengatakan anaknya memiliki kartu jaminan sosial tersebut. Namun, hanya enam bulan (dari Mei-Oktober 2016) menerima bantuan tersebut. Setelahnya hingga sekarang, Agus mengaku sudah tidak pernah menerimanya. “Entahlah, sekarang tidak pernah dapat lagi. Sempat saya tanya ke kantor pos, katanya tidak ada lagi. Tapi kok anak saya masuk daftar,” katanya didampingi sang istri, Suhartinah, Selasa (18/7) lalu. Ia sangat mengharapkan bantuan tersebut untuk anaknya yang sakit. “Meski dana Rp 300 ribu, hal itu sangat berarti bagi kami. Sebab, anak saya harus rutin dicek dan beli obat. Apalagi, anak saya pakai selang di kepalanya pascaoperasi,” aku Agus yang hanya bekerja sebagai penjualan stiker dengan penghasilan tidak menentu ini. Meski keluarganya tergolong tidak mampu, namun tidak masuk dalam daftar KK miskin dan anaknya juga tidak mendapat JKN-KIS. Setiap berobat anaknya jadi pasien umum sehingga sangat memberatkan dari segi biaya yang harus dikeluarkan. Sementara untuk mengurus BPJS mereka mengaku tidak mampu

membayar setiap bulan karena harus masuk satu KK. “Untuk makan saja kami susah, apalagi harus bayar BPJS untuk enam orang,” tandasnya. Sementara itu, Kadis Sosial Jembrana Wayan Gorim saat dikonfirmasi, Rabu (19/7) kemarin, mengatakan bantuan bagi penyandang cacat/disabilitas dari Kemensos tahun 2017 masih ada. Bantuan itu berupa uang sebesar Rp 200 ribu per orang. Sedangkan bantuan itu diberikan kepada 198 penyandang disabilitas. Diakui memang hingga sekarang belum cair. “Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, biasa dirapel. Kami sud a h koord ina sika n ke pusat dan masih dalam proses/menunggu,” katanya. Untuk program JKN-KIS, Akbar Maulana katanya tahun lalu sudah dicek dan yang lainnya sebagai daftar tunggu. Karena kuota program ini dari pusat untuk masing-masing kabupaten tetap 198, kecuali ada yang meninggal baru daftar tunggu bisa masuk dan sudah diusulkan di luar kuota sebagai tambahan. Akbar Maulana mengalami pembesaran di kepala dan sudah pernah dioperasi berkat bantuan donatur saat berusia dua tahun. (kmb)

Jabatan Kadis Pertanian dan Staf Ahli Kosong

Negara (Bali Post) Sejumlah kursi jabatan eselon II di struktur Pemkab Jembrana hingga saat ini masih kosong. Jabatan yang kosong itu di antaranya di OPD Dinas Pertanian dan Pangan serta Staf Ahli. Jabatan kadis kosong setelah pejabat sebelumnya Ketut Wiratma pensiun. Sementara jabatan itu diisi pejabat pelaksana tugas, yakni Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejateraan Rakyat Sekda Kabupaten Jembrana I Gusti Putu Mertadana. Dari informasi yang dihimpun, Rabu (19/7) kemarin, pengisian jabatan kadis tersebut segera dilakukan dalam waktu dekat. Namun, masih menunggu beberapa pejabat eselon III yang mengikuti diklat di Kantor Diklat Baluk. Tetapi belakangan diketahui, diklat itu belum menjamin pejabat yang mengikuti terpilih. Informasi dari Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DKPSDM) Kabupaten Jembrana menyebutkan tes yang diikuti para pejabat eselon III itu merupakan assessment dan belum mengarah pada penetapan kadis. Kepala DKPSDM Kabupaten Jembrana I Made Budiasa mengatakan, pelaksanaan tes itu untuk pemetaan jabatan saja. Tes itu untuk kompetensi dan melihat potensi para pejabat eselon III. Tes tersebut wajib diikuti oleh pejabat eselon III yang akan beranjak karier. Menurut mantan Camat Jembrana ini, assessment diikuti sebanyak 68 pejabat eselon III dari seluruh OPD. Mereka di antaranya merupakan pejabat setingkat kepala bidang (kabid), kepala kantor dan camat. Selama assessment para peserta mengikuti serangkaian test metode assessment, seperti psikometri dan Leaderless group discussion (LGD). Selanjutnya hasil tes ini akan dilaporkan ke Bupati. Hasil itu juga untuk bahan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk pertimbangan penempatan karier. Tes ini bukan khusus untuk seleksi Kadis Pertanian dan Pangan maupun Staf Ahli yang masih kosong. Pengisian jabatan itu nantinya harus melalui pengumuman. Sementara saat ini, posisi Kadis Pertanian dan Pangan itu diisi Asisiten II Sekda sebagai Plt. (kmb26)

Bali Post/kmb

HYDROCEPHALUS - Kondisi Muhamad Akbar Maulana yang mengalami hydrocephalus dan kini sebagai penyandang disabilitas.

Kelompok Nelayan Dapat Bantuan Sampan Fiber

Negara (Bali Post) Sejumlah kelompok nelayan di Jembrana akan mendapatkan bantuan sampan berbahan fiber. Sampan ini dinilai lebih cocok menyesuaikan kondisi wilayah laut sekitar. Bantuan itu merupakan masukan dari nelayan, termasuk alat tangkap yang digunakan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jembrana Made Dwi Maharimbawa, Rabu (19/7) kemarin, mengatakan sampan fiber dinilai cocok untuk nelayan di Jembrana. Karena melihat kondisi perairan dan kebutuhan dari nelayan setempat. Sampan berbahan fiber ini banyak digunakan nelayan karena dinilai memiliki banyak

fungsi. Selain untuk menjaring ikan, juga bisa digunakan untuk memancing. Pada tahun 2017 ini, pihaknya memberikan bantuan 58 unit sampan fiber untuk 29 kelompok nelayan. Masingmasing kelompok menerima dua perahu fiber senilai Rp 30 juta. Sampan juga lengkap dengan mesin serta alat tangkapnya. Pihaknya menargetkan pada Oktober bantuan sampan fiber itu sudah bisa diberikan untuk nelayan. Bantuan sejenis ini rencananya akan diberikan setiap tahun kepada kelompokkelompok nelayan. Diberikannya dua unit itu dengan tujuan agar kelompok nelayan tidak tergantung pada

satu sampan fiber. “Kalau yang satu tidak mendapat ikan, yang lain bisa mendapatkan, sehingga bisa saling memberikan subsidi biaya operasional,” tandasnya. Sementara itu sejumlah nelayan mengungkapkan dengan adanya sampan berbahan fiber itu berfungsi banyak. Yunus, salah seorang nelayan, mengungkapkan saat digunakan untuk menjaring, berbagai jenis ikan bisa ditangkap seperti tongkol dan lemuru. Ketika musim ikan layur, sampan fiber bisa diubah fungsinya untuk memancing. Jarak tempuhnya juga lebih jauh dibandingkan dengan kayu. (kmb26)


Kamis Umanis, 20 Juli 2017

PLTS Kubu Segera Jadi Milik Karangasem Amlapura (Bali Post) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berdaya 1 megawatt di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, segera akan menjadi milik Karangasem. Kepastian itu menyusul rampungnya perbaikan sejumlah kerusakan yang sepenuhnya ditangani Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Cuma, Pemkab Karangasem masih kebingungan karena masalah harga jual daya listrik ke PLN nantinya masih akan di bawah biaya produksi. ‘’Permendagri mengatur harga jual maksimal ke PLN Rp 750 per kWh. Itu yang masih perlu kita koordinasikan lagi,’’ kata Kabag Ekonomi Setda Karangasem I Made Hadi Susila, Rabu (19/7) kemarin. Masalah harga jual itu termasuk sistem pengelolaannya nanti, menurut Hadi Susila, disarankan mengadakan studi komparasi ke daerah yang sudah pernah mengelola PLTS. Salah satu daerah yang ditunjuk yaitu Kabupaten Bangli. Hadi Susila mengatakan PLTS Kubu yang dibangun era Menteri Jero Wacik itu akan diserahkan kepada Pemkab Karangasem pada Juli ini. Penyerahannya akan dilaksanakan bersamaan dengan daerah-daerah lain di Indonesia Timur. Namun, lokasinya belum ditentukan. ‘’Rencananya di Jawa Timur atau Bali, kita hanya disuruh menunggu,’’ jelasnya. PLTS Baturinggit rencananya sudah dihibahkan ke Pemkab Karangasem tahun 2016 lalu, tetapi Pemkab Karangasem menolak karena ada kerusakan pada 19 inveter dari 50 inverternya. Selain itu juga kerusakan pada alat kontrol dan sistem komputernya. Soal harga jual per kWh, Pemkab Karangasem sebelumnya sempat menawarkan Rp 2.000 per kWh. Nilai itu sudah berdasarkan kajian matang melibatkan Fakultas Teknik Elektro Universitas Udayana, Denpasar. Dengan harga jual seperti itu, untungnya tidak terlalu besar karena setelah aset diserahkan maka semua tanggung jawab perawatan ada di Pemkab Karangasem. Meski penyerahan sudah dekat, Hadi Susila mengatakan sistem pengelolaan PLTS itu nantinya masih akan dikaji. Pihaknya juga mengakui harga jual seperti yang diatur dalam Permendagri sangat murah. Karenanya pihaknya berharap ketika PLTS yang diresmikan 23 Februari 2013 itu sudah dihibahkan, ada subsidi dari Kementerian ESDM. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

KARANGASEM

13

Rangkaian Pujawali Puncak Karya Pura Dalem Puri Besakih

Wabup Artha Dipa ’’Mundut Pralingga’’ Ida Batara

BUDA Kliwon Ugu Sasih Kasa, Rabu (19/7) kemarin, Wakil Bupati Karangasem yang juga Manggala Prawartaka Karya, I Wayan Artha Dipa, didampingi seluruh jajaran Pemkab Karangasem berbaur bersama masyarakat mengikuti prosesi pelaksanaan puncak karya di Pura Dalem Puri Besakih, Desa Besakih, Rendang, secara khusyuk dan khidmat. Pelaksanaan puncak Karya Pamelaspas, Nubung Padagingan dan Ngenteg Linggih di-puput tujuh sulinggih mempergunakan bebantenan Caru Manca Sanak dengan lantaran kurban suci seperti kerbau, kambing, penyu, ayam dan bebek. Hadir Ketua DPRD Karangasem beserta anggota, perwakilan provinsi dan kabupaten/ kota se-Bali, PHDI, MUDP Provinsi, Kepala KPUD Karangasem beserta anggota, Kepala Kantor Kementerian Agama beserta jajaran, PKK/Dharma Wanita serta masyarakat pangempon pura. Prosesi pujawali puncak karya diiringi tari wali antara lain Rejang Dewa, Rejang, Baris, Topeng Sidakarya dan Wayang Sudamala. Di atas lantaran yang terbentang terlihat prawartaka karya bersama masyarakat pamedek lainnya mundut padagingan dengan berjalan murwa daksina mengitari areal pura bergerak ke kanan dilanjutkan menaruh dan mendem padagingan di masing-masing palinggih yang telah dipersiapkan. Wabup, Ketua DPRD Karangasem beserta Kepala OPD Karangasem dan tamu undangan lainnya diberikan kehormatan mendam pedagingan

yang telah ditentukan. Prosesi dilanjutkan persembahyangan bersama. Wabup Artha Dipa mundut pralingga Ida Batara untuk distanakan di Bale Peselang. Sebelumnya pralingga kairing murwa daksina. Wayan Artha Dipa mengatakan, rangkaian kegiatan karya dimulai 9 Juni 2017 dengan prosesi mapluning, nuwasin karya dan nyukat genah tawur. Jumat (23/6) prosesi nurun tirta pamiyut negtegang daging serta panitia karya majaya-jaya. Selasa (27/6) ngaturang piuning dan nuwur Ida Batara Tirta. Jumat (30/6) melaspas genah tawur serta nurun Ida Batara. Jumat (30/6) dilaksanakan prosesi melaspas genah tawur serta nurun Ida Batara. Sabtu (1/7) pukul 09.00 Wita prosesi melasti ke Toya Sah, Desa Muncan, Kecamatan Selat. Selasa (4/7) tawur balik sumpah agung. Selasa (18/7) mapepada wewalungan dan puncak karya berlangsung

Amlapura (Bali Post) Objek Wisata Putung di Desa Duda Timur, Selat memang menawarkan panorama alam sangat indah. Karena itu, selayaknya Putung bisa menjadi pendulang pendapatan asli daerah (PAD) bagi Karangasem. Setelah sempat dua kali gagal tender, tahun ini Putung rencananya dikelola dengan sistem kerja sama swasta. Rencana itu kembali digulirkan dan diharapkan tahun 2018 sudah ada kepastian perencanaan. Sekretaris Dinas Pariwisata Karangasem I Made Oka Su-

darta, Rabu (19/7) kemarin, mengatakan Pemkab Karangasem akan melakukan kajian ulang untuk mencari sistem pengelolaan yang tepat untuk Putung. Untuk tujuan tersebut, Dinas Pariwisata mengusulkan dana Rp 300 juta pada APBD Perubahan nanti. ‘’Pengkajiannya, kita rencananya melibatkan kalangan akademisi dari Universitas Udayana,’’ ungkapnya. Rencana kaji ulang itu bukan hanya menyangkut kemungkinan kembali menerapkan pola kerja sama ataupun sistem

MENDEM PADAGINGAN – Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa mendem padagingan pada puncak karya di Pura Dalem Puri Besakih, Rabu (19/7) kemarin. Rabu (19/7) kemarin. Ida Batara nyejer selama 22 hari. Minggu (30/7) mendatang diadakan panyineban/ngebekin Rsi Bhojana. Pada kesempatan itu, Wabup Artha Dipa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan karya ini. ‘’Tujuan upacara pamelaspas, nubung padagingan dan ngenteg linggih ini memohon berkah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar kita semua diberikan kesejahteraan, kesehatan, kesucian, kedamaian dan keseimbangan alam semesta beserta isinya.

Pura ini merupakan pura berstananya Batari Durga yang dahulu dinamai Pura Dalem Kedewatan. Umat Hindu yang telah selesai mengadakan upakara pitra yadnya biasanya ke pura ini, mendak nuntun sang Pitara untuk distanakan di sanggah atau merajan masingmasing,’’ tuturnya. Menurut Artha Dipa, setiap yadnya merupakan persembahan suci yang patut didukung dengan kesucian, keikhlasan dan landasan sikap mental yang baik yang tercermin dalam pikiran, perkataan dan perbuatan/tri kaya parisudha.

‘’Semoga berkat kesungguhan dan keikhlasan yang dilandasi kesucian hati dan pikiran seluruh umat Hindu, kita dapat menyelesaikan semua yadnya/ karya yang dilaksanakan di Pura Dalem Puri Besakih,’’ ungkapnya. Usai persembahyangan bersama, Pemkab Karangasem melalui Wabup Artha Dipa, Pemkab Badung yang diwakili Kadis Kebudayaan dan Kepala Kantor Kementerian Agama Karangasem menghaturkan sarin canang yang diterima Pemangku Pura Dalem Puri Besakih. (ad1525)

kontrak dengan pihak swasta. Tetapi juga kemungkinan Pemkab Karangasem melakukan pengelolaan mandiri melibatkan pihak ketiga. Di Putung, Pemkab Karangasem memiliki aset tanah seluas 1,2 hekter dengan nilai ekonomis Rp 6,7 miliar. Hal itu berdasarkan perhitungan tahun 2015. Pada perencanan awal, Pemkab Karangasem berniat menarik minat investor dengan memanfaatkan aset daerah di sana. Tetapi, dua kali tender masing-masing tahun 2015 dan 2016 semuanya

sia-sia. Tender pertama tahun 2015 gagal karena kesalahan teknis administrasi. Tender ulang pada 2016, sudah berjalan namun akhirnya juga gagal karena tak ada rekanan yang memenuhi kriteria. Berdasarkan Permendagri No. 19 Tahun 2016 dan hasil konsultasi Pemkab Karangasem dengan BPKP, calon investor itu diwajibkan membayar setoran tetap sebesar 5,5 persen per tahun, atau Rp 360 juta dihitung dari nilai aset pemkab yang ada. Rekanan juga sudah

harus membayar kontribusi sebelum penandatangan kontrak. Keingian Pemkab Karangasem memaksimalkan potensi Putung karena saat ini pun Putung sejatinya masih eksis dan menjadi destinasi wisata untuk mereka yang gemar melakukan wisata alam. Pihak DPRD Karangasem sendiri juga mendorong objek yang memadukan wisata alam dengan pemandangan ke arah laut lepas itu segara ditata sehingga mampu memberikan kontribusi untuk PAD. (kmb)

Putung Direncanakan Kembali Dikelola

Paskibraka Digelontor Rp 1 Miliar Lebih Jaga Kekompakan dengan Komunikasi

Bali Post/kmb41

PASAR YADNYA - Pemkab Karangasem berencana memanfaatkan Pasar di Menanga, Rendang sebagai Pasar Yadnya. Hanya, sampai saat ini belum bisa dioperasikan lantaran masih menunggu pembentukan badan pengelola.

Pasar Yadnya Rendang akan Dioperasikan

Badan Pengelola Masih Diproses

Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem berencana memanfaatkan Pasar Menanga, Rendang sebagai Pasar Yadnya. Namun hingga kini belum terlaksana. Pasalnya pembentukan Badan Pengelolanya dikatakan masih diproses. Pantauan di lapangan, Rabu (19/7) kemarin, sejumlah alat perlengkapan upacara yadnya terlihat bergelantungan di bangunan pasar itu. Ada juga ditaruh di bawah dengan ditutupi terpal berwarna cokelat dan silver. Bahan upakara itu dibiarkan begitu saja tanpa ada yang mengurus. Kabarnya sudah lama bahan upakaran itu ada di lokasi. Meski ada tulisan dijual, namun di lokasi itu tidak ada orang yang menjual alat-alat upacara itu. Bahkan saking lamanya ditaruh di sana, nyaris semua alat upacara itu sudah bubukan. Di lokasi juga diisi spanduk sekitar 1,5 meter yang bertuliskan “Dijual eceran dan grosir harga paling murah”. Kabag Humas Pemkab Karangasem Gede Waskita Sutadewa saat dikonfirmasi Rabu (19/7) kemarin mengungkapkan, pemerintah memang berencana memanfaatkan bangunan tersebut. Pasar itu akan dijadikan sebagai Pasar Yadnya. Hanya, sampai saat ini Pasar Yadnya itu belum bisa dioperasikan. Alasannya, pemkab masih memproses pembentukan badan pengelolanya. “Pembuatan badan pengelola masih diproses dalam hal menjadikan tempat itu sebagai Pasar Yadnya. Jadi sekarang ini, pengelolaannya sedang dikaji,” ungkapnya. Sutadewa menambahkan, di pasar itu nantinya dijual sarana upakara seperti bunga, buah-buahan dan sarana upacara yang merupakan hasil kebun di desa setempat. “Kita harap secepatnya pasar itu bisa dioperasikan kembali. Retribusi pasar itu bagian mendongkrak PAD,” jelas Sutadewa. (kmb41)

Pemkab Karangasem menggelontorkan dana cukup besar untuk pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini. Tidak tanggung-tanggung Pemkab mengalokasikan dana Rp 1.124.180.000. Dana itu untuk meng-cover semua keperluan operasional, pelatihan, kostum dan pelaksanaan nantinya. Apa saja yang dipersiapkan secara intensif tim Paskibraka itu? KABID Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Made Subawa mengatakan, Rabu (19/7) kemarin, pemerintah memberikan apresiasi tinggi persiapan Paskibraka. Indikasinya anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk Paskibraka tahun ini cukup besar. Malah lebih besar dari alokasi sebelumnya. ‘’Untuk persiapan Paskibraka tahun ini dianggarkan Rp 1.124.180.000. Jumlah ini sedikit lebih besar dari tahun sebelumnya,’’ ungkap Subawa. Anggaran yang diberikan itu diyakini dapat memenuhi semua keperluan, persiapan Paskibraka termasuk pembelian pakaian lengkap dengan atribut, uang saku peserta dan pelatih, konsumsi, dan jasa pelatih/instruktur. ‘’Anggaran yang diberikan memang cukup besar. Kami harap alokasi dana itu bisa mencukupi segala yang

diperlukan,’’ katanya sembari menyatakan sejak empat tahun belakangan ini pemkab sangat selektif penganggaran dana Paskibraka. Belum lama ini dilakukan seleksi Paskibraka, melibatkan semua sekolah SMA/SMK seKabupaten Karangasem. Kata dia, animo siswa mengikuti seleksi Paskibraka tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 350 siswa ambil bagian. Dari jumlah tersebut, Disdikpora sudah menjaring sebanyak 86 orang. Kriteria pemilihan anggota Paskibraka itu, kata Subawa, memang mengacu petunjuk teknis (juknis) pusat. Meski begitu, pihaknya tidak mengikuti juknis itu seratus persen. ‘’Kalau mengacu aturan pusat, tinggi badan untuk laki-laki minimal 170 cm. Sedangkan perempuan tingginya 165 cm. Tapi kita berikan toleransi untuk cewek tinggi badannya

PASKIBRAKA - Pembina saat pemberikan pengarahan kepada anggota Paskibraka saat latihan di Lapangan Tanah Aron, Karangsem, Rabu (19/7) kemarin. boleh 163 cm. Sedangkan untuk laki-laki rata-rata sudah sesuai pusat,’’ jelasnya. Regulasi pusat siswa-siswa yang terpilih harus memiliki fisik prima. Alasannya, persiapan untuk tampil sudah semakin dekat. Sekarang ini, katanya, anggota Paskibraka itu sedang menjalani program pelatihan intensif. Sejauh ini persiapan yang dilakukan sudah cukup bagus dari sisi fisik juga sudah bugar. Itu dibuktikan tidak adanya anggota yang pingsan selama pelatihan delapan hari ini. Kekompakan gerak, juga

sudah mulai terlihat. Latihannya dipandu lima pembina/ instruktur dari Disdikpora dan TNI. ‘’Latihan sudah berjalan sudah sejak delapan hari ini. Nantinya sebelum tampil dilakukan pelatihan satu bulan penuh. Pengukuran anggota Paskibraka itu akan dilaksanakan 15 Agustus mendatang,’’ pintanya. Pihaknya hanya bisa memberikan motivasi agar anakanak tetap samangat dan disiplin berlatih. Pasalnya tugas yang akan dijalani nanti sangat berat. Jika salah satu ada gera-

kan salah, maka hal itu akan merusak teman lainnya. Karena itu, jangan memunculkan kesalahan-kesalahan sepele sehingga mengurangi penilaian. Tak hanya itu, pihaknya juga meminta kepada anggota Paskibraka supaya kekompakan terus dijaga dengan berkomunikasi dan saling mengisi. Langkah itu dilakukan untuk menjalin kebersamaan antaranggota Paskibraka. Jangan sampai muncul perbedaan di antara anggota. Diskriminasi dapat menimbulkan masalah besar. ‘’Hubungan timbal balik antara anggota dan pembina juga harus dijaga dengan baik. Kalau hal itu tidak dikawal dengan baik maka akan sulit membangun kekompakan tim. Intinya banyak hal harus diperhatikan. Jangan sampai saat menjalankan tugas tidak maksimal, sehingga dapat memicu kesalahan di lapangan. Seperti tali terlilit, bendera tidak mau naik. Kita tidak ingin hal konyol seperti itu nantinya bisa terjadi. Jadi, kita minta anakanak berlatih serius agar kelak didapatkan hasil maksimal,’’ pintanya. (nan)


TABANAN Sebelas Ekor Burung Hantu Dilepas

14

Predator Alamiah Tikus Ramah Lingkungan

Tabanan (Bali Post) Tikus merupakan salah satu hama perusak tanaman padi yang relatif sulit diberantas. Tingginya populasi tikus yang muncul saat ini tidak lepas dari turunnya populasi predator alami seperti ular dan burung hantu. Penanganan hama tikus dengan melestarikan predator alami tikus itu diyakini jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan senyawa kimia. Untuk mengembalikan populasi predator alami tikus itu, kelompok konservasi burung

hantu itu melepas sebelas ekor burung malam di Banjar Pagi, Desa Senganan, Penebel. Pelepasan burung hantu ini dimotori Tyto Alba Uma Wali Untuk Tani (TUUT), Selasa (18/7) lalu. Ketua Kelompok TUUT Banjar Pagi, Kadek Jonita, mengatakan burung hantu yang dilepas itu merupakan hasil penetasan serta pemberian masyarakat. Pelepasan ketiga kalinya itu dilakukan dengan seremonial. â&#x20AC;&#x153;Selain seremonial, pelepasan sering dilakukan jika ada burung di

penangkaran itu sudah siap terbang,â&#x20AC;? katanya. Pelepasan secara seremonial itu, kata Jonita, dilakukan agar masyarakat mengetahui jika burung hantu itu penting dijaga. Ia menyebut, saat ini pihaknya masih memiliki seekor burung lagi di Desa Tunjuk yang dibawa Minggu (16/7) lalu. Sayang burung itu ada luka pada sayap disebabkan tali layangan. Pihaknya hanya mengandalkan informasi masyarakat terkait pengawasan burung hantu yang telah dilepas ke alam itu. Saat ini di Subak

Ganggangan ada 14 rumah burung hantu (Rubuha). â&#x20AC;&#x153;Ke depan, kami merencanakan melepas burung hantu itu di Subak Pacung,â&#x20AC;? terangnya. Burung hantu jenis tyto alba yang dilepas TUUT itu rata-rata berusia sekitar delapan bulan. Jenis burung hantu itu baru bisa berproduksi ketika usianya sudah di atas setahun. Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana, Rabu (19/7) kemarin, menerangkan pihaknya mengapresiasi pihak-pihak yang ikut menjaga pertanian sep-

erti memberdayakan burung hantu. Untuk pelepasan burung yang dikenal dengan nama Serak Jawa itu sudah pernah dilakukan pada 2002 dua pasang dan empat pasang di tahun 2015. Dari pantauan selama ini, burung hantu yang dilepas itu sudah bertambah populasinya. Dalam menangani hama tikus, selain mendorong pelestarian predator alami tikus itu. Ada beberapa penanganan seperti pengemposan, penyediaan racun tikus oleh Dinas Pertanian maupun pengeropyokan. Tindakan ini

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Bali Post/kmb24

BURUNG HANTU - Burung hantu diyakini sebagai predator alami tikus. Burung itu belum lama ini dilepas di Banjar Pagi Desa Senganan, Penebel. biasanya diawali prosesi matur piuning oleh petani. Meski cara-cara menggunakan zat kimia bisa membunuh tikus

lebih efektif, tetapi menurut Budana, menjaga kelestarian predator alami lebih berpihak pada lingkungan. (kmb24)


15

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Conte Bertahan di Chelsea hingga 2019 London Manajer Chelsea Antonio Conte, Rabu (19/7) kemarin meneken kontrak baru berdurasi dua tahun dengan klub juara bertahan Liga Inggris itu. The Blues dijanjikan bekerja lebih keras lagi pada musim baru untuk tetap menjadi klub paling unggul di Inggris itu. ‘’Saya sangat gembira dapat meneken kontrak baru dengan Chelsea. Kami bekerja sangat keras pada tahun pertama kami untuk mencapai sesuatu, yang sangat saya banggakan. Kini kami harus bekerja lebih keras lagi untuk tetap berada di atas,’’ kata pria Italia berusia 47 tahun itu yang bertahan di Stfamford Bridge hingga 2019. Conte, yang melatih timnas Italia pada Piala Eropa 2016, memimpin Chelsea meraih gelar liga pada upaya pertamanya musim lalu dan mereka mencapai final Piala FA meski kalah dari rival sekota Arsenal. Kontrak ini akan menghadirkan kelegaan bagi para penggemar Chelsea setelah Conte dilaporkan frustrasi akibat kegagalan klub mengamankan jasa penyerang Belgia Romelu Lukaku, yang direkrut Manchester United pekan lalu dengan biaya transfer 75 juta pound. Selain itu upaya mendatangkan Neymar dari Barcelona juga terhadang setelah Paris Saint Germain menawar penyerang Brazil itu dengan harga amat tinggi. Direktur Chelsea Marina Granovskaia menambahi bahwa Conte mencapai kesuksesan luar biasa musim lalu, beradaptasi dengan sangat cepat terhadap sepak bola Inggris dan memimpin klub menuju gelar Liga Inggris. ‘’Kontrak baru ini merefleksikan rasa percaya kami bahwa ia dapat terus memberikan hasil-hasil bagus, baik di level domestik dan ketika kami kembali ke kompetisi Eropa di Liga Champions,’’ tambahnya. Chelsea merekrut bek Antonio Rudiger dari AS Roma dan gelandang Tiemoue Bakayoko dari Monaco, namun memerlukan seorang penyerang di mana penyerang asal Spanyol Diego Costa diperkirakan akan meninggalkan klub setelah ia tidak diikutsertakan pada tur pramusim mereka ke Tiongkok dan Singapura. Mereka telah dikait-kaitkan dengan pemain Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang, namun klub Liga Jerman tersebut mengatakan pemain 28 tahun asal Gabon itu tidak akan hengkang. Chelsea juga mengumumkan bahwa dua kompatriot Conte, Paolo Vanoli dan Davide Mazzotta, telah bergabung ke klub London barat itu sebagai asisten pelatih kepala dan analis pemain. (kmb39/rtr/ant)

TEMBAKAN - Gelandang Liverpool Philippe Coutinho melepaskan tembakan pada pertandingan melawan Crystal Palace di stadion Hongkong, Rabu (19/7) kemarin. Liverpool menang 2-0 pada turnamen Premier League Asia Trophy. Bali Post/rtr

Gol Babak Kedua The Reds Tundukkan Palace Hongkong -

Liverpool memerlukan gol di babak kedua untuk menundukkan sejawatnya di Liga Utama Inggris Crystal Palace 2-0 pada pertandingan turnamen Premier League Asia Trophy di Hongkong, Rabu (19/7) kemarin. Divock Origi dan Dominic Solanke memastikan kemenangan the Reds pada turnamen yang diikuti empat tim itu. Pada pertandingan di Stadion Hongkong itu, manajer Liverpool Jurgen Klopp memasukkan Solanke sebagai pemain pengganti di babak kedua. Pemain berusia 19 tahun dan baru saja dibeli seharga 3 juta pound mem-

buktikan dirinya patut diperhitungkan masuk tim inti setelah sukses membawa tim U-20 Inggris juara Eropa beberapa waktu lalu. Laga berlangsung imbang sepanjang sejam di mana kedua tim sama-sama sal-

ing menekan. Pada menit ke-62 Origi memberi umpan terukur pada Solanke untuk menjebol gawang Wayne Hennesey. 18 menit kemudian giliran Origi yang menjadi pencetak gol. James Milner melepas-

AS Terbuka Tawarkan Hadiah Tertinggi

Manajer Chelsea Antonio Conte.

Juventus Gagal Dapatkan Schick

Bali Post/ap

Turin Juventus gagal mendapatkan penyerang Sampdoria Patrik Schick setelah pemain asal Rep. Ceko itu mempunyai masalah dengan jantungnya. Klub runner-up Liga Champions itu, Rabu (19/7) kemarin memutuskan untuk tidak melakukan finalisasi atas transfer Schick setelah pemain bersangkutan melakukan tes kesehatan. Schick memulai proses tes kesehatan ini pada Juni lalu. Namun Juventus menginginkan pemeriksaan ulang pada pekan lalu dan hasilnya diumumkan Rabu kemarin. Juve telah menyiapkan dana 30 juta euro (35 juta dolar AS) untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 21 tahun itu. Juve tertarik untuk mendapatkan pemain tersebut setelah musim lalu menyumbang 11 gol di musim pertamanya tampil di Serie A bersama Sampdoria. Di musim transfer sekarang ini, klub kota Turin itu telah kehilangan dua pemain kunci di lini belakangnya. Bek Leonardo Bonucci menyeberang ke klub rival AC Milan dan Dani Alves melanjutkan karier ke klub kaya Prancis Paris Saint-Germain. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu baru berhasil memperkuat posisi penjaga gawang dengan mendatangkan kiper Polandia Wojciech Szczesny dari Arsenal. Szczesny sukses menjalani tes kesehatan dan siap menandatangani transfer senilai 12 juta euro (15 juta dolar) plus bonus 3 juta pound (3,5 juta dolar). Szczesny sepanjang dua musim terakhir dipinjamkan ke AS Roma. Juve kini tengah menyelesaikan proses transfer bek Mattia De Sciglio. Pemain belakang AC Milan itu tengah menjalani pemeriksaan medis di markas tim di Turin . Pemain internasional Italia berusia 24 tahun itu, yang telah 31 kali membela negaranya, diperkirakan akan bergabung ke Juventus dengan nilai transfer sekitar 17 juta euro, menurut media Italia. Kepindahan ini akan menjadi yang pertama kalinya sepanjang karier pemain produk akademi AC Milan ini, yang melakukan debut profesionalnya pada 2011 dan telah 110 kali bermain di liga untuk klub. (kmb39/rtr/ant)

New York AS Terbuka bakal menjadi turnamen tenis utama dengan hadiah paling tinggi yaitu mencapai 50 juta dolar AS menyusul kenaikan sembilan persen secara total, demikian diumumkan Asosiasi Tenis AS (USTA), Rabu (19/7) kemarin. Sementara itu, pemenang dari kategori tunggal putra dan putri, masingmasing akan meraih hadiah 3,7 juta dolar AS. Sedangkan runner-up akan mengantongi 1,825 juta dolar AS dari total hadiah 50,4 juta dolar AS yang disediakan. Sedangkan pemenang di kategori ganda putra dan putri, masingmasing tim akan menerima 675.000 dolar AS, juga menjadi hadiah tertinggi sepanjang sejarah AS Terbuka. Selain itu, turnamen kualifikasi untuk akhir musim grand slam akan disediakan hadiah lebih dari 2,9 juta dolar AS, naik 49,2 persen dari 2016.

‘’Lima tahun lalu kami sudah berjanji kepada para pemain bahwa total hadiah akan menjadi 50 juta dolar AS untuk AS Terbuka, dan sekarang kami mewujudkan janji kami itu,’’ kata presiden USTA Katrina Adams. ‘’Selain kenaikan hadiah uang itu, kami juga akan melakukan perbaikan di sana-sini seperti ruang makan malam para pemain dengan aneka macam makanan serta perbaikan fasilitas pemain,’’ katanya. ‘’Target kami adalah memberi pengalaman baru di AS Terbuka, apakah itu bagi pemain, pendukung kami atau para rekanan kami, sebisa mungkin menjadi pengalaman kelas dunia dan terbaik,’’ tambahnya. AS Terbuka akan berlangsung mulai 28 Agustus hingga 10 Septermber di Billie Jean King National Tennis Center di Flushing Meadows, New York. (kmb39/ap/ant)

Indonesia Akui Keunggulan Malaysia

Jakarta (Bali Post) Timnas Indonesia U-22 harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 0-3 dalam laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-23 grup H di National Stadium, Bangkok, Thailand, Rabu (19/7) kemarin. Tiga gol Malaysia diciptakan oleh Syafiq Ahmad di menit ke-5, Jafri Firdaus menit 19, dan Thanabalan di menit ke-30. Selanjutnya, Timnas U-22 akan melawan Mongolia pada 21 Juli dan Thailand 23 Juli mendatang. Pelatih Timnas U-22 Luis Milla mengaku masalahnya ada di babak pertama. Gol pertama membuat timnya kesulitan dan gol itu membuat mental pemainnya tidak siap di 20 menit awal.

‘’Di babak kedua kami bermain lebih baik. Namun segalanya menjadi sulit karena kami ketinggalan tiga gol,’’ kata Milla usai laga. ‘’Terkait Evan sama Hansamu yang tidak dimainkan dari menit pertama karena bagian dari strategi. Mereka pemain penting, saya memasukkan Evan di babak kedua dan permainan membaik tapi kondisi sudah sulit karena kami ketinggalan tiga gol,’’ tambahnya. ‘’Saya tahu pentingnya pertandingan ini. Saya menurunkan pemain terbaik dalam laga ini. Bagi saya 23 pemain di sini sama baiknya. Hansamu dan Evan saya bisa pastikan akan bermain di laga berikut,’’ jelas pelatih asal Spanyol ini. (kmb39/net)

kan umpan silang dan disambut dengan sepakan keras Philippe Coutinho. Bola membentur pemain Palace dan jatuh tepat dipergerakan Origi sebelum diteruskan ke sarang Hennesey. Pada turnamen ini yang juga diikuti Leicester City dan West Bromwich Albion, Klopp menurunkan pemain sayap Mohamed Salah. Pemain asal Mesir yang baru saja dibeli dari Chelsea setelah menjalani dua musim sebagai pemain pin-

jaman di AS Roma, tampil cukup merepotkan barisan belakang Palace sebelum digantikan pada babak kedua. Palace yang dilatih Frank De Boer mendapat peluang dari Keshi Anderson, namun sepakan penyerang muda itu bisa ditepis kiper Liverpool Simon Mignolet. De Boer meneruskan gaya menyerang yang diwariskan pelatih sebelumnya Sam Allardyce, melalui permainan Wilfried Zaha. (kmb39/rtr/net) REBUT BOLA Penyerang baru West Bromwich Albion FC Jay Rodriguez (kiri) berebut bola dengan Daniel Amartey dari Leicester City FC pada pertandingan Premier League Asia Trophy di Hongkong, Rabu (19/7) kemarin. Leicester menang adul penalti 7-6 setelah bermain imbang 1-1. Bali Post/ap

West Bromwich Kalah, Rodriguez Tetap Dipuji Hong Kong Manajer West Bromwich Albion Tony Pulis memuji debut pemain barunya, Jay Rodriguez, pada pertandingan melawan Leicester City pada turnamen Premier League Asia Trophy di Hongkong, Rabu (19/7) kemarin. Sayangnya, West Bromwich kalah adu penalti 6-7 pada laga yang diikuti empat klub Liga Utama Inggris ini. Rodriguez bergabung dengan pasukan Pulis bulan lalu dengan transfer senilai 12 juta pound daro Southampton. Sepanjang tiga musim terakhir kariernya diganggu dengan persoalan cedera yang membuatnya kehilangan tempat di timnas Inggris. Namun penyerang berusia 27 tahun itu menunjukkan kehebatannya pada laga di stadion Hongkong kemarin. Ia membuka keran gol timnya menit ke-9 lewat tembakan dari luar kotal penalti yang menaklukkan kiper Ben Hamer.

‘’Serangan Jay fantastis,’’ puji Pulis. ‘’Dia mendapat banyak cedera yang menurunkan penampilannya beberapa waktu lalu. Tapi kini dia memperlihatkan dirinya tidak dalam posisi ketinggalan.’’ Leicester menyamakan skor melalui gelandang Riyad Mahrez menit ke-24. Pemain sayap Aljazair itu sebelumnya diberitakan akan meninggalkan the Foxes, namun manajer Craig Shakespeare memastikan timnya tidak menerima penawaran dari klub mana pun terkait Mahrez. Hasil imbang itu membawa pertandingan dilanjutkan dengan babak adu penalti. Setelah selusin penendang sukses melaksanakan tugasnya, kiper Leicester Hamer berhasil mementahkan tembakan Sam Field. Sementara tembakan Marc Albrighton tak mampu dihentikan Foster. (kmb39/afp/net)


OLAH RAGA

16

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Bali Post/ap

Pemain senior San Antonio Spurs Manu Ginobili.

Ginobili Siap Hadapi Musim 2017/2018

Los Angeles Pemain senior San Antonio Spurs Manu Ginobili, Rabu (19/7) kemarin menyatakan kesiapan dirinya menghadapi musim kompetisi bola basket AS, NBA, 2017/208. Ini akan menjadi musim ke-16-nya kompetisi ini bersama tim kesayangannya, Spurs. Pemain Argentina yang baru saja merayakan ulang tahun ke-40, sempat memberikan sinyal akan pensiun setelah Spurs kalah dalam perebutan gelar juara Wilayah Barat melawan Golden State Warriors. Namun jaringan berita ESPN melaporkan Ginobili mendapat kontrak baru yang membuatnya bertahan di Spurs setidaknya satu musim lagi. Ginobili yang empat kali mengantarkan Spurs juara, menghabiskan seluruh kariernya di satu klub ini saja. Total ia menjalani 922 pertandingan reguler dan 212 laga playoff. Ia menghasilkan rata-rata 13,6 poin, 3,6 rebound, 3,9 assist dan 1,4 steal per pertandingan di musim reguler. Mesi lalu, ia mendapat tepuk tangan meriah meski Spurs harus mengakui keunggulan Warriors 115-129. ‘’Saya benarbenar ingin bermain lagi,’’ jelas Ginobili. (kmb39/afp)

Indonesia Kirim Peselancar Suartana dan Sadin

Denpasar (Bali Post) Timnas Merah-Putih hanya mengirimkan dua peselancar pada SEA Games di Malaysia, Agustus mendatang. Mereka adalah Nyoman Suartana (Bali) di sektor putra dan atlet putri Sadin (DKI). Saat ini Suartana dan Sadin menjalani pelatnas di Pantai Sanur, ditangani pelatih Gusti Made Oka Sulaksana serta pelatih fisik. Sekum Pengprov Porlasi Bali Wayan Sujana, di Denpasar, Rabu (19/7) kemarin menjelaskan, hajatan multi-event dua tahunan antarnegara se-Asia Tenggara di Negeri Jiran ini memang hanya mempertandingkan kelas RS One, putra dan putri. ‘’Pertimbangannya, kemungkinan tuan rumah tak punya atlet, sehingga beberapa nomor dipangkas,’’ sebut Sujana. Dia belum berani mematok target dua atlet selancar Indonesia di ajang SEA Games. Alasannya, saat ajang pemanasan di Thailand Open, juaranya peselancar tuan rumah dari Negeri Gajah Putih. Sedangkan peselancar Indonesia Sadin juara III, dan Suartana peringkat keenam. Bahkan, pada ajang pemanasan berikutnya di Malaysia Open, juaranya direbut peselancar Filipina, dan justru Suartana dan Sadin tak bisa tampil, karena tak ada dana. ‘’Saya susah memprediksi, sebab pesaing Suartana berdatangan dari atlet Thailand, Filipina, termasuk tuan rumah Malaysia,’’ tuturnya. Rencananya, tim selancar Indonesia bertolak ke Malaysia pada 17 Agustus, dan pembukaan SEA Games 19 Agustus. (022)

Bali Post/ist

MEDALI — Para kenshi Badung yang menyumbang medali hingga mengantarkan Badung juara III pada Kejurnas Terbuka Antarkota Wali Kota Tangerang Cup 2017, di GOR Damyati Tangerang, akhir pekan lalu.

Bali Post/ant

IMBANG - Pemain Sriwijaya FC Ichsan Kurniawan (kiri) berebut bola dengan lawannya dari Bali United Nick Van Der Velden (kanan) dalam pertandingan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (19/7) kemarin. Bali United menahan imbang tuan rumah Sriwijaya FC 2-2.

BU Curi Poin di Jakabaring

Palembang (Bali Post) -

Bali United (BU) mencuri satu poin saat bertandang ke Palembang. Serdadu Tridatu menahan imbang tuan rumah Sriwijaya FC 2-2 pada Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (19/7) kemarin. Tambahan satu angka ini menempatkan BU di posisi kelima dengan 26 poin. Sebaliknya hasil ini cukup mengecewakan bagi tim tuan rumah mengingat Laskar Wong Kito sedang berburu poin untuk keluar dari persaingan papan bawah. Sriwijaya FC masih terjerembab pada peringkat ke-15 dari 18 kontestan dengan 18 poin. Sriwijaya FC langsung dikejutkan oleh gol cepat yang dilesakkan tim tamu

Bali United pada menit kedua melalui sundulan Sylvano Comvalius. Tertinggal dari tim tamu sontak memaksa Laskar Wong Kito bermain menyerang. Sementara tim tamu memilih merapatkan barisan pertahanan sembari mencari celah untuk menerapkan serangan balik. Hingga pertengahan babak pertama nyaris belum ada peluang emas yang tercipta bagi Sriwijaya FC. Tim tamu

asuhan Widodo Cahyono Putra ini seolah tahu benar bagaimana membungkam irama menyerang Laskar Wong Kito. Namun, dukungan terus menerus dari bangku penonton membuat Sriwijaya FC tak kenal menyerah. Striker Alberto ‘’Beto’’ Goncalves tak jemu membongkar pertahanan Bali United FC. Menit ke-33, tendangan salto Beto yang menyambar bola umpan silang Anis Nabar nyaris berbuah gol jika

Dharma (embu pasangan pemula III kyu). Di antara 20 kenshi yang diturunkan, 18 atlet merupakan skuad Porprov Badung, terdiri atas putra (14), dan putri (4). Pada bagian lain, Ketua Umum KONI Badung Si Putu Raka Arnaya menerangkan, jika mereka mampu berjaya di level nasional, seyogianya di ajang Porprov Bali, di Gianyar, September nanti, para kenshi Badung bisa keluar sebagai juara umum. ‘’Kami ingin cabor-cabor merebut gelar juara umum, sehingga mendongkrak kontingen Badung guna mempertahankan juara umum Porprov,’’ kata Si Putu Raka Arnaya. (022)

belakangnya Yanto Basna. Umpan silang Marckho ke areal kotak penalti langsung disongsong Basna. Gerakan refleknya pada menit ke-53 itu berbuah manis setelah bola yang membentur tiang gawang masuk ke gawang BU. Skor 2-1 untuk Sriwijaya FC. Namun, keunggulan ini tidak berlangsung lama setelah Van der Vendel mencetak gol melalui tendangan first timenya pada menit ke-63. Skor 2-2 untuk Bali United. Skor ini bertahan hingga akhir babak, meski tim tuan rumah beberapa kali melancarkan serangan bergelombang. (ant)

Ganda Putri Dievaluasi

Jakarta (Bali Post) Kepala Pelatih ganda putri PP PBSI, Eng Hian, membeberkan hasil evaluasi enam bulanan yang dilakukan di tim nasional ganda putri penghuni pelatnas PBSI. Ajang BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 menjadi turnamen terakhir yang masuk dalam evaluasi enam bulanannya. Dalam turnamen bergengsi tersebut, pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani mencatat raihan tertinggi ke babak empat besar. Akan tetapi keduanya tetap ‘’dicerai’’ oleh Eng. ‘’Soal hasil evaluasi enam bulanan, ada beberapa pasangan yang dirombak. Misalnya Anggia/Ketut, walaupun hasil mereka enggak jelek di Indonesia Open. Dari setengah tahun ini menurut saya ada yang kurang dari mereka, baik teknis maupun

nonteknis,’ ujar Eng, Rabu (19/7) kemarin. Ketut rencananya bakal diduetkan dengan Rosyita Eka Putri Sari, yang sebelumnya berpasangan dengan Della Destiar Haris. Keduanya bakal memulai debut di SEA Games Kuala Lumpur 2017 mendatang. Eng juga menyebutkan, dari hasil evaluasinya tersebut, awalnya ada beberapa pemain yang akan didegradasi. Akan tetapi, berkaca pada suksesnya kombinasi pasangan junior-senior pada Greysia Polii/Apriani Rahayu, Eng pun mengurungkan niatnya dan mencoba pemain-pemain tersebut untuk membimbing junior. ‘’Ada pasangan yang tidak mungkin dilanjutkan lagi. Memang ada rencana beberapa pemain yang mau didegradasi. Namun saya pikir ulang dan melihat program Greysia/Apriani.

Kenapa enggak saya minta mereka ‘angkat’ yang junior? Secara moril maupun confident pemain-pemain muda,’’ ujar Eng. ‘’Saya akan lihat perkembangan pasangan-pasangan baru ini, apakah yang senior mampu membawa yang junior? Kalau enggak bisa juga, dengan kemampuan dia, ya… sudah waktunya out. Mau bagaimana lagi? Dipasangkan sama siapa pun enggak bisa kan?’’ tambahnya. Eng akan memantau perkembangan pasangan senior-junior ini hingga akhir 2017 dalam tiga hingga empat turnamen. Sementara itu, pasangan yang masih tetap berpartner adalah Greysia/Apriani. Sedangkan pasangan main Anggia, Della, Tiara Rosalia Nuraidah, Rizki Amelia Pradipta dan Nisak Puji Lestari akan diumumkan lebih lanjut. (kmb39/net)

Kempo Badung Juara III di Kejurnas Antarkota

Mangupura (Bali Post) Tim kempo Badung keluar sebagai juara umum III pada Kejurnas Terbuka Antarkota Wali Kota Tangerang Cup, di GOR Damyati, akhir pekan lalu. Para kenshi Badung mendulang 6 emas, 3 perak, dan 2 perunggu setelah gelar juara umum disabet tim Kemang Jakarta, dan juara II Kota Kupang. Pelatih kempo Badung Ida Ayu Karyani, Rabu (19/7) kemarin, menyatakan pihaknya bersyukur atlet asuhannya mampu keluar sebagai juara III, meskipun hanya berkekuatan 20 kenshi. ‘’Tim Kemang dan Kota Kupang menurunkan atlet cukup banyak, ditambah persaingan memang ketat sekali, sehingga juara III ini membanggakan kami,’’ tutur Karyani. Keenam emas Badung dipersembahkan Faris Nardi (65 kg), Naris (60 kg), Zainudin (55 kg), Winda (57 kg), Rudi dan Wolter (embu berpasangan putra I DAN), dan Faris dan Naris (embu berpasangan I kyu). Tiga medali perak disumbangkan Amitoshi (70 kg), embu beregu putra, dan embu campuran. Sedangkan dua perunggu diperoleh melalui kenshinya Fenti (60 kg),serta Ida Bagus Subawa dan Agus Dwi

saja tidak dihalau pemain belakang lawan. Tak kenal menyerah akhirnya tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-39 melalui Beto. Umpan panjang ke area kotak penalti langsung dimaksimalkan pemain asal Brazil itu. Beto menyongsong bola dan dengan menggunakan skill individunya berhasil menceploskan bola ke gawang Wawan Hendrawan. Skor imbang 1-1 ini bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC balik unggul dan mencetak gol melalui pemain

Bali Post/ist

JUARA — Pasangan petenis meja Bali Agus Redi (kiri) dan Tedja Lajuardi keluar sebagai juara ganda putra pada Kejurnas Tenis Meja 2017, di GOR Sepak Takraw, Pekanbaru, Riau, yang berakhir Rabu (19/7) kemarin.

Kejurnas Tenis Meja

Ganda Putra Bali Sabet Emas

Bali Post/net

SENIOR - Pemain senior Greysia Polii diharapkan bisa membantu perkembangan juniornya, Apriani Rahayu, di nomor ganda putri.

Denpasar (Bali Post) Ganda putra Bali Nyoman Agus Redi bersama Tedja Lajuardi sukses merebut medali emas setelah di final menundukkan Iqbal/Rendy (Jateng) dengan skor 3-1 (15-13, 8-11, 11-9, dan 13-11) pada Kejurnas Tenis Meja 2017, di GOR Sepak Takraw, Pekanbaru, Riau, Rabu (19/7) kemarin. Selain mendulang sekeping emas, tim tenis meja Bali juga menyumbang 2 perunggu, yang diraih Tedja Lajuardi/ Kadek Puspawati, serta Nyoman Agus Redi/Kadek Ikha Kaswarina di nomor ganda campuran. Ofisial Tim Bali Made Sudana yang dikontak, kema-

rin, menyatakan pihaknya bangga sebab petenis meja Bali mampu menyabet 1 emas plus 2 perunggu. Hal ini merupakan peningkatan yang signifikan, dibandingkan hasil kejurnas dua tahun lalu di mana Bali hanya meraih 1 perak. Sudana menegaskan, ke depan pembinaan tenis meja di Pulau Dewata harus lebih getol lagi, sehingga diharapkan muncul petenis meja berbakat. ‘’Kami akui pembinaan tenis meja di provinsi lain lebih menggeliat lagi,’’ tuturnya. Selain itu, atlet tenis meja Bali perlu diasah lagi baik menyangkut teknik, strategi, temasuk faktor teknis maupun nonteknis. (022)


Kamis Umanis, 20 Juli 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Need:Product Development Officer,Experienced Pharmacy Products,Capable English/ Mandarin,Apply to versaindustries4@gmail.com

B.BP.031.07.17.0001335

Dcr Adm(Gaji,UM,BPJS)Sales (Gaji,UM,BBM,Subs Mtr,Pulsa, Bonus)Hub.085921213232/ Bw CV Anda ke Jl.Tegal Permai Blok L3/2 Dalung

B.BP.001.07.17.0001500

Dcr Sgra Lls SMU-S1 utk Guru TK/Paud.Ada Diklat,Kesempatan Terbatas.Hub:081339598849

B.BP.821.07.17.0001033

Cr Cpt2PRT+1B.Siter G1,8jt TdrDlm 082237496717,081999776071 B.BP.135.07.17.0001517

Dicari Sopir Pribadi. Lamaran via SMS ke 081337646870

B.BP.001.07.17.0001486

Bth Inst.Perhotelan & Kapal Pesiar,S1 P.L 1 Mg lam. Wearnes Sudirman Agung C1-3

B.BP.001.07.17.0001470

*Mktg Deposito Koperasi banyak relasi Gj 5jt/bl 081239011111

Cr Cook,waiters Bs.Inggris u/ Resto di Seminyak,081999048175

Dcr Krywn Adm Gdng,SMA/SMK.Lam Tohpati Poultry,081337273111

Bth Cleaning Service min.SMP, P.L 1 Mg Lam.Wearnes Sudirman Agung C1-3

Cr Pembantu Villa Cwek yg Pengalaman Seminyak 082146555765

Dcr Staf Reservation B.Inggris Hub Jl.Tirta Ening No.1 Sanur

B.BP.001.07.17.0001521

B.BP.001.07.17.0001472

Bth Inst.Bhs.Inggris min S1 P. L 1 Mg lam.Wearnes Sudirman Agung C1-3

B.BP.001.07.17.0001469

Bth Security SMA P.L 1Mg Lam. Wearnes Sudirman Agung C1-3

B.BP.001.07.17.0001471

Bth Tk Sablon Pglm bs Freelance +Tk Jarit patrun.08533919495

B.BP.001.07.17.0001473

Cari OB/serabutan Laki SMA Tdk Merokok HP.0811396250 Denpasar B.BP.001.07.17.0001490

Cari Sales Gaji 2jt Traspt,Kms Bonus Hb:082147591197(tdk SMS)

B.BP.001.07.17.0000916

Cari Sopir utk Toko Bangunan di Ketewel Tlp.085100874695

B.BP.001.07.17.0001516

B.BP.001.07.17.0001514

B.BP.001.07.17.0001474

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

B.BP.153.07.17.0001355

B.BP.001.07.17.0001485

Dicari Penjahit Wanita utk Alusan Hub:085238695394

B.BP.001.07.17.0001423

B.BP.004.07.17.0001332

Dbthkan Tng serabutan Laki2 u/CV: Monton Sari,085738838639

Dcr T.Refleksi Hub.Apt.Beta Jl.Nangka Utara 190 Dps

Dcr 3PRT,3Tk.Kbn,2 Satpam Hub. Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X 4731979 / 336353

B.BP.001.07.17.0001510

Dicari Pembantu RT bisa masak Gaji 1,5Jt Hub.082145997989

Dcr Tk.jahit Pnglmn Gj 2Jt utk di Ubud Hub:081338196279

B.BP.001.07.17.0001310

Dicari Sopir Pribadi Domisili Denpasar Hub.081916298625

Dcr Tng Housekeeping Rajin,Jjr Umalas Krb,Jam9-5,082147164318

Dicari Staff untuk Posisi Purchasing Runner untuk Hotel di Labuan Bajo,Good Sallary Kirimkan CV ke Email: hrd@lepirate.com Telp.0361 487240

B.BP.001.07.17.0001513

B.BP.154.07.17.0001367

Dcr Admin Max.25Th H.081234567113

B.BP.001.07.17.0001479

Dcr Admin Pglm Min1th,Email to hrdbetelbowlsbali53@gmail.com

B.BP.166.07.17.0001519

Dcr Cook & Cook Helper Ketupat Restoran hub.0811392894

B.BP.154.07.17.0001524

Dicari Tenaga Barber Segera Gaji 2-5Jt + Bonus OK Jimbaran Hub:085739988114-081999040981 B.BP.001.07.17.0000917

B.BP.001.07.17.0001522

B.BP.001.07.17.0001489

B.BP.001.07.17.0001430

Dcr karyawati Apotek krm Lam: Apotek Rerama Jl.Mertasari 108

B.BP.001.07.17.0001505

Dcr:Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta

B.BP.004.07.17.0001431

B.BP.001.07.17.0001299

Dicari Stock Admin,bisa comp. (Ms.Office),Good stamina.Min.2 yr experience.Hub.0361-8476829 /8475872 M:info@lily-jean.com B.BP.004.07.17.0001523

Yamaha Bisma,Lowongan:1.Supir SIM B1,2.SMA/SMK.Hub.T.Umar 142 Dps(0361)4722637

B.BP.001.07.17.0001389

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dibutuhkan Segera Security Officer utk PT.Secure For Asia(SIA)Kirim CV Lengkap ke Jl.Pantai Berawa No.150 Canggu,081246971927

B.BP.001.07.17.0001324

Dcr:Waiter/ss,lancar B.Ing u/RM Legian.Gji+Tip.081236109808

: : : :

� � � �

re’FREZZ Spa Bth Terapis Cewek 18-27Th,Pnghasilan Min 6-10Jt/Bl H:081805360099/085829036897

B.BP.001.07.17.0000239

Dicari Tukang Kebun Yang Bisa Urus Kolam Untuk Segera Mulai Kerja Full Time Dengan Gaji Bulanan Yang Bagus.Bukan Kerja Paruh Waktu.Sms +6281236654842

Divine Diva Garmen Seminyak Dcr tukang Potong,pengalaman min 3thn.Krm Lamaran&Referensi Kerja. Telp:0361-732393

B.BP.001.07.17.0001509

Hair Dressing staff wanted to work in BusyBali Western Salon must speak English085100821611

Dicari Therapist Refleksi Hub.0817556898 B.BP.001.07.17.0001480

SMK di Dps Bth:Mgr Program & Acara u.TV Komunitas,Design Iklan.E:tugasbali@yahoo.com Jln.Drupadi 27 Dps Segera B.BP.001.07.17.0001405

B.BP.154.07.17.0001450

Ripcurl School of Surf is Looking Travel Agent membutuhkan Tour Counter,fasih dalam berbahasa for an Experienced reservaInggris,berlokasi di Jimbaran tion and front office staff diutamakan tinggal di Jimbaran with the following qualificamemiliki kendaraan pribadi.Krm tion 1)Indonesian woman 2)Love lam :yuveni.anggasari@govacati Water Sport 3)English Skill is an Must Please Send your detail on-indonesia.com(085738353553) B.BP.001.07.17.0001483 CV to:hrd@ripcurlschoolofsurf.com Urgent 6 orang Wanita D3-S1, or Call:0361-735858 Mengerti Perbankan,Cerdas Max. B.BP.001.07.17.0001403 25Th.2org Wnt Pnampilan Mnarik SMK di Dps Bth Staf Koperasi SMA,1org Driver Sopan,Bersih. OB Driver SIM-B Staf Umum Hub. tugasbali@yahoo.com Jl.Drupadi CV email manksedana@gmail.com 081338012960 Komang No.27 Renon Dps B.BP.001.07.17.0001481

B.BP.001.07.17.0001388

B.BP.001.07.17.0001515

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Ruko daerah Sesetan, harga mulai 1 M Hub:08123983100

B.BP.001.07.17.0001484

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

B.BP.001.07.17.0001494

**2,5A/750jt Tanah vila Pering Rvr Bypass Mantra 081239011111

B.BP.001.07.17.0001520

*Tnh 1A,370,Jl6m CempakaDalung Hub:081237666809, 081238920022

B.BP.001.07.17.0001002

Dj Murah TnhSHM 1Are Sading TiyingTutul,Pamogan 082144020334

B.BP.001.07.17.0001501

DAIHATSU

MITSUBISHI

Espass Supervan 1.6 Th05 Silvr Pajero Sport DakarLTD’13,Coklat AcDobel Sgt Istmw,087761386221 4x2,huddlestoncraig@yahoo.com B.BP.001.07.17.0001497

JEEP

B.BP.004.07.17.0001333 TOYOTA

Jeep Cherokee 4x4 Th 2000 Kjg LGX EFI Th2001 Audio,VR18 Hub.08123827729/081236125771 AbuMet HP:082146454964 SptBaru B.BP.001.07.17.0001482 SUZUKI

BUC Ertiga GX Silver 2014 Akhir 145Jt Hub:087883640600 B.BP.001.07.17.0001496

Dijual Jimny’2004 Biru Mulus samsat baru 081338632784 B.BP.001.07.17.0001506

B.BP.001.07.17.0001499

DIJUAL RUKO Dijual Ruko daerah Ketapian Jl Katrangan 5 Dps Timur Tmpt Bagus Strategis Hub.085337359665 B.BP.001.07.17.0001503

Jual Tanah BtBulan Gg.Gelatik 2 Are SHM Tlp.0859031423269BUC

B.BP.014.07.17.0001491

Tnh 1,96A,SHM Aspek Perum Pasekan Batubulan C/K 082342456858

B.BP.001.07.17.0001424

Tnh kav 2are di Green Selukat Gianyar view laut 087761125018

B.BP.001.07.17.0001507

DISEWAKAN TANAH Diswkn Tnh 3,7Are Lok Strategis diDenpasar Hub.081558509178

B.BP.001.07.17.0000846

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

B.BP.001.07.17.0001487

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

INTERIOR

WC

B.BP.001.07.17.0001208

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Hub:Jl.Kerta Pura 081249025566

GARANSI

B.BP.000.07.17.0000226

C.0000953-brj

FOTOCOPY

B.BP.001.07.17.0001476

Hilang KIR Nosin:E115100 DK 9959 AK AN:I Ketut Bajra B.BP.001.07.17.0001502

Tlh Hilang BPKB Vario 125 DK 3580 ZL A/N Abdur Rahim Alamat yeh Sumbul Hub.081250498982 B.BP.159.07.17.0001508

KURSUS Mnrma Les Private Smua Mapel utk SD,SMP,SMA Hb:082266399598 B.BP.001.07.17.0001498

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

Take Over Krdt Sampai 10M Bunga 1,5% Tlp.082237079487

B.BP.001.07.17.0001488

DIJUAL MOBIL

SERVICE MAMPET

B.BP.164.07.17.0001312

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

KEHILANGAN Hilang BPKB E 8994655-O DK 753 D AN:Ni Wayan Suparti

BIRO JASA

TOYOTA All New INNOVA

AVANZA DP

11

DP

40

BIRO JASA Sedia PRT Hub.082 339 993 280

Jtan

Jtan

32 Jtan

DISC s/d

ALL NEW

SIENTA

All New Fortuner

DP

12

DP

60

B.BP.164.07.17.0001518

Jtan

Jtan

BISA TUKAR TAMBAH

BUNGA 0,4%, TENOR S/D 7 TAHUN, PROSES CEPAT & MUDAH

PENGUMUMAN Pengumuman BahwaTelah Di Bubarkan/Non Aktifkan PT. Freshmax Dewata,Kedudukan Kab. badung dg Akta Pembubaran No.23 Tgl 15.07.2017,Dibuat Dihadapan Dewi Febriana,SH. Notaris di Kab.Badung untuk di ketahui oleh pihak/orang lain.

081 999 757 333 // 081 239 907 194 C.0000426-mbl

BIRO JASA

B.BP.001.07.17.0001495

AC

SPA

BENGKEL LAS

KOMPUTER

SERVICE

RUPA-RUPA

TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

AC

081999111542 082144420026 C.0001351-SRV


EKONOMI

18

Risma Motivasi Anak Surabaya di GMF Tangerang (Bali Post) PT Garuda Maintenance Facilities AeroAsia (GMF) memberikan kesempatan kepada 24 remaja Surabaya untuk menjalani karier sebagai mekanik pada perusahaan perawatan pesawat tersebut. ‘’Ini merupakan realisasi kerja sama di antaranya pengembangan kemampuan penyediaan sumber daya manusia di bidang perawatan pesawat terbang melalui pemberian kesempatan kerja bagi putra-putri terbaik Surabaya untuk berkarier di dunia penerbangan,’’ kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Tangerang, Rabu (19/7) kemarin. Saat mengunjungi Hanggar GMF tempat para remaja tersebut berkarier, Risma menyampaikan terima kasih kepada Garuda dan GMF atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak Surabaya. ‘’Kesempatan ini akan bisa mengangkat kualitas hidup mereka,’’ kata Risma. Risma berpesan agar mereka bekerja sungguh-sungguh dan tidak malas, lalu terus belajar dan tidak malu bertanya, siap ditempatkan di mana pun dan membawa nama baik Surabaya. ‘’Keahlian kalian ini sangat dibutuhkan. Tetapi kalian harus terus belajar dan bersungguhsungguh bekerja,’’ pesan Risma. Menurut Risma, mereka memang mendapatkan beasiswa dari GMF. Karena itu, ada ikatan dinas yang telah terjalin selama lima tahun. Namun, Risma mengimbau agar mereka tidak neko-neko. Sebab, bila prestasinya tidak bagus, pihak GMF bisa melakukan evaluasi. ‘’Kalian harus pegang kepercayaan yang telah diberikan oleh GMF, karena sekali cacat, kepercayaan itu tidak akan pernah kembali lagi. Di tangan kalian

itu ada ratusan nyawa orang dalam pesawat, bahkan ribuan karena dia harus bertanggung jawab kepada keluarganya, jangan pernah ceroboh,’’ katanya. Risma juga berpesan agar saat sudah bekerja, mereka selalu ingat kepada orangtua mereka. Ingat dalam artian ikut membantu orangtua dengan menyisihkan sebagian gaji untuk orangtua mereka. Sebab, kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga tidak mampu. ‘’Mungkin kalian bisa sekolah karena saya bantu. Aku pingin kalian bales orangtuamu. Sisihkan tabungan, bantu orangtuamu, bantu adik-adikmu,’’ tegas Risma. Kebanyakan anak-anak ini memang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Orangtua mereka ada yang bekerja sebagai juru pakir, buruh pabrik, penjual siomay, tukang potong rambut, sopir angkot, satpam, anak wartawan dan bahkan ada yang bekerja serabutan. Dalam kesempatan sama, Dirut GMF AeroAsia Iwan Juniarto mengatakan, dengan adanya program beasiswa tersebut bisa menambah jumlah sumber daya manusia, terutama teknisi yang masih kurang jumlahnya saat ini. Total karyawan di GMFAeroAsia, dia menyebutkan, yaitu 10.000 orang, namun karyawan tetap hanya 4.800 orang. Porsi karyawan yang terkait langsung dengan pesawat (direct), termasuk teknisi dengan pendukung, seperti administrasi yaitu 75:25. ‘’Kita akan buka terus kesempatan-kesempatan pekerjaan baru bagi anak-anak muda Indonesia, namun untuk masuk ke sini juga tidak mudah karena harus memiliki keahlian dan intelegensia,’’ katanya. (010)

Darmin Dukung Redenominasi Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan saat ini merupakan momen yang tepat untuk redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah dengan memperhatikan tingkat inflasi yang ada. ‘’Sekarang momen yang bagus. Dulu sebenarnya inflasi sudah agak terkendali, tapi masih agak tinggi,’’ kata Darmin, Rabu (19/7) kemarin. Mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut menyatakan indikator ekonomi yang paling penting terkait redenominasi adalah inflasi yang terjaga dengan baik. ‘’Kalau tidak, ya… tertekan lagi,’’ ujar Darmin. Sebagaimana diketahui, tingkat inflasi pada 2016 mencapai 3,02 persen, atau menurun dibandingkan 2015 yang 3,35 persen. Sementara asumsi inflasi disepakati 4,3 persen dalam dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2017. Kemudian, asumsi dasar ekonomi makro yang akan menjadi dasar penyusunan Nota Keuangan dan RAPBN 2018 menproyeksikan laju inflasi 2,5 - 4,5 persen. Darmin juga menjelaskan seharusnya tidak ada masalah apa-apa mengenai redenominasi. ‘’Itu merupakan sesuatu

yang sudah disiapkan dan dibicarakan empat tahun atau lima tahun yang lalu,’’ ucapnya. Sementara itu, anggota Komisi XI DPR-RI Andreas Eddy Susetyo sepakat dengan anggapan bahwa redenominasi harus memerhatikan tingkat laju inflasi. Politisi PDI-P ini menilai kondisi inflasi dalam dua tahun belakangan memenuhi kriteria untuk pemberlakuan redenominasi. Sebagaimana diketahui, redenominasi rupiah merupakan penyederhanaan pecahan mata uang rupiah menjadi pecahan yang lebih sedikit, tanpa mengurangi nilainya. Misalnya Rp 10.000, setelah diredenominasi akan menjadi Rp 10. Namun, redenominasi juga akan diiringi dengan penyederhanaan jumlah digit pada harga barang dan jasa, sehingga tidak menekan daya beli masyarakat. (ant)

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Beragam, Besaran Kenaikan Dana Desa Samarinda (Bali Post) – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sedang mempertimbangkan besaran kenaikan dana desa (DD) bagi desa-desa yang tidak memenuhi empat syarat dalam pemanfaatan anggaran dari APBN tersebut. ‘’Sesuai dengan Permendes PDTT Nomor 4/2017, prioritas penggunaan DD itu kan ada empat, jadi aturan ini yang harus dipegang oleh semua desa,’’ ujar Taufik, Plt. Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kemendes PDTT, di Samarinda, Rabu (19/7) kemarin. Untuk itu, saat ini pihaknya sedang membahas mengenai hal-hal prinsip terkait hal tersebut, yakni jika ada desa yang menggunakan DD tidak sesuai dengan empat prioritas ini, maka besaran kenaikannya dipertimbangkan. Sedangkan bagi desa yang taat aturan terhadap empat prioritas itu, maka nilai penambahannya harus lebih besar ketimbang yang kurang taat aturan. ‘’Semua desa akan mengalami penambahan DD tahun depan, tapi ya… itu tadi, besarannya harus dibedakan. Bagi desa yang memanfaatkan sesuai empat prioritas, maka nilai DD-nya akan lebih tinggi ketimbang yang tidak sesuai prioritas,’’ katanya. Hal itu dikatakan Taufik ketika ditemui sebelum menjadi pembicara dalam acara Fasilitasi Kebijakan Dana Desa di aula Kantor Pusat Bank Kaltim, Samarinda. Acara yang dikemas dalam bentuk diskusi ini dihadiri sekitar 840 desa se-Kaltim dengan moderator M Jauhar Efendi selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pe-

merintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim. Tahun ini, lanjut Taufik, nilai DD secara nasional mencapai Rp 60 triliun. Sedangkan untuk 841 desa di Provinsi Kaltim dengan nilai Rp 692,42 miliar sehingga rata-rata satu desa memperoleh alokasi kisaran Rp 800 - 900 juta. Untuk DD 2018, ia mengatakan akan terjadi kenaikan, namun ia belum bisa memastikan berapa persen kenaikannya karena hingga kini masih dilakukan perhitungan dengan cermat. ‘’Kalau Pak Menteri (Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo) sih maunya naik 100 persen, sehingga DD tahun depan bisa menjadi Rp 120 triliun, tapi itu belum final, yang jelas pasti naik,’’ ujarnya meyakinkan. Sementara empat skala prioritas penggunaan DD berdasarkan Permendes PDTT Nomor 4/2017 adalah untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau BUMDes Bersama, embung (waduk/irigasi), produk unggulan desa atau kawasan perdesaan, dan sarana olahraga skala desa. Menurutnya, BUMDes dan BUMDes Bersama menjadi prioritas pertama karena lembaga ini akan mampu meningkatkan perekonomian desa, mengingat dari sini akan dikembangkan potensi eknomi desa yang pada akhirnya dapat mempercepat perputaran ekonomi warga. ‘’Misalnya, jika potensi ekonomi desa yang signifikan di Kabupaten Kutai Kartanegara adalah kebun karet, maka peran BUMDes adalah bagaimana karet ini tidak dijual mentah, sehingga melalui modal BUMDes bisa mencipta produk setengah jadi agar peningkatan ekonominya lebih kuat lagi,’’ ujar Taufik. (ant)


19

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

Sidang AIPA

Jaga Lingkungan Laut Masuk Dalam Rekomendasi Jakarta (Bali Post) Isu kerusakan lingkungan di laut menjadi salah satu topik pembahasan dalam Sidang Kaukus Antar-Parlemen ASEAN atau Asean Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-9 di Jakarta, yang ditutup Rabu (19/7) malam kemarin. Isu kelestarian lingkungan dinilai penting karena mempngaruhi kesehatan bagi generasi di masa depan. Demikian salah satu poin dari hasil Sidang AIPA yang dibacakan Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon selaku pimpinan sidang. ‘’Kaukus menyepakati sejumlah isu terkait sampah laut untuk dibahas lebih lanjut di Sidang Umum AIPA, termasuk dalam penggunaan tas plastik. Delegasi DPR-RI bahkan mengusulkan agar konsep ramah lingkungan juga menjadi pembahasan dan inisiatif di sidang AIPA, termasuk pertemuan-pertemuan AIPA yang berkonsep hijau,’’ kata Fadli Zon. Selain membahas isu lingkungan di kawasan perairan laut ASEAN yang jumlah mencapai 80 persen dari daratan, Sidang AIPA ke-9 juga membahas potensi konflik terkait wilayah laut antarnegara. ‘’Pada kesempatan ini tema yang diangkat mengenai Maritime Cooperation dan Peace and Civility di ASEAN,’’ katanya. Diakuinya, saat ini masih terjadi beberapa persoalan yang dihadapi negara ASEAN seperti sengketa laut, narkoba hingga perdagangan manusia. Hasil Sidang AIPA ini diharapkan mampu memberikan solusi bagi persoalan tersebut di masingmasing negara. ‘’Di ASEAN, Indonesia salah satu negara yang 80 persen adalah kawasan maritime. Ini mempunyai potensi besar untuk hal positif seperti perdagangan. Di sisi lain juga

ada potensi konflik terkait sengketa, seperti di Laut Cina Selatan yang punya dampak langsung di ASEAN,’’ ujar politisi dari Partai Gerindra itu. Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan isu-isu seperti korupsi, narkoba, dan terorisme, sudah seharusnya dijadikan isu besar untuk menyatukan bangsa-bangsa ASEAN melalui kelembagaan AIPA. ‘’Tiga isu tersebut yang kurang dimaksimalkan, kita di AIPA itu perlu memperkuat sekretariat dulu, karena paling tidak dalam usia ke-40 itu orang kenal bahwa ada yang namanya parlemen ASEAN,’’ kata Fahri. Selama ini, AIPA secara lebih spesifik belum dikenal masyarakat, kendati ASEAN memiliki potensi besar dalam sumbangsihnya terhadap persoalan tingkat regional hingga internasional. ‘’AIPA ini umurnya sudah hampir 40 tahun seiring dilaksanakannya Caucus ke-9 di Jakarta, sedangkan ASEAN sudah hampir 50 tahun, sehingga harus ada ide besar di dalamnya. Misalnya benar tidak kita bisa mengintegrasikan kawasan ini,’’ ujarnya. Sepuluh perwakilan negara-negara ASEAN hadir dalam sidang kali ini antara lain Brunei Darussalam yang dipimpin Hafimi Abdul Handi, Kamboja dipimpin Chhit Kim Yeat, Indonesia dipimpin Fadli Zon, Malaysia dipimpin Datuk Rozman bin Datuk Haji Isli, Myanmar dipimpin Htoot May, Filipina dipimpin Maria Lumen B Isleta, Singapura dipimpin Gan Thiam Poh, Thailand dipimpin Werapan Sookgont, Vietnam dipimpin Le Quang Huy, dan Laos dipimpin Viengthavisone Thephachanch. Sekjen AIPA Caucus Isra Sunthornvut asal Thailand. (kmb4)

Usulan Partai

Dari Hal. 1

Pada kesempatan tersebut, John Pieris juga mengingatkan Nizar Zahro dari Partai Gerindra, bahwa tidak perlu khawatir jika usulan partainya, syarat presidential threshold 0 persen, gagal dipilih pada rapat paripurna,

Kamis (20/7) ini. Sementara itu, anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra Nizar Zahro mengatakan fraksinya akan memilih opsi B, dari lima opsi paket lima isu krusial dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu, pada rapat paripurna DPRRI, Kamis (20/7) ini. Menurut

Nizar, dalam paket B tersebut, mengusulkan syarat presidential threshold 0 persen, dengan pertimbangan lebih banyak putra bangsa dapat tampil sebagai calon presiden. Jika syarat presidential threshold 20-25 persen, menurutnya, maka dapat mengarah pada calon presiden tunggal. (ant)

Segera Diadili Dari Hal. 1

Sementara itu, Yudi seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu kemarin merasa senang soal penahanannya tersebut. ‘’Saya senang untuk segara diadili,’’ kata Yudi yang sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK itu. Yudi pun mengaku namanya dicatut dalam kasus proyek PUPR tersebut. ‘’Sebenarnya saya tuh korban pencatutan. Saya sudah jelaskan kepada penyidik bahkan secara terang benderang. Siapa pencatutnya nanti lihat di pengadilan,’’ kata Yudi. Sebelumnya, Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng didakwa menyuap 427.027 dolar AS, 328.377 dolar Singapura dan Rp 13,8 miliar kepada tiga anggota Komisi V DPR dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary. ‘’Terdakwa So Kok Seng alias Aseng selaku Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa bersama-sama dengan Abdul Khoir selaku Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama memberikan uang sejumlah 72.727 dolar AS, Rp 2,8 miliar, 103.780 dolar Singapura, Rp 2 miliar, 103.509 dolar Singapura, 121.088 dolar Singapura, Rp 2 miliar, Rp 2 miliar dalam bentuk dolar AS, Rp 2,5 miliar, 214.300 dolar AS, 140.000 dolar AS, Rp 500 juta dan Rp 2 miliar kepada Damayanti Wisnu Putranti, Musa Zainuddin, Yudi Widiana Adia dan Amran Hi Mustary,’’ kata jaksa penuntut umum KPK Iskandar Marwanto dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam persidangan di Pen-

gadilan Tipikor di Jakarta, Rabu (26/4), majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman sembilan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider kurungan enam bulan kepada mantan Ketua Kelompok Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di Komisi V DPR Andi Taufan Tiro karena terbukti menerima suap Rp 7,4 miliar terkait program dana aspirasi proyek pembangunan jalan di Kementerian PUPR. Dalam perkara itu sudah enam orang yang dijatuhi hukuman, antara lain anggota Komisi V dari Fraksi PDI-P Damayanti Wisnu Putranti yang divonis 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan, Dessy Ariyati Edwin dan Julia Prasetyarini alias Uwi yang

divonis masing-masing empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan. Kemudian, anggota Komisi V dari Partai Golongan Karya (Golkar) Budi Supriyanto divonis lima tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider dua bulan kurungan, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary divonis enam tahun penjara, da n Abdul Khoir divonis empat tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider lima bulan kurungan. Sementara anggota Komisi V DPR -I dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Musa Zainuddin masih menjadi terdakwa dalam kasus tersebut. (ant)

Miliki Keunggulan Dari Hal. 1

Menurutnya, IPB-3S merupakan jawaban atas kebutuhan benih unggul yang dinantikan oleh para petani. Benih tersebut juga memiliki keunggulan selain jumlah produksinya banyak, juga tahan terhadap hama wereng. ‘’Ini bagus, benih IPB-3S ini tahan hama wereng. Jadi, bisa mengatasi persoalan serangan hama wereng yang diprediksi terjadi saat ini,’’ katanya. Amran mengatakan, dengan percepatan sistem ekatalok, pembelian benih IPB-3S dapat segera direalisasikan dalam waktu dua minggu, sehingga bisa langsung didistribusikan ke para petani di daerah. ‘’Soal harga tidak menjadi soal, bayangkan jika produksi bisa dua kali lipat dari biasanya,’’ kata Amran. Amran mendorong agar inovasi-inovasi pertanian seperti IPB-3S terus bermunculan dan pihaknya siap untuk menerapkannya kepada petani, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan

petani. ‘’Ini yang kami harapkan, mana teknologi-teknologi lainnya yang menyusul kami siap untuk menerapkan untuk petani, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani, dan menurunkan biaya produksi petani, khususnya mekanisasi,’’ kata Amran. Sementara itu, Rektor IPB Prof. Herry Suhardiyanto menyebutkan, sejak mendapat amanat dari Presiden dan Menteri Pertanian untuk memperbanyak produksi benih IPB-3S, pihaknya terus mengembangkan produksi. Hingga kini sudah terdata ada 200 ton benih yang siap disebar ke petani. ‘’IPB-3S pertama kali dilepaskan 2012, dan sudah dikembangkan di beberapa lokasi. Laporan yang kami terima jumlah stoksheet mencapai 500 ton,’’ kata Herrry. Herry menambahkan, IPB3S merupakan benih padi unggulan yang dikembangkan oleh agronom IPB Hajrial Aswidinnoor dan sudah diujicobakan di Karawang dengan produksi mencapai 13,4 ton per hektar. (ant)

Mohon Dukungan Dari Hal. 1

Argo menjelaskan, awalnya pimpinan PT Pembangunan Perumahan menerima surat ucapan terima kasih dan memohon dukungan pada pemilihan presiden 2019 yang mengatasnamakan Presiden Jokowi. Surat tersebut mencantumkan logo Pancasila, tanda tangan Presiden Jokowi, nomor kontak dan alamat surat elektronik. Selanjutnya, pimpinan PT Pembangunan Perumahan itu meminta temannya di Sekretariat Negara (Stneg) Istana Kepresidenan untuk mengecek legalitas surat tersebut. ‘’Ternyata, dari Setneg menyampaikan tidak pernah mengeluarkan surat itu, sehingga membuat lapo-

ran polisi pada 11 Juli 2017,’’ ujar Argo. Diungkapkan Argo, tersangka Kaba mengirimkan surat itu kepada 51 perusahaan swasta dan BUMN di Jakarta melalui paket kirimnan JNE. Argo mengungkapkan, tersangka juga menerima telepon, serta mengirimkan nomor rekening bank untuk penampung dana bantuan dari perusahaan swasta dan BUMN. Setelah menangkap Kaba, polisi meringkus warga negara Liberia, Daniel, dan istrinya bernama Ria Situmorang dengan peranan sama seperti Kaba. Argo menyatakan penyidik akan menelusuri jumlah uang yang telah dikirim sejumlah perusahaan itu, termasuk membuka rekeningnya. (ant)

Tidak Protes Dari Hal. 1

“Jadi kalau politisi ada yang katakan 20 dan 25 persen itu kepentingan pemerintah untuk calon tunggal, buktinya enggak ada kok,’’ kata Tjahjo. Mendagri menegaskan bahwa pemerintah tetap ingin mempertahankan PT 20-25 persen karena ingin memperkuat sistem pemerintahan presidensial. ‘’Itu saja. Pilkada juga sama 20 dan 25 enggak ada yang protes. Dua kali pilpres juga enggak ada yang

protes,’’ katanya. Tjahjo mengatakan, pemerintah tetap berupaya untuk mempertahankan PT Pilpres 20-25 persen dan masih menunggu dalam rapat paripurna DPR pada 20 Juli 2017 mendatang. ‘’Apakah nanti akan diputuskan dalam musyawarah, kami dengar teman-teman fraksi, baik yang setuju 0 persen, setuju 10-15 persen, 20-25 persen sedang berupaya cari kata mufakat. Mudah-mudahan setuju di 2025 persen,’’ harap Tjahjo. (ant)

Kamis, 20 Juli 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Tri Hita Karana (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Ball Hanoman (2) 08.00 Education On Bali TV

08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Dialog Interaktif : Pajak 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Cannel Tourist TV 11.30 Bondres Ngakak 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wecana Tri Hita Karana (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Folk Song 14.00 Klip Bali

14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Round Up The World 16.30 Agrobisnis Budi Daya Lele dengan Sistem Bioflok 17.00 Nangun Yadnya Karya Manusa Yadnya Jero Uma Sari Selat-Karangasem 17.30 Taman Sari TK Alit Kirana (1) 18.00 Puja Trisandya

18.05 Seputar Bali 19.00 Kuis KBS 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Bondres Ngakak 21.35 Berita dan Bincang Terkini 21.45 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Solusi Alternatif : Ki Eko 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati 2014 (4)


16 Pages

134 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c online: http://www.intern

French military chief quits over budget dispute with Macron

2017 , July 20, Thursday

Thursday,

July 20, 2017

seeks to stop Madonna of Tupac NY auction -up letter Shakur break

upto stop an on Tuesday Tupac Shakur attempted from rapper and actress - Madonna Houston break-up letter LOS ANGELES of a prison singer Whitney she called coming auction Supreme Court in which New York Gotta and a note “horribly mediocre.” a request in auction house Sharon Stone Heart” singer filed against New York Wednesday. readstart on The “Rebel restraining order sale, due to was not aware until to halt the for a temporary that she for auction, including her documents Have It Collectibles items listed were no longer in said in court Lutz, Madonna many of the Shakur, by Darlene reports that ing press former boyfriend to auction former friend and from her as a the letter The items were consigned outrageous in court documents trust in an consent.” possession. described had “betrayed my or knowledge whom Madonna and said she without my Lutz said in an emailed art consultant my possessions house and was “a completely effort to obtain for the auctionto stop the sale her claims challenge effort A representative they would that Madonna’s action,” and the good statement meritless to besmirch said. baseless and more than is nothing Lutz,” the statement Shakur in court. by that her intent and Ms their “We believe the auction house and written to Madonna of said he ended 1995 rapper reputations dated January assault, the woman could jeopardize In a letter prison for sexual in dating a white while he was he felt that of the people he down half romance because be letting hurt you,” meant to his career. to my ‘image’ I would in Las Vegas was. I never “I felt due what I thought I in a drive-by shooting me 25 who made was killed at age from sale to remove personal said. Shakur 1996. is seeking and a hairbrush in September the 20 items Madonna Also among panties, an old checkbook, of her are a pair

REUTERS/Brendan

in New York

City, U.S.,

McDermid

July 6, 2017.

n spring Ed Sheera itter after cleans Tw cameo ‘Thrones’

Singer Ed

photos. (rtr)

Sheeran

performs

on NBC’s

‘Today’ show

Arya character who encounters mixed reception

Twitter page Stark, garnered of Thrones” - Ed Sheeran’s tweets after from avid “Game his cameo as criticized not

of old July 18 (Reuters)spring clean show that the singer LONDON, Tuesday with a to his distracting in a speculation on celebrities. ce prompted after mixed reaction reappeared singer, whose usually use platform topped The 26-year-old a brief disappearan “Divide,” social media of Thrones.” Britlatest album, “Game States and had quit the for comment. TV show in the United has been vocal to requests was active on Instagram cameo on this year, of a cat charts account, fans. Many

REUTERS/Lucas

Singer Madonna

Jackson/File

Photo

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

that does

Sheeran a photo Twitter ain earlier Twitter. Sheeran’s14 million followers, on Tuesday, postingthe set of “Game about his dislike of Sun newspaper from which boastshave been deactivated and a picture On Sunday he also He told Britain’sthat it was “nothto his it was month things” appeared of Thrones.” and a video of earlier this On Tuesday, saying mean on Monday.but many of Sheeran’s posted photos using the but people cameo. recent of Thrones” on Sunday’s ing that he had stopped live again, including (rtr) scene had “Game in and from fans, Sheeran’s 30,000 tweets, platform regularly. fantasy series, posts and comments HBO medieval a singing soldier for the British which he plays been deleted. respond A representative not immediately 106 Dps singer did

find

Bali International

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

No. Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Post at:

Schreiber,

File

AP/Photo/Markus the drive down Villiers, right, over defense Pierre de Macron Staff Gen. Emmanuel the Defense with President Chief of left, and over a dispute Macron, has quit Emmanuel military chief reforms. French President Paris. France’s economic parade in file photo, on and his 14, 2017 Bastille Day this July administrati FILE - In avenue during to Macron’s Elysees Champs in a new challenge spending,

over ef quits n litary chi French mi pute with Macro budget dis

to has promised 2 percent While Macron spending to at new boost defense as part of France’s lashed out De Villiers during a closed- of GDP by 2025 NATO, his budget to limits Emmanuel spending curbs commission to commitments relast week announced with President expenses as door parliamentary according economic in a dispute pub- minister on and his he submitted meeting last week, year’s military squeeze. Macron then is on this an overall spending military administrati said quit Wednesday accepted. leaked reports. him, saying, “it part of military chiefchallenge to Macron’sof the armed forces, head of the was his debates staff France’s it new De Villiers, licly upbraided and the president to air certain PARIS — budget cuts, in a de Villiers, chief of insisted that about not dignified sphere. I made comsince 2014, meeting Wednesday his concerns susPierre Macron over cuts). I am “duty” to express in the public amid the office of Gen. at a security council (to budget resources forms. The comment. attacks. mitments to Macron have militarythreat of extremist 6 not immediately his resignation your boss.” own comments to page office did those tained Continued Macron’s Macron’s notably by also be heard elicited criticism, him of authoritarian ly News can at Global who accuseafter he overwhelminghis in “Bali Image” from 9.30 saw 96.5 tendencies Radio FM am. Listen to in May and last won election party dominate until 10.00 FM at http:// m elections. Global Radio new centrist the ten2myradio.co http:// at month’s parliamentary foreshadows as globalfmbali.lis streaming http:// The resignationwill likely faceand or live video ali.com and li. deficit radioglobalfmb nel/global-fm-ba battles Macron reduce the the ustream.tv/chan he tries to spending and boost government stagnant economy.

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Umanis, 20 Juli 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

FTF 2017 Digelar Jumat Besok, Dimeriahkan Beragam Acara

Pada Jumat (21/7) besok, Kelompok Media Bali Post (KMB) akan kembali menggelar Food Truck Festival (FTF) di Lapangan Parkir Taman Kota Lumintang. Kegiatan yang akan dibuka resmi pukul 19.00 Wita ini menghadirkan beragam kegiatan dari mocktail competition, dance competition, workshop pembuatan sanggul, fashion show, hingga lomba menggambar. Demikian dikemukakan Ketua Panitia FTF 2017, Dira Arsana, Rabu (19/7) kemarin. Menurut Dira, selain beragam acara yang menyediakan hadiah menarik itu, FTF 2017 juga akan menggelar dua kegiatan senam. “Kami ada dua kegiatan senam yang akan dilakukan pada Sabtu, 22 Juli, yakni Senam Massal yang bekerja sama dengan Lala Studio dan Zumba Time yang digelar pada Minggu, 23 Juli,” katanya.

Di samping itu, ada sejumlah hiburan menarik yang dihadirkan. Para penghiburnya pun terdiri dari band indie dan artis-artis Bali yang sudah punya nama. Ada pula grup bondres, yakni MKP Mercy dan Rare Kual yang akan menghibur pengunjung FTF 2017. Dijelaskannya, FTF ini merupakan kegiatan tahu-

nan yang digelar KMB untuk mendekatkan diri pada pembaca dan masyarakat Bali secara umum. FTF diinisiasi pertama kali pada 2016 dan kembali digelar tahun ini. “Tahun lalu kami sukses menggelar FTF dengan pengunjung mencapai 10 ribuan per harinya. Tahun ini kami kembali menggelar acara serupa dengan harapan bisa

lebih banyak lagi menarik pengunjung,” sebut Dira. Ia menambahkan, dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, ada beragam lomba dan kompetisi yang menyasar kalangan pelajar. Misalnya, lomba fashion show “Touch of Endek” yang memiliki kategori mulai TK hingga SMA diselenggarakan Tabloid Tokoh. Sedangkan mocktail competition yang merupakan

POLLING

lomba bartender adalah kegiatan untuk mencari bakat baru di tingkat pelajar SMA/ SMK digagas Bali Travel News (BTN). Terdapat pula dance competition oleh Harian Denpost yang menyasar kalangan pelajar mulai SMP hingga SMA/SMK. Untuk kaum perempuan dan yang gemar tata rias, lanjutnya, bisa mengikuti workshop dari Bisnis Bali

tentang pembuatan sanggul dan tata rias Bali. “Serangkaian FTF 2017 juga akan digelar lomba karaoke oleh Radio Genta yang malam finalnya akan digelar Sabtu, 22 Juni mulai 19.00 Wita,” paparnya. Selain beragam hiburan dan lomba, pengunjung juga berkesempatan memperoleh hadiah Yamaha Aerox dan tiket PP ke India dari Thai

RAKYAT BALI MEMILIH Proses politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali.

Navadasa

Bali Post/ist

Jessco

Bali Post/ist

Belantika musik Bali tak henti-hentinya kedatangan band-band indie dengan berbagai genre musik. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas anak muda Bali dalam berkarya musik tidak pernah mati, meskipun persaingan di belantika musik begitu ketatnya. Untuk mengakomodir kreativitas para pemusik dan generasi muda Bali ini, Food Truck Festival (FTF) 2017 yang digelar Kelompok Media Bali Post (KMB) akan menghadirkan sejumlah kecil dari mereka. Salah satunya adalah Jessco Band. Band yang terbentuk sejak 16 Desember 2016 ini

Sama halnya dengan Jessco Band, mereka terbentuk dari keisengan para personel yang mempunyai hobi dan basic yang sama dalam seni musik. “Awal terbentuknya band kami dari keisengan para personel yang merupakan sahabat baik dan sering berkumpul bersama dari masa sekolah hingga sekarang untuk menjalankan hobi. Apalagi personel kami mempunyai basic musik yang sangat mendukung dan memungkinkan untuk kami bentuk sebuah band,” ujar Gustut atau yang lebih disapa Foxyou tersebut. Nama Navadasa sendiri diambil dari Bahasa Sansekerta yang berarti 19. Angka 19 merupakan gabungan angka 1 dan 9 yang merupakan angka terkecil dan terbesar. Meskipun berawal dari band kecil, namun dengan filosofi tersebut, ke depan Navadasa berharap bisa menjadi band besar dan mempunyai banyak penggemar. Selama 3 tahun berkarya, Navadasa yang bermarkas di Desa Buduk, Badung ini sudah beberapa kali memeriahkan acara musik di Bali. Mereka juga secara konsisten mengeluarkan beberapa single setiap tahunnya. Hal ini dilakukan sebagai bukti keseriusan mereka dalam berkarya di belantika musik Bali. (win)

Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

Calon Gubernur Bali

Jessco dan Navadasa Band akan Hibur Pengunjung FTF 2017 hadir dengan mengusung genre Bali rock alternative. Jessco Band diprakarsai oleh Jessco (vokal/rythm), dan didukung oleh Tuadi (gitar melodi), Anton (Bass), dan Galih (drum). “Motivasi terbentuknya band kami berawal dari keisengan untuk menjalankan hobi dan berkarya untuk meramaikan musik di Bali. Kalau bukan kita sebagai generasi muda yang meramaikannya, siapa lagi? Meskipun persaingan begitu ketat, tetapi itu tidak jadi masalah, karena pada intinya kami berkarya untuk menghibur masyarakat Bali pencinta musik,” ujar Jessco, Rabu (19/7) kemarin. Hampir 7 bulan berkarya, Jessco Band sudah mempunyai 7 buah lagu. Lagu yang sudah dipublikasi ke media sosial dan menjadi lagu andalan mereka adalah “Cinta Tragedi”. “Semoga dengan kehadiran kami di belantika musik Bali, karya kami bisa diterima oleh masyarakat Bali. Dan kami akan terus berusaha berkarya sebaik mungkin,” sebutnya. Begitu juga dengan Navadasa Band. Band yang digawangi oleh Gustut (vokal), Dewatu (gitar), Boneng (gitar), Tinue (Bass) dan Adik Dokok (drum) terbentuk sejak 2014 dengan mengusung aliran Pop Rock.

Airways. Caranya, pengunjung bisa membeli kupon senilai Rp 25.000 di tenda panitia. Dalam kupon itu, selain berkesempatan meraih doorprize dengan hadiah utama satu unit motor, pengunjung juga bisa menukarkan potongan kupon untuk berbelanja di food truck yang ada di area FTF 2017 dengan nilai produk sebesar Rp 15.000. (iah)

Nama :

BALI 2018

BALI 2018

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Calon wakil Gubernur Bali Nama :

Ilustrator/Suka Adnyana

BALI 2018

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 20 Juli 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu