Skip to main content

Edisi 16 Nopember 2017 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

kamis kliwon,

20 HALAMAN

NOMOR 87 TAHUN KE 70

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

16 november 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

’’Sarwatra Swaguna Badung Jayanti’’

Dari Badung Membangun

K

abupaten Badung, satu dari delapan kabupaten/kota di Bali, secara fisik mempunyai bentuk unik menyerupai sebilah keris, yang merupakan senjata khas masyarakat Bali. Keunikan ini kemudian diangkat menjadi lambang daerah yang merupakan simbol semangat dan jiwa ksatria yang sangat erat hubungannya dengan perjalanan historis wilayah ini, yaitu peristiwa Puputan Badung. Semangat ini pula yang kemudian melandasi motto Kabupaten Badung yaitu Çura Dharma Raksaka yang artinya kewajiban pemerintah adalah untuk melindungi kebenaran dan rakyatnya. Kabupaten yang memiliki luas 7,43 persen luas Pulau Bali ini juga tersohor dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi di Bali yang bersumber dari sektor pariwisata. Kabupaten dengan Ibu Kota Mangupura pun tidak mau jumawa. Di bawah kepemimpinan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. dan Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H., kabupaten yang dijuluki Gumi Keris ini berupaya berbagi dengan kabupaten lainnya. Komitmen ini sesuai dengan tema HUT ke-8 Mangupura yakni ‘’Sarwatra Swaguna Badung Jayanti’’. Tema yang memiliki makna di mana pun dan kapan pun pemerintah menyejahterahkan alam dan masyarakat dalam arti luas. Pun berbagai kebijakan untuk masyarakat Bali telah diwujudknyatakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Mulai dari menyisihkan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang telah diserahkan kepada enam kabupaten. Dana penyisihan PHR yang diberikan sebesar Rp 342 miliar lebih. Dengan format pembagian Rp 50 miliar diberikan secara merata dan sisanya lagi Rp 42 miliar dibagi sesuai dengan skala prioritas pembangunan di kabupaten masing-masing. Penyerahan PHR secara langsung ke enam kabupaten ini sudah mendapat dukungan dari kabupaten penerima yakni Karangasem, Klungkung, Bangli, Buleleng, Tabanan dan Jembrana. Selain menyisiskan sebagian pendapatan dari PHR ke enam kabupaten, pemerintah Kabupaten Badung juga berencana menyalurkan bantuan program bedah rumah. Tak tanggung-tanggung pemerintah bahkan siap mengucurkan dana besar untuk merealisasikan program ini. Bupati Giri Prasta telah menyampaikan dengan terbuka akan membantu program bedah rumah sebanyak 2.000 unit untuk enam kabupaten yang selama ini menerima PHR dari Badung. Dengan total anggaran Rp 100 miliar yang rencana masuk tahun anggaran 2018, bantuan ini akan diberikan secara proporsional sesuai dengan penyumbang angka kemiskinan terbanyak. ‘’Sesuai dengan sila ke-5 Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, kami di Badung mempunyai tanggung jawab moral untuk membantu wilayah lainnya. Kami ingin memulainya dari Badung. Dari Badung Membangun Bali,’’ tegasnya. Program pro-rakyat pun telah dinikmati masyarakat, terutama di Kabupaten Badung. Seperti kenaikan santunan kematian dari Rp 3,5 juta menjadi Rp 10 juta. Program kesehatan gratis melalui Krama Badung Sehat (KBS), pendidikan gratis hingga memberikan seragam gratis bagi yang baru memasuki SD dan SMP. Yang paling fenomenal adalah peluncuran Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Dalam peluncuran tersebut, berbagai fasilitas diserahkan kepada masyarakat. Di antaranya, 122 mobil operasional jenis Toyota Hilux diserahkan kepada desa adat, 62 unit mobil ambulans untuk desa dan kelurahan, 8.636 unit komputer jinjing (laptop) diberikan kepada siswa kelas VI SD Negeri dan 314 unit laptop guru SD Negeri di Kabupaten Badung. Apa yang dilakukan Badung tak semata-mata karena kabupaten Badung memiliki penghasilan yang tinggi dibandingkan kabupaten kota lainnya. Baginya, kemampuan dan komitmen pemimpin-lah yang mewujudkan semua itu. ‘’Untuk menerapkan pendidikan gratis itu bisa diterapkan di seluruh kabupten/kota, sepanjang ada komitmen,’’ kata Giri Prasta. Amanat UU 1945, anggaran pendidikan dialokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD. Selain dianggarkan di APBD, dari APBD juga diberikan dana bantuan operasional sekolah. Misalnya, kata Giri Prasta, ada dana BOS Rp 1 juta per siswa, kebutuhan

Bali

siswa Rp 2,5 juta. Berarti sisa Rp 1,5 juta yang harus dianggarkan di daerah. Ini bisa sharing dari APBD Provinsi. Bagi kabupaten yang sudah mampu, seperti Badung tidak usah diberikan. Dan, bila perlu minta Badung untuk membantu daerah lainnya. ‘’Ini hanya komitmen, kalau ada permintaan seperti itu saya siap,’’ ungkapnya. Melahirkan orang hebat baginya sangat diperlukan dan itu berawal dari pendidikan. ‘’Kalau orang hebat hanya bisa menghasilkan beberapa karya yang bermutu, tapi kalau guru yang bermutu akan menghasilkan ribuan orang hebat,’’ kata Bupati Giri Prasta. Begitu pula masalah kesehatan. Kata Bupati Giri Prasta, pemerintah telah menganggarkan biaya dari lahir, hidup hingga meninggal, seluruhnya ditanggung. Biaya pengobatan melalui jaminan kesehatan Krama Badung Sehat (KBS), seluruh biaya pasien akan ditanggung. Begitu pula kelahiran bayi, sejak lahir administrasi kependudukan, mulai dari ganti KK, Akta Kelahiran akan dilayani pada saat itu juga. Selain memberikan kesehatan gratis, juga diberikan santunan untuk penunggu pasien. Santunan penunggu pasien diberikan, karena pihaknya tak ingin keluarga pasien mengalami kesusahan yang berlipat. Misalnya, jika bapak sakit, lalu ibunya yang menunggu, sementara ibunya berdagang. Otomatis saat menunggu pasien, kegiatan berdagang tidak akan berjalan. Lalu bagaimana dengan perekonomian keluarga. ‘’Inilah pemikiran saya untuk memberikan santunan penunggu pasien. Tentu ada syaratnya untuk memperoleh itu. Mulai dari ber-KTP Badung hingga satu KK dengan pasien, dan lainnya,’’ katanya. Tidak hanya itu, Giri Prasta juga sangat memahami kebutuhan adat, budaya dan agama di Bali, khususnya Badung. Sehingga hibah Kabupaten Badung juga banyak dikucurkan untuk pembangunan ada sarana di desa adat, pengembangan budaya hingga upacara agama. Hal itu diberikan, karena ia tak ingin warga mengeluarkan uang untuk kegiatan itu, sementara tenaga dan waktu sudah banyak ditujukan untuk kegiatan tersebut. Selain memberikan bantuan, Giri Prasta juga tak lupa untuk menggenjot kegiatan ekonomi di desa. Saat ini, di era kepemimpinannya, pihaknya menggenjot desa berdikari. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) digenjot pendiriannya. Dengan BUMDes segala kebutuhan di desa harus bisa dipenuhi oleh desa setempat. Misalnya pembangunan, kebutuhan akan material, pasir kerikil, dan semen harus dibeli di desa setempat. Jika tidak disediakan di desa baru kemudian bekerja sama dengan desa lainnya. ‘’Dengan demikian, perekonomian desa berputar,’’ ujarnya. Selain BUMDes, pihaknya juga menggenjot Badan Usaha Milik Desa Adat (BUMDA). (ad742)

Drs. I Ketut Suiasa, S.H.

PROGRAM UNGGULAN PEMKAB BADUNG Bidang Pangan, Sandang dan Papan

Menggratiskan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Program bantuan rumah layak huni kepada rumah tangga sasaran (RTS)

Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Biaya sekolah gratis tingkat SD dan SMP Pemberian laptop gratis kepada siswa SD kelas V dan VI Pemberian seragam gratis untuk siswa baru tahun ajaran 2017/2018 Program yang diberi nama Tri Kona yaitu lahir, hidup, mati ditanggung pemerintah Pengobatan gratis bagi seluruh krama Badung melalui program Krama Badung Sehat (KBS) Pemberian 62 ambulans kepada seluruh desa

Bidang Sosial dan Ketenagakerjaan

Santunan kematian Rp 10 juta Santunan penunggu pasien maksimal Rp 5 juta Melakukan sertifikasi kompetensi tenaga kerja pariwisata

Bidang Adat, Agama, dan Budaya Pemberian 122 mobil pecalang

Bidang Pariwisata

Penyisihan dana Pajak Hotel dan Restoran (PHR) kepada enam kabupaten

grafis: tomik cahya

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418


Mengawal Angan-angan dan Janji Giriasa

Berbagai program prorakyat telah digulirkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. dan Drs. I Ketut Suiasa, S.H. untuk masyarakat Badung. Kesehatan gratis, pendidikan gratis, santunan kematian, santunan penunggu pasien, penguatan adat budaya, merupakan sederet program yang telah dinikmati masyarakat di Gumi Keris. Program yang terwujud tidak terlepas dari peran serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa. Selaku koordinator Organisasi Perangkat Daerah (OPD), birokrat asal Desa Pecatu, Kuta Selatan ini terus berupaya mengawal setiap janji paket Giriasa yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). ‘’Kami berpikir dari hulu, yakni RPJMD, karena ini merupakan angan-angan dan janji politik Bapak Bupati yang ingin diwujudkan untuk masyarakat, khususnya di Badung. Ini (RPJMD – red) adalah visi-misi beliau,’’ ungkapnya. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus membuat rencana strategis yang di dalamnya terda-

Sabtu Paing, 9 September 2017

pat tujuan, sasaran, dan target. Sebagai upaya menjabarkan setiap program bupati, tentunya diperlukan komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). ‘’Saya ingin ada parameter

yang jelas terukur, jadi tidak sekadar omong doang. Saya harus pastikan RPJMD 2016-2021 bisa dieksekusi sebagai komitmen pertangungjawaban Bapak Bupati kepada masyarakat

Badung,’’ ucapnya. Pada awal tahun 2018 nanti, Pemkab Badung juga sudah siap menerapkan sistem aplikasi ekinerja. Dengan e-kinerja diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan kinerja pegawai Pemkab Badung, sehingga pelayanan kepada masyarakat terlaksana dengan optimal. Dengan sistem ini juga sangat menentukan dari besaran tunjangan kinerja yang akan diterima pegawai. Melalui penerapan e-kinerja, ia menginginkan ASN di Badung dapat melangkah ke depan terutamanya dalam rangka mengubah mindset dan paradigma ASN. ‘’Dengan penerapan e-kinerja ini nanti ASN akan menyadari bahwa pendapatan yang tinggi itu linier dan berbasis pada kinerja,’’ ucapnya. Sekda Badung juga mengingatkan ASN harus mulai mengubah paradigma, bekerja dengan lurus dan melihat tugas pokok yang dikerjakan dengan dasar acuannya adalah RPJMD Semesta Berencana. ‘’Tidak mungkin orang yang tidak bekerja dapat tunjangan atau orang yang tidur dapat tunjangan. Saya tidak mau dapat uangnya tidak bekerja,’’ pungkasnya. (ad742)

b

Pemberian laptop kepada siswa SD di Badung.

Bupati Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Suiasa pada acara serangkaian HUT Mangupura.

b

2

b

Bupati Badung didampingi sejumlah OPD saat melakukan kunjungan ke Bantul, Yogyakarta.


20 HALAMAN

NOMOR 87 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis kliwon, 16 november 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Hadapi Kelompok Bersenjata di Timika

DPRD Enggan Jadi Mediator

Timika (Bali Post) – Kalangan DPRD Mimika, Papua, enggan menjadi mediator antara aparat keamanan dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kini menguasai sejumlah perkampungan di sekitar Kota Tembagapura. Ketua DPRD Mimika Elminus Mom, Selasa (14/11) mengatakan, persoalan yang terjadi di Tembagapura begitu rumit dan tidak bisa dipandang enteng sebelah mata. ‘’Aduh susah Pak. Jangan anggap gampang. Kita tidak bisa main-main mau masuk ke sana untuk negosiasi. Ini masalah besar. Jangan-jangan nanti kita dapat mati semua,’’ tutur Mom. Bali Post/ant

KEPASTIAN BERANGKAT - Sejumlah karyawan menunggu kepastian keberangkatan ke area Tembagapura di terminal gorong-gorong, Timika, Mimika, Papua, Rabu (15/11) kemarin. Konvoi kendaraan bus karyawan PT Freeport dihentikan untuk sementara dengan alasan keamanan.

Diskusi ’’Mengawal Perekonomian Bali dan Pariwisata’’ 2-Habis

Ketimpangan Bali Harus Segera Diatasi PELAMBATAN ekonomi nasional dan global selama ini sudah cukup berat memengaruhi Bali. Ditambah lagi dengan kondisi siaga darurat bencana Gunung Agung dan persiapan hajatan politik pemilihan gubernur tahun 2018. Tantangan yang dihadapi Bali menjadi semakin kompleks dan multidimensi. Terlebih lagi, Pulau Dewata terbilang sangat spesial karena menyandang predikat sebagai destinasi pariwisata dunia. ‘’Pilkada akan banyak menyerap energi, dan yang paling penting adalah sekarang bagaimana menjaga daya tahan dengan tekanan-tekanan yang regional, internasional sama lokal. Daya tahan ini tentu perlu likuiditas,’’ ujar praktisi ekonomi Viraguna Bagoes Oka dalam diskusi ‘’Mengawal Perekonomian Bali dan Pariwisata’’ kerja sama Bali Post dan Kadin Bali, di Warung 63, Jalan Veteran Denpasar, Selasa (14/11). Sementara saat ini, lanjut Viraguna, perbankan justru tengah menata diri pasca-

siaga darurat bencana Gunung Agung. Mau tidak mau, perbankan harus melakukan buffering minimal satu tahun. Di sisi lain, ada pergeseran demand masyarakat dari consumer goods ke lifestyle goods. Hal ini berdampak pada toko-toko retail yang akhirnya banyak menghadapi masalah. ‘’Ini harus kita sikapi dengan cerdas oleh tiga pihak. Pertama, pemerintah Bali harus kuat mengantisipasi karena Bali menjadi ikon dunia. Kedua, masyarakat dunia usaha ini harus juga bisa menjaga atau melakukan transformasi bagaimana efisiensi ditingkatkan, bagaimana supaya bisa cepat tumbuh,’’ imbuhnya. Akan tetapi, lanjut Viraguna, efisiensi akan berakibat pada pemutusan hubungan kerja alias menambah jumlah pengangguran. Selain pemerintah dan dunia usaha, masyarakat juga harus bisa menjawab perubahan zaman yang begitu cepat dari offline ke online. Hal. 19 Arus Urbanisasi

Menurut politisi dari Partai Gerindra itu, kekuatan KKB di wilayah Tembagapura itu sudah sangat besar. ‘’Sekarang ini ada sembilan Kodap (Komando Daerah Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka/

TPN-OPM) yang bergabung. Jadi bukan orang Timika saja, siapa yang kenal kita. Kalau memang memungkinkan, semua orang non-Papua harus kita pulangkan semua ke Timika. Kalau masyarakat Papua mau ikut dike-

luarkan dari tempat itu juga tidak apa-apa. Prinsipnya warga nonPapua harus dievakuasi sehingga tidak ada lagi istilah disandera dan lain-lain,’’ ujar Elminus. Hal. 19 Warga Sipil

Kasus Dua Pimpinan KPK Bisa Dihentikan

Viraguna Bagoes Oka

Alit Wiraputra

Cendikiawan

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan, penyidikan kasus dugaan membuat surat palsu atau penyalahgunaan wewenang dengan terlapor dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bisa dihentikan bila tidak ditemukan unsur pidana. Jenderal Tito di Jakarta, Rabu (15/11) kemarin, mengatakan saat ini penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari ahli. ‘’Sekarang sedang pengumpulan keterangan ahli. Kalau nanti keterangan ahli menyatakan bahwa ini bukan tindak pidana, ya… dihentikan,’’ kata Tito. Menurutnya, hal ini dimungkinkan karena berdasarkan KUHAP, mekanisme penyidikan bisa dilakukan tanpa penetapan tersangka. Proses penyidikan Polri ini berbeda dengan penyidikan di KPK. Berdasarkan Undang-undang KPK, kalau kasus sudah masuk tingkat penyidikan harus ada tersangka dan tidak boleh dihentikan. ‘’(Penyidikan) di Polri acuannya KUHAP. (Di) KUHAP itu, SPDP bisa dilakukan tanpa tersangka dan bisa dihentikan tengah jalan,’’ katanya. Hal. 19 Surat Palsu

Tito Karnavian


denpasar

4

Kamis Kliwon, 16 November 2017

figur

Bali Post/eka

Tangkap Puluhan Pelaku

POLRESTA Denpasar merilis hasil Operasi Sikat 2017 yang berlangsung dari 26 Oktober hingga 15 November. Hasilnya, berhasil ditangkap 29 tersangka dari 32 TKP, diamankan 9 sepeda motor, HP 33 unit, Ipad 1 unit, laptop 2 unit, kompresor 1 unit dan mobil 1 unit. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Sat. Reskrim Polresta dan Polsek-polsek. ‘’Pengungkapan paling banyak dilakukan Polsek Denbar (Denpasar Barat). Tingginya tingkat kriminalitas di sana karena Polsek Denbar mewilayahi Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Rabu (15/11) kemarin. Setelah Polsek Denbar, katanya, kriminalitas cukup tinggi terjadi di wilayah Polsek Denpasar Selatan (Densel) dan Polsek Kuta. Sasaran operasi ini yaitu pencurian sepeda motor, pencurian dengan pemberatan, pencurian biasa dan pencurian dengan kekerasan. ‘’Banyak kasus menonjol juga terjadi di Polsek Kuta Selatan. Nanti, kasus menonjol itu akan ditarik ke Polresta,’’ katanya. (rah)

Selamatkan Generasi Bali dari Narkoba

BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali memandang pemulihan dengan rehabilitasi merupakan salah satu program yang sudah teruji. Selain itu, program ini diterapkan oleh beberapa lembaga rehabilitasi, baik oleh pemerintah atau komponen masyarakat. Pasalnya, penanganan adiksi harus dilakukan dengan serius dan menggunakan metode yang teruji, sehingga para pecandu dapat pulih dari ketergantungan narkoba. Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kabid Rehabilitasi AKBP I Nyoman Artana dan Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah Dr. dr. I Ketut Sudarsana, Sp.B-KBD. dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) lembaga rehabilitasi instansi pemerintah. Bimtek tersebut mengusung tema “Standardisasi Program Layanan Rehabilitasi Adiksi Terhadap Pelaksana Kegiatan Rehabilitasi di Instansi Pemerintah dan BNN”. Pesertanya sebanyak 30 orang dari perwakilan rumah sakit pemerintah serta jajaran BNNP/BNNK yang melaksanakan kegiatan rehabilitasi di Hotel Sovereign Tuban, Kuta, Rabu (15/11) kemarin. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan petugas, khususnya keterampilan petugas dalam membuat standar operasional prosedur (SOP) dan menjalankan layanan rehabilitasi yang sesuai SOP. “Pada tahun 2018, semua banjar di Bali punya pararem tentang narkotika, paling tidak 60 persen punya kesadaran. Khusus relawan dari pecalang dan STT juga dapat mengajak masyarakat yang terkena narkoba bisa rehabilitasi ke BNN,” kata Brigjen Suastawa. Menurut Suastawa, rehabilitasi memiliki arti yang sangat penting dalam memulihkan korban penyalahgunaan narkotika. Selain itu, rehabilitasi ini merupakan upaya pemerintah dan semua elemen masyarakat dalam menyelamatkan generasi Bali khususnya dari pengaruh buruk narkotika. Suastawa menyampaikan harapan kepada peserta untuk dapat memaksimalkan layanan rehabilitasi di instansi pemerintah dan dapat terus bersinergi dengan BNN beserta jajaran dalam penyelamatan generasi Bali dari bahaya narkoba. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Kabid Rehabilitasi BNNP Bali. Diskusi tersebut berkaitan dengan metode mendapatkan klien rehabilitasi, mengurangi klien drop out (DO) serta pengawasan klien setelah selesai rehabilitasi. “Bukan BNN saja, namun semua pihak juga mengemban tugas dan kontribusi dalam kesuksesan pelaksanaan rehabilitasi ini,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/eka

PROYEK - Sejumlah pekerja tengah mengerjakan proyek pembangunan Pasar Badung, Rabu (15/11) kemarin. Meski kondisi cuaca hujan gerimis, para pekerja terus bekerja untuk mengejar target penyelesaian bangunan.

Proyek Pasar Badung Tahap I

Disperindag Optimis Selesai Tepat Waktu Denpasar (Bali Post) –

Sisa waktu pengerjaan proyek Pasar Badung tahap I hanya satu bulan lebih. Namun, progresnya saat ini baru mencapai 55 persen. Melihat kondisi ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar tetap optimis proyek dengan bantuan dana dari Kementerian Perdagangan ini akan selesai sesuai target yang telah ditentukan. Pasalnya, akhir bulan ini saja capaiannya akan menjadi 92 persen. Kadisperindag Kota Denpasar I Wayan Gatra menegaskan hal itu saat ditemui di Pasar Agung, Peninjoan, Rabu (15/11) kemarin. Menurut Gatra, pihaknya kini tidak lagi mempermasalahkan material yang sebelumnya sempat keteteran. Pihak rekanan sudah mendapatkan material di Jawa, yakni pasir di Lumajang dan beton di Bandung. Dikatakan, pekerjaan yang masih tersisa kali ini akan cepat bisa terselesaikan karena bahan yang digunakan bukan beton dengan

cor yang dibuat di lokasi. Namun, bahan untuk beton sudah menggunakan brikes sehingga jauh lebih cepat penyelesaiannya. ‘’Karena bahannya sudah siap semua, saya yakin pada 20 Desember mendatang realisasinya akan 100 persen,’’ katanya. Ditanya soal proses hibah yang dikhawatirkan akan menghambat pembangunan tahap

berikutnya, Gatra mengaku sudah melakukan koordinasi dengan dua kementerian, yakni Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan. ‘’Besok, kita akan bersurat kepada kementerian untuk memastikan proses hibah ini sudah jalan,’’ katanya. Berdasarkan koordinasi yang sudah dilakukan, kata Gatra,

ada cara lain yang bisa memudahkan untuk kelanjutan proyek ini tanpa proses hibah harus rampung. Kementerian Keuangan membolehkan proses pembangunan dilanjutkan, sepanjang ada surat proses hibah sudah dilakukan. ‘’Biarpun belum rampung hibahnya, yang penting sudah ada keterangan, pembangunan sudah bisa dilanjutkan lagi,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan Pasar Badung tahap pertama ditangani Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sedangkan untuk tahap berikutnya yang diperkirakan dilaksanakan tahun 2018 men-

datang, akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan Pasar Badung tahap I ini meliputi pembuatan dua lantai basement dan lantai dasar. Pola ini dilakukan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Perdagangan, terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar. Sedangkan dana pendampingnya sudah dialokasikan sebesar Rp 15 miliar. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Wayan Kembar Dibekuk di Banyuwangi Dua Tersangka Giliran Pacarnya Diburu Kasus Kapal Ikan Dilimpahkan ke JPU Denpasar (Bali Post) Pascakeluarnya audit BPKP dalam kasus pengadaan kapal ikan Inkamina, penyidik Pidsus Kejati Bali mengebut penanganan perkara yang menetapkan 11 tersangka tersebut. Setelah menahan Sudarsoyo yang merupakan konsultan pengawas dan perencana dari pihak swasta di Lapas Kerobokan, Rabu (15/11) kemarin, tim pidsus melimpahkan dua tersangka berikut berkasnya ke jaksa penuntut umum (JPU). Dua tersangka yang dilakukan tahap II itu adalah Fuad Bachtiar Baua Giel dan Suyadi. ‘’Ya, tadi (kemarin red) sudah dilakukan tahap dua untuk dua tersangka yang sudah ditahan terlebih dahulu,’’ tandas jaksa penuntut umum I Wayan Suardi bersama Kasipenkum Humas

Edwin Beslar. Dengan dilakukanya tahap II, untuk kedua tersangka itu bakal segera diajukan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Sementara Edwin Beslar mengatakan, untuk tersangka konsultan pengawas, Sudaryoso, dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 13 November sampai dengan 2 Desember 2017. Dugaan korupsi tersebut adalah dugaan pengadaan kapal Inkamina 30 GT dengan total kerugian negara Rp 10 miliar. Sudarsoyo, kata Edwin, merupakan konsultan perencana dan pengawas pengerjaan tahap pertama yang dianggarkan di DIPA Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali dengan anggaran Rp 10 miliar. (kmb37)

Denpasar (Bali Post) Setelah Komang Swastika alias Mang Jangol ditangkap di Payangan, Gianyar pada Senin (13/11) lalu, giliran kakaknya, Wayan Sunada alias Wayan Kembar, ditangkap. Wayan Kembar yang diburu sejak Sabtu (4/11) lalu, akhirnya diciduk di Dusun Kedung Liwung, Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (15/11) kemarin. ‘’Dini hari tadi ditangkap tim gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali. Sekarang pacarnya masih dikejar,’’ kata salah seorang sumber. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan, Wayan Kembar ditangkap di rumah temannya di Banyuwangi, dini hari kemarin. ‘’Yang nangkap tim gabungan juga dari Polresta Denpasar, Direktorat Resnarkoba dan Satgas CTOC Polda Bali,’’ tegasnya. Hadi Purnomo menambahkan, Wayan Kembar saat ini dikawal petugas dalam perjalanan menuju ke Bali. Informasi awal, Wayan Kembar kabur naik mobil. ‘’Kami punya waktu enam hari mendalami kasus ini. Penyidik akan mendalami apakah ada kaitannya dengan Mang

Jangol, menggunakan dan terlibat jual-beli narkotika,’’ kata mantan Kapolres Gianyar ini. Terkait penahanan Wayan Kembar, menurut Hadi Purnomo, akan dipisah dengan Mang Jangol. Untuk Wayan Kembar akan ditahan di Mapolresta Denpasar. ‘’Nanti kalau ada keterangan beda, bisa dikonfrontir,’’ ungkap perwira asal Surabaya, Jatim ini. Terkait kasus tersangka Mang Jangol, menurut Hadi Purnomo, masih diperiksa intensif dan masih ditahan di Mako Brimob, Tohpati, Denpasar Timur. ‘’Beri kami waktu untuk mendalami kasus ini. Masih dikembangkan dari mana dapat sabu-sabu, termasuk dari mana dapat senpi,’’ tegasnya. Mang Jangol sembunyi di Payangan, Gianyar sejak tanggal 6 November lalu. Namun, dia keluarmasuk wilayah tersebut untuk menghilangkan jejak. ‘’Sampai saat ini ditetapkan sembilan tersangka. Rumahnya masih diamankan karena menunggu keputusan penyidik. Semua yang ada kaitannya dengan kasus ini dan pelarian para DPO akan kami periksa. Kalau alat buktinya kuat mereka terlibat, maka dari status saksi akan dinaikkan

Wayan Kembar jadi tersangka,’’ ungkap mantan Koorspripim Kapolda Bali ini. Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Bali enggan membuka secara gamblang proses penangkapan bandar narkoba Komang Swastika alias Mang Jangol di Payangan, Gianyar, Senin (13/11) lalu. Saat ini, Mang Jangol dalam proses pemeriksaan itensif di Mako Brimob, Tohpati dan tidak boleh ada yang membocorkan hasilnya karena masih tahap pengembangan. Selain Mang Jangol, polisi juga mengamankan orang-orang yang membantu pimpinan DPRD Bali ini selama dalam pelarian. (kmb36)

Satpol PP Ciduk 33 PSK Bali Post/ist

BIMTEK - Bimtek lembaga rehabilitasi instansi pemerintah dihadiri Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : SELAMATKAN GENERASI BALI DARI NARKOBA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Praktik prostitusi di Denpasar tak pernah pudar. Berulang kali dilakukan operasi penertiban, selalu membuahkan hasil. Namun, pelaku prostitusi tidak pernah jera. Buktinya, dari hasil penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar bersama tim gabungan, berhasil menciduk 33 wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK). Mereka diciduk di kawasan Sanur, tepatnya di Jalan Tirta Ning dan sebuah hotel di Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur. Ketigapuluh tiga PSK itu ratarata berumur 17 tahun hingga 24 tahun berasal dari Jawa timur dan Jawa Barat. Dikonfirmasi, Rabu (15/11) kemarin, Kepala Satpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede

Anom Sayoga mengatakan, pihaknya melakukan penyisiran terhadap PSK tersebut untuk menindaklanjuti instruksi langsung Wali Kota Denpasar. PSK yang terjaring ini melanggar dua perda. Yakni, Perda Nomor 7 Tahun 1993 tentang Pemberantasan Pelacuran dan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, di mana pada pasal 39 diatur tentang larangan perbuatan asusila dan praktik prostitusi. Sampai saat ini, 33 PSK itu masih ditempatkan ruang penampungan Kantor Satpol PP untuk dilakukan sidang tindak pidana ringan (tipiring), Jumat (17/11) besok. Marisa (19), salah satu PSK yang mengaku berasal Bandung mengatakan, dirinya baru dua bulan berada di Bali dan

langsung menuju ke Hotel Barokah. Marisa datang ke Bali karena ada tawaran dari salah satu temannya untuk bekerja di Bali, tepatnya wilayah Sanur dengan penghasilan besar. Karena merasa cocok, Marisa langsung datang ke Bali dan bertemu dengan salah satu orang yang mengajaknya ke tempat tersebut. “Kemarin malam, saya masih tidur. Tibatiba Satpol PP datang, katanya kami mau dibawa untuk didata,” jelasnya. (kmb12)

PSK - Para wanita pekerja seks komersial (PSK) digiring menuju ruang binaan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar, Rabu (15/11) kemarin. Sekitar 33 orang PSK diciduk petugas dari dua lokasi di wilayah Sanur.

Bali Post/eka


Kamis Kliwon, 16 November 2017

BADUNG

5

Kado DLHK Badung untuk HUT Ke-8 Mangupura

Inovasi Gotik Mendunia

Bali Post/kmb23

PENGASPALAN - Proyek peningkatan jalan Taman Griya-Kori Nuansa mulai memasuki tahap pengaspalan.

Jika Lewat Kontrak

Pelaksana Proyek Jalan Taman Griya akan Didenda Mangupura (Bali Post) Menjelang berakhirnya kontrak pengerjaan poyek peningkatan jalan Taman Griya-Kori Nuansa yang akan berakhir tanggal 17 November ini, pengerjaan proyek tersebut terus dikebut. Bahkan, di lapangan saat ini mulai dilakukan perataan tanah sebelum dilakukan pengaspalan. Sebelumnya, pengerjaan proyek ini sempat tertunda akibat adanya peningkatan aktivitas Gunung Agung yang menyebabkan tersendatnya pasokan material proyek. Meskipun sempat tertunda, untuk mengejar target penyelesaian, pengaspalan akan dilakukan, Rabu (15/11). “Pengerjaan sempat tertunda. Hari ini (kemarin - red) akan dilakukan pengaspalan. Sehari dua hari sudah selesai. Selama ini, kendala karena isu erupsi Gunung Agung,” kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Badung Sang Nyoman Oka Permana, Rabu (15/11) kemarin. Selain akibat adanya peningkatan aktivitas Gunung Agung, lambatnya pengaspalan diakui karena masih menunggu penyelesaian pengerjaan drainase. Meski sempat terlambat akibat faktor alam, pihaknya tidak akan memberikan kompensasi untuk hal itu. Bahkan, pelaksana proyek akan ditindak tegas. “Kalau memang lewat dari kontrak, mereka harus siap untuk dikenakan denda. Kami tidak memberikan dispensasi untuk itu,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek ini dikerjakan oleh PT Sinar Bali Binakarya dengan nilai kontrak Rp 6.399.577.896 yang diambil dari APBD Badung tahun 2017. Jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender terhitung tanggal 21 Juni 2017 dan ditargetkan rampung per 17 November 2017. Proyek ini dikerjakan sepanjang 2.325 meter, dengan lebar jalan 7-8 meter. Selain pengaspalan, juga dilakukan perbaikan drainase yang rusak sepanjang 100 meter. (kmb23)

INOVASI Gojek Sampah Plastik (Gotik) yang dinakhodai Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, mendapat penghargaan Inagara Award dari Lembaga Adminitrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) sebagai inovasi terbaik dan pemimpin perubahan terbaik pertama nasional tahun 2017. Gotik kembali mendapat apresiasi internasional berupa penghargaan khusus dari pemerintah Jepang melalui Japan International Coorporation Agency (JICA) kepada Kadis LHK Badung atas prestasinya dalam menangani permasalahan sampah plastik dan limbah. Reward tersebut berupa undangan khusus untuk studi komparasi

ke Provinsi Yamaguci dan Kota Ube Jepang sebagai Green City terbaik dunia dalam tata kelola sampah dan limbah pada 8 Oktober hingga 13 Oktober lalu. Menurut Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan saat ditemui di kantornya di Puspem Badung, Rabu (15/11) kemarin, selain undangan khusus studi komparasi yang dibiayai JICA, Inovasi Gotik juga diliput khusus oleh TV NHK Japan dengan tajuk NHK World Asia Insign. Tayangan aktivitas Inovasi Gotik yang berbasis partisipasi masyarakat dan berbasis edukasi serta wirausaha yang telah diliput oleh TV NHK World disiarkan secara live ke seluruh dunia tanggal 10 November 2017.

Eka Merthawan sangat bersyukur Inovasi Gotik telah mendunia. “Sebagai wujud syukur dan rasa terimakasih atas keberhasilan tersebut, kami mempersembahkan reward yang diterima baik tingkat nasional maupun internasional kepada masyarakat Badung yang saat ini sedang merayakan HUT ke-8 Ibu Kota Kabupaten Badung Mangupura,” ujarnya. (ad741)

DITERIMA - Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan saat diterima oleh Deputy Director JICA Endo Susumu di Kantor Pusat JICA Tokyo Japan pada 12 Oktober lalu.

Perusahaan Kini Bisa Dipidana

Bali Post/kmb23

MENGEVAKUASI - Petugas dari Basarnas Kantor SAR Denpasar mengevakuasi jenazah salah satu mahasiswa Unud yang terseret arus di Pantai Tegalwangi, Jimbaran.

Terseret Arus Pantai Tegalwangi

Dua Mahasiswa Unud Meninggal Dunia

Bali Post/ist

MENGGELEDAH - Tim Opsnal Polsek Kuta Utara saat menggeledah kamar kos Riki Putra.

Ditinggal ’’Surfing’’

Motor Turis Dicongkel Pecandu Narkoba

Mangupura (Bali Post) Maling spesialis congkel sadel sepeda motor, Riki Putra (31), tepergok mencongkel sadel sepeda motor milik Philip Martin (45) asal Australia. Pelaku beraksi di areal parkir di depan Hotel Legong Keraton Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, Selasa (14/11) lalu. Saat diperiksa, pecandu narkoba ini mengaku beraksi di tujuh TKP. Berdasarkan informasi, Rabu (15/11) kemarin, pada Senin pukul 06.50 Wita korban memarkir sepeda motor Honda Spacy di TKP. Selanjutnya, turis yang menginap di Villa Matah Indah, Jalan Raya Semat Gang Giri Sunia, Tibubeneng ini menaruh barang berharganya di bawah sadel. Setelah itu, ia menuju pantai untuk surfing. Beberapa jam kemudian, datang pelaku dan mendekati sepeda motor korban. Selanjutnya, pelaku asal Bandung, Jawa Barat ini mencongkel sadel motor tersebut dan mengambil barangbarang berharga milik korban. Barang bukti yang diamankan, yaitu Iphone 6S, dompet yang berisi uang tunai Rp 1,8 juta dan 1.400 Dolar Hongkong. “Kebetulan satpam melihatnya dan menginformasikan ke kami. Selanjutnya, pelaku berhasil ditangkap,” ujar sumber. Selanjutnya, pelaku dibawa ke polsek dan kasus tersebut dikembangkan. Untuk sementara, pelaku mengaku beraksi di parkiran Pantai Berawa pada Agustus lalu mengambil dompet berisi uang Rp 3 juta, September mencuri dompet berisi uang Rp 1,7 juta, September lalu mengambil Iphone 7 dan dompet berisi uang Rp 50 ribu. Sedangkan pada Oktober lalu, pelaku mengambil Iphone 7 warna hitam, Iphone 7 warna hitam dan uang tunai Rp 1 juta dan mencuri dompet berisi uang Rp 800 ribu. “Pengakuan pelaku, sebagian barang bukti termasuk Iphone 7 dikirim ke Bandung lewat jasa ekspedisi. Iphone dijual Rp 2 juta dan uangnya dipakai untuk biaya sehari-hari dan beli narkoba,” kata sumber. Selanjutnya, dilakukan penggeledahan di kamar kos pelaku di Jalan Gatot Subroto, Denpasar Barat dan diperoleh barang-barang hasil curian berupa empat buah tas, lima dompet, delapan buah kacamata, tujuh kotak kacamata, satu kamera, satu lensa, kain pantai dan Iphone 7. Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. “Masih dikembangkan kasus ini. Mudahmudahan, bisa berkembang,” ujarnya. (kmb36)

Mangupura (Bali Post) -

Dua orang mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) terseret arus saat berenang di Pantai Tegalwangi, Jimbaran, Selasa (14/11) malam. Kedua mahasiswa tersebut diketahui bernama I Putu Edi Putra Juliawan (19) asal Kintamani, Bangli dan I Gede Agus Aditya Putra (19) asal Kerambitan, Tabanan. Melihat kejadian tersebut, salah seorang security Kadek Ardana yang kebetulan berada di sekitar lokasi kemudian melaporkan hal itu kepada Basarnas Kantor SAR Denpasar sekitar pukul 18.30 Wita. Tim SAR malam itu langsung menuju lokasi kejadian dengan menggunakan rescue truk, rescue car dan membawa rubber boat dan peralatan SAR lainnya. Setelah berkoordinasi dengan teman korban yang berhasil selamat, Tim SAR langsung melakukan penyisiran. Kepala kantor SAR Denpasar Ketut Gede Ardana yang ikut langsung memimpin jalannya operasi SAR tersebut menyampaikan kesaksian teman korban yang berhasil selamat. Dikatakan, saat itu kedua korban asyik berenang dengan temantemannya sekitar pukul 17.00 Wita. Sekitar pukul 18.15 Wita, air pasang dan secara tiba-tiba menyeret tiga orang yang sedang berenang. “Satu orang berhasil diselamatkan oleh turis asing yang kebetulan berada di lokasi, sementara dua orang lainnya

tenggelam terbawa arus,” ujarnya. Menurut Ardana, proses pencarian kedua korban sempat mengalami kendala. Selain akses menuju ke bibir pantai memang cukup sulit karena banyak bebatuan karang dan kondisinya gelap, tanah di sekitar lokasi setelah diguyur hujan juga tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan besar. Sehingga penurunan rubber boat tidak dapat dilakukan. Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran di bibir pantai sekitar posisi korban terseret arus. Pada pukul 22.30 Wita, tim SAR akhirnya berhasil menemukan satu orang korban atas nama I Gede Agus Aditya dalam keadaan meninggal dunia. Tubuh Aditya ditemukan tergulung ombak pada posisi di sebelah selatan dari lokasi korban tenggelam. Selanjutnya, jenazah Ad-

itya dibawa menuju RSUP Sanglah menggunakan evacuation vehicle. Pencarian satu korban lainnya kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan, Rabu (15/11) pagi. Sejak pukul 05.30 Wita, tim sudah mulai persiapan penurunan jet ski dan rubber boat dari Pantai Muaya untuk pergerakan menuju lokasi Pantai Tegalwangi. Pada pukul 06.20 Wita, personel yang melakukan penyisiran di Pantai Tegalwangi dan berada di atas tebing melihat tubuh korban I Putu Edi Putra Juliawan terombangambing di tengah laut. Sekitar pukul 06.35 Wita, jenazah koban berhasil ditemukan kemudian diangkat ke rubber boat dan dimasukkan ke kantong jenazah. Selanjutya, tim merapat ke bibir Pantai Tegalwangi dan mengevakuasi korban menuju ke rumah duka di Kintamani, Bangli. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) Selama ini, dalam kasus korupsi yang ditindak hanyalah orang per orang saja. Namun, kini korporasi atau perusahaan akan mulai dilakukan penindakan. Hal itu didasari oleh Peraturan Mahkamah Agung (MA) Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Tindak Pidana oleh Korporasi. Oleh karena itu, sosialisasi Peraturan MA ini terus diintensifkan kepada pihak pengusaha seperti yang dilakukan bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), khususnya Kadin Bali. Sosialisasi ini perlu dilakukan, karena selama ini banyak pelaku usaha yang ikut terjerat tindak pidana korupsi dengan status sebagai pemberi. “Khusus untuk yang berhubungan dengan korupsi, dulu yang ditindak hanya orang per orang. Namun, dengan adanya Peraturan MA ini, tidak hanya orangnya namun perusahaannya juga bisa dipidana,” kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, di sela-sela seminar “Sosialisasi Implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 Tahun 2016” kepada pengusaha yang tergabung dalam Kadin Bali di Kuta, Rabu (15/11) kemarin. Menurut Laode Muhammad Syarif, Peraturan MA ini berfungsi untuk meyakinkan kepastian hukum tanggung jawab tindak pidana korporasi. Selama ini, sebenarnya ada norma-norma tanggung jawab pidana korporasi. Namun, dengan adanya Peraturan MA ini akan semakin memperjelas bagaimana hukum acara apabila ingin menjerat korporasi. Disinggung ada tidaknya kasus baik perorangan maupun korporasi di Bali, Laode Muhammad Syarif tidak mau menyebutkan secara detail. Selama ini, kata dia, yang sudah pernah ada di Bali sebanyak lima kasus. Untuk itu, melalui kerja sama dengan Kadin, pihaknya berharap kasus sep-

erti itu tidak akan terjadi lagi. Sementara untuk birokrasi, pihaknya berharap agar kemudahan dalam berusaha serta pembayaran-pembayaran yang tidak benar harus dihentikan. Hal itu sangat penting agar para pengusaha itu bisa bekerja dengan nyaman, sehingga kualitas pekerjaan pun bisa menjadi lebih baik. “Bukan saja kepada pengusahanya, tapi kepada birokrasi pun kami tekankan agar bisa lebih baik,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, kegiatan ini menjadi momen yang sangat tepat sekali. Ditegaskan, Peraturan MA ini juga mendukung eksistensi dunia usaha. Pihaknya berharap, ke depan dunia usaha harus menjadi leading sector, menjadi layak dan bersih. “Kami berharap di Bali ini bisa menjadi contoh dari semua kegiatan dunia usaha. Bahwa dunia usaha harus dilakukan secara fair, bersih dan penuh dengan dedikasi serta etika berbisnis yang baik,” ujarnya. Melalui Peraturan MA tersebut ini, Alit Wiraputra berharap agar pengusaha tidak perlu takut tidak mendapat pekerjaan dan tidak usah takut untuk bisa bersaing secara sehat. Dengan Peraturan MA ini, tentu cost atau biaya-biaya yang tidak perlu yang sudah dikeluarkan selama ini bisa ditekan. “Selama ini, biasanya ada biaya di luar biaya tak terduga. Itu tentunya bisa dikurangi,” harapnya. Terhadap birokrasi, Alit Wiraputra juga berharap agar bisa memberi dukungan yang besar. Dalam konteks ini, suatu usaha agar tidak dipersulit. Ditegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan keras terhadap birokrasi yang memang menghambat pertumbuhan ekonomi. “Bila ada tekanan-tekanan atau penghambatan di birokrasi, tentu akan kami laporkan. Itu sudah ada perjanjian melalui MoU antara Kadin dengan KPK,” tegasnya. (kmb23)

Bali Post/kmb23

SOSIALISASI - Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (tiga dari kanan) didampingi Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra (dua kanan) di sela-sela sosialisasi Perma Nomor 13 Tahun 2016 di Kuta, Rabu (15/11) kemarin.

Komitmen Pemkab Badung Canangkan ”Smart City”

Wabup Suiasa Paparkan ”Smart City” di Kemenkominfo RI

MEMAPARKAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat memaparkan “Kabupaten Badung Menuju Smart City” pada seminar Gerakan Menuju 100 Smart City yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informasi RI di Ballroom Hotel Santika, Jakarta, Selasa (14/11) lalu.

WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa memaparkan “Kabupaten Badung Menuju Smart City” pada seminar Gerakan Menuju 100 Smart City yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI di Ballroom Hotel Santika, Jakarta, Selasa (14/11) lalu. Acara ini dihadiri oleh Deputi Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Wayan Dipta dan beberapa kepala daerah se-Indonesia. Kabupaten Badung menjadi kontestan yang keenam dari 100 kabupaten/ kota yang memaparkan potensi dalam menuju smart city. Turut hadir dalam acara tersebut Kadis Kominfo Kabupaten Badung I Wayan Weda Darmaja. Wabub Suiasa dalam kesempatan tersebut mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sebagai daerah tujuan wisata sangat dibantu

oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dengan semakin cepat dan mempermudah masyarakat di dalam mendapatkan informasi. “Berdasarkan pertimbangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung menempatkan pemantapan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi yang merupakan salah satu misi Pemerintah Kabupaten Badung” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kabupaten Badung juga sudah menerapkan teknologi dengan tersedianya sarana pendukung seperti infrastruktur yang bersumber dari APBD, penggelaran fiber optic pada kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, areal trafic control system (ATC), penempatan CCTV pada titik-titik strategis, penempatan wifi di pusat pemer-

intahan, pengalokasian 1 GB bandwidth internet dalam mendukung pemerintahan, variable message sign (VMS) serta external CSR yang merupakan pemanfaatan fiber optic infrastruktur di wilayah Kabupaten Badung, penyediaan layanan CCTV dan layanan wifi gratis. Dengan pembangunan 84 aplikasi pendukung menjalankan pemerintahan berbasis elektronik dan sudah dimanfaatkan seperti Sistem Kependudukan Elektronik (SIAK), e-Munsrenbang, eplaning, Simda Keuangan, Badung dalam Peta, PHR online serta sistem pengadaan elektronik dan lain-lain. “Ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk melangkah lebih maju dengan mencanangkan smart city yang merupakan program penting dalam membangun Kabupaten Badung” jelas Wabup Suiasa. (ad743)


OPINI

6

Kamis Kliwon, 16 November 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jangan Menyerah Melawan Koruptor APA lagi sebenarnya yang mesti ditulis soal korupsi? Sebenarnya, pertanyaan seperti ini secara implisit mengandung keputusasaan. Padahal, melawan tindakan koruptif dalam berbagai bentuknya, seharusnya tidak pernah putus asa. Jadi, apalagi yang mesti ditulis soal korupsi? Banyak. Banyak sekali. Walaupun itu barangkali sekadar pengulangan, tetapi pengulangan itu semacam mengingatkan bahwa tindakan itu sangat tercela, melanggar hukum dan mencederai kepercayaan yang telah diberikan. Jadi, melawan korupsi harus terusmenerus, tidak boleh putus, dan senantiasa berkesinambungan. Sikap itu harus pula sinergis dengan berbagai komponen bangsa. Terutama dengan penegak hukum. Harus ada komitmen yang selalu tertanam bahwa melawan budaya korupsi juga harus dibudidayakan. Dijadikan budaya sebagai bentuk perlawanan yang masif. Tidak hanya dalam bentuk perbuatan terbuka tetapi juga bagaimana menanamkan nilai-nilai perlawanan tersebut ke dalam diri generasi muda sejak dini. Dulu pernah ada usulan semacam ‘’pelajaran’’ tentang antikorupsi yang diajarkan di sekolahsekolah. Cuma, formatnya seperti apa, belum jelas benar sehingga sampai sekarang belum ada kejelasan serta kelanjutan ide itu. Yang paling memungkinkan adalah mendomplengkan kampanye soal melawan korupsi di setiap kegiatan yang dilakukan. Ini bisa di mana saja dan tidak terbatas. Bisa dalam kegiatan formal ataupun informal. Bisa dalam kegiatan pemerintahan atau bukan. Bisa dalam bentuk tradisional maupun modern dengan berbagai kemasan sesuai dengan local genius masyarakat setempat. Bisa lewat pementasan film pendek, musik, ataupun berbagai bentuk kesenian rakyat lainnya. Ini harus dilakukan secara besarbesaran. Tidak boleh berhenti dan saling mengingatkan. Kita mesti bersatu padu melawan korupsi. Tidak sebatas wacana tetapi bagaimana implementasi itu bisa dilakukan dengan tepat dan benar. Ini barangkali yang masih belum jalan secara konsekuen. Buktinya, banyak yang tersandung korupsi justru orang yang ditokohkan. Sosok yang semestinya menjadi teladan ternyata punya perilaku koruptif. Ini mencederai hukum, perasaan, serta kepercayaan yang telanjur terbina. Ketokohan sekali lagi sosok atau figur. Negeri ini memang perlu banyak figur yang mampu memberi contoh baik serta benar. Mampu menerangi pikiran-pikiran sesat yang justru banyak berkembang di tengah maraknya kebebasan serta demokrasi yang dimaknai secara salah. Banyak tokoh yang berseliweran dalam pentas nasional maupun regional. Ada berbagai panggung serta kemasan topik yang beraneka. Tidak semua peran yang dimainkan mampu menjadi contoh bagi kehidupan nyata di masyarakat. Mereka yang pada awalnya jadi protagonis, justru akhirnya menjadi antagonis. Ketika topengnya sudah terbuka, maka di situ kekecewaan dan ketidakpercayaan menumpuk. Kalau penegakan hukum bagaimana? Ini juga yang sangat penting. Bagaimana perlakuan terhadap koruptor selama ini memang jauh dari harapan masyarakat. Keinginan memiskinkan koruptor pun masih jadi angan-angan. Juga hukuman yang tidak dipandang memiliki efek jera. Ini mencederai harapan masyarakat, harapan konstitusional, harapan kita semua. Lihatlah, setiap koruptor yang berhasil digiring KPK, sebagai contoh, jarang yang menampakkan wajah menyesal. Kebanyakan senyum-senyum seperti selebritis. Ini jelas, membuat masyarakat geregetan. Hukum harus tegas dan membuat efek jera. Jera dan kapok.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Menunggu Calon Independen

Hingga menjelang pendafatraan calon independen baik untuk calon gubenur Bali dan wakilnya termasuk bupati dan wakil bupati di Kabupaten Gianyar dan Klungkung, gaung calon independen nyaris sepi. Apakah peluang maju di jalur ini tak akan dimanfatakan oleh politisi atau tokoh Bali yang ingin menjadi pemimpin Bali? Terus terang, kami menunggu peluang ini ada yang menggunakannya. Jika ada calon independen yang ingin maju, mestinya segera melakukan deklarasi diri. Ini untuk mengetahui perkembangan politik di Bali, terutama terkait dengan calon gubernur Bali. Sebagai warga Bali, saya tentu berharap makin banyak pilihan, maka ruang rakyat untuk melakukan pertimbangan makin banyak pula. Ini akan melahirkan pilihan terbaik dari calon-calon yang bertarung. Saya juga menyampaikan selamat kepada PDI Perjuangan yang telah merekomendasikan calonnya untuk maju di Pilkada Bali 2018. KBS-Ace yang menjadi pilihan PDI Perjuangan tentu akan menunggu lawan dari Partai Golkar dan koalisinya. Selama ini, I Ketut Sudikerta yang digadang-gadang sebagai calon Gubenur Bali hingga kini masih mencari pendamping. Saya pribadi berharap partai politik merekomendasikan figur-figur yang bertanggung jawab pada alam Bali dan budaya Bali. Putu Sumerta Putra Gianyar, Bali

Korupsi Merampas Janji Konstitusi Pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD dengan jelas menyatakan menjamin keadilan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Jadi, korupsi yang merugikan triliunan keuangan negara yang terjadi selama ini sama dengan perampasan terhadap janji-janji konstitusi. Kesejahteraan dan keadilan yang diimpikan, tidak akan pernah hadir di tangan rakyat sampai kapan pun, selama hukum diperjualbelikan, dan korupsi di-mentained untuk kepentingan kekuasaan. Negara sebagai hasil kesepakatan bersama, secara alamiah telah menghadirkan predator-predator yang bernama korupsi yang menempel di balik kekuasaan. Fundamental negara yang kokoh ini, yang dibangun di atas aliran darah para pejuang dan hasil keringat para pendiri dan pemikir bangsa, telah dinistakan oleh sekelompok elite yang mengatasnamakan diri sebagai penguasa, pedagang hukum dan politisi. Tidakkah di antara rakyat ada yang berani teriak lawan korupsi?

Oleh Supartha Djelantik ental koruptif yang terbangun selama ini melemahkan komitmen menjalankan visi dan misi negara. Krisis global, krisis persepsi, krisis ekologi, alienasi dan dehumanisasi, yang oleh Capra disebut sebagai penyakit-penyakit peradaban, terusmenerus didengungkan sebagai peradaban baru yang manipulative. Akibatnya, perilaku tersebut menjadi biasa dan dianggap sepele. Padahal tanpa disadari, perilaku itu telah memicu munculnya masalah-masalah yang lebih besar yang dapat mengancam ketahanan nasional. Selama ini, kita pahami korupsi sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary Crimes) dan dalam perkembangannya semakin meluas, menjalar sampai pada tingkat masyarakat bawah. Kondisi ini sungguh mengkhawatirkan, berdampak luas bagi kelangsungan pembangunan karakter negara dan bangsa. Maka, penindakannya tidak boleh setengah hati, mengingat kerusakan dan kerugian yang ditimbulkannya sungguh fantastik dan apabila dibiarkan dapat mengganggu eksistensi NKRI. Dalam memberantas korupsi

M

seharusnya tidak ada keraguan sekalipun komitmen tersebut sangat berat untuk dilakukan. Keinginan untuk menghentikan perilaku koruptif mau tidak mau harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, tidak tebang pilih, konsisten dan dengan kolaborasi multisistem yang bekerja bersamaan, khususnya sistem politik dan sistem hukum. Sistem politik berkenaan dengan subsistem kepartaian, pemilu dan pengawasannya diharapkan mampu melahirkan negarawan-negarawan yang berkualitas andal tidak memiliki mental koruptif. Dalam negara demokrasi, sistem hukum dan sistem politik memiliki relasi yang saling memengaruhi, partai menjadi struktur demokrasi yang akan dibangun melalui hukum yang dibentuk oleh para politisi. Demikian juga para pemimpin bangsa yang hadir pada setiap tingkatan kekuasaan berasal dari parpol, parpol dengan sistem pemilunya merupakan landskap politik dari sebuah negara demokratis. Semakin sehat sistem politik suatu negara semakin kuat kehidupan demokrasi dan semakin tinggi tingkat kesejahteraan rakyat, yang diatur melalui sistem hukum.

Hukum dan Realitas Hukum dipahami sebagai dasar pijakan etika, moral dan berperilaku baik atau guna mencapai tujuan kebaikan (das sollen). Hukum didasarkan bukan hanya untuk kepentingan individual, melainkan hukum sebagai penjaga kebutuhan hidup bersama secara beradab. Dalam berbagai mitologi hukum tidak selalu steril terhadap pengaruh luar, hukum diakomodasi sebagai perisai yang memihak dan tidak bebas nilai dari pengaruh luar. Studi hukum kritis mengamati kelemahan yang terkandung dari kesadaran hak liberal (rightsconsiusness) merupakan hasil dari ketidakbecusan pengekspresian diri kebebasan manusia (humanfreedomasselfexpression). Hukum menjadi sarana penindasan dan pengisapan oleh yang kuat kepada yang lemah, hukum tajam ke bawah tumpul ke atas. Hukum mengalami kerancuan dan kemerosotan makna, sebagai sebuah ketimpangan antara lain dan tekonologi, yang berkembang dengan pesat dengan kearifan moral serta kemanusiaan yang sama sekali tidak hadir dan tidak seimbang, menjadikan nilai-nilai kearifan dan kemanusiaan menjadi absurd dan gamang seiring semakin

kuatnya dampak globalisasikapitalis yang didasarkan pada doktrin hak-hak individu untuk berkompromi secara bebas. Doktrin kebebasan selama tidak melanggar hak kebebasan orang lain, melalui kebebasan yang konstruktif akan berdampak positif pula. Oleh karena itu, kebebasan selalu mendapat ancaman dari keberpihakan yang bersembunyi di balik kebebasan sebagaimana dikatakan Gidden, faktor keuntungan merupakan hal yang hakiki dalam kehidupan dengan konsentrasi materi yang harus dipupuk secara terusmenerus. Secara teoretis hal itu bisa dibenarkan, sepanjang persaingan diberlakukan demi kebaikan masyarakat, sebagaimana dikemukakan oleh M. Dawan Rahardjo, persaingan bebas merupakan refleksi dari konsep perjuangan untuk hidup yang menjadi pembenar. Lebih lanjut Adam Smith menyatakan sistem pasar bebas akan menentukan jalan sendiri (the invisible hand) yang diyakini akan mendorong orang untuk saling berbuat baik. Melalui persaingan sehat dan masingmasing orang akan memberi dan melayani sesuai kualitas kebaikan masing-masing, maka akan terwujud cita-cita kesejahteraan dan keadilan sebagaimana janji Pembukaan UUD. Janji keadilan dan kesejahteraan bisa hanya slogan kosong, bila tidak dihayati dan diamalkan apalagi dirampas tangan-tangan serakah yang haus harta dan kuasa. Dalam lapangan realitas hukum bisa berbeda antara harapan dan kenyataannya. Ahmad Ali menyampaikan “pengalaman traumatis” yaitu adanya “mafia pengadilan” dan “sandiwara hukum” yang sangat kental berlangsung dalam proses peradilan yang melibatkan banyak unsur. Terlalu banyak kemungkinan yang saling berpengaruh yang ikut menentukan arah hukum yang hendak dibangun, selama hukum tidak tegak selama itu

Jangan Sia-siakan Tercipta sebagai Manusia Tak bisa dimungkiri jika kita yang saat ini ada di muka bumi ini terlahir setelah melalui proses penunggalan dua pribadi manusia yang berbeda yakni pribadi lakilaki dan wanita. Kerena kelahiran kitalah dua pribadi yang berbeda itu kemudian menjadi bapak dan ibu kita, dan di atas bapak-ibu kita ada kakek-nenek kita dan seterusnya hingga ke level-level di atasnya yang merupakan moyang leluhur bagi level-level generasi manusia di bawahnya. Sebagai orang yang percaya punarbawa, yang merupakan salah satu dari pancaserada dalam anutan religi Bali, yang menurut berbagai pendapat bahwa kita saat ini sedang berada di zaman kaliyuga, akhir zaman dari caturyuga dalam siklus mahayuga. Dan, entah sudah berapa generasi keberadaan manusia (kita) di muka bumi ini sejak setelah melewati zaman kertayuga, tretayuga, dwaparayuga, dan kaliyuga. Memahami berbagai pendapat terkait dengan siklus mahayuga dimaksud; zaman kertayuga adalah zaman di mana kesadaran manusia tentang kebenaran sejati itu 100 %, semua manusia perilakunya bernilai daiwisampad (kedewataan), tidak ada manusia yang berperilaku assurisampad (keraksasaan). Di zaman Tretayuga, kesadaran perilaku manusia menjadi 1 : 1 antara yang daiwisampad dan assurisampad, seperti dipahami dari Itihasa Ramayana, di mana Sri Rama yang daiwisampad dan Rahwana yang assurisampad. Pada zaman Dwaparayuga, kesadaran perilaku manusia hanya 1 : 20 antara perilaku ma-

Oleh I Wayan Sariasa nusia yang daiwisampad dan assurisampad, seperti dipahami dari Itihasa Maha Barata, di mana Pandawa 5 yang bernilai daiwisampad dimusuhi oleh Kurawa 100 yang bernilai assurusampad, padahal mereka (Pandawa dan Kurawa) bersaudara satu leluhur. Pada zaman Kaliyuga sekarang ini, kesadaran manusia untuk berperilaku daiwisampad terus bergerak ke titik nadir, di mana perilaku manusia yang bernilai daiwisampad semakin sulit ditemukan seperti manusia-manusia yang hidup di zaman-zaman sebelumnya; kalaupun ada pasti tidak disuka dan dikeroyok oleh manusia-manusia pemuja nilai assurisampad yang kini sedang menguasai bumi. Pada zaman kaliyuga ini, dresta yang seyogianya menjadi panutan dalam perikehidupan justru semakin ditinggalkan, demi berpuas diri menikmati hidup yang dirasa hanya sekali dalam konteks awidya. Nafsu assurisampada yang ada di dalam diri seperti; sadripu, sadatatayi, saptatimira, astadusta, astacorah dll yang mestinya dikendalikan oleh diri kita sendiri malah justru harus bersekongkol dengan niai-nilai assurisampad yang ada di luar diri, baik yang ada di dekat di sekitar kita seperti Kurawa yang memusuhi Pandawa saudaranya sendiri, maupun yang berada jauh di seberang seperti Rahwana

yang memusuhi Sri Rama. Indikator dari perilaku manusia di zaman Kaliyuga adalah demen ajum, belog ajum, gila hormat, pamer kekuatan, pamer kenikmatan dan perilaku hedonisme lainnya. Jika kita menilai tinggi sebuah masa depan, maka, walau kita hidup di zaman yang kebalik-balik, seyogianya kita tetap bersyukur telah diberi kesempatan tercipta sebagai manusia dengan modal kodrati yang dilekatkan oleh-Nya untuk kita berupa tripramana (sabda bayu idep). Dengan modal kodrati itu berarti kita diberi kesempatan berbuat yang terbaik (subha karma) mempersiapkan diri untuk masa depan kita, yakni berbuat dengan segala usaha dan doa atau era et labora dalam bahasa Latinnya, setelah itu, apa pun yang terjadi terjadilah, itu kuasa-Nya. Mudah-mudahan moyang leluhur kita yang telah pernah ada dalam siklus mahayoga selalu bernilai daiwisampad dalam perilakunya. Jikapun ada di antara beliau yang menjauh dari nilai daiwisampad, dalam konteks punarbawa, adalah menjadi kewajiban kita untuk menebusnya dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan terlahir sebagai anak manusia, berusaha manjadi anak suputra, berbuat yang terbaik untuk kesempurnaan bernilai; sancinta karmaphala, prarabda karmaphala, dan kriyamana karmaphala. Kata orang bijak, perbuatan anak suputra bisa melebihi perbuatan seratus yadnya.

kebaikan sebagai tujuan hidup hanya mimpi-mimpi di siang hari. Pancasila sebagai Kekuatan Secara filosofisPancasila, bersumber dari nilai-nilai religi, kemanusiaan, kebebasan, keadilan dan kesejahteraan yang dirangkum secara apik dalam ideologi Pancasila, kemudian dirumuskan secara konstitusional dalam UUD. Pancasila dan UUD adalah dasar kekuatan dari segala dasar bersatunya rakyat yang beranekaragam suku, agama, ras, dan golongan dalam NKRI. Dalam konteks ini, paradigma Hobbes tentang moral dan kebebasan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik dimanifestasikan dalam bentuk kontrak rakyat secara sukarela, untuk hidup bersama dalam NKRI. Hanya, dalam negara tujuan-tujuan individual itu bisa diwujudkan melalui kebijakan yang dirumuskan dalam berbagai program yang diatur dengan UU. Hobbes secara efektif mengatasi kesulitan pemahaman ini dengan mengatakan dalam bukunya “Leviathan” orang bebas adalah dia yang tidak dihalangi untuk melakukan sesuatu berdasarkan keinginannya untuk melakukan seseuatu. Pemikiran ini seharusnya mendasari segala tindakan dalam pemberantasan korupsi sebagai kejahatan terhadap masyarakat (orang banyak) dan negara. Apabila semua hakim menyadari bahwa korupsi adalah kejahatan terhadap orang banyak tidak akan ada putusan-putusan nyeleneh, yang membingungkan nalar hukum. Korupsi tidak akan bisa leluasa mendegradasi secara ekonomis, men-delete secara moral, dan merongrong wibawa pemerintah secara politis. Penulis, pengajar Fakultas Hukum dan Pascasarjana Universitas Warmadewa

POJOK Kata Kapolri, kasus dua pimpinan KPK bisa dihentikan. - Polisi harus adil. *** Pemimpin Bali ke depan harus atasi soal ketimpangan. - Sudah dari dulu. *** Kata Bupati Giri Prasta, membangun Bali dari Badung. - Badung juga ‘’jual’’ Bali.

Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MEMANCING Sejumlah warga memancing ikan di Tukad Badung, tepatnya di bawah jembatan Jalan Gunung Kerinci - Jalan Pulau Buru Denpasar, Rabu (15/11) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Kliwon, 16 November 2017

Bali Post/ist

JAMBAN - Dandim 1611/Badung Letkol Arh. Ahmad Sumarna merealisasikan program jambanisasi.

Kodim Dorong Warga Hidup Sehat Denpasar (Bali Post) Kodim 1611/Badung konsisten merealisasikan program jambanisasi untuk wilayah Denpasar dan Badung. Tujuannya untuk mengajak dan mendorong masyarakat hidup bersih dan sehat. Rabu (15/11) kemarin, Dandim 1611/ Badung Letkol Arh. Ahmad Sumarna menyerahkan bantuan jamban kepada keluarga kurang mampu, Ni Nyoman Sutiasih (35) dan Ni Nyoman Desak (45) di Jalan Sekar Tunjung, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur. Penyerahan jamban tersebut diwakili Kepala Dusun Banjar Kertagraha I Wayan Merta. Pada kesempatan tersebut, Letkol Ahmad Sumarna berharap agar masyarakat meninggalkan kebiasaan yang kurang baik di antaranya buang air sembarangan, guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Sedangkan penggarapan jamban tersebut oleh personel Kodim 1611/Badung. “Anggota kami yang dilibatkan, khususnya yang memiliki kemampuan konstruksi pertukangan. Keluarga sehat apabila tinggal di rumah sehat. Rumah yang sehat harus memiliki jamban,” ujarnya. Selain itu, Kodim mengharapkan ke depannya masing-masing keluarga punya jamban sendiri. Apabila pelaksanaan program ini didukung seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah diyakini seluruh rumah warga masyarakat sudah memiliki jamban keluarga. “Program tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan lebih baik. Selain itu, lingkungan juga bersih dan sehat. Penyerahan jamban disaksikan oleh Kepala Dusun Banjar Kertagraha Bapak I Wayan Merta,” ungkapnya. (kmb36)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Tiap Tahun, 600 Orang Tewas di Jalan

Denpasar (Bali Post) -

Kasus kecelakaan lalu lintas (lalin) masih tinggi di Bali. Rata-rata tiap tahun sekitar 600 nyawa melayang di jalan. Direktorat Lalu Lintas (Lantas) Polda Bali berupaya menekan angka kecelakaan dengan berbagai cara, di antaranya melaksanakan program ‘‘Police & Jasa Raharja Go to Campus’’. “Disasarnya kampus karena mahasiswa ini kan calon intelektual, akademisi, dan pemimpin masa depan. Mereka kami harap menjadi agen-agen tertib berlalu lintas,” kata Kasubdit Keamanan Keselamatan (Kamsel) Dit. Lantas Polda Bali AKBP I Ketut Karditha didampingi Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bali Dr. Ir. Sulistianingtias, Rabu (15/11) kemarin. Menurut Karditha, dari Mabes Polri hingga Polda komit dan mendukung program yang diprakarsai Jasa Raharja tersebut. Pihaknya tidak bosan-bosannya memberikan pemahaman dan pendidikan serta mengajak masyarakat supaya tertib berlalu lintas. Safety riding selalu mengingatkan betapa pentingnya keselamatan, baik bagi diri pengendara maupun orang lain. “Angka kecelakaan di Bali cukup tinggi dan jumlah korban meninggal saja tiap tahun 600 orang. Kalau dibagi rata-rata satu nyawa melayang tiap hari,” ungkapnya. Dari jumlah korban meninggal tersebut, generasi muda mendominasi. Pasalnya dari data yang dihimpun, usia yang mendominasi yaitu masih produktif 15-35 tahun atau 60 persen. Oleh karena itu, generasi muda sangat rentan kecelakaan.

“Penyebabnya karena emosionalnya tinggi, sering lalai, egoisme. Ada juga menganggap mati itu sudah nasib. Mindset ini harua diubah. Keselamatan harus diutamakan,” tandasnya. Sementara itu, Sulistianingtias mengungkapkan, pembayaran santunan tahun 2012 sampai 2016 yaitu Rp 109.480.500.153 dengan jumlah korban 9.715 orang. Sedangkan periode Januari sampai Oktober 2017, jumlah korban kecelakaan 1.680 orang dengan jumlah santunan Rp 26.557.812.919. “Dibandingkan tahun 2016 dengan periode sama ada kenaikan 38,71 persen,” ungkapnya. Oleh karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Polda untuk menciptakan budaya keselamatan dan tertib berlalu lintas dengan sasaran agar angka kecelakaan dapat dikendalikan. “Program terakhir ini kami akan laksanakan di STP Bali, Nusa Dua tanggal 17 November. Kami berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada mahasiswa. Program ini diisi di antaranya seminar dan safety riding,” kata Sulistianingtias. Tujuan dilaksanakan program mengusung tema melalui lembaga pendidikan kita bangun budaya tertib berlalu lintas ini, mendorong terwujudnya pe-

Kejujuran dan Loyalitas di Atas Segalanya Denpasar (Bali Post) Tim Ton Tangkas Yon Zipur 18/YKR sebagai duta Kodam IX/Udayana tiba di Makodam, Denpasar, Rabu (15/11) kemarin. Kedatangan tim tersebut disambut Pangdam Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak. Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan tim tersebut telah berjuang, jujur disiplin dan loyal kepada pimpinan. Pada kesempatan tersebut, Mayjen Komaruddin menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Eesa atas terlaksananya lomba Ton Tangkas dalam keadaan aman dan lancar. Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta Ton Tangkas 2017 karena telah berusaha mengikuti lomba semaksimal mungkin. Tim ini telah berlatih dan berusaha semaksimal mungkin. Ia berharap dilakukan evaluasi secara periodik untuk mengukur kemampuan personel. Kepada seluruh unsur komandan diperintahkan melakukan pembinaan secara baik untuk menciptakan prajurit-prajurit yang andal dan dapat membanggakan Kodam IX/Udayana. “Secara umum kemampuan prajurit yang melaksanakan kegiatan lomba Ton Tangkas di atas target TNI-AD,” tegasnya. Terpilihnya tim ini sebagai duta Kodam IX/Udayana tentunya merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan. Untuk itu, jadikan kebanggaan ini sebagai sumber motivasi dan pembangkit semangat juang dalam setiap perlombaan yang akan diikuti. Selain itu menumbuhkan rasa tanggung jawab dan tekad untuk berbuat yang maksimal. Hal ini memang bukan pekerjaan yang mudah, tetapi itu semua bermula dari adanya tekad dan kesungguhan dari setiap personel yang tergabung dalam peleton ini. Selain itu, diperlukan juga adanya kekompakan dan saling mengisi antara anggota yang satu dengan lainnya sehingga menjadikan peleton ini sangat solid, kuat, dan tangguh. Pada kesempatan itu, Pangdam juga menyerahkan hadian berupa uang Rp 100 juta kepada Danyon Zipur 18/YKR Rp 7 juta dan sepeda motor

7

Bali Post/ist

HADIAH - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak menyerahkan hadiah. kepada Kopda Hairudin atas semangat dan perjuangannya serta Rp 5 juta kepada Kopda

Ketut Buda Artana, Praka Andre Allan dan Pratu Yermias Papua. (kmb36)

rubahan mindset pentingnya keselamatan berlalu lintas. Selain itu diharapkan terbentuknya pelopor atau agen keselamatan berlalu lintas di kalangan civitas akademika sebagai salah satu unsur stakeholder di bidang lalu lintas. “Kami akan melibatkan juga pelajar dengan permainan menarik dan dikemas lebih kekinian. Kami ingin menanamkan kepada masyarakat terutama mahasiswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” ungkap Sulistianingtias. (kmb36)

Bali Post/rah

KECELAKAAN - Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bali Dr. Ir. Sulistianingtias bersama Kasubdit Kamsel Dit. Lantas Polda Bali AKBP I Ketut Karditha menjelaskan jumlah kecelakaan di Bali.

Angka Kecelakaan Lalin di Bali n Korban meninggal tiap tahun 600 orang. n Didominasi usia produktif 15-35 tahun (60 persen). n Pembayaran santunan tahun 2012 sampai 2016 Rp 109.480.500.153 dengan jumlah korban 9.715 orang. n Periode Januari sampai Oktober 2017, jumlah korban kecelakaan 1.680 orang dengan jumlah santunan Rp 26.557.812.919.

Lama Menunggu Antrean Kemoterapi

Widiantara Mengerang Kesakitan Denpasar (Bali Post) Lagi-lagi, pasien mengeluh karena lamanya antrean kemoterapi di RSUP Sanglah. Antrean yang panjang ini tak lepas dari belum dilengkapinya rumah sakit daerah dengan layanan kemoterapi. Sehingga pasien dari Bali dan Indonesia Timur membeludak di RSUP Sanglah. Gusti Agus Widiantara Putra (18) asal Desa Padang Kerta Lingkungan Kaler, Karangasem adalah pasien yang akan melakukan kemoterapi di RSUP Sanglah. Dua bulan lamanya ia menunggu kemoterapi. Namun belum juga mendapat giliran. Pada lutut kanannya, tumbuh benjolan kecil yang lamakelamaan membesar. Selain antrean yang panjang, pihak rumah sakit juga mengatakan sebelumnya bahwa obat kemoterapi kosong. Hal itu membuat Gusti Ngurah Putra (42),

ayah Widiantara tak kuasa melihat anaknya mengerang kesakitan. Setiap malam merasakan nyeri, ngilu, perih yang tak tertahankan. “Sampai-sampai dia tidak bisa tidur. Saya juga tidak bisa tidur karena tak tega melihat anak saya seperti itu,” tuturnya, Rabu (15/11) kemarin. Gusti Ngurah Putra terpaksa membawa anaknya ke RSUD Karangasem untuk dirawat inap. Semula, sebagai penahan rasa sakit, RSUP Sanglah memberikan obat. Namun diakui obat tersebut tak mempan. Begitu ditangani RSUD Karangasem, obat yang diberikan sama. Maka dari itu ia meminta agar diberikan obat yang lebih paten. Dokter akhirnya memberikan infus dengan obat penahan rasa sakit. Itu cukup mengurangi jeritan anaknya. “Akhirnya sekarang dirawat inap di RSUD Karangasem. Karena kalau di Sanglah, disuruh

rawat jalan. Saya dari Karangasem, jauh jika mesti bolak-balik. Saya juga tidak bisa melihat anak saya kesakitan terus,” ujarnya. Hampir dua bulan dia menunggu antrean kemoterapi. Dari semula ke rumah sakit hanya berupa benjolan kecil, sekarang benjolannya sudah membesar dan menjalar ke bawah lutut. Satu harapannya, agar anaknya cepat mendapat penanganan berupa kemoterapi. Ketidakpastian akan kapan dikemo juga membuatnya harap-harap cemas. Ia berharap pihak RSUP Sanglah memberikan kepastian penanganan terhadap anaknya. Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Kresna membenarkan antrean kemoterapi memang panjang. Namun terkait obat kemoterapi yang kosong, kini telah tersedia. Memang sebelumnya sempat kosong. ‘’Baru tadi datang,’’ tandasnya. (kmb42)

Bali Post/kmb42

Gusti Agus Widiantara Putra


BANGLI

8

Kamis Kliwon, 16 November 2017

Lima Desa Diminta Siapkan Anggaran Pilkel Bangli (Bali Post) – Pemilihan perbekel (pilkel) serentak di Kabupaten Bangli direncanakan berlangsung tahun 2018 mendatang. Pilkel serentak yang rencananya digelar sebelum pemilihan gubernur (pilgub) itu akan diikuti lima desa di dua kecamatan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bangli Dewa Agung Riana Putra, Rabu (15/11) kemarin, mengatakan pihaknya sudah mulai memproses pilkel serentak tersebut. Proses awal yang sudah dilakukan, yakni sosialisasi Bali Post/ina ke lima desa yang Dewa Riana Putra akan menyelenggarakan pilkel. Lima desa dimaksud yakni Belantih, Bonyoh, Dausa, Binyan di Kecamatan Kintamani dan Desa Bunutin di Kecamatan Bangli. Dalam sosialisasi itu, Dinas PMD Bangli meminta kelima desa yang akan menyelenggarakan pilkel serentak untuk menyiapkan anggaran pilkel tahun 2018. Selain itu, Dinas PMD juga menginformasikan kepada perbekel yang enam bulan sudah akan berakhir masa jabatannya untuk bersiapsiap membuat surat pengunduran diri untuk kemudian diajukan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Setelah ada surat pengunduran diri, BPD kemudian akan menindaklanjutinya dengan membentuk panitia pemilihan. ‘’Lalu apa langkah di kabupaten? Kita bentuk tim penyelenggara pilkel serentak. Tim ini yang memonitor dari sisi perencanaan, persiapan, monev, menyusun jadwal pelaksanaan dan lainnya,’’ terangnya. Disinggung mengenai jadwal pilkel serentak, Riana Putra belum bisa memberikan jawaban pasti. Namun dia mengatakan, sesuai yang direncanakan, pilkel serentak akan dilaksanakan pada Maret. Pihaknya mengupayakan pilkel serentak ini tidak bersinggungan dengan pelaksanaan pilgub. ‘’Kita sudah koordinasi dengan instansi terkait seperti KPU. Kita upayakan jangan sampai bersentuhan dengan pelaksanaan pilgub,’’ jelasnya. (kmb40)

Bali Post/ina

KERAJINAN - Sutirka dan aneka hasil kerajinan tangan berbahan sampah plastik.

Pengelola Bank Sampah Dywik

Sulap Bungkus Kopi Bekas Jadi Bokor TAK hanya koran bekas, sampah plastik berupa bungkus kopi kemasan ternyata bisa diolah menjadi kerajinan bokor bernilai seni dan bernilai jual. Setidaknya hal itu sudah dibuktikan oleh pengelola Bank Sampah Dywik, I Wayan Sutirka. Meski berbahan sampah plastik, kualitas bokor buatan Sutirka tak berbeda jauh dengan bokor berbahan kayu maupun koran bekas. Ditemui di rumahnya di Banjar Siladan, Desa Tamanbali, Rabu (15/11) kemarin, Sutirka mengungkapkan bokor berbahan sampah plastik ini merupakan produk terbaru yang dihasilkan-

nya. Selama ini hasil kerajinan dari sampah plastik yang dibuatnya kebanyakan berupa dompet hias, dompet pesta, tempat tisu, tas pasar, tempat pensil dan topi. Dia menuturkan, kerajinan bokor berbahan sampah ini dibuatnya setelah sempat diajarkan oleh temannya. Proses pembuatan kerajinan ini hampir sama dengan membuat bokor berbahan koran bekas. Di awal, sampah bungkus kopi kemasan yang sudah bersih digulung hingga berbentuk batangan. Sambil disambung, batangan plastik yang sudah dipipihkan, digulung sesuai ukuran yang diinginkan.

Untuk merekatkannya, Sutirka menggunakan lem silikon. Guna membuat bokor ukuran terkecil, dibutuhkan sedikitnya 25 lembar bungkus kopi kemasan. Agar terlihat lebih menarik, bokor dihias dengan kertas berwarna. Bokor buatan Sutirka sudah sempat dicoba dipasarkan. Hanya sejauh ini peminatnya belum begitu banyak. ‘’Kerajinan berbahan sampah yang paling banyak peminatnya masih yang berupa dompet,’’ ujarnya. Bersama 20 ibu-ibu peduli lingkungan di desanya, setiap harinya bank sampah

yang dikelolanya bisa mengolah 1-3 ton sampah plastik. Sampah itu kemudian dipilah menjadi lima bagian yakni jenis plastik bening, kresek, sablon, blok dan fleksibel. Selain sachet kopi, plastik bekas yang biasa diolah untuk bahan kerajinan ini berupa plastik PP blok seperti bekas mie instan, bekas pembungkus minyak goreng atau detergen. ‘’Sampah yang dijadikan kerajinan adalah plastik yang hampir jadi residu. Artinya, plastik tidak sampai rusak sekali,’’ tegasnya. Pria yang berprofesi sebagai PNS di Dinas Lingkun-

gan Hidup (DLH) Bangli ini menambahkan, kerajinan sampah plastik tak hanya dijualnya secara mandiri, namun juga dipasarkan oleh sebuah yayasan yang juga bergerak di bidang sampah. Sejauh ini, peminat kerajinan sampah plastik cukup banyak. Soal harga, produk yang dihasilkannya dijual mulai Rp 35 ribu per buah. Total omset yang didapat dari usaha ini berkisar Rp 70 hingga 80 juta per bulan. Untuk pemenuhan bahan baku sampah plastik, Sutirka mengandalkan pasokan dari unit-unit atau nasabah bank sampah. (ina)

Verifikasi Parpol Bali Post/ina

FORUM DISKUSI - Bupati Bangli I Made Gianyar saat membuka forum diskusi politik di Kintamani, Rabu (15/11) kemarin.

Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Bupati Minta Perbekel Edukasi Warga

KPU Temukan Ratusan Dokumen Dukungan Bermasalah Bangli (Bali Post) -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli telah menuntaskan proses verifikasi penelitian administrasi dukungan terhadap 11 partai politik (parpol), Selasa (14/11) lalu. Dari hasil verifikasi yang dilakukan, ditemukan adanya ratusan dukungan bermasalah, yakni berupa dukungan ganda dan alamat pendukung yang tidak jelas. Tak hanya itu, KPU juga menemukan nama PNS aktif yang dicantumkan sebagai pendukung parpol.

Bangli (Bali Post) Perbekel di Kabupaten Bangli diharapkan berperan serta meningkatkan partisipasi pemilih dalam hajatan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Bali, 2018 mendatang. Caranya dengan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani. Hal itu disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar saat membuka forum diskusi politik, di Kintamani, Rabu (15/11) kemarin. Pada kegiatan yang diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli, perwakilan partai politik, perbekel dan lurah se-Kabupaten Bangli itu, Gianyar mengatakan, para perbekel adalah pemegang kendali di desa. Itu berarti mereka punya peran yang sangat sentral dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih dalam pilgub. Namun, bukan berarti peningkatan itu diraih dengan cara memaksa. Perbekel, katanya, harus mampu menggugah kesadaran masyarakat agar memilih sesuai hati nurani alias bukan akibat iming-iming dari seseorang atau kelompok tertentu. Dengan proses pemilihan yang bersih, akan dapat menghasilkan seorang pemimpin yang bersih pula. ‘’Menciptakan pemimpin yang sesuai dengan keinginan kita sangatlah penting. Akan tetapi, lebih penting lagi bagaimana proses pemilihan pemimpin itu dapat terlaksana dengan baik, tanpa dicoreng dengan sesuatu hal yang tidak baik,’’ kata Gianyar. Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Bangli Nyoman Terus Arsawan mengungkapkan, dengan dilaksanakannya diskusi tersebut diharapkan semua pihak memiliki persepsi yang sama yakni mendukung pelaksanaan pemilu di Kabupaten Bangli yang demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat secara luas. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Dewa Agung Lidartawan

Bali Post/ina

Diwawancarai, Rabu (15/11) kemarin, Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan mengungkapkan, pihaknya menemukan 230 dukungan yang bermasalah. Sebagian besar berupa dukungan ganda. Saat dilakukan verifikasi faktual ke lapangan, kebanyakan dari pendukung ganda mengaku tidak mengetahui alamatnya diikutkan dalam salah satu parpol. Sejumlah pendukung yang tercatat ganda pun akhirnya memilih salah satu parpol. Selain masalah dukungan ganda, dari hasil verifikasi KPU juga menemukan alamat palsu dan tak jelas dari sejumlah pendukung. Dia mencontohkan, beberapa alamat tak jelas itu, seperti Jalan Laksamana, Dusun Galiran, Desa Pengiangan, Susut, dan Jalan Diponegoro, Dusun Alis Bintang, Susut. ‘’Dari hasil koordinasi dengan kepala kewilayahan setempat, alamat-alamat tersebut memang tidak ada di Susut,’’ terangnya. Terkait alamat palsu dan tak jelas itu, Lidartawan mengaku

sangat menyayangkannya. Menurutnya, alamat warga seharusnya difilter oleh sistem di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Lidartawan juga mengungkapkan, dari bukti dukungan yang disampaikan parpol, saat diverifikasi ada ditemukan pendukung yang berstatus PNS aktif. Namun setelah dilakukan verifikasi faktual ke lapangan bersama Panwaslu, ternyata yang bersangkutan mengaku tidak tahu menahu KTP-nya digunakan oleh salah satu parpol. ‘’Kalau yang PNS saat diverifikasi menyatakan tidak mendukung salah satu parpol dan mengaku tidak tahu KTP-nya digunakan untuk kepentingan itu,’’ jelasnya. Ditambahkannya, sebagai tindak lanjut terhadap hasil verifikasi administrasi ini, nantinya akan diumumkan ke parpol. Kemudian parpol akan diberikan waktu perbaikan. Pengumuman itu akan dilakukan mulai 18 November hingga 1 Desember. (kmb40)

SMKN 2 Kintamani Uji Coba E-Learning Bangli (Bali Post) Metode pembelajaran e-L earning mulai diujicobakan SMKN 2 Kintamani sejak dua bulan terakhir. Hanya saja, uji coba tersebut belum bisa dilaksanakan maksimal. Keterbatasan sarana berupa komputer menjadi kendala utama pelaksanaan uji coba e-Learning. Kepala SMKN 2 Kintamani Nyoman Muliawan, Rabu (15/11) kemarin, mengungkapkan pihaknya me-

nyambut baik penerapan e-learning di sekolah sebagaimana yang diharapkan Pemprov Bali. Sebab menurutnya, dengan penerapan e-Learning, proses belajar siswa bisa lebih berkembang dan berkualitas. Muliawan mengatakan, meski sekolahnya ia sebut sebagai sekolah pinggiran, namun metode e-learning sudah mulai diujicobakan September lalu. Dalam uji coba yang dilakukan terse-

but, para siswa memanfaatkan sarana komputer milik sekolah yang hanya 20 unit. Dengan jumlah komputer yang terbatas, uji coba eLearning tak bisa maksimal. ‘’Kami baru memiliki komputer 20 unit dengan jaringan internet yang belum optimal,’’ terangnya. Muliawan mengakui, pihaknya tidak bisa memaksakan seluruh siswa untuk membawa sarana berupa laptop atau note-

book maupun hp Android demi maksimalnya penerapan e-Learning di SMKN 2 Kintamani. Mengingat dari segi ekonomi, cukup banyak siswanya yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Selain terbatasnya komputer maupun jaringan internet, kesiapan para guru juga menjadi persoalan lain. Muliawan mengatakan, sejauh ini sebagian besar guru sudah siap untuk menerapkan

e-learning. Meski demikian, pihaknya memandang masih perlu adanya pelatihan lebih mendalam tentang metode pembelajaran itu. ‘’Kesiapan sekolah kami masih belum maksimal, masih pada proses pengenalan dan belajar. Tapi dari uji coba, sejauh ini saya nilai memang positifnya lebih banyak daripada metode belajar dengan cara konvensional,’’ katanya. (kmb40)


Kamis Kliwon, 16 November 2017

GIANYAR

9

Bali Post/nik \

TPID - Suasana rapat koordinasi TPID Kabupaten Gianyar, Rabu (15/11) kemarin.

Lima Komoditas Penyumbang Utama Inflasi

Gianyar (Bali Post) Di Kabupaten Gianyar terdapat lima komoditas penyumbang utama inflasi. Komoditas dimaksud yakni beras, daging ayam ras, telur ayam ras, daging babi, dan bawang merah. Hal itu diungkapkan Plt. Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya saat rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gianyar yang digelar di kantor Bupati Gianyar, Rabu (15/11) kemarin. Menurut Wisnu Wijaya, khusus untuk komoditas bawang merah, Kabupaten Gianyar mengalami kekurangan. Guna mengantisipasi persoalan tersebut, tahun ini dilaksanakan budi daya bawang merah di lahan seluas satu hektar. ‘’2018 mendatang, Kabupaten Gianyar juga bekerja sama dengan Bank Indonesia. Kita akan melaksanakan budi daya bawang merah di lahan seluas satu hektar di Subak Dangin Uma, Desa Batubulan Kangin,’’ katanya. Dikatakannya, TPID Kabupaten Gianyar telah melakukan pemantauan dan input harga komoditas setiap hari di tujuh pasar umum. Tujuannya, mengetahui perkembangan harga komoditas pangan sebagai informasi dalam pengambilan kebijakan. ‘’Dari hasil pemantauan diketahui bahwa suplai barang di pasaran lancar dan terjadi kenaikan harga, tapi masih dalam batas wajar,’’ katanya. Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Aska Subhan Aminurridho, menyampaikan tugas dan kewajiban TPID adalah melakukan pengumpulan data dan informasi perkembangan harga barang kebutuhan pokok serta jasa pada tingkat kabupaten/kota. ‘’TPID menyusun kebijakan pengendalian inflasi pada tingkat kabupaten/ kota, dengan memerhatikan kebijakan pengendalian inflasi pada tingkat provinsi,’’ tambahnya. Menurutnya, TPID juga berperan memperkuat sistem logistik pada tingkat kabupaten/kota serta melakukan koordinasi dengan tim di pusat dan provinsi. ‘’Termasuk melakukan langkah-langkah lain yang dipandang perlu dalam rangka penyelesaian hambatan dan permasalahan pengendalian inflasi pada tingkat kabupaten,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

TULIS SURAT - Para siswa SDN 2 Ketewel menulis surat, menolak keberadaan tiang mikroseluler di sekolah. Surat itu mereka tujukan ke Bupati Gianyar.

Tolak Tiang Monopole

Puluhan Siswa SDN 2 Ketewel Tulis Surat ke Bupati

Gianyar (Bali Post) -

Meski sudah mendapat banyak penolakan, tiang mikro seluler di SDN 2 Ketewel masih berdiri hingga Rabu (15/11) kemarin. Puluhan siswa sekolah tersebut yang kecewa dengan hal ini, akhirnya mencurahkan unek-unek mereka dalam lembaran surat. Puluhan surat dari siswa yang ditujukan ke Bupati Gianyar ini pun rencananya diserahkan ke kantor Bupati Gianyar, Kamis (16/11) ini. Komisioner KPPAD Bali, Kadek Ariyasa, kembali mendatangi SDN 2 Ketewel, kemarin. Kedatangannya tersebut untuk mengajak para siswa untuk tidak larut terlalu lama dengan masalah yang sempat heboh di sekolah mereka itu. ‘’Lalu, kami ajak anak-anak ini untuk menuliskan unek-unek mereka di

secarik kertas,’’ ujar Ariyasa. Dikatakannya, para siswa di sekolah itu membuat surat yang merupakan bentuk curahan hati untuk menyampaikan perasaan mereka. Setiap kertas surat tersebut diberi tujuan surat, pengantar dan penutup, termasuk berisi tanda tangan dan nama siswa masing-masing. Menariknya, surat-surat

tersebut ditujukan langsung ke Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata. ‘’Ini untuk Bupati Gianyar. Surat ini akan dikirim bersamaan dengan surat aspirasi dari Komite Sekolah juga,’’ ucapnya. Total terdapat 39 siswa yang menorehkan isi hatinya lewat surat. Mereka adalah pelajar kelas VI dan kelas V.

Surat dibuat dari kertas buku mereka masing-masing. Seluruh surat yang terkumpul itu juga ditandatangani oleh Kepala SDN 2 Ketewel. ‘’Setelah lengkap, rencananya besok (hari ini -red) langsung dikirim ke kantor Bupati. Saya sarankan agar langsung dibawa ke kantor Bupati oleh pengurus komite,’’ imbuhnya. Sementara itu, Komang Deva Pramana Yoga, siswa kelas VI, dalam tulisannya mengutarakan, keberadaan tiang mikroseluler di areal sekolah sangat mengganggu proses belajar mengajar di ke-

las dan membahayakan orang sekitar, bila sewaktu-waktu terjadi kerusakan konstruksi. ‘’Maka dari itu, saya sebagai siswa SDN 2 Ketewel tidak setuju bila tiang itu dibangun di area sekolah,’’ katanya. Siswa lainnya, Ni Kadek Purwi Yasa, melalui suratnya juga menolak adanya tiang monopole di halaman sekolah itu. Dalam tulisannya, dia menyampaikan penolakan atas pendirian tiang monopole tersebut. Dia mengaku khawatir apabila sewaktu-waktu tiang tersebut ambruk dan menimpa sekolah. (kmb35)

Jaga Pasokan Beras Medium

Disperindag dan Bulog Gelar Operasi Pasar Gianyar (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Bulog Provinsi Bali melaksanakan operasi pasar (OP) beras dengan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), di Kabupaten Gianyar, Rabu (15/11) kemarin. Pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, digelontorkan sekitar 7 ton beras kualitas medium dengan harga eceran tertinggi Rp 8.100 per kilogram. Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat. Puluhan masyarakat sudah

mulai mengerumuni tempat digelarnya operasi pasar yakni di tempat parkir Pasar Umum Sukawati sejak sekitar pukul 07.00 wita. Sebelumnya, operasi pasar juga digelar di Pasar Umum Gianyar pada Senin (13/11). Saat itu, beras terjual 240 kilogram atau 48 sak. Sedangkan pada hari kedua, atau Selasa (14/11), operasi pasar digelar di Pasar Umum Blahbatuh. Saat itu, beras yang laku terjual 260 kilogram atau 52 sak. ‘’Respons masyarakat Gianyar terhadap pelaksanaan operasi pasar beras ini cukup bagus,’’ kata Kasi Akuntansi Manajemen Risiko

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289

Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723

dan Kepatuhan Bulog Provinsi Bali, I Nengah Ardiartha. Ardiartha mengungkapkan, operasi pasar ini merupakan kerja sama Bulog dengan Disperindag Kabupaten Gianyar yang tujuannya mengantisipasi gejolak harga, menjaga stabilitas harga serta ketersediaan stok. ‘’Maka, diadakan operasi pasar dengan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah dengan alokasi 1 ton di pasar umum di masing-masing kecamatan di Kabupaten Gianyar,’’ jelasnya. Selain beras, pihaknya juga menyediakan bahan pokok lain seperti minyak dan gula pasir sebagai pelengkap. ‘’Respons masyarakat terhadap pelaksanaan operasi pasar ini cukup bagus. Terbukti hingga hari ketiga di Pasar Umum Sukawati, beras yang disediakan oleh Bulog banyak diminati karena untuk beras medium harganya di bawah harga pasar,’’ jelas Ardiartha. Sementara itu, Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disperindag Gianyar Ni Wayan Adnyaningsih mengatakan, sebenarnya untuk harga beras di Kabupaten Gianyar tidak mengalami masalah yang berarti. Malah, untuk beras premium atau kualitas super, harga di pasar mencapai Rp 12.000 hingga Rp 12.500 per kilogram. Un-

tuk Bali dan Nusa Tenggara Barat, HET beras premium Rp 12.800 per kilogram. Dijelaskannya, pelaksanaan operasi beras ini mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan nomor 04/M-DAG/ PER/1/2012 tentang Penggunaan Cadangan Beras Pemerintah untuk stabilitas harga, dengan ketentuan harga penjualan beras di tingkat eceran di lokasi operasi pasar beras di seluruh Indonesia maksimal Rp 8.100 per kilogram. Hasil penjualan beras disetorkan ke kas negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adnyaningsih menambahkan, berdasarkan peraturan tersebut, juga dijelaskan, operasi pasar dilakukan dengan memprioritaskan daerahdaerah yang mengalami kenaikan harga. (kmb35)

Bali Post/nik

OPERASI PASAR - Suasana operasi pasar yang digelar di areal parkir Pasar Umum Sukawati, Rabu (15/11) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Kamis Kliwon, 16 November 2017

Operasi Zebra Agung, Pelanggaran Lalin Menurun Semarapura (Bali Post) Operasi Zebra Agung 2017 telah selesai dilaksanakan Satlantas Polres Klungkung. Selama dua minggu, tercatat ada 1.003 pengendara yang berhasil terjaring. Jumlah ini turun dari 2016 yang mencapai 1.154 pengendara. “Semuanya diberikan surat tilang,” ungkap Kasat lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi, di Mapolres Klungkung, Rabu (15/11) kemarin. Dibeberkan, pelanggar itu sebagian besar pengendara sepeda motor yang mencapai 701 orang. Jenis pelanggarannya, 152 tidak memakai helm, 15 melawan arus, apil 50, 84 rambu parkir, 17 marka jalan, 355 surat-surat dan 28 kelengkapan kendaraan. Sementara untuk pelanggaran pengendara, terbanyak karena tidak memakai safety belt mencapai 69 pelanggar, kelebihan muat 14, apil 16, rambu parkir 28, surat-surat 121, kelengkapan 5 dan lain-lain 49 pelanggar,” katanya. Penertiban lalu lintas, sambung Rizaldi, tak hanya berhenti pada operasi ini. Namun dilaksanakan secara berkelanjutan. Disampaikan pula, guna mengantisipasi pelanggaran, sosialisasi juga sudah bergulir. Ini pun menyasar anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. “Sosialisasi ketertiban berlalu lintas terus kami laksanakan. Itu sudah menjadi program rutin. Kami berharap pelanggar yang terjaring pada operasi ini bisa berubah dan menjadi contoh tertib berlalu lintas,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PANTAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memantau pembangunan jalan di Nusa Penida belum lama ini. Guna menggenjot sektor pariwisata maupun lainnya, pemkab juga menggagas pembangunan jalan lingkar.

Pembangunan Jalan Lingkar Nusa Penida

Bali Post/sos

OPERASI - Satlantas Polres Klungkung melaksanakan operasi zebra agung 2017. Tercacat ribuan pelanggar terjaring. Jumlahnya menurun dari 2016.

Waktu Pengerjaan Kegiatan Terbatas

Pencairan Bantuan Hibah Terancam Tertunda Semarapura (Bali Post) Pencairan bantuan hibah yang diusulkan puluhan desa dan kelompok masyarakat di Kabupaten Klungkung terancam tertunda. Hal tersebut menyusul terbatasnya waktu pengerjaan kegiatan yang telah direncanakan. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Nyoman Mudarta, Rabu (15/11) kemarin. Pejabat asal Desa Tegak, Kecamatan Klungkung ini menjelaskan proposal yang masuk ke meja pemkab sekitar 277. Rinciannya, 84 dari Kecamatan Nusa Penida, 83 dari Banjarangkan, 64 dari Bali Post/sos Klungkung dan 46 dari Dawan. Total nominalnya sekitar Rp 21 I Nyoman Mudarta miliar. Mekanisme pengamparahan dan pencairannya yang mulai berlangsung bulan ini sudah disosialisasikan langsung kepada penerima. Terungkap, tak seluruhnya menyatakan siap. Sekitar 25 persen masih dirundung kekhawatiran. “Pengerjaan kegiatan yang diusulkan butuh waktu tiga bulan. Tapi sesuai arahan TP4D dari Kejaksaan, paling lambat 10 Januari 2018 sudah mengumpulkan laporan pertanggungjawaban ke pemkab. Ini kemungkinan menyebabkan banyak yang berpikir untuk mengamprah,” ujarnya. Usulan tersebut sebagian besar difasilitasi DPRD Klungkung. Mengantispasi munculnya persoalan yang mengarah pada pelanggaran hukum, pencairan yang nilainya kisaran Rp 200 sampai 300 juta direncanakan akan dilakukan pada 2019 melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk. “Saya ditelepo Pak Sekda, kemungkinan untuk yang besar-besar diusulkan ulang,” ungkapnya. Sementara itu, untuk usulan lainnya, mantan kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Klungkung ini menyatakan sudah banyak yang melakukan pengamprahan, terutama dari Kecamatan Klungkung dan Dawan. “Yang mengamprah ini banyak yang difasilitasi dewan. Ini untuk bangunan kecil-kecil, seperti bangunan satu palinggih dan panyengker,” imbuhnya. Sebelumnya, saat sosialisasi untuk penerima di Kecamatan Klungkung, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menegaskan bantuan tersebut harus digunakan sesuai proposal yang sudah dibuat dan mendapat verifikasi. Selain itu, aturannya juga harus diikuti. “Penggunaan hibah bansos harus sesuai dengan proposal yang sudah dibuat agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. Penerima juga harus benar-benar memperhatikan peruntukannya, waktu penyelesaian dan pertanggungjawaban harus transparansi. Jumlah hibah yang diterima juga mungkin tidak akan sama dengan jumlah nominal proposal yang sebelumnya diajukan. Atas hal ini diharapkan partisipasi dari masyarakat. “Tolong partisipasi semeton lebih diberdayakan,” pintanya. (kmb45)

Pembebasan Lahan Tunggu Bantuan Pusat Semarapura (Bali Post) -

Pembangunan jalan lingkar Nusa Penida masih menjadi harapan Pemkab Klungkung untuk bisa terealisasi. Guna mendukung proyek yang digadanggadang berimbas positif untuk masyarakat ini, akhir 2015 lalu telah dilaksanakan studi larap (rencana tindakan pengadaan tanah dan permukiman). Namun, pascaitu gaungnya perlahan meredup. Usulan permohonan anggaran ke pemerintah pusat yang mencapai ratusan miliar rupiah juga tak kunjung mendapat tanggapan. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung I Wayan Wasta, Rabu (15/11) kemarin mengungkapkan rencana pembangunan jalan itu masih menjadi harapan besar pemkab untuk bisa terealisasi. Mendukung itu, pada 2015 sudah dilakukan kajian larap. Dinyatakan lahan yang dibebaskan mencapai 60 hektar dengan asumsi jalan yang

dibangun sepanjang 30 kilomenter dengan lebar 20 meter yang melintasi Desa Sakti, Bungamekar, Batumadeg, Batukandik dan Sekartaji. Anggaran yang diperlukan mencapai Rp 60 miliar dengan estimasi harga tanah Rp 10 juta per are. Selain itu, anggaran yang diperlukan untuk pembangunan fisik sebesar Rp 377,4 miliar. Angka ini sudah termasuk untuk

Pemkab Genjot Pembangunan Infrastruktur di Nusa Penida KEPULAUAN Nusa Penida, Kabupaten Klungkung ditetapkan menjadi salah satu Pulau-pulau Kecil Terluar (PPKT) sesuai keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2017. Sejalan dengan ini, pulau yang mendapat julukan The Blue Paradise Island ini perlu mendapat perhatian dan pengawasan secara serius. Tujuannya untuk mengantisipasi munculnya permasalahan yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, sebagai salah satu dari 111 pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, pembangunan infrastruktur di Nusa Penida telah berjalan. Bahkan ini menjadi skala prioritas setiap tahun. Salah satunya adalah perbaikan akses jalan sebagai bagian dari isu pembangunan

berkelanjutan di wilayah PPKT. “Pembangunan ini akan terus digenjot,” ungkapnya usai mengikuti koordinasi tentang PPKT di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (14/11). Wabup asal Desa Akah, Klungkung ini menyatakan sejalan dengan penetapan ini, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diberikan pemahaman untuk semakin maksimal dalam memberikan perhatian. “Ini harus mendapatkan perhatian. Apalagi celah masuk cukup banyak,” tegasnya. Sementara Kepala Bagian Perencanaan dan Kerja Sama BNPP Asmawa menyampaikan, pengelolaan PPKT bertujuan untuk menjaga keutuhan wilayah, keamanan dan pertahanan negara, pemanfaatan sumberdaya alam, dan pemberdayaan masyarakat setempat dengan

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

prinsip wawasan nusantara, berkelanjutan, terpadu dan berbasis masyarakat. Dinyatakan pula, pengelolaan itu berdasarkan rencana tata ruang kawasan perbatasan negara dan rekapitulasi Kecamatan di kawasan perbatasan negara. “Untuk pulau terkecil dan terluar ada rambu-rambu dan tata ruangnya. Nusa Penida sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) menjadi pengawasan pusat,” ungkapnya. Ditambahkan, sebagai pulau terluar dan berbatasan langsung dengan laut lepas, Nusa Penida ditangarai banyak celah untuk sandarnya kapal sebagai pintu masuk. Untuk itu pengawasan terhadap pulau Nusa Penida perlu ditingkatkan. “Setiap celah yang bisa kapal sandar akan menjadi pintu masuk. Maka perlu dilakukan peningkatan pengawasan,” pungkasnya. (ad744)

Bali Post/ist

KOORDINASI - Wabup Klungkung I Made Kasta (kiri) mengikuti koordinasi tentang PPKT di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (14/11).

Cerita Anak di Pengungsian

Banyak Teman Bermain Pulang, Kini Mereka Merasa Kesepian BELASAN ribu warga Karangasem yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung telah kembali ke kampung halaman. Hal itu menyusul penurunan status Gunung Agung dari awas ke siaga. Namun, untuk yang masih bertahan, kondisi ini membuatnya semakin pilu. Anak-anak banyak kehilangan teman bermain.

kLUNGKUNG (0366)

pada usulan masih seperti yang dipatok di awal. Kami belum bisa melakukan kajian appraisal. Ini baru berjalan kalau sudah ada jawaban (bantuan-red) dari pusat,” ungkap Wasta. Pembangunan ini dipandang sangat penting untuk dilaksanakan. Salah satunya untuk mendukung sektor pariwisata yang semakin berkembang. Sementara itu, Perbekel Batumadeg Made Mustika sangat mengharapkan jalan tersebut segera terealisasi. “Dengan jalan ini, sektor pariwisata akan semakin berkembang. Untuk di desa, ada air Terjun Tembeling. Saya dengar 2018 ada pembebasan lahan,” tandasnya. (kmb45)

Masuk Kawasan PPKT

Telepon Penting Polres Klungkung

mendukung perbaikan jalan eksisting yang panjangnya mencapai 30 kilometer. “Jadi anggaran untuk membangun jalan ini Rp 437,4 miliar,” ungkapnya didampingi Kabid Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan, Nyoman Sidang. Pejabat dari Gianyar ini menyatakan bagi pemkab, anggaran pembangunan itu

tergolong fantastis. Oleh sebab itu, diusulkan pemohonan adanya bantuan dari pemerintah pusat. Apalagi, kepulauan Nusa Penida masuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Namun, upaya yang dilakukan sejak 2016 itu tak kunjung mendapatkan tanggapan. “Mungkin karena banyak KSPN di Indonesia. Jadinya pemerintah pusat melihat skala prioritas. Untuk usulan pembangunan jalan ini kami sampaikan lagi pada 2018,” sebutnya. Disampaikan pula, apabila suntikan anggaran dari pemerintah pusat sudah ada, maka akan dilanjutkan dengan kajian appraisal untuk menentukan harga tanah. “Kalau sekarang harga tanah

Bali Post/sos

PENGUNGSI - Kadek Sumantra (kanan) di pengungsi GOR Swecapura.

Suasana GOR Swecapura, Rabu (15/11) siang kemarin nampak sepi. Di sudut teras, Kadek Sumantra (13) tengah sibuk bermain handphone (HP). Menunjukkan berbagai video kepada teman yang ada di sampingnya. Sesekali diselingi tawa. Semakin riang saat melihat hal-hal lucu. Namun, wajah binarnya itu tak berlangsung lama. Hanya sesaat. Setelah itu tergantikan dengan murung. Ia merasa kesepian, ditinggalkan kedua orangtuanya pulang ke Desa Sebudi, Kecamatan Selat sejak hari raya Kuningan lalu. Beberapa hari ini, waktunya dihabiskan bersama nenek dan adiknya yang masih bersekolah sementara di SDN 1 Gelgel. Menikmati malam di tengah GOR sejak delapan pekan lalu. Keceriaannya kian pudar saat teman-temannya juga banyak pulang. Tak ada lagi teman bermain sepak bola yang menjadi hobinya. Tak ada lagi yang diajak bermain

layang-layang saat angin berhembus kencang. Tak ada juga yang diajak bermain riang di kali. Bangun tidurnya tak lagi ramai. Tak ada yang memanggil namanya. Sangat sepi. “Biasanya sepak bola sampai malam. Pagi-pagi saat baru bangun, terasa ramai. Sekarang tidak ada lagi. Sudah banyak yang pulang,” tuturnya. Keinginannya untuk pulang sudah pasti sangat besar. Berkumpul bersama keluarga, merasakan kehangatan. Melepas rindu dengan saudara. Namun, apa boleh buat. Keadaan mengharuskannya tak bisa melakukan itu. Menjawab semua itu, hanya bisa menunggu waktu. “Mau pulang, nenek tidak ada yang diajak. Yang jemput juga tidak ada,” ucapnya. Anak tiga bersaudara ini mencoba mengenang hidupnya sebelum mengungsi. Saat di rumah, ia bisa membantu orangtuanya. Memasang batu hitam. Dari itu, ia mendapat upah. Lumayan besar. Kisaran

Rp 50 ribu. “Kalau di rumah, ada kerjaan. Sekarang di sini hanya diam,” katanya. Rasa pilu juga dirasakan warga Desa Bukit Galah, Selat, Wayan Suriati (48). Tinggal di pengungsian sudah sangat membosankan. Tak ada pekerjaan yang diambil untuk menghilangkan penat. Perempuan yang sudah menjanda ini pun sangat ingin pulang. Menyusul kerabatnya yang lain. “Kalau bilang jenuh tinggal di sini, sudah pasti jenuh. Kalau pulang, tidak ada diajak. Tidak dikasi juga. Di desa katanya sudah ramai,” ucapnya. Sejak mengungsi, ia baru satu kali pulang. Diceritakan, saat itu disaksikan suasana rumahnya berubah. Pekarangannya dipadati semak belukar, layaknya tegalan. Niatnya untuk membersihkan tak bisa diwujudkan. Singkatnya waktu, mengharuskan segera kembali ke pengungsian. “Pulang pas Galungan. Sembahyang saja. Setelah itu balik lagi ke sini,” terangnya. (sos)


Kamis Kliwon, 16 November 2017

Ratusan Siswa Pengungsi akan Ikuti UTS di Buleleng Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 149 siswa SD dan SMP asal Karangasem sampai sekarang masih mengikuti pendidikan di sejumlah sekolah di Buleleng. Ratusan anak itu dipastikan akan mengikuti ulangan tengah semester (UTS) di Buleleng. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng siap memfasilitasi kebutuhan siswa tersebut untuk mengikuti Bali Post/kmb38 ulangan tengah semester yang Gede Suyasa dimulai pekan depan. Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa ditemui saat sidang di DPRD Buleleng, Selasa (14/11) lalu mengatakan, siswa SD dan SMP asal Karangasem telah didata ulang melibatkan Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) di masing-masing kecamatan. Data final ini diperlukan agar Disdikpora dapat menyiapkan kebutuhan pada saat sekolah menggulirkan ulangan tengah semester. Setelah mendapatkan data final siswa pengungsi Gunung Agung itu, pihaknya menjamin dan siap memfasilitasi anak-anak tersebut saat mengikuti ulangan semester yang dimulai pekan depan. “Sudah banyak yang kembali ke kampung halaman di Karangasem dan dari pendataan kita temukan siswa SD 109 orang dan siswa SMP 49 orang. Mereka menyebar di beberapa sekolah di Kecamatan Tejakula hingga di Kota Singaraja. Bahkan ada juga siswa yang mutasi menjadi siswa di Buleleng,” katanya. Menurut Suyasa, selama mengikuti pendidikan dan ulangan tengah semester, pihaknya hanya memfasilitasi mulai dari sarana prasarana. Khusus untuk ulangan tengah semester, Disdikpora akan memfasilitasi pelaksanaan saja. Setelah selesai ulangan, nilai akan disampaikan ke masing-masing sekolah asal anak di Karangasem. Ini karena status mereka masih sebagai siswa asal Karangasem, sehingga evaluasi hasil belajarnya dikeluarkan oleh sekolah asal mereka masing-masing. “Kalau teknis pelaksanaan karena jumlahnya menyebar dan di sekolah tempat mereka belajar sekarang sedikit, kebutuhan soal atau lembar jawaban bisa ditangani dan ini tidak bermasalah lagi dengan pemakaian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kabupaten Buleleng menerima siswa tambahan dari anak-anak pengungsi sejak status awas Gunung Agung September 2017 lalu. Saat itu, jumlah siswa pengungsi terus membeludak. Bahkan, ada sekolah yang harus beroperasi pagi dan siang. Setelah bertahan sekitar sebulan, pemerintah kemudian menurunkan status Gunung Agung menjadi level Siaga. Menyusul kondisi ini, siswa pengungi pun mulai berkurang karena mereka sebagian besar kembali ke desa asal dan bersekolah di Karangasem. Hingga pendataan terakhir, saat ini siswa pengungsi di Buleleng tercatat 149 orang. Anak-anak ini tetap melanjutkan sekolah mereka di Buleleng karena sesuai instruksi pemerintah daerah asal yang berada pada radius enam hingga 7,5 kilometer dari Gunung Agung diingatkan tetap mengungsi. (kmb38)

Serapan Kredit Perbankan Lebihi Target

Singaraja (Bali Post) – Serapan kredit perbankan di Buleleng menunjukkan tren positif. Ini tidak lepas dari iklim perekonomian di Bali Utara semakin membaik. Salah satu bukti, tingginya serapan kredit dari pencapaian target realisasi kredit oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Singaraja. Target kredit sampai Desember 2017 sebesar Rp 1,515 triliun lebih, sampai Oktober 2017 telah terealisasi sebesar Rp 1, 513 triliun. Kredit sebesar itu didominasi sektor produktif dan kredit yang bersifat konsumtif. Bali Post/kmb38 Selain itu, target penghim- Made Lestara Widiatmika punan dana pihak ketiga (DPK -red) juga telah melebihi target yang ditetapkan pada tahun 2017. BPD Bali Cabang Singaraja ditargetkan dapat menghimpun DPK Rp 752,4 miliar lebih, sampai Oktober 2017 bank ini telah mengumpulkan DPK sebesar Rp 848,4 milair lebih. DPK sebesar ini ditopang dari deposito, tabungan, dan giro. Kepala BPD Bali Cabang Singaraja Made Lestara Widiatmika, Rabu (15/11) kemarin, mengatakan, sebenarnya serapan kredit dan penghimpunan DPK masih bisa dioptimalkan. Namun, akibat pengaruh ekonomi yang belakangan ini terganggu, permohonan atau pelunasan kredit ikut terdampak. Dia mencontohkan, gangguan situasi ekonomi itu terlihat pada sektor pertanian di mana kebanyakan petani cengkeh, kopi, cokelat atau petani lain belakangan banyak yang mengalami gagal panen. Situasi ini dengan sendirinya menimbulkan penurunan transaksi baik kredit baru atau melunasi angsuran. Selain di sektor pertanian, Lestara menyebut perekonomian Buleleng terganggu akibat dampak siaga bencana Gunung Agung di Kabupaten Karangasem. Dampak dari kondisi ini juga memengaruhi sektor perbankan terutama dari pengusaha material bangunan mulai mengurangi permohonan kredit. Ditanya terkait angka kredit bermasalah, suami Ni Made Lilik Nurmiasih ini menyebut, hasil evaluasi dan pengawasan menyebut kalau angka kredit bermasalah di bank yang dipimpinya itu berada pada level wajar yakni sebesar dua persen. (kmb38)

Mobil Tangki Limbah Tinja Terbakar

Singaraja (Bali Post) – Mobil tangki yang digunakan mengangkut limbah tinja terbakar Rabu (15/11) kemarin sekitar pukul 12.00 Wita. Diduga, mobil yang diparkir di pinggir Jalan Desa Dencarik, Kecamatan Banjar itu terbakar akibat jaringan kelistrikan mengalami hubungan arus pendek. Beruntung, kebakaran cepat ditangani oleh petugas pemadam kebakaran dari Pos Seririt dan Pos Induk Singaraja tiba di lokasi untuk memadamkan api. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng Gede Sugiartha Widiada didampingi Kepala Bidang Kebakaran Putu Pasek Sujendra mengatakan mobil tangki tinja itu milik Suta Wijaya. Mobil tersebut diparkir di pinggir jalan dan tiba-tiba ada warga melihat kepulan asap di bagian depan mobil. Tidak berselang lama, asap itu memunculkan kobaran api. Warga kemudian melaporkan kejadian itu, sehingga satu unit pemadam dari Pos Seririt dan Pos Induk Singaraja turun ke TKP. Sekitar empat puluh menit kemudian pasukan pemadam baru bisa memadamkam api. Untuk sementara, kerugian dan penyebab mobil tangki itu terbakar sedang diselidiki oleh polisi. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TERBAKAR – Mobil tangki yang mengangkut limbah tinja terbakar Rabu (15/11) kemarin di Dencarik.

BULELENG

11

Terancam Molor, Proyek Jembatan Tukad Mendaum Banjar Singaraja (Bali Post) – Pembangunan jembatan Sungai (Tukad - red) Mendaum di Desa Banjar, Kecamatan Banjar terancam molor. Proyek yang didanai APBD Induk 2017 tersebut dijadwalkan berakhir pada 21 November 2017, namun hingga sekarang realisasinya baru 64 persen. Atas keterlambatan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng akan menjatuhkan sanksi denda kepada rekanan. Jembatan ini menghubungkan Desa Banjar (Kecamatan Banjar) dengan Desa Kalianget (Kecamatan Seririt). Sejak bertahun-tahun jembatan itu belum pernah diperbaiki hingga kondisinya rusak parah. Menghindari jembatan ambruk, pemerintah kemudian mengalokasikan anggaran untuk membangun ulang sekaligus memperlebar jembatan. Total nilai kontrak proyek ini Rp 4.197.833.000. Setelah proyek dikerjakan pada Mei 2017, pihak pemborong tidak mampu mengerjakan pekerjaan tepat waktu karena faktor teknis di lapangan. Kepala Dinas PU-PR Buleleng Ketut Suparta Wijaya yang dihubungi Rabu (15/11) kemarin, membenarkan proyek jembatan Tukad Mendaum tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Suparta mengatakan, sejak awal pihaknya sudah menugaskan pengawas internal untuk memantau proses pengerjaan di lapangan. Dari pengawasan itu, sebenarnya rekanan sudah mengerjakan konstruksi jembatan mulai dari fondasi sampai badan jembatan. Untuk badan jembatan, sampai sekarang rekanan baru memasang rangka dan belum dicor dengan beton sesuai spek yang tercantum dalam dokumen perencanaan. Sementara pengerjaan konstruksi fondasi (borepile -red) untuk tiang penyangga di ujung barat dan timur terjadi keterlambatan. Saat ini, fondasi yang baru selesai dikerjakan di sebelah barat. Sedangkan fondasi di timur belum dikerjakan karena terganjal masalah teknis di lapangan. “Dari kajian kami dan menyimpulkan hasil pengawasan, proyek itu akan terlambat dari kontrak yang berakhir pada 21 November 2017 ini. Kami maklumi karena rekanan sendiri kesulitan mengerjakan konstruksi bawah dan sampai sekarang

fondasi di sebelah timur belum selesai dikerjakan,” katanya. Menurut Suparta, atas keterlambatan itu, rekanan dipastikan akan dikenakan sanksi denda keterlambatan terhitung dari tanggal kontrak berakhir selama 50 hari kalender. Berdasarkan mekanisme yang ada, nilai denda pengerjaan itu dihitung berdasarkan satu meter per mil per hari dikalikan nilai kontrak proyek. Bila dalam waktu denda pengerjaan itu, rekanan tetap tidak bisa menyelesaikan sisa pekerjaan, maka Dinas PU-PR akan memutus kontrak. Selama batas waktu perpanjangan ini, rekanan diingatkan agar menyelesaikan sisa pekerjaannya. Dalam dua minggu ke depan, rekanan dituntut bisa menyelesaikan sisa pekerjaannya. Sementara itu, seorang perwakilan pemborong Deni mengatakan, keterlambatan pengerjaan karena ada perubahan konstruksi dari dokumen perencanaan. Dari perencanaan awal akan dibuat enam titik fondasi kemudian ditambah menjadi sepuluh titik. Akibat penambahan ini, pihaknya mengajukan perpanjangan pengerjaan sampai Desember 2017 mendatang kepada Dinas PU-PR Buleleng. Terkait sanksi denda keterlambatan, Deni menyatakan perusahaan siap menerima denda keterlambatan itu. Bahkan, kalau memang sampai waktu perpanjangan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan, perusahaan juga siap bertanggung jawab. “Kami sudah mengajukan perpanjangan sampai Desember 2017. Kami pastikan paling lama 25 Desember mendatang pekerjaan sudah selesai. Kalau memang tidak mampu ya kami siap menanggung sanksi yang diberikan oleh pemilik proyek,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

MOLOR – Proyek pembangunan jembatan Tukad Mendaum di Desa Banjar, Kecamatan Banjar terancam molor dari kontrak yang sudah disepakati.

Cegah Peredaran Obat Ilegal

BPOM Koordinasi dengan Polres Buleleng

Bali Post/kmb38

SAMAKAN PERSEPSI - Tim BPOM Denpasar dan Satuan Narkoba Polres Buleleng menyamakan persepsi dalam upaya mencegah peredaran obat-obatan, makanan, dan minuman, Rabu (15/11) kemarin.

Singaraja (Bali Post) Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar secara khusus melakukan koordinasi dengan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng Rabu (15/11) kemarin. Koordinasi ini untuk menyamakan persepsi mencegah peredaran obat-obatan, makanan, dan minuman ilegal di Bali Utara. Rombongan BPOM Denpasar diterima Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya. Dari diskusi antara tim BPOM dan jajaran Satnarkoba terungkap, bagaimana

para pihak ini menyamakan persepsi dalam menanggulangi dan mencegah peredaran obat-obatan, makanan maupun minuman ilegal di wilayah hukum Polres Buleleng. Selain itu, dalam diskusi itu juga mengemuka bagaimana pencegahan dan tindakan hukum terkait temuan obat PCC, kosmetik, makanan dan minuman yang kedaluwarsa. Kasat Narkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, koordinasi antara kedua instansi untuk menyamakan persepsi terkait tindakan yang

dilakukan apabila ditemukan peredaran baik obat, makanan, maupun minuman yang diduga ilegal. Selain itu, jajaran Satuan Narkoba Polres Buleleng tetap melakukan upaya pencegahan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat terkait ciri-ciri makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi. Di samping itu, memberikan pemahaman terkait dampak buruk yang ditimbulkan bagi kesehatan, sehingga mereka bisa membentengi diri untuk menjauhi obat, makanan maupun minuman yang tidak layak. (kmb38)

Melongok Potensi Wisata Desa Wanagiri

Swafoto di Menara Bambu Hitam KABUT mulai menyelimuti Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng ketika rombongan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali bersama wartawan tiba di sana, Rabu (15/11) kemarin. Tak berselang lama, rintik hujan juga turun menebar hawa dingin. Padahal, waktu sejatinya menunjukkan pukul 12.00 Wita. Meski cuaca bisa dikatakan tidak mendukung, tapi para peserta rombongan tampak antusias ber-swafoto (selfie) di tempat bernama “Menara Bambu Hitam”. Tempat ini merupakan satu dari total 8 objek wisata swafoto yang ada di Desa Wanagiri, tepatnya berada di wilayah Banjar Adat Bhuana Sari. Dinamakan Menara Bambu Hitam karena memang ada sebuah menara ikonik terbuat dari bambu yang dicat hitam. Menara bambu ini berdiri di atas jurang, di tepi jalan desa. Di depannya terhampar pemandangan Danau Buyan yang dilingkupi perbukitan hijau. Pengelola dari Banjar Adat Bhuana Sari, Ketut Darma, mengatakan, bahan-bahan yang dipakai untuk membuat objek wisata swafoto ini merupakan bambu-bambu milik masyarakat setempat. Ada tiga teknisi khusus yang bertugas mengecek keamanan tempat itu setiap harinya. Mengingat, antusiasme

masyarakat cukup tinggi untuk mengunjungi Menara Bambu Hitam. “Kalau sedang sepi saja, yang datang itu antara 30 sampai 40 orang. Saat liburan, jumlah pengunjung naik 80 persen. Sesuai kesepakatan di banjar pakraman, pengunjung dikenai Rp 15 ribu per orang dan bisa berfoto sepuasnya,” ujarnya. Menurut Darma, Menara Bambu Hitam sebetulnya bukan satu-satunya ikon selfie yang ditawarkan Banjar Adat Bhuana Sari. Di area sepanjang 15 meter ini, ada empat spot foto lagi yang mendukung satu sama lain. Salah satunya berupa cangkir yang bisa dimasuki satu orang. Sesuai rencana, akan ada satu spot lagi yang dibangun untuk menarik lebih banyak pengunjung. “Keamanannya dijamin. Kemarin, Kapolsek juga meninjau tempat ini dan menurut beliau sudah baik,” imbuhnya. Kelian Banjar Dinas Asah

Bali Post/rin

IKON - Menara Bambu Hitam, ikon objek wisata selfie di Banjar Adat Bhuana Sari, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Panji, Ketut Suwena mengatakan, seluruh objek wisata swafoto yang muncul 7 tahun terakhir di Desa Wanagiri sejatinya berada di kawasan hutan lindung. Namun, desa setempat sudah mengajukan permohonan ke BKSDA agar bisa dimanfaatkan warga. Sejauh ini, BKSDA memberikan kebijakan agar satu banjar adat mengelola satu objek wisata swafoto. Di Desa

Wanagiri sendiri ada 4 banjar adat yakni Bhuana Sari, Yeh Ketipat, Asah Panji Kaja, dan Asah Panji Kelod. “Singkatnya, dari 8 objek selfie yang ada di Wanagiri, cuma satu yang sudah kami ajukan ke BKSDA yakni di Banjar Adat Bhuana Sari. Sisanya, belum ada kesepakatan dari kelompok pengelola selfie untuk diserahkan ke banjar adat,” ujarnya. Menu-

rut Suwena, BKSDA membatasi 4 objek saja agar tidak dikelola oleh perorangan atau kelompok. Sebab, pengelolaan seperti itu rentan menimbulkan kecemburuan. Selain itu juga untuk mencegah bangunan serupa menjamur karena dapat menciptakan kesemrawutan. Belum lagi risiko keamanan yang mungkin timbul. “Biar BKSDA yang menentukan bangunannya. Sejauh mana bisa menjorok ke depan, bagaimana bentuk bangunannya, dan sebagainya. Selama ini yang baru ada petunjuk (dari BKSDA) di Bhuana Sari saja,” terangnya. Kabid Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Bagus Adi Laksana mengaku sangat mendukung masyarakat setempat yang membuat objek wisata selfie. Terkait masalah pengelolaan, memang harus diselesaikan dengan duduk bersama. Pihak desa utamanya mesti mempunyai aturan yang jelas agar objek serupa tidak menjamur. “Harapan kami biar dibuatkan badan pengelola yang jelas di bawah desa. Kelompok-kelompok pengelola dilibatkan di dalamnya,” ujarnya. (rin)


JEMBRANA

12

Enam Perda yang Dibatalkan Gubernur Diusulkan Dicabut

Negara (Bali Post) Enam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jembrana yang dibatalkan berdasarkan keputusan Gubernur Bali diusulkan dicabut. Keenam Perda yang paling lama ditetapkan tahun 1995 itu, masuk dalam 3.143 perda di seluruh Indonesia yang terindikasi dibatalkan oleh Kementerian Dalam Negeri beberapa waktu lalu. Usulan pencabutan perda itu secara resmi disampaikan eksekutif dalam Sidang Paripurna I masa persidangan I, bertempat di ruang sidang utama DPRD, Rabu (15/11) kemarin. Dari penjelasan Bupati Jembrana I Putu Artha, enam perda yang terindikasi dibatalkan itu, yakni Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Perda Nomor 6 Tahun 2003 tentang Retribusi Pelayanan Persetujuan Prinsip, Perda Nomor 11 Tahun 1995 tentang Pajak Penagihan dan Retribusi Daerah dengan Surat Paksa, Perda Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pembentukan Peraturan Desa, Perda Nomor 11Ttahun 2002 tentang Retribusi atas Izin Usaha Hotel Melati, Pondok Wisata dan Rumah Makan/Restoran/Warung Wisata serta terakhir Perda Nomor 10Ttahun 2002 tentang Retribusi Izin Usaha Industri dan Perdagangan. Dari data yang dikeluarkan Kementerian Dalam Neg-

Kamis Kliwon, 16 November 2017

Belum Adanya Izin dan Kesepakatan

TNBB Hentikan Pembangunan Proyek di Grojogan Blimbingsari

Negara (Bali Post) â&#x20AC;&#x201C; Upaya Pemerintah Daerah (Pemkab) Jembrana mengembangkan wisata Grojogan di Desa Blimbingsari, Melaya mengalami kendala. Sejumlah proyek yang sudah dianggarkan dan dikerjakan dihentikan pihak Taman Nasional Bali Barat (TNBB) lantaran kawasan yang hendak dikembangkan tersebut masih masuk naungan Taman Nasional, bahkan belum adanya izin dan kesepakatan. Sejumlah proyek yang sudah mau berjalan akhirnya mandek. Bali Post/olo

Ranperda - Suasana sidang paripurna di Gedung DPRD Jembrana, Rabu (15/11) kemarin. eri terdapat 3.143 Perda terindikasi dibatalkan. â&#x20AC;&#x153;Perda itu umumnya berkaitan dengan perizinan, investasi, kemudahan berusaha, intoleransi, dan lain-lain yang dianggap meresahkan masyarakat, ujarnya. Pencabutan diusulkan melalui beberapa peraturan daerah Kabupaten Jembrana. Dalam Sidang yang diketuai I Ketut Sugiasa tersebut, eksekutif juga mengusulkan dua Ranperda lainnya. Yakni Ranperda tentang APBD 2018 dan Ranperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Tahun 2018 APBD Kabupaten Jembrana diestimasi sebesar Rp 1,1 triliyun lebih. Sumber pendapat daerah itu berasal dari dana perimbangan, pendapatan asli daerah dan

lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dana perimbangan sebesar Rp 707 miliar lebih atau 64,29 persen dari total pendapatan daerah, PAD ditarget sebesar Rp 128 miliar lebih atau 11,65 persen. Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah dirancang sebesar Rp 264 miliar lebih atau 24,06 persen. Sementara Ranperda lainnya yakni, Ranperda tentang perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, didasari maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak yang belakangan mengalami peningkatan yang sangat signifikan, baik fisik maupun psikis. Kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut merupakan pelanggaran hak asasi manusia. (kmb26)

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis (15/11) kemarin, nampak sejumlah material bertumpuk di kawasan yang dulu pernah dikembangkan untuk wisata alam itu. Namun, pengerjaan belum berjalan. Hanya saluran air yang belum rampung. Selain bangunan, infrastruktur jalan menuju lokasi Grojogan tersebut juga masih dilakukan. Untuk pengerjaan jalan hotmix tersebut masih ada aktivitas, tetapi di luar wilayah TNBB. Sementara bagian jalan yang sudah masuk kawasan Grojogan tampak belum dikerjakan. Sementara bagian gorong-gorong pintu masuk menuju lokasi tergerus longsor. Di dalam areal Grojogan sejatinya sudah ada satu bangunan berupa kamar mandi atau toilet. Informasinya, pengerjaan bangunan toilet itu sudah berlangsung sejak tahun lalu. Namun, saat ini kondisi bangunan baru itu terkunci.

Perbekel Blimbingsari, Made Jhon Rony, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penghentian pembangunan di wisata Grojogan oleh TNBB. Hal tersebut dikarenakan belum adanya izin atau kesepakatan. Sebab, di lokasi tersebut saat ini masuk ka-

wasan TNBB. Sementara jalan menuju lokasi, menurutnya, masih dibenarkan karena belum masuk kawasan TNBB. Di sisi lain, Kasubag TU TNBB Wiryawan juga mengakui adanya penghentian pengerjaan tersebut. Penghentian dilakukan karena perjan-

jian kerja sama antara TNBB dan Pemkab masih dalam proses. Hal tersebut dilakukan agar tidak menyalahi aturan. Menurutnya Pemkab sepakat menyelesaikan kerja sama lebih dulu sebelum mulai membangun. Pemkab juga bersedia untuk memroses administrasi lebih lanjut. Kawasan wisata Grojogan ini merupakan areal TNBB dan sudah lama tidak dikembangkan. Belakangan pemerintah daerah mengembangkan kawasan di utara Desa Wisata Blimbingsari tersebut menjadi kawasan wisata alam. (kmb26)

Bali Post/olo

PROYEK â&#x20AC;&#x201C; Proyek pengembangan wisata di kawasan wisata Grojogan di utara Desa Blimbingsari dihentikan lantaran belum ada kesepakatan dengan pihak TNBB.


KARANGASEM

Kamis Kliwon, 16 November 2017

SOSOK Terjun Membina AJANG Utsawa Dharma Gita (UDG) membuat nama Karangasem sangat diperhitungkan di kancah nasional. Pasalnya, Karangasem selalu melahirkan deretan juara nasional. Seperti di ajang UDG tingkat nasional tahun ini. Tercatat tujuh seniman Karangasem yang mewakili Bali semuanya pulang membawa mendali yakni 2 emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Ini menandakan proses regenerasi seniman di Karangasem cukup bagus. Salah satu juara nasional itu adalah Gusti Ayu Yunita Dewi, S.Pd. Proses regenerasi seniman itu kata Gex Yunita (sapaan akrab Gusti Ayu Yunita Dewi) harus terus berlanjut. Karena itu, peraih perunggu lomba Dharma Wacana berbahasa Indonesia tingkat nasional, itu cukup bersemangat melakukan pembinaan khususnya di Abang. “Tidak ada yang instan dalam seni. Selain bakat, pembinaan, juga tekad untuk selalu berkembang sangat penting. Saya merasakan sendiri bagaimana proses pembinaan yang intensif mengubah saya menjadi seperti sekarang ini. Saya sendiri ingin melakukan hal sama terhadap junior saya,” kata Gex Yunita usai pembukaan UDG tingkat kabupaten di Puri Gede Karangasem, Rabu (15/11) kemarin. Wanita kelahiran 7 Juni 1991 asal Banjar Buayang, Desa Culik, Abang itu cukup terobsesi mendalami sloka hingga dharma wacana yang membuatnya berprestasi di bidang itu. Hasilnya sejak SD ia meraih juara I pembaca (ngartos) sloka kabupaten dan meraih juara II di tingkat provinsi. Berlanjut SMP, meraih juara II dharma wacana remaja. Ketekunannya di bidang seni budaya dan agama menguatkan motivasinya menempuh pendidikan tinggi di STKIP Agama Hindu Amlapura. Sebelum melangkah ke tingkat nasional, dia lebih dulu merebut juara I lomba dharma wacana pada Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2016 di bawah binaan Ida Nyoman Sugata, S.Pd. Capaian ini lebih baik dari ajang yang sama tahun 2015 yang hanya meraup runner up. Selain ingin terlibat dalam pembinaan lebih intensif, putri pasangan I Gusti Nyoman Ngurah - Ketut Murtini itu masih ingin terus belajar dan berkembang. Alasannya dalam seni dan budaya Bali, banyak hal yang perlu dipelajari. Wanita yang juga aktif di organisasi kepemudaan Peradah dan KNPI Karangasem itu masih penasaran persaingan di tingkat nasional. “Kalau ada kesempatan, saya berusaha lebih baik lagi,” tutup Gex Yunita, yang kabarnya akan segera melepas masa lajangnya itu. (gik)

Bali Post/kmb41

MENURUN - Siswa pengungsi yang sebelumnya menjalani proses belajar mengajar di SDN 4 Rendang jumlahnya menurun pascastatus Gunung Agung diturunkan dari level Awas ke Siaga beberapa waktu lalu.

690 Siswa Masih Belajar di Pengungsian Rendang

Amlapura (Bali Post) Siswa pengungsi pascastatus Gunung Agung diturunkan dari level IV (Awas) ke level III (Siaga) itu masih berjumlah 690 orang. Saat ini mereka tetap menjalani proses belajar mengajar di sejumlah sekolah yang tersebar di Kecamatan Rendang. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, jumlah siswa pengungsi di Kecamatan Rendang mengalami penurunan dari sebelumnya 958 orang. Setelah banyak warga pulang karena wilayah mereka berada di luar zona berbahaya jarak 6 kilometer perluasan sektoran 1,5 kilometer, saat ini masih tersisa 690 siswa di pengungsian. Camat Rendang Wayan Mastra mengatakan, jumlah siswa pengungsi pascastatus Gunung Agung turun ke Siaga memang mengalami penurunan dari sebelumnya. Data siswa pengungsi per 12 November 690 siswa dari anak-anak TK sampai SMA/ SMK. Mereka menjalani proses belajar mengajar di sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Rendang. “Siswa pengungsi yang masih berada di pengungsian tersebar di empat desa yakni Desa Rendang, Desa Nongan, Desa Pesaban, dan Desa Menanga. Jumlah siswa yang mengungsi di Desa Nongan 229 orang, di Desa Rendang 215 orang, di Desa Pesaban 67 orang, dan di Desa Menanga 10 orang. Jadi, dari empat desa itu, yang paling banyak siswa pengungsi di Desa Nongan,” ungkap Mastra. Kepala SDN 4 Rendang I Nyoman Sudarmi mengungkapkan, jumlah siswa pengungsi yang masih belajar di SDN 4 Rendang memang berkurang. Sebab, pascastatus Gunung Agung diturunkan ke Siaga, banyak warga pengungsi balik ke kampung halaman mereka masing-masing. Sebab, wilayah tempat tinggal mereka di luar radius 7,5 kilometer. Jadi jelas, warga yang memiliki anak yang bersekolah pasti ikut pulang dan tidak lagi belajar di pengungsian. “Kini, siswa pengungsi yang masih belajar di SDN 4 Rendang tinggal 44 orang. Siswa itu semuanya masuk siang. Tidak ada yang masuk pagi. Kalau sebelum status turun siswa pengungsi yang belajar sebanyak 92 orang. Mereka dibagi dua shift pagi dan siang,” ungkap Sudarmi. (kmb41)

Hanya Salinan, Lontar Bali di Museum Leiden

Amlapura (Bali Post) -

Persepsi masyarakat Bali yang menganggap banyak lontar asli Bali berada di Museum Leiden, Belanda, ternyata keliru. Seorang peneliti lontar asal Belanda Prof. Dr. H.I.R Hinzler menyatakan seluruh lontar di sana hanya salinan atau transkrip alias bukan lontar aslinya. Bahkan, peneliti lontar Bali sejak tahun 1972 itu menyebut rencana Pemkab Karangasem membuat museum lontar di dekat Taman Budaya Candrabhuana, Amlapura, dengan misi memulangkan seluruh lontar asli Bali, khususnya Karangasem, di Museum Leiden, sebagai tindakan sia-sia. Saat ditemui di Desa Pakraman Dukuh Penaban, Selasa (14/11) lalu, Prof. Hinzler menyatakan sebelum lontar-lontar Bali di Museum Leiden itu ada, dulu Belanda melakukan pendataan secara formal dari tahun 1929, lewat Museum Gedong Kirtya. Tetapi, sebelum Belanda melakukan itu sudah ada seorang peneliti Herman Neubronner Van Der Tuuk, yang membuat sebuah kamus Bahasa Bali dan Jawa Kuno. Saat itu, dia mencatat dan mengajak beberapa orang menyalin lontar asli milik masyarakat Bali di atas kertas, sehingga selesai menyalinnya, lontar asli itu langsung dikembalikan. Hanya ada beberapa lontar asli yang dikumpulkan peneliti saat itu, karena diberikan sebagai hadiah, usai melakukan penelitian. Lontar asli yang diterima sebagai hadiah usai peneliti saat itu, tidak lebih dari 200 lontar. Sedangkan, seluruh lontar yang sudah teregister di Museum Leiden Belanda mencapai 6.000 lontar ketikan. Kalau melihat jumlah total lontar lengkap dengan versi digital, jumlahnya sudah ada sekitar 9.000 lontar. “Saat itu, peneliti awalnya menyalinnya dengan menulis tangan saat meneliti hukum adat Bali. Dulu orang Bali juga tidak mau memberi aslinya. Jadinya pinjam kemudian disalin dan dikembalikan. Jadi, Belanda

DI akhir tahun anggaran 2017 ini, DPRD Karangasem menggodok dua rancangan peraturan daerah (ranperda) yang diajukan eksekutif. Kedua ranperda yang sepakat segera dibahas itu yakni Ranperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain PAD yang Sah dan Ranperda perubahan atas Perda No. 5 Tahun 2008 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Kedua ranperda itu dibahas Rabu (15/11) kemarin. Sejauh ini, ranperda itu telah masuk pada sidang paripurna jawaban Bupati Karangasem atas pemandangan umum fraksi-fraksi. Sebelumnya, pada sidang paripurna Selasa (14/11) lalu, enam fraksi di DPRD Karangasem sepakat membahas dua ranperda itu, dengan beberapa pertanyaan, usul, maupun saran. ‘’Setelah dicermati kedua materi ranperda itu maka kami Fraksi Partai Golkar para prinsipnya setuju dibahas kedua ranperda itu,” ujar juru bicara Fraksi Golkar Ida Ayu Wayan Sutejawati. Fraksi Bhineka menekankan agar dalam pengelolaan keuangan daerah perlu diupayakan transparansi dan akuntabel. Karena itu, Pemkab Karangasem diminta menyiapkan sumber daya manusia profesional di bidang keuangan dan akuntansi. Fraksi Demokrat di antaranya menyarankan pemerintah menggunakan

Kios Pedagang Kain di Besakih Mulai Buka

BERDASARKAN pantauan di lapangan, belasan warung pedagang kain sebelumnya tutup pascastatus Gunung Agung naik ke Awas. Setelah status diturunkan ke Siaga, beberapa pedagang di kawasan wisata spiritual itu sudah mulai buka warungnya. Para pedagang mulai melayani wisatawan yang berkunjung ke Besakih. Selain kios pedagang kain yang sudah mulai buka, sejumlah warung makan dan warung kopi juga ikut mengais rezeki dari usa-

hanya yang relatif lama tutup itu. Hanya, waktu buka warung mereka itu tidak bersamaan. Ada yang baru dua hari lalu mencari peruntungan. Namun, tidak sedikit lebih awal sejak pariwisata Besakih itu dibuka. Salah seorang pedagang kain, Gusti Ayu Suriantini, Rabu (15/11) kemarin, mengungkapkan kios kain miliknya baru mulai buka sejak kemarin (Selasa - red). Kata dia, semenjak status Gunung Agung naik ke level Awas 22 September

waktu itu bukan merampas,” kata Prof. Hinzler yang seharihari juga di Museum Leiden membantu mengurus museum tersebut. Saat peneliti Belanda lainnya melakukan penelitian, seperti Prof. Hooykas (dosennya Prof. Henzler), juga mengalami hal sama. Jadi, dari ribuan lontar di Museum Leiden, itu sekali lagi ditegaskan lontar yang asli sebagai hadiah saat itu jumlahnya sangat sedikit dibandingkan salinan atau ketikan. Dia justru menyebut lontar Bali asli sekarang ini lebih banyak ada di Pusat Dokumentasi (Pusdok) di Denpasar. Project Pengetikan Peneliti Lontar Bali Dr. Sugi Lanus, saat ditemui di lokasi yang sama, menambahkan pada tahun 1929 itu, Belanda ada project pengetikan lontarlontar Bali. Prosedurnya, lontar masyarakat Bali dipinjam oleh tim kuratornya Kirtya. Di dalam kurator itu isinya ada sembilan pedanda dan ditambah dua orang Belanda yang pekerjaannya sebagai peneliti. Setelah dipinjam disalin lalu diketik di tempat. Salinan ketikannya itu dulu dibuat rangkap enam. Hasil salinannya satu lembar selalu diberikan kepada Kirtya. Sehingga, hasil salinan lontar di Museum Leiden sekarang,

Bali Post/kmb31

MUSEUM LONTAR - Prof. Hinzler bersama Sugi Lanus saat ditemui di lokasi rencana pendirian Museum Lontar di Desa Dukuh Penaban, Karangasem, Selasa siang. sebagian besar sebenarnya juga ada di Museum Gedong Kirtya. Masalahnya, pemilik lontar asli yang disalin dulu itu dalam satu keluarga. Kemudian siapa yang memegang, ditaruh di mana, apakah sudah rusak atau bagaimana? Nah hal itu tidak diketahui nasibnya. Banyak masyarakat Bali justru tidak memperlakukan lontar-lontarnya dengan baik. Bahkan, pihaknya saat ini sedang mengecek 260 lontar asli di satu geria. 80 persen kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. “Syukur lontar-lontar asli Bali dulu pernah diketik atau disalin. Sehingga masih ada buktinya. Malah buktinya ada di Belanda, yang sebenarnya hanya back-up salinan lontar-lontar Bali,” tegasnya. Sugi Lanus menegaskan, sekarang masih ada sekitar 2.850 lontar asli Bali yang saat disimpan di Pusdok, Jalan

Juanda, Denpasar dikumpulkan beberapa sastrawan Bali. Museum Bali juga punya sekitar 50 lontar asli Bali. Sekarang, desa adat atau pihak manapun kebingungan mencari lontar aslinya. Nah lontar itu bisa dicek langsung di Pusdok Renon. Bahkan, Sugi Lanus mengaku juga punya seluruh salinannya. Bagi yang ingin benar-benar tahu, dia mengaku siap menunjukkan, lontar di dalam data base-nya. Beberapa desa adat di Bali, kebingungan menyusun awigawig lantaran pijakan lontar aslinya sudah tidak ada. Terkait pendirian Museum Lontar di Desa Dukuh Penaban, kata Sugi Lanus, di desa mana pun bisa membangun museum komunitas. Ini menjadi fenomena baru yang positif dalam pengembangan sastra Bali. Karena komunitas di desa ini saja sudah ada sekitar 400 lontar. Nanti akan ditambah lagi lontar-lontar

yang menyerahpinjamkan untuk juga dipamerkan di tempat ini, agar bisa terawat dengan baik. Kalau semua dikumpulkan di museum lontar Dukuh Penaban ini sudah siap 700 lontar. Kalau nanti benar Pemkab Karangasem sendiri mau membangun museum lontar, menurut Sugi Lanus, sebagai tim pendiri Museum Lontar Dukuh Penaban itu tidak ada maksud membuat kompetisi membuat museum. Akan tetapi, yang dibutuhkan adalah saling melengkapi. “Nanti akan kami kerjakan apa yang tidak dikerjakan pemkab. Dalam sebuah museum lontar, nanti bisa ada beberapa paket kegiatan. Misalnya, aktivitas menyurat aksara Bali di atas daun lontar, workshop membuat daun lontar. Jadi, kalau ada yang mau belajar, bisa nanti diberikan tahapannya,” tegasnya. (kmb31)

Dewan Karangasem Sepakat Bahas Dua Ranperda

Wisatawan Banyak Berdatangan

Sejumlah kios pedagang kain di Kawasan Pariwisata Desa Besakih yang sebelumnya tutup sejak 22 September lalu tampak para pedagang sudah relatif banyak buka lapaknya. Ratusan wisatawan tercatat sudah berkunjung ke tempat wisata di lereng barat Gunung Agung itu. Para pedagang itu membuka gerainya menyusul kawasan wisata spiritual Pura Agung Besakih dibuka pascastatus Gunung Agung diturunkan ke level Siaga. Selain kios pedagang kain yang mulai buka, beberapa warung makanan juga sudah ada yang berjualan. Bagaimanakah respons para tamu terhadap warung warung yang sudah buka itu?

13

lalu, kios yang dipergunakan untuk berjualan kain tersebut memang ditutup. Pasalnya saat status Awas, kawasan Besakih harus steril tidak boleh ada penghuni. Karena itu, dirinya bersama keluarganya harus mengungsi ke Klungkung. “Warung ini baru dibuka sejak dua hari lalu. Saya baru mencoba jualan cari peruntungan, karena sudah mulai ada wisatawan yang datang ke Besakih. Dan barang dagangan juga baru beberapa saja dikeluarin. Belum semuanya,” ungkapnya. Jika dalam kondisi normal, kata Gusti Ayu Suriantini, dirinya lumayan banyak dapat jualan kain. Namun, sejak dibuka dua hari lalu, belum ada wisatawan yang berbelanja ke warung untuk membeli kain dagangannya. Harga kain yang dijualnya bervariasai. Harganya tergantung jenis kainnya yang kata Gusti Ayu Suriantini, dibanderol pada kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 100 ribu. “Kalau

sistem informasi e-budgeting dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemkab juga diharapkan mengimplementasikan penyusunan keuangan berbasis kinerja. Pada sidang paripurna kemarin, Bupati IGA Mas Sumatri melalui Wabup Wayan Artha Dipa menyatakan pada prinsipnya Pemkab Karangasem setuju dengan masukan dan saran fraksi-fraksi. Soal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, Wabup mengatakan selaras dengan asas-asas umum penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Soal penyiapan sumber daya manusia profesional, pemkab secara rutin melaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis aparatur pengelola keuangan di masingmasing OPD. Sedangkan soal e-budgeting, ke depan Pemkab Karangasem berupaya menerapkan sistem tersebut untuk mewujudkan transparansi anggaran. Untuk mempercepat pembahasan kedua ranperda itu, DPRD Karangasem sudah membentuk pansus. Pansus akan melakukan pencermatan sehingga ranperda itu nantinya bisa memberi dampak positif terhadap pembangunan. “Ada dua pansus. Pansus I membahas ranperda hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah. Pansus II membahas ranperda perubahan atas Perda No. 5 dulu dapat saja jualan. Sekarang semenjak dibuka belum dapat jualan satu kain pun,” keluhnya. Pedagang lain, I Gusti Ayu Parwati, menjelasknan sejak dibukanya kios sejak beberapa hari lalu, dirinya juga belum dapat jualan sama sekali. Dia berharap kondisi Gunung Agung kembali normal, mengingat penghasilan untuk biaya anakanaknya serta keperluan makan sehari-hari dari berjualan kain itu saja. “Sama sekali belum dapat jualain kain. Semoga nanti ada pembeli,” harapnya. Hal berbeda dengan Mangku Runik. Dikatakan, kalau kios miliknya sudah dibuka sejak sebelas hari lalu pascaobjek pariwisata Besakih kembali dibuka. Selama dibuka, dirinya sudah dapat menjual beberapa lembar kain kepada wisatawan asing. “Kalau jualan emang sudah dapat. Tapi baru beberapa lembar kain saja. Walau berbeda dengan saat sebelum ada ancaman erupsi ini, rezeki segini ini tetap saya syukuri. Saya cukup puas, ketimbang tidak dapat jualan sama sekali,” jelas Mangku Runik. (nan)

Tahun 2008 tentang Pokokpokok Pengelolaan Keuangan Daerah,’’ ujar Ketua DPRD I Nengah Sumardi. Wabup Artha Dipa, usai sidang, mengatakan kedua ranperda itu sangat penting sebagai pijakan pemerintah menggali potensi dan mengelola keuangan daerah. Sebagai gambaran, pihaknya menyebutkan salah satu substansi ranperda hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah menyangkut besaran tarif dan perluasan wilayah. ‘’Ranperda ini mengatur pendapatan di luar pajak,’’ ujarnya. (ad749)

SIDANG PARIPURNA - Pemandangan umum fraksifraksi saat Sidang Paripurna DPRD Karangasem atas dua ranperda yang diajukan eksekutif.


TABANAN ’’Pujawali’’ di Pura Luhur Tanah Lot

14

Kamis Kliwon, 16 November 2017

’’Pamedek’’ Disiapkan ’’Boat’’

Tabanan (Bali Post) Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot, Kediri, Tabanan, berlangsung mulai Budha Wage Langkir 15 November 2017 ini. Ida Batara nyejer empat hari hingga 18 November 2017. Umat Hindu dari berbagai daerah di Bali mulai tangkil memadati pura di tengah laut itu. Piodalan di Tanah Lot ini juga bersamaan di Pura Batu Bolong dan Pura Penataran di kawasan di Tanah Lot itu. Iring-iringan pamedek menambah keindahan wisata spiritual Tanah Lot itu. Momen langka itu sangat menarik dan diabadikan antusias oleh para wisatawan. Menjelang sore, arus wisatawan semakin bertambah. Para wisatawan itu berbaur di bibir pantai bersama para pamedek. Manajer Operasional DTW Tanah Lot, Toya Adnyana, mengatakan upacara piodalan ini menambah daya tarik wisatawan. Karena itu, banyak wisatawan sengaja menunggu upacara ini. Mereka rela menunggu seharian agar bisa mengabadikan momen sunset yang paling digemari wisatawan asing itu. “Wisa-

tawan sangat antusias melihat langsung prosesi keagamaan di DTW Tanah Lot ini,” ujarnya. Pamedek lokal kebanyakan tangkil antara pukul 02.00 - 06.00 pagi harinya. Waktu itu sengaja dicari karena air laut sedang surut-surutnya. Pujawali-nya dilaksanakan mulai dini hari pukul 01.00 Wita sampai 23.00 Wita. Prosesi di Pura Tanah Lot itu di-puput Pemangku Gede Pura Luhur di sana yakni Ida Pinandita Semudra. Puncak keramaian pamedek biasanya sore hingga malam hari. Di sini kita juga dibantu teruna-teruni dari Desa Pakraman Beraban. Mereka ngaturang ayah secara bergiliran. Sekaa teruna dari masing-masing banjar adat di Desa Pakraman Beraban ini secara bergiliran ngaturang ayah di Pura Luhur Tanah Lot ini. “Teruna-teruni itu ngayah-nya sepanjang hari dari pagi sampai malam hari,” jelasnya. Saat air laut pasang, pihak panitia memasang tali sepanjang area beji. Tali itu difungsikan untuk membantu pamedek yang sembahyang ke luhur ataupun mapamit usai sembahyang. “Kita juga siapkan

rubber boat untuk antisipasi,” tambahnya. Satu boat disiapkan untuk menyeberangkan para pamedek. Sekitar pukul 09.30 wita. Tiga orang polair dibantu life guard Tanah Lot, menyeberangkan pamedek menuju ke mandala utama Pura Luhur Tanah Lot itu. “Tadi, beberapa pamedek diseberangkan menggunakan perahu boat oleh anggota polair dan life guard,” jelasnya. Pihaknya juga menugaskan enam orang life guard bergantian memantau situasi. Selain life guard, beberapa petugas polair Polres Tabanan juga stand by di Tanah Lot. Sehari sebelumnya, Selasa (14/11), dilaksanakan upacara Ngebejian di Beji --sumber air suci -- di sisi Kaler Pura Luhur Tanah Lot. Upacara itu dilaksanakan sore hari. Ngebejian itu untuk menyucikan atau membersihkan semua pratima (arca arca sakral) yang akan dipakai piodalan keesoknya harinya di Pura Luhur Tanah Lot ini. Sebagai hiburan kepada masyarakat, malam harinya digelar pementasan Wayang Cenk Blonk. (kmb28)

Kurangi Pengaruh ’’Gadget’’, Perpustakaan Tambah Jadwal Tabanan (Bali Post) Dalam upaya menekan pengaruh negatif gadget pada anak-anak sekaligus meningkatkan minat baca mereka, Perpustakaan Daerah Tabanan melakukan penambahan jadwal layanan dari enam menjadi tujuh hari. Kepala Dinas Perpustakaan Tabanan Wayan Kotio, Rabu (15/11) kemarin, mengatakan layanan perpustakaan itu biasanya buka pada hari kerja yaitu Senin hingga Sabtu saja. Tetapi untuk meningkatkan minat baca generasi muda dan anak-anak , layanan kemudian ditambah menjadi tujuh hari kerja. Karena itu, pada hari Minggu otomatis layanaan perpustakaan itu dibuka melalui perpustakaan keliling di Lapangan Dangin Carik. “Kami integrasikan mobil perpustakaan keliling itu dengan taman bermain yang ada di pojok lapangan,” ujarnya. Adapun layanan mobil perpustakaan keliling itu dibuka dari pukul 07.00 wita hingga 09.00 Wita. Dipilihnya jam tersebut karena biasanya pada waktu itu banyak orang yang berolahraga. Orang tua yang olahraga itu sering membawa serta anaknya. Jadi, sambil orang tuanya berolahraga,

anak-anaknya bisa mengisi waktunya dengan membaca. Program yang dimulai sejak awal tahun itu kata Kotio, menunjukkan hasil relatif baik. Pada awal program peluncuran itu memang sedikit anak-anak yang datang membaca. Beberapa hanya melihat-lihat karena mereka penasaran. Namun, lama-kelamaan satu per satu anak-anak mulai datang membaca. Karena

itu, mereka rutin mengikuti orangtua olahraga ke Lapangan Dangin Carik ini. Saat ini, rata-rata kunjungan anak membaca setiap Minggu 30 hingga 50 anak. Untuk menarik minat baca anak-anak tentu diperlukan penambahan koleksi buku. Setiap tahun, anggaran yang dikucurkan untuk menambah koleksi buku itu kata Kotio, sebesar Rp 11 juta. (kmb24)

Bali Post/kmb28

GUNAKAN BOAT - Petugas kepolisian dibantu life guard saat membantu menyeberangkan pamedek dengan menggunakan boat.

Syarat Dianggap Rumit

Nelayan Tabanan Minim Sentuhan KUR

Tabanan (Bali Post) -

Para nelayan di Tabanan jarang tersentuh program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah dari pemerintah. Pasalnya, persyaratan untuk mendapatkan KUR itu dianggap sangat rumit. Padahal, kredit berbunga ringan itu sangat diperlukan nelayan terutama sebagai modal usaha mencari ikan. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan Ketut Arsana Yasa, Rabu (15/11) kemarin, mengungkapkan sepengetahuannya para nelayan masih minim mendapat alokasi bantuan KUR. Padahal, keperluan pinjaman KUR yang suku bunganya rendah itu sangat dinanti-nanti para nelayan di Tabanan. Persoalan para nelayan tidak tersentuh program KUR itu selain karena sosialisasi KUR ke tingkat nelayan tidak intens, juga ditengarai rumitnya

syarat yang harus dipenuhi para nelayan. “Pada tahun 2016 lalu, pernah ada nelayan mencoba mengajukan program peminjaman modal ke bank penyalur. Namun, pihak bank menyodorkan sejumlah ketentuan atau proses menjelimet yang harus dipenuhi para nelayan itu. Karena prosesnya rumit, para nelayan itu batal mengajukan peminjaman dana dari program KUR itu,” tutur Arsana. Sesungguhnya, nelayan itu sangat memerlukan permodalan agar usaha mereka bisa

lebih menggeliat. Modal itu diperlukan guna mendukung usaha tangkapan mereka bisa lebih baik. Lantaran proses pengajuan KUR rumit untuk persyaratan saat meminjam dana itu, terpaksa dialihkan ke lembaga keuangan lain yang memberikan suku bunga lebih besar dari KUR itu. Hal ini tentu berat bagi nelayan di tengah kondisi murahnya harga jual lobster yang menjadi tangkapan utama nelayan di Tabanan. Apalagi sebagaimana diketahui kondisi nelayan yang

mengupayakan mencari lobster itu tidak sebaik seperti sebelum ada pelarangan ekspor lobster 200 gram ke bawah. Dulu, nelayan lobster itu kata Arsana, penghasilannya bergairah seiring mahalnya harga lobster di pasar ekspor. Namun kini, sejak pelarangan ekspor lobster di bawah 200 gram itu, tangkapan nelayan dengan syarat ekspor itu susah didapatkan, sehingga pendapatan nelayan pun otomatis menjadi minim. Berkurangnya pendapatan ini tentu membuat mereka kesulitan membayar bunga kredit. Sehingga pinjaman KUR yang berbunga rendah dan bisa diproses lebih mudah seperti itulah yang sangat diharapkan para nelayan di Tabanan. (kmb24)

Jalan Raya Tanah Lot Ditutup Dua Hari

Bali Post/kmb24

MINAT BACA - Untuk meningkatkan minat baca anakanak, Perpustakaan Tabanan membuka layanan pada hari Minggu di Lapangan Dangin Carik, Tabanan.

Tabanan (Bali Post) Keluarga besar Puri Batan Ancak, Kecamatan Kediri dalam waktu dekat ini menggelar upacara palebon panglingsir puri di sana. Dipastikan, seluruh keluarga besar dan kerabat hadir pada upacara tersebut. Demi kelancaran upacara palebon itu, jalan raya Tanah Lot ditutup selama dua hari, yakni tanggal 18 November pada pukul 13.00 Wita, sedangkan 19 November pada jadwal yang sama.

Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa mengatakan, penutupan jalan raya Tanah Lot itu untuk memberikan kenyamanan dan keamanan berlalu lintas. Bagi kendaraan baik yang menuju atau dari Tanah Lot saat jam penutupan itu diimbau agar melalui jalur By-pass Tanah Lot (By-pass Nyanyi)-Munggu Kapal. Khusus kendaraan kecil dapat juga melalui Jalan Ir. Soekarno - Kediri - Nyitdah - Kedungu

- Beraban - Tanah lot. Terkait penutupan jalan raya Tanah Lot itu dibenarkan Kapolsek Kediri Kompol Nyoman Sumarajaya. Ketika dilakukan penutupan pukul 13.00 Wita itu akan dijaga petugas gabungan Polres dan Dinas Perhubungan. “Setiap titik kita siagakan petugas selama akses jalan itu ditutup dua hari pada jam 13.00 Wita,’’ ucap Kapolsek yang mengharapkan pengguna jalan maklum. (kmb28)


15

Kamis Kliwon, 16 November 2017 Hasil Pertandingan Playoff Piala Dunia 2018 --------------- Antar Benua --------------------------------------Pertandingan II Australia vs Honduras 3-1 (Australia unggul keseluruhan 3-1) --------------- Zona Eropa ---------------------------------------Rep. Irlandia vs Denmark 1-5 (Denmark unggul 5-1) ------------------------------------------------------------------------Total 31 negara telah memastikan berpartisipasi di putaran final di Rusia tahun depan.

Tiga Gol Jedinak Bawa Australia ke Rusia Sydney -

Australia untuk keempat kalinya berturut-turut lolos ke putaran final Piala Dunia. Socceroos pada playoff antarbenua, Rabu (15/11) kemarin, mengalahkan Honduras 3-1 dan lolos ke Rusia tahun 2018 setelah menahan tim dari kawasan Amerika Tengah itu dengan skor imbang tanpa gol di pertandingan pertama.

Tuan rumah : Rusia. Zona Eropa : Belgia, Inggris, Jerman, Islandia, Polandia, Serbia, Spanyol, Prancis, Portugal, Swiss, Kroasia, Swedia, Denmark. Afrika : Mesir, Nigeria, Senegal, Maroko, Tunisia. Asia : Iran, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Australia. Amerika Utara, Tengah dan Karibia: Kosta Rika, Meksiko, Panama Amerika Selatan : Brazil, Uruguay, Argentina, Kolombia Satu tiket masih diperebutkan antara Peru vs Selandia Baru yang baru bertanding Kamis ini. --------------- Pertandingan internasional -------------------Korea Selatan Tiongkok Argentina Qatar Slovakia Rusia Rumania Hungaria Austria Belgia Jerman Wales Inggris Portugal

vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs

Serbia Nigeria Nigeria Islandia Norwegia Spanyol Belanda Kosta Rika Uruguay Jepang Prancis Panama Brazil AS

1-1 0-4 2-4 1-1 1-0 3-3 0-3 1-0 2-1 1-0 2-2 1-1 0-0 1-1

Aklamasi, jika Suwandi Calon Tunggal

Denpasar (Bali Post) Musorprov KONI Bali yang bakal memilih ketua umum masa bakti 2017-2021, di Buleleng, 16 Desember mendatang, jika hanya memunculkan calon tunggal incumbent Ketut Suwandi, maka akan dilakukan aklamasi. Alasannya, seorang kandidat kalau didukung 50 persen suara plus 1, sudah cukup untuk didaulat kembali memimpin induk organisasi olahraga di Bali ini. Informasi yang dihimpun Bali Post menyebutkan, Suwandi diprediksi bakal melenggang mulus memimpin Bali Post/022 KONI Bali 2017-2021. Dasar Ida Ayu Ratih Herawati pertimbangannya, Suwandi dianggap berhasil mendongkrak prestasi atlet Bali di ajang PON XIX di Jabar 2016, mencapai peringkat keenam. Padahal, pada hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia, biasanya Bali bercokol di urutan kesembilan. Steering Committee (SC) IGN Oka Darmawan, di Denpasar, Rabu (15/11) kemarin menjelaskan, seorang kandidat jika ingin maju, minimal harus mendapat dukungan 20 suara, pernah berkecimpung pada organisasi KONI baik kabupaten dan kota maupun Bali. ‘’Sedangkan ketua lama, harus membuat laporan pertanggungjawaban kepada para peserta Musorprov, paling lambat 2 Desember nanti,’’ jelas Oka Darmawan. Sementara itu, Organizing Committee (OC) Ida Ayu Ratih Herawati menjelaskan, total suara di ajang Musorprov mencapai 65 suara. Rinciannya, pengprov cabor (48), ditambah organisasi fungsional olahraga (6), KONI kabupaten dan kota (9), KONI yang sudah demisioner (1), serta KONI Pusat (1). ‘’Selama pelaksanaan Musorprov KONI Bali, kami membagi dalam tiga sidang,’’ terang wanita yang menjabat Wasekum KONI Bali ini. Di sisi lain, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengakui jabatan ketua umum KONI merupakan kursi panas. Alasannya, Bali berat untuk beranjak prestasinya, mengingat tuan rumah Papua persiapannya matang. Apalagi, peserta PON di Jabar 15 ribu atlet, bakal dipangkas menjadi 6.500 atlet pada PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Jika kuotanya 6.500 atlet, dibagi 34 provinsi, tiap provinsi memberangkatkan 150-200 atlet. Jadi, PON ini menonjolkan kualitas, orientasinya prestasi bukan lagi pembibitan atau cari pengalaman,’’ papar Suwandi. (022)

Bali Post/afp

LOLOS - Pemain Australia Mile Jedinak (tengah) dikerumuni rekan-rekannya setelah mencetak gol ke gawang Honduras pada pertandingan playoff antarbenua Piala Dunia 2018 di Stadion Australia, Sydney, Rabu (15/11) kemarin. Australia menang 3-1 dan lolos ke putaran final.

Jonatan Singkirkan Lin Dan di Babak Pertama

Fuzhou Kejutan datang dari sektor tunggal putra di babak pertama Tiongkok Open Super Series Premier 2017, Rabu (15/11) kemarin. Jonatan Christie yang datang tanpa label unggulan, berhasil menyingkirkan pemain senior unggulan tiga asal Tiongkok, Lin Dan, di depan publiknya sendiri. Jonatan menang dua game langsung dengan 21-19 dan 21-16. ‘’Poin paling penting ada di game pertama. Karena poinnya kan mepet terus. Saya enggak mau kecolongan di game pertama, karena bisa jadi di game kedua dia lebih percaya diri dan saya jadi ngedrop. Jadi sebisa mungkin poin-poin penting saya paksa. Apalagi pas 17 sama, saya banyakin smash dan cepetin di lapangan,’’ kata Jonatan usai bertanding. Menang di game pertama, Jonatan meneruskan tren positif penampilannya di game kedua. Ia terus memimpin jalannya pertandingan hingga 20-9. Suasana sempat menegang manakala Jonatan tak bisa mengalahkan Lin Dan begitu saja. Jonatan bahkan harus bersabar ketika Lin Dan mencoba menyusul hingga 20-16. Beruntung akhirnya tunggal putra

Pelatnas PBSI tersebut bisa memenangkan game kedua dengan 21-16. Hasil ini sekaligus memperkecil jarak rekor pertemuan Jonatan dengan Lin Dan menjadi 2-3. Sebelumnya, Jonatan tertinggal 1-3 dari Lin Dan, dengan pertemuan terakhir yang terjadi di Autralian Open 2017 lalu. Saat itu Jonatan kalah dua game langsung dengan 14-21 dan 19-21. Selanjutnya di babak kedua, Jonatan masih menunggu lawan antara sesama punggawa Merah-Putih, Anthony Sinisuka Ginting dengan pemain Hongkong Ng Ka Long Angus. Laga sengit tersaji di ganda putra. Mohammad Ahsan/ Rian Agung Saputro akhirnya berhasil melaju ke babak kedua dengan mengalahkan Lu Ching Yao/Yang Po Han, Taiwan, dengan skor 18-21, 21-15 dan 21-16. Kemenangan ini sekaligus menambah catatan positif Ahsan/Rian dari Lu/Yang. Sebelumnya, kedua pasangan ini pernah bertemu sekali di Prancis Terbuka Super Series 2017, saat itu Ahsan/Rian menang 21-17 dan 21-18. Pertandingan Ahsan/Rian dengan Lu/Yang yang berlangsung di Haixia Olympic

Debut Widari Hasilkan Tiga Emas Jakarta (Bali Post) Lifter putri Widari memborong tiga medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Berat di Pilsen, Ceko, 13-18 November. Ini menjadi debut gemilang atlet asal Kalimantan Timur yang turun di kelas 47 itu. Informasi dari PB PABBSI di Jakarta, Rabu (15/11) kemarin, emas pertama Widari dari jenis angkatan bench press dengan total angkatan 135 kg. Berikutnya dari angkatan dead lift dengan angkatan 180 kg dan yang terakhir dari total angkatan yang menembus angka 475 kg. Total angkatan sendiri merupakan gabungan dari angkatan benc press, dead lift dan squat. Hanya, khusus angkatan squat Widari harus puas menempati posisi ketiga dengan angkatan 160 kg dan berhak mendapatkan medali perunggu pada kejuaraan bergengsi ini. Untuk medali perak direbut lifter asal Jepang Fukushima dengan total angkatan 472,5 kg. Sedangkan medali perunggu direbut oleh lifter asal Rusia Sitdikova dengan total angkatan 440 kg. Selain Widari, lifter Indonesia yang sukses meraih medali perak adalah Imas Kartika di kelas 52 kg untuk angkatan dead lift 185 kg, sedangkan lifter putra Dony Meiyanto meraih perak kelas -74 kg angkatan dead lift dan perunggu angkatan squat. Manajer tim Indonesia Yanto Arifin mengaku bangga dengan pencapaian Widari meski lifter tersebut baru pertama kali turun di kejuaraan dunia. Pihaknya berharap PB PABBSI memberikan apresiasi kepada atlet tersebut. ‘’Widari adalah pendatang baru. Sejak awal saya sudah memprediksi dia akan mampu membuat kejutan. Saya sangat berterima kasih kepada ketua umum yang sangat peduli dengan angkat berat sehingga bisa memberangkatkan kami ke kejuaraan dunia ini,’’ katanya. Pihaknya mengaku jika angkat berat memang belum sepopuler angkat besi. Meski demikian nomor ini sudah masuk world games dan Indonesia berpeluang bersaing pada kejuaraan tersebut. (ant)

Bali Post/net

BABAK PERTAMA - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie (kanan) menghentikan andalan tuan rumah Lin Dan pada babak pertama turnamen bulu tangkis Tiongkok Terbuka, Super Series, Rabu (15/11) kemarin.

Kapten Australia Mile Jedinak menjadi bintang pada pertandingan yang digelar di Stadion Olimpiade Sydney kemarin dengan sumbangan tiga gol. Gelandang Aston Villa itu mengoyak gawang Donis Escober pada menit ke-54 setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Ia kemudian mengakhiri perlawanan tim tamu dengan dua penalti pada rentang waktu 13 menit. Honduras sempat membalas melalui Alberth Elis sebelum bubaran namun itu sudah terlambat untuk menyalamatkan timnya dari kekalahan. Saat wasit meniup peluit akhir pertandingan, sorakan 77 ribu penonton membahana, menandai kesuksesan Australia lima kali ke putaran final secara keseluruhan. ‘’Saya bangga atas kerja keras semua pihak, pemain, staf dan organisasi. Kami menyelesaikan kerja keras ini

Sports Center, Fuzhou, Tiongkok ini sempat diwarnai aksi protes kepada wasit. Ahsan/Rian yang beberapa kali merasa dirugikan pun, meminta bantuan referee untuk mengatasi hal tersebut. ‘’Beberapa kali kami sempat dicurangi. Bola masuk, linesman bilang masuk tapi dikoreksi, kedua: bola enggak sampai saat servis, kemudian yang ketiga sempat ragu-ragu. Keputusan ini sebenarnya mengganggu. Tapi kemudian saya balikin aja supaya lebih ada gairah dan luapan emosinya keluar untuk semangat bertanding. Walaupun dicurangi tetap enggak mau kalah,’’ ungkap Ahsan. Ahsan/Rian harus mengalami kekalahan di game pertama mereka. Setelah mengubah strategi, keduanya akhirnya bisa menang di dua game berikutnya, dalam waktu 65 menit pertandingan. Selanjutnya di babak kedua, Ahsan/Rian akan berhadapan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, Denmark. Astrup/Rasmussen sendiri sebelumnya telah mengalahkan wakil Indonesia lainnya, yaitu Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dengan 20-22, 21-19 dan 21-12. Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga meraih tiket ke babak selanjutnya. Tanpa hambatan berarti, pasangan unggulan dua turnamen ini menghadang wakil Denmark, Anders Skaarup Rasmussen/Line Hojmark Kjaersfeldt, 21-15 dan 21-8. Laga kali ini merupakan yang kedua kalinya bagi Tontowi/Liliyana dan Rasmussen/Kjaersfeldt. Sebelumnya mereka pernah saling melawan di Denmark Open Super Series Premier 2017, dengan kemenangan untuk Tontowi/ Liliyana, 21-16 dan 21-14. Sementara itu unggulan pertama Praveen Jordan/Debby Susanto harus mengakui keunggulan lawannya pasangan baru tuan rumah, Zhang Nan/Liu Xuanxuan. Dalam waktu 39 menit, Jordan/Debby kalah dengan skor akhir 18-21 dan 18-21. (kmb39/net)

Personi Menang Tipis atas Perssib Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Personi Mengwitani menang tipis atas lawannya Perssib Blahkiuh dengan skor 2-1 (2-0) dalam lanjutan turnamen Bupati Badung Cup II/2017, Grup G, di Lapangan Kapal, Badung, Rabu (15/11) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Jati tersebut gol pembuka kemenangan Personi dilesakkan Made Feby di menit ke-22. Semenit menjelang turun minum, gawang Perssib Blahkiuh yang dikawal Diva Raditya kembali jebol. Made Dwi Candra menggandakan

keunggulan hingga Personi memimpin 2-0. Pada babak kedua, Perssib mampu mempertipis kekalahan melalui gol yang dicetak Deni Mahendra di menit ke72, hingga skor akhir Personi unggul 2-1. Atas hasil ini, Perssib Blahkiuh tersingkir, sedangkan dua tim yang melaju ke babak 16 besar, dari Grup G adalah Putra Angkasa Kapal dan Personi Mengwitani. Hasil lainnya, Buduk FC juga menang tipis atas lawannya Cani Putra dengan skor 4-3 (2-2), dari Grup F, di

Lapangan Dalung, kemarin. Keempat gol (quattrick) kemenangan Buduk FC, diborong Gede Deva di menit ke-8, 14, 54 dan 61. Sementara tiga gol balasan Cani Putra, dua gol diciptakan Widiastra di menit ke-6 dan 9, dan satu gol lagi dicetak Dani menit ke-75. Laga ini sudah tidak menentukan lagi, sebab dua tim yang melaju ke babak 16 besar adalah Garuda Dalung dan Wenara Duta. Sedangkan dua tim yang lolos dari Grup E, yang digelar di Lapangan Mengwi, yakni Putra Mengwi dan Bhara Putra Baha. (022)

dan pujian pantas dialamatkan pada mereka,’’ jelas pelatih Australia Ange Postecoglou. Wasit Nestor Pitana dari Argentina melayangkan tiga kartu kuning, dua untuk pemain Australia Matt Jurman dan Aaron Mooy serta 1 Honduras saat Maynor Figueroa melanggar Tim Cahill. Cahill kemudian ditarik keluar pada menit ke-66 untuk digantikan penyerang Tomi Juric. Namun sebelum ia meninggalkan lapangan, Cahill mendapat tepuk tangan meriah dari pendukung Australia yang memuji kontribusi pemain senior itu untuk timnas. Padahal dia baru saja sembuh dari cedera engkel. Australia menjadi tim ke-31 yang lolos ke putaran final. Satu tiket tersisa masih diperebutkan antara wakil Oseania Selandia Baru melawan Peru dari wilayah Amerika Selatan. (kmb39/afp)

Bali Post/afp

TEMBAKAN - Gelandang Denmark Christian Eriksen (kanan) melepaskan tembakan saat melawan tuan rumah Irlandia di Stadion Aviva, Dublin, Rabu (15/11) kemarin.

Dinamit Denmark Hancurkan Harapan Irlandia

Dublin Gelandang Denmark Christian Eriksen menjadi bintang kesuksesan tim Dinamit yang menghancurkan tuan rumah Rep. Irlandia 5-1 di playoff zona Eropa Piala Dunia 2018, Rabu (15/11) kemarin. Denmark meraih tiket ke putaran final di Rusia setelah laga pertama berakhir imbang 0-0. Pada laga di Stadion Aviva, Dublin, Erikssen menyumbang tiga gol meski Denmark sempat tertinggal terlebih dahulu ketika Shane Duffy menanduk bola untuk menjadi gol pada awal pertandingan. Namun tim tamu kemudian mengendalikan situasi dan mengemas dua gol dalam rentang waktu tiga menit sekaligus memulai akhir perlawanan tim tuan rumah. Upaya Andreas Christensen pada menit ke-30 mengenai

tiang gawang dan masuk melewati kiper Irlandia Cyrus Christie. Gol kedua Denmark terjadi beberapa saat kemudian yang dibukukan Eriksen. Pemain Tottenham Hotspur itu kemudian memastikan kemenangan timnya dengan sepakan kaki kiri pada menit ke-64. Ia melengkapi tiga golnya menyusul pertahanan yang buruk dari kubu lawan sepuluh menit kemudian. Nicklas Bendtner menambahi gol dari titik putih jelang akhir pertandingan untuk Denmark, yang mencapai Piala Dunia untuk kelima kalinya. ‘’Pada akhirnya kami ditaklukkan, tidak ada pertanyaan mengenai hal itu... Gol-gol masuk dengan begitu mudahnya,’’ kata pelatih Irlandia Martin O’Neil kepada stasiun televisi Irlandia RTE. (afp/ant)

Tiga Petinju Bali ke Semifinal

Denpasar (Bali Post) Tiga petinju Bali yakni Julio Bria, Gregorius Goris Gheda Dende, dan Valenitnus Nahak melenggang ke babak semifinal, setelah menaklukkan lawanlawannya pada Kejurnas Tinju 2017, di GOR Depati Bahrain, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (15/11) kemarin. Valentinus Nahak yang turun di kelas terbang 52 kg, memukul KO lawannya Dowglas Ohoiulun (Maluku Utara). Kemudian, Julio Bria yang turun di kelas bantam (56 kg) menang angka atas lawannya Adrianus Salamisi (DKI). Gregorius Goris Gheda Dende, yang turun di kelas welter ringan (64 kg), memukul roboh lawannya Daniel Andrianus Mofu (Jatim). Sementara petinju Bali lainnya, I Gusti Agung Satria Wiguna yang turun di kelas welter (69 kg) harus mengakui ketangguhan lawannya Savon Simangunsong (Sumut). Agung Satria Wiguna kalah angka dan harus mengakui lawannya yang memiliki postur lebih tinggi. ‘’Baru kali ini saya meladeni petinju tingginya di atas 180 cm, di level nasional,’’ kilah Agung Satria. Pada bagian lain, Ketua Harian Pengprov Pertina Bali Harry Trimulya Putra menyatakan Julio petinju lama yang malang-

Bali Post/022

KALAH — Petinju Bali I Gusti Agung Satria Wiguna kalah angka atas lawannya Savon Simangunsong (Sumut) dalam Kejurnas Tinju 2017 di GOR Depati Bahrain, Pangkap Pinang, Kepulauan Bangka Belitung. melintang di kancah nasional. Sedangkan Valentinus dan Goris berlatih tinju cukup lama dan sudah saatnya mereka mengukir prestasi di level nasional. ‘’Kami berharap trio petinju Bali ini bisa tampil terbaik di ajang kejurnas. Apalagi, event ini sekaligus pemantauan pembentukan tim Asian Games (AG),’’ ujar Harry. (022)


INFO SEREMONIAL

16 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Undiknas Luncurkan Prodi Teknologi Informasi Termasuk Prodi Unggulan dan Langka

MENRISTEK Dikti memberi kepercayaan penuh kepada Undiknas University guna membuka program studi (prodi) baru yakni Prodi Teknologi Informasi. Izin Menristek Dikti soal Prodi Teknologi Informasi ini diserahkan Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. kepada Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA., Rabu (15/11) kemarin. Prodi Teknologi Informasi ini termasuk prodi unggulan dan langka. Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa mengungkapkan, prodi ini dikatakan unggulan karena prodi ini memiliki pasar kerja yang bagus di mana semua pekerjaan memerlukan teknologi informasi (TI). Dikatakan langka karena baru Undiknas satu-satunya PTS di wilayah Bali, NTB dan NTT yang memiliki Prodi Teknologi Informasi. Sedangkan di PTN baru dimiliki oleh Unud. Sementara PTS atau sekolah tinggi teknologi lainnya bukan dalam bentuk Prodi Teknologi Informasi. Dasi Astawa menyebut untuk meraih izin Prodi Teknologi Informasi sangat sulit. Namun karena Undiknas dikenal sebagai kampus yang mengedepankan mutu dan kualitas, maka hanya diberikan kepada Undiknas. Dengan harapan setelah izin diberikan, prodi dikelola dengan baik dan menghasilkan SDM Bali yang bermutu. Setelah enam bulan izin diserahkan, pihak Undiknas sudah bisa mengajukan akreditasi. Sebagai warga Undiknas, Dasi Astawa juga bersyukur prodi ini jatuh ke kampus Undiknas yang menjadi kampus terbaik di Bali, NTB dan NTT tahun ini. Sekaligus Undiknas University kini menjadi kampus kebanggaan masyarakat Bali. Usai menerima izin Prodi Teknologi Informasi, Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. bersama Wakil Rektor Dr. Nyoman Sri Subawa, para direktur dan dekan langsung meluncurkan pendaftaran calon mahasiswa baru prodi ini dimulai 2018 nanti.

IZIN - Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma menerima izin Prodi Teknologi Informasi dari Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa. Dia sangat bersyukur karena usulan dalam pengajuan prodi baru oleh Undiknas diterima oleh pemerintah. Prodi Teknologi Informasi ini akan berada di bawah Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi. Dengan demikian Undiknas kini memiliki 11 prodi dan memenuhi syarat PT sehat minimal memiliki 10 prodi dan lima prodi meraih akrteditasi A. Prof. Gede Sri Darma menegaskan Prodi Teknologi Informasi yang dimaksud beda dengan yang sudah dibuka oleh sejumlah sekolah tinggi. Teknologi Informasi yang dibuka Undiknas menekankan pada keunggulan teknologi yang digunakan untuk memanajemen informasi. Sementara lulusannya nanti bergelar Sarjana Teknik Informasi (STI). Dia menegaskan bahwa pasar kerja lulusannya diperlukan di semua lembaga, apalagi sekarang eranya digital dan era milenia. Profil lulusannya diharapkan mampu menggunakan teknologi, membuat sistem informasi dengan teknologi tinggi. Prodi ini dia yakini akan menjadi rebutan anak muda ke depan sama dengan larisnya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Pada pendaftaran calon mahasiswa baru 2018 nanti, katanya, Undiknas akan memprioritaskan

lulusan segar SMA dan SMK di Bali. Mereka akan diajarkan dari nol oleh dosen muda bergelar magister dan doktor di Undiknas. Selain menjadi SDM dengan kompetensi Teknologi Informasi, mereka juga disiapkan menjadi lulusan yang matang secara intelektual, sosial dan berkarakter. Artinya, selain menguasai ilmu, lulusannya disiapkan memiliki kompetensi menciptakan dan merancang serta mengaplikasikan Teknologi Informasi. Makanya dia menyebut Prodi Teknologi Informasi yang dimiliki Undiknas adalah alat memanajemen informasi. ‘’Prodi baru Teknologi Informasi ini merupakan berkah buat Undiknas di tengah maraknya penggunaan digital oleh masyarakat milenial,’’ ucap Rektor yang juga sebagai Ketua Ikatan Profesi Komputer dan Informasi (IPKIN) Bali ini. Sehingga momentum tersebut ke depannya akan dimanfaatkan secara maksimal oleh Undiknas untuk ikut serta dalam membangun anak bangsa melalui Prodi Teknologi Informasi ini. Itu cukup beralasan karena IT akan mampu mendesain dan mengimplementasikan teknologi untuk mengelola informasi dalam sebuah sistem di berbagai industri. (ad748)

Fraksi Partai Golkar DPRD Badung Usulkan Taman Bung Karno di Mengwi

FRAKSI Partai Golkar yang dikomandoi Gusti Ngurah Saskara mendorong Pemkab Badung untuk membangun Perusahaan Daerah (PD) Parkir. Hal ini diungkapkan Fraksi Golkar dalam pemandangan umumnya terhadap sembilan ranperda yang dibacakan salah satu anggotanya, Nyoman Suka, pada rapat paripurna DPRD Badung di Gedung DPRD Badung, Selasa (14/11) lalu. Dengan adanya PD Parkir, kata Suka, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung bisa meningkat. ‘’Dengan adanya PD Parkir, pengelolaan parkir bisa dilakukan secara optimal,’’ tegasnya. Selain PD Parkir, Fraksi Partai Golkar DPRD Badung juga mengusulkan pembangunan kantong-kantong parkir terutama di objek-objek pariwisata seperti Kuta. Kantong-kantong parkir ini diyakini akan mampu mengurangi kemacetan dan menjaga kebersihan di setiap objek wisata. Upaya lain yang dilakukan untuk menghindari kemacetan, fraksi dengan 10 anggota ini juga mendesak pemerintah untuk membangun jalan di atas Tukad Mati. Yakni mulai dari Sentral Parkir menuju Lapangan Samudra Kuta. ‘’Jika ini dibangun, kemacetan lalin di Kuta bisa lebih diurai,’’ tegasnya. Fraksi Golkar menambahkan,

sebagai kawasan pariwisata internasional, kebersihan di Kuta harus mendapat prioritas pertama. Untuk itu, fraksi berlambang pohon beringin ini berharap frekuensi pemungutan sampah perlu ditingkatkan. Demikian juga dengan jumlah tenaganya perlu ditingkatkan. Pada rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi wakilnya Nyoman Karyana, Fraksi Golkar juga mendesak Pemkab Badung untuk mempercepat realisasi pemasangan CCTV dan wifi gratis di Pantai Pandawa dan objek pariwisata lainnya di Kabupaten Badung serta tempat-tempat strategis di Badung. Fasilitas ini dipastikan akan mampu menekan tindakan kriminal yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Sebagai bentuk penghargaan sebagai proklamator bangsa, Badung telah menerapkan pola PPNSB. Fraksi Golkar mendorong dibangunnya Taman Bung Karno di Kecamatan Mengwi. Seiring akan dibangunnya Balai Budaya Kabupaten Badung, Fraksi Golkar mengusulkan nama Graha Mangu Mandara Giri. Nama ini, ujar Suka, sebagai penghargaan kepada Nyoman Giri Prasta yang telah banyak melakukan inovasi

pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat Badung. Pada kesempatan itu, Fraksi Golkar juga mendorong pemerintah membangun balai rehabilitasi pengguna narkoba mengingat data pecandu narkoba dari tahun ke tahun di Badung mengalami peningkatan. Berdasarkan data BNK Badung tahun 2016, pecandu yang direhabilitasi mencapai 42 orang. Jumlah ini termasuk tinggi, namun sesungguhnya jumlahnya melebihi data tersebut seperti halnya fenomena gunung es. Dalam upaya membentengi masyarakat Badung dari pengaruh bahaya narkoba, Fraksi Golkar juga mendorong Dinas Kebudayaan untuk menjadi inisiator pembuatan awig-awig atau pararem desa adat tentang dampak bahaya narkoba di seluruh Kabupaten Badung. Pada kesempatn itu, Frkasi Golkar meminta Pemkab Badung untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam pemindahan Lapas Kerobokan karena keberadaannya tidak representatif lagi. Saat ini lapas ada di kawasan pariwisata. Setelah melontarkan sejumlah saran dan usul, Fraksi Golkar menyatakan menyetujui kesembilan ranperda menjadi perda. Kesembilan perda tersebut meliputi Ranperda tentang APBD Badung 2018, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No.1 Tahun 2011 tentang Pajak Air Tanah, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No.17 Tahun 2011 tentang Pajak Hiburan, Ranperda tentang Perubahan Perda No. 20 Tahun 2011 tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 8 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 5 Tahun 2013 tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Ranperda tentang Penataan, Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, Ranperda tentang Perangkat Desa, serta Ranperda tentang Perubahan Status Kelurahan menjadi Desa. (ad745)

Mangupura (Bali Post) Dua tempat prostitusi di wilayah Kuta Selatan didatangi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, Rabu (15/11) kemarin. Tempat prostitusi yang masing-masing dikenal dengan istilah Aseman dan Gunung Lawu, saat itu terlihat sepi aktivitas. Penyerahan surat panggilan ini, juga dikawal oleh Danru Satpol PP Kuta Selatan Wayan Suharyana dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Benoa Wayan Ambara Putra. Dari pantauan di lapangan, di dua lokasi tersebut terlihat beberapa wanita keluar-masuk wisma. Mereka terlihat penasaran, ingin tahu maksud kedatangan para petugas penegak perda tersebut. Pada kesempatan tersebut, PPNS datang membawakan surat panggilan yang ditujukan kepada seluruh

pemilik wisma. Saat penyerahan surat panggilan, para pemilik ataupun pengelola wisma terlihat tidak keberatan dan langsung menerima. ‘’Kalau pemanggilan sebelumnya, itu adalah pemanggilan untuk sosialisasi. Sementara saat ini, adalah pemanggilan sebagai tahapan penindakan. Tidak ada penolakan, apalagi perlawanan,’’ kata Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Badung Wayan Sukanta seizin Kasatpol PP Kabupaten Badung. Dalam pemanggilan tersebut, para pemilik ataupun pengelola wisma diminta datang ke Kantor Camat Kuta Selatan pada Selasa (21/11) mendatang. Mereka nantinya akan diminta untuk membuat surat pernyataan menghentikan aktivitas prostitusi. Diakuinya, penindakan ini memang diawali dengan pemanggilan, setelah itu baru diproses lebih lanjut. ‘’Ternya-

ta, sebelum tempat ini secara resmi ditutup untuk aktivitas prostitusi, ada yang sudah berkemas-kemas meninggalkan lokasi. Kami tentu sangat menghargai iktikad baik ini,’’ tambahnya. Dari informasi yang ada, untuk di Aseman, terdapat 14 wisma yang beroperasi sebagai tempat prostitusi. Lokasi tersebut sudah mulai muncul pada tahun 90-an, dan sempat ditutup sebagai tempat prostitusi oleh pihak Desa Adat Bualu beberapa tahun lalu. Tapi ternyata, tidak lama berselang aktivitas serupa kembali dilakukan. Sementara untuk Gunung Lawu, lokasi esek-esek ini yang jauh lebih luas dibandingkan Aseman. Di lokasi tersebut, terdapat sebanyak 38 wisma. Bahkan sebagian wisma di antaranya tergolong masih baru. Baru berumur tiga tahun, sehingga disebut dengan istilah Gunung Lawu Baru. (kmb23)

FRAKSI GOLKAR - Anggota Fraksi Partai Golkar Nyoman Suka saat menyerahkan pandangan umum Fraksi Golkar kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata.

PPNS Satpol PP Badung Datangi Dua Tempat Prostitusi

Kamis Kliwon, 16 November 2017

Senator RI Prihatin atas Keputusan PSSI dan Manajemen Liga

Wedakarna Sikapi Resmi Keputusan yang Rugikan Prestasi Bali United

KEPUTUSAN kontroversial PSSI dalam Liga 1 yang dinilai merugikan eksistensi klub sepak bola kebanggaan Bali yakni Bali United akhirnya direspons resmi oleh Komite III Bidang Pemuda dan Olahraga asal Bali, Dr Shri Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dari Jakarta, Senator termuda asal Bali ini langsung mengeluarkan pernyataan sikap dan permintaan klarifikasi nomor : 0711/2308–0110/ DPD RI BALI/2017 tentang Penyampaian Sikap Komite III DPD-RI Bali Terkait Keputusan PSSI, terkait hasil pertandingan Liga 1 dan eksistensi Bali United. Dalam kesempatan itu, Senator Arya Wedakarna menyayangkan keputusan sepihak dari PSSI yang dinilai merugikan Bali United. Padahal menurut pendukungnya, Bali United sudah menggenggam juara, apalagi menyimak hasil laga tanding di Makassar sebelumnya. ‘’Banyak aspirasi dan pertanyaan dari masyarakat Bali yang masuk ke DPD-RI Bali, dan kita tindak lanjuti dengan meminta penjelasan kepada pihak terkait tentang keputusan yang dinilai sepihak. Ini penting dan bukan sekadar kalah-menang, tetapi ada harga diri Bali di sana. Kita tidak menginginkan olahraga Indonesia menunjukkan teror kekerasan fisik, diskriminasi, apalagi sampai muncul ujaran kebencian bersifat SARA di media sosial,’’ jelas Gusti Wedakarna. Lebih jauh dikatakan, olahraga itu urusan untuk mempersatukan bangsa, bukan malah memecahbelah. Di sini ada masalah karakter bangsa yang belum tuntas. ‘’Tapi secara umum saya sangat bangga dengan kedewasaan supor-

MUDA – Tokoh Muda Indonesia Senator RI Dr. Arya Wedakarna bersama Dr. Ilham Habibie (putra Presiden ke-3 RI) saat acara di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta. ter Bali United di mana pun berada. Mereka sangat tahu tata krama dan sopan santun terhadap tim lawan yang datang ke Bali. Suporter Bali juga sangat berbudaya. Ini menunjukkan identitas dan jati diri kita sebagai orang Bali. Saya kira suporter seluruh Indonesia harus belajar dari bagaimana Bali menangani hal ini. Termasuk saat keputusan PSSI dinilai merugikan klub kesayangan semeton Bali, para suporter justru tidak anarkis, malah menjadi semakin kreatif. Saya bangga dengan kualitas semeton Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ke depan, sebagai pengawas UU, DPD-RI akan terus membantu pelaksanaan UU terkait dengan keolahragaan, termasuk pelaksanaan event olahraga, para atlet dan pengawasan manajemen cabang olahraga termasuk infrastruktur. ‘’Saya kira

saatnya pemerintah berjuang untuk mengadakan stadion olahraga skala internasional untuk Bali. Ini perlu perjuangan semua pihak, termasuk inisiatif pemerintah Bali dan pemerintah pusat. Potensi anak-anak muda Bali harus disalurkan dengan sebaik baiknya. Di samping itu, saya minta kepada pemerintah pusat agar tegas terkait dengan kejadian di Liga 1, termasuk mengadakan evaluasi terhadap event, operator liga dan keputusan,’’ tegasnya. Memang, sambungnya, pemerintah tidak bisa intervensi lembaga olahraga, tetapi sebagai pengayom dia rasa perlu pemerintah merapikan kualitas event olahraga di Indonesia. ‘’Saya minta semeton Bali bersabar dan semoga ada perbaikan,’’ tandas Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad752)

Pemandangan Umum Fraksi Demokrat

Dorong Pembangunan Pos Pemadam Kebakaran di Kuta Selatan

PEMANDANGAN UMUM - Anggota Fraksi Demokrat Made Retha saat membacakan pemandangan umum faksi. Secara umum, Fraksi Demokrat mengapresiasi berbagai terobosan inovatif pemerintah guna meningkatkan pendapatan daerah demi menyukseskan pembangunan dan kesejahteraan krama Badung. DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Selasa (14/11) menyelenggarakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap penjelasan Bupati Badung tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan RAPBD tahun 2018. Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, hadir pula Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman Karyana. Pemandangan Fraksi Demokrat yang dibacakan oleh anggota Made Retha, secara umum mengapresiasi berbagai terobosan inovatif pemerintah guna meningkatkan pendapatan daerah demi menyukseskan pembangunan dan kesejahteraan krama Badung. Fraksi Demokrat juga mengapresiasi komposisi belanja daerah yang

sebagian besar merupakan belanja publik, yakni sebesar 75,91 persen, sedangkan 24,09 persen untuk belanja aparatur. ‘’Ini artinya RAPBD tahun 2018 betul-betul berpihak terhadap kepentingan rakyat,’’ ujar Made Retha. Meski begitu, Fraksi Demokrat tetap memberikan beberapa masukan dan usulan. Di antaranya mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Badung membangun pos pelayanan pemadam kebakaran di Kuta Selatan secara permanen dengan mengupayakan lokasi di dekat Kantor Camat Kuta Selatan. ‘’Ini penting mengingat banyaknya kegiatan usaha dan bangunan akomodasi pariwisata di Kuta Selatan. Sehingga akan mempercepat dan mempermudah pelayanan,’’ jelasnya. Dalam hal meningkatkan pengawasan dan penindakan secara tegas terhadap pelanggar peraturan,

Fraksi Demokrat mengusulkan penambahan personel Satpol PP di Kuta Selatan dengan merekrut masyarakat setempat. ‘’Pertimbangannya, karena merekalah yang tahu seluk-beluk masalah yang terjadi serta pemecahannya, sehingga lebih efektif dan efisien,’’ terangnya. Di bidang kesehatan, mendorong pemerintah untuk memperluas lahan RSUD Badung, terutama untuk membangun rumah duka serta fasilitas pendukungnya karena saat ini ketersediaannya sangat terbatas. Serta mendorong pembangunan rumah sakit di Kuta Selatan dengan tetap mengoptimalkan kualitas pelayanan puskesmas. Di bidang pendidikan, mendorong pemerintah memperjuangkan pembangunan SMA Negeri di Kuta Selatan kepada provinsi, mengingat kebutuhannya sangat mendesak. ‘’Bila perlu diberikan bantuan keuangan khusus (BKK) untuk pembangunan sekolah di setiap kecamatan yang memungkinkan untuk dibangun,’’ terangnya. Lebih lanjut, fraksi yang diketuai Ketut Subagia ini menyarankan agar membangun taman rekreasi pada layanan perpustakaan, agar mampu menciptakan suasana yang kreatif, menghibur dan menyenangkan tanpa menghilangkan sisi edukatif. Sehingga minat masyarakat berkunjung semakin meningkat. Terkait delapan ranperda yang dijelaskan Bupati pada rapat paripurna perdana, Fraksi Demokrat menyatakan sepakat dan menyetujuinya. Sebab, telah dibahas secara seksama dan melalui prosedur tingkat pansus. Dengan begitu, diharapkan agar ditindaklanjuti dan mendapatkan verifikasi dari Gubernur Bali. (ad746)

Menuju Fournations Stamps Show Bali 2018

Denpasar (Bali Post) Pameran benda-benda filateli Panfila BALIPHEX 2017 ke-9 dibuka di Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Rabu (15/11) kemarin. Ketua Panitia Penyelenggara Panfila BALIPHEX 2017 GN Surya Hadinata dalam sambutannya menyebutkan, pameran ini menjadi yang kesembilan kalinya dilaksanakan dan secara berturut-turut menggunakan label BALIPHEX. ‘’Selain pada 2017 ini, pameran nasional filateli di Bali pernah digelar pada 1993, 2001 dan 2015,’’ kata aktivis senior Filateli Bali ini. Event yang lebih besar sebenarnya telah disiapkan untuk tahun mendatang. Panitia akan menggelar Fournations Stamps Show Bali yang akan dilangsungkan pada Agustus 2018. ‘’Event ini akan melibatkan Singapura, Malaysia, Thailand dan Indonesia sebagai tuan rumah,’’ sambungnya. Namun, diakuinya, kegiatan mengumpulkan perangko ini sebagai aktivitas langka yang sering dilakukan oleh orang-orangtua. Karena itu pameran Panfila BALIPHEX 2017 yang mengambil tema ‘’Inspiring Fine Art Philately of Bali’’ diharapkan sebagai media bagi kolektor, distributor dan pemangku kepentingan lainnya untuk berinteraksi dalam memperluas cakupan ke kalangan muda. Kepala Regional 8 Bali Nusra PT Pos Indonesia Helly Siti Halimah menjelaskan, anak-anak zaman ini sudah sepatutnya diperkenalkan kembali dengan budaya menulis surat, mencari sahabat pena dan berinteraksi, meski hanya dengan sepucuk surat. Hal senada dilontarkan Ali Fahmi, Senior Vice President Retail PT Pos Indonesia, yang menyebutkan bahwa mengoleksi perangko sama saja dengan menikmati kehidupan di zaman digital ini. Mengumpulkan perangko adalah seni mendokumentasikan karya-karya besar menusia. Karenanya tidak salah jika kegiatan ini juga perlu

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

PERANGKO - Pengunjung mengamati perangko pada pameran Panfila BALPHEX 2017 di Museum Monumen Bajra Sandhi, Renon, Rabu (15/11) kemarin. dipromosikan ke gadget. Hobi orangtua ini juga perlu diperkenalkan pada anak-anak muda agar tidak tergerus oleh zaman. ‘’BALIPHEX 2017 diharapkan bisa menumbuhkan minat anak-anak muda mencintai perangko, tidak hanya sebagai bea pelunasan surat saja tapi juga mengenal gambar-gambar dari penjuru dunia,’’ ungkap pejabat yang pernah tinggal di Bali itu. Upacara pembukaan Panfila BALIPHEX 2017 ditutup dengan penandatanganan sampul peringatan oleh Ali Fahmi, Helly Siti Halimah, Kepala Dinas Pariwisata Bali yang diwakili Agung Yuniartha, Kasubdit Filateli Kemenkominfo Eko Wahyuwanto, Ketum PP PFI Gita Noviandi, Konjen India Sunil Babu dan unsur Pramuka Kwarda Bali I Made Dana. Panfila BALIPHEX 2017 berlangsung 15-19 November tidak hanya menampilkan pameran perangko dan benda-benda pos lainnya. Event ini juga diisi dengan diskusi dan talkshow, bursa filateli, pelayanan pos hingga temu Saka Pramuka Filateli. (kmb39)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Kliwon, 16 November 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Kary/i,Pembantu,OB.Diponegoro 150 A23 Dps,082147594588

B.BP.001.11.17.0000670

Dcr Sales Kanvas Mobil & Pakejing Max 35Th,Produk Mkn Fas:Gaji,Bonus,Komisi,BPJS Hub:0858 5878 4745

Dicr Kennel Boy&Admin u/Klinik Hewan Anom Jl By Pass Ngurah Rai G.Sehati No.9/0361-723777

B.BP.001.11.17.0000680

Dicr PRT Gaji 2jt Mkn&Tdr Dlm& Peg.Laudry Hub:087861633886

B.BP.001.11.17.0000631

B.BP.001.11.17.0000677

Dcr Sopir Pribadi Pria/Wanita Hp.081999668730,085366196969

Dicr sgr Cook,min SMK,pengalam kerja,Hub:08113865793

B.BP.004.11.17.0000685

B.BP.001.11.17.0000618

Dcr Pegawai kantor l/P rajin, jujur & loyal terhadap perusahaan H.081237002020

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari : Wanita Pembantu RT Tinggal Dalam Untuk Rumah Imam Bonjol,Dps Gaji 1,7Jt SMS 0816571027

DICARI RUKO Dicari Ruko yang Disewakan di Daerah Seminyak,Kerobokan & punya IMB Hub.081236094753

B.BP.004.11.17.0000594

Looking For HK Staff,Good English, Good Cooking for Breakfast Good Performent,Salary Start from 3jt,Area Seminyak-Badung Hubungi; 0361-4490319,Email: asavillasproperty@gmail.com

B.BP.004.11.17.0000286

BMW

BMW 320i sport LCI F30 th’2016 hitam,asli Bali tangan 1 Hp:081238331777

B.BP.001.11.17.0000436

B.BP.001.11.17.0000529

Dcr sls mtr rokok unt Buleleng Dist Gj tinggi Fs.Mtr,inst,UM Hub:081338686808/087761615777

DAIHATSU

TarunaCX’00 Silver samsat baru AsBali ex.Dr,H.58jt,0817555449

B.BP.001.11.17.0000609

B.BP.001.11.17.0000737

Dcr sopir Catering rajin,tinggal dlm,dpt Mkn,Gaji bersih H.08174716050

HONDA

Mobilio Th’2014 Putih E AT 160jt KM41Rb H.085100856999

B.BP.001.11.17.0000724

DIJUAL RUKO Dijual Ruko di Kota Gianyar DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub:081338183031/081805374433

DIJUAL MOBIL

Dcr Staff L/P Min D1 Bisa Bhs Ing&Komp Geneva Handicraft Jl Ry Kerobokan No.100 Hub:08113861020

RUPA-RUPA *Simpanan 75jt Gratis Scoopy* Promo Terbatas H.08123011111

B.BP.001.11.17.0000643

B.BP.001.11.17.0000591

B.BP.001.11.17.0000733

Cr.Sopir SIM A / Tng Kirim.Lam LOWONGAN ke Jl.Soka,T.081 558 533 540 Wanted Immediately:Simple B.BP.001.11.17.0000726 Bookkeeping & Admin,M-F, Cri PRT tinggal dlm bisa masak 9:30-5:30.Seminyak Area.English- gji2jt 081236151023/0811381970 B.BP.001.11.17.0000716 Reading/Speaking,Windows 10, Excel Word&Outlook.CV+Photo to Dbthkn wnt/pria max25th jg stn Jl.Rya.Sempidi WA:081373255556 valsons@bali-villasukapadi.com

Informasi pasang iklan Telepon

TOYOTA

#Alphard Trasformer Hitam’2017 #Range Rover Evoque Hitam’2012 #MiniCooper S Panoramic’11Biru #By Pass Tohpati/ 087853223812

B.BP.001.11.17.0000738

Camry’13 as DK barang simpanan Istimewa,H.082342490222,Murah

B.BP.164.11.17.0000727

Dijual Avanza Putih 2017 type E/G/Veloz Hub.085954043786

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Elit,LT.5,4A,2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201

B.BP.001.11.17.0000687

DIJUAL TANAH Tnh 1,5A 2A 3A Buduk&Rmh Baru S.Huni,Dlng 630jt,082147454248

PENGUMUMAN Dgn ini saya AS u’23th,pkrjaan IRT al.Dinas Tegal Kubutmbhan mnytakn permohonan maaf kpd PT Arta Sedana Retalindo a.prbtan pencurian yg tlh sy lakukan pd 10 Nov’17 di Hardys Surapati Singaraja shg mrugikn PT.Arta Sedana Retalindo,demikian permohonan maaf ini sya sampaikan B.BP.001.11.17.0000674

KEHILANGAN B.BP.001.11.17.0000676 B.BP.001.11.17.0000732 Dicri Accounting berpengalaman B.BP.164.11.17.0000728 B.BP.141.11.17.0000730 Hlg BPKB & STNK DK 4910 OK unt bengkel cat H:081999220111 Dcr 3Tk Kebun,2Satpam,3PRT,Hub B.BP.001.11.17.0000675 Dcr staf HK single u.villa Bth Customer Service(Pr max25th) Djl Tanah Sawah di Penarungan B.BP.001.11.17.0000683 MAZDA Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X in Semiyk SMK CV 081236241244 Rash S Metik as.Bali 09 Hitam & Trainer Spa(Pr max 35th) H: L.10Are 450Jt Ng. 081913409365 a/n I Komang Ardika,Kab.Badung Griya Santrian Sanur Urgently B.BP.001.11.17.0000700 Mazda CX7 Th’10+XOver’10 Bs B.BP.001.11.17.0000731 Orisinil terawat 085101951472 B.BP.004.11.17.0000734 081-9330-65331/081-3373-27057 Kerobokan 0361-736353/4731979 B.BP.001.11.17.0000712 needs:1F&B Sec,2Sales Manager, B.BP.154.11.17.0000648 TT/Krd Dp35jt H.087860856999 B.BP.001.11.17.0000739 Jl Tnh 51A di Busungbiu,hotmix Hlg BPKB Vario DK 8758 HC 2013 Dicari P/W Gaji 2,5jt SPG/Admn B.BP.141.11.17.0000729 3Guest Activities,4Engineering Dcr Pegw Laki2 Tmt SMA Sgr Di- Desain Grafis.Hb:0895394033616 Cari sopir sim B1 tau Wil.Bali a.n Sagung Made Suryani aspek Perum30jt/A,085100499866 DICARI MOBIL B.BP.001.11.17.0000559 di Tabanan 081803680036 5HK (PA),Male or Female,Hotel Semawang Beach Hotel.Jl Cemara Br.Sangging Kelating Kerambitan NISSAN B.BP.001.11.17.0000681 Dicari Toyota Harier 2004 Tnh SHM 1,5Are 200Jt Batuyang B.BP.004.11.17.0000721 B.BP.155.11.17.0000392 Education(1,2,3,4,5) Min 1 yrs Telp.0361-288761/287535 X’Trail St 06 Ors Abu + APV 04 Dicari Supervisor-Marketing Keatas. Hub:087861639653 Batubulan Hub.085333255429 Hlg Buku KIR No.Pol DK 8959 DO B.BP.001.11.17.0000623 Cr Tk.Jahit,Checking&Serabutan (1,4,5) Min 2 yrs(3)experience B.BP.004.11.17.0000686 Pengalaman u/ Warung Makan Bgs,Jl.Ken Arok7A 081916255421 B.BP.001.11.17.0000722 Ahli Atasi Rumah Bocor Garansi B.BP.001.11.17.0000720 Garmen08123675330/081999312347 Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur fluent in English,Computer STNK An. I Gde Sudarma. Hub:085238311111 Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685 B.BP.001.11.17.0000678 B.BP.001.11.17.0000682 B.BP.001.11.17.0000673 Penampilan Menarik,Rajin, DISEWAKAN KAMAR skill Max 45 yrs.Send CV to DICARI TANAH SUZUKI B.BP.001.11.17.0000719 Cr pembntu gj1,5jt Jl.I.Bonjol Hlg Srtifkat Rumh a/n I Wayan Penempatan Kuta&Nusa Dua Dicr D3 Akuntansi,karyawan/ti Kost murah lengkap Jl.Ciung hrm-griya@santrian.com or Dicari Tanah Kab.Tabanan Luas: JS Bangun&Design-Rmh-Ruko-Vila Splash GL th’2013 Tgn 1 Silver No.214 Gg.Sawit No4 0361487706 Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655 Admin,Scurity H:081999251555 Madri No.HM06325-Canggu assthr-griya@santrian.com Gbr-IMB-3D-RAB.H:081916433040 terawat Hub: 087 862 270 180 10 s/d 20 Ha.Hub:081337722499 Wanara IV/1 Renon 085333412577 B.BP.001.11.17.0000644

BIRO JASA

GARANSI

242389 / 081236774491 C.0000209-BRJ

B.BP.001.11.17.0000684

DIJUAL RUMAH

MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

FOTOCOPY

C.0000449-BRJ

BIRO JASA

KONSTRUKSI BAJA

BALI LESTARI

JASA KURAS HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0000118-BRJ

KONSTRUKSI BAJA PINTU BESI HARMONIKA PINTU BESI GRANT ROOLING DOOR KUSEN ALUMINIUM ATAP TWINLITE C.0000133-bkl

Toko Besi

BAJA MAS BALI TRANSCENDENTAL MEDITATION PROGRAM Teknik Meditasi Terbaik Satu-satunya di Dunia

Distributor : � Besi Beton Ulir dan Polos SNI � Wiremesh, � Besi Profil WF, � CNP, SIKU, UNP, PIPA, DLL

clik “TRANSCENDENTAL MEDITATION ON VIDEOS”

Dibuka Kelas Khusus

Harga Pabrik Surabaya & Jakarta Jl. Muding Batu Sangian 88 (Belakang Tiara Gatsu ) Hubungi : YESI (085854861592), RARA (085337773371), RIKA (081230108026) C.0000736-bbn

HOT PROMO

C.0000747-p.bis

0877 6129 5235 081 238 450 210

-

B.BP.001.11.17.0000679

0813.375.61.687

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

WC

B.BP.001.11.17.0000671

0,75%

H

WC

B.BP.001.11.17.0000043

Kredit Bunga

BA

S

WC

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

B.BP.001.11.17.0000691

BALI WANGI RA

SERVICE MAMPET

B.BP.001.11.17.0000689

BIRO JASA

KU

BIRO JASA

B.BP.001.10.17.0001449

LIM

B.BP.001.11.17.0000622

UNTUK SEMUA KALANGAN

Program luar biasa ini telah banyak merubah hidup jutaan orang mulai dari Tokoh dunia, Publik figure, Selebriti dunia, dll

HUB. HP/WA : 08123 7777 975 / 0821 4559 2693 C.0000533-med

C.0000354-srv

B.BP.001.11.17.0000516


daerah

18 Cuaca Buruk di Selat Bali

Penyeberangan Ditunda, KMP Pelangi Nusantara Kandas Negara (Bali Post) Akibat cuaca buruk di Selat Bali, Rabu (15/11) sore, mengakibatkan aktivitas penyeberangan tersendat. Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar memutuskan menunda aktivitas penyeberangan akibat cuaca buruk yang dikhawatirkan mengganggu penyeberangan. Selain hujan deras, angin kencang juga menerjang Selat Bali, sehingga berdampak jarak pandang yang terbatas. Angin kencang dan arus yang cukup deras juga sempat me-

nyeret kapal motor penumpang (KMP) yang bersandar di Pelabuhan Gilimanuk. Dari informasi, cuaca buruk terjadi sejak pukul 15.00 Wita. Setengah jam kemudian, cuaca semakin memburuk akibat hujan yang deras. Kondisi itu membuat jarak pandang nakhoda terbatas. Pihak syahbandar kemudian melakukan penutupan pelabuhan pukul 15.45 Wita. Sejumlah kapal yang sedang berlayar diminta merapat ke pelabuhan terdekat atau mengapung di tempat yang

aman. Penyeberangan baru dibuka sekitar pukul 16.40 setelah cuaca mulai membaik. Saat penundaan tersebut, KMP Pelangi Nusantara yang berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk, terseret arus ke arah utara. Hingga akhirnya kapal yang memuat puluhan penumpang itu kandas di perairan dangkal dekat Pura Prapat Agung. Kapal berupaya mengurangi beban dengan membuang air tawar dan memundurkan kendaraan yang dimuat. Beberapa saat kemudian kapal berhasil

keluar dari perairan dangkal dan langsung melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Ketapang. Manajer Usaha ASDP Gilimanuk Heru Wahyono dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya penundaan pelayaran karena cuaca buruk. Heru juga membenarkan adanya kapal kandas sekitar pukul 16.00 Wita karena terseret arus. Selama 30 menit kapal kandas dan akhirnya bisa melanjutkan penyeberangan menuju Pelabuhan Ketapang. (kmb26)

Kamis Kliwon, 16 November 2017

OTT Pemungut Retribusi ’’Diving’’ Dihukun Setahun Penjara Denpasar (Bali Post) I Nengah Subrata alias Panyong (40), yang didakwa atas kasus operasi tangkap tangan (OTT) pemungut retribusi diving di objek wisata Tulamben, Karangasem, Rabu (15/11) kemarin dihukum selama satu tahun penjara. Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Denpasar, selain hukuman fisik terdakwa juga didenda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Hukuman tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, terdakwa oleh JPU Made Santiawan dkk. dituntut hukuman setahun empat bulan penjara atau 16 bulan penjara. Sehingga atas putusan itu, terdakwa Subrata langsung menerima hukuman yang diberikan hakim tipikor tersebut. Begitu juga JPU dari Kejari Karangasem menerima putusan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila.

Majelis hakim sebelum pada proses kesimpulan membacakan sejumlah pertimbangan. Yang memberatkan hukuman, terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan pemerintahan yang bersih. Sedangkan yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum, dan terdakwa masih mempunyai tanggungan keluarga. Dalam perkara ini, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan subsider. Yakni melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KHUP. Terdakwa didakwa atas kasus korupsi hingga Rp 70.000.500. (kmb37)


19

Kamis Kliwon, 16 November 2017

Arus Urbanisasi Dari Hal. 3

Tentu saja kalau tidak mau tergilas di tengah tingginya arus urbanisasi. ‘’Urbanisasi kita kan tinggi, masyarakat luar juga datang. Setelah status awas Gunung Agung dicabut, tamu domestik tinggi sekali datang ke Bali. Dia tidak hanya berwisata, bisa jadi berusaha. Ini tantangan buat masyarakat lokal harus bisa beradaptasi,’’ jelasnya. Menurut Viraguna, tahun 2018 akan ada begitu banyak tantangan yang sifatnya multidimensi. Hal ini harus disikapi dengan cerdas, cermat, dan antisipatif, serta memiliki daya tahan kuat. Kemajuan IT dan media sosial (online) mesti dikuasai tanpa meninggalkan local wisdom yang nyatanya masih banyak digandrungi pihak luar. Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan salah satu local wisdom yang mulai mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Ketua BKS LPD Bali I Nyoman Cendikiawan mengatakan, 300 dari total 1.433 LPD di Bali saat ini telah d i s i a p ka n c o r e b a n k i n g. Tiap bulannya dilakukan input data, dan pelaporannya terkoneksi ke Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD. Secara otomatis akan terlihat kondisi LPD itu apakah sehat (hijau), kurang sehat (kuning), atau sakit (merah). ‘’Nanti kita lakukan secara bertahap untuk standardisasi komputerisasi LPD seluruh Bali, yang juga akan memudahkan pemantauan, pemeriksaan yang sekarang dilakukan oleh Lembaga Pemberdayaan LPD Bali,’’ ujarnya. Cendikiawan menam-

bahkan, 50 LPD juga sudah menerapkan LPD mobile berupa SMS banking dan pelayanan lain lewat telepon pintar (smartphone). Pihaknya menyadari persaingan di tingkat lembaga keuangan ke depan tidak akan bisa dihindari. Terutama terkait financial technology hingga ke desa-desa. ‘’Namun demikian, LPD juga sudah mengantisipasi dalam bentuk sangat sederhana dengan mobile banking ala LPD ini,’’ imbuhnya. Jumlah LPD se-Bali per September 2017, lanjut Cendikiawan, sebanyak 1.433 LPD dengan jumlah karyawan 7.890 orang. Adapun tabungan Rp 7,030 triliun, jumlah deposito Rp 7,898 triliun, jumlah kredit Rp 13,018 triliun, jumlah laba Rp 427,50 miliar, dan total aset Rp 17,875 triliun. ‘’Total aset ini menunjukkan peningkatan sekitar Rp 1,2 triliun dari periode yang sama tahun lalu. Ini juga fakta bahwa LPD kita saat ini masih didukung oleh krama desa, karena memang LPD itu adalah milik krama desa dengan tujuan untuk meningkatkan, mendorong pertumbuhan ekonomi di desa pakraman,’’ paparnya. Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, Bali memiliki corak perekonomian yang unik. Pasalnya, Bali didukung sektor pariwisata yang mengandalkan keindahan alam serta budaya dan adat istiadat. Oleh karena itu, kebijakan ekonomi harus mendukung cita-cita negara yakni mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan. ‘’Di Bali ini investasi yang masuk lebih dari Rp 850 triliun, tapi milik desa adat

cuma Rp 17 triliun dan yang milik pengusaha Bali hanya Rp 38 triliun. Ini memprihatinkan sekali,’’ ujarnya. Menurut Wiraputra, pertanyaan besar yang muncul adalah ‘’apakah ekonomi yang dihasilkan pariwisata sudah menjadi milik masyarakat Bali?’’ Dari fakta itu, tentu saja jawabannya adalah belum. Ditambah lagi dengan ketidakmerataan pembangunan di Bali. Hanya Bali Selatan yang berkembang pesat, sedangkan daerah lain hampir tidak ada kehidupan. ‘’Ketimpangan seperti ini harus segera kita atasi dan pemimpin harus berani mengambil kebijakan mengatasi ketimpangan yang luar biasa besarnya,’’ jelasnya. Wiraputra menambahkan, Kadin tetap konsisten untuk membangun perusahaan masyarakat Bali yang nanti kalau boleh diawali oleh pemerintah. Baik pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi yang harus menjadi leading sectornya. Dengan demikian, Bali benar-benar menjadi milik masyarakat Bali. ‘’Pemerintah harus mau berinvestasi untuk mengambil peran-peran itu dibantu LPD. Kalau perlu, pemerintah yang membeli tapi saham itu diberikan kepada LPD dan LPD diberikan keleluasaan untuk berinvestasi di sana. Kalau masyarakat ingin, tinggal beli saham-saham itu di LPD,’’ jelasnya. Wiraputra melanjutkan, Bali juga harus memiliki blue print pariwisata dalam 20 tahun, 50 tahun, bahkan 100 tahun ke depan. Selama ini, blue print pariwisata tidak pernah diwujudkan. (kmb32)

Warga Sipil Dari Hal. 3

DPRD Mimika berencana mengumpulkan semua pihak terkait, guna membicarakan upaya penyelamatan sekitar 1.300 warga sipil yang hingga kini masih terjebak di beberapa kampung sekitar Tembagapura seperti Waa-Banti, Kimbeli, Utikini Lama, Opitawak dan lainnya. Mom mengatakan saat ini warga sipil di kampung-kampung sekitar Tembagapura itu kini dalam kondisi kesulitan bahan pangan. ‘’Sekarang masyarakat di sana sangat susah. Sebab, pintu masuk untuk mereka bisa mendapatkan bahan pokok hanya satu yaitu dari Tembagapura. Sekarang di situ dijaga ketat, baik di bawah maupun di atas,’’ jelasnya. Anggota lain DPRD Mimika, Yohanes Felix Helyanan, mengakui kesulitan yang dihadapi kalangan legislatif setemp a t unt uk menen gahi permasalahan antara KKB dan aparat keamanan

Kamis, 16 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Makna Upacara Ngenteg Linggih (4) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun : Sabha Parwa (3) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:00 Dialog Interaktif : Pajak

10:05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Makna Upacara Ngenteg Linggih (5) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 PT Dinamika Tiga Pilar Home Shopping 14:05 Klip Bali 14:30 Lila Cita

Janger Sendratari Tarukan Pejeng (2) 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17.00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Desa Pakraman Banyuasri-Buleleng 17.30 Kartun : Aranyaka Parwa (1) 18:00 Puja Trisandya

18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Bondres Ngakak Mahadewi 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Desa Robokan (3) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Wanasari (2)

di wilayah Tembagapura. ‘’Kami tidak memiliki akses untuk mengetahui situasi yang terjadi di Tembagapura itu. Kami cuma bisa tahu dari media bahwa akses masyarakat ke Banti, Kimbeli dan kampung-kampung lain itu sudah putus, sehingga pemerintah sulit untuk distribusikan bahan kebutuhan pokok masyarakat,’’ katanya. Satu Tewas Sementara itu, OPM kembali beraksi di areal tambang PT Freeport Tembagapura Mile 69 Timika Papua, Rabu (15/11) kemarin sekitar pukul 03.50 WIT. Mereka menembaki aparat keamanan Indonesia dan dua personel Brimob tertembak, satu di antaranya tewas. Juru Bicara Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, penembakan terhadap personel Brimob terjadi saat mereka melakukan patroli di lokasi kejadian. ‘’Tibatiba kedua personel itu diberondong tembakan, yang mengakibatkan satu meninggal dan satu lukaluka,’’ kata Kombes Mustofa Kamal. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua anggota Brimob yang ditembaki kelompok bersenjata Papua adalah Brigadir Firman yang tewas karena luka tembak di bagian punggung dan Bripka Yongky Rumte yang mengalami luka tembak di bagian punggung. (ant)

Surat Palsu Dari Hal. 3

Sebelumnya kuasa hukum Ketua DPR-RI Setya Novanto, Sandy Kurniawan, melaporkan dua pimpinan KPK dan sejumlah penyidik KPK ke Bareskrim Polri atas tuduhan melakukan tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat dan menggunakan surat palsu dan atau penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 421 KUHP. Laporan tersebut terdaftar

dengan nomor LP/1028/X/2017/ Bareskrim tertanggal 9 Oktober2017. Status kasus ini naik ke tingkat penyidikan sejak 7 November 2017. Surat yang dipermasalahkan adalah diterbitkannya surat larangan bepergian ke luar negeri terhadap Setya Novanto pada 2 Oktober 2017 setelah adanya putusan praperadilan Nomor 97/pid/ prap/2017 PN Jakarta Selatan tanggal 29 September 2017, yang dimenangkan oleh Setya Novanto. (ant)


16 Pages

212 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

Iran quake survivors complain of slow aid effort, battle freezing cold

online: http://www.intern

r 16, 2017

, Novembe Thursday 16, 2017

‘Reputation’ Taylor Swift’s r, but Adele sales soa n keeps her crow Thursday,

November

one million more than failed to ” has sold “Reputation but the U.S. pop star new album - Taylor Swift’s Music said on Tuesday, copies LOS ANGELESfour days, Nielsen one million“Speak years ago. more than its first Adele two have sold “Red,” and copies in set by Britain’s albums that week -- “1989,” years, “Reputation” their first beat the record

REUTERS/Ako

sales of from in album in three songs million U.S. the album Now.” her first studio Swift with Swift’s 1.05the singer keeping the best-selling “Reputation,”transformation for at the media and gave her came despite that take aim marked another services and vengeance streaming next week, half the monster marked by 2017. album of figure was less than“25” album, which some of her haters.sales will be available 200 album But the debut of Adele’s the first four days Full first week will top the Billboard in the sales for 2.43 million copies and smashed a 15- when “Reputation” dates of the first U.S. the surpassed in November 2015boy band NSync in chart. week announced tour to promote set by of release Swift this from streaming to be a world U.S. record kept “25” year-old what is expected also initially ed inde- album. (rtr) 2000. Adele on Nashville-bas services. now has four recording Swift, 27, Big Machine Records, pendent label

h, in the

estimate, Chrisits pre-sale it white double a flawless sold tie’s said. Grand Mazarin, larger than Called Le 118.28 carats Cardinal Mazaand percent diamond of in 2013 in Hong takes its name from France’s Chief - An emerald the oval GENEVA set with rival Sotheby’s million, yet the rin, who become and assembled necklace diamond ever by $30.6 then in 1642 diamond Kong for that, said Tobias white Minister The stone sold for a price fails to reflect crown director of a gem collection. largest flawless auction has managing of the French largest to come to 33.5 million Swiss became part at Kormind, om, Europe’s in the world recordmillion), the star lot 77Diamonds.c jeweller. jewels. 250 years said. diamond sign for the francs ($34 During its Treasury, it besale, Christie’s as the Art online is a worrying “This market sug- French Crown a Geneva known (Louis XIV, 1, one the diamond four kings and Charles The necklace, , Creation top end of not as immune as longed to XVI of de GRISOGONO diamond weigh- gesting it is hoped to downward Louis XV, Louis (Napoleon I and global centrepiece. would have has a rectangular empresses, caused by slow- X), two emperors carats as its to III) and two pressures ing 163.41 found in Angola in 2016, of price such as the Chinese lower Napoleon said. It was sold the and The stone, on one side by rows one of factors Christie’s sanctions Boucheron, of France’s other by pear- down, Russian said in a statement. is framed and on the he a light Frédéric jewellers in 1887 diamonds oil prices,” favoured top lot was at auction coltelephone The second that belonged to great families, shaped emeralds. bidding by remain into a private The buyer, sale, will in a pink diamond for two centuries. before passing royalty said fetched (rtr) Tuesday night’s it at French Christie’s estimate Balibouse 19.07 carats, roughly lection. REUTERS/Denis Weighing a anonymous,The pre-sale Swiss francs, to $30 million. 40 14.37 million of de Grisogono,”IIA statement. “The Art color, flawless, in was $25 million is more than t, D sale No. 106 Dps poses behind The diamond auction Jl. Raya Puputan a 163.41-cara No 148 A staff member Mandala Renon Renon suspending a preview of Christie’s Kopi Made Jl. Raya Niti 148 necklace Sanur 28 during 8, 2017. Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti November Yamin No.18 type diamond, Jl. Mohamad Cafee Switzerland Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama 19 Smirnof No.88 Renon Renon Geneva,

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

find

Bali International

No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

building

the town

is seen in

n, near the

Strong earthquake

hits

Gelaneh QUAKE EPICENTERS

IRAQ

Daraki

IRAN

Halabjah

IRAQ

plate Tectonic boundary Shineh Desheh

Nov. 12 7.3 Magnitude: km Depth: 23 GMT Time: 1817

IRAN

Aftershocks

Haramian-e Sofla

Bani Golan

Bi Bayani

Sarpol-e Zahab Yek

Tolafarush

Geological Source: U.S. C. Inton, 13/11/2017

Qeshlaq

Zalani

Chafteh

Aziz Khan

Garraveh-Ye

Marjan Babamorad

Survey. Data

as of 1330

city of Sulaimaniya

mous Kurdistan

region, Iraq

Rasheed

13, 2017.

semi-autono

of Darbandikha

Iraq Iran and

country on jolted the in the rubble 7.3 earthquake rise a magnitudedozens trapped under toll would for in Iran when the death were killed officials said were searching 300 people and rescuers in Iraq as well. Local More than Severe died media said, Iran. Very Strong Sunday, state area. At least six have remote areas of Strong Moderate mountainous rescue teams reached Shake and as search Intensity

Post at:

Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

November

of complain d survivors col Iran quake , battle freezing ort slow aid eff

Collapsed

ss white largest flawle auction Necklace with for record $34 mln at diamond sold

Asiab-e Musa

Iran in western officials earthquake of a weekendreach them. Iranian more survito cold, survivors aid was slow chance of finding deadliest to freezing and exposed on Tuesday, saying there was little more. It was Iran’s shelter - Exhausted the grounds thousands ANKARA for food and in the day on crashand injured earlier could come 530 people begged authorities for fear they Houses in rescue operations killed at least often any moment. Iran. deserted called off the quake, which critical of are ing down at Iranian villages are vors from in more than a decade. We mudbrick has been deeply blocks or collapse We are cold. world,” impoverished by to Asia, earthquake in this homeless made of concretecrumble and “We are hungry.

that lost 10 many left We are alone can quickly Survivors, magnitude quake homeless. Ahang, who of hit that quake. 7.3 aired footage in the hardest in a strong in Kermanshah a weeping Maryam Sunday’s bodies and towns border of her family told Reuters by State television carrying awayand bed struck villages the mountainousanother members Zahab, pile of blankets is now a weeping villagers through town of Sarpol-e province along struggled of food, telephone. “My home I slept in the park wrapped in bloodied with their bare with Iraq, on Tuesday in need tiles. scrabbling search of friends in sheets and mud and broken and I am scared.” bleak day shelter. of foreign last night. It is cold Leader Ayatollah Ali hands through rubble 6 water and so far declined offers of to page Iranian Supreme agencies on Tuesday and relatives. Iran has deal with the aftermath Continued damaged Khamenei urged state President Hassan to in “Bali assistance which officials said region, also be heard destroyed to speed up aid efforts. News can Global Radio FM to the stricken the tremor, exand completely paid a visit “the problems in 10.00 am. Image” at 30,000 homes The U.S. government 9.30 until House Rouhani to resolve of people FM at 96.5 from two villages.condolences, a White States promising time”. Thousands Global Radio many Listen to li.listen2myracamps whilenight in pressed its said. “The United condo- the shortest at http:// makeshift http://globalfmba streaming huddled in to spend another cold tremors spokesman sincere sympathy and or live video and http://ustream. more dio.com li.com others chose expresses its affected by the earthquake they feared radioglobalfmba l-fm-bali. he said, adding the open becauseaftershocks. lences to those was left tv/channel/globa requests after some 230 Iraq and Iran,” no building had been in northern had not received In some areas, that were Washington government for help.who is and those Trump, standing from the Iraqi Donald after a trip U.S. President back to Washington travelling

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

10 km

GMT.

Kamis Kliwon, 16 November 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Tabrakan Kereta di Singapura, 25 Orang Cedera Singapura (Bali Post) -

Sedikitnya 25 orang cedera dalam tabrakan kereta api di Singapura pada Rabu (15/11) kemarin, kata beberapa pejabat, dalam insiden terbaru terkait sistem metro yang bermasalah. Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) mengatakan bahwa penumpang yang terluka dibawa ke rumah sakit, dengan sebagian besar menderita luka ringan. Pejabat transportasi

mengatakan sebuah kereta api yang bergerak bertabrakan dengan sebuah kereta rusak di Stasiun Joo Koon di ujung barat Singapura. “Pada pukul 8.19 pagi, kereta kedua berhenti di

belakang kereta yang salah. Pada pukul 8.20 pagi, kereta kedua bergerak maju tanpa diduga, dan bertabrakan dengan kereta pertama,” regulator Otoritas Transportasi Darat (LTA) dan

operator kereta api SMRT mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama. Ditambahkan bahwa 23 penumpang dan dua pegawai SMRT “menderita luka ringan sampai sedang” dan dikirim ke rumah sakit terdekat. Baik LTA maupun SMRT sedang menyelidiki insiden tersebut, kata pernyataan tersebut.

Sistem metro Singapura yang padat penduduk telah dilanda penundaan dan kerusakan berulang kali dalam beberapa tahun terakhir. Menimbulkan kemarahan publik Singapura yang merupakan pusat keuangan terbesar di Asia Tenggara, di mana biaya kepemilikan mobil termasuk yang tertinggi di dunia. (iah/afp)

Vitara

Lebih Suka ”Old School Music” Gun’n Roses dan Bon Jovi identik dengan musik rock dan digemari para pria. Namun, Vitara Dinda justru menyukai band rock tahun 80-an ini yang kerap disebut Old School Music. “Saya sangat suka dengan musik rock zaman dulu. Mungkin karena musik itu yang sering saya dengar sejak dulu. Apalagi menurut orangtua, lagu-lagu rock cocok dengan suara saya,” ujarnya ketika ditemui Bali Post, beberapa waktu lalu. Berkat ketertarikanya dengan musik tersebut, Vitara memberanikan diri mengikuti ajang pencarian bakat di salah satu TV swasta yakni The Voice Kids. Meski bukan yang pertama kali, namun Vitara mengaku kali ini sekadar iseng. Sebelumnya, Vitara mengikuti ajang Indonesian Idol Junior pada 2015 lalu dan berhasil merebut juara III. “Awalnya saya pikir tidak ada audisi di Bali. Tapi karena ada makanya saya ikut. Saya ingin mengetahui kemampuan saya,” ujar gadis kelahiran 27

Juni ini. Di luar dugaan, Vitara lolos ke babak blind audition yang digelar di Jakarta. “Saat blind audition saya memilih lagu ‘Try’ dari Pink dan saya berhasil lolos. Saat harus memilih coach, saya memilih Coach Bebi Romeo,” ujarnya. Pascalolos ke battle round, Vitara harus menjalani karantina dan berlatih dengan keras. “Semua peserta yang lolos sangat pintar dalam menyanyi dan memiliki suara khas masing-masing. Saya harus berusaha lebih keras jika ingin bersaing dengan mereka,” kata Vitara. Gadis asal Medan itu pun mengaku akan berjuang keras agar biasa menjadi juara di The Voice Kids tahun ini. “Saya sangat mengharapkan dukungan dari teman-teman yang ada di Bali karena jika telah masuk babak 16 besar nanti, kelolosan kami akan ditentukan melalui SMS. Jadi selain doa, saya sangat mengharapkan SMS dari semua teman,” tutupnya. (gie)

Vitara Dinda

Bali Post/ist

Disperindag Denpasar Gelar Sekolah Pasar

Bali Post/eka

PASAR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra didampingi Kadisperindag saat membuka sekolah pasar dan penyerahan celemek, Rabu (15/11) kemarin. KEBERADAAN pasar rakyat (tradisional) memiliki peran yang strategis, baik dari aspek ekonomi, maupun sosial budaya. Hanya, belakangan ini pasar rakyat semakin terdesak dengan kehadiran pasar modern. Upaya mewujudkan eksistensinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan berbagai langkah. Selain merevitalisasi fisik pasar, juga peningkatan kualitas SDM para pedagang. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM pedagang, Disperindag menggelar seko-

lah pasar. Kegiatan sekolah pasar dengan tema “Jaga Pasar Kita” kembali digelar di Pasar Agung, Peninjoan, Rabu (15/11) kemarin. Selain menggelar sekolah pasar, Disperindag juga menyerahkan 600 unit celemek kepada para pedagang. Pembukaan sekolah pasar dan penyerahan celemek ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Drs. I Wayan Gatra, M.Si. mengatakan, sekolah pasar kali ini sudah yang keempat kalinya. Sebelumnya

sudah digelar dengan peserta setiap angkatan 40 orang pedagang dan pengelola pasar. Pada sekolah pasar kali ini juga diikuti 40 peserta dari empat pasar, yakni Tegal Harum, Sindu, Pedungan, serta Windu Boga. Dikatakan, kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu upaya Pemkot Denpasar untuk mempertahankan keberadaan pasar rakyat. Untuk itu, fisik yang bagus untuk pasar belum cukup dalam meningkatkan eksistensi pasar. Tetapi juga harus didukung para pedagang dengan memberikan pelayanan yang ramah. Melalui sekolah pasar ini, pedagang diberikan pemahaman dan tata cara yang baik dalam menghadapi pelanggan. “Tradisi di pasar rakyat yang mulai memudar, seperti tawar menawar yang menjadi keunggulan, harus tetap dipertahankan. Untuk itu, perlu sikap bijak pedagang bila ada pengunjung yang menawar. Tidak justru marah-marah ketika ada yang menawar,” ujar Gatra. Sementara terkait dengan pembagian celemek kepada para pedagang di empat pasar, yakni Sindu, Padangsambian, Tembawu, dan Intaran, Sanur sebagai upaya agar pedagang selalu memperhatikan kebersihan. Celemek ini diberikan kepada para pedagang yang

menjual makanan, daging, sembako, rampah-rempah, serta pedagang sayuran. Dengan bantuan celemek ini, Gatra berharap pedagang

bisa terlihat lebih bersih dan mampu menarik pelanggan. Dampaknya, omzet penjualan bisa meningkat. (ad750)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 Nopember 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu