Skip to main content

Edisi 15 Nopember 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 86 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu wage, 15 november 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Mencari Gubuk Tempat Sembunyi Mang Jangol

Bali Post/rtr

NGOBROL - Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith mengobrol pada KTT ASEAN-Cina, Senin (13/11).

Jokowi Minta Korut Patuhi Resolusi PBB

Manila – Presiden RI Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Plus Three yang salah satunya membahas isu Semenanjung Korea, meminta Korea Utara (Korut) untuk mematuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk kegiatan denuklirisasi. KTT ke20 ASEAN Plus Three (APT) dilaksanakan di Philippine International Convention Center (PICC) Manila, Selasa (14/11) kemarin. Menurut Presiden Jokowi, ASEAN Plus Three adalah bentuk kerja sama di kawasan yang sangat penting dan strategis, baik dari segi politik maupun dari segi ekonomi. ASEAN Plus Three (ASEAN+3) terdiri atas 10 negara anggota ASEAN ditambah Jepang, Cina dan Korea Selatan. Acara KTT ke-20 ASEAN Plus Three berlangsung di sela penyelenggaraan KTT ASEAN ke-31 dan dihadiri oleh kepala negara/pemerintahan negara-negara anggota ASEAN serta Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Perdana Menteri Cina Li Keqiang. Presiden Jokowi mengatakan bahwa stabilitas dan kesejahteraan rakyat di kawasan akan sangat tergantung pada cara mengelola ASEAN Plus Three dan hubungan di antara 13 negara. Hal. 19 Uji Coba

Lalui Pematang Sawah Sepanjang 500 Meter Gubuk semipermanen tempat persembunyian Mang Jangol, Selasa (14/11) kemarin banyak dikunjungi warga. Di lokasi itu juga tampak aparat berjaga-jaga. Tempatnya agak terpecil. Jaraknya sekitar 500 meter dari jalan raya. Untuk mencapai lokasi itu harus jalan kaki. Itu pun dengan menyusuri pematang sawah yang becek.

Ada tiga bangunan di lokasi tersebut. Ada bangunan gubuk semipermanen di tengah-tengah sebagai bangunan inti. Di samping kanan-kirinya ada kandang sapi dan kandang babi. Lokasinya di Banjar Melinggih (bukan Banjar Sema seperti berita sebelumnya). Jaraknya sekitar 2 km dari rumah Komang Kariawan, sepupu Mang Jangol. Dari Jalan Raya Payangan, lokasi ini hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki melewati gang kecil di sebelah utara Yayasan Melati Banjar Melingih. Setelah itu dilanjutkan menyusuri pematang

Bandung (Bali Post) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun enam bulan (1,5 tahun) terhadap terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE Buni Yani dalam pembacaan putusan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung. ‘’Mengadili, menyatakan terdakwa Buni Yani terbukti melakukan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik. Hal. 19 Majelis Hakim

Buni Yani

Bali Post/ant

Bali Post/nik

BANJAR MELINGGIH - Rumah ibu kandung Mang Jangol di Banjar Melinggih, Payangan, Gianyar. Pada Kuningan lalu, Mang Jangol sempat mampir di rumah ini.

Sembahyang Diamankan, Pembantu Kuningan Pelarian Mang Jangol

Divonis 1,5 Tahun

Buni Yani Banding

sawah sepanjang 500 meter. Setiba di lokasi, suasananya semakin sepi. Hanya ada satu gubuk semipermanen. Dinding gubuk terbuat dari gedek. Di sebelah timurnya ada kandang dengan dua ekor sapi. Di sebelah barat terdapat kandang dengan seekor ternak babi. Di antara dua kandang itu, terdapat satu gubuk yang difungsikan sebagai gudang. Di dalam gudang dengan dinding gedek itu terdapat satu buah tempat tidur terbuat dari bambu. Di atasnya digelar kampil sebagai alas tidur. Hal. 19 Satu Bantal

Bali Post/nik

KANDANG SAPI - Gudang yang satu atap dengan kandang sapi, tempat Mang Jangol ditangkap.

Gianyar (Bali Post) Sebelum ditangkap pada Senin (13/11) malam, Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol ternyata sudah berkunjung ke rumah ibunya di Banjar Melinggih (bukan Banjar Sema seperti berita sebelumnya). Ia berkunjung Sabtu (11/11) saat hari raya Kuningan. ‘’Dia memang sempat pulang sendiri saat Kuningan,’’ ucap Komang Kariawan, sepupu Mang Jangol, Selasa (14/11) kemarin. Kata Kariawan, Mang Jangol yang menjadi DPO sejak Sabtu (4/11) itu, datang ke rumah tersebut mengenakan pakain adat. Bahkan, dia sembahyang ke sanggah di areal rumah tersebut. Hal. 19 Basa-basi

Denpasar (Bali Post) Polda Bali enggan membuka secara gamblang proses penangkapan bandar narkoba Komang Swastika alias Mang Jangol di Payangan, Gianyar, Senin

(13/11) lalu. Saat ini Mang Jangol dalam proses pemeriksaan intensif di Mako Brimob, Tohpati. Hal. 19 Membantu Pelarian

Kapolsek Payangan AKP I Gede Endrawan

Bali Post/nik

Diskusi ’’Mengawal Perekonomian Bali dan Pariwisata’’ 1

Daya Dukung Bali Jangan Diabaikan Pariwisata selama ini telah menjadi kehidupan Bali. Dengan kata lain, pariwisata diyakini sebagai salah satu sektor yang bisa mengantarkan masyarakat Bali ke kehidupan yang lebih baik. Tanpa disadari, kemajuan pariwisata saat ini sejatinya merupakan given atau warisan dari para leluhur. Oleh karena itu, perlu ada suatu kebijakan untuk menjaga keberlangsungannya. Demikian terungkap dalam diskusi ‘’Mengawal Perekonomian Bali dan Pariwisata’’ kerja sama Bali Post dan Kadin Bali di Warung 63, Jl. Veteran Denpasar, Selasa (14/11) kemarin. Diskusi menghadirkan narasumber Ketua BKS LPD Bali I Nyoman Cendikiawan, Wakil Ketua Umum I DPP IHGMA I Made Ramia Adnyana, Praktisi Tata Ruang Putu Rumawan Salain, Praktisi Ekonomi Viraguna Bagoes Oka, dan Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra. ‘’Dengan suksesnya pariwisata, itu multiplier effect-nya sangat besar sekali. Kita berbicara salah satu penopang pariwisata itu sendiri adalah sektor akomodasi. Di Bali, sektor akomodasi tumbuh begitu pesat, 130 ribu room inventory di seluruh Bali,’’ kata I Made Ramia Adnyana. Menurut Ramia, keseluruhan room inventory itu merupakan 65 persen dari 200 ribu room inventory yang ada di seluruh Indonesia. Artinya, kontribusi Bali sangat besar dari segi akomodasi tersebut. Dari 130 ribu kamar, 97 ribu di antaranya ada di Kabupaten Badung. ‘’Ke depan pemerintah harus mengontrol inventory investasi di

bidang akomodasi di Badung Selatan, sehingga pemerataan pembangunan pariwisata itu terasa ke seluruh masyarakat di seluruh pelosok Bali,’’ imbuhnya. Di sisi lain, lanjut Ramia, pemerintah melalui BPPD (Badan Promosi Pariwisata Daerah) harus menganalisis pasar mana yang wisatawannya potensial untuk Bali. Sebagai contoh, pemerintah bisa memfokuskan promosi ke Jepang. Salah satunya dengan melakukan lobi agar Japan Airlines bisa kembali melakukan penerbangan langsung dari Jepang ke Bali. Sebab, masyarakat negeri sakura tergolong wisatawan high quality alias memiliki daya beli tinggi, dan mereka cenderung lebih mempercayai maskapai penerbangannya sendiri. ‘’Saya yakin, Bali sudah sangat profesional dan kita ke depan, SDM Bali karena sudah tersertifikasi, dsb. diharapkan kontribusi pariwisata akan lebih terhadap ekonomi Bali,’’ jelasnya. Ramia menambahkan, ada 4 hal yang berafiliasi menjadi kekuatan pariwisata Bali yakni habitat, histori, heritage, dan handycraft. Sekarang hanya tinggal mendorong bagaimana menggerakkan keempat hal itu menjadi potensial bagi ekonomi Bali. Praktisi tata ruang Putu Rumawan Salain mengatakan, segala sesuatu yang diperoleh dari pariwisata sejatinya adalah sebuah warisan. Utamanya karena heritage dan culture yang menjadi daya tarik pariwisata selama ini. Sayangnya, pelaku pariwisata selama ini tidak didampingi pemerintah

dalam pengembangan pariwisata. ‘’Kalau boleh saya lihat mereka berjalan jauh lebih cepat dari pemerintah kalau pemerintah bermain di regulasi. Artinya, bahwa dengan demikian Bali tidak pernah siap daripada supporting infrastructure terhadap penerimaan jumlah wisatawan. Apalagi tadi ada keinginan mau 6 juta (kunjungan wisatawan - red),’’ ujarnya. Menurut Rumawan, masyarakat Bali juga perlu hidup dengan nyaman. Tapi kalau ada target kunjungan wisatawan yang terus meningkat, maka akan ada masalah dalam hal daya dukung. Terlebih, Bali terbilang lemah pada sektor primer. Basisnya agak melompat ke sektor jasa, bahkan tidak melalui basis sektor sekunder. Kenyataan ini lebih berbahaya lagi. ‘’Ini berbahaya lagi, buktinya, digoyang saja informasi Gunung Agung, ada lonjakan (harga) pasir. Pembangunan lokal yang bisa meningkatkan ekonomi di dalam negeri sudah gonjang-ganjing bahkan memporakporandakan kesempatan kerja,’’ jelasnya. Rumawan menambahkan, Bali mesti memiliki peta jalan yang baik di dalam pembangunan pariwisata ke depan. Tentunya atas dasar daya dukung dan kemampuan Bali untuk melakukan apa yang terbaik, sehingga pariwisata bisa sustainable atau berkelanjutan. ‘’Kalau bicara sustainable, kita harus bicara daya dukung. Peta jalan ini adalah membuat regulasi infrastruktur pendukung kepentingan pariwisata,’’ imbuhnya. (kmb32)

I Made Ramia Adnyana

Putu Rumawan Salain

Kementerian PAN RB Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkot Denpasar

Reformasi Birokrasi Pemkot Jadi ’’Pilot Project’’ Nasional Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) melakukan evaluasi terhadap kinerja Instansi Pemerintah Kota Denpasar. Terlebih lagi reformasi birokrasi Pemerintah Kota Denpasar menjadi pilot project nasional. Hal tersebut disampaikan Tim Evaluasi Kementerian PAN dan RB Arif Tri Hariyanto saat melakukan evaluasi kinerja instansi Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Pertemuan Praja Utama Kantor Wali Kota, Selasa (14/11) kemarin. Evaluasi kinerja instansi Pemkot Denpasar tersebut langsung dihadiri Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Lebih lanjut Arif Tri Hariyanto menambahkan, secara umum di Kota Denpasar dilaksanakan dua evaluasi yaitu evaluasi penerapan sistem akuntabilitas kinerja yang sering disebut manajemen

kinerja (SAKIP) dan evaluasi penerapan reformasi birokrasi. Terkait SAKIP ada beberapa kriteria penilaian mulai dari perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi dan pencapaian kinerja. ‘’Dari komponen tersebut kita akan gabung sehingga dapat mengetahui predikat kinerja Pemerintah Kota Denpasar tahun 2017,’’ ujarnya. Untuk tahun tahun 2016 SAKIP Pemerintah Kota Denpasar meraih predikat B. Ini menunjukkan bahwa semua kriteria telah dilaksanakan dengan baik, namun ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian seperti melakukan review RPJMD dan tahun ini telah dilaksanakan. Dalam reformasi birokrasi di dalamnya terdapat kriteria pelayanan publik. Secara umum Pelayanan Publik Kota Denpasar sudah bagus bahkan telah terkenal di nasional. Meski demikian perlu dilakukan evaluasi untuk menge-

tahui secara mendalam bagaimana SOP pelayanan publik, SDM, pengawasan dan akuntabilitas termasuk manajemen perubahan di dalamnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik evaluasi yang dilaksanakan Kementerian PAN dan RB. Karena evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui kinerja instansi OPD Pemerintah Kota Denpasar yang akan menjadi bahan evaluasi pimpinan OPD itu sendiri. ‘’Kita ingin mengetahui program kerja yang dilaksanakan setiap OPD terutama dari asas kemanfaatan kepada masyarakat,’’ ujarnya. Seperti revitalisasi pasar dan penataan sungai termasuk rumah berdaya. Menurut Rai Mantra, ini merupakan program dengan asas kemanfaatannya sangat tinggi untuk masyarakat. Hal. 19 Predikat B

EVALUASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menyambut Tim Evaluasi Kementerian PAN dan RB pada acara evaluasi kinerja instansi Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Pertemuan Praja Utama Kantor Wali Kota, Selasa (14/11) kemarin.


denpasar

2

Rabu Wage, 15 November 2017

figur

Bali Post/eka

Revitalisasi Semangat Kebangsaan SEMANGAT kebangsaan adalah persatuan dan kesatuan dalam segenap aspek kehidupan bangsa. Jika persatuan dan kesatuan sudah tidak ada, maka kebangsaan Indonesia tidak akan dapat dipertahankan, utamanya dalam menghadapi paham radikal. Persatuan dan kesatuan sangat penting di tengah-tengah kondisi bangsa Indonesia yang beraneka ragam. “Dengan persatuan dan kesatuan itu, maka tujuan utama bangsa yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia akan bisa dicapai,” ujar Guru Besar Universitas Hindu Indonesia Denpasar Prof. Dr. I Putu Gelgel, S,H., M.Hum., belum lama ini.Untuk mencapai hal tersebut, katanya, merevitalisasi semangat kebangsaan yang bersatu, berdaulat dan bermartabat adalah suatu keharusan. Revitalisasi semangat kebangsaan ini akan dapat menangkal ruang gerak paham radikal, terutama yang masuk ke dunia kampus yang menyasar kaum intelektual muda bangsa. Salah satu caranya adalah menghidupkan kembali mata kuliah Pancasila dan Sejarah Perjuangan Bangsa. “Api semangat kebangsaan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan patut digelorakan terus. Kita harus merevitalisasi rasa semangat berani bersatu meski kita berlatar belakang yang berbeda-beda. Pesan-pesan toleransi dan kebinekaan harus senantiasa kita serukan. Kita harus lebih berani melawan berbagai aksi radikalisme yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,” tegasnya. Ditegaskan, melalui revitalisasi semangat kebangsaan yang pluralistik dapat membangkitkan dan menumbuhkan rasa kesetiaan dan tanggung jawab generasi muda terhadap nusa dan bangsanya. “Untuk itu, marilah kita bangkit bersatu dan bekerja keras untuk menghadapi radikalisme dan tantangan global lainnya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila,” pungkasnya. (win)

Soal Ranperda Perangkat Desa

Pansus Sepakat Gunakan Musyawarah

Denpasar (Bali Post) – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perangkat Desa oleh Pansus IX DPRD Denpasar dengan eksekutif, akhirnya tuntas. Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Pansus IX I Wayan Sutama didampingi Asisten I I Made Toya disepakati penggunaan kalimat “musyawarah” dalam penentuan kepala dusun (perangkat desa) di masing-masing banjar. Setelah adanya musyawarah, akan diajukan kepada perbekel untuk dipilih sesuai dengan kewenangan yang dimiliki perbekel. Sebelumnya, dalam redaksional draf ranperda ditulis kalimat “pemilihan”. Namun anggota Pansus Moh. Nuh, I.B. Ketut Kiana dan I.B. Kompyang sempat mengusulkan agar dilakukan revisi terhadap kalimat dimaksud. Mengingat masih ada proses yang harus dilalui, yakni dipilih oleh perbekel. Setelah melalui perdebatan yang alot, akhirnya disepakati menggunakan kalimat “musyawarah”. Terungkap kalimat musyawarah tersebut masih bersifat abuabu yang bisa diterapkan di masyarakat. Apakah dengan musyawarah mufakat atau dengan pemilihan, tergantung kesepakatan di masing-masing banjar. “Teknisnya tidak perlu diatur dalam perda, namun bisa dituangkan dalam perwali,” ujar anggota Pansus lainnya, Eko Supriadi. Setelah mendapatkan berbagai masukan, akhirnya Ketua Pansus IX Wayan Sutama memutuskan untuk menggunakan kalimat musyawarah dalam proses penentuan calon perangkat desa di masingmasing banjar. Setelah dapat disepakati, ranperda ini akan segera diparipurnakan. “Karena sudah selesai kita bahas, maka dalam waktu dekat ranperda ini sudah bisa kita paripurnakan,” ujar mantan Kades Peguyangan Kaja ini. Seperti diberitakan sebelumnya, molornya penyelesaian ranperda ini akibat adanya Permendagri yang baru. Namun semua anggota Pansus IX sepakat untuk menyesuaikan ranperda tersebut dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 67 Tahun 2017 tentang Mekanisme Pengangkatan Perangkat Desa. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : DLHK SIAGA HADAPI SAMPAH KIRIMAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

PENATAAN – Proyek penataan alur Tukad Badung yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Sejumlah wakil rakyat mempertanyakan kelancaran arus air sungai, karena alurnya kini dibuat berliku.

Penataan Tukad Badung

Alur Berliku Dikhawatirkan Hambat Arus Air Denpasar (Bali Post) –

Penataan alur Tukad Badung di sebelah Pasar Kumbasari, Jalan Gajah Mada, telah berlangsung sejak Juli 2017 lalu. Namun baru kali ini mendapat perhatian dari jajaran Komisi III DPRD Denpasar. Para wakil rakyat mempertanyakan kelancaran arus air sungai, karena alurnya kini dibuat berliku. Alur yang seperti itu dikhawatirkan akan menghambat arus air di hulu. Anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra mempertanyakan pola penataan yang dilakukan terhadap Tukad Badung kali ini. Mengingat penataan tersebut berbeda dengan penataan yang dilakukan sebelumnya. “Saya baru melintas di Jalan Gajah Mada dan melihat penataan alur sungai di bawahnya berliku-liku. Jadi saya mempertanyakan, sudahkan dilakukan kajian yang komprehensif,” ujar politisi Demokrat ini, Selasa (14/11) kemarin.

Menurut Susruta Ngurah Putra, pihaknya mempertanyakan hal ini karena belum pernah diajak berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penataan alur sungai tersebut. “Saya sepakat dengan penataan alur sungai, tapi perlu ada kajian terkait kelancaran arus air. Pasalnya, volume air di Tukad Badung terkadang bisa meluap. Ini yang perlu ada kajian yang matang,” tegasnya. Wakil Ketua DPRD Denpasar Wayan Mariyana Wandhira juga

mengakui alur yang beliku pasti mempengaruhi arus air yang ada. Terlebih di sebelahnya kini dibangun Pasar Badung dengan dua basement. “Semua ini harus dilakukan kajian yang matang, sehingga tidak menjadi kendala di kemudian hari. Terutama soal kekuatan dinding-dinding sungai menahan air ketika volumenya besar,” katanya mengingatkan. Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas PUPR kembali melakukan penataan alur sungai di Denpasar. Tahun ini, alur

Tukad Badung di Jalan Gajah Mada mendapat penanganan. Dana yang dihabiskan untuk penataan ini mencapai Rp 5 miliar. Pengerjaan proyek ini telah dilakukan sejak Juli 2017 lalu dan ditargetkan rampung per Desember 2017 mendatang. Penataannya meliputi sisi kanan dan kiri sungai dengan dipasangi paving. mulai dari jembatan di Jalan Gajah Mada Denpasar hingga 120 meter ke selatan. Proyek lanjutan ini digarap PT Chandra Dwipa. Tahun 2016 lalu, bantaran sungai yang telah ditata meliputi Tukad Loloan, Tukad Tagtag serta Tukad Badung (di bawah Jembatan Jalan Gajah Mada ke utara). Sedangkan penataan lainnya juga dilakukan oleh Di-

Belum Terima Salinan Putusan

Jaksa Belum Bebaskan Seraman dari Lapas Kerobokan

Denpasar (Bali Post) Hakim praperadilan dalam kasus dugaan korupsi senderan Tukad Mati IGN Putra Atmaja mengabulkan sebagian gugatannya terhadap Kajari Denpasar, Senin (13/11) kemarin. Salah satunya, penetapan tersangka Seraman yang dijadikan tersangka dalam kasus senderan Tukad Mati oleh Kejari Denpasar tidak sah. Selain status tersangka tidak sah, perpanjangan penahanan Seraman yang dilakukan penyidik kejaksaan juga tidak sah. Hakim minta Seraman yang merupakan mantan Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung itu dibebaskan dari tahanan. Saat ini Seraman ditahan di Lapas Kerobokan. Ia awalnya ditahan selama 20 hari ke depan dengan hitungan kalender dari 2 Oktober hingga 21 Oktober 2017. Penahanan tersebut oleh kejaksaan diperpanjang lagi selama 40 hari, dengan perhitungan mulai dari tanggal 19 Oktober. Namun pascaputusan hakim hingga pukul 17.30 Selasa (14/11) kemarin, pihak kejaksaan belum membebaskan Seraman dari Lapas Kerobokan. Kajari Denpasar Sila Halolongan yang dikonfirmasi atas putusan hakim tersebut mengaku sangat menghormati putusan tersebut. Hanya saja pihaknya belum bisa mengambil langkah selanjutnya, termasuk membebaskan Seraman dari Lapas Kerobokan karena pihak kejaksaan belum menerina salinan putusan tersebut. Jaksa akan melakukan tindakan setelah diterimanya salinan putusan hakim praperadilan.

Selasa kemarin sidang praperadilan untuk Gung Dalem juga berlangsung di PN Denpasar. Pemohon (kejaksaan) mengajukan dua ahli yakni dari BPKP dan Unnes. Saksi tersebut sama dengan saksi dengan sidang Seraman. Namun saat Simon Nahak selaku kuasa hukum Gung Dalem menanyakan apakah sudah melakukan audit, ahli BPKP Doso Sukendro mengatakan belum. Namun pihaknya (BPKP) sedang melakukan proses sebagaimana prosedur yang ada di dalam audit, yakni melalui praperencanaan hingga akhirnya dilakukan audit. Sebelumnya, pada Senin (13/11) pertama kalinya dipraperadilankan dalam kasus penetapan tersangka dalam perkara korupsi. Kajari Denpasar yang dipraperadilankan oleh I Wayan Seraman dan Kejari Denpasar kalah. Hakim praperadilan IGN Putra Atmaja mengabulkan sebagian permohonan pemohon I Wayan Seraman. Hakim menyimpulkan bahwa penetapan tersangka Seraman yang dijadikan tersangka senderan Tukad Mati tidak sah. Selain setatus tersangka tidak sah, perpanjangan penahanan Seraman yang dilakukan penyidik kejaksaan juga tidak sah. Hakim menguraikan sejumlah pertimbangan dari ahli Prof. Usfunan (ahli pidana), ahli hukum Prof. Syukri dan ahli lainnya serta pertimbangan putusan MK. Sehingga, selain penetapan dan penahanan tersangka tidak sah, hakim juga minta Seraman yang mantan Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung ini juga

dikeluarkan dari tahanan. Kuasa hukum pemohon Simon Nahak mengatakan bahwa putusan hakim tersebut juga seharusnya berlaku untuk dua tersangka lainnya. “Saya upayakan seperti itu. Kan satunya lagi (Gung Dalem) juga sedang dalam proses praperadilan,” tandas Simon Nahak. Untuk praperadilan Gung Dalem bahkan lebih meyakinkan karena dia tidak ditahan, di samping para ahli hukum mengatakan sama dengan apa yang menimpa Seraman. Yakni menetapkan tersangka tidak ada perhitungan kerugian keuangan negara. Atas putusan hakim, penonton siding pun bersorak bahagia karena mereka meyakini bahwa tersangka tidaklah bersalah. Simon Nahak mengatakan, penegakan hukum selama ini selalu mengedepankan delik formil. Padahal delik formil sudah bergeser ke delik materiil. “Artinya, bahwa kalau mau menghukum seseorang dengan tindak pidana korupsi harus buktikan terlebih dahulu harus ada kerugian negara. Ketika tidak bisa dipenuhi, jelas tidak bisa memenuhi delik formil dan materiil,” tandas Simon Nahak. Dulu, kata dia masih bisa menduga soal kerugian negara. Namun saat ini, berdasarkan putusan MK sudah tidak boleh. “Kalau sekarang menentukan seseorang sebagai tersangka dalam pidana korupsi itu harus ada kerugian negara yang nyata. Yang berwenang menghitung kerugian negara adalah BPK sesuai dengan amat undangundang,” tegasnya. (kmb37)

nas Tata Ruang dan Perumahan (kini Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman). Bantaran yang ditata oleh DTRP, yakni bantaran Tukad Bindu. Sementara untuk bantaran Tukad Punggawa ditata oleh Desa Sidakarya. “Penataan berupa pemasangan paving dan batu sikat di sisi bantaran ini untuk menghilangkan kesan sungai yang kumuh, angker dan jorok menjadi sesuatu yang menarik, indah dan bersih,” ujar Kepala DPUPR Kota Denpasar Ir. I Ketut Winarta. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Hakim Tolak Eksepsi Iskandar

Denpasar (Bali Post) Eksepsi yang diajukan terdakwa Iskandar Halim alias Ko’i Bin Muslim Halim, Selasa (14/11) kemarin juga ditolak majelis hakim pimpinan I.A. Nyoman Adnya Dewi. Dalam persidangan di PN Denpasar kemarin, pria yang terlibat dalam kasus 19 ribu butir pil ekstasi itu eksepsi terdakwa yang disampaikan melalui kuasa hukumnya Ngastawa dan kawan-kawan dinilai telah masuk pokok perkara. Atas penilaian itu, hakim menyebutkan perlu dibuktikan dakwaan jaksa di muka persidangan. Sebelumnya disampaikan, Iskandar diduga melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dengan saksi Dedi Setiawan, Budi Liman Santoso dan Willy (ketiganya terdakwa dalam berkas terpisah-red) atau precusor narkotika secara tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram. “Mengadili, menolak keberatan (eksepsi) yang diajukan terdakwa. Memerintahkan jaksa penuntut umum melanjutkan persidangan dengan pembuktian dan membebankan biaya perkara kepada terdakwa,” tegas hakim Adnya Dewi. (kmb37)

Terkait Kasus RS Infeksi dan Pariwisata Unud, KPK Dipraperadilankan

Denpasar (Bali Post) Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman dan kawan-kawan mengajukan praperadilan terhadap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di PN Denpasar. Praperadilan tersebut berkaitan dengan kasus Rumah Sakit (RS) Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana (Unud) yang telah menyidangkan sejumlah terdakwa. Sidang perdana praperadilan dilakukan Selasa (14/11) kemarin, dipimpin hakim praperadilan Novita Riama. Sedangkan dari pihak termohon dari KPK hadir Juliandi Igor Simanjuntak dan Mia Siregar. Di depan hakim Novita, Boyamin menguraikan sejumlah alasan diajukannya praperadilan terhadap KPK yang disebut sebagai lembaga anti rasuas. “Intinya, ada pihak yang terlibat yang belum dibawa ke pengadilan, yaitu M. Nazaruddin dan anak perusahaannya. Kalau Pak Made Meregawa (mantan Kabiro Adminiatrasi Umum dan Keuan-

gan Unud) kan sudah. Beliau diputus empat tahun. PT DGI sudah diproses KPK. Nah, Nazaruddin yang belum sehingga diajukan praperadilan,” tandas Boyamin. Mengapa praperadilan KPK di Denpasar? Alasannya, dalam dakwaan Dudung Puwardi, mantan Direktur Utama PT Duta Graha Indah (DGI) disebutkan pengadilan berwenang mengadili Pengadilan Jakarta Pusat dan Denpasar. “Sesekali dalam kasus RS Udayana disidang di Denpasar. Kan ini keadilan juga bagi orang Bali,” jelasnya. Ditambahkan, dalam perkara ini tidak ada SP3 karena KPK tidak berhak mengeluarkan SP3. Namun, kasus RS Unud dalam dakwaan Dudung Purwadi dinilai jelas peranan Nazarudin. Ketika ditanya peran yang lebih spesifik hingga mantan Bendahara Keuangan Partai Demokrat itu harus ikut bertanggung jawab. Boyamin mengatakan, Nazarudin berperan mengatur proyek tersebut hingga penganggaran di DPR-RI

memanggil PT DGI dan memanggil Made Meregawa. Diuraikan dalam permohonan praperadilan, juga dalam dakwaan Dudung Purwadi disebut telah memperkaya M. Nazaruddin dan korporasi yang dikendalikan PT Anak Negeri, PT Anugerah Nusantara dan Group Permai sejumlah Rp 10,2 miliar. Masih dalam permohonan yang dibacakan di muka persidangan, jaksa berdasarkan audit BPKP diketahui perbuatan Dudung dalam kasus RS Udayana telah merugikan keuangan negara Rp 25,9 miliar. Namun, hingga saat ini termohon (KPK) tidak menetapkan tersangka pada Nazarudin dan perusahaannya walau disebut dalam dakwaan. Dikatakan, jika termohon yang hingga saat ini tidak memproses yang bersangkutan, artinya KPK menghentikan penyidikan terhadap Nazarudin secara tidak sah. Atas berbagai hal pertimbangan yang disampaikan dalam persidangan yang terbuka untuk umum kemarin, pemohon

meminta supaya hakim mengabulkan permohonannya. Ya PN Denpasar berwenang memeriksa dan memutus permohonan pemeriksaan praperadilan dan menyatakan bahwa tindakan termohon (KPK) tidak menetapkan Nazarudin dan perusahaannya sebagai tersangka dalam dugaan korupsi Pembangunan RS Khusus Infeksi dan Pariwisata Unud tahun 2009-

2010 adalah sebagai bentuk penghentian penyidikan. dan poin terakhir memerintahkan termohon untuk melakukan tindakan hukum melanjutkan dengan melakukan penuntutan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Atas permohonan tersebut, pihak KPK akan menjawab dalam sidang lanjutan praperadilan di PN Denpasar, Rabu (15/11) hari ini. (kmb37)

Bali Post/eka

PRAPERADILAN - Sidang praperadilan KPK terkait kasus proyek pembangunan RS Infeksi dan Pariwisata Unud di PN Denpasar, Selasa (14/11) kemarin.


BADUNG

Rabu Wage, 15 November 2017

3

Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke-37 di Kabupaten Badung

Komitmen Wujudkan Kedaulatan Pangan di Badung

Bali Post/eka

CABAI - Seorang petani sedang memetik buah cabai di areal persawahan di Desa Cemagi, Badung. Petani di desa ini mulai menanam cabai dan bunga kenikir di pematang maupun pinggiran lahan pertaniannya.

Hujan Lebat

Properti Pedagang di Pantai Dreamland Disapu Air Bah Mangupura (Bali Post)-

Hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah di Badung Selatan sekitar tiga jam Senin (13/11) lalu, membuat beberapa ruas jalan terendam air cukup tinggi. Seperti ruas jalan di kawasan Nusa Dua dan beberapa lokasi di Kuta Selatan. Selain itu, luapan air di muara Tukad Cemongkak yang berada di Pantai Dreamland, Pecatu menyapu properti pedagang dan menghanyutkannya ke tengah laut. Menurut penuturan salah seorang anggota kelompok warung Deamland Nyoman Kondre yang ditemui Selasa (14/11) kemarin, kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. Kebetulan sore itu semua warung yang menyewakan long chair atau kursi santai sudah tutup. Meski pemilik sudah pulang, namun kursi beserta matras dan payung memang masih ditempatkan di pantai. Begitu air bah datang, puluhan long chair dan matras tersapu.

“Kemarin ada juga wisatawan yang ikut membantu memindahkan long chair. Untung tidak ada pengunjung yang tersapu,” ujarnya didampingi rekannya, Made Sutikayasa yang juga instruktur surfing di Pantai Dreamland. Kondre menambahkan, kejadian seperti ini memang selalu terjadi setiap musim hujan. Namun, biasanya luapan air tidak sampai menyapu kusi dan matras. “Baru kali ini luapan air sungai berbelok ke kanan, sehingga

Bali Post/kmb23

BERAKTIVITAS - Sejumlah wisatawan kembali beraktivitas di kawasan Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Selasa (14/11) kemarin.

menyapu semua yang ada di sana. Biasanya aliran air sungai mengalir lurus ke pantai, tapi kali ini berbelok ke kanan sehingga selain menyapu kursi dan matras, pasir laut juga tersapu,” ujarnya. Di Pantai Dreamland, kata Kondre tercatat 37 orang pemilik penyewaan long chair yang masuk dalam Kelompok warung Dreamland. Saat kejadian, kebetulan wisawatan yang berkunjung ke Pantai Dreamland agak sepi. Ia menduga kondisi sepinya wisatawan ini akibat adanya cuaca kurang bagus dan juga terkait dampak dari isu peningkatan aktivitas Gunung Agung. Dikonfirmasi terpisah, Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta mengatakan, di lokasi tersebut memang terdapat muara sungai musiman. Setiap hujan lebat, pasti menjadi pusat pembuangan air yang datangnya seperti air bah. Lantaran maraknya pembangunan saat ini di kawasan Pecatu, sehingga resapan air mulai berkurang. Untuk itu, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan kondisi tersebut. Sumerta yang juga anggota DPRD Badung ini mend-

esak pemerintah secepatnya melakukan penataan terhadap sungai-sungai yang ada di jalur tersebut. Apalagi di sekitar muara sungai tersebut merupakan objek wisata Dreamland yang ramai dikunjungi wisatawan. Ada kekhawatiran, sewaktu wisatawan asyik bersantai tiba-tiba dihantam air bah. “Mudahmudahan Dinas PUPR Badung secepatnya turun untuk mengecek kondisi yang ada di lapangan,” katanya. Selain di Pantai Dreamland, kata Sumerta kondisi yang sama juga terjadi di Pantai Labuan Sait. Bahkan jembatan Labuan Sait sempat tergenang air setinggi lutut. Kondisi tersebut diperkirakan akibat fungsi pembuangan air di jembatan itu yang kurang optimal. Dikonfirmasi terpisah, Kasubid Pelayanan Jasa Balai Besar Meteorologi, Klimatologi (BBMKG) Wilayah III Denpasar Decky Irmawan mengatakan, sebagian wilayah Bali pada umumnya dilanda hujan sedang hingga lebat, khususnya untuk wilayah Badung dan Tabanan di daerah pesisir pantai. Bahkan kecenderungan hujan memang terkonsentrasi di Bali selatan daerah pesisir hingga ke barat wilayah Tabanan dan Negara. “Hujan sedang hingga lebat terjadi pada siang hari mulai sekitar pukul 13.30 Wita, tapi itu bervariasi terjadinya di masing-masing wilayah,” ujarnya. (kmb23)

Mahasiswi Asing Nyaris Diperkosa Pengemudi Ojek ”Online” Mangupura (Bali Post)Mahasiswi asal Turki berinisial NB (27) nyaris menjadi korban pemerkosaan di Jalan Uluwatu II, tepatnya di depan Gang Buana Sari, Jimbaran, Kuta Selatan, Senin (13/11) lalu. Pelakunya pengemudi ojek online, ESL (23). Namun aksi ESL gagal karena korban melawan. Bahkan lidah pelaku digigit hingga nyaris putus. Baik korban maupun pelaku kini dirawat di rumah sakit. Dikonfirmasi,Selasa (14/11) kemarin, Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Andi Yagin mengatakan korban belum bisa melaporkan kasus tersebut karena masih dirawat di RS

Kasih Ibu Kedonganan. Korban di Bali sedang mengikuti program pertukaran pelajar di salah satu perguruan tinggi di Kuta Selatan. Adapun kronologinya, Senin (13/11) pukul 21.30 Wita SPKT Polsek Kutsel menerima telepon dari Bhabinkamtibmas Kedonganan bahwa ada percobaan pemerkosaan di TKP. Selanjutnya, tim gabungan Polsek Kuta Selatan langsung mengarah ke lokasi kejadian. “Sesuai keterangan warga, korban dibilang sudah di Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan. Kami langsung ke sana,” ujar Andi Yagin. Setibanya di rumah sakit,

lanjut Andi Yagin, korban menceritakan pukul 16.30 Wita mengorder ojek online dari Mall Bali Galleria, Kuta dengan tujuan ke Bali Buda, Sanur. Setelah dari sana, korban yang kos di Jalan Uluwatu II Gang Buana Sari, kembali memesan ojek online ke kosnya. “Saat itu yang datang pelaku. Tanpa curiga korban langsung naik ke motor pelaku,” ujarnya. Sesampai di simpang McDonald Jalan By-pass Ngurah Rai, Jimbaran, pelaku membelokkan sepeda motornya ke kanan. Sedangkan korban minta diantar ke kos. Setibanya di TKP, tepatnya

di semak-semak dekat Hotel Muvenpik, korban diturunkan dan langsung mau diperkosa. Mendapat perlakuan tak senonoh tersebut, korban melakukan perlawanan dan sempat menggigit lidah pelaku hingga nyaris putus. Sedangkan korban luka pada bagian kepala dan tangan bagian jari karena dibenturkan ke tanah. “Akhirnya korban kabur dan bertemu saksi bernama Petrus yang kebetulan ada di sekitar TKP. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan. Sedangkan pelaku dibawa ke RSUP Sanglah dan dijaga anggota kami,” ungkap Andi Yagin. (kmb36)

Dua Kecamatan Rawan DBD

Mangupura (Bali Post) – Dua kecamatan di Kabupaten Badung, yakni Kecamatan Kuta Selatan dan Kecamatan Mengwi tecatat sebagai kawasan rawan kasus demam berdarah dengue (DBD). Bahkan, hingga November 2017 jumlah kasus penyakit yang disebarkan nyamuk Aedes aegypti ini di kawasan itu melebihi 50 persen dari total kasus yang ada, yakni 441 kasus. Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Badung dr. Elly Swandewi Murti, fluktuasi jumlah kasus DBD tidak lepas dari musim hujan yang tidak menentu. “Kasus terbanyak ada di wilayah Kecamatan Mengwi dan Kecamatan

Kuta Selatan. Cuaca yang tidak menentu ditambah lagi dengan intensitas curah hujan yang tinggi menjadikan kasus ini cenderung meningkat. Tapi, sekarang ini sudah mulai turun,” ujar Elly Swandewi Murti, Selasa (14/11) kemarin. Menurut Elly Swandewi Murti, pihaknya telah melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di setiap kecamatan dengan melakukan fogging dan memanfaatkan tenaga juru pemantau jentik (Jumantik). Upaya ini sebagai antisipasi merebaknya kasus DBD. “Kami lakukan PSN sebelum masa penularan, biasanya Desember hingga Januari. Kemudian pencegahan dengan mesin ULV meng-

gunakan bantuan mobil dengan semprotan yang mencapai lima meter,” terangnya. Elly Swandewi Murti menambahkan, Pemkab Badung telah menggerakkan 609 juru pemantau jentik (Jumantik) nyamuk berbasiskan banjar. Dinkes Badung saat ini juga telah memiliki tenaga Jjumantik sebanyak 36 orang untuk menjangkau 62 wilayah di Badung. Berdasarkan data dari Dinkes Badung, pada Januari 2017 kasus DBD tercatat sebanyak 196 kasus dengan jumlah satu orang meninggal, Februari 146 kasus, Maret 102 kasus, April meningkat menjadi 107 kasus, kemudian menurun pada Mei menjadi 68 kasus

dan Juni ada 83 kasus, Juli ada 44 kasus, Agustus kembali menurun menjadi 27 kasus dan September tercatat 51 kasus, oktober ada 48 kasus, sedangkan November hingga 14 November kemarin tercatat baru ada delapan kasus. Pada musim hujan ini, tidak menutup kemungkinan kasus DBD akan bertambah hingga akhir Desember 2017. Kendati demikian, hingga November 2017 kasus DBD cenderung menurun jika dibandingkan kasus di tahun 2016. Tercatat hingga November 2017 ada 880 kasus, di antaranya satu orang meninggal. Sedangkan tahun 2016 jumlah kasus mencapai 3.949 dengan jumlah kematian sepuluh orang. (kmb27)

PEMERINTAH Kabupaten Badung memperingati Hari Pangan Sedunia ke-37 di Wantilan Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Selasa (14/11) kemarin. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, anggota DPRD Badung I Nyoman Dirgayusa dan I Gede Suardika, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa beserta anggota, Ketua Gatriwara Ny. Parwata beserta anggota, para staf ahli, asisten, pimpinan OPD, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Suryajaya beserta Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Punggul I Kadek Sukarma, bendesa adat dan masyarakat setempat. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan, peringatan Hari Pangan Sedunia ke-37 di Kabupaten Badung sebagai suatu momentum untuk mengembalikan kesadaran bersama, bahwa tidak hanya bagi pemerintah daerah tetapi untuk semua komponen pembangunan/stakeholder pembangunan kembali untuk me-review kesadaran bersama, bahwa betapa pentingnya memberikan suatu perhatian yang benarbenar serius, sungguh-sungguh dan fokus serta berkelanjutan dalam hal penanganan dan kesediaan pangan itu sendiri. Kalau berbicara masalah pangan, kata Wabup Suiasa kita harus melihat kebijakankebijakan pembangunan dan kebijakan-kebijakan strategis kita di bidang sektor pertanian itu sendiri. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Badung untuk menunjukkan komitmen, kesungguhan dan keseriusan serta terikat secara aturan, regulasi terhadap kebijakan-kebijakan pertanian, khusus dalam bidang pangan ini, maka pembangunan di sektor sandang, pangan dan papan itu menjadi salah satu prioritas pembangunan di dalam lima prioritas pembangunan yang dicanangkan dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021, yang telah ditetapkan dalam dokumen daerah. “Maka satu kewajiban formal dan moral dalam penentuan politik anggaran kita harus memprioritaskan di bidang pertanian, khususnya di dalam pengembangan pangan ini harus diberikan perhatian yang cukup besar sehingga demikian harapan kita tentang persoalan pangan ini dan untuk di Badung tidak sebatas ingin mencapai soal kecukupan dan kesediaan pangan itu sendiri, tetapi diharapkan bagaimana

PERINGATAN - Wabup Suiasa saat menghadiri peringatan Hari Pangan Sedunia ke-37 di Wantilan Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Selasa (14/11) kemarin. kita dapat memenuhi kebutuhan akan pangan ini oleh penduduk yang ada di Badung merupakan hasil dari pertanian Badung, sehingga kita sebut sebagai kedaulatan pangan,” ungkapnya. Lebih lanjut, Suiasa menyampaikan, saat ini untuk pemenuhan pangan masyarakat Badung saja masih memiliki suatu surplus, tetapi untuk memenuhi kebutuhan penduduk/ orang-orang yang berdinamika dan hidup di Badung dalam keseharian kita membutuhkan pasokan. Ke depannya diharapkan dan akan berusaha untuk melakukan langkah-langkah upaya untuk dapat kedaulatan pangan terwujud di Kabupaten Badung, selain melakukan intensifikasi terhadap pertanian itu sendiri juga akan dilakukan upaya ekstensifikasi dengan membuka lahan-lahan pertanian baru dari lahan kering menjadi lahan basah dan daerah yang tidak mampu dialiri air akan dialiri air dengan sungai-sungai, sehingga menjadi lahan pertanian. “Saat ini kita telah selesai mengerjakan satu terowongan yang akan mampu mengairi kurang lebih 50 hektar dan tahun 2017 ini akan kembali membuat terowongan yang ada di Kecamatan Petang, yang nantinya akan mampu mengairi lahan kering luasnya kurang lebih 100 hektar. Apabila hal ini terwujud, maka ekstensifikasi pertanian kita dari segi lahan bisa kita tingkatkan kurang lebih 150 hektar dan kalau 150 hektar ini bisa diproduktifkan dengan baik oleh masyarakat, sangat menopang sekali hasil produksi pertanian di Badung yang tentunya ditekankan di sektor pangan, sehingga harapan kita untuk mencapai kedaulatan pangan di Badung dapat terwujud,” katanya.

Sementara itu, Kabag Sumber Daya Manusia IGN Gunawan melaporkan, peringatan Hari Pangan Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat akan pentingnya penangan masalah pangan baik di tingkat global, regional, nasional maupun daerah sebagai ajang produksi, ajang edukasi dalam rangka kesediaan pangan dan kemandirian pangan. Adapun tema peringatan Hari Pangan Sedunia di Kabupaten Badung tahun 2017 adalah “Menumbuhkan Minat Generasi Muda sebagai Wirausaha Pertanian Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan”. Tema ini mengandung makna menumbuhkan minat generasi muda dalam menempatkan sumber daya pertanian secara luas dan bijaksana sebagai wirausaha menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan, agar sumber daya alam yang digunakan sebagai usaha saat ini bisa dipertahankan dan dimanfaatkan oleh generasi berikutnya. Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada peringatan Hari Pangan sedunia ini adalah senam lansia dari para lansia yang ada di Desa Punggul, pemberian makanan tambahan kepada balita, pemeran produk hasil pertanian dan kelompok binaan baik dari Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), PKK tingkat kecamatan dan peran serta anak-anak SMK, pasar murah yang dilaksanakan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan penyerahan bantuan bibit buah-buahan serta launching program PPNSB dengan menunjuk Desa Punggul dalam pencanangan pengembangan tanaman cabe. (ad662)

DLHK Siaga Hadapi Sampah Kiriman Mangupura (Bali Post) Setiap musim hujan kawasan pantai di Badung Selatan selalu “diserbu” sampah kiriman. Saat ini sampah kiriman sudah mulai menepi di sejumlah titik pantai, salah satunya di Pantai Seminyak. Menurut salah seorang tokoh masyarakat Seminyak, Komang Rudita, saat ini volume sampah masih sedikit. Jenisnya masih didominasi ranting-ranting berukuran kecil. “Namun, apabila sampah itu dikumpulkan dari sepanjang Pantai Seminyak, kemungkinan bisa terkumpul satu truk,” kata Rudita Selasa (14/11) kemarin. Meski sampah kiriman masih sedikit, kata Rudita sampah dalam jumlah cukup banyak sebelumnya sempat menepi di Pantai Seminyak sekitar dua minggu lalu. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya berharap agar semua pihak ikut bergerak saat sampah kiriman datang kembali dalam jumlah besar. “Sekitar dua minggu lalu sampah kiriman jumlahnya mencapai lima truk. Kalau sekarang sudah tipis lagi sampahnya,” ujarnya. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan, membenarkan kondisi tersebut. Diakuinya, saat ini pihaknya mulai berhadapan dengan kondisi alam yang tidak bersahabat, yakni hujan lebat yang berbarengan dengan datangnya angin laut. Untuk di darat, pihaknya mengaku mulai dikepung hujan yang menimbulkan fenomena banjir. Sedangkan untuk di laut, tentunya dihadapkan dengan sampah kiriman. “Untuk di darat, akibat hujan akan muncul fenomena banjir yang tentu menimbulkan sampah. Sedangkan untuk di laut tentunya akan ada sampah kiriman,” katanya. Menurut Eka Merthawan, pihaknya sudah siaga dan melakukan sejumlah persiapan untuk menghadapi fenomena tersebut. Untuk penan-

ganan sampah kiriman di laut, pihaknya sudah menyiapkan petugas Unit Reaksi Cepat (URC). Sedangkan untuk di darat, pihaknya akan mengoptimalkan tenaga penyapuan jalan yang ada. “Tenaga kita hampir 700-an orang. Mereka siap berjibaku untuk mengatasi masalah sampah ini,” tegasnya. Guna mengatasi sampah dari laut, kata Eka Merthawan saat ini pihaknya sudah mendapat tambahan satu unit loader. Sehingga total loader

yang dimiliki saat ini empat unit. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiagakan sejumlah truk. Meski jumlahnya masih kurang, namun pihaknya mengaku akan mengoptimalkan. Loader itu nantinya akan dioperasikan di lokasi yang krusial atau disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Saat ini Badung siaga satu menghadapi sampah. Mudah-mudahan serbuan sampah kiriman tahun ini tidak separah tiga tahun lalu,” katanya penuh harap. (kmb23) SAMPAH Seorang anak bermain di dekat muara Tukad Mati, Kuta, Selasa (14/11) kemarin. Akibat hujan, sampah dari kawasan hulu mulai menumpuk di pinggir laut.

BERITA DUKA

Telah meninggal dunia dengan tenang Papa, Papa Mertua Kakek, Buyut kami yang tercinta:

ANTON CAHYADI ( TJIONG SIE AN ) Usia 88 tahun

Pada Hari Senin, 13 Nopember 2017 pada Pk. 10.25 Wita di RS. Prima Medika

Jenasah disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi Blok VIP, Jl. Cargo - Ubung Denpasar Jenasah akan dikremasi pada hari Jumat 17 Nopember 2017, Pk. 12.15 Wita, menuju Krematorium Kertha Semadi - Mumbul.

Keluarga yang Berduka : Istri : Erna Cahyadi (+) Tan Yen Ling Anak: - Tjiong Kuei Jing - Susana Tjahjadi - Sisca Gunawan - Sylvia Pricilla - Fredy Cahyadi - Fery Cahyadi (+) - Ricky Cahyadi

Menantu: - Susanto Tjahjadi - Erwin Gunawan - Jimmy Adi Wijaya - Meing Cahyadi

Beserta Cucu - Cicit & Family K.0000556-rpa


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Gerindra Setujui RAPBD Badung Tahun 2018 RSUD Mangusada Diharapkan Segera Dilengkapi Rumah Duka FRAKSI Gerindra DPRD Badung memberikan apresiasi sekaligus menyetujui Rancangan APBD Badung Tahun 2018. Fraksi yang beranggotakan enam orang yang terdiri atas empat politisi Gerindra dan dua politisi Hanura ini menilai postur RAPBD Badung sudah sangat pro-rakyat. Itu dibuktikan dengan rancangan belanja publik jauh lebih besar daripada belanja aparatur. Hal tersebut ditegaskan Fraksi Gerindra dalam pemandangan umum (PU) yang dibacakan anggotanya I Gede Aryanta pada rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (14/11) kemarin. Menurut Gerindra, penyusunan RAPBD 2018 sudah sejalan dengan perubahan RPJMD Semesta Berencana Tahun 20182021 sebagai implementasi dari PPNSB yang menekankan lima bidang prioritas, meliputi pangan, sandang dan papan, pendidikan dan kesehatan, agama, adat dan budaya serta pariwisata. Secara rinci postur RAPBD meliputi kontribusi PAD terhadap belanja daerah dirancang 79,24%, komposisi pendapatan daerah bersumber dari PAD 85,99%, dana perimbangan 10,37% dan lain-lain pendapatan yang sah 3,64%. Kelompok belanja daerah berdasarkan kelompok belanja, yaitu belanja tidak langsung 49,74% dari total belanja daerah, sedangkan belanja langsung 50,25%. Komposisi belanja daerah berdasarkan penerima manfaat sebagian besar atau 75,91% merupakan belanja publik yang manfaatnya diterima oleh masyarakat. Sementara sisanya 24,09% merupakan belanja aparatur yang manfaatnya diterima oleh aparatur pemerintah. Alokasi ang-

APRESIASI - Fraksi Gerindra dalam pemandangan umum yang dibacakan anggotanya I Gede Aryanta pada rapat paripurna DPRD Badung, memberikan apresiasi sekaligus menyetujui RAPBD Badung Tahun 2018. garan pendidikan sebesar 20,01% dan alokasi anggaran kesehatan 11,21% dari total belanja. ‘’Setelah memperhatikan, mencermati dan mengkaji pemaparan Rancangan APBD Tahun 2018, maka kami Fraksi Gerindra sepenuhnya dapat menerima dan mengesahkan rancangan tersebut menjadi perda,’’ tegas Aryantha. Meski demikian, fraksi yang dikomandani Kadek Sudarmaja ini tetap memberikan usul dan saran terhadap pemerintah. Di bidang pendidikan dengan anggaran Rp 1,3 triliun lebih, Gerindra berharap pemerintah dapat merancang arah dan strategi pengembangan sistem pendidikan di Badung berbasis pada karakter dasar dan mentalitas budaya serta agama yang kuat dan mampu berorientasi global. D i bidang kesehatan dengan anggaran Rp 666 miliar, diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan. ‘’Untuk pem-

bangunan sarana dan prasarana kesehatan, di RSUD Mangusada Kapal kami harap segera dibangun rumah duka dan fasilitas kamar jenazah yang lebih representatif,’’ kata Aryantha. Sementara di bidang pariwisata dan infrastruktur, fraksi berlambang kepala burung garuda ini menyarankan pemerintah terus meningkatkan kualitas kepariwisataan, membangun infrastruktur yang dibutuhkan di pusat-pusat destinasi pariwisata dan mengembangkan pariwisata kerakyatan. Mengenai delapan ranperda lainnya yang turut dibahas, yaitu Ranperda Pajak Air Tanah, Pajak Hiburan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, KTR, Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Pengawasan Mikol, Perangkat Desa dan Perubahan Kelurahan menjadi Desa, Gerindra secara tegas menyatakan persetujuannya untuk disahkan menjadi perda. (ad660)

Prodi Hukum Agama Hindu Unhi Denpasar

Pengabdian Masyarakat di Desa Tista PENGABDIAN masyarakat merupakan bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terkait hal tersebut, Program Studi Hukum Agama Hindu Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar mengadakan pengabdian di Desa Tista, Busungbiu, Buleleng, 8-9 November 2017. Hadir Camat Busungbiu, perbekel, klian adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemangku di lingkungan Desa Tista. Ketua Panitia Drs. I Putu Sarjana, M.Si. didampingi Sekretaris I Putu Sastra Wibawa, S.H., M.H. menyampaikan kegiatan pengabdian masyarakat melibatkan tiga banjar adat, yaitu Munduk Tengah, Munduk Mengenu dan Banjar Tista. Pihaknya menampilkan dua narasumber, yaitu Ida Pandita Mpu Acaryananda yang menyajikan materi ‘’Jangan Tenggelam Dalam Agama, Adat dan Budaya’’ dan Kedua Prof. Dr. I Putu Gelgel,

S.H., M.Hum. dengan materi berjudul ‘’Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, hingga Kasus Perceraian’’. Di samping itu dipentaskan pula Topeng Bondres dari dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan yang mengambil judul ‘’Filosofi Agama, Adat, Budaya dan Hukum Hindu di Era Modernisasi’’. Dekan Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi Dr. I Wayan Subrata, M.Ag. didampingi Wakil Dekan Dr. I Wayan Watra, S.Ag., M.Si. dan Kaprodi Filsafat Dr. I Wayan Martha, S.H., M.Si. menyatakan pengabdian dalam bentuk penyuluhan agama, adat dan budaya serta penyuluhan hukum agama Hindu terkait penghapusan kekerasan dalam rumah tangga merupakan salah satu wujud implementasi materi yang diperoleh di bangku kuliah. Diangkatnya penyuluhan ini mengingatkan umat

MATERI – Narasumber yang ditampilkan Unhi Denpasar menyampaikan materinya dalam acara pengabdian masyarakat di Desa Tista, Busungbiu, Buleleng.

agar tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan zaman yang bersifat negatif serta jangan pula tenggelam oleh tradisi, adat dan budaya. ‘’Mari kita perbarui apa yang tidak cocok berlandaskan sumber yang jelas. Tradisi, adat dan budaya dibuat oleh manusia, selanjutnya manusia pula yang mengubahnya. Perubahan harus disesuaikan dengan perkembangan zaman secara bertahap, sehingga hidup ini menjadi harmonis sesama umat dan antarumat beragama,’’ ujarnya. Ida Mpu Acaryananda mengingatkan beragama harus dilandasi keyakinan sradha, tattwa dan ediologi dalam beryadnya menggunakan jnana dengan intelektualitas, tetapi bukan semua agama harus dirasionalkan. Sebab, ada wilayah Tuhan yang bersifat irasional, rahasia. Selanjutnya susila, yaitu perilaku yang benar. Beragama harus bekerja sesuai sesana, tupoksi dan tanggung jawab. Perbekel Desa Tista Kecamatan Busungbiu I Gede Marjaya menyatakan pengabdian seperti ini merupakan pencerahan sangat baik mengenai agama, adat, budaya dan penyuluhan hukum. ‘ Pengabdian diakhiri penyerahan piagam kepada kedua narasumber dan Perbekel Desa Tista serta penyerahan seperangkat busana kepada pemangku kahyangan tiga di Banjar Munduk Mengenu, Banjar Munduk Tengah dan Banjar Tista disaksikan Camat Busungbiu. (ad617)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Denpasar Adakan ’’Workshop’’

PENGELOLAAN arsip memiliki fungsi yang strategis dalam kegiatan pemerintahan. Namun, selama ini pengelolaan kearsipan belum dilakukan secara maksimal. Dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM yang bertugas dalam mengelola arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar mengadakan workshop tentang kearsipan, Selasa (14/11) kemarin. Kegiatan ini diikuti sejumlah Kasubag TU di masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemkot Denpasar. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Drs. I Putu Budiasa, M.Si. ditemui di sela-sela workshop mengatakan, saat ini perlu dilakukan peningkatan upaya-upaya dalam mengelola arsip di setiap perangkat daerah. Karena itu, pihaknya melibatkan semua kasubag TU untuk mengikuti workshop yang menghadirkan narasumber dari provinsi ini. ‘’Melalui kegiatan ini kami berharap bisa mencapai tujuan dari pengelolaan kearsipan di Kota Denpasar,’’ ujarnya. Menurut mantan Kadis Pariwisata itu, apa yang dilakukan saat ini merupakan sebuah amanat yang diatur dalam UU dan peraturan lainnya tentang pengelolaan kearsipan. Karena bila ada sebuah pemeriksaan kearsipan, maka semua sudah bisa dilakukan dengan baik. Putu Budiasa menegaskan, ken-

dala yang dirasakan dalam pengelolaan arsip selama ini, salah satunya persediaan sarana dan prasarana. Belum semua perangkat daerah memiliki sarana dan prasarana yang sama dalam pengelolaan kearsipan, terlebih saat ini mengarah pada digitalisasi. Bila sudah menerapkan digitalisasi, perangkat seperti komputer sudah harus satu unit yang tidak lagi digunakan untuk kegiatan lain. ‘’Dinas Perpustakaan sudah memiliki server tersendiri, tetapi di masing-masing perangkat daerah masih ada yang digabung,’’ jelasnya. Persoalan kedua yang dirasakan selama ini, yakni masalah SDM. Keberadaan SDM yang mengelola arsip sering berubah karena terkena mutasi. Kondisi ini mengakibatkan

ada stagnasi lagi ketika orang yang baru masuk. Orang yang mengelola arsip harus satu dan dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, orang yang mengelola kearsipan akan memiliki kompetensi yang andal dan mampu menangani kearsipan secara baik. Disebutkannya, masalah arsip merupakan dokumen atau rekaman peristiwa yang sewaktuwaktu kembali diperlukan. Saat itu perlu ditemukan kembali arsip atau dokumen yang dimaksud. Bila pengelolaan arsip tidak baik, akan sangat sulit mendapatkan arsip yang dimaksud. Maka diperlukan pengelolaan arsip yang sangat baik. Terlebih, kehilangan sebuah arsip merupakan sebuah tindak pidana. (ad656)

WORKSHOP - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Putu Budiasa (kanan) membuka workshop ditandai penyematan tanda peserta.

Rabu Wage, 15 November 2017

Unhi Denpasar

Gelar Seminar Nasional Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Lawan Radikalisme PENYEBARAN paham radikal telah merajalela melalui dunia maya yang sangat mudah diakses oleh generasi muda. Penyebarannya telah memasuki dunia pendidikan yang menyasar kaum intelektual. Untuk melawan dan menangkalnya, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI menyelenggarakan seminar nasional bertema ‘’Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Melawan Radikalisme’’ di Hotel Nikki, Denpasar, Selasa (14/11) kemarin. Seminar menghadirkan empat narasumber yaitu Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si. (Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI), Mayjen (Purn) TNI Wisnu Bawa Tenaya, S.IP. (Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila), Dr. AAGN Ari Dwipayana,

S.IP., M.Si. (Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi) dan Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum. (Guru Besar Unhi Denpasar). Rektor Unhi Denpasar Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. mengatakan radikalisme kini menjadi musuh bangsa Indonesia, karena mengancam empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI. Paham yang sangat bertentangan dengan Pancasila tersebut kini 37% (data BNPT) tengah masuk di dunia pendidikan menyasar kaum muda intelektual bangsa yang merupakan generasi emas Indonesia ke depannya. Penyebaran paham radikal harus ditangkal dan dicegah dengan berbagai upaya. Salah satunya memperkuat jati diri ideologi bangsa, yaitu Pancasila di setiap lini kehidupan generasi muda in-

SEMINAR – Dirjen Bimas Hindu I Ketut Widnya didampingi Rektor Unhi Denpasar Ida Bagus Dharmika dan Dewan Pengarah UKP-PIP Wisnu Bawa Tenaya pada pembukaan seminar nasional yang digelar Unhi Denpasar.

telektual. Hal ini dapat dilakukan dengan memasukkan pemahaman ideologi Pancasila ke dalam kurikulum pembelajaran di kampus. Di samping itu memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menyampaikan argumentasi dan pandangannya terhadap nilai-nilai Pancasila dalam bentuk mimbar bebas (mimbar akademik). Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D. menjelaskan, penyebaran paham radikal tidak hanya karena kemiskinan, kebodohan, kekecewaan atau ketidakadilan, tetapi sudah terpapar di kalangan intelektual melalui media sosial. Pada awalnya paham radikal dianggap biasa oleh sebagian orang, namun kini perkembangannya secara memaksa menghancurkan ideologi bangsa Indonesia semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, kesadaran berkebangsaan dengan Pancasila sebagai dasarnya harus terus ditumbuhkembangkan dalam setiap jati diri generasi muda bangsa. Sementara itu, Prof. Dr. I Putu Gelgel mengatakan, untuk menangkal paham radikal maka semangat kebangsaan harus direvitalisasi demi kokohnya persatuan bangsa Indonesia ke depannya. Merevitalisasi semangat kebangsaan dapat dilakukan dengan menghidupkan kembali mata kuliah Pancasila dan Sejarah Perjuangan Bangsa dalam kurikulum pembelajaran di kampus. (ad616)

Rapat Paripurna DPRD Badung

Fraksi PDI-P Apresiasi Pemerintah Raih WTP Berturut-turut DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung kembali menyelenggarakan rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi, Selasa (14/11) kemarin. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I, I Nyoman Karyana. Turut hadir Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Dalam pemandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi atas pencapaian pemerintah mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang didapat secara berturut-turut pada 2014, 2015 dan 2016 dari BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). ‘’Ini berkat kerja keras Bupati Badung beserta jajarannya,’’ kata I Made Duama saat membacakan pemandangan fraksinya. Apresiasi juga diberikan atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Badung tentang APBD Tahun 2018. Fraksi tergemuk di DPRD Badung ini menilai secara substansial rancangan tersebut telah mengacu pada Permendagri Nomor 33 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018, dengan tetap merujuk kepada Perda Kabupaten Badung Nomor 9 Tahun 2017 tentang Perubahan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2016-2021. ‘’Anggaran belanja langsung pada tahun anggaran 2018 sepenuhnya diprioritaskan untuk bidang pangan, sandang dan papan, pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, agama dan budaya, serta pariwisata, telah sesuai dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta

Berencana (PPNSB),’’ ujar Duama. Walau begitu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung tetap memberikan masukan kepada pemerintah untuk kesempurnaan APBD Badung tahun 2018 mendatang. Ada enam hal yang ditekankan, pertama terkait kegiatan pembangunan infrastruktur. ‘’Kami Fraksi PDI Perjuangan memberikan saran timbang hendaknya program dan kegiatan pembangunan infrastruktur dengan pendekatan teknologi tidak mengabaikan pembangunan dan peningkatan kualitas SDM,’’ tandasnya. Usulan kedua menyangkut pembangunan Taman Bung Karno di seputaran Kecamatan Mengwi atau Abiansemal. Ketiga, pemerintah diminta mempertimbangkan pembentukan UPT Dinas Pariwisata di tiap-tiap kecamatan. Keempat, terkait rencana pembangunan Gedung Balai Budaya yang kini sedang masuk tender. Fraksi PDI

Perjuangan mengusulkan agar nama Gedung Balai Budaya menjadi Graham Mangu Mandala Giri. Kelima, Fraksi PDI Perjuangan berharap pemerintah memikirkan optimalisasi peran subak abian untuk memaksimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif, misalnya lewat pembudidayaan buah lokal. Usulan keenam menyangkut pembangunan jalan menuju Pantai Nyang-nyang di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. ‘’Kami harapkan dibuatkan kajian, karena jalan menuju Pantai Nyang-nyang untuk kepentingan akses melasti umat Hindu,’’ imbuhnya. Terkait delapan ranperda yang dijelaskan Bupati pada rapat paripurna perdana, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan sepakat dan menyetujuinya, sebab telah mendapat proses pembahasan di dewan. Ini diharapkan ditindaklanjuti dan mendapatkan verifikasi dari Gubernur Bali. (ad659)

BACA - I Made Duama saat membacakan pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi atas pencapaian Pemkab Badung mempertahankan opini WTP secara berturut-turut.

Kejuaraan Santo Yoseph dan Hippocrates Cup

Tim Basket Spensa Juara

TIM bola basket SMPN 1 Denpasar (Spensa) tahun ini meraih dobel sukses dalam dua turnamen tingkat Provinsi Bali. Pertama, tim Spensa menjadi juara I Kejuaraan Basket Santo Yoseph Cup XXVI, disusul juara I Hippocrates Cup XXIX yang digelar FK Unud. Di Santo Yoseph Cup, tim basket Spensa mengalahkan tuan rumah SMP Santo Yoseph dengan skor 54-40 di babak final. Sementara di Hippocrates Cup, tim basket Spensa juga menundukkan SMP Santo Yoseph dengan skor 86-67 dalam partai puncak. Atas prestasi yang diraih di Santo Yoseph Cup, tim basket Spensa membawa pulang piala bergilir Santo Yoseph Cup dan melahirkan pemain terbaik putra atas nama Putu Bagus Satya Wirayudha. Sementara di Hippocrates, tim basket Spensa berhak memboyong piala bergilir dan piagam penghargaan. Tim basket Spensa yang dibina Kadek Aditya Pradipta juga mengantarkan lima atletnya menuju Kejurnas KU-14 di Jakarta, 17 November 2017. Mereka adalah Putu Bagus Satya Wirayudha, Bhismaka Ariel, Broooklyn Raffael, Cok. Keigo Putra dan Gilang Prabawa. Kapten tim basket Spensa Putu Bagus Satya Wirayudha mengatakan prestasi juara I di Santo Yoseph Cup adalah untuk pertama kalinya setelah enam tahun. Demikian juga di Hippocrates, gelar juara pertama yang diraih setelah

perjuangan yang melelahkan selama enam tahun lebih. Menurut Wirayudah, keberhasilan mengawinkan dua prestasi bergengsi itu berkat kerja keras, kerja cerdas, kerja sama dan kerja tanggung jawab tim. Persiapan menuju kedua turnamen berjalan intensif hampir tiga bulan , Kepala SMPN 1 Denpasar Drs. A.A. Gde Agung Rimbya Temaja, M.Ag. mengumbar senyum saat menerima dua piala bergengsi tim basket Spensa, Selasa (14/11) kemarin. Menurutnya, prestasi ini adalah kebanggaan keluarga besar SMPN 1 Denpasar dan sebagai bukti keberhasilan mengelola pendidikan yang bermutu dan berprestasi. Terlebih pemerintah pusat menyatakan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah

rujukan lewat berbagai prestasi yang ditorehkan pada tingkat nasional dan internasional di bidang akademik dan nonakademik, terakreditasi A, memiliki keunggulan tersendiri dan berkarakter. Prestasi nonakademik ini menyeimbangkan prestasi akademik yang terus diukir oleh anak-anak SMPN 1 Denpasar. Agung Rimbya mengungkapkan, tantangan ke depan SMPN 1 Denpasar adalah mempertahankan dan meningkatkan prestasi terbaik hasil UN. Pihaknya berkomitmen mempertahankan nilai integritas UN tahun lalu mencapai 95,72. Ini sebagai pertanggungjawaban lembaga pada masyarakat yang telah menjadikan SMPN 1 Denpasar sekolah favorit di Bali. (ad661)

JUARA – Kepala SMPN 1 Denpasar A.A. Gde Agung Rimbya Temaja bersama tim basket Spensa yang meraih juara I Santo Yoseph Cup XXVI dan juara I Hippocrates Cup XXIX.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


seremonial

Rabu Wage, 15 November 2017

Senator RI Minta Klarifikasi Bank BCA Terkait Loker Non-Bali

Wedakarna Minta Perusahaan di Bali Prioritas Rektrut ’’Krama’’ Bali

RESES masa sidang 2017 ini dimanfaatkan benar oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III termasuk menanggapi aspirasi masyarakat tentang dugaan diskriminasi terhadap pekerja lokal di Bali terkait penjualan kartu Flazz BCA untuk Jalan Tol Bali Mandara. Kehadiran Arya Wedakarna disambut langsung oleh Kepala Kantor BCA Wilayah VI Denpasar Frengky Chandra Kusuma, Darwin (Dirut Dana Insan Kreasi Andalan/DIKA), Bambang Wibisono (Direktur PT DIKA) dan Ketut Aam Wangsa Wijaya (Senior Vice President Sub-Divisi Transaction Banking Bussiness Development) di Kantor Wilayah BCA. Dalam kesempatan itu, Senator Arya Wedakarna mendengarkan klarifikasi dari pihak BCA dan PT DIKA terkait adanya viral di media sosial tentang laporan dugaan diskriminasi lowongan kerja (loker) antara Bali dan non-Bali. Pihak BCA dan PT DIKA memberikan penjelasan, klarifikasi dan menyampaikan bahwa pihak perusahaan telah memberikan sanksi tegas kepada oknum yang menyebarkan lowongan kerja SARA tersebut dan menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan kebijakan perusahaan melainkan inisiatif pribadi. Atas kejadian tersebut, pihak BCA dan PT DIKA meminta maaf kepada umat Hindu dan masyarakat Indonesia yang merasa tersinggung. Senator Arya Wedakarna menyatakan bahwa ke depan setiap perusahaan harus berhati-hati dalam proses perekrutan tenaga kerja, mengingat isu anti-Pancasila sangat merugikan perusahaan bisnis di mana pun berada. ‘’Dunia bisnis, industri, perdagangan dan jasa se-

PERTEMUAN - Senator RI Arya Wedakarna (dua dari kanan) saat pertemuan dengan pihak BCA dan PT DIKA di Kantor BCA terkait dugaan pelecehan lowongan kerja Bali. harusnya steril dari hal-hal berbagai kepentingan SARA. Tidak patut hal ini dilakukan di bumi Bali yang masyarakatnya dikenal religius dan toleran. Jangan membangunkan macan tidur dan mari hargai sesana adat istiadat Bali. Jika berani buka usaha di Bali secara etika harusnya perusahaan apa pun tahu diri dengan merekrut orang lokal Bali. Siapa pun WNI berhak bekerja di Bali tapi komposisi karyawan dari unsur lokal harus diperhatikan. Mayoritas umat Hindu di Bali adalah bagian dari aset bangsa Indonesia yang memiliki kesejajaran di mata hukum. Saya minta pihak BCA serta partner memperbaiki hali itu,’’ tegasnya. Ia juga menekankan bahwa pihak DPD-RI saat ini mendorong peran CSR dalam UU Mandiri yang segera disahkan oleh parlemen. Hal ini untuk mendorong perusahaan termasuk

PT di Bali memberikan pembagian keuntungan dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan pada komunitas. ‘’UU itu punya daya paksa. Pihak desa adat, sekaa teruna dan masyarakat berhak menagih bagian dari CSR pada perusahaan resmi terdaftar. Itu semua amanat UU dan saya ingin semua pihak memberikan perhatian pada SDM dan SDA di lingkungan masing–masing. Jika ditemukan laporan negatif, tentu bisa dikenakan sanksi sesuai aturan,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna mendengar BCA sudah banyak berkontribusi pada Bali tetapi kurang disosialisasikan, kurang diberitakan dan kurang melibatkan elemen yang lebih luas sebagai saksi. Akhirnya program yang bagus hanya diketahui oleh karyawan dan keluarganya. Ini yang harus diubah, bukan saja untuk BCA tetapi setiap perusahaan. (ad655)

SMP PGRI 8 Denpasar

Juara I Sekolah Hemat Energi Nasional

PENGUJUNG 2017 menjadi ujung tahun yang sibuk bagi SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta). Hal itu dikarenakan sekolah yang berada di bawah naungan YPLP Kota PGRI Denpasar ini banyak mengikuti kegiatan di bidang akademik dan nonakademik. Griasta ambil bagian dalam Lomba Hemat Energi yang diselenggarakan Kementerian ESDM RI dua tahun berturut-turut dan tahun ini membuahkan hasil yang manis. Lomba Hemat Energi diikuti SMA/ SMK dan SMP/MA/Mts se-Indonesia yang diselenggarakan di Jabotabek, Bandung, Surabaya, Bali dan Palembang. Tahun 2016, SMP PGRI 8 Denpasar berhasil meraih juara III Manajer Hemat Energi dan juara III Sekolah Hemat Energi. Tahun 2017, SMP PGRI 8 Denpasar kian menunjukkan taringnya dan berhasil menyisihkan puluhan SMA/ SMK dan SMP di Bali, sehingga berhasil merebut juara II Manajer Hemat Energi dan juara I Sekolah Hemat Energi. Juara II disabet SMPN 3 Denpasar dan juara III diperoleh SMPN 2 Denpasar. Awarding Indonesia Hemat Energi dilaksanakan di Jakarta, 2-4 November 2017. Kepala SMP PGRI 8 Denpasar I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, S.T., M.Pd. mengatakan, lomba hemat energi adalah salah satu lomba besar bertaraf nasional yang diikuti Griasta. Lomba berlangsung selama tiga bulan dan kerja keras siswa-siswi yang tergabung dalam 30 Pahlawan Hemat Energi meraih hasil maksimal. ‘’Kami meraih juara I Sekolah Hemat Energi menggeser juara tahun lalu. Dukungan sangat besar dari sekolah turut menjadi poin besar dalam perlombaan ini,’’ ungkapnya.

Sidang Paripurna DPRD Bali

Dewan Ketok Palu Ranperda APBD 2018 Jadi Perda RANCANGAN Perda (Ranperda) tentang APBD Provinsi Bali Tahun 2018 diketok palu menjadi Perda dalam Rapat Paripurna ke-8 DPRD Bali di gedung dewan, Selasa (14/11) kemarin. Ketua Pansus Ranperda APBD 2018 Gede Kusuma Putra mengatakan pembahasan ranperda kali ini membuat sejarah sendiri. Baru kali ini ada penurunan walau hanya di kisaran Rp 20 miliar lebih atau 0,30 persen, setidaknya dalam kurun 13 tahun terakhir dirinya menjadi anggota dewan. ‘’Apakah ini sebuah pertanda kemunduran? Kami meyakini kondisi sekarang ini bukanlah sebuah kemunduran, tetapi lebih pada sebuah keterpaksaan karena adanya perubahan kebijakan yang diambil oleh Pemkab Badung,’’ ujarnya saat membacakan Laporan Pansus. Kusuma Putra menambahkan, pendapatan daerah yang bersumber dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan Rp 5,950 triliun lebih, menurun Rp 272,08 miliar atau 4,37 persen dibandingkan pendapatan daerah tahun 2017 sebesar Rp 6,222 triliun lebih. Sementara belanja daerah direncanakan Rp 6,633 triliun lebih, terdiri atas belanja tidak langsung Rp 4,721 triliun lebih dan belanja langsung Rp 1,911 triliun lebih. Dibandingkan belanja daerah tahun 2017 sebesar Rp 6,654 triliun lebih, belanja daerah ini menurun Rp 20,465 miliar lebih atau 0,30 persen. ‘’Anggaran untuk fungsi pendidikan dialokasikan 30,42 persen dari total belanja daerah atau Rp 1,987 triliun lebih. Sementara untuk fungsi kesehatan dialokasikan 11,22 persen atau Rp 632,04 miliar lebih,’’ tambah Kusuma Putra. Menurutnya, Rancangan APBD 2018 mengalami defisit Rp 683,23 miliar atau 11,48 persen. Guna

PIMPIN - Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama memimpin Rapat Paripurna ke-8 dan ke-9 DPRD Provinsi Bali. Acara ini dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika. menutupi defisit, pembiayaan daerah direncanakan Rp 683,23 miliar yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2017. Secara umum, pansus sejatinya mengapresiasi kinerja Pemprov Bali. Pasalnya, APBD Pemprov Bali dari tahun ke tahun kecuali sekarang selalu menunjukkan peningkatan. Di dalamnya ada desain program-program unggulan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali. ‘’Diperolehnya dana insentif daerah Rp 41,5 miliar untuk APBD 2018 dari Kementerian Keuangan sebagai wujud bukti capaian kinerja Pemprov Bali yang positif, yang biasanya selalu di atas rata-rata nasional,’’ imbuh politisi PDI Perjuangan ini. Laporan pansus dilengkapi sejumlah saran bagi eksekutif. Di antaranya, pansus mengharapkan Pemprov Bali selalu kreatif dan inovatif menggali potensi sumber pendapatan baru. Pemprov agar mengkaji keberadaan perusahaan daerah, mengelola aset tetap yang nilainya lebih dari Rp 3 triliun,

berkoordinasi dengan stakeholder terkait menyambut leisure economy, mensinergikan pariwisata dan pertanian, menghapus subsidi Trans Sarbagita untuk rute jarang penumpang, menunda pencairan anggaran KONI berkenaan dengan kegiatan Pengprov Taekwondo Indonesia Bali, serta mengajak semua pihak untuk menjaga etika, kesantunan, kesopanan, tutur kata dalam berkomunikasi di forum-forum resmi dan terhormat. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama saat memimpin sidang mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan. Usai menyetujui penetapan Ranperda APBD 2018, acara dilanjutkan Rapat Paripurna ke-9 dengan agenda Penyampaian Penjelasan Kepala Daerah terhadap Ranperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. (ad669)

Kopdit Kubu Gunung Gelar Lelang Aset Tiga Debitur HADIAH - Perwakilan SMP PGRI 8 Denpasar menerima hadiah juara I Lomba PKTP Bali (kiri) dan juara III Lomba Sekolah Hemat Energi tingkat Nasional. Ia menyadari energi kini menjadi kebutuhan pokok dan tidak dapat diperbarui. Maka dari itu, SMP PGRI 8 Denpasar telah menyosialisasikan dan mengampanyekan penghematan energi yang dimulai dengan memotong 10% penggunaan energi. Pada waktu bersamaan, SMP PGRI 8 Denpasar mengikuti Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Provinsi Bali sebagai perwakilan Kota Denpasar pada 24 Oktober 2017. Seluruh warga sekolah melakukan persiapan selama tiga bulan dibina oleh Tim Pembina PKTP Kecamatan dan Pembina Kota Denpasar yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Denpasar dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Denpasar. SMP PGRI 8 Denpasar menjadi juara I Lomba PKTP Denpasar tahun 2016. ‘’Tanggung jawab besar harus kami pikul sebagai duta Denpasar dalam Lomba PKTP Bali. Kami su-

dah berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan diri dengan harapan mampu bersaing dengan duta kabupaten di Bali. Terima kasih kepada seluruh tim pembina yang senantiasa membina kami dan seluruh tim PKTP SMP PGRI 8 Denpasar yang tidak kenal lelah membina siswa. Besar harapan kami agar dapat membawa nama baik Denpasar dan meraih juara I di tingkat Provinsi Bali,’’ ujar Trisna Sugara yang dikenal tegas dan dekat dengan siswa. SMP PGRI 8 Denpasar selalu aktif mengikuti kegiatan baik di bidang akademik maupun nonakademik. Acara di luar proses pembelajaran diyakini mampu menambah wawasan dan pengalaman siswa-siswi karena dapat melatih karakter, mental dan kepribadian. Jadi, siswa-siswi SMP PGRI 8 Denpasar telah mendapatkan bekal dan pengalaman yang banyak untuk jenjang pendidikan berikutnya. (ad657)

Agar Mandiri, Mantan Pecandu Dilatih ’’Lifeskill’’ Mangupura (Bali Post) Agar bisa lepas dari cengkraman narkoba, mantan pecandu harus benar-benar serius ingin pulih. Selain itu, menjauhkan diri dari komunitas pengguna barang terlarang tersebut. Untuk itu, mereka dilatih lifeskill agar bisa mandiri dan dapat membiaya hidup sehari-hari. ‘’Yang jadi kendala saat ini mereka belum siap kembali terjun ke masyarakat. Salah satu faktornya adalah belum punya pekerjaan,’’ kata Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Selasa (14/11) kemarin. Memberdayakan mantan pecandu sehingga mampu mandiri dan tidak jadi beban keluarga sedang digarap BNNK Badung bersama instansi terkait. Tujuannya, selain bisa melupakan narkoba, mereka tidak dikucilkan karena mampu membuka usaha sendiri sehingga bisa menghidupi keluarganya. ‘’Kemarin (Senin), kami melaksanakan kegiatan pelatihan lifeskill bagi masyarakat rawan narkoba di wilayah pedesaan atau perkotaan, khususnya bagi mantan pecandu. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Nusa Dua, Badung,’’ tegasnya. Menurut Masmini, peserta adalah 10 orang mantan penyalah guna yang telah menjalani rehabilitasi dan masyarakat yang rentan dari penyalahgunaan narkoba di

5

KOPERASI Kredit (Kopdit) Kubu Gunung melaksanakan lelang eksekusi hak tanggungan di Zizz Convention Hotel, Selasa (14/11) kemarin. Lelang dimediasi oleh Balai Lelang Bali Indonesia (BLBI) dengan peserta lelang satu. Lelang dilakukan pada tiga aset debitur berupa tanah yang mengalami kredit macet. Ketua Pengurus Kopdit Kubu Gunung I Putu Suka Adha mengatakan, kemampuan bayar tiga debitur itu bermasalah hampir dua tahun bahkan tiga tahun. Pihaknya telah memberikan SP 1 hingga SP 3. ‘’Sudah kami panggil untuk dibina sampai pemanggilan ketiga, juga memberikan peluang dan kesempatan untuk menjual,’’ ujarnya. Pinjaman dari masing-masing debitur Rp 500 juta dan ada yang di bawah itu. ‘’Ada yang sudah tiga tahun stagnan tidak melakukan pembayaran kredit. Malahan kami sudah berikan solusi, tapi ada yang bawa surat Koperasi Indonesia yang dikatakan akan melunasi utang mereka,’’ tandasnya. NPL Kopdit Kubu Gunung 10 persen dari kredit yang disalurkan. Sementara kredit yang disalurkan sekitar Rp 110 miliar. ‘’Yang namanya koperasi kredit, potensi kredit macet dan bermasalah pasti ada,’’ katanya. NPL yang tinggi itu tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja Kopdit Kubu Gunung karena penghitungan NPL–nya berbeda. ‘’Telat membayar satu bulan pun kami anggap bermasalah. Kami punya versi penghitungan NPL yang berbeda,’’ tambah Suka Adha. Direktur BLBI I Wayan Laya, S.H. menyatakan satu peserta lelang tidak masalah. UU hak tangggungan membenarkan hal ini. Proses pelelangan sudah di-

LELANG – Koperasi Kredit (Kopdit) Kubu Gunung mengadakan lelang eksekusi hak tanggungan di Zizz Convention Hotel, Selasa (14/11) kemarin. lakukan sesuai prosedur, yaitu lewat pengumuman selebaran. Ini berarti masyarakat di lingkungan tersebut sudah tahu akan ada lelang. Pihaknya juga mengumumkan melalui koran sehingga masyarakat umum tahu. ‘’Kalau sudah hak tanggungan dipasang, debitur-debitur yang sudah janji tidak bisa tidak bayar,’’ tukasnya. Kopdit Kubu Gunung pada mulanya sudah mengajukan lelang pada BLBI. BLBI pun melaksanakan tugasnya membina debitur. Pembinaan dilakukan tiga hingga empat bulan. ‘’Dalam pembinaan itu kami berharap sekali debitur itu jangan sampai kena lelang. Ternyata yang bersangkutan tidak menggubris. Maka kesempatan ini kami ajukan melalui kantor lelang negara, yaitu KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) Denpasar,’’ bebernya. Pihaknya berharap masyarakat

umum yang belum mengerti lelang, tidak sampai masuk ke lelang Bali. Sementara masyarakat yang memiliki kredit macet di masingmasing bank diimbau membayar kreditnya. ‘’Kalau ke depan tidak membayar, nasibnya akan sama dengan ini. Begitu lelang, biayabiaya akan muncul cukup banyak,’’ ungkapnya. Biaya yang dibebankan ke BLBI, pajak penjualan, pajak pembelian, biaya lelang 2 - 1,5 persen. Jika itu dikumpulkan, lebih hemat dijual sendiri daripada dijual oleh BLBI. ‘’Namanya lelang, tidak ada harga bagus, pasti harganya agak murah,’’ imbuh Wayan Laya. Masyarakat yang memiliki dana tersimpan diharapkan membeli di pelelangan, karena dapat membantu negara, koperasi atau layanan jasa keuangan (LJK) dan pemerintah dalam menyelamatkan perekonomian. (ad668)

Anggaran Dinas PKH Bali Seluruhnya untuk Rabies

Bali Post/ist

PELATIHAN - BNNK Badung menggelar pelatihan bagi mantan pecandu narkoba. Desa Kutuh serta dihadiri tokoh masyarakat desa setempat. ‘’Hari pertama peserta mendapat pelatihan pembuatan wedding souvenir dan pada hari kedua dilaksanakan pembuatan paper bag sesuai kebutuhan masyarakat setempat,’’ ungkapnya. Adapun tujuan pelaksanaan pelatihan ini adalah mewujudkan individu dan masyarakat yang mampu

keluar dari ketergantungan pada penyalahgunaan narkoba. Selain itu, mereka memiliki profesi pekerjaan yang legal sehingga terwujud lingkungan yang sehat dan bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Nantinya hasil dari pelatihan akan dikembangkan dan dipasarkan oleh Bunda (Baga Manunggal Usaha Desa Adat) atau Badan Usaha Desa Kutuh. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali pada tahun 2017 dan 2018 nanti masih fokus menangani rabies. Terbukti dari anggaran untuk kesehatan hewan tahun ini seluruhnya untuk membeli vaksin rabies dan penanganan rabies lainnya. Sementara penyakit hewan lainnya seperti hog cholera dan ND menjadi kewenangan kabupaten/kota atau swadaya masyarakat. Terjadinya penyakit hewan yang lebih banyak karena virus juga membuat Pemprov Bali fokus untuk membeli vaksin rabies. “Mengingat dana terbatas, kita harus prioritaskan pengobatan penyakit pada hewan. Yang prioritas ditangani di Bali baik zoonosis maupun PMS yaitu rabies. Jadi, dana full ke sana untuk beli vaksin,’’ kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Provinsi Bali drh. Ni Made Sukerni, Senin (13/11). Pengadaan antibiotik untuk menangani penyakit akibat bakteri, tidak terlalu banyak, bahkan kewenangannya pun ada di kabupaten/kota. ‘’Kalau sakit baru diberikan antibiotik. Sakitnya pun dipilah, sakitnya karena apa. Tidak sembarang pakai antibiotik,” ujarnya. Antibiotik yang diberikan adalah yang bersifat long acting, sekali diberikan bisa tahan sampai tiga hari. Pengadaan antibiotik hanya untuk

36 pusat kesehatan hewan (puskeswan). Penyakit hewan di Bali ada yang menular dan tidak menular. Penyakit menular sering disebut zoonosis, penularannya dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Contohnya rabies dan flu burung. Penyakit menular strategis (PMS) misalnya penyakit mulut dan kuku. Antibiotik biasanya diberikan pada hewan yang sakit karena bakteri, khususnya sapi. Penyakit yang ada di Bali kebanyakan karena virus sehingga antibiotik diberikan pada infeksi sekunder. Meskipun Pemprov Bali fokus pada penanganan rabies, masih ada kabupaten yang kasus rabiesnya tinggi, yaitu Buleleng, Karangasem, Jembrana dan Bangli. Sementara Denpasar dan Klungkung kasus rabiesnya nol. “Untuk bebas rabies juga harus mendapat dukungan dari masyarakat karena objek yang kita sasar adalah milik masyarakat,” tandas Sukerni. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar Gede Ambara Putra mengungkapkan, kasus positif rabies dari tahun 2015 terus mengalami penurunan. Tahun 2015 terjadi enam kasus positif rabies, menurun menjadi satu kasus tahun 2016 dan tahun ini tidak ada kasus hingga November. Cakupan vaksinasi rabies juga meningkat, yakni 53.883 tahun 2015, 62.946 (2016) dan 76.499 (2017). (kmb42)


OPINI

6

Rabu Wage, 15 November 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Fokus Mengawal Pariwisata Bali BADAN Pusat Statistik sempat merilis data terbaru kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Hasilnya, semester awal (Januari – Juni) 2017, kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 6,48 juta orang atau naik 22,42 persen dibanding jumlah kunjungan wisman semester awal tahun lalu. Namun pada semester kedua, naik menjadi 30 persen, sementara pariwisata Bali berada di bawah angka nasional. Hal itu sudah dirasakan oleh masyarakat Bali dan pelaku pariwisata di daerah ini. Hal ini didukung ancaman erupsi Gunung Agung yang membuat sejumlah wisman membatalkan kunjungannya ke Bali. Mereka mengalihkan wisatawannya ke Singapura dan Malaysia. Padahal, ancaman erupsi jauh dari objek wisata lain di Bali. Hal yang sudah lumrah dilakukan para pesaing wisata negara tetangga untuk menggaet calon wisman dengan memanfaatkan kelemahan kondisi tujuan wisata. Bukan tak mungkin pesaing dari negara tetangga ikut mengompori bahaya berwisata ke Bali ketika ancaman erupsi Gunung Agung, yang dibumbui dengan berbagai predikat bahwa lahar segera turun dan mengambil banyak korban. Mereka yang tidak tahu soal kondisi sebenarnya akan mudah terprovokasi oleh informasi sesat tersebut. Padahal, Menteri Pariwisata pun menegaskan bahwa Bali aman dikunjungi. Tentu kita akui bantahan soal kondisi Bali tak bisa dengan cepat memengaruhi wisman karena target utamanya adalah berwisata yang aman. Namun sebagai warga Bali, kita tetap bangga dengan Bali. Lihat saja bagaiamana hebatnya pengaruh bom Bali I dan Bom Bali II, toh akhirnya mereka juga akan datang ke Bali. Apalagi dari 19 pintu masuk utama wisman reguler, Bandara Ngurah Rai (Bali) menjadi pintu masuk terbanyak dengan kedatangan 2.881.289 wisman di semester awal 2017. Sementara itu, wisatawan Tiongkok adalah yang terbanyak naik 59,02 persen. Sebaliknya, yang mengalami penurunan hanya wisatawan asal Australia yang turun sekitar -0,01 persen. Namun, wisatawan Australia tercatat masih yang terbesar mengunjungi Bali setelah Tiongkok, di-ikuti wisatawan asal India, Inggris, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, dan Jerman. Ini artinya asal negara wisman Bali makin bervariasi, terlepas dari apakah mereka termasuk wisman berkualitas atau tidak. Yang penting adalah mereka berbelanja di Bali, lama tinggal di Bali, kemudian menjadi juru bicara di negaranya serta suatu saat datang lagi ke Bali. Nah, itulah sebenarnya target pariwisata Bali. Bali mesti tetap fokus meningkatkan kunjungan wisatawan. Apalagi setelah Kementerian Pariwisata menjadikan Bali sebagai penghubung bagi sepuluh destinasi wisata “Bali Baru” di Indonesia. Tetap lakukan berbagai kerja sama dengan pihak asing seperti Weibo, yaitu situs media sosial terbesar di Tiongkok. Juga dengan situs lain yang memuat page official khusus bagi Bali. Tak hanya itu, pemerintah dan stakeholder pariwisata Bali juga perlu melakukan koordinasi dengan konjen-konjen negara sahabat untuk menggarap pasar wisman.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Keluhan Telepon Rusak

Telepon kami (0361) 290361, 290360, 296447 sudah mati total sejak 1 tahun terakhir. Sudah lapor berkali-kali lewat 147 dan bahkan langsung ke Kantor Telkom di Jalan Teuku Umar. Jawaban dari sana akan di follow up, tetapi sampai sekarang tidak aktif. Pernah ada petugas ngecek hanya menyampaikan ada kabel putus. Mohon diketahui kami ini juga pengguna wifi dan fax, juga ada mesin edisi mengingat semua bisnis kami menggunakan sambungan telepon. Mohon kepada pihak yang menangani atau membawahi segera merespons terkait keluhan kami, karena kami punya bisnis online/hotel yang sangat penting dengan telepon ini. Begitu juga sangat tidak fair, giliran kami telat membayar tagihan ada sanksi yang kami terima. Sukada Jl. Pasekan No. 29B Batubulan HP 081338710584

Perkembangan Gunung Agung

Belakangan ini, informasi terkait dengan perkembangan status Gunung Agung terasa menurun. Rakyat Bali terkesan sudah hidup normal seolah tak ada hal yang menghantui. Padahal, hingga saat ini status Gunung Agung di Karangasem masih Siaga. Saya berharap informasi tentang Gunung Agung terus diberitakan secara proporsional sebagai informasi. Ini penting agar wacana bencana tak kalah gaung dengan wacana politik. Ini saya pandang perlu mengingat sampai saat ini ternyata masih banyak warga Karangasem di pengungsian. Kepedulian terhadap mereka tentu tetap harus disuarakan agar mereka juga tetap merasa aman dan nyaman di pengungsian. Pemerintah hendaknya terus melakukan langkah-langkah yang efektif untuk mengatasi beban mereka yang masih mengungsi. Pemerintah hendaknya bertanggung jawab penuh terhadap kebutuhan sandang pangan mereka, karena ini merupakan dampak dari penetapan status Gunung Agung Siaga. Selebihnya, saya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas membantu warga Bali dari kawasan rawan bencana di pengungsian. Semoga situasi segera membaik dan kita bersama bisa menjalani hidup normal kembali. I Gede Sumayasa Buleleng, Bali

Pertumbuhan Pariwisata Bali Kalah Dibanding Nasional Kementerian Pariwisata mencatat selama bulan Januari-Agustus 2017, wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia mencapai 9,25 juta orang, atau naik 25,86 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Khusus untuk kunjungan wisman ke Bali pada periode yang sama, tumbuh hanya 23,50 persen, atau baru mencapai 3,41 juta orang dari target kunjungan selama tahun ini 5,5 juta wisman. Dilihat dari angka pertumbuhannya, jelas pariwisata Bali kalah tinggi dibandingkan dengan pariwisata nasional.

Oleh I Wayan Ramantha de cerdas Presiden Jokowi untuk menjadikan pariwisata sebagai core business negara, kini telah menunjukkan hasilnya. Ketika awal pemerintahannya, pendapatan devisa dari sektor pariwisata menempati urutan keempat setelah pendapatan dari penjualan komoditas. Pada tahun 2017 ini, pariwisata telah menduduki peringkat kedua penyumbang devisa bagi negara, dengan nilai nominal yang mencapai Rp 190 triliun lebih. Jumlah itu mengalahkan migas di urutan ketiga dengan nilai nominal Rp 170 triliun, dan batu bara di urutan keempat dengan nilai nominal Rp 150 triliun. Ke depan, sektor pariwisata diharapkan menjadi penyumbang devisa terbesar dan dapat mengalahkan posisi kelapa sawit yang kini menempati peringkat pertama, dengan nilai nominal mencapai Rp 239 triliun. Harapan itu sangat beralasan, mengingat pariwisata merupakan industri yang paling sustainable, serta menyentuh ke level masyarakat yang lebih luas. Kontribusi pariwisata dalam menyumbang lapangan

I

pekerjaan mencapai 12 juta lebih per tahun ini. Pariwisata juga menjadi penyumbang 10 persen Pendapatan Domestik Bruto (PDB), dengan nominal tertinggi di ASEAN. Destinasi prioritas yang telah dikembangkan oleh pemerintah pusat dan di-branding oleh Kementerian Pariwisata adalah berupa sepuluh “Bali” baru di daerah lain senusantara. Daerahdaerah itu adalah: (1) Danau Toba di Sumatera Utara, (2) Tanjung Layang di Bangka Belitung, (3) Tanjung Lesung di Banten, (4) Pulau Seribu di Jakarta, (5) Borobudur di Jawa Tengah, (6) Gunung Bromo di Jawa Timur, (7) Mandalika di Nusa Tenggara Barat, (8) Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur, (9) Wakatobi di Sulawesi Utara, dan (10) Morotai di Maluku Utara. Seluruh pemangku kepentingan yang dipandu oleh Kementerian Pariwisata saling dukung untuk mengembangkan atraksi, aksesibilitas, dan amenitas (3A) di sepuluh “Bali” baru itu. Atraksi digali dari budaya dan kearifan lokal masing-masing daerah, yang sudah tentu sebanyak mungkin

diperankan oleh masyarakat setempat. Sementara aksesibilitas, lebih banyak dibangun oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sedangkan amenitas seperti hotel, restoran, bar, kafé, shopping center, dan souvenir shop dibangun oleh pihak swasta, baik nasional maupun lokal. Berbeda dengan kondisi di sepuluh “Bali” baru, di daerah Bali (baca: Bali asli), pertumbuhan pariwisatanya relatif lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan pariwisata nasional. Dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali, memang delapan negara di antaranya mengalami peningkatan, dan hanya dua negara mengalami penurunan. Menurut catatan BPS Provinsi Bali, kedelapan negara yang masyarakatnya semakin bergairah berwisata ke Bali adalah Tiongkok yang menempati peringkat teratas, jumlahnya melonjak 57,63 persen dari 566.447 orang periode Januari-Agustus 2016 menjadi 892.887 orang pada periode yang sama 2017. Menyusul wisatawan India yang menempati peringkat ketiga, naik 44,25 persen dari 107.627

orang menjadi 155.261 orang, Inggris naik 14,01 persen dari 120.757 orang menjadi 137.670 orang. Selain itu, wisatawan Jepang naik 7,02 persen dari 127.569 orang menjadi 136.528 orang, Amerika Serikat menempati peringkat ketujuh naik 19,40 persen dari 98.709 orang menjadi 117.861 orang, Korea Selatan bertambah 24,64 persen dari 85.469 orang menjadi 106.530 orang, Prancis naik 5,93 persen dari 89.267 orang menjadi 94.561 orang, Jerman naik 18,81 persen dari 77.824 orang menjadi 92.310 orang. Sementara dua negara lain yang masyarakatnya berkurang ke Bali meliputi Australia yang merosot 0,88 persen dari 649.237 orang selama periode JanuariAgustus 2016 menjadi hanya 643.515 orang pada periode yang sama tahun 2017. Demikian pula wisatawan Malaysia merosot 5,44 persen dari 102.278 orang menjadi 96.715 orang. Bila dilihat pada tahun-tahun sebelumnya, Australia selalu menjadi negara penyumbang wisman terbesar bagi Bali. Kondisi ini tentu membawa perubahan yang signifikan bagi perekonomian daerah ini.

Kurang Berkualitas Bank Indonesia (BI) Denpasar rutin mengadakan survei tentang jumlah uang yang dibelanjakan oleh wisatawan selama berkunjung di Pulau Dewata. Menurut catatan BI, rata-rata wisatawan Tiongkok membelanjakan uangnya antara 100 dolar sampai 200 dolar per hari, dengan lama tinggal antara 4 sampai 6 hari. Sementara wisatawan Australia, Amerika, dan Eropa membelanjakan antara

Suara Mahasiswa

Revitalisasi Bahasa Manggarai di Kota Denpasar Secara umum bahasa adalah alat komunikasi. Sebagai alat komunikasi tentu tidak akan lepas dari kehidupan manusia demikian halnya dengan bahasa ibu. Denpasar merupakan salah satu kota yang dihuni oleh masyarakat yang heterogen dengan ciri kebahasaan yang berbeda. Salah satu di antaranya adalah masyarakat Manggarai (NTT), dengan bahasanya yaitu bahasa Manggarai. Hal ini, sering kali mendengar masyarakat Manggarai menggunakan bahasa ibu sebagai alat komunikasi setiap hari. Di kampus sekitar Kota Denpasar cenderung masyarakat Manggarai mempergunakan bahasa ibu (bahasa Manggarai) dalam berinterakasi. Bahasa ibu memang memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat penuturnya. Tetapi penggunaan bahasa ibu tentunya harus melihat situasi dan kondisi tempat kita mempergunakan bahasa tersebut, seperti halnya dengan bahasa Manggarai. Penggunaan bahasa Manggarai oleh masyarakat Manggarai (NTT), khususnya mahasiswa di Kota Denpasar dapat memengaruhi keefektifan dalam berkomunikasi. Mengapa demikian? Karena dalam berkomunikasi mereka cenderung menggunakan bahasa Manggarai dalam berinteraksi. Dalam berkomunikasi perlu kita memerhatikan suasana formal dan informal. Dalam suasana formal seperti di sekolah, di kampus, tempat beribadah dan lain sebagainya, sebaiknya harus memakai bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi baik sesama masyarakat Manggarai (NTT) yang berbahasa

Oleh Yohanes Guru Manggarai, maupun dengan orang yang dari luar Manggarai dan berbahasa lain. Hal ini dilakukan dalam rangka keefektifan dalam berkomunikasi. Sedangkan dalam suasana informal, seperti di pasar, jalan raya, tempat-tempat umum ataupun dalam perkumpulan keluarga masyarakat Manggarai atau organisasi masyarakat Manggarai yang notabene berbahasa Manggarai. Oleh sebab itu, kita boleh mempergunakan bahasa ibu untuk berkomunikasi dalam interaksi antarsesama. Karena dengan cara ini, kita akan mengetahui bagaimana sikap kita terhadap bahasa ibu sebagai bahasa daerah. Kesetiaan bahasa adalah sikap suatu masyarakat untuk turut mempertahankan kemandirian bahasanya dari pengaruh asing. Kebanggaan bahasa pada konsep tersebut adalah sikap yang mendorong seseorang atau kelompok menjadikan bahasanya sebagi lambang identitas pribadi atau kelompok untuk membedakannya dari orang atau kelompok lain. Kesadaran adanya norma bahasa akan mendorong seseorang menggunakan bahasa secara cermat, korek, santun, dan layak. Hal ini merupakan faktor penentu dari perilaku tutur dalam pemakaian bahasa seseorang. Bahasa ibu atau bahasa daerah merupakan warisan budaya yang patut dipertahankan.

Revitalisasi merupakan suatu proses menjadikan kebudayaan sebagai suatu yang menjadi bagian terpenting dalam kehidupan manusia sebelum kehilangan maknanya. Proses revitalisasi tentunya tidak dilakukan secara terorganisasi oleh individu pelaku budaya, kelompok komunitas bersama pemerintah yang memiliki kesadaran akan pentingnya bahasa ibu (bahasa daerah) sebagai warisan kebudayaan. Revitalisasi bahasa ibu memang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sekarang. Hal ini karena dengan adanya revitalisasi dapat mempertahankan eksitensi bahasa ibu (bahasa daerah) sebagai warisan kebudayaan. Tetapi pemertahanan bahasa daerah (bahasa ibu) harus sesuai dengan perkembangan zaman. Apalagi sekarang bahasa ibu sebagai identitas masyarakat Indonesia yang multikultural. Selain sebagai identitas, bahasa ibu juga sebagai warisan kebudayaan masyarakat. Masyarakat Manggarai mempunyai bahasa ibu (bahasa daerah) sebagai warisan budaya masyarakat Manggarai yang ada di tengah globalisasi. Pengaruh globalisasi tengah berdampak buruk terhadap bahasa ibu sebagai bahasa kebudayaan, demikian halnya dengan bahasa Manggarai. Bahasa Manggarai bukan sekadar bahasa daerah, tetapi merupakan lambang identitas kebudayaan masyarakat Manggarai.

600 dolar AS sampai 800 dolar AS per hari, dengan lama tinggal antara 10 sampai 14 hari. Hasil survei itu juga menjelaskan bahwa biasanya wisatawan Tiongkok membawa agen dan guide sendiri, dengan order destinasi menggunakan website pribadi. Dengan pergeseran kontribusi kedatangan antara wisman Australia dan Tiongkok itu, dampaknya bagi perekonomian Bali sangat jelas dapat dihitung. Dari perbandingan jumlah uang yang dibelanjakan 1 : 4 dan lama tinggal yang lebih panjang, antara wisman Tiongkok dengan Australia, maka secara ekonomis dapat disimpulkan bahwa wisman Australia lebih berkualitas dibandingkan dengan wisman Tiongkok. Kondisi ini seyogianya mejadi perhatian semua stakeholder pariwisata Bali. Rasa percaya diri yang tinggi bahwa Bali asli tidak akan tersaingi oleh sepuluh “Bali” baru, perlu disertai dengan berbagai inovasi yang mengarah pada perbaikan dan diversifikasi atraksi, aksesibilitas, dan amenitas di seluruh Bali. Dari sisi promosi, meminjam istilah Menteri Pariwisata Arief Yahya: branding, advertising, dan selling (BAS) harus diperbesar (anggarannya). Sudah saatnya promosi pariwisata dilaksanakan secara lebih sungguh-sungguh. Kebiasaan lama (kalau masih ada), jalan-jalan keluar negeri dengan alasan promosi pariwisata, perlu dikurangi, agar cukup anggaran untuk memperbesar BAS. Penulis, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud, praktisi pariwisata

POJOK Kata Jokowi, ASEAN dan India jadi generator ekonomi dunia. - Indonesia jangan menonton. *** Menargetkan enam juta wisman, daya dukung Bali jangan diabaikan. - Krama Bali akan tergusur. *** Publik tak merespons hasil rekomendasi Pansus Angket KPK. - Tanda tak setuju.

Penulis, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, FKIP Universitas Dwijendra Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


MELUAP – Air meluap hingga ke jalan di kawasan Jalan Batuyang, Batubulan, Sukawati, Gianyar, tepatnya dekat Gang Merpati, Senin (13/11) sore. Volume air yang tinggi, karena turunnya hujan, membuat air di selokan tersebut meluap dan mengganggu kenyamanan pengendara.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Rabu Wage, 15 November 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Rumah Sakit Kanker BALI segera memiliki rumah sakit kanker. Menyusul, DPRD Bali khususnya Komisi IV dan Badan Anggaran telah menyetujui anggaran untuk pembangunan rumah sakit kanker sebesar Rp 105 miliar. “Rencana ini juga telah diparipurnakan menjadi pogram APBD 2018. Selama ini memang sudah ada unit pelayanan kanker di Bali, tapi pelayanannya masih banyak kendala,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta dikonfirmasi, Selasa (14/11) kemarin. Menurut Parta, Unit Pelayanan Kanker yang ada memiliki gedung dan ruangan yang terbatas. Selain itu, alat-alat yang digunakan sudah lama dan sering rusak. Hal ini menyebabkan antrean pasien kanker untuk mendapatkan pelayanan menjadi panjang. “Bisa berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, tidak jarang ada pasien yang keburu meninggal sebelum dapat penanganan. Belum lagi, makin tahun jumlah penderita kanker makin banyak,” imbuh politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. Parta menginginkan Bali nantinya memiliki rumah sakit kanker berkelas dunia. Dalam hal ini, memberikan pelayanan terpadu dari diagnostik, radiotherapy hingga kedokteran nuklir dan didukung oleh peralatan yang canggih. Tak ketinggalan, SDM yang memadai. Dengan demikian, deteksi dini bisa dilakukan. “Astungkara akhir 2018 bisa terwujud,” pungkasnya. (rin)

BNNP Janji Ekspos Pejabat Positif Narkoba

Denpasar (Bali Post) Makin merebaknya peredaran narkoba khususnya di lingkungan pejabat, membuat Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa geram. Dia berjanji mengekpsos identitas pejabat atau pegawai yang positif pakai narkoba saat dites urine. “Bercermin dari pengalaman, kalau dilindungi mereka bukannya insaf tapi malah menjadi-jadi. Maka dari itu ke depan, siapa pun yang positif pakai narkoba akan kami buka identitasnya,” kata Brigjen Suastawa saat jadi narasumber monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan berwawasan antinarkoba di instansi pemerintah serta swasta di Sanur, Selasa (14/11) kemarin. Bagaimana dengan sanksi? “Kalau hasil asesmen yang bersangkutan pengedar harus diproses hukum dan rehabilitasi. Jika hanya pengguna ya rehabilitasi. Untuk sanksi lainnya, silakan masing-masing dinasnya. Apakah dipecat atau dimutasi, silakan,” ungkapnya. Namun, pihaknya tetap koordinasi dengan instansi bersangkutan terkait mengekspos identitas pengguna narkoba. “Jika pimpinannya minta hanya inisial ya kami sebut itu saja. Kalau disepakti nama terang ya kami geber. Pengumumannya setelah tes urine,” tegas mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. Di hadapan puluhan peserta monev, jenderal bintang satu di pundak ini sempat menyentil kasus tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol. Ia sangat bersyukur karena sudah ditangkap. “Kalau jadi orang Bali itu mestinya kesatria mempertanggungjawabkan semua perbuatannya, bukan malah lari,” sindirnya. Terkait monev tersebut, Suastawa mengungkapkan seluruh kementerian dan lembaga, sesuai undang-undang seluruh instansi terlibat dalam kegiatan P4GN mengevaluasi kegiatan selama 2017 dan perbaiki serta ditingkatkan di 2018. Ia berharap ke depannya, dinas, yayasan, dan komunitas yang terlibat dalam implementasi P4GN adanya peningkatan kinerja tahun 2018. Selain itu harus memiliki ide-ide kreatif, inovasi baru dan gebrakan yang baik. Kalau tahun sebelumnya fokus ada penyuluhan, tapi tahun depan diperbanyak diskusi. “Tahun depan untuk tes urine ditanggung instansi dan perusahaan masing-masing. Biayanya bisa dipakai Dipa dan anggaran masing-masing di perusahaan swasta,” ungkapnya. Terkait implementasi kurikulum terintegrasi P4GN, menurut Suastawa, tahun ini baru terealisasi 40 persen. Ia berhadap tahun depan terealisasi penuh karena baru di Bali ada kurikulum tersebut. Tahun depan, bendesa adat dan perbekel di Bali memiliki pararem dan relawan yaitu pecalang dan STT dengan Skep BNNP Bali. Relawan adalah orang-orang yang ditunjuk dan memiliki kemampuan, kredibilitas, motivasi serta satu visi dan misi P4GN. Selain itu, desa pakraman, klian adat, dinas dan bendesa adat terlibat dalam pengawasan pelaksanaan rehabilitasi. Mereka mengawasi warganya ada gejala pengguna narkoba lalu diajak tes urine. Mereka juga mengawasi dan memantau warganya direhabilitasi. (kmb36)

Bali Post/rah

MONEV - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat menggelar monev di Sanur.

Bali Post/wan

SAMPAH - Volume sampah yang diangkut ke tempat penampungan sementara di Jalan Merpati, Denpasar, tinggi per harinya, hingga meluber. Foto diambil Selasa (14/11) kemarin.

Soal Aset Pemprov di Bali Hyatt

Pansus Rekomendasikan Gugat secara Pidana dan Perdata Denpasar (Bali Post) -

Benang kusut aset Pemprov Bali di Bali Hyatt, Sanur akhirnya berhasil diurai Pansus Aset DPRD Bali. Mengingat, dua pansus aset yang dibentuk sebelumnya tak berhasil memecah persoalan ini. Sementara Pansus Aset yang dibentuk kali ketiga ini berani memberikan rekomendasi tegas. Salah satunya, merekomendasikan agar Pemprov melayangkan gugatan kepada PT Bali Sanur Resort Development Corporation secara pidana dan perdata.

Bali Post/kmb32

I Nyoman Adnyana

“Menggugat secara perdata karena tidak pernah ada kontribusi apa pun selama ini, baik berupa deviden atau saham. Melaporkan secara pidana karena di sana ada unsur penjualan aset tanpa izin Pemprov Bali,” ujar Ketua Pansus Aset DPRD Bali I Nyoman Adnyana di gedung dewan, Selasa (14/11) kemarin. Adnyana menambahkan, gugatan secara perdata juga perlu dilayangkan kepada PT Dharmindo Alamindah untuk mengganti rugi atau mengembalikan saham 4.000 lembar di PT Wynncor Bali yang telah dijual oleh PT Bali Sanur Resort D.C. Pasalnya, penjualan itu tidak sah karena Pemprov Bali selaku pemilik saham 10,9 persen di PT Bali

Sanur Resort D.C. tidak pernah memberikan persetujuan. “Pemprov Bali selaku pemilik dan pemegang hak tanah DN 71 dan DN 72 di Bali Hyatt telah banyak dirugikan sejak tahun 1972,” imbuh politisi PDI Perjuangan asal Bangli ini. Adnyana merasa plong ketika bisa mendudukkan persoalan aset Bali Hyatt sesuai proporsinya. Pihaknya bahkan siap jika pihakpihak terkait malah menggugat balik dewan maupun Pemprov Bali di pengadilan. “Kalau memang digugat balik di pengadilan, kita buktikan nanti. Kita sudah punya datanya semua. Di sini, ada rekaman rapat dan bukti pendukung lainnya,” jelas anggota Komisi

Masuk 15 Danau Kritis di Indonesia

Sungai Menuju Danau Batur Diusulkan Dibuatkan Bendungan Bangli (Bali Post) Danau Batur masuk sebagai salah satu dari 15 danau kritis di Indonesia. Karena itu perlu sebuah aksi nyata dan terobosan yang inovatif seperti membuat tanggul atau bendungan pada setiap aliran air yang menuju danau. Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, selain untuk menampung air, bendungan ini juga diperlukan sebagai alat pemfilter atau menyaring semua kotoran, baik sampah, lumpur maupun pasir agar tidak sampai mengendap di danau. “Kalau lumpur, pasir maupun sampah sudah masuk ke danau, tentu akan jauh lebih sulit dikeruk dan dibersihkan. Tetapi kalau sudah terjebak di bendungan ini, tentu lumpur, pasir dan kotoran akan lebih mudah ditangani,” kata Bupati Made Gianyar saat menerima kunjungan kerja Komite II DPD-RI di aula Pertemuan Resto Apung, Kintamani, Selasa (14/11) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, jika semua ruas sungai dibuatkan bendungan seperti ini, diyakini masalah banjir dan kekeringan yang selama ini sering terjadi di beberapa daerah akan bisa diatasi. Mengenai kondisi pendangkalan dan pencemaran Danau Batur, Bupati Made Gianyar mengatakan, sampai saat ini petani dan nelayan selalu dijadikan kambing hitam. Karena seolah-olah aktivitas pertanian dan keberadaan Kerambah Jaring Apung (KJA) ini menjadi sumber penyebab utama pendangkalan dan pencemaran air danau. Menurutnya itu tak sepenuhnya benar. Sumber utama pendangkalan adalah karena faktor alam, di mana setiap musim hujan danau tidak saja menjadi tempat penampungan air tetapi juga tempat penampungan lumpur, pasir dan sampah yang tentu menjadi

sumber pendangkalan yang utama. Dijelaskan Gianyar, dari hasil analisis tingkat kesuburan (eutropikasi) menunjukkan bahwa Danau Batur sudah tergolong eutropik dengan nilai indeks berkisar antara 4,2-5,0. Kategori eutropik ini menunjukkan bahwa perairan Danau Batur memiliki kualitas perairan yang rendah sehingga airnya tidak layak dikonsumsi. “Kemarin kita ada rencana menaikkan air danau ini untuk kebutuhan air minum di kawasan atas seperti Desa Suter, Abang Batu Dingding, Abang Songan dan daerah sekitarnya. Namun akhirnya tidak jadi dilaksanakan karena kualitas air yang tidak layak konsumsi,” ungkapnya. Melihat kondisi ini, pihanya sudah mengambil langkah-langkah strategis. Dalam RPJMD dan Visi Misi Kabupaten Bangli selama lima tahun ke depan, kawasan Danau Batur ini sudah ditetapkan menjadi kawasan pertanian organik. Pada tahun 2018 nanti Pemkab Bangli juga sudah memerintahkan desa-desa di kawasan Danau Batur untuk mengalokasikan anggaran desa untuk pelestarian Danau Batur. Selain itu Pemkab Bangli juga sudah menyiapkan proposal usulan ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu merehabilitasi kondisi air Danau Batur agar bisa kembali layak konsumsi dengan alat nanobubles yang memiliki fungsi seperti mesin cuci darah, di mana air yang kotor ini akan diproses dan dibersihkan, kemudian setelah bersih akan dikembalikan lagi ke danau. “Berdasarkan kajian ahli, dibutuhkan 10 mesin nanobubles untuk menjadikan air Danau Batur bisa masuk ke kualitas satu, atau bisa untuk dikonsumsi dan dimanfaatkan untuk kepentingan lain,” katanya. (kmb40)

I ini. Adnyana menambahkan, gugatan secara pidana dan perdata ini merupakan satu dari lima rekomendasi Pansus untuk Pemprov Bali. Rekomendasi lainnya adalah, Pemprov Bali agar menugaskan dan memerintahkan Wali Kota Denpasar untuk mencabut dan membatalkan IMB untuk pembangunan sarana dan prasarana di Hotel Bali Hyatt. Pemprov agar merekonstruksi batas tanah DN 71 dan DN 72 di atas HGB No.4 Intaran yang kini telah diperbarui menjadi HGB No.86 Desa Sanur Kaja karena saham dan deviden tidak pernah diterima Pemprov Bali. “Terakhir agar menuntut BPN Provinsi Bali untuk membatalkan HGB No.86 Desa Sanur Kaja

karena cacat administrasi dan proses pembebasan tanah HGB No.4 tidak dipenuhi dengan tidak membagikan saham dan deviden oleh PT Wynncor Bali kepada PT Bali Sanur Resort,” tandasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, mengaku belum menerima rekomendasi Pansus Aset DPRD Bali. Bila memang sudah dikirim, tindak lanjut rekomendasi tetap atas persetujuan Gubernur. “Seperti apa rekomendasinya kan lapor pimpinan dulu,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan sinyal akan menindaklanjuti rekomendasi Pansus Aset. Khususnya terkait gugatan secara pidana dan perdata. “Kita lihat saja, belum masuk ke saya. Kalau memang ada pidananya, kenapa tidak. Tapi kalau tidak, ya mengada-ada,” ucapnya. (kmb32)

Gelar Razia, Polisi Bersenjata Datangi Tempat Dugem Mangupura (Bali Post) Puluhan anggota dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) dan Operasi Sikat Agung 2017 bersenjata laras panjang kembali menggelar razia di tempat dugem. Kali ini giliran Karaoke Grahadi Bali dan Boshe disasar. Satu per satu pengunjung, karyawan, dan room digeledah, tapi tidak ditemukan barang terlarang, Senin (13/11) lalu. Operasi tersebut dipimpin Kabag Binops Dit. Reskrimum Polda Bali AKBP Hagnyono. Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut, juga dikerahkan anjing pelacak, dimulai pukul 23.30 wita. Menurut AKBP Hagnyono, tempat dugem yang disasar pertama yaitu Karaoke Grahadi Bali (GB). Satu per satu pengunjung yang sedang karaoke disuruh menunjukkan kartu identitas. Di samping itu, barang bawaan

pengunjung seperti dompet dan tas juga tak luput dari pemeriksaan petugas. Setelah itu, polisi bergerak menuju tempat hiburan malam Boshe. Seperti di GB, polisi memeriksa delapan room karaoke di Boshe, sekaligus menggeledah para pengunjung dan waitress. Hagnyono mengatakan, razia digelar dalam rangka menjaga serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Selain memastikan tidak ada peredaran narkoba di tempat hiburan malam itu, kami juga mencari pelaku kejahatan yang namanya sudah terdaftar dalam TO (target -red),” ujarnya. Meski belum mendapat hasil, Hagnyono menegaskan operasi ke tempat hiburan malam akan terus dilakukan dengan waktu yang tidak ditentukan. Pihaknya berupaya mencari pelaku kriminal yang menghabiskan uang hasil kejahatannya di tempat dugem. (kmb36)

Bali Post/ist

RAZIA - Anggota Polda Bali saat menggelar razia tempat hiburan malam di wilayah Kuta.


BANGLI

8

Rabu Wage, 15 November 2017

Kerajinan Bunga Spons Laris di Pasaran Bangli (Bali Post) – Sejumlah produk kerajinan yang selama ini dijual di pasar dan toko oleh-oleh di Bali dihasilkan oleh tangantangan kreatif perajin di Bangli. Salah satunya, produk kerajinan bunga spons. Umumnya, bunga spons berbentuk frangipani atau jepun laris dijual di pasar oleh-oleh dalam bentuk jepit rambut maupun hiasan sandal. Salah satu tempat pembuatan produk kerajinan bunga spons di Bangli berada di Desa Undisan, Tembuku. I Made Sucita, perajin bunga spons yang bekerja di tempat usaha kerajinan milik I Wayan Yana Suyasa mengungkapkan, produk kerajinan bunga spons memiliki banyak peminat. Tak hanya di pasaran lokal, bunga spons yang beraneka bentuk ini juga diminati pasar luar negeri. Hal itu terbukti dari banyaknya pesanan datang. ‘’Pesanan yang pernah datang dari Australia dan Spanyol. Kalau yang lokal, selama ini kami ngirim ke toko oleh-oleh dan pasar lokal lainya,’’ ungkapnya saat ditemui, Selasa (14/11) kemarin. Karena permintaan bunga spons cukup tinggi dan lancar, dalam sehari, bunga spons yang dihasilkan di tempat ini bisa mencapai 1.000-1.500 pcs dengan berbagai ukuran. Untuk mengerjakan bunga spons itu, dia tak sendiri namun bekerja bersama 12 pekerja lainnya. Proses pembuatan bunga spons dimulai dari pemotongan bahan. Kemudian di bentuk menggunakan alat pemanas sesuai bentuk bunga yang diinginkan. Selain jepun, bentuk bunga spons yang selama ini dibuat yakni pucuk, anggrek, cempaka dan sandat. Setelah pembentukan, tahap selanjutnya yakni pewarnaan. Sucita menyebut, teknik pewarnaan yang digunakan ada menjadi dua jenis yakni serat dan sembur. Selama ini untuk produk bunga spons yang diwarnai dengan teknik serat dijual dengan harga yang lebih mahal mengingat cara pewarnaannya yang lebih rumit. ‘’Untuk mengerjakan satu bunga, hitungan menit,’’ ujarnya. Dia mengungkapkan, di tempatnya bekerja, bunga spons dijual satuan dalam bentuk bunga utuh, maupun sirkam, tusuk konde, dan karet ikat rambut. Harga dibanderol mulai Rp 2.500 hingga ratusan ribu sesuai ukuran dan banyaknya bunga. (kmb40)

MANGKRAK - Sekolah TK/SD internasional di Kelurahan Kubu, Bangli, yang hingga kini mangkrak.

Terkait Rencana Pembangunan Puspem

Dewan Usulkan Pemanfaatan Sekolah Mangkrak di Kubu Bangli (Bali Post) –

Rencana Pemkab Bangli untuk membangun pusat pemerintahan (puspem) hingga kini belum jelas. Persoalan anggaran selalu disebut menjadi kendala pembangunan. Untuk menyiasati keterbatasan anggaran, dewan menyarankan eksekutif mengkaji penggunaan bangunan TK/SD internasional di Kelurahan Kubu yang mangkrak sejak beberapa tahun lalu.

Bali Post/ina

PERAJIN - Perajin bunga spons di Desa Undisan, Tembuku.

Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata didampingi Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Selasa (14/11) kemarin, menilai keberadaan bangunan mangkrak di kelurahan Kubu itu sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan menjadi kantor puspem. Terlebih lahan sekolah tersebut cukup luas. ‘’Walaupun 7,5 hektarnya sudah dilepaskan ke IHDN, tapi sisanya sekitar 5 hektar

masih bisa kita manfaatkan untuk puspem,’’ kata Kutha Parwata. Guna menjadikan bangunan mangkrak tersebut sebagai puspem, lanjut Kutha Parwata, eksekutif hanya perlu melanjutkan kembali pembangunan di kawasan tersebut. Jika hal itu dilakukan, anggaran yang diperlukan untuk pembangunan puspem bisa lebih hemat dibandingkan jika memban-

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

untuk melanjutkan proyek pembangunan sekolah yang telah mangkrak itu, meskipun proses hukum dari bangunan itu saat ini sudah tuntas. Gianyar mengaku sengaja tak mengutak-atik bangunan mangkrak tersebut lantaran ada rencana pembangunan Universitas Jayapangus. Menurut rencana, pembangunan Universitas Jayapangus akan memanfaatkan lahan seluas 12 hektar yang meliputi lokasi bangunan mangkrak. ‘’Sehingga kalau kita lanjutkan pembangunannya dan kita perbaiki, itu akan mubazir,’’ katanya. (kmb40)

Pemkab Belum Mampu Sediakan Angkutan Pelajar Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli belum bisa menyediakan angkutan umum untuk pelajar sebagaimana yang telah dilakukan beberapa kabupaten lainnya. Terbatasnya anggaran menjadi kendala utama Pemkab Bangli untuk membuat program itu. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta, Selasa (14/11) kemarin mengungkapkan, sejatinya pihaknya sudah sejak lama merancang penyediaan ang-

kutan untuk pelajar. Akan tetapi, karena terkendala anggaran daerah yang terbatas, rencana itu tidak bisa terealisasi. ‘’Kita selama ini sudah coba usulkan, untuk itu setiap tahunnya. Dalam rakor perencanaan hal itu terus kita ajukan. Tetapi karena masih ada hal lainnya yang lebih prioritas, sehingga penyediaan angkutan pelajar belum bisa terealisasi,’’ ungkapnya. Dia mengungkapkan, hal

Bali Post/ina

Proyek Renovasi Ruko di Terminal Loka Crana

Molor, Rekanan Didenda dikonfirmasi, Selasa (14/11) kemarin, tak menampik molornya pengerjaan proyek renovasi ruko di areal Terminal Loka Crana. Dia menyebut, ada beberapa alasan yang disampaikan rekanan terkait penyebab molornya pengerjaan proyek tersebut antara lain akibat terkendala tenaga kerja serta langkanya material pasir dan koral akibat dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung. Terkait molornya pengerjaan proyek tersebut, Sudibya mengaku sudah mengenakan denda terhadap rekanan. Nilai dendanya seperseribu

gun puspem di lokasi kantor pemerintahan sekarang. ‘’Kalau kita bangun puspem di lokasi sekarang, maka harus membongkar bangunan lama. Dan itu tentu membutuhkan biaya untuk membongkarnya. Jadi, secara rasional, kalau dibangun di sini menghabiskan biaya lebih tinggi,’’ jelasnya. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan eksekutif untuk mengkaji pemanfaatan

bangunan sekolah mangkrak di Kubu yang sementara ini masih dijadikan tempat penampungan pengungsi. Kutha Parwata menambahkan, selain dalam rangka efisiensi anggaran, pembangunan puspem di areal sekolah TK/SD internasional yang mangkrak itu nantinya juga bisa membuat lingkungan kantor pemerintahan menjadi lebih nyaman. ‘’Jangan ada istilah gengsi melanjutkan bangunan mangkrak,’’ terangnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar saat diwawancarai beberapa waktu lalu sempat menyatakan tidak ada rencana

Anggaran Terbatas

RUKO - Proyek renovasi ruko di Terminal Loka Crana.

Bangli (Bali Post) Pengerjaan proyek renovasi ruko di areal Terminal Loka Crana, molor dari target yang ditentukan. Sesuai kontrak, proyek yang dikerjakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 1,113 miliar tersebut seharusnya rampung pada 6 November lalu. Namun, hingga saat ini proyek tersebut tak kunjung tuntas. Atas keterlambatan itu, rekanan dikenai denda. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli Nengah Sudibya, saat

Bali Post/ina

dari nilai kontrak per hari. Meski demikian, pihaknya tetap memberikan perpanjangan waktu kepada rekanan untuk melanjutkan pengerjaan proyek hingga 30 hari ke depan. Jika nantinya selama masa perpanjangan waktu, proyek itu kembali gagal diselesaikan, maka rekanan akan di-blacklist. ‘’Waktu perpanjangannya 30 hari dari tanggal 6. Kalau belum selesai selama itu, maka akan ada proses kembali. Sekarang kita terus mengejar agar pihak rekanan bisa segera menuntaskannya,’’ kata Sudibya.

Molornya proyek renovasi ruko di Terminal Loka Crana yang dikerjakan sejak 10 Juli lalu, sempat menjadi sorotan sejumlah anggota Komisi III DPRD Bangli saat menggelar sidak belum lama ini. Anggota Komisi III, Wayan Subagan mengatakan, dari pengamatannya, masih banyak bagian yang belum dikerjakan pihak rekanan seperti memasang keramik dan pengecatan. Dia mengaku sangat menyayangkan karena meski proyek itu molor, tetapi tidak ada buruh yang bekerja. ‘’Alasannya karena hari raya,’’ ujarnya. (kmb40)

yang disebutnya lebih prioritas dibanding penyediaan angkutan untuk pelajar sekolah yakni pengadaan dermaga penyeberangan di Danau Batur untuk mendukung aktivitas pariwisata. Pengadaan dermaga yang menelan anggaran cukup besar dijadikan prioritas mengingat kondisi dermaga saat ini yang sudah memprihatinkan. ‘’Itu (penyediaan angkutan untuk pelajar-red) juga penting, tapi karena keterbatasan anggaran di

daerah kita tidak bisa memaksakannya,’’ ujarnya. Menurut Gede Arta, pentingnya penyediaan angkutan untuk pelajar adalah untuk menekan tingginya kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur di samping untuk menekan kepadatan lalu lintas di Bangli. Gede Arta menjelaskan, konsep penyediaan sarana angkutan untuk pelajar bisa dilakukan dengan pengadaan bus sekolah seperti yang

sudah dilakukan Pemkab Gianyar, dan bisa juga dengan bekerja sama dengan angkutan umum mikrolet sebagaimana yang dilakukan Pemkab Klungkung dan Tabanan. Jika penyediaan sarana angkutan untuk pelajar bisa direalisasikan, yang menjadi sasaran pertama adalah pelajar yang ada di wilayah Kecamatan Bangli. Selanjutnya jika anggaran mendukung, barulah dikembangkan ke wilayah kecamatan lainnya. (kmb40)


Rabu Wage, 15 November 2017

GIANYAR

9

Antisipasi Penyelundupan Narkoba

Polisi Perketat Pengawasan Kawasan Pesisir

Gianyar (Bali Post) Peredaran gelap narkoba telah menjadi ancaman besar bagi Bali, khususnya Gianyar. Terkait hal ini, jajaran Sat Polair Polres Gianyar pun turut serta mengantisipasi peredaran gelap narkoba. Salah satu langkah antisipasi berupa memperketat pengawasan di sepanjang kawasan pesisir Kabupaten Gianyar. Kasat Polair Polres Gianyar Iptu Anak Agung Rai Partama mengatakan, jajarannya kini tengah memperketat patroli di kawasan perairan Polres Gianyar, khususnya di wilayah yang dianggap rentan sebagai pintu masuk narkoba. ‘’Kita tingkatkan patroli di pesisir pantai Gianyar. Ini untuk mewujudkan Gianyar menjadi daerah tujuan wisata yang aman dan nyaman serta bebas dari peredaran narkoba,’’ katanya. Dijelaskannya, patroli difokuskan pada pengawasan terhadap orang dan barang, termasuk upaya penyelundupan narkoba. ‘’Yang kami pantau, barang (narkoba) banyak masuk dari NTB dan Denpasar. Oleh karena itu, pengawasan dan patroli dari dua wilayah itu akan kami perketat,’’ tegasnya. Guna mempersempit ruang gerak pengedar narkoba dan mengatensi kegiatan masyarakat di pesisir, kata dia pihaknya juga akan melaksanakan patroli dan pemeriksaan terhadap kapal yang melintas di perairan Polres Gianyar. ‘’Saat ini yang sudah rutin kami lakukan yakni penindakan kapal dan fast boat yang masuk ke Wilayah Gianyar. Mulai dari kelengkapan dokumen, penumpang, keselamatan wisatawan dan yang terpenting pengawasan terhadap orang dan barang yang masuk ke Gianyar lewat Denpasar atau wilayah lain,’’ tegasnya. (kmb35)

PASAR – Sejumlah wisatawan berkunjung ke Pasar Ubud. Pasar Ubud menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.

Bali Post/nik

PANTAI - Kawasan Pantai Lebih. Guna mengantisipasi peredaran narkoba, jajaran Sat. Polair Polres Gianyar kini memperketat pengawasan kawasan pesisir.

Tabrak ”Pick-up” Parkir, Muklin Luka Berat

Gianyar (Bali Post) Warga Desa Batuan Kaler, Sukawati, dikejutkan dengan insiden lakalantas yang terjadi di desa setempat, Senin (13/11) malam. Seorang pengendara sepeda motor Ni Wayan Muklin Artini (54), menabrak mobil pick-up yang diparkir di pinggir jalan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat. Kejadian ini bermula saat Muklin yang mengendarai sepeda motor Honda DK 2098 OX meluncur dari arah selatan sekitar pukul 19.00 Wita. Saat itulah diduga karena kurang hati-hati, Muklin tidak memperhatikan mobil pickup yang diparkir di sebelah barat jalan tersebut hingga akhirnya dia menabrak mobil tersebut. Akibat tabrakan tersebut, Muklin terpental. Motor yang ia bawa rusak parah setelah menghantam mobil tersebut. Warga setempat yang melihat kejadian tersebut bergegas memberikan pertolongan. Muklin yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke RS Ari Canti, Ubud. Setelah menerima laporan, polisi mendatangi TKP. Namun saat itu polisi tidak menemukan mobil pick-up yang ditabrak Muklin. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiarta membenarkan adanya laporan lakalantas tersebut. Dikatakannya, korban yang mengalami luka berat sudah mendapat perawatan di rumah sakit. ‘’Ya, ada laporannya masuk. Detailnya masih ditangani Unit Laka Polsek,’’ katanya. (kmb35)

Pemkab Didesak Percepat Pembenahan Infrastruktur Ubud

Gianyar (Bali Post) -

Kalangan legislatif menilai Pemkab Gianyar lamban dalam melakukan pembenahan terhadap kawasan Ubud. Hal ini terlihat dari rusaknya sejumlah infrastruktur yang berimplikasi terhadap menurunnya kunjungan wisatawan ke Ubud. DPRD Gianyar pun mendesak segera dilakukan pembenahan, khususnya revitalisasi bangunan Blok A Pasar Ubud yang merupakan salah satu daya tarik pariwisata. Ketua Komisi II DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Selasa (11/14) kemarin mengatakan, pada RAPBD 2018 yang diajukan eksekutif terdapat rancangan pembangunan sejumlah pasar. Meski demikian pihaknya ingin Pemkab memastikan Pasar Ubud yang terbakar pada tahun 2016 lalu mendapat

prioritas perbaikan. Dikatakannya, Pasar Ubud merupakan salah satu objek wisata yang menjadi favorit wisatawan, sehingga memberikan pengaruh signifikan terhadap penilaian wisatawan terhadap Ubud. ‘’Pasar Ubud itu kan ikon, sementara sekarang citra Ubud terus menurun. Makanya

ini harus segera ditangani. Tapi kenyataannya masih tinggi persoalan sampah dan infrastruktur yang rusak,’’ katanya. Turunnya citra Ubud, kata dia tidak lain disebabkan lambannya penanganan dari pemerintah sehingga sejumlah kerusakan dibiarkan terbengkalai. Terkait hal ini,

DPRD - 943144

Koramil Tegallalang - 974792

BPBD - 7844717/7844718

Koramil Tampaksiring - 901601

PMK - 943113

Koramil Sukawati - 297564

Kantor Satpol PP - 944436

Koramil Ubud - 975314

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Payangan - 974793

PDAM - 944225/943233

Siaga Lantas/

KPA Gianyar - 942184

TMC Gianyar - 945820

PMI Gianyar - 8958414

Polsek Gianyar - 944510

KONI Gianyar - 947261

Polsek Blahbatuh - 941165

BNN Kab. Gyr. - 946122

Polsek Tampsiring - 901110

PLN - 947166

Polsek Tegallalang - 901575

Kodim 1616 Gyr - 943069

Polsek Sukawati - 298723

Koramil Gianyar - 942289

Polsek Ubud - 975316

delegasi dari 180 negara. ‘’Seluruh delegasi ini pasti akan ke Ubud. Maka itu, pembenahan harus segera dilakukan,’’ ucapnya. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dalam penyampaian jawaban terhadap pandangan umum fraksi di DPRD Gianyar mengatakan Pemkab Gianyar akan melakukan perbaikan infrastruktur, khususnya Pasar Ubud. ‘’Revitalisasi Pasar Ubud sudah kita anggarkan 2018, walaupun belum mampu melakukan revitalisasi secara keseluruhan,’’ katanya. (kmb35)

Polisi Tilang Ribuan Pelanggar

gianyar Koramil Blahbatuh - 941167

Gus Rai pun berjanji akan memperjuangkan anggaran pembangunan infrastruktur Ubud pada APBD Gianyar 2018. ‘’Salah satunya Pasar Ubud. Kalau tidak dikerjakan bertahap, mungkin akan dianggarkan sekitar Rp 5 miliar pada APBD 2018,’’ katanya. Menurut Gus Rai, perbaikan Pasar Ubud dan infrastruktur lainnya sangat penting untuk segera dilakukan, sebab Oktober mendatang akan diselenggarakan event internasional di Gianyar. Event tersebut akan dihadiri belasarn ribu

Selama Operasi Zebra

Telepon Penting Kantor Bupati - 943056

Bali Post/eka

Bali Post/nik

PENINDAKAN - Aparat kepolisian melakukan penindakan terhadap pengguna jalan yang melakukan pelanggaran, Selasa (14/11) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Operasi Zebra Agung 2017 berakhir Selasa (14/11) kemarin. Sepanjang operasi yang berlangsung selama dua minggu, jajaran Satuan Lantas Polres Gianyar berhasil melakukan penindakan terhadap 2.061 pelanggaran. Dari jumlah tersebut, polisi juga mengamankan sedikitnya 70 unit kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dokumen. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Eka Putra Astawa mengatakan, Operasi Zebra Agung 2017 targetnya untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gianyar. Polisi memiliki jalur target operasional di Jalan By-pass I.B. Mantra, Jalan Udayana, Blahbatuh, Jalan Raya Celuk, Sukawati dan wilayah Ubud. ‘’Operasi di jalur target operasional dengan menerjunkan anggota polisi dalam Operasi Zebra Agung. Dengan operasi ini telah terjadi penurunan angka lakalantas,’’ jelasnya. Dikatakannya, jika

dibandingkan dengan Operasi Zebra Agung tahun 2016 lalu, tahun ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada tahun lalu selama operasi berlangsung terjadi lima kasus. Sementara tahun ini hanya empat kasus. Dari empat kasus lakalantas tersebut, dua orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, empat orang mengalami luka ringan. Nilai kerugian material mencapai Rp 22 juta. Menurutnya, jenis pelanggaran yang terjaring pada operasi kali ini berupa pelanggaran rambu sebanyak 535 kasus, melawan arus sebanyak tujuh kasus, mobil pick up mengangkut orang sebanyak 25 kasus, pengendara sepeda motor tanpa helm yakni 666 kasus, pelanggaran safety belt mencapai 14 kasus, tidak memiliki SIM mencapai 463 kasus, tanpa STNK 261 kasus, pelanggaran TNKB mencapai enam kasus, pelanggaran kelengkapan kendaraan 74 kasus dan pelanggaran mengendarai sepeda motor menggunakan HP sebanyak sepuluh kasus. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Rabu Wage, 15 November 2017

PDI-P Nyatakan Siap Lawan ”Incumbent”

Semarapura (Bali Post) Suhu politik di Kabupaten Klungkung menjelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 masih sangat dingin. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Klungkung yang rutin menjadi petarung nyaris belum melakukan gerakan. Jagoan yang akan diusung juga belum mengerucut pada satu nama. Namun demikan, partai berlambang banteng moncong putih ini siap “perang” dengan incumbent I Nyoman Suwirta-I Made Kasta (Suwasta) yang telah secara tegas diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ketua DPC PDI-P Klungkung Anak Agung Gede Anom menyatakan sosok yang akan bertarung pada hajatan poltik lima tahunan ini bergantung pada keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Pihaknya di kabupaten hanya sebatas menyetorkan nama-nama yang dianggap berkompeten. “Kami sudah setorkan sebelas nama dari kader dan non kader. Di DPD kembali diciutkan jadi tujuh orang untuk disetor ke pusat,” ucapnya, Selasa (14/11) kemarin. Dari tujuh orang itu, tiga di antaranya, Ketut Mandya, Tjokorda Gede Agung, dan Wayan Sutena. Tokoh-tokoh ini dipandang berpeluang masuk dalam rekomendasi. “DPP sudah lima kali survei. Apa pun bisa terjadi. Bisa saja ada perubahan,” ungkapnya. Rekomendasi itu, diperkirakan sudah turun paling lambat pertengahan Desember. Dirinya pun siap menerima seluruh keputusan dan berjuang maksimal merebut kemenangan. “Kalau misalnya saya jadi ketua DPC diminta tarung, ya tarung. Kalau tidak, ya tidak. Kami siap perang dengan incumbent. Yang namanya petarung, harus optimis. Di PDI-P tidak ada kata kalah sebelum bertarung,” tegasnya. Agung Anom juga tak menampik sebelumnya sempat beberapa kali berkomunikasi secara langsung dengan Nyoman Suwirta untuk mengajak bergabung ke PDI-P. Namun itu tak membuahkan hasil. “Pertemuannya tidak di Klungkung,” bebernya. Sementara itu, terkait dengan pemilihan gubernur, kemenangan paket Koster-Ace ditargetkan mencapai 60 persen. Pihaknya pun telah menyusun stratagi sebelum rekomendasi turun. “Optimis menang di Klungkung. Mesin partai sudah bergerak sejak awal deklarasi. Sayap partai, ranting, dan jaringan baru sudah jalan sejak awal,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

DORONG - Salah seorang pedagang di pasar senggol Klungkung tengah mendorong gerobak di jalan Catus Pata, Selasa (14/11) siang kemarin. Gerobak itu digunakan untuk berjualan yang akan berlangsung sampai malam. Aktivitasnya itu pun membuat pengendara motor lebih berhati-hati melintas.

Dewan Soroti Kualitas ”Coolmix” di Pasar Semarapura Semarapura (Bali Post) -

Program fisik berupa peningkatan jalan telah banyak digelontor Pemkab Klungkung tahun ini. Sebagian besar pengerjaannya sudah rampung. Salah satunya jalan di Pasar Semarapura yang menggunakan coolmix. Namun, proyek yang menelan anggaran hampir mencapai Rp 1 miliar ini masih menjadi sorotan Komisi II DPRD Klungkung. Pasalnya, kualitasnya kurang memuaskan. Ini disampaikan saat rapat kerja bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung dan Inspektorat, Selasa (14/11) kemarin. Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara mengungkapkan sesuai pemantauannya langsung ke lapangan, kualitas proyek yang demikian salah satunya

Anak Agung Gede Anom

karena peralatan yang dipergunakan dalam pengerjaan tidak sesuai dengan yang tertuang dalam perjanjian kontrak. “Dalam pengerjaan itu, harusnya pakai tire roller

dan asphalt finisher. Tetapi kami tidak lihat di lokasi. Harusnya ini dipakai ngaspal dan pemadatan. Tetapi yang dipakai justru manual. Ini secara otomatis membuat

Bali Post/sos

RSUD Surati Pemprov Soal Penanggung Biaya Pasien Pengungsi Semarapura (Bal Post) Penanggung biaya perawatan pasien pengungsi di RSUD Klungkung yang tak ter-cover jaminan kesehatan belum ada kejelasan sampai Selasa (14/11) kemarin. Menindaklanjuti hal itu, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung segera bersurat ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali untuk memohon adanya tindak lanjut. Direktur RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma menjelaskan informasi terakhir dari Dinkes Provinsi Bali, pasien tersebut akan ditanggung BPJS Kesehatan. Ini pun akan ditindaklanjuti dengan verifikasi. Namun, hal tersebut belum terlaksana. “Ini disampaikan sekitar seminggu lalu. Tapi sampai sekarang belum ada,” ungkapnya. Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya segera bersurat, menyatakan permohonan untuk ada tindakan lebih lanjut. “Sebelumnya kami sempat membahas ini secara informal,” ucapnya. Sementara itu, memasuki pekan ketujuh, kunjungan pengungsi ke RSUD yang berlokasi di Jalan Flamboyan ini mencapai 1.756 orang. Rinciannya, 959 masuk UGD, 797 rawat jalan, dan 353 rawat inap. Dari jumlah tersebut, banyak yang tidak tercover jaminan kesehatan. Klaim pembayarannya mencapai Rp 1.427.049.810. Sementara, ini ditalangi langsung Rumah Sakit. “Ini klaim sejak awal,” sebutnya. Seiring kepulangan pengungsi sejak dua pekan lalu, pengungsi yang menjalani perawatan sudah semakin menurun. Kedatangannya lebih banyak untuk melakukan kontrol rutin. “Sudah menurun sekarang. Yang kontrol lebih banyak pasien sakit kronis,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

RAPAT - Rapat kerja Komisi II DPRD Klungkung bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan serta Inspektorat Klungkung, Selasa (14/11) kemarin.

Pemkab Dorong Penyerapan Naker Melalui Padat Karya KEGIATAN penyerapan Tenaga Kerja (Naker) dengan pola padat karya berlangsung di Dusun Pasekan Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Selasa (14/11) kemarin. Kegiatan berupa pembangunan jalan sepanjang 700 meter yang dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ini sebagai salah satu bagian dari pemberdayaan masyarakat. Langkah ini nantinya bermuara pada penurunan angka pengangguran. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya menyatakan keberadaan jalan itu tak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat. Namun juga akan mempermudah menuju Pura Bukit Lingga. Pengerjaannya yang berlangsung dengan pola padat karya akan mampu memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat. “Ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pengang-

guran, setengah menganggur, dan masyarakat miskin,” ungkapnya. Tenaga kerja yang dikerahkan dalam pengerjaan proyek bidang infrastruktur ini melibatkan ratusan masyarakat. Upah yang diberikan pun bervariasi. Untuk pengayah Rp 80 ribu per hari dengan 8 jam kerja, tukang Rp 85.000 per hari. “Ini berlangsung selama 20 hari,” bebernya birokrat asal Desa Selisihan, Klungkung ini. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk pengentasan pengangguran dan kemiskinan. Selain itu, pengerjaannya yang dilakukan secara bersama-sama, juga akan mampu mempercepat penuntasan, di samping juga akan memunculkan sikap kebersamaan dan gotong royong pada masyarakat yang sejalan dengan slogan aksi Gema Santi. “Inilah

Pengertian Gema Santi yang sesungguhnya,” ujarnya, didampingi Wakil Bupati I Made Kasta. Pemberdayaan masyarakat dengan pola ini diharapkan juga dapat berlangsung di tempat lain, seperti pembukaan akses, pembuatan jalan stapak, maupun jalan kawasan pertanian. “Penerapan konsep ini, dari, oleh, dan untuk kita. Ini sebagai percepatan pembangunan,” tegasnya. Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada 4 warga Desa Dawan Kaler serta melakukan prosesi peletakan batu pertama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Distrik Militer 1610/Klungkung Letnan Kolonel Kav. Jacob Janes Patty, Camat Dawan Anak Agung Gede Putra Wedana, Perbekel Desa Dawan Kaler I Kadek Sudarmawa dan undangan terkait lainnya. (ad665)

Bupati Pastikan Segera Terealisasi

Bali Post/sos

ada kesepahaman dalam melakukan tindak lanjut. “Saya tidak ada hubungan apa dengan rekanan. Saya hanya ingin semuanya baik. Ini kami koordinasikan. Kami masih punya toleransi untuk tidak melangkah ke ranah hukum,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa menyampaikan sesuai hasil koordinasi, konsultan pengawas menyatakan pengaspalan jalan di pasar itu menggunakan dua alat yang menurut Suantara tidak ada di lokasi. “Memang memakai itu. Tapi saya lupa menanyakan dimana ditempatkan,” ucapnya. Inspektur Klungkung I Made Seger yang hadir pada rapat mengaku belum melakukan pemantauan terhadap proyek tersebut. Jika pun ada, sesuai aturan, salah satunya harus ada perintah dari Bupati. “Dan kebetulan sampai saat ini tidak ada perintah untuk itu,” ungkapnya. Jika pun pengawasan itu dilakukan, diyakini tidak akan terlalu membantu. Alasannya, karena tidak ada tenaga teknis untuk itu. Mengingat pengerjaan proyek yang sudah mencapai seratus persen, peningkatan kualitas digenjot pada masa pemeliharaan yang kini tengah berlangsung. (kmb45)

Entaskan Pengangguran dan Kemiskinan

Soal Pencairan Hibah Bansos

I Nyoman Kesuma

penurunan kualitas. Sesuai data di Pujatan, Bandung, itu juga dikatakan tidak padat (jalan-red),” ungkapnya. Politisi Gerindra ini juga menyatakan munculnya hal demikan juga sebagai imbas lemahnya pengawasan. Pemkab pun didesak untuk segera menyikapi ini. Jika ditemukan pengawas yang mengabaikan tugasnya, maka langkah pemberhentian perlu dilakukan. “Pengawas ini kan dibayar dengan APBD. Kalau kerjanya tidak benar, ya suruh istirahat saja,” tegasnya. Menindaklanjuti proyek jalan yang telah masuk tahap pemeliharaan itu, pemkab juga didorong untuk melakukan pemeriksaan. Jika menimbulkan kerugian pada daerah, harus segera dihitung dan diusut sampai tuntas. “Kalau ada kerugian, tagih. Kalau dibiarkan, ini akan terus berlanjut,” ungkapnya. Selain di pasar, kondisi demikiian ditengarai juga terjadi pada proyek lain. “Ini akan kami pantau. Kami tidak bermaksud mencari kesalahan. Tapi ini bentuk kemitraan dengan pemkab,” imbuhnya. Anggota Komisi II, Anak Agung Gede Bagus mengatakan pembahasan proyek ini sudah dilakukan melalui tiga kali rapat. Namun, selama itu tak kunjung

Semarapura (Bali Post) Catatan fraksi Demokrat DPRD Klungkung yang tercantum pada pemandangan umum terhadap Ranperda APBD 2018 yang mengungkit realisasi pencairan hibah bansos ditanggapi langsung pemkab. Dalam penyampaian jawaban, Senin (13/11) sore, Bupati Klungkung I Nyo-

man Suwirta menyatakan itu segera direalisasikan. “Saya tegaskan komitmen saya bahwa anggaran hibah dan bansos, baik yang berupa uang maupun barang dipastikan segera terealisasi,” tegasnya. Namun, Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan hal tersebut dilakukan jika memenuhi ketentuan perundang-

undangan. Dinyatakan pula, usulan ini sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017. Proses pencairan juga sudah sempat disosialisasikan kepada penerima. Salah satunya yang berasal dari Kecamatan Klungkung. Di tengah kesiapan pemkab, sejumlah penerima justeru ditunding

Bali Post/ist

BUKA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka kegiatan penyerapan tenaga kerja melalui pola padat karya di Dusun Pasekan, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Selasa (14/11) kemarin. kekhawatiran akan sulitnya melaksanakan kegiatan lantaran waktu yang terbatas. Menanggapi itu, Kadis Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Klungkung Nyoman Mudarta menyatakan guna mengantisipasi munculnya polemik, hal tersebut disarankan untuk kembali dibahas melalui paruman. “Apakah tetap dilanjutkan atau ditunda dan diajukan kembali tahun depan, ini kami sarankan untuk dibahas lagi. Waktu yang tersedia memang cukup singkat,” ka-

tanya. Sosialisasi juga telah dilaksanakan di Kecamatan Dawan. Sebelumnya, dalam pemandangan umum Frasksi Demokrat yang dibacakan I Wayan Joniarsa, pemkab diminta untuk menepati bantuan yang telah dijanjikan itu. Bahkan, secara terang-terangan meminta untuk tidak memberikan harapan palsu kepada masyarakat. “Janganlah pemerintah Kabupaten Klungkung menjadi PHP kepada masyarakat,” ucapnya. (kmb45)


Rabu Wage, 15 November 2017

2018, Pemkab Anggarkan Pembebasan Lahan ’’Shortcut’’

Singaraja (Bali Post) – Dana pembebasan lahan untuk proyek pembangunan shortcut di lokasi lima dan enam (Desa Wanagiri – Desa Gitgit) kembali dianggarkan pada APBD Induk 2018. Anggaran ini merupakan pengalihan dana Rp 10 miliar yang tidak direalisasikan pada APBD Perubahan 2017. Anggaran ini tidak direalisasikan karena tim ahli dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XIII mengubah (redesain) proyek shortcut lima dan enam tersebut. Atas kondisi ini, pembebasan lahan tahun ini gagal dilakukan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ketut Suparta Wijaya usai rapat di gedung DPRD Selasa (14/11) kemarin, mengatakan, kebijakan mengalokasikan kembali anggaran untuk pembebasan lahan shortcut karena pemerintah pusat telah menyampaikan komitmen bahwa desain fisik proyek shortcut mulai dikerjakan 2018. Agar masalah kesiapan lahan ini tidak menghambat pelaksanaan proyek tersebut, pihaknya kembali mengalokasikan anggaran untuk mendukung proyek tersebut. Dana yang sebelumnya dialokasikan pada APBD perubahan 2017 sebesar Rp 10 miliar dikembalikan ke kas daerah. “Dari koordinasi dan pendekatan yang dilakukan oleh pimpinan daerah, pemerintah pusat komitmen membangun shortcut mulai 2018 mendatang. Kita tidak ingin masalah lahan ini menghambat, sehingga kita pasang kembali anggaran itu,” katanya. Menurut Suparta, pada saat mengalokasikan anggaran pada APBD Perubahan 2017, pemkab mengacu pada desain lama yang sudah disusun oleh BPJN. Dari desain itu, belum ditentukan di mana saja titik-titik shortcut yang akan dibangun. Untuk itu, keputusan pemerintah mengubah desain, diharapkan nantinya ada kejelasan titik-titik lokasi shortcut, sehingga pemkab memiliki patokan berapa luas lahan yang akan dibebaskan. “Kalau penyusunan anggaran yang lama mengacu desain lama. Dengan desain baru yang direncanakan nanti, mungkin saja bertambah atau berkurang, sehingga kita ada acuan jelas untuk membebaskan lahan sesuai anggaran yang kita alokasikan,” tegasnya. Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa ketika dimintai konfirmasi terkait perubahan desain shortcut mengatakan, pemerintah pusat wajar melakukan perubahan desain. Politisi PDI perjuangan ini meminta kepada Kementerian PU-PR agar segara merampungkan perubahan desain shortcut itu sendiri. “Kalau perubahan menyangkut hal-hal teknis, tidak masalah. Tapi mohon dipercepat. Ini harus cepat. Kalau diubah tahun depan akan menghambat progres,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) mengubah desain proyek shortcut lokasi lima dan enam. Menyusul keputusan ini, pemkab menghentikan rencana pembebasan lahan untuk mendukung proyek tersebut. Alasan perubahan desain itu karena kebutuhan anggaran yang dinilai terlalu besar yakni mencapai Rp 350 miliar. (kmb38)

Bali Post/kmb38

APBD – DPRD Buleleng kembali membahas Rancangan APBD Induk 2018, Selasa (14/11) kemarin.

Imbas Penurunan Pendapatan

Anggaran OPD Dirasionalisasi

Singaraja (Bali Post) – Penurunan pendapatan daerah pada Rancangan APBD Induk 2018 membuat alokasi anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terpaksa dirasionalisasi. Pendapatan daerah secara real dirancang Rp 2,10 triliun. Situasi ini membuat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terpaksa menyusun ulang seluruh alokasi dana di masing-masing OPD. Penyempurnaan susunan alokasi dana untuk masing-maisng OPD itu, Selasa (14/11) kemarin, anggota dewan bersama eksekutif membahas rancangan tersebut melalui rapat dengar pendapat (RDP). Rapat dipimpin Ketua Dewan Gde Supriatna bersama anggotanya. Sementara eskekutif dipimpin Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Berdasarkan pengantar nota keuangan, TAPD merancang pendapatan daerah pada RAPBD Induk 2018 sebanyak Rp 2,19 triliun. Belakangan, beberapa sumber pendapatan dari dana-dana pusat dan provinsi berkurang hingga mencapai Rp 88,91 miliar. Rinciannya, dana bagi hasil pajak yang semula dirancang Rp 35,30 miliar turun menjadi Rp 4,36 miliar. Dana Alokasi Umum (DAU) semula direncanakan Rp 982,69 miliar, turun sebesar Rp 17,26 miliar. Dana Alokasi Khusus (DAK) pada awalnya dirancang Rp 320,36 miliar turun sebesar Rp 49,63 miliar. Dana yang bersumber dari provinsi seperti dana bagi hasil pajak yang semula dirancang Rp 149,80 miliar, juga turun sebesar Rp 1,13 miliar. Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka mengatakan, dari 42 OPD yang ada sebanyak 33 OPD alokasi dananya harus dirasionalisasi, mulai nilai terkecil dari Rp 200 juta hingga terbesar mencapai Rp 46,1 miliar. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) yang mengalami penurunan alokasi dana terbanyak yakni Rp 46,1 miliar. Disusul, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) sebesar Rp 11,146 miliar, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rp 3,7 miliar, dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Rp 3,5 miliar. Prinsip rasionalisasi anggaran di masing-masing OPD adalah efisiensi anggaran dengan tetap mengutamakan skala prioritas. ‘’Sekarang dirasionalisasi bukan berarti menghilangkan program prioritas. Ini sifatnya efisiensi dan program yang bisa ditunda kita tunda dulu,’’ katanya. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengatakan, keputusan pemerintah merasionalisasi dana di masing-masing OPD adalah pilihan yang paling efektif. Meski demikian, pihaknya mengusulkan agar program kegiatan skala prioritas dan yang sduah tertunda agar tetap dijalankan di tahun 2018 mendatang. “Kita memahami posisi keuangan kita sulit sehingga haru ada rasionalsiasi. Kita berharap program kegiatan yang menjadi skala prioritas tetap bisa dilaksanakan,’’ tegasnya. (kmb38)

BULELENG

11

Kelola Dana Desa

BPKP Minta Perbekel Ikuti Regulasi

Bali Post/ist

DANA DESA – BPKP Perwakilan Bali memberikan sosialisasi terkait pengelolaan dana desa, Selasa (14/11) kemarin.

Singaraja (Bali Post) – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bali menginstruksikan agar perbekel dan perangkat desa tidak perlu khawatir dalam mengelola dana desa yang diterima dari pemerintah. Sepanjang mengikuti regulasi dengan benar, BPKP memastikan perbekel atau perangkat desa tidak akan terseret kasus hukum. Demikian diungkapkan Kepala BPKP Perwakilan Bali Sudiro saat menjadi narasumber dalam ‘’Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa’’ di Gedung MR. I Gusti Ketut Pudja, Eks Pelabuhan Buleleng, Selasa (14/11) kemarin. Sosialisasi ini diikuti seluruh perbekel di Buleleng. Lebih jauh, Sudiro mengatakan, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, desa-desa akan mengelola dana yang tergolong besar. Hal ini perlu diimbangi dengan kemampuan perbekel dan perangkat desa untuk mengelola dana desa mengikuti regulasi yang ada. Dalam proses pengelolaan dana desa, hal yang paling rentan adalah pada saat perencanaan. Bila pengelolaan dana desa itu direncanakan secara tepat, transparan, dan melibatkan partisipasi masyarakat, perbekel

Stop Tenaga Kontrak

Dewan Sebut Kontradiktif dengan Kondisi di Beberapa OPD

Singaraja (Bali Post) – Langkah Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menghentikan pengangkatan tenaga kontrak melalui Surat Edaran (SE) No. 800/3448/BKPSDM mengundang reaksi Komisi II DPRD Buleleng. Dewan menilai kebijakan itu kontradiktif dengan kondisi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memerlukan jasa tenaga kontrak. Sebaliknya, dewan mengusulkan agar pimpinan OPD tegas dan berani memutus kontrak perjanjian dengan tenaga kontrak yang tidak produktif. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan eksekutif membahas rancangan APBD Induk 2018 di gedung DPRD, Selasa (14/11) kemarin. Lebih jauh, Mangku Budiasa mengatakan, beberapa OPD di Buleleng masih membutuhkan tenaga kontrak dengan beberapa keahlian, seperti dokter untuk mengisi rumah sakit pratama di Tangguwisia (Kecamatan Seririt) dan rumah sakit pratama di Giri Mas (Kecamatan Sawan), guru, tenaga pengawas, dan sebagainya. Sepanjang beban kerja tersebut membutuhkan tambahan pekerja, solusinya adalah menggunakan jasa tenaga kontrak. Namun, karena Bupati sudah menerbitkan surat edaran yang melarang penambahan tenaga kontrak baru, maka hal ini akan kontradiktif dengan kondisi real yang ada. Untuk itu, sepanjang beban kerja me-

mang memerlukan tambahan tenaga kontrak sesuai dengan keahlian yang dimiliki, maka pihaknya mendorong untuk mengangkat tenaga kontrak baru. Bahkan, untuk menghargai keahlian yang dimiliki, pihaknya mengusulkan agar gaji dibayar lebih, sehingga tidak ada kesan pemerintah mempekerjakan pekerja dengan upah yang tidak wajar. Menghindari persoalan itu, Mangku Budiasa mendesak agar Bupati menginstruksikan semua pimpinan OPD untuk mengevaluasi kinerja tenaga kontrak yang ada sekarang. Dengan evaluasi ini akan diketahui tenaga kontrak produktif dan yang tidak produktif atau bahkan overload. Khusus untuk yang tidak produktif, pihaknya meminta pimpinan OPD tegas dan berani memutus kontrak kerja. Dengan demikian, keberadaan tenaga kontrak akan jelas sesuai beban kerja yang ada dan tidak membebani anggaran untuk nafkah

bulanan mereka. Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, dari segi kuantitas tenaga kontrak belum ada perubahan. Kebutuhan anggarannya terus meningkat, karena kebijakan pemerintah terus mengevaluasi nilai nafkah bulanan tenaga kontrak. Dia mencontohkan, seorang tenaga kontrak dari awal digaji Rp 400 ribu, kemudian naik Rp 800 ribu dan terus dievaluasi menjadi Rp 1,2 juta. Kebijakan ini tahun 2018 akan kembali dilakukan, sehingga tenaga kontrak secara perlahan akan dibayar dengan wajar dan target bisa melebihi ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK). “Kebijakan pimpinan sudah jelas untuk mengevaluasi dan yang terjadi sekarang memang peningkatan kesejahteraan terus digenjot sehingga membutuhkan anggaran besar. Tahun 2018 akan diperhatikan kembali

PEREKRUTAN dosen baru di lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja mendapat perhatian serius pihak Ombudsman RI Perwakilan Bali. Secara khusus, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, Selasa (14/11) kemarin, memantau pelaksanaan perekrutan dosen di Kampus Seribu Jendela tersebut. Kemarin, puluhan peserta seleksi mengikuti tes praktik mengajar dan tes wawancara. Rombongan Ombudsman RI Perwakilan Bali memantau pelaksanaan tes didampingi Rektor Undiksha Dr.

Nyoman Jampel, M.Pd. dan panitia lokal. Tidak hanya berdialog dengan peserta seleksi yang menunggu giliran mempresentasikan kemampuan mengajar, rombongan Ombudsman juga tampak mengamati beberapa peserta yang menjalani tes praktik mengajar di hadapan tim penguji. Selain mengamati mekanisme tes, Ombudsman RI sesekali meminta keterangan langsung dari tim penguji. Kepala Umbudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, mengatakan selain diundang oleh Undiksha, pihaknya wajib turun memantau pelaksanaan per-

ekrutan dosen di lingkungan Undiksha, Singaraja. Bukan sengaja untuk mencari-cari kesalahan pihak panitia perekrutan, tetapi pengawasan ini untuk mengetahui penerapan petunjuk teknis (juknis) perekrutan CPNS dosen di Undiksha yang sudah diterbitkan Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti RI). Dari hasil pengawasan ini, nantinya Ombudsman RI Perwakilan Bali akan mengeluarkan hasil pengawasan yang diteruskan kepada panitia seleksi nasional (panselnas) dan secara khusus kepada

BULELENG 3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126

Bali Post/kmb38

Bali Post/kmb38

Ir. Dewa Ketut Puspaka

Putu Mangku Budiasa

mengenai kesejahteraan ini. Kalau OPD menambah tenaga kontrak harus sesuai kajian beban kerja dan disetujui Bupati,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, keberadaan tenaga kontrak diperkirakan terus bertambah yang saat ini sekitar lima ribu orang. Kondisi ini mengundang perhatian DPRD yang menilai jumlah tenaga kontrak itu overload. Dewan mengusulkan untuk evaluasi dan pemerintah memikirkan pembayaran nafkah sesuai ketetapan UMK. Menindaklanjuti desakan itu, Bupati Putu Agus Suradnyana resmi melarang

pengangkatan tenaga kontrak melalui No. 800/3448/ BKPSDM. Dalam SE tersebut Bupati menginstruksikan semua pimpinan OPD di Buleleng agar tidak melakukan penambahan pengangkatan tenaga kontrak/sejenisnya sampai batas waktu yang belum ditentukan. Tidak diperkenankan untuk mengangkat tenaga kontrak yang belum dapat dibayar gajinya. Pimpinan OPD juga diimbau melakukan evaluasi terkait kinerja tenaga kontrak yang ada saat ini sehingga dapat lebih selektif dalam melakukan perpanjangan tenaga kontrak. (kmb38)

Undiksha sebagai pengguna dosen yang baru direkrut tersebut. “Selain karena undangan, kami berkepentingan mengawasi dan tujuannya hanya memastikan apakah rekrutmen ini sudah mengikuti juknis Kemenristek Dikti atau tidak. Nanti akan ada hasil yang kami sampaikan sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan rekrutmen di tahun berikutnya,” katanya. Terkait hasil pengawasan, Umar mengatakan panitia lokal di bawah kendali Rektor Undiksha telah bekerja mengikuti juknis dan mengedepankan prinsip transparansi. Ini dibuktikan dengan melihat persiapan dan pelaksanaan dua materi tes berjalan baik dan belum ditemukan kejanggalan yang terindikasi melanggar juknis. Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan agar semua anggota panitia lokal untuk tetap melanjutkan tahapan perekrutan dengan mengikuti regulasi yang ada, sehingga sasaran akhir mendapatkan dosen yang kridibel dan berkualitas bisa diwujudkan. “Sementara tidak ada yang kami temukan kejanggalan dan ini sudah sangat bagus. Kami sudah minta tetap bekerja sesuai rel yang ada. Pengawasan akan tetap kami lakukan dan kalau memang ditemukan indikasi pelanggaran tentu kami akan memberikan saran hingga sanksi,” jelasnya. Sementara itu, Rektor Undiksha, Singaraja Dr. Nyoman Jampel mengatakan, sebelum panitia lokal memulai tugas-

nya, lembaga sudah memberikan pemahaman hingga menandatangani pakta integritas agar setiap komponen pelaksana perekrutan dosen ini mengikuti juknis yang ada. Terkait mendatangkan Ombudsman, tujuannya untuk memberikan ruang kepada lembaga yang berwenang mengawasi perekrutan dosen di lembaganya, sehingga prinsip keterbukaan dan menghasilkan dosen berkualitas dapat diwujudkan. Tidak hanya Ombudsman RI Perwakilan Bali, pihaknya juga dari awal mempersilakan pihak kepolisian untuk bersama-sama mengawasi setiap tahapan perekrutan, hingga panitia lokal menyetorkan nilai (skor) ke panselnas di Jakarta. “Semakin banyak yang mengawasi setiap tahapan rekrutmen, maka ruang yang ingin mencoba melakukan langkah yang tidak diatur dalam juknis akan bisa dihindari. Sebaliknya, dengan proses terbuka ini kami yakin kualitas calon dosen yang kita dapatkan akan sesuai harapan,” jelasnya. Di sisi lain, Jampel mengatakan, berdasarkan juknis setiap materi tes nilai dari tim penguji saat itu juga langsung di-input pada sistem informasi di Undiksha yang terkoneksi ke panselnas di Kemenristek Dikti RI. Pihaknya, kembali mengingatkan panitia lokal dan pihak pengawas untuk bersama-sama mengawasi tahapan input skor tersebut, sehingga sesuai dengan apa yang diberikan oleh tim penguji itu sendiri. (ad663)

Giliran Ombudsman RI Pantau Perekrutan CPNS Dosen di Undiksha

Telepon Penting SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu

desa dijamin aman dari kemungkinan akan terseret kasus hukum. Dalam pengelolaan APBDes, para perbekel desa wajib meminta masukan dari masyarakat. Dengan demikian, program yang dilaksanakan dibutuhkan masyarakat. Sehingga target kesejahteraan masyarakat desa bisa tercapai. “Tidak perlu takut, kalau tidak ada kepentingan lain. Tapi kalau sudah ada intervensi lain apalagi ada kepentingan pribadi, maka itu akan ketahuan,” katanya. Sudiro menambahkan, para perbekel desa diingatkan tidak perlu khawatir dengan hal-hal yang bersifat kekeliruan administratif. Untuk membantu perbekel desa, BPKP sudah membuat aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) untuk memudahkan pengelolaan laporan administrasi. Kalau tetap ada kekeliruan, BPKP menyatakan hal itu bukan masalah hukum. Dengan catatan kekeliruan administrasi itu tak menimbulkan kerugian negara. “Selama tidak ada kerugian negara akan aman. Dengan sistem yang kita berikan tinggal dikoreksi saja. Kalau administrasi, hanya salah buku, itu bisa dikoreksi,” jelasnya. (kmb38)

CPNS – Kepala Umbudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab mengawasi perekrutan CPNS dosen di lingkungan Undiksha, Singaraja, Selasa (14/11) kemarin.


JEMBRANA

12

Rabu Wage, 15 November 2017

Peringkat Dua Nasional

Desa-desa di Jembrana Mulai Dilirik untuk Kunjungan Kerja KESUKSESAN Kabupaten Jembrana meraih penghargaan tingkat nasional dalam penggunaan dana desa berbuah manis. Tepatnya ketika Presiden Jokowi mengapresiasi Kabupaten Jembrana sebagai peringkat II terbaik nasional di Istana Negara beberapa waktu lalu. Kesuksesan tersebut rupanya membuat sejumlah kabupaten lain tertarik datang langsung memilih Jembrana sebagai objek kunjungan khususnya untuk belajar terkait pengelolaan dana desa. Dari beberapa kunjungan, yang datang rata-rata mereka ingin mengetahui sejauh mana penggunaan dana desa diterapkan serta hasil-hasilnya. Hal itu dibenarkan oleh Perbekel Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Semadi, Selasa (14/11) kemarin. Beberapa waktu lalu Desa Yehembang kedatangan rombongan studi banding dari Kabupaten Kutai Kertanegara dan Tulung Agung. Mereka berasal dari perangkat desa setempat berjumlah 40 orang. Mereka ingin melihat langsung pembangunan desa yang sudah dilakukan di sana. “Ya benar mulai banyak kunjungan sekarang. Sebelumnya juga sudah datang dari Kabupaten Aceh dan beberapa surat permohonan kunjungan juga sudah masuk, menunggu konfirmasi kita. Mereka ingin mengetahui sejauh mana pemanfaatan dana desa kita, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur. Seperti mengunjungi kelompok wanita tani, posyandu. Hal itu sudah kita paparkan secara langsung sejauh mana program-program desa yang sudah kita jalankan,” terang Semadi. Ia pun mengaku senang beberapa program yang sudah dijalankannya mendapat perhatian dan dijadikan objek kunjungan. Bahkan oleh daerah yang dianggap memiliki PAD lebih besar seperti Kabupaten

DIAMANKAN - Ratusan terumbu karang yang dikemas dalam kardus diamankan petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Selasa (14/11) kemarin.

Bali Post/ist

KUNJUNGAN - Setelah meraih penghargaan tingkat nasional dalam penggunaan dana desa, sejumlah desa di Jembrana mendapat kunjungan dari sejumlah kabupaten. Salah satunya ke Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Kutai Kartanegara. “Tentunya kita senang dengan kunjungan ini sebagai bentuk interaksi dan saling bertukar ilmu satu sama lain. Hanya saja karena jumlah kunjungan yang banyak ini, jadi merasa kewalahan. Khususnya dalam penyiapan anggaran konsumsi, mengingat mereka merupakan tamu yang harus dijamu,” ucapnya. Ditemui terpisah, Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan mengaku senang dengan banyaknya daerah lain yang ingin belajar ke Jembrana terkait pemanfaatan dana desa. Hal itu patut disyukuri sebagai bagian apresiasi daerah lain atas capaian Kabupaten Jembrana, khususnya dalam urusan pengelolaan dana desa. Kunjungan itu juga disebutnya positif sebagai ajang tukar menukar pengalaman satu sama lain. Kepada jajaran perbekel, ia telah menginstruksikan selain membagikan ilmu maupun pengalaman, dalam penerimaan tamu kunjungan ini juga mesti aktif menyerap hal-hal baik yang kiranya bisa diterapkan di Jembrana sendiri. “Bagikan semua ilmu yang kita punya, jangan disimpan. Untuk selanjutnya kita belajar lagi dan terus meningkatkan kualitas diri agar

selalu lebih baik. Tamu yang berkunjung harus juga kita manfaatkan pengalamannya agar kita makin kaya akan inovasi dalam melayani masyarakat,” terang Kembang. Tak hanya itu, ia juga telah menginstruksikan kepada jajaran perbekel se-Jembrana, untuk mengoptimalkan tamu yang datang sehingga desa dan masyarakat dapat pemasukan. “Misalnya dengan memberdayakan UMKM setempat menjual kerajinan, lukisan maupun makanan/jajanan yang bisa dibuat PKK setempat,” kata Kembang. Ia menambahkan ibu-ibu yang tergabung dalam PKK setempat juga bisa ikut ambil bagian memanfaatkan tamu yang berkunjung. Tak lupa ia juga mengingatkan kepada desa-desa di Jembrana agar menjaga mementum positif dari penghargaan dana desa ini. Melanjutkan program –program pembangunan di desa dengan baik, khususnya membangun infrastruktur yang menjadi prioritas. “Penghargaan patut kita syukuri sekaligus mengingatkan untuk dapat bekerja lebih baik, meningkatkan pelayanan dimasyrakat,” tambah Kembang Hartawan. (ad667)

BRI Kanca Negara

Hendak Dikirim ke Bali

Polisi Sita Ratusan Terumbu Karang di Gilimanuk

Negara (Bali Post) Meski terumbu karang bukan ekosistem bawah laut yang dilindungi, namun pengiriman antarpulau tetap harus menyertakan surat kesehatan dari Kantor Karantina asal. Petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk pun menyita ratusan terumbu karang yang hendak dikirim ke Bali, Selasa (14/11) kemarin. Penyitaan yang dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk ini lantaran pengiriman itu tidak disertai dokumen. Ratusan terumbu karang yang dikemas dalam kardus itu diangkut dengan menggunakan bus AKAP. Seperti biasa, petugas jaga di Pelabuhan Gilimanuk yang dipimpin Kapolsek Kompol Nyoman Subawa, melakukan pemeriksaan ketat terhadap orang, kendaraan dan barang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya orang dan barang berbahaya ke Bali. Saat pemeriksaan berlangsung sebuah bus AKAP Pahala Kencana dengan nopol K 1685 AB, tiba di pos pemeriksaan di pintu keluar pelabuhan. Polisi kemudian memeriksa surat-surat dan penumpang bus yang dikemudikan oleh Kusyowedi (40),

asal Kudus, Jawa Timur. Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang disimpan di bagasi bus, ditemukan dua kardus besar. Setelah dibuka ternyata isinya kantong plastik yang di dalamnya terdapat terumbu karang. Kusyowedi mengaku tidak membawa surat keterangan kesehatan dari Karantina asal. Ia mengatakan terumbu karang tersebut dibawa dari Jepara dengan tujuan Terminal Ubung. Terumbu karang ini merupakan titipan dari seseorang yang bernama Susan kepada Made Wage. Ongkos angkut Rp 200 ribu. Karena tidak dilengkapi dokumen, terumbu karang itu disita. Sebab, dinilai melang-

gar UU RI No 16 Tahun 1992, tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan. Isinya setiap pengiriman hewan, ikan dan tumbuhan, bahan hewan, hasil bahan hewan, ikan dan tumbuhan dari satu pulau ke pulau lainnya harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan dari Kantor Karantina daerah asal. Nah, terumbu karang, bus dan sopirnya pun diamankan ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Kapolsek Subawa didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Muliyadi mengatakan dengan adanya kasus ini, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Karantina Ikan wilayah kerja Gilimanuk dan KSDA untuk me-

nentukan apakah terumbu karang dimaksud termasuk yang dilindungi atau tidak. Dengan demikian, pihaknya bisa menentukan proses selanjutnya. Setelah diperiksa bersama KSDA, jumlah terumbu karang selundupan itu sebanyak 145 bungkus yang terdiri dari tiga jenis yakni jenis polip warna 36 bungkus, oxiopora 85 bungkus dan jamur 24 bungkus. Penanggung Jawab Balai Karantina Ikan Wilayah Kerja (Wilker) Gilimanuk I Wayan Diana Saputra saat dikonfirmasi mengatakan setelah diserahkan oleh petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, pihaknya kemudian melakukan pengecekan. Ketiga jenis terumbu karang itu katanya memang bukan yang termasuk dilindungi. Namun, pengiriman antar pulau terumbu karang itu harus ada surat keterangan kesehatan dari karantina daerah asal dan KSDA. (kmb26/kmb)

Serahkan Bantuan Bina Lingkungan untuk Pura Jati Jembrana Borong Penghargaan di Bidang Kesehatan

BRI Kantor Cabang (Kanca) Negara menyerahkan bantuan Bina Lingkungan untuk pembangunan Pura Dangkhayangan Jati, Negara, Selasa (14/11) kemarin. Bantuan senilai Rp 150 juta itu diserahkan langsung Kepala Cabang BRI Negara Yerri Candra kepada pangempon disaksikan Panitia Pembangunan Pura, para bendesa, pemangku pura dan jajaran BRI Kanca Negara di Wantilan Pura. Sebelum penyerahan, pimpinan dan jajaran BRI yang hadir mengikuti persembahyangan bersama di Pura Jati. Bantuan dari BRI ini nantinya akan dipergunakan untuk renovasi candi dan tembok panyengker pura. Bantuan dari BRI melalui Program Bina Lingkungan ini merupakan yang kali kedua selama pelaksanaan renovasi Pura Dangkhayangan Jati. Kepala Cabang BRI Negara Yerri Candra dalam sambutannya mengatakan program Bina Lingkungan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial BRI kepada masyarakat atau Corporate Social Responsibilty (CSR). Setiap tahun BRI menyisihkan laba bersih untuk perbaikan sarana pendidikan, kesehatan, ibadah dan pelestarian alam. Bina Lingkungan untuk Pura Dangkhayangan ini merupakan salah satu bantuan dalam bidang perbaikan sarana ibadah. Bantuan ini merupakan yang kedua kalinya untuk renovasi Pura Jati. Yerri berharap ke depan masyarakat semakin aktif menggunakan jasa dan

DIJUAL RUKO

DIJUAL TANAH

Bali Post/ist

BANTUAN - BRI Kanca Negara menyerahkan bantuan Bina Lingkungan senilai Rp 150 juta untuk renovasi Candi Pura Dangkhayangan Jati. Kepala Cabang BRI Negara Yerri Candra bersama pengempon, para bendesa dan panitia pembangunan saat meninjau langsung lokasi pembangunan. program BRI. “Ke depan, kami berharap penyaluran dana Bina Lingkungan BRI ini bisa ditingkatkan dari tahun ke tahun, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya sembari menambahkan supaya masyarakat selalu menjadikan Bank BRI sebagai bank terpercaya untuk segala transaksi. Klian Pangempon Pura Dangkhayangan Jati Nyoman Sutama menyampaikan terima kasih atas bantuan Bina Lingkungan yang diberikan BRI ini. Dengan bantuan ini diharapkan memperlancar renovasi yang diharapkan secara keseluruhan bisa rampung tahun 2022 nanti. Dana senilai Rp 150 juta

ini nantinya digunakan untuk renovasi candi dan tembok panyeker. Ketua Pembangunan Pura Dangkhayangan Jati I Ketut Suarjana mengungkapkan bantuan Bina Lingkungan dari BRI ini merupakan yang kedua kalinya untuk renovasi Pura Jati. Sebelumnya BRI juga berkontribusi dalam pembangunan palinggih. Pria yang akrab disapa Tut De CDK ini juga menyampaikan terima kasih kepada BRI Kanca Negara yang telah peduli bagi kepentingan masyarakat dan umat Hindu pada khususnya. Menurutnya, bantuan ini juga tidak lepas dari jaringan yang terjalin selama ini. (ad664)

KABUPATEN Jembrana kembali meraih sejumlah prestasi. Kali ini di bidang kesehatan, Jembrana menyabet segudang penghargaan dari provinsi hingga nasional. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana I Putu Suasta saat audensi di hadapan Bupati Jembrana I Putu Artha, bertempat di ruang VIP, Selasa (14/11) kemarin. Putu Suasta saat audensi menyampaikan Kabupaten Jembrana tahun ini meraih penghargaan, salah satu di antaranya Puskesmas II Jembrana yang telah dua kali berturut-turut meraih peringkat I (pertama) dalam kategori puskesmas kawasan pedesan tingkat provinsi dan maju ke tingkat nasional. Torehan prestasi di bidang kesehatan lain yang berhasil diraih di antaranya, juara I Lomba GRSSI-B RS Swasta Tingkat Provinsi Bali yang diraih RSU Bunda, juara III Lomba Dokter Kecil Tingkat Provinsi diraih Ni Putu Princess Vedayani (SDN 4 Pendem), peringkat I Lomba Puskesmas Berprestasi Kategori Pedesaan Tingkat Provinsi Bali yang diarih Puskesmas II Jembrana, peringkat I Lomba Tenaga Kesehatan Teladan

Bali Post/ist

PRESTASI - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan yang meraih prestasi di tingkat provinsi dan nasional untuk Jembrana. Tingkat Provinsi Kategori Tenaga Dokter atas nama dr. Tri Oktin Windha Daniaty, kemudian peringkat III Lomba Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali Kategori Tenaga Dokter Gigi atas nama drg. Made Linda Ariastuti, serta penghargaan tenaga kesehatan teladan di puskesmas tingkat nasional atas nama I Gusti Putu Ngurah Yuliartana. Bupati Artha menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pihak yang

telah membawa nama baik Jembrana melalui segala raihan prestasinya. “Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas Kesehatan serta para tenaga medis yang telah berhasil membawa nama baik Jembrana melalui raihan prestasinya selama ini,“ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, Bupati Artha berharap agar prestasi yang diraih selama ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan, “Saya harapkan Dinas Kesehatan

dapat mencetak dan melahirkan generasi-generasi berprestasi selanjutnya dan tidak berhenti sampai di sini. Namun, saya tidak ingin meraih prestasi, tapi kemudian kinerja semakin menurun. Yang kita harapkan dengan berprestasi akan mampu meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,“ harapnya. Menyikapi torehan prestasi ini dr. Suasta mengatakan bahwa pelayanan merupakan salah satu indikator penilaian prestasi ini. Dengan demikian, prestasi ini menunjukkan tingkat pelayanan di bidang kesehatan di Kabupaten Jembrana meningkat dari waktu ke waktu. “Ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Jembrana. Dengan banyaknya tenaga medis yang berprestasi merupakan indikator pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik. Prestasi yang diraih itu tentu ke depan bisa dijadikan modal dalam memberikan pelayan kepada masyarakat karena pelayanan yang baik dilihat dari tingkat kepuasan. Apabila masyarakat merasa puas, itu artinya pelayanan sudah baik,“ tambah Suasta. (ad666)


Rabu Wage, 15 November 2017

KARANGASEM Kinerja Fisik Terendah

Bencana Gunung Berapi Perlu Dipahami Warga

BNPB Gandeng Tim Lingkar Merapi dan Kelud Amlapura (Bali Post) – Kepanikan hebat terjadi ketika terbitnya status Awas Gunung Agung 22 September lalu. Kepanikan pada masyarakat itu ditengarai warga Karangasem itu belum terbiasa menghadapi bencana. Ketika level diturunkan ke Siaga, Satgas Penanggulangan Bencana dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengintensifkan sosialisasi tentang kebencanaan gunung berapi kepada warga. Untuk lebih meyakinkan masyarakat, kegiatan itu menggandeng Tim Lingkar Merapi dan Tim Lingkar Kelud. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem I.B. Ketut Arimbawa, Selasa (14/11) kemarin, mengatakan Tim Lingkar Merapi dan Tim Lingkar Kelud akan dikerahkan. Mereka itu sudah memiliki pengalaman langsung menghadapi erupsi gunung berapi. Kehadiran tim itu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya letusan serta langkah-langkah yang harus ditempuh jika menghadapi situasi bahaya. ‘’Tim saat ini melakukan edukasi sehingga masyarakat paham apa yang harus dilakukan. Muaranya masyarakat mampu melakukan pengungsian secara mandiri,’’ terangnya. Melalui sosialisasi yang melibatkan tim dari luar pulau itu masyarakat Karangasem diajak bersahabat dengan bencana. I.B. Arimbawa mencontohkan kejadian erupsi Gunung Sinabung. Dikatakan, erupsi gunung di Sumatera Barat itu praktis tidak memakan korban jiwa. Alasannya, masyarakat setempat sudah paham dan punya kesadaran menjauh dari gunung ketika muncul tanda-tanda bahaya. Salah satunya sosialisasi kemarin, dilaksanakan BNPB di SD Insan Mandiri, Amlapura. Dengan diterjunkannya Tim Lingkar Merapi dan Tim Lingkar Kelud, kata Arimbawa, pemerintah bersama lembaga terkait berharap potensi erupsi Gunung Agung itu tidak sampai menelan korban jiwa. Jika muncul tanda bahaya, masyarakat diharapkan bisa bergerak secara mandiri ke titik-titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah. Untuk mewujudkan zero korban itu, pemerintah melalui tim di lapangan juga sedang menyiapkan perencanaan teknis. Rencana teknis itu baik menyangkut jalur evakuasi maupun sistem penyebaran informasi. Rencananya, penyebaran informasi itu akan memaksimalkan peran fungsi jaringan telekomunikasi radio. Arimbawa mengatakan, agar memudahkan pendataan dan penanganan, pengungsian di zona Awas, itu menggunakan sistem banjar. Namun fakta di lapangan, banyak masyarakat enggan mengungsi karena berpatokan pada garis khayal radius Awas yang kini ditetapkan sejauh 7,5 kilometer dari puncak gunung. Sosialiasi tentang kebencanaan diharapkan mampu menjawab persoalan-persoalan seperti itu. Arimbawa menyebutkan estimasi masyarakat yang harus mengungsi saat ini sebanyak 47 ribu jiwa. Terkait kepastian data, BPBD Karangasem masih melakukan sinkronisasi data. Menyangkut antisipasi bencana, BPBD juga sedang mematangkan perencanaan pembagian tas siaga bencana kepada siswa SD. Saat ini di Posko Induk Tanah Ampo tersedia 100 ribu tas. Dalam tas itu berisi berbagai perlengkapan seperti senter, masker, dan mantel hujan. (kmb)

Janda Tua Gantung Diri Amlapura (Bali Post) – Sekitar pukul 05.00 wita, Senin (13/11) lalu, Ni Wayan Ratep (50) tidak menggubris saat mendengar suara benda jatuh di sebelah kamar tidurnya. Awalnya, ia tidak menghiraukannya, tetapi 30 menit kemudian, wanita asal Banjar Perangsari, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat itu baru terperanjat melihat mertuanya gantung diri. Ratep saat itu hendak membawakan mertuanya kopi panas. ‘’Kamarnya (kamar korban - red) bersebelahan dengan kamar saya. Saya dengar ada suara seperti benda jatuh, tapi saya tidak membayangkan seperti ini,’’ sesal Ratep di hadapan aparat Polsek Selat yang datang ke lokasi kejadian. Yang menjadi korban aksi gantung diri itu adalah Ni Nengah Mabet (75). Janda tua itu diduga nekat bunuh diri karena frustrasi dengan penyakit yang diderita. Mertuanya, kata Ratep, sejak lama menderita katarak. Gangguan pada penglihatan itu makin parah sejak enam bulan lalu, atau sejak korban berstatus janda. ‘’Sebetulnya sudah diobati, tetapi tidak bisa sembuh. Katanya harus operasi, namun tidak berani karena sudah umur,’’ ungkap Ratep. Korban menjerat lehernya dengan selendang batik di plafon kamar tidur yang sekaligus juga dapur. Saat pertama kali mengetahuinya, Ratep sudah buru-buru memanggil suaminya, Wayan Dabdab (57). Namun, Dabdab akhirnya memilih menunggu kedatangan polisi karena saat itu korban sudah tak bernyawa. Tim medis Puskesmas Selat yang dipimpin dr. Srinadi menyatakan tak ada jejak tindak kekerasan pada tubuh jompo malang itu. (kmb)

13

Dinkes Sebut Dampak Ancaman Erupsi Amlapura (Bali Post) -

Hasil e-monev Bapelitbangda Karangasem memperlihatkan capaian kinerja fisik Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem tercatat terendah dibandingkan OPD lainnya. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Partama memberikan tanggapan, Selasa (14/11) kemarin. Menurutnya, capaian kinerja fisik istansinya hingga November baru 42 persen. Hal itu dikatakan sebagai imbas dari ancaman erupsi Gunung Agung yang terjadi sejak September lalu. Beberapa proyek fisik memang sempat tertunda. Demikian juga beberapa program nonfisik Dinas Kesehatan tahun ini. Situasi itu membuat belum semua kegiatan fisik Dinas Kesehatan ter-input di dalam e-monev Bapelitbangda (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) hingga pertengahan November ini. Itulah yang membuat kinerja fisik instansinya menjadi terendah mengacu data 13 November lalu. Beberapa kegiatan fisik yang sempat tersendat kata Gusti Bagus

Putra Partama, salah satunya pembangunan Gedung Puskesmas Karangasem I di Desa Pertima. Tetapi, saat ini kegiatan fisik di dinas ini sudah mulai berjalan normal. “Kegiatan fisik belum semua di-input walaupun sudah dilaksanakan. Sebagian juga belum selesai sehingga belum juga ter-input,” katanya. Selain kegiatan fisik, kegiatan nonfisik di Dinas Kes-

ehatan juga tertanggu. Salah satunya, seperti pelaksanaan akreditasi puskesmas yang rencananya dilakukan di tujuh puskesmas. Akreditasi itu baru bisa terlaksana tiga puskesmas. Sebab, empat puskesmas lainnya dapat jadwal dari Kementerian Kesehatan RI September dan Oktober, karena itu tidak bisa terlaksana. Ia beralasan karena adanya pelaksanaan

siaga darurat bencana yang merupakan dampak ancaman erupsi Gunung Agung. “Di samping itu juga ada beberapa kegiatan nonfisik yang belum ter-input walaupun sudah terlaksana,” ujarnya. Data e-monev Bapelitbangda Karangasem dalam laman bappedakarangasem. emonev9.com memang sangat dinamis. Tiap hari terus ada perkembangan dan perubahan. Data per 14 November kemarin, realisasi fisiknya sudah naik menjadi 54 persen. Sedangkan, realisasi keuangannya 40 persen. Sedangkan, posisi terendah saat ini ditempati Dinas Komunikasi dan Informatika dengan capaian kinerja fisik 51 persen.

Sedangkan realisasi keuangannya 41 persen. “Semua capaian OPD bisa kita lihat di laman ini. Baik realisasi fisik maupun keuangannya,” kata Kepala Bapelitbangda (Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah), Sujana Erawan, belum lama ini. Kabid Andap (Analisa Data) Bapelitbangda Karangasem, Nengah Deresta, menambahkan e-monev ini hanya menampilkan serapan anggaran dari belanja langsung saja, tidak keseluruhan APBD. Tujuan e-monev ini memang mengukur kinerja OPD terkait, sehingga progresnya bisa dilihat langsung oleh masyarakat Karangasem. (kmb31)

Bali Post/kmb

LONTAR KEPEMANGKUAN - Sejumlah maestro lontar mengupas lontar kepemangkuan di hadapan para jero mangku dan warga Desa Adat Dukuh Penaban di depan Bale Sang Kul Putih yang dibangun untuk melengkapi pembangunan museum lontar di desa adat yang masuk wilayah Kecamatan Karangasem tersebut.

Dukuh Penaban Bersiap Jadi Leiden-nya Bali Amlapura (Bali Post) Sejalan tagline ‘‘Karangasem the Spirit of Bali’’, Desa Adat Dukuh Penaban makin serius mewujudkan pembangunan museum lontar. Bahkan sekarang muncul cita-cita tinggi menjadikan desa adat di wilayah Kecamatan Karangasem itu sebagai Leiden-nya Bali. Sejumlah pemerhati dan maestro lontar menyatakan kesanggupannya membantu desa adat yang berpenduduk 457 KK tersebut. Sugi Lanus, maestro lontar asal Buleleng, salah satunya. Untuk melengkapi koleksi lontar yang kini sudah dimiliki Dukuh Penaban, pada tahap awal dia mengaku siap meminjampakaikan 150 cakep koleksi lontarnya. Selain itu, dia juga siap memfasilitasi agar mu-

seum lontar Dukuh Penaban bisa mendapatkan transkrip koleksi lontar yang menjadi koleksi Universitas Leiden di Belanda. ‘’Leiden punya sekitar 6.000 dan 200 di antaranya koleksi asli lontar Bali. Di sini saya luruskan, lontar di sana lebih banyak dalam bentuk transkrip atau salinan huruf latin. Yang asli ada di Gedung Kertia dan Museum Bali,’’ ungkap Sugi Lanus di selasela peresmian Bale Sang Kul Putih dan penyerahan SK Susunan Panitia Pembangunan dan Pengembangan Museum Lontar Dukuh Penaban di lokasi pembangunan museum lontar tersebut, Selasa (14/11) kemarin. Sugi Lanus yang ikut duduk sebagai tim kurator Museum Dukuh Penaban mengatakan

pada tahap awal, Museum Dukuh Penaban diarahkan menampung koleksi lontar milik warga Desa Adat Dukuh Penaban sendiri. Nantinya museum itu diharapkan terus berkembang sehingga bisa menjadi contoh daerah lainnya untuk mengembangkan potensi daerahnya secara mandiri. Setidaknya, hadirnya museum bisa menjadi tempat pebelajaran bagi warga Dukuh Penaban sendiri. ‘’Ide awal museum itu dari komunitas museum. Warga punya koleksi lontar, kita tempatkan di gedong pesimpenan atau dalam bahasa modernnya museum. Nantinya kita harapkan museum ini juga bisa menjadi pusat edukasi dan konservasi lontar,’’ urainya. Figur beken yang siap

membantu Dukuh Penaban mewujudkan cita-citanya itu adalah maestro lontar asal Karangasem, Ida I Dewa Gde Cakra. Dia juga siap meminjampakaikan 200 cakep koleksi lontarnya. Selain itu juga ada maestro lontar Universitas Leiden Prof. Dr. Hinzler Hedwig Ingrid Rigmodis yang kemarin, hadir di Dukuh Penaban. Di hadapan paiketan jero mangku dan warga Dukuh Penaban, dia juga memberikan gambaran tentang sejarah dan perkembangan lontar di Bali serta tips bagaimana museum lontar itu seharusnya dibangun. Pada acara itu juga sempat dibahas lontar kepemangkuan yaitu Lontar Sang Kul Putih. Bendesa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Suarya, mengatakan saat ini pihaknya su-

dah mengantongi sekitar 400 cakep lontar. Lontar lontar itu merupakan koleksi warga Dukuh Penaban sendiri. Dari jumlah itu, baru sekitar 150 cakep yang telah dikonservasi. Dan sisanya sedang proses. Selanjutnya, proses konservasi itu akan dilaksanakan di Bale Sang Kul Putih yang kemarin diresmikan. Bale Sang Kul Putih itu berdiri di atas lahan seluas tiga are. Balai itu terdiri dari empat bangunan yaitu merajan, bale gede, puaregan dan bale dauh nantinya akan difungsikan sebagai proses konservasi lontar. ‘’Untuk museum lontar kita siapkan lahan 1,5 hektar. Bale Sang Kul Putih sebagai pelengkap, fungsinya sebagai pasraman para jro mangku,’’ ungkapnya. (kmb)

Pariwisata Lesu, Pemerintah Perlu Undang ’’Travel Agent’’ AMED SEPI - Pantai Amed masih sepi dari aktivitas diving maupun snorkeling.

Terhitung nyaris dua pekan lebih, status Gunung Agung turun ke level Siaga. Namun, aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Bali itu masih berdampak serius terhadap industri pariwisata di kabupaten paling timur di Bali itu. Hanya sebagian kecil objek wisata yang masih bergairah. Sisanya masih lesu darah. Bagaimanakah langkah-langkah efektif yang harus dilakukan dalam upaya menggeliatkan pariwisata di Karangasem? KETUA Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Tama, mengungkapkan Senin lalu, sejak terbitnya status Awas sampai sekarang ada 3.000 pembatalan pesanan hotel. ‘’Pembatalan rencana kunjungan wisatawan ke Karangasem itu dipastikan lebih dari itu karena angka 3.000 tersebut baru untuk tiga kawasan aman yakni kawasan Candidasa, Padangbai, dan Sidemen,’’ ujar Wayan Tama. Untuk kawasan Amed sampai Tulamben di Kecamatan Kubu dan Abang praktis nol sejak diumumkannya status Awas. Di wilayah Kubu dan Abang, kata Tama, sedikitnya ada 1.500 ka-

mar mulai kelas berbintang hingga hotel melati. Anggota DPRD Karangasem ini tak menampik sampai saat ini hanya Candidasa, Padangbai, dan Sidemen yang masih eksis. Kawasan wisata lainnya masih lesu. Di wilayah Tulamben dan Amed yang menawarkan wisata bawah laut, beberapa usaha jasa perhotelan sudah mulai beroperasi. Namun, kunjungan wisatawan masih sangat minim. ‘’Amed yang notabene kawasan aman juga belum pulih. Sejumlah hotel dan restoran sudah buka lagi tetapi tingkat kunjungan masih sangat minim,’’ ujarnya seraya mengatakan wisatawan asing ke Karangasem ini

dominan wisatawan Eropa. Salah seorang pengusaha hotel di Amed, Ketut Dayuh, mengakui pariwisata Amed memang masih lesu. Pemilik Arya Amed Beach Resort itu mengakui memasuki bulan November merupakan musim sepi (low season). Namun, kondisi saat ini sangat parah meskipun sejatinya Amed termasuk zona aman karena berjarak sekitar 25 kilometer dari puncak Gunung Agung. ‘’Tahun lalu jauh lebih ramai. Hotel saya 24 kamar, yang isi hanya dua saja,’’ terangnya. Dayuh sendiri termasuk orang penuh semangat dan memiliki sikap optimis. Pihaknya berkeyakinan Amed masih bisa tetap eksis meskipun ada peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Hanya, untuk mewujudkan hal itu, pihaknya berharap pemeritah kabupaten khususnya, memanfaatkan situasi ini untuk melakukan pembenahan. Selain pembenahan infrastruktur seperti jalan menuju dan yang ada di kawasan Amed, juga penataan di sektor transportasi.

Selama ini, Amed dan objek wisata lainnya di wilayah Kubu dan Abang menjadi pilihan kedua bagi wisatawan asing. Alasannya, ada kendala transportasi. Untuk menjangkau Kubu ataupun Abang, wisatawan harus mengeluarkan minimal Rp 500 ribu biaya transportasi pulang-pergi. ‘’Wisatawan yang punya budget kecil jadi enggan datang. Uang Rp 500 ribu kan minimal bisa sewa hotel melati satu hari di wilayah Kuta,’’ katanya. Harapan agar Pemkab Karangasem menjadikan kondisi Gunung Agung momen pembenahan sarana prasarana pendukung pariwisata juga dilontarkan Wayan Tama. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga harus melakukan propaganda. Disiarkan banyak objek wisata di Karangasem masih aman dikunjungi. ‘’Caranya bisa dengan mengundang travel agent asing. Lewat mereka, secara tidak langsung kita bisa melawan berita-berita hoax terkait Karangasem,’’ ujarnya. (kmb)


TABANAN Tabanan Terima Anugerah Pandu Negeri 2017

14

Rabu Wage, 15 November 2017

Bupati Eka Minta Seluruh Program Pemkab Berbasis IT

PENGHARGAAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti usai menerima penghargaan melalui Asisten Bidang Ekonomi I Wayan Miarsana. PEMERINTAH Kabupaten Tabanan kembali mendapatkan apresiasi positif dalam bidang kinerja dan juga tata kelola. Kali ini Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) memberikan penghargaan khusus dalam wujud ‘’Anugerah Pandu Negeri 2017’’. IIPG sendiri merupakan bagian Yayasan Pengembangan Tata Kelola Indonesia yang salah satu Majelis Pengarahnya adalah mantan Wakil Presiden RI Prof. Dr. Boediono, M.Sc. Anugerah itu diterima Pemkab Tabanan bersama sekitar 33 pemerintah daerah lainnya. Penyerahannya dilaksanakan di Jakarta, Jumat (10/11) lalu. Anugerah itu diberikan langsung mantan Wapres Boediono yang diterima Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa. Kemudian, Senin (13/11) lalu penghargaan itu diserah-

kan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti melalui Asisten Bidang Ekonomi I Wayan Miarsana. Pada kesempatan itu, Bupati Eka menyampaikan rasa bahagia dan bersyukur atas apresiasi IIPG dalam wujud penghargaan itu. Atas prestasi itu, bupati tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada semua jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan agar berusaha dan tidak henti- hentinya terus berbenah. “Begitu juga kepada masyarakat yang memiliki semangat terus membangun,” ujar Bupati Eka. Adanya apresiasi dalam wujud penghargaan, sambung Bupati Eka, akan menjadi semangat Pemkab Tabanan untuk terus bekerja melayani masyarakat, terutama di bidang kinerja dan tata kelola. “Tetapi, yang perlu digarisbawahi jangan sampai peng-

hargaan yang sudah cukup banyak kita terima, membuat kita cepat puas diri,” kata Bupati Eka mengingatkan. Menurutnya, ada beberapa hal yang masih menjadi pemikirannya dalam menjalankan program-program yang digulirkan Pemkab Tabanan. Salah satunya yang menjadi fokus perhatiannya adalah menyelaraskan program-program pemerintah dengan pemanfaatan teknologi informasi. “Sekarang ini semua serba digital. Ke depannya saya ingin program-program kita sinergikan dengan penerapan IT. Sehingga bisa berjalan cepat, efisien, terintegrasi dan cakupannya lebih banyak. Terutama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan ke masyarakat,” pintanya. Disadari, untuk mewujudkan hal itu bukan hal mudah. Alasannya, perlu infrastruktur yang menuntut alokasi anggaran relatif besar. Terlebih saat ini beberapa aktivitas telah bergeser ke digital. Salah satunya pemanfaatan transaksi nontunai dengan e-money. “Karena itu, kalau ada kerja sama pengembangan program-program seperti itu kita sangat welcome. Tidak bisa dipungkiri, pemanfaatan digital sangat diperlukan. Apa-apa sekarang ini serba cepat dan perlu cepat. Informasi cepat, kita ingin program-program yang kita buat atau kita jalankan ngetune dengan pemanfaatan IT. Terutama pelayanan publik. Edukasi, inovasi dan kreativitas itu memang sangat diperlukan,” pungkasnya. (ad658)

Nenek Tewas Gantung Diri

Bali Post/kmb28

EVAKUASI - Sejumlah warga dan pihak kepolisian saat melakukan evakuasi terhadap tubuh korban. Tabanan (Bali Post) Diduga frustasi akibat sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh, Ni Wayan Natri (63) asal Dusun Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Nenek melakukan perbuatan nekad itu di pohon jeruk yang berada di samping rumahnya, Selasa (14/11) kemarin. Bhabinkamtibmas Desa Belimbing Aiptu Gede Ketut Alit Widiana, mengatakan setelah menerima laporan

ada kejadian gantung diri dari masyarakat. Setelah itu, Alit Widiana bergegas menuju TKP bersama anggota Polsek Pupuan yang piket. Pihaknya juga menghubungi tim medis Puskesmas Pupuan 2, selanjutnya bersama-sama melakukan olah TKP. Korban tergantung di pohon jeruk menggunakan tali plastik warna kuning sepanjang dua meter. Dibantu masyarakat setempat, korban kemudian diturunkan dan dibawa kerumahnya. Selanjutnya

langsung diperiksa oleh personil Polsek Pupuan bersama tim medis. Dari hasil pemeriksaan luar disimpulkan tidak ditemukan ada tanda kekerasan pada korban. Anak korban, Komang Gede Selamat (34), mengatakan awalnya ia merasa curiga ucapan ibunya (korban - red) yang sering mengeluh dengan sakitnya. Beberapa kali korban mengatakan bosan hidup dan ingin secepatnya pergi. Ketika kata-kata seperti itu dilontarkan ibunya, anaknya langsung menjawab agar ibunya tabah dan bersabar. Terkait kejadian ini, pihak keluarga sudah menerima kepergian korban. Pihak keluarga juga tidak menuntut otopsi. Alasannya, keluarga menilai korban murni gantung diri disebabkan sakit yang dideritanya. Kapolsek Pupuan AKP IB Mahendra, S.H. yang berada di TKP menyatakan memang benar dari hasil visum luar olah TKP dan keterangan keluarga, dapat disimpulkan peristiwa itu murni gantung diri. Dikatakan pihak keluarga korban sudah iklas menerima kejadian itu sebagai musibah yang tidak terhindarkan. Sedangkan proses penguburan korban akan dilaksanakan sore hari ini di kuburan setempat. (kmb28)

2018, Petani Berharap Panen Raya Cuaca ekstrem belakangan ini membuat para petani kopi dari Desa Pujungan, Pupuan gagal panen di tahun 2017. Akibatnya, para petani tidak bisa memenuhi permintaan ekspor. Bagaimanakah perkiraan pada masa panen tahun berikutnya, apakah para petani bisa menikmati panen raya? PARA petani sangat berharap di tahun 2018 bisa panen raya. Alasannya, tanaman kopi saat ini tumbuh bagus akibat didukung cuaca relatif lebih baik dari sebelumnya. Seorang petani sekaligus pengusaha kopi dari Desa Pujungan, Wayan Dira menyebutkan tahun depan di-

perkirakan panen kopi akan terjadi sekitar Juli- Agustus. Ada peluang baik, sebab saat ini tanaman kopi di Pupuan kata Dira pertumbuhannya relatif bagus. Prediksinya, jika petani bisa mendapatkan panen raya, maka akan dapat menghasilkan hingga 1.000 ton dalam setahun.

Bali Post/san

BERHARAP - Proses pengeringan kopi di Desa Pujungan Pupuan. Dengan pertumbuhan tanaman kopi yang baik saat ini, petani berharap bisa panen raya di tahun 2018 mendatang.

Prediksi prospek menjanjikan itu diharapkan benar-benar tidak meleset. Sebab, para petani sudah tidak sabaran menantikannya. Dikatakan, petani kopi di wilayah Pupuan khususnya Desa Pujungan sempat gagal panen dua kali. Pertama karena pengaruh erupsi Gunung Barujari di Lombok 2015 yang abunya sampai di Pupuan. Kemudian di tahun 2016 terjadi cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen. ‘’Petani sempat panen pertengahan 2016, yang hasilnya 90 ton kopi diekspor ke Korea. Setelah itu terjadi cuaca ekstrem, sehingga kopi tidak bisa berbunga maksimal,” terangnya. Saat itu petani hanya bisa memanen sekitar sepuluh persen dari total pohon kopi yang dimiliki. Di Desa Pujungan sendiri ada sekitar 1.200 hektar lahan kopi yang digarap oleh 300 kepala keluarga. Dengan prediksi panen raya pertengahan 2018, ekspor kopi kemungkinan besar bisa dibuka kembali. Namun, Wayan Dira belum berani memastikan capaian prestasi ekspor 90 ton kopi tahun 2016 yang dikirim ke Korea itu bisa terulang. Saat ini ia hanya berfokus mengisi pangsa pasar lokal. Seperti untuk Denpasar dan Jakarta setiap bulannya. Untuk wilayah Denpasar, Dira mengaku mengirimkan kopi sebesar satu ton saja per bulan. Sedangkan ke Jakarta sekitar dua hingga tiga ton per bulannya. Harga kopi saat ini ada pada kisaran Rp 27 ribu hingga Rp 32 ribu/kg. (san)

Basli Post/kmb24

KORAN BEKAS - Kerajinan bokor yang materialnya menggunakan koran bekas. Produk kreatif itu dipamerkan di Tabanan Fiesta 1 Kecamatan Marga, Minggu (12/11).

Tingkatkan Nilai Jual

Olah Koran Bekas Jadi Bokor

Tabanan (Bali Post) -

Koran kalau dimanfaatkan dengan baik tidak sekadar menjadi bahan bacaan, referensi atau material yang dijual kiloan semata. Koran bisa memiliki nilai ekonomis jika mendapat sentuhan kreativitas tinggi. Seperti perajin asal Banjar Pande, Kediri, Tabanan, I Ketut Suparta, mampu meningkatkan nilai koran bekas menjadi bokor dan kerajinan kreatif lainnya. Belum lama ini kerajinan bokor dari koran bekas ini dipamerkan di Tabanan Fiesta 1 Kecamatan Marga. Program itu dirangkaikan HUT ke524 Kota Tabanan, Minggu (12/11) lalu. Peminat bokor dari koran bekas itu ternyata tidak sedikit. Suparta mengaku mulai memanfaatkan koran bekas menjadi bokor sejak dua setengah tahun lalu. Kelebihan bokor berbahan baku koran bekas, kata Suparta, tidak saja ramah lingkungan, juga memiliki kualitas atau ketahanan yang tidak kalah dengan bahan baku kayu maupun rotan. Awalnya, tutur Suparta,

hanya iseng. Dia mencoba memanfaatkan koran bekas ituuntuk membuat gelas. Ternyata hasilnya bagus dan gelasnya tahan banting. Dari sana, muncul ide mengembangkan kerajinan koran bekas menjadi tempat sesajen atau bokoran. Ternyata usahanya tidak sia-sia. Konsumen pun mulai banyak berdatangan dan berkembang hingga sekarang. Dalam mengolah koran bekas menjadi bokor, jelas Suparta, melalui beberapa proses yang relatif sulit. Dikatakan sebelum dibentuk menjadi bokor, koran bekas itu dibuat menjadi lintingan kecil. Selan-

jutnya disambung dengan alat perekat dengan panjang yang sesuai ukuran bokor yang hendak dibuat. Setelah panjangnya sesuai, kemudian barulah koran yang sudah dilinting dan disambung ini dibentuk menjadi bokor. Polesan akhir adalah pewarnaan. Sebelum pada proses penyempurnaan, bokor dipernis sehingga terlihat lebih bagus dan kuat serta tahan air. Kerajinan bokor dari koran bekas yang dikelola Suparta merupakan salah satu binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan. Saat ini ia sudah mampu menghasilkan

puluhan motif dan bentuk kerajinan dari berbahan kertas koran bekas. Bukan saja bokoran, juga tempat kuangen mulai berbentuk kotak dan bulat, tempat tissue, hingga keben berbentuk kotak maupun bulat. Permintaan pasar kerajinan berbahan dasar koran bekas, kata Suparta, termasuk yang paling diminati konsumen. Alasannya, bahan bakunya tergolong unik. Yang berminat tidak hanya sebatas konsumen lokal juga diminati wisatawan asing. Disinggung harga, meski unik ternyata tidaklah mahal. Harganya masih terjangkau kantong. Harga kerajinan dari koran bekas ini dipatok mulai Rp 150.000 per buah hingga Rp Rp 500.000 per. Harga tergantung ukuran dan juga tingkat kerumitan pengerjaannya. (kmb24)

TIC Belum Bisa Beroperasi Tabanan (Bali Post) Bangunan fisik Tourism Information Center (TIC) di areal DTW Tanah Lot, Kediri, Tabanan sesungguhnya sudah rampung. Namun tidak

serta merta promosi wisata di Kabupaten Tabanan segera bisa dilakukan dari sana. Pasalnya, dana pusat pembayaran termin terakhir pembangunan fisik TIC hingga

Bali Post/kmb28

BELUM - Gedung TIC yang dibangun disebelah barat gedung DTW Tanah Lot belum dioperasionalkan sampai saat ini.

saat ini belum cair. “Kurang lebih 70 persen sudah dibayar. Tinggal pembayaran termin terakhir hingga pelunasan 100 persen dari DAK belum tuntas,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa, Selasa (14/11) kemarin. Jika nantinya pembayaran bangunan fisik itu lunas 100 persen, kata Yasa barulah ada serah terima dari kontraktor ke Dinas Pariwisata Tabanan. Setelah itu, TIC baru bisa dioperasionalkan untuk memperkenalkan keberadaan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tabanan. Mantan Kepala BKD ini menambahkan, TIC itu didesain layaknya ruang pameran dan informasi. Dari tempat itu nanti akan dipromosikan semua destinasi wisata

yang ada di Tabanan. Tidak hanya yang sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara, melainkan juga destinasi baru seperti keberadaan sejumlah desa wisata dengan potensinya masing-masing. “Kita akan letakkan brosur di sana. Tidak hanya Tanah Lot dan Bedugul saja, tetapi juga Jatiluwih, desa wisata dan objek wisata lainnya kita promosikan di center ini,” terangnya. Biaya pembangunan TIC dan perlengkapannya berasal dari bantuan Kementerian Pariwisata. Alokasi dana pembangunannya lebih dari Rp 400 juta. ‘’Bangunan fisik itu dikerjaan sejak tahun ini. Kelengkapan sarana prasarana pendukung, seperti website dan sebagainya akan diusulkan pada tahun anggaran 2018,’’ tegas Made Yasa. (kmb28)


15

Rabu Wage, 15 November 2017

Italia Kiamat Piala Dunia

Hasil Pertandingan Playoff Piala Dunia 2018 Zona Eropa Pertandingan II Italia vs Swedia 0-0 (Swedia unggul keseluruhan 1-0)

Milan -

Tim-tim yang telah memastikan lolos keputaran final : Tuan rumah : Rusia.

Warga Italia seperti menghadapi kiamat saja saat tim nasionalnya gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan Swedia, Selasa (14/11) kemarin. Ini menjadi kegagalan pertama tim berujuluk Gli Azzurri dalam 60 tahun terakhir.

Eropa : Belgia, Inggris, Jerman, Islandia, Polandia, Serbia, Spanyol, Prancis, Portugal, Swiss, Kroasia, Swedia.

Negeri yang diklaim sebagai kutub sepak bola dunia, masih tidak mempercayai timnya tersingkir. Koran Italia menye-

Afrika : Mesir, Nigeria, Senegal, Maroko, Tunisia. Asia: Iran, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan. Amerika Utara, Tengah dan Karibia : Kosta Rika, Meksiko, Panama. Amerika Selatan : Brazil, Uruguay, Argentina, Kolombia. Pertandingan Internasional Armenia Georgia Venezuela Bulgaria Turki Kosovo Polandia

vs vs vs vs vs vs vs

Siprus Belarus Iran Arab Saudi Albania Latvia Meksiko

3-2 2-2 0-1 1-0 2-3 4-3 0-1

Nadal Mundur dari ATP Finals

London Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal mengundurkan diri dari turnamen penutupan musim ATP Finals, Selasa (14/11) kemarin, akibat mengalami cedera lutut. Cedera tersebut didapat setelah dikalahkan oleh petenis Belgia David Goffin 6-7 (5/7), 7-6 (7/4), 4-6 dalam pertandingan di Grup Pete Sampras. ‘’Saya tidak siap untuk main... saya tahu itu pertandingan terakhir musim ini,’’ kata petenis nomor satu yang juga mundur dari turnamen Paris Masters dua pekan lalu. ‘’Komitmen saya terus mencoba.... saya sudah beberapa kali absen dari ajang ini selama karier saya,’’ tambah petenis asal Spanyol itu. Nadal kembali lolos kualifikasi untuk turnamen musim penutupan untuk yang ke-13 kali secara berturut-turut namun mundur sebelum turnamen dimulai pada lima turnamen terakhir. Dengan mundurnya petenis berusia 31 tahun itu maka hingga kini dia belum pernah memenangi turnamen itu. ‘’Saya sedih dan itu artinya saya tidak bisa bersenangsenang bermain seperti di sini, tapi saya memiliki musim yang luar biasa,’’ kata Nadal yang sempat meraih gelar Prancis dan AS Terbuka tahun ini untuk menambahkan gelar 16 grand slam dia. Pada laga selanjutnya, posisi Nadal akan digantikan petenis peringkat ke-10 dunia Pablo Carreno Busta. Dengan mundurnya Nadal, maka Roger Federer, petenis peringkat kedua, diunggulkan memenangkan turnamen ini. Turnamen ini juga tidak diikuti dua petenis tangguh Novak Djokovic dan Andy Murray. Keduanya terlempar dari kelompok 10 besar setelah berkutat dengan cedera. Pertandingan lainnya unggulan ke-6 Grigor Dimitrov (Bulgaria) mengalahkan unggulan ke-4 Dominic Thiem (Austria) 6-3, 5-7, 7-5. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

LAMBAIKAN TANGAN - Petenis Spanyol Rafael Nadal melambaikan tangan usai dikalahkan David Goffin pada pertandingan turnamen ATP Finals di London, Selasa (14/11) kemarin.

Kaos Choirul Huda Dilelang

Lamongan (Bali Post) Laga amal sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian kiper almarhum Choirul Huda antara Persela Lamongan melawan Timnas “All-Star” akan diawali dengan lelang kostum pemain legendaris tersebut. Manager Persela Lamongan Yunan Achmadi di Lamongan, Selasa (14/11) kemarin, mengatakan hasil lelang jersey atau kostum khusus kiper itu akan didonasikan kepada keluarga almarhum. Laga kedua tim akan digelar di Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Jatim, Rabu (15/11) ini. ‘’Niat pertandingan laga amal ini memang demi menghormati dan menghargai almarhum Choirul Huda. Mudahmudahan di pertandingan besok malam berjalan dengan aman dan sukses,’’ katanya. Yunan mengatakan tiket laga amal bertitel ‘’Tribute Match Choirul Huda’’ juga sudah terjual habis, baik tribun ekonomi maupun VIP. Pelatih Persela Aji Santoso mengatakan pertandingan kedua tim dipastikan seru karena ada banyak pemain yang datang demi membantu keluarga almarhum. ‘’Ini merupakan momen langka karena dihadiri mantan pemain timnas dan pemain timnas, serta pemain asing terbaik yang berlaga di Kompetisi Liga 1/2017,’’ katanya. Pelatih Timnas ‘’All-Star’’ Jaksen F Tiago mengaku terkesan dengan penampilan almarhum kiper Choirul Huda. Oleh karena itu, Jaksen merasa kaget saat mendengar kabar duka almarhum meninggal dunia saat memperkuat timnya. Beberapa pemain Timnas ‘’All-Star’’ yang siap tampil pada laga bertajuk ‘’Tribute Match Choirul Huda’’, di antaranya Ponaryo Astaman, Andritany, Evan Dimas dan kawan-kawan. Tim Persela juga akan diperkuat mantan pemainnya, yakni Fabiano Beltrame dan Adisson Alves. (ant)

but bencana ini sebagai kiamat timnas setelah terakhir kali mereka menemui kegagalan pada Piala Dunia 1958. Italia selalu tampil di putaran final turnamen ini sejak 1930. Kapten timnas Italia Gianluigi Buffon langsung mengumumkan pensiun dari laga internasional setelah timnya ditahan Swedia 0-0 di Stadion San Siro Milan, kemarin. Italia tersingkir setelah di laga pertama di Stockholm menyerah 0-1. Pelatih Gian Piero AIR MATA - Kiper Italia Gianluigi Buffon menitikkan air mata setelah timnya gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

Nasib Ventura Ditentukan di Sidang FIGC Milan Menyusul kegagalan timnas Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018, nasib pelatih Gian Piero Ventura akan diputuskan dalam sidang federasi sepak bola Italia FIGC, Rabu (15/11) ini. Presiden FIGC Carlo Tavecchio menjelaskan, diperlukan keputusan yang berimbang setelah Italia untuk pertama kalinya sejak 1958 gagal lolos ke putaran final, menyusul kekalahan 1-0 atas Swedia pada playoff dua pertandingan. ‘’Kami benar-benar kecewa atas kegagalan lolos ke putaran final Piala Dunia. Ini kegagalan yang sportif dan memerlukan keputusan berimbang,’’ jelas Tavecchio dalam pernyataan yang dikeluarkan FIGC. ‘’Atas dasar alasan ini, saya menyerukan pertemuan besok (Rabu ini)... untuk menggelar analisis menyeluruh dan memutuskan pilihan-pilihan demi masa mendatang.’’ Ventura yang pada Agustus lalu kontraknya diperpanjang hingga Piala Eropa 2020, menolak untuk mengundurkan diri setelah timnya ditahan imbang Swedia 0-0 di San Siro hingga

Pelatih timnas Italia Gian Piero Ventura. menyerah dengan skor total 0-1. Pelatih berusia 69 tahun itu yang oleh Tavecchio dianggap sebagai ‘’ahlinya sepak bola’’, ditunjuk menggantikan Antonio Conte usai Piala Eropa 2016. Kontrak pertamanya berdurasi dua tahun. Kariernya sebagai pelatih klub tidak menghasilkan satu penghargaan pun saat memimpin AC Milan, Inter Milan dan Juventus. Sebagian besar kariernya dihabiskan dengan melatih klub-klub divisi bawah.

Bali Post/rtr

Namun saat memimpin Torino, dia mampu membawa klub itu merangkak dari Serie B dan beberapa kali bertahan di papan tengah Serie A. Sepanjang memimpin timnas, Ventura mencatat rekor 10 kali menang, 4 seri dan tiga kalah. Gli Azzurri kalah bersaing dengan Spanyol yang menjadi juara grup dan lolos langsung. Sementara Italia menjadi runner-up dan harus memainkan playoff melawan Swedia. (kmb39/rtr)

Ventura menyatakan akan memikirkan masa depannya meski gagal mengantarkan Italia untuk ke-19 kalinya tampil di putaran final. Namun Federasi sepak bola Italia akan menggelar pertemuan pada Rabu ini untuk menentukan nasibnya. Tak 75 ribu penonton di San Siro tak mempercayai tim kesayangannya tak mampu mencetak satu biji pun gol. Lebih 14,8 juta warga, tertegun menyaksikan laga penentuan itu di layar televisi, timnas mencapai titik terendah. Terakhir kali timnas tampil buruk adalah pada Piala Dunia 2006. Saat itu Italia gagal lolos dari penyisihan grup di putaran final. ‘’Ini menjadi bencana olahraga terbesar di Italia sepanjang 60 tahun terakhir. Tapi kita tidak bisa menyalahkan pelatihnya,’’ jelas mantan Wali Kota Roma Walter Veltroni kepada Rai Radio 1. ‘’Ada masalah dalam sepak bola Italia, pada manajemen hingga level bawahnya.’’ Bagi Buffon, kegagalan ini tidak hanya bencana nasional namun juga kekecewaan pribadi. Kiper berusia 39 tahun itu yang telah 175 kali memperkuat timnas, merupakan bagian integral dari Gli Azzurri sejak Piala Dunia 2006 di Jerman. Ia menginginkan tampil untuk keenamkalinya berturutturut di Rusia tahun depan. Laga di Milan itu juga menjadi saksi bergantinya generasi sepak bola. Buffon dan koleganya anggota Piala Dunia 2006 Andrea Barzagli dan Daniele De Rossi akan pensiun. Sementara Giorgio Chiellini juga akan gantung

sepatu. Ventura sempat membuat perubahan di tim inti yang diturunkan pada pertandingan kemarin demi membalikan defisit satu gol. Pemain kelahiran Brazil Jorginho menjalani debut, sementara Alessandro Florenzi dan Manolo Gabbiadini juga dimainkan. Ironinya pemain sayap Napoli Lorenzo Insigne duduk di bangku cadangan. Konflik terjadi saat De Rossi diminta Ventura untuk melakukan pemanasan di pertengahan babak kedua. Namun de Rossi malah meminta Insigne dimainkan lebih dahulu agar Italia lebih intensif menyerang. ‘’Saya hanya mengatakan bahwa kami mendekati akhir pertandingan dan hampir menang. Jadi tunjuk penyerang untuk melakukan pemanasan,’’ jelas de Rossi yang tidak setuju dengan strategi Ventura yang defensif. ‘’Saya juga menunjuk Insigne. Saya berpikir hal itu lebih baik.’’ Namun hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tercipta sehingga Italia harus menghentikan mimpinya tampil di Rusia tahun depan. ‘’Italia, ini kiamat,’’ tulis judul utama harian olahraga Gazzetta dello Sport. Sementara Corriere dello Sport mengakui amat menyakitkan hanya di pinggir lapangan saat putaran final dimainkan di Rusia, Juni tahun depan. ‘’Ini hal memalukan yang tak bisa ditoleransi dalam dunia sepak bola. Ini noda yang tak bisa dihapuskan,’’ isi berita koran itu. ‘’Semuanya telah berakhir. Kiamat, tragedi, bencana.’’ (kmb39/afp)

Chongqing Minus gelandang James Rodriguez, Kolumbia menghancurkan Tiongkok 4-0 pada pertandingan persahabatan, Selasa (14/11) kemarin. Pelatih Kolumbia Jose Pekerman itu membuat perubahan besar dari tim yang dipermalukan Korea Selatan pekan lalu. Kolumbia ditundukkan Korsel 1-2 dan Edwin Cardona yang dituduh membuat isyarat rasis pada laga itu, dimasukkan dalam daftar pemain pengganti. Salah satu perubahan Pekerman adalah dengan memainkan Felipe Pardo. Pemain sayap Olympiacos itu mencetak gol pembuka saat pertandingan baru berjalan lima menit. Pardo leluasa menjebol gawang Yan Yunling setelah menerima bola dan tak terkawal di dalam kotak penalti. Rodriguez absen pada pertandingan persahabatan ini dan memilih untuk kembali ke Munich setelah kekalahan atas Korsel lalu. Meski tanpa Rodriquez, kenyataannya Kolombia

tetap ofensif dan melakukan serangan secara sporadik di babak pertama. Tetapi Tiongkok yang dilatih Marcelo Lippi, tampil ngotot setelah kekalahan 0-2 atas Serbia pekan lalu. Peluang emas tuan rumah didapat pada menit ke-56 saat pemain sayap Wu Lei lolos dari pengawasan lini belakang dan melepaskan tembakan keras ke gawang. Tapi kiper Jose Cuadrado berhasil menepis tembakan itu. Kolombia memperbesar keunggulannya melalui dua gol Miguel Borja dan satu gol Carlos Bacca di babak kedua ini. Pada menit ke61, Kolombia memperlebar jarak saat Bacca menerobos barisan pertahanan Tiongkok dan mengarahkan bola ke pojok gawang. Lima menit kemudian, Borja menjadikan skor 3-0 setelah melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Sundulan Morena mengena mistar dan bola liar kemudian diarahkan kembali Borja ke dalam gawang di injury time babak kedua. (kmb39/afp)

main berusia 36 tahun itu mencatat rekor bermain 116 dan menyumbang 62 gol. Andersson masih belum yakin Ibra akan kembali meski pemain bersangkutan mengunggah pesannya di Instagram. ‘’Zlatan seperti yang bilang, adalah salah satu olahragawan terbaik, atlet fantastis dalam banyak hal tapi dia telah memutuskan untuk tidak ambil

bagian (di timnas),’’ tambahnya. Namun kembalinya Ibra yang kini dalam proses penyembuhan dari cedera lutut, juga bisa mengganggu keseimbangan tim yang kini telah solid. Bahkan beberapa pemain asuhan Andersson itu enggan membicarakan akan kembalinya ujung tombak Manchester United itu ke timnas. (kmb39/rtr)

Tanpa James Rodriguez, Kolombia Hancurkan Tiongkok

Ibra Dirumorkan Kembali ke Timnas

Stockholm Keberhasilan Swedia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018, memunculkan spekulasi kemungkinan kembalinya Zlatan Ibrahimovic dari pensiun dininya. Penyerang yang juga mesin gol Swedia itu mengunggah pesan ‘’We are Zweden’’ yang menampilkan foto timnas yang sukses menghadang Italia di San Siro.

Swedia mencatat hasil mengesankan sepanjang kualifikasi dengan menduduki posisi runner-up grup untuk melaju ke playoff. Tim asuhan Janne Andersson mampu menaklukkan juara grup Prancis di Stockholm dan menyingkirkan Belanda di babak penyisihan sebelum menghentikan langkah Italia di playoff. Namun seluruhnya tanpa kehadiran Zlatan.

‘’Ini luar biasa. Dia berhenti (membela timnas) satu setengah tahun lalu dan hingga saat ini kami terus membicarakannya,’’ jelas Andersson saat ditanya wartawan tentang kemungkinan kembalinya Ibrahimovic ke timnas. Ibra memutuskan pensiun dini setelah Swedia tersingkir di penyisihan Grup Piala Eropa 2016. Pe-

Bali Post/afp

LOLOS - Pemain timnas Swedia bersorak setelah memastikan diri lolos dari hadangan Italia pada playoff zona Eropa, Selasa (14/11) kemarin.


OLAHRAGA

16

Rabu Wage, 15 November 2017

Choirunnisa dan Aurum Menyusul ke Babak Utama Jakarta (Bali Post) Dua tunggal putri Indonesia yang merangkak dari babak kualifikasi, Choirunnisa dan Aurum Oktavia Winata, akhirnya berhasil lolos ke babak utama turnamen bulu tangkis Malaysia International Challenge 2017, Selasa (14/11) kemarin. Dalam memastikan langkahnya tersebut, di babak kualifikasi, Choirunnisa mengalahkan Mukherjee Riya dengan 21-19, 21-18, sementara Aurum menekuk wakil tuan rumah Zuelaikha Idris 21-9, 21-16. ‘’Hari ini belum terlalu enak lapangannya. Sama yang kemarin di coba saat latihan agak beda. Terus shuttlecock yang dipakai tadi juga berbeda dengan latihan. Saya masih menyesuaikan di lapangan dan kondisi angin,’’ kata Choirunnisa dalam keterangannya. Dengan hasil itu, mereka sukses menyusul lima tunggal putri lainnya yang sudah aman babak utama, yaitu Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Ghaida Nurul Ghaniyu, Gabriela Meilani Moningka, dan Rusyidina Antardayu Riodingin. Selanjutnya di babak utama, Choirunnisa akan berhadapan dengan Yin Fun Lim, unggulan lima asal Malaysia, sedangkan Aurum dengan Ting Yu Liang dari Taiwan. ‘’Besok saya ingin memaksimalkan dulu sama permainan saya. Coba buat main all out. Step by step dulu, karena draw saya termasuk lumayan berat. Jadi main maksimal aja dulu,’’ ujar Choirunnisa. Sementara itu, di nomor tunggal putra, tujuh wakil sudah bertanding dan memastikan diri ke babak kedua. Mereka Firman Abdul Kholik, Enzi Shafira, Chico Aura Dwi Wardoyo, Krishna Adi Nugroho, Vega Vio Nirwanda, Fikri Ihsandi Hadmadi, dan Andre Marteen. Malaysia International Challenge 2017 yang memperebutkan total hadiah 20 ribu dolar Amerika Serikat itu, berlangsung di Pasir Gudang, Johor, Malaysia pada 14-19 November 2017. (ant)

Bali Post/net

GAGAL - Sony Dwi Kuncoro gagal lolos di babak utama turnamen Tiongkok Terbuka, Selasa (14/11) kemarin. Sony ditundukkan pemain Tiongkok Ren Pengbo 16-21, 19-21.

Sony Gagal Tembus Babak Utama

Jakarta (Bali Post) -

Tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro gagal menembus babak utama turnamen bulu tangkis Tiongkok Terbuka 2017 yang berlangsung di Fuzhou, Tiongkok, 14-19 November. ‘’Lawan bermain bagus. Saya seringkali bermain pasif saat unggul dalam poin. Saya kurang banyak melakukan variasi permainan dan lebih banyak bertahan,’’ kata Sony selepas pertandingan di Fuzhou, seperti dilaporkan website PBSI, Selasa (14/11) kemarin. Julio Bria (kiri) bersama Jekri Riwu.

Bali Post/ist

Julio, Jekri dan Goris Melaju Denpasar (Bali Post) Petinju Bali Julio Bria, Jekri Riwu, dan Grogorius ‘’Goris’’ Gheda Dende melaju ke babak berikutnya, pascamenundukkan lawan-lawannya dalam Kejurnas Tinju 2017, di GOR Depati Bahrain, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (14/11) kemarin. Julio yang turun di kelas bantam (56 kg) berhasil mengalahkan lawannya Rahmat Taubat (Sumbar) dengan kemenangan angka. Sedangkan Jekri Riwu yang turun di kelas ringan (60 kg) menang angka atas lawannya Ronaldo Sinaga (Riau). Manajer Tim tinju Bali Made Muliawan Arya, yang dikontak, kemarin, menegaskan petinju yang dikalahkan Julio yakni Rahmat Taubat adalah petinju muka lama, yang pernah mengalahkan petinju Bali Kornelis Kwanguwangu di Piala Wakil Presiden. ‘’Saya bersyukur Julio mampu menaklukkan Rahmat yang merupakan petinju lama, usianya lebih muda, dan postur tubuhnya jauh lebih tinggi,’’ terang Made Muliawan Arya yang biasa dipanggil De Gajah ini. Dia menilai kunci sukses kemenangan Julio, karena tampil tenang dan tak ambisius ingin menjungkalkan lawan. Sementara Jekri Riwu memang mampu merobohkan lawannya di ronde pertama, hingga mendapatkan hitungan, tetapi Ronaldo Sinaga mampu bangkit lagi. De Gajah menilai Jekri tampil di atas ring kentara sekali ambisinya ingin merobohkan lawan. Akan tetapi, Ronaldo juga pintar dengan menerapkan strategi merangkul Jekri. ‘’Kami bersyukur Jekri bisa menang angka,’’ tutur De Gajah. Petinju Gregorius Gheda Dende yang turun di kelas welter ringan (64 kg) juga menaklukkan Ralin Lumoly. Sayang sukses Julio, Jekri dan Gregorius, tidak diikuti rekan setimnya yakni Tio Villo Bahari. Villo Bahari yang turun di kelas menengah (75 kg) harus mengakui ketangguhan lawannya Micel Manoppo (Jabar). (022)

Jalur Khusus Peserta Asian Games 2018

Jakarta (Bali Post) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana menyiapkan jalur khusus untuk dilewati oleh para atlet peserta Asian Games 2018. ‘’Jalur khusus itu akan kami siapkan untuk memastikan supaya para peserta Asian Games, terutama atlet, tidak terlambat saat akan bertanding,’’ kata Kepala Dishub DKI Andri Yansyah di Jakarta, Selasa (14/11) kemarin. Selama penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta, menurutnya, pihaknya memiliki kewajiban untuk mengawal seluruh atlet dari hotel menuju lokasi pertandingan atau venue. ‘’Nantinya akan ada 72 lokasi yang dijadikan tempat menginap para atlet, dan juga banyak venue pertandingan. Kami harus memastikan pergerakan para atlet itu dikawal. Jangan sampai mereka walk out (WO) gara-gara macet dan terlambat,’’ ujar Andri. Dia menuturkan, jalur khusus yang disiapkan untuk Asian Games nanti berupa layer pada jalan yang akan dilintasi. Dengan begitu, ketika para atlet melintas maka kendaraan lain juga bisa memberikan jalan. ‘’Jadi, nanti jalan yang akan dilalui oleh para atlet itu akan kami buatkan layer khusus. Konsep ini sama seperti di Tiongkok. Cara itu ditempuh supaya atlet bisa datang tepat waktu,’’ tutur Andri. Dia mengungkapkan, kebijakan pengawalan untuk para atlet tersebut merupakan permintaan langsung dari Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC). Lebih lanjut, dia pun menambahkan pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 35 miliar untuk pembelian kendaraan dinas operasional yang nantinya akan digunakan untuk pengawalan. (ant)

Atlet berusia 33 tahun itu kalah pada putaran kedua babak kualifikasi oleh atlet Tiongkok Ren Pengbo 1621, 19-21 selama 47 menit permainan dalam turnamen tingkat super series premier itu. Atlet senior bulu tangkis Merah-Putih itu semestinya menghadapi pemain Jepang Kenta Nishimoto pada laga pertama babak kualifikasi. Tapi, Sony langsung ke putaran final kualifikasi setelah Nishimoto mendapatkan promosi ke babak utama. Pada game pertama, Sony sempat tertinggal 0-7 dari Ren. Ren terus memimpin dan memperlebar perolehan skor 16-5 sebelum merebut game pertama 21-16.

Peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 itu membuka peluang dengan keunggulan 16-9 atas Ren. Tapi, Sony kembali tersusul lawan menjadi 15-16. Sony pun dipaksa mengakui keunggulan Ren dengan skor 19-21 pada game kedua. ‘’Saya bermain terlalu pelan saat sudah unggul. Saya sudah tahu semestinya satu dua poin permainan saya harus berubah cepat. Saya kehilangan poin karena terus menerima smes,’’ katanya. Sony mengakui kurang mengubah kecepatan bermain ataupun strategi permainan agar mengembalikan kedudukan terhadap Ren. Atlet asal Surabaya itu

lantas menyiapkan keikutsertaannya dalam turnamen Hongkong Super Series yang akan berlangsung mulai 21 November. Meskipun kehilangan Sony, Indonesia masih punya dua tunggal putra lain dalam turnamen Tiongkok Terbuka. Mereka adalah Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Jonatan akan menghadapi pemain andalan Tiongkok Lin Dan pada laga pertama babak utama. Sedangkan Anthony akan melawan wakil Hongkong Ng Ka Long Angus pada laga pertama yang akan berlangsung pada Rabu (15/11). Konsisten Ganda putri Indonesia

Greysia Polii/Apriani Rahayu mengaku ingin tetap bermain secara konsisten di turnamen Tiongkok Terbuka meskipun telah merebut gelar juara dalam turnamen Prancis Terbuka 2017 pada akhir Oktober. ‘’Kami ingin bermain lebih maksimal dan konsisten di lapangan. Saat ini kami hanya ingin bermain satu demi satu pertandingan,’’ kata Apriani. Apriani mengaku telah berlatih selama sepekan untuk mengikuti turnamen tingkat super series premier itu setelah kembali dari Prancis pada 30 Oktober. ‘’Kami tidak boleh lengah dan merasa puas saat berlatih. Kami harus tetap bersemangat demi pertandingan ini,’’ kata Apriani tentang persiapannya mengikuti turnamen yang berlangsung di Fuzhou. Meskipun berusaha bermain secara konsisten, Greysia/Apriani tidak ingin terbebani target gelar atau pencapaian putaran pertandingan

di Tiongkok. Pasangan yang menempati peringkat 23 dunia itu akan menghadapi pasangan asal Korea Selatan Kim Hye Rim/Lee So Hee pada laga pertama, Rabu (15/11) ini. ‘’Mereka pasangan baru dan sudah terbiasa bergantiganti pasangan. Kami juga sudah terbiasa melawan mereka yang ganti-ganti pasangan. Jadi, kami hanya lihat permainan individunya saja,’’ kata Greysia. Greysia mengaku telah membahas strategi permainan menghadapi pasangan Korea Selatan itu bersama para pelatih yaitu Eng Hian dan Chafidz Yusuf. Greysia/Apriyani merupakan satu-satunya wakil ganda putri Indonesia yang turun pada Tiongkok Terbuka 2017. Jika berhasil menyelesaikan laga pertamanya, Mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan Tiongkok Chen Lu/Tang Jinhua atau Kim So Yeong/Hee Yong Kong dari Korea pada putaran kedua. (ant)

Mangupura (Bali Post) Gol semata wayang yang diciptakan Ryo Sudityo pada menit ke-15 membawa tim PSM Munggu unggul atas lawannya Putra Mambal dengan skor 1-0 (1-0) dalam lanjutan turnamen sepak bola Bupati Badung Cup II/2017, Grup G, di Lapangan Kapal, Badung, Selasa (14/11) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Joniarta, Putra Mambal yang tertinggal berupaya menyamakan kedudukan. Namun, serangan yang dibangun Adi Arimbawa dan Yogi Setiawan mampu dipatahkan barisan lini pertahanan PSM Munggu yang diperkuat Ngurah Eka Dinata dan Bagus Andika. Hasil lainnya, Canggu FC bermain imbang 1-1 melawan Wenara Duta di Grup F di Lapangan Dalung, kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Wayan Suwendi, kedua tim saling melancarkan serangan. Serangan Canggu FC

yang dimotori Aldi dan Komang Adhi senantiasa kandas dihalau benteng pertahanan Wenara Duta yang bermaterikan Ari Yoga, Dewa Gede Dwityo Giri, dan Ramonda Putra. Sebaliknya, serangan Wenara Duta yang dilancarkan duet bombernya Bayu Pradana dan Janantara juga belum mampu menjebol gawang Canggu FC yang dikawal Edwardo. Hingga turun minum, belum terjadi gol. Babak kedua baru bergulir semenit, Canggu FC mampu unggul 1-0 lewat sontekan kapten Rai, yang mengoyak gawang Wenara Duta yang dikawal kiper Ari Bono. Tertinggal 0-1, Wenata Duta berupaya bangkit. Alhasil, striker Janantara mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, di menit ke-67, setelah sepakannya yang mengarah ke gawang, gagal diselamatkan kiper Canggu FC Edwardo. Sampai pertandingan berakhir, skor tetap imbang 1-1. (022)

timnas putri yang berhasil meraih medali perak di SEA Games 2015 di Singapura dan perunggu di SEA Games ke-29, 2017, Malaysia. ‘’Kita meraih medali di dua SEA Games. Artinya, pembinaan bola basket putri kita cukup konsisten. Tugas kita sekarang yaitu bagaimana meningkatkan kualitas kompetisi yang ada,’’ tutur pelatih yang akrab disapa Coach Bing ini. Kompetisi bola basket putri nasional Piala Srikandi Indonesia (Srikandi Cup) 2017-2018 siap bergulir mulai 20 November 2017 dengan delapan tim peserta yakni

Surabaya Fever sebagai juara bertahan, Sahabat Semarang, Merpati Bali, Merpati Putih Samator Jakarta, Tanago Friesan Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Flying Wheel Makassar dan pendatang baru GMC Cirebon. Piala Srikandi digelar dalam empat seri di empat kota yaitu Makassar (dengan tuan rumah Flying Wheel) pada November 2017, Surabaya (tuan rumah Surabaya Fever) pada Januari 2018, Jakarta (tuan rumah Merah Putih Samator) pada Maret 2018 serta babak playoff dan final di Cirebon (GMC Cirebon) pada April 2018. (ant)

Pereli Nasional Gerry Gol Ryo Menangkan Ambil Bagian di Reli Wisata Bali PSM Munggu

Denpasar (Bali Post) Pereli nasional Gerry Roesanto (FBRT Jatim) yang memimpin poin sampai dengan seri V di Batam pekan lalu, dipastikan ambil bagian pada Kejurnas Reli Wisata Seri VI di Bali pada Sabtu (18/11) mendatang. Sedangkan seri VII sekaligus pamungkas bakal dihelat di Palangkaraya, Kalteng, awal Desember mendatang. Ketua Umum Pengprov IMI Bali Nyoman Seniweca di Denpasar, Selasa (14/11) kemarin menjelaskan, pereli wisata Bali ada beberapa yang juga turun di kejurnas, tetapi tak bisa ambil bagian pada semua seri. ‘’Pereli Bali tak bisa menuntaskan seluruh seri, karena kesibukannya dan tak ada waktu senggang,’’ jelasnya. Rencananya, reli wisata menempuh jarak 180 km, melalui rute Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan, dengan kecepatan 20 km/jam. ‘’Reli wisata ini, yang dinilai ketepatan waktu bukan kecepatannya,’’ ungkap Seniweca. Selain kejurnas seri VI, juga dilombakan kategori umum, seeded, pemula, wanita, dan fun rally. Dikemukakan, peserta kejurnas berdatangan dari Makassar, Jatim, Jateng, DKI, DIY, Jabar, Sumsel, NTB, Kaltim, Kalteng, serta tuan rumah Bali. ‘’Kami menargetkan pesertanya 70 pereli,’’ terangnya.

Nyoman Seniweca

Bali Post/022

Selain reli wisata, juga dimeriahkan freestyle memperebutkan Piala Danrem 163/ Wirasatya di Pantai Mertasari, Sanur. Seniweca mengakui, saat ini dilarang menggelar kejuaraan balap motor jalan raya (road-race), dengan menutup jalan umum. Oleh sebab itu, Bali tak mungkin menjadi tuan rumah road-race. ‘’Seandainya kami menjadi tuan rumah, tentu meminjam sirkuit provinsi lain,’’ ucapnya. (022)

Bentuk Timnas, Perbasi Pantau Srikandi Cup

Jakarta (Bali POst) Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Danny Kosasih menyebut kompetisi bola basket putri nasional Srikandi Cup 2017-2018 dijadikan ajang untuk memantau pemain calon penghuni tim nasional. ‘’Mereka akan dipantau pada setiap pertandingan oleh pelatih timnas putri,’’ ujar Danny di Jakarta, Selasa (14/11) kemarin. Dia melanjutkan, timnas putri ini nantinya disiapkan menuju Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia. Danny pun berharap komposisi timnas bisa segera terbentuk agar dapat

melakukan pemusatan latihan mulai Maret 2018. Adapun Badan Tim Nasional (BTN) Perbasi baru akan mengumumkan nama pelatih timnas putri untuk Asian Games 2018 dan SEA Games 2019 paling lambat dalam dua hari ke depan. Dua calon untuk posisi tersebut adalah Bambang Asdianto Pribadi dan Njoo Lie Fan. Kedua nama ini sebelumnya asisten pelatih timnas putri Indonesia di SEA Games 2017, Malaysia. Sementara posisi manajer timnas putri untuk Asian Games 2018 dan SEA Games 2019 dipastikan diisi oleh Wahyu Gunarto, juga dikenal den-

gan nama Njoo Lie Wen. Wahyu adalah manajer timnas bola basket putri pada SEA Games ke-29 di Malaysia, 2017. Adapun timnas bola basket putra akan dilatih oleh Fictor Gideon Roring, menggantikan posisi Wahyu Widayat Jati. Di posisi manajer, yang sebelumnya diisi Suhadi, ada nama Andiko Ardi Purnomo. Sementara pelatih Merpati Bali, peserta Srikandi Cup 2017-2018, dan calon pelatih timnas putri Bambang Asdianto Pribadi merasa bahwa kompetisi putri seperti Srikandi Cup efektif menghasilkan pebola basket perempuan berbakat. Hal ini terbukti dari prestasi


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 15 November 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS, Lam Jl. Tukad Banyumas No.1 Denpasar

LOWONGAN Dicari Sopir Pribadi Hub.081999220111

B.BP.821.11.17.0000384

B.BP.001.11.17.0000635

Dicari : Wanita Pembantu RT Tinggal Dalam Untuk Rumah Imam Bonjol, Dps Gaji 1,7Jt SMS 0816571027

Dicari Tukang/Engineering untuk Villas Maintenance, Gaji Bagus.Hub.0361 4490319.Email: asavillasproperty@gmail.com

B.BP.004.11.17.0000594

B.BP.001.11.17.0000486

Dicari Sales Marketing untuk Beverage,Pria bs Bhs Inggris CV: meisindo@gmail.com

Wanted Immediately: Simple Bookkeeping & Admin,M-F,9:305:30.Seminyak Area. EnglishReading/Speaking,Windows 10, Excel Word&Outlook.CV+Photo to valsons@bali-villasukapadi.com

B.BP.001.11.17.0000644

Reservation for hotel Agent, fresh graduate tourism school send CV:info@rd-tours.com

B.BP.001.11.17.0000581

Dcr: FO,BellBoy,HK,Driver, Scurity,Enginering,Laundry,u/Htl. E:newarenahotelkutabali@gmail. com /Hub.PO Box 2005 Kuta Bali

B.BP.164.11.17.0000489

!!Dicari Cook Wanita, Waitress, Akuntansi Hub:081 239 291 67

B.BP.166.11.17.0000652

!Bersih Kos,Pria,Max22Th,Rajin Jujur,Tinggal dlm,085238203818

B.BP.001.11.17.0000409

!Customer Service Cargo Fluent English Computer 08196224131

B.BP.166.11.17.0000653

“Dcr Sgr!!! Internet Marketing Gj 2.250 + Bns di Seminyak, Telp.085100730980 (Bu Lisa)” B.BP.004.11.17.0000574

Cr Sopir Prbd Bs Bawa Matic H.085238321559/751223 B.BP.001.11.17.0000599

B.BP.004.11.17.0000546

Dicari Segera Sopir Pribadi, Tenaga Wnt Bs Msk 081999693674

B.BP.001.11.17.0000632

Cr pembntu gj1,5jt Jl.I.Bonjol Dcr Sopir Pribadi Pria/Wanita No.214 Gg.Sawit No4 0361487706 Hp.081999668730,085366196969 B.BP.001.11.17.0000622

B.BP.001.11.17.0000618

Dcr 3Tk Kebun,2Satpam,3PRT,Hub Dcr Sopir,Gdg&SPG Toko.Lam:CV. Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Tristar,Cargo 24/413324,419869 B.BP.001.11.17.0000552 Kerobokan 0361-736353/4731979 B.BP.154.11.17.0000648 Dcr Staff L/P Min D1 Bisa Bhs Dcr Admin Gudang Min SMA Bisa Ing&Komp Geneva Handicraft Komp,Wanita.Hub:081353223388 Jl Ry Kerobokan No.100 B.BP.001.11.17.0000442 Hub:08113861020 Dcr HouseKeeping/HK,FO, Puri B.BP.001.11.17.0000436 Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta Dcr sls mtr rokok unt Buleleng B.BP.001.11.17.0000464 Dist Gj .tinggi Fs.Mtr,inst, UM Dcr Pegw Laki2 Tmt SMA Sgr Di Hub:081338686808/087761615777 Semawang Beach Hotel.Jl Cemara B.BP.001.11.17.0000609 Telp.0361-288761/287535 Dicr Opreter Ofset Toko Hamada B.BP.001.11.17.0000623 Karywn Percetakan.H.0817346580 Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur B.BP.001.11.17.0000601 Penampilan Menarik, Rajin, Dcr u/Jln.Ry Tuban-Kuta Krywti Penempatan Kuta & Nusa Dua max35th,Pddikn min D3,pnglman Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655 krja min2th sbg Marketing, bisa B.BP.001.10.17.0001449 Bhs Inggris u/Correspondens & Dcr Sgr Tng Housekeeping & Tk. Diploma Computer.085102777333 Masak Pnglmn, Hub:087860218818 E:chandru_bhavnani@yahoo.com B.BP.001.11.17.0000509

BIRO JASA

B.BP.001.11.17.0000613

KONSTRUKSI BAJA

Dicari Sopir Pariwisata.SMS 082144392823 Lok.Jimbaran

B.BP.101.11.17.0000641

Looking For HK Staff,Good English,Good Cooking for Breakfast Good Performent, Salary Start from 3jt, Area Seminyak-Badung Hubungi; 0361-4490319,Email: asavillasproperty@gmail.com

Dicari Therapis Spa/Salon berpengalaman Hub:081805612300 Sanur Area

B.BP.001.11.17.0000602

B.BP.004.11.17.0000590

B.BP.001.11.17.0000591

Camry 2.4V Hitam Th’2010+PickUp,Hub.0811510588/0361-499289

B.BP.001.11.17.0000637

Djl Avanza 1.3 G-MT Putih’2016 NMax’16 Abu Hub.081239681990

Need Tourism driver Max 35th Good English Call:081999156365

B.BP.001.11.17.0000631

Dicr;Cook Helper/Steward u/ Wr.Okinawa,Hub:087861574939 B.BP.001.11.17.0000535

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.11.17.0000624

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH BUC Rmh Kost Lt3 10 Kmr, Sanur 245/384m2 Income 17JT Hrg dari 3,8M Nego,Hub:081337222221

B.BP.001.11.17.0000595

Rmh 2Lt 2unit 3KT, 2KM Perum Nuansa Sandat T.089652974339

B.BP.001.11.17.0000597

Rmh Br LT5,1A LB320m2,7Kmr,Pool Tkd.Bdng XIC Rnon, 081311301953

B.BP.001.11.17.0000634

DISEWAKAN RUMAH Rumah di Royal Orchid Residence Tabanan Hub.087860910878

B.BP.001.11.17.0000639

DIJUAL MOBIL

SERVICE MAMPET

WC

GARANSI

SUZUKI

Dilelang Suzuki Ertiga’14 Asli Bali Hubungi.089619874461

B.BP.001.11.17.0000592

PELUANG BISNIS

B.BP.001.11.17.0000077

KEHILANGAN Hlg BPKB Mtr DK 6409 GP No L 07131095 An Go Dedi Sudarsana B.BP.167.11.17.0000620

Hlg BPKB No.M03676775-O DK1585 OB a.n Adriano A.B De Arruda ***65A. Dkt Jembatan Bangkung, B.BP.001.11.17.0000593 Bukian,Plage.View Sawah Bukit Hlg BPKB No F1682256-O DK1220AH Lembah.Super Cantik.Cocok u a/n Eddy Santoso,SE.Kuta Bdung Villa, Retreat, Agro.50Jt/A. B.BP.001.11.17.0000603 WA:08123943177 Hlg SHM No.HM 01148-Pecatu B.BP.001.11.17.0000649 a/n Ni Nyoman Ayu Sunari, Bdg SHM 1Are T.Pancing/Ty.Tutul B.BP.164.11.17.0000646

B.BP.001.11.17.0000625

BENGKEL LAS

B.BP.001.11.17.0000608

BIRO JASA Sedia PRT Siap Kerja Hub.081805506564 Garansi B.BP.164.11.17.0000645

FURNITURE

� Pagar � Trali � Pintu Harmonika � Konstruksi Baja / Baja Ringan

Jl. P. Batanta No. 26 Dps

BIRO JASA

Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645 C.0000144-BKL

DIJUAL MOBIL

SERVICE

Free

FOTOCOPY

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA

H

Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

BA LIM

S RA

B.BP.001.11.17.0000619

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

lis Specia rah y Mu Canop litas a u Berk

BALI WANGI KU

Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris) 085102796346

UD. LINA JAYA

C.0000209-BRJ

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

DIJUAL TANAH Djl Tanah Sawah Lokasi Penatih 115Jt/Are Nego, Mobil bs masuk,Hub.087862101243

BENGKEL LAS

242389 / 081236774491

WC

B.BP.001.11.17.0000228

B.BP.001.11.17.0000526

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

DIJUAL BANGUNAN Jual Rugi/SHGB=26Th/Jl.IB Mantra 4Lt=8000m2/cocok S.Room Swalayan-Htl:HP-WA:08113899108

Canggu 081337327078 DISEWAKAN RUKO B.BP.153.11.17.0000651 Dikontrakan Ruko Lt.II Lokasi Tnh 19A Jl.Raya Padonan Canggu Strategis Jl.Muding Indah No.1 Krobokan Hubungi.081999397780 Hrg/A 275Jt Hp:081999270475

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978 C.0000118-BRJ

B.BP.164.11.17.0000565

B.BP.001.11.17.0000630

Djl Rmh Sdt/LT2/140M2+Toko.MalboroXX&Tnh 1A KPL/085333288707

JASA KURAS

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair, BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-085101520139

B.BP.164.11.17.0000575

BALI LESTARI

WC

B.BP.004.11.17.0000285

DICARI MOBIL Cr: City,CarMatic,Agya,Ayla,Yaris Srion,Hrg.Wjr, 085100880349

B.BP.001.11.17.0000519

B.BP.821.10.17.0001171

DIJUAL RUKO Dijual Ruko Murah Jl. Ratna Dps DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub:081338183031/081805374433

B.BP.001.11.17.0000647

SMK di Dps bth WK.Kurikulum&BK syrat:Sarjana Penddkn, memahami K-13, Honor & Insentif menarik Hub: tugasbali@yahoo.com

Suplier Bth T.Admin Bs Compter Max40th H.8447239/081338365211

B.BP.001.11.17.0000643

B.BP.164.11.17.0000488

Nike Villas Sanur Urgently needed candidate to fill the positions as Front Office staff & Engineering,must be speaking English and has experience in the same fields, Please bring your CV to Nike Villas at Jalan Bumi Ayu No.19 Sanur, Ph 286 911, email: info-b@nikevillas.com

Sgr!Sklh baru bth Guru TK/PG lls SMU.ada diklat 0811380028

DICARI RUKO Dicari Ruko yang Disewakan di Daerah Seminyak,Kerobokan & punya IMB Hub.081236094753

HONDA

Dijual CR-V RM3 2WD 2,4 AT CKD Hitam Mutiara Tahun 2014 Hubungi HP :081339202872

B.BP.001.11.17.0000627

B.BP.001.11.17.0000606

Dicr PRT Gaji 2jt Mkn&Tdr Dlm & Peg.Laudry Hub:087861633886

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

TOYOTA

Dicari Sopir,OB,Pengawas Lap (STM) Untuk Proyek Singaraja. B.BP.004.11.17.0000615 Lamran dibw ke Jl.Gatsu Barat No.123X Dps.Telp:420800,422700 Pizza Hut Bali membutuhkan Karyawan/ti Berpenampilan Menarik B.BP.001.11.17.0000598 Tinggi badan Pria Min.165CM,WaDicari Supir pengalaman Matic & Manual SMS ke :085954096100 nita 155CM,Umur 18-22Thn.Gajih B.BP.001.11.17.0000612 Minimal 2,1Jt,Catering, JamsosRest Dsanur Butuh Waiter/s Petek,Asuransi Kesehatan & Bonus mula.Hub:Dharsana 08123614559 Lamaran dibawa langsung ke B.BP.001.11.17.0000610 Pizza Hut Terdekat. Dicari waiter/waitress di restaurant dan housekeeping di Ubud.Kirim CV ke Atman Kafe Jl.Hanoman 38 Ubud.Hub/WA 085100620505

Informasi pasang iklan Telepon

SERVICE

SERVICE

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000449-BRJ

C.0000354-srv

C 0000051 bkl

ALUMINIUM


EKONOMI

18

Rabu Wage, 15 November 2017

Regulasi Mobil Listrik Selesai Akhir 2017 MENTERI Perindustrian RI Airlangga Hartarto mengatakan rancangan regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) untuk kendaraan hibrida dan listrik akan selesai dalam waktu dekat. Ia menjelaskan rancangan regulasi LCEV itu saat ini sudah diberikan kepada Kementerian Keuangan RI untuk menentukan fasilitas berupa insentif yang akan diberikan kepada kendaraan ramah lingkungan. ‘’Jadi regulasinya sudah kami submit, sedang harmonisasi fasilitas dengan Kementerian Keuangan. Kami mengharapkan bisa diselesaikan dalam waktu tidak terlalu lama,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara uji teknologi Nissan Note e-Power di Tangerang Selatan, Senin (13/11). Airlangga mengatakan pemerintah senantiasa mendukung pengembangan kendaraan LCEV termasuk hibrida dan listrik dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus mengurangi kebutuhan terhadap imbor BBM. Ia menambahkan, kehadiran Nissan e-Note yang tidak membutuhkan tempat pengisian daya karena menggunakan motor elektrik dengan tenaga dari baterai lithiumion on board yang diisi menggunakan mesin bensin berukuran kecil akan menjembatani peralihan dari mobil bermesin konvensional ke berpenggerak listrik. ‘’Tahap pertama yang

kami dorong adalah hibrida dan seperti Nissan ini yang mempersiapkan e-Power. Duaduanya tak membutuhkan pengisian daya, itu yang kami dorong sambil menyiapkan charging station dan meningkatkan permintaan dalam negeri serta menurunkan harga,’’ kata Airlangga. Pemerintah berharap Indonesia mampu memproduksi 400 ribu kendaraan listrik pada 2025 atau 20 persen dari total produksi sebanyak 2 juta unit. ‘’Pemerintah punya target bahwa produksi EV (mobil listrik) pada tahun 2025 adalah 20 persen atau 400 ribu dari target 2 juta unit,’’ pungkas Airlangga. (ant)

Penyederhanaan Penggolongan Listrik RT, Tumbuhkan Ekonomi

Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (14/11) sore, bergerak menguat sembilan poin menjadi 13.543 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.552 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Tertundanya pembahasan reformasi pajak di Kongres Amerika Serikat menahan dolar AS untuk terapresiasi,’’ kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa kemarin. Ia mengatakan Senat AS menyatakan pembahasan rancangan undang-undang pajak, terutama poin pemotongan pajak perusahaan akan tertunda penyelesaiannya hingga tahun 2019. Hal itu bertolak belakang dengan optimisme Donald Trump yang optimistis akan disahkan menjadi undangundang sebelum Natal pada Desember 2017. Kendati demikian, lanjutnya, pelemahan dolar AS masih terbatas menyusul masih cukup kuatnya peluang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuannya. Situasi itu

Laba Bersih Danamon Rp 3 Triliun Denpasar (Bali Post) Bank Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp 3 triliun pada periode sembilan bulan pertama tahun 2017, atau tumbuh 21 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba didorong pendapatan bersih akibat dari proses transformasi yang sedang berlanjut, pengelolaan biaya operasional yang baik, dan biaya kredit yang lebih rendah. ‘’Danamon terus mencatat pertumbuhan laba seiring dengan strategi kami untuk mengoptimalkan operasional dan diversifikasi sumber pendapatan sesuai dengan rencana. Kualitas aset kami menunjukkan peningkatan signifikan yang ditandai oleh penurunan biaya kredit. Pada saat yang sama, biaya dana atau cost of fund terus menurun, sejalan dengan pembenahan pada pendanaan dan peningkatan rekening tabungan yang bersifat granular,’’ kata Vera Eve Lim, Chief Financial Officer dan Direktur Danamon. Portfolio kredit Danamon terus bergeser menuju segmen non mass market, Danamon membukukan pertumbuhan pada segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM), enterprise dan mortgage. Kredit pada segmen UKM tumbuh 10 persen menjadi Rp 27,5 triliun. Portfolio enterprise terdiri dari perbankan korporasi, komersial dan institusi keuangan, tumbuh 7 persen menjadi Rp 35,7 triliun. Sementara kredit mortgage tumbuh 31 persen menjadi Rp 5,4 triliun. (kmb42)

meningkatkan risiko pada aset mata uang berisiko. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang melemah juga turut membatasi pergerakan mata uang berbasis komoditas seperti rupiah. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude melemah 0,23 persen menjadi 56,63 dolar AS per barel, dan Brent Crude turun 0,08 persen menjadi 63,11 dolar AS per barel. ‘’Diharapkan pelemahan minyak mentah itu tidak berlanjut sehingga membuka peluang bagi rupiah untuk melanjutkan apresiasi terhadap dolar AS. Diharapkan juga, sentimen fundamental ekonomi nasional yang stabil turut menopang rupiah dalam jangka panjang,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (14/11) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.542 dibandingkan posisi sebelumnya 13.555 per dolar AS. (ant)

Bali Post/ant

MESIN - Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto (tiga kanan), Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia Eiichi Koito (dua kanan), Dirjen ILMATE Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan (kanan) dan Wakil Presiden Nissan Motor Indonesia Davy J T.

I Gusti Ketut Putra

Denpasar (Bali Post)Penyederhanaan penggolongan listrik rumah tangga nonsubsidi dinilai dapat menumbuhkan ekonomi, khususnya di Bali. Terlebih belakangan ini, beban puncak penggunaan listrik di Bali mengalami penurunan. Sebelumnya beban puncak penggunaan listrik di Bali mencapai 846 MW. Namun belakangan hanya 700-an MW. Maka dengan adanya rencana kebijakan baru ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih baik. Demikian disampaikan Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Bali I Gusti Ketut Putra, Selasa (14/11) kemarin. Namun, diakui, kebijakan ini masih dalam tahap pembicaraan. Pihaknya di daerah belum menerima juklak resmi dari PLN Pusat. Penyederhanaan penggolongan listrik ini hanya berlaku bagi golongan listrik nonsubsidi 900 VA ke atas. Yaitu bagi pelanggan 900 VA nonsubsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA akan dimasukkan ke golongan 4.400 VA. Golongan 4.400 VA-12.600 VA dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 13.000 VA. Golongan 13.000 VA ke atas tidak dibatasi. ‘’Golongan 1.300 VA tarifnya sama dengan golonngan 2.200 VA, 3.500 VA dengan gologan 4.400 VA. Kalau biasanya tambah daya, kan dia bayar lagi. Dengan kebijakan ini, kan langsung jadinya. Kemungkinan juga tidak kena biaya tambah daya,’’ bebernya.

Dengan tidak adanya perbedaan tarif, dampaknya pelanggan bisa lebih leluasa menggunakan listrik. ‘’Tapi yang jelas tidak ada kenaikan tarif,’’ tandasnya. Dengan penyederhanaan penggolongan ini, ekonomi dipercaya bisa tumbuh karena masyarakat dapat melakukan usaha-usaha yang menggunakan listrik. Misalnya masyarakat yang semula menggunakan listrik hanya untuk konsumsi rumah tangga. Dengan adanya tambahan daya tanpa biaya, serta tarif yang sama dengan tarif golongan di atasnya, membuat masyarakat bisa melakukan kegiatan usaha seperti membuka toko, membuat produk-produk UMKM seperti menjahit, memarut kelapa dengan mesin, memotong daun pandan dengan mesin, dll. Maka dari itu, tidak bosan-bosan pihaknya mengedukasi masyarakat untuk mempergunakan listrik sesuai kebutuhan, bermanfaat, dan bijak. Jika kebijakan ini dilakukan nantinya, PLN Distribusi Bali pun menyatakan siap akan kemungkinan terjadinya beban puncak yang tinggi, karena Bali surplus daya. ‘’Daya mampu kita 1.300 MW, beban puncak kita pernah sampai 846 MW, terakhir 700-an MW. Dengan adanya kebijakan ini, PLN Bali siap karena cadangan daya cukup banyak, 40 persen dari penggunaan daya mampu kita,’’ pungkasnya. (kmb42)

ASEAN dan India Generator Ekonomi Dunia

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyatakan ASEAN dan India memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu generator ekonomi dunia karena pasar bersama yang mencapai 2 miliar orang dan total GDP 4,5 miliar dolar AS. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika menghadiri KTT ke-15 ASEAN-India yang juga dihadiri oleh PM India Narendra Modi yang digelar di Philippine International

Convention Center (PICC), Manila, Filipina, Selasa (14/11) kemarin. “Namun, neraca perdagangan dan investasi kita masih jauh dari optimal,” demikian pernyataan Presiden yang dirilis Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin. Indonesia juga mengapresiasi kemajuan kerja sama kemitraan ASEAN-India selama 25 tahun. Sebagai momentum untuk mendorong penguatan kerja sama menuju

puncak perayaan ASEAN-India Commemorative Summit tahun depan “Saya ingin garis bawahi optimalisasi kerja sama ekonomi ASEAN-India sebagai prioritas bersama,” kata Kepala Negara. Optimalisasi kerja sama ekonomi tersebut dilakukan melalui berbagai langkah termasuk melalui percepatan penyelesaian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). “Keberhasilan RCEP mengirimkan pesan kuat bahwa integrasi

ekonomi dapat menghasilkan manfaat bagi semua,” tutur Presiden. Presiden mengingatkan bahwa hingga kini dunia masih terus dibayangi ketidakpastian. “Untuk itu ASEAN dan India perlu perkuat kerja sama penguatan arsitektur keamanan kawasan dan kerja sama maritim termasuk melalui EAS dan IORA di Samudra Hindia, dan penyelesaian ASEAN-India Maritime Transport Agreement,” ujar Presiden. (kmb)


19

Rabu Wage, 15 November 2017

Penyusup Istana Presiden Bukan Teroris

Jakarta (Bali Post) – Polda Metro Jaya mengungkapkan, pria yang menyusup ke Istana Kepresidenan di Jakarta, Basufi Tarsiwan (39), pernah berobat kejiwaan di rumah sakit jiwa. Dia bukan pula teroris. ‘’Kakaknya menyampaikan yang bersangkutan (Basufi) pernah berobat di RSUD Banyumas selama tiga bulan,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Selasa (14/11) kemarin. Dia mengatakan petugas Polsek Metro Gambar, Jakarta Pusat telah menghubungi kakak dari Tarsiwan untuk dimintai keterangan terkait aksi adiknya itu, yang menerobos ke Istana Kepresidenan. Berdasarkan keterangan kakaknya, semula Tarsiwan bersamanya hendak pulang dari Tangerang menuju Banyumas, Senin (13/11). Namun saat tiba di Jakarta, sang adik ini menghilang. Ternyata Tarsiwan berupaya menerobos Pintu II Istana Kepresidenan namun personel Pasukan Pengamanan Presiden Markas Besar TNI bisa menahan dia, dan menyerahkan dia ke Polsek Metro Gambir. Usai pemeriksaan, Yuwono memastikan tidak ada motif teror dari peristiwa itu, dan dia menegaskan Tarsiwan tidak pernah bergabung kelompok ISIS. (ant)

Majelis Hakim Dari Hal. 1

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa satu tahun enam bulan,’’ ujar majelis hakim Saptono, Selasa (14/11) kemarin. Vonis itu lebih rendah dibanding dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta agar Buni Yani divonis dua tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsider tiga bulan. Buni Yani didakwa dengan Pasal 32 ayat 1 jo Pasal 48 ayat 1 tentang orang yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik. Sebelum membacakan putusan, majelis hakim mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Untuk memberatkan, perbua-

tan terdakwa telah menimbulkan keresahan, dan terdakwa tidak mengakui kesalahannya. Sementara keadaan yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum, dan mempunyai tanggungan keluarga. Dengan putusan tersebut, kuasa hukum Buni Yani akan mengajukan banding karena mengklaim fakta-fakta persidangan tidak sesuai. ‘’Kita akan banding karena faktafakta persidangan tidak sesuai. Karena tadi ribut, saya tidak mendengar perintah apa pun soal eksekusi,’’ ujar Aldwin Rahadian. Usai putusan tersebut, Buni Yani tidak akan ditahan karena terdakwa mengajukan banding sehingga keputusan belum berkekuatan hukum tetap. ‘’Oleh karena upaya hukum, putusan ini belum keputusan hukum tetap,’’ ujar hakim. Sementara JPU menyatakan pikir-pikir atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa. (ant)

Membantu Pelarian Dari Hal. 1

Tidak boleh ada yang membocorkan hasilnya karena masih tahap pengembangan. Selain Mang Jangol, polisi juga mengamankan orang-orang yang membantu selama pelarian pimpinan DPRD Bali ini. ‘’Khusus penanganan kasus narkotika, ada enam hari untuk melakukan pemeriksaan. Kenapa dilakukan pemeriksaan karena kita perlu pengembangan jaringan, dari mana pelaku dapat barang bukti itu dan dari mana jaringannya. Kami punya kesempatan pengembangan penangkapan kakaknya (Wayan Kembar),’’ tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Selasa (14/11) kemarin, di sela-sela apel memperingati HUT ke-72 Brimob di Tohpati, Denpasar Timur. Selain itu, lanjut Kapolda, penyidik masih mengembangkan terkait rumah dipakai transaksi narkotika dan motif serta pelacakan jaringannya. Pengembangan jaringan dipandang penting karena 60 sampai 70 persen pelaku nar-

kotika orang Bali. ‘’Saya sebagai pejabat berkompeten dalam penegakan hukum, sekaligus pengayom, dan pelindung harus menekan penggunaan narkoba di Bali. Saya tidak ingin Bali jadi destinasi narkotika,’’ ujarnya. Ia mengakui Mang Jangol ditangkap di kandang sapi. Saat dibekuk, pria beristri tiga ini tidak melakukan perlawanan dan nihil bawa senpi. ‘’Beberapa orang yang membantu pelariannya sudah diamankan dan diperiksa,’’ ungkap Golose. Sementara itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengapresiasi atas penangkapan Mang Jangol tersebut. Penangkapan tersebut berkat kerja keras Polda Bali dan Polresta Denpasar. Terkait proses penyelidikan dan penyidikan wakil rakyat ini, ia tidak mau mencampuri penyidik kepolisian. Namun pihaknya akan mendalami kasus tersebut saat Mang Jangol diasesmen. ‘’Sudah pasti nantinya Mang Jangol kami asesmen. Itu harus sebagai kelengkapan berita acara pemeriksaan,’’ tegas Brigjen Suastawa. (kmb36)

Pansus Angket Dorong Bentuk Dewas KPK Jakarta (Bali Post) Anggota Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR-RI Masinton Pasaribu mengatakan salah satu rekomendasi Pansus Angket KPK mengusulkan dibentuknya Dewan Pengawas (Dewas) KPK, sehingga ada kontrol terhadap kinerja lembaga antikorupsi tersebut. ‘’Hasil rekomendasi Pansus Angket KPK menyimpulkan ada 11 temuan persoalan di KPK, antara lain hak konstitusi, barang sitaan, rumah tahanan, penyadapan, penuntutan, hingga penentuan kerugian negara,’’ kata Masinton Pasaribu di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/11) kemarin. Menurut Masinton, masa kerja Pansus Angket KPK diperpanjang pada masa persidangan DPR berikutnya. Sejauh ini pansus sudah melaporkan hasil rekomendasi tersebut kepada pimpinan DPR-RI dan sudah disampaikan pada rapat paripurna penutupan masa persidangan pada 24 Oktober lalu. Hasil rekomendasi Pansus Angket KPK, katanya, juga sudah dipublikasi, tetapi publik tidak memberikan respons. ‘’Bahkan, KPK mengang-

gap hasil rekomendasi Pansus Angket tersebut bukan suatu persoalan,’’ katanya. Politisi dari PDI Perjuangan ini mengatakn dari temuan Pansus Angket KPK, diduga banyak penyimpangan yang terjadi di internal KPK, sehingga tidak ingin diawasi. Bahkan, KPK tidak menghadiri undangan Pansus Angket maupun undangan Komisi III DPR, yang dinilainya menunjukan KPK tidak taat terhadap aturan perundangan. Karena itu, Pansus Angket KPK membuat rekomendasi, yakni perlu dibentuk Dewas KPK serta dilakukan revisi terhadap UU KPK. ‘’Saya berkesimpulan ada tirani yang ada dalam KPK, mengabaikan seluruh perundangundangan itu kan tirani,’’ kata Masinton. Di tempat sama, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan DPR kembali memasuki masa sidang dengan digelarnya rapat paripurna DPR yang mengagendakan pembukaan masa sidang II Tahun 20017-2018, Rabu (15/11) ini. Pada masa sidang nanti, menurut Fahri, salah satu fokus yang akan dilakukan pimpinan DPR adalah menindaklanjuti 11 rekomendasi Pansus Angket KPK. (kmb4)

Basa-basi

Dari Hal. 1

‘’Usai sembahyang, saya sempat mengobrol sebentar sekadar basa-basi menawari kopi, kalau makan tidak, karena dia tidak mau makan daging babi,’’ katanya. Saat itu, tidak sampai menukik pembahasan tentang kasus yang kini tengah menjeratnya. Termasuk juga tidak menanyakan DPO yang sudah ditetapkan kepada mantan Wakil DPRD Bali itu. ‘’Informasinya kan seperti itu (sudah DPO - red) seperti yang saya tonton di televisi juga, tapi kemarin saya tidak sampai menanyakan hal itu,’’ jelasnya. Beberapa menit mengobrol, kata Kariawan, Mang Jangol meninggalkan rumah tersebut.

Ia pun mengaku tidak tahumenahu kemana pria itu pergi. Terkait penangkapan Mang Jangol, ia mengaku rumahnya didatangi sejumlah polisi berpakaian preman pada Senin malam sekitar pukul 20.00 Wita, tepat sesaat sebelum Jangol ditangkap. Kala itu polisi mengobok-obok seisi rumah, serta menanyakan keberadaan Mang Jangol. ‘’Saya bilang tidak tahu ke mana dia pergi, sampai saya baru dengar informasi penangkapan itu pagi tadi (Selasa kemarin - red),’’ katanya. Komang Kariawan menuturkan, sebelum terjerat kasus ini sepupunya itu memang rutin pulang ke rumah asal ibunya di Banjar Melinggih, khususnya setiap hari raya

Uji Coba

Dari Hal. 1

‘’Dari segi politik dan keamanan kita paham betul adanya titik-titik yang rentan ketegangan, antara lain di Semenanjung Korea. Posisi Indonesia dan posisi ASEAN sudah sangat jelas terhadap situasi Semenanjung Korea,’’ ucap Jokowi. Untuk itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Korea Utara perlu segera menghentikan uji coba dan mematuhi seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB terkait. ‘’Dari sisi hubungan ekonomi nilai strategis hubungan ASEAN dengan Jepang, Korea Selatan dan Cina tidak perlu dipertanyakan lagi,’’ kata dia. Untuk lebih memantapkan kemitraan ekonomi tersebut, ASEAN bersama Jepang, Korea Selatan dan Cina perlu menyelesaikan segera perundingan Regional Comprehensive

Economic Partnership (RCEP). Selain itu, pemerintah Indonesia memandang penting penghilangan atau pengurangan hambatan-hambatan perdagangan, baik tarif maupun nontarif. ‘’Dengan menjaga komitmen politik maupun komitmen ekonomi APT, kita akan melihat Asia Timur dan Asia Tenggara yang damai dan sejahtera,’’ ujar Presiden Jokowi. Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin ASEAN Plus Three akan mengeluarkan dua dokumen penting, yaitu Deklarasi Manila tentang Peringatan 20 Tahun Kerja Sama ASEAN Plus Three dan Pernyataan Bersama Pemimpin ASEAN Plus Three tentang Kerja Sama Ketahanan Pangan. Kedua dokumen tersebut mewakili visi dan prioritas kerja sama ASEAN Plus Three (APT) dan keinginan bersama negara-negara APT untuk ke-

Predikat B

Dari Hal. 1

Untuk itu Kepala OPD harus menguasai program yang dilaksanakan terutama outcome kinerja itu sendiri. Meskipun telah meraih predikat B namun harus fokus dalam melaksanakan administrasi dan tindak lanjut

di lapangan terhadap kemanfaatan pelayanan masyarakat. Rai Mantra menambahkan, masalah SAKIP dan LAKIP merupakan prasyarat Kepala OPD sebagai kompetensi yang harus dipenuhi. Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan, nilai bukan

Galungan. ‘’Hanya Galungan kemarin saja tidak pulang, sebelum itu pasti pulang, semisal ada dinas ke Buleleng pasti menyempatkan mampir ke rumah,’’ bebernya. Kini di rumah dengan luas areal sekitar 10 are itu pun ditinggali oleh keluarga dari I Nyoman Pegil, kakak dari ibu Mang Jangol yakni Ni Made Nasih. Diceritakannya, semasa kecil Mang Jangol tinggal di rumah ini bersama sepupunya yang lain. Mereka juga kerap bermain bersama di hamparan sawah, termasuk di kandang sapi Banjar Melinggih yang menjadi lokasi penyergapan pada Senin (13/11) malam. ‘’Dulu kami biasa di sana, kami biasa mencari kelapa dan durian,’’ katanya. (nik)

pentingan rakyat. Para pemimpin ASEAN Plus Three berkeinginan untuk mencapai pembangunan sebuah komunitas yang lebih luas, yakni Komunitas Ekonomi Asia Timur, dengan memperkuat dasar kerja sama regional. Dalam KTT tersebut, para pemimpin ASEAN, Jepang, Cina, dan Korsel akan meninjau kerja sama ASEAN Plus Three (APT) dan membahas arah masa depan kerja sama itu sehubungan dengan Rencana Kerja APT 2018-2022 yang belum lama ini diadopsi oleh negara anggota APT. Selain itu, para Pemimpin APT juga akan bertukar pandangan mengenai beberapa isu regional dan internasional yang berkaitan dengan hubungan perdagangan dan investasi, lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta masalahmasalah terkait kesejahteraan masyarakat. (ant)

harapan akhir tetapi menentukan kualitas kinerja termasuk Kepala OPD. Ini sebagai dasar evaluasi kinerja kepala OPD, untuk itu harus menjadi fokus perhatian. Ke depannya harus konsentrasi mencapai target capaian RPJMD sesuai dengan perencanaan. (ad654)

Satu Bantal Dari Hal. 1

Di dalam gudang dengan bau kotoran babi yang menyengat, juga ada satu buah bantal berwarna pink dan satu botol air mineral isi 1,5 liter. Kapolsek Payangan AKP I Gede Endrawan mengatakan kandang sapi itu memang milik paman dari Mang Jangol yakni I Nyoman Pegil, ayah dari Komang Kariawan. Pihaknya belum bisa memastikan, apakah bangunan semipermanen itu menjadi tempat persembunyian Mang Jangol selama DPO. ‘’Kita belum bisa memberikan jawaban, yang jelas sesuai informasi DPO ditangkap di tempat ini, Senin malam,’’ ucapnya. Sekitar lima ratus meter dari lokasi tersebut juga terdapat rumah warga yang Selasa kemarin terpantau sepi. Di rumah ini diduga menjadi lokasi interogasi usai operasi penyergapan. ‘’Kalau di rumah ini saya belum tahu siapa yang punya. Karena sejak pagi tadi tidak ada orangnya, yang jelas masih milik warga sini,’’ katanya. AKP Endrawan pun mengaku merasa senang dengan tertangkapnya DPO kasus narkoba itu, namun di sisi lain ia juga merasa kecolongan lantaran Mang Jangol sempat bersembunyi di Wilkum Mapolsek Payangan. ‘’Kita merasa kecolongan juga, yang jelas setelah ini kami akan tingkatkan pengawasan penduduk pendatang, berkoordinasi juga dengan

aparat terbawah seperti klian dan bendesa,’’ ucapnya. Sementara ayah Nyoman Kariawan yakni Nyoman Pegil menambahkan, sehari-hari dirinya selalu pergi ke gubuk itu, memberikan pakan pada hewan ternaknya dua kali sehari, pagi dan sore. Kebetulan saja, ketika penangkapan itu dirinya tidak ke gubuk pada sore hari. ‘’Biasanya tiap pagi sore, tapi tumben sore kemarin tidak ke tegalan. Jadi tidak lihat ada dia di sana,’’ jelas Nyoman Pegil. Secara terpisah, Perbekel Desa Melinggih I Nyoman Surata juga merasa kecolongan dengan kedatangan Mang Jangol tanpa sepengetahuannya. Untuk itu segera melakukan evaluasi dan koordinasi dengan para klian banjar. ‘’Dulu duktang rutin kita data lewat Kipem. Dicek oleh pecalang. Tapi sekarang kan tidak boleh lagi ada pungutan, sehingga nanti kami akan siasati bagaimana menjaring duktang,’’ jelasnya. Sementara itu, Bendesa Pakraman Melinggih I Ketut Rata mengaku tidak tahumenahu tentang penangkapan ini. Ia beralasan Mang Jangol merupakan warga luar desanya yang kebetulan saja sembunyi di Banjar Melinggih, Desa Melinggih. ‘’Ada situasi seperti ini saya kemarin enggak ngeh. Apalagi itu orang luar. Saya cuma dengar berita angin yang tak pasti. Makanya saya kaget tadi pagi ramai dibahas,’’ ungkapnya. (kmb35)

Rabu, 15 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Makna Upacara Ngenteg Linggih (3)

06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun : Sabha Parwa (2) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:05 Perspektif dan Solusi 10:05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata

Pura Dalem Solo 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Makna Upacara Ngenteg Linggih (4) 12:30 Berita Siang

13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homeshopping 14:00 Klip Bali 14:30 Lila Cita Janger Sendratari Tarukan Pejeng (1) 15:30 Bali Channel Tourist TV

16:05 Dialog Interaktif Ambarasram 17.00 Healty Life 17.30 Kartun : Sabha Parwa (3) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda

19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Lipsus : HUT Kota Tabanan 21:30 Ajeg Bali Keunikan Piodalan Jelih dan Upacara Kebo Dongol

Pura Rempak Taman Sari Kapal (2) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Desa Robokan (2) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Solusi Alternatif Marion Sam

Shakuni Hancurkan Rombongan Besar Ksatria Pandava

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Puluh )

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SAUDARA ipar paduka Shakuni, oh baginda, dengan anak-anak panahnya yang tajam memotong menjadi potongan-potongan kecil kuda-kuda, tiang bendera, dan sais kereta musuhnya Sutasoma. Semua penonton mengeluarkan suara keras menyaksikan pertempuran sengit itu. Kehilangan kuda-kuda dan keretanya, dan juga tiang benderanya, oh tuan, pemanah hebat Sutasoma itu melompat turun dari keretanya. Ksatria itu pun kemudian bediri gagah di atas bumi. Setelah mengambil sebuah busur yang baik selanjutnya menembakkan sejumlah besar anak-anak panah yang dilengkapi sayap-sayap keemasan. Anak panah itu juga diasah di atas batu yang baik. Dan selanjutnya Sutasoma itu menyelubungi kereta saudara ipar paduka. Putra Subala itu bagaimanapun setelah melihat hujan anak-anak panah itu yang menyerupai sebuah rombongan belalang-belalang itu lalu mendatangi keretanya musuhnya dengan tidak gemetar. Di pihak lain, ksatria terkenal itu menghancurkan semua panah itu dengan anak-anak panah miliknya. Para prajurit yang hadir di sana termasuk para Siddha yang ada di angkasa sangat disenangkan atas pemandangan pertempuran seru itu. Prestasi ksatria Sutasoma itu luar biasa.

Penampilannya melawan Shakuni sangat menakjubkan. Banyak pihak tidak percaya Sutasoma dapat melakukan hal terbaik seperti itu. Sebab, Sutasoma berjuang di atas bumi berjalan kaki melawan ksatria pilih tanding Shakuni yang sedang berada di atas keretanya. Kemudian Shakuni, dengan sejumlah panah berkepala lebar, tajam dan lurus dengan tidak sabaran, oh raja, memotong busurbusur Sutasoma. Selain itu juga tempat kantong-kantong panahnya. Dengan tanpa busur juga tanpa kereta, Sutasoma tetap mengangkat sebuah pedang bengkok. Pedang bengkok itu bercorak warna biru. Pedang itu seperti bunga lotus. Pedang itu juga dilengkapi pegangan sangat indah dari material gading. Sutasoma lalu mengeluarkan sebuah teriakan keras. Pedang bengkok Sutasoma yang cerdas itu dengan corak warna seperti langit bersih itu dilemparkan ke arah pahlawan itu. Serangan itu dianggap Shakuni menjadi sama mematikannya seperti cemeti sang Dewa Kematian sendiri. Bersenjatakan pedang bengkok itu Sutasoma tiba-tiba mulai berputar-putar dalam lingkaran di arena itu. Dia pun mendemontrasikan empat belas gerakan berbagai tipuan penuh berisi keterampilan dan juga kekuatan. Sungguh semua gerakannya

seperti berputar-putar keliling dan terkadang berputar-putar di ketinggian. Ketika melakukan serangan ia harus melompat ke depan. Dan terkadang meloncat tinggi. Bahkan beberapa kali berlarian ke atas, menyerbu ke depan dan menyerang ke atas. Putra Subala yang gagah berani itu kemudian melepaskan sejumlah anak panah tajam kepada musuhnya itu. Tetapi Sutasoma dengan cepat memotongnya menggunakan pedang bengkok sangat baik miliknya. Ketika pedang itu melesat menuju ke arah Shakuni, serangan Sutasoma yang dipenuhi kemarahan itu dapat digagalkan. Bahkan Shakuni melepaskan kepada Sutasoma sejumlah panah yang menyerupai ular-ular berbisa dan sangat mematikan. Dibantu keterampilan dan kekuatannya, Shakuni memotong bahkan pedang bengkok dengan panah-panah yang diarahkan Sutasoma itu kepada dirinya. Sutasoma benar-benar menunjukkan gerakan hebat. Keberanian Sutasoma setara Garuda itu sendiri. Shakuni dengan sebuah anak panah berkepala seperti pisau cukur sangat tajam kembali memotong pedang bengkok berkilauan milik musuhnya ketika yang belakangan berputarputar dalam lingkaran di depannya. Demikian pedang itu dipotong setengah bagian pedang bengkok

besar itu jatuh ke bumi. Sedangkan setengahnya, oh Bharata, masih dalam genggaman Sutasoma. Melihat pedangnya dipotong ksatria kereta perkasa Sutasoma itu lalu mundur enam langkah. Dan selanjutnya melemparkan setengah dari pedang bengkok dalam genggaman itu kepada musuhnya. Potongan pedang itu yang tidak saja dihiasi emas, batu-batu mulia, namun dipotong oleh Shakuni yang terkenal itu. Akibatnya pedang itu dengan cepat terjatuh ke bumi. Selanjutnya Sutasoma pergi menuju kereta besar temannya Srutakirti. Sedangkan Putra Subala setelah itu mengambil busur lainnya yang lebih hebat dan tak terkalahkan.

Kemudian meneruskan menuju bala tentaranya Pandava dan membantai sejumlah besar musuhmusuh dalam perjalanannya. Melihat putra Subala itu berkeliling tanpa takut-takut sebuah keributan keras, oh raja, timbul di antara pihak Pandava. Orangorang menyaksikan divisi sangat besar bersiap dengan senjata-senjatanya. Namun rombongan besar itu dapat dipukul mundur putra Subala yang terkenal itu. Sepak terjang Shakuni itu bahkan seperti kepala kaum surgawi menyerbu bala tentara Daitya. Putra Subala itu menghancurkan rombongan besar bala tentara para Pandava itu. (bersambung)

Sloka 16.20 Asurim yonim apanna mudha janmani janmani mam aprapyaiva kaunteya tato yanty adhamam gatim Setelah dilahirkan berulang kali di tengah-tengah jenis-jenis kehidupan yang jahat, orang seperti itu tidak pernah dapat mendekatiku, wahai putra Kunti. Berangsur-angsur mereka merosot hingga mencapai jenis kehidupan yang paling menjijikkan.


16 Pages

212 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

ationalbalipost.c

Smog chokes Indian capital as emergency measures fail to bring relief

r 15, 2017

y, Novembe

Wednesda

, November Wednesday

15, 2017

FDOOV $XQJ %RE *HOGRI L ´KDQGPDLGHQ 6DQ 6XX .\H¾ WR JHQRFLG

HG 0\DQPDU RE *HOGRI FDOO RQGD\ DV KH Q DQG DFWLYLVW % JHQRFLGH´ RQ 0 U KLV IHOORZ ,ULVK PXVLFLD

DUBLIN Q 6XX .\L ³D KDQG PDLGHQ WR UG LQ SURWHVW RYH OHDGHU $XQJ 6D HGRP RI WKH &LW\ RI 'XEOLQ DZDJ\D 0XVOLPV K D NLOOHU ´ HUIXO SHRSOH ZLW UHWXUQHG KLV )UHRQVH WR WKH UHSUHVVLRQ RI 5RKLQ KDQGPDLGHQ HFW UROO RI ZRQG

ZKR LV DW EHVW D UHFLSLHQWÂśV UHVS EH RQ D YHU\ VHO 7( Âł6RPHRQH Âł, GRQÂśW ZDQW WR KDYH Ă&#x20AC;HG H EURDGFDVWHU 5 V 5DNKLQH VWDWH *HOGRI WROG VWDW DQ DFFRPSOLFH WR PXUGHU ´ FULEHG E\ WKH URP 0\DQPDUÂś RSHUDWLRQV GHV WR JHQRFLGH DQG 0XVOLPV I Blake REUTERS/Mike VK DIWHU PLOLWDU\ 0RUH WKDQ ORQJ VHHQ SV LQ %DQJODGH Scheer, G %XW 6XX .\L WR UHIXJHH FDP DV HWKQLF FOHDQVLQJ arFielder, Paul WR VSHDN RXW DURXQG WKH ZRUO Hutcherson, LFVHG IRU IDLOLQJ 8QLWHG 1DWLRQV GUDZQ RXWUDJH (L to R) Nathan and Josh in Los Angeles, V KDV EHHQ FULW U WR EH VWULSSHG RI WKH 1REHO members 7KHLU SOLJKW KDV RI KXPDQ ULJKW (C) and cast Weaver, Ari Graynor Film Festival ZDV KHOG DV D FKDPSLRQ H 7KHUH KDYH EHHQ FDOOV IRU KH James FrancoRogen, Jacki Artistâ&#x20AC;? at the AFI ZKLOH VKH Seth and star DJDLQVW YLROHQF ZRQ LQ KH UHFHLYHG Director P RI 'XEOLQ LQ Dave Franco, of â&#x20AC;&#x153;The Disaster \ JRYHUQPHQW 6 3HDFH 3UL]H VKH YHQ WKH )UHHGR Alison Brie,gala presentation 2017. DUÂśV WKHQ PLOLWDU R \HDUV DIWHU KHU UHOHDVH 12, 6XX .\L ZDV JL QR WUXFN HVW E\ 0D\DQP rive for the U.S., November ZH VKRXOG KDYH XQGHU KRXVH DUU HFHSWLRQ LQ ,UHODQG LQ WZ VKDPHV XV ´ KDPHV XV DOO DQG California, VKH DSSDOV DQG KHU DZDUG DW D U Q ZLWK RXU FLW\ V QRXUHG KHU QRZ Âł+HU DVVRFLDWLR FRXQFLO GHIDXOW :H KR FKD VDLG WKH FLW\ ZLWK LW HYHQ E\ VWDWHPHQW GHU UHYLHZ KHDO 0DF 'RQQ DWWHU ZDV VWLOO XQ *HOGRI VDLG LQ D U RI 'XEOLQ 0LF RQRXU DQG WKH PXU E\ WKH %ULWLVK XQLYHUVLW\ 7KH /RUG 0D\R NLQJ DZD\ WKH K SDUW\ DOVR KDG GLVFXVVHG WD ZDV VWULSSHG RI D VLPLODU KRQRDWH QDOLVW 6LQQ )HLQ /DVW PRQWK VKH ZKHUH VKH ZDV DQ XQGHUJUDGX ULWLVK NQLJKWRU WKH ,ULVK QDWLR *HOGRI KHOG D % FLW\ RI 2[IRUG KD D FRXQFLOORU I J LW ZDV LURQLF DV HULDOLVP DFURVV WKH JOREH´ %XW 0DF 'RQQF IÂśV JHVWXUH VD\LQ UG RI %ULWLVK LPS DQ KRQRUDU\ NQLJKWHG LQ FULWLFLVHG *HOGR H VKDPHIXO UHFR LQJHU ZDV JLYHQ KH /LYH LQJ RUJDQLVLQJ W KRRG GHVSLWH ÂłWK RPWRZQ 5DWV V W\ ZRUN LQFOXG WLRQ DQG GLVHDVH LQ (WKLRSLD 7KH IRUPHU %R ) .HQfaux behindWLRQ RI KLV FKDUL Artist,â&#x20AC;? a OLQ LQFOXGH -RKQ HYHU LQ UHFRJQL HOS WKRVH VXIIHULQJ IURP VWDUYD UHHGRP RI 'XE â&#x20AC;&#x153;The Disaster H ZRUVW ÂżOPV (rtr) $LG FRQFHUW WR K FLSLHQWV RI WKH ) out to direct OOHG RQH RI WK KDLO *RUEDFKHY Franco set 2WKHU IRUHLJQ UH P ´ RIWHQ FD DQGHOD DQG 0LN DQG Tommy Wiseau. - When James ÂśV Âł7KH 5RR QHG\ 1HOVRQ 0 LWK +ROO\ZRRGILOP NLQJ RI at the â&#x20AC;&#x153;Roomâ&#x20AC;? creator LOS ANGELES RZQ fun RN DW WKH PD FR GLVLOOXVLRQHG Z PDNH WKHLU G DQG WKH VFHQHV OR it was not to poke 6HVWHUR ZKR $UW- GHFLGH WR IXQGHG GLUHFWH said IULHQG *UHJ made, he ZKLFK :LVHDX Âł7KH 'LVDVWHU DV WKH DQG HYHQ QRZ DOVR VWDUV :L- ZURWH WKH ERRNVLGH 7KH 5RRP 7KH starred in. VKRZV WKDW 0DGH ´ )UDQFR ZKR DFFHQWHG 7KH ÂżOP :LVHDXÂśV DJH ZKHUH 0RYLH (YHU VWUDQJHO\ VDLG LVW 0\ /LIH ,Q KH KDG HFFHQWULF *UHDWHVW %DG V ÂżOP LV EDVHG RQ LVDVWHU $UWLVW ´ QRERG\ NQRZV VHDX LQ Âł7KH 'WKH ILOP FRQYH\HG ZKLFK )UDQFRÂś QWHG WR PDNH IXQ KH LV RULJLQDOO\ IURP DQG KRZ W ÂżOP UHDWH WKH ÂłZRUV VHDX ´ WKH PHGLXP Âł:H QHYHU ZD KH EHOLHYHG PLOOLRQ WR F RU 7RPP\ :L SDVVLRQ IRU WLFDOO\ IXQ RI :LVHDXÂśV RI Âľ7KH 5RRPÂś FR RRP´ EHLQJ FUL WR HYHU PDGH ´ ZRXOG PDNH HU LWÂśV GHVSLWH Âł7KH 5 Âł3HRSOH XW \HDUV ODW VR VDLG 'DYH )UDQ U\ ZH ZDQWHGG WR VV WKH Âł2Q WKH FRQWUD SDQQHG W LQ WKDW VHQVH \ DQG ZH ZDQWH G LWÂśV HEUDWH Âľ7KH 5RRPÂś E W FLQHPDV DFUR Âł+H LV DQ DUWLV LV D GLVDVWHU DQ LQ DQ FHOHEUDWH 7RPP PRYLH DQG FHO GRQÂśW VWLOO VHOOLQJ RX R VDLG FDOO VDLG Âľ7KH 5RRPÂś ZRUOG ´ 6HVWHU KRZ FDQ \RX RI FHOHEUDWH WKLV YH GUHDPV DQG GHG DUW ´ )UDQFR FFHVV D SLHFH RI 6XQGD\ÂśV SUHPLHUH Âł$W WKLV SRLQW DW PHUL- SHRSOH ZKR KD DQVZHU ´ KH DG W ´ UROO- LW WKH ZRUVW PRYLH" ,WÂśV D VX LQWHUYLHZ WDNH QR IRU DQ $UWLVW´ DW WKH $ Kilcoyne (rtr) 'HF ,Q Âł7KH 'LVDVWHU $UWLV Âł7KH 'LVDVWHU XWH $), IHVWLYDO LQ REUTERS/Clodagh \RX NQRZ ´ Dub WKHDWHUV IURP of EHFRPH FDQ )LOP ,QVWLW of the City Casey YH LQJ RXW LQ 8 6 DQG 6HVWHUR â&#x20AC;&#x2DC;Freedom /RV $QJHOHV :LVHDX G KLV EURWKHU 'D return his Flynn and OonaghRXOG QRW FR VWDU )UDQFR UHFUXLWH arrives to Mannix U VD\LQJ KH F VWDU DV :LVHDXÂśV San Bob Geldof No. 106 Dps )UDQFR WR local councillor V RIÂżFH DIWH leader Aung Jl. Raya Puputan No 148 VW DW linâ&#x20AC;&#x2122; with LW\ 0DQDJHUÂś with Myanmar Mandala Renon Renon Made Jl. Raya Niti 148 RI 'XEOLQÂśV &hold the honour November 13, 2107. UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur 2829Kopi Mandala No. to Dimsum Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 continue Dublin, Ireland, Sanur Jl. Mohamad Cafee in Jl. D.Tamblingan 30 Furama <RX FDQ ÂżQG ,QWH 19 Smirnof No.88 Renon Suu Kyi,

r es â&#x20AC;&#x2DC;Disaste Franco hopveys passion Artistâ&#x20AC;&#x2122; con P HYHU PDGH RI ZRUVW â&#x20AC;ŤŰ&#x2039;â&#x20AC;ŹO

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

REUTERS/Cathal

McNaughton

LWDO DV ,QGLDQ FDS HI 6PRJ FKRNHVXUHV IDLO WR EULQJ UHOL HDV HPHUJHQF\ P A man walks

through

smog near

Delhi, India

November

13, 2017.

KWHUV R WHHQDJH GDXJ DQ D PRWKHU RI WZ *UHHQ 7ULEXQDO VHFRQG HG WKH 1DWLRQDO RXUW KDV GLUHFW XULQJ UHSRUWV Âł(YHU\ XW ZH 7KH

HQYLURQPHQW F QW DQG QHLJKER QJ RXU OXQJV E DÂśV WR PHGLD UQLQJ ZH DUH GDPDJL DWKLQJ ´ VDLG $UYLQG YHORSHG ,QGL FLW\ JRYHUQPH K FULVLV FKHVW DQG VWDWHV WR VWRS IDUPHUV IURP EX HQWV QGHG OLPLW HQ XW WKH JRYHUQP KHDG RI WKH SXEOLF KHDOW ERUQH FDQQRW VWRS EUH H 6LU KH UHFRPPH .XPDU WKH HSDUWPHQW DW WK FURS VWXEEOH %DEOH WR GR VR HG WR WDFNOH D RJ WLPHV W FLDOV VWUXJJO HG OHYHOV RI SRLVRQRXV DLU XG RI WR[LF VP QRQ JRYHUQwith the upper OXQJ VXUJHU\ G VSLWDO UH- KDYH QRW EHHQ HUQPHQW RIÂż IRU , $ WKLFN FOR compared 1HZ 'HOKL EDVHG *DQJD 5DP KR V VDLG LW KDG RQGD\ DV JRY6 HPEDVV\ PHDVXUH VKRZ 7$5$ +RPHV 1(: '(/+ afternoon, 8QLWHG $LUOLQH 1HZDUN 1HZ PHQW JURXS VXSSRUWV SRRU 'HOKL RQ 0 on Monday LDO DW Ă&#x20AC;LJKWV IURP 6XQGD\ &KLOGUHQ ZKLFK GRQDFDSLWDO 1HZ QWR LWV VHFRQG ZHHN $ 8 reached 498 DUJDYD DQ RIÂżFRDUG VXPHG WR 1HZ 'HOKL RQ LW ZDV VHHNLQJ WHPPM 2.5, had WKDW LV ZHOO L -HUVH\ WKH VHUYLFH H EDG FKLOGUHQ VDLG DW OHDVW ÂżYH DLU SXULknown as at 50. QEHDU- VDLG 3UDVKDQW *OXWLRQ &RQWURO % RQparticles, DIWHU VXVSHQGLQJ WKH &HQWUDO 3RO V LQ FKDUJH RI P FKLOGUHQ KDYH quality air WLRQV WR EX\ ROHUDEOH DQG X JR DLU KDV SRUDULO\ RYHU FRQFHUQ DERXW WK WR UHRSHQ ÂżHUV Âł6RPH RI WKH *DUJDYD ZKR L limit of â&#x20AC;&#x153;goodâ&#x20AC;? LQ WDFNOH WKH ÂłLQW RQ´ DQG FRXOGQÂśW WKH V GHFLGHG W\ VDLG 'HOKLÂśV

LVVXHV FORVLQJ DW U RIÂżFH VDLG UD DEOH DLU SROOXWL VWDWH JRYHUQPHQW LWRULQJ DLU TXDOL O\ LQ WKH ÂłKD]DUGRXV´ DLU $XWKRULWLH EUHDWKLQJ D YROXQWHHU 0RQGD\ DIWHU HPHUQH[W WKUHH ,QGLDÂśV ZHDWKH 7KH 'HOKL VFKRROV RQ LO\ IRU D IHZ GD\V ODVW WR VFKRRO ´ VDLG EHHQ FRQVLVWHQW HDVXUHV VXFK DV D KDOW RYHU WKH WKH SXEOLF KHDOWK FDU HO\ WR ZDV IRUHFDVW FRXOG KHOS FOHDU LQ GHFODUHG D DIWHU SROOXWLRQ WKHP WHPSRUDU JURXS (rtr) HQRQ ]RQH GHVSLWH P DQG LQFUHDVLQJ QFRXU- ZHHN EXW WKH GHFLVLRQ LV OLNG (QGD\V ZKLFK UDLQIDOO LV OLNHO\ LQ JHQF\ ODVW ZHHN \HDUO\ SKHQRP OHJDO WR FRQVWUXFWLRQ V IRXU IROG WR H RUW FOHV RQ WKH URD also be heard 'HOKL DQG VPRJ Âł/LJKW News can OHYHOV VSLNHG D PELQDWLRQ RI LO at Global DGG PRUH YHKL QFLHV VDLG WKH\ ZHUH SDUNLQJ FKDUJH Q RQ in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 WKUHH GD\V EODPHG RQ D FR QRUWKHUQ VWDWHV DJH SHRSOH WR XVH SXEOLF WUDQVS VWDWHV VXUURXQGLQJ IRUFHPHQW DJH VH D EODQNHW ED 96.5 WKH QH[W LQ Radio FM am. Listen to 'HOKL RYHU UHVXOW LQ D FKDQJH LQ FURS EXUQLQJ W DQG GXVW 2YHU WKH XQDEOH WR LPSR I FRPPHUFLDO WUXFNV until 10.00 FM at http:// HDQG WKLV FRXOG WKH UHJLRQ ´ &KDUDQ YHKLFOH H[KDXV EHJDQ XVLQJ EVERY BREATH m WHDFKHU $DUWL 0 Global Radio DLUERUQH SDUWLFOHV D WKH PRYHPHQW R ZHDULQ SDUWV ten2myradio.co ZLQG SDWWHUQ LQLVW DW ,QGLD 0HWHRUR- ZHHNHQG DXWKRULWLHV 3ULPDU\ VFKRRO 7KH 30 WLPHV ILQHU WKDQ at http:// VSUD\ ZDWHU VW DQG globalfmbali.lis FDQ EH QRQ VDLG KHU IDPLO\ KDG EHHQ GRRUV WUXFNV WR streaming 6LQJK D VFLHQW PHQW WROG 5HXWHUV http:// WR NHHS WKH GX LW KDV DUH DERXW LQJ ÂżUH HYHQ ZKHQ LQ DLU or live video 7KH SDUWLFOHV li.com and li. ORJLFDO 'HSDUW UW WR DEDWH VWDUW RI WKH FDSLWDO KXPDQ KDLU LQWR WKH OXQJV FDXV- LQJ IDFH PDVNV FDQ DIIRUG DQ radioglobalfmbanel/global-fm-ba RWKHU GHHS Âł6PRJ ZLOO VWD 6N\PHW ,QGLDÂśV RWKHU DLU SDUWLFOHV GRZQ EXW HYHU\RQH FDU :H ustream.tv/chan %XW W GLVHDVHV DQG VHHQ D Âł1RW RU DLU FRQGLWLRQHG HQRQ I- LQKDOHG WRPRUURZ ´ ZHDWKHU IRUHFDVWHU KDG OLWWOH HIIHF UHVSLUDWRU\ KDYH SXULÂżHU O JRYHUQPHQW R H WKDW LQJ FRQWLQXH +RVSLWDOV ZLWK DUH DOO OLYLQJ LQ KHOO ´ VDLG 0 $ VHQLRU IHGHUD RQO\ SULYDWH DLOPHQWV FRPLQJ LQ ZDV OLWWOH PRU VPRJ ZRXOG VDLG GHQVH DQG WKH VXUURXQGLQJ ÂżFLDO VDLG WKHUH Âł:H FDQ RQO\ GR WKLV VXUJH RI SDWLHQWV DFFRUGLQJ RYHU 'HOKL W WKH QH[W WZR GD\V FRXOG EH GRQH ZH ZLOO KDYH WR ZDLW UHVSLUDWRU\ FRPSODLQWV HDU D HUH ´ DUHD IRU DW OHDV RXUW LV GXH WR K PXFK DQG QRZ DQ WKH DWPRVSK 7KH 6XSUHPH & D 1HZ 'HOKL ODZ\HU IRU UDLQV WR FOH SHWLWLRQ ÂżOHG E\QPHQW DXWKRULWLHV WR WR GLUHFW JRYHU

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Wage, 15 November 2017

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Makin Parah, Krisis Polusi Udara di India New Delhi (Bali Post) -

Krisis polusi udara di New Delhi, India makin parah. Namun, Menteri Lingkungan India Harsh Vardhan mengatakan bahwa udara kotor negara tersebut tidak menimbulkan masalah, dengan hanya mengatakan â&#x20AC;&#x153;tindakan pencegahan rutinâ&#x20AC;? diperlukan untuk mengatasi apa yang dokter sebut darurat kesehatan masyarakat. Ia membandingkan polusi yang mencekik petakpetak besar di India utara, termasuk ibu kota, dengan kebocoran gas 1984 di Bhopal yang menewaskan sedikitnya 25.000 orang dan merupakan

bencana industri terburuk di dunia. Tragedi Bhopal, menurutnya adalah â&#x20AC;&#x153;situasi darurat dimana Anda harus panik dan Anda harus melihat apa yang harus Anda lakukan,â&#x20AC;? katanya dalam

sebuah wawancara yang dipublikasikan di situs berita CNN-18 pada Selasa (14/11) kemarin. Tapi pada krisis asap saat ini dia berkata: â&#x20AC;&#x153;Saya tidak mengatakan bahwa kita se-

harusnya tidak melakukan apapun, setiap orang harus menanggapi apa yang seharusnya dilakukannya. Tetapi tidak perlu menyebar panik di antara orang-orang.â&#x20AC;? Vardhan mengatakan â&#x20AC;&#x153;tindakan pencegahan rutinâ&#x20AC;? adalah yang dibutuhkan untuk mengatasi tingkat polutan berbahaya di udara yang telah melampaui pedoman keselamatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), be-

Bill Gates

buruk minggu lalu, Asosiasi Medis India mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat dan mendesak administrator untuk â&#x20AC;&#x153;mengekang ancaman iniâ&#x20AC;?. Pihak berwenang sementara menutup sekolah, melarang pembangunan, dan truk yang dibatasi untuk memasuki kota. Namun, juru kampanye mengatakan tindakan jangka panjang diperlukan untuk mengatasi krisis tersebut. (iah/afp)

Lagu Penyemangat Serdadu Tridatu

Mr. Botax

Bali Post/ist

Kalangan musisi Bali bereaksi atas keputusan PSSI yang dinilai kontroversial dan membuat Bali United harus puas dengan posisi juara 2 dalam Liga 1. Mr Botax bahkan menggarap sebuah lagu penyemangat bagi para pemain kesebelasan yang bertajuk Serdadu Tridatu ini. Baginya, meski Bali United tidak bisa merengkuh juara akibat keputusan yang dianggap â&#x20AC;&#x153;kontroversiâ&#x20AC;? dari PSSI tersebut, pria yang bernama asli Lanang ini tetap memberikan penghargaan setinggi-tingginya. Penggarapan lagu yang diberi judul sesuai dengan julukan Bali United, â&#x20AC;&#x153;Serdadu Tridatu,â&#x20AC;?

Diabetes Masuk 10 Penyakit Mematikan di Indonesia Jakarta (Bali Post) Studi Kesadaran Diabetes. Studi ini bertujuan menDiabetes termasuk dalam 10 penyakit mematikan gurangi kesenjangan informasi mengenai diabetes, di Indonesia. Bahkan prevalensi penderita diabetes meningkatkan persepsi positif terhadap penyakit terus meningkat setiap tahunnya. Demikian dikemu- ini, membantu masyarakat menjalani kehidupan kakan Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen yang lebih sehat baik fisik maupun mental, serta Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UI/RSCM membantu mereka memiliki kemapanan finansial dr. Em Yunir saat kampanye pencegahan penyakit seumur hidup. diabetes di Jakarta, Selasa (14/11) kemarin. Saat ini, kata Elin, penderita diabetes di Indonesia Dalam kampanye yang diinisiasi Sun Life Financial diperkirakan mencapai 39% dari total populasi. SeIndonesia (Sun Life) dalam rangka memperingati cara umum, masyarakat Indonesia memiliki persepsi Hari Diabetes Sedunia yang jatuh setiap 14 Novem- bahwa pengidap diabetes memiliki harapan hidup ber itu, Yunir mengatakan, berdasarkan survei yang lebih pendek 16 tahun dari mereka yang tidak terkena dilakukan lembaganya sepuluh tahun lalu, tingkat diabetes. â&#x20AC;&#x153;Persepsi harapan hidup penderita diabetes prevalensi penderita diabetes di Indonesia sebesar menjadi salah satu kesimpangsiuran yang perlu di5,9%. Lalu, saat survei 2012, prevalensi naik menjadi luruskan,â&#x20AC;? ujarnya. 6,9% dari total populasi. â&#x20AC;&#x153;Trennya terus naik, karena Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indoperubahan gaya hidup masyarakat Indonesia yang nesia Shierly Ge mengatakan, angka penderita diatidak sehat. Kurang gerak dan tidak mengontrol betes di Indonesia saat ini tergolong tinggi. Namun, makanan,â&#x20AC;? ujarnya. kesadaran masyarakat melakukan pengecekan masih Yuniar menambahkan, biaya perawatan pasien rendah. â&#x20AC;&#x153;Kami memiliki kepedulian tinggi terhadap diabetes sangat besar, tergantung pada jenis diabetes kondisi ini dan berkomitmen terus mengedukasi yang diderita pasien. Bahkan, untuk pasien yang men- masyarakat mengenai diabetes dan risiko-risikonya,â&#x20AC;? derita diabetes berat, bisa menghabiskan ratusan juta ujar Shierly. (010) rupiah tiap tahunnya. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Saya mengapresiasi Sun Life yang melakukan tindakan preventif agar masyarakat memiliki kondisi kesehatan yang tetap prima,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; paparnya. Sementara itu, Presdir Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan, diabetes merupakan salah satu penyakit kritis yang mematikan. â&#x20AC;&#x153;Kami sebagai penyedia jasa keuangan memiliki komitmen dan fokus strategis pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap diabetes dan pencegahannya,â&#x20AC;? ujarnya. Kepedul i an Sun Bali Post/son L i f e t e r h a d a p p e - DIABETES - Kampanye Sadar Diabetes digelar di Jakarta, Selasa (14/11) nyakit ini, kata Elin, kemarin. Kampanye ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Diabetes ditunjukkan lewat Sedunia, 14 November 2017.

Rowan Atkinson

Nantikan Anak Ketiga Rowan Atkinson, aktor 62 tahun yang antara lain dikenal lewat karakter Mr. Bean, dikabarkan sedang menantikan kelahiran anak ketiga. Aktor yang telah memiliki dua anak yang telah dewasa dari perkawinan pertamanya itu sedang menanti kelahiran anak pertamanya dari aktris Louise Ford, yang 29 tahun lebih muda darinya. Pasangan itu telah bersama selama tiga tahun dan bahagia dengan kabar gembira tersebut menurut siaran Telegraph. Ford (33) tenar setelah berakting sebagai Kate Middleton di acara â&#x20AC;&#x153;The Windsorâ&#x20AC;?. Dia pertama kali bertemu Atkinson ketika mereka manggung bersama dalam â&#x20AC;&#x153;The Quartermaineâ&#x20AC;&#x2122;s Termsâ&#x20AC;? di Wyndhamâ&#x20AC;&#x2122;s Theatre London pada 2013. Atkinson sebelumnya menikah dengan Sunetra Sastry (55) selama 25 tahun. Pernikahan mereka dikarunia dua anak, Ben (23) dan Lily (21). Mereka bercerai pada 2013 dan Sastry mengajukan gugatan cerai dengan alasan perbedaan yang tak bisa diselesaikan. Atkinson dan Ford pindah ke London Utara pada 2014 dan membuka hubungan mereka ke publik. Ford baru-baru ini terlihat berbelanja di London dalam keadaan hamil besar dan

inggi di dunia. Di Delhi pada Selasa, tingkat PM2,5 - partikel kecil yang paling berbahaya bagi kesehatan manusia - berjumlah sekitar 400, menurut situs Kedutaan AS, masuk ke kategori â&#x20AC;&#x153;berbahayaâ&#x20AC;?. Delhi sekarang adalah ibu kota paling berpolusi di dunia menurut WHO, dengan tingkat polusi yang secara teratur melebihi tingkat Beijing. Karena kualitas udara kota mem-

Mr. Botax

50 Juta Dolar untuk Riset Alzheimer Pendiri Microsoft Bill Gates pada Senin (13/11) mengumumkan bahwa dia menginvestasikan 50 juta dolar AS (sekitar Rp 677 miliar) untuk mendanai riset tentang pengobatan penyakit Alzheimer. Gates, dalam satu catatan di blognya, mengatakan dia menginvestasikan dana pribadinya, bukan dari Yayasan Amal Bill & Melinda Gates, untuk keperluan itu. â&#x20AC;&#x153;Dari semua gangguan yang mengganggu kita di hari tua, satu yang menonjol sebagai ancaman besar bagi masyarakat: Penyakit Alzheimer,â&#x20AC;? kata Gates sebagaimana dikutip kantor berita AFP. â&#x20AC;&#x153;Para ilmuwan belum mengetahui penyebab pasti Alzheimer atau bagaimana menghentikan penyakit ini agar tidak menghancurkan otak,â&#x20AC;? katanya. â&#x20AC;&#x153;Di Amerika Serikat, ini satusatunya dalam 10 besar penyebab kematian yang tanpa perawatan Bali Post/afp yang berarti.â&#x20AC;? Bill Gates Gates mengatakan dia menginvestasikan 50 juta dolar AS di Dementia Discovery Fund yang berbasis di London, sebuah usaha swasta-publik yang mendukung penelitian inovatif tentang demensia. Multi-miliarder dan dermawan itu mengatakan bahwa menemukan pengobatan untuk Alzheimer, yang memengaruhi hampir 50 juta orang di seluruh dunia, sangat mendesak karena perbaikan perawatan medisnya berarti orang-orang dapat hidup lebih lama. Ia menyatakan bahwa ayahnya akan segera merayakan ulang tahun ke-92-â&#x20AC;?kejadian penting yang tak terbayangkan ketika dia dilahirkan.â&#x20AC;? Gates mengatakan ada hampir 50 persen peluang perkembangan Alzheimer pada orang yang hidup sampai pertengahan 80-an. â&#x20AC;&#x153;Kalau kau kena penyakit ini pada usia 60-an atau 70-an, kau mungkin membutuhkan perawatan mahal selama puluhan tahun,â&#x20AC;? katanya, dikutip AFP. â&#x20AC;&#x153;Tanpa terobosan besar, pengeluaran akan terus memeras anggaran kesehatan dalam tahun-tahun dan dekade-dekade mendatang,â&#x20AC;? kata Gates. Gates menyadari bahwa mencapai kemajuan dalam penyembuhan Alzheimer akan menjadi proyek jangka panjang. Namun dia optimistis. â&#x20AC;&#x153;Kita melihat inovasi ilmiah mengubah penyakit-penyakit yang semula pasti mematikan seperti HIV bisa tetap terkendali dengan pengobatan,â&#x20AC;? katanya. â&#x20AC;&#x153;Saya yakin kita bisa melakukan yang serupa (atau lebih baik) dengan Alzheimer.â&#x20AC;? Bill & Melinda Gates Foundation utamanya berkonsentrasi pada penanganan penyakit menular seperti malaria dan polio di negara-negara miskin. (ant)

berapa kali setiap hari selama seminggu terakhir. Para pemimpin India telah dikritik karena gagal berbuat lebih banyak untuk mengatasi tingkat polusi yang meningkat, yang para ahli katakan menyeka bertahun-tahun kehidupan warganya. Sebuah laporan baru-baru ini di jurnal medis Lancet mengatakan polusi telah menewaskan 2,5 juta orang di India pada tahun 2015, tert-

satu sumber mengatakan bayinya akan lahir sebelum akhir tahun ini. Juru bicara Atkinson menolak menanggapi kabar itu. (ant)

digarap selama 1 hari. â&#x20AC;&#x153;Lagu ini saya buat setelah tahu Bali United dicurangi. Saya hanya butuh waktu 10 menit untuk menulis liriknya. Setelah itu saya menelepon produser saya dan menyampaikan ide saya untuk merekam lagu tentang Bali United di hari yang sama,â&#x20AC;? ujar Mr. Botax, Selasa (14/11) kemarin. Sebagai seorang seniman, Lanang yang merupakan salah satu personel Lolot Band ini, mengaku tidaklah berlebihan jika dirinya memberikan penghargaan kepada Bali United yang telah berjuang mengharumkan nama Bali. Lagu ini pun diharapkan menjadi penyeman-

gat para pemain dan suporter Bali United. Lagu yang berdurasi lebih dari 3 menit ini kental dengan nuansa reggae. Hal ini sangat kontras dengan ciri musik yang diusungnya selama ini sebagai seorang Mr. Botax yang lekat dengan khas genre rock. Saat ditanya terkait hal tersebut, dirinya mengaku jika dipilihnya genre reggae ini karena dirinya sedang ingin membuat gaya bermusik dengan sesuatu yang beda. â&#x20AC;&#x153;Karena di Lolot kan sudah rock. Jadi lucu dong kalau saya juga bikin karya dalam bentuk rock. Saya ingin nuansanya berbeda dengan rock,â&#x20AC;? tandasnya. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook