Skip to main content

Edisi 10 Nopember 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 81 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat wage, 10 november 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

1.300 Warga Tembagapura Disandera

TNI-Polri Lakukan Langkah Persuasif Jakarta (Bali Post) – Sebanyak 1.300 warga sipil di Kabupaten Mimika, Papua, disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Warga tersebut berada di sekitar Kampung Kimberly dan Kampung Banti, Distrik Tembagapura. Bahkan kedua kampung tersebut kini berada di bawah kendali mereka, KKB. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, TNI bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan melakukan langkah persuasif dalam upaya membebaskan 1.300 warga sipil yang disandera kelompok kriminal bersenjata. ‘’Kami akan melakukan tindakan, tapi prioritas utama adalah mengamankan masyarakatnya dengan langkahlangkah yang lunak bersama kepolisian. Apabila langkah lunak tidak bisa, maka kami akan melakukan langkah selanjutnya,’’ kata Nurmantyo di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/11) kemarin. Sebelum menerapkan tindakan, lanjutnya, mereka akan melakukan pengamatan kemudian pengintaian karena kelompok yang mengaku Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu menyandera masyarakat umum. Hal. 19 Indikasi OPM

Gatot Nurmantyo

Warga Dijadikan Tameng

Bali Post/rtr

PEGANG PAYUNG - Presiden Indonesia Joko Widodo memegang payung untuk Presiden Korea Selatan Moon Jae-in saat upacara penanaman pohon di Istana Kepresidenan di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/11) kemarin.

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.

SATUAN tugas terpadu penanggulangan kelompok kriminal bersenjata di Tembagapura kini terus menjaga dan mengamankan warga dari segala bentuk gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. ‘’Satgas berupaya mengamankan dan melakukan langkah persuasif guna membebaskan 1.300 warga sipil yang dijadikan sandera oleh kelompok bersenjata di sekitar Kampung Kimberly dan Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika,’’ kata Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli, Kamis (9/11) kemarin. Dikatakannya, warga yang disandera itu terdiri dari warga asli

Banti dan Kimberly serta warga nonPapua yang selama ini berprofesi menjadi pendulang dan pengumpul emas hasil dulangan masyarakat. Masyarakat dijadikan tameng dan disandera KKB, sehingga mereka sudah tidak dapat melakukan aktivitas secara normal. Berbagai upaya akan dilakukan satgas sehingga warga dapat terbebas. Rafli juga mengatakan, KKB tidak mengizinkan warga keluar dari kampung dan berjaga-jaga dengan membawa senjata api serta senjata tajam tradisional, di antaranya panah dan parang. Hal. 19 Senjata Tajam

Tangani Kasus Dua Pimpinan KPK

Kapolri Minta Penyidik Hati-hati, Tak Ingin Hubungan Memburuk

Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai Rp 3.000.000 Pengelola Pasar Seni Gawang Rp 1.576.000 Putu Suryadi,Jl. Raya Uluwatu 200 Rp 150.000 Jumlah diterima kemarin Rp 4.726.000 Jumlah sebelumnya Rp 528.352.598 Jumlah seluruhnya Rp 533.078.598

E-Samsat Berlaku di Jawa dan Bali

Jakarta (Bali Post) – Fasilitas layanan pembayaran pajak kendaraan secara daring atau e-Samsat mulai diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali. Peresmiannya dilakukan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kamis (9/11) kemarin. ‘’Sekarang Samsat online, se-Jawa dan Bali sudah bisa dilakukan, ke depan akan berkembang di seluruh Indonesia,’’ kata Jenderal Tito Karnavian di acara Launching dan Workshop Modernisasi Polantas sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan di Jakarta. Selain meresmikan fasilitas e-Samsat, ada sejumlah layanan di Lalu Lintas yang juga diluncurkan, di antaranya peluncuran aplikasi Electronic Registration and Identification (ERI). ERI merupakan konsep tilang modern dengan menggunakan perangkat CCTV yang terpasang di jalan untuk mengambil foto pelat nomor kendaraan dan memberikan data lokasi tempat terjadinya pelanggaran lalu lintas. Setelah itu, data yang terekam akan masuk ke dalam data pemilik kendaraan yang ada di aplikasi ERI. Surat tilang nantinya akan dikirim ke alamat pelanggar. Dalam implementasi ERI, Korlantas Polri diketahui telah memasang 73 kamera pemantau kecepatan kendaraan di ruas jalan arteri dan jalan tol. Selain mengawasi pengemudi yang melanggar batas kecepatan, kamera tersebut juga dapat merekam pelanggar bahu jalan, marka jalan, lampu lalu lintas, mengangkut barang melebihi aturan dan pengemudi sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Di bidang pengaduan masyarakat, kini masyarakat bisa menghubungi Call and Command Center, baik melalui nomor telepon 021-1500669 atau 9119. Laporan masyarakat akan dibuka selama 24 jam dan akan segera diproses. Hal. 19 Mau Disuap

Boy Rafli

Bali Post/dok

BERSAMA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Ketua KPK Agus Rahardjo dalam sebuah kesempatan.

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) berhati-hati menangani perkara dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan dokumen palsu. ‘’Ini suatu permasalahan hukum yang menarik, saya meminta penyidik berhatihati,’’ kata Tito, di Jakarta, Kamis (9/11) kemarin. Tito mengatakan, persoalan hakim yang mengabulkan praperadilan penetapan seorang tersangka tidak sah merupakan ‘’celah hukum’’ untuk digugat balik seseorang yang telah ditetapkan tersangka. Kapolri juga mengarahkan penyidik Polri meminta keterangan sejumlah saksi ahli hukum pidana lantaran akan munculkan pandangan yang berbeda-beda terhadap dampak pengabulan putusan praperadilan. Kapolri mendukung proses penegakan hukum yang sesuai aturan dan prosedur terhadap seluruh warga negara Indonesia, serta tetap menjaga hubungan sinergis bersama instansi lainnya. ‘’Saya sebagai Kapolri tidak ingin Polri berbenturan dengan lembaga lain, nanti ada yang diuntungkan,’’ ujar Tito. Tito menegaskan komitmen dan tidak ingin menimbulkan situasi gaduh yang berdampak terhadap hubungan Polri dan KPK memburuk. Sementara itu, KPK menegaskan bahwa surat pemintaan perpanjangan pencegahan ke luar negeri terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang dikirim ke Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM sah secara hukum. ‘’Aturan pertama, yaitu Undang-undang KPK Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK Pasal 12 ayat 1 huruf b memerintahkan kepada instansi yang terkait untuk melarang seseorang bepergian ke luar negeri,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis kemarin. Hal. 19 Palsukan Surat

Eks Teroris Minta Generasi Muda Teladani Pahlawan EKS teroris Iqbal Husaini atau Rambo atau Adrian Alamsyah mengajak generasi muda untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan cara yang benar. Iqbal yang pernah divonis empat tahun penjara karena kasus terorisme saat konflik Ambon mengaku sejak dulu ia cinta NKRI, dan karena alasan itu pula ia ikut ‘’berjihad’’ di Ambon. ‘’Sebagai anak muda, saya ingin jadi pahlawan saat itu. Niat kami ingin menjaga NKRI, tapi ternyata caranya salah dan tidak sesuai dengan undang-undang dan Pancasila,’’ kata Iqbal seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (9/11) kemarin. Iqbal yang saat ini aktif mengikuti berbagai kegiatan deradikalisasi yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan generasi muda agar tidak salah langkah seperti dirinya dulu. Menyambut Hari Pahlawan, Iqbal men-

gajak generasi muda untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan mengingat generasi muda merupakan calon pemimpin bangsa di masa mendatang. Menurutnya, ada banyak cara untuk berjuang demi mengisi kemerdekaan sekaligus menjaga keutuhan negara ini, salah satunya dengan menjadi agen perdamaian di dunia maya yang kini kebanjiran propaganda radikal terorisme. Saat ini, katanya, potensi disintegrasi di kalangan generasi muda Indonesia cukup tinggi, sehingga sangat mudah terjadi perpecahan di antara mereka. Apalagi ada kelompok tertentu yang sengaja memicu konflik melalui ujaran kebencian dan berita bohong. ‘’Jadilah pahlawan dengan menjadi agen perdamaian, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Warisan kemerdekaan dari pahlawan adalah warisan terbaik buat bangsa Indonesia. Mari kita jaga kemerde-

kaan dan keutuhan NKRI,’’ kata Iqbal. Gelar Pahlawan Sementara itu, Kamis kemarin, Presiden Joko Widodo memimpin upacara penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2017 setibanya di Jakarta dari Solo. Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta menyebutkan, Presiden Joko Widodo tiba di Jakarta setelah melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur, serta menggelar prosesi pernikahan putrinya Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Solo. Setibanya di Jakarta, Presiden langsung memimpin upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2017 di Istana Negara Jakarta pada pukul 11.00

WIB. Empat tokoh dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Tahun 2017 yakni almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dari NTB, almarhum Laksamana Malahayati dari Aceh, almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kepri, dan Lafran Pane dari DI Yogyakarta. Acara penganugerahan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2017. Presiden Jokowi secara resmi menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada ahli waris dari empat tokoh yakni TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid tokoh dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Laksamana Malahayati tokoh dari Provinsi Aceh, Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kepulauan Riau, dan Lafran Pane dari DI Yogyakarta. Hal. 19 Empat Tokoh


denpasar

2

Jumat Wage, 10 November 2017

figur

Bali Post/dok

Tidak Memihak

PERHELATAN pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak akan digelar tahun 2018 dan dilanjutkan dengan pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2019 mendatang. Bali termasuk salah satu daerah yang akan mengikuti proses pilkada serentak tahun depan. Menyukseskan hajatan politik lima tahunan tersebut, kini sejumlah kabupaten/kota telah menyiapkan segala perangkatnya. Salah satunya Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK). Seluruh petugas PPS dan PPK diharapkan tidak memihak, sehingga proses pilkada maupun pemilu bisa berjalan dengan transparan, jujur dan adil. Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan menegaskan hal itu saat melantik 20 orang Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan 129 Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Gedung PHDI Provinsi Bali, Kamis (9/11) kemarin. Dikatakan, pihaknya sempat kewalahan dalam merekrut petugas yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan pilkada dan pemilu di desa serta kecamatan. Oleh karena itu, pelantikan di Kota Denpasar juga dilakukan terakhir, dibandingkan kabupaten lainnya di Bali. “Kami sempat kesulitan dalam proses rekrutmen calon PPK maupun PPS. Kondisi ini mungkin lantaran masih minimnya partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pilkada. Bahkan KPU Kota Denpasar sampai melaksanakan rekrutmen hingga tiga kali,” ujarnya. Dalam mencari petugas PPK dan PPS, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke desa dan kelurahan, tapi masih harus dilakukan rekrutmen hingga tiga kali lantaran belum memenuhi target. Saat ini partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pilkada masih minim. Dikatakan, minimnya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pilkada dan pemilu ini dikarenakan pelaksanaan hajatan demokrasi di Indonesia terbilang sering. Sehingga masyarakat umum mulai jenuh dengan hajatan politik ini. Ia berharap, dengan adanya kondisi saat ini masyarakat diharapkan ikut serta dan proaktif terhadap pelaksanaan berbagai hajatan demokrasi di Indonesia. Sehingga masyarakat tidak buta terhadap politik dan dapat secara langsung mengawasi pelaksanaannya. “Kami berharap PPK dan PPS yang baru dilantik ini mampu bekerja secara maksimal dan tetap menjalin komunikasi dengan partai politik, pemerintah dan masyarakat serta tetap menjaga tupoksi dan faedah dari PPK maupun PPS tersebut,” tegasnya. (ara)

LPD Diminta Manfaatkan Teknologi

Denpasar (Bali Post) Keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) memiliki peran yang sangat strategis dalam mengelola ekonomi di desa pakraman. Bahkan, bila pengelolanya prefesional, tidak jarang LPD mampu memberikan kemudahan yang luar biasa bagi krama desa setempat. Oleh karena itu, LPD harus terus dibenahi, dikuatkan dan dikembangkan. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan hal itu di sela-sela sosialisasi Perda LPD, Kamis (9/11) kemarin. Rai Mantra mengatakan, LPD lahir dari pemikiran yang sangat lokal, namun dengan manfaat sangat besar. LPD adalah penguat ekonomi kerakyatan sebagai acuan tata kelola sosial dan kebudayaan yang harus dibenahi, dikuatkan dan dikembangkan. “Dalam hal ini, saya sangat berterima kasih yang sebesarbesarnya kepada seluruh bendesa pakraman dan seluruh Kepala LPD serta jajaran dinas yang senantiasa mampu berkolaborasi demi menyukseskan program ini”, ujarnya. Rai Mantra menambahkan, istilah lokal yang dikembalikan dalam Perda LPD ini sangat diapresiasi, namun dalam teknis pelaksanaan kinerja tetap harus memanfaatkan teknologi informasi yang ada secara baik. “Seperti istilah tabungan yang dikembalikan menjadi sesepelan adalah suatu hal yang sangat baik karena kembali menguatkan budaya lokal yang sejatinya sudah ada sejak dahulu. Namun pihak pengola LPD tentu harus tetap memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin dalam pola pengelolaan keuangannya,” katanya mengingatkan. Khusus untuk di Kota Denpasar, kata Rai Mantra, perkembangan LPD sudah baik. Tentunya hal ini harus diimbangi dengan upaya peningkatan pelayanan untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Mengingat tujuan dari LPD adalah sebagai penguat ekonomi kerakyatan, maka semua pihak harus berjalan harmonis untuk mencapai tujuan yang baik itu. “Setiap perubahan tentu diperlukan upaya adaptasi. Pola adaptasi ini tidak boleh ditinggalkan karena pola ini adalah penguat untuk dilakukannya pembenahan yang selanjutnya dapat berkembang sesuai harapan,” katanya. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : LPD DIMINTA MANFAATKAN TEKNOLOGI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

CANANG - Seorang pedagang tengah ‘‘matanding canang’’ di Pasar Nyanggelan, Denpasar. Kebutuhan canang di Denpasar cukup tinggi, terutama menjelang hari raya Hindu seperti Kuningan.

Dua Istri Mang Jangol Positif Pakai Narkoba Ruang Kerjanya Digeledah

Denpasar (Bali Post) -

Puluhan anggota gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali mendatangi Gedung DPRD Bali, Kamis (9/11) kemarin. Kedatangan petugas tersebut dalam rangka penggeledahan ruang kerja tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol. Setelah 30 menit mengobok-obok ruang kerja Mang Jangol, polisi tidak menemukan barang yang berkaitan dengan kasus yang menjerat wakil rakyat tersebut. Sementara itu, hasil tes urine istri pertama Mang Jangol, Ratna Dewi, dan istri keduanya, Putu Ariestarini, dinyatakan positif memakai sabu-sabu. Sementara waktu melarikan diri dari TKP, mereka menggunakan mobil dinas suaminya yaitu sedan Toyota Altis. Sebelum penggeledahan dilakukan, seluruh anggota mengikuti apel dan diberi pengarahan oleh Kabag Ops Polresta Kompol Nyoman Gatra, Kasat Resnarkoba Kompol Wayan Arta Ariawan dan Wadir Resnarkoba AKBP Sudjarwoko. Sedangkan penggeledahan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Purnomo. “Sesuai aturan, kita koordinasi dulu dengan pimpinan DPRD Bali dan disetujui dilaksanakan penggeledahan di ruang kerja yang bersangkutan (Mang Jangol - red). Hasilnya nihil,” kata Hadi Purnomo. Menurut Hadi Purnomo, penggeledahan tersebut dilakukan berdasarkan perintah Kapolda Bali, karena Mang Jangol saat dites urine setahun lalu positif mengonsumsi sabu-sabu (SS). “Anggota kami cek satu per satu tempat aktivitasnya. Semua diperiksa, tempat kerja, laci, pembukuan dicek tapi tidak ditemukan hal-hal yang berhubungan dengan kasusnya,” katanya. Terkait pengejaran bandar narkoba ini, kata Hadi Purnomo pihaknya bekerja sama dengan Satgas CTOC dan sampai sekarang masih melakukan pengejaran. Ia berharap dalam

waktu dekat Mang Jangol bisa ditangkap. “Pada kesempatan ini mungkin didengar sama yang bersangkutan, kami harapkan untuk menyerahkan diri. Dia masih di Bali,” tegasnya. Hasil pemeriksaan istri pertama Mang Jangol, Ratna Dewi, yang ditangkap di Jembrana mengaku saat penggerebekan ia kabur bersama madunya nomor dua, Putu Ariestarini. Mereka kabur naik mobil dinas suaminya sedan Toyota Altis langsung menuju kampungnya di Jembrana. “Kalau mobil tidak ada sangkut-pautnya dengan kasus ini, mungkin dikembalikan ke DPRD Bali,” ujar Hadi Purnomo. Setelah dites urine, istri pertama dan kedua Mang Jangol positif SS. Pengakuan Dewi, narkoba tersebut diperoleh dari Mang Jangol. Namun mereka tidak tahu asal barang haram

Curi Jam Tangan

Turis Jepang Dituntut Lima Bulan

Denpasar (Bali Post) Setelah warga asing berkebangsaan Australia dan Inggris dinyatakan bersalah dalam kasus pencurian, Kamis (9/11) kemarin giliran turis asal Jepang dituntut bersalah. Ia adalah Nozomi Igami (44). Oleh JPU Ni Komang Swastini, ia dituntut lima bulan penjara pada persidangan yang dipimpin Hakim Esthar Oktavi di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. JPU Ni Komang Swastini menilai terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pencurian sebuah jam tangan merek Armani. Diuraikan JPU, aksi terdakwa dilakukan Sabtu (12/8) lalu di Duty Free Shop Bali Galeria, Kuta, Badung. Berawal saat terdakwa masuk ke dalam Duty Free Shop

Bali Galeria untuk melihat-lihat barang yang dipajang. Terdakwa kemudian melihat jam tangan yang berada di display yang dalam kondisi terbuka. Terdakwa langsung mengambil jam tangan tersebut dan memasukkannya ke dalam tas lalu kabur. Namun, segala gerak-geriknya terekam kamera CCTV yang terpasang di TKP. Atas perbuatan terdakwa tesebut, PT Duty Free Promosindo selaku pemilik jam tangan tersebut mengalami kerugian Rp 4.089.000. Atas tuntutan ini, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya langsung mengajukan pembelaan lisan di muka sidang. Intinya, terdakwa mengakui perbuatan dan menyesal, sehingga momohon keringanan hukuman. (kmb37)

tersebut. Lantas, berapa omzet dari bisnis ilegal tersebut? Menurut Hadi Purnomo, hasil penyidikan tiap bulan omzetnya sekitar Rp 200 juta. Sedangkan tersangka Rahman dapat jatah tiap bu-

lan sampai Rp 4 juta. “Kalau istri ketiga tersangka, hasil tes urinenya negatif. Istri pertama dan ketiga tinggal di TKP, sedangkan istri kedua tinggal di luar TKP,” kata mantan Kapolres Gianyar ini. (kmb36)

Bali Post/eka

PENGGELEDAHAN - Beberapa petugas masuk ke ruang kerja Komang Swastika di Gedung DPRD Bali, Kamis (9/11) kemarin. Polisi melakukan penggeledahan di ruang kerja tersangka untuk mencari barang bukti terkait narkoba.

Bos dan Staf Praja Spa Dihukum Setahun

Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan asusila dengan memanfaatkan media sosial facebook berjalan cukup lama di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Sidang dengan agenda putusan digelar Kamis (9/11) kemarin. Dalam sidang pimpinan majelis hakim Ni Made Sukereni dengan hakim anggota I Wayan Sukanila dan IA Nyoman Adnya Dewi itu, tiga terdakwa termasuk bos Praja Spa kompak dihukum selama setahun penjara. Mereka

adalah I Made Mahardika (37), Sang Nyoman Tri Mahayasa (29) dan Ni Komang Sri Wahyuni alias Ayuni (32). Di samping hukuman fisik dikurangi selama terdakwa dalam tahanan kota, owner dan marketing panti pijat plus-plus yang beralamat di Jalan Tukad Unda, Panjer, Denpasar Selatan itu juga diwajibkan membayar denda masing-masing Rp 25 juta subsider enam bulan kurungan. Mereka dijerat dengan Pasal 27 Ayat (1) jo Pasal 45 Ayat

(1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Menurut majelis hakim, ketiga terdakwa secara bersama-sama terbukti secara sah dan meyakinkan dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan akses informasi dokumen eletronik yang mengandung konten keasusilaan melalui media sosial facebook. Atas putusan itu, baik terdakwa maupun JPU mengatakan masih pikir-pikir. (kmb37)

Proses Pencairan Santunan Kematian Dipersingkat

Denpasar (Bali Post) Pencanangan Kota Denpasar sebagai Smart City, menuntut semua aparatur pemerintah di Kota Denpasar dari tingkat desa/kelurahan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memberikan pelayanan yang pintar untuk masyarakat. Salah satu terobosan yang dilakukan dalam pelayanan santunan kematian dengan memadukan informasi teknologi (IT). Dengan memadukan sistem IT dalam pelayanan tersebut, warga kota Denpasar tidak perlu lagi datang ke Dinas Capil, Dinas Sosial dan BPKAD. Namun, kini hanya cukup datang ke kantor lurah/desa setempat. Hal itu disampaikan Dewa Rama, salah seorang Tim Pelaksana Teknis E-Sewaka Santunan Kematian, usai memberikan pelatihan dan sosialisasi di Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (9/11) kemarin. Menurut Dewa Rama, pelayanan santunan kematian ber-

basis IT ini melibatkan beberapa OPD terkait seperti Dinas Kominfo, Dinas Capil, Dinas Sosial, BPKAD, Bagian Tapem

dan Bagian Hukum. Sedangkan alur untuk pengurusan santunan kematian yang berbasis IT, warga Denpasar harus menyiap-

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Penerapan sistem IT dalam pencairan santunan kematian mulai disosialisasikan ke masing-masing desa. Tampak suasana saat sosialisasi di Desa Dangin Puri Kangin, Kamis (9/11) kemarin.

kan foto kopi kartu keluarga, foto kopi KTP dan nomor rekening ahli waris dan cukup diserahkan di kantor desa/lurah setempat. Dewa Rama menambahkan, data-data tersebut akan diinput oleh petugas desa/lurah dan langsung terhubung dengan Dinas Capil, Dinas Sosial dan BPKAD. Dinas Capil akan melakukan verifikasi terhadap data yang di-input masing-masing desa/kelurahan sekaligus akan menerbitkan akta kematian. Setelah diverifikasi Dinas Capil dilanjutkan Dinas Sosial dan BPKAD untuk mencairkan uang santunan ke rekenang ahli waris. “Dengan memadukan sistem IT ini, warga Denpasar sangat dimudahkan. Yakni, cukup hanya datang ke kantor desa/lurah setempat dan uang santunan kematian sudah cair,” ujarnya. Dewa Rama menegaskan, pelaksanaan pelayanan santunan kematian akan serentak dilakukan di 43 desa/kelura-

han setelah di-launching secara resmi. Sedangkan Desa Dangin Puri Kangin ditunjuk menjadi pilot project pelaksanaan program ini. Untuk jaringannya, kata dia sudah terpasang dan siap dioperasikan di 43 desa/kelurahan. Sementara itu, Perbekel Dangin Puri Kangin IGN Putrawan mengatakan, pelayanan santunan kematian berbasis IT ini sangat mempermudah pelayanan pada masyarakat. Sebelum ada pelayanan berbasis IT, untuk mengurus santunan kematian sampai tiga bulan baru cair. Sedangkan setelah adanya pelayanan berbasis IT, maksimal dalam tiga hari sudah cair pada rekening ahli waris. Menurut Putrawan, jumlah santunan yang diterima masyarakat sebesar Rp 1 juta, sedangkan untuk veteran sebesar Rp 5 juta sesuai Perwali Nomor 39 Tahun 2017 pengganti Perwali Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pemberian Santunan kepada Warga. (kmb12)


BADUNG

Jumat Wage, 10 November 2017

3

HUT Ke-8 Mangupura Bertema ”Sarwatra Swaguna Badung Jayanti”

Badung Berbagi, dari Badung Membangun Bali MENGUSUNG tema ”Sarwatra Swaguna Badung Jayanti”, puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Ibu Kota Kabupaten Badung, Mangupura, akan dihelat di Mangupraja Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (16/11) mendatang. Namun sebelum itu, Minggu (12/11) akan digelar hiburan rakyat yang juga berlokasi di lapangan utama Puspem setempat. Sejumlah artis ibu kota dan lokal Bali diagendakan menghibur masyarakat. Asisten I (Pemerintahan dan Kesra) Sekda Badung I.B.

Yoga Segara didampingi Kabag Pemerintahan I Gusti Made Wardika, Kabag Humas Setda Badung Putu Thomas Yuniarta dan Kasubbag Humas I.B. Wisnawa Kesuma mengatakan tema yang diangkat pada HUT kali ini yakni “Sarwatra Swaguna Badung Jayanti”. Artinya, dimana pun dan kapan pun pemerintah mensejahterakan alam dan masyarakat. “Lebih luas artinya, Badung berbagi dan dari Badung membangun Bali,” terangnya saat jumpa pers di Ruang Humas Setda Badung, Kamis (9/11) kemarin. Lebih lanjut dipaparkannya,

rangkaian ulang tahun seperti tahun sebelumnya telah digelar sejak Oktober lalu. Per kecamatan merayakan HUT Mangupura dengan tema masing-masing yang diangkat, namun masih selaras dengan tema utama. “Selain itu, sudah dilangsungkan pula sejumlah lomba, seperti kontes bonsai tingkat nasional, lomba lagu, Festival Seni dan Budaya yang masih berlangsung di kawasan Pura Taman Ayun dan sebagainya,” paparnya. Pada kesempatan tersebut, Yoga Segara juga menyinggung sekelumit sejarah Kota Mangupura. Berdasarkan UU Nomor

69 Tahun 1958, Badung lahir sebagai salah satu kabupaten di Bali dengan ibu kota Denpasar. Selanjutnya, sejak terbit UU Nomor 1 Tahun 1992, terlahirlah Kota Denpasar. Dengan demikian, sejak tahun 1992 Badung tidak memiliki ibu kota lagi. “Nah, sesuai PP 67 Tahun 2009 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Badung dari wilayah Kota Denpasar ke Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, lahirlah Kota Mangupura yang meliputi empat desa dan lima kelurahan. Kesembilan desa/kelurahan itu, yakni Desa Mengwi, Gulingan, Mengwitani

dan Kekeran. Lanjut Kelurahan Kapal, Abianbase, Lukluk, Sempidi dan Sading,” tuturnya. Mengenai malam hiburan yang digelar lusa, kata dia akan melibatkan sejumlah artis ibu kota dan lokal. Artis nasional yakni grup band Armada, Sazkia Gotik dan Silvi Kitty. Sementara dari lokal di antaranya Reggae Badung, D Antoni, Band Matan Ai, Widi Widiana, Rai Peni, Diana Prasta, lawak Celekontong Mas dan yang paling malam adalah Band Lolot. “Dengan demikian, kami silahkan masyarakat untuk menikmati hiburan ini. Jangan khawatir,

JUMPA PERS - Suasana jumpa pers di Ruang Humas Setda Badung, Kamis (9/11) kemarin. untuk mengantisipasi hujan seperti tahun lalu, sudah disiapkan delapan laser,” tegasnya. Sementara itu, I Gusti Made Wardika menambahkan, dana yang digelontor untuk keseluruhan HUT ke-8 Mangupura tersebut sebesar Rp 600 juta.

“Itu khusus yang di Pemkab. Sementara HUT yang digelar di kecamatan berasal dari DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) masing-masing. Namun, semua bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Badung tahun 2017,” imbuhnya. (ad428)

Dewan Minta Efektivitas ”Feeder” Trans Sarbagita Dikaji Ulang Mangupura (Bali Post) –

Wakil rakyat di DPRD Badung meminta efektivitas kendaraan pengumpan (feeder) guna mendukung kelancaran Trans Sarbagita dikaji ulang. Sebab, kendaraan yang berfungsi memberikan kemudahaan menjangkau pelayanan moda transportasi umum ini kurang diminati masyarakat.

Bali Post/kmb23

PENGEBORAN - Peralatan yang digunakan untuk melakukan pengeboran, dalam rangka pemindahan utilitas kabel PLN di kawasan Kelan, Kamis (9/11) kemarin.

Cuaca Panas, Beban Listrik Meningkat Mangupura (Bali Post) Beban listrik di kawasan Kuta dan Kuta Selatan akhirakhir ini mengalami peningkatan akibat cuaca yang panas. Secara energi, untuk wilayah Badung ada kenaikan beban listrik sekitar sepuluh persen dibandingkan dengan bulan lalu. Kenaikan paling besar terjadi di wilayah Kuta dan Kuta Selatan. Manajer PLN Area Kuta I Made Ariana menegaskan hal itu, Kamis (9/11) kemarin. Menurut Ariana, kenaikan beban sebesar sepuluh persen itu, yakni dari penggunaan sebesar 319 MW bulan lalu, mengalami peningkatan 362 MW untuk bulan ini. Dikatakan, beban puncak Bali secara keseluruhan juga mengalami peningkatan.

Kenaikan beban puncak Bali juga identik dengan kenaikan di Kuta, karena Kuta merupakan pengguna daya sebesar 30 persen dari Bali. “Total beban saat ini untuk Bali 840 MW. Sebelumnya, 756 MW. Badung sendiri 362 MW. Sentral penggunaan listrik terbesar memang di wilayah Badung, khususnya di Kuta dan Kuta Selatan,” ujarnya. Meski ada peningkatan beban, kata Ariana pihaknya mengaku belum mengalami kekurangan pasokan listrik. Pasalnya, PLN saat ini masih ada cadangan daya untuk Bali sekitar 400 MW. “Beban daya saat ini untuk Bali 840 MW, sedangkan daya mampu Bali 1.259 MW. Jadi, masih ada cadangan daya sekitar

400 MW,” katanya. Disinggung masalah pemindahan kabel yang dilintasi proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Ariana menegaskan bahwa pihaknya juga ikut melakukan pengawasan. Namun secara umum, hal itu di bawah pengawasan Kantor Distribusi Bali dan PLN Area Bali Selatan. Ariana menambahkan, kabel yang dipindahkan adalah kabel tanam tegangan menengah. Sebelumnya kabel itu dalam batas aman, karena posisinnya tertanam dalam. Namun saat proyek dimulai, dari hasil konstruksi posisi kabel itu harus digeser. “Tidak tertutup kemungkinan nanti akan ada perubahan. Bisa jadi akan ada yang digeser lagi,” katanya. (kmb23)

apkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 akan dimanfaatkan untuk pelayanan publik. Dikatakan, sejumlah OPD telah mengajukan permohonan terkait kebutuhan kendaraan. Pendistribusian mobil ini berdasarkan pengajuan dari OPD. “Sudah ada OPD yang mengajukan, seperti Dinas Catatan Sipil dan Dinas Kesehatan. Kalau camat belum ada. Kan waktu ini sudah dapat (mobil – red),” katanya. Mantan Camat Kuta Selatan ini mengakui jika secara ideal kendaraan plat merah

yang tersedia belum memenuhi kebutuhan. “Kalau dihitung secara benar, masih kurang. Tapi untuk saat ini bagaimana kita memanfaatkan mobil yang ada,” katanya. Lantas bagaimana nasib puluhan tenaga kontrak yang selama ini dimanfaatkan sebagai supir dewan? Puja menegaskan akan mengikuti kebutuhan kendaraan yang diajukan OPD. “Sopir otomatis ikut, tidak ada PHK. Mobil tidak bisa bergerak tanpa sopir, jadi kemana nanti dipakai ke sana ikut sopirnya,” jelasnya. (kmb27)

Delapan Mobdin Dewan ”Nyangkut” di Setwan Mangupura (Bali Post) – Mobil dinas (mobdin) jajaran anggota DPRD Badung akhirnya dikembalikan ke Bagian Perlengkapan dan Perawatan (Perwat) Setda Badung. Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Badung kabarnya telah membuat berita acara pengembalian puluhan mobil plat merah tersebut. Namun, dari 37 kendaraan legislator yang harus dikembalikan, delapan di antaranya dimanfaatkan atau nyangkut di Sekretariat Dewan. Dikonfirmasi Kamis (9/11) kemarin, Sekretaris DPRD Badung I Nyoman Predangga membenarkan hal tersebut. Ia mengaku telah mengumpulkan puluhan kendaraan para wakil rakyat di Gumi Keris itu untuk diserahkan ke Bagian Perwat. “Semua kendaraan sudah terkumpul di bawah (basemant – red). Berita acara juga sudah saya teken dan dikembalikan ke Perwat,” ujarnya. Menurut Predangga, total kendaraan jenis Toyota Innova yang dikembalikan mencapai 29 unit dari 37 kendaraan yang harus dikembalikan. Delapan kendaraan yang tidak dikembalikan akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional dewan. “Kami tidak kembalikan semua, karena akan dimanfaatkan sebagai mobil operasional di sini (Sekretariat Dewan – red),” tegasnya. Sebelumnya, Kepala Bagian Perwat Setda Badung Wayan Puja mengatakan, kendaraan jajaran anggota DPRD Badung yang dikembalikan pascaditer-

Menurut Sekretaris Komisi II DPRD Badung Nyoman Mesir, pihaknya kerap melihat kendaraan pengumpan yang lalu-lalang tanpa penumpang. Padahal kendaraan jenis minibus ini diharapkan sebagai pemantik dalam memajukan transportasi umum di Bali. “Kami mempertanyakan mobil pengumpan Sarbagita efektivitasnya seperti apa? Sebab, kami lihat di Nusa Dua feeder itu hanya lalu lalang. Kami minta kaji ulang efektif atau tidak,” tegas Nyoman Mesir Kamis (9/11) kemarin. Mesir berharap pemanfaatan kendaraan pengumpan betul-betul difungsikan agar tidak mubazir. Terlebih anggaran APBD yang diserap untuk mendukung program transportasi umun itu tidak sedikit. Kepala Dinas Perhubungan

(Dishub) Kabupaten Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Dharma tidak menampik adanya penurunan minat masyarakat memanfaatkan Trans Sarbagita. “Masyarakat pengguna Trans Sarbagita memang tidak begitu tinggi. Bahkan, jika dilihat data dari tahun ke tahun cenderung terjadi penurunan minat menggunakan layanan ini,” ujarnya. Kendati demikian, pihaknya tidak bisa sertamerta menutup layanan tersebut, lantaran merupakan amanah Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tak hanya itu, Pemkab Badung juga terlanjur menjalin kesepatan dengan pihak provinsi dan sejumlah kabupaten/kota di Bali (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan) yang tergabung dalam program tersebut. “Maka dari itu, feeder

ini tetap dijalankan. Namun pada tahun 2018 mendatang, kami akan melakukan rasionalisasi dari sebelumnya 14 kendaraan di dua trayek menjadi delapan kendaraan. Ini sesui dengan apa yang dilakukan oleh pihak Provinsi Bali, juga mengurangi jumlah bus,” ujarnya. Seperti diketahui, trayek pengumpan Trans Sarbagita di Kabupaten Badung dibagi menjadi dua trayek. Yakni trayek I GWK-Tanjung Benoa PP dan trayek II Kelan-KedongananUluwatu PP. Dari 14 kendaraan feeder yang ada, delapan unit dioperasikan untuk melayani trayek I dan enam unit untuk melayani trayek II. Berdasarakan Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2011, tarif yang dikenakan untuk sekali perjalanan Rp 3.000 untuk umum dan Rp 2.000 untuk pelajar. (kmb27)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Komisi IV DPRD Badung Beri Masukan Perangkat Daerah LEMBAGA DPRD Badung mengundang seluruh perangkat daerah di Kabupaten Badung untuk membahas Rancangan APBD Tahun 2018. Masing-masing komisi melakukan rapat dengan mitra kerjanya di perangkat daerah terkait. Komisi IV misalnya, mengadakan rapat dengan Dinas Kesehatan (Diskes), RSUD Mangusada Badung, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Kebudayaan (Disbud), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja serta Dinas Sosial Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra didampingi I.B. Alit Arga Patra, Wardana D., anggota Made Retha, I Nyoman Sentana, Komang Gede Wiradana, Luh Gede Mediastuti dan I.B. Made Sunartha. Pimpinan perangkat daerah yang hadir adalah Kadisbud I.B. Anom Bhasma, Kadisdikpora I Ketut Widia Astika, Kadisos I Ketut Sudarsana, Kadisnaker I.B. Oka Dirga, Kadiskes I Gede Putra Suteja dan Direktur RSUD Mangusada dr. Gunawan. Masing-masing kepala perangkat daerah menyampaikan program yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2018. Direktur RSUD Mangusada Gunawan mengutarakan akan ada peningkatan gedung D tahun 2018 dan diharapkan akhir tahun sudah dapat dioperasikan. Selain itu, dilaporkan seluruh ruang rawat inap telah dilengkapi pendingin ruangan dan pelayanan terus ditingkatkan. ‘’Masyarakat sudah mulai mempercayai pelayanan RS Mangusada untuk berobat, jumlahnya berlipat-lipat dari sebelumsebelumnya,’’ ujarnya. Setelah masing-masing kepala perangkat daerah menyampaikan

RAPAT - Jajaran Komisi IV DPRD Badung menggelar rapat dengan perangkat daerah untuk membahas RAPBD Tahun 2018. Rapat dipimpin Ketua Komisi IV Ngurah Ketut Agus Nadi Putra didampingi Alit Arga Patra, Wardana D., anggota Made Retha, I Nyoman Sentana, Komang Gede Wiradana, Luh Gede Mediastuti dan Made Sunartha. programnya, Komisi IV DPRD lalu memberikan tanggapan hingga masukan. Anggota Dewan I Nyoman Sentana mengharapkan RS Mangusada mengoptimalkan pelayanan kesehatan dan fasilitas pendukungnya. ‘’Selesaikan semua pelayanan kesehatan di RS Mangusada, jangan sedikit-sedikit rujuk ke RS lainnya. Apa yang kurang di Badung? Kurang alkes kami backup. Bila belum ada dokter spesialis, jika perlu datangkan dari luar negeri, kami mampu. Asalkan pasien tidak sedikit-sedikit dirujuk. Yang tidak kalah penting, bersihkan oknum-oknum yang dapat merusak sistem yang ada di RS Mangusada,’’ tegas Sentana. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Badung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra mengatakan, rapat kerja

bertujuan mendengarkan program dari masing-masing perangkat daerah. Anggota pun bisa mengkritisi dan memberikan masukan terhadap apa yang disampaikan. ‘’Kalau programnya bagus, kami dukung dan akan kawal. Kalau ada yang perlu dikritisi, kami akan kritisi sehingga program betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat Badung secara luas,’’ katanya. Mengenai pendidikan, Gung Nadi menyarankan Disdikpora Badung tak mengkotak-kotakan sekolah favorit dan tidak. ‘’Semua sekolah di Badung harus favorit. Jangan sampai ada favorit dan ada yang tidak. Sekolah negeri di Badung juga wajib satu shift, agar dapat belajar secara optimal sehingga kualitas pendidikan di Badung menjadi yang terbaik,’’ paparnya. (ad)

Tandai Operasional Kantor Baru

Alfamart Serahkan Sembako dan Peralatan Sekolah

SEMBAKO - Direktur Corporate Affair PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Solihin bersama pemangku adat Desa Tulikup, Gianyar, usai menyerahkan paket sembako. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. yang membawahi Alfamart Cabang Bali menyerahkan bantuan sembako dan peralatan sekolah, Kamis (9/11) kemarin. Penyerahan bantuan ini menandai grand opening kantor dan gudang baru yang berada di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Lingkungan Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan/ Kabupaten Gianyar. Sebanyak 50 paket sembako ter-

diri atas minyak goreng, gula, beras, mi goreng, teh, kopi dan margarin diserahkan kepada pemangku adat dan lansia yang berada di wilayah Tulikup atau sekitar Kantor Cabang Alfamart yang baru. Selain itu diserahkan 75 paket perlengkapan sekolah untuk pelajar SD dan SMP di wilayah Tulikup. Paket perlengkapan sekolah ini terdiri atas tas, seragam, alat tulis dan buku.

Dalam grand opening itu hadir sejumlah Direksi PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. di antaranya Solihin (Direktur Corporate Affair), Madi Mahruf (Direktur Operasional) serta Iwan Kartono (Direktur Supply dan Distribusi PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk). Menurut Solihin, keberadaan kantor dan gudang baru Alfamart tersebut merupakan upaya perusahaan dalam pengembangan usaha bisnis. ‘’Tentunya sekaligus untuk menjawab tantangan dan dinamika yang berkembang dari kantor dan gudang lama yang berada di Jalan Galunggung, Ubung Kaja, Denpasar,’’ katanya. Yang paling penting, lanjutnya, keberadaan kantor dan gudang tersebut merupakan upaya perusahaan dalam melayani konsumen secara lebih optimal. Branch Manager Alfamart Bali Yudi Sobari mengapresiasi karyawan dan jajaran head department baik di cabang maupun head office yang saling bahu-membahu selama persiapan hingga grand opening kantor dan cabang Alfamart di Siyut. Menurutnya, tantangan bisnis ritel ke depan tidaklah ringan. Usaha ritel dituntut kerja cepat, kreatif dan inovatif. ‘’Hal itu tidak terlepas dari pengaruh derasnya arus globalisasi,’’ sebutnya. (ad)

AHM Luncurkan All New Honda CRF150L Motor ’’On-Off Sport’’ Sejati

PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan All New Honda CRF150L dengan desain dan performa mesin motor on-off sport sejati yang siap menghadirkan petualangan menyenangkan melebihi ekspektasi pengendaranya. Motor ini mampu menaklukkan tantangan di segala kondisi medan sehingga memberikan kebebasan pengendaranya menikmati segala petualangan. All New Honda CRF150L dengan konsep terbaru Take You to Off Fun Ride hadir melalui penyematan desain terbaru, fitur unggulan baru dan mesin baru yang nyaman digunakan berkendara di jalan raya dan menaklukkan berbagai rintangan. Ketangguhan All New Honda CRF150L dicapai berkat penyematan mesin 150cc SOHC PGM-FI berperforma tinggi, fitur terbaik seperti Long Travel Inverted Front Fork, ban dual purpose dan velg ukuran besar, serta Wavy Disc Brake yang mendukung kemampuan jelajah optimal dengan nyaman dan mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan. President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan, CRF merupakan merek yang sangat populer yang telah terbukti secara mendunia mampu menghadirkan petualangan yang menyenangkan bagi pencinta motor. AHM menghadirkan All New Honda CRF150L dengan konsep onoff sport bagi pengendara di Indonesia untuk melengkapi jajaran motor Honda CRF series sebelumnya, yakni CRF1000L Africa Twin dan CRF250RALLY yang menghadirkan petualangan dengan sensasi berkendara baru. ‘’All New Honda CRF150L akan menghadirkan petualangan bagi pengendara setiap hari karena memberikan sensasi berkendara menyenangkan baik di jalanan penuh tantangan maupun di jalan raya. Model ini

sangat tepat bagi pengendara yang memiliki semangat tinggi mengambil tantangan dan berjiwa bebas. Penyematan mesin 150cc SOHC yang andal dan bertenaga, fitur terbaik dan desain global Honda CRF dengan styling baru motocross sangat sesuai dengan kebutuhan di segmen yang saat ini sedang berkembang,’’ papar Inuma. Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan, saat ini gaya hidup konsumen sangat beragam dan kecenderungan motor sebagai sarana penyaluran hobi di Indonesia mengalami peningkatan. Model ini telah lama ditunggu oleh pencinta motor on-off sport di Tanah Air untuk menjadi kendaraan yang dapat dibanggakan. ‘’Berkendara untuk menaklukkan berbagai rintangan telah menjadi tren bagi pengendara yang ingin menyalurkan jiwa petualang, berjiwa muda dan memiliki semangat persaudaraan tinggi. All New Honda CRF150L yang dirakit langsung oleh putra bangsa hadir untuk menjawab kebutuhan ini. Untuk mendukung performa tinggi All New Honda

CRF150L, AHM menghadirkan layanan terbaik dan purnajual yang tersebar di seluruh jaringan Honda di seluruh Indonesia sebagai ujung tombak untuk mendukung aktivitas konsumen,’’ ujar Loman. Untuk melengkapi gaya saat berkendara, AHM menghadirkan custom parts berupa Excel Rim berwarna hitam untuk velg depan dan belakang serta Honda Genuine Accessories (HGA) berupa Bar Pad, Heel Guard, Skid Plate dan Rear Rack yang tersedia dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 100.000 hingga Rp 850.000. Guna menunjang gaya pengendara yang berani memacu adrenalin, tersedia Apparel Honda, yakni Honda CRF Jersey & pants, Honda CRF Helmet, Knee & Elbow Protector, Honda CRF Printing Glove dan Honda CRF Snapback yang tersedia dalam warna merah dan hitam dengan kisaran harga HET Rp 95.000 hingga Rp 750.000. All New Honda CRF150L tersedia dalam warna Extreme Red dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) DKI Jakarta Rp 31.800.000. (bns2)

All New Honda CRF150L

Jumat Wage, 10 November 2017

Komisi III DPRD Badung Rapat dengan Eksekutif

Sarankan Program yang Dirancang Harus Sesuai PPNSB

KOMISI III DPRD Badung menggelar rapat bersama pihak eksekutif terkait RAPBD 2018, Rabu (8/11). Rapat digelar di ruang rapat pimpinan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Badung Putu Alit Yandinata beserta anggota I Nyoman Satria, I Made Sumerta, Ketut Subagia, Ni Ketut Suweni, Gede Aryantha dan I Gusti Ngurah Shaskara. Hadir dari pihak eksekutif, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Made Agus Aryawan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Made Sutama dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ketut Gede Suyasa. Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Badung Putu Alit Yandinata mengimbau pihak eksekutif agar program-program yang dirancang harus disesuaikan dengan visi dan misi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang sejalan dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). ‘’Jika ada program di luar rancangan yang belum masuk, kami harapkan bisa diakomodir sesuai anggaran yang ada. Upaya-upaya harus dilakukan sehingga misi pak bupati terealisasi cepat,’’ katanya. Dikatakannya, upaya-upaya terbaik untuk menambah pendapatan Kabupaten Badung juga harus dilakukan baik dari perizinan maupun pajak hotel dan restoran. ‘’Misalnya terkait perizinan pemasangan reklame harus ada zonanya yang jelas. Mana yang boleh dipasang dan mana yang tidak boleh. Dinas terkait tidak perlu keluarkan SP lagi. Jika sudah tidak berizin sikat

RAPBD - Jajaran Komisi III DPRD Badung yakni Ketua Putu Alit Yandinata beserta anggota I Nyoman Satria, I Made Sumerta, Ketut Subagia, Ni Ketut Suweni, Gede Aryantha dan I Gusti Ngurah Shaskara menggelar rapat bersama pihak eksekutif terkait RAPBD 2018. saja. Ini kan terkait pendapatan kita,’’ tegasnya. Anggota Komisi III Nyoman Satria berharap program yang dirancang eksekutif merupakan program pro-rakyat yang memberikan kemakmuran dan kesejahteraan kepada masyarakat Badung. Dinas terkait dalam hal ini Bapenda dapat memanfaatkan dengan baik potensi pajak dari hotel dan restoran. ‘’Jangan sampai ada yang menunggak pajak hingga berpuluh-puluh tahun,’’ ujarnya. Bila perlu pemilik hotel atau perusahaan harus membuat surat pernyataan taat pajak. Jika nanti ada pihak yang tidak mau membayar pajak sampai bertahun-tahun dengan terpaksa harus dieksekusi dengan berbagai risiko. ‘’Kita harus tegas meski risikonya besar. Saya

sarankan Satpol PP ikut mengawal masalah utang-piutang pajak ini. Bila perlu perusahaan yang menunggak pajak diumumkan melalui baliho atau media sosial,’’ tambah Nyoman Satria. Sementara itu, Kepala Bapenda Badung I Made Sutama mengungkapkan, pihaknya bersama staf sudah bekerja maksimal yang membuahkan hasil wajib pajak pada tahun 2017 bertambah hingga 1.767. Target akan terus ditingkatkan untuk program-program yang belum terakomodir. ‘’Mengenai perusahaan yang menunggak pajak, kami berikan mencicil maksimal dua tahun. Setiap bulan petugas kami sudah seperti rentenir mendatangi pihak terkait untuk meminta tunggakan,’’ ungkapnya. (ad)

Klinik Adiksi RSUD Mangusada

Klien Dijamin Kerahasiaannya

Bali Post/may

KLINIK ADIKSI – Dokter Konseling Klinik Adiksi RSUD Mangusada dr. Sahat H. Harianja, M.Biomed., Sp.KJ. di Klinik Adiksi. TIDAK ada alat-alat kesehatan yang mencolok di Klinik Adiksi RSUD Mangusada, Badung. Ruangan bercat hijau itu dilengkapi meja, kursi dan satu bed yang cukup untuk melayani pasien adiksi napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Klinik Adiksi berukuran 3x4 meter itu bersebelahan dengan Klinik Psikiatri, hanya dibatasi triplek. Di ruangan yang menjadi satu-kesatuan itu bahkan disediakan dua pintu masuk. Pintu masuk untuk pasien psikiatri dan pintu khusus untuk pasien adiksi. Hal ini dilakukan pihak rumah sakit untuk menjaga kerahasiaan klien sehingga merasa nyaman melakukan rehabilitasi. Dokter Konseling Klinik Adiksi RSUD Mangusada dr. Sahat H. Harianja, M.Biomed., Sp.KJ. mengatakan ada pintu masuk dari belakang. ‘’Jadi’ pasien psikiatri dan pasien lainnya tidak melalui pintu masuk depan,’’ ujarnya, Kamis (9/11) kemarin. Klinik yang berdiri sejak Agustus 2016 itu

kini telah menerima 16 pasien yang secara rutin menjalani terapi. Terapi tidak hanya untuk klien adiksi narkotika tetapi juga alkohol. Pelayanan yang diberikan berupa pemberian obat dan konseling. Obatnya untuk mengurangi keluhan yang timbul akibat putusnya zat. Terapi berbasis keluarga ini sangat mengutamakan peran keluarga, karena keluargalah yang menjadi supervisi klien di rumah. Mengingat pertemuan dengan dokter atau tenaga terapis hanya beberapa jam di klinik, maka penguatan dukungan di rumah menjadi poin penting dalam pemulihan klien adiksi. ‘’Biasanya lingkungan dan keluarga yang tidak mendukung. Paling sering menyebabkan relaps atau kekambuhan,’’ ungkapnya. Dari 16 pasien yang dilayani, hingga kini hanya empat yang relaps atau gagal dipulihkan. Layanan konseling yang diberikan untuk memotivasi dan mendengarkan keluhan-keluhan

klien. Klien diwajibkan datang dua kali dalam sebulan. Jika kondisinya buruk, disarankan datang seminggu sekali. Program ini berjalan selama dua bulan. Jika dalam dua bulan kondisi klien tidak ada perbaikan, disarankan mengikuti program jangka menengah selama empat bulan bahkan program jangka panjang setahun. Selain pemberian obat dan konseling, klien setiap minggunya dites urine untuk melihat sejauh mana keinginannya sembuh. Saat Bali Post mengunjungi Klinik Adiksi RSUD Mangusada, klien telah selesai mengikuti konseling, sehingga ruangan tersebut kosong. Hanya ada beberapa dokter muda dan perawat yang berjaga. Klien yang datang biasanya membuat janji terlebih dahulu dengan dokter konselor. ‘’Tadi pagi ada dua yang konseling, karena biasanya kami sistemnya perjanjian,’’ imbuh Sahat Harianja. Direktur RSUD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, MPH. mengungkapkan, adanya kebutuhan yang mendesak dari masyarakat terkait pelayanan korban narkotika membuat RSUD Mangusada bersama BNNK Badung dan BNNP Bali berinisiatif membangun Klinik Adiksi. Sebelumnya pihak rumah sakit melayani klien adiksi di klinik VCT, karena pada waktu itu pasien VCT berkaitan erat dengan narkotika. Kini, VCT dan klinik adiksi dibedakan. Klinik VCT khusus untuk pasien HIV positif utamanya ibu-ibu hamil, sedangkan Klinik Adiksi khusus untuk klien adiksi napza. ‘’Adanya kebutuhan yang mendesak di masyarakat bahwa banyak pecandu harus dibawa ke mana. Korban narkoba bingung mencari tempat untuk membantu agar bisa berhenti dari narkoba,’’ tutur Gunarta. (may)

Yamaha Adakan ’’Market Trial’’ Sepeda Motor Listrik PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) menggelar konferensi pers Market Trial sepeda motor listrik Yamaha di kawasan Kuningan, Jakarta, 1 November 2017 lalu. Acara ini diadakan dalam rangka memperkenalkan sekaligus uji coba motor listrik Yamaha. YIMM sebagai anak perusahaan Yamaha Motor Company sedang giat melakukan studi pasar motor listrik di Indonesia. Dalam kurun waktu satu bulan ke depan, YIMM bekerja sama dengan empat institusi di antaranya Kebun Raya Bogor, Universitas Pelita Harapan (UPH), PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia dan The Breeze BSD, akan melakukan uji coba motor listrik Yamaha. Motor listrik ini nantinya digunakan sebagai transportasi di kawasan internal mereka. Sejarah awal kendaraan listrik Yamaha dimulai tahun 1993. Saat itu Yamaha Motor mulai memasarkan sistem Electrical Support Bicycle pertama, yaitu Yamaha PAS (Power Assist System). Di negara-negara yang punya sejarah bersepeda, seperti Eropa dan Jepang, sepeda dengan bantuan elektrik telah mendapat posisi di pasar sepeda sebagai genre baru. Penjualan Yamaha PAS di pasar global telah mencatatkan hasil yang positif dengan total penjualan lebih dari 4 juta unit di seluruh dunia, termasuk penjualan unit penggeraknya. Yamaha pertama kali memperke-

UJI COBA – PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) memperkenalkan sekaligus menguji coba sepeda motor listrik Yamaha. nalkan sepeda motor listrik tahun 2002 lewat Yamaha Passol. Yamaha kemudian melakukan pengembangan dengan berturut–turut memperkenalkan EC-02, Passol-L, EC-03 dan E-Vino serta di ajang Tokyo Motor Show memamerkan beberapa motor sports listrik andalan. Hingga saat ini penjualan motor listrik Yamaha telah merambah kawasan Eropa dan negara Asia seperti Jepang dan Taiwan dengan total penjualan lebih dari 10.000 unit. Market Trial motor listrik yang dilakukan YIMM ini adalah bentuk

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dukungan Yamaha kepada pemerintah terkait Program Percepatan Kendaraan Listrik untuk Transportasi Jalan. Ke depannya Yamaha akan menganalisis hasil Market Trial supaya menghasilkan motor listrik berkualitas untuk konsumen Indonesia. Hadirnya motor listrik Yamaha nanti akan memberikan pengalaman berkendara yang baru bagi konsumen. Ini adalah komitmen Yamaha untuk memajukan industri transportasi di Indonesia. Yamaha Semakin di Depan! (bns1)


daerah

Jumat Wage, 10 November 2017

5

AdAsia 2017

Kongres Periklanan Terbesar Mangupura (Bali Post) Bisnis periklanan di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat. Indonesia adalah salah satu negara Asia yang paling berpotensi dengan perkembangan industri iklan terbesar di Asia. Indonesia memiliki 8.000 brand yang aktif di pasar dan 400 perusahaan di bidang periklanan dengan sekitar Rp 120 triliun uang yang beredar di industri setiap tahunnya. Indonesia tahun ini menjadi penyelenggara kongres periklanan terbesar di Asia, yaitu AdAsia 2017. Kongres yang digelar setiap dua tahun sekali oleh Asian Federation of Advertising Association (AFAA) ini dibuka di Bali Nusa Dua Convention Center, Rabu (8/11). Kongres ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 10 November dengan menghadirkan lebih dari 30 pembicara kelas dunia salah satunya mantan Sekjen PBB dan penerima Nobel Perdamaian Dunia Kofi Annan. Mengambil tema ‘’Globalizasian-Advancing New Possibilities’’, kongres ini sebagai media untuk mempelajari tren terbaru di industri periklanan dan menyorot berbagai studi kasus pemasaran serta periklanan di wilayah Asia Pasifik. Menurut Maya Watono selaku Kepala Hubungan International PPPI, melalui AdAsia pihaknya bisa mempromosikan Indonesia ke dunia internasional termasuk kemajuan besar dalam industri periklanan di Tanah Air. ‘’Acara ini merupakan ajang showcase untuk Indonesia baik dari sisi destinasi maupun bisnis. Kami gembira AdAsia diikuti sekitar 1.500 peserta dari sekitar 16 negara,’’ ujarnya. Chairman Komite AdAsia Harris Thajeb menambahkan, dalam kegiatan ini bisa bersama-sama belajar lebih banyak tentang inovasi terkini dan perkembangan di masa depan. ‘’Penyelenggaraan AdAsia tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat. Kami berharap bisa mendukung setiap individu dan korporasi dalam industri ini,’’ katanya. AdAsia Bali 2017 merupakan konferensi marketing paling bergengsi yang selalu menjadi ajang untuk memperoleh ilmu dari pakar bisnis marketing sekaligus membangun network dengan para praktisi bisnis lokal dan mancanegara. (kmb23)

Sidang Praperadilan Tersangka Tukad Mati

Ahli Unnes Teliti 22 Titik, BPKP Sebut Adanya Dugaan PMH Denpasar (Bali Post) -

Setelah dicerca dua profesor yang merupakan ahli hukum dalam sidang praperadilan perkara kasus dugaan korupsi senderan Tukad Mati dengan pemohon I Wayan Seraman, Kamis (9/11) kemarin giliran tim jaksa menghadirkan tiga saksi dan ahli. Mereka dari penyidik kejaksaan, BPKP dan ahli asal Universitas Negeri Semarang (Unnes). Bali Post/kmb23

NUSA DUA – AdAsia 2017 dibuka di Nusa Dua, Rabu (8/11). Kongres periklanan itu akan berlangsung hingga Jumat (10/11) ini.

Bhabinkamtibmas Bahas Pengawasan Dana Desa

Mataram (Bali Post) – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (9/11) kemarin mengumpulkan ratusan anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk membahas strategi pengawasan pengelolaan dana desa. Ratusan anggota Bhabinkamtibmas yang hadir berasal dari seluruh kabupaten se-Pulau Lombok dan sejumlah perwakilan dari Pulau Sumbawa. Mereka dikumpulkan dalam kegiatan yang digelar di hotel berbintang di wilayah Kota Mataram. Wakapolda NTB Kombes Pol. Tajuddin yang hadir dalam kesempatan itu turut memberikan arahan dan harapannya kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas. ‘’Pimpinan mengharapkan agar tidak ada ego sektoral yang kemudian menyebabkan terjadinya polemik di lapangan. Jangan sampai ada pelanggaran, apalagi sampai Bhabinkamtibmas terlibat kolusi dengan kepala desa,’’ katanya. Keterlibatan Polri yang tentunya melalui peran anggota Bhabinkamtibmas, bukan bermaksud untuk mengintervensi kepala desa dalam mengelola dana desa. ‘’Sebenarnya di sini lebih kepada saling mengingatkan. Jika ada penyimpangan, cepat diingatkan, jangan malah menakut-nakuti. Tugas kami hanya mengawasi agar tidak terjadi penyimpangan,’’ ujarnya. Tajuddin mengharapkan seluruh anggota Bhabinkamtibmas yang hadir dalam kegiatan ini mampu menyerap segala informasi yang berkaitan dengan dana desa agar pengelolaannya dapat berjalan dengan optimal dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Pengawalan akan dimulai dari tahap perencanaan sampai kepada pertanggungjawabannya. ‘’Tindakan represif itu langkah terakhir jika memang ada penyimpangan,’’ ucapnya. Kegiatan yang menjadi bentuk tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Polri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri itu, juga menghadirkan para pejabat dari sejumlah instansi yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengawasan dana desa, sebagai pemateri. (ant)

Pemanfaatan Potensi Perikanan NTT 40 Persen

Kupang (Bali Post) – Pemanfaatan potensi perikanan tangkap di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) baru mencapai sekitar 40 persen dari seluruh potensi yang ada. Pemanfaatan potensi laut tersebut dominan untuk penangkapan ikan seperti tuna, cakalang, plagis, dan berbagai jenis ikan lainnya terutama di wilayah laut 0-12 mil. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTT Ganef Wurgiyanto di Kupang, Kamis (9/11) kemarin. Mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT ini mengakui pemanfaatan potensi laut di provinsi dengan luas wilayah laut mencapai 200.000 kilometer persegi itu belum maksimal karena keterbatasan sumber daya manusia, teknologi serta sarana prasarana seperti kapal dan alat tangkap yang ramah lingkungan. Di sisi lain, lanjutnya, kewenangan mengekploitasi hasil laut masih terbatas terutama untuk wilayah yang kaya hasil ikan seperti Laut Sawu yang merupakan kawasan konservasi dan dilindungi undang-undang. “Undang-undang Nomor 27 tahun 2007 sudah menegaskan kewenangan provinsi hanya mengelola wilayah laut dari 0-12 mil. Di walayah inilah nelayan-nelayan kita bisa mengekplorasi hasil laut,” katanya. Ganef menilai capaian pemanfaatan hasil laut sejauh ini masih wajar karena mengandalkan alat tangkap yang ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut. “Kalau kita mau betul-betul mengeksploitasi tapi dengan cara yang tidak ramah lingkungan bisa mencapai 90 hingga 100 persen. Tapi kan tidak boleh karena berbenturan dengan aturan, di sisi lain kita juga menjaga agar hasil-hasil laut tidak punah,” kilahnya. Menurutnya, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi laut di provinsi itu, pemerintah pusat dan daerah memperkuatnya dengan memberikan bantuan kapal kepada nelayan beserta alat tangkap yang ramah lingkungan secara bertahap setiap tahun. Ia mencontohkan alokasi bantuan sebelumnya dalam APBD 2017 berupa kapal nelayan berukuran tiga gross tonage (GT) 65 unit serta perahu ketinting 195 unit. Selain itu, dalam Rencana APBD 2018 telah diusulkan pula alokasi tambahan bantuan berupa 300 kapal nelayan di antaranya 200 unit perahu ketinting dan kapal tiga GT sebanyak 100 unit, masing-masing dilengkapi alat tangkap ramah lingkungan berupa gill net dan Global Positioning System (GPS). (ant)

Bali Post/kmb37

SIDANG – Sidang praperadilan tersangka Tukad Mati di Kejari Denpasar, Kamis (9/11) kemarin.

Hanya, saat termohon (Kejaksaan) menyodorkan nama Made Lovi Pusnawan, pihak pemohon melalui kuasa hukumnya Simon Nahak dkk. keberatan. Pasalnya, Lovi adalah penyidik kejaksaan dan yang menjadi termohon adalah kejaksaan c.q. Kajari Denpasar. Namun, hakim praperadilan tetap melanjutkan mendengarkan keterangan Lovi dengan catatan harus netral. Lovi Pusnawan mengatakan, senderan Tukad Mati menjadi penyelidikan kejaksaan diawali adanya

laporan pengaduan, yakni kerusakan proyek. Dari sana dilakukan puldata dan pulbaket hingga akhirnya keluar surat perintah penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui adanya indikasi korupsi sehingga dilakukan gelar perkara. Dari ekspos kemudian ditemukan adanya dugaan tindak pidana. Ahli Dr. Rini Kuswardani dari Unnes di muka persidangan mengaku melakukan kajian yang sudah standar SNI. Pihaknya menguji 22 titik dari 25 titik yang semestinya dilakukan penelitian. Saat di-

tanya termohon melalui Dewa Lanang yang mengonotasikan bahwa proyek itu gagal, ia tidak membantah. Ahli bersama tim melakukan pengecekan dan kajian di lokasi selama dua hari. ‘’Turun bersama tim, ada dari ahli, kontraktor dan kejaksaan. Kami di sana mencari sampel agar bisa diuji. Misalnya semen dan campuran pasirnya,’’ tandas Rini. Dari ahli akademisi beralih ke ahli BPKP Perwakilan Bali Doso Sukendro, selaku koordinator investigasi di BPKP. Di depan hakim, ia me-

nyatakan bahwa secara resmi pihak kejaksaan bersurat 15 Juni 2017. Dalam surat itu isinya permohonan bantuan audit atas kasus dugaan korupsi senderan Tukad Mati. Pihaknya kemudian melakukan beberapa langkah atau metode dalam penanganan permintaan audit, yakni praperencanaan, perencanan, pengumpulan informasi bukti dan pengkomunikasian. Atas permintaan kejaksaan, BPKP pertama mengundang kejaksaan untuk melakukan ekspos untuk mengetahui posisi kasus tersebut. Ekspos dilakukan 9 Agustus 2017. Hadir saat itu pejabat perwakilan BPKP dan Kejaksaan Negeri Denpasar. ‘’Ekspos dilakukan secara bersama. Kesimpulannya, kasus ini lingkup keuangan

negara, sehingga kami mengidentifikasi adanya dugaan perbuatan melawan hukum (PMH - red),’’ kata Doso. Dari ekspos itu terungkap bahwa fisik yang dibangun tidak sesuai dengan pembayaran. ‘’Ini yang kita bahas dalam ekspos,’’ tambahnya. Adanya indikasi kerugian keuangan negara tercermin dari selisih pekerjaan, yakni antara fisik dan pembayaran. Pada September 2017, penyidik menyampaikan ahli dari Unnes bahwa hasil uji di lokasi, ditemukan selisih fisik antara yang dilaporkan dibandingkan fisik yang dibayar. Tercantum dalam risalah ekspos dilanjutkan yang kurang lebih kesimpulannya sama, yaitu adanya penyimpangan. (kmb37)

PPTK Ukur Ulang Benda-benda di Atas Lahan yang akan Dibebaskan Mangupura (Bali Post)Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembebasan lahan kembali melakukan pengukuran ulang di lapangan, Kamis (9/11) kemarin. Pengukuran ini dilakukan untuk memastikan data benda-benda atau bangunan yang ada di atas lahan yang akan dibebaskan terkait proyek underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Hal itu supaya tidak ada yang salah lagi dan tidak ada yang tertinggal. Ditemui usai pengukuran, PPTK Pembebasan Lahan PUPR Badung Rai Twistyanti Raharja, S.T. mengatakan, pengukuran ini dilakukan lantaran sebelumnya ada beberapa warga yang mengusulkan agar lahannya diambil seluruhnya. Karena sesuai dengan asas manfaat, apabila ada bangunan yang hanya terkena setengahnya, kemudian yang sebagian tidak bisa dimanfaatkan lagi, mereka berhak mengusulkan. Menurutnya, untuk luas lahan sebelumnya yang melakukan pengukuran adalah pihak BPN. Sementara pihaknya saat ini melakukan pengukuran luas benda-benda yang

berada di atas lahan dan di bawahnya. Ada beberapa yang belum masuk dalam data sebelumnya. Pihaknya sudah menginformasikan kepada pemilik lahan yang hadir dalam pertemuan pada 25 Oktober lalu. ‘’Masyarakat bisa mengecek pada data nominatif yang ada. Yang jelas luas lahan tidak ada pergeseran. Jadi, data yang pertama kami ukur sebelumnya, hanya bangunan yang terkena, belum termasuk bangunan yang tidak bisa termanfaatkan kembali. Untuk itu, kami harus mengukur ulang semuanya. Bangunan yang tidak bisa dimanfaatkan diukur ulang,’’ ujarnya. Rai Twistyanti mengungkapkan, masih ada waktu sebelum pelepasan hak. Nilai lahan diakuinya sudah pasti, sedangkan bendabenda yang ada di atasnya disesuaikan dengan standar di Pemkab Badung dan dikalkulasikan kembali oleh tim tim penilai. ‘’Itu sudah disesuaikan dengan kondisi bangunannya dan akta pendiriannya,’’ jelasnya. Warga pemilik lahan, lanjutnya, sudah menyatakan setuju. Ini disampaikan ma-

Kasus Korupsi Dana BKK

Susila Putra Tersangka Tabanan (Bali Post) – Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Khusus 2015 sebesar Rp 200 juta yang diusut pihak Kejaksaan Negeri Tabanan memasuki babak baru. Dalam proses penyelidikan kasus ini, Made Susila Putra ditetapkan sebagai tersangka dan sejak Kamis (9/11) kemarin ditahan di Lapas Kelas II B Tabanan. Kasi Intel Kejari Tabanan Rio Irnanda mengatakan, penahanan Susila Putra dilakukan setelah penyidik menyerahkan berkas dan tersangka kepada jaksa penuntut umum (JPU). Proses persidangan akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar selama waktu penahanan 20 hari ke depan. Untuk kepentingan penyidikan lain, kejaksaan memperbolehkan tersangka

dibawa keluar tahanan. Hal itu karena saat ini tersangka juga terlibat kasus hukum lain, yakni dugaan penggelapan dana bagi hasil keuntungan dan kasus penutupan objek wisata Ulun Danu Beratan yang ditangani oleh Polres Tabanan. ‘’Kami perbolehkan jika ada koordinasi,’’ terang Rio. Susila Putra diperiksa di Kejari Tabanan pukul 11.0015.30 Wita. Saat di dalam mobil tahanan, ia menutup wajahnya dengan amplop dan diam seribu bahasa saat ditanya oleh awak media prihal kasusnya tersebut. Tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (kmb24)

Bali Post/kmb23

ULANG – Suasana pengukuran ulang di atas lahan yang akan dibebaskan terkait proyek underpass Simpang Tugu Ngurah Rai di Tuban, Badung. syarakat yang datang pada pertemuan, Rabu (8/11). Yang tidak hadir waktu itu, beberapa sudah mengorfirmasi setuju, namun belum menyerahkan berita acara at au sura t p ersetujua n. Pelepasan hak atau pembebasan lahan diharapkan rampung akhir November ini. ‘’Kembali lagi harus di-cross chek dengan ma-

syarakat. Kalau ada yang tidak setuju dengan data nominatifnya, harus dicek ulang lagi termasuk biaya upacaranya agar sesuai dengan usulan mereka. Minggu depan akan ada rapat lagi untuk finalisasi,’’ tandas Rai Twistyanti. Lurah Tuban Ketut Murdika menambahkan, saat pengukuran pihaknya hanya

mendampingi. Keputusan diserahkan kembali kepada warga pemilik lahan. Selanjutnya akan dilakukan rapat untuk finalisasi, sehingga diharapkan pembayaran bisa dilakukan lebih cepat. ‘’Selama ini belum ada masalah. Pada intinya warga sebagian besar sudah menyetujui harga 20 juta/m2,’’ paparnya. (kmb23)


OPINI

6

Jumat Wage, 10 November 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kepedulian Sosial sebagai Kekuatan Bangsa AKTIVITAS vulkanik Gunung Agung yang menyebabkan puluhan ribu masyarakat terdampak di sekitarnya mengungsi memang memberikan pelajaran banyak hal. Tidak hanya soal teknis kegunungapian yang ilmiah kepada kalangan terbatas, tetapi secara lebih luas ini memberikan pelajaran kepada semua pihak baik di daerah maupun pusat bagaimana mengantisipasi serta menangani masalah kebencanaan. Indonesia yang diapit dua samudera, dua benua serta berada kawasan katulistiwa memang sangat rentan dengan bencana. Ini menjadi sebuah pemahaman serta upaya menyempurnakan standar baku tentang penanganan kebencanaan. Memang tipikal serta karakteristik daerah berbeda, dari Sabang sampai Merauke, namun ada hal-hal kecil yang bisa dibangun menjadi sebuah kekuatan besar. Hal itu adalah kepedulian sosial yang menjadi semangat. Sebuah kekuatan besar dari empati, simpati yang tidak pernah mati. Bangsa Indonesia dengan kekuatan sosialnya tentu mempermudah dalam menghadapi bencana dengan segala bentuknya. Namun faktanya sekarang, kita melihat sendiri mulai adanya pergeseran yang secara masif digerakkan oleh oknum yang tidak bertangung jawab. Jiwa kepedulian sosial yang tumbuh di atas keberagaman itu mulai diusik. Ada yang terpancing dan masih banyak lagi yang tetap konsiten dengan memelihara kebinekaan itu dengan lebih menekankan persaudaraan. Cita-cita leluhur, bapak serta ibu bangsa, para pahlawan tentu tidak bisa dikhianati begitu saja dengan cara yang sangat gampang. Kepedulian sosial adalah sebuah kekuatan. Ini bisa membentengi kita dari segala macam bahaya. Bencana banjir, gunung api, gempa bumi dan lainnya hanyalah sebuah contoh. Keretakan serta perpecahan yang ditimbulkan oleh perbedaan haluan politik hendaknya jangan lagi menjadi sebuah bibit yang laten. Sedini mungkin harus dibasmi dengan segala bentuk pembelajaran tentang bagaimana bangsa ini bisa berdiri sampai sekarang ini. Pembelajaran tentang Wawasan Nusantara, sebuah untaian persaudaraan dari Sabang sampai Merauke. Sebuah perbedaan yang dijalin menjadi sesuatu kesatuan yang sangat indah. Ini sebuah benteng, sebuah entitas serta komitmen yang tidak bisa ditawar lagi. Kalau di Aceh ada bencana, rasa sakit itu juga dirasakan di Papua. Kalau pengungsi Gunung Agung hidup di pengungsian dengan segala keterbatasannya, maka masyarakat di Kalimantan juga ikut bersimpati. Ini sebuah potensi. Sebuah power yang mesti dipelihara dan dikembangkan menjadi sebuah wujud nyata. Bisa dalam bentuk partisipasi politik secara luas. Tidak hanya dengan memakai kacamata kuda dan mendukung atau anti-secara membabi buta tetapi tetap kritis serta bertanggung jawab. Banyak bencana yang ada di depan mata. Kita mesti waspada dan belajar dari kesalahan sendiri maupun orang lain. Kini, banyak bentuk bahaya yang menerjang, baik laten maupun manifest. Paham radikalisme yang tumbuh subur juga sangat patut diwaspadai. Paham separatis juga tak kalah seramnya. Jangan pernah melupakan sejarah. Hal ini harus ditekankan kepada generasi muda sejak dini. Bagaimana para leluhur itu berjuang dengan segala pengorbanan demi sebuah negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebuah janji yang kini dicoba diutak-atik. Ini potensi bahaya serius. mesti diingatkan berkali-kali. Tidak pernah henti karena lawan juga terus mencoba dan mencoba. Jangan pernah berhenti untuk menumbuhkan keyakinan serta persaudaraan sosial. Kita tengah dikepung bahaya. Yang paling bahaya adalah bencana yang muncul dari dalam diri. Semakin rapuhnya keyakinan serta kepercayaan itu adalah yang sangat riskan. Mari kita tumbuhkembangkan dengan sekuat tenaga. Bahaya ada di mana-mana tetapi potensi untuk menangkis bahaya itu juga ada di mana-mana. Kita optimis karena kita punya potensi. Potensi sosial yang sangat krusial. Harus dimanfaatkan secara maksimal.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kesadaran Mengelola Sampah

Pulau kecil yang penuh dengan keragaman adalah Pulau Bali. Pulau yang sering dijuluki dengan Pulau Seribu Pura ini, memiliki keragaman yang beragam. Pulau Bali merupakan salah satu pulau yang menjadi tujuan para wisatawan mancanegara. Akan tetapi, masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk mempertahankan julukan tersebut. Salah satu kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan yaitu membuang sampah sembarangan. Banyak masyarakat yang kesadarannya tergolong rendah dalam membuang sampah. Ini terlihat dari banyaknya kasus yang telah diberitakan melalui media cetak sampai media sosial. Seperti, pada contohnya, hari raya Galungan. Saat hari raya Galungan banyak sampah dibuang di aliran sungai, pinggir jalan, maupun percampuran sampah yang berbeda jenis. Ini akan membuat lingkungan menjadi kotor. Oleh karena itu, perlu dilakukan penumbuhan kesadaran dalam diri masyarakat dalam membuang sampah. Resti Marlisa Mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja

Beberapa Catatan Krisis Gunung Agung Status Gunung Agung kini telah diturunkan dari status Awas ke Siaga. Sebagian besar pengungsi dari daerah terdampak telah pulang ke rumahnya masing-masing setelah beberapa minggu ditinggal. Tentu hal ini mendatangkan perasaan lega bagi mereka apalagi kemudian penurunan status tersebut bertepatan dengan hari raya Galungan, sehingga perasaan lega bagi pengungsi semakin lengkap. Mudah-mudahan status ini tidak berdasar pada rekayasa sosial yang mendasarkan diri pada ketepatan hari raya itu untuk pulang kampung. Yang kita inginkan status ini didasarkan atas kajian komprehensif berbasis ilmiah dengan pertimbangan frekuensi kegempaan Gunung Agung sudah menurun drastis dalam beberapa minggu terakhir.

Oleh I Nyoman Darta kan tetapi, yang justru harus diperhatikan dalam proses status Gunung Agung selama ini adalah pembelajaran yang amat besar di segala bidang. Yang pertama adalah tentang Gunung Agung itu sendiri. Selama mengalami masa krisis ini, nyata sekali bahwa hampir semua ahli di Indonesia tidak mempunyai data akurat tentang sejarah meletusnya gunung ini. Padahal data itu sangat diperlukan untuk memprediksi bagaimana perilaku gunung ini. Ada yang mengatakan bahwa Gunung Agung ini merupakan gunung terbesar kelima di dunia dalam hal kehebatan dan dampak letusan yang dialaminya. Menurut para ahli, jika gunung ini meletus, maka letusananya jauh lebih hebat dari apa yang terjadi pada Gunung Galunggung, Kelud, Sinabung maupun Gunung Merapi. Dengan kondisi demikian, maka catatan tentang sejarah letusan Gunung Agung itu sangatlah penting untuk dicatat karena pasti akan mempunyai keterkaitan dengan apa yang terjadi sekarang. Jika kita abai, maka letusannya akan

A

bisa memakan korban jauh lebih banyak dibanding tahun 1963. Kini, wilayah terdampak letusan mempunyai penduduk jauh lebih banyak dibanding tahun 1963. Jika ini terjadi, sangat ironis di zaman modern ini. Dari prediksi tersebut, maka boleh dikatakan bahwa status siaga yang terjadi saat ini bisa jadi hanya sementara. Sebab, catatan sedikit yang pernah terjadi di masa lalu bahwa Gunung Agung ini pernah “batuk pilek” pada awal abad ke-20 dan kemudian meletus hebat tahun 1963. Kondisi “batuk pilek” pada waktu itu diduga sebagai saat mengisi dapur magma yang kapasitasnya besar di perutu bumi. Kondisi yang terjadi pada Gunung Agung di tahun 2017 ini diprediksi sama dengan apa yang terjadi pada awal abad ke20 tersebut. Artinya saat ini di tahun 2017 ini, Gunung Agung sedang mengisi dapur magmanya dan kemungkinan besar akan meletus di suatu saat di masa mendatang. Mungkin juga hebatnya sama dengan tahun 1963. Teknologi paling mutakhir di dunia sekarang, masih belum mampu memprediksi kapan

gunung itu akan meletus. Bisa tahun depan, sepuluh tahun ke depan atau lima puluhan tahun ke depan. Kita harus siaga dengan hal itu ke depan. Karena itulah, maka kita saat ini mempunyai pekerjaan rumah besar untuk selalu siap siaga terhadap segala kemungkinan atas meletusnya Gunung Agung di masa mendatang. Semua pihak harus siap dengan berbagai teknologi dan kesiagaan untuk menyambut berbagai kemungkinan itu. Jadi, caranya adalah dengan belajar segala hal tentang kegunungapian. Pelajaran kedua adalah tentang perilaku masyarakat yang ada di sekitar Gunung Agung. Dari peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, secara garis besar masyarakat terbelah dalam menyikapi Gunung Agung ini. Di satu sisi, ada anggota masyarakat yang mencoba nekat mendaki ke puncak Gunung Agung hanya untuk melihat secara langsung bagaimana sesungguhnya keadaan tersebut. Tindakan ini di zaman sekarang boleh dikatakan konyol. Tetapi pada sisi lain, justru banyak masyarakat yang sesungguhnya

ketakutan dengan fenomena Gunung Agung. Ini misalnya dapat dilihat dari demikian banyaknya pengungsi yang berasal dari daerah di luar batas bencana (di luar 12 kilometer). Padahal jarak tersebut telah dinyatakan aman. Jumlah pengungsi yang sampai 140.000 jiwa merupakan yang terbanyak selama ini di Indonesia. Dan sebagian dari pengungsi tersebut berasal dari zona aman di luar 12 kilometer. Dengan kondisi ini, pemerintah mesti mempunyai pekerjaann besar di depan. Banyaknya pengungsi yang berasal dari wilayah di luar 12 kilometer tersebut, membuktikan bahwa catatan-catatan yang dikeluarkan pemerintah tentang Gunung Agung kurang dipercayai oleh masyarakat. Inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah, yaitu mencoba memberikan data yang paling baik dan akurat tentang kegempaan ini. Caranya adalah dengan mencetak ahli kegempaan semakin banyak. Tidak hanya untuk Gunung Agung tetapi juga untuk gunung lainnya di Indonesia. Negara ini diberkati Tuhan dengan banyak gunung berapi yang membuat tanahnya subur. Akan tetapi tidak banyak kemudian Indonesia merespons ini dengan menciptakan ahli-ahli yang mampu mengamati secara pasti hal kegunungapian tersebut. Dari situlah kemudian kelak, apabila telah banyak memiliki ahli gunung api, akan membuat kajian-kajian ini dapat lebih baik sehingga masyarakat percaya dengan apa yang diungkapkan pemerintah, tidak simpang-siur seperti sekarang dan tidak dipercayai oleh masyarakat. Tidak lupa juga harus diperhatikan

Fenomena Anak Zaman Sekarang

Kids zaman now (anak zaman sekarang), kalimat itu yang saat ini sedang viral di dunia maya. Sungguh miris, gambaran tentang ‘‘kids zaman now’’. Anak zaman sekarang sudah tidak malu lagi menampakkan berbagai macam kelakuannya, mulai dari anak SD yang pacaran dengan teman sesama SD, anak yang masih di bawah umur membanggakan dirinya yang sedang merokok, dan masih banyak lagi ulah-ulah anak bangsa yang lainnya. Melihat anak muda zaman sekarang sungguh jauh dari kata teladan. Bahkan, sangat tidak mencerminkan kelakuan generasi muda yang positif, meski tidak semua anak bangsa berlaku demikian. Berbicara generasi adalah berbicara tentang masa depan bangsa. Generasi yang cemerlang akan membawa bangsanya menuju kegemilangan. Generasi miliki potensi yang luar biasa yang nantinya bisa membawa bangsa ke arah yang lebih baik. Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga. Munculnya fenomena kids zaman now merupakan masalah bersama yang harus segera dicari solusi agar generasi-generasi muda tidak semakin jauh berbuat hal-hal negatif yang jauh dari sifat dan tingkah laku anak-anak. Ibarat tak ada asap jika tidak ada api. Tentu berbagai kelakuan negatif ini muncul dengan sebab. Banyak faktor yang memengaruhi. Di antaranya krisis keteladanan. Sebagai anak, mereka akan banyak meniru hal-hal yang sering dia lihat dalam sehari-harinya. Karena anak adalah peniru yang baik. Apa yang

Oleh Rizki Firmananda, S.HI. dilihatnya akan sangat mudah dicontohnya jika mereka melihat hal-hal sebagaimana yang dilakukan oleh orang dewasa, seperti pacaran, merokok, dll. Keluarga yang tidak berjalan sesuai dengan fungsinya. Keluarga merupakan bagian terkecil dari masyarakat. Dalam keluarga inilah dihasilkan generasi-generasi yang unggul, karena dalam keluargalah pertama kalinya seorang anak dididik, dibekali ilmu kehidupan dan yang tak kalah penting adalah ilmu agama. Dalam keluargalah anak akan banyak belajar tentang makna kehidupan, sehingga dari keluarga pulalah yang akan menentukan seorang generasi tumbuh dengan baik atau sebaliknya. Dalam keluarga penanaman akidah anak diberikan, seorang anak yang dibekali ilmu agama akan memahami bagaimana dia bersikap dan berperilaku yang baik. Dan bisa menentukan hal baik dan buruk. Faktor lainnya adalah media yang mudah diakses tanpa filter. Tak dimungkiri bahwasanya keberadaan media sosial atau internet yang mudah diakses banyak kalangan selain memberikan efek positif jika dimanfaatkan dengan benar, tapi juga bisa memberikan efek negatif bagi anak-anak. Mereka bisa mengakses beragam tayangan. Terlebih tayangan yang tidak mendidik generasi, dari sanalah sedikit banyak memengaruhi pola

pemikirn dan pola sikap generasi zaman sekarang. Menonton sesuatu hal yang tidak layak dilihat bisa memungkinkan anak-anak yang menonton untuk mempraktikkannya. Ini yang harus diwaspadai bagi semua orangtua agar bisa bijak untuk mengawasi buah hati yang sudah bisa mengoperasikan kecanggihan teknologi. Berbagai persoalan terjadi di negara kita, yang salah satunya menimpa masa depan generasi muda. Tentu perlu upaya yang harus diambil dengan tegas agar mereka memiliki kehidupan yang lebih baik, baik di masa sekarang ataupun masa yang akan datang. Tak hanya berkutat pada keluarga, peran masyarakat pun sangat penting. Karena masyarakatlah akan terjadi kontrol sosial. Jika didapati seorang atau kelompok yang berlaku tercela dalam masyarakat, maka masyarakatlah yang dapat mengingatkan satu sama lain. Bukan menjadi masyarakat yang abai akan kerusakan moral di tengahtengah kehidupan. Masyarakat haruslah peka dan tetap saling memerhatikan apa yang terjadi di lingkungannya. Dengan masyarakat yang peduli ini maka kerusakan moral generasi bisa dicegah dan teratasi. Tentu elemen paling penting adalah peran negara. Negara dalam hal ini harus memberikan fasilitas yang menunjang aktivitas positif bagi generasi muda, memberikan sistem pendidikan yang baik untuk anak bangsa.

ahli sosial di bidang sosial. Ahli sosial saat kegempaan diperlukan untuk memberikan petunjuk kepada masyarakat sesuai dengan lingkungan sosial, norma dan budaya yang berlangsung di wilayah sekitar gunung api tersebut. Ahli sosial ini akan memberikan keyakinan lebih besar kepada masyarakat untuk menaati apa yang diberikan petunjuk oleh pemerintah. Ketiga adalah soal sarana pengamatan gunung api. Kasus Gunung Agung sekarang semakin memberikan pengetahuan yang lebih kepada masyarakat bahwa gunung yang hendak meletus tersebut ternyata juga dapat membengkak. Gunung juga mempunyai gempa dalam dan gempa dangkal. Demikian pula ada rekahan termasuk asap-asap solfatara yang merupakan ciri tertentu dari aktivitas gunung. Berbagai hal ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Akan tetapi, ketika kemudian ditanyakan tentang keakuratan pembengkakan gunung, jumlah gempa setiap hari sampai dengan kandungan asap yang keluar dari gunung, petugas yang ada di Indonesia kurang siap menjawabnya. Keempat adalah soal perhatian dan perilaku masyarakat sekitar. Bahwa banyak masyarakat Bali yang memiliki perhatian terhadap sesamanya di Karangasem, itu adalah hal positif. Akan tetapi kemudian kelihatan bahwa sikap ini mirip dengan api, yang besar pada awalnya saja tetapi kemudian mengecil untuk hari-hari selanjutnya. Ini tidak boleh terjadi. Perhatian harus diberikan secara sistematis, berkelanjutan sehingga mereka yang menjadi pengungsi tidak menjadi kesepian.

POJOK

Kasus pimpinan KPK, Kapolri minta penyidik hati-hati. - Jangan ada tuduhan pesanan. *** Eks teroris minta generasi muda meneladani pahlawan. - Sama dengan permintaan koruptor. *** Rumah tangga menengah atas takut belanjakan uangnya. - Takut diintip pajak.

Penulis, alumni Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

JADI PERHATIAN Seorang bocah menjadi perhatian para pedagang saat menyantap makanan di pinggir Jalan Gunung Kawi, Denpasar, Kamis (9/11) kemarin. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Wage, 10 November 2017

Cuaca Panas dan Terik

Posisi Matahari Masih di Garis Khatulistiwa

Denpasar (Bali Post) Cuaca panas dan terik dirasakan beberapa hari belakangan ini di Bali. Cuaca panas dan terik ini merupakan fenomena alamiah yang biasa terjadi setiap tahunnya, terutama terjadi pada pada bulan-bulan puncak musim kemarau dan musim peralihan. Kabid Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar Sujabar, Kamis (9/11) kemarin, menyampaikan cuaca panas dan terik pada bulan November ini disebabkan musim peralihan atau transisi dari musim kemarau menuju musim hujan. Selain itu, faktor lain penyebab cuaca panas dan terik yaitu adanya gerak semu matahari yang saat ini masih berada di sekitar garis khatulistiwa, yang puncaknya terjadi pada tanggal 22-23 September lalu. Matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa, sehingga radiasi matahari yang masuk ke bumi cukup optimal. Hal ini ditandai dengan hasil monitoring suhu udara maksimum berkisar antara 34.0 - 37.5 °C (masih dalam kisaran normal suhu maksimum yang pernah terjadi berdasarkan data klimatologis 30 tahun antara 34.0 - 37.5 °C). Suhu rata-rata di Bali saat ini berkisar antara 23-34 °C. “Posisi matahari sekarang masih berada sekitar garis khatulistiwa yang menyebabkan tekanan di belahan bumi utara dan selatan khatulistiwa sama, sehingga suhu terasa panas,” ujar Sujabar, kemarin. Selain itu, penyebab lainnya yaitu adanya aliran massa udara dingin dan kering yang bergerak dari Australia menuju wilayah Indonesia sebelah selatan khatulistiwa terutama di sekitar Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Kondisi ini ditandai dengan adanya kelembapan udara. Sementara, prakiraan awal musim hujan 2017/2018 pada 15 zona musim (zom) di Bali diperkirakan umumnya berkisar pada bulan November hingga Desember mendatang. Hal ini berdasarkan hasil analisis serta pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer yang dilakukan BMKG Wilayah III Denpasar. (win)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Anggaran Pilgub Sepakat Dirasionalisasi

KPU Dapat Rp 155 Miliar, Bawaslu Rp 39 Miliar

Denpasar (Bali Post) -

DPRD dan Pemprov Bali menyepakati rasionalisasi anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 dalam Rapat Kerja Bersama di gedung dewan, Kamis (9/11) kemarin. KPU Bali akan dialokasikan Rp 155 miliar dari anggaran dalam NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) Rp 229,36 miliar. Sedangkan anggaran Bawaslu Bali dirasionalisasi dari Rp 62,898 miliar dalam NPHD menjadi Rp 39 miliar. “Sudah keputusan rapat. Saya juga mengacu pada hitung-hitungan yang diajukan oleh DPRD dan namanya efisiensi,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai mengikuti rapat, kemarin. Pastika meyakini KPU dan Bawaslu Bali tetap bisa menyelenggarakan pilgub dengan anggaran yang sudah dirasionalisasi itu. Pihaknya mencontohkan Provinsi NTB, untuk pilgub hanya dianggarkan sekitar

Rp 136 miliar. Padahal, NTB memiliki medan yang lebih sulit dan jumlah pemilih yang lebih banyak dari Bali. “Satu, memang pendapatan kita berkurang. Kedua, kita juga menghadapi kemungkinan bencana. Di tengah-tengah keprihatinan inilah, mari kita berhemat,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Plh. Ketua KPU Bali Ni Wayan Widhiastini mengaku belum bisa menyikapi soal rasional-

isasi anggaran itu. Mengingat, Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi kemarin, tengah mengikuti Rakornas Bidang Administrasi Kependudukan yang digelar Kemendagri di Jakarta. “Kalau memang mengalami penyesuaian dari pemerintah, tentu kami akan menyikapi secara kelembagaan berkoordinasi juga dengan atasan di KPU RI sebagai penanggung jawab kegiatan pilkada seren-

litan lebih tinggi terkait penyelenggaraan pilgub. Namun, rasionalisasi anggaran KPU dan Bawaslu Bali dibuat tidak jauh berbeda. “Kita sudah toleran, sudah menghargai jerih payah dan tugas yang besar,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, rasionalisasi anggaran KPU dan Bawaslu Bali yang disepakati dalam Rapat Kerja Bersama akan difinalisasi Senin (13/11) mendatang. Finalisasi terkait APBD Induk 2018 itu dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Pansus APBD Induk 2018 DPRD Bali. (kmb32)

Anggota Bersenjata Lengkap Sasar Pasar

Bali Post/rah

RAZIA - Tim gabungan Polresta Denpasar dan Pomdam IX/Udayana menggelar razia terkait Operasi Zebra 2017 di Jalan Surapati, Lapangan Puputan Badung, Denpasar Timur.

Operasi Zebra Jaring Puluhan Pelanggar Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Sat. Lantas, Sabhara, Provos Polresta Denpasar, dan Pomdam IX/Udayana menggelar Operasi Zebra di Jalan Surapati, sebelah timur Patung Catur Muka, Denpasar Timur, Kamis (9/11) kemarin. Puluhan petugas memeriksa surat-surat ratusan kendaraaan dan SIM pengendaranya. Selain masyarakat sipil, anggota TNI, Polri, dan PNS tak luput dari pemeriksaan. Alhasil, puluhan pelanggar termasuk WNA terjaring dan puluhan sepeda motor diamankan. “Operasi Zebra kali ini kami menggandeng Polisi Militer 12 orang. Kekuatan personel yang dikerahkan yaitu Satgas 1, Satgas 2, dan Banops. Sasarannya kendaraan roda dua,” kata Wakasat Lantas Polresta Denpasar AKP Gede Sumadra. Operasi pada hari kesembilan tersebut, lanjut AKP Sumadra, tujuannya untuk meningkatan kepatuhan, disiplin, mengurangi pelanggaran dan kecelakaan. Selain itu, untuk menurunkan fatalitas korban, terutama meninggal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. “Hasil evaluasi sejak operasi ini digelar, pelanggaran didominasi

anak di bawah umur, nopol tidak sesuai spektek, tanpa STNK, SIM dan kelengkapan kendaraan,” tegasnya. Hasil evaluasi sampai hari ketujuh, ada 1.651 pelanggaran, didominasi roda dua. Untuk operasi tahun lalu, jumlah pelanggaran 1.951. “Ini berarti ada peningkatan kesadaran berlalu lintas. Ada saja modus untuk menghindari razia, ada mengubah haluan, pura-pura parkir dan meninggalkan kendaraannya. Tapi semua sudah diatasi secara humanis,” ujarnya. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengubah haluan atau melanggar lalu lintas, ini berbahaya. Tidak perlu melanggar karena mengancam keselamatan,” tegas Sumadra. Operasi dilaksanakan mulai pukul 09.15 Wita. Seluruh pengendara roda dua yang melintas diberhentikan termasuk beberapa anggota polisi dan TNI tidak luput diperiksa kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK. Di antara puluhan pelanggar yang ditilang, salah seorang di antaranya anggota Shabara Polda Bali yang berkendara tidak membawa SIM. Selain warga lokal, beberapa wisatawan asing juga ikut di-

Dewan Pertanyakan Progres TPA Suwung

Ada Wacana ’’Waste to Energy’’ Dikerjakan PLN Denpasar (Bali Post) Kalangan DPRD Bali mempertanyakan progres pengelolaan TPA Regional Sarbagita atau TPA Suwung. Mengingat, 22 hektar dari keseluruhan lahan di TPA

tak,” ujarnya. Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia mengaku sangat menyesalkan adanya rasionalisasi tersebut. Untuk saat ini, pihaknya masih akan tetap berpedoman pada NPHD yang sudah ditandatangani. “Kami akan minta penjelasan, kegiatan yang mana dipotong dari Rp 62,898 miliar,” ujarnya. Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Adnyana menegaskan, dewan tidak hadir sebagai penghambat ataupun pengadang. Rasionalisasi sudah berdasarkan data dan fakta yang dimiliki KPU dan Bawaslu Bali, serta memakai referensi provinsi lain yakni NTB dengan kesu-

Jelang Hari Raya Kuningan

Proyek-proyek Spesifik Pemprov Bali Sudah Rampung

Denpasar (Bali Post) Jelang berakhirnya tahun anggaran 2017, Pemprov Bali mengklaim telah merampungkan sejumlah proyek spesifik. Di antaranya, pembangunan rumah sakit, pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM), serta penguatan dan pemeliharaan jalan rutin. “Untuk pembangunan rumah sakit, itu kan kelanjutan Rumah Sakit Mata dan Rumah Sakit Bali Mandara kan sudah selesai. Kemudian membangun Rumah Sakit Pratama kan dari APBD juga yang di Klungkung, kita membantu alkes dan pembangunan gedung,” ujar Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa saat dikonfirmasi, Kamis (9/11) kemarin. Terkait pembangunan SPAM, Astawa menyebut Pemprov telah merampungkan SPAM Penet, SPAM Petanu, dan SPAM Titab. Kendati demikian, pihaknya mengakui realisasi fisik untuk saat ini belum tercapai 100 persen untuk keseluruhan APBD 2017. Mengingat, proyek-proyek spesifik tersebut masih harus diakumulasikan dengan pengadaan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah. Sementara bicara realisasi anggaran, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memastikan bisa mendekati target hingga tutup tahun. Artinya, tidak sampai 100 persen karena ada penghematan dan ada program yang sama dengan pemerintah pusat. “Misalnya sama programnya, pusat dan daerah, daripada pakai duit sendiri kan pakai duit orang (pemerintah pusat - red) lebih enak,” ujarnya. Pastika tak menampik realisasi anggaran sempat tidak mencapai target pada Triwulan III lalu. Sebab, pembayaran memang biasa dilakukan di dua bulan terakhir jelang tutup tahun. Padahal, pekerjaan atau proyek fisik sudah dilakukan sebelumnya. Selain itu, verifikasi terhadap pekerjaan yang dilakukan juga memerlukan waktu. “Kerjanya sudah, cuma bayarnya belum. Jadi, realisasi anggaran yang belum penuh karena belum bayar. Administrasi memang agak lambat karena prosedurnya panjang, harus ada pengecekan dulu, pekerjaan apakah sudah dikerjakan, sudah benar apa belum dan sebagainya,” tandasnya. (kmb32)

7

akan dikelola untuk sanitary landfill. Proyek ini ditarget rampung sebelum gelaran IMF-World Bank Annual Meeting, Oktober 2018. Selain sanitary landfill, 5 hektar lahan juga diproyeksikan

untuk waste to energy. “Selama ini, sampah sangat mengganggu, bau dan polusi. Apalagi itu ada rencana pengembangan Pelabuhan Benoa. Sampah juga harus dibenahi untuk mendukung

periksa. Salah seorang wisatawan yang diketahui bernama Len Robert Gambell ditilang karena tidak memiliki SIM Internasional. Pria berkebangsaan Australia ini diwajibkan membayar denda Rp 250 ribu di bank. Tidak kalah menyita perhatian, beberapa pengendara juga berusaha menghindari razia dengan berpura-pura memarkirkan kendaraan depan Lapangan Puputan Badung. Polisi juga mengamankan satu sepeda motor Mio yang ditinggal pergi pemiliknya karena menghindari razia. “Ada sekitar 50 pengendara yang ditilang. Pelanggaran didominasi tanpa kelengkapan surat-surat berkendara, nopol tidak sesuai spektek serta kurangnya kelengkapan kendaraan. Beberapa juga ada pengendara masih di bawah umur,” ujar Sumadra di sela-sela razia. Selain penyitaan surat-surat pelanggar, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor di Mapolresta Denpasar. “Ada 300 sepeda motor yang kami amankan. Motor tersebut akan kami kembalikan setelah ada hasil putusan sidang,” ungkap mantan Kasat Lantas Polres Jembrana ini. (kmb36)

Pelabuhan Benoa,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana dalam Rapat Kerja Bersama antara DPRD dan Pemprov Bali di Gedung Dewan, Kamis (9/11) kemarin. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, luas lahan di TPA Suwung secara keseluruhan adalah 32 hektar. Dari jumlah itu, 22 hektar memang akan dijadikan sanitary landfill. Proyeknya sudah diambil alih pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR. Sisa lahan dipakai

Denpasar (Bali Post) Menjelang hari raya Kuningan, Satgas Tindak Operasi Sikat Agung 2017 melakukan patroli ke Pasar Kumbasari Jalan Gajah Mada, Denpasar, Kamis (9/11) kemarin. Puluhan anggota bersenjata lengkap melakukan patroli ini bertujuan mengantisipasi pencurian, khusus curanmor. Setelah apel di Mapolda Bali, Satgas Operasi Sikat bergerak menuju Jalan Kamboja, Melati, Hayam Wuruk, Hasanudin, hingga Jalan Gajah Mada. Setibanya di Pasar Kumbasari, tim Satgas yang dipimpin Ipda Kiat Tri Wahyuningsih melakukan patroli jalan kaki sambil berdialog dengan juru parkir, pengunjung dan pedagang Pasar Kumbasari. “Menjelang hari raya Kuningan pasar ini sangat ramai dikunjungi warga dan kadang-kadang parkir sembarangan. Situasi ini sangat berisiko terjadinya kasus pencurian seperti jambret, copet, dan curanmor,” ujar Ipda Kiat Tri. Perwira masih remaja menjabat Danton Dalmas Direktorat Sabhara Polda Bali ini mengimbau kepada juru parkir selalu waspada dan meningkatkan pengawasan, mengingat volume kendaraan sangat padat di area parkir. Se-

dangkan para pengunjung dan pedagang diminta lebih hati-hati membawa dompet, HP, tas dan barang bawaan agar tidak menjadi korban kejahatan. Hadirnya polisi berseragam dilengkapi senjata laras panjang ini, menarik perhatian pedagang dan pengunjung pasar. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Ipda Kiat untuk mengajak mereka ikut menjaga kamtibmas dan kodusivitas pasar. “Kami hadir di pasar bukan untuk menakut-nakuti, tapi memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga saat beraktivitas di pasar,” imbuhnya. Dengan hadirnya petugas di pasar, menurut Kiat, bisa mencegah terjadinya kriminalitas. “Begitu melihat polisi, pelaku akan mengurungkan aksinya sehingga angka kriminalitas dapat ditekan,” harapnya. Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bal Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya selaku Kaopsda, timnya juga melaksanakan patroli ke Terminal Ubung, Denpasar. Di sana, petugas menyampaikan pesan kamtibmas kepada calon penumpang untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana pencurian. (kmb36)

Bali Post/ist

PATROLI - Tim Satgas Tindak Operasi Sikat Agung saat patroli di Pasar Kumbasari, Denpasar.

menampung sampah-sampah baru yang masuk ke TPA Suwung dan waste to energy. “Jadi, yang 22 hektar itu akan ditutup dengan tanah. Kemudian tersisa 10 hektar, yang 5 hektar disiapkan untuk proyek waste to energy,” ujarnya. Pastika menambahkan, pengerjaan waste to energy akan melalui proses lelang. Perusahaan atau investor yang tertarik harus mengikuti beauty contest. Namun, pihaknya mendengar bila PLN yang akan mengerjakan waste to energy

karena menyangkut jual-beli listrik. “Pengusaha tidak mampu kalau listriknya dibeli di bawah 15 sen per kWh. PLN jual cuma 9 sen, kalau beli 15 sen tekor 6 sen. Menteri Keuangan tidak mau bayar, akibatnya kemungkinan besar (waste to energy) yang ambil PLN,” jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Humas PLN Bali I Gusti Ketut Putra mengatakan, rencana pengerjaan waste to energy oleh PLN baru sekadar wacana. Hingga saat ini, belum ada realisasinya,

karena masih dalam tahap perencanaan saja. “Memang ada wacana seperti itu, cuma belum terealisasi. Kita lihat nanti,” ujarnya. Putra mengaku selama ini kesulitan menghadap gubernur lantaran kesibukan orang nomor satu di Bali itu. Pembicaraan mengenai masalah energi ini akhirnya sebatas dengan wakil gubernur. “Kalau PLN dikasih mengelola kan juga harus ada hitung-hitungannya, harus kita bisa melihat prospeknya,” imbuhnya. (kmb32)


BANGLI

8

Jumat Wage, 10 November 2017

Pengelola Pasar Kidul Akui Sulit Penuhi Target Retribusi

Bali Post/nan

Pasar Kidul

Bangli (Bali Post) Target pendapatan dari hasil retribusi pemungutan karcis pedagang di Pasar Kidul tahun ini sebesar Rp 892.160.592. Dari jumlah tersebut, yang telah direalisasikan hingga Oktober sebesar Rp 621.163.000. Di sisa waktu tahun ini yang hanya, Pengelola Pasar Kidul mengaku kesulitan untuk memenuhi target. Sekretaris Pengelola Pasar Kidul I Ketut Mangku, Kamis (9/11) kemarin, menjelaskan jika dikalkulasikan, pendapatan yang diperoleh dari hasil retribusi pedagang per harinya berada di kisaran Rp 1,9 juta sampai Rp 2 jutaan. Namun, saat Penampahan Galungan, pendapatan sempat menurun mengingat jumlah pedagang yang berjualan berkurang. ‘’Saat itu kita hanya dapat menarik retribusi sekitar Rp 900 ribuan,’’ katanya. Dia menyebutkan, sepekan setelah hari raya Galungan, pedagang yang berjualan masih sepi. Pedagang baru mulai ramai berjualan sejak tiga hari

Edarkan Uang Palsu, PTT Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) I Nengah Kariada (NK), seorang pria asal Banjar Kubu, Kelurahan Kubu, Bangli hanya bisa pasrah saat digelandang ke Mapolsek Bangli, Kamis (9/11) kemarin. Pegawai Tidak Tetap (PTT) di salah satu SMPN di Bangli ini kedapatan mengedarkan uang palsu dengan jumlah jutaan rupiah. Ditangkapnya Kariada bermula kecurigaan teman kencannya bernama MM alias Ayu. Seusai berkencan, wanita yang tinggal di wilayah Renon, Denpasar ini, sempat menghitung uang yang dimasukkan oleh pelaku ke dalam tasnya. Saat dicek, uang tersebut terasa licin. Lantaran keadaan sekitar kurang penerangan, Ayu pun kembali mengecek uang itu. Didapatinya nomor seri uang tersebut semuanya sama. ‘’Akhirnya saya langsung cari info pada warga sekitar di mana rumah dia, karena usai berkencan dia langsung pergi naik motor,’’ ujar Ayu. Kapolsek Bangli Kompol Dewa Made Raka menjelaskan, masyarakat Kubu, Bangli, resah dengan beredarnya uang palsu. Berdasarkan laporan warga, pihaknya langsung melakukan penelurusan di wilayah tersebut dan tidak sengaja bertemu dengan Ayu. ‘’Korban menjelaskan jika dirinya baru saja dibayar menggunakan uang palsu dengan jumlah Rp 2,6 juta yang semuanya pecahan Rp 100 ribu usai kencan dengan pelaku. Korban juga langsung memberikan kami keterangan berupa foto dan rumah pelaku,’’ ujarnya. Berbekal informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Sekitar pukul 01.00 Wita, pelaku berhasil diringkus saat berada di sebuah ATM di Jalan Nusantara, Bangli. ‘’Kami juga sempat melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan ditemukan uang palsu lainnya yakni pecahan Rp 100 ribu sebanyak 26 lembar, Rp 50 ribu enam lembar, Hp tiga buah dan printer,’’ ucapnya. Dewa Raka mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laptop yang digunakan oleh pelaku untuk memproduksi uang palsu tersebut. Sebab laptop yang digunakan pelaku dalam lima hari terakhir sedang dibawa oleh istri pelaku yang tengah pulang kampung ke Buleleng. ‘’Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 244 KUHP tentang meniru dan memalsukan uang negara dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,’’ tegasnya. Sementara, Kariada mengatakan, dia membuat uang palsu tersebut sejak dua bulan yang lalu. Ide membuat uang palsu itu berawal saat dia membelikan anaknya uang mainan. Karena tidak bisa terus-terusan membelikan uang mainan, akhirnya dia berinisiatif membuat uang palsu di rumah. ‘’Saya nyetak uang palsu itu di rumah. Saya pakai laptop sendiri untuk mencetak. Termasuk printernya juga milik saya sendiri,’’ kata Kariada. (kmb41)

Belum Jelas, Mekanisme UTS untuk Siswa Pengungsi Bangli (Bali Post) Awal Desember mendatang, para siswa akan mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS). Namun, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli belum bisa memastikan mekanisme pelaksanaan UTS bagi siswa pengungsi. Kabid Pembina PAUD dan PNF Disdikpora Bangli I Ketut Wakil, Kamis (9/11) kemarin, khusus untuk UTS siswa pengungsi, pihaknya masih harus menunggu informasi lebih lanjut. Hal tersebut akan dibahas secara khusus pada rapat bersama di Tanah Ampo. ‘’Bagaimana mekanisme bagi siswa pengungsi untuk melaksanakan UTS di Bangli, kita belum tahu. Kita masih harus menunggu hasil rapat bersama di Tanah Ampo. Untuk waktu rapatnya kita belum tahu pasti kapan akan dilaksanakan. Kita masih menunggu informasinya lebih lanjut,’’ katanya. Pihaknya pun berharap Disdikpora Karangasem bisa intens berkoordinasi terkait pendidikan bagi siswa pengungsi di Bali terutama jelang UTS. Lebih lanjut Wakil menyampaikan, pascaturunnya status Gunung Agung dari Awas ke Siaga pada 29 Oktober lalu, memang banyak siswa pengungsi yang kembali ke Karangasem. Namun, tidak sedikit pula yang masih bersekolah di Bangli. Bahkan dia menyebut, jumlahnya mencapai ratusan siswa. ‘’Untuk jumlah pastinya belum tahu. Karena masih didata. Tapi sekarang tidak bisa mendata karena sekolahnya masih libur,’’ kata Wakil. (kmb41)

lalu. Menurut Mangku, untuk pedagang musiman, dia belum berani memungut retribusi lantaran pedagang musiman belum tentu dapat berjualan. Demikian pula, pedagang yang berjualan dengan hasil yang tidak begitu besar. Maka dari itu, pihaknya lebih dulu menanyakan kepada pedagang apakah mereka sudah dapat berjualan atau belum. Dengan tersisa waktu sekitar satu setengah bulan lagi, pihaknya tidak berani memastikan target retribusi bisa tercapai. Terlebih kondisi saat ini masih sepi pedagang. ‘’Lain kalau kondisinya normal, mungkin bisa merealisasikan target itu. Jujur kalau untuk memenuhi target itu kita belum bisa jamin. Kalau mendekati, kita yakin. Semoga saja di sisa waktu yang ada ini bisa memenuhi target itu,’’ kata Mangku. Terkait keberadaan pedagang di pinggir jalan yang memicu kekroditan kawasan setempat, Mangku menegaskan, pihaknya sudah turun

ke lapangan pukul 03.00 Wita untuk melakukan pengawasan dan pengaturan. ‘’Jika masih ada pedagang yang membandel berjualan di jalan, kita akan ingatkan mereka lagi agar tidak lagi berjualan di jalan,’’ katanya. Di sisi lain, perbaikan Pasar Kidul serta pembangunan pasar di Terminal Loka Crana juga menjadi penyebab kekroditan. Mangku menyampaikan, kondisi pasar akan kembali normal jika perbaikan dan pembangunan tersebut sudah rampung. ‘’Di sebelah selatan dan utara memang sudah dipenuhi pedagang. Untuk di sebelah barat juga sudah penuh. Hanya di timur saja lengang. Karena di sana merupakan akses keluar masuk warga di Banjar Pule. Jika di sana dipenuhi pedagang, maka akan mengganggu warga. Makanya kita kosongkan di sana agar akses keluar masuk warga di sana lancar dan tidak lagi mengundang masalah,’’ imbuhnya. (kmb41)

Akibat Perubahan Desain

Perbaikan Jalan di Bubung Kelabu Ditunda

Bali Post/ina

KUNKER - Rombongan Komisi II DPRD Bangli dipimpin Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles saat kunjungan kerja (kunker) di Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Jakarta.

Dewan Dorong Pemkab Terapkan Pajak ”Online” Bangli (Bali Post) -

Pemkab Bangli didorong untuk segera menerapkan sistem online pada penarikan pajak. Penerapan sistem tersebut diyakini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak.

Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Kamis (9/11) kemarin, mengungkapkan dari hasil kunjungan kerja pihaknya ke Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Jakarta, Rabu (8/11) lalu, pihaknya menilai penerapan sistem online pada penarikan pajak sangat efektif dilakukan untuk mengoptimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak. Karena dengan sistem ini, pendapatan di masing-masing objek pajak bisa terekam dengan baik dan langsung oleh dinas terkait. Sistem online ini juga mampu mencegah terjadinya kebocoran pendapatan pajak akibat adanya manipulasi data laporan oleh pihak peruasahaan. Carles mencontohkan, jika dalam satu hotel, kunjungan wisatawan mencapai 100 orang dalam sehari, maka secara otomatis data kunjungan wisatawan itu bisa terekam hari itu juga oleh dinas terkait melalui koneksi online. ‘’Online, laporannya tidak bisa dibuat-buat. Kalau manual kan laporan datanya bisa dibuat ganda dan dimanipulasi,’’ ujarnya

didampingi Ketua Komisi II DPRD Bangli Ketut Mastrem serta anggota Komisi II, Nengah Sugiman dan Budiada. Politisi Demokrat ini menyebutkan, selain hotel, pemungutan pajak dengan sistem online juga perlu segera diterapkan pada restoran, rumah sakit dan pos pemungutan retribusi wisata di Kintamani. ‘’Uji coba pertama bisa diterapkan di pos pungut wisata di Kintamani dan rumah sakit,’’ terangnya. Untuk bisa menerapkan sistem tersebut, dia menyebutkan perlunya disiapkan perangkat teknologi dan SDM terlatih. Untuk itu, pihaknya menyatakan siap menganggarkan dana agar sistem online tersebut diterapkan mulai tahun 2018. ‘’Kita sangat support untuk itu. Apalagi selama ini Bupati juga sudah sering menyampaikan tentang sistem online dan non tunai. Sekarang perangkat daerah harus serius,’’ kata Carles. Wakil rakyat asal Kintamani ini mengatakan, agar pendapatan dari pajak bisa

maksimal, dinas terkait harus rutin melakukan pendataan dan mengingatkan wajib pajak agar mau melaksanakan kewajibannya. Selain mengingatkan langsung, dinas terkait juga bisa memasangi stiker di tempat usaha penunggak pajak seperti yang selama ini diterapkan Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya ke Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Jakarta, rombongan DPRD Bangli diterima Kepala Unit Penyuluhan dan Informasi Hayatina dan jajaran Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Jakarta. Diungkapkan Hayatina, tahun 2017 pihaknya dibebankan target pajak Rp 35 triliun. Angka tersebut naik Rp 4 triliun dari tahun sebelumnya. Sejauh ini pendapatan pajak yang sudah berhasil direalisasikan mencapai 95 persen. Untuk menarik pajak pada 10.951 objek pajak, Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Jakarta telah menerapkan sistem online. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Proyek jalan hotmix di Banjar Bubung Kelabu Desa Batur, Kintamani tidak dapat dilaksanakan tahun ini. Proyek yang telah dianggarkan sebesar Rp 3,6 miliar itu ditunda lantaran adanya perubahan desain. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Bangli I Made Soma didampingi Kabid SDA BPK Agus Yudi Swethaambara, Kasi Pemeliharaan BPK Bidang Bina Marga Ida Bagus Suandi dan staf Bidang Cipta Karya I Nyoman Merteyasa mengatakan perubahan desain dilakukan lantaran di sejumlah titik kawasan jalan tersebut mengalami longsor. Dengan begitu, pada bagian yang mengalami longsor tersebut harus dibuatkan dinding penahan tanah (DPT). ‘’Makanya ada perubahan desain. Perubahan ini membuat proyek jalan yang panjangnya 2,5 kilometer itu tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Perubahan desain itu memakan waktu yang cukup lama yakni lebih dari tiga bulan. Sementara kita hanya dapat waktu efektifnya hanya 70 hari,’’ katanya. Soma menjelaskan, karena tidak bisa dijalankan tahun ini maka proyek tersebut dianggarkan kembali di APBD induk 2018. Terdapat penambahan anggaran dari sebelumnya. Bahkan peningkatannya cukup signifikan. Proyek tersebut kini dianggarkan Rp 9 miliar. ‘’Proyek ini memang belum

masuk ULP. Sebelumnya memang sudah ada kajian dari ULP. Karena waktunya tidak memungkinkan untuk menjalankan proyek ini dengan waktu yang ada, maka tidak jadi ditayangkan. Sehingga tidak ada yang menawar. Dan otomatis tidak ada pemenang tender,’’ imbuhnya. Dikatakanya, di Bidang Bina Marga terdapat 31 paket proyek yang semuanya sudah berjalan. Sebanyak 11 paket kegiatan dananya bersumber dari DAK, 4 paket berasal dari dana PHR dan sisanya DAU. Sebelumnya sempat terjadi perlambatan pengerjaan akibat status Gunung Agung naik ke level Awas. Perlambatan merupakan imbas kelangkaan material dari Karangasem. Atas kondisi itu, pihaknya langsung melaksanakan rapat bersama dengan rekanan guna mencari solusi. ‘’Tapi sekarang galian C di Karangasem kembali dibuka. Semoga saja kondisi Gunung Agung terus membaik sehingga semua proyek yang dikerjakan rekanan bisa diselesaikan tepat waktu,’’ harapnya. Sementara di Bidang Cipta Karya, dana proyek bersumber dari DAK dan APBD. DAK nilainya Rp 6,8 miliar untuk 16 kegiatan dan APBD dianggarkan Rp 2 miliar lebih untuk enam kegiatan. ‘’Kegiatan yang dilakukan di Cipta Karya juga semuanya berjalan sesuai dengan rencana. Jadi di Cipta Karya tidak ada kegiatan tidak berjalan,’’ tegas Soma. (kmb41)

Bali Post/nan

PROYEK - Salah satu proyek Dinas PUTRPKP Bangli yang sedang dikerjakan.

Pemuda di Satra Curi Emas Orangtua Sendiri

Bali Post/nan

SEPEDA MOTOR - Gau saat menunjukkan sepeda motor yang dibelinya dengan uang hasil penjualan emas curian.

Bangli (Bali Post) Akibat nekat mencuri di rumah orangtuanya sendiri, Wayan Su alias Gau (21), pemuda asal Banjar Bayung Desa Satra, Kintamani harus berurusan dengan aparat kepolisian. Dia ditangkap di tempat kosnya di Denpasar lantaran mencuri emas dan uang tunai Rp 13 juta milik orang tuanya. Informasi yang dihimpun, Gau membobol rumah orangtuanya, Wayan Ranem saat Umanis Galungan, Kamis (2/11) lalu. Pelaku yang sejak kecil dirawat neneknya ini masuk dengan cara mendobrak pintu bagian belakang. Barang yang diambil berupa uang tunai sebesar Rp 13 juta serta perhiasan emas berupa cincin, kalung dan

gelang. Setelah membawa barang milik ayahnya, pelaku langsung kabur ke tempat kosnya di wilayah Pemecutan, Denpasar Barat. KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Sang Mariasa seizin Kasat Reskrim AKP Deni Setiawan saat dikonfirmasi, Kamis (9/11) kemarin, mengatakan pelaku ditangkap Rabu (8/11) lalu sekitar pukul 23.00 Wita. Dia ditangkap di tempat kosnya di Denpasar Barat. Emas curian dijual pelaku di wilayah Denpasar senilai Rp 12 juta. Hasil curian selanjutnya dipergunakan membeli motor Beat bernopol DK 7725 DU, speaker aktif, jam tangan, hp, dua helm, kipas angin, minyak wangi, kalung imitasi, dompet serta

sejumlah barang lainnya. ‘’Saat ini uang curian yang tersisa Rp 6 juta lebih. Kasus ini masih terus dikembangkan,’’ tegasnya. Sementara, tersangka Gau mengaku nekat mencuri karena memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan orang tuanya. Dia mengaku sejak kecil diasuh neneknya, karena ayahnya kembali menikah dan memiliki tiga anak. Selama ini pelaku juga mengaku jarang pulang ke rumah orangtuanya. ‘’Saya mencuri sebanyak tiga kali mencuri. Dua kali saya lakukan di Denpasar. Sekali di rumah ayah saya. Uang hasil curian saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup,’’ katanya. (kmb41)


Jumat Wage, 10 November 2017

GIANYAR

9

KPU Buka Pendaftaran Bakal Calon Perseorangan

Gianyar (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar membuka pendaftaran bakal calon perseorangan untuk Pilbup Gianyar tahun 2018. Pengambilan formulir sebagai pasangan bakal calon perseorangan sudah bisa diambil mulai Kamis (9/11) kemarin hingga Rabu (22/11) mendatang. Hal ini disampaikan Anggota KPU Kabupaten Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna saat pembukaan, pengumuman bakal pasangan calon (bakal paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gianyar, kemarin. Suguna mengatakan, masyarakat yang ingin menjadi bakal calon dari jalur perseorangan harus menyerahkan minimal dukungan sebanyak 30.525 dukungan yang tersebar minimal di empat kecamatan di Kabupaten Gianyar. Syarat ini sesuai yang diatur dalam Surat Keputusan KPU Kabupaten Gianyar No. 373/Kpts/ KPU-Kab .016.433758/IX/2017 tentang Penetapan Persyaratan Pencalonan Jumlah Dukungan dan Persebarannya Pasangan Calon Perseorangan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gianyar. Ketentuan lainnya, bakal calon tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap, menyusun rekapitulasi jumlah dukungan dengan menggunakan formulir perseorangan di setiap desa/kelurahan untuk pilbup yang ditanda tangani oleh bakal calon dengan bermaterai serta dokumen dukungan bakal calon perseorangan diserahkan dalam bentuk soft copy yang disediakan pada sistem informasi pencalonan (Silon). Persyaratan dokumen bakal pasangan calon perseorangan bisa diserahkan ke kantor KPU Gianyar mulai 25 November hingga 29 November mendatang. Suguna menambahkan, bakal calon perseorangan harus memberitahukan kepada KPU Gianyar satu hari sebelum penyerahan dokumen dukungan dan daftar tim penghubung pasangan calon. ‘’Nanti bakal paslon melengkapi atau memperbaiki persyaratan paling lambat Rabu, 29 November mendatang,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/wan

JALAN - Setelah beberapa lama ditutup karena perbaikan jalan secara menyeluruh, pengendara mulai bisa melintasi Jalan Batuyang, Batubulan. Aktivitas warga setempat pun mulai berjalan normal. Sejumlah usaha di kawasan itu pun mulai ditata.

Puluhan Ribu Warga Belum Rekam Data E-KTP

Gianyar (Bali Post) -

Menjelang akhir tahun ini, masih ada sekitar 30.157 warga Gianyar yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Padahal Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar sudah jemput bola dan lembur ekstra. Kondisi ini pun cukup memperihatinkan, mengingat perekaman tersebut akan menjadi syarat menjadi pemilih pada pilkada 2018 mendatang.

Bali Post/nik

PEMBINAAN - Puluhan siswa didampingi orangtua mengikuti pembukaan pembinaan dan pelatihan di Mapolres Gianyar.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Disdukcapil Gianyar I Made Sari Sudarmaputra, Kamis (9/11) kemarin menjelaskan, berdasarkan data, jumlah penduduk Kabupaten Gianyar mencapai 492.002 jiwa. Dari jumlah

itu, yang tercatat wajib eKTP mencapai 377.609 jiwa. Sementara masyarakat yang sudah melakukan perekaman data e-KTP mencapai 347.452 jiwa. Dari jumlah itu, e-KTP yang sudah dicetak sebanyak

Gianyar (Bali Post) Operasi Zebra Agung yang menjaring ratusan pelanggar berimbas pada meningkatnya kesadaran masyarakat mengurus pajak kendaraan di Kabupaten Gianyar. Bahkan peningkatan pengurusan pascaoperasi ini diprediksi hingga 60 persen. Di sisi lain, kondisi ini menjadi salah satu pemicu kepadatan pengunjung di Kantor Samsat Gianyar dalam beberapa hari terakhir. Pantauan Bali Post, kunjungan masyarakat ke kantor Samsat Gianyar nampak padat pada Kamis (9/11) kemarin. Kebanyakan dari pengunjung yang ingin membayar pajak kendaraan ini

berdiri lantaran kursi pengunjung sudah penuh. Meski demikian, pelayanan tetap berjalan lancar meski antrean padat hingga menjelang sore. Kanit Regiden Satlantas Polres Gianyar Ipda Untung Laksono mengakui, beberapa hari semenjak diselenggarakan Operasi Zebra Agung mulai terjadi peningkatan pengurusan pembayaran pajak di kantor Samsat Gianyar. ‘’Ya memang terjadi peningkatan sekitar 60 persen dibandingkan hari biasa,’’ ucapnya. Meski pengunjung saat ini tengah padat, Untung menegaskan, seluruh personil di kantor Samsat Gianyar sudah bekerja cepat memberikan

335.037 lembar. Sementara sebanyak 11.452 warga sudah melakukan perekaman, namun e-KTP-nya belum dicetak. ‘’Sekarang yang masih menjadi persoalan ialah 30.157 warga yang wajib KTP Elektronik, na-

mun sampai saat ini belum melakukan perekaman,’’ katanya. Dikatakannya, untuk mengejar masyarakat yang belum memiliki e-KTP, Disdukcapil Gianyar sejatinya telah melakukan berbagai upaya. Misalnya pada Agustus hingga September 2017 Disdukcapil lembur tiap Sabtu dan Minggu. ‘’Hasil lembur itu tercatat 3.437 warga yang melakukan perekaman,’’ ungkapnya.

Tak hanya itu, Disdukcapil Gianyar pun telah melakukan sosialisasi hingga tingkat Kepala Dusun. Namun, ternyata hasilnya hingga kini belum memuaskan. Sementara terkait masyarakat yang sudah melakukan perekaman, namun belum mendapatkan blanko e-KTP, Sari menyebutkan Disdukcapil memberikan surat keterangan sudah melakukan perekaman eKTP. (kmb35)

Dampak Operasi Zebra Agung 50 Siswa Dibina Menjadi Calon Polisi Pengurusan Pajak Kendaraan Meningkat 60 Persen

Gianyar (Bali Post) Polri tengah melakukan penjaringan terhadap siswa SMA/SMK terbaik yang siap menjadi calon polisi. Di Kabupate Gianyar, 50 siswa sudah lulus seleksi untuk diberikan pembinaan dan latihan khusus di Polres Gianyar hingga Februari 2018. Para siswa tersebut akan mengikuti tes pembukaan kepolisian yang dibuka mulai Maret tahun depan. Kabag Sumda Polres Gianyar Kompol Wayan Surata, Kamis (9/11) kemarin menerangkan pembinaan dan pelatihan ini merupakan kebijakan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. ‘’Kebijakan Kapolri ini bertujuan mempersiapkan calon seleksi anggota Polri yang berkualitas dari segi akademik, kesehatan jasmani, mental, kepribadian dan integritas moral,’’ jelasnya. Dikatakannya, untuk pelaksanaan di Kabupaten Gianyar, pihaknya sudah melakukan seleksi terhadap 245 siswa yang diambil dari SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar dengan ranking I sampai V di kelas masing-masing. ‘’Diseleksi pada Oktober lalu dan yang memenuhi syarat hanya 50 siswa, terdiri dari 38 laki-laki dan 12 perempuan,’’ katanya. 50 siswa ini akan mendapat pembinaan dan pelatihan di lingkungan Polres Gianyar dari 15 November 2017, hingga akhir Februari 2018. Surata menerangkan, untuk pembinaan di bidang akademik, polisi akan bekerja sama dengan sejumlah guru. ‘’Terkait pembinaan jasmani, kita ada tim dari Polres dan Polda. Untuk pembinaan psikologi juga ada tim khusus dari Polda Bali,’’ ucapnya. Ditambahkannya, proses pembinaan dan pelatihan itu akan mengambil jam di luar waktu belajar di sekolah. Disinggung, apakah setelah lulus siswa tersebut akan langsung menjadi polisi, Surata mengatakan, pembinaan dan pelatiahn ini hanya akan menjadi bekal siswa sebelum mengikuti tes seleksi kepolisian yang sebenarnya. ‘’Memang tidak langsung jadi polisi. Tapi setelah diberikan pembinaan dan pelatihan ini, minimal anak punya pengalaman di samping juga mengasah kemampuan anak di sejumlah bidang, sehingga bisa memenuhi kriteria dan lulus dalam seleksi yang sebenarnya,’’ terangnya. Sementara itu, saat pembukaan pembinaan pelatihan oleh Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo di aula Mapolres Gianyar, polisi mengundang sejumlah orangtua siswa. Hal ini untuk memberi pemahaman bahwa menjadi polisi saat ini tidak ada pemungutan biaya ataupun jalur belakang. ‘’Agar bisa dipahami dalam rekrutmen yang diprioritaskan saat ini adalah kualitas. Jadi, kalau mau lulus seleksi anak harus benar-benar disiapkan dengan baik,’’ tegasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

Koramil Blahbatuh - 941167

DPRD - 943144

Koramil Tegallalang - 974792

BPBD - 7844717/7844718

Koramil Tampaksiring - 901601

PMK - 943113

Koramil Sukawati - 297564

Kantor Satpol PP - 944436

Koramil Ubud - 975314

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Payangan - 974793

PDAM - 944225/943233

Siaga Lantas/

KPA Gianyar - 942184

TMC Gianyar - 945820

PMI Gianyar - 8958414

Polsek Gianyar - 944510

KONI Gianyar - 947261

Polsek Blahbatuh - 941165

BNN Kab. Gyr. - 946122

Polsek Tampsiring - 901110

PLN - 947166

Polsek Tegallalang - 901575

Kodim 1616 Gyr - 943069

Polsek Sukawati - 298723

Koramil Gianyar - 942289

Polsek Ubud - 975316

SAMSAT - Suasana kantor Samsat Gianyar, Kamis (9/11) kemarin. pelayanan. Dikatakannya, (STNK) memerlukan waktu untuk perpanjangan Surat hanya kisaran satu jam. Tanda Nomor Kendaraan ‘’Misal yang lama itu mu-

tasi, untuk mutasi lokal Bali paling lama sehari pasti selesai. Kalau luar Bali paling lama satu minggu. Saya sudah menekankan ini kepada jajaran,’’ tegasnya. Dikatakannya lebih lanjut, kondisi ini terjadi tidak hanya di kantor Samsat tetapi juga menyangkut pengurusan SIM di Mapolres Gianyar. Menurut Ipda Untung, peningkatan kesadaran masyarakat sebagai implikasi dari pelaksanaan Operasi Zebra Agung yang digelar dari 1 hingga 14 November mendatang. ‘’Yang kita harapkan kesadaran ini tumbuh tidak hanya saat operasi saja, tapi juga untuk seterusnya,’’ jelasnya. (kmb35)

Bitera. ‘’Sambil memukul gambelan, warga di sini juga teriak-teriak memanggil namanya,’’ ujar Suleni Beberapa jam melakukan pencarian, AD akhirnya ditemukan di dalam areal SDN 1 Bitera. Di sekolah itu AD ter-

kembali memberikan waktu bermain untuk AD ke rumah temannya dengan catatan, harus pulang lebih awal. ‘’Sekarang saya biarkan dulu dia keluar bersama temannya. Nanti saya cari, suruh pulang,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

Siswa SMP Kabur dari Rumah, Gegerkan Warga Triwangsa

Gianyar (Bali Post) Warga Banjar Triwangsa Kelurahan Bitera, Gianyar, digegerkan dengan hilangnya seorang remaja berusia 13 tahun, I Komang AD yang kabur dari rumahnya di banjar setempat, Rabu (8/11) petang. Uniknya, pihak keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian dengan cara membunyikan gamelan. Pelajar kelas IX SMP ini akhirnya ditemukan pada Kamis (9/11) kemarin, sekitar pukul 02.00 Wita. Ibunda Komang AD, Ni Nyoman Suleni menuturkan, pada Rabu Komang AD bermain ke rumah temannya. Biasanya AD akan pulang paling telat pukul 16.00 Wita. Namun hari itu ia baru pulang pukul 18.00 Wita. ‘’Karena pulang sampai jam segitu, akhirnya saya sama bapaknya memarahi dia,’’ jelas Suleni. Usai dimarahi, AD malah ngambek dan memilih meninggalkan rumah. Kedua orangtuanya pun sempat mengira anaknya ini menyendiri di kamar. Namun setelah dicek, tidak ada. ‘’Saya cari dia ke sekeliling rumah, tidak ketemu. Di gang atas saya tanyakan ke orang-orang, di sana ramai, semuanya nggak melihat Komang,’’ ujarnya. Suleni pun tambah bingung. Itu karena jalan menuju rumahnya hanya dua gang. Padahal selama AD menghilang, gang tersebut dipenuhi warga sekitar. ‘’Akhirnya ada tetangga saya, Mangku Wayan Ardana ini menanyakan ke orang pintar di Bitera. Katanya anak saya dilarikan wong samar,’’ jelas Suleni. Mendapat informasi itu, pihak keluarga dan beberapa kerabat pun berinisiatif mencarinya menggunakan

gamelan. Pencarian menggunakan gamelan melibatkan 15 warga itu dilakukan berkeliling wilayah banjar Triwangsa mulai pukul 21.00 Wita. Mereka melakukan pencarian dengan menyusuri sungai hingga Setra Desa

lihat tiduran di sebuah kursi dengan posisi kaki di atas meja. ‘’Setelah pulang, saya mandikan dia. Lalu Komang makannya banyak sekali,’’ terang Suleni. Siang kemarin AD tidak ada di rumahnya. Suleni mengaku


KLUNGKUNG

10

Jumat Wage, 10 November 2017

”Master Plan” dan DED Pelabuhan Segi Tiga Emas

Bupati Soroti Kapasitas Bangunan Penumpang Semarapura (Bali Post) Rencana pembangunan pelabuhan segi tiga emas di Banjar Sampalan Desa Batununggul, Nusa Penida terus dimantapkan Pemkab Klungkung. Prosesnya telah masuk pembahasan finalisasi master plan dan DED Penataan Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, Kamis (9/11) kemarin. Namun, pada tahapan ini, Bupati I Nyoman Suwirta menyoroti kapasitas penumpang pada bangunan yang dipaparkan konsultan. Salah satu konsultan dari Multi Habitat yang hadir pada rapat itu, Ginanjar memaparkan pengembangan Pelabuhan Sampalan akan mampu menampung 8 speedboat sekali sandar. Lahan yang dihabiskan sekitar setengah hektar. Bangunan yang tersedia akan mampu menampung 300 penumpang. Ini juga dilengkapi parkir kendaraan yang cukup luas. Bupati Suwirta terkesan kurang sependapat dengan kapasitas bangunan tersebut. Hal itu terlihat dari adanya permintaan untuk melakukan peningkatan. Ini dipandang penting untuk menghadapi musim libur dan hari raya. “Saat ini jumlah penumpang sangat banyak di masing-masing pelabuhan yang tersebar, apalagi ketika musim libur dan hari raya. Gedung yang disediakan harus memadai, nyaman bagi penumpang serta memiliki pemandangan indah menghadap ke laut,” ungkapnya. Sesuai rencana, pengoperasian pelabuhan ini akan dikelola dengan gaya swasta. Melalui ini, manajemen dan pelayanan kepada pengguna digadang-gadang akan bisa lebih baik. Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, I Nyoman Sucitra menyatakan selain Sampalan, pelabuhan juga akan dibangun di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan dan Bias Munjul, Desa Lembongan. Studi kelayakan berlangsung tahun ini yang anggarannya bersumber dari APBD Perubahan. “Untuk di Sampalan, pembangunannya membutuhkan anggaran sekitar Rp 35 miliar. Jadinya untuk merealisaskan semua, nilainya Rp 100 miliaran,” sebutnya. Mengingat anggarannya sangat fantastis, mantan Kasatpol PP Klungkung ini menyatakan pembangunannya sulit dituntaskan dalam kurun satu tahun. Namun, harus bertahap. “Dananya sangat besar. Rencana tahun depan yang di Sampalan sudah bisa jalan. Ini dilaksanakan secara bertahap,” ungkapnya. Pelabuhan itu nantinya untuk mendukung sektor pariwisata yang perkembangannya semakin pesat. Selain itu, pembangunannya yang terpola, akan mampu mempermudah pengamanan dan pemantauan. Kerusakan biota laut dipesisir pantai akibat banyak area pantai yang digunakan sebagai pelabuhan juga dapat diminimalisasi. (kmb45)

Diguncang Gempa 4,8 SR

Warga Pengungsi Berpikir Ulang untuk Pulang Kampung TERJADINYA gempa 4,8 SR yang berpusat di timur laut Gunung Agung pada Kamis (9/11) pagi kemarin menimbulkan ketakutan dari sejumlah warga Karangasem yang mengungsi di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung. Niatnya untuk kembali ke kampung halaman yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) II harus kembali dipikir ulang. Sinar matahari mulai menyengat. Nengah Suarjana belum beranjak keluar dari tenda berukuran 3x3 meter yang terpasang di utara GOR. Ia yang berasal dari Banjar Muncan Gede, Desa Muncan, Kecamatan Selat tengah sibuk membantu istri, Nengah Suastini. Membungkus beras dengan plastik. Dijadikan ketupat untuk dijual ke pengungsi lain. Makanan ini dicampur berbagai sayuran. Nikmat saat dicampur bumbu kacang. Usaha kecil-kecilan ini dilakoni sejak beberapa pekan lalu. Jeratan hidup yang pahit menggiringnya melakukan itu. Mengais rupiah untuk bekal sang anak bersekolah. Apa yang dilakukan ini, murni hal baru. Sebelumnya, jangankan mencoba, terbesit di pikirannya pun tidak. Namun demikian, ia pun nampak menikmati. Bebannya bisa berkurang. “Biar ada saja bekal. Jadinya coba jual tipat cantok,” tutur sang istri. Melancarkan usaha ini, tak banyak modal yang dikeluarkan. Hanya mengandalkan sekelumit bekal yang dulu dibawa dari rumah. Meski sudah ada jalan menyambung hidup, keinginannya untuk menapaki tanah kelahiran sudah pasti ada. Bahkan itu sangat besar. Namun, kekhawatiran menyebabkannya belum berani melangkah. Berbeda dengan warga lain yang sedesa, sudah habis meninggalkan pengungsian. Bahkan, tendanya sudah banyak yang dibongkar. Kehadiran gempa yang turut dirasakan warga kabupaten lain di Bali menambah kekhawatirannya untuk pulang. Ia memilih untuk bertahan. “Tempat tinggal ada di KRB II, Tapi masih takut pulang. Apalagi setelah ada gempa tadi pagi (kemarin - red). Tambah takut,” tutur Suarjana. Cerita tragedi 1963 juga masih membayangi pikirannya. Saat itu, wilayah tempat tinggalnya menjadi jalur lahar saat Gunung Agung erupsi. Ini juga membuatnya memutuskan pulang saat situasi benar-benar kondusif. “Sekarang di sini dulu. Menunggu situasi kondusif,” ucapnya. Cerita berbeda justru muncul dari warga Banjar Pandan Sari, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, I Wayan Sutanta. Ia bersama keluarganya yang mengungsi di Banjar Sangging, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan berniat untuk kembali ke rumah yang masuk KRB III. Namun, itu langsung dilarang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung. Alasannya, keselamatan. Keinginannya melakukan itu bukan tanpa sebab. Kepulangan warga lain menggiringnya untuk ingin ikut. Selain itu, supaya bisa memetik biji mete yang tengah masuk musim panen. Sesekali juga ngiris tuak. Dua pekerjaannya ini telah bertahun-tahun menjadi harapan penyambung hidup. “Warga lain sudah banyak di rumah. Makanya ingin pulang,” ungkapnya. Kini, di tengah situasi yang sulit ditebak, ia bersama keluarga menghabiskan waktu tinggal bawah gubuk beratap dan berdinding terpal. Debu di sekitarnya cukup tebal. Mengotori matras yang menjadi tempat tidurnya. Saat siang, panas sangat menyengat. Malam, dingin menusuk hingga ketulangnya. “Sejak di sini, reumatik saya sering kumat. Sampai hampir tak bisa jalan,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

TIPAT CANTOK - Nengah Suarjana bersama istri, Nengah Suastini, Kamis (9/11) kemarin tengah sibuk mempersiapkan bahan-bahan jualan berupa tipat cantok.

Bali Post/sos

DIAMANKAN - Pelaku berinisial KDAP (gunakan zebo) dan KYA saat diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung lantaran diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.

Bongkar Jaringan Narkoba

Siswa SMA Pemakai SS Ditangkap Semarapura (Bali Post) Kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Klungkung semakin marak. Buktinya, petugas Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Klungkung berhasil membongkar jaringan narkoba jenis sabu-sabu (SS). Dari pengungkapan ini, dua pelaku yakni masing-masing berinisial KYA (21) sebagai pengedar dan KDAP (17) selaku pemakai dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Selain kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa SS. Pengungkapan kasus ini berawal ketika polisi menerima pengaduan dari warga bahwa akan ada transaksi narkoba di

seputaran di Jalan Baladewa, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Senin (6/11) sekitar pukul 00.05 Wita. Adanya informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pengintaian. Saat itu, KYA yang tinggal di Lingkungan Senggoan, Kelurahan Semarapura Kangin berhasil ditangkap. Barang bukti yang disita, yakni SS seberat 0,55 gram brutto (0,40 gram netto), dan satu unit sepeda motor jenis Honda Scoopy DK 3793 MO. Sejatinya, saat penyanggongan, KYA juga mengajak teman wanita. Setelah menjalani tes urine, hasilnya negatif narkoba. Saat pen-

angkapan berlangsung, polisi juga melihat adanya sepasang remaja yang diduga diajak transaksi. Namun, saat itu pasangan remaja tersebut berhasil kabur. “Untuk yang kabur ini, tengah kami selidiki. Mereka masih dalam pengejaran kami,” kata Kasat Reskoba AKP I Gede Sudyatmaja, Kamis (9/11) kemarin. Ia menjelaskan pengungkapan kasus ini langsung dikembangkan. Pelaku lainnya mengarah kepada KDAP. Tanpa berpikir panjang, polisi langsung melakukan penangkapan di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Semarapura Tengah, sekitar pukul 00.30 Wita. Dari tangan siswa SMA ini

berhasil diamankan satu paket diduga sabu seberat 0,35 gram brutto (0,20 gram netto), satu unit sepeda motor jenis Honda merek scoopy DK 3971 MT dan satu HP Nokia. Mantan Kapolsek Tampaksiring, Gianyar ini menyatakan sesuai hasil pemeriksaan, KYA diketahui sebagai pengedar dan KDAP hanya sebagai pemakai. “Mereka sudah kami incar sejak lama,” ucapnya. Akibat perbuatannya itu, KYA dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Sementara untuk KDAP tetap dilakukan penyidikan, namun dijuntokan ke Undangundang Perlindungan Anak. “Ini terus kami kembangkan,” imbuhnya. Pelaku KYA membantah sebagai pengedar. Selama ini barang haram tersebut diberikan cuma-cuma oleh temannya. “Ada teman yang ngasi,” akunya. Berbeda halnya dengan pengakuan KDAP. Ia mengaku menjadi pemakai karena salah pergaulan, sering diajak teman-temannya. Bukan karena adanya masalah di keluarga. “Untuk beli, minta uang,” tandasnya sambil menunduk. (kmb45)

Hindari Penyelewengan Dana Desa

Penyusunan Program Harus Cermat

Semarapura (Bali Post) Kabar dugaan korupsi dana desa oleh salah satu kepala desa di Kabupaten Buleleng memantik perhatian Pemkab Klungkung. Mengantisipasi terjadinya hal yang sama, pemerintah desa perlu lebih cermat dalam membuat perencanaan program. Seluruhnya harus mengacu pada Peraturan Menteri Desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja menyatakan, dalam mengelola dana desa, potensi terjadinya penyelewangan memang cukup besar. Bahkan itu tak hanya berpeluang terjadi pada satu desa, namun juga yang lainnya. Hal demikian sejak awal telah menjadi atensi pemkab untuk diantisipasi. “Ini benarbenar kami pelototi,” ungkap-

nya, Kamis (9/11) kemarin. Penggunaan dana yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah per desa ini ditekankan harus sepenuhnya merujuk pada Peraturan Menteri Desa tentang prioritas penggunaan dana desa. Ini juga tertuang dalam peraturan bupati. “Penggunaannya hanya fokus untuk bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Tidak boleh di luar itu. Perencanaan juga harus cermat,” tegasnya.

Jika dalam penggunaannya terjadi kebuntuan, pemerintah desa juga diminta untuk segera berkoordinasi dengan pendamping, camat atau langsung ke pemkab. Dalam pemecahan segala persoalan, juga bisa dikosultasikan dengan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Klungkung. “Ini sudah dilakukan kerja sama. Kalau misalnya harus konsultasi ke BPKP, kami

tetap berikan pendampingan,” ungkap pejabat asal Karangasem ini. Dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat ke Kabupaten Klungkung tahun ini mencapai Rp 44.540.097.000. Tahap pertama sudah dicairkan untuk 53 desa sebanyak Rp 26.724.058.200 atau 60 persen. Sisanya 23.113.995.298 akan dicairkan pada tahap kedua. Itu sudah seluruhnya berlangsung. “Sesuai hasil evaluasi, serapan sudah berjalan cukup baik. Untuk penyimpangan penggunaan belum pernah ditemukan. Ini terus diawasi pendamping. Sampai saat membeli bahan untuk pembangunan,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

I Wayan Suteja

Mantapkan Program Angkutan Siswa, Bupati Suwirta Bina Sopir GUNA mempertajam dan memantapkan jalannya program Angkutan Siswa Gratis yang akan beroperasi Senin (13/11) mendatang, Pemkab Klungkung bersama Dinas Perhubungan, Kepolisian, serta dinas terkait melakukan pembinaan terhadap sopir, Kamis (9/11) kemarin. Bertempat di Terminal Semarapura, kegatan ini dipimpin langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta serta dihadiri OPD terkait dan GM Perum DAMRI Sukma Ardika. Bupati Suwirta mengatakan Perum Damri selaku pemenang tender program inovatif ini nantinya akan bertindak sebagai operator. “Dengan turut sertanya Perum Damri, diharapkan dalam program ini akan berjalan dengan baik,” ujarnya. Jika program yang menelan anggaran miliaran rupiah ini dapat berjalan baik, pada 2018 akan dikembangkan juga di Kecamatan Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Bahkan tidak hanya mengangkut siswa SMP, namun juga dari tingkat SD

hingga SMA/SMK. Kepada pihak Damri, orang nomor satu di bumi serombotan ini berharap supaya para sopir angkutan yang mencapai 84 orang untuk selalu dievaluasi dan dibina sehingga ke depannya semakin baik. “Seluruh sopir harus disiplin, tidak ugal-ugalan, tidak merokok di angkutan. Penampilan juga harus lebih rapi. Ke depannya kita akan upayakan peremajaan armada,” ujar. Di tengah pelaksanaan program anyar ini, pemkab juga tengah berupaya mewujudkan sebuah koperasi yang diberi nama Koperasi Angkutan Gema Santi. Melalui dua program ini diharapkan taraf hidup sopir semakin meningkat. Sementara itu GM Perum Damri Sukma Ardika mengatakan kekagumannya pada program ini lantaran sudah bisa terealisasi secara cepat. Diharapkan ini benarbenar mendapatkan dukungan. Demikian pula manfaatnya dapat dirasakan. Seperti diberitakan sebelumnya, program angkutan siswa gratis ini telah diuji

cobakan dan diluncurkan beberapa hari lalu. Sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi tingginya penggunaan kendaraan bermotor di kalangan siswa sekolah

yang dapat menimbulkan kecelakaan dan kemacetan. Selain itu melalui program ini armada angkutan pedesaan yang sedang lesu akan dapat diberdayakan. Kendaraan

yang dikerahkan mencapai 84 unit, terdiri dari 71 mobil penumpang umum dan 13 bus kecil umum dengan 13 trayek dengan mengangkut 1.180 siswa SMP. (ad432)

Bali Post/ist

TINJAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau angkutan siswa gratis di Terminal Semarapura. Sebelumnya juga dilakukan pembinaan terhadap sopir.


Jumat Wage, 10 November 2017

BULELENG

11

SOSOK Hobi ”Ngetrail” MENGGELUTI sebuah hobi, ada kepuasan tersendiri. Selain itu, menjalankan hobi juga dijadikan media kreativitas yang berkaitan dengan pekerjaan maupun tugas-tugas dinas sehari-hari. Seperti yang dilakoni oleh Kabag Pengawasan dan Humas Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Buleleng, Gede Putra Aryana. Pria asal Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu ini memiliki hobi ngetrail sejak beberapa tahun lalu. Selain merangkul puluhan orang sesama pencinta motor trail di kampungnya, pejabat yang satu ini selalu meluangkan waktu menemani sederat pejabat di Pemkab Buleleng yang juga suka mengendarai motor trail di beberapa jalur terkenal di Bali Utara. “Sejak tren motor trail saya sering touring. Terkadang kumpul bersama paguyuban trail di kampung dan sering juga menemani pimpinan di DPRD bersama pejabat lain untuk ngetrail mengisi waktu libur,” katanya Kamis (9/11) kemarin. Menurut Penasihat Anak Bengkel (Abenk) Tracker ini, naik motor trail menyusuri desa-desa di Buleleng tidak sekadar hura-hura. Tetapi kesempatan ini dimanfaatkan untuk mendampingi pimpinannya dalam memfasilitasi aspirasi atau temuan persoalan di tengah masyarakat. Dia mencotohkan, satu temuan dari sering naik motor trail ke pelosok desa adalah seorang warga Desa Bengkel yang sukses memodifikasi kendaraan berbahan kayu. Selain itu, Putra menyebut kalau setiap touring bersama sesama penghobi motor trail melakukan aksi sosial seperti aksi mengumpulkan sampah plastik di kawasan wisata Buleleng dan penghijauan di sejumlah tempat. “Kalau bersama pejabat atau pimpinan di DPRD biasanya diselingi untuk menyerap aspirasi di masyarakat. Tapi kalau ‘main’ sama paguyuban atau komunitas lain juga dilakukan aksi peduli lingkungan,” tegas mantan Kepala Sub-Bidang (KSB) Pengumpulan Informasi pada Humas dan Protokol Setda Buleleng ini. (mud)

Bali Post/kmb38

KERANJANG – Anggota Satpol PP Buleleng mengangkut keranjang dan sisa dagangan yang ditempatkan di atas trotoar di Jalan Diponegoro, Singaraja, Kamis (9/11) kemarin.

Satpol PP Angkut Perlengkapan Pedagang di Atas Trotoar

Singaraja (Bali Post) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng mengangkut sejumlah perlengkapan pedagang yang ditempatkan di atas trotoar di Jalan Diponegoro, Singaraja, Kamis (9/11) kemarin. Perlengkapan pedagang seperti keranjang dan barang dagangan yang tidak terjual, diangkut dengan kendaraan patroli kemudian dibuang di kontainer sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

Buleleng. Kasat Pol. PP Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.H. mengatakan, pihaknya mendapatkan pengaduan masyarakat yang merasa terganggu karena trotoar jalan dijadikan tempat menaruh perlengkapan pedagang. Menindaklanjuti pengaduan itu, pihaknya menerjunkan anggota mendatangi lokasi. Memang benar ditemukan perlengkapan dan barang milik pedagang di atas trotoar. Sebelum diangkut,

pihaknya menemui pedagang guna mengetahui siapa pemilik barang atau perlengkapan tersebut. Namun, pedagang tidak ada yang mengakuinya. Tidak ingin hal itu menjadi polemik dan mengganggu estetika kota, anggotanya diperintahkan mengangkut barang dan keranjang yang tidak bertuan tersebut dan dibuang di kontainer sampah milik DLH Buleleng. Menghindari kejadian serupa, mantan Camat Bule-

leng ini mengimbau kepada pedagang agar bersama-sama menjaga ketertiban di areal Pasar Anyar, Singaraja. Terutama tempat yang dilarang untuk berjualan atau menempatkan barang agar dipatuhi, sehingga tidak menimbulkan kesan kumuh di pusat kota. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng agar turut membina pedagang agar tidak seenaknya menaruh

barang atau bekas perlengkapan berdagang di atas trotoar. Dengan demikian, lingkungan fasilitas umum terjaga dan tidak sampai mengganggu kenyamanan. “Kami sudah imbau pedagang dan juga PD Pasar sebagai pengelola pasar untuk bersama-sama mengingatkan pedagang agar tidak kembali menempatkan sisa dagangan atau perlengkapan lain sembarangan, sehingga tidak mengganggu estetika kota,” tegasnya. (kmb38)

Soal Dugaan Korupsi APBDes Dencarik

Bupati Ingatkan Perbekel Tak Perlu Khawatir

Singaraja (Bali Post) – Tak hanya para perbekel dan perangkat desa, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) juga bingung, karena tidak jelasnya dasar yang dijadikan acuan untuk mempersoalkan dugaan korupsi APBDes hingga ditahannya Perbekel Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, I Made Suteja. Bali Post/ist

PONDOK CERIA - Ratusan anak pengungsi Gunung Agung di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula mengikuti kegiatan Pondok Ceria yang digelar Kemensos RI, Kamis (9/11) kemarin.

’’Pondok Ceria’’ Kemensos

Pulihkan Kondisi Psikis Anak-anak Pengungsi

Singaraja (Bali Post) – Tinggal di pengungsian, kondisi psikis anak-anak dikhawatirkan terganggu. Bahkan, kondisi psikis anakanak lebih terguncang dibandingkan dengan pengungsi dewasa. Mencegah hal ini, Kamis (9/11) kemarin Kementerian Sosial (Kemensos) RI merealisasikan sejumlah bantuan termasuk melibatkan puluhan anggota Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) untuk memulihkan kondisi psikis anak. Ratusan anak-anak yang ada di sekitar Desa Tembok Kecamatan Tejakula diangkut ke posko pengungsian Camp Agung 5 di Desa Tembok. Mereka dihibur dengan berbagai permainan agar tidak stres. Mulai dari sulap serta sejumlah permainan lain yang dilakukan oleh para pekerja sosial, lewat program ‘’Pondok Ceria’’. Dari program ini, anak-anak diharapkan kembali ceria dan tak jenuh dengan kondisi di pengungsian. Tak hanya itu, para pengungsi, khususnya anak-anak juga diberikan bantuan dari Kemensos. Bantuan itu berupa peralatan sekolah, selimut, dan alat-alat mandi cuci dan kakus (MCK). Bantuan diserahkan Dirjen Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Kementerian Sosial Marjuki bersama Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Nahar dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng Gede Komang. Dirjen Rehsos Marjuki mengatakan, saat mengungsi anak-anak akan merasakan dampaknya, terutaam dari sisi psikis. Apalagi, anak-anak yang mengungsi di Desa Tembok, sudah mengungsi selama hampir dua bulan. Atas kondisi tersebut, Kemensos RI menyatakan pendampingan psiko sosial mutlak diberikan. Sehingga anak-anak bisa beradaptasi dengan lingkungannya yang baru, terutama lingkungan sekolah. Anak-anak pun bisa melaksanakan tugas-tugas sekolahnya. Jangka panjang, anak-anak bisa melepaskan trauma yang terjadi akibat bencana tersebut. ‘’Kami sengaja gelar Pondok Ceria ini agar anak-anak tetap ceria dan setelah ini bisa tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa,’’ jelasnya. Di sisi lain, Marjuki mengatakan, dari kunjungannya di Desa Tembok, semua hal sudah dikelola dengan baik. Masyarakat sangat terbuka dan mempersilakan para pengungsi tinggal di rumahnya masing-masing, sehingga penanganan pengungsi menjadi lebih menyeluruh. Sementara itu, Kepala Dinsos Buleleng Gede Komang mengatakan, sejak anak-anak tinggal di pengungsian kondisi psikis anak-anak mulai menurun dibandingkan sebelum status awas Gunung Agung sejak September 2017 lalu. Dia mencontohkan, banyak anak-anak yang stres dan kehilangan keceriaan, karena terpisah dengan teman-temannya serta berada jauh dari lingkungan tempat tinggalnya. Dinsos bersama Sakti Peksos selama ini sudah keliling ke sejumlah tempat pengungsian untuk melakukan rehabilitasi sosial. “Selama ini kami motivasi agar mereka mau belajar terus, mau sekolah, dan sekarang Pondok Ceria ini saya kira akan bisa mengembalikan psikis anak-anak di pengungsian,’’ jelasnya. (kmb38)

Bupati mengingatkan agar perbekel dan perangkat desa tidak perlu khawatir dan tetap mengikuti regulasi dalam melaksanakan APBDes maupun dana desa. Hal itu diungkapkan Bupati saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/11) kemarin. Bupati mengatakan, sejak mendapatkan laporan bahwa Perbekel Desa Dencarik ditahan, pihaknya mengaku tidak mengerti terkait kesalahan yang dilakukan oleh perbekel dalam melaksanakan APBDes. Selain itu, Bupati juga belum mendapatkan kejelasan terkait dasar yang dipakai menentukan nilai kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi yang diperkirakan mencapai Rp 149 juta. Sikap mempertanyakan dasar sangkaan kasus oleh Kejari Singaraja tersebut tidak lepas dari keyakinan bahwa APBDes Dencarik tahun 2015 lalu telah diperiksa oleh Badan Inspektorat Daerah dan tidak ditemukan adanya pelanggaran

pelaksanaan keuangan desa. Selain itu, semua desa dalam melaksanakan APBDes masing-masing secara berjenjang pemerintah telah menurunkan tim pendamping. Dengan upaya itu, Bupati yakin perbekel dan perangkat desa melaksanakan keuangan dengan baik untuk program pembangunan di masing-masing desa. “Apakah yang dipermasalahkan dalam pelaksanaan APBDes atau karena pemakaian PAD-nya sejauh ini, saya tidak tahu. Kerugian negara juga saya tidak tahu, apa yang dijadikan dasar mempermasalahkan yang bersangkutan,” katanya. Atas kenyataan ini, Bupati mengingatkan perbekel dan perangkat desa di daerahnya tidak perlu khawatir atau bahkan takut melaksanakan APBDes yang sudah disusun termasuk melaksanakan program yang dibiayai dari jatah dana desa. Dia meminta agar perbekel dan perangkat desa tetap mengacu setiap regu-

lasi. Dengan demikian, tidak ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mempermasalahkan perbekel atau perangkat desa dengan sangkaan kasus yang tidak jelas dasarnya. “Tidak usah risau, apalagi takut karena pelaksanaan APBDes sudah didampingi dari kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Kalau pelaksanaannya sudah sesuai jalur yang benar dan sesuai regulasi, sebagai induk pemerintahan, saya siap sebagai pencari jalan keluar masalah ini,” jelasnya. Siapkan Pembela Sejak menjalani penahanan di Lapas Singaraja, tersangka dugaan korupsi pelaksanaan APBDes, Perbekel Dencarik I Made Suteja didampingi oleh pengacara yang ditunjuk Kejari. Sebenarnya, kalau sangkaan kasusnya berkaitan dengan keuangan pemerintah, pemkab berhak menyiapkan tim pembela. Namun, sejauh

ini, Perbekel Dencarik Suteja maupun keluarganya belum melakukan koordinasi untuk memohon bantuan pembelaan kepada tim hukum pemkab. Meski demikian, Bupati berjanji memerintahkan Bagian Hukum Setda Buleleng untuk mengkaji kasus ini. Jika memang diperlukan bantuan tim hukum, pemkab akan mendampingi Perbekel Suteja dalam menghadapi dugaan kasus yang sekarang membelitnya. Seperti diberitakan sebelumnya, perbekel desa di Buleleng resah setelah ditahannya Perbekel Dencarik, I Made Suteja, oleh Kejari Singaraja. Kendati sudah berusaha mengikuti regulasi dalam melaksanakan keuangan di desa, mereka resah dijadikan sasaran hukum berikutnya. Atas kondisi ini, perbekel mengharapkan ada kejelasan terkait seperti apa seharusnya mereka bekerja. Selain itu, perbekel juga meminta agar kasus yang dialami Suteja tidak menjadi preseden buruk di mata publik. Apalagi, sudah ada kesepakatan bersama pihak kejari dan kepolisian dalam pencegahan kasus hukum pengelolaan keuangan desa. (kmb38)

“Tidak usah risau, apalagi takut karena pelaksanaan APBDes sudah didampingi dari kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Kalau pelaksanaannya sudah sesuai jalur yang benar dan sesuai regulasi, sebagai induk pemerintahan, saya siap sebagai pencari jalan keluar masalah ini.” Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana

Pimpinan OPD Dilarang Rekrut Tenaga Kontrak Baru

Singaraja (Bali Post) – Keberadaan tenaga kontrak yang dinilai overload ternyata benar adanya. Untuk mengendalikan jumlah tenaga kontrak tersebut, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana telah menerbitkan surat edaran (SE) kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada intinya melalui SE itu pemkab telah menghentikan pengangkatan tenaga kontrak baru. Selain itu, tenaga kontrak yang dipekerjakan akan dievaluasi, sehingga dipastikan ada pemutusan kontrak di OPD yang dianggap tidak sesuai dengan beban kerja yang ada. Melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, Bupati telah menandatangani SE No. 800/3448/ BKPSDM tanggal 8 November 2017. Dalam SE tersebut, Bupati menginstruksikan semua pimpinan OPD di Buleleng agar tidak melakukan pengangkatan tenaga kontrak baru atau sejenisnya sampai batas waktu yang belum ditentukan. Tidak diperkenankan untuk mengangkat tenaga kontrak yang belum dapat dibayar gajinya.

Bali Post/ist

SE - Surat edaran (SE) penghentian penambahan tenaga kontrak. Pimpinan OPD juga diimbau melakukan evaluasi terkait kinerja tenaga kontrak yang ada saat ini sehingga dapat lebih selektif dalam melakukan perpanjangan tenaga kontrak. Kepala BKPSDM Ni Made Rousmini, Kamis (9/11) kemarin, membenarkan Bupati

telah menerbitkan SE untuk menghentikan penambahan tenaga kontrak baru. Dia mengatakan, seluruh pimpinan OPD saat ini telah mengikuti instruksi yang tertuang pada SE tersebut. Hanya, OPD mana saja yang sudah mengevaluasi kinerja tenaga kontrak, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan tertulis. Termasuk OPD yang tidak lagi menambah tenaga kontrak baru, juga belum diketahui dengan pasti. Hal ini karena kewenangan ini sepenuhnya tanggung jawab pimpinan OPD bersangkutan. Terkait data tenaga kontrak, pejabat asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada ini menegaskan dari awal ada tenaga kontrak lembaga yang dipimpinnya itu tidak berwenang untuk mendata tenaga kontrak sama seperti data PNS. Meski demikian, masing-masing OPD dipastikan memiliki data tenaga kontrak itu sendiri. Ini karena surat keputusan (SK) pengangkatan ditandatangani oleh pimpinan OPD bersangkutan, sehingga otomatis data tenaga kontrak tercatat dengan detail di masing-masing OPD. Di tempat terpisah, Bupati

Putu Agus Suradnyana mengatakan, penghentian dan evaluasi kinerja tenaga kontrak itu karena belakangan ini jumlahnya terus bertambah. Bupati pun mengakui belakangan kinerja tenaga kontrak terkesan tidak sesuai dengan beban kerja yang ada. Untuk itu, ke depan tenaga kontrak di beberapa OPD akan diseleksi ulang untuk mendapatkan skill yang dibutuhkan dengan beban kerja yang ada. Di sisi lain, Bupati mengatakan, beberapa OPD memerlukan tenaga kontrak yang memiliki keahlian khusus. Hanya, pemkab kesulitan mencari tenaga kontrak yang demikian. Kondisi ini tidak terhindarkan karena seseorang yang memiliki keahlian tertentu dan dibutuhkan oleh pemerintah tidak tertarik menjadi tenaga kontrak dengan gaji dua juta ke atas. Sementara kalau bekerja di luar instansi pemerintahan gajinya jauh lebih tinggi. Kondisi ini diperparah dengan ancaman krisis PNS yang akan terjadi karena formasi perekrutan CPNS dari pemerintah pusat belum mampu menjawab kebutuhan

pegawai baru di daerah. “Kondisinya dilematis. Satu sisi kita memerlukan tapi tidak mampu menggaji sesuai keahlian yang dimiliki calon pekerja. Seorang insinyur mana mau dapat gaji Rp 2 juta. Sementara kalau di perusahaan multinasional dapat gaji belasan juta. Tapi perlahan kita akan tangani dengan seleksi ulang untuk mencari keahlian sesuai beban kerja yang ada,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng Putu Tirta Adnyana menilai keberadaan tenaga kontrak telah overload. Dewan memperkirakan tenaga kontrak di daerah ini mencapai lima ribu orang. Jumlah yang terus membengkak dan hampir menyamai jumlah PNS harus disikapi dengan serius. Dewan mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi kinerja tenaga kontrak di setiap OPD. Evaluasi kinerja penting karena kinerja tenaga kontrak tidak sebanding dengan beban kerja yang ada. Apalagi, ribuan tenaga kontrak menyerap anggaran besar untuk membayar nafkah bulanan mereka. (kmb38)


JEMBRANA

12

Jumat Wage, 10 November 2017

SOSOK Perjuangkan Bendega MASYARAKAT Bali yang berprofesi sebagai nelayan saat ini mencapai 40 ribu orang. Para nelayan atau bendega ini semestinya patut berbangga. Dari tangan dan kerja mereka, dapat memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Bali yang berjumlah empat juta lebih. Harus diakui dampak yang dihasilkan para nelayan ini cukup besar. Bukan hanya untuk tangkap ikan, tetapi juga jasa potensi di pesisir. Namun, kehidupan para nelayan ini masih jauh dari sejahtera. Karena itu pentingnya regulasi yang mampu melindungi dan menyejahterakan para nelayan ini perlu ada. Saat ini, pemerintah pusat telah menetapkan UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak. Sementara di tingkat provinsi, menunggu penetapan Perda Bendega yang telah diusulkan. Ketua DPD HNSI Bali I Nengah Manumuditha mengharapkan Perda Bendega yang telah ditetapkan September 2017 lalu saat ini segera diundangkan dan diproses untuk dibuatkan Pergub. Dengan demikian di masing-masing kabupaten dapat melanjutkan membuat Perda Bendega. HNSI sebelumnya mengusulkan melalui Pansus DPRD Bali dan perjuangan itu kini telah berhasil ditetapkan menjadi Perda Bendega. Manumuditha juga mengingatkan kembali agar nelayan memperkuat Koperasi Nelayan yang sudah ada saat ini. Untuk itu koperasi sebagai alat pemersatu ekonomi nelayan dan sebagai wadah membangun ekonomi bersama bisa terwujud. HNSI yang terbentuk sejak 1973 lalu, tetap menjadi wadah berjuang para nelayan meningkatkan kesejahteraan. Sekaligus menjadi advokasi kebutuhan para nelayan. (olo)

Kurang Pendaftar, Lelang Jabatan Staf Ahli Diperpanjang

Negara (Bali Post) â&#x20AC;&#x201C; Dua jabatan eselon II B yang saat ini masih lowong di Pemkab Jembrana akan segera terisi. Pemkab melakukan lelang jabatan untuk mengisi dua jabatan tersebut. Proses lelang itu belakangan diketahui telah diperpanjang. Hal tersebut dilakukan panitia pelaksana (pansel) lantaran jumlah pendaftar untuk jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) masih kurang sesuai yang dipersyaratkan. Sedangkan untuk jabatan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Pangan yang kosong sejak Juli lalu akhirnya juga ikut diundur. Pendaftaran lelang jabatan untuk Kadis Pertanian dan Pangan dan Staf Ahli Bidang Ekbang ini semula dilakukan bersamaan pada 5 Oktober hingga 25 Oktober lalu. Sekda Jembrana I Made Sudiada belum lama ini mengatakan, pendaftaran lelang itu diperpanjang hingga 17 November nanti. Sudiada yang juga selaku Ketua Pansel ini membeberkan saat pertama pendaftaran dibuka terjadi kekurangan pelamar yang memenuhi syarat. Untuk jabatan Staf Ahli Ekbang saat itu sejatinya sudah memenuhi minimal tiga pelamar. Namun, saat pengecekan berkas, ada yang tidak lengkap sesuai persyaratan. Sedangkan untuk jabatan Kadis Pertanian dan Pangan, ada enam pelamar. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana mencatat dari enam pelamar itu, satu diantaranya tidak memenuhi syarat umur, sehingga hanya tersisa lima orang yang mengikuti seleksi. Untuk penambahan waktu pendaftaran ini, jabatan Staf Ahli sudah ada 3 orang yang mendaftar. Pansel masih membuka kesempatan hingga batas waktu penutupan pendaftaran. Pegawai yang memang memenuhi syarat, khususnya pejabat eselon III, didorong untuk mendaftar. Sekda juga telah membuat edaran ke seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana untuk mengimbau pejabat eselon III di masing-masing OPD ikut mendaftar. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Bali Post/olo

RILIS - Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo bersama jajaran Tipikor Reskrim ketika merilis pelimpahan kasus korupsi pepadu. Satu tersangka ditahan dan kasusnya dilimpahkan ke Kejari Jembrana.

Kasus Korupsi Pepadu Dilimpahkan ke Kejari

Tersangka Ngaku Sudah Bekerja Sesuai Kontrak Negara (Bali Post) Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Jembrana, Kamis (9/11) kemarin melimpahkan kasus dugaan korupsi pengadaan bibit sapi pada Program Pertanian Terpadu (Pepadu). Tersangka KR yang bertindak selaku direktris perusahaan rekanan pengadaan bibit sapi ini dari penyidikan tidak membeli bibit sapi. Namun, memberikan uang kepada kelompok ternak penerima bantuan. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan tersangka telah ditahan sejak Selasa (7/11) lalu dan kemarin dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Uang yang diberikan itu, kata Kapolres, selanjutnya digunakan kelompok untuk

membeli sendiri bibit sapi bantuan. Untuk itu, sapi yang diterima tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan dalam kontrak. Berkas tersebut juga dilengkapi dengan hasil audit investigasi BPKP Provinsi Bali. Dimana tahun 2012 dan 2013 kerugian yang dit-

imbulkan hingga mencapai Rp 281 juta lebih. Kegiatan CV DKR yang digunakan tersangka KR untuk pengadaan tahun 2013 menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 82 juta. Selain audit dari BPKP, penyidik juga menyertakan pemeriksa ahli dari Fakul-

tas Peternakan Universitas Udayana guna menentukan bibit sapi yang dibeli sesuai spesifikasi atau tidak. Sementara itu, tersangka KR mengaku dirinya tidak bersalah dan telah bekerja sesuai kontrak. Tersangka KR juga membantah telah memberikan uang kepada kelompok masyarakat guna pembelian bibit sapi sendiri. Terkait pengakuan tersangka KR itu, Kapolres mengatakan hal tersebut nanti akan dibuktikan di pengadilan. Pihaknya telah

melakukan penyelidikan dan penyidikan serta mengumpulkan alat bukti. Selain tersangka KR, masih ada dua tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam kasus ini. Yakni bendahara CV DKR, YH dan PPK di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana, berinisial IK. Kapolres menyebut untuk kedua tersangka tersebut masih dilakukan pemeriksaan serta pemberkasan. Targetnya, awal tahun 2018 ini berkasnya sudah bisa dilimpahkan. (kmb26)

Makepung Lampit

Suka Cita di Sawah Sebelum Tanam Padi

MAKEPUNG Lampit atau yang dikenal dengan makepung bawah (betenan) merupakan kesenian kuno di Jembrana yang belakangan kembali dikembangkan sejumlah masyarakat di Peh, Kaliakah, Kecamatan Negara. Selain berfungsi sebagai ajang latihan sebelum berlaga di sirkuit, Makepung Lampit ini juga menjadi daya tarik wisata di Jembrana. Dibanding dengan makepung konvensional yang menggunakan cikar di sirkuit, makepung betenan atau akrab disebut makepung basah ini lebih ramah. Karena tidak berpacu/balapan, para joki cenderung jarang memecut kerbau hingga terluka. Atraksi ini pun lebih dapat diterima wisatawan mancanegara, khususnya dari Benua Eropa. Makepung Lampit sengaja mengambil lokasi di areal persawahan menjelang musim tanam. Menurut para tetua di Desa Peh, Kaliakah, konon makepung betenan ini merupakan cikal bakal dari Makepung yang dikenal saat ini dengan dasaran tanah berpasir atau kering. Karena berada di air dan lumpur, medannya lebih sulit sehingga

kerbau-kerbau lebih terkuras energinya ketika dipacu. Makepung ini mulai berkembang di Peh sekitar tahun 1920-1925, disaat para petani di subak-subak akan mulai menanam padi. Dengan memanfaatkan sejumlah petak sawah, sepasang kerbau dengan seorang jokinya beradu sepasang kerbau lainnya dengan panjang lintasan 200-300 meter. Sepasang kerbau itu disatukan terikat dengan lampit (alat bajak) yang telah dimodifikasi lebih tipis dan landai. Pakaian para joki pun tidak mutlak memakai busana lengkap seperti makepung konvensional, bahkan kadang hanya memakai kamben dan bertelanjang dada. Namun, yang membedakan para joki tetap menggunakan penutup kepala (udeng) khas makepung. Begitu juga sepasang kerbau yang dipacu, aksesorinya lebih sederhana yakni hanya rumbing (aksesoris di kepala kerbau) dan bendera. Salah seorang penglingsir, Mangku Ketut Lega mengatakan sejatinya makepung betenan ini hanya bisa digelar dengan tekstur tanah

sawah yang tidak terlalu dalam. Untuk itu kerbaukerbau bisa leluasa dipacu dan tidak terjerembab di lumpur. Tekstur sawah yang seperti itu baru didapati di sekitar Peh, Kaliakah dan memungkinkan untuk digelarnya makepung itu. Kegiatan ini sejatinya rutin digelar para petani dan pemilik kerbau sekitar Peh dan Manistutu sebagai latihan sebelum bertanding. Terutama saat menjelang musim tanam padi di subaksubak itu. â&#x20AC;&#x153;Lomba juga sering digelar tapi saat musim tanam saja,â&#x20AC;? ujarnya. Namun berbeda dengan Makepung dengan sirkuit dimana yang dinilai adalah kecepatan, untuk Makepung lampit ini lebih ke keindahan gerakan kerbau dan joki. Sepasang kerbau itu harus berjalan lurus dan gaya kepala kerbau serta si joki saat bertanding. Atraksi kuno ini ternyata belakangan juga menarik minat para wisatawan dari luar negeri. Sehingga memacu semangat kelompok warga di Manistutu dan Peh untuk mengembangkan kesenian khas masyarakat agraris Jembrana ini. (olo)

Bali Post/olo

MAKEPUNG - Salah satu peserta lomba Makepung Lampit sedang mempersiapkan kerbau yang akan dipacu di lumpur areal persawahan.


Jumat Wage, 10 November 2017

KARANGASEM

13

Pemkab Karangasem Jalin Kerja Sama Ekonomi Kreatif dengan Bekraf

MOU - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri usai penandatanganan nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bekraf tentang pengembangan dan fasilitasi ekonomi kreatif. USAI menghadiri AdAsia MoU itu, Bupati Mas Sumatri Bali 2017 di Gedung BNDCC mengatakan, nota kesepahaNusa Dua Bali, Bupati Karan- man (MoU) itu terkait kesgasem IGA Mas Sumatri ber- epakatan kedua belah pihak sama Badan Ekonomi Kreatif dalam pengembangan po(Bekraf) Indonesia melakukan tensi ekonomi kreatif (ekraf). penandatanganan Nota Ke- ‘’Kabupaten Karangasem sepahaman/Memorandum of selama ini dikenal sebagai Understanding (MoU) dengan daerah penghasil pertambanBekraf tentang Pengemban- gan batuan, mineral bukan gan dan Fasilitasi Ekonomi logam (galian C) di samping Kreatif. Penandatanganan masyarakatnya lebih banyak MoU itu berlangsung di Ge- tergantung pada sektor perdung Bali Nusa Convention tanian, peternakan, kerajinan, Center (BNDCC), Rabu (8/11). perkebunan serta nelayan. Dari pihak Bekraf yang mem- Juga masih ada potensi lain berikan tanda tangan pada yang perlu dikembangkan MoU tersebut adalah Deputi yaitu Ekonomi Kreatif berHubungan Antar-Lembaga basis kekayaan alam dan dan Wilayah Bekraf (Deputi intelektual kekayaan alam VI) Endah Wahyu Sulistianti. masyarakat Karangasem denIkut mendampingi Direktur gan menitikberatkan pada Hubungan Antar-Lembaga pembangunan dari bawah dari Dalam Negeri Bekraf Hassan desa, one village one product,’’ Abuci, Tim Ahli Bupati Ida katanya. Bagus Gunartawa, Kadis PerMoU antara Pemkab Kaindustrian dan Perdagangan rangasem dan Bekraf itu diKarangasem I Gusti Suarta harapkan nantinya menjadi dan Kepala Bagian Ekonomi solusi bersama-sama menSetda Adi Susila. Penandatan- gatasi permasalahan dalam ganan Mou itu juga disaksikan menggali dan mengembanganggota Komisi X, anggota kan ekonomi kreatif. SesDPR-RI Bidang Pendidikan, ungguhnya banyak sekali Kebudayaan, Pariwisata, yang bisa dikembangkan. Ekonomi Kreatif, Pemuda Dikatakan prospeknya medan Olahraga Putu Supadma mang cukup luas. Nantinya Rudana. kita harapkan bisa mengakUsai penandatanganan selerasi pertumbuhan industri

kreatif yang dapat memajukan serta menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat Kabupaten Karangasem. ‘’Seperti misalnya dalam hal pengembangan destination branding yaitu pengembangan potensi sumber daya unggulan daerah yang berbasis ekonomi kreatif, terutama yang ada di dalam 16 subsektor seperti kerajinan, kuliner, fashion, dll. serta yang terpenting adanya MoU ini diharapkan kerja sama pengembangan ekonomi kreatif ini menjadi lebih maksimal dan berkelanjutan,’’ pungkas Mas Sumatri. Pada kesempatan itu anggota Komisi X DPR-RI Putu Supadma Rudana mengharapkan peran Bekraf itu sangat efektif sehingga dapat berfungsi maksimal terhadap kesejahteraan masyarakat, ikut membantu penggeliatan ekonomi pemerintahan daerah. Dikatakan, menjadi hal sangat penting untuk Kabupaten Karangasem yang memiliki potensi sangat besar ini. Di mana garis pantai sejauh 87 km nomor dua terpanjang setelah Buleleng. Dan orangorang yang senang melakukan perjalanan spiritual, harus datang dulu ke hulu Mother Tample of Bali yakni di Pura Besakih Karangasem untuk mendapatkan berkat, kedamaian. Bekraf sesungguhnya bisa bergerak di mana pun. Karangasem sangat diuntungkan karena Bekraf ini berada di seluruh Indonesia. ‘’Kalau saya katakan rumah kita semua ini -- spiritual home kita -- adalah di Kabupaten Karangasem,’’ puji Putu Supadma Rudana. Pada akhir paparannya, Putu Supadma Rudana menyampaikan ucapan selamat atas terjalinnya MoU antara Pemkab Karangasem bersama Bekraf. (ad434)

GEMPA - Gempa 5,0 SR kemarin, menjebol plafon ruang sidang paripurna DPRD Karangasem.

Rusak 47 Rumah di Kubu Amlapura (Bali Post) –

Gempa 5,0 SR yang terjadi Kamis (9/11) pagi kemarin, menimbulkan sejumlah kerusakan di Karangasem. Di wilayah kota, gempa tektonik sekitar pukul 05.54 Wita yang berpusat di Kecamatan Kubu itu merusak plafon ruang sidang paripurna DPRD Karangasem. Namun, kerusakan terbanyak terjadi di wilayah Kubu. Sedikitnya 47 rumah penduduk mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Gempa dengan episentrum pada 8,3 LS dan 115,55 BT pada jarak 5 kilometer selatan Kubu pada kedalaman 10 kilometer itu sempat menimbulkan kepanikan warga. Gempa itu dirasakan di seluruh wilayah Karangasem. ‘’Di Kubu, hasil laporan sementara Bhabinkamtibmas ada

Bupati Mas Sumatri Restui Depo Material Segera Siapkan Standardisasi Harga

DIDASARI kepentingan menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas-ruas jalur evakuasi, Pemkab Karangasem menyatakan merestui inisiatif pengusaha galian C di Kubu mendirikan depo material seperti yang sudah ada di Sambirenteng, Buleleng. Hanya, pemkab akan menerbitkan standardisasi harga, sehingga konsumen tidak dirugikan dan bisa mendapatkan harga yang layak. ‘’Saat ini, masyarakat Karangasem yang sempat mengungsi baru saja pulang. Mereka masih ada yang trauma. Sekarang masih dalam kondisi emergency. Depo menjadi solusi terbaik saat ini,’’ tegas Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri usai mengadakan pertemuan dengan perwakilan pengusaha galian C se-Karangasem, Kamis (9/11) kemarin. Dengan turunnya status bahaya Gunung Agung ke level Siaga, Bupati mengatakan pihaknya tak punya alasan melarang aktivitas galian C. Namun, karena saat ini kondisinya belum normal, pihaknya tetap melakukan pembatasan. Salah satunya menyangkut aktivitas pendistribusian material galian C itu sendiri. Untuk kelancaran arus lalu lintas di jalur-jalur evakuasi itu, pembatasan truk jumlah yang masuk ke Karangasem masih menjadi solusi terbaik. ‘’Nanti hanya truk pelat Karangasem yang boleh masuk ke galian. Truk yang bukan berpelat Karangasem cukup sampai di depo saja. Soal harga jual material, nanti pemerintah yang menentukan. Harga

disesuaikan dengan tempat depo itu sendiri,’’ ungkapnya. Mengingat potensi galian juga ada di kecamatan lain, pihaknya bahkan mengatakan idealnya minimal dibangun tujuh depo. Masingmasing untuk jalur pendistribusan Bangli, Klungkung, Yeh Malet, Kubu dan dua depo untuk pengiriman lewat laut. Soal lokasi depo, harus berada di luar zona kawasan rawan bencana (KRB). Hal itu akan direkomendasikan atas usulan para pengusaha sendiri. Namun, keputusan final menyangkut rencana itu masih akan dirapatkan dengan Forkompinda. ’’Perda Karangasem memang mengatur harga dasar pasir Rp 70 ribu per kubik di lokasi galian. Karena sekarang mengambil di depo, tentu ada penambahan biaya. Itu yang akan kita diskusikan sehigga melahirkan harga jual yang pantas,’’ jelasnya. Setelah ada hasil dari rapat Forkompinda, Bupati akan menerbitkan semacam surat keputusan. Surat itu nantinya disampaikan sebagai permakluman kepada semua bupati/wali kota seBali, dan juga Gubernur Bali. Sementara itu, pertemuan Bupati dengan para pengusaha galian C adalah menindaklanjuti surat Bupati Buleleng yang pada intinya minta Pemkab Karangsem mengizinkan truk dari Buleleng masuk ke Karangasem. Rapat juga dihadiri Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Nengah Mindra, Kabag Ekonomi Made Hadi

Bali Post/kmb

47 rumah warga rusak. Sebagian besar genting rontok, tetapi ada juga yang sampai menimbulkan keretakan dinding terutama bangunan semipermanen,’’ terang Kapolsek Kubu AKP Made Suadnyana. Dari 47 rumah warga yang rusak, terbanyak di Desa Tianyar Timur dan Desa Ban. Selain itu, gempa juga merusak sedikitnya 10 rumah di Banjar Mundep, Desa Kubu. Kata Kapolsek, gempa juga menjebol plafon ruang Unit Reskrim Polsek Kubu dan merontokkan ujung pelinggih Padmasana. ‘’Kita di Kubu sebenarnya sudah terbiasa dengan gempa. Cuma menjadi agak kaget karena ternyata bukan gempa vulkanik. Gempa tektonik itu kan lebih berbahaya,’’ ungkapnya. Menyusul gempa kedua berkekuatan 3,7 SR. Gempa kedua itu terjadi beberapa menit kemudian. Tidak pelak

gempa itu sempat menimbulkan kegaduhan. Namun, gempa susulan itu tidak lagi menimbulkan kerusakan. ‘’Untuk plafon di ruang sidang paripurna, kita rencanakan perbaiki secepatnya. Yang jelas, dampak gempa tidak mengganggu agenda sidang di dewan. Plafon yang jebol juga sudah kita bersihkan,’’ jelas Sekretaris DPRD Karangasem I Wayan Ardika. Ardika juga mengatakan gempa mengakibatkan salah seorang pegawai kontrak daerah di DPRD Karangsem mengalami luka ringan di kepala. Tenaga kontrak asal Desa Culik, Kecamatan Abang itu luka akibat tertimpa reruntuhan genting rumahnya. Meski dampak gempa tidak begitu parah dan tak sampai merenggut korban jiwa, namun sudah membangkitkan kecemasan sebagian penduduk Karangasem. Mereka khawatir gempa

tersebut merupakan awal dari akan terjadinya erupsi Gunung Agung. Informasi yang dihimpun, kepanikan jelas terlihat di pasar-pasar tradisional. Di Pasar Desa Abang misalnya. Gempa mengakibatkan pasar yang sebelumnya ramai mendadak sepi ditinggal pedagang dan pembeli. ‘’Tidak semua sih, tapi pasar itu langsung sepi. Biasanya pasar tutup jam delapan pagi, tetapi tadi (kemarin - red) seketika sepi setelah gempa,’’ ucap Ni Wayan Sudarmini (30), warga Banjar Abang Kelod. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem belum merilis dampak gempa tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Ida Bagus Ketut Arimbawa juga belum bisa dikonfirmasi. Yang jelas, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Drs. Moch. Riyadi pada siaran persnya menyatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tetang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (kmb)

Diguncang Gempa

PENGUSAHA GALIAN C - Pertemuan Bupati IGA Mas Sumatri dengan para pengusaha galian C di Kantor Bupati Karangasem, Kamis (9/11) kemarin. Susila, Asisten I Ida Bagus Sulendra dan sejumlah pejabat dari instansi terkait lainnya. Ditemui usai rapat, Ketua Asiosiasi Galian C Pertiwi Agung, Kubu, I Nengah Subrata, mengatakan depo material di Sambirenteng itu merupakan inisiatif mayoritas pengusaha galian C di Kubu. Depo itu didirikan untuk membantu pemerintah menciptakan kelancaran arus lalu lintas, mengingat Gunung Agung masih di level bahaya. Soal harga jual material di depo yang dikeluhkan Paguyuban Sopir Material (PSM) Buleleng, menurutnya, sejatinya bukan mahal. Adanya perbedaan harga dibandingkan harga di lokasi galian karena pengusaha harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengiriman ke depo. ‘’Kita juga menghitung faktor risiko dan investasi,’’ ujarnya. Asosiasi Pertiwi Agung

menegaskan saat ini depo tersebut masih beroperasi. Operasional depo tidak ditutup karena sebelumnya sudah ada kesepakatan bersama antara sopir dan pengusaha, bahwa keberadaan depo akan dievaluasi setelah tiga bulan berjalan. Sedangkan saat ini depo belum berjalan satu bulan. Bendahara Asosiasi, I Made Sudarsana, mengakui mekanisme dan teknis depo memang perlu dikaji ulang. Pihaknya tak menampik hadirnya depo juga berakibat pada seretnya penjualan. Selama ini, omzet depo maksimal 200 truk per hari dari potensi 500 truk per hari. Agar tidak menjadi polemik, Sudarsana mengatakan asosiasinya punya opsi memindahkan depo ke wilayah Karangasem. ‘’Segera kita juga akan duduk bersama dengan paguyuban sopir,’’ ucapnya. (ad433)

Plafon Gedung DPRD Karangasem Jebol

Amlapura (Bali Post) Gempa berkekuatan 5,0 SR berpusat di timur laut Gunung Agung, Kamis (9/11) pagi kemarin, cukup merusak rumah, fasilitas umum dan gedung pemerintahan. Salah satunya, plafon gedung DPRD Karangasem, tepatnya di ruang rapat paripurna lantai tiga jebol. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kabag Humas DPRD Karangasem Edi Setiadi mengatakan, setelah terjadi gempa itu, dia bersama staf sempat mengecek kondisi keseluruhan gedung tersebut. Setelah mengecek kondisi gedung dari lantai satu sampai lantai tiga, kerusakan ditemukan pada ruang rapat paripurna lantai tiga. Tetapi, kerusakannya tak terlalu parah. Hanya bagian plafon yang tersusun dari bahan kalsiboard itu

jebol. “Kerusakan hanya plafonnya saja,” kata Edi Setiadi. Meski terjadi kerusakan, Edi Setiadi memastikan ruang rapat paripurna masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rapat-rapat eksekutif dan legislatif. Bagian plafon yang jebol itu akan segera dibersihkan. Sementara kapan kerusakan itu diperbaiki? Dikatakan masih sedang dikoordinasikan. Demikian juga total kerugian yang ditimbulkan. Akan tetapi, pihaknya menegaskan dampak gempa itu memaksa pihak dewan harus memperbaiki seluruh bagian plafon tersebut. Karena sisa yang tidak jebol ini juga mengalami kerusakan dan rawan jebol. Untuk perbaikannya, nanti akan dianggarkan dalam APBD Pemkab Karangasem. Selain kerusakan gedung, salah satu tenaga kontrak

di DPRD Karangasem juga menjadi korban dampak guncangan gempa ini. Tenaga kontrak bernama Gede Merta dari Desa Culik, Kecamatan Abang, kepalanya bocor dihantam genting rumahnya saat ia keluar rumah menyelamatkan diri. Beruntung, lukanya tidak terlalu parah, sehingga tak perlu mendapat perawatan di rumah sakit. Peristiwa serupa juga terjadi di berbagai wilayah di Karangasem. Genteng-genteng rumah warga di pedesaan banyak berjatuhan disebabkan gunjangan gempa cukup keras. Kerusakan akibat gempa ini juga terjadi di SMKN 1 Kubu. Sebuah bangunan Padmasana rusak karena digoyang gempa. Informasi kerusakan lainnya di Desa Bunutan, juga ada sebuah rumah temboknya retak-retak. Tetapi, informasi itu belum terkonfirmasi. (kmb31)

Pisah Kenal Dandim Karangasem Sempat ”Digantung” Gunung Agung Dandim Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus akhirnya pindah tugas. Kepindahan perwira melati dua itu sempat “digantung” lebih dari sebulan alias tertunda akibat naiknya aktivitas Gunung Agung. Padahal, SK kepindahannya sebenarnya sudah ada sejak Gunung Agung naik level Awas pada 18 September lalu. Serah terima ini sekaligus terjadi pergantian Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Agung kepada Dandim 1623/Karangasem yang baru. Bagaimanakah prosesi pisah kenal itu? SETELAH sempat tertunda lebih sebulan, pisah kenal Dandim Karangasem akhirnya digelar di Gedung UKM Center Amlapura, Kamis (9/11) siang kemarin. Pada kesempatan itu, Letkol Inf. Fierman menyampaikan kesan-kesannya selama bertugas. Terlebih, menjelang kepindahannya ini, dia harus bertanggung jawab terhadap penanganan antisipasi ancaman bencana erupsi Gunung Agung. Sebab, dia sendiri ditunjuk sebagai Komandan

Satgas. Dia banyak mengungkap penanganan dampak ancaman erupsi ini, khususnya penanganan para pengungsi. Sebelum meninggalkan tugasnya sebagai Dandim Karangasem sekaligus Dansatgas, dia mengingatkan bahwa inti tugas Satgas adalah bagaimana caranya agar tidak sampai ada korban jiwa. “Dengan adanya penurunan status menjadi Siaga, memang membahagiakan kita, tetapi jangan mengendurkan

kewaspadaan kita. Ini akan jadi bencana, bila nanti sampai ada korban jiwa. Ini tidak boleh terjadi. Selaku satgas harus tetap siaga menyiapkan langkah-langkah mitigasi dan juga antisipasi,” tegasnya. Dia mengakui sebagai Dansatgas, ini merupakan tugas tambahan yang relatif berat. Apalagi sampai harus mengungsikan warga lebih dari 130 ribu orang dari lereng Gunung Agung. Tantangan terbesarnya adalah menangani pengungsi yang tidak

mau mengungsi berikut pengungsinya. Dia meluruskan stigma langkah mengungsi itu yang dinilai panik. Padahal, menurutnya, keputusan mengungsi itu berarti orang tersebut mengerti adanya ancaman bencana. “Mengungsi itu artinya kita mengerti ancaman bahaya. Bukan berarti kita panik,” katanya. Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, jajaran TNI hingga jajaran kepolisian, yang telah membantu tugas-tugasnya selama memimpin Kodim 1623/ Karangasem. Selanjutnya, dia akan bertugas di tempat baru sebagai Wakil Asisten Teritorial Komandan Jendral Kopassus di Jakarta Timur. Dandim 1623/Karangasem yang baru Letkol Inf. Benny Rahadian berharap apa yang sudah terjalin selama ini tidak ada yang berubah. Substansi protapnya dan mekanisme garis komandonya

relatif tetaplah gaya pendekatanya, walau komandannya berganti. Pastinya dalam kepemimpinannya tidak ada yang ekstrem kontra produktif. ‘’Mari kita bekerja keras dalam pengabdian totalitas bersama-sama,’’ pintanya. Sebelum pindah tugas ke Kodim 1623/Karangasem, Letkol Inf. Benny Rahadian menghabiskan 15 tahun bertugas di Kopassus. Kemudian pindah ke Bali. Selama di Bali sudah tugas selama tiga tahun sebagai Kasi Ops Korem 163/Wira Satya. Dan pernah juga bertugas sebagai Komandan Markas Batalion Infanteri 900/Raider di Singaraja. (gik) PISAH KENAL - Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus saat menyampaikan pesan dan kesan dalam acara pisah kenal di gedung UKM Center Amlapura.

Bali Post/gik


TABANAN

14

Jumat Wage, 10 November 2017

Masukan Warga Saat Reses Dewan

Pasokan Pupuk hingga Pengembangan Kawasan

Bali Post/kmb24

DILANTIK - Penggiat antinarkoba dibidang kesehatan dilantik, Kamis (9/11) kemarin

Masuk Zona Kuning

Penggiat Antinarkoba Dibentuk

Tabanan (Bali Post) Tabanan masuk ranking kelima kasus narkoba di Provinsi Bali. Hal ini menyebabkan Tabanan masuk zona kuning alias rawan narkoba. Mengatasi hal itu, dibentuk penggiat antinarkoba di bidang kesehatan, Kamis (9/11) kemarin. Penggiat antinarkoba itu dilantik Kepala BNN Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Penggiat antinarkoba itu, kata Brigjen Suastawa, merupakan perpanjangan tangan BNN Bali. Mereka memiliki tugas menyosialisasikan narkoba dari segi kesehatan serta menjaring pemakai narkoba, selanjutnya menjalani rehabilitasi. Kabid P2MPL Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana mengatakan, lima orang penggiat antinarkoba yang dilantik itu merupakan tenaga kesehatan dari puskemas yang ada di Tabanan. Pada dasarnya, kata Nariana, penggiat anti narkoba yang dilantik ini sudah melakukan tugasnya dalam mensosialisasikan narkoba disetiap penyuluhan kesehatan. Karena mereka menjadi perpanjangan tangan BNN Bali, lanjut Nariana, mereka bisa berkoordinasi langsung dengan BNN Bali baik mendapatkan materi terbaru terkait narkoba, bagaimana penanganannya serta bisa berkonsultasi jika menemukan kecurigaan adanya pengguna narkona. ‘’Misalkan curiga ada pengguna narkoba bisa langsung berkonsultasi dengan BNN Bali terkait langkah-langkah efektif yang harus dilakukan. Apabila kecurigaan benar, bisa dikonsultasikan untuk bisa menjalani rehabilitasi di BNN Bali. Jadi, mereka bisa langsung koordinasi,’’ jelas Nariana. Di Tabanan, katanya, belum ada rehabilitasi narkoba diluar klinik metadon yang ada di Puskemas III Tabanan. ‘’Kalau klinik metadon sifatnya rawat jalan,’’ ujarnya. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Banyak masukan disampaikan masyarakat saat anggota DPRD Tabanan melakukan reses di Pupuan. Bahkan, sejumlah persoalan krusial turut disampaikan oleh masyarakat. Warga Kecamatan Pupuan menyampaikan keluhan spesifik kepada para wakil rakyat terkait keterlambatan pasokan pupuk sehingga hal itu menyulitkan petani. Tidak hanya itu, desakan pengembangan Pupuan sebagai pusat perkembangan pertanian berikut teknologinya juga turut dilontarkan masyarakat. Tidak hanya pertanian saja juga perkebunan dalam arti luas. Warga berharap kalangan dewan bisa menjembatani persoalan tersebut kepada pihakpihak terkait. Anggota dewan asal Pupuan I Gusti Nyoman Omardani mengatakan, warga Pupuan mengeluhkan keterlambatan pasokan pupuk. Stok yang ada selama ini tidak sesuai dengan keperluan petani. Untuk pupuk bersubsidi, warga sendiri mengaku hanya mendapatkan dua sak pupuk saja. Namun keperluan masyarakat justru lebih dari itu. “Masalah pupuk terlambat datang. Boleh saja pupuk

itu tidak bersubsidi. Namun ada garansi stok pupuk itu selalu ada. Disadari sistem pemupukan itu sering tidak tepat waktu, jika tanaman tidak dipupuk otomatis proses tumbuh tanaman itu terganggu,” jelasnya, Kamis (9/11) kemarin. Karena itu, warga mendesak pemerintah daerah agar Perda perlindungan petani yang sudah ditetapkan belum lama ini dapat segera direalisasikan. Pasalnya, perbup sebagai turunan perda tersebut sampai saat ini belum ada. “Sebenarnya masalah itu cukup mendesak. Perlu ada action untuk segera merealisasikannya. Sebab, para petani ini perlu perlindungan, termasuk keberadaan pupuk itu. Warga sangat berharap subsidi pupuk itu bisa lancer, sehingga proses tanam bisa terus berkelanjutan,” jelasnya. Ada juga keinginan warga agar pemerintah daerah bisa menetapkan kawasan desa wisata, sehingga ada ruang daerah membangun infrastruktur di desa itu menjadi lebih baik. Misalnya saja mulai dari Desa Belimbing, Pujungan dan Belatungan. Selain disampaikan masalah sektor pertanian dan

Bali Post/kmb28

SERAP ASPIRASI - Serap aspirasi, anggota DPRD Tabanan melakukan reses di Kecamatan Pupuan. rencana pengembangan kawasan, aspirasi program infrastruktur juga mengemuka pada reses dewan. Di mana warga menginginkan pembuatan jalan tembus dari PasutGelunggang-Jelijih PunggangBelimbing, terutama jembatan di Sungai Balian sepanjang 30 meter. Rencana jembatan itu sudah bertahun-tahun, namun hingga kini belum terealisasi.

Pemerintah pusat melalui Kominfo RI mewajibkan seluruh pemakai nomor seluler prabayar untuk melakukan registrasi ulang hingga 28 Februari 2018 mendatang. Untuk registrasi memerlukan NIK dan nomor KK. Namun dalam praktiknya tidak semudah itu. Banyak juga pengguna nomor seluler yang gagal meregistrasikan ulang nomornya. Bisa karena NIK atau KK-nya dianggap tidak valid.

Bali Post/kmb24

BPK Periksa Kinerja Pendidikan dan Kesehatan

Tabanan (Bali Post) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Bali melakukan pemeriksaan terhadap kinerja pendidikan dan kesehatan Pemkab Tabanan selama kurang lebih sebulan ini. Tim Audit BPK itu kemudian melaksanakan exit briefing, sekaligus berpamitan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan para OPD Tabanan di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Kamis (9/11) kemarin. Kepala Perwakilan BPK Bali Yulindra Tri Kusuma Nugraha mengapresiasi jajaran Pemkab Tabanan sehingga proses pemeriksaan berjalan tertib dan lancar. Pihaknya juga memberikan review serta saran tentang apa yang perlu diperbaiki di bidang kesehatan maupun pendidikan. Contoh di bidang kesehatan misalnya, terdapat empat aspek yang ditekankan, yakni perencanaan obat, distribusi, penggunaan dan monitoring. Pihaknya mengungkapkan perencanaan obat telah berjalan dengan baik, mekanisme perencanaan juga sudah bagus. Aspek lainnya dikatakan perlu perbaikan. Di bidang pendidikan juga ada empat aspek memegang kunci penting, yakni kualitas guru, sertifikasi, kompetensi dan distribusi/pemerataan guru. Disadari masih ada guru yang belum S-1, serta distribusi guru belum merata. Bupati Eka mengatakan, pemeriksaan BPK ini adalah suatu hal sangat positif. Dengan diperiksa dan dievaluasi, Pemkab Tabanan akan selalu belajar dan selalu me-review kekurangan-kekurangan di dalam pertanggung jawaban keuangan, program-program pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Menanggapi beberapa aspek masih perlu diperhatikan di bidang kesehatan maupun pendidikan, Bupati Eka mengatakan semua itu akan segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti dengan baik. ‘’Untuk masalah guru memang masih ditemukan guru yang belum S-1. Kami akan coba mendata kembali. Kalau memang mereka produktif akan terus kami dorong untuk maju. Keberadaan guru belum merata perlu dilihat lagi, sehingga yang kurang ditambahi. Namun kami mohon waktunya,” ucapnya. (kmb24)

pembangunan fisik fasilitas umum di banjar, Puskesmas pembantu untuk desa dan yang utama terkait jalan dihotmix. Seperti diketahui, seluruh anggota DPRD Tabanan tengah turun ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat di wilayahnya masing-masing. Selanjutnya, masalah yang ada berusaha dicarikan solusi pemecahannya. (kmb28)

dan kemudian dikirimkan ke pusat. Jadi, masyarakat bisa membawa NIK ataupun KK yang dinyatakan bermasalah dan akan dibantu pencocokannya untuk kemudian dilaporkan ke pusat. ‘’Jika memang belum termutakhirkan datanya, kami bantu rekonsiliasi data. Setelah itu masyarakat bisa melakukan registrasi ulang nomor prabayar setidaknya 1 x 24 jam setelah direkonsiliasi,’’ ujarnya. Biasanya, jika data cocok dengan pusat proses registrasi tidak akan bermasalah. Namun, jika sudah dilakukan rekonsiliasi atau pemutakh-

iran data registrasi nomor prabayar tetap dinyatakan gagal, maka bisa dikatakan adanya traffic jaringan. Ia mengakui Disdukcapil tidak memiliki data berapa masyarakat yang masih mempertahankan nomor KK lama dan belum melakukan pemutakhiran data. Biasanya akan diketahui bermasalah jika ada aturan seperti halnya registrasi ulang nomor prabayar. ‘’Permasalahan NIK juga sama. Dulu diketahui ada yang bermasalah karena adanya program BPJS. Kita bantu rekonsialiasi datanya,’’ ujar Kristiadi. (kmb24)

Gagal Registrasi Ulang, Capil Bantu Rekonsiliasi Data

Tabanan (Bali Post) -

BERPAMITAN - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Daerah melaksanakan exit briefing sekaligus berpamitan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan para OPD Tabanan, Kamis (9/11) di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan.

Tidak jauh beda masukan warga dari Kecamatan Marga pada reses dewan sebelumnya. Dewan juga menyerap sejumlah aspirasi yang menjadi problem warga di Marga. Seperti yang disampaikan wakil rakyat asal Marga, Putu Eka Putra Nurcahyadi. Dikatakan dominan warga Marga mempertanyakan hibah fasilitas pura. Selain itu, sejumlah

Terkait permasalahan itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan menerima beberapa kasus laporan tidak berhasilnya registrasi ulang karena NIK atau KK dinyatakan tidak valid. Sekertaris Disdukcapil Tabanan Made Kristiadi, Kamis (9/11) kemarin, mengatakan ditolaknya regis-

trasi ulang kartu prabayar bisa dikarenakan beberapa sebab. Pertama, karena kartu KK dan NIK yang belum dimutakhirkan dan tersinkronisasi dengan data pusat. ‘’Misalkan kartu KK masih yang lama dan belum dimutakhirkan sehingga datanya tidak sinkron dengan data pusat,’’ ujarnya. Penyebab lainnya

bisa juga karena trafic jaringan sehingga terjadi kegagalan. Karena ada masyarakat yang melapor mengenai NIK dan KK yang dianggap tidak valid saat melakukan registrasi ulang, maka upaya yang dilakukan Disdukcapil Tabanan membantu hal ini adalah melakukan rekonsiliasi data

Warung Global

Perlu Pembangunan Bendungan yang Terintegrasi SOAL air yang tersendat akibat imbas proyek Sengempel itu, mau tidak mau dinas berwenang harus segera mencarikan solusinya. Ke depan perlu ada pembangunan bendungan Subak Sengempel yang terintegrasi. Artinya, juga dibuka untuk potensi lainnya. Seperti perikanan, selain beragam jenis tanaman bunga dikembangkan di sana. Tujuannya, semata-mata untuk kesejahteraan warga setempat. Demikian opini peserta warung Global yang membedah topik ‘’ Tutup Saluran Irigasi , Petani Keluhkan Proyek Sengempel’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Kamis (9/11) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Fera di Tabanan mengharapkan agar air dijaga sehingga bisa terus mengalir. Dengan begitu, para petani tetap bisa bekerja dengan baik. Proyek apa pun yang dirancang, terpenting jangan sampai merugikan kaum petani. Apakah pihak yang bertanggung jawab dengan proyek itu sudah melakukan koordinasi dengan krama subak dan juga warga? Werdha di Gianyar mengira proyek ini salah timing-nya. Petani yang sudah terlanjur menanam padi, mau tidak mau perlu dicarikan solusi oleh dinas berwenang. Itu penting, agar para petani tidak menderita kerugian. Para petani itu sesungguhnya tidak tergantung menanam padi saja. Mungkin bisa tanam palawija. Palawija tida memerlukan air. Apalagi Dinas PUPR katanya melakukan

buka tutup saluran air. Hal itu bisa dimanfaatkan para petani dengan cara mengairi sawahnya ketika saluran air itu dibuka. Dengan cara itu bisa bertani lancar. Setiap proyek pasti menimbulkan dampak negatif, tetapi upaya meminimalisirnya harus dicarikan solusinya. Namun yang jelas ia sangat berharap agar petani itu tidak dirugi-

kan dari proyek itu. Sugeng di Mengwi menambahkan, para petani ada baiknya beralih menanam tumbuhan yang memerlukan debit air tidak banyak. Ia juga menyarankan para petani bersyukur dengan adanya proyek pembangunan bendungan itu. Sebagai warga Abiansemal, Ketut Dawi menyampaikan sepengetahuan-

nya Subak Sengempel ini digadang-gadang untuk desa wisata. Jadi, wajar saja di sana ada pembangunan dan penataan subak Sengempel. Ia juga memastikan setiap proyek kecil atau besar pasti ada efek negatifnya. Ia menyarankan dibuatkan dulu tempat menampungan air. Itu sangat perlu untuk memudahkan mengalirkan air ke sawah-sawah. Selain itu, ia dan beberapa kawan lainnya seperti Febri di Denpasar dan Nyoman Mastra di Gianyar, menyarankan para petani di subak itu memaklumi, agar bersabar dulu. Sebab sebentar lagi proyek ini pasti selesai dan akan memberikan manfaat yang baik kepada para petani. Karena, hanya

dengan penuh kesabaran akan membuahkan hasil yang baik dan berkualitas. Sama halnya Gung Derah di Denpasar. Dikatakan, mengeluh saja tidak akan menyelesaikan masalah. Seharusnya lebih banyak bersabar dan selalu bersyukur. Soal air yang tersendat akibat imbas Proyek Sengempel, mau tidak mau dinas berwenang harus segera mencarikan solusinya. Ke depan perlu ada pembangunan bendungan subak Sengempel yang terintegrasi. Artinya, juga dibuka untuk potensi lainnya. Seperti perikanan, selain beragam jenis tanaman bunga dikembangkan di sana. Tujuannya semata-mata untuk kesejahteraan warga setempat. (sikha)


15

Jumat Wage, 10 November 2017 Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2018 Zona Eropa --------------- Playoff ------------------------------------------------Pertandingan I Sabtu (11/11) dini hari Swedia vs Italia Minggu (12/11) dini hari Denmark vs

Irlandia

Pertandingan II Senin (13/11) dini hari Swiss vs Yunani vs

Irlandia Utara Kroasia

Selasa (14/11) dini hari Italia vs

Swedia

Rabu (15/11) dini hari Irlandia

Denmark

vs

--------------- Playoff antar benua ------------------------------Pertandingan I Sabtu (11/11) Honduras vs Australia Selandia Baru vs Peru Pertandingan II Rabu (15/11) Australia

vs

Honduras

Kamis (16/11) Peru

vs

Selandia Baru

--------------- Pertandingan Internasional ---------------------Korea Selatan vs Kolombia Tiongkok vs Serbia Jepang vs Brazil Georgia vs Siprus Ukraina vs Slovakia Belgia vs Meksiko Polandia vs Urugya Inggris vs Jerman Prancis vs Wales Portugal vs Arab Saudi

PLAYOFF - Pemain timnas Swedia menggelar latihan di Stadion Friends Arena Solna, Kamis (9/11) kemarin. Swedia akan menjamu Italia pada pertandingan playoff Piala Dunia 2018 Sabtu dini hari.

Advocaat Mundur dari Pelatih Timnas Belanda

Azzurri Pertaruhkan Reputasi

Den Haag Pelatih timnas Belanda Dick Advocaat akan mengundurkan diri dari posisinya usai laga persahabatan melawan Skotlandia dan Rumania, laporan kantor berita Belanda ANP, Kamis (9/11) kemarin. ‘’Kedua pertandingan itu akan menjadi penampilan terakhir saya memimpin timnas. Setelah itu, saya berhenti,’’ ujar pria berusia 70 tahun itu di Aberdeen jelang laga lawan Skotlandia. Advocaat untuk Bali Post/afp ketigakalinya mePelatih Belanda mimpin tim Oranye Dick Advocaat. pada Mei lalu menggantikan Danny Blind. Namun, ia gagal mengantarkan timnya lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia setelah gagal bersaing dengan Prancis dan Swedia di grup A. Selain menghadapi Skotlandia, Jumat dini hari, Belanda yang mencapai posisi runner-up pada Piala Dunia 2010 dan ketiga di Piala Dunia 2014 Brazil, juga menyiapkan diri menghadapi Rumania, Rabu pekan depan di Bucharest. Tentang masa depannya, mantan pelatih timnas Belgia dan Korea Selatan itu tidak mau berspekulasi akan melanjutkan kariernya di tim nasional atau di klub. Fokusnya kini hanyalah menyelesaikan dua pertandingan terakhir bersama timnas Belanda. ‘’Apa yang saya lakukan sama seperti Louis van Gaal dan ‘jangan pernah bilang tidak pernah’,’’ katanya seperti dikutip jaringan NOS. (kmb39/rtr)

Fans Sepak Bola Diharapkan Ubah Perilaku

Cikarang, Bekasi (Bali Post) Mantan pemain tim nasional Indonesia Elie Aiboy berharap fans sepak bola Tanah Air dapat mengubah perilaku saat mendukung timnya yang sedang bertanding. Mengekspresikan kekecewaan dengan melakukan tindakan perusakan itu merupakan pidana. Menurut Elie yang juga pelatih sepak bola Kabupaten Bekasi pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018, Jawa Barat, di Cikarang, Jabar, Kamis (9/11) kemarin, perusakan dan pelemparan bangku penonton di Stadion Wibawa Mukti usai digelarnya pertandingan final Liga 1 U-19 antara Persib dan Persipura pada Selasa (7/11) merupakan tindakan tercela. Menurutnya, perusakan tersebut seharusnya dapat dihindari. ‘’Memang secara tidak langsung ada kekecewaan karena tim kesayangan kalah saat bertanding. Itu sudah menjadi hal biasa,’’ katanya. Namun, bila tim kesayangan tersebut kalah dan kemudian melakukan tindakan perusakan, maka hal tersebut sudah masuk dalam kategori pidana. Oleh sebab itu, seharusnya Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga harus melakukan pelaporan dan somasi kepada PSSI maupun Polres Metro Bekasi. Pasalnya dengan adanya masalah tersebut membuat fasilitas umum berupa kursi menjadi rusak. Dan tentunya dengan adanya seperti itu penyelenggara harus melakukan penggantian. ‘’Kursi tersebut memiliki harga yang tidak murah, dan jumlah kerusakan mencapai 5.000 kursi. Ini sudah tidak dapat ditolerir harus ada penegakan hukum,’’ katanya. Ia menambahkan, dengan adanya hal-hal seperti itu sering kali Indonesia mendapatkan pencekalan dari beberapa asosiasi sepak bola salah satunya FIFA. Dan tentu saja dengan adanya masalah tersebut secara regulasi menjadikan persepakbolaan tercoreng oleh ulah suporter. Namun, bila suporter dapat mengubah karakternya maka akan berbanding terbalik. Pasalnya dalam setiap pertandingan pasti ada yang kalah maupun menang dan itu sudah biasa. Oleh karena itu, ia meminta penegak hukum untuk melakukan penindakan kedapa pelaku perusakan agar jera. (ant)

Bali Post/afp

Stockholm -

Reputasi Italia dipertaruhkan pada pertandingan di Stadion Friends Arena, Sabtu (11/11) dini hari. Tim Azzurri akan menghadapi tuan rumah Swedia pada playoff Piala Dunia 2018. Kiper senior Italia Gianluigi Buffon menjelaskan, melawan Swedia bukanlah sebuah keberuntungan, mengingat timnya hanya mampu mencetak hasil imbang melawan Spanyol dan Makedonia saat menjalani pertandingan penyisihan grup. Dengan menjalani playoff Italia seperti membahayakan dirinya sendiri mengingat reputasi Azzurri yang selalu lolos langsung ke putaran final selama ini. Italia menyamai rekor Jerman sebagai tim yang paling banyak tampil di putaran final dengan 18 kali. Hanya, Jerman kini telah memperbaiki rekornya menjadi 19, sedangkan Italia dalam proses. Tim asuhan Gian Piero Ventura menjadi satu-satunya tim mantan juara yang belum bisa memastikan kehadirannya di Rusia tahun depan. Lawatan ke Swedia juga menghadirkan ancaman bagi lini belakang

tim tamu mengingat tuan rumah memiliki reputasi mencetak banyak gol. Swedia yang menjadi runner-up Grup A, menghasilkan 26 gol dalam 10 pertandingan. Italia sendiri kebobolan 8 gol selama kualifikasi meski subur dengan mencetak 21 gol ke gawang lawan Sebelumnya Daniele De Rossi mengingatkan rekan-rekannya bahwa Swedia tetap berbahaya meski tanpa penyerang kharismatik Zlatan Ibrahimovic. Ibra telah menyatakan gantung sepatu sejak Piala Eropa 2006. ‘’Saya tidak pernah menginginkan melawan Ibra atau bahkan saat dia berusia 40 tahun dengan kaki patah sekalipun,’’ katanya merujuk pada penyerang Manchester United yang kini sedang menjalani pemulihan akibat cedera kaki. Bagi kebanyakan tim yang telah menghadapi Swedia, tanpa Ibra

adalah hal menguntungkan. ‘’Tapi kami semua tahu mereka. Karena beberapa pemain Swedia bermain di Italia dan lainnya tampil di klub-klub penting di liga Eropa,’’ ujar gelandang AS Roma itu. Di sisi lain Italia kemungkinan menghadapi tekanan akan kemungkinan tak bisa tampil di Piala Dunia untuk pertama kali dalam 50 tahun. Menghadapi Swedia, Rossi akan memainkan laga ke-116 bersama Italia, menyamai rekor gelandang Andrea Pirlo yang telah gantung sepatu. Rekor terbanyak masih dipegang Buffon dengan 173 kali. Pelatih Italia Gian Piero Ventura memperkuat timnya dengan memanggil tiga pemain veteran yakni Rossi yang berusia 34 tahun, Buffon (39) dan bek Andrea Barzagli (36). Setelah memainkan laga di Stockholm, Italia ganti menjamu Swedia di San Siro, Selasa mendatang, sekaligus penentuan siapa yang berhak tampil di Rusia. Ventura sendiri yakin timnya akan lolos ke Rusia. ‘’Saya bahkan tidak pernah berpikir tidak lolos. Kami

yakin akan berangkat ke Rusia,’’ kata pria yang menggantikan Antonio Conte setelah Piala Eropa 2016. Ventura memiliki pengalaman memimpin sejumlah klub di Italia selama 41 tahun. Pelatih berusia 69 tahun itu yakin formasi 4-2-4 menjadi kunci kemenangannya meski merugikan kreativitas gelandang sekelas Marco Verratti, Lorenzo Insigne, Ciro Immobile dan Andrea Belotti. Keyakinan itu membuat Italia kacau balau sepanjang kualifikasi dengan kalah 0-3 melawan Spanyol dan susah payah menang 1-0 melawan israel dan Albania (1-0). Pelatih Swedia Janne Andersson sebelumnya menyatakan timnya mapu memainkan pertandingan berkelas saat melawan Prancis dan Belanda. Jika Andreas Granqvist dkk. mampu mempertahankan level permainannya, maka Swedia bisa mengalahkan tim mana pun di dunia termasuk Italia. ‘’Karena kami memiliki mentalitas tim yang bagus. Kami juga memiliki kepercayaan diri,’’ jelasnya. (kmb39/afp/ant)

Posisi Setara Jelang GP Brazil, rekan setim Hamilton, Valtteri Bottas meminta Mercedes memperlakukan dirinya setara dengan pembalap Inggris pada musim depan. Artinya tidak ada team

order sehingga dirinya bisa membalap bersaing dengan Hamilton dalam memperebutkan gelar juara dunia. Bottas meninggalkan tim Willliams dan bergabung denga Mercedes musim lalu. Pembalap Finlandia itu menggantikan Nico Rosberg yang tiba-tiba mengundurkan diri setelah menjadi juara dunia. Uniknya jelang balapan di Sirkuit Sao Paulo, Bottas menyatakan dirinya tidak ingin menjadi nomor dua. ‘’Jika demikian lebih baik di rumah saja,’’ ujar Bottas menduduki posisi kedua klasemen pembalap. Bersama Hamilton musim ini, keduanya berhasil mengantarkan Mercedes untuk keempat kalinya menjuarai klasemen konstruktor. Hamilton sendiri telah memastikan gelar juara dunia musim 2017. Namun meski berhasil sekali memenangkan seri dan merebut satu kali pole position, prestasi Bottas tidak stabil. Tercatat ia kali kalah cepat dibandingkan Hamilton. Dalam 18 kali kualifikasi, Hamilton tampil lebih baik di 13 di antaranya. (kmb39/rtr/afp)

Hamilton Beri Cenderamata untuk Keluarga Senna

Sao Paulo Lewis Hmailton tak bisa dipisahkan dari Brazil. Jelang Grand Prix Formula 1 Brazil, pembalap Inggris itu, Kamis (9/11) kemarin memberi cenderamata berupa replika mobil Mercedes untuk keluarga mendiang idolanya, Ayrton Senna. Kedekatan Hamilton dengan Brazil tidak hanya sebatas kekagumannya pada pembalap Brazil yang tiga kali menjadi juara dunia Senna. Di Brazil pula, Hamilton menjadi juara dunia pada 2008 setelah menyisihkan Felipe Massa. DI GP Kanada lalu, Hamilton mencatat sejarah dengan mencapai 65 kali pole position yang melewati rekor Senna. Keluarga Senna kemudian menghadiahkan helm yang pernah dikenakan saat membalap di Formula 1 kepada Hamilton. Sebagai balasannya, Hamilton kemudian memberikan cendera mata berupa replika mobil Mercedes yang eksteriornya didesain ulang oleh seniman Brazil Eduardo Kobra. Mobil tersebut berwarna silver dengan garis hijau dengan poster Senna di bagian belakang. Hamilton memberikan

tanda tangan pada mobil itu sebelum diserahkan kepada Viviane Senna. Senna yang membalap bersama tim Ferrari, meninggal setelah mengalami kecelakaan pada balapan di Italia 1994.

Bali Post/afp

REPLIKA - Pembalap Inggris Lewis Hamilton (tengah) menjabat tangan seniman Brazil Eduardo Kobra di belakang replika mobil Formula 1 Mercedes di Sao Paulo, Kamis (9/11) kemarin. Replika mobil itu dilengkapi dengan gambar mendiang pembalap Brazil Ayrton Senna.

Klub Diminta Patuhi Keputusan Komisi Disiplin Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta semua klub mematuhi keputusan Komisi Disiplin (Komdis) sebagai wujud sikap profesional dan menjunjung tinggi integritas klub serta liga. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria menanggapi kasus tim Go-Jek Traveloka Liga 1 Mitra Kukar yang melanggar keputusan Komdis PSSI dengan memainkan Mohamed Sissoko di laga kontra Bhayangkara FC pada tanggal 3 November 2017 dan Persiba Balikpapan pada 11 November 2017, meski Sissoko sudah divonis dilarang tampil di dua laga. ‘’Surat keputusan sudah dikirim setelah itu otomatis hukuman ber-

laku. Itu harus dihormati,’’ ujar Ratu dalam keterangan PSSI yang diterima di Jakarta, Kamis (9/11) kemarin. Tindakan Mitra Kukar menurunkan Sissoko di laga kontra Bhayangkara FC berbuntut panjang, setelah Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berupa kekalahan walk out atau WO dengan skor 0-3 untuk tim asal Kalimantan Timur ini beserta denda Rp 100 juta. Ini artinya, laga yang sejatinya berakhir seri 1-1 itu dimenangkan oleh Bhayangkara FC. Bhayangkara FC pun hampir dipastikan menjadi juara Liga 1 karena poinnya di klasemen, 68 poin, dipastikan tidak bisa terkejar oleh pesaing terdekatnya, Bali United, yang memiliki 65 poin, karena unggul head to head. Akan tetapi, status

juara itu masih ‘’menggantung’’ karena Mitra Kukar dipersilakan mengajukan banding. Terkait keputusan Komdis terhadap Mitra Kukar, PSSI sebagai federasi menganggapnya sudah tepat dan merujuk pada Pasal 57 Regulasi Liga 1, ayat 13 dan 14. Pasal 13 menyebut ‘’Ketentuan tentang kartu kuning dan kartu mengikuti aturan yang ditetapkan dalam Kode Disiplin’’. Sementara pasal 14 menyatakan ‘’Klub bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap kartu kuning dan/atau kartu merah serta status hukuman yang diterima oleh pemain dan ofisial masing-masing dan memastikan semua pemain dan ofisial tersebut terdaftar dan berhak untuk terlibat dalam pertand-

ingan. Keberatan atau protes yang disampaikan setelah pertandingan berakhir akan diabaikan’’. Sebelumnya, pihak Bhayangkara FC juga sudah mengeluarkan pernyataan resmi yang isinya kurang lebih sama dengan PSSI, menyandarkan argumen pada Pasal 57, ayat 13 dan 14 Regulasi Liga 1. Tim yang dinaungi Kepolisian Republik Indonesia ini menambahkan fakta bahwa mereka merupakan klub dengan catatan terbaik di Liga 1. ‘’Faktanya, Bhayangkara adalah tim yang paling banyak menang dari tim lain di Liga 1. Dalam memenangi laga-laga itu, kami tidak pernah mendapatkan bantuan siapa pun, baik di kandang maupun tandang,’’ tulis rilis resmi Bhayangkara FC. (ant)


olah raga

16

Jumat Wage, 10 November 2017

Internal TI yang Bisa Menuntaskan Dualisme Kepengurusan Denpasar (Bali Post) Kisruh dualisme kepengurusan Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) yang berlanjut sampai sekarang, hanya bisa dituntaskan internal TI sendiri. Oleh karena itu, ke depan jangan sampai terjadi dualisme lagi, dan taekwondoin Kota Denpasar kembali tetap bisa berlaga pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. Harapan itu disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali Porprov Bali XIII/2017, di kediamannya, kawasan Renon, Kamis (9/11) kemarin. Rai Mantra berpesan agar dualisme TI secepatnya diselesaikan, dan pihaknya tak punya hak untuk menyelesaikannya. ‘’Saya kira pemerintah ini kan sifatnya pembinaan atlet,’’ ucapnya. Apalagi, dirinya merasa kasihan anak-anak taekwondo Denpasar, tak bisa berlaga di ajang Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. ‘’Padahal, pembiayaan kontingen Denpasar mengikuit Porprov tak main-main menggunakan dana APBD,’’ kilah Rai Mantra. Untuk itu, ke depan Rai Mantra berharap atlet taekwondo Denpasar bisa kembali berlaga di ajang Porprov, termasuk cabor senam yang merupakan andalan Kota Denpasar bisa dipertandingkan lagi. ‘’Penyelenggaraan Porprov itu perlu sportivitas tinggi,’’ katanya. Di sisi lain, Wakil Ketua Umum KONI Denpasar Nyoman Mardika menyebutkan, kontingen Denpasar berkekuatan 771 atlet, dan 224 pelatih dan ofisial ke Porprov Bali XIII. Mereka juara umum II, mendulang 128 emas, 116 perak dan 107 perunggu. Sementara penyumbang medali emas 301 atlet, perak 257 atlet, dan perunggu 323 atlet, serta 157 pelatih yang mampu membawa atletnya menyumbang medali. (022)

Bali Post/ant

FINAL - Pebasket Pelita Jaya EMP Jakarta Wayne Lyndon Bradford (kanan) menggiring bola saat melawan tim basket Satya Wacana Salatiga dalam kualifikasi Pool A turnamen Perbasi Cup di Britama Arena, Jakarta. Pelita Jaya lolos ke babak final dengan mengalahkan Hang Tuah Sumsel dan menantang Satria Muda Pertamina di final.

Bali Post/022

Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra

Putra Angkasa Tundukkan Perssib Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Putra Angkasa Kapal berhasil menundukkan lawannya Perssib Blahkiuh dengan skor 2-1 dalam turnamen Bupati Badung Cup II/2017, Grup G, di Lapangan Pusaka Kapal, Kamis (9/11) kemarin. Dua gol kemenangan tuan rumah Putra Angkasa dicetak bomber Aldi Mahendra di menit ke-28. Satu gol lagi hasil bidikan Yudik di menit ke-79 yang membobol gawang Merta Adi. Perssib mampu mempertipis kekalahan melalui gol balasan Kumala, di menit ke-66. Hasil lainnya, di Grup F, Garuda Dalung unggul 3-1 atas Buduk FC di Lapangan Dalung. Ketiga gol kemenangan Garuda Dalung diborong bomber Mahendra dua gol di menit ke-17 dan 79. Satu gol lagi diciptakan Yande Sanjaya di menit ke-59 yang mengoyak gawang Buduk FC. Satu gol balasan Buduk FC dicetak melalui sepakan Kadek Karisna di menit ke36 yang menjebol gawang Garuda Dalung yang dikawal Aditya Sila. Sementara hasil Grup E, tuan rumah Putra Mengwi unggul tipis atas Putra Tresna Sobangan dengan skor 3-2 di Lapangan Mengwi. Tiga gol kemenangan Putra Mengwi dicetak melalui sepakan kaki penyerang Komang Wikanjaya (2 gol) di menit ke-49 dan 55, serta satu gol lagi lewat bidikan striker tandemnya Paramartika di menit ke-68, yang membobol gawang Putra Tresna yang dijaga kiper Wayan Permana. Putra Tresna mampu mencetak dua gol melalui penyerangnya Kadek Kris Widiantara di menit ke-11 dan 39, yang menggetarkan jala Putra Mengwi yang dikawal penjaga gawang Ari Wiweka. (022)

Stadion Batakan Dapat Digunakan untuk Persiapan Timnas Balikpapan (Bali Post) Stadion Batakan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi salah satu alternatif untuk Tim Nasional Indonesia melakukan persiapan menuju Asian Games dan Piala AFF. ‘’Kami berharap Stadion Batakan Kota Balikpapan dapat digunakan untuk persiapan sebelum timnas berlaga di Asian Games dan Piala AFF,’’ kata Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djoko Driyono di Balikpapan, Kamis (9/11) kemarin. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia berencana menjadikan Stadion Batakan Kota Balikpapan salah satu pilihan untuk penyelenggaraan pertandingan sepak bola internasional di luar Pulau Jawa pada 2018. Pada 2018, kata Djoko, saat mengunjungi stadion dengan kapasitas 46.000 penonton tersebut, ada dua kejuaraan sepak bola internasional, yakni Asian Games dan Piala AFF. ‘’Jadi kami juga berharap 2018, persiapan menuju Asian Games dan Piala AFF bisa dilakukan di Balikapapan,’’ ujarnya. Stadion Batakan Kota Balikpapan juga sudah menggelar pertandingan sepak bola internasional Master Cup dangan mempertemukan pemain-pemain legendaris Arsenal, Liverpool, dan Timnas Indonesia. Djoko Driyono menilai Stadion Batakan Kota Balikpapan bagus dan megah sehingga layak untuk pelaksanaan pertandingan sepak bola internasional. ‘’Stadion Batakan Kota Balikpapan bisa menjadi salah satu pilihan pertandingan internasional Timnas Indonesia di luar Pulau Jawa,’’ ungkapnya. Djoko Driyono juga mengapresiasi Pemerintah Kota Balikpapan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang sudah membangun stadion dengan desain stadion-stadion megah di dunia. ‘’Kami sangat apresiasi sekali pemerintah kota dan provinsi sudah membangun stadion yang layak untuk pertandingan internasional,’’ katanya. Selain itu, Djoko Driyono juga memuji kemegahan bangunan dan interior Stadion Batakan Kota Balikpapan yang dibangun dengan menghabiskan anggaran lebih kurang Rp 1,3 triliun itu. (ant)

Pelita Jaya Hadapi Satria Muda di Final

Jakarta (Bali Post) -

Pelita Jaya EMP Jakarta berhasil melaju ke final turnamen bola basket pra-musim Perbasi Cup 2017 setelah mengalahkan Hangtuah Sumsel di babak empat besar dengan skor 67-58, Kamis (9/11) kemarin. Di final Pelita Jaya akan menghadapi Satria Muda Pertamina. Dalam laga yang digelar di Britama Arena, Jakarta itu big man impor Pelita Jaya Chester Giles menjadi bintang dengan menorehkan double-double, 16 poin, 18 rebound dan satu assist. Sementara di kubu Hangtuah Sum-

sel, pemain asal Amerika Serikat Nashon George menorehkan poin tertinggi dengan 26 poin dan sembilan rebound. Menanggapi kemenangan timnya, pelatih Pelita Jaya Johannis Winar

memberikan pujian kepada tim. Johannis menyebut anak-anak asuhnya telah tampil luar biasa meski dalam kondisi kelelahan. ‘’Saya tahu mereka lelah tetapi anakanak bermain luar biasa. Mereka tidak mau menyerah,’’ ujar Johannis. Dia melanjutkan, stamina timnya terkuras setelah melakoni empat laga secara beruntun sejak hari Senin (6/11). Akan tetapi, pria yang akrab disapa Ahang itu menolak kalah sebe-

lum bertanding di partai final. ‘’Kami akan manfaatkan waktu yang singkat ini untuk melakukan pemulihan. Di final, kami akan bekerja keras memenangkan pertandingan,’’ katanya. Partai puncak yang digelar di Britama Arena, Jakarta, Jumat (10/11) ini, Pelita Jaya EMP Jakarta akan melawan pemenang pertandingan Satria Muda Pertamina yang mengalahkan Stapac Jakarta 86-79. (ant)

16 Pejudo Bali Dipanggil Seleknas Atlet Pelapis Denpasar (Bali Post) Sekjen PB PJSI Bachtiar memanggil 16 pejudo Bali terdiri atas 8 putra dan 8 putri guna mengikuti seleknas atlet lapis 1 dan 2. Mereka yang dipanggil adalah untuk putri Luh Eka Meidiani (-45 kg), Tiwi Angelina (-45 kg), Ni Kadek Desi Kartikasari (-45 kg), I Gusti Agung Diah Cahya (48 kg), Putu Wintan Apriliana (-52 kg), Putu Dewi Ayu Sakura (-70 kg), Ni Luh Ade Swandewi Putri (- 78 kg), serta Fania Farid (+78 kg). Di sektor putra, judoka yang dipaggil yakni Made Budiasa (-66 kg), I Wayan Bima Prasetya (-81 kg), Dewa Gede Wisnu Baruna (-90 kg), I Gede Agastya (-90 kg), Tony Richardo Mantolas (-90 kg), Gede Ganding Kalbu Soetama (-100 kg), Made di Putra Suwardana (+100 kg), dan Ahmad Said (+100 kg). Berdasarkan surat bernomor PB/198/SJ-142/Judo/XI/2017, disebutkan seleksi dipusatkan di padepokan Ciloto, Jabar, pada

11-12 November. Bagi atlet yang lolos seleksi langsung lolos pelatnas judo lapis 1 dan 2, untuk pendidikan dan sekolahnya akan dibiayai PB PJSI, dan bagi atlet yang tidak lolos seleksi akan dikembalikan ke Pengprov PJSI. Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha, Kamis (9/11) kemarin menjelaskan, seleknas lapis 1 dan 2 ini untuk pelatnas jangka panjang. Sejauh ini, Sudiartha belum tahu berapa pejudo yang mau mengikuti seleknas. ‘’Untuk itu, kami akan kumpulkan mereka dulu,’’ jelasnya. Sebelumnya, PB PJSI telah memanggil enam atlet, dan empat di antaranya pejudo Bali, guna mengikuti pelatnas Asian Games. Mereka adalah Gede Ganding Kalbu Soetama, Luh Eka Meidiani, Ni Luh Ade Swandewi, dan I Dewa Ayu Mira Widari. Dua judoka lainnya yang dipanggil pelatnas Asian Games adalah Toni Irawan (Jabar/-60 kg), dan Budi Prasetyo (DKI-66 kg). (022)

ISSI Pantau Pembalap dan Pelatih di TdS Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) memanfaatkan kejuaraan internasional Tour de Singkarak (TdS) 2017, 18-26 November untuk memantau pembalap yang ke depannya akan disiapkan untuk pelatnas Asian Games (AG) 2018. Manajer timnas balap sepeda Budi Saputra di Jakarta, Kamis (9/11) kemarin, mengatakan tidak hanya pembalap yang dibidik, namun pihaknya memanfaatkan kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan level 2.2 ini juga untuk memantau pelatih yang akan mendampingi pembalap di pelatnas. ‘’Nominasi baik pembalap maupun pelatih sudah ada. Saat ini kami tinggal melihat performa mereka di Tour de Singkarak 2017,’’ katanya. Menurutnya, nominasi pembalap yang kemampuannya dipantau di Tour de Singkarak 2017 di antaranya adalah Aiman Cahyadi yang memperkuat Sapura Pro Cycling Team Malaysia, Dadi Suryadi yang memperkuat Trengganu Cycling Team Malaysia hingga Hary Fitrianto yang memperkuat CCN Laos.

Selain itu, ada nama Bambang Suryadi yang memperkuat BRCC Banyuwangi, Jamalidin Novardianto yang memperkuat PGN hingga pembalap yang lagi naik daun yaitu Jamal Hibatullah dan Imam Arifin yang memperkuat KFC Continental Team. Sementara untuk pelatih, pria asal Purwokerto itu juga telah mendapatkan beberapa nama di antaranya adalah Wawan Setyobudi, Ferinanto, Robby Yahya hingga pelatih muda Rastra Patria Dinawan. ‘’Yang jelas nominasi ini akan terus berkembang. Kami akan terus memantau pembalap maupun pelatih yang lain,’’ kata Budi menegaskan. Pada Tour de Singkarak 2017, timnas dipastikan tidak turun pada kejuaraan bergengsi ini. Namun, pembalap yang selama ini menjalani pelatnas tetap turun bersama klubnya masing-masing, baik di klub lokal maupun internasional. Tour de Singkarak 2017 ini akan menempuh jarak lebih dari 1.000 km yang terbagi dalam sembilan etape. Balapan sendiri akan dimulai di Tanah Datar dan akan finis di Bukittinggi. (ant)

Fania Farid

Bali Post/ist

Bangka Belitung Jadi Tuan Rumah Kejurnas Bulu Tangkis 2017

Jakarta (Bali Post) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bulu Tangkis 2017 resmi dihelat di Provinsi Bangka Belitung, tepatnya di kota Pangkalpinang pada 28 November hingga 2 Desember mendatang. Kepastian ini menyusul kesepakatan antara Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta dengan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Kamis (9/11) kemarin. ‘’Kejuaraan Nasional tahun ini sudah dipastikan akan digelar di Bangka Belitung tepatnya di kota Pangkalpinang. Tadi Ketua Harian sudah sepakat dengan Gubernur,’’ kata Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto. ‘’Ada dua hall yang akan dipakai yaitu GOR Sahabudin dan GOR Kacang Pedang,’’ lanjut Budiharto. Kejurnas bulu tangkis 2017 akan memainkan kategori perorangan dan dibagi ke dalam dua divisi, yaitu divisi satu dan divisi dua.

Setiap divisi kemudian akan dibagi menjadi dua kelompok usia, dewasa dan taruna. Setiap tahunnya, Kejurnas secara berseling mempertandingkan nomor perorangan dan beregu. Tahun lalu, Blibli.com Kejurnas PBSI 2016 mempertandingkan nomor beregu. Pada laga yang berlangsung di GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah tersebut, klub Djarum Kudus tampil sebagai juara. Pertandingan nomor perorangan Kejurnas berlangsung dua tahun sebelumnya, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Pada divisi satu kelas dewasa Jonatan Christie sebagai juara tunggal putra. Fitirani (tunggal putri), Berry Angriawan/ Rian Agung Saputro (ganda putra), Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari (ganda putri) dan Rafiddias Akhdan Nugroho/ Vita Marissa (ganda campuran). (kmb39/net)


Jumat Wage, 10 November 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN BPR KAS Mencari Sopir Pglaman Min 2Thn Hub.081339403582

Dicari Tukang Jahit Segera dan Operator Mesin Potong Laser Hub:0361 290292/08155751174

Cr Pembantu Gj 1,5Jt yg Anter 500 T.085222555444 Lgs Kerja

Dicari sopir SIM A &Tng srbutan sbnyk2nya H:08179728394,237757

!Bersih Kos,Pria,Max22Th, Rajin Jujur,Tinggal dlm,085238203818

Dicr 3 Tenaga Pria Kirim Tenda Dan Kursi Untuk Persewaan dan Dekorasi Hub.081999744747

B.BP.001.11.17.0000412

Adm Instalasi,Tkg Las Listrik Purchasing,Mrktng:085103167222

Cr Adm SMK(wnt)+sopir+Srabutan (Lk) di Gianyar, 085100804392

B.BP.001.11.17.0000371

Cr tkg kaca,tnaga srabutan.Lam Jl.T.Y Aya120A Renon Tp.235258

B.BP.001.11.17.0000400

Dcr:Acc,Adm,Sek D3 EX:2th max: 35th,pengawas Bagunan D3 Teknik Ex:3th max:45th, sopir SIM:A+C max:40th dom.keluarga diBali Hub:lidyaokta@gmail.com

B.BP.154.11.17.0000313

BALI LESTARI

WC

JASA KURAS HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

B.BP.001.11.17.0000302

BENGKEL LAS

UD. LINA JAYA lis Specia rah y Mu Canop litas a u Berk � Pagar � Trali � Pintu Harmonika � Konstruksi Baja / Baja Ringan

Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645

C.0000118-BRJ

C.0000144-BKL

H BA LIM

S

WC

MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000522-BRJ

SERVICE MAMPET

WC

GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 C.0000209-BRJ

B.BP.141.11.17.0000424

ISUZU

Low.Partime Guru kontrak,Honor Paud/Tk/Bidan Desa, Pemasaran Prod.Tabungan Pddkn 135rb/bln 3/5th,ikuti Seminar Htl Golden Tulip 19 Nov.H/WA:082145018326

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar

BALI WANGI

Mobilio E AT’2014 Putih 160Jt KM47Rb H.085100856999 Pribadi

B.BP.001.11.17.0000391

B.BP.001.11.17.0000303

SPA

BIRO JASA

HONDA

Looking for tourism driver good English Hub:081916567566

B.BP.001.11.17.0000324

B.BP.001.11.17.0000329

B.BP.001.11.17.0000385

B.BP.004.11.17.0000333

Bawang Merah BeachFront is Look- Dcr Adm Pjk&Adm Sls 0812372213 Dcr Staff Dapur,Security,Cleaning 57 lam ke PT.AutoBagus Rentcar ing for/Chinese Cook Restaurant u/Restoran diKuta0811395490 B.BP.001.11.17.0000393 B.BP.154.11.17.0000423 Manager,Bartender,Waiter/ess Dcr Sgr Sales Umur 20-30Th Jln Dibutuhkan Segera Receptionist EuropeanCook&Driver Ph7720210E B.BP.001.11.17.0000398 G.Seraya No9 082339255407 Devi Kirim CV ke The Amasya Villas :infobawangmerahrestaurant.com B.BP.135.11.17.0000416 Part-Time Work Light bookkeepB.BP.101.11.17.0000414 Jl.Kayu Aya 88,Seminyak 731601 Dcr Staff Purchasing utk Restoing/Admin.4-hrs daily-5d/Wk/ B.BP.166.11.17.0000427 Cari Guru B.Jpg/Ing yg tgl di rant Ari Putri Hotel, Jl.Cemara speak English.windows Dicari Acounting khusus untuk Sekitar Abianbase 081558981559 B.BP.166.11.17.0000426 Br. Semawang Sanur 081353222828 10 & Office 365. Cv+photo to Bagian Pajak Gaji Rp 4jt+U.mkn B.BP.004.11.17.0000337 Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur +U.Transport+Bonus.Bagus Watch valsons@bali-villasukapadi.com Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg B.BP.001.11.17.0000364 Penampilan Menarik,Rajin, Hubung:Bu Galuh(081245019199) Gj+bns+Komisi+BPJS, Lam Jl. Villas di Ubud looking for Penempatan Kuta&Nusa Dua NB:(SMS saja) Villa Coordinator, min 1 year B.BP.001.11.17.0000108 Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655 Tukad Banyumas No.1 Denpasar B.BP.821.11.17.0000384 experience good English B.BP.001.10.17.0001449 Looking for Chef or Cook at Dcr tkg msak&karywn utk warung both written & spoken. Villas, min.1 year experience Cr 3 Tk.Kebun,3 PRT Hub.Villa Makan krm lam ke Wr.Demung Jl. Contact 0361-4490319 Email: Contact 0361-4490319 Email: Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X asavillasproperty@gmail.com asavillasproperty@gmail.com Kerobokan 4731979/736353 Raya Sibangkaja H:08123913958

RA

DAIHATSU

Djl Feroza Sporty 96 Asli Bali Merah Metalik,Hub:081999383099

Dcr byk llsn SMK/SMA pria sgl jrsn u/dbrkn trnng u/ mnjd tkns max 30th (0361) 8450372, hrd_tiara@yahoo.com

B.BP.001.11.17.0000002

KU

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.11.17.0000387

B.BP.001.11.17.0000051

FOTOCOPY

B.BP.001.11.17.0000321

B.BP.001.11.17.0000415

B.BP.001.11.17.0000409

SALON

B.BP.001.11.17.0000390

Dicr sgr Qs,Pelaksana&Logistik Eml:saka.utama.bali@gmail.com Telp:0361-8476574

B.BP.001.11.17.0000262

B.BP.001.11.17.0000421

Akan dibk PTS di Bali Dibthkan Dosen Prodi:TI,SI,Statistik, T.Industri,T.Lingkungan,Desain Produck Industri, Pariwisata, Syarat:FC.Ijazah+Transkrip S2, KTP,CV,Srt bersedia mjd dosen ttp.Krm ke.ISTNUBA PO BOX 3341 Dps 80000/istnuba@gmail.com

Sekre/Admn max27th 08990181041 CV :m.christinedani@gmail.com

Jl. P. Batanta No. 26 Dps

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL RUMAH Rmh Elite Teras Ayung, Denpasar Lt 1175m/810m, S.pool,5KT Era Max Hub:081807858585 B.BP.004.11.17.0000401

DIJUAL GUDANG Jual Rugi/Gdg-Jl.Kargo=9A Ubung Jl.Jepun Pipil=9,09A/Jl.DewiSri2-Kuta=6,4A/Jl.Trengguli= SHGB=41,9A:HP/WA:08113899108 B.BP.001.11.17.0000229

DIJUAL TANAH 7,7A ±2km dri RsKasih Ibu Saba, Jl.Bakung 2A Dps,081337561687 B.BP.001.11.17.0000419

Jual tnh 2 are di Gadon Mengwi Hub.081916268333/081916413489

DIJUAL TANAH Djl tnh kav Jl.Pura Demak, Tkd Balian, Buana Raya 0811398086

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-082236597695

Panther HI Sporty Th’96 KM91Rb B.BP.004.11.17.0000336 Istimewa,Orisinil, 081999912567 Dijual Tnh 1,5a(10x15m) Lok.”PeB.BP.164.11.17.0000266 B.BP.001.11.17.0000349 B.BP.164.11.17.0000408 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat rum Wana Asri” Abianbase dekat Jl tnh 2A Brt Citraland Lbr 14m TOYOTA T.085337370228 / 412815 Puspem Badung.Hp:081338776175 H.600,Gatsu Brt H.081239708046 B.BP.001.11.17.0000076 Avanza G17 Dp 22Jt Krdt 5Th B.BP.001.11.17.0000396 B.BP.001.11.17.0000394 Js Bangun&Design,Rmh,Ruko,Vila Langsung A/N T.087762984309 B.BP.159.11.17.0000407 Gbr Imb,3D,Rab Hp:081916433040 DISEWAKAN RUMAH Vellfire’2010 Warna Hitam,Type B.BP.001.11.17.0000386 Kost Putri Jl.Imam Bonjol II/5 V HS,DK,Sgt Istmwa Hrg 400Jt KEHILANGAN BU, Hub.085954040806 Fas.Lengkap,Hub:081338623448 Hlg BPKB Motor DK 8758 HC B.BP.001.11.17.0000417 B.BP.001.11.17.0000397 Nosin: MH1JFF113DK158246 A/N DIJUAL MOTOR DISEWAKAN RUKO Sagung Made Suriyani, Tabanan B.BP.155.11.17.0000392 HONDA Dikontrakan Ruko 2 unit Jl.WR. Beat,Vario125,Vario110 DP 1Jt, Supratman Tohpati No.320 Dps Hlg BPKB No.1162972-O DK 9450 MC a/n PT.Bintang Kembar Bayu:082144036768 Hub:081237693847 B.BP.001.11.17.0000404 Hub:(0366) 5581772 B.BP.001.11.17.0000388

Urgent! LePirate Beach Club Nusa Ceningan,looking for F&B Spv,Waiter,Cook,Engineering. Good salary,Accomodations & transport,BPJS,ready to work. Age max 35years, min exp 2years. Sent CV to hrd@lepirate.com,0361487240

DIJUAL RUMAH Rmh 2Lt 3A Lb286 Krbkan,Rmh Kos 2Lt 1,5A 7Km KIwa, 081337561687

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.11.17.0000357

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.10.17.0000603

DIJUAL VILLA MUSIK Dijual Vila Di Sindu Sanur Dkt Anda Btuh Pemain Musik Drum u/ Pantai Siap Huni Hub.08118442605 Wedding,Pelayanan 081337561687 B.BP.033.11.17.0000405

B.BP.001.11.17.0000418

PELUANG BISNIS

TOUR

B.BP.001.11.17.0000425

DIJUAL RUMAH


EKONOMI

18

Jumat Wage, 10 November 2017

Korsel Ingin Tingkatkan Hubungan Ekonomi

Jakarta (Bali Post) – Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan ingin meningkatkan hubungan ekonomi dengan Indonesia dalam kunjungan kenegaraan pertamanya ke Asia Tenggara. Dalam acara Indonesia-Korea Business Roundtable di Jakarta, Kamis (9/11) kemarin, Presiden Korsel mengatakan Indonesia adalah negara ASEAN pertama yang dikunjungi setelah ia dilantik. ‘’Diplomasi Korea dan Indonesia selama ini berjalan baik. Diplomasi Asia selama ini lebih ke Jepang, Cina dan Rusia. Tapi saya lihat diplomasi Korea harus ke cakrawala baru dan Indonesia punya prospek yang baik,’’ ucapnya.

Bali Post/ant

KORSEL - Presiden Joko Widodo bersama Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in (kedua kiri) menyaksikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto (kanan) dan Menteri Perdagangan Industri dan Energi Korea Selatan Paik Un-gyu (kiri) memperlihatkan naskah kerja sama yang telah ditandatangani, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/11). Pertemuan kedua kepala negara tersebut membahas sejumlah hal seperti Semenanjung Korea, kerja sama industri kreatif dan investasi.

Ada Ketakutan Rumah Tangga Menengah Atas Belanjakan Uangnya

Denpasar (Bali Post) Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mempelajari pola konsumsi masyarakat menengah atas. Hal itu karena ia melihat konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,93 persen pada triwulan III 2017. Sementara di Bali, konsumsi rumah tangga triwulan III 2017 terhadap triwulan III 2016, yang menyumbang pada PDRB terbesar kedua dengan kontribusi 44,97 persen hanya tumbuh 4,43 persen. Pengamat ekonomi dari Undiknas Prof. Dr. I.B. Raka Suardana, S.E., M.M. menilai rumah tangga menengah atas masih ragu-ragu untuk membelanjakan uangnya. Tax amnesty yang tidak dimanfaatkan rumah tangga menengah atas, membuat mereka cemas membelanjakan uang. ‘’Tax amnesty yang tidak dimanfaatkan oleh orang kaya dulu itu akan bermasalah di kemudian hari. Karena kekayaan yang tidak dilaporkan ketika menggunakan kekayaan itu dia tidak bisa atau ketakutan,’’ ujarnya. Demikian juga properti, tanah, bangunan ketika tidak melaporkan SPT-nya atau perbaikan SPT-nya akan menjadi masalah juga. Orang yang punya properti tidak berani

menjual sehingga melambat pergerakannya. Jadi ekonomi melambat karena konsumsi masyarakat menurun. Konsumsi masyarakat menurun karena pendapatan turun. Pendapatan turun karena ekonomi tidak bergerak. Itu juga karena perbankan masih wait and see, sehingga uang tidak beredar di masyarakat. ‘’Orang yang akan berbisnis tidak berani meminjam uang. Yang punya uang, disimpan sehinggga uang tidak beredar,’’ bebernya. Menurut pengamat ekonomi Viraguna Bagoes Oka, konsumsi rumah tangga yang memengaruhi pelambatan ekonomi membuat semua pelaku usaha mengambil langkah-langkah strategis untuk bisa mempertahankan usahanya dengan mempertahankan posisi likuiditas yang cukup. ‘’Pengusaha berjaga-jaga sambil melihat perkembangan ke depan (wait and see),’’ ujarnya. Pengusaha juga melakukan konsolidasi dan efisiensi usahanya untuk tetap bisa menjaga kinerjanya secara optimal. Seperti menunda ekspansi usahanya, termasuk ekspor bagi para eksportir, sehingga ekspor pun tumbuh kecil. (kmb42)

Peran Indonesia yang dinilai penting, lanjut Presiden Moon, ditunjukkan dengan dikirimnya utusan khusus langsung setelah ia dilantik. ‘’Semoga ini bisa mendorong kerja sama Indonesia dan Korea,’’ ujarnya berharap. Presiden Moon menuturkan, ada banyak alasan mengapa Negeri Ginseng mengarahkan perhatian kepada ASEAN, khususnya Indonesia. ASEAN menjadi

kawasan penting kedua setelah Cina dan ASEAN terbukti mampu bertahan di tengah krisis global. ‘’Saya melihat dalam krisis global sekalipun, pembangunan ekonomi Indonesia tetap mencatat prestasi 5 persen. Di ASEAN, Indonesia punya peran paling besar. Makanya kami ingin lebih cepat dari negara lain untuk merayu Indonesia,’’ tuturnya. Khusus pada acara forum

Rupiah Melemah

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (9/11) sore, melemah tipis tiga poin menjadi 13.517 per dolar AS, setelah hari sebelumnya ditutup pada 13.514 per dolar AS. ‘’Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS, namun relatif terbatas di tengah kondisi dalam negeri yang dianggap masih memiliki fundamental ekonomi positif,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, di Jakarta. Menurutnya, dengan fundamental ekonomi yang positif maka masih terbuka peluang bagi rupiah untuk kembali terapresiasi terhadap dolar AS. Apalagi, saat ini Amerika Serikat juga sedang dibayangi ketidakpastian terkait kebijakan fiskalnya. ‘’Program reformasi pajak Amerika Serikat belum mendapatkan kesepakatan Senat AS. Kondisi itu membuat pelaku pasar keuangan khawatir program itu tidak bisa tercapai, sehingga cenderung menahan transaksi ke aset berdenominasi dolar AS,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa sentimen selanjutnya, pelaku pasar keuangan akan mencermati data neraca pembayaran yang akan dipublikasikan dalam waktu dekat ini, yang diharapkan sesuai dengan estimasi pasar sehinga dapat menopang pergerakan rupiah ke depannya. Analis PT Bank Saudara Tbk. Rully Nova mengatakan bahwa dengan perkiraan membaiknya ekonomi dunia dan harga komoditas, akan mendukung perbaikan prospek pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga neraca keuangan Indonesia. ‘’Tren surplus neraca pembayaran dapat menjaga rupiah jangka panjang,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (9/11) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.514 dibandingkan posisi sebelumnya 13.524 per dolar AS. (ant)

Buah Impor Mendominasi

Bali Post/may

BUAH IMPOR - Pedagang buah di Denpasar masih menjajakan buah impor. Bahkan jumlahnya mendominasi dibandingkan buah lokal.

Denpasar (Bali Post) Pedagang buah di Pasar Badung dominan menjual buah impor. Alasannya, pembeli lebih banyak berminat. Selain harganya lebih murah dan tampilan menarik, juga lebih awet. Buah yang dijual terdiri dari apel fuji, apel merah, apel New Zealand, pir, anggur merah, anggur hijau, jeruk sunkist, jeruk kino, lemon. Sementara buah lokal yang dijual berupa jeruk Kintamani, salak, pisang, dan markisa. Ditemui Kamis (9/11) kemarin, Ayu menuturkan, ia lebih memilih menjual buah impor karena warnanya lebih menarik dan cerah. Bahkan 80 persen buah yang dijual merupakan buah impor. ‘’Kalau buah lokal warnanya pucat,’’ ujarnya sembari menunjukkan buah apel. Selain itu harga buah lokal juga lebih tinggi dibandingkan buah dari luar Bali. Pemasok utama buah ke Bali adalah Pulau Jawa. Apel, mangga, pisang, nanas, semangka dipasok dari Jawa. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali I Wayan Sunatra mengatakan, kelebihan buah lokal adalah tidak mendapat perlakuan khusus berupa pelapisan dengan parafin (zat lilin), sehingga buah yang dipetik dari pohonnya langsung didistribusikan. Meski tidak bertahan lama, namun buah lokal lebih segar. ‘’Justru di situlah kelebihan buah lokal kita, fresh,’’ tandasnya. Dukungan penuh cold storage untuk menyimpan buah pascapanen pun tidak ada. Teknologi penyimpanan pascapanen belum dimiliki Bali. (kmb42)

bisnis, Presiden Moon bersama 16 pimpinan perusahaan Korea menggelar diskusi bisnis yang dikoordinasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Korea Chamber of Commerce & Industry (KCCI). Hadir dalam forum bisnis tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Badan

Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia 8-10 November 2017. Kunjungan kenegaraan itu akan membahas berbagai isu penting, mulai dari isu Korea Utara, kerja sama bilateral, bisnis, dan perdagangan. (ant)

Investor Tertarik Akuisisi Bank Danamon Jakarta (Bali Post) – PT Bank Danamon Tbk. membenarkan bahwa terdapat investor yang sudah memulai penjajakan untuk membeli saham milik perusahaan asal Singapura yang merupakan pengendali bank tersebut, Asia Financial Indonesia Pte. Ltd. (AFI). Direktur Bank Danamon Michellina Triwardhany melalui pernyataan resmi, Kamis (9/11) kemarin, mengatakan Asia Financial Indonesia Pte. Ltd. (AFI) sudah menerima expression of interest terkait kepemilikan saham di Danamon. Namun, ia menegaskan, AFI dan investor tersebut baru akan melakukan negosiasi sehingga belum terdapat hasil atau kesepakatan yang mengikat. ‘’Ketertarikan investor tersebut tergantung pada hasil negosiasi lebih lanjut yang belum tentu menghasilkan perjanjian yang mengikat, sehingga transaksi ini belum tentu

terealisasi,’’ katanya. Ia mengimbau kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya agar bersikap hati-hati dalam bertransaksi terkait saham Danamon atau yang bersandi BDMN. ‘’Kegiatan operasional Bank Danamon berjalan normal,’’ ujarnya. Saat ini, porsi kepemilikan saham di Danamon, menurut laman resmi perusahaan, adalah 67,37 persen milik AFI, 6,5 persen milik JPMCB-Frankiln Templeton Investment Funds dan 25,7 persen dikuasai publik. Merujuk pada laporan media Jepang, Nikkei, Kamis (9/11), investor asal Jepang, Bank of TokyoMitsubishi UFJ (BTMU), dikabarkan berencana membeli sekitar 40 persen saham Bank Danamon untuk memperluas bisnis perusahaan di Asia Tenggara. Nilai transaksi disebutkan sekitar 1,76 miliar dolar AS atau setara Rp 23,7 triliun

(dengan kurs saat ini). Adapun BTMU sebenarnya sudah memiliki ‘’perpanjangan tangan’’ di industri perbankan domestik. BTMU telah beroperasi di Indonesia hampir 60 tahun dengan status Kantor Cabang Bank Asing (KCBA). Oleh karena itu, jika BTMU menjadi pemegang saham pengendali di Danamon, perusahaan bakal berhadapan dengan ketentuan tentang Kepemilikan Tunggal pada Perbankan Indonesia atau single presence policy yang tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 14/24/2012. PBI tersebut mengatur setiap pihak hanya dapat menjadi Pemegang Saham Pengendali pada satu bank, atau jika ada pihak yang menjadi Pemegang Saham Pengendali pada lebih dari satu bank, maka pihak tersebut wajib memenuhi ketentuan Kepemilikan Tunggal. (ant)


19

Jumat Wage, 10 November 2017

Empat Tokoh Dari Hal. 1

Bali Post/ant

GELAR PAHLAWAN - Presiden Joko Widodo menyerahkan tanda jasa kepada ahli waris almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah saat penganugerahan gelar pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/11). Presiden menganugerahkan gelar pahlawan kepada empat tokoh yaitu almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, almarhumah Laksamana Malahayati dari Provinsi Aceh, almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah dari Provinsi Kepulauan Riau dan almarhum Lafran Pane dari Provinsi DI Yogyakarta.

Indikasi OPM Dari Hal. 1 ‘’Maka, penanganannya harus teliti. Tentunya TNI bekerja sama dengan kepolisian. Kita tunggu saja,’’ katanya. Tim gabungan antara TNI dan Polri akan dibentuk untuk menangani masalah itu. ‘’Polri tugasnya bagaimana, TNI bagaimana; siapa nanti yang akan masuk ke dalam karena itu bersenjata dan indikasi OPM. Nanti ke depan itu akan dibentuk Panglima Kodam Cenderawasih dan Kapolda Papua. Saya katakan semua dilakukan secara teliti dan kami bekerja dengan pasti,’’ katanya. Buka Dialog Sementara itu, Direktur Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK HAM) Papua Matius Murib mengharapkan pemerintah membuka ruang dialog dengan kelompok bersenjata di Papua. Siaran pers Direktur PAK HAM Papua, Rabu (8/11) menyebutkan, dialog itu sangat penting untuk dilakukan guna mendengar aspirasi mereka yang mengangkat senjata di Papua itu. Menurut Matius, pemerintah pernah melakukan dialog dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 2001, sehingga dialog dengan mereka yang menyebut dirinya Organisasi Papua Merdeka (OPM) pun perlu dilakukan. Disebutkan pula, pemerintah di Jakarta perlu mendengar aspirasi dan pendapat mereka di Papua yang juga merupakan warga negara Indonesia. Matius memperkirakan ad-

anya beberapa kemungkinan yang akan terjadi saat dialog dibuka, di antaranya klarifikasi sejarah masa lalu dan rekonsiliasi. Selain itu, kemungkinan adanya pemulihan relasi dengan menata kembali sistem kekuasaan negara, yaitu dengan merekonstruksi ulang kebijakan khusus bagi tanah Papua sesuai dengan amanat UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Ia menegaskan, negara seharusnya hadir melalui pendekatan kemanusiaan dengan menjunjung tinggi nilai universal hak asasi manusia terkait Papua. Direktur PAK HAM Papua juga mengharapkan pemerintah bersedia mengajak pihak ketiga dalam mediasi dialog secara damai, bukan kekerasan dilawan dengan kekerasan seperti yang berlangsung selama ini, termasuk kontak senjata di Tembagapura saat ini. PAK HAM Papua meyakini bahwa dialog damai sangat penting dan perlu untuk segera digelar. Di sisi lain, Tim LIPI dan Jaring Damai Papua (JDP) serta sejumlah LSM HAM serta tokoh masyarakat Papua bisa diajak sebagai negosiator dalam perundingan itu. Matius juga menyatakan, Menkopolhukam sangat beralasan untuk menindaklanjuti kebijakan ‘’Upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM masa lalu di tanah Papua’’ yang dijanjikan akan dituntaskan sejak 2016. ‘’Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo harus berani dan tegas untuk berbicara mengenai permasalahan HAM di Papua agar tidak menjadi beban moral bangsa Indonesia dari waktu ke waktu,’’ kata Matius. (ant)

Penganugerahan tersebut memperhatikan Petunjuk Presiden RI kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan berkenaan dengan Hasil Sidang III Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan pada 19 Oktober 2017 sesuai usulan dari Kementerian Sosial RI tentang Permohonan pemberian Gelar Pahlawan Nasional. Keempat tokoh tersebut

Senjata Tajam Dari Hal. 1 Jumlah KKB diperkirakan hanya sekitar 100 orang den-

dianggap pernah memimpin dan berjuang dengan mengangkat senjata atau perjuangan politik untuk merebut, mempertahankan, mengisi kemerdekaan, dan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka juga dianggap tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan, mengabdi dan berjuang sepanjang hidupnya bahkan melebihi tugas yang diembannya, pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara, hingga pernah menghasilkan

karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Para tokoh tersebut juga dianggap memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi hingga perjuangannya dinilai berdampak luas di kalangan masyarakat. Hadir dalam acara penganugerahan tersebut keluarga ahli waris keempat tokoh, para Menteri Kabinet Kerja, dan para pejabat seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta, dan lain-lain. (ant)

gan membawa sekitar 30 senjata api serta senjata tajam tradisional, di antaranya panah. ‘’Aparat keamanan mengedepankan keselamatan warga, sehingga terus mengupayakan pembebasan terhadap mereka,’’

kata Rafli, yang saat ini masih berada di Tembagapura. Jarak antara Kampung Kimberly dengan Kampung Banti hanya sekitar 250 meter, sedangkan dengan Polsek Tembagapura sekitar 400 meter. (ant)

Mau Disuap Dari Hal. 1 ‘’Masyarakat bisa lapor kalau kecelakaan, ada petugas yang mau disuap, laporkan! Ada peristiwa misal ada orang pingsan, bisa hubungi Contact Center, nanti informasi akan masuk ke NTMC dan akan disampaikan ke RTMC. Mer-

eka (polantas setempat) akan tangani di lapangan,’’ katanya. Peresmian sejumlah program modernisasi layanan polantas itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik di bidang lalu lintas yang berguna untuk menin-

Palsukan Surat Dari Hal. 1 Hal tersebut dikemukakan sebagai respons terkait pelaporan seorang warga bernama Sandy Kurniawan ke Bareskrim Polri terhadap dua pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Saut Situmorang atas dugaan memalsukan surat permintaan pencegahan ke luar negeri. Selanjutnya, katanya, Undang-undang Imigrasi Nomor 6 Tahun 2011 diatur dalam Bab IX Pencegahan dan Penangkalan Pasal 91 sampai dengan Pasal 103. ‘’Pasal 91 ayat (2) Menteri melaksanakan pencegahan berdasarkan perintah Ketua KPK sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,’’ katanya. Selain itu, katanya, pelaksanaan pencegahan dan penangkalan Undang-undang Imigrasi Nomor 6 Tahun 2011 diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013 Pasal 226 ayat (2) Menteri melaksanakan pencegahan berdasarkan perintah Ketua KPK sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ‘’Aturan selanjutnya, putusan Mahkamah Konstitusi: PUT Nomor 64/PUU-IX/2011Perkara Pengujian Undangundang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian terhadap

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia,’’ katanya. Putusan MK itu, menurutnya, tidak mengurangi kewenangan KPK yang diatur di Pasal 12 ayat (1) huruf b UU 30 Tahun 2001 tentang KPK untuk memerintahkan instansi yang berwenang untuk melarang seseorang bepergian ke luar negeri dalam tingkat penyelidikan, penyidikan dan penuntutan. ‘’Pasal 12 ayat (1) huruf b tidak mengatur apakah seseorang itu harus tersangka, terdakwa atau tidak. Ini merupakan ketentuan yang bersifat khusus,’’ tuturnya. Lebih lanjut, ia menyatakan inti dari putusan tentang jangka waktu pencegahan itu tertuang di Pasal 97, yakni pencekalan lebih dari setahun batal demi hukum. ‘’MK membatalkan ketentuan boleh memperpanjang cekal tanpa batas dan MK putuskan bahwa cekal hanya enam bulan dan hanya boleh diperpanjang sekali lagi maksimal enam bulan. Dengan demikian cekal hanya maksimum 12 bulan saja. Lebih dari 12 bulan dinyatakan MK bertentangan dengan UndangUndang Dasar 1945,’’ ujarnya. Menurutnya, pada putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang

gkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. ‘’Salah satu target selama kepemimpinan saya sebagai Kapolri di antaranya untuk menaikkan kepercayaaan publik. Ada banyak complaint di Lantas. Saya minta ke jajaran Lantas agar diperbaiki sistemnya, dimodernisasi, juga perbaikan kualitas SDM,’’ katanya. (ant) diajukan oleh Setya Novanto juga sudah menegaskan bahwa hakim tunggal Cepi Iskandar tidak mengabulkan petitum ke4. ‘’Yaitu, permintaan pemohon untuk mencabut penetapan pencegahan terhadap Setya Novanto yang dilakukan KPK. Ditegaskan bahwa penetapan tersebut merupakan kewenangan administrasi dari pejabat administrasi yang mengeluarkan penetapan,’’ kata Febri. Oleh karena itu, katanya, pelaksanaan pencegahan seseorang ke luar negeri adalah tindakan yang sah secara hukum, bukan penyalahgunaan wewenang, apalagi pemalsuan surat. ‘’Tindakan ini bahkan penting untuk memperlancar penanganan kasus korupsi, terutama untuk memastikan saat saksi atau tersangka dipanggil maka mereka sedang tidak berada di luar negeri,’’ ungkap Febri. Ia mengingatkan agar para saksi dan tersangka yang dipanggil mematuhi aturan hukum yang berlaku, terutama dalam pemenuhan kewajiban hukum untuk datang jika dipanggil sebagai saksi. Dalam penanganan kasus e-KTP, KPK sudah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap sembilan orang dengan ragam waktu sesuai kebutuhan penanganan perkara itu. (ant)

Jumat, 10 November 2017

05.00 Gayatri Mantra

05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Serial Kartun Adi Parwa (1) 08.00 Bali hannel Tourist TV 09.30 Inovator 10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ajeg Bali Keunikan Piodalan Jelih dan Upacara Kebo Dongol Pura Rempak Taman Sari Kapal (1) 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali

13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Lila Cita Janger Sri Kesari Swarna Bhumi (1) 17.00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih lan Mupuk Pedagingan Pura Lebah Desa Beraban 17.30 Kartun Adi Parwa (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Parade Gong Kebyar Pohma nis Denpasar (2) 21.30 Wirasa I Kadek Raditeya Saputra 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Marga Tabanan (1) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila cita Calonarang Panjer (3)

Karna Tak Bunuh Nakula yang Sudah Dalam Rahang Kematian

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Puluh Tujuh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PANAH-PANAH yang ditembakkan Pangeran Nakula itu dihiasi bulu-bulu burung kanka dan burung merak. Bombardir serangan panah itu menyelubungi putra Suta, yang kelihatannya berdiri di langit. Hal yang sama juga dilakukan Karna. Serangan panah-panah yang dilepaskan putra Suta itu juga menyelubungi putra Pandu itu. Diselubungi anak-anak panah, kedua ksatria utama itu menjadi tidak kelihatan. Mereka tampak seperti matahari dan bulan yang disembunyikan awan-awan. Kemudian Karna, dipenuhi kemarahan. Panglima Kuru itu selanjutnya berubah menjadi sebuah pandangan mengerikan. Dengan cepat menutupi putra Pandu itu dengan hujan anak panah dari setiap sisi. Ditutupi panah-panah dengan bidikan sempurna, oh baginda, oleh putra Suta itu membuat putra Pandu itu tidak merasakan kesakitan. Hanya tampak seperti pembuat hari ketika ditutupi awan-awan. Putra Adhiratha itu sambil tersenyum beberapa saat, melepaskan anak-anak panah lurusnya. Bukan saja dalam jumlah ratusan,

oh tuan, bahkan ribuan. Karna yang berbudi luhur tampak seperti bayangan luas menutupi medan pertempuran itu. Sungguh panah-panah yang sangat baik yang secara terus-menerus keluar dari busurnya. Sebuah bayangan menyebabkan ada di sana seperti dibentuk awan-awan. Kemudian Karna, oh baginda, memotong busur Nakula yang berbudi luhur itu. Berikutnya menumbangkan sais keretanya dari ruang depan keretanya dengan sangat mudah menggunakan empat batang panah tajam. Kemudian Karna dengan cepat mengirim keempat ekor kuda Nakula itu, oh Bharata, ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Dengan panah-panahnya, dia juga memotong menjadi potongan-potongan kecil kereta yang sangat baik musuhnya sebagaimana juga tiang bendera berikut pelindung-pelindung roda-roda kereta musuhnya, selain gada, pedang, tameng yang dihiasi seratus bulan, peralatan dan perlengkapan pertempuran lainnya. Pangeran Nakula yang tanpa kuda-kuda, tanpa kereta, tanpa baju zirah itu, oh baginda, den-

gan cepat turun dari keretanya. Dia berdiri bersenjatakan sebuah pemukul berpaku. Bahkan pemukul mengerikan itu diangkat putra Pandu tersebut. Putra Suta, oh raja, memotongnya dengan banyak anak panah tajam yang mampu menahan sebuah ketegangan besar. Setelah melihat musuhnya tanpa senjata, Karna mulai menyerang Nakula menggunakan panah lurus. Tetapi sangat berhati-hati agar tidak membuat Nakula menderita. Demikian diserang oleh prajurit perkasa sempurna Kuru itu, Nakula memilih melarikan diri. Dia terlihat sangat menderita. Sambil tertawa berulang-ulang, putra Radha itu terus mengejarnya. Bahkan menempatkan busurnya yang bertali, oh Bharata, di sekeliling lehernya Nakula yang mundur. Dengan busur besar mengalungi lehernya itu, oh raja, putra Pandu itu kelihatan gemerlapan seperti bulan di langit saat berada pada sebuah lingkaran cahaya. Atau sebuah awan putih yang sekelilingnya dililit busur Dewa Indra. Kemudian Karna menyapanya, ‘’Kata-kata yang telah engkau

ucapkan, sia-sia saja. Dapatkah engkau sekarang mengucapkannya sekali lagi dalam kegembiraan, setelah aku serang berulang-ulang? Jangan, oh putra Pandu, bertarung lagi melawan ksatria pihak Kuru yang memiliki kekuatan lebih besar, oh nak. Bertarunglah dengan mereka yang setara denganmu. Jangan, oh putra Pandu, merasa malu apa pun akan hal itu. Pulanglah ke rumah, oh putra Madri. Atau bisa juga pergi ke sana di mana Krishna dan Phalguna berada.’’ Demikian Karna mengucapkan kata-kata lembut kepada Nakula. Setelah menyapanya penuh kasih sayang, dia meninggalkannya saat itu. Karna benar-benar

mempunyai moralitas sangat luar biasa. Karna saat itu tidak membantai Nakula yang telah berada dalam rahang kematian setelah mengingat kembali katakata Ibu Kunti. Oh raja, Karna kemudian membiarkan Nakula itu pergi dengan perasaan malu. Putra Pandu itu setelah dilepas, oh raja, oleh pemanah terbaik Kuru itu kemudian meneruskan menuju keretanya Yudhishthira dengan malu. Dihanguskan semua kendaraanya oleh putra Suta itu, Nakula kemudian menaiki kereta yang lain. Nakula masih terbakar oleh kemarahan. Kemudian mendesah seperti seekor ular yang tersimpan dalam sebuah guci. (bersambung)

Sloka 16. 17 Aneka-citta-vibhranta moha-jala-samavrtah prasaktah kama-bhogesu patanti narake ‘sucau Dibingungkan oleh berbagai kecemasan seperti itu dan diikat oleh jala khayalan, ikatan mereka terhadap kenikmatan indria-indria menjadi terlalu keras dan mereka jatuh ke dalam neraka.


16 Pages

209 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

.com. http://epaper.int

L O N A A T I E R N I N T

nationalbalipost

Stop exploiting Mount Agung for tourism

online: http://www.inter

r 10, 2017

Friday, Novembe

Friday, November

10, 2017

ic Go’s Niant Pokemon y Potter’ taps ‘Harr AR game new magic for

and adventures augmented beasts, wizard and - Fantastic a new “Harry Potter” Niantic Inc on to life in LOS ANGELES said Go developer will come t, the companies magic spells game from Pokemon reality mobile Interactive Entertainmen Rowling’s author J.K. Warner Bros reality (AR) will bring Wednesday.Potter: Wizards Unite” and use augmentedto cast spells, phones players “Harry hunt, allow beasts and characters World to mobile Wizarding real-world scavenger magical to create a team up and encounter and Ninto Niantic market find artifacts, book series. is similar mass from the popularuse of real locations became the first animated The game’s Pokemon Go, which players to “catch” allows Ltd’s tendo Co AR in July 2016 and real surroundings.game, but Nianbe adoption ofthat appeared in their the “Harry Potter” details would for characters said more date was given Warner Bros g No release Warner Inc’s the $7.7 billion-grossin tic and Time year. Beasts and produced next available Bros Pictures, which will release “Fantastic installment second the Warner 2018, created in film franchise, “Harry Potter” Them 2” in Novemberthe world Rowling Find expand Where to of films that (rtr) in a new series franchise. her Potter

Craig Barritt/Getty

attend the Phillippe n and Ava in New York City. 1, 2017 Reese Witherspoo November MOMA on

WSJ. Magazine

2017 Innovator

Images/AFP

Awards

at

ers Apple ord ston on, Ani Witherspo TV push drama in

stars Reese series that telea morning of a dramatic working on two seasons has ordered at the lives of people will looks - Apple Inc when the shows Wednesday. Aniston and LOS ANGELES n said on It is unclear where viewers will n and Jennifer or not Witherspoo a company spokeswoma “Friends” ended in 2004. Apple has TV on be released to see them. vision show,

Becerril

REUTERS/Daniel atin an event for Potter participate World Record as Harry Potter, Guinness previous dressed as Harry Fans dressed to beat the tempting gathering of people 5, 2017. the largest Mexico November

in Monterrey,

appeared comedy be able put its own first proj- Witherspoon , who younger divulged if it will Store, where it is among the served The series maker has acquired “Friends” as Aniston’s in the iTunesby other compastarred in and g series made ects the iPhone into original televi- sister, recentlyof the Emmy-winnin sells shows another platform. aims will for its plunge , where it as a producer“Big Little Lies.” nies, or on and Witherspoon players Rita Cooper sion programming executive Aniston HBO series with established had Warner by the show’s Apple spokeswoman to compete the company among be Inc and Time be produced by project taps also confirmed of Steven Spiel- producers. It will such as Netflix The untitled at a time Lee a studio founded remake fiction antholtalent Inc’s HBO. ordered a Media Res, executive Michael science top-level Hollywood d technology berg’s 1980s Stories.” News former HBO with tradi- ogy series “Amazing Spielberg Ellenberg. (rtr) when deep-pockete are jockeyingA-list stars. deal for the companies October. of a potential to land emerged in first TV show tional networks show had on the hit It marks Aniston’s famous role No. 106 Dps since her Jl. Raya Puputan

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

ional Bali

find Internat

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

ng for tourism ing Mount Agu Stop exploit y Many peoplea on sanctit to calm down. volcano was speaks out activity has begun the great mountain in status for volcanic the highest for Mount local leader Agung’s level IV warning been treating are calling A - Mount months of

beVillage also Customary should it Mount Bugbugthat Gumang Temple Although the threat of to lieves ing to Jro Suyasa,is a way for Godand remain tourism-free. in a list of included Agung erupting omnipotence was almost in Karangasem, unpredict- tourist attractions idea. show off greatness, majesty is opposed the the resitechnology. and others majesty. God’s Suyasa and rejected to man-madeproud of con- he Chief Jro able even are openly

(climbers) what are dents of his village related agenhave of people Jro Wayan Mas Suy- “Many Mount Agung, but when The AMLAPURthat the almost two the way people numbers he asked. not the proposition Bugbug to informa with Increasingcommunity leaders, as other volcanoes quering up is wrong however feel they conquering?”, he said, is be cies came to ’s same how to set something regards to tourism. is not the altitude of 3,142 meters is not ‘conquering, sign that with villagers abouttourism manageOne of Karangasem Agung an A mountain of stone, term both the to tourism. 8) that Bali’s Mountmountain), with Bali- particularly appropriate. to be preserved – he Pokdarwis (local is just made be closed but recently. (Nov. 6 (majestic that Mount Agung conquered Agung to ment group) to page and its eco-system, on Wednesday Mount Agung not think Continued its sacredness asa, said As the name exalted. “Do Mas Suyasa. and with emphasized. also be heard in Indonesia. the environment News can at Global level is deservedly harmonious said Jro Wayan become a are humans, above sea in “Bali Image” from 9.30 has a soul”, and the Gumang shold not “If people of the divine) especially 96.5 Radio FM Listen to Mount Agung sake between humans revenue (PAD). only the attraction is not the admitted and erated the mountain for a problem, relationssurroundings. He a vol- tourist Mount AgungJro Suyasa thinks to Jro Suyasa natural a visiting I don’t’ think it is speaking According Mount Agung is in Bali that to tourism. He rituals, I think it should that geologically to erupt sometimes, place closed others, because it should be treated but if it for tourism, sacred place cano is bound in fact nobody wants should be said. that that every let just any- be stopped” he disagreed sacred mountain, Besakih should not that he has used for but added to occur. – including Ba- explained Suyasa said as such. We the summit, especially being such a disasteris also asked that the on the island be off limits to tourto of inappropriate with Mount Agung activities for a one climb Therefore praying for is also chief temple, should come with climbing Balinese linese people keep Mount Agung ism. Jro Suyasa who if they do intentions. be tourism around as has asked purposes or government must of and prac- people that live a disaster. Accordling time such The local they look at Mount people to be aware Tri Hita Karana be spared of be fellow wise in howits sacredness must be tice the concept relations with Agung and ed. It must not just gen- (harmonious well-maintain the regionally used to increase

am. until 10.00 FM at http:// om Global Radio ten2myradio.c at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Wage, 10 November 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Nuklir Korut, Donald Trump Desak Xi Jinping Bertindak Beijing (Bali Post) -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak pemimpin Tiongkok Xi Jinping untuk bertindak cepat dalam mengatasi krisis nuklir di Korea Utara. Desakan itu disampaikan Trump saat rapat dengan Xi Jinping di Beijing, Kamis (9/11) kemarin.

Jerry S

Bali Post/ist

Jerry S

Dukung ”Bali United”

Trump memperingatkan waktu yang bergerak cepat dan akan segera habis jika Tiongkok tidak mengambil kebijakan mengatasi krisis ini. Dalam pertemuannya dengan Jinping di hari kedua lawatannya, Trump juga mengemukakan ketidakadilan kerja sama ekonomi AS-Tiongkok. Ia menilai Tiongkok lebih diuntungkan dengan adanya

Lihai dalam menciptakan karya musik bertemakan cinta dan guyonan, tidak serta merta membuat seorang musisi Jerry S kehilangan inspirasi untuk menciptakan karya dengan tema yang berbeda. Kali ini Jerry S mencoba untuk menciptakan sebuah karya lagu untuk mendukung tim kesebelasan sepak bola Bali United. Hal tersebut ia buktikan dengan menciptakan sebuah lagu yang berjudul “Bali United” yang sudah rampung di-recording di D’Studio Sambangan milik Yudix Putra. Jerry S mengatakan bahwa single “Bali United” ia ciptakan sebagai bentuk dukungannya terhadap tim Tridatu, di samping sebagai gebrakan awal sebelum dirinya merilis single terbarunya setelah “Megending Reggae”. “Jadi sambil mempersiapkan single berikutnya, saya mencoba untuk memberikan dukungan kepada Bali United lewat lagu,” ujar Jerry S, beberapa waktu lalu. Ditanya terkait perkembangan musik di Bali Utara, Jerry S menjelaskan jika perkembangan musik di Buleleng kian meningkat. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya muncul band dengan genre masing-masing. Dengan berkembangnya musik di Bali Utara, pria asal Desa Baktiseraga ini berharap setiap event yang ada di Buleleng, pemerintah bisa mengajak dan mewadahi kreativitas anak muda dalam bermusik. “Sehingga ke depan mereka mampu dikenal masyarakat secara lebih luas dan semangat mereka dalam berkarya terus termotivasi,” harapnya. (win)

surplus perdagangan dengan AS. Namun, ia mengatakan pada Xi Jinping bahwa dirinya tidak menyalahkan Tiongkok karena kedua negara sudah menandatangani kesepakatan bisnis senilai 250 juta dolar AS. Xi Jinping menerima Trump di Great Hall of the People yang bersebelahan dengan Lapangan Tiananmen. Meski hubungan kedua pemimpin negara ini

mulai membaik dengan adanya saling lempar pujian, namun Trump menegaskan bahwa Xi Jinping harus berbuat lebih banyak dalam mengatasi persoalan di Korut. “Kita harus bertindak cepat. Saya harap Tiongkok akan bertindak lebih cepat dan efektif mengatasi persoalan ini dibandingkan siapapun,” kata Trump sambil mengucapkan terima kasih atas kebijakan Xi Jinping yang memperketat hubungan perdagangan dengan Pyongyang. Ia mengutarakan Tiongkok bisa dengan cepat dan mudah mengatasi persoalan ini. “Saya

meminta Tiongkok dan presidennya yang hebat untuk bekerja sangat keras mengatasi persoalan ini,” ujarnya. Administrasi AS menilai bahwa kekuatan tekanan ekonomi dari Tiongkok ke Korut akan membuat Pyongyang menunda program nuklirnya. Xi Jinping yang berulang kali mendesak AS dan Korut bernegosiasi dalam mengatasi krisis ini secara damai, mengatakan pada Trump bahwa kedua negara harus memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam sejumlah isu, termasuk krisis di Semenanjung Korea. (iah/afp)

Donald Duck

Terpopuler di Jerman Mickey Mouse mungkin saja tokoh kartu Disney yang paling populer di sejumlah negara di dunia. Namun di Jerman, Donald Duck adalah rajanya. Lebih dari 50 tahun, setelah tokoh kartun Disney ini dihadirkan di Jerman, karakternya tetap membuat komiknya menjadi salah satu komik terlaris di Jerman. Anak-anak di Jerman tumbuh besar ditemani komik yang menceritakan tentang kehidupan Donald dan kelu-

arganya, termasuk pamannya yang kaya raya, Scrooge McDuck (Paman Gober, red) dan tiga keponakannya; Huey, Dewey, dan Louie (Kwak, Kwik, dan Kwek, red). Banyak orang dewasa yang masih tertarik membaca komik Donald Duck, mereka dikenal dengan sebutan Donaldists. Para penggemar fanatik ini umumnya berkumpul bersama tiap ada edisi baru komik Donald Duck sambil mendiskusikan berbagai hal

seputar Donald Duck. “Kami kaum Donaldists merasa bahwa Duckburg (Donald Duck, red) benar-benar ada. Dan kami menanyakan diri kami dengan beragam detil terkait kehidupan dan petualangan keluarga Duck,” kata Alexander Poth (46). Poth merupakan salah satu anggota dari D.O.N.A.L.D (Organisasi nirlaba bagi Donaldism) yang menggelar konferensi setiap tahun. (iah/ afp)

Komang Aryana

Cinta Memasak Kecintaannya dan hobi memasak tentu tak serta merta membuat seseorang memiliki profesi koki (chef). Namun, tak demikian dengan Komang Aryana. Executive Chef di Aston Denpasar Hotel & Convention Center ini menjadikan hobi dan kecintaannya memasak sebagai profesi. Lahir dan besar di Bali, Aryana mencoba memperkenalkan kuliner asli Bali lewat racikannya. Keterampilannya dalam memasak membuahkan hasil dengan memenangkan beberapa kompetisi seperti Black Box Competition, Best Sambal, dan Food Truck Competition di Bali Culinary Festive ke-2, 4, 5, dan ke-6. Selain itu, Chef Komang juga merupakan salah satu chef yang dapat diandalkan untuk membantu promosi makanan khas Bali melalui hotel-hotel yang dikelola oleh Archipelago International seperti Aston Solo, Aston Inn Mataram, dan Crimson Hotel Cebu, Filipina.

Di waktu luangnya, Chef Komang sangat senang memasak untuk keluarga. Pilihannya berbagai macam olahan makanan laut. Selain itu, ia juga hobi melakukan perjalanan bersama istri dan kedua anaknya. Dia sangat tertarik untuk mengunjungi wisata alam di Pulau Dewata. Ia menilai berwisata alam dan kegiatan luar ruang, dapat membantu untuk menyeimbangkankan gaya hidup urban yang sibuk. Menurut Komang, masakan itu merupakan tren yang tidak pernah berhenti. “Saya percaya bahwa dunia kuliner merupakan cara terbaik untuk bersosialisasi antara satu dengan yang lain,” ujarnya. Ia juga sangat suka berbagi cerita tentang makanan dan tidak segan untuk membagikan resep rahasianya melalui program Chef Komang Berbagi Resep. Program itu dipublikasikan di akun media sosial Aston Denpasar Hotel & Convention Center seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. (iah)

Komang Aryana

Bali Post/ist

Ozzy Osbourne

Bali Post/afp

Tur Terakhir Penyanyi metal legendaris Ozzy Osbourne pada Senin (6/11) mengumumkan tur terakhirnya, beberapa bulan setelah Black Sabbath memutuskan untuk bubar. Osbourne (68) – yang masih memiliki banyak penggemar setelah lima dekade dengan pertunjukan langsung sensasional dan menakutkan – akan membuka turnya pada 5 Mei di Meksiko di sebuah lokasi yang belum ditentukan. “Pangeran Kegelapan” itu akan menggelar tur di Chile, Argentina dan Brasil sebelum konser di Eropa selama sebulan yang dimulai pada 1 Juni di Moskow. Penyanyi asal Inggris yang menjadi warga Los Angeles itu mengatakan dia akan menutup turnya di Amerika Utara, dengan jadwal yang akan diumumkan nanti. “Orang-orang terus bertanya kapan saya akan pensiun,” ujar Osbourne dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan AFP. “Ini akan menjadi tur dunia terakhir saya, tapi saya tidak bisa mengatakan saya tidak akan melakukan konser lagi di berbagai tempat.” (ant)

Bali Post/afp

DONALD - Seorang penjaga berdiri di depan sebuah backdrop yang memajang sampulsampul buku komik Donald Duck di Jerman.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook